Skip to main content

Edisi 26 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

jumat umanis, 26 januari 2018

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Dua Pati Polri akan Ditunjuk Jadi Plt. Gubernur

Pertama Kali di Era Reformasi

Kehilangan Rp 1,3 Triliun Setahun

Jakarta (Bali Post) Kebijakan bebas visa kunjungan terhadap turis mancanegara akan dievaluasi. Keputusan tersebut diambil dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly di ruang Komisi III DPR, Jakarta, Kamis (25/1) kemarin. ‘’Komisi III DPR-RI dan Menteri Hukum dan HAM RI bersepakat agar dilakukan evaluasi terhadap kebijakan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan untuk kemudian dapat direkomendasikan kepada presiden untuk disempurnakan,’’ kata Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir membacakan salah satu kesimpulan rapat. Hal. 19 Harus Dicabut

Jakarta (Bali Post) – Dua perwira tinggi (pati) Polri akan menjadi pelaksana tugas (Plt) gubernur di dua provinsi di Tanah Air. Keduanya adalah Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol M. Iriawan dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Martuani Sormin. Iriawan akan ditunjuk sebagai Plt. Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan. Sementara Martuani bakal ditunjuk sebagai Plt. Gubernur Sumatera Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi.

Harga Minyak Dunia Naik

Harga Keekonomian Premium Rp 8.925/Liter

Mirwan Amir

Bali Post/ade

SBY Disebut Dalam Sidang Kasus E-KTP Jakarta (Bali Post) – Untuk pertama kalinya nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut dalam sidang kasus e-KTP. Pada sidang terdakwa Setya Novanto, mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Mirwan Amir mengaku pernah menyarankan Ketua Pembina Partai

Demokrat saat itu untuk menghentikan proyek e-KTP. ‘’Saya sempat menyampaikan ke Pak SBY agar e-KTP tidak diteruskan, di Cikeas,’’ katanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (25/1) kemarin. Hal. 19 Orang Biasa

‘’Bapak Wakapolri menyampaikan bahwa ada dua perwira tinggi Polri yang dipercaya untuk memimpin sementara dua provinsi yakni Jawa Barat dan Sumatera Utara,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Kamis (25/1) kemarin. Meski demikian, penunjukan ini masih menunggu surat resmi dari Menteri Dalam Negeri. ‘’Informasi ini masih menunggu surat resminya,’’ ucapnya. Nantinya mereka akan menjabat sebagai pelaksana tugas gubernur hingga rangkaian pilkada serentak 2018 selesai. Ketua MPR Zulkifli Hasan kaget atas keputusan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang menunjuk

perwira tinggi aktif polisi menjadi pelaksana tugas Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Ia menyatakan Jawa Barat dan Sumatera Utara adalah provinsi strategis dengan jumlah penduduk padat. Ia bertanya mengapa tidak menunjuk pejabat eselon satu dari Kementerian Dalam Negeri? Hal. 19 Pejabat Struktural

’’Kalau nanti kinerjanya kurang baik dan terjadi situasi kurang kondusif, maka presiden yang akan menjadi sasaran protes publik.’’ Zulkifli Hasan Ketua MPR

KTT Peringatan ASEAN-India

Jokowi Harapkan Kesejahteraan Kawasan Indo-Pasifik

KARANGASEM

Banjir, Sepeda Motor Hanyut Amlapura (Bali Post) – Hujan lebat disertai angin kencang dan petir kembali terjadi di Karangasem, Kamis (25/1) malam kemarin. Akibatnya terjadi banjir dan tanah longsor di sejumlah lokasi. Seperti di Banjar Adat Sampyang, Lingkungan Jasri Kelod, dan Kelurahan Subagan. Tanah longsor menerjang rumah warga I Wayan Rinten. Longsor terjadi setelah senderan sekitar 10 meter di sebelah rumahnya jebol, menimpa rumah korban di sisi barat dan utara. Bagian lainnya juga sudah retak sepanjang sekitar 40 meter ke arah selatan. Ini juga membahayakan rumah lain di bawahnya. ‘’Kerusakan rumah cukup parah. Menimbun perabotan rumah tangga, televisi, kasur, kulkas, laptop dan barang berharga lainnya,’’ kata tokoh masyarakat setempat, Nyoman Sutirtayasa, seraya menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Di tempat lain, di Banjar Dinas Kemoning, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, hujan lebat menghanyutkan sepeda motor. Motor Jupiter MX milik I Wayan Sari (15) terbawa arus saat melintas di Sungai Taksu, sekitar pukul 19.30 Wita. Warga Banjar Dinas Nangka ini, saat itu hendak menuju ke tempat pungungsian di Banjar Dinas Gumung terjebak hujan ketika akan melewati banjir di Sungai Taksu. Hal. 19 Sangat Deras

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Perpres Bebas Visa Kunjungan Dievaluasi

Jakarta (Bali Post) – Harga minyak dunia kini mengalamai kenaikan. Bahkan dalam tiga bulan terakhir kenaikannya sangat signifikan. Saat ini harga minyak di kisaran 60 dolar Amerika Serikat per barel. Harga International Crude Price atau minyak mentah dunia berpotensi mendorong pembengkakan subsidi energi nasional. Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR Rofi’ Munawar mengingatkan pemerintah agar menyiapkan antisipasi atas kenaikan tersebut. Dia meminta pemerintah segera merumuskan formula dan strategi yang tepat dari setiap kenaikan angka ICP yang berkembang. Terlebih kenaikan ICP secara faktual tidak sesuai alokasi anggaran energi yang telah dipatok pada APBN 2018 sebesar 46.000 barel sehari. Selain itu, dia juga meminta pemerintah secara efektif meningkatkan produksi migas nasional. ‘’Kenaikan harga minyak dunia harus mampu dimanfaatkan Indonesia sebagai peluang untuk mengungkit penerimaan negara. Meski tentu saja secara hati-hati menjaga konsumsi BBM yang tetap proporsional,’’ katanya, Kamis (25/1) kemarin. Hal. 19 Minyak Mentah

20 HALAMAN

NOMOR 155 TAHUN KE 70

Bali Post/rtr

PERDANA MENTERI - Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Widodo foto bersama dengan Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe dan istrinya Maithree Wickramasinghe di Kolombo, Sri Lanka, Kamis (25/1) kemarin.

New Delhi – Presiden Joko Widodo menyampaikan agar kerja sama Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan India dapat menciptakan kestabilan perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. ‘’Saya percaya melalui ASEAN-lead Mechanism dan melalui kemitraan ASEAN-India, kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil dan sejahtera dapat tercapai,’’ kata Presiden dalam sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi Peringatan ASEANIndia 2018 bersama Perdana Menteri India Narendra Modi dan para kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN di Rasthrapati Bhawan, Kamis (25/1) kemarin. Menurut Presiden, konsep Indo-Pasifik dapat dikembangkan secara alami berdasarkan Treaty of Amity and Cooperation of ASEAN karena seluruh negara kunci telah tercakup. Pengembangan konsep Indo-Pasifik perlu dilakukan secara terbuka, inklusif yang berdasar kepada budaya dialog, mengutamakan kepentingan bersama dan menjunjung tinggi hukum internasional. Konsep tersebut dapat menghindari potensi rivalitas yang tidak sehat dan dapat

menimbulkan power projection. Pengembangan konsep Indo-Pasifik akan berlangsung dengan baik jika dilakukan melalui pendekatan building blocks antara lain melalui penguatan kerja sama bilateral dan pluri-lateral seperti ASEAN-India; penguatan mekanisme kawasan seperti melalui IORA di Samudra Hindia, dan ASEAN-lead Mechanisms khususnya East Asia Summit Samudra Pasifik; Pengkaitan dan pengintegrasian mekanisme kerja sama Samudera Hindia dan Pasifik. ‘’Dengan penguatan building blocks akan tercipta pula kawasan Indo-Pasifik yang menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi, pusat perdagangan dan industri dunia,’’ demikian Presiden dikutip dari keterangan Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Presiden menggarisbawahi kerja sama maritim adalah kunci dalam pengembangan arsitektur kawasan Indo-Pasifik dan Indonesia memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kerja sama maritim baik melalui IORA maupun EAS. Hal. 19 Dukungan India

Tinjau Lokasi Bencana

Bupati Buleleng Perintahkan Bongkar Jalan Perumahan Penyebab Banjir Bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Desa Dencarik, Pedawa, Munduk, dan Desa Gobleg Kecamatan Banjar, Buleleng. Akibatnya ratusan rumah, fasilitas umum dan puluhan hektar sawah terendam. Bupati Buleleng Agus Suradnyana langsung bergerak untuk mencari solusi. Setelah meninjau lokasi, Kamis (25/1) kemarin, ia menemukan penyebab banjir. Salah satunya pembangunan jalan perumahan yang mempersempit aliran sungai. Bupati pun langsung memerintahkan agar pembangunan itu dibongkar. Selain menghambat jalannya air, juga bangunan tersebut tak berizin. Bupati juga berencana Jumat ini mengerahkan ASN di Buleleng bergotong royong di lokasi bersama TNI.

Pascasederet bencana melanda daerahnya, Bupati Agus Suradnyana meninjau lokasi bencana di Dusun Corot, Desa Dencarik, Kamis kemarin. Dia didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Made Subur, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gede Komang, dan perwakilan Kecamatan Banjar. Tiba di Dusun Corot, Agus dan rombongan melihat bekas bencana banjir bandang yang merendam ratusan rumah warga dan merusak belasan hektar lahan pertanian. Satu perhatiannya adalah terkait menyempitnya saluran irigasi subak di sebelah barat SPBU Desa Dencarik. Saluran irigasi ini menyempit

karena ada pembuatan jalan untuk menuju perumahan bersubsidi di sebelah selatan SPBU. Atas temuan ini, Agus langsung menginstruksikan agar jalan itu dibongkar dan saluran airnya dikembalikan ke posisi semula. Apalagi, pihak yang membangun jalan itu belum mendapatkan izin, baik dari desa, kecamatan maupun kabupaten. ‘’Ini pemicunya. Irigasi menyempit seperti ini siapa ngasi membangun seperti ini. Tidak ada alasan dan saya instruksikan untuk mengembalikan seperti posisi saluran aslinya,’’ katanya dengan suara meninggi. Hal. 19 Bongkahan Beton

TINJAU BENCANA - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) meninjau bencana banjir bandang di Dusun Corot, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Kamis (25/1) kemarin.


denpasar

2

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

figur

Bali Post/rah

Jaga Kondusivitas MEWILAYAHI Kota Denpasar dan sebagian Kabupaten Badung berefek pada banyaknya kasus yang ditangani Satreskrim Polresta Denpasar. Selama 2017, Polresta menerima laporan sebanyak 1.332 kasus. Kondisi ini membuat Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto bersama timnya bekerja ekstra keras untuk mengungkap kasus yang terjadi, khususnya yang menjadi sorotan publik. “Tim Resmob saya kerahkan ke luar Bali untuk mengejar pelaku tindak pidana. Ini kami lakukan dalam rangka menjaga situasi kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Kompol Aris Purwanto, Kamis (25/1) kemarin. Ia mencontohkan penyelidikan kasus pembunuhan turis Belanda Robert Geelhoed. Tim Resmob dipimpin Kanit 1 AKP Fajar Nur Akbar dan Panit Buser Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan penyelidikan sampai ke Bogor dan Lampung. Alhasil, dua pelaku berhasil ditangkap. “Banyak lagi kasus yang kami ungkap. Mengungkap suatu kasus dibutuhkan kerja keras. Ini semua kami lakukan demi meningkatkan pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat yang menjadi korban tindak pidana,” tegas mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. Beberapa tidak pidana lain seperti curat, curas dan curanmor berhasil diungkap. Kasus curanmor tetap menjadi atensi karena terus meningkat dan selama tahun 2017 Tim Resmob Polresta menangkap 65 tersangka kasus. “Untuk kasus curanmor kami berhasil mengungkap, di antaranya jaringan Jawa, Bali dan Lombok yang melibatkan pecatan anggota TNI. Ada juga penangkapan pelaku pencurian spesialis nasabah bank. Dari begitu banyaknya kasus dan pengungkapan, jajaran Resmob Polresta tetap melakukan berbagai upaya, baik pencegahan maupun pengungkapan,” tegasnya. (rah)

Hadapi Pilkada Serentak

Bali Harus Kondusif

Denpasar (Bali Post) Menghadapi Pilkada Serentak yang berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang, semua pihak harus menjaga kondusivitas Bali. Terlebih Bali merupakan etalase pariwisata Indonesia yang harus dijaga kondisi keamanan dan kenyamanannya. Demikian dikemukakan Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bid Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusuma Dewi didampingi Kepala Urusan (Kaur) Kemitraan Subbid Penmas Bid Humas Kompol Ismi Rahayu saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Kamis (25/1) kemarin. Menurut Kusuma Dewi, Bali sebagai destinasi favorit di dunia harus selalu dijaga keamanannya agar kondusif bagi wisatawan yang sedang menghabiskan waktu di Pulau Dewata ini. Sebab, sebagai destinasi pariwisata, Bali sangat sensitif dengan isu-isu keamanan. “Sebagai destinasi pariwisata dunia, keamanan Bali perlu dijaga tak hanya oleh aparat keamanan melainkan semua pihak,” katanya. Terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini, kata Kusuma Dewi, potensi ancaman dan kerawanan sudah dipetakan. Selain itu, masyarakat pun perlu diberikan informasi terkait menjaga kondusivitas Bali. Ia juga mengaku sangat mengapresiasi peran media massa dalam ikut menjaga keamanan Bali selama ini. “Peran serta media massa ke depannya, terutama saat rangkaian Pilkada serentak sangat diharapkan. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Bali agar jangan sampai terjadi kerawanan saat Pilkada serentak berlangsung,” ujarnya. (kmb18)

Bali Post/wan

BERKUNJUNG - Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusuma Dewi dan Kaur Kemitraan Subbid Penmas Bid Humas Kompol Ismi Rahayu saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Kamis (25/1) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PPDB 2018 TAK BOLEH MATIKAN SEKOLAH SWASTA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

TUKAD TEBA - Seorang warga melintas sambil melihat kondisi air di alur Tukad Teba, Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. Alur sungai ini rencananya ditutup untuk pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

PPDB 2018 Tak Boleh Matikan Sekolah Swasta

Denpasar ( Bali Post) -

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Pusat mengingatkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 2018 di Indonesia, termasuk di Bali, tak boleh mematikan sekolah swasta. Hal itu ditegaskan Ketua Umum BMPS Pusat Drs. Suparwanto, MBA. di sela-sela diskusi nasional tentang “PPDB yang Objektif, Akuntabel, Transparan dan Tanpa Diskriminatif” yang digelar BMPS Pusat di Lembaga Pendidikan Dwijendra, Denpasar, Kamis ( 25/1) kemarin. Suparwanto mengungkapkan, Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 soal PPDB tahun lalu banyak mengalami bias yang kemungkinan juga didomplengi kepentingn lainnya. Dia mencontohkan munculnya Pergub di Bali yang justru mematikan sekolah swasta di Bali. “Hal ini tak boleh lagi terjadi. Jalankan ketentuan secara konsisten,” tegasnya. Suparwanto menambahkan, pemerinta sebagai regulator mestinya berpikir untuk menecerdaskan anak bangsa, tanpa menganaktirikan sekolah swasta. Apalagi anggota BMPS Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

yang jumlahnya mencapai ratusan ribu sekolah di Indonesia banyak yang lahir dan berperan sebelum sekolah didirikan. Mereka sudah lebih awal berperan mencerdaskan bangsa, namun sekarang di tengah jalan sekolah swasta mau dikerdilkan. Banyak sekolah swasta yang bermutu, namun diakui masih ada sekolah swasta yang perlu dibina. Ketua BMPS Pusat ini juga menolak adanya pemberlakuan sekolah negeri yang double shift. Semua kebijakan ini mestinya diperhitungkan terlebih dahulu dengan melihat pemetaan jumlah calon lulusan pada tingkat pendidikan tertentu dihubungkan dengan daya tampung di sekolah negeri dan swasta. “Bukan tergesa-gesa mengeluarkan kebijakan dan memaksakan

semua calon siswa ke sekolah negeri,” katanya mengkritisi. Selain itu, Suparwanto juga mengingatkan pemerintah daerah selektif membangun sekolah negeri dengan mempertimbangkan pemetaan jumlah lulusan yang ada. Kebijakan ini juga dialamatkan agar pemerintah tak lagi diskriminatif terhadap sekolah swasta. Ketua Umum BMPS Provinsi Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. juga setuju PPDB tahun ini tak boleh bernuansa diskriminatif terhadap sekolah swasta. Tidak boleh lagi ada Pergub yang justru mematikan sekolah swasta. Pasalnya, sekolah swasta adalah aset bangsa dan daerah. Termasuk ada anggota PGRI yang terbanyak di dalamnya. Chandra Jaya juga mengaku

Bali Post/025

BERSAMA - Ketua Umum BMPS Pusat Drs. Suparwanto bersama M.S. Candra Jaya. senang jika semua sekolah di Bali hidup berdampingan. Kenyataannya, banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas sejajar dengan sekolah negeri. Hal ini didasari pengalaman tahun lalu, Pergub Nomor 40

Tahun 2017 membuat ribuan siswa yang sudah diterima di sekola swasta justru lari ke negeri. Hal ini disebabkan adanya PPDB yang sedikit beraroma politis dengan melanggar Permendikbud. (025)

Rai Mantra Hadiri ”Pamelaspasan Panyengker Setra” Sumerta Pemkot Denpasar Berkomitmen Dorong Penataan ”Setra”

KOMITMEN Pemkot Denpasar dalam penataan lingkungan rupanya tidak tanggungtanggung. Kali ini setra atau kuburan turut mendapat penataan Pemkot Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar. Salah satunya adalah penataan Setra Desa Adat Sumerta dalam bentuk renovasi panyengker dan pavingisasi yang telah selesai dan di-pelaspas, Kamis (25/1) kemarin, bertepatan dengan Waraspati Kliwon Wuku Menail. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra beserta instansi terkait lainnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, setra di Bali merupakan salah satu tempat suci yang merupakan unsur pembentukan desa pakraman di Bali. Di mana setra merupakan bangunan suci

MENGHADIRI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menghadiri dan mengikuti persembahyangan pamelaspasan panyengker di Setra Desa Pakraman Sumerta, Kamis (25/1) kemarin. yang wajib ada di sebuah desa pakraman. Karenanya, penataan setra yang merupakan tempat suci dipandang perlu untuk

dimaksimalkan. Penataan setra telah menjadi program Pemkot Denpasar. Program ini merupakan salah satu upaya untuk

memberikan kesan bersih kepada setra (kuburan). Sehingga setra di Kota Denpasar tampak lebih indah dan bersih. “Setra itu adalah salah satu bangunan suci yang dikeramatkan di Bali, sehingga perlu dijaga agar tidak sampai kotor. Jadi, penataan ini untuk memberikan kesan indah dan bersih untuk setra yang ada di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. Sementara itu, Bendesa Pakraman Sumerta I Wayan Butuantara didampingi Ketua Panitia I Wayan Lena menjelaskan, pembangunan panyengker Setra Desa Adat Sumerta merupakan bantuan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar. Pengerjaan proyek tersebut telah dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2017 lalu, dan hari ini berdasarkan hari baik dilaksanakan pamelaspasan.

Butuantara menambahkan, pamelaspaasan ini menggunakan banten dengan tingkat Bebangkit dan Caru Rsi Gana yang di-puput oleh Ida Pedande Nabe dari Geria Ujung, Kesiman. Dalam kesempatan tersebut, Butuantara turut menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Denpasar, khususnya Wali Kota Denpasar atas bantuan pembangunan fisik berupa panyengker dan paving yang telah selesai dipelaspas kemarin. “Kami di Desa Pakraman Sumerta menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Denpasar, dalam hal ini Wali Kota Denpasar atas bantuan panyengker dan paving ini,” ujarnya seraya menyatakan kesiapan untuk mengajak masyarakat dan seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga Setra Desa Pakraman Sumerta ini. (ad1240)

Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Pemkot Denpasar Integrasikan Pelayanan Safari Kesehatan Sampai ke Banjar PEMERINTAH Kota Denpasar terus berupaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Salah satunya dengan memberikan pelayanan jemput bola ke banjar-banjar melalui kegiatan safari kesehatan. Seperti dilaksanakan di Banjar Jaba Pura, Desa Padangsambian Kelod, Kamis (25/1) kemarin, yang ditinjau langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra bersama Wakil Ketuanya Ny. Kerti Rai Iswara. Pelaksanaan safari kesehatan tersebut juga dihadiri Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya. “Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat. Salah satunya dengan melaksanakan safari kesehatan ini,” kata Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela peninjauan kegiatan safari kesehatan tersebut. Di samping memberikan pelayanan kesehatan dasar, Pemkot Denpasar juga mengintegrasikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggan-

deng instansi terkait seperti BPJS, The John Fawcett Foundation (JFF) dan Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) yang memberikan pemeriksaan fisioterapi dan pemeriksaan mata. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Denpasar Ayu Witriasih mengatakan, safari keliling merupakan sarana bagi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang edukasi untuk menjaga pola hidup sehat masyarakat. Safari kesehatan yang terselenggara kali ini menyasar warga Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Hajatan ini juga merupakan bagian rangkaian peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar pada Februari mendatang. “Pelayanan safari kesehatan terus meningkatkan pengobatan serta pengecekan kesehatan kepada warga dengan memberikan pelayanan secara optimal. Pengobatan penyakit itu tidak semua harus diatasi dengan menggunakan obat, bisa juga dengan terapi kesehatan,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Denpasar menunjuk Puskesmas II Denpasar Barat sebagai pemberi pelayanan kesehatan. Pihak Jhon Fawcett Foundation ditugaskan mengurusi pelayanan kesehatan mata dan penyakit tidak menular, seperti kolestrol, gula darah dan asam urat. Sedangkan YPK bertugas memberi pelayanan fisioterapi, THT dan pemeriksaan pada balita. Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya mengatakan, pelaksanaan safari kesehatan di wilayahnya sangat besar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terlebih lagi kegiatan ini telah dilaksanakan terintegrasi dengan instansi terkait. “Tentunya dengan pelayanan secara terintegrasi ini, masyarakat mendapatkan berbagai pelayanan terkait dengan kesehatan,” ujarnya. Kepala Dusun Jaba Pura Nyoman Suyasa menambahkan, kegiatan safari kesehatan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Terutama dalam pelayan fisioterapi dan pemeriksaan mata. Di samping itu, juga diberikan

MENINJAU - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau pelaksanaan Safari Kesehatan di Desa Padangsambian Kelod. kaca mata gratis bagi masyarakat yang membutuhkannya. Wayan Ruda, salah seorang masyarakat yang mendapatkan pelayanan safari kesehatan, mengaku sangat senang dengan adanya pelayanan kesehatan yang langsung datang ke banjar-

banjar. Apalagi pemeriksaan yang diberikan lengkap mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar, fisioterapi sampai pada pemeriksaan mata. Ia berharap kegiatan ini agar terus dilanjutkan karena mempunyai manfaat langsung pada masyarakat. (ad1241)


BADUNG

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

3

Tak Ikut Program Pemerintah

Enam LPD Pilih Audit Mandiri Mangupura (Bali Post) –

Enam Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung memilih untuk melakukan audit secara mandari. Padahal pemerintah setempat telah menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk melakukan audit terhadap 122 LPD yang ada di Gumi Keris.

PROMOSI - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung dan Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Badung saat melakukan promosi pariwisata di Double Tree Hotel, Los Angeles, Selasa (23/1).

Pulihkan Pariwisata Bali, Badung Promosi Pariwisata ke Amerika 2018, Target 300 Ribu Wisatawan Amerika

GUNA memulihkan pariwisata Bali, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung dan Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Badung terus gencar melakukan promosi pariwisata di berbagai wilayah. Pada awal tahun 2018, BPPD Badung melakukan promosi ke Amerika Serikat. Acara Sales Mission yang dilaksanakan sejak Selasa (23/1) di Double Tree Hotel, Los Angeles mendapat respons sangat luar biasa dari 60 tour operator yang hadir. Acara Sales Mission ini diisi opening remark dari Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya yang juga Ketua PHRI Badung dan dilanjutkan presentasi dari Kepala Disparda Badung I Made Badra tentang kesiapan Badung menerima wisatawan dari Amerika dan juga wisatawan mancanegara lainnya. “Target kunjungan pariwisata Bali untuk tahun ini adalah tujuh juta wisatawan mancanegara, maka kita semua baik dari pemerintah, BPPD Badung serta industri pariwisata lainnya harus sungguh-

sungguh kerja ekstrakeras, kerja cerdas, kerja cepat dan kerja tuntas untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh KemenparRI tersebut. Untuk Indonesia, targetnya mencapai 17 juta wisatawan macanegara dan Bali diharapkan bisa menembus angka tujuh juta wisatwan asing,” ujar Badra. Konsulat RI di Los Angeles Yulianty yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan, pangsa pasar wisatawan dari USA sangat berpotensi dilihat dari banyaknya event-event yang ada untuk diikuti dalam meningkatkan kunjungan wisatawan USA ke Bali. Pihak Konsulat siap bekerja sama dan akan mendesain famtrip ke Bali. Dalam opening remark oleh Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya membawakan tentang “Bali is Safe” dan “Bali is So Beautiful and Peaceful” dan sebelum acara sales mission di Los Angeles rombongan sempat diterina Konjen-RI Simon D.I Soekarno di mana ia sangat mengharapkan Pemkab Badung untuk me-

lengkapi fasilitas seperangkat gamelan dalam rangka mendukung kegiatan seni budaya WNI yang ada di California sekitar 55.000 orang. Setelah sukses sales mission dan table top di Los Angeles, rombongan team mission Rai Suryawijaya, Made Badra, Herdy Sayoga, Eka Mahadewi, Made Ramia Waka DPP IHGMA, Bali Cemerlang Oka Sukartini, Nurhayati Ambarmoon Villas dan Febe dari SQ akan melanjutkan perjalanan ke New York, USA untuk mengikuti Anual Event NYCTTS pada 26-28 Januari. Event Annual di NYCTTS difasilitasi oleh Kemenpar-RI melalui Deputy Pemasaran Mancanegara yang menggarap pasar Amerika. “Kami target untuk pasar Amerika tahun ini sebanyak 300 ribu berkunjung ke Badung-Bali, dengan segala kesiapan sarana dan prasarana, destinasi serta event setiap bulan untuk menarik wisman agar lebih lama menikmati liburan di Bali,” terang Suryawijaya. (ad1243)

Kabag Perekonomian Setda Badung A.A. Sagung Rosyawati mengakui jika enam LPD di Badung melakukan audit secara mandiri. Pihaknya telah menerima dukomen pendukung terhadap LPD yang telah melakukan audit secara mendiri. “Kami justru mendukung langkah itu (audit mandirired), karena memang kami berharap LPD melakukan audit secara mandiri,” ujar Sagung Rosyawati, Kamis (25/1) kemarin. Menurut Sagung Rosyawati, enam LPD yang telah melakukan audit mandiri telah tercatat dalam program audit LPD tahun 2017. Pelaksanaan audit LPD di 2017 meliputi 91 LPD, namun yang terealisasi sebanyak 85 LPD, karena enam di antaranya telah diaudit oleh auditor independen lain. Audit dibagi tiga, yaitu audit LPD di Kecamatan Kuta Selatan dan

Mengwi dengan jumlah biaya sebesar Rp 1 miliar lebih, di Kecamatan Kuta Utara dan Petang dengan biaya Rp 860 juta, di Kecamatan Kuta dan Abiansemal dengan biaya Rp 1 miliar lebih. “Untuk audit di tahun 2018 akan dilakukan terhadap 31 LPD. Rinciannya, lima LPD di Abiansemal, 10 LPD di Mengwi, satu LPD di Kuta Utara, empat LPD di Kuta, lima LPD di Kuta Selatan dan dan LPD di Petang dengan anggaran Rp 1,2 miliar,” jelasnya. Dalam rangka mengoptimalkan pengawasan internal, pada awal 2018 di Bagian Perekonomian juga melaksanakan kegiatan pelatihan pengawas/panureksa terhadap 122 LPD yang akan dilaksanakan April mendatang. Di sisi lain, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengatakan, LPD sebagai lembaga keuangan desa yang mampunyai karakteristik

khusus yang berbeda dengan lembaga keuangan lainnya. Maka dalam operasionalnya dilakukan pembinaan dan pengawasan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja LPD, sehingga dapat berkembang dengan baik. Pembinaan yang dilakukan berupa pembinaan umum dan teknis. “Sedangkan pengawasan dilakukan dengan review, evaluasi, pemeriksaan dan audit keuangan LPD. Sebagaimana diatur dalam pasal 20 ayat (1) Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2017, LPD wajib dilakukan audit satu kali dalam satu tahun. Selanjutnya dalam pasal 21 disebutkan, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota dapat membiayai pembinaan umum dan pengawasan (audit) LPD melalui APBD,” paparnya. Pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini mengakui hasil audit LPD tahun 2017 cukup

baik. Semua LPD yang diaudit mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan tidak ada yang mendapat opini Tidak Wajar (TW). Ini sebagai wujud komitmen pemerintah ikut berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap perkembangan dan perjalanan pengelolaan LPD di seluruh desa adat di Badung. “Kami mempunyai komitmen kuat dan sungguh-sungguh untuk menjadikan LPD yang sehat, maju dan memberikan kontribusi positif serta asas manfaat buat percepatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa adat,” terangnya. Untuk audit LPD di tahun 2018, Wabup Suiasa berharap partisipasi dari LPD agar menyiapkan data pendukung berupa laporan keuangan tahun 2016 dan 2017 demi kelancaran pelaksanaan audit. Sementara hasil audit yang diserahkan ini agar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pengawas dan pengurus LPD masingmasing. (kmb27)

Turun, Angka Pengangguran di Badung Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Badung berhasil menurunkan angka pengangguran pada tahun 2017 lalu. Angkanya menurun dari 2016 dengan tingkat pengangguran sebesar 1.150 jiwa menjadi 1.123 orang di 2017. Berdasarakan data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja setempat, penurunan juga terjadi di 2016 dari 2015 yang mencapai 1.715 orang. Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab secara politis untuk melindungi dan memproteksi masyarakat Badung bisa mendapat kesempatan kerja lebih luas. Oleh karena itu, selain program bursa kerja, pihaknya juga melaksanakan sejumlah pelatihan ketenagakerjaan. “Selain

job fair, dalam menekan tingkat pengangguran sebagaimana yang menjadi perioriitas dalam PPNSB, kami memiliki sejumlah program startegis. Di antaranya, pelatihan mekanik sepeda motor, pelatihan terapis spa dan pelatihan teknisi AC,” ujar Oka Dirga, belum lama ini. Oka Dirga menegaskan, upaya menekan angka pengangguran di Badung merupakan kerja lintas sektoral. Karena itu, keberhasilan dalam mewujudkan tingkat pengangguran yang minimal ini merupakan sinergitas dan konektivitas program kegiatan segenapa perangkat daerah di Badung. “Jadi, keberhasilan dalam menekan angka pengangguran ini juga terkandung makna bahwa kebijakan dan program strategis yang dilakukan oleh Bapak Bupati Badung melalui Program

PPNSB yang diwujudkan oleh seluruh OPD cukup berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Menurut Oka Dirga, kegiatan ini tidak semata-mata untuk tujuan seremonial, namun benar-benar menghadirkan solusi dan memiliki asas manfaat yang kongkret, terutama dalam mengatasi persoalan pengangguran. Ditegaskan, program pengentasan pengangguran yang dilaksanakan setiap tahun diorientasikan untuk dapat menfasilitasi pertemuan antara pencari kerja maupun pengguna tenaga kerja, sehingga mempercepat proses penempatan. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan dan evaluasi Bupati Badung untuk lebih memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal asal Kabupaten Badung,” tegasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FKIK Unwar-PT Sidomuncul Peduli Pengungsi Serahkan Bantuan Sembako di Rendang FAKULTAS Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) bekerja sama dengan PT Sidomuncul Tbk. menggalang kegiatan bakti sosial dengan menyerahkan sejumlah paket sembako kepada korban bencana erupsi Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Kamis (25/1) kemarin. Bantuan tersebut diterima Camat Rendang I Wayan Mastra. Camat Rendang menjelaskan, warga yang mengungsi di Kecamatan Rendang tidak hanya berasal dari wilayah setempat, namun juga dari kecamatan lain di Karangasem yang masuk zona Kawasan Rawan Bencara (KRB) III. ‘’Pengungsi di Kacamatan Rendang mencapai 2.745 jiwa dari empat dusun yaitu Temukus, Simpar, Tukad Belah dan Angsoka,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Mastra mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas perhatian FKIK dan PT Sidomuncul atas kepeduliannya terhadap kelangsungan hidup warga terdampak erupsi Gunung Agung. Ia juga berharap pemberian bantuan dilaksanakan berkelajutan, mengingat erupsi terjadi hampir setiap hari. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Bencana Gunung Agung Kapten Inf. I Ketut Sumendra, S.H. menyampaikan, di Kecamatan Rendang total terdapat 39 titik pos pengungsian yang tersebar di Desa Pesaban, Nongan, Rendang dan Menanga. Menurutnya, kebutuhan air bersih sangat urgen pasca-erupsi. Untuk itu, ia berharap rencana bantuan pengadaan air bersih segera direalisasikan. Jika tidak, kesehatan pengungsi akan terancam. ‘’Apalagi

BANTUAN – Dekan FKIK Unwar I Gusti Ngurah Anom Murdhana dan perwakilan PT Sidomuncul menyerahkan bantuan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung di Rendang, Karangasem, Kamis (25/1) kemarin. cuaca sekarang tak menentu. Bisa rawan kena penyakit,’’ sebutnya. Dalam kesempatan yang sama, Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. memaparkan, baksos yang dilaksanakan ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, untuk meninjau kegiatan mahasiswa Unwar yang sedang melaksanakan KKN di Desa Rendang. Kedua, sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat. ‘Maka dibentuk tim KKN peduli bencana. Kami melakukan suatu kegiatan sekaligus untuk membatu korban erupsi,’’ ujarnya. Ditambahkannya, bantuan yang diserahkan berupa bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak dan gula.

Bantuan lain yang direncanakan berupa penyediaan air bersih dengan membangun sumur bor. ‘’Tujuan kami agar pemanfaatan air beraih di sini efisien,’’ ungkapnya sembari berpesan kepada mahasiswa bahwa pengalaman ini tidak sebagai kewajiban untuk formalitas di kampus saja, tetapi juga menunjukkan peran bagi masyarakat. Ia berharap kondisi Gunung Agung segera kondusif, sehingga mayarakat bisa kembali ke rumah masing-masing menjalankan aktivitas seperti biasa dan diberikan kesehatan. ‘’Mudahan-mudahan juga di tahap berikutnya kami segera realisasikan sumur bor itu,’’ pungkas Anom Murdhana. (ad1245)

Kiat Front Marhaen untuk Pemenangan Jokowi Dua Periode

Shri Wedakarna Minta Waspadai Isu SARA Serang Joko Widodo

DI JAKARTA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (paling kanan), Sukmawati Soekarno Putri, Ibnu Prakoso dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Rumah Dinas Ketua MPRRI di Jakarta. PERJUANGAN Tim Pemenangan Joko Widodo dari gerbong Front Marhaenis mulai digulirkan awal 2018. Tujuannya tidak main-main yakni mendukung Presiden Jokowi untuk menang di Pemilu 2019 demi melanjutkan program Tri Sakti Marhaenisme dan Revolusi Mental. Keseriusan ini disampaikan oleh Ketua DPP PNI Marhaenisme Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di Jakarta. Kepentingan untuk mempertahankan kepemimpinan Presiden Jokowi agar mengawal pembangunan Indonesia khususnya pembangunan kaum minoritas selalu diingatkan oleh Shri Arya Wedakarna, mengingat selama periode pertama Jokowi dinilai memberi kenyamanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Sudah banyak contoh program Jokowi dalam hal perhatian minoritas dibuktikan dengan nyata. Misalnya bagaimana peran aktif pemerintah untuk menggolkan Perppu Ormas menjadi UU. Ini

sangat membantu mengurangi gerakan radikalisme berkedok agama di Indonesia. Begitu juga kenaikan anggaran di Kementerian Agama sejak 2014 untuk pembinaan agama minoritas sudah menjadi bukti perhatian dalam bidang pembinaan agama. Selain itu, sikap pemerintah pusat melalui Kemendagri yang memberikan sinyal positif terhadap keputusan MK untuk memberikan kesempatan pada warga negara yang menganut agama lokal (penghayat kepercayaan) dicantumkan di kolom KTP juga patut diapresiasi. Perayaan Natal sejak 2014 berjalan aman di Indonesia dari isu sweeping dan isu SARA, ini semua indikasi bahwa minoritas semakin diperhatikan,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI asal Bali. Kini, PR yang perlu diwaspadai adalah isu–isu hoax terkait PKI, SARA, utang pemerintah dan LGBT yang kira-kira digunakan memfitnah pemerintahan Jokowi. ‘’Kita dari Front Marhaen dan PNI siap membentengi Presiden Joko Widodo. Kita berkepentingan isu SARA di

Pilkada Jakarta lalu tidak terulang di Pilkada 2018 di seluruh Indonesia. Kita ingin demokrasi di dibangun dengan penilaian kinerja, bukan berdasarkan isu–isu hoax. Kita all out untuk memenangkan Jokowi,’’ tegasnya. Hal senada diungkapkan oleh Sukmawati Soekarno Putri. Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme ini mempercayai bahwa anak-anak muda yang menjadi segmentasi pemilih terbesar di Pemilu 2019 akan lebih banyak mendengar tokoh pemimpin muda. ‘’Kenapa saya percaya Arya Wedakarna mampu memimpin Tim Pemenangan Front Marhaen untuk Jokowi Dua Periode? Arya Wedakarna sudah menjadi tokoh muda nasional. Pemikirannya akan sangat memengaruhi sebagian anak muda bangsa. Saudara AWK dikenal sebagai seorang Pancasilais sejati dan pendukung militan Jokowi,’’ jelasnya. Menurut putri bungsu Presiden Soekarno dan Fatmawati ini, untuk memenangkan Jokowi dua periode diperlukan cara yang simpatik. ‘’Pemilu 2019 adalah pemilu anak muda, karena 50 persen pemilih di usia produktif di bawah 30 tahun. Jadi, ini strategi PNI untuk menggaet lebih banyak suara anak muda untuk mendukung Jokowi. Kita doakan agar Presiden Jokowi sehat dan selamat memimpin bangsa besar ini hingga 2024 untuk mengamankan revolusi yang belum selesai,’’ ujar Sukmawati. Selain berkomunikasi dengan ketua umum partai di Indonesia, Tim Pemenangan Jokowi Dua Periode dari unsur Front Marhaen juga mengagendakan sejumlah program sinergi dengan pemerintah pusat dan kegiatan di seluruh provinsi. ‘’Pendukung Jokowi jangan terlena dengan survei yang menyatakan tingkat kepuasan publik untuk Jokowi yang sudah di atas 60%,’’ tandas Sukmawati yang juga Pembina The Sukarno Center Tampaksiring. (ad1249)

Tuntut Tanah Warisan, Warga Datangi Kantor BPN

Banyuwangi (Bali Post) Persoalan pertanahan muncul lagi di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). Kali ini warga Desa Pakel, Kecamatan Licin, menuntut tanah warisan seluas 3.000 hektar yang kini dikuasia Perhutani. Aksi diluapkan dengan mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi, Kamis (25/1) kemarin. Warga mempertanyakan proses peralihan lahan warisan ini menjadi tanah milik negara di bawah Perhutani Banyuwangi Barat. Mengendarai puluhan motor, massa berkonvoi dari desa menuju Kantor BPN di Jalan Dr. Soetomo, Banyuwangi. Tak semua massa diperbolehkan masuk. Hanya beberapa perwakilan diterima jajaran BPN. Sisanya bertahan di Alun-alun Taman Blambangan, sekitar 300 meter dari Kantor BPN. Massa berorasi menuntut BPN memberikan klarifikasi proses peralihan tanah warisan ke tangan Perhutani. Perwakilan warga, Abdilah Rafsanjani, mengatakan pi-

haknya memiliki bukti kepemilikan lahan warisan berdasarkan keterangan yang dikeluarkan Bupati Banyuwangi Ahmad Noto Hadi Soeryo tertanggal 11 Januari 1929. ‘’Saat itu tiga warga Desa Pakel, Doelgani, Karso dan Senin mendapatkan izin membuka lahan dari bupati, luasnya 4.000 bahu, setara 3.000 hektar. Ada bukti kepemilikan berbahasa Belanda yang dikantongi warga,’’ katanya. Sejak kemerdekaan RI tahun 1945, lahan tersebut diserahkan ke Jawatan Kehutanan RI (kini menjadi Perhutani) dan dikelolakan kepada PT Bumisari. Padahal, tanah itu bukan milik Belanda. ‘’Ini yang kami klarifikasi ke BPN, kenapa tanah milik warga bisa beralih ke Perhutani,’’ tegasnya. Menurut Abdilah, warga berpatokan pada UU Pertanahan Tahun 1960 untuk meminta kembali tanah warisan tersebut. Dalam UU itu warga bisa mengajukan kepemilikan tanah jika memiliki bukti yang valid. Pihaknya

menunggu jawaban tertulis dari BPN untuk meminta kronologi dari alih kelola lahan warga tersebut. Ia juga akan mengajak warga ke Pemkab Banyuwangi untuk meminta kejelasan persoalan tanah tersebut. ‘’Kalau kami mengajukan gugatan pidana, para pelakunya sudah meninggal. Jadi akan kesulitan,’’ ujarnya. Warga yang menuntut lahan warisan ini adalah generasi kelima dari ketiga warga yang membuka lahan tersebut. Kepala BPN Banyuwangi Muslim Faizi mengatakan pihaknya masih menelusuri kronologi lahan yang diklaim warga. ‘’Nanti akan kami berikan jawaban secara tertulis,’’ ungkapnya usai menemui perwakilan warga. Sementara itu, Humas BPN Banyuwangi Salim menegaskan, dari dokumen yang dimiliki BPN, lahan yang diklaim warga berada di bawah kepemilikan Perhutani. Terkait data lain seperti surat izin dari Bupati Banyuwangi dan surat dari Belanda, ia mengaku tak memiliki. (kmb30)

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Rayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang–Indonesia

Konsulat Jepang Gandeng Stikom Bali Gelar Festival

PADA 20 Januari 1958, Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Jepang Nobusuke Kishi menandatanganni perjanjian perdamaian sebagai awal hubungan diplomatik kedua negara. Untuk merayakan 60 tahun hubungan diplomatik Jepang–Indonesia, Konsulat Jenderal Jepang di Bali menggandeng Stikom Bali menggelar festival budaya di Bentara Budaya, Ketewel, Gianyar, pada 26–28 Januari 2018. Hal itu dikatakan Konsul Jenderal Jepang Mr. Hirohisa Chiba didampingi Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (induk Stikom Bali) Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dan Ketua Yayasan Persahabatan Jepang-Bali Mrs. Makiko Iskandar dalam jumpa pers di Stikom Bali, Kamis (25/1) kemarin. ‘’Kami akan tampilkan berbagai budaya Jepang dan Indonesia khususnya Bali serta kolaborasi budaya kedua bangsa, workshop dan simposium ilmiah. Masyarakat umum silakan datang menyaksikan acara ini dan bersama-sama merayakan 60 tahun hubungan kedua bangsa,’’ ujarnya. Chiba memaparkan, pada hari pertama ada pertunjukan alat musik tradisional Jepang oleh Daisuke Ogawa (Taiko), Keita Kanazashi (Taiko) dan Kiju Kitamura (Shamisen), pertunjukan Shamisen dan Shakuhachi oleh Maestro Baisho Matsumoto dan Maestro Yoshimi Fujimoto serta kolaborasi Shamisen dan gitar oleh Maestro Baisho Matsumoto dan Riwin & Trio Arms serta pemutaran film Jepang ‘’Rudolf the Black Cat’’. Pada hari kedua digelar demo upacara minum teh Jepang dan workshop pembuatan wagashi (kue tradisional Jepang) oleh Shusaku Yasumaru, workshop Manga oleh Tamiko Tsuneyoshi, pertunjukan

JUMPA PERS - Makiko Iskandar (kiri), Hiroshisa Chiba (tengah) dan Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dalam jumpa pers 60 tahun hubungan Jepang-Indonesia, Kamis (25/1) kemarin. Shamisen oleh Maestro Baisho Matsumoto dan Maestro Yoshimi Fujimoto, kolaborasi Shamisen dan seruling oleh Baisho Matsumoto dan Gus Teja serta pemutaran film Jepang ‘’5 Centimeter Per Detik’’ dan ‘’After the Flowers/Hana no Ato’’. Pada hari terakhir ada demo bela diri judo, aikido, pertunjukan tari Yosakoi, simposium ilmiah ‘’Jepang dan Indonesia–60 Tahun Hubungan Kemitraan dan Prospek untuk Masa Depan’’ dengan keynote speaker Hirohisa Chiba. Pembicara lainnya adalah Prof. Made Bandem, Prof. Dewa Ngurah Suprapta, akademisi dan mantan Ketua Persada Bali Anak Agung Alit Wiraputra dan Ketua Kadin Bali. Acara ini diakhiri pemutaran film Jepang ‘’The Garden of Words/Kotonoha no Niwa’’ dan ‘’Tempat Kita Berjanji di Awan Sana’’. ‘’Selama tiga hari itu juga ada pameran lukisan oleh Keiko Mandera dan pelukis Indonesia serta pameran kaligrafi Jepang oleh Bisen Aoyagi,’’ tutur Hirohisa Chiba. Makiko Iskandar menambahkan, sejak penandatanganan perjanjian perdamiaan 60 tahun lalu itulah

pemerintah Jepang membangun Hotel Bali Beach Sanur dan pemerintah Indonesia mulai mengirim para mahasiswa kuliah di Jepang. ‘’Tiap tahun 75 mahasiswa Indonesia kuliah di Jepang selama empat tahun. Jadi, total 300 mahasiswa Indonesia kuliah di Jepang,’’ katanya. Sejak Hotel Bali Beach berdiri, turis Jepang mulai berdatangan di Bali. Mereka tak hanya berlibur tetapi juga menetap dan menikah dengan orang Bali serta mempunyai anak. ‘’Itulah yang mendorong kami mendirikan Japan Club dan saat ini anggotanya 500 orang. Kalau dihitung dengan anak-anaknya lebih dari 1.000 orang,’’ jelas Makiko Menurut Prof. Made Bandem, Konsulat Jenderal Jepang menggandeng Stikom Bali dalam acara ini karena sejak empat tahun lalu menjalin hubungan baik dengan Konjen Jepang di Bali hingga membuka Pusat Studi Jepang di Stikom Bali serta ada kerja sama dengan Bunkyo University Tokyo untuk pertukaran mahasiswa dan studi lanjutan dosen Stikom Bali. (ad1241)

Pasemetonan Denpasar-Fukuoka Rayakan 60 Tahun Persahabatan Indonesia-Jepang

TIUP LILIN - Perayaan 60 tahun persahabatan IndonesiaJepang diisi acara tiup lilin oleh Pasemetonan DenpasarFukuoka di Marugame Udon, Denpasar. PERSAHABATAN antara Indonesia dan Jepang telah terjalin selama 60 tahun. Hubungan baik antara kedua negara ini dirayakan oleh Pasemetonan DenpasarFukuoka di Marugame Udon, Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. Perayaan ini juga dihadiri Pendiri Mataken Gakko I G.K. Pujawan, Perwakilan NPO Jepang Toshiyuki Ohba, Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Putu Rumawan Salain dan Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Denpasar Niluh Putu Riastiti. Ketua Pasemetonan DenpasarFukuoka A.A. Widiada mengatakan spirit komunitas ini sejatinya sama dengan persahabatan Indonesia-Je-

pang atau Bali-Jepang. Pertemuan malam kemarin utamanya memaknai arti persahabatan yakni saling isi-mengisi dan duduk bersama untuk saling bertukar pikiran dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada. ‘’Bali dan Jepang memiliki identitas. Jepang merupakan bangsa yang maju terutama dari aspek teknologi. Bali juga memiliki kekuatan integritas masyarakatnya yang dikagumi oleh dunia,” ujarnya. Menurut Widiada, anak bangsa khususnya di Bali perlu mencontoh Jepang dari aspek kedisiplinan, etika dan moralitas, utamanya dari segi kesantunan yang kuat dan kokoh dalam berinteraksi sosial. Spirit itu harus dibangun dengan serius agar tumbuh rasa saling

menghargai dan tidak sekadar pura-pura bersahabat. “Orang Bali mengalami perubahan dalam aspek persaudaraan, sehingga sekarang mulai merasakan hidup pragmatis, easy going atau mencari jalan yang gampang tapi tidak mau bekerja keras,” imbuhnya. Secara khusus, Widiada mewakili komunitas mengucapkan terima kasih kepada I G.K. Pujawan dan Pemkot Denpasar yang telah memberikan media untuk berelasi dengan beberapa komponen NGO di Jepang. Pasemetonan Denpasar-Fukuoka antara lain beranggotan pendidik, dosen, wartawan hingga organisasi profesional seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali. Toshiyuki Ohba juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada I G.K. Pujawan karena selama ini telah menjembatani hubungan Denpasar dan Fukuoka. Putu Rumawan Salain yang merupakan salah satu profesor di Universitas Udayana menyatakan, I G.K. Pujawan berperan penting dalam menjembatani hubungan antara Bali dan Jepang, khususnya Denpasar dan Fukuoka. Mantan guide Jepang ini bahkan sangat layak disebut sebagai bapak pariwisata lantaran kiprahnya tersebut. Sementara itu, I G.K. Pujawan berharap hubungan antara Denpasar dan Fukuoka tidak hanya sebatas di bidang pendidikan, tetapi juga berkembang ke bidang lainnya seperti teknologi, kesehatan, kultural dan etika. (ad1250)

Dibandingkan Pantai Lain di Badung

Ombak Pantai Kuta Paling Berbahaya

Mangupura (Bali Post) Pantai Kuta yang indah dan menjadi daya tarik wisatawan ternyata memiliki ombak yang paling berbahaya dibandingkan seluruh pantai yang membentang sepanjang 80 kilometer di Kabupaten Badung. Hal itu karena Pantai Kuta memiliki arus balik yang sangat kuat dan terdapat palung laut di beberapa titik. Menurut Kepala Badan Peyelamat Wisata Tirta (Balawista) Badung I Made Suparka, kondisi Pantai Kuta itu menyebabkan sering terjadi orang terseret ombak. Selama tahun 2017 sekitar 100 orang terseret ombak. Sembilan orang di antaranya meninggal dunia dan sisanya selamat. Jumlah ini meningkat karena tahun 2016 tercatat enam pengunjung meninggal dunia. Meski demikian, secara keseluruhan jumlah kejadian tahun 2017 mengalami penurunan karena dua tahun lalu 148 orang terseret ombak. ‘’Sampai 22 Januari 2018 sudah terjadi 30 kejadian, beruntung tidak ada korban tewas,’’ katanya, Rabu (24/1). Melihat kondisi tersebut, sangat diperlukan lifeguard andal untuk menjaga Pantai Kuta. Saat ini pihak Balawista terus melatih anggotanya dan mencari bibit-bibit baru. Balawista Badung sekarang memiliki 180 orang anggota yang tersebar dari Tanjung Benoa hingga Pantai Munggu. Mereka menempati 26 pos jaga. Jumlah penjaga pantai tersebut

Bali Post/kmb23

SERAHKAN ALAT - Executive Director Prudence Foundation Marc Fancy (kiri) bersama Kepala Balawista Badung I Made Suparka di sela penyerahan alat-alat safety lifeguard di Pantai Kuta. dinilainya masih kurang. Ini karena Pantai Kuta yang setiap hari dipadati ribuan orang yang berenang dan merupakan titik paling rawan setiap 500 meter dijaga oleh life guard. Untuk itu, tahun ini direncanakan ada penambahan anggota karena pos jaga juga akan ditambah enam lagi. ‘’Setiap saat pantai di Badung dikunjungi wisatawan. Pantai yang sebelumnya tak dikunjungi kini rampai pelancong,’’ ujarnya. Kendala yang dihadapi Balawista Badung adalah alat perlengkapan penyelamatan. Meski setiap tahun ada penambahan alat tetap saja masih kurang. Sebab setiap dilakukan penambahan, banyak

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

perlengkapan lama rusak akibat karatan terkena air laut. ‘’Selain kekurangan tenaga, kami juga kekurangan alat,’’ jelas Suparka di sela penyerahan donasi alat-alat safety lifeguard berupa motor ATV, teropong, dan payung pantai melalui program Safe Steps First Aid oleh manajemen Prudential Life Assurance di Pantai Kuta. Menurut Executive Director Prudence Foundation, Marc Fancy, Safe Steps First Aid merupakan inisiatif layanan masyarakat pertama di Asia yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pertolongan pertama (firstaid). (kmb23)

Fo


daerah

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

5

Laporan Keuangan MO Besakih Diaudit

Didera Erupsi, Justru Alami Surplus

Bali Post/ist

SEGEL - Petugas gabungan menyegel money changer ilegal di wilayah Kuta, Badung, Kamis (25/1) kemarin.

Banyak Dikeluhkan

Belasan MC Ilegal Disegel Mangupura (Bali Post) Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya serius menindaklanjuti keluhan masyarakat dan wisatawan terkait penipuan yang kerap dilakukan money changer (MC) ilegal di Kecamatan Kuta, Badung. Kamis (25/1) kemarin, tim gabungan Polsek Kuta, Polda Bali dan Bank Indonesia (BI) Cabang Bali melakukan razia money changer. Alhasil, 16 tempat penukaran uang ilegal disegel oleh BI dan barang bukti di antaranya papan rate diamankan. Menurut Kompol Wirajaya, dalam kegiatan tersebut BI sebagai leading sector. Pihaknya juga melibatkan Satpol PP, pecalang dan desa adat. ‘’Kegiatan ini merupakan program prioritas saya sejak jadi Kapolsek Kuta. Hasilnya, kami menertibkan banyak money changer liar. Kegiatan ini akan kami lakukan secara berkesinambungan hingga bersih (MC liar),’’ tegasnya. Ia berharap pada bulan April ke atas saat

tamu ramai ke Bali, tidak ada lagi money changer liar. Dengan demikian tidak ada keluhan tamu ditipu saat menukar uang. Selain itu, turis yang datang ke Bali dan khususnya ke Kuta merasa nyaman dan aman. ‘’Untuk sementara kami melakukan penertiban dulu dan berikan toleransi kepada mereka sambil melengkapi persyaratannya. Kami mengimbau kepada masyarakat yang masih mengambil pekerjaan seperti ini, hen-

tikanlah karena akan merusak pariwisata Bali,’’ tandas mantan Kasat Reskrim Polres Klungkung dan Tabanan itu. Operasi tersebut dilaksanakan pukul 10.00-13.00 Wita. Puluhan petugas yang dilibatkan dibagi tiga tim dan masingmasing tim ditugaskan menyisir Jalan Basangkasa, Kayu Aya, Kartika Plaza, Popies I dan Popies II. Hasil operasi di Jalan Basangkasa dan Jalan Kayu Aya, Seminyak, petugas menyegel empat money changer. Selanjutnya di Jalan Kartika Plaza, disegel lima, sedangkan di Jalan Popies I dan Jalan Popies II disegel tujuh tempat penukaran uang ilegal. ‘’Jumlah keseluruhan ditemukan 16 money changer yang tidak dilengkapi surat izin dari BI, tiga tanpa pemilik (kosong) dan dipasang penyegelan oleh BI,’’ papar Kompol Wirajaya. (kmb36)

Pelebaran Jalan Imam Bonjol

Manfaatkan Aliran Tukad Teba Denpasar (Bali Post) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Satuan Kerja (Satker) Pelayanan Jalan Nasional Metropolitian Denpasar mencanangkan program pelebaran Jalan Imam Bonjol. Pelebaran jalan ini merupakan solusi atas permasalahan kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut. Kepala Satker Pelayanan Jalan Nasional Metropolitian Denpasar A.A. Gde Sanjaya didampingi PPK Pelebaran Jalan Imam Bonjol I.B. Made Artamana, Rabu (24/1), menjelaskan kemacetan di kawasan Jalan Imam Bonjol sudah tergolong jenuh. Kondisi ini sering terjadi pada jam sibuk atau saat masyarakat pulang kerja. Karenanya dipandang perlu mencari solusi atas permasalahan tersebut. Panjang ruas Jalan Imam Bonjol yang akan dilebarkan 2,25 km yang seluruhanya memanfaatkan Tukad Teba dengan pemasangan box culvert berukuran 5 x 3 meter sebagai jalur pelebaran. Untuk perkerasan digunakan berbutir dan aspal, sedangkan saluran drainase memakai U-ditch. ‘’Kami menggunakan box culvert yang bahannya telah diuji,’’ jelasnya.

Ditambahkannya, proyek yang ditangani PT Wijaya Karya itu akan menghabiskan anggaran Rp 181.297.991.000 yang merupakan dana APBN. Ia optimis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak yakni selama 400 hari sejak tanda tangan kontrak 27 November 2017 lalu dan diprediksi tuntas 31 Desember 2018 mendatang. Jalan Imam Bonjol yang kini lebarnya 9 meter nantinya bertambah menjadi 14 meter dan direncanakan dijadikan empat jalur dua arah. ‘’Proyek ini tentunya akan berdampak pada beberapa sektor utilitas seperti PDAM, Telkom, pohon perindang dan lalu lintas,’’ sebut Sanjaya. Terkait kondisi tersebut, Kadis DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada menyatakan dalam rangka menjamin kelancaran utilitas selama pengerjaan proyek tersebut, seluruh stakeholder telah melakukan koordinasi. Termasuk di dalamnya tentang penataan pohon perindang yang dibidangi DLHK Kota Denpasar. Saat ini telah ada MoU sehingga pohon perindang yang ada akan direlokasi untuk ditanam di daerah lain. Sektor pertanian yang bertumpu pada aliran air Sungai Teba turut mendapat

perhatian. Untuk menjamin kelancaran pengairan subak dan daerah pertanian, pihaknya mengupayakan air tetap mengalir. Pengerjaan proyek yang dimulai dari arah selatan sekaligus membuat saluran sementara dengan pipa. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar Ketut Sriawan mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait seperti Dishub Provinsi Bali, Dishub Kabupaten Badung, Kasatlantas Polresta Denpasar, Polda Bali untuk menerapkan rekayasa lalu lintas, sehingga penumpukan kendaraan akibat pelaksanaan proyek dapat diminimalisir. Ditegaskannya, selama pelaksanaan proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol, kendaraan khususnya truk dan bus tidak diperkenankan lewat. Larangan ini akan didukung dengan pemasangan rambu-rambu sementara di beberapa titik persimpangan. ‘’Melalui info display di masing-masing traffic light kami akan informasikan kepada pengguna jalan agar menghindari Jalan Imam Bonjol selama pengerjaan proyek. Dishub selalu menyiapkan petugas di setiap titik,’’ pungkas Sriawan. (kmb12)

Potong Kaki Istri

Suami Dituntut Sembilan Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) karena memotong kaki istrinya, terdakwa Kadek Adi Waisaka Putra (37), Kamis (25/1) kemarin dituntut sembilan tahun penjara. Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 44 ayat 2 UU No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. JPU Ni Luh Wayan Adhi Antari di hadapan majelis hakim pimpinan Estar Oktavi mengatakan, berdasarkan fakta persidangan dan keterangan para saksi, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan KDRT dengan korban istrinya Ni Luh Putu

Kariani. ‘’Terdakwa melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a, yang mengakibatkan istrinya jatuh sakit dan luka berat,’’ kata jaksa dari Kejari Denpasar ini. Sebelum pada pembacaan kesimpulan dengan menuntut terdakwa selama sembilan tahun penjara, jaksa terlebih dahulu menyampaikan berbagai pertimbangan. Yang memberatkan perbuatan terdakwa telah menyakiti dan melukai istrinya yang mengakibatkan saksi korban mengalami cacat permanen. Sementara yang meringankan, terdakwa mengakui kesalahannya, sopan di persidangan, berjanji tidak

akan mengulangi perbuatannya, belum pernah dihukum dan terakhir merupakan tulang punggung keluarga. Atas tuntutan itu, terdakwa setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya Benny Hariono akan mengajukan pembelaan atau pledoi dalam sidang berikutnya. Diuraikan dalam surat tuntutan jaksa, terdakwa Kadek Adi Waisaka Putra asal Alas Angker, Buleleng, pada 5 September 2017 di kamar kosnya di Jalan Uma Buluh, Canggu, melalukan kekerasan fisik yakni memotong kaki istrinya yang saat itu sedang tidur. Ikhwal kasus ini terjadinya pertengkaran antara korban dan terdakwa. (kmb37)

Bea Cukai Musnahkan Ratusan Barang Sitaan Mangupura (Bali Post) Mengawali tahun 2018, Bea Cukai Ngurah Rai memusnahkan 252 item Barang Milik Negara (BMN) yang merupakan aset eks Kepabeanan dan Cukai, Rabu (24/1). Barang sitaan tersebut diperkirakan bernilai Rp 110.470.000. ‘’Pemusnahan ini kami lakukan merupakan tindak lanjut terhadap BTD (barang tidak dikuasasi - red) yang kewajiban pabeannya tidak diselesaikan sampai dengan batas waktu yang ditentukan. Barang-barang ini merupakan hasil pencegahan petugas kami selama periode tahun 2017,’’ papar Plh. Kepala Kan-

tor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai Bagus Putu Ari Sudana. Pemusnahan ini dilaksanakan di halamanan Kantor KPPBC Ngurah Rai. Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bali, NTB dan NTT, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar dan stakeholder. Pencegahan tersebut dilakukan petugas Bea Cukai karena melanggar Undangundang Kepabeanan dan/atau Undang-undang Cukai. Selain itu, pemilik barang tidak menyelesaikan kewajiban kepa-

beanan atau tidak dapat memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan dari instansi terkait. ‘’Dari 252 item BMN yang kami musnahkan, 239 merupakan barang larangan dan pembatasan,’’ ungkapnya. Menurut Ari Sudana, hal ini menunjukkan masih kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai barang larangan dan pembatasan (lartas) yang pemasukannya membutuhkan izin khusus dari instansi terkait. Barang yang dimusnahkan meliputi alat kesehatan, barang kena cukai (BKC), sarang burung walet, barang bekas, barang elektronik, kosmetik, obat-obatan dan suplemen,

produk hewani, bibit tanaman, senjata, sex toys, kondom, sparepart serta barang-barang terkena penegahan lainnya. Ari Sudana memberikan apresiasi atas usaha dan kerja keras seluruh jajaran petugas Bea Cukai dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai Community Protector. Ia berharap ke depannya masyarakat lebih proaktif untuk mencari tahu syarat-syarat pemasukan suatu barang ke Indonesia. ‘’Semoga dengan adanya pemusnahan ini masyarakat terlindungi dari dampak negatif barang-barang yang tidak layak masuk ke Daerah Pabean Indonesia,’’ pungkasnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Erupsi Gunung Agung rupanya tak menghalangi pencapaian target pendapatan yang dipasang Manajemen Operasional (MO) Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih. Realisasi pendapatan bahkan bisa dikatakan surplus, meski Pura Agung Besakih sempat ditutup dua kali lantaran berada di kawasan rawan bencana. ‘’Terkait realisasi pendapatan tahun 2017, baik rencana kerja induk maupun rencana kerja di perubahan 2017 malah ada peningkatan dari yang kami rencanakan,’’ ujar Wakil Manajer MO Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih I Wayan Ngawit usai mengikuti rapat dengan Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih di Kantor Gubernur Bali, Kamis (25/1) kemarin. Menurut Ngawit, target pendapatan awalnya dirancang Rp 1,9 miliar mengacu pada kunjungan wisatawan ke Pura Besakih tahun 2016. Angka kunjungan itu pun sudah dinaikkan hingga 20 persen. Tetapi akhirnya pendapatan terealisasi Rp 2 miliar

lebih karena ada peningkatan kunjungan wisatawan asing hingga 40 persen. Ditambah lagi angka kunjungan wisatawan domestik meningkat sampai 200 persen. Padahal sebelumnya pura kahyangan jagat ini ditutup dua kali pada 23 September sampai 2 November 2017 dan 3 November hingga 26 Desember 2017. Baru sejak 27 Desember lalu kembali dibuka untuk aktivitas wisatawan. ‘’Andaikata tidak terjadi erupsi Gunung Agung, mungkin pendapatan bisa sampai Rp 3 miliar. Astungkara pendapatan tetap melebihi target,’’ imbuhnya. Ditambahkannya, pendapatan bersih setelah dikurangi pengembangan dan promosi 15 persen dibagi tiga. Masing-masing 50 persen untuk Pura Agung Besakih, 25 persen untuk Pemkab Karangasem dan 25 persen untuk desa pakraman. Pendapatan itu baru dibagikan setelah ada audit. Sesuai Pergub No.51 Tahun 2016, MO Besakih harus mempertanggungjawabkan kinerja selama setahun berkegiatan kepada Badan Pengelola yang diketuai Wakil Gubernur Bali

I Ketut Sudikerta. Sebab, MO dibentuk untuk melaksanakan tugas sehari-hari sesuai peraturan badan pengelola. ‘’Yang kami pertanggungjawaban terkait sumber dana yang didapat pada 2017 dan biaya operasional sekaligus saldo,’’ tandas Ngawit. Dikonfirmasi terpisah, Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun mengatakan, keberadaan badan pengelola bertujuan menertibkan pengelolaan di kawasan Pura Besakih, baik dari segi keuangan maupun keamanan. Pasalnya, Pura Besakih selama ini selalu dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi. ‘’Karena sudah ada badan pengelola, harus semua satu pintu, jadi tertiblah. Kalau semua elemen dikasi bebas, siapa nanti yang dimintai pertanggungjawaban?’’ ujarnya. Menurut Pemayun, laporan keuangan dari MO Besakih tengah diaudit oleh Inspektorat Provinsi Bali. Setelah itu barulah bisa diperoleh gambaran pengelolaan setahun terakhir. (kmb32)

Terlibat Narkoba, Sopir Gagal Nikah Mangupura (Bali Post) Persiapan yang dilakukan oleh I Nyoman AP (30) sia-sia. Pasalnya, menjelang hari pernikahannya, sopir freelance ini ditangkap karena terlibat kasus narkoba. Ia dibekuk di seputaran Jalan Abianbase, Mengwi, Badung, Jumat (19/1) lalu. Dari pengedar narkoba ini, petugas mengamankan barang bukti satu paket sabu-sabu (SS) seberat 0,12 gram dan satu timbangan digital. Kasat Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Badung AKP Djoko Hariadi seizin Kapolres AKBP Yudith Satriya Hananta, Kamis (25/1) kemarin, menyatakan barang bukti tersebut rencananya ditaruh di suatu tempat dan tentu saja sudah ada pembelinya. Pelaku ditangkap di kamar kosnya. Pengungkapan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan seminggu terakhir. Dia tinggal sendiri di kosnya. Rencananya menikah di kampungnya di Buleleng,’’ ujarnya. Pihaknya juga meringkus pelaku lainnya, JP (24), di dekat Potato Head, Kuta Utara, Badung, beberapa waktu lalu. Dari pelaku diamankan barang bukti dua linting rokok

berisi ganja dan dua paket ganja. Sementara tersangka AK (26) dibekuk di kamar kosnya di Jalan Tukad Petanu, Denpasar Selatan. Hasil penggeledahan di kamarnya, polisi menyita barang bukti satu paket SS. Selanjutnya pengedar ekstasi tersangka IA (26) diciduk di Jalan Perum Permai, Dalung, Kuta Utara. Selain lima butir ekstasi, petugas mengamankan satu paket SS. ‘’Wilayah Abiansemal juga masih kami awasi. Saat ini informasinya banyak narkoba beredar di sana,’’ ungkap mantan Kanit I Satresnarkoba Polresta Denpasar ini. Setelah beberapa hari melakukan pengintaian di wilayah Abiansemal, tim yang dipimpin AKP Djoko menangkap tersangka I Wayan Y (27) dengan barang bukti tiga paket SS seberat 1,85 gram. Terakhir I Made P (28) dibekuk di rumahnya di wilayah Dalung, Kuta Utara, terkait kepemilikan tiga paket SS. ‘’Kami tidak pernah surut memerangi narkoba. Pengedar, pengguna dan bandarnya akan terus kami buru. Kami mengimbau masyarakat agar turut serta memerangi narkoba di wilayahnya,’’ tegas AKP Djoko. (kmb36)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kita Tak Boleh Abai Mengawal Desa Adat KE depan, siapa yang menjaga peradaban kita di desa adat? Pertanyaan ini sering terdengar ketika tantangan menjaga desa adat makin banyak. Ada tantangan yang diakibatkan oleh lemahnya keberpihakan kita terhadap desa adat. Di sisi lain, ada juga tantangan yang disengaja atau disusupi kepentingan ekonomis dan politik. Namun, yang pasti sebagai krama (penduduk) Bali wajib hukumnya kita mengawal desa adat dan peradabannya. Kita tentu tak boleh abai apalagi mengingkari tanggung jawab kita menjaga tradisi dan tanggung jawab ‘’tradisional’’ kita menjaga budaya Bali. Sadar atau tidak, bahwa banyak keuntungan ekonomis yang dinikmati pemilik modal yang berinvestasi di Bali merupakan dampak dari ajegnya budaya Bali. Apakah investasi mereka di Bali akan menarik jika budaya Bali kehilangan pendukungnya. Apakah mereka bisa menikmati keindahan Bali dan taksu Bali ketika pnduduk asli Bali terpinggirkan dan lemah daya tahannya secara ekonomi? Deretan pertanyaan ini kini sering terdengar juga diperdebatkan. Kita menyadari bahwa Bali banyak punya pemikir dan tokoh adat, namun sering kali mereka tak sejalan dalam melakukan aksi. Lemahnya komunikasi dan terbatasnya ruang untuk berdiskusi membuat banyak komunitas di Bali larut dengan kesibukannya masing-masing. Padahal, untuk mengatasi masalah kekinian Bali, kita memerlukan sinergi dan berkomunikasi. Ruang untuk itu harus dibudayakan. Dalam konteks ini, kita harus membangun kesadaran baru bahwa menjaga budaya dan peradaban Bali harus menjadi tujuan kita bersama. Dalam hal ini, desa adat sebagai ruang untuk mendedikasikan kehidupan kepada alam dan budaya Bali harus dipastikan tetap terjaga. Kita harus berada di barisan depan untuk menjaga dan membentengi desa adat kita dari berbagai kepentingan terselubung. Hukum adat haruslah tetap dihormati oleh semua pihak yang hidup di Bali. Kekuasaan dan pendekatan politik dalam mendegradasi hak-hak adat, hak-hak tradisional manusia Bali haruslah dieliminir dengan membangun tanggung jawab moral menjaga Bali. Pendekatan hukum formal dalam menindak masalah adat apalagi merupakan keputusan adat tetap harus dicarikan titik temu. Jangan sampai ada intervensi berlebihan yang akhirnya memicu keresahan di kalangan masyarakat adat. Untuk itu, hukum adat di Bali haruslah dihormati oleh siapa pun. Dalam kontekas pemberdayaan adat untuk pewarisan budaya, kesejahteraan dan terjaminnya regenerasi manusia Bali, maka para tokoh Bali, akademisi, birokrat, pemimpin Bali dan politisi Bali haruslah punya pemahaman yang sama. Para tokoh Bali harus membangun komunikasi. Jangan sampai komunikasi terhalang oleh kekuasaan, kedudukan dan kekayaaan. Para tokoh Bali harus siap meluangkan waktu untuk berdiskusi dan mencari solusi mengatasi masalah kekinian Bali. Tentu akan ironis jika ada penduduk Bali justru membuka ruang bagi percepatan kehancuran alam, tradisi dan peradaban Bali. Kesadaran menjaga Bali layak dibangun mengingat ke depan Bali akan berhadapan dengan masalah serius. Tak hanya dari sisi keseimbangan alam, tetapi juga makin tak terkendalinya penduduk pendatang. Dalam konteks pengendalian penduduk pendatang, kita tentu harus tetap berpihak pada kesetaraan hak dan kewajiban sebagai penduduk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam hal ini, kesadaran dan keikhlasan untuk ikut menjaga Bali harus dibangun bersama-sama. Lintas komponen di Bali hendaknya tetap memberikan ruang kepada komunitas Hindu di Bali menjaga tradisi, menjaga ruang dan menjaga tanah leluhurnya untuk menjaga kedamaian NKRI. Jangan ada intervensi terhadap pengelolaan hak-hak adat di Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Banjir Menjadi Ancaman Serius

Hujan yang terjadi belakangan ini menimbulkan masalah lingkungan. Bahkan di sejumlah wilayah seperti, Kuta, Nusa Dua, Denpasar, dan Kerobokan termasuk sejumlah wilayah lainnya di Bali hujan telah memicu banjir. Kerusakan infrastruktur pun terjadi. Hujan lebat yang berpotensi kita hadapi dalam rentang hitungan tahun mestinya bisa diantisipasi. Patut kita pahami, banjir bisa menjadi ancaman serius bagi kita di Bali. Saya berharap para pemimpin Bali berhenti dulu memikirkan pendapatan dari sektor Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan investasi. Kembalikan dulu, alam Bali ke ruang yang ideal sebagai ruang hidup. Ruang layak terbangun harus dihitung secara cermat. Jangan semuanya dijual untuk mengakomodasi investasi. Saya menduga banjir yang terjadi belakangan ini karena wilayah tangkapan air hujan berkurang di Bali. Selain itu ada kemungkinan saluran air tersumbat atau terhalang bangunan. Jadi, kita harus cermat memanfaatkan ruang di Bali untuk menjaga keseimbangan alam. Selain itu, untuk mengantisipasi banjir mohon pemerintah melakukan perbaikan drainase dan melarang pembangunan di bantaran sungai. Daerah aliran sungai harus dikeruk dan dibebaskan dari kepentingan-kepentingan pembangunan fisik. Jadikanlah sungai lintasan air bukan kepentingan yang lainnya. Saya menduga pendangkalan yang terjadi di alur sungai membuat air meluber ke jalanan dan permukiman. Tahun depan, bisa jadi banjir akan lebih parah jika tak diantisipasi dari sekarang. Dewa Made Wirana Denpasar, Bali

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Keraguan Pengakuan Desa Adat Bali Kesepakatan bersama (kontrak sosial) warga masyarakat hukum adat (MHA) Bali untuk hidup bersama, melahirkan lembaga desa adat. Sebagai lembaga yang memiliki struktur, wilayah dan aturan (awig-awig) dalam mengatur dan mengurus kepentingan warga MHA berdasarkan awig-awig. Desa adat disebut juga “Republik Kecil” menganut asas keharmonisan kehidupan ber-Ketuhanan dengan alam semesta yang indah dan masyarakatnya yang religius magis (THK). Desa (dinas) hadir sebagai alat pemungut pajak dan politik devide et empira untuk kepentingan penjajah, sedangkan desa (adat) tidak diganggu agar tidak melawan.

Oleh Supartha Djelantik engan cerdik Belanda membiarkan desa (adat) berjalan sebagaimana maunya, sehingga rakyat merasa tidak terusik dan Belanda dengan leluasa melakukan politik memecah belah kekuasaan raja-raja dengan rakyatnya. Pascakemerdekaan desa adat dan desa (dinas) terus dibiarkan menjalankan fungsinya masingmasing sampai saat ini. Dalam Bab VI UUD pemerintahan daerah dinyatakan I “Pembagian daerah Indonesia atas daerah-daerah besar dan kecil, dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan undang-undang, dengan memandang dan mengingat dasar permusyawaratan dalam sistem pemerintahan negara, dan hak asal-usul dalam daerah-daerah yang baersifat istimewa”. Dalam penjelasannya, dinyatakan bahwa: I. oleh karena Negara Indonesia itu suatu eenheidsstaat, maka Indonesia tak akan mempunyai daerah di dalam lingkungannya yang bersifat…” II. Dalam teritoir Indonesia terdapat lebih kurang 250 Zelfbestrunde land-schappen dan Volksgemeen-schappen, seperti desa di Jawa dan Bali, nagari di Minangkabau, dusun dan Marga di Palembang dan sebagainya”. Bali dengan jelas dinyatakan sebagai daerah yang mempunyai susunan asli dan oleh karenanya dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat istimewa. Selanjutnya, negara secara konstitusional harus menghormati kedudukan keistimewaan Bali, dan segala peraturan negara mengenai Bali wajib mengingat hak asalusul sebagaimana diatur dalam pasal 18B UUD (perubahan). Dari pernyataan di atas, desa adat secara konstitusional diakui keberadaannya. UUD 1945 memberi pengakuan atas keberadaan “kesatuan-kesatuan politik tradisi, susunan asli, dan mengingati hak-hak asal-usul yang bersumber dari sistem budaya berbagai komunitas masyarakat yang berada di dalam teritorial NKRI.

D

Pengakuan ini tidak terbatas pada aspek kelembagaan saja, tetapi juga aspek struktur-organisasi, pola perilaku/tradisi, peraturanperaturannya, serta berbagai hak dan kewajiban yang terkandung di dalam sistem kelembagaannya. Selain itu, karena susunan asli itu dapat dianggap sebagai daerah yang bersifat istimewa, maka perlakuan terhadapnya tentulah bersifat istimewa pula. artinya, kesatuan-kesatuan teritorial dan sistem kelembagaan yang mengaturnya tidaklah dapat diperlakukan sama pada setiap daerah-daerah kesatuan teritorial lain yang tidak mengandung susunan asli dimaksud. Dengan demikian, tersirat, pengaturan itu mengandung maksud adanya otonomi atau kedaulatan dari susunan asli tersebut. Dalam masyarakat dengan susunan asli itu memiliki wujud kelembagaan dan kewajiban yang khas, yang berbeda dengan wujud kelembagaan, tatanan hak dan kewajiban yang berada di luar kesatuan daerah yang dimaksud. Karenanya, sesuatu aturan yang datang dari luar susunan asli itu tidaklah relevan diberlakukan di dalam tatanan susunan asli tertentu. Kalaupun aturan-aturan baru tersebut ingin diberlakukan ke dalam tatanan “susunan asli” itu, pemberlakuan itu mestilah atas izin warga “susunan asli” itu sendiri atau disesuaikan dengan aturan asli tersebut. UU Desa Sepanjang Indonesia merdeka dari tahun 1945-2016 telah ditetapkan beberapa UU yang mengatur tentang desa. Selanjutnya sejak 15 Januari 2014, secara formal berlaku UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dengan segala peraturan pelaksanaannya. UU Desa memunculkan wacana kontradiktif yang bersumber dari ketentuan Penjelasan pasal 6, yang berbunyi: ”Ketentuan ini untuk mencegah terjadinya tumpang tindih wilayah, kewenangan, duplikasi kelembagaan antara desa dan desa adat dalam 1 (satu) wilayah maka dalam 1 (satu) wilayah hanya terdapat desa atau

desa adat. Untuk yang sudah terjadi tumpang tindih antara desa dan desa adat dalam 1 (satu) wilayah harus dipilih salah satu jenis desa sesuai dengan ketentuan undang-undang ini”. Kalau ditelaah dengan saksama, butirbutir yang terkandung dalam penjelasan pasal 6, bahwa tujuan pokok pembuat UU diadakannya penjelasan pasal 6 adalah untuk mencegah terjadinya tumpang tindih sehubungan dengan adanya ketentuan norma pasal 6 ayat (1) yang intinya di wilayah Indonesia boleh ada desa dan boleh ada desa adat sebagai entitas pemerintahan terbawah. Menurut pembuat UU, domaindomain yang dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya tumpang tindih sehubungan adanya dua entitas itu adalah domain: (1) wilayah;(2) kewenangan; dan (3) kelembagaan. Sebagai solusi agar tidak terjadi tumpang tindih di ketiga domain tersebut. dasar pemikiran memilih satu di antara dua jenis entitas itu untuk mengakhiri dualitas desa khususnya di Bali. Perbedaan pandangan mengenai bentuk pengakuan dan penghormatan desa adat adalah sesuatu yang wajar dalam dunia akademik, yang berangkat dari suatu pemikiran kekhawatiran adanya intervensi atau upaya-upaya pelenyapan yang tidak dikehendaki. Kesamaan visi untuk penguatan desa adat, memiliki makna untuk penguatan adat istiadat, tradisi dan budaya. Dalam konteks UU Desa, titik perbedaan terletak pada posisi mengamini prinsip ”rekognisi” yakni pengakuan dan penghormatan satuan masyarakat hukum adat oleh negara sesuai ketentuan konstitusi, pasal 18 B ayat (2) UUD 1945 memberi pengakuan dengan syarat keharusan dalam bentuk UU. Dalam dunia akademik, pemahaman ini dimaknai sebagai bentuk intervensi, ikut campur sehingga melanggar niat tulus pengakuan dan penghormatan atau dapat diartikan sebagai janji kosong atau pemberi harapan palsu (php). Dalam hal ini, negara memosisikan diri sebagai peme-

gang mandat rakyat, sayangnya pemahaman ini sering menjadi absurd di ranah politik atau kekuasaan. Dalam dunia politik atau kekuasaan kekuatan masyarakat adat nyaris menjadi objek daripada subjek. Sejak diundangkannya UU Desa perdebatan pro-kontra tentang desa di antara para ahli dan tokoh masyarakat yang belum kunjung surut. Desa adat dan desa dinas berjalan seperti sebelum berlakunya UU Desa, hanya akhir-akhir ini muncul pembatasan-pembatasan kewenangan berkenaan status desa (dinas) sebagai desa, dan desa adat sebagai lembaga adat. Pengawasan penduduk pendatang yang selama ini dilakukan oleh desa adat, beralih menjadi kewenangan desa, dan dalam melakukan pungutanpungutan sumbangan untuk pembangunan balai banjar, pungutan atau denda atas kegiatan usaha dalam kawasan desa adat, dan macam-macam pungutan lainnya, dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. Selanjutnya, peran desa adat dibatasi hanya sebagai lembaga adat desa. Bila diperhatikan secara saksama, UU Desa sesungguhnya tidak hanya memberi kepastian hukum bagi desa (dinas/administratif) saja, melainkan juga memberi tempat istimewa bagi desa adat atau yang disebut dengan nama lain. Ini menjadi penting karena sekaligus menghilangkan friksi antara hukum positif dan hukum adat. Bahwa negara secara penuh menghargai, menghormati, dan memberi keleluasaan bagi desa adat untuk menjalankan kebijakan hukum adat setempat. Hal tersebut tertuang dalam bab XIII tentang Ketentuan Khusus Desa Adat. Desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa, diberi definisi sebagai “kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/ atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Prinsip dasar konstruksi UU Desa adalah menggabungkan fungsi self-governing community dan local self government. Selfgoverning community, yaitu: menjalankan kewenangan pemerintahan desa berdasar pada asal-usul dan kewenangan lokal berskala desa. Sementara local self government yaitu kewenangan dan kewenangan tugas pem-

Petisi Rakyat Vs Konspirasi Teluk Benoa

Suksesnya suatu proses demokratisasi sangat ditentukan oleh kemampuan rakyat bersama pemerintah untuk memahami akan hak dan kewajiban rakyat. Saat ini, yang masih menjadi kendala utama adalah maraknya ketentuan dan aturan yang mengatur tentang kewajiban rakyat tetapi tidak diimbangi dengan banyaknya ketentuan dan aturan yang mengatur serta melindungi keberadaan hak rakyat. Seperti halnya bhisama atau fatwa Parisada Hindu Dharma Indonesia atau PHDI yang melarang untuk menguruk laut, danau, sungai ataupun campuhan, yang tetap saja ingin dilanggar dengan diusulkannya upaya mereklamasi Teluk Benoa. Bahkan ironisnya, pelanggaran itu ikut disuarakan oleh umatnya sendiri. Padahal sudah jelas PHDI seperti layaknya MUI merupakan majelis umat yang keberadaannya dilindungi oleh konstitusi. Jika tidak ingin dituduh melecehkan lembaga umat, hendaknya rencana untuk mereklamasi Teluk Benoa disingkirkan jauh-jauh. Begitu juga seperti kasus yang menimpa Bendesa Adat Tanjung Benoa, yang berakhir dengan kekecewaan rakyat yang membuat rakyat terpaksa menggunakan hak politiknya melakukan gugatan melalui petisi. Petisi itu bertujuan untuk menuntut keadilan, dengan cara memberikan mosi tidak percaya terhadap putusan majelis hakim yang dipimpin oleh I Ketut Tirta dengan anggotanya I Gde Ginarsa dan Ketut Suartha yang telah memvonis bersalah Bendesa Adat Tanjung Benoa, dengan hukuman 1 (satu) tahun penjara. Melalui petisi ini, rakyat Tanjung Benoa hendak menyatakan diri bahwa mereka telah memutuskan untuk menempuh jalur politik, dan meninggalkan jalur hukum di dalam memperjuangkan keadilan. Situasi ini terjadi akibat ambruknya keyakinan rakyat atas rasa keadilan yang diterimanya dari proses hukum yang ada. Di alam demokrasi, petisi seperti ini dapat dilakukan oleh siapa pun, khususnya bagi rakyat yang merasa teraniaya oleh perlakuan yang sewenang-wenang. Oleh karena itu, sebagai wakil rakyat, saya merasa tertantang untuk memperjuangkan petisi rakyat ini, khususnya

Oleh Nyoman Dhamantra guna menghadapi mereka yang atas nama kepentingan sempit dan picik ingin berusaha menjegalnya. Perlu dipahami, keberadaan desa adat melakukan retribusi, dengan pepeson atau peturunan bagi krama adat setempat ataupun retribusi kipem bagi krama tamiu atau penduduk pendatang itu semua dalam rangka pelestarian adat dan budaya, terutama guna menjaga keseimbangan Bali dengan tri hita karana-nya. Namun, hal itu dirasa masih memberatkan bagi krama adat di Bali sendiri, khususnya yang berperan sebagai urban ataupun krama tamiu. Tapi mohon agar kondisi itu tidak dijadikan alasan untuk menjatuhkan, apalagi mereduksi desa adat untuk menjadi desa dinas. Dengan bahasa lain, kebijakan desa adat yang dirasa merugikan kepentingan sekelompok orang, hendaknya tidak menjadi alasan untuk bertindak secara membabi buta mendukung langkah aparat yang ingin mengabaikan keberadaan awig-awig ataupun pararem yang menjadi simbol dari kedaulatan desa adat itu sendiri. Jikapun memang ingin dipersoalkan, sebaiknya kita menuntut Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) melakukan fungsi koordinasinya secara internal, untuk mengatasi persoalan itu. Bukan justru ikut mengkriminalisasikan para pemangku desa adat. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan di dalam memelihara, menjaga dan melindungi penghormatan ataupun pengakuan negara atas kehidupan masyarakat hukum adat. Itu sesuai dengan kesepakatan berbangsa dan telah menjadi perintah konstitusi UUD 1945 pasal 18b. Amanah konstitusi itu wajib dimaknai dengan mengupayakan kehadiran pemerintah dengan kebijakan Tut Wuri Handayani-nya, terhadap eksistensi kehidupan masyarakat adat dengan semua pengaturan adat yang ada. Tidak seperti yang terjadi saat ini, keputusan masyarakat adat yang melakukan retribusi atau pungutan atas orang, badan

usaha, kendaraan, pedagang, dan lain sebagainya, yang notabene keberadaan retribusi itu dari sejak awal telah diketahui dan “diamini” oleh pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum, tapi justru membuat seorang bendesa adat harus menerima risiko menjadi terpidana, padahal kebijakan itu, oleh bendesa adat dilaksanakan telah berdasarkan atas keberadaan perda, awig-awig ataupun pararem. Maka dari itu, semua ini membuktikan bahwa pemda bersama aparat penegak hukum tidak melakukan upaya yang persuasif ataupun upaya pembinaan terhadap desa adat, yang berujung dengan rakyat dikejutkan terhadap penangkapan Bendesa Adat Tanjung Benoa. Itulah sebabnya, penanganan kasus ini dirasakan sangat menyakiti hati rakyat, khususnya bagi rakyat Tanjung Benoa. Bisa kita bayangkan, apa yang dirasakan oleh masyarakat adat Tanjung Benoa, melihat bendesa adatnya yang menjadi pemimpin adat di desanya harus mendekam di dalam penjara, yang justru karena melaksanakan perintah rakyat dengan program kerja yang memang menjadi bagian dari pararem di desanya. Keadilan macam apa yang hendak dipertontonkan ini? Retribusi hampir dilakukan oleh semua desa adat di Bali. Tapi kenapa Desa Adat Tanjung Benoa yang harus menjadi tumbal atas kebijakan retribusi yang ada? Oleh karena itu, saya meyakini dugaan saya, bahwa ini semua tidak terlepas dari keinginan untuk memuluskan rencana reklamasi Teluk Benoa. Apa yang dilakukan dengan mengebiri kedaulatan hak adat itu, persis seperti apa kata pepatah, “habis manis sepah dibuang”. Setelah adat dan budaya membawa pariwisata Bali ke puncak keemasannya, lalu dengan pongahnya ingin mengabaikan awig-awig dan pararem yang disakralkan oleh masyarakat adat di Bali, yang sekaligus merupakan tumpuan dari kelangsungan adat dan budaya di Bali. Sudah saatnya kekuasaan membangun kesadaran, untuk menghentikan kekerasan politik dengan kriminalisasinya terhadap masyarakat adat. Salam Kebangsaan.

bantuan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Maka ada empat kewenangan utama yang dimiliki desa, Kewenangan ini harus dijalankan secara demokratis, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan adat istiadat Desa. Yaitu: penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Fungsi self-governing community dan local self government agar desa pada masa mendatang dapat memenuhi tujuan utama amanat UU Desa, bahwa pengaturan desa sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan, kejelasan status dan kepastian hukum, memajukan adat-tradisi dan budaya, partisipasi, profesionalisme, pelayanan publik, dan tercapainya kesejahteraan. Secara empirik, desa adat adalah desa substansial, sedangkan desa (dinas) sebagai desa administratif yang tidak memiliki hak asal-usul. Penetapan desa (dinas) sebagai desa bukan berarti tanpa masalah, justru dampaknya negatifnya lebih besar, yaitu: (1) Peralihan desa adat menjadi lembaga adat desa, akan berdampak luas mengganggu keseimbangan sosial masyarakat, dan dapat memisahkan keterkaitan atributatribut/pranata adat dan budaya dari basis masyarakatnya, seperti sekaa teruna-teruni, sekaa kidung, pecalang dan semua lembaga desa adat akan berubah menjadi lembaga masyarakat desa ,(2) segala peraturan desa adat hanya berlaku bagi warga desa adat atau tidak mengikat warga desa lainnya (pendatang) bisa berdalih dan menghindar dari kewajiban yang diatur dalam awig-awig; dan (3) aset desa adat beralih menjadi aset desa. UU Desa memberi ruang dihidupkannya peradilan desa, merupakan rangsangan aspiratif bagi menumbuhkan rasa sagilik saguluk, manyame braya dalam kehidupan sehari-hari. Momen ini diharapkan membuka lebar-lebar cahaya pemuliaan pengaturan kehidupan yang sesuai dengan jiwa masyarakat dengan awigawig sebagai bagian dari sistem hukum nasional dan sebagai langkah awal menuju Bali yang khas. Secara teoretis substansi UU yang sesuai dengan adat istiadat dan budaya (volkgeist) masyarakatnya, memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang lebih baik, dan dapat membantu percepatan tercapainya cita-cita masyarakat mokshartam jagadhita ya ca iti dharma. Penulis, pengajar Pascasarjana FH Unwar

POJOK Baru pertama kali nama SBY disebut dalam sidang e-KTP. - Bukan berarti terlibat. *** Dua pati Polri akan ditunjuk sebagai Plt. gubernur. - Uji coba rupanya. *** Perpres bebas visa kunjungan akan dievaluasi. - Lebih banyak dampak buruknya.

Penulis, anggota DPR-RI

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

JUMAT UMANIS, 26 Januari 2018

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan melintas di atas trotoar Jalan Gajah Mada Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. Mereka ingin mengunjungi Pasar Kumbasari yang menyediakan seni kerajinan.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Masyarakat Bali mesti waspada terutama saat jual beli barang. Pasalnya saat ini, pengedar uang palsu (upal) beraksi di Pulau Dewata. Salah satu pelaku ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polresta Denpasar. Pelakunya, Muhamad Rohim (30), dibekuk di Hotel Sekarwangi di Jalan Tegal Dukuh VIII, Denpasar Barat (Denbar), Rabu (24/1) lalu. Bali Post/ist

Dandim Badung

Awali Tugas dengan Mengunjungi Gereja Mangupura (Bali Post) Mengawali tugas sebagai Dandim 1611/Badung, Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo, S.E. melakukan kunjungan ke tokoh masyarakat dan agama, di antaranya secara simbolis menyerahkan bantuan keramik di Gereja Katolik Paulus Kulibul di Jalan Raya Padonan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (24/1) lalu. Kunjungan ke gereja ini merupakan pertama kali dilakukan TNI sejak 60 tahun silam dan menjadi terobosan luar biasa dilakukan Dandim Handoko. Bantuan tersebut diterima pengurus gereja, Nyoman Purnawan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka HUT Korem 163/Wira Satya. “Jumlah keramik yang diserahkan sebanyak 323 meter persegi. Berhubung Bapak Danrem ada kesibukan maka kami mewakili beliau,” kata Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo didampingi Pasiter Kapten Inf. Wayan Suara, Kamis (25/1) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa TNI sangat mengharapkan kerukunan, walaupun beda agama. Antarumat diharapkan saling menjaga, menghormati, berjiwa nasional dan NKRI. Selain itu, Letkol Handoko menyampaikan dalam waktu dekat Kodim 1611/Badung akan melaksanakan TMMD berlokasi di Kecamatan Petang, Badung. “Semoga kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar. Kodim Badung juga akan melaksanakan bedah rumah. Tentunya harapan kami, kita tetap bisa menjalin hubungan silaturahim dengan seluruh masyarakat yang ada di Denpasar dan Badung,” ujarnya. Sementara Kapten Suara menambahkan, I Nyoman Purnawan selaku ketua pengurus gereja mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan tersebut. Pasalnya karena sejak 60 tahun silam, ada kunjungan dari kalangan TNI. “Gereja ini memiliki daya tampung 800 orang dan umat yang terdaftar di sana sekitar 1.800 orang. Bahkan bila acara hari raya besar, jemaat hadir di gereja mencapai tiga ribu orang,” tegasnya. (kmb36)

Buat Ogoh-ogoh, Disbud Larang Gunakan ’’Styrofoam’’ dan Spons Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) kembali akan melombakan ogoh-ogoh yang dibuat sekaa teruna-teruni di masing-masing banjar. Namun, Disbud menekankan agar pembuatan ogoh-ogoh sebagai simbol bhutakala, agar menggunakan bahan yang ramah lingkungan, seperti bambu. Penggunaan styrofoam atau spons busa agar dihindari. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram, di sela-sela sosialisasi lomba kepada jajaran pengurus STT di Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. Mataram mengatakan, serangkaian malam pangerupukan Nyepi Caka 1940 tahun 2018, Dinas Kebudayaan Kota Denpasar akan menggelar lomba dan pendaftaran dibuka sejak 22 Januari lalu hingga 22 Februari mendatang. Mataram mengatakan bahwa sejak tahun 2015 lalu, pelaksanaan lomba ogoh-ogoh yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Disbud Kota Denpasar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya, seperti halnya styrofoam (gabus) dan spons busa. “Sejak tahun 2015 hingga saat ini, penggunaan styrofoam dan spons busa tidak lagi diperbolehkan karena berbahaya untuk kesehatan,” ujarnya. Dikatakan, baik styrofoam maupun spons mengandung bahan berbahaya untuk kesehatan. Selain itu, kedua bahan tersebut tidak dapat terurai oleh bakteri yang ada di dalam tanah, sehingga penggunaannya perlu diminimalisasi. “Serbuk styrofoam dan spons busa itu sangat kecil, apalagi saat diamplas, itu secara tidak langsung masuk ke pernapasan dan dapat menjadi penyakit bagi tubuh manusia,” kata Mataram. Pihaknya mengatakan saat ini masih banyak inovasi bahan ramah lingkungan yang dapat digunakan seperti ulat-ulatan, koran bekas, bambu, guwungan dan bahan lainya. Selain itu, dengan adanya penggunaan bahan ramah lingkungan tentunya secara langsung akan berdampak pada maksimalnya peran STT dalam pembuatan ogoh-ogoh. “Kalau sudah pakai ulatan atau bambu, maka STT mau tidak mau pasti akan terlibat maksimal, karena di sana diperlukan orang yang bisa bekerja di berbagai bidang. Jadi, semua orang punya pekerjaan, ini bagus untuk membangkitkan budaya gotong royong dan manyama braya. Kalau gabus kan hanya satu yang bekerja,” paparnya. Sementara, Ketua Sabha Upedesa, I Wayan Meganadha, didampingi Ketua Majelis Madya Desa Pakraman, I Made Karim, menekankan pelaksanaan malam pangerupukan yang kondusif. STT merupakan salah satu organisasi yang mempunyai peran untuk menyukseskan perayaan malam pangerupukan. Sehingga perlu dilakukan upaya untuk tetap menjaga kondusivitas pelaksanaan kegiatan nantinya. Dalam kesempatan ini, Meganadha menegaskan bahwa dalam pelaksanaan malam pangerupukan di Kota Denpasar secara khusus dan Bali secara umum tidak ada lagi yang mengarak ogoh-ogoh menggunakan musik beralatkan sound system, ditambah lagi dengan menenggak minuman keras. “Pangerupukan itu merupakan rentetan pelaksanaan hari suci Nyepi. Jadi, perlu ditekankan penggunaan alat musik tradisional seperti baleganjur, tektek dan lain sebagainya. Kalau sound system itu bukan budaya asli Bali, apalagi diputar berbagai jenis lagu di dalamnya, itu jelas tidak mencerminkan budaya Bali. Jadi, dilarang menggunakan sound system dengan lagu yang menyimpang,” tandasnya. (kmb12)

7

Tipu Pemilik Motor, Pengedar Upal Ditangkap Denpasar (Bali Post) -

SERAHKAN BANTUAN - Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudo Wibowo secara simbolis menyerahkan bantuan keramik.

Bali Post/wan

“Modusnya, pelaku sengaja melakukan transaksi malam hari. Tujuannya agar korban tidak sempat mengecek dan menelitinya,” kata Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kasat Reskrim Kompol Aris Purwanto, Kamis (25/1) kemarin. Terungkapnya kasus ini, lanjut Kapolresta berawal dari laporan Husen beralamat di Jalan Kusuma Bangsa VI/2 Denpasar Barat. Pada Senin (15/1) pukul 19.00 Wita, pelaku membeli sepeda motor Yamaha Vixion milik korban seharga Rp 13,3 juta. Pukul 23.00 Wita, pelaku menyerahkan uang tersebut kepada korban. Keesokan harinya, korban baru sadar kalau uang tersebut palsu dan langsung melapor ke Polresta Denpasar. “Modusnya pelaku melakukan penipuan dengan cara membeli sepeda motor dan membayar dengan menggu-

nakan uang palsu. Yang membedakan dengan uang asli yaitu tidak ada benang pengamanan dan kertasnya lebih lemas karena menggunakan kertas HVS,” tegasnya. Setelah menerima laporan kasus itu, tim Resmob Polresta dipimpin Panit Buser Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. Kemudian mendapatkan informasi dari masyarakat melihat seorang laki-laki memakai sepeda motor Yamaha Vixion merah melintas di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar Barat. Pada Rabu (24/1) pukul 13.15 Wita, petugas berhasil menangkap pelaku di kamar nomor 19 Hotel Sekarwangi di Jalan Tegal Dukuh VIII, Denpasar Barat. Pelaku menginap di hotel bersama istrinya. Saat diinterogasi, pelaku mengakui melakukan penipuan membeli sepeda motor Yamaha

Vixion memakai upal. Selanjutnya, pelaku asal Dusun Krajan RT 004 RW 003 Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dibawa ke Mapolresta Denpasar. Saat dilakukan penggeledahan di kamarnya, polisi mengamankan barang bukti upal pecahan Rp 100 ribu sebanyak 66 lembar. Terkait kasus ini, petugas menyita upal pecahan Rp 100 ribu sebanyak 133 lembar, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, uang tunai Rp 4 juta (sisa penjualan motor korban), satu unit Honda Beat, STNK, tas, helm, HP dan upal pecahan Rp 100 ribu sebanyak 66 lembar. “Pelaku beli uang palsu di Banyuwangi. Agar dapat uang palsu Rp 20,6 juta, pelaku bayar Rp 10 juta. Motor Vixion tersebut dijual Rp 14 juta dan uang lalu dipakai bayar utang serta foya-foya,” ungkap mantan Kapolres Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/rah

KASUS UPAL - Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo merilis pengungkapan kasus upal.

Anggaran Pilgub Ada Celah Dibahas Lagi Denpasar (Bali Post) Kekurangan anggaran untuk penyelenggaraan pilgub yang dikeluhkan KPU Bali masih ada celah untuk dibahas kembali. Namun sementara ini, KPU diminta untuk memanfaatkan dana yang ada. Mengingat, Pemprov Bali memiliki anggaran yang terbatas. ‘’Sementara anggaran kita kan terbatas. Itu aja dulu pakai, nanti kekurangannya kan bisa kita bicarakan lagi,’’ ujar Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, di Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. Menurut Pemayun, rasionalisasi anggaran pilgub untuk KPU maupun Bawaslu Bali merupakan hasil evaluasi dewan di DPRD provinsi. Evaluasi itu pun dikatakan sudah rasional. ‘’Dewan termasuk rasional juga, masuk akallah kalau membandingkan di Lombok, Jawa Barat dengan tingkat kesusahan tinggi kok bisa (anggarannya) lebih rendah daripada kita. Itu dipertanyakan,’’ jelasnya. Sebelumnya diberitakan, KPU Bali tetap bersikeras anggaran yang dirasionalisasi dari Rp 229,36 miliar menjadi Rp 155 miliar tidak akan mencukupi untuk penyelenggaraan Pilgub Bali 2018. ‘’Sampai sejauh ini tahapan memang masih berjalan seperti biasa. Namun demikian, masalah anggaran perlu dicarikan solusi,’’ ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dikonfirmasi, Rabu (24/1). Menurut Raka Sandi, sudah ada dua kali pencairan anggaran pilgub pascapenandatanganan NPHD Rp 229,36 miliar. Masing-masing Rp 100 miliar dalam APBD Induk 2017 dan Rp 25 miliar dalam APBD Perubahan 2017. Anggaran tersebut masih cukup untuk melaksanakan tahapan pilgub, bahkan sampai masa kampanye. ‘’Cuma kalau jumlahnya yang terakhir itu nanti Rp 30 miliar (dalam APBD Induk 2018 - red) atau dipaksakan agar totalnya Rp 155 miliar, dikhawatirkan tidak cukup untuk membuat TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan juga honor KPPS,’’ imbuhnya. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana menegaskan, dewan tidak hadir sebagai penghambat ataupun penghadang. Rasionalisasi sudah berdasarkan data dan fakta yang dimiliki KPU dan Bawaslu Bali, serta memakai referensi provinsi lain yakni NTB dengan kesulitan lebih tinggi terkait penyelenggaran pilgub. Namun, rasionalisasi anggaran KPU dan Bawaslu Bali dibuat tidak jauh berbeda dengan anggaran di NTB. ‘’Kita sudah toleran, sudah menghargai jerih payah dan tugas yang besar,’’ ujarnya. (kmb32)

Cegah Relaps, Program Pascarehabilitasi Penting

Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi (rakor) pascarehabilitasi pada Kamis (25/1) kemarin, di Warung 63, Jalan Veteran Denpasar. Rakor ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan, dihadiri para konselor, rumah sakit dan yayasan yang melaksanakan kegiatan pascarehabilitasi. Kepala BNNP Bali, Drs. I Gede Putu Suastawa, S.H. mengatakan, penelitian dari Direktorat Pascarehabilitasi BNN, klien yang tidak mengikuti program pascarehabilitasi, tingkat kecenderungan untuk relaps tinggi yaitu 70 persen. Sedangkan klien rehabilitasi yang mengikuti pascarehabilitasi tingkat kecenderungan relaps sebesar 30 persen. Saat ini, masih sedikit klien yang mengikuti kegiatan pascarehabilitasi. Padahal, kegiatan pascarehabilitasi

penting. Terbukti dari tangkapan BNN yang semakin banyak. Pecandu berbeda dengan orang sakit. “Orang sakit akan mencari layanan kesehatan untuk sembuh sedangkan pecandu tidak, padahal mereka sakit berat,” ujarnya. Hambatan layanan pascarehabilitasi salah satunya sulit mencari klien. Maka dari itu, ia meminta kepada konselor dan yayasan yang hadir, jika ada kerja sama yang baik antara pelaksana rehabilitasi dan pascarehabilitasi, maka hambatan ini tidak akan terjadi. Terbatasnya anggaran program pascarehabilitasi juga menjadi hambatan. Target pascarehabilitasi tahun 2018 hanya 120 orang. Sedangkan target rehabilitasi sebanyak 170 orang. Sehingga tidak semua yang mengikuti program rehabilitasi dapat mengikuti program pascarehabilitasi. Untuk itu, konselor di-

harapkan tetap melaksanakan pembinaan kepada klien melalui komunikasi langsung maupun tidak langsung. Pembicara A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda memaparkan tentang program rehabilitasi yang good, trust and smart. Program rehabilitasi yang good, trust, smart (GTS) menjadikan penyalah guna obat terlarang (PGOT) berdaya guna. Good, tidak hanya lembaganya yang bagus, namun juga SDM yang mengelola juga harus tepat. Lokasi juga sangat penting. Trust, bisa muncul jika ada komitmen dan konsistensi dalam pengelolaan lembaga tersebut baik dari lembaganya maupun SDM-nya. Dengan konsistensi, tidak membedakan klien satu dengan klien lain akan memunculkan kepercayaan pada lembaga rehabilitasi tersebut. “Ketidakpercayaan yang mungkin menyebabkan target klien yang harus direhabilitasi ini

Bali Post/eka

REHABILITASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa membuka rapat koordinasi program pada instansi pelaksana pascarehabilitasi di Warung 63 Veteran, Denpasar, Kamis (25/1) kemarin. tidak tercapai,” ujarnya. Agar dapat mengelola lembaga dengan good serta kepercayaan tetap ada, maka harus dikelola secara smart. Smart yang dimaksud adalah

kreativitas, inovasi, dan adaptif. “GTS ini adalah sebuah formula untuk bisa mengevaluasi lembaga tersebut, bisa menjadi melayani dari klienklien,” ujarnya. (kmb42)

Indonesia dan Lima Negara ASEAN Kerja Sama Pertukaran Informasi Mangupura (Bali Post) Menghadapi ancaman bersama, khususnya terorisme dan radikalisme, Indonesia bersama lima negara ASEAN yakni Bru-

nei Darussalam, Malay sia, Filipina, Thailand, dan Singapura sepakat bekerja sama konkret di bidang pertukaran informasi strategis. Kerja sama dengan nama

Bali Post/kmb23

OUR EYES - Menhan RI Ryamizard Ryacudu memukul gong saat membuka acara “Our Eyes” Soft Launching, Kamis (25/1) kemarin, di Nusa Dua.

“Our Eyes” ini dalam rangka memperkuat kerja sama regional. Kesepakatan kerja sama ini ditandai dengan acara “Our Eyes” soft launching oleh Menhan RI Ryamizard Ryacudu bersama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Brunei Darussalam Dato Seri Pahlawan Haji Abdul Aziz bin Haji Mohd Tamit, Wamenhan Malaysia YB Dato’ Sri Mohd Johari bin Baharum, Undersecretary for Defence Operation DOD Philippines Cesar B. Yano, Senior Minister of State for Defence and Foreign Affairs Singapore Dr. Mohammad Maliki bin Osman dan Wamenhan Thailand Jenderal Chaichan Changmonkol, Kamis (25/1) kemarin. Konsep “Our Eyes” merupakan platform kerja sama konkret yang digagas oleh Menhan RI dan telah didukung secara aklamasi oleh

para Menhan ASEAN. Konsep ini seperti konsep “Five Eyes” Amerika dan sekutunya yang melibatkan unsur kerja sama pertahanan/militer dan jaringan intelijen secara terintegrasi. Menurut Menhan, latar belakang gagasan atau inisiatif kerja sama “Our Eyes” ini dipengaruhi oleh adanya ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan Asia Tenggara. Mengingat masingmasing negara memiliki cara yang berbeda dalam menanggulangi ancaman tersebut, maka dibutuhkan sinergitas dan koordinasi dalam rangka mendapatkan informasi yang strategis. “Dengan adanya kerja sama ‘Our Eyes’ ini, maka negara-negara ASEAN diharapkan dapat lebih cepat, tepat, akurat, dan kekinian dalam menanggulangi ancaman radikalisme, estremisme dan terorisme sehingga dapat

meminimalisir korban,” kata Menhan. Nantinya, lanjut Menhan, dalam mekanisme konsep “Our Eyes” ini, negara-negara peserta dapat saling bertukar informasi strategis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan operasi melawan terorisme. Pembaruan informasi strategis terkini terkait dengan terorisme dan redikalisme tersebut, nantinya akan sangat membantu dalam mempertajam asumsi atau prediksi situasi serta mendukung dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam upaya penanggulangan terorisme dan radikalisme. Sebelum acara soft launching ini, mekanisme terkait konsep kerja sama “Our Eyes” tersebut telah dibahas bersama oleh enam negara melalui pertemuan joint Working Group pada 30 November 2017 di Jakarta dan Januari 2018 di Bali. (kmb23)


BANGLI

8

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

DPMPTSP Pastikan Proyek Toko Modern di Cempaga Bodong Bangli (Bali Post) Proyek toko modern di Kelurahan Cempaga, Bangli yang distop Dinas Satpol PP dan Damkar, Selasa (24/1) lalu, sama sekali belum mengantongi izin alias bodong. Pemilik toko sejauh ini baru sebatas mencari informasi terkait izin yang harus dilengkapi. ‘’Baru cari info saja, belum urus izin,’’ kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli Made Alit Parwata, Kamis (25/1) Bali Post/ina kemarin. Made Alit Parwata Sesuai ketentuan, untuk mendirikan toko modern di Bangli, ada beberapa izin yang harus diurus yakni Izin Prinsip, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Proses perizinan harus dilakukan oleh pemohon sebelum proses pembangunan dilakukan. Alit mengatakan, IUTM menjadi salah satu izin yang wajib dikantongi pemilik toko modern sejak Perda yang mengatur tentang toko modern di Bangli diundangkan 2016 lalu. Sesuai ketentuan Perda, toko modern yang telah beroperasi di Bangli harus sudah mengurus IUTM paling lambat setahun sejak perda diundangkan. Sejauh ini, dari 12 toko modern yang beroperasi di Bangli, baru satu toko modern berjaringan yang mengurus IUTM. Agar semua toko modern di Bangli mengantongi IUTM, pihaknya telah mensosialisasikan dan bersurat ke seluruh pemilik toko modern untuk mematuhi perda. Jika tidak, toko modern yang bersangkutan terancam terkena sanksi berupa penutupan. ‘’Semua investor atau pemegang modal kami harapkan urus izin dulu sebelum membangun,’’ terangnya. Selain mengurus izin, toko modern di Bangli juga diwajibkan menjual hasil produk UMKM di Bangli. Alit menyebutkan, sesuai Perbup No. 12 Tahun 2017 yang mengatur tentang toko modern, idealnya jumlah toko modern di Kecamatan Bangli maksimal 25 unit, Kecamatan Kintamani 12 unit, Kecamatan Susut 10 unit dan Tembuku 6 unit. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aktivitas pembangunan toko modern di Banjar/Kelurahan Cempaga, distop petugas dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Selasa (23/1) lalu lantaran tak mengantongi IMB. Tak hanya menghentikan aktivitas pembangunan, petugas juga menyita sejumlah alat pertukangan dari beberapa buruh yang sedang bekerja di lokasi. (kmb40)

Animo Koperasi Laksanakan RAT Meningkat

26 SMP Siap Gelar UNBK Bangli (Bali Post) -

Jumlah SMP di Bangli yang menyatakan siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2017, hanya dua SMP yang melaksanakan UNBK. Namun kini, 26 SMP dari 30 SMP di Bangli menyatakan siap mengikuti UNBK. Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Sedana, Kamis (25/1) kemarin, mengungkapkan, hanya ada empat SMP yang belum siap UNBK. Sekolah dimaksud yakni SMPN 3 Susut, SMP

Satap 1 Kintamani, SMP Satap 3 Kintamani dan SMP Satap 6 Kintamani. Khusus SMP Satap 6 Kintamani, saat ini sekolah tersebut belum memiliki siswa kelas IX. Namun ini pun masih data sementara dan masih

ada kemungkinan berubah. ‘’Kemungkinan ada tambahan sekolah SMP yang siap UNBK. Tapi sampai sekarang (kemarin-red) belum ada tambahannya dan masih tetap 26 SMP yang siap UNBK tahun ini,’’ ungkapnya Dikatakan Sedana, ken-

Bali Post/nan

pengadaan komputer untuk sekolah yang sarana prasarana kumputernya belum lengkap. Dengan begitu, tahun berikutnya semua SMP di Bangli bisa melaksanakan UNBK,’’ imbuh Sedana. Lebih lanjut dikatakannya, untuk memberikan pemahaman terkait persiapan menghadapi UNBK, kemarin pihaknya melaksanakan pelatihan yang diikuti sebanyak 28 kepala SMP, 28 operator dan 53 proktor. (kmb41)

Bangli (Bali Post) – Menyediakan taman bermain bagi anak-anak menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pemerintah dalam mewujudkan Bangli sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Untuk bisa menyediakan taman bermain anak, Pemkab Bangli tidak mesti mengandalkan APBD. Pemkab bisa menggandeng pihak swasta seperti yang selama ini diterapkan Pemkot Surabaya. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Kamis (25/1) kemarin. Carles mengatakan, untuk mewujudkan KLA, ada beberapa indikator yang harus diperhatikan. Salah satunya, Pemkab harus memenuhi hak anak misalnya terkait penyediaan taman bermain. Di Kabupaten Bangli, taman bermain anak belum tersedia. Sebagaimana hasil kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya ke Surabaya belum lama ini, penyediaan taman bermain anak bisa dilakukan pemerintah bekerja sama dengan swasta melalui CSR. ‘’Di Surabaya seperti itu polanya. Semua perusahaan-perusahaan dilibatkan untuk ikut berkontribusi dalam upaya pemenuhan hak anak,’’ jelasnya. Carles menilai, selama ini keterlibatan swasta di Kabupaten Bangli dalam kaitannya memenuhi hak anak belum optimal. Namun ke depan, dengan akan diterapkannya Perda tentang KLA, perusahaan-perusahaan di Bangli bisa ikut berkontribusi menjaga dan memenuhi hak anak. ‘’Karena anak adalah masa depan Bangli. Harus dijamin kualitas pendidikannya dan kehidupannya,’’ terangnya. Selain menggodok Ranperda tentang KLA, Carles mengatakan, Pansus I yang dikoordinir dirinya juga tengah menyempurnakan Ranperda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda). Setelah sempat menggelar rapat kerja dengan melibatkan sejumlah komponen pariwisata, keamanan dan desa beberapa waktu lalu, kemarin Pansus I kembali menggelar rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk membahas ranperda tersebut. ‘’Pada prinsipnya semua usulan dan masukan yang disampaikan PHRI, Kapolres dan komponen lainnya dalam rapat sebelumnya sudah ditindaklanjuti,’’ terangnya. Dia berharap, ke depannya setelah ranperda tentang Ripda disahkan, semua OPD bisa ikut terlibat dalam pembangunan pariwisata. Carles juga mengharapkan dalam penjabarannya di Perbup, Pemkab Bangli bisa mewajibkan desa-desa untuk mengadakan sarana prasarana kebersihan baik armada maupun tenaga untuk menjaga kebersihan lingkungan masingmasing. ‘’Sehingga tidak semua dibebankan ke pemerintah daerah,’’ imbuhnya. (kmb40)

Diduga Depresi, Pria di Binyan Nekat Bunuh Diri

CEK KORBAN - Petugas kepolisian saat mengecek kondisi korban di RSU Bangli.

dala utama sekolah belum siap mengikuti UNBK adalah keterbatasan komputer. Terkait hal ini, tahun ini Pemkab menganggarkan pengadaan ratusan komputer. Akan tetapi, jumlah tersebut masih belum bisa menjangkau seluruh sekolah. Maka dari itu, ke depan pihaknya akan terus berupaya agar seluruh sekolah bisa memiliki jumlah komputer yang memadai. ‘’Mungkin tahun depan kita anggarkan lagi untuk

Wujudkan KLA, Swasta Perlu Dilibatkan

Bangli (Bali Post) Animo koperasi untuk melaksanakan Rapat Akhir Tahun (RAT) mengalami peningatan. Jika tahun 2016 lalu jumlah koperasi yang melaksanakan RAT di bawah 80 persen, di tahun berikutnya meningkat menjadi 84 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta, Kamis (25/1) kemarin. Kata Suparta, semenjak adanya penegakan aturan mengenai koperasi, animo koperasi menggelar RAT mengalami peningkatan. Di Bangli saat ini terdapat 227 koperasi. Dari jumlah itu, yang wajib menggelar RAT sebanyak 190 koperasi. Namun, akibat berbagai kendala, hanya 163 koperasi yang mampu menggelar RAT. Di sisi lain, terdapat 62 koperasi dibekukan karena tidak mampu menggelar RAT tiga kali berturut. Sementara sekitar 10 koperasi kini masih dalam tahap perawatan. ‘’Sesuai dengan peraturan, jika koperasi sebanyak tiga kali secara berturut-turut tidak melaksanakan RAT, maka koperasi itu akan dibubarkan alias dibekukan. Sementara bagi koperasi yang masih dalam tahap perawatan, mudah-mudahan lewat berbagai upaya yang kita lakukan, bisa kembali sehat,’’ jelasnya. Disinggung terkait pelaksanaan RAT tahun ini, Suparta menyampaikan, dari 190 koperasi yang wajib menggelar RAT tahun ini, sebanyak 30 koperasi telah menuntaskan RAT dan melaporkan hasil pertanggungjawaban pengurus. Koperasi yang belum melaksanakan RAT masih diberikan waktu hingga Maret mendatang. ‘’Jika ada koperasi yang tiga kali berturut-turut tidak menggelar RAT, ya siap-siap akan dibubarkan,’’ tegas mantan Kabag Humas Setda Bangli itu. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Kasus bunuh diri kembali terjadi di wilayah Kintamani. I Putu Dana (37), asal Banjar Munduk Waru Desa Binyan, nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun pembasmi rumput. Diduga dia mengalami depresi lantaran terbelit utang. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pada Rabu (24/1) sekitar pukul 18.45 wita, istri korban, Ni Komang Yarti (35), meminta I Ketut Nuada untuk membantunya mencari suaminya yang belum pulang dari mencari rumput. Nuada dan Yarti kemudian mencari Dana di areal hutan di Binyan, Munduk Waru, Kintamani. Mereka kemudian terkejut lantaran menemukan Dana sudah tidak sadarkan diri di tepi jalan dekat kawasan hutan. Yarti lantas menghubungi pamannya, I Wayan Armita, untuk membawa Dana ke RSU Bangli. Korban sempat mendapatkan perawatan secara intensif di ruang UGD. Saat itu, kondisi korban masih dalam keadaan setengah sadar dan sebagian racun yang diminumnya sudah sebagian keluar. Tapi nahas, nyawa Dana tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 Wita. Kasubag Humas Polres Bangli Sulhadi seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP. Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa dua kaleng racun pembasmi rumput. ‘’Kami sudah dalami kasus ini. Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan di lapangan, banyak warga yang menagih utang. Karena korban belum mampu membayarnya, akhirnya korban nekat minum racun untuk mengakhiri hidupnya,’’ ungkap Sulhadi. (kmb41)

Bali Post/nan

UNBK - Salah satu SMP di Bangli yang melaksanakan UNBK tahun lalu.

PENGECEKAN - Pengecekan senderan di Bantas.

Bali Post/ina

Pemkab Pastikan Tak Ada Kerusakan Senderan di Bantas Bangli (Bali Post) – Senderan atau dinding penahan tanah (DPT) jalan di Dusun Bantas, Desa Songan, Kintamani yang telah diperbaiki pascatergerus longsor Februari 2017 lalu, dicek kembali Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Bangli, Kamis (25/1) kemarin. Sesuai hasil pengecekan, kondisi senderan dinyatakan dalam keadaan baik dan kokoh. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPKP Kabupaten Bangli Putu Widagunawan mengatakan,

pengecekan dilakukan bersama pengawas dan Kadus setempat. Pengecekan dilakukan untuk menindaklanjuti adanya kekhawatiran warga terkait kondisi senderan yang terus diguyur hujan deras. ‘’DPT-nya kuat, kokoh,’’ kata Widagunawan. Dia menegaskan, tidak ada retakan atau bagian yang ditemukan berlubang pada DPT tersebut. Pihaknya hanya menemukan retakan pada tanah milik warga setempat. Jaraknya sekitar 8 meter dari DPT. ‘’Jauh itu di luar DPT,’’ tegasnya. Hal senada disampaikan

Kadus Bantas B Putu Suastika. Dia yang turun langsung ke lapangan, menyatakan, senderan dalam kondisi baik. Tidak didapati adanya retakan pada senderan. Hanya ada retakan pada tumpukan tanah yang dekat senderan. Hal itu sudah sempat dilaporkannya ke BPBD. Sebagaimana diketahui, pada Februari 2017, musibah tanah longsor terjadi di Dusun Bantas. Musibah itu merenggut 7 korban jiwa. Tak hanya itu, longsor yang menyeret DPT mengakibatkan hampir sebagian badan jalan setempat ambles. (kmb40)

Komang Carles

Bali Post/ina


Jumat Umanis, 26 Januari 2018

GIANYAR

9

Kisruh Seleksi Jabatan Sekda

Dewan Ngotot Panggil Dua ASN Gianyar (Bali Post) Meski dua kali ditolak Bupati, DPRD Gianyar memastikan kembali memanggil dua ASN yang diduga terlibat dalam seleksi calon Sekda Gianyar. Dewan tetap menginginkan penjelasan lantaran dua ASN tersebut tidak berkepentingan dalam proses seleksi. Ketua Komisi I DPRD Gianyar Bali Post/nik Ngakan Ketut Putra, Ngakan Ketut Putra Kamis (25/1) kemarin mengungkapkan pada pemanggilan kedua, dua ASN yakni Gede Widarma Suharta (Kepala Bappeda Gianyar) dan Ni Made Mirnawati (Disperindag Gianyar) kembali tidak hadir. Namun kali ini ada alasan, yakni berhalangan lantaran ada rapat. ‘’Tapi akan kita panggil lagi mereka. Kita akan tunggu sampai kami mendapat penjelasan,’’ ujar Ngakan Putra. Menurut Ngakan Putra, DPRD Gianyar mengakui hasil seleksi jabatan Sekda Gianyar yang hasilnya I Gede Made Wisnu Wijaya mendapat nilai tertinggi. Namun, ia menyayangkan adanya dua ASN di luar panitia seleksi yang turut campur, sehingga dinilai mengotori hasil seleksi tersebut. ‘’Kalau saja tidak ada campur tangan dua ASN ini, sesungguhnya hasil seleksi sudah kami terima. Tidak ada masalah karena tim memang sudah berjalan profesional,’’ ucapnya. Dia menegaskan, punya data kuat bahwa Ni Made Mirnawati turut masuk ruang tes seleksi dan Gede Widarma Suharta ikut serta mengecek berkas hasil seleksi. ‘’Ini informasi langsung dari Kepala BKD Ketut Artawa, bahwa mereka ini memang ikut campur. Tapi dia (Artawa - red) tidak mau menjelaskan ngapain aja dua ASN ini saat tes itu,’’ beber politisi PKPI itu usai menelepon Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa. Ngakan Putra menegaskan, pemanggilan kembali terhadap dua ASN itu untuk mengklarifikasi kehadiran mereka saat seleksi calon sekda. ‘’Ini berkaitan dengan verifikasi keberadaan dia pada saat dilakukan seleksi pansel itu saja. Keberadaan mereka kita pertanyakan, selaku apa dia di sana,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kepala Bappeda Gianyar Gede Widarma Suharta membantah tudingan dewan bahwa dirinya hadir saat seleksi Sekda Gianyar pada 7 dan 8 Januari lalu. ‘’Saya dari tanggal 5 hingga 9 cuti. Di kampung ada upacara matatah anak-anak saya. Itu dikatakan saya hadir dalam seleksi, padahal saya tidak hadir,’’ katanya. Ditegaskannya, pada 5 hingga 9 Januari prosesi matatah diselenggarakan di kampung halamannya, Buleleng. Rangkaian upacara cukup padat. ‘’Aedan upakara cukup lama, tanggal 6 itu undangan adat di kampung, tanggal 7 itu puncak matatah, tanggal 8 itu resepsi, hingga tanggal 9 itu cuti istirahat,’’ jelasnya. Alasan lain dirinya tidak memenuhi panggilan DPRD Gianyar karena tidak mendapat izin Bupati dan Wakil Bupati. ‘’Surat prihal undangan rapat itu kan ditujukan kepada pimpinan. Dan pimpinan memang tidak memperkenankan saya untuk hadir. Jadi, tidak mungkin saya membantah perintah pimpinan,’’ ungkapnya. (kmb35)

Ganggu Pelajar di GOR Kebo Iwa, ODGJ Diamankan

Gianyar (Bali Post) Warga kembali diresahkan dengan kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kali ini I Ketut Sena (56), ODGJ asal Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, membuat resah masyarakat dan pelajar yang berkunjung ke GOR Kebo Iwa di Jalan Kebo Gianyar, Kamis (25/1) kemarin. ODGJ 56 tahun ini juga sempat diamankan ke Polsek Gianyar, sebelum diputuskan dibawa ke RSJ Bangli. Penangkapan Sena berawal ketika dia berulah mengganggu pengunjung yang ada di GOR Kebo Iwa Gianyar. ‘’Ada yang diancam sama dia. Bahkan pakaian anakanak pelajar yang habis olahraga ini sempat diambil,’’ ucap Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Ida Bagus Made Rawisnu. Rawisnu mengaku menerima laporan bahwa ODGJ ini kerap mengganggu para pelajar seusai olah raga, khususnya saat mengganti baju. Baju olahraga inilah yang diambil oleh Ketut Sena sehingga menimbulkan kegaduhan. ‘’Akhirnya, ada warga yang melapor ke Satpol PP Gianyar. Lalu diambil sama Pak Nasta (petugas Satpol PP- red) dibawa ke Dinas Sosial,’’ jelasnya. Setelah memperoleh pelimpahan atas Sena, Dinas Sosial memulangkan yang bersangkutan ke Banjar Tegallinggah Desa Bedulu. Namun setiba di rumahnya, tidak ada pihak keluarga yang berani bertanggung jawab. ‘’Karena di rumahnya hanya ada ayahnya dan kakak kandungnya juga sudah tua,’’ ungkapnya. Akhirnya pihak keluarga besar Sena meminta solusi terbaik. Alhasil Sena dibawa ke Polres Gianyar. Polres kemudian menitipkan Sena di Polsek Kota Gianyar. ‘’Di Polsek, katanya sesuai aturan tidak boleh menitipkan orang gangguan jiwa karena berisiko,’’ jelasnya. Dinas Sosial yang bingung karena membawa Sena ke sana-ke mari akhirnya kembali menghubungi keluarga Sena. ‘’Lalu datang pihak keluarga, namun pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Sosial. Kami ambil jalan tengahnya, sementara dititipkan di kediamannya di Tegallinggah. Selanjutnya besok (hari ini - red) dibawa ke RS Jiwa Bangli,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - ODGJ asal Bedulu Ketut Sena (duduk baju putih) saat diamankan di Mapolsek Gianyar, Kamis (25/1) kemarin.

Bali Post/nik

PERTEMUAN - Perwakilan warga saat melakukan pertemuan dengan Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, Kamis (25/1) kemarin.

Peternakan Babi di Singapadu Kaler Cemari Lingkungan Gianyar (Bali Post) -

Belasan Warga Datangi Kantor DLH

Belasan warga Singapadu Kaler, Sukawati, mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, Kamis (25/1) kemarin. Kedatangan mereka untuk melaporkan pencemaran lingkungan oleh peternakan babi di desa setempat. Warga pun berharap DLH Gianyar bisa membantu menuntaskan persoalan yang sudah berlangsung lama ini. Warga mendatangai kantor DLH Gianyar sekitar pukul 10.30 Wita. Mereka terdiri dari perwakilan Ubud Corner 88 Villa, pangempon Pura Tirta Empul Banjar Adat Silakarang dan prajuru Silakarang-Kederi, Singapadu Kaler. Wayan Suardana yang merupakan pangempon Pura Tirta Empul mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah persuasif saat peternak masih dalam proses

pembuatan kandang. Namun imbauan pihak pangempon pura tidak direspons positif. Selanjutnya, oleh prajuru masalah ini dibawa ke paruman agung. ‘’Kita sudah lakukan pendekatan, tetapi tak digubris,’’ ujarnya. Suardana mengungkapkan, hasil paruman menegaskan seluruh krama sepakat melarang pembangunan atau peternakan yang mengakibatkan polusi udara, air dan suara. Radius pembangunannya

pun minimal 100 meter dari Pura Tirta Empul. ‘’Jadi jelas, krama melarang pembangunan kandang itu,’’ jelasnya. Hasil paruman itu pun sudah disampaikan kepada pemilik peternakan, namun kembali tidak digubris, bahkan pengerjaan kandang itu jalan terus dan sampai sekarang tidak mau menutup kandangnya. ‘’Alasan pemilik kandang, karena lahan itu merupakan milik pribadi,’’ katanya.

Suardana melanjutkan, pihaknya akhirnya mengambil langkah lain dengan bersurat ke Satpol PP agar usaha peternakan babi itu ditutup. Sebelum ke kantor DLH, belasan warga ini mendatangi Dinas Satpol PP Gianyar. ‘’Tadi (kemarin - red) kita sudah ke kantor Satpol PP. Mereka mengatakan akan segera turun mengecek peternakan babi itu,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menegaskan, pihaknya sudah lebih dari enam kali melakukan pembinaan lingkungan ke peternakan babi tersebut. Bahkan tim pengawas lingkungan DLH Gianyar sempat turun ke lokasi.

Dari pengecekan lingkungan yang dilakukan, DLH Gianyar juga sudah sempat memediasi dengan mengundang semua pihak. ‘’Saat mediasi kami minta kalau akan melanjutkan usaha ternaknya, harus menaati peraturan perundang-undangan. Wajib melakukan pengelolaan limbahnya,’’ ujar Kujus. Bahkan pihaknya sudah menjelaskan aturan terkait lingkungan dan juga meminta pemilik peternakan untuk mengurus izin. ‘’Dari sisi pembinaan dan pengawasan sudah kami lakukan. Kami akan koordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan lebih lanjut,’’ tegasnya. (kmb35)

Disdukcapil Gianyar

Raih Penghargaan ”Role Model” Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori A DI awal tahun ini, Kabupaten Gianyar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Disdukcapil Kabupaten Gianyar menjadi salah satu dari 14 Disdukcapil kabupaten/kota se-Indonesia yang menerima penghargaan sebagai Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Kategori A (sangat baik). Penghargaan diserahkan Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) dan diterima Kepala Disdukcapil Kabupaten Gianyar I Putu Gede Bayangkara, S.H., M.H. didampingi Sekda Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. dan Asisten Administrasi Umum Setd Gianyar I Wayan Sudamia, S.H., M.H. di Kantor Kementerian PAN dan RB, Jakarta, Rabu (24/1) lalu. Kementerian PAN dan RB memberikan penghargaan kepada sejumlah unit kerja instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai Role Model pelayanan publik. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelayanan publik tertentu pada 72 kabupaten/ kota, terdapat lima pembina pelayanan publik yang masuk

PENGHARGAAN - Sekda Gianyar Wisnu Wijaya mendampingi Kepala Disdukcapil Gianyar I Putu Gede Bayangkara (tengah) usai menerima penghargaan sebagai Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Kategori A (Sangat Baik). dalam kategori A (sangat baik) serta 67 unit penyelenggara pelayanan publik yang mendapatkan penghargaan dengan kategori sangat baik (A). Jumlah itu terdiri dari 14 Disdukcapil kabupaten/kota, 17 RSUD kabupaten/kota, 17 Dinas PTMTSP kab/kota, dua DPMPTSP provinsi, sembilan Polres/Ta/Tabes, enam BPOM provinsi dan dua kantor pertanahan. Deputi Pelayanan Publik

Kementerian PAN dan RB Diah Natalisa mengatakan, pantauan dan evaluasi ini dilakukan sebagai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Berdasarkan pasal 7 ayat (3) huruf c dan ayat (4) huruf c UU tersebut, Menteri PAN dan RB bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi serta wajib membuat peringkat kinerja penyelenggaraan pelayanan publik dan

secara berkala wajib memberikan penghargaan kepada penyelenggara. Dikatakan, monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk mendapat gambaran secara konkret sampai sejauh mana kepatuhan instansi pemerintah terhadap pelaksanaan UU No. 25/2009. Selain itu, juga untuk menjadikan 72 kabupaten/kota sebagai pilot project keberhasilan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. ‘’Dengan demikian, daerah tersebut dapat menjadi tempat belajar bagi instansi lain dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,’’ ujar Diah. Pemberian penghargaan dari pembina pelayanan publik nasional sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan capaian yang telah diperoleh oleh unit penyelenggara pelayanan publik. ‘’Unit penyelenggara pelayanan publik yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan agar terus mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya, sehingga tercapai pelayanan publik yang prima terhadap masyarakat,’’ imbuhnya. Kepala Disdukcapil Gianyar I Putu Gede Bayangkara mengatakan, penghargaan ini didapat atas kerja keras bersama, utamanya

semua pegawai di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Gianyar serta dukungan seluruh masyarakat yang telah memiliki kesadaran serta partisipasi di dalam mengurus dokumen kependudukan. Diharapkan, ke depannya kesadaran secara aktif mengurus dokumen kependudukan lebih meningkat lagi karena dokumen kependudukan memiliki arti sangat penting bagi setiap penduduk ketika membutuhkan pelayanan kebutuhan dasar lainnya, seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan hingga penggunaan hak politik. ‘’Mudahmudahan penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua di Disdukcapil Gianyar untuk meningkatkan kinerja demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Gianyar,’’ katanya. Sementara itu, Sekda Gianyar Wisnu Wijaya mengatakan, penghargaan ini menjadi kado terbaik bagi Kabupaten Gianyar di awal tahun 2018. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi sekaligus sebagai momentum bagi OPD lain untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ‘’Prestasi ini tentu melalui kerja keras dan selanjutnya untuk bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,’’ terangnya. (ad1244)

Polisi Tilang Pelanggar Parkir di Ubud Gianyar (Bali Post) Aparat Sat. Lantas Polres Gianyar mulai mengambil langkah tegas terhadap pelanggar parkir di Ubud. Tindakan tegas ini berlaku di sejumlah kawasan kampung turis itu, khususnya yang sudah ada rambu larangan parkir. Sejak tindakan tegas ini diberlakukan, hingga Kamis (25/1) kemarin sudah ada puluhan pengendar yang ditilang. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa menerangkan, tindakan tegas berupa tilang ini dilakukan atas kesepakatan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar. Dasar pertimbangannya adalah hasil evaluasi bahwa pelanggaran parkir di kawasan Ubud

masih tinggi. ‘’Sebenarnya mau terapkan tilang pas Februari saja. Tapi biar nanti tidak terkejut, ya mulai sekarang dengan bertahap dilakukan tilang,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, saat ini tindakan tilang ini hanya dilakukan oleh petugas patroli yang melakukan monitoring. Tindakan tegas ini pun difokuskan pada ruas jalan yang berisi pelang larangan parkir. Sementara kawasan yang belum terpasang pelang larangan parkir, pihaknya tetap sebatas memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan agar memanfaatkan sentral parkir yang sudah ada. Sejauh ini pihaknya menunggu Dinas Perhubungan Gianyar menambah pelang

larangan parkir. Dalam kurun waktu tiga hari menerapkan sanksi tilang, puluhan pengendara berhasil dijaring. Jumlah tersebut cukup tinggi. Pelanggar terdiri dari pengendara roda dua dan roda empat. Eka Putra menegaskan, terkait pemotor yang parkir di trotoar, pihaknya menyerahkan hal tersebut pada Pemkab Gianyar dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satpol PP Gianyar. ‘’Sudah kita koordinasikan pelanggar parkir di trotoar dengan instansi terkait. Imbauan di lapangan juga sudah disampaikan. Bahkan banyak yang sudah menggunakan parkir pada lahan pribadi milik warga setempat,’’ terangnya. (kmb35)

Bali Post/nik

CEK SURAT - Polisi saat mengecek kelengkapan suratsurat kendaraan warga setempat dan wisatawan yang melanggar parkir.


JEMBRANA

10

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Dua Residivis Narkoba Ditangkap Polisi Negara (Bali Post) Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Jembrana mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkoba asal Terusan, Kelurahan Lelateng dan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat. Kedua pelaku itu yakni I Putu Gede Ari Pangestu alias Klepy (26) dan Daeng Samsudin (45). Keduanya merupakan residivis kasus yanga sama. Mereka diamankan petugas berikut barang bukti yang sempat dibuang di Jalan Rajawali, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Minggu (21/1) malam. Wakapolres Jembrana Kompol Ni Nyoman Wismawati didampingi Kasat Reskrim Narkoba Polres Jembrana AKP I Gusti Komang Muliadnyana, Kamis (25/1) kemarin mengatakan, dari tangan pelaku polisi mengamankan gulungan plastik klip berisi serbuk kristal bening diduga sabu-sabu (SS) seberat 0,25 gram. Pelaku awalnya sempat mengelak ketika diperiksa petugas. Pelaku sengaja membuang bungkusan plastik klip bening yang digulung di dalam daun pisang ke selokan dekat lokasi. Pelaku semakin tak dapat mengelak setelah petugas memeriksa rumah dan mendapati bong penghisap SS disimpan dalam kulkas. Kompol Wismawati mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait gerak-gerik Klepy yang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan membuntuti pelaku. Sebab kuat dugaan pelaku hendak bertransaksi barang haram tersebut. Akhirnya pada Minggu sekitar pukul 01.00 Wita, petugas mengamankan pelaku yang saat itu mengendarai motor Suzuki Thunder DK 7361 DM, berikut rekannya, Daeng. Pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Jembrana untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya yang merupakan residivis ini saat dilakukan tes urine, positif menggunakan narkoba jenis SS. Pelaku Klepy merupakan residivis kasus yang sama tahun 2016 lalu dan sempat dipenjara 10 bulan. Sedangkan Daeng juga residivis narkoba pada tahun 2015 dengan hukuman satu tahun penjara. Dari pemeriksaan, keduanya mengaku mendapat SS itu dari seseorang dan saat ini masih dikembangkan petugas. Pelaku mengaku masih ketagihan mengkonsumsi SS itu. Bahkan untuk 0,25 gram SS itu, pelaku mengaku membeli seharga Rp 1 juta per paket. “Kami masih mengejar RT yang memberinya barang,” terang Wakapolres. Polisi juga mendalami kedua pelaku ini karena diduga selain pemakai juga merupakan jaringan peredaran narkoba. Kedua pelaku dijerat Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1)/Pasal 127 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tetang Narkotika. Ancaman hukuman pidana 4 tahun hingga 12 tahun penjara. (kmb26)

Bali Post/olo

BARANG BUKTI - Wakapolres Jembrana Kompol Ni Nyoman Wismawati didampingi Kasat Narkoba ketika menunjukkan barang bukti SS dan bong yang diamankan dari tangan pelaku narkoba, Kamis (25/1) kemarin.

Panwaslu Ingatkan Netralitas ASN

Negara (Bali Post) Panwaslu Kabupaten Jembrana mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk netral dalam Pilkada serentak 2018. Terlebih adanya Surat Edaran (SE) Komisi ASN nomor B-2900/ KASN/11/2017 tanggal 10 November 2017 tentang Pengawasan Netralitas Pegawai ASN pada Pilkada 2018. Selain di keseharian, ASN juga diminta untuk bijak di media sosial. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, Kamis (25/1) kemarin, mengatakan ASN dituntut untuk netral didasari PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, PP nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS. Selanjutnya dijabarkan dalam SE Komisi ASN, oknum PNS di antaranya tidak boleh melakukan kegiatan yang berkaitan dengan partai maupun calon kepala daerah. Begitu halnya juga dalam berperilaku di medsos. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan di antaranya, keikutsertaan dalam deklarasi salah satu bakal calon (balon) kepala daerah, deklarasi salah satu partai, deklarasi diri pribadi untuk menjadi balon kepala daerah, penggunaan photo dengan atribut PNS atau tanpa atribut pada spanduk/reklame/iklan terkait pencalonan. Selain itu juga ucapan atau tindakan yang mengimbau pihak lain untuk memilih salah satu balon pilkada, menggunakan simbol dan atribut partai maupun balon peserta pilkada. Sedangkan di dunia maya, seperti memposting foto calon peserta pilkada baik dengan komentar atau hanya like di medsos. Oknum ASN yang melakukan tindakan tersebut setelah adanya penetapan calon, dan sebelum, sedang dan setelah kampanye, sesuai dengan Pasal 4 angka 15 PP nomor 53 tahun 2010 dikategorikan melanggar ketentuan disiplin PNS dan dikenai sanksi hukuman disiplin sedang hingga berat. Panwaslu belum lama ini juga telah bertemu dengan Sekda Jembrana untuk penegasan terkait netralitas tersebut. “Kami sampaikan sekaligus mengingatkan kepada Pak Sekda bahwa patut diduga apa yang dilakukan oleh beberapa PNS melanggar ketentuan. Oleh karenanya kita minta untuk menegur dan memberikan pembinaan,” terangnya. Panwaslu juga melakukan tindakan pencegahan agar tidak ada pelanggaran yang lebih berat lagi. (kmb26)

Bali Post/olo

JEMBATAN DARURAT - Jembatan darurat dari kayu yang dibangun warga Ambyarsari. Kini, adanya jembatan itu, warga sudah bisa lewat.

Akses Putus, Warga Ambyarsari Bangun Jembatan Darurat

Negara (Bali Post) Jembatan di Banjar Ambyarsari, Desa Belimbingsari, Kecamatan Melaya, beberapa waktu lalu ambrol lantaran tergerus banjir. Akibatnya, akses jalan antardesa tersebut terputus. Supaya bisa beraktivitas, warga pun membangun jembatan darurat menggunakan kayu, Rabu (24/1). Mereka bergotong royong memasang papan kayu dengan lebar 2 meter lebih. Pembangunan jembatan darurat ini dibangun secara swadaya. Sejumlah warga sempat terisolir lantaran tidak ada akses jalan. Sejak jembatan itu putus, warga sempat menyeberangi sungai untuk bisa lewat. Meski jembatan darurat itu ukurannya kecil, namun warga sudah bisa melintas. Bahkan sepeda motor pun bisa lewat, tetapi mobil belum. Wayan Santar, salah seorang warga mengatakan jembatan darurat ini hanya

sementara, sebelum dibangun jembatan baru. Adanya jembatan ini, warga di kedua desa tersebut sudah bisa lewat. Namun, karena jembatan darurat ini kecil, maka di bagian lubang lainnya dipasangi kayu pembatas. Fungsinya agar warga dan kendaraan supaya tidak melintasi bagian (lubang-red) tersebut. Seperti yang terjadi saat ambrolnya jembatan itu pada Selasa (23/1) lalu. Ketika itu salah seorang warga, Made

Negara (Bali Post) I Wayan Kandi (70), warga Banjar Badingkayu, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, akhirnya ditemukan di sungai, Kamis (25/1) kemarin. Sayangnya, kakek 70 tahun yang dilaporkan hilang pada Minggu (7/1) lalu ini ditemukan sudah tak bernyawa. Bahkan, jasad korban terlihat sudah tidak utuh lagi. Kepala dan tubuhnya terpisah. Korban ditemukan oleh sejumlah warga, I Nengah Sudira (39), yang sedang mencari kayu. Kapolsek Pekutatan Kompol Putu Suprama saat dikonfirmasi kemarin mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu saksi akan mencari kayu bersama bapaknya, I Ketut Miasa, dan istrinya, Komang Sumayani, di sekitar lokasi penemuan. Mereka hendak menyeberang sungai, ia melihat sesosok tubuh manusia tersangkut di batu di tengah sungai. Setelah dicek dan dilihat dari jarak dekat, tubuh manusia itu dalam kondisi

Kepala dan Tubuh Terpisah

telanjang dan tanpa kepala. Dan diyakini adalah korban Kandi. Saksi kemudian mencari kepala mayat tersebut ke arah hilir sungai. Dan sekitar 15 meter kemudian, ia mendapati kepala korban nyangkut di batu. Saksi juga menemukan pakaian dan celana berwarna biru yang juga tersangkut. Mengetahui hal itu, saksi kemudian memberitahukannya kepada pihak keluarga. Menerima informasi itu, Miasa langsung ke lokasi. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Pekutatan bersama Tim Identifikasi Polres Jembrana, dokter dan BPBD Jembrana ke TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP penemuan, jasad korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka. Kapolsek Suprama menjelaskan hasil pemeriksaan visum luar oleh tim medis Puskesmas Pekutatan, dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun rahang bawah korban sudah tidak ada. Sementara, pihak keluarga meyakini bahwa mayat

Bali Post/olo

EVAKUASI - Sejumlah petugas dari Polsek Pekutatan, SAR, BPBD, dokter dan Tim Identifikasi Polres Jembrana saat mengevakuasi jasat korban yang ditemukan di Sungai Badingkayu, Kamis (25/1) kemarin. tersebut merupakan korban yang sempat hilang. Hal itu dilihat dari celana training yang ditemukan di dekat jasad. Selain itu juga dari gigi seri korban yang sudah lepas.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak, Minggu (7/1) malam. Ketika itu korban keluar rumah dalam kondisi sakit dan diketahui sempat meminum obat. Selama beberapa hari, BPBD

Jembrana bersama Tim SAR melakukan pencarian. Beberapa hari melakukan pencarian, korban tidak ditemukan. Hingga akhirnya, pencarian dihentikan. (kmb26)

Belum Sebulan Ditambal

Jalan Denpasar-Gilimanuk Banyak Berlubang

jembrana Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

perbaikan ke Pemkab Jembrana. Diakui, jalur tersebut merupakan jalan desa. Artinya, kewenangannya adalah Desa. “Dilihat RABnya (rencana anggaran), kalau biayanya banyak, ya di kabupaten,” ujarnya. Seperti berita sebelumnya, selain banjir dan longsor, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Jembrana juga menyebabkan jembatan di Banjar Ambyarsari Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, putus, Senin (22/1) lalu. Jembatan berukuran sekitar 7 meter tersebut merupakan penghubung antardesa. Putusnya jembatan itu membuat warga tidak bisa lewat. (kmb26)

Kakek 70 Tahun Akhirnya Ditemukan Tewas di Sungai

Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Atika melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Karena tidak tahu adanya jembatan putus, ia pun terperosok ke dasar jembatan. Beruntung ia hanya mengalami lecet. Sementara, sepeda motornya juga rusak. Adanya jembatan putus ini, warga berharap agar pihak terkait segera membangun jembatan yang lebih permanen dan kuat. Warga lainnya, Ni Wayan Rukmini, juga berharap dengan dibangunnya jembatan

baru nantinya, maka warga semakin aman melintas. Sedangkan, jembatan darurat ini hanya bisa dilalui para pejalan kaki dan sepeda motor. Sementara untuk mobil yang biasanya ada keperluan perkebunan tidak bisa lewat. Untuk itu, warga yang memiliki mobil terpaksa memarkirnya di seberang. Sementara itu, Camat Melaya I Wayan Andi Anjasmara saat dikonfirmasi mengatakan untuk bisa dilalui, sementara dibangun jembatan darurat dari kayu. Sejauh ini, pihaknya juga sempat meninjau langsung kondisi jembatan darurat tersebut. Sedangkan, untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya sudah mngusulkan

Bali Post/olo

TAMBAL JALAN - Sejumlah petugas melakukan pemeliharaan jalan nasional dengan menambal lubang-lubang di Jalan Sudirman, Kamis (25/1) kemarin.

Negara (Bali Post) Disinyalir karena hujan dan genangan air, ruas jalan Nasional DenpasarGilimanuk kembali banyak berlubang. Padahal sebulan lalu, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) telah menambal lubang-lubang tersebut. Namun belum ada sebulan jalan yang ditambal itu kembali mengelupas. Bahkan lubang yang timbul lebih dalam dan membahayakan para pengguna jalan khususnya sepeda motor. Dari pengamatan akhir pekan lalu, kondisi jalan nasional di Bali ini semakin parah. Beberapa lubang kembali muncul baik di jalur menuju Gilimanuk

maupun sebaliknya. Kendati diameternya kecil, namun lubang cukup dalam dan sangat berbahaya karena berada di jalur cepat. Seperti yang terlihat di ruas jalan Sudirman, Negara. Di kedua ruas jalan dalam perkotaan itu terlihat banyak lubang. Beberapa diantaranya merupakan jalan yang sebelumnya sempat ditambal akhir tahun lalu. Sangat disayangkan, perbaikan tersebut hanya tambal sulam, sehingga dalam waktu tidak lama jalan kembali berlubang. Dari pengamatan, perbaikan terakhir dilakukan pada pertengahan Desember 2017. Bahkan saat itu diturunkan alat berat untuk mengaspal

titik-titik yang mengalami kerusakan termasuk di dalam kota. Beberapa titik yang mengalami kerusakan seperti di traffic light. “Ini jalur cepat kendaraan sering kencang di jalan ini. Terutama dari arah Denpasar, sekarang sudah berlubang lagi,” keluh salah seorang pengendara, Andiani. Menyikapi kondisi jalan rusak tersebut, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) nampaknya mulai melakukan antisipasi. Kamis (25/1) kemarin, sejumlah ruas jalan nasional seperti di Jalan Sudirman, nampak diperbaiki. Perbaikan kembali dilakukan dengan cara menambal kembali lubanglubang tersebut. (kmb26)


Jumat Umanis, 26 Januari 2018

BULELENG

11

11,88 Hektar Sawah di Dencarik Rusak Berat Kerugian Capai Rp 131.700.000

Singaraja (Bali Post) – Pascabanjir bandang di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng telah melakukan pendataan terkait kerusakan lahan pertanian akibat bencana ini. Sekitar 11,28 hektar lahan sawah yang telah ditanami padi rusak berat karena tergenang banjir hingga potongan kayu. Kerusakan itu mencapai 6,59 hektar di Subak Rambut Naga dengan umur padi antara dua hingga 100 hari, Subak Batu Rancang seluas 1,57 hektar dengan umur padi berkisar antara 55 hingga 90 hari. Di Subak Taman ada 4,32 hektar dengan umur padi antara 30 sampai 70 hari, dan di Subak Celebung Dangin Tukad Desa Banjar seluas 0,40 hektar sawah dengan umur padi tujuh hari. Distan mencatat nilai kerugian yang dialami petani mencapai Rp 131.700.000. Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra mengatakan, kerusakan tanaman itu dipastikan memicu gagal panen. Pasalnya, tanaman yang rusak itu sebagian besar tidak memungkinkan lagi untuk dipelihara. Dia mencontohkan, padi yang baru tujuh hari saja ditanam akibat banjir benih padinya pun terendam lumpur dan potongan kayu. Benih padi ini pun tidak memungkinkan dipelihara kembali, sehingga dipastikan akan mengalami gagal panen. Selain itu, ada juga padi yang tinggal menunggu panen. Karena terendam banjir, padi itu pun rebah hingga buahnya yang masih muda terendam lumpur. Kerusakan ini pun dipastikan tidak memungkinkan untuk dipelihara hingga musim panen, sehingga petani dipastikan mengalami gagal panen. “Kami sudah mendata dan seluruhnya tanaman mengalami rusak berat, dan tanamannya kesulitan untuk dipelihara kembali,” jelasnya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, dari pendataan ini untuk sementara pihaknya akan mencoba melakukan penanganan untuk membantu meringankan kerugian yang dialami petani. Distan akan menyiapkan bantuan benih padi kepada petani, sehingga dalam waktu dekat ini petani kembali bisa mengolah sawahnya dan mengganti tanaman yang rusak akibat banjir. Bantuan ini sesuai perintah Bupati Putu Agus Suradnyana yang menginstruksikan agar benih padi yang rusak diganti rugi untuk membantu meringankan beban petani. Selain itu, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak subak untuk memastikan apakah petani mengikuti Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). Jika petani di Dencarik mengikuti AUTP itu, maka Distan akan memfasilitasi petani untuk mengurus klaim AUTP-nya. Sebaliknya, kalau tidak ada petani yang ikut UTP, maka bencana ini dijadikan pengalamanan bahwa pentinggnya petani ikut UTP, sehingga kalau tanaman mengalami kerusakan karena bencana dapat meringankan kerugian yang dialami petani itu sendiri. (kmb38)

Bali Post/kmb38

AIR BERSIH – Warga di Dusun Corot dan Dusun Bajangan, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar kesulitan air bersih. Ini karena pipa air bersih di wilayah ini putus setelah dilanda banjir bandang, Selasa (23/1) malam lalu.

Ratusan KK di Dencarik Kesulitan Air Bersih

Singaraja (Bali Post) – Warga Dusun Bajangan dan Dusun Corot, Desa Dencarik kesulitan mendapatkan air bersih. Ini terjadi karena jaringan pipa air bersih di wilayah ini putus setelah banjir bandang Selasa (23/1) malam lalu. Untuk keperluan memasak dan minum, warga terpaksa mengambil air dari dusun tetangga. Bahkan, ada warga yang menggunakan air dalam kemasan untuk memasak nasi. Pantauan Bali Post di lapangan sejak Rabu (24/1), sekitar lebih dari 230 kepala keluarga (KK) kesulitan mendapat air bersih. Warga berusaha mengambil air dari dusun tetangga dan juga membeli air dalam kemasan. Bagi warga yang ekonomi lemah, terpaksa menampung air bersih dari jaringan pipa air bersih yang terputus akibat banjir. Lantaran debitnya kecil, warga harus antre. Salah seorang warga, Komang Adreani (23), Kamis (25/1) kemarin menuturkan, sejak banjir, air bersih di

rumahnya mati total. Saat itu, dirinya masih menggunakan sisa air yang sempat ditampung sebelum air mati total. Stok air itu pun telah habis, hingga sekarang dia dan keluarganya kesulitan mendapat air bersih. Untuk keperluan memasak nasi, Aderani mengaku membeli air kemasan. Sedangkan, untuk mandi dirinya harus datang ke rumah kerabatnya di luar desa. “Setelah banjir itu, air mati dan untuk masak saya beli air mineral. Mandi ke rumah kerabat yang kebetulan air masih

mengalir dan kalau untuk mencuci terpaksa ditunda dulu menunggu air kembali mengalir,” katanya. Atas kondisi ini, Anderani berharap ada bantuan pasokan air bersih selama pipa belum diperbaiki. Hanya dengan bantuan air bersih itu, dirinya dan ratusan warga lain bisa memasak atau keperluan lain. “Tidak tahu kapan pipanya akan disambung lagi, kalau lama ke mana kami cari air bersih. Mudah-mudahan ada bantuan air bersih dari pemerintah,” jelasnya. Menanggapi keluhan war-

ga terdampak banjir bandang itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan, upaya yang dilakukan membantu warga adalah memasok air tangki. Upaya ini tidak saja dilakukan dengan menerjunkan mobil tangki milik BPBD sendiri, juga dibantu oleh PDAM Buleleng. “Solusinya hanya satu air tangki dan mulai hari ini (Kamis, 25/1) kami akan kirim air tangki ke sini dan kami juga koordinasi dengan PDAM untuk mengirimkan air tangki untuk warga di dua dusun ini,” jelasnya. Sementara untuk perbaikan pipa yang putus, Subur mengaku untuk sementara pihaknya masih menginventarisasi kerusakan jaringan

pipa yang terjadi. Dari pendataan itu, nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk membantu desa memperbaiki pipa yang putus tersebut. Seperti diberitakan, banjir bandang di Dusun Corot, Desa Dencarik menimbulkan ratusan rumah terendam dan dipenuhi lumpur hingga batang kayu. Banjir bandang ini akibat meluapnya air di Sungai (Tukad -red) Tampekan. Luapan air ini menggenangi rumah-rumah penduduk dan puluhan hektar sawah dan tanaman lain. Tak hanya itu, banjir ini juga memutus saluran pipa air bersih di perbatasan Dusun Corot dan Dusun Bajangan, hingga sekarang warga di dua dusun kesulitan mendapat pasokan air bersih. (kmb38)

1.765 KPM di Kecamatan Banjar Dijatah PKH Rp 3,3 Miliar

Bali Post/kmb38

RUSAK BERAT – Tercatat 11,88 hektar sawah di Dencarik, Kecamatan Banjar rusak berat setelah dilanda banjir bandang pada Rabu (24/1) malam lalu.

Suara Buleleng Perhatikan Saluran Air Bersih

Saluran air bersih di seputaran Mayong agar diperhatikan pada musim penghujan. Ini karena air bersih menjadi kebutuhan masyarakat. Mologan, Mayong

Sidak di Lapas

Sudah baik dilakukan sidak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja. Bahkan, petugas menemukan banyak bukti seperti HP, charger, kartu domino, dan pisau cutter, yang memang tidak boleh dibawa ke dalam Lapas. Petugas Lapas agar intens menyidak dan melarang keras napi membawa narkoba. Mologan, Mayong

Cegah ”Drop Out” di Buleleng

Soal siswa drop out di Kabupaten Buleleng, pemerintah sudah berupaya maksimal. Orang tua siswa juga tidak bisa menyerahkan atau tergantung seluruhnya kepada pemerintah. Dengan keadaan serbasulit, harus diupayakan anak-anak dapat bersekolah sampai tamat. Gung Surya, Lovina

Bersihkan Selokan

Gotong royong perlu dilakukan masyarakat untuk membersihkan selokan-selokan air sebelum musim hujan. Sungai-sungai mencegah banjir bandang harus lebih dini dibersihkan. Jangan malah ketika hujan baru berinisiatif membersihkan. Gung Surya, Lovina

SEBANYAK 1.765 Keluarga Penerima Manfaat (KPM - red) di Kecamatan Banjar menerima bantuan sosial (bansos) lewat Program Keluarga Harapan (PKH). Ribuan KPM menerima bantuan tiga bulan sekali. Total bantuan untuk warga senilai Rp 3,3 miliar. Bantuan akan masuk langsung ke rekening tabungan KPM. Bantuan tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara simbolis diserahkan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di Balai Desa Kertha Locita, Desa Pakraman Banjar, Kecamatan Banjar, Kamis (25/1) kemarin. Turut mendampingi Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Gede Komang, pimpinan instansi terkait dan perangkat desa. Wakil Bupati Sutjidra mengataan, program ini merupakan solusi atas pengentasan

BANTUAN – Sebanyak 1.765 KPM di Kecamatan Banjar menerima bantuan PKH dengan total bantuan sebanyak Rp 3,3 miliar. kemiskinan di daerahnya. Ini karena masih ada beberapa warga di Bali Utara di bawah garis kemiskinan.

Untuk itu, pemkab berkomitmen mengentaskan kemiskinan dengan optimal. ‘’PKH merupakan salah satu upaya

untuk pengentasan kemiskinan di Buleleng. Program ini akan kami terus genjot agar kemiskinan bisa terus kita tekan,’’ katanya. Wakil Bupati Sutjidra menambahkan, aparatur terbawah seperti perbekel desa dituntut lebih intens memverifikasi dan validasi warga masyarakat yang memerlukan bantuan pemerintah. Hal ini penting mengingat ada beberapa data warga miskin yang tercecer. Untuk itu, verifikasi dan validasi juga perlu untuk mendata masyarakat yang memang memerlukan. ‘’Kita sudah memberikan dari tahun lalu. Tahun ini kita berikan kepada masyarakat yang tercecer itu,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang mengatakan, ada beberapa upaya yang dilakukan untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Buleleng.

Salah satunya adalah PKH ini. Selain itu, pihaknya juga menggulirkan bantuan untuk warga miskin lewat Kelompok Usaha Bersama (Kube). Dalam kube ini setiap kepala keluarga memperoleh sebesar Rp 2 juta. ‘’Dengan bantuanbantuan ini diharapkan tingkat kemiskinan di Buleleng akan berkurang,’’ jelasnya. Gede Komang menambahkan, selain masyarakat, bansos juga diserahkan kepada para penyandang disabilitas utamanya penyandang tunanetra. Pemkab akan memberikan bantuan ternak sapi. Di samping itu, dari pemerintah pusat berupa bantuan dana sebesar Rp 5 juta setiap KK. ‘’Penyandang disabilitas seperti tunanetra yang tergabung dalam Pertuni agar bisa melanjutkan hidup, dengan berbekal bantuan yang terus kita salurkan,’’ tegasnya. (ad1246)


KLUNGKUNG

12

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Wisata Bahari Menggeliat

Aspek Keselamatan Kerap Diabaikan Semarapura (Bali Post) Wisata bahari di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan semakin menggeliat. Bahkan, itu mampu menjadi magnet untuk menarik kunjungan wisatawan. Tak hanya domestik, tetapi juga asing. Di tengah hal itu, aspek keselamatan masih sering diabaikan. Camat Nusa Penida Gusti Agung Mahajaya mengungkapkan sejumah objek wisata bahari cukup rawan. Ombak besar sangat sering terjadi. Selain itu, lautnya juga berpalung, seperti pantai Crystal Bay Desa Sakti, Manta Point Desa Batumadeg, Pantai Dream Beach Nusa Lembongan, dan Angel Billabong Desa Bungamekar. Hal tersebut kerap memicu terjadinya kecelakaan laut pada wisatawan. Meski demikian, aspek keselamatan masih sering diabaikan sejumlah pelaku pariwisata maupun wisatawan. “Keselamatan itu menjadi prioritas. Tetapi masih ada yang belum menyadari. Wisatawan masih banyak yang membandel. Pemkab sudah memasang beberapa papan peringatan di objek itu. Sosialisasi juga sudah,” ungkapnya, Kamis (25/1) kemarin. Jika kecelakaan marak terjadi akan mempengaruhi citra pariwisata. Menurutnya, setiap objek wisata perlu dilengkapi balawisata. “Sekarang sudah ada pos balawista di Sampalan dan Desa Jungutbatu. Tetapi petugasnya belum ada. Kalau ada, pemantauan bisa dilakukan secara intensif,” imbuhnya. Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada menyebutkan pengadaan petugas balawisata dilakukan tahun ini dengan sistem kontrak. Jumlahnya mencapai 15 orang. Selain pos di Sampalan dan Jungutbatu, mereka juga ditempatkan di Pos Kusamba, Klungkung daratan. “Setiap posko akan ada lima petugas,” sebutnya. Pejabat asal Penebel, Tabanan ini juga sepakat keberadaan petugas itu untuk menghindari adanya kecelakaan laut. (kmb45)

Bali Post/sos

TINJAU - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau Tempek Numpukan, Subak Delod Banjarangkan bersama instansi terkait, Kamis (25/1) kemarin. Petani di subak tersebut terkendala akses sehingga sulit mengangkut hasil panen.

Minim Akses Jalan

Harga Gabah Petani Anjlok

Semarapura (Bali Post) Petani di Tempek Numpukan, Subak Delod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan selama bertahun-tahun harus menjual hasil panennya dengan harga yang lebih murah dari subak lain. Kondisi tersebut disebabkan minimnya akses jalan menuju lahan persawahan. Hal ini memicu biaya angkut cukup besar, sehingga harga gabah anjlok.

Bali Post/sos

WISATA BAHARI - Salah satu wisata bahari di Nusa Penida. Terlihat sejumlah pengunjung sedang asyik bermain di pantai.

Zona Belum Ditetapkan

Pemasangan Baliho Bakal Paslon Menjamur Semarapura (Bali Post) Pascapendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung, sejumlah partai pengusung mulai marak memasang baliho bakal pasangan calon yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Padahal, zona pemasangan belum ditetapkan. Pantauan Bali Post, Kamis (25/1) kemarin, pemasangan baliho I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) dan Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) tak hanya marak di kawasan perkotaan, namun juga merambah ke desa-desa. Beberapa juga ada terpasang di taman. Sekretaris DPC PDI-P Klungkung Sang Nyoman Putra Yasa tak menampik baliho paket Bagia yang diusungnya bersama PKPI sudah banyak terpasang. Namun, ditegaskan, itu bukan dilakukan tim pemenangan. Melainkan relawan dan simpatisan dengan maksud memperkenalkan bakal pasangan calon. “Kami berharap pemasangannya bisa sesuai aturan. Tidak mengganggu kenyamanan,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Koalisi Suwasta yang juga sebagai Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru menyatakan pemasangan atribut itu untuk menyosialisasikan bakal pasangan calon yang diusung bersama Partai Golkar, Demokrat, dan NasDem. “Biar masyarakat tahu,” sebutnya seraya berharap pemasangannya tidak melabrak aturan. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan zona pemasangan baliho belum ditetapkan. Hal tersebut baru akan memasuki tahap pembahasan bersama partai pengusung maupun instansi terkait. Jika saat ini banyak terjadi dan terindikasi melanggar aturan, ranah penertibannya ada di instansi penegak perda. “Kalau soal penertiban pelanggaran, bukan di KPU ranahnya. Itu langsung ke penegak perda,” sebutnya. Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta menilai baliho tersebut bagian dari sosialisasi bakal calon, termasuk pembinaan poltik untuk masyarakat. Sesuai pantauannya, dinyatakan belum ada pemasangan yang melanggar zona, seperti pada taman, areal sekolah, rumah sakit maupun fasilitas publik lannya. “Kalau melanggar, pasti dicabut. Dikoordinasikan dengan pemasang,” tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

BALIHO - Beberapa baliho bakal pasangan calon yang bertarung pada pilkada serentak terlihat terpasang di sejumlah tempat.

Sesuai pantauan, Kamis (25/1) kemarin, lahan persawahan tersebut lokasinya terapit jurang yang sangat terjal. Untuk menjangkaunya, petani harus menempuh jalan setapak menurun dan menanjak yang cukup licin serta sangat menantang. Salah seorang petani, Gusti Ngurah Sucita, menuturkan medan yang demikian mengakibatkan penjualan hasil panen berupa gabah separuh lebih murah dari pada subak lain yang terakses jalan memadai, salah satunya Sarikertha yang lokasinya di sebelah timur.

“Misalnya, kalau di sana (Sarikertha-red) harganya 200, di sini hanya 100. Itu pun sedikit tengkulak yang mau beli. Ongkos angkutnya lebih banyak karena medan berat. Kalau lewat jalan ke Desa Bajarangkan, jaraknya juga sangat jauh. Ada beberapa jurang lagi,” tuturnya. Petani asal Banjar Sarimertha, Desa Negari, Banjarangkan ini menyebutkan guna meminimalisasi ongkos angkut, seorang tengkulak juga memindahkan gabah dengan memakai sling. “Ini dipasang membentang ditas jurang. Kalau pas dapat

beli gabah, diderek biar bisa lebih cepat. Tetapi kalau yang lain tetap lewat jalan setapak. Tidak berani pakai itu,” sebutnya. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah diharapkan bisa membangunkan jembatan penghubung yang lebih memadai. “Luas lahan di sini sekitar 75 hektar. Kalau bisa biar dibuatkan jalan atau jembatan biar lebih mudah melintas,” imbuhnya. Keluhan petani tersebut telah diterima Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Bahkan sudah ditindaklanjuti dengan meninjau lokasi

bersama Dinas Pertanian, dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP). “Tadi sudah langsung disampaikan ke dinas, ini biar segera ditangani. Kasian petani terus merugi,” katanya sebelum beranjak meninjau warga kurang mampu di Banjar Sarimertha. Kepala Dinas PU-PRKP Klungkung I Gusti Nyoman Supartana mengungkapkan pembangunan jalan tersebut tak hanya terbatas pada lahan persawahan. Namun juga melintasi jurang. Oleh sebab itu, juga akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. “Kami akan fasilitasi untuk komunikasinya,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida men-

jelaskan mendukung distribusi hasil panen, setiap tahun pemerintah menganggarkan bantuan hibah jalan usaha tani. “Kami sudah sering menyampaikan ke subak supaya diusulkan kalau memang membutuhkan. Tetapi untuk akses ke Tempek Numpukan, belum ada. Tadi sudah langsung diberitahu, biar segera,” tegasnya. Usulan tersebut, kata mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini akan diverifkasi, salah satunya terkait kesepakatan pemberian lahan untuk akses. “Kalau memenuhi syarat, lahan tidak ada persoalan. Kami usulkan di anggaran perubahan tahun ini kalau nilainya di bawah Rp 200 juta. Kalau di induk, kan tidak bisa karena sudah berjalan,” sebutnya. (kmb45)

Bedah Desa Nyalian

Pemkab Tangani Persoalan Masyarakat PELAKSANAAN bedah desa yang digulirkan Pemkab Klungkung selalu memunculkan cerita berkesan. Seperti halnya yang berlangsung di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (24/1). Diwarnai ada warga yang mampu menggugah rasa iba. Hal tersebut membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta terharu. Warga itu berada di Dusun Griya Desa Nyalian Kecamatan Banjarangkan. Ia adalah Desak Nyoman Sayang (80). Hidup sebatang kara di sebuah rumah yang tak layak huni. Dirinya menempati bangunan yang sebenarnya adalah dapur. Atapnya terbuka tanpa pemubug. Ketika hujan, seluruh ruangan menjadi basah. Lebih menyedihkan, ia menggunakan terpal plastik sebagai selimut. Melindungi tubuhnya yang telah mengkeriput dari dingin.

Bali Post/ist

BERTEMU - Bupati Klungkung bertemu Ni Putu Wida Joyliani (tengah) saat Bedah Dsea Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (24/1). Parahnya lagi, kondisi fisiknya juga sangat memprihatinkan. Tidak mampu berjalan. Hanya bisa berpindah di tempat tidur saja dengan mengerakkan tu-

buh. Itu juga dibantu tongkat penyangga. Kepala Dusun Griya Gusti Putu Parwati mengatakan warganya itu telah lama dit-

inggal pergi untuk selamanya oleh sang suami dan anaknya. Memenuhi kebutuhan hidup, sangat bergantung pada pemberian tetangganya. “Desa sudah memberikan bantuan rehab rumah untuk Desak Nyoman Sayang, namun belum rampung,” ujarnya. Atas kondisi itu, Bupati Suwirta memerintahkan pengerjaan supaya dipercepat. Pada kesempatan itu, ia juga diberikan sumbangan sejumlah uang serta terpal untuk menutupi atap rumahnya untuk sementara. Selain kisah Desak Nyoman Sayang, terdapat pula seorang anak perempuan bernama Ni Putu Wida Joyliani (10) yang hidup sekamar bersama kakeknya, Ketut Gamba (68), yang berprofesi sebagai petani. Ayahnya telah lama meninggal. Sang ibu menikah lagi dan tidak pernah menemui

lagi. Bupati Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta pun menemui. Wajah haru pun tak terelakan. Anak yang masih duduk di bangku kelas V SDN 1 Nyalian itu dibujuk supaya tinggal dan tidur sekamar dengan saudara kakeknya yang perempuan. Bahkan Bupati Suwirta menawarkan televisi dan kasur. Namun itu tak mampu merubah pendiriannya. “Untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan, kita akan terus membujuk Ni Putu Wida Joyliani dengan televisi dan kasur supaya dia mau tinggal dan tidur bersama saudara kakeknya yang perempuan,” ujar. Kepada Dinas Pendidikan, Dewa Gede Dharmawan, Bupati Suwirta perintahkan supaya Ni Putu Wida Joyliani selalu mendapatkan bantuan beasiswa. (ad1239)

Genjot Produksi Beras

Pemkab Tambah Keterlibatan KUD

Semarapura (Bali Post)Harga beras di Kabupaten Klungkung beberapa pekan terakhir masih tergolong mahal. Bahkan untuk jenis medium tetap bertengger di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Keterbatasan pasokan akibat cuaca buruk diduga menjadi salah satu penyebab. Menyikapi hal tersebut, pemkab berencana memaksimalkan produksi beras lokal dengan menambah keterlibatan Koperasi Unit Desa untuk menyerap gabah petani lokal. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyebutkan dalam upaya menekan harga beras di pasaran, pemkab telah melakukan langkah untuk meningkatkan produksi. Salah satunya melibatkan Koperasi Unit Desa (KUD) untuk membeli gabah petani lokal. “KUD membeli gabah petani dengan harga lebih mahal dari pasaran. Menjual

beras lebih murah dari pasaran. Ini bermain di volume. Sekarang yang menerapkan itu baru Takmung, Gelgel, dan Dawan,” jelasnya, belum lama ini. Namun, karena kenaikan harga bahan pokok itu sangat sering terjadi, pemkab berencana menambah KUD yang bisa menerapkan hal serupa. “Rencananya KUD Bakas dibangkitkan lagi. Dengan ini, produksi beras bisa semakin meningkat,” sebutnya. Mengimbangi program tersebut, Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan KUD juga perlu didukung dryer supaya tetap bisa berproduksi ditengah musim hujan. “Saat hujan, petani tidak perlu menjemur. Tapi bisa menggunakan dryer. Dengan ini, produksi beras akan terus berjalan. Berbeda dengan sekarang. Yang punya itu (dryer-red) kan terbatas. Sehingga jual berasnya tetap ma-

hal,” katanya. Pengadaan alat pengering itu sudah disampaikan ke Dinas Pertanian. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa mengatakan langkah pembangkitan KUD Bakas yang macet sejak 2014 sudah dilakukan. Pertemuan dengan tokoh masyarakat sudah berlangsung beberapa kali. “Anggotanya akan dipertemukan membicarakan ini. Itu akan difasilitasi kepala desa dan tokoh masyarakat. Yang jelas kami sudah melakukan upaya pembangkitan,” jelasnya. Serapan gabah petani oleh KUD cukup besar. Distribusi berasnya ke pasaran berjalan cukup efektif, sehingga mampu membantu mengantisipasi lonjakan harga yang signifikan. “Ini cukup efektif. Tetapi terkadang ada kendala saat musim hujan karena penjemuran lebih sulit,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGGILINGAN - Salah satu tempat penggilingan beras gabah di Kabupaten Klungkung. Guna meningkatkan produksi beras, Pemkab berencana menambah keterlibatan KUD untuk membeli gabah petani.


Jumat Umanis, 26 Januari 2018

KARANGASEM

13

Kasus Pencurian Pohon

SOSOK

Terdakwa Mengaku Salah dan Minta Maaf

Amlapura (Bali Post) -

Kasus dugaan pencurian pohon di Desa Pakraman Subagan dengan terdakwa Ketut Suardana alias Tebo dihadirkan dalam sidang kedua di Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (25/1) kemarin. Sidang dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi itu sekaligus dikonfrontir dengan terdakwa. Terdakwa Tebo mengakui keterangan yang disampaikan saksisaksi. Bahkan, dia juga mengaku salah dan meminta maaf kepada prajuru lama, prajuru baru, dan seluruh warga Desa Pakraman Subagan.

Bali Post/gik

Tingkatkan TPK Perawat TENAGA perawat berperan sangat vital di setiap daerah, khususnya di setiap puskesmas hingga puskesmas pembantu (pustu) maupun di rumah sakit. Namun, kesejahteraan mereka khususnya terkait penghasilannya dinilai masih jauh dari standar dibandingkan beban tugas-tugas yang relatif berat dan tanggung jawab yang mereka pikul. Karena itu, Komisi IV DPRD Karangasem mendorong eksekutif, khususnya Dinas Kesehatan Karangasem, agar mengupayakan peningkatan Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) kepada para perawat itu. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Karangasem Komang Rena saat rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Karangasem, belum lama ini. Dia menilai peningkatan TPK bagi perawat mesti dipikirkan dari sekarang. Alasannya, pendapatan mereka saat ini dinilai tidak layak. ‘’Kami sering mendapat aspirasi dari kalangan tenaga kesehatan itu, khususnya perawat. Ke depan, mohon diakomodir agar TPK mereka ditingkatkan. Tentu peningkatannya bisa dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan pemerintah daerah saat ini. TPK itu tunjangan prestasi kerja, bukan tunjangan peningkatan tanggung jawab,’’ kata politisi Partai Golkar ini. Dia mendengar beberapa puskesmas sudah menyampaikan usulan peningkatan TPK ini kepada Dinas Kesehatan Karangasem, agar TPK para perawat itu ditingkatkan. Dia berharap usulan tersebut ditindaklanjuti. Pihaknya senantiasa mendorong peningkatan TPK itu agar kesejahteraan mereka lebih baik. ‘’Enam puskesmas di Karangasem, saya dengar sudah mengusulkan adanya peningkatan TPK ini. Dinas Kesehatan mesti mengakomodir usulan tersebut,’’ pintanya. (gik)

Main Pukul

Aussie Berurusan Hukum

Amlapura (Bali Post) Dipicu persoalan sepele, seorang turis Australia harus berurusan dengan hukum. Waller Luke Vincent (60) dilaporkan ke Polsek Kubu karena memukul seorang warga Banjar Padang Sari, Desa Tianyar Tengah, Kubu, I Nengah Semini (60). Aksi pemukulan oleh sang Aussie itu terjadi Jumat (19/1) lalu. Kejadiannya bermula ketika korban mendapat pekerjaan membuatkan pelaku cetakan pilar untuk bangunan rumahnya. Namun setelah cetakan kelar, pelaku marah besar karena merasa cetakan yang dibuat korban itu tidak sesuai pesanan. Pelaku ngomelngomel. Sayangnya korban tidak bisa mengartikannya karena faktor bahasa. Bingung dengan ocehan sang turis, korban ngambul, pulang ke rumahnya. Kejadian di kediaman pelaku di Kubu itu berbuntut. Pelaku yang ternyata masih kesal kemudian menyusul korban. Setiba di rumah korban, dia langsung beraksi. Mulanya anak korban yang ditemui pelaku di halaman rumah korban menjadi sasarannya. Korban yang melihat kejadian itu kontan menegur sang bule. Namun kembali karena persoalan bahasa, pelaku kembali naik pitam. Dia memukul muka korban hingga mengalami luka pada mulut dan di sebelah atas mata kiri. Usai beraksi, pelaku ngeloyor pergi. Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana, Kamis (25/1) kemarin, mengatakan kasus itu sedang dalam penanganan. Penyidik sudah memeriksa beberapa saksi di antaranya I Nyoman Budiana (17) dan Ni Nengah Sumene (40). Keduanya ada di lokasi kejadian saat aksi pemukulan terjadi. ‘’Kita juga sudah berkoordinasi dengan Konsulat Australia,’’ katanya. (kmb)

JPU (jaksa penuntut umum) Made Santiawan menghadirkan tiga saksi yakni Made Merta, Nyoman Silur, dan Nyoman Sukerta. Ketiganya dihadirkan sebagai saksi, karena terlibat langsung eksekusi satu pohon akasia milik Desa Pakraman Subagan, yang diperkarakan prajuru baru, lantaran ditebang tanpa izin. Saat bersaksi di hadapan majelis hakim yang diketuai I Ketut Kimiarsa, S.H. dan dua hakim anggota I Gusti Ayu Kharina Yuli Astiti, S.H. dan Lia Puji Astuti, S.H., Merta mengakui telah membantu meratakan lokasi di sekitar pohon itu dengan alat berat. Tetapi, itu dilakukan atas perintah terdakwa yang bekerja sebagai pengembang. Lokasi itu diratakan dengan menyewa alat berat yang dibayar langsung terdakwa. Saksi Nyoman Silur mengaku memotong pohon yang sudah roboh itu. Seharihari, saksi yang berasal dari Desa Pakraman Timbrah itu mengaku bekerja sebagai tukang chain saw. Setelah pohon terpotong, dia bersama saksi lainnya, I Nyoman Sukerta, membantu mengangkut dari lokasi pohon itu dipotong ke gudang milik terdakwa. Terdakwa tak bisa mengelak, setelah JPU Made Santiawan terus mencecarnya dengan fakta kenapa hasil potongan pohon itu dibawa ke gudangnya. Karena fakta itu yang menguatkan dugaan pencurian pada kasus ini. Terdakwa mengakui hal itu, tetapi dia membantah punya niat mencuri. “Kayunya saya

amankan di gudang. Tidak ada niat saya mencuri,” kata Suardana alias Tebo. Dari keterangan Tebo, pohon itu roboh setelah pihaknya hendak membangun got di sekitarnya. Jadi, bukan sengaja dirobohkan. Karena kena akarnya, pohonnya itu roboh sendiri. Lantaran dinilai mengganggu, dengan inisiatif sendiri lantas meminta ketiga saksi membantunya. Sayangnya, inisiatifnya itu dilakukan tanpa seizin jajaran prajuru Desa Pakraman Subagan. Dia mengaku sudah sempat menyampaikan perihal inisiatifnya itu kepada salah satu prajuru, Nyoman Rai, agar selanjutnya disampaikan kepada jajaran prajuru lainnya. Tetapi itu dilakukan setelah melakukan penebangan pohon. Terlebih, Nyoman Rai sendiri saat dihadirkan sebagai saksi di persidangan mengaku tak pernah menerima perberitahuan terdakwa, apalagi membahasnya ke dalam paruman prajuru saat itu.

TEBO DISIDANG - Terdakwa Ketut Suardana alias Tebo saat dihadirkan dalam persidangan kasusnya di Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (25/1) kemarin.

Ketakutan Karena situasi saat itu sudah runyam, di mana sebagian warga Subagan sangat marah terhadap peristiwa itu, terdakwa mengakui ketakutan saat masalah ini dibahas ke dalam paruman desa pakraman. Tetapi, setelah itu terdakwa mengaku sempat meminta maaf secara personal kepada Bendesa Subagan Gede Karang, ke rumahnya. Bahkan, sempat ke Polsek Kota Karangasem, meminta maaf dan persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Tetapi, pihak

pelapor tetap tidak mau dan memutuskan kasus ini tetap diproses hukum. “Sebelumnya, saya sudah meminta maaf kepada Pak Karang maupun kepada pelapor di Polsek. Tetapi, saya tidak dimaafkan. Sekali lagi di sidang ini saya meminta maaf dan mengakui kesalahan saya,” kata Tebo. Ketua majelis hakim Ketut Kimiarsa, S.H. meminta terdakwa ke depan lebih berhati-hati bekerja. Apa pun yang dilakukan dalam bekerja sebagai pengembang, tentu harus dilakukan den-

Amlapura (Bali Post) Sebanyak 27 orang anggota DPRD Magelang, Jawa Tengah berkunjung ke Karangasem, Kamis (25/1) kemarin. Mereka datang karena penasaran dengan rasa salah satu produk pertanian Bumi Tanah Aron yaitu salak gula pasir. ‘’Magelang juga punya salak khas, namanya salak lumut dan salak pondoh. Soal tekstur buah, salak lumut mungkin sejajar dengan salak gula pasir. Tapi saya heran kok salak gula pasir lebih terkenal,’’ ungkap pimpinan rombongan, Suna-

Aksi Terobos Portal Masih Terjadi

Dua bulan setelah fase erupsi, kawanan monyet yang menghuni lereng Gunung Agung makin banyak saja terlihat di seputaran Pura Pasar Agung, Sebudi di Desa Sebudi, Selat. Migrasi kawanan monyet ke radius 3 km itu diduga lebih disebabkan aktivitas Relawan Pasebaya yang menempatkan berbagai jenis buah di kawasan pura. Bagaimanakah pihak-pihak yang masih juga nekat menerobos portal berusaha untuk mendaki Gunung Agung? sampai di kawasan Pura Pasar Agung. Pembatasan ruang gerak itu mempertimbangkan faktor keamanan. Dengan naik hanya sampai di Pura Pasar Agung, itu

Bali Post/kmb

MAKANAN MONYET - Relawan Pasebaya menebar berbagai jenis buah untuk makanan monyet di parkiran Pura Pasar Agung, Sebudi.

gan komunikasi yang baik. Dalam perkara itu memotong pohon sekalipun tentu harus meminta izin kepada yang punya wilayah. Itu harus dilakukan agar ke depan tidak menjadi masalah. Dia tampak menyesali, hanya karena memotong pohon tersebut, sekarang malah jadi pesakitan. “Saya berharap masalah ini tidak berkelanjutan,” tegasnya. JPU Made Santiawan m enega skan t id a k a kan menghadirkan saksi-saksi lagi. Baginya tiga saksi yang dihadirkan kemarin dan ket-

erangan pelapor dan prajuru baru sebelumnya sudah cukup mewakili 16 saksi yang siap dihadirkan di dalam berkas. Jadi, sidang berikutnya akan digelar Rabu (31/1) nanti dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. Sidang ini mendapat perhatian serius warga Subagan. Ratusan warga tampak hadir di Pengadilan Negeri Amlapura. Warga memenuhi ruang sidang hingga halaman pengadilan. Meski demikian, sidang berlangsung damai dan selesai dengan lancar. (kmb31)

Salak Gula Pasir Laris Manis rno, saat beraudiensi dengan jajaran Dinas Pertanian Karangasem di Kantor DPRD Karangasem. Wakil Ketua DPRD Magelang ini mengatakan salak lumut itu tidak kalah kualitasnya dibandingkan salak gula pasir. Pihaknya bahkan mengklaim salak lumut itu sedikit di atas salak pondoh, kualitasnya lebih baik dari salak gula pasir. ‘’Salak lumut itu lebih manis, tapi salak gula pasir malah lebih laris manis,’’ katanya. I Komang Cenik dari Dinas Pertanian Karangasem

Kawanan Monyet Mendekat ke Pura Pasar Agung

KETUA Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana, Kamis (25/1) kemarin, mengatakan misi penyelamatan satwa liar yang selama ini dilakukan memang hanya

Bali Post/kmb31

diharapkan tidak ada lagi warga yang nekat mendaki sampai ke puncak. ‘’Terakhir, kami ke Pasar Agung Rabu lalu (dua hari lalu - red). Di sana kami menemukan sedikitnya 15 ekor monyet,’’ terangnya. Perbekel Desa Duda Timur, Kecamatan Selat ini juga meyakini makin mendekatnya kawanan primata itu bukan karena faktor aktivitas vulkanik gunung, tetapi karena monyet-monyet itu kelaparan. Keyakinan itu muncul karena kawanan kera yang ditemukan dalam misi dua hari lalu itu terlihat lebih kurus. ‘’Lebih kurus tapi cukup sehat,’’ terangnya seraya mengatakan vegetasi tanaman dan pepohonan di kawasan Pura Pasar Agung terlihat sudah normal. Relawan Pasebaya dan instansi terkait lainnya seperti BNPB dan aparat keamanan memang berharap tidak ada masyarakat ataupun wisatawan naik

mendaki sampai ke puncak. Seperti beberapa kejadian sebelumnya. Untuk kepentingan itu, relawan sudah memasang portal tanda larangan di jalan masuk menuju areal pura. Namun faktanya, aksi terobos portal masih terjadi. Siang kemarin, seorang turis bersepeda motor tepergok meneropos portal tanda larangan tersebut. Turis yang tak diketahui identitasnya itu bahkan tak menggubris teriakan seorang relawan Bali Dog Lover yang kebetulan naik sampai di portal bawah Pura Pasar Agung. ‘’Saya kebetulan akan menebar makanan anjing. Sempat saya peringatkan tapi tak digubris,’’ ungkap I Gede Made Arianda Purwata, relawan Bali Dog Lover tersebut. Pihaknya mengatakan turis itu datang beberapa saat setelah dirinya sampai di lokasi untuk menebar makanan anjing. Turis itu sempat berhenti di belakang mobilnya tetapi kemudian berlalu tanpa memberi tanggapan. Menurut dia, sang turis itu tidak memakai perlengkapan layaknya orang mau mendaki. ‘’Memang bule itu membawa tas, tetapi hanya pakai celana pendek saja,’’ jelasnya. (kmb)

agak kesulitan mengomentari pernyataan tersebut. Pihaknya hanya menjelaskan di Karangasem salak itu sudah diolah menjadi berbagai jenis panganan. Biji salak ada diolah menjadi serbuk kopi, daging buahnya dipergunakan manisan dan kulitnya untuk teh. Meski usaha produk olahan belum berskala besar, namun hal itu sudah cukup memberi nilai lebih terhadap komoditas salak terutama salak gula pasir. Rombongan DPRD Magelang sejatinya juga ingin mendapat masukan tentang program mitigasi terkait akvitas gunung

berapi. Mereka merasa perlu berbagi ilmu karena Magelang juga memiliki ancaman gunung berapi yaitu Gunung Merapi. Namun urusan itu mereka belum mendapat jawaban karena personel BPBD Karangasem tidak bisa hadir ke tempat pertemuan. Rombongan DPRD Magelang itu menyampaikan rasa prihatin atas situasi sulit yang sedang dihadapi pemerintah kabupaten dan masyarakat Karangasem. Namun, mereka mengaku terpesona karena dalam situasi darurat bencana, Karangasem masih terlihat bersih, bebas dari

sampah. Menyangkut masalah kebersihan dan persampahan, Kabag Humas DPRD Karangasem Edi Setiadi mengatakan, sejak dulu Pemkab Karangasem memang concern urusan tersebut. Menurutnya, jauh sebelum era Adipura, sekitar tahun 1970 Karangasem sudah menyandang predikat kota terbersih se-Tanah Air. Ketika era Adipura, Karangasem malah sudah sembilan kali ditetapkan sebagai kota kecil terbersih nasional. ‘’Tahun 2014 Karangasem juga dapat penghargaan di bidang kebersihan sungai,’’ ujarnya. (kmb)


TABANAN

14

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Kelebihan Beban

Truk Angkut Paku Bumi Tak Kuat Nanjak Tabanan (Bali Post) Akibat muatan overload mencapai sekitar 50 ton, sebuah truk thriller nopol H 9572 UR tidak sanggup menaiki jalan tanjakan di Banjar Samsam, II, Samsam, Kerambitan, Kamis (25/1) kemarin. Akibatnya, truk yang memuat sembilan beton paku bumi itu mundur. Dan akhirnya truk itu melintang sehingga menghalangi jalan. Tidak pelak situasi itu menyebabkan kemacetan sepanjang 10 kilometer selama kurang lebih delapan jam. Informasi yang berhasil dihimpun, truk yang dikemudikan Yori (23) asal Probolinggo, Jawa Timur itu datang dari arah Gilimanuk beriringan dengan beberapa truk serupa. Truk itu memuat sembilan beton paku bumi dengan panjang sekitar 20 meter seberat 50 ton. Sekitar pukul 03.00 Wita, truk tiba di wilayah Desa Samsam, Kerambitan memasuki tanjakan Banjar Samsam II. Truk yang datang dari Surabaya yang hendak menuju jalan Imam Bonjol Denpasar

itu tidak kuat menaiki tanjakan. Kemudian triller itu mundur bahkan melintang di jalan. Sekitar pukul 04.00 Wita rekan Yori datang dengan head truk yang lebih kuat, maksudnya menarik truk itu. Ternyata juga tidak kuat menarik bagian belakang truk tersebut. Karena terhalang badan truk, hal itu menyebabkan jalan hanya bisa dipergunakan satu jalur kendaraan saja. Hal inilah yang menyebabkan kemacetan panjang di jalur Denpasar Gilimanuk selama delapan jam. Ditemui di lokasi, Yori mengaku kalau truknya itu tidak masalah ketika dibawa dari Surabaya, mengangkut beban walau seberat itu. Meski demikian, supir yang berperawan kecil dan masih muda itu nampak tenang. Dia sendiri sibuk menghubungi rekan maupun bosnya melalaui telepon. Petugas Gabungan Polsek Kerambitan dan Polres Tabanan, berupaya mengatur lalu lintas agar bisa lancar. Namun kemaceten tidak terhindar-

Mewujudkan Indonesia Ramah

Satpol PP Diminta Lakukan Pendekatan Persuasif Tabanan (Bali Post) Beberapa waktu lalu Pemkab Tabanan mengukuhkan kader Gerakan Satuan Polisi Pamong Praja menuju Indonesia Ramah. Hal tersebut merupakan bagian ‘’Revolusi Mental’’ yang digaungkan pemerintah pusat serta diamanatkan melalui Inpres Mendagri 331.1/8024/SG/2017. Dengan pengukuhan kader ini, diharapkan tercermin penegakan hukum yang humanis. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tabanan I Wayan Sarba, Kamis (25/1) kemarin mengatakan keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja merupakan salah satu organisasi penting di pemerintahan daerah. Terutama dalam menjalankan tugas penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban dan ketertiban umum. Tugas ini menyebabkan Satpol PP menjadi cerminan wibawa pemerintah sehingga sikap dan perilaku SDM nya harus diperhatikan. Dalam perkembangan dan dinamika masyarakat saat ini, kata Sarba Satpol PP tidak hanya dituntut memiliki dedikasi, kedisiplinan, dan ketegasan. Tidak kalah pentingnya Satpol PP itu juga bersikap humanis. “Humanis diperlukan karena objek Satpol PP adalah masyarakat. Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya, Satpol PP harus bisa menerapkan 3S yaitu salam, sapa, senyum sebagai langkah awal membentuk Satpol PP yang ramah,” ujarnya. Selain itu, sambung dia, pendekatan persuasif dalam upaya penegakan perda juga mesti dilakukan. “Ini untuk membentuk Satpol PP yang ramah dan sebisanya menghindari benturan fisik selama menjalankan tugas-tugasnya,” imbuhnya. Langkah–langkah mencapai Satpol PP menuju Indonesia ramah, menurut Sarba sudah dibina sejak lama. Dikatakan, SDM-nya yang berperan sebaga Bursap itu didorong menerapkan pembinaan dalam menangani permasalahan pelanggaran hukum maupun ketertiban. ’’Kita lakukan tindakan persuasif dulu. Dengan cara pembinaan seperti itu, maka efeknya akan positif. Jika masyarakat terus dibina, maka lama-kelamaan warga akan mengerti dan perilakunya juga bisa berubah,’’ ujarnya. Meski dilakukan pembinaan, namun tidak akan mengurangi ketegasan Satpol PP itu sendiri. Jika masyarakat terus melanggar, maka tim Yustisi yang akan turun menangani sesuai hukum yang berlaku. Untuk meningkatkan kualitas SDM sendiri, secara bertahap personil Satpol PP Tabanan diberikan pendidikan kesamaptaan. Selain fisik, mental juga mereka dibina dengan pendekatan spiritual, yakni melakukan tirtayatra atau dharma wacana. Sisi kreativitas dan humanis juga ditingkatkan melalui kegiatan bakti sosial, donor darah, maupun lomba-lomba foto kegiatan Satpol PP selama dilapangan. ‘’SDM kita jumlahnya 300 orang. Tidak hanya diberikan pembekalan fisik saja, tetapi juga mental. Dengan cara itu tujuan pemerintah pusat mengkondisikan menuju Indonesia ramah bisa terwujud,’’ tegas Sarba. (kmb24)

kan. Akhirnya Polres Tabanan mendatangkan sebuah mobil crane besar. “Pagi-pagi saya cari, tapi masih tutup, tadi (kemarin) baru buka, jadi baru bisa datang,” ungkap Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ni Kadek Citra Dewi Suparwati ditemui di lokasi. Dikatakan, truk tronton itu seharusnya memuat beban seberat 30 ton. Namun berat paku bumi yang dibawa itu mencapai 50 ton, jadi muatannya overload 20 ton. “Beban yang dibawa melebihi kemampuan kendaraan yang hanya 30 ton,” ujarnya. Seringnya truk-truk itu membawa muatan melebihi kapasitas dari kemampuan. Citra Dewi meminta atensi kepada pihak terkait untuk melakukan penertiban. Setelah mobil crane besar menurunkan sebagian paku bumi, barulah truk tersebut bisa berjalan dan kembali ke jalurnya. Proses evakuasi truk baru bisa dituntaskan setelah delapan jam lebih, setelah itu barulah kemacetan berhasil terurai lebih cepat. (kmb24)

Bali Post/kmb24

EVAKUASI - Truk thriller kelebihan beban menyebabkan kemacetan selama delapan jam, Kamis (25/1) kemarin berhasil dievakuasi.

Sempat Dilarang ke Kebun Ugrasena Ditemukan Tewas Tabanan (Bali Post) -

Duka sangat mendalam dirasakan Ni Ketut Budiani (25), Pasalnya, suami tercintanya I Kadek Ugrasena ditemukan sudah meninggal di kebunnya sendiri yang berjarak cukup jauh dari rumahnya, Rabu (24/1) sekitar pukul 19.30 Wita. Tak pelak kejadian itu menghebohkan warga Dusun Merta Sari Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan.

dari Sektor Pupuan setelah mendengar informasi kejadian menyusul ke lokasi, mengajak serta Petugas Medis dari Puskesmas Pupuan beserta mobil ambulans.

Dari informasi di lapangan, Ni Ketut Budiani memiliki dua orang anak yang masih kecil. Sepeninggal ayahnya, sudah tentu anak itu yang masih memerlukan kasih sayang tidak mendapatkan secara utuh dari orangtuanya. Kejadian itu memang tidak diperkirakan sebelumnya, walaupun Kadek Budiani secara naluriah sudah sempat melarang suaminya pergi ke kebun miliknya. Pasalnya, almarhum sempat mengeluh sakit pada bagian dada yang dirasakan sejak kemarin. Bahkan Budiani menyarankan suaminya agar berobat ke dokter, namun hal itu dianggap sakit biasa saja dan saran itu tidak dihiraukan. Dikatakan, pagi-pagi

Dipastikan Meninggal Ternyata setelah di lokasi didapatkan korban tetap tak berubah, terbujur kaku. Ketika diperiksa tenaga medis, dipastikan I Kadek Ugrasena sudah meninggal dunia. Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra, S.H. yang memimpin anggota ke lokasi menemukan Ugrasena terbujur. Dikaktakan, kondisi mayat itu malah sudah kaku. Perjuangan petugas bersama warga sangat luar biasa. Pasalnya, bukan saja saat itu situasinya gelap gulita, juga hujan gerimis. Di samping itu akses jalan menuju ke lokasi kebun milik korban tidak bisa langsung dijangkau kendaraan sepeda motor, apalagi mobil. Kendaraan harus diparkir

sekitar pukul 07.30 Wita suaminya pamit untuk bersih-bersih di kebun. Setelah ditunggu hingga sore suaminya belum juga pulang. Hingga akhirnya Ni Ketut Budiani memutuskan menyusul suaminya ke kebun, walau sudah dalam keadaan gelap dan juga sepi, bahkan disertai hujan gerimis. Kekhawatiran Budiani pun terjawab, setelah dirinya menemukan suaminya telah terbujur di lantai pondok kebunnya. Ketika dipanggil-panggil tidak menyahut. Karena panik, ia pun mencoba mengangkat sendiri, namun tidak mampu diangkat lantaran tubuh suaminya telah kaku dan juga berat. Dengan perasaan gugup dan cemas, Ni ketut Budiani terpaksa

kembali pulang meminta bantuan keluarga dan warga di kampung. Dalam perjalanan kembali ke rumah dengan kondisi panik, gugup dan sedih, dirinya meminta bantuan tetangganya untuk menyampaikan kabar suaminya kepada keluarganya. Beberapa saat kemudian datang bantuan yang dipimpin petugas Bhabinkamtibmas Brigadir Kadek, bersama Kepala Dusun Mekarsari selaku keluarga yang juga dibantu warga lainnya melakukan pencarian, guna melakukan pertolongan terhadap korban. Situasinya benar-benar mencekam, apalagi suasana menuju lokasi perkebunan saat itu gelap gulita dan medan relatif sulit. Petugas Kepolisian

di ujung jalan setapak yang dibeton. Karena itu pihak petugas dan warga harus jalan kaki melintasi medan gelap dan becek, juga naik turun jalan setapak yang relatif licin. Kapolsek Pupuan menyatakan, penyebab kematian korban belum dapat dipastikan. Hanya dapat diduga sementara dari hasil pemeriksaan luar tubuh korban dan juga diperkuat keterangan istrinya sendiri, kematiannya akibat sakit yang dideritanya. Istri korban sendiri masih mengalami shock berat. Karena itu pihaknya masih menunggu melakukan pendalaman penyelidikan lanjutan. “Karena hari sudah gelap, biarlah pemeriksaan medis yang mendalam dilakukan terhadap mayat korban, Kamis hari ini, sehingga diketahui hasilnya. Selain pemeriksaan di TKP, perlu juga dilakukan pemeriksaan ulang,” ucap Kapolsek Pupuan itu. (kmb28)

Tak Gelar RAT Tahun 2018, 73 Koperasi Terancam Nonaktif Tabanan (Bali Post) Tahun lalu Dinas Koperasi dan UKM Tabanan mencatat 73 koperasi yang tidak menggelar RAT. Apabila 73 koperasi tersebut kembali tidak menggelar RAT tahun 2018 ini maka koperasi-koperasi itu terancam dinonaktifkan. Sebab syarat terdegradasi menjadi koperasi non aktif setelah tidak menjalani RAT selama dua tahun berturut-turut dan juga tidak bisa dibina lagi. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A. A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Kamis (25/1) kemarin menegaskan, setiap setahun sekali sesuai ketentuan yang ada setiap koperasi harus melakukan RAT. Untuk koperasi jenis primer

jadwal RAT dilakukan periode Januari- Maret, sedangkan koperasi jenis sekunder periode RAT Januari hingga Juli nanti. Pihak Dinas Koperasi dan UKM Tabanan sendiri telah mengimbau agar setiap koperasi melakukan RAT. Sesungguhnya hal itu sesuai ketentuan surat yang dikirim per tanggal 7 November 2017 lalu. Imbauan ini lanjut Dalem Tresna juga berlaku bagi koperasi yang tahun lalu tidak melakukan RAT. Karena itu, jika koperasi yang bersangkutan tidak lagi melakukan RAT tahun 2018 ini, maka akan diposisikan menjadi koperasi tidak aktif. Penetapan koperasi tidak aktif, kata Dalem Tresna memang

didasari koperasi bersangkutan tidak melakukan RAT selama dua tahun berturut-turut. Dikatakan, masih ada proses lain untuk menentukan koperasi itu terus jalan atau kemudian dibubarkan. Dalam proses itu menurutnya koperasi bersangkutan akan dibina lebih dulu. Proses awalnya diterima laporan koperasi itu ada permasalah apa sehingga t id a k m e ng g e la r R A T . Set el a h menemukan masalah, koperasi akan didorong bangkit kembali. ‘’Selain pembinaan, koperasi bersangkutan akan diberikan suntikan dana. Jika upaya pembinaan dan pemecahan masalah tidak berhasil dan koperasi tetap tidak mau bangkit maka koperasi itu

otomatis dibubarkan dan badan hukumnya diserahkan ke Dinas Koperasi dan UKM,’’ jelas Dalem Tresna. Berdasarkan data, tahun 2017 ada 555 unit koperasi di Tabanan. Di mana 354 di antaranya sudah menggelar RAT. Hanya 73 Koperasi yang tidak menggelar RAT. Koperasi yang tidak aktif mencapai 107, sedangkan koperasi yang tidak wajib RAT mencapai 21. Tahun 2018 koperasi di Kabupaten Tabanan yang wajib menggelar RAT tercatat 448, sedangkan yang tidak wajib RAT ada dua koperasi. Jumlah total koperasi di Tabanan tahun 2018 adalah 557. Sedangkan koperasi yang berstatus tidak aktif mencapai 107. (kmb24)

Tahun 2018

Seluruh Luas Baku Tanam Masuk AUTP Perlindungan diberikan kepada petani dalam usaha memaksimalkan produksinya. Pemerintah pusat sendiri mengeluarkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) agar petani lebih bergairah. Dengan asuransi itu, pemerintah membantu petani via subsidi sebesar 80 persen dari premi yang harus dibayarkan. Tahun 2018 ini Pemkab Tabanan lewat Dinas Pertanian menargetkan agar luas baku tanam seluas 21 ribu hektar lebih ter-cover AUTP. Seberapa besarkah preminya harus ditanggung petani untuk program AUTP itu? KEPALA Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian I Gusti Putu Wiadnyana, Kamis (25/1) kemarin, mengatakan tahun 2018 Tabanan mendapatkan 8.000 hektar luas tanam untuk program AUTP dari pemerintah pusat. Namun pihaknya sudah mengajukan agar luasan itu bisa ditambah sehingga mencakup seluruh luas baku tanam padi Tabanan yang mencapai kurang lebih 21 ribu hektar. ’’Usulan itu sudah diajukan ke provinsi dan diteruskan dipusat. Jika disetujui, maka kemungkinan AUTP dari kabupaten maupun provinsi lain yang dianggap penyerapannya tidak maksimal dialihkan ke Tabanan,’’ jelas Wiadnyana. Penanggungan AUTP untuk seluruh luas baku tanam, kata Wiadnyana hanya diberlakukan satu periode musim tanam saja, khusus pada tahun 2018. Selama ini, kata Wiadnyana,

semua program AUTP di Tabanan selalu terserap sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat. Manfaatnya pun dirasakan petani, karena memberikan jaminan pengembalian setidaknya modal saja, manakala terjadi gagal panen. Gagal panen bisa disebabkan bencana oleh faktor alam maupun karena serangan hama. Proporsi penanggungan premi itu, kata Wiadnyana pemerintah sendiri menanggung sekitar 80 persen atau Rp 144 ribu per hektar dari premi Rp 180 ribu per hektar. Sedangkan petani hanya menanggung 20 persen sisanya sebesar Rp 36 ribu per hektar. ‘’Jika petani punya 50 are sawah, maka premi yang ia bayar Rp 36 ribu dibagi dua atau sekitar Rp 18 ribu,’’ jelas Wiadnyana. Dari data Dinas Pertanian, serapan AUTP tahun 2017 itu mencapai 5.751 hektar. Di mana

2.000 hektar premi dibayar mandiri oleh petani dalam hal ini sebesar Rp 36.000 per hektar. Sedangkan untuk 2.751 hektar, premi yang menjadi kewajiban petani ini dibayarkan oleh CRS perusahaan. ‘’Jadi, untuk 2.000 hektar premi yang menjadi kewajiban petani dibayar petani secara mandiri. Kalau 2.751 hektar sisanya premi yang jadi kewajiban petani itu dibayar program CRS perusahaan, sehingga petani tidak lagi mengeluarkan biaya apapun,’’ jelas Wiadnyana. Total klain AUTP di tahun 2017 seluas 423,16 hektar yang mencapai keseluruhan klaim sejumlah Rp 2. 538.000.970. Kebanyakan klaim itu, kata Wiadnyana, terjadi periode September-Desember. Secara umum klaim itu diajukan, karena petani mengalami gagal tanam ataupun panen akibat serangan tikus, tungro dan blast. (san)

PROGRAM AUTP - Petani saat melakukan panen. Untuk melindungi petani dari gagal panen, pemerintah mengeluarkan program AUTP, di mana Tabanan hendak menanggung seluruh luas bahan baku ter-’’cover’’ program ini di tahun 2018.


15

Jumat Umanis, 26 Januari 2018 Hasil Pertandingan

Zidane Akui Gagal

--------------- Liga Italia -------------------------------------------Lazio vs Udinese 3-0 Sampdoria vs Roma 1-1 1. Napoli 2. Juventus 3. Lazio 4. Inter 5. Roma 6. Sampdoria 7. Milan 8. Atalanta 9. Udinese 10. Torino

21 21 21 21 21 21 21 21 21 21

17 3 17 2 14 4 12 7 12 5 10 4 9 4 8 6 9 2 6 11

1 45-13 2 50-15 3 56-25 2 36-16 4 32-16 7 40-31 8 27-28 7 31-27 10 34-31 4 29-28

54 53 46 43 41 34 31 30 29 29

Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio). --------------- Copa del Rey ---------------------------------------Perempatfinal, Pertandingan II Deportivo Alaves vs Valencia 2-1 (Imbang 4-4, Valencia menang adu penalti 3-2) Real Madrid vs Leganes (Imbang 2-2, Leganes unggul gol tandang)

1-2

--------------- Piala Liga -------------------------------------------Semifinal, Pertandingan II Arsenal vs Chelsea 2-1 (Arsenal unggul keseluruhan 2-1) --------------- Coupe de France ---------------------------------Babak 16 besar PSG vs Guingamp 4-2 Montpellier vs Lorient 4-3 Saint-Lo Manche vs Les Herbiers 1-2 Monaco vs Olympique Lyon 2-3 Troyes vs Saint-Etienne 1-1 (Troyes menang adu penalti 5-4) Tours vs (Metz menang adu penalti 2-1)

Metz

0-0

Biesheim vs Grenoble Foot 1-1 (Grenoble Foot 38 menang adu penalti 5-2)

Bali Post/rtr

PRESENTASI - Tim MotoGP Movistar Yamaha memperkenalkan motor dan pembalap yang akan ambil bagian dalam Grand Prix 2018. Presentasi di Madrid, Kamis (25/1) kemarin yang dihadiri pembalap Maverick Vinales dan Valentino Rossi, dilakukan jelang sesi uji coba pramusim di Barcelona.

Halep dan Wozniacki Buru Gelar Pertama

Melbourne Unggulan pertama Simona Halep berhasil meredam perlawanan gigih Angelique Kerber dan menyelamatkan dua match point untuk mencapai final turnamen tenis grand slam Australia Terbuka dengan kemenangan 6-3, 4-6, 9-7 di Rod Laver Arena, Melbourne, Kamis (25/1) kemarin. Di final, Halep akan ditantang mantan petenis nomor satu dunia Caroline Wozniacki. Petenis Denmark Wozniacki juga maju ke final setelah pada pertandingan semifinal lainnya berhasil menang 6-3, 7-6(2) atas pemain Belgia Elise Mertens. Bagi Halep dan Wozniacky, peringkat dua dunia, final Australia Terbuka 2018 merupakan yang pertama kalinya bagi mereka di turnamen tersebut. ‘’Saya yakin pada diri sendiri. Saya katakan bahwa saya akan terus berusaha mengejar setiap poin dan baru istirahat selesai turnamen ini,’’ kata petenis Rumania itu seusai pertandingan yang melelahkan melawan petenis Jerman Kerber. Keinginan keras Halep untuk meraih gelar grand slam terbukti menjadi kunci dan berhasil memastikan kemenangan setelah pukulan backhand Kerber melewati garis belakang. ‘’Saya sudah mencoba tenang, tapi hari ini saya ibarat naik roller coaster, naik-turun. Jika kita tidak menyerah, maka kita akhirnya akan memenangi pertandingan,’’ katanya. Final tunggal putri Australia Terbuka 2018 antara Halep dan Wozniacky, Sabtu besok, juga menjadi partai penting karena selain untuk meraih trofi grand slam pertama mereka, juga menentukan peringkat nomor satu dunia WTA. Wozniacki pernah 67 pekan menduduki peringkat pertama dunia. Ia menjadi satu-satunya pemain yang meraih lebih dari 25 gelar WTA tetapi belum pernah meraih juara di turnamen grand slam. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

SEMIFINAL - Petenis Denmark Caroline Wozniacki merayakan kemenangannya atas Elise Mertens dari Belgia pada pertandingan Grand Slam Australia Terbuka, Kamis (25/1) kemarin. Di final, Wozniacki akan berhadapan dengan Simona Halep.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Bali Post/rtr

Madrid -

Real Madrid menuju krisis ketika pelatih Zinedine Zidane mengakui dirinya gagal meloloskan timnya ke babak semifinal Copa del Rey (Piala Raja). Real disingkirkan tim kecil Leganes pada pertandingan perempatfinal, Kamis (25/1) kemarin. Real sebenarnya cukup memerlukan hasil imbang saja untuk lolos ke empat besar setelah di laga pertama mengalahkan lawannya 1-0. Tapi pertandingan di Santiago Bernabeu kemarin, pasukan Zidane dipermalukan tamunya 1-2 sehingga Leganes lolos dengan keunggulan gol tandang. Musim lalu, Real tampil superior dengan mengemas rekor 40 laga tak terkalahkan hingga menyapu banyak gelar. Musim ini berbanding terbalik saat sang juara bertahan Liga

Spanyol dan Liga Champions itu menghadapi banyak kegagalan. ‘’Ini merupakan kegagalan. Momen terburuk saya sebagai seorang pelatih,’’ kata Zidane pada konferensi pers. ‘’Saya tidak menyesali apa pun yang saya lakukan di pertandingan ini. Saya bertanggung jawab untuk apa yang saya lakukan.’’ Menang 1-0 dari laga pertama untuk memulai pertandingan malam ini dengan apa yang kami lakukan benarbenar buruk. Untuk itu saya

marah. Saya tidak mengerti apa yang terjadi.’’ Di kompetisi domestik La Liga, prestasi Real juga tidak mengesankan. Real tergelincir ke peringkat keempat di klasemen Liga Spanyol, tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen sekaligus seteru abadi Barcelona. Pada 18 pertandingan di semua kompetisi di Bernabeu musim ini, Real hanya lima kali menang, kalah empat kali, dan imbang lima kali, termasuk saat bermain imbang 2-2 di ajang Piala Raja

melawan tim yang berasal dari divisi ketiga pada putaranputaran sebelumnya. Bagaimanapun, disingkirkan tim yang tidak pernah menang di Bernabeu sepanjang sejarahnya setelah menggenggam keunggulan 1-0 menuju laga kedua merupakan titik rendah terbaru bagi Zidane. Meski mengangkat delapan trofi utama hanya dalam dua tahun, tekanan telah meningkat kepada Zidane untuk memperbaiki peruntungan tim atau mengalami nasib seperti yang dialami para pendahulunya. Pria Prancis ini mengakui musim Real masih dapat diselamatkan saat mereka bertemu Paris St Germain (PSG)

pada 16 besar Liga Champions bulan depan. ‘’Ya, itu sudah jelas,’’ ucapnya ketika ditanyai apakah masa depannya bergantung kepada hasil di Liga Champions. ‘’Saya bertanggung jawab untuk ini, sayalah bosnya. Saya harus menemukan solusi,’’ tegas Zidane yang kini memfokuskan diri menghadapi Valencia di Liga Spanyol, Minggu mendatang. Pada pertandingan kemarin, Real tertinggal lebih dahulu lewat gol Eraso menit ke-41. Karim Benzema menyamakan skor di awal babak kedua lewat sepakan dari jarak dekat. Namun Leganes tak terbendung menuju babak semifinal setelah Gabriel mastikan gol kemenangan menit ke-55. (kmb39/rtr/ant)

Arsenal hanya kalah satu kali dari tujuh pertandingan sebelumnya melawan Chelsea, namun mereka berada di bawah tekanan ketika Hazard membawa tim tamu unggul. Dengan tenang penyerang Belgia itu menaklukkan kiper David Ospina setelah Chelsea membongkar pertahanan tuan rumah. Stadion Emirates terpaku ketika Chelsea menguasai bola namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan setelah menit ke-12 untuk membawa para penggemar kembali bersemangat dan merayakan kebangkitan Arsenal. Tendangan sudut diteruskan oleh Nacho Monreal yang tandukannya membentur kepala Marcos Alonso sebelum menyenggol Rudiger dan membuat kiper Chelsea Willy Caballero tersentak. Chelsea mendapat masalah ketika Willian harus mening-

galkan lapangan dengan cedera otot paha belakang pada menit ke-29. Kepergiannya memberikan kesempatan melakukan debut bagi Ross Barkley. Pergantian pemain ini diikuti dengan pergeseran momentum yang menguntungkan Arsenal. Tuan rumah menyelesaikan babak pertama dengan keunggulan, di mana upaya Mesut Ozil melebar, sebelum mereka berbalik unggul setelah turun minum. Bola operan Lacazette terdefleksi Rudiger menuju jalur pergerakan Xhaka, yang merentangkan kakinya dan menyambar bola melewati Caballero dari jarak dekat. Setelah momen itu Chelsea jarang menciptakan peluang. Sebaliknya Arsenal tetap kokoh di belakang dan tajam saat melakukan serangan balik. Salah satunya didapat Alex Iwobi yang upayanya dari jarak 15 meter dapat digagalkan kaki Caballero. (rtr/ant)

The Gunners Hadapi City di Final

London Arsenal bangkit dari tertinggal satu gol saat melawan seteru lamanya, Chelsea, untuk mencapai final Piala Liga, Kamis (25/1) kemarin. Granit Xhaka mencetak gol penentu kemenangan 2-1 pada laga kedua kemarin yang mengantarkan the Gunners menantang Manchester City di Wembley. Laga pertama semifinal di Stamford Bride berakhir imbang tanpa gol dua pekan silam. The Blues mengambil inisiatif saat Eden Hazard membuka gol pada menit ketujuh di Stadion Emirates. Tuan rumah menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui gol bunuh diri Antonio Rudiger. Gelandang Xhaka berubah menjadi predator 15 menit setelah turun minum untuk melakukan penyelesaian dari jarak dekat. Lini belakang Arsenal tetap solid pada sisa waktu pertand-

Bali Post/rtr

GOL - Pemain Arsenal Arsenal Granit Xhaka mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan semifinal Piala Liga, Kamis (25/1) kemarin. ingan untuk mengamankan kemenangan. Tim asughan Arsene Wenger itu kini menyiapkan final menarik melawan pemuncak klasemen Liga Inggris City pada 25 Februari mendatang.

Van Marwijk Pimpin Socceroos Sydney Bert van Marwijk yang melatih Belanda ke final Piala Dunia 2010, akan menangani Australia pada putaran final turnamen tahun ini di Rusia. Federasi Sepak Bola Australia (FFA) dalam pernyataannya, Kamis (25/1) kemarin, menyatakan pria 65 tahun itu, yang belakangan melatih Arab Saudi, menggantikan Ange Postecoglou. Sebelumnya, Postecoglou mengundurkan diri setelah membawa ‘’the Socceroos’’ melalui dua playoff untuk lolos. ‘’Ini merupakan hasil hebat untuk sepak bola Australia, Bert van Marwijk merupakan (pelatih) kelas dunia,’’ kata Ketua FFA Stephen Lowy dalam pernyataannya. Australia akan melawan Prancis, Denmark, dan Peru pada fase grup pada putaran final yang berlangsung 14 Juni sampai 15 Juli. Ini menjadi penampilan beruntun keempat Socceroos di putaran final Piala Dunia. Tiga dari empat penampilan itu, Socceroos dipimpin oleh pelatih asal Belanda. Pendahulu van Marwijk adalah Guus Hiddink dan Pim Verbeek.

Pencapaian terbaik van Marwijk terjadi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan saat melatih timnas Belanda. Sayangnya tim Oranye yang diperkuat Mark van Bommel ditaklukkan Spanyol di partai puncak. Van Marwijk yang pernah memperkuat Go Ahead Eagles dan AZ Alkmaar saat menjadi pemain, memulai karier pelatihnya di mantan klubnya Fortuna Sittard pada 1998. Saat memimpin Feyenoord, ia berhasil mengantarkan klub Belanda itu menjuarai Piala UEFA 2002. Klub lain yang pernah menikmati kepemimpinannya adalah Borussia Dortmund dan Hamburg (Jerman). Ia juga berhasil mengantarkan Arab Saudi lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 termasuk dengan menyisihkan Australia dalam penyisihan zona Asia. Pendekatannya yang pragmatis dan menjunjung tinggi disiplin membuatnya bisa bertahan selama dua tahun. Meski Arab Saudi lolos ke putaran final, van Marwijk kesulitan memperpanjang kontraknya hingga berpisah dengan tim itu pada September lalu. (kmb39/afp/ant)

Kedua tim bertemu untuk kelima kalinya musim ini dan situasi familiar itu menimbulkan derajat kekerasan tertentu, sebagaimana sejumlah tekel keras sudah diterapkan sejak fase awal laga.


olah raga

16

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

TdI 2018

Dylan Page Menangi Adu Sprint Etape Pembuka Ngawi (Bali Post) -

Pembalap asal Swiss Dylan Page menjuarai etape pertama kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) 2018 yang mengambil start dari Candi Prambanan, Yogyakarta, dan finis di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur, Kamis (25/1) kemarin dengan jarak tempuh 127,4 km.

Bali Post/dok

balap SEPEDA - Ajang balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen di Banyuwangi.

Kebagian Etape Tiga, Banyuwangi Siapkan Tanjakan Gumitir

Banyuwangi (Bali Post) Ajang balap sepeda Tour de Indonesia (TdI) 2018, salah satu rutenya akan melintasi Banyuwangi. Kabupaten tetangga Bali ini menawarkan jalur tanjakan pegunungan Gumitir yang menantang dan membentang dari perbatasan Jember-Banyuwangi. Tim TdI akan melintasi Banyuwangi pada etape ketiga, Sabtu (27/1). Selanjutnya akan menyeberang ke Bali untuk melanjutkan etape keempat, Minggu (28/1) pagi. Tanjakan Gumitir tak hanya dikenal terjal, namun berkelok. Kondisi ini akan menjadi tantangan terberat dalam etape yang dimulai dari Kabupaten Probolinggo tersebut. ‘’Kalau Banyuwangi, jalur yang paling menantang adalah pegunungan Gumitir. Ini menjadi tantangan terberat ketika etape ketiga di Banyuwangi,’’ kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi Wawan Yadmadi, Kamis (25/1) kemarin. Menurutnya, pada etape ketiga, para pembalap akan menempuh jarak 200 kilometer. Finis di Alun-alun Blambangan, Banyuwangi. ‘’Kalau jalur setelah pegunungan Gumitir relatif landai,’’ jelasnya. Di Banyuwangi, katanya, para pembalap akan disambut dengan Gandrung, tarian khas kabupaten ujung timur Jawa ini. Malamnya, mereka akan dijamu makan malam di Pendopo, Banyuwangi. Keesokan harinya, para pembalap akan melanjutkan perjalanan dari Pendopo menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang ke Gilimanuk. Setelah itu, melanjutkan etape keempat Gilimanuk-Denpasar. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi mendapatkan kehormatan menjadi daerah yang tidak hanya dilalui TdI 2018, namun menjadi lokasi finis lomba balap sepeda nasional ini. Apalagi Tour de Indonesia kali ini naik level menjadi kompetisi balap sepeda 2.1. Artinya diselenggarakan secara multi-etape, hanya bisa diikuti oleh tim kontinental dan tim nasional. ‘’Kami akan menyambut para pembalap dengan berbagai atraksi budaya yang menarik sebagai promosi seni dan budaya daerah,’’ ujar Anas. Pihaknya juga berpengalaman menggelar ajang balap sepeda berkelas dunia Tour de Banyuwangi Ijen dengan level 2.2. Sehingga persiapan menyambut para pembalap dipastikan berjalan mulus. Khususnya, kondisi jalan raya yang akan dilalui. TdI 2018 dengan total jarak 650 kilometer diramaikan oleh 15 tim, 11 di antaranya merupakan tim asing. Empat tim nasional yang berlaga masing-masing KFC Cycling, PGN Road Cycling Team, ACC Cycling, dan Timnas Indonesia. Sedangkan 11 tim asing, masing-masing Team Sapura Cycling, Terengganu Cycling, 7-Eleven Team, Thailand Continental Cycling Team, Aisan Cycling Team, Interpro Stradalli, St. George Continental Cycling Team, Java Partizan, Timnas Malaysia, Timnas Eritrea, dan Timnas Mongolia. (udi)

Bali Post/ant

PEMENANG - Juara etape pertama pembalap Team Sapura Cycling Malaysia Dylan Page (tengah) bersama pemenang kedua Projo Waseso dari Timnas Indonesia (kiri) dan pemenang ketiga Abdul Gani dari KFC Cycling Team berfoto bersama di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur, Kamis (25/1) kemarin. Dylan Page menjadi yang tercepat dengan catatan waktu dua jam 42 menit empat detik pada etape pertama yang start dari Candi Prambanan, Yogyakarta dan finis di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur sejauh 127,4 km.

Salah satu pembalap andalan Team Sapura Cycling Malaysia ini menjadi yang tercepat setelah menang adu sprint dengan dua pembalap asal Indonesia yaitu Projo Waseso yang memperkuat timnas dan Abdul Gani dari KFC Cycling Team dengan catatan waktu 02:42:04. Dengan kemenangan ini Dylan Page berhak menyandang Purple Jersey atau menjadi pimpinan klasemen umum hingga etape pertama. Sedangkan Projo Waseso menjadi pembalap Indonesia tercepat dan berhak menyandang Kayas Jersey (Kostum Merah Muda). ‘’Tinggal sedikit lagi sebenarnya. Sebetulnya bisa, tapi 50 meter jelang finis saya tertahan pembalap Aisan dan nyaris salah jalur. Tapi saya bisa kembali dan masih berada di rombongan depan,’’ kata Projo Waseso usai balapan. Menyodoknya pembalap Indonesia di etape pertama ini sudah diprediksi oleh pelatih timnas Ferinanto. Kondisi tersebut didasarkan kemampuan pembalap Indonesia yang dimiliki saat ini

Putra Tresna Tantang Sante Mante di Final Piala Danrem

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna Denpasar menantang Sante Mante pada babak final turnamen usia 41 tahun ke atas, memperebutkan Piala Danrem 163/Wirasatya, Minggu (28/1) lusa. Sementara Pesanku Kuta melawan Dalung United, guna memperebutkan juara III, Sabtu (27/1) besok. Putra Tresna melenggang ke laga pamungkas pascamencukur lawannya Pesanku Kuta dengan skor 4-0 di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Kamis (25/1) kemarin. Gol pembuka kemenangan Putra Tresna hasil bidikan

Sugiarto, ketika pertandingan yang dipimpin wasit H. Sutopo baru bergulir semenit. Pemain Putra Tresna Anang Arifin menggandakan kemenangan di menit ke-34, setelah tendangannya yang mengarah ke gawang gagal diantisipasi kiper Pesanku Ardiasa. Sampai turun minum, Pesanku unggul 2-0. Pada paruh kedua, Pesanku menarik kipernya Ardiasa digantkan Sukana. Namun, pergantian penjaga gawang juga tak mampu meningkatkan performa tim. Terbukti, bomber Putra Tresna Komang Sudarsana mampu memborong dua bu-

Bali Post/ant

Bali Post/022

Tabanan Belum Miliki Korwil IMI Denpasar (Bali Post) Tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 Tabanan hingga kini belum membentuk Koordinator Wilayah (Korwil), padahal seluruh kabupaten dan kota se-Bali sudah memiliki sebagai pengganti Ketua Umum Pengkab atau Pengkot IMI. Oleh sebab itu, secepatnya diminta membentuk Korwil IMI Tabanan, mengingat di Tabanan juga terdapat klub otomotif. Ketua Harian Pengprov IMI Bali Tony Susiartono, di Denpasar, Kamis (25/1) kemarin menjelaskan, seluruh korwil IMI se-Bali diminta membuat laporan kegiatan setahun di ajang Rakerprov IMI Bali di Denpasar, Sabtu (27/1) besok. ‘’Selama ini, kegiatan otomotif di Tabanan langsung berkoordinasi dengan Pengprov IMI Bali,’’ jelasnya. Dikemukakan, agenda rakerprov membahas kalender kegiatan otomotif selama 2018 termasuk melibatkan klub anggota IMI Bali. ‘’IMI Bali mempunyai 64 klub anggota, dan kami telah menghubungi 52 anggota, sedangkan sisanya 12 anggota belum terlacak keberadaannya. Tiap klub IMI harus memiliki minimal 15 anggota,’’ terang Tony. Dia menyebutkan, agenda terdekat adalah kejurnas grasstrack seri I, Region 3 (Bali, NTB, NTT) di Sirkuit Wahana Bali Adrenaline, Sidakarya, 3-4 Februari nanti. Selanjutnya, tuan rumah seri kejurnas balap motor jalan raya (road-race). ‘’Sejauh ini, kami belum memiliki sirkuit permanen. Untuk itu, kami berniat menjajaki alternatifnya lahan parkir, di Badung Selatan (Jimbaran), Mengwi, dan kantor Bupati Jembrana. Bahkan Pekutatan Jembrana, dipakai kejuaraan adventure off-road,’’ jelas Tony. Agenda lainnya, kata Tony, Bali tuan rumah reli wisata, termasuk bakal digelar Reli Wisata Jaya–Bali, yang mengambil rute start dari Banten dan finis di Bali. ‘’Pengprov IMI daerah yang dilintasi jalur Jaya-Bali, otomatis menjadi tuan rumah,’’ tuturnya. Sementara itu, Humas IMI Bali Gede Gordon Sukarna mengemukakan, bagi anggota baru bisa langsung kontak ke PP IMI via online. Ia mengimbau klub otomotif juga berkewajiban melaporakan agenda kegiatannya, sebab bisa dipakai pengajuan dana ke pemerintah. (022)

Jakarta (Bali Post) Nomor tunggal putri Indonesia harus menelan pil pahit di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018 usai tak ada satu pun wakil Indonesia tersisa untuk melaju ke perempatfinal. Fitriani, yang menjadi harapan satu-satunya untuk menjaga asa tunggal putri di turnamen grade II level 4 (Super 500) ini, harus menerima kenyataan terhenti di putaran kedua yang dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (25/1) kemarin. Menghadapi peringkat kelima yang didapuk menjadi unggulan empat turnamen,

Ratchanok Intanon (Thailand), Fitriani harus menerima kenyataan terhenti di fase ini usai perjuangan selama 40 menit berkesudahan 17-21, 16-21. Fitriani sebenarnya bisa mengimbangi permainan Intanon di game pembuka, bahkan menempel ketat dan melampaui poin juara dunia 2013 ini 11-9 dan 14-12. Namun, permainan Intanon yang lebih matang mampu menyudahi permainan apik Fitriani di game pembuka. Kemenangan di game pembuka membuat Intanon langsung unggul di game kedua. Kendati Fitriani mampu menyamakan keudukan 4-4, wakil

Hadapi FC Tokyo, Bhayangkara FC Janjikan Perlawanan Maksimal

Jakarta (Bali Post) Juara Liga 1 Bhayangkara FC akan berusaha tampil maksimal saat menjalani pertandingan persahabatan melawan klub peserta J1League, FC Tokyo, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Sabtu besok. Hal tersebut diungkapkan Kapten Bhayangkara FC Indra Kahfi Ardhiyaksa di Lapangan Futsal Cilandak Town Square, Jakarta, Kamis (25/1) kemarin. ‘’Meskipun ini adalah laga ekshibisi dalam rangka memperingati 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang, kami tetap memberikan perlawanan yang maksimal kepada FC Tokyo,’’ ujar Indra Kahfi Ardhiyaksa. Indra mengaku belum mengetahui gaya permainan klub peserta J1-League tersebut. Namun, para pemain klub asal Jepang memiliki postur tubuh yang tak jauh

tir gol, yang diciptakan pada menit ke-43 dan 57 dalam laga berdurasi 2 x 4 menit tersebut. Putra Tresna diperkuat Ketut Suardana Lenju Putra dan Sujana. Sedangkan di kubu Pesanku bermaterikan Made Pasek Wijaya, Ketut Cenik Ari Arsana, Eko Harianto, dan IGN Ketut Tiksena. Pemilik Putra Tresna IGAN Anom Jaksa Saputra mengakui final ideal mempertemukan Putra Tresna melawan Sante Mante. Hanya, menurutnya, materi pemain Sante Mante lebih berkualitas dan usianya lebih muda. (022)

Bali Post/wan

KE FINAL - Pesepak bola Putra Tresna mengauasi bola saat mengalahkan lawannya Pesanku Kuta dengan skor 4-0 pada semifinal Turnamen Piala Danrem 163/ Wirasatya, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Kamis (25/1) kemarin. Di final, Putra Tresna menantang Sante Mante, Minggu (28/1) lusa.

Tunggal Putri Indonesia Tak Tersisa

PUTARAN KEDUA - Tunggal putri Indonesia Fitriani harus mengakui keunggulan Ratchanok Intanon (Thailand) 17-21, 16-21 pada putaran kedua turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2018, Kamis (25/1) kemarin. Indonesia meloloskan delapan wakil di perempatfinal, namun tak satu pun di antara mereka melaju ke babak selanjutnya dari nomor tunggal putri.

TERDEKAT — Agenda terdekat IMI Bali, yakni menjadi tuan rumah Kejurnas Grasstrack Seri I, Regiaon 3 (Bali, NTB, NTT), di Sirkuit Wahana Bali Adrenaline, Sidakarya, 3-4 Februari mendatang.

yaitu mampu bersaing dengan pembalap asing. Balapan etape pertama memang berlangsung dengan ketat sejak dilepas di Candi Prambanan. Selama balapan terdapat tiga titik sprint yang pertama di Taman Sriwedari Solo dan yang tercepat adalah Robin Manullang dari PGN Cycling Team. Untuk titik sprint kedua di depan Kantor Bupati Sragen giliran pembalap Terengganu Cycling Team Malaysia Nur Amirul Fakhruddin dan untuk titik sprint terakhir direbut oleh pebalap asal St George Continental Cycling Team, Mathew Zenovich. Dengan bergantinya pembalap tercepat dititik sprint dan finis menunjukkan jika balapan etape pertama ini didominasi pembalap yang mempunyai spesialisasi sprint. Tidak hanya pembalap asing, pembalap tuan rumah Indonesia juga mampu bersaing dibarisan terdepan. ‘’Hasil yang cukup bagus. Sebenarnya peluang untuk ke depan memang ada. Tapi semua melihat, persaingan cukup ketat dan pembalap kami sempat bersenggolan dengan pembalap lain jelas finis,’’ kata Sport Director KFC Cycling Team, Parno, saat dikonfimasi. Setelah menyelesaikan etape pertama, pembalap yang finis bakal menjalani etape kedua dari Madiun menuju Mojokerto dengan jarak 117,5 km. Balapan etape dua ini akan melalui lintasan yang tidak jauh beda dengan etape pertama. Dengan demikian pembalap dengan spesialisasi sprint bakal kembali berjaya. (ant)

berbeda dengan pemain Indonesia. ‘’Namun stamina mereka sepertinya cukup kuat untuk bermain selama 90 menit,’’ katanya. Sementara itu, Pelatih Bhayangkara U-19 Charis Yulianto mengaku antusias bahwa timnya diberikan kesempatan untuk melawan klub perwakilan J League tersebut. ‘’Kita akan bermain secara maksimal tentunya saat melawan tim asal Jepang itu. Secara bobot pertandingan kita harus akui bahwa J1-League lebih bagus dari liga kita,’’ katanya. Pada 27Januari 2018 akan diselenggarakan pertandingan sepak bola persahabatan Jepang-Indonesia antara FC Tokyo dan Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan. Pertandingan persahabatan kali ini merupakan bagian dari proyek J-League Asia Challenge 2018 in Indonesia. (ant)

Thailand ini mampu kembali unggul 9-4 dan 10-5. Fitriani tak tinggal diam, dia berusaha mengejar ketertinggalan dan mampu memperkecil ketertinggalan menjadi hanya dua angka 8-10, 11-13 dan 1315. Tetapi usaha itu tak cukup membendung Intanon memperoleh kemenangan. ‘’Walau kalah, pertandingan hari ini saya lumayan puas. Tapi masih banyak kesalahan sendiri, mati-mati sendiri, masih banyak salah buang. Selain itu pukulan Ratchanok juga sudah lebih matang,’’ kata Fitriani. Sementara itu, Intanon mengaku sempat merasa tertekan, karena Fitriani mendapatkan banyak dukungan dari penonton yang hadir di Istora sehingga dirinya sering melepas kesempatan mencetak angka. ‘’Saya merasa tak bermain cukup baik karena tegang. Selain itu, dia punya pertahanan yang baik dan lebih percaya diri dibandingkan terakhir kami bertemu,’’ ucap Intanon. Unggulan lainnya juga melaju ke putaran ketiga. Unggulan pertama Tai Tzu Ying dari Taiwan menghentikan rekan senegaranya Lee Chia Hsin 21-14, 21-13. Unggulan kedua Pusarla V. Sindhu (India) menang dua game langsung

atas Goh Jin Wei (Malaysia) 21-12, 21-9. Sementara unggulan ketiga Carolina Marin (Spanyol) menang atas Line Hojmark Kjaersfeldt (Denmark) 21-10, 21-15. Kemenangan juga dibukukan unggulan kelima dari Korea Selatan Sung Ji Hyun, Nozomi Okuhara (Jepang/6) serta He Bingjiao (Tiongkok/8). Ganda Putri Ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta untuk kedua kali menumbangkan juara dunia 2017 asal Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yifan. Della/Rizki menaklukkan raksasa ganda putri asal Negeri Tirai Bambu itu dalam pertarungan putaran dua yang berkesudahan 21-15, 21-11. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang kedua kali didapatkan duet Indonesia, setelah pada pertemuan pertama di Denmark Terbuka Super Series Premier 2017, Della/ Rizki menang atas Chen/Jia dengan skor 21-23, 21-18, 21-10. Dengan dua kali bertemu, Della/Rizki mengaku sudah paham dengan pola main duet Tiongkok tersebut sejak pertemuan pertama mereka di Denmark. Mengingat lawan mereka merupakan juara dunia dan juga peringkat satu dunia,

Della/Rizki tak menyangka mereka memenangkan pertandingan dengan poin yang cukup jauh. ‘’Kami juga tak menyangka poinnya bisa jauh. Mereka sepertinya tidak bisa keluar dari tekanan. Awal pertama servis itu memang kami harus ‘pegang’ dulu, tidak boleh lepas. Kalau sudah reli, kuat-kuatan saja dan konsisten,’’ ujar Della. Sementara itu, Chen/Jia mengaku tak tampil dalam performa terbaik mereka sehingga mereka kembali harus menyerah dari Rizki/Della untuk yang kedua kalinya. ‘’Kami tak bisa mengeluarkan permainan kami, tidak tampil seratus persen, dengan kondisi lapangan yang seperti ini. Lawan memang bagus, semoga kami bisa menang di pertemuan selanjutnya,’’ tutur Chen di lokasi yang sama. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyusul Rizki/ Della ke babak perempatfinal usai mengalahkan junior mereka, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dengan skor 21-11, 21-16. Sayangnya pasangan muda Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto dihadang Lee So Hee/Shin Seung Chan, unggulan kelima dari Korea, dengan skor 12-21, 1321. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dbthkn 2hair dresser& 2stylist Prmpuan u/salon di Dps brminat silakan WA ke 081906374770

LOWONGAN !Dcr Guru untuk di Dalung Hub:089519974851 / 0817350308

B.BP.166.01.18.0001236

Dcr Sgr Staff Engineering, Reception, Marketing u/Villa Sanur bs Bhs Inggris,T.085100048580

B.BP.004.01.18.0000883

B.BP.001.01.18.0001140

Dcr Bar Manager,Bar Staff,Host /Hostess,Cashier,Cooks,Waiter/ ess,Stewards,Jl.Arjuna Legian Krm CV:info@hoipolloibali.com

Dcr Teknisi,Sales,Spv,Adm Gdg, Gj+Bns+Komisi+BPJS.Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7, Dps

B.BP.821.01.18.0001232

B.BP.166.01.18.0001235

!Job Australia Resmi Perkebunan Hub.Whatsapp 08563925015

B.BP.166.01.18.0001234

BPR Pande Artha Dewata Membutuhkan Tenaga:AO, Kepala Kas dan Accounting Mohon Lamaran ditujukan ke Jl Diponogoro No.162 Denpasar. Syarat Pendidikan Minimal D1

Dicari sopir serabutan u/Catering, bujang, H.081246585097

Dcr sopir pariwisata good English Tlp/Sms:082144392823

Dicari Sgr Admin, Bs Akuntansi Hubungi:081338572216

Dicari Tukang Masak untuk Villa, Gaji Memuaskan Hubungi.081337275888

Dicari Sopir Serabutan Hub: 081216793815

B.BP.004.01.18.0001194

B.BP.001.01.18.0001213

B.BP.001.01.18.0001047

BIRO JASA

INTERIOR

SERVICE AC

BALI WANGI

RADITYA JAYA

OKA

WC

TEKNIK

BIRO JASA

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

C.0000983-SRV C.0001383-SRV

AC

Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC

BERGARANSI 6 BULAN

BIRO JASA

Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah

081999940833, 081999940819 C.0000736-INT

BIRO JASA

RUPA-RUPA

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Elit,LT.5,4A,2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201

ARSITEKTUR YogaDesain&Kntktor:Gambar Kerja, IMB+Urus Ijin, 081338146376

B.BP.001.01.18.0001114

B.BP.001.01.18.0001200

Agya 2016 Silver,Matic,Samsat Baru,KM 99.000 HP:081249063444

Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik,2.Supir SIM B1.Hub:T.Umar 142 DPS

B.BP.001.01.18.0001147

Avanza G Th’2010 AsDK Matic 105Jt Tgn1 Hub.081238116467

DIJUAL MOBIL

6,8A Jl. Sulatri Kesiman @465Jt 100Mt Gatsu Timur/081239999747 B.BP.001.01.18.0001231

Dijl Tnh Ls.7,8 Are Akasia XV. Jl Masuk 5 Mtr.Hp:085100854585

B.BP.141.01.18.0001223

Dijual Tanah Perumahan 2,73 HA HONDA SUZUKI Dsn.Penyalin Tabanan,5 Mnt dr CRV’2008 Hitam Manual asli Bali X-Over’2010 New Model Putih Mulus Trwt,murah,085737180911 Vlk 18, Hub.08123968148 Pribadi Polsek kota Tbn,Hub:0811394850 B.BP.001.01.18.0001238

B.BP.164.01.18.0001227

HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR

KAR BISA TUBAH M TA

PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN

0,3%

DP RINGAN

Mobilio

READYK STOC

HUB. SALES

PUTU AGUS DHARMA

All new CRV

HR-V *Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63

ANTI BUNTU AHLINYA MELANCARKAN

WC MAMPET SALURAN AIR, WASTAVEL DLL TANPA BONGKAR Garansi

�

BALI WANGI

C.0000620-SRV

WA. 085237466203

JASA KURAS

LIMBAH

MELAYANI MAMPET SERVICE BERGARANSI

C.0000707-BRJ

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

BIRO JASA

PRO TEKNIK 0877 6129 5235

BUNTU AC 50rb RAJA WC

SALON

RUPA-RUPA

CUCI 081 238 450 210

KULKAS ansi FRIZER Bergar CHILLER

0821 4689 3375 0819 9907 4576 C.0001033-SRV

ATASI :

C.0000620-brj

C.0000972-BRJ

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001052-SRV

BIRO JASA

PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0000582-SLN

ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN � PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA

WC

GARANSI

� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK

� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH

TOUR

KURSUS

AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet, ATASI:

DEWATA JAYA TEKNIK

Garansi 1 bulan

081 338 013 066

SERVICE Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah

081246730700, 081999043890

Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL

081337666135 082359392760 C.0001228-BRJ

BENGKEL LAS Free

RAJA SUMBAT

n

Desig

Money Back Guarantee �

BIRO JASA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl C.0000599 -BKL

FOTOCOPY

WC GARANSI

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081 338 633 936

C.0001172-BRJ

SPA

DIJUAL MOBIL ASTRA DAIHATSU Grand Max PU DP 5 jt

TERIOS DP 30 JT

AYLA

DP 12 JT Xenia DP 13 jt Sigra DP 16 jt Bunga 0,3% Discount Gede Tenor s/d 8 th

081338263971 / 081805587866 C.0000510-MBL-1

B.BP.001.01.18.0001048

- KONSTRUKSI BAJA, - PINTU BESI HARMONIKA - PINTU BESI GRANT - ROLLING DOOR - KUSEN ALUMINIUM - ATAP TWINLITE

JL. PULAU BACAN 27 TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000045-BKL

B.BP.001.01.18.0001032

B.BP.001.01.18.0000694

B.BP.001.01.18.0001221

DIJUAL VILLA Rm Semivila 2Lt+Base,5Ktd,5Kmd KrbokanKaja @1,6M/081239999747

B.BP.001.01.18.0001230

B.BP.001.01.18.0001207

B.BP.001.01.18.0001093

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

Puji Syukur Atas Terkabulnya DISEWAKAN GEDUNG Doa Novena 3xSalam Maria *Gama Dikontrakan Gedung+Gudang B.BP.001.01.18.0000914 Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan KEHILANGAN LT/LB 3500/3900m2,08123812222 B.BP.153.01.18.0001229 BPKB No.884651-O A/N I Wayan Ubung.Honda /085737606535 DIJUAL RUKO B.BP.163.01.18.0001193 Djl Mrh Ruko 4Lt Jl.Diponegoro Hub.081999110707,087860605958 Ruko Kertha Wijaya A1/Buluh Indah 26C Dps, 085100867168

DIJUAL TANAH Tnh 7,7A pgr jl Raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

Prushan Consumer Good,Salesman executive, Jln.Tunjung Danu 3 Gatsu Timur,Telp 0361-464286

Kav.Mekar Kepaon Blok E.Pering Gianyar 2000m2.Hub.08123811103

Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460

C.0001237-MBL

082 236 620 990 081 939 797 598

WC

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

Interior & Furniture Melayani :

C.0001167-BRJ

MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT CHELEER FREZEER

LIMBAH

0877 6129 5235 081 238 450 210

TEL.085100404827

M. CUCI KULKAS

JASA KURAS MELAYANI MAMPET BERGARANSI

B.BP.001.01.18.0001218

B.BP.001.01.18.0000460

B.BP.001.01.18.0000921

B.BP.001.01.18.0001103

HONDA

Cuci Gudang Beat 900Rb,Vario 110 1Jt (Bayu:082144036768)

B.BP.001.01.18.0001203

B.BP.001.01.18.0001163

Hotel Reservations Personnel needed in Jimbaran-Bali.Very Well Spoken And Written English is a must.Experience Work ing in the hospitality Industry is a plus.Please send Cover letter and CV to hr@lotus-hotel.com

B.BP.001.01.18.0001208

B.BP.154.01.18.0001220

B.BP.001.01.18.0001204

Prshn Villa & Spa Di Ubud Mbthkan Accounting.HB:081353385848

B.BP.001.01.18.0001202

Dicari Accounting,Lulusan S1, PT.Karya Kalasan. Jl .Batukaru 78 Tuakilang Tabanan Hub.03618940710/081999133299

Dcr Pattern Maker Kids Garment B.BP.004.01.18.0001116 B.BP.001.01.18.0001217 (Tkng Patrun Baju Anak) Exp Min Dicari Tamatan STM Bangunan Cr Karyawati Min.SMK multimedia 3th Bw Lamaran ke Jl.Semer 23X Untuk Drafter & S1 Sipil untuk Usia Max.23Th H.081338251999 sblh Maybank Krbkan 0361739280 Estimator.Hubungi:0361-466055

SERVICE

B.BP.145.01.18.0001214

B.BP.001.01.18.0000315

Butuh!Staf Vila wanita diSanur ada mes! Hub.085102077800! Cepat

Vios Matic 2008 Silver Metalic Jln. Kemuda 28 Tonja Dps Utara HP:081332868641/08123811856

Looking For Staff Cook Helper, B.BP.004.01.18.0001064 Experience 1 Year.Sent CV to: Dcr Sales,Gaji+Bonus, Jl.Tukad warungdua88x@gmail.com/8475139 Badung Gg.18 No30/081338782921 B.BP.001.01.18.0001190 B.BP.001.01.18.0001212 Markting Pglm 2Th 089638338583 Dibutuhkan Tukang masak 2org& /E:info@alamtirtaoutbound.com Karywti 1org. Hub 089619294273 B.BP.001.01.18.0000912 B.BP.004.01.18.0001215 Penerbit Nasional Cr Marketing Dicari Guru TK, Lulusan PGTK Wil:Dps,Klk, Buleleng min D3 Hub:087861242506 Jl.Cargo Indah No.8 T.9075695, B.BP.001.01.18.0001201 Dicr Sopir Max 35Th SIM A Umum Email: yudhistiradps@yahoo.com

Restau Kerobokan,Tkg Bakery/ Pastry,Tnp pnglaman dilatih Dg Cara Profesional,087861378730 Dcr Admin, D3Akunt,Karyawan/ti, Security,Sopir.H:081999251555/ Email ke:hrd.ch17@gmail.com

B.BP.141.01.18.0001224

B.BP.001.01.18.0001092

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOTOR

TOYOTA

*Harrier 2.4 Th’2008* *Jazz RS Th’2011 Putih AsDK* *Hub.0361-464168/081999315168*

B.BP.004.01.18.0001248

B.BP.101.01.18.0001225

HB:085100480049. Jl.Apit Telaga No.12/16 Banjar Batur Peguyangan Dps Utara

B.BP.001.01.18.0001146

Bukit Pandawa Golf Looking For Junior Accountant,Bachelor Degree in Accounting,min 2 yrs experience & able to joint immediately,completed CV to byboesono@gmail.com cc mwiriani@baliragawisata.com

Dcr Waitress Berpnmpilan Ramah u/Resto,Gj Mnarik,087775559991

B.BP.141.01.18.0001219

B.BP.004.01.18.0001209

B.BP.001.01.18.0001035

!Dcr Security u/Cargo Jl.Muding Mundeh Krbkn H:081338781418

Dcr:Akunting,D3 Akutansi, Max 27 Th QBE General Insurance Pertokoan Sudirman Agung B12 Dps.Up:08991919130 (Adit)

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.01.18.0001222

B.BP.001.01.18.0001233

BIRO JASA Sy Punya Brevet A/B siap Bantu Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn PjkBln Thn/SPT Tahunan Hp.082146461910 B.BP.001.01.18.0000356

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair, BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139 B.BP.164.01.18.0001226

Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll,H.Anis 081236805370 Gransi B.BP.001.01.18.0001191

Hilang BPKB NO.106616786-O DK 7790 US An. I Nyoman Endrayasa

B.BP.001.01.18.0001199

Hilang BPKB No.J01312082-O DK 2471 UU An.I Wayan Mustika.

B.BP.001.01.18.0001196

Hlg BPKB No:A2866785-0 DK 8247 QW AN:I Made Putu Sarjana

B.BP.001.01.18.0001216


EKONOMI

18

2018, Pupuk Kaltim Salurkan 43.010 Ton Pupuk Bersubsidi di Bali Denpasar (Bali Post) Berdasarkan SK Dinas Pertanian Provinsi Bali, tahun 2018 Pupuk Kaltim menyalurkan 43.010 ton pupuk urea bersubsidi. Kuota pupuk urea ini lebih tinggi dari tahun 2017 sebanyak 37.138 ton. Manajer Pemasaran PSO I Pupuk Kaltim Muhammad Yusri mengatakan, 43.010 ton merupakan alokasi awal. Alokasi tersebut bisa berubah yaitu bisa berkurang atau bertambah tergantung kebutuhan di lapangan. Peningkatan alokasi tersebut karena kemungkinan ada peningkatan luas tanam. Perusahaan pupuk di bawah Pupuk Indonesia ini memiliki 7 distributor dan 170 pengecer di Bali. Dari alokasi pupuk tahun ini, pihaknya menurunkan dalam bentuk surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk antara produsen dengan distributor. Demikian juga SPJB antara distributor dengan pengecer. Pupuk Urea tahun

ini terbanyak disalurkan di Kabupaten Tabanan. Selama ini kekurangan pupuk, keterlambatan kedatangan pupuk bersubsidi di Bali terkadang dialami petani. Menurutnya, karena petani tidak semuanya berhak mendapatkan pupuk bersubsidi. ‘’Kekurangan pupuk bisa saja karena petani yang menyuarakan itu belum tentu berhak mendapatkan pupuk bersubsisi, karena pupuk bersubsidi ada aturan dan ketentuannya,’’ tandasnya. Pupuk bersubsidi hanya bisa diperoleh oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani dan memiliki RDKK

(rencana definitif kebutuhan kelompok tani). ‘’Walaupun demikian terkadang ada permasalahan di lapangan keterlambatan penebusan. Tapi selama 2017 di Bali relatif aman dan terkendali dalam penyaluran pupuk,’’ pungkasnya. Diakui, tahun ini pihaknya telah melakukan pengadaan sesuai kebutuhan. Pupuk Kaltim memiliki stok pupuk urea 5.500 yang diperkirakan cukup untuk kebutuhan 1,5 bulan ke depan. Pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap distributor dan pengecer agar memiliki stok. ‘’Artinya pada saat petani membutuhkan, agar tersedia di kios,’’ imbuhnya. (kmb42)

Garuda Tambah Penerbangan Beijing-Denpasar Beijing – Maskapai Garuda Indonesia berencana menambah jadwal penerbangan dari Beijing ke Denpasar untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan asal Cina ke berbagai objek wisata di wilayah Indonesia Timur. ‘’Mulai April 2018, kami akan menerbangi rute BeijingDenpasar setiap hari,’’ kata General Manager Garuda Indonesia Cabang Beijing Hans Hanliono, Kamis (25/1) kemarin. Sampai saat ini maskapai penerbangan pelat merah tersebut menerbangi rute Beijing-Denpasar lima kali sepekan, setiap Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Garuda tujuan Denpasar setiap hari Jumat bertolak dari terminal 2 Beijing Internasional Capital (Shoudu Beijing Jichang) pukul 06.20 waktu setempat, serta Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu

pukul 06.30. Untuk menerbangi rute tersebut, Garuda menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 777-300ER yang mampu menampung sekitar 360 penumpang. Maskapai akan menambah frekuensi penerbangan dari Beijing ke Denpasar untuk mendukung upaya pemerintah mencapai target kunjungan tiga juta wisatawan asal Cina ke berbagai objek wisata di Indonesia. Tahun lalu, target kunjungan dua juta wisatawan asal Cina meleset karena Bali terdampak letusan Gunung Agung, yang mengakibatkan penutupan sementara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. ‘’Kami kehilangan sekitar 90 ribu penumpang selama periode Oktober-Desember 2017 karena dampak letusan Gunung Agung,’’ kata Hans. Meski demikian, jumlah penumpang yang diangkut Garuda dari Cina

ke Indonesia meningkat dari 770.444 orang pada 2016 menjadi 887.389 orang pada 2017. Selain dari Beijing, Garuda juga mengoperasikan penerbangan ke Denpasar dari Shanghai, yang mulai April 2018 frekuensinya ditambah dari tiga kali per pekan menjadi setiap hari. Garuda juga melayani penumpang empat kali dalam sepekan di rute Beijing-Jakarta dan Chengdu-Denpasar, tiga kali sepekan di rute ZhengzhouDenpasar, dua kali sepekan di rute Xi’an-Denpasar, dan sekali sepekan di rute Shenyang-Denpasar dan Kunming-Denpasar. Sampai saat ini Garuda setiap hari menerbangi rute Shanghai-Jakarta, GuangzhouJakarta, Guangzhou-Denpasar, dan Hongkong-Denpasar. Sementara penerbangan Hongkong-Jakarta ada dua kali dalam sehari, pukul 09.00 dan 17.00 waktu setempat. (ant)

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (25/1) sore, bergerak menguat sebesar 52 poin menjadi 13.262 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.314 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakatra, Kamis kemarin, mengatakan dolar Amerika Serikat masih berada di bawah tekanan terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah karena kebijakan proteksionisme Presiden Amerika Serikat Donald Trump yakni America First. ‘’Kebijakan America First bersifat protektif, kebijakan itu termasuk potensi penarikan diri dari kesepakatan North America Free Trade Agreement dan menolak kesepakatan perubahan iklim,’’ katanya. Ia menambahkan, pelemahan dolar Amerika Serikat juga dipicu pernyataan Menteri

Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin, pelemahan dolar Amerika Serikat berimbas positif untuk perdagangan Amerika Serikat ke depannya. Pernyataan itu menunjukkan pemerintahan Trump lebih menyukai penyusutan dolar Amerika Serikat lebih lanjut. Analyst Valbury Asia Futures, Lukman Leong, menambahkan ruang pertumbuhan PDB Indonesia pada 2018 ini yang cukup terbuka mendorong rupiah kembali terapresiasi terhadap dolar AS. ‘’Kondisi makro ekonomi dan sistem keuangan yang terkendali mendukung momentum pertumbuhan ekonomi sehingga aset berdenominasi rupiah diminati pelaku pasar,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia, Kamis (25/1), mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.290 dibandingkan posisi sebelumnya 13.321 per dolar Amerika Serikat. (ant)

2018, Pasar Modal Diprediksi Tumbuh

Denpasar (Bali Post) Tahun 2018, pasar modal diprediksi akan tumbuh. Karena kecenderungan suku bunga tabungan dan deposito nilainya semakin kecil. Dengan fondasi ekonomi Indonesia yang semakin bagus, target inflasi nasional menurun menjadi 3,5 persen plus minus satu, akan semakin memberi peluang pasar modal untuk berkembang. Rektor Undiknas Prof. Sri Darma mengatakan, pemerintah berupaya menekan suku bunga kredit menjadi single digit agar roda ekonomi berputar. Apalagi tahun 2018 yang merupakan tahun politik, akan semakin membuat ekonomi berputar. ‘’Ada beberapa lembaga jasa keuangan. Yaitu perbankan, asuransi, multifinance dan pasar modal. Dari ketiga Layanan Jasa Keuangan (LJK) yaitu perbankan, asuransi, multifinance akan stagnan dan bungnya semakin turun mendekati nol. Sekarang masih 4 persen. Lama-lama bisa menjadi 3 persen. Karena semakin turun, dan suku bunganya tidak menjanjikan untuk investasi, maka pilihannya pasar modal,’’ jelasnya. Pada pasar modal, keuntungannya bisa mencapai 200 persen. Sedangkan jika deposito

keuntungan yang didapat paling sekitar 6-7 persen. Meski demikian, pasar modal juga memiliki risiko kerugian. Karena, menurutnya, pasar modal hampir sama dengan berinvestasi di sektor riil. Maka dari itu, ia menyarankan untuk memilih pasar modal yang fundamentalnya bagus dan memilih saham yang kategori blue chip. ‘’Saham-saham blue chip inilah yang menguntungkan, yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati 6.300, bahkan pernah mencapai 6.500,’’ ujarnya. Selain itu, calon investor juga harus mempelajari laporan keuangan dari tahun ke tahun, neracanya, labanya, dll. Menurutnya, saham-saham yang bagus tetap di sektor jasa keuangan yaitu perbankan. Perbankan yang bagus adalah bank dengan BUKU IV. Tahun 2018, IHSG ditargetkan dapat mencapai 7.000 sehingga ke depan pasar modal dinilai sangat prospektif untuk berinvestasi. Hanya masih sedikit penduduk Indonesia yang melek pasar modal karena ketidakpahaman tentang pasar modal. Sehingga investor pasar modal lebih banyak dari pihak asing. (kmb42)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-08


19

Jumat Umanis, 26 Januari 2018

Harus Dicabut

Warung Global

Bali Harus Dijaga Ketat TERTANGKAPNYA buronan internasional di Bali menjadi topik bahasan Warung Global, Kamis (25/1) kemarin. Fera di Tabanan, Nang Kenceng dan Febri di Denpasar menyampaikan bahwa Bali ini sangat angker dan suci. Jadi siapa pun dan dari mana pun mereka yang ingin berbuat tidak baik, akan cepat terungkap dan tertangkap. Selain itu, Febri juga menilai sudah mencoreng dunia pariwisata Bali. Gung Derah di Denpasar menyarankan agar pihak kepolisian di Bali harus bekerja sama dengan kepolisian internasional. Keamanan Bali harus dijaga dengan ketat. Demikian pula WNA yang melakukan kejahatan di Bali harus dihukuman setimpal Lemahnya pengawasan keimigrasian juga menjadi sorotan. Menurut Arya di Denpasar, bisa jadi hal tersebut penyebabnya. UU Imigrasi ini harus direvisi, wewenang untuk memberikan penindakan harus dari pihak

kepolisian, bukan hanya sanksi dideportasi. Kalau hanya bersembunyi di Bali, bagi Werdha di Gianyar, tak jadi soal, bisa deiportasi ke negara asalnya. Tetapi kalau sudah sampai berulah di Bali, WNA berbuat kriminal, mencuri, paedofilia, narkoba, selain berwisata, ini sudah berhadapan dengan hukum Indonesia. Selain itu ia juga terus mengingatkan agar kita semua jangan hanya melihat uang saja, ketika Warga asing ke Bali, lalu mengsesampingkan hal lain. Kenapa bersembunyi di Bali? Mursi di Denpasar menyampaikan karena orang Bali begitu polos dan ramah. Ia pun berharap badan intelijen turut mengawasi keluarmasuknya warga asing. Sugik di Mambal dan Ugi di Tabanan juga menyarankan agar pengawasan terhadap orang asing yang masuk Bali harus diperketat. Karena strategi penyusupan ke Bali ini tak mungkin tanpa ada informasi dari dalam. (sikha)

Tiga Fenomena Gerhana Bulan 31 Januari

Terakhir Terjadi 152 Tahun Lalu GERHANA bulan total bersama fenomena supermoon dan bluemoon akan terjadi pada 31 Januari 2018. Fenomena ini terakhir terjadi pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu. Lembaga Penerbangan dan Antarariksa Nasional (LAPAN) dalam siaran persnya, Kamis (25/1) kemarin, mengungkapkan fenomena pada 31 Januari nanti diawali gerhana sebagian, diikuti gerhana total, gerhana parsial dan bulan terlepas sepenuhnya dari

bayangan bumi. Proses gerhana berlangsung sekitar empat jam. Awal gerhana parsial akan berlangsung pukul 18.48 WIB, awal gerhana total pada pukul 19.52 WIB. Lalu puncak gerhana pada pukul 20.30 WIB. Akhir totalitas terjadi pada pukul 21.08 WIB dan akhir gerhana parsial terjadi sekitar pukul 22.11 WIB. Saat supermoon terjadi ukuran Bulan menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang

Sangat Deras

daripada biasanya. Sementara bluemoon adalah Bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Tidak seperti gerhana Matahari yang hanya bisa diamati di daerah sangat terbatas, gerhana Bulan bisa diamati dari sebagian besar permukaan Bumi, mulai dari Amerika Utara, Samudera Pasifik, Siberia Timur dan Asia. Namun, gerhana ini tidak akan terlihat dari sebagian besar Amerika Selatan dan Afrika. (ant)

Bongkahan Beton

Dari Hal. 1

Dia tak bisa melewati aliran sungai yang sangat deras. ‘’Saya hampir ikut hanyut terbawa aliran sungai. Tapi beruntung masih menyangkut di pohon,’’ katanya. Setelah hujan sempat reda, dia bersama temannya berusaha mencari motornya yang hanyut di hilir. Pencarian juga dibantu Babinsa setempat dan aparat lainnya. Namun, karena kembali hujan lebat disertai angin kencang dan lingkungan sekitar juga sangat gelap, pencarian akhirnya dihentikan. Wayan Sari menegaskan pencarian akan dilanjutkan besok setelah hari sudah terang. (gik)

Bali Post/gik

JEBOL - Tembok rumah Wayan Rinten jebol setelah tebing di belakang rumahnya longsor, Kamis petang kemarin.

Dari Hal. 1

Selain persoalan irigasi subak, Agus juga serius memperhatikan kerusakan rumah warga, termasuk lahan sawah akibat digelontor bongkahan beton, batu berukuran besar maupun potongan kayu. Untuk mempercepat pemulihan kerusakan ini, Agus menginstruksikan melakukan Karya Bakti (Gotong Royong - red) Jumat (26/1) hari ini. Selain diikuti para ASN di lingkup Pemkab Buleleng, aksi rehabilitasi bencana ini bekerja sama dengan jajaran TNI di Buleleng. ‘’Kita harus bantu masyarakat di sini dan batu atau kayu-kayu ini kita bersihkan segera, sehingga tidak terlalu lama terbengkalai seperti ini,’’ jelasnya. Sementara untuk membantu meringankan petani, Agus Suradnyana berjanji akan membantu benih padi atau bantuan lain. Sebelum bantuan ini diserahkan, ia akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian (Distan), sehingga bantuan benih yang diberikan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh warga. ‘’Distan saya minat ganti benih padi ini, kasihan petani kita. Padi baru tanam sudah dilanda banjir seperti ini. Bagaimana teknisnya nanti kami akan koordinasikan lagi dan segera kita realisasikan bersamaan dengan penyerahan paket sembako,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Made

Subur mengatakan, saat ini pihaknya masih menyempurnakan data terkait kerusakan infrastruktur jalan, fasilitas umum, rumah penduduk, dan jaringan air bersih. Secepatnya data kerusakan ini akan dipilah yang mana akan bisa ditanggulangi dengan dana tanggap darurat di APBD Induk 2018 dan kerusakan lain yang bisa diusulkan untuk mendapatkan dana dari BPBD Provinsi Bali. Khusus untuk penyempitan saluran irigasi atau sungai, Subur memastikan segera akan mengajukan proposal kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Peninda. ‘’Kami masih mendata dan setelah itu kita pilah untuk proses rehabilitasinya. Memang bencana banjir bandang ini kebanyakan dikarenakan sungai sudah menyempit, dan solusinya kami akan mohon bantuan ke BWS untuk bisa dibantu menormalisasi sungai atau irigasi yang sudah menyempit dan memicu banjir ini,’’ jelasnya. Di sisi lain, Subur mengatakan, menyusul cuaca ekstrem yang masih terjadi warga yang tinggal di daerah rawan bencana diminta tetap waspada. Kalau situasi hujan deras angin kencang, warga yang tinggal di pegunungan diimbau untuk mencari tempat yang lebih aman. Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana seperti yang terjadi di daerah lain. (ad1247)

Dari Hal. 1

Evaluasi atas bebas visa kunjungan dilakukan setelah atas desakan anggota Komisi III DPR dalam rapat. Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan mendesak Peraturan Presiden (Perpres) No. 21 Tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan harus dicabut, karena telah membebani negara. Sebab, menurutnya, pemerintah harus menambah jumlah personel pengawas orang asing, juga adanya beban tambahan anggaran atas kebijakan ini. Bukan hanya itu, kehadiran banyaknya orang asing, dinilai Arteria, telah menimbulkan banyak masalah sosial, politik, dan keamanan. Meski fraksinya merupakan pendukung pemerintah, namun dia berani menolaknya karena selama ini apabila ada masalah dengan orang asing di dalam negeri, selalu Menkum HAM dan Dirjen Imigrasi yang disalahkan. ‘’Ini pandangan yang salah. Harus dilihat dulu apa kesalahan yang diperbuatnya,’’ ujarnya. Menkum dan HAM Yasonna H. Laoly mengakui dampak dari Perpres Bebas Visa Kunjungan telah membuat negara kehilangan uang mencapai Rp 1,3 triliun per tahun. Hal itu di-

dasarkan hilangnya pemasukan negara dari bea visa kunjungan. ‘’Soal PNBP (penerimaan negara bukan pajak) ini, tadinya angkanya ada Rp 2,9 triliun. Tapi kita kehilangan Rp 1,3 triliun tiap tahun. Ini kalau tidak hilang, Imigrasi kita bisa cemerlang. Kita bisa punya kantor keimigrasian di semua daerah, punya kendaraan operasional, dan lain-lain,’’ ungkap Yasonna dalam rapat. Selain masalah bebas visa kunjungan, Raker Komisi III dengan Menkum HAM juga membahas Program Legislasi Nasional (Prolegnas), overcapacity lapas, dan hak kekayaan intelektual (HKI). Terkait overcapacity lapas, Menteri Yasonna mengatakan pemerintah membutuhkan biaya besar untuk membangun lapas-lapas baru. Untuk menyiasatinya, pemerintah akan meningkatkan kapasitas rumah tahanan (rutan) sehingga dapat menampung tahanan lebih banyak lagi. ‘’Rencana pembangunan lapas yaitu dengan pembangunan rutan. Ini sebuah rencana besar. Biayanya mahal. Tapi harus terus kita lakukan. Dulu ada sekitar 220 ribu, sekarang ada 230 ribu. Ini hanya menghitung beberapa raker saja penambahannya dahsyatnya begitu,’’ ujarnya. (kmb4)

Dukungan India Dari Hal. 1

‘’Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan atas dukungan India terhadap sentralitas ASEAN. Saya optimis, ASEAN dan India akan dapat menjadi tulang punggung kerja sama Indo-Pasifik,’’ jelas Presiden. Pada awal pidatonya, Presiden mengatakan bahwa tahun lalu, negara-negara anggota memperingati 50 tahun berdirinya ASEAN. Pada saat yang hampir bersamaan juga memperingati 25 tahun kemitraan ASEAN-India. ‘’Jika selama 50

tahun, ASEAN telah berhasil menciptakan ekosistem perdamaian dan kesejahteraan di Asia Tenggara, maka kemitraan ASEAN-India juga harus dapat memberikan kontribusi yang sama untuk kawasan yang lebih luas,’’ tambah Presiden. Presiden Jokowi melakukan kunjungan resmi ke India untuk menghadiri KTT ASEAN-India di New Delhi pada 25-26 Januari 2018. Selain itu, Presiden akan menghadiri perayaan India Republic Day yang memperingati pengesahan konstitusi India. (ant)

Pejabat Struktural Dari Hal. 1

Kementerian Dalam Negeri pernah menunjuk pejabat strukturalnya, Sumarsono, menjadi pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta. Hasan yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional ini menambahkan, saat ini sudah memasuki tahun politik, sehingga politik nasional menjadi ‘’lebih dinamis’’. Sejak reformasi 20 tahun

lalu, inilah pertama kali perwira tinggi aktif polisi ditunjuk untuk posisi politik. Sementara TNI telah paripurna dengan reposisinya, menarik diri sepenuhnya dari ranah politik praktis. Hasan mempertanyakan keputusan Kumolo yang kurang lazim itu. ‘’Kalau nanti kinerjanya kurang baik dan terjadi situasi kurang kondusif, maka presiden yang akan menjadi sasaran protes publik,’’ katanya. (ant)

Orang Biasa Dari Hal. 1

‘’Tanggapannya dari Pak SBY bahwa ini kita untuk menuju pilkada, jadi proyek ini diteruskan,’’ sambung Mirwan. Ia mengaku tidak melanjutkan saran itu. ‘’Posisi saya kan orang biasa saja. Tak punya kekuatan untuk menyetop program e-KTP. Tapi saya sudah sampaikan itu kepada Pak SBY atas saran dari Pak Yusnan Solihin karena memang ada masalah...saya tidak tahu secara teknisnya,’’ ungkap Mirwan. Saran Mirwan itu disampaikan pada 2010 saat pertemuan informal. ‘’Kebetulan saat itu ada acara di Cikeas, jadi secara sekilas saja, paling tidak sudah disampaikan,’’ tambah Mirwan. Yusnan Solihin dari PT Sucofindo yang juga saksi dalam sidang mengaku memang

menghadap Mirwan Amir dan membawa enam kekurangan TOR (term of reference) lelang e-KTP. ‘’Saya katakan ‘Bang, ini TOR-nya enam kelemahan dari Andi (Narogong)’, tapi nyatanya meski sudah menyampaikan ke Mirwan dan Setnov, saya tidak ‘nyangkut’ sama sekali, TOR di lapangan juga tidak dibantu,’’ kata Yusnan. Atas kesaksian Mirwan Amir, Jujur Bicara KPK pun menyatakan, ‘’Jadi, prinsip dasarnya persidangan itu dilakukan untuk membuktikan perbuatan dari terdakwa. Namun, jika ada fakta-fakta persidangan yang muncul tentu saja kami perlu mempelajari terlebih dahulu.’’ ‘’Jaksa penuntut umum yang akan melihat setiap rincian proses persidangan tersebut,’’ kata Febri Diansyah. (ant)

Minyak Mentah Dari Hal. 1

Sementara itu, Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium seharusnya dijual Rp 8.925 per liter di tengah harga minyak dunia yang terus melambung. Dalam diskusi di Kantor Indef, Jakarta, Kamis kemarin, Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto memaparkan, jika dihitung dengan harga minyak mentah Brent sebesar 70 dolar AS per barel dan kurs rupiah pada level 13.321/dolar AS, harga BBM jenis premium seharusnya dijual Rp 8.925/ liter, minyak tanah Rp 7.592/ liter dan solar Rp 9.058/liter. ‘’Harusnya harga keekonomian premium kita sudah Rp 8.925. Secara keekonomian harganya sudah ditahan. Sementara harga BBM di SPBU berlaku sampai 31 Januari 2018, premium dijual Rp 6.550 per liter,’’ kata Eko. Berdasarkan harga yang berlaku pada 16-31 Januari 2018, Pertamina menetapkan harga jual BBM jenis pertamax sebesar Rp 8.600/liter, pertalite Rp 7.600/liter, dan

penugasan untuk premium sebesar Rp 6.550/liter. Eko menilai selisih harga yang sangat besar terhadap penjualan premium tentunya berdampak pada penurunan keuntungan Pertamina sebagai operator mengingat BBM jenis premium merupakan penugasan dari pemerintah (PSO). Ia memprediksi tren harga minyak dunia akan terus naik sampai 2019. Kenaikan tersebut memang menguntungkan dari sisi hulu atau perusahaan minyak yang akan bertambah pendapatannya, namun dari sisi hilir akan berdampak pada meningkatnya harga BBM dan komoditas hilir lainnya terutama pangan. Atas kondisi itu, Indef meminta pemerintah segera menentukan langkah yang dipilih, antara lain 1) meneruskan sebagian atau keseluruhan kenaikan harga minyak global ke konsumen; 2) menugaskan Pertamina menanggung selisih harga dengan konsekuensi penurunan keuntungan serta setoran deviden; dan 3) menambah Penanaman Modal Negara (PNM) sebagai konsekuensi penugasan tersebut. (ant)

Jumat, 26 Januari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan Atma Wedana (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel

07:35 Wita Kartun Krisnha Sudama 08:00 Wita Dunia Kita 09:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Inovator 10:05 Wita Lejel Homeshopping 10:30 Wita Ajeg Bali Telek Sakral Munang Maning 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya

12:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan Atma Wedana (6) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Homeshopping 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita

Sanggar Kundalini (1) 17:05 Wita Nangun Yandnya Karya Mlaspas lan Ngenteg Linggih Pasar Tradisional Tanah Lot, Tabanan 17:30 Wita Kartun Adi Parwa (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali

20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Lila Cita Calonarang Pura Dalem Satra Pikat Klungkung (2) 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Folks Song 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Lila Cita Pura Dalem Satra Pikat Klungkung (2)

Kesemutan, Kelelahan, dan Kram di Tangannya itu Sudah Jarang Kambuh

Ketika ditemui 6 Juni 2016 lalu, pegawai kitchen di Hotel Nirwana, Karangasem, ini mengaku masih single. Namun, bukan untuk alasan itu wanita 45 tahun ini ditemui. Warga Desa Banjar, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, ini ditemui karena mengonsumsi Madu Bima 99 untuk mengatasi berbagai keluhan fisik yang dia alami. Apa

saja keluhan wanita bernama Ni Komang Wati ini? Tangannya sering kesemutan, pegal-pegal kelelahan, dan kram-kram. “Sudah lama juga. Dan biasanya, setiap bangun pagi saya susah mengangkat tangan. Mungkin ini akibat sering kerja malam,” keluhnya kemudian. Untuk mengatasi keluhan-keluhannya itu, ke dokterkah ia? Belum sempat karena gadis dewasa yang belum menikah ini keburu bertemu Madu Bima 99. Selama 8 bulan dengan penuh kesabaran ia mengonsumsi madu hitam itu. Dulu 2 X sehari, tapi sekarang 1 X sehari setiap pagi. Apa yang

dirasakannya? Tangannya kini sudah jarang kesemutan, pegalpegal kelelahan, dan kramkram. Tubuhnya kini lebih fit. “Kini bangun pagi sudah tak susah lagi mengangkat tangan,” ungkapnya senang. Mengonsumsi madu untuk membuat badan bugar dan bebas dari penyakit sudah dilakukan orang sejak dulu. Konon, ratu Mesir yang terkenal dengan kecantikannya, Cleopatra, menggunakan madu untuk merawat kesehatan dan kecantikan. Di Jepang, masyarakatnya membiasakan diri minum madu tiap malam agar esoknya bisa bangun tidur dalam keadaan bugar. Adakah

dasar yang menyatakan minum madu itu bagus bagi kesehatan? Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agama-agama besar menyebutkannya. {1} Al-Quran

(An-Nahl: 69) menyatakan, "Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari berbagai macam penyakit." {2} Injil (Amsal 24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." {3} Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, “Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.” {4} Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, “Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para

bhikku dan bhikkuni tak mengonsumsi apa-apa kecuali madu.” Nah, kalau kitab suci yang menyatakannya, apakah kita masih berhak untuk menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu

Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-26


16 Pages

38 Number 10th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

Friday, January

sued Univerout of Wednesday Iglesias on short-changed him label actor Enrique pop star and that his former IA - The Latin States, claiming digital streams. CALIFORN in the United royalties. savings from not what Enrique’s Group of many “This is in 2015. sal Music dollars of streaming contracts did not exist contract, or the for,” Sammataro for Sony Music millions of with the songcontract, artists, call Though streaming

Friday, January

26, 2018

monkeys have cloned the sheep scientists Dolly - Chinese could LONDON technique that produced barrier that same a technical using the ago, breaking two decades to copying humans. macaques, door long-tailed primates open the first two identical

the and Hua Hua, making them and humans Zhong Zhongand six weeks ago, monkeys, apes eight were born of mammals that includesc cell. nuclear somatic cell cell, -- the order from a non-embryoni process called the nucleus of a -- to be cloned through a its nucleus transferring It was achievedwhich involves egg which has had an transfer (SCNT),its DNA, into Institute of Sciencesbe a boon which includes filed and John other said his Academy should the Singer Elton In a complaint removed. 1999, Iglesias in 2010, called said. “Artists, producers at the Chinese their work diseases in Court in Manhattan, benefit from paid in Researchers in Shanghai said possible to study U.S. District Universal had 50 which was modifiedroyalty rate “for writers shouldcosts of streampercent making it monkeys. reduced of Neuroscience Iglesias said fraction” of the for the 50 use not spedoorstep of research by ing.” (rtr) to medical of genetically uniform of cloning to the cloning of only a “small rate for streamed any type of by contract cifically covered” So (for) the populations brings the feasibility percent royalty is now he said his are primates.technical barrier But it also at terms. music that “Humans the had its programme our own species. including humans, supervise the In a staterequired. said Universal recording ment, Iglesias’ call. His lawyer primate species, Poo, who helped animal insisted that in the in a conference is to produce is broken,” Muming lawyer Jamestold reporters quitting wrongly this barrierhuman health. There paid for streams the institute, artists be they are paid for album S a m m a we broke that he was for ... reports reason for medicine, “The on media because of ill health. on the same way the absence of similar taro accused because to humans.” are useful - Elton John touring distribution Universal of models that to apply this method are useful in research sales, despite he had been in non-cloned a three-year NEW YORK the But he said 17, adding; “I can’t costs for production, no intention identical animalsgenetic variability used to test announced be since he was traveling anymore. and other overhead. to recoup un- distorting t ’s Wednesday tour, saying he would Geneticallyfactors caused by on road They could use. contrac seeks do the farewell world afterward to focus physically home with my children The lawsuit following an inspec- meaning so confounding complicate experiments. before clinicaland are growing can It was quit travelingfamily. diseases want to be alone” royalties, fed I of “it animals books. paid clones bottle the of 2014 being for a range ased that reap the life with his singer, one the more.” married in new drugs newborns are now they expect more macaque tion of Universal’s could The 70-year-old two sons, filed against a Netherlands-b artists in a John and Furnish The two researchers said International are raising recording in Scotland The best-selling a 50-year career, toldhis and the couple Elijah, 5, who were affiliate, Universal normally. over the coming months.child - was born clone more and that to poster world over Zachary, 7, a surrogate mother. in New York to be born Music BV. did not immediately used SCNT rabbits, rats - cloning’s through could love news conferencechanged after becomSince Dolly Universal request for compigs, dogs, have successfully his born never thought that I my sons... have cows, with a scientists to “I priorities to two children in 1996, respond species, including much as I love failed, leading a father, I ment. ing a parent anything as Furnish. than 20 other I could be had always whose father my I don’t husband David I never thought selfish, too set in so much. Iglesias, 42, and mice. work in primates, however, Cell, Julio Igwere resistant. “I love them and I don’t want thought I’m too to perform is Spanish singer in the journalmany if primates Similar them John is due had after to wonder his recording York on Wednesday want to miss me,” he said. “I’ve ways,” he said. Awards in New some expertsresearch, published lesias, began genes accordteam succeeded, new them to miss the Grammy Jan 30, musicians career in 1995, and has The Chinese or off certain at The on case. the On to switch is not Legend, a good run.”his last tour, called “Fare- on Sunday. shows that using modulators ing to the complaint Cyrus, John technique by He said Brick Road,” would including Miley Smith will sold more than 100 low and the embryo development. attempts, and Sam United cells, rather extremely inhibiting albums and career well Yellow 2018 in the 2021, Chris Martin from foetal 127 eggs that were their success rate was to his music concert in million through start in September were transferred In all, it took pay tribute Even so, and generated announced would last when nuclei case with Dolly. States and all around the world. to at a previously the said worked only billions of ones, as was Oscar and York. procedure,” taking him be a wonderful way than adult two live macaque births. has Grammy,in film and streams.i a way New and hazardous Crick Institute “It will John, who Un he said. “It’s to produce not for his workLion King” a very inefficientexpert at the Franciswork. thank people,”with a bang. I’m a Tony awards “It remains a cloning “The versal bethe Chinese establishof going out guy to go out with involved in stepping-stone to theater including said he planned came Enrique Robin Lovell-Badge, This clearly who was not is not a “Billy Elliott,”but said that after I g l e s i a s ’ the kind of in London, human clones. after and in this paper take 2 or 3 home label whimper.” the announcement remain creative “The work obtaining live born role at “Tiny to tour he would likely for attempt.” , John made important times of his hits the ing methods foolish thing to in 1999 writing music. have at very rock star and he reChina’s increasingly a live performance years off from remains a its scientists “I’m Still Standing.” underscores cocaine Once a hard-partying Dancer” andpenchant for flamboyThe research of biosciences, where Unimained appetite for for With a and an ear has with a voracious has achieved the t h e r e at Sun Yat-sencarrythe cutting-edgeboundaries. John costumes researchers John ant stage defame enjoyed pushed ethical ago, for example,furore when they reported and ballads, for de- and alcohol, embryos, long-lasting The Rolling until a years of human piano rockers industry of Dps kind Three caused and parting No. 106 and the pop States. edit the DNA Guangzhou dominated hits like “Your Song” Jl. Raya Puputan by The Beatles No 148 versity in first experiment to been done in the United inter(rtr) Mandala Renon Renon now cades with the Wind.” Kopi Made they followed Jl. Raya Niti ing out the 148 work has Sanur 28 British Stones. Manan institute said by the U.S. National Mandala No. “Candle in he denied Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti although similar Yamin No.18 at the Shanghai research set on what should or On Wednesday, Jl. Mohamad Cafee Scientists Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama for animal 19 Smirnof No.88 Renon No 68 Subah Renon Jl. Merdeka guidelines but called for a debate cloning. (rtr) Jl. D.Poso Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar national 20 Legwa Hotel Gilimanuk 184 primate khas in Health, 50D Wuruk of No. Cafee Scret Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Poso Institutes be acceptable practice 21 Nu Laser 10 Malaika 39 Book Bakery Sari Kuta Shack D.Poso No. should not REUTERS/Shannon

Stapleton

brick tours; Goodbye yellow nces Elton John annou concerts farewell world

You can

Jl. Bakung 11 Snack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati Jl. Sanur Jl. D.Poso Sanur Jl. D.Poso Sanur Jl. D.Poso Sanur Jl. D.Poso Sanur Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

22 Ganesa 23 All For Daiving 24 Barocca 25 Lantern 26 Shearlock 27 Cafe Degan

Chinese scientists break key barrier by cloning monkeys

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

esias Enrique Igl l over rsa sues Unive royalties streaming

26, 2018

y break ke scientists monkeys Chinese cloning barrier by om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

Post at:

from Cell/

Qiang Sun

via REUTERS

handout of Sciences cloned long Academy Hua, two seen at the Poo, Chinese and Hua are monkeys Zhong Zhong Academy 10, tailed macaque at the Chinese facility China January Non-Primate in Shanghai, January 10, 2018. of Sciences Picture taken 2018.

and Mu-ming

Raat Global to Global in “Bali Image” am. Listen .com or also be heard News can from 9.30 until 10.00 li.listen2myradio lfmbali.com dio FM 96.5 http://globalfmba at Radio FM streaming at http://radiogloba fm-bali. /channel/globallive video and http://ustream.tv

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Jl. D.Tamblingan 33 Bali 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

JUMAT UMANIS, 26 Januari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Ayu Naomi

Senang Dapat Respons Positif Di awal 2018, belantika musik semakin menggeliat. Banyak bermunculan penyanyi pendatang baru dengan kualitas dan genrenya masing-masing. Salah satunya adalah Ayu Naomi. Mengusung genre pop dangdut, Ayu Naomi berhasil mencuri perhatian penggemar musik pop Bali lewat single perdananya yang berjudul “Bocah Tua Nakal” atau disingkat BTN. Pemilik nama lengkap Ayu Budi Arini ini pun merasa bangga. Ia sangat senang karena baru memulai berkarier sudah mendapat respons yang sangat positif dari penggemar musik pop Bali. Ia pun akan terus berkarya dan menciptakan singlesingle yang bisa menghibur para penggemarnya. “Saya tentunya sangat senang mendapat sambutan positif dari pendengar musik Bali. Ini akan menjadi cambuk bagi saya agar bisa terus menghadirkan karya-karya terbaik ke depannya,” ungkap Ayu Naomi, Kamis (25/1) kemarin. Single perdananya ini diciptakan oleh Gede Prana Jaya dan digarap apik oleh Dek Artha. Sementara untuk penggarapan video klipnya, diserahkan kepada Yasa Sega yang sudah banyak menghasilkan garapan bagi penyanyi pop Bali lainnya. “Klipnya sudah mulai saya promosikan di televisi dan juga media sosial,” imbuhnya. Dalam menjalani kariernya di belantika musik pop Bali, Ayu Naomi mendapat dukungan penuh dari keluarga besarnya. Selain single ini, Ayu Naomi kini juga sedang mempersiapkan dua single lagi yang rencananya akan dirilis bulan depan. Ke depan perempuan yang bekerja sebagai agen properti independen ini pun berharap bisa lebih dikenal oleh masyarakat Bali, khususnya penggemar musik pop Bali. “Saat ini saya juga sedang mempersiapkan single berikutnya. Mohon dukungannya agar semua berjalan lancar dan tentunya saya bisa tetap berkarya dan meramaikan industri musik pop Bali,” pungkas perempuan kelahiran Singaraja, 25 Februari 1981 itu. (win)

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Hadiri WEF, Trump akan Jabarkan ”America First”

Davos (Bali Post) -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump siap berperan sebagai salesman dalam pertemuan ekonomi tingkat tinggi di Pegunungan Alpen, Swiss. Ia akan memaparkan agenda America First yang diklaimnya bisa bergandengan tangan dengan kerja sama global di World Economic Forum (WEF) yang digelar di Davos, Swiss. Trump hadir di acara tahunan itu pada Kamis (25/1) kemarin untuk mengumumkan bahwa AS terbuka untuk bisnis. Namun, kehadiran presiden yang cenderung bersikap proteksionis ini dalam sebuah acara yang dihadiri pelaku industri yang menganut politik perdagangan bebas ini mengundang tanya. Keputusannya untuk menandatangani kebijakan terkait peningkatan tarif pabrik yang berlokasi di AS juga mengundang kekhawatiran bagi dunia usaha. “Saya pergi ke Davos untuk mengajak orang berinsvestasi di AS,” kata Trump, Rabu (24/1), sebelum berang-

kat ke Eropa. Dalam sebuah cuitan sebelum berangkat dari Gedung Putih, Trum mengatakan bahwa ekonomi AS sedang berkembang dan dengan apa yang dilakukannya, ekonomi akan semakin membaik. Ia juga mengklaim bahwa negara yang dipimpinnya kembali menjadi juara. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin tiba di Davos sebelum Trump dan mendesak AS mendukung perdagangan bebas. America First artinya bekerja sama dengan dunia,” kata Mnuchin yang memimpin delegasi terbesar AS saat mengikuti pertemuan

KULINER

Selain Kanada, CPTPP juga mencakup 10 negara lain seperti Australia, Brunei, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura dan Vietnam. Kanada, yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di CPTPP, meninggalkan kesepakatan tentang pakta perdagangan pada November lalu. Kesepakatan itu, menurut Trudeau, sekarang “lebih progresif dan lebih kuat bagi pekerja Kanada di bidang hak kekayaan intelektual, budaya dan industri otomotif.” Pada saat yang sama, Perdana Menteri itu mengungkapkan keprihatinan mengenai reaksi terhadap globalisasi. “Kami menyaksikan banyak skeptisisme perdagangan di seluruh dunia secara umum sekarang,” katanya. (iah/ap/ant)

“I’m Still Standing.” Ia juga membantah adanya laporan dari media Inggris yang menyebutkan ia berhenti tur karena sakit. Namun, ia mengatakan sudah melakukan tur sejak usia 17 tahun. “Saya secara fisik tidak bisa lagi melakukan perjalanan. Saya ingin berada di rumah dengan anak-anak saya,” tambahnya. John dan Furnish menikah pada 2014 silam. Mereka membesarkan dua orang anak laki-laki, Zachary (7) dan Elijah (5), yang lahir dengan bantuan ibu pengganti. “Saya tidak pernah berpikir bisa mencintai sesuatu seperti saya mencintai anak-anak saya. Saya tidak pernah berpikir saya akan menjadi seorang ayah, saya pikir saya terlalu egois, terlalu fokus dengan jalur yang ingin saya lalui,” katanya. (iah/ rtr)

Elton John

Nikmatnya “Seafood” ala Subak Pekendungan di Tanah Lot Ikon wisata Tabanan adalah Tanah Lot. Wisata pendukung, salah satunya kuliner juga tak kalah penting. Tempat kuliner yang terkenal di lokasi ini adalah Warung Subak Pekendungan. Dengan menu seafood ala Pekendungan, Warung Subak Pekendungan menawarkan kenikmatan berkuliner yang tidak kalah enaknya dengan seafood yang ada di Kedonganan. “Biasanya tamu setelah selesai berwisata ke Tanah Lot, mau makan mereka ingin ke Kedonganan. Padahal kami di sini juga memiliki menu yang tak kalah enaknya

KHAS - Makanan yang menjadi ciri khas Restoran Subak Pakendungan.

semacam ini. Trump akan berbicara di forum itu pada Jumat (26/1) ini. Ia diharapkan memperlihatkan ekonomi AS yang sedang berkembang dan kebijakan-kebijakan yang diterapkannya, yang mengklaim pertumbuhan AS juga akan menyebabkan pertumbuhan di dunia. Ia juga akan menekankan pentingnya melakukan kompetisi yang adil. Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengkritik kebijakan proteksionis Trump dalam WEF dan membela kebaikan perdagangan bebas. Dalam pidato yang

menyinggung Trump dan ancamannya untuk menarik Amerika Serikat dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (North American Free Trade Agreement/NAFTA), Trudeau mengatakan bahwa pemerintahannya “bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa negara tetangga kami di bagian selatan mengakui baiknya NAFTA, dan bahwa (NAFTA) tidak hanya menguntungkan perekonomian kami, tetapi juga perekonomiannya dan perekonomian dunia.” Dalam perundingan di Tokyo, Kanada sepakat untuk bergabung dengan 10 negara lain guna menghidupkan kembali Kemitraan Trans Pasifik, yang sekarang disebut CPTPP. “Kesepakatan yang dicapai di Tokyo saat ini merupakan kesepakatan tepat,” kata Trudeau.

Elton John akan Gelar Konser Perpisahan Elton John pada Rabu (24/1) mengumumkan akan menggelar konser keliling dunia yang berlangsung selama 3 tahun. Konser ini sekaligus caranya untuk mengucapkan perpisahan dan berhenti menggelar konser serta akan fokus dengan keluarganya. Penyanyi berusia 70 tahun ini, merupakan salah satu artis rekaman yang berhasil menjual jutaan rekaman selama 50 tahun kariernya. Ia mengatakan prioritasnya kini telah berubah setelah menjadi orangtua dengan 2 anak dan suami, David Furnish. “Saya mencintai mereka. Saya tidak ingin merindukan mereka dan saya tidak mau mereka merindukan saya,” katanya. Ia mengatakan tur terakhirnya, dinamakan “Farewell Yellow Brick Road,” akan dimulai pada September 2018 di Amerika Serikat dan berlangsung hingga 2021. Konser ini akan membuatnya berkeliling dunia. “Ini akan merupakan cara yang indah untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang,” lanjutnya. John membuat pengumuman ini setelah menggelar sebuah penampilan langsung lagu-lagu hit-nya, “Tiny Dancer” dan

Bali Post/may

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

dengan seafood yang ada di Kedonganan,” tutur Ucik, Marketing Warung Subak Pekendungan, Senin (22/1). Tak hanya itu, menu andalan Warung Subak Pekendungan adalah Bebek Timbungan. Bebek dimasukkan ke dalam bambu, dimasak dengan cara dibakar. Cara memasak tradisional dengan cara penyajian modern menjadi nilai tambah restoran ini. Berada di kawasan Tanah Lot, Warung Subak berada di antara Pura Pekendungan dan Pura Batubolong. Lokasi yang sangat strategis ketika berkunjung ke Daerah Tujuan Wisata (DTW)

Tanah Lot. Memiliki dua akses pintu masuk, yaitu pintu depan yang langsung menuju ke Pura Batubolong dan pintu belakang yang langsung menuju ke Pura Pekendungan. Area tengah dari restoran ini dikelilingi kolam ikan. Ratusan ikan koi berwarna putih dan orange ada di kolam itu. Sambil menunggu pesanan datang, pengunjung dapat bermain-main dengan ikan koi. Gazebo-gazebo diletakkan di pinggir kolam untuk memudahkan pengunjung melepas penat. Cukup berjalan kaki beberapa meter, pengunjung dapat langsung

menemukan surga Pantai Tanah Lot. Apalagi jika berkunjung menjelang sore hari, selain dapat menikmati sunset, pengunjung juga dapat langsung bersantap malam di Warung Subak Pekendungan, tak jauh dari pantai Tanah Lot. Berkapasitas 300 orang, restoran ini kerap menerima tamu grup. Terutama tamu Cina. Beberapa kali, Warung Subak Pekendungan juga kerap menerima tamu khusus mulai dari artis Ibu Kota hingga tamu negara. (may)

Herb Subak Spesial Salah satu yang spesial di Subak Pakendungan adalah Herb Subak Spesial. Minuman welcome drink berjenis mocktail dengan bahan dasar herbal. Minuman tersebut terbuat dari batang sereh, jahe, lemon juice, daun mint, madu diblender dan disaring. Tak hanya segar di tenggorokan, minuman ini juga ternyata berkhasiat untuk lambung dan batang tenggorokan. Kreasi minuman baru ini sengaja dibuat untuk membuat ciri khas dari restoran tersebut. Tamu Cina lebih suka dengan minuman herbal semacam ini. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 26 Januari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu