Skip to main content

Edisi 25 September 2017 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Pon, 25 September 2017

Bantuan Pembaca Diserahkan

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Sumber Tekanan Terjadi Letusan Makin Dangkal

Komang Adnyana, Rp 1.000.000 Br. Besakih Kawan Nyoman Polos Rp 250.000 A.A Ngurah Ari Darma 7 dus air mineral Kusuma Dsk Ari Oka & Keluarga 3 dus air mineral 32bungkuspampers Jl Belimbing Gang D/3 Denpasar AHI Setiawan,Denpasar 2 dus mi instan Jumlah diterima hari ini Rp 1.250.000 10 dus air mineral 2 dus mie instan 32 bungkus pampers Jumlah sebelumnya Rp17.120.000 Jumlah seluruhnya Rp18.370.000 Bantuan nasi bungkus/telur rebus, makanan siap saji yang tidak basi sampai sore hari dapat dikirim ke layanan Posko Bali Post Jalan Kepundung 67A, setiap hari berangkat pukul 09.00 dari Denpasar menuju pos-pos pengungsian. Mulai hari ini Warung 63 Jalan Veteran 66 membantu 200 nasi bungkus selama 7 hari.

20 HALAMAN

NOMOR 37 TAHUN KE 70

Amlapura (Bali Post) -

Kepulan asap putih di puncak Gunung Agung sudah mencapai ketinggian 200 meter. Sedangkan dari segi kegempaan dalam, sudah mengalami keterlambatan. Namun gempa dangkal mulai muncul secara perlahan. Itu artinya sumber tekanan untuk terjadi letusan sudah semakin dangkal.

Bali Post/sos

PENANGANAN MEDIS - Pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung mendapat penanganan medis di Posko Kesehatan. Seratusan orang harus dibawa ke RSUD Klungkung dan puluhan orang harus menjalani rawat inap.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/ESDM I Gede Suartika, Minggu (24/9) kemarin mengungkapkan, secara visual, pukul 06.00 Wita sudah terlihat kepulan asap putih tipis yang dikelurkan dari puncak Gunung Agung. Tingginya sudah mencapai 200 meter. Ia mengungkapkan, sulpatara sudah ada sebelum level dinaikkan

dari normal ke waspada. Sedangkan dari segi kegempaan dalam yang terjadi sudah mengalami keterlambatan. Namun, gempa dangkal mulai muncul secara perlahan. Itu artinya sumber tekanan untuk terjadi letusan sudah semakin dangkal. Hal. 19 Energi Besar

Pengungsi di Klungkung

Seratusan Masuk RS, Satu Meninggal Bantuan pembaca Bali Post untuk tahap pertama diserahkan Minggu kemarin. Bantuan diserahkan ke posko mandiri Desa Tenganan Pegringsingan. Bantuan yang diserahkan berupa 120 dus air mineral, 64 dus mi instan, satu dus kopi, 2 dus biskuit, 1 dus pampers, peralatan MCK, dan makanan ringan. Tampak sejumlah warga mengangkut bantuan untuk dikumpulkan di posko bantuan. Selain penyerahan bantuan juga dilaksanakan pengobatan gratis bekerja sama dengan RS Prima Medika.

Semarapura (Bali Post) Empat hari berjalan, pengungsi di Kabupaten Klungkung yang harus mendapat perawatan medis terus meningkat. Mereka tak hanya tertangani di Posko Kesehatan, namun seratusan orang harus dilarikan ke RSUD Klungkung. Hingga Minggu (24/9) malam pukul 20.00 Wita, tercatat 101 orang masuk UGD, 41 rawat inap, dan satu orang meninggal. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni menjelaskan, sesuai data sejak 21 September sampai pukul 20.00 kemarin, pengungsi yang mendapat perawatan dasar mencapai 3.168 orang. Dari jumlah tersebut, puluhan

orang dirujuk ke RS untuk mendapat penanganan lebih lanjut. ‘’Kalau dilihat, pengungsi yang sakit terus bertambah setiap harinya,’’ ungkapnya. Pengungsi itu ada yang menderita infeksi saluran pernapasan, maag, dan hipertensi. Perubahan lingkungan menjadi pemicunya. Meski demikian, upaya meminimalisir terus dilakukan dengan memaksimalkan tenaga yang ada. ‘’Pemantauan juga terus berjalan,’’ katanya. Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma, M.PH. menjelaskan, pasien yang menjalani rawat inap sebagian besar lansia. Sebagian besar karena sesak napas. Hal. 19 Perawatan Intensif

Bali Post/kmb

PENGUNSI - Sejumlah pengungsi beraktivitas di atas truk yang parkir di kawasan GOR Suwecapura, Klungkung, Bali, Minggu (24/9) kemarin.

Luhut Apresiasi Penanganan Pengungsi

Bantuan yang Diperlukan Pengungsi Gunung Agung

Evakuasi Lewat Laut Sudah Disiagakan

Susu ibu hamil, topi dan kaos kaki bayi,selimut bayi,sarung tangan bayi,botol susu dan dot bayi, bantal bayi, bantal dewasa, obat-obatan dewasa, obat-obatan anak-anak,topi dewasa, selimut, gunting kuku,sikat gigi, pasta gigi, tisu basah, tisu, beras, sayur-mayur, bumbu dapur, kecap, saos, kertas minyak, plastik sampah, telur, tahu, tempe. Relawan Relawan, rumah sakit, dokter, perawat dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu pengungsi dapat berkoordinasi dengan Posko Bali Post dan Bali TV. Sms/ WA di nomor 081 139 86 363, 081 338 418 044 atau telepon (0361) 225764. Transportasi Truk untuk mengangkut evakuasi sapi dan lain-lain.

Jajak Pendapat Yakinkah Anda, Tim Tanggap Bencana di Bali bisa mengatasi dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung? 32,53% Tidak Yakin 3,60% Tidak Tahu

63,87% Yakin

Responden : 764 grafis: tomik cahya

Bali Harus Sigap Hadapi Bencana AKTIVITAS Gunung Agung membuat semua pihak di Bali berkoordinasi untuk melakukan upaya penyelamatan penduduk. Langkah ini pun telah mengundang perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk hadir di Bali. Bahkan di Bali, pejabat publik, komponen masyarakat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah cepat. Langkah ini pun memberikan harapan segar dan optimisme masyarakat terkait dengan kesigapan Bali mengatasi potensi bencana sebagai dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Mencermati hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait dengan kesiapan Bali menghadapi bencana. Hal. 19 Terdampak Bencana

Bali Post/eka

TERNAK - Seorang warga membawa pakan ternak di Desa Pempatan, Rendang, Karangasem, Minggu (24/9) kemarin. Saat status Gunung Agung ditetapkan di level awas, sejumlah warga di desa ini tiap hari terpaksa pulang-pergi dari tempat pengungsian ke rumah untuk memberi makan ternaknya.

Semarapura (Bali Post) Warga Karangasem yang mengungsi ke GOR Swecapura, Klungkung, Mingu (24/9) kemarin ditinjau Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Wagub Bali Ketut Sudikerta dan Bupati Karangasem IGA Mas Sumantri, Luhut mengawali dengan memantau dapur umum, dan kemudian berlanjut ke dalam GOR memastikan kondisi warga dan ketersediaan logistik. Seusai pantauannya, ia menyatakan penanganan pengungsi sudah cukup baik. ‘’Sudah bagus, saya lihat sudah tertata rapi,’’ ujar Luhut. Kata Luhut, setelah pemantauan ini, akan bisa ditentukan langkahlangkah yang harus dilakukan. Ia belum menyampaikan langkah apa yang dimaksud, namun berjanji akan mengoordinasikan dengan kementerian terkait. Sebelumnya, Komandan Satgas Siaga Bencana Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus mengatakan, bila erupsi Gunung Agung benar-benar terjadi, para pengungsi yang terjebak di daerah terisolir rencananya akan dievakuasi melalui jalur laut. Hal. 19 Pengungsian Terpadat

Bupati Tabanan Bantu Pengungsi Karangasem Hibur Anak-anak Lewat Lomba Nyanyi UNTUK membantu warga pengungsi Karangasem serta juga meringankan beban warganya yang menampung pengungsi, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan bantuan secara pribadi, Minggu (24/9) kemarin di Posko Pengungsi yang berlokasi di Banjar Kembangmerta Desa Candi Kuning. Dalam acara pemberian bantuan tersebut Bupati Eka juga menghibur anak-anak pengungsi dengan mengajak menyanyi bersama. Ternyata acara spontan ini direspons antusias oleh anak-anak. Banyak dari mereka yang berani maju tetapi ada juga yang malu-malu. Lagu yang dinyayikan anakanak kebanyakan bertemakan lagu kebangsaan seperti ‘’Garuda Pancasila’’. Bupati Eka pun memberikan hadiah bagi anak-anak yang berani maju

bernyanyi. Dalam acara tersebut ikut hadir Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama, Kepala Bank BPD Tabanan I.B. Ari Wijaya Guntur, anggota Dewan serta OPD Pemkab Tabanan. Bupati Eka mengatakan bantuan yang ia berikan secara pribadi ini diharapkan bisa menjadi dorongan bagi OPD di jajaran Pemkab Tabanan maupun masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama. ‘’Jangan memikirkan apa yang kita terima nanti. Membantu sesama yang sedang kesusahan itu investasi hati,’’ ujarnya. Dari pendataan sementara jumlah pengungsi di Tabanan sudah mencapai 750 orang di mana sekitar 552 orang berada di Desa Candi Kuning, Tabanan. Semakin bertambahnya pengungsi yang datang ke Tabanan, menurut Bupati Eka, diperlu-

kan penanganan yang baik dan manusiawi. ‘’Jangan sampai mereka tidur di lapangan yang hanya beralas karpet, sehingga bantuan kasur lipat dan selimut itu penting,’’ ujarnya. Agar bantuan bagi pengungsi tepat sasaran dan terkoordinir, lanjut Bupati Eka, setiap kecamatan akan menjadikan posko bantuan yang sudah berjalan di Desa Candi Kuning sebagai acuan. Hal. 19 Posko Pembantu

BERNYANYI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat mengajak anakanak pengungsi di Banjar Kembangmerta Desa Candi Kuning, Baturiti bernyanyi, Minggu (24/9) kemarin.

Bali Post/ant

TINJAU PENGUNGSI - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau pengungsi, Minggu (24/9) kemarin.


denpasar

2

Senin Pon, 25 September 2017

figur Tingkatkan Anggaran Bencana

PEMERINTAH diminta untuk meningkatkan anggaran bencana, menyusul meningkatnya status Gunung Agung ke level IV atau awas. Kondisi ini menyebabkan belasan Bali Post/dok warga yang bermukim di kawasan rawan bencana Gunung Agung terpaksa mengungsi. “Kami mengimbau pemerintah agar meningkatkan anggaran bencana alam menjadi maksimal. Kemudian anak-anak di pengungsian supaya tetap bisa bersekolah di sekolah terdekat. Selain itu, perhatikan juga dukungan kesehatan kepada para pengungsi,” ujar Sekretaris DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry usai menggelar rapat pengurus harian DPD Golkar Bali dengan DPD kabupaten/kota se-Bali, Sabtu (23/9) lalu. Menurut wakil rakyat di DPRD Bali ini, para pengurus sepakat membentuk Posko Peduli Gunung Agung Partai Golkar. Antara lain, posko induk atau pengendali di Kantor DPD Golkar Bali, posko terdepan di Karangasem, Buleleng, Klungkung dan Bangli serta posko pendukung di Gianyar, Denpasar, Badung, Tabanan dan Jembrana. “Posko bertugas mengkoordinasikan bantuan bersama pemerintah kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Termasuk menggalang dukungan bantuan dari kader dan masyarakat, menyiapkan lokasi penampungan dan mengkoordinasikan bantuan medis,” jelasnya. (rin)

Pascapenusukan Polisi, Polda Gelar Operasi Preman Miras dan Sajam Disita

Denpasar (Bali Post) Aksi brutal dilakukan anggota salah satu ormas besar di Bali I Komang Juli Kamawijaya di Jalan Narakusuma depan kios pedagang tuak, Denpasar, Jumat (22/9) lalu. Korbannya anggota Intelkam Polda Bali Bripda Komang Trio Satriawan (23). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tusuk di tangan kiri. Terkait kejadian itu, Polda Bali langsung menggelar operasi preman dan miras besarbesaran, Sabtu (23/9) lalu. Tujuannya untuk meminimalisasi tindak pidana yang dipicu minuman keras. Operasi tersebut dipimpin Kasubdit III Reskrimum Polda Bali AKBP I Made Sinar Subawa dan Wadir Kriminal Khusus Polda Bali AKBP Ruddy Setiawan. Menurut AKBP Sinar Subawa, Minggu (24/9) kemarin, operasi tersebut melibatkan tim gabungan terdiri dari personel Direktorat Reskrimum, tim Sabata Dit. Sabhara, Satgas CTOC dan Bid. Propam. Polisi menyasar tempat penjual miras dan tempat yang dijadikan untuk berkumpul para preman berpesta miras. Sesuai laporan dari masyarakat, kegiatan ini merupakan pemicu terjadinya tindak pidana. Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan dan premanisme yang selama ini sangat meresahkan masyarakat Bali. “Bapak Kapolda Bali sangat geram dengan pelaku penusukan anggota Intelkam itu. Kasus ini terjadi diakibatkan usai mengonsumsi miras,” tegasnya. Pelaku bersama teman-temannya mengonsumsi miras dengan alasan tertentu. Bukannya langsung istirahat, mereka malah melakukan hal-hal yang membahayakan masyarakat, sok jagoan dan sengaja membuat onar. “Oleh karena itu, Bapak Kapolda memerintahkan tindak tegas, tangkap penjual miras dan preman. Jika terbukti penjual miras atau tempat yang digunakan untuk berpesta miras dibekingi salah satu ormas atau preman, segera tangkap, jangan buat resah masyarakat Bali,” ujar Sinar Subawa. Dalam razia itu petugas mengamankan belasan jeriken arak masing-masing berisi 30 liter, 24 botol air minuman mineral, satu galon air mineral isi arak dan dua tombak berukuran panjang kurang lebih dua meter. “Kegiatan ini akan terus kami lakukan supaya warga tidak lagi resah akibat adanya miras dan ulah preman. Kami antisipasi tidak ada lagi kejadian pembacokan seperti yang menimpa salah satu anggota Polda Bali dua hari yang lalu,” tegas Sinar Subawa. (kmb36)

Bali Post/ist

OPERASI - Polda Bali menggelar operasi besar-besaran terhadap preman dan miras.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : DISDIKPORA PETAKAN SISWA YANG MENGUNGSI Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

MELAUT - Seorang nelayan mendorong perahu ke tengah laut di perairan Pantai Sanur. Sejumlah warga di kawasan wisata ini masih menggantungkan sumber penghidupannya dari hasil melaut.

Realisasi Pembangunan Dermaga di Sanur Dipertanyakan

Denpasar (Bali Post) –

Usulan untuk membangun dermaga di Pantai Sanur sudah lama mengemuka. Sejumlah tokoh Sanur sejak lama menginginkan adanya dermaga yang bisa digunakan penumpang yang ingin menyeberang ke Nusa Penida dan sekitarnya dari pantai itu. Pasalnya, jumlah penumpang, baik wisatawan maupun warga lokal yang menuju Nusa Penida cukup banyak. Realisasi pembangunan dermaga ini kembali dipertanyakan Bendesa Desa Pakraman Sanur I.B. Paramartha, didampingi Kertha Desa Sanur prajuru banjar adat se-Desa Adat Sanur saat menerima kunjungan Komisi III DPRD Denpasar, belum lama ini. Selain masalah pembangunan dermaga, prajuru Desa Pakraman Sanur ini juga

menayakan pembangunan Patung Dewa Baruna yang juga akan dilakukan di sekitar pantai tersebut. Sebelumnya tokoh Desa Pakraman Sanur I.B. Ketut Kiana mengusulkan agar dermaga di Pantai Sanur segera dibangun. Mengingat saat ini para pemilik perahu dan penumpang kesulitan saat mau naik perahu atau

kapal boat yang mangkal di areal Pantai Bali Beach bagian utara. Kapal-kapal kecil di kawasan tersebut mengangkut penumpang yang hendak menuju Nusa Penida dan sekitarnya. Terhadap pertanyaan dari prajuru Desa Sanur tersebut, Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi dan anggotanya, A.A. Susruta Ngurah Putra mengatakan pembangunan dermaga masih berkoordinasi, karena persoalan lahan. Pemkot Denpasar tidak bisa membangun di lahan yang bukan menjadi miliknya. “Untuk dermaga masih terus ditindaklanjuti dengan instansi terkait, karena terkendala lahan,” kata

Eko Supriadi. Pantauan di lapangan, aktivitas penyeberangan menuju Nusa Penida dari Pantai Sanur cukup padat. Terutama para wisatawan yang hendak menikmati keindahan Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Lembongan. Pasalnya, tiga pulau kecil itu memiliki pemandangan yang indah sehingga ramai dikunjungi wisatawan. Biaya penyeberangan yang berkisar Rp 200.000 membuat wisatawan semakin tertarik menyeberang dari Sanur. “Jumlah wisatawan yang menyeberang dari sini cukup banyak. Belum lagi warga lokal,” ujar petugas dari salah satu usaha boat di Sanur.

Sedangkan untuk pembangunan Patung Dewa Baruna, Susruta mengakui sudah ada Detail Engineering Design (DED) patung tersebut. Bahkan sudah siap untuk dikerjakan. Namun, akibat adanya prioritas pembangunan di Pasar Badung, kemungkinan pembangunan patung tersebut ditunda. “Untuk patungnya sudah ada DED-nya, tinggal mengerjakan saja. Mungkin saat ini terfokus di Pasar Badung dulu,” jelasnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Disdikpora Petakan Siswa yang Mengungsi

Denpasar (Bali Post) – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar masih memetakan siswa sekolah yang turut menjadi pengungsi Gunung Agung di Denpasar. Pasalnya, jumlah pengungsi yang datang ke ibu kota Provinsi Bali ini terus bergerak. Kepala Disdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sekolah-sekolah terdekat bagi para pengungsi yang masih bersekolah. ‘’Sepintas kita lihat tadi anak-anak SD yang paling banyak. Di dekat sini ada SDN 4 Sanur dan SDN 3 Sanur. Kita usahakan jangan sampai mereka menyeberang bypass,’’ kata Gunawan saat ditemui di Posko Pengungsi I Jalan Danau Tempe 1, Sanur, Denpasar, Sabtu (23/9) lalu. Gunawan berharap sudah mendapatkan data valid terkait jumlah siswa, Senin (25/9) hari ini. Baik itu siswa SD, SMP maupun SMA/SMK. Dengan demikian

Disiapkan Sekolah Terdekat

akan lebih mudah mengarahkan mereka ke sekolah-sekolah terdekat. Selain itu, sekolah terdekat juga diberi waktu untuk mempersiapkan diri menerima para siswa dari kalangan pengungsi. ‘’Jangan sampai nanti mereka datang ke sekolah, tapi sekolahnya belum siap. Bangku dan segala macam termasuk guru harus dipersiapkan, sehingga proses belajar-mengajar di sekolah tidak terganggu dan anak-anak ini mendapat pelayanan,’’ terangnya. Gunawan juga berencana melibatkan Pramuka dan guru-guru untuk memberikan dukungan moral bagi anak-anak. Bagaimana agar anak-anak yang menjadi pengungsi bisa merasakan berada di rumahnya sendiri. Selain itu, anak-anak juga perlu dimotivasi agar tetap mau melanjutkan pendidikannya, sekalipun di pengungsian. Salah seorang pengungsi, Kadek Nova, mengaku sangat ingin kembali ke sekolah. Siswa kelas III SD ini sudah tujuh

hari tidak bersekolah pascameningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung. ‘’Ibu yang menyuruh tidak sekolah,’’ kata Nova yang mengaku bersedia kembali bersekolah, namun di sekolah yang ada di Sanur. Jawaban berbeda justru dilontarkan Ketut Reni. Siswi kelas III SMP ini hanya ingin kembali bersekolah di sekolah lamanya. Kalau terlalu lama berada di pengungsian, Reni mengaku akan memilih bekerja ketimbang melanjutkan pendidikannya. Dikonfirmasi terpisah, anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, anak-anak sekolah selama masa pengungsian harus tetap dapat melakukan kegiatan belajar dengan memanfaatkan sekolah terdekat. Di sisi lain, Pemprov Bali diminta melakukan pendataan secara lebih teliti terhadap aset-aset pemerintah yang dapat dipergunakan sementara sebagai penampungan. ‘’Termasuk aset di Denpasar dan Badung, sehingga kabupaten/

kota tersebut bisa secara intensif memberikan bantuan konsumsi dan kebutuhan dasar. Sebagai contoh, Balai Pelatihan Provinsi Bali, GOR Ngurah Rai dan lainnya untuk tahapan berikutnya,’’ ujar politisi PDI-P ini. Adhi Ardhana menambahkan, para pengungsi diharapkan tidak terpisahpisah agar tidak menyulitkan koordinasi terkait kebutuhan dasar. Mengenai pemenuhan kebutuhan dasar, seluruh industri pariwisata seperti hotel agar menyalurkan CSR kepada para pengungsi. Secara khusus, Adhi Ardhana mengaku salut dengan upaya tanggap darurat di GOR Swecapura, Klungkung. Kendati para pengungsi masih harus diberikan rasa aman mengenai rumah atau barang yang ditinggalkan mengungsi. ‘’Saya sudah menitip kepada komandan lapangan saat itu agar setiap hari memberikan info terkait kondisi daerah yang ditinggalkan,’’ tegasnya. (kmb32)

Raih Juara Umum Porprov Tujuh Kali Berturut-turut

Badung Sambut Patriot Olahraga Porprov

BADUNG menyambut kedatangan patriot olahraga dalam ajang Pekan Olahraga (Porprov) XIII Tahun 2017 di Jaba Pura Lingga Bhuwana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (23/9) malam. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, para kepala perangkat daerah, Ketua Umum KONI Badung Si Putu Raka Arnaya, seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, serta masyarakat di seputaran Puspem Badung. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa memberikan apresisi setinggitingginya kepada kontingen Porprov Badung yang sudah berhasil meraih juara umum I. ‘’Patut kita apresiasi perjuangan kontingen Badung ini. Kemarin info dari media massa selisih perolehan medali emas dengan rival cuma satu emas, tapi dengan perjuangan dan semangat akhirnya berhasil meraih juara umum Porprov XIII. Tidak salah jika kontingen Badung disebut Patriot Olahraga Badung,’’ ujar Adi Arnawa. Lebih lanjut, Adi Arnawa menambahkan, keberhasilan Badung meraih juara umum hingga tujuh kali berturut-turut ini menunjukkan pembinaan olahraga

di Badung telah berjalan dengan baik. ‘’Untuk itu, ke depannya saya mendorong KONI Badung lebih giat lagi melakukan pembinaan terhadap atlet Badung sejak dini. Sehingga mereka diharapkan mampu bersaing dan meraih juara bukan hanya pada Porprov saja, namun juga pada event nasional lainnya maupun internasional, seperti PON, Sea Games bahkan Olimpiade sehingga atlet-atlet Badung dapat berjaya dan mengharumkan Badung dalam bidang olahraga,’’ tegasnya. Hal senada juga dikatakan Ketua Kontingen Porprov Kabupaten Badung I Made Sutama yang juga merupakan Sekretaris Umum KONI Badung. Ia menegaskan, KONI Badung akan tetap membina atlet-atlet Badung untuk persiapan berlaga pada event olahraga seperti Porprov XIV yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada tahun 2019 mendatang. ‘’Pembinaan atlet sejak dini mutlak diperlukan, apalagi dalam beberapa cabang olahraga umur atlet dibatasi. Kita akan segera membina bibit-bibit atlet dari Porsenijar baik Porsenijar kecamatan sampai kabupaten, sehingga ke depannya Badung tidak akan kekurangan atlet. Terkait venue pendukung latihan dari atlet sudah dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung, seperti melakukan perbaikan beberapa venue olahraga sehingga menjadi lebih

PORPROV - Badung sambut kedatangan patriot olahraga dalam ajang Pekan Olahraga (Porprov) XIII Tahun 2017 di Jaba Pura Lingga Bhuwana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (23/9) malam. representatif dalam melakukan latihan atlet,’’ paparnya. Adapun perolehan medali untuk kontingen Badung pada Porprov XIII

Tahun 2017 ini adalah emas sebanyak 137 medali, perak 114 medali dan perunggu sebanyak 107 medali dengan total medali sebanyak 358 medali. (ad1586)


BADUNG

Senin Pon, 25 September 2017

3

Jika Bandara Ngurah Rai Tutup

Sembilan Bandara Alternatif Disiapkan Mangupura (Bali Post) -

Aktivitas Gunung Agung yang saat ini berada pada level IV atau awas, belum mempengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Penerbangan di Bali masih berjalan normal. Bahkan, belum ada perubahan rute maupun penutupan bandara. Kendati begitu, Kementerian Perhubungan sudah mempersiapkan sembilan bandara alternatif yang rencananya digunakan ketika Bandara I Gusti Ngurah Rai terpaksa ditutup. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Dr. Agus Santoso menegaskan hal itu saat ditemui di Gedung Pusat Pengendalian Operasi Gawat Darurat atau Emergency Operation Centre (EOC) yang sekarang juga menjadi Posko Pemantauan dan Koordinasi Gunung Agung, Minggu (24/9) kemarin. Menurut Agus Santoso, faktor penentu perubahan rute ataupun penutupan bandara adalah tergantung dari sebaran abu vulkanik atau volcanic ash. Sebagai acuan-

nya, tergantung dari tiga indikator yakni informasi dari Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) serta data dari Darwin Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC Darwin) dan informasi pilot report (pirep) maupun penduduk mengenai temuan abu vulkanik. Apabila dua dari tiga parameter tersebut sudah menyimpulkan positif, maka pihaknya akan langsung melakukan aksi. ‘’Volcanic ash adalah indikator apakah pesawat harus reroute, apakah bandara harus ditutup dan sebagainya,’’ katanya. Meski sudah muncul abu vulkanik, kata Agus Santoso, penutupan bandara belum tentu dilakukan. Karena penutupan bandara juga harus melihat kemana arah

angin. Apabila angin tidak membawa abu vulkanik ke arah bandara, maka bandara tidak akan ditutup. Artinya, penerbangan masih mungkin menghindari abu vulkanik, sehingga aktivitas penerbangan tidak perlu ditutup. Sebagai alternatif, terdapat tujuh bandara yang rencananya digunakan ketika Bandara I Gusti Ngurah Rai terpaksa ditutup. Tujuh bandara itu ada di Surabaya, Balikpapan, Makassar, Lombok, Banyuwangi, Labuan Bajo, dan Solo. Karena di Bali juga mendarat penerbangan internasional dari arah utara, maka ada dua tambahan bandara alternatif. ‘’Dua bandara itu berlokasi di Manado dan Ambon. Jadi ada sembilan bandara yang kami siapkan untuk di-verted

pesawat terbang yang akan ke Bali, jika terjadi volcanic ash di atas Pulau Bali,’’ jelasnya. Agus Santoso memastikan seluruh maskapai sudah diajak berkoordinasi berkaitan dengan hal tersebut. Bahkan mereka diyakini telah siap dengan langkah yang diambil masing-masing. Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, menambahkan kondisi penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga saat ini masih berjalan normal. Dikatakan, sejak aktivitas Gunung Agung meningkat tidak ada penurunan angka penumpang. Jumlah penumpang per hari antara 50 ribu sampai 60 ribu orang. ‘’Sampai hari ini (kemarin-red) kami pantau masih normal-normal saja. Jumlah penumpang masih tetap. Yakni antara 50 ribu sampai 60 ribu penumpang,’’ tegasnya. (kmb23) MENINJAU - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa bersama anggota DPRD Badung Putu Alit Yandinata meninjau langsung para pengungsi di Desa Sibangkaja dan Desa Darmasaba, Minggu (24/9) kemarin.

Bali Post/ist

Bupati Instruksikan Camat dan Perbekel Jangan Telantarkan Pengungsi Mangupura (Bali Post) Warga Karangasem yang mengungsi untuk menghindari bahaya erupsi Gunung Agung terus berdatangan ke Kabupaten Badung. Setidaknya pengungsi yang telah masuk ke Gumi Keris hingga kini mencapai 873 orang. Mereka yang berdatangan sejak Jumat (22/9) lalu itu tersebar di Kecamatan Petang sebanyak 38 orang, Abiansemal (395), Mengwi (271), Kuta (156), Kuta Utara (4) dan Kuta Selatan sebanyak Sembilan orang. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan status Gunung Agung yang berada di level awas. Melihat kondisi tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memerintahkan jajarannya dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turun ke lapangan mengecek keberadaan pengungsi di wilayahnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini juga mengutus Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung melihat warga Karangasem yang mengungsi. ‘’Bapak Bupati menginstruksikan kepada saya agar seluruh jajaran perangkat wilayah, baik Camat, pemerintah desa/lurah hingga aparat terbawah agar melakukan fasilitasi pengungsi. Jangan sampai ada saudara kita dari Karangasem terlantar di pengungsian,’’ tegas Adi Arnawa saat meninjau kondisi pengungsi di wilayah Desa Sibangkaja dan Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu (24/9) kemarin. Adi Arnawa yang datang bersama anggota DPRD Badung Putu Alit Yandinata didampingi Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta meminta perangkat wilayah mengambil langkah-langkah cepat dan mengomunikasikan bila perlu disiapkan tempat khusus untuk menampung dan dikoordinasikan dengan BPBD Badung, jaringan logistik, sosial serta RSUD Mangusada. ‘’Jangan sampai saudara-saudara kita yang mengungsi telantar,’’ tegasnya lagi. I Wayan Pagi, salah seorang pengungsi yang mengungsi di wilayah Desa Sibangkaja menuturkan, jarak tempat tinggalnya dengan Gunung Agung

kurang lebih 12 kilometer, setiap lima menit mengalami gempa. ‘’Karena itu saya merasa ketakutan, sehingga mengajak seluruh keluarga mengungsi ke rumah saudara yang ada di wilayah Badung,’’ ujarnya. Ditemui terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya menyatakan pihaknya telah menyediakan beberapa tempat untuk menampung para pengungsi Gunung Agung di Badung. ‘’GOR Purna

Krida, Kerobokan dan GOR Mengwi sudah kami persiapkan untuk penampung pengungsi,’’ jelasnya. Sementara alternatif lainnya, kata Wijaya, pihaknya akan memanfaatkan balai banjar maupun kantor desa/kecamatan. ‘’Tetapi memang belum ada keputusan yang mana nanti a ka n d ip e rg una ka n. Se mentara kami siapkan dulu lokasinya, sambil menunggu perkembangan situasi dan petunjuk pimpinan.

Kita akan laporkan dulu ke pimpinan,’’ katanya. Guna mengantisipasi arus pengungsi yang semakin banyak berdatangan ke Gumi Keris, BPBD sudah berkoordinasi dengan segenap instansi, terutama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI dan RSUD Mangusada. Sebab, bila menggunakan tempat khusus untuk menampung para pengungsi, perlu juga dipikirkan kebutuhan logistik, air dan sebagainya. (kmb27)

MELAYAT - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang juga Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali melayat ke rumah duka almarhum I Bagus Alit Dira.

Bupati Badung Melayat ke Rumah Duka Almarhum I Bagus Alit Dira

Giri Prasta Siap Lanjutkan Semangat Almarhum untuk Teruskan Tradisi BERPULANGNYA pendiri Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara I Bagus Alit Dira, Rabu (20/9) lalu, tidak saja mengundang duka di kalangan keluarganya, tapi juga sejumlah tokoh Bali yang mengenal sosok almarhum. Kamis (21/9) malam Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang juga Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali mendatangi rumah duka almarhum untuk menyatakan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Saat itu Ketua DPD PDI Perjuangan Bali yang juga anggota DPR-RI I Wayan Konster juga datang memberikan ucapan serupa. Bupati Giri Prasta saat melayat ke rumah duka mengatakan semasa almarhum hidup, banyak hal yang bisa diapresiasi dari kiprah almarhum di Bakti Negara ini. Utamanya, jasa

almarhum mengembangkan PSPS Bakti Negara. ‘’Berkat beliau banyak sekali melahirkan prestasi di bidang seni dan budaya di Bakti Negara ini, mulai di tingkat nasional hingga internasional. Tiang atas nama pribadi dan Ketua Umum DPD Bakti Negara Bali, turut berbelasungkawa atas berpulangnya pendekar utama Guru Besar Ajik Bagus Alit Dira. Semangat beliau untuk membesarkan Bakti Negara perlu kita contoh dan semangat itu tetap ada pada kami yang nantinya menjadi generasi penerus tradisi budaya beladiri asli Bali ini,’’ terangnya. Sementara itu, anggota DPR-RI I Wayan Koster mengungkapkan pihaknya selaku pribadi dan sebagai Penasehat DPD Bakti Negara Bali turut berbela sungkawa atas kepergian almarhum. ‘’Beliau yang juga menjadi Ketua

Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bakti Negara Bali, kami tahu sangat konsen dalam mengembangkan beladiri asli Bali ini. Dengan kepergian beliau ini, keluarga bisa tabah dan bisa melanjutkan apa yang diharapkan almarhum semasa hidup,’’ ujarnya. Adapun rangkaian karya pitra yadnya yang akan digelar untuk almarhum I Bagus Alit Dira, yakni pada tanggal 24 September 2017 dilaksankan upacara nyiraman layon. Tanggal 29 September 2017 dilaksankan upacara memeras lan ngajum, tanggal 30 September 2017 pukul 12.00 Wita dilaksanakan upacara Palebon. Kegiatan upacara Pitra Yadnya ini dilaksanakan di rumah duka Pusat Latihan PSPS Bakti Negara Bali, Jalan Kerta Negara, Gang Bakti Negara, Kelurahan Ubung Kaja. (ad1585)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

BBPP Ketindan Malang ATC Petani Muda Wirausaha Bali

PELATIHAN dan Pendidikan Agric Training Camp (Diklat ATC) Petani Muda Wirausaha Bali diselenggarakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Hidayah Bali, Agro Wisata Strawberry Stop, Candikuning, Bedugul, Tabanan, 13–17 September 2017. Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Malang. ATC Petani Muda Wirausaha Bali diikuti 30 orang untuk angkatan I, di antaranya SMAN 1 Mengwi, SMAN 1 Tabanan, SMAN 1 Penebel, SMKN 1 Petang, SMA Candimas Pancasari, MA Al-Irsyad Candikuning, SMA Saraswati Tabanan dan SMA Katolik Denpasar. Menurut Kepala BBPP Ketindan Drh. Djajadi Gunawan, MPH., diselenggarakannya Diklat ATC Petani Muda Wirausaha ini karena melihat potensi sumber daya pertanian yang dimiliki Indonesia baru akan memberi sumbangan berarti bagi perekonomian nasional apabila dikelola secara benar, terarah dan profesional. Pembangunan pertanian ke depan sangat ditentukan oleh peran generasi muda pertanian. Sejarah membuktikan bahwa generasi muda mempunyai peran sangat penting dan strategis dalam proses perjuangan dan pembaruan pembangunan bangsa. Menyadari itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan bekerja sama dengan P4S Hidayah Bali Candikuning secara berjenjang dan berkelanjutan membina generasi muda melalui berbagai program dan kegiatan yang diarahkan untuk menyiapkan petani muda wirausaha dalam rangka membangun kecintaan dan penghargaan terhadap dunia pertanian.

PESERTA – Peserta Diklat Agric Training Camp (ATC) yang diadakan BBPP Ketindan Malang di Candikuning, Bedugul, Tabanan. Berdasarkan sudut pandang pertanian, sasaran pembinaan generasi muda digolongkan menjadi tiga kelompok. Pertama, generasi muda berusia 15–22 tahun, mencintai pertanian dan berminat bekerja di bidang pertanian disebut Taruna Bumi. Kedua, generasi muda berusia 16–22 tahun, anak petani, turut serta membantu kegiatan usaha tani keluarga/orangtua dan belum menentukan bidang pertanian sebagai mata pencaharian disebut Taruna Tani. Ketiga, generasi muda berusia 20–35 tahun yang mandiri, berusaha tani sendiri, telah menentukan bidang pertanian sebagai sumber mata pencaharian dan memiliki semangat wirausaha, disebut Petani Muda Wirausaha. Tokoh petani Tabanan yang juga Owner Strawberry Stop Candikuning, I Nyoman Suta, yang kiprahnya selalu memperjuangkan petani dan concern membina petani muda melalui pelatihan agribisnis, mengatakan kegiatan Diklat ATC ini salah satunya untuk memperkenalkan pertanian kepada generasi muda, mempercepat alih teknologi dan alih generasi di bidang pertanian.

Generasi muda harus disadarkan melalui penyuluhan, diklat dan kursus bahwa pertanian akan membawa kesejahteraan bagi Indonesia bila ditekuni secara serius. Peserta diberikan materi kebijakan masa depan pertanian Indonesia, budi daya strawberry, budi daya paprika, budi daya sayuran organik, pascapanen pengolahan buah strawberry dan pengolahan pupuk organik. Selain itu dilaksanakan kunjungan lapangan ke kelompok tani yang sudah maju, seperti KT Setia Makmur yang mengembangkan bio-industri dan simantri, KT Kanti Sembada yang mengembangkan paprika di atas rumah dan KT Mega Jaya Farms yang melakukan pengembangan bibit kentang. Materi diklat disampaikan Kadis Pertanian Bali Ir. I.B. Wisnu Wardana, Kepala BBPP Ketindan Drh. Djajadi, MPH., jajaran Dinas Pertanian Tabanan dan tokoh petani di antaranya I Nyoman Suta, I Wayan Ada, I Made Artana, Drs. Nyoman Suweca, Ni Made Sumetri, Faqih H., I Dewa Ketut Karta, S.P., I Made Cariana, S.P. dan Ketua P4S Hidayah Bali Hadiman Marzuki. (ad1424)

Dikatakannya, sarana pelayanan kesehatan yang memadai sangat dibutuhkan, melihat pertumbuhan kota Singaraja yang semakin pesat. ‘’Keikutsertaan masyarakat Singaraja dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sampai saat ini mencapai angka 60-70% dan ini merupakan angka yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya,’’ imbuh Harsa Wardana. Direncanakan re-launching pada Desember 2017, RSU KDH–BROS diharapkan akan menjadi rumah sakit umum swasta pertama di wilayah Bali Utara khususnya. Fasilitasnya cukup modern dan akan memberikan pelayanan berbeda untuk masyarakat Singaraja khususnya dan Bali pada umumnya. Visi RSU KDH-BROS adalah ‘’Menjadi

rumah sakit pilihan yang bermutu, terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Buleleng khususnya dan Bali pada umumnya’’. Didukung total 70 bed rawat inap, 4 bed ICU dan 1 bed NICU, serta penambahan mesin HD dari 4 menjadi 18 mesin, RSU KDH berharap bisa memberikan pelayanan kesehatan di bidang medis dan pelayanan penunjang yang terjangkau oleh masyarakat luas dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Saat ini RSU Karya Dharma Husada merupakan rumah sakit tipe D. Kami berharap melalui kerja sama pengelolaan dengan BROS, kelas rumah sakit dapat ditingkatkan menjadi tipe C dalam dua tahun ke depan,’’ jelas Direktur SDM dan Pelayanan BROS. (ad1581)

Senin Pon, 25 September 2017

AFS Wisuda Ahli Madya Farmasi

Lulusannya Menguntungkan Dunia Industri

DIREKTUR Akademi Farmasi Saraswati (AFS) Denpasar Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed. Apt., Sabtu (23/9) lalu mewisuda 82 lulusan Ahli Madya Farmasi. Hingga acara pelantikan dan wisuda ini, AFS sudah menamatkan 554 tenaga kesehatan Ahli Madya Farmasi. Saat itu Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menyerahkan akreditasi BAN-PT yang diterima Direktur AFS Made Agus Sunadi Putra didampingi Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Yang membanggakan, kata Agus Sunadi Putra, hampir seluruh lulusannya bekerja sebelum lulus. Ini menunjukkan kepercayaan pengguna lulusan terhadap kualitas AFS Denpasar. Kedua, sebagian besar lulusan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Meski demikian, AFS yang dibidani Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar terus melakukan inovasi guna memenuhi tuntutan pasar kerja SDM Kesehatan. Salah satunya melaksanakan review kurikulum mengacu pada KKNI, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui penguatan peran Badan Penjaminan Mutu (BPM). Pada acara yang dihadiri para orangtua mahasiswa tersebut, ia menyampaikan kabar gembira. Sesuai SK Lam-PTKes Nomor 0527/ LAM-PTKes/Akr/Dip/VIII/2017, diputuskan AFS terakreditasi B dengan skor 325. Hasil akreditasi ini memberikan implikasi positif bagi AFS Denpasar. UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan mensyaratkan tenaga kesehatan berkualifikasi

AKREDITASI - Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa (kiri) usai menyerahkan SK BAN-PT kepada Direktur AFS I Made Sunadi Putra didampingi Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji pada acara wisuda AFS. minimal D-3. Lulusan SMK yang sudah bekerja juga bisa melanjutkan ke jenjang Diploma Tiga karena izin belajar dari BKD mensyaratkan prodi yang dituju terakreditasi minimal B. Selain itu, membuka peluang bagi AFS menyelenggarakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). RPL ditujukan bagi masyarakat yang sudah bekerja di bidang tenaga kesehatan tanpa menempuh beban studi normal. Made Agus Sunadi Putra didampingi Pudir I I Putu Era Sandhi Kusumayuda, S.Farm., M.Phil.Apt., Pudir II Ni Nyoman Wahyu Udayani, S.Farm., M.Si., Apt., Biomed.Apt. dan Pudir III P. Santoso, S.Si., M.Biomed. Apt., Kaprodi Ketut Agus Adrianta, S.Farm., M.Biomed.Apt. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik masing-masing Ni Putu Ade Pratiwi, Mi Kade Krisna Utari dan Ni Wayan Yuliasih. Ketua Yayasan PR Saraswati

Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji mengaku bangga dalam waktu dua bulan Direktur AFS dan jajarannya mampu meraih akreditai B. Pestasi ini bukan sebuah akhir melainkan awal untuk terus berkreasi memajukan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam kualitas PBM, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kunci dari itu semua adanya peningkatan mutu dosen, yakni meraih doktor dan guru besar. Upaya ini sangat menentukan peningkatan status AFS menjadi sekolah tinggi. Rasa bangga juga diungkapkan Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa. Model pendidikan vokasi semacam AFS ini sangat diperlukan oleh industri. Wajar semua lulusan AFS diserap di dunia kerja karena benar-benar menguntungkan dunia industri. Hal itu didukung model pendidikan di AFS yang 70 persen praktik dan 30 persen teori. (ad1583)

Tangani Pengungsi Gunung Agung

Gubernur Pastika Perintahkan Semua OPD Provinsi Bali Kerja Optimal PT PHJ (BROS) Kerja Sama Pengelolaan RS KDH

MEMASUKI tahun ke-7 operasionalnya, RSU Bali Royal (BROS) yang merupakan unit bisnis PT Putra Husada Jaya (PHJ), dipercaya mengelola RS Karya Dharma Husada (KDH) bekerja sama dengan PT Indo AlkesMart Indonesia. Kerja sama ini meliputi operasional (layanan medis dan nonmedis). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur PT Putra Husada Jaya Ir. Ida Bagus Indrajaya dan pihak Indo AlkesMart Indonesia diwakili I Nengah Rukun, AMK., S.Sos. Menurut Indrajaya, kerja sama ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa masyarakat Singaraja berhak mendapat akses seluas-luasnya atas layanan kesehatan, utamanya empat layanan dasar dan layanan lainnya yang menjadi unggulan di BROS. Diharapkan melalui kerja sama pengelolaan ini, akan meningkatkan layanan dan fasilitas kesehatan di RSU Karya Dharma Husada dan bisa menjadi jawaban bagi masyarakat Singaraja khususnya dalam memilih sarana pelayanan kesehatan. Direktur SDM dan Pelayanan BROS dr. Gede Harsa Wardana, M.M. mengatakan kehadiran rumah sakit ini merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat. ‘’Kami melihat ada beberapa potensi dalam melakukan pengembangan di Singaraja. Selain melihat luas, potensi pengembangan pasar di Singaraja yang cukup pesat juga menjadi bahan pertimbangan kami memilih untuk melakukan pengembangan di Singaraja,’’ ujarnya.

BERSAMA – Direktur PT Putra Husada Jaya Ir. Ida Bagus Indrajaya dan I Nengah Rukun, AMK., S.Sos. mewakili Indo AlkesMart Indonesia didampingi jajarannya foto bersama usai penandatanganan MoU KDH–BROS.

Made Urip Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Delod Peken Sasar Karang Taruna, Ingatkan Kembali Nilai Kebangsaan

ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selaku salah satu anggota MPR-RI kembali menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyasar generasi muda dari Karang Taruna Widya Kusuma Desa Delod Peken, Tabanan, Sabtu (23/9) lalu. Sosialisasi dipusatkan di Balai Banjar Delod Rurung dihadiri anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan Putu Gede Desta Kumara, Perbekel Delod Peken Komang Gede Restan Wisnaya, Ketua Ranting dan Anak Ranting PDI-P, Klian Adat dan Dinas, pengurus PKK, pengurus pecalang, anggota dan pengurus STT se-Desa Dauh Peken. Dua narasumber merupakan senior PDI-P yakni Wayan Dika Sumantra dan Wayan Gunadi. Ketua Karang Taruna Widya Kusuma Desa Delod Peken Komang

Agus Angga Pratirta mengucapkan terima kasih atas perhatian sangat besar Made Urip terhadap generasi muda. Dalam segala kegiatan, Made Urip selalu datang sekaligus memberikan bantuan partisipasi kepada masyarakat. Bendahara STT Banjar Gerogak Gede, Ni Luh Ayu Sri Utami, menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dari Made Urip sangat bermanfaat khususnya terkait nilainilai kebangsaan. Apalagi dikemas sangat menarik sehingga masyarakat sangat antusias. Sosialisasi seperti ini agar terus dilakukan. Bendahara STT Dharma Duta Banjar Delog Rurung I Gusti Putu Udiana Ariawan sependapat bahwa sosialisasi yang dilakukan Made Urip sangat menarik. Terlebih banyak ada media hoax, sehingga sosialisasi ini bisa memberikan informasi yang benar ke masyarakat. Sosialisasi ini sangat penting bagi generasi muda.

SOSIALISASI – I Made Urip, anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan selaku anggota MPR-RI, menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Delod Peken, Tabanan.

Sementara itu, Made Urip menyatakan anggota DPR sekaligus anggota MPR yang terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD-RI diwajibkan melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di seluruh Tanah Air. Sebagai anggota Banggar MPR-RI, Made Urip bahkan melakukan sosialisasi sampai ke luar negeri. ‘’Banyak tantangan baik dari dalam maupun luar berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti adanya daerah yang ingin lepas dari NKRI. Melalui Empat Pilar Kebangsaan kita diingatkan kembali agar tidak terpecah belah akibat isu SARA dan rasa ketidakadilan,’’ tandas Ketua DPP PDI-P ini. Menurut anggota DPR-RI empat periode ini, Pancasila adalah dasar negara dan arah tujuan bangsa sekaligus penuntun kehidupan berbangsa dan bernegera. Apa pun kebijakan harus mencerminkan nilai Pancasila. UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang diamandemen sampai empat kali. Akibat perubahan itu banyak muncul lembaga negara baru termasuk pemilihan presiden secara langsung. Pilar ketiga NKRI sekarang menghadapi banyak tantangan akibat kesejangan pembangunan, adanya keinginan lepas dari NKRI, sehingga Aceh dan Papua diberikan perlakuan khusus dan serius. Selain itu, dibangun infrastruktur di daerah perbatasan oleh Presiden Jokowi. Infrastruktur itu alat pemersatu. Jika Pilar terakhir Bhinneka Tunggal Ika. Negara dari dulu sudah berbeda suku bangsa, ras dan agama, tetapi tetap bersatu. (ad1582)

MENYIKAPI naiknya status Gunung Agung mencapai level 4 atau status awas sejak Jumat (22/9) lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengumpulkan jajarannya di rumah pribadi Gubernur di kawasan Perumahan Teras Ayung, Denpasar, Minggu (24/9) kemarin. Dalam arahan singkatnya sebelum bertolak ke tempat pengungsian Tanah Ampo, Karangasem, Gubernur Pastika mengingatkan kembali kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentang permasalahan pengungsi yang semakin kompleks. Menurutnya, jumlah pengungsi dari hari ke hari semakin banyak, sehingga perlu penanganan serius dan bersifat urgen. Pada pertemuan singkat tersebut, orang nomor satu di Bali itu mengambil beberapa keputusan penting terkait masalah penanganan para pengungsi. Ia menugaskan Sekda Provinsi Bali Cok. Pemayun untuk melakukan pembagian tugas kepada kepala-kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali tentang tanggap bencana. ‘’Siapa yang ke mana dan berbuat apa harus jelas dan sesuai tupoksi. Para kepala OPD juga harus sigap dan bekerja secara optimal membantu para pengungsi di lapangan,’’ tegasnya. Keputusan penting lainnya terkait masalah ancaman erupsi Gunung Agung adalah pencairan dana bencana dari APBD Bali yang harus segera terealisasi. Menurut Mangku Pastika, permasalahan ini sangat penting dan masyarakat khususnya para pengungsi sangat membutuh-

kan, sehingga harus mendapatkan penanganan prioritas. Setelah pencairan dana terealisasi, selanjutnya Gubernur Bali menginstruksikan agar segera menyalurkan bantuan beras untuk tanggap bencana, disusul bantuan-bantuan lainnya yang diperlukan oleh para pengungsi di lapangan. ‘’Yang penting koordinasi semua harus bagus. Apa saja yang diperlukan di lapangan harus dikoordinasikan dengan baik,’’ ujarnya. Di sisi lain, Mangku Pastika menilai selama ini penanganan pengungsi sudah berjalan cukup baik. Menurutnya, setidaknya sudah terdapat sekitar 142 titik pengungsian yang menampung 34.834 pengungsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Untuk memperlancar pendataan dan penyaluran bantuan logistik dan kesehatan diharapkan jumlah titik pengungsian bisa dikurangi. ‘’Jika

ada jumlah pengungsi yang kurang dari 200 orang agar bisa digabung ke lokasi yang lebih besar dan terdekat yang sudah ditentukan oleh pemerintah,’’ imbuhnya. Setelah menggelar rapat singkat, rombongan Gubernur Pastika langsung bertolak ke posko utama pengungsian di Tanah Ampo, Karangasem, guna melakukan konsolidasi serta memantau jalannya pelayanan terhadap para pengungsi. Di sini diadakan rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Provinsi Bali dihadiri Bupati Karangasem dan OPD leading Pemprov dan OPD Pemkab Karangasem. Menurut pantauan Gubernur Bali, kondisi pengungsian di GOR Suwecapura, Klungkung sudah ditangani dengan baik. Ia mengapresiasi koordinasi Bupati dan Pemkab Klungkung yang terjalin bagus. (ad1584)

KOMUNITAS Honda CBR Series mengikuti rangkaian kegiatan nonton bareng balapan Asian Road Racing Championship (ARRC) Seri India di Showroom Dealer Honda Big Wing terbaru yang berada di kawasan Astra Biz Center, Serpong, Sabtu dan Minggu (23-24/9). Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan komunitas Honda terhadap pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang tengah berjuang di ARRC menggunakan motor kebanggaan anak bangsa, Honda CBR250RR, dan motor supersport Honda CBR600RR. Sebelum sesi nonton bareng dimulai, para bikers dipandu oleh instruktur Astra Honda Racing School (AHRS) M. Fadli Imammudin diajak mengenal lebih dekat kiprah pembalap binaan PT Astra Honda

Motor (AHM) yang berlaga di ARRC. Mereka yang ditempa sejak dini di AHRS, menapaki jenjang karier balap di berbagai kancah balap nasional dan internasional, hingga mengukir prestasi di ARRC tahun ini. Nonton bareng ini merupakan kerja sama AHM dengan jaringan sepeda motor Honda, yaitu Astra Motor Jakarta. Nonton bareng diikuti 25 bikers Honda CBR150R serta 25 bikers CB150R Streetfire menyaksikan balapan pertama (Sabtu, 23/9) dan 30 bikers Honda CBR250RR pada balapan kedua (Minggu, 24/9) kejuaraan balap ARRC Seri India. Acara ini juga diisi beragam aktivitas kebersamaan seperti games seru ala bikers. Pada akhir sesi nonton bareng, AHM menyiapkan games dan doorprize menarik untuk bikers. Semangat One Heart turut menemani komunitas di acara

nonton bareng, sehingga semakin kuat tercipta hubungan yang erat dengan pencinta motor Honda. General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan, kuatnya kecintaan para bikers terhadap Honda CBR Series dan CB150R Streetfire, memberikan semangat yang tinggi bagi para bikers untuk mendukung performa unggul pembalap Astra Honda yang menunggangi Honda CBR250R di lintasan Sirkuit Madras. ‘’Kegiatan nonton bareng ARRC bersama komunitas Honda diharapkan semakin menguatkan ikatan emosional antara bikers Honda dan motor Honda kesayangannya yang berperforma tinggi,’’ ujarnya. Astra Biz Center (ABC) BSD Tengerang diresmikan 14 Agustus 2017 lalu. Di kawasan ini, Astra Motor membangun Dealer Flagship Showroom yang memiliki dua lantai, area service, serta layanan premium bagi konsumen setia motor Honda. Lantai satu terdiri atas area Big Bike Zone, area Premium Zone, area One Heart Zone, serta bengkel yang dilengkapi 7 pit regular, 1 pit heavy repair, 2 pit Big Bike, dan fasilitas dyno test yang dapat digunakan para pencinta. Sementara lantai dua terdiri atas tunel yang berisikan motor balap MotoGP versi jalan raya, Honda RCV213V-S yang memiliki DNA mirip dengan motor yang digunakan Marc Marquez di ajang balap dunia MotoGP. Selain itu terdapat area lounge yang dilengkapi giant screen, library, kids corner dan area interactive zone. (bns1)

ARAHAN – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (tengah) memberikan arahan kepada para kepala OPD Provinsi Bali terkait penanganan pengungsi Gunung Agung.

Komunitas Honda Nonton Bareng ARRC India di Astra Biz Center

AHM NOBAR - Bikers Honda CBR250RR mengikuti nonton bareng Asia Road Racing Championship Seri India untuk memberikan dukungan bagi pembalap AHRT yang tengah berjuang balapan menggunakan motor Honda CBR250RR.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


seremonial

Senin Pon, 25 September 2017

Bank BRI Bangun Posko Tanggap Darurat Bencana di Karangasem

PENETAPAN status awas atau level IV aktivitas Gunung Agung, mendapat perhatian serius dari Bank BRI. Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), telah terjadi gempa vulkanik dangkal sebanyak 109 kali, gempa vulkanik dalam 178 kali dan tektonik lokal 13 kali, dengan amplitudo dan durasi yang bervariasi. Sebagai bentuk antisipasi dampak bencana dari meletusnya Gunung Agung, Bank BRI mendirikan posko tanggap darurat bencana di dua lokasi di sekitar lereng Gunung Agung. ‘’Selain itu, Bank BRI menyalurkan bantuan senilai Rp 250 juta kepada masyarakat setempat yang nantinya disalurkan ke tujuh titik lokasi pengungsian. Adapun bantuan yang diberikan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat yang berada di pengungsian,’’ ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso, Minggu (24/9) kemarin. Dijelaskannya, pendirian posko tanggap darurat bencana serta penyaluran sembako ini merupakan bagian dari quick alert response system yang dimiliki Bank BRI dalam menghadapi setiap

BANTUAN - Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso didampingi Pemimpin Wilayah BRI Bali-Nusra Dedi Sunardi menyerahkan bantuan kepada Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan di Posko Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (24/9) kemarin. bencana alam yang terjadi di pelosok negeri. Meskipun Bank BRI sudah mengaktifkan quick alert response system guna mengantisipasi dampak letusan Gunung Agung, pihaknya tetap berharap gunung tertinggi di Pulau Bali tersebut tidak jadi meletus. Terkait layanan operasional perbankan di wilayah terdampak, Bank BRI sudah

menyiapkan alternate site. ‘’Agen BRIlink serta mobil layanan teras keliling sudah kami siapkan untuk mengantisipasi berhentinya aktivitas perbankan di sekitar lokasi terdampak,’’ kata Hari Siaga. Selanjutnya, pihaknya turut berdoa semoga kondisi Gunung Agung semakin membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal seperti semula. (ad1594)

Geg Rani Berbagi Kasih dengan Pengungsi RIBUAN warga Karangasem kini harus menjadi pengungsi. Mereka meninggalkan rumah dan harta benda serta hidup dengan fasilitas yang serba terbatas di tempat penampungan. Wajar bila simpati mengalir dalam berbagai bentuk. Salah satunya ditunjukkan Pande Istri Maharani Primadewi yang Minggu (24/9) kemarin mengunjungi GOR Swecapura di Klungkung. Bersama Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati, mereka mengantarkan sejumlah bantuan seperti air mineral, mi instan dan berbagai kebutuhan lainnya. Geg Rani, begitu dia akrab disapa, juga menyempatkan diri menyatu dengan para pengungsi yang saat dikunjungi sebagian besar anakanak, para ibu dan lansia. ‘’Saya bisa merasakan kesedihan mereka. Kami berharap semua ini segera berlalu,’’ ujar bakal calon Wakil Bupati (Wabup) Gianyar dari Koalisi Gianyar Bangkit ini. Ia berharap selama dalam pengungsian, mereka bersabar dan percaya akan bantuan yang diberikan warga dan pemerintah. Geg Rani akan terus menggalang kepedulian melalui berbagai organisasi dan kelompok masyarakat, tempat dirinya ikut bergabung di dalamnya.

JUMPAI PENGUNGSI - Pande Istri Maharani Primadewi yang akrab dipanggil Gek Rani bersama Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati menjumpai pengungsi Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung. ‘’Ini saat yang sulit. Kita perlu bersatu dan bergandeng tangan,’’ tegasnya. Bantuan juga disalurkan melalui Desa Batubulan, Gianyar, yang diterima kepala desa. Selanjutnya bantuan ini disalurkan kepada pengungsi yang tinggal di rumah-rumah penduduk yang saat ini mencapai sedikitnya 500 orang. ‘’Kita harapkan dengan cara ini, bantuan bisa tersebar secara merata,’’ tambah Cok. Asmara.

Pihaknya mengumpulkan bantuan melalui jalur partai dan perseorangan yang bersimpati dengan kondisi saat ini. ‘’Ini masalah kemanusiaan. Kita jangan membedabedakan latar belakang seseorang,’’ ucapnya. Solidaritas warga Bali, bahkan yang berada di luar Bali, menurut Cok. Asmara, sangat tinggi. Untuk itu, diperlukan teknis penyaluran yang tepat serta antisipatif terhadap berbagai kemungkinan. (ad1596)

Ricuh di Bedeng Proyek

Satu Buruh Tewas, Satu Luka Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi di bedeng proyek di Jalan Trompong, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (23/9) malam. Akibat kericuhan tersebut, buruh proyek Handi Ikhwanto (39) asal Lamajang, Jawa Timur luka parah dan meregang nyawa saat dirawat RSUP Sanglah, sedangkan rekannya, Panjiono (25) dari Palembang, kritis dan dirawat di RSUP Sanglah. Informasi yang diperoleh di lapangan, Minggu (24/9) kemarin, kejadiannya pukul 22.30 Wita. Waktu itu buruh proyek tersebut sedang pesta arak di lantai dua bedeng. Buruh proyek yang pesta arak berinisial Ray, Sam, Sid, Nig, Mar, Yih dan Ag. Diduga saat itu pria yang diduga pelaku (bukan buruh di TKP) ribut dengan anak dari Ray asal Sumba, NTT. ‘’Waktu itu sempat dilerai dan pelaku

langsung turun ke lantai dua,’’ kata sumber. Saat turun tangga, pelaku terus ngomel dan akhirnya Ray turun serta mendekati pelaku. Akhirnya Ray dan pelaku berkelahi. Saat itulah datang Ikhwanto hendak memisahkan mereka. Pelaku langsung menusuk korban. Hal serupa juga dialami Panjiono. Setelah itu, pelaku langsung kabur dan kedua korban dilarikan ke rumah sakit. ‘’Kedua korban kena tusuk. Ikhwanto paling parah dan akhirnya meninggal dunia, sedangkan Panjiono masih dalam perawatan di Rumah Sakit Sanglah,’’ ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya ini. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian itu. ‘’Belum tahu, coba saya cek dulu,’’ tegasnya. (kmb36)

5

Dukung Kreativitas Anak

Bank BPD Bali Gelar Lomba Mewarnai

DALAM rangka mendukung kreativitas anak TK dan SD sekaligus melatih mental anak-anak agar mampu berkompetisi secara sportif, Bank BPD Bali mengadakan Lomba Mewarnai dengan tema ‘’Anak Cerdas Menabung Sejak Dini’’, Kamis (21/9) lalu. Selain bertujuan mendukung kreativitas anak dan menciptakan jiwa kompetisi secara sportif sejak dini, kegiatan ini juga sebagai wadah dalam menyosialisasikan dan memberikan edukasi kepada keluarga tentang betapa pentingnya perencanaan keuangan untuk anak-anak sejak dini. Acara yang dilaksanakan di Banking Hall Bank BPD Bali Kantor Pusat, Denpasar tersebut diikuti 100 anak yang terbagi atas dua kategori, yaitu A untuk anak-anak TK baik besar maupun kecil, serta kategori B untuk anak-anak SD kelas I sampai III. Lomba menggambar dinilai

MEWARNAI – Lomba mewarnai yang digelar Bank BPD Bali guna mendukung kreativitas dan melatih mental anak-anak. oleh empat orang juri, yaitu Ade sesuai rencana yang ditetap(Sekolah Davincio), Lely (Lyra), kan. Seluruh peserta sangat Manik Widayani dan Ibu Cok antusias mengikuti lomba yang Alit Aryani (BPD Bali). Kegiatan diselenggarakan mulai pukul ini diselenggarakan berkat kerja 09.00 Wita. Para orangtua sama dua cabang Bank BPD yang mendampingi anaknya, Bali, yaitu Cabang Utama Den- diberikan workshop kewirausapasar dan Cabang Renon. haan berupa melukis di atas Kegiatan mewarnai berjalan kipas yang dipandu oleh Ade

dan Lely. Pemenang kategori A adalah Nini Ayu WM sebagai juara pertama, diikuti Made Lakshita Anindra Nareswari di posisi kedua dan Luh Putu Keisha Nandita Pradnyanata di ranking ketiga. Ni Putu Nacha Ari Kirana, Ni Nyoman Rista Juliantari dan IA Kiana Prabaswari Manuaba masingmasing sebagai juara harapan I, II dan III. Sementara kategori B melahirkan Ni Putu Naomi Kirana Mahayani sebagai juara pertama, disusul Tistan Raditya Loasa di peringkat kedua dan Ni Made Prema Satya Wistara di tempat ketiga. Juara harapan I, II dan III berturut-turut IA Kiara Pradnyandari Manuaba, Putu Kirana Arsya Putri dan Ni Putu Ari Adanyani. Hadiah kepada masing-masing pemenang diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Utama Denpasar I Wayan Sugiarta. (ad1589)

Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi Gelar Yudisium di Pura Tanah Lot

SUDAH menjadi tradisi, Yudisium Fakultas Kesehatan Program Studi Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) dilaksanakan di pura. Itu sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan rahmatnya berupa ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dipraktikkan dengan baik di masyarakat. Dekan Fakultas Kesehatan Unhi Dr. Ir. Nyoman Prastika, M.Si. meyudisium lulusan Prodi Ayurweda dalam acara yudisium ke-10 di Pura Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (23/9). Lulusan yang dilepas berjumlah 11 orang. Lulusan terbaik diraih Ni Made Yulyati. Setelah diyudisium dan diwisuda, mereka berhak menyandang gelar Sarjana Kesehatan Hindu (S.Kes.H). Dengan dilepasnya lulusan kali ini, berarti jumlah alumni Prodi Ayurweda Unhi telah mencapai 66 orang. Prosesi yudisium diawali persembahyangan bersama. Dekan Nyoman Prastika menyampaikan, Prodi Kesehatan

YUDISIUM - Para yudisiawan/yudisiawati foto bersama dengan dekan, wakil dekan, dosen dan staf Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi di Tanah Lot, Tabanan. Ayurweda Unhi yang sudah terakreditasi B dari BAN-PT terus berupaya mencetak lulusan yang profesional dan berkualitas, sepadan dengan lulusan Ayurweda di negara lain. Berbekal ilmu yang diperoleh di Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi, lapangan pekerjaan bagi lulusannya sangatlah terbuka. Kepada lulusan yang dilepas diharapkan mampu mengimplementasikan ilmunya dengan

baik di masyarakat. Ilmu yang dimiliki diharapkan berguna bagi masyarakat. Prastika menambahkan, keunggulan lulusan Fakultas Kesehatan Ayurweda Unhi adalah mengetahui ilmu kesehatan secara universal, kesehatan Barat dan Timur, sekaligus dapat melakukan terapi. Fakultas Kesehatan Ayurweda diperkuat oleh para dosen yang profesional dan

mendapat bantuan dosen dari India. ‘’Kami mengucapkan syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi bahwa proses akademik di Fakultas Kesehatan Ayurweda telah berjalan sesuai renstra (rencana stategis). Kali ini Fakultas Kesehatan Ayurweda bisa meyudisium 11 orang dengan predikat sangat memuaskan tiga orang dan delapan lulus dengan predikat cumlaude. Kami berharap lulusan F-Kes Unhi dapat mengabdikan ilmunya di masyarakat dan yang lulus cumlaude mau menjadi asisten dosen di Fakultas Kesehatan Ayuirweda,’’ ujarnya. Dikatakannya, kelebihan Ayurweda adalah ilmu kesehatan yang holistik hanya ada satusatunya di Unhi. Guna mendukung perkuliahan, saat ini sedang dibangun Rumah Sakit Ayurweda bantuan dari India. Hadir dalam yudisium tersebut Wakil Dekan Ni Luh Gede Sudariyati, S.Si., M.Si., Ketua Prodi Ayurweda Ida Bagus Putra Suta, para dosen dan pegawai serta Senat Mahasiswa Fakultas Kesehatan Unhi. (ad1590)

50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Singapura

Bertemu Menlu Singapura, Wedakarna Minta Perlindungan Warga Bali

TIDAK lama setelah Presiden RI Joko Widodo bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Singapura, kini giliran DPD-RI sebagai lembaga tinggi negara hadir di Singapura terkait sejumlah RUU yang menjadi bahasan dan inisiatif DPD-RI salah satunya RUU Ketahanan Keluarga. Di samping itu, Bali mencari masukan untuk RUU Perlindungan Umat Beragama, amandemen UU Terorisme dan persiapan pertemuan tingkat tinggi IMF– World Bank Conference di Bali pada tahun 2018. Kehadiran Senator Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam kunjungan hampir satu minggu ini membawa misi khusus untuk Bali, terutama menyangkut keselamatan warga Bali yang kini bermukim di Singapura. Hal ini disampaikan Gusti Wedakarna saat bertemu Menteri Luar Negeri Singapura Maliki Osman di Kantor Kementerian Singapura. ‘’Selain membahas sejumlah RUU, saya juga mengingatkan kedua bangsa bahwa hubungan mutualis antara Indonesia dan Singapura adalah mutlak. Ada 200.000 jiwa WNI di Singapura

DI SINGAPURA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Menlu Singapura Maliki Osman di Kantor Kemenlu Singapura. dan banyak warga Bali yang sedang bekerja, kuliah, training di Singapura. Kita minta pemerintah Singapura memperlakukan WNI dengan baik, melindungi dengan sistem yang baik. Begitu sebaliknya, Indonesia juga melakukan hal yang

sama. Banyak hal yang kita sampaikan,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna (AWK). Terkait 50 tahun peringatan hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura pada tahun 2017, pihak DPD-RI berharap ini menjadi bukti bahwa hubun-

gan diplomasi adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah sebuah bangsa. ‘’Kita akui hubungan Indonesia dan Singapura banyak mengalami pasang-surut. Tapi sesuai kebijakan politik Indonesia yang digagas oleh Bung Karno dan tertera dalam konstitusi, politik bebas aktif dan mengutamakan perdamaian dunia adalah visi internasionalisme Indonesia. Saya yakin ke depan diperlukan para diplomat muda bangsa yang cerdas untuk mewujudkan hal ini,’’ ujarnya. Mengakhiri kunjungannya di Singapura, Wedakarna berharap semakin banyak anak muda Bali yang bersekolah di Singapura karena standar pendidikan di sana bisa disejajarkan dengan negara Barat. ‘’Jika mampu dan mau, saya imbau semakin banyak anak muda Indonesia yang kuliah di Singapura. Putra mantan Presiden SBY dan Presiden Joko Widodo menjadi contoh baik dengan menjadi alumni Singapura. Saya mendorong lebih banyak anak muda kita belajar. Sekolah di luar Bali menjadikan generasi muda bangsa lebih terbuka dan lebih cerdas,’’ papar mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad1592)


OPINI

6

Senin Pon, 25 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Desa Harus Jadi Sentra Ekonomi PRESIDEN Joko Widodo telah berketetapan membangun dari pinggiran atau desa. Sebagai wujud dari komitmen tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran berupa dana desa. Banyak yang berharap pada program tersebut. Sebab, ketimpangan kesejahteraan dalam arti luas masih menganga lebar antara masyarakat di kota dan desa. Kesenjangan ini jangan sampai melebar dan justru meredupkan kembali asa yang mulai muncul di awal era Jokowi-JK. Untuk mewujudkannya tentu saja perlu waktu karena masing-masing desa mempunyai karakteristik berbeda. Ini tentu perlu cara dan penanganan yang berbeda. Tidak cukup hanya menggelontorkan sejumlah uang dan kemudian selesai. Bali sebagai contoh. Bali mempunyai keunikan. Keunikan di antara desa tentu berbeda. Ada yang unik karena alamnya. Ada yang unik karena budayanya. Mesti tahu betul bagaimana potensinya, terutama bagaimana mengembangkan potensi desa dalam arti luas. Tidak saja menyangkut kemampuan manajerial lembaga keuangannya, tetapi bagaimana lembaga keuangan itu dikelola dengan baik dan professional, sehingga mampu menjadi tiang penyangga dalam pengembangan potensi desa. Namun, sebenarnya substansi permasalahan tidaklah semata-mata soal finansial. Tetapi bagaimana menjaga ‘’roh’’ masyarakat pedesaan tidak terdegradasi dalam kehidupan masyarakat modern. Pengaruh modernisasi memang tidak bisa dicegah, dihindarkan, apalagi berpaling seolah-olah lari dari kenyataan. Kita mesti menghadapinya dengan semangat masyarakat pedesaan yang masih kental dengan nuansa kebersamaan. Kebersamaan yang telah dikemas dalam sikap profesionalisme dalam mengelola semua aset serta lembaga maupun instrumen milik masyarakat setempat. Dalam membangun pedesaan tentu tidak serta merta menjadikan desa sebagai kota. Desa harus tetap dengan identitasnya. Identitas desa sebagai penyangga pelestarian lingkungan dan alam, desa sebagai komunitas budaya dan tradisi serta desa sebagai penguatan peradaban Bali haruslah tetap terjaga. Namun, dalam pengelolaan potensi pedesaan pendekatan manajemen yang lebih profesional layak dirujuk. Apalagi Bali telah identik dengan pariwisata. Harus diakui lompatan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri pariwisata telah memengaruhi karakter masyarakat. Sebab, selama ini banyak timbul gesekan yang salah satu variabelnya adalah perubahan tersebut. Ini bukanlah hal baru. Sudah terjadi dan faktanya memang begitu. Bahkan, beberapa gejolak sosial yang muncul di beberapa desa pakraman, salah satunya dipicu oleh faktor ekonomi yang mengacakacak sebagian tata sosial masyarakat yang berlaku selama ini. Meskipun hal itu berupaya ditutup-tutupi dengan ‘’label adat’’, namun tak pelak akar permasalahannya yang menjadi pemicu adalah masalah ekonomi. Dari pengalaman itu, yang menjadi lebih penting saat ini adalah bagaimana menguatkan sisi desa pakraman dari bidang ekonomi. Banyak contoh bagaimana sebuah desa pakraman dikelola dengan manajemen bisnis yang cukup andal. Patut juga disinggung bahwa peran pemerintah tidak hanya mengucurkan bantuan, juga membantu dalam hal peningkatan kemampuan manajerial pelaku ekonomi pedesaan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bergerak Lakukan Tanggap Bencana Ancaman bencana yang diprediksi dari letusan Gunung Agung mulai dirasakan di Bali. Pengungsi berdatangan ke posko-posko yang disiapkan. Bencana ini tentu harus kita rasakan bersama. Bahwa sebagian dari kerabat kita yang menjalani kehidupan sehariharinya di pengungsian memerlukan bantuan bersama. Sebagai krama Bali, saya tentu menaruh apresiasi atas kesigapan pejabat publik dan semua pihak, baik itu dari instansi pemerintah dan elemen masyarakat dalam menangani atau mengantisipasi dampak bencana ini. Ke depan kebersamaan di antara kita haruslah terus terbangun, agar kita bisa menjadi bagian yang berguna bagi masyarakat Bali. Hal lain, janganlah bencana ini dijadikan kesempatan oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan pribadi. Saya berharap ke depan pihak-pihak memiliki kepedulian dan berpotensi memberikan dukungan atau bantuan yang bisa meringankan beban warga kita di penampungan, membangun komunikasi dan berpartisipasi. Mari bersama-sama membantu warga yang terkena dampak dari kondisi Gunung Agung. Mudahmudahan gerakan tanggap bencana bisa lahir dari semua kalangan, sehingga semua merasa memiliki ruang untuk berpartisipasi. Wayan Arsana Gianyar, Bali

Agroekotorisme Berwawasan Budaya Lokal Agroekoturisme merupakan bagian integral dari pembangunan pariwisata dengan pendekatan Community Based Torism (CBT) yang secara jelas tersirat dalam pasal 17, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2008 tentang Kepariwisataan. Namun secara eksplisit mengamanatkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengembangkan dan melindungi Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah dan Koperasi (UMKMK) dalam bidang pariwisata. Ini merupakan peluang dan strategi bagi UMKMK dalam memanfaatkan dan mengembangkan agroekoturisme sesuai falsafah budaya lokal.

Oleh Bambang Gede Kiswardi ariwisata merupakan salah satu sektor unggulan bagi Bali, karena memiliki potensi budaya, adat istiadat, keindahan alam dan bahkan memiliki keanekaragaman hayati yang berharga bagi kehidupan pariwisata. Apabila aset pariwisata tersebut dikelola secara agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal, sudah sangat jelas memberikan kontribusi ekonomi yang sangat besar bagi para pelaku ekonomi kerakyatan. Walaupun kondisi ekonomi nasional sedang mengalami kelesuan bahkan perlambatan dalam pertumbuhannya, namun sektor pariwisata masih eksis berperan sebagai mesin penggerak ekonomi rakyat. Oleh sebab itu, pengembangan agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal sangat besar peranannya dalam memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD), juga termasuk bagi penciptaan lapangan kerja. Artinya, pendapatan dari sektor pariwisata hanya sebagian kecil saja dinikmati oleh masyarakat di daerah, justru sebagian besar dinikmati oleh masyarakat luar. Tentu kesenjangan seperti ini tidak boleh

P

terus terjadi, maka dari itu, perlu dibangun agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal yang menjadi peluang dan potensi bisnis bagi UMKMK. Dengan demikian, hasil pendapatan sektor pariwisata menjadi kuenya masyarakat daerah setempat. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya sinergi antara pelaku UMKMK dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk membuat kebijakan pencadangan usaha pariwisata bagi UMKMK. Termasuk memfasilitasi kemitraan usaha antara UMKMK dengan usaha skala besar, dengan harapan pengembangan agroekoturisme dapat mengakses pembangunan pedesaan secara merata dan berkeadilan. Dengan kondisi ekonomi desa yang pertumbuhannya semakin baik, maka dapat memotivasi pengembangan UMKMK dengan strategi ekonomi kreatif. Melalui pengembangan agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal, di mana UMKMK sebagai kekuatan ekonomi rakyat dapat menjadi lokomotif dalam membangun desa wisata yang bernafaskan budaya setempat (kearifan lokal). Seiring dengan itu, perlu adanya pemahaman

bagi para stakeholder maupun masyarakat desa terhadap tujuan dan manfaat agroekoturisme. Sasarannya berupa pengembangan satu kawasan pertanian dalam arti luas dan di dalamnya termasuk atraksi wisata yang berfungsi sebagai atribut produk– produk agroekoturisme. Hal ini dapat menjadi suatu rangkaian aktivitas pariwisata rakyat yang terpadu. Sejalan dengan itu, pemanfaatan terhadap agroekoturisme sebagai bisnis pariwisata rakyat dapat menjadi peluang dan potensi baru bagi masyarakat disekitar kawasan wisata, untuk membangun dan mengembangkan ekonomi kreatif yang dapat memberikan nilai tambah sebagai penghasilan yang menjanjikan ke depan. Maka dari itu, diperlukan strategi pengemasan agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal seperti; Pertama, agroturisme berbasis budaya lokal lebih memfokuskan kegiatan pertanian (agraris) dengan unsur-unsur wisata dalam bentuk memperlihatkan proses untuk menghasilkan produk-produk agribisnis maupun agriindustri kepada wisatawan. Selain itu, juga dapat disuguhkan atau

ditawarkan paket cara membudidayakan tanaman yang bersifat unggulan yang dikemas dengan unsur-unsur adat dan budaya unggulan daerah setempat. Dengan demikian, produk-produk agribisnis dan agriindustri yang dihasilkan dari kawasan agroturisme harus memiliki standar kualitas global, sehingga dapat dikonsumsi langsung oleh wisatawan. Secara keseluruhan proses kegiatan yang dihasilkan dalam bentuk agroturisme yang dinamis, inovatif dan produktif merupakan cermin ekonomi rakyat, tentu harus dikemas dengan unsur-unsur adat dan budaya yang sekaligus merupakan perisai terhadap produk-produk unggulan dikawasan wisata agroturisme. Kedua, ekoturisme berbasis ekonomi kreatif memfokuskan situasi dan kondisi tempat rekreasi, tempat penginapan (akomudasi), tempat restoran dan transportasi yang dipadukan dengan kawasan wisata agraris dan dikemas dengan unsur-unsur adat serta budaya setempat. Langkah ini diperlukan agar dapat menjadi peluang bisnis bagi UMKMK. Dengan demikian, wisatawan yang datang ke kawasan ekoturisme dapat ditawarkan paket menginap, yang dalam hal ini dapat menjadikan rumah penduduk menjadi kamar berbintang yang dipadukan dengan kondisi lingkungan kehidupan adat dan budaya setempat yang ramah. Ketiga, atraksi turisme berbasis budaya local, mengajak masyarakat di kawasan wisata untuk menggerakan dan menghidupkan nila-nilai seni tari, seni gambelan (tabuh), seni lukis, dan seni lainnya yang dikemas dengan kegiatan adat

Suara Mahasiswa

Waspadai Surat Utang Koperasi Abal-abal MUNCULNYA instrumen berupa Surat Pelunasan Utang dengan istilah Surat Berharga Kedaulatan Keuangan Negara (SBKKN) yang dikeluarkan oleh beberapa grup koperasi, salah satunya Koperasi Nusantara begitu meresahkan dunia perbankan akhir-akhir ini. Dengan modus menerbitkan surat lunas yang berfungsi agar utang kredit seorang debitur di suatu bank akan lunas dengan cara di-take over oleh negara. Cukup membayar sebagian persen dari total utang di bank kepada koperasi tersebut, maka utang debitur akan lunas di bank sebelumnya. Dikutip dalam satu gugatan yang terdaftar di salah satu Pengadilan Negeri, koperasi ini menggugat salah satu bank yang akan melelang terhadap agunan nasabahnya yang cedera janji/wanprestasi. Adapun dasar dari pada gugatan tersebut pun terkesan absurd tanpa dasar hukum yang jelas. Kemungkinan akibat hukum yang terjadi adalah gugatan tersebut tidak dapat diterima. Berdasarkan Pasal 123 ayat (1) HIR jo Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4 Tahun 1996, menyatakan bahwa gugatan tidak dapat diterima apabila; (a) Gugatan tidak memiliki dasar hukum; (b) Gugatan error in persona dalam bentuk diskualifikasi atau plurium litis consortium; (c) Gugatan mengandung cacat atau obscuur libel; dan (d) Gugatan melanggar yurisdiksi (kompetensi) absolut atau relatif dan sebagainya. Jika hakim menerima gugatan yang memenuhi unsur di atas, akan berpotensi gugatan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard/ NO). Beberapa yurisprudensi dari Mahkamah Agung juga pernah memutus gugatan

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, SH. semacam ini. Dalam kasus di atas, gugatan yang dilayangkan Koperasi Nusantara terhadap bank dengan dasar hukum yang digunakan masih tidak jelas, antara dalil administrasi, perdata dan pidana digabung menjadi satu. Menurut pendapat saya, merujuk pada gugatan pihak koperasi tersebut, tentu gugatan yang dilayangkan akan berujung pada ditolaknya gugatan, karena gugatan melanggar ketentuan Pasal 123 ayat (1) HIR jo Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4 Tahun 1996. Jika mengacu pada aturan Undangundang Perbankan dan Undang-undang Hak Tanggungan, mekanisme penyelesaian kredit nasabah sudah diatur dengan jelas dan tegas. Bahwa apabila seorang debitur dinyatakan macet, cedera janji/wanprestasi maka bank selaku kreditur berhak menempuh langkah lelang agunan nasabah, baik melalui mekanisme lelang dan/atau penyerahan agunan secara sukarela oleh nasabah kepada bank. Pembebanan hak tanggungan terhadap tanah/agunan atas kredit debitur sudah didasarkan kesepakatan kedua pihak debitur dan kreditur dengan instrumen perjanjian kredit saat akad kredit dilangsungkan di awal. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan/Akta Pembebanan Hak Tanggungan oleh Notaris/PPAT dan pendaftaran Hak Tanggungan di Badan Pertanahan

Nasional. Sertifikat hak tanggungan yang telah diterbitkan oleh BPN telah memiliki kekuatan title eksekutorial, seperti halnya putusan pengadilan yang jika nasabah dinyatakan macet dapat dilakukan parate eksekusi (eksekusi langsung dengan mendaftarkan agunan tersebut untuk dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Dengan maraknya kasus surat lunas yang dikeluarkan Koperasi Nusantara ini, tentu akan memunculkan akibat yang dapat merugikan dunia perbankan dan masyarakat yang sudah tertipu atas imingiming utangnya dapat lunas begitu saja, hanya dengan surat lunas yang dikeluarkan koperasi. Alih-alih berharap utangnya lunas dengan hanya membayar sebagian persen dari total utangnya di bank ke koperasi, namun pada akhirnya surat lunas tersebut sama sekali tidak dapat digunakan sebagaimana yang diharapkan nasabah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia diharapkan agar lebih intens lagi menyosialisasikan persoalan ini di masyarakat, demi terjaganya kepastian dan kepercayaan masyarakat terhadap bisnis keuangan dan perbankan. Khusus terhadap Koperasi Nusantara, seharusnya dari Kementerian Koperasi dan UKM harus segera membentuk Lembaga Pengawas Koperasi yang bergerak di bidang keuangan, hal ini bertujuan agar pengawasan terhadap koperasi-koperasi yang beroperasi di wilayah Indonesia dapat terawasi karena menyangkut perekonomian masyarakat.

dan budaya, kegiatan agama. Dengan demikian, wisatawan dapat diajak turut bersama- sama dengan masyarakat di kawasan wisata untuk menikmati kegiatan kehidupan keseharian, baik di rumah, banjar, pura dan di desa. Tentu pada saat latihan maupun pada saat pentas wisatawan akan dapat melihatnya dan merasakan semua kegiatan atraksi turisme secara profesional. Seiring dengan kondisi tersebut, akan dapat mendorong dan memotivasi masyarakat dikawasan wisata untuk lebih produktif, berinovatif dan berkreasi yang lebih profesional. Memperhatikan dan mengkaji agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal tersebut yang merupakan bagian dari sektor pariwisata, dapat dijadikan pondasi yang kokoh dalam membangun pariwisata budaya. Untuk itu peranannya sangat penting dan strategis dalam turut melestarikan nilai-nilai adat, budaya dan agama. Juga dapat menciptakan devisa, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, di samping itu berpotensi mendorong dan memotivasi para pelaku bisnis pariwisata, khususnya agroekoturisme oleh UMKMK. Hal ini tentu berdapak sangat besar terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang berada dikawasan wisata. Ini berarti sektor agroekoturisme berwawasan budaya unggulan lokal mampu menjadi benteng untuk menjaga pelestarian nilainilai adat, budaya, agama, maupun ekonomi wong cilik yang semua itu sebagai cerminan ajeg Bali. Penulis, Akademisi dan Pemerhati Ekonomi Kerakyatan

POJOK Menko Kemaritiman puji penanganan pengungsi di Klungkung. - Kewajiban kita membantu sesama. *** Pemda kesulitan evakuasi 20 ribu sapi dari kawasan rawan bencana. - Perlu langkah ekstra rupanya. *** Cegah dibeli murah, pemerintah mesti melakukan lelang sapi warga. - Jangan hanya lelang jabatan.

Penulis, mahasiswa Pascasarjana Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

SAMPAH - Sampah terlihat berserakan di pinggir jalan di Jalan Raya Samplangan, Gianyar. Sementara di dekatnya ada sebuah plang yang berisi imbauan dilarang membuang sampah. Foto diambil Sabtu (23/9).

SeNIN PON, 25 SEPTEMBER 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

FIGUR

Hibur Pengungsi Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali mengajak para seniman di Pulau Dewata untuk ngayah di posko-posko pengungsian masyarakat yang terdampak bencana Gunung Agung. Dalam hal ini, memberikan hiburan bagi para pengungsi untuk sejenak melupakan beban mereka. ‘’Diharapkan kepada sanggar, sekaa, penyanyi pop Bali, bondres, dan lain-lain yang wenten arsa untuk memBali Post/ist berikan hiburan, agar segera mendaftar di kantor Dinas Kebudayaan,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, Minggu (24/9) kemarin. Beratha menambahkan, pendaftaran sudah bisa dilakukan mulai Senin (25/9) ini di Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Selanjutnya, dinas akan membuatkan jadwal dan mengatur pementasan. Bagi seniman atau sekaa dan sanggar yang berada di kabupaten tempat pengungsi berada, bisa langsung menuju posko pengungsian untuk ngayah menghibur masyarakat. ‘’Boleh kalau langsung ke posko-posko pengungsian, cuma nanti berkoordinasi dengan koordinator posko setempat. Kalau daftar di Disbud, kita bisa atur sehingga bisa dalam satu hari ada hiburan di beberapa posko pengungsian. Sifatnya betul-betul ngayah,’’ jelasnya. Beratha mengaku sudah sempat berkoordinasi dengan Ketua Pramusti Bali yang menyatakan artis-artisnya siap turun ke posko-posko pengungsian menghibur para pengungsi. ‘’Saya juga akan menghubungi Pak Made Taro agar beliau berkenan untuk menghibur anak-anak,’’ imbuhnya. Selain mengajak seniman untuk ngayah, lanjut Beratha, Dinas Kebudayaan juga menyiapkan tempat penitipan lontar, buku dan pratima supaya terjamin keamanannya. Untuk mekanisme penitipan, akan dibahas lebih lanjut bersama komunitas peduli lontar dan penyuluh bahasa Bali, Senin (25/9) ini. ‘’Bisa kita jemput bola, bisa juga langsung dititipkan ke Disbud,’’ tandasnya. (kmb32)

Bali Post/eka

TERNAK - Seorang warga memberi makan ternaknya di Desa Pempatan, Rendang, Karangasem, Minggu (24/9) kemarin. Saat status Gunung Agung ditetapkan awas, sejumlah warga di desa ini tiap hari terpaksa pulang pergi dari tempat pengungsian ke rumah untuk memberi makan ternak-ternaknya.

Disdikpora Instruksikan Semua Sekolah Tampung Pengungsi Pelajar Bangli (Bali Post) -

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli menginstruksikan seluruh sekolah dasar (SD) dan SMP menerima anak-anak asal Karangasem yang turut menjadi pengungsi Gunung Agung. Hal itu dilakukan agar mereka bisa tetap mengenyam pendidikan selama berada di pengungsian.

Bali Post/ist

Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Minggu (24/9) kemarin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa jumlah anak-anak asal Karangasem yang menjadi

pengungsi Gunung Agung di Bangli. Pihaknya mengaku agak sedikit kesulitan dalam mendapatkan data pasti karena pengungsi berpindah-pindah. “Tapi pendataan terus kami lakukan dengan menginstruksikan

SAMBANGI PENGUNGSI - Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana menyambangi anak-anak pengungsi Karangasem.

Pendaftaran Panwaslucam Dibuka

Denpasar (Bali Post) Sebagai wujud kepedulian terhadap pengungsi Gunung Agung, Direktorat Lantas Polda Bali menyerahkan sumbangan 40 karung beras dan 250 dus mi instan. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di tempat pengungsian di Lapangan Desa Ulakan, Manggis, Karangasem, Sabtu (23/9) lalu. ‘’Bantuan ini diterima Koordinator Relawan I Wayan Gede Susena. Ini sebagai wujud kepedulian kami dan mudah-mudahan bisa meringankan beban pengungsi. Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Minggu (24/9) kemarin. Kombes Hengky menegaskan, bantuan itu terkumpul secara spontan dari anggota Dit. Lantas Polda Bali. Personel Lantas secara sukarela mengumpulkan sumbangan untuk meringankan beban para pengungsi. Kombes Sudana juga menyempatkan diri berkeliling dan menghampiri para pengungsi di tenda-tenda. Mantan Kapolresta Denpasar ini memberikan motivasi dan semangat. Diharapkan kehadiran Polri tersebut membuat masyarakat merasa gembira dan senang di tengah keresahannya meninggalkan rumah dan ternaknya. ‘’Kita bersyukur bisa berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Dari pantauan kami, masih banyak pengungsi yang memerlukan bantuan, terutama meringankan beban moral mereka,’’ ucap Hengky. (kmb36)

Gianyar (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) kini mulai dibentuk. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Gianyar membuka pedaftaran Panwaslucam mulai 30 September sampai 6 Oktober 2017. Setiap kecamatan diharapkan diisi petugas wanita. Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan, Minggu (24/3) kemarin mengatakan, formulir pendaftaran bisa diambil di Sekretariat Panwaslu Gianyar di Jalan Dharmagiri Kompleks Stadion Dipta, Buruan, Blahbatuh. Dikatakannya, pendaftaran ini terbuka untuk warga negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 25 tahun. ‘’Bagi yang berminat, bisa melihat persyaratan dengan lengkap di Sekretariat Panwaslu Gianyar. Pendaftaran dan seleksi ini tidak dipungut biaya,’’ tegasnya. Dikatakan, setelah berkas pendaftaran lengkap, bisa dibawa langsung ke Sekretariat Panwaslu Gianyar atau dikirim

Polantas Peduli Disediakan Kuota Perempuan Pengungsi Gunung Agung

melalui pos. ‘’Pelamar dapat melampirkan bukti lain atau keterangan yang mendukung kompetensi calon,’’ ungkapnya. Ditambahkan, jika pendaftaran untuk setiap kecamatan peminatnya kurang dari 9 orang maka akan dilakukan perpanjangan pendaftaran. ‘’Kalau persyaratan minimal sembilan orang untuk masingmasing kecamatan terpenuhi, maka tidak ada lagi perpanjangan pendaftaran,’’ jelasnya. Disinggung terkait jadwal tes, Hartawan mengatakan, masih menunggu pedaftaran. Kalau syarat minimal terpenuhi, maka segera akan dijadwalkan untuk tes. ‘’Tapi kalau tak terpenuhi, maka akan dilakukan perpanjangan. Makanya kita belum bisa tentukan kapan tesnya, masih menunggu pendaftaran,’’ ujarnya. Setiap kecamatan akan diisi tiga orang petugas Panwaslucam. Dari tiga orang Panwaslucam diharapkan satu orang mewakili kaum perempuan. (kmb35)

seluruh UPT,” terangnya. Dikatakan Suteja, agar anak-anak pengungsi di Bangli bisa tetap mendapatkan pendidikan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh SD dan SMP untuk menerima anak-anak

pengungsi terutama yang tinggal di pos pengungsian terdekat. Demikian juga untuk pengungsi yang pelajar SMA/SMK, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali. “Kemarin pagi saya mendapat telepon dari Sekdis Pendidikan Provinsi yang meminta kami untuk ikut bersama-sama membantu anak-anak di pengungsian agar pendidikan

mereka bisa tetap berjalan,” jelasnya. Meskipun anak-anak yang kini tinggal di pengungsian tidak memiliki seragam sekolah, sepatu dan alat-alat tulis, sekolahsekolah harus tetap mengizinkan mereka untuk mengikuti proses belajar mengajar sesuai tingkatan kelasnya. “Prinsipnya anak-anak di pengungsian bisa terus belajar,” imbuhnya. (kmb40)


BANGLI

8

Senin Pon, 25 September 2017

Gunung Agung Berstatus Awas

Lima Desa di KRB I Harus Dikosongkan Bangli (Bali Post) -

WABUP - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka acara Tembuku Kedui Adventure Trail 2017 di Jaba Pura Puseh, Desa Pakraman Kedui, Minggu (24/9) kemarin.

Buka Tembuku Kedui Adventure Trail

Wabup Sedana Arta Galang Dana Kemanusiaan Bencana Gunung Agung WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Tembuku Kedui Adventure Trail (Tekat) 2017 di Jaba Pura Puseh, Desa Pakraman Kedui, Minggu (24/9) kemarin. Pada kesempatan itu, Wabup Sedana Arta juga memimpin penggalangan dana peduli kemanusiaan untuk pengungsi Gunung Agung. Di sela-sela acara, Wabup Sedana Arta mengatakan, di tengah kebahagiaan bisa menyelenggarakan adventure trail ini, masyarakat Bangli juga merasakan kesedihan yang mendalam. Sebab saat ini ada ribuan masyarakat Kabupaten Karangasem khususnya yang tinggal di kawasan Gunung Agung terpaksa menggungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung yang kini sudah berstatus awas. ‘’Hingga saat ini sudah ada ribuan warga Karangasem yang mengungsi di beberapa titik di Kabupaten Bangli,’’ ungkapnya. Dikatakan Sedana Arta, terkait banyaknya pengungsi yang saat ini berada di Bangli, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait serta tokoh masyarakat. Dalam rapat tersebut disepakati, seluruh bale banjar di Kabupaten Bangli dibuka untuk dijadikan tempat pengungsian sementara. ‘’Kita juga sudah instruksikan agar seluruh bale banjar di Bangli dibersihkan dan diisi karpet sehingga setiap saat bisa dimanfaatkan sebagai tempat pengungsian,’’ jelasnya. Pemerintah Kabupaten Bangli, jelas Wabup Sedana Arta, juga sudah merapatkan seluruh pimpinan perangkat daerah sekaligus membagi tugas. Masing-masing OPD ditunjuk menjadi bapak angkat di masing-masing desa yang menjadi tempat pengungsian. Hal ini untuk mempermudah koordinasi serta mempermudah distribusi logistik sehingga bantuan bisa tersalurkan secara merata dan tidak ada pengungsi yang terabaikan. Selain itu, lanjut Wabup Sedana Arta, secara spontan, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangli juga tergerak untuk menggalang dana kemanusiaan untuk bencana Gunung Agung. Hingga saat ini dana kemanusiaan yang sudah terkumpul mencapai Rp 500 juta. ‘’Kita sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan masyarakat Bangli dan ASN di lingkungan Pemkab Bangli yang dengan sukarela dan sepenuh hati membantu saudara kita yang terkena musibah. Mari kita berbuat nyata untuk rasa kemanusiaan. Kita tidak perlu lagi bertutur kata indah, berpuisi dan berteori-teori yang tinggi. Yang terpenting apa yang bisa kita perbuat untuk membantu sesama,’’ ucapnya. Pada kesempatan itu Wabup Sedana Arta juga menyerukan ‘’wasudewa kutumbakam’’. Dia menyatakan, seluruh masyarakat dilahirkan bersaudara. Untuk menghadapi kondisi ini, menurutnya panggilan kemanusiaan masyarakat Bali kini sedang diuji. Penyelenggaraan Tembuku Kedui Adventure Trail, Sedana Arta mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, trail adventure saat ini cukup digandrungi oleh masyarakat. Banyak manfaat dari kegiatan ini yakni untuk promosi destinasi pariwisata, menambah teman, rekreasi serta memacu adrenalin. ‘’Trail adventure merupakan kegiatan yang positif. Kita ingin event seperti ini bisa lebih sering diselenggarakan di Bangli sebagai media promosi pariwisata,’’ terangnya. (ad1588)

Menyusul telah ditetapkannya status Gunung Agung ke level awas per Jumat (22/9) lalu, Pemkab Bangli mengimbau seluruh penduduk di lima desa yang masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) I Gunung Agung untuk segera mengungsi. Lima desa yang harus dikosongkan tersebut berada di dua kecamatan yakni Desa Suter, Desa Abang Batudinding, Desa Abang Songan di Kecamatan Kintamani serta Desa Peninjoan dan Desa Bangbang di Kecamatan Tembuku. ‘’Lima desa yang masuk KRB I Gunung Agung itu secepatnya harus dikosongkan,’’ kata Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Minggu (24/9) kemarin. Dijelaskan Sedana Arta, untuk segera mengosongkan lima desa yang masuk KRB I, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan turun ke desa-desa tersebut. Pihaknya juga akan mengeluarkan surat edaran terkait KRB I. ‘’Sebenarnya kita sudah lakukan imbauan sejak kemarin (Sabtu - red). Tapi dalam bentuk nyatanya, sore hari ini (kemarin - red) BPBD akan turun ke desa-desa untuk mensosialisasikan hal itu,’’ terangnya. Sedana Arta meyakini tidak mudah untuk mengosongkan lima desa tersebut. Akan ada banyak kendala yang dihadapi untuk bisa mengajak penduduk agar mau mengungsi ke tempat yang lebih aman. Meski demikian, Pemkab akan terus berupaya mengajak masyarakat untuk segera mengungsi. ‘’Kita akan upayakan menyadarkan masyarakat secara bersama-sama untuk mau mengungsi, terlepas dari persoalan yang ada, mau ternaknya atau yang lainnya. Penyelamatan jiwa adalah yang utama,’’ katanya. Sementara itu, mengenai tempattempat mana saja yang akan disiapkan untuk menampung pengungsi, Sedana Arta menyebutkan di gedung SKB di Kayuambua, Susut, GOR di Desa Ta-

manbali, GOR Kintamani dan Gedung TK Internasional di Kelurahan Kubu serta Pasar Yangapi di Tembuku. Selain disiapkan untuk menampung pengungsi dari desa yang masuk KRB I, empat titik itu juga disiapkan untuk menampung pengungsi asal Karangasem yang saat ini masih menyebar di sejumlah balai desa dan rumah-rumah penduduk di Kabupaten Bangli. Rencana memfokuskan pengungsi ke empat titik tersebut adalah untuk memudahkan pemantauan dan pemberian bantuan. ‘’Dengan kondisi seperti ini, kita juga secepatnya akan memutuskan status kedaruratan ini menjadi status siaga bencana, yang pada akhirnya juga akan kita bentuk satuan tugas komando yang dikomandoi Dandim. Dengan adanya langkah itu, tentunya ruang lingkup dan kerja akan jelas secara komandonya, dan bantuan-bantuan pun akan lebih jelas terdata,’’ jelasnya. Di sisi lain, Sedana Arta juga menyampaikan bahwa warga di sejumlah desa di Bangli merasakan dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Pihaknya pun berharap hal ini menjadi perhatian Pemprov Bali. ‘‘Apalagi penduduk di lima desa akan diungsikan,’’ tambahnya. (kmb40)

Sang Nyoman Sedana Arta

Bali Post/ina

Di Desa Pakraman Cenigaan Desa Dausa

Pemkab Bangli Gelontorkan Dana GGS untuk Bangun Bale Pesamuan BUPATI Bangli I Made Gianyar menginginkan agar bantuan yang diberikan pemerintah ke desa-desa dapat di gunakan s ecar a transparan. Tidak boleh ada

penggunaan dana bantuan secara diam-diam. Seluruh bantuan yang masuk harus melalui APBDes dan dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya untuk kepentingan

PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Bangli I Made Gianyar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bale pesamuan Pura Puseh di Desa Pakraman Cenigaan Desa Dausa Kecamatan Kintamani, Sabtu (23/9).

masyarakat. ‘’Sekarang pemeriksaan keuangan oleh pusat orientasinya ke desa karena bantuan keuangan ke desa begitu besar,’’ kata Bupati Bangli I Made Gianyar usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan bale pesamuan Pura Puseh di Desa Pakraman Cenigaan Desa Dausa Kecamatan Kintamani, Sabtu (23/9). Dikatakan Made Gianyar, alokasi dana yang diberikan ke desa dari tahun ke tahun sudah ditingkatkan melalui program-program pembangunan. Saat ini ADD yang masuk ke desa sudah mencapai Rp 75 miliar. Di tahun 2018 mendatang, dana yang digelontorkan ke desa akan kembali ditingkatkan menjadi Rp 100 miliar untuk kegiatan adat, budaya dan agama. Selain itu ada juga program Gerbang Gita Santi (GGS) yang diberikan

Pemkab Bangli. Melalui program GGS diharapkan peran serta masyarakat lebih diutamakan terutama dalam pengerjaan dan pengawasannya. Made Gianyar menambahkan, orientasi pemeriksaan keuangan pemerintah pusat ke desa, dipicu karena belum turunnya tingkat kemiskinan di desa. ‘’Nah, ini pemerintah akan mengkaji apakah ada penyelewengan dana di daerah, sekaligus akan menurunkan penegak hukum jika ditemukan penyimpangan,’’ ujarnya. Untuk di Kabupaten Bangli pihaknya akan memberikan reward ke desa-desa yang bisa mengentaskan kemiskinan atau menurunkan angka kemiskinan dengan mengalokasikan tambahan dana hingga Rp 10 miliar. Sementara itu, Bendesa Pakraman Cenigaan I Made Arca menyampaikan, dana

GGS tahun 2017 yang diberikan Pemkab Bangli untuk Desa Pakraman Cenigaan dialokasikan untuk rapat beton pembangunan jalan usaha tani sepanjang 500 meter senilai Rp 100 juta dan pembangunan bale pesamuan di Pura Puseh sebesar Rp 120 juta. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bangli karena dengan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban masyarakat. Arca berharap, ke depannya bantuan yang diberikan ke desa-desa bisa lebih ditingkatkan. Hal senada juga disampaikan Perbekel Desa Dausa I Ketut Sariada. Dia mengatakan, program pembangunan di Kabupaten Bangli sudah 100 persen dinikmati oleh masyarakat seperti ADD, GGS, gerbangdesigot dan juga jalan hotmix masuk desa. (ad1591)

Terkait Peningkatan Aktivitas Gunung Agung

Belasan ODGJ Asal Karangasem Dititipkan di RSJ Bangli (Bali Post) Belasan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Karangasem dititipkan untuk dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Bangli. Sebagian dari mereka dibawa ke RSJ dengan dijemput langsung oleh petugas RSJP Bali dan sebagian lainnya diantar oleh petugas kesehatan Karangasem. Berdasarkan data yang dihimpun di RSJ, Minggu (24/9) kemarin, total jumlah warga Karangasem berstatus pengungsi sebanyak 17 orang. Pasien tersebut berasal dari sejumlah desa yakni Bebandem, Abang, Selat, Rendang, Subagan, Besakih dan Tenganan. Mereka mulai dirawat di RSJ pada 19 September lalu. Perawat supervisi pagi, Wayan Suarjaya didampingi dokter jaga dr. Eka Yadnya mengatakan, dari 17 pasien yang kini dirawat di RSJ, tiga di antaranya merupakan satu keluarga. Ketiganya dijemput oleh petugas RSJ di rumah mereka di Desa Bebandem. ‘’Kita jemput mereka karena satu keluarga itu mengalami gangguan jiwa. Salah satu di antara mereka adalah

pasien pasung,’’ terangnya. Sementara 14 pasien lainnya dibawa ke RSJ dengan diantar oleh petugas kesehatan Karangasem secara bertahap sejak tanggal 20 September lalu. Mereka dititipkan untuk dirawat di RSJ karena dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas warga lainnya jika diajak mengungsi ke pos pengungsian. Suarjaya mengatakan, dari seluruh pasien pengungsi asal Karangasem tersebut, hanya tujuh pasien yang merupakan pasien baru. Sisanya merupakan pasien lama yang sudah sering melakukan rawat jalan. Diungkapkan, saat dibawa ke RSJ, hanya beberapa dari mereka yang memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, pihaknya di RSJ tetap memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku. ‘’Jadi, walaupun mereka tidak memiliki jaminan kesehatan, tetap kita berikan pelayanan. Untuk urusan pembayaran, belakangan. Itu akan kita koordinasikan dengan BPJS dan Dinas Sosial terkait,’’ ujarnya. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

PASIEN - Perawat sedang mengecek kondisi pasien RSJ.

Bali Post/ina


Senin Pon, 25 September 2017

GIANYAR

Tempat Pengungsian Dipusatkan di Lapangan Sutasoma Pemkab Siap Beli Ternak Pengungsi Sesuai Harga Pasar

Gianyar (Bali Post) -

Jumlah pengungsi akibat peningkatan status Gunung Agung terus meningkat. Guna mempercepat penanganan, mulai Minggu (24/9) kemarin Pemkab Gianyar memusatkan titik pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati. Sementara terkait persoalan ternak pengungsi, Pemkab Gianyar menyatakan kesiapannya untuk membelinya sesuai harga pasar. Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menjelaskan, pengungsi yang sebelumnya menempati tempat pengungsian seperti di Banjar Puakan Desa Taro,

Tegallalang dan Balai Budaya Gianyar, sudah mulai dipindahkan ke pos pengungsian di Lapangan Sutasoma. Di Lapangan Sutasoma terdapat sejumlah bilik bangunan yang

Bali Post/nik

MAJEJAITAN - Para pengungsi tengah majejaitan guna mengisi waktu di posko pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati.

batal digunakan sebagai pasar darurat, sehingga dipandang representatif untuk ditempati 2 ribu lebih pengungsi. ‘’Upaya ini juga untuk memudahkan pendistribusian bantuan logistik. Pengungsi yang ingin mendapat penanganan pemerintah, silakan ke sini (Lapangan Sutasoma - red). Dapur, ruang kesehatan, semua sudah kita siapkan lengkap sejak Sabtu malam kemarin,’’ katanya. Dia mengungkapkan, sore kemarin, jumlah pengungsi di wilayah Gianyar hampir mencapai 2 ribu orang. Namun mereka masih tersebar di beberapa titik. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata memberikan jaminan kecukupan logistik bagi pengungsi di wilayah Gianyar. Sementara terkait keberadaan anak-anak yang ikut mengungsi, pihaknya mulai menyiapkan sejumlah opsi. Sebagai langkah cepat adalah mendatangkan tenaga pengajar untuk setiap jenjang pendidikan. Dia juga berencana menyiapkan taman bermain untuk anak-anak pengungsi. Hal

9 siap membeli ternak para pengungsi. ‘’Kami beli sesuai harga pasaran. Kasihan kalau ternak para pengungsi ini dijual murah. Makanya kami di sini siap membeli sesuai harga pasar,’’ tegasnya. Menurutnya, bila sudah dibeli, ternak-ternak tersebut akan disalurkan ke kelompok peternak yang ada di Kabupaten Gianyar. Sementara untuk mengangkut ternak milik pengungsi, Pemkab

sudah berkoordinasi dengan Kodim 1616/Gianyar. ‘’Seperti di Banjar Puakan itu, ada puluhan ternak, makanya kita sudah berkoordinasi dengan Kodim untuk mengangkut ini semua,’’ tambahnya. Berbagai pendampingan juga dilakukan Pemkab Gianyar dan para relawan di posko pengungsian. Seperti dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabu-

paten Gianyar yang mengajak anak-anak bermain. Juga dari PKK Desa Batuan yang mengajak ibu-ibu majejaitan di mana hasilnya akan dijual di Pasar Sukawati. ‘’Kita berusaha agar mereka memiliki kegiatan di sini. Kalau tidak ada kegiatan kan pasti bosan. Nanti juga ada yoga ketawa untuk pada lansia di sini sehingga mereka bisa lebih tenang di tengah bencana ini,’’ katanya. (kmb35)

ini dipandang penting guna menurunkan kegelisahan di tengah bencana. ‘’Anak-anak ini jangan sampai trauma. Mereka adalah aset yang harus dijaga. Jadi, saya ingin mereka tenang walau di tempat pengungsian,’’ jelasnya. Plt. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya menambahkan, upaya pendataan siswa baik di tingkat SD, SMP dan SMA masih dilakukan. Bila jumlahnya tidak terlalu banyak, mereka akan dititipkan di sekolah terdekat dari tempat pengungsian. ‘’Namun bila jumlahnya cukup banyak, maka akan kami datangkan guru pengajar. Tetapi untuk pastinya akan dilakukan pendataan terlebih dahulu,’’ ucapnya seraya menyatakan lokasi yang akan dijadikan tempat belajar adalah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sukawati yang berada tepat di depan Lapangan Sutasoma. Dia menyatakan selama pemindahan ke Lapangan Sutasoma pihaknya juga sudah memikirkan hewan ternak yang dibawa pengungsi. Bahkan tidak tanggungtanggung, Pemkab Gianyar

JUAL RUMAH Jl. Bongan Jawa-Pejaten Bongan Jawa Kangin- Tabanan

Type 36/70 Finishing

Fas. : SHM, Lokasi Strategis Jalan Paving, Listrik 1300 Watt, Sumur Bor, 2 Kamar Tidur, 1 Km/WC, R.Tamu, Dapur, Carport.

Hub:

087 861 608 999 085 100 873 530 081 338 291 818 L.0000186-bls


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Senin Pon, 25 September 2017

Gubernur Tinjau Pengungsi

Informasikan Melalui ”Website” TRANSPARANSI keuangan maupun program kerja kepada masyarakat menjadi keharusan pemerintah kabupaten, termasuk Klungkung. Langkah yang dilakukan tak hanya melalui pelaporan saat rapat rutin yang digelar secara periodik. Namun juga menginformasikan melalui website. “Sekarang kan dituntut keterbukaan. Transparansi terhadap publik. Keuangan dan program lainnya bisa diinformasikan melalui website,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung I Wayan Parna, Minggu (24/9) kemarin. Masyarakat yang menanyakan realisasi keuangan selama ini nyaris tidak ada. Namun demikian, publikasi ini dipandang tetap penting. Itu untuk menghindari persoalan di kemudian hari. “Meski tidak ditanya masyarakat, transparansi kan harus tetap berjalan,” ucapnya. Informasi di-input langsung oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui petugas yang sudah ditunjuk. Dengan itu, pekerjaan menjadi lebih cepat dan dapat berlangsung secara berkelanjutan. “Untuk website memang kami yang mengelola. Tapi untuk input data, dilibatkan juga seluruh OPD,” pungkasnya. (sos)

Pilkada Klungkung

Kecil Kemungkinan Calon Independen Semarapura (Bali Post) Kemungkinan munculnya calon independen dalam Pilkada Klungkung 2018 nampaknya sangat kecil. Hal tersebut terlihat dari nihilnya tokoh politik maupun masyarakat yang berkonsultasi terkait persyaratan pencalonan maupun mekanisme penggalangan dukungan ke KPU Klungkung. Ketua KPU Klungkung, I Made Kariada, Minggu (24/9) kemarin, mengatakan sesuai persyaratan pencalonan melalui jalur perseorangan dalam pertarungan pilkada Juni 2018 harus Bali Post/kmb45 mengantongi 15.373 dukunI Made Kariada gan yang tersebar lebih dari 50 persen kecamatan di daerah. “Klungkung memiliki empat kecamatan. Kalau mengacu pada persyaratan, dukungan itu harus tersebar di tiga kecamatan,” jelasnya. Penyerahan syarat dukungan mulai 5 November sampai 9 November 2017. Setelah itu, akan ditindaklanjuti dengan verifikasi faktual. Di tengah semakin dekatnya jadwal itu, belum ada tanda-tanda yang akan melakukan pendaftaran. Hal tersebut juga ditunjukkan dengan belum adanya tokoh yang datang ke KPU untuk konsultasi terkait pencalonan. “Biasanya sesuai pengalaman, informasinya sudah berhembus jauh-jauh hari. Bahkan sudah ada yang melakukan konsultasi ke KPU. Tapi sampai sekarang belum ada,” katanya. Meski demikian, ditegaskan, penyediaan formulir pendaftaran tetap dilakukan. Demikian juga dengan formulir pernyataan dukungan dari masyarakat. “Tetapi kami tetap mempersiapkan formulir,” tandasnya. (kmb45)

Aliran Air Tukad Unda Surut, Kunjungan Wisatawan Turun Semarapura (Bali Post) Aliran air Tukad Unda yang sebelumnya sangat deras sejak beberapa hari terakhir surut. Musim kemarau diduga menjadi penyebabnya. Pemandangan itu juga memicu turunnya kunjungan wisatawan. Pantauan Minggu (24/9) kemarin, aliran air dari sungai yang menjadi bagian Desa Wisata Paksebali, Kecamatan Dawan ini telah mengecil. Bahkan lokasi yang sering dijadikan tempat berfoto tak lagi semenarik dulu. Aliran air menyerupai tirai hanya nampak di sisi barat. Perbekel Paksebali I Putu Ariadi mengatakan kondisi sungai yang demikian terjadi sejak hadirnya musim kemarau. Debit air pada sumber yang ada di hulu mengalami penurunan. Di samping itu, sebagian air juga telah dialirkan ke saluran irigasi untuk sejumlah subak di Kecamatam Dawan. “Kondisi seperti ini baru terjadi sejak empat tahun lalu. Kalau sebelumnya tidak pernah meski kemarau,” katanya. Akibatnya, kunjungan wisatawan mengalani penurunan hingga 50 persen. Ini diperkirakan berlangsung sampai musim kemarau berakhir. “Saat air masih besar, kunjungan sampai ratusan orang per hari. Sekarang sekitar 50 orang saja,” terang Ariadi. Turunnya kunjungan juga dipengaruhi status Gunung Agung ke level awas. (kmb45)

Bali Post/kmb45

SURUT – Aliran air di Tukad Unda sejak beberapa hari belakangan airnya surut. Penyebabnya diduga karena musim kemarau.

Jika Meletus, Diperkirakan 70.000 Jiwa Warga Mengungsi Semarapura (Bali Post) -

Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Minggu (24/9) kemarin mengunjungi posko pengungsian Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung. Dalam kunjungannya tersebut, Mangku Pastika mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah pengungsi yang tersebar di seluruh Bali mencapai 25.000 jiwa lebih. Dan, kata Gubernur, diprediksi apabila Gunung Agung meletus diperkirakan 70.000 jiwa yang akan mengungsi. Oleh karenanya, Gubernur Pastika mengimbau agar masyarakat yang mengungsi tetap bersabar dengan keadaan saat ini. Sebab, kapan meletusnya Gunung Agung tidak ada yang bisa memprediksi. “Ya, tidak ada yang bisa memprediksi berapa lama ini akan terjadi. Belum pernah ada ahli yang bisa memprediksi, sebab perilaku gunung api itu berbeda-beda. Bahkan dulu di Gunung Kelud yang dinyatakan awas, dua jamnya lagi sudah meletus,” ucap Pastika. Di sela-sela kunjungan ke tempat pengusian di Klungkung kemarin, Pastika mengapresiasi kinerja Pemkab Klungkung dalam penanganan para pengungsi. Bahkan, ia tidak memikirkan lagi masalah pelayanan kesehatan, makanan, dan pendidikan yang sudah dilakukan oleh Pemkab Klungkung. “Kesehatan, makanan, pendidikan sudah oke. Saya percaya kepada Pemkab Klungkung, saya fokus di Karangasem dan Buleleng. Kalau Klungkung nanti sudah tidak mampu, baru kami di Pemprov akan bantu,“ ujar Pastika yang datang pada pukul

11.15 Wita. Dalam kesempatan tersebut, Pastika mengimbau kepada para pengungsi yang berada di titik-titik pengungsian yang jumlahnya sedikit agar segera bergabung di posko pengungsian di GOR Swecapura. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan agar mudah diberikan pelayanan. “Kalau ada yang mau gabung harus diterima, dan jika tidak mau gabung tidak apa-apa. Tetapi kita tidak bisa layani satu per satu,” tegasnya. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh bupati/wali kota se-Bali agar tetap stand by untuk ikut melayani dan mengurusi masyarakat pengungsi Gunung Agung ini. Sebab, Pastika menyatakan bahwa satus Gunung Agung yang sudah berada di level IV (awas) telah menjadi bencana

bagi Provinsi Bali. Bahkan seluruh SKPD di Pemprov Bali sudah dikerahkan ke Tanah Ampo untuk membuat posko pengungsian lengkap dengan satgasnya. “Dalam tahap tanggap bencana ini kita semua harus bisa bekerja dengan baik. Sehingga tidak ada korban dan tidak ada hal-hal yang dapat merugikan kita bersama,” ujarnya. Seluruh masyarakat pengungsi dan seluruh lapisan yang terlibat dalam tanggap bencana Gunung Agung diharapkan bisa memahami tahap-tahap dalam penanggulangan bencana yang terdiri dari empat tahap. Yaitu tahap tanggap darurat dan konsolidasi yang saat ini telah dilakukan, tahap rekonsiliasi yaitu tahap penyatuan keluarga yang terpisah dan tahap rehabilitasi. Sehingga manajemen penanggulangan bencana bisa dikelola dengan baik. (win)

Bali Post/win

TINJAU – Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau pengungsi di GOR Swecapura memberikan keterangan pada sejumlah wartawan.

Pengungsi Tersebar di 113 Titik

Kekurangan Relawan, Bantuan Masyarakat Terus Mengalir Semarapura (Bali Post) Memasuki hari keempat, pengungsi Gunung Agung terus berdatangan ke Kabupaten Klungkung. Penempatannya tak lagi terpusat di GOR Swecapura, Desa Gelgel. Namun sudah tersebar ke sejumlah balai banjar, gedung kosong dan rumah warga di wilayah Klungkung. Berdasarkan hasil pendataan BPBD Klungkung, Minggu (24/9) kemarin, tercacat pengungsi tersebar di 113 titik pengungsian dengan total 13.935 jiwa atau 3.235 KK. Mereka terdiri dari 7. 074 lakilaki, 7.161 perempuan, 1.209 berstatus anak SD, 627 SMP, 515 SMA, 977 lansia dan 875 balita. Angka tersebut akan terus mengalami peningkatan, sebab saat ini masih banyak warga Karangasem terutama

yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) belum mau mengungsi atau meninggalkan tempat tingalnya. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan sejauh ini kondisi pengungsian baik di Gor Swecapura maupun yang tersebar di balai banjar dan rumah warga masih dalam keadaan baik. Logistik dan distribusi makanan berjalan sesuai dengan harapan dari masyarakat pengungsi dan pemerintah Kabupaten Klungkung. “Kendala belum ada. Bantuan sanitasi hari ini kita dapat 20 dari TU Provinsi Bali. Bahkan listrik dan air siap untuk di pasang,” ujar Widiada pagi kemarin. Untuk mengantisipasi kemungkinan jumlah pengungsi yang datang ke Klungkung, pihak BPBD juga telah men-

gantisipasinya dengan berbagai persiapan. “Kalau ada tambahan pengungsi kita akan lakukan pendataan. Mereka mau tinggal di mana, baik di rumah kerabatnya maupun di balai banjar. Apabila mereka membutuhkan logistik, kami siap salurkan dari Pemkab Klungkung, apalagi sejauh ini logistik kami tidak pernah kekurangan,” tandasnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang kemarin dari pagi sudah memantau pengungsi di GOR Swecapura menyatakan penanganan pengungsi terus dimaksimalkan. Meskipun, diakuinya, perkembangan pengungsi antisipasi meletusnya Gunung Agung di luar dugaannya. Namun, karena telah dilakukan persiapan jauh-jauh hari, hal tersebut tidak menjadi kendala. “Tentu ini tidak mu-

dah. Kita lakukan koordinasi. Dengan persiapan yang kami rancang jauh-jauh hari sebelumnya, kita bisa melakukan dengan baik, meskipun harus kita lakukan evaluasi dan breafing setiap pagi dan sore. Sehingga kelemahan yang kita alami bisa kita atasi secepat mungkin,” ujar Suwirta. Kemarin bantuan logistik dari masyarakat terus mengalir. Bahkan pihaknya mengapresiasi masyarakat Klungkung dan seluruh masyarakat di Bali yang mempunyai jiwa empati dan rasa kebersamaan yang tinggi kepada saudaranya yang mengalami musibah dengan menawarkan rumahnya untuk dijadikan tempat tinggal para pengungsi. Bahkan masyarakat Klungkung terutama sekaa truna dan PKK ikut andil dalam menyiapkan

makanan (memasak - red) di posko Gor Swecapura. “Ini menandakan bahwa masyarakat kita sudah siap menampung jika pengungsi akan terus berdatangan nantinya ke daerah kami,” tandasnya. Kendati demikian, untuk penyebaran logistik pihaknya masih kekurangan relawan. Relawan yang sudah ada belum terkoordinir dengan baik. Suwirta mengimbau kepada masyarakat Bali dan masyarakat Klungkung pada khususnya yang ingin menjadi relawan agar segera mendaftar ke posko pengungsian di Gor Swecapura. “Para relawan akan dikoordinir oleh panitia di posko pengungsian, sehingga orang yang ada di pengungsian ini bisa melaksanakan tugas secara maksimal,” tegasnya. (win)

Pasokan Pasir dan Batu Turun Drastis Amandemen Kontrak Proyek Perlu Proses

Semarapura (Bali Post) Pascastatus Gunung Agung naik dari level siaga dan kini sudah menginjak level IV (awas) telah menyebabkan sebagian besar aktivitas penggalian pasir terhenti. Hal tersebut berpengaruh pada pasokan pasir dan batu ke Kabupaten Klungkung, yakni mengalami penurunan secara drastis. Tak pelak lonjakan harga material bangunan itu juga ikut naik. Produsen batako asal Desa Bumbungan, Made Pageh, Minggu (24/9) kemarin menuturkan sebelum gunung terbesar di Bali itu siaga hingga ke level awas, pasokan pasir berjalan normal. Demikian juga dengan harganya yang masih kisaran Rp 550 ribu per 4,7 kubik. Namun kini kondisinya berbeda. Pasokan turun drastis dan harganya telah mencapai Rp 750 ribu. “Pasokan jauh berkurang. Harga melonjak,” tuturnya. Situasi demikian menjadi ancaman untuk usahanya. Supaya tak merugi, harga batako terpaksa dia naikkan dari Rp 2.300 menjadi Rp 2.500 per biji. “Kalau tidak seperti itu, bisa merugi,” ucapnya. Hal serupa juga disampaikan kontraktor I Nengah Sudiartana. Harga pasir yang sebelumnya Rp 1 juta menjadi Rp 2,5 juta per truk. Bahkan kini sangat sulit di dapatkan. Pihaknya telah mencari ke sejumlah daerah di Bali, namun belum mendapatkan hasil. “Paling sedikit diperlukan 30 truk. Tapi dapatnya baru dua truk. Itu saja menunggu dari kemarin. Saya juga sudah berusaha sampai mencari ke Jawa, tapi terkendala izin pengiriman. Harganya juga belipat-lipat dari di sini,” ungkapnya. Harga batu, sambung pria asal Desa Selisihan ini juga terjadi lonjakan dari Rp 1,8 juta menjadi Rp 3 juta per truk. Hal itu dikhawatirkan

berdampak pada proyek yang kini masih dalam pengerjaan, salah satunya Pasar Semarapura. “Karena seperti ini, ada kekhawatiran terhadap proyek,” ucapnya. Atas hal itu, pihaknya mengusulkan adanya amandemen kontrak. Ini pun segera disampaikan secara tertulis. “Kami mengusulkan ke pemkab untuk amandemen kontrak. Berapa selesai, segitu dibayar. Tapi kami juga tetap berusaha cari material,” imbuhnya. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menyatakan pembangunan Pasar Semarapura sudah dikoordinasikan dengan pelaksana. Namun untuk langkah yang ditempuh masih dibicarakan. “Itu sudah dikoordinasikan. Memang terjadi kesulitan bahan. Ini disampaikan ke Pak

Bupati. Bagaimana baiknya,” ungkapnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana, mengaku sampai saat ini belum menerima laporan dari rekanan terkait dampak kesulitan pasir ini. Namun demikian, pihaknya segera berkoordinasi. “Sampai sekarang belum ada laporan. Tapi kalau material lancar, seluruh proyek optimis bisa tuntas tepat waktu,” tegasnya. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menegaskan, keinginan pelaksana proyek untuk melakukan amandemen kontrak tak bisa dilakukan begitu saja. Namun harus melalui serangkaian proses dan perlu dikoordinasikan dengan pemprov. “Ini harus mengacu pada aturan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

PASIR - Pedagang pasir di Dusun Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Sejak Gunung Agung siaga dan naik ke level awas, pasokan pasirnya turun drastis.


BULELENG

Senin Pon, 25 September 2017

Serahkan Ribuan Sertifikat Prona

Besok, Presiden Jokowi Kunjungi Buleleng Singaraja (Bali Post) – Presiden Joko Widodo direncanakan mengunjungi Buleleng, Selasa (26/9) besok. Agenda penting Presiden Jokowi dalam kunjungannya itu adalah menyerahkan lima ribu sertifikat Program Nasional Agraria (Prona) dan sertifikat rumah bersubsidi di Buleleng. Menjelang kunjungan itu, Bali Post/dok Bupati Buleleng Putu Agus Putu Agus Suradnyana Suradnyana (PAS) bersama jajaran Muspida Buleleng telah melakukan persiapan dengan maraton. Presiden Jokowi setelah tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban akan bertolak ke Buleleng dengan helikopter. Tiba di Buleleng, Jokowi langsung menunju Lapangan Umum Taman Kota (Tamkot) untuk menghadiri upacara penyambutan dan acara inti menyerahkan sertifikat prona dan rumah bersubsidi kepada warga di Bali Utara. Bupati PAS, Minggu (24/9) kemarin, mengatakan persiapan bersama pihak Istana dan instansi terkait sudah mendekati final. Namun teknis pelaksanaan kunjungan itu belum diketahui pasti. Bahkan kesempatan untuk membawakan pidato selamat datang pun belum diketahui. Meski demikian, Bupati sangat mengapresiasi kunjungan Jokowi ke Buleleng. Momentum ini menjadi kebanggaan dan sekaligus kesempatan langka bagi jajarannya untuk bertatap muka langsung dengan Jokowi. ‘’Kami fokus menyiapkan tempat dulu, dan masalah apakah dapat giliran berbicara di hadapan Presiden saya belum tahu. Yang jelas ini kesempatan langka dan kita bangga ada pejabat tertinggi di negara kita yang mau berkunjung ke daerah kita,’’ katanya. Meskipun belum ada kepastian apakah mendapat kesempatan berbicara saat Jokowi di Buleleng, Bupati PAS mengatakan sudah memiliki bahan yang akan dibicarakan dengan Presiden Jokowi, seperti harapan agar pemerintah pusat mempercepat proyek pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani (Badung), terutama untuk lokasi shortcut lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada). Hal ini karena shortcut menjadi harapan masyarakat untuk memperpendek akses antara Bali Selatan dan Bali Utara. Sekaligus proyek ini untuk mengimplementasikan kebijakan pemerataan pembangunan antara selatan dan utara. Selain shortcut, terkait rencana pemerintah pusat membangun bandara internasional di Buleleng juga menjadi poin penting yang akan dimintakan penjelasan kepada Presiden Jokowi. Terkait isu pembangunan bandara ini diakuinya penting, agar masyarakat mendapat kepastian terkait proyek tersebut, sehingga nantinya bisa mendapatkan kepastian dan warganya tidak lagi termakan oleh isu-isu yang bisa mengganggu kondusivitas di daerah. Satu poin penting lagi yang juga disampaikan oleh Bupati adalah menyangkut program pertanian dalam arti luas. Poin ini disampaikan karena pemkab sendiri mulai tahun ini akan menggulirkan kebijakan khusus di bidang pertanian dalam arti luas. Untuk mewujudkan hal ini, pemkab sangat membutuhkan dukungan pemerintah pusat, sehingga program yang akan digulirkan di bidang pertanian itu bisa berjalan sesuai program yang telah disusun dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. (kmb38)

Pengungsi Melahirkan Melalui Operasi ’’Caesar’’

Singaraja (Bali Post) – Setelah dirujuk Sabtu (23/9) lalu dari Puskemas Tejakula I, Wayan Tangkih (36), pengungsi asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang sedang hamil tua akhirnya menjalani operasi caesar di RSUD Buleleng, Minggu (24/9) kemarin. Bayi laki-laki dengan berat 3,1 kg yang dikandungnya lahir selamat dari persalinan caesar tersebut. Wayan Tangkih yang mengandung bayi keempatnya itu menjalani operasi caesar karena usia kandungannya melewati batas normal. Di samping itu, kondisi air ketubannya di bawah normal. Jika dibiarkan akan mengancam keselamatan bayi. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. ketika dihubungi kemarin mengatakan, sejak menerima pasien rujukan Puskemas Tejakula I, dokter sudah melakukan observasi. Hasilnya usia kandungan yang bersangkutan telah melewati batas normal. Setelah diobservasi, usia kandungannya mencapai 43 minggu. Selain itu, kondisi air ketuban berada di bawah normal. Jika hal itu dibiarkan, dikhawatirkan tidak akan memunculkan tanda-tanda persalinan normal. Bahkan ini sangat berisiko terhadap keselamatan bayi itu sendiri. Untuk itu, dokter yang merawatnya kemudian melakukan tindakan operasi caesar. ‘’Setelah kita tangani rupanya ibu yang ikut mengungsi itu usia kehamilannya melewati batas kehamilan umumnya. Untuk menyelamatkan bayi dan ibu, dokter melakukan langkah operasi caesar,’’ jelasnya. Terkait biaya, dr. Wiartana mengatakan sejak pasien dirujuk ke rumah sakit pihak RSUD Karangasem sudah menghubungi RSUD Buleleng. Koordinasi ini menyangkut biaya yang sudah disepakati bahwa siapa pun pengungsi jika masuk rumah sakit, biaya perawatan dan obat-obatan ditanggung pemerintah. Meski demikian, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Karangasem, sehingga nantinya bisa dijadikan dasar untuk melengkapi persyaratan administrasi terhadap pasien itu sendiri. ‘’Karena ini dampak bencana dan kami sudah berkoordinasi dengan RSUD Karangasem, bahwa biaya perawatannya ditanggung pemerintah sepenuhnya. Cuma kami masih menunggu surat yang bisa dipakai dasar untuk melengkapi syarat administrasi,’’ tegasnya. (kmb38)

Tangani Pengungsi

Dewan Dorong Pemkab Alokasikan Anggaran Memadai Singaraja (Bali Post) Warga Desa Ban dan Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem yang mengungsi ke Buleleng mendapat perhatian serius jajaran DPRD Buleleng. Kedatangan pengungsi yang sudah mencapai 7.830 jiwa itu dipastikan membutuhkan logistik dan fasilitas penunjang lain yang memadai. DPRD Buleleng siap mendorong pemkab untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan 2017, sehingga pengungsi terlayani atau tertangani dengan baik. Demikian diungkapkan Ketua DPRD Gede Supriatna usai meninjau lokasi posko pengungsian di Desa Tembok dan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Minggu (24/9) kemarin. Dalam kunjungan itu, Supriatna bersama Ketua Gatriwara Ny. Hermawan Supriatna, anggota dewan dan staf Sekretariat DPRD Buleleng menyerahkan satu ton beras dan 50 dus mi instan. Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada koordinator di masing-masing posko pengungsian. Gede Supriatna mengatakan, gelombang pengungsi dipastikan akan terus bertambah bersamaan dengan situasi Gunung Agung yang sekarang sudah berstatus awas. Buleleng yang dipilih Pemerintah Karangasem sebagai lokasi pengungsian harus siap membantu pengungsi, sehingga mereka bisa bertahan di posko pengungsian dengan lingkungan yang nyaman. Dari pengamatannya dan informasi yang dikumpulkan dari koordinator di posko pengungsian, persoalan tempat dan fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) perlu ditangani dengan lebih serius. Hal ini penting karena dengan jumlah pengungsi ribuan jika masalah lingkungan pengunsian dan MCK ini tidak baik, maka memicu masalah serius. Selain itu, stok logistik untuk pengungsi juga perlu diperhatikan jangan sampai mereka tidak mendapat pasokan logistik dengan optimal. Apalagi, berapa lama pengungsi bertahan di posko pengungsian tidak bisa ditentukan, sehingga situasi ini

Bali Post/kmb38

TINJAU PENGUNGSI – Ketua DPRD Gede Supriatna bersama Ketua Gatriwara DPRD Buleleng Ny. Hermawati Supriatna meninjau posko pengungsian di Desa Tembok dan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Minggu (24/9) kemarin. perlu memerlukan penanganan serius. ‘’Saya kira ini perlu dikoordinasikan kembali dengan pemerintah Karangasem dan pemerintah di daerah kita. Dari dua posko yang kita kunjungi ini saja rupanya ruang pengungsi, MCK dan logistik pelayanannya harus ditingkatkan dan ini membutuhkan koordinasi dan komunikasi, sehingga pengungsi bisa terlayani dengan baik,’’ katanya. Mendukung pelayanan pengungsi, politisi PDI Perjuangan ini berjanji akan melakukan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas alokasi anggaran yang sudah dirancang

dalam APBD Perubahan 2017. Tidak menutup kemungkinan, pemerintah bersama DPRD akan melakukan pergeseran alokasi anggaran, terutama untuk dana tidak terduga. Dengan upaya ini, kewajiban pemerintah dalam melayani pengungsi berjalan optimal. ‘’Ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama, dan kami segera akan membahas anggaran APBD Perubahan dan akan kita lakukan pergeseran anggaran agar pengungsi ini bisa terlayani dengan baik,’’ jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. Noman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, untuk

menjaga tingkat gizi permakanan untuk pengungsi, pemerintah akan menurunkan ahli gizi di RSUD dan puskemas di daerahnya untuk melakukan pengawasan ke posko logistik di pengungsian. Selain gizi, fasilitas MCK perlu diperhatikan dengan serius, terutama kecukupan lokasi dan menjaga lingkungan, sehingga tidak mengganggu kesehatan para pengungsi itu sendiri. ‘’Ahli gizi sudah kita turunkan ke lokasi pengungsian dan setiap logistik ini kandungan gizinya harus terjaga dengan baik. Demikian pula MCK menjadi perhatian kami, dan ini akan kita sediakan sesuai kebutuhan dan

menjaga kondisi lingkungannya,’’ jelasnya. Di sisi lain dr. Sutjidra mengatakan, selain logistik dan fasilitas MCK, pemerintah juga mulai melakukan penanganan kondisi psikis pengungsi, terutama untuk anak-anak. Salah satu yang sudah dilakukan adalah menghibur anak-anak oleh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Buleleng bersama para guru PAUD di Buleleng. Kondisi psikis ini sangat perlu dipulihkan agar anak-anak tidak terlalu lama trauma dan panik akibat situasi yang mereka alami saat evakuasi ke lokasi pengungsian,’’ jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 439 anak pengungsi dari Karangasem yang ditampung di Kecamatan Tejakula dipastikan kembali bersekolah mulai Senin (25/9) hari ini. Ini menyusul keputusan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng yang bersedia menampung mereka bersekolah selama tinggal di pengungsian. Anak-anak tersebut nantinya ditampung di beberapa sekolah yang dekat dengan posko pengungsian yaitu di Desa Tembok, Les, Sambirenteng dan Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula.

Pembangunan (Bappeda) Buleleng ini mengatakan, sejalan dengan kebijakan penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi, sekolah tidak ada yang kelebihan siswa atau belajar dua shift. Dengan demikian sekolah di Kecamatan Tejakula masih memiliki bangku kosong untuk bisa menampung ratusan siswa pengungsi Gunung Agung. Dia mencontohkan, SDN 1 Penuktukan dan SDN 7 serta SDN 8 Tejakula masih ada bangku kosong, sehinga anakanak ini dipastikan tertampung. Demikian juga untuk SMP dan SMA/SMK. ‘’Walau ada tambahan siswa dari pengungsi ini, bisa tertampung

semua, karena sekarang tidak ada sekolah yang kelebihan murid setelah kebijakan zonasi berlaku,’’ jelasnya. Di sisi lain, pejabat asal Desa Tejakula ini mengatakan anak-anak pengungsi Gunung Agung sebenarnya tidak cukup dengan mengikutkan kembali ke bangku sekolah, sebab sejak evakuasi dan bertahan di posko pengungsian, kondisi psikis mereka terganggu. Kondisi psikis ini penting dipulihkan. Dengan demikian, saat bersekolah di lingkungan baru dan siswa yang tidak dikenal, mereka bisa berinteraksi dan kondisi psikis mereka diharapkan bisa pulih kembali. (kmb38)

Mulai Hari Ini, 439 Anak Pengungsi Kembali Bersekolah

Kepala Disdikpora Gede Suyasa, Minggu (24/9) kemarin mengatakan, setelah

Gede Suyasa

Bali Post/wan

melakukan pendataan di lokasi pengungsian, pihaknya menemukan ada 439 anak yang bersedia bersekolah selama mengungsi. Anak tersebut terdiri atas 291 orang siswa SD, 102 siswa SMP dan 46 siswa SMK. Siswa ini akan belajar di sejumlah sekolah terdekat di lokasi pengungsian. Terkait pakaian seragam sekolah, sepatu dan buku pelajaran, Suyasa menyatakan hal itu tidak menjadi keharusan. Kendati anak-anak ini tidak berseragam dan membawa buku, mereka tetap mengikuti proses belajar-mengajar (PBM) bersama siswa di sekolah

setempat. Dengan demikian, dalam situasi panik yang memengaruhi beban psikis, anak-anak ini tetap bisa bersekolah seperti biasa. ‘’Setelah kita mendata berdasarkan jenjang sekolah, ada 439 anak yang sudah siap bersekolah mulai besok (Senin 25/9 hari ini). Tidak masalah tanpa seragam, tanpa sepatu dan bahkan buku pelajaran, yang penting anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikannya di tengah ancaman bencana alam Gunung Agung,’’ katanya. Sementara itu, terkait daya tampung sekolah, mantan Kepala Badan Perencanaan

Tinggal di Pengungsian Desa Les

Minggu Alami Lumpuh Sejak Sebelas Tahun SALAH seorang warga yang ikut mengungsi ke Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng adalah Nengah Minggu. Kondisi fisik pengungsi asal Desa Ban, Kecamatan Kubu Karangasem itu cukup memprihatinkan. Nengah Minggu yang mengalami lumpuh sejak sebelas tahun ini terpaksa tinggal di pengungsian, karena Gunung Agung berstatus awas. Suhu yang panas di lokasi pengungsian membuat Minggu merasa tidak nyaman.

Bali Post/kmb38

TERBARING – Nengah Minggu asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem tengah terbaring lemas di tenda pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula.

11

Ditemui di pos pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian Desa Les, Minggu (24/9) kemarin, Minggu tampak terbaring lemas. Di posko pengungsian dia ditemani istrinya Luh Merta dan anaknya Ketut Budiarta. Dia mengaku dievakuasi petugas sejak Jumat (22/9) malam lalu. Sebelum Gunung Agung berstatus awas dia sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama (RSP) Kubu, Karangasem. Karena RSP Kubu tutup terkait Gunung Agung dalam level awas, dia kembali dievakuasi ke posko pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula. “Saya diantar oleh petugas, karena di sana (RSP Kubu) sudah tutup, tapi setelah saya di sini udaranya panas sekali dan di sini tidak bisa tidur

sama sekali,” katanya. Atas kondisi ini, Minggu bersama istri dan anaknya mengaku tidak kuat bertahan di pengungsian. Untuk itu, jika diizinkan dirinya berkeinginan agar difasilitasi untuk pindah lokasi pengungsian. Rencananya dia ingin tinggal bersama anaknya yang bekerja di Kabupaten Gianyar. “Maunya tinggal bersama anak di Gianyar, sehingga situasinya lebih nyaman. Karena saya tidak bisa jalan sama sekali,” jelasnya. Minggu menceritakan kondisi cacat yang dialaminya itu sekitar sebelas tahun silam. Tulang punggungnya patah setelah terjatuh dari pohon ental yang dipanjatnya. Keluarganya kemudian memeriksakan kondisinya itu ke rumah

sakit. Sayang upaya itu gagal membuahkan hasil. Tulang punggungnya gagal disembuhkan, sehingga dirinya setiap hari hanya bisa bertahan di atas tempat tidur. Untuk memenuh keperluan sehari-hari Minggu dibantu oleh istrinya, Luh Merta. Setiap hari istrinya harus mempersiapkan kebutuhannya seperti makan, buang air, hingga mandi. Setelah kebutuhannya itu terpenuhi, istrinya baru bekerja membuat perlengkapan sarana upakara banten atau bekerja serabutan. Sayang pekerjaan yang menjadi penghasilan keluarganya itu tidak menetap, karena sangat tergantung dari warga yang memerlukan jasanya. “Kalau ada nyuruh saya bisa beli beras untuk makan, tapi kalau tidak ya terpaksa gunakan sumbangan dari dermawan dan bantuan dari yayasan. Apalagi sekarang mengungsi, tidak bisa kerja dan khawatir apa pakai membiayai keluarga kami,” jelasnya. (mud)

SURYA JAYA QUALITY IS FIRST

motor

Cash & Credit

JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit

C.0001088-rpa


12

JEMBRANA

Pemkab Jembrana Bantu Warga Pengungsi Karangasem

BUPATI Jembrana I Putu Artha bersama Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan pemantauan ke tempat-tempat pengungsian warga Karangasem yang terdampak meningkatnya status Gunung Agung. Minggu (24/9) kemarin, Bupati Artha melakukan pemantauan sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga pengungsi di Balai Banjar Pasar Desa Gumbrih, Desa Asahduren serta Pasut, Desa Pengeragoan. Dari laporan kepala BPBD I Ketut Eko Susila Artha Permana, hingga Minggu kemarin jumlah warga Karangasem yang mengungsi ke Jembrana mencapai 180 orang. Mereka tersebar di desa Gumbrih, Medewi, Penyaringan, Pengeragoan serta Loloan Timur. Bupati Artha seusai menyerahkan bantuan berupa paket sembako, mengatakan selain untuk memberikan bantuan kepada pengungsi juga memastikan warga yang mengungsi ke Jembrana dalam keadaan sehat, tidak telantar serta tidak kekurangan apapun. Ia menambahkan bagi warga yang tidak punya saudara di Jembrana, Pemkab Jembrana terbuka dan siap menampung warga Karangasem yang ingin mengungsi ke Jembrana. Untuk itu pihaknya akan menyiapkan beberapa fasilitas umum di Jembrana seperti GOR maupun fasum lainnya. Sementara iru, Wabup Kembang juga memberikan perhatian serius bagi para pengungsi dari Karangasem dengan senantiasa berkoordinasi dengan aparat di tingkat bawah. Ia meminta pihak perbekel, klian serta camat senantiasa memantau perkembangan pengungsi yang masuk ke Jembrana. Berapa jumlah, di mana tinggal dan bagaimana kondisi mereka apakah sudah mendapatkan tempat yang layak maupun bantuan logistik yang dibutuhkan. Pihaknya juga menyiapkan tenaga medis untuk rutin mengecek kondisi mereka mengingat para pengungsi ada yang masih anak-anak serta lanjut usia. Ia berharap selama di Jembrana mereka tinggal dalam kondisi nyaman, tidak takut berlebihan mengingat

musibah Gunung Agung ini merupakan siklus lima puluh tahunan yang terjadi karena faktor alam. “Kita ingin pastikan para pengungsi tetap sehat dan terjamin selama tinggal di Jembrana. Apabila mesti mengungsi dalam waktu yang lama, kami juga akan siapkan tenaga pendidik agar anak-anak bisa belajar selama tinggal di pengungsian,” kata Kembang. Kepada masyarakat sekitar, Wabup Kembang mengimbau agar memperhatikan saudara-saudara mereka dari Kabupaten Karangasem yang tengah mengungsi, serta memberikan perhatian dan tanggap akan hal-hal yang dibutuhkan. “Saya juga ucapkan terima kasih kepada warga Jembrana sebagai bagian dari keluarga para pengungsi yang mau menampung mereka tinggal di rumahnya. Jangan diibaratkan seperti dalam pengungsian, tapi sedang berkunjung di rumah saudara. Agar cepat beradaptasasi selama tinggal di Jembrana serta beban yang dirasakan tidak terlalu berat. Kita juga sama-sama berharap musibah ini cepat berlalu,” tandas Kembang. (ad1587)

TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup Kembang Hartawan berinteraksi dengan warga Karangasem yang mengungsi di wilayah Jembrana akibat dampak status awas Gunung Agung.

Senin Pon, 25 September 2017

Peras Mantan Pacar, Ancam Sebar Foto Bugil di Medsos

Negara (Bali Post) Unit Reskrim Polres Jembrana menahan Made Putu WA (22) dari Banjar Arca, Desa Pulukan, Pekutatan, karena diduga melakukan pemerasan dan pengancaman, yakni mengancam menyebar foto dan video bugil mantan pacarnya, Ni Putu YPD (19) asal Medewi, Pekutatan ke media sosial (medsos). Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak A Sooai, Sabtu (23/9), mengatakan kejadian tersebut berawal pada Minggu 17 September lalu. Korban yang merupakan karyawan hotel ini, sering merasa takut dengan kelakuan yang dilakukan tersangka karena sering mengancam korban melalui WhatsApp dan sering meminta uang dan barang pada korban. Jika tidak diberikan, tersangka mengancam akan menyebarkan foto-foto dan video senonoh yang telah dikirimkan korban kepada tersangka. Parahnya, tersangka sempat meminta satu unit handphone merek Ipone 5S seharga Rp 2.300.000 dan uang Rp 2.000.000 kepada korban. Selain itu tersangka sering mengucapkan katakata kasar melalui WhatsApp yang membuat harga diri tersangka dilecehkan. Adanya kejadian tersebut, korban sangat merasa terganggu sehingga melapor-

kan kejadian tersebut ke Polres Jembrana. “Pelaku beberapa kali memeras korban meminta barang dan uang. Kalau tidak diberikan foto-foto tak senonoh korban akan

disebarluaskan di media sosial,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Dari pengakuan tersangka, awalnya mereka berkenalan lewat media sosial. Dari perkenalkan itu,

dan sudah berjalan beberapa bulan, mereka akrab dan berpacaran. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu HP merek Oppo F15 warna putih, satu HP merek phone 5S warna biru, satu buah jam tangan merek Nixon dan uang sebesar Rp 1.500.000. Barang bukti itu adalah hasil yang diminta tersangka ke korban. (kmb/26)

Bali Post/olo

ANCAM –Pelaku pemerasan melalui handphone diamankan di Polres Jembrana berikut barang bukti hasil memeras. Tersangka dijerat pelanggaran UU ITE.


KARANGASEM

Senin Pon, 25 September 2017

13

Relawan Masak untuk Pengungsi Amlapura (Bali Post) Sekretaris Camat (Sekcam) Rendang I Putu Wirata sangat mengharapkan adanya relawan yang membantu memasakkan warga pengungsi yang berada di posko pengungsian ini. Khususnya yang ada di Desa Menanga dan Rendang. Sejauh ini masih belum ada relawan sebagai tukang masak. ‘’Memang belum ada relawan yang membantu memasakkan pengungsi ini,’’ jelas Putu Wirata. Pihaknya sangat berharap ada relawan juru masak bisa membantu warga mengungsi di dapur umum. Karena itu, yang memasak sekarang ini masih warga pengungsi sendiri. ‘’Yang kemari banyak tetapi hanya membawa bantuan saja. Kalau relawan yang mau membantu memasak untuk pengungsi, hal itu masih belum ada. Siapapun yang mau jadi relawan masak, kami dengan senang hati menerimanya,” harap Wirata. Hal itu diakui warga Kesimpar, Desa Besakih, Ni Ketut Sari. Dikatakan, selama berada di pengungsian memang belum ada relawan yang membantu memasak. “Karena belum ada, saya masak sendiri saja. Demikian juga pengungsi lainnya masing- masing memasak sendiri-sendiri. Saya pribadi sangat berharap ada relawan membantu memasakkan para pengungsi ini,” pinta Wayan Sari. (kmb41)

Bali Post/mb41

SEMBAHYANG - Sejumlah umat Hindu saat melakukan persembahyangan yang dipusatkan di Pura Basukian, Besakih, Minggu (24/9) kemarin.

Umat Masih Sembahyang ke Pura Besakih

Bali Post/nan

BERMAIN - Anak-anak bermain sepak bola di posko pengungsian di Desa Menanga, Rendang, Minggu (24/9) kemarin.

Keceriaan di Pengungsian Rendang

Main Bola Hilangkan Kejenuhan Tidak pernah terbayang di pikiran anak-anak dari Banjar Kesimpar, Desa Besakih itu harus mengalami perjalanan hidup kurang enak, mengungsi seperti sekarang ini. Mereka terpaksa menghabiskan waktu seharian di posko-posko pengungsian. Untuk mengisi hari-hari yang kurang mengenakkan itu, mereka bermain bersama anakanak seumuran. Seperti yang dilakukan anak-anak di posko pengungsian UPT Pertanian, Desa Menanga, Rendang, Karangasem. Di pengungsian itu terlihat belasan anak-anak. Umurnya rata-rata di bawah 15 tahun. Mereka nampaknya tak ada beban, malah sangat senang dan gembira. Hal itu lantaran bisa melampiaskan hobinya main sepak bola di pengungsian kendati hanya dengan bola plastik. Bola tersebut dimanfaatkan untuk bermain sepak bola di lahan pengungsian. Selain bermain bola, ada juga sejumlah anak-anak bermain mobil-mobilan. Dengan cara itu mereka merasa gembira dan bisa menghilangkah kejenuhan akibat berada di tempat asing dengan hidup relatif sesak. Seperti Angga (10) asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih mengatakan, dirinya mengungsi bersama ibu, bapak dan kakaknya. Dia sudah sekitar 4 hari berada di pengungsian. Dia mengaku, tetap senang meski tidak berada di rumah. Dia mengungsi setelah ada kuklul bulus di banjarnya, dengan perintah supaya cepat meninggalkan Kesimpar. Dirinya mengakui hampir setiap hari bisa bermain sepak bola di pagi hari termasuk sore hari bersama rekan-rekan seusianya. “Setiap hari saya bisa bermain bola bersama teman-teman,” aku Angga. Hal senada disampaikan Dewa (9). Selama di pengungsian dirinya tidak merasa jenuh. Alasannya di sini banyak anak-anak seumuran. Hanya dia lebih memilih bermain mobil-mobilan daripada main sepak bola. “Males main sepak bola, capek. Kalau main mobil-mobilan lebih santai. Tidak lari-lari,” ungkap anak yang memiliki perawakan kurus itu. (nan)

Amlapura (Bali Post) Meskipun masyarakat sudah diimbau agar tidak melakukan aktivitas maupun persembahyangan ke Pura Agung Besakih, hal itu tak pernah menyurutkan niat tulus sejumlah warga Bali di luar Besakih sembahyang di pura terbesar di Bali itu. Seperti Minggu (24/9) kemarin, terlihat puluhan masyarakat pedek tangkil. Persembahyangan hanya diizinkan dan difokuskan di Pura Basukian saja. Manajer Operasional Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih I Ketut

Sumendra ditemui saat berjaga-jaga di Besakih, Minggu kemarin, mengungkapkan sejak status Gunung Agung dinaikkan dari level siaga ke awas, warga Besakih memang sudah mengungsi ke tempat lebih aman. Wisatawan dan para pamedek yang hendak melakukan ajar-ajar ke Pura Dalem Puri dan persembahyangan ke pura di Besakih juga tidak diperbolehkan. Sumber imbauan itu dari Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali. “Isi surat imbauan PHDI, seluruh umat Hindu khusus-

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

datang berkunjung melihat indahnya Pura Besakih. Pihaknya tetap menginformasikan wisatawan itu. Dan mereka mau mengerti untuk secepatnya bergegas meninggalkan Besakih. “Setiap harinya pasti saja ada wisatawan asing yang datang kemari (Besakih red). Tapi kita tetap berikan warning bila kunjungan ke Besakih tidak lagi diperbolehkan. Setelah kita kasi penjelasan mereka akhirnya mengerti. Dan kemudian segera meninggalkan Besakih,” jelas Danramil Rendang ini. (kmb41)

Status Awas Sekitar 59 Jam Lebih Amlapura (Bali Post) -

Sejak Status Gunung Agung statusnya naik dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) intensites gempa yang terjadi terus mengalami peningkatan rata-rata di atas 500 kali sehari. Bahkan Minggu (24/9) kemarin sudah mengeluarkan asap tipis dari puncak Gunung Agung. Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG/ESDM I Gede Suartika mengungkapkan, secara visual tadi pagi pukul 06.00 Wita sudah terlihat kepulan asap putih tipis. Asap putih tipis itu keluar dari puncak Gunung Agung. “Kepulan asap tipis itu muncul hingga ketinggian 200 meter dari puncak,” ungkap Suartika. Lebih lanjut kata Suartika,

jika melihat intensitas gempa yang ditunjukkan dan juga dari pengalaman tahun 1963, ancaman letusan memang pasti terjadi. Dari beberapa kali pengalaman di gunung lainnya, ketika gunung api itu statusnya sudah ditetapkan awas, maka satu atau dua jam kemudian sudah meletus. Anehnya, Gunung Agung, hingga 59 jam belum juga meletus. Itu artinya tubuh

gunung api sangat kuat tidak bisa diterobos. “Kalau sudah status awas kemungkinan besar akan meletus. Tapi kita belum bisa pastikan kapan waktu melutusnya,” pungkas Suartika. Dari segi kegempaan bagian dalam, sudah mengalami keterlambatan. Kemudian gempa dangkal mulai muncul secara perlahan. Itu artinya secara teori, sumber

tekanan untuk terjadi letusan sudah semakin dangkal. “Intensitas gempa yang terjadi memang jumlahnya sudah berkurang. Namun ukuran gempa yang ditimbulkan besar-besar,” terangnya. Magma yang ada di Gunung Agung, kata Suartika, tipenya tertutup. Hal itu disebabkan sejak tahun 1963 lalu belum pernah terjadi letusan sama sekali. Jadi kalau Gunung Agung itu hendak meletus, memerlukan energi yang sangat besar. “Kemungkinan letusan yang terjadi hampir sama dengan tahun 1963. Tetapi pastinya kita be-

lum tahu letusannya seperti apa,” terangnya. Solfatara yang merupakan fumarol yang mengeluarkan gas gas oksida belerang seperti SO2, SO3 selain karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) itu, kata Suartika, sudah ada sebelum level dinaikkan dari normal ke waspada. ‘’Solfatara itu mudah dikenali karena udara sekitarnya berbau busuk seperti kentut manusia, sebagaimana bau khas oksida belerang. Dalam kosentrasi tinggi gas emisi itu sangat berbahaya bagi hewan maupun manusia,’’ terangnya. (kmb41)

Layanan Pengobatan Gratis Kerja Sama RSU Prima Medika dengan KMB Amlapura (Bali Post) Kondisi para pengungsi di sejumlah tempat pengungsian sangat memprihatinkan. Tidur di tempat terbuka, membuat ribuan pengungsi kerap mengalami gangguan kesehatan.

Tergerak melihat situasi demikian, Kelompok Media Bali Post (KMB) menggelar pengobatan gratis ke lokasi-lokasi pengungsian, bekerja sama dengan RSU Prima Medika Denpasar.

kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

“Kita tidak bisa melarang umat sembahyang. Kita tetap izinkan. Hanya kita pusatkan di Pura Basukian. Tidak boleh sembahyang ke pura lainnya, sehingga saya dapat terus memantau mereka. Kalau sembahyang menyebar, ketika Gunung Agung benar-benar erupsi, maka akan sulit mengontrolnya. Jika sudah dipusatkan di sini, kalau ada apa-apa tinggal cepat lari,” terangnya. Tak hanya umat Hindu melakukan persembahyangan ke Besakih, sejumlah wisatawan asing juga nekat

Gunung Agung Keluarkan Asap Tipis

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

nya yang mau maajar-ajar agar tidak diperbolehkan datang ke Besakih. Tapi kita tidak tahu sampai kapan imbauan itu berlaku. Yang jelas tetap mengacu pada PVMBG,” ucap Sumendra. Tetapi, kata Sumendra, sampai saat ini masih saja ada masyarakat Bali yang melakukan persembahyangan ke Besakih ini. Atas kondisi itu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Hanya, kalau ada masyarakat yang bersembahyang ke Besakih yang sifatnya perorangan tetap diberikan dan dipusatkan di Pura Basukian.

LAYANAN KESEHATAN GRATIS - Petugas medis saat memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga pengungsi di Tenganan Pagringsingan.

Lokasi pengungsian pertama yang disasar adalah para pengungsi di Desa Tenganan Pagringsingan, Kecamatan Bebandem. Para pengungsi ini datang dari Banjar Dinas Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Bebandem, Minggu (24/9) siang tadi. Rupanya pengobatan gratis ini sudah ditunggu-tunggu pengungsi, apalagi lokasi pengungsian sementara minim layanan kesehatan. Layanan kesehatan ini langsung diserbu ratusan warga di lokasi pengungsian. “Banyak yang mengeluh masuk angin, gatalgatal, sesak napas dan keluhan lainnya. Anak-anak juga banyak kesini tadi. Ini mungkin salah satu dampak cuaca di sekitar lokasi pengungsian,” kata Direktur Utama RSU Prima Medika dr. Putu Dian Ekawati, M.PH. saat ditemui di lokasi pengungsian di Desa Tenganan Pagringsingan,

Minggu (24/9) siang tadi. RSU Prima Medika menurunkan 20 dokter ke lokasi pengungsian. Dua di antaranya dokter spesialis anak, bersama puluhan tenaga medis lainnya. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengungsi, guna mencegah dampak negatif di lokasi pengungsian, khususnya masalah kesehatan. Sebab, hidup di lokasi pengungsian jelas tidak nyaman. Apalagi bagi anak-anak dan balita. Banyak pengungsi depresi, di sini layanan kesehatan sangat dibutuhkan menenangkan para pengungsi dan memberikan pelayanan kesehatan. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, Kelompok Media Bali Post bersama RSU Prima Medika Denpasar juga menyerahkan bantuan logistik berupa 120 dus air mineral, 64 dus mie instan, 1 dus kopi, 2 dus biskuit, 1 dus pampers,

peralatan MCK dan makanan ringan. Bantuan ini diberikan agar bisa dimanfaatkan para pengungsi untuk bertahan hidup di lokasi pengungsian. Klian Desa Adat Tenganan Pagringsingan Ketut Sudiastika mengapresiasi upaya Kelompok Media Bali Post dan RSU Prima Medika Denpasar karena sudah membantu meringankan beban pengungsi dan penanganan kebutuhannya di lapangan. Ini salah satu contoh baik, untuk menumbuhkan kepedulian warga dan lembaga swasta lainnya membantu meringankan beban para pengungsi. Salah satu pengungsi, Ketut Mudita, mengatakan juga menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Media Bali Post dan RSU Prima Medika Denpasar. Dengan layanan kesehatan gratis ini, dia tidak perlu pergi ke rumah sakit. (kmb31)

Memprihatinkan Kehidupan Bayi di Pengungsian Kehidupan warga di tempat pengungsian benar-benar memprihatinkan. Orang tua, ibu hamil hingga anak-anak harus bisa bertahan hidup di tempat pengungsian. Kondisinya sangat tidak layak. Mereka hidup di ruang terbuka dan makan seadanya. Situasi paling mengkhawatirkan adalah nasib anak-anak dan bayi. Bahkan, ada bayi berumur delapan hari, terpaksa diajak di tempat pengungsian akibat daerahnya ada di radius berbahaya dan wajib dievakuasi. Rumah orangtua bayi itu di Banjar Dinas Tanah Aron, Desa Bhuana Giri. Daerah itu masuk daerah KRB (Kawasan Rawan Bencana) III. Bagaimanakah kondisi bayi itu di pengungsian?

SEPERTI terlihat di tempat pengungsian di Desa Tenganan Pagringsingan, Manggis. Nama bayi berumur delapan hari itu Kadek Devandra Saputra. Dia adalah anak kedua pasangan suami istri Kadek Susi dan Wayan Sudita. “Dua hari setelah lahir (16 September), kami diminta mengungsi. Setelah mengungsi, kami dilarang balik lagi ke rumah, karena desa kami sudah tidak aman setelah status awas,” kata sang ayah, Wayan Sudita. Selama di pengungsian, Devandra mengalami cobaan relatif berat. Dia tidak bisa tidur tenang. Bisa jadi gerah berada di tengah ratusan pengungsi lainnya. Karena itu seharian Devandra terus menangis akibat tidak nyaman. Untuk mencegah gangguan kesehatan pada Devandra, dia lantas diarahkan menginap di rumah warga. Tidak hanya Devandra, keluarga yang memiliki anak-anak dan orangtua serta gangguan kesehatan khusus, juga diarahkan menginap ke rumah

warga. “Sekarang kulitnya banyak sekali muncul bintik-bintik merah. Dia nangis semalaman. Untungnya ada pengobatan gratis. Jadi kami segera bisa memeriksakan Devandra,” kata sang ibu, Kadek Susi, sumringah saat ditemui di lokasi pusat pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan Kelompok Media Bali Post (KMB) bekerja sama dengan RSU Prima Medika di Desa Tenganan Pagringsingan, Minggu (24/9) siang kemarin. Dia bersyukur ada pengobatan gratis seperti ini, sehingga ada tempat untuk memeriksakan kesehatan keluarga dan anakanaknya. Sebab, dalam situasi di pengungsian seperti ini sangat sulit pergi lagi ke rumah sakit. Dia juga bersyukur, Desa Adat Tenganan Pagringsingan ini memberikan atensi yang baik kepada para pengungsi. Mulai dari kebutuhan MCK, makanan hingga tempat pengungsian. Prioritas diberikan kepada ibu hamil, orangtua dan

balita. Klian Desa Tenganan Pagringsingan Ketut Sudiastika mengatakan sejak menerima pengungsi, pihaknya sudah membentuk tim khusus. Tim khusus itu menangani masalah logistik dan kesehatan pengungsi. Sejauh ini, semua pelayanan berjalan baik. Sumbangan logistik dari berbagai pihak swasta juga terus berdatangan. Sehingga urusan logistik tidak perlu dikhawatirkan. Perbekel Tenganan Pagringsingan Putu Yudiana mengatakan total jumlah pengungsi yang ada di Desa Tenganan Pagringsingan saat ini mencapai 411 orang. Mereka ditempatkan di Wantilan Tenganan Pagringsingan hingga rumah-rumah warga di Tenganan Dauh Tukad. Ribuan pengungsi lainnya di lokasi pos pengungsian sementara yang tersebar di wilayah Tauman, Nyuh Tebel hingga Sengkidu. Mayoritas pengungsi itu dari Desa Bhuana Giri, Bebandem. (gik)

BAYI DI PENGUNGSIAN - Bayi yang baru lahir saat berada di pengungsian.


TABANAN

14

Senin Pon, 25 September 2017

Ngungsi di Bajera Bawa Uang Rp 300 Ribu

Tinggalkan Tujuh Ekor Sapi dan Ternak Lainnya Tabanan (Bali Post) -

SERAH TERIMA - Acara serah terima jabatan Ketua Matuari Tombulu Daerah Bali, dalam hal ini kepada Benny Ratu (dua dari kiri), Minggu (24/9) kemarin.

Matuari Tombulu Daerah Bali Rayakan HUT Ke-42

Tabanan (Bali Post) Matuari Tombulu adalah salah satu rumpun bahasa asal Minahasa. Di Bali penduduk Minahasa (khusus rumpun Matuari Tombulu) sudah ada sejak lama. Bahkan mereka sudah tinggal bertahun-tahun di Pulau Dewata ini. Untuk kian mengeratkan tali persaudaran warga Matuaro Tombulu, Minahasa, maka dibentuklah perkumpulan Matuari Tombulu Daerah Bali. Organisasi ini di bawah naungan Ikatan Keluarga Minahasa Bali. Dan Minggu (24/9) kemarin perkumpulan ini merayakan HUT nya yang ke-42. Peringatan itu juga sekaligus sebagai acara serah terima Ketua Matuari Tombulu periode 2017 hingga 2020. Ketua Matuari Tombulu Benny Ratu, mengatakan tema HUT ke-42 kali ini adalah Torang Matuari Tombulu Tou Minahasa Maesa Esaan I Yayat U Santi, yang artinya dimanapun berada jangan pernah melupakan tanah asal Minahasa. Ia juga menegaskan, selain tidak melupakan tanah asal, warga Matuari Tombulu ini agar yang merantau juga tetap menghormati adat istiadat daerah tempat di mana ia tinggal. “Kita harus tetap mengingat identitas. Tapi jangan lupa saling menghormati di daerah manapun kita tinggal. Jangan mudah terprovokasi. Sharing informasi yang banyak dan ambil hikmah positifnya,” ujarnya. Sementara Ketua Ikatan Keluarga Minahasa (IKM) Bali Victor Fence Sanger, menambahkan dari tujuh rumpun bahasa Minahasa yang sudah ada perkumpulannya baru empat rumpun. Salah satunya Matuari Tombulu. Ia berharap ke depan Matuari Tombulu terus mampu berinteraksi dan berbuat terbaik dimanapun mereka berada. “Karena kita berada di sini di Bali, maka jagalah keajegan Bali,” pintanya. Ia melanjutkan, IKM sudah ada di Bali sejak tahun 1958. Program-program yang dijalankan bukan saja fokus pada kegiatan keagamaan, juga seni budaya. Tidak sedikit orang asal Minahasa yang sudah tinggal bertahun-tahun di Bali menjadi tokoh yang berkontribusi dalam mempromosikan budaya dan pariwisata Bali. “Kita selalu melestarikan seni budaya, baik itu Minahasa maupun Bali,” ujarnya. (k250)

Salah satu keluarga pengungsi asal Desa Pringsari, Selat, Karangasem memutuskan mengungsi ke rumah sanak keluarganya di Desa Bajera Selemadeg. Keluarga Komang Suratmi (30) ini mengungsi bersama mertua dan anak-anak berjumlah sembilan orang. Saat mengungsi keluarga ini tidak banyak bisa membawa harta bendanya. Mereka hanya membawa pakaian dan uang hanya Rp 300 ribu. Sedangkan tujuh ekor sapi, ayam termasuk bebek terpaksa mereka tinggalkan. Saat ditemui di rumah saudara mereka, Suratmi mengatakan terpaksa dirinya berpisah sementara dengan suaminya Setiawan (40). Suaminya mengungsi di tempat pengungsian yang ada di Sidemen. “Soalnya khawatir dengan ternak yang kami tinggalkan. Jadi suami saya mengungsi di lokasi yang dekat dengan rumah. Malamnya ia mengungsi, pagi pulang mengurus ternak,” ujar Suratmi. Suratmi mengungsi ke Bajera mengajak dua orang lansia yang sudah tidak bisa berjalan. Ia juga punya dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan SD. Ketidakpastian meletusnya Gunung Agung menyebabkan keluarga ini belum bisa memikirkan langkah

ke depannya. Suratmi sendiri ingin bisa bekerja agar bisa membantu keluarga dan sanak saudara yang ditumpangi untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Pemilik rumah yang ditumpangi, Wayan Wardana mengaku tidak keberatan jika sanak saudaranya dari Karangasem ini tinggal di rumahnya. Namun yang dikhawatirkan, ia tidak bisa seorang diri menanggung keperluan hidup mereka yang ada di sini. “Saya bekerja sebagai sopir saja. Pendapatan saya sudah tentu tidak seberapa,” ujarnya. Perbekel Desa Bajera Wayan Sukanata mengatakan pihaknya sudah berusaha mengumpulkan donasi dari masyarakatnya agar bisa membantu pengungsi asal

Bali Post/san

PENGUNGSI - Salah satu keluarga pengungsi yang mengungsi di Desa Bajera, Selemadeg. Karangasem. Diakuinya, warga yang menjadi tump a ng a n t id a k sem ua ny a mampu. Kebanyakan mereka juga dari keluarga pra KS, sehingga tentu berat jika harus menanggung kebutuhan hidup keluarga, apa-

102 Pengungsi Menyebar di Tujuh Desa

Bali Post/kmb28

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi di rumah jabatan Camat Marga kebanyakan mereka berasal dari Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Tabanan (Bali Post) Sejak status Gunung Agung dinaikkan menjadi level awas, ribuan masyarakat mengungsi ke berbagai

Warung Global

Rusak Generasi Muda, Pelaku Narkoba Layak Didor SANGAT mengkhawatirkan peredaran narkoba bukan hanya di perkotaan, tetapi telah menembus pelosok-pelosok desa di Karangasem. Demi narkoba, para pemakai itu rela mencuri. Ini sudah sangat memprihatinkan. Ia menekankan agar ada gerakan masif mencegah narkoba itu. Pelakunya memang layak didor. Sudah ada gerakan, penyalahgunaan narkoba masuk awig-awig desa adat. Hal itu dipercaya bisa lebih mengefektifkan pemberantasan narkoba. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM Bali, Sabtu (23/9) dengan topik ‘’50 Napi Narkoba Kerobokan Dipindahkan ke Bangli’’. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura, dan Swara Negara FM. Fera di Tabanan menyatakan sangat menyayangkan lemahnya penegakan hukum di negeri ini. Siapa pun yang terlibat narkoba tidak perlu mendapat pembelaan lagi secara berlebihan. Sangat masuk akal jika mereka perusak generasi itu dihukum mati. Made Torek di Denpasar menyampaikan negara ini harusnya ‘’perang’’ melawan narkoba. Negara ini sedang darurat narkoba. Jangan ada lagi pembelaan. Pelakunya kalau sudah diputuskan bersalah, dihukum atau tembak mati saja. Selama ini hak asasi manusia yang jadi pertimbangan. Mana lebih penting menyelamatkan jutaan generasi muda daripada satu bandar narkoba? Itu harusnya yang jadi dasar pertim-

bangannya. Made Yadnya di Karangsem sempat kaget peredaran narkoba itu bukan hanya di perkotaan. Tetapi telah menembus pelosok-pelosok desa di Karangasem. Demi narkoba, para pemakai itu rela m encuri. Ini sudah sangat memprihatinkan. Ia menekankan agar ada gerakan masif mencegah narkoba itu. Pelakunya memang layak didor. Banyak yang sependapat bahwa penyalahgunaan narkoba sudah masuk awig-awig desa adat. Dengkek di Tabanan menambahkan, napi di Lapas Kerobokan sudah overkapasitas. Mereka kemudian dipindahkan ke Lapas Bangli. Bukan rahasia lagi jika keterlibatan oknum aparat

Bajera,” ujarnya. Dari data terakhir, jumlah pengungsi di Desa Bajera berjumlah 107 orang. Mereka tersebar di Banjar Kaja (33), Banjar Tengah (19), Banjar Kelod (19), Banjar Sari (16) dan banjar Saraswati (45). (san)

Rumjab Camat Marga Jadi Posko Pengungsian

MGPSSR Lantik Pengurus Desa Kaba-Kaba

Tabanan (Bali Post) Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Tabanan resmi melantik kepengurusan anyar Desa Pakraman KabaKaba masa bakti 2017-2020 di Wantilan Desa Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan, Sabtu (23/9) lalu. Pasemetonan warga Pasek yang diketuai Wisnu Bawa Temaja itu menunjuk I Wayan Bawa sebagai Ketua MGPSSR Desa KabaKaba beserta tujuh anggota lainnya. Pelantikan itu juga dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Bupati juga mendapat kehormatan menyematkan pin tanda kepengurusan baru. Kehadiran Bupati Eka menambah motivasi dan semangat pasemetonan dalam rangka menjaga ajeg Bali dan berusaha tertib. Pasalnya, Bupati Eka adalah salah satu Penasihat Pasemetonan MGPSSR. Pelantikan itu dihadiri panglingsir MGPSSR Nyoman Adi Wiryatama, Ketua MGPSSR Tabanan I Wayan Tontra beserta perwakilan MGPSSR se-Bali, para pandita/sulinggih, Camat Kediri I Made Murdika, Perbekel setempat serta para undangan yang berkepentingan hadir. Kehadiran Bupati Eka disambut meriah warga Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi yang memenuhi Wantilan Desa Pakraman Kaba-Kaba. Atas kehadiran Bupati itu, Ketua Panitia Acara Ketut Widiana menyampaikan rasa bangganya sekaligus terharu karena pemerintah sangat peduli terhadap masyarakatnya. ‘’Hal ini merupakan motivasi bagi kami melangkah lebih baik ke depannya. Pasek harus tetap ada bahkan harus bangkit,’’ tuturnya. Selaku panglingsir, Adi Wiryatama mengatakan pelantikan ini sebagai hal sangat positif. Alasannya, di era sekarang ini sulit sekali menemukan masyarakat yang memiliki semangat untuk tertib. (kmb28)

lagi mereka dalam keadaan mengungsi. “Upaya kami untuk membantu mereka dengan cara mengumpulkan donasi tidak hanya dari Desa Bajera saja. Ke depan kami berencana membangun posko perduli di Terminal

dalam peredaran narkoba ini. Mau tidak mau hukum harus ditegakkan. Budiada di Tabanan dan Ayu di Petang sepakat tembak mati saja pelaku narkoba itu. Mestinya tidak ada ampun bagi mereka yang ingin menghancurkan generasi muda bangsa ini. Jika perang melawan narkoba, mestinya siapa agen dan pelaku narkoba itu harus didor. Sugik dan Wayan Dedo menyampaikan Lapas Kerobokan sudah overkapasitas. Jadi wajar jika penghuninya harus dikurangi dengan memindahkan ke lapas lain. Ia berharap keberadaan penghuni lapas ini bisa diawasi secara ketat dan terus-menerus, agar tidak sampai ada kejadian napi kabur. (sikha)

tempat. Tidak hanya di sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan, juga di tempat- tempat kerabatnya. Seperti di Kabupaten Tabanan, tidak saja Desa Candikuning, Baturiti, Desa Bajera, Selemadeg menjadi tempat mengungsi warga Karangasem. Juga terpantau pengungsi di Kecamatan Marga. Dari hasil pantauan di lapangan, hingga Minggu (24/9) kemarin data sementara jumlah pengungsi di Kecamatan Marga 102 orang. Sekitar 34 orang ditampung di rumah jabatan Camat

Marga. Sisanya tersebar di tujuh desa. Sebagian besar para pengungsi itu berasal dari Desa Ban, Kecamatan Kubu. Ada di antaranya membawa ternak seperti sapi, kambing dan babi. Mereka enggan menjual di daerah asal, mengingat harganya anjlok. Ternak-ternak itu dititipkan pada ladang salah seorang warga yang juga merupakan salah satu kerabatnya. Camat Marga Drs. I Gst. Agung Alit Adiatmika menyampaikan sejauh ini pihaknya masih melakukan proses pendataan satu pintu

untuk memudahkan proses selanjutnya. Rencananya rumah jabatan Camat Marga itu akan dijadikan posko peduli kemanusiaan warga Karangasem yang mengungsi. Untuk memudahkan proses pendataan dan pemberian layanan kesehatan dan bantuan logistik, ia pun telah menginstruksikan para perbekel dan babinsa untuk mengumpulkan para pengungsi ke posko tanpa alasan apapun. “Kita harapkan agar tidak sampai ada masalah yang dapat muncul dikemudian hari. Apalagi mereka memiliki keluarga yang memang rumahnya kurang layak untuk menampung kerabatnya yang mengungsi,” jelasnya. Bahkan pascapara pengungsi itu berdatangan di wilayah Kecamatan Marga, pihaknya senantiasa melakukan koordinasi dengan BPBD Tabanan dan dinas terkait, khususnya penyediaan tenda, dapur umum, jika diperlukan dan layanan kesehatan. Respons masyarakat Marga dan sejumlah tokoh serta relawan sangat antusias. Bahkan mulai banyak berdatangan memberi bantuan logistik yang dibutuhkan para pengungsi. “Mereka sudah mendapatkan layanan kesehatan dari Puskesmas Marga I. Dan hasilnya hampir semua kondisinya baik,” terangnya. Mantan Camat Kediri mengatakan para pengungsi

sudah mulai berdatangan sejak Rabu lalu. Kemungkinan terus bertambah, seiring aktivitas Gunung Agung yang sudah berstatus Awas. “Saya dapat informasi ada warga malam nanti mau berangkat lagi menjemput saudaranya di Karangasem untuk diajak mengungsi ke sini,” ucapnya. Pasutri asal Banjar Glundungan, Desa Ban, Kecamatan Karangasem I Wayan Selamat dan Ni Nyoman Mertana mengaku belum bisa menghilangkan rasa kesedihannya meninggalkan desa asal kelahiran mereka. Bahkan Ni Nyoman Mertana mengaku dirinya enggan diajak mengungsi dan siap menerima kondisi apapun di desanya. “Sesungguhnya saya males meninggalkan rumah. Tetapi karena terus dipaksa oleh suami dan keluarga, akhirnya saya ikut dengan berat hati,” terangnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia pun menceritakan kondisi desanya selama seminggu terakhir ini. Bayangkan saja, ia harus dihinggapi rasa was-was karena dalam hitungan menit saja kerap terjadi gempa. “Bisa sampai puluhan kali. Malamnya tidak bisa tidur nyenyak. Kebanyakan warga tidur di bawah pohon. Takut tidur di dalam rumah,” terangnya. Ia pun berharap kondisi Gunung Agung segera membaik, sehingga bisa kembali lagi ke desanya. (kmb28)


15

Senin Pon, 25 September 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Atletico Madrid Alaves Girona FC Malaga

vs vs vs vs

Sevilla Real Madrid Barcelona Athletic Club

2-0 1-2 0-3 3-3

--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Burnley Everton Leicester City Manchester City Southampton Stoke City Swansea City West Ham United

vs vs vs vs vs vs vs vs

Huddersfield Town Bournemouth Liverpool Crystal Palace Manchester United Chelsea Watford Tottenham Hotspur

0-0 2-1 2-3 5-0 0-1 0-4 1-2 2-3

--------------- Liga Italia ---------------------------------------------AS Roma Juventus SPAL

vs Udinese vs Torino vs Napoli

3-1 4-0 2-3

--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Mainz Borussia Dortmund RB Leipzig TSG Hoffenheim VfB Stuttgart Werder Bremen FC Bayern Munich

vs vs vs vs vs vs vs

Hertha Berlin Moenchengladbach Eintracht Frankfurt FC Schalke FC Augsburg Freiburg VfL Wolfsburg

1-0 6-1 2-1 2-0 0-0 0-0 2-2

--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Metz Bordeaux Montpellier HSC Olympique Lyon Caen Lille Nice

vs vs vs vs vs vs vs

ESTAC Troyes Guingamp Paris St Germain Dijon FCO Amiens SC Monaco Angers SCO

0-1 3-1 0-0 3-3 1-0 0-4 2-2

Hasil GP Aragon MotoGP 1. 2. 3. 4. 5.

Marc Marquez Dani Pedrosa Jorge Lorenzo Maverick Vinales Valentino Rossi

(Honda) (Honda) (Ducati) (Yamaha) (Yamaha)

42:06,816 42:07,695 42:08,844 42:12,072 42:12,698

Klasemen 1. Marc Marquez (Spanyol) 2. Andrea Dovizioso (Italia) 3. Maverick Vinales (Spanyol) 4. Dani Pedrosa (Spanyol) 5. Valentino Rossi (Italia)

poin 224 208 196 170 168

Moto2 1. 2. 3. 4. 5.

Franco Morbidelli Mattia Pasini Miguel Oliveira Thomas Luethi Brad Binder

(Kalex) (Kalex) (KTM) (Kalex) (KTM)

40:09,904 40:10,049 40:10,481 40:14,085 40:14,235

Klasemen 1. Franco Morbidelli (Italia) 2. Thomas Luethi (Swiss) 3. Miguel Oliveira (Portugal) 4. Alex Marquez (Spanyol) 5. Francesco Bagnaia (Italia)

poin 248 227 157 155 130

Modal Hadapi Olympiakos Milan -

Sepuluh gol dicetak Paulo Dybala diawal musim ini termasuk dua yang dilesakan Minggu (24/9) pagi saat Juventus mencukur saudara sekotanya, Torino, 4-0 pada pertandingan Serie A Liga Italia. Kemenangan ini menempatkan Juve tak terkalahkan dalam enam pertandingan dan bersiap menghadapi Olimpiakos di Liga Champions pekan ini. Kendati menang besar, Juve belum bisa menggeser Napoli dari puncak pimpinan klasemen. Di laga lain, Napoli Napoli juga mencatatkan kemenangan beruntun keenam dengan menaklukkan SPAL 3-2. Gol jelang bubaran Faouzi Ghoulam mengandaskan perlawanan tangguh tim promosi itu. Napoli kokoh di puncak berkat keunggulan produktifitas gol. Tim yang mengoleksi gol terbanyak musim lalu, menghasilkan 22 gol dalam enam pertandingan sementara Juve menguntit di posisi kedua dengan 18 gol. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 18 poin. Juventus tak mengalami banyak kesulitan untuk mengatasi Torino pada Derby della Mole. Lawannya nyaris mencetak gol bunuh diri dan harus kehilangan seorang pemain akibat diusir keluar lapangan sebelum babak pertama usai. Bek Torino Lyanco keliru mengirim operan ke be lakang ke gawangnya sendiri dan dapat diselamatkan melalui sapuan kiper Salvatore Sirigu. Tim tamu berada dalam masalah yang lebih besar pada menit ke-16 ketika bola yang dikuasai gelandang Tomas Rincon dicuri oleh Miralem Pjanic yang menyodorkan bola kepada Dybala, untuk dikonversi pemain Argentina itu menjadi gol yang membuka keunggulan Juventus. Situasi semakin buruk bagi Torino ketika Daniele Baselli, yang telah mendapatkan kartu kuning, menerjang Pjanic dengan lutut terangkat dan diusir keluar lapangan saat pertandingan baru berjalan 25 menit. Pertandingan ini efektif

usai ketika Pjanic menyambar umpan silang Juan Cuadrado lima menit sebelum turun minum. Alex Sandro menyumbang gol ketiga usai menyundul bola tendangan sudut Pjanic pada menit ke-57. Torino mencegah timnya tidak kemasukan lebih banyak gol berkat serangkaian penyelamatan luar biasa dari Sirigu. Ia kemudian ditaklukkan untuk keempat kalinya ketika Dybala mampu melewati pertahanan Torino pada fase akhir pertandingan, untuk mencungkil bola melewati pemain 30 tahun ini. Juve kini fokus menghadapi penyisihan Grup D Liga Champion. Dybala dkk. akan menjamu klub Yunani Olimpiakos pada Kamis mendatang. Napoli yang akan menjamu Feyenoord di Grup F, Rabu (27/9) dipaksa bangkit dari ketinggalan saat mereka mencatatkan kemenangan kedelapan beruntun di liga. Pasquale Schiattarella secara mengejutkan membawa SPAL unggul pada menit ke13, namun Lorenzo Insigne menyamakan kedudukan semenit kemudian. Sundulan Jose Callejon membawa Napoli berbalik memimpin pada menit ke-71, namun SPAL mampu menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian melalui tendangan bebas melengkung Federico Viviani. Napoli menolak menyerah dan Ghoulam menjadi pahlawan timnya dengan aksi solonya pada menit ke-83 yang memastikan kemenangan timnya. Dua gol dari Stephan El Shaarawy membantu tim peringkat keempat AS Roma menang 3-1 atas Udinese setelah Edin Dzeko membuka

Joan Mir Fabio Di Giannantonio Enea Bastianini Jorge Martin Aron Canet

(Honda) (Honda) (Honda) (Honda) (Honda)

25:57,607 25:57,650 25:57,658 25:57,777 25:57,999

Klasemen 1. Joan Mir (Spanyol) 2. Romano Fenati (Italia) 3. Aron Canet (Spanyol) 4. Fabio Di Giannantonio (Italia) 5. Jorge Martin (Spanyol)

poin 271 191 173 137 134

Wozniacki Akhiri Paceklik Gelar

Tokyo Caroline Wozniacki mengakhiri paceklik kemenangan dengan merebut gelar juara Pan Pacific Terbuka untuk kedua kalinya secara beruntun, Minggu (24/9) kemarin di Tokyo. Di final, petenis Denmark itu menundukan petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova 6-0, 7-5. Mantan petenis peringkat satu dunia ini, yang kini telah memenangi gelar ini sebanyak tiga kali, memainkan final ketujuhnya musim ini setelah kalah pada enam final sebelumnya. Petenis berusia 27 tahun ini, yang merupakan unggulan ketiga, melejit sejak awal. Ia mampu mengatasi servis keras lawannya dengan membalasnya lewat dua ace saat memenangi set pertama yang berlangsung 21 menit. Wozniacki tampil lebih bugar setelah memenangi pertandingan straight set atas petenis peringkat satu dunia Garbine Muguruza sehari sebelumnya. Sebaliknya, kemenangan tiga set yang didapat Pavluchenkova atas Angelique Kerber di semifinal terlihat telah menguras tenaganya. Ia mengalami kesulitan dengan akurasi pukulannya dan mencatatkan tiga double fault pada set tersebut. Setelah ditundukkan pada set pembukaan, Pavlyuchenkova jauh lebih kompetitif pada set kedua dan mempertahankan servisnya sampai Wozniacki mengonversi match point ketiganya untuk kembali mematahkan servis lawan dan mengunci kemenangan pada game ke-12 di set itu. ‘’Ini merupakan final ketujuh saya tahun ini dan tentu saja setelah beberapa saat ini semakin berat dan semakin berat untuk dimenangi,’’ kata Wozniacki di Stadion Ariake Coliseum, yang akan menjadi tempat berlangsungnya pertandingan cabang olahraga tenis pada Olimpiade 2020. ‘’Namun saya tampil di sini dan saya hanya berusaha tetap fokus dan tetap agresif, khususnya pada awal dan kemudian ini memudahkan saya,’’ tambah Wozniacki, yang kini menghuni peringkat keenam di dunia. Secara keseluruhan, Wozniacki melakukan enam ace dan tak sekali pun melakukan double fault atau satu break point pun, sedangkan lawannya yang merupakan petenis non-unggulan mencatatkan lima double fault tanpa mendapatkan satu ace pun. Gelar ke-26 sepanjang karier Wozniacki juga memastikan petenis Denmark ini memelihara catatan setidaknya memenangi satu turnamen WTA setiap tahunnya sejak 2008, ketika ia menjadi petenis keempat yang mampu memenangi gelar di Pan Pacific Terbuka tiga kali atau lebih. Pavlyuchenkova (26) mengincar gelar ketiganya tahun ini dan gelar ke-11 sepanjang kariernya. (rtr/ant)

gol untuk sang runner up musim lalu itu. Diego Perotti gagal mengonversi penalti untuk Roma sebelum Jens Stryger Larsen mencetak gol hiburan di menit terakhir untuk Udinese. Sementara AC Milan menelan kekalahan kedua musim ini setelah ditaklukan Sampdoria 0-2. Duvan Zapata dan Ricky Alvarez memastikan kemenangan tim tamu pada menit ke 72 dan injury time. Tiga Gol Pierre-Emerick Aubameyang mengemas tiga gol dan Maximilian Philipp mencetak dua gol ketika Borussia Dortmund menghancurkan Borussia Moenchengladbach dengan skor 6-1. Tambahan tiga poin itu membawa Dortmund bertahan di puncak klase-

men Liga Jerman dengan kemenangan kelima mereka dari enam pertandingan. Pemain internasional Gabon itu kini telah mengoleksi delapan gol dari enam pertandingan ketika Dortmund menikmati gladi resik untuk pertandingan grup H Liga Champions Rabu mendatang melawan tamunya Real Madrid. Dortmund tidak memberi kesempatan kepada Gladbach melalui permainan tempo tinggi mereka, dan memiliki dua peluang yang membentur tiang gawang sebelum Philipp membukukan dua gol dalam rentang waktu sepuluh menit. Aubameyang kemudian memulai panen gol dengan menjebol gawang lawan menit ke-45,49 dan 62. Julian Weigl menutup pesta gol itu menit ke-79 setelah Lars Stindl

mencetak gol balasan menit ke-66. Dortmund mengoleksi 16 poin, unggul tiga poin dari tim peringkat ketiga Bayern Munich, yang menyia-nyiakan keunggulan dua gol untuk bermain imbang 2-2 dengan VfL Wolfsburg. Hoffenheim menang 2-0 atas Schalke 04 melalui gol pada masing-masing babak untuk naik ke peringkat kedua dengan 14 poin, yang merupakan kemenangan keempat mereka dari enam pertandingan. RB Leipzig, runner-up musim lalu, menaklukkan Eintracht Frankfurt dengan skor 2-1 untuk mengukir kemenangan pertama mereka dari tiga pertandingan dan naik ke peringkat keenam dengan sepuluh poin. (kmb39/rtr/ant)

pada babak pertama dan membuka keunggulan melalui sundulan Mohamed Salah ke tiang jauh dari umpan silang Philippe Coutinho semenit setelah pemain Mesir itu gagal memanfaatkan peluang lain. Ini merupakan gol keenam Salah musim ini. Coutinho memperlihatkan kembali kemampuan terbaiknya dan memperbesar keunggulan Liverpool melalui tendangan bebas melengkung dari jarak 25 meter yang gagal diantisipasi Kasper Schmeichel pada menit ke-23. Namun Liverpool kemasukan tepat sebelum turun minum. Shinji Okazaki memaksimalkan peluang yang dimilikinya meski kubu si Merah memprotes keras karena menganggap pemain Jepang itu telah terlebih dahulu melakukan pelanggaran. Peluang demi peluang tercipta dan tidak lama kemudian Liverpool merestorasi keunggulan dua gol mereka melalui Jordan Henderson menit ke68. Vardy membalas dengan tandukan yang menjadi gol kedua Leicester dua menit kemudian sebelum menyianyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan lewat

penalti Vardy. Sementara itu, Manchester United meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Southampton. Penyerang Romelu Lukaku menyumbang satu gol pada menit ke-20 yang cukup untuk memberi kemenangan ke-5 musim ini dari enam pertandingan. Kemenangan ini menyamakan posisi MU dengan pimpinan klasemen Manchester City di mana kedua tim sama-sama mengoleksi 16 poin. Namun, City di posisi puncak karena lebih produktif mencetak gol. City juga mengoleksi kemenangan ke-5 dengan mencukur Crystal Palace 5-0. Sementara peringkat ketiga Chelsea menghajar tuan rumah Stoke City 4-0. Peringkat keempat Tottenham Hotspur menang tipis 3-2 atas West Ham United. Tottenham selanjutnya menantang APOEL, City menjamu Shaktar Donetsk dan Liverpool diuji Spartak di Moskow pada Rabu dini hari di Liga Champions. Sehari kemudian Chelsea akan memainkan laga keras melawan Atletico Madrid di Spanyol. Sementara MU memainkan laga tandang menghadapi CSKA Moskow. (kmb39/rtr/ant)

The Reds Permalukan Leicester

Moto3 1. 2. 3. 4. 5.

Bali Post/rtr

KECOH - Penyerang Juventus Paulo Dybala (kanan) mengecoh kiper Torino Salvatore Sirigu dan mencetak gol pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (24/9) kemarin.

Bali Post/rtr

TEPIS - Kiper Liverpool Simon Mignolet menepis tembakan penalti penyerang Leicester City Jammie Vardie pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (24/9) kemarin.

London Kiper Liverpool Simon Mignolet menahan penalti Jamie Vardy sebelum the Reds mempermalukan Leicester City 3-2 pada pertandingan Liga Inggris, Minggu (24/9) kemarin di Stadion King Power. Kiper Belgia yang sebelumnya telah mendapatkan kartu kuning itu melanggar Vardy ketika berusaha menyapu bola dari dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, namun Mignolet mampu menepis eksekusi penalti penyerang Inggris itu ketika Liverpool bersusah payah mempertahankan keunggulan. Mignolet kini telah menggagalkan lima dari delapan penalti yang ia hadapi. ‘’Saya menghitung poin-poin, bukan penyelamatan-penyelamatan penalti,’’ kata sang kiper. Tim tamu mendominasi

Marcus/Kevin Incar Denmark dan Prancis Terbuka

Jakarta (Bali Post) Usai meraih kesuksesan di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka dengan menjadi kampiun, pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadikan turnamen Super Series lainnya, Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka 2017 sebagai target terdekatnya. ‘’Target kedepannya ada Denmark Open dan Frence Open, itu target terdekat kami,’ kata Marcus, Minggu (24/9) kemarin. Kendati menjadikan Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka sebagai target terdekatnya, pasangan terbaik Indonesia tersebut menyebutkan masih memiliki target besar lainnya di masa depan. ‘’Tentu masih banyak yang lain yang ingin kami raih. Yang pasti kami dan saya pribadi ingin memberikan yang terbaik di masa depan,’’ ujar Kevin. Di Jepang Terbuka 2017 sendiri, Marcus/Kevin sukses menjadi kampiun selepas menumbangkan wakil tuan rumah Takuto Inoue/Yuki

Kaneko 21-12, 21-15 dalam pertandingan final selama 29 menit yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu. Kampiun di Tokyo ini menjadi gelar Super Series yang keempat Marcus/Kevin di sepanjang 2017 ini selepas di awal tahun mencetak hattrick gelar di All England, India Terbuka dan Malaysia Terbuka. Sayangnya gelar pasangan terbaik Indonesia saat ini tersebut harus terhenti setelah Kevin mengalami cedera bahu dan mencetak hasil buruk di beberapa turnamen, seperti Indonesia Terbuka dan Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2017. Capaian terbaik mereka kemudian datang lagi pada pekan lalu, di Seoul, tempat berlangsungnya Korea Terbuka 2017 di mana Marcus/ Kevin menjadi runner-up setelah kalah dari duet Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen. Kekalahan atas Boe/Mogensen di Seoul itu sendiri langsung dibayar tunai oleh Marcus/Kevin di semifinal

Jepang Terbuka 2017 dalam pertarungan dua gim selama 37 menit yang berkesudahan 21-15, 21-14 untuk mengunci tiket final Tokyo. Di laga lainnya, unggulan ke-3 Viktor Axelsen (Denmark) menjuarai nomor tunggal putra dengan menghentikan perlawanan Le Chong Wei (Malaysia) 21-14, 19-21, 21-14. Nomor tunggal putri menjadi milik Carolina Marin (Spanyol) di partai puncak mengalahkan He Bingjiao (Tiongkok) 23-21, 21-12. Tiongkok masih mampu menyelematkan predikatnya sebagai tim terbaik dunia lewat kemenangan di nomor ganda campuran lewat Wang Yiyu/Huang Dongping. Ganda Tiongkok itu memupuskan harapan tim tuan rumah Takuro Hoki/Sayaka Hirota 21-13, 21-8. Jepang masih mampu merebut satu kemenangan melalui ganda putri Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Unggulan teratas itu mengalahkan Kim Ha Na/ He Yong Kong 21-18, 21-16. (kmb39/ant/net)


olah raga

16

Senin Pon, 25 September 2017

Hadapi Perseru, Bali United Siapkan Variasi Serangan

Mangupura (Bali Post) -

Bali United (BU) bakal menyiapkan berbagai variasi serangan ke jantung pertahanan Perseru Serui, Papua, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Dpta, Gianyar, Senin (25/9) malam ini, pukul 19.30. Pasalnya, sejak Serdadu Tridatu menghuni papan atas, pola permainannya dipelajari pelatih lawan, kemudian dievaluasi guna menyusun taktik dan strategi guna meredam keganasan Bali United.

Lutfi Heriansyah

Bali Post/ist

Ofisial Panahan Badung Penuhi Kaul Mangupura (Bali Post) Salah seorang ofisial panahan Badung Lutfi Heriansyah memenuhi kaulnya dengan berjalan kaki dari Hotel Bukit Jati Gianyar, tempat atlet panahan Badung menginap, Sabtu (23/9) lalu, pukul 02.30 menuju venue panahan Porprov Bali XIII/2017, di Lapangan Astina Jaya Blahbatuh, Gianyar, dan tiba pukul 04.00. Selanjutnya, Lutfi melanjutkan berjalan hingga tiba Lapangan Sading, Badung, sebagai tempat base camp atlet panahan Badung, pukul 09.00. Lutfi yang ditemui Bali Post, di Kapal, Badung, Minggu (24/9) kemarin menerangkan, dirinya memang punya nazar, jika tim panahan Badung keluar sebagai juara umum di ajang Porprov, maka dirinya akan berjalan kaki dari Gianyar ke Lapangan Sading. ‘’Saya harus membayar kaul ini, supaya tuntas dan janji yang saya ucapkan supaya tidak jadi utang,’’ kata Lutfi. Ia mengisahkan, perjalanan selama 6,5 jam, dari pukul 02.30 sampai dengan pukul 09.00, berhenti enam kali sambil makan dan minum. ‘’Maklum baru pertama kali ini, tim panahan Badung juara di Porprov,’’ terangnya. Jarak yang ditempuh dari Hotel Bukit Jati menuju Lapangan Astina Blahbatuh sekitar 7 km, ditambah dari Lapangan Astina ke Lapangan Sading, melintasi Batuan, dan Sibang sekitar 15 km. Lutfi menyebutkan perolehan medali Badung di Porprov lalu mencapai 9 emas, 7 perak, dan 4 perunggu disusul Kota Denpasar 9 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. ‘’Meskipun hanya terpaut 1 perak dan 2 perunggu, kami mensyukuri tim panahan Badung bisa juara umum,’’ jelasnya. Lutfi bakal melakukan aksi berjalan jika kelak tim panahan Badung mengulang sukses di ajang Porprov Bali XIV di Tabanan, 2019 mendatang. Venue panahan di Kediri. ‘’Jika tim panahan Badung kembali juara umum, saya akan berjalan mundur, sebab jaraknya relatif dekat,’’ tuturnya. Lutfi sendiri sejak kecil pemain sepak bola yang dibesarkan di klub Indonesia Muda (IM), bahkan pernah masuk tim Soeratin Persebaya Surabaya U-17. (022)

Bali Post/ist

GIRING — Pesepak bola FKPPI Bali (kiri) menggiring bola dalam turnamen Piala Pangdam IX/Udayana saat mengalahkan lawannya Persebon Bondalem Buleleng dengan skor 4-1 di Lapangan Makorem 163/ Wirasatya, Minggu (24/9) kemarin.

Oleh sebab itu, pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro, di Kuta, Badung, Minggu (24/9) kemarin menegaskan, meladeni Perseru tidak boleh pola serangan menoton hingga mudah dibaca lawan. Untuk itu, pihaknya menyiapkan tiga opsi, yang tak perlu dibeberkan kepada media, guna memborbardir benteng pertahanan lawan. ‘’Sejak kick-off, saya instruksikan kepada anak-anak untuk menggempur pertahanan Perseru dari segala lini,’’ pesan Widodo. Hanya, dirinya mewantiwanti kepada asuhannya agar jangan sekali-sekali meremehkan lawan, meskipun Perseru di zona degradasi, namun lini belakangnya cukuk kokoh. ‘’Banyak tim papan atas bisa ditundukkan tim papan tengah atau bawah. Karena itu, jangan sekalisekali menganggap enteng lawan,’’ tuturnya.

Widodo justru mematok target poin penuh, sebab bertanding di hadapan Semeton Dewata. Ia menyebutkan, skuadnya dalam kondisi siap tempur mulai bomber asal Belanda Sylvano Dominique Comvalius bersama kompatriotnya Nick van der Velden, ditopang pemain naturalisasi asal Negeri Kincir Angin yakni Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly. ‘’Hanya defender Ahn Byungkeon yang belum bugar, tetapi saya menyiapkan Ngurah Nanak, Agus Nova Sablun Wiantara, dan Abdul Rahman,’’ jelasnya. Pemain Bali United Dias Angga Putra menegaskan, taktik dan strategi jitu yang diberikan coach Widodo sudah dijabarkan para pemain guna memenangkan laga. ‘’Saya bersama rekan-rekan siap berjibaku dan bekerja keras sepanjang pertandingan,’’ ucapnya. Di sisi lain, pelatih Perseru

Bali Post/wan

GEMPUR — Para pemain Bali United bakal ngotot menggempur benteng pertahanan Perseru Serui Papua dari segala ini dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Senin (25/9) malam ini pukul 19.30. Agus Yuwono mengakui pihaknya sudah mempelajari pola permainan Bali United, yang memiliki marquee player Nick van der Velden. Apalagi, dalam laga sebelumnya Cendrawasih Jingga menelan pil pahit pascaditundukkan

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Paragames (INAPGOC) 2018 meyakini prestasi atlet-atlet paralimpiade atau atlet-atlet difabel Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017 menjadi modal kuat penyelenggaraan Asian Paragames di Jakarta pada Oktober 2018. Atlet-atlet difabel Indonesia telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih prestasi. ‘’Kontingen Indonesia bahkan merebut gelar juara umum ASEAN Para Games 2017 di Malaysia,’’ kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam ketarangan tertulis, Minggu (24/9) kemarin. Kontingen Merah Putih menyabet gelar juara umum ASEAN Para Games IX dengan perolehan total 126 medali emas, 75 medali perak, dan 50 medali perunggu. Tim atletik paragames Indonesia menjadi penyumbang terbesar medali di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan perincian 40 medali emas, 28 medali perak, dan 17 medali perunggu. Tim renang paragames menjadi penyumbang medali terbanyak kedua dengan 39 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu. Kesuksesan prestasi atlet-atlet difabel Indonesia menjadi dorongan bagi pihaknya untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Paragames. ‘’Tentu kami ingin penyelengga-

raan tingkat Asia yang lebih tinggi dibanding ASEAN dapat lebih baik,’’ ujar Okto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) itu. Indonesia, lanjut Okto, juga dapat belajar dari penyelenggaraan ASEAN Para Games di Malaysia meskipun kapastias penyelenggaraan jauh lebih kecil dari Asian Paragames 2018. Okto berharap kementerian maupun lembaga negara dapat melihat dari perspektif yang sama dengan menghilangkan egosektoral dan mengedepankan kepentingan bangsa di hadapan negara-negara Asia. Ia juga berharap prestasi atlet-atlet difabel Tanah Air dapat kembali berlanjut pada tingkat Asia, apalagi Indonesia merupakan tuan rumah. ‘’Kita hanya punya waktu satu tahun jelang penyelenggaraan. Semoga pemerintah dapat segera memberikan keputusan dan anggaran penyelenggaraan dapat terpenuhi,’’ ujarnya. Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat di Komisi X DPR-RI pada hari Selasa (12/9), INAPGOC menyampaikan kesepakatan alokasi penyelenggaraan Asian Paragames 2018 pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp 86 miliar. Pada tahun 2018, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 826,3 miliar. Jumlah ini sudah dikurangi dari pengajuan yang sebelumnya sebesar Rp 2,67 triliun. (ant)

Tim FKPPI Bali ke Delapan Besar

Mitra Devata Cukur Pejeng

Gianyar (Bali Post) Tim sepak bola Legend Mitra Devata berhasil mencukur lawannya FC Pejeng dengan skor 4-0 dalam latih-tanding di Laba Bhuana, Desa Adat Celuk Gianyar, Minggu (24/9) kemarin. Dalam laga 3x30 menit, tim Mitra Devata pada 30 menit pertama unggul 2-0 berkat gol yang dilesakkan Nyoman Rafik Armawan dan Wayan Kartadnya. Pada 30 menit kedua, kembali permainan Mitra Devata mendominasi, hingga unggul dua gol hasil bidikan Komang Mariawan dan Nyoman Rafik Armawan. Gol itu tercipta lewat serangan apik yang dibangun dari sektor sayap. ‘’Serangan anak-anak makin hidup, utamanya lewat sisi kiri dan kanan lapangan, hingga umpannya menukik ke jantung pertahanan FC Pejeng,’’ sebut Koordinator Mitra Devata Purwanto pascalaga. Pada 30 menit ketiga, FC Pejeng yang diperkuat Juni (mantan Persegi Gianyar), dan Joniarta (mantan Persekaba Badung) mampu mengimbangi permainan Mitra Devata. Bahkan, berkali-kali Pejeng memberikan perlawanan sengit dan merepotkan pertahanan Mitra Devata. Hanya, sampai akhir pertandingan belum terjadi gol hingga skor 0-0. (022)

Arthur Bonai tetap optimis timnya bakal tetap eksis di kancah Kompetisi Liga 1, meskipun terpuruk di papan bawah. ‘’Saya kira perjalanan kompetisi masih panjang, dan kami menjadi tuan rumah lima kali lagi,’’ ujarnya. (022)

Kesuksesan di Malaysia Jadi Modal Hadapi Asian Paragames 2018

Piala Pangdam

Denpasar (Bali Post)Tim sepak bola FKPPI Bali melaju ke babak delapan besar dalam turnamen Piala Pangdam IX/Udayana usai menekuk lawannya Persebon Bondalem Buleleng dengan skor 4-1 pada babak penyisihan, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Minggu (24/9) kemarin. Keempat gol kemenangan FKPPI Bali hasi bidikan Kocet Sugiarta dua gol, kemudian Anggo Julian 1 gol, dan Ari 1 gol. Persebon mampu mempertipis kekalahan lewat gol tunggal yang dicetak Sutrisman. Pada babak delapan besar, yang mulai digulirkan Senin (25/9) ini, bakal bertarung Pespa Padangsambian melawan PSAD, serta Putra Pegok melawan Wisnu Putra (Wistra). Selain itu, tim yang melaju ke babak delapan besar lainnya adalah Susila Putra, POR Celuk, serta Singaraja FC. Kejuaraan dalam rangka merayakan HUT ke-72 TNI bekerja sama dengan Asprov PSSI Bali ini digulirkan sejak 20 September sampai dengan 30 September mendatang. Kejuaraan melibatkan 16 tim, seperti Damar Cakti, Kundalini, Binang Timur, POR Porba, Putra Pemenang, Gandewa, serta Perssib Blahkiuh. (022)

Persija Jakarta 0-1. ‘’Kami optimis mampu meredam alur serangan Bali United, hingga target kami seri, syukursyukur bisa pulang membawa poin penuh,’’ jelas Agus Yuwono. Seorang pemain Perseru

Bali Post/ant

JUARA UMUM - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memeluk seorang atlet saat menyambut kedatangan atlet kontingen National Paralympic Committee (NPC) di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (24/9) kemarin. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Para Games 2017 di Malaysia dengan total meraih 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu.

Bali Post/ant

PENGHARGAAN - Pesepakbola yang masuk AFF Best XI ASEAN Football Federation (AFF) Suzuki Cup 2016 Stefano Lilipaly asal Indonesia (kedua kiri) dan Ronny Harun asal Malaysia (kedua kanan) berfoto bersama dengan pesepakbola Irfan Bachdim (kanan) usai menerima penghargaan AFF Awards 2017 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (23/9) malam.

Enam Penghargaan AFF untuk Pesepakbola Indonesia

Jakarta (Bali Post) Indonesia menyabet enam Penghargaan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) 2017 pada malam penganugerahan yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Sabtu (23/9) malam. Enam penghargaan AFF 2017 masing-masing diraih oleh mantan Ketua Umum PSSI Kardono (alm), pemain Selangor FC Andik Vermansyah, pemain Arema Malang Kurnia Mega Hermansyah, Rizki Rizaldi Pora (Barito Putra), Stefano Lilipaly (Bali United) dan Boas Theofilus Erwin Salossa (Persipura). AFF memberikan anugerah AFF Dato Sri Paul Mony Live Service Award kepada almarhum Kardono atas komitmen, dedikasi dan kontribusinya yang besar terhadap pengembangan sepak bola baik di Indonesia maupun di lingkungan ASEAN. Wakil Presiden AFF Zaw Zaw memberikan penghargaan untuk almarhum Kardono kepada wakil keluarga yaitu Woro Indriarti Wijanarko yang merupakan anak kelima Kardono. Selain almarhum Kardono, empat pesepak bola Indonesia yaitu Kurnia Mega, Rizki Rizaldi, Stefano Lilipaly, dan Boas Solossa mendapatkan penghargaan AFF Best XI in The AFF Suzuki Cup 2016. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemain yang telah menunjukkan penampilan istimewa selama turnamen Piala AFF Suzuki 2016 lalu. Sementara Andik Vermansyah mendapatkan penghargaan lain yaitu Best Goal in The AFF Suzuki Cup 2016. Penghargaan itu merupakan apresiasi terhadap sepakan voli Andik dari dalam kotak penalti ke gawang Singapura pada babak penyisihan Grup A Piala AFF 2016. Gol berkat tendangan voli Andik dinilai

sebagai gol terindah sepanjang turnamen. Pada 2011, pesepak bola Indonesia Firman Utina mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Piala AFF 2010 setelah mengantarkan tim Merah-Putih pada laga final meskipun kalah dari Malaysia. Kegiatan penghargaan AFF itu menjadi penutup rapat delegasi anggota-anggota AFF yang membahas berbagai perkembangan isu sepak bola di kawasan ASEAN yang berlangsung pada 21-23 September. Wakil Presiden AFF Para anggota delegasi Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menetapkan Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono sebagai Wakil Presiden AFF dalam rapat luar biasa. ‘’Joko Driyono adalah sosok yang tepat karena beliau punya dedikasi yang kuat terhadap sepak bola melalui ide-ide yang cemerlang,’’ ujar Sekretaris Jenderal AFF Dato Sri Azzudin dalam keterangan tertulis resmi yang dikeluarkan PSSI. Joko Driyono menggantikan posisi Tran Quoc Tuan yang mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden AFF selepas terpilih sebagai salah satu anggota Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Joko mengatakan penunjukannya sebagai Wakil Presiden AFF merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kontribusi terhadap sepak bola Indonesia. ‘’Ini adalah amanah dan tentu manfaatnya untuk sepak bola Indonesia,’’ ujar Joko. Selain Joko, AFF juga menunjuk Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria sebagai Anggota Bergilir Dewan AFF. (ant)

’’Funbike’’ Kodam Diikuti Ribuan Peserta

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka memperingati HUT ke-71 TNI, Kodam IX/Udayana menggelar funbike yang dilepas Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta didampingi Pangdam Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, Minggu (24/9) kemarin, di depan Makodam Jalan Udayana, Denpasar. Kegiatan tersebut diikuti 6 ribu peserta. Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono mewakili Pangdam mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan HUT ke-72 TNI. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan

rakyat, walaupun selama ini sudah terjalin dengan baik. Selanjutnya Kasdam mengatakan acara hiburan kali ini dibatasi mengingat warga yang tinggai di sekitar Gunung Agung mengungsi ke wilayah lainnya. Brigjen Stephanus mengingatkan dan mengajak kepada para peserta untuk tetap menjaga kebersihan di lingkungan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung. Ia berharap peserta membuang sampah pada tempatnya sehingga lapangan yang lazim disebut Lapangan Puputan Badung ini tetap bersih, indah dan nyaman. Kegiatan funbike tersebut diikuti enam ribu orang peserta terdiri dari anggota

Kodam berserta jajaran dan keluarganya, unsur TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara dan kepolisian serta masyarakat sekitar Kota Denpasar. Adapun rute yang dilalui sepanjang 10 kilometer, dimulai di depan Mokadam, melewati Jalan Hayam Wuruk menuju bundaran Renon. Selanjutnya melintasi Jalan Puputan, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudi dan finis di depan Makodam. Peserta sangat gembira saat pengundian hadiah. Apalagi panitia menyiapkan ratusan hadiah, di antaranya empat sepeda motor Suzuki, 34 sepeda gunung, 100 kompor gas dan ratusan hadiah hiburan menarik lainnya. (kmb36)

Bali Post/ist

FUNBIKE - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak saat mengikuti funbike dalam rangka HUT ke-71 TNI.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Pon, 25 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dicari Segera Waiter/es Dcr Aplikator Pengendali Hama Dcr supervisor lapangan pria u/ Restaurant Minami Gj 2,3jt + Makan Siang min 30 th berpglman Hub.289104 Jl.Sanggingan Ubud 0361 970013 Hub.0361-4733218, 081337553373 B.BP.001.09.17.0001515 B.BP.120.09.17.0001524 B.BP.166.09.17.0001572 Dcr: Tenaga Lap.Pria minimal Dicari Tenaga sopir srabutan Dcr PRT Bs Masak Tgl Dlm Wnt pendidikan SMK/STM. Bujang, SMS ke:081236713863 Gaji 2Jt Hub.08113881970 B.BP.164.09.17.0001573 B.BP.001.09.17.0001477 Jl. Intan LC II/II Gatsu Ttimur Cr Cook(Indo&Chinese Food)Cook Dcr Pengawas Proyek Konstruksi Hub.081238484672 Helper,waiter/s,WA082247191953 Villa Pengalaman Min 2 Th Min. B.BP.001.09.17.0001259 B.BP.001.09.17.0001576 SMK Hub: upadana.hrd@gmail.com Cr Customer Service min.SMA, 25 B.BP.004.09.17.0001268 Pnampilan menarik, 081338251999 Dcr T.jahit borongan harga diB.BP.001.09.17.0000844 jamin bagus.U.Mkn,U.Hrd,U.TranCr: 2 Wanita Bagian Dapur sport, U.Kost,Bonus BPJS.Dcr T. 2 Karyawan Laki Bs Buat Bakso, potong kain berpglmn kerja di Gn.Soputan 48 Hp.083119449999 garment 0361754085/08123823758 B.BP.141.09.17.0001570 B.BP.154.09.17.0001564 Dcri Pria&wnt u/ Staff Laundry Dcr Terapis Wanita unt RefleJl.Kerobokan 78x T.081933110424 xiologi Daerah Dps H.0816297300 B.BP.001.09.17.0001315

Dcr karyawan/i/PRT Jl.Sekar Tunjung 16 No.123AA, T.467605

Dcr 12 Karyawan/ti, Sopir L300, Sales,Security H:081999251555

Dcr sopir&OB masih muda/belum menikah Hub PT.BPR.Pedungan Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

B.BP.001.09.17.0001324

B.BP.001.09.17.0001560

Dcr Adm bs Com Inggris Lam Bw Lsg PT.Bali Dewata By Ngr 355A Blanjong Sanur WA 082145099005

B.BP.001.09.17.0001563

Dcr Teknisi, Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

***Looking for Chef CV Adrenalin Sport Bar Seminyak-Square (0361) 738030

LOWONGAN Dcr Driver PT.QRG Resort 8480383

B.BP.001.09.17.0001527

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

AHLI WC MAMPET

GARANSI

242389 / 081236774491

B.BP.001.09.17.0001258

Dcr staff Acc(2) dan Kasir(2) unt tmp wisata DMZ Bali, wanita max35th.Minat Hub.8496220/6221 B.BP.004.09.17.0001561

Dcr: pembantu masak & waiter/ss u/RM Legian.Ada gaji+tip. H:081236109808 B.BP.004.09.17.0001343

SERVICE

BIRO JASA

ATASI:

AHLI SUMBAT Atasi WC Mampet,

WC

GARANSI

SaluranAir, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081337666135 082359392760 C.0001457-BRJ

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0001562

Dicari staf jaga toko wnt, pengalaman Seminyak,081236241244

B.BP.004.09.17.0001577

Job Resmi Housekeeping Dubai Gj 8jt/bln, Spa 12jt/Bln kontrak 2 th, ada pelatihan Hub: 081339820912/081916402216 Job Resmi Spa & Chef, New Zealand Gj 26jt/bln, ada pelatihan, kontrak 3 th, Hub:081339820912/081916402216

B.BP.001.09.17.0001526

PT.Altara Cipta Mega bth kry: Gj/Bl 2,6-3,5jt pss;SPG,MD, Adm Csir,Acct,Gdg,OB,Spv,max 35th tdk utma pngl.CV/Hub.Bu Gung 087763414923 (10 Plm tanpa tes)

Dibthkan sgr cleaning service, sopir, waitress Telp.723593 723637/087862070935

Project Manager, cook & Receptionist 5years experience & fluent in English, CV email to: lamaran@j-ad.com

Dibthkn sgr Security Officer u/PT Secure For Asia (SIA) kirim CV lengkap ke Jl.Pantai Berawa 150,Canggu 081246971927

Sales/mrktng staf.for herbal medicine prdct.fluently English/mandarin language. apply to:versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.09.17.0001266

The Griya Villas& Spa, Bunutan Amed,Kr.Asem Butuh Segera Rest.Manager,Chef De Partie Kirim CV:info@thegriya.com

B.BP.012.09.17.0001180

Vacancy Guest Relation Officer (GRO)1 year exp fluent English S1 English,Hard work,Team work Cv to: hrdbali2016@gmail.com

B.BP.001.09.17.0001522

Ymh Bisma Dcr 1.Sopir SIM B1 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps

B.BP.001.09.17.0001423

B.BP.001.09.17.0001525

B.BP.001.09.17.0001568

B.BP.004.09.17.0001520

B.BP.004.09.17.0001320

KIA

Picanto AT All New th’2015 TgnI Abu Met Hub.087 862 270 180 B.BP.164.09.17.0001566 TOYOTA

Grand Avanza G’16 Putih Asli Bali H.179jt T.0817555449 B.BP.001.09.17.0001575

Avanza G’11 AsDK Sgt Bgs Trwat Htam H.087860171736 Rp.118jtNg B.BP.164.09.17.0001567

Yaris TRD Sportivo New Samsat DK, th 2015 BUC, 085100460496 B.BP.001.09.17.0001559

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 B.BP.164.09.17.0001565

ALUMINIUM

ATASI

WC

GARANSI 1 BLN Simp XL

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081236711931 08175782707 C.0001050-BRJ

B.BP.141.09.17.0001571

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.001.09.17.0001574

DIJUAL RUMAH Rmh Kediri Tabanan LT.108m2 tipe 54M.Harga BU.400jt sampai Deal 081236522166

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan Rmh 2Lt/3KT-3KM 2200W/PDAM Puri Cenigan Sari 11 Sesetan Hub:082112277871

B.BP.001.09.17.0000659

DIJUAL TANAH Batubulan 325JT ng JlMobil Viw Ketwl 200ng+230ng 087761245398

B.BP.001.09.17.0000991

Tanah 1a Gatsu Timur Masuk 200 M Jl utma Sulatri 081237148880

B.BP.001.09.17.0001392

Tnh Kavling Jl.Betaka-Dalung 385Jt/are.Nego.081330049041

B.BP.001.09.17.0001535

DICARI TANAH RUPA-RUPA Cari Kontrak Tanah 10 A tidak Strategis Mobil Masuk u.Gudang B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Kantor Dibawah 4Jt,08175235999 T.08123985172 / 412815 B.BP.001.09.17.0001558

B.BP.001.09.17.0001553

BAJA RINGAN

BLI NYOMAN KURAS - CLOSET

WC TANPA BONGKAR

-

WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR DLL HLI MAMPET GARANSI BL I NY O M A N

081 238 554 653 087 861 626 582

ASTRA DAIHATSU

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

CA

7 6

081339171818 / 081999220588

Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001569-BRJ

Candra Aluminium

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar

PROSES CEPAT & MUDAH

Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar

� 08124651138-085103005620

BIRO JASA

9Jt NEW AYLA

DP

DP Jt PICK UP DP Jt

SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE

INTERNET

GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK

C.0002083-mbl

FURNITURE

Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm. Harga

Rak Aluminium Bersaing dan Bergaransi

Roling Door Stainless Steel

Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey

FOTOCOPY

Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

SERVICE

413211-412051

DIJUAL MOBIL

C.0000860-ALM

ATASI MAMPET MAMPET

Dcr:Avanza,Xenia,Ertiga,Rush, Inova u/Prbd Info:082147066424

B.BP.004.09.17.0001578

DIJUAL MOBIL

B.BP.031.09.17.0001454

SERVICE

C.0001211-brj

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0001556

Dicari karyawan potong rambut Hub.087761600352

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

A

WC

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

B.BP.001.09.17.0001523

B.BP.821.09.17.0001001

B.BP.001.09.17.0001569

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0001557

Dcari karyawati fotocopy/print Hub. Wineebali Jl.Hym Wuruk 71D 081936247579

Dicari Karyawati,Tidur dlm,Jl. WR.Supratman 66 H.081237651088

Informasi pasang iklan Telepon

SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS

BENGKEL LAS

HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

Telp. 085100493221 C.0001350-SRV

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

AC

DIJUAL RUMAH


EKONOMI

18 ’’Soft Launching’’ 100% Non-Tunai di Tol

Bayar Tol dengan BRIZZI Lebih Mudah BANK Indonesia (BI) menggandeng Bank Himbara, salah satunya BRI untuk melaksanakan kampanye Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) dan soft launching 100 persen non-tunai Jalan Tol Bali Mandara, Minggu (24/9) kemarin, di Lapangan Renon. Sebagai bank milik negara, BRI telah bersinergi dengan PT Jasamarga Bali Tol untuk pembayaran elektronik tol. Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis BRI Bali Nusa Tenggara Yoyok Mulawarman mengatakan, BRI telah menyiapkan transaksi nontunai di

tol jauh hari sebelumnya. Sejak berapa bulan lalu, BRI juga sudah mulai menjual kartu BRIZZI di pintu gerbang jalan tol. Pada soft launching yang dilaksanakan kemarin, BRI menambah jumlah kartu yang dijual. Jumlah kartu yang dijual pada hari itu adalah 500 kartu BRIZZI. ‘’Semua kartu yang kita jual ini aktif dan bisa langsung digunakan di pintu tol,’’ ujarnya. Di semua pintu tol, BRI juga menyiapkan tempat untuk melakukan isi ulang kartu (top up). Namun, karena di tol transaksi berlangsung cepat, BRI juga menyiapkan sarana

top up di semua kantor BRI, Alfamart, Coco Mart, McDonalds, Tiara Dewata, Indomaret, Krisna Oleh-oleh, Bali Bird Park, Moena Fresh, Nirmala Supermarket dan Nirmala Waterpark, Hardy’s Supermarket dan semua merchant BRI. ‘’Di mana pun mereka belanja, itu bisa top up. Termasuk top up di channel bank lain atau menggunakan Kartu Debit Bank lain. Kalau mereka punya smartphone dan rekening di BRI itu lebih bagus lagi, karena mereka bisa langsung top up melalui handphone-nya sendiri, sepanjang di handphone tersebut ada

fasilitas NFC. Ditempelkan, di top up langsung isi,’’ bebernya. Setelah ini pun BRI akan terus melakukan kegiatan lain yang bertujuan untuk menjual kartu BRIZZI dan kegiatan edukasi transaksi non-tunai. Upaya yang dilakukan tersebut merupakan bentuk dukungan BRI terhadap GNNT. Pemerintah melihat dengan semakin majunya zaman, pemerintah ingin semua transaksi dilakukan secara non-tunai. Mulai dari penyaluran bantuan sosial, transaksi tol, dan nanti ke pemda. ‘’Pemerintah menginginkan supaya nanti benar-benar cash-

less,’’ tandasnya. Pembayaran di Tol Bali Mandara dengan menggunakan BRIZZI telah mulai diterapkan pada tahun 2015. Dari tahun ke tahun penggunaan BRIZZI mengalami peningkatan. Tahun 2015 jumlah transaksi BRIZZI mencapai 26.867 transaksi, tahun 2016 mencapai 141.273 transaksi dan tahun 2017 di bulan Agustus mencapai 129.689 transaksi. Sementara penjualan kartu BRIZZI di gardu tol saja juga terus mengalami peningkatan. Pada akhir tahun 2015 penjualan kartu BRIZZI mencapai 1.450 kartu, tahun 2016 mencapai 8.260 kartu dan tahun 2017 September mencapai 16.936 kartu. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Causa Iman Ka-

Senin Pon, 25 September 2017

TINJAU - Wapinwil Bidang Bisnis BRI Bali Nusa Tenggara Yoyok Mulawarwan meninjau penjualan kartu BRIZZI di Lapangan Renon saat kampanye GNNT dan ‘’soft launching’’ 100 persen non-tunai. rana mengatakan, program ini merupakan upaya mendorong GNNT. Meski demikian, di Bali pihaknya mempertimbangkan beberapa hal kemudahan. Mu-

lai dari kesiapan untuk melakukan top up, pemberian diskon untuk kartu uang elektronik (unik) sementara masih dalam proses sosialisasi. (ad1595)


19

Senin Pon, 25 September 2017

Posko Pembantu Dari Hal. 1

Di mana di Desa Candi Kuning ada satu posko utama yang berlokasi di Banjar Kembangmerta dan ada posko pembantu yang tersebar di empat dusun lainnya. Bantuan nanti akan dikirim ke posko utama yang kemudian disebarkan ke posko pembantu sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak ada yang menumpuk maupun kekurangan. ‘’Ini bisa dijadikan acuan. Terlebih pengungsi saat ini sudah terdata ada di seluruh kecamatan,’’ jelas Eka. Ia juga meminta para pengungsi bisa dikumpulkan di satu lokasi dan tidak terpencar-pencar agar semuanya mendapatkan bantuan dan tidak ada yang tercecer. Bupati Eka juga berharap bantuan bagi pengungsi tidak didominasi oleh makanan instan dalam hal ini mi instan. Diharapkan bantuan lebih berupa makanan sehat seperti sayur, telur, tempe bahkan tahu. ‘’Saya saja

nyumbang sayur tiga pickup. Jangan dikasi mi instan terus-terusan yang ada malah sakit,’’ selorohnya. Bantuan yang fokus pada ibu dan anak juga penting diberikan seperti pembalut, susu dan pampers karena di antara pengungsi juga ada bayi dan balita. Untuk kesehatan pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan untuk stand by membuka posko kesehatan yang mana sudah disediakan saat pengungsi mulai berdatangan. Tidak hanya posko kesehatan, pihak Pemkab Tabanan juga menyiapkan tambahan fasilitas berupa dua buah kamar mandi dan dua buah WC untuk pengungsi di Banjar Kembangmerta. Bupati Eka berpesan agar para pengungsi maupun yang mengurus pengungsi untuk saling menjaga. ‘’Jangan sampai pengungsi sakit begitu juga yang mengurus. Saling jaga dan saling bantu. Kita atasi ini bersama-sama dan

gotong royong,’’ ujarnya. Adapun bantuan yang diberikan Bupati Eka antara lain selimut 200 pcs, kasur lipat 207 pcs, beras 1 kuintal, air mineral 2.500 botol, minyak goreng 10 boks, energen 25 boks, kopi 10 boks, pasta gigi 200 pcs, sikat gigi 200 pcs, sabun mandi batang 200 pcs, pampers bayi 500 pcs (dalam 20 bungkus besar), pembalut 1.500 pcs (dalam 50 bungkus besar), ember 50 pcs, detergen 30 pcs, bubur bayi 20 boks, susu bayi 70 boks, sarden 100 kaleng, gelas plastik 1.000 biji, sayuran 3 mobil pick-up dan mi instan 15 dus. Selain bantuan dari Bupati juga ada bantuan dari para OPD Pemkab Tabanan. Untuk lebih mematangkan koordinasi, rencananya Senin (25/9) ini akan digelar rapat koordinasi lintas instansi untuk menyamakan gerak dan langkah untuk membantu pengungsi yang ada di Kabupaten Tabanan. Koordinasi akan dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan. (ad1593)

Pengungsian Terpadat Dari Hal. 1

Ditemui usai mengikuti rapat terbatas dengan BNPB dan seluruh instansi terkait di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabtu (23/9), Dandim 1623/ Karangasem ini mengatakan, salah satu titik pengungsian terpadat ada di Kecamatan Abang yang dipusatkan di Lapangan Gajah Wea. Titik pengungsian ini menampung pengungsi dari sepuluh desa di Kecamatan Abang dan Bebandem. Kata dia, bila terjadi erupsi Gunung Agung maka jalur antara pusat posko pengungsian di Lapangan Ulakan dengan tempat pusat pengungsian di Lapangan Gajah Wea akan terputus. Sebab, bila terjadi erupsi, jalur kota Amlapura diperkirakan akan tersapu lahar, karena masuk zona merah. Dalam situasi kemungkinan terburuk itu, maka diperlukan jalur pengalihan pengungsi agar para pengungsi di Lapangan Gajah Wea Abang bisa dievakuasi ke Pusat Posko Pengungsian di Lapangan Ulakan. ‘’Oleh karena itu, kita perlu ambil opsi jalur laut untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk ini,’’ tegasnya. Opsi jalur laut juga akan diambil bila erupsi Gunung Agung nantinya mengganggu penerbangan di Bandara In-

ternasional Ngurah Rai, Bali. Sebab, bila bandara terganggu, wisatawan asing akan bisa memanfaatkan bandara. Kepala BNPB Willem Rampangilei menegaskan akan memanfaatkan Pelabuhan Padangbai untuk jalur evakuasi. Sudah ada 32 kapal yang siaga di pelabuhan setempat, bilamana situasi terburuk terjadi. ‘’Cuma masalahnya, kalau kapalnya semua dimanfaatkan evakuasi, penyeberangan biasa ke jalur resmi bisa berjalan apa tidak?’’ katanya. Dari Pelabuhan Padangbai, wisatawan akan dievakuasi ke Surabaya, kemudian naik pesawat di sana melalui beberapa bandara setempat. ‘’Kalau erupsi terjadi, mudah-mudahan dampaknya tak sampai ke Surabaya,’’ imbuh Willem. Kepala ASDP Indonesia Ferry Padangbai I Wayan Rosta mengaku siap bersinergi membantu jalur evakuasi melalui laut. Menurutnya, dalam situasi genting tentu proses evakuasi tetap menjadi prioritas. Jalur laut ini menjadi opsi terakhir, bilamana erupsi Gunung Agung berdampak buruk pada jalur-jalur yang menghubungkan antar-posko pengungsian. Satgas Siaga Bencana harus sudah memikirkan langkah-langkah ke arah itu, mengingat level aktivitas vulkanik Gunung Agung sudah pada status awas. (sos/gik)

Energi Besar

Dari Hal. 1

‘’Intensitas gempa yang terjadi tadi jumlahnya memang berkurang, tapi ukuran gempa yang terjadi besarbesar,’’ terangnya. Suartika menilai magma yang ada di Gunung Agung tipenya tertutup. Hal itu di-

karenakan sejak tahun 1963 belum pernah terjadi letusan. Jadi kalau mau meletus, akan membutuhkan energi yang sangat besar. ‘’Kemungkinan letusan yang terjadi hampir sama dengan tahun 1963. Tapi pastinya kita belum tahu,’’ terangnya. (kmb41)

Terdampak Bencana Dari Hal. 1

Jajak dilakukan untuk menjaring persepsi publik terkait dengan pengelolaan bencana di Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, 63,87 persen mengaku optimis Bali bisa melakukan upaya-upaya penyelamatan warga terdampak bencana. Koordinasi yang dilakukan lintas kabupaten dan koordinasi antara lembaga pemerintahan tergolong sangat efektif. Ini membuktikan Bali sigap mengatasi dampak bencana. Bahkan, dukungan dan antusias masyarakat terhadap upayaupaya penyelamatan korban, memberikan keyakinan bahwa korban dampak bencana dapat perlindungan dan penanganan yang memadai. Sementara 32,53 persen responden merasa waswas terhadap agenda strategis penyelamatan korban terdampak bencana. Selain jumlah warga yang terdampak sangat banyak dan tersebar di sejumlah wilayah, selama ini fasilitas BPBD di kabupaten/ kota di Bali tergolong masih minim. Salah satunya alas

tidur. Ke depan, responden berharap pengadaan fasiltas tanggap bencana hendaknya ditingkatkan. Bali harus belajar banyak dari sejumlah tragedi terkait penanganan dampak bencana. Selain itu, penanganan bencana akibat erupsi gunung berapi tak semata menyelamatkan nyawa melainkan sangat kompleks. Baik itu menyangkut pendidikan, ekonomi, budaya dan fasilitas publik. Jadi, perlu ada penguatan terhadap fasilitas-fasilitas BPBD termasuk mengedukasi masyarakat agar tanggap dan tabah menghadapi bencana. Sementara itu, ada 3,60 persen yang mengaku belum tahu betul kinerja BPBD dan kerja sama antara kabupaten dalam menggulangi dampak bencana berskala besar. Hal ini membuat mereka belum bisa memberikan penilaian atas kinerja tim tanggap bencana di Bali. Responden kelompok ini hanya berharap ke depan dalam menghadapi bencana ada banyak hal yang perlu diperkuat. Tak hanya fasilitas, mentalitas dan komunikasi lintas departemen, lintas instansi termasuk lintas masyarakat juga harus tersistem. (dir)

Perawatan Intensif

Dari Hal. 1

Namun sayang, satu pengungsi Nengah Rianta (90) asal Perangsari Tengah, Selat Duda yang masuk RS pada Sabtu (23/9) siang meninggal dunia siang kemarin. ‘’Pasien kondisinya shock. Sudah dapat perawatan intensif,’’ terangnya. Jenazahnya, sambungnya, masih dititipkan di RS. Siang ini akan dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dikubur. ‘’Besok akan dibawa pulang

oleh keluarganya,’’ katanya. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan, Semarapura ini juga masih merawat seorang pengungsi kritis. Sementara itu, mengatasi adanya pasien susulan, dilakukan penambahan tempat tidur yang sementara ditempatkan pada ruang diklat dan rapat. ‘’Kami rencanakan ada penambahan 50 bed. Untuk paramedis juga sudah dikoordinasikan dengan pemprov untuk bisa dibantu,’’ ungkapnya. (kmb45)


16 Pages

178 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

Volcano on Indonesia’s Bali island at highest alert level, thousands evacuated

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

Monday,

st.com.

http://epaper.in

online: http://www.inte

Monday,

Septemb

er 25, 2017

r 25, 2017

Septembe

Colin Firth British actor citizenship Italian gets dual Brexit vote after

role played the who has often has become an films, Colin Firth, in his many British actor ‘The ROME l EnglishmanMinistry said. the film Oscar for of a quintessentia Italy’s Interiorwho won an Italian citizen,famous actor, to a citizen “The very is married declared King’s Speech’, and has often said country from our our land,” the ministry his love for a dual in a statement.he would remain his Italian-born Firth said naadding thatseeking British national, also be wife would much tionality. really thought “We never passports,” different statement. about our a said in some of the the actor with thought “But now, around, we all uncertainty that we should in it sensible he added,last to get the same,” reference leave an apparent vote to year’s British Union. the Europeanbeen married to Firth has producer Livia Italian filmsince 1997 and Giuggioli live with their the couplein Britain. Unlike two sons EU countries, allow some other Britain both Italy and both dual nationality. and I are own “My wife our proud of extremely Firth said. countries,” of EU countries, France and in A number Germany, a surge including have reported a new naIreland, seeking of the Brexit British citizens in the wake tionality nt came vote. announceme The Italian British Prime Minister to make after just hours flew to Florence stalled try to revive Theresa May speech to and reassure wora keynote Brexit negotiations leaders. (rtr) ried business arColin Firth premiere Cast member the world Golden rives for : The Britain of “Kingsman in London, 2017. 18, Circle” September

Cast member Kirsten Dunst (C) poses with directors Laura (L) and Kate Mulleavy at the premiere for “Woodin shock” Los Angeles, California, U.S.,

p ers go dee Rodarte sistods for film into the wo hock’ ods debut ‘Wo

September 18, 2017.

make their decided to - in the searched n label Rodarte have always high-fashio where they sisters behind aesthetic - When the looked for inspiration California coastal home. k,” they the bohemianthe Rodarte runway LOS ANGELES California “Woodshoc rural coastal that marks debut filmforests by their Northern like shop in a Spring/ marijuana town and drifts haze collections. most recent redwood featured Rodarte’s a weed 38, and Kate

California in acare 2018 collection trees that majestic and a wood nymph Laura Mulleavy, Summer delicate lace dresses near flowers 37, took the the redwood models in baby’s breath Mulleavy, landscapes Cali- through cut down. detailed wooded million, the cented with ethereal their hair, vibrant of Aptos, a dark slowly being of around $5 and Made for their years direct draped through their hometown write and woman’s Mulleavys brought independent flower embroidery fornia, to of a young the mixed a successful business of flora prints. running the poetic thrilleral descent after has received the label to praising The film fashion psychologicmother. for 12 reviews, with some dream-like her inspired independent filmmaking. and death of run (Rodarte) always very told visuals found the to be a cre“Having “We were Laura Mulleavy while others really learnideas and the artistic sequences,slumberous. years, you by nature,” of the doing film, we ative protector plot to be you make anything Reuters. what you’re our first at s and not “When “In writing really looking the vision behindsomething we could le homogenou Kate is were that’s not r and understandabard into film,” definitely a microscope, to and that solidly bring connected cookie-cutte straightforw nature through have very said. we’re so the eerie in the typical provocative and idea that world and yet we In a Mulleavy be visuals of The strikingtree tops and vibrant way, that will Kate Mulleavy the natural as human beings. off CaliCounty, that’s exciting,” forests, misty completely, we’ve cut ourselves Humboldt role in The- said. (rtr) flora of lot of waysconnection.” movie play a starring as echoing from that ,” out in U.S.Theresa fornia journey, as well “Woodshock follows a resa’s Friday, works at theaters on No. 106 Dps Dunst), who (Kirsten Jl. Raya PuputanRenon No 148 at:

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Post Sanur ional Bali Jl. D.Tamblingan Sanur find Internat 19 Smirnof Cafee Jl. D.Tamblingan No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Mandala No. Manan Jl. Raya Niti 29 Dimsum Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Sanur Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget

REUTERS/Darren

September

Whiteside

24, 2017.

nd at ’s Bali isla ted Indonesia cua Volcano on level, thousands eva rt highest ale m Regency,

A view of

Mount Agung,

a volcano

on the highest

alert level,

on the resort

island of

Bali, Indonesia,

from Karangase

Authorities

and warned tourists or hikcamping

seismic activity, of the world’s U.S. Geological as cent 130 to the operating has nearly according airport were little disrup- Survey. Indonesia more than any national there was across active volcanoes, normal and operators at Mount authorities other country. tion to tourism

of eruptions and 1964 from residents to avoid (6 mile) radius of the rest of the island, A series 1963 been a 9 km rattled were evacuated people and Bali, Agung between people have island of the ing withinas seismic tremors above said. than 1,000 of residents that number killed more r) Nearly 10,000 the crater and smoke rose R - Thousands on the Indonesian raised to so far and officials injured hundreds.(rt some areas world’s most popular evacuated DENPASAan active volcano alert status was to rise, heard the imminent. expected also be one of the News can villages near on Friday, aseruption could be at Global high was said 9.30 said. their belongings an tourist spots. activity remains in “Bali Image” officials 96.5 from meaning Others packedevacuation, while “Volcanic indications of magma Radio FM am. Listen to highest level, and caus- into trucks for watch as clouds until 10.00 FM at http:// there are and to the surface Purwo stopped rose from the crarising to said SutopoDisaster more metres smoke of white is around 3,000 ing tremors,” of the National sea level. ter, which Nugroho Agency. public (9,840 feet) above the “Pacific be zero Management straddles tecradius Indonesia where several “There should the specified Nu90 perFire”, Ring of and cause activity withinis an eruption,” plates meet in case there inter- tonic groho said. flights at Bali’s However,

.com Global Radio isten2myradio at http:// globalfmbali.l streaming http:// or live video bali.com and -bali. radioglobalfm nnel/global-fm ustream.tv/cha

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

SeNIN PON, 25 SEPTEMBER 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Nia Dinata

Film Musikalnya Jadi Pembuka di FFI Film musikal karya sutradara Nia Dinata “Ini Kisah Tiga Dara” yang mengangkat profil perempuan menjadi pembuka Festival Film Indonesia (Festival del Cinema d’Indonesia) yang ditayangkan di Teatro della Compagnia di pusat Kota Florence, Italia, pada 22 hingga 24 September 2017. Festival itu diresmikan wakil Pemerintah Provinsi Tuscany dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia dan Malta, Esti Andayani, kata Counsellor Penerangan, Sosial dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Pensosbud KBRI) Roma, Charles F. Hutapea, kepada Antara News, Sabtu (23/9). Dubes Esti Andayani menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Indonesia

Meets Italy (IMI) yang diketuai pasangan Italia-Indonesia, Jacopo Cappuccio dan Malina Andrayani, karena sejak 2014 secara konsisten mengadakan Festival del Cinema d’Indonesia dengan menghadirkan berbagai film Indonesia ke tengah publik Italia. Mantan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik di Kementerian Luar Negeri RI itu menilai bahwa film merupakan media komunikasi yang tidak mengenal batas, termasuk bagi masyarakat Italia dapat melihat indahnya alam Indonesia sekaligus memperoleh gambaran mengenai budaya Indonesia. Diplomat karier Kementerian Luar Negeri RI yang pernah

menjadi Duta Besar RI di Kerajaan Norwegia itu mengharapkan semakin banyak film Indonesia yang ditonton publik Italia guna semakin mendekatkan pula hubungan kedua bangsa dan negara. Usai pemutaran film, Nia Dinata yang turut hadir di tengah para pengunjung festival memberikan pandangan mengenai perkembangan sosial perempuan Indonesia yang menginspirasi pembuatan film musikal tersebut. Festival itu dimeriahkan pula dengan peragaan busana hasil kerja sama KBRI Roma dengan Batik Chic Gallery. Beragam koleksi karya desainer kenamaan Novita Yunus terinspirasi eco-fashion dari Bali, tenun sutra Garut dari Jawa Barat serta motif suasana alam pesisir selatan

Sumatera diperagakan model setempat dengan iringan permainan saksofon oleh diplomat KBRI Roma, Charles Hutapea memberi sentuhan magis. Video promosi pariwisata “Wonderful Indonesia” menjadi latar belakang alunan saksofon sopran di temaram pencahayaan teater. Sementara itu, sutradara Lola Amaria mengakui film dapat menjadi media promosi pariwisata yang efektif. Hal ini yang mendorongnya mengangkat keindahan alam Labuan Bajo sebagai latar belakang film “Labuhan Hati”. Seorang warga Italia, Luisa, mengaku memperoleh gambaran mengenai perempuan Indonesia. Dalam film “Ini Kisah Tiga Dara” dan “Labuhan Hati”, profil perempuan Indonesia tidaklah

sekonservatif yang dibayangkannya. Jacopo Cappuccio, penggagas festival Indonesia yang secara rutin setiap tahun mempromosikan film Indonesia melalui Festival del Cinema d’Indonesia Firenze menyampaikan inisiatif penyelenggaraan festival didasari kecintaannya pada Indonesia yang memiliki banyak talenta. Festival itu juga menjadwalkan penayangan film “Surau dan Silek”, “Pertaruhan”, “Salawaku”, “Filosofi Kopi” dan “Filosofi Kopi 2”, serta “Ben&Jody”. (ant)

Per 1 Oktober, Cina akan Batasi Ekspor Minyak ke Korut Beijing (Bali Post) -

Bali Post/rtr

PERDANA - Sutradara, Laura (kiri) dan Kate Mulleavy dalam pemutaran perdana “Woodshock” di Los Angeles, California.

Mulleavy Bersaudari

Dari Fashion ke Film

Ketika dua bersaudari yang ada di balik label mode, Rodarte, memutuskan untuk membuat film debut mereka, “Woodshock”, mereka mencari inspirasi di mana mereka selalu mencari - di hutan redwood di rumah pantai California Utara mereka. Laura Mulleavy, 38, dan Kate Mulleavy, 37, mengambil lanskap megah dan indah di dekat kampung halaman mereka di Aptos, California, untuk menulis dan mengarahkan sebuah film thriller puitis pubertas seorang wanita muda setelah kematian ibunya. “Kami selalu sangat terinspirasi oleh alam,” Laura Mulleavy mengatakan kepada Reuters. “Dalam menulis film pertama kami, kami pasti benar-benar melihat alam melalui mikroskop, gagasan bahwa kita begitu terhubung dengan alam dan namun kita sepenuhnya, sebagai manusia.” “Woodshock” di bioskop AS pada hari Jumat, mengikuti Theresa (Kirsten Dunst), yang bekerja di sebuah toko ganja di kota pesisir pesisir California dan melayang seperti nimfa kayu dalam kabut gulita melalui pohon redwood yang perlahan dipotong. Dibuat dengan dana sekitar 5 juta dolar AS, Mulleavy bersaudari membawa tahun-tahun mereka menjalankan label fashion independen yang sukses untuk bisnis pembuatan film independen. “Setelah menjalankan (Rodarte) selama 12 tahun, Anda benar-benar belajar menjadi pelindung kreatif dari gagasan dan visi di balik apa yang Anda lakukan dan itu adalah sesuatu yang bisa sangat kita bawa ke dalam film,” kata Kate Mulleavy. Gambaran mencolok dari hutan yang menakutkan, puncak pohon yang berkabut dan flora yang semarak di Humboldt County, California memainkan peran utama dalam perjalanan Theresa, dan juga menggemakan estetika California bohemian yang menandai koleksi landasan pacu Rodarte. Koleksi Spring/Summer 2018 terbaru Rodarte menampilkan model dengan gaun renda halus yang diberi aksen dengan bunga napas bayi yang terbungkus rambut mereka, bordir bunga yang rinci dan cetakan flora yang semarak. Film ini telah mendapat ulasan yang beragam, dengan beberapa memuji visual artistik dan urutan mimpi seperti sementara yang lain menemukan plotnya akan sangat lamban. “Bila Anda membuat sesuatu yang tidak homogen dan mudah dimengerti secara tipikal, itu akan menjadi provokatif dan itu menarik,” kata Kate Mulleavy. “Kami adalah dua wanita yang sangat cerdas dan itu tidak selalu dilakukan dengan cara yang benar dalam hal kreativitas, pekerjaan seorang wanita dan pekerjaan seorang pria sangat berbeda dibicarakan di bidang kreatif,” katanya. (iah/rtr)

Cina akan membatasi ekspor produk minyak sulingan ke Korea Utara mulai 1 Oktober, kata Kementerian Perdagangan negara itu, mengonfirmasi partisipasi Beijing dalam sanksi baru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengendalikan negara tetangganya. Dewan Keamanan PBB, termasuk anggota tetap Beijing, menyetujui sanksi keras terhadap Pyongyang pekan lalu sebagai respons terhadap uji coba nuklir keenam dan paling kuat Korea Utara. Washington awalnya berusaha menerapkan larangan minyak penuh, tetapi melunakkan sikapnya untuk

mengamankan dukungan dari Rusia dan Cina -- satusatunya sekutu serta mitra dagang utama Korea Utara, yang bertanggung jawab atas sekitar 90 persen perdagangannya. Dalam pernyataan di situs resminya pada Jumat malam, Kementerian Perdagangan Cina menegakan kembali persyaratan res-

olusi terbaru, menulis bahwa negara-negara anggota PBB tidak akan mengekspor lebih dari 500.000 barel produk minyak sulingan ke Korea Utara dalam tiga bulan terakhir 2017, dan dua juta barel setiap tahun mulai 2018. “Otoritas pemerintah Cina akan mengeluarkan pemberitahuan berdasarkan situasi ekspor saat mendeka-

Bali Post/rtr

KORUT - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (kiri) memberikan perintah di sebuah pabrik tekstil yang berlokasi di Pyongyang. Cina akan membatasi ekspor produk minyak sulingan ke Korea Utara mulai 1 Oktober, kata Kementerian Perdagangan negara itu.

Ed Sheeran

Lagu ”Shape of You” Paling Favorit “Shape of You” yang dinyanyikan Ed Sheeran menjadi lagu paling favorit karena terbanyak dimainkan di Spotify. Lagu Sheeran ini mengakhiri kejayaan “One Dance” milik Drake yang bertahan selama 11 bulan. Lagu yang mengisahkan tentang pencarian cinta di sebuah bar sudah didengar 1,318 miliar kali di Spotify hingga Jumat (22/9), mengungguli “One Dance”. “Shape of You” dirilis pada Januari sebagai salah satu lagu pertama yang ada dalam album laris Sheeran, “Divide”. Album tersebut merupakan yang pertama diluncurkan sejak Sheeran menjadi luar biasa terkenal berkat lagu balada “Thinking Out Loud”, yang masih menjadi lagu paling sering dimainkan keenam di Spotify. “Shape of You” dan “One Dance” punya kesamaan yakni keduanya menyatukan ritme lantai dansa, musik klub Jamaika era 1970-an yang dipopulerkan kembali oleh para produser lagu pop, demikian AFP. (ant)

ti batas atas, dan berdasarkan data itu menerapkan larangan ekspor produk minyak sulingan ke Korea Utara untuk tahun tersebut,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. Kementerian menambahkan bahwa Cina telah mengeluarkan “larangan menyeluruh untuk impor tekstil” dari Korea Utara, menegaskan kembali klausul lain dalam sanksi baru yang melarang perdagangan kain maupun pakaian. Cina memasok bahan baku ke Korea Utara, tem-

pat mereka membuatnya menjadi pakaian di pabrikpabrik dengan tenaga kerja murah, dan hasilnya sering kali diekspor kembali ke Cina. Para ahli mengatakan larangan impor tekstil dapat memotong sumber utama mata uang asing bagi Pyongyang, karena tekstil merupakan salah satu ekspor utama negara tersebut, yang diperkirakan para analis IHS Markit mencapai 750 juta dolar Amerika (sekitar Rp 9,96 triliun) nilainya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook