Skip to main content

Edisi 26 November 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 99 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon, 26 november 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Bom Buatan Rio

Untuk Teror Akhir Tahun Jakarta (Bali Post) -

Bahan peledak yang ditemukan di rumah terduga teroris, RPW (Rio Priatna Wibawa), di Majalengka, Jawa Barat, rencananya akan diledakkan di berbagai lokasi yang merupakan objek vital negara. ‘’Barang-barang (bahan peledak) ini dibuat untuk menyasar target gedung DPR/MPR, Mabes Polri, Mako Brimob, kedubes asing, stasiun televisi tertentu, tempat ibadah tertentu dan kafe,’’ kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Kombes Pol. Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11) kemarin.

Bali Post/ant

TERORIS - Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Rikwanto menunjukkan barang bukti saat merilis barang bukti bahan peledak yang diamankan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror dari jaringan teroris Majalengka di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11) kemarin.

Laboratorium di Rumah Rio

RIO membuat bahan-bahan peledak tersebut di laboratorium rumahnya atas pesanan dari sejumlah daerah yakni dari Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara. Bahkan diperkirakan ledakan bom yang dibuat Rio bisa tiga kali lebih besar daripada bom Bali. ‘’Namun, sebelum bahan tersebut jadi bom dan diedarkan, si pembuat sudah keburu ditangkap Densus,’’ ujar Rikwanto, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Jumat

(25/11) kemarin. Dalam penangkapan RPW, tim Densus menyita senyawa kimia bahan peledak dan beberapa alat laboratorium di rumahnya yakni bahan HMTD, anfo, blackpowder, RDX, TNT, asam nitrat, asam sulfat, air raksa, pupuk urea, gelas kimia dan paku gotri. Menurutnya, RPW yang merupakan jaringan teroris ISIS Bahrun Naim, memiliki laboratorium kimia di rumah-

Menurutnya, RPW yang merupakan jaringan teroris ISIS Bahrun Naim ini, memiliki laboratorium kimia di rumahnya yang dibuatnya bersama tiga rekannya yang saat ini masih buron. RPW yang pernah kuliah di fakultas pertanian di sebuah universitas di Majalengka ini diketahui menyukai mata pelajaran kimia sejak di bangku SMP. Kemudian ia pun direkrut oleh kelompok radikal jaringan Bahrun karena mereka tertarik dengan keahliannya dalam membuat senyawa kimia. ‘’Direkrut sekitar tiga tahun lalu,’’ ungkapnya. RPW kemudian teradikalisasi setelah membaca sejumlah artikel dan buku-buku milik Aman Abdurrahman, pemimpin Jamaah Ansarut Daulah (JAD) yang kini dipenjara di Lapas Nusakambangan, Cilacap. Meski belum pernah bertemu langsung dengan Bahrun Naim, Bahrun secara langsung memerintahkan RPW membuat bom untuk kebutuhan aksi bom bunuh diri. Seperti diberitakan sebelumnya, RPW ditangkap Rabu 23 November 2016. Dia ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Desa Girimulya RT 003 RW 005 Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Hal. 19 Tim Densus

nya yang dibuatnya bersama tiga rekannya yang saat ini masih buron. RPW yang pernah kuliah di fakultas pertanian di sebuah universitas di Majalengka ini diketahui menyukai mata pelajaran kimia sejak di bangku SMP. Kemudian dia pun direkrut oleh kelompok radikal jaringan Bahrun karena mereka tertarik dengan keahliannya dalam membuat senyawa kimia. ‘’Direkrut sekitar tiga tahun lalu,’’ ungkapnya. (ant)

TARGET AKSI l Gedung DPR/MPR l Mabes Polri l Mako Brimob l Kedubes asing l Stasiun televisi tertentu l Tempat ibadah tertentu l Kafe.

Teliti Berkas Ahok

Kejakgung Tunjuk 13 Jaksa

BARANG BUKTI Bahan HMTD l Anfo l Blackpowder l RDX l TNT l Asam nitrat l Asam sulfat l Air raksa l

Pupuk urea Gelas kimia l Paku gotri l l

ASAL PEMESAN Jawa l Nusa Tenggara l Sumatera l

Piala AFF

Timnas Lolos ke Semifinal Manila – Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Piala AFF Suzuki 2016 setelah mengalahkan Singapura 2-1 (0-1) pada laga yang dihelat di Ridzal Memorial Stadium, Manila, Filipina, Jumat (25/11) malam. Kepastian lolosnya Timnas setelah pada pertandingan lainnya Thailand membekuk tuan rumah Filipina dengan skor 1-0. Pada laga di kejuaraan Asia Tenggara tersebut gawang timnas Indonesia kebobolan terlebih dahulu pada babak pertama di menit ke-26 setelah pemain Khairul Amri (19) mampu melesakkan bola ke kanan gawang yang dijaga Kurnia Meiga. Timnas Indonesia membalikkan keadaan pada babak kedua setelah Andik Vermansyah (21) berhasil memasukkan bola ke gawang Singapura yang dikawal Hassan Abdullah Sunny, dan gol kedua Indonesia diciptakan Lilipaly pada menit ke-85. Gol Singapura tercipta pada babak pertama di menit ke-26 berawal dari lemparan dalam dan bola dilepas menggantung di depan penjaga gawang Indonesia Kurnia Meiga dan di sana berdiri bebas terlepas dari jebakan offside Khairul Amri (19), sehingga dengan mudah melesakkan bola tanpa dapat diblok penjaga gawang Indonesia itu. Hal. 19 Selalu Kandas

Jakarta (Bali Post) – Kejaksaan Agung (Kejakgung) segera menyikapi berkas kasus penistaan agama yang diduga dilakukan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pascapelimpahan tahap pertama dari Bareskrim Polri. ‘’Kami sudah menunjuk 13 jaksa peneliti, 10 jaksa dari Kejaksaan Agung, dua orang dari Kejati dan Kejari satu orang. Tentunya kami akan melakukan penelitian apakah menurut ketentuan KUHAP sudah memenuhi syarat untuk dibawa ke pengadilan,’’ kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rachmad, di Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Hal. 19 Ambil Sikap

Rangkap Jabatan, Rugikan Golkar

Jakarta (Bali Post) Senior Partai Golkar yang tergabung dalam Dewan Pembina (Wanbin) dan Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Golkar menggelar pertemuan membahas surat pengangkatan kembali Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI. Pertemuan dihadiri Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, di Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Hal. 19 Sikap Resmi

Bali Post/ant

Polisi menunjukkan foto tersangka Rio

BOBOL GAWANG - Stefano Lilipaly (tengah) meluapkan kegembiraan setelah membobol gawang Singapura pada laga putaran final Grup A AFF Suzuki 2016 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, Jumat (25/11) kemarin. Bali Post/ant


DENPASAR

2

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

HUT Ke-45 Korpri, Unud Gelar Baksos

SEBAGAI bentuk pertanggungjawaban kepada anggota Korpri yang telah membayar iuran rutin per bulan, pengurus Korpri Unit Universitas Udayana (Unud) berkomitmen untuk mengembalikan dana tersebut berupa kemasan berbagai program dan kegiatan dengan harapan dapat bermanfaat bagi warga Korpri. Bersinergi dengan kegiatan Organisasi Kemahasiswaan (UKM FGBU dan UKM Menwa Unud), Jumat (25/11) kemarin Unud menggelar bakti sosial (baksos) bersih-bersih, donor darah dan penanaman pohon penghijauan berupa 5 bibit pohon mangga, 18 bibit pohon gaharu dan 108 bibit pohon kelapa daksina di areal Rektorat Bukit Jimbaran. Kegiatan tersebut akan diupayakan berkelanjutan secara bersama-sama dengan masyarakat dan instansi terkait, sehingga jalan dan lahan kampus Unud Bukit Jimbaran ke depannya menjadi kampus yang hijau dan bersih. ‘’Upaya penyadaran akan bahaya sampah khususnya plastik terhadap lingkungan dan kesehatan adalah salah satu kepedulian kita bersama yang perlu terus direalisasikan dengan sungguh-sungguh secara bersama sebagai wujud aksi nyata Unud,’’ ujar Indra Kecapa, Ketua Korpri Unit Unud untuk dua periode (2010-2015 dan 2015-2020). Pembina Korpri Unit Unud Dr. Drs. I Gede Wardhana, M.Si. mengatakan, sampah sangat potensial merusak lingkungan. Oleh karenanya, budaya bersih dan cinta lingkungan perlu terus digalakkan sebagai upaya untuk meningkatkan Korpri yang profesional dalam abdi negara. ‘’Mudah-mudahan dengan kegiatan ini Korpri bisa tumbuh dan berkembang, seperti bibit pohon yang ditanam pada hari ini,’’ katanya didampingi IGM Konsumajaya, S.H. selaku Sekretaris Korpri Unit Unud. Acara dilanjutkan dengan kegiatan donor darah, sosialisasi kesehatan dari 4Life, Pasar Murah dan Gelar Produk Kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara UKM–KSR PMI dan Koperasi Krama Bali (KKB), 4Life, KPN Karya Bakti Bina Sejahtera Unud, serta Pusat Kewirausahaan Unud sebagai upaya meningkatkan hubungan antarwarga. (win)

DISKUSI - Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Waseso menghadiri pertemuan dan diskusi umum di Kantor BNNP Bali. Bali Post/kmb 36

Disusupi Narkoba

BNN Awasi Ekspor Kerajinan dari Bali dan Yogyakarta

Denpasar (Bali Post) -

Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkirakan berton-ton narkotika masuk ke Indonesia, apalagi menjelang tahun baru. Pasalnya, Indonesia bukan lagi tempat transit, tetapi pangsa pasar sindikat narkotika internasional. Saat ini BNN mengawasi ekspor suvenir dari Bali dan Yogyakarta. Alasannya, hasil pengungkapan oleh kepolisian Australia di Sydney, narkotika dimasukkan dalam suvenir atau barang kerajinan yang dikirim dari Bali dan Yogyakarta. ‘’Sehingga ini jadi perhatian saya untuk bersama-sama mengawasi. Bukan berarti kita membiarkan karena bukan di negara kita, tetapi bukti dan tanggung jawab kita terhadap masalah narkotika. Karena bagaimanapun, negara kita sekarang bukan lagi tempat transit, tetapi pangsa pasar. Maka, ini kita harus sikapi bersama-sama,’’ tegas Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso yang akrab di-

panggil Buwas saat menghadiri pertemuan dan diskusi umum di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Jumat (25/11) kemarin. Menurut Buwas, semua wilayah jadi atensi dan tidak membeda-bedakan karena peredaran barang terlarang itu menjamah seluruh daerah di Indonesia. Sindikat narkotika internasional memanfaatkan situasi dan kondisi Indonesia

yang banyak pelabuhan tikus dan bandara. Bali banyak kerawanan, apalagi ada penerbangan internasional. ‘’Penghasil sabu terbesar adalah Cina. Sekarang ada penerbangan langsung dari Cina ke Bali dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Ini kerawanan terjadi di wilayah kita,’’ ungkapnya. Menjelang tahun baru, penyelundupan narkotika semakin besar. ‘’Masih diikuti anggota kami. Panglima TNI juga menyampaikan adanya proxy war yaitu perang modern pakai narkoba. Kalau didiamkan, Indonesia akan di ambang kehancuran. Maka dari itu, Bapak Presiden menyatakan Indonesia darurat dan perang terhadap narkoba,’’ ujar mantan Kabareskrim ini. Produksi terbesar sabu-sabu

(SS) adalah Cina dan saat ini berkembang jaringan Eropa dan Afika. Mereka membuat produk baru atau model baru sehingga tidak mudah dideteksi petugas. ‘’Ada 72 jaringan internasional beroperasi di Indonesia. Kami berupaya menelusuri jaringan ini. Kami mengungkap satu jaringan internasional, setelah ditelusuri dalam satu tahun menghasilkan uang Rp 3,6 triliun, Rp 2,7 triliun ditransfer ke beberapa negara. Itu hasil pengusutan TPPU (tindak pidana pencucian uang - red),’’ tegasnya. Buwas mengaku heran, karena napi bisa menghasilkan uang Rp 154 miliar. ‘’Padahal dia di dalam lapas, tetapi mampu mengoperasikan jaringannya,’’ kata Buwas. Indonesia merupakan negara potensial peredaran narko-

Diduga Tempat Prostitusi

Bali Post/win

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : OTT PAJAK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kesimpulan Masing-masing Pihak

SIDANG praperadilan Polda Bali, kemarin, memang memakan waktu cukup panjang. Bahkan, karena keterbatasan waktu, hakim melanjutkan sidang sore hari mulai pukul 16.00 Wita dengan agenda kesimpulan masing-masing pihak. Sore kemarin, lewat kuasa hukumnya, Aridus menyampaikan kesimpulan sebanyak empat halaman. Dalam kesimpulannya, pemohon melalui Valerian, dkk. mengatakan pemohon (Aridus) menolak dalil yang disampaikan termohon (Polda Bali), baik dalam jawaban, dupliknya. Termohon dalam bukti T-8, di uraian BAP Drs. Made Mangku Pastika, M.M. tertanggal 2 November 2016, cacat formil. Karena, BAP a quo, nama yang menghadap dan diperiksa bukan Drs. Made Mangku Pastika, M.M., melainkan I Made Iwan Darmawan sehingga bukti T-8 bukan merupakan alat bukti hukum yang sah. Di samping itu, Valerian dalam kesimpulannya mengatakan termohon tidak menyertakan bukti adanya gelar perkara Dit. Reskrimsus Polda Bali. Namun yang termohon sampaikan, dalam diskusi terbuka yang digelar DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Bali. Selanjutnya ada kesimpulan termohon tidak menyertakan bukti adanya fakta hukum adanya SP2HP No : B/185/VIII/2016/Ditreskrimsus tertanggal 22 Agustus 2016. Kesimpulan lainnya yang disampaikan ke majelis hakim, berdasarkan keterangan ahli, bahwa postingan Aridus Jiro tidak mengandung unsur penghinaan, pencemaran nama baik, dan atau ujaran kebencian yang berdasarkan atas SARA. Saksi umum, pemangkasan beringin tidak diberitahukan mengenai alasan pemangkasan di Jayasaba, sehingga ngangget don bingin dipindah ke Jro Kuta. Terakhir, penetapan tersangka Aridus (pemohon) telah cacat dan tidak sesuai prosedur dan merupakan bentuk kesewenang-wenangan termohon yang diduga sebagai niat diskriminalisasi pada pemohon. Sehingga kuasa hukum meminta status tersangka Aridus dibatalkan. Pada kesimpulan, pemohon minta menolak dalil termohon, memulihkan nama baik pemohon, dan status tersangka dibatalkan, termohon meminta maaf secara terbuka. Sementara termohon yang dikonfirmasi atas kesimpulan, tidak mau berkomentar banyak. ‘’Intinya tetap pada jawaban terdahulu, yakni menolak permohonan pemohon,’’ tandas Kompol Jara Yuja, tim Bidkum Polda Bali yang sore kemarin hadir sendiri. Soal termohon tidak mengajukan saksi dan ahli, dia mengatakan, ‘’Saya kira sudah cukup. Sudah diterangkan juga ahli dan saksi pemohon.’’ (asa)

Denpasar (Bali Post) – Penertiban terhadap bangunan semipermanen yang melanggar tata ruang, terus berlanjut. Setelah sebelumnya dilakukan di Jalan Himalaya III, kini menyasar bangunan di Jalan By-pass Ngurah Rai, tepatnya di bawah jembatan Padanggalak, Kesiman. Selain melanggar tata ruang, bangunan tersebut juga diduga sebagai tempat prostitusi. Sejatinya, bangunan yang dibongkar Jumat (25/11) kemarin sudah disegel Satpol PP Denpasar pada 2014 lalu. Meskipun sudah disegel, namun masih ada aktivitas sehingga meresahkan warga sekitarnya. Merujuk kondisi itu, Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP, Kepolisian, TNI, Camat, Linmas, Perbekel, Kepala Dusun dan pecalang melakukan eksekusi terhadap bangunan tersebut. Salah seorang aparat Desa Kesiman Kertalangu Nengah Muliasa mengatakan, keberadaan tempat terlarang tersebut dicurigai sebagai sumber penularan penyakit HIV/AIDS. Warga pun semakin resah dengan keberadaan tempat tersebut. ‘’Maka dari itu, kami mengadukan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindak lebih lanjut,’’ ujarnya saat pembongkaran, kemarin. Berdasarkan laporan itu, tim menurunkan alat berat untuk meratakan bangunan dengan

tanah. Tidak ada perlawananan dari pemilik bangunan. Bahkan, beberapa warga ikut menonton pelaksanaan pembongkaran tersebut. Kasat Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, pada tahun 2014 pihaknya telah melakukan penyegelan. Ternyata, dari pengaduan masyarakat, tempat tersebut masih beroperasi. Agar masyarakat tidak resah lagi maka pihaknya bersama Tim Yustisi melakukan tindakan pembongkaran ini. Menurutnya, pembongkaran itu dilakukan sudah mengikuti prosedur. Tempat ini pun dibong-

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Rancangan OPD Berubah, Sidang Paripurna Ditunda

Petugas Bongkar Rumah Semipermanen di Padanggalak

TANAM POHON - Pembina Korpri Unit Unud Dr. Drs. I Gede Wardhana, M.Si. didampingi Ketua Korpri Unit Unud Drs. IGN Indra Kecapa, M.Ed. menanam pohon di Rektorat Unud Bukit Jimbaran, Jumat (25/11) kemarin.

ba. Ke depan, upaya pencegahan diutamakan. Begitu banyaknya penyalahguna di Indonesia, karena ketidakpahaman bahaya narkoba, kurangnya rasa tanggung jawab dan tidak takut. Saat ini pengguna atau penyalah guna narkoba tidak takut karena diposisikan sebagai korban dan direhabilitasi. Untuk rehabilitasi, dibiayai Negara, sehingga di Indonesia akan terus berkembang. Menurutnya, masifnya narkoba di Indoneia karena kegagalan pencegahan dan penindakan. (kmb36)

kar secara keseluruhan dan rata dengan tanah. Mengingat, tempat prostitusi ini tidak memiliki izin bangunan. Selain itu, tempat ini juga merupakan jalur hijau. Sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya telah memberikan surat peringatan I, peringatan II dan peringatan III kepada yang mengontrak tanah tersebut. Pemilik lahan Made Tama mengatakan, tanah miliknya telah dikontrak oleh Emi atau dikenal Ibu M sejak enam tahun lalu. Masa habis kontraknya bulan Desember mendatang. Lahan seluas 15 are itu hanya dikontrakkan 4 are saja. (kmb12)

Bali Post/eka

ROBOH - Sebuah alat berat tengah merobohkan bedeng dan bangunan kumuh di sekitar jembatan By-pass Ngurah Rai, Sanur, Jumat (25/11) kemarin. Perobohan dilakukan karena sejumlah bangunan di tempat tersebut tidak memiliki izin.

Denpasar (Bali Post) – Rencana sidang paripurna dengan agenda penyampaian pidato pengantar Rancangan APBD 2017 oleh Wali Kota Denpasar, Jumat (25/11) kemarin ditunda. Penundaan sidang ini akibat adanya perubahan dalam rancangan organisasi perangkat daerah (OPD) yang diajukan untuk verifikasi ke provinsi. Setelah hasilnya turun, ternyata terjadi perubahan yang berdampak pada tidak sinkronnya pola penganggaran yang telah disusun dalam KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara). Melihat kondisi perubahan itu, dewan berharap harus ada pembahasan dan penajaman pada beberapa pos. Karena itu, rencana sidang kemarin akhirnya ditunda hingga Senin (28/11) mendatang. Kemudian, kemarin tim APBD dan pimpinan DPRD kembali melanjutkan untuk rapat kerja membahas beberapa pos yang mengalami perubahan. ‘’Penundaan sidang ini akibat adanya perubahan pada OPD setelah diverifikasi. Karena itu, perlu ada perbaikan agar tidak menjadi temuan di kemudian hari,’’ ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra. Hal yang sama diungkapkan anggota DPRD Denpasar dari Fraksi Gerindra, Muhammad Nuh Fatah dan Umar Dany. Mereka mengatakan, penundaan sidang tersebut tidak ada kaitannya dengan ketidaksetujuan dewan soal pengalokasian anggaran. Hanya, karena ada perubahan OPD yang sebelumnya dirancang terpisah, kini harus menjadi satu sehingga perlu dilakukan perubahan dalam anggarannya. ‘’Inilah yang menjadi penyebab tertundanya sidang paripurna yang sedianya akan dilangsungkan hari ini (kemarin - red),’’ ujar Nuh Fatah. Pantauan di Gedung Sewaka Dharma, kemarin telah tercantum agenda sidang paripurna di ruang utama lantai tiga. Sesuai rencana semula, sidang yang dibuka kemarin akan ditutup pada Selasa (29/11). Namun karena ada kegiatan, sidang penutupan pun mengalami perubahan dan dijadwalkan Senin (28/11). Sayangnya, jadwal ini tidak terealisasi karena dewan meminta harus ada pembahasan lanjutan dan akhirnya sidang diputuskan mulai Senin depan. (kmb12)

Polda Tidak Ada Saksi

Ahli Sebut Postingan Aridus Tak Timbulkan Kebencian dan SARA

Denpasar (Bali Post) Hakim tunggal I Made Suarta dalam sidang praperadilan terhadap Polda Bai yang diajukan Aridus Jiro melalui kuasa hukumnya, mengagendakan pemeriksaan saksi dan ahli, baik dari pemohon maupun termohon (Polda Bali) pada sidang Jumat (25/11) kemarin. Namun, pihak Polda Bali tidak mengajukan saksi maupun ahli, sehingga tidak ada saksi atau ahli dari pihak termohon yang memberikan keterangan di muka persidangan. Sementara pemohon yang diwakili tim kuasa hukumnya, Solidaritas Advokat Untuk Kebebasan Berekspresi (SATU AKSI) seperti Agus Samijaya, Suryatin Lijaya, Valerian Libert Wangge, Agus Nahak, dkk., menghadirkan satu saksi dan satu ahli. Mereka adalah ahli bahasa sekaligus Guru Besar Ilmu Bahasa Prof. Dr. I Wayan Pastika dan manggala karya atau tokoh adat Geria Karang Tampak Gangsul, Denpasar, Ida Bagus Gana Putra Karang. Prof. Pastika dalam keterangannya menyatakan, kalimat-kalimat atau status yang di-posting Ari-

dus melalui akun facebook-nya tidak mengandung pencemaran nama baik atau menyebar informasi yang mengandung kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Pastika cenderung melihat itu bersifat kritik yang bukan merupakan penghinaan atu kebencian. ‘’Ini bentuk partisipasi untuk diskusi, bukan untuk menyebar kebencian,’’ tandas Pastika. Untuk membedah kalimat tersebut, kata Pastika, menggunakan tiga parameter, yaitu kosakata, struktur dan tata bahasa. Dalam kapasitasnya sebagai ahli bahasa, dia tidak menemukan unsur kata atau kalimat yang menunjukkan adanya kebencian atau hasutan berbau SARA. Apalagi dalam kalimat disertai dengan adanya kata ‘’ada yang berasumsi’’ disertai tanda tanya di akhir kalimat. Untuk membedah teks, tidak bisa lepas dari konteksnya. Konteks dalam hal ini adalah latar belakang budaya. Yakni, adanya upacara ngangget don bingin dan keberadaan pohon beringin di Jayasabha. Dalam konteks budaya inilah dapat

dimaknai pemangkasan pohon beringin tidak berarti pemangkasan sampai habis. Tetapi, dapat dimaknai pemangkasan yang menyebabkan pohon beringin tersebut tidak dapat lagi digunakan untuk upacara. Manggala karya sekaligus tokoh masyarakat yang sering melakukan acara ngangget don bingin di sana (Jayasabha), I.B. Gana, mengatakan ia mengetahui kasus ini dari media cetak. Terkait dengan pohon beringin di Jayasabha, pihaknya menyatakan Geria Karang Tampak Gangsul pernah menggelar upacara Atma Wedana dan akan melakukan prosesi ngangget don bingin di Jayasabha. Namun urung dilaksanakan. Sebelum karya (upacara -red), dia mengecek ke Jayasabha dan pohon beringin di sana daunnya sudah dipangkas. Mengetahui pohon beringin di Jayasabha dipangkas, pihaknya kemudian mencari pohon beringin lain di GOR Ngurah Rai. Tetapi, beringin di GOR Ngurah Rai tidak layak karena belum diupacarai. ‘’Lantas, apakah pemangkasan ada pemberitahuan?’’

tanya hakim Suarta. I.B. Gana menyatakan tidak ada pemberitahuan. Selesai kesaksian dan ahli dari pemohon, hakim menyampaikan ke termohon apakah ada saksi atau ahli? ‘’Kami tidak mengajukan saksi yang mulia. Kami rasa saksi dari pihak

pemohon (Aridus) sudah cukup,’’ ujar AKBP I Made Parwatha. Sidang pagi itu kemudian ditutup hakim. Namun karena keterbatasan waktu, hakim melanjutkan sidang sore hari mulai pukul 16.00 Wita dengan agenda kesimpulan masingmasing pihak. (kmb37)

Bali Post/eka

DAMAI - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kebebasan Berekspresi (AMKB) menunjukkan poster pada aksi damai di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (25/11) kemarin.


Badung

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

3

Dua Hari Diguyur Hujan Lebat

Badung Utara Longsor, Badung Selatan Banjir

Bali Post/kmb

KESEPAKATAN - Para pengusaha beton ready mix akhirnya mengeluarkan kesepakatan mengatasi ceceran di jalanan.

Terkait Keluhan Ceceran Beton Curah

Tanda Tangani Kesepakatan, Pengusaha Wajib Membersihkan Mangupura (Bali Post) – Keluhan masyarakat terhadap ceceran beton yang sering terjadi di jalanan, mendapat tanggapan dari pihak Kecamatan Kuta Selatan (Kutsel). Jumat (25/11) kemarin, pihak Kecamatan Kutsel mengundang semua pengusaha beton ready mix. Sayangnya, hal tersebut belum sepenuhnya ditanggapi kalangan pengusaha. Dari 11 pengusaha yang diundang, yang hadir dalam pertemuan kemarin hanya 6 pengusaha. Dari 6 pengusaha yang hadir ini pun dominan pengusaha beton yang berdomisili di wilayah Kutsel. Di antaranya Pionir Beton, Merak Beton Perkasa, Karya Beton Sudhira, Torsina Redikon. Sedangkan yang dari luar Kutsel, hanya dihadiri pihak Jaya Mix dan Adi Jaya Beton. Hal Ini tak pelak membuat Camat Kutsel Wayan Wirya geram. Dia pun berencana mengundang khusus pengusaha yang tidak hadir ini. Dia menegaskan, pengusaha ready mix di luar Kutsel yang tidak hadir dalam kesempatan tersebut harus mematuhi pernyataan yang sudah ditandatangani. Mereka yang tidak hadir tidak bisa berkilah dengan alasan tidak tahu, karena sudah ada pernyataan secara resmi demi kebaikan bersama. ‘’Setiap saat kami pantau titik lokasi ceceran itu kok. Kalau mereka masih membandel maka kami akan beri sanksi tegas. Jangan sampai masyarakat yang memberikan sanksi atas keluhan tersebut,’’ ancam Wirya. Dalam pertemuan yang juga dihadiri pihak Dishubkominfo Badung dan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Badung, pengusaha yang hadir akhirnya menyepakati sebuah keputusan aturan main pengiriman beton curah ke wilayah Kutsel. Mereka menandatangani surat pernyataan tersebut di

atas materai Rp 6.000. Dalam pernyataan tersebut, terdapat 7 poin aturan yang harus ditepati. Di antaranya, mobil mix pada bagian saluran keluar tangki molen wajib dipasangi talang kondom (pengaman). Bila ceceran beton basah terjatuh, maka perusahaan yang bersangkutan wajib membersihkan saat itu juga. Jika ceceran beton itu telah kering dan tidak diketahui pelakunya, maka pembersihan dilakukan oleh pengusaha curah beton yang mendistribusikan beton curah ke wilayah Kecamatan Kutsel. Yang menarik, para pangusaha beton diwajibkan melakukan pemantauan pada awal bulan, hari Sabtu minggu pertama dikoordinir oleh Seksi Trantib Kecamatan Kutsel. ‘’Jika terjadi ceceran kembali, barulah dilakukan kesepakatan pembersihan kembali di titik mana yang akan dibersihkan bersama-sama,’’ beber Wirya. Jika di kemudian hari para pengusaha beton melanggar pernyataan tersebut, maka pengusaha terkait dinyatakan siap tidak mendistribusikan beton ready mix ke wilayah Kutsel selama satu tahun. ‘’Pengusha yang hadir saat ini juga kami harapkan ikut memantau jika terjadi ceceran beton dari perusahaan lain kembali. Selain itu, jika ada pengusaha lain yang bermarkas di Kutsel, kita harap juga bisa diberitahukan ke kami,’’ tegasnya. Perwakilan dari PT Semen Pioner Beton Deddy Hermawanto menyambut positif keluarnya pernyataan tersebut. Sebab, dengan kesepakatan ini paling tidak dia bersama perusahaan beton lainnya yang berdomisili di Kutsel tidak terus menjadi kambing hitam atas ceceran yang kerap terjadi. Pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mematuhi aturan tersebut. (kmb)

Di Petang dan Abiansemal

Warga Kurang Mampu akan Diajari Menjahit

Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung terus berupaya menjadikan desa-desa di wilayah tersebut untuk mandiri. Salah satunya dengan memberikan bantuan pembiayaan terhadap warga kurang mampu agar bisa menjadi wirausaha di bidang jasa. Rencananya, Pemkab Badung akan membuat program pelatihan menjahit bagi ibi-ibu rumah tangga kurang mampu. Sebagai pilot project, Pemkab akan menyasar dua wilayah yakni Kecamatan Petang dan Abiansemal. Untuk tujuan tersebut, tak tanggungtanggung Pemkab menyiapkan anggaran Rp 975 juta. Program ini akan digulirkan pada tahun 2017 mendatang. Untuk menyukseskan program tersebut, Pemkab akan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bali. ‘’Kami yakin dengan cara ini warga langsung bisa menjahit,’’ ujar Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Badung I.B. Oka Dirga, Jumat (25/11) kemarin. Mantan Kabag Umum Setkab Badung ini mengatakan, model pelatihan kali ini cukup berbeda dari biasanya. Pendampingan yang dilakukan BLK minimal tiga bulan. Ini dilakukan agar masyarakat betul-betul mahir sebelum dilepas mandiri. ‘’Kalau pelatihan biasa paling beberapa hari saja. Tapi ini selama tiga bulan terus-menerus didampingi. BLK meyakini tiga bulan sudah mahir,’’ terangnya.

Oka Dirga mengatakan, untuk tahap awal yang disasar wilayah Kecamatan Petang dan Abiansemal. ‘’Tapi kami masih data, karena yang diikutkan dalam program ini betul-betul warga kurang mampu. Yang jelas, kemungkinan di Petang dan Abiansemal. Masingmasing wilayah nantinya akan diambil 20 orang untuk ikut pelatihan ini. Pemerintah sudah mengaggarkan Rp 975 juta untuk program ini. Mereka juga diberi mesin jahit gratis,’’ tandasnya. Sebelumnya, pada rapat pembahasan RAPBD Badung Tahun 2017 antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Badung dengan Badan Anggaran DPRD Badung, Kamis (24/11), Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara menyatakan ada penambahan pendapatan Rp 145 miliar. Dengan demikian, struktur belanja tahun 2017 bertambah dari total Rp 5,2 triliun kini menjadi Rp 5,4 triliun lebih. Tambahan pendapatan tersebut salah satunya dialokasikan untuk pilot project pelatihan menjahit ibu-ibu rumah tangga yang kurang mampu. ‘’Nilainya sebesar Rp 975 juta. Jadi, itu ada dua desa yang kita jadikan pilot project. Mengapa kita mengadakan pilot project, karena selama ini bimtek (bimbingan teknis) atau pelatihan itu parsial satu desa satu-satu, hasilnya tidak terlalu kelihatan,’’ terangnya. (kmb)

Mangupura (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Badung dan sekitarnya sejak dua hari belakangan ini, telah menimbulkan bencana longsor dan banjir di Gumi Keris ini. Kawasan Badung Utara yang tofografinya banyak tebing dan jurang, di beberapa titik diterjang longsor, Jumat (25/11) kemarin. Sementara wilayah Badung Selatan dengan topografi landai dan rendah, dilanda banjir di sejumlah titik. Data yang dihimpun pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, tercatat beberapa kejadian sejak hujan melanda wilayah ini, Kamis (24/11) hingga Jumat kemarin. Di wilayah Badung Selatan terjadi bencana banjir di Jalan Uluwatu II, Kelurahan Jimbaran, Kecamtan Kuta Selatan. Banjir merendam rumah warga Wayan Sudarma dan I Ketut Likur. Untuk mengevakuasi warga yang terendam banjir, Pemkab Badung menurunkan Tim Reaksi Cepat BPBD Badung. S e m e nt a ra d i B a d u ng Utara, musibah tanah longsor kembali terjadi di Banjar Tengah Desa Petang Kecamatan Petang. Akibatnya, badan jalan di banjar tersebut tertutup longsoran tanah. Banjir air bah juga terjadi di Perumahan Lumbung Lestari Blok

H Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, yang mengakibatkan senderan gudang jebol, Kamis (24/11). Hal ini diakibatkan bertambahnya intensitas air hujan, sehingga menyebabkan senderan tergerus air. Panjang senderan tersebut sekitar 25 meter dan kerugian mencapai Rp 25 juta. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung A.A. Rai Adnyana yang dihubungi, membenarkan adanya bencana tersebut. Ia menjelaskan, semua bencana itu nihil korban jiwa. Pihaknya masih melakukan pendataan untuk kerugian yang dialami akibat bencana dua hari ini. ‘’Kami telah kerahkan tim TRC BPBD Badung untuk menanggulangi semua bencana tersebut. Kami juga berterima kasih terhadap masyarakat yang telah ikut membantu dalam kegiatan evakusi bencana selama ini,’’ ujarnya. (kmb)

Oktober, Kasus DB Kembali Meningkat

Mangupura (Bali Post) Selama Oktober 2016 ini, kasus demam berdarah di Bali kembali meningkat. Data pasien rawat jalan tahun 2016 di RSUD Wangaya 2.344 orang, rawat inap 776 orang dan kematian akibat DB sebanyak 7 orang. Di RSUP Sanglah sendiri data DB pada bulan Oktober naik dari bulan sebelumnya. Pasien rawat jalan tercatat 46 orang, naik dari bulan September yang hanya 35 kasus. Sedangkan bulan November ini, telah ada 23 kasus DB. Pasien DB rawat inap juga mengalami peningkatan di RSUP Sanglah, yaitu 148 orang pada bulan Oktober, naik dari 130 orang pada bulan September. Sedangkan bulan November, tercatat 63 kasus. Dosen Kesehatan Masyarakat (KM) FK Unud Sang Gede Purnama, SKM. menilai, musim hujan seperti sekarang ini memang kasus DB rentan naik jika masyarakat tidak melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin. Maka dari itu, perlu pengawasan terhadap tempat penampungan air secara intensif. Untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut, diperlukan sebuah peraturan. ‘’Idealnya memang dibuat peraturan. Jika ditemukan jentik di rumah warga lebih dari tiga kali, diberikan sanksi sesuai kesepakatan,’’ imbuhnya. Selama ini, bubuk abate kerap ditebar di tempat penampungan air untuk mencegah adanya jentik.

Kini Telah Ada Vaksinnya Kini, telah ada bakteri bacillus thuringiensis yang bisa dimanfaatkan sebagai larvasida yang aman dan metode biologis dibandingkan menggunakan metode kimia. Namun, PSN adalah cara yang paling ampuh dalam menangani DB karena dapat mencegah jentik menjadi nyamuk dewasa, vektor pembawa virus dengue. Jika jentik dapat ditangani maka tidak akan ada lagi kasus DB. PSN salah satunya dengan membersihkan tempattempat penampungan air. Sementara pencegahan di tataran medis, kini telah ada vaksin DB. Kepala SMF Anak RSUD Wangaya Dr. dr. I Wayan Bikin Suryawan, Sp.A.(K), menyebutkan, vaksin diberikan mulai usia 9 tahun hingga 19 tahun, diberikan sebanyak 3 kali pada 0 bulan, 1 bulan, dan 6 bulan. Pada usia tersebut, vaksin berfungsi untuk mencegah terjangkitnya DB. Namun di usia di atas itu, vaksin DB berfungsi mencegah terjadinya DB yang lebih parah. Vaksin tersebut telah beredar, namun belum masuk program pemerintah. Pada awalnya DB menyerang anak-anak, tapi kini juga menyerang orang dewasa. Bahkan, sekarang lebih banyak menyerang orang dewasa. Perbedaannya, jika DB menyerang anak-anak, tingkat emergensinya lebih tinggi dan rentan terjadi DSS (dengue shock syndrome). Sedangkan pada orang dewasa, hari rawatnya panjang tapi sedikit yang masuk fase DSS. Gejala DSS yang ter-

Sambut Hari Guru

Ratusan Guru Gelar Donor Darah

MENYAMBUT Hari Guru tahun 2016 dan HUT PGRI Ke-71, ratusan guru yang tergabung dalam PGRI Badung menggelar aksi donor darah, Jumat (25/11) kemarin, di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung. Dalam aksi donor darah tersebut, PGRI Badung menggandeng pihak PMI Badung untuk mengumpulkan kantong darah yang didonorkan. Dari aksi sosial tersebut, pihak PMI Badung berhasil mengumpulkan ratusan kantong darah. Ketua PGRI Badung Wayan Tur Adnyana mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan ini serangkaian Hari Guru dan HUT PGRI Ke-71. Selain menggelar kegiatan jalan santai, pihaknya juga menggelar aksi sosial yakni kegiatan donor darah ini dan penyerahan kursi roda

sebanyak tiga buah untuk keluarga guru yang mengalami musibah. ‘’Jumlah guru semua 300 lebih, tapi tidak semua bisa ikut donor darah. Yang ikut mendaftar 275 orang. Namun yang bisa diambil darahnya 145 orang. Mudah-mudahan program Badung Sehat ini terus bisa berjalan, dan ke depan kita akan programkan setiap tiga bulan anggota kami akan melakukan donor darah,’’ ujarnya. Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. Hal ini adalah bentuk kepedulian dan kepekaan sosial para guru di Badung. ‘’Kita telah menandatangani MoU dengan RSUD Mangusada Badung, bahwa kita sudah membetuk bank darah. Begitu pula dengan stok darah, kita aman. Untuk

darah cadangan, juga sudah ada. Donor darah kali ini adalah pemecah rekor di Kabupaten Badung. Ini merupakan pendonor terbanyak. Kita kan sering bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan untuk menggelar kegiatan donor darah, namun kali ini adalah peserta terbanyak,’’ paparnya. Ia mengungkapkan, dengan jumlah pendonor terbanyak kali ini, para guru di Badung ikut komit dalam program Badung Sehat. ‘’Kami juga mengapresiasi adanya komitmen para guru di Badung untuk mendonorkan darahnya tiap tiga bulan sekali. Jadi bisa kita ibaratkan, dengan melakukan donor darah rutin, tubuh akan memproduksi darah segar kembali. Dengan pemroduksi darah segar, maka pikiran juga akan sehat dan segar.

Bali Post/ist

MENGGENANG - Banjir menggenangi rumah warga di kawasan Kelurahan Jimbaran, Jumat (25/11) kemarin.

DONOR - Menyambut Hari Guru tahun 2016 dan HUT PGRI Ke-71, ratusan guru yang tergabung dalam PGRI Badung menggelar aksi donor darah, Jumat (25/11) kemarin, di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung. Ini pun akan berdampak pada pemikiran yang segar dalam anak didik guru tersebut, memberikan pembelajaran,’’ karena gurunya memiliki terangnya. (ad848)

lihat misalnya kaki tangan dingin, nadi lemah dan biasa terjadi pada hari keempat atau kelima. Pasien DB ratarata masuk perawatan ke RS pada hari kedua atau ketiga

dan dinyatakan pulang pada hari keenam atau ketujuh. Sedangkan jika terjadi DSS pada pasien tersebut, lama perawatan lebih panjang dua hari. (kmb42)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Puncak HUT Ke-71 PGRI dan HGN

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Mahasiswa dan Dosen Ikut Apel HGN

PGRI Bali Tuntut Guru Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS Gaji Guru Yayasan Dwijendra Denpasar di Atas UMR PUNCAK HUT ke-71 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2016 PGRI Bali dipusatkan di Gedung Ksiarnawa, Jumat (25/11) kemarin. Puncak HUT dihadiri Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Saat itu juga diserahkan piala dan hadiah bagi pemenang lomba antarguru serangkaian HUT, di antaranya lomba LKTI dan lomba kreatif pembelajaran. Ketua PD PGRI Bali Dr. Drs. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. mengungkapkan, 51.168 anggota PGRI di Bali berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan. Caranya dengan menjadikan dirinya profesional. Makanya, tema HGN kali ini “Membangkitkan Kesadaraan Kolektif Guru dalam Meningkatan Mutu Pendidikan”. Artinya, membangun dan meningkatkan mutu pendidikan secara bersama-sama yakni guru, pemerintah dan masyarakat. Wenten Aryasuda mengatakan,

gema HUT ke-71 PGRI dan HGN 2016 dirayakan secara antusias di semua daerah dan kota di Bali. Gema HUT diisi dengan jalan sehat, seminar dan aneka lomba. Ini menunjukkan para guru di Bali sangat semangat memaknai hari jadinya guru. Kepada Wagub Sudikerta, Gede Wenten Aryasuda mengungkapkan satu-satunya PD PGRI di daerah yang belum memiliki gedung sekretariat yakni PGRI Bali. Untuk itu, dia mohon Pemprov Bali membantu pembangunan gedung PGRI Bali yang selama ini masih menggunakan ruangan di SMP PGRI 2 Denpasar. Dia juga menyinggung soal kekurangan guru yang cukup besar. Pada rekrutmen CPNS untuk memprioritaskan guru honorer di daerah agar terjadi sinergisitas yang baik. Dia juga menyinggung kesejahteraan guru. Dengan kebijakan SMA dan SMK diambil oleh Pem-

PUNCAK HGN - Wagub Sudikerta didampingi Gede Wenten Aryasuda menyerahkan piala di puncak HUT PGRI dan HGN Provinsi Bali 2016.

prov Bali, dia minta para guru diberi gaji tak sekadar UMR melainkan di atas UMR. Sebab, rekan guru di Badung sudah menikmati berbagai fasilitas yang cukup tinggi. “Paling tidak dipenuhi melebihi gaji guru di Badung,” ujarnya. Wagub Sudikerta mengatakan, kualitas pendidikan di Bali kini menduduki ranking lima terbaik tingkat nasional. Ke depan, dia ingin mutu pendidikan Bali berada di ranking pertama. Caranya dengan menyiapkan budgeting pendidikan. Tahun depan, dunia pendidikan di Bali disiapkan anggaran Rp 1,3 triliun. Dana ini untuk insentif para guru di bawah Pemprov. Bali. Anggaran sebesar ini untuk membagun fisik dan nonfisik sekolah. Soal kesejahteraan guru, kata dia, sudah dialokasikan di tahun 2017. Rata-rata guru di Bali mendapat Rp 1,5 juta. Namun tiap tahun akan ditingkatkan, karena dia menyadari tak mudah menjadi guru apalagi meningkatkan SDM Bali. Pemrov Bali juga menyiapkan beasiswa bagi guru berprestasi, siswa kurang mampu dan jurusan langka. Guru yang ingin meningkatkan kualifikasinya ke S-1, S-2 dan S-3 hingga guru besar juga disiapkan anggaran. Dengan demikian, kualitas pendidikan makin meningkat. Kuncinya yaitu melakukan pembenahan infrastruktur dulu dengan memperbaiki semua sekolah yang rusak. Namun, Sudikerta mengakui dana sebesar itu belumlah cukup untuk membangun pendidikan yang terbaik. Di sisi lain, dia memenuhi permohonan PGRI Bali untuk disiapkan gedung Pemprov Bali untuk dimanfaatkan sebagai gedung sekretariat. (ad1612)

Pameran Felice Jewellery

HGN - Ketua Yayasan M.S. Chandra Jaya didampingi kasek dan rektor serta Paskibraka SMP Dwijendra di puncak HUT PGRI dan HGN di Dwijendra. APEL bendera puncak HUT ke- berupa penghargaan dari Kemen71 PGRI dan HGN 2016 di Yayasan terian Komunkasi dan Informatika Dwijendra berlangsung khidmat atas kerja samanya dalam mendan ceria. Kali ini, tim Paskibraka ciptakan eksosistem internet yang SMP Dwijendra dipercaya sebagai positif dengan menggunakan sistem pasukan pengibar bendera dengan whitelist Nusantara. pembina upacara Ketua Yayasan Ketua Yayasan Dwijendra, M.S. Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, tampak penuh seChandra Jaya, M.Hum. nyum melihat keakraban siswa Mungkin apel HGN terlengkap dan gurunya di puncak HUT PGRI di Bali karena selain diikuti para dan HGN. Ini menunjukkan bahwa guru juga oleh mahasiswa dan pendidikan yang dilakukan di Dwidosen dipimpin Rektor Undwi, Dr. jendra penuh rasa kasih sayang. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Dia bangga para siswa telah memoIni menunjukkan betapa kuatnya sisikan guru sebagai seorang tugas soliditas guru dan dosen di Yayasan kebrahmanaan yang harus dimuliaDwijendra. Acara makin semarak di kan, dihormati dan diberikan pengmana para siswa mengejar gurunya hargaan yang pantas. Untuk itu, dia untuk memyerahkan sekuntum mengajak semua siswa untuk mengbunga. Bahkan, Ketua Yayasan hormati dan eling dengan Catur M.S. Chandra Jaya banyak mener- Guru. Dia menilai jika guru sudah ima buket bunga dan menjadi artis sejahtera, dia akan fokus pada tugas para siswa untuk foto bersama. profesionalismenya dalam mendidik Saat itu juga diserahkan kado dan mengajar. Di Dwijendra tugas HUT PGRI dna HGN oleh SMP mengajar dan mendidik ditambah Dwijendra dipimpin Kasek Dra. lagi dengan pelayanan penuh kasih Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. sayang. Makanya di Dwijendra,

kata dia, kesejahteraan guru terus ditingkatkan. Bahkan semuanya bergaji di atas UMR. Semua guru juga menerima BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Di Dwijendra, setiap jeda semester guru dikumpulkan untuk mengikuti workshop. Ini semua untuk meningkatkan dan meng-up date profesinalisme guru termasuk pengetahuan dan keterampilannya. Chandra Jaya menyadari prestasi guru-guru di Dwijendra akan berimplikasi pada siswanya. Sebab, hanya guru berprestasi bisa menghasilkan siswa berprestasi, beretika dan berkarakter. Makanya, di Dwijendra dia mengkampanyekan bahwa semua guru jadi pemenang. Di Dwijendra, tambah dia, menerapkan manajemen terbuka. Hingga jabatan kasek pun dilelang lewat kompteisi yang terbuka. Hanya saja, semua kasek wajib mengikuti tes psikologi. Yayasan tak mau intervensi pilihan terbaik guru dan karyawannya. Saat itu juga diserahkan penghargaan kepada guru favorit. Untuk tingkat SMP diraih Komang Indra Sukma Amijaya dan A.A. Gek Ita Apriyanti. Guru berprestasi, antara lain Gede Sudirta, Ketut Wantra, Ni Nyoman Maryani, Putu Arif Mahendra, Gusti Ayu Ngurah Dia Anggreni, I Gede Eka Putra Sujana, Desak Ketut Krisnayani, Ketut Mertayasa, Ni Nyoman Suliantari, Kadek Yulianingsi dan Made Pranayama. Untuk tingkat SMA, guru favorit diraih Gede Agus Jaya Negara dan IA Ketut Yonie Adnyani. Guru berprestasi diraih Gusti Agung Darma Yuda, Agus Jaya Negara, Ni Nyoman Saraswati, Santi Widya Sumardi, Ni Sayan Sukerni dan Komang Darmawan. (ad1611)

Musda III ASTTI Provinsi Bali

Beli Black Diamond Solitaire 1 Carat Pilih Pengurus dan Susun Program Kerja Rp 1,999 Juta Dapatkan HP Android FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Sabtu (26/11) hingga Selasa (29/11) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 carat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 carat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta dan mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Jumat (25/11) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 carat inipun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk Berlian Fashion Rp

9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi, bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br849)

MAYORITAS dari ratusan masukan dalam uji publik revisi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) No. 52 dan No. 53 Tahun 2000 berisikan penolakan terhadap rencana yang diinisiasi Menkomninfo. Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (FSP BUMN) Strategis Wisnu Adi Wuryanto mengatakan, berdasarkan penelusurannya, masukan berasal dari berbagai entitas. Mulai lembaga swadaya, akademisi, masyarakat, perorangan dan lain-lain. “Walaupun ada yang merasa pesimistis uji publik itu hanya basa-basi, namun faktanya masukan yang diterima Kominfo cukup banyak. Dan mayoritas menolak rencana RPP tersebut,” katanya di Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Polemik kedua RPP terkait kewajiban sharing frekuensi dan infrastruktur tersebut sejak awal ditentang keras FSP BUMN Strategis. Sebab, jaringan yang telah dibangun BUMN Telekomunikasi kelak bisa ditumpangi operator-operator asing

tanpa kepastian jaminan pengembalian investasinya. Hal ini akan berakibat operator enggan dan malas membangun di daerah yang belum dilayani atau daerah yang tidak layak secara bisnis. Demikian pula dengan daerah perkotaan, sehingga akan mengakibatkan persaingan tidak sehat karena kewajiban sharing antara dua atau tiga operator dapat mengakibatkan terjadinya inefisiensi frekuensi. Menurut Wisnu, penolakan itu melengkapi kontroversi seputar rencana Revisi PP 52 Tahun 2000 dan PP 53 Tahun 2000 yang telah berlangsung enam bulan belakangan ini. Seharusnya, Menkominfo sadar bahwa gagasan yang disampaikan itu tidak akuntabel untuk dilanjutkan. “Tetapi jika masih ngotot, tentu wajar kami curiga ada agenda lain di balik semua itu. Kecurigaan ini cukup beralasan jika kita menelusuri perjalanan RPP sejak pertama kali mencuat ke publik yang kurang transparan dan berujung demontrasi

BLACK DIAMOND - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.

Mayoritas Masukan Uji Publik Rencana Revisi PP Network Berisi Penolakan

FSP BUMN Strategis dan bahkan sudah ada pihak yang melaporkan ke KPK,” katanya. Federasi juga sangat menyoroti masa uji publik yang terkesan basabasi, karena untuk menguji materi setingkat PP hanya diberi waktu satu minggu, itupun dalam bentuk pemberian masukan lewat email. Mestinya, kata dia, sesuai Perpres 87 Tahun 2014, proses uji publik tidak hanya dilakukan melalui publikasi materi RPP di media massa. Tetapi juga harus dilakukan dalam forum seminar, lokakarya, sosialisasi dan lain sebagainya agar terjadi adu argumen dan perdebatan komprehensif dari berbagai kalangan. Apalagi, materi kedua PP itu menyangkut telekomunikasi yang erat sekali kaitannya dengan aspek kepentingan masyarakat dan pertahanan/keamanan negara. “Karena itu, dengan banyaknya penolakan dari materi uji publik tersebut, kami sekali lagi meminta Menkominfo Rudiantara agar menghentikan proses RPP tersebut. Kita harus sangat hatihati menetapkan kebijakan telekomunikasi ini karena dampaknya sangat luas dan merambah banyak aspek,” katanya. Di sisi lain, Wisnu juga mencatat bahwa tahun depan Kementerian Kominfo akan merevisi UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dengan masa transisi RPP 52 dan RPP 53 diberi waktu dua tahun. Karenanya, akan terjadi irisan waktu yang menyebabkan pemborosan. “Menurut kami, lebih baik konsen ke pembahasan RUU tersebut dengan DPR daripada buang-buang waktu membuat kegaduhan dalam RPP ini. Kecuali memang betul dugaan dari KASPI pekan lalu dalam pelaporan ke KPK, bahwa ada pihak tertentu di balik proyek ini sehingga Menkominfo tampak begitu gigih,” pungkasnya. (bns1)

ASOSIASI Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) Provinsi Bali melaksanakan musyawarah daerah (Musda) III di Hotel Harris Denpasar, Jumat (25/11) kemarin. Sejumlah pejabat hadir dalam musda yang diikuti ratusan anggota ASTTI, termasuk perwakilan DPD ASTTI dari sejumlah daerah di Indonesia. Musda tersebut dibuka oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang diwakili oleh Kadis PU Provinsi Bali, Ir. Nyoman Astawa Riadi. Musda III kali ini mengambil tema “Melalui Musda III ASTTI Provinsi Bali, Kita Tingkatkan Kreativitas dan Daya Saing Anggota dalam Membangun Manusia Pembangunan,”. Tujuan dari Musda ini adalah menyusun dan menetapkan program kerja serta anggaran pendapatan dan belanja organisasi (RAPBO), memberikan keputusan terhadap masalah organisasi dan masalah penting lainnya, memberikan penilaian dan keputusan terhadap pertanggungjawaban DPD ASTTI, mengangkat dan menetapkan dewan penasehat dan dewan pertimbangan ASTTI dan memilih dewan pengurus. Ketua Umum DPP ASTTI H. Dedy Adhiyaksa mengatakan, dengan adanya Musda III ini, DPP berharap selain memilih pengurus, juga membuat program kerja yang terbaik untuk ke depannya. “Tujuannya supaya ASTTI bisa berkiprah di dunia jasa kontsruk-

MUSDA - Kadis PU Provinsi Bali didampingi sejumlah pejabat dan undangan dalam pembukaan Musda III ASTTI Bali, Jumat (25/11) kemarin. si, terutama sumber daya manusia tenaga tehnik di Bali,” jelasnya. Soal membangun manusia pembangunan, artinya membentuk manusia yang membangun dengan membentuk kualitas yang baik. Ke depannya, pengurus ASTTI bisa bekerjasama dengan baik, khususnya dengan pemerintah, asosiasi perusahaan, perguruan tinggi dan SMK, untuk meningkatkan SDM itu sendiri. “Saat ini alhamdulilah, ASTTI Bali masih ada keberpihakan SDM. Jadi, mereka punya militansi, idealisme tanpa sertifikasi yang asalasalan. Tetap harus diperhatikan pengalaman kerja baru diberikan sertifikasi sesuai dengan keahlian dan kemampuannya,” tegas Dedy Adhiyaksa. Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna

Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III mengaku sangat mendukung Musda III ini. Ke depannya, harus ada kerjasama antara ASTTI dengan pihak sekolah, baik SMK maupun perguruan tinggi, khususnya dalam soal sertifikasi saat ini. “Sehingga bagi anak muda tidak terbebani membayar sertifikasi yang nilainya lumayan besar. Kami di DPD-RI akan memperjuangkan untuk melakukan MoU dengan SMK atau perguruan tinggi nanti,” jelasnya. Sementara itu, Ir. Nyoman Astawa Riadi, yang membacakan sambutan Gubernur Bali, mendukung Musda III ini. Karena organisasi ini juga mendukung dan ikut dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang teknik yang berkaitan dengan pembangunan insfrastruktur di Bali. (ad1609)

Kado HUT PGRI dan HGN di SMAN 6 Denpasar

Siswa Sixsma Raih Lima Besar Duta Parlemen Remaja Tingkat Nasional

KADO - Sejumlah siswa Sixsma menyerahkan piala kepada Kasek Nyoman Mudita sebagai kado HUT PGRI dan HGN 2016. SUASANA apel perayaaan Bali oleh Kadek Adji Prabwa Putra. HUT ke-71 PGRI dan Hari Guru Sementara itu, guru yang mendapat Nasinal (HGN) 2016 di SMAN 6 penghargaan masing-masing Wiwik Denpasar berjalan semarak. Selain Endang Indriati, I Ketut Kania, diisi dengan penyerahan segudang I Wayan Subiakta, I Gusti Ketut prestasi siswa, OSIS Sixsma juga Adnyana, I Ketut Sinah, Meida menyerahkan penghargaan kepada Sylviani Alfiati, Ni Ketut Agustini, gurunya yang mampu mengantar- A.A. Ngr. Pujana, Ninik Wahyunkan siswa berprestasi. ingsih, Pradnya Sumarinada, Kadek Tampil sebagai Pembina Upacara Artayasa, I Gede Laradiputra dan Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I A.A. Suanthari. Nyoman Mudita, M.Pd. Dia langsung Ketua OSIS I Gusti Agung menerima piala dari siswanya yang Ngurah Wirdana Putra mengameraih juara nasional, A.A. Ayu Aris- takan, penyerahan penghargaan ta Dewi, (XI-IPA-7) yang terpilih men- kepada guru ini sebagai wujud jadi duta Bali duta parlemen remaja rasa bakti siswa kepada semua tingkat nasional sukses meraih lima guru. Guru-guru ini mengantarbesar nasional. Atas prestasinya itu, kan mereka bisa berprestasi dan dia diundang khusus oleh Presiden meraih masa depan. pada 17 Agustus 2017. Sementara itu, Arista Dewi Prestasi anak Sixsma lainnya mengaku sangat bangga bisa yakni juara I nasional bidang fo- menjadi lima terbaik dari ratusan tografi diraih Kadek Adji Prabawa duta parlemen remaja. Di Jakarta, Putra (XII IPA2), juara III nasional dia benar-benar menjadi DPR dan oleh Ni Kadek Tia Anggarini (XI menginap di rumdin DPR. IPA-6) dan juara III di Provinsi Kepala SMAN 6 Denpasar Nyo-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

man Mudita sangat senang siswa dan gurunya begitu akrab sehari-hari. Dia mengatakan, prestasi nasional di duta parlemen remaja dan lomba fotografi kali ini dijadikan kado HUT PGRI dan HGN 2016. Untuk itu, dia berterima kasih kepada siswa yang meraih prestasi hingga juara nasional. Dia berpesan bahwa kecerdasan belum cukup mengantarkan kita sukses melainkan ditentukan oleh kecerdasan emosional, sosial dan spiritual serta keterampilan dan sofskill. Semua ini membentuk karaker penentu masa depan. Dia mengharapkan semua siswa SMAN 6 Denpasar menjadi smart people untuk menjadikan sekolah ini smart school. Smart school ini mendorong terwujudnya Denpasar sebagai smart city. Kepada guruguru SMAN 6 Denpasar, dia mengajak memaknai tema HUT PGRI kali ini, yakni “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatan Mutu Pendidikan”. Dia mengajak guru bersama–sama mewujudkan pendidikan berkualitas, memberi pelayanan berkualitas dan menjadi bagian smart people dengan menjalankan tugas profesi secara baik dan benar. Bahkan, kata dia, tugas guru di sekolah bukan hanya mengajar dan mendidik saja. Dewasa ini, untuk menjadi guru yang baik, guru tak cukup dengan ilmu saja, namun juga dengan hati, cinta dan kasih sayang. “Guru yang demikian akan mampu membentuk karakter siswa,” tegasnya. (ad1610)


DAERAH

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

5

Penyelundupan Arak ke Banyuwangi Marak

Satpol PP Jangan Jadi ”Macan Ompong”

Banyuwangi (Bali Post) -

Maraknya penyelundupan arak ke Banyuwangi belakangan ini membuat jajaran DPRD perihatin sekaligus geram. Pasalnya, hampir setiap minggu petugas kepolisian di Pelabuhan Ketapang berhasil menggagalkan pengirim minuman beralkohol tersebut. Tak hanya dalam jumlah kecil, bahkan ada juga ribuan liter disita petugas.

Bali Post/udi

TERBAKAR - Mobil VW Combi terbakar usai mengisi BBM di SPBU Karangente, Banyuwangi.

Diduga Korsleting, Mobil VW Combi Terbakar di SPBU

Banyuwangi (Bali Post) Aktivitas SPBU Karangente di Jalan Brawijaya, Banyuwangi mendadak geger, Kamis (24/11) kemarin. Sebuah mobil VW Combi milik sebuah perusahaan rokok mendadak terbakar. Peristiwa ini terjadi sesaat setelah mobil bernopol B 1649 BVF tersebut mengisi bahan bakar. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Api berhasil dipadamkan dengan cepat. Akibat kejadian ini, SPBU di dekat terminal bus Karangente ini langsung ditutup sementara. Salah satu penjaga SPBU, Muhammad Lutfi menuturkan terbakarnya mobil berlogo produk rokok itu berlangsung singkat. Kejadiannya sekitar pukul 14.15 WIB. Kala itu mobil yang dikemudikan Kariyanto asal Kebalenan, Banyuwangi ini baru saja mengisi BBM.

Usai tangki terisi, pria ini menyalakan mobil. Naas api mendadak muncul dari arah mesin. Lalu menyambar bagian dalam mobil. Dalam kondisi panik petugas SPBU langsung memadamkan api. Mobil pemadam juga ikut membantu. “Kejadiannya sangat cepat, kobaran api cukup besar,” ujarnya. Begitu api padam, mobil kuno itu didorong menjauhi SPBU. Warga juga berkerumun mendekat. Celakannya, sejurus kemudian ledakan kembali terjadi. Bahkan api merambat ke badan jalan melalap bocoran premiun dari mobil naas itu. Api kembali membesar. Tak ayal mobil pemadam balik lagi. Ikut memadamkan api. Tak berselang lama api berhasil dijinakkan. Namun bagian depan mobil keburu hangus terbakar. Pemicu

kebakaran masih misterius. Dugaan sementara dipicu bocornya tangki bahan bakar. Lalu tersulut percikan api dari korsleting kabel. Lokasi kebakaran juga dipasangi garis polisi. Sementara itu, Area Manager Communication & Relation Pertamina MOR V Heppy Wulansari mengatakan pasca kejadian Pertamina bersama pihak terkait sedang melakukan penyelidikan. “Sementara kita masih menunggu hasil investigasi. Termasuk normalisasi SPBU sebelum beroperasi lagi,” tegasnya dalam rilis yang diterima Bali Post. Pihaknya juga akan memperketat sosialisasi keamanan layanan pengisian BBM di SPBU. Hal ini mengantisipasi insiden serupa akibat BBM yang mudah terbakar. (kmb30)

sial Tresna Werdha Wana Seraya Denpasar, Jumat (25/11) kemarin dihadiri perwakilan manajemen Informa dan koordinator panti setempat. Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Kawan Lama Retail Rosal Ibnu Rusud menyatakan sejalan dengan salah satu pilar kegiatan CSR, pihaknya memberikan bantuan di bidang kemanusiaan. Bantuan Informa itu melalui Kawan Lama Foundation mendukung program Pemerintah Kota Denpasar yang sangat peduli terhadap masyarakat lanjut usia (lansia). Sebanyak 250 paket

selimut, bantal dan guling dari Informa akan disalurkan ke Panti Werdha dan panti asuhan di Denpasar melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial. Kegiatan sosial lainnya yang dilakukan yaitu donasi ribuan buku untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) melalui program Books For Better Life, Rumah Belajar Kawan Lama Foundation dan Jendela Dunia yaitu sumbangan furnitur serta pembangunan ruang belajar untuk program pendidikan informal di rumah susun di Jakarta dan Makassar. Kerja sama dengan PMI berupa donasi ambulans dan program menuju 20.000 kantong darah yang merupakan kegiatan donor darah secara berkala. Trees for Tomorrow, yaitu pembagian 1 juta bibit pohon buah gratis untuk ditanam, serta rupiah untuk rumah yaitu pembangunan 25 rumah layak huni untuk keluarga pra-sejahtera di enam kota di Indonesia. Di antaranya Surabaya, Bali, Batam, Medan, Yogyakarta dan Bandung. (bns2)

Informa Serahkan Donasi ke Panti Werdha Wana Seraya Denpasar

INFORMA Furnishings yang sudah hadir sejak tahun 2009 melalui tokonya di area Kuta yaitu Mall Bali Galeria, kini berpindah lokasi ke Informa Denpasar di Jalan Gatot Subroto pada 27 Oktober 2016, dengan area yang lebih luas dan pilihan produk yang lebih lengkap. Serangkaian acara peresmian pembukaan toko barunya, Informa mengadakan kegiatan sosial berupa kunjungan dan pemberian paket selimut, bantal dan guling, serta sembako dan perlengkapan kebersihan pribadi (hygiene). Acara penyerahan donasi diadakan di Panti So-

Antisipasi Flu Burung, 192 Ribu Unggas Divaksin

Saking banyaknya pengiriman itu, Banyuwangi dinyatakan masuk dalam status darurat arak. Dewan pun meminta Satpol PP tak menjadi ‘macan ompong’. Apalagi sudah ada Perda yang mengatur peredaran minuman beralkohol (mikol) di Banyuwangi. “Kalau kita lihat, Satpol PP kurang bergerak. Jangan jadi macan ompong. Mereka harus menjadi penegak perda yang kuat,” kritik Handoko, mantan Ketua Pansus pembentukan Perda Mikol DPRD Banyuwangi, Jumat (25/11) kemarin. Politis Demokrat ini menambahkan, sudah ada Perda 12/2015 tentang Peredaran Mikol di Banyuwangi. Seharusnya, kata dia Satpol PP tak lemah melakukan pengawasan mikol. “Kan sudah

ada Perdanya. Sanksinya juga jelas. Ini wewenang Satpol PP menegakkan Perda,” tegasnya. Handoko justru memberikan apresiasi bagi aparat kepolisian yang rajin memburu peredaran arak Bali. Seharusnya, kata dia Satpol PP juga bergerak melalui penyidik PNS di internal melakukan penyidikan. Menurutnya, sanksi peredaran mikol dalam perda sudah diatur ketat. Hukuman dan denda Rp 50 juta atau kurungan tiga bulan. “Biaya pembuatan Perda itu sangat mahal. Tapi, setelah dijadikan lembaran daerah justru tak diberlakukan tegas,” sindirnya. Satpol PP, lanjut dia seharusnya benar-benar agresif menegakkan perda. Apalagi

belakangan ini peredaran arak di Banyuwangi makin miris. Ribuan liter arak berhasil ditangkap polisi. Menurutnya, menjelang tahun baru peredaran arak dikhawatirkan makin marak. Karena itu pihaknya mendesak Satpol PP lebih agresif. Ada bukti penyidikan dari peredaran mikol hingga berlanjut ke pengadilan. Dengan demikian ada efek jera bagi pengedar arak. Terkait kondisi ini pihaknya akan mengusulkan ke internal DPRD untuk memanggil pihak terkait, sehingga persoalan peredaran arak bisa dicarikan solusi cepat. Diberitakan sebelumnya, Polres Banyuwangi beberapa kali menggagalkan pengiriman arak dari Bali di pelabuhan Ketapang. Terakhir 2.975

Bali Post/udi

Handoko liter arak yang diangkut truk diamankan di pintu keluar pelabuhan. Sebelumnya 3.200 liter arak diamankan saat akan dikirim ke Desa Patoman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Modus pengiriman arak ini tak hanya menggunakan truk. Beberapa kali minuman beralkohol itu dititipkan melalui bus kelas eksekutif. Di Banyuwangi peredaran arak diklaim memicu tingginya kriminalitas. (kmb30)

Ramai Dikunjungi Wisatawan

Pantai GWD akan Dijaga Personel Ditpamobvit Polda Jatim Banyuwangi (Bali Post)Ramainya wisatawan ke objek wisata Pantai Grand Watudodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi menarik perhatian jajaran Polda Jawa Timur (Jatim). Rencananya Polda melalui Direktorat Pengamanan Pariwisata dan Objek Vital (Ditpamobvit) akan ikut menerjunkan personel untuk mengamankan kawasan wisata tersebut. Termasuk sarana pengamanan. Diterjunkannya pasukan pengamanan ini menyusul makin ramainya wisatawan, baik lokal maupun asing ke kawasan ini. Bahkan tak sekadar snorkling, mereka juga menyeberang ke Pulau Menjangan, Bali. Untuk itu

dibutuhkan pengamanan khusus untuk kenyamanan wisatawan. “Pulau Menjangan memang masuk Bali. Namun wisatawan banyak yang menyeberang dari pesisir Grand Watudodol. Jadi kita usulkan mendapatkan pengamanan,” kata Kanit Pariwisata Ditpamovit Polda Jatim Kompol Eko Sriwahyuni disela kunjungan ke pantai Grand Watudodol, Kamis (24/11). Menurut Kompol Eko Sriwahyuni, kedatangannya ke Banyuwangi untuk mendalami persoalan pengamanan wisata di GWD. Dijelaskan, sebagai salah satu destinasi wisata andalan Banyuwangi, pengamanan di pesisir ini harus maksimal. Pihaknya

akan mengupayakan bantuan sarana pengamanan. “Kami sudah mencari tahu apa saja yang dibutuhkan pengelola GWD untuk menjaga pengamanan. Masukkan itu akan kami sampaikan ke pimpinan di Polda Jatim,” tegasnya mewakili Kasubdit Pariwisata Ditpamobvit Polda Jatim, AKBP Agar Suprianto. Tim juga melakukan survei lokasi wisata dengan cara snorkling di Pantai GWD Banyuwangi dan Pulau Menjangan, Bali. Di dua lokasi ini tim dari Polda Jatim ingin melihat langsung aktivitas wisatawan yang berkaitan dengan pengamanan, serta keselamatannya. Rombongan Polda ini menggunakan Kapal Polisi X-1033 milik Satpolair

Bali Post/udi

KUNJUNGI - Wisata pantai Grand Watudodol, Wongsorejo, Banyuwangi yang banyak dikunjungi wisatawan.

Banyuwangi (Bali Post) Vaksinasi massal unggas digelar serentak di seluruh wilayah kabupaten. Vaksinasi ini mengantisipasi merebaknya virus flu burung. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan, Beni Handarto mengatakan pelaksanaan vaksinasi dilakukan pada 1624 November. Vaksinasi ini dilakukan untuk meningkatkan status kesehatan ternak. “Selain itu juga untuk melindungi unggas, khususnya terhadap penularan virus flu burung,” kata Beni, Jumat (25/11) kemarin. Beni melanjutkan, vaksinasi ini juga dilakukan untuk antisipasi munculnya virus di musim hujan. Karena virus flu burung lebih mudah berkembang di musim hujan dari pada musim kemarau. “Selain itu vaksinasi dilakukan secara serentak agar didapatkan imun yang sama pula,” ujarnya. Vaksin dilakukan secara merata di 24 kecamatan se–Banyuwangi. Total 8.000 dosis/kecamatan. Satu vaksin untuk satu unggas, sehingga ada 192.000 unggas yang akan divaksinasi. “Ini merupakan vaksinasi lanjutan, sebelumnya kami juga telah melakukan vaksinasi kepada 207.600 unggas. Sehingga tahun ini total vaksinasi mencapai 399.600 unggas,” bebernya. Beni melanjutkan populasi unggas di Banyuwangi mencapai satu juta ekor lebih. Namun sasaran vaksinasi masal ini adalah ternak unggas di sektor tiga dan sektor empat. “Vaksinasi ini menjangkau khusus pada ternak unggas sektor tiga dan sektor empat yang penanganan ternaknya belum intensif. Kalau untuk peternakan di atas 10.000 mereka sudah melakukan vaksinasi sendiri, karena sudah menerapkan biosekuriti dengan baik,” ujar Beni. Sektor tiga adalah peternakan rakyat (small farmers) yang melaksanakan biosekuriti secara terbatas karena terkendala biaya. Perkandangannya terbuka, sehingga terjadi hubungan dengan unggas liar. Sektor empat, yakni peternakan tradisional (back yard) dengan pemeliharaan ternak tanpa menggunakan kandang dan biosekuriti tidak ada sama sekali. Beni melanjutkan, kedua sektor ini paling rentan tertular virus karena sistem peternakannya terbuka. Selain melakukan vaksinasi, lanjut Beni pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kandang ungas. Penyemprotan ini juga dilakukan merata di 24 kecamatan. “Penyemprotan kandang ini untuk mematikan maupun menghambat mikroorganisme yang dapat menyerang ternak,” pungkasnya. (kmb30) Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Polres Banyuwangi. Menurut Kompol Eko, pihaknya ingin melihat langsung lokasi pengamanan di tujuan wisatawan. Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pesona Bahari yang juga pengelola GWD Abdul Aziz Wisata Grand Watudodol mengatakan pihaknya membutuhkan beberapa sarana pendukung pengamanan wisatawan. Diantaranya, jetsky, kapal karet dan pengadaan menara pantau. “Perahu karet yang paling mendesak. Sebab, jika ada insiden akan mempercepat penyelamatan,” tegasnya. Selama ini, kata dia pengamanan dilakukan bersama Satpolair Banyuwangi. (kmb30)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Negara Tak Boleh Menyerah STATEMEN Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait bangsa tak boleh kalah atas terorisme, sempat menjadi penghangat dan ketegaran bangsa. Kalimat yang dilontarkan saat Bom Sarinah ini memang semestinya diaktualisasikan. Bahkan, kini dalam konteks dan hangatnya situasi politik nasional akibat ‘’gesekan politis’’, negara juga tak boleh menyerah. Negara ini harus tetap terjaga dan utuh. Keberagaman dan kebinekaan haruslah tetap menjadi identitas bangsa ini. Kini, dipahami atau tidak, tantangan mengawal keragaman begitu kuat bahkan terus menguat. Ancamannya mengalir deras memasuki babak akhir 2016. Selain gesekan kepentingan politik, menguatnya ‘’solidaritas’’ internal dalam konteks kepentingan radikalisme juga menjadi ancaman serius. Tak hanya itu, hasutan dan sebaran kebencian yang mengalir deras di media sosial juga patut diwaspadai. Isu-isu radikalisme dan hasutan kebencian ini patut dan layak dicatat sebagai salah satu upaya degradasi atas semangat kebangsaan. Radikalisme dan terorisme yang bertahun-tahun menjadi ancaman serius bangsa, jika kita gagal mengatasinya akan menghancuran peradaban yang dilandasi kebinekaan. Ini harus menjadi isu strategis dan mendesak untuk dieliminir. Indonesia dengan keberagamannya tak boleh menyerah melawan tantangan ini. Kini, paham dan kesadaran untuk menguatkan simpul-simpul keragaman harus menjadi komitmen bangsa ini. Bangsa tak boleh menyerah terhadap hasutan kebencian dengan kedok apa pun. Jika perlu, figur atau oknum yang bermain-main dalam isu-isu yang berpotensi menghancurkan kebersamaan harus ditindak. Hukum harus menyeret penyebar kebencian dan paham radikalisme, termasuk terorisme. Dalam konteks ini, ketegasan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian sebagai pengawal peradaban harus jelas. Tak boleh ada keraguan untuk menindak ‘’kejahatan’’ atas negara. TNI dan Kepolisian harus siap menjadi tameng bangsa meskipun itu harus bersentuhan langsung dengan putra bangsa yang miskin pemahaman terhadap nasionalisme dan keberagaman. Harus dipahami pula, bahwa Indonesia di tengah realitas kebinekaan merupakan proses perjalanan bangsa yang tak lepas dari ancaman perpecahan. Dasar negara serta konstitusi telah dengan jelas menggambarkan bangunan dasar atas penghormatan pada keberagaman dengan memegang komitmen persatuan, namun demikian godaan gesekan SARA membayangi setiap saat. Atas dasar itu maka merajut keragaman dengan baik adalah jawaban untuk mengurangi potensi perpecahan. Proses demokrasi terutama saat-saat pemilu kerap diuji dalam kedinamisan masyarakat yang tak jarang menimbulkan konflik yang jauh dari cita-cita demokrasi. Karena itu, mengelola dan membina kebinekaan dengan baik adalah jawaban untuk mengeliminasi potensi risiko tersebut. Perbedaan identitas etnis, budaya maupun agama hanya mampu dijahit dengan jarum kebinekaan yang berasaskan Pancasila. Kalau kita memahami semangat Puputan Margarana tentu perpecahan atas dasar SARA tidak akan terjadi. Untuk itulah, bangsa ini harus kita jaga dan kawal dengan penuh semangat. Solidaritas dan toleransi haruslah menjadi jiwa dari setiap elemen bangsa. Dunia pendidikan yang selama ini menjadi penata awal mentalitas generasi bangsa harus memiliki agenda yang jelas dalam hal ini. Nasionalisme dan semangat perjuangan menjaga bangsa ini harus ditularkan sejak dini, sehingga militansi untuk mengawal Indonesia menjadi jiwa generasi bangsa. Untuk itulah juga harus ada keberanian menata sistem pendidikan nasional -- yang tak hanya berorientasi pada pencapaian angka akademis -- tetapi memberikan bobot pada upaya membangun mentalitas positif di kalangan generasi muda bangsa. Intinya, dalam konteks ini dunia pendidikan harus menjadi lentera untuk menyadarkan pihak-pihak yang selama ini ingin menebarkan paham radikalisme dan terorisme yang pada gilirannya mengancam eksistensi keberagaman bangsa ini. Bangsa ini jangan menyerah melawan ambisi-ambisi sesat, apalagi ingin menghancurkan keberagaman.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan PT PLN Rayon Gianyar Sehubungan dengan keluhan yang disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Wayan Gede Sudana, yang dimuat pada Harian Bali Post tanggal 19 November 2016, berikut kami sampaikan tanggapan PT PLN (Persero) Rayon Gianyar terkait keluhan tersebut, yakni, kami sampaikan terima kasih atas informasi keluhan yang telah disampaikan oleh Bapak Wayan Sudarta terkait proyek pemasangan kabel tanam PLN di Desa Lodtunduh, Ubud. Atas keluhan yang disampaikan oleh Bapak Wayan Sudarta, kami sampaikan permohonan maaf. Sehubungan dengan keluhan tersebut, kami sampaikan bahwa proyek pemasangan kabel tanam tersebut dilakukan dengan tujuan Lodtunduh terutama pada saat dilaksanakannya prosesi upacara pengabenan. Di mana selama ini PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik setiap kali dilaksanakan upacara pengabenan karena tingginya bade (wadah jenazah) sebagian besar menyentuh jaringan PLN. Sehingga sangat berbahaya jika dilewati dalam keadaan bertegangan. Perihal koordinasi, PLN Rayon Gianyar telah melakukannya dengan tembusan ke aparat-aparat pemerintahan terkait termasuk Ketua DPRD dan Dinas PU Kabupaten Gianyar. Setelah itu ditindaklanjuti dengan survei bersama antara PLN dan Dinas PU pada tanggal 8 November 2016. Di samping itu PLN Gianyar juga telah mendapatkan izin dari masyarakat, yang dituangkan dalam surat rekomendasi tertulis dari aparat desa setempat. Demikian tanggapan yang dapat kami sampaikan, untuk informasi kelistrikan di Bali dan pelayanan PLN dapat menghubungi Call Center PLN 123/(kode wilayah) 123. Demikian tanggapan ini kami sampaikan untuk dapat dimuat di Harian Umum Bali Post sehingga tidak menimbulkan kekeliruan dan salah persepsi di masyarakat. I Nyoman Warsawardana Manajer PT PLN (Persero) Distribusi Bali Area Bali Timur Rayon Gianyar

Merajut Kebinekaan Memperteguh Demokrasi Puputan Margarana adalah peristiwa heroik para pejuang bangsa dengan melakukan puputan di Desa Adeng, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali. Peristiwa ini terjadi 20 November 1946. Perang tersebut dipimpin oleh Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai. Puputan Margarana dianggap banyak pihak sebagai perang sengit yang pernah bergulir di Pulau Dewata, Bali. Peristiwa ini membuktikan tekad rakyat Bali untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta meneguhkan kecintaan rakyat terhadap tanah air dan bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh I Gusti Ngurah Agung Darmayuda eristiwa puputan Margarana serta peristiwa pejuang lainnya di berbagai daerah seperti: Insiden bendera di Surabaya, pertempuran rakyat Makassar, pertempuran lima hari di Semarang, pertempuran di Surabaya, pertempuran Medan Area, pertempuran Ambarawa, pertempuran di Jakarta, Peristiwa Merah Putih di Manado, Bandung Lautan Api, pertempuran lima hari di Palembang, Serangan 1 Maret 1949 serta peristiwa-peristiwa lain pascakemerdekaan RI, mencerminkan kebulatan tekad rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan dilakukan oleh segenap bangsa yang terdiri dari berbagai suku bangsa, berbagai daerah, berbagai agama, berbagai golongan dengan mewujudkan cita-cita tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa Puputan Marga-

P

rana adalah salah satu contoh bahwa tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bisa diusik oleh siapa pun walau nyawa sebagai taruhannya. Realitas keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah keragaman. Para pendiri bangsa memahami bahwa Indonesia adalah percampuran dari berbagai budaya, etnis, agama dan suku bangsa yang dipersatukan oleh adanya persamaan senasib sebagai bangsa yang terjajah. Kebinekaan dalam kerangka persatuan senantiasa mendapat tantangan dalam perjalanan kebangsaan kita. Bayang-bayang disintegrasi kerap menghantui rajutan benang-benang persatuan seiring dengan perjalanan sejarah bangsa ini. Indonesia ditengah realitas kebinekaan merupakan proses perjalanan bangsa yang tak lepas dari ancaman perpecahan. Dasar Negara serta konstitusi telah dengan jelas menggambarkan banguanan dasar atas penghormatan pada keberagaman dengan memegang komitmen persatuan, namun demikian

godaan gesekan SARA membayangi setiap saat. Atas dasar itu maka merajut keragaman dengan baik adalah jawaban untuk mengurangi potensi perpecahan. Proses demokrasi terutama saat-saat pemilu kerap diuji dalam kedinamisan masyarakat yang tak jarang menimbulkan konflik yang jauh dari cita-cita demokrasi. Karena itu, mengelola dan membina kebinekaan dengan baik adalah jawaban untuk mengeliminasi potensi risiko tersebut. Perbedaan identitas etnis, budaya maupun agama hanya mampu dijahit dengan jarum kebhinekaan yang berasaskan pancasila. Kalau kita memahami semangat puputan margarana tentu perpecahan atas dasar SARA tidak akan terjadi. Membangun Indonesia dalam kerangka keberagaman hendaknya dijadikan acuan yang dilandasi atas penghormatan terhadap semangat persatuan. Bagaimanapun Indonesia adalah perjalanan proses bernegara yang diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai toleransi dengan mengedepankan proses

dialektika. Oleh karena itu demokrasi adalah perangkat sistem yang menjadi pedoman ideal dalam keragaman kita. Demokrasi dalam kerangka keindonesiaan adalah demokrasi yang menjadikan rakyat sebagai pemegang kedaulatan beserta dinamika yang mengiringinya. Semangat demokrasi yang menghormati kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan. Semangat demokarasi yang tidak lagi terjebak pada cara pandang mayoritas dan minoritas. Demokrasi menjadikan rakyat dilindungi hak-hak dasarnya untuk mencapai kesejahteraan bersama. Demokrasi yang berbasis kerakyatan meletakan kesejahteraan menjadi tujuan bersama. Menjadi tantangan bersama merajut demokrasi dalam kebinekaan yang mampu mensejahterakan seluruh rakyat dalam kerangka persatuan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang telah gugur di Margarana hendaknya kita ambil api semangatnya. Api semangat membela bangsa mempertahankan kemerdekaan hendaknya menginspirasi kita agar tidak terjebak pada agenda-agenda sesaat yang menjauh dari semangat persatuan. Api semangat puputan margarana diharapkan memberi kesadaran kolektif kita untuk senantiasa merajut keragaman dan memperkokoh persatuan serta meneguhkan demokrasi atas dasar Pancasila dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penulis, Komisioner KPU Kota Denpasar

Penanganan Dini Anak Autis

Banyak orangtua yang belum memahami kalau anaknya mengalami autis. Mereka pada umumnya masih bingung dengan kelainan yang diderita anaknya dan kalau pun mereka tahu anaknya autis mereka juga sering bingung bagaimana menangani anak tersebut, di samping biaya yang diperlukan dalam penanganan yang dibutuhkan anak. Bagaimanakah anak autis tersebut? Anak autis adalah anak yang mengalami penyimpangan dalam perilaku, komunikasi, sosialisasi. Perilaku anak biasanya hiperaktif dan kontak mata anak yang kurang terarah. Dalam komunikasi anak sering berbicara mengulang kata yang sudah diucapkan, dan sosialisasi anak yang suka menyendiri. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan orangtua dalam penanganan anak. Mulai dari latihan kontak mata. Latihan ini bisa diberikan dengan permainan atau melalui pembelajaran. Permainan yang dapat melatih kontak mata anak adalah permainan memasukkan bola ke dalam lubang, memasukkan kelereng ke dalam lubang, permainan biliar atau lainnya. Latihan yang lain yang dapat dilakukan seperti memasukkan motemote ke jarum, tangkap dan lempar bola, menumpuk balok dan latihan sejenisnya. Setelah konsentrasi anak lebih bagus, dapat dilanjutkan dengan latihan mewarnai gambar. Gambar-gambar yang diwarnai yang mudah seperti segi empat, lingkaran, segitiga. Setelah anak mampu mewarnai gambar yang mudah dilanjutkan ke yang lebih sulit seperti mewarnai gambar benda sehari-hari seperti ember, bola, bangku, balon, dan gambar benda lainnya yang ada di sekitar anak dan gampang untuk diwarnai. Setelah anak mampu untuk mewarnai dilanjutkan dengan

Oleh Ni Kadek Astuti, S.Pd. latihan menggunting. Mulailah dari menggunting yang lurus pendek, dilanjutkan menggunting lurus agak panjang. Setelah anak mampu menggunting lurus dilanjutkan menggunting lurus ke kanan/ke kiri dan seterusnya. Menggunting lingkaran dapat diberikan selanjutnya. Latihan kontak mata selanjutnya dapat dilakukan latihan menempel gambar-gambar pada tempat yang disediakan. Kemudian latihan menempel dilanjutkan dengan menempel gambar yang sesuai antara gambar yang tergunting dengan tempat yang ada. Latihan kontak mata dapat dilanjutkan sesuai kreasi orangtua. Latihan kontak mata ini bertujuan untuk melatih kontak mata anak agar dapat fokus. Dengan latihan yang rutin, niscaya anak akan fokus bila dipanggil, atau bila diajak berbicara. Setelah latihan ini dapat dilanjutkan dengan latihan selanjutnya. Latihan Komunikasi Pada latihan komunikasi ini bisa dilakukan dengan memperlihatkan benda-benda yang ada di sekitar anak, dan mudah dikenal anak. Seperti ember, buku, gunting, dan yang lainnya. Dengan memperlihatkan benda anak disuruh menirukan ucapannya. Latihan bisa dilanjutkan dengan memperlihatkan berbagai gambar benda-benda yang dikenal dan anak mengucapkannya, sampai anak hafal nama benda tersebut. Pada latihan ini guru dapat melatih ucapan anak, karena biasanya anak sering melafalkan kata salah dan perlu pembenahan guru. Pada latihan ini dapat juga dilakukan dengan per-

mainan seperti ciluk ba, atau sembunyisembunyian atau permainan lainnya. Pada latihan ini juga dapat dilakukan dengan menyanyi. Lagu-lagu yang dapat dinyanyikan seperti topi saya bundar, dua mata saya, kepala pundak lutut kaki, satu dua, kemuka ke belakang, dan lagu lainnya. Lagu yang dinyanyikan usahakan dapat diperagakan dengan gerakan, yang tujuannya agar anak mampu memahami isi lagu. Anak juga harus diajarkan latihan sosialisasi. Latihan ini dilakukan dengan melibatkan beberapa orang. Pada latihan ini anak disuruh untuk menunjuk ibu atau ayahnya yang ada didekatnya. Kemudian anggota keluarga terdekat lainnya seperti adik, kakak, kakek, nenek. Setelah mampu dilanjutkan dengan teman-teman atau tetangganya dan lingkungannya. Setelah anak mampu menyebutkan nama orang dekat dan lingkungannya. Latihan dapat dilanjutkan dengan latihan bermain bersama orang dekat atau temannya. Permainan yang bisa dilakukan seperti bermain motormotoran. Pada saat bermain ini anak bisa langsung diajarkan meniru suara motor (ngeng 3x). Permainan yang lain yang bisa dilakukanya itu lempar tangkap bola sambil berbicara mana gerakan menangkap atau melempar, permainan kompetensi seperti lari mengambil benda-benda seperti isyarat yang diperintahkan. Permainan yang lain dapat dilakukan. Latihan-latihan ini perlu dilakukan secara intensif dan teratur. Karena pelatihan yang tidak intensif dan teratur akan menyebabkan kebingungan pada anak. Latihan sosialisasi ini akan menambah wawasan anak, sehingga dia akan bisa menerima kehadiran orang lain dekatnya.

POJOK Menko Perekonomian heran, gaji tinggi oknum pegawai pajak juga korupsi. - Tamak dan rakus jawabannya. *** Rajesh pertimbangkan menjadi ‘’justice collaborator’’. - Ungkap sampai akarakarnya. *** Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016. - Selamat, jangan ‘’mabuk’’.

Penulis, guru SLB/C Negeri Singaraja

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

FIGUR

Wilayah Perbatasan BEBERAPA minggu belakangan ini, kita disuguhi safari politik yang dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk mendinginkan suasana di ibu kota. Presiden Jokowi banyak bertemu tokoh penting dan berpengaruh di negeri ini untuk diajak berdialog berkenaan dengan masalah bangsa dan negara. Safari ala Presiden Jokowi ini mampu meredam situasi yang panas menjadi adem dan kondusif. Sebab sebelumnya, situasi di Ibu Kota memanas akibat kasus dugaan penistaan agama. Presiden sudah menegaskan tidak akan mengintervensi kasus tersebut, apalagi melindungi seseorang, proses hukum harus dijalankan. “Diplomasi ala Jokowi menarik jika diimplementasikan di dalam persoalan perbatasan, sebab diperlukan keseriusan di dalam penanganannya. Misalkan persoalan tapal batas yang hingga saat ini masih diperdebatkan dan permasalahan antara Indonesia dan Timor Leste,” tandas praktisi hukum, Dewa Gede Sudika Mangku, S.H.,LL.M., Jumat (25/11) kemarin. Dikatakan, Presiden pada awal Desember pekan depan dijadwalkan akan berkunjung ke wilayah perbatasan. Momen yang tepat untuk Presiden tersebut memberikan harapan untuk segera menyelesaikan permasalahan dan tetap komitmen untuk membangun perbatasan demi kesejahteraan masyarakat wilayah perbatasan. “Diplomasi ala Jokowi dapat diterapkan dengan mengundang pemerintah Timor Leste untuk berdialog membicarakan masalah yang ada dan menyelesaikan untuk kepentingan nasional. Sebab, jika hal ini tidak cepat dilaksanakan, maka masyarakat yang ada di perbatasan akan terus menderita,” ujar kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta tersebut. (win)

JALAN-JALAN Seorang perempuan mengajak anjing kesayangannya berjalan-jalan di kawasan Mertasari, Sanur, Kamis (24/11). www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Airsoft Gun Ditemukan di Panti Asuhan

Pemiliknya Mahasiswa Denpasar (Bali Post) -

Anak-anak panti asuhan di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan, Rabu (23/11) lalu, heboh. Pasalnya di laci lemari plastik ditemukan sepucuk airsoft gun hitam merek IWI buatan Taiwan yang menyerupai senpi FN. Kejadian itu baru dilaporkan Kamis (24/11) lalu. Selanjutnya, senpi tersebut diamankan di Polsek Denpasar Selatan (Densel). Diduga pemiliknya mahasiswa swasta di Denpasar, RZS (23), dan saat ini sedang di Bandung, Jawa Barat. Informasi diperoleh Jumat (25/11) kemarin, pada Rabu pukul 22.00 wita, anak panti asuhan milik Togar Sitorus, Petrus (11), seorang pelajar asal

Sumba Barat Daya, NTT, pukul 22.00 wita sedang bermain di dalam kamar. Ketika masuk ke kamar RZS, Petrus membuka laci lemari plastik. Saat itulah

dilihat senpi tersebut. Petrus langsung member tahu semua temannya di panti asuhan tersebut. “Juga disampaikan kepada

Benda Sejarah di Desa Bengkala

Guru Pelopor Pendidikan Moral

Singaraja (Bali Post) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat termasuk berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), merupakan tantangan nyata di depan mata. Diperlukan rekonstruksi profesionalisme guru masa depan yang sejalan dengan integritas moral menjadi tuntutan masyarakat yang sedang mengalami krisis moral, melek ilmu pengetahuan teknologi dan keterampilan kompetitif untuk menghadapi MEA. “Terjadi perkembangan ilmu pengetahuan pesat di masyarakat. Indonesia sudah menjadi MEA. Sesungguhnya Undiksha sudah melakukan antisipasi terhadap tantangan ke depan. Kami melakukan kerja sama dengan beberapa organisasi yang menyelenggarakan kursus bahasa Inggris,” ujar Rektor Jampel, Jumat (25/11) kemarin. Perlu dilakukan penguatan terhadap profesionalime guru sesuai syarat Undang-undang Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, disertai dengan evaluasi yang bersifat kontinu melalui pendampingan dan supervisi kelas oleh akademisi dari LPTK. Menurut Rektor Jampel, suatu kualifikasi akademik, kompetisi guru, sertifikat pendidik, belakangan hanya justru dijadikan sebagai syarat adminitratif. Fakta di lapangan masih belum dan tanpa dibarengi tindakan nyata dalam pemahaman praktik pembelajaran. Hal-hal demikian tidak lepas pengaruh IT berkembang pesat di masyarakat. Ke depannya kembali perlu dikembangkan integritas moral pendidik. Pendidikan karakter bergerak dari knowing menuju doing atau acting. Memiliki pengetahuan moral, sikap moral, dan perilaku moral memadai lebih dahulu. Siswa di setiap sekolah mesti diberikan contoh dan teladan oleh gurunya. (kmb34)

ini, RZS sedang mengikuti acara debat di Bandung, Jawa Barat. Selanjutnya, senpi itu diamankan di Polsek Densel. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, membenarkan adanya penemuan senpi tersebut. “Senpi sudah kami amankan, saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Tinggal menunggu pemiliknya (RZS -red) datang dari Bandung,” ujarnya. (kmb36)

Tanam Pohon di Lapangan Tembak Tohpati

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb34

Bapak Togar selaku pemilik panti asuhan tersebut,” kata petugas di Polresta Denpasar. Sementara Deseni Kahi Ama (26), seorang mahasiswi, mengatakan, ia yang menyampaikan penemuan senpi itu kepada pemilik panti asuhan. Ia meyakini bila senpi itu milik RZS tak lain keponakan Togar. RZS merupakan mahasiswa Fakultas Hukum salah satu universitas swasta di Denpasar. Namun saat

Polda Peduli Lingkungan

SELONDING - Balai Arkeologi Denpasar meneliti lempeng selonding peninggalan sejarah Kerajaan Bengkela.

Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd.

7

Berbahasa Jawa Kuno, Peninggalan Abad Ke-12

BALAI Arkeologi Denpasar meneliti benda peninggalan sejarah Desa Bengkela, Kecamatan Kubutambahan, Jumat (25/11) kemarin di pura desa setempat. Benda sejarah itu berupa lempeng selonding yang terbuat dari perunggu. Artefak sejarah itu diyakini berasal dari abad ke-12 silam dengan panjang 30,5 centimeter, lebar tiga centimeter dan ketebalan empat milimeter. Pada lempeng perunggu ini juga terdapat pahatan pada salah satu sisinya. Hasil penelitian sementara, Balai Arkeologi belum berhasil membaca pahatan aksara pada lempeng selonding tersebut. Sebelum proses pembacaan dimulai, Klian Desa Pakraman Bengkala Jro Nyarikan Nyoman Sasi melaksanakan persembahyangan menurut kepercayaan di desa setempat. Usai persembahyangan, lempeng selonding itu dibuka secara perlahan, dan dikeluarkan dari kain pembungkus berwarna putih. Pada salah satu sisi, terdapat beberapa ukiran yang muncul. Peneliti dari Balai Arkeologi Denpasar I Gusti Made Suarbhawa yang juga Kepala Balai Arkeologi dan Nyoman Sunarya peneliti utama di Balai Arkeologi, berusaha membaca aksara dalam bilah selonding itu. Pembacaan memerlukan kosentrasi tinggi. Bahkan, peneliti harus mengoleskan bedak bayi serta jeruk nipis, dan membacanya di bawah

terik matahari. Teknik ini belum optimal, karena aksara sudah sengaja dikikir hingga tak bisa terbaca lagi. Gusti Made Suarbhawa mengatakan, dari hasil pembacaan sementara, hanya diketahui ada kata “singhala”. Selain itu, ada beberapa aksara lain seperti aksara “a” dan aksara “ny”. Aksara itu ditulis dalam aksara Jawa Kuna. Dengan hasil ini, diduga lempeng selonding itu merupakan simbol atau sarana pengangkatan sumpah pada masa Kerajaan Bengkala yang dipimpin Raja Jaya Pangus. “Belum bisa kami simpulkan lebih jauh, dari aksara yang bisa dibaca itu seperti simbol sumpah, atau mungkin untuk mengangkat sumpah pada masa Kerajaan Bengkala,” katanya. Suarbhawa menambahkan, Balai Arkeologi akan memastikan jika bilah selonding itu berasal dari abad ke-12 dan menggunakan aksara Jawa Kuna. Rencananya lempeng selonding itu akan dipelajari kembali, setelah melakukan dokumentasi-dokumentasi lebih lanjut. Saat ini bilah selonding itu disakralkan oleh masyarakat, dan hanya akan dikeluarkan saat upacara Tumpek Landep atau peringatan hari jadi Desa Bengkala. Sementara itu, Perbekel Desa Bengkala I Made Arpana mengatakan, artefak itu ditemukan pada tahun 1985 di Lapangan Umum Desa Bengkala. Awalnya Desa Bengkala belum memiliki lapan-

gan umum. Pihak desa dinas dengan desa adat sepakat membuat lapangan umum dengan meminta bantuan kepada Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Tahun 1985 diselenggarakan program ABRI Masuk Desa (AMD) di Desa Bengkala. Saat itu warga tumpah ruah melakukan kerja bakti. Salah seorang warga yang diketahui bernama Mangku Sudarsana sempat menemukan bilah selonding itu dan ia simpan seorang diri. Ketika itu tak banyak warga yang tahu bahwa Mangku Sudarsana mendapatkan peninggalan sejarah. Benda itu ia simpan dalam waktu yang lama. Tahun 1989, dia transmigrasi ke Kalimantan Timur. Saat mengikuti transmigrasi, tinggalan sejarah itu juga ikut dibawa transmigrasi. Belakangan setelah ada di tanah rantau, Mangku Sudarsana mengakui bahwa ia membawa sebuah peninggalan sejarah yang ditemukan di Desa Bengkala. Pihak desa yang mendapat informasi itu kemudian berusaha memulangkan benda bersejarah tersebut. Melalui proses panjang, lempeng selonding itu berhasil dipulangkan ke Bengkela 1 September 2016. “Warga Bengkala mendengar hal itu, dan disampaikan kepada kami di Bali. Karena memang saat itu ada 40 kepala keluarga yang ikut transmigrasi, dan setelah memalui proses panjang benda itu kembali ke desa yang kami sakralkan,” katanya. (kmb38)

Denpasar (Bali Post) Ratusan personel Polda Bali, Jumat (25/11) kemarin, berkumpul di Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar. Mereka di sana bukan untuk latihan menembak atau olah TKP, melainkan menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang ke-9 tahun 2016. Kegiatan itu dipimpin Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. Sukamso mewakili Kapolda Irjen Pol. Sugeng Priyanto. Kapolda dalam sambutannya dibacakan Kombes Sukamso menyampaikan, peringatan HMPI tahun ini bertujuan membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan masyarakat Indonesia untuk menanam serta memelihara pohon, dalam rangka membangun ekosistem hutan di seluruh Indonesia. “Temanya adalah ayo kerja, tanam dan pelihara pohon untuk hidup lebih baik. Maksud tema itu mendorong masyarakat ikut membangun ekosistem hutan yang akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik, sekaligus menyediakan bahan baku bagi industri kehutanan dan menyerap karbon dioksida di udara. Ikut berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Di Bali, HMPI dilaksanakan sejak November 2016 hingga 31 Januari 2017. Hari ini, Polda melaksanakan penanaman pohon di areal Lapangan Tembak Tohpati, karena hutan sangat penting. Dengan demikian, anggota Polri, khususnya Polda Bali turut serta dalam membangun ekosistem hutan, menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik untu kehidupan masa ini dan akan datang. Dengan pertimbangan hutan sangat penting sebagai pilar penyangga kehidupan, pengawetan dan pemanfaatan untuk generasi penerus bangsa. Sedangkan strategi percepatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dilakukan melalui upaya-upaya yang melibatkan seluruh komponen masyarakat yang terdiri dari instansi pemerintahan, lembaga tinggi, pelaku usaha, ormas atau LSM, perguran tinggi dan sekolah, termasuk masyarakat. Terkait kegiatan itu, Polda menanam 100 bibit pohon buahbuahan di areal lapangan tembak seluas 650 meter persegi. Bibit pohon yang ditanam terdiri dari bibit durian, manggis, rambutan, mangga dan lainnya. (kmb36)

Bali Post/rah

TANAM POHON - Personel Polda Bali menanam bibit pohon buah-buahan di Lapangan Tembak Tohpati.


BANGLI

8 Pemkab Diminta Susun Program Lebih Awal

Bangli (Bali Post) Kinerja Pemkab Bangli tahun ini dinilai kurang maksimal. Program kegiatan yang telah direncanakan ada yang gagal terealisasi. Beberapa juga realisasinya tak sesuai target. Supaya itu tak terulang pada tahun anggaran 2017, perencanaan kegiatan harus disusun lebih awal. ‘’Salah satu caranya, ya program harus direncanakan dengan baik. Susun lebih awal. Nanti triwulan I program harus sudah jalan. Jangan lagi ngomongin perencanaan,’’ tegas Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, Jumat (25/11) kemarin. Dikatakan, Pemkab kerap mengkambinghitamkan persoalan aset jika kegiatan belum berhasil terealisasi tahun ini maupun realisasinya melenceng dari target. Hal seperti itu di tahun anggaran ke depan harus dihapuskan. Seluruh kegiatan harus bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja perangkat daerah. ‘’Nanti jangan lagi ada alasan masih ngurus aset. Itu perlu diselesaikan sekarang. Biar nanti langsung kerja,’’ katanya. Wakil rakyat asal Kintamani ini menyebutkan, ke depannya seluruh SKPD juga perlu memiliki kalender kegiatan yang jelas. Di dalamnya harus dicantumkan kegiatan yang akan berjalan setiap triwulan. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari adanya penumpukan kegiatan menjelang akhir tahun. Selama ini Bupati banyak mengeluarkan ide berkaitan pembangunan yang cukup cemerlang. Hanya saja pelaksanaannya kerap mentok di SKPD yang membidangi. Persoalan semacam ini, kata Carles, nantinya juga perlu disikapi. Ketegasan sangat diperlukan. Jika Bupati tidak tegas, Bangli yang semakin baik hanya akan berhenti pada tataran wacana. ‘’Sudah diberikan jabatan, harus lebih serius kerja. Jangan seperti sekarang, kerja kejar-kejaran,’’ pungkas politisi Demokrat ini. (kmb45)

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

SDN 2 Kawan

Gelar Apel di Depan Bangunan Bekas Terbakar

APEL - Suasana apel peringatan Hari Guru di SDN 2 Kawan.

Bali Post/ina

Pemkab Harus Lebih Inovatif Kelola Kintamani

Tingkat kunjungan wisatawan khususnya Eropa dan Jepang ke Kintamani sejak satu setengah tahun lalu cenderung menurun. Hal tersebut mengakibatkan sejumlah hotel dan restoran terancam bangkrut. Guna mengangkat pariwisata Kintamani, Pemkab Bangli perlu lebih inovatif dalam mengelola objek wisata yang menjadi kebanggaan bumi Bhukti Mukti Bhakti tersebut. Salah satu upaya dengan menggarap kearifan lokal masyarakat sekitar. Demikian disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangli I Ketut Putranata, Jumat (25/11) kemarin.

Bali Post/sos

mengatakan bahwa di halaman sekolah yang kini dipinjamnya untuk menjadi tempat belajar sebagian siswanya itu tidak memungkinkan dipakai apel karena terdapat cukup banyak terdapat sarana permainan. ‘’Di sana karena banyak permainan. Di samping itu halaman sekolah kita di SD 2 Kawan masih bisa dipakai sebagai tempat upacara,’’ ujarnya. Sebagaimana diketahui, SDN 2 Kawan yang berlokasi di Banjar Blumbang mengalami musibah kebakaran pada 9 Juni lalu. Kebakaran tersebut mengakibatkan beberapa ruangan yang ada di bagian timur dan raport siswa ludes. Agar proses belajar mengajar bisa tetap berlangsung, pihak SDN 2 Kawan meminjam bangunan TK Widya Darma sebagai tempat belajar sebagian siswanya. Sesuai rencana, Pemkab Bangli akan melakukan perbaikan tahun depan. Sesuai site plan, pembangunan gedung sekolah tersebt dirancang menghabiskan anggaran Rp 3 miliar. (kmb40)

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Bangli (Bali Post) -

I Komang Carles

Bangli (Bali Post) Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada Jumat (25/11) kemarin diisi oleh seluruh sekolah di Bangli dengan menggelar apel di halaman sekolah masing-masing. Tak terkecuali SDN 2 Kawan. Meski menggelar apel di tengah kondisi bangunan sekolah masih rusak akibat musibah kebakaran pertengahan tahun lalu namun para siswa dan guru di SDN 2 Kawan tetap mengikutinya dengan serius dan khidmat. Kepala SDN 2 Kawan I Wayan Rumiarta mengatakan, apel peringatan Hari Guru digelar sekitar pukul 08.00 wita. Apel digelar sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Jumlah peserta baik guru dan siswa sekitar 300-an orang. ‘’Siswa yang ikut dari kelas I sampai kelas VI. Kecuali kelas V tidak ikut upacara karena ikut jalan santai,’’ terangnya. Disinggung mengenai alasan pihaknya tidak menggelar apel di TK Widya Darma, Rumiarta

Dikatakan, wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kintamani mayoritas berasal dari sejumlah negara di Eropa dan Jepang. Namun, sejak satu setengah tahun lalu, jumlahnya anjlok sekitar 60 persen. Kondisi ini cukup membuat sejumlah pengusaha hotel dan restoran gigit jari lantaran terancam bangkrut. ‘’Tak hanya dua wisatawan itu yang sepi. Domestik juga seperti itu. Biasanya di daerah Penelokan

sangat ramai,’’ ujarnya. Kondisi itu disebabkan beberapa faktor, mulai dari kenaikan harga tiket yang belum sebanding dengan kualitas layanan yang didapatkan, kawasan wisata belum sepenuhnya memberikan kenyamanan hingga melemahnya perekonomian dunia. ‘’Dulu tamu Jepang bisa datang rombongan. Mereka bayar Rp 30 ribu per orang. Sampai di Kintamani tidak dapat apa yang diinginkan. Keber-

sihan lingkungan masih kurang. Itu yang membuat mereka enggan datang lagi,’’ tegas Putranata. Menurutnya, kunjungan wisatawan India dan Cina ke Bali cenderung meningkat. Hanya saja imbasnya belum sampai ke Bangli. Hal tersebut semestinya perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. ‘’Kunjungan banyak ada. Tetapi Bangli seperti masih jadi penonton. Pemkab harus mencari cara bagaimana itu

bisa dijaring dan berkunjung ke Bangli,’’ ucapnya. Upaya peningkatan kunjungan tak hanya sebatas dengan mengangkat keindahan alam saja. Pemkab perlu melakukan terobosan yang lebih inovatif salah satunya dengan menggarap kearifan lokal yang ada di Kintamani seperti cerita Kang Cing Wie yang dipasang di sejumlah lokasi. Melalui hal tersebut, wisatawan Cina khususnya diharapkan memiliki pemahaman bahwa mereka memiliki hubungan historis dengan Kintamani. ‘’Sekarang masih sangat monoton. Kalau bisa, angkat kearifan lokal itu. Pertontonkan sejarah kepada mereka. Keindahan alam harus dikemas dengan itu. Harus memiliki nilai jual,’’ ungkapnya.

Dalam membangkitkan pariwisata Kintamani, pemkab juga jangan berjalan sendiri. Koordinasi dengan pelaku pariwisata terutama travel agent perlu lebih diintensifkan. Persoalan yang dibahas tak hanya sebatas kekurangan objek pariwisata tetapi juga hal yang diminati wisatawan. ‘’Jangan sampai wisatawan sukanya nasi goreng, yang diberi malah cap cay. Kan tidak nyambung itu,’’ cetusnya. Putranata juga menyoroti, dalam kurun hampir satu tahun, upaya pemkab untuk membangkitkan wisata Kintamani nyaris tak terlihat. Kesan semrawut masih ada di kawasan pariwisata itu. ‘’Kami sebenarnya sangat menunggu aksi pemkab. Tapi sampai sekarang belum maksimal,’’ pungkasnya. (kmb45)

Empat Potensi Bencana Intai Belasan Tahun Tinggal di Lembah Terpencil, Tempati Gubuk Lapuk Desa Abang Batu Dinding Ni Wayan Tami, Warga Miskin di Pengotan KONDISI keluarga Ni Wayan Tami (52), warga Desa Pengotan, Bangli, amat memprihatinkan. Sejak belasan tahun lalu, Tami dan anak semata wayangnya, I Wayan Suarman (13) tinggal di gubuk lapuk di lembah perbatasan Dusun Penyebeh dan Dusun Padpadan Desa Pengotan. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sekolah sang anak, Tami bekerja serabutan. Hasilnya tak seberapa, hanya Rp 30 ribu sehari. Medan menuju rumah Tami terbilang cukup menantang. Jalannya tidak beraspal dan lumpur yang dalam. Di sejumlah titik juga banyak yang berlubang dan berpasir akibat tergerus air hujan. Kondisinya malah hampir mirip sungai. Sekitar 500 meter berjalan dari jalan desa, tak satu pun bangunan rumah. Kanan kiri jalan hanya dipenuhi pohon bambu yang menjulang tinggi. Rumah Tami ukurannya sekitar 2x3 meter. Dindingnya yang terbuat dari gedek sudah banyak lapuk dan berlubang. Di beberapa sisi juga terpaksa ditutupi plastik. Tak hanya itu, rumah yang telah ditempati 12 tahun ini juga sudah reyot, tak dilengkapi listrik dan tempat MCK. Kamar tidur dan dapur menjadi satu. Tak ada barang mewah di dalamnya. Yang terlihat hanya kasur dengan seprai yang sudah kusam dan beberapa pakaian yang tergantung di dinding. ‘’Saya tinggal disini sudah belasan tahun, waktu anak masih berumur tujuh bulan,’’ tuturnya, Jumat (25/11) kemarin. Saat hujan maupun angin kencang melanda, rasa waswas rumah roboh sudah pasti menghantui. Namun apa boleh buat, tak ada tempat lain yang bisa dijadikan pengganti untuk berteduh. Ia hanya bisa pasrah menghadapi itu semua. ‘’Waswas iya, tapi mau bagaimana lagi. Tidak ada lagi tempat tinggal yang lain,’’ ucapnya sembari mengurut tangannya kanannya yang sudah mulai keriput. Tami menjelaskan, sebelumnya ia sempat tinggal di desa, dekat dengan sang suami. Namun, karena tempatnya itu bermasalah, ia pun pindah ke tempat yang sekarang dan langsung ditelantarkan bersama anak semata wayangnya. ‘’Saya jadi istri kedua. Tempat

tinggal di desa diambil orang. Saya langsung pindah ke sini. Sejak itu tidak pernah diperhatikan lagi oleh suami,’’ katanya dengan mata berkaca-kaca. Guna bertahan hidup, perempuan paruh baya ini harus banting tulang. Segala jenis pekerjaan, mulai dari mengangkut pupuk hingga mencangkul dilakoninya. Hasil yang didapatkan memang tak seberapa, hanya kisaran di Rp 30 ribu per hari. Namun, baginya itu adalah rezeki yang sangat besar. ‘’Uang itu hanya untuk makan dan kadang untuk bekal sekolah anak. Kalau tidak punya uang terpaksa makan singkong,’’ ungkapnya seraya menambahkan dirinya belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Kisah hidup anaknya, I Wayan Suarman, juga tak kalah pahit. Sejak duduk di kelas I SD ia sudah menjadi buruh pembuat kerat jeruk

Bali Post/sos

ISTIRAHAT - Warga Desa Pengotan, Ni Wayan Tami, dan anaknya, I Wayan Suarman, sedang beristirahat di halaman rumahnya yang nyaris roboh, Jumat (25/11) kemarin. di salah satu warga setempat. Akan tetapi, kerjanya itu tak berbuah manis. Saat memotong kayu, empat jari tangan kanannya terkena sircle hingga putus. Yang tersisa hanya jari kelingkingnya. ‘’Saya kerja seperti itu karena hidup susah. Ingin bantu ibu,’’ ceritanya. Kerasnya hidup masa kecil siswa SDN 3 Pengotan ini tak hanya sebatas itu. Untuk

mengenyam pendidikannya, ia harus berjalan kaki sejauh sekitar 2 km. Kesulitan ekonomi yang membelitnya tak jarang membuatnya tak diberi bekal saat sekolah. Namun, itu tak membuatnya malu kepada temantemannya. Sementara itu, Bendesa Adat Pengotan, I Wayan Ko-

pok, yang turut datang ke lokasi mengaku kondisi warganya itu baru terungkap saat dirinya mendapatkan laporan dari Klian Adat Padpadan. ‘’Setelah itu saya langsung lihat ke lokasi. Ternyata benar memperihatinkan. Untuk perbaikan tempat tinggalnya akan dibantu oleh adat,’’ tandasnya. (sos)

Bangli (Bali Post) Desa Abang Batu Dinding Kecamatan Kintamani menjadi salah satu desa di Bangli yang paling rawan mengalami bencana alam. Bahkan desa yang bersebelahan dengan Desa Terunyan ini memiliki empat potensi bencana yang sewaktuwaktu bisa terjadi. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa, Jumat (25/11) kemarin, mengatakan potensi bencana yang mengintai Desa Abang Batu Dinding yakni gunung meletus, tanah longsor, kebakaran lahan dan pohon tumbang. Potensi kebakaran lahan dan pohon tumbang di desa Abang Batu Dinding

mengingat sebagian wilayah tersebut berupa hutan. Guna menghindari terjadinya bencana, pihaknya pun terus melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan siaga bencana kepada masyarakat setempat. Seperti yang dilakukannya siang kemarin bersama PMI. Pihaknya memberikan pelatihan kepada perwakilan masyarakat dari lima banjar yang ada di desa tersebut. ‘’Ada sekitar 30 orang masyarakat dari unsur pecalang, hansip dan pemuka masyarakat,’’ jelasnya. Di desa tersebut kini juga sudah dipasangi peralatan EWS (Early Warning System) untuk mendeteksi terjadinya bencana longsor. (kmb40)


Sabtu Kliwon, 26 November 2016

9


KLUNGKUNG

10

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Jalan Santai untuk Jalin Kebersamaan Semarapura (Bali Post) –

Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi memimpin langsung kegiatan olahraga jalan santai yang diikuti personel Polres dan Polsek jajaran di seputaran Kota Semarapura, Jumat (25/11) kemarin. Olahraga jalan santai bersama ini dilaksanakan setelah apel pagi di Mako Polres Klungkung. Start di halaman Polres, peserta menuju Jalan Untung Surapati, Jalan Dewi Sartika, Jalan Ngurah Rai, Jalan Bubun, Jalan Puputan, kembali ke Jalan Untung Surapati dan finis di Polres Klungkung. Di Mapolres peserta melanjutkan aktivitasnya dengan bermain sepak bola dan setelah itu bersih-bersih ruangan dan halaman kantor. ‘’Kegiatan olahraga ini dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan seluruh personel Polres Klungkung dan refreshing setelah selama sepekan disibukkan dengan pelaksanaan tugas sehari-hari,’’ kata Arendra. Kapolres berharap jalan santai ini bisa mengurangi rasa jenuh dan meningkatkan kesegaran tubuh. Suasana keakraban dan kebersamaan segenap personel Polres dan Polsek jajaran tampak saat menikmati kacang dan ubi rebus seusai olahraga dan bersihbersih. (dwa)

JALAN SANTAI – Personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran melaksanakan jalan santai. bersama di seputar Kota Semarapura.

Bali Post/dwa

Ulang Tahun LPD Diduga Gunakan Dana Pembinaan Semarapura (Bali Post) – Bendesa Desa Pikat, Kecamatan Dawan I Ketut Mandia yang juga anggota DPRD Bali, menduga terjadi penyimpangan penggunaan dana pembinaan Rp 400 juta untuk kegiatan ulang tahun. Dana pembinaan LPD itu dikelola Badan Kerja Sama (BKS) LPD Kabupaten Klungkung.

Bali Post/dwa

‘’Anggaran Rp 400 juta yang seharusnya untuk pembinaan LPD malah dimanfaatkan untuk acara hari ulang tahun BKS LPD. HUT BKS LPD yang dipusatkan di Klungkung ini menggunakan dana ratusan juta untuk jalan

sehat, pembuatan taman dan bedah rumah. Ini menyimpang namanya,’’ ujar politikus Partai PDI Perjuangan tersebut, Jumat (25/11) kemarin. Ia menyayangkan kegiatan sosial yang seharusnya men-

jadi ranah Dinas Sosial malah diambil BKS LPD. Apalagi dana pembinaan yang dimanfaatkan tersebut bukan diperuntukkan untuk kegiatan sosial. Sesuai rancangan Perda Provinsi Bali, tentang perubahan ketiga atas Perda Bali Nomor 8 Tahun 2002 tentang LPD, terdapat dana 2,5 persen yang untuk kegiatan sosial salah satunya CSR. “Masingmasing LPD punya dana sosial sesuai perda yang dibuat. Sudah dijatahkan dana sosial 2,5

persen,” bebernya. Mandia menyerahkan permasalahan ke pihak kejaksaan agar penyimpangan yang terjadi tidak berlanjut. LPD yang dimiliki desa pakraman seharusnya tidak dapat memutuskan sendiri pemanfaatan dana LPD. Bendesa adat sebagai wakil krama yang memiliki LPD paling berhak mendapatkan laporan. “Penggunaan dana pembinaan dan pertanggungjawabannya harus dilaporkan kepada bendesa adat,

Margi Segera Rilis Album Keempat

SEMPAT dilanda krisis, kini lagu pop Bali mulai bergairah di pasaran. Para musisi berlomba-lomba ‘menelorkan’ album, beberapa diantaranya sudah mempromosikan single terbaru melalui media sosial. Hal serupa juga dilakukan Margi. Penyanyi pop Bali asal Desa Akah, Klungkung yang terkenal dengan lagu ‘’Ubat Tatu’’ ini segera merilis album keempat. Ditemui Jumat (25/11) kemarin, Margi mengaku sedang sibuk memenuhi permintaan off air, seperti bernyanyi dalam acara seremonial hingga pernikahan. Besar kecilnya acara tidak menjadi persoalan, terpenting harga sekali bernyanyi sesuai pasaran. Dengan cara ini ia tetap mendapatkan penghasilan yang lumayan. ‘’Untuk tetap bisa terus berkarier di dunia musik, kebanyakan artis pop Bali mengambil kerjaan off air,’’ tuturnya. Sekali manggung duet dengan artis pop Bali lainnya seperti Dek Arya, Margi mendapatkan Rp 2,5 juta. Pada musim pernikahan, seperti November ini ia mengaku bisa manggung hingga dua kali dalam sehari. “Satu bulan ini saya tampil sekitar 25 kali,” tutur suami Ade Candra Udayana ini. Untuk tetap bisa bertahan di kancah lagu Bali, ia membuat event organizer Margi Arya. EO ini bertujuan menjembatani antara penyanyi dan penikmat musik sehingga para artis terbantu dalam mendapatkan pekerjaan menyanyi. Menurutnya, industri musik khususnya lagu pop Bali sudah mulai bergairah setelah sebelumnya sempat terjadi krisis. Kondisi ini disebabkan banyaknya pendatang baru dan lagu-lagu yang dikeluarkan penyanyi senior disukai pasar. Kembalinya Widi Widiana ke kancah musik Bali juga mendongkrak peminat lagu pop Bali. Akan tetapi penyanyi pop Bali tidak bisa hanya menggantungkan penghasilannya dari penjualan kaset. Sebab banyak masyarakat Bali yang lebih suka mendengarkan lagu via internet seperti youtube dan facebook. Hal ini pula dimanfaatkan para penyanyi untuk bisa mempromosikan lagunya melalui media sosial. Selain lebih ekonomis, lagu yang dirilis dapat langsung didengarkan dan dibagikan kepada banyak orang. Kekurangannya, keberadaan internet telah menggeser penjualan kaset dan CD yang sebelumnya menjadi pendapatan utama. (dwa)

bukan kepada ketua-ketua LPD,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Pengawas (LP) LPD Kabupaten Klungkung Nyoman Sedana mengaku tidak berhak menjawab terkait pemanfaatan dana pembinaan tersebut. Ia menyerahkan masalah itu kepada Ketua LP LPD Provinsi Bali, Nyoman Arnaya. “Untuk penjelasannya silakan ke Pak Nyoman Arnaya. Saya tidak berwenang menjawabnya,” kilahnya. (dwa)

Tes Urine, 33 PNS Tak Datang Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

KOMUNIKASI - Polsek Nusa Penida menjalin komunikasi dengan perbekel dan bendesa adat untuk menciptakan kamtibmas.

Masyarakat Diminta Hormati dan Hargai Perbedaan Semarapura (Bali Post) –

Guna menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Suastika bersinergi dengan Danramil Nusa Penida melaksanakan tatap muka dengan para perbekel dan bendesa se-Kecamatan Nusa Penida di Aula TK Negeri Banjar Nyuh, Desa Ped, Kamis (24/11) lalu. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Nusa Penida kembali menegaskan soal pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kegiatan ini menyikapi terus berkembangnya ka-

sus penistaan agama yang dapat saja meluas hingga ke daerah. Suastika menyatakan, saling menghormati dan menghargai perbedaan antarsesama sangat penting sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga. Masalah tertib berlalu lintas di jalan raya juga menjadi topik yang disampaikannya, mengingat saat ini sedang berlangsung Operasi Zebra Agung 2016 dengan sasaran utama surat-surat dan kelengkapan pendukung kendaraan. Mantan Kapolsek Dawan dan Banjarangkan minta perbekel dan bendesa adat yang hadir menyampaikan kepada warganya soal pentingnya mematuhi aturan tertib berlalu lintas. Masalah narkoba

menjadi bahasan terakhir dalam tatap muka tersebut. Menurutnya, narkoba sangat besar pengaruhnya baik bagi kesehatan maupun masa depan penggunanya. Berbagai program sudah dilakukan jajaran Polsek Nusa Penida untuk mensosialisasikan bahaya narkoba. Ceramah juga diberikan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat melalui program nonton bareng. “Harapan kami, anak-anak sekolah dan masyarakat sedini mungkin mengetahui bahaya yang ditimbulkan oleh narkoba, sehingga berusaha menghindari termasuk obat-obatan terlarang lainnya,” ungkap Suastika. (dwa)

Pemerintah Kabupaten Klungkung bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan jajaran Polres menyelenggarakan tes urine bagi PNS. Acara yang digelar serangkaian HUT ke-71 Korpri dilaksanakan di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Jumat (25/11) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, tes urine bagi PNS khususnya eselon II dan III sebagai bentuk kepedulian pemerintah terkait bahaya narkoba. Kegiatan ini untuk mengatisipasi pemakaian narkoba di kalangan PNS, sekaligus meningkatkan kesadaran PNS agar tidak menggunakan zat-zat terlarang. “Ini bukan untuk menakut-nakuti, namun meningkatkan kesadaran betapa berbahayanya narkoba,” jelasnya. Wakil Bupati Made Kasta yang juga Ketua Badan Narkoba Kabupaten Klungkung menjelaskan, PNS yang dites urine semuanya negatif. Sebanyak 33 PNS belum menjalani tes karena tidak hadir. “PNS yang tidak datang akan dipanggil dan dites mendadak,” tegasnya. Menurutnya, pelaksanaan tes urine ini untuk memastikan bahwa stafnya tidak ada yang memakai zat terlarang. Meski begitu, upaya menciptakan Kabupaten Klungkung yang bebas narkoba akan dilakukan terusmenerus. (dwa)

Bali Post/dwa

TES URINE – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjalani tes urine di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura.

Rayakan HGN, Siswa Hadiahi Guru Bunga Semarapura (Bali Post) –

Perayaan Hari Guru Nasional (HGN)di Kabupaten Klungkung dilaksanakan dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan guru. Siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan yang dikenal dengan SMA Paris memberikan hadiah sekuntum bunga mawar

Bali Post/dwa

BUNGA – Siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan (kiri) menyerahkan bunga mawar kepada gurunya.

kepada para guru di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya usai mengikuti jalan santai di seputaran Kota Semarapura, Jumat (25/11) pagi kemarin. Mendapat hadiah kejutan dari anak didiknya, para guru merasa terharu. Menurut Kepala SMA Pariwisata PGRI Dawan Ida Bagus Gde Parwita, parhatian yang diberikan para siswa membuatnya sangat bangga. Ini merupakan wujud kecintaan siswa kepada guru yang selama ini sudah mendidiknya. “Kami berterima kasih atas hadiah

bunga mawar ini,” ujarnya didampingi guru lainnya. Ni Made Merta Asih, siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan ditemui usai menyerahkan bunga mawar kepada gurunya mengaku merencanakan acara ini jauh-jauh hari. Pihaknya kemudian sepakat memberikan sekuntum bunga mawar kepada para pengajar. Sementara itu, sekolah lainnya seperti SMA Pariwisata Sarawati dan SMAN 2 Semarapura menggelar acara kekeluargaan di sekolahnya. (dwa)


Sabtu Kliwon, 26 November 2016

BULELENG

11

Indisipliner, Gaji Seorang Pegawai Kontrak Ditunda Singaraja (Bali Post) -

Pemkab Buleleng menjatuhkan sanksi indisipliner kepada oknum pegawai kontrak sedahan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Gerokgak I Gusti BS. Atas kesalahannya itu, instansi yang mempekerjakan menunda membayar nafkah bulanan untuk sementara.

Ida Bagus Suadnyana, S.S.

Bali Post/kmb38

Puluhan Toko Modern Tak Kantongi IMB dan SIUP

Singaraja (Bali Post) Kesadaran pengelola toko modern berjaringan mengikuti aturan perizinan tampaknya masih rendah. Bukan hanya tidak mengurus izin, pengelola toko modern di daerah ini mencoba mengelabui aparat saat pemeriksaan dengan menyebut surat izin dibawa oleh pemilik yang berada di luar daerah. Bahkan, ada pula yang berdalih kalau malas memperpanjang izin yang sudah kedaluwarsa. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Stpol PP) Pemkab Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.S. Jumat (25/11) kemarin, ketika melakukan evaluasi hasil pemeriksaan izin toko modern yang dilancarkan belakangan ini. Lebih jauh, Suadnyana mengatakan, dari sembilan kecamatan pihaknya baru bisa menyasar toko modern di enam kecamatan yakni Buleleng, Sukasada, Tejaluka, Seririt, Kubutambahan, dan Kecamatan Gerokgak. Di enam wilayah ini, pihaknya menemukan 68 toko modern yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Meski pengelola mengungkapkan berbagai alasan, pihaknya tidak memberikan toleransi. Pihak pengelola harus menandatangani surat berita acara untuk siap mengurus izin ke pemerintah daerah. Jika dalam batas waktu yang sudah diberikan, pengelola belum juga mengurus izin, Satpol PP akan melayangkan surat peringatan pertama, kedua, dan jika berturut-turut surat peringatan tidak ditanggapi, Satpol PP bersama instansi terkait lain baru akan menerapkan sanksi tegas. “Anggota kami masih bekerja dan menyasar tiga kecamatan yang belum. Memang dari pemeriksaan pengelola ini berdalih seperti itu dan kami tidak percaya, dan kalau sudah tidak menunjukkan izin kita catat dan buatkan berita acara. Setelah ini, kita tunggu kalau tidak ditindaklanjuti sanksi tegas akan kami terapkan bersama instansi terkait,” tegasnya. (kmb38)

61.557 Warga Belum Lakukan Perekaman KTP

Singaraja (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) telah melakukan sinkronisasi data pemilih setelah diumumkan oleh KPU Buleleng. Dari 101.933 warga yang belum memiliki KTP elektronik, warga yang telah melakukan perekaman 40.376 orang. Sisanya lagi 61.557 orang datanya masih disinkronisasi dan ditindaklanjuti dengan perekaman di masing-masing kecamatan. Demikian diungkapkan Kepala Dispendukcapil Putu Ayu Reike Nurhaeni usai rapat koordinasi di kantor Bupati Jumat (25/11) kemarin. Lebih jauh Reike mengatakan, setelah data warga yang belum memiliki KTP elektronik diumumkan KPU, pihaknya melakukan pencocokan data kependudukan dengan dua cara. Pertama, pencocokan antara data KPU dengan nomor induk kependudukan (NIK) yang tersimpan pada database milik Dispendukcapil. Hasilnya, ditemukan 20.359 orang data penduduk yang cocok dengan temuan KPU. Kedua, Dispendukcapil mencocokkan data KPU dengan data nama penduduk pada database. Ditemukan sebanyak 51.795 orang data yang cocok. Dari dua metode pencocokan itu, sebanyak 72.154 data yang dinyatakan cocok dengan data pada database. Sementara data penduduk yang belum ditemukan sebanyak 29.779 orang. “Kita masih melakukan penelusuran dan datanya terus bergerak, sehingga pasti akan ada penambahan data penduduk yang cocok dengan data yang diumumkan KPU,” katanya. Menurut Reike, dari 101.993 data warga yang belum memiliki KTP elektronik, Dispendukcapil mencatat baru 40.376 orang telah melakukan perekaman data kependudukan. Sedangkan yang belum melakukan perekaman sebanyak 31.778 orang. Terkait warga yang belum melakukan perekaman, pihaknya berupaya untuk mengoptimalkan kembali perekaman dengan meminta perbekel atau lurah agar menghadirkan warganya untuk melakukan perekaman. Warga yang telah melakukan perekaman kemudian ditindaklanjuti dengan permohonan KTP elektronik oleh kecamatan. Sementara itu, jika Daftar Pemilih tetap (DPT) diumumkan oleh KPU, warga yang belum melakukan perekaman akan diberikan surat keterangan yang dikeluarkan Dispendukcapil. Warga yang bisa mendapatkan surat keterangan ini apabila data kependudukannya tercatat dalam database kependudukan di Dispendukcapil. Surat keterangan ini hanya berlaku pada saat pencoblosan. “Kalau yang sudah perekaman namun KTP elektroniknya dicetak, nanti kita berikan surat keterangan pengganti KTP elektronik. Namun yang belum perekaman sampai DPT ditetapkan, kita berikan surat keterangan dengan catatan datanya sudah masuk dalam database Dispendukcapil. (kmb38)

Gusti BS sebelumnya terlibat dalam proses verifikasi faktual (virtual) dukungan KTP untuk bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya beberapa waktu lalu. Dalam virtual itu dia melaporkan oknum anggota DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwalsih) dengan tuduhan diintimidasi. Laporan itu kemudian mencuat dalam pemberitaan media, sehingga Dispenda, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Daerah memanggil yang bersangkutan. Dalam klarifikasi itu, Gusti BS mengaku ikut menjadi tim sukses salah satu bakal pasangan calon yang akan

berlaga dalam pilkada mendatang. Pengakuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Buleleng Made Gunaja bersama Sekkab Buleleng Ir Dewa Ketut Puspaka, M.P., Kepala Dispenda Ida Bagus Puja Erawan, dan Kepala BKD Ni Made Rousmini. Penundaan pembayaran gaji berlaku untuk Desember 2016. Sekkab Dewa Puspaka usai rapat di lobi kantor Bupati Jumat (25/11) kemarin, menjelaskan, pemerintah daerah wajib membina dan mengevaluasi kinerja pegawai kontrak yang dipekerjakan. Pembinaan yang dilakukan bukan karena yang bersangkutan terlibat dalam kegiatan politik,

tetapi mengevaluasi kinerja Gusti BS dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Dari laporan kinerja oleh pimpinan di Sedahan PBB Kecamatan Gerokgak dan evaluasi Dispenda, Gusti BS ternyata diketahui malas masuk kantor. Atas pelanggaran yang dilakukan itu, pemkab kemudian menjatuhkan sanksi penundaan pembayaran nafkah untuk bulan Desember 2016 ini. Status sanksi ini bersifat sementara dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk memperbaiki kinerja. “Tidak hanya PNS, namun pegawai kontrak yang kita pekerjakan rutin kita bina dan kinerjanya dieveluasi

Wujudkan Guru Masa Depan Miliki Integritas Moral SIDANG senat terbuka Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, dilaksanakan dalam wisuda ke-51 periode November 2016, Jumat (25/11) kemarin. Undiksha menjadi salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, mengambil peran penting mewujudkan guru masa depan dan memiliki integritas moral dalam melakukan transformasi ipteks di era persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Rektor Undiksha Singaraja Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. menyampaikan pemikiran berkenaan dengan “Menggagas guru masa depan, merekonstruksi peran LPTK”, di mana Undiksha mempersiapkan serius SDM berkualitas dan mempunyai daya saing di era global. Lulusan atau alumni adalah representasi Undiksha di mata masyarakat. Perilaku dan sopan santun alumni menjadi cerminan kampus. Pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau lulusan menjaga nama baik dan tidak melupakan almamater. “Undiksha selama setahun melaksanakan acara

wisuda sebanyak tiga kali. Kali ini diwisuda 364 lulusan. Ini menjadi wujud tanggung jawab lembaga terhadap negara dan bangsa, menyediakan SDM berkualitas serta memiliki daya saing,” ujar Rektor Jampel bersama jajaran terkait, Jumat kemarin. Menurutnya, Undiksha menciptakan tenaga guru profesional dalam membuat perencanaan pembelajaran, melangsungkan proses pembelajaran dan evaluasi peserta didik. “Visi Undiksha menjadi lembaga pendidikan tinggi, sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbudaya, humanis berdasarkan Tri Hita Karana menghasilkan lulusan berkualitas serta berdaya saing tinggi,” paparnya. Implementasi keterampilan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran di lapangan masih terkendala integritas moral guru. Masih banyak guru menilai tugas dan tanggung jawab dibebankan hanya sebatas tanggung jawab kuantitatif, khususnya perhitungan kehadiran, jam mengajar, administrasi pembelajaran

dan ada tidaknya sertifikat pendidik. Komitmen moral menjadikan tugas dan tanggung jawab sebagai dharma. Periode November 2016 tercatat 364 lulusan Undiksha diwisuda, terdiri atas 18 magister, 331 sarjana dan 15 ahli madya. Artinya Undiksha sudah meluluskan 50.721 wisudawan yang terhitung sejak sebelum bernama Undiksha. Penghargaan diberikan kepada lulusan berprestasi tingkat fakultas dan Program Pascasarjana kepada: Ni Wayan Sri Budi, M.Pd., Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, IPK 3,84 Cumlaude, Ni Kadek Widyaningsih, S.Pd., Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, IPK 3,85 Sangat Memuaskan. Putu Ellis Octaviyani, S.Pd., Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, IPK 3,81 Cumlaude. Ni Putu Febry Dilyan Ekawati, S.Pd., Prodi Bimbingan Konseling, IPK 3,76 Sangat Memuaskan. I Gede Satria Wiradharma, S.Pd., Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, IPK 3,71 Sangat Memuaskan. I Nengah Wiyadnya, S.Pd., Prodi Pendidikan

WISUDA - Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. memisuda 364 wisudawan dan wisudawati, pada wisuda ke-51 periode November 2016, Jumat (25/11) kemarin, di aula Undiksha Singaraja. Kimia, IPK 3,57 Cumlaude. Nanik Febrianti, S.Pd., Prodi Pendidikan Geografi, IPK 3,57 Cumlaude, dan Dewa Gede Supariasa, A.Md., Prodi D-3 Perhotelan, IPK 3,65 Sangat Memuaskan. Selain itu, lulusan berprestasi lainnya, Ni Kadek Asriani, M.Pd,, Prodi Pendidikan Matematika, IPK 3,72 Cumlaude, Made Krisna Wisesa

Yuda, M.Pd., Prodi Pendidikan IPA, IPK 3,75 Cumlaude, I Nyoman Try Upayogi, M.Pd., Prodi Pendidikan IPA, IPK 3,75 Cumlaude, I Gusti Putu Octavianus Sukma Wibawa, S.Pd., Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, IPK 3,60 Cumlaude, dan I Gede Wahyu Lesmana, S.Pd., Prodi Pendidikan Kimia IPK 3,55 Cumlaude. (ad850)

Lagi, Penipu Catut Polsek

Pesan Nasi Bungkus dan Minta Pulsa

Bali Post/kmb34

Cegah Banjir, Warga dan Aparat Gotong Royong Bersihkan Saluran Air

Bali Post/kmb38

punya mekanisme sebelum menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang melakukan pelanggaran. Mulai dari pembinaan oleh instansi yang memperkerjakan hingga pemecatan yang dilakukan oleh tim Bapek,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dispenda Ida Bagus Puja Erawan mengatakan, sejak anak buahnya menjadi pemberitaan media, Dispenda telah melakukan klarifikasi yang bersangkutan. Pihaknya juga meminta laporan dari atasannya di Sedahan PBB Kecamatan Gerokgak. Alhasil absensi kerja yang bersangkutan kebanyakan tidak masuk kerja tanpa alasan jelas. “Laporan dari atasannya, dia ini (Gusti BS -red) malas masuk kerja, sehingga sesuai keputusan pimpinan yang bersangkutan kita tunda dulu gajinya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri,” jelasnya. (kmb38)

Undiksha Wisuda 364 Lulusan

GOTONG ROYONG - Masyarakat bersama aparat di Desa Temukus Kecamatan Banjar, melakukan gotong royong mencegah banjir di musim hujan, Jumat (25/11) kemarin.

Putu Ayu Reike Nurhaeni

oleh pimpinan bersangkutan. Dari pembinaan dan laporan atasannya, yang bersangkutan melanggar disiplin, sehingga untuk sementara nafkahnya kita tunda dulu sambil menunggu iktikad untuk memperbaiki diri,” katanya. Menurut Puspaka, sanksi penundaan pembayaran nafkah ini bisa saja ditingkatkan apabila yang bersangkutan tidak mau memperbaiki diri. Peningkatan sanksi terberat adalah pemberhentian secara tidak hormat sebagai pegawai kontrak. Untuk itu, Gusti BS diharapkan mau mengubah kedisiplinan dalam melaksanakan tugas yang diberikan atasannya. Selain itu, pihaknya mengingatkan agar PNS dan pegawai kontrak tetap menjaga netralitas pada masa pilkada yang berlangsung sekarang ini. “Sesuai ketentuan kita

Singaraja (Bali Post) Hujan deras kerap menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan di perkotaan dan perdesaan di Buleleng. Guna mencegah banjir, masyarakat, personel Polsek Banjar, TNI, dan BPBD Buleleng bergotong royong, membersihkan saluran air di wilayah Desa Temukus Kecamatan Banjar, Buleleng, Jumat (25/11) kemarin. Sejumlah aparat berkum-

pul sejak pagi membawa peralatan kebersihan. Kepedulian terhadap lingkungan penting untuk wewujudkan kesehatan. Bagaimana menjaga kesehatan diri dimulai dari lingkungan yang bersih dan terawat. Masyarakat mesti peka dan sadar menjaga kebersihan untuk menghindari penyakit menular misalnya demam berdarah. Nyamuk penyebab deman berdarah kerap hinggap di genangan

air atau tempat air. Sebanyak satu peleton Dalmas dipimpin Kanit Dalmas Ipda Gede Cakra, membantu kegiatan kerja bakti mengantisipasi ancaman banjir dan air tergenang. “Kami membersihkan sampah berserakan. Demikian juga saluran air ikut dibersihkan. Kebersihan dilakukan guna mencegah musibah banjir dan demam berdarah,” tandasnya Jumat kemarin. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Kasus penipuan menggunakan telepon seluler kembali terjadi di Buleleng. Setelah Polsek Gerokgak, kini giliran Polsek Kota Singaraja dicatut penipu. Penipu minta dikirimkan pulsa dan memesan nasi bungkus untuk dikirim ke Polsek Kota Singaraja. Kasus tersebut terjadi Kamis (24/11) pukul 16.00 wita. Korbannya, pemilik warung nasi di Jalan Tasbih Singaraja, Kelurahan Kaliuntu, Singaraja. Penipu mengaku bernama Sigit dari Polsek Kota menelepon warung tersebut untuk memesan nasi dan minta dikirimkan pulsa. “Yang menelepon mengaku bernama Sigit. Dia pesan nasi 25 bungkus, air mineral tanggung, dan rokok dua bungkus untuk dikirim ke Polsek Kota Singaraja,” ujar saksi sekaligus kerabat pemilik warung, Gede Suardika, Jumat (25/11) kemarin. Menurutnya, pegawai warung tidak curiga karena biasa mempersiapkan nasi pesanan melalui sambungan seluler. Penelepon yang identitasnya tidak diketahui polisi sampai sekarang, meyakinkan pegawai warung untuk membuatkan nasi bungkus. Pegawai mengiyakan dan langsung mengirimnya. Sampai di lokasi, beberapa

polisi terlihat bingung, sebab tidak ada anggota yang memesan nasi. “Penipu yang mengaku bernama Sigit itu bukan hanya pesan nasi. Ia minta dibawakan 1 dus air mineral, dan 2 bungkus rokok. Dia juga meminta dikirimi pulsa Rp 200 ribu, Rp 275 ribu, Rp 275 ribu, Rp 300 ribu, dan Rp 350 ribu untuk lima nomor berbeda,” cerita Suardika. “Tidak ada anggota di Polsek Kota Singaraja bernama Sigit. Pegawai warung merasa tertipu sesampainya di kantor polisi. Kerugian ditaksir Rp 1.745.000 dan kasus ini sudah ditangani Sat. Reskrim Polres Buleleng,” ucap Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Kasubag Suartika menambahkan, penipuan terjadi kali kedua setelah peristiwa sehari sebelumnya di salah satu hotel dan resto di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak. Penipu pesan 21 nasi goreng seharga Rp 80 ribu per bungkus dan minta dikirim ke Polsek Gerokgak termasuk pulsa ke nomor HP berbeda sejumlah Rp 200 ribu, dan Rp 150 ribu. Hasil penelusuran terakhir, oknum Sigit berada di Balikpapan Kalimantan Timur. (kmb34)

Bali Post/kmb34

WARUNG - Suasana salah satu warung di Singaraja yang mendapat telepon dari penipu memesan 25 nasi bungkus dan sejumlah pulsa seluler, Jumat (25/11) kemarin.


JEMBRANA

12

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor Tewas Negara (Bali Post) –

Kecelakaan terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk kilometer 90-91, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Jumat (25/11) dini hari. Gusti Putu Alun (75), pengendara sepeda motor asal Banjar Kebebeng Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo tewas setelah menabrak truk yang sedang parkir di lokasi. Sementara sopir truk diduga kabur setelah mengetahui adanya kecelakaan. Bali Post/olo

LEPAS – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama instansi terkait, Jumat (25/11) kemarin melepas tiga ekor penyu selundupan di Pantai Gilimanuk.

Penyu Selundupan Dilepas Kapolres Negara (Bali Post) – Tiga ekor penyu selundupan yang diamankan beberapa waktu lalu, Jumat (25/11) kemarin dilepas di Pantai Gilimanuk. Pelepasan penyu tersebut dilakukan Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama BKSDA Gilimanuk, Kasat Polair, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Karantina Wilker Gilimanuk, Komandan Pos AL dan petugas terkait lainnya. Penyu hijau ini merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi. Dalam pelepasan itu, pelaku penyelundupan, yakni Sangkala alias Sangkal (57), asal Lingkungan Asih,

Kelurahan Gilimanuk juga dihadirkan. Tiga ekor penyu hijau itu diamankan jajaran Sat Polair Jembrana, pada 23 Oktober 2016. Penyu tersebut hendak diselundupkan melalui pantai di belakang Museum Purbakala Gilimanuk. Pelaku menyelundupkan satwa dilindungi itu menggunakan jukung. Saat ditemukan, penyu yang sudah besar itu dalam keadaan terikat tali. Pelaku beserta barang buktinya pun diamankan petugas. Sementara, kasusnya masih dalam proses. Atas perbuatannya, pelaku dijerat tindak pidana membawa, mengangkut, menyimpan,

satwa penyu hijau dalam keadaan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a. jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAH dan Ekosistemnya. Setelah kasus yang ditangani Satpolair Polres Jembrana ini sudah P21, barang bukti tiga ekor penyu dilepaskan ke habitatnya. Dari identifikasi petugas BKSDA, dua ekor di antaranya tergolong penyu dewasa dan satunya beranjak dewasa. Diperkirakan, penyu tersebut berumur 30 tahun dengan panjang kerapas 68 cm dan lebar 52 cm. (kmb26)

Dari informasi yang dihimpun, insiden tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 Wita. Truk bernopol S 9227 PB berhenti di badan jalan setelah mengalami kerusakan mesin. Bagian depan truk menghadap ke arah barat. Saat

berhenti, sopir truk tidak memasang tanda peringatan. Hal itu membuat pengendara lain tidak peka kalau ada truk yang parkir. Apalagi kondisinya gelap, sehingga rawan terjadi kecelakaan. Benar saja, saat korban melintas di TKP,

motornya menabrak bagian pantat truk. Sepeda motor Honda Vario DK 4939 ZE y a ng d ike nd a ra i ko rb a n melaju dari arah timur. Akibat benturan keras, korban mengalami luka robek di kepala dan meninggal dunia di TKP.

Kondisi motornya ringsek. Bagian depan motor korban rusak parah, lampu pecah dan bodi motor bengkok ke belakang. Sementara, pantat truk yang ditabrak hanya mengalami kerusakan di pegangan lampu reting dan pecah. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo didampingi Kanit Laka Lantas Polres Jembrana Iptu I Made Artika membenarkan adanya kecelakaan tersebut. (kmb26)

RINGSEK – Sepeda motor yang menabrak truk parkir di Mendoyo ringsek dan diamankan di Mapolres Jembrana.


KARANGASEM

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

13

Belum Tuntas Bahas KUA-PPAS

Bali Post/kmb31

truk - Kondisi truk dan minibus usai terjadi kecelakaan.

Jalan Licin, Truk Tabrak Minibus

Amlapura (Bali Post) Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan umum jurusan Amlapura - Singaraja, tepatnya di wilayah Banjar Penggak Sajeng Desa Labasari Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (25/11) kemarin. Truk DK 9356 MC menghantam minibus Isuzu Elf DK 9103 B hingga ringsek. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, lakalantas ini, mengakibatkan sopir minibus I Gede Nyeneng (38) dan seorang penumpangnya turis asing asal Kanada Tracy Lee (48) mengalami patah tulang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 wita. Informasi dari para saksi di sekitar lokasi, mengungkapan, truk itu datang dari arah Amlapura usai mengirim batu tabas. Truk yang dikemudikan Nyoman Bakat (42) dan sang kernet I Ketut Selamat (40) itu melaju kencang, sehingga tergelincir saat melintasi jalan menikung di TKP. Truk itu kemudian nyosor ke kanan dan pada saat bersamaan datang mininus dari arah berlawanan. Benturan sangat keras itu mengakibatkan minibus terpental ke sisi kiri jalan dari arah Singaraja. Mobil minibus yang mengangkut dua orang turis Kanada itu baru berhenti setelah menghatam pohon perindang. Truk juga terpental ke arah yang sama. Benturan itu mengakibatkan kedua kendaraan ringsek di bagian depannya. Namun untungnya tak sampai merenggut korban jiwa. “Saat itu, kondisinya hujan lebat. Jalannya sangat

licin. Truk saya tergelincir saat berusaha menginjak rem, kemudian kehilangan kendali dan menabrak minibus itu,” kilah Nyoman Bakat saat ditemui di UGD RSUD Karangasem. Alasan sang sopir tampaknya tak sepenuhnya benar. Sebab, informasi dari saksi-saksi, jusru menyebutkan lakalantas ini disebabkan aksi ugal-ugalan sopir truk asal Banjar Bukit Desa Sukadana, Kubu, itu. Nyoman Bakat mengakui lakalantas terjadi akibat kesalahannya. Tetapi, dia membantah kalau disebut kebut-kebutan. Sopir truk Nyoman Bakat dan sang kernet I Ketut Selamat, hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Namun, tidak demikian dengan penumpang minibus. Sopirnya Gede Nyeneng patah pada paha kanannya. Sementara Tracy Lee patah betis kanannya. Suami Tracy Josep Daniel (76) hanya luka ringan. Untuk mendapat penanganan serius, semua penumpang minibus langsung dibawa ke RS BaliMed Amlapura. Sedangkan awak truk ke RSUD Karangasem. Kasat Lantas Polres AKP Gede Subadi, mengakui kondisi jalan yang licin memang memberi andil terjadinya lakalantas tersebut. Namun, faktor kelalaian pengemudi lebih dominan. Truk melaju kencang sehingga terjadi kecelakaan dalam situasi hujan lebat itu. Dia meminta pengguna jalan agar benar-benar berhati-hati melaju dalam kondisi hujan lebat ini. Sangat berbahaya, kalau melaju dengan kecepatan tinggi. (kmb31)

Setya Diusulkan Ketua DPR Lagi

Tak Khawatirkan Isu ”Papa Minta Saham”

Amlapura (Bali Post) Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, mengaku siap kembali menjabat Ketua DPR RI, pascadiberhentikan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) gara-gara isu “papa minta saham”. Dia mengaku tak khawatir isu itu lagi, bila diusulkan lagi Fraksi Golkar nanti dan kembali menjadi Ketua DPR RI menggantikan Ketua DPR RI saat ini, Ade Komarudin. Amanat partai menurutnya harus dihormati dan dilaksanakan. Setya Novanto menyampaikan sikap itu, saat ditemui di kediaman mantan Bupati Karangasem dua periode, I Wayan Geredeg, dalam acara pernikahan anaknya Yuli dan Satria di Desa Sibetan, Jumat (25/11) kemarin. Dia menyambut baik adanya keputusan Rapat Pleno Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, belum lama ini, untuk mengusulkan dirinya kembali menjadi Ketua DPR RI. “Itu sudah amanat partai. Nanti lihat perkembangannya di tingkat pimpinan dan fraksi,” kata Setya Novanto didampingi sederet Pengurus DPP Partai Golkar, seperti Sekjen Idrus Marham, Bendahara Umum Robert J. Kardinal, Ketua DPP Humas Nurul Arifin. Sekjen Idrus Marham menegaskan rapat pleno DPP Partai Golkar memang telah memutuskan untuk mengembalikan posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019. Guna menindaklanjutinya, Partai Golkar sudah berkirim surat kepada Fraksi Golkar di DPR RI. DPP Partai Golkar juga sudah mengirim surat kepada lima pimpinan

DPR RI. Isi surat tersebut, intinya agar segera diproses pergantian Ketua DPR RI saat ini dari Ade Komarodin kepada Setya Novanto. “Kami harapkan pada minggu depan, proses ini sudah selesai,” katanya. Menurutnya, proses ini bisa dilaksanakan dengan cepat, karena Fraksi Golkar adalah mitra perjuangan partai berlambang pohon beringin itu. Berangkat dari UU MD3, dan tatib, pemilihan pimpinan DPR itu berdasarkan paket fraksi. Sehingga, apabila ada pergantian pimpinan di suatu fraksi, maka yang menggantikannya kader Golkar yang diusulkan Fraksi Partai Golkar. Ini dilakukan berdasarkan keputusan DPP Partai Golkar. Idrus Marham menganggap hal itu isu yang telah dipolitisasi. Sehingga diajukan yudisial review ke Mahkamah Konstitusi, terkait UU ITE dan juga UU tentang Tipikor. “Permupakatan yang dimaksud itu juga tidak permupakan tidak pidana. Sehingga ini tidak benar semua. Sehingga nama baik dan martabatnya Setya Novanto perlu dipulihkan,” tegasnya. Atas dasar itulah, dalam perspektif persoalan ini, Partai Golkar dalam rapat pleno yang digelar di Nusa Dua, Bali, memutuskan untuk mengajukan kembali nama Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI. Seperti berita sebelumnya, Novanto dulu mundur dari kursi Ketua DPR Desember 2015 lalu karena tersangkut kasus “Papa Minta Saham”. Novanto dituding mencatut nama Presiden Jokowi, guna meminta saham kepada PT Freeport Indonesia. (kmb31)

Dewan Pilih Kabur Konsultasi ke Jakarta Amlapura (Bali Post) –

Sejumlah anggota DPRD Karangasem belum tuntas membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), namun sudah memilih kabur untuk konsultasi ke Jakarta beberapa hari lalu. Rencananya, dewan baru pulang dari konsultasi di Depdagri, Sabtu (26/11) ini. Kaburnya dewan harus konsultasi, akibat masih ada tarik-ulur soal kesepakatan mengenai pokok pikiran yang diserap dewan saat reses sebagai dana aspirasi. Ketua DPRD Nengah Sumardi, Jumat (25/11) kemarin di Sibetan mengakui, pembahasannya masih ada tarik-ulur dengan eksekutif. Saat dewan reses ke masyarakat beberapa bulan lalu, ada banyak aspirasi rakyat disampaikan dewan. Masyarakat minta perbaikan jalan. Masyarakat yang keluarganya menjadi PNS atau pegawai kontrak, minta gajinya dinaikkan. Sedangkan kalangan petani yang tergabung di sekaa subak, minta perbaikan saluran irigasi sawahnya yang telah lama jebol. ‘’Harusnya eksekutif mengakomodasi aspirasi rakyat dari reses dewan yang dihimpun dalam

pokok-pokok pikiran dewan. Dari sepuluh paling tidak tiga diakomodasi. Jangan sampai aspirasi rakyat tak diakomodasi,’’ papar Sumardi. Dewan juga belum sepakat, terkait eksekutif (Bupati-Wabup Karangasem) dalam rancangan di mana target pendapatan asli daerah (PAD) diturunkan sampai Rp 4 miliar lebih. Padahal, lanjut Sumardi, Kadispenda Nengah Toya menyampaikan, semua target PAD naik. ‘’Katanya PAD semua ditargetkan naik, tetapi di perhitungan global malah turun Rp 4 miliar lebih. Bagaimana perhitungannya bisa seperti itu? Ini yang belum kami bisa sepakati,’’ katanya.

Menurutnya, penyelenggara pemerintahan yakni eksekutif dan legislatif. Dewan memiliki hak buggeting (penganggaran), controling (pengawasan) dan legislasi membuat perda. Itu artinya, tambah Sumardi, politik pengelolaan anggaran bersifat kesepakatan. ’’Kalau antara eksekutif dan legislatif sudah terjadi kesepakatan pengalokasian anggaran, jangankan berhari-hari, dalam sejam pun KUA-PPAS atau RAPBD bisa disahkan. Pastinya semua mekanismenya sesuai ketentuan,’’ paparnya. KUA-PPAS kata Sumardi, memang seharusnya sudah ditetapkan Juli lalu. Namun,

ada perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) berdasarkan UU 23 Tahun 2013 dan peraturan pemerintah. Akhirnya, dewan sepakat menunda pembahasan KUAPPAS yang disodorkan Bupati. Disepakati, membahas dan menetapkan Perda OPD terlebih dahulu, sehingga nanti lebih efisien dan efektif. Berdasarkan OPD yang sudah ditetapkan, barulah dirancang KUA-PPAS atau anggarannya. Terkait keberangkatan anggota dewan konsultasi ke Depdagri, adalah guna konsultasi penetapan KUA-PPAS itu. Dengan kejadian abnormal itu di mana OPD pun baru ke luar satu peraturan pemerintahnya, apakah ada sanksi bagi dewan atau Bupati-Wabup yang terlambat mengesahkan KUA-PPASnya itu? ‘’DKI Jakarta pernah terlambat mengesahkan KUA-PPAS-nya. Sanksinya kalau tak salah menyebab-

kan KUA-PPAS atau APBD tak disahkan. Jadi, selama enam bulan gaji tidak bisa dibayarkan. Namun saat itu belum ada ketentuan mengubah OPD,’’ katanya. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatakan, tak ada tarik-ulur dalam kaitan pembahasan KUAPPAS di dewan. Dia mengatakan, memang rancangan KUA-PPAS itu sudah sempat diserahkan Oktober lalu. Hal itu karena berulang kali ada revisi akibat DAU ditunda atau dipangkas pusat sampai Rp 53 miliar, lalu bagi hasil pajak dari Pemprov juga dikurangi. Bupati Mas meyakini, pada waktunya akhir November ini, KUA-PPAS sudah disepakati dan ditetapkan dewan. ‘’Sudah kian mengerucut menuju kesepakatan bersama. Tak ada tarik-ulur soal dana aspirasi dengan dewan,’’ paparnya. (013)

Pernikahan Anggota DPRD Bali Putu Yuli Artini

Dihadiri Setya Novanto dan Idrus Marham

ANGGOTA DPRD Bali Ni Putu Yuli Artini mengakhiri masa lajangnya. Putri mantan Bupati Karangasem dua periode I Wayan Geredeg itu menikah dengan I Made Satria Wahyudi. Prosesi pernikahannya dilaksanakan di rumah mewah Wayan Geredeg, di Banjar Kereteg, Sibetan, Jumat (25/11) kemarin. Pernikahan mempelai tergolong sangat istimewa, karena dihadiri Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham serta fungsionaris DPP lainnya di antaranya Nurul Arifin. Sementara tampak mendampingi Setya Novanto dari DPD I Partai Golkar Bali adalah Ketum Ketut Sudikerta yang juga Wagub Bali dan Nyoman Sugawa Korry. Mereka disambut hangat tuan rumah I Wayan Geredeg

yang juga merupakan Wakil Bendahara DPP Golkar, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, anggota DPRD Karangasem yang juga keluarga besar Wayan Geredeg, Nyoman Mardana Wimbawa dan Nyoman Rena serta keluarga lainnya termasuk kedua mempelai. Yuli Artini merupakan anak keempat Wayan Geredeg dengan Ni Ketut Sujani. Sementara, Satria Wahyudi anak kedua pasangan I Nyoman Murnata Arimbawa dan Ni Nyoman Sukerning dari Banjar Piling Kawan, Desa Mangesta, Penebel, Tabanan. Yuli Artini mengatakan, setelah prosesi dan resepsi pernikahannya di rumah orangtuanya di Sibetan, dia melanjutkan upacara di rumah suaminya, di Tabanan. Nengah Sumardi, adik bungsu Wayan Geredeg men-

gatakan, resepsi pernikahan ponakannya, dengan mengundang kolega-kolega kakaknya Wayan Geredeg ini dilangsungkan lebih awal Sabtu (26/11) hari ini. Sedangkan undangan adat dari kalangan sanak saudara dan krama di Sibetan menyusul Minggu (27/11) besok. Resepsi pernikahan kedua mempelai ditata sangat apik dan indah. Selain dilaksanaan di rumah mewah stil Bali dengan panorama lembah persawahan di Sibetan, juga dipasang tetaring beratap kelangsah menggunakan dekorasi mewah. Sementara bangunan tempat menjamu tamu serupa bangunan wantilan memakai atap ilalang. Bangunan ini menggunakan panorama lembah dengan hamparan sawah, di utaranya adalah perbukitan Nampo dan Gunung Agung. Dalam

DIAPIT SETYA DAN IDRUS - Kedua mempelai Made Satria Wahyudi-Putu Yuli Artini diapit Setya Novanto, Idrus Marham, dan tokoh lainnya. menyambut tamunya dari DPP dan DPD I Partai Golkar Bali, konsumsi seperti lawar diracik Wayan Geredeg sendiri. Maklum, Wayan Geredeg

adalah tokoh yang ahli dan hobi memasak masakan Bali, seperti lawar daun belimbing dengan daging kepiting. (ad1608)

Paus Membusuk di Pantai Yeh Kali Seraya Amlapura (Bali Post) Warga di sekitar Pantai Yeh Kali, Desa Seraya Barat, dikagetkan dengan penemuan bangkai seekor ikan paus Jumat (25/11) sore kemarin. Ikan paus sepanjang 12 meter dan berdiameter sekitar empat meter itu, ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Warga tak bisa berbuat banyak baik untuk mengubur maupun memindahkannya. Masalahnya, berat ikan paus yang terdampar sudah mati

itu diperkirakan mencapai enam ton. Salah satu warga sekitar, Wayan Tompak, mengatakan mamalia laut itu ditemukan dalam kadaan telah mati. Bahkan, ikan paus itu sudah menebar bau busuk. Bangkai ikan raksasa itu ditemukan pertama kali sekitar pukul 16.00 wita oleh nelayan setempat. Awalnya, bangkainya terombang-ambing di tengah laut, lalu kampih (terdampar) di tepi pantai. Bagian sayapnya sudah membusuk

sehingga memunculkan dugaan ikan itu sudah mati beberapa hari sebelumnya. Akibatnya, air laut menjadi keruh. Gumpalan lemak ikan pun mulai memenuhi pinggir pantai di sekitarnya. Tidak pelak, dari tempat tersebut, ikan paus itu sudah menebar bau busuk di sekitarnya. Penasaran dengan kondisi ikan paus itu membuat beberapa orang melempari ikan dengan batu yang berada di pinggir pantai. Beberapa orang juga mulai mengam-

bil bagian tubuh ikan dengan cara memotong tubuh ikan untuk dijadikan jimat. Bagian ikan paus ini dipercaya dapat membawa keberuntungan. Terdamparnya ikan paus di pantai nelayan itu sontak mengundang kehebohan warga, meskipun itu bukan yang pertama terjadi di Pantai Yeh Kali tersebut. Menurut warga setempat, sekitar 10 tahun lalu paus berukuran lebih kecil, juga pernah terdampar dan mati di tempat yang sama. “Kalau

PAUS MEMBUSUK - Kondisi ikan paus sudah membusuk dan terus menebar bau menyengat.

Bali Post/kmb31

sudah jadi bangkai begitu, mau diapakan ya, terpaksa dibiarkan saja,” kata salah satu warga, Wayan Putra. Begitu ada paus terdampar, kabar tersiar luas. Hingga warga dari luar Seraya juga banyak berdatangan. Sebagian warga hanya ingin melihat dari dekat ikan besar tersebut, tapi sebagian lainnya, khususnya dari luar Desa Seraya nekat mengambil dagingnya. Selain disebut membawa keberuntungan, daging ikan paus juga dipercaya bisa dijadikan minyak untuk obat gatal. Mereka nekat mengambil dagingnya, meski kondisi dagingnya sudah membusuk dan baunya amat menyengat. Hingga sore kemarin, belum ada tindak lanjut, mau diapakan bangkai ikan paus itu. Apakah akan dikubur, dipindahkan atau ada opsi lain. Sementara, bangkai ikan paus ini dibiarkan begitu saja, meski semakin lama baunya semakin menyengat. Pantai Yeh Kali dikenal sebagai pantai yang angker. Pantai ini menjadi tempat nganyut bade -- tower tinggi untuk upacara ngaben ---. Pantai Yeh Kali ini menjadi angker karena merupakan campuhan atau pertemuan dari dua sungai yaitu Sungai Yeh Kali dan Sungai Gug. (kmb31)

KK Bermasalah Ditelusuri

Disdukcapil Nilai Persyaratannya Sudah Lengkap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem langsung menelusuri informasi dugaan kartu keluarga bermasalah yang diterbitkan tanpa persetujuan perbekel. Kepala Disdukcapil, Wayan Sumidia, mengatakan persoalan yang terjadi di Desa Tegallinggah, Karangasem itu, ternyata berdokumen lengkap, sehingga memang seharusnya diproses oleh petugas di Kantor Disdukcapil untuk penerbitan kartu keluarga. Lalu bagaimanakah sesungguhnya, di mana letak benang kusutnya sehingga Kartu Keluarga, tersebut dianggap bermasalah?

KEPALA Disdukcapil, Karangaem, Sumidia, menegaskan soal kisruh kartu keluarga yang dianggap bermasalah oleh Perbekal Desa Tenggallinggah, Kecamatan Karangasem itu. Pihaknya, kata Sumidia, sudah menemukan kartu keluarga yang dipersoalkan tersebut. Kartu keluarga tersebut diketahui atas nama Anang Waluyo dan Sri Widayati. Keduanya mengajukan permohonan untuk memperoleh kartu keluarga sejak 12 Oktober 2015. Dalam dokumen permohonannya, persyaratannya juga sebenarnya

sudah lengkap. Ada persetujuan dari perbekel setempat, yang saat itu diteken atas nama Sekretaris Desa Wayan Putu Wardana dan salah satu Kasi di Kantor Camat atas nama Firman Kurniawan. Kedua warga itu adalah pindahan dari Lingkungan Teges Kaja, Gianyar, menuju Desa Tegallinggah. “Persetujuannya waktu itu diteken oleh perbekel atas nama Sekdes. Itu sepertinya dilakukan sebelum perbekel yang sekarang menjabat. Makanya dia tidak tahu,” katanya. Sumidia mengaku sudah

memastikan langsung, tidak ada yang berani melakukan pungutan liar (pungli) saat sedang bertugas di Kantor Disdukcapil. Sebab, seluruh prosesnya dilakukan sangat ketat. Kalaupun ada yang berani bermain, di sana akan mudah terlacak. Dijamin, hanya dengan melihat kartu keluarganya sudah ketahuan bagaimana proses yang dilakukan ketika di Disdukcapil. Saat itu bisa diketahui, jam berapa dicetak dan siapa yang bertugas saat itu. Dalam konteks masalah kartu keluarga warga

di Tegallinggah itu setelah mengecek kartu keluarganya, pihaknya memastikan tidak ada persoalan. Alasannya, semua dokumen permohonannya lengkap. Sementara itu, Perbekel Tegallinggah Gede Sudiarsa mengaku tak pernah bermaksud menyebut ada pungli di Disdukcapil Karangasem. Dia sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil. Atas persoalan ini, pihaknya meminta agar nantinya Disdukcapil lebih berhati-hati dalam memproses permohonan warga,

utamanya kepada anak buahnya yang mencetak kartu keluarga. “Sebab, seperti di desa kami, tanpa sepengetahuan perbekel atau klian banjar dinas, seorang pendatang dengan cepat sudah bisa membawa kartu keluarga, tanpa ada surat pindah yang disetor ke klian banjar dinas,” katanya. Terkait konteks persoalan kartu keluarga itu, pihaknya mengaku akan melakukan proses klarifikasi di Kantor Disdukcapil Karangasem, Senin (28/11) nanti. (gik)


TABANAN

14 Dana Kube untuk 1.400 Sasaran

Tabanan (Bali Post) Pemerintah pusat terus berupaya mengentaskan kemiskinan. Salah satunya lewat bantuan stimulan untuk pemberdayaan masyarakat berupa dana Bantuan Kelompok Bersama (Kube) yang tahun ini disebut program “Kube Quick Wins”. Dinas Sosial Kabupaten Tabanan menerima Rp 2,4 miliar dari Kemensos RI yang akan disalurkan untuk 1.400 penerima manfaat yang terdiri atas 158 kelompok penerima manfaat di beberapa desa. Peluncuran pertama program ini untuk 28 kelompok dengan 239 penerima manfaat dilaksanakan di Wantilan Natar Sari Apuan, Baturiti, Jumat (25/11) kemarin. Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gede Gunawan mengatakan bantuan pemberdayaan masyarakat kurang mampu itu untuk pemberdayaan ekonomi produktif. “Pusat memberikan stimulan untuk pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat agar bisa mandiri,” ucapnya. Ia berharap bantuan Kube dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Besaran dana bagi penerima manfaat Rp 2 juta. Artinya, jika dalam satu kelompok terdiri atas 10 orang, akan mendapat kucuran dana Rp 20 juta melalui bank penyalur yang ditunjuk pemerintah pusat,” jelasnya. Bantuan stimulan Kube dari pemerintah pusat rutin ada tiap tahun. Di Tabanan jumlah bantuan yang diberikan mengalami peningkatan. Pada 2015 diberikan untuk 40 kelompok, sedangkan tahun ini buat 158 kelompok. “Kami di Disos selalu

Empat Penumpang Selamat Kecelakaan beruntun melibatkan empat unit kendaraan terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Jumat (25/11) kemarin sekitar pukul 11.00 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan kemacetan hingga berjam-jam, sebab saat bersamaan ada truk mogok sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Bali Post/kmb28

melakukan pendekatan dan lobi ke pusat, mengingat program ini cukup berhasil sehingga digulirkan kembali tahun ini,” ujarnya. Kemudahan lain dari program Kube Quick Wins adalah sejumlah sasaran dari desa yang berbeda bisa bergabung dengan desa lain dalam satu kelompok. “Kalau dulu harus mengumpulkan satu desa yang ada kelompoknya baru bisa diberikan. Kelompok yang nantinya bertanggung jawab terhadap pemanfaatan dana tersebut,” imbuh Gunawan. Ia mengimbau kelompok penerima bantuan Kube agar menggunakan dana sebaik-baiknya sesuai dengan usaha masing-masing sebab manfaatnya akan dirasakan masyarakat itu sendiri. (kmb28)

Kasus Gagal Ginjal Bisa Dicegah Tabanan (Bali Post) – Kasus gagal ginjal mengalami peningkatan di Kabupaten Tabanan dan Bali. Peningkatan ini dikarenakan banyaknya kasus baru dan masyarakat lebih mudah mendapatkan akses layanan kesehatan atau berobat. Di sisi lain angka kematian ibu menjadi tolok ukur derajat kesehatan. Dua kasus ini bisa dicegah dan dideteksi sejak dini. Untuk itu, dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-52 digelar acara seminar dengan tema ‘’Penanganan Awal Gagal Ginjal di Layanan Primer dan Penanganan Kegawatdaruratan di Bidang Obstetri Dalam Rangka Menurunkan Angka Kematian Ibu’’, Jumat (25/11) kemarin. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, seminar ini dilaksanakan untuk memberikan informasi terbaru mengenai penanganan kasus gagal ginjal dan ibu hamil di layanan kesehatan primer. ‘’Fungsi utama puskesmas adalah tindakan pencegahan dan promotif. Kasus gagal ginjal dan ibu hamil ditangani di layanan primer ini agar tidak sampai parah,’’ ujarnya. Puskesmas hanya menanani kasus penyakit ginjal kronis (PGK). Dalam

Swift Ringsek

Tabanan (Bali Post) -

Nyoman Gede Gunawan

artian puskesmas bertugas menjaga kasus PGK ini agar tidak sampai ke gagal ginjal dan memerlukan cuci darah. ‘’Jika sampai gagal ginjal penanganannya dirujuk ke rumah sakit,’’ katanya. Dijelaskannya, penyakit kencing manis dan hipertensi adalah penyebab terbanyak dari pemicu terjadinya PGK dan gagal ginjal. Oleh karenanya, petugas puskesmas selain memberikan pengobatan juga penyuluhan kesehatan terhadap pasien, baik mengenai asupan gizi serta bagaimana cara mengontrol kadar gula dan tekanan darah. Layanan cuci darah bagi pasien gagal ginjal telah tersedia di BRSU Tabanan. Menurut Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, saat ini tercatat 215 pasien lama dan 35 pasien baru yang menjalani HD. Setiap bulan dilakukan 1.500 tindakan HD, padahal mesin HD hanya 27 buah sehingga belum ideal untuk melayani layanan tersebut. ‘’Lewat penanganan yang tepat di puskesmas, kasus gagal ginjal bisa ditekan sehingga kualitas hidup pasien lebih baik dan tidak sampai menderita gagal ginjal yang memerlukan tindakan cuci darah,’’ tandasnya. (kmb24)

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Dari informasi yang dihimpun, tabrakan melibatkan truk Hino bernomor polisi P 9003 UZ, Suzuki Swift DK 1645 WG, truk Mitsubishi DK 9406 BF dan truk Hino L 8552 UU. Lakalantas dipicu oleh truk P 9003 UZ yang mengalami rem blong. Saksi mata di lokasi kejadian, I Dewa Nyoman Suardi (50) mengatakan kecelakaan terjadi dikarenakan truk Hino P 9003 UZ yang dikemudikan Mulyono (55) asal Desa/Kecamatan Songon, Banyuwangi, dari arah barat (Gilimakuk) kehilangan kendali akibat rem blong. Saat melaju di jalan sedikit menurun, truk menghantam Swift

yang dikemudikan I Gede Yohan Prasetya (31), truk yang dikemudikan Eka dan Hino bermuatan palen-palen yang dikemudikan Forik Boften (35) asal Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, NTB. “Saya lihat kendaraan Swift terjepit di tengahtengah. Seluruh kendaraan baru terhenti setelah menabrak truk yang paling depan,” ungkapnya. Empat penumpang Swift, yakni I Nyoman Sunarta (55), balita berusia 1,5 tahun, Ni Komang Aprilia (26) dan sopir I Gede Yohan Prasetya sempat terjebak dalam mobil. “Penumpang yang ada di bagian belakang terjepit. Warga kemudian menolongnya,” jelas Suardi. Jalur Padat Sopir yang menjadi penyebab kecelakaan (Mulyono) yang berangkat dari Surabaya menuju Ubung, mengaku mengemudikan kendaraan tidak terlalu ngebut. Setibanya di lokasi kejadian truk bermuatan 27 ton ini tidak bisa dikendalikannya karena rem blong. “Mau banting setir tidak bisa karena jalur padat,” ucapnya.

Pengemudi Swift I Gede Yohan Prasetya mengatakan bersama keluarganya hendak berangkat ke Bandara I Gusti Ngutah Rai mengantarkan ayahnya. Saat itu kondisi jalan cukup padat. Tiba-tiba bagian belakang mobilnya ditabrak truk dan terdorong sekitar 10 meter sehingga menabrak truk warna hijau yang ada di depannya. Setelah berhasil keluar, ia kemudian menolong istri dan anaknya yang terjepit tempat duduk di belakang. Beruntung anaknya yang masih balita tidak terluka meskipun menangis. Istrinya, Aprilia, mengalami benturan di kepala, namun sadar dan tidak terluka. Bagian belakang dan depan Swift hancur karena masuk ke bawah truk dan harus ditarik dengan derek. Ditemui di lokasi kejadian, Wakapolsek Kerambitan AKP I Wayan Setia menjelaskan, penyebab kecelakaan adalah truk yang dikemudikan Mulyono mengalami rem blong. Ia mengimbau sopir truk apalagi yang mengangkut barang berton-ton selalu memeriksa kendaraan dengan baik, mengingat jalur Denpasar-Gilimanuk rawan macet dan kecelakaan. (kmb28)

Rapat Banggar RAPBD 2017

Defisit Rp 30 Miliar, Program Pemerintah Belum Terakomodasi

Tabanan (Bali Post) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan dan eksekutif membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017, di ruang sidang utama Kantor Dewan Tabanan, Jumat (25/11) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi yang juga ketua banggar dihadiri Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa bersama jajaran. Rapat yang berlangsung mulai pukul 11.00 Wita, membahas masih adanya kekurangan anggaran Rp 30 miliar untuk bisa mengakomodasi program pemerintah. “Rencananya diadakan rasonalisasi kembali supaya berimbang atau, jika memungkinkan dengan cara menambah potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” beber Wirna Ariwangsa. Sejumlah masukan dari kalangan legislatif mencuat dalam rapat banggar. Salah satunya penerapan tiket elektronik di objek wisata yang diharapkan bisa terealisasi tahun 2017 mendatang. “Tiket elektronik adalah sistem bagaimana menangani pemasukan tamu yang datang ke objek wisata. Itu salah satu saran dari kalangan dewan dan sudah kami persiapkan. Diharapkan tahun 2017 sudah jalan,” ucap Sekda Tabanan. Putu Eka Nurcahyadi dari Fraksi PDI-P menyampaikan penyusunan RAPBD 2017 harus efektif dan efisien. Politisi asal Marga ini juga menekankan bahwa PAD bisa didongkrak dengan penerapan tiket elektronik di sejumlah objek wisata di Tabanan. Sebagai ketua Komisi I yang membidangi masalah pendapatan, ia juga mendorong eksekutif untuk merancang

perda menara atau tower sehingga bisa dikenai pajak dan mampu meningkatkan PAD. Sementara itu, I Made Asta Dharma dari Golkar mengapresiasi eksekutif yang menghidupkan kembali PDDS (Perusahaan Daerah Dharma Santika). “Saya berharap jenis usaha yang ada di bawah naungan PDDS benar-benar menjalankan misi sosial dan tentunya menguntungkan,” katanya. Di satu sisi, kalangan legislatif dengan tegas menolak pemasangan anggaran khusus kunjungan kerja ke luar negeri yang sempat mencuat dalam rapat banggar. “Kami tidak

perlu melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Anggaran lebih baik diperuntukkan untuk kebutuhan masyarakat Tabanan,” tegas I Nyoman Arnawa dari Fraksi PDI-P. Menurut Wirna Ariwangsa, anggaran perjalanan dinas ke luar negeri memang tidak bisa diakomodir. “Berkaca dari anggaran 2016, kami tidak mungkin memasukkan anggaran perjalanan dinas apalagi ke luar negeri,” sebutnya. Kecuali, lanjut pejabat asal Kecamatan Selemadeg ini, ada undangan dari luar negeri untuk menghadiri kegiatan di sana baru bisa dianggarkan. (kmb28)

Bali Post/kmb28

RAPAT - Rapat Banggar DPRD Tabanan dan eksekutif membahas RAPBD 2017 di Gedung Dewan, Jumat (25/11) kemarin.


15

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Delapan Besar ISC B di Jepara

Jakarta (Bali Post) Babak delapan besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B dipertandingkan di Jepara, Jawa Tengah, kata Direktur Kompetisi dan Regulasi PT Gelora Trisula Semesta (GTS) Ratu Tisha Destria. ‘’Babak delapan besar digelar pada 9 dan 10 Desember. Pertandingan pembukannya adalah PSPS Riau melawan Perssu Real Madura,’’ ujar Ratu dalam acara pengundian delapan besar ISC B di Kantor PT Liga Indonesia, Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Menurutnya, penunjukan Jepara sebagai tuan rumah delapan besar dilakukan, karena Stadion Gelora Bumi Kartini dianggap mumpuni untuk melaksanakan pertandingan baik sore maupun malam hari. Sementara untuk babak semifinal pada 14 Desember, PT GTS masih mempertimbangkan dua tempat, antara Solo, Jawa Tengah dan Bantul, D.I. Yogyakarta. ‘’Kami masih mempertimbangkan kesiapan kedua stadion tersebut,’’ tutur Ratu sembari menambahkan bahwa babak final ISC B dipastikan dihelat di Solo pada 17 Desember. Adapun hasil pengundian delapan besar ISC B, delapan klub dibagi ke dalam empat grup, A sampai D. Tim di masing-masing grup harus saling mengalahkan untuk merebut tiket ke semifinal. PSCS Cilacap akan melawan Persita Tangerang di Grup A. Martapura FC berhadapan dengan Persekap Pasuruan di Grup B. PSS Sleman bertemu Perserang Serang di Grup C dan terakhir, PSPS Riau versus Perssu Real Madura di Grup D. Di semifinal, pemenang Grup A berhadapan dengan pemenang Grup B serta pemenang Grup C berhadapan dengan pemenang Grup D. Babak final ISC B di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, rencananya akan ditayangkan secara langsung di stasiun televisi swasta. (ant)

Pebulu Tangkis Timnas Diproyeksikan ke Asian Games

Bali Post/ist

SEMIFINAL - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto melenggang ke babak semifinal Hongkong Terbuka, pascamenaklukkan atlert tuan rumah Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dengan skor 17-21, 22-10, dan 21-14, Jumat (25/11) kemarin.

Praveen/Debby ke Semifinal Hongkong Terbuka

Jakarta (Bali Post) Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto melaju ke putaran semifinal turnamen Hongkong Terbuka 2016 selepas menyingkirkan pasangan tuan rumah pada pertandingan perempatfinal, Jumat (25/11) kemarin.

Bali Post/ist

Pembalap F-1 asal Jerman Nico Rosberg.

Jerman akan Dihapus dari Gelaran F-1 2017

Abu Dhabi Grand Prix Jerman akan dihapus dari kalender kegiatan balap Formula 1 tahun 2017, karena masalah pembiayaan, meski pembalap negara tersebut Nico Rosberg pekan ini berpeluang menjadi juara dunia. Bos Sirkuit Hockenheim, Georg Seiler, seperti dikutip media di Jerman, mengatakan bahwa risiko ekonomi dengan menggelar event bertahun-tahun secara beruntun terlalu besar. Sirkuit Hockenheim telah menggelar balapan Formula 1 musim ini dan mengikat kontrak untuk tahun 2018. Juli tahun depan gilirannya Nuerburgring, berdasarkan kesepakatan terkait alternatif, namun pemilik sirkuit itu membatalkan persetujuan itu karena masalah fee sebagai tuan rumah. Jerman masuk dalam daftar sementara 21 lomba balap Formula 1 tahun 2017, bersama dengan Kanada dan Brazil yang tertulis dengan ‘’tanda bintang’’. Namun kedua negara tersebut diperkirakan akan tetap menggelar lomba, bahkan di Kanada tiket Formula 1 sudah dijual pada Jumat (25/11) kemarin. Kalender resmi akan disahkan oleh Federasi Automobil Internasional (FIA) akhir November ini. Belum ada konfirmasi dari bos F-1 Berni Ecclestone, meskipun ia sempat menyatakan pesimis mengenai prospek lomba di Jerman. ‘’Kami mencoba mempertahankan Hockenheim, namun mereka telah mundur,’’ kata pria 86 tahun itu. (ant/rtr)

‘’Kami tertekan oleh lawan pada awal permainan. Kami juga cenderung mengikuti pola permainan mereka sehingga seringkali terserang,’’ kata Debby selepas pertandingan di Kowloon, Hongkong, kemarin malam. Ganda Praveen/Debby menang atas pasangan Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dengan skor 17-21, 22-20, dan 21-14 dalam laga perempatfinal selama 55 menit. Pasangan Merah-Putih yang menempati posisi unggulan kedua itu hampir kehilangan peluang untuk menang setelah tertinggal 15-17 dan 16-18 pada game kedua. Tetapi, Praveen/Debby mampu terus menempel perolehan poin lawan 19-19, 20-20 hingga merebut game kedua 22-20. ‘’Kami mengubah pola permainan

dan strategi itu membuahkan hasil. Lawan tidak mampu menyesuaikan pola kami,’’ kata Ucok, sapaan akrab Praveen Jordan. Debby mengatakan keberhasilannya merebut game kedua dilatarbelakangi perubahan ritme permainan dan lebih fokus untuk meraih satu-per-satu poin. Ganda campuran Indonesia yang menempati peringkat lima dunia itu mengunci permainan lawan pada game ketiga dengan keunggulan 15-11, 1912, dan menang 21-14 sehingga lolos ke putaran semifinal. Pada putaran semifinal yang akan berlangsung pada Sabtu (26/11) ini, Praveen/Debby akan berhadapan dengan wakil Korea Selatan Choi Solgyu/ Chae Yoo Jung. Pertandingan itu akan menjadi pertemuan kedua Praveen/Deb-

by dengan Choi/ Chae setelah Tiongkok Terbuka 2016. Indonesia juga menempatkan satu wakil pada semifinal nomor ganda campuran Hongkong Terbuka 2016 yaitu Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu melaju ke semifinal setelah menaklukkan ganda Tiongkok Liu Cheng/Li Yinhui 2113, 21-14. (ant)

Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Wiranto optimistis menyambut ajang olahraga internasional Asian Games (AG) 2018 dengan bekal prestasi para atlet yang cukup gemilang. ‘’Sebagai tuan rumah sudah pasti kita mempersiapkan atlet-atlet untuk tampil maksimal dalam ajang di kawasan Asia tersebut,’’ kata Wiranto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/11) kemarin. Ia mengatakan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut mempertaruhkan gengsi NKRI, dan terus menggenjot kualitas anak didiknya pada cabang olahraga bulu tangkis. Pria yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu menjelaskan, selain berlatih menggunakan peralatan modern, anak didiknya juga digenjot dengan menggunakan metode latihan baru. ‘’Soal persiapan Asian Games, ya… kami tetap mengincar dan meningkatkan dominasi kita pada cabang bulu tangkis. Latihan yang intens terus dilakukan dengan peralatan modern,’’ katanya. Dikatakannya, pihaknya sangat mengandalkan dan memacu pebulu tangkis timnas yang ada saat ini, guna berlaga ke ajang AG. Soalnya tidak mungkin dalam waktu dekat mencari pemain baru, karena proses latihannya pasti lama lagi. ‘’Jadi yang sudah ada terus kami poles untuk bisa merebut prestasi yang lebih banyak, khususnya tingkat internasional baik itu single atau pun double baik putra maupun putri,’’ ujarnya. Wiranto juga mengapresiasi prestasi yang selama ini diraih atlet-atlet Indonesia, khususnya cabang bulu tangkis. Menurutnya, prestasi yang sudah diukir anak-anak Indonesia harus dijadikan energi positif untuk terus meningkatkan kualitas. PBSI sudah melakukan analisis. Ia bersyukur pada pertandingan superseries di Cina baru-baru ini tim Indonesia mendapatkan tambahan medali emas. Itu artinya superseries kompetisi yang ketat. Tim ganda dan campuran berhasil dan makin bagus. Ini menjadi energi yang positif untuk terus bangkit. Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olimpiade Indonesia Dodi Iswandi mengungkapkan, di samping mempersiapkan insfrastruktur, pihaknya juga menjalin kesepahaman dengan beberapa instansi pemerintahan. ‘’Yang sudah kami lakukan saat ini menjalin kerja sama dengan BPKP. Bahkan dalam waktu dekat, juga akan bersinergi dengan Tim Pengawalan, dan Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat (TP4P) Kejaksaan Agung,’’ jelasnya. Asian Games 2018 rencananya diselenggarakan di Indonesia pada 18 Agustus - 2 September 2018. Acara multi-event olahraga regional Asia ini akan dilaksanakan di dua tempat, yaitu Jakarta dan Palembang. Namun selain dua tempat tersebut juga disiapkan beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung di antaranya Jawa Barat dan Banten. (ant)

Inter Tersingkir dari Liga Eropa London – Inter Milan tersingkir dari kompetisi Liga Europa ketika dikalahkan klub Israel Hapoel Beer-Sheva 2-3 di kandang lawan, kendati sempat unggul dua gol sebelumnya, Jumat (25/11) kemarin. Setelah salah satu klub sepak bola raksasa Eropa itu tersingkir, Manchester United (MU) menggelora lewat kemenangan besar 4-0 atas Feyenoord berkat sumbangan gol dari Wayne Rooney yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi MU di kompetisi Eropa. Bagi Inter, kemenangan melawan klub Israel itu menjadi keharusan jika ingin tetap berkiprah di kompetisi Eropa, dan itu hampir terjadi ketika pada babak pertama Inter mendapat sumbangan gol dari Mauro Icardi dan Marcelo

Brozovic. Namun setelah memasuki pertandingan babak kedua, Inter bermain kurang gereget, dan justru Hapoel yang sensasional setelah menang di San Siro pada pertandingan pembukaan grup lalu, mampu memperkecil ketertinggalan lewat sundulan kepala Lucio Maranhao sebelum kiper Inter Samir Handanovic terkena akumulasi dua kartu kuning saat kemasukan tendangan penalti yang dilakukan Anthony Nwakaeme. Setelah itu tim Israel semakin menekan melawan 10 pemain dan pada menit akhir 93 Ben Sahar memastikan kemenangan bagi timnya. Inter gagal dengan hanya mengumpulkan tiga poin, dan Hapoel bernapas lega melaju dengan mengumpulkan tujuh poin bersama posisi kedua Southampton

yang kehilangan peluangnya lolos di putaran menjelang akhir setelah dikalahkan Sprata Prague 0-1 di kandang lawan. Sementara Sparta memastikan lolos ke babak sistem gugur lewat bek asal Zimbabwe Costa Nhamoinesu yang mencetak gol pada menit ke-11. Drama perebutan tim yang lolos ke babak sistem gugur lainnya terjadi pada pertandingan terakhir grup antara Southampton melawan Hapoel yang akan berebut posisi kedua. (ant/rtr)

TERBANG - Pesepak bola Inter Milan Mauro Icardi menendang bola sambil terbang saat meladeni Hapoel Beersheba Israel pada Liga Eropa, Grup K, Jumat (25/11) kemarin.

Persija Waspadai Permainan Kolektif Bhayangkara Jakarta (Bali Post) im Persija Jakarta mewaspadai permainan kolektif Bhayangkara United yang akan menjadi lawannya pada lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/11) besok. Apa yang diwaspadai tim yang dibesut oleh M. Zein Al Haddad ini bukan tanpa alasan, karena Bhayangkara United memiliki komposisi pemain muda dan senior, yang kemampuannya merata. Bahkan, untuk pemain usia mudanya banyak yang kenyang pengalaman internasional. “Harus diakui Bhayangkara punya WASPADA - Pesepak bola Persija Jakarta Emmanuel Kenmogne menyundul bola. Persija bakal mewaspadai permainan kolektif Bhayangkara United dalam lanjutan TSC 2016.

permainan kolektivitas yang bagus. Meski banyak pemain muda, mereka sudah berpengalaman. Bahkan sudah merasakan masuk timnas,” kata pelatih Persija M. Zein Al Haddad di Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Tim besutan Ibnu Grahan meski ditinggal pemain muda potensialnya yaitu Evan Dimas yang memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016, namun masih banyak yang potensial. Sebut saja Ilham Udin Armayn, Muhammad Hargianto, Putu Gede hingga Zulfiandi. Meski lawan bakal mencari pelampiasan setelah dikalahkan PSM Makssar 0-1 pada pertandingan sebelumnya, pelatih yang akrab dipanggil Mamak itu tidak gentar. Berbekal sebagai tuan rumah, tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu bertekad meraih poin penuh pada pertandingan bergengsi ini. Apalagi pertandingan di pekan ke-30 ini, akan diperkuat beberapa

pemain inti yang pada pertandingan sebelumnya absen. Untuk lini belakang, Persija kemungkinan besar akan kembali diperkuat pemain ikonnya yaitu Ismed Sofyan yang sudah sembuh dari cedera. Begitu juga dengan Maman Abdulrahman yang juga siap diturunkan. “Pemain belakang memang mulai lengkap. Ismed dan Maman sudah membaik. Untuk diturunkan atau tidak tergantung kondisi terakhir nanti,” kata mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu. Selain kedua nama tersebut, ada nama lagi yang siap dimainkan yaitu jenderal lapangan tengah, Amarzukih. Pemain serba bisa ini sudah terbebas dari sanksi sehingga akan menambah kekuatan tim asal ibukota yang saat ini menjadi musafir karena Stadion Gelora Bung Karno direnovasi. Dengan komposisi pemain yang ada seperti Greg Nwokolo, Bambang

Pamungkas, Rendik Rendika Rama, Ramdani Lestaluhu, Sutanto Tan, Novri Setiawan hingga Emmanuel Kenmogne dipastikan tim asal ibukota ini akan berjuang habis-habisan mengingat saat ini masih berada diposisi 14 klasemen. Persija saat ini baru mengumpulkan 30 poin dari 29 pertandingan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan Bhayangkara United yang berada di posisi empat dengan raihan 48 poin dari 28 pertandingan. Meski demikian, Macan Kemayoran bertekad mengamankan tiga poin pada pertandingan nanti. Sesuai dengan rencana, rombongan tim Macan Kemayoran yang berkekuatan 18 pemain akan bertolak menuju Solo, Sabtu (26/11) ini. Hal ini disesuaikan dengan program mengingat setelah melawan Bhayangkara United selanjutnya akan menghadapi tuan rumah Mitra Kukar di Tenggarong, Jumat (2/12). (ant)


OLAHRAGA

16

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

PNB Diharapkan Punya UKM Hapkido Mangupura (Bali Post)Politeknik Negeri Bali (PNB) ke depannya diharapkan memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk cabor bela diri hapkido. Cikal bakal terbentuknya UKM telah didahului dengan sosialisasi hapkido melalui kuliah umum di hadapan 120 mahasiswa PNB, di kampus setempat, kawasan Jimbaran, Badung, baru-baru ini. Pelatih Utama Hapkido Bali Surya Mega Wijaya di Kuta, Jumat (25/11) kemarin menuturkan, upaya pembentukan UKM harus memiliki pengurus berikut tempat latihan (dojang). Tujuannya, untuk menyiapkan atlet hapkido sedini mungkin, mengingat di event nasional hapkido punya agenda event turnamen terbuka, kejurnas, ekshibisi, kejuaraan anak-anak, sampai kejuaraan dunia. ‘’Kami menyiapkan atlet dari kalangan mahasiswa, dan kami akan sosialisasi ke perguruan tinggi lainnya,’’ ujar Surya Mega Wijaya. Event hapkido untuk 2017 yakni Kejuaraan di Lampung, serta turnamen internasional di Adelaide, Australia. Dijelaskannya, hapkido merupakan bela diri yang cocok kaum wanita maupun pria. Untuk kaum putri, hapkido diyakini bisa untuk membela diri dari kekerasan di jalan, maupun upaya perkosaan. ‘’Jadi, naluri wanita perlu dibekali jurus-jurus hapkido guna menghadapi gangguan di jalanan,’’ pesan Surya Mega Wijaya. Sementara pada diri lelaki sudah dibekali bela diri, sehingga jika mereka menggeluti hapkido, bisa makin percaya diri dalam melindungi maupun menjaga dirinya. ‘’Dari kalangan mahasiswa sangat antusias mengikuti sosialasasi hapkido ini,’’ jelas Surya Mega. Bagi mereka yang menekuni hapkido diharapkan memiliki mental positif, berbudi pekerti luhur. ‘’Kami mengajak mereka yang belaja hapkido ini, supaya hidupnya berguna bagi orang lain,’’ tuturnya. Perkembangan hapkido di Bali, katanya, kini memiki dojang di Ungasan, Renon, Jalan Nakula Kuta, Taman Griya Club Jimbaran, serta pusat latihan di Jalan Moyo Denpasar. Sementara Ketua Pengprov Hapkido Bali dijabat Michael. (022)

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Bela diri hapkido melakukan sosialisasi kepada mahasiswa PNB. Para mahasiswa PNB antusias dan berniat membentuk UKM Hapkido PNB di Bukit Jimbaran.

20 Tim Voli Ikuti Mangupura Cup

Mangupura (Bali Post) Tercatat 20 klub bola voli di Kabupaten Badung mengikuti kejuaraan bola voli yang bertajuk Mangupura Cup 2016 yang mulai diputar Jumat, 25 November 2016 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung. Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung AA Kusimantara saat acara pembukaan Jumat (25/11) kemarin menjelaskan, tahun ini hanya dua kecamatan yang tidak ikut berpartisipasi di ajang ini. Dua kecamatan itu yakni Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Mereka tidak ikut lantaran di dua kecamatan itu masih minim pemain, sehingga tidak bisa mengutus tim untuk ikut berpartisipasi. “Minat anak muda dari kecamatan itu peminatnya untuk menggeluti olahraga bola voli masih sedikit. Karena di sana anak muda lebih cenderung menggeluti olahraga sepak bola. Lapangan juga menjadi kendala, mengingat di sana minim sekali lapangan bola voli. Itu juga menjadi problem mengapa minat anak muda kurang getol ke cabor bola voli,” ungkap Kusimantara. Kusimantara menjelaskan, tahun ini hanya diikuti 20 klub. Di mana ke-20 tim itu di antaranya Carang Sari, Mengwitani, Kekeran, Kerobokan, Buduk, Abianbase, Dalung, Selat, Kerobokan Kelod, Mekar Bhuana, Tumbak Bakuh, bongkasa, Sedang, Tibu Beneng, Darmasaba, Sibang Gede, Kerobokan Kaja, Canggu, Lukluk, dan Sempidi. “Kami harap acuan kejuaraan ini ke depan bisa lebih banyak tim lagi yang ikut. Mengingat, ajang ini merupakan ajang persiapan untuk penjaringan pemain Porprov Bola voli Badung nantinya,” ucapnya sembari menyatakan, pemain yang boleh main merupakan pemain yang berdomisili dan memiliki KTP Badung. (kmb41)

Karateka Timnas Raih Tiga Perak di Kejuaraan AKF

Makassar (Bali Post) Timnas Indonesia merebut 10 medali pada hari pertama pelaksanaan Kejuaraan Asia Karate-Do Federation (AKF) 15th AKF Championship 2016 di Celebes Convention Centre (CCC) Makassar, Sulawesi Selatan, 25-27 November. Pelatih Kepala Timnas Karate Omita Olga Ompi di Makassar, Jumat (25/11) kemarin, mengatakan 10 medali raihan Indonesia itu terdiri dari tiga perak dan tujuh medali perunggu. ‘’Untuk raihan tiga medali perak kita masing-masing dipersembahkan Puspita Meidiana Indah (kumite putri junior -59kg), Dwi Fadhilah (kumite putri junior kelas -48kg), serta Ni Made Yuli Kristina Devi yang turun di kumite putri cadet -54kg,’’ jelasnya. Sementara untuk tujuh medali perunggu tim karate Indonesia masing-masing dipersembahkan Muhammad Arsyal (kumite putra cadet +54kg), Barigh Alfat Aziz (kumite putra cadet -57kg), Marzella Sekar Damayanti (kumite putri cadet -47kg). Selanjutnya Ivan Fairuz Taher (kata putra cadet), Detrina Sabda Nugraha (kata junior putra), Ceyco Georgia Zefanya yang tampil di kelas kumite putri junior kelas +59kg. Meski mampu merebut 10 medali, namun dirinya mengakui memang tidak sesuai yang diharapkan. Sebab, Timnas Indonesia sebelumnya begitu percaya diri mampu merebut medali emas pada pertandingan hari pertama ini. Dirinya berharap hasil ini tidak membuat motivasi atlet menurun di sisa pertandingan ke depan.(ant)

Piala Soeratin Putaran Nasional

Putra Tresna Kembali Bidik Poin Penuh

Bali Post/wan

JUARA GRUP - Bomber Perseden Denpasar Ketut Sudi Katos Artawan menggiring bola. Perseden juara Grup A pada Putaran Nasional Liga Nusantara, dan bakal meladeni Unhalu FC Kendari Sultra sebagai runner-up Grup B, Senin (28/11) lusa.

Perseden Ditahan Kodam Sriwijaya

Denpasar (Bali Post) Perseden Denpasar gagal menuai poin penuh pada laga ketiga saat meladeni PS Kodam II/Sriwjyaya Sumsel di Grup A Piala Nusantara putaran nasional. Tim Laskar Catur Muka ditahan PS Kodam II/Sriwijaya Sumsel 1-1 di Stadion M. Sarengat, Batang, Jawa Tengah, Jumat (25/11) kemarin. Perseden Denpasar unggul lebih dulu lewat gol yang dilesakkan penyerang Andi Zulianto pada menit ke-20, memanfaatkan umpan terukur. Gol itu pun menjadi gol pentutup babak pertama. Akan tetapi di babak kedua, menjelang pertandingan berakhir tepatnya menit ke-78, kemenangan yang di depan mata sirna seketika. Pasalnya, lini belakang Perseden melakukan kesalahan. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Perseden melakukan hands ball di kotak terlarang. Hasilnya, gawang tim Laskar Catur Muka harus rela kebobo-

lan untuk pertama kalinya. Asisten pelatih Perseden Denpasar AAK Bramastra ketika dikontak dari Denpasar mengaku cukup puas dengan penampilan asuhannya di pertandingan terakhir. Meski skor ini, diakuinya, bisa berbeda andai saja peluang di depan gawang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain depan Perseden. ‘’Sederet peluang emas di depan gawang sangat banyak. Ada yang membentur mistar bahkan peluang matang Agus Kayun Dwipayana yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tak bisa dikonversi menjadi gol,’’ ujarnya. Sukses melaju ke babak 16 besar, pihak pelatih tentunya ingin memperbaiki barisan penyerangnya yang masih perlu diasah lagi. Babak 16 sendiri mulai diputar pada Senin (28/11) nanti bertempat di Jepara. Soal calon lawan, Perseden melawan runner-up grup B yakni Unhalu FC Kendari yang mengalahkan Persma Manado 1960 1-0. (kmb)

Sahlan Coral (kiri) dan Larry Siwu

Bali Post/dok

Malam Ini, Tabanan Gelar Tinju Pro Mangupura (Bali Post) Dua petinju profesional andalan Mirah Boxing Camp Bali Larry Siwu dan Sahlan Coral siap beradu jotos dengan petinju luar Bali dalam event Tabanan Super Fight (TSF) 2016 yang bakal digelar pada Sabtu (26/11) malam ini di Lapangan Alit Saputra, Tabanan. Promotor kejuaraan Agus Marmaya, Jumat (25/11) kemarin, menjelaskan baik Larry dan Sahlan siap meladeni lawanlawannya. Larry Siwu akan turun di kelas Welter (66,5 kg) melawan petinju peringkat nasional Benny dari Wizon BC Banjarnegara. Keduanya akan memperebutkan

Sabuk Emas Ketua DPRD Bali dengan mempertandingkan 10 ronde. Sementara Sahlan Coral siap beradu pukulan dengan Ray dari Bayu BC Sukoharjo di kelas Welter (66,5 kg), guna memperebutkan Sabuk Emas Bupati Tabanan. Partai ini digelar dalam 8 ronde. ‘’Sedangkan dua partai lainnya yakni duel di kelas Bantam (53,5 kg) 8 ronde antara Jhon Jet Dista dari Mirah BC Bali melawan Indra dari Bayu BC Sukoharjo, serta kelas bulu junior (55,3 kg) 4 ronde, antara Diro Junior dari Mirah BC Banyuwangi menghadapi Doglo dari Wizon BC Banjarnegara,’’ beber Agus

Marmaya. Kejuaraan bertujuan memeriahkan kota Tabanan juga untuk meramaikan sekaligus mengisi kejuaraan-kejuaraan tinju baik amatir maupun profesional di Bali. Menurutnya, kejuaraan itu bisa dijadikan ajang dalam menggali bibit petinju yang ada di Pulau Dewata, termasuk untuk mengasah skill dan manambah jam terbang bagi petinju yang naik ring. ‘’Kami ingin merangsang minat para pelajar di sekolah tak hanya di Tabanan melainkan juga di Bali. Apalagi tinju sudah dipertandingkan di Porprov Bali untuk amatir,’’ ujar Agus Marmaya. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Legend Mita Devata berhasil menundukkan lawannya Mars Solo dengan skor 3-1 dalam laga persahabatan di Lapangan Kemuning, Karanganyar Solo, Jateng, Jumat (25/11) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Joko Widodo, ketiga gol Mitra Devata hasil bidikan Komang Mariawan melalui tendangan penalti, kemudian gocekan Gede Sudarna dan Bayusuta. Koordinator Mitra Devata Purwanto Iman Santoso menyatakan,

lawan cukup tangguh sebab diperkuat Bayu Andra (PSIS Semarang), Agus Gundul (Mojokerto Putra), Rompi (PKT Bontang), Sunaryo (PS Sragen), serta pemain lokal yang rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Sepanjang pertandingan berjalan seimbang, bahkan kedua tim silih berganti melancar serangan. Hingga turun minu, belum terjadi gol. Di paruh kedua, Mars gencar menekan pertahanan Mitra Devata, hingga Mars Solo unggul lebih dulu 1-0. Tertinggal 0-1, Mitra Devata

berupaya mengejar ketinggalan. Alhasil, Komang Mariawan lewat titik putih mampu menyamakan kedudukan 1-1. Selanjutnya, Gede Sudarna membawa Mitra Devata unggul 2-1, kemudian gol Bayusuta memperbesar kemenangan Mitra Devata 3-1. Padahal, kondisi lapangan becek, dan kedua tim belum bisa mengembangkan permainannya secara maksimal. Mitra Devata kembali bakal merumput meladeni Karanganyar All Stars di Stadion Plumbon, Karanganyar, Sabtu (26/11) ini. (022)

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna U-17 Denpasar bakal melakoni laga terakhir babak penyisihan Grup A Piala Soeratin Putaran Nasional. Dalam pertandingan terakhir, tim besutan Dede Mahatma Dharma akan meladeni tim PS Oku Timur yang bakal berlangsung di Stadion Sarengat, Bantang, Jawa Tengah, Sabtu (26/11) sore ini. Perjuangan Putra Tresna untuk merebut juara grup memang tidak mudah, mereka minimal kembali harus meraih kemenangan untuk menambah poin. Apalagi, kontestan lainnya Persida Sidoarjo juga mengoleksi poin sama dengan Putra Tresna yang sama-sama mengumpulkan 4 poin dari dua kali laga yang sudah dijalani. Jadi, untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar, minimal Putra Tresna bermain seri kontra PS Oku Timur. Kalau untuk meraih juara grup, mereka juga harus melihat hasil lainnya antara Persida Sidoarjo versus PSDS Deli Serdang. Pasalnya, laga lainnya sangan menentukan apakah bakal menjadi juara grup atau runner-up. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Dharma saat dikonfirmasi, Jumat (25/11) kemarin menjelaskan, sekarang ini kepercayaan diri semua pemain semakin tinggi, pascakemenangan yang diraih di laga kedua melawan PSDS Deli Serdang. ‘’Semua pemain semakin termotivasi untuk kembali bisa meraih kemenangan kedua kontra PS Oku Timur,’’ unngkap Dede Mahatma Dharma. Dede menjelaskan,

pihaknya telah memantapkan persiapan tim jelang laga terakhir babak penyisihan. Pasalnya, berdasarkan evaluasi tim saat pertandingan kedua, kini pihaknya mempertajam penyelesaian akhir. Karena, di laga sebelumnya banyak peluang yang diperoleh pemain, akan tetapi gagal dikonversikan menjadi gol. ‘’Selain memantapkan penyelesaian akhir, kami juga telah meningkatkan kepercayaan mental bertanding para pemain. Karena, laga kedua kami lihat mereka masih canggung. Kami juga sudah buat simulasi pertandingan Sabtu (26/11) ini,’’ katanya. Dikatakannya, di laga ketiganya ini pihaknya kehilangan satu pemain yakni Melka lantaran sakit. Dengan kondisi itu, dirinya menyiapkan pemain pangganti untuk mengisi pos dari Melka. ‘’Kami akan mainkan Wahyu Yatha Loka untuk menggantikan Melka. Dia merupakan pemain pinjaman dari Pro Kundalini. Semoga’, kepercayaan yang diberikan dia bisa menjalankan tugas yang diberikan dengan baik,’’ harapnya. Disinggung formasi yang bakal digunakan saat meladeni PS Oku Timur, Dede menjelaskan tetap menggunakan skema seperti dua laga sebelumnya yakni 4-3-3. ‘’Formasi bisa saja berubah sesuai situasi dilapangan,’’ pungkas Dede sembari menyatakan, tim tetap akan berusaha semaksimal mungkin guna mendominasi pertandingan seperti saat lawan PSDS Deli Serdang. Semoga tim kembali bisa meraih kemenangan,’’ harap Dede. (kmb41)

Putra Perkanthi Boyong Piala Bupati Badung Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Putra Perkanthi Jimbaran sukses merealisasikan targetnya di Piala Bupati Badung 2016. Tim polesan Nyoman Sujata berhasil memboyong gelar juara Piala Bupati Badung I/2016, setelah mengalahkan Purnama Putra di babak final dengan adu pinalti yang berkesudahan 3-1. Sejak wasit Wayan Artana membunyikan peluit kick-off, kedua tim bermain terbuka dan saling serang. Meski Stadion Samudera, Kuta diguyur hujan, tak menyurutkan semangat pemain di kedua tim untuk mencuri gol lebih dulu. Sama-sama tampil ofensif, baik Putra Perkanthi maupun Purnama Putra saling ngotot dalam hal menyerang dan juga bertahan. Purnama Putra lebih dulu mengancam gawang Putra Perkanthi melalui striker mungil Agus Desi. Penyerang yang bertumpu pada kecepatannya ini kerap membuat barisan pertahanan Putra Perkanthi yang dikomandoi Jesen keteteran. Namun, penyelesaian akhir pemain depan Purnama masih tumpul. Sementara Putra Pekanthi bukan tanpa peluang. Dimotori kapten Gede Jeno Wilyantara, klub asal Jimbaran itu kerap mengancam gawang Purnama Putra. Jual-beli serangan masih tetap terlihat hingga turun minum, tetapi sayangnya belum ada gol yang tercipta. Di babak kedua, pola permainan kedua tim masih sama perti babak pertama. Namun, peluang di depan gawang lebih banyak didapatkan Purnama Putra. Sedangkan Putra Perkanthi lebih banyak mengandalkan serangan balik. Namun,

hingga waktu babak kedua usai, belum juga terjadi gol. Di babak perpanjangan waktu 2x10 menit, skor masih tak berubah dan dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak adu penalti ini, barulah Putra Perkanthi menunjukkan taringnya. Tiga dari empat eksekutor sukses menyarangkan bola mereka adalah Jeno Wilyantara, Eko Adi dan Dika Arimbawa yang menjadi penentu kemenangan. Sedangkan satu penendang lainnya Labda Karya, sepakannya melambung. Sial bagi Purnama Putra, dari empat penendang, hanya satu orang yang berhasil menyarangkan bola ke gawang yakni Roy Firdaus, sementara tiga algopjo lainnya Arsa Bagia, Wisnu Kawirian dan Diky Kurniawan gagal menundukkan kiper Putra Perkanthi Dwiki Agustama. Pelatih Putra Perkanthi Nyoman Sujata mengaku bangga dengan permainan asuhannya, dan juga ia memuji penampilan Purnama Putra yang bermain apik. “Ini pertandingan paling menarik yang pernah dilalui Putra Perkanthi. Sangat ketat, tapi sekali lagi semangat juang pemain membuat kami keluar sebagai juara,” ujarnya. Namun, ia menyayangkan faktor cuaca yang tak mendukung kemarin yang membuat alur permainan asuhannya tidak banyak berkembang. Sementara itu, pelatih Purnama Putra Putu Gede Dharma Suta menyikapi laga kekalahan di final kemarin karena hanya faktor keberuntungan. “Kami terus menekan, tapi sayang dewi fortuna masih belum memihak kami,” ujarnya. (kmb)

Mitra Devata Tundukkan Mars Solo

Bali Post/wan

JUARA - Pemain Putra Perkanthi Jimbaran berfoto bersama dengan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta setelah berhasil menyabet juara, menaklukkan lawannya Purnama Putra Seminyak pada final turnamen Piala Bupati Badung I /2016, di Lapangan Samudra Kuta, Jumat (25/11) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Perush.distribusi membutuhkan:Sales Manager(S1) pengalaman, Sales Spv, Salesman,MDSPM, Bag.Gudang(SMU) CV Kirim ke marketing01cmm@yahoo.com telp.426276,081999561887

Dcr:5 Sales pny motor SIM-C min SMA. Max.35th.pnglmn bid. bangunan. Krm lmrn ke Marvel Jl.By Pass Ngrh Rai 443B Sanur Ph 727111 - 085106056767

Dibutuhkan Mechanic Fresh Graduate/berpengalaman u/diperusahaan Otomotif(Buggy) Kirim CV ke: info@greengolfbuggy.com / Jl.Mahendradata Selatan No.101 Dps Tlp.471030 / 4717031

!!Dcr Sopir Pribadi dan Sopir Kantor Bs Matik Pengalaman, Bersih,Sopan,Jujur,Minat Hub. 082144481161/081353140235 ato Kirim Jl.Danau Poso No.35Sanur

Dcr Office Assistant Must Know Excel & Good English Hub:081294645348

Urgent Personal Asistant for Villa,English,Computer handle Admin Customer Service Book Keeping. House Keeping Honest experience English active, paforvilla@yahoo.com SMS 082147605147 Umalas

B.BP.004.11.16.0000828

B.BP.004.11.16.0000835

A.BP.155.11.16.0001596

Kami Prshaan Kontraktor Membutuh Segera Min D3 Tehnik Sipil,Laki2,Usia Maks.30Thn u/Jadi Ass Lpngn&Min.S1 Teknik Sipil,Laki2,Usia Maks 40Thn Untuk Jadi Spv Lapangan. Kirim CV ke: ancala.prakasita@yahoo.com Telp:081236714449

B.BP.004.11.16.0000783

Dcr Sopir SIM A Jln.Sehati No.9A Hub.0361-723777

B.BP.820.11.16.0000807

Cr Pengelola Restaurant u/di Kuta Bagi Hasil 087761554545

B.BP.154.11.16.0000840

B.BP.141.11.16.0000845

Salesman, Pria Max.35Thn Tunjung Danu 3,Gatsu Timur,Dps

A.BP.001.11.16.0001212

A.BP.001.11.16.0001524

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Sales Mgr,Acc,Villa Mgr, PA, Fin Mgr,Markt Mgr,Office Mgr. Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm www.concordservices-bali.com

B.BP.004.11.16.0000843

A.BP.001.11.16.0001598

Dbthkn Sgr Asst Rmh Tangga di Sidakarya Hub:081514266706

!!!Job Aussie&Korea Spa (Gj20Jt+Bonus)Pabrik,Kebun Hub:081238229661/083114645787

A.BP.001.11.16.0001577

Dbthkan Pelukis Wnt bs krj bw anak,daerah Canggu 087860838712 A.BP.001.11.16.0001487

A.BP.001.11.16.0001595

Cr PRT Plghr di Pemogan Sgr Hub 081999101366 Jujur,Rajin

!!!Urgent!Butuh 10 Terapis Spa Wanita di Canggu,Gj Menarik+ Bonus+Lembur+THR Telp.9002588; 081239621123

A.BP.001.11.16.0001449

Admin Garment Excel Corel Photoshop English 081338278481

A.BP.001.11.16.0001456

BBC Course Renon Dps, Butuh English Native/Non E:tugasbali@yahoo.com

A.BP.001.11.16.0001576

BPR BthAuditor&marketingKredit Lam.0361 757243 / 08164708238

B.BP.004.11.16.0000831

Cr Sales Marketing,Pria,Bs Bhs Inggris CV:meisindo@gmail.com

Dcr Byk SPG/B u.Mal lam Lgkp Hub:CV.AMP Telp.085238913030 Jln.Nangka Gg.Merpati No.1

Dcr 3 Tng Admin Min D1-D3 bisa Komputer,Diutmkn Wanita Blm Menikah,Krm Lmrn ke Tkd Badung XXI No.9A Telp.081953818999

Bth Cpt Staf Produksi&Delivery Jus di Mengwi,Pria Max.35, Bs Motor, Bs Lgs Kerja Hub:085257535503

B.BP.004.11.16.0000827

Bth Sgr Restaurant &Banquet Manager, Asst FB manager &Duty Manager Syarat:Min D1,Pgmn 2 Th Lmrn&CV krm:The Jayakarta Bali Beach Resorts,Residence & Spa E:pancadanainengah@yahoo.com

A.BP.001.11.16.0001514

Bth Staff Desain&Produksi lmrn K2studio Ruko Kerthawijaya D25 Diponegoro, 03614743186 A.BP.001.11.16.0001597

Butuh Cpt! Sopir & Sales Gaji +Fasilitas Bagus Hub: PT.ASPP Bali/Kratingdaeng, Jl.Tunjung Kuning No.1 Dps Ph:0361-467519

B.BP.154.11.16.0000842

B.BP.001.11.16.0000730

B.BP.101.11.16.0000836

A.BP.001.11.16.0001521

Dcari Ass A,Apt.Sudirman Agung Jl.Diponegoro 176 (0361) 241036

A.BP.001.11.16.0001504

A.BP.001.11.16.0001409

Dcr Sopir pariwisata lok Nusa Dua Hb:08123811600/0361-775437

Dcr Therapist pnglmn.Sanur Dcr Kary Serabutan Gj 2Jt di Hub:286180/082145270572 Segera Jl.Gelogor Carik Perum Royal B.BP.004.11.16.0000822 A.BP.001.11.16.0001573 4554 8444 Dbthkn Adm Penjualan,Adm Pajak Orchid No.43.Hp:0821 Needed 1 female spa therapist B.BP.004.11.16.0000777 Adm Gudang,Adm Penagihan,Bag. Dicari Cook,Chef utk Villa and 1 female housekeeper.Based Pengiriman/Sopir,Sanidata, Jl. Lokasi Pantai Tegal Mengkeb in Kinshaha Congo Africa.Email Teuku Umar 24 Dps,08113886929 Tabanan HP:08113853980 silverlinebali@gmail.com A.BP.001.11.16.0001488 E:sanidatabali.mgt@gmail.com A.BP.001.11.16.0001578

BC.Ass Kumon Melati,Pr min SMU Jl.Melati No.45 Ruko C Denpsar

A.BP.001.11.16.0001571

Dcr HK,FO,Cook,Waiter. Hotel Prawita Hub.08174725308

A.BP.001.11.16.0001589

A.BP.001.11.16.0001579

Dcr KA Gdg Min 25Th,pglm,Gj. Menarik,CV ke Jl.Cargo Indah IV /11B T:0361430372/081339314319

A.BP.001.11.16.0001500

A.BP.001.11.16.0001503

Dicari Sales Food dg syarat: Pendidikan SMU/Sederajat, pengalaman sbg Sales Makanan 1th Usia max.35th,Lam ke Frans Bakery,Br Tegal Kepuh ,Ds Kaba Kaba Kdr Tbn/085737146555

B.BP.001.11.16.0000804

Dicari Supir Pribadi,Gaji UMK BPJS,THR.Lokasi PrerenanCanggu Tlp:0361-8482983,hm@balion.com

B.BP.004.11.16.0000823

Dicari Wanita utk bagian dapur Waitress,Telp. 723593/723637/ 082144159869

A.BP.001.10.16.0001493

A.BP.001.11.16.0001331

B.BP.001.11.16.0000751

Dicari Marketing untuk Finance Max.30thn.Kirim PT.Clipan Finance,Jl.Gatsu Timur 126 Dps

Dicari Sales Hotel & Sopir SIM A min SMA Umur Maks 35th Krm Lam PT.Gunung Slamat 410188

Dcr Admin Gdng(Wanita),Menguasai Microsoft &Brpnglaman + SPG mnguasai Komp.(punya Kend.Sdr) Lamaran ke:Toko Gayathri Dupa Wangi-Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV-Denpasar (0361-239980)

Dcr PRT pglmn brsh2,sk ank kcl tdr dlm/luar ada KTP.Bkn yayasan Hub Ibu Arla 089618915995 / 081246640599

B.BP.031.11.16.0000810

Dicari Housekeeping & Satpam Sekolah Dyatmika.Info:461874

A.BP.001.11.16.0001131

A.BP.001.11.16.0001494

Dcr Bnyak Krywan/ti Pbrk Roti: Sales, Baker, Produksi. Restoran:Waiters, Cook, Manager Hub/SMS:081999057909

Dicari Head Cook pglmn min 2th brt/lokal rstrn akn buka di Ds Lemukih Bllg 087808674965

A.BP.001.11.16.0001517

Dcr Off Boy u Kantor Krm Lam Jl.Sunset Road D-8 Kuta,765976 B.BP.821.11.16.0000830

Dcr Security (Bersertifikat) utk Karma Group Email:recruitment@ karmagroup.com/0361-728287

B.BP.004.11.16.0000825

Dicari:Adm Max 30Thn,SMU/SMK Sdrjat(Gaji Pokok+BPJS)Marktng (Inst,BPJS,GajiPokok)H:484458

A.BP.001.11.16.0001507

Dibthkan Sgr Sopir DumpTruck SIM B Hubungi 081246380456

A.BP.001.11.16.0001329

Dibthkan:Engineering, Reception Operator max 35Th bisa English Kirimkan ke Galuh Bali Spa Phn:750705/8464771

A.BP.001.11.16.0001565

Dicari Pembantu Rmh Tngga Hub.081805691738

A.BP.001.11.16.0001545

Looking for HK Staff for Villa in Canggu,able cooking, good English good performance and Good Salary Call:03614490319/ 082134356114

A.BP.001.11.16.0001335

Dicari-PRT-Wanita-Harus Pnglmn Jujur-Bersih-Suka Dg Anjing Tgl Diluar-Trspt Sndr-Gaji Bgs Kerobokan-Br Anyar 08174716179

Front Office Administration -Male or Female,25-35 Years -Excellent English Spoken & Written - Good Administration Skills(Guest Administration/ Reservation/Invoicing/Word/ Excel/Outlook)Please Send Us your CV Together With a Recent Photo to:career@jamahal.net

B.BP.004.11.16.0000838

Kontraktor Bth Drafter,Ast.HRD CV:sdmsastramas@gmail.com

A.BP.001.11.16.0001493

Looking For Head Chef Male min 30 yo Speak Eng&Indo fluently F&B Exp.min 5 yrs As Sous Chef /Head Chef in Hotel/Rest,Strong Skills in Leadership,Kitchen Organization,Sanitation&Hygiene, & Create & Develop New Recipes. Email To hrd@letsgohogwild.com 081338822323

B.BP.001.11.16.0000803

Looking for Admin,Good English Social Media and Team Work (Based Accounting)Send to: acc@umaandleopold.com

A.BP.001.11.16.0001599

MultifinanceMembthkanAO,Adm, OB,kirim ke Jl.Buluh Indah No. 90A C/Q BESS Central Insurance

A.BP.001.11.16.0001575

PT.Olympindo Multi Finance bth Sgr Kary.CMO & Colektor min D3 Kirim lam Jl.Gatsu Tengah 83X Blok A1 Dps T.03618956920-21

Dicari pembantu untuk villa pribadi,perempuan dan bisa bahasa Inggris Hb.085333467475

A.BP.001.11.16.0001603

Prushan Distributor alat Rumah Sakit Mmbutuhkan:Marketing Rep (Pend.min DII Semua Jurusan) Driver & Delivery(SIM A&C); Bagian Gudang(Min.SMU)Lamrn di kirim ke Jl.Diponegoro 135-137 Blok B24 Dps (T.8423888)

A.BP.001.11.16.0001591

SMK Berkembang Bth Gr,Teknik. Listrik,ElektroDasar,Kerja Bengkel,Bhs.Ing,Siskom,SIM. Digital E:tugasbali@yahoo.com

A.BP.001.11.16.0001363

Urgent Resto Indo di Italy, France,Spain looking for Cook & Waiter 082144667201 for CV

A.BP.001.11.16.0001159

Walk in Intrvw SPG/B Philips SMU.Min 156cm,Max 26th,menarik Tgl 28-30Nov,Jam 10-12WITA, Lam Lgkp Jl.Diponegoro 150,IDT/B No.14-15 Dps,08980503005 A.BP.001.11.16.0001540

Warung Ulekan Jl.Pantai Brawa Canggu Need Staff for Waiter/ Waitress,Cook,Barista,Steward, Chef de Partie.Send CV by Email:ulekanoffice@gmail.com or Telp. 081999967522 B.BP.004.11.16.0000708

Zanzibar Restaurant looking for: waitress,steward,cookhelper A.BP.001.11.16.0001529 Penghasilan Tambahan Part Time female/male,(max24th)Send CV to: 2-4Jt/Bln Serius H081999093828 nimadeindahlestari@gmail.com

B.BP.004.11.16.0000824

A.BP.001.11.16.0001588

B.BP.145.11.16.0000706

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

KIA Sportage’13 Sunroof Putih Juke’12Pth KM30rb,085737180011

Jual Terios TX’10 silver mulus pribadi Trenggana Gg IX/4 Penatih Dps, 08737106173

HONDA

Genio’92 Mls Trwt Pth Var,Jok Klt Buduk 081916154939 Nego

JEEP

H.Jazz Th’2013 RS Putih Matic Tngan Prtama Hub: 085238188900

B.BP.101.11.16.0000772

A.BP.001.11.16.0001574

*****OTO 89///0811398989****** *Wrangler 4Door Rubicon’14Htam *Wrangler4Door SportPlus’11Htm *Vellfire ZG HeaterPrems’14Pth *Alphard G Prems Sounds’10 Htm *Landcruiser VX200 Jpn’08 Slvr *Landcruiser ZX FullOptn’10Htm *SLK200 AMG Full Spec’12 Hitam *FJ Cruiser Jpn FullOptn’14Htm ******Cash/tradein/Kredit***

B.BP.164.11.16.0000832

B.BP.141.11.16.0000846

Rush TRD S’14 Htm DK JKlt Prbd Ban/Pjk Br Low KM 081239907101

B.BP.164.11.16.0000839

A.BP.001.11.16.0001436

Djl Rmh tipe 50m/tnh 100m.Lok b.r. Pangkung Ds pandak Gde.H: 081236522166/ 081999713664.

SUZUKI

MITSUBISHI

Djl Mbl Box L300 Mitsubishi’92 Warna Asli Hub:0811399714

DIJUAL MOTOR

A.BP.001.11.16.0001583

Engkel 4 Roda Mits Counter 2014 Asli DK 081338681038 A.BP.169.11.16.0001528

Engkel Mits 4Rd 2013 As DK 195 Jt Maaf TP 087761018440 A.BP.169.11.16.0001530 TOYOTA

Avanza’04 silver asDK pribadi Hr 95jt Nego Hb.0361-777547

B.BP.031.11.16.0000811

A.BP.001.11.16.0001581

BU Fortuner Disel’09 Hitam 220 Jt Nego Manual HP.081338221973 A.BP.001.11.16.0001584

Dijual Innova Th sd Th 2014 Ex Carrefour Tgl 1 s/d 3 Dec, Hub:0822-0825-6639 B.BP.031.11.16.0000833

Inova’2012 pemilik langsung Hrg.205 jt ,Hub: 082146586849 A.BP.001.11.16.0001572

B.BP.101.11.16.0000837

A.BP.001.11.16.0000428

Djl Rmh Type 36 LT108:Perum Cemara Giri 087860556480

Swift’14 Htm org full bodykit 081916406854 - 081238196569

A.BP.001.11.16.0001570

Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM LB51m2 Minimalis H.695jt nego Hub: 08113864130

A.BP.001.11.16.0001601

Toyota Innova’10 Djl,Htm Met. Bensin Mulus 175Nego AsBali Hub:081933093236/0811397996

A.BP.001.11.16.0001510

MERCEDEZ

Jeep Mercedes 280 GE,1985,Pjk hidup,AC,Winch 4WD.Hub: 0812-19461835/0812-9036-2988

Land Cruiser Prado Th’2012 Putih Istimewa H.081238116467

KIA

Dijual Grandmax Putih 1.5 Box Fiber AC KM 32rb,2015 Mulus Plat DK Hub:082138532222

B.BP.154.11.16.0000841

A.BP.004.11.16.0001606

KOST Kos Ist KM,DprDlm.Ayani G.WerdhiI(08123631812,085102872297)

Dikontrakan Rmh 4KT Lt2 AC Jl TukadPetanu Panjer089238686089 A.BP.001.11.16.0001501

DIJUAL TANAH !BUC Tnh 125m2 Perum Graha Lia Sri Gading Buduk H:08123932479

A.BP.001.11.16.0001533

Dikont Rmh Jl.BuanaRaya G.Turi 2,4KT,2KM,Dpr,Grs,08123984359

Jual Tanah Luas ± 4hektar lokasi Singaraja,081339210472

A.BP.001.11.16.0001604

Dikont Rmh T.45,3KT,Grsi 2 mbl Green Kori Ubung.081 238 51717 A.BP.004.11.16.0001511

A.BP.001.11.16.0001446

A.BP.001.11.16.0001346

Jl Tnh 5Are Batubulan Dkt RS Primagana HP:082145964726

A.BP.001.11.16.0001582

DISEWAKAN TEMPAT Diswkn Tmpt Usaha Jl.Trenggana Tnh 5Are+BangunanH:08123926884

Djl Tnh 1Are Jl.Raya Padonan Telp:082146249472

DISEWAKAN RUMAH Djl Ymh R25 2015 Hitam Tgn 1 Dikont Rmh Baru 4KT+AC,2KM+WH, 2700KM + Modif 082138532222 Grs,Jl.Anyelir Dps 08179754189 B.BP.101.11.16.0000770 DIJUAL RUMAH Djl Rmh Br T190 Di Nuansa Kori Udayana Jimbaran Dkt Jimbaran Club, 087860041028/082138258844

A.BP.001.11.16.0001532

7unit 2A@Jl.UtamaKtwel 8m Aspl Perbatasan Dps-Gyr.0817340222

A.BP.001.11.16.0001490

A.BP.001.11.16.0001586

A.BP.001.11.16.0001587

Ruko Jl.Merdeka 19A Renon 4,5x 14x3 1/2Lantai HP.085333498917

B.BP.166.11.16.0000847

Djl Tnh Kav 2A,2A,3A di Pering Tojan Gianyar 085792991111

YAMAHA

DIJUAL RUKO Jl Ruko 3,5Lt Tkd Sangiang 12 1,6M Ng Panjer Hub:08123817965

A.BP.001.11.16.0001519

A.BP.001.11.16.0001567

A.BP.001.11.16.0001602

Kav1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492 A.BP.001.11.16.0001421

Djl Cpt Tnh Di Jl.Dewisri VIII 3,6Are&Sempidi Dkt Puspem 18Are087860041028/082138258844

Tnh DiSibang Kaja,Abian Semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676

RUPA-RUPA Ahli Rmh Bocor DakDinding Atap Talang,Grs,H.Meki 085237357937 A.BP.001.11.16.0001585

Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg A.BP.001.11.16.0001566 Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs A.BP.001.11.16.0001605 Urgent!! Dijual Tanah 3Are 530/Are A.BP.001.11.16.0001593 BUC 2,5Are Global 849jt Nego Nego DiJln.Tukad Balian ByPas IB Mantra mau nutup Bank Gang Nuri Renon H:081353128825 JASA Pemilik langsung 082341670605 A.BP.001.11.16.0001568 PT.Pumajaya Konsulindo Urus: A.BP.001.11.16.0001453 Pandawa 56 are akomodasiwisata PT (PMA/PMDN),BKPM,Kitas,dll Tk Bdg XIA 3,5A(10x35) @ 725jt pinggir golf&view pantai,dekat 021-30032068 www.pumajaya.com aspal 8M hdp tmr 0811393089 BU pantai 08123 7717999 A.BP.001.11.16.0001600

A.BP.004.11.16.0001607

B.BP.031.11.16.0000611

BENGKEL LAS

SALON

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

ARSITEKTUR

ALUMINIUM

PENDIDIKAN

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

AC

SPA DIJUAL MOBIL

SERVICE

BIRO JASA RUPA-RUPA DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

BIRO JASA


EKONOMI

18

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Menteri Lingkungan Belanda Apresiasi Pembangunan Pariwisata Dimulai dari Infrastruktur Program ”Bali Beach Clean Up” CCAI ITO 2017

Mangupura (Bali Post) Estepers, Ikatan Alumni STP Nusa Dua Bali menyelenggarakan Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2017 di Ayidya Resort, Nusa Dua, Jumat (25/11) kemarin. Pada ITO 2016 itu diundang tiga pembicara yaitu Prof. Dr. Gde Pitana, M.Sc., Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., mahaguru di bidang pemasaran, Faisal Basri, pengamat ekonomi. “Diharapkan para pembicara memberikan informasi ataupun strategi pemasaran berdaya guna, sehingga menjadikan situasi global ini sebagai hal yang membantu pengusaha menerapkan

strategi-strategi efektif, baik SDM, pemasaran, maupun kebijakan operasional, sehingga bisa memenuhi keinginan pengusaha sendiri dan juga pemerintah,” papar Ketua Panitia ITO 2016 Nyoman Astama, S.E., CHA. Ketua Umum Estepers Nyoman Sukadana menambahkan, industri hospitality merupakan industri invisible alias tak kasat mata, sehingga hanya dapat dirasakan secara emosional. “Jadi yang didapatkan wisatawan adalah experience. Itu alasan wisatawan datang ke Bali, jadi yang dicari bukanlah harga tapi experience. Kesan tertentu, pengalaman berbeda dari tempat lain. Nah, hal itulah yang harus dipertah-

Bali Post/kmb23

INDONESIA TOURISM OUTLOOK - Deputi Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran Luar Negeri Prof. I Gde Pitana memberikan materi saat menjadi pembicara pada Indonesia Tourism Outlook 2017, Jumat (25/11) kemarin di Nusa Dua.

ankan dan dijaga,” ujarnya. Dengan demikian, jika hal itu menjadi advantage industri pariwisata di Bali, sehingga cara mempertahankannya adalah membangun infrastruktur yang mendukung ke arah tersebut. Harapannya bukan membangun infrastruktur yang justru menghancurkan nilai-nilai yang sebenarnya menjadi sebuah advantages, di mana pariwisata ini bisa dijual dengan mahal. Tidak justru murah dan juga sembarangan. “Sehingga kalau kita bisa beorientasi, mengacu pada hal ini, kita yakin yang dijual Bali ini adalah tourism yang berbasis kualitas,” tandasnya. Prof. Dr. I Gde Pitana, M.Sc., Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, memaparkan dalam pembangunan pariwisata Indonesia saat ini pemerintah sedang memperbaiki akses dan infrastruktur yaitu penerbangan dan jalan. Hal itu mendapat dukungan total Presiden, sehingga Kementerian Pariwisata diberikan hak mengkoordinasikan menteri-menteri terkait dengan infrastruktur. “Sehingga bisa dilakukan perluasan bandara, perpanjangan runway, pembangunan tol, juga usaha agar bandara yang memenuhi persyaratan dibuka untuk di-rect flight ke luar negeri. Bahkan lebih dari itu, kami memohon agar ada diregulasi izin penerbangan,” paparnya.

Contohnya, airlines X dari Cina ke Manado sudah mendapatkan izin, maka bila maskapai itu ingin terbang dari tempat sama menuju ke Morotai atau Mandalika atau Medan, airlines X itu tidak perlu lagi visibilities. Soalnya maskapai itu menunjukkan bisa terbang ke Manado, sehingga jika terbang ke destinasi lainnya itu adalah urusan visibilitas dari airlines itu sndiri. “Yang penting diperhatikan pemerintah memberi safety and security. Pemerintah tidak boleh terlibat urusan bisnisnya,” imbuhnya. Selain itu, dalam upaya membangun akses pihaknya juga berupaya menambahkan slot penerbangan. Namun sayangnya Bandara Adi Sucipto, Soekarno-Hatta, Ngurah Rai sudah berada di gambar merah. Itu berarti kapasitas operasionalnya perlu ditingkatkan. Untuk Ngurah Rai Bali, pihaknya sedang bernegosiasi agar jam operasionalnya menjadi sehari atau 24 jam. Tidak lagi hanya 18 jam, karena nantinya ada penambahan 8 movement (take off dan landing). Demikian juga di Yogyakarta. Untuk Bandara di Solo masih tergolong kosong. Di Samratulangi, Manado baru dibangun dua tahun lalu kini sudah berada di gambar kuning. “Ini memang sedang diperjuangkan, karena perencanaan pengembangan destinasi itu sangat tergantung 3A, salah satunya akses,” tandasnya. (kmb42)

Bali merupakan gerbang bagi sebagian besar turis asing mengunjungi Indonesia, serta merupakan tujuan wisata populer bagi pariwisata lokal. Berangkat dari kepedulian atas permasalahan sampah di Bali, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Quiksilver Indonesia mengambil langkah nyata membantu menjaga Bali agar tetap bersih dan hijau, yakni dengan menginisiasikan program Bali Beach Clean Up (BBCU) di tahun 2007. Program BBCU ini adalah sebuah program bersih-bersih pantai yang dilakukan secara rutin setiap hari di lima pantai ternama di Bali. Kolaborasi CCAI, Quiksilver Indonesia dengan masyarakat setempat dan pemerintah Bali ini mendapat perhatian Menteri Muda Infrastruktur dan Lingkungan Belanda, Sharon Dijksma. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Sharon Dijksma menyempatkan diri meninjau langsung kegiatan BBCU di Pantai Seminyak, Bali, Kamis (24/11) lalu, serta program penanggulangan sampah yang sudah dilakukan pemerintah bersama pihak pengusaha dan masyarakat sekitar di Pantai Seminyak. Pada kesempatan itu CCAI dan Quiksilver Indonesia berkesempatan menjelaskan kegiatan dan progres dari BBCU yang telah memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan-

nya. “Melalui BBCU CCAI dan Quiksilver Indonesia tidak hanya mewujudkan komitmennya menjaga pantai-pantai di Bali tetap bersih dan aman, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat dengan mempekerjakan 78 penduduk lokal sebagai crew BBCU dan membekali mereka pelatihan mengenai pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan.” ujar Indah Triyanti, Public Affairs & Communications Coca-Cola Amatil Indonesia, Kamis (24/11). Usai meninjau program BBCU di Pantai Seminyak, Sharon Dijksma menyampaikan apresiasinya atas komitmen CCAI dan Quiksilver Indonesia dalam menjaga ekosistem pantai di Bali dan berharap program BBCU dapat berkelanjutan dan menda-

patkan dukungan serta perhatian khusus dari pemerintah lokal. Sebagai garda terdepan, para crew BBCU membersihkan lima pantai di Bali, yaitu Jimbaran, Legian, Kuta, Seminyak, dan Kedonganan setiap harinya dengan menggunakan fasilitas kebersihan dari CCAI dan Quiksilver, berupa barber surf rake, truk sampah dan traktor. CCAI dan Quiksilver Indonesia juga mendistribusikan sedikitnya 150 tempat sampah setiap tahunnya. Upaya ini sebagai bentuk nyata menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Hingga saat ini BBCU berhasil mengumpulkan lebih dari 32 juta kilogram sampah sejak tahun 2007. (bns3)

Bali Post/win

MENTERI LINGKUNGAN BELANDA - Menteri Muda Infrastruktur dan Lingkungan Belanda Sharon Dijksma (tengah) didampingi Indah Triyanti, Public Affairs & Communications Coca-Cola Amatil Indonesia (paling kiri), saat kunjungannya pada kegiatan Bali Beach Clean Up yang digelar CCAI dan Quiksilver, Kamis (24/11) lalu.


19

Sabtu Kliwon, 26 November 2016

Rajesh akan Minta Perlindungan Menkeu

Jakarta (Bali Post) – Country Director PT E.K. Prima Ekspor Indonesia (EKP) Rajesh Rajamohanan mempertimbangkan pengajuan sebagai justice collaborator (JC) atau pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum. ‘’Kita akan pertimbangkan sebagai justice collaborator, kita minta perlindungan karena (PT EKP) ini adalah perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) yang berusaha di Indonesia tapi menghadapi persoalan kesulitan seperti ini,’’ kata pengacara Rajamohanan, Tommy Singh, Jumat (25/11) kemarin. KPK menetapkan Country Director PT E.K. Prima Ekspor Indonesia (EKP) Rajesh Rajamohanan Nain sebagai pemberi suap dan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak Handang Sukarno sebagai penerima suap. Tommy kembali menjelaskan bahwa kliennya adalah korban pemerasan yang dilakukan oleh oknum pegawai DJP. ‘’Klien kami sudah cerita banyak, kami sudah dengar banyak, tentu ada indikasi-indikasi ke arah pemerasan. Dia korban dalam hal ini, bukan pelaku suap,’’ ungkap Tommy. Menurut Tommy, PT EKP sudah mengajukan pengampunan pajak atau tax amnesty, tetapi ditolak oleh oknum DJP. ‘’PT EKP sudah mengajukan tax amnesty sekali, sebelum mengajukan kami ditolak, nah oknumnya bukan HS (Handang Sukarno) kita akan buka semua.

Oknum lain itu (jabatan) setaralah mungkin,’’ jelas Tommy. Tommy pun akan meminta perlindungan dari Tim Reformasi Pajak yang dibentuk oleh Kementerian Keuangan. ‘’Oknumnya bukan satu orang, kita akan minta perlindungan Menkeu RI dan tim reformasi pajak supaya diteliti secara terbuka, transparan dan diketahui juga kenapa tax amnesty ditolak dari awal,’’ ungkap Tommy. PT EKP menginduk pada Lulu Group yang bermarkas di Uni Emirat Arab. Lulu Group secara resmi membuka hypermarket pertama di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada 31 Mei 2016 dan diresmikan Presiden Joko Widodo. KPK pada Rabu (23/11) menggeledah empat lokasi yaitu kantor DJP Jalan Gatot Subroto kavling 40-42 Jakarta Selatan; kantor PT EK Prima Ekspor Indonesia di Graha E.K. Prima Ruko Textile blok C3 Jalan Raya Mangga Dua No.12 Jakarta; rumah kos Handang di belakang kantor DJP dan rumah Rajesh di kompleks Springhill Golf Residence kelurahan Pademangan Timur kecamatan Pademangan Jakarta Utara. Rajesh dan Handang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin (21/11) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah Rajesh di Springhill Residences, Kemayoran saat terjadi penyerahan uang dari Rajesh ke Handan sebesar 148.500 dolar AS atau setara Rp 1,9 miliar. (ant)

Sikap Resmi

Dari Hal. 1

Dari hasil pertemuan tersebut, baik Wanbin maupun Wanhor partai menilai Partai Golkar akan mengalami kerugian apabila Setya Novanto merangkap jabatan sebagai Ketua DPR-RI. ‘’Kalau misalnya Ketua Partai Golkar mendahulukan DPR maka partai akan dirugikan. Mengapa? Karena tidak cukup nanti (waktunya). Demikian kalau ke Golkar bagaimana nanti ke DPR-nya,’’ kata Aburizal Bakrie usai pertemuan. Kendati demikian, Aburizal

mengatakan sikap resmi belum diputuskan Dewan Pembina terkait keinginan dari DPP Golkar ini. Sikap resmi baru akan diputuskan setelah pihaknya bertemu dan mendengar penjelasan langsung dari Setya Novanto selaku ketua umum. Sikap senada disampaikan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung. Mantan Ketua Umum Partai Golkar yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRRI ini meminta agar Setya Novanto tidak merangkap jabatan. Akbar menegaskan agar Setya

Tim Densus

Dari Hal. 1

Ia diduga merupakan jaringan petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim. Kini RPW masih

diperiksa tim Densus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Atas perbuatannya, RPW akan dijerat dengan Pasal 15 juncto Pasal 7 Perppu Nomor 1

Ambil Sikap

Dari Hal. 1

Kejaksaan ada waktu dua minggu untuk meneliti berkas tersebut sesuai KUHAP. ‘’Ada waktu satu minggu untuk menentukan sikap,’’ katanya. Kejaksaan juga segera mengambil sikap atas dilimpahkannya berkas tahap pertama itu. ‘’Kami akan segera mengambil sikap, saya tidak akan katakan berapa hari tapi sesegera mungkin. Yakinlah bahwa kami serius menangani berkas perkara itu,’’ katanya.

Jumat kemarin, Bareskrim Mabes Polri menyerahkan berkas kasus penistaan yang diduga dilakukan oleh Ahok. Serah terima berkas itu dilakukan oleh Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Polri Kombes Pol. Rikwanto dengan dihadiri JAM Pidum Noor Rachmad dan Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Adhi Toegarisman. Dalam penyidikan perkara tersebut, polisi telah meminta keterangan dari 40 orang yang terdiri atas pelapor,

Tetap Saja Maling Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai gaji pegawai pajak saat ini sudah baik, sehingga tidak ada alasan untuk korup. ‘’Kalau dibandingkan dengan kementerian secara umum, (gaji) pajak relatif baik,’’ kata Darmin di Jakarta, Jumat (25/11) kemarin. Darmin mengatakan, sewaktu menjabat sebagai Dirjen Pajak, dirinya telah melakukan pembenahan melalui reformasi perpajakan dengan memperbaiki sistem gaji dan pemberian tunjangan pegawai pajak. ‘’Kita ubah juga gaji pada waktu reformasi, di bawah golongan tiga yang baru masuk sarjana, cukup kompetitif dibanding swasta. Tapi memang penggajian PNS ada strukturnya,’’ katanya. Namun, menurutnya, tindakan korupsi yang tetap dilakukan, meski gaji maupun tunjangan sudah besar, menandakan adanya upaya pelanggaran hukum karena sifat yang tamak dan rakus. ‘’Ya beginilah, sebagus apa pun sistem yang dibuat DJP, beberapa gelintir tetap

memilih salah satu dari jabatan tersebut. Sikap ini penting agar target partai memenangi Pemilu 2019 dapat tercapai. ‘’Mengemban tugas mengenai posisi seseorang memang sebaiknya seseorang betul-betul fokus dalam melaksanakan tugasnya. Kami ingin, terutama dalam perspektif partai. Kami ingin ke depan semakin baik. Semakin dapat dukungan. Semakin dapat apresiasi dari publik. Ya… harapan kami semoga nanti 2019 tentu bisa menarik perolehan dari pemilu sebelumnya,’’ kata Akbar. (kmb4)

saja maling,’’ ujar Dirjen Pajak periode 2006-2009 ini. Darmin menyarankan pembenahan organisasi pajak harus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi, dalam memperkuat tata kelola untuk pembenahan administrasi serta memperbaiki manajemen sumber daya manusia. ‘’Kalau saya bilang sistem TI, ada beberapa TI yang memang krusial dibutuhkan, supaya kesempatan (korupsi) mulai minim,’’ katanya. Menurutnya, upaya tersebut pernah dilakukan melalui program PINTAR yang didukung oleh Bank Dunia, namun implementasinya justru di luar harapan karena gagal pada proses pengadaan barang atau lelang. ‘’Dulu kita membuat kerja sama dengan Bank Dunia untuk membuat sistem TI yang setara dengan kantor pajak terkemuka di dunia. Itu sudah selesai rancangannya dan seharusnya tuntas 2013. Tetapi program itu tidak berjalan, karena semua lelangnya selalu gagal,’’ katanya. (ant)

Darmin Nasution

Selalu Kandas Dari Hal. 1

Pada babak pertama timnas Indonesia sebenarnya memiliki banyak peluang namun selalu kandas di penjaga gawang Singapura yang dikawal Hassan Abdullah Sunny serta tendangan langsung kerap menyamping atau di atas mistar gawang. Memasuki menit ke-40 pemain Indonesia nampak lelah dan kehilangan kontrolnya, sehingga banyak mendapat serangan balik. Timnas Singapura selain melakukan serangan balik, mereka juga tetap menerapkan penjagaan berlapis, bahkan jika mendapat serangan sekitar delapan hingga sembilan pemainnya langsung berbaris menjaga arealnya. Usai jeda, timnas Indonesia melakukan permainan menyerang dengan bola-bola datar dari sisi kiri dan kanan pertahanan Singapura, namun selalu mengalami kegagalan dalam menghasilkan gol. Gol baru tercipta pada menit ke-62 setelah Boas Salossa mengontrol bola dari operan panjang Ferdinan Sinaga yang dimasukkan pada babak kedua, dan memberikan kepada Abduh Lestaluhu (3) dan dengan sekali sentuhan dikirim kepada Rizki Pora (14), kemudian melepas ke tengah setelah melihat Andik lepas dari kawalan pemain belakang Singapura. Andik dengan kencang menendang setengah poli ke kanan gawang tim Singapura. Sementara gol kedua Indonesia tercipta pada menit ke-85. Itu pun ada peran besar dari sang kapten Boas Salossa, yang dengan cerdik mengembalikan bola yang dikirim Stefano Lilipaly sekali sentuhan, dan oleh pemain tengah bernomor punggung 8 itu dilesakkan langsung ke gawang Singapura. Pada laga tersebut, wasit asal Syria Masoud Tufayekieh Jamil Naifah memberikan tiga kartu kuning, satu untuk pemain Singapura M Shakir Hamzah dan dua untuk pemain Indonesia Boas Salossa dan Fachruddin. (ant)

Tahun 2002 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Terorisme dengan ancaman hukuman 10 tahun hingga penjara seumur hidup. (kmb/ant)

saksi-saksi, ahli, dan seorang tersangka. Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan Basuki sebagai tersangka kasus penistaan agama karena dia mengutip Alquran dan menyebut adanya pihak yang menggunakan ayatnya untuk keperluan tertentu saat berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Polisi menduga mantan Bupati Belitung Timur itu melanggar Pasal 156 huruf a Kitab Undang-undang Hukum Pidana. (ant)

Duryodhana Perintahkan Para Ksatria Kuru Dukung Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Sembilan Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA melanjutkan, ‘’Setelah memahami kemauan-kemauan Guru Drona yang bertekad kuat menghabisi para ksatria Pandava dalam pertempuran itu, Prabu Duryodhana malam itu, oh raja, menyapa saudara-saudaranya yang patuh seperti Vikarna, Chitrasena, Suparsva, Durdharsha dan Dirghavahu. Semua saudaranya itu mengikutinya mengucapakan kata-kata seperti ini, ‘Kalian pahlawan-pahlawan yang gagah berani. Sekarang saatnya berjuang dengan tekad bulat untuk melindungi Drona dari bagian belakang. Putra Hridika akan melindungi sebelah kanannya, dan Sala sebelah kirinya.’ Setelah mengatakan ini putra paduka mendesak maju dengan menempatkan para ksatria Kuru itu di depan dan sisa-sisa dari prajurit kereta Trigarta yang perkasa dan pemberani itu. ‘Sang Guru yang murah hati itu akan bertarung penuh semangat melawan para Pandava. Ketika terlibat membantai musuh, lindungilah beliau dengan baik. Kalian semua harus bersatu bersama-sama. Drona sendiri sudah dilengkapi

kelincahan tangan. Karena itu, beliau dapat mengalahkan dewadewa pun dalam pertempuran, apa yang perlu ditakutkan lagi tentang para Pandava dan Somaka? Semua dari kalian, dengan cara bersatu bersama-sama dan berjuang dengan tekad besar, kalian semua akan tampil mengerikan. Karena itu lindungilah Drona yang tak terkalahkan dari ksatria perkasa Dhrishtadyumna. Kecuali Dhrishtadyumna, aku tidak melihat orang di antara semua prajurit Pandava yang dapat mengalahkan Guru Drona. Karena itu, aku berpikir kita harus dengan segenap jiwa kita, melindungi putra Bharadwaja itu. Dilindungi oleh kita, beliau dengan pasti membantai keluarga Somaka dan keluarga Srinjaya satu per satu. Atas terbantainya semua keluarga Srinjaya di depan bala tentara Pandava, putra Drona tanpa diragukan akan membantai Dhritadyumna pada pertempuran dharma ini. Hal yang sama, ksatria kereta perkasa Karna akan tidak ada hambatan mengalahkan ksatria terbaik Arjuna. Mengenai Bhimasena

dan lain-lainnya, yang memakai baju besi, aku akan menaklukkan mereka di semuanya dalam pertarungan. Sisa dari para Pandava yang kehilangan energinya akan dengan mudah dikalahkan para prajurit. Itulah bukti keberhasilanku akan berlangsung selamanya. Untuk alasan-alasan ini lindungilah ksatria utama kereta Drona. Setelah mengucapkan kata-kata ini, oh kepala keturunan Bharata, putra paduka Duryodhana mendorong pasukan-pasukannya pada malam itu yang gelap mengerikan untuk bertempur secara all out. Kemudian dimulailah sebuah pertempuran, oh kepala keturunan Bharata, di antara kedua kelompok itu. Oh baginda, keduanya digerakkan oleh keinginan mendapatkan kemenangan. Arjuna mulai menyengsarakan para Kaurava. Sebaliknya para Kaurava mulai menyengsarakan Arjuna dengan berbagai macam senjata. Putra Drona menutupi penguasa Panchala. Sedangkan Guru Drona sendiri menutupi kelompok Srinjaya dengan hujan-hujan panah lurus. Ketika

pasukan-pasukan Pandava dan Panchala di satu pihak, dan pasukan-pasukan Kaurava di pihak lain, oh Bharata, terlibat saling bantai satu dengan lainnya. Di sana muncul kegemparan sangat hebat. Pertempuran pada malam itu sangat mengerikan dan dahsyat. Karena itu sepertinya belum pernah disaksikan oleh kami sendiri atau orang itu yang pergi sebelum kita.’’ Sanjaya berkata, ‘’Selama berlangsungnya pertempuran pada malam mengerikan itu, oh raja,

dipenuhi sebuah penyembelihan besar-besaran tanpa pilih bulu. Putra Dharma, Yudhishthira, menyapa para Pandava, keluarga Panchala dan keluarga Somaka. Putra sulung Pandu itu memerintahkan untuk menghancurkan manusia, kereta-kereta, gajahgajah, dan pasukan-pasukannya sendiri, berkata, ‘Lanjutkan kalian hanya melawan Guru Drona saja. Segera hadapi dia dan bantai putra Baradwaja tersebut!’ demikian perintah putra sulung Pandu itu. (bersambung)

Sloka 11.6 Pasyadityam vasum rudram asvinam marutas tatha bahuny adrsta-purvani pasyascaryani bharata Saksikanlah para Aditya, para Vasu, para Rudra, kedua Asvin, dan para Marut, saksikanlah oh Arjuna, keajaiban-keajaiban yang tak pernah terlihat sebelum ini.


balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Sabtu Kliwon, 26 November 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Produksi Brem Boni Terkendala Modal

DALAM rangka meningkatkan pendapatan petani, dilakukan berbagai terobosan untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk yang layak jual. Salah satu yang diterapkan di Kecamatan Pupuan adalah mengolah hasil perkebunan buah boni menjadi olahan minuman brem boni yang menyegarkan. Salah satu petani yang melakoni usaha pengolahan brem boni ini, I Ketut Kayun, petani dari Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Ditemui Jumat (25/11) kemarin, dia mengungkapkan bahwa peluang bisnis dari usaha olahan minuman buah boni memang cukup potensial. Terlebih bahan baku berupa buah boni cukup berlimpah di Pupuan. ‘’Untuk musim tertentu, buah ini mudah ditemukan karena pohon boni banyak tumbuh di lahan perkebunan di Pupuan,’’ ujarnya. Meski bahan baku tersedia, Kayun mengakui pihaknya tidak bisa memproduksi dalam jumlah besar dikarenakan modal yang terbatas. ‘’Meski pasar merespons baik, tetapi kami tidak bisa memproduski dalam jumlah besar karena terbentur modal,’’ ujarnya. Ia menjelaskan, rata-rata produksi brem boni yang dihasilkan per hari mencapai 20 liter atau empat botol. Untuk menghasilkan 20 liter brem boni ini, pihaknya membutuhkan 5 kilogram buah boni. Pemasaran brem boni ini sudah sampai ke luar Bali. Bahkan, ada suplayer dari Yogyakarta sudah berminat dan rutin melakukan pemesanan. Namun, pihaknya hanya mampu memenuhinya dalam jumlah terbatas karena terbentur masalah permodalan. Selain boni, kata Kayun, ada banyak olahan minuman sejenis dari tanaman buah yang dihasilkan petani di daerah Pupuan. Di antaranya, ia juga mengolah buah murbei, salak dan mengkudu menjadi minuman brem. Khusus untuk brem murbei, selain sebagai minuman penghangat tubuh, brem murbei dikonsumsi dalam takaran tertentu memiliki khasiat yang baik bagi penderita diabet. Harga semua jenis minuman brem ini dibandrol Rp 35.000 per botol. (san)

Balipost/san

BREM - Petani asal Pupuan I Ketut Kayun dengan minuman brem yang diproduksinya.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

LPD Kesiman

Besar karena Kepercayaan Masyarakat KEBERADAAN LPD Kesiman yang kini memasuki usia 26 tahun telah banyak berkiprah bagi nasabah, terutama warga desanya. Hal ini tidak terlepas dari program yang diluncurkan oleh pengelola LPD bersangkutan. Seperti yang dilakukan jajaran pengurus LPD Kesiman. Karena mereka berkeyakinan, keberhasilan pengelolaan LPD tidak bisa dipisahkan dari kepercayaan masyarakat yang akan menjadi nasabah LPD bersangkutan.

Bali Post/ara

LPD - Suasana gedung LPD Kesiman yang berada di Jalan Waribang.

Kepala LPD Kesiman Drs. Wayan Rayun, MBA. ditemui di kantornya mengungkapkan sejumlah kiat dalam mengelola LPD yang mewilayahi tiga desa dinas (Desa Kesiman Kertalangu, Kesiman Petilan dan Kelurahan Kesiman) dengan 31 banjar adat. Sebagai lembaga keuangan milik desa pakraman, peran LPD harus mampu memberikan kemudahan bagi krama yang ada di desa setempat. Karena keberadaan krama ini akan menjadi nasabah bagi LPD bersangkutan. ‘’Kunci sukses yang utama dilakukan, yakni menumbuhkan rasa memiliki di kalangan krama desa,’’ ujar Rayun, Jumat (25/11) kemarin. Rayun yang saat masih PNS sempat berdinas di Gianyar ini menyatakan, dengan tumbuhnya rasa memiliki di kalangan

warga, pada akhirnya mereka akan mempergunakan LPD untuk kegiatan menabung maupun menyimpan uang yang mereka miliki. Dengan berbekal kepercayaan itu, pengurus LPD harus mampu mengakomodir keinginan masyarakat dalam hal keuangan. Artinya, program yang diluncurkan LPD benar-benar bisa memberi manfaat bagi mereka. Rayun mengatakan, saat ini LPD yang dikelola telah mampu membukukan aset senilai Rp 186 miliar dengan berbagai program yang dimilikinya. Bahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan meluncurkan mobile banking untuk memberikan pelayanan yang makin baik bagi nasabahnya. ‘’Dalam waktu dekat ini, kami akan meluncurkan lagi program terbaru yakni mobile banking. Nanti (kemarin siang - red) kami rapat dengan Bagian Ekonomi Pemkot Denpasar membahas masalah peluncuran program baru ini,’’ ujar Rayun.

Sebelumnya, dalam upaya mendekatkan diri dengan nasabah, LPD Kesiman juga sudah membuat kantor kas pembantu di tiga tempat. Masing-masing ada di Jalan Sedap Malam, Banjar Abian Tubuh; Jalan Gumitir, Banjar Tangguntiti dan Jalan Noja, Banjar Abian Nangka Kaja. ‘’Layanan kami sudah seperti bank umum lainnya,’’ katanya. Ditanya soal program LPD Kesiman, Rayun menyebutnya tidak jauh berbeda dengan LPD maupun bank umum lainnya, yakni tabungan, deposito dan kredit. Namun, yang membedakan, yakni jenisjenis produknya seperti untuk tabungan ada Tantri (Tabungan Tri Hita Karana), Thatua (Tabungan Hari Tua) serta Tamas (Tabungan Pelajar dan Mahasiswa). Ada pula tabungan berjangka, Cingkreman. Demikian pula untuk program kredit, di antaranya modal kerja, investasi, konsumtif, profesi dan kredit kendaraan. (ara)

Upacara Maligia Punggel di Pasraman Dharma Greha Wisesa Geria Dalem Sibang Gede

UPACARA Maligia Punggel, Mamukur massal yang digelar Pasraman Dharma Greha Wisesa Geria Dalem Sibang Gede adalah tingkat upacara madyaning utama menggunakan binatang kerbau sebagai titi mamah di sor surya yang diikuti masyarakat umum dan sisya Pasraman sebanyak 49 peserta dari beberapa daerah di Bali, bahkan peserta dari Jakarta. Puncak karya dilaksanakan pada Sukra Wage Wuku Uye atau Jumat, 25 November 2016, pagi hari pukul 10.00 Wita. Upacara diawali dengan Mapurwa Daksina di-puput Ida Pedanda Gde Purta Dalem Keniten dari Geria Sibang Gede,

Abiansemal, Badung dan Ida Pedanda Gde Putra Dalem dari Geria Sigaran Badung. Sedangkan pukul 17.00 Wita, saat upacara Saji Tarpana di-puput oleh tujuh sulinggih Siwa Buda, Ida Pedanda Gede Putra Dalem Kiniten dari Geria Sibang Gede, Ida Pedande Giri Dwijaguna dari Geria Uamsari Angantaka, Ida Pedanda Lor Singarsa dari Geria Benarsi Buduk Bandung, Ida Pedanda Tembahu Wanasara dari Geria Delod Pasar Tegal Darmasaba Badung, Ida Pedanda Putu Mas dari Geria Tegeh Abiasemal, Ida Pedanda Anom Gunung dari Geria Tumbak Bayuh Badung dan Ida Pedanda Jelantik Giri dari Geria Gunung

Sari Peliatan Ubud. Rangkaian upacara Maligia Punggel ini juga diawali dengan upacara pengabenan massal dengan tingkat Geni Pranawa pada 18 November, sedangkan pada 22 Novemeber Negtegan Manik Galih, Ngingsah, 24 November dilanjutkan Ngiyas Sekah, Memben dan Nyurud Ayu, upacara Manusa Yadnya Matatah, Mapetik dan Menek Kelih. Pada puncak karya setelah dilakasanakan upacara Mapralina Ngeseng Sekah, dilanjutkan dengan Nganyut ke Segara Padanggalak pada 26 November dan Maajar-ajar ke Pura Besakih dilaksanakan pada 27 November. Menurut Yajamana Karya

UPACARA - Suasana rangkaian upacara Maligia Punggel di Pasraman Dharma Greha Wisesa Geria Dalem Sibang Gede, Abiansemal, Badung. Ida Pedanda Gde Putra Dalem Kiniten yang didampingi Manggala Karya Ida Bagus Gde Wisnu Murti, karya ini dilaksanakan untuk membantu umat sedharma bagi yang tidak mampu melaksanakan sendiri di tempat tinggal

atau rumah masing-masing, baik kerena biaya dan waktu. Walau mereka mampu dari segi biaya, namun dari segi waktu mereka dibatasi dengan kesibukan, dengan tidak mengurangi makna, etika dan upakaranya. (r/k150)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 26 November 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu