20 HALAMAN
NOMOR 182 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa Pon, 27 februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Di Pupuan, Kemenangan Koster-Ace Terkunci 80 Persen Siap Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan PASANGAN Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), disambut ribuan warga Kecamatan Pupuan, Tabanan. Mereka juga mendeklarasikan kemenangan Koster-Ace 80 persen di kecamatan yang terkenal sebagai penghasil kopi. ‘’Kemenangan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI ini di Kecamatan Pupuan sudah ‘terkunci’ dengan peroleh suara 80 persen,’’ kata I Gede Purnawan, Ketua Panitia Pengukuhan Relawan Tempur (Teman Purnawan) dan Srikandi Tempur serta Deklarasi KBS (Koster Bali Satu)-Ace Kecamatan Pupuan, Tabanan, Senin (26/2) kemarin di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan.
Dalam deklarasi yang dipadati ratusan relawan Koster-Ace itu, Purnawan mengungkapkan sejumlah alasan mengapa berani menargetkan 80 persen suara untuk kemenangan Koster-Ace. ‘’Di Pilgub 2013, kami menang 64 persen dan Pilkada Tabanan 2015 menang 79,29 persen dengan berhasil mengantarkan Eka-Jaya sebagai Bupati-Wakil Bupati Tabanan selama dua periode. Sekarang Pilgub 2018, kami sangat optimis Koster-Ace menang 80 persen. Itu sudah terkunci,’’ ungkapnya menegaskan. Selanjutnya ia berharap agar KosterAce setelah dilantik sebagai gubernurwakil gubernur Bali 2018-2023 memberi perhatian terhadap hasil pertanian dan perkebunan wilayah Pupuan. ‘’Kami di sini memiliki produk unggulan perkebunan seperti kopi dan manggis, agar
diberi perhatian oleh Pak Koster-Ace agar kesejahteraan petani kami bisa lebih baik lagi,’’ harapnya. Hadir dalam acara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Made Urip, petugas partai di legislatif Nyoman Adi Wiryatama (Ketua DPRD Bali), petugas partai di eksekutif Ni Putu Eka Wiryastuti {Bupati Tabanan) dan Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Tabanan yang juga Ketua DPC PDI-P Tabanan Komang Gede Sanjaya. Tak ketinggalan pula hadir Ketua DPRD Tabanan Ketut ‘’Boping’’ Suryadi, I Bagus Alit Sucipta, anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali I Gede Suamba, para anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kecamatan Pupuan. Hal. 19 Prioritas Utama
Bali Post/kmb
JAJARAN PENGURUS - Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan ketika disambut ribuan warga Pupuan, Senin (26/2) kemarin.
Sri Mulyani Lelang Baju
Jokowi Jelaskan Soal JKN
Lagarde Sebut Fantastis
MEMPERINGATI 110 tahun lelang Indonesia, sejumlah pejabat di negeri ini ikut meramaikan dengan melelang koleksi pribadinya. Salah satunya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia melelang salah satu baju batik lengan panjang kesayangannya. Nilai limit lelang dari baju batik ini senilai Rp 5 juta dengan uang jaminan yang harus diberikan sebesar Rp 2 juta Katalog lelang sukarela koleksi pribadi yang diterima di Jakarta, Senin (26/2) kemarin, menyatakan koleksi pribadi milik Sri Mulyani Indrawati yang dilelang tersebut berupa baju batik tulis lengan panjang motif bunga, merek Nena, ukuran M dengan kondisi bagus. Cara lelang dari koleksi pribadi ini adalah melalui internet atau e-auction dengan mendaftar terlebih dahulu di laman DJKN. ‘’Baju batik tersebut merupakan kesayangan Sri Mulyani dan sering dipakai beliau selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan,’’ tulis katalog tersebut. Lelang yang akan berlangsung pada Rabu (28/2) ini tidak hanya diikuti oleh Sri Mulyani, namun juga para pejabat eselon satu di lingkungan Kementerian Keuangan. Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla juga mengikuti lelang ini dengan menyumbang sejumlah koleksi berupa merek JK Collection, kain batik, kain tenun, songket nusantara dan baju batik. Hal. 19 Koleksi Pribadi
Jakarta (Bali Post) – Dua program Jokowi mendapat sanjungan Direktur Pelaksana International Monetery Fund (IMF) Christine Lagarde. Pertama soal perekonomian Indonesia. Lagarde menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Kedua soal BPJS/JKN. Lagarde kembali memberi pujian dan menyebutkan program BPJS yang menjangkau 90 juta orang sangat fantastis.
Bali Post/ant
UU MD3 - Seorang mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Pejuang diamankan petugas saat aksi menggugat revisi UU MD3 di depan Gedung DPRD Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/2) kemarin. Dalam aksinya para mahasiswa menuntut agar dilakukan judicial review kepada Mahkamah Konstitusi terkait UU MD3 khususnya untuk pasal-pasal tambahan yang dinilai mencederai nilai-nilai demokrasi.
Bali Post/ist
PILIH BAJU - Christine Lagarde bersama Presiden Jokowi saat berada di Pasar Tanah Abang, Senin (26/2) kemarin. Di pasar terbesar di ASEAN itu, Lagarde membeli baju koko untuk suaminya.
Lagarde saat turut serta bersama Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Tanah Abang mengatakan sangat mengapresiasi langkah Presiden Jokowi dalam memajukan ekonomi negaranya. ‘’Saya sampaikan pagi ini kepada Presiden bahwa perekonomian Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Tiga mesin ekonomi itu semuanya berjalan dengan sangat baik,’’ ujar Lagarde seperti disampaikan dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Senin (26/2) kemarin. Presiden sendiri memanfaatkan momen kedatangan Lagarde ke Indonesia kali ini dengan mengajak blusukan ke Pasar Tanah Abang. Ia menjelaskan bahwa dirinya ingin menunjukkan kekuatan besar dari pasar Indonesia yang dapat dilihat di sana. ‘’Untuk menunjukkan kepada Madam Lagarde bahwa sektor usaha kecil, menengah, dan mikro ini banyak sekali di Indonesia. Faktanya bahwa kita memiliki Tanah Abang yang kiosnya berjumlah 19 ribu lebih. Ini sebuah kekuatan besar kita sehingga saya kira akan menjadi sebuah pengalaman
lapangan bagi Ibu Lagarde,’’ kata Presiden. Setelah melihat sendiri aktivitas ekonomi yang berlangsung di pasar yang telah berdiri sejak 1735 itu, Lagarde menyampaikan pandangan yang senada. Ia setuju bahwa Pasar Tanah Abang mampu memperlihatkan salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. ‘’Saya sangat terkesan karena pasar ini mewakili kekuatan perdagangan dan industri tekstil. Ada banyak wanita di pasar ini yang merupakan bagian yang dinamis dari ekonomi Indonesia,’’ ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Lagarde sekaligus memuji pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disebutnya telah menjalankan program reformasi ekonomi dengan baik. Salah satunya ialah penyederhanaan proses perizinan yang memungkinkan para investor untuk bisa mendaftar dan mengurus perizinan di satu tempat saja. ‘’Saya sangat berharap Presiden dan timnya dapat melanjutkan reformasi yang baik di bidang infrastruktur, pendidikan, dan juga dalam urusan sosial,’’ sambungnya. Hal. 19 Tinjau Rumah Sakit
Anak-anak Terlibat Kriminalitas
Pengaruh ’’Game Online’’ dan Kurang Kasih Sayang Tindak pidana yang dilakukan anakanak di Bali sangat mengkhawatirkan. Tak hanya terlibat pencurian dan begal, juga pembunuhan. Tahun 2017 tindak pidana yang melibatkan anak-anak mencapai 11 kasus. Jumlah ini menurun kalau dibandingkan 2016 yang mencapai 56 kasus. Namun bukan berarti kita bisa bernapas lega. Tidak! Pemerintah, aparat dan krama Bali harus menemukan akar permasalahnnya dan mencari solusi untuk meniadakan kejahatan yang dilakukan anak-anak.
KASATRESKRIM Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Senin (26/2) kemarin mengatakan, terjadinya tindak pidana dengan pelakunya anak di bawah umur dipicu dua aspek. Pertama, aspek internal. Di mana anak tersebut lemah kontrol dirinya, emosi, rasa pingin diakui, menunjukkan eksistensi diri dan mudah terpengaruh. Kedua, aspek eksternal. Aspek ini dominan akibat lemahnya pengawasan orangtua terhadap pergaulan anak-anaknya di luar rumah, kurangnya sentuhan kasih sayang, perceraian orangtua, ingin diterima dalam suatu kelompok, gaya hidup mengikuti zaman, pengaruh internet atau game online, pengaruh minuman keras maupun adanya pengaruh pergaulan yang tidak baik. ‘’Kalau ada anak-anak ditangkap
terlibat tindak pidana, pengakuannya seputar ikut-ikutan atau takut dibully kelompoknya,’’ ungkapnya. Untuk kondisi tersebut, lanjut mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini, kepolisian meningkatkan kegiatan preventif bekerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat dan adat. Selain itu para orangtua meningkatkan pengawasan kepada anak, membatasi dan mengedukasi penggunaan gadget serta pemerintahan lebih banyak menyediakan sarana ajang kreativitas anak. Anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana, Senin kemarin, mengatakan perlu ada kajian untuk melihat apa yang menjadi penyebab utama persoalan ini terjadi. Hal. 19 Harus Dikaji
Bali Post/eka
ANAK - Sejumlah anak beserta barang bukti tindak pidana digelar polisi di Mapolsek Denbar. Mereka ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pencurian dan penusukan.
denpasar
2
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Sekolah Pasar
Meningkatkan Kualitas SDM Pedagang
YEL - Penampilan salah satu peserta dalam cerdas cermat sekolah pasar dengan yel-yel menarik. Pasar Rakyat yang Sudah Direvitalisasi Pasar Tegal Harum Pasar Desa Padangsambian Pasar Yadnya Pasar Gunung Sari Pasar Tamba Pasar Kerta Waringin Sari Pasar Desa Pakraman Penatih Pasar Nyanggelan Pasar Sudha Merta Pasar Umakaya, Renon Pasar Pujasera Pasar Desa Adat Renon Pasar Br.Kaja, Sesetan Pasar Batan Kendal Pasar Intaran Pasar Pedungan Br.Kaja I Pasar Desa Adat Pedungan II Pasar Windhu Bhoga Pasar Sari Merta Pasar Desa Pohgading Pasar Desa Adat Ubung Pasar Agung, Peninjoan Pasar Sangging Sari, Tonja Pasar Kelurahan Penatih Pasar Kelurahan Peguyangan Pasar Desa Peguyangan Kaja Pasar Gunung Agung
MENINJAU - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau salah satu pasar tradisional di Kota Denpasar yang sudah direvitalisasi, belum lama ini.
Revitalisasi Pasar Rakyat
Memperkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan
SEJUMLAH pasar rakyat atau tradisional di Denpasar telah direvitalisasi. Menariknya, revitalisasi pasar ini ditangani banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Bahkan pemerintah pusat pun ikut membantu dana melalui dana perbantuan untuk membangun pasar rakyat yang lebih baik. Langkah cerdas yang dilakukan pimpinan Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai Wali Kota dan wakilnya IGN Jaya Negara, mengingat fungsi dan peran pasar rakyat yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sebuah kesempatan mengatakan, langkah merevitalisasi pasar rakyat ini tidak lain untuk meningkatkan keberadaan pasar rakyat (tradisional) di tengah gempuran pasar modern. Revitalisasi pasar rakyat ini dalam usaha memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar menyebutkan, sejak 2010 lalu
puluhan pasar rakyat telah berhasil direvitalisasi. Baik yang dikelola PD Pasar maupun desa adat/pakraman. Upaya ini akan terus berlanjut. Kepala Disperindag Denpasar Wayan Gatra menyebutkan, dana yang telah dikucurkan untuk revitalisasi pasar rakyat mencapai Rp 38 miliar lebih yang berasal dari dana APBD. Sedangkan pemerintah pusat juga cukup banyak menggelontorkan dana untuk perbaikan pasar rakyat
di Denpasar. Seperti pada Pasar Agung (Rp 7,5 miliar), Pasar Nyenggelan (Rp 5 miliar), Pasar Poh Gading tahun 2013 (Rp 500 juta), Pasar Kertawaringin (Rp 500 juta), Pasar Padangsambian (Rp 500 juta), Pasar Sudha Merta tahun 2014 (Rp 2,5 miliar), Pasar Poh Gadung tahun 2015 (Rp 5 miliar), Pasar Sudha Merta tahap II (Rp 2,6 miliar), Pasar Poh Gading tahun 2016 (Rp 6 miliar) dan Pasar Badung (Rp 75 miliar). (ara)
KEBERADAAN pasar rakyat (tradisional) memiliki peran yang strategis, baik dari aspek ekonomi maupun sosial budaya. Upaya mewujudkan eksistensinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan berbagai langkah. Selain merevitalisasi fisik pasar, juga peningkatan kualitas SDM para pedagang. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM pedagang, Disperindag menggelar sekolah pasar. Kegiatan sekolah pasar dengan tema “Jaga Pasar Kita” telah beberapa kali digelar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si. mengatakan, sekolah pasar sudah empat kali dilakukan. Setiap angkatan jumlah pesertanya mencapai 40 orang pedagang dan pengelola pasar. Kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu upaya Pemkot Denpasar untuk mempertahankan keberadaan pasar rakyat. Untuk itu, fisik yang bagus untuk pasar belum cukup dalam meningkatkan eksistensi pasar. Tetapi juga harus didukung para pedagang dengan memberikan pelayanan yang ramah. Melalui sekolah pasar ini, pedagang diberikan pemahaman dan tata cara yang baik dalam menghadapi pelanggan. “Tradisi di pasar rakyat yang mulai memudar, seperti tawar-menawar yang menjadi keunggulan, harus tetap dipertahankan. Untuk itu, perlu sikap bijak pedagang bila ada pengunjung yang menawar. Tidak justru marah-marah ketika ada yang menawar,” ujar Gatra. (ara)
CERDAS CERMAT - Salah satu kegiatan sekolah pasar, yakni cerdas cermat antarpedagang.
BADUNG
Selasa Pon, 27 Februari 2018
3
Bupati Badung Terima Audiensi Paiketan Krama Bali
Siap Dukung Kegiatan Paiketan dalam Mempertahankan Budaya Bali RENCANA Paiketan Krama Bali untuk menggugah kaum remaja Bali dalam berkreasi membuat blog, poster ajaran Hindu, video darmawacana gaul serta aplikasi testimoni Trisandya mendapat dukungan penuh dari Bupati PAIKETAN - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menerima audiensi Paiketan Krama Bali di rumah jabatan Bupati, Senin (26/2) kemarin.
Badung Nyoman Giri Prasta. Hal ini diungkapkan Giri Prasta saat menerima audiensi pengurus Paiketan Krama Bali di rumah jabatan Bupati, Senin (26/2) kemarin, yang didampingi Kepala Bappeda Badung Made Wira Darmajaya dan Kepala BPKAD Badung Ketut Gede Suyasa. Menurut Giri Prasta, pihaknya mendukung segala kegiatan dalam mempertahankan adat, seni dan budaya di Bali. Apalagi kegiatan ini untuk
generasi muda, pihaknya siap mendukung kegiatan tersebut. Untuk membuktikan rasa dukungan tersebut, Bupati Badung akan membantu kegiatan tersebut secara pribadi dengan dana sebesar Rp 50 juta. “Adat, seni dan budaya patut dipertahankan, mengingat hal ini merupakan skala prioritas dari pemerintah pusat, yakni Presiden Jokowi. Konsep pengarusutamaan budaya ini mesti dibangun di semua lini, tidak saja menjadi tugas
pemerintah, namun juga dari masyarakat. Saya mengapresiasi keberadaan wadah seperti Paiketan Krama Bali ini untuk ikut mengajegkan budaya kita di Bali. Kami siap membatu kegiatan yang dilaksanakan oleh Paiketan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum Paiketan Krama Bali AAP Agung Suryawan Wiranatha didampingi sejumlah pengurus lainnya mengatakan, kedatangan Paiketan Krama Bali ke Badung untuk memo-
hon dukungan dari Bupati Badung atas kegiatan yang akan dilakukan. “Paiketan ini adalah sekumpulan orang yang peduli akan nasib Bali ke depan. Kami bukan saingan pemerintah, namun kami adalah mitra pemerintah dalam memikirkan serta memberikan solusi atas permasalahan yang ada di Bali. Kami selaku pengurus berterima kasih atas dorongan positif Bupati Badung atas kegiatan yang akan kami selenggarakan ini,” paparnya. (ad1387)
Pemkot Denpasar Arahkan Pembangunan Inklusif di Tahun 2017
Rai Mantra dan Jaya Negara Perhatikan Pembangunan di Segala Lini KOTA Denpasar sebagai jantung kota menjadikan perhatian dan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Denpasar harus mencakupi aspek yang lebih besar dan merangkul segala lini. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, pembangunan Kota Denpasar diarahkan pada sektor pembangunan inklusif. Melihat kembali perjalanan dari awal tahun 2008 hingga akhir tahun 2017, Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada Rabu (27/12) lalu dalam kesempatan berbincang dengan awak media cetak dan elektronik di Kantor Wali Kota Denpasar mengatakan, cakupan tanggung jawab Pemerintah Kota Denpasar tahun 2017 cukup berat, karena berbagai pembangunan infrastruktur harus diperbaiki. Meliputi program pendidikan, kesehatan hingga sosial yang masuk dalam program pelayanan dasar kepada masyarakat. Hal ini juga dikemas dalam reformasi birokrasi Pemkot Denpasar yang mengarah pada pemerintahan yang baik (good governance). Infrastruktur salah satunya dalam menunjang perekonomian masyarakat yang melihat
Pasar Badung sebagai pusat perekonomian rakyat Denpasar, maka revitalisasi Pasar Badung menjadi salah satu fokus utama. “Syukur rencana revitalisasi Pasar Badung bisa dilaksanakan. Tentunya ini adalah peran serta, dukungan serta doa dari warga Kota Denpasar,” ungkap Rai Mantra. Lebih lanjut dari sektor pembangunan, Pemkot Denpasar juga memfasilitasi rumah pintar dalam menunjang kegiatan penelitian anakanak Denpasar. Rumah Pintar Denpasar dijadikan sebagai ruang kerja bersama dalam melakukan berbagai pembahasan penelitian. Selain itu, keberadaan Youth Park atau Taman Kepemudaan menjadi salah satu ruang terbuka publik yang secara khusus dibuat untuk menjadi wadah sekaligus tempat berkegiatan anak-anak muda kreatif Kota Denpasar. Terlebih tahun mendatang, garis sungai di areal tersebut yang panjangnya kurang lebih 70 meter akan dipercantik dengan goresan mural yang diinisiasi oleh pemuda-pemudi kreatif Kota Denpasar. Terkait dengan penataan Tukad Bindu yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar bersama Komunitas Tukad Bindu membuahkan hasil
yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Aliran Tukad Bindu yang dulunya menjadi tempat membuang berbagai limbah, setelah ditata menjadi bersih, indah dan menjadi objek wisata air di Denpasar. Pengelolaan Tukad Bindu juga berhasil meraih penghargaan nasional. Dengan meraih penghargaan tersebut, Tukad Bindu juga menjadi salah satu pilihan tempat kunjungan kerja bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Bahkan di musim liburan, para wisatawan domestik maupun mancanegara terlihat berkunjung ke Tukad Bindu. Melihat keberhasilan tersebut, revitalisasi Tukad Badung juga dilakukan dengan serius, bahkan kini menjadi salah satu pilihan untuk berwisata. Pembangunan infrastruktur tentu harus diimbangi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang segenap jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mencanangkan program yang kreatif, inovatif dan tentunya bermanfaat untuk masyarakat Kota Denpasar. Rumah Berdaya sebagai salah satu bentuk empati dan kepedulian Pemkot Denpasar kepada penyandang skizofrenia (penderita gangguan jiwa)
Kota Denpasar Miliki Empat ”Rumah” yang Menginspirasi
Mulai dari Bersifat Sosial hingga Fasilitasi UMKM PEGANGAN visi dan misi Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan menjadi inspirasi dalam setiap lini pembangunan Denpasar. Dengan slogan “Kota Ku Rumah Ku” menjadi balutan di setiap luncuran program Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakilnya IGN Jaya Negara secara berkesinambungan terus berupaya memaksimalkan pembangunan dari tingkat lingkungan masyarakat. Kini di usianya yang ke-230 tahun, Kota Denpasar memiliki empat “rumah” yang mampu menginspirasi sebagai wadah pemberdayaan dan kreativitas bagi seluruh masyarakat, bahkan masyarakat dengan kebutuhan khusus turut mendapat fasilitas secara maksimal. Adapun keempat wadah yang dikemas dengan istilah rumah tersebut bernama Rumah Berdaya, Rumah Kemasan, Rumah Pintar dan Rumah Belanja. Tentunya keseluruhan program bertujuan untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Demikian disampaikan, Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas Kota Denpasar I Wayan Hendaryana saat di wawancarai pekan lalu. Hendar menambahkan, Denpasar Design Center (DDC) milik Pemkot Denpasar di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar melalui Rumah Kemasan telah mampu memfasilitasi 4.460 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Jumlah tersebut dari tahun 2013 sampai saat ini dengan pelayanan konsultasi, e-commerce dan kemasan. Bahkan dalam upaya memaksimalkan pemasaran dan promosi, DDC juga melayani UKM dan IKM dengan membuat Rumah Belanja. “Meski telah dipromosikan secara online, namun juga terus mengarahkan para tamu hingga para turis untuk mengunjungi Rumah Belanja,’’ jelas Hendar. Adapun DDC memberikan pelayanan yakni kemasan, konsultasi, HKI, e-commerce, rumah belanja dan teknopark. Ruang lebih besar dan luas untuk membantu masyarakat Kota Denpasar. Maka mulai tahun 2013 lalu sudah memfasilitasi 4.460 UKM-IKM dengan berbagai keperluan.
MENGINSPIRASI - Di usianya yang ke-230 tahun, Kota Denpasar memiliki empat “rumah” yang mampu menginspirasi sebagai wadah pemberdayaan dan kreativitas bagi seluruh masyarakat. Sementara dalam menunjang memaksimalnya Pendidikan di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga turut mendirikan Rumah Pintar tahun 2010 silam. Tujuannya sebagai sarana untuk pembelajaran bagi siswa dan masyarakat yang peduli pendidikan berbasis Iptek. Selain itu, memotivasi anak dan generasi muda untuk berkreasi serta sebagai ikon atau maskot Denpasar di bidang pendidikan. “Rumah Pintar ini diharapkan dapat dijadikan Co Working Space atau sebagai tempat kerja bersama antara peneliti-peneliti muda. Pencapaian siswa sekolah dalam karya penelitian dan berhasil meraih medali tingkat internasional menjadi kebanggan dan tidak disangka seluruh masyarakat,” papar Hendar. Dijelaskanya, secara reguler menggelar berbagai program di bidang pemajuan pendidikan di Kota Denpasar. “Rumah Pintar sebagai pusat penelitian anak muda, para pelajar hingga mahasiswa, di mana kegiatan pelaksanaannya dilakukan dengan sistem kerja kelompok,” ungkapnya. Selain sebagai pusat kegiatan belajar di Kota Denpasar, Rumah Pintar ini juga kerap menggelar berbagai lomba di bidang pendidikan. Seperti halnya tahun 2018 ini digelar lomba karya tulis. “Kami memfasilitasi kegiatan, baik lomba maupun kegiatan yang memacu semangat kreatif kalangan pelajar, termasuk ketrampilan, lomba–lomba dan sebagainya,” terangnya. Sedangkan khusus untuk masyarakat penderita skizofrenia, Pemkot Denpasar melalui
Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan mendirikan Rumah Berdaya. Dengan adanya Rumah Berdaya ini, diharapkan dapat memutus stigma masyarakat terhadap penyandang skizofrenia dengan memberikan berbagai pelatihan meningkatkan kreativitas para penyandang skizofrenia. Di samping itu juga memberikan pendekatan lewat terapi aktivitas kelompok yang melibatkan mahasiswa sekolah kesehatan di Denpasar hingga di luar Kota Denpasar. “Keberadaan Rumah Berdaya Denpasar menjadi tujuan bersama dalam memutus stigma negatif masyarakat terhadap penyandang skizofrenia dengan memberikan wadah untuk berkreativitas, sehingga tetap dapat produktif dalam pikiran postif,’’ kata Hendar. Hendar mengatakan, jumlah penyandang skizofrenia yang berada di Rumah Berdaya telah mampu diberdayakan bersama lewat pendampingan dari dr. I Gusti Rai Putra Wiguna bersama Dinas Kesehatan Denpasar. Hal ini juga tak terlepas dari keterlibatan insan kreatif yang ada, sehingga beberapa penyandang skizofrenia telah dapat bersosialisasi dengan keluarga dan lingkungannya, serta telah mampu menunjukkan prestasi dalam bidang menulis. Pendekatan lewat terapi aktivitas kelompok melibatkan mahasiswa sekolah kesehatan juga sangat berperan dalam memberikan dukungan untuk selalu percaya diri dan mampu bersosialisasi. “Kreativitas penyandang skizofrenia juga kita rangkul dan ikut mempromosikan seperti produk dupa, daur ulang sabun hotel, tas daur ulang hingga kaos,’’ pungkasnya. (k250)
menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Kota Denpasar menyasar segala lini. Sejauh ini indeks pembangunan manusia di Kota Denpasar mencapai angka 82,58 persen. Supaya tingkat sosial dan kesejahteraan masyarakat tidak menurun kembali, maka perlu langkah ekstra untuk mempertahankannya. Secara khusus terkait dengan upaya meningkatkan pendapatan perkapita di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar berfokus pada pemberdayaan masyarakat dengan mendukung segala bentuk kegiatan dan menciptakan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor pendukung pariwisata Bali. Berbicara tentang Bali, secara general sudah diketahui memiliki potensi dominan di bidang pariwisata, maka harus ada aspek yang bisa menopang dan mendukung hal tersebut. Dengan memberikan peluang pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan mendukung kemajuan pertanian adalah inovasi yang tepat untuk pembangunan Bali yang lebih baik ke depannya. “Inilah alasan saya kenapa di berbagai pertemuan selalu saya selipkan pentingnya kreativitas dan inovasi mendukung anak-anak muda, generasi Z inilah yang melanjutkan estafet kita dan mereka
memiliki peluang sukses lebih besar dengan bantuan perkembangan pesat teknologi dan informasi,” ujar Rai Mantra. Sebagai salah satu bentuk monitoring dan evaluasi, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Denpasar bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali melaksanakan Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) dan hasilnya bisa dikatakan sangat membanggakan. Bagaimana tidak, dari data Indeks Kebahagiaan dan Indeks Dimensi Penyusunannya Menurut Provinsi Tahun 2017, Denpasar berhasil meraih angka 74,63 dan satu-satunya kota/kabupaten di Indonesia yang berhasil meraih angka ini. “Harapannya, semua program yang dicanangkan dapat dinikmati dan berdampak positif untuk masyarakat. Jika sudah bahagia warganya, maka kamipun akan sangat senang, sesuai dengan konsep Sewaka Dharma, yaitu bahagia dalam pengabdian,’’ ungkap Rai Mantra. Selain sebagai kota berwawasan budaya, Denpasar juga merupakan kota modern yang tertata rapi, menjadi tempat hunian yang layak, memiliki masyarakat yang tetap menjaga warisan budaya serta
MPP - Suasana pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma, Lumintang, beberapa waktu lalu. pemerintahan yang selalu berorientasi pada pelayanan publik sebagai langkah reformasi birokrasi. Terbukti dengan keberadaan Gedung Graha Sewaka Dharma sebagai pusat pelayanan publik Kota Denpasar yang telah meraih penghargaan tingkat Nasional, sampai terpilih menjadi kota untuk menerapkan Mal Pelayanan Publik setelah DKI Jakarta, Banyuwangi dan Surabaya. Sudah selayaknya warga Kota Denpasar mampu bersinergi dan memanfaatkan segala bentuk pelayanan den-
gan baik. Salah satu warga Kota Denpasar I Nyoman Sugiarta mengatakan, program Pemerintah Kota Denpasar sudah sangat dirasakan masyarakat, terutama pelayanan publiknya. “Jika dibandingkan dengan daerah lain, masyarakat Kota Denpasar sudah sangat dimudahkan, terutama dalam mengurus izin. Sebagai masyarakat tentu saya berterima kasih atas kinerja pemerintah, tapi tetap saja berharap ke depan selalu lebih baik,’’ ujarnya. (ad1391)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Peringati Dies Natalis
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Juara Umum di Olimpiade Kimia Nasional
Akademi Farmasi Saraswati STD Bali dan New Media College Gelar Seminar Senada dan Luncurkan Tiga Buku Denpasar Boyong Piala Gubernur
KETUA DAN PEMBICARA – (Dari kiri ke kanan) Made Vairagya Yogantari, S.Sn., MFA. (Ketua Panitia Senada 2018), Hastjarjo B. Wibowo, S.Sn., M.Sn. (pembicara), Dr. Drs. I Gede Mugi Raharja, M.Sn.(pembicara), Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T., M.A. dan Kadek Prana Jaya, S.T., M.T., IAI (pembicara). ‘’THE Enlightenment of Infinite Creativity’’, itulah tema yang diangkat dalam serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis V Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali dan Dies Natalis XV New Media College. Acara yang digelar meliputi seminar nasional, workshop, perlombaan, bakti sosial, pameran, pemilihan putra-putri kampus 2018 dan ditutup puncaknya berupa pentas seni. Road to Dies Natalis dilaksanakan sebulan penuh diawali Seminar Metarasio dari Prodi Desain Komunikasi Visual, Seminar Kopi dan Ruang oleh Prodi Desain Interior, Workshop Desain Grafis berjudul ‘’Exploring Fan Art’’ dan Workshop Acroyoga yang dimotori oleh unit kegiatan yoga, Goldmonk Yoga. Digelar pula beragam lomba untuk pelajar dan mahasiswa seperti desain poster dan video netizen.
Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (Senada) digelar STD Bali di Gedung New Media College Denpasar pada 22 Februari 2018. Seminar dengan tema ‘’Desain, Seni dan Budaya dalam Pembangunan Berkelanjutan’’ ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Hastjarjo B. Wibowo, S.Sn., M.Sn. (Ketua Umum Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia/Aidia), Dr. Drs. I Gede Mugi Raharja, M.Sn. (Doktor Bidang Ilmu Kajian Budaya Desain) dan Kadek Prana Jaya, S.T., M.T. (Ketua Ikatan Arsitek Indonesia/ IAI Bali). Dosen Interior STD Bali Ni Kadek Yuni Utami, S.T., M.Ds. sebagai moderator. Menurut Ketua Komite Senada 2018 Made Vairagya Yogantari, S.Sn., MFA., seminar diikuti 86 pemakalah dari perguruan tinggi (PT) seluruh Indonesia. Seminar mendapatkan sambutan hangat dari
PT mitra dan didukung oleh berbagai asosiasi seperti IAI Bali, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Bali, Aidia, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Bali dan Desain Grafis Indonesia (DGI). Di sela seminar diresmikan pembukaan pameran desain berjudul ‘’Cube’’ yang juga rangkaian agenda Road to Dies Natalis STD Bali dan New Media. Peluncuran tiga buah buku karya dosen dan mahasiswa STD Bali bertepatan dengan puncak acara dies natalis pada 24 Februari 2018 diresmikan oleh Pembina, Ketua Yayasan Widya Informatika Mandiri dan Yayasan Pendidikan Putra Indonesia yaitu Nyoman Suteja, Ak., Kadek Sudrajat, S.Kom. dan Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra. Buku pertama berjudul ‘’Colorblind Artist, Freedom of Colors’’ ditulis oleh Dosen Prodi Desain Komunikasi Visual Kadek Angga Dwi Astina. Buku kedua berupa cerita anak karya Made Arini Hanidharputri, S.Sn., M.Sn. berjudul ‘’Dongeng Kami dan Mama’’. Buku ketiga adalah buah karya Unit Kegiatan Fotografi Obscura berjudul ‘’Observe Passion #2’’. Sementara itu, pemilihan PutraPutri Kampus STD Bali dan New Media rutin diadakan setiap tahun untuk memilih duta STD Bali dan New Media dalam berbagai kegiatan dan hubungan kerja sama dengan pihak luar. Diselenggarakan sejak 2008, pemilihan tahun ke-10 ini mengambil tema ‘’Young, smart, creative & outstanding’’. Setelah melalui penilaian ketat dari juri sejak tahap karantina, Komang Alit Ambara dari Jurusan Desain Komunikasi Visual dan Komang Sri Wahyuni (Jurusan Desain Interior) tampil sebagai juara. (ad1388)
SMK Penerbangan Cakra Nusantara
Siswa Baru Bisa Kredit Uang Pangkal dan PKL
KEMUDAHAN – SMK Penerbangan Cakra Nusantara memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada siswa baru dalam hal pembayaran uang pangkal dan PKL yang bisa dikredit. SMK Penerbangan Cakra Nusantara selalu menciptakan inovasi mengikuti perkembangan zaman yang makin praktis dan mudah. Kepraktisan dan kemudahan tersebut tidak lain adalah untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat terutama calon siswa baru yang akan menjadi bagian keluarga besar SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Pihak sekolah berinisiatif menjalin kerja sama dengan Home Credit Indonesia (HCI) dalam menyediakan fasilitas kredit dalam pembayaran uang pangkal dan biaya
pendidikan PKL. HCI memberi kepercayaan penuh kepada pihak sekolah untuk membina kerja sama yang baik ini. Kepercayaan ini pastinya juga bermanfaat bagi masyarakat Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya. Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Cakra Cemerlang Internasional I Made Arimbawa, S.Pd.H., M.Pd., M.M., kerja sama yang dijalin ini tidak lain untuk mempermudah orangtua siswa dalam pembayaran uang pangkal, biaya pendidikan praktik dan magang. Pelayanan yang diberikan berupa kredit. Orangtua dapat melakukan transaksi di berbagai tempat dengan waktu yang fleksibel tanpa harus perlu datang ke sekolah. Pelayanan ini meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan transaksi. Selain memberikan kenyamanan tersebut, sekolah tetap mengutamakan kenyamanan dan ketepatan target dalam pendidikan. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memiliki sistem pembelajaran yang merujuk pada Kurikulum 2013 Revisi 2017 dengan melaksanakan praktik 70% dan teori 30%. ‘’Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi taruna-taruni kami dengan program keahlian unggulan di era transportasi dan milenia di antaranya Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (Bandara), Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) serta Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics),’’ sebut Arimbawa. Pihaknya masih memberi kesempatan putra-putri Bali untuk bersama-sama membangun karier di dunia penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan dengan mendaftar secara gratis (kuota sangat terbatas). Calon taruna-taruni dapat datang langsung ke Jalan Drupadi No.27 Denpasar atau menghubungi nomor pendaftaran (0361) 474 2600. (ad1393)
Senator Mediasi Umat Buddha Terkait Penolakan Wihara
Shri Arya Wedakarna Setujui Pembangunan Cetia dan Buddhist Center di Desa Sempidi
TINJAU - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pejabat Badung, Desa Adat Sempidi dan tokoh Buddha meninjau lahan milik yayasan umat Buddha di Sempidi, Badung. ANGGOTA Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya dan Kesra utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III akhirnya turun tangan menanggapi aspirasi umat Buddha yang disampaikan dalam rapat di Kantor Kementerian Agama RI Provinsi Bali beberapa waktu lalu dan dalam masa reses tahun Sidang 2018. Senator RI menggandeng Pemkab Badung, Camat Mengwi, Lurah Sempidi serta Kementerian Agama Provinsi Bali dan Kabupaten Badung menghadirkan Polsek Mengwi, Bhabinkamtibmas TNI, Bendesa Adat Sempidi, Klian Adat, Klian Dinas, tokoh Hindu, pengurus Yayasan Pandita Sabha Budha Dharma Indonesia serta umat Buddha yang me-ngempon wihara yang didirikan puluhan tahun lalu itu. Setelah mendengar argumen-
tasi kedua belah pihak, termasuk unsur pemerintah dan aparat, Shri Gusti Wedakarna memberi nasihat kepada kedua belah pihak bahwa seharusnya umat Hindu dan Buddha sebagai minoritas di Indonesia bersatu padu dan pihak adat bisa secara fair melihat duduk permasalahan terutama hukumnya dengan sejarah Bali. ‘’Jangan pernah dilupakan bahwa Bali dibentuk dari persatuan Siwa-Buddha. Dulu Raja Bali Dalem Balingkang memiliki permaisuri seorang Buddha. Jejak persatuan satu natah ada dua tempat ibadah seperti di Batur dan Balingkang, Bangli, adalah contoh kehebatan leluhur. Maka agak aneh jika orang Hindu Bali ada yang menolak wihara. Jika itu dilakukan, siap-siap terkena pastuning pastu. Anda boleh tidak suka dengan si A atau si B, tapi jika sudah masalah
me-linggih-kan parahyangan Buddha, Awatara Sri Wisnu, kita harus mendukung. Hindu-Buddha bagaikan dua sisi mata uang. Saya minta selesaikan masalah di sini dan ke depan ayo Hindu-Buddha bersatu,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Di satu sisi, ia minta 300 umat Buddha yang me-ngempon wihara ini mendengar desa adat, berbaur dengan masyarakat adat Bali dan jangan eksklusif. ‘’Saya minta siapa pun pendatang di Bali agar menghormati di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Hargai tuan rumah adat Bali dan umat Hindu sebagai mayoritas di Bali. Toleransi tidak boleh satu arah, tapi harus dua arah. Saya minta umat Buddha agar introspeksi diri termasuk menyelesaikan masalah internal sebagaimana yang saya dengar. Bereskan dulu, berdamai dulu dengan saudara sendiri baru membuat simbol Buddha yang hebat. Buddha adalah Dewa Wisnu dalam kepercayaan Hindu dan kami umat Hindu sangat hormat pada Buddha,’’ tegas Shri Arya Wedakarna. Usai pertemuan, Senator langsung meninjau tempat di atas tanah yayasan Buddha dan memberikan instruksi agar segera membangun simbol Buddha di tempat ini. ‘’Saya setuju jika umat Buddha mendirikan simbol di atas tanah yayasan ini. Silakan bangun gedung serbaguna, altar Buddha (Cetia) dan perpustkaan Buddha. Saya namakan areal ini sebagai The Buddhist Center. Saya akan keluarkan rekomendasi resmi tertulis dukung Altar Buddha di sini. Saya minta Bupati Badung, Camat dan Lurah kawal ini sampai tuntas,’’ pungkas Duta Besar Perdamaian UPF–PBB ini. (ad1394)
MAHASISWA Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar terus mengukir prestasi tingkat nasional. Setelah meraih juara LCC Obat Tradisional, Minggu (25/2) lalu mahasiswanya merebut juara I, II dan juara umum Olimpiade Kimia di FMIPA Unud. AFS berhak memboyong piala bergilir Gubernur Bali. AFS Denpasar sekaligus mencatatkan diri sebagai kampus pertama yang memboyong juara umum kategori Science Invovation Project khusus bagi mahasiswa. Dari tiga tim yang dikirim, dua tim memborong juara. Juara I diukir oleh I Gede Bayu Somantara, Ida Ayu Pradnya Dewi dan Dara Vega Devi Kameswari. Tim ini dibina Putu Era Sandhi Kusumayuda. S.Farm., M.Phil.Apt. Juara II disabet di perorangan oleh Wayan Purnami Astuti yang dibina Dewa Ayu Ika Pramitha, S.Si., M.Si. Sementara tim lain diperkuat Gusti Ayu Putu Yosintha Sasmita, Ni Wayan Purnami Astuti dan Ni Putu Indah Kriscahyani sukses menembus enam besar. Panitia menentukan tim yang masuk enam besar setelah lolos seleksi dokumen dan proposal serta wajib presentasi. Direktur AFS Denpasar Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt. ketika diterima oleh Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, Senin (26/2) kemarin, mengaku bangga dengan prestasi tersebut sekaligus akan menjadi teladan bagi mahasiswa dan dosen AFS untuk berlomba mencetak prestasi di tingkat regional, nasional hingga internasional. Prestasi ini dipastikan akan mengangkat posisi AFS secara nasional di Dikti serta
menjadi poin plus dalam akreditasi prodi. Made Agus Sunadi Putra didampingi Pudir I I Putu Era Sandhi Kusumayuda, S.Farm., M.Phil.Apt., Pudir II Ni Nyoman Wahyu Udayani, S.Farm., M.Si.Apt., Biomed. Apt. dan Pudir III P. Santoso, S.Si., M.Biomed.Apt., Kaprodi Ketut Agus Adrianta, S.Farm., M.Biomed.Apt. menambahkan, mahasiswanya selain mendapat piala dan hadiah uang, juga menerima bonus berupa beasiswa dari AFS dan yayasan. Tim juara I nasional memperoleh Rp 6 juta dan pembinanya Rp 2,5 juta. Juara II perorangan mendapat Rp 2 juta dan pembinanya Rp 2 juta. Ia mengajak lulusan SMA/SMK tahun ini bergabung ke AFS Denpasar. Tahun ajaran ini hanya menerima sekitar 200 mahasiswa baru. Pendaftaran gelombang per-
tama dibuka 19 Februari-20 April. Testing tanggal 22 April. Semua pendaftaran lewat online di www. farmasisaraswati.ac.id. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Dewa Sukanada merasa sangat berbahagia karena AFS di bawah kepemimpinannya baru mencetak prestasi luar biasa. Pertama, AFS meraih akreditasi B dan mahasiswanya unggul di segala lomba. Prestasi ini patut menjadi pertimbangan bagi maasyarakat yang ingin kuliah di AFS karena terbukti berkualitas dan unggul. Menurutnya, yayasan berkomitmen menjadikan AFS semakin bermutu dengan mengangkat dosen baru dan fasilitas, sebab proses yang bagus ditunjang fasilitas lengkap sebagai kunci AFS tampil bermutu. (ad1392)
PIALA - Direktur AFS Made Agus Sunadi Putra bersama mahasiswa dan pembina menyerahkan piala juara umum Olimpiade Kimia Nasional kepada Bagus Ketut Lodji dan Dewa Sukanada.
Gradasi dan SPC STIKI Satu Jalur Dalam ’’Paras X Artspirasi’’
ERIC EST - Seminar Nasional Cinematography dalam Paras X Artspirasi menghadirkan sinematography Eric Est. DALAM rangka menjaga budaya tradisional di tengah perkembangan teknologi, dua organisasi kemahasiswaan STMIK Stikom Indonesia (STIKI) yaitu Gradasi (Graphic and Multimedia STIKI) dan SPC (STIKI Photography Community) bersatu menyelenggarakan kegiatan Paras X Artspirasi yang berlangsung 18– 24 Februari 2018 lalu. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan generasi milenial Bali tersebut mengusung tema ‘’Growing Without Forgetting’’ yang menekankan untuk tetap menjaga budaya tradisional
di tengah perkembangan teknologi. Makna terpenting dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan generasi muda akan budaya tradisional yang harus tetap dijaga dan dilestarikan khususnya di Provinsi Bali. Selain itu, sebagai acuan untuk menginspirasi dan memotivasi generasi muda di Bali agar menjadi pribadi yang lebih cerdas, kreatif dan berani dalam berkarya khususnya dalam bidang seni budaya, teknologi dan multimedia. Menurut Ketua Panitia Paras X Artspirasi Pande Wiratanaya,
kegiatan kali ini dikemas dalam dua kategori yaitu perlombaan dan seminar. Lomba yang diselenggarakan antara lain debat bahasa Indonesia, Short Movie Competition, Foto Hunting dan lomba Grafitti Challange. Sementara untuk ketegori seminar dilaksanakan Seminar Nasional ‘’Cinematography’’, Talkshow Animasi 2D, Seminar Nasional ‘’Work For Tasty Social Media Food Photography’’ dan Seminar Regional ‘’Cyber Crime’’. Ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Krishna Muku, S.T., M.T. menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Gradasi dan SPC ini, terlebih bertujuan untuk hal yang positif. ‘’Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan tersebut. STIKI sebagai kampus IT yang berwawasan budaya harus ikut serta dalam menjaga dan memelihara segala bentuk budaya lokal dan nasional,’’ imbuhnya. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus STIKI Indonesia tersebut ditutup pada 24 Februari 2018 oleh Ketua STIKI Indonesia. Dalam acara penutupan diserahkan hadiah kepada para juara serta pementasan kreativitas dari mahasiswa STIKI Indonesia dan beberapa bintang tamu lainnya. (ad1390)
Kerja Sama dengan Pemkab Badung
ISI Denpasar Bertekad Kembangkan Ekosistem Kesenian Bali
DALAM rangka meningkatkan kualitas tatanan kesenian masyarakat dan mengembangkan ekosistem kesenian di Bali, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menjalin kerja sama kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Senin (26/2) kemarin. Kerja sama yang ditandai penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta di Gedung Natya Mandala Kampus ISI Denpasar. Hadir seluruh civitas akademika ISI Denpasar dan pejabat di lingkungan Pemkab Badung. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha mengatakan, sebagai lembaga pendidikan pencipta seni, ISI Denpasar bertekad memberikan pelayanan dan sentuhan seni kepada masyarakat melalui keilmuan seni. Namun, dalam pelaksanaannya perlu ada keterlibatan pejabat pemerintah dalam mendistribusikan hasil kesenian tersebut, sehingga bisa dikonsumsi oleh masyarakat luas. ‘’Kenapa kami memilih Kabupaten Badung, karena Pemkab Badung telah menyiapkan infrastruktur yang bagus dalam pengembangan kesenian, seperti membangun balai banjar di desa-desa lengkap dengan berbagai fasilitasnya, seperti gamelan dan sanggar-sanggar tari. Tinggal sekarang ISI Denpasar masuk untuk memberikan keilmuan seni lebih lengkap, sehingga apa yang disebut dengan pengembangan ekosistem kesenian Bali yang terdiri atas produksi seni, distribusi seni dan konsumsi seni benar-benar bisa terwujud. Badung akan kami jadikan pilot project dalam upaya mengembangkan ekosistem kesenin Bali,’’ tandas Prof.
Sugiartha. Pihaknya akan mengawali dengan melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada Juli-Agustus 2018. Sebanyak 350 mahasiswa ISI Denpasar akan diterjunkan untuk mengabdi kepada masyarakat Badung. Pengembangan kesenian yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan setiap desa dengan melakukan pemetaan dan membuatkan program kerjanya (blue print). Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyambut baik dan mendukung penuh program pengembangan kesenian yang dilakukan ISI Denpasar, apalagi telah mengikutsertakan Pemkab Badung. Kabupaten Badung telah mempunyai komitmen dalam menjaga adat, agama, tradisi, seni dan budaya yang merupakan taksu Bali yang harus dijaga dalam membangun Bali ke depannya. Giri Prasta juga akan mendorong pembangunan infrastruktur ISI Denpasar dalam upaya memproduksi dan mengembangkan kesenian di
Bali. Di samping itu, bakal memback-up mahasiswa ISI Denpasar dalam hal dukungan pembelajaran, penelitian dan pengabdian, guna mengaplikasikan keilmuannya kepada masyarakat khususnya masyarakat Badung. Menurut Bupati Badung, berkesenian adalah salah satu cara mendorong anak-anak generasi muda untuk berkreativitas, sehingga mempunyai kegiatan positif dan bermanfaat bagi adat. Di samping itu, berkesenian dapat menghindarkan anak-anak generasi muda dari perilaku negatif seperti kebut-kebutan, seks bebas, narkoba dan kenakalan remaja lainnya. ‘’Oleh karena itu, saya memberikan bantuan gong di setiap banjar di Badung, sehingga anak-anak generasi muda ada kreativitas. Selain itu, saya memberikan bantuan pembangunan wantilan yang merupakan simbol budaya Bali serta bantuan pembangunan pura. Saya ingin membangun Bali dengan konsep Tri Hita Karana,’’ tukas Giri Prasta. (ad1386)
MOU - Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha (kanan) dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta usai menandatangani MoU dalam pengembangan ekosistem kesenian Bali, Senin (26/2) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Selasa Pon, 27 Februari 2018
daerah
5
Ratusan Lontar di Badung Didigitalisasi Mangupura (Bali Post) – Konservasi lontar dengan memanfaatkan media digital terus diupayakan Pemkab Badung. Sedikitnya, 375 lontar yang tersebar di Badung telah didigitalisasi hingga 2017. Selain program digitalisasi, Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) juga membukukan serta menyalin kembali lontar yang telah rusak ke dalam daun lontar. Kepala Disbud Badung I.B. Anom Bhasma mengatakan, digitalisasi lontar merupakan salah satu upaya menyelamatkan lontar. Lontar yang digitalisasi diterjemahkan dalam tiga bahasa yakni bahasa Bali, Jawa Kuno dan bahasa Indonesia. ‘’Kalau tidak diselamatkan, nanti lontar itu rusak. Makanya kami digitaliasi,’’ ujarnya, Senin (26/2) kemarin. Menurutnya, lontar yang telah dibukukan disebar ke masyarakat, khususnya Bendesa Adat se-Badung dan para sulinggih. Dengan adanya penyebaran lontar yang telah dibukukan, generasi muda diharapkan mempelajari isi lontar. ‘’Tidak lagi lontar itu sebagai pustaka suci yang tidak bisa dibaca, melainkan bisa dipelajari oleh masyarakat,’’ katanya. Pejabat asal Abiansemal itu menyebutkan, pihaknya telah melengkapi gedung Disbud Badung dengan perpustakaan lontar yang menyimpan semua lontar yang sudah digitalisasi. ‘’Dari bentuk buku hingga daun lontar. Sepuluh 10 lontar yang disalin ke dalam bahan tembaga juga ada di perpustakaan lontar. Siapa pun bisa berkunjung ke perpustakaan kami ini,’’ tegasnya. Anom Bhasma menyatakan Disbud Badung telah melakukan lelang Belanja Jasa Konsultansi Teknologi Informasi, Jasa Konsultansi Pembuatan Digitalisasi Lontar yang bersumber dari APBD 2018 dengan nilai pagu paket Rp 135.000.000 dan nilai HPS paket Rp 134.459.600. ‘’Lontar banyak sekali di masyarakat. Karena itu kami terus melanjutkan program digitalisasi lontar karena kami khawatir rusak,’’ sebutnya seraya menambahkan, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya penyelamatan lontar di Badung. (kmb27)
Tanpa Pascarehabilitasi
Pecandu Narkoba Cenderung Kumat Denpasar (Bali Post) Begitu derasnya penyelundupan narkoba ke Indonesia, membuat aparat penegak hukum berkerja keras menyelamatkan masyarakat dari pengaruh barang terlarang tersebut. Mengingat efek narkoba sangat parah dan cenderung kumat lagi, BNNP Bali gencar melaksanakan program pascarehabilitasi. Jika tidak mengikuti program ini, dominan pengguna kumat lagi. Bali Post/ist ‘’Klien yang tidak mengiPutu Gede Suastawa kuti program pascarehabilitasi, tingkat kecenderungan untuk relaps 70 persen. Sementara klien rehabilitasi yang mengikuti program ini tingkat kecenderungan relaps 30 persen,’’ ungkap Kepala BNN Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana saat sosialisasi program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi BNNP Bali di Hotel POP Denpasar, Senin (26/2) kemarin. Hal itu merupakan tantangan terbesar penyelenggaraan rehabilitasi saat ini. Apalagi stigma terhadap pecandu di masyarakat masih negative, sehingga membuat mereka sungkan untuk menjalani program rehabilitasi. Ada empat indikator keberdayaan program tersebut yaitu mampu membangun kemitraan, sinergitas dan peningkatan komitmen, mampu bertahan dan memiliki ketangguhan, melaksanakan nilai-nilai moral dan adat serta mampu berperan serta dan meningkatkan kapasitas dalam mencegah bahaya narkoba. ‘’Masyarakat merupakan elemen terpenting dalam upaya pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN. Kepedulian masyarakat memiliki peran dan posisi yang strategis dalam upaya yang selama ini dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional dan jajarannya,’’ ungkap Brigjen Suastawa. Tujuan diadakan kegiatan sosialisasi tersebut untuk memberikan kekuatan kepada masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengindentifikasi dan mengetahui ciri-ciri pemakai narkoba di lingkungannya masing-masing. Masyarakat harus tampil sebagai pionir dalam menggerakkan masyarakat di daerahnya agar menjauhi narkoba. Selain itu, dapat memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan program rehabilitasi dan harus menjaga minimal keluarga sendiri serta lingkungan. (kmb36)
Dagang Buah Dibui 6 Tahun Denpasar (Bali Post) Diduga tepergok ketika hendak mencabuli seorang siswi SMP, pedagang buah berinisial Ys, Senin (26/2) kemarin dibui selama enam tahun penjara. Terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda Rp 1 miliar. Jika terdakwa tak mampu membayar hingga putusan ini berkekuatan hukum tetap, dapat diganti hukuman kurungan selama empat bulan. Dalam perkara ini, hakim menjerat terdakwa dengan UU Perlindungan Anak. Ys dijerat Pasal 76 E jo Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perbuatan itu berupa melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Terdakwa asal Bojonegoro, Jawa Timur, yang didampingi penasihat hukumnya, Benny Hariyono, itu menerima putusan hakim. Apalagi vonis hakim lebih rendah daripada tuntutan jaksa. JPU sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana selama 8 tahun. (kmb37)
Bali Post/kmb23
RUSAK - Sejumlah pengendara melintas di jalan bekas proyek galian yang kembali rusak akibat hujan di Jalan Dharmawangsa, Kutsel, Badung.
Jalan Dharmawangsa Kembali Rusak
Mangupura (Bali Post) Setelah ditambal sulam, kondisi beberapa titik Jalan Dharmawangsa, Kampial, Kuta Selatan, Badung, masih banyak dikeluhkan warga. Pasalnya, beberapa titik jalan kembali berlubang. Kondisi paling parah berlokasi di depan Perum Puri Kampial. Bendesa Adat Kampial Made Badra mengatakan sudah ada upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi jalan rusak ini, namun
baru sebatas tambal sulam. Akibatnya tidak berselang lama jalan kembali rusak akibat hujan. ‘’Warga berharap dilakukan pengaspalan ulang. Bukan hanya penambalan karena sering dilalui bus besar yang rentan untuk rusak kembali. Kalau ditambal lagi dikhawatirkan jebol kembali,” ujarnya, Senin (26/2) kemarin. Badra juga berharap ke depan pengerjaan proyek agar bersamaan sehingga tidak terkesan gali lubang
tutup lubang. Selama ini sehabis pengerjaan proyek yang satu, jalan digali lagi untuk proyek yang lain sehingga seperti tidak pernah selesai. Camat Kutsel Made Widiana mengungkapkan kerusakan Jalan Dharmawangsa sudah sangat membahayakan pengendara. Beberapa pengendara sudah menjadi korban. Sebelumnya di sepanjang jalan tersebut dilakukan penggalian pipa PDAM. Karena pengurukan kembali
kurang sempurna, jalan akhirnya cepat jebol. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur yang dilalui kendaraan bus besar yang mengangkut wisatawan. Menurut Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Badung Sang Oka Permana, jalan yang rusak sudah diperbaiki. Jika masih ada yang rusak akan dikoordinasikan kepada rekanan karena masih tahap pemeliharaan. (kmb23)
Proyek Pembangunan Lima Patung
DLHK Badung Baru Selesaikan Tiga Mangupura (Bali Post) – Proyek pembangunan taman dan patung di sejumlah persimpangan jalan di Kabupaten Badung memasuki tahap kedua. Dari lima patung yang dirancang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat baru menyelesaikan tiga patung pada 2017 lalu. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan akan melanjutkan proyek tersebut tahun 2018 ini. Patung dengan epos Ramayana yang akan dibangun adalah Patung Laksamana Duta yang berlokasi eks Pasar Desa Adat Abiansemal dan Patung Kesatria Jatayu di Desa Pangsan, Petang. ‘’Selama dua tahun ini kami berupaya mewujudkan lima patung epos Ramayana di sejumlah intersection Abiansemal dan Petang,’’ ujarnya, Senin (26/2) kemarin. Menurutnya, tiga patung yang telah rampung dikerjakan tahun
lalu adalah Patung Rama di Desa Dauh Yeh Cani, Patung Rahawana Ngemandung Sita di depan SMK Pertanian di Pelaga dan Patung Hanoman di pertigaan menuju Tukad Bangkung. ‘’Total anggarkan untuk mewujudkan lima patung itu Rp 2 miliar lebih. Untuk dua patung yang akan dibangun tahun ini sedang proses tender,’’ ucapnya. Setelah penataan di wilayah Kuta Utara, birokrat asal Sempidi itu juga akan melakukan penataan di sejumlah taman meridian di Kuta Selatan, seperti dari Bandara Ngurah Rai
PERMASALAHAN anak usia sekolah khususnya PAUD, TK dan SD yang mengalami keterlambatan perkembangan atau anak berkebutuhan khusus semakin marak belakangan ini. Hal ini tentu akan berdampak terhadap perkembangan generasi bangsa Indonesia ke depan. Untuk itu, dibutuhkan penanganan yang tepat bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui peran serta para ahli berkompeten yang jumlahnya masih terbatas. Melihat hal tersebut, Paiketan Krama Bali akan berpartisipasi memfasilitasi permasalahan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Peran serta ini dibuktikan dengan menyelenggarakan Workshop ‘’Fasilitasi Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus’’ di Kampus STPBI-SPB Denpasar, Rabu (28/2) besok. Workshop ini menghadirkan psikolog dari Jepang Chisako Higashitani dan empat mitra kerja yang juga dari negara Sakura untuk memberikan materi bagi guru dan aktivis anak yang menangani pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Ketua Panitia Jero Jemiwi mengatakan, tujuan workshop ini adalah untuk memfasilitasi para ahli guna menularkan keahliannya kepada guru dan aktivis anak yang menangani pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan guru dan
aktivis anak yang menangani anakanak berkebutuhan khusus serta dapat menstimulasi tumbuh kembangnya anak-anak berkebutuhan khusus secara tepat. ‘’Peserta workshop ini adalah para guru dan aktivis yang menangani anakanak berkebutuhan khusus. Jumlah peserta ditarget 60 orang dari kalangan guru dan aktivis bagi anak-anak berkebutuhan khusus,’’ ujarnya di Warung 63 Denpasar, Senin (26/2) kemarin. Koordinator Acara Workshop Cok. Widyawati mengajak seluruh guru, aktivis dan orangtua, khususnya ibu anak-anak berkebutuhan khusus agar hadir dalam workshop, sehingga mempunyai pengetahuan dalam memberikan bimbingan dan motivasi kepada anakanaknya. Di samping itu, bisa sharing langsung dengan narasumber terkait kendala yang dihadapi selama mengurus anak-anak berkebutuhan khusus. ‘’Ini adalah kesempatan bagus bagi para ibu untuk mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menghadapi anak-anak yang berkebutuhan khusus,’’ imbuhnya. Chisako Higashitani mengatakan workshop akan berlangsung pukul 13.00-17.00 Wita dan dibagi dalam dua sesi. Pertama, peserta diberikan materi presentasi tentang bagaimana memahami anak berkebutuhan khusus, terutama cara guru atau orangtua mendukung perkembangan anak, baik dari fisiknya maupun mentalnya. Kedua,
menuju Nusa Dua, menuju kampus Unud dan di pintu keluar tol Nusa Dua. Penataan taman meridian ini khusus untuk menyambut annual meeting. Mantan Kabag Humas Badung tersebut juga berencana membangun Patung Nakula Sahadewa di Jimbaran yang diharapkan menjadi ikon pariwisata. ‘’Itu patung tahap kedua tahun 2018 untuk mempercantik dan annual meeting juga,’’ jelasnya. Sebelumnya, Eka Merthawan minta peran komponen pariwisata agar ikut ambil bagian dalam membantu dana CSR penataan Patung Satria Gatot Kaca dan Patung Dewa Ruci Kabupaten Badung, menjelang kegiatan Annual Meeting Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia pada Oktober 2018.
Disebutkannya, penataan dua patung itu sudah dibahas tahun 2017 dan digarap sebelum pelaksanaan IMF-WB. ‘’Kalau bukan dari dukungan pelaku pariwisata siapa lagi. Dua patung ini kami usahakan agar mendapat bantuan dari dana CSR perusahaan. Kalau semua dari Pemkab Badung artinya pelaku pariwisata cuma menikmati saja, tanpa ikut berkontribusi untuk daerah ini,’’ tegasnya. Konsep penataan dua patung tersebut telah ada dan DLHK Badung sudah mengajukan dana kepada pemerintah daerah setempat. Penataan taman air mancur di Patung Dewa Ruci diperkirakan menghabiskan dana Rp 5 miliar, sedangkan penataan taman air mancur Patung Satria Gatot Kaca (Patung Kuda) Rp 2,8 miliar. (kmb27)
Paiketan Krama Bali Gelar ”Workshop’’ Fasilitasi Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus
Bali Post/win
BERSAMA - Psikolog asal Jepang Chisako Higashitani (tengah) bersama Paiketan Krama Bali foto bersama usai memberikan keterangan terkait Workshop ‘’Fasilitasi Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus’’, di Warung 63 Denpasar. melakukan kerja kelompok. Pada sesi ini diajarkan bagaimana usaha orangtua dalam mengajarkan anaknya berposisi yang baik dalam memegang pensil, sehingga bisa menulis. ‘’Ini (posisi duduk dan memegang pensil yang benar - red) merupakan dasar proses pembelajaran.
Dengan posisi duduk dan memegang pensil yang bagus, anak akan fokus dan diharapkan lebih fokus lagi pada proses pembelajaran berikutnya. Anak berkebutuhan khusus sangat sulit dalam hal fokus,’’ tandas Chisako Higashitani. (win)
OPINI
6
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Psikologis Netralitas ASN RIUH pemilihan umum (pemilu) baik pemilihan kepala daerah (pemilukada), pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres) kerap membawa gelisah kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN - dulu Pegawai Negeri Sipil/PNS). Netralitas mereka selalu menjadi sorotan dan dipertanyakan dalam pesta demokrasi ini. Di sisi lain, sebagai individu warga negara Republik Idonesia, mereka juga punya hak untuk memilih maupun dipilih. Menyikapi kondisi ini, pemerintah telah mengeluarkan UU No. 43 Tahun 1999 tentang perubahan UU No. 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian. Dalam UU tersebut ditegaskan antara lain, untuk menjamin netralitas PNS/ASN maka ASN/PNS dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. ASN dilarang ikut kampanye memberikan dukungan kepada partai politik peserta pemilu, calon anggota DPR, DPD,DPRD, dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS. Sementara untuk tetap menghargai hak individual sebagai warga negara Indonesia, ASN ini tetap memberikan hak suara dalam pemilu. Hanya, mereka tetap saja dihadapkan pada pilihan ewuh pakewuh. Terlebih, bila ada atasan mereka yang ikut menjadi calon. Meski secara verbal nyata tidak ada tekanan, pengarahan atau penggiringan, namun secara psikologis tetaplah berpengaruh pada netralitas ASN. Bila tidak mendukung atasan, ada beban psikologis semacam kecemasan nanti akan dimutasi bila ternyata atasannya yang terpilih (menang). Hal yang sama bila mereka mendukung atasannya tapi ternyata nantinya kalah atau tidak terpilih, mereka juga menyimpan kecemasan akan kena mutasi oleh atasan yang baru (terpilih/memang). Memang, sampai sekarang tetap menjadi pertanyaan, asas pemilu yang salah satunya menyangkut kerahasiaan sampai bisa bocor yang berpengaruh pada nasib ASN ini. Terlepas dari pilihan yang menjadi rahasia masing-masing warga Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilu, gembar-gembor netralitas ASN itu sendiri masih menjadi pertanyaan. Mengingat kata netralitas itu sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) artinya keadaan dan sikap netral (tidak memihak, bebas). Itu artinya ASN tidak boleh memilih salah satu dari mereka yang ikut bertarung dalam pemilu agar tidak memihak. Namu nyatanya, mereka mempunyai hak pilih sebagai individu warga negara Indonesia, yang dipastikan mereka telah memihak pada salah satu pilihan mereka. Sementara jika mereka tidak memilih, mereka akan dikelompokkan dalam golput (golongan putih). Jika diamati yang terjadi saat ini dan sesuai makna netralitas dalam KKBI, mungkin lebih tepat disebut ASN itu bebas menentukan pilihan dalam pemilu. Sementara jika dikaitkan dengan peraturan atau UU Kepegawaian, netralitas pada ASN sekarang ini lebih cocok disebut untuk tidak ikut berpolitik praktis. ASN dilarang ikut terjun menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik, bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik, ikut kampanye memberikan dukungan kepada partai politik peserta pemilu, calon anggota DPR, DPD, DPRD dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS. Hanya, kembali ke pembicaraan awal, di sinilah justru ewuh pakewuh para ASN. Bagaimana mereka bisa tetap menjalankan hak pilihnya dengan tetap menjaga netralitasnya (tidak memihak, bebas) itu. Sangatlah sulit memang mewujudkan netralitas ASN sementara mereka tetap harus menentukan pilihan. Satu-satunya yang bisa dilakukan sementara ini, memang dengan melarang mereka ikut politik praktis. Karena bagaimanapun, psikologis atasan-bawahan tetap terbawa dalam netralitas ASN ini. Belum ada (lembaga) yang menjamin psikologis ASN tidak akan terbawa dalam hajatan demokrasi yang sedemokratis apa pun.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Partai Peserta Pemilu
Parpol peserta Pemilu 2019 telah ditetapkan. Sebagai masyarakat, saya berharap KPU agar terus membatasi jumlah partai peserta politik. Dengan jumlah partai yang besar, maka konsentrasi dukungan akan pecah dan ini biasanya berdampak pada koordinasi di parlemen. Jika memungkinkan, saya berharap setiap pemilu ada penurunan jumlah partai peserta pemilu. Ini penting agar Indonesia bisa kembali ke jumlah partai politik yang ideal untuk pesta demokrasi. Maksimal ada tiga partai politik. Saya berharap wakil rakyat merumuskan UU yang ideal untuk kepentingan kualitas demokrasi di Indonesia. I Gede Yuana Putra Singaraja, Bali
’’Simakrama’’ Kandidat
Untuk menghindari konflik di tingkat banjar dan desa pakraman, para kandidat hendaknya selektif mengklaim dukungan. Ini penting agar hubungan sesama anggota banjar dan desa pakraman tetap terjaga. Jangan sampai, hanya ada beberapa orang dari banjar A, B, atau C yang hadir, kandidat mengklaim telah mendapatkan dukungan politik dari banjar tersebut. Sebaiknya, aksi klaim massa dukungan politik dihindari mengatasnamakan kelompok atau banjar. Mari kita jaga keharmonisan pelaksanaan pilkada dengan tetap santun dan beretika mengelola aspirasi rakyat. I Komang Putra Sutama Gianyar, Bali
Menyoal Makna Netralitas ASN Politik memang sarat makna dan pertarungan strategi. Politik dominan dimaknai sebagai pertarungan perebutan kekuasaan. Padahal, pesta politik mestinya dimaknai sebagai proses pembaruan yang mengarah pada upaya peningkatan kesejahteraan publik. Dalam konteks ini, politisi mestinya merangkul semua elemen dan melakukan komunikasi publik secara intensif. Semua elemen juga harus diberikan ruang yang setara dalam pesta politik ini.
Oleh I Komang Warsa, S.Pd., M.Si., M.Pd. alam kaitan ini, pesta politik 2018 mestinya dimaknai secara lebih komprehensif. Politik tak hanya adu strategi, proganda, dan mencapai kekuasaan. Netralitas dalam pengelolaan kekuasan juga harus dipertegas. Ini penting agar tak ada keraguan bersikap bagi kelompok ternetu dalam pesta politik. Kini, ketika tahapan sedang bergulir, beragam strategi politik dilakukan. Politisi menggunakan berbagai strategi untuk bisa mengais suara-suara rakyat. Ada yang blusukan ke masyarakat, ada yang menebar janji politik. Berbagai macam pertemuan dilakukan dengan berbagai macam alasan. Yang tanpa sengaja atau memang sudah diformat sedemikian rupa, yang kadang-kadang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pertemuan politik praktis. Fenomena semacam ini memang merupakan bagian rutinitas kegiatan politik. Yang pasti, sepanjang sejarah perjalanan politik bangsa ini, ASN selalu menjadi lahan subur dan objek politik bagi para politisi untuk meraih dukungan suara-suara birokrasi. Dukungan birokrat dianggap suara yang bisa mengarahkan suara-suara yang lain. Setelah Orde Baru tumbang lewat gerakan reformasi pada tahun 1998, maka pada tahun 1999 mela-
D
lui UU No. 43 Tahun 1999 tentang perubahan UU No. 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian ditegaskan bahwa “untuk menjamin netralitas pegawai negeri sipil maka pegawai negeri sipil dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik”. Produk aturan dalam perundang-undangan masih saja ada menyisakan keraguan dalam implementasinya. Buktinya sampai saat ini, ASN dilarang ikut kampanye, dilarang untuk menjadi anggota/ pengurus partai, tetapi tetap memberikan dukungan suara saat memasuki bilik suara. Jika dimaknai kata netral pada bunyi perundangundangan sesuai makna leksikalnya, bisa-bisa menyeret seluruh ASN Indonesia ke ranah hukum karena melakukan bentuk pelanggaran dengan memberikan hak suara. Pemarginalan dan keabuan makna dari kata netral secara leksikal seakan melemahkan makna aturan sehingga membuat PNS menjadi dilema. Pesta demokrasi di republik ini seakan bertaburan debu permasalahan yang kadang membuat mata terpejam sekalipun telinga mendengar. Permasalahan aturan persyaratan pendaftaran bakal calon (balon) peserta Pilkada, masalah kecurangan sampai masalah netralitas ASN dalam Pilkada. Bahkan yang sedang aktual adalah adanya indikasi transaksi dan mahar politik dalam hajatan demokrasi. Jika indikasi ini
benar terjadi maka transaksi dan mahar politik akan jelas berekses pada transasksi/mahar birokrasi. Ini ibarat aliran sungai apabila hulunya kotor maka hilirnya juga kotor. Transaksi politik dan atau mahar politik ibarat kentut, berbau dan kedengaran, akan tetapi susah untuk dibuktikan. Apabila ini dibiarakan tanpa ada solusi akan melahirkan politik kapitalis, artinya siapa yang memiliki modal itu yang menang tanpa melihat kualitas personal politikus. Jika ini menjadi tradisi, demokrasi di negeri ini akan menjadi petaka/prahara politik. Bahkan. tidak sedikit masalah dalam Pilkada sampai dan berakhir di meja pengadilan, belum lagi konflik fisik antara pendukung kandidat. Semua itu seakan mempertegas bahwa politik itu mahal, politik itu keras, dan politik itu tanpa rasa jika politik regulasinya menghalalkan segala cara dan inkonstitusional. Segala persyaratan selalu dimaknai penuh dengan intrik dan sarat dengan muatan kepentingan. Netralitas ASN ibarat makan buah simalakama sehingga menjadikan ASN juga sulit mensterilkan diri dari kenetralan perpolitikan. Sehingga ujung-ujungnya ASN menjadi korban permainan dan dendam politik. Politik ibarat sandiwara yang selalu melibatkan sutradara, aktor, dan setting politiknya sehingga pada akhirnya
ending dari politik dalam Pilkada kadang berbuah manis dan kadang berbuah pahit. Manis dan pahitnya ASN dalam Pilkada kadang dihadapkan pada suatu pertarungan seperti di arena judi yang selalu ada kalah dan menang, kalau menang senang dan kalah siap ditendang. Harapannya, semua elemen bangsa ini, baik dari pembuat peraturan, aktor politik, dan juga ASN. Semestinya, hal ini membuka kesadaran dan mengerti dari makna kata netralitas agar ASN tidak menjadi korban dan terjebak oleh pertarungan politik para politikus. Start politik bukan dari kampanye dan berakhirnya di bilik suara. Politik itu selalu proses yang tidak pernah ada kata akhir dan tidak ada kata titik. Makna kata “netral” berarti tidak berpihak atau tidak membantu salah satu pihak. Jadi, kata netralitas mengandung makna keadaan dan sikap netral. ASN dalam peraturan perundangundangan tentang perpolitikan harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik (berdasarkan pasal 9 ayat (2) UU No.5 Tahun 2014). Kemudian di dalam penjelasan UU No. 8 Tahun 2012 dijelaskan larangan untuk mengikutsertakan ASN dalam kegiatan kampanye pemilu termasuk dilarang memberikan dukungan kepada partai politik peserta pemilu, calon anggota DPR, DPD, DPRD dengan cara ikut kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut pegawai negeri sipil, mengerahkan ASN sebagai peserta kampanye pemilu dengan menggunakan fasilitas negara. Jadi, netralitas ASN menurut amanat undang-undang harus diimplementasikan sesuai dengan makna kata. Jangan memanipulasi dan mereduksi makna sebuah kata yang berakibat pelanggaran terhadap makna hukum. Sata ini, netralitas ASN kerap
Perempuan Pemilih dan Pemilih Perempuan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilu 2019. Penetapan ini berdasarkan verifikasi yang telah dilakukan sejak Oktober 2017 lalu. Menjadi peserta Pemilu 2019 merupakan satu tahapan bagi partai politik, dengan tahapan berikutnya berupa pencalonan anggota legislatif. Tantangan bagi partai politik saat ini, bagaimana untuk dapat mencari bakal calon legislatif perempuan, karena pada dasarnya perempuan mempunyai kelebihan seperti dipahami dalam matrifocal. Konsep matrifocal menurut antropolog Hildred Geertz, adalah ketika perempuan memiliki otoritas, pengaruh dan tanggung jawab lebih besar dari laki-laki, dan pada saat bersamaan lebih diapresiasi dan dituruti. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini terlihat dalam tayangan di media massa. Presenter televisi, penyiar radio, bahkan iklan di media massa didominasi sosok perempuan. Selain karena lebih menarik perhatian baik bagi lakilaki maupun perempuan sendiri, secara tidak langsung hal ini mencerminkan bagaimana peran perempuan dalam memberikan pengaruh untuk melakukan atau memilih sesuatu. Perempuan dipandang mampu menggerakkan alam sadar maupun tidak sadar bagi para pemirsa, atau siapa pun yang menjadi target pengaruhnya. Berangkat dari konsep ini,
Oleh Nyoman Amie Sandrawati maka perempuan layak untuk dilibatkan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam kaitannya untuk memberikan perubahan ke arah yang lebih baik. Salah satunya di bidang politik, melalui Pemilu pada tahun 2019 mendatang. Berkaca pada hasil Pemilu 2014 lalu, maka keinginan untuk melibatkan perempuan lebih banyak di kancah politik ternyata masih di bawah harapan. Tidak saja dalam proses keterwakilan, namun juga dalam partisipasi ketika memilih perempuan itu sendiri. Hal ini menjadi cerminan bagaimana kesetaraan gender sedang dan akan menjadi perjuangan bagi perempuan, di tengah anggapan bahwa dunia politik didominasi kekuatan maskulin. Dalam beberapa kali pelaksanaan pemilu di Indonesia, jumlah caleg perempuan yang terpilih masih di bawah harapan. Padahal, semakin besar jumlah wakil perempuan di parlemen, peluang keterlibatan perempuan akan bertambah pula. Mengacu pada minimnya jumlah keterwakilan perempuan dalam parlemen, pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang batas minimum kuota perempuan dalam penyelenggaraan pemilihan. Menurut UU Pemilu No. 7/2017, diwajibkan minimal terdapat
30% keterwakilan perempuan sebagai bakal calon anggota DPR dan DPRD. Permasalahan bahwa caleg perempuan yang menjadi wakil partai merupakan kader atau sekadar dipaksakan, menjadi salah satu tantangan lebih lanjut. Karena merupakan syarat, maka tidak menutup kemungkinan adanya kecenderungan pemenuhan kuota minimal 30% sekadar syarat administrasi. Pertanyaan berikutnya, bagaimana partai politik dapat memaksimalkan partisipasi perempuan dalam perekrutan dan kaderisasi. Jika dilihat dari sudut pandang isu gender, masih banyak perempuan yang memang memilih untuk tidak terlibat di ranah politik. Jika ini merupakan fakta, maka dapat dimengerti jika partai politik mengalami kesulitan dalam proses perekrutan dan kaderisasi. Meskipun telah diterbitkan berbagai peraturan yang memperjuangkan kesetaraan gender, namun jika kesadaran perempuan untuk terjun ke politik tidak semakin bertambah, maka kesulitan bagi partai politik akan berbanding lurus. Bahkan, jika kuota tersebut ditingkatkan, akan memperbesar peluang partai politik untuk melengkapi persyaratan tersebut hanya untuk kelengkapan administrasi,
bukan sebagai salah satu upaya kesetaraan gender. Sementara itu, jika dipandang dari kesiapan partai politik dalam perekrutan dan kaderisasi, maka terdapat kemungkinan adanya ketidaksiapan partai politik untuk kader perempuan. Dilihat dari data persentase suara untuk caleg perempuan pada Pileg 2014 yang mengalami penurunan dibandingkan Pileg 2009. Ini mengindikasikan masih adanya sentimen atas kemampuan caleg perempuan. Hal ini karena berdasar data yang dirilis KPU RI atas partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 untuk Provinsi Bali, persentase pemilih perempuan yang berpartisipasi mencapai 77,15% dan laki-laki mencapai 80,20%. Namun, keterwakilan perempuan di legislatif tidak lebih dari 17%, bahkan di Kota Denpasar hanya 2,22%. Data tersebut memberikan gambaran bahwa pemilih perempuan juga mempunyai kecenderungan untuk memilih caleg laki-laki. Jumlah caleg perempuan minimal 30% seharusnya memberikan lebih banyak pilihan bagi pemilih perempuan untuk memberikan suara bagi perempuan. Namun, jika pemilih perempuan mempunyai rasionalitas tersendiri, maka hal ini mengindikasikan ketidakpercayaan pada kemampuan caleg perempuan. Penulis, Mahasiswa S-2 Kajian Budaya Universitas Udayana
menjadi bulan-bulanan para politisi yang akan bertarung dalam Pilkada untuk memperebutkan hegemoni kekuasaan. Hal tersebut semakin parah apalagi yang akan bertarung dalam Pilkada adalah mereka yang sementara menjabat sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah (incumbent). ASN menjadi serbasalah dan bekerja di bawah bayang-bayang ketakutan menunggu giliran mutasi atau turun jabatan bagi yang merasa tidak mendukung. Dengan demikian, muncullah istilah di kalangan ASN daerah “mendukung salah, tidak mendukung salah”. Kalau mendukung incumbent dan kalah, maka karier bisa hancur, kalau tidak mendukung incumbent dan terpilih kembali karier juga habis. Bersikap netral terhadap incumbent dan terpilih, karier juga bisa macet karena dianggap tidak berkeringat dalam proses pemenangan. Inilah fenomena yang kerap terjadi seusai perhelatan dan ending dari Pilkada, jika yang didukung menang tinggal menunggu karier meroket, dan yang tidak mendukung tinggal menunggu konsekuensi. Akankah terjadi fenomena di tahun politik ini? ASN dihadapkan pada satu pilihan yang sulit. ASN dihadapkan dua pilihan yang kontras gelap atau terang, kalah atau menang, dan senang atau ditendang. Karena itu, mengharapkan ASN seharusnya bersifat netral sesuai dengan makna leksikal kata tersebut dan implementasi jangan dikebiri maknanya. Keneteralan ASN harus sama seperti halnya kenetralan institusi TNI/Polri. Jangan kenetralan ASN bersifat semu dan abu-abu yang berakibat pada politik birokrasi menjadi terseret ke politik kepentingan. Penulis, Bendesa Adat Alasngandang, Pempatan, Rendang, Karangasem
POJOK IMF puji kebijakan ekonomi Presiden Jokowi. - Jangan terulang 1998. *** Kurang kasih sayang, anak-anak terlibat kriminalitas. - Perlu rayakan valentine day. *** BPS agar segera merilis angka produksi beras. - Bukan angka di belakang meja.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Selasa Pon, 27 Februari 2018
7
TABANAN
Cegah Pelanggaran, Panwaslu Tingkatkan Waskat
Tabanan (Bali Post) Panwaslu Tabanan nampaknya tidak mau sampai terjadi pelanggaran yang dilakukan pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur maupun tim pemenangannya saat masa kampanye. Salah satu langkah yang dilakukannya, yakni dengan meningkatkan pengawasan melekat (waskat) di lapangan setiap ada agenda paslon kampanye di Tabanan. “Jika ada indikasi pelanggaran, petugas di lapangan langsung akan melakukan penindakan agar tidak terulang lagi nantinya,” ungkap Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, Senin (26/2). Dikatakan Rumada, pihaknya telah menempatkan petugas setiap ada kegiatan Paslon di Tabanan. Petugas di lapangan langsung memberitahu tim pemenangan ketika ditemukan indikasi pelanggaran. “Kami lebih mengedepankan pencegahan dengan melakukan waskat di lapangan,” jelasnya. Dikatakan, KPU telah membuat aturan kampanye pasangan calon dan pihaknya melakukan pengawasan di lapangan. Sejauh ini belum ditemukan adanya pelanggaran karena pengawas di lapangan sudah berupaya melakukan pencegahan dan memberitahu tim pemenangan. “Dengan demikian, pelanggaran dapat dicegah,” tandasnya. Selian itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi aturan kampanye Paslon. Dia menegaskan, Paslon sama sekali tidak boleh memanfaatkan fasilitas pura termasuk wantilan, kantor pemerintah maupun sekolah serta tempat ibadah lainnya untuk kampanye. Begitupun dengan penempatan atribut kampanye di tempat-tempat tersebut tidak diperbolehkan. Rumada kembali menekankan agar Paslon maupun tim pemenangan menaati aturan kampnye yang telah ditetapkan KPU Provinsi. Karena pihaknya tidak segan-segan melakukan penertiban ketika terjadi pelanggaran. “Taatilah aturan yang sudah ditetapkan, mari sama-sama jaga agar Pilgub berjalan aman dan damai,” pungkasnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
DPRD - kunjungan kerja DPRD Bandung Barat ke DPRD Tabanan.
Kunker DPRD Bandung Barat ke DPRD Tabanan Belajar Subak dan Infrastruktur
Tabanan (Bali Post) Dinilai cukup berhasil membuat regulasi tentang pertanian, Kabupaten Tabanan dipilih menjadi lokasi studi banding oleh DPRD Bandung Barat. Rombongan kunjungan kerja anggota DPRD Bandung Barat ke gedung DPRD Tabanan dilaksanakan Senin (26/2), dipimpin Ketua Komisi III Tatang Gunawan. Selain menggali informasi terkait sistem pengairan sawah (subak, red), dalam kunjungan singkat tersebut belasan peserta studi banding juga menggali informasi masalah penanganan infrastruktur serta penanganan rumah tidak layak huni yang dananya
bersumber dari pusat. “Kami ingin belajar banyak tentang pembangunan di Kabupaten Tabanan semacam sharing, apa yang baik di Tabanan akan kita adopsi di Bandung Barat,” ucap Tatang Gunawan. Terkait pembangunan infrastruktur, salah seorang anggota dewan Bandung Barat menanyakan perihal upaya Pemkab Tabanan melalui dinas terkait, yakni PUPRKP mensinkronisasi antara program yang sumber dananya dari pusat, APBD maupun APBDes. Serta berapa persen anggaran yang disiapkan Kabupaten melalui dana APBD untuk pemeliharaan
infrastruktur, mengingat kecenderungan jalan berlubang banyak terjadi memasuki musim hujan. Menjawab pertanyaan para anggota dewan Bandung Barat, Dinas PUPRKP Kabupaten Tabanan yang diwakili Kabid Bina Marga Nyoman Sudiana menjelaskan, terkait infrastruktur memang tidak semua bisa terakomodir oleh APBD. Artinya, jika kegiatan bisa ditangani oleh desa, maka anggaran yang digunakan bersumber dari desa. Begitupun ditingkat kecamatan. “Jika memang ada yang tidak bisa diakomodir, barulah Kabupaten yang akan mengupayakan, itu pun
tergantung kondisi keuangan daerah,” papar Sudiana. Dari catatan dinas PUPR, saat ini untuk infrastruktur di Kabupaten Tabanan sudah 72,81 persen dalam kondisi baik, dari panjang ruas jalan Kabupaten yang ada. “Tahun 2019 harapan kami kondisi jalan rusak berat yang masih tersisa 20 persen bisa segera ter-hotmix dengan sumber pendanaan dari DAK 20 miliar, dibantu BKK provinsi senilai 36 miliar dan BKK Badung 50 miliar,” terang Sudiana. Sementara terkait penanganan rumah tidak layak huni, dijelaskan merupakan ranah dinas sosial dan sifatnya hanya
menangani bantuan stimulan dari dana kementrian. “Dari tahun 2016 sampai saat ini Tabanan sudah mendapatkan bantuan 888 unit, dengan kategori ringan, sedang dan berat. Dengan nilai yang sudah dipatok oleh kementrian per unit,” ucapnya. Realisasi penanganan rumah tidak layak huni ini juga ada ketentuan, di mana minimal ada 20 unit disatu desa, itu yang diusulkan dari tahun ke tahun. Usai berdiskusi, rombongan dewan Bandung Barat selanjutnya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar. (kmb28)
Koperasi Primer Diingatkan Segera Gelar RAT
I Made Yasa
Tabanan (Bali Post)Untuk menentukan koperasi dalam kondisi sehat, setiap tahunnya diwajibkan melakukan RAT. Untuk Tabanan sendiri, bagi koperasi jenis primer ditargetkan harus melaksanakan RAT pada bulan Maret. Namun hingga saat ini, baru 32 persen koperasi yang sudah menjalani RAT dari 444 unit koperasi primer yang masih aktif. Selain koperasi primer, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) juga diingatkan segera memberika laporan pertanggung Jawaban (LPJ). Batas pelaksanaan RAT bagi koperasi dan LPJ bagi LPD adalah Maret nanti.
Bali Post/kmb28
Lagi, Kemenpar Kucurkan Rp 2,4 Miliar untuk Penataan DTW Bedugul
Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pariwisata tahun ini kembali mendapatkan anggaran DAK fisik bidang pariwisata dari Kementrian Pariwisata sebesar Rp 2,4 miliar. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk melanjutkan penataan objek wisata DTW Bedugul, kecamatan Baturiti yang tahun 2017 lalu juga sudah mendapatkan kucuran Rp 1 miliar dan telah digunakan penataan lahan parkir. Kepastian adanya kucuran dana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, Senin (26/2). “Saat rakor persiapan pelaksanaan dan penyaluran DAK fisik bidang pariwisata di Kendari dari tanggal 21 sampai dengan 23 Februari, Tabanan dapat DAK Rp 2,4 miliar,” ucapnya. Lanjut dikatakan, tambahan dana tersebut nantinya akan diarahkan untuk membangun parkir, kios pedagang dan toilet di DTW Bedugul. “Kami terus berupaya melengkapi prasarana pariwisata guna dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan,” terangnya. Mantan Kepala BKD Tabanan ini juga menyampaikan, meski sudah mendapatkan kucuran anggaran pusat, penataan DTW Bedugul masih membutuhkan dana, karena total penataan destinasi wisata Bedugul seluas 2,5 hektar milik Pemda itu diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp 32 miliar. “Kita lakukan bertahap dan berkesinambungan sesuai anggaran yang kita dapatkan, karena semua bersumber dari DAK fisik Kementerian, dan sekarang sudah proses persiapan pelelangan,” ucapnya. Nantinya setelah penataan rampung akan dibentuk UPTD pariwisata DTW Bedugul untuk pengelolaan selanjutnya. UPTD ini nantinya juga merangkul pihak ketiga, karena untuk bisnis restoran pihaknya belum memiliki SDM yang memadai. “Pihak ketiga itu bisa dari pihak swasta atau masyarakat yang memang punya pengalaman, namun sebelum ditenderkan akan kita nilai apraisal khususnya tentang pengelolaan restoran, sehingga bisa diketahui berapa nilai kontrak yang ideal,” terangnya. Terkait pengembangan kawasan pariwisata di Kabupaten Tabanan, I Made Yasa juga mengakui masih terbentur keterbatasan anggaran. Bahkan pedoman acuan membangun destinasi wisata yang dirancang sejak tahun 2017 sampai saat ini belum bisa terealisasi. Apalagi pedoman ini memang amanat Undang-undang. “Materi sudah dipersiapkan mudah-mudahan 2019 kami sudah punya pedoman sebagai acuan membangun destinasi wisata di Tabanan,” ucapnya. (kmb28)
Bali Post/kmb24
AA., Gede Dalem Tresna Ngurah
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan, AA. Gede Dalem Tresna Ngurah, Senin (26/2) kemarin mengatakan koperasi setiap setahun sekali sesuai dengan ketentuan harus melakukan RAT. Di mana berdasarkan ketentuan tersebut untuk koperasi jenis primer, RAT dilakukan periode Januari-Maret. Sementara untuk koperasi jenis sekunder dimulai dari Januari hingga Juli nanti. Mengenai periode menjalankan RAT ini, telah dilakukan langkah pengimbauan oleh Dinas kepada seluruh koperasi di Kabupaten Tabanan melalui surat. “Sudah dilakukan imbauan melalui surat. Dari periode Januari hingga Februari, jumlahnya Koperasi Primer yang menjalani RAT memang baru ada 32 persen,’’ ujarnya.
Meski masih minim, tetapi kata Dalem Tresna masih ada batas waktu hingga Maret nanti. Apabila hingga Maret nanti atau batas waktu yang ditentukan, koperasi belum juga melakukan kewajibannya, maka pihak Dinas akan turun langsung ke koperasi bersangkutan dan menanyakan alasan mengapa tidak menggelar RAT sebagai laporan Pertanggung Jawaban kepada anggota. Kunjungan tersebut juga sekaligus untuk melakukan pengawasan kesehatan koperasi di Kabupaten Tabanan. Selain Koperasi, laporan pertanggung Jawaban pun diwajibkan untuk LPD. Di mana periode untuk LPD melakukan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada krama,
deadline-nya sama dengan Koperasi Primer yaitu pada Maret nanti. Dari data terakhir, LPD yang sudah melakukan LPJ di Tabanan baru 40 LPD, dari total jumlah LPD yang mencapai 256. Menurut Dalem Tresna kemungkinan fakta dilapangan kemungkinan LPD yang sudah menggelar LPJ lebih dari 40 LPD. ‘’Mungkin lebih dari 40 hanya belum terlaporkan karena ada yang tidak mengundang pihak dinas,’’ jelasnya. Ia melanjutkan, sama dengan koperasi, pihaknya juga sudah bersurat pada awal bulan lalu untuk mengingatkan LPD segera menggelar LPJ. Maret nanti akan kembali melakukan pengecekan kelapangan, khususnya terhadap LPD yang tidak menggelar LPJ tahun ini. (kmb24)
Pembukaan Poli Obgyn, RS Nyitdah Terkendala Alkes Tabanan (Bali Post) Meski sudah membuka operasional pelayanan sejak tahun 2017 lalu, Rumah Sakit (RS) Nyitdah masih fokus pada pelayanan IRD (Instalasi Rawat Darurat). Sementara untuk pembukaan Poliklinik, RS yang ke depan direncanakan akan menggantikan BRSU Tabanan ini, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu proses pembelian alat kesehatan tuntas. Direktur RS Nyitdah dr. Nyoman Wisnu Berata, Senin (26/2) mengatakan RS Nyitdah memiliki rencana membuka dua poliklinik, yaitu Poli Bedah dan Poli Obgyn (kebidanan dan kandungan) serta layanan kamar operasi atau OK. Awalnya pembukaan poli dan kamar operasi ini diharapkan bisa terealisasi pada akhir tahun 2017. Namun karena pemenuhan alat yang belum tuntas menyebabkan penyediaan layanan tersebut belum terealisasi hingga saat ini. Lanjut Wisnu Berata, pihaknya saat ini sedang berjuang melengkapi alat kesehatan untuk kamar operasi, poli bedah dan obgyn. Saat ini tahap pemenuhan kelengkapan alat kesehatan tersebut sedang menunggu harga dari e-katalog. ‘’Saat ini alat kesehatan yang dibeli lewat e-katalog harganya belum turun dari pusat. Kita sedang menunggu hal ini,’’ ujarnya. Proses menunggu turunnya harga dari pusat ini menurut Berata sudah hampir tiga minggu dan pihaknya tidak bisa menentukan kapan kepastian harga didapat. ’’Untuk harga yang mengeluarkan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah-red) Pusat. Semoga prosesnya bisa cepat,’’ ujarnya. Mengenai besaran dana dalam membeli alat kesehatan ini, lanjut Berata sudah tersedia dari APBD Kabupaten sebesar Rp 3,8 miliar. Meski masih belum ada kepastian harga, namun RS Nyitdah menargetkan seluruh proses akan selesai dan layanan Poliklinik Bedah maupun Obgyn sudah dibuka Agustus 2018 ini. Sambil menunggu pemenuhan alat, saat ini RS Nyitdah tetap beroperasi melayani masyarakat meski masih terbatas pada layanan IRD . Dalam sehari pasien yang datang ke IRD RS Nyitdah mencapai 1015 orang per hari. (kmb24)
Bali Post/kmb24
IRD - Layanan IRD di RS Nyitdah. Saat ini RS Nyitdah sedang menunggu proses pembelian alat kesehatan untuk membuka dua poliklinik di tahun 2018.
KARANGASEM
8
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Anggaran Turun, Karangasem Hanya Ikuti 12 Materi di PKB Amlapura (Bali Post) Kabupaten Karangsem tahun ini hanya mengikuti 12 materi di Pesta Kesenian Bali (PKB) 2018. Menurunnya, jumlah materi yang diikuti Gumi Lahar menyusul turunnya anggaran yang digelontorkan untuk mengikuti kegiatan tersebut serta menyesuaikan dengan kemampuan kesenian yang dimiliki. Dalam PKB tahun lalu, Karangasem mengikuti 19 materi. Kepala Dinas Kebudayaan I Putu Arnawa, Senin (26/2) kemarin, Bali Post/kmb41 mengatakan anggaran I Putu Arnawa yang digelontorkan untuk mengikuti PKB tahun ini memang sedikit mengalami penurunan. Kata Arnawa, saat PKB tahun lalu digelontorkan dana Rp 2.360.305.000 dan tahun ini anggaran sedikit menurun menjadi Rp 2.038.244.000. “Anggaran menurun akibat keterbatasan anggaran,” katanya. Menurut Arnawa, dengan anggaran yang digelontorkan dalam PKB tersebut materi yang diikuti pun mengalami penurunan. Jika sebelumnya Karangasem mengikuti 19 materi, namun tahun ini hanya mengikuti 12 materi. Dua belas materi yang diikuti tahun ini meliputi pawai pembukaan, parade gong kebyar dewasa, parade gong kebyar anak-anak, parade gong kebyar wanita, lomba bleganjur anak-anak, lomba tanam penasar tembang girang, lomba gender wayang, workshop kekawitan, lomba nyastra, parade lagu daerah Bali, parade topeng panca klasik, dan lomba kerajin. Sementara tujuh materi yang tidak diikuti sekarang meliputi ngelawang, angklung, joged bumbung, drama gong, wayang kulit, tari rekonstruksi, dan kesenian inovatif. “Materi yang kita ikuti merupakan kesenian yang menjadi ikon Karangsem,” katanya. Terkait persiapan sekaa yang akan mengikuti PKB nanti, Arnawa menegaskan, pihaknya sudah melakukan langkalangkah pembinaan sejak Januari 2018. Jelas dia, peserta yang dipilih untuk mewakili Karangsem dalam PKB nanti sudah ditentukan sesuai dengan kretiria. “Sebelumnya, kita sudah melakukan pembianaan di sejumlah sekaa. Pembinaan ini dilakukan menyesuaikan dengan jadwal yang sudah dirancang. Akan tetapi, kalau sekaa ada halangan saat itu, jadwal pembinaannya bisa diundur,” jelasnya. Disinggung apakah ada target di PKB tahun ini, Arnawa menegaskan, kalau pihaknya tidak memiliki target khusus. Menurutnya, tujuan dari mengikuti PKB ini adalah untuk menggali potensi-potensi kesenian dan mengembangkan kesenian. Dengan begitu, diharapkan lewat PKB ini nantinya tumbuh kesenian-kesenian yang baru. “Tidak ada target. Yang penting bisa tampil dengan maksimal saja,” tegasnya. (kmb41)
Dukung Program E-Learning
SMKN 1 Amlapura Sediakan Wifi Gratis Amlapura (Bali Post) Untuk mendukung program e-learning dari pemerintah, SMKN 1 Amlapura membuat terobosan dengan cara melakukan pengadaan wifi di dalam lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan, mengingat biaya internet yang dibutuhkan siswa agar bisa menjalankan program ini cukup tinggi. Dengan adanya wifi gratis ini, maka biaya paket yang dikeluarkan siswa bisa ditekan. Kepala SMKN 1 Amlapura I Wayan Artana, Bali Post/kmb41 Senin (26/2) kemarin mengungkapkan, berI Wayan Artana dasarkan hasil pendataan bahwa SMKN 1 Amlapura menempati peringkat ketiga dari volume peserta dalam menerapkan program e-learning. Kata Artana, untuk menyukseskan program pemerintah ini, pihak sekolah melakukan pengadaan wifi gratis untuk para siswa. Menurut Artana, untuk pengadaan wifi ini, pihaknya menggunakan dana APBD Provinsi pada tahun 2017 lalu. Kata Artana, upaya ini dilakukan mengingat biaya yang harus dikeluarkan siswa untuk membeli paket data internet agar bisa mengakses segala informasi lewat e-learning sangat tinggi. “Kalau satu siswa misalnya membeli paket seharga Rp 50 ribu, jika dikalikan dengan ratusan siswa dalam sepekan atau sebulan bisa mencapai ratusan juta. Jadi, dengan adanya fasilitas wifi gratis di sekolah, siswa dapat menekan biaya paket. Kita bisa mengadakan wifi ini karena terus melakukan komunikasi dengan pihak Telkom. Agar jaringan internet bisa sampai di sekolah, pihak Telkom beberapa kali melakukan survei ke sekolah. Akhirnya, wifi bisa sampai disini. Sebelumnya internet belum sampai di sini,” katanya. Dikatakannya, program e-learning sangat penting untuk siswa. Pasalnya, dengan program ini siswa bisa belajar di mana saja. Kalau sebelumnya siswa hanya bisa belajar ketika ada guru yang mengajar di kelas, dan kalau tidak ada guru, biasanya siswa enggan untuk belajar. Namun dengan adanya program e-learning, siswa tidak belajar di dalam kelas saja melainkan juga dapat belajar di luar kelas berbaur dengan lingkungan sekolah. “Dengan program ini, anak-anak bisa menambah wawasan belajar melalui dunia maya. Sekarang, tinggal perhatian pemerintah saja. Karena kalau tidak didukung sarana dan prasarana, maka sulit akan menyukseskan program ini. Jadi, kita harap ke depannya pemerintah bisa kebih memerhatikan hal ini,” jelas Artana sembari berharap ada bantuan unit komputer dari pemerintah. (kmb41)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
DIRAWAT - Korban disambar petir I Nyoman Para alias Jenek masih dirawat di RSUD Karangasem.
Bali Post/kmb41
Korban Selamat Sambaran Petir
Enam Orang Boleh Pulang, Satu Orang Masih Dirawat Amlapura (Bali Post) Satu dari tujuh korban yang selamat dari sambaran petir di Banjar Beluhu Kauh, Desa Tulamben Kubu, Minggu (25/2) lalu, bernama I Nyoman Para alias Jenek (45), Senin (26/2) kemarin masih terbaring di RSUD Karangsem untuk mendapatkan perawatan dari tim medis. Sementara enam korban selamat lainnya yang sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kubu kondisinya membaik dan semuanya sudah diperbolehkan pulang. Untuk dua korban yang meninggal juga sudah dibawa ke rumah duka, Senin (26/2) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, setelah semalam dibiarkan di lokasi kejadian. Saat diwawancarai di
RSUD Karangsem, Senin (26/2) kemarin, Jenek mengatakan, kondisinya mulai membaik setelah mendapatkan perawatan oleh tim medis. Hanya, sampai saat ini, dirinya masih merasakan sakit di leher bagian belakang akibat sambaran petir. “Kondisi sudah membaik. Saya sudah bisa makan. Hanya sekarang, leher bagian belakang saja yang masih terasa sakit akibat sambaran petir kemarin,” ucapnya. Dia menceritakan sebelum tersambar petir, dirinya telah menduga jika akan terjadi hujan lebat karena kondisi awan mendung tebal dan pasti akan ada petir. Ketika hujan benarbenar turun dengan deras, dirinya bersama keluarga lainnya berteduh di gubuk yang ada di dekat pohon. “Dan
sesaat langsung ada petir. Saya terasa seperti kena setrum. Kala itu saya sadar dan masih ingat mengambil anak yang paling kecil, tapi keluarga yang lainnya sudah tidak sadar,” ucapnya sembari menyatakan yang meninggal dunia adalah bapak dan adik kandungnya. Dia mengatakan, di wilayahnya memang sering sekali ada petir. Bahkan lima hari, sebelum kejadian seperti ini terjadi di dekat ternaknya. Saat itu hanya pohon kelapa yang ada di dekat ternaknya yang disambar petir sedangkan sapinya selamat. “Kalau sapi saya disambar petir bisa mati. Untung hanya kelapanya yang tersambar,” katanya. Keluarga korban Wayan Miasa mengungkapkan,
sekarang ini kondisi enam keluarganya yang selamat akibat tersambar petir sudah pulang ke rumah karena sudah normal. Sementara untuk dua korban yang meninggal dunia yakni I Wayan Tebang (70) dan Ni Nyoman Bawak (35) sudah dibawa pulang Senin (26/2) setelah sempat dibiarkan di TKP. “Keduanya dibiarkan karena sesuai keyakinan warga kalau ada kejadian seperti ini memang dibiarkan jangan disentuh siapa tahu bisa hidup. Tapi setelah dibiarkan, tetap keduanya tidak bangun dan akhirnya meninggal dunia,” katanya. Bagian Humas RSUD Karangasem, Gede Dedy Artho, mengatakan, sekarang kondisi pasien memang sudah membaik. Kata dia, korban
dibawa ke RSUD Karangsem oleh keluarganya pada Minggu (25/2) sekitar pukul 08.00 Wita. Korban dirujuk ke RSUD Karangsem karena irama jantung tidak stabil. ”Pasien sudah pendapatkan perawatan dengan baik. Sekarang kondisi pasien sudah membaik. Makan sudah biasa. Hanya mengeluhkan nyeri pada leher bagian belakang. Sementara keluhan yang lainnya tidak ada,” ucapnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, sembilan warga di Banjar Dinas Tulamben, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem tersambar petir Minggu (25/2), saat bekerja di kebun untuk memanen kacang tanah. Dari sembilan orang yang tersambar, dua di antaranya tewas di lokasi kejadian. (kmb41)
Talangi Dana Pengobatan Pengungsi
Keuangan RSUD Karangasem Defisit Amlapura (Bali Post) -
Besarnya dana di RSUD Karangasem mencapai Rp 1,7 miliar yang dipergunakan untuk menalangi biaya pengobatan gratis bagi para pengungsi erupsi Gunung Agung, membuat pihak rumah sakit milik pemerintah tersebut mengalami kekurangan (defisit) dana operasional. Jika Dana Siap Pakai (DSP) yang dianggarkan pemerintah pusat untuk biaya pengobatan pengungsi tidak segera cair, ditakutkan akan mengakibatkan operasioanal RSUD Karangasem terganggu. Selain RSUD Karangasem, kondisi serupa juga dialami RSUD Klungkung karena paling banyak menangani pengobatan pengungsi. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (26/2) kemarin, mengakui dana pusat itu belum ada yang cair padahal klaim sudah lama diajukan. Klaim tahap pertama Rp 3 miliar lebih dan klaim tahap kedua Rp 1 miliar lebih. Selain itu, masih ada klaim
tahap ketiga yang sedang dalam proses pengajuan. “Klaim yang kita ajukan sudah mencakup semua rumah sakit di Bali. Klaim pertama sudah kita ajukan 27 Desember lalu,” jelasnya. Terkait kondisi tersebut, Putra Pertama mengaku sudah sempat berkoordinasi den-
gan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pihaknya menyatakan akan menanyakannya lagi karena jika terus ngadat diyakini akan berdampak terhadap operasional dan pelayanan terutama RSUD Karangasem dan RSUD Klungkung selaku rumah sakit yang paling ban-
yak menangani pengungsi. “Sudah terlalu lama, makanya kami akan tanyakan lagi,” tandasnya. Kepala Sub-Bagian Keuangan RSUD Karangasem Hindani mengatakan, RSUD Karangasem termasuk rumah sakit yang paling banyak menangani pengungsi bersama RSUD Klungkung. Lantaran DSP belum cair, saat ini RSUD Karangasem terpaksa mengencangkan ikat pinggang. “Harus irit, kejelasan kapan cair belum ada,” ujarnya. Hindani tak menjelaskan langkah pengiritan yang dilakukan seperti hal-hal
apa yang mesti dilakukan untuk penghematan. Yang jelas, menurut dia, sejak ada keputusan pemerintah bahwa pengungsi mendapat pelayanan gratis dengan biaya ditalangi rumah sakit, RSUD Karangasem langsung menerapkannya. Hindani mengatakan belum cairnya DSP cukup berpengaruh terhadap operasinal rumah sakit. Namun, kondisi tak menguntungkan itu belum sampai berdampak terhadap pelayanan. “Kami berharap, dana bisa segera cair agar tak berdampak terhadap pelayanan,” ungkapnya. (kmb)
SMAN 1 Rendang
Bangga Menjadi Tuan Rumah ”Bali Post Goes to School” Amlapura (Bali Post) Program Bali Post Goes to School yang kedua di Karangasem berlangsung lancar dan sukses. Di balik meriahnya acara, ada dukungan berbagai pihak, seperti Pemkab Karangasem, KNPI Karangasem dan SMAN 1 Rendang. Sebagai tuan rumah, Kepala SMAN 1 Rendang I Wayan Janiarta mengaku bangga menjadi tuan rumah Bali Post Goes to School. Dipercaya sebagai tuan rumah, Janiarta mengaku bangga dan bersyukur. Karena kegiatan seperti ini akan memotivasi anak-anak untuk menumbuhkembangkan kreativitas dan daya saing dalam berprestasi, sehingga nantinya tumbuh menjadi insan-insan muda Karangasem yang cerdas, berprestasi, bermartabat, dan memiliki daya saing global. Kegiatan Bali Post Goes to School, menurut Janiarta, juga dapat menyegarkan kembali pikiran anakanak di Karangasem, yang sebagian besar baru pulang dari pengungsian pascastatus Awas dari Gunung Agung. “Bali Post Goes to School ini memperlihatkan kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak,” kata Janiarta di hadapan peserta lomba, Wakil Bupati Karangasem, dan Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha dan undangan lainnya, saat pembukaan acara ini, belum lama ini. Sepanjang erupsi Gunung Agung, Bali Post melalui gagasan Satria Naradha, sudah dua kali hadir memberikan
motivasi dan bantuan. Terutama saat terjadinya kenaikan status Gunung Agung yang membuat anak-anak belajar di pengungsian. Pada saat terjadinya kenaikan status Gunung Agung dari level Siaga ke Awas, SMAN 1 Rendang digunakan bersama-sama dengan anak-anak dari SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang. “Pada pagi hari, gedung sekolah digunakan untuk pembelajaran anakanak SMA dan sore harinya digunakan untuk pembela-
jaran bagi anak-anak dari SMPN 2 Rendang dan SMPN 3 Rendang. Agar seluruh kegiatan belajar mengajar waktu itu bisa tetap berjalan,” kata Janiarta. Pihak sekolah ingin menjaga asa para siswa dalam menempuh pendidikan, berharap mereka bisa maju bersama dan hebat semua. Sementara itu, Ketua OSIS SMAN 1 Rendang Tiska Permata Sari mengaku sejak awal memang bersemangat ikut terlibat dalam kegiatan Bali Post Goes to School.
Selain menambah wawasan dalam mengelola OSIS, juga melatih jiwa sosial dan membangun untuk bersamasama generasi emas yang akan menjadi tumpuan SDM Bali ke depan. “Ini kegiatan kami pertama kali. Sama sekali bukan beban. Setelah berjalan sukses, kami juga senang. Sebentar lagi, bulan bahasa. Dengan pengalaman ini, kami akan lebih siap nanti melaksanakannya,” kata Tiska. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa
juga mengapresiasi inisiasi Bali Post dalam mempercepat proses pemulihan mental anak-anak korban dampak bencana Gunung Agung. “Saya mengenal Guru Satria Naradha sudah sejak tahun 1987. Kita dulu sama-sama garap Pura Pasar Agung. Sejak dulu saya mengenal beliau memang sangat dermawan dan berjiwa sosial. Ini hanya sebagian kecil kepedulian beliau terhadap Bali, khususnya Karangasem,” kata Artha Dipa. (kmb31)
Bali Post/kmb31
SERAHKAN HADIAH - Kepala SMAN 1 Rendang saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba di atas panggung Bali Post Goes to School.
GIANYAR
Selasa Pon, 27 Februari 2018
9
Ditetapkan sebagai Tersangka
figur
Septiyani Mengaku Bekap Ketiga Anak Kandungnya hingga Tewas
Gianyar (Bali Post) Polisi akhirnya menetapkan Ni Luh Putu Septiyani Permadani sebagai tersangka pembunuhan terhadap tiga bocah di Banjar Palak, Desa Sukawati. Penetapan ini disimpulkan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi.
Ajak Anak TK ke Polsek Berbagai upaya dilakukan polisi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Seperti belum lama ini, anak-anak TK diajak mengunjungi kantor Mapolsek Payangan di Jalan Raya Payangan. Sedikitnya ada 50 anak dari TK Kartini, Desa Melinggih, Payangan yang diajak berkeliling di Mapolsek. “Mereka kami jemput menggunakan mobil dinas Polsek,’’ ucap Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan. Tidak sekadar dijemput, anak-anak ini juga diajak patroli untuk lebih mengenalkan aktivitas polisi dan mobil patroli itu sendiri. “Sesampai di Polsek Payangan, kami perkenalkan ruangan Polsek, beserta alat-alat kepolisian seperti borgol, tongkat polisi dan rambu lalu lintas,’’ jelasnya. Usai melihat ruangan, anak-anak lalu diarahkan ke aula Mapolsek Payangan untuk diputarkan video polisi dan polisi cilik sambil bernyanyi, bermain dan tepuk tangan. “Mereka sangat antusias untuk berkunjung ke kantor polisi dan mereka juga berharap di lain waktu dapat berkunjung ke Polres Gianyar sambil naik mobil polisi,’’ ucapnya. AKP Endrawan menerangkan, kegiatan ini sebagai sebuah terobosan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Polri, sehingga mereka tidak ada rasa takut jika bertemu dengan polisi. “Kita menanamkan kecintaan terhadap Polri sejak dini dan minimal anak-anak ini tahu kantor polisi,’’ tandasnya. (nik)
“Setelah dilakukan gelar perkara pada 24 Februari kemarin, kami memutuskan peningkatan status Septiyani dari saksi menjadi tersangka,’’ ucap Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo saat jumpa pers di Mapolres Gianyar, Senin (26/2) kemarin. Dikatakan, tersangka yang merupakan guru sekolah dasar di Desa Sulangai, Kecamatan Petang ini mengaku membunuh tiga anak kandungnya itu dengan cara membekap menggunakan boneka warna kuning. “Saat ketiga anaknya tidur dilakukan pembekapan, dengan menggunakan boneka warna kuning untuk menutup mulut dan hidung ketiga anaknya,’’ ungkapnya. Pengakuan tersangka, aksi pembekapan ini dilakukan pada Rabu (21/2) dini hari, sekitar pukul 02.00 Wita. Pembekapan dilakukan berurutan dari anak bungsu, I Nyoman Kresnadana Putra (2), I Made Mas (4) hingga terakhir anak yang pertama Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6). “Ini baru keterangan tersangka, tetapi nanti kita cocokkan dulu dengan hasil autopsi, apakah keterangan pelaku dengan hasil autopsi ini sama atau tidak, nanti kita buktikan,’’ katanya. Termasuk untuk membuktikan adanya dugaan tersangka meracuni ketiga korban dengan racun pembasmi serangga, polisi masih menunggu hasil autopsi. “Malahan tersangka yang mengaku meminum sendiri racun pembasmi serangga itu, kemudian menyayat urat nadi pada tangan sebelah kiri dan leher bagian kanan, seperti apa pun itu pengakuannya, nanti hasil autopsi yang akan
membuktikan,’’ tegasnya. Kepada polisi, tersangka juga mengaku memang ada permasalahan di keluarga yang menjadi motif aksi pembunuhan ini. Hal ini dibuktikan dari pemeriksaan terhadap saksi Ni Luh Lahar Rini yang merupakan ibu kandung Septiyani dan melihat langsung percekcokan antara putrinya dengan Putu Moh Diana. “Ini keterangan saksi ibu kandung tersangka, bahwa dua kali suami tersangka datang ke TKP terjadi pertengkaran. Pertama pada sore hari, malamnya suami datang lagi dan terjadi pertengkaran lagi,’’ ungkapnya. Ditambahkan, Septiyani pun mengakui bahwa dirinya mengalami persoalan rumit di rumah tangga. Polisi pun sudah berupaya melakukan pendalaman dengan memeriksa beberapa teman kerja serta warga sekitar di Desa Sulangai. “Terutama keterangan beberapa saksi, bahwa sebelumnya tersangka untuk memenuhi kehidupannya harus bekerja sendiri, terus ada juga masalah utang-piutang dan lainnya,’’ katanya. Kapolres Gianyar mengatakan, Putu Moh Diana pun bisa terseret dalam kasus ini, bila ada indikasi dia melakukan penelantaran atau kekerasan fisik atau psikis. “Juga ada indikasi kekerasan seperti ini, kita akan laksanakan proses lebih lanjut, suami tersangka juga pasti akan kita periksa lagi,’’ katanya. Tersangka Septiyani akan dijerat Pasal 80 ayat 4 dan ayat 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, denda paling
Bali Post/kmb35
JUMPA PERS - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo didampingi Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Denny Septiawan jumpa pers di Mapolres Gianyar, Senin (26/2) kemarin. banyak Rp 3 miliar. Sementara pada ayat 4 pasal tersebut mencantumkan pidana tambahan sepertiga dari ketentuan yang tercantum pada ayat 1, ayat 2 dan ayat 3 bila yang melakukan penganiayaan tersebut orangtua kandung. Diberitakan sebelumnya, seorang ibu, Ni Luh Putu Septiyani Permadani (33), diduga telah membunuh tiga orang anaknya yang masih di bawah umur. Tiga bocah yang menjadi korban kasus ini masing-masing Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6),
I Made Mas (4) serta I Nyoman Kresnadana Putra (2). Mereka diduga tewas setelah dicekoki racun pembasmi serangga oleh ibu kandungnya di Banjar Palak, Desa Sukawati, Rabu (21/2) lalu. Di lokasi pembunuhan, tampak dari luar rumah Tim Inafis Polres Gianyar melakukan olah TKP. Di sekitar TKP ditemukan pembasmi serangga cair dalam kemasan plastik yang isinya sudah habis. Kamar dalam kondisi semrawut, di atas karpet ada ceceran cairan pembasmi nyamuk. Polisi
juga menemukan pisau dapur yang berisi bercak darah. Diketahui, sehari sebelum kejadian, Selasa (20/2), Septiyani dan ketiga anaknya berangkat dari Desa Sulangai, Kecamatan Petang mengendarai sepeda motor Vario DK 7932 OB menuju rumah bajang-nya di Banjar Palak, Desa Sukawati. Menempuh perjalanan yang cukup panjang, keempatnya pun tiba sekitar pukul 12.45 Wita. Tanpa gelagat mencurigakan Septiyani mengutarakan maksudnya untuk menginap sehari kepada orangtua dan adiknya, I Nyoman Yoga. (kmb35)
Rochineng Terima Wabup Wan Zuhendra
Bahas Sistem Tata Kelola Sampah di Gianyar
Bali Post/kmb35
PEMADAMAN - Petugas berupaya melakukan pemadaman api di bale daja milik I Wayan Sukanata (57) di Banjar Cemanggon, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (26/2) kemarin.
ODGJ Bakar Rumah Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan insiden kebakaran yang terjadi di rumah I Wayan Sukanata (57) di Banjar Cemanggon, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (26/2) kemarin. Ironisnya, kejadian ini disebabkan oleh anak dari pemilik rumah itu sendiri yakni Komang Pande Adnyana. Pemuda 24 tahun ini diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan kemarin sudah dilarikan ke RSJ Bangli. Informasi yang dihimpun di lapangan, awalnya pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 Wita I Wayan Sukanata sempat cekcok adu mulut dengan Adnyana. Siangnya sekitar pukul 13.00 Wita, Adnyana sempat terlihat keluar rumah membeli rokok. “Saya sempat lihat dia mondar-mandir di luar rumah,’’ ucap warga setempat, Nyoman Nanik. Usai membeli rokok, Adnyana terlihat kembali ke dalam rumahnya. Tidak berselang lama tiba-tiba saja terlihat kepulan asap dari rumah Adnyana, tepatnya pada bangunan bale daja. Nyoman Nanik yang melihat lantas berteriak kebakaran. Bersama sejumlah tetangga berupaya melakukan pemadaman. Namun akibat besarnya api, warga setempat pun dibuat kewalahan. Hingga akhirnya lima mobil pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar datang ke lokasi melakukan upaya pemadaman. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 14.30 Wita. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta dikonfirmasi mengatakan, kebakaran ini dilakukan oleh Adnyana. Anak dari I Wayan Sukanata ini diketahui sudah sejak lama mengalami kelainan jiwa. “Tapi sakit jiwanya ini kadang kumat kadang tidak, nah kebetulan kemarin lagi konslet sampai bakar rumah,’’ ucapnya. Menurut keterangan sejumlah saksi, Adnyana juga sempat membakar kasur yang ada di kamarnya pada Minggu (25/2) lalu, sekitar pukul 20.30 Wita. “Dia sempat membakar kasur miliknya sendiri, untung diketahui oleh orangtuanya sehingga api dapat dipadamkan,’’ ucapnya. Kapolsek menambahkan, kini pihak keluarga sudah membawa Adnyana ke RSJ Bangli. Selain itu, dari kejadian ini korban diketahui mengalami kerugian Rp 50 juta. “Itu atap rumahnya ludes, kerugian sudah sampai puluhan juta,’’ tandasnya. (kmb35)
PJ. Bupati Gianyar Ketut Rochineng menerima kunjungan Wakil Bupati Anambas Kepulauan Riau di Ruang Rapat Bupati, Senin (26/2) kemarin. Rochineng didampingi Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra. Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar didampingi Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Anambas, Nurman. Wan Zuhendra langsung diterima oleh Pj. Bupati Ketut Rochineng di ruang rapat bupati seraya bertukar plakat. Wabup Wan Zuhendra melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gianyar untuk mengetahui sistem tata kelola sampah yang diterapkan di Kabupaten Gianyar. Kujus Pawitra lantas mendampingi Wabup Wan
KUNJUNGAN - Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng menerima kunjungan Wakil Bupati Anambas Kepulauan Riau Wan Zuhendra di Ruang Rapat Bupati, Senin (26/2) kemarin. Zuhendra untuk meninjau langsung bagaimana tata cara pengelolaan sampah yang dilakukan di Kabupaten Gianyar. Kunjungan dilak-
sanakan di Rumah Kompos Desa Padang Tegal. Di sana Wan Zuhendra diperkenalkan dengan metode penyaringan sampah yang dilakukan desa
untuk mengurangi jumlah sampah mengalir ke pantai melalui sungai. Kujus Pawitra menjelaskan bahwa sampah yang banyak terdapat di pantai bukan hanya disebabkan oleh air pasang atau sampah kiriman dari pantai lain. Namun kebanyakan sampah datangnya dari hulu dan berkumpul di hilir (pantai). “Ke depannya arah mengenai pengelolaan sampah yaitu pengelolaan terpadu mandiri pedesaan menjadi tren, karena pada dasarnya sampah merupakan permasalahan yang sulit. Namun, jika sampah dikelola dengan baik akan menjadi sumber pendapatan,” ujar Kujus Pawitra. Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Gianyar tahun lalu sudah memberikan armada truk kepada beberapa desa pakraman yang ada di Kabupaten Gianyar. Tujuannya yaitu mencontoh pola penanganan sampah seperti Desa Padang Tegal. “Secara bertahap berkelan-
perspektif
BPJS Plus untuk Seluruh Masyarakat Calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa memastikan kesehatan gratis untuk warga Gianyar. Upaya ini akan diwujudkan melalui program BPJS Plus. “Program kesehatan kita punya BPJS Plus, berarti pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat Gianyar,” ucap politisi yang akrab disapa Cok Ibah ini, Senin (26/2) kemarin. Ditegaskan, program ini mengadaptasi program Jaminan Kesehatan Bali Mandara. Cok Ibah pun memastikan program BJPS Plus ini akan meng-cover semua warga Gianyar yang sebelumnya sempat tercecer pascaprogram JKBM dihentikan karena diganti program pusat Jaminan Kesehatan Nasional. “Kita pastikan melalui BPJS Plus seluruh masyarakat Gianyar pasti dapat pelayanan gratis,’’ ucapnya.
Dikatakan, pelayanan gratis ini akan dilaksanakan di RSUD Sanjiwani Gianyar. Cok Ibah juga akan melobi rumah sakit swasta di Kabupaten Gianyar untuk merealisasikan program BPJS Plus. “Tentu kita akan ada pendekatan ke rumah sakit swasta untuk mengadakan kerja sama. Intinya, kita mencoba berusaha untuk mensejahterakan masyarakat Gianyar,’’ katanya. Selain program kesehatan gratis, Cok Ibah juga memastikan perhatian terhadap warga cacat. Perhatian ini akan ditunjukkan dengan meningkatkan jumlah bantuan, serta memberi keterampilan. “BPJS plus bagi yang cacat ini menjadi sasaran kita,’’ tan dasnya. (kmb35)
jutan namun pasti, arah ke depannya pengelolaan sampah terpadu mandiri harus kita bangun untuk mengurangi sampah yang tidak terurus mulai ditingkat desa. Karena pananganan sampah harus ditangani bersama pemerintah swasta dan masyarakat” jelas Kujus Pawitra yang juga akan mengajak Wabup Wan Zuhendra mengunjungi TPA Temesi. Menurutnya, penanganan sampah akan lebih baik jika dilakukan di tingkat desa dari pada dilakukan di tingkat kabupaten. Penanganan sampah harus dilakukan dengan sistem jemput bola, artinya menangani masalah dengan mencari sumber masalahnya. Misalnya dari rumah tangga, sampah harus dipisahkan antara sampah organik dan nonorganik agar petugas mudah mengangkutnya dan sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang diharapkan ke depannya dapat membantu petani. (ad1389)
Topik: Kesehatan
Tambah Puskesmas Rawat Inap Mengoptimalkan pelayanan kesehatan menjadi prioritas Calon Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra. Salah satunya dilakukan dengan perbaikan gedung puskesmas menjadi rawat inap. “Infrastruktur puskesmas beberapa akan kita perbaiki, untuk memaksimalkan pelayanan,’’ ucapnya, Senin (26/2) kemarin. Perbaikan ini untuk menambah puskesmas yang bisa memberikan pelayanan rawat inap. Ia pun mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Gianyar sudah ada beberapa puskesmas yang bisa rawat inap, seperti Puskesmas Payangan, Puskesmas Tegalalang I dan Puskesmas Tegalalang II. “Puskesmas ini sudah kita siapkan menjadi rawat inap, karena posisinya jauh dari rumah sakit umum ataupun swasta di Kabupaten Gianyar,“ ungkapnya. Sesuai Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), seluruh puskesmas di Kabupaten Gianyar akan dikembangkan sebagai rawat inap. “Sementara yang gedungnya masih kecil seperti di Puskesmas Ubud, di Sukawati juga masih kecil, kalau puskesmas di Gianyar kota kan lebih dekat dengan RSUD Sanjiwani,’’ katanya.
Sebelum membenahi puskesmas, sebagai langkah cepat, mantan Wakil Bupati Gianyar ini sudah berkoordinasi dengan rumah sakit swasta terdekat. “Misal Ubud dekat dengan RS swasta, ya kita koordinasikan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat itu bisa lebih cepat,“ katanya. Disinggung terkait alat kesehatan (alkes), menurut Mahayastra, alkes di masingmasing puskesmas sudah memadai untuk standar puskesmas. “ Untuk alkes kan sudah cukup lengkap, tapi nanti bila terpilih pastinya akan kita sempurnakan lagi,’’ tandas politisi yang dua kali menjabat Ketua DPRD Gianyar ini. (kmb35)
JEMBRANA
10
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Peringatan Panwaslu Tak Digubris
Belasan Baliho dan Spanduk Paslon Diturunkan
Negara (Bali Post) – Meski sebelumnya telah diperingatkan untuk diturunkan, baliho dan spanduk pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Bali, masih terlihat banyak terpasang di desa dan kelurahan. Bahkan, beberapa di antaranya terpasang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Seperti yang terjadi di Kecamatan Pekutatan, Senin (26/2) kemarin. Panwaslu Jembrana bersama Satpol PP, terpaksa menurunkan belasan baliho dan spanduk kedua paslon yang dikategorikan melanggar. Selain Satpol PP, penertiban juga melibatkan Kesbangpol, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPT) Jembrana dan dikawal Polsek Pekutatan. Tim melakukan penertiban khususnya di jalur utama Kecamatan Pekutatan. Dalam penyisiran, belasan alat peraga sosialisasi calon tersebut diturunkan dan selanjutnya diamankan di Kantor Panwaslu Jembrana. Penertiban ini dilakukan di Desa Pekutatan, tepatnya di sebelah barat Polsek Pekutatan. Di tempat ini, satu baliho dan dua spanduk dari kedua paslon dilepas. Sementara itu, di dekat Pura Puseh Pekutatan, dua baliho milik kedua paslon juga dibongkar. Sisanya di Desa Gumbrih dan kawasan Yeh Leh, Desa Pengeragoan. Ketua Panwaslu Jembrana Made Pande Ady Muliawan seusai penertiban mengatakan, ada belasan baliho dan spanduk yang diturunkan. Penertiban ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar lima kecamatan di Jembrana. Untuk penertiban kali ini, totalnya ada 19, baik berbentuk baliho maupun spanduk. “Penertiban alat peraga sosialisasi paslon ini kita lakukan secara bertahap. Sebagian besar sudah diturunkan sendiri. Tapi ada yang belum dan tersebar di desa-desa,” terangnya. Untuk menindaklanjuti hal itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan panwas di tingkat desa untuk memberitahukan kepada pemilik baliho dan spanduk agar menurunkannya. Namun, bila tidak diindahkan maka Panwaslu akan melakukan penertiban. Sesuai aturan, selama masa kampanye yang dimulai sejak 15 Februari hingga 23 Juni mendatang, semua jenis alat peraga sosialisasi harus sudah dicopot. Nantinya akan dipasang Alat Peraga Kampanye (APK) yang disediakan dari KPU dan masing-masing tim paslon. Selanjutnya, tim ini akan menyisir ke kecamatan lainnya untuk menertibkan alat peraga tersebut. Sementara pada Jumat juga telah dilakukan penertiban di sepanjang jalan protokol di dalam Kota Negara. Saat ini kawasan kota sudah bersih dari gambar paslon. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi yang turun langsung menambahkan pihaknya selaku penegak perda melakukan penertiban sesuai dengan permohonan Panwaslu Jembrana, Alat peraga yang masih terpasang ini melanggar ketentuan mengenai zona. (kmb26)
Penularan Rabies Masih Mengkhawatirkan Negara (Bali Post) -
Hingga saat ini, penularan rabies masih mengkhawatirkan. Bahkan sejumlah desa di Jembrana telah masuk zona merah penularan rabies pada tahun 2017. Demikian juga penanggulangan rabies di daerah zona merah tersebut masih menjadi prioritas instansi terkait. Kasi Pengamatan dan Penyidikan Penyakit pada Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswankesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana drh. I Wayan Widarsa, Senin (26/2) kemarin, mengatakan traching (penelusuran) tersebut dilakukan terhadap kasus rabies positif tahun 2017. Dari catatan kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) positif tersebut diakui
Harga Jual GKP Anjlok
Negara (Bali Post) – Memasuki akhir Februari ini, sejumlah subak di Jembrana sudah mulai masa panen. Namun, belakangan harga jual gabah kering panen (GKP) mereka anjlok. Sejumlah petani, Senin (26/2) kemarin, mengungkapkan harga gabah kering saat ini Rp 4.600 per kilogram, turun dibanding awal Februari yakni berkisar Rp 5.200 per kilogram. Kendati turun, harga tersebut masih jauh dibandingkan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Petani berharap harga GKP menjelang masa panen raya ini tidak terus merosot. Apalagi harga beras medium di pasaran masih di atas Rp 10 ribu per kilogram. Dari pengamatan, sejumlah subak di Kecamatan Mendoyo, seperti di Yehembang, Penyaringan hingga Mendoyo Dangin Tukad sudah mulai panen. “Sekarang harga (gabah) sudah turun. Kemarin sempat di atas Rp 5.200 per kilogram. Sekarang Rp 4.600,” kata Putu Maryadi, salah seorang petani di Kecamatan Mendoyo. Kuat dugaan, penyebab turunnya harga GKP ini karena beberapa subak sudah mulai panen dan sudah menjelang panen raya pada Maret mendatang. Turunnya harga gabah ini juga dirasakan sejumlah petani di Subak Yeh Kuning. Putu Margiasa, mengungkapkan harga saat ini berkisar turun dibandingkan sebulan lalu. Bersamaan dengan masa panen ini, banyak bermunculan para buruh panen (potong padi) dari Banyuwangi. Selain itu, panen ini juga memberikan rezeki bagi warga sekitar desa di lokasi panen seperti di Air Kuning dan Yeh Kuning. Warga yang sebagian besar perempuan ini mengumpulkan butiran padi yang tercecer (nyomi). Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama mengungkapkan berdasarkan data dari total 6.000 hektar luas tanam di Jembrana, beberapa di antaranya sudah mulai panen. Diperkirakan pada Maret mendatang, 3.000 hektar atau 50 persen dari total luas tanah akan panen. “Maret nanti sudah panen raya. Lebih dari 40 persen dari luas tanam,” ujarnya. Untuk mengendalikan harga GKP tidak anjlok saat panen raya, pihaknya berharap kepada KUD dan Perpadi bisa menampung padi para petani. Dengan demikian, harga tetap stabil atau tidak jatuh melampaui HPP. Pemerintah juga rutin menyalurkan dana talangan ke KUD yang tersebar di Jembrana untuk membeli gabah petani. Sama seperti tahun sebelumnya, HPP saat ini Rp 3.700 per kilogram. (kmb26)
Bali Post/olo
PANEN – Sejumlah subak di Jembrana saat ini mulai panen. Harga GKP yang sebelumnya sempat naik, kini mulai turun.
ada delapan desa di empat kecamatan. Ini masuk dalam zona merah yang kini menjadi sasaran traching dari Balai Besar Veteriner (BB Vet) Denpasar. Desa yang rawan tersebut yakni Batuagung di Kecamatan Jembrana, Tukadaya dan Desa Warnasari di Kecamatan Melaya, Desa Penyaringan dan Yeh Sumbul di Kecamatan Mendoyo serta Desa Asahduren, Gumbrih dan Panghyangan di Kecamatan
Pekutatan. Pihaknya melakukan penelusuran dan melakukan wawancara dengan pemilik HPR dengan mencari sedikitnya 10 sample. Penelusuran tersebut dilakukan untuk mencari tahu sejarah dan perjalanan kasus rabies positif serta penelusuran asal muasal HPR di wilayah zona merah. Selain sampling kuesioner pemilik HPR itu, juga dilakukan pengambilan sampel darah HPR, khusus-
nya anjing untuk diketahui titer antibodinya. Sebab, apabila titer antibodinya rendah maka peluang HPR itu untuk menerima dan menularkan rabies sangat besar. Menurutnya tracing juga upaya pencegahan dan pendataan sehingga ada data HPR valid termasuk sejarah vaksinasinya. Jika hasil vaksinasi sebelumnya di daerah berisiko tersebut masih rendah, maka akan dilakukan vaksinasi kembali secara intensif. Pihaknya mengakui pernah ada kasus rabies positif yang terjadi kembali pada wilayah zona merah beberapa tahun lalu, namun
peluangnya kecil. Sebab, sudah dilakukan upaya menekan penularan melalui vaksinasi dan eliminasi, termasuk juga penyadaran kepada pemilik HPR untuk selalu memproteksi hewan peliharaannya. Pada awal tahun 2018 ini saja pihaknya sudah mengirim 14 sampel otak anjing yang sempat menggigit. Pada Januari ada 7 sampel dan bulan berikutnya juga 7 sampel. Bahkan salah satu sampel itu diambil dari wilayah zona merah. Hasil uji Laboratorium BB Vet Denpasar semua sampel yang dikirimkan itu semuanya negatif termasuk yang di Sari Kuning. (kmb)
Penanganan Tanggul Jebol Lamban
Bali Post/olo
DIAMANKAN - Belasan baliho dan spanduk paslon yang ditertibkan kini diamankan di Kantor Panwaslu.
Bali Post/dok
VAKSINASI - Sejumlah petugas ketika melakukan vaksinasi rabies terhadap salah satu hewan peliharaan.
Rumah Sering Kebanjiran, Warga Air Kuning Mengeluh
Bali Post/kmb
JEBOL - Tanggul yang jebol ini kerap menimbulkan banjir dan merendam sejumlah rumah di Banjar Anyar, Air Kuning.
Negara (Bali Post) Sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana kerap dilanda banjir. Salah satu penyebabnya karena tanggul jebol. Selain itu, pembangunan saluran drainase justru dicor, sehingga air meluap. Hal itu menimbulkan rumah warga kebanjiran. Kondisi ini pun dikeluhkan warga lantaran penanganan tanggul jebol tersebut dinilai lamban. “Dulu sebelum drainase dicor tidak pernah banjir. Tapi sekarang banjir bisa terjadi sampai sebulan. Sekarang ini syukur airnya sudah mulai surut dan kering,” kata salah seorang warga Kampung Saba, Banjar Anyar, Air Kuning, Nurhadi, Senin (26/2) kemarin. Setiap terjadi banjir, ia sudah melapor
namun belum ada tanggapan dan penanganan. Tak hanya rumahnya yang terendam banjir, namun juga rumah milik Jirin dan Amat. Seringnya terjadi banjir itu, ia berharap agar dicarikan solusi sehingga rumahnya tidak terendam banjir kembali. “Selain karena tanggul jebol, drainase yang dicor itu juga diduga sebagai penyebabnya. Sebab, air meluap dan semua tumpah ke barat,” ucapnya. Sementara itu, Klian Banjar Anyar Desa Air Kuning Ahmad Sidik membenarkan beberapa wilayah di Banjar Anyar kerap terjadi banjir akibat tanggul jebol dan drainase dicor. “Sebelumnya rumah warga kami tidak pernah kebanjiran. Kini malah
sering banjir,” terangnya. Pihaknya juga sudah menyampaikan ke desa terkait tanggul jebol. Hal ini mestinya langsung dilaporkan ke Pemkab sehingga mendapat penanganan. Terkait drainase yang dicor dan karena hal itu merupakan wilayah Desa Yeh Kuning, maka belum dikoordinasikan. Di pihak lain, Perbekel Air Kuning Samanhuri mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melapor, baik secara lisan maupun surat ke Pemkab dan instansi yang membidangi agar mendapat penanganan. “Tanggul yang jebol itu kini semakin lebar. Kami juga bingung harus bagaimana karena itu kewenangan pihak Balai,” jelasnya. (kmb26/kmb)
Plecing Ayam Loloan
Saat Tertentu Bisa Disajikan ”Magibung” SELAIN ayam betutu di Gilimanuk, di Kabupaten Jembrana, tepatnya di kawasan Kampung Loloan, juga memiliki masakan khas olahan ayam kampung. Masyarakat sekitar mengenalnya dengan Plecing Ayam Loloan. Makanan yang diolah dan dimasak dengan cara dipanggang ini dapat ditemui di kawasan perkampungan Loloan Barat, Kecamatan Negara. Bumbu dan cara penyajian cukup sederhana, layaknya plecing ayam di daerah lain di Bali. Namun, yang membuat masakan ini berbeda dengan yang lainnya yakni racikan bumbu yang sangat kuat serta sambal yang lumayan pedas. Saat menyajikan, potongan ayam kampung yang sudah dipanggang dicampur dengan sambal pedas. Plecing ayam ini disuguhkan dengan nasi dan biasanya saat hari-hari tertentu. Di beberapa rumah panggung (rumah khas warga Loloan), konon warga sering menghidangkan nasi plecing ayam kampung ini. Cara makannya pun unik, dilakukan secara beramairamai (magibung). Nasi
yang masih hangat ditaruh di atas lembaran daun pisang. Kemudian di atas nasi, ditabur plecing ayam kampung. Cara makan seperti ini hanya sewaktu-waktu ketika ada pertemuan keluarga. Plecing ayam kampung setiap hari juga dijajakan di beberapa warung di komplek bangunan tua dan perkampungan Loloan Barat. Di siang hari, beberapa warung menyediakan menu plecing kampung ini. Mulai di pinggir jalan hingga di dalam gang sempit. Bahkan di salah satu warung, para pembeli bisa menikmati langsung makan di dapur atau dekat tungku pemanggangan. Sejumlah pedagang yang
ditemui, Senin (26/2) kemarin mengungkapkan untuk memasak plecing ayam ini, caranya tidak jauh berbeda dengan ayam panggang biasanya. Hanya saja dalam proses memasak (panggang), termasuk nasinya tetap mempertahankan tungku dan kayu bakar. “Kalau saya sengaja jual malam hari. Lumayan pelanggannya warga sekitar. Tapi (lauk) saya campur juga dengan lainnya,” ujar Pipit, salah seorang pedagang. Bumbu dan cara memasak ayam kampung ini didapatkannya dari nenek dan orangtuanya. Ayam dipanggang, disuwir (sobek kecil-kecil) lantas dilumuri sambal pedas dan digoreng di atas wajan. Hanya, yang membedakan adalah campuran sambal yang lumayan menggoyang lidah. Selain suwiran ayam dan lumuran sambal, menu ini juga ditemani dengan kacang goreng dan kukusan sayur kangkung. Untuk menambah aroma biasa ditambahkan jeruk
nipis. “Biasanya (disajikan) kalau saat hari tertentu, makan bersama-sama (magibung) dilakukan dengan plecing ayam kampung itu,” tambah Mustahidin, warga Loloan Timur. Jumlah ayam yang dimasak pun
lebih dari dua ekor dengan peserta magibung lebih dari lima orang. Tradisi menyajikan menu ayam plecing ini sudah turun temurun sejak berkembangnya perkampungan di pinggir sungai Ijogading. (olo)
Bali Post/olo
PLECING AYAM – Sejumlah warga di Loloan, Negara makan bersama-sama dengan menu ayam plecing kampung loloan.
BALI DWIPA
Selasa Pon, 27 Februari 2018
11
Komisi III Gelar Rapat Bahas Kemacetan di Tol
Dewan Minta Rekayasa Lalu Lintas Denpasar (Bali Post) -
Komisi III DPRD Bali rupanya tak mau setengah-setengah dalam menuntaskan persoalan kemacetan di Tol Bali Mandara. Terutama setelah adanya proyek pembangunan underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Pascamelakukan kunjungan kerja ke PT Jasamarga Bali Tol (JBT) dan Bank Indonesia Perwakilan Bali, Komisi III juga menggelar rapat bersama para stakeholder terkait di gedung dewan, Senin (26/2) kemarin.
DIGEREBEK - Anggota Ditreskrimsus Polda Bali saat menggerebek galian C ilegal.
Bali Post/ist
Galian C Ilegal Digerebek di Kubu Denpasar (Bali Post) Galian C ilegal di wilayah Kubu, Karangasem, Selasa (20/2) lalu, digerebek tim Ditreskrimsus Polda Bali. Alhasil, polisi menangkap pelaku berinisial I Nyoman DK dan mengamankan barang bukti ekskavator. Penambangan liar ini berlangsung sejak Desember 2017. Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Hengky Widjaja, Senin (26/2) kemarin, mengatakan penangkapan pelaku merupakan hasil penyelidikan di wilayah Kubu. Alhasil polisi menemukan penambangan pasir mencurigakan dan langsung digerebek. Saat diinterogasi, pelaku mengaku penambangan tersebut sudah beroperasi sejak akhir bulan Desember 2017.
Hasil penambangan berupa pasir super dijual oleh pelaku ke Depo Pasir Kubu seharga Rp 600 ribu per truk. “Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polda Bali untuk diperiksa lebih lanjut,” tegas Anom Wibowo. Hasil penyidikan, kata lulusan Akpol tahun 1994 ini, sebelum bergabung dengan Depo Pasir Kubu (paguyuban), pelaku memiliki proyek penambangan pasir di Banjar Mekarsari. Akibat erupsi Gunung Agung, lahan proyeknya dialiri lahar dingin. Atas kondisi itu, pihak paguyuban menyarankan untuk menggali di tempat lain dan pelaku pun melakukannya tanpa memiliki izin. “Paguyuban tersebut beranggotakan 40 pengusaha tambang pasir. Mereka bergiliran mengirim pasir ke depo
sesuai jadwal yang ditentukan. Sejak menjadi anggota paguyuban tersebut, pelaku wajib menjual pasir hasil galian C-nya ke depo sebanyak yang butuhkan. Seminggu sekitar 15 truk pasir super dikirim ke sana,” ujarnya. Dari depo tersebut baru dijual kepada konsumen. Untuk pembeli dari wilayah Karangasem bisa langsung membeli ke lokasi penambangan di wilayah Kubu dengan harga Rp 500 ribu per truk. Sedangkan untuk pembeli dari wilayah Singaraja harus membeli di Depo Pasir Kubu seharga Rp 1,1 juta per truk. “Perbuatan pelaku ini diduga melanggar Pasal 158 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan,” ujar perwira melati tiga di pundak ini. (kmb36)
Dijadikan Ornamen
Videotron di Banjar Griya Tuban Batal Dibongkar
Mangupura (Bali Post) Sempat akan dibongkar Satpol PP Badung, Agustus 2017, keberadaan bangunan videotron di depan Balai Banjar Griya Tuban, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta saat ini masih dibiarkan. Bangunan tersebut akhirnya tidak jadi dibongkar karena pihak banjar memohon agar bangunan itu dibiarkan menjadi ornamen balai banjar. Menurut Kasat Pol. PP Badung IGAK Suryanegara saat dikonfirmasi, Senin (26/2) kemarin, meski dikabulkannya permintaan untuk tidak dibongkarnya bangunan videotron tak berizin itu, tapi tayangan reklamenya akan tetap dimatikan. Untuk itu, pada bangunan yang telah berdiri sejak 2011 itu, pihaknya saat ini sudah memutus semua kabel aliran listriknya. “Bangunan itu tidak sampai dibongkar karena pihak banjar meminta agar tidak dibongkar dan akan dijadikan ornamen banjar. Namun, kabelnya sudah kami putus sehingga kini sudah tak aktif lagi,” ujarnya. Bangunan reklame tersebut, kata IGAK Suryanegara, keberadaannya memang menyalahi Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 80 Tahun 2014, pasal 9 tentang Reklame. Pada pasal 9 yang dimaksud, intinya melarang memasang reklame di tempattempat suci atau fasilitas sosial seperti banjar atau wantilan. “Dalam Perbup tersebut, apabila ada yang melanggar, sanksi yang dikenakan adalah pem-
Bali Post/kmb23
VIDEOTRON - Sejumlah pengendara melintas di depan bangunan videotron, di depan Balai Banjar Griya Tuban, kemarin. bongkaran,” katanya. Diakuinya, memang Perbup Nomor 80 Tahun 2014 muncul setelah bangunan itu dibangun tahun 2011. Bahkan, pihak pemilik juga terkendala izin yang tidak diurus, sehingga akhirnya menyalahi Perbup yang baru. “Untuk videotron yang ada di Tuban, pada saat dibangun pertama kali tahun 2011 Perbub belum melarang pembangunan semacam itu. Namun karena terkendala waktu pengajuan izin, akhirnya
terkendala Perbup No. 80 Tahun 2014,” ujarnya. Menurutnya, saat ini Perbup No. 80 Tahun 2014 masih menunggu perubahannya. Perbup tersebut masih dilakukan kajian jika memang ada perubahan. Nanti perubahan seperti apa tergantung hasil kajian. “Perubahan peraturan bupati dilakukan karena ada usulan dari pengelola jalan tol agar videotron bisa dipasang di jalan tol,” tambahnya. (kmb23)
Komisi III antara lain mengundang Ditlantas Polda Bali, Polresta Denpasar, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Angkasa Pura, JBT, BI Perwakilan Bali, serta provider Kartu Tol seperti Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, BTN, dan BPD Bali. Suasana tegang sempat mewarnai rapat. Terutama saat Komisi III meminta rekayasa lalu lintas. Dalam hal ini, BBPJN yang menggarap underpass agar melakukan pelebaran jalan di beberapa titik. Namun, BBPJN belum bisa menyanggupi lantaran terkendala pipa air PDAM dan pipa avtur. “Kita keras di sana. Kalau ada masalah dengan pipa air, ya harus koordinasi cepat dengan PDAM. Begitu juga dengan masalah pipa avtur, itu kan kewenangan Angkasa Pura. Tadi, Angkasa Pura sudah mengiyakan, berarti di sana kan diatur teknologinya,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, yang dikonfirmasi usai rapat. Menurut Kariyasa, BBPJN dalam paparannya me-
mang akan mempercepat pembangunan jembatan di sisi selatan. Namun, keseriusan BBPJN tetap ditunggu untuk mengurangi kemacetan parah yang terjadi, khususnya menuju bandara. Sementara itu, Ditlantas Polda Bali dikatakan segera menambah personel untuk mengatur lalu lintas. Pihaknya sempat memberi alternatif agar akses jalan tol dibuka untuk mengurangi kemacetan. “Ternyata bisa dengan diskresi. Kepolisian punya hak untuk itu dan dilindungi oleh undang-undang karena bersifat darurat. Biar lancar, tidak macet terlalu panjang ya (tol) dibuka dulu untuk sementara, tidak dipungut bayaranlah,” jelas politisi PDI-P ini. Namun di sisi lain, lanjut Kariyasa, PT JBT yang mengelola tol Bali Mandara menyatakan siap menambah petugas di pintu tol untuk mempermudah pembayaran. Sebab, kemacetan tidak saja terjadi karena proyek underpass dan pengalihan arus ke tol. Akan tetapi, disebabkan pula oleh proses pembayaran dengan Kartu Tol lantaran ada pengguna yang tidak
membawa kartu atau saldo kartunya habis. “Sebelumnya kalau tidak membawa kartu, hanya (dilayani) di satu pintu. Ini yang membuat kemacetan. Sekarang dengan keadaan darurat, semua pintu agar disamakan,” imbuhnya. Kariyasa menambahkan, bank-bank provider kartu tol akan lebih banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Terutama terkait tempattempat pengisian e-money. Sementara Angkasa Pura dikatakan siap membuat sodetan, sehingga ada jalan memotong menuju bandara dari arah Nusa Dua. Namun, rencana yang disiapkan pada situasi darurat ini membutuhkan adanya pengawalan. “Kita kan komitmen, kemacetan ini image-nya tidak bagus bagi pariwisata. Terlebih, Bali baru pemulihan dari erupsi Gunung Agung. Jangan sampai kemacetan ini nanti malah membuat isu tidak bagus bagi pariwisata Bali. Tadi kan semua sudah berkomitmen, itu berusaha dilaksanakan sebaik-baiknya dan secepatnya karena ini bersifat darurat dan jangka pendek,” ujarnya. (kmb32)
Turis Keroyok Sopir Pariwisata Mangupura (Bali Post) Kasus kejahatan yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Bali meningkat pada 2017, terutama sebagai pelaku. WNA terlibat kasus pencurian sebanyak delapan orang. Sedangkan WNA sebagai pelaku kejahatan 15 orang. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah tahun ini dengan ditangkapnya puluhan WN Tiongkok dan kasus teranyar yaitu pengeroyokan dilakukan tiga turis asing di wilayah Kuta Selatan (Kutsel), Senin (26/2) kemarin. Kasus pengeroyokan tersebut terjadi di pertokoan Coco Mart Taman Mumbul di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan (Kutsel), Senin kemarin, pukul 01.30 Wita. Sopir freelance pariwisata, Komang Gede Mudiasa (29), dikeroyok tiga turis asal Tiongkok berinisial CG (36), HPY (31), dan ZNN (34). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit. Kanitreskrim Polsek Kutsel Iptu Andi Yaqin mengatakan, hasil penyelidikan dan penyidikan, pukul 01.30 Wita, korban sedang meng-handle dua turis wanita asal Tiongkok yaitu Li Yi Dong dan Jia Jing Jing. Atas permintaan tamunya, korban menuju TKP dan memarkir mobil Suzuki APV di sana. “Tamunya mau
Bali Post/ist
DIRAWAT - Korban pengeroyokan saat dirawat di rumah sakit. belanja di sana,” ungkap Andi. Beberapa menit kemudian datang empat turis laki-laki asal Tiongkok dan belanja di sana juga. Tak lama kemudian, korban melihat kedua tamunya cekcok dengan pelaku. Korban langsung menghampiri dengan maksud melerai. Namun tidak ditanggapi, malahan pelaku mengeroyok korban. Pelaku memukul dan mengeroyok korban menggunakan tangan serta melempar dengan paving. Akibat ke-
jadian itu, korban mengalami luka-luka dan ditolong warga di sana. Dari pemeriksaan petugas medis, korban mengalami luka robek di alis kanan, kelopak mata kanan bawah dan kepala belakang benjol. “Saat itu, pelaku diduga dalam pengaruh alkohol. Mereka tersinggung atas teguran korban saat merayu tamu cewek tersebut. Pelaku sudah kami amankan di Polsek,” ungkap Andi. (kmb36)
Lepas dari Tuntutan Seumur Hidup
Terdakwa 19 Ribu Butir Ekstasi Kompak Divonis 20 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Empat terdakwa kasus dugaan percobaan permufakatan jahat kasus 19 ribu butir pil ekstasi yang hingga kini membuat Diskotek Akasaka tutup, Senin (26/2) kemarin lepas dari tuntutan hukuman seumur hidup. Terdakwa Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong yang sebelumnya mengaku sebagai Manager Marketing Akasaka oleh majelis hakim pimpinan I Made Pasek dihukum dengan pidana 20 tahun penjara. Majelis hakim memaparkan sejumlah pertimbangan sebelum pada tahap kesimpulan. Di antaranya menguraikan perihal unsur setiap orang, unsur percobaan, unsur tanpa hak, unsur menawarkan, menjual, menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Di samping itu, unsur percobaan dan permufakatan jahat menurut hakim juga sudah terpenuhi. Yakni, perbuatan dua orang atau lebih yang bersekongkol atau bermufakat. Salah satu yang diuraikan adalah soal barang (ekstasi)
itu dijual ke Willy seharga Rp 120 ribu per butirnya. Di samping itu, hakim menilai terdakwa terbuka mencoba menerima ekstasi dari Budi Liman. Atas pertimbangan itu, hakim menghukum terdakwa selama 20 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan. Terdakwa dalam perkara ini dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undangundang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas putusan tersebut, Willy yang didampingi kuasa hukumnya Robert Khuana langsung menyatakan banding. Usai sidang, saat dikonfirmasi atas banding dan alasannya, Willy mengatakan bahwa pihaknya tidak puas atas putusan itu karena perkara ini dinilai sebuah kasus rekayasa. “Ya, saya tidak puas. Saya dijebak. Tuduhan jaksa sudah dijawab oleh saksi polisi. Saksi polisi berpangkat AKP lagi, bahwa dia sudah ngomong tidak ada saya membeli (narkoba - red). Ada yang menawari saya, tapi saya tolak. Kasus ini ada intervensi semuanya,” tandas Willy.
Tak lama berselang, Willy kemudian bergegas menuju panitera bagian pidana untuk mengajukan upaya hukum banding. Sementara JPU Dewa Lanang mengatakan pikir-pikir atas putusan hakim tersebut. Dalam sidang terpisah, majelis hakim pimpinan Ketut Suarta, juga memberikan hukuman yang sama pada Budi Liman. Budi Liman inilah yang dinilai menjual ekstasi pada Willy. Dia juga lepas dari tuntutan seumur hidup. Hukuman yang diberikan majelis hakim sama persis dengan hukuman Willy. Bahkan dalam pertimbangan hakim, yang memberatkan terdakwa adalah Budi Liman dituding berbelit-belit hingga akhirnya mengakui perbuatannya. Selain itu, apa yang dilakukan terdakwa dinilai membahayakan masyarakat. Dia belum menyatakan sikap menerima atau banding atas putusan itu. Namun, Budi Liman memilih memanfaatkan waktu sepekan dan menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya, dia berkoar bahwa kasus ini penuh rekayasa dan
yang merekayasanya dikutuk tujuh keturunan. Ucapan itu keluar saat dia dituntut seumur hidup oleh JPU Bella P. Atmaja. Masih dalam kasus 19 ribu butir ekstasi, sidang terpisah dengan terdakwa Dedi Setiawan juga berlangsung di ruangan Tirta PN Denpasar. Majelis hakim pimpinan Gusti Ngurah Partha Bhargawa dalam amar putusannya menguraikan sejumlah fakta persidangan, di antaranya mencari seseorang (Iskandar dalam penuntutan terpisah) untuk menjualkan 19 ribu butir ekstasi. Pria yang ditangkap di Tangerang itu tidak kenal dengan Budi Liman dan Willy. Namun, hakim menilai adanya percobaan pemufakatan jahat antara terdakwa Dedi dengan terdakwa lainnya. Tak pelak, Dedi yang merupakan terdakwa paling pertama ditangkap tim Dit. Narkoba Bareskrim Mabes Polri juga lepas dari penjara seumur hidup dan dia dihukum sama yakni 20 tahun penjara denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan. Dia yang didampingi
Bali Post/kmb37
PUTUSAN - Willy saat mendengar putusan atas kasus 19 ribu butir pil ekstasi. Selain dihukum 20 tahun, Akasaka tempatnya bekerja hingga saat ini juga ditutup dan masih dijaga polisi. kuasa hukumnya I Nengah Jimat juga menyatakan pikirpikir. Begitu juga dengan Luh Oka Adikarini menyatakan pikir-pikir. Majelis hakim pimpinan
I.A. Adnya Dewi yang menyidangkan perkara dengan terdakwa Iskandar juga berpendapat sama. Iskandar yang ditangkap di hotel di Sanur juga divonis sama, yakni
20 tahun, denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan. Iskandar menyatakan pikir-pikir atas vonis majelis hakim PN Denpasar itu. (kmb37)
KLUNGKUNG
12
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Diduga Tak Independen, Panwaslu Disomasi
Semarapura (Bali Post) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung semakin memanas. Hal tersebut tak hanya diwarnai adanya laporan terkait dugaan pelanggaran oleh pasangan calon (paslon). Senin (26/2) kemarin, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga disomasi tim kuasa hukum pasangan calon I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta). Menyusul adanya dugaan telah melakukan tindakan tidak patut yang cenderung tidak profesional dan tidak Bali Post/olo independen. I Komang Artawan Somasi tersebut ditunjukkan dengan adanya surat dari tim kuasa hukum Suwasta tertanggal 26 Februari 2018. Dugaan Panwaslu telah melakukan tindakan tidak patut yang cenderung tidak profesional dan tidak independen tercermin dari tidak adanya tindakan apa pun saat kampanye paslon Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) melalui blusukan di Pasar Klungkung pada 22 Februari 2018 yang didampingi salah satu DPRD Klungkung I Nengah Ariyanta. Berbeda dengan kampanye yang dilakukan Suwasta melalui simakrama di Desa Aan pada 23 Februari 2018, jutru Panwaslu melakukan pelarangan terhadap anggota DPRD Klungkung I Wayan Widiana untuk ikut. Sikap Panwaslu yang demikian dinilai dapat mencederai semangat kampanye damai yang selama ini digaungkan, di samping berpotensi menimbulkan kerugian materi dan imateri terhadap paslon. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan mengakui somasi itu. Namun, dijelaskan, saat simakrama di Desa Aan tidak ada melarang I Wayan Widiana. Saat itu Panwascam hanya berdialog dengan anggota DPRD Bali Ngakan Samudra yang juga hadir saat itu. ‘’Beliau ditanya, apakah ada surat izin kampanye. Dijawab belum. Kalau memang tidak ada, beliau diminta jangan dulu ikut dekat paslon. Pak Widiana tidak diapakan Panwascam kami. Pak Ngakan Samudra sadar diri. Beliau menghindar, duduk bersama Panwascam. Sampai di sana saja. Pak Widiana sadar sendiri, ikut keluar,’’ sebutnya. Sementara itu, terkait kehadiran I Nengah Ariyanta pada kampanye Bagia, Panwascam telah melakukan pemantauan. Langkahnya tak melarang karena belum paham aturan. ‘’Bukan didiamkan. Panwascam belum tahu (aturan - red). Wajarlah,’’ katanya. Terkait keterlibatan kalangan legislatif pada hajatan politik lima tahunan itu, sesuai peraturan Bawaslu, harus ada izin cuti kampanye. ‘’Ini sudah kami sampaikan. Kalau ada izin cuti, pasti dikasi ikut,’’ jelasnya. Menyikapi somasi itu, pihaknya segera memberikan jawaban dan ditujukan kembali ke tim kuasa hukum paslon bersangkutan. ‘’Kami jawab itu, jelaskan alasannya,’’ tandasnya. (kmb45)
Dua Tahun Mangkrak
Pembangunan GOR Nusa Penida Dilanjutkan Semarapura (Bali Post) Bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah dua tahun mangkrak. Tahun ini, pembangunannya kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran Rp 1,4 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut juga menyusul tuntasnya persoalan hukum yang sebelumnya menjerat. Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Senin (26/2) kemarin menjelaskan, kelanjutan pembangunan tersebut akan masuk tahap perencanaan yang melibatkan pihak ketiga. Itu tak hanya untuk finishing, namun juga pembangunan beberapa bagian, seperti pengaman panggung. “Kalau dibilang finishing, ada beberapa bagian yang belum rampung. Di dalamnya belum dikramik. Intinya kita revitalisasi,” jelasnya. Disampaikan, kelanjutan pembangunan ini sangat diharapkan masyarakat. Sebab, di tempat itu bisa melangsungkan kegiatan olahraga maupun lainnya yang melibatkan orang banyak. “Harapan kelanjutan pembangunan ada dari masyarakat. Itu kan penting untuk aktivitas olahraga,” katanya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Gede Gita Gunawan sangat mendukung kelanjutan pembangunan itu. “Tahun lalu komisi II sempat turun melihat perkembangan pembangunan. Sudah disampaikan bahwa sudah ada SP3. Tapi kami belum mendapat tembusannya. Terlepas dari itu, kami sangat mendukung jika pembangunan dilanjutkan. Ini kan memiliki multifungsi,” ungkapnya. Pembangunan ini harus didukung pengawasan yang maksimal. Jangan sampai kasus dugaan penyelewenangan dana kembali muncul. “Proses dari perencanaan hingga pengawasannya bisa secara maksimal. Sekecil mungkin persoalan bisa diantisipasi. Kita dari DPR juga memiliki fungsi pengawasan. Sehingga harapan kita semua berjalan dengan baik supaya asas manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Politisi Golkar asal Nusa Penida ini. Sesuai pantauan, kondisi GOR yang berlokasi di Desa Batununggul itu terkesan tak terawat. Pada dindingnya banyak terdapat coretan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunannya dimulai sejak 2009 dan terhenti pada 2015. Hal tersebut disebabkan karena muncul dugaan penyimpangan dana oleh panitia pembangunan. Ini pun dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Klungkung. Sekitar Maret 2017, dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Perlu diketahui, proyek ini didanai dari APBN, melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga tahun 2009 sebesar Rp 1,5 miliar. Selain itu, juga dengan APBD Provinsi Bali tahun 2010 sebesar Rp 65 juta serta APBD Pemkab Klungkung tahun 2010 Rp 500 juta. Total anggaran yang sudah dihabiskan sudah mencapai Rp 2,265 miliar. (kmb45)
Bali Post/sos
MENJEMUR GABAH - Buruh salah satu Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Klungkung tengah menjemur gabah, belum lama ini. Hal itu dibeli dari petani dengan harga yang lebih mahal dari pada pasaran secara umum. Program ini bekerjasama dengan Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Di tengah cuaca yang tak menentu, pengeringannya kerap terganggu.
Kejari Selidiki Dugaan Penyimpangan APBDes Puluhan Saksi Diperiksa
Semarapura (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyimpangan pengelolan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) pada salah satu desa di Kecamatan Klungkung. Hal tersebut menyusul adanya hasil perhitungan terkait adanya kerugian negara dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Proses penyelidikan ini pun penyidik telah memeriksa puluhan saksi. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Klungkung Meyer Volmar Simanjuntak, Senin (26/2) kemarin mengungkapkan penyelidikan tersebut dilakukan untuk kasus APBDes 2015. “Yang jelas desa itu ada di Kecamatan Klungkung,” tegasnya. Ia menjelaskan hal tersebut berlangsung setelah adanya hasil perhitungan kerugian dari BPKP pada 2017. Hanya untuk besaran jumlahnya masih enggan
dibuka. “Permohonan perhitungan berlangsung Juni 2017. Akhir tahun diterima hasilnya. Tapi untuk jumlahnya nanti kami sampaikan,” katanya. Pada kasus ini, penetapan tersangka tidak dilakukan terburu-buru. Hal tersebut juga masih menunggu keterangan ahli pidana yang direncanakan berasal dari Universitas Udayana (Unud). Pihaknya pun telah bersurat
dan kini tinggal menunggu balasan. “Siapa orangnya (tersangka - red), kami dalami. Nanti akan diekspos,” sebut pria yang genap setahun bertugas di Kejari Klungkung ini. Jumlah tersangka, katanya, tidak menutup kemungkinan lebih dari satu orang. Pada kasus ini, ditemukan adanya dugaan mark-up anggaran untuk sejumlah kegiatan. Sejauh ini sudah
ada 30-an saksi yang diperiksa, termasuk perbekel. “Item pekerjaan banyak. Anggarannya ada yang dimark-up. Untuk lebih rinci, nanti kami sekalian sampaikan. Sekarang tinggal penetapan tersangka saja,” tandasnya. Terlepas dari hal tersebut, Volmar Simanjuntak menyampaikan pengelolaan APBDes yang di dalamnya masuk dana desa dari pemerintah pusat maupun alokasi dana desa dari kabupaten memang rentan terjadi penyelewengan. Meski demikian, penegak hukum dan pemkab sudah gencar melakukan langkah-langkah sosialisasi pencegahan. (kmb45)
Semarapura (Bali Post)Pada perhelatan pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) Klungkung, tim masing-masing pasangan calon sudah memasang Alat Peraga Kampanye di luar yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menemukan adanya pelanggaran zona. Ini pun langsung ditindaklanjuti dengan penindakan. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan menjelaskan pelanggaran tersebut dilakukan kedua paslon, yakni I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) maupun Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia). APK-nya tersebar di sejumlah
lokasi. Pihaknya pun tidak menyebutkan secara rinci. “Salah satunya ada di wilayah Kecamatan Banjarangkan. Itu tidak sesuai zonanya,” terangnya. Hal tersebut, sambung dia sudah ditindak. Ini pun telah dikoordinasikan ke KPU. “Yang menetapkan zona, kan KPU,” sebutnya. Mengantisipasi munculnya hal tersebut, mantan komisioner KPU Klungkung ini mengaku telah menyampaikan kepada masing-masing tim paslon. Pihaknya tak menampik, dengan wilayah Klungkung yang cukup luas, pengawasan kerap kewalahan. “Langkah pencegahan sudah jalan,” katanya. Terkait jumlah pelanggaran, anggota Panwaslu, Tjokorda Raka
Parta Wijaya menyatakan masih dibawa Panitia Pengawas Lapangan. “Untuk data masih dibawa,” imbuhnya. Ketua Tim Pemeangan Suwasta, I Komang Suantara, mengatakan jika ada kesalahan lokasi pemasangan, panwaslu memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan. Hal tersebut tidak dipermasalahkan. Hanya, dalam hajatan politik ini, seluruhnya diharapkan berlaku secara adil. “Kalau memang ada pelanggaran, tentu tim akan dievaluasi. Tapi kami minta penindakan oleh panwaslu jangan berat sebelah. Kalau itu terjadi, kami akan melakukan tindakan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Tim
Pemenangan Bagia, Anak Agung Gede Anom menegaskan pemasangan seluruh APK sudah sesuai dengan zona yang ditentukan KPU. Jika Panwaslu menganggap itu salah, pihaknya akan menuntut. “Kami sudah ikuti aturan. Kalau dianggap salah, tentu kami akan tuntut,” tandasnya. Komisioner KPU Klungkung Ida Bagus Nyoman Barwata sempat menyebutkan merujuk Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, tentang Kampanye Pemilihan Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota, dan Keputusan KPU Kabupaten Klungkung Nomor 24/ PL.03.4-KPT/5105/KPU-Kab/ II/2018, pemasangan baliho
Bali Post/sos
Meyer Volmar Simanjuntak
Panwaslu Temukan Pemasangan APK Melanggar Zona
Topik : HIDUPKAN UMKM
POTENSI Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Klungkung masih cukup besar. Ada produksi gula nira kelapa di Desa Besan, Kecamatan Dawan. Ada pula produksi jajan Bali untuk upakara yang pros-
untuk di tingkat kabupaten akan disebar di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida, masing-masing di enam titik. Sementara spanduk untuk di Kecamatan Klungkung di 18 desa/kelurahan, Kecamatan Klungkung, Kecamatan Nusa Penida di 16 desa, Kecamatan Banjarangkan di 13 desa dan Kecamatan Dawan 12 desa. Lokasi pemasangan disesuaikan dengan kesepakatan masing-masing desa/ kelurahan. Pengecualiannya adalah zona-zona terlarang seperti kantor/instansi pemerintah, sekolah, tempat ibadah, kuburan. Jika di tempat pribadi harus seizin pemilik. (kmb45)
SOLUSI
Bantu Permodalan
peknya masih menjanjikan. Namun, di tengah ketatnya persaingan ekonomi, peluang keterpurukan memungkinkan mengganjal usaha tersebut. Lalu, solusi apakah yang ditawarkan masingmasing pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada serentak ini untuk tetap menghidupkan itu? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, menilai selama ini sektor UMKM belum sepenuhnya mendapat perhatian dari pemerintah. Ban-
tuan juga tidak mengalir dengan lancar. Bahkan, dikatakan, beberapa ada yang terjerat dalam ‘’lingkaran setan’’. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu semakin sedikit yang menekuni. Jika dipercaya memimpin Klungkung bersama Caw abup I Ketut Mandia, ini akan dibangkitkan dengan memberikan suntikan modal. Ini pun bisa difasilitasi koperasi maupun lembaga keuangan lainnya. ‘’Permodalan ini harus benar-benar diperhatikan,’’ tegasnya, belum lama ini. Disampaikan pula, sentu-
han teknologi untuk mempercepat produksi juga dinilai sangat tepat untuk diterapkan. Ini sangat penting dalam percepatan pemenuhan kebutuhan pasar. ‘’Sekarang produksi kan masih seperti zaman dulu. Tetap tidak ada peningkatan,’’ sebutnya. Tak hanya itu, menurutnya, produk UMKM juga perlu sentuhan yang lebih inovatif, seperti kemasan harus mampu menarik minat konsumen untuk membeli. Hal ini diperlukan pendampingan secara berkelanjutan. ‘’Sekarang gula, misalnya, masih menggunakan tempu-
rung kelapa. Ini harus dibuat lebih menarik. Harus ada ciri khas,’’ katanya. Sementara itu, terkait pemasaran, Tjok Bagus menyatakan tetap perlu digenjot yang dikerjasamakan dengan distributor. Ini juga harus didukung perlindungan oleh pemkab. ‘’Kalau misalnya belum ada aturan untuk pemasaran, ini perlu pendekatan dengan penyalur,’’ terangnya. Melalui langkah-langkah tersebut, usaha kerakyatan yang telah mampu menjadi tulang punggung sejumlah masyarakat ini diyakini bisa tetap menggeliat. (sos)
ada penataan lingkungan. Tiga desa ini akan diibuatkan jalan yang terhubung. Dengan ini, masyarakat akan bisa berkunjung. Di Besan bisa buat taman kupu-kupu atau agrowisata. Sektor UMKM, seperti kerajinan gula dan lainnya akan turut terkena imbas,’’ terangnya. Disampaikan lebih lanjut, inovasi produk juga akan dilakukan, baik dari segi tampilan maupun kemasan.
Seluruhnya harus memiliki branding. Dalam pemasarannya pun akan dibuatkan perlindungan supaya tetap bisa bersaing dengan produk dari daerah lain. ‘’Kita harus memberikan perlindungan. Harus digarap dari hulu sampai hilir. Tentu beberapa produk akan saya lakukan inovasi, apakah menjadi gula semuat atau branding. Produk luar juga perlu ada bloking,’’ ucapnya. Terkait permodalan, pria
asal Nusa Ceningan ini menyatakan tidak lagi menjadi persoalan. Lembaga Perkreditan Desa (LPD) maupun koperasi bisa digerakkan. ‘’Urusan modal, paling gampanglah. Untuk koperasi, kita dukung dengan penyertaan modal. Bantu modal… bantu modal, bukan solusi lagi. Tetapi bagaimana kita mem-
bantu pemasarannya,’’ tandasnya. (sos)
Padukan dengan Pariwisata
Bali Post/sos
GOR - Kondisi terakhir GOR Nusa Penida. Tahun ini, pembangunannya kembali dilanjutkan dengan pagu anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
CABUP I Nyoman Suwirta mengungkapkan pembangkitan UMKM dirancang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Misalnya di Desa Dawan Klod, Dawan Kaler dan Besan, Kecamatan Dawan. Memiliki potensi alam yang sangat mampu dikembangkan menjadi wisata agro. Ini mampu menjadi magnet untuk menarik masyarakat berkunjung. ‘’Kami sudah rencanakan
EKONOMI
Selasa Pon, 27 Februari 2018
13
Pemerintah Terbitkan Sukuk Global 3 Miliar Dolar Jakarta (Bali Post) – Pemerintah memastikan penerbitan sukuk global senilai 3 miliar dolar AS yang terdiri dari dua tenor yaitu lima tahun senilai 1,25 miliar dolar AS dan sepuluh tahun senilai 1,75 miliar dolar AS. ‘’Settlement dari sukuk global ini akan dilaksanakan pada 1 Maret 2018,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Sri Mulyani menjelaskan, sukuk global dengan format reg S/144A Trust Certificates yang seterusnya disebut Sukuk Wakalah ini, masing-masing akan jatuh tempo pada 1 Maret 2023 dan 1 Maret 2028. Sukuk Wakalah yang telah ditetapkan harganya pada 22 Februari 2018 juga mempunyai imbal hasil sebesar 3,75 persen untuk tenor lima tahun dan 4,4 persen untuk tenor sepuluh tahun. Penerbitan sukuk itu berhasil memanfaatkan momentum setelah terjadinya volatilitas yang tinggi di pasar modal global yang didorong oleh ekspektasi inflasi AS dan peningkatan suku bunga The Fed pada awal Februari 2018. Sri Mulyani menambahkan, setiap seri sukuk global ini telah diberikan peringkat Baa3 oleh Moody’s Investors Service, BBB- oleh S&P Global Ratings dan BBB oleh Fitch Ratings. ‘’Sukuk
ini dari tiga rating agency mendapatkan peringkat investment grade,’’ ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. Menurut rencana, Sukuk Wakalah tersebut akan didaftarkan pada Bursa Saham Singapura (Singapore Stock Exchange) dan NASDAQ Dubai. Sri Mulyani mengatakan Sukuk Wakalah dengan tenor lima tahun merupakan penerbitan Green Sukuk untuk pertama kalinya dilakukan oleh pemerintah berdaulat guna memperkuat komitmen terhadap pendanaan hijau yang ramah lingkungan. Transaksi sukuk global juga didukung oleh orderbook global dengan kualitas yang baik, yang berarti memperlihatkan adanya ketahanan pasar sukuk, serta menunjukkan kuatnya minat investor terhadap penerbitan obligasi ini. ‘’Total kita mendapatkan orderbook
ini 7 miliar dolar AS. Untuk tenor lima tahun sebanyak 3 miliar dolar AS dan tenor 10 tahun sebanyak 4,2 miliar dolar AS. Kita ambil 3 miliar dolar AS dari orderbook,’’ kata Sri Mulyani. Sukuk Wakalah dengan tenor lima tahun telah didistribusikan kepada 32 persen investor syariah di Timur Tengah dan Malaysia, 25 persen di Asia kecuali Indonesia dan Malaysia, 18 persen di AS, 15 persen di Eropa dan 10 persen di Indonesia. Sedangkan Sukuk Wakalah dengan tenor sepuluh tahun telah didistribusikan kepada 32 persen investor syariah di Eropa, 24 persen di Timur Tengah dan Malaysia, 22 persen di AS, 12 persen di Asia kecuali Indonesia dan Malaysia dan 10 persen di Indonesia. Berdasarkan jenis investor untuk Sukuk Wakalah dengan tenor lima tahun adalah 40 persen untuk bank, 29 persen untuk reksa dana, 20 persen untuk bank
sentral dan sovereign wealth fund, 10 persen untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun dan 1 persen untuk private bank. Jenis investor untuk Sukuk Wakalah dengan tenor sepuluh tahun adalah 47 persen untuk reksa dana, 39 persen untuk bank, 7 persen untuk bank sentral dan sovereign wealth fund, 6 persen untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun dan 1 persen untuk private bank. Bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunner untuk transaksi ini adalah Abu Dhabi Islamic Bank PJSC, Citigroup (B&D), CIMB, Dubai Islamic Bank PJSC dan HSBC (juga bertindak sebagai Green Structuring Advisor). Sementara itu, PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia ikut bertindak sebagai co-managers. (ant)
Sri Mulyani Indrawati
Tekan Impor, Bali Tambah Populasi Sapi
Bali Post/dok
PASAR HEWAN - Transaksi sapi di Pasar Hewan Bringkit. Ratusan sapi yang ditransaksikan di pasar ini akan dikirim ke Jakarta.
Denpasar (Bali Post) Dalam upaya menambah populasi sapi, pemerintah melaksanakan upaya khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab). Upaya ini nantinya diharapkan dapat mengurangi impor daging sapi. Upsus Siwab adalah mengawinkan sapi indukan yang sudah seharusnya kawin dengan menyuntikkan bibit ke sapi betina. Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA. mengatakan, sampai saat ini Indonesia masih kekurangan daging. Oleh karena itu, pemerintah masih mengimpor daging sapi sekitar 20 persen dari total kebutuhan daging sapi secara nasional. Dengan Upsus Siwab diharapkan jumlah impor daging sapi semakin turun. Upsus Siwab adalah upaya khusus untuk mengawinkan sapi indukan dengan inseminasi buatan (IB). Peternak yang mengikuti program ini
akan mendapatkan suntikan bibit secara gratis. Sedangkan selama ini peternak di Bali secara swadaya membayar Rp 50.000 untuk satu kali suntikan. Setelah dua bulan, sapi yang terdaftar dalam Upsus Siwab diperiksa janinnya. Selama proses mengandung juga dipelihara secara baik, agar menghasilkan anak sapi yang berkualitas. Secara nasional, target sapi yang dilakukan IB jumlahnya 3 juta sapi indukan. Dari 3 juta itu, diharapkan sapi yang berhasil bunting 2,05 juta ekor. Sedangkan target Bali untuk dilakukan IB sebanyak 76.300 ekor sapi betina. Kabupaten terbanyak yang mendapat program IB adalah Buleleng sebanyak 15.950 ekor, kedua Karangasem sebanyak 15.200 ekor dan ketiga Klungkung sebanyak 10.400 ekor. Dari 76.300, target sapi yang berhasil bunting adalah 61.040 ekor dan target kelahiran 69.075 ekor. Saat ini di Bali ada 507.000 ekor sapi dan 179.000 di antaranya meru-
pakan sapi indukan. Namun tahun ini target inseminasi buatan (IB) pada sapi indukan di Bali hanya 76.300. Program ini akan dilanjutkan tahuntahun berikutnya. Di Bali, potensi peternakan sapi sangat besar. Karena populasi sapi di Bali 507.000 ekor. Jika rata-rata satu sapi nilainya Rp 5 juta, berarti nilai peternakan sapi di Bali mencapai Rp 2,5 triliun. Sehingga, menurutnya, peternakan sapi dapat menopang ekonomi masyarakat Bali jika dikerjakan dengan modern. Meski ada program Upsus Siwab untuk menambah populasi sapi, namun sebelumnya Bali telah kelebihan daging sapi. ‘’Di Bali swasembada daging, tetapi Bali mempunyai kewajiban untuk mensuplai secara nasional,’’ ujarnya saat ditemui, Senin (26/2) kemarin. Sampai saat ini telah ada 15.588 sapi indukan yang telah didaftarkan dalam program ini. Ia yakin, target 76.300 dapat tercapat tahun ini. (kmb42)
BPS agar Segera 2018, Bisnis ’’Rent Car’’ akan Tumbuh Rupiah Menguat Untuk IMF-WB Asperda Siapkan 1.000 Unit Rilis Angka Produksi Beras
Denpasar (Bali Post) Kisruh dalam tata niaga beras tidak terlepas dari valid tidaknya data yang digunakan. Terutama produksi beras atau padi di Indonesia. Dengan data yang valid bisa dijadikan acuan untuk mengambil kebijakan. Oleh karena itu, BPS sebagai lembaga resmi statistika, didorong untuk segera merilis angka produksi beras/ gabah di Indonesia. Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) RI Dr. Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, persoalan yang terus didiskusikan dalam beberapa tahun terakhir adalah data ketersediaan atau produksi beras. ‘’Kementerian Pertanian mempunyai data sendiri. Begitu juga BPS memiliki data sendiri,’’ ungkapnya. Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), produksi padi diperkirakan 81 juta ton. Jika dikonversikan ke beras menjadi 41 juta ton. BPS juga memiliki data produksi yang berbeda. US Department of Agriculture (USDA) juga mengeluarkan data terkait produksi beras di Indonesia. USDA mengatakan perhitungan produksi beras dari Kementan dan BPS mengalami over-estimasi. Karena data USDA mencatat produksi beras Indonesia hanya 37 juta ton. Konsumsi beras masyarakat Indonesia setiap tahun 30 juta ton. Itu berarti, Indonesia surplus beras 10-11 juta ton. Meski data berbeda-beda, namun Indonesia tetap surplus beras. Namun surplus beras tidak membuat harga beras turun. ‘’Jika surplus, kenapa harga naik? Seolah-olah harga naik karena produksi kita yang tidak cukup,’’ tandasnya. Ia menduga sistem tata niaga yang terlampau panjang menjadi penyebab harga beras tidak seketika turun. Ada rantai panjang yang harus dilalui. Yaitu dari petani ke pengepul, penggilingan kecil, penggilingan besar, distributor besar yang memberi merek pada beras, retailer baru ke end user. Sehingga ada 5-6 titik yang harus dilalui. Jika setiap titik ada margin, sehingga ketika sampai di end user, harga beras menjadi tinggi. Hal ini tidak menguntungkan petani sebagai produsen dan konsumen yang menerima harga tinggi. Selain rantai panjang perjalanan beras sampai ke konsumen, juga diduga karena teknologi pengolahan beras yang minim. Padi yang dipanen sebelum digiling harus dikeringkan. Saat ini masih banyak pengeringan gabah yang menggunakan cara konvensional dengan lantai jemur. Hal ini tentu tergantung cuaca. Padahal saat ini telah ada mesin pengering gabah yang tidak bergantung cuaca. Ini membuat proses pengolahan beras menjadi panjang. Sehingga produksi padi yang mulai meningkat tidak serta merta turun, namun tergantung waktu pengolahan beras ini. Dugaan ketiga adalah adanya oknum yang sengaja mengurangi pasokan, sehingga membuat harga tertahan di angka yang relatif tinggi. Maka dari itu, ia meminta BPS untuk mempublikasikan data produk beras yang resmi agar bisa menjadi patokan data. Data valid, tidak rancu membuat pengambilan keputusan tepat. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) Perhelatan IMF-WB dengan mendatangkan orang penting dari berbagai negara juga melibatkan Asosiasi Pengusaha Rent Car Daerah (Asperda) dalam penyediaan transportasi. Asperda telah menyiapkan lebih 1.000 unit kendaraan untuk event tersebut. Wakil Ketua DPD Asperda Bali Ariyanto mengatakan, saat ini telah banyak melakukan koordinasi terkait kesiapan ketersediaan transportasi. ‘’Asperda sudah siapkan lebih 1.000 unit untuk menyambut acara yang berskala internasional itu,’’ ujarnya pada Rapimnas Asperda DPP dan DPD se-Indonesia di Quest Hotel, Denpasar, Minggu (25/2). Jenis kendaraan yang disiapkan sesuai permintaan serta lengkap dengan standardisasinya. ‘’Anggota kita siap. Tentunya tidak hanya disiapkan Asperda Bali sendiri, DPD lain juga siap memback up,’’ ujarnya. Jenis kendaraan yang disiapkan yaitu Alphard, Camry, dll. Hanya terkait harga sewa untuk IMF–WB belum bisa ia ungkapkan karena masih tahap negosiasi. Namun harga pasaran untuk jenis mobil Alphard adalah Rp 1 juta per 12 jam termasuk sopirnya.
Dengan adanya IMF-WB tahun 2018, ia optimis bisnis rent car dapat semakin tumbuh. Sampai Februari 2018, diakuinya, dengan adanya dukungan promosi dari pemerintah daerah, pertumbuhan permintaan mobil naik, sekitar 20 persen dari Januari 2018. ‘’Kita perbandingkan dengan Januari. Bukan dari Desember. Namun dibandingkan dengan Desember tentu lebih banyak Desember,’’ tandasnya. Namun untuk wilayah Bali ada beberapa siklus yang perlu diwaspadai termasuk siklus low season. ‘’Itu yang menjadi pertimbangan kita untuk mengadakan unit-unit ataupun permintaan unit-unit baru,’’ tandasnya. Ketua Umum DPP Asperda Indonesia Harmawan Jeffrivan mengatakan, asosiasi pengusaha rent car daerah optimis mampu menyiapkan sejumlah kendaraan dalam upaya mendukung kegiatan IMF-WB 2018. Dengan pertemuan itu diharapkan semua transportasi dapat saling berbagi. ‘’Ini juga menjadi pembahasan dalam rapimnas kali ini selain pembahasan lainnya terkait persaingan rent car di era digitalisasi,’’ katanya. Sebelumnya Ketua DPD Asperda Bali Paskalis Budy Hartono
mengatakan, IMF- WB yang berlangsung di Nusa Dua, Bali itu merupakan sinyal hijau bagi Asperda Bali. Karena transportasi khususnya mobil diperlukan selama IMF untuk kelancaran operasional tamu dan kepala pemerintahan tingkat menteri atau staf dan delegasi penasihat-penasihat ekonomi. ‘’Selain Asperda yang menyiapkan mobil, dari Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai berniat untuk menyiapkan ruang parkir tambahan guna memfasilitasi seribu kendaraan IMF-WB 2018 yang akan datang,’’ paparnya. Hartono pun menyampaikan terkait pasokan mobil yang jumlahnya banyak, pihaknya juga akan dibantu kendaraan dari Jawa dan Jakarta. ‘’Tapi prioritas pertama kita untuk mobil dari anggota di Bali. Sama kondisinya seperti saat KTT APEC 2013 lalu,’’ imbuhnya. Terkait harga sewa kendaraan untuk perhelatan yang direncanakan akan melibatkan belasan ribu delegasi dari 189 negara itu mencapai Rp 1,5 juta sehari penuh/ full day untuk jenis mobil mewah. Sedangkan kendaraan reguler (minibus) berkisar Rp 650 ribu sehari penuh. (kmb42)
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (26/2) sore, bergerak menguat tipis sebesar empat poin menjadi 13.648 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.652 per dolar AS. Analis Monex Investindo Futures Putu Agus di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa dolar AS cenderung bergerak melemah terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah seiring dengan pelaku pasar yang bersikap menunggu testimoni Ketua Fed Jerome Powell. ‘’Powell akan melakukan testimoni pertama di depan Kongres Amerika Serikat untuk mendapatkan petunjuk mengenai kecepatan pengetatan moneter di Amerika Serikat,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa sentimen risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan lalu yang hawkish juga cenderung mulai mereda. Sebagian pelaku pasar uang mulai melakukan price in terhadap sentimen kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2018. Di sisi lain, lanjutnya, harga komoditas minyak yang stabil di atas level 60 dolar AS per barel turut menjadi salah satu faktor yang menjaga fluktuasi mata uang berbasis komoditas, seperti rupiah. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude berada di posisi 63,57 dolar AS per barel, dan jenis Brent Crude di posisi 67,30 dolar AS per barel. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS seiring dengan adanya sentimen positif dari pertumbuhan kredit perbankan hingga Januari yang telah tumbuh 7 persen secara tahunan. ‘’Penyaluran kredit yang meningkat dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang akhirnya berdampak pada apresiasi rupiah,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (26/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.659 dibandingkan posisi sebelumnya 13.670 per dolar AS. (ant)
Empat Program OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Medan (Bali Post) – Otoritas Jasa Keuangan memprioritaskan empat program strategis pada tahun 2018 untuk mendorong angka pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Dengan ekonomi tumbuh maka pendapatan masyarakat diharapkan naik dan bisa merata,’’ ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di Medan, Senin (26/2) kemarin. Empat program yang menjadi prioritas OJK adalah pembiayaan proyek infrastruktur di daerah, pemberdayaan usaha mikro kecil menengah, perluasan akses keuangan masyarakat kecil berbunga rendah dan edukasi perlindungan konsumen. Menurut Wimboh,
program-program itu diyakini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan pertumbuhan ekonomi. Apalagi di Sumut, katanya, sedang banyak dan akan ada lagi infrastruktur yang dibangun. Untuk membantu kelancaran pembangunan infrastruktur itu, OJK memiliki program obligasi daerah. ‘’Jadi Gubernur Sumut bisa memanfaatkan obligasi daerah untuk membiayai proyek di daerah,’’ ujarnya. Sebelumnya, OJK bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri serta pelaku pasar telah membentuk Tim Fasilitasi dan Pendampingan Obligasi Daerah. Tim bertugas meningkatkan kapasitas dan kesiapan pemda untuk menerbitkan obligasi
daerah. Pemerintah juga membuat program KUR Klaster yang dilaksanakan bersama Menko Perekonomian. Program KUR Klaster diarahkan pada pembiayaan berbasis klaster yang dilengkapi dengan program pendampingan usaha dan pemasaran produk yang dapat dilakukan oleh perusahaan inti, baik BUMN, BUMDes/BUMADes maupun swasta. Wimboh menjelaskan, melengkapi program KUR Klaster itu, OJK akan memfasilitasi berdirinya BUMDes/ BUMADes di berbagai wilayah. Tercatat sebanyak 5.279 BUMDes dan 25 BUMADes telah didirikan dan potensial dalam membangun ekonomi pedesaan melalui penciptaan aktivitas usaha di pedesaan. (ant)
Wimboh Santoso
BULELENG
14
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Dewan Prihatin Banyak Mata Air Menghilang
Singaraja (Bali Post) – Keberadaan sumber mata air di Buleleng mendapat perhatian serius DPRD Buleleng. Hal ini karena data menunjukkan bahwa sumber mata air di Bali Utara telah banyak menghilang. Hal itu mendorong wakil rakyat menyusun ranperda inisiatif tentang perlindungan mata air di Buleleng. Namun, dalam pembahasan awal oleh panitia khusus (pansus), naskah akademik yang mendasari penyusunan ranperda ini harus disusun ulang. Pasalnya, UU No. 7 Tahun 2004 yang dijadikan dasar untuk menyusun ranperda ini telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sebaliknya, pemerintah pusat kembali menerapkan UU No. 11 Tahun 1974 tentang Pengairan. Atas kondisi itu, pembahasan lanjutannya belum bisa dilakukan. Sebaliknya, pansus akan kembali menyempurnakan kajian naskah akademik ranperda ini agar sesuai dengan aturan yang lebih tinggi di atasnya. Untuk sementara, pansus sudah mengubah judul ranperda dari awalnya tentang ‘’Perlindungan Sumber Matar Air’ menjadi ‘’Perlindungan Mata Air di Buleleng’’. Ketua Pansus DPRD H. Mulyadi Putra usai rapat dengan tim kajian hukum Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja di gedung dewan, Senin (26/2) kemarin, mengatakan kendatipun pembahasan ranperda ini belum bisa dilanjutkan, pihaknya akan melengkapi kajian naskah akademik bersama tim kajian hukum Unipas. Ini karena dirinya melihat bahwa keberadaan mata air di Buleleng telah mengalami penyusutan. Namun penyebabnya tidak diketahui pasti. Dia mencontohkan, berdasarkan data yang dikumpulkan menyebutkan bahwa tahun 2008 tercatat sebanyak 464 mata air. Jumlah tersebut menurun drastis hingga menginjak tahun 2011 menjadi 350 mata air. ‘’Ini salah satu alasan kami tetap melengkapi kajian naskah akademik ranperda ini karena kita tidak ingin sumber mata air semakin berkurang yang bisa saja akan menimbulkan permasalahan serius di daerah kita,’’ katanya. Menurut politisi PPP ini, upaya perlindungan mata air dengan regulasi ini sangat diperlukan. Hal ini karena dalam regulasi nantinya tidak hanya diatur terkait izin pengelolaannya, namun pengawasan, konservasi dan perlindungan terhadap setiap mata air yang ada. ‘’Napas dari ranperda ini tidak lain adalah melindungi, mengawasi, dan menata pengelolaan mata air untuk kepentingan seluas-luasnya bagi masyarakat. Dalam pembahasan nanti semua stakeholder akan kami libatkan, sehingga produk hukum ini sempurna dan tidak sia-sia anggaran yang dikeluarkan untuk pembahasannya,’’ jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PSM – Puluhan sopir truk yang tergabung dalam PSM Singaraja, Senin (26/2) kemarin menemui Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk meminta pemerintah memfasilitasi kisruh bisnis pasir pasca-erupsi Gunung Agung.
Kisruh Harga Pasir
Puluhan Sopir Truk Kembali Datangi Bupati untuk dijual ke pelanggan. Kesepakatan ini mencegah terganggunya arus lalu lintas dan memudahkan evakuasi kalau terjadi erupsi Gunung Agung berskala besar. Walau sudah ada kesepakatan, beberapa oknum sopir Karangasem mengambil pasir di lokasi galian dan menjual ke Singaraja dengan harga ratarata Rp 600.000 per truk. Sedangkan sopir Singaraja harus membeli di depo dengan harga rata-rata Rp 1,9 juta hingga Rp 2 juta per truk. “Oknum sopir lokal Karangasem beli murah, bebas mengatur harga pasir yang dijual ke Singaraja. Sementara kami harga belinya saja sudah mahal dan bagaiamana kami dapat untung,” katanya.
Selain harga timpang, Tirta mengeluhkan kualitas pasir di depo buruk dibandingkan pasir di lokasi galian. Selain itu, saat membeli bisa mendapatkan volume lebih, sehingga menambah besar keuntungan yang didapat oknum sopir Karangasem itu sendiri. Sementara pasir di depo kualitasnya kurang dan volume kurang. Beberapa rekannya sering dikomplain oleh pelanggan karena harga pasir mahal, kualitasnya buruk. “Kalau sopir Karangasem beli murah, dapat isi lebih dan kualitas juga bagus. Tapi kami beli mahal kualitas jelek. Jujur posisi kami di ambang kebangkrutan akibat tidak ada ketegasan pengaturan harga dan lokasi pengambilan material,” jelasnya. Menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Tirta meminta Bupati segera berkoordinasi dengan Pemkab Karangasem atau ke Pemprov Bali agar memfasilitasi kisruh bisnis pasir pasca-erupsi Gunung Agung. Pihaknya menun-
tut ketegasan pengaturan harga termasuk regulasi yang harus diikuti semua sopir untuk mengambil material yang akan dijual kepada konsumen. Menanggapi aspirasi itu, Sekda Dewa Ketut Puspaka berjanji memfasilitasi tuntutan PSM ke Pemprov Bali. Hal ini karena aturan pengambilan material golongan C ada di Provinsi Bali. Selain itu, karena surat kepada Pemkab Karangasem terkait keberatan PSM yang diajukan beberapa bulan lalu hingga sekarang belum direspons, sehingga pihaknya meminta pemprov segera mengambil keputusan dengan melibatkan pengusaha galian C, sopir, termasuk Pemkab Buleleng dan Karangasem. “Kami minta provinsi membantu menyelesaikan masalah ini. Perlu ada pertemuan terpadu melibatkan para pihak dan dibuat regulasi yang tegas, sehingga kisruh tidak sampai berlarut-larut,” jelasnya. (kmb38)
gatakan, dari evaluasi itu, pengungsi dampak erupsi Gunung Agung seluruhnya telah pulang ke desa asal mereka. Terkait 133 warga Karangasem yang tetap tinggal di Buleleng, statusnya bukan sebagai pengungsi. Ini karena mereka ada hubungan keluarga dengan warga yang menampungnya telah mendapat pekerjaan. Selain itu, desa asal ratusan warga tersebut bukan masuk radius berbahaya dampak erupsi Gunung Agung. Dengan pertimbangan itu, satgas menetapkan warga tersebut tidak merupakan pengungsi. “Semua pengungsi sudah kembali ke desa asal mereka. Itu yang masih bertahan tidak lagi pengungsi karena selain desa asalnya di luar radius bahaya erupsi Gunung Agung, mereka itu tinggal sama keluarganya dan sudah bekerja di Buleleng. Kalau misalnya tetap bertahan, kami menyarankan status kependudukan segara disesuaikan,” katanya. Menurut Sukerta, setelah
pengungsi kembali ke desanya hingga seratus persen, Satgas masih memiliki pekerjaan rumah untuk mendistribusikan beberapa jenis logistik di luar beras yang masih menjadi hak pengungsi. Rencananya, dalam satu minggu ke depan ini, jika situasi Gunung Agung tetap seperti sekarang, Dinsos diperintahkan untuk mendistribusikan sisa logistik sumbangan dermawan dan relawan kepada pengungsi yang dikoordinir oleh perbekel desa masing-masing. “Kalau beras sudah habis dan tidak ada sisa. Sekarang masih ada sisa-sisa seperti mi instan dan beberapa perlengkapan rumah tangga. Kita tunggu satu minggu ke depan dan kalau masih aman ya kami bagikan logistik itu lewat aparat desa,” jelasnya. Setelah menuntaskan pembagian sisa logistik, Sukerta menyebut satgas yang dibentuk sejak September 2017 yang lalu itu dipastikan akan dibubarkan. Hanya, karena
pertimbangan perkembangan Gunung Agung yang masih berfluktiatif, maka satgas baru akan dibubarkan setelah satu bulan ke depan ini. “Kita masih mengacu perkembanan Gunung Agung. Kalau sampai satu bulan, situasinya tetap seperti sekarang satgas akan dibubarkan,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan ribu jiwa warga Karangasem mengungsi ke Buleleng sejak Gunung Agung erupsi September 2017 yang lalu. Ribuan pengungsi ini menyebar di beberapa desa dan terbanyak di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, dan sebagian di Kecamatan Gerokgak. Untuk memudahkan penanganan dan koordinasi, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membentuk Satgas Penanganan Pengungsi Gunung Agung. Satgas ini dimotori oleh Dinsos, BPBD, PMI, dan beberapa instansi terkait termasuk kecamatan dan perangkat desa. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Kisruh harga pasir tampaknya belum juga berakhir. Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Material (PSM) kembali menyampaikan tuntutan mereka kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Senin (26/2) kemarin. Sopir ini keberatan, karena oknum sopir dari Karangasem menjual pasir ke Buleleng dengan harga lebih murah.
Bali Post/kmb38
RANPERDA – Pansus membahas rancangan perda (ranperda) inisiatif DPRD tentang Perlindungan Mata Air di gedung DPRD Buleleng, Senin (26/2) kemarin.
TNI Panen Jagung
Singaraja (Bali Post) – Dukungan TNI menyukseskan swasembada pangan di Buleleng terus bergulir. Jajaran Kodim 1609 Buleleng lewat Koramil dan personel Babinsa di masing-masing desa binaannya terus berbaur membantu petani dalam mengelola usaha tani. Bantuan ini mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan hingga panen. Seperti yang dilakukan Senin (26/2) kemarin, jajaran Koramil Tejakula turun bersama petani di Dusun Sembiran Bawah, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. TNI dan petani di dusun ini berbaur memanen jagung. Aksi prajurit TNI tersebut disaksikan langsung Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Verdy De Irawan. Letkol Inf. Verdy De Irawan mengatakan, swasembada pangan sudah menjadi program nasional dan wajib disukseskan semua komponen masyarakat termasuk jajaran TNI. Untuk itu, pihaknya terus memotivasi anggotanya untuk tidak hentihentinya membantu petani dalam melakoni usaha tani. Selain itu, anggotanya pun diingatkan untuk senantiasa memanfaatkan lahan yang bisa ditanami, sehingga paling tidak bisa dimanfaatkan untuk keperluan keluarga kecil. ‘’Keberhasilan ini dapat memotivasi warga di Tejakula dan ini harus terus digelorakan dan memanfaatkan lahan untuk ditanami, sehingga terwujud ketahanan pangan nasional,’’ jelasnya. Di sisi lain, Letkol Inf. Verdy De Irawan memuji keseriusan segenap jajaran Koramil Tejakula membantu petani di Buleleng Timur dalam membudidayakan tanaman jagung. Kehadiran anggotanya di tengah-tengah petani menunjukkan TNI semakin dekat dengan masyarakat. (kmb38)
Bali Post/kmb38
JAGUNG – Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Verdy De Irawan menghadiri panen jagung di Dusun Sembiran Bawah, Desa Sembiran, Tejakula, Senin (26/2) kemarin.
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511
Aksi damai anggota PSM untuk kesekian kalinya itu berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita. Puluhan sopir ini datang ke Kantor Bupati mengendari truk yang biasa mereka gunakan untuk mengambil pasir ke Karangasem. Mereka memarkir truk di pinggir Jalan Veteran hingga sebagian Jalan Ngurah Rai Singaraja. Puluhan sopir membentangkan spanduk yang bertuliskan beberapa tuntutan di kawasan Tugu Singa Ambararaja. Setelah aksi itu, mereka menuju lobi kantor bupati dengan berjalan kaki. Di tempat ini, perwakilan PSM diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Dia
didampingi Asisten III Ketut Astasemadi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gede Gunawan, AP, dan Kasatpol PP Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H. Ketua PSM Singaraja Gede Tirta mengatakan, kisruh harga pasir muncul sejak erupsi Gunung Agung dan belum terselesaikan dengan keputusan dari pemerintah daerah. Dia menilai situasi di lapangan semakin runyam dan kalau dibiarkan dikhawatirkan menimbulkan permasalahan yang lebih luas. Sejak erupsi Gunung Agung, September 2017 lalu disepakati bahwa sopir di Karangasem menjual pasir sampai di lokasi depo. Sementara sopir dari Singaraja mengambil material di depo
Seluruh Pengungsi Telah Tinggalkan Buleleng
Singaraja (Bali Post) – Pengungsi dampak erupsi Gunung Agung telah meninggalkan lokasi pengungsian di beberapa desa di Buleleng. Dari jumlah pengungsi yang mencapai puluhan ribu jiwa, sekarang hanya tersisa sekitar 133 orang. Ratusan warga Karangasem itu statusnya tidak sebagai pengungsi, karena tinggal di rumah kerabatnya di Kecamatan Tejakula. Kini, mereka sudah mendapat pekerjaan. Puncak pengungsi kembali ke desa asalnya terjadi ketika pemerintah resmi menurunkan status Gunung Agung dari level Awas menjadi Siaga. Sejak itu, pengungsi yang didominasi dari Desa Ban dan Desa Dukuh berbondong-bondong meninggalkan Buleleng, kembali ke desa kelahiran mereka. Pemkab dan pihak terkait pun sempat memfasilitasi pemulangan pengungsi dengan menyiapkan angkutan. Menyusul kepulangan pengungsi tersebut, Satuan Tugas
Bali Post/kmb38
Made Arya Sukerta, S.H.
(Satgas) Penanganan Pengungsi Gunung Agung bersama instansi terkait Senin (26/2) kemarin, melakukan rapat evaluasi. Rapat ini dipimpin Ketua Satgas Made Arya Sukerta, S.H. bersama Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Gede Komang, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diwakili Sekretaris BPBD Ketut Susila, dan utusan dari instansi terkait lain. Made Arya Sukerta men-
Puluhan Jabatan Lowong
Baperjakat Bahas Persiapan Mutasi Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 78 jabatan di lingkungan Pemkab Buleleng saat ini lowong. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), dipastikan melakukan mutasi pertama pada masa kepemimpinan periode kedua. Terkait dengan itu Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) menggodok nama-nama pejabat yang akan mengalami pergeseran dan promosi jabatan, Senin (26/2) kemarin. Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, 78 jabatan yang lowong itu terdiri atas delapan jabatan eselon 3-A yang meliputi Camat Banjar, Kabag Perlengkapan dan Perawatan, Kabag Ekonomi dan Pembangunan, Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Kominfosandi, Sekretaris
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), dan Sekretaris Dinas Koperasi UKM. Jabatan yang juga lowong di antaranya 13 eselon 3-B atau setingkat Kepala Bidang (Kabid), 14 jabatan eselon 4-A setingkat Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub-Bagian (Kasubag) dan Lurah, jabatan eselon 4-B atau setara Kepala Seksi (kasi) di kelurahan. Ketua Baperjakat yang juga Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, rapat ini baru pembahasan awal untuk persiapan mutasi yang akan digulirkan oleh Bupati Putu Agus Suradnyana. Dalam pembahasan ini, pihaknya
bersama anggotanya hanya mejalankan tugas mengevaluasi menyeluruh terhadap kinerja, prestasi, dan disiplin pejabat dalam menjabarkan kebijakan pimpinan. Selain itu, pembahasan ini menyangkut regulasi yang mendasari mutasi dan pengisian jabatan yang akan datang tersebut. “Ini baru rapat awal dan kami menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan, sehingga semua aspek mulai kinerja, prestasi, disiplin, dan regulasi dalam mutasi ini kami kaji dan setelah itu keputusan final itu kewenangan Bupati,” jelasnya. Menurut Puspaka, puluhan jabatan yang lowong itu sebagian besar karena pejabatnya telah memasuki masa pensiun. Dari data di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menunjukkan
bahwa pejabat yang pensiun rata-rata mulai April dan Maret 2018 ini. Selain karena pensiun, pergeseran jabatan dilakukan untuk memberikan kesempatan dan juga menambah wawasan bagi pajabat bersangkutan dalam melaksanakan tugas-tugas dinas, sehingga hal ini akan bermanfaat untuk pengembangan karier jabatan setiap pejabat di daerah. Demikian juga kesempatan promosi untuk pejabat. Ini juga tidak lebih kepada memberikan ruang kepada pejabat di daerah untuk mencoba dan belajar, sehingga memiliki modal yang kuat dalam memangku jabatan yang lebih tinggi sesuai regulasi yang ada. “Kita harapkan mutasi ini tidak membuat pejabat gaduh. Sebab ini hal yang wajar dan lebih pada penyegaran
Bali Post/kmb38
Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P.
dan ruang untuk mengasah kemampuan dalam memangku jabatan. Demikian pula pejabat yang dipindah itu bukan karena penilaian suka dan tidak suka, tetapi ini atas kajian dan mengikuti mekanisme yang ada,” jelasnya. (kmb38)
15
Selasa Pon, 27 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Rabu (28/2) dini hari Espanyol vs Real Madrid Girona vs Celta de Vigo --------------- Piala FA ----------------------------------------------Putaran V, Pertandingan Ulang Rabu (28/2) dini hari Swansea City vs Sheffield Wednesday --------------- Piala Prancis ---------------------------------------Rabu (28/2) dini hari Les Herbiers vs Lens Hasil --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Villarreal vs Getafe 1-0 Athletic Club vs Malaga 2-1 Valencia vs Real Sociedad 2-1 Sevilla vs Atletico Madrid 2-5 --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Crystal Palace vs Tottenham Hotspur 0-1 Manchester United vs Chelsea 2-1
Bali Post/rtr
Juara dunia MotoGP Marc Marquez.
Honda Perpanjang Kontrak Marquez
Madrid Juara bertahan MotoGP Marc Marquez meneken kontrak baru berdurasi dua tahun di Honda untuk mempertahankan dirinya dengan tim pabrikan itu sampai akhir musim 2020, demikian disampaikan Honda Racing Corporation (HRC) pada Senin (26/2) kemarin. Marquez (25) melakukan debutnya di kelas utama bersama Repsol Honda pada 2013 dan merupakan pembalap termuda sepanjang sejarah untuk memenangi empat gelar MotoGP. Ia tampil begitu dominan pada musim 2017. ‘’Saya senang untuk dapat terus membalap bagi tim pabrikan Honda... Saya bangga untuk membalap sebagai anggota keluarga Honda, dan saya mengapresiasi bagaimana Honda dan tim selalu melakukan yang terbaik untuk melayani saya dengan semua yang saya perlukan,’’ demikian pernyataan Marquez. Pembalap Spanyol itu memenangi kejuaraan 125cc pada 2010 dan gelar Moto2 pada 2012. ‘’Marquez secara konsisten untuk mendorong dirinya sampai ke batas dan matang sebagai pembalap, dan memberikan banyak gelar kepada Honda. Kami mampu untuk mengumumkan pembaruan kontrak pada fase sedini ini berdasarkan keyakinan bersama kami, dan hasrat umum kami untuk membalap,’’ kata Presiden HRC Yoshishige Nomura. Kompatriot Marquez, Maverick Vinales, yang finis di peringkat ketiga secara keseluruhan musim lalu, meneken perpanjangan kontrak dengan Yamaha untuk dua musim lagi. Sedangkan pembalap veteran Valentino Rossi juga diperkirakan bertahan dengan pabrikan Jepang itu. (rtr/ant)
City Juara, Guardiola Raih Trofi Pertama
London -
Pep Guardiola meraih gelar perdananya di Inggris ketika tim asuhannya Manchester City menghancurkan Arsenal dengan skor 3-0 pada final Piala Liga, Senin (26/2) kemarin. Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan David Silva menjadi pencetak gol pada pertandingan yang berjalan berat sebelah di Stadion Wembley, London. Pertemuan pertama antara kedua tim itu di final domestik bukan laga klasik. Namun pria Spanyol Guardiola tidak akan peduli setelah timnya tampil lebih baik. City, yang juga akan memenangi gelar Liga Inggris kecuali terdapat kejadian luar biasa, tidak perlu menampilkan permainan terbaiknya untuk mengangkat trofi untuk ketiga kalinya dalam lima tahun. Gol Aguero pada menit ke-18 membawa City unggul. Arsenal semakin runtuh setelah turun minum ketika Kompany melakukan penyelesaian jarak dekat pada menit ke-58 sebelum Silva melesakkan sepakan kaki kiri tujuh menit kemudian. Para penggemar Arsenal meninggalkan stadion pada 20 menit terakhir, sedangkan fans City membuat hangat stadion dengan warna biru langit. Setelah tidak meraih trofi pada musim pertamanya di City, pencapaian trofi Guardiola sebagai manajer kini menyentuh angka 19 trofi, setelah memenangi 11 trofi di Barcelona dan tujuh trofi di Bayern Munich. ‘’Ini penting. Kami begitu gembira, dan selamat kepada seluruh Manchester City, dan para penggemar kami.
Bali Post/rtr
JUARA - Pemain Manchester City merayakan juara Piala Liga dengan mengalahkan Arsenal 3-0 di final, Senin (26/2) kemarin. Trofi ini untuk Manchester City dan bukan untuk saya,’’ kata Guardiola, yang peluangnya mendulang empat trofi dihancurkan oleh kekalahan di Piala FA dari tim divisi ketiga Wigan Athletic pada pekan lalu. Arsenal kini telah kalah di final Piala Liga untuk keenam kalinya dan ini masih menjadi satu-satunya trofi yang belum dapat dimenangi manajer Arsene Wenger. ‘’Kami memberikan hukuman terhadap diri sendiri,’’ ucapnya. ‘’Kami memiliki peluang luar biasa pada kedudukan 0-0 dan kemudian memberikan gol
kepada mereka.’’ Meski 27 poin memisahkan kedua tim di Liga Inggris, Arsenal tiba di Wembley setelah memenangi tiga final domestiknya, semua di Piala FA. Liga Champions City akan kecewa berat bila gagal menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya musim ini, kata mantan kapten timnas Inggris Alan Shearer. ‘’Mereka menginginkan kemenangan apa pun. Tapi mereka lebih menginginkan Liga Champions. Ini
Hujan Salju Batalkan Laga Juventus Vs Atalanta
Roma Mantan juara Eropa AC Milan memperlihatkan ketangguhannya dengan menundukkan tuan rumah AS Roma 2-0 pada pertandingan Liga Italia, Senin (26/2) kemarin. Namun di Stadion Allianz, Turin, laga Juventus vs Atalanta terpaksa dibatalkan akibat hujan salju. Di Stadion Olimpico, gol-gol dari Patrick Cutrone dan Davide Calabria membuat Milan, yang mengoleksi 18 gelar Italia dan tujuh trofi kompetisi Eropa, menghuni peringkat ketujuh dengan 44 poin dari 26 pertandingan. Milan masih tertinggal tujuh poin dari tim peringkat keempat Inter yang akan bertemu mereka akhir pekan mendatang. Sementara Roma di peringkat kelima. Hasil buruk ini menjadi pukulan bagi manajer Roma Eusebio Di Francesco yang menargetkan finis di empat besar dan mendapatkan tiket ke fase grup Liga Champions musim depan. Menyusul penampilan membosankan pada babak pertama, pertandingan ini
menjadi lebih hidup ketika Cutrone membawa Milan unggul tiga menit setelah turun minum. Ia membelokkan arah bola umpan terobosan mantan penyerang Liverpool Suso untuk menjadi gol pembuka Milan. Kiper Roma Alisson Becker melakukan dua penyelamatan bagus untuk menggagalkan upaya Nikola Kalinic dan Franck Yannick Kessie. Namun, ia tidak berdaya ketika bek kanan Milan Calabria mencetak gol perdananya untuk klub dan salah satu gol dengan kualitas terbaik pada menit ke-74. Pemain 21 tahun itu menaklukkan Alisson setelah ia bermain satu-dua dengan Kalinic. Pemuncak klasemen Napoli dapat unggul empat poin atas Juve jika mereka menang atas tim papan bawah Cagliari pada Senin. Pertandingan lain Serie A menghasilkan sejumlah gol spektakuler dan penampilan gemilang gelandang Lazio Sergej Milinkovic-Savic, yang mengemas dua gol saat timnya menang 3-0 di markas
Sassuolo. Satu gol lainnya dihasilkan lewat penalti penyerang Ciro Immobile yang mencetak gol ke-23nya di liga musim ini. Hasil ini membawa Lazio naik satu posisi ke peringkat ketiga, unggul satu poin atas Inter dan unggul dua poin atas tim peringkat kelima Roma. Gelandang Mattia Valoti juga mengemas sepasang gol ketika tim peringkat kedua dari bawah Hellas Verona menaklukkan tim papan tengah Torino dengan skor 2-1, sedangkan tim peringkat ke18 SPAL menang 3-2 di markas Crotone, yang menduduki peringkat ke-17 dan unggul satu poin di atas mereka. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, tembakan keras Cristiano Biraghi dari jarak 25 meter membawa Fiorentina menang 1-0 atas tamunya Chievo Verona, sedangkan Sampdoria menang 2-1 atas tamunya Udinese dengan penyerang tuan rumah Duvan Zapata mencetak gol lewat serangan solonya. (kmb39/rtr/ant)
Neymar Cedera Kaki
Bali Post/net
Pembalap McLaren Stoffel Vandoorne.
Vandoorne Didukung KFC Indonesia Jakarta (Bali Post) Perusahaan asal Indonesia yaitu KFC Indonesia secara resmi mensponsori salah satu pembalap Formula 1 yang memperkuat tim McLaren, Stoffel Vandoorne. Nama perusahaan tersebut terpasang di helm pembalap asal Belgia itu. Vandoorne mengaku bangga dengan dukungan yang diberikan oleh KFC Indonesia. Pembalap berusia 25 itu mengaku memiliki hubungan emosinal yang kuat dengan Indonesia. ‘’Saya senang mengumumkan kerja sama dengan KFC Indonesia,’’ katanya, Senin (26/2) kemarin. Dengan adanya kerja sama ini, pembalap asal Belgia tersebut juga mengenalkan secara resmi helm yang bakal digunakan untuk balapan musim ini. Tulisan KFC dan Jagonya Ayam terpampang di sisi bawah helm Stoffel. Pengenalan helm sendiri dilakukan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Senin sebelum dilakukannya tes pramusim. Sesuai dengan jadwal, Stoffel Vandoorne akan menguji kendaraan McLaren dengan power unit baru Renault, Selasa (27/2) dan Kamis (29/2). Sedangkan rekan satu timnya yaitu juara dunia dua kali Formula 1 Fernando Alonso melakukan uji coba kendaraan dengan sasis MCL33 itu pada hari ini dan Rabu (28/2). Direktur Utama KFC Indonesia Ricardo Gelael dalam keterangan resminya di Jakarta menyatakan apa yang dilakukan adalah salah satu bentuk komitmen untuk terus berperan dalam dunia motorsport dunia. (ant)
trofi yang mereka rindukan dalam 10 tahun terakhir sejak Sheikh Mansour membeli klub ini pada 2008. Yang paling utama adalah memenangkan turnamen itu, karena itu pula Guardiola direkrut,’’ katanya seperti dikutip BBC. City satu kaki telah menjejakkan kaki di babak perempatfinal Liga Champions. Di pertandingan babak 16 besar, City menggulung tuan rumah Basel 4-0. Modal empat gol tandang itu akan dimaksimalkan saat mereka menjadi tuan rumah 8 Maret mendatang. (kmb39/rtr/ant)
Paris Neymar menjadi korban kemenangan Paris St Germain (PSG) saat menghancurkan lawan abadinya Olympique de Marseille 3-0, Senin (26/2) kemarin. Neymar harus meninggalkan lapangan dengan ditandu pada fase akhir laga ketika PSG memperpanjang keunggulannya di Liga Prancis menjadi 14 poin. Gol Kylian Mbappe, gol bunuh diri Rolando, dan Edinson Cavani membawa tim ibu kota mengoleksi 71 poin dari 27 pertandingan. Laga di Parc des Princes berlangsung panas dan diwarnai lima kartu kuning untuk tuan rumah dan tim tamu mendapatkan lima kartu kuning juga. PSG menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain. Neymar harus keluar lapangan karena dugaan cedera pergelangan kaki delapan menit sebelum pertandingan usai, setelah pelatih Unai Emery memaksimalkan tiga jatah pergantian pemainnya. Neymar diharapkan bisa pulih dengan segera karena PSG akan menjamu Real Madrid pada pertandingan kedua Liga Champions, Rabu (7/3). Di pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, PSG menyerah 1-3. Kekalahan itu membuat Marseille menghuni peringkat ketiga dengan 55 poin, tertinggal dua poin dari tim peringkat kedua Monaco yang bermain imbang 3-3 di markas Toulouse.
Di Paris, Mbappe mencetak gol perdananya di liga sejak bulan lalu. Ia menggiring bola melewati Rolando dan melepaskan tembakan mendatar yang menembus gawang Marseille pada menit kesepuluh. Rolando semakin terbelit masalah pada menit ke-28 ketika ia mendefleksikan sepakan Neymar untuk masuk ke gawangnya sendiri. Marseille gagal mengancam gawang tuan rumah dan pencetak gol terbanyak Liga Prancis Cavani menambahi gol ketiga, 11 menit setelah babak kedua dimulai dengan memanfaatkan umpan silang Neymar. Ini menjadi gol ke-24nya musim ini. Ini merupakan ke-13 kalinya Neymar menjadi aktor di balik
gol di Liga Prancis musim ini, melampaui catatan terbaiknya yakni 12 assist di liga bersama Barcelona pada 2015/2016. Marseille tidak pernah memenangi pertandingan Liga Prancis di Parc des Princes sejak Qatar Sports Investments mengambil alih klub Paris itu pada 2011. Olympique Lyon gagal mendapatkan kemenangan perdananya di Liga Prancis dalam sebulan ketika pemain St Etienne Mathieu Debuchy mencetak gol untuk mengamankan hasil imbang 1-1 pada derby terpanas di Prancis. Debuchy mencetak gol semenit sebelum masa tambahan waktu untuk menyamakan gol pembukaan Mariano Diaz. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PERAWATAN - Penyerang PSG Neymar mendapat perawatan akibat cedera kaki pada pertandingan melawan Olympique de Marseille di Parc des Princes, Senin (26/2) kemarin.
Bali Post/rtr
DILANGGAR - Penyerang Atletico Madrid Diegpo Costa dilanggar kiper Sevilla Sergio Rico pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (26/2) kemarin.
Atletico Terus Tempel Barcelona
Madrid Atletico Madrid terus menempel pimpinan klasemen Liga Spanyol Barcelona setelah kemenangan 5-2 atas Sevilla, Senin (26/2) kemarin, membawa tim asuhan Diego Sieone kini terpaut 7 poin. Atletico menghuni peringkat kedua di klasemen dengan 58 poin setelah menyelesaikan 25 pertandingan. Sedangkan Barca mengoleksi 65 poin usai menggebuk Girona 6-1. Tapi tim Katalan ini kemudian akan menjamu pasukan Simeone di Nou Camp akhir pekan ini. Pada pertandingan di Ramon Sanchez Pizjuan, Antoine Griezmann memborong tiga gol untuk Atletico sebelumnya panen gol di laga tandang itu. Diego Costa membawa Atletico memimpin pada menit ke-29. Mengungguli Ever Banega dalam perebutan bola, Costa dengan mudah menaklukkan kiper Sergio Rico dan mengemas gol kedelapannya ke gawang Sevilla di semua kompetisi. Griezmann kemudian memperlihatkan kelasnya melalui gol solo pada menit ke-42, melewati dua pemain di luar kotak penalti untuk menggebrak ke tengah sebelum memasukkan bola ke sudut jauh gawang. Penyerang Prancis itu mengemas gol ketiga Atletico dengan penalti pada menit ke-51 setelah Costa dilanggar. Sevilla kembali bertindak ceroboh ketika operan Gabriel Mercado kepada Rico dipotong oleh Griezmann, yang mengirim operan tumit kepada Koke untuk disambar menjadi gol pada menit ke-65. Griezmann melengkapi hattrick-nya pada menit
ke-81. Sevilla memborong dua gol beruntuk melalui gelandang Pablo Sarabia menit ke-86 dan dan Nolito (89). Gol Sarabia menghentikan laju empat pertandingan Atletico tanpa kemasukan. Sevilla hanya kalah satu kali di kandang pada semua kompetisi pada 15 bulan terakhir. Pasukan Montella menuju ke pertandingan ini setelah penampilan impresif saat bermain imbang tanpa gol dengan Manchester United pada laga pertama 16 besar Liga Champions pada pekan lalu. Sevilla memiliki peluang emas pertama ketika Luis Muriel menggebrak namun peluangnya digagalkan oleh kiper Atletico Jan Oblak dan Joaquin Correa menyambar bola liar namun melebar di depan gawang. Pada laga ini Sevilla kehilangan Jesus Navas yang harus ditandu keluar lapangan karena cedera betis. Tim peringkat keempat Valencia menaklukkan Real Sociedad dengan skor 2-1. Tandukan Santi Mina membawa Valencia memimpin pada menit ke34. Pemain depan Valencia itu merestorasi keunggulan mereka dari jarak dekat pada menit ke-68, setelah pemain internasional Spanyol Mikel Oyarzabal menyamakan kedudukan pada babak kedua untuk Real Sociedad. Valencia menghuni peringkat keempat di klasemen dengan koleksi 49 poin, unggul delapan poin dari tim peringkat kelima Villarreal, yang menang 1-0 atas Getafe dengan gol Enes Unal saat pertandingan baru berlangsung tiga menit. (kmb39/rtr/ant)
olah raga
16 Tim Sepak Bola Putri Jakarta 69 Juara Piala Paradise Mangupura (Bali Post) Tim sepak bola putri Jakarta 69 keluar sebagai juara dalam turnamen sepak bola Piala Paradise di Lapanan Tri Cakti Legian, 23-25 Februari lalu. Dalam kejuaraan yang diikuti lima tim, juara II direbut Persijap Kartini Jepara, Jateng, kemudian Evolution (Jatim) juara III, Pro Direct Jakarta juara IV, dan juara V PFA Bali. Dalam pertandingan yang menggunakan sistem setengah kompetisi, terpilih sebagai pemain berbakat seperti kiper Michelle Vinita (Pro Direct Jakarta) dengan pencapaian 33 save, dengan achievement mencapai 85 persen. Selain itu, bek terbaik Sri Devi (Jakarta 69) tercatat dengan 91 kali touch meraih total achievement 86 persen. Selanjutnya, gelandang terbaik Viny Silfianus (Jakarta 69) melakukan 131 touch, meraih total achievement 82 persen. Sedangkan bomber terbaik Sheva Furyzcha (Persijap Kartini Jepara) melakukan 98 touch, dan meraih total achievement 74 persen. Dalam laga tersebut, dilakukan penilaian fundamental berbasis android, sehingga semua pelatih mengetahui pencapaian pemain asuhan berikut timnya, dan diharapkan terjadi peningkatan pada saat latihan. Rencananya, tahun depan event ini memperebutkan Piala Menpora 2019. (022)
Selasa Pon, 27 Februari 2018
WISMA ATLET - Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Kunjungan tersebut untuk mengetahui kesiapan Wisma Atlet untuk para atlet pada Asian Games 2018.
Bali Post/ant
Tempat Tidur Wisma Atlet Sesuai Olimpiade
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/ist
BAKAT - Para pesepak bola putri berbakat dalam turnamen Piala Paradise, di Lapangan Tri Cakti, Legian, 23-25 Februari lalu.
Nomor Trio dan Master Boling Ditargetkan Hasilkan Emas
Palembang (Bali Post) Tim Nasional Indonesia cabang boling ditargetkan meraih dua medali emas pada Asian Games XVIII/2018 di Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus. Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PBI) Cahyo Yadi di sela-sela Kejuaraan Nasional sekaligus Test Event Asian Games cabor boling di Bowling Center Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin (26/2) kemarin, mengatakan dua emas ini ditargetkan pada nomor trio dan master karena atlet pada nomor ini sudah cukup berpengalaman dan berprestasi tingkat Asia. Ia mengatakan selaku tuan rumah, Indonesia cukup berpeluang untuk meraih medali pada ajang yang akan diikuti 22 negara tersebut. Untuk itu, PBI akan menggelar pemusatan latihan nasional di Palembang yang diperkirakan akan dimulai pada April. Sebanyak 13 atlet diproyeksikan masuk pelatnas yang merupakan hasil dari seleksi tingkat daerah. ‘’Nanti pelatnas akan diperkuat 13 orang, tapi yang akan di entry by name hanya 12 orang (enam putra dan enam putri), satu atlet jadi cadangan,’’ katanya. Ia mengatakan untuk meningkatkan performa atlet, PBI berencana memberikan kesempatan uji coba setidaknya dua kali ke luar negeri. ‘’Kami berkeinginan memberikan kesempatan ke atlet uji coba ke luar negeri. Mengenai lokasinya, belum bisa ditentukan tapi dari Kemenpora sudah ada lampu hijau,’’ katanya. Terkait evaluasinya terhadap pelaksanaan test event Asian Games di Palembang hingga hari kedua pelaksanaan, menurutnya, sudah baik meski terdapat beberapa hal yang perlu penyempurnaan. ‘’”Di dalam ruangan arena masih dibutuhkan penambahan ruangan, misalnya ruang kesehatan, tempat tes doping dan ruang sekretariat,’’ katanya. Ketua PBI Sumsel Kurmin Halim menambahkan, kejurnas ini mempertandingkan tiga nomor yakni master, single dan trio. Selain untuk kejurnas, juga sebagai test event Asian Games 2018. ‘’Seperti yang diketahui bahwa Boling Center ini sudah siap digunakan tapi untuk mengadakan kegiatan sekelas Asian Games harus sempurna,’’ katanya. Kurmin melanjutkan, beberapa catatan didapatkan dari pengurus PB sebagai bahan evaluasi termasuk beberapa fasilitas yang akan ditambahkan. ‘’Kami akan menyediakan kafe, tempat atlet istirahat, ruang kesehatan kemudian ruang makan yang dipersiapkan agar nanti pada saat pelasanaan asian Games semua tercukupi,’’ katanya. Kurmin mengungkapkan, untuk progres venue di dalam gedung sudah mencapai 100 persen sementara untuk di luar gedung, seperti tempat parkir, taman serta lampu jalan akan diselesaikan. ‘’Target paling Juli selesai semua karena April ini sudah TC nasional di sini. Ada 13 atlet yang akan pelatnas di sini,’’ katanya. (ant)
Egy Maulana Diharapkan Selesaikan Pendidikan Lebih Dahulu
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga mengharapkan pemain sepak bola muda Indonesia Egy Maulana Fikri menyelesaikan pendidikan di Sekolah Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta lebih dahulu sebelum bergabung dengan salah satu klub sepak bola di Eropa. ‘’Kalau Egy terlalu terburu-buru untuk menyepakati kontrak dengan klub di Eropa dan belum menyelesaikan sekolahnya, dia akan masuk ke akademi di sana karena usia masih di bawah 18 tahun,’’ kata Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta dalam pembukaan pengukuhan Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) di Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Kemenpora, lanjut Isnanta, tidak menginginkan Egy hanya berpindah sekolah dari SKO Ragunan ke akademi di Eropa, tetapi berharap dapat segera bergabung dengan pemain-pemain pada tim sepak bola yang telah dipilihnya. ‘’Egy sebenarnya telah dipanggil untuk masuk dalam tim sepak bola nasional senior U-22 selain sebagai pemain dalam tim U-18. Dia sudah masuk dalam proses pemusatan pelatihan tim senior,’’ kata Isnanta. Setelah masuk sebagai salah satu pemain tim nasional senior, Isnanta mengatakan Egy harus mengikuti sejumlah latihan dan memundurkan jadwal kontrak dengan klub di Eropa pada Mei. ‘’Jika pemusatan latihan itu akan terus berlanjut sampai Asian Games, kami ingin Egy menomorsatukan kepentingan nasional sebagaimana komitmen awal. Lalu, Egy berhak untuk menggali ilmu dan pengalaman lebih baik di Eropa,’’ kata Isnanta. Kemenpora, menurut Isnanta, tidak memaksakan suatu klub sepak bola di Eropa bagi Egy dan mempersilakan pemain asal Sumatera Utara itu untuk mencari klub yang sesuai baginya. ‘’Kami hanya tidak ingin Egy sampai di Eropa justru tidak sebagai pemain atau pemain cadangan mati,’’ ujar Isnanta. (ant)
Ketua Panitia Pelakasana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir menyatakan tempat tidur di setiap unit yang ada saat ini sudah sesuai dengan yang dipakai di Olimpiade dan Asian Games. ‘’Bed (tempat tidur) sudah sesuai seperti yang di Olimpiade dan Asian Games seperti itu, masalah atlet basket yang tidak cukup di bed karena tinggi. Itu kita sudah memperhatikan, pasti kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada atlet, tidak mungkin keluhan mereka kita tidak respons,’’ ucap Erick di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Erick mencontohkan seperti persoalan makanan saat turnamen uji coba invitation tournament Asian Games 2018 lalu, di mana ada pesanan dari beberapa kontingen untuk menyediakan menu sesuai negara asalnya. Meskipun ada yang disediakan, Erick menyatakan ingin mempromosikan masakan Indonesia terutama saat hari penyelenggaraan. ‘’Pesannya tetap, kita juga mau promosi makanan Indo-
nesia, masak mau makan asing terus, makanan Indonesia akan kami siapkan,’’ ucapnya. Adapun tempat tidur sendiri, pada saat turnamen uji coba lalu mendapat sorotan atlet-atlet dengan tinggi di atas dua meter. Solusinya pihak wisma atlet menambah panjang tempat tidur tersebut sebanyak 45 sentimeter sehingga panjangnya menjadi sekitar 2,45 meter. Kendati demikian, dari pantauan di lapangan, tidak
semua unit memiliki tambahan tersebut, karenanya pihak INASGOC bersama wisma atlet akan melakukan pemetaan penempatan kontingen setelah data kontingen masuk pada 30 Juni 2018 mendatang. ‘’Total yang menghuni di sini bisa hingga 16 ribu, untuk pemetaannya siapa ditempatkan di mana nunggu entry data dulu pada Juni, bukan tidak mungkin ada permintaan, misal satu kontingen mau satu tower, itu bagian dari koordi-
nasi Kepala Kontingen dengan kami,’’ ujar Erick. Dengan berbaga perbaikan tersebut, Erick berharap bisa terjadi titik temu antara pelayanan penyelenggara dan kepuasan atlet sendiri. Namun, Erick menyebut hasil survei ketika turnamen uji coba lalu, responsnya sangat bagus walau masih ada kekurangan yang harus diperbaiki seperti pengelolaan Kali Sunter yang mengalir di samping wisma atlet dan mengeluarkan bau tak sedap, serta tempat pemberhentian bus dari dan ke wisma atlet di bagian muka wisma atlet. ‘’Yang sekarang itu hanya tinggal sungai karena dekat ruang makan serta tempat pemberhentian bus depan, yang lain sih Insyaallah sudah
sesuai,’’ ujarnya. Persoalan Kali Sunter, disusulkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk direkayasa agar air sungai tersebut dapat didorong langsung ke kawasan hilir di Ancol, serta melakukan pendekatan ke industri rumahan di sekitar sungai untuk dicarikan solusi agar menjaga kebersihan selama Asian Games berlangsung. Wisma atlet sendiri berada di dua kawasan Kemayoran. Pertama ada di blok D-10 di kawasan Kemayoran yang dibangun tujuh tower yang terdiri dari 5.494 unit, serta di blok C-2 yang dibangun tiga tower terdiri dari 1.932 unit yang bernilai total Rp 3,4 triliun dan mampu menampung 22.278 orang. (ant)
12 Perenang Bali Jadi Terbaik di Petrokimia Cup IX/2018 Denpasar (Bali Post) Tercatat 12 atlet renang Bali dinobatkan menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan (KRAP), Petrokimia Cup IX/2018, di Kolam Renang Petrokimia Gresik, 2425 Fabruari lalu. Atlet yang menjadi terbaik adalah Putu Wirawan (Bali Pari Badung), kelompok umur (KU) kelahiran 2003, kemudian Intan Putri Adhika Fenadi (Telaga Biru Denpasar) kelahiran 2003. Selanjutnya, Satria Andrew Tan (Takahide Swimming Centre/TSC Klungkung) kelahiran 2004, Andini Carrisa Sugiarta (Elang Laut Denpasar) kelahiran 2004.
Selain itu, atlet terbaik lainnya Komang Adinda Nugraha (Bali Pari Badun/kelahiran 2005), Gusti Ayu Made Nadya Saraswati (TSC Klungkung/2006), Carolus Alden Weidanto (Telaga Biru Denpasar/2006), Ilham Surya Saputra (Jatayu Denpasar/2007), Ni Putu Pande Lisa Primasari (TSC Klungkung/2007), Made Bayu Artiana Putra D (Molamolas Buleleng/2008), Ida Bagus Made Dwija Natha M (Bali Pari Badung/2009), serta Ni Kadek Rena Kartika (Telaga Biru Denpasar/2009). Perenang Bali seperti Wirawan mendulang 5 emas, dan 1 perak, In-
KONI Pantau Pelatnas 40 Cabor Asian Games
Jakarta (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus melakukan pemantauan pemusatan pelatihan nasional 40 cabang olahraga yang akan turun dalam Asian Games setiap bulan sesuai dengan program masing-masing cabang. ‘’Kami baru melihat apakah cabang-cabang olahraga itu benar-benar memulai program pelatnas mereka serta komposisi atlet sudah sesuai dengan program,’’ kata Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga Suwarno di Jakarta, Senin (26/2) kemarin. KONI, lanjut Suwarno, terus melakukan evaluasi kepada 40 cabang yang akan bertanding dalam Asian Games ke18 sesuai periodesasi program pelatnas masing-masing seperti tahapan latihan umum dan seleksi atlet guna menentukan komposisi tim yang optimal dari setiap cabang. ‘’Mekanisme promosi dan degradasi atlet kami serahkan kepada masing-masing cabang olahraga. Kami hanya perlu memastikan program mereka sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan,’’ kata Suwarno. Suwarno mengatakan evaluasi KONI kepada setiap cabang olahraga bukan hanya berdasarkan kejuaraan atau turnamen yang diikuti melainkan juga pada proses pelatnas. ‘’Kami membagi pengawasan cabang-cabang olahraga nasional ke dalam empat kelompok
tan Putri menyumbang 6 emas dan 2 perak. Satria Andrew Tan merebut 9 emas, dan 1 perak. Andini menyabet 8 emas, Komang Adinda mendulang 6 emas dan 1 perak. Carolus Alden meraih 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Gusti Ayu Made Nadya mendulang 3 emas, 2 perak, 2 perunggu. Ilham Surya meraih 4 emas, dan 3 perak. Ni Putu Pande Lisa Primasari meraup 6 emas, 1 perak. Perenang lainnya seperti Made Bayu Artiana menyumbang 3 emas, 1 perak, 2 perunggu. Ida Bagus Made Dwija Natha M meraih 3 emas, 1 perunggu, serta
yaitu kelompok terukur, kelompok akurasi, kelompok permainan, dan kelompok bela diri,’’ ujar Suwarno. Sebelumnya, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana mengatakan Kejuaraan Uji Coba Asian Games di Jakarta pada 8-15 Februari tidak dapat menjadi tolok ukur program pelatnas pada setiap cabang. ‘’Bagi atlet-atlet yang belum meraih prestasi pada uji coba, mereka masih punya waktu hingga Asian Games untuk memperbaiki kelemahan,’’ ujar Mulyana. Mulyana mengatakan, keikutsertaan atlet-atlet pelatnas Indonesia dalam kejuaraan uji coba Asian Games merupakan langkah untuk pengujian mental bertanding serta pengujian lapangan pertandingan. ‘’Kami tidak sekadar melihat apakah ada atlet yang berlatih atau tidak, tetapi juga apa yang sedang dilatih dan pada tahapan apa,’’ kata Mulyana. Kemenpora akan melakukan evaluasi secara menyeluruh pada April untuk semua cabang olahraga yang akan turun pada Asian Games ke-18. ‘’Jika pada cabang olahraga ada atlet yang tidak mengalami kemajuan dalam latihan, induk cabang olahraga wajib mempromosikan atlet-atlet yang belum mendapatkan surat keputusan pelatnas,’’ kata Mulyana. (ant)
Ni Kadek Rena merebut 4 emas. Hanya tim tuan rumah Petrokimia Gresik keluar sebagai juara umum dengan total menyabet 14 emas, 22 perak, dan 18 perunggu, meraih 3.023,5 poin, dalam kejuaraan yang diikuti 46 klub se-Indonesia tersebut. Disusul juara II Hiu Surabaya mendulang 26 emas, 19 perak, 18 perunggu, dengan 2.028 poin, kemudian juara III Bali Pari Badung 18 emas, 15 perak, dan 9 perunggu, total 1.689 poin. Sedangkan juara IV TSC Klungkung meraih 21 emas, 14 perak, dan 8 perunggu, total 1.333 poin. (022)
Kazuaki Kurihara
Bali Post/ist
Juara Dunia Kata Latih Karateka Bali
Denpasar (Bali Post) Juara dunia tujuh kali dan beberapa kali menjuarai nomor kata perorangan dan beregu, Sensei Kazuaki Kurihara, dijadwalkan melatih para karateka Bali, di Kuta, Badung, Selasa (27/2) ini. Kazuaki datang ke Pulau Seribu Pura ini, pascamengunjungi Jakarta, berkaitan dengan kepengurusan baru, Japan Karate Association (JKA). Direktur JKA Armand Setiawan Wulyandi, di Denpasar, Senin (26/2) kemarin menjelaskan, pihaknya memanfaatkan kedatangan Kazuaki ke Tanah Air. ‘’Secara kebetulan, Kazuaki berlibur tiga hari di Pulau Dewata ini,’’ tuturnya. Dikemukakan, pihaknya menga-
jak para karateka Bali, utamanya atlet kata atau kerapian teknik dan jurus, untuk menimba ilmu dari juara dunia. ‘’Kami mengajak karateka Bali, khususnya yang turun di nomor kata, agar memanfaatkan teknik kata, sebab Sensei Kazuaki bakal memberikan coaching clinic,’’ kata Armand. Ia berharap para karateka Bali bisa mengikuti perkembangan teknik dan jurus yang sering diperagakan karateka dunia. ‘’Kami harapkan para karateka Bali bisa memaksimalkan kunjungan Kazuaki, sehingga para atlet kata Bali, tidak ketinggalan dibandingkan karateka provinsi lain,’’ pesannya. (022)
Stadion Teladan Medan Layak Gelar Pertandingan Liga 1
Medan (Bali Post) Stadion Teladan Medan dinilai layak dijadikan sebagai stadion yang menggelar Liga 1 Indonesia sekaligus menjadi home base PSMS Medan selama menjalani liga kasta tertinggi di Indonesia tersebut. Verifikator PT Liga Indonesia Baru Surya Binanga, di Medan, Senin (26/2) kemarin, mengatakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kembali melakukan verifikasi tahap kedua untuk sejumlah stadion yang akan menggelar Liga 1 Indonesia, termasuk Stadion Teladan Medan. Dari hasil verifikasi yang dilakukan, pihaknya menilai Stadion Teladan Medan layak dijadikan lokasi menggelar laga Kompetisi Liga 1 Indonesia, karena beberapa fasilitas yang ada di stadion
tersebut dinilai sudah cukup layak, baik lapangan, toilet, ruang ganti maupun ruang konferensi pers. ‘’Tapi hasil
konkretnya nanti menunggu manajemen PT Liga. Karena hasil verifikasi ini akan kami serahkan dan pengumuman-
Bali Post/ant
LAYAK - Tim verifikator PT Liga Indonesia Baru memeriksa fasilitas Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara, Senin (26/2) kemarin. Tim verifikator menyatakan bahwa Stadion Teladan layak menggelar Liga 1 musim 2018.
nya akan dilakukan satu atau dua minggu ke depan. Yang pasti sebelum liga bergulir, sudah diumumkan,’’ katanya. Hanya, ia memberikan catatan kepada pengelola stadion agar menambah lampu penerangan karena yang ada saat ini dinilai masih belum memadai terutama jika pertandingan digelar malam dan live di televisi. ‘’Lampu masih perlu ditambah sedikit lagi agar benar-benar sesuai,’’ katanya. Sementara itu, Sekteraris Umum PSMS Julius Raja mengatakan, beberapa fasilitas yang ada di Stadion Teladan yang dinilai di antaranya ruang wasit, ruang pers, ruanh tuan rumah, ruang tim tamu, VVIP, toilet, ruang medis, lampu stadion, dan rumput lapangan.
Mengenai lampu, ia mengatakan saat ini memang lampu stadion masih berkapasitas 500 lux dari yang seharusnya 800 lux. Untuk itu dalam sepekan ke depan, Pemkot Medan akan menambah kekurangan tersebut dengan menambah lampu di tribun timur dan barat. ‘’Semuanya sudah beres, hanya kita perlu menambah kapasitas lampu sedikit lagi,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamana Kota Medan selaku pengelola Stadion Teladan M Husni mengatakan, pihaknya akan segera memasang tambahan lampu di tribun timur dan barat sehingga kapasitas pencayaan benar-benar sesuai standar. ‘’Dalam sepekan kedepan akan segera kita kerjakan,’’ katanya. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 27 Februari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcari kasir utamakan pengalaman lokasi toko di Abiansemal Hub.081237172650
LOWONGAN Bth Sgr Krywati u.Kntr 18-30Th Jjr&Span Asl Bali:081353658008 B.BP.001.02.18.0001347
B.BP.004.02.18.0001372
Lowongan IT Mrkt Keahlian Grafis Design dan Marketing Property(Laki/Wanita),Peluang Karier Penghasilan tak Tbts Bw CV dan Lmrn ke Era Pandawa Jl.Mertanadi 107 Kerobokan 03619346912 dan 087775830420
Divine Diva Clothing Seminyak Looking for Shop Manager must be experienced in social media Marketing,Customer Communication,English 90%.Send cv to: divinediva_189@hotmail.com
Cr Therapis Wnt 28Th Penglaman Sanur,GoodMassage,081338500970
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.18.0001376
B.BP.004.02.18.0001323
DAIHATSU
Terios’14 TX,MT,GPS Puth 175Jt Hub.082144776776/081977414141
B.BP.001.02.18.0001350
Cr waiter/waitress experienced Speak good English,New Coffee &Green Food,Healthy Juices etc 9-5 hrs,6working days.Send CV juwitaariana@gmail.com immediate start Seminyak
B.BP.001.02.18.0001377
Dcr PRT 50-70Rb/hr+bonus,Batubulan srius kerja 081916746959
B.BP.001.02.18.0000685
Htl&Rest need Waiter,Good English,Direct intvw to The Yulia Inn Jl.Pantai Kuta 43 T.751893
B.BP.001.02.18.0001374
Dcr PRT Pengalaman,Tdr Luar Hub:089618915995/081246640599
BIRO JASA
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
Suzuki APV Arena GX Thn 2011 warna silver mobil terawat bagus Hub: 08123978712
B.BP.004.02.18.0001288
Dicari Sopir Wanita utk Rumah Tangga Hub:081236772457
Innova-G AT Th 2014,Silver, Bensin,52.000 KM,DK Asli Hub:08123830201 B.BP.001.02.18.0001351
Kuta:Spv Bar,Bartender,Waiters Spa,CS,Kasir,Cook, 08123807241
Kost Fas Lkp Kertapura Malboro VI/43AAC&Non.Hub:082146774545
ALUMINIUM
ALUMINIUM
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.02.18.0001344
B.BP.001.02.18.0001346
B.BP.001.02.18.0001364
DISEWAKAN KAMAR
B.BP.001.02.18.0001340
FOTO COPY
BALI LESTARI JASA KURAS
WC
BENGKEL LAS
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ
BIRO JASA
BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
BALI WANGI
WC
Free
n
Desig
Anak Sekolah
Bali Now
JASA KURAS
LIMBAH Money Back Guarantee
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj
�
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.001.02.18.0001356
B.BP.141.02.18.0001384
Looking for Experienced Villa Manager&CookPleasaCall9075771 Email:info@bali-properties.net
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
B.BP.001.02.18.0001365
RUPA-RUPA Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak Tahunan H:087863113888
SUZUKI
B.BP.141.02.18.0001381
B.BP.001.02.18.0001367
BIRO JASA
B.BP.001.02.18.0001348
Dijual Rumah Areal Sesetan Hubungi:0895331313520
B.BP.004.02.18.0000074
*H.Jazz RS’11 Putih Smst Baru* *Avanza G th’2010 AsDK Mulus* *Hub.0361-464168/081999315168*
Dijual Mobil Innova Th 2008 Hub:0361-235700M:08123840636
Dicari S1 Arsitek&Teknik Sipil Hub:081999903777/081999570783
BIRO JASA
BUC RmhLt3+Kost2an10Kmr+Kmr Mnd,Jl.TrijataDps 081238161854
Ruko Jln.Ratna Denpasar DP 10% bunga Krd 1% perbln Hub:082236881191/081805374433
B.BP.141.02.18.0001383
B.BP.001.02.18.0001358
B.BP.001.02.18.0001341
DIJUAL RUMAH
AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070
Dcr Sales Executive u/Printing -Ling Hotel,Home Industri,dll. Jl.Diponegoro 51 Dps/T.228872
B.BP.001.02.18.0001378
B.BP.001.02.18.0001151
B.BP.001.02.18.0001370
DIJUAL RUKO
*Lexus RX270 AT Th’14 KM27Rb* *Hub.0361-464168/081353696360*
B.BP.004.02.18.0001289
Dicari Sopir Forklip,Sopir SIM B1,Cheker Wnt Bs Compt,Tenaga Angkut.Hub:(0361) 425082/3
Over Kntrk Tnh & Bgn 1are sisa 2,5thn Dps Hp.081237120050
Tnh 1,5Are 450Jt/A Nego Dalung Permai Jl 6M Aspl.087761536716
TOYOTA
Dcr Sales Counter,Supir Pariwisata,Hub. Merrys Travel 0361-238041
Dcr Kasir mengerti Accounting utk Mini Market,UD Detris Jaya Jl.Tk.Balian 146 Renon T221666
DISEWAKAN TANAH
B.BP.031.02.18.0001366
B.BP.001.02.18.0001362
B.BP.141.02.18.0001382
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
HONDA
B.BP.001.02.18.0001373
Dicari Segera Sopir Pengalaman di Keluarga Hub.081999038555
Informasi pasang iklan Telepon
l o o h c S o t Goes Daftarkan Sekolah kamu � Prestasi kamu � Prestasi Guru kamu � Prestasi kawanmu �
SMS / WA Redaksi Program Bali TV
0817 361 717
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
Dijual Rumah Jln.Trenggana Hrg:500jt. Hub:085100183526
Teknik Cpt&Tepat MenjawabUjian MatematikaSDHub.087860000074
DIJUAL TANAH
KEHILANGAN
1 Are Ukr 8x12,5 Mtr.Jln Waturenggong Induk.HP:087860156001
Hilang BPKB No.M08213494-O DK 5747 QM An.Felderika Henukh
B.BP.001.02.18.0001360
B.BP.001.02.18.0001043
B.BP.001.02.18.0001369
B.BP.001.02.18.0001345
Djl kav,2A,3A,3A,6A,H:430jt/A Puri Gading Utama 087786696229
Hlg Bk KIR Truk DK 9348 AP A.n I Wayan Sutapa Nosin:Y950510
B.BP.001.02.18.0001359
B.BP.001.02.18.0001349
BANGLI
18 Tokoh Lintas Agama Sampaikan Ikrar Bersama Jaga Kamtibmas Bangli (Bali Post) – Segenap tokoh lintas agama di Kabupaten Bangli berikrar untuk senantiasa menjaga kedamaian dan kerukunan antar dan sesama umat beragama. Para tokoh agama di Bangli juga berikrar untuk mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bangli. Ikrar itu disampaikan segenap tokoh lintas agama, Senin (26/2) kemarin. Acara ikrar bersama tokoh agama yang difasilitasi Polres Bangli dilangsungkan di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu. Hadir dalam acara kemarin Bupati Bangli I Made Gianyar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dandim Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, unsur FKPD lainnya serta tokoh adat di Bangli. Ada lima poin ikrar yang disampaikan para tokoh agama di Bangli kemarin. Pertama, mereka berikrar untuk senantiasa menjaga kedamaian dan kerukunan, persaudaraan, keadilan antar dan sesama umat beragama. Kedua, para tokoh agama di Bangli juga berikrar untuk selalu memelihara keberagaman dan perbedaan dengan saling melindungi berbagai agama dan keyakinan yang ada. Ketiga, mereka berikrar untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Keempat, mendukung pemerintah dalam menegakan konstitusi yang melindungi hak warga negara dalam menjalankan agama dan keyakinan. Kelima, para tokoh agama di Bangli berikrar untuk bersamasama mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Bangli. Ikrar dibacakan Ketua FKUB Kabupaten Bangli Nyoman Sukra. Kapolres Bangli AKBP IGN Agung Ade Panji Anom usai acara kemarin mengatakan hal yang melatarbelakangi dilaksanakannya acara ikrar bersama tokoh agama ini adalah karena melihat banyaknya kejadian-kejadian yang berpotensi meretakkan hubungan antarumat beragama. Acara ikrar bersama yang diiniasi pihaknya bersama Dandim dan FKUB juga dilaksanakan karena adanya kekhawatiran dari sejumlah pemuka agama terkait kondisi beragama saat ini yang disampaikan kepadanya saat melaksanakan simakrama ke desa. Panji Anom berharap ikrar yang disampaikan para tokoh agama di Bangli dapat mendukung kerukunan umat beragama di Bangli yang sudah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Diharapkan ikrar ini juga diteruskan ke semua lapisan masyarakat di Bangli, sehingga masyarakat memahami dan sadar untuk bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan apresiasi atas digelarnya acara ikrar bersama tokoh agama di Bangli yang difasilitasi Polres Bangli. Pihaknya berharap melalui acara ini, kehidupan beragama di Kabupaten Bangli bisa tetap terjalin dengan aman dan nyaman. Gianyar mengatakan selama ini toleransi kehidupan beragama di Bangli sudah berjalan dengan baik. “Untuk itu mari bersama-sama untuk mempertahankannya,” harapnya. (kmb40)
Bali Post/kmb40
IKRAR - Tokoh agama di Kabupaten Bangli menyampaikan ikrar bersama di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Senin (26/2) kemarin.
Diguyur Hujan, Sebagian Badan Jalan Ambles
Bangli (Bali Post) Ruas jalan di Dusun Abuan Kauh, Desa Abuan, Susut kini tak lagi bisa dilalui roda empat. Pasalnya, sebagian jalan ambles setelah diguyur hujan deras. Untuk menghindari jatuhnya korban, warga setempat terpaksa memasangi lokasi jalan ambles dengan drum bekas. Salah seorang warga setempat, Ni Kadek Widiastari, mengungkapkan amblesnya sebagian badan jalan itu terjadi pada Senin (25/2) sekitar pukul 23.00 Wita. Ketika peristiwa itu terjadi, wilayah Abuan diguyur hujan cukup deras. Amblesnya sebagian badan jalan itu, kata Widiastari disebabkan karena gorong-gorong yang ada di bawahnya jebol sehingga menyeret badan jalan. Sebelum jalan itu ambles, aspal yang di atasnya memang sudah retak-retak. Dia mengatakan, untuk menghindari adanya pengendara yang terjatuh di lokasi jalan ambles, warga memasangi tanda dengan memasang drum bekas. Dirinya juga memasangi kursi panjang tempatnya berjualan sehingga pengendara bisa berhati-hati saat melintas. Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Abuan Wayan Widnyana mengatakan badan jalan yang jebol merupakan ruas jalan kabupaten. Ruas jalan Tanggahan-Serokadan ini tembus di lokasi jalan putus di Desa Sulahan, Susut. Terkait kerusakan jalan itu, pihaknya mengaku sudah menyampaikan ke Bupati Bangli dan ditembuskan ke BPBD, Dinas PU dan Camat Susut. Pihaknya berharap jalan tersebut bisa segera mendapat perbaikan. Mengingat jalan itu cukup ramai dilalui warga. (kmb40)
Bali Post/kmb40
AMBLES - Kondisi jalan ambles di Dusun Abuan Kauh, Desa Abuan, Susut.
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Pembayaran Klaim Pengobatan Pengungsi Tak Jelas RSU Bangli Berharap Difasilitasi Dinkes Provinsi Bangli (Bali Post) -
Total klaim biaya pengobatan dan perawatan pengungsi Gunung Agung yang ditanggung Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli mencapai Rp 252 juta lebih. Dari jumlah itu, hanya Rp 88,3 juta yang sudah dibayar. Sementara sisanya masih belum jelas.
Bali Post/kmb40
dr. Wayan Sudiana
Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana yang dikonfirmasi, Senin (26/2) kemarin, mengaku belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menanggung sisa klaim biaya perawatan pengungsi tersebut. Hanya saja dari informasi yang didapatnya, sisa klaim biaya pengobatan pengungsi itu akan dibayarkan pemerintah pusat. “Infonya masih simpang-siur. Katanya akan diambil alih pusat,” terangnya. Sesuai data dari RSU Bangli, jumlah pengungsi Gunung Agung yang sempat menjalani perawatan di RSU Bangli mencapai 200 orang lebih.
Dengan rincian 163 orang pengungsi menjalani perawatan selama 18 September hingga 10 Desember 2017, 30 orang selama 11 Desember hingga 21 Januari 2018 dan 11 orang selama 22 Januari hingga 7 Februari 2018. Total klaim biaya pengobatan dan perawatan pengungsi Gunung Agung yang harus ditanggung RSU Bangli nilainya mencapai Rp 252.054.700. Dari total klaim itu, hingga saat ini baru Rp 88.319.000 yang sudah dibayar oleh Satgas Bencana Kabupaten Bangli. Sementara Rp 130.466.800 sisanya sampai sekarang belum terbayar dan belum ada
kejelasan terkait siapa pihak yang akan menanggungnya. Mengenai hal itu, pihak RSU Bangli sudah menyampaikan usulan ke Pemerintah Provinsi per tanggal 19 Desember 2017. Menurut Sudiana jika dibandingkan dengan RSU di kabupaten lain, angka klaim yang masih belum terbayar Rp 130.466.800 di RSU Bangli tergolong kecil. Kondisi itu juga diakuinya belum sampai mengganggu pelayanan di RSU Bangli. “Kalau di kabupaten lain kan ada yang sampai miliaran. Kalau kita kan tidak terlalu banyak,” ujarnya. Meski demikian, pihaknya tetap berharap sisa klaim tersebut segera dibayarkan. Dinas Kesehatan provinsi utamanya agar bisa memfasilitasi ke pemerintah pusat. (kmb40)
Raih Peringkat Ketiga Terbaik di Bali
Koperasi Seken Ringankan Beban Ekonomi Krama Selat Peken Bangli (Bali Post) Kehadiran lembaga koperasi mampu meringankan beban ekonomi masyarakat. Setidaknya ini sudah dibuktikan oleh krama Banjar Adat Selat Peken Desa Selat Kecamatan Susut. Sejak hampir enam tahun terakhir, krama di banjar adat setempat sudah tidak pernah lagi membayar urunan. Keuntungan bersih yang selama ini didapat dari Koperasi Seken, telah mampu menutupi seluruh biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan adat dan agama di banjar setempat. Ketua Pengawas Koperasi Seken Ketut Pradnya, Minggu (25/2) menuturkan, Koperasi Seken didirikan sejak tahun 2007, saat dirinya masih menjadi Klian Banjar Adat Selat Peken. Nama Seken diambil dari singkatan Banjar Selat Peken. Seken juga mengandung harapan agar koperasi yang berlokasi di depan Balai Banjar Selat Peken mampu menjadi koperasi yang benar-benar koperasi. Dijelaskan Pradnya, salah satu spirit yang melatarbelakangi pendirian Koperasi Seken adalah untuk meringankan beban ekonomi krama di Banjar Adat Selat Peken. Menurutnya, beban ekonomi yang harus ditanggung krama Banjar Adat Selat Peken termasuk di Bali pada umumnya cukup berat. “Kalau dihitung-hitung setiap tahunnya, krama dibebani urunan Rp 400 ribu per 1 krama banjar ngarep. Belum lagi beban pepeson/ rerampen yang jika dihar-
gakan nilainya separuh dari urunan itu dan masih harus capek tedun yang kalau dirata-ratakan bisa 5 kali sebulan. Itu baru di banjar, sementara di sisi lain krama juga harus nanggung yang lainnya. Atas dasar itulah saya sebagai klian terpanggil untuk menghadirkan koperasi yang mampu meringankan beban krama secara ekonomi,” terangnya. Dalam perjalannya, Koperasi Seken yang hanya bermodal awal Rp 28 juta dapat terus berkembang. Omzet dan keuntungan yang dibukukan terus mengalami peningkatan. “Di tahun 2012, Koperasi Seken telah mampu meringankan beban ekonomi masyarakat. Krama sudah tidak perlu lagi membayar urunan karena sudah ditutup dari SHU. Dengan demikian, krama bisa menyisihkan dananya untuk pendidikan anak,” kata Pradnya. Saat ini Koperasi Seken yang memiliki total anggota 825 terdiri dari 150 anggota koperasi pendiri (krama pengarep) dan 675 orang anggota luar biasa, telah memiliki omzet Rp 7 miliar lebih, dengan keuntungan bersih/sisa hasil usaha (SHU) Rp 762 juta. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2016 omzet Koperasi Seken hanya Rp 6,5 miliar dengan keuntungan Rp 647 juta. Keberhasilan Koperasi Seken, kata Pradnya, selama ini sudah mendapat apresiasi dari pemerintah. Di tahun 2017 lalu, Koperasi
Bangli (Bali Post) Mutasi sekaligus pengisian jabatan lowong di lingkungan Pemkab Bangli kabarnya segera digelar dalam waktu dekat. Bupati Bangli I Made Gianyar bahkan mulai memanggil pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (26/2) kemarin. Mereka diminta untuk memaparkan tentang beban kerja OPD dan sebaran pegawai. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, pemaparan dari masing-masing OPD dilaksanakan di ruang pertemuan Bagian Umum Setda Bangli. Adapun OPD yang berkesempatan memaparkan tentang beban kerja dan sebaran pegawai di lingkungan masing-masing yakni
Bappeda, Disdikpora, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD), RSUD, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRPK) dan terakhir adalah DLH. Rencananya, pemaparan dilanjutkan pada Selasa (27/2) ini. OPD yang mendapat kesempatan di hari kedua yakni Inspektorat, Disparbud, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga
Bali Post/kmb40
TERBAIK - Koperasi Seken di Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut ini meraih juara III Koperasi Terbaik di Bali untuk Bidang Pemasaran. Seken pernah dinobatkan sebagai Koperasi Tersehat di Kabupaten Bangli. Di tingkat provinsi, Koperasi Seken yang bergerak di unit simpan pinjam ini juga mendapat penghargaan sebagai juara III Koperasi Terbaik di Bali di Bidang Pemasaran. Pradnya mengaku sangat bersyukur dengan capaian Koperasi Seken di usianya yang baru mencapai 11 tahun. Menurutnya, ini semua berkat partisipasi anggota dan kerja keras serta kesungguhan pengurus dalam
mengelola Koperasi Seken. Terlepas dari keberhasilan dan capaian tersebut, diakui ada kendala yang dihadapi Koperasi Seken. Pradnya mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi Koperasi Seken saat ini adalah program kredit usaha rakyat (KUR) yang ditabur pemerintah di masyarakat. Rendahnya bunga dan nilai agunan yang bisa lebih kecil dari nilai pinjaman, membuat progam KUR cukup memberatkan bagi Koperasi Seken. Pradnya mengung-
kapkan tak sedikit nasabah Koperasi Seken yang beralih meminjam kredit KUR ke bank karena bunga yang ditawarkan sangat ringan. Bahkan ada juga yang sengaja meminjam KUR di bank lalu menyimpannya di koperasi hanya untuk mendapatkan bunga. “Ini cukup memberatkan koperasi. Harapan kami program pemerintah ini bisa dicermati kembali. Pemerintah kami harapkan lebih bijak. Jangan sampai pemerintah berkompetisi dengan koperasi,” jelasnya. (kmb40)
Kerja Transmigrasi, Dishub dan Kominfo, Perindag dan Dinas PMD, BKDPSDM, Dinas P2KBP3A, Dinsos dan Kesbangpol. Selanjutnya pada hari Rabu (28/2) yang mendapat jadwal pemaparan yakni Sekda dan Sekwan. Kemudian pada Jumat (2/3) dilanjutkan pemaparan dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) dan Kecamatan. Selain berkaitan dengan pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan, pe-
manggilan OPD oleh Bupati kemarin juga berkaitan dengan rencana penerapan tambahan penghasilan pegawai (TPP) berbasis kinerja. Kabag Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Cok Bagus Gaya Dirga saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kegiatan pemaparan dari masing-masing OPD. Menurutnya, itu dilakukan Bupati terkait dengan adanya rencana pelaksanaan mutasi, pengisian jabatan dan penerapan TPP berbasis kinerja.
“Jadi, bupati memandang perlu untuk mengetahui beban kerja dan jumlah pegawai di masing-masing OPD,” terangnya. Disinggung mengenai kapan jadwal mutasi dilaksanakan, Cok Gaya Dirga mengaku tidak tahu secara pasti. Menurutnya, hal itu sepenuhnya merupakan kebijakan Bupati. Namun demikian, kemungkinan mutasi dilaksanakan setelah pemaparan dari OPD tuntas dan setelah mendapat hari baik. (kmb40)
Jelang Mutasi, Bupati Panggil Pimpinan OPD
19
Selasa Pon, 27 Februari 2018
Soal Pencawapresan JK
Mendagri akan Minta Fatwa MK Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyikapi terhalangnya peluang Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) maju kembali pada pemilihan presiden 2019 karena sudah menjabat sebagai wapres selama dua periode. Menurut Tjahjo, ketentuan syarat calon presiden dan calon wakil presiden dua periode bersifat multitafsir. ‘’Saya, secara lisan sudah diskusi dengan Ketua KPU (Arief Budiman) dan tim kami di Kemendagri sudah mencoba menelaah karena pengertian dua kali, dua periode, itu berturutturut atau tidak. Kalau perlu, minta fatwa MK karena kan menyangkut tata negara,’’ kata Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Tjahjo menjelaskan, bunyi ketentuan yang terdapat dalam pasal UUD 1945 tersebut multitafsir karena mengandung pengertian seseorang yang pernah menjabat dua kali, apakah selama dua kali secara berturut-turut atau tidak, apabila diperbolehkan maju kembali di jabatan yang sama. ‘’Saya kira tidak ada masalah karena ini abu-abu ya menurut saya, apakah pengertian dua kali masa jabatan itu
berturut-turut atau bisa ada tenggat waktunya. Saya kira ini perlu duduk bersama, ini multitafsir, kan Pak JK ada tenggang waktunya,’’ jelas Tjahjo. Saat ditanyakan mengenai banyak pihak yang menilai bahwa JK layak mendampingi kembali Jokowi pada Pilpres 2019, Tjahjo hanya menjawab diplomatis. ‘’Tidak bisa perorangan, ya… dari parpol. Harus dikembalikan kepada yang bersangkutan dan yang bersangkutan siap atau tidak,’’ kata mantan Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 ini. Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla mengatakan dia tidak dapat kembali mencalonkan diri sebagai wakil presiden sesuai dengan amanat konstitusi dalam UUD 1945 tentang pembatasan dua periode. Dalam hal ini, JK menegaskan tidak mau ikut pemilu lagi. Soal cawapres pilihan Jokowi, JK berpendapat cawapres tersebut harus bisa signifikan menyumbang suara bukan hanya bergantung pada elektabilitas sang presiden. ‘’Harus dikenal, baik, harus ada pemilihnya, ada kelompoknya,’’ kata JK. (010/kmb4) Bali Post/ade
CEGAH KORUPSI - Mendagri mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/2) kemarin. Tjahjo Kumolo datang untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK membahas koordinasi dan supervisi bagaimana pencegahan korupsi di daerah.
Warung Global
Jaga Bahasa Lokal Jangan Sampai Punah Pemberhentian Zumi Zola Tunggu Penyidikan
MENGGUNAKAN bahasa adalah hak asasi manusia, tetapi melestarikan bahasa daerah (lokal) adalah tanggung jawab setiap bangsa. Sejauh ini, bahasa daerah dijadikan bahasa sehari-hari masyarakat. Namun yang menggunakan kebanyakan usia dewasa. Sedangkan anak-anak sampai muda-mudi telah banyak yang menggunakan bahasa Indonesia dalam keseharian. Karenanya perlu upaya pelestariannya. Cara yang paling efektif untuk melestarikan bahasa daerah adalah dengan menggunakan bahasa daerah tersebut dalam keseharian, terutama bagi kaum muda. Melestarikan bahasa daerah tidak cukup hanya dengan mempelajarinya di sekolah namun harus berkomunikasi bersama keluarga atau teman menggunakan bahasa daerah. Demikian beberapa saran yang disampaikan kawan global yang bergabung dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Senin (26/2) kemarin. Meskipun bukan orang Bali, Febri yang sudah lama menetap di Denpasar menyampaikan bahwa bahasa Bali ini sangat familiar. Di tempat ia bekerja yang didominasi warga nonHindu sering juga menggunakan bahasa lokal (Bali). Jika sekarang dikatakan bahasa lokal harus diselamatkan, ia rasa harus dimulai dari lingkungan dulu, minimal dari keluarga selalu berkomunikasi menggunakan bahasa lokal. Sementara Fera di Tabanan juga menyampaikan hal yang sama. Penyuluhan penggunaan bahasa lokal ini sangat dibutuhkan di masyarakat jika ingin
menyelamatkan bahasa lokal dari kepunahan. Harus ada tindakan nyata jangan hanya wacana. ‘’Sebaiknya mulai dari rumah, keluarga,’’ demikian Jero Mangku Segara di Sanur. Bahasa merupakan alat persatuan. Bila sehari-hari menggunakan bahasa lokal untuk bercakap-cakap, maka bahasa lokal tidak akan punah, demikian Teken di Sesetan menyarankan. Penggunaan bahasa lokal saat ini dirasakan mulai hilang, menurut amatan Lilis di Tabanan, anak-anak zaman sekarang kerap menggunakan bahasa asing dalam berbicara,
termasuk kepadsa orangtua atau keluarga mereka. Menurut Werdha di Gianyar dan Arya di Denpasar, bahasa lokal kurang diminati oleh pangsa pasar. Misalnya dalam mencari kerja, bahasa asing yang selalu diutamakan. Untuk itu bahasa lokal hendaknya bisa jadi salah satu persyaratan, sehingga bisa memotivasi untuk mempelajari bahasa lokal. Dulu pernah ada kebijakan mengenai Jumat berbahasa Bali di salah satu pemerintahan, bagaimana hasilnya? Jangan hanya sebatas wacana jika berkomitmen ingin menyelamatkan bahasa lokal dari kepunahan. (sikha)
Tinjau Rumah Sakit Dari Hal. 1
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menerima Christine Lagarde dan rombongan di Istana Negara. Ia didampingi Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. Usai pertemuan, Kepala Negara bersama Christine Lagarde langsung menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Di sana, keduanya melakukan peninjauan terkait dengan pelayanan kesehatan dan pelayanan jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. ‘’Tadi waktu pertemuan di Istana, Ibu Madam Lagarde meminta untuk melihat sistem jaminan kesehatan kita seperti apa,’’ kata Presiden di RSPP. Presiden Joko Widodo juga menjelaskan kepada delegasi IMF bahwa peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini berjumlah 193,1 juta orang dan diberikan Kartu Indonesia Sehat. Dari jumlah itu, pemerintah menanggung iuran bagi mereka yang kurang mampu berjumlah 92,4 juta orang. Semua peserta JKN dapat berobat gratis di hampir semua rumah sakit, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kepala Negara menyebut-
kan bahwa pengelolaan jaminan kesehatan dengan jumlah penerima lebih dari 100 juta orang merupakan hal yang tidak mudah. Menurutnya, banyak negara yang ingin melihat bagaimana jaminan kesehatan di Indonesia dikelola oleh pemerintah. ‘’Jaminan kesehatan dalam jumlah yang sangat besar seperti ini hanya ada di Indonesia,’’ kata Presiden. Lagarde sendiri takjub dan mengapresiasi terhadap apa yang dilihatnya saat peninjauan. Ia secara khusus menyoroti jaminan kesehatan di Indonesia yang telah mencakup lebih dari 90 juta masyarakat. ‘’Saya sangat terkesan dengan cakupan jaminan kesehatan yang diberikan kepada begitu banyak orang di Indonesia dengan tingkat pendapatan tertentu. Memiliki lebih dari 90 juta orang yang tercakup akses terhadap layanan kesehatan secara gratis benarbenar prestasi yang fantastis,’’ ujar Lagarde. Selain itu, Lagarde juga memuji fasilitas kesehatan yang diberikan kepada para penerima layanan kesehatan dari jaminan sosial. Demikian halnya dengan kecepatan dan pelayanan terhadap pasien yang ia lihat sendiri saat peninjauan berlangsung. ‘’Jadi saya katakan ‘bravo’ kepada Anda, Presiden Jokowi, dan kepada orang-orang yang bekerja di rumah sakit karena mereka juga sangat penting dalam memberikan perawatan dan pelayanan,’’ tuturnya. (019)
Selasa, 27 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Brahman, Atman, Aikyam Dalam Renungan Dharma (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun : Bal Ganesh (3) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Gatra Praja 10:05 Wita DW TV 10:30 Wita Yowana Maqz SMK 5 Denpasar 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Brahman, Atman, Aikyam Dalam Renungan Dharma (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali
13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Kipas Kuta (1) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16.05 Wita Upakara 17:00 Wita Healthy Life 17:30 Wita Kartun : Bagus and Friend 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif : PLN 21:00 Wita Ista Dewata Pura Luhur Pejenengan Taksai Karangasem 21:30 Wita Ajeg Bali Rejang Ileh dan Rejang Tampa 22:00 Wita Dialog Interaktif : PLN 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23.30 Wita Bali Channel
Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo masih menunggu proses penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemberhentian sementara terhadap Gubernur Jambi Zumi Zola yang telah ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi. ‘’Kami menunggu tetap asas praduga tak bersalah, menunggu proses penyidikan di KPK,’’ kata Tjahjo seusai melakukan rapat dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Senin (26/2) kemarin. Soal pemberhentian Zumi, kata Tjahjo, Kemendagri juga akan menunggu sampai berkas perkara Zumi dilimpahkan ke pengadilan. ‘’Yang penting dia
Terlebih, ada semacam kontradiksi dengan kondisi Bali yang sangat kental menjunjung tinggi kebudayaan. ‘’Memang kita akui sekarang kejahatan anak itu kan meningkat. Ini kan harus dikaji dulu apa penyebabnya. Apakah karena salah dalam mendidik anak, ataukah karena pengaruh globalisasi ataupun mungkin media sosial,’’ ujarnya. Menurut Kariyasa, kejahatan yang dilakukan anak mestinya tidak terjadi di Bali. Terutama melihat karakteristik masyarakat yang menjunjung tinggi budaya. Bisa jadi telah ada pergeseran menuju hal-hal yang sifatnya materialistis. Imbasnya, banyak orangtua saat ini tidak bisa mengurus anaknya dengan baik karena asyik mengejar materi. Sejalan dengan itu, Kariyasa juga melihat individualisme mulai memengaruhi jiwa anak-anak. Zaman dulu, anak-anak sangat jarang melihat dari segi kaya atau miskin pada saat bermain. Tetapi sekarang, mereka tampak berlomba-lomba ingin menunjukkan kelebihan diri sendiri kepada temantemannya. ‘’Mungkin karena salah pergaulan juga. Karenanya orangtua harus menyempatkan diri untuk memberikan pendidikan informal di rumah,’’ pungkasnya. Kepala Dinas Pendidikan
Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp 6 miliar. Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp 6 miliar. KPK pun saat ini sedang mendalami dugaan pemberian uang kepada Zumi dan Arfan terkait proyek-proyek di Pemprov Jambi tersebut. Zumi dan Arfan disangkakan Pasal 12 B atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (ant)
Prioritas Utama 085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : bali hanya kebagian jaga budaya Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Harus Dikaji
Dari Hal. 1
bisa membagi waktu harus kooperatif dengan KPK, bisa melaksanakan fungsi tugas pemerintahan sehari-hari,’’ ucap Mendagri. KPK telah menetapkan Zumi dan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2014-2017 pada 2 Februari 2018. Zumi sendiri telah diperiksa untuk pertama kalinya sebagai tersangka terkait kasus itu pada Kamis (15/2). Namun, ia lebih memilih irit bicara seusai diperika KPK. ‘’Bicara sama lawyer saya saja ya, terima kasih,’’ kata Zumi saat itu.
Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan, orangtua tetap harus hadir dalam keseharian anak. Meskipun sang anak sudah dalam tahap menuntut ilmu di sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Sebab, dari sisi pendidikan, anak hanya bisa dididik dan diawasi oleh guru sebatas jam belajar mengajar di sekolah. Tetapi begitu kakinya menginjak di luar sekolah, ini sudah ranah orangtua. Staf Ahli Paiketan Krama Bali Dr. I Wayan Jondra mengatakan, salah satu faktor penyebabnya adalah pengaruh teknologi informasi yang berkembang begitu pesat dan minimnya pengawasan orangtua maupuan orang di sekitar terhadap perilaku anak. Jondra mengatakan, terkait anak menjadi korban kejahatan sangat penting peran orangtua untuk mendampingi dan memberikan pemahaman tentang gerak-gerik orang lain. Sebab, di dunia ini sifat manusia bermacam-macam. Ada yang benar-benar baik dan ada yang pura-pura baik. Karena itu perlu diberitahukan hal tersebut kepada anak dengan pendekatan yang persuasive, sehingga anak peka terhadap ancaman yang mengancam dirinya. Terkait dengan anak menjadi pelaku kejahatan, dikatakan, hal ini sangat dipengaruhi oleh perkem-
bangan teknologi informasi yang begitu pesat dan mudah dikonsumsi oleh anak-anak, baik melalui media eletronik maupun medis sosial (medsos). Seperti halnya game dan adegan film yang mengandung unsur kekerasan. Sehingga hal tersebut mudah ditiru oleh anak, tanpa mengetahui akibat dan konsekuensi dari tindakannya itu. Karena itu pendampingan orangtua sangat diperlukan dalam mengawasi anak-anaknya. Di samping juga peran masyarakat sekitar dan pemerintah dalam menekan tindakan anak menjadi pelaku kekerasan harus benar-benar diperhatikan lebih dan memetakan daerah yang memang layak untuk anak. Sementara itu, aktivis wanita, industri dan kewirausahaan Departemen Paiketan Krama Bali, Cok Widyawaty, mengatakan anak yang merupakan buah hati dan kebanggaan setiap orangtua dan keluarga harus selalu diberikan rasa kasih sayang yang intens setiap harinya. Sebab, anak sangat membutuhkan rasa kasih sayang perhatian dan komunikasi langsung dari orangtua maupun dari orang di sekitarnya. ‘’Bagaimanapun caranya, minimal dalam satu hari ada komunikasi yang rileks dan orangtua mesti menyadari dan bisa menerima mereka apa adanya,’’ ujarnya. (rah/rin/win)
Dari Hal. 1
Pada kesempatan tersebut muncul aspirasi yang disampaikan Eka Wiryastuti terkait harapan perbaikan infrastruktur jalan di kabupaten Lumbung Beras Bali itu. ‘’Saat ini kami sudah berhasil membenahi jalan sepanjang 650 km, sisanya sepanjang 250 km yang belum. Kami berharap agar Pak Koster setelah jadi gubernur memberi prioritas utama,’’ harapnya. Dengan begitu, lanjut Bupati perempuan pertama di Bali ini, alokasi APBD Tabanan bisa dipergunakan untuk pembangunan lain yang dibutuhkan masyarakat Tabanan. Menanggapi aspirasi
tersebut, Koster memberi kesanggupannya. Bahkan, ia memberi garansi bahwa pada tahun 2019 akan diselesaikan peng-hotmix-an jalan sepanjang 100 km. ‘’Dalam dua tahun atau di 2020, semuanya sudah tuntas,’’ tegasnya. Atas komitmen tersebut, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama yang juga mantan Bupati Tabanan dua periode mengajak warga Tabanan memilih Koster-Ace pada pencoblosan Pilgub Bali 2018, tanggal 27 Juni 2018 nanti. ‘’Amen cara niki gubernur ne. Napi buin pikir, inget warga Tabanan sampunang pilih sane lenan nggih,’’ selorohnya, disambut gelak tawa hadirin. (kmb)
Koleksi Pribadi Dari Hal. 1
Koleksi lainnya juga disumbangkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Terdapat juga koleksi pribadi Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan Lukman Effendi, Dirut PT BNI Achmad Baiquni dan Dirut PT BRI Suprajarto. Barangbarang milik pejabat negara yang dilelang tersebut antara lain gitar, lukisan, seperang-
kat alat golf, sepeda, cookies jar keramik, tas, sepatu, jaket kulit, sajadah, badge tenis meja, jam tangan dan dasi. Lelang yang terbuka untuk umum ini dilakukan secara terbuka dengan penawaran harga secara tertulis maupun lisan yang semakin meningkat atau menurun, untuk mencapai harga tertinggi yang didahului dengan pengumuman lelang. Masyarakat umum yang ingin mengikuti lelang ini dapat memilih dua jenis lelang yaitu secara konvensional dengan kehadiran di tempat acara serta melalui internet (e-auction) dengan menggunakan virtual account dan mendaftarkan diri melalui laman lelang DJKN. (ant)
16 Pages
L O N A A T I E R N I N T
Tuesday, February
27, 2018
Tuesday,
February
Monday,
film industry. acted with the Hindi she also The year, Raghavendra Rao’s - Indian actress ” (The NEW DELHIBollywood’s first Jeetendra in K. “Himmatwala after her Sridevi, arguably died in Dubai on blockbuster one), cementing top female superstar,media reported courageous of Bollywood’s as one cardiac arrest, was 54. hus- place and 1990s Sunday. Sheis survived by her and actresses. run for the 1980s started to Sridevi Through audiences in femaleBoney Kapoor She told Kimmel, have surprisingly Khushi. band - producer she charmed such as “Chandni” Jhanvi and any linger- president,” Winfrey thing to have daughters to attend a family wed- centric films and “Lamhe” (Moput to rest presidency, calling it “a humbling can run the Winfrey that you was in Dubai late on Saturday. for the (Moonlight) praise for her comic - Oprah 2020 bid that she was people think (Trickster) ding and diedspanning five decades, ments), drawing LOS ANGELES on Thursday , though, havcountry.” about a potential In a career in 300 films and was timing in “Chaalbaaz”“Mr India”, talk show Kapur’s in contrast She acknowledged ing questions it. an Sridevi acted Padma Shri, India’s on a late-night Bensch in and Shekhar she gave characters thought about the person who declaring not running.” Bollywood REUTERS/Fabrizio awarded Trump after at the Golden ing“I am the kind of I think, well playing feisty coy civilian honour “definitely on Donald the traditionally fourth-highest inspiring speechawards show in tries to listen to signs. country? Ayya- toSheeran films mogul, appearing Globe to run the 2013. those Edheroine. took a break from The media Live, was emphatic Amma Yanger support of ex- am I supposedso.” of Tamil Born Shree Sridevi married producer Jimmy Kimmel to host Kimmel’s southern state age who have I don’t thinkby millions on firstafter she 1996. pan in the started acting at the rose to in her response whether she in posed sexualKnown Tamil- soon about Winfrey first Nadu, she in several and Boney Kapoor leaner Sridevi made miscon question name basis, host of a television screen A noticeably of four, appearingin the 1960s to the big duct. as the would run. do I look into films build a medropping a successful return Gauri Shinde’s language “ Yo u fameshow, using it to magazine “Where I am defieventually the a talk later in 1970s, and for a career in 15 years n o w , dia empire that spans (2012), playingge the camera?running for and television out of school “English Vinglish”English-langua you give publishing, movie and an nitely not Winfrey with satellite Malayalam housewife taking screen appearance is cable TV movies. a speech production, in Tamil, president,” of last the box office alongpoverty, week-she a mother She acted then asguitar down and said over cries lessons. Her (2017),the second dominating wealthiest into is and films, performing radio. Born “Mom” sit just put rape. and Telugu men such as Kamal was insong Panther” second-high is Idaughter’s for about a “no” from the studio of the world’snominated you the else one -“Black now outEd herdo something an come back vel’s locations d o w n and been singer avenging side leadingRajinikanth. She triggered go and death - British and then a song,” audience. t h-, Disney-MarNorth American Awards. est women season corridors Bollywood of weeks Haasan and BERLIN herFriday that the hard- Sridevi’s a s t m o n up a n d with from Bollywood 4,020 couple to write two Academy made LOSLANGELES for holiday Sawan” of tributes said on“Solva Paul Derga- and u and million at The Force Awakens.” Sridevi I’ll be able fans lit y omer was coming been Minister Narnoted associated pouring $108 Sheeran with and then with causes Wars: and Prime said. has long songwriting is Winfrey with calls in a way that for blockbusters, in 1979 in 1983, analyst astounding Party debut est never been part ofbut it washad luminaries this month the 27-year-old Twitter behind “Star that my mind senior media (rtr) Democratic spring), lines that “Sadma” moviegoers have in Hollywood’s rabedian, end everher to run for documen(16th up with endra Modi. write songs “So the way said he a new Mahendra’s as her times to fundraising. several be able to will start for starring Chad- few other titles -- blowing past last comScore. mark in 2020 before in process will continues I with Balu is, has Panther,” it made written now to as an president U . Snow grossed recent history Panther’ face Trump his creative . probably Winfrey that she “’Black that showed things“Black of February (Shock) international forever - they would tary detailing g a i n s t has aBoseman, month mundane and in its first month’s tracking $100 million to with presidential the he hoped at Berlin’s status elevate dent about pretty more wick million in the 2020 e s i domestically premiered blockbuster Awakens” would open in the It’s notched an opponent di- being my life is getting $400 P r that represents “The Force range. film festival. “Songwriter” was blasted because only summer-style race.weekend thatnight, 10 days. Only that milestone faster. $120 million a filmhehas “60 docua second -- becoming The movie cousin, Murray more calm.” time On Sunday he liked the on CBS’ million inter- A+ Cinemascore film to do so -- and only the third has reached Sheeran’s plus weekend a segment Sheeran said it showed a song berected by and follows the Grammy million grossed $304 over Marvel (be- she percent her in which also $100 97 a second a It’s Unitthe with posted the month Cummings, travels around the mentary because start to finish, rather duringprogram and Minutes” Republican, the 18th in dazzled criticsRotten Tomatoes. performance nationally. debut of 14 million winner as he England writing songs ing written from being recorded. The superhero film, Universe, has a panel in led score on B. Jorits $202 Independent andopening a niche Cinematic its “fresh” also stars Michael Gurira, hind only Democrat ed States and jamming in a garden than just an album Rapids, $132 millionGrand Murray found before. the Marvel 46 percent from Danai The film ‘Deadpool’s’said. “And fromwith a North “I like that on his laptop, in the studio. of been done -- underlin- dan, Lupita Nyong’o, Kaluuya and 2016),” hevoters wide ranging declined only in aSunday Daniel and recording portrait of Sheeran, that hasn’t really to find something Michigan cume through Trump’s gross- first appeal among Martin Freeman, opening Friday-Sunday about highest American The intimatemost-streamed artist It’s quite difficult done in a music massive the is of Force it discussion in the been ing the film’s “Star Wars: The Letitia Wright. PostTrack scores in the month“Just $400 million, in office. who was that hasn’t Spotify globally yearreleased weekend said. beating to ComScore’s the second weekend ing film ever tweeted: him belting movie,” Sheeran said he plannedmoviegoers. in theaters set the second in 2015, on music service for Trump far days footage of millionOprahI he moviegoers the audience very insecure after just 10 $149 million Sheeran, who year in which Awakens” 2017, includes crossing the Atlantic watched a$370.3 one point a topped the show support among69 percent rating the long-standing to at Passion next record with than ‘The who with out songs whileMary 2, returning make a film something other and “Black Panther” by 2004’s Winfrey, interview and another record held teacher above average “Cool of 2015’s “Jurassic play very on the Queen (rtr)well, 60 Minutes. weekends and 2012’s the film as “excellent” And it’s knew to see his music his would listed “Goodfellas”, Christ.’” as on second high school to his father about himself, and “Love Actually” World” at $106.6 million, as “very good.” sum- of Thepanel of peoplewere biased and million. with $103 Photo the traditional by 23 percent Hope and talking Blinch/File so outside The questions directed movies. thing Runnings” “The Avengers” of docuREUTERS/Mark facts incorrect. the songs. with done exposed most difficult a his favourite slanted, the so she can beDps told Reutersan insight “Black Panther,” caught on gala presentation “I think the a song is finding for theCummings No. 106 all of the fansFes- Ryan Coogler, has l Film OprahJl.runs writing before Raya Puputan just likeNo 148 would give arrives at: to do with youKapoor Internationa mentary defeated haven’t heard that’s andRaya Mandala Renon Renon Bali Post Niti(rtr) that Sridevi Kopi Made song Torontointo Sheeran off-stage. he’s kind Jl. phrase 148 at thea 37th Actress Sanur 28 on his own others!” Manan Mandala No. and there’s always Vinglish” International Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum you baby like chilled find Jl. Raya Niti “When he’s because Yamin No.18 2012. andcan ‘I love “English Jl. Mohamad Cafee Sheeran of very like relaxed to see to be like:14, Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama You September 19 Smirnof No.88 Renon tival,going they’re going you maybe’,” he No 68 Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar crazy, I miss conference. He said he stuff. So I think like because this film Jl. D.Poso 50D 20 Legwa Hotel khas Gilimanuk Wuruk 184 if Cafee Jl. Hayam No. 106 Dps what10he’s Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu I see everyJl. D.Poso No. 39 told a news not to push himself not that’s Malaika Scret 21 Nu Laser Jl. Raya Puputan No. 148 shows what at: 33 Bali Bakery Book did Sari Kuta D.Tamblingan Jl. D.Poso Renon No Jl.Post kind of had learned (rtr) 22 Ganesa justKuta 11 Snack Shack to write and Jl. BakungPantai said. Made Bali Niti Mandala Sanur DKerobokan Kopi Raya 17 28 Daiving Lokal Jl. D.Poso 148 Renon struggling For onal Jl. Cummings Jl. was Sanur 23 All Jl.Petitenget 12 Warung Manan block existed.write a day,” Mandala No. Beach Club Kerobokan Internati Tanduk 17ED.Tamblingan writer’sBear 29 Dimsum Jl. 1 Kuta believe Jl. Raya Niti D.Poso Sanur Cafee Yamin No.18 Jl.find Barocca Klod Sanur when I can’t Jl. CamplungSari Kuta 13 Cokro Kuta the Coffe Jl. Mohamad Cafee Jl.Petitenget Kerobokan do Hotel You canJl. D.Poso Sanur No 246825 Lantern 2 Wen Dys“What I Bali 19 Smirnof 17C Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Jl. Bakung 14 T.J.Bar Subah Renon Klod Paradiso Jl. Merdeka Jl.Petitenget
Sanur Jl. D.Poso Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung 3 Seminyak 9 Kerobokan Denpasar Legian Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Poso khas Gilimanuk 26 Shearlock Jl. Padma 15 J & N Kebab Scret Wuruk 184 Jl.Petitenget Resort&Spa 23 SanurNo. 50D Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Nu Laser Cafee Jl. D.Poso 4 Ramayana Bar Degan 10 Malaika 27 Cafe21 Jl. D.Tamblingan 16 Goanna No. 39 Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara Book Sari Kuta No. 51 Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 5 The Lokha Snack Shack 22 Ganesa Jl. Bakung Jimbar Jl. D.Tamblingan Emtertaiment 17 Batu11 Jl. D.Tamblingan Sanur Sanur Live Sport 17 DKerobokan Pantai Kuta Jl. D.Poso CafeeLokal 6 66 Corner 23 All For Daiving Jl.Petitenget 12 Warung No.126 AJl. 18 Ramayana Sanur GrillBeach Club 17E Kerobokan D.Tamblingan 140 Tanduk 1 Kuta Jl.Bear Jl. D.Poso 7 Leghawa 24 Barocca Jl. Camplung Jl.Petitenget 13 Cokro Cafee Klod Kuta the Coffe Jl. D.Tamblingan DysRestoran Sanur Sari Kuta Wendan Hotel 17C Kerobokan Jl. D.Poso 8 Retno2Barr 25 Lantern Jl. Bakung 14 T.J.Bar Klod Paradiso Bali Jl.Petitenget Sanur 3 Seminyak 9 Kerobokan Legian Kuta Jl. D.Poso 9 Elkomedor 26 Shearlock Jl. Padma 15 J & N Kebab Jl.Petitenget Resort&Spa 23 Sanur 4 Ramayana Bar 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Jl. D.Tamblingan Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
3.000,-
58 Number 10th year
Price: Rp
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
online: http://www.intern
frey says Oprah Win ’ running not ‘definitely sident for U.S. pre ther’ Rules Pan ck ‘Bla in searches 8 Million $10 h Ed Sheeran in Wit lines ekend for new gwriter” Second We movie “Son
wood ’s Bolly IndiaMonday, February 26, vi2018dies at t legend Sride iac arres 54 of card
16 Pages
L O N A A T I E R N I N T
“Black Panther,” Chadwick starring has now Boseman, million $400 grossed in its domestically first 10 days.
59 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
A supporter
Jakarta’s Christian ex-governor China sets stage for Xi to challenges blasphemy conviction stay in office indefinitely
of former Basuki
st.co.id Jakarta Governor or Ahok e-mail: info_ibp@balipoa t.com. Tjahaja Purnama during rnationalbalipos a placard of North http://epaper.inte om.holds front ationalbalipost.c in protest in District Court online: http://www.intern
27, 2018
Jakarta FebruIndonesia 2018. Jakarta, ary 26,
February
26, 2018
s Christian
Sagolj
Jakarta’ to Xi ges r llen ernorfocha govge sta tsexviction ely connit myefi China se fic blasephe ind stay in of China’s
President
Xi Jinping
is seen on
a screen
during the
REUTERS/Damir
closing ceremony.
Court,” the Supremeone of a be sent to
JaJudge Mulyadi, convicted at the North a Christian on Mon- said of judges panelyear terms. party congress move former governor, of his case Islamist a clear The October Daily, the trip in 2016, - Jakarta’s a judicial review People’s karta court. a work appointing the and hardlinecapital. rivals JAKARTA by everyone While endedonwithout for Xi. Islam, soughtof his Jin- like not welcomed Xi supporters Weibo said political us-chief of insulting for the Indonesian eventual successor President a court inwas people role ofbyparty Twitter-like on to Purnama say stage hundred topresident. deceiving theKoran as several of outsidelimiting on China’s set the al clause a were However, will be passed a in thethan thatled be Sunday day, gathered by a judge not atenough, a are service, Court, more senior cial review a constitution Party on remove ing aisverse could given protesters not Xibe Basuki the Supreme him point, should to “If two terms said. enables in a third term, Chinese At some Muslims ruling Communist hearing that also 6 ex- Getcan write the court with a proposal page they popularly The ethnic said the news tohe a limit. - China’s likes. lowerthen party position non-Muslim. Continued BEIJING in office indefinitely, needs to begood!,” willwrote commentator, as long as have and it was “We 6 was jailed there completed liticalPurnama, Tjahaja terms in office. to stay on to page not 96.5 from in long but ridand “Ahok”, it is dossiers of the to step down Radio FM ping to stay service to just two li. wasasnot unexpected, known ting exactly how amination at Global Continued for blasphemy constitutiontwo five-year user. to predict at http://globalfmba lfmbe heard in “Bali Image” presidential hardyears international for two one Weibo in power. after Radio FM than China’s can also on first also be heard
Global News at http://radiogloba at Global could stayamid concerns as president the end of his 2017, serve longer office more Listen to News can Xiprovoking n he could 10.00 am. or live video 9.30 in “Bali Image” to streaming fm-bali. Since taking Xi has overseen terms. Nearing no one after elected to 9.30 untilXI “In theory om needs /channel/global- Radio FM 96.5 from to EMPEROR ago, be formallymeeting condemnatio reform of but in reality,happen,” motivation his am. Listen listen2myradio.c which five years shake-up of the party, term, he will Constitutional than Mugabe annual of political and http://ustream.tv until 10.00 FM at http:// what will parrallies demanded bali.comby parliament, for top leaders a second at the a radical m Zimbabwe’s be approved Global Radio is sure exactly rubber-stamp Islamist-led taking down as part t. referring to a judimembers chosen ten2myradio.co including China’s largely on March 5. imprisonmen for four decades is stacked with the party - meaning at http:// Zhang said,request untouchable whose globalfmbali.lis to after streaming tenure as former president http:// once thought war on deep-rooted liament opening their loyaltywill not be blocked. or live video limit on his though Purnama’s in November, li.com and li. There is no of his popular in office ended radioglobalfmbanel/global-fm-ba former political the reform been persistent specumilitary chief, out. corruption. announcement, carried the party and 10-year term is the the army and his ustream.tv/chan There has wants to stay on in force him Sunday’s agency Xinhua, gave a maximum moved to second term that Xi two fiveremarks filled had began his military in allies the lation past the customary by state newsIt said the proposal Though positive norm. He office party and section under outlets few details. by the party’s Central as head of the end of a party con- the comments state media elite at the been made the largest of its five years. pages of main also October once every and poCommittee, gress held The proposal a historian position. Zhang Lifan, ruling bodies. by vice president covers the is currently required Xi, 64,
balipost (166rb Like) balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Selasa Pon, 27 Februari 2018 Senin Paing, 26 Februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) @balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com redaksi@balipost.com
@balipostcom @balipostcom http://instagram.com/balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) (0361) 225764, 225764, (0361) (0361) 233801 233801 Facsimile: Facsimile: 227418 227418
Bali Post Goes to School
Daftar Juara Putu Mia Tyska Permata Sari SMPN 5 Amlapura Terbaik Ajang Terberat dan Pengalaman Berharga di Lomba Mading Tingkat SMP LOMBA MADING TINGKAT SMP
JUARA I SMPN 5 AMLAPURA JUARA II SMPN 2 RENDANG 1 tidak Rendang, Karan- lum Pak, saya kan wanita, jadi dan unit kegiatan siswa lainnya. Tyska terharu adalah ketika KeLuarga besar SMPN proses dan konsepnyaSMAN Kalau ada lomba-lomba, JUARA III SMPN dalam 2 RENDANG gasem suksesmereka menggelar Bali harus hati-hati memerintah te- Termasuk untuk mengisi pang- namanya dipanggil untuk me5KARIKATUR AmlapuraTERBAIK patut berbangga. sama dengan jurnalis, semaka akan berpikir SMP 2 RENDANG Post Goes to School 2018 di Ka-Kami man,” ujar Tyska. gung hiburan dari Pramuka, nerima hadiah dari wartawan Pasalnya, siswa dari SMPN 5 hingga siswa dapat menulis untuk apa berkarya. LAPORAN UTAMA TERBAIK SMP 5 AMLAPURA rangasem. balik bersyukur itu adalah bisa Selain mengirim surat undan- grup band dan pencak silat. senior guru Satria Naradha. Dia Amlapura sukses menunjuk- dan membuat laporan sebaik juga Di sangat OSIS SMAN 1 Rendang gan, di ajang ini OSIS Rensma “Wah, plong rasanya acara sudah mendapatkan satu set komputer. kan karya terbaik yang men- mungkin,” ungkapnya. Ketua meraih predikat terbaik sesLOMBA MADING TINGKAT (Rensma) Putu Mia Tyska Perjuga membentuk tim kecil. Sang sukses dan gembira,” ujarnya. Bantuan ini dikatakannya akan gantarkan mereka suksesSMA/SMK Menurut Wisna Surawat, uai dengan harapan kami. mata Sari yanglomba, tampakkami palingpasti Ketua Tyska tetap sebagai komBagi Tyska, ajang ini selain dipakai OSIS untuk kegiatan memboyong juara pertama lomba mading ini sangat Setiap JUARAlomba I SMA PGRI 1 AMLAPURA sibuk mengorganisir acara ini.terbaik ando. Penanggung jawab opera- dijadikan menimba pengala- penunjang OSIS serta literasi dalam majalah dinding penting untuk siswa. Ditegasmengharapkan hasil mulai mempersiapkan sional diserahkan kepada Wakil man manajerial anggota OSIS media lewat internet. JUARA II tingkat SMP dalam SMKN 1kan, AMLAPURA (mading) lomba seperti ini sangatSejak dan sekarang hal itu bisa lomba yakni rapatujarnya. terbatas den- Ketua OSIS I Putu Doni Irawan dan siswa lainnya juga dipakai Termasuk untuk megirim JUARA III Bali Post GoesSMAN RENDANG untuk mengedukegiatan to 1bermanfaat tercapai,” gan pimpinan sekolahterkait dan tim dan I Komang Edy Swandika. untuk melatih kedisiplinan. Dia karya siswa ke Kelompok Media KARIKATUR SMAN 1kasi RENDANG School yangTERBAIK digelar di SMAN siswa dan nantinya Disinggung upaya Bali Post hingga menyebarkan UTAMA TERBAIK SMA PGRI 1 AMLAPURA 1LAPORAN Rendang, Sabtu (24/2) lalu. siswa bisa termotivasi untuk yang dilakukannya untuk me- Pendaftaran peserta dan regis- memaklumi anak-anak Rensma Bali Post. “Terima asih, terima undangan ke sekolah-sekolah trasi peserta diserahkan kepada ada sebagian yang asyik dengan kasih, sangat baik semuanya,” Pembina Mading SMPN lebih giat lagi dalam memningkatkan prestasi dan minat dilakoni anggota OSIS Rensma, sekretarisnya, Ni Komang Juliana HP-nya. Hal ini harus dicegah katanya berulang-ulang. 5LOMBA Amlapura Made Wisna baca. Pasalnya, belakangan FOTOGRAFI TINGKAT SMP baca siswa ke depan, guru BaPutu Mia Permata Sari Ermawati, Kadek Tegar Setya dengan cara melibatkan mereka Bagi dia, ajang ini adalah Surawat mengatakan, selu- ini minat baca di kalangan hasaTyska Indonesia ini menegaskan, mampu menunjukkan kepePutra. Sedangkan urusan pengeuntuk banyak bergabung dalam pekerjaan berat dan paling beruh materi yang ditampilkan generasi muda hampir tengpihak sekolah sudah menyiapJUARA I mimpinannya, baikekstrakurikuler sebagai luaran untuk ikut lomba majalah unit kegiatan siswa. “Maklum, di rat selama ini. Dia harus ikut dalam mading sudah menyegelam akibat perkembangan kan beberapa PUTU KRISNA SATYA PTARAMA (SMPN 2 RENDANG) Bali Post/nan seorang wanitajurnalistik, muda maupun dinding dan fotografi diserahkan masa peralihan menuju dewasa membantu mengelolalomba 700 siswa suaikan dengan tema yang teknologi yang semakin maju seperti fotografi Juara PerTaMa - SMA PGRI 1 Amlapura berhasil meraih juara pertama mading tingkat SMA/SMK pada sebagaidan kader bangsa yang harus kepada Bendahara OSIS Luh dan di tengah budaya narsis, mer- dan guru serta orangtua siswa sudah ekstra lainnya. Dengan ‘‘Bali Post Goes to Ni School”. JUARA IIditentukan. Mengin- dan berkembang. “Jadi, terobekerjabegitu, keras dan disiplin. Tia Febriani dan Putu Sedana. eka sibuk dengan kesendiriannya. yang hadir. Jadi, setelah ini gat Bali Post memprakarsai bosan dari Bali Post ini sangat setiap hari para siswa I GUSTI AGUNG MICHAEL SWISNANDYA (SMPN 3 RENDANG) 42 oranghasil anggota kegiatan ini, ide, materi positif untuk meningkatkanDi mata bisa memajang karya dan Dari 42 anggota OSIS, ka- Kami di OSIS juga memiliki tan- jika ada pekerjaan yang lain, OSIS Rensma, Putu lewat Tyskamading -- tanya, belumlah cukup untuk tangan serupa dengan cara men- dia yakin OSIS akan gampang dan konsep memanfaatkan minat baca siswa. Dengan kreativitasnya JUARA III demikian dipanggil menyukseskan acara sebesar gajak mereka banyak membaca mengelolanya. “Inilah pengalaBali Post/ist apa yang sudah ada di Bali mengikuti lomba ini, anakyangdia adabiasa di sekolah. “Lewat LUH PUTU JEANY SUKMA CITRADEWI (SMPN 2 AMLAPURA) -- adalah sosok yang bekerja Bali Post Goes to School. Dia koran dan buku,” ujarnya. Putu Mia Tyska man belajar paling berharga bagi Post termasuk gambar yang anak bisa lebih terpancing mading ini, suka kami berharap keras dan penyabar. “Yah, juga melibatkan PMR, KSPAN Hal luar biasa yang membuat kami,” ujarnya. (sue) Permata Sari dibuat juga dari Bali Post. dan termotivasi lagi untuk anak-anak yang lainmakbisa meliJUARA yang HARAPAN “Materi kami buat su- berkreativitas. Apalagi, karya hat dan menumbuhkan ide-ide dah menggunakan ketentuan yang dihasilkan bisa diperton- siswa untuk berkreativitas,” I Gusti AyuMateri Ratih Parmita (SMPNkepada 2 Amlapura) PreSTaSi gemilang ditorehkan prestasi yang membanggakan. Kami di lingkungan SMA PGRI 1 Amlapura. 5W-1H. yang Berlianti didapat tonkan orang banyak. tegas Wisna. (nan) I Ketut Udi Armawan (SMPN 2 Rendang) siswa-siswa dari SMA PGRI 1 Amlapura harus pintar-pintar mengatur waktu Apalagi, minat baca siswa di sekolah dalam kegiatan Bali Post Goes to School istirahat dan belajar. Apalagi sudah kami relatif masih rendah. Maka dari I Komang Deni Wira Sediara (SMPN 1 Abang) yang digelar di SMAN 1 Rendang, Sabtu kelas XII yang dalam waktu dekat akan itu, kami terus mengedukasi siswa I Made Diva Adhi Wiguna (SMPN 2 Amlapura) (24/2). Dalam kegiatan tersebut, siswa- mengikuti ujian nasional. Jadi, per- yang lainnya kalau budaya membaca I Made Dwi Sugiarta Putra (SMPN 5 Amlapura) siswa SMA PGRI 1 Amlapura sukses siapan untuk lomba dan belajar harus sangat penting. Meskipun teknologi I Putu Dude Febrian (SMPN 1 Rendang) merebut juara I dalam lomba majalah seimbang,” katanya. sudah berkembang pesat dan semua Ketut Novi Andila Pradnyani (SMPN 5 Amlapura) dinding (mading) tingkat SMA/SMK. Dalam pembuatan mading dengan orang bisa mengakses informasi melalui Ni Wayan Adindya Geischa Riani (SMPN 5 Amlapura) Berkat torehan prestasi itu, SMA PGRI tema “Meningkatkan Minat Baca Gen- gadget, namun budaya membaca tetap Putu Arma Anastasya (SMPN 2 Rendang) 1 Amlapura berhak mendapatkan piala erasi Zaman Now” tersebut, kata Ayu harus dilestarikan di kalangan generasi Bali Post Goes to School SMK juga mengikuti lomba Karangasem. Karena sekarang Tonny Jaya Hartanto (SMPN 2 Amlapura) dan penghargaan dari panitia Martini, pihaknya yang dilaksanakan Kelom- menyanyikan lagu-lagu Bali ini pelakada sekitar 64 ribu anak menggunakan hiasan muda,” katanya sembari menyatakan, Boma di bagian atas mading. Dipilihnya pihak sekolah juga sudah menjalin kerja pok Media Bali Post (KMB) di Postsana. yang dikolaborasikan menempuh pendidikan. Jadi, JUARA FOTOGRAFI TINGKAT SMA/SMK Sastra Jurnalistik SMA inilah figur Boma SMAN 1 Rendang, Karangas- denganKetua seni Tim gerak. Mereka generasi yang untuk harushiasan mading karena sama dengan perpustakaan daerah PGRI 1 Amlapura Luh Ayu Martiniagar Boma melambangkan kenetralan, se- untuk meningkatkan minat baca siswa. em, berlangsung meriah, lancar memakai atribut unikNimengdicetak nantinya bisa JUARA I I GEDE AGUS PURNATA (SMA PGRI 1 AMLAPURA) mengatakan, yang mereka raih hingga dengan lambang itu diharapkan Meskipun sudah mampu memberidan sukses, Sabtu (24/2) lalu. gunakan bahan prestasi koran bekas menjadi generasi emas di masa JUARA II I KOMANG DWI KRISHNA (SMAN 1 RENDANG) bukan prestasi indi- untuk mampu menetralkan sifat seseorang. kan prestasi terbaik untuk sekolah, Seluruh peserta lomba mulai Baliini Post untukmerupakan memikat para mendatang Karangasem JUARA III GEDE BAYU KARTIKA YASA (SMAN 1 RENDANG) vidu karena ini merupakanmaupun prestasiBali,” Ia tegasnya. mencontohkan, sifat generasi muda kata Ayu Martini, pihaknya tidak mau dari tingkat TK sampai SMA/ dewan juri. bersama. Prestasi bukan zaman sekarang ini SMK dari beberapa sekolah di Sementara dalam yang lombadiraih Pimpinan Bali Post/yud KMB Satria Nara- cenderung memiliki cepat berpuas diri. Justru prestasi JUARA HARAPAN tanpa puisi perjuangan. nafsu kegiatan yang tidak dikontrol danAriana akandan semakin dirinya dan Kabupaten Karangasem, sangat membaca tingkatPasalnya, SD, dhadalam Brama Damuarta Pandememotivasi Komang Riski Pebriani mengatakan, ini bisa Wayan Ariesta (SMAN 1 Rendang) proses pembuat mading ini, iadilaksanakan bersama tidak bisa menuangkan hasil pikiran teman-temannya untuk terus meningantusias mengikuti kegiatan SMP, SMA/SMK semua peserta merupakan benGede Aryana (SMAN 1 Rendang) teman-teman lainnya sampai begadang ke Bali kegiatan yang positif. “Lewat hasil katkan kemampuan dalam menciptakan tersebut. menunjukkan kemampuan ter- tuk swadharma Post untuk mading menghasilkan I Komang Surya Adinandika (SMAN 2 Amlapura) karya danpendidiprestasi ini, kami berharap hasil karya yang jauh lebih baik. “Kami Berbagai perlombaan dilang- baikmembuat yang dimiliki gunaagar dapat meningkatkan mutu karya yangterbaik. bagus. Begitu “Dalam kan dua untuk hari, mencetak mampu meningkatkan kreativitas yang berharap prestasi ini bukan merupakan I Putu Edi Asmara Putra (SMAN 1 Rendang) sungkan dalam Bali Post Goes meraih prestasi generasi siang-malam tidak tidur un- di lebih ke depannya. Selain itu, lewat prestasi yang terakhir. Ke depan, kami Bali Post/ist to School yang dilangsungkan jugakami dengan lomba majalah emas Bali masabaik mendatang. I Wayan Adi Saputra (SMKN 1 Amlapura) tuk (mading) membuattingkat mading ini. Tapi, kini dibentuk madingmulai ini kami juga berharap mampu bertekad mampu meraih prestasi yang TerbaiK – Tim mampu menorehkan prestasi pada untuk kedua kalinyaterbaik tersebut. dinding SMP/ Jika tidak sekaNi Kadek Kristiani dari SMPN (SMKN51 Amlapura Abang) semuanya terbalaskan dengan raihan meningkatkan minat baca siswa-siswa yang lebih baik lagi,” tegasnya. lomba mading tingkat SMP “Bali Post Mulai Goes todari School”. lomba baca puisi, SMA/SMK juga tidak kalah rang, maka Bali akan tertinggal Ni Putu Anggi Jeniary (SMKNserangkaian 1 Abang) Penampilan cantik dan tampan adalah (nan) modal utama pelatihan dan lomba fotografi, seru. Dengan tema lomba me- akibat tidak memiliki generasi untuk lebih percaya diri. Namun, bagi pasangan MC di acara Bali Ni Wayan Nopita Pramesti (SMKN 1 Abang) hingga pelatihan jurnalistik ningkatkan minat baca anak yang berkualitas untuk men- Post Goes to School, Pande Komang Riski Pebriani dan Brama Ni Wayan Sepi (SMAN 1 Rendang) untuk siswa SMP dan SMA/ muda, masing-masing seko- gajegkan Bali. Maka dari itu, le- Damuarta Ariana (Bram), penampilan luar saja tak cukup. KePande Gd Bagus Krisna Priana (SMAN 1 Rendang) SMK. Dalam kegiatan tersebut lah saling menunjukkan hasil wat Bali Post Goes To School ini, cantikan dan ketampanan harus disertai budi pekerti yang baik juga dibagikan bakso krama karya terbaik. diharapkan mampu mencetak dan keterampilan. Juara Lomba Lagu dan Gerak Bali secara gratis kepada semua Wakil Bupati Karangasem generasi emas yang menjadi Budi pekerti yang baik inilah yang ingin diperlihatkan kepada peserta lomba. I Wayan Artha Dipa sangat harapan bersama dalam mem- masyarakat luas oleh dua orang yang merupakan wakil siswa Tingkat TK Pelatihan jurnalitik yang mendukung kegiatan Bali Post bangun Bali yang lebih baik ke SMAN 1 Rendang (Rensma), yang sederhana, rendah hati, suka diberikan oleh Redaktur Bali Goes To School yang dilak- depan. bekerja dan tetap percaya diri. Juara I TK Negeri Pembina Rendang Post, Pimpinan Redaksi Portal sanakan KMB di Karangasem. “Kita tidak berdiam sampai Pande Riski menjadi sorotan karena dia mampu tampil apik Juara II TK Yasa Kumara Pempatan Bali Post dan reporter Bali Dengan adanya kegiatan ini, di sini saja. Kita akan terus membawakan acara demi acara di ajang Bali Post Goes to School. Juara III TK Yayasan Giri Mekar TV, diikuti serius oleh peserta. nantinya para siswa di Ka- bergerak melaksanakan keg- Padahal ini baru pertama kalinya ia dipercaya menjadi MC. NaPeserta pelatihan sangat an- rangasem mampu menum- iatan ini di semua kabupaten/ mun, hebatnya ia mampu tampil nyaris sempurna. Tingkat SD tusias mendengarkan arahan buhkan kreativitasnya agar kota di Bali. Kita harap dengan Tak hanya itu, di acara Bali Post Goes To School, ia juga peryang diberikan terkait bagaima- nantinya mereka dapat me- kegiatan seperti ini, anak- tama kalinya harus berpasangan dengan Bram. “Terus terang Juara I SDN 4 Padang Kerta na cara membuat berita dan ningkatkan sumber daya ma- anak kita menjadi anak yang saya baru kali ini menjalani tugas MC, sempat grogi, namun Juara II SDN 2 Pempatan bisa menjadi jurnalis yang nusia (SDM) yang berkualitas. berkualitas. Jika tidak ada akhirnya sabar dan menguasai keadaan,” ujarnya. profesional. “Kami harapkan kegiatan ini regenerasi emas, maka Bali Juara III SDN 4 Rendang Pande Komang Riski adalah anak ketiga dari enam bersaudara Tak kalah menariknya, mampu melahirkan generasi ke depannya akan tertinggal,” pasangan Gede Karya dan Ni Nengah Rimawati. Siswa kelas XI Juara Harapan I SDN Menanga anak-anak TK sampai SMA/ emas Bali melalui Kabupaten ucapnya. (nan) Juara Harapan II SDN 2 Nongan IPA-3 ini mengaku belajar menjadi MC dari hasil mendengar Juara Harapan III SDN 4 Menanga dan melihat saja. Terutama dari MC yang sudah profesional. Kemudian ilmu baru itu dia latih di rumah. Gadis manis kelahiran 11 Februari 2001 ini juga belum meTingkat SMP miliki cita-cita menjadi MC profesional. Alasan alumni SMPN 1 Rendang ini adalah bahwa perjalanan hidupnya masih panjang. Juara I SMPN 2 Rendang “Saya ingin fokus belajar dulu,” ujarnya ringan. Juara II SMPN 1 Rendang Sementara Brama Damuharta Ariana alias Bram mengaku Juara III SMPN 3 Rendang sudah beberapa kali dipercaya sekolah menjadi MC. Termasuk Juarea Harapan SMPN 1 Amlapura pakan sepanjang hidupnya. berpuas diri. Justru prestasi dalam acara upacara bendera. Namun, menjadi MC berpasangan Pasalnya, prestasi yang didu- ini dijadikan sebagai moti- dengan Pande adalah pengalaman pertamanya juga. “Kita perlu Juara Baca Puisi lang siswa yang bersekolah di vasi agar ke depannya mampu komunikasi untuk tampil mantap berdua,” tegasnya. SMPN 2 Rendang itu meru- mempertahankannya. Bahkan Anak pertama pasangan Made Suyasa Ariana dan Sulistyo Tingkat SD pakan prestasi terbaik yang kalau bisa lebih ditingkatkan Hervin Hendrawati ini mengaku banyak belajar dari kakak tirpernah diraih selama mengi- lagi dalam lomba-lomba yang inya menjadi MC. Siswa kelas XI-IPA-1 kelahiran 20 Mei 2000 Juara I Ni Komang Pratiwi Damayanti SDN 6 Besakih kuti lomba fotografi. akan diikuti. “Saya harap ke ini juga menjadikan acara ini sebagai tantangan terberatnya. Juara II Ni Made Diah Savitri SDN 4 Padang Kerta Dirinya mengaku sangat depannya bisa mendapatkan Sebab, yang hadir adalah pejabat penting yakni Wakil Bupati Juara III Ni Luh Putu Diah Andreana Revayani SDN 4 Nongan senang bisa meraih prestasi juara bila mengikuti lomba Karangasem, kepala dinas, camat, hingga Kapolsek dan Danramil Juara Harapan I Ni Putu Nadya Marchsita Dewi SDN 1 Rendang terbaik. Ia tidak menyangka lagi,” katanya. serta guru dan siswa se-Karangasem. Namun, berkat kerja keras Juara Harapan II Ni kadek Muliani SDN 2 Pempatan bisa bersaing dengan peserta A w a l k e t e r t a r i k a n n y a dan latihan yang intensif selama beberapa hari dia mengaku Juara Harapan III Kadek Bintang Danuarta SDN 1 Menanga lomba lainnya dan akhirnya berkecimpung di dunia foto- mampu tampil kompak bersama Pande Riski. sukses merebut juara I. “Per- grafi karena terinspirasi BeDia melihat acara Bali Post Goes to School sangat atraktif dan asaan senang dan tidak me- sakih. Ia sudah menekuni menggugah kreativitas. Selain tentu menyenangkan. Hal ini perlu diTingkat SMP nyangka bisa menjadi yang hobinya ini sejak dua tahun lakukan untuk mencegah anak muda sekarang sibuk dengan HP-nya. terbaik,” ucapnya. lalu. Karena kebetulan dari “Ini yang membuat anak muda makin malas belajar,” ujarnya. (sue) Juara I Kadek Juni Sedayatama SMPN 5 Amlapura Kata Krisna, hasil yang Besakih, dirinya akhirnya Bali Post/nan Juara II I Ketut Gunawan Sandika SMPN 2 Rendang diraih patut disyukuri dan di- mencoba untuk memotret penI Putu Krisna Satya Juara III I Gede Meisa SMPN 1 Abang jadikan semangat untuk terus gunjung maupun pura yang Pratama Juara Harapan I Ni Putu ayu Meiliana Putri SMPN 1 Amlapura berkarya. “Ini prestasi terbaik ada di seputaran Besakih. Juara Harapan II Ni Ketut Ayu Artini SMPN 1 Rendang Prestasi gemilang di- yang pernah saya dapatkan Dari sanalah akhirnya dia Juara Harapan III Ni Luh Putu Dianawati SMPN 3 Rendang torehkan I Putu Krisna Sa- selama dua kali mengikuti ketagihan dan terus mendaltya Pratama (14). Ia sukses lomba fotografi. Yang pertama ami ilmu di fotografi. “Suka Tingkat SMA/SMK merebut juara I dalam lomba saya pernah mengikuti lomba fotografi memang sejak dua fotografi tingkat pelajar SMP fotografi tingkat Karangasem. tahun, tapi baru dibelikan Juara I Ni Ketut Rahayu Laksmidewi SMAN 2 Amlapura dalam kegiatan Bali Post Kala itu saya hanya mampu kamera setahun lalu. SebelJuara II Ni Nyoman Wahyuningsih SMKN 1 Amlapura Goes To School di SMAN 1 meraih juara harapan II. Dan umnya saya hanya memakai Juara III I Komang Agus Renaldi SMAN 1 Rendang Rendang, Sabtu (24/2). yang kedua sukses meraih HP. Ikut lomba juga setelah Juara Harapan I I Kadek Yasa SMK Giri Pendawa Ia mengatakan kemenan- juara I. Jadi, hasil ini sangat dibelikan kamera. Dan orang Juara Harapan II Ni Kadek Reni Ayu Udiani SMAN 2 Amlapura gannya ini merupakan keber- luar biasa,” terangnya. tua sangat mendukung saya hasilan yang paling berkesan, Juara Harapan III Ni Komang Trisna Wulandari SMKN 1 Abang Meskipun sukses menjadi menggeluti fotografi,” terangyang tidak akan bisa dilu- yang terbaik, ia tidak cepat nya. (nan)
Lomba Mading ”Bali Post Goes to School”
SMA PGRI 1 Amlapura Rebut Juara I
Lomba Baca Puisi hingga Fotografi
Pande Riski dan Bram
Pengalaman Pertama
I Putu Krisna Satya Pratama
Prestasi Terbaik
Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik Antusiasme tampak jelas di wajah para peserta pelatihan jurnalistik yang digelar serangkaian Bali Post Goes To School di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2). Puluhan peserta tersebut merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK yang ada di Karangasem. Selama diberikan materi, para siswa yang berasal dari sejumlah sekolah ini nampak penuh perhatian menyimak. Sesekali mereka mencatat
materi yang diberikan tiga penyaji dari Kelompok Media Bali Post. Tak ada kesan bosan di raut wajah mereka. Semuanya asyik mendengarkan materi. Saat diberikan pertanyaan, para peserta pelatihan aktif menjawab. Pun, ketika diberikan tugas membuat berita untuk dimuat di koran, portal berita, dan televisi, mereka mampu mengerjakan tugas dengan baik. Salah satu siswa dari
SMAN 2 Amlapura, Putu Ratih Padmarini Gantari S, misalnya. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan terkait penulisan berita melalui sesi pelatihan ini. (nan) PELATIHAN - Suasana pelatihan jurnalistik yang digelar serangkaian Bali Post Goes To School di SMAN 1 Rendang, Karangasem, Sabtu (24/2).
Bali Post/yud