Skip to main content

Edisi 27 Oktober 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 69 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat kliwon, 27 oktober 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Gudang Petasan Meledak

47 Tewas, Puluhan Luka Bakar

Jakarta (Bali Post) – Satu gudang petasan meledak dan terbakar di Kompleks Pergudangan 99 Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10) kemarin. Korban tewas mencapai 47 orang. Sementara luka-luka mencapai 64 orang. Semua korban luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit. Atas kejadian itu, petugas Polda Metro Jaya menelusuri izin gudang petasan yang terletak di Kosambi Tangerang, Banten. ‘’Kami selidiki,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Kamis kemarin. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta menuturkan, penyidik telah meminta sejumlah saksi dari pengelola perusahaan guna mengonfirmasi jumlah karyawan dan perizinan. Polisi juga telah mengidentifikasi pemilik gudang kembang api yang bernama Indra Liyono. Gudang itu milik produsen kembang api kawat PT Panca Buana Cahaya Sukses yang beroperasi sejak dua bulan lalu. Argo belum dapat memastikan

penyebab kebakaran yang meledakkan gudang kembang api hingga menewaskan puluhan orang. Kebakaran terjadi Kamis kemarin sekitar pukul 08.30 WIB. Sejumlah warga menuturkan sebelum terjadi kebakaran, terjadi ledakan keras di dalam pabrik. Setelah itu asap hitam pun mengepul dan diikuti ledakan berikutnya. Posko Pengaduan Kepolisian Daerah Metro Jaya membuka posko pengaduan bagi korban kebakaran gudang petasan yang menewaskan puluhan orang, di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Hal. 19 Gudang Petasan

Barter Sukhoi Segera Diteken Jakarta (Bali Post) – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan 11 unit pesawat tempur Sukhoi Su-35 Flanker E yang dipesan Indonesia dari Rusia dalam konfigurasi bersenjata lengkap. ‘’Senjatanya lebih dari lengkap karena dapat pengurangan diskon, jadi ada tambahannya,’’ katanya, di Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Rencananya, penandatanganan pembelian Sukhoi Su-35 Flanker E itu akan dilakukan pada November 2017. ‘’Sudah tinggal tanda tangan pada November siap. Semuanya itu Rp16 triliun,’’ katanya. Meski begitu, dia tidak merinci jenis, tipe, dan varian persenjataan yang dia maksud. Pun demikian dengan sistem avionika dan radar pada 11 unit Sukhoi Su-35 Flanker E itu. Sebelumnya BUMN Rusia, Rostec, sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan BUMN Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, terkait barter 11 unit Sukhoi Su-35 Flanker E itu dengan sejumlah komoditas nasional. Hal. 19 Nilai Ekspor

Suap Tarif Jabatan

Bali Post/ant

LOKASI PABRIK - Petugas kepolisian Polda Metro Jaya berada di lokasi pabrik petasan yang terbakar di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10) kemarin. Kebakaran yang diduga akibat dari ledakan salah satu tempat pembuatan kembang api itu menewaskan setidaknya 47 orang karyawan dan puluhan lainnya luka bakar.

Jakarta (Bali Post) – Terjaringnya Bupati Nganjuk Taufiqurrahman dalam OTT ternyata terkait jualbeli jabatan. Bahkan, KPK menyebutkan Bupati memasang tarif tertentu untuk jabatan tertentu pula. Namun, angka tersebut tidak sama, tergantung dari wilayah jabatan yang disasar. ‘’Kalau tarif untuk kepala sekolah tidak selalu pada harga berapa, tidak seperti itu. Mungkin wilayahnya berbeda-beda di kepala sekolah di tempat satu dengan tempat lainnya. Tidak selalu harus sama,’’ un-

gkap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Kamis (26/10) kemarin. Tidak hanya lokasi yang memengaruhi. Ada pula tingkatan instansi seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pasti berbeda. ‘’Menurut informasi yang diterima untuk SMP mungkin dia harus bayar, ada yang Rp 25 juta, ada juga yang Rp 10 juta. SMP dan SMA akan lebih tinggi lagi,’’ terang Basaria. Untuk kepala dinas, menurut Basaria, juga pasti lebih tinggi lagi patokannya.

OTT Bupati Nganjuk

Ada Serah Terima Uang di Restoran Hotel Jakartan (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman dalam kasus tindak pidana korupsi suap penerimaan hadiah atau janjinya terkait dengan perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017. ‘’OTT dilakukan dua lokasi, yaitu Jakarta dan Nganjuk. Dalam OTT tersebut KPK mengamankan total 20 orang, 12 orang

Jangan Mudah Tersinggung

WAKIL Presiden RI periode 1993-1998 Try Sutrisno meminta seluruh pihak agar tidak mudah tersinggung dengan peristiwa Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang sempat ditolak otoritas Amerika Serikat (AS) ke Negeri Paman Sam itu, walau telah diundang secara resmi. ‘’Bangsa yang besar jangan mudah tersinggung. Jangan mudah marah, tapi harus punya harga diri. Itu saja,’’ ujar Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI, kini TNI) periode 1988-1993 itu di Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) periode 1986-1988 itu mengatakan tidak mengetahui hal apa yang biasanya melandasi seseorang ditolak masuk AS, apalagi setingkat Panglima TNI yang telah mendapat undangan resmi dari timpalannya di AS Jenderal Joseph F. Durford Jr. Namun, Try Sutrisno menyampaikan persoalan penolakan terhadap Panglima TNI untuk masuk ke AS tidak perlu diperbesar lagi karena sudah selesai. Hal. 19 Gerakan PKI

Try Sutrisno

‘’Tapi tidak ada suatu harga yang tetap di sini. Info itu tidak kita dapatkan. Tapi kisarannya sekitar segitu,’’ lanjutnya. KPK mengamankan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman setelah diduga menerima suap Rp 298 juta yang dititipkan kepada orang kepercayaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Hal. 19 Pengelolaan PNS

Bali Post/ant

NGANJUK - Petugas disaksikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menunjukkan barang bukti uang yang diamankan dari OTT Bupati Nganjuk, di Jakarta, Kamis (26/10) kemarin.

diamankan di Jakarta dan delapan orang di Nganjuk,’’kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan kepada wartawan di KPK, Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. KPK, menurutnya, telah menetapkan lima tersangka terkait kasus tindak pidana korupsi suap penerimaan hadiah atau janjinya terkait dengan perekrutan dan pengelolaan aparat sipil negara/pegawai negeri sipil (ASN/PNS) di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017. Diduga sebagai penerima, yaitu Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Suwandi. Hal. 19 Istri Bupati

Bertemu Anies-Sandi

Jokowi Tekankan Soal Banjir dan Transportasi PRESIDEN Joko Widodo mengungkap pembicaraan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Istana Merdeka Jakarta, Rabu pekan ini. ‘’Kita bicara masalah kemacetan dan banjir,’’ kata Presiden setelah acara peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) tahun 2017 yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Jokowi mengatakan kepada Anies dan Sandi agar terus mengecek pembangunan Mass Rapid Transport (MRT) yang sekarang sedang berjalan. Presiden berharap pada 2018 semua pekerjaan di atas Jalan Sudirman tidak ada lagi karena adanya penyelenggaraan Asian Games yang akan dilaksanakan di

Jakarta dan Palembeng. ‘’Semuanya harus bersih, karena kita akan mempunyai tamu Asian Games itu 30 ribu tamu yang akan datang, atlet, sehingga jalan, trotoar, kalau dibangun segera dan cepet diselesaikan,’’ katanya. Presiden berharap pada saat pelaksanaan Asian Games tidak ada lagi ada penggalian atau pembangunan di pinggir jalan. Jokowi juga berharap pembangunan LRT juga diselesaikan tepat waktu karena angkutan massal ini bisa mengurangi kemacetan di Jakarta. ‘’Kita kehilangan Rp 28 triliun tiap tahunnya karena kemacetan di Jakarta. Ini yang harus konsentrasi dikerjakan, kalau ada masalah pembebasan segera diselesaikan supaya targetnya tepat waktu,’’ kata Presiden. Hal. 19 Kawasan Kumuh

Bali Post/ant

MACET - Tanah Abang, salah satu ruas jalan di Jakarta yang macet parah. Pada era Ahok kawasan kulakan terbesar di ASEAN itu sempat bebas macet pascapenertiban pedagang kaki lima.


denpasar

2

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

figur

Bali Post/may

Kesatuan Persepsi

SEJAK ditetapkan dan diundangkannya Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) pada tanggal 10 Mei lalu, BKS LPD Bali gencar melaksanakan sosialisasi ke BKS LPD kabupaten/kota seluruh Bali. “Ini kami lakukan agar ada pemahaman dan kesatuan persepsi dengan isi perda tersebut, yang di dalamnya memuat 19 bab dan 30 pasal,” ujar Ketua BKS LPD Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan S.H., M.Si., belum lama ini. Perda yang juga telah dijawantahkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 44 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017 tentang LPD ini juga telah diundangkan pada 21 Juli 2017 lalu. Ia menyebutkan, sesuai hasil rapat, BKS LPD Bali telah sepakat untuk menjalankan Perda dan Pergub LPD yang telah terbukti mampu mengayomi dan mendorong tumbuh kembangnya LPD di Bali. Kepala LPD Talepud, Pujung Kaja, Gianyar ini juga berharap LPD yang tergabung dalam wadah BKS LPD Bali mampu menjaga persatuan dan kebersamaan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada krama Bali yang tetap mempercayakan pelayanan LPD Bali untuk bersama-sama membangun Bali, dimulai dari menguatkan ekonomi desa pakraman. (may)

”Magic Mushroom” Marak, Polisi Targetkan Sapu Bersih

Denpasar (Bali Post) Selain sabu-sabu (SS), ekstasi dan ganja, peredaran magic mushroom juga marak. Oleh karena itu, anggota Direktorat Resnarkoba Polda Bali ditarget membersihkan barang terlarang tersebut di Kuta. Mengawali operasi ini, polisi menangkap jaringan pengedar magic mushroom, Harianto (31), Muasin (31) dan Suwito (53). Mereka digerebek di rumah kos Jalan Kubu Anyar Gang Semangka, Kuta, Badung, Minggu (22/10) lalu. Dikonfirmasi Kamis (26/10) kemarin, Wakil Direktur (Wadir) Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko mengatakan pada Minggu pukul 14.10 Wita tim Resnarkoba Polda melakukan penyelidikan terhadap peredaran gelap narkotika jenis magic mushroom. Alhasil diketahui penjualan narkotika golongan satu tersebut dijual dengan cara kucing-kucingan di Kuta. Selanjutnya, pada pukul 22.30 Wita tim dipimpin AKBP Sudjarwoko didampingi Kasubdit III AKBP Joni Lay menggerebek kos-kosan yaitu tempat tinggal Muasin di kamar nomor 3. Saat itu ditangkap Muasin yang mengaku disuruh Harianto untuk menjaga kamar kos Suwito. Waktu itu Suwito sedang di kampungnya, Situbondo, Jawa Timur. Namun Muasin disuruh melayani pelanggan Suwito. “Ketiga pelaku kami tangkap di TKP. Saya sudah perintahkan sapu bersih yang namanya narkotika di Kuta dan Bali. Tidak ada batas waktu. Kalau rekanrekan punya informasi peredaran narkoba, segera informasikan kepada kami,” ujarnya. Barang bukti magic mushroom yang diamankan sebanyak 138 bungkus seberat 1,2 kilogram lebih. Selain itu, juga disita blender untuk mengolah jamur kotoran sapi ini, HP dan uang hasil penjualan. Sudjarwoko menegaskan, penangkapan pengedar mushroom tidak mudah. Selain dijual sembunyi-sembunyi, para tersangka juga lihai menyembunyikan barang dagangannya. “Efeknya halusinasi, tergantung perasaan saat menggunakannya dan bertahan selama delapan jam. Jamur ini mereka cari di tanah lapang atau sawah sekitar Renon. Kalau musim hujan, mungkin banyak. Jika kemarau, tentu sulit mendapatkannya,” bebernya. Biasanya jamur tersebut dijus lalu dicampur soft drink. Untuk menjual paket mushroom tersebut, pelaku membawa satu sampel dan ditawarkan kepada warga dan wisatawan di wilayah Kuta. “Satu bungkus atau paket isinya lima jamur dan dijual Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu,” ungkap Sudjarwoko. Dalam aksinya, Harianto dan Suwito mencari jamur di areal persawahan di wilayah Renon, Sidakarya dan Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar Barat. Selanjutnya, jamur tersebut dimasukkan dalam plastik dan disimpan di dus. “Modusnya, kalau ada orang atau pembeli yang nyari baru diberikan atau langsung diajak ke kos pelaku. Ada pembeli yang membawa pulang, ada juga yang langsung minta dibuatkan jus baru dibawa pulang. Sampai saat ini, belum kami temukan pelaku promosi lewat online,” kata Sudjarwoko. Sedangkan Kompol Imam Mahmudi, Paur Subdit Bid. Narkoba Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar mengatakan, hasil pemeriksaan labfor menggunakan instrumen GCMS, jamur tersebut mengandung sediaan psilosina. Jamur ini sudah terdaftar dalam narkotika golongan I nomor urut 46 Undangundang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : BUS SEKOLAH GRATIS SEGERA DIUJICOBAKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

PISANG - Sejumlah pedagang pisang melayani pembeli di Pasar Anyar, Ubung Kaja, Denpasar Utara. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, kebutuhan pisang mengalami peningkatan karena masyarakat di Bali menggunakan pisang untuk perlengkapan sarana upacara keagamaan.

Bus Sekolah Gratis Segera Diujicobakan

Denpasar (Bali Post) –

Guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di saat jam sekolah dan mengatasi kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar segera melakukan uji coba pengoperasian bus sekolah. Pemkot melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar telah menyediakan enam bus sekolah gratis di Kecamatan Denpasar Timur dan Kecamatan Denpasar Utara. Sebelum di-launching, bus sekolah tersebut akan dilakukan uji kendaraan pada tanggal 6 dan 7 November mendatang. Sementara uji coba mengantar anak-anak ke sekolah akan dimulai tanggal 13 November mendatang. Hal tersebut terungkap dalam rapat kesiapan layanan bus sekolah di Kantor Dishub Kota Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Menurut Kepala Bidang Dalops Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan, kelancaran operasional bus sekolah ini harus didukung seluruh kompomen.

Untuk kelancaran, ia berharap agar perbekel dan kelurahan di Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Utara ikut menyosialisasikan bus sekolah. Perbekel dan kelurahan juga bertugas memberitahu kepada masyarakat agar tidak memarkir kendaraan di pinggir jalan yang dilalui bus sekolah. ‘’Jika ada mobil parkir di pinggir jalan yang dilalui bus sekolah, petugas Dishub tidak segan-segan mengempeskan ban kendaraan tersebut, bahkan akan mendereknya,’’ katanya mengingatkan. Sementara itu, Kepala UPT

Pelayanan Transportasi Darat Dishub Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana mengatakan, bus sekolah yang diterapkan Pemkot Denpasar difasilitasi dengan aplikasi mobile phone “Si_Bused” (Sistem Informasi Bus Sekolah). Aplikasi Si_Bused ini untuk memberikan notifikasi, menampilkan live cctv di dalam kendaraan, mengkomunikasikan perubahan jadwal sekolah secara realtime, merekam data identitas penumpang secara akurat, memberikan data petugas yang bertugas dan memberikan informasi penting lainnya. Selain itu, bus sekolah ini juga dilengkapi wifi gratis, CCTV, full AC, multimedia, smart card, slot charger serta asuransi penumpang. Adi Pradnyana menerangkan, operasional bus sekolah ini dibagi dua shift, mulai pukul 05.30 hingga pukul 19.30 Wita. Rute keberangkatan dan titik

kumpul terdapat enam rute di pagi hari dan tujuh rute di siang hari. Rute khusus di Kecamatan Denpasar Utara untuk pagi, bus I mulai dari Jalan Suradipa menuju Jalan Antarasura-Jalan Nangka Utara-Jalan Nangka Selatan-Jalan Patimura-Jalan Kamboja-Jalan Gadung-Jalan Jepun-Jalan Angsoka-Jalan Melati-Jalan Patimura-Jalan Supratman-Jalan Meduri kembali ke Jalan Kenyeri. Tempat siswa naik dan turun (drop zone) bus sekolah ini di Batu Mekaem, Puri Peguyangan, Indomart Antasura, Hotel Nuansa Indah dan eks Bank BI. Rute Denpasar Timur pagi bus I mulai di Jalan Cekomaria menuju Jalan Padma SerojaJalan Gatot Subroto TengahJalan Ratna (SD Saraswati 6)-Jalan Kenyeri-Jalan Turi (SMPN 8)-Jalan Subita-Jalan WR Supratman-Jalan Plawa (SMPN 3)-Jalan Kamboja (SMP

Saraswati) dengan drop zone di Toko 3 Pilar Mas dan Tri Nadhi Alat Tulis. Rute Denpasar Timur pagi bus II melalui rute Jalan Trenggana-Jalan Siulan—Jalan WR. Supratman-Jalan Meduri (SMPN 8)-Jalan Subita-Jalan WR Supratman-Jalan Plawa (SMPN 3)-Jalan Jepun-Jalan Kamboja (SMP Saraswati)-Jalan Surapati (SMPN 1), dengan drop zone di Indomart Trenggana, Asiki Alat Tulis dan Fave Hotel. ‘’Itu rute yang dilalui bus sekolah. Semoga masyarakat mengetahuinya. Program bus sekolah gratis ini baru bisa diterapkan di dua kecamatan. Untuk kecamatan lainnya akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Mengaku Dijebak, Willy Minta Dibebaskan

Denpasar (Bali Post) Setelah didakwa atas kasus 19 ribu butir pil ekstasi, Abdul Rahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong, Kamis (26/10) kemarin diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan atau eksepsi atas dakwaan jaksa. Willy melalui kuasa hukumnya, Robert Khuana, Ngastawa dan kawan-kawan di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek dan JPU Dewa Lanang mengatakan surat dakwaan jaksa kabur dan tidak cermat, karena tidak menguraikan perbuatan materiil dan terdapat pertentangan antara penyitaan dan uraian surat dakwaan. Sehingga pihak terdakwa berpendapat dakwaan jaksa harus batal demi hukum dan Willy dibebaskan. Poin penting dalam eksepsi dari ketidakcermatan surat dak-

waan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya, yakni JPU menyebutkan terdakwa Willy melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dengan saksi Dedi Setiawan, Budi Liman Santoso dan Saksi Iskandar Halim (ketiganya terdakwa dalam berkas terpisah) atau precusor narkotika secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram, sebagaimana diatur dalam dakwaan primer Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tidak dijelaskan secara detail dan

runtut. “Bahwa jelas dalam surat dakwaan JPU halaman 1, kasus ini berawal dari tertangkapnya saksi Dedi Setiawan dengan barang bukti 19 ribu butir. Kemudian uraian JPU dilanjutkan saksi Budi Liman yang mencoba menghubungi terdakwa pada tanggal 31 Mei 2017 dan menawarkan untuk menjual 20 ribu butir, namun tawaran itu ditolak oleh terdakwa,” tandas Robert. Selain itu, meski sempat menolak namun saksi Budi Liman tetap bersikeras dengan datang ke Bali dan menemui terdakwa, namun tetap ditolak terdakwa karena terdakwa keluar kota. Kemudian saksi Budi Liman pada tanggal 4 Juni 2017 kembali menghubungi terdakwa, namun oleh terdakwa tidak diangkat. “Ada pun catatan yang harus diperhatikan di sini, pada tanggal 4 Juni

2018 saksi Budi Liman Santoso sudah ditangkap oleh jajaran Bareskrim Polri Direktorat Tindak Pidana Narkoba,” sambung kuasa hukum terdakwa. Bahkan meski sudah ditangkap polisi, saksi Budi kembali menghubungi terdakwa dan mengatakan bahwa barang ekstasi yang sebenarnya sudah disita oleh Dit. Narkoba Bareskrim Mabes Polri pada tanggal 1 Juni 2017, sudah berada pada saksi dan selanjutnya saksi Budi Liman membawa contoh barang pesanan dan meletakkannya di dalam tempat sampah room 26 Akasaka dan tidak lama kemudian datang petugas Bareskrim dan menangkap terdakwa. “Jadi, sangat jelas bahwa peran terdakwa tidak aktif tetapi pasif. Apalagi barang bukti ekstasi dalam status sitaan polisi, sehingga tawaran

saksi Budi Liman cenderung tindakan jebakan yang dilakukan Bareskrim,” urai Ngastawa dan kawan-kawan. Namun, terkait jebakan dan status barang yang sudah jadi sitaan polisi, pihak terdakwa mengatakan menunggu keterangan ahli. “Nanti itu ahli yang menjelaskan apa boleh barang sitaan ditawarkan. Termasuk siapa yang memberangkatkan saksi Dedi maupun Budi, semua kami mintakan untuk dihadirkan,” tegasnya. Atas berbagai alasan itu, penasihat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan putusan sela yang amarnya menerima dalil eksepsi terdakwa, menyatakan surat dakwaan JPU batal demi hukum dan mengeluarkan terdakwa dari tahanan. (kmb37)

Wali Kota Rai Mantra Terima Penghargaan Kemenkeu-RI HASIL Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemkot Denpasar Tahun Anggaran 2016 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Perolehan ini menjadi keberhasilan Pemkot Denpasar mempertahankan opini WTP lima kali berturut-turut sejak tahun 2012. Hal ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI lewat piagam penghargaan yang diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi, kepada Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Kemenkeu RI mengapresiasi Pemkot Denpasar atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016, dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan kauangan

Berhasil Pertahankan Predikat WTP Lima Kali Berturut-turut pemerintah. Menurut Dedi Sopandi, penghargaan yang diserahkan ini juga pernah diterima Pemkot Denpasar pada tahun 2015 lalu. Kini Kemenkeu melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali kembali menyerahkan penghargaan serupa atas keberhasilannya mempertahankan predikat WTP lima kali berturut-turut. “Di samping itu, Pemkot Denpasar juga telah melakukan langkah koordinasi dan komunikasi dengan baik dalam tugas-tugas kami di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali. Kami memberikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar yang selama ini telah melakukan koordinasi dan komunikasi dalam setiap tugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali, seperti penyaluran dana desa yang telah berjalan dengan baik,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenkeu-RI, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali dan BPK-RI beserta jajarannya yang selama ini terus membimbing dan mengarahkan. Sehingga pengelolaan keuangan, barang dan jasa serta pelaksanaan program pembangunan di Kota Denpasar dapat terwujud sesuai dengan peraturan perundangundangan. Keberhasilan Kota Denpasar juga tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusianya. Karenanya, ke depan Pemkot Denpasar tidak hentihentinya memohon bimbingan kepada BPK-RI dan jajarannya untuk terus melakukan pembinaan, sehingga keberhasilan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dikatakan, dengan keberhasilan meraih opini WTP ini dapat menjadikan semangat bagi aparatur di Pemkot Denpasar, sehingga nantinya

dapat berimbas pada pelayanan publik semakin meningkat dan pada akhirnya akan mampu

meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (ad1672)

PENGHARGAAN - Wali Kota Rai Mantra menerima piagam penghargaan dari Kemenkeu-RI yang diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi, di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (26/10) kemarin.


BADUNG

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

3

Mampu Pertahankan Opini WTP

Badung Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Badung mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016, mendapat reward dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI. Kementerian Keuangan memberikan penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 dengan Capaian Standar Tetinggi. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perben-

daharaan Provinsi Bali Dedi Supandi dan diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Ketut Suiasa di Puspem Badung, Kamis (26/10) kemarin. Ikut mendampingi Bupati, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Inspektur Kabupaten Badung Luh Suryaniti, Kepala BPKAD I Ketut Suyasa dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Supandi mengatakan, pemberian penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah

Kabupaten Badung ini atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 dengan Capaian Standar Tertinggi. “Penghargaan ini tidak terlepas dari akuntabilitas pengelolaan keuangan yang semakin baik, kami harapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan,” jelasnya dan menambahkan, dengan penghargaan ini diharapkan pemerintah kabupaten dapat meningkatkan tata kelola keuangan dengan baik, mampu mempertahankan opini WTP di tahun ke depan. Bupati Badung Nyoman

Giri Prasta melalui Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta menyampaikan terima kasih atas reward yang diberikan oleh Menteri Keuangan. Penghargaan yang diraih ini tidak terlepas dari diraihnya opini WTP terhadap LKPD Badung Tahun 2016. “Ini hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” katanya. Menurutnya, Kabupaten Badung telah melaksanakan pengelolaan keuangan dengan baik dan benar sesuai ketentuan peraturan perundanganundangan yang berlaku. Ke

depan, Kementerian Keuangan RI diharapkan selalu memberikan bimbingan dan arahan sehingga pengelolaan keuangan di Pemkab Badung dapat dilakukan dengan efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Ditambahkan, WTP yang diraih Badung tidak terlepas dari penyajian laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan terhadap undang-undang dan efektif dalam sistem pengendalian intern. Dengan raihan WTP atas LKPD 2016, Badung sudah tiga kali berturut-turut meraih WTP (LKPD tahun 2014, 2015 dan 2016). (ad1669)

PENGHARGAAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 dengan Capaian Standar Tetinggi yang diserahkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Supandi di Puspem Badung, Kamis (26/10) kemarin.

Hasil Apraisal ”Underpass” Simpang Tugu Ngurah Rai

Tanah Warga Dihargai Rp 20 Juta Per Meter Persegi Mangupura (Bali Post) –

Dinas Perkejaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung sudah menyelesaikan penilaian terhadap lahan masyarakat yang terkena proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Badung. Hasil penilaian tim apraisal, terdapat 16 bidang tanah dengan luas total 1.018 meter persegi. Lahan yang dimiliki 15 orang ini dinilai Rp 20 juta per meter persegi. Dikonfirmasi Kamis (26/10) kemarin, Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba membenarkan jika proses apraisal pembebasan tanah proyek pemecah kemacetan itu telah rampung. Proses ini dilanjutkan dengan info hasil apraisal ke pemilik lahan yang terkena dampak proyek tersebut. “Senin (30/10) mendatang, suratnya akan disampaikan. Total luas lahan yang dibebaskan itu 1.018 meter persegi dengan nilai apraisal tanah Rp 20 juta per meter persegi,” ujarnya. Menurut Surya Suamba, pemberitahuan hasil apraisal kepada pemilik lahan akan ditindaklanjuti dengan proses penyerahan surat pernyataan menyetujui atau tidak oleh pemilik lahan. “Itu paling lambat pada hari Senin (30/10) mendatang,” tegasnya. Sementara pantauan di la-

Bali Post/kmb23

UNDERPASS - Sejumlah pekerja mulai mempersiapkan pengerjaan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Kamis (26/10) kemarin.

Bantuan Rumah Layak Huni

Rawan Diselewengkan, Dewan Minta Pendampingan

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Badung sudah menyerahkan bantuan rumah layak huni sebanyak 625 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan besaran dana bantuan sebesar Rp 55 juta per RTS tahun 2017. Pembangunan ratusan rumah ini diharapkan rampung per Desember 2017. Melihat kondisi itu, kalangan wakil rakyat di DPRD Badung meminta pembangunan rumah sehat yang dibangun oleh masyarakat penerima mendapat pendampingan dari dinas terkait. Pasalnya, pihak Dewan khawatir terjadi penyelewengan terhadap dana bangunan yang terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu dan satu kamar mandi/toilet tersebut. Anggota Komisi II DPRD Badung I Nyoman Dirga Yusa mengatakan hal itu, Kamis (26/10) kemarin. Politisi PDI Perjuangan ini meminta pemerintah memberikan pendampingan terhadap penerima bantuan. Pihaknya juga berharap kepada para penerima agar segera menggeber pembangunan rumahnya, sehingga bisa tuntas per Desember mendatang. “Instansi teknis harus banyak turun untuk

melakukan pengawasan terhadap bantuan bedah rumah tersebut. Ini harus diperketat. Penerima harus sudah action untuk mengerjakan pembangunan rumah itu, begitu menerima uang agar Desember sudah rampung,” ujar Dirga Yusa. Politisi asal Desa Taman, Abiansemal ini mengimbau pemanfaatan uang membangun rumah betul-betul dimanfaatkan dengan baik, sehingga hasilnya layak untuk dihuni. “Jangan menyianyiakan program pemerintah, harus betul-betul action. Jangan disalahgunakan, dana itu harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Oleh karena itu, Dirga Yusa mengingatkan para penerima bantuan harus bekerja keras agar rumah tuntas tepat waktu dengan kulitasnya yang baik. “Waktu mepet, Desember harus dipertanggungjawabkan bantuan itu. Jadi, harus kerja keras,” katanya seraya berharap agar pemerintah mengucurkan bantuan rumah layak huni ini lebih awal atau tidak menjelang tutup buku. Sebelumnya, Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Badung A.A. Ngurah Bayu Kumara

Putra melaporkan jumlah RTS yang telah diverifikasi tahun 2017 berdasarkan usulan dari desa se-Kabupaten Badung sebanyak 3.315 RTS. Rincian, rehab total sebanyak 841 RTS dengan bantuan dana Rp 55 juta, peningkatan kualitas rehab sedang sebanyak 794 RTS dengan bantuan dana Rp 30 juta dan peningkatan kualitas rehab ringan sebanyak 1.190 RTS dengan bantuan dana Rp 15 juta. RTS yang diberikan bantuan rumah layak huni tahun 2017 adalah sebanyak 625 RTS dengan besaran dana bantuan sebesar Rp 55 juta per RTS, sisanya akan diusulkan pada APBD tahun 2018 dan APBD tahun 2019. Dana bantuan sosial bedah rumah diberikan dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening masing-masing penerima bantuan rumah sesuai SK Penetapan oleh Bupati Badung. Dari 625 penerima bantuan rumah layak huni tersebut, Kecamatan Petang mendapat alokasi bantuan sebanyak 111 RTS, Abiansemal 264 RTS, Mengwi 244 RTS, Kuta Utara tiga RTS dan Kuta Selatan tiga RTS yang berasal dari 45 desa/kelurahan di Kabupaten Badung. (kmb27)

pangan, aktivitas para pekerja mulai terlihat. Papan proyek telah terpampang di areal proyek. Dalam papan proyek tertulis Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat RI selaku pelaksana proyek. Dana paket proyek Pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Badung bersumber dari APBN tahun anggaran 2017 sampai dengan 2018 dengan nilai kontrak Rp 168.376.159.000 (include PPN). Kontraktor pelaksana oleh Adhi-Nindya-Wira, KSO. Konsultan supervisi PT Wira Widyatama JO PT Aria Jasa Reksatama Jo PT Tata Guna Patria. Waktu pelaksanaan 390 hari dan waktu pemeliharaan 730 hari kalender. Selanjut-

nya, di bawah papan proyek tersebut juga ada papan yang bertuliskan “Proyek ini dilaksanakan dengan biaya sebagian dari pajak yang saudara bayar”. Pemerintah daerah, yakni Pemkab Badung mengambil peran dalam pembebasan lahan. Bahkan Pemkab Badung sudah menganggarkan Rp 85 miliar. Seperti diketahui, dua kawasan yang terkena proyek ini adalah Tugu Ngurah Rai dan Simpang Jimbaran. Proyek ini juga akan membabat ratusan pohon mangrove yang ada di seputaran Tugu Ngurah Rai. Menurut pendataan pihak Tahura Ngurah Rai, sedikitnya akan ada 758 batang pohon mangrove yang kena imbas. Ganti Rugi Sementara itu, besaran ganti rugi terhadap lahan yang terkena proyek Underpass Tugu Ngurah Rai telah disam-

paikan di Kantor Lurah Tuban, Rabu (25/10) lalu. Namun masih banyak pemilik lahan yang belum sepakat. Karena menurut mereka, ganti rugi Rp 2 miliar per are itu terbilang masih rendah. Made Sumasa, salah seorang tokoh masyarakat yang hadir saat itu, sempat menyampaikan ketidaksetujuan dengan nilai tersebut. Sumasa yang juga merupakan keluarga dari salah satu pemilik lahan itu berharap agar nilai tersebut dinaikkan paling tidak pada angka Rp 2,5 miliar per are. “Setahu kami di sini pasarannya adalah senilai Rp 2,5 miliar,” ujarnya. Berkaitan dengan itu, Sumasa meminta pemerintah untuk tidak terlalu kaku dan bertahan pada angka Rp 2 miliar. Apalagi hampir seluruh pemilik lahan berharap pada peningkatan nilai tersebut. “Pada dasarnya kami mendukung proyek itu. Tapi kami masih keberatan dengan nilai yang hanya Rp 2 miliar. Makanya tadi kami tidak langsung mengisi dan menyerahkan surat pernyataan itu,” ujarnya. (kmb27/kmb23)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Persiapkan Lulusan Jadi ’’Entrepreneur’’

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Bentuk Auditor Mutu Andal

Jurusan Administrasi Niaga PNB Gelar ’’Business Expo 2017’’ IIK Medika Persada Bali Gelar Pelatihan Audit Mutu Internal

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan Business Expo 2017 yang digelar Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bali (PNB). JURUSAN Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar Business Expo. Kegiatan ini diadakan untuk mempersiapkan lulusan yang siap menjadi entrepreneur atau wirausaha di masyarakat. Bertempat di kampus setempat, Business Expo atau Pameran Bisnis Tahun 2017 yang mengambil tema ‘’The Real Business Experience’’ ini berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober. Menurut Ketua Panitia Ida Bagus Sanjaya, S.E., M.M., kegiatan ini diikuti kelompok wirausaha mahasiswa semester V Program Studi D-3 Administrasi Bisnis dan mahasiswa semester VII Program Studi S-1 Terapan Manajemen Bisnis Internasional. Acara ini sebagai sarana atau ajang kreativitas mahasiswa untuk memamerkan usaha yang dirintis. ‘’Nantinya kreativitas mahasiswa ini akan dilanjutkan untuk dikembangkan setelah menamatkan pendidikan di PNB,’’ katanya.

Dijelaskannya, kelompok wirausaha mahasiswa yang melaksanakan pameran sekaligus mempromosikan dan menjual produk usahanya pada program Business Expo ke-3 ini berjumlah 32 dan diwadahi menjadi 32 stan pameran. Usaha yang dipamerkan oleh mahasiswa masing-masing bergerak dalam bidang usaha kuliner 22 stan dan usaha nonkuliner 10 stan. Ketua Jurusan Administrasi Niaga Drs. I Ketut Pasek, MBA. berharap pada tahun yang akan datang staf pengajar yang ada memotivasi dan membimbing mahasiswa melihat potensinya untuk menciptakan jenis usaha yang lebih bervariatif. Dalam rangka menjamin kualitas pameran dan memeriahkan kegiatan ini, kelompok wirausaha mahasiswa telah melakukan promosi dengan mengundang konsumen, keluarga dan masyarakat umum untuk hadir sekaligus bebelanja. Panitia mengemas program Busi-

ness Expo ini dengan mengadakan lomba-lomba yang dikelompokkan dalam beberapa kategori, yaitu Best Stand (stan terbaik), Best Selling (penjualan terbaik), Best Handling Customer (penanganan konsumen terbaik), Best Selfie/Groupy yang diikuti peserta dan pengunjung serta penilaian lomba kreativitas mahasiswa jurusan AN yang diikuti setiap kelas berupa ajang pencarian bakat yang disebut BAGT (Business Administration Got Tallent). Pembantu Direktur II PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.Com. yang membuka Business Expo 2017 menyatakan kegiatan ini sangat positif dan mendukung pelaksanaannya. Menurutnya, acara ini mampu memberikan pengalaman nyata dalam berbisnis bagi mahasiswa dan jika perlu akan berusaha menaikkan pendanaannya dalam pelaksanaan tahun depan. ‘’Harapan kami dalam pelaksanaan Business Expo 2017 ini adalah para peserta atau mahasiswa mendapatkan pengalaman yang benar-benar real seperti dalam dunia usaha di masyarakat. Dengan begitu, sesuai temanya mahasiswa akan sangat siap dalam memulai usaha sejak menjadi mahasiswa,’’ ungkapnya. Salah seorang mahasiswa yang juga peserta, Ni Ketut Galuh Anggela Yoga, mengaku tahun ini sangatlah berkesan. Expo kali ini lebih seru karena menghadirkan bintang tamu wirausaha muda dan anggota Bali United yang sangat menginspirasi kawula muda. ‘’Expo ini memberikan kesempatan bagi kami untuk melatih jiwa entrepreneur sehingga kami melaksanakan bisnis expo ini dengan menyenangkan,’’ jelasnya. (ad1668)

OSIS SMP PGRI 2 Denpasar Sukses Adakan GCC Ke-12 Ajang Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan

ANAK muda penuh bakat yang bergabung dalam OSIS SMP PGRI 2 Denpasar alias Grisda mampu menunjukkan jati diri sebagai SDM yang mandiri. OSIS SMP PGRI 2 Denpasar sukses mengadakan Grisda Competition Computer (GCC) ke-12, Kamis (26/10) kemarin. Keberhasilan ini juga berkat model pengkaderan yang dilakukan Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. yang memberi kepercayaan penuh kepada OSIS sebagai penyelenggara event bergengsi. Di bawah pimpinan Ketua OSIS Ni Putu Denina Ning Permana (Kelas IX-A), OSIS yang beranggotakan 60 siswa ini mampu menjalankan tugas mulai dari merencanakan, membuat surat, mencari sponsor hingga mengisi acara selama GCC. Denina menjelaskan, ajang ini melombakan kategori Microsoft Word, Exel dan Power Point, diikuti 137 siswa SD di Denpasar. Acara ini dipakai sebagai media pembelajaran TI bagi siswa SD sekaligus mempromosikan keberadaan SMP PGRI 2 Denpasar. Juaranya disiapkan piala tetap dan hadiah serta bonus kursi gratis jika berminat sekolah di Grisda. Lewat kegiatan ini ia bersama rekan-rekannya belajar soal kemandirian mengelola event, merangsang kreativitas dan mengampanyekan computer minded di kalangan siswa SD. Apalagi dunia TI menjadi keharusan bagi generasi mendatang. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. ketika membuka GCC ke12 memberi apresiasi besar atas kreativitas anak-anak OSIS SMP

OSIS - Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana (paling kiri) bersama Gede Wenten Aryasuda dan OSIS Grisda saat menggelar GCC 2017. PGRI 2 Denpasar. Mereka menjadikan ajang ini lebih bergengsi dan berkualitas serta melaksanakan secara berkelanjutan. Buktinya, GCC tahun ini memasuki tahun ke-12 yang berarti program tahunan OSIS ini dirancang sangat matang. Dikatakannya, era nanti adalah era digital. Makanya sangat tepat GCC menyasar siswa SD dalam menguasai TI. Program ini berdampak sosial, yakni memperkenalkan sekolah dan aktivitasnya lebih sering kepada masyarakat. Untuk itu, ia minta anak sekolah memanfaatkan kemajuan TI secara positif. Acungan jempol atas kinerja OSIS juga datang dari Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. Ia tak pernah ragu mempercayakan penyelenggaraan event GCC kepada OSIS. Mereka juga sukses menyelenggarakan event lain seperti Gebyar Budaya, Art Festival dan Pasraman Kilat. Kegiatan ini

merupakan implementasi dari visi SMP PGRI 2 Denpasar, yakni sekolah unggul berlandaskan agama, budaya dan lingkungan. Visi sekolah ini terus diperbarui sesuai tuntutan kekinian seperti bidang TI. Menurutnya, untuk menjadi sekolah unggul, SMP PGRI 2 tak cukup dilihat dari PBM berkualitas, tetapi juga didukung program berbasiskan TI. Makanya di sekolah ini disiapkan 100 komputer dan wifi gratis. GCC sebagai media evaluasi bagi siswa SD serta menanamkan semangat kemandirian dan kewirausahaan. OSIS bisa memakai membangun teamwork dan networking sehingga lulusan siap terjun ke dunia kerja dan melanjutkan studi. Dalam acara itu, Gede Wenten Aryasuda dan Madiadnyana menyerahkan laptop kepada SD 1 Kesiman, SD 1 Sumerta dan SD 10 Kesiman yang siswanya terbanyak diterima di sekolah ini. (025/k250)

Jadi Duta Kota Denpasar Dalam Lomba KSPAN Se-Bali

SMPN 2 Denpasar Tampil ’’Allout’’

SMPN 2 Denpasar selain dikenal sebagai gudangnya atlet dan seniman berprestasi, juga banyak meraih prestasi di akademik dan institusi. Tahun ini SMPN 2 Denpasar menjadi duta Kota Denpasar dalam Lomba Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) se-Bali. Kamis (26/10) kemarin, Tim Penilai Lomba KSPAN Provinsi Bali yang dipimpin Dewa Made Suprapta menilai KSPAN SMPN 2 Denpasar. Begitu tiba di depan sekolah, tim langsung disambut tari Hanoman dan yel-yel KSPAN sekolah setempat. Kedatangan tim diterima Wali Kota diwakili Kadiskes Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes., Camat Denut Wayan Lodra, Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir, S.Pd., M.M., Ketua Komite K.G. Berata Yasa, S.H. dan tim pendamping yang diketuai I Nyoman Widastra. Kasek Mercy Victoria Gigir didampingi Wakasek Dra. Ni Wayan Muliastini, M.PSi., I Putu Seneng, S.Pd. dan I Nyoman Gede Wiastra, S.Pd., M.Pd. menegaskan, warga SMPN 2 Denpasar tampil allout dalam lomba ini. Berbagai kegiatan soal materi mengampanyekan bahaya HIV-AIDS dan narkoba dilakukan lewat sosialisasi ke sekolah dan masyarakat terdekat, majalah dinding, pengintegrasian ke sejumlah mata pelajaran dan berbagai aksi seni dan olahraga lainnya. Semua diarahkan untuk menjadikan warga SMPN 2 Denpasar SDM unggul dan berkarakter serta ‘’no narkoba, no HIV/AIDS, no seks bebas, no merokok’’. Tim KSPAN yang dibentuk banyak diperankan oleh siswa dan diperkuat SDM guru yang tangguh.

Pembinaan seni oleh I Gusti Ayu Seniwati, kesiswaan dan olahraga oleh Farid, Made Sudana Madi dan Adi Sujaya, sedangkan Edy menyalurkan lewat teknologi dan informasi serta Ayu Mahardika lewat Pramuka. Sejak KSPAN SMPN 2 Denpasar dibentuk tahun 1989, OSIS giat mengampanyekan antinarkoba dan HIV-AIDS yang diintegrasikan lewat peraturan sekolah, seperti melakukan sidak ke kelas-kelas. Pembinaan lewat OSIS dan KSPAN ini membawa hasil, terbukti SMPN 2 Denpasar nihil dalam pelanggaran norma termasuk merokok, narkoba dan pergaulan bebas. SMPN 2 Denpasar juga menjadi duta Bali dalam lomba sekolah hemat energi. Untuk itu, warga SMPN 2 Denpasar diharapkan menjadi contoh dan panutan dalam mengampanyekan antinarkoba, HIV-AIDS dan hemat energi di keluarga dan masyarakat bersinergi dengan pusk-

esmas dan kepolisian serta didukung komite sekolah sesuai moto sekolah ‘’Prestasi penting, jujur yang utama’’. ‘’Jadilah anak-anakku panutan dalam pola hidup sehat dan insan berkarakter,’’ ujar Mercy Victoria. Wali Kota Denpasar dalam sembutan tertulisnya yang dibacakan dr. Luh Putu Sri Armini menyatakan pendidikan dan kesehatan adalah aset dan investasi guna melahirkan generasi cerdas dan berbudi luhur. Melalui lembaga KSPAN akan lahir generasi muda sebagai agen perubahan untuk mewujudkan masyarakat sehat. Ketua Tim Dewa Made Suprapta menegaskan lomba KSPAN untuk mengevaluasi tindakan anak muda terhadap upaya pencegahan HIVAIDS dan narkoba mengingat ancaman ini makin serius menyasar usia produktif. Materinya sudah masuk kurikulum mata pelajaran Agama, Bahasa Indonesia, Olahraga, PPKn dan Sejarah. (025/k250)

KSPAN - Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir (tengah) menyerahkan profil sekolah kepada Ketua Tim Lomba KSPAN Bali Dewa Made Suprapta.

GUNA mengembangkan dan meningatkan kualitas lembaga serta membentuk auditor andal, Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali menggelar Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) di Kampus IIK Medika Persada Bali, Jalan Tantular, Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Pelatihan melibatkan 40 peserta auditor yang terdiri atas seluruh Wakil Rektor IIK Medika Persada Bali, SDM LP3M, Unit Pelayanan Mutu dan semua dosen IIK Medika Persada Bali dengan menghadirkan dua fasilitator, Dr. I Wayan Suardana, M.Par. dan Dr. Nyoman Utari Vebriyanti. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari hingga 28 Oktober. Ketua LP3M IIK Medika Persada Bali Prof. dr. I Gusti Made Aman, Sp.Fk. mengatakan, pelatihan AMI merupakan salah satu bentuk yang dilakukan dalam upaya melaksanakan, memantau serta mengevaluasi pengembangan pembelajaran dan penjaminan mutu. Tujuan pelatihan AMI ini untuk membentuk auditor mutu andal yang dapat melaksanakan audit data internal secara efektif. ‘’Kegiatan ini sebenarnya untuk mengoreksi diri sendiri sebelum dikoreksi oleh orang lain. Kami harapkan tercipta auditor mutu internal yang banyak dan terampil, sehingga lahir mutu pendidikan yang terus berkembang dan meningkat ke depannya,’’ ujarnya. Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bhakta, Sp.PD. (KHOM) menjelaskan, pelatihan AMI merupakan program badan penjaminan mutu untuk menciptakan auditor yang tersertifikasi,

PELATIHAN - Suasana pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) yang diikuti 40 peserta auditor mutu yang digelar IIK Medika Persada Bali. sehingga kualitas penjaminan mutu secara internal di IKK Medika Persada Bali semakin maju dan berkembang dengan kuantitas SDM yang andal. Dengan meningkatkan penjaminan mutu maka proses pendidikan di IIK Medika Persada Bali akan terjamin sesuai standar mutu pendidikan tingkat nasional. Pihaknya berharap melalui pelatihan AMI ini seluruh peserta auditor yang mendapatkan sertifikat dari Kopertis dan segera berbenah diri jika ada prodi di IIK Medika Persada Bali yang belum memenuhi penjaminan mutu yang ditetapkan. ‘’Pelatihan ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengelola perguruan tinggi, baik secara akademis maupun nonakademis untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya,’’ tandas Prof. Bhakta. Dr. I Wayan Suardana menam-

bahkan, pelatihan AMI merupakan suatu siklus dari penjaminan mutu internal yang salah satunya adalah proses evaluasi. Evaluasi dalam penjaminan mutu harus dilakukan oleh suatu perguruan tinggi untuk mengetahui seberapa jauh mutu pendidikan yang telah diterapkan sesuai standar lembaga pendidikan bersangkutan. Auditor mutu harus ada dalam suatu lembaga pendidikan untuk mengawal sistem penjaminan mutu tersebut. ‘’Kami akan latih mereka baik secara skill, keterampilan, metodologi mengaudit dan bagaimana kode-kode etik maupun aturan dalam melakukan audit. Mereka (peserta auditor) akan mengawal standar (penjaminan mutu) yang dibuat oleh IIK Medika Persada Bali, sebab ini auditor mutu internal, bukan auditor keuangan atau auditor lainnya,’’ ungkap Suardana. (ad1667)

Mahasiswa Bali Peroleh Surat Tunggakan Pajak

Wedakarna Minta Pemprov Anggarkan Perbaikan Asrama Mahasiswa di Luar Bali

DI SELA-SELA acara resmi DPD-RI di Kota Bandung, Jawa Barat, Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III berkesempatan menyambangi Asrama Mahasiswa Bali Vhiyata Tirta Gangga yang terletak di Jalan Dr. Otten 15, Bandung. Keberadaan Asrama Bali di tempat strategis ini memiliki sejarah panjang bagaimana perjuangan mahasiswa Bali di Bandung dalam menuntut ilmu. Akan tetapi asrama yang asetnya dimiliki oleh Pemprov Bali ini terkesan tidak terawat, padahal ditempati sekitar 15 mahasiswa. Dalam kunjungan singkat itu, mahasiswa Bali menyerahkan surat teguran dari Pemkot Bandung akibat tunggakan pajak terkait bangunan dan tanah Asrama Bali. Menyikapi ini, Arya Wedakarna mengharapkan Pemprov Bali memiliki kepedulian terhadap asetaset milik rakyat Bali khususnya yang berada di luar provinsi. ‘’Saya mendapat laporan bahwa beberapa waktu lalu Asrama Mahasiswa Bali ini direnovasi, tapi hasilnya kurang memuaskan. Kini, asrama sudah mulai bocor, banyak keropos terutama di area kamarkamar. Di beberapa bagian saya nilai kurang layak. Sudah saatnya asrama ini diperbaiki agar adik-adik mahasiswa asal Bali yang pintar-pintar ini (sebagian besar kuliah di ITB) bisa tinggal dengan layak dan nyaman. Ini kewajiban daerah. Uang yang akan dipakai memperbaiki kan uang rakyat, dari APBD dan bukan minta dari pejabatnya. Jadi, ini hak rakyat Bali. Nanti kita koordinasi ke Pemprov Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga mendapat laporan bahwa banyak kegiatan positif yang dilaku-

TINJAU - Senator RI Arya Wedakarna saat meninjau Asrama Bali di Bandung, Jawa Barat. kan oleh mahasiswa Bali dan komunitas Hindu di Jabar di asrama ini. ‘’Sejumlah organisasi Hindu seperti KMHDI dan WHDI berkantor di sini. Ada sekaa gong yang didirikan saat Gunung Agung meletus tahun 1963. Beberapa tokoh Bali yang kini sukses adalah alumni asrama ini. Sekarang kewajiban pejabat negara asal Bali dan kepedulian Pemprov Bali,’’ tegas anggota Komite III Bidang Pendidikan Tinggi dan Pemuda ini. Di Jabar ada beberapa asrama mahasiswa Bali yang perlu diperhatikan, seperti di depan kampus ITB dan di Bogor. Memelihara aset-aset provinsi di luar Bali adalah bagian penting karena selain untuk melindungi mahasiswa kita juga sebagai simbol kedigjayaan Pulau Dewata. ‘’Saya kira persepsi orang luar tentang Bali pasti yang terbaik, terbagus, teladan dan nomor satu. Jadi, kalau aset kita di luar Bali mangkrak, bocor, kumuh, sama dengan merugikan nama baik Bali. Semoga

tahun 2018 bisa diperbaiki mumpung Pemprov Bali akan merevitalisasi aset di Jakarta khususnya di Jalan Cikini. Saya titip renovasi Asrama Bandung,’’ ujar Gusti Wedakarna yang pernah mengenyam pendidikan di Trisakti, Jakarta. Sebelum pamit, Gusti Wedakarna memberi sejumlah nasihat kepada anak-anak muda Bali yang mengenyam pendidikan di Bandung. ‘’Kalian harus sekolah yang tinggi, jika bisa capai doktor. Setelah tamat kuliah bekerjalah di Bandung, Jakarta atau kota besar ASEAN. Jangan pulang ke Bali dulu. Nanti setelah dapat harta dan posisi baru bangun daerah dengan modal besar. Jaga agama Hindu dan jangan sampai paid bangkung walau godaannya berat. Jati diri sebagai manusia Hindu harus nomor satu karena Bali hanya bisa bertahan jika anak-anak mudanya paham sradha dan bhakti,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad1666)

tahun ke depan. Akan tetapi Arief enggan membeberkan angka pasti nilai investasi yang ditanamkan di Banyuwangi ini. ‘’Yang jelas triliunan rupiah,’’ kilahnya. Arief mengklaim tambang emas ini murni milik nasional, meski sudah go public ke pasar modal. ‘’Yang membanggakan, Pemkab Banyuwangi punya golden share atau saham. Kini, nilainya sekitar Rp 500 miliar atau 6,7 persen,’’ jelasnya. Nantinya, saham milik Pemkab Banyuwangi itu akan menerima deviden setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Menurutnya, nominal deviden yang akan diterima Pemkab Banyuwangi tergantung hasil RUPS. ‘’Tahun depan baru kami lihat profitnya. Setelah itu, bisa dihitung deviden

berdasarkan RUPS,’’ tandasnya. Saham tambang emas Tumpangpitu juga naik terus di pasar modal. Dari awal diluncurkan hanya Rp 2.000 per lembar, kini sudah naik ke level Rp 2.400 per lembar. Nilai saham ini dipastikan terus naik seiring proses produksi di Tumpangpitu. Arief menjamin seluruh produksi dan profit perusahaan tambang emas ini bisa dilihat publik, sehingga warga Banyuwangi bisa melihat nilai saham yang ada. Selama masa produksi, pihaknya masih memperkerjakan 1.500 orang. Dari jumlah itu, 70 persen adalah warga lokal. Selain tenaga kerja, ia mengklaim multiflayer efek dari hadirnya tambang emas tersebut. ‘’Ekonomi bisa ikut tumbuh di sekitar tambang,’’ tambahnya. (kmb30)

Tambang Emas Tumpangpitu Hasilkan Rp 300 Miliar Per Bulan

Banyuwangi (Bali Post) Tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai beroperasi. Meski baru beberapa bulan, produksinya lumayan besar. Per minggu rata-rata menghasilkan sekitar 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 300 miliar per bulan. Jumlah produksi ini akan terus digenjot tahun 2018. ‘’Kami baru mulai produksi Maret lalu. Jadi, kapasitas produksi baru sekitar 80 persen. Transaksinya sekitar 5 juta dolar AS per minggu,’’ kata Arief Irmas Djaafara, Direktur PT Bumi Suksesindo (BSI), investor tambang emas Tumpangpitu, di Banyuwangi, Kamis (26/10) kemarin. Dijelaskannya, target produksi 10.000 ons per tahun. Namun, sejak beroperasi pihaknya baru bisa memproduksi sekitar 45 kilogram per minggu dan kemudian naik menjadi 70 kilogram per minggu. Tahun depan ditargetkan menembus 700 kilogram per minggu. Produksi emas di Tumpangpitu masih berbentuk bulion, tetapi sekitar 80 persennya mengandung emas. Bulion dikirim ke PT Antam untuk dilakukan pemisahan. ‘’Jadi, kami tidak produksi emas langsung. Hanya bulion,’’ ujarnya. Pihaknya masih terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menggenjot proses produksi. Dari nilai produksi tersebut, ditargetkan akan kembali modal sekitar 2-3

Bali Post/kmb30

TAMBANG EMAS - Proyek tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Banyuwangi.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

daerah

5

Puting Beliung Hancurkan ’’Merajan’’ dan Rumah Tabanan (Bali Post) Banjar Delod Puri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Kamis (26/10) sore kemarin mendadak ramai. Pasalnya, genteng sejumlah rumah warga dan merajan porak-poranda akibat terjangan angin puting beliung disertai hujan cukup deras.

Bali Post/kmb28

HANCUR - Merajan milik warga Banjar Delod Puri, Kediri, Tabanan, hancur diterjang angin puting beliung.

Terlibat Pengeroyokan

Pelajar Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Saat melintas di Jalan Cokroaminoto, Gang Nuri, Denpasar, I Gusti Ngurah Widiantara (22) dikeroyok, Minggu (22/10) lalu. Salah satu pelakunya berstatus pelajar berinisial BPP (16). BPP ditangkap di rumah orangtuanya di wilayah Pelaga, Petang, Badung. Selain itu juga diringkus Nengah Mardana (29), AD (17) dan Kadek Suardika (22). Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena menyatakan, sekitar pukul 23.00 Wita korban melintas di TKP. Tiba-tiba korban yang beralamat di Jalan Sunset Road, Kuta, dihadang pria tak dikenal. Beberapa menit kemudian pelaku datang dan langsung mengeroyok korban. ‘’Korban mengalami luka memar di bagian pipi kanan dan luka robek di bibir bawah. Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Denbar,’’ ujarnya. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan olah TKP dan berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku. Senin (23/10), petugas menangkap Mardana di Taman Kota, Lumintang. Dari pengakuan Mardana, giliran Mudiawan dibekuk di rumah orangtuanya di wilayah Pelaga. Sementara AD dan Suardika diciduk di rumahnya masing-masing di Jalan Bung Tomo dan Jalan Kusuma Bangsa II, Denpasar. ‘’BPP mengaku memukul korban empat kali, AD memukul korban di kepala depan tiga kali, Mardana menempeleng korban satu kali dan Suardika menendang korban tiga kali,’’ ungkap Aan Saputra. (kmb36)

Bali Post/kmb

Dari informasi yang dihimpun, angin sangat kencang terjadi sekitar pukul 13.30 Wita sebelum hujan deras turun. Warga pun panik, apalagi genteng rumah mulai beterbangan akibat angin kencang yang terjadi sekitar lima menit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan rumah dan merajan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah. Salah satu warga yang

rumahnya mengalami kerusakan terparah adalah I Nyoman Sudaryanto (53). Pria yang berprofesi sebagai pedagang ini menuturkan kejadiannya begitu cepat. Saat itu dirinya ada di rumah bersama anak pertamanya Putu Maha Arta. Tiupan angin menyerupai kumparan tiba-tiba menerjang dan menerbangkan genteng bangunan rumahnya serta merobohkan tiga palinggih di merajan yang

Denpasar (Bali Post) Upaya menangkal korupsi digaungkan dari Bali. Kesiapan Bali menjadi percontohan pemberantasan korupsi diutarakan para tokoh agama, bendesa adat, dosen, guru hingga seniman. Hal tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) Diseminasi Inovasi Pembelajaran Antikorupsi Berdasarkan Nilainilai Agama dan Kearifan Lokal yang digelar KPK bersama tokoh masyarakat Bali di Rumah Budaya Penggak Men Mersi, Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Hadir dalam diskusi ini di antaranya Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, tokoh puri A.A. Ngurah Gede Kusuma Wardana, tokoh adat I Wayan Suarsa (Bendesa Adat Kuta), Guru Besar ISI Denpasar Prof. Dr. I Nyoman Sedana dan tokoh dongeng Bali Made Taro. Sementara dari pihak KPK datang jajaran Bidang Fungsional Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian Pencegahan Irawati dan Handayani. Diskusi yang dimoderatori Kadek Wahyudita yang juga Klian Penggak ini berlangsung menarik dan menghasilkan beberapa masukan untuk model pembelajaran antikorupsi. Wisnu Bawa Tenaya dalam pemaparannya menyatakan, Bali memiliki kearifan lokal dan nilai-nilai agama yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari meski kehidupan kekinian menghadapi beragam tantangan. Dari sisi agama Hindu dan kearifan lokal di Bali, banyak yang bisa diambil untuk dijadikan acuan pembelajaran dalam upaya pemberantasan korupsi. “Intinya, korupsi dapat diberantas dimulai dari kesadaran diri dengan mengembalikan kekuatan karakter, moral dan mental yang sekarang ini mulai kendur,” ungkapnya.

Ia memberikan masukan agar KPK yang saat ini sedang diuji, menegakkan kebenaran dalam memberantas korupsi di Indonesia. KPK harus mulai melakukan jalinan komunikasi lintas sektoral. Bali bisa menjadi proyek percontohan antikorupsi di Indonesia. “Kami mengajak dari Bali proyek percontohan antikorupsi. Karena selain pulau terkenal, Bali memiliki kelengkapan dari sisi local genius, baik agama, budaya, adat maupun tata cara orang-orangnya,” papar Wisnu Bawa Tenaya. Made Taro, pelaku dongeng yang kerap mengajarkan kembali permainan tradisional serta cerita-cerita yang membidik dan memperkuat karakter anak usia dini, menyambut baik upaya antikorupsi dibicarakan sejak dini. “Nilai-nilai kejujuran sekarang ini sulit ditemui. Untuk itu, contoh-contoh dongeng, permainan anak, gending-gending seharusnya bisa diberikan kepada anak-anak, karena banyak metode pembelajaran terhadap nilai-nilai karakter dan kejujuran dunia anak,” ucapnya. Menurut Irawati, tujuan digelarnya FGD Inovasi Pembelajaran Antikorupsi Berdasarkan Nilai Agama dan Kearifan Lokal ini untuk mencari masukan agar ada satu model pembelajaran tentang antikorupsi secara terintegrasi. Sejauh ini pencegahan korupsi belum sepenuhnya berjalan dan menjadi perbincangan publik. Menurutnya, upaya pencegahan korupsi harus menjadi perhatian serius semua pihak. Terutama model pembelajaran seperti apa yang harus dijalankan mulai anak-anak usia dini hingga perguruan tinggi. “Lembaga-lembaga nonformal seperti adat dan model penanganannya bisa dilibatkan untuk bersamasama mencegah korupsi,” tandasnya. (win)

Diduga Rusak Jalan Rabat Beton

Perataan Lahan Dikeluhkan

Bali Post/win

PANDANGAN - Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya (kanan) menyampaikan pandangannya dalam FGD Inovasi Pembelajaran Antikorupsi Berdasarkan Nilai Agama dan Kearifan Lokal.

Katering Gratis Lansia Dianggarkan Rp 4 Miliar Banyuwangi (Bali Post) Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mulai menyasar kaum bawah. Salah satunya menggenjot program kerakyatan. Sekitar 1.000 warga lanjut usia (lansia) mulai diberikan jatah katering gratis, Kamis (26/10) kemarin. Total anggaran yang disiapkan Rp 4 miliar. Program katering gratis ini menyasar kaum lansia yang tidak terurus, tak memiliki keluarga atau hidup sendirian. “Program ini kami beri nama Rantang Kasih. Pemkab melalui kecamatan memberikan makan gratis setiap hari kepada lansia dengan rantang,” kata Bupati Anas usai menyerahkan makanan rantangan ke lansia di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Bupati Banyuwangi dua periode itu membantah program ini bagian dari persiapan menghadapi Pilgub Jatim. “Ini

program pemkab yang digagas tahun lalu, tapi baru tahun ini digulirkan. Program makanan rantangan bagi lansia ini untuk menyempurnakan kegiatan APBD,’’ tegasnya. Dijelaskannya, dengan naiknya pendapatan asli daerah (PAD), pihaknya tak hanya fokus ke infrastruktur. Masyarakat kurang mampu, khususnya lansia yang tak produktif harus ikut merasakan. Karena itu, salah satu programnya memberikan makanan rantangan bergizi ke para lansia. “Teknisnya akan ditangani kecamatan. Nanti ditunjuk warung terdekat dan setiap hari memberikan makanan bergizi ke lansia. Menu makanan yang diberikan setiap hari berubah dan memenuhi standar gizi, sehingga kaum lansia yang tak bisa memasak atau mencari nafkah tak kebingungan mendapatkan makanan,’’ jelasnya.

dari angin puting beliung. ‘’Genteng pada bangunan tempat tidur dan warung milik ipar saya juga beterbangan,’’ lanjut Sudaryanto. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tabanan langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan. Dipimpin Kasi Kedaruratan dan Logistik I Putu Trisna Widiatmika, mereka mengecek setiap rumah warga yang terkena terjangan puting beliung. ‘’Dari pendataan yang kami lakukan setidaknya genteng lima rumah beterbangan dan merajan milik warga hancur,’’ ungkapnya. Pemilik rumah ada yang langsung memperbaiki atap rumahnya untuk menghindari kebocoran saat hujan. (kmb28)

Tokoh Bali Gaungkan Berantas Korupsi

RUSAK JALAN - Perataan lahan di Subak Kedua, Lelateng, Negara, dikeluhkan warga dan diduga merusak jalan rabat beton.

Negara (Bali Post) – Perataan lahan pertanian di Subak Kedua, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, yang menggunakan alat berat dikeluhkan sejumlah warga yang juga anggota subak karena diduga merusak jalan rabat beton yang belum setahun selesai dibangun. Beberapa warga mengatakan perataan lahan itu tidak ada sosialisasi, sehingga tidak tahu akan dibangun apa di lokasi tersebut. “Awalnya kami tidak tahu kalau yang ngapling itu pihak LPD Lelateng, tapi perataan lahan akan mengancam subak yang ada di sini,” kata seorang warga yang juga anggota subak, Rabu (25/10). Proyek perataan lahan itu sudah merusak jalan rabat beton yang masih tergolong baru. “Sekarang baru pinggirannya yang rusak. Nanti lama-lama bisa jebol,” tandas warga yang ditemui di lokasi. Warga juga mempertanyakan terkait izin proyek perataan dan rencana pengaplingan tersebut. Sementara itu, Lurah Lelateng Negara Kadek Suardana mengungkapkan pihaknya sudah mengingatkan ketua LPD terkait masalah tersebut. “Saya sempat lewat, memang ada jalan rabat beton yang rusak. Apalagi jika nanti disidak Satpol PP, hendaknya semua dilengkapi dulu meski yang ngapling dari pihak LPD/desa pakraman. Tolong konfirmasi dulu ke ketua LPD,” paparnya. Ketua LPD Lelateng Ketut Suarmita belum bisa dimintai konfirmasinya. Dihubungi beberapa kali, ponselnya tidak diangkat dan SMS tidak dibalas. (kmb)

ada di lantai atas. ‘’Saya dengar suara ambruk. Setelah saya cek ternyata merajan rusak, genteng rumah juga jatuh, beruntung tidak sampai mengenai anak saya,’’ ujarnya. Tiga palinggih di merajannya roboh, yakni Kemulan, Padma dan Jero Gede, padahal baru selesai dibangun empat bulan lalu. Hanya Piasan yang masih berdiri serta Palinggih Kala Raksa yang ada di depan pintu masuk merajan. ‘’Tersisa batarannya saja. Genteng tempat kami tidur juga beterbangan sehingga air hujan masuk,’’ paparnya. Rumah iparnya, I Wayan Sudika, yang berada di sebelah barat ikut terkena efek

Program pertama menyasar 1.000 lansia. Nantinya akan terus ditingkatkan hingga 2.000 lansia. Ke depan Rantang Kasih ini tak hanya mengandalkan biaya APBD. Pihaknya akan

menggandeng swasta atau kalangan pengusaha untuk ikut menyumbangkan makanan rantangan. Program ini juga memberdayakan warung makanan. (kmb30)

Bali Post/kmb30

RANTANGAN - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerahkan makanan rantangan gratis kepada lansia di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Bali Post/kmb23

DANGKAL – Tukad Sarinande di wilayah Seminyak, Kuta, Badung, mengalami pendangkalan.

Pendangkalan Tukad Sarinande

Pura Dalem Samudra Seminyak Terancam Tergenang Mangupura (Bali Post) – Tukad Sarinande yang berada di kawasan Seminyak, Kuta, Badung, kembali mengalami pendangkalan. Kondisi ini mulai mengkhawatiran warga. Karena saat hujan deras turun akan menyebabkan air sungai meluap dan tentu saja bisa menggenangi rumah warga. Kepala Lingkungan Seminyak 1 A.A. Edi Wijaya, Kamis (26/10) kemarin, mengatakan jika kondisi itu terjadi, air juga akan menggenangi area Pura Dalem Samudra yang berlokasi tepat pada salah satu titik pinggir sungai. Ia mengaku sangat memahami munculnya kekhawatiran semacam itu, sebab setahun lalu tinggi genangan air melebihi lutut orang dewasa. Kondisi tersebut mulai dirasakan warga sejak setahun lalu ketika dilakukannya pengubahan alur buangan drainase Camplung Tanduk. Begitu drainase diperbaiki, beban di sungai menjadi bertambah. ‘’Dulu di sana hanya berstatus sebagai alur pembuangan saluran irigasi. Wajarlah air sungai jadi meluber begitu hujan turun,’’ ungkapnya. Pihaknya meminta dinas terkait menindaklanjuti kondisi tersebut. ‘’Minimal dilakukan pengerukan sungai agar lebih dalam, mengingat sekarang ini endapannya sudah sangat tinggi,’’ ujar Edi Wijaya yang juga Mangku Pura Dalem Samudra. Lurah Seminyak Kadek Oka Parmadi berjanji segera menyampaikan harapan tersebut kepada dinas terkait. Ia yakin dinas terkait akan bergerak demi keselamatan warga di sekitarnya dan keamanan pura. Di sisi lain, pihaknya berharap masyarakat hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menambah beban alur sungai. ‘’Saya harap masyarakat bersabar dan lebih membudayakan pola hidup bersih,’’ tegasnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba bakal menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Pihaknya segera melakukan langkah pembersihan untuk mengurangi pendangkalan sungai. (kmb23)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Tak Perlu Terburu-buru KEPUTUSAN Presiden Jokowi untuk menunda pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri patut diapresiasi. Selain memerlukan dan menyedot APBN triliunan rupiah, gagasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak boleh disetuji langsung alias terburu-buru. Banyak pihak menilai bukankah lebih baik Presiden membuka cabang KPK di daerah-daerah daripada membentuk lembaga baru. Boleh jadi, Tito agak dongkol. Hasil rapat tertutup, pemerintah sepakat menyetop pembahasan wacana pembentukan Densus Tipikor. Niatan membentuk Densus Tipikor dianggap bakal memakan waktu, biaya, dan kajian panjang. Pemerintah bersepakat untuk saat ini berfokus pada penguatan lembaga penegak hukum yang sudah ada, yakni KPK, kejaksaan, dan termasuk Polri --tanpa menambah lembaga baru. Kita akui wacana pembentukan Densus Tipikor mendapat atensi tinggi dari publik dalam dua pekan terakhir. Pemberitaan di sejumlah media massa menjadikan wacana ini sebagai topik utama. Salah satu poin yang menjadi sorotan ialah terkait kebutuhan anggaran Densus Tipikor yang mencapai Rp 2,6 triliun, sebagaimana dipaparkan Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III di gedung DPR Jakarta, Kamis (12/10). Sebagai rakyat biasa, apa hasilnya akan lebih baik dari kinerja KPK. Nah, pertanyaan yang terakhir ini sangat sulit dijawab. Pasalnya, KPK selama ini di mata rakyat sudah positif dan banyak melakukan OTT. Sementara kinerja polisi, maaf masih diragukan dalam pemberantasan korupsi. Bisa jadi lembaga baru ini dipakai bargaining untuk kepentingan lain di luar pemberantasan korupsi. Namun dugaan itu tak selamanya benar. Di sinilah diperlukan aparat yang berintegritas tinggi dan membela negara. Kita bisa mencontoh negara tetangga Malaysia soal pemberantasan korupsi. Mereka menempatkan kepentingan negara di atas segala-galanya, tak ada istilah kasak-kusuk lagi. Nah, kapan kita bisa bersikap demikian, itu semua tergantung pada diri kita. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun mengatakan pembentukan Densus Tipikor tidak perlu. Dia percaya, tindak pidana korupsi dapat ditangani dengan baik oleh KPK, kepolisian, dan kejaksaan, tanpa harus membentuk satuan baru. Tidak berarti perlu ada tim baru untuk melakukan itu, tim yang ada sekarang juga bisa. Namun, versi Polri menyebutkan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Dittipidkor) Polri dan sejumlah lembaga di satuan kepolisian wilayah tingkat daerah dan resor, kerugian negara yang diselamatkan dari pengungkapan kasus tindak pidana korupsi cukup signifikan. Namun, pernyataan ini bertolak belakang dengan catatan milik lembaga swadaya masyarakat antikorupsi Indonesia Corruption watch (ICW). Berdasarkan data ICW yang diterima CNNIndonesia. com, institusi kepolisian pada periode 2010 hingga 2016 tercatat sebagai lembaga yang terburuk dalam penanganan kasus korupsi, baik dari aspek kuantitas ataupun kualitas. Dari sisi kuantitas, ICW mencatat bahwa Polri dari satuan wilayah tingkat resor, daerah, hingga Bareskrim yang berjumlah 535 lembaga hanya menangani 806 kasus korupsi. Artinya, institusi kepolisian hanya menangani maksimal sekitar 115 kasus korupsi per tahun. Nah, berkaca dari itu, kita patut waspada dan sangat tepat Presiden menunda kehadiran Densus Tipikor ini. Dua lembaga berbeda yang menangani kasus yang sama, pasti akan ada salah satu yang dikorbankan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Masukan untuk Disdikpora

Saya merasa kasihan melihat anak-anak sekolah di posko pengungsian. Selama ini, pejabat yang memiliki kewenangan untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK tampakya jarang nongol mengunjungi siswa di posko pengungsian. Mereka dengan tenangnya hanya mendata jumlah siswa pengungsi setelah itu dianggap selesai. Yang lebih penting lagi dipikirkan adalah nasib mereka dalam jangka panjang. Sebab selama ini, belas kasihan hanya datang dari para guru di dekat posko pengungsian, belum ada tindakan nyata berupa kebijakan Disdikpora Provinsi dan kabupaten yang bersentuhan langsung dengan nasib anakanak ini. Coba pikirkan, bagaimana kalau ancaman erupsi Gunung Agung akan berlangsung lebih dari dua bulan. Anak-anak ini sehabis libur hari raya harus menghadapi ujian akhir semester. Bagi siswa kelas VI SD, kelas IX SMP, dan kelas XII SMA-SMK harus menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional. Nah, bagaimana dengan rekap nilai mereka. Masalah ini tak bisa dibiarkan begitu saja, dan jangan hanya berpikir sudah diserahkan pada sekolah terdekat di posko. Juga perlu kita pikirkan nilai dan masa depan anak-anak Karangasem yang selama ini madunungan di luar Karangasem. Tolonglah, pejabat di Disdikpora Bali dan kabupaten lebih sering turun melihat permasalahan siswa pengungsi. Nang Eca Denpasar

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Semoga Densus Tipikor Hanya Ditunda Akhirnya, polemik Densus Tipikor yang dilontarkan Polri untuk sementara diredam oleh Presiden Jokowi lewat pernyataan yang disampaikan Menko Polhukam Wiranto bahwa Densus Tipikor ditunda. Alasan penundaan karena sangat mepet waktunya dengan pengesahan APBN 2018 dan gagasan itu masih memerlukan kajian lebih dalam terutama menyangkut payung hukum.

Oleh I Ketut Suparta encananya, pola kerja Densus Tipikor mirip dengan KPK di mana penyelidikan, penyidikan dan penuntutan menjadi satu atap, sehingga penanganan kasus korupsi sangat praktis, tidak ada berkas yang bolakbalik antara kepolisian dan kejaksaan. Selain itu, secara organisatoris Densus Tipikor dirancang akan dikomandani oleh jenderal bintang dua dengan pasukan sekitar 3.500 orang atau tiga kali lipat dengan personel KPK. Di balik penundaan itu masih tersirat ada kemungkinan Densus Tipikor akan terwujud, ada dua poin penting yang patut dicatat dari pernyataan Wiranto yaitu: bahwa Presiden Jokowi tetap kokoh ingin memperkuat KPK apa pun bentuk upayanya dan masih ingin mempertimbangkan gagasan Densus Tipikor itu. Argumentasinya didasari oleh dua alasan yaitu; niat baik Polri, dan korupsi masih marak walau sudah banyak aparat negara yang digiring masuk bui begitupun para mafiosonya. Dari situ terlihat sekali pemikiran dan komitmen Jokowi terhadap nasib bangsa yang terus digerogoti oleh budaya korupsi, hanya sangat disayangkan belum disambut dengan semangat yang sama oleh lembaga negara lainnya seperti legislatif dan yudikatif. Lebih tragis lagi, lembaga legislatif justru sering bersikap kontraproduktif dengan wacana yang sering dilontarkan secara vulgar di ruang publik untuk membubarkan KPK. Masuk akal juga gagasan Densus Tipikor perlu mendapat pendalaman lagi karena menyangkut legalitas formal penyatuan langkah penyelidikan, penyidikan dan penuntutan di bawah satu atap seperti yang dilakukan KPK. Tentu hal itu memer-

R

lukan payung hukum yang menjadi ranahnya lembaga legislatif dan tidak bisa dituntaskan dalam jangka pendek. Diperlukan proses untuk menjadi suatu keputusan yang berkekuatan hukum sehingga dapat digunakan sebagai kebijakan operasional strategis, entah menjadi lembga khusus atau cukup menjadi agenda Polri yang hanya berskala internal seperti diungkapkan oleh pengamat dari ICW. Lembaga Antikorupsi Salah satu alasan Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan gagasan Densus Tipikor adalah adanya niat baik dari Polri. Layak disambut positif ungkapan itu, bahkan dapat dikatakan niat Kapolri Tito Karnavian itu sebagai terobosan strategis dan spektakuler dari seorang pemimpin tertinggi di Polri. Kenapa demikian? Karena sesungguhnya niat itu mengandung spirit luar biasa untuk mengubah lembaga Polri yang termasuk sebagai salah satu lembaga terkorup di Indonesia, hendak di balik menjadi lembaga antikorupsi. Tentu akan menjadi sejarah yang patut dicatat dengan tinta emas apa yang digagas oleh Kapolri itu, andai betul-betul terwujud menjadi kebijakan operasional yang strategis di Polri. Sebagai sebuah terobosan, tak diragukan lagi Densus Tipikor bisa mengangkat patronase kepemimpinan Polri dalam gerakan berantas korupsi yang saat ini masih terlihat gamang. Siapa pun pemimpin suatu institusi pasti tidak nyaman dan gerah jika lembaga yang dipimpinnya itu melekat predikat buruk atau citra negatif. Terlebih lagi, Polri adalah sebuah lembaga yang memiliki tanggung jawab di bidang penegakan hukum, memang selayaknya menjaga patronase dalam perilaku taat hukum atau jauh dari pusaran budaya korupsi. Membalikkan

stigma buruk tidaklah mudah, perlu pemikiran dan langkah konseptual yang dapat mendorong terjadinya perubahan perilaku yang komprehensif di tubuh Polri. Memulihkan kepercayaan rakyat adalah bagian paling urgen, jika ketidakpercayaan rakyat itu dibiarkan saja terus mengkristal, maka sebaik apa pun yang dilakukan Polri selalu saja akan menuai respons negatif. Sebuah fakta ironis tercatat, di era reformasi ini, justru masih ada korupsi yang malah dilakukan oleh perwira tinggi (jenderal) yang seharusnya mengawal patronase lembaga Polri. Barangkali hal inilah yang bisa diterima dengan logika sehat mengapa Densus Tipikor yang digagas pimpinan tertinggi Polri itu sangat relevan untuk dikaji lebih serius, cermat, dan mendalam. Niat baik membangun patronase Polri dalam gerakan antikorupsi, tentu harus dilandasi kemurnian dan ketulusan hati, jauh dari intrik yang bermuatan politis. Sebaliknya, jika benar sinyalemen yang beredar bahwa di balik gagasan Densus Tipikor itu terdapat agenda untuk menggusur KPK, maka hal ini pasti menjadi bumerang. Bukannya recovery citra Polri yang akan diperoleh tetapi malah justru akan menceburkan citra Polri ke dalam kubangan lumpur dosadosa yang lebih dalam. Densus Tipikor setidaknya bisa membawa dampak psikologis yang kuat terhadap seluruh insan Polri untuk menjadi kendali perilaku, tidak larut dalam budaya korup, tidak menistakan kebijakan yang dibuat oleh pemimpin tertinggi di Polri. Patronase kepemimpinan Polri juga menjadi lebih kuat karena keputusan dan kebijakan yang diambil pemimpin trertinggi Polri dapat di analogkan mirip dengan sistem komando yang ada di angkatan bersenjata pada umumnya, yaitu suatu

perintah yang harus dijunjung tinggi dan dipatuhi. Niat Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan Densus Tipikor berangkat dari keprihatinan terhadap korupsi yang terus marak, sehingga merasa perlu adanya langkah khusus dari kepolisiian. Hal itu bukanlah tanpa alasan karena masalah serius yang terjadi adalah pemberantasan korupsi yang sudah berjalan dalam rentang waktu 15 tahun dipandang belum berhasil, baik secara kualitas maupun kuantitas. Secara kualitas sering dikaitkan dengan belum adanya perubahan karakter yang signifikan pada aparat penyelenggara negara, sedangkan secara kuantitas belum ada perbaikan berarti dalam indeks persepsi korupsi (IPK). Kedua ukuran itulah yang sering kali dipakai alat oleh pengamat dan oknum-oknum lembaga dewan untuk menuding bahwa KPK telah gagal. Walau rakyat sejatinya sangat puas karena kasatmata bisa melihat kinerja KPK berhasil memenjarakan petinggi-petinggi negara yang muskil dapat dilakukan oleh penegak hukum yang ada, namun toh KPK dipandang belum berhasil. Contohnya seperti Ketua MK, Ketua DPD, menteri, hakim, jaksa, elite DPR, dan ratusan kepala daerah provinsi/kabupaten, yang dipenjarakan oleh KPK, adalah bukti kesuksesan KPK yang patut diapresiasi. Pertanyaan besarnya, logiskah IPK yang tak kunjung membaik itu hanya ditudingkan sebagai kegagalan lembaga KPK? Pertanyaan itu harus dijawab jujur oleh seluruh komponen bangsa ini terutama lembaga dewan yang sering skeptis terhadap KPK. Tudingan itu rasanya kurang proporsional mengingat kontradiksi yang ada, di mana KPK dibiarkan berjalan dalam kesendirian menghadapi gelombang korupsi dahsyat di tengah samudra luas, sementara postur KPK sendiri memiliki keterbatasan. Secara organisatoris, jaringan KPK amat terbatas hanya di Jakarta, sementara epidemi korupsi sudah merambah hingga ke pelosok desa. Dalam kondisi KPK seperti itu, mestinya negara segera hadir memberikan solusi, tidak hanya menuntut agar KPK secepatnya memperbaiki indeks persepsi korupsi (IPK) seperti

Urgensi Pemberatan Sanksi LHKPN

Belum genap satu bulan pasca-Ketua Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan Maklumat Ketua MA nomor 01/Maklumat/ KMA/IX/2017 tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung, dan Badan Peradilan di Bawahnya, kini wibawa MA kembali tercoreng dengan tertangkap tangannya Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado Sudiwardono oleh KPK. Hal ini membuktikan bahwa selain maklumat itu hanya diabaikan (baca: dilecehkan), juga semakin menegaskan bahwa (penegakan) hukum masih dapat dibeli. Oleh karenanya, sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum (Pasal 1 ayat 3 UUD 1945), memberikan hukuman seberat-beratnya bagi hakim yang turut andil dalam praktik kotor penegakan hukum demikian mutlak harus dilakukan. Hanya, jika berkaca dari rendahnya mayoritas vonis yang diberikan kepada para pelaku korupsi (baca: koruptor) selama ini, tampaknya sulit berharap bahwa hakim yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) sekalipun akan mendapatkan vonis yang berat. Di luar itu, masih pula berlaku pengurangan masa hukuman (remisi) dan pembebasan bersyarat (PB) yang relatif mudah didapat bagi para koruptor. Masih sangat melekat dalam ingatan penulis, ketika seorang koruptor yang divonis 20 tahun penjara, nyatanya hanya menjalani tak lebih dari separuh masa tahanannya untuk kemudian bisa bebas merasakan udara di luar lembaga pemasyarakatan (lapas). Dalam konteks itu, mengharapkan hilangnya praktik korupsi maupun pelbagai kejahatan kerah putih (white collar crime) lainnya yang dilakukan oleh oknum penyelenggara negara, tak terkecuali oleh hakim jelas bisa dikatakan merupakan hal yang muskil dapat terwujud. Maka itu, mengoptimalkan peraturan yang sudah ada terkait upaya pencegahan terjadinya perbagai bentuk white collar crime sejatinya perlu untuk dilakukan. Dengan demikian, terlepas dari rendah atau tingginya vonis yang diberikan, mudah dan tidaknya pemberian remisi serta PB, terjadinya white collar crime akan tetap bisa ditekan seminimal mungkin.

Oleh Pangki T. Hidayat Urgensi LHKPN Dalam banyak kasus white collar crime tak terkecuali yang dilakukan oleh Ketua PT Manado Sudiwardono, ketidaktaatan dalam menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK menjadi salah satu celah utama yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan praktik kotor memperkaya diri sendiri. Faktanya, sebagaimana yang penulis cek langsung di situs acch.kpk.go.id, tidak ada sama sekali informasi mengenai harta kekayaan yang dimiliki oleh Sudiwardono. Padahal, jika merujuk pada ketentuan konstitusi, menyerahkan LHKPN kepada KPK sejatinya adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap penyelenggara negara, tak terkecuali hakim. Di dalam Undang-undang (UU) Nomor 28/1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, terutama pada Pasal 5 ayat (3) tegas disebutkan bahwa penyelenggara negara berkewajiban menyerahkan dan mengumumkan harta kekayaannya sebelum dan setelah menjabat. Hal senada juga tertuang dalam Peraturan KPK RI Nomor 7/2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Di dalam Pasal 4 ayat (1) ditegaskan bahwa Penyelenggara Negara wajib menyampaikan LHKPN kepada KPK yaitu pada saat (a) pertama kali menjabat, (b) pengangkatan kembali sebagai penyelenggara negara dan (c) berakhirnya masa jabatan atau pensiun. Pemberatan Sanksi Bisa jadi, rendahnya ketaatan dalam menyerahkan LHKPN kepada KPK itu ialah karena sanksinya yang ringan. Jamak disadari, sanksi bagi penyelenggara negara yang lalai tidak menyerahkan LHKPN ke

KPK sebatas pada sanksi administratif. Itu pun masih diperumit dengan mekanisme pemberian sanksi yang tidak bisa diberikan langsung oleh KPK. Oleh karena itu, pemberatan sanksi bagi penyelenggara negara yang tidak taat dalam menyerahkan LHKPN kepada KPK penting untuk dilakukan, misalnya dengan menyertakan sanksi pidana. Meskipun pemberian sanksi pidana besar kemungkinan akan mendapatkan penolakan, tetapi sejatinya sanksi pidana sangat relevan bila dikaitkan dengan aspek historis pembentukan UU Nomor 28/1999 yang selanjutnya menjadi salah satu landasan aturan turunan terkait kewajiban penyerahan LHKPN kepada KPK bagi setiap penyelenggara negara. Mengutip Hifdzil Alim (2015), dalam pembentukan UU Nomor 28/1999, penyertaan sanksi administratif bagi pelanggaran administratif dan sanksi pidana bagi pelanggaran pidana dikarenakan adanya kemungkinan “ledakan” amarah hebat dari penyelenggara negara apabila langsung dipaksa bersih seluruhnya hanya melalui penerapan sanksi pidana. Maksudnya, sudah menjadi rahasia umum bila banyak penyelenggara negara yang bermental korup, maka untuk membersihkannya perlu diberikan tekanan secara gradual. Namun dalam konteks saat ini, pemberantasan white collar crime secara sistematis telah bergulir selama lebih kurang dua puluh tahun, sanksi pidana untuk pelbagai jenis pelanggaran yang dilakukan penyelenggara negara, termasuk kelalaian dalam menyerahkan LHKPN tentu sudah sangat laik untuk diterapkan. Akhirnya, menjadi penting untuk selalu meletakkan sanksi yang relevan di belakang setiap kewajiban bagi para penyelenggara negara, tak terkecuali dalam hal penyerahan LHKPN ke KPK. Dengan demikian, selain akan mampu meningkatkan integritas penyelenggara negara terkait, pemberantasan white collar crime oleh KPK pun akan dapat lebih optimal.

sering terlontar dari ucapan oknum-oknum anggota dewan. Di titik inilah, Densus Tipikor dapat diharapkan kontribusi positifnya karena Polri memiliki jaringan kerja yang sangat luas hingga ke tingkat kecamatan (Polsek). Jika Densus akan menyediakan penyidik sampai 3.500 orang seperti diungkapkan Kapolri sedangkan KPK memiliki kurang lebih seribu penyidik, maka dapat dibayangkan betapa besar daya dobrak yang akan terbangun. Hal itu bisa menjadi seperti terapi kejut baik di internal Polri sendiri maupun bagi sel-sel koruptor yang gentayangan di seantero wilayah Indonesia yang amat luas. Dengan begitu, Densus Tipikor akan mampu meningkatkan resonansi pemberantasan korupsi, menggemakan sosialisasi antikorupsi, ujungnya adalah peningkatan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia. Akhirnya, harapan kita semua adalah bagaimana Densus Tipikor itu bukan lagi hanya sebuah gagasan yang tertunda apalagi jika niat spektakuler itu sampai dihentikan, melainkan bisa terwujud sebagai sebuah investasi bangsa jangka panjang yang amat strategis khususnya dalam perjuangan bangsa membendung arus demoralisasi. Tidak perlu juga kita skeptis bahwa gagasan itu dapat menimbulkan ketakutan para pejabat dalam melakukan dikresinya, karena pasti secara alami akan terpilih pemimpinpemimpin bangsa yang memiliki integritas tinggi jika gerakan antikorupsi itu sudah bergulir efektif. Jika tidak ada niat jahat di benak penyelenggara negara kenapa mesti takut menggunakan diskresi yang dimiliki? Ketakutan itu hanya ada pada orang-orang yang dalam melaksanakan tugas penuh dengan pamrih materialisme, kaya dengan angan-angan kemegahan dan kemasyuran individual tetapi amat miskin untuk kemegahan dan kejayaan bangsa. Densus Tipikor adalah bagian dari sebuah solusi gerakan yang akan menjadi trigger revolusi mental ke depan. Densus Tipikor memenuhi harapan kehendak bangsa untuk lebih revolusioner mengikis budaya korupsi, sebaliknya meningkatkan resonansi budaya antikorupi ke depan.

POJOK Kata Try Sutrisno, jangan cepat tersinggung atas tindakan AS. - Apalagi bikin gaduh. *** Jokowi minta Gubernur Jakarta atasi banjir dan kemacetan. - Bukan dengan katakata. *** Kata KPK, kasus Bupati Nganjuk terkait dengan jual-beli jabatan. - Di Bali bagaimana ya?

Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education .

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SARANA UPAKARA Sejumlah warga membeli sarana upakara menjelang hari raya Galungan dan Kuningan di kawasan Pasar Satria Denpasar, Rabu (25/10) lalu.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Dewan Bahas Anggaran Pilgub

Denpasar (Bali Post) -

Komisi I DPRD Bali diagendakan menggelar rapat kerja dengan KPU Bali di gedung dewan, Jumat (27/10) ini. Rapat kerja utamanya akan membahas anggaran pelaksanaan Pemilihan Gubernur Bali 2018. Mengingat sebelumnya, Fraksi Panca Bayu sempat menyoroti anggaran pilgub yang sudah disepakati Rp 200 miliar, sangat tinggi. Di luar dugaan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika rupanya menginginkan anggaran pilgub dibahas kembali meski sudah ada penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Sebenarnya di Komisi I dulu sudah pernah melakukan pembahasan anggaran pilgub. Tapi kemarin, dari Fraksi Panca Bayu ada mengoreksi kembali,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya saat dikonfirmasi, belum lama ini. Tama mengaku belum dapat memastikan apakah anggaran pilgub untuk KPU akan dikurangi atau tidak. Sebab, hal itu bergantung dari argumentasi KPU untuk mempertahankan anggarannya. “Kalau memang masih di-

anggap terlalu bengkak anggarannya, masih bisa dikoreksi. Tapi kalau memang sudah sesuai, ya...tetap sekian,” jelas politisi PDI-P ini. Sementara itu, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyatakan siap hadir memenuhi undangan dewan. Selain menjelaskan masalah anggaran, pihaknya juga akan melaporkan perkembangan tahapan penyelenggaraan Pilgub Bali 2018. “Kami akan informasikan tahapan apa saja yang sudah berjalan. Termasuk kami sampaikan kendala-kendala

yang dihadapi dan solusinya,” ujarnya. Sebelumnya, Fraksi Panca Bayu DPRD Bali menilai anggaran Pilgub Bali 2018 sebesar Rp 200 miliar masih terbilang sangat tinggi. Anggota Fraksi Panca Bayu I Ketut Jengiskan mengatakan ada kenaikan 43 persen bila dibandingkan dengan anggaran Pilgub 2013 sebesar Rp 140 miliar. “Jika kita komparasikan dengan jumlah anggaran Pilgub Jawa Barat, maka Bali dengan jumlah penduduk 1/10 dari jumlah penduduk Jawa Barat seharusnya anggarannya

pun tidak lebih dari 1/10-nya,” ujarnya. Menurut Jengiskan, Jawa Barat yang jumlah penduduknya 10 kali lipat penduduk Bali menganggarkan Rp 1,6 triliun untuk pilgub. Jadi, sewajarnya anggaran Pilgub Bali 2018 cukup Rp 160 miliar saja. Apalagi topografi wilayah Bali terbilang mudah dijangkau, tidak seperti wilayah Jawa Barat. Anggaran sosialisasi khususnya bisa lebih diefisienkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Menjawab masukan dari Fraksi Panca Bayu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika akhirnya meminta agar anggaran pilgub dibahas kembali. “Silakan dibahas kembali. Kalau yang saya pelajari dari rincian kegiatannya, harusnya bisa turun lagi,” ujarnya. (kmb32)

Pencuri Kotak Amal Dikeroyok Massa

Bali Post/ist

DITAHAN - Pencuri kotak amal saat ditahan di Mapolsek Kuta Utara.

Mangupura (Bali Post) Komplotan pencuri kotak amal berinisial SY (22) dan KD (17) beraksi di masjid Jalan Muding Sari Gang II, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Selasa (24/10) lalu. Namun, aksinya dipergoki warga dan tersangka SY berhasil ditangkap serta sempat digebuki massa. Sedangkan KD berhasil meloloskan diri karena lari ke semak-semak. Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, Kamis (26/10) kemarin, pelaku mengaku beraksi bersama KD. Ak-

sinya itu merupakan yang ketiga kalinya. “Dua kali berhasil, tapi untuk yang ketiga kalinya berhasil ditangkap,” ujarnya. Terungkapnya kasus itu, lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini, pada Selasa (24/10) pukul 02.50 Wita, Eko Susilo (40) yang tinggal di TKP mendengar suara langkah orang. Selanjutnya, Eko mengintai orang tersebut dan ternyata pelaku sedang mencongkel kotak amal. “Saksi (Eko - red) langsung teriak maling hingga

membangunkan warga sekitar TKP. Anggota kami yang sedang patroli mendengar kejadian itu dan langsung ke TKP,” tegas Ika. Tersangka SY berhasil ditangkap dan sempat dihajar massa. Petugas yang tiba di sana langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke Polsek. Sementara KD berhasil kabur ke arah semak-semak. “Kami masih mendalami kasus ini, apalagi pelaku mengaku sering beraksi. Selain itu, kami masih mengejar pelaku lainnya,” tandasnya. (kmb36)

25.000 Ekor Babi Disiapkan untuk Galungan Denpasar (Bali Post) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali memastikan stok babi aman untuk memenuhi kebutuhan hari raya Galungan. Saat ini bahkan sudah ada 25.000 ekor babi yang disiapkan. Pada hari biasa, babi yang dipotong mencapai 11.000 hingga 12.000 ekor. Saat hari raya, kebutuhan babi umumnya mengalami peningkatan. “Stok 25.000 ribu itu tidak akan kurang. Setiap KK rata-rata bisa konsumsi daging babi 3 sampai 4 kg,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra, di Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Sejalan dengan itu, Sumantra juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kesehatan ternak termasuk babi sebelum dipotong, mengingat beberapa waktu lalu sempat muncul kasus meningitis streptococcus suis (MSS). Oleh karena itu, ternak yang dipotong haruslah ternak yang sehat. “Cek kesehatannya, kalau ada ternak sakit laporkan ke petugas peternakan yang ada di kecamatan atau kabupaten/kota. Jangan sampai mengonsumsi ternak sakit, lalu nanti sudah kena penyakit baru ribut-ribut,” jelasnya. Menurut Sumantra, ada beberapa ciri-ciri yang mengindikasikan ternak tidak sehat. Di antaranya, berbulu kusam, matanya berair, dan sering batuk-batuk atau ngorok. Kalau sudah demikian, lebih baik tidak usah dipotong ketimbang menularkan penyakit. Selain itu, pemotongan ternak juga harus dilakukan di tempat yang bersih. “Sebaiknya di Rumah Potong Hewan dan Rumah Potong Unggas karena di sana dijamin kebersihannya. Kondisi sekarang sudah beda dengan yang dulu. Kalau dulu memotong hewan di got itu kan masih bersih, sekarang got sudah ada pencemaran,” imbuhnya. Bila memang akan memotong ternak di permuki-

man, lanjut Sumantra, mesti dipastikan bila air yang dipakai adalah air bersih. Selanjutnya, daging harus dimasak dengan benar dan sampai matang. Pihaknya

mengaku sudah meminta dinas yang menangani peternakan di kabupaten/kota agar memberikan imbauan serupa pada masyarakat. (kmb32)

Bali Post/kmb32

I Putu Sumantra

7

Bali Post/rah

MANTAN NAPI - Polisi merilis pengungkapan kasus perampokan yang melibatkan mantan napi.

Cinta Segi Tiga Mantan Napi Berujung Perampokan

Denpasar (Bali Post) Kasus perampokan terjadi di Jalan Drupadi, Denpasar Timur (Dentim), Senin (23/10) lalu. Mantan napi Lapas Kerobokan Mulyono (38) dikeroyok dan sepeda motor serta HP-nya dirampas oleh mantan pacarnya, Megi Setianingsih (22) bersama kekasihnya, Angga Kartika (33) dan sama-sama mantan napi. Kasus itu dipicu Megi berpindah hati kepada Angga dan membuat Mulyono diduga sakit hati. Terkait kasus tersebut, anggota Opsnal Reskrim Polsek Dentim menangkap Megi dan Angga, termasuk temannya yaitu Sumarso Adhi Rangga (26), Alex Bilik (23) dan Kondamana alias Iwan (33). “Kasus ini cepat terungkap karena korban kenal dengan dua pelaku yaitu M (Megi) dan A (Angga Kartika). Mereka dibekuk antara pukul 20.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita,”

kata Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu, Kamis (26/10) kemarin. Menurut Kapolsek, pada Senin pukul 01.00 Wita, korban ditelepon oleh Megi dan diajak bertemu di Jalan Drupadi. “Saat ditelepon, korban sempat ribut dengan M, mantan napi narkoba. Karena itulah, M menelepon pacarnya dan pacarnya menghubungi pelaku lainnya,” tegasnya. Awalnya, korban bertemu dengan Megi di TKP dan sempat ngobrol. Beberapa saat kemudian datang pelaku lainnya dan langsung mengeroyok korban. Setelah itu, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat dan HP milik korban. “Korban dan M sempat pacaran saat berada di Lapas. Mereka sama-sama terlibat kasus narkoba. Sedangkan Angga terkait kasus penganiayaan dan masuk lapas saat korban

dipindah ke Lapas Singaraja,” ungkap Adnan. Setelah menerima laporan kasus itu, tim Buser dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aji Yoga Sekar memburu pelaku. Pada Senin sekitar pukul 20.00 Wita dibekuk Megi dan Angga di bengkel mobil Jalan Gunung Agung, Denpasar Barat. Selanjutnya dikembangkan dan giliran tersangka Sumarso, Alex, dan Kondamana dibekuk di Jalan Muding Batu Sanghyang VI, Denpasar. Sementara barang bukti sepeda motor dan dompet milik korban diamankan dari tersangka Sumarso. Sementara HP korban disita dari tangan tersangka Alex. “Tersangka dijerat tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau perampokan. Mereka melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tegas Kompol Adnan. (kmb36)


BANGLI

8

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Terseret Akar Beringin Tumbang

Senderan Pura Geria Sakti Demulih Ambrol

AMBROL - Senderan di depan Pura Geria Sakti Desa Demulih, Susut, yang ambrol, Rabu (25/10) malam.

Diatur Dalam PMK

Proyek ’’Hotmix’’ Diklaim Tak Salahi Aturan Bangli (Bali Post)– Proyek hotmix sejumlah ruas jalan di Bangli yang melewati tahun anggaran, tidak menyalahi aturan. Ketentuan mengenai pelaksanaan kegiatan yang tidak selesai akhir tahun, sudah diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Bali Post/ina (PMK). Hal itu diKetut Riang ungkapkan Kepala Inspektorat Daerah Bangli Ketut Riang, Kamis (26/10) kemarin. Menurut Riang, setiap tahun pemerintah pusat menerbitkan PMK untuk mengatur kegiatan yang tidak selesai akhir tahun. Dalam PMK tersebut, masih diberikan waktu untuk menyelesaikan kegiatan maksimal 90 hari dengan tetap menghitung denda maksimal 9 persen. ‘’Dengan kondisi itu, setelah dikaji BPK, dilihat dan sebagainya ada keterlambatan itu pada akhir tahun tidak selesai, diberikan rambu-rambunya untuk menyelesaikan kegiatan paling lambat 90 hari,’’ terangnya. Lantaran penerapan PMK sifatnya teknis, maka tidak perlu dirembukkan dengan pihak lainnya seperti DPRD. Dalam kajian yang dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pihak rekanan yang diberikan tambahan waktu pengerjaan maksimal 90 hari tidak boleh menuntut atas keterlambatan pembayaran yang dilakukan pemerintah. ‘’Mengenai teknis pembayaran, nanti dianggarkan di tahun berikutnya,’’ katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proyek hotmix sejumlah paket jalan tahun 2016 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Bangli disinyalir melanggar ketentuan. Proyek yang seharusnya tuntas Desember 2016, pengerjaannya justru baru diselesaikan tahun 2017. Anggota Komisi III DPRD Bangli Made Sudiasa didampingi Ketua Komisi Ketut Suastika mengaku heran dengan Dinas PUTRKP yang mengizinkan kontraktor mengerjakan kegiatan itu di tahun 2017. Padahal proyek itu didanai APBD 2016 dan laporan keuangannya sudah dinilai BPK. Dalam proyek hotmix itu, Pemkab Bangli hanya boleh membayar 5 persen sesuai pekerjaan yang dituntaskan saat itu oleh rekanan. Karena semua kegiatan tahun 2016 sudah tutup buku, untuk membayar pengerjaan proyek tersebut, pihaknya mempertanyakan dari mana sumber uang yang akan dipergunakan. Pihaknya tidak akan menyetujui jika pembayarannya dianggarkan tahun 2018. Meskipun sejauh ini belum ada kerugian daerah namun proyek itu rawan temuan. ‘’Kalau kegiatan sudah tutup buku maka tidak ada pembayaran lagi. Itu artinya sekarang Pemkab ngutang Rp 10 miliar,’’ tegasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Sebatang pohon beringin tua berdiameter cukup besar yang tumbuh di dekat Pura Geria Sakti, Desa Demulih, Susut tiba-tiba tumbang, Rabu (25/10) malam. Tumbangnya pohon tersebut mengakibatkan senderan sepanjang 8 meter yang ada di areal depan pura ambrol karena terseret akar pohon. Tak hanya mengakibatkan kerusakan senderan, kejadian itu menyebabkan jalan yang ada di depan pura tak bisa dilalui kendaraan lantaran tertutup material. Ketut Setiawan, warga yang tinggal tak jauh dari Pura Geria Sakti Demulih menuturkan, tumbangnya pohon beringin yang disertai ambrolnya senderan pura setempat terjadi sekitar pukul 21.00 wita. Saat kejadian, kondisi cuaca normal, tidak terjadi hujan maupun angin kencang. ‘’Saat kejadian terdengar suara runtuh cukup keras,’’ ujarnya didampingi Nengah Wijana, warga lainnya saat ditemui di lokasi, Kamis (26/10) kemarin. Menurut Setiawan, penyebab tumbangnya pohon beringin yang menyeret senderan beton setinggi belasan meter tersebut kemungkinan disebabkan karena tanah yang ada di

sekitarnya labil. Sebelum kejadian, wilayah Demulih sempat diguyur hujan deras terus menerus selama beberapa hari. ‘’Kemungkinan karena hujan sebelumnya itu membuat tanah yang ada di pondasi senderan menjadi labil,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, selain menyebabkan kerusakan pada bangunan senderan, tumbangnya pohon beringin setinggi lebih dari 30 meter itu juga mengakibatkan jalan di depan pura tak bisa dilalui warga sama sekali. Atas kondisi itu, warga yang hendak melintas di lokasi terpaksa memutar melalui jalan alternatif lainnya. Menurut rencana, material pohon dan senderan yang ambrol akan dibersihkan. Selanjutnya warga juga akan menggelar upacara pacaruan. Sementara itu, berdasarkan pantauan, upaya pembersihan sudah dilakukan beberapa warga bersama petugas BPBD Bangli. Lantaran diameter pohon cukup besar, untuk memotong batang pohon dilakukan dengan menggunakan mesin sensor. Hingga siang kemarin, badan jalan di lokasi belum bisa dilalui warga karena material pohon dan senderan masih menutupi badan jalan. (kmb40)

Bhabinkamtibmas Turut Awasi Pengelolaan Dana Desa Bangli (Bali Post) -

Anggota Bhabinkamtibmas Polres Bangli kini dilibatkan untuk mengawasi pengelolaan dana desa di wilayah binaan masing-masing. Tugas tambahan itu diberikan untuk mencegah serta meminimalisir penyimpangan pengelolaan dana desa yang dilakukan perbekel dan perangkat desa. Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom dalam acara pembekalan tentang Dana Desa kepada para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Bangli, Kamis (26/10) kemarin, mengatakan tugas tambahan anggota Bhabinkamtibmas tersebut sesuai MoU antara Menteri Dalam Negeri serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan Kapolri. Dalam MoU tersebut, Polri diharapkan ikut serta bersama-sama memberikan penguatan kepada para perangkat desa dalam pengelolaan Dana Desa dan pemantapan regulasi terkait pengelolaan Dana Desa. Sebelum adanya MoU tersebut, Panji Anom mengakui, pihaknya tidak berani ikut campur di dalam pengawasan terhadap Dana Desa yang diberikan Pemerintah Pusat ke desa sejak tiga tahun terakhir. Dalam rangka pengawasan Dana Desa, anggota Bhabinkamtibmas kini dituntut memahami masalah pengelolaan hingga antisipasi penyimpangan penggunaan Dana Desa. ‘’Melalui pembekalan tentang Dana Desa dengan mengundang Bapak Bupati Bangli sebagai narasumber, kami harapkan para Kapolsek dan para Bhabinkam-

tibmas paham dan tahu tentang Dana Desa termasuk penggunaannya sehingga bisa memberikan pemahaman ke perbekel sekaligus mengawasi penggunaannya bersama-sama. Jangan sampai para Kapolsek beserta Bhabinkamtibmas ikut menikmati atau kongkalikong dengan para kepala desa. Apabila ditemukan penyimpangan pengelolaan dana desa, terlebih ditemukan Kapolsek atau Bhabinkamtibmas terlibat dalam penyimpangan itu, sanksinya sudah jelas, akan dipidanakan termasuk Kapolresnya juga kena,’’ kata Panji Anom. Selain memerintahkan para anggota Bhabinkamtibmasnya untuk mensosialisasikan dana desa ke masyarakat di wilayah binaan masing-masing, Panji Anom juga memerintahkan agar membuat papan berisikan alokasi dana desa seperti yang dipasang di Desa Apuan, Susut sebagai bentuk transparasi pada masyarakat. ‘’Polres Bangli dalam hal ini yang dikedepankan adalah preemtif dan preventif daripada represif. Dan Bhabinkamtibmaslah yang akan dikedepankan dalam keikutsertaan dalam membangun desa binaannya dan penegakan hukum adalah upaya terakhir yang akan kita lakukan dalam

Bali Post/ina

BHABINKAMTIBMAS - Anggota Bhabinkamtibmas Polres Bangli diberikan pembekalan tentang Dana Desa. rangka pengawasan pengelolaan dana desa. Para Kapolsek dan para Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa. Kami harapkan amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya dan jangan pernah cobacoba ikut melakukan pelanggaran hukum dan bekerja sama dengan Kepala Desa untuk menikmati ataupun melakukan penyimpangan, sanksinya sudah jelas akan dipidanakan,’’ tegas Panji Anom. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, perencanaan pembangunan di desa harus baik karena perencanaan merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan. Di tingkat desa, ada forum koordinasi sehingga Bhabinkamtibmas

diharapkan tidak perlu ragu-ragu lagi dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa. ‘’Transparansi pengelolaan Dana Desa diawali dengan musyawarah desa. Maka kepada para Bhabinkamtibmas, walaupun tidak sebagai peserta musyawarah desa, namun silakan hadir sebagai peninjau atau pengawas,’’ kata Gianyar. Disebutkan Gianyar, ada beberapa peluang dalam penyimpangan pengelolaan dana desa. Misalnya, dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), penyimpangan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa seperti mark up dan double objek pengadaan serta pelaporan fiktif. ‘’Harapan saya, koordinasi

antara Bhabinkamtibmas dengan kepala desa yang sudah cukup bagus bisa ditingkatkan. Dan kegiatan pembangunan di desa bisa dibantu dan didukung oleh para Bhabinkamtibmas demi kemajuan desa binaannya,’’ kata Gianyar. Selain diisi dengan pemaparan tentang dana desa yang disampaikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD), kegiatan pembekalan kemarin juga diisi dengan tanya jawab. Sebelum acara pembekalan ditutup, Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Deny Septiawan juga memberikan pembekalan kepada para Bhabinkamtibmas tentang Undang-undang Tindak Pidana Korupsi sebagai bekal pemahaman dalam pengawasan pengelolaan dana desa. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum jurusan Bangli – Kintamani, tepatnya di depan SD 4 Kayubihi di Banjar Kayang Desa Kayubihi, Bangli, Kamis (26/10) kemarin. Sebuah truk menabrak pohon hingga ringsek. Akibatnya pengemudi truk mengalami luka robek di beberapa bagian tubuhnya hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 Wita. Truk bernopol DK 9560 HB yang dikendarai

I Wayan Winata asal Banjar Bangklet Desa Kayubihi melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di TKP, tiba-tiba truk hilang kendali hingga menabrak pohon yang berada di sebelah kanan bahu jalan. Akibat kejadian itu, truk berwarna putih tersebut mengalami ringsek pada bagian depan dan rusak pada bagian belakang. Oleh warga setempat, kejadian itu dilaporkan ke polisi sekitar pukul 04.00 Wita. Sementara sopir truk yang mengalami luka robek pada hidung, jempol jari tangan robek, kaki

kanan lecet dan robek kaki kiri akibat tabrakan itu langsung dilarikan ke RSU Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi mengatakan, setelah menerima laporan kejadian tersebut, Sat Lantas Polres Bangli langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sebagaimana hasil penanganan, kecelakaan diduga akibat kelalaian dan kurang hatihatinya pengemudi truk hingga menyebabkan pengemudi hilang konsentrasi. ‘’Korban sekarang masih dirawat di RSU Bangli,’’ ujarnya. (kmb40)

Truk Ringsek Tabrak Pohon, Sopir Dilarikan ke RS

Bali Post/ina

TRUK - Kondisi truk setelah menabrak pohon di depan SD 4 Kayubihi, Banjar Kayang Desa Kayubihi, Kamis (26/10) kemarin.

Dapat Bantuan ’’Busung’’

Pengungsi Mulai Garap Perlengkapan Galungan Bangli (Bali Post) – Jelang hari raya Galungan, sejumlah pengungsi Gunung Agung di Bangli mulai mengisi hari mereka dengan aktivitas majejaitan. Seperti yang dilakukan pengungsi yang menempati Pos Pengungsian SKB Kayuambua, Susut dan Posko Pengungsian Kubu. Pengungsi yang didominasi kaum perempuan itu, berkumpul membentuk beberapa kelompok untuk nyait sarana persembahyangan Galungan dengan bahan busung (janur -red). Di pos pengungsian Kubu, aktivitas majejaitan dilakukan di teras pintu depan GOR dan tenda pengungsian. Beralaskan karpet plastik, aktivitas

tersebut dilakukan pengungsi dengan membuat kelompokkelompok kecil. Selain kaum ibu-ibu dan remaja, aktivitas majejaitan di pengungsian juga dilakukan sejumlah anak-anak perempuan. Sementara di SKB Kayuambua, majejahitan dilakukan di dalam gedung. Sejumlah anggota PMI Bangli juga tampak ikut berbaur membantu para pengungsi. Sekretaris PMI Kabupaten Bangli Pasek Lanang Sadia yang juga Koordinator pengungsi di SKB Kayuambua mengatakan, jelang hari raya Galungan yang tinggal beberapa hari lagi, pihaknya di PMI Bangli memberikan ban-

tuan busung sebanyak 2.000 lembar untuk para pengungsi. Bantuan busung itu diberikan ke pengungsi yang menempati dua pos pengungsian resmi pemerintah yakni di Kubu dan SKB Kayuambua. Selain membantu meringankan beban ekonomi pengungsi jelang hari raya, pemberian bantuan busung ini juga untuk mendukung pemulihan psikologi pengungsi. Diharapkan mereka tetap semangat selama menempati pengungsian. ‘’Ini bagian dari upaya PMI Bangli untuk mendukung pemulihan psikologi pengungsi sehingga mereka bisa kembali beraktivitas dalam rangka menyongsong hari raya di tempat

pengungsian,’’ ujarnya. Pasek mengungkapkan, sejak beberapa hari terakhir, pengungsi asal Karangasem yang selama ini berada di Bangli mulai sering pulang pergi ke kampung halaman untuk bersembahyang. ‘’Karena rahinan, mereka sering pulang saat paginya dan malamnya kembali lagi ke pengungsian,’’ ujarnya. Di tengah status Gunung Agung yang masih awas, sejatinya pengungsi yang berasal dari daerah terdampak bencana tidak diperbolehkan pulang. Hanya pihaknya tidak bisa melarang hal itu. Pihak posko hanya bisa mengimbau pengungsi untuk selalu waspada dan berhati-hati. (kmb40)

MAJEJAITAN - Sejumlah pengungsi sedang majejaitan untuk persiapan hari raya Galungan.

Bali Post/ina


GIANYAR Pengungsi di Lapangan Sutasoma Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

MENINJAU - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata beserta rombongan saat meninjau langsung kondisi para pengungsi di posko Lapangan Sutasoma. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat. Setelah membagikan 128 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para seniman, kini BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar memberikan bantuan kepada pengungsi Gunung Agung melalui Pemerintah Kabupaten Gianyar di Lapangan Sutasoma Sukawati, Kamis (26/10) kemarin. Bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut diterima langsung Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata, bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gianyar serta Kepala Bappeda Kabupaten Gianyar. Bupati Agung Bharata tampak antusias menerima ban-

tuan yang diberikan BPJS Kesehatan Cabang Bali Gianyar yang selanjutnya akan disalurkan kepada para pengungsi di Lapangan Sutasoma. Usai acara penerimaan bantuan, Bupati Agung Bharata menyempatkan diri berkeliling posko pengungsian sambil melihat kondisi terkini posko. Ia juga sempat bercengkrama dengan pengungsi. Pada beberapa kesempatan dia juga membicarakan mengenai permasalahan yang dihadapi pengungsi selama menetap di pengungsian. Dibahas pula mengenai fasilitas yang perlu ditambahkan oleh pemerintah dalam menunjang aktivitas pengungsi khususnya di posko tersebut. Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengaku

sangat senang bisa berbagi dengan masyarakat yang ada di pengungsian. Ia mengatakan, bantuan yang diberikan juga berupa pasta gigi, deterjen, popok untuk bayi, sikat gigi, beras, sabun mandi, air mineral, makanan kaleng dan selimut. Pada kesempatan tersebut, Karma Krisnadi bersama Bupati Agung Bharata bersamasama mengecek keadaan para pengungsi terutama kesehatan para pengungsi, makanan dan kebutuhan pokok yang ada di tempat pengungsian. Hal itu guna memastikan kebutuhan para pengungsi selama di pengungsian tercukupi. Bupati Agung Bharata juga berpesan kepada para petugas di pengungsian agar benar-benar melayani pengungsi dengan tulus. Dia juga mengingatkan para pengungsi agar menjaga kesehatan dan menyampaikan keluhankeluhan kepada petugas supaya pengungsi merasa aman dan nyaman. Di akhir kegiatan Bupati Agung Bharata juga membeli kerajinan yang dibuat oleh para pengungsi. Kerajinan tersebut berbahan rotan. Tidak lupa ia memberikan semangat kepada para pengungsi untuk terus berdoa demi keselamatan bersama. ‘’Keberadaan perekonomian Bali ke depan tergantung dari nasib Karangasem. Jika Karangasem aman, berarti Bali aman. Jika Karangasem dilanda musibah, berarti Bali akan ikut berkabung,’’ ujar Agung Bharata. (ad1671)

Penutupan TMMD di Desa Pupuan

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Makin Kuat Gianyar (Bali Post) Setelah sebulan TNI dan masyarakat bergelut dengan pembuatan jalan sepanjang 1.650 meter, TMMD ke-100 yang menghubungkan Banjar Tangkup dengan Banjar Timbul, Desa Pupuan Kecamatan Tegalalang akhirnya ditutup, Kamis (26/10) kemarin. Upacara penutupan digelar di lapangan Banjar Calo Desa Pupuan dengan dikomandoi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono. Upacara yang diikuti pasukan dari Satgas TMMD ke-100 Kodim 1616/Gianyar dengan instansi terkait, selain itu juga dihadiri Bupati Gianyar Anak Agung Bhrata, Forkompimda Gianyar serta pejabat jajaran Kodam IX/Udayana. Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono menyampaikan, dengan tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik khususnya pada program TMMD ke-100. ‘’Hakekatnya ini adalah sebagai implementasi, upaya untuk menggali dan membangkitkan kembali sistem kekebalan tubuh atau

imunitas bangsa,’’ ucapnya. Dikatakannya, kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD terjalin baik dalam kegiatan fisik maupun non fisik. Diharapkan hal ini dapat mengembalikan nilai-nilai luhur yang saat ini semakin terkikis oleh arus globalisasi dan modernisasi. ‘’Agar kekebalan tubuh atau imunitas bangsa Indonesia dapat bertahan dari derasnya ancaman yang semakin sulit,’’ ujarnya. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyampaikan, TMMD dilaksanakan dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus membangun keswadayaan dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Keberhasilan pelaksanaan TMMD memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Desa Pupuan. ‘’Kemudahan akses transportasi dan peningkatan kualitas hidup yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ katanya. Sementara itu, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat sebagai

Dansatgas TMMD ke-100 Kabupaten Gianyar menyampaikan, pelaksanaan TMMD dimulai 27 September sampai dengan 26 Oktober 2017. ‘’Kegiatan yang dilaksanakan yaitu sasaran fisik pembuatan jalan di Banjar Tangkup dan Banjar Timbul dengan panjang 1.650 meter dan lebar tujuh meter, pembuatan gorong-gorong, pembuatan jamban sebanyak empat unit, serta bedah rumah,’’ jelasnya. Mekanisme pelaksanaan TMMD dilaksanakan oleh Satgas sebanyak 150 orang dan dibantu masyarakat. Selain membangun dan membangkitkan kembali nilainilai kebersamaan, hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu ‘’Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat’’. Tema ini sangat selaras dengan Nawacita Presiden Joko Widodo yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (kmb35)

Bali Post/nik

PENUTUPAN TMMD - Suasana penutupan TMMD ke-100 di Lapangan Banjar Calo, Desa Pupuan, Tegallalang, Kamis (26/10) kemarin.

9

Pengamanan Pilkada 2018 Dianggarkan Rp 10 Miliar Polres Lakukan Sejumlah Persiapan

Gianyar (Bali Post) -

Polres Gianyar mulai melakukan persiapan pengamanan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018. Guna melaksanakan tugas tersebut, disiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar. ‘’Anggaran pengamanan proses pemilu dari pemerintah daerah sudah ketok palu,’’ ungkap Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo saat ditemui di ruang Rupatama Mapolres Gianyar, Kamis (26/10) kemarin. Djoni mengatakan, jajarannya sudah merancang plot untuk penyerapan anggaran tersebut. Terkait penggunaan anggaran, pihaknya juga sudah intens berkoordinasi dengan Polda Bali hingga BPK. ‘’Kita juga akan studi banding ke tiga Polres yang sebelumnya menyelenggarakan pilkada untuk lebih memantapkan penggunaan anggaran,’’ ucapnya. Dijelaskannya, anggaran itu akan digunakan untuk pengamanan di setiap tahapan pilkada 2018. Jika anggaran tersebut tersisa atau tidak digunakan, kepolisian akan melakukan pengembalian ke pemerintah daerah. Kapolres juga sudah mulai menyiapkan pembagian personel Polres Gianyar untuk

pengamanan pilkada, sehingga pelayanan publik lainnya diharapkan tidak sampai terganggu. ‘’Paling tinggi biasanya pengamanan saat kampanye, karena ini rentang waktunya kurang lebih sampai tiga bulan. Saat H-1 kita juga akan melibatkan Linmas, pecalang termasuk rekan di TNI,’’ ujarnya. Pendeteksian kawasan dengan kerawanan keamanan saat pilkada telah dilakukan. Namun untuk lebih memastikannya, Djoni menyatakan pihaknya masih menunggu penetapan TPS di seluruh kabupaten. ‘’Nanti akan ada klasifikasi kerawanan tingkat 1, 2 dan 3. Yang jelas kita tidak bisa hanya berpatokan pada pilkada sebelumnya, karena

pasti ada perubahan untuk pilkada yang akan datang, semisal jumlah TPS,’’ jelasnya. Guna meminimalisir benturan di masyarakat jelang pilkada, Kapolres menginstruksikan tujuh Kapolsek di Gianyar untuk lebih intens berkomunikasi dengan tokohtokoh masyarakat. ‘’Saya perintahkan Kapolsek agar lebih banyak ke luar menyambangi tokoh agama, tokoh pemuda. Jangan sebagai Kapolsek hanya di ruangan,’’ ucapnya. Sementara terkait keributan yang kini kerap terjadi di media sosial jelang pilkada, Djoni menyatakan jajarannya sudah menyiapkan personil untuk patroli cyber. ‘’Kalau ada yang ditemukan melanggar, pasti Reskrim segera bergerak. Nanti kan bisa

Bali Post/nik

AKBP Djoni Widodo

diancam UU ITE,’’ tegasnya. Sementara itu, Kasat reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni menambahkan, untuk penanganan pelanggaran di dunia maya pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polda Bali. Di Polres Gianyar sudah ada Unit IV Sat Reskrim yang menangani tindak pidana tertentu (tipiter). ‘’Kalau ada kami temukan, pasti segera diproses oleh Unit Tipiter,’’ ungkapnya. (kmb35)

Perbaikan Irigasi Subak Payal Digarap Tahun Depan Gianyar (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar sudah melakukan pengecekan ke Subak Payal, Desa Tegal Tugu Kecamatan Gianyar. Perbaikan total pada saluran irigasi menuju subak tersebut pun dipastikan akan dianggarkan di APBD 2018. Kepala Dinas PUPR Gianyar Nyoman Nuadi, Kamis (26/10) kemarin menyatakan, berdasarkan hasil pengecekan ditemukan sejumlah titik kebocoran. Hal ini menjadi pemicu air menipisnya aliran air dari hulu hingga hilir yakni di Subak Paya. ‘’Itu sudah dihitung. Tapi

datanya Kabid kami yang bawa,’’ jelasnya. Nuadi mengatakan, anggaran untuk perbaikan saluran irigasi itu akan dimasukkan di APBD 2018. Namun, Nuadi belum berani mengungkapkan berapa besaran anggarannya. ‘’Belum tahu berapa butuh anggarannya. Nanti dihitung dulu,’’ jelasnya. Ditambahkannya, selain perbaikan terhadap saluran irigasi, juga diperlukan normalisasi. ‘’Yakni mengeruk pengendapan saluran irigasi,’’ imbuhnya. Sebelumnya, petani setempat, Dewa Made Budiana menerangkan,

krisis air dialami petani di Subak Payal sejak dua tahun lalu. Kekeringan lahan seluas 250 hektar lebih itu terjadi akibat minimnya volume air dari saluran irigasi. Kebocoran ini dominan terjadi di hilir yang melintasi Desa Beng. Bahkan dari pengecekan yang dilakukan, ada sekitar 12 titik kebocoran. Salah satu titik kebocoran kini menjadi objek wisata yakni air terjun Kanto Lampo, Desa Beng. ‘’Salah satunya memang itu. Kami tidak bisa memperbaiki kebocoran di sana karena termasuk desa lain walau kami yang paling merasakan dampaknya,’’ katanya. (kmb35)


10

KLUNGKUNG

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

SOSOK Kota Layak Anak MEWUJUDKAN kota layak anak menjadi salah satu harapan besar Pemkab Klungkung. Guna mendukung ini, digagas Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA). “Pusat informasi ini supaya bisa bermanfaat bagi tumbuh kembang anak,” ungkap Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana, belum lama ini. Terobosan itu, mengintegrasikan berbagai informasi layak anak dalam satu wilayah, seperti menyediakan mengembangkan kreativitas dan inovasi serta masa depan anak, meningkatkan wawasan anak terhadap kebangsaan dan cinta tanah air, menyediakan informasi untuk memperkuat karakter, sebagai wadah bersosialisasi bagi anak, dan alternatif pemanfaatan waktu luang anak. “Banyak hal yang bisa dicari pada pusat informasi ini,” katanya. Melalui sentuhan itu, generasi penerus masa depan bangsa akan mampu menjadi pilar utama pembangunan nasional. Untuk menyukseskan ini, di tengah perkembangan era globalisasi terutama pada media digital, informasi yang disampaikan kepada anak juga harus bernilai positif. Kebijakan Informasi Layak Anak sudah diamanatkan dalam pasal 56 (1) UU Perlindungan Anak, mewajibkan pemerintah untuk mengupayakan dan membantu anak agar dapat bebas menerima informasi, baik secara lisan maupun tertulis. Sesuai dengan tahapan usia dan tidak mengganggu perkembangan anak tersebut. Pada Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juga mengamanatkan bahwa setiap anak berhak untuk mendapatkan hidup tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. “Penanganan anak sudah diatur dalam undang-undang,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

CATUS PATA - Kunjungan wisatawan asing ke Kota Semarapura, Klungkung masih cukup ramai. Selain di Kertha Gosa, mereka juga berfoto di depan Catus Pata. Seperti yang terlihat belum lama ini. Guna mendukung kunjungan tersebut, pemkab menggulirkan program city tour. Wisatawan bisa berkunjung ke beberapa objek wisata lainnya.

Divonis 16 Bulan Penjara

Kicen Adnyana Terancam Dipecat dari Gerindra

Serah Terima Pengelolaan KKP Nusa Penida

Semarapura (Bali Post) Anggota DPRD Klungkung nonaktif, I Wayan Kicen Adnyana, telah divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipkor) Denpasar selama 16 bulan penjara. Vonis itu diberikan atas kasus korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Arya Kresna Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan tahun 2015. Sejalan dengan itu, posisinya sebagai wakil rakyat tak hanya diganti, namun juga terancam dipecat sebagai anggota Partai Gerindra.

Diminta Segera Dituntaskan, JanganTunggu Terumbu Karang Makin Rusak

Semarapura (Bali Post) Serah terima pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida dari Pemkab Klungkung ke Pemrov Bali yang setahun terkatung-katung mendapat sorotan dari legeslatif. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana mendesak untuk segera dituntaskan, sebelum kerusakan terumbu karang semakin parah. “Jangan nunggu rusaknya lebih parah lagi,” ungkapnya, Kamis (26/10) kemarin. Politisi Gerindra ini menyatakan hal senada dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, yakni kewenangan pengelolaan personel, prasarana dan sarana, pendanaan dan dokumentasi (P3D) sudah diserahkan ke provinsi sejalan dengan turunnya Undangundang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Namun, dalam waktu yang cukup lama, hal ini belum ada kejelasan. “Kami sudah bertemu dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Katanya masih menunggu regulasi dari kementerian terkait,” ucapnya. Dihadapkan situasi demikian, secara otomatis terjadi kekosongan “kekuasaan” dalam pengelolaan perairan di kepulauan yang dikenal dengan sebutan blue paradise island itu. Langkah pemkab untuk ambil andil, sudah dipastikan tidak bisa berjalan lantaran terbentur kewenangan. Ketidakpastian ini, berpeluang menjadikan kerusakan terumbu karang oleh oknum tak bertanggung jawab semakin besar. “Sekarang kan terjadi vacum of power. Kekosongan kekuasaan dalam hal ini pengelolaan. Kami ingin ini segera diselesaikan. Supaya provinsi menempatkan orang untuk mengawasi. Sekarang kewenangan kabupaten dicabut,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung Wayan Durma menyatakan P3D KKP seharusnya berlangsung pada Oktober 2016. Namun, tak terealisasi. Menyikapi itu, pada November, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Klungkung yang kini menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kembali melayangkan surat dengan maksud segera mendapatkan kepastian. Namun itu belum mendapat jawaban resmi sampai sekarang. ”Sebenarnya dinas menunggu respons dari provinsi. Harusnya dia punya inisiatif menindaklanjuti sebagai pemilik kewenangan,” ujarnya. Langkah yang dilakukan untuk mengungkap kepastian tak berhenti sampai di sana. Sejalan dengan terbentuknya OPD Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, pada Maret 2017, pihaknya kembali melakukan audiensi ke pemrov dan diterima langsung Kadis Kelautan dan Perikanan. Dinyatakan serah terima P3D dikarenakan masih peraturan Kepala Badan Kepegawaan Nasional (BKN). “Itu sebabnya belum berani bergerak. Kabupaten tidak bisa berjalan sendiri kalau yang menerima belum siap,” katanya. (kmb45)

I Wayan Baru

Bali Post/sos

Ketua DPC Partai Gerindra I Wayan Baru, Kamis (26/10) kemarin, mengungkapkan informasi vonis tersebut sudah diketahui. Jika itu dinyatakan inkracht, dalam artian Kicen tak mengajukan banding dalam waktu satu minggu ke depan, maka pihaknya akan bersurat ke DPD terkait statusnya di dewan dan diteruskan ke DPP. “Kami di DPC tetap mentransfer berita yang telah berjalan terkait dengan Kicen. Di awal ada surat panggilan dari kepolisian, ada juga surat pemberhentian sementara dari Gubernur, sudah dikirim (ke DPD - red),” ungkapnya. Perbuatan yang dilakukan

Kicen bukan berupa perkara ringan, seperti kenakalan remaja. Namun, sudah nyatanyata melakukan korupsi. Sesuai peraturan partai, hal demikian terancam akan dipecat. “Kalau selain tipikor, kemungkinan masih bisa mencalonkan diri (hajatan politik - red), tergantung induk partai. Tapi kalau sudah korupsi seperti ini, tidak akan diberikan ampun. Akan dieksekusi,” terangnya. Namun, politisi asal Desa Sakti, Nusa Penida ini menegaskan keputusan tetap menunggu pusat. “Kami akan menunggu, supaya tak memunculkan polemik lagi. Sebagai ketua partai politik, apa

yang terjadi pada anggota, apalagi yang duduk di DPR, saya tetap bersurat sebagai legal standing,” ucapnya. Sementara itu, untuk statusnya di dewan, menjadi ranah Badan Kehormatan (BK) DPRD Klungkung. Sementara itu, Ketua BK DPRD Klungkung I Komang Gede Ludra menyatakan dirinya belum mengetahui apakah Kicen melakukan upaya hukum atau tidak setelah divonis. “Kita lihat dulu perkembangannya. Kalau tidak menempuh upaya hukum, BK tidak punya kewenangan menindaklanjuti itu. Sepenuhnya ada di induk partai,” terangnya. (kmb45)

Sebagai Penerus Bangsa

Bupati Suwirta Dorong Sekaa Teruna Berkarakter PENDIDIKAN karakter terus dikampanyekan Pemkab Klungkung. Sasarannya tak hanya pada anak usia dini. Namun, juga dewasa yang tergabung dalam sekaa teruna. Sebagai generasi penerus seluruhnya harus mampu mewujudkan hal lebih baik dari apa yang sudah berjalan sebelumnya. “Sekaa teruna perlu diberikan pembinaan, orang tua harus juga terlibat,” tegas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-21 ST Yowana Dharma Artha, Banjar Kaler, Desa Pakraman Satra, Desa Satra, Kecamatan Klungkung, Rabu (25/10). Menurut Bupati, dalam hal pemberdayaan generasi muda,

pendidikan karakter sangat penting bagi anggota sekaa teruna. Para generasi penerus ini harus mampu terhindar dari hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan minum-minuman keras di pinggir jalan atau di atas trotoar. Hal ini dinilai mengganggu kenyamanan warga termasuk pelanggaran terhadap Perda Kabupaten Klungkung tentang ketertiban umum. Di bidang pembinaan, Bupati juga meminta Desa melalui dana desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD) untuk bisa memasang anggaran sebagai penunjang kegiatan sekaa teruna. “Sebagai penerus bangsa, harus mampu menciptakan hal positif,” ungkapnya.

Di hadapan krama, Bupati asal Nusa Ceningan ini juga memaparkan perkembangan pembangunan di Kabupaten Klungkung. Di antaranya angkutan siswa gratis dan pelayanan kesehatan BPJS bagi masyarakat Klungkung yang dianggarkan melalui APBD Klungkung, siap di-launching 29 Oktober nanti. Ketua ST Yowana Dharma Artha, Dewa Gede Dita Adi Darma, menyampaikan serangkaian peringatan kali ini diadakan berbagai kegiatan. Seperti jalan sehat berhadiah, lomba lari karung dan lomba-lomba lainnya termasuk melakukan persembahyangan bersama. “Saat ini anggota kami berjumlah sebanyak 78 orang,” sebutnya. (ad1670)

Bali Post/sos

HUT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri puncak perayaan HUT ke-21 ST Yowana Dharma Artha, Banjar Kaler, Desa Pakraman Satra, Desa Satra, Kecamatan Klungkung, Rabu (25/10).

Permudah Pengajuan Permohonan Bansos

Sanggar Seni Harus Berbadan Hukum

Bali Post/sos

SANGGAR - Salah satu sanggar pentas dalam lomba baleganjur yang diselenggarakan Pemkab Klungkung dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72. Sampai saat ini, masih banyak sanggar yang belum berbadan hukum Indonesia.

Semarapura (Bali Post) Sanggar seni di Kabupaten Klungkung didorong untuk berbadan hukum Indonesia. Alasannya, untuk mempermudah pengajuan permohonan bantuan sosial (bansos). Tak hanya itu, di tengah persaingan yang semakin ketat, pengajarnya juga harus tersertifikasi. Demikian disampaikan Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Komang Sukarya, Kamis (26/10) kemarin. Di Kabupaten Klungkung terdapat sekitar 75 sanggar seni yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Jumlah itu tercatat baru dua yang berbadan hukum Indonesia. “Masih banyak yang belum berbadan hukum,” ungkapnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya. Ditegaskan, badan hukum ini sangat penting untuk

dimiliki. Tujuannya, mempermudah pengajuan permohonan bantuan sosial ke pemerintah. Jika itu tidak ada, prosesnya akan sangat sulit, bahkan tidak akan ada peluang. “Pemerintah kan perhatian dengan sanggar seni. Ada bantuan yang diberikan. Untuk memohon itu, badan hukum ini salah satu syaratnya. Dengan ini, sanggar juga akan lebih diperhitungkan,” tegasnya. Sejatinya, kebijakan ini sudah sempat disosialisasikan sejalan dengan terbitnya Undang-undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Namun, itu tak mendapatkan respons maksimal. Kemungkinan dikarenakan dianggap tak penting oleh sanggar, di samping adanya rasa enggan untuk mengurus. “Syaratnya tidak banyak. Perlu surat keterangan dari desa, akta pendirian dari notaris dan identitas pengelola,” ucap

pria yang juga seorang seniman ini. Menunjukkan kualitas sanggar, pengajar juga harus tersertifkasi, baik dalam pengelolaan sanggar, pemahaman secara teknis maupun teoritis. “Ini juga untuk menjadikan sanggar sebagai pendidikan non formal. Pengajar harus menguasai teknis dari dasar sampat teratas. Ini sudah disosialisasikan,” tegasnya. Kebijakan itu mendapat respons positif dari salah satu pemilik sanggar di Desa Tihingan Banjarangkan, I Ketut Sumantra. Mantan Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ini memandang dalam mengusulkan bantuan, sanggar tidak akan ada rasa canggung. Selain itu, saat terjadii persoalan, bisa memohon perlindungan kepada pemerintah. “Itu sangat positif. Sanggar tidak canggung lagi kalau mau mengusulkan bantuan,” tandasnya. (kmb45)


BULELENG

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

11

Ribuan Anak Disiapkan KIA Singaraja (Bali Post) – Setelah lama melakukan persiapan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng sekarang siap melayani penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Seluruh anak di Buleleng wajib memiliki KIA. Kartu ini berfungsi untuk mendapatkan hak anak dan juga syarat untuk mendapatkan segala jenis pelayanan administrasi kependudukan. Layanan penerbitan KIA di Buleleng merupakan proyek percontohan (pilot project) Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri RI. KIA secara resmi diluncurkan Kamis (26/10) kemarin, bersamaan dengan launching Brand Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Bunda Pendidikan Usia Dini (PAUD) Buleleng Ny. Aries Suradnyana dan Kepala Disdukcapil Putu Ayu Reike Nurhaeni hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Pantai Penimbangan tersebut. Kepala Disdukcapil Reike Nurhaeni mengatakan, jumlah penduduk di daerahnya sekarang tercatat 811.923 jiwa. Dari jumlah itu, 239

ribu merupakan penduduk berusia kurang dari 17 tahun atau anak-anak. Penduduk tersebut akan dilayani oleh Disdukcapil dengan menerbitkan KIA. Untuk melayani penerbitan KIA, Disdukcapil menyiapkan 39.778 keping KIA. Untuk pencetakan tahap awal, Disdukcapil menghabiskan kuota tersebut. Sementara manfaat KIA tidak jauh beda dengan KTP. Namun, kartu ini untuk mendapatkan hak-hak anak dan untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan dewasa. “Dalam KIA ada banyak data tercantum, termasuk identitas orang tuanya dan jenisnya mirip dengan KTP. Dengan kartu ini, anak mendapat haknya dan melengkapi syarat mencari beasiswa, pembukaan rekening bank atau administrasi lain,” katanya. Reika menambahkan, untuk mendapatkan KIA, setiap anak harus telah memiliki akta kelahiran. Jika belum memiliki akta kelahiran, anak wajib mengurus akta sebelum mengurus KIA. Bagi anak-anak dengan usia 0 sampai lima tahun, tidak dilengkapi dengan foto. Sementara anak usia lima sampai 17 tahun kartunya baru dilengkapi foto. Semua

dicetak berdasarkan database penduduk yang sudah dikantongi oleh Disdukcapil Buleleng. Untuk sementara, hanya anak usia nol sampai 56 bulan yang telah dicetak KIA-nya di Disdukcapil Buleleng. “Tinggal tunggu di kantor desa masing-masing, dan semua anak dari umur nol hingga empat tahun delapan bulan yang sudah punya akta kelahiran KIA kami cetak. Tapi kalau anak usianya lima hingga 17 tahun orangtua diminta mengurus KIA ke Disdukcapil Buleleng,” jelasnya. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, administrasi kependudukan merupakan database untuk kepentingan kegiatan di seluruh tingkatan mulai pemerintah pusat hingga ke daerah. Database ini nantinya perlu diperbaharui, sehingga tidak menimbulkan kekisruhan. Menyusul penambahan item pelayanan adminsitrasi kependudukan seperti KIA, Disdukcapil dituntut menerapkan standardisasi di semua tingkatan pelayanan. Ini bisa dilakukan melalui sertifikat ISO, sehingga pelayanan harus mengacu standarstandar dan prosedur tetap (protap). (kmb38)

Bali Post/kmb38

KIA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meluncurkan KIA dan Brand Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, Kamis (26/10) kemarin.

Polisi Tangkap Tiga Pencuri Motor Seorang Pelaku di Bawah Umur

Singaraja (Bali Post) – Unit Reskrim Polres Buleleng menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ketiga pelaku itu masing-masing Hasani (32) warga Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak dan Gunawan Saputra (23), warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak serta tersangka di bawah umur Kadek AS (13), warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Selain menangkap pelaku, polisi menyita tiga unit sepeda motor yang diduga hasil curian yang belum dijual kepada penadah. Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya didampingi Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat, Kamis (26/10) kemarin, mengatakan, tiga pelaku berhasil ditangkap setelah jajarannya melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat. Ketiga pelaku ini beraksi di wilayah Buleleng Barat dengan menyasar sepeda

motor yang dalam keadaan kunci nyantol. Dua tersangka Hasani dan AS ditangkap Senin (23/10) lalu di Kampung Bugis, Singaraja sekitar pukul 06.00 Wita. Keduanya mencuri sepeda motor DK 5877 VG di jalan raya Desa Anturan dan Kalibukbuk pada 23 Oktober 2017 lalu. Selain itu, Hasani juga mencuri sepeda motor DK 8953 VT di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak pada 21 Oktober 2017 lalu. Saat ditangkap, Hasani berusaha kabur dan melakukan perlawanan, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak kaki kanannya. Mendapatkan dua tersangka polisi terus melakukan pengembangan. Hasilnya, Kamis (26/10) sekitar 02.00 Wita, polisi kembali menangkap tersangka Gunawan Saputra di Kampung Bugis Singaraja yang diduga melakukan pencurian di Seririt bersama tersangka Hasani. Dari tangan tersangka ini, sepeda motor

DK 6551 UR berhasil disita sebagai barang bukti. “Tersangka ini beraksi di Lovina, Seririt, dan Gerokgak. Mereka ini beraksi dengan melakukan pemantauan terlebih dahulu lalu ketika menemukan motor dengan kunci nyantol langsung dibawa kabur,” katanya. Terkait pelaku yang tergolong di bawah umur, AKBP Suka Wijaya mengatakan, polisi tetap melakukan proses secara hukum kepada pelaku bersangkutan. Hal ini karena pelaku sendiri nekat melakukan aksi pencurian bersama-sama. Tersangka AS yang masih di bawah umur mendapat penanganan khusus. Sedangkan, Hasan dan Gunawan Saputra dijerat Pasal 363 KUHP ayat (1) ke 4 dengan ancaman tujuh tahun penjara. “Kalau kasusnya tetap kita proses dan nanti kami lihat apakah diversi atau gimana. Bagaimanapun karena sudah melakukan pencurian jadi tetap diproses hukum,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

CURANMOR – Tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Unit Reskrim Polres Buleleng.

Bali Post/kmb38

TMMD - Danrem 163 Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiana menutup TMMD ke-100 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kamis (26/10) kemarin.

Danrem 163 Wira Satya Tutup TMMD Ke-100 takan, TMMD di Pangkung Paruk telah berjalan baik dan programnya terbukti membantu masyarakat. Untuk itu, pelaksanaan TMMD berikutnya akan terus digalakkan. Langkah awal jajaran Koramil dan Kodim 1609 Buleleng diingatkan agar tidak membuang waktu untuk segera berkoordinasi untuk menyiapkan daerah sasaran TMMD berikutnya. “Ini sudah terbukti membantu masyarakat. Seperti pembangunan jalan ini sekarang memudahkan akses masyarakat. Setelah ini, saya minta Koramil dan Kodim untuk mensurvei dan koordinasi untuk sasaran TMMD berikutnya,” katanya. Danrem Widiana menambahkan, TMMD merupakan program Mabes TNI yang didanai pemerintah pusat yang digulirkan setiap tahun. Pentingnya program ini yang juga upaya mendekatkan diri TNI di tengah masyarakat mestinya tidak sampai disia-siakan

begitu saja. Pasalnya, setiap program TMMD, pengerjaan fisik dan biaya operasional prajurit yang melaksanakan program sudah dibiayai dari anggaran pemerintah pusat. Sementara, pemkab hanya menyiapkan anggaran pelaksanaan TMMD itu. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan, TMMD yang sudah terbukti membantu masyarakat desa dalam membangun infrastruktur dan kegiatan nonfisik juga membina warga, siswa, dan karang taruna ke depan harus terus berlanjut. Untuk itu, ke depan, pemerintah daerah siap memfasilitasi kegiatan yang sama. Bahkan dari segi alokasi anggaran mendukung TMMD yang dialokasikan dalam APBD akan ditambah. Ini tidak lepas karena topografi wilayah yang nyegara gunung membutuhkan perbaikan infrastruktur dan bidang lain. “Sekarang

jalan di Pangkung Paruk sudah bagus dan bisa dilalui kendaraan. Melihat keberhasilan ini, ke depan, TMMD akan terus kita dukung karena memang kita membutuhkan untuk bersama-sama menangani kerusakan infrastruktur dan bidang lain di desa,” katanya. Di sisi lain, Sutjidra mengatakan, infrastruktur yang sudah berhasil dibangun tersebut harus dipelihara dengan baik. Bahkan, pemerintah desa dan instansi terkait diharapkan mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan rutin. Dengan demikian, fasilitas ini akan bisa bertahan lebih lama. “Saya minta ini dipelihara dan nanti Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) dan instansi lain mengalokasikan anggaran pemeliharaan, sehingga tidak cepat rusak, tetapi berfungsi lebih lama lagi akan lebih baik,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Kebijakan pemerintah pusat mengucurkan Alokasi Dana Desa (ADD) sejauh ini telah banyak memberikan manfaat untuk percepatan pembangunan di desa. Namun, keberhasilan itu masih perlu ditingkatkan, karena masih ada serapan ADD di beberapa desa yang belum optimal. Untuk itu, pada 2018 mendatang, Pemkab Buleleng akan mendampingi pemerintah desa dalam mengelola jatah ADD. Dengan upaya ini, serapan ADD sendiri diyakini lebih fokus dan tidak lagi terpaku dalam menyelesaikan satu jenis permasalahan saja.

Singaraja (Bali Post) – Setelah berlangsung sebulan penuh, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt ditutup Kamis (26/10) kemarin. Pada TMMD tahun ini, TNI dan Pemkab Buleleng membangun jalan lingkungan sepanjang 2,4 kilometer, tempat mandi cuci kakus (MCK) umum, goronggorong, dan senderan pengaman jalan. Selain itu, sederet kegiatan nonfisik berhasil dijalankan dan terbukti memberikan manfaat bagi warga Dusun Yeh Selem. TMMD ditutup melalui apel di Lapangan Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt. Hadir dalam acara itu Danrem 163 Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiana, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Dandim 1609 Letkol Inf. Slamet Winarto, dan anggota DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. Danrem Widiana menga-

Genjot Serapan ADD, Pemkab Bentuk Tim Pendampingan Desa

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan hal itu di sela-sela penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) di salah satu restoran di Pantai Penimbangan, Singaraja, Kamis (26/10) kemarin. Lebih jauh, Bupati mengatakan, desa-desa di daerahnya sejauh ini memiliki persoalan yang beragam. Selain itu, potensi yang harus dikelola pun tidak sama antara satu

desa dengan desa lain. Untuk menjawab hal tersebut, dengan kucuran ADD sebenarnya dari pemerintah pusat dapat mengatasi persoalan sekaligus pengelolaan potensi yang beragam tersebut. Hanya, belakangan serapan ADD di daerahnya justru terpaku pada penanganan infrastruktur saja. Sementara, persoalan lain termasuk potensi yang har-

usnya bisa dikembangkan dengan kucuran ADD itu sendiri belum dilakukan maksimal. “Desa punya persoalan yang beragam dan potensi pun berbeda, seperti ada masalah air bersih dan juga pengelolaan pertanian. Jatah ADD rupanya belum semua meng-cover persoalan dan potensi yang ada itu dikembangkan dengan optimal. Kesan hanya tertuju

pada jalan,” katanya. Mengatasi hal itu, lanjut Bupati, desa dalam mengelola jatah ADD perlu lebih kreatif dan tidak terpaku pada penyelesaian masalah infrastruktur jalan saja. Untuk itu, pemkab mulai 2018 mendatang akan mendampingi desa dalam menyusun program yang akan didanai dari jatah ADD itu sendiri. Pendampingan ini bukan berarti pemkab mengatur secara penuh dan desa harus mengikuti program di kabupaten, tetapi sasaran yang lebih penting adalah bagaimana potensi desa dan persamalahan tertangani lebih maksimal ke depannya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Usaha peternakan babi di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Kamis (26/10) kemarin diresmikan. Usaha yang dikelola oleh PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) melakukan pengembangbiakan dengan kapasitas 500 induk babi dan penggemukan berkapasitas 1.500 ekor. Direktur Utama (Dirut) PT ABS Made Widiada mengatakan, pembangunan kandang dan fasilitas penunjang sejak

31 Agustus 2015. Kandang ternak ini berdiri di atas tanah seluas lebih dari satu hektar. Sesuai kesepakatan, nantinya 60 persen perusahaan mempekerjakan warga lokal. Sementara itu, seluruh dokumen perizinan telah diterbitkan oleh instansi terkait termasuk perusahaan telah menyepakati terkait kompensasi perusahaan kepada pemerintah desa. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di-

dampingi Perbekel Desa Bila Ketut Citarja Yudiarta yang hadir langsung saat peresmian kemarin, mengatakan, usaha peternakan diyakini dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perusahaan diingatkan tetap mematuhi aturan dan kesepakatan yang telah dibuat bersama. Pemerintah daerah melalui instansi yang berwenang akan tetap melakukan pengawasan agar komitmen perusahaan

tetap dijalankan, sehingga menghindari munculnya permasalahan di kemudian hari. “Saya kira dampak positifnya membuka lapangan pekerjaan di desa dan meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Namun bukan itu saja, tetapi perusahaan harus menaati aturan dan apa kesepakatan dengan warga dan desa kami minta diikuti, sehingga tidak memunculkan masalah di kemudian hari,” tegasnya. (kmb38)

Peternakan Babi di Desa Bila Diresmikan


JEMBRANA

12

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Soal Kasus Korupsi Retribusi Terminal Manuver

Kerugian Negara Rp 400 Juta, Tersangka Kembalikan Rp 42 Juta

Negara (Bali Post) Kasus dugaan korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana saat ini masih terus dalam penyidikan. Sejauh ini, penyidik baru menetapkan satu tersangka yakni inisial ND. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat itu bertugas di Terminal Manuver mengaku hanya menikmati uang hasil korupsi senilai Rp 42 juta. Untuk itu, tersangka pun mengembalikan uang itu. Sementara pengakuan tersangka itu tidak sesuai dengan kerugian negara senilai Rp 400 juta lebih.

Made Pasek Budiawan

Bali Post/olo

Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan saat dikonfirmasi, Kamis (26/10) kemarin, membenarkan adanya pengembalian uang dari tersangka tersebut. Penyidik sebelumnya juga telah memberikan kesempatan kepada tersangka untuk kooperatif dan mengembalikan uang kerugian negara. Dari penghitungan oleh tersangka, jumlah uang yang dinikmati diakui sebanyak yang dikembalikan. Walaupun tersangka melakukan pengembalian uang kerugian negara, hal tersebut menurutnya tidak menghapus status tersangka, apalagi penghentian penyidikan. â&#x20AC;&#x153;Penyidikan tetap berjalan,â&#x20AC;? terangnya. Tindakan tersangka ini nantinya dapat menjadi pertimbangan hakim

dalam memutuskan kasus ini. Hasil penghitungan jumlah kerugian negara dari kasus ini mencapai Rp 400 juta lebih. Selain tersangka, uang ini juga dinikmati oleh pihak-pihak lain. Karena itu kasus ini berpotensi menjerat tersangka lainnya. Tim penyidik saat ini juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi secara intensif. â&#x20AC;&#x153;Kemungkinan tersangka lain ada,â&#x20AC;? ucap Pasek. Dari pemeriksaan, ada dugaan korupsi retribusi yang tidak disetorkan ke kas daerah tahun 2016. Apalagi diketahui tiket dan uang yang disetorkan ke kas daerah tidak sesuai sehingga ada selisih. Diperkirakan selama setahun ada kerugian negara hingga Rp 400 juta lebih. (kmb26)

coklat, satu buah rok merah direnda hitam, satu lembar celana dalam warna biru, satu lembar sarung warna biru

motif garis-garis, satu lembar baju kemeja batik putih biru dan satu lembar uang Rp 10 ribu. (kmb)

Kakek Cabuli Siswi SD Akhirnya Ditahan

Negara (Bali Post) Pelaku pencabulan siswi SD berinisial KM (50), akhirnya ditahan setelah penyidik Reskrim Polres Jembrana melakukan pendalaman dalam kasus tersebut. Penyidik menemukan bukti kuat untuk menyeret kakek ini ke sel tahanan. Pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 UU No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai, Kamis (26/10) kemarin men-

gatakan pihaknya menerima laporan dari orangtua korban pada Senin (9/10) lalu. Dalam laporannya, anaknya berinisal NIH (8) telah dicabuli pelaku. Menerima laporan itu pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berdasarkan bukti permulaan yang cukup, pelaku akhirnya ditahan di Polres Jembrana. Menurut Yusak, pelaku melakukan perbuatan tak senonoh itu terhadap korban dengan mengiming-imingi uang Rp 10 ribu. Lantaran korban yang masih anak-anak, akhirnya mau menuruti perbuatan pelaku sehingga terjadi tindak pidana tersebut. Atas kasus ini, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu lembar baju kaos warna

Bali Post/kmb

DITAHAN - Pelaku pencabulan siswi SD kini ditahan di Polres Jembrana.

Bali Post/kmb

PEMUSNAHAN - Proses pemusnahan barang sitaan berupa kayu dan senpi di Kejari Jembrana, Kamis (26/10) kemarin.

Kejari Musnahkan Senpi dan Kayu Sitaan Negara (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Kamis (26/10) kemarin memusnahkan senjata api (senpi) dan kayu sitaan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung Kajari Jembrana Anton Delianto dan disaksikan Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, jajaran KRPH Gilimanuk, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPNL) Singaraja, serta Kadis Perikanan dan Kelautan Jembrana. Pemusnahan senpi rakitan itu dilakukan di halaman kantor Kejari Jembrana dengan

cara dipotong dengan mesin. Selain senpi, satu buah pisau komando, satu buah senter dan satu buah teropong senjata serta 61 butir peluru dengan kaliber 5,5 mm juga dimusnahkan. Senpi dan amunisi ini merupakan hasil sitaan petugas TNBB (Taman Nasional Bali Barat) pada awal tahun 2017 dari tangan pemburu liar. Kajari Jembrana Anton Delianto mengatakan barangbarang tersebut dimusnahkan karena sudah tidak lagi bernilai ekonomis. Barang berupa kayu sudah lapuk karena faktor usia dan cuaca. Selain itu, satu pucuk senpi tidak boleh

dijual secara bebas sehingga harus dimusnahkan. Sementara, untuk barang bukti kayu dimusnahkan dengan cara dibakar. Kayu-kayu tersebut merupakan hasil tangkapan Polisi Kehutanan dari kasus pembalakan liar di kawasan hutan lindung yang ada di Kabupaten Jembrana selama tahun 2017 ini. Untuk tindak pidana kehutanan dan tindak pidana penambangan pasir, di mana alat kendaraan yang dipakai mengangkut pasir telah berhasil dilelang. Sementara pasirnya dimusnahkan dengan cara dikembalikan ke laut. (kmb)


Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

DAK Fisik Macet Miliaran Rupiah Galian C Diharapkan Buka Lagi

Amlapura (Bali Post) Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini tak dapat dimanfaatkan maksimal. Ini terjadi karena ancaman erupsi Gunung Agung itu memaksa proyek fisik di wilayah zona awas harus dikosongkan, termasuk usaha galian C maupun usaha AMP. Melihat keperluan material yang sangat mendesak, kalangan pengusaha mendorong agar usaha galian C dibuka lagi. Apalagi aktivitas vulkanik Gunung Agung itu memperlihatkan penurunan. Data yang diperoleh dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, Kamis (26/10) kemarin, memperlihatkan banyak proyek fisik yang didanai DAK miliaran rupiah macet. Jika tak dituntaskan saat ini maka belum dapat dipastikan apakah akan dapat dilanjutkan tahun depan atau tidak. Dari kegiatan DAK fisik bidang infrakstruktur jalan tahun anggaran 2017, ada empat kegiatan konstruksi peningkatan jalan sekaligus pengawasan. Dari empat kegiatan fisik ini, dua di antaranya macet. Proyek yang macet itu adalah ruas jalan Juuk-Nyelukid 2 kilometer dengan anggaran Rp 1.979.222.000 dan ruas jalan Batusesa - Kesimpar 3,5 kilometer dengan anggaran Rp 3.438.571.000. Dua proyek ini pengerjaannya dihentikan karena berada pada KRB II dan KRB III. Dua proyek fisik lainnya, yakni ruas jalan Budakeling - Kayu Putih 1,7 km dengan anggaran Rp 1.085.614.000 dan ruas jalan Luah - Bukit Buluh 2,6 km dengan anggaran Rp 3.006.272.500 tetap bisa berjalan karena berada di KRB I dan zona aman. Total, anggaran DAK fisik bidang infrakstruktur jalan tahun anggaran 2017, baik konstruksi dan pengawasan peningkatan jalan itu mencapai Rp 9.694.542.500. Dalam laporan realisasi keuangannya, masih ada sisa anggaran Rp 4.098.986.632. Sebab, realisasi ruas jalan Juuk-Nyelukid baru 12,5 persen, Batusesa-Kesimpar 12,9 persen, Budakeling-Kayu Putih 70 persen dan LuahBukit Buluh 81,8 persen. Demikian juga pelaksanaan DAK infrakstruktur irigasi bidang sumber daya air. Sebagaimana data Dinas PUPR Karangasem, ada 14 paket kegiatan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi. Dua di antaranya, peningkatan jaringan irigasi di Komala (Rp 1,1 miliar) dan di Nongan (Rp 1 miliar). Sedangkan sisanya, di Angantelu (Rp 300 juta), Iseh (Rp 200 juta), Bale Punduk (Rp 600 juta), Yeh Poh (Rp 134 juta), Alas Tunggal (Rp 164 juta), Boan (Rp 350 juta), Ababi IV (Rp 500 juta), Telaga (Rp 265 juta), Cau Jasri III (Rp 590 juta), Pesaban (Rp 1 miliar), Belong (Rp 226 juta) dan Umaya (Rp 890 juta), realiasi fisiknya sudah 100 persen. Sementara realisasi anggaran dari pagu fisik Rp 7.320.533.000 realisasinya baru Rp 3.550.533.000 atau 48,50 persen. “Soal kegiatan dari DAK yang macet ini karena ancaman erupsi Gunung Agung ini, kami sedang mengupayakan agar DAK yang tidak bisa dimanfaatkan tahun ini, bisa dialokasikan kembali pada DAK tahun berikutnya. Kami sudah bersurat ke BPKP Pusat,” kata Kepala BPKAD Karangasem I Nengah Mindra, saat dihubungi, Kamis (26/10) kemarin. Kegiatan fisik DAK ini menjadi salah satu contoh kondisi pembangunan fisik saat ini pascastatus Awas Gunung Agung. Selain dari kegiatan fisik dari DAK, masih banyak lagi proyek fisik dari sumber dana lainnya macet sampai sekarang. Pertama, karena berada pada wilayah zona Awas. Kedua, karena para pengusaha kesulitan memperoleh material akibat usaha galian C kebetulan semuanya berada di zona Awas, sehingga juga harus ditutup sementara. Imbas dari penutupan galian C di Karangasem sangat luas. Sebab, hampir semua proyek fisik di Bali, mengambil material pasir dari Karangasem. Salah satu pengusaha yang berkecimpung di pertambangan pasir, I Ketut Dayuh, berharap galian C bisa dibuka lagi. Selain untuk kelanjutan pembangunan fisik, ini juga agar para pengusaha bisa bernapas sehingga bisa bayar kredit. Dia mengaku sangat memahami tujuan sementara pemerintah daerah menutup galian C itu. Tetapi, dia tidak sepakat situasi gamang yang terjadi sampai sekarang, dibiarkan berlarut-larut. Seharusnya, pemerintah daerah bisa menerbitkan ketentuan-ketentuan yang memberi ruang proyek galian C itu bisa tetap berjalannya kegiatan tambangnya, tanpa mengurangi kegiatan mitigasi kebencanaan. Kalangan pengusaha lainnya juga menyampaikan hal serupa. Apalagi aktivitas Gunung Agung sudah menurun. (kmb31)

Bali Post/kmb31

DIHENTIKAN - Salah satu lokasi galian C di wilayah Bukit Paon, Karangasem. Saat ini, seluruh aktivitas usaha galian C di Karangasem dihentikan sementara oleh Pemkab Karangasem.

KARANGASEM

13

Gempa Rusak 125 Rumah di Ban

Amlapura (Bali Post) -

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan frekuensi kegempaan aktivitas vulkanik Gunung Agung memang menurun siginifikan pada tiga hari terakhir ini. Namun, rentetan gempa selama ini telanjur menimbulkan kerusakan infrastruktur terutama rumah-rumah penduduk di Desa Ban. Perbekel Ban I Wayan Potag, Kamis (26/10) kemarin, mengatakan rentetan gempa yang terjadi sejak sebelum terbitnya status Awas merusak sedikitnya 125 rumah warga. Kerusakan terbanyak di Banjar Panek mencapai 95 unit rumah. ‘’Ada yang temboknya retak, tetapi dominan bagian atapnya rontok,’’ ungkapnya. Pascaterbitnya status Awas kata Potak, pindah ngantor di Posko Pengungsian Desa Les, Tejakula, Buleleng. Dikatakan kerusakan yang terjadi cukup parah. Selain rumah, gempa yang relatif keras itu sempat terjadi beberapa kali. Gempa itu merusak sejumlah bangunan palinggih. Perbaikan bangunan tempat tinggal itu relatif tidak ribet. Kerusakan palinggih-nya perlu dilakukan pembangunan ulang. ‘’Untuk ternak-ternak telanjur dijual murah. Kayaknya sulit dapat bantuan. Tapi untuk bangunan rusak, kami berharap ada perhatian

dari pemerintah,’’ pinta Potag. Hampir semua warga Ban, kata Potag, masih berada di pengungsian. Hanya ada beberapa warga sempat nekat pulang. Sehingga, sebagian besar warga belum tahu tingkat kerusakan yang terjadi. Potag mengaku sempat pulang dua hari lalu. Itu dilakukan untuk memastikan tidak ada warganya yang nekat bertahan di rumah masing-masing mengingat seluruh Desa Ban masuk zona KRB III. Saat ini, pendataan kerusakan masih berlangsung di bawah koordinasi masingmasing kepala dusun. Nantinya, menurut Potag, data kerusakan akan dilaporkan ke pemerintah kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). ‘’Doa kita gunung tidak jadi erupsi. Ketika nanti masyarakat dibolehkan pulang, kami berharap bantuan rehab itu sudah ada,’’ katanya. Kerusakan bangunan dam-

Bali Post/kmb

GEMPA RUSAK RUMAH - Rentetan gempa dari aktivitas vulkanik Gunung Agung merusak rumah penduduk di Desa Ban, Kubu, Karangasem. pak gempa juga ada di desadesa lain yang wilayahnya masuk KRB III. Namun, pihak BPBD Karangasem belum memiliki data valid baik menyangkut jumlah maupun tingkat kerusakannya. Kepala Pelaksana BPBD

Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa, mengatakan, laporan kerusakan seperti yang di Ban itu baru bersifat lisan. Pemerintah kabupaten juga belum melakukan verifikasi. Sebab, lokasi di zona Awas itu harus steril dari aktivitas

manusia. Jika nanti kondisi sudah aman, masing-masing perbekel melalui camat akan melaporkan secara detail. ‘’Nanti sudah ada laporan lengkap, pemerintah akan membantu melalui dana pascabencana,’’ ujarnya. (kmb)

penerimanya. Para pengungsi yang menerima bantuan Wirasa Bali TV itu merupakan pengungsi penyandang disabilitas. Seperti sakit lumpuh, tunawicara, tunanetra hingga autis serta beberapa juga penyandang lanjut usia (lansia). Di tengah keterbatasan dan kondisi harus melangsungkan hidup sementara di pengungsian ini, mereka sangat memerlukan perhatian dan uluran tangan dari berbagai pihak. Salah satu penyandang disabilitas yang menerima bantuan Wirasa Bali TV adalah Ni Nengah Sariani dari Banjar Kunyit, Desa Besakih. Sariani mengatakan keterbatasan dirinya beraktivitas memang sudah diderita sejak lahir. Ia tidak bisa berjalan secara normal. Keperluan hidup dirinya

bersama dua anaknya yang salah satunya masih duduk di sekolah dasar itu sangat bergantung kerja suaminya yang hanya seorang petani. Dia mengaku sangat terbantu dengan donasi yang diterimanya dari Wirasa Bali TV ini. “Saya sangat berterima kasih adanya bantuan dana Wirasa Bakti Gunung Agung Pemirsa Bali TV ini. Bantuan ini tentu sangat meringankan upaya kami memenuhi keperluan selama hidup di pengungsian. Semoga bantuan seperti ini bisa berlanjut. Bukan kepada saya saja, tetapi juga bisa diberikan kepada warga pengungsi yang memerlukan,” ucapnya. Hal senada disampaikan Jro Mangku Jati. Ibu kandungnya juga menerima bantuan Wirasa Bali TV. Dirinya mengucapkan banyak terima

kasih atas perhatian Bali TV terhadap pengungsi lansia dan disabilitas. Dia berharap bantuan seperti ini dapat diberikan kepada warga pengungsi yang memang benarbenar memerlukan. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada ibu saya ini. Bantuan ini dapat menolong ibu saya berobat. Semoga bantuan ini bisa berlanjut ke depannya,” ujar Mangku Jati. Koordinator pengungsi di pos Balai Desa Pesaban, Wayan Rauh, mengatakan dirinya juga berterima kasih atas sumbangsih dan perhatian krama Bali melalui Dana Wirasa Bakti Gunung Agung Pemirsa Bali TV. Rauh berharap ke depan Bali TV senantiasa memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan seperti ini. (kmb41)

Puluhan Pengungsi Lansia dan Disabilitas di Rendang Terima Bantuan Wirasa ’’Bali TV’’

Bali Post/kmb41

BANTUAN WIRASA BALI TV - Pengungsi disabilitas dan lansia di Rendang, Karangasem menerima bantuan Wirasa Bali TV. Amlapura (Bali Post) Puluhan pengungsi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) Kecamatan Rendang menerima bantuan

Dana Wirasa Bali TV. Bantuan itu dapat meringankan beban mereka di pengungsian. Tidak pelak, bantuan itu disambut sukacita oleh

Sambut Galungan, Pengungsi Pulang

Satgas Tata Ulang Pos Penjagaan

Amlapura (Bali Post) Menyambut hari raya Galungan dan Kuningan 1 November nanti, para pengungsi mulai meninggalkan lokasi pengungsian. Ini terlihat dari jumlah pengungsi yang terus berkurang. Selasa (24/10) lalu, 133.503 pengungsi berada di 388 titik pengungsian. Keesokan harinya, Rabu (25/10), sudah menurun menjadi 133.468 di 387 titik pengungsian. Guna mengantisipasi hal itu, Satgas Penanganan Bencana Gunung Agung akan menata ulang seluruh Pos Penjagaan menuju zona Awas. Komandan Satgas Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus mengatakan, pihaknya sudah bertemu pimpinan lembaga keagamaan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk mengantisipasi hal itu. Dansatgas menegaskan hakikat ancaman bencana itu agar bersamasama memiliki pemahaman tidak berbeda dengan warga. Dapat dijelaskan, kepada masyarakat warga di dalam zona

Awas itu sedang berada pada situasi berbahaya. “Pertama, kita lakukan di Rendang. Selain itu, seluruh kepala sekolah juga kita berikan penjelasan yang sama agar diteruskan ke anakanak kita. Mereka juga harus bisa paham hakikat ancaman bencana itu,” katanya. Selain itu, Satgas juga melakukan penataan ulang di pos-pos penjagaan. Saat ini, ada sekitar 25 portal penghalang di seluruh akses jalan menuju zona Awas. Pos itu dijaga tiap hari oleh TNI dan polisi. Diakui ada perlintasan atau pelanggaran warga yang tetap masuk ke zona Awas melalui jalur alternatif kendati sudah dilarang. Dia menganggap, orang-orang yang memaksakan diri masuk ke zona Awas itu sebagai orang awam. Mereka tidak tahu situasi saat ini. Selain itu, bisa jadi warga tetap masuk ke zona Awas, karena batasannya di lapangan dianggap belum jelas. Karena itu, penataan ulang pos penjagaan itu bertujuan mempertegas batasan zona Awas

dengan patokan-patokan atau tanda lalu lintas yang jelas di lapangan. Selain mengevaluasi Pos Penjagaan, Satgas juga sudah menghubungi PHDI Pusat. Hasilnya, sudah keluar imbuan dari lembaga umat Hindu itu agar masyarakat Karangasem tidak masuk ke zona Awas saat pelaksanaan hari raya Galungan dan juga Kuningan. Perayaannya sementara bisa dilaksanakan dari tempat pengungsian dengan sederhana sesuai kemampuan. Persembahyangan bisa dilakukan di Pura Kahyangan Tiga desa tempat mengungsi. Terkait hal ini, PHDI Provinsi Bali juga sudah bersurat kepada Bupati/Wali Kota se-Bali, agar kabupatenn/ kota yang wilayahnya masih ada pengungsi dari Karangasem, bisa membantu memfasilitasi pengungsi melaksanakan persembahyangan. Sedangkan Ida Pandita dan juga Pinandita yang me-muput bersembahyangan, agar dikoordinasikan oleh prajuru desa

Bali Post/kmb31

PENJAGAAN - Petugas dari TNI dan polisi saat melakukan penjagaan di pos jaga sebelum masuk ke zona Awas. setempat atau parahyangan lain di lokasi bersangkutan. PHDI Bali dalam suratnya juga mengimbau umat sedharma agar saat perayaan Galungan dan Kuningan ini. Mereka ikut mendoakan keselamatan kita semua. Baik bagi manusia maupun alam, sehubungan aktivitas vulkanik Gunung Agung ini masih level Awas. Disinggung apakah akan ada penebalan personel Satgas di Pos Penjagaan, pihaknya belum bisa memastikan. Fokus dulu pada Satgas agar mereka menyadarkan warga di zona

Awas. Harus diberi pengertian dirinya ada dalam bahaya dan selanjutnya tetap mau mengungsi. Begitu sebaliknya menahan warga yang mau balik dari lokasi mengungsi agar sementara ini tidak masuk zona Awas. “Kalau petugas Satgas ada atau tidak menjalani hari raya karena wajib tetap bertugas. Kami kedepankan sosialisasi ke desa-desa rawan bencana. Dalam situasi seperti ini, warga harus menyelamatkan dirinya sendiri. Tugas itu sesungguhnya yang utama,” tegasnya. (kmb31)

Petugas Medis Harus Perhatikan Pengungsi Sakit Para pengungsi asal Desa Besakih sudah sebulan ini berada di posko di sejumlah titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Rendang. Tidak sedikit para pengungsi itu mulai terkena berbagai macam penyakit. Sayangnya, mereka belum dapat perawatan maksimal dari pihak Dinas Kesehatan. Atas kondisi itu, warga pengungsi meminta supaya petugas medis bisa lebih memerhatikan kesehatan para pengungsi dengan cara mengecek ke tempat pengungsian. Sakit apa saja yang diderita para pengungsi tersebut? PARA pengungsi anakanak dan lansia diharapkan bisa mendapatkan perhatian lebih intensif dari petugas kesehatan. Sejauh ini, petugas kesehatan dinilai masih belum memberikan pelayanan maksimal kepada para pengungsi yang sakit. Harapan itu dilontarkan salah seorang pengungsi asal Banjar Batumadeg, Desa Besakih,Jro Mangku Jati. Pinandita ini mengungsi di Puri Boga, Desa Pesaban, Rendang, Karangasem. Kebetulan dirinya kata Jero Mangku Jati, mempunyai ibu yang sedang menderita stroke. Ibunya memang sebelum mengungsi 22 September lalu, sudah stroke. Setelah

mengungsi malah kondisi ibunya semakin drop. Sudah sempat dibawa ke Puskesmas Rendang. Karena tersebar isu warga di seputaran puskesmaa diminta mengosongkan tempat itu maka para dokter yang sebelumnya bertugas ikut juga mengungsi. Karena tidak ada dokter, pihaknya akhirnya merujuk ibunya ke RSU Klungkung. “Setelah dicek ke UGD, dokter kemudian bilang ibu saya sehat-sehat saja. Padahal kondisinya drop sebab untuk bangun saja tidak bisa. Masak seperti itu dibilang sehat,” keluhnya. Karena ibunya drop dibilang sehat oleh dokter, dirinya pun sempat sedikit beragumentasi dengan dokter yang

menyampaikan ibunya sehat. Dia menjelaskan, kalau tidak terdaftar sebagai pengungsi, dirinya meyakini pasti ibunya disuruh opname. Namun setelah dibilang pengungsi, ibunya tidak dianjurkan opname. “Mungkin karena tidak bayar, makanya ibu saya dibilang sehat. Coba kalau berobat pribadi, pasti disuruh opname,” ujar Jro Mangku Jati. Karena itu sekarang ini, dirinya terpaksa merawat ibunya di tempat pengungsian bersama istri dan keluarga lainnya. Sesekali dilakukan rawat jalan. Sekarang, kondisi ibunya memang sudah sedikit membaik. Hanya, belum bisa bangun. Untuk bangun harus dibangunkan dan makan

harus disuapi. Petugas kesehatan katanya, memang sempat melihat ibunya ke pengungsian. Namun, mereka hanya melakukan cek fisik. Sama sekali tidak diberikan obat. Maka dari itu, pihaknya sangat berharap kepada petugas kesehatan supaya bisa mengecek kesehatan para pengungsi di tempat ibunya mengungsi, termasuk di pengungsian lainnya. Di Rendang, pengungsi itu tersebar sejumlah titik. Terutama anak-anak dan lansia. Sebab, di tempat pengungsian seperti ini rentan terdampak penyakit. Selain memberikan pelayanan di puskesmas, petugas kesehatan juga harus intens turun ke lapangan memantau kesehatan para pengungsi itu. Jika ada pengungsi sakit, maka harus diberikan pelayanan kesehatan maksimal di tempat mereka mengungsi. Cukup banyak warga sakit di pengungsian ini. Namun, mereka belum senuhnya dapat pelayanan kesehatan memadai dari petugas kesehatan.

“Saya berharap petugas kesehatan bisa rutin melakukan pengecekan kesehatan ke tempat-tempat pengungsian ini. Kalau tidak bisa setiap

hari, setidaknya dua kali atau seminggu sekali. Saat pemeriksaan para pengungsi yang sakit agar langsung diberikan obat. Jangan hanya

diperiksa-periksa saja, seperti ibu saya tapi tidak diberikan obat. Kalau begitu kapan sakit pengungsi ini bisa sembuh,” ujarnya. (nan)

Bali Post/nan

LANSIA - Pengungsi lansia asal Banjar Batumadeg, Desa Besakih yang kondisinya sakit di tempat pengungsian di Puri Boga, Desa Pesaban, Rendang, Karangasem.


TABANAN

14

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Kantongi 21.900 Warga Miskin

Pemkab Targetkan Tuntas 2019 Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/kmb24

LOBSTER - Lobster berat 205 gram saat ini sedang cukup banyak ditemukan di perairan Tabanan.

Nelayan Panen Lobster Per Hari Gaet Rp 1 Juta

Tabanan (Bali Post) Tabanan mulai memasuki musim lobster. Nelayan pun sudah mulai melaut dan panen lobster, setelah selama lima bulan sempat tak turun akibat cuaca buruk. Peraturan Kementerian Kelautan mewajibkan para nelayan menangkap lobster di atas 200 gram. Untung saja di musim ini para nelayan tidak ada kesulitan mencari lobster dengan berat yang diperbolehkan sesuai ketentuan. Salah satu pengepul lobster ekspor Dewa Gede Ada Artana dari Yeh Gangga, Kamis (26/10) kemarin, mengatakan dulu untuk mendapatkan lobster dengan berat 205 gram ke atas sangat sulit. Namun di musim ini jumlahnya lumayan banyak. Karena itu, ia pun dapat 50 kilogram hingga 100 kilogram dari tangkapan nelayan. Ia pun berharap nelayan agar mematuhi regulasi Menteri Kelautan, yakni tidak menangkap lobster yang beratnya di bawah 200 gram. “Semua nelayan di Tabanan ini mematuhi aturan itu. Caranya, jika lobster yang beratnya di bawah 200 gram tertangkap, maka harus dilepas kembali. Jika lobster itu dilepas, maka saya rasa dua bulan lagi beratnya bisa mencapai 200 gram ke atas. Sehingga nelayan pun bisa menikmati hasilnya kemudian,” ujarnya. Sebagai pengepul ia menerima lobster dengan berat 205 gram. Sebab jika tepat 200 gram, maka pihak eskportir tidak menerima karena dikhawatirkan terjadi penurunan berat saat pengiriman, sehingga ditolak ketika hendak diekspor. “Jadi saya minta lobster yang di atas 200 gram atau setidaknya 205 gram,” ujarnya. Mengenai aturan tidak boleh menangkap lobster di bawah 200 gram membuat nelayan saat ini melakukan modifikasi alat jaring yang digunakan. Dikatakan, nelayan memakai jaring dengan lubang ukuran 4 inci x 4.5 inci, sehingga saat dilakukan penangkapan yang terjaring adalah lobster lobster dengan ukuran besar. Terkait harga, ia membeli dari nelayan lobster ukuran 205 gram ke atas dengan harga Rp 250 ribu per kilo. Ukuran di atas 300 gram Rp 300 ribu per kilogram. Rata-rata nelayan yang tiap hari melaut mampu penghasilan Rp 1 juta per hari. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Libur Galungan jatuh Selasa (31/10) hingga Kamis (2/11) mendatang. Seperti biasa, layanan poliklinik di BRSU Tabanan ini tutup selama liburan tersebut. Selanjutnya pelayanan dipusatkan di IRD. Meski ketersediaan obat dan kesiapan SDM sudah matang, tetap saja menjadi kekhawatiran selama libur Galungan, terkait kesiapan tempat tidur rawat inap. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan, kapasitas tempat tidur di BRSU Tabanan sebanyak 225 tempat tidur, dengan tingkat hunian 88,68 persen. Kondisi itu termasuk di atas ideal tingkat BOR rumah sakit yang mestinya di bawah 80 persen. Tingginya BOR ini menyebabkan kamar selalu penuh. Hal itu tidak sesuai dengan kebutuhan. Bahkan kata Susila, karena keterbatasan tempat tidur ada pasien yang sempat dirawat dilorong, meski tidak sampai bermalam. Beruntung pada hari itu juga langsung masuk kamar. Untuk mengatasi kebutuhan tempat tidur selama libur Galungan, pihak BRSU rencananya menyiapkan tempat tidur cadangan. Pihaknya akan mengkoordinasikan dengan RS Nyitdah. Pasien rawat inap di BRSU, kata Susila lebih didominasi penyakit dalam dan infeksi, salah satunya DBD. “Kebanyakan juga pasien panas dan DBD,” ujarnya. Untuk pasien rawat jalan terbanyak pasien hipertensi dan jantung. Untuk IRD kebanyakan menerima pasien kecelakaan. Untuk mengurai antrean di poliklinik, BRSU Tabanan sudah menerapkan pendaftaran online. Pasien yang hendak rawat jalan cukup mendaftarkan diri lewat web BRSU Tabanan. Itu harus dilakukan untuk mendapatkan nomor antrean. Selanjutnya, pasien itu datang ke BRSU Tabanan dua hari setelah mendaftar. Dengan sistem online ini, masyarakat tidak perlu datang pagi-pagi hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Pasien sudah bisa menentukan waktu kedatangan sesuai nomor antrean yang didapatkan melalui online. (kmb24)

Tingkat angka kemiskinan di Kabupaten Tabanan saat ini menduduki peringkat empat dibandingkan kabupaten/kota di Bali setelah Badung, Denpasar dan Gianyar. Dari data terakhir, Tabanan mengantongi 21.900 penduduk miskin. Jumlah sebesar itu setara lima persen dari total jumlah penduduk secara keseluruhan. Melalui sinergitas dengan perangkat daerah terkait, Pemkab Tabanan menargetkan masalah kemiskinan itu tuntas 2019 mendatang. “Target kita kemiskinan dapat ditekan menjadi empat persen. Untuk itu, program-program kreatif harus difokuskan guna penanggulangan kemiskinan itu,” beber Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, usai rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan di ruang rapat kantor Bupati Tabanan, Kamis (27/10) kemarin. Tabanan sebenarnya telah berhasil menurunkan persentase kemiskinan dari 5,52 persen menjadi lima persen tahun 2016. Meski kemiskinan Tabanan sudah jauh di bawah ratarata nasional (11,47 persen), diakuinya angka itu masih berada di atas rata-rata provinsi Bali yang jumlahnya 4,25 persen “RPJMD Semesta Berencana 2016-2021 menetapkan target penurunan angka kemiskinan menjadi empat persen. Karena 2016 provinsi Bali 4,25 persen, sementara kita lima persen. Jumlah tersebut lebih

tinggi dari provinsi Bali,’’ ujarnya. Mencermati kondisi tersebut diperlukan strategi dan kerja keras kita bersama dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Tabanan. Ke depannya mendesak dituangkan pada Dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (DSKPD) 2015-2019. Pihaknya juga akan berjuang mengentaskan kemiskinan di tahun 2019. “Program programnya harus difokuskan dalam penanggulangan kemiskinan,” katanya. Ditambahkannya, Pemkab Tabanan telah melakukan upaya-upaya mengurangi jumlah penduduk miskin, khususnya masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Caranya dengan programprogram seperti program pemberdayaan ekonomi melalui BUMDes, seperti Keramba Emas (Kreatif Bersama Membangun Ekonomi masyarakat), Program Gem-

Bali Post/kmb28

KEMISKINAN - Rapat koordinasi terkait program pengentasan angka kemiskinan di Tabanan. pur Miskin, serta inovasi seperti Gerbang Pangan dan Gerbang Emas Serasi. “Selain program-program tersebut, Tabanan juga sudah memiliki santimas dan mobil sehat. Di mana mobil sehat memberikan pelayanan secara gratis kepada masyarakat ke berbagai

pelosok,” imbuhnya. Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya mengatakan, penanggulangan kemiskinan memerlukan strategi yang tepat, cepat dan berkelanjutan. Programprogram penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan selama ini men-

gacu Dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (DSPKD) Kabupaten Tabanan 2015-2019. Strategi yang dituangkan dalam DSPKD ini harus didukung pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang pentingnya penyusunan strategi ini. (kmb28)

Assesment BKN Belum Keluar, Jadwal Tes Pansel Bergeser

Ir. I Wayan Sugatra Tabanan (Bali Post) Pengisian empat jabatan strategis di Pemkab Tabanan melalui sistem lelang jabatan terus berproses. Sayangnya, akibat belum keluarnya hasil penilaian kompetensi manajerial Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dari tim assessor Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang semestinya diumumkan Senin (23/10) jadi tertunda. Dengan tertundanya pengumuman itu, maka tahapan lainnya juga mengalami pergeseran. “Awalnya kami mengira hanya perlu waktu 3-4 hari untuk penilaian manajerial para peserta. Ternyata BKN

Bali Post/kmb28

memerlukan waktu paling cepat dua minggu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan asessor agar bisa mempercepat hasil assesmentnya,”

beber Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Ir. I Wayan Sugatra, Kamis (26/10) kemarin. Tertundanya pengumuman hasil penilaian kompetensi manajerial dari BKN ini, kata Sugatra membuat sejumlah tahapan yang harus dilakukan para peserta lelang jabatan juga ikut bergeser. Misalnya saja tahapan penilaian rekam jejak yang dijadwal 26-27 Oktober menjadi ditunda. Terdunta karena menunggu hasil penilaian. “Mudah-mudahan satu minggu ini selesai. Sebab, jika hasil assesment belum keluar kita tidak bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya,” ucapnya. Selain penilaian rekam jejak, para peserta lelang jabatan juga akan mengikuti tahapan penulisan makalah, wawancara yang akan digelar tanggal 6-8 November 2017. Disinggung santernya terdengar pengumuman hasil assesment mundur karena ada pengkondisian? Hal itu ditepis Sugatra. Ia menegaskan, proses pengisian empat jabatan strategis kali ini sudah sesuai aturan yang ditentukan undang-undang

Aparatur Sipil Negara (ASN). “Tidak ada permainan kok. Boleh cek ke BKN, apalagi untuk pengisian jabatan ini kita mengandeng pihak ketiga yang notabene sudah memiliki kompetensi dan syarat menjadi asessor dipusat ,”tegasnya. Sekadar mengingatkan, proses pengisian empat jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tabanan yakni Dinas PU, Sekretaris DPRD Tabanan, Dinas Perizinan dan Badan Keuangan Daerah sudah dimulai awal Oktober. Sebanyak 23 pejabat eselon

III bersaing agar mereka bisa mendapatkan posisi yang diincar. Sayangnya satu peserta

gugur, yakni Wadir Operasonal BRSUD Tabanan sebelum ia mengikuti tahapan seleksi. Pasalnya, adanya kesibukan akreditasi di rumah sakit Tabanan. Sedangkan 22 peserta lainnya itu ada pejabat Camat, Kepala Bagian dan sekretaris di sejumlah unit kerja, selain pejabat eselon III A setingkat Kepala Bagian yang ikut bersaing. Mereka tidak hanya mengisi sejumlah jabatan sekretaris perangkat daerah, juga jabatan Pelaksana Tugas selain jabatan kosong sekretaris perangkat daerah lainnya. (kmb28)


15

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Italia -------------------------------------------AS Roma vs Crotone 1-0 Atalanta Bergamo vs Verona 3-0 Bologna vs Lazio 1-2 Cagliari vs Benevento 2-1 Chievo Verona vs AC Milan 1-4 Fiorentina vs Torino 3-0 Genoa vs Napoli 2-3 Juventus vs SPAL 4-1 Sassuolo vs Udinese 0-1 1. Napoli 2. Inter Milan 3. Juventus 4. Lazio 5. AS Roma 6. Sampdoria 7. Fiorentina 8. AC Milan 9. Atalanta Bergamo 10. Chievo Verona

10 10 10 10 9 9 10 10 10 10

9 8 8 8 7 5 5 5 4 4

1 2 1 1 0 2 1 1 3 3

0 0 1 1 2 2 4 4 3 3

29-7 20-7 31-10 26-11 16-5 18-12 18-11 16-14 17-13 13-15

28 26 25 25 21 17 16 16 15 15

Pencetak gol : 13 Ciro Immobile (Lazio) --------------- Piala Liga Inggris -----------------------------------Putaran IV Tottenham Hotspur vs West Ham United 2-3 Chelsea vs Everton 2-1 --------------- Piala Raja Spanyol --------------------------------Babak 32 Besar Elche (III) vs Atletico Madrid 1-1 Eibar vs Celta Vigo 1-2 Real Valladolid (II) vs Leganes 1-2 SD Ponferradina (III) vs Villarreal 1-0 SD Formentera (III) vs Athletic Club 1-1 --------------- Piala Jerman ----------------------------------------Putaran II RB Leipzig vs FC Bayern Munich 1-1 (Bayern Munich menang adu penalti B-4). Freiburg vs Dynamo Dresden (II) 3-1 Jahn Regensburg (II) vs 1. FC Heidenheim (II) 2-5 Werder Bremen vs TSG 1899 Hoffenheim 1-0 Kaiserslautern (II) vs VfB Stuttgart 1-3 Hertha Berlin vs Cologne 1-3 Osnabrueck (III) vs Nuremberg (II) 2-3 VfL Wolfsburg vs Hanover 96 1-0

Napoli kembali ke Puncak Milan -

Dries Mertens menciptakan gol indah saat Napoli menang 3-2 di markas Genoa pada pertandingan Serie A Liga Italia, Kamis (26/10) kemarin. Kemenangan itu pada laga menegangkan itu membawa Napolia kembali memuncaki klasemen sementara. Genoa mengejutkan Napoli ketika Adel Taarabt mencetak gol saat pertandingan baru berlangsung empat menit, namun Mertens mampu membalasnya melalui tendangan bebas sepuluh menit kemudian. Bagaimanapun, yang terbaik dari pemain Belgia itu masih belum datang. Amadou Diawara mengirimkan bola panjang dari tengah lapangan ke area pertahanan Genoa, di mana Mertens mengontrolnya dengan satu sentuhan bagus dan mencetak gol dengan tembakan dari sudut sempit. Permainan operan Napoli kerap memukau para penonton dan mereka memperbesar keunggulannya pada menit ke-60 ketika tembakan Mertens dibelokkan ke gawang sendiri oleh Ervin Zukanovic. Saat Napoli bertahan, Armando Izzo menanduk bola untuk memperkecil ketertinggalan Genoa. Napoli mengoleksi 28 poin dari sepuluh pertandingan

dan unggul dua poin atas Inter Milan yang menang 3-2 atas Sampdoria sehari sebelumnya. Juventus menempati posisi ketiga dengan 25 poin setelah menggulung SPAL 4-1. Federico Bernardeschi membawa Juve unggul melalui sepakan voli briliannya, dan Paulo Dybala mencetak gol langsung dari tendangan bebas. Alberto Paloschi sempat mencetak gol balasan di menit ke-34. Namun Juve semakin tak terkejar setelah Gonzalo Higuain menambahi gol menit ke-65 dan Juan Cuadrado (70). Lazio dengan poin sama menyusul di posisi selanjutnya usai menekuk Bologna 2-1. AC Milan mengakhiri laju empat pertandingan tanpa kemenangannya di liga dengan menang 4-1 atas Chievo. Suso membuka jalan bagi kemenangan Milan melalui golnya pada menit ke-36 sebelum Bostjan Cesar mencetak

Puel Latih Leicester City

London Leicester City menunjuk Claude Puel asal Prancis untuk menjadi manajer baru mereka dengan ikatan kontrak tiga tahun. Mantan manajer Southampton Puel menggantikan Craig Shakespeare yang dipecat pekan lalu ketika Leicester, juara Liga Inggris 2016, berada di peringkat ketiga dari bawah di klasemen. ‘’Merupakan keistimewaan untuk menjadi manajer baru Leicester City, klub yang nilai-nilai dan ambisinya begitu sesuai dengan saya,’’ kata Puel (56) kepada situs resmi klub, Kamis (26/10) kemarin. ‘’Adanya kesempatan untuk membantu klub membangun kembali ambisinya merupakan hal yang menyenangkan dan saya tidak sabar untuk bekerja dengan para pemilik, pemain, staf, dan penggemar untuk mengantarkan kesuksesan jangka panjang.’’ Leicester, yang finis di peringkat ke-12 pada musim lalu, mengatakan asisten manajer Michael Appelton, yang mengasuh tim untuk dua pertandingan sejak pemecatan Shakespeare dan memenangi kedua laga itu, dipertahankan posisinya. Wakil ketua klub Aiyawatt Srivaddhanaprabha menyebut Puel sebagai sosok sangat cocok dengan posisi itu. ‘’Setelah pertemuan dengan Claude, perhatiannya pada detail, pengetahuannya terhadap skuad kami, pemahamannya terhadap potensi kami, dan visinya untuk membantu kami merealisasikannya sangat impresif,’’ ucapnya. ‘’Dia segera menjadi kandidat yang luar biasa dan saya senang kami akan memiliki kesempatan untuk membentuk ulang visi jangka panjang kami, menambahi signifikansi dengan kepakarannya.’’ Puel, yang sebelumnya melatih AS Monaco, Lille, Olympique Lyon dan Nice, membawa Southampton finis di peringkat kedelapan Liga Inggris musim lalu, meski kehilangan sejumlah pemain kunci pada transfer-transfer bernilai besar. Ia juga memimpin mereka ke final Piala Liga di mana mereka kalah 2-3 dari Manchester United. Namun, ia juga dipecat setelah menyelesaikan musim dengan buruk di mana Southampton hanya mencetak 41 gol dari 38 pertandingan liga. Shakespeare diangkat menjadi manajer Leicester pada Maret menyusul pemecatan pria Italia Claudio Ranieri sembilan bulan setelah ia membawa tim itu meraih gelar Liga Inggris perdananya. Leicester menghuni peringkat ke-14 di Liga Inggris dan akan menjamu Everton pada pertandingan pertama di bawah asuhan Puel pada Minggu. (rtr/ant)

Gagalkan Penalti Werner, Ulreich Loloskan Bayern Munich

Berlin Bayern Munich, Kamis (26/10) kemarin memenangkan adu penalti 5-4 atas RB Leipzig untuk lolos ke 16 besar Piala Jerman setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Penalti Timo Werner dapat digagalkan kiper Bayern Sven Ulreich setelah sembilan eksekusi sebelumnya berlangsung sukses. Bayern meneruskan laju kemenangan di bawah asuhan pelatih Jupp Heynckes menjelang pertemuan kedua klub di Liga Jerman pada Sabtu mendatang. Leipzig, yang harus kehilangan Naby Keita pada menit ke-54 karena mendapatkan kartu kuning kedua, semestinya mencetak gol saat mereka tampil baik di babak pertama. Emil Forsberg membuka jalannya menuju kotak penalti Bayern namun kiper Sven Ulreich mampu menggagalkan upayanya pada menit ke-24. Ia semestinya mendapat hadiah penalti ketika Arturo Vidal menjegal kaki pemain Swedia itu. Leipzig mendapatkan penaltinya pada menit ke-68 ketika Yussuf Poulsen dijatuhkan Jerome Boateng. Forsberg mengonversinya untuk membawa Leipzig memimpin. Namun Boateng membalas dendam lima menit kemudian, mengirim umpan silang untuk ditanduk Thiago Alcantara untuk menjadi gol penyama kedudukan. Kiper Leipzig Peter Gulacsi menjaga peluang timnya dengan serangkaian penyelamatan ketika Bayern mengendalikan jalannya permainan. Bayern mencetak gol dari kelima eksekutornya sebelum Ulreich menggagalkan eksekusi Werner untuk membawa mereka melaju ke putaran berikutnya. Cologne, yang tanpa kemenangan dan berada di posisi terakhir di Liga Jerman, menaklukkan Hertha Berlin dengan skor 3-1 untuk mengikuti jejak Bayern ke babak 16 besar. Sedangkan VfB Stuttgart juga melaju dengan kemenangan 3-1 atas tim divisi kedua Kaiserslautern. (kmb39/rtr/ant)

Petenis AS Venus Williams.

Bali Post/rtr

Williams Lolos ke Semifinal Singapura Petenis senior Venus Williams menjungkalkan unggulan kedua Garbine Muguruza Blanco 7-5, 6-4 pada pertandingan terakhir Grup Putih turnamen WTA Finals di Singapura, Kamis (26/10) kemarin. Dengan kemenangan ini Williams yang mengumpulkan 4 poin maju ke babak semifinal. Williams yang menjadi runner-up Grup Putih, membalas kekalahan di Grand Slam Wimbledon atas lawannya dari Spanyol itu. Baik Williams maupun Muguruza sama-sama tahu bahwa kemenangan pada laga kemarin akan memastikan tiket ke semifinal setelah keduanya sama-sama memiliki rekor satu kali menang dan satu kali kalah di babak penyisihan grup ini. Muguruza menggagalkan Williams meraih trofi grand slam kedua Wimbledon, Juli lalu. Namun pada laga kemarin, ia kesulitan mengatasi permainan lawannya yang ngotot

dan percaya diri. Pada laga sebelumnya Jelena Ostapenko mengakhiri penampilan perdananya di WTA Finals dengan kemenangan saat menundukkan Karolina Pliskova 6-3, 6-1. Namun kemenangan itu terlambat karena dirinya gagal melaju ke babak semifinal. ‘’Ya, saya kalah pada dua pertandingan awal saya namun ini merupakan pertama kalinya saya berada di sini dan saya senang dapat mengakhiri musim di sini, di delapan besar, khususnya dengan kemenangan pada akhir,’’ kata Ostapenko. Petenis peringkat tiga dunia Pliskova memenangi dua pertandingan pembukaannya saat melawan Venus Williams dan Garbine Muguruza untuk mengamankan tempat di semifinal. Namun petenis Rep. Ceko itu tidak mampu berbuat banyak saat melawan Ostapenko di Singapore National Stadium kemarin. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

SERIE A - Penyerang Napoli Dries Mertens melepaskan tembakan bebas ke gawang Genoa pada pertandingan Serie A Liga Italia, Kamis (26/10) kemarin. gol bunuh diri enam menit kemudian. Hakan Calhanoglu menyumbang gol untuk Milan menit ke-55 ketika ia menjadi pemain Turki pertama yang mencetak gol di Liga Italia dalam rentang waktu 14 tahun. Gol terakhir pemain Turki dibukukan oleh

Emre Belozoglu untuk Inter Milan saat melawan Roma pada 2003. Meski Valter Birsa sempat mencetak satu gol balasan untuk Chievo, Nikola Kalinic membukukan gol keempat Milan. Benevento gagal mendulang poin perdana mereka

di kompetisi strata tertinggi setelah kemasukan gol pada menit kelima masa tambahan waktu di markas Cagliari, beberapa detik setelah mereka menyamakan kedudukan, sehingga kalah 1-2. Ini menyamai rekor sepuluh kekalahan beruntun di Liga Italia. (kmb39/rtr/ant)

Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan baru dua klub Go-Jek Traveloka Liga 1 yakni Arema FC dan Persib Bandung yang lolos verifikasi dan berhak mendapatkan lisensi profesional Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Dalam keterangan tertulis Kamis (26/10) kemarin, PSSI menyebut bahwa berdasarkan sidang komite lisensi PSSI, tiga tim Liga 1 lainnya yaitu Bali United, Madura United dan Persija Jakarta diwajibkan untuk melengkapi beberapa kriteria lain dalam waktu tiga bulan agar bisa dinyatakan lolos verifikasi. Sementara bagi tim-tim yang dinyatakan tidak lolos dipersilakan melakukan banding. ‘’Kepada klub-klub lain yang belum dinyatakan lolos dalam proses ini kami berikan waktu untuk mengajukan banding dalam tempo dua hari ke depan. Kami berharap, klub bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga bisa mendapat-

kan lisensi dan berpeluang berpartisipasi di kompetisi level Asia,’’ kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. Adapun proses verifikasi untuk lisensi klub sudah dimulai sejak April 2017. Lisensi tersebut berguna agar sebuah tim bisa tampil di kompetisi tingkat Asia di bawah AFC. AFC sendiri menetapkan ada lima aspek penilaian yang mesti dipenuhi standarnya oleh klub agar dapat memperoleh lisensi yaitu legalitas, finansial, infrastruktur, sumber daya manusia dan administrasi serta sporting (pembinaan usia dini). Bagi klub yang dinyatakan tidak lolos verifikasi, Komite Lisensi PSSI memberikan kesempatan untuk melakukan banding dalam dua hari setelah pengumuman. Kemudian keputusan final diumumkan pada tanggal 31 Oktober 2017. Di 2018, satu tim Liga 1 Indonesia dipastikan bisa tampil di babak playoff Liga Champions Asia dan dua

klub boleh berpartisipasi di Piala AFC. Untuk Liga 1 Indonesia, tim-tim yang berhak berpartisipasi di dua turnamen itu adalah peringkat I - III dengan syarat utama harus memiliki lisensi AFC. Jika, misalnya, tim yang berhak tampil di Asia tidak berlisensi, berdasarkan aturan AFC kesempatan tampil di Asia akan diberikan ke tim di peringkat berikutnya. Akan tetapi, pergeseran hak itu hanya berlaku untuk tim yang posisinya maksimal peringkat kesembilan klasemen. AFC sendiri memberikan batas waktu (deadline) pendaftaran klub untuk tampil di tingkat Asia sampai 22 November 2017. Liga 1 musim 2017 akan berakhir tanggal 12 November 2017. Sehingga masih ada waktu sekitar 10 hari untuk pendaftaran klub. ‘’AFC memberikan deadline hingga 22 November dan kami akan mendaftarkan klub sebelum deadline itu,’’ kata Tisha. (ant)

Arema dan Persib Lolos Verifikasi untuk Lisensi AFC

LISENSI - Pesepak bola Arema FC Cristian Gonzales (tengah) berusaha melewati hadangan pesepak bola PS TNI Safri Al Irfandi (kiri) dan Izmy Yaman Hatuwe (kanan) dalam pertandingan Liga I GOJEK-Traveloka di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/10). Arema dan Persib menjadi dua tim yang memperoleh lisensi profesional AFC.

Hasil Pertandingan Grup Putih Venus Williams vs Garbine Muguruza Blanco Jelena Ostapenko vs Karolina Pliskova

7-5, 6-4. 6-3, 6-1. Bali Post/ant

Ingin Perkuat Timnas, Niat Spaso Tergantung Milla

Bali Post/ant

Pesepak bola Bhayangkara FC Ilija Spasojevic.

Jakarta (Bali Post) Setelah menjadi WNI, penyerang Ilija Spasojevic berharap suatu hari nanti bisa memperkuat timnas Indonesia. Untuk keinginan ini, PSSI menyerahkan kewenangan itu pada pelatih timnas Luis Milla. Sebelumnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan setuju memberikan rekomendasi naturalisasi pesepak bola asal Montenegro Ilija Spasojevic kepada pemerintah karena menganggap pemain Bhayangkara FC itu memiliki catatan baik selama merumput di Indonesia. ‘’PSSI menilai yang bersangkutan merupakan pesepak bola aktif dan memiliki rekam jejak yang baik,’’ ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Selain itu, Joko menyatakan bahwa PSSI juga mempertimbangkan niat pemain yang akrab disapa Spaso itu untuk

menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ditambah lagi, Spasojevic juga menikah dengan perempuan Indonesia dan saat ini sudah memiliki dua anak. ‘’Prinsipnya, PSSI tidak bisa menghalangi warga non-WNI kalau ingin menjadi WNI. Akan tetapi, khusus untuk pesepak bola asing di Indonesia yang memohon rekomendasi naturalisasi, PSSI memiliki kewenangan untuk memberikannya atau tidak,’’ kata Joko. Sementara terkait kemungkinan Spasojevic memperkuat tim nasional Indonesia, Joko menganggap itu bisa saja terjadi karena penyerang berusia 30 tahun itu sudah berstatus pesepak bola WNI dan kini masih aktif bermain di liga. Namun, PSSI menegaskan bahwa pilihan pemain timnas berada sepenuhnya di tangan pelatih Luis Milla dan tidak akan melakukan intervensi atas hal tersebut. Adapun kabar resminya Ilija

Spasojevic menjadi pemegang paspor Indonesia diketahui pada Rabu (25/10) setelah pemain yang berkiprah di dunia sepak bola Indonesia sejak 2011 itu mengumumkannya melalui laman media sosial pribadinya. Ilija Spasojevic mengungkapkan keputusannya sebagai WNI merupakan mimpi yang sudah lama ingin diwujudkan sejak dia tiba di Indonesia pada 2010 dan memulai karier setahun setelahnya. ‘’Sudah tujuh tahun saya di Indonesia dan menikah dengan perempuan Indonesia selama empat tahun. Dua anak saya juga WNI. Kemarin adalah hari yang spesial untuk saya dan keluarga,’’ tuturnya. Spasojevic pun sudah menyiapkan selebrasi khusus bila berhasil mencetak gol dalam laga perdananya sebagai Warga Negara Indonesia saat menghadapi Persela Lamongan di Kota Bekasi, Jumat (27/10). (ant)


olah raga

16

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Bali Post/022

Nyoman Mardiana (kiri) bersama Made Milantara

Dua Petarung Gianyar Masuk Atlet Primada

Denpasar (Bali Post) Dua petarung asal Gianyar bahkan dari satuan latihan (satlat) yang sama yakni SMAN 1 Sukawati Nyoman Mardiana (67,1-70 kg) dan Made Milantara (49-52 kg) menjadi atlet Primada Bali. Mardiana dan Milantara mendulang emas Porprov untuk Gianyar. Milantara menyabet emas di PON XIX di Jabar 2016, sedangkan Mardiana meraih perunggu. Mardiana baru saja menyabet emas pada Pomnas di Makassar, Sulsel, pekan lalu. Milantara menekuni bela diri tarung derajat, karena dirinya memiliki trauma. Dikisahkan, saat mengendarai motor diserempet konvoi pemotor jalanan yang knalpotnya dijebol dan suaranya meraung-raung. ‘’Saat ditegur saya malah dikeroyok 20 orang. Pelipis kanan saya terluka, dan kasusnya dibawa ke Polsek Sukawati, namun akhirnya damai,’’ kenang Milantara. Sejak itu, dirinya ingin menekuni bela diri untuk berjagajaga utamanya di jalanan dan dia memutuskan belajar tarung derajat kepada Kang Wayan Sirka Parwata. ‘’Namun, setelah saya menggeluti tarung derajat justru enggan berkelahi, lebih baik mengalah,’’ ujar petarung yang hanya tamat SD ini. Milantara memaklumi kondisi keuangan kedua orangtuanya, yang tak mampu membiayai sekolah SMP dan SMA. ‘’Maklum, bapak saya tukang, saya ingin mengikuti program Kejar Paket B dan C,’’ jelas putra kedua pasangan Ketut Kenak dan Wayan Ramyig ini. Patarung asal Banjar Kubur, Desa Ketewel ini lebih baik bertarung di atas matras secara sportif, dan juaranya berhak mendapatkan hadiah. Lain lagi pengakuan Mardiana yang merasa dirinya sangat menjiwai dengan filosofi tarung serajat. ‘’Saya mulai belajar tarung derajat sejak 2009 silam,’’ sebut mahasiswa semester VII FPOK IKIP PGRI Bali ini. (022)

Tim Futsal Indonesia Libas Filipina

Jakarta (Bali Post) Tim Futsal Indonesia tampil garang dalam laga pembukaan kejuaraan AFF Futsal 2017 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, Kamis (26/10) kemarin dengan melibas tim Filipina 21-0 pada pertandingan grup A. ‘’Tentu saja kami gembira dengan perolehan skor tim kami. Tapi, ada beberapa area di mana pemain kami sebenarnya tahu mereka dapat meraih peluang,’’ kata pelatih tim futsal Indonesia Victor J. Hermans dalam situs resmi ASEAN Football Federation, Kamis (26/10) kemarin. Ardiansyah dan Muhammad Subhan Faidasa menjadi pencetak gol terbanyak dengan kontribusi masing-masing empat gol bagi tim Merah-Putih. Kemudian, Syauqi Saud menyumbang tiga gol. Abdul Rohman Nawawi, Bambang Saptaji dan Johanis Dominggus masing-masing menyumbang dua gol. Serta Mohammad Aditya, Sunny Rizky, dan Randy Satria berkontribusi masing-masing satu gol. Tim Tanah-Air juga mendapatkan satu gol tambahan dari gol bunuh diri pemain Filipina Julian Miranda. ‘’Namun, kemenangan besar kami harus dibayar dengan dua pemain kami mengalami cedera pergelangan kaki. Tapi, kami masih punya pemain lain yang dapat kami andalkan dalam pertandingan berikutnya,’’ ujar pelatih yang akrab disapa Vic Hermans itu. Pada laga kedua grup A yang akan berlangsung pada Jumat (27/10), tim Futsal Indonesia akan menghadapi tim Brunei Darussalam yang telah bertanding menghadapi tim Myanmar pada Kamis. Tim Brunei kalah 0-13 atas tim Myanmar dalam laga lain grup A. Tim Brunei gagal menciptakan peluang gol dan justru sering kebobolan. Pada pertandingan lain grup A, Jumat, tim tuan rumah Vietnam akan menghadapi tim Filipina. (ant)

Buleleng Realisasikan Bonus Porprov Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng merealisasikan bonus bagi atlet dan official yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali Penghargaan XIII, Kamis (26/10) kemarin. Bonus senilai lebih dari Rp 4 miliar itu diserahkan Bupati Bueleng Putu Agus Suradnyana didampingi Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana. Bupati Buleleng mengatakan walaupun Buleleng tidak memenuhi target bertengger pada posisi ketiga namun sebagai Bupati mengaku bangga mengingat para atlet telah berjuang secara maksimal serta mereka benar-benar atlet murni hasil binaan sendiri dari masing-masing pengkab olahraga. Hal ini telah sesuai dengan filosofi ‘’Junjung Tinggi Sportivitas’’ dan slogan ‘’Buleleng Jengah Untuk Juara’’. ‘’Bonus yang telah dicairkan dapat mendorong semangat para atlet Buleleng untuk lebih meningkatkan lagi prestasinya pada masa mendatang,’’ katanya. Kepada para atlet Bupati berpesan kepada para atlet, manajer , pelatih dan official agar tidak tergoda pindah ke kabupaten lain hanya untuk mengejar bonus yang lebih besar. Sebab, menurutnya, yang terpenting dan terhormat adalah bagaimana mereka dapat mengharumkan nama Buleleng atau Bali melalui raihan prestasi yang ditekuni. Sementara kepada para atlet yang belum mampu meraih medali diharapkan tidak berputus asa dan terus berlatih dengan tekun dilandasi semangat dan jiwa patriot olahraga agar nanti dapat mengharumkan nama Buleleng, baik di tingkat regional maupun internasional. ‘’Jajaran pengurus KONI Buleleng diingatkan untuk sesegera mungkin menggelar evaluasi terhadap hasil Porprov, sehingga bisa diketahui kekurangan dan kelemahan program masingmasing Pengkab yang harus segera diperbaiki,’’ tegasnya. Ketum KONI Buleleng Artha Widnyana juga menerangkan bahwa tahun ini KONI Buleleng juga memberikan bonus kepada atlet yang berhasil memecahkan rekor Porprov sebesar Rp 10.000.000, sedangkan Pengkab yang mampu meraih prestasi melampaui target diberikan bonus sebesar Rp 10.000.000. Dipaparkan pula kesuksesan dua atlet renang Buleleng yang mampu memecahkan rekor di antaranya Eva Liliana Van Linen yang memecahkan rekor Porprov Bali pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada putri dan Muhamad Fausan Athaya Martsah pada nomor 50 dan 100 meter gaya kupu-lupu putra. (kmb38)

Bali Post/ant

JURUS - Atlet wushu putra DI Yogyakarta Yudhistira Ridzki Putra memperagakan jurus dalam nomor nan quan wushu putra di Sport Mall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Pertandingan wushu yang berlangsung hingga 29 Oktober 2017 dan sebagai ajang uji coba Asian Games 2018 tersebut diikuti 547 atlet dari 20 perkumpulan dan pengurus provinsi (pengprov) Wushu Indonesia (WI).

Timnas Wushu Bersaing dengan Atlet dari 19 Provinsi gatakan test event ini juga untuk pemain nasional di pelatnas, dengan tujuan memberikan tabahan pengalaman turnamen bagi mereka. ‘’Ini sebagai ajang uji coba juga bagi mereka, karena mereka memerlukan

pertandingan format kompetisi untuk persiapannya di Asian Games nanti,’’ ucap Iwan yang juga merupakan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB WI tersebut. Ngatino menambahkan bahwa turnamen ini juga untuk menguji kesiapan panitia penyelenggara yang dipersiapkan untuk ajang Asian Games 2018 mulai dari aspek administrasi sampai pelaksanaan, termasuk sistem penilaian. ‘’Ini sebenarnya bisa disebut miniatur Asian Games,’’ katanya.

Meski dikatakannya turnamen ini menjadi ‘’Asian Games kecil’’ pihaknya akan tetap melakukan evaluasi karena panitia yang saat ini berkontribusi baru sekitar 90 orang. ‘’Jumlah tersebut masih kurang dibandingkan waktu pelaksanaan yang kemungkinan ada sekitar 150 orang, tapi yang pasti kami akan evaluasi semuanya. Karena sebagai tuan rumah kita harus memperhatikan juga sikap panitia terhadap tamutamu nantinya,’’ ujar Ngatino menambahkan. (ant)

Jakarta (Bali Post) Latihan bebas pertama Formula 1 (FP1) di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez Meksiko, Jumat (27/10) ini menjadi ujian terakhir bagi Sean Gelael bersama tim Toro Rosso pada musim balap tahun ini setelah sebelumnya turun ditiga sirkuit berbeda. Sean dalam keterangan persnya, Kamis (26/10) kemarin, mengaku turun di Meksiko merupakan tantangan besar mengingat sirkuit tersebut belum familiar bagi anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael itu. ‘’Meski hanya latihan bebas, tekanan di Meksiko sangat besar. Saya harus menjalani program tim dengan baik. Makanya saya berusaha enjoy dan rileks seperti saat mau turun di Austin,’’ kata pembalap berusia 20 tahun ini. Sebelum bertolak ke Meksiko, Sean sebenarnya sudah mengenal karakter sirkuit meski dari simulator. Pengenalan sendiri dilakukan bersamaan dengan persiapan

untuk menghadapi FP1 di Austin, Amerika Serikat di markas Toro Rosso, Inggris. Pengenalan ini akan dijadikan modal, apalagi FP1 di Meksiko ini adalah yang terakhir pada musim balap tahun ini. Sebelumnya, pembalap penyuka musik hip hop ini turun di FP1 GP Singapura, GP Malaysia serta GP Austin Amerika Serikat. Dari tiga FP1 yang dijalani, Sean mendapatkan apresiasi yang tinggi dari bos Toro Rosso, Franz Tost. Kondisi ini jelas menjadi sebuah kebanggaan bagi pembalap yang saat ini turun di Formula 2 bersama tim Pertamina Arden itu. ‘’Sean tampil cukup bagus selama FP1. Dia menyelesaikan program dengan output positif. Di Meksiko saya berharap Sean bisa melakukan hal yang sama, sekaligus mendorong dia untuk tampil dengan catatan waktu yang lebih kompetitif minimal dengan rekan satu tim,’’ kata Franz Tost.

Sirkuit Autodromo Hermanos Redriguez memiliki panjang 4,3 km dan sirkuit ini baru kembali menggelar balapan jet darat ini pada 2015 setelah sempat terhenti sejak 1992. Tantangan yang harus dihadapi pembalap di Meksiko ini jelas variatif karena sirkuit berada di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut. Itu membuatnya menjadi sirkuit paling tinggi di ajang F1 mengalahkan Sirkuit Interlagos, Brazil, yang berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Tuan rumah Meksiko pada balapan ini mengandalkan pembalapnya Sergio Perez yang saat ini membela untuk tim Force India. Peres akan menjadi pembalap asal Meksiko ketiga yang tampil di tanah air sendiri setelah Pedro Rodriguez dan Moises Solana. Capaian terbaik pembalap asal Meksiko di rumah sendiri yaitu Pedro Rodriguez dengan finis di posisi empat pada 1968. (ant)

Jakarta (Bali Post) -

Turnamen uji coba (test event) cabang olahraga wushu bertajuk ‘’Wushu Road to Asian Games 2018’’ yang dilangsungkan di Mahaka Square, Jakarta, 26-29 Oktober 2017, diikuti oleh peserta dari 19 provinsi. ‘’Test event yang sekaligus sebagai Kejuaraan Nasional Wushu 2017 ini diikuti oleh 19 provinsi ditambah tim nasional Indonesia yang berisi atlet pelatnas,’’ kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino di lokasi turnamen, Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Saat defile kontingen, setiap tim memasuki arena dengan diiringi lagu daerah masing-masing provinsi yang terdiri dari D.I. Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Barat, Bangka-

Belitung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, NTT dan Papua. Manajer Kompetisi test event Iwan Kwok men-

64 Pemilik Suara Ramaikan Pemilihan Ketum KONI Bali

Denpasar (Bali Post) Tercatat 64 pemilik suara (voter) terdiri atas organisasi prestasi (48), organisasi fungsional (7), serta KONI kabupaten dan kota se-Bali (9), bakal meramaikan pemilihan ketua umum KONI Bali. Demikian pemantauan Bali Post dari Sekretariat KONI Bali, Kamis (26/10) kemarin. Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra mengemukakan, pihaknya diingat oleh KONI Pusat agar segera menggelar musorprov. ‘’Baru tahapan pembentukan Organizing Committee (OC) yang diketuai Nyoman Budi Adnyana, dan Steering Committee yang dijabat IGN Oka Darmawan,’’ jelas Yamad-

hiputra. Menurutnya, masa kepemimpinan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi bakal berakhir sampai dengan Februari 2018. ‘’Masa akhir jabatan ini, sebab mengacu pada pelaksanaan pelantikan,’’ katanya. Sementara pelaksanaan Musorprov KONI Bali digelar Desember nanti. Yamadhipuyra menambahkan, baik OC maupun SC selanjutnya membentuk semacam tim kecil, serta melakukan pentahapan, misalnya penjaringan calon. ‘’Meskipun musorprov Desember, upacara pelantikan, tetap diagendakan Februari tahun depan,’’ tuturnya. (022)

Mangupura (Bali Post) Tim voli putra Tangeb sukses menekuk lawannya Carangsari dengan skor 3-0 dalam turnamen voli antardesa memperebutkan Mangupura Cup 2017, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Rabu (25/10) malam lalu. Sejak game pertama, Tangeb yang menurunkan pebola voli seperti Dipa, Kumara, Wahyu Darma Putra, Wirawan, Suartama, Agus Budiarsana, dan Widiarta melesat, dan menutup dengan skor 25-12. Pada set kedua, dominasi permainan tim asuhan De Prama ini masih berlanjut. Alhasil, Tangeb makin jauh meninggalkan Carangsari dan menyudahi dengan skor 25-7. Tertinggal 0-2, Carangsari yang diperkuat pebola voli Komang Wirantara, Gede Eka Yana, Nyoman Darsa, Kadek Adi Wiradarma, Kadek Dwiyana, dan Ogik Giok Giopana mulai memberikan perlawanan sengit pada set ketiga. Kerja keras para pemain

Carangsari tak memenangkan laga, dan hanya memperpendek jarak, sebab Putra Tangeb tetap unggul 25-23. Hasil lainnya, Rajawali Munggu juga unggul 3-0 atas Putra Bongksasa Abiansemal. Rajawali Munggu bermaterikan pemain seperti Made Rai Edi Suartama, Kadek Agus Wira Wibawa, Gede Putu Nirjaya, Pasek Putu Putra Yasa, Putu Edy Aryawan, dan Nyoman Dwiki Permana Putra. Di set pertama, Rajawali Munggu unggul dengan skor 25-20. Bahkan, set kedua Rajawali Munggu tetap memimpin 25-21. Baru pada set ketiga, Putra Bongkasa yang diperkuat Ketut Ariana, Kadek Intar Maja, Ketut Nursa, Wayan Adi Yosan, Nyoman Martana, dan Wayan Darma Putra berupaya mengimbangi permainan Rajawali Munggu. Namun, hasil akhir Rajawali Munggu tetap unggul, walaupun sempat terjadi deuce, dan menutup set ketiga dengan skor 27-25. (022)

Tim Voli Putra Tangeb Tundukkan Carangsari

Sean Gelael Jalani Uji Coba Terakhir di Toro Rosso

Sean Gelael

Bali Post/net


Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr 5 Sales Counter bs Inggris SMK/D1 Pariwisata + 5 Sopir H.Merrys Tour T:235700/245145 B.BP.001.10.17.0001464

B.BP.001.10.17.0001580

B.BP.001.10.17.0001193

Dicari 1 Sopir & 1 Admin Cowok Hub.Multi Abadi Jl.Gng Soputan I/59 DPS-Bali HP:089637720168

Dcr Housekeeping/HK,FO, Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.10.17.0001658

B.BP.001.10.17.0001562

Dcr Pembantu Tinggal dalam utk Orang Asing,Gj .Besar Hub. 08123972084 Sanur Brpengalaman

Dicari cook,waitress,waiter. bergabunglah bersama Fun team kami. kirim lamaran ke:Jl.Raya Semat 18A Canggu. Ph 081236653 165 Email:info@sproutbali.com

B.BP.001.10.17.0001391

Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur *Info JobAustrali,Korea,Jepang Penampilan Menarik, Rajin, kizunabali.com Hp.082112814360 B.BP.166.10.17.0001664 Penempatan Kuta & Nusa Dua Cari profesional Florist in Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655 B.BP.001.10.17.0001449 Singaraja And call 08123656698 B.BP.004.10.17.0001513 PT.Bali Paradise Citra Dewata Dcr 1 org tk.kebun,1 org jaga Mmrlukan Office Boy,Pria Max 35Th malam u/rmh wil.Dps (Gtsu Tmr) Min SMA Sdrjt.CV ke Jl.P.Ayu Hub Mas Nur 081337917961 XIII No.3 Tuban Dps,0361238513 B.BP.001.10.17.0001521

B.BP.001.10.17.0001649

B.BP.005.10.17.0001673

Dcr Sales Admin(wnt),Tk .pasang Korden min SLTA Lam: Jl.Gatot Subroto Brt 8A H.081511608321 B.BP.001.10.17.0001560

B.BP.001.10.17.0000211

Dicari karyawati Akuntansi (ngerti pajak).Lamaran ke Merpati Transport Jln.Raya Kuta No.67 B.BP.001.10.17.0001640

Dcr Tenaga Serabutan bs Sopir tdr dlm,min.19th, 082145997989

Dcr:sales Horeka,GP,UM,BBM & Bonus.Info:081246121612

B.BP.001.10.17.0001650

Dcr Tk.Potong&Tk.Jarit Bpnglmn u/Garmen Legian H.085100688688

B.BP.001.10.17.0001647

PRT Tidur dalam 087760368207

B.BP.001.10.17.0001275

INTERNET

Dicr Pelaksana/Pengawas Proyek Penddkn Min STM Bgnan, Usia Max 38th. Hubungi:9376132-32 B.BP.001.10.17.0001343

Dicr sgr Operator Mesin Cetak Oliver 2 Warna Hub.08123930778

B.BP.001.10.17.0001653

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0001630

SERVICE

B.BP.001.10.17.0001665

Dijual Toyota Altis’11 hitam samsat baru.Hub.087861776705

B.BP.001.10.17.0001511

B.BP.004.10.17.0001651

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.031.10.17.0001639

Djl Tnh: BU 160m2 P.Saelus Dps & 100m2 Kediri Tbn Tlp.424133

B.BP.001.10.17.0001636

Web Programmer (computer),D3, P/W, punya motor, apply to: versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.10.17.0001351

B.BP.005.10.17.0000303

Dcr HK staf for villa Semyk single min SMK. 081236241244

Kav.1Are LD8mtr,Akses Paving Rp185Jt/A @Ketewel,0817340222

B.BP.001.10.17.0001674

SUZUKI

B.BP.001.10.17.0001617

B.BP.164.10.17.0001642

Sawah Btsel Tbn 162A 8Jt/A Bon Anyar 30A 20jt/A, 081337172225

B.BP.001.10.17.0001489

Tnh 5A Jl.Utama Pantai Yeh Gangga Gubug Tbn H:087751042305

B.BP.001.10.17.0001656

Yaris E’10+Inova G’11 Hitam AT asli DK Mulus H.081999456633

B.BP.001.10.17.0001637

HONDA

Jazz RS12+CRV’14Prestige+Mazda CX7’12+Ford Escape’10 smua pth Navara’12 Hitam H.085737180911 B.BP.164.10.17.0001641

B.BP.164.10.17.0001431

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.10.17.0000893

KEHILANGAN Hlg BPKB No.A 0112702-O DK 196 a/n Dinas Pendapatan Prop Bali Jl.Cok Agung Tresna Dps

B.BP.001.10.17.0001619

Hlg BPKB No.J02667513-O DK6614 Pojok Gatsu Tmr Sulatri 1are OQ a.n Marwa Sherly Yanti Al. cocok bisnis/rmh 081237148880 Idrus Jl.Sunset Road No.99X

Karimun GX Th’2004 sangat istimewa Hub: 087861555677 Wagon R GS’14 ori DK Asuransi mulus 110jtnego T1 08123860034

B.BP.153.10.17.0001661

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139

B.BP.001.10.17.0001298

DIJUAL MOBIL

NISSAN

Nissan Juke RX’11+Honda City E’08 Asli Bali H:081999456633

B.BP.001.10.17.0001638

BIRO JASA

SERVICE

B.BP.167.10.17.0001643

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah SHM 4,1 are Jln.Villas Sunset, 081353099090 B.BP.001.10.17.0001646

B.BP.001.10.17.0001629

Hlg BPKB No.MTS/1170/VII/14-0 DK 100HG a.n Arif M.Lutfi, Jl.Letda Made Putra 12A Denpasar

B.BP.004.10.17.0001622

Hlg BPKB a.n Dewi Kurniawati Jl.T.Ametung IV Dps DK2718AW Hub:085333218464

B.BP.001.10.17.0001620

Hlg STNK,Buku Kir & Kartu Js Avansa,DK 1942 AS,a/n N.Suteja

B.BP.001.10.17.0001621

SPA

SALON

RUPA-RUPA

TOUR

FURNITURE

FOTOCOPY

BALI WANGI

Jasa Buat Website Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll

WC

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

JASA SEO: Top Rangking di halaman Google

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

Responsive Website

0877 6129 5235 081 238 450 210

085 105 471 777 C.0001032-net

PELUANG BISNIS

DISEWAKAN RUMAH RUPA-RUPA Ahli Atasi Rumah Bocor Grns+ Rmh 4kmr tdr, 2kmr mandi,R.Tamu, Jl.Setiaki,Hub: 082236090162 Renov&Bgn Rmh,Ady 085101884685

H

B.BP.166.10.17.0001663

B.BP.101.10.17.0001659

B.BP.821.10.17.0001286

Dibutuhkan satu orang Dokter umum di Klinik Pratama Bongan, Tabanan Hub:08124634287

TOYOTA

All New Avanza G’11 Putih Tgn1 AsDK 139Jt Hub.08980134400

BA

!Dcr Cook Wanita,Waitress,Akuntansi Wanita Hub.08123929167

Dicari Sopir Berpengalaman Hub.081999220111

B.BP.001.10.17.0001531

Red Carpet Late is Looking for a Hostess, Waitresses, Bartenders and Valet Experience and Good English is a pre.Good Salary, Service Charge, Tip,BPJS and Lunch Payment!!!!! Your CV to andre@ redcarpetchampagnebar.com

S

B.BP.004.10.17.0001652

Dcr Driver PT.QRG Resort Jalan Taman Baruna Jimbaran 8480383

Dcr Spir pglmn mobil mewah Gj. 2,3jt+lembur Hub.081237576680

B.BP.001.10.17.0001274

Dcr teknisi,sales,spv, adm gdg Gj+bns+komisi+BPJS, Lam Jl.Tukad Banyumas No.1 Dps

RA

Red Carpet Champagne Bar is Looking for an Experienced Local English Teacher.Good Salary, BPJS and Lunch Payment!!!!! Your CV to jakko@ redcarpetchampagnebar.com

B.BP.001.10.17.0001628

Dicari PRT Tidur dalam belum menikah max 30th, 087862263572

KU

B.BP.153.10.17.0001662

Dcr SPG Utk Butik Di Legian B.Inggris,srius.H.085100688688

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

LIM

Dcr Admin,staf,Gudg, prmniaga, LOWONGAN Ksir 085738559532/085738789817 Receptionist Dcr Cewek B.BP.001.10.17.0001507 u/Fitness, Penampilan Menarik Dcr Dokter Umum unt Klinik Hub:0361-289700/081916435407 Hub: 085101421022

Informasi pasang iklan Telepon

C.0000522-BRJ

DIJUAL MOBIL

DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

KREDIT MANTAP* Sampai dengan

8

tahun

0821 4518 1527/0819 9994 4090 STOCK READY *Syarat & ketentuan berlaku

(DISC

SUPER

DUPER)

C.0000403-MBL

SERVICE

BIRO JASA ALUMINIUM


EKONOMI

18

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Naik, Belanja Pemerintah untuk Pembangunan Nasional

Perkembangan Ekonomi Digital Hasilkan Demokratisasi Ekonomi

Jakarta (Bali Post) – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani memastikan belanja pemerintah pusat dalam APBN 2018 sebesar Rp 1.454,5 triliun akan diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan. ‘’Belanja pemerintah untuk pembangunan nasional naik, terutama untuk infrastruktur, pertahanan, keamanan, dan demokrasi,’’ kata Askolani, di Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Askolani mengatakan belanja pemerintah pusat tersebut akan dimanfaatkan untuk belanja kemiskinan dan kesenjangan sebesar Rp 283,7 triliun antara lain guna mengantisipasi kenaikan jumlah keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dari enam juta menjadi 10 juta serta perluasan penerima bantuan pangan nontunai. Selain itu, untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik dari sisi penawaran maupun layanan, upaya kesehatan promotif preventif, serta menjaga dan meningkatkan kualitas program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKN) bagi penerima bantuan iuran (PBI) hingga menjangkau 92,4 juta jiwa. Kemudian, belanja diarahkan untuk meningkatkan akses, distribusi, dan kualitas pendidikan, di antaranya melalui peningkatan akses program Indonesia Pintar yang menjangkau 19,7 juta siswa, dan pemberian beasiswa Bidikmisi kepada 401,5 ribu mahasiswa dalam rangka pendidikan berkelanjutan. Askolani menambahkan, belanja pemerintah pusat juga dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp 410,7 triliun, guna mengejar ketertinggalan Indonesia terhadap penyediaan infrastruktur, di wilayah perkotaan dan daerah serta perbatasan dan daerah terluar. ‘’Sasaran sementara antara lain jalan baru sepanjang 865 km, jalan tol sepanjang 25 km, jembatan sepanjang 8.695 m, dan pembangunan rumah susun sebanyak 13.405 unit,’’ ujarnya. Ia mengharapkan pembangunan infrastruktur ini bisa membantu percepatan ekonomi daerah serta meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka kemiskinan dalam waktu cepat, meski manfaat secara langsung baru dirasakan dalam satu atau dua tahun mendatang. Untuk sektor unggulan dialokasikan sebesar Rp 34,8 triliun yang akan diarahkan untuk tiga sektor utama yaitu pertanian guna peningkatan produksi pangan, pariwisata guna mendukung promosi dan pengembangan 10 destinasi wisata dan perikanan guna meningkatkan daya saing produk olahan serta bantuan 1.048 unit kapal nelayan. (ant)

STOK BERAS - Pekerja memeriksa stok beras di gudang Bulog.

Stok Beras Bali Cukup Denpasar (Bali Post) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana, M.M. memastikan antara stok beras yang dimiliki Bali cukup ideal dengan kebutuhan masyarakat Bali. Saat ini stok beras yang dimiliki Bali adalah 286.000 ton. ‘’Bali tidak fokus pada beras tapi juga diversifikasi pangan, ada ubi-ubian, pisang. Apalagi keterkaitan upacara di Bali cukup tinggi, sehingga tidak terfokus pada beras,’’ tandasnya. Adanya bencana Gunung Agung pun tidak berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Stok beras yang cukup membuat harga beras terjaga, termasuk kebutuhan lainnya. Untuk bencana saja, Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan 200 ton beras.

Kurang Kompeten, Kelemahan SDM Indonesia

Bekasi (Bali Post) – Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dakhiri menilai angkatan kerja yang kurang kompeten menjadi salah satu kelemahan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. ‘’Padahal, faktor kompetensi ini merupakan kunci yang akan menjadi kekuatan dalam berkompetisi di tengah persaingan global,’’ katanya saat peresmian Politeknik Ketenagakerjaan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Luar Negeri CEVEST, Kamis (26/10) kemarin. Oleh karena itu, menurutnya, pihaknya menghadirkan Politeknik Ketenagakerjaan yang mulai merekrut mahasiswa angkatan pertamanya pada tahun ajaran 2017/2018 sebagai respons dari minimnya kompetensi angkatan kerja yang memerlukan keterlibatan para pemangku kepentingan (stakeholders). ‘’Dewasa ini konflik hubungan industrial kian kompleks, oleh karenanya butuh SDM yang terampil di bidang ketenagakerjaan. Jika semua stakeholders ketenagakerjaan memiliki pemahaman yang memadai, maka konflik-konflik yang muncul akan tertangani lebih baik,’’ katanya. Hanif mengatakan, hadirnya Politeknik Ketenagakerjaan ini merupakan ‘’Proyek Bandung Bondowoso’’, atau cepat terbentuk, yang turut didukung Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Bandung Bondowoso adalah cerita rakyat Jawa mengenai sepak terjang seorang pemuda bernama Bandung Bondowoso yang mampu membuat seribu candi (Candi Sewu) dalam semalam suntuk. Candi keseribu dalam cerita itu adalah Candi Prambanan yang perwujudan Roro Jonggrang di Jawa Tengah. Dalam waktu yang terbilang singkat, Hanif menyatakan Politeknik Ketenagakerjaan itu sudah beroperasi dengan 90 mahasiswa sebagai angkatan pertamanya. ‘’Animonya pun tinggi karena saat pendaftaran dibuka ada 2.506 peminatnya. Tapi, seleksi akhirnya meloloskan 90 mahasiswa saja,’’ katanya.

Ada tiga jurusan yang dapat dipilih di Politeknik Ketenagakerjaan itu, yakni Diploma Empat (D-4) Keselamatan dan Kesehatan Kerja, kemudian D-4 Relasi Industri dan Diploma Tiga (D-3) Manajemen SDM. Keistimewaan atau keunggulan Politeknik Ketenagakerjaan tersebut, menurutnya, lulusannya tak hanya mengantongi ijazah ketika menyelesaikan pendidikannya, tetapi juga sertifikat kompetensi sesuai studi yang dijalani. ‘’Sertifikat kompetensi ini merupakan tiket untuk memasuki arena persaingan global,’’ katanya. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir sependapat dengan pentingnya peran sertifikat profesi menuju lapangan

Bali Post/ant

kerja profesional. ‘’Sayangnya, dewasa ini masyarakat Indonesia masih berorientasi pada gelar akademik. Akhirnya, yang banyak hadir pun ialah institusi pendidikan yang berbasis sains, bukan vokasi,’’ katanya. Ia mengatakan, saat ini Indonesia hanya memiliki 16 persen institusi pendidikan berbasis vokasi, sisanya masih berbasis sains. Padahal, ia membandingkan, di Tiongkok proporsinya justru terbalik karena 70 persen institusi pendidikannya berbasis pada vokasi. ‘’Pola pikir seperti ini harus diubah karena gelar akademik tidak menjamin kemampuan dan keterampilan akan suatu bidang. Justru kompetensi yang diperoleh dari pendidikan vokasi yang menjadi penentu persaingan nantinya,’’ demikian M. Nasir. (ant)

Sementara itu, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta mengatakan, idealnya stok beras dengan kebutuhan masyarakat Bali adalah sesuai umur panen padi yakni ketersediaannya lebih untuk 6 bulan. ‘’Karena perhitungannya adalah stok beras harus masih ada sisa ketika panen sedang berlangsung,’’ ujarnya. Namun jika hal itu dilakukan, maka diperlukan gudang yang luas, modal yang besar, dan manajemen gudang yang rapi. ‘’Karena itu sering dipakai stok untuk 2-3 bulan ke depan. Alasannya karena musim panen sekitar 3,5 bulan, panennya tidak seragam, dan masih mungkin segera dilakukan impor, serta kapasitas gudang yang masih kurang,’’ tandasnya. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perkembangan ekonomi digital saat ini mampu menghasilkan demokratisasi ekonomi, karena memberikan kesempatan berusaha yang sama, terutama bagi usaha kecil dan menengah. ‘’UKM sekarang sudah bisa masuk dalam platform, dan dia tidak perlu menjadi pengusaha yang hebat dan besar dengan biaya pemasaran yang terlalu besar,’’ katanya dalam Seminar Hari Oeang di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/10) kemarin. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia (World Bank) itu mengatakan bahwa pengusaha tetap harus memperhatikan kualitas produk yang baik dan memenuhi kebutuhan pembeli karena platform digital memudahkan hubungan (connect), dan faktor pemberdayaan (empowering) menjadi hal utama. ‘’Bahwa platform itu bisa meng-connect antara pembeli dan penjual, namun tetap saja produsen harus di-empower,’’ ujarnya. Sri Mulyani mengatakan

pemerintah Indonesia telah melakukan banyak kebijakan untuk memberdayakan sektor usaha kecil dan menengah (UKM), misalnya akses ke pembiayaan melalui kredit usaha rakyat (KUR). KUR tersebut, menurutnya, bertujuan membuat para pelaku UKM menjadi mampu untuk berkembang ketika melakukan digitalisasi ekonomi, sehingga mampu untuk berkembang menyajikan berbagai macam produk inovatif. ‘’Ini adalah hal yang tidak boleh dilupakan, seolah digital ekonomi untuk menyelesaikan semua masalah. Namun, fungsi pemerintah adalah meng-empower mereka supaya mampu memiliki kapasitas untuk bisa ikut di dalam era digitalisasi sehingga tidak tertinggal,’’ ucapnya. Hal tersebut, menurutnya, mampu mewujudkan atau kesejahteraan yang bisa dinikmati oleh semua anggota masyarakat. ‘’Ekonomi yang sehat dan baik adalah ekonomi yang tumbuh tinggi, namun dia inklusif, dan menyertakan masyarakat Indonesia sebanyak-banyaknya atau semuanya,’’ demikian Sri Mulyani Indrawati. (ant)

Sri Mulyani Indrawati


19

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

Kawasan Kumuh

Nilai Ekspor

Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Jokowi juga meminta pemimpin Jakarta ini menata kawasan kumuh, sehingga ibu kata negara ini menjadi kota yang memiliki penataan yang baik. ‘’Sehingga Jakarta betul-betul menjadi sebuah kota dengan penataan kota yang baik, tata ruang yang baik, penghijauannya baik semuanya karena APBD Jakarta memiliki kemampuan untuk itu,’’ ungkapnya. Terkait masalah banjir, Presiden juga memerintahkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyelesaikan pembangunan terowongan yang menghubungkan Sungai Ciliwung dengan Banjir Kanal Timur. ‘’Masih ada beberapa yang belum bebas, saya perintahkan untuk diteruskan karena ini akan mengurangi banjir di Jakarta,’’ kata Jokowi. Presiden juga menyinggung pembangunan Waduk Ciawi Sukamahi yang dulunya akan dikerjakan Pemerintah Provinsi Jakarta diambil alih pemerintah pusat. ‘’Pemerintah Pusat akan segera kerjakan sehingga air yang berasal dari atas dicegah dulu oleh waduk itu,’’ kata Presiden. (ant)

Pembelian Sukhoi Su-35 Flanker E melalui mekanisme imbal beli itu sesuai UU Nomor 16/2012 tentang Industri Pertahanan. 35 persen nilai transaksi pada pengadaan Sumhoi Su-35 Flanker E ini dalam bentuk offset dan 50 persen dalam bentuk imbal beli. Dengan demikian, Indonesia mendapatkan nilai ekspor sebesar 570 juta dolar AS dari 1,14 miliar dolar AS total nilai pengadaan. Sementara terkait kapal selam asal Korea Selatan, dia bilang memang masih ada masalah dalam alih teknologinya. ‘’Kapal selam Korea Selatan sudah kita proses kemarin tapi lambat karena kapalnya besar tapi baterainya kecil, itu (kapal selam) yang pertama. Tapi saya sudah langsung ke pabrik di sana, sedangkan untuk kapal selam kedua dan ketiga dilakukan di PT PAL,’’ katanya. Dia bilang pemerintah masih belum akan menambah jumlah kapal selam lagi. ‘’Kita lihat dulu kalau bagus tambah lagi, tidak mahal, yang mahal beli teknologi dan mendidik orang yang mahal,’’ katanya. (ant)

Pengelolaan PNS

Gudang Petasan

Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Pemberian uang itu disebut terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017. KPK kemudian menetapkan 5 tersangka dalam kasus ini. Sebagai tersangka penerima suap yaitu Bupati Nganjuk 2013-2018 Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala SMPN 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi. Sementara tersangka pemberi suapnya adalah Kabag Umum Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. (kmb)

‘’Posko itu untuk mempermudah pencarian korban,’’ kata Argo Yuwono. Dia mengatakan, keluarga yang kehilangan sanak saudara di sekitar lokasi kebakaran gudang petasan itu dapat mendatangi posko pengaduan di RS dr. Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur. Dia mengimbau masyarakat yang kehilangan keluarga membawa data antemortem atau dokumen riwayat pemeriksaan gigi. Menurut dia, hal itu untuk mempermudah proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia akibat kebakaran gudang kembang api itu. (ant)

Kasus Tahura, Oknum Anggota Dewan Merasa Disudutkan Denpasar (Bali Post) I Made Wijaya alias Yonda, oknum anggota DPRD Badung sekaligus Bendesa Adat Tanjung Benoa, bersama lima orang rekannya menjalani sidang perdana di PN Denpasar, Kamis (26/10) kemarin. Dalam berkas terpisah, Yonda didakwa atas dugaan perkara tahura, yakni dugaan pelanggaran konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya (KSDA-E). Dakwaan dibacakan oleh JPU Edy Arta Wijaya, Edwin Beslar dan kawan-kawan. Di hadapan majelis hakim pimpinan Ketut Tirta, jaksa menguraikan bahwa Wijaya tidak sendirian. Namun, Wijaya sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan dengan I Made Marna, I Ketut Sukada, I Made Mentra, I Made Dwi Widnyana dan I Made Suartha.Dalam dakwaan tersebut, dijelaskan bahwa Wijaya selaku bendesa adat mendiskusikan program Panca Pesona mengajak Marna. Hal itu, kata jaksa, disampaikan ke masyarakat namun masyarakat tidak ada bersedia. Masih menurut jaksa, setelah Marna menyanggupi program Panca Pesona itu, Marna mengajak Made Dwi Widnyana untuk bergabung dan Dwi Widnyana mengatakan akan mencari teman. Pada Desember 2016, Marna diajak Widnyana ke tempat terdakwa Wijaya alias Yonda di Tanjung Benoa. Di sana sudah ada Ketut Sukada, Made Mentra dan Made Suartha. Kala itu, sambung jaksa, dijelaskan bahwa program Panca Pesona tidak ada profit oriented, sehingga orang yang diajak hanya yang mau bekerja. Dari sana disampaikan bahwa lokasi yang akan dilakukan kegiatan Panca Pesona adalah milik Kehutanan yang merupakan kawasan hutan. ‘’Terdakwa Wijaya menanggapi dan kawasan tersebut akan

dimohonkan untuk dijadikan kawasan palemahan Tanjung Benoa,’’ urai jaksa. Pada 28 Desember, Wijaya mengeluarkan lima surat tugas yang ditandatangani terdakwa selaku Bendesa Adat Tanjung Benoa. Surat tersebut diberikan pada terdakwa lainnya untuk menjalankan program Panca Pesona. Setelah ada surat tugas, Wijaya bersama Marna dan kawan-kawan melakukan survei lokasi di Pantai Pesisir Barat Tanjung Benoa. Wijaya, kata jaksa, kemudian meminta kelima orang tersebut untuk meninggikan lokasinya sehingga dapat ditanami telur penyu. Caranya, sambung jaksa, melakukan pengurukan atau ditimbun dengan pasir dan membuat tanggul. Atas usulan itu, sepakat dicarikan pemborong dan dana Rp 100 juta dikumpulkan dari para terdakwa. Setelah ada dana dan dapat pemborong, pekerjaan diambil oleh Supangap dan diawasi oleh Marna dan kawan-kawan. Supangap lalu melakukan penebangan beberapa pohon mangrove dan sejumlah ranting mangrove menggunakan kapak, gergaji dan pisau. Di minggu ketiga, pekerjaan selesai 10 persen yang meliputi pelebaran akses jalan, pembuatan bedeng, memasukkan pasir ke dalam laut, membuat tanggul. Berdasarkan peta hasil rekonstruksi atau parsial di kawasan Tahura Ngurah Rai, Kelompok Hutan Perapat Benoa, diperoleh hasil didapati pengurukan kurang lebih 0,22 hektar, pembuatan jalan sekitar 35 meter, lebar 2,8 meter seluas kurang lebih 0,01 hektar. Seluruh kegiatan itu berada di Tahura Ngurah Rai. Atas perbuatannya, terdakwa Wijaya dijerat dan diancam Pasal 12 huruf c jo Pasal 82 ayat 1 huruf c UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H) jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dalam dakwaan kesatu

dan Pasal 33 ayat 3 jo Pasal 40 ayat 2 UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDA-E, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dakwaan kedua. Atas dakwaan itu, tim kuasa hukun terdakwa Ketut Rinata, Iswahyudi dan kawan-kawan tidak mengajukan eksepsi. Namun, ia memohon pengalihan penahanan dari tahanan rutan negara ke tahanan kota. Sedangkan Yonda sendiri memohon pada majelis hakim untuk memberikan waktu empat jam atau minta penangguhan empat jam saat hari raya Galungan karena dirinya sebagai bendesa adat. ‘’Sesuai awigawig desa pakraman kami, paruman agung desa adat belum pernah dihadiri tanpa bendesa adat. Paruman agung adat setiap enam bulan kami lakukan,’’ ujar Wijaya. Ditambahkan, paruman itu juga untuk mempertanggungjawabkan soal laporan keuangan. ‘’Kami di Hindu harus pahami adat dan budaya. Ini kami junjung tinggi. Agar dipahami, bahwa bendesa adat adalah pemimpin paruman agung sesuai awigawig,’’ tegasnya. Disinggung soal dakwaan, Wijaya mengatakan ada beberapa hal dakwaan yang menyudutkan terdakwa. ‘’Tiang (saya) tidak ada melakukan rekayasa sebagaimana dalam dakwaan tadi. Saya sudah sampaikan ke pengacara saya, ada beberapa yang tidak sesuai dengan tulisan (dakwaan - red) itu,’’ tandas Yonda. Salah satunya, kata Yonda, ia membuat program Panca Pesona bukan untuk menebang mangrove. ‘’Namun, saya selalu diobokobok disebut menebang mangrove. Saya membuat program Panca Pesona karena di sana kumuh. Tanpa ada yang menghiraukan. Silakan lihat di sana langsung,’’ tegas Wijaya. Sementara itu, lima terdakwa lainnya melalui kuasa hukumnya Agus Gunawan Putra dan kawan-kawan juga tidak akan mengajukan eksepsi. (kmb37)

Istri Bupati Dari Hal. 1

Sementara itu, diduga sebagai pemberi adalah Kepala Bagian Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. Sebanyak 12 orang yang diamankan di Jakarta. Selain Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, istri Bupati juga diamankan. KPK mengamankan orang di Nganjuk, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk berinisial SUR, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidkan Kabupaten Nganjuk yang juga anak buah Ibnu Hajar berinisial CSE, Direktur RSUD Kertosono berinisial TFY, ajudan Bupati Nganjuk berinisial OHP, Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjung Anom berinisial T, Kepala SMPN 5 Nganjuk berinisial SUT, seorang sopir

berinisial SUM. Basaria menjelaskan pada Selasa (24/10) pagi Tim KPK mengetahui Taufiqurrahman dan ajudan berada di Jakarta untuk melakukan kegiatan. ‘’Selesai kegiatan Taufiqurrahman bermalam di salah satu hotel di daerah Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,’’ tuturnya. Pada Selasa (24/10), IT, istri dari Bupati Nganjuk, dan D, ajudannya, tiba di Jakarta dan bermalam di hotel yang sama. ‘’Rombongan berikutnya, Ibnu Hajar, Suwandi, dan B tiba di Jakarta pada Selasa (24/10) pukul 24.00 WIB, dan kemudian bermalam di hotel lain di daerah Gambir, Jakarta Pusat,’’ kata Basaria. Kemudian, pada Rabu (25/10) pagi ketiganya menuju hotel tempat Taufiqurrahman menginap di Lapangan Banteng. Pada Rabu (25/10) pagi rombongan lainnya langsung menuju hotel tempat Taufiqurrahman menginap di kawasan Lapangan Banteng. ‘’Sekitar pukul 11.00 WIB, 10

orang itu bertemu di restoran hotel. Diduga diserahkan uang sejumlah Rp 289.020.000 dari Ibnu Hajar dan Suwandi yang dimasukkan ke dalam dua tas,’’ ungkap Basaria. Ia menyatakan sekitar pukul 11.30 WIB lima orang yaitu Taufiqurrahman, IT istri Taufiqurrahman, B, dan dua orang ajudan akan meninggalkan lokasi hotel. ‘’Sedangkan lima orang lainnya tetap berada di sana dan menitipkan uang dalam dua tas tersebut kepada Ibnu Hajar,’’ ujarnya. Saat itu, menurut Basaria, Tim KPK menghentikan rombongan yang bersiap berangkat menggunakan satu mobil sewaan. Tim mengamankan kelimanya beserta pengemudi mobil sewaan dan membawa mereka ke Gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan awal. ‘’Tim kemudian mengamankan lima orang lainnya di dalam hotel, dan uang sejumlah Rp 289.020.000 dari tangan Ibnu Hajar. Kelimanya kemudian juga dibawa ke Gedung KPK,’’ ujarnya. (ant)

Gerakan PKI Dari Hal. 1

Selain itu, ia juga menyilakan pihak Amerika Serikat (AS) membuka dokumen terkait Gerakan 30 September 1965/Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI), yang antara lain ada informasi keterlibatan militer Indonesia kala itu. ‘’Silakan saja. Kita juga punya dokumen. Dokumen apa pun dari luar kita siap untuk menghadapi. Mau apa?’’ ujar anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) itu. AS pada September 2017 membuka dokumen catatan harian yang diterbitkan kedutaan besarnya di Jakarta pada rentang waktu 1964-1968, yang antara lain mengutip laporan diplomatnya bahwa militer Indonesia terkait dengan peristiwa yang dikenal sebagai G-30-S dan pembunuhan massal anggota maupun simpatisan PKI.

Dokumen itu dirilis divisi Pusat Deklasifikasi Nasional (National Declassfication Centre) dari Badan Administrasi Pencatatan dan Kearsipan Nasional (National Archives and Records Adminstration). Dalam kaitan dokumen AS itu, Try Sutrisno menegaskan bahwa tidak perlu ada yang disikapi pemerintah Indonesia. Pria kelahiran 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur, yang masa kecilnya pernah membantu para pejuang kemerdekaan RI mendapatkan informasi mengenai tentara Sekutu Belanda itu menekankan bahwa informasi yang menyebut militer Indonesia terlibat dalam peristiwa 1965 memang benar, tetapi bukan dalam pemberontakan PKI, melainkan ikut memberantas pemberontakan G-30-S/PKI. ‘’Lho, TNI terlibat 1965 bukan pemberontakannya. Tapi, memberantas pemberontakan

PKI. Kalau PKI menang, kamu hilang semua, dipotong lehernya. Tahu kan? Jadi negara komunis,’’ ujarnya. Try menilai peristiwa pemberontakan PKI sudah selesai, dan tidak perlu ada penyelidikan lagi, karena yang perlu dilakukan saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan munculnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. ‘’Komnas HAM silakan, tapi apanya yang diselidiki? Sudah selesai. Tidak ada pembunuhan massal, dalam keadaan pemberontakan seperti itu. Apalagi, setelah dikejar, sudah dilarang, PKI masih punya kekuatan di pantai selatan Jawa Timur, masih eksis, masih melawan gerombolan PKI, ditindas kita. Lalu, masih ada lagi Tri Panji. Jadi, kita harus waspada,’’ ujarnya. Pemberantasan terhadap PKI dilakukan Indonesia juga tanpa bantuan pihak asing, demikian Try Sutrisno. (ant)

Para Pandya Banyak Hilangkan Nyawa Pasukan Karna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Puluh Tujuh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

LIHATLAH bumi ini memiliki kemegahan bulan. Karena itu bumi tampak bercahaya beraneka ragam. Seolah-olah banyak sekali bintang menyembul dari permukaan gelap. Bumi tampak seperti langit pada musim gugur. Banyak ditaburi cahaya-cahaya dari bintang-bintang. Oh Arjuna, prestasi-prestasi sangat besar telah engkau capai pada pertempuran hari itu. Sungguh pantas bagimu atau kepala kaum surgawi itu sendiri di surga. Kemudian Krishna menunjukkan medan pertempuran kepada Arjuna. Ketika kembali ke tenda mereka, terdengar sebuah suara keras dari bala tentara Duryodhana. Keributan ditimbulkan oleh suara terompetterompet kulit kerang, dentaman kenongan-kenongan, genderanggenderang, pataha, deritan rodaroda kereta, ringkikan kuda-kuda, dengkuran gajah-gajah, benturan senjata-senjata dahsyat terdengar di mana-mana. Setelah menerobos kekuatan pasukan dengan bantuan kuda-kuda yang memiliki kecepatan angin. Krishna kemudian dipenuhi keheranan setelah melihat bala tentara Kuru itu digiling para Pandya. Mereka seperti Dewa Yama itu sendiri sedang memban-

tai makhluk-makhluk menjelang kehidupannya habis. Pandya itu adalah ia yang utama dari para ksatria. Mereka terampil dalam ilmu panah-panah dan senjata-senjata. Mereka sedang menghancurkan kerumunan musuh-musuh menggunakan erbagai macam panah. Setelah menyerang rombongan gajah-gajah, kuda-kuda dan manusia dengan panah-panah tajam, yang utama dari para pemukul itu banyak menumbangkan dan menghilangkan nyawa musuh-musuhnya setelah memotong menggunakan panah-panahnya sendiri. Berbagai macam senjata dilemparkan kepada banyak musuh utama itu. Para Pandya itu membantai musuhmusuhnya seperti Sakra alias Dewa Indra sedang menghancurkan para danava. Dhritarashtra berkata, ‘’Engkau menyebutkan kepadaku sebelumnya nama dari Pandya itu. Pahlawan itu memiliki ketenaran mendunia. Tetapi prestasi-prestasinya, oh Sanjaya, tidak pernah engkau ceritakan. Karena itu tolong ceritakan kepadaku tentang pahlawan tersebut terkait keterampilan, semangat, energinya, ukuran kekuatannya, dan kebanggaannya.’’

Sanjaya berkata, Bhishma, Drona, Kripa, putra Drona, Karna, Arjuna dan Janardana. Mereka sepenuhnya ahli pengetahuan senjata-senjata. Mereka dianggap oleh paduka sebagai yang utama dari para prajurit kereta. Ketahuilah, Pandya itu menganggap dirinya sendiri sebagai yang paling unggul dari semua yang utama para prajurit kereta itu dalam energi. Sungguh, Pandya itu tidak pernah menganggap siapa pun di antara para raja yang setara dengan dirinya sendiri. Dia tidak pernah mengakui kesetaraannya dengan Karna maupun Bhishma. Namun para Pandya itu di dalam hatinya mengakui lebih rendah dari Vasudeva atau Arjuna. Mereka sebagai yang utama dari pemegang senjatasenjata. Dipenuhi oleh kemarahan, para Pandya itu tampak seperti para penghancur itu sendiri. Mereka waktu itu sedang membantai kekuatan pasukan Karna. Pasukan Karna itu bergelora dengan kereta-kereta, kuda-kuda dan juga diikuti serdadu-serdadu utama jalan-kaki. Ketika diserang oleh Pandya, mereka mulai berputarputar seperti roda tukang priok. Serangan para Pandya itu seperti

angin membuyarkan sekumpulan awan-awan. Tembakan anak-anak panahnya mencapai sasaran dengan baik dan mulai membubarkan kekuatannya. Para Pandya itu dengan cepat menghancurkan kudakuda, sais-sais kereta, tiang-tiang bendera, kereta-kereta. Dan hal itu menyebabkan banyak senjata, gajahgajah berjatuhan. Seperti pemecah gunung-gunung setelah menyerang gunung-gunung dengan petirnya, para Pandya itu menumbangkan gajah-gajah dengan pengendarapengendara mereka, setelah sebelumnya memotong tiang-tiang bendera, panji-panji, senjata-senjata . Sebagaimana juga para serdadu ja-

lan-kaki yang melindungi binatangbinatang buas itu. Para Pandya itu memotong kuda-kuda, para pasukan berkuda dengan panah-panah mereka, tombak-tombak. Setelah para Pandya itu merobek-robek menggunakan panahpanahnya, pasukan-pasukan Pulinda, Khasa, Balhika, Nishada, Andhaka, Tangana, orang-orang Selatan, dan orang-orang Bhoja, semua yang dilengkapi keberanian besar itu yang keras kepala, nekat dalam pertempuran itu melepaskan senjata-senjata dan baju zirah mereka. Para Pandya itu banyak menghilangkan nyawa anggota pasukan Karna. (bersambung)

Sloka 16. 5 Daivi sampad vimoksaya nibandhayasuri mata ma sucah sampadam daivim abhijato ‘si pandava Sifat rohani menguntungkan untuk pembebasan, sedangkan sifat jahat mengakibatkan ikatan. Wahai putra Pandu, jangan khawatir sebab engkau dilahirkan dengan sifat-sifat suci.


16 Pages

Friday, October

IBP/net

Lind

Friday,

Indonesia fireworks factory explosions kill 47, injure dozens -police

2017 October 27,

Thor finds from his brawny superhero Marvel’s years away humor. is nigh, and planet light futuristic god with irreverent of the world - The end hostage on a kitsch Norse the vampire in fact that remade into LOS ANGELES and held the slightly dim-witted be Waititi said for New mockumentary may revamps himself hammerless production TV series. preand a sequel that home, in

Hulk far the biggest Waititi, who an American idea of ... making the third Zealand director directed small, “I love the bed standalone viously wrote and such as 2010’s Thor (sitting) on the -- like, you “Thor: Ragnarok,” of Marvel’s fare the argument installment franchise, sees Chris “Hunt For up after an that in these films,” the independent and 2016’s “Thor” film reprise his role as don’t see ” well “Boy” Hemsworthand places Thor in “Ragnarok” Waititi said. that they allowed rely- Wilderpeople. of Waititi, But the comedy superhero his comfort zone, the “The fact kind of stuff in this a trademark save why put that outside of is very muchto find comedy often to help him in me to is amazing and that’sfilm.” ing on others characters who likes a Taika Thor I’d by placing unlikely as vampires movie feels like world. such sick of the I think it “I was a bit Hemsworth told mundane settings, in 2014’s cult deChris apartment Shadows.” (rtr) again.’” post, since created,” sharing an the We Do in - Former U.S. The Instagram “MeToo” social Reuters. I have an obligation hit “What Bush apol- leted, carried the the recent LOS ANGELES “I think that you know, and give on spawned by George H.W. and somePresident a spokesman de- media hashtagof sexual assault change it up, different, leveled to actress ogized through outpouring accusations people something for what an executive thing new,” he added.international Wednesday sexual assault but which sexual harassment in a has former Hollywood as a friendly scribed as on Nov. 3 “Ragnarok,” l was intendedat ease during against Weinstein. Weinstein week and with Thor Bush said Harvey in non-consensua theaters this to put her opens in engaging America, pat and a joke session. ceiling denied in North in the and from a dungeon a picture-taking Jim McGrath, sex with anyone. who starred to hangingtalking to a skeleton, network’s Heather Lind, Bush’s spokesmanin response more bizarre, a cave television a statement to explain as things only get AMC cable “Turn: Washington’s his comedic her issued post that sought an showcases jokes. historical drama Bush of groping behavior as Lind’s Hemsworth together with the former president’s Spies,” accused himself,” of social awk- timing with off-the-cuff light for photos playing make promoposed a physical as they attempt to “He’s literallyWaititi said. “You by his own others during his wife andfor the show in 2014. sessions. wardness posed director Taika he looks like Thor an Insta- disability during photo as Bush tional event at Chris, funny, charming, surfaced in a wheelchair, he’s years, look The allegationLind featuring a phoConfined to the past five weirdly, and lovely guy and loves from waist of guy, gram post Bush, 93, shaking hands has been for about on the lowerpictures,” beautiful ... he is that character.” mistograph of President Barack Obama “his arm falls he take hammers with his with whom Loki, of all five living with former After reuniting hur- people said. the devious brother during an appearance McGrath to put people at ease, at Saturday’s chievous and they have a sister, Blanch“To try discovers former presidents benefit. tells the same said that president routinely he has patted Thorformidable Hela (Cate ricane fund-raising Lind, 34, on destroying the In the post, reminded her of her joke - and on occasion, intended to ett), who has her eyes in what he photo have home of Asgard. powerseeing that with the 41st president women’s rears manner. Some his celestial his magic away according to clearly view a good-natured own meeting Thor loses and is cast futurearlier, when, me while I be it as innocent; others three years seen McGrath wrote. wielding hammer assaulted unknown President by his sister to an hostage by an photo.” inappropriate,” her, “he sexually Anzuoni for a similar hand. He it as he has offended, REUTERS/Mario and held (Jeff Goldwas posing shake my from his “To anyone istic planet most sincerely.” Grandmaster his fellow “He didn’t Pataky. Bush apologizes s for the actress eccentric from behind to fight and Elsa Representative touched me with his wife Barbara available for blum), forced “He Chris Hemsworth the Hulk. Walt Disney response wheelchair side,” Lind wrote. the were not immediately part of the president’s not clear Avenger, Bush by his joke. And then, all comment on “Ragnarok,” franchise, is by and it was No. 106 Dps told me a dirtyphotographed, touched to her allegations,her to take down the Co’s Marvel film Jl. Raya Puputan No 148 while being what prompted in question. (rtr) Mandala Renon Renon lady Kopi Made post first Jl. Raya Niti 148 me again.” the former Sanur 28 Instagram Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Lind said to say, ‘not Yamin No.18 Jl. Mohamad Cafee eyes as if Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon “rolled her Renon and Heather

e H.W. Bush President Georg actress after apologizes of groping accuses him Bush (R)

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

his funny Thor finds calypse side as apo gnarok’ nears in ‘Ra

27, 2017

George H.W.

201 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

L O N A A T I E R N I N T

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

onal Bali

find Internati

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

ta

REUTERS/Beawihar

An aerial

view of an

explosion

at a fireworks

factory at

n Indonesia have killed at least two ia explosio factory in Indones at a fireworks and a fire An explosion according to officials. dozen people

MALAYSIA

aIvNaDSea ava Java ONESIA

maat uma um Suma Sumatra

INDONESI

A Tangerang

Jakarta

Indian Ocean

Post at:

Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

October

26, 2017.

ons

losi factory exp fireworks Indonesia injure dozens -police kill 47,

Bogor 10 miles

Kosambi

village in

Tangerang,

Indonesia

Banten province,

Indonesia’s outskirts of the western death toll was expected of factory in said, and thethe Tangerang district a fireworks in and a fire at on Thursday, police showed. dozens - Two explosions factory warehouse broadcasts were KOSAMBI47 people and injured billowed from a island of Java, TV said bodies the the ng hub on capital killed plumes of dark smoke Deden Nurjaman, and he expected to rise. Thickindustrial and manufacturi Jakarta police spokesman still insideto climb. “People were see injured,” Metro Television. death toll badly you couldn’t said Jakarta, an factory had died. so Yuwono told

bad,” Argo the burnout burned some who It was really Hours later and there was “We also found their faces... plastic 47 bodies.” put the 6 was still smouldering There are of burning to page Nurjaman. had earlier Continued An official30. Yuwono said 10 a strong smell Witnesses said there one at around death toll at manifest who were and chemicals. also be heard left News can another people on the at Global were two explosions, GMT) and for may have of in “Bali Image” from 9.30 96.5 10 a.m. (0300hours later, both not accounted or not been workRadio FM am. Listen to about three be heard miles away, with light injuriesof the blasts. The until 10.00 FM at http:// m at the time media images of which could said. Global Radio and inside ing ten2myradio.co media reports at http:// online video Cahaya Sukses of the scene globalfmbali.lis streaming http:// A grisly videowhich was widely the PT Panca Buana smouldering or live video ali.com and li. onshowed missthe warehouse, media, showed radioglobalfmb nel/global-fm-ba with the roof bod- warehouse social ustream.tv/chan shared on ash and debris, badly charred official, we obtained, in some parts. lookers counting the manifest Of those 103 ing search and rescue A ies. “From 103 workers. were there were there were 46 who workers ...

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

10 km Maps4News Sources: Reuters; J. Wu, 26/10/2017

9 Elkomedor

Jumat Kliwon, 27 Oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kremasi Raja Bhumibol

Penghormatan Terakhir Senilai 90 Juta Dolar Bangkok (Bali Post) -

NH Dini

Upacara terakhir untuk Raja Bhumibol Adulyadej yang wafat pada Oktober 2016 dimulai Kamis (26/10) kemarin. Sebelum dikremasi, Raja Bhumibol melalui sejumlah ritual Buddha di kompleks pemujaan khusus yang membutuhkan 10 bulan pengerjaan.

Bali Post/Courtesy of UWRF

NH Dini

Perjuangkan Kesetaraan Gender Legenda hidup sastra Indonesia, NH. Dini, menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dalam Gala Opening Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) di Puri Ubud. Penghargaan bergengsi dari UWRF bagi para tokoh sastra Indonesia yang telah berkiprah selama puluhan tahun dan sukses memajukan dunia sastra Indonesia ini terakhir kali diberikan pada Alm. Sitor Situmorang di tahun 2010. NH. Dini naik ke atas panggung ditemani oleh puteranya, Pierre Coffin, sutradara dan animator film box office Despicable Me dan Minions. Saat menerima penghargaan yang diberikan oleh Janet DeNeefe, NH. Dini mengaku sangat bahagia. “Saya sangat bahagia bisa mendapatkan penghargaan ini, karena sebelumnya penerima penghargaan ini adalah Alm. Sitor Situmorang, seorang senior yang saya hormati. Saya telah berkiprah di dunia sastra selama puluhan tahun dan merasa sangat terhormat saya masih diingat hingga saat ini.” Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau yang lebih dikenal dengan nama NH Dini lahir di Semarang pada tanggal 29 Februari 1936. Beberapa karya NH Dini yang terkenal adalah “Pada Sebuah Kapal” (1972), “La Barka” (1975) atau “Namaku Hiroko” (1977), “Orang-orang Tran” (1983), “Pertemuan Dua Hati” (1986), “Hati yang Damai” (1998), dan masih banyak lagi karya lainnya dalam bentuk kumpulan cerpen, novel, atau cerita kenangan. NH Dini juga disebut sebagai penulis feminis yang terus memperjuangkan kesetaraan gender. Terlepas dari apa pendapat orang lain, ia mengatakan bahwa ia akan marah bila mendapati ketidakadilan khususnya ketidakadilan gender yang sering kali merugikan kaum perempuan. Dalam karyanya yang berjudul “Dari Parangakik ke Kamboja” (2003), ia mengangkat kisah tentang bagaimana perilaku seorang suami terhadap istrinya. Hingga kini, ia telah menulis lebih dari 20 buku. Kebanyakan di antara novelnovelnya itu bercerita tentang wanita. Banyak orang berpendapat bahwa ia menceritakan dirinya sendiri. Akan tetapi, terlepas dari semua penilaian itu, karya NH Dini adalah karya yang banyak dikagumi, buku-bukunya banyak dibaca kalangan cendekiawan dan jadi bahan pembicaraan sebagai karya sastra. NH Dini pernah meraih penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand. Ia kini berusia 82 tahun dan tinggal di Ungaran, Jawa Tengah. “Hadirnya NH. Dini, seorang legenda hidup dunia sastra Indonesia, di UWRF adalah suatu hal yang sangat membanggakan bagi kami. Tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal NH. Dini dan saya harap makin banyak juga pembaca internasional yang mengenal beliau, dan tahu betapa luar biasanya penulis-penulis Indonesia,” ucap Janet DeNeefe saat memberikan penghargaan tersebut di atas panggung Gala Opening. (kmb)

Bali Post/afp

KREMASI - Prosesi kremasi Raja Bhumibol Adulyadej digelar Kamis (26/10) kemarin. Anak laki-laki sekaligus pewaris tahta, Raja Maha Vajiralongkorn, memimpin pelaksanaan upacara dengan pakaian militer lengkap.

”Coco”, Film tentang Meksiko di Era Trump DI tengah hubungan ASMeksiko yang ada pada titik terendah, Disney Pixar berencana untuk merilis “Coco”, sebuah perayaan sinematis dari Meksiko yang oleh sutradaranya, Selasa (24/10), sebagai penangkal “negativitas” iklim politik saat ini. Dibuat di Meksiko dengan latar belakang festival Day of the Dead di negara tersebut, “Coco” menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang secara tidak sengaja berakhir di tanah orang mati, membawanya pada tur sejarah dan budaya Meksiko yang jelas. Sutradara Lee Unkrich, yang memenangkan Oscar untuk film animasi terbaik “Toy Story 3,” mengatakan bahwa proyek tersebut dibuat dengan mengesampingkan politik, namun peristiwa konspirasi di dalamnya membuat settingnya sangat relevan. “Tentu ketika kami mulai membuat film ini enam tahun yang lalu, itu adalah iklim politik yang sangat berbeda dari yang kita temukan sekarang,” katanya dalam sebuah konferensi pers di Mexico City, di mana film tersebut diputar di sebuah acara gala Selasa malam. “Dengan kata lain, kita semua sangat bangga dengan film ini. Dan saya pikir ini adalah hal yang baik yang akan terjadi sekarang, karena ada banyak hal negatif di dunia ini.” Film ini adalah yang pertama

Bali Post/afp

Gael Garcia Bernal, salah satu pengisi suara “Coco”. dari Pixar yang didedikasikan sepenuhnya untuk budaya asing --sebuah taruhan berisiko untuk studio animasi dan perusahaan induk Disney pada saat populisme Presiden Donald Trump dengan konsepnya “America First” banyak diperdebatkan. Co-director asal Meksiko-Amerika Adrian Molina mengatakan bahwa dia yakin film tersebut akan terhubung dengan penonton di mana-mana. “Koneksi yang akrab dengan film Pixar, itu lebih dalam

Gek Amy

Rilis ”Galungan Lan Kuningan”

Bali Post/ist

Perayaan hari raya suci Galungan dan Kuningan yang jatuh setiap 6 bulan sekali selalu disambut dengan berbagai kegiatan ritual oleh umat Hindu. Hal ini dilakukan agar setiap perayaan hari raya kemenangan Dharma melawan Adharma tersebut,

Dana yang dihabiskan untuk upacara penghormatan terakhir bagi Raja Bhumibol ini sangat fantastik, mencapai 90 juta dolar AS. Ini merupakan cara Thailand memberikan upacara penghormatan bagi Raja yang diberi gelar “Bapak Bangsa” itu. Dimulai pada dini hari Kamis kemarin, upacara penghormatan untuk Raja Bhumibol ini diikuti 200 ribu orang. Anak laki-laki sekaligus pewaris tahta, Raja Maha Vajiralongkorn, memimpin pelaksanaan upacara dengan pakaian militer lengkap. Ia bergabung dengan para pendeta Buddha di Grand Palace, lokasi pelaksanaan kremasi Raja Bhumibol. Kompleks berwarna keemasan yang spektakuler di luar Grand Palace itu dibuat khusus untuk kremasi Raja Bhumibol. Vajiralongkorn menyalakan api kremasi pada pukul 22.00. Kremasi dihadiri tokoh-tokoh penting dari Thailand; anggota kerajaan, jenderal, dan perwakilan dari negaranegara sahabat. Penghormatan ini merupakan kesempatan publik untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir kalinya bagi seorang raja yang menduduki tahta di tahun 1950. Rama IX, demikian gelar Raja Bhumibol, berhasil memimpin rakyatnya selama berpuluh-puluh tahun dan menyebabkan ketidakpastian di hati rakyat ketika wafat. “Dia sangat sempurna. Dia membantu negara dan masyarakat Thailand. Tujuh puluh juta orang Thailand bersatu dalam cinta mereka kepada

menjadi penuh makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menyambut Galungan dan Kuningan kali ini, penyanyi cilik asal Banjar Buahan, Payangan-Gianyar, Gek Amy (7), mempersembahkan sebuah single yang diberi judul “Galungan lan Kuningan”. Single yang diciptakan oleh Tu Ruwet dan diaransemen apik oleh Gung Dea ini spesial diciptakan untuk memaknai hari raya Galungan dan Kuningan. Single tersebut mengajak umat Hindu untuk melakukan upacara yadnya sebagai bentuk bhakti kepada Tuhan. Selain itu, dalam single perdananya ini, pemilik nama lengkap I Gusti Agung Laksmi Prami Deva juga menceritakan tentang makna sesungguhnya dari perayaan hari raya Galungan dan Kuningan. “Hari raya Galungan dan Kuningan ini kan perayaan kemenangan kebaikan (dhar-

ma) atas kejahatan (adharma), oleh karena itu kita semua umat Hindu harus mensyukurinya. Seperti perempuan membuat canang dan laki-laki membuat penjor,” ujar anak keempat dari pasangan I Gusti Ngurah Susila dan I Gusti Ayu Aryathi, Kamis (26/10) kemarin. Selain single “Galungan dan Kuningan”, Gek Amy yang lahir pada 21 November 2010 ini juga merilis single “Bencana Karangasem”. Single yang diciptakan oleh Gung Galih ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap para pengungsi. Kedua single yang telah dirilis lengkap dengan video klipnya ini merupakan bentuk keseriusannya di dunia tarik suara yang telah ia geluti sejak berumur 5 tahun. Dengan dirilisnya dua single perdana Gek Amy ini, I Gusti Ngurah Susila berharap putrinya bisa lebih berani tampil mandiri dihadapan publik. (win)

dari yang pernah saya bisa, dan saya rasa membuat sebuah cerita yang unik untuk studio, itu unik untuk dunia,” katanya. “Coco” menampilkan suara Idola Meksiko Gael Garcia Bernal, baik dalam versi bahasa Inggris dan Spanyol. Film ini ditayangkan perdana di Morelia International Film Festival di Meksiko dan mendapat sambutan hangat. Tayang perdana di Meksiko pada 27 Oktober, Amerika Serikat pada 22 November dan di seluruh dunia pada 23 November. (iah/afp)

Raja,” kata Wacharadej Tangboonlabkun (65) yang seperti kebanyakan warga Thailand tidak mengenal raja manapun selain Bhumibol. Wafatnya Bhumibol, menyebabkan negara yang seringkali dihantam kudeta politik ini dihantui ketidakpastian. Bhumibol merupakan raja yang paling lama memerintah hingga wafat di usia 88 tahun. Rama IX berhasil membangun kembali Kerajaan Thailand yang sudah hampir punah menjadi salah satu kerajaan terkaya dan terkuat di bumi ini. Bahkan akar dari ajarannya tertanam dalam kehidupan modern masyarakat Thailand dewasa ini. Kini, masyarakat Thailand menunggu di tengah ketidakpastian bagaimana sang pewaris tahta Raja Maha Vajiralongkorn akan memimpin kerajaan. “Bagaimana raja baru memimpin akan menjadi perhatian masyarakat Thailand karena hal itu akan memberikan gambaran kehidupan politik mereka di masa mendatang,” kata Guru Besar Ilmu Politik di Universitas Chulalongkorn, Thitinan Pongsudhirak. Kekuasaan absolut Kerajaan Thailand dicabut pada 1932. Namun, di bawah kepemimpinan Raja Rama IX, tercipta kekuatan otoritas moral dan politik, seiring makin matangnya rezim Bhumibol. Sebagai seorang pemimpin yang belum teruji, Raja Maha Vajiralongkorn atau Rama X, menghabiskan waktu dewasanya di Jerman dan tidak memiliki popularitas seperti ayahnya. (iah/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook