20 HALAMAN
NOMOR 236 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu Pon, 23 April 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Relasi Sosial Menjamin Tegaknya NKRI MENJAGA Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memerlukan pengorbanan dan menyadarkan pentingnya memupuk rasa toleransi. Keragaman haruslah menjadi kekuatan NKRI. Hal itu disampaikan Ketua umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wisnu Bawa Tenaya. Dijelaskannya dalam relasi perikehidupan antarumat manusia tampak ada kecenderungan makin merenggangnya ikatan sosial sesama bangsa. “Hal ini berakibat pada terganggunya kerukunan dan kedamaian masyarakat, dan jika dibiarkan dapat mengancam keutuhan negara,” ujarnya. Oleh karenanya, relasi sosial harus senantiasa dibangun terus-menerus dan ditumbuhkembangkan untuk memperkuat toleransi dan penghargaan atas kebinekaan yang merupakan anugerah Tuhan. “Toleransi dan penghargaan tersebut pada akhirnya akan menjamin tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dengan landasan konstitusional UUD 1945,” tegasnya. Sudah menjadi kenyataan, menurut Wisnu Bawa bahwa NKRI dibangun di atas perbedaan suku, adat istiadat, agama dan lainnya. “Dengan mengimplementasikan ajaran Catur Brata dalam kehidupan sehari-hari, kita rajut dan kita eratkan kembali ikatan persaudaraan antarsesama manusia,” kata Wisnu Bawa. Ketua Panitia Penyelenggara Dharmasanti Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahum Baru Çaka 1939 I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan Agama Hindu memiliki ajaran sangat luas dan bersifat universal, salah satunya Vasudhaiva Kutumbakam yang secara harfiah berarti kita semua adalah bersaudara. Hal. 19 Hakikat Persaudaraan
Bali Post/ade
MEMPEKUAT TOLERANSI - Presiden Jokowi saat menghadiri Dharmasanti Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1939 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (22/4) kemarin.
Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan Jakarta (Bali Post) -
Presiden Joko Widodo menegaskan perbedaan yang ada di negeri ini tidak mesti diseragamkan, tetapi tidak pula harus ditiadakan. Perbedaan semestinya diikat oleh tali-tali persaudaraan, tali-tali kebersamaan, dan tali-tali persatuan.
Bali Post/Ade
KEUTUHAN NKRI - Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1939 atau tahun 2017 Masehi yang mengambil tema “Jadikanlah Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinnekaan Berbangsa dan Bernegara demi Keutuhan RI” tersebut didasari rasa keprihatinan atas fenomena berkurangnya sikap toleransi dan menipisnya kesadaran akan keniscayaan keberagaman. Tampak Seniman pendukung acara mengibaskan bendera Merah Putih.
Penyerapan APBD di Bawah Target PENYERAPAN APBD Tabanan di triwulan pertama tahun 2017 masih di bawah target yang diharapkan. Dari target penyerapan 25 persen, hanya 10 persen yang terealisasi. Hal ini berdasarkan data laporan realisasi triwulan pertama APBD dan prognosis sembilan berikutnya tahun anggaran 2017. Menurut data tersebut, Pemkab Tabanan menetapkan belanja APBD sebesar Rp 2,1 triliun dan pada triwulan pertama realisasinya adalah Rp 222,2 miliar atau 10 persen. Lebih rinci dari data tersebut dari anggaran Rp 2,1 triliun dibagi atas belanja tidak langsung dan belanja langsung. Untuk belanja tidak langsung di plot anggaran Rp 1,1 triliun dan baru terealisasi Rp 170,2 miliar dan untuk belanja langsung diplot anggaran Rp 976 miliar dan baru terealisasi di triwulan pertama Rp 51,9 miliar. Belum mencapai targetnya realisasi APBD tahun 2017 ini, menurut Kepala Bapelitbang Tabanan, I.B. Wiratmaja, ada beberapa halangan. Seperti pedoman juknis yang terlambat datang serta beberapa proyek yang menunggu tender sebelum direalisasikan. Tender tersebut ternyata belum selesai di triwulan pertama. Contohnya adalah pengadaan jalan kabupaten yang diplot anggaran sebesar Rp 128.045.140.000 di mana belum ada realiasasi di triwulan pertama karena menunggu proses tender. Hal yang sama juga terjadi pada belanja pengadaan trotoar dan belanja modal pengadaan drainase. Namun dari data sudah ada anggaran yang terealisasi seperti belanja modal pengadaan listrik yang diplot sebesar Rp 1.539.500.000 dan pada triwulan pertama terealiasi Rp 367.160.600. Hal. 19 Lakukan Evaluasi
Tidak Terbit Terkait perayaan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, yang juga merupakan hari libur nasional, maka Senin (24/4) besok, Bali Post tidak terbit. Bali Post akan terbit kembali Selasa (25/4). Untuk itu, kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
‘’Semua perbedaan itu tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan, dan bahkan dilenyapkan. Semua perbedaan dan keragaman itu justru harus diikat oleh tali persaudaraan, tali kebersamaan, dan tali-tali persatuan di negara kita Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara Dharmasanti Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 yang digelar di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (22/4) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengawali
sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu di Indonesia. “Semoga perayaan Nyepi yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan bisa memberikan keheningan jiwa, rasa shanti atau kedamaian, dan juga jagadhita atau kesejahteraan bagi kita semua,” ujarnya. Kepala Negara mengajak melalui momentum Hari Raya Nyepi Umat Hindu hendaknya membersihkan diri dan memohon pada Sang Hyang Widi Wasa agar
diberikan kekuatan untuk bisa menjalankan kehidupan menjadi lebih baik di masa mendatang. “Dengan menjalankan Catur Bratha Panyepian, umat Hindu menyambut Tahun Baru Çaka dengan semangat yang baru,
dengan jiwa yang damai, yang lebih harmonis sesuai dengan nilai-nilai Tri Hita Karana,” kata Jokowi. Tri Hita Karana, menurut Jokowi merupakan falsafah hidup yang harus dipegang oleh umat Hindu. Falsafah yang mengajarkan umat untuk melestarikan keanekaragaman budaya dan lingkungan sekitarnya. “Kita telah banyak mengambil dari alam untuk dimanfaatkan bagi sumber kehidupan kita, dan sudah saatnya kita juga kembali membayarnya dengan cara menjaga dan melestarikan alam. Hanya dengan cara itu kita semuanya akan mendapatkan kehidupan yang harmoni, shanty, dan jagadhita,” tegasnya. Hal. 19 Menjadi Harapan
Ratusan Paket Proyek Belum Dilelang REALISASI Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) triwulan I 2017 belum bisa mendongkrak pergerakan ekonomi. Kondisi ini juga berimbas pada gagalnya realisasi target pertumbuhan ekonomi Bali triwulan I 2007. Kuat kecenderungan pada triwulan II 207 ini ratusan proyek juga belum bisa digulirkan karena terjadi perubahan aplikasi lelang.
Infrastruktur Jalan Dialokasikan Rp 300 Miliar PEMPROV Bali tahun ini menyiapkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan. Anggaran itu utamanya untuk menangani jalan provinsi sepanjang 743,34 km, dari sebelumnya 850,63 km. Hal ini karena sebagian jalan seperti jalur Besakih dan jalur Sakah-
Tampaksiring, penanganannya diambil oleh pemerintah pusat. “Artinya kan ditarget kita paling tidak di akhir 2018 itu minimal 84% jalan dalam keadaan kondisi mantap. Kemarin itu sudah mendekati 82 sekian persen,” ujar Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali, I Nyoman
Astawa Riadi di Denpasar. Astawa menambahkan, pemeliharaan jalan terus berlangsung secara rutin. Pasalnya, bila jalan tidak dipelihara maka kondisinya akan turun lagi. Misalnya dari kondisi jalan sedang, bisa menjadi rusak. Hal. 19 Menggerus Jalan
Setidaknya, laporan dari Kabupaten Buleleng menyebutkan memasuki akhir April 2017 ini realisasi program di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng belum satu pun yang yang direalisasi. Dari ratusan paket kegiatan yang dijalankan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang satu ini hanya beberapa paket yang sudah masuk tahap lelang. Konon, lambatnya realisasi proyek ini karena terjadi perubahan aplikasi lelang. Data dihimpun di Dinas PU-PR Buleleng m enyebutkan, tahun 2017, lembaga ini akan melaksanakan
Memang kita ditarget untuk merealisasikan lebih awal, dan target itu sudah kita kejar. Akan tetapi, proses lelang dan melengkapi administrasi ini menyita waktu yang lama, sehingga baru sebagian kecil saja paket kegiatan yang dilelang.
MBP/dok
Ketut Suparta Wijaya
108 paket kegiatan. Untuk melaksanakan seluruh kegiatan itu, Dinas PU-PR menghabiskan anggaran yang telah dialokasikan dalam dokumen APBD senilai Rp 112,5 miliar lebih. Pemerintah daerah menargetkan setelah APBD disahkan pelaksanaan kegiatan digenjot agar bisa dilaksanakan lebih awal, sehingga tidak ada pekerjaan yang molor hingga melebihi tahun anggaran. Hal. 19 Mengejar Target
DAERAH
2
Minggu Pon, 23 April 2017
Suka Penelitian
MENEMUKAN hal-hal baru melalui penelitian, itulah yang menjadi gereget Vira Niyatasya Shiva Duarsa, siswa kelas XI SMAN 3 Denpasar. Remaja berusia 16 tahun ini selain menjadi Pemimpin Umum Madyapadma (MP) News, juga aktif melakukan penelitian-penelitian. Ia mulai suka meneliti sejak kelas II SMP. Hal itu pun lantaran mengikuti teman bergabung di ekstrakurikuler KIR. Tak disangka hingga sekarang, KIR mendarah daging dan menjadi kegemarannya. Sebentar lagi, ia akan berangkat ke Malaysia untuk mengikuti lomba penelitian. Ia menuturkan, keberangkatannya ke Malaysia diawali dengan sebuah lomba di tahun 2016. Lomba yang diikuti di bidang fisika. Padahal, ia tidak menyukai pelajaran fisika. Namun dengan belajar, ia berhasil menang dalam kompetisi itu. “Fisika baru banget bagi saya. Saya enggak suka fisika, tapi suka fotografi,” ungkapnya. Penelitiannya pun didasari dari pengalamannya ketika berkemah di Serangan. “Saya kebetulan dapat jaga malam, tapi saya enggak kebagian tenda. Akhirnya, saya tidur di luar sambil melihat bintang-bintang di langit,” kenangnya. (kmb42)
BPM/eka
POLWAN - Beberapa anggota Polisi Wanita (Polwan) Polda Bali dengan busana adat daerah membagikan bunga pada pengendara di simpang empat Jalan Diponegoro dan Teuku Umar, Denpasar, Sabtu (22/4) kemarin. Kegiatan ini serangkaian memperingati hari Kartini sekaligus mengajak masyarakat turut berpartisipasi dalam berlalu lintas yang baik.
MMDP Mulai Mediasi Polemik Bendesa Asak Panitia Beberkan Proses Pemilihan
Amlapura (Bali Post) -
Bupati Bangli, I Made Gianyar
BPM/file
Jadikan Penelokan Jalur Khusus Wisatawan Bupati Wacanakan Bangun Jalan Alternatif
Bangli (Bali Post) Keinginan menjadikan jalur Penelokan Kintamani sebagai jalur khusus wisatawan kembali diungkapkan Bupati Bangli, I Made Gianyar. Dalam sebuah kesempatan di Kintamani belum lama ini, Gianyar menyatakan rencananya untuk mengalihkan jalur umum yang selama ini biasa dilalui masyarakat menuju Singaraja tersebut dengan membuatkan jalan alternatif di belakang Museum Geopark. Dikatakan Gianyar, selama ini jalan di Penelokan menjadi jalur umum yang dilalui masyarakat menuju Singaraja sekaligus jalur pariwisata. Ke depan pihaknya berkeinginan jalur Penelokan nantinya bisa menjadi jalur khusus wisatawan. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut pihaknya mengaku telah merencanakan untuk membangun jalan alternatif di tahun 2018. Di mana jalan alternatif tersebut dibuat mengeliling Museum Gunung Api Batur dan tembus di wantilan Desa Batur Tengah. Jalan alternatif tersebut nantinya dijadikan jalur umum masyarakat menuju Singaraja. ‘’Dengan adanya jalan tersebut, Penelokan bisa menjadi jalur khusus wisatawan,’’ ujarnya. Tak hanya membangun jalan alernatif, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kintamani Bupati juga mengungkapkan rencananya untuk menambah jumlah dermaga di Danau Batur. Penambahan akan dilakukan di kawasan Toya Bungkah dan Desa Songan. Di Desa Songan menurut Bupati perlu dibuatkan dermaga karena bakal ada patung Dewi Danu yang kini tengah dibangun sebagai objek wisata baru. “Dermaga Kedisan dan Terunyan yang sudah ada saat ini segera kita perbaiki,” kata Gianyar. (kmb40)
BPM/kmb23
LOMBA - Sejumlah peserta lomba Baleganjur, tampil pada event JimbaFest, Sabtu (22/4) kemarin. Kegiatan dengan mengambil tema lingkungan ini, dilaksanakan dalam rangka menyambut hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April.
Polemik posisi Bendesa Asak, semakin disikapi serius MMDP (Majelis Madya Desa Pakraman) Karangasem. Setelah melakukan mediasi pertama Maret lalu, MMDP melanjutkan mediasi tahap dua dengan menghadirkan panitia pemilihan, Jumat (21/4), di Sekretariat MMDP Karangasem, Jalan Ngurah Rai, Amlapura. Dari mediasi tahap dua ini, MMDP ingin tahu lebih jauh, bagaimana panitia pemilihan ini bekerja, sebelum pemilihan bendesa ini berakhir dengan polemik. Mediasi tahap dua ini mengundang seluruh panitia pemilihan. Keseluruhan berjumlah 30 orang. Namun, yang hadir hanya 24 orang, terdiri dari 10 perwakilan tokoh dari Banjar Adat Asak Kanginan, 10 perwakilan Banjar Adat Asak Kawan dan 10 perwakilan dari kalangan perantauan yang berdomisili di Denpasar. Penyarikan Madya MMDP Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, mengatakan dengan panitia ini, MMDP menggali lebih jauh, bagaimana panitia ini bek-
erja melakukan pemilihan bendesa adat saat itu, sampai adanya berita acara. Dari keterangan panitia pemilihan ini, diketahui sempat terjadi pergantian ketua panitia saat itu, dari Ketut Suta menjadi Nyoman Rumiana. Dari klarifikasi dengan panitia pemilihan, MMDP menilai mekanisme pemilihan bendesa ini, memang tidak berjalan sempurna. MMDP memberikan penjelasan perihal mekanisme pemilihan yang benar bahwa selain harus berdasarkan awig-
awig, juga harus berdasarkan catur dresta yang berlaku di sana. Pengangga titi dalam hal ini Banjar Adat Asak Kawan dan Banjar Adat Asak Kanginan, yang merupakan penanggung jawab dari seluruh kegiatan itu, juga harus tegas. “Ada tiga tahapan, mulai dari pra pemilihan, pemilihan, dan pascapemilihan. Nah, mekanisme yang ditempuh di sana, belum sesempurna atau belum mendekati proses pemilihan yang benar,” kata Krisna. Dari proses mediasi tahap dua ini, panitia pemilihan dikatakan menyadari kelemahan itu, sehingga MMDP mengajak panitia ini terus berdiskusi dalam proses mediasi ini, untuk bersama-sama belajar dari pengalaman proses pemilihan ini. Jadi, dari proses mediasi tahap II, MMDP melihat kelemahan yang terjadi dari panitia pemilihan, bahwa pengertian desa adat yang nganutin sesana
dan dresta, belum diketahui dan dipahami dengan baik. Khususnya, tentang bagaimana awig desa adat hingga bagaimana dresta desa adat itu. Menurutnya, ini yang belum dipahami betul. “Dengan persoalan ini, kita samasama belajar jangan sampai ke modern-an itu, menghilangkan nilai-nilai yang sudah ditanamkan dari zaman dulu oleh penglingsir kita,” tegas tokoh adat asal Desa Pakraman Bungaya ini. Dari pengalamannya sebagai Penyarikan Madya MMDP, ia mencontohkan, dalam penyusunan awig-awig, bagaimana mekanismenya, bagaimana ngungguh-ngunguhin dengan pararem yang benar, bukan dengan bongkar pasang awigawig, tetapi sifatnya melengkapi dengan beberapa hasil pararem. Karena tidak boleh sembarangan mengubah awig-awig yang sudah tersurat dari leluhur.
Gede Krisna
BPM/kmb31
Setelah proses mediasi tahap dua ini, MMDP akan melanjutkan mediasi tahap tiga dengan mengundang prajuru lama dengan prajuru baru. Setelah itu, tahap berikutnya akan diundang seluruh panglingsir-panglingsir desa adat, mengundang para pengempon, seperti klian subak, para pemangku hingga pengrajeg. Terakhir, MMDP Karangasem, baru akan turun langsung ke Desa Pakraman Asak. “Setelah itu, baru MMDP melakukan pleno. Jadi, setelah ini masih banyak tahapan,” tegasnya. (kmb31)
Ratusan Jamu Kapsul Disita di Gilimanuk
BPM/kmb
DISITA - Ratusan jamu kapsul diamankan dan disita di Gilimanuk.
Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Jumat (21/4), di pos pemeriksaan pintu masuk Bali mengamankan dan menyita sebuah dus warna cokelat yang di dalamnya berisi 20 botol sari buah merah. Sebuah dus warna cokelat terbungkus plastik hitam, di dalamnya berisi 51 botol bening yang masing-masing berisikan 14 butir jamu kapsul (suple-
men) dengan jumlah total 714 kapsul. Jamu kapsul tersebut dikirim oleh Budi dari Malang, Jawa Timur ditujukan kepada Ayu Thera di Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar. Tidak terdapat huruf dan angka registrasi BPOM menyertai barang tersebut. Paket dikirim melalui kantor JNE Malang, Jawa Timur tujuan kantor JNE Denpasar diangkut menggu-
nakan kendaraan truk boks Mitsubishi, nopol L 9723 GC, yang dikemudikan oleh Wachid (39) dari Surabaya, Jawa Timur. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol A.A. Gde Arka didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi dikonfirmasi membenarkan mengamankan barang-barang tersebut. Kini semuanya diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk guna proses lebih lanjut. (kmb)
Pramuka Bagian dari Diplomasi Pendidikan Denpasar (Bali Post) Pramuka merupakan bagian dari diplomasi pendidikan. Gerakan Pramuka mengambil peran penting dalam kegiatan kepanduan dunia. “Pramuka ini kegiatan internasional. Tidak hanya ada di Indonesia. Jadi, ini bagian dari diplomasi pendidikan kita ke dunia internasional. Apalagi kita dianggap memiliki anggota terbesar di dunia,” kata Ketua Kwarnas Pramuka, Adhyaksa Dault, Sabtu (22/4) kemarin, di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Pramuka Indonesia memang sangat diperhitungkan di dunia karena dari 162 NSO (National Scout Organization, setara Chief Commissioner/Ketua Kwarnas), Indonesia merupakan anggota WOSM (World Organization of Scout Movement/Organisasi Gerakan Pramuka Dunia) yang memiliki anggota terbesar di dunia, yaitu 21.842.404 anggota (data WOSM 2017). Andalan Nasional Gerakan Pramuka bidang Hubungan Luar Negeri, Brata T. Hardjosubroto mengatakan, Indonesia diharapkan dapat mencapai target 22,7 juta anggota pramuka dari total
upaya pencapaian visi WOSM tahun 2023, yakni mencapai 100 juta anggota Pramuka seluruh dunia. Indonesia memiliki tingkat densitas (kepadatan) paling tinggi di dunia. Dari 109 juta anak muda di Indonesia usia pramuka, 21,8 juta di antaranya adalah anak pramuka. “Rasionya 1:5. Artinya, satu dari lima anak muda Indonesia adalah anggota pramuka,” paparnya. Setelah Indonesia, di posisi kedua adalah Hongkong dan Bhutan. Namun densitasnya terpaut jauh. Pramuka Hongkong tercatat memiliki 97 ribu anggota dari 1,6 juta anak muda usia pramuka. Rasionya, 1:17. Artinya, dari 17 anak muda di Hongkong, 1 di antaranya anggota pramuka. Adapun anggota yang kecil sekaligus densitas paling rendah adalah pramuka Papua Nugini. Jumlah anggota pramukanya hanya 4.900 anggota dari 3,6 juta anak muda usia pramuka. Rasionya 1:727. Artinya, dari 727 anak muda Papua Nugini hanya 1 orang yang tercatat sebagai anggota pramuka. (kmb42)
BPM/may
SCOUT - Adhyaksa Dault (kedua dari kiri) dalam acara Scout Leaders Summit 2017 di Inna Grand Bali Beach, Sanur.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
seremonial
Minggu Pon, 23 April 2017
3 Pameran Felice Jewellery
Dapatkan Black Diamond Solitaire Harga Promo Rp 1,999 Juta
BPM/wan
PADAT - Deretan panjang kendaraan mengular berjalan pelang di jalur menuju Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli. Kemacetan tersebut terjadi akibat meningkatnya jumlah pemedek ke Pura Ulun Danu Batur.
Klinik Jnana Marga
’’You Are What You Think” BENARKAH segalanya berawal dari pikiran? Benar. Karena pikiran memiliki kekuatan yang maha dahsyat. Berbagai ungkapan yang menyatakan tentang betapa dahsyat dan hebatnya pikiran di antaranya: pikiran adalah samudra/belantara tanpa batas. Pikiran adalah medan perang (Joice Meyer). Dalam cerita Mahabharata (percakapan Yudistira di telaga ajaib) disebutkan kecepatan pikiran melebihi angin. Dan lain–lain. Sementara pikiran (Wikipedia) adalah gagasan dan proses mental, kognisi, pemahaman, kesadaran dan imajinasi. Pikiran tidak hanya soal mental atau psikis, namun juga fisik. Kesehatan pikiran akan berpengaruh besar pada kesehatan fisik maupun mental. Dari study, kasus tentang hubungan antara kesehatan fisik dengan jiwa dan pikiran yang dilakukan oleh beberapa pakar kesehatan Jepang, menyatakan bahwa emosi negatif bisa menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan seseorang menderita suatu penyakit. Bukan cuma penyakit kejiwaan, tetapi sesuatu yang tak nampak ini bisa berefek langsung ke penyakit fisik. Pengaruhnya bisa menyebabkan penyakit ringan hingga penyakit berat, hingga mengancam kematian. Ahli seksual, terapist Klinik Jnana Marga Nengah Edy Warsita memaparkan, walau setiap orang terlahir dengan membawa pikiran. Namun, jika tidak dikelola dan di kendalikan dengan baik, maka pikiran tersebut akan menjadi liar dan berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik. Itulah sebabnya semenjak dilahirkan setiap orang diberikan asupan, bukan hanya asupan fisik berupa makanan, tetapi juga asupan untuk jiwa dan pikiran berupa pelajaran spiritual dan lain-lain. Di Zaman modern seperti sekarang ini, berbagai masalah dan tuntutan harus dihadapi, akhirnya banyak orang yang tidak mampu menjaga, mengendalikan dan mengelola pikirannya, sehingga pikiran menjadi kacau, sakit dan bahkan hilang ingatan. Pikiran–pikiran kacau atau sakit ini, jika dibiarkan tidak ditata kembali akan berakibat buruk. Akan memunculkan berbagai macam penyakit fisik yang berakibat cukup fatal. Balian Pikiran, Grand Master Metafisika Indonesia Bali yang sekaligus Owner Klinik Jnana Marga dan Training Centre Metafisika Indonesia Bali, sudah malang melintang di dunia pengobatan dan penyembuhan, lewat pengalaman dan pengembangan ilmu yang dimilikinya, dia menunjukkan salah satu cara menguatkan, menata dan menyembuhkan pikiran yang sakit, yaitu dengan energi metafisika. Metafisika adalah sebuah kekuatan yang terletak pada kekuatan mental, akal pikiran, hati, jiwa serta semua fisik/tubuh manusia. Energi yang bersumber dari alam yang tersebar di alam semesta. Dapat digunakan dan diserap ke dalam tubuh melalui pernafasan dan membangkitkan semua cakra dalam tubuh. Jika manusia bisa membangkitkan kinerja semua unsur tubuh mereka, maka mereka memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Selain untuk menguatkan, menata dan menyem-
PAMERAN - Salah satu perhiasan yang dipamerkan oleh Felice Jewellery mulai Minggu (23/4) hingga Selasa (25/4) mendatang, di Business Center Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad1)
Wedhasmara Dalam Kenangan
”Leak” Berubah Jadi ”Dewi Malam”
Nengah Edy Warsita buhkan pikiran–pikiran yang bermasalah, seseorang yang telah melakukan aktifasi energi metafisika ini sudah bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Menyembuhkan berbagai keluhan atau penyakit dalam dirinya. Salah satunya adalah mengatasi masalah seksual yang dialaminya, yaitu mengatur atau mengendalikan ejakulasi sesuai yang diinginkan. Memperkeras dan tahan lama. Bagi pria yang ingin memiliki kesehatan sempurna (jasmani/fisik maupun rohani/pikiran) dan memberikan kebahagiaan, sorga dunia bagi pasangannya, selain menggunakan metode terapi Janur Sakti dan Piramida, Klinik Jnana Marga juga melakukan penyembuhan dengan energi metafisika dari berbagai macam masalah kesehatan seksual pria, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah/kehilangan libido, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual), infertilitas (susah memiliki anak), menambah ukuran mr. P. dan lain–lain. Juga mampu menangani dan memperbaiki pikiran yang kacau, yang fokus ditangani oleh Balian pikiran. Sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar dengan izin nomor 448.3/3.PT.29.VI.12/DIKES. Dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisonal Indonesia (IPATRI). Kini telah dibuka Jnana Marga Training Centre Metafisika Indonesia Bali. Memberikan pelatihan dan aktivasi energi metafisika, privat maupun kelas. Untuk penyembuhan berbagai penyakit dalam diri, kesejahteraan dan kebahagiaan. Beralamat di jalan Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 KM arah utara Apotek Anugrah) Denpasar. Telp. 085102111600. Buka setiap hari dari Senin - Sabtu pukul 10.00 – 17.00 Wita. (ad2)
Sudikerta Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pengamalan Nilai Pancasila WAKIL Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak segenap lapisan masyarakat khususnya kalangan generasi muda untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Harapan itu diutarakannya saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (22/4) kemarin. Sudikerta menilai, belakangan ini terjadi degradasi pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, kebinekaan dan NKRI. Hal ini menjadi pemicu munculnya perpecahan yang merongrong semangat persatuan dan kesatuan. Untuk itu, kalangan generasi muda diharapkan berada di barisan terdepan dalam upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan. Pada bagian lain, Sudikerta menyambut positif pelaksanaan Muswil yang digelar Pemuda Pancasila Provinsi Bali. Menurut dia, kegiatan semacam ini merupakan kewajiban dalam sebuah institusi. “Ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi sistem, mekanisme dan program kerja organisasi,” imbuhnya. Dalam memperkuat eksistensi organisasi, Sudikerta menekankan empat pilar yang perlu mendapat perhatian. Empat pilar tersebut antara lain penataan administrasi, manajemen keuangan, pengelolaan organisasi dan pengelolaan sumber daya.
PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Minggu (23/4), hingga Selasa (25/4) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pecinta berlian di Bali. “Dapatkan Black Diamond Solitaire dengan harga promo Rp 1,999 juta,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Sabtu (22/4) kemarin. Menurut Bazari, pihaknya juga menawarkan berlian putih satu karat dengan harga Rp 39 juta dan untuk berlian fashion satu set Rp 15 juta. Ada juga cincin new flower seharga Rp 9,999 juta promo berlian solitaire 0,50 karat seharga Rp 19 juta. Dikatakan, berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Bazari juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. “Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,” lanjutnya. Felice Jewellery, kata Bazari memang tidak hanya sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarante atau garansi perawatan seumur hidup. “Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,” jelasnya. Bagi anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada
MUSWIL - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu (22/4) kemarin. Jika penguatan empat pilar itu dapat dioptimalkan, dia meyakini organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila bisa melaksanakan program kerja yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal senada diutarakan Danrem 163/Wirasatya Kolonel ARH. I Gede Widiyana, S.H. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan sebuah organisasi. Karena itu, dia berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan Muswil dengan baik. Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Bali Made Ariandi menyampaikan bahwa Muswil merupakan
amanat organisasi. Selain sebagai ajang evaluasi program yang telah berjalan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyusunan program dan pemilihan ketua periode selanjutnya. Ariandi mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan serta memperkokoh dasar negara Pancasila. Dalam kesempatan itu, dia juga mengutarakan keprihatinan atas munculnya gesekan di tengah masyarakat yang diakibatkan makin menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan anggota Pemuda Pancasila se-Bali. (ad3)
SATU dari tiga seniman musik kelahiran Bali yang kiprah pada zamannya sangat saya kagumi, I Gusti Putu Gede Wedhasmara tutup usia 17 April 2017. Dua lainnya telah mendahuluinya, Anak Agung Made Cakra dan Gde Dharna. Wedhasmara kelahiran 10 September 1932. Jenazahnya disemayamkan di Jro Batankemoning, Banjar Grenceng, Denpasar. Upacara ngaben 14 Mei 2017. Almarhum mencipta lagu sejak duduk di bangku Sekolah Rakyat. Setamat SMP di Denpasar, bakatnya lebih berkembang di Yogyakarta. Namanya tambah berkibar di tingkat nasional setelah hijrah ke ibu kota. Selain dikenal sebagai pencipta lagu, penyanyi, dan pemusik, Almarhum terlibat dalam film ”Dewi Malam”. Sejak Usia 9 Tahun Tahun 2003 saya bersilaturahmi ke rumahnya, di Jro Batankemoning. Kunjungan itu terkait kehadiran Wedhasmara di Istana Negara dalam acara pencanangan Hari Musik Nasional I, 9 Maret 2003. Hasil wawancara saya hari itu dimuat Mingguan Tokoh, Edisi 224. Sebelumnya profil Wedhasmara juga mengisi buku ”ORBIT” (2000), bersama 50 tokoh lainnya. Bakat musik Wedhasmara sudah dilihat para gurunya di SR 1 Denpasar. Sebagai penghormatan terhadap figur ibunya, ia mengarang lagu ”Masa Kecilku”, diciptakan saat ia berusia sembilan tahun. ”Kalau kuingat masa kecilku/Tak tahu diri melawan ibu/ Setelah besar baru tahu/Nasihat ibuku sangat berguna”. Lagu anak-anak itu kemudian ”meledak” sebagai lagu dewasa setelah masuk dapur rekaman Remaco, dinyanyikan aktris Farida Ariyani. Irama musiknya Twist, mirip Haserege. Di Kota Gudeg, Wedhasmara berkesempatan menekuni dan mengembangkan hobi musiknya lebih serius. Selain mencipta lagu, antara lain ”Berpisah di St. Carolus,” semasa SMA itu ia juga mengikuti Pemilihan Bintang Radio. Ia mengikuti ketiga kategori: Keroncong, Hiburan, Seriosa. Dalam kiprahnya di gelanggang Pemilihan Bintang Radio di Jakarta tahun 1950, Wedhasmara mengukir prestasi sebagai Juara I jenis Hiburan. Tamat SMA Wedhasmara kembali ke Bali. Di kampung kelahirannya ia tetap kreatif mencipta lagu. Di antaranya, ”Kaden Saja”, lagu berbahasa daerah Bali yang kemudian berkibar di tingkat nasional. Di Bali ia sempat bekerja di NV GIEB, 1954-1956, sebelum pindah sebagai karyawan Kementerian/Jawatan Pertanian di Jakarta (1956–1963). Sejak 1963 ia malang-melintang menggeluti pekerjaan di bidang rekaman/studio musik, bermain musik dan mengisi paket-paket musik di RRI Jakarta. Sebagian dari 500 lebih lagunya tercipta di Jakarta. Tahun 1960-an lagu-lagu Pop Wedhasmara diminati banyak penyanyi dan produser. Beberapa lagunya telah melejitkan nama sejumlah penyanyi angkatan 1970-an. Misalnya, Erni Johan, Tetty Kadi, Lilis Suryani, Deasy Arisandi dan penyanyi yang dinilainya punya intuisi tajam Titiek Sandhora. Mereka terbang bersama lagu-lagu Wedhasmara, seperti Bunga Flamboyan, Kau Selalu di Hatiku, Senja di Batas Kota, Semalam di Kualalumpur, Di Teras Wisma Pertamina . Hampir semua lagu Wedhasmara menjadi lagu legendaris, abadi sepanjang zaman, direkam secara berulang,
dinyanyikan biduan berbeda-beda. Yuni Sara dan Rani bisa disebutkan sebagai penyanyi sukses secara komersial setelah mendaur ulang lagulagu Wedhasmara. ”Kau Selalu di Hatiku” diangkat sebagai salah satu lagu sekaligus judul album rekaman eksklusif Jenderal Wiranto. Lagu Keroncong dan Dangdut tak lepas dari tangan kreatif Wedhasmara. Lagu ”Malam Kenangan” ciptaannya sering dipilih sebagai lagu wajib Pemilihan Bintang Radio kategori Keroncong. Salah satu lagu Dangdut berbahasa Bali ciptaannya, ”Lek Tiyang Puk”, direkam dalam album ”10 Bhinneka Dangdut”, album kompilatif lagu-lagu Dangdut berbahasa daerah. Tahun 1978 Wedhasmara terlibat dalam film ”Dewi Malam” yang dibintangi Roy Marten dan Debby Chintya Dewi. Ia sebagai penulis cerita dan skenario, sekaligus sebagai pemain. Wedhasmara memberi judul skenario dari cerita mistik itu ”Leak”. Tetapi, produser mengubahnya menjadi ”Dewi Malam”.
Wanita dan Cinta Di rumahnya di Jro Batankemoning, kepada saya Wedhasmara pernah bercerita tentang lagu-lagunya yang dekat dengan tema ”wanita” dan ”cinta”. Dalam ”Kaden Saja”, teruntai kalimat: Kaden saja Nyoman teka mai. Mengapa Nyoman, bukan Wayan, misalnya? Ia berkilah: ”Yang saya maksudkan adalah wanita. Wanita dengan sebutan Wayan ’kan kurang populer”. Lagu-lagu Wedhasmara juga sarat muatan cinta. Namun, cinta tidak selalu diungkapkan hitam-putih. Sebaliknya orang sering terkecoh mengira yang dimaksudkannya cinta, padahal bukan. Dalam ”Berpisah di St. Carolus” terdapat syair : Gadis kerudung putih pujaan/Semoga kasih kita abadi. Menurutnya: ”kasih” yang dimaksudkannya bukan ”kekasih”, tetapi ”terima kasih”. Kata ”kasih” yang bermakna ”cinta” terdapat dalam lagu ”Dirgahayu Bung Karno”: Kukirim kembang yang harum mewangi/Sebagai tanda kasih abadi. Kata “kasih” yang menyiratkan
rasa cinta juga terdapat dalam lagunya, “Waktu Malam di Jakarta”. Di situ disenandungkan: Duka kasih yang tak terlupakan. Namun, ini bukan cinta terhadap dua wanita, tetapi terhadap dua daerah, yakni Bali, daerah kelahirannya dan Jakarta daerah tempatnya menapaki karier sampai akhirnya namanya pantas disejajarkan dengan musisi dan penyanyi sekaliber Bing Slamet dan Syam Saimun. Mereka berdua adalah sebagian “pesaing” Wedhasmara akhir tahun 1950 dan awal 1960-an. Tentang lagu Pop Bali belakangan ini yang sering didominir ungkapan “adi” dan “beli”, Wedhasmara menyatakan, itu bisa-bisa saja. Kalimat terakhir dalam lagunya, ”Galang Bulan di Pasihe”, pun berbunyi: Duh Adi da ninggalin Beli. Namun, ia mengharapkan para musisi muda dalam membuat syair lagu memperhatikan estetika bahasa. Perhatikan pula makna kata demi kata agar mudah dicerna di daerah lain, jika lagu itu diharapkan go nasional. Lagu Wedhasmara yang syairnya puitis, namun sempat diprotes penyanyinya, Lilies Suryani, adalah “Janger”. Di situ ada kalimat puitis: Kaja-kaja luas ke Batur/Meli rujak mimbuh wani/Kaden saja Beli nyak ajak lacur/Tusing bakal ninggalin Adi. Lilies Suryani protes. Ia mengira kata “lacur” bermakna “pelacur”. Padahal artinya “miskin”. Wedhasmara mengalah. Walaupun rasa puitisnya sedikit terganggu dalam rekaman kata lacur diganti tiwas. Mengganti judul pernah dilakukan Wedhasmara dalam lagunya yang direkam 2004, dengan penyanyinya Ony Suryono. Judul aslinya “Di Teras Wisma Permina” diganti menjadi “Di Teras Wisma Pertamina”. Sebab, sebutan “Permina” telah berganti menjadi “Pertamina”. Wedhasmara yang tumbuh dari lingkungan keluarga orang-orang seni dan menjadi besar setelah berkiprah di luar kampung kelahirannya, Bali, bukan hanya pencipta lagu. Almarhum salah seorang seniman besar Indonesia. Selamat jalan Pak Wedha. (wid)
BPM/dok
MENERIMA - I Gusti Putu Gede Wedhasmara (alm) saat menerima Widminarko (kiri) yang mewawancarainya di Jro Batankemoning, 2003 lalu.
4
Minggu Pon, 23 April 2017
SEKOLAH - Hubungan pembinaan literasi di keluarga dan di sekolah difasilitasi oleh perpustakaan sekolah. Pada siswa dan guru tumbuh kesadaran, bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam belajar, melalui membaca menulis. Peran penting membaca dan menulis pada diri guru telah digusur oleh LKS. Sampai pada diri guru berkembang pandangan menganggap betapa penting LKS, menularkan kepada siswa. Siswa pun menderita ketergantungan yang sama. Lambat laun, peran perpustakaan sekolah menghilang.
Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah dan GLS
Tanpa disadari, LKS juga bikin bangkrut perpustakaan sekolah. Cerita ini berawal dari ketergantungan bacaan instan, racun industri dan jaringan pasar LKS. Minat baca insan sekolah mati suri, cikal bakal terabaikannya perpustakaan sekolah. Dalam rentang tidak lebih dari dua dekade saja, perpustakaan sekolah benarbenar lumpuh, sama dengan lumpuhnya literasi sekolah. Karena pengaruh “bius” LKS. Kematian perpustakaan sekolah seolah wajar. GLS (Gerakan Literasi Sekolah) saat tepat membangun kembali perpustakaan sekolah. Ghalibnya, peranan perpustakaan sekolah sangat besar dalam GLS karena inti gerakan ini, misi penyelenggaraan perpustakaan: literasi. Untuk mendukung GLS tugas pegawai perpustakaan sekolah tentu berat. Mengkaji, apakah jumlah koleksi perpustakaan memadai, dapat dihitung dari jumlah koleksi keseluruhan dan jumlah siswa sekolah bersangkutan. Mengkaji kemutakhiran koleksi. Memetakan keragaman subjek buku dan materi pustaka lain. Merekomendasi guru tentang pustaka yang perlu dijadikan bacaan GLS. Menyediakan materi untuk menunjang GLS yang sangat mendesak, dengan memanfaatkan materi pustaka yang ada seperti koran bekas atau melibatkan siswa dalam pengadaan bahan
bacaan. GLS mendukung perpustakaan sekolah karena erat kaitannya dengan literasi. Peranan perpustakaan sekolah membangun literasi siswa. Peran ini harus dirintis kembali, berkelanjutan karena literasi tidak bisa “terberikan” tetapi dibentuk melalui pembiasaan bertahun-tahun. Wawasan pustaka atau buku dikembangkan oleh perpustakaan sekolah, sebagai dampak ikutan proses pendidikan. Wawasan Wawasan kepustakaan yang diberi perpustakaan sekolah kepada siswa dikembangkan di keluarga. Siswa membaca buku di rumah, membeli buku dan materi bacaan lain, termotivasi karena peran perpustakaan sekolah. Inilah imbas literasi sekolah pada terbangunnya literasi di keluarga, penting karena keluarga Indonesia pada umumnya tidak tumbuh literasi. Aktivitas di keluarga tidak lagi nonton televisi, ngobrol, bermedia sosial, tetapi juga membaca buku, majalah, dan surat kabar. Pengetahuan didapat dari kegiatan literasi menjadi pijakan atau acuan dalam melakukan aktivitas di keluarga. Pilihan program televisi misalnya, selalu dikritisi oleh pengetahuan mengenai media yang dibaca dari buku. Pengaruh media sosial juga dipahami melalui buku untuk mengambil suatu sikap terhadap media sosial. Inilah peranan buku dalam masyarakat literasi, menggunakan pengetahuan teruji
sebagai referensi, menjadi warga masyarakat berwawasan, kritis, dan arif. Hubungan pembinaan literasi di keluarga dan di sekolah difasilitasi oleh perpustakaan sekolah. Pada siswa dan guru tumbuh kesadaran, bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam belajar, melalui membaca menulis. Peran penting membaca dan menulis pada diri guru telah digusur oleh LKS. Sampai pada diri guru berkembang pandangan menganggap betapa penting LKS, menularkan kepada siswa. Siswa pun menderita ketergantungan yang sama. Lambat laun, peran perpustakaan sekolah menghilang. Tinggal ruang, rak buku berdebu. Siswa dan guru tidak memiliki waktu mengunjungi perpustakaan. Satu set Ensiklopedi Indonesia “dibaca” koloni rayap pada rak terkunci. Hadir Kini GLS hadir di sekolah sebagai “paksaan”. Terbukti baru sebatas berjalan. Sekolah bisa “mengorbankan” waktu 15 menit untuk membaca dan kilah tidak ada waktu untuk baca yang sering dikatakan guru pun ternyata dusta belaka. Artinya, masih ada waktu bagi niat baik, ikhtiar baik. Agar tidak sekadar jalan, rutinitas belaka, perlu ada perencanaan berkelanjutan program nyata GLS di setiap sekolah. Memang gerakan ini mudah dilaksanakan. Sediakan waktu 15 menit di awal waktu be-
lajar dan baca. Guru “menyuruh” siswa membaca buku atau materi bacaan lain. Setelah itu apa? Bagaimana keberlanjutan GLS? Pengulangan yang membuat siswa bosan? Mungkin siswa memandang kegiatan membaca tidak menarik. Peran perpustakaan sekolah sangat penting dalam situasi ini karena pihak yang paling tahu wawasan pustaka. Guru sebagai pelaksana ujung tombak GLS perlu melakukan koordinasi dengan perpustakaan, terutama dalam menjamin ketersediaan materi bacaan, agar menarik minat siswa, memberi wawasan baru mengenai kepustakaan, makna dan manfaat. Hematnya, penanggung jawab dan perancang program GLS, pustakawan sekolah. Namun begitu, tampaknya, pustakawan sekolah dan “lembaga” perpustakaan sekolah, bergeming di tengah GLS. Buku Ketika buku-buku atau materi pustaka yang ada sangat terbatas dan tidak mutakhir, pustakawan sekolah melakukan terobosan, menyediakan aneka bacaan pendek autentik dari koran dan majalah bekas. Agar menarik bagi siswa, materi bacaan disediakan dalam bentuk kliping atau guntingan. Satu edisi, satu eksemplar surat kabar bisa dijadi belasan kliping, untuk menyuplai siswa pada suatu kesempatan “membaca 15 menit”. Jangan membayangkan yang dibaca mesti buku. Justru buku sangat membebani dan menakut-
kan. Akibatnya, urung membaca. Mulai atau mengisi “membaca 15 menit” dengan bacaan pendek yang terdiri atas empat sampai tujuh paragraf, berkelanjutan. Bacaan pendek koran dan majalah bekas, murah dan mudah diperoleh. Tugas pustakawan sekolah, memilih materi bacaan yang pantas, menarik bagi siswa, lalu mengguntingnya, menempel pada kertas yang lebih tebal agar mudah ketika dibaca dan disimpan. Peran lain pustakawan sekolah dalam rangka GLS, melakukan gerakan dalam sekolah bertajuk pengadaan materi bacaan secara mandiri. Siswa dikerahkan mengajukan materi bacaan sendiri. Sekali lagi, yang murah dan mudah berupa kliping koran dan majalah bekas. Kliping materi bacaan ini dikumpulkan oleh perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah menggunakan sebagai “stok” materi bacaan untuk menyuplai kebutuhan para guru. Hal ini membantu guru yang kehabisan sumber pustaka atau materi bacaan. Dengan dukungan siswa dalam menyediakan materi bacaan yang dikelola perpustakaan sekolah, guru tidak kehabisan materi bacaan. Dengan dukungan materi bacaan dari perpustakaan sekolah, ketika guru kehabisan materi bacaan, “membaca 15 menit” tidak sekadar jalan. GLS tidak bisa dikorbankan karena guru kehabisan materi bacaan. Sebenarnya hal itu tidak harus terjadi di tengah abad informasi, penerbitan, dan percetakan.
Banyak sekali materi bacaan yang tersedia dan terbuang. Yang paling murah dan mudah didapat tentu saja koran bekas. Tujuan GLS bukan agar siswa “membaca 15 menit” tetapi efek terbentukanya budaya literasi dini. Membaca selama 15 menit merupakn teknis gerakan saja untuk “memaksa” atau membiasakan siswa membaca materi pustaka. Jadi, “15 menit baca” bukan tujuan. Hasil GLS hanyalah jangka panjang, literasi bangsa, satu dekade atau lebih sejak “membaca 15 menit” diawali ari ini. Peranan Peranan perpustakaan sekolah memang berat mendukung GLS, sekaligus kesempatan membuktikan betapa penting arti literasi bagi warga bangsa. GLS sebagai momentum kebangkitan perpustakaan sekolah, unjuk kembali betapa pentingnya buku dan membaca sebagai laku belajar tanpa guru dan tatap muka. Bagi siswa buku merupakan ruang kelas literer tiada berbatas. Para penulis buku, para guru cendekia dan orangorang yang ditulis dalam buku juga para guru yang tidak kalah cendekia. Untuk “mendirikan” ruang kelas literer dibutuhkan jalan literasi. Jalan ini pula mengnatar siswa ke dalam hidup, belajar sepanjang hayat. lDr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. Dosen Undiksha Singaraja
Sekilas Tentang Penyakit Mata Merah atau Konjungtivitis
Penyakit mata merah atau dalam istilah medis disebut konjungtivitis merupakan penyakit akibat adanya peradangan pada selaput
lendir mata atau konjungtiva. Konjungtivitis terjadi karena selaput lendir mata (konjungtiva) mengalami peradangan. Beberapa
konjungtivitis - Mata merah atau dalam istilah medis disebut konjungtivitis merupakan penyakit akibat adanya peradangan pada selaput lendir mata atau konjungtiva.
faktor yang menyebabkan terjadinya konjungtivitis adalah bakteri, kuman, virus, alergi terhadap sesuatu (angin, asap, bulu, debu, dan serbuk) dan juga penggunaan lensa kontak jangka panjang atau akibat kurang bersih. Sesuai dengan namanya, seseorang yang terkena konjungtivitis akan mengalami gejala berupa mata memerah. Di samping itu, mata juga akan keluar kotoran/ sekret, mengalami sensasi gatal, nyeri, panas dan berair pada mata yang sakit. Tak jarang mata yang sakit akan terasa berpasir dan atau mengganjal. Pada beberapa kasus dapat disertai dengan demam dan sakit kepala. Jenis Konjungtivitis dibedakan berdasarkan faktor penyebabnya. Ada yang disebut sebagai konjungtivitis vernal/alergi, konjungtivitis virus, dan konjungtivitis bakterial. Sesuai dengan namanya, konjungtivitis vernal/alergi terjadi pada orang-
orang yang hipersensitif atau alergi terhadap sesuatu (alergen), dan untuk konjungtivitis vernal/alergi tidak menular. Sedangkan untuk konjungtivitis virus dan konjungtivitis bakterial dapat menular melalui kontak langsung terhadap penderita, misalnya tempat tidur bekas istirahat penderita konjungtivitis kemudian kita tempati untuk tidur, sehingga secara tidak sengaja dapat tertular. Atau bisa juga penularan terjadi melalui barang – barang bekas dipakai penderita konjungtivitis seperti handuk, kaca mata atau lainnya. Meski demikian, kontak mata atau mengobrol tidak selalu akan menyebabkan terjadinya penularan seperti yang disangka sebagian orang. Pada umumnya konjungtivitis tidak menimbulkan masalah yang serius. Namun tidak jarang akan menimbulkan luka ataupun meninggalkan bekas luka apabila tidak ditangani dengan baik. Hal ini biasanya disebabkan oleh sikap
Apa Itu Kondiloma Akuminata?
Kondiloma Akuminata merupakan penyakit menular seksual yang lebih dikenal dengan nama kutil kelamin atau jengger ayam. Seperti yang kita ketahui, penyakit menular seksual (PMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksualdari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. Kondiloma Akuminata sendiri disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang juga merupakan penyebab tersering dari penyakit kanker cervix (kanker leher rahim). Penyakit ini dapat menyerang baik pria maupun wanita, sering ditemukan pada usia dewasa muda (25 – 44 tahun) dan lebih tinggi pada pasien belum menikah. Tanda dan Gejala Gejala penyakit kondiloma akuminata atau kutil kelamin akan bervariasi pada setiap orang, dan tidak semua penderita akan mengalami gejala yang langsung dapat terlihat. Tapi jika memang terjadi gejala maka dapat timbul dalam bentuk yang datar dan hanya sedikit terangkat di kulit atau dapat pula tampak seperti kutil, bertangkai, permukaannya berjonjot, berwarna seperti daging, berbentuk seperti bunga kol atau buah anggur yang berkelompok, dan biasanya terdapat pada daerah
genital. Gejala lainnya yang sering terjadi adalah penderita akan merasa tidak nyaman dan gatal yang hebat pada daerah yang terkena, ada rasa sensasi terbakar yang hebat, dan rasa nyeri yang juga bisa berujung pada pendarahan saat penderita melakukan hubungan seksual. Kondiloma akuminata terutama terdapat di daerah lipatan yang lembab, misalnya di daerah genitalia eksterna dan anus.
Cara Penularan Kondiloma akuminata menular melalui kontak seksual, baik genital-genital, oral-genital maupun ano-genital. Masa saat penularan sampai tanda-tanda penyakit muncul dapat bervariasi antara 3 minggu – 8 bulan (rata-rata 3 bulan). Selain itu penularannya dapat melalui ibu dengan kondiloma akuminata ke bayi saat masa kehamilan atau persalinan sehingga dapat mengakibatkan papillomatosis laring (tumor jinak pada saluran pernafasan/pita suara). Jika seseorang mengalami gejala seperti disebutkan di atas maka sebaiknya melakukan pemeriksaan segera di dokter bersama dengan pasangan seksualnya agar keduanya mendapatkan pengobatan sehingga tidak terjadi penularan kembali. Selama penyakit ini masih ada dan belum diobati, hubungan seksual tidak diperbolehkan.
Ada beberapa jenis pengobatan untuk Kondiloma Akuminata yang dapat dilakukan antara lain dapat menggunakan terapi topikal, tindakan bedah (bedah listrik, bedah beku, bedah laser), dan terapi sistemik. Meskipun sudah diobati penyakit ini dapat kambuh kembali karena penyebabnya adalah virus maka sangat bergantung pada daya tahan tubuh pasien itu
sendiri, di samping itu juga higiene yang kurang dan pola hubungan seksual pasien yang tidak aman dapat meningkatkan kekambuhan penyakit ini. Kondiloma Akuminata dinilai sangat mengganggu, karena berdampak pada perasaan cemas, kehilangan percaya diri dan meningkatkan risiko seseorang menderita kanker. Apabila kondiloma
Gambar 1. Gambaran Kondiloma Akuminata
penderita baik yang disengaja ataupun tidak, bila sedang menderita konjungtivitis suka mengucek/menggosok mata. Kebiasaan menggosok mata ini lah yang sering melukai mata penderita. Jadi ada baiknya agar tidak melakukan kebiasan tersebut.
Pencegahan dan Pengobatan Mencegah timbulnya konjungtivitis dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan, menghindari penyebab alergi/alergen dan mengindari zat yang menyebabkan iritasi (iritan) pada mata yang dapat mengakibatkan mata menjadi merah. Misalnya, selalu mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh mata, baik ada kontak maupun tidak dengan penderita konjungtivitis. Bagi yang menggunakan lensa kontak, gunakan lensa kontak sesuai dengan yang direkomendasikan dan tetap membersihkan lensa kontak secara teratur (untuk lensa kontak yang dapat digunakan berulang kali akuminata dibiarkan dan tidak ditangani penderita berisiko mengalami komplikasi yang dapat berupa kanker servik, vulva, vagina, penis, dan orofaring. Selain itu Kondiloma Akuminata juga meningkatkan risiko terkena HIV dan IMS (Infeksi Menular Seksual) lainnya. Pencegahan Pencegahan kondiloma akuminata dengan cara melakukan hubungan seksual dengan satu orang yang telah diketahui kesehatannya (melakukan hubungan
dalam jangka waktu tertentu). Bila mata telah terkontaminasi, misal terkena zat yang menyebabkan iritasi atau debu, segera basuh dengan air bersih. Untuk penanganan awal dari konjungtivitis adalah dengan memberikan kompres dingin pada mata yang sakit untuk mengurangi resiko bengkak pada mata. Bila konjungtivitis yang timbul disebabkan oleh alergi ataupun infeksi virus dapat diberikan tetes air mata buatan, sedangkan bila disebabkan oleh infeksi bakteri dapat diberikan tetes mata antibiotik. Namun alangkah baiknya bila pengobatan dengan tetes mata, terutama yang mengandung obat-obatan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar mendapatkan dosis atau takaran yang sesuai. Karena bila penggunaan tetes mata yang tidak sesuai ditakutkan malah akan menimbulkan masalah baru pada mata. ldr. I Made Dwi Surya Wibawa seksual yang lebih aman) dan mencegah hubungan seksual usia dini. Penggunaan kondom tidak selalu dapat melindungi dari infeksi HPV karena HPV dapat ditularkan melalui kontak kulit ke kulit pada area tubuh yang terinfeksi HPV, seperti kulit genetalia atau anus yang tidak tertutup kondom. Lakukanlah hubungan seksual yang lebih aman demi generasi yang lebih baik. ldr. Ni Made Atika Nurina Yanti S.
Gambar 2. Pencegahan Penyakit Menular Seksual
5
Minggu Pon, 23 April 2017
Resensi Buku
Serba-serbi Tajen Judul Pengarang Penerbit Tahun Terbit Jumlah Halaman
: Tajen Sabung Ayam Khas Bali : I Dewa Gede Alit Udayana : Pustaka Bali Post :2017 : 96 hlm.
BUKU ini wajib jadi buku pilihan, karena sudut pandang penulis memiliki cara pandang yang berbeda. Sejak semula penulis dalam buku ini terobsesi untuk menulis buku-buku yang mengaitkan keberadaan ternak dan peternakan dengan budaya Bali dan agama Hindu di Bali. Dalam ritual Hindu di Bali, penggunaan ternak sebagai sarana upacara yajna hampir tidak terpisahkan, yaitu tajen. Sabungan ayam khas Bali ini “dibenci” dan “dirindu” . Tajen nampaknya bermuatan kontroversial. Pembicaraan tentang tajen tidak ada hentinya. Buku ini mencoba menampilkan secara menyeluruh kontroversi mengenai tajen, apa pun itu. Namun, ditegaskan juga oleh penulis tulisan ini tidak berarti penulis menjadi hakim terhadap kontroversi tajen yang tidak pernah tuntas. Layak untuk dikoleksi, karena mencoba mengajarkan masyarakat untuk mulai berpikir krisis dan kritis. (osi)
Potret Bali Terkini Judul Pengarang Penerbit Tahun Terbit Jumlah Halaman
: Menitip Mayat di Bali : Gde Aryantha Soetama : Kompas :2017 : 236 hlm.
Berbicara tentang Bali selalu identik dengan hal-hal indah, mistis, dan estetis. Buku ini berisi 69 esai, menjadi semacam “uneg-uneg” orang Bali memandang Bali. Bali sungguh pulau sangat beruntung, dikunjungi 180 bangsa turis dunia. Beragam riset dan tulisan, juga buku-buku tentang pariwisata selalu berisi tentang, bagaimana mendatangkan wisatawan sebanyak mungkin. Tulisan-tulisan dari beragam warga dunia, menuliskan dan melaporkan tentang keindahan Bali. Semua bicara tentang kemolekan alamnya. Keindahan beragam upacaranya. Jarang sekali ada kritik tajam tentang, kondisi dan potret manusia Bali terkini. Masyarakat Bali yang berhadapan dengan beragam petubahan. Beragam hal-hal yang serba cepat dan kapitalis. Sebagai mantan wartawan dan sastrawan, Aryanta Soetama berusaha memotret beragam persoalan dan keluhan masyarakat Bali yang sumir dengan jenaka dan ringan. (osi)
CERPEN Ini merupakan kabar gembira bagi Irus yang telah dibuat demam dan menggigil dalam tidur-tidur malamnya. Sebab seorang gadis yang telah mengacaukan akal sehatnya telah menolak pinangan Den Mas Sarwo, seorang tuan tanah kaya yang hartanya tidak akan habis sampai tujuh turunan. Pertama kali Irus melihat gadis itu dalam sebuah pidatodari seorang pemimpin organisasi petani di kampungnya. Irus melihatnya datang bersama sekelompok gadis yang sepertinya bukan berniat mendengar dan mengikuti ceramah marxispada hari itu,namun mereka lebih tertarik untuk memperhatikan ketua organisasi yang terkenal tampan dan kharismatik. Diatas mimbar ia memang tampak memesona dengan ikat kepala didahinya, seolah itu telah cukup menyatakan keberpihakannya terhadap kaum buruh dan petani. Tapi, terhadap Kang Darta-- begitu ketua organisasi itu akrab disapa, Irus sedikit sinis. Mungkin sebagai anak seorang dukun ia kalah tenar. Meski banyak jimat pengasih dan cincin batu yang konon bisa memberikannya daya tarik dan kewibawaan selalu ia pakai, namun tidak sekalipun ia berani meniduri gadis yang telah terpikat peletnya. Suatu ketika Irus diminta ayahnya mencari bahan sesaji untuk ritual penolak bala. Namun ditengah jalan, Irus berpapasan dengan Nyai Nimah, salah satu gundik Kyai Jafron. Ketika mata mereka saling beradu, saat itulah pelet Irus mulai bekerja. Wajah Nyai Nimah seketika memerah seperti tengah menahan gemuruh ditubuhnya. Serta oleh sihir yang begitu ajaib wanita itu tidak bisa membendung niatnya--berbagai pikiran erotis melintas dikepalanya tanpa ia kehendaki. Kemudiantanpa pikir panjangNyai Nimah menarik Irus menuju semak-semak. Wanita itu merogoh kaos dan celana Irus dengan begitu beringas seraya membuka kerudung, kebaya dan kain lilit yang membungkus pinggangnya. Itulah kali pertama Irus melihat tubuh polos seorang perempuan. Jakunnya naik turun. Pemuda itu berusaha menelan ludah meski begitu susahnya. Ketika Nyai Nimah hendak menyerangnya lagi, Irus menutupi kemaluannya yang sulit tegak kemudian mendorong wanita itu dan melarikan diri. Setelah itu ia menjadi sadar betul khasiat jimat yang diwariskan oleh ayahnya dan memutuskan untuk tidak sembarangan lagi memakainya. Sebab Irus telah bersumpah untuk memberikan keperjakaannya hanya kepada perempuan yang ia cintai dan yang akan menjadi istrinya kelak. Kemudian mengenai sosok Kang Darta, ia merupakan pemuda yang reaksioner. Sifat itu ia dapatkan setelah selesai menempuh pendidikan di kota. Ketika Kang Darta kembali ke kampung, ia diserang rasa kelangenan karena harus kembali menjalani kehidupan desa yang mandeg. Maka ia mengumpulkan para pemuda desa untuk membentuk sebuah organisasi petani disana. Ia ingin melakukan perubahan untuk desanya.Kemudian mengenai kehidupan cinta, Kang Darta ternyata tidak seambisius niatnya untuk membangun desa. Tidak ada seorang gadispun yang menarik minatnya melebihi buku-buku kiri koleksinya.Tapidengar-dengar, karena ketampanan dan roman wajahnya yang arkaik banyak gadis yang rela tidur dengan Kang Darta. Dan Anisa, ia adalah gadis yang telah mengganggu pikiran Irus. Ia merupakan anak seorang janda dikampung itu dan hanya tinggal bersama ibunya. Namun, penyelidikannya terhadap Anisa tidak berakhir sampai di titik itu. Malam penuh kegelisahan yang selalu Irus lewati beserta keringat dingin yang membasahi kasurnya membuatnya kecanduan untuk terus mengintip dan mengamati apa yang terjadi dirumah itu. Dalam sebuah kesempatan mereka berpapasan, jangankan bisa menatap matanya, untuk mengangkat kepalanya saja tidak mampu. Irus membuang banyak kesempatan untuk menggunakan peletnya terhadap Anisa.Lama-lama Irus semakin terobsesi dengan gadis itu. Sekali saja ia melewatkan kegiatan mengintip kekasih hatinya, Irus akan menjalani malam yang
Mantra Penakluk Oleh Citra Sasmita
begitu panjang dengan 1001 mimpi setiap hari. Akhirnya pada suatu sore yang lengang, Irus nekad melompati pagar tanaman rumah Anisa dan mencuri celana dalamnya. Kini setidaknya ada aroma gadis itu yang menemani tidur malamnya. *** Dalam usianya yang ranum Anisa telah menamatkan pendidikannya di sekolah rakyat. Menguasai baca tulis setidaknya telah memberikan gadis itu keyakinan untuk tidak bekerja sebagai babu atau gundik-gundik tuan tanah sebagaimana nasib gadis seusianya.Ketika Anisa berusia 15 tahun, ayahnya mati ditembak musuh ketika perang gerilya. Mayat ayahnya tidak dikuburkan secara layak sebagaimana para tentara lain yang mati karena berperang. Konon karena sering mengerjai musuh dan telah mengebom gudang makanan mereka, jenderal musuh sangat dendam kepada sang gerilyawan. Maka ketika akhirnya ia berhasil dibunuh, mayatnya dimutilasi lalu menjadi makanan anjing-anjing hutan yang kelaparan. Hanya kepalanya saja yang tersisa dan dimanfaatkan oleh sang jenderal untuk menggertak kelompok gerilyawan. Kepala sang ayah dikirim ke markas para gerilyawan, melalui seorang kurir, dan itu cukup membunuh semangat mereka untuk melanjutkan perjuangan. Akhirnya mereka kembali menyamar sebagai pedagang dan penduduk pribumi untuk menghindari kejaran musuh. Tangis ibunya pecah ketika kepala suaminya dibungkus ala kadarnya dengan bendera kebangsaan dan diantar sendiri oleh sang ketua gerilya dengan menggunakan sebuah nampan. Kemudian atas permintaan ibu Anisa sendiri, kepala suaminya tersebut dikuburkan dibelakang rumah mereka. Namun teror tidak juga berakhir pada pemakaman itu, karena pada suatu malam yang paling angker kepala sang gerilyawan keluar dari kuburnya. Matanya berdarah dan menyala merah. Kemudian kepala itu terbang ke markas musuh dan menerobos masuk ke kandang anjing pelacak mereka. Lolongan anjing-anjing dalam kandang tersebut rupanya tidak dipahami sebagai pertanda oleh tentara-tentara musuh. Mereka tetap sibuk bermain kartu dan bercumbu dengan para pelacur. Potongan kepala itu kemudian merobek leher salah satu anjing hingga putus lalu ia menempatkan dirinya pada tubuh anjing tersebut. Ia kembali menjelma sosok gerilyawan, tapi kini bertubuh anjing. Malam itu menjadi hari pembalasan sang gerilyawan. Seluruh pasukan musuh telah ia lumpuhkan dalam semalam. Dendam yang ia bawa sampai ketanah telah membuat setiap pasukan yang melihat darah dan nyala merah di mata sang gerilyawanseketika membeku dan berubah menjadi batu. *** Mulai merasakan kesulitan hidup tanpa sang ayah, Anisa mulai dijodohkan oleh ibunya dengan laki-laki pilihannya. Tentu yang diincar ibunya adalah Den Mas Sarwo, tuan tanah dengan jaminan harta dan warisan yang tidak akan habis hingga tujuh turunan. Meski laki-laki itu telah puluhan kali kawin karena menginginkan anak lakilaki sebagai penerus keluarganya. Tentu saja Anisa menolaknya. Sebab, dengan usaha yang cukup keras Anisa telah berhasil mendapatkan cinta Kang Darta. Setelah Kang Darta berpidato mengenai perjuangan kaum buruh, Anisa menunggunya sampai keadaan dimimbar sunyi. Hanya Kang Darta dan Anisa yang mengintip dibelakang panggung. Kemudian dengan langkah ragu-ragu namun membawa gemuruh di dadanya, Anisa menghampiri Kang Darta. “Bagaimana caranya perempuan ikut berperan dalam revolusi?” Anisa memecah kesunyian pada senja setelah Kang Darta membakar semangat kaum petani. Kang Darta seketika tersihir dengan sosok gadis itu, khususnya pada pertanyaan revolusionernya. Hal itu sama sekali belum pernah terpikirkan oleh pemuda itu dalam
pidato-pidato yang ia susun. Anisa yang tampak kikuk semakin membuat Kang Darta membara. “Mari saya tunjukkan.” Jawab Kang Darta singkat. Pemuda itu meraih tangan Anisa dan menuntunnya menuju belakang panggung. Dalam keheningan yang diupayakan, pemuda itu mulai menelusuri punggung tangan Anisa, lengan, hingga lehernya. Tidak beberapa lama kemudian suara desah dan lenguhan pecah di udara. Namun kelepak kalong-kalong yang seharian penuh bergelantungan di puncak pepohonan telah menyamarkannya. *** Iringan pengantin mulai memenuhi rumah Anisa. Budak budak yang membawa sesembahan memenuhi seluruh jalan membawa nampan penuh dengan kain tenun, brokat, kotak emas dan makanan yang melimpah. Iringan kali ini terlihat sangat berbeda, sangat mewah dan berlebihan seolah Den Mas Sarwo yang sebelumnya murka dengan penolakan Anisa mengumumkan ke seuruh penduduk kampung bahwa gadis itu telah berhasil ia pikat dengan kekayaannya. Kali ini pun den Mas Sarwo datang sendiri ditandu oleh empat budaknya yang kurus karena kerja berat dan kasar di tanah perkebunannya. Untuk gundik-gundik sebelumnya, pantang bagi tuan tanah itu untuk mengotori kakinya dan datang kerumah calon mempelai. Namun kali ini Den Mas Sarwo sungguh-sungguh berniat mengambil dan menaikkan derajat Anisa sah sebagai istri. Irus yang menyaksikan sikap kurang ajar Den Mas Sarwo pun teramat luka batinnya. Dibalik pagar semak pemuda itu tetap mengintai ke dalam rumah Anisa. Dilihatnya pula kekasih hatinya itu diseret oleh ibunya untuk menemui calon suaminya. Matanya tampak banjir, masih terlihat sisa-sisa cilak dan bedak yang pada awalnya membuat wajah gadis itu begitu cantik dan ayu. “Anisa semestinya menjadi pengantin yang berbahagia untukku!” begitu batin Irus yang oleh karena patah hati dan kemarahan yang tak bisa dibendung ikut pula sesenggukan dan berurai air mata. Kemudian dari balik kaos hitamnya, Irus mengeluarkan sebilah keris yang ia ambil diam-diam dari kamar ayahnya dan selembar daun sirih serta dari saku celananya. Tidak lupa ia juga mengambil secarik kertas yang bertuliskan mantra yang disalin dari lontar milik ayahnya. Dalam persembunyiannya Irus komat-kamit dan berkonsentrasi terhadap Den Mas Sarwo yang telah membikinnya kesumat. Setelah pemuda itu menyembur keris ayahnya sebanyak tiga kali, ia menusuk lembaran daun sirih tersebut maju dan kemudian mundur. Mirip seperti adegan bersenggama. Sesaat ia ragu, apakah mantra dan ritual yang ia lakukan sudah benar. Irus tetap memompa keris tersebut hingga daun sirih tersebut terkoyak dicelah jarinya. Sementara tidak ada hal apapun yang terjadi pada Den Mas Sarwo yang kini menyeret Anisa menuju tandunya. Namun siapa yang berani sangsi terhadap kesaktian sang dukun? Konon ia menguasai penguasa jin diseluruh penjuru mata angin. Mampu memanggil dan menghentikan hujan badai dalam sekali jentik jarinya. Keajaiban macam apapun bisa sang dukun ciptakan di atas telapak tangannya. Maka mantra yang Irus curi dari ayahnya mulai bereaksi. Den Mas Sarwo tampak menegang. Irus makin gelisah jika ia salah sebut mantra karena senjata dibalik sarung Den Mas Sarwo tampak menyembul tegak dan perkasa. Para perempuan yang membawa seserahan tampak menahan nafas menyaksikannya. Senjata itu makin tegak, semakin memanjang. Irus mengutuk dirinya karena mantra tersebut justru membuat Den Mas Sarwo menjadi begitu gagahnya. Tapi efek mantra itu ternyata belum berhenti dan semakin membuat mata orang-orang melotot. Senjata Den Mas Sarwo bertambah besar dan memanjang tak ada hentinya hingga menyeruak dari balik sarungnya. Roman muka Den Mas Sarwo berubah pucat menjadi ketakutan ketika senjatanya itu kini
menjadi sangat panjang sepertigagang cangkul. Kemudian senjatanya tersebutberubah warna menjadi hijau pekat lalu tumbuh duri-duri hitam kecil memenuhi senjata Den Mas Sarwo. Mirip kaktus, namun dengan duri-duri yang berbisa. Laki-laki itu tampak kesakitan, kemudian ditandu pulang oleh budak-budaknya. Masih menyisakan keterkejutan, Irus justru melompat gembira. Teluhnya telah berhasil membuat Den Mas Sarwo mengurungkan niatnya. Belakangan Irus teringat bahwa mantra yang ia ucapkan adalah mantra pembesar senjata bagi laki-laki yang sering kesulitan untuk menghunuskannya. Prosesi yang salah telah membuat senjata Den Mas Sarwo menjadi begitu mengerikan. Sebelum Den Mas Sarwo beranjak dari rumah Anisa, laki-laki itu menuduh dengan keji ibunya sebagai pembawa kesialan ini. Ia begitu yakin kejadian aneh hari ini merupakan kutukan sang gerilyawan yang mayatnya dikubur serampangan. Seketika orang-orang kampung berhamburan memasuki rumah serta mengunci pintu dan jendela mereka rapat-rapat. Dengan senyum yang sumringah Irus beranjak dari tempat persembunyiannya, kembali ke kediamannya dan mengembalikan keris pusaka yang telah menuntaskan dendamnya tersebut. Ia telah menjadi pahlawan bagi kekasih hatinya, Anisa atau mungkin bagi gadis-gadis yang dipaksa kawin dengan Den Mas Sarwo. Dengan senjatanya yang kini berduri itu, perempuan mana lagi yang akan mau dikawininya. Beberapa hari kemudian dengan rasa percaya diri yang secara ajaib diperolehnya, Irus bertamu kerumah Anisa. Datang menunaikan niat suci dan tulus untuk melamar kekasih hatinya. Malam sebelumnya ia telah melakukan tirakat mandi dengan minyak cendana, berharap Anisa akan tersihir dan jatuh cinta kepadanya tanpa harus bertatap mata. Tidak lupa Irus membawa cincin dan kalung akik sebagai mas kawin. Segera setelah Irus mengucapkan salam, ibunya muncul dengan wajah sepucat mayat. Ditangannya ada sepucuk surat. Irus yang tidak sabar merampas surat itu dari tangan si perempuan. Apa yang terjadi sungguh lebih parah dari teluhnya sendiri kepada Den Mas Sarwo. Patah hati yang ia rasakan menjalar begitu cepatnya sampai ke saraf-saraf otaknya. Kemudian Irus lemas dan kejang-kejang. Disurat itu dengan jelas tertulis bahwa Anisa telah kawin lari dengan Kang Darta menuju tempat yang begitu jauh, melewati samudra yang begitu luasnya. Tempat yang hanya bisa ditemukan jika mereka telah membaca buku, yang selalu pemuda itu lontarkan dalam pidato-pidato revolusionernya. Sekarang yang bisa dilakukan Irus hanya menahan rasa sekarat karena telah kehilangan cintanya. Kini, angin tidak akan mampu membawa sihir cintanya dan laut akan senantiasa menenggelamkan mantra gelapnya.
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
Bakti Setyanta
Nuriarta Afrizal
Khamidi
Achmad Cholid
Windhu Segara
6 Capricorn Peruntungan: Di minggu ini hampir tidak ada gangguan yang berarti yang akan membikin kacau. Karena suasana dan situasi cukup mendukung bisnis Anda, maka jangan ragu untuk melakukan manuver-manuver yang berbahaya sekalipun. Karier: Jangan biarkan diri Anda cepat merasa puas dengan apa yang dirasakan sekarang ini. Kesehatan: Tidak ada yang perlu ditakutkan untuk jajan makanan di luaran selama Anda tetap bisa memperhatikan faktor kebersihan. Keuangan: Bisnis cukup mendatangkan keuntungan yang berlebih, maka dari itu Anda harus lebih giat dan berkonsentrasi lagi. Cinta: Meskipun si dia berada jauh dari diri Anda, kesetiaannya cukup bisa diandalkan.
DIMENSI
Minggu Pon, 23 April 2017
Memaknai Kemuliaan Pūjā Āvāhanaṁ na jānāmi na jānāmi visarjanam Pūjāṁ caiva na jānāmi kṣamyatāṁ parameśvarῑ
Redaktur Khusus
(Devῑ Kṣamā Prārthanā Stotram 2)
WAKYA
weda
Darmayasa
Aquarius Peruntungan: Tetaplah melangkah maju karena sudah kepalang tanggung untuk melangkah mundur. Lebih baik yang ada dijalani dengan kesungguhan dan kemantapan hati. Karier: Tunjukkan bahwa diri Anda tak selemah seperti yang dibicarakan rekan-rekan Anda. Kesehatan: Jagalah hati Anda, terutama dari perasaan iri dengki yang hanya bikin hati panas dan menjadi sulit untuk bisa berpikir lebih tenang. Keuangan: Tetaplah bersyukur terhadap rezeki yang datang meski jauh dari harapan semula. Cinta: Jika Anda tidak suka sebaiknya jangan memberinya harapan, bisa pusing nantinya. Pisces Peruntungan: Suasana lebih tenang dan cukup melegakan. Walaupun segalanya masih belum menentu, tetapi prospek cerah sudah mulai terasa. Karier: Jangan berhenti untuk melakukan segala terobosan-terobosan, walaupun memang cukup sulit untuk dilaksanakan. Kesehatan: Sebaiknya tetap dijaga, jangan karena kondisi badan sudah terasa sehat lalu Anda menjadi sembrono. Keuangan: Segalanya mulai normal kembali. Bisnis mulai lancar walaupun hasilnya masih jauh dari harapan. Cinta: Apa sulitnya sih menuruti segala kemauannya, selama itu masih dalam batas-batas kewajaran dan normanorma kesusilaan. Aries Peruntungan: Di minggu ini walaupun peruntungan lumayan bagus, tetapi jika ingin berspekulasi ada baiknya dipikir dengan hati-hati jangan grusa-grusu. Sikap sabar dan bijaksana dalam menilai dan menyikapi suatu persoalan sangat diperlukan, agar pikiran tidak sampai terbelenggu oleh satu persoalan. Karier: Situasi masih serba tidak menentu jika tidak pandai-pandai menyiasati keadaan, maka persoalan-persoalan baru akan bermunculan. Kesehatan: Jauhilah perasaan jengkel apalagi hanya karena persoalan sepele, itu akan sangat mengganggu kestabilan emosi dan kesehatan Anda. Keuangan: Masih saja ada pengeluaran yang tak disangka sebelumnya. Cinta: Ada sedikit cekcok mulut walaupun begitu jika tidak ada yang mengalah maka akan bisa berlanjut ke pertengkaran. Taurus Peruntungan: Bagaimanapun rumitnya persoalan, jika dihadapi dengan keuletan dan keyakinan maka pasti akan bisa menemukan solusi yang tepat. Maka dari itu jangan keburu panik ataupun berkecil hati bila ada prolem. Karier: Optimislah bahwa setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya. Kesehatan: Tetap prima dan tidak ada yang perlu dicemaskan. Hanya saja susah tidur tampaknya menghantui Anda di minggu ini. Keuangan: Walaupun usaha dan bisnis masih sering mendapatkan rintangan, akan tetapi pemasukan masih tetap mengalir. Cinta: Hari-hari di minggu ini cocok untuk menghabiskan waktu bersamanya, namun begitu mesti tahu batas dan etika. Gemini Peruntungan: Di minggu ini kemajuan masih sulit dicapai, ini disebabkan karena munculnya rintangan dari luar. Namun, bila Anda mau tekun dan disiplin, maka segalanya masih bisa diatasi. Karier: Untuk memberi keputusan ada baiknya dibicarakan bersama atasan dulu jangan sampai membuat keputusan sepihak. Kesehatan: Kondisi badan masih kurang fit, untuk itu pola makan sebaiknya tetap dijaga. Keuangan: Hindarilah tindakan yang terlau berisiko tinggi karena itu hanya akan mengganggu kestabilan keuangan Anda. Cinta: Tetap terasa hangat walaupun ada masalah yang masih mengganjal. Cancer Peruntungan: Di minggu ini jangan sampai lengah, karena apa yang Anda hadapi benar-benar berat, untuk itu ada baiknya selalu concern dengan segala urusan yang ada saat ini. Karier: Situasi masih belum menentu ada baiknya spekulasi dihindari dulu, daripada timbul masalah baru. Kesehatan: Joging lari pagi sangatlah baik untuk menjaga kondisi badan Anda, selain badan terasa lebih fit, pikiran juga akan lebih terasa segar. Keuangan: Walaupun masih sulit untuk mendapat keuntungan besar akan tetapi Anda sudah bisa lebih tenang lagi karena income terus mengalir. Cinta: jalinlah komunikasi dua arah yang baik, agar hubungan tetaplah lancar dan jauh dari kesalahpahaman. Leo Peruntungan: Anda tak boleh berlaku santai dalam melihat suasana yang sekilas memang nampak tenang, karena dibalik ketenangan itu bahaya benar-benar mengancam Anda, sehingga jika ada tawaran yang sekiranya menguntungkan sebaiknya benar-benar diwaspadai jangna asal diterima. Karier: Ingatlah persoalan besar bisa muncul di minggu ini berawal dari persoalan kecil yang tak disangka sebelumnya. Kesehatan: Terlalu banyak makan makanan pedas akan membikin sakit perut, untuk itu cabe sebaiknya dikurangi. Keuangan: Pemborosan masih menerpa Anda di minggu ini. Cinta: Cekcok mulut masih menghiasai suasana asmara Anda berdua. Virgo Peruntungan: Suasana tenang dan jauh dari permasalahan benar-benar bisa Anda rasakan di minggu ini. Segala rencana tampak lancar dan tidak mengalami hambatan, sehingga di minggu ini segalanya tampak menyenangkan. Karier: Ajakan teman untuk melaksanakan rencana baru sebaiknya benar-benar bisa ditindaklanjuti, jangan takut untuk mengalami kekecewaan. Kesehatan: Tetap sehat dan terjaga, dan hampir tidak ada problem mengenai kondisi badan Anda. Keuangan: Pemasukan tetap stabil, dan pengeluaran juga tetap bisa dijaga. Cinta: Hari-hari yang Anda lalui bersamanya selalui diliputi oleh kehangatan dan kemesraan. Libra Peruntungan: Tetaplah optimis dalam menghadapi berbagai rintangan yang tiba-tiba datang menghadang, hadapi dengan tenang dan semangat, sehingga bisa cepat teratasi. Karier: Usulan dari luar sebaiknya jangan cepat diterima mentah-mentah begitu saja, ulas dan pertimbangkan dulu sebelum memulai langkah yang baru. Kesehatan: Emosi yang labil di hari ini benar-benar akan mengganggu kestabilan kesehatan rohani Anda. Keuangan: Masih terus meningkat, hanya saja terkadang keuangan kacau akibat ulah Anda sendiri. Cinta: Sikap positive thinking akan membikin suasana asmara Anda menjadi lebih tenang dan jauh dari kecurigaan. Scorpio Peruntungan: Di minggu ini Anda tak perlu cemas, karena segala rencana masih lumayan lancar. Hanya saja kerjasama dengan pihak luar, sebaiknya benar-benar dipikir secara mendalam, jangan hanya berlAndaskan faktor perasaan saja. Karier: Saat ini cukup baik bila ingin melaksanakan terobosan-terobosan penting, karena peruntungan masih lumayan mujur. Kesehatan: Tidak ada yang patut dicemaskan karena segalanya berjalan dengan memuaskan. Keuangan: Cukup menjanjikan dan menguntungkan. Sehingga kalaupun ingin spekulasi ada harapan besar untuk menuai kesuksesan. Cinta: Masalah masih seputar itu-itu saja, dimana Anda masih mempersoalkan perkara kecil yang seharusnya tidak dimasukkan hati. Sagitarius Peruntungan: Akhir-akhir ini terasa menjenuhkan, apalagi pekerjaan tampak semakin menumpuk, dan kelelahan baik itu jasmani dan rohani semakin membikin Anda terpuruk. Karier: Jika ingin tetap sukses maka Anda harus menghilangkan jauhjauh perasaan malas itu. Kesehatan: Istirahat terasa kurang, dan pikiran terasa lelah. Begitulah kondisi kesehatan Anda, dimana waktu luang yang tersedia harus benar-benar dimanfaatkan untuk menjawab semua itu. Keuangan: Jangan sembrono membeli sesuatu yang tidak Anda yakini, apalagi dikondisi yang serba tidak menentu ini. Cinta: Diasuh Oleh Cukup mesra walauPutri Wong Kam Fu pun terkadang selisih pendapat masih sulit Berlaku untuk dicari jalan tengahnya. 23 -29 April 2017
MIMBAR AGAMA
Cinta, Pertemuan dan Perpisahan Itu
Redaktur Khusus MIMBAR
ISLAM H. Kusnadi Musthofa Melalui cinta kita dipertemukan dengan ayah dan ibu kita. Dengan atau tanpa cinta kita pun bertemu dengan sekian banyak orang dan menemui beragam hal dalam kehidupan dunia yang diwarnai dengan suka dan duka itu. Pertemuan dengan siapa dan apapun, akan selalu berujung kepada perpisahan, sebagaimana kelahiran yang berujung pada kematian. Namun bagi orang-orang beriman, pertemuan dan kebersamaan mereka dengan Tuhannya (dalam keridhaan-Nya), diyakini akan kekal abadi. Sayangnya, pertemuan dengan siapa pun dan apa pun di dunia ini, lebih-lebih yang diwarnai dengan nuansa cinta, sering tidak disadari ujungnya, yaitu: perpisahan. Bahkan tidak jarang seseorang, walau tahu, namun tidak menyadari benar bahwa dirinya pasti akan berpisah dengan dunia ini alias mati. Justru pada saat-saat sekaratulmautlah baru yakin benar bahwa waktu perpisahan dengan dunia telah tiba. “Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan dan dikatakan kepadanya: ‘Siapakah yang dapat menyembuhkan’, dan dia yakin bahwa sesungguhnya, itulah waktu perpisahan dengan dunia”. (Q.S. al-Qiyamah [75]: 26-28). Berbagai kesibukann kita dalam mengarungi kehidupan ini, tidak jarang membuat kita lupa bahwa pada saatnya nanti,
kit a a ka n b e rp isa h d e ng a n orang-orang yang kita cintai, bahkan akan kita tinggalkan dunia dengan aneka ragam “perhiasannya” itu. “Cintailah siapa saja yang akan kamu cintai, tapi jangan lupa bahwa engkau akan berpisah. Berbuatlah apa saja yang ingin kamu perbuat, tapi jangan lupa engkau akan dapat balasan. Hiduplah sesukamu, tapi jangan lupa engkau akan mati.” (Rasulullah SAW). Adalah menarik pendapat H. Agus Salim, Menteri Luar Negeri pertama Republik Indonesia yang juga seorang ulama, dikutip oleh Gazalba dalam bukunya Maut, Batas Kebudayaan dan Agama (Penerbit: Tintamas, Jakarta) : “Dengan hebat, dengan ta’jub, kita melihat mayatnya terhantar (ke kuburan). Masih lengkap badan dan anggota tubuhnya. Telinganya ada, tapi tidak mendengar jika diseru, sekalipun cinta hatinya sendiri yang menyeru. Matanya masih ada, tapi tidak melihat lagi, sekalipun kekasih datang berdiri. Ia ada, tetapi tidak pula boleh dikatakan ada. Yang menjadi “dia” sesungguhnya, yang kita kenal yang kita cinta, “dia” itu sudah tidak ada lagi.” Tentu untuk kebaikan diri kita sendiri apabila Allah SWT dalam Kitabnya yang mulia mendidik diri kita agar mengutamakan cinta di hati hanya kepada-Nya. Sedangkan Dia pun mengarahkan diri kita agar melakukan segala sesuatu karena-Nya dengan mengharap ridha-Nya. Termasuk, dalam hal mencintai seseorang atau mencintai sesuatu. Jika kita mencintai sesuatu bukan karena-Nya, maka apabila terjadi suatu gangguan atau kegagalan dalam cinta itu,
rasa sakitnya sebanding dengan kadar rasa cinta yang ada. manakala seseorang mencintai, misalnya, burung kesayangannya dengan kadar cinta B+1, maka saat burung kesayangan itu mati, rasa sakitnya juga akan “selevel” B+1. Lain halnya bagi orang-orang beriman, yang rasa cintanya terhadap sesuatu dilakukan karena Allah S W T semata, maka jika terjadi suatu “kegagalan”, tetap saja ada optimisme bahwa “perbuatan” cintanya itu tidaklah percuma. “Barang siapa yang menyayangi yang ada di bumi, maka akan disayangi oleh yang ada di langit (Allah SWT dan para malaikatnya”), begitu menurut Rasulullah SAW. Mereka (yang beriman), dalam segenap amalnya, termasuk dalam hal cinta dan kasih sayang, hanya mengharapkan rahmat (kasih sayang Allah semata) dan keridhaan-Nya, bukan mengharap kepada yang lain. Karena itulah mereka menjadi merdeka, bahkan jika mesti berpisah dengan dunia sekalipun. “Allah ridha dan mereka pun ridha kepada Allah.” (Q.S. 5: 119 dan 9: 100). Ketiadaan rasa berserah diri dengan ikhlas kepada Allah, yang diikuti dengan rasa tidak ridha terhadap ketentuan-Nya, termasuk ketentuan-Nya mewafatkan manusia, akhirnya menjadikan hidup dan kematian seseorang menjadi sedemikian berat dan tersiksa. Memang, menghadapi kematian orang yang kita cintai, jelas terasa sangat berat. Namun seberat apa pun, kita dilarang berputus asa. Bahkan Rasulullah SAW pun melarang kita untuk meratapi kematian seseorang. Betapa banyak orang yang menjadi frustasi saat menyikapi peristiwa kematian orang yang dicintainya, bahkan hingga mengalami depresi yang sede-
mikian berat, yang akhirnya justru menimbulkan dampak buruk bagi dirinya sendiri maupun keluarganya. Sedangkan orang-orang yang beriman, menyikapi perpisahan (melalui kematian) dengan orang yang mereka cintai, akan senantiasa berupaya tabah dan bertawakkal kepada-Nya, seraya tetap ada optimisme bahwa kelak di akhirat akan dapat bertemua kembali. “Dan orang-oranng yang beriman beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (dalam surga) dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.” (Q.S. At-Tuur [52]: 21). Eloknya, walau kematian telah memisahkan seseorang dengan yang orang yang dicintai, namun masih tetap terbuka peluang untuk mendoakannya, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum atau almarhumah. Artinya, hubungan kasih sayang itu masih tetap bisa berlanjut, kendati tidak bersama lagi dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Karenanya, mumpung Allah SWT masih mengaruniai kita waktu untuk melanjutkan kehidupan kita di dunia ini, maka sudah semestinyalah manakala kita pun senantiasa mempersiapkan diri menghadapi perpisahan dengan siapa saja yang selama ini menyertai kehidupan kita, bersiap berpisah dengan dunia. Kesadaran dan keyakinan bahwa ajal kita sewaktu-waktu bisa datang kapan saja itulah, diharapkan kita akan semakin bergairah dalam melakukan amal-amal kebaikan, dan semakin bergairah pula dalam menebarkan kasih sayang dalam kehidupan yang singkat di dunia ini.
Redité Pon, 23 April 2017
Bali L e m b a r
Bencingah I Ketut Sukarta
Lascarya Mapunia P I N A K A sima sané sampun kamargiang saking nguni, tradisi masuryak ring Désa Bongan patut kamargiang nganem bulan apisan ring raina Kuningan. Majanten krama taler rumasa jejeh yéning nénten ngamargiang parikramané punika. I Ketut Sukarta S.E., Perbekel Désa Bongan maosang, dumun masuryak kamargiang nganggén jinah bolong antuk parikrama pang kuala kémanten. Nanging sané mangkin, parikramannyané sampun sayan ngamecikang tur sayan-sayan bungah miwah ramia pisan. Yadiastun sakadi punika kawéntenannyané, unteng saking sima inucap wantah manah lascarya krama majeng ring para panglingsir utawi leluhuripun. “Yadiastun parikramannyané sayan bungah tur ramia, nénten wénten manah tiang jagi ngaptiang mangda krama ngamargiang sima inucap antuk jinah sané akéh, napimalih nincapang gengsi. Duaning mapunia majeng ring Sang Raja Dewata wantah parikrama sané patut kadasarin manah lascarya,” baos lanang sané embas ring Bongan, 7 Oktober 1966 puniki. Ketua PERPADI Tabanan puniki malih maosang, ring wewidangan Désa Bongan nénten makasami krama sané ngamargiang masuryak. Sané ngamargiang sima masuryak minakadi, ring wewidangan Banjar Bongan Gede, Bongan Pala, Bongan Tengah, Bongan Lebah, miwah Bongan Jawa. Ring wewidangan banjar sios, minakadi ring Banjar Beda, Bongan Kauh, miwah Banjar Wanasara sampun saking nguni nénten ngamargiang sima masuryak puniki. Yadiastun asapunika kahanannyané, sima inucap patut pisan kalestariang. “Tetujon tiangé mangda sima puniki nénten ical sajabaning sayan ngamecikang malih kahanan ipun. Para yowanané mangkin taler sayan sarat ngamargiang napi malih ipun sané madué rejeki lebihan majanten jagi akéhan mapunia tatkala punika,” baos dané sané meneng ring Br. Bongan Jawa Kangin, Tabanan puniki nyantenang. (was)
I Nyoman Parwata
Boya Ajum-ajuman NÉNTEN iwang yéning sima masuryak kabaosang antuk sima sané macihna pisan, duaning tatkala punika kapanggihin parikrama ngentungang jinah menék antuk makudang-kudang soroh sané salanturnyané kajarag olih krama sané nyarengin sima inucap. I Nyoman Parwata, Kelian Adat Bongan Gedé maosang, ring parikrama inucap nénten wénten tata-titi indik akéh jinah sané patut kawigunayang. Sangkaning punika, akéh taler ageng jinah mabina-binayan manut saking kahanan ekonomi kulawarga soang-soang. Parikrama inucap taler manados cihna sapunapi lascarya manah angga kulawarga mapunia. “Minakadi wénten kahanan kulawarga sané kasinahang akéhan madué arta brana, durung majanten jagi lascarya mapunia. Wénten taler krama sané akidikan madué, nanging tatkala ngamolihang merta akéhan sinah jagi akéhan mapunia,” baos dané sané embas ring Bongan, 11 Agustus 1968 puniki. Staf Désa Bongan puniki malih maosang, ring désa siosan sané nénten uning ring sima punika majanten jagi manggihin sima masuryak pinaka cihna “ajum-ajuman”. Sujatiné, sima inucap kamargiang antuk manah lascarya duaning jagi mapunia bekel majeng ring Sang Raja Dewata utawi leluhur sané mawali ka sunya loka. Dané taler nyantenang, kasuén-suén sima inucap jagi sayan nglimbak duaning para prajuru kasarengin antuk krama utamanipun para yowana mautsaha pisan nglestariang sima utawi budaya tetamian panglingsir inucap. Napi malih antuk kawéntenan media sané mangkin, majanten krama napimalih krama siosan taler alit-alit sayan akéh sané uning tur éling ring sima masuryak puniki. “Mabinayan pisan sareng kahanané dumun, parikrama masuryak kauningin tur kasarengin olih krama lingsir kémanten. Nénten ramia sakadi kahanan mangkin,” Mantan Atlit Volley Bali warsa 90-an puniki maosang. (was)
(74)
B a s a
7
B a l i
Sima Masuryak
Ngiringang miwah Ngaturang Bekel ring Sang Raja Dewata SAKADI sané kauningin, agama Hindu rauh saking India sané kabakta ring makudang-kudang panegara kantos rauh ring Bali. Sakéwanten parikrama magama Hindu ring Bali kasinahang mabinayan sareng sané kamargiang ring India utamannyané indik sima wiadin parikrama mayadnya. Kahanan punika sangkaning ring sajebag Jagat Nusantara sané dumun sampun ngamargiang parikrama animisme miwah dinamisme sané ngawinang parikrama saking agama Hindu sané rauh kasikiang sareng parikrama kekunan druén Nusantara inucap. Pasikian punika ngamedalang makudang-kudang sima sané macihna pisan sajeroning kahuripan krama Bali. Sima sané kantun katami nyantos mangkin majanten mabina-binayan manut saking désa mawacara tur akéh sané nénten kapanggih utawi kamargiang ring wewidangan désa wiadin banjar inucap. Sinalih tunggilnyané sima Masuryak sané wantah kamargiang ring wewidangan Désa Bongan, Tabanan. Sima utawi tradisi Masuryak wantah sima sakral sané kamargiang nganem bulan apisan nyabran raina Kuningan. I Ketut Sukarta S.E., Perbekel Désa Bongan maosang, soang-soang pamargi tradisi inucap jagi kaadungang sareng parikrama upacara yadnya sané kamargiang olih soang-soang kulawarga. Upacara ngawit kamargiang ring galah 09.00 Wita. Nénten wénten sané jagi nglintangin galah 12.00 Wita. Sané taler dados cecihnan sima puniki, parikrama mupulang makudang-kudang jinah ring kulawarga manut saking
manah lascarya sané lantas kaambil tur kaentungang menék olih panyeledii saking kulawarga inucap. “Jinah punika kajarag olih krama siosan sané nyarengin parikrama masuryak. Akéhan saking para yowana lanang. Yadiastun kahanannyané makosek-kosekan, nanging punika kaicalang antuk rasa manyama braya taler liang bagia sané medal saking parikrama inucap,” baos dané. Dané malih maosang, tetujon saking parikrama masuryak puniki nénten tios wantah ngénter utawi ngiringang Sang Raja Dewata utawi Ida Sang Pitara mawali ka sunya loka kantos ring lebuh. Duaning sakadi sané kajantenang olih krama Bongan, Sang Raja Dewata sampun tedun ring raina Galungan jagi nyarengin pratisentanannyané. Ring raina Kuningan sadurung galah 12.00 Wita, Ida jagi mawali malih ka genahnyané ring sunya loka. Sangkaning punika, Sang Raja Dewata jagi kairing kantos ring lebuh olih kulawarga risampuné wusan ngamargiang pamuspan ring merajan taler Pura Panti miwah kawitan sané kapuputang antuk parikrama masuryak. Parindikan pateh kabaosang I Nyoman Parwata, Kelian Adat Br. Bongan Gede, Tabanan. Dané maosang, masuryak taler matetujon ngaturang bekel ring Sang Raja Dewata utawi para pitara sané sampun tedun saking raina Galungan. Dadosné, unteng sima puniki wantah rasa taler manah lascarya saking kramané jagi maturan ring leluhurnyané. Malih dané maosang, daweg dumun, jinah sané
BPM/was
MASURYAK - Sajeroning parikrama masuryak, majanten kapanggihin panyeledii ring soang-soang kulawarga sané ngentungang jinah menék tur kajarag olih krama. Punika wantah cihna rasa bagia ri kala jagi ngiringang Sang Raja Dewata mawali ka sunya loka. kanggén wantah jinah bolong miwah baas kuning. Mawit warsa 90-an sayan kagentosin antuk jinah sané ketah kanggén matumbasan minakadi jinah logam utawi klepek wiadin jinah kertas antuk akéh sané kaadungang sareng kahanan
ekonomi soang-soang kulawarga. Yadiastun jinah sané kawigunayang magentos, rasa manyama braya taler bagia krama miwah kulawarga kantun becik kasinahang. “Dadosné sima utawi tradisi puniki taler pinaka jalaran
nyinahang rasa suksmaning manah antuk sekancan merta miwah karahajengan sané sampun kapaicayang olih para leluhur utawi Sang Raja Dewata ring partisentanannyané,” asapunika Nyoman Parwata maosang. (was)
Parikrama Masuryak
Kakawitin antuk Ngayabang Banten ring Lebuh
LEBUH - Sadurung parikrama masuryak kamargiang, pastika kadulurin antuk parikrama nganteb ring lebuh. Banten, sesodan miwah gebogan sané kabakta punika wantah sekancan sarana sané sampun kawigunayang/katurang ring merajan.
kasinahang wantah rasa angayu bagia saking krama miwah kulawarga tatkala ngiringang Sang Raja Dewata jagi mawali ka sunya loka. I Nyoman Parwata maosang, nénten samian kulawarga ring wewidangan Banjar Bongan Gede ngamargiang sima inucap sinarengan duaning jagi nganutin saking sapunapi kawéntenan parikrama upacara ring merajannyané soang-soang. Punika ngawinang parikrama inucap satmaka kamargiang, sakéwanten wénten taler kulawarga sané sinarengan ngamargiang mawinan krama utawi para yowana sané nyarengin jagi masepih. Malih dané maosang, parikrama masuryak puniki kakawitin antuk ngaturang pamuspan ring Pura Tri Kahyangan ring wewidangan banjar miwah Désa Bongan sané kalanturang antuk muspa ring Pura Panti miwah Pura Kawitan. Wusan punika wawu kulawarga inucap jagi budal tur muspa ring merajan soang-soang. Kalanturang antuk makta banten, soda, miwah gebogan sané sampun katurang
ring merajan ka lebuh antuk maaled tikeh. “Nénten malih wénten parikrama pamuspan sajabaning wantah ngaturang malih banten wiadin gebogan i wawu ring Sang Raja Dewata. Asapunika taler jinah sané jagi kanggén masuryak,” baos dané. Wus punika, majanten banten miwah aturan i wawu kabakta budal utawi prasida katunas olih krama sané jagi nyarengin masuryak. Wusan punika wawu kalanturang antuk parikrama masuryak tur ngentungang jinah. Napimalih tatkala masuryak tedun sabeh, majanten krama inucap sayan girang. Risampuné wusan masuryak tur nyarag jinah, sinah kulawarga punika jagi budal duaning nénten wénten malih parikrama sané patut kamargiang. Sakéwanten krama utawi yowana sané malih jagi nyarengin masuryak majanten lunga ka lebuh kulawarga sané durung wusan maparikrama tur masuryak. Yadiastun pateh ngamargiang sima masuryak, durung majanten dudonan parikramanipun
pateh, sakadi ring wewidangan Banjar Bongan Jawa Kangin. I Ketut Sukarta S.E. maosang, parikrama sima masuryak ring wewidangannyané kakawitin antuk sakulawarga ngamargiang pamuspan ring merajan utawi sanggah soang-soang sané kalanturang antuk ngamargiang pamuspan ring Pura Panti. Risampuné wusan wawu mawali malih ka merajan soang-soang tur makta banten sesodan taler aturan sané katurang i wawu ka lebuh jagi kaanteb utawi kaayabang malih olih pamangku panti utawi pamangku merajan kulawarga wiadin krama panglingsir ring sajeroning kulawarga inucap. Wusan punika wawu banten kabakta budal tur kamargiang parikrama masuryak. “Majanten tatkala punika soang-soang krama jagi ngaturang punia marupa jinah kepeng, jinah klepek wiadin jinah kertas antuk manah lascarya sané jagi kaentungang menek utawi kamargiang olih panyeledi pinaka bekel pitarapitari mawali ka sunya loka,” baos dané. (was)
GUSTI Madé Taman sareng rabi lan okanné nganjali saha meluk okanné Gusti Ngurah Jelada raris medal ka mobilé sané sampun sayaga ring jabaan. Montoré mamargi alon-alon nuju ka Klungkung ninggal umahné Gedé Dauh sakulawarga sané risasat tetamanan layu kaketisin damuh ngedas raina. Gusti Ngurah Jelada lan Luh Mégantari ngawit nyingakin pakarangané sané jimbar nanging mangmung tan patéja, kirang teduh. Sang kalih marencana jaga ngawit bénjang saka kedik matetanduran mangda teduh. “Luh Méga depang Bapak ajak Ibu sibuk, iraga masih sibuk nyiramin buk isinin rabuk apang tetandurané nyak tumbuh ngawé kenehé inguh dadi wibuh,” baosné Ngurah Jelada. Luh Méga amung kenyem anggut-anggut kadi sekar gadungé katempuh angin nyirsir ayun-ayun lemuh magélohan.... “Yén sampun Tungurah titiang ngayuh ten takut tuyuh pesu peluh. Banding inguh merahmeruh padidi saah-sauh kadi
sangu ngasasih matemu sareng mingsikiné Gusti Ayu Citra satmaka nunun ladung. Mangkin iriki malih matemu sareng Luh Putu Mégantari saking pituduh i rerama lan anaké lingsir masarengan malajah siang dalu. Napi ké mula saking tulus, nénten kadi mahbahang muncuk benangé sané samben, pitresnané matanah-tanah? Sami marawat-rawat kadi filem. Cekéh ayamé nlegteg kasaurin antuk seréongan kataké ring kadohan numbuhang kayuné rundah ngantos galang kangin. Cerukcuké sampun nguci ring carang sandaté ngawinang raganné matangi raris masiram. Rainané punika Ngurah Jelada sareng Luh Méga nulak sepédanné alon-alon ngaduluang magabung sareng timpal-timpalné ka sekolah. Sami nakénin, makenalan sareng Ngurah Jelada pinaka siswa anyar ring SMA Negeri 1 Bangli. Timpalné luhluh sami soméh, iri matari-tari. Timpalné muani sejaba sané masawitra akéh cenidra madué
saingan. Nanging Gusti Ngurah Jelada tetep sayaga matimpal kadi abah sang pamimpin, tan wedi ring meseh. Ring Arniek gélanné, hubunganné liwat HP manten. Wantah tigang sasih raganné sampun polih simpati saking guru minakadi para siswa sané seleg malajah. Napi malih Bapak Kepala Sekolah saking ngawit sampun yakin raganné pacang dados tetuladan siswa siosan. Sareng Luh Méga raganné leket kadi anak manyama. Raina Saniscara, nembé siang punika sabehé bales kadi turuhang saking langité ngawinang para sisiané kabelet ring sekolahan. Timpal-timpalné sané makta motor lan jas ujan sami macuet numunin. Sapunika taler sané umahné tampek saking sekolahné nerebak munggah dokar. Wénten taler angkot sané nyak ngatehang para sisiané nyluksuk kantos ka rurungé alit-alit. Kantun sisiané sané makta sepéda bimbang, wénten sané purun nrebak sabeh wénten taler sané ngantosang sabehé nget.
“Tungurah, sapunapi niki. Yén antosang minab sabehé ten jaga nget. Kanggéang ja belusan, ngiring trebak,” baosné Luh Méga briukina sareng timpalné sami saking kelod. “Melah masih apang ten petengan. Mai bukun Luhé celepang di tas tiangé. Lantas tas Luhé anggon nekepin sirahé apang boké sing belus, nyanan sakit,” baosné Ngr Jelada. Sami wénten sareng nem raris nrebak sabehé alonalon ring marginé kambang kadi gentuh. Rauh ring patigan Désa Taman Bali, ring arepan pos kamlingé Luh Méga sareng timpalné tetiga labuh saling tumpukin ring marginé sané bek antuk bias kadi wénten nyambehang. Ngurah Jelada sareng Déwa Gedé Ngurah sané masepédaan ring pungkurné gelis tedun nulungin. Luh Méga, lan Désak Marmita sangkola sami masiki baktana ka Pos Kamlingé. Luh Juniathi kantun nyidang bangun nandan sepédanné ka pinggir.
SAKADI sané sampun kawedar, parikrama masuryak nénten prasida kalémpasin saking parikrama nyinggihang para pitara utawi leluhur sané ketah kabaosang antuk Sang Raja Dewata olih krama ring wewidangan Désa Bongan. Punika mawinan sima inucap kamargiang ri kala raina Kuningan sané ketah
kategesin pinaka raina nyinggihang para leluhur sané nénten nglintangin galah 12.00 siang. Tatkala punika, sané manados unteng sima inucap wantah parikrama ngentungang jinah menék olih kulawarga sané salanturné kajarag olih krama siosan sané nyarengin parikramané punika. Tatkala punika, sané
BPM/was
anak buduh nyauh limuh hahaha,” aturné Luh Méga nandan Ngurah Jelada nuréksain ngantos kabucu-bucu mati. Reramanné, Gedé Dauh miwah Nyoman Padmini amung makenyem bungah tan panganggo. -*@~&~@*Wengi kapertama Ngurah Jelada merem ring Taman Bali, kayunné kadi seluh ngumbara ring awang-awang saking alit ring Pringalot kantos kelas tiga SMP uning ring mawasta remaja masa puber, akéh madué timpal luh muani marasa kadi Semara Ratih. Éling ring kalacurané ngawinang kadi matilesang raga yadiastun akéh daané nresnain. Sinalih tunggil Madé Sudiari timpal maplalianan saking alit kantun mapupuk cekuh, biasa sareng manjus malalung saling silemin ring tukadé. Raris ring SMP matemu sareng Luh Adé Suwarni utawi Adé Lien numbuhang pitresna tulus asih. Saking katutug lacur malih kadaut
(Masambung)
Upacara
8
Redité Pon, 23 April 2017
Bebantenan
LONTAR – Penyuluh
Tetuek Segehan SEGEHAN sampun kauningin olih akéhan krama Bali pamekas sané magama Hindu. Minakadi ring Kabupatén Badung, segehan lewih kasub antuk aran blabaran. Kruna blabaran mawit saking kruna blabar sané mateges blabar/banjir, raris polih pangiring (akhiran) “-an” manados blabaran sané mateges “kebanjiran”. Kabaosang, aran inucap kawigunayang manut panuntun saking panyumpénan sinalih tunggil krama irika. Tetujonnyané, manawita wénten krama sané nyumpéna keni kasengkala utawi keni blabar, nika wantah pracihna kaon, baya. Mapaiketan ring indiké punika, sang sané nyumpéna inucap patut digelis ngaturang bebantenan majeng ring Ida Sang Hyang Widhi wasa sajeroning prabhawanida pinaka panulak baya sané pacang nibénin. Aturan inucap ring Bali kawastanin segehan. Segehan wantah aturan marupa caru sajeroning tingkatan pinih alit utawi sederhana. Tingkatan sané pinih agengan malih kawastanin tawur. Segehan wantah sarana nunas kekuatan, nepas wasana kaon saking Sang Kala, penétral kekuatan alam, simbol magis ngicalang wasana kaon antuk kekuatan becik. Tetujonnyané mangda i manusa prasida urip harmonis pantara sarwa maurip tiosan. Segehan sajeroning sarana upacara ring kahuripan krama Hindu madué wentuk sané matios-tiosan, nganutin pabuatnyané. Segehan puniki boya ja aturan sané nyinahang rasa suksmaning manah utawi rasa angayubagia. Katilik saking gunannyané, segehan ketah kawiguanyang pinaka aturan/persembahan, permohonan, penghormatan, miwah pinaka panaur rna (Bhuta Rnam). Wentuk segehan ring soang-soang wewidangan majanten matios-tiosan nganutin tetujon miwah pabuatnyané. Sapunapi ja wentuknyané, lakaran sané kawigunayang nénten ja mabinayan, inggih punika nasi utawi sega. Sané matiosan saking wentuk segehan pantara wewidangan pamekas ring Bali wantah tatakan/alednyané kémanten. Ring makudang-kudang genah, wénten sané ngawigunayang daun pisang pinaka alednyané, wénten taler ring genah tiosan ngawigunayang janur/busung. Satios punika, wénten taler sané ngawigunayang daun poh utawi daun tiosan pinaka aled. Sakadi sané sampun katlatarang ring ajeng, segehan wantah aturan marupa caru pinih alit sané katur majeng ring Bhutakala miwah rerancanganidané. Pinaka caru pinih alit, segehan kasinahang antuk nasi sané kawentuk nganutin sima soangsoang genah sané kajangkepin antuk bawang jahé, tasik, miwah sané tiosan. Pinaka tetabuhannyané, wénten kawigunayang tuak, arak, berem, toya anyar, miwah rah/getih. Segehan taler kategesin pinaka pangruwat sané prasida kalaksanayang saraina. Yéning segehan punika katurang ring natar merajan utawi utamaning mandala katurang segehan manca warna, pangruwak katur ring Sang Bhuta Bhucari. Ring natah umah utawi pakarangan katurang segehan manca warna nanging makepel katur ring Sang Kala Bhucari. Ring lebuh utawi pamesuan katurang segehan manca warna katur ring Sang Durga Bhucari. Yéning segehan katurang ring paon warannyané bang utawi barak, yéning ring sémér, bak, lédeng genah toya kanggén segehan selem ayat Ida Sang Bhatari Gangga (Wisnu), maka cihna nunas toya saraina. (Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali)
Bahasa Bali ring Kabupaten Buléléng ngamargiang konservasi lontar ring wewidangan Kelurahan Kendran, Kecamatan Buléléng, Kabupatén
Kalestarian Lontar Amongan Samian Angga
Buléléng wawu puniki. BPM/uma
PINAKA tetamian budaya saking para panglingsir sané katami saking riin, kawéntenan lontar majanten patut kapreténin saha kalestariang becik olih samian angga. Manawi sampun ketah kauningin, kantun akéh lontar duén krama sané nénten kapreténin becik sangkaning krama nénten purun ngambil wiadin nedunang lontar sané katami saking panglingsiripuné, napi malih nénten samian krama prasida ngwacén lontar. Yéning selehin malih, kahanan inucap boya sangkaning krama utawi yowanané nénten kayun ngwacén, nanging sangkaning makudang-kudang pabaos tenget utawi “aja wéra” sané ketah kapiragiang ring pakra-
man ngawinang krama takut yéning sampun maosang indik lontar. Ri kalaning maosang lontar, krama sampun ajerih sangkaning ring kayunipuné lontar wantah parindikan sané pingit wiadin katengetang. Wiwilan sakadi punika sané ngawinang krama nénten purun ngobatabit tetamian lontar sané kaduénang. Koordinator Bidang Konservasi Lontar Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, Ida Bagus Ari Wijaya S.S., M.Si maosang, lontar kawiaktianipun wantah sarana nyurat daweg riin sadurung wénten buku sakadi mangkiné. Malih dané maosang, sané ngawinang lontar punika ka-
baosang tenget wantah dagingnyané. “Ajawera pingitakena, menawi kruna sané ketah kauningin majeng sané seneng ngwacen lontar. Kadasarin antuk punika, mabuat kawéntenanipun nguwah pamikayun krama ngeninin indik lontar ring Bali, mawinan krama purun mreténin saha uning ring daging tetamian lontar sané kaduénang,” baos dané. Dané nuekang, Dinas Kebudayaan ring kabupatén/kota wiadin provinsi dahat mabuat panyarenganipun sajeroning nyaga kalestarian lontar mangda nénten nyantos ical ring kapungkur wekas, pamekas malarapan antuk parikrama konservasi lontar. Ring makudang
Atur Piuning
Melaspas, Ngenteg Linggih, Nubung Padagingan, Caru Wraspati Kalpa miwah Caru Rsi Gana ring Merajan Agung Kawitan Arya Sukahet MAPAIKETAN ring upacara Melaspas, Ngenteg Linggih, Nubung Padagingan, Caru Wraspati Kalpa miwah Caru Rsi Gana ring Merajan Agung Kawitan Arya Sukahet warsa 2017, para prawartaka karya nguningayang atur indik parikrama upacara sané kamargiang. Karya puniki puncaknyané rauh ring raina Buda Kliwon Pahang, nepet ring Purnama Sasih Jyesta, 10 Mei 2017. Ida Bhatara nyejer salami pitung raina saha kasineb ring raina Buda Paing Krulut, 17 Mei 2017 sané jagi rauh. Parindikan dudonan upacara sané kamargiang, kaunggahang sakadi ring sor puniki. Ring raina Wraspati Paing Dukut, 12 Januari 2017 sampun kamargiang upacara matur piuning ring Merajan miwah Kahyangan Tiga. Kalanturang antuk noasain ngoreng sanganan ring raina Saniscara Umanis Watugunung. Ring raina Wraspati Wagé Sungsang kamargiang parikrama nanceb wewangunan taler molongin sunari. Ring rainané bénjang, Soma Kliwon Kuningan kamargiang pula pali makarya caru miwah ngias. Bénjangnyané ring raina Anggara Umanis Kuningan, kamargiang upacara melaspas sunari, pasu-
cian, miwah melaspas tetaring, saha nunas Jatu utawi Sidakarya, negtegang karya miwah melaspas sanggah bilang bucu. Ring raina Saniscara Umanis Langkir kamargiang parikrama ngendek Pemangku genah nuur tirta. Raina Redité Pon Langkir kamargiang parikrama ngias palinggih miwah catur. Wusan punika ring raina Anggara Kliwon Medangsia, kamargiang nuur tirta ring Gunung Agung utawi Pasar Agung, Lempuyang, Goa Lawah, ring Besakih (Pura Tirta Suci, Penataran Agung, miwah Padharman), ring Ulun Danu, Kahyangan Tiga (Puseh, Bale Agung, miwah Dalem), ring Telaga Sari, Andakasa miwah Batukaru. Ring raina Anggara Paing Pujut, 2 Mei 2017 makarya ulam caru, nanceb penjor, miwah memben bhakti lan caru. Benjangnyané ring raina Buda Pon Pujut kamargiang melaspas palinggih, sanggar tawang, padagingan, pretima taler ngresigana. Ring raina Redité Paing Pahang, kamargiang upacara masucian ka Segara Watu Klotok, nuur tirta taler mendak agung miwah ngingkup Bhatara Tirta sané kalanturang antuk mapepada wewalungan miwah makarya ulam caru ring raina Anggara
Wagé Pahang. Purnamaning Jyesta ring raina Buda Kliwon Pahang, wantah pinaka puncak karya. Ring raina puniki kamargiang tawur manca kelud (sanak) lantaran caru manca, ngenteg linggih, ngebekin, pedanan, miwah pujawali antuk wewantenan matiosan. Ring raina Wraspati Umanis Pahang katurang banten mabebangkit sapisanan katuran bhakti panganyar rauh ring raina Anggara Umanis Krulut. Ring raina Buda Paing Krulut, 17 Mei 2017 kamargiang nyenuk saha Nyineb Ida Bhatara. Upacara nyegara gunung, matirta yatra miwah ngruak panyengeker sawa kamargiang ring raina Wraspati Pon Krulut, 18 Mei 2017. Wantah sakadi asapunika atur piuning sané prasida kaunggahang. Dumogi wénten pikenohnyané saha ida dané utamannyané warih Sira Arya Wang Bang Sukahet prasida rauh pedek tangkil ngaturang bhakti napi malih ngaturang ayah manut dudonan sakadi ring ajeng. Dumogi iraga sareng sami ngamolihang karahayuan saha karya mamargi sidha siddaning don. -0-
wewidangan, konservasi lontar sampun kamargiang Dinas Kebudayaan antuk nglaksanayang prakanti sareng Penyuluh Bahasa Bali. Sajeroning konservasi kalih identifikasi lontar sané kamargiang pamekas olih Penyuluh Bahasa Bali Kabupatén Buléléng wawu puniki ring Kelurahan Kendran, Kecamatan Buléléng, wantah wawu 62 cakep. Lontar inucap minakadi, kakawin 6 cakep, kidung 9 cakep, geguritan 16 cakep, usadha 4 cakep, tutur 5 cakep, kanda 6 cakep, puja mantra 4 cakep, wariga 11 cakep, miwah kalpasastra acakep. Malih dané maosang, sal a m i p a m a rg i n k o nserv a si
sané sampun kalaksanayang, wénten makudang pikobet sané karepin saha sané pinih mabuat wantah ring prabéanipun. Kawéntenan minyak seréh murni sané gumanti pinih kabuatang ring pamargin konservasi pangarganipun mael. Aliter minyak seréh prasida mapangarga nyantos limang atus tali rupiah. Mangda pamargin konservasi lontar prasida antar saha kawéntenan lontar duén krama tinas kawéntenanipun, krama banget kaptiang mangda nguningayang ring angga penyuluh indik lontar sané kaduénang, mawinan data indik lontar ring Bali pastika kawéntenanipun. (uma)
Satua
Oncesrawa
Olih : Madé Taro
PARA tanda mantrI punika ngrauhang préntah sang raja ring samian panjak puriné. Mawinan saling paliwat raméramé para kramané ngetut pamargin icalnyané Oncesrawa, jaran sané pinih kasayangan olih Raja Bedahulu. Wénten sané ngrereh ka wewidangan sisi kauh, nrebak tukad, nyluksuk ka désa-désa kantos ka iding Gunung Batukaruné. Wénten sané ngrereh ka wewidangan sisi kaja, ngranjing ring alasé, tedun ring Danu Beratan, rauh ring Pasisi Buléléng. Sané ngrereh ka wewidangan sisi kelod wantah malingser ring Bukit Uluwatu. Madamar di langit, bulan-bulanan panjak puriné ngrereh, nanging precuma. Nénten wénten asil punapa-punapi. Sedek dina anu, wénten gatra saking panjak sané nyluksuk ka wewidangan sisi kangin. Sinalih tunggil krama sané mawasta Tunjung Biru mawit saking Désa Peneges manggihin jaran Oncesrawa antuk kahanan sampun mati. Bangkéné panggihina ring Pasisi Candidasa, sinunggil segara sané asri ring Bali, sané wénten ring wewidangan Karangasem. Mirengang gatrané punika, Raja Bedahulu kalintang sedih. Nanging anggané patut satya wecana, éling ring susatya sané kawedar, inggih punika ngicén paica marupa tanah sané jimbarnyané nganutin sadoh ambu bangkén jaran inucap. “Rauhin genah bangkén Oncesrawané ento!” préntah sang raja ring para mantriné. “Wéhin I Tunjung Biru tanah antuk jimbar sakadi baos gelah!” Mawit genah bangken jarané punika, sang mantri kasarengin I Tunjung Biru mamargi sinarengan. Dané ngwilangin saka tindakan. Siki, kalih, tiga, pat, lima,…. satus,….! Sang kalih terus mamargi, ka sisi kauh, sisi kangin, sisi kaja…! Ambu bangken jarané kantun keras. Sang mantri sané ngwilangin jimbar tanah sané pacang kapolihang Tunjung Biru nénten uning daya upaya sané kamargiang olih I Tunjung Biru mangda molihang tanah sané jimbar. (Masambung)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
MINGGU PON, 23 APRIL 2017
Tercepat di FP 2, Marquez Belum Puas
9
HAL 12
El Clasico
Madrid di Atas Angin Madrid –
Duel terakbar di pentas La Liga yang mempertemukan antara dua tim teratas di papan klasemen, Real Madrid dan Barcelona akan mewarnai jalannya jornada ke-33. Dalam laga bertajuk El Clasico ini El Real tengah di atas angin. Usai melaju ke semifinal Liga Champios dengan mengandaskan perlawanan raksasa Jerman Bayern Munchen, Real Madrid jelas sedang dalam performa mantap jelang partai super klasik jilid dua musim ini. Jika berhasil menang, pasukan Los Blancos akan semakin jauh memimpin perlombaan menuju trofi La Liga dengan satu simpanan laga tunda. Dengan tujuh pekan tersisa nampaknya kerinduan akan titel yang sudah enam tahun tidak mampir di lemari piala klub nampaknya akan segera terobati. Setelah hanya mampu menahan imbang 1-1 Barca di Camp Nou pada Desember lalu, Madrid jelas ingin jadi pemenang saat balik menjamu di Santiago Bernabeu. Menjadi juara liga tanpa sekalipun mempermalukan sang rival abadi jelas akan terasa bak sayur tanpa garam. Pelatih Zinedine Zidane terbukti sukses meramu Real Madrid jadi tim yang tak hanya bergantung pada 1-2
orang pemain. Zidane berhasil meracik komposisi pemain yang tetap membuat Real Madrid tampil solid di tiap pertandingan. Zidane bahkan dikabarkan sudah menyiapkan strategi khusus untuk membungkam skuat asuhan Luis Enrique di ibu kota. Nama Asensio disebut akan jadi kuncinya. Setelah kembali masuk ke skuat utama Los Galacticos pasca-
dititipkan ke Espanyol, Asensio perlahan membuktikan diri sebagai pemain jempolan. Ia berhasil menggeser pemain sekelas James Rodriguez untuk lebih sering duduk di bangku cadangan sekaligus memperlihatkan jika Madrid juga punya produk akademi yang jempolan. Zidane juga berharap Gareth Bale akan kembali merumput. Namun Zidane tidak mau mngambil risiko menurunkan Bale yang belum pulih benar dari cedera otot di kaki kanannya. Zidane lebih memilih untuk menyimpan Bale, guna dipasangkan dalam laga El Clasico “Bale tidak akan bermain karena kami tidak berani menanggung risiko yang terlalu besar. Bale memang sudah ingin merumput lagi dan dia berus a h a keras
untuk itu. Saya harapkan dia sudah pulih benar saat El Clasico, namun yang pasti bukan saat ini. Kami akan memantau perkembangannya terus hari demi hari,” kata Zidane, Sabtu (22/4) kemarin. Posisi Bale kemungkinan besar akan diisi oleh Isco. Gelandang serang asal Spanyol itu menunjukkan permainan brilian saat Los Blancos menang 3-2 atas Sporting Gijon pekan lalu dengan mencetak dua gol. Sebaliknya, Barcelona tak dalam kondisi ideal menghadapi El Clasico akhir pekan ini. Kondisi itu diperparah dengan fakta bahwa mereka harus menghadapi Real Madrid yang tengah dalam kondisi baik. Barcelona benar-benar butuh kemenangan dalam laga El Clasico kali ini, bila ingin tetap menghidupkan peluang meraih gelar La Liga musim ini. Blaugrana mengoleksi 72 poin dan tertinggal tiga angka dari Real Madrid yang juga masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Hasil seri tak akan menolong Barcelona mengejar Madrid dan kekalahan bakal membuat peluang juara mereka musim ini jadi makin tipis. Namun, untuk bisa menang di laga El
Clasico akhir pekan ini, Barcelona tak berada dalam kondisi yang ideal. Mereka baru saja mendapat pukulan telak karena tersingkir di ajang Liga Champions di tangan Juventus. Selain itu, Barcelona juga hanya mampu sekali menang dalam empat laga terakhir yang mereka mainkan di seluruh kompetisi. Performa Barcelona makin mengkhawatirkan, mengingat lini depan mereka yang dihiasi trio Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar hanya mampu mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir. Semua gol itu sendiri lahir ke gawang Real Sociedad, sedangkan di tiga laga lainnya lawan Malaga dan dua kali lawan Juventus mereka tak mampu menyarangkan bola. Barcelona sendiri sejatinya memiliki rekor cukup bagus saat bermain di Santiago Bernabeu dalam beberapa tahun terakhir. Dalam tiga lawatan terakhir, Barcelona berhasil pulang dengan dua kemenangan dan satu kekalahan. El Clasico disebut Luis Enrique sebagai peluang yang bagus bagi Barca untuk bangkit. Para pemain Barca disebut Enrique akan sangat termotivasi untuk mengalahkan Madrid di Santiago
Bernabeu. “Bangkit setelah kekalahan seperti itu sulit, tapi kami punya motivasi terbaik yang bisa dimiliki seorang Cule yaitu tandang ke markas rival abadi kami. Tidak ada tempat yang lebih baik dari pada ke Bernabeu,” ujar Enrique. “Pertandingan itu akan spesial dan ini adalah stimulus yang sangat bagus: pertandingan kunci melawan pemimpin klasemen, rival langsung. Kami harus siap untuk bertarung dan saya yakin kami akan melakukannya,” imbuhnya. Pada musim lalu, Barcelona sukses melumat Real Madrid dengan skor telak 4-0 lewat sepasang gol Luis Suarez, Neymar dan Andres Iniesta. Namun melihat kondisi terkini Barcelona, berat rasanya bagi Lionel Messi dan kawan-
kawan untuk mengulang hasil tersebut. Meski sulit, memenangi El Clasico adalah agenda wajib yang harus ditunaikan apapun alasannya. Blaugarana jelas tidak mau melihat kesebelasan asal ibu kota terus menerus menggelar pesta, sementara mereka lebih banyak merana. Jika meraih poin penuh, maka peluang Luis Suarez dan kolega untuk mempertahankan trofi La Liga akan semakin terbuka. (kmb33/ap/rtr)
Perkiraan Susunan Pemain Real Madrid (4-3-3): Navas; Marcelo, Ramos, Nacho, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Ronaldo, Benzema, Vazquez Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Alba, Umtiti, Pique, Roberto; Iniesta, Busquets, Rakitic; Turan, Suarez, Messi Statistik Kedua Tim Head to Head 03/12/16 Barcelona 1 - 1 Real Madrid (La Liga) 03/04/16 Barcelona 1 - 2 Real Madrid (La Liga) 22/11/15 Real Madrid 0 - 4 Barcelona (La Liga) 23/03/15 Barcelona 2 - 1 Real Madrid (La Liga) 25/10/14 Real Madrid 3 - 1 Barcelona (La Liga) Lima Pertandingan Terakhir Real Madrid (M-S-M-M-M) 06/04/17 Leganés 2 - 4 Real Madrid (La Liga) 08/04/17 Real Madrid 1 - 1 Atlético Madrid (La Liga) 13/04/17 Bayern München 1 - 2 Real Madrid (UCL) 15/04/17 Sporting Gijón 2 - 3 Real Madrid (La Liga) 19/04/17 Real Madrid E 4 - 2 Bayern München (UCL) Lima Pertandingan Terakhir Barcelona (M-K-K-M-S) 06/04/17 Barcelona 3 - 0 Sevilla (La Liga) 09/04/17 Málaga 2 - 0 Barcelona (La Liga) 12/04/17 Juventus 3 - 0 Barcelona (UCL) 16/04/17 Barcelona 3 - 2 Real Sociedad (La Liga) 20/04/17 Barcelona 0 - 0 Juventus (UCL)
Duel Dua Gelandang Kroasia Dunia Sangat Menanti El Clasico
Madrid – Tensi jelang El Clasico meningkat pesat. Kedua kubu yang akan bertanding, Real Madrid dan Barcelona fokus mempersiapkan diri demi menggapai ambisi meraih kemenangan dalam partai sarat gengsi tersebut. Sadar akan arti penting El Clasico yang bukan sekadar pertarungan mengejar gelar, dua pemain asal Kroasia yang membela masing-masing kubu, Luka Modric dan Ivan Rakitic memilih tak bertegur sapa. Mereka sengaja menyingkirkan status kompatriot. Keduanya memilih fokus pada persiapan tim masing-masing. “Saya tidak berbicara dengan Rakitic, kami ingin mempersiapkan pertandingan dengan tenang. Mungkin baru setelah laga kami akan berpelukan,” kata Modric, Sabtu (22/4) kemarin. Sebaliknya Ivan Rakitic memberikan sebuah pernyataan jelang laga El Clasico. Rakitic mengingatkan bahwa musim lalu Barca menang 4-0 di Bernabeu. Musim lalu Barca memang meraih hasil gemilang dengan menang 4-0 di kandang Madrid. Empat gol Barca saat itu dicetak oleh Luis Suarez (2 gol), Neymar dan Andres Iniesta. Laga ini digelar di Santiago Bernabeu, tempat yang sama dengan laga terbaru akan digelar. “Saya memiliki kenangan indah pada kemenangan 4-0.
Bukan hanya karena kami menang, tapi kami juga tahu bagaimana cara melakukannya, karena kami sungguh superior,” kenang Rakitic di laman resmi klub. Barca sendiri akan datang ke Bernabeu dengan kondisi mental yang kacau. Pasalnya, tim asuhan Luis Enrique baru saja terpental dari ajang Liga Champions usai dipermak oleh Juventus dengan agregat akhir 3-0. Meski begitu, Rakitic memastikan bahwa hasil tersebut tidak akan berpengaruh dengan mental Barca. Gelandang asal Kroasia ini memastikan bahwa Barca
masih lapar kemenangan dan mengincar kemenangan pada laga melawan Madrid. “Kami ingin memenangkan pertandingan ini. Kami butuh dan akan melakukannya dengan percaya diri. Pada beberapa tahun terakhir, permainan yang kami tampilkan di sana sangat bagus dan kami ingin datang dengan cara yang sama saat ini,” imbuh Rakitic. Madrid dan Barcelona kini berada di papan atas klasemen La Liga. Los Blancos memimpin dengan 75 poin, sedangkan Loz Azulgranas hanya terpaut tiga angka saja. (kmb33/rtr)
Madrid – Marcelo menggambarkan El Clasico sebagai duel yang bisa membuat dunia berhenti. Hal itu ia sampaikan menjelang bentrokan Real Madrid dengan Barcelona di Santiago Bernabeu pada akhir pekan ini. Pasukan Zinedine Zidane memasuki El Clasico kali ini dengan status teratas di puncak klasemen, unggul tiga poin dari rival mereka. Los Blancos juga menyimpan satu pertandingan lebih banyak, tapi Barcelona tentu berambisi meraih kemenangan untuk terus menghidupkan harapan mereka meraih gelar juara La Liga musim ini. Dengan gengsi pertandingan yang begitu tinggi, Marcelo berbicara tentang betapa pentingnya El Clasico bagi seluruh penggemar sepak bola di seluruh dunia. “Ini pertandingan yang menarik. Dunia praktis berhenti untuk menonton kami. Ini hal yang besar. Setiap pemain ingin bermain di dalamnya dan orang-orang di jalan sudah berbicara tentang pertandingan ini satu bulan sebelum kick-off,” ujar bek sayap asal Brasil itu, Sabtu (22/4) kemarin. “Ada beberapa pertandingan sebelum Clasico dan kami tidak dapat hanya memikirkan tentang pertandingan ini, tapi sangat sulit untuk berkonsentrasi pada pertandingan lain dengan mengetahui bahwa kami
akan memainkan Clasico sebentar lagi. Hanya berbicara tentang itu memberi saya merinding. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Saya memiliki hak istimewa untuk menjadi bagian dari permainan ini dan saya percaya bahwa ada banyak orang yang ingin merasakannya juga,” imbuhnya. “Tidak ada cara untuk menjelaskannya. Anda harus berada di dalam pertandingan itu sendiri untuk merasakannya. Kegembiraan bagi kami adalah mengetahui bahwa dunia praktis berhenti untuk melihat kami bermain dan itu tak ternilai harganya,” papar Marcelo. Real Madrid dapat mengambil langkah besar meraih gelar liga pertama sejak 2012, jika mereka dapat mengklaim tiga poin melawan tim Luis Enrique. Bek asal Brasil itu menegaskan bahwa timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Barca, tapi menurutnya persaingan di liga belum berakhir, apa pun hasil pertandingan nanti. “Kami berada dalam kondisi yang baik, tetapi tetap menyadari bahwa masih banyak pertandingan yang tersisa. Semua pertand ingan penting, tapi untuk yang satu ini, ini adalah pertandingan melawan pesaing langsung,” tutupnya. (kmb33/rtr)
Marcelo
BPM/rtr
OLAHRAGA
10
Minggu Pon, 23 April 2017
Griezman Ajukan Syarat ke MU Madrid – Niat Manchester United (MU) mendatangkan Antoine Griezmann bisa gagal kalau syarat yang dia inginkan tidak terpenuhi. Penyerang Atletico Madrid itu mau pindah ke Old Trafford, jika klub Manchester lolos ke Liga Champions musim depan. Jika tidak, tawaran menggiurkan dari “Setan Merah” sebesar 89 juta pound akan ditolak. Perwakilan Griezmann akan mempertanyakan syarat ini ke MU. Apalagi saat ini Wayne Rooney dan kawankawan masih bertengger di posisi keenam Premier League. Sepertinya sangat sulit bagi pasukan Jose Mourinho untuk bisa mendapatkan tiket kualifikasi Liga Champions. Namun, Manchester United masih punya peluang untuk lolos ke Liga Champions, bahkan langsung ke babak utama. Itu terjadi jika mereka
mampu memenangkan trofi Liga Europa. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan akan tampil di babak perempat final kejuaraan ini, bertemu wakil Belgia Anderlecht pada 13 dan 20 April mendatang. Manchester United sudah berkali-kali mendekati Griezmann, termasuk memakai jalur gelandangnya, Paul Pogba. Pemain termahal dalam sejarah sepak bola itu adalah teman senegara Griezmann. Sementara itu, sebuah sumber mengatakan Chelsea juga tertarik mendatangkan Griezmann. Daya tarik Chelsea bagi Griezmann tentu lebih besar karena klub London itu pasti akan mengikuti Liga Champions musim depan. Saat ini klub asuhan Antonio Conte berada tujuh poin di puncak klasemen sementara Premier League dan itu sudah menjadi jaminan untuk di masuk dalam kompetisi Liga
Champions. Pemain internasional Prancis juga menolak berbicara tentang masa depannya di Vicente Calderon. Apalagi Griezmann kini bukan hanya dikaitkan dengan MU, tapi juga Chelsea. Itu pula sebabnya kenapa Griezmann kali ini kesal dengan pertanyaan rumor meninggalkan Atletico. Dia mengaku masih harus fokus bersama tim asuhan Diego Simeone untuk finis di posisi setinggi mungkin di La Liga. “Pertanyaannya hanya itu-itu saja, saya tidak tahu lagi harus berkata apa,” ujar Griezmann, Sabtu (22/4) kemarin. “Saya merasa jawabannya susah, ini pertanyaan yang terlalu sering diberikan kepada saya, sekarang pertanyaan itu jadi sangat membosankan,” ungkap pemain berusia 26 tahun ini. (kmb33/ap)
BPM/ap
CEDERA - Bek MU Marcos Rojo mengalami cedera saat timnya menghadapi Anderlecht di ajang Liga Europa. Cedera tersebut membuat Setan Merah krisis pemain di lini belakang.
Burnley Vs MU
Lanjutkan Trend Positif London – Manchester United bertekad untuk melanjutkan performa apik mereka belakangan ini. Untuk itu mereka akan membidik tiga poin saat menyambangi Turf Moor, markas Burnley malam nanti.
BPM/rtr
Antoine Griezmann
Ganso Menangkan Sevilla Madrid – Dua tim Andalusia berbeda nasib, Sevilla dan Granada, bersua pada pertandingan La Liga pekan ke-33 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Sabtu (22/4) dini hari kemarin. Pada laga tersebut, tuan rumah Sevilla menang 2-0. Kedua gol Sevilla diborong oleh Paulo Henrique Ganso pada menit ke-4 dan 46. Menghadapi tim papan bawah, Granada, Sevilla tampil dengan formasi 4-23-1. Jorge Sampoli sendiri memilih untuk memainkan Stevan Jovetic sebagai penyerang tunggal alih-alih Wissam Ben Yedder atau Luciano Vietto. Sementara itu, Ganso mengisi pos milik Franco Vazquez, Clement Lenglet menggantikan Daniel Carrico, dan Vitolo yang menjalani hukuman larangan bermain digantikan Joaquin Correa. Dari kubu tim tamu, entrenador Tony Adams memainkan formasi dasar serupa. Dengan ditopang pemain pinjaman Andreas Pereira, Ezequiel Ponce menjadi tumpuan lini depan. Meski telah berjanji untuk “menendang bokong” para pemainnya, anak-anak asuh Adams tampil loyo. Mereka tak berdaya menghadapi Sevilla yang memang unggul dari segi kualitas individual. Baru empat menit laga berjalan, Ganso membawa Sevilla unggul lewat tendangan jarak dekat memanfaatkan umpan datar Jovetic. Setelahnya, Sevilla terus mengurung pertahanan Granada. Dengan penguasaan bola mencapai 79 persen, mereka memaksa rival sedaerahnya itu untuk bertahan di kedalaman sembari mengandalkan serangan balik. Granada sendiri kemudian merespons dengan memasukkan winger Isaac Cuenca menggantikan bek kiri Gaston Silva. Hector Hernandez yang awalnya bermain di sayap kiri ditarik mundur sebagai bek kiri untuk memberi tempat pada Cuenca. Hasilnya, Cuenca menjadi pemain Granada yang tampil paling baik pada babak pertama. Kehadirannya membuat sisi kanan permainan Sevilla yang dihuni Pablo Sarabia dan Mariano agak kelabakan. Namun, pada dasarnya Sevilla memang lebih tangguh, meski pada akhirnya mereka gagal membuat gol tambahan
pada babak pertama. Belum genap semenit babak kedua berjalan, gol kedua Sevilla datang. Lagi-lagi Ganso yang menjadi pencetak golnya. Keunggulan teknikal Stevan Jovetic memudahkan Pablo Sarabia untuk mencari ruang dan memberi assist pada Ganso. Pada pertandingan ini, meski seharusnya Jovetic yang bermain sebagai ujung tombak, pada praktiknya justru Ganso-lah yang kerap menjadi pemain terdepan. Jojo, sapaan akrab Jovetic sendiri berfungsi sebagai seorang false nine di sini. Mantan pemain Fiorentina inilah yang menjadi motor serangan Sevilla. Sevilla pada laga ini memang seperti diberi kemudahan untuk merangsek masuk begitu saja ke kotak penalti Granada. Ketiadaan pressing yang memadai membuat pertandingan ini tak ubahnya laga pemanasan bagi anakanak asuh Sampaoli. Berbagai metode penyerangan pun
dapat dengan mudah mereka eksekusi. Bola pendek? Jadi. Bola panjang? Oke. Umpan silang? Silakan. Namun, selepas gol kedua tadi Sevilla menurunkan tempo permainan. Mereka melakukan ini justru untuk mengontrol jalannya laga secara penuh. Bahkan, ketika berhasil memotong serangan Granada, misalnya mereka tidak langsung melancarkan serangan balik cepat. Tahu bahwa kemenangan sudah ada di tangan, Sevilla kemudian memilih untuk menghela nafas pada 20 menit terakhir. Hasilnya, tidak ada lagi gol yang tercipta di babak kedua. Atas kemenangan ini, untuk sementara Sevilla menempel ketat Atletico Madrid dengan poin sama, 65. Akan tetapi, Atletico yang ada di peringkat ketiga unggul selisih gol atas Sevilla. Sementara itu, Granada belum beranjak dari zona degradasi. Dengan 20 poinnya, mereka tertahan di peringkat ke-19. (kmb33/ap)
Setelah mendapat rentetan hasil imbang, kubu Setan Merah secara perlahan tapi pasti mulai membangun momentum kemenangan. Tim besutan Jose Mourinho itu sukses meraih dua kemenangan penting kontra Chelsea dan Anderlecht dalam satu pekan terakhir, sehingga mereka ingin meneruskan rangkaian kemenangan tersebut pada akhir pekan nanti. Calon lawan yang akan mereka hadapi nanti adalah Burnley. Tim yang baru promosi pada awal musim kemarin ini sukses membuktikan bahwa mereka mampu membuat Setan Merah kelabakan, dimana mereka menahan imbang Manchester United di Old Trafford pada awal musim lalu. Secara umum Manchester United memiliki rekor yang cukup baik kontra The Clarets, dimana mereka hanya kalah satu kali dari enam pertemuan terakhir. Mereka juga hanya kalah satu kali dari tiga lawatan terakhir mereka ke Turf Moor, sehingga mereka siap untuk membawa pulang tiga angka pada akhir pekan nanti. Namun kemenangan mereka atas Anderlecht di leg kedua Liga Europa baru-baru ini harus dibayar mahal oleh Setan Merah. Pasalnya pemain andalan mereka, Zlatan Ibrahimovic dan Marcos Rojo harus meninggalkan lapangan dengan cedera yang cukup parah. Absennya kedua pemain penting ini, menambah panjang daftar cedera
Setan Merah, dimana nama Chris Smalling, Phil Jones dan Juan mata sudah terlebih dahulu mengisi ruang perawatan MU. Manajer Manchester United Jose Mourinho mengatakan timnya berada dalam masalah setelah Marcos Rojo dan Zlatan Ibrahimovic mengalami cedera lutut serius, hal itu memperparah krisis cedera di Old Trafford. Mourinho merasa sangat khawatir itu akan mengganggu perjuangan mereka lolos ke Liga Champions musim depan lewat finis di empat besar klasemen ataupun menjuarai Liga Europa, mereka akan menghadapi Celta Vigo di semifinal. “Kami berada dalam masalah,” ujar Mourinho dalam sesi konferensi pers jelang laga tandang ke Burnley. “Saat ini, Eric Bailly telah bermain dalam enam laga secara beruntun dan kami kehilangan Marcos Rojo, kami juga tidak bisa memainkan Jones atau Smalling, kami berada dalam masalah dan sekarang kami juga kehilangan Zlatan. Tapi di lini serang kami punya pilihan, Wayne Rooney telah siap dan mungkin Mata juga bisa kembali sebelum musim ini berakhir, mari kita lihat apa yang akan terjadi,” imbuhnya. United masih berada di peringkat kelima klasemen Liga Primer, tertinggal empat poin dari rival sekota mereka Machester City dengan tujuh laga tersisa. Zlatan Ibrahimovic adalah
pencetak gol terbanyak Manchester United musim ini. Apakah absennya dia berarti masalah besar? Di usia yang sudah 35, Ibra tetap perkasa, malah sebaliknya merasa makin muda. Ini bukan sekadar besar omong. Kenyataannya di lapangan memang demikian. Tidak percaya? Simak torehan 28 golnya yang dicetak dalam 46 laga di semua ajang musim ini. Ibra tidak hanya berperan sebagai goal-getter untuk United. Bersama Paul Pogba dan Juan Mata, ia juga cukup rajin mengkreasikan peluang. Menurut catatan Squawka, ia sudah mengkreasikan 46 peluang untuk rekan-rekannya, dimana lima di antaranya berujung menjadi assist. Sesungguhnya performa Ibra sendiri sedang menurun. Setelah tampil luar biasa dan mencetak dua gol di final Piala Liga Inggris, Februari 2017 Ibra hanya mampu menghasilkan dua gol lagi, masing-masing pada laga melawan Everton dan Sunderland. Analis juga mengemukakan bahwa Ibra justru memperlambat kecepatan United dalam membangun serangan. Ini kemudian terbukti ketika menghadapi Chelsea, dimana Ibra dicadangkan dan Marcus Rashford dijadikan pusat serangan, United tampil lebih efektif. Catatan lain dari Opta juga menunjukkan bahwa persentase kemenangan United justru lebih besar
ketika Ibrahimovic tidak bermain. Jadi, di balik ketergantungan terhadap Ibra selama ini, bisa jadi inilah saatnya United untuk mencari opsi lain yang lebih baik. Absennya Ibrahimovic ini bisa menjadi momen yang tepat bagi Marcus Rashford untuk membuktikan diri. Dalam dua pertandingan terakhir, Rashford menjadi pahlawan kemenangan setan merah dengan mencetak gol ke Chelsea dan Anderlecht. Absennya Rojo juga membuka kesempatan bagi Luke Shaw untuk kembali menjadi starter, setelah Daley Blind diprediksi akan mengisi slot bek tengah MU pada laga nanti. Sementara di kubu tuan rumah, pelatih Sean Dyche dikabarkan juga memiliki sejumlah masalah cedera pada laga ini. Tercatat Sam Voeks, Dean Marney dan Kevin Long dipastikan absen pada laga ini karena mengalami cedera, sementara Scott Arfield dan Johann Gudmundsson diragukan bermain pada laga ini karena belum pulih benar dari cedera lutut yang mereka alami. Dyche sendiri kemungkinan masih akan memainkan skema 4-4-2 pada laga ini, di mana Andy Gray dan Ashley Barnes akan diturunkan sebagai starter pada laga ini. Mereka akan dibantu pergerakan Tom Brady dan George Boyd di sektor sayap. Lini pertahanan The Clarests sendiri kemungkinan akan dikawal oleh duet Michael Keane dan Ben Mee, sementara gawang mereka akan dijaga oleh mantan kiper muda MU, Tom Heaton. (kmb33/ap/rtr)
Juventus Datangkan Rodrigo Bentancur
Paulo Henrique Ganso
BPM/rtr
Turin – Musim ini belum selesai, tapi Juventus kembali menambah amunisinya untuk menghadapi musim mendatang. La Vecchia Signora baru saja mengumumkan perekrutan Rodrigo Bentancur dari Boca Juniors. Juventus harus mengeluarkan dana 9,5 juta euro (sekitar Rp 135,5 miliar) untuk memboyong Bentancur ke Turin. Mereka telah mengontrak gelandang berkebangsaan Uruguay itu selama lima tahun. “Juventus dengan gembira mengumumkan tuntasnya transfer Rodrigo Bentancur dari Boca Juniors. Pemain Uruguay itu menanda tangani kontrak lima tahun, dari 1 Juli 2017 hingga 30 Juni 2022,” tulis Juventus di situs resminya, Sabtu (22/4) kemarin. Nilai transfer Bentancur mungkin saja meningkat, bergantung pada jumlah pertandingan yang dijalani si pemain bersama Juventus. Selain
itu, jika di masa mendatang Juventus menjual Bentancur, Boca akan mendapatkan bagian sebesar 50 persen dari nilai penjualan tersebut. Bentancur yang baru berusia 19 tahun, bergabung dengan Boca dari Penarol saat usianya baru 14 tahun. Dia melakoni debut di tim utama Boca pada April 2015. Selama membela klub Argentina itu, dia tampil pada 61 pertandingan dan mencetak satu gol. Situs resmi Juve menyebut Bentancur bisa bermain di beberapa posisi di lini tengah, mulai dari gelandang bertahan hingga trequartista. Sebelum mendatangkan Bentancur, Juventus juga merekrut pemain sayap Riccardo Orsolini (20 tahun) dari Ascoli. Orsolini saat ini dipinjamkan ke Ascoli hingga akhir musim 2016/2017. Selain itu, Juventus juga telah mendapatkan bek Atalanta, Mattia Caldara (22 tahun) yang akan dipinjamkan ke Atalanta hingga 2018. (kmb33/rtr)
Rodrigo Bentacur
BPM/rtr
Minggu Pon, 23 April 2017
GELANGGANG
11
BPM/ist
SOROT - Akibat kekalahan PS Badung atas tuan rumah PS Sumbawa Barat 0-2, tim pelatih menyoroti kinerja pemain belakang. Salah seorang pemain belakang PS Badung Taji Prasetyo.
PS Badung Akui Keunggulan PS Sumbawa Barat
Mataram (Bali Post)PS Badung harus mengakui keunggulan tim tuan rumah PS Sumbawa Barat dengan skor 0-2, saat melakoni laga tandang perdana pada Kompetisi Liga 2, Grup VII di stadion Turide, Mataram, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (22/4) kemarin. Tim Keris yang relatif persiapannya hanya dua pekan, dituntut tampil harus bekerja keras saat dijamu tuan rumah PS Sumbawa Barat. Padahal dari segi permainan, tim asuhan pelatih Syahrial Effendy, Nyoman Sujata, Agus Tiono dan Freddy Herlambang lebih mendominasi. Akan tetapi, kenyataan di lapangan justru PS Badung kebobolan dua butir gol dari pemain Sumbawa Barat melalui serangan balik (counter attack) cepat. Gol pembuka kemenangan PS Sumbawa Barat dicetak Hafid, di menit ke-15. Tendangan keras Hafid yang mengarah ke gawang tak mampu dibendung kiper PS Badung Syamsidar. Berkat gol Hafid ini, PS Sumbawa unggul 1-0 hingga turun minum. Unggul sebiji gol, penampilan tuan rumah PS Sumbawa pada paruh kedua makin mengembangkan permainannya Apalagi mereka tampil di depan pendukungnya sukses menambah sebiji gol lagi, lewat gocekan Husein pada menit ke-70. Gocekan Husein kembal memperdaya kiper Syamsidar, hingga memperbesar kemenangan timnya menjadi 2-0. Sampai akhir pertandingan, PS Sumbawa Barat tetap unggul 2-0. Pasca laga, manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana mengakui kedua gol lawan tercipta berawal dari serangan balik cepat. Oleh sebab itu, dirinya menyimpulkan, kinerja defender PS Badung membuktikan benteng pertahanan Tim Keris rapuh. ‘’Kami minta tim pelatih, agar melakukan eveluasi terhadap kinerja defender, demi perbaikan dalam melakoni laga berikutnya, ke kandang Persekam Metro Malang pada Minggu (30/4) nanti,’’ saran pria yang akrab disapa Koming ini. Di sisi lain, pelatih kepala Syahrial Effendy mengakui dua gol lawan tercipta karena para pemain belakang kurang konsentrasi saat mendapatkan tekanan atau serangan dari lawan. Untuk itu, kekalahan perdana ini menjadi bahan evaluasi bagi dirinya. ‘’Kelemahan tim ini akan kami benahi saat berlatih di Bali. Di samping itu, anak-anak juga kurang piawai dalam menuntaskan peluang emas untuk dikonversi menjadi gol,’’ ungkap Syahrial. (022/r)
Cina Masters
Indonesia Tanpa Wakil di Final
Jakarta (Bali Post)Indonesia tak dapat mengirimkan wakilnya ke babak final kejuaraan China Masters 2017. Pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia dihentikan oleh wakil tuan rumah Wang Yilyu/Huang Dongping dengan dua game langsung 16-21, 8-21. Penampilan Hafiz/Shela memang antiklimaks di babak semifinal, Sabtu (22/4) kemarin di Changzhou, Tiongkok. Hafiz/Shela yang merupakan unggulan kedua harus mengakui ketangguhan Wang/Huang yang dijagokan di tempat kelima. “Hafiz/Shela agak kurang sabar, tetapi posisi lawan juga memang tidak gampang dimatikan. Hafiz/Shela sering terburu-buru mau mematikan bola, tetapi jadinya malah melakukan kesalahan sendiri,” komentar Vita Marissa, Asisten Pelatih Ganda Campuran PBSI yang mendampingi Hafiz/Shela bertanding. Sementara itu, pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto yang menjadi harapan juga tak dapat menjaga asa tim Merah-Putih. Berry/Hardi ditundukkan wakil Negeri Sakura, Takuto Inoue/Yuki Kaneko 9-21, 13-21. “Berry/Hardi terlalu banyak melakukan unforced errors, bola-bola di depan net juga kalah, jadi senantiasa tertekan. Pertahanan Berry/Hardi juga kurang baik, begitu dapat serangan, mereka juga tidak bisa mematikan,” ujar Aryono Miranat, Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI. “Selalu tertinggal jauh, karena banyak mati-mati sendiri, Berry/Hardi juga kalah dari segi penempatan bola-bola datar atau no lob-nya. Evaluasinya ke depannya semuanya perlu ditingkatkan, baik kualitas fisik maupun mental,” tambah Aryono. Sementara itu, Hendra Setiawan yang kini berduet dengan pemain Malaysia Tan Boon Heong, juga tak dapat melewati babak semifinal. Hendra/Tan dikalahkan unggulan pertama dari Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin, setelah berjuang tiga game dengan skor 14-21, 21-13, 18-21. (022/r)
BPM/ist
TERSINGKIR - Ganda campuran Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia tersingkir di babak semifinal pada China Masters 2017, pasca ditundukkan atlet tuan rumah Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping dengan skor 16-21, 8-21, Sabtu (22/4) kemarin.
BPM/wan
KANDANG PERDANA — Tim Bali United bakal menjamu lawannya, Persipura Jayapura pada laga kandang perdana dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (23/4) sore ini.
Pemain BU Awasi Pergerakan Boaz Mangupura (Bali Post)-
Para skuad Bali United (BU) diintruksikan mengawasi pergerakan bomber berbahaya Boaz Solossa, saat BU menjamu Persipura Jayapura dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (23/4) sore ini. Dalam laga kandang perdana ini, BU mematok poin penuh atau harus bisa menundukkan lawannya. Pelatih Hans Peter Schaller di Kuta, Sabtu (22/4) kemarin menjelaskan, pihaknya memahami betul karakter Boaz Solossa . Apalagi Hans Peter Schaller ketika menjabat asisten pelatih timnas, sering melatih Boaz. Kendati demikian,
bukan berarti skuad Tim jayapura bukan hanya Boaz yang perlu dikawal ketat, tetapi seluruh pemain pasti berbahaya. Oleh sebab itu, bukan hanya kapten Fadhil Sausu yang bertugas mematikan pergerakan Boaz, tetapi
rekan setim lainnya juga patut diwaspadai pergerakannya yang mengancam pertahanan Tim Serdadu Tridatu. Selain itu, Hans Peter juga sudah mengevaluasi dan menganalisis kelemahan tim BU saat ditundukkan Madura United
(MU) 0- pada laga perda pekan silam. Hans Peter berharap asuhannya tak lagi membuat kesalahan sendiri, sebagaimana timnya kalahkan Madura United. Di sisi lain, pelatih Persipura Liestiadi timnya juga optimis bisa mencuri poin saat dijamu BU, sore ini. ‘’Kami ke Pulau Dewata ini bukan untuk pelesir, namun bertanding dan pulang membawa poin, sebab pascadijamu BU, kami melanjutkan perjalanan ke
Padang, guna meladeni tuan rumah Semen Padang, sebut Liestiadi. Diakuinya, dirinya mengamati BU mengalami kemajuan pesat sejak ditangani Hans Peter, dibandingkan saat dilatih Indra Sjafri. Liestiadi menerangkan, asuhannya kompak dan solid di dalam tim, sebab selama latihan mereka berdisiplin tinggi. ‘’Faktor inilah yang menjadi motivasi anak-anak untuk mencuri poin di kandang BU,’’ terang Liestiadi. (022)
Timnas Cricket Putri A dan B Jumpa di Final Mangupura (Bali Post)Timnas cricket putri A dan B jumpa pada babak final turnamen Kartini Cup III/2017 di Lapamgan Udayana, Bukit, Jimbaran, Badung, Minggu (23/4) ini. Pada babak semifinal, Sabtu (22/4) kemarin Timnas A mengalahkan Badung, sedangkan timnas B menundukkan DKI. Kordinator Turnamen Soni Hawoe, di sela-sela turnamen, kemarin, menjelaskan, final timnas A dan B sangat ideal, dan pantas mereka bertemu
pada laga pamungkas. Alasannya, mereka lama menghuni pemusatan latihan nasional (pelatnas). Bahkan, timnas cricket Merah-Putih putri sudah melakukan try-out ke mancanegara dan hasilnya sangat memuaskan. Soni Hawoe menyebutkan, dalam lawatannya ke Korea, timnas cricket putri melakukan lima kali pertandingan dan empat kali memetik kemenangan. Selanjutnya, meladeni Timnas putri Malaysia di Negeri Jiran,
timnas Indonesia bertarung empat kali dan skornya unggul 3-1. Kemudian Timnas Indonesia bertandang ke Singapura, melawan timnasnya, hasilnya timnas Indonesia unggul 3-0. ‘’Berdasarkan pertimbangan inilah, kami optimis menyabet emas pada SEA Games, di Malaysia, Agustus mendatang. Apalagi pesertanya hanya empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand dan tuan rumah Malaysia,’’ jelas Soni Hawoe. (022)
BPM/022
SEMIFINAL — Laga semifinal antara Timnas Cricket putri A melawan DKI pada turnamen Kartini Cup III/2017 di Lapangan Udayana, Bukit, Jimbaran, Badung, Sabtu (22/4) kemarin.
Ambara dan Bramastra Tetap Tangani Perseden Liga 3
BPM/kmb30
ADU CEPAT - Pembalap nasional adu cepat dengan pembalap asing di ajang Banyuwangi Internasional BMX 2017 di sirkuit BMX Kedungrejo, Muncar, Banyuwangi, Sabtu (22/4) kemarin.
Banyuwangi Internasional BMX 2017
Pembalap Putri Nasional Borong Juara
Banyuwangi (Bali Post)Ajang kejuaraan balap sepeda BMX Internasional Banyuwangi 2017, menjadi milik pembalap putri nasional. Tiga pembalap putri kebanggaan Indonesia menyapu bersih juara di kelas elite women dalam race pertama di sirkuit BMX Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Sabtu (22/4) kemarin. Pembalap andalan Indonesia Elga Kharisma Nofanda menjadi yang pertama di laga final. Di urutan kedua ditempati Cupi Novianti dari timnas, serta di urutan ketiga di raih Tifania Adine Almira Azaria dari Thrill Factory Team Indonesia. Sementara dua pembalap Malaysia, Noor Quraataina dan Ariana Nurminda Arifin harus puas di posisi keempat dan kelima. Prestasi yang diukir para pembalap putri nasional ini, mengulang kemenangan di ajang serupa 2016 lalu. Bagi Elga, kemenangan kali ini bukan didapat dengan mudah. Meski tercatat sebagai atlet andalan SEA Games
dan Asian Games, gadis yang menyandang predikat Ratu BMX Asia Tenggara ini tetap menjalani pemusatan latihan sebelum bertanding. “Saya sebulan bersama tim latihan di sini (sirkuit Muncar). Kami tak pernah anggap enteng lawan,” kata Elga usai menerima trofi kejuaraan. Dari kemenangan ini, pembalap asal Malang, Jawa Timur tersebut menargetkan bisa mendulang emas di ajang SEA Games mendatang. Tak hanya kelas elite women di kelas junior women, pembalap Timnas Widji Lestari sukses menjadi juara. Sementara itu di kelas elite men, pembalap nasional Gusti Bagus Saputra dari Timnas, harus puas di posisi runner- up. Posisi pertama direbut pembalap Jepang, Kohei Toshi. Meski baru pertama kali bertanding di Banyuwangi, pembalap andalan Negeri Sakura itu mampu mengungguli pembalap-pembalap Indonesia, termasuk dari Australia dan Malaysia. Di kelas bergengsi ini, dua pembalap Timnas
Toni Sarifudin dan Rio akbar meraih posisi ketiga dan keempat. Bagi Bagus, bertanding di Banyuwangi menjadi kesempatan perdana. Dia mengaku cukup tertantang dengan sirkuit BMX di kota Gandrung ini. “Yang membuat bangga, penontonnya antusias dari pagi hingga sore,” ujarnya. Di kelas junior men, dua pembalap Timnas, Faza Ahsana R dan Yussi Wakhidur R menyabet posisi dua dan tiga. Kemenangan di race pertama ini akan dipertaruhkan lagi di race kedua, Minggu (23/4) ini. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi Internasional BMX menjadi cara mengembangkan sport tourism. “Jadi, kami kembangkan pariwisata berbasis olahraga,” jelasnya. Tak sekadar menumbuhkan olahraga, kegiatan ini, kata dia juga membangkitkan potensi ekonomi warga. “ Saat ini 90 persen peserta menginap di homestay yang disiapkan warga sekitar sirkuit,” tuturnya. (kmb30)
Denpasar (Bali Post)Nyoman Ambara dan AAK Bramastra kembali dipercaya mengarsiteki tim Perseden Denpasar yang akan berlaga di kancah Liga 3. Kinerja duet pelatih tersebut juga didampingi Nyoman Magrung Jumada, serta pelatih kiper Putu Dian Ananta. Demikian keputusan rapat internal Askot PSSI Kota Denpasar di Gedung DPRD Denpasar, Sabtu (22/4) kemarin. Ketua Umum Askot PSSI Denpasar Eko Supriadi mempercayakan manajer tim Perseden Liga 3 kepada IGAN Anom Jaksa Saputra dan Nyoman Tananjaya Asmara Putra. Untuk tim Porprov Denpasar, pelatih dipercayakan kepada Dede Mahatma Darma, Putu Roy Antara, Komang Agus Budiarta, dan Johan Charles dengan AA Putu Sudirka Yoga Semadi. Eko menegaskan, skuad
Porprov belum diputuskan KONI, namun kecenderungannya mengacu pada usia di bawah 20 tahun, atau kelahiran 1997. Dasar pertimbangannya, kata dia, mereka kelak bisa diproyeksikan berlaga di ajang Pra-PON awal 2019. ‘’Sementara pelaksanaan Porprov Bali XIV, jadwalnya September 2019, sehingga harus disiapkan lebih dulu,’’ tuturnya. Untuk tim Piala Soeratin U-17, manajernya AAN Candra Gupta dan Ketut Jelada, serta pelatihnya Sandika Pratama, Ida Bagus Bayu Suarjaya dan Jimmy Hariyuda. Sedangkan tim Perseden U-15, manajernya Made Diatmika dan ditangani pelatih Ari Wahyu Wandira, Herman dan Komang Mariawan. ‘’Untuk tim futsal Porprov Denpasar manajernya Ismoyo Soermarlan,’’ terang Eko. (022)
BPM/022
RAPAT - Suasana rapat Askot PSSI Kota Denpasar di gedung DORD Kota Denpasar, Sabtu (22/4) kemarin. Rapat memutuskan pembentukkan manajer dan pelatih tim Perseden Liga 3, sepak bola dan futsal Porprov Denpasar, Tim Piala Soeratin U-17, serta U-15.
LAGA
12
Minggu Pon, 23 April 2017
Tercepat di FP 2, Marquez Belum Puas Austin – Berhasil menjadi yang tercepat dalam latihan bebas kedua di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, tak lantas membuat pembalap Repsol Honda Marc Marquez puas. Ia mengungkapkan, bahwa hasil yang didapatnya itu bukanlah apa-apa. Dengan catatan waktu 2 menit 04,061 detik, Marquez mampu menempati tempat pertama, mengungguli pembalap Movistar Yamaha Maverick Vinales di urutan ketiga dengan catatan 2 menit 04,451 detik. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengaku belum puas dengan hasil yang dimilikinya itu. “Pada akhirnya posisi bukanlah hal yang sangat penting pada sesi latihan bebas. Saya menggunakan ban soft, sedangkan Maverick tidak. Namun saya cukup senang karena dapat tampil konsisten dan bekerja baik dengan tim,” ujar Marquez, Sabtu (22/4) kemarin. Kendati demikian, pembalap bernomor motor 93 itu merasa masih ada beberapa bagian yang harus dibenahi oleh timnya agar dapat tampil lebih maksimal. Utamanya, Marquez menyoroti faktor lintasan bergelombang yang belum dapat ditaklukkannya secara penuh. “Kami masih dapat meningkatkan performa di beberapa bagian. Namun kami memiliki permasalahan dengan ban depan dan juga untuk mengatasi lonjakan. Itu seperti motor Yamaha, ketika di Argentina dan juga di Austin benar-benar bagus saat mengatasi lonjakan. Itu benar-benar stabil, sementara Honda bergerak banyak,” imbuh Marquez. Marquez juga mengaku belum menemukan cara ter-
baik untuk melewati sektor empat. Pebalap Spanyol ini mengaku belum menemukan jalur terbaik untuk mendapatkan catatan waktu yang lebih cepat. Pebalap 24 tahun tersebut, lalu menjelaskan bahwa dia mengerem sedikit lebih lambat saat memasuki tikungan, sehingga bisa mendapatkan putaran lebih baik yang mengantarnya menjadi pembalap tercepat. “Ban depan tahun ini lebih baik, masa pakainya juga lebih lama. Namun, benar bahwa ketika kamu tidak mendapatkan setelan motor yang bagus, kamu akan bermasalah dengan ban depan,” kata Marquez. “Ketika kamu tidak punya akselerasi terbaik, kamu akan bermasalah dengan pengereman dan kamu makin bermasalah dengan ban. Karena alasan itulah kami lebih bermasalah dengan ban depan, dibanding pembalap lain,” ujar dia lagi. Sejak naik ke MotoGP pada 2013, tahun ini merupakan kali pertama Marquez menjalani seri ketiga tanpa meraih satu pun kemenangan
dari dua seri sebelumnya. Dua balapan pertama musim ini, GP Qatar dan GP Argentina selalu dimenangi Vinales, yang kini memimpin klasemen dengan total 50 poin. Tahun ini merupakan kali kelima GP Americas digelar. Dari empat penyelenggaraan sebelumnya, Marquez selalu keluar sebagai pemenang dengan mengawali balapan dari pole position. Sepatu Baru Marc Marquez bakal tampil mencolok di seri ketiga MotoGP. Dia akan menggunakan
sepatu spesial untuk balapan di MotoGP Austin. Seperti foto yang diunggah Marquez di akun Twitter pribadinya, dia mendapat sepatu baru dari sponsornya, Alpinestars Supertech R. Sepatu tersebut didesain sesuai dengan bendera Amerika Serikat (AS). Sepatu tersebut didominasi warna merah, putih dan biru. Tidak hanya itu, di bagian depan sepatu terdapat wajah monumen yang sangat ikonik di AS, yakni Patung Liberty. Untuk bagian belakang, nama Maquez dan nomor balapnya juga terpampang. Itu merupakan desain yang sangat berarti untuk pembalap asal Spanyol tersebut. “Desain sepatu spesial untuk MotoGP Austin. Terima kasih,” kicau Marquez. Marquez akan berharap sepatu barunya tersebut dapat membatunya meraih hasil baik di Austin. (kmb33/rtr)
Marc Marquez
BPM/rtr
Lorenzo Sulit Jinakkan Motornya Tanpa Rondo, Bulls Kalah dari Celtics
Texas – Pebalap penguji Ducati, Michele Pirro, menyebut masalah utama Jorge Lorenzo saat ini adalah adaptasi dengan motor Desmosedici GP17. Pria yang juga analis trek Lorenzo tersebut mengatakan sang pebalap hanya butuh waktu untuk bisa bersaing di barisan depan. Lorenzo memang terpuruk bersama Ducati pada dua balapan awal MotoGP 2017. Pada MotoGP Qatar, 26 Maret 2017, pebalap asal Spanyol itu hanya finis ke-11. Sementara pada balapan MotoGP Argentina, 9 April 2017, Lorenzo justru tak mampu finis setelah terjatuh pada lap. pertama di tikungan pertama. “Saya pikir masalah utama Jorge adalah adaptasi dengan Ducati, yang mana untuk pebalap yang datang Yamaha selalu kesulitan. Dia mencoba untuk mengatasi motornya, namun dia butuh waktu, meskipun kami tahu tak ada banyak waktu saat harapan sangat tinggi,” ujar Pirro, Sabtu (22/4) kemarin. Pirro mengaku Lorenzo akan mengatasi masalah ini. “Jorge sang juara yang hebat dan saya yakin dia akan berada
Jorger Lorenzo
BPM/ap
di tempat yang dia inginkan,” tuturnya. Pria asal Italia ini mengatakan telah berusaha untuk membantu Lorenzo lebih mengenal motor Desmosedici. Namun, Pirro tak bisa mengatakan sejauh mana perkembangan yang dialami pemegang tiga gelar juara dunia MotoGP itu. “Kami hanya membutuhkan beberapa balapan lagi untuk menempuh jarak yang lebih banyak. Di Argentina, dia tak melakukan balapan karena masalah di tikungan
Monte Carlo Masters
pertama, sedangkan di Qatar dia melakukan beberapa kesalahan. Jadi kondisi saat ini tak membiarkan kami untuk melihat, apakah Jorge Lorenzo dan tim membuat langkah maju atau tidak. Motor ini sudah siap untuk bertarung di posisi depan, dan pada waktunya nanti kami akan melakukan itu,” ungkap Pirro. Lorenzo sendiri) masih berusaha keras akrabi Ducati Desmosedici GP17, termasuk pada latihan hari pertama MotoGP Amerika 2017, Jumat (21/4). Meski tak masuk sepuluh besar, hanya bercokol di posisi 11 tercepat pada latihan bebas petang hari alias Free Practice 2 dirinya cukup senang. “Kita masih ada kesempatan latihan esok hari pada FP3, tapi paling penting adalah saya semakin nyaman mengendarai Desmosedici sejak di Argentina,” ujar Lorenzo. “Posisi berkendara beri banyak kepercayaan diri dan lebih aman masuk tikungan, serta secara keseluruhan lebih baik pada kemampuan motor,” katanya lagi. Jika memang demikian, maka patut ditunggu kiprahnya di balapan nanti. (kmb33/rtr)
Goffin Tumbangkan Djokovic
Monte Carlo – David Goffin membuktikan keperkasaannya dengan menumbangkan Novak Djokovic ketika petenis unggulan ke-10 asal Belgia itu melangkah ke semifinal Monte Carlo Masters lewat kemenangan 6-2 3-6 7-5, Sabtu (22/4) kemarin. Mantan petenis nomor satu dunia Djokovic mampu menyelamatkan empat match poin, namun berantakan setelah mendapat tekanan kuat dari lawan pada game kelima saat Goffin memastikan melangkah ke semi final untuk menghadapi raja lapangan tanah liat Rafael Nadal yang mengalahkan petenis Argentina Argentine Diego Schwartzman 6-4 6-4. Dengan kalahnya Djokovic, itu berarti semua petenis peringkat tiga besar telah tersingkir dari kompetisi, setelah hari Kamis (20/4) lalu, Andy Murray dan Stan Wawrinka telah berkemas lebih dulu. Goffin sebelumnya belum pernah mengalahkan petenis peringkat tiga besar. Catatan itu sepertinya akan terus berlanjut ketika Djokovic unggul lebih dulu dengan 4-2 di set
penentu. Akan tetapi, petenis dengan koleksi 12 gelar Grand Slam, Djokovic yang mengincar gelar ketiganya di Monte Carlo kehilangan lima dari enam game berikutnya, sehingga petenis peringkat 13 dunia Goffin, akhirnya memastikan satu tempat baginya di babak empat besar dengan memanfaatkan match point kelimanya. Djokovic merasa ia seharusnya bisa membuat lebih banyak peluang di sepanjang pertandingan. “Saya mengawalinya dengan lamban, karena sebelumnya saya melakoni dua pertandingan yang cukup panjang di babak sebelumnya,” ungkap Djokovic. “Tetapi seiring dengan berjalannya pertandingan, saya merasa baik-baik saja. Anda tahu, saya secara fisik baik-baik saja. Kami melakoni banyak rally. David bermain dengan sangat cepat. Saya pikir saya bermain dengan sangat baik dalam satu setengah set, dari awal hingga set kedua. Saya mendapatkan peluang saya. Saya benarbenar melakukannya. Saya hanya tidak menggunakannya
David Goffin
BPN/rtr
dengan baik,” imbuhnya. Sementara itu dengan kemenangannya itu, Nadal sedang mengincar rekor ke10 gelar Monte Carlo. Pada pertandingan perempat final lainnya, spesialis lapangan tanah liat asal Spanyol Albert Ramos mengalahkan unggulan kelima asal Kroasia Marin Cilic dengan 6-2 6-7 (5) 6-2. Begitu juga petenis Prancis Lucas Pouille, mengawali permainan yang cepat sebelum bekerja keras mengalahkan petenis Uruguay Pablo Cuevas lewat kemenangan 6-0 3-6 7-5. (kmb33/ap)
BPM/ap
JEMPOL - Pemain Chicago Bulls Rajon Rondo yang mengalami cedera pada jempolnya tengah berbicara pada Nicola Mirotic sebelum pertandingan, Sabtu (22/4) kemarin.
Chicago – Boston Celtics akhirnya bangkit. Mereka meraih kemenangan pertama di playoff tahun ini dan memperkecil ketinggalan atas Chicago Bulls menjadi 1-2. Bermain di United Center, Chicago, Sabtu (22/4) kemarin Celtics meraih kemenangan 104-87. Hasil laga ini membuat Celtic berhasil memperkecil ketinggalannya menjadi 1-2, setelah selalu kalah di dua game pertama. Celtics sudah unggul jauh sejak kuarter awal dalam posisi 33-15. meski Bulls berupaya bangkit di kuarter selanjutnya dengan keunggulan 26-11, Celtics masih tidak terkejar. Skuat besutan Brad Stevens makin tak terkejar setelah kembali unggul di dua kuarter terakhir. Al Horford jadi pemain terbaik Celtics di laga ini dengan 18 poin dan delapan rebound yang dia kumpulkan. Sementara di pihak Bulls, Dwayne Wade berhasil mengoleksi 18 poin. Bulls kesulitan mengimbangi Celtics karena persentase tembakan mereka sangat buruk (39,3 persen) dan melakukan banyak turnover (18). Absennya sang playmaker Rajon Rondo berpengaruh besar terhadap efektivitas serangan Bulls. Rondo tak bisa bermain karena mengalami patah jempol kanan pada game kedua. Rondo tak perlu menjalani operasi, tapi dia akan absen sekitar tujuh hingga 10 hari. Rondo merupakan pemain kunci Bulls saat dua kali mencuri kemenangan di kandang Celtics dengan mencetak rata-rata 11 poin, 8,5 rebound, dan sepuluh assist per game. Dia bahkan hampir mencatat triple-double pada game kedua. Tanpa Rondo, tugas sebagai playmaker Bulls diemban Jerian Grant dan Michael CarterWilliams. Pada game ketiga, Grant dan MCW tampil kurang meyakinkan. Grant tak menyumbang assist, sedangkan MCW hanya mendulang dua poin dan empat assist. Meski kalah pada game ketiga, Chicago Bulls masih unggul 2-1 atas Boston Celtics. Game keempat masih akan dimainkan di kandang Bulls, United Center, Chicago, Senin (24/4) nanti. Pemain celtics Jae Crawder menyatakan bahwa Bulls benar-benar seperti tim yang berbeda. “Kami memiliki rencana yang pasti untuk menghadapi mereka ketika bermain tanpa Rondo. Kami berhasil membuat mereka tanpa pergerakan yang baik,” ujarnya. Sebaliknya, Pelatih Bulls Fred Hoiberg tidak terlalu kecewa dengan hasil ini. “Kami akan melakukan evaluasi dan kembali membuat strategi-strategi agar bisa menang lagi,” katanya. Juga akhirnya meraih kemenangan di game ketiga adalah Oklahoma City Thunder usai menundukkan Houston Rockets dengan 115-113. Dengan hasil ini, Thunder sukses memperkecil ketinggalannya menjadi 1-2. (kmb33/rtr)
Sastra
Redité Pon, 23 April 2017
I Kaki Dengkil
Sang Wijayasastra 3
MATIMPAL wengi, masaput damuh, mailén suaran gumatat-gumitit, sapisan-pisan krékékan dongkangé ngraksa wengi kapiragi ngenyehin. Asapunika nyen kawéntenan I Kaki Dengkilé nyabran wengi ring kubonné. Asapunika naler wengi mapagang kajeng kliwoné puniki, Ipun padéwékan ring kubonné, kantené bengang-bengong. Sampunang nyen ngawag-ngawag nganikaang I Kaki Dengkil bengang-bengong wawu asapunika kawéntenané. Wantah piragina antuk Ipun, baya punika. Midep upet-upeta. Kocap sampunang patehanga Ipun sareng I Caék sané nunggil wengi bengang-bengong ring jembatané di jaba. Naler sampunang patehanga sareng I Saidin sané nunggil wengi padéwékan mabaos padéwékan ring langgaré. I Caék masolah kadi punika santukan Ipun wingung santukan kicalan somah tur pianak keni muntabér. I Saidin masolah kadi punika santukan kaonina padem antuk mémé-bapanné sinarengan ngantung awak. Waluya I Kaki Dengkil mamalih padéwékan magenah ring kubonné sasukat kurenanné ngaonin, punika kocap santukan Ipun mamanah ngawanaprasta. Kénten kocap. Wantah makayun ngage, dados, wantah nénten naler dados. Sasukaté magenah néwék ring kubonné, makasami ubat-abita. Sajeroning tattwa, susila, tur upakarané bit-bita, makasami pelihanga. Kocap Ipun melihang madasar antuk panepas sastra. Sakadi sané wenginé puniki, I Kaki Dengkil kocap sedekan ngamanahang “manasa dosah”. “Mara mamanah jelé dogen suba dosa? Kénkén pikamkamné né? Koné beneh-pelihé, iwangpatuté, selem-putihé, rwa bhinédané tusing nyidayang pasahang,” I Kaki Dengkil ngrémon asapunika wenginé puniki. Wenginé puniki I Kaki Dengkil pamuputné ngamanahang indik dosa ring sawewengkon mamanah. Dosané punika, nénten kamanten riantukan parilaksana sané tan manut. Napi pawilangané tan manut? Puniki sané sukil pisan manahanga antuk I Kaki Dengkil. Daldalané indik “manasa” punika, manahé punika mapakilitan sareng kasujatian manusané. Manut panampén I Kaki Dengkilé, wénten kasengguh manusa sujati boya ja manusané sané nyeleg sekala puniki. Raris, wénten sané kasengguh manusa angga sarira, manusa sekala. Rauh iriki, I Kaki Dengkil jenget ngamanahang pawilangan masahang manusa niskala tur manusa sekala. Durung rauh derika, sagét I Kaki Dengkil éling ring lontar kanda pat sari, kanda pat bhuta, tur kanda pat déwané. “Dong nah té, sujatiné manusané lekad ajak lelima acepokan? Ada ané maluan, ada ané durian lekad? Sujatiné angga sarirané ené paling duri? Rasané tusing! Makalelima acepokan lekad. I Yéh Nyom, I Getih, I Ari-ari, tur I Lamas sibarengan lekad ajak angga sarirané? Kéto asané, nyama paté susatya tiaga nyaga padéwékan manusané. Kuala kéwéhné, kija ja keneh manusané, kema etuta tekén nyama paté. Jelé kenehné, ka jelé lakuna, melah kenehné, ka melah lakuna.” I Kaki Dengkil mautsaha ngamanahang baos wijayasastrané, majalaran ngamanahang kasujatian manusané manut susastra sané paosina. Santukan sané kasengguh wijayasastra punika nyirnayang “manasa dosah”. Buut pisan I Kaki Dengkil mamanah. Susut rasayanga manahné kantos kebet-kebet péléngané. Ipun ngamanahang dados “manasa dosahé” punika neket ring padéwékan sajeroning manusané. Napi malih ring paragaan Ida Sang Angawaraté. Ngudiang asapunika, nénten sios santukan Sang Angawaraté ngraksa walatandané makasami. Sané karaksa punika wenang kaupapira. Wenang kauratiang kasujahterannyané. Punika awanan, patutné Sang Angawarat ngruruh pamargi ngupayakena kasujahteran punika, waluya medal saking “manasa dosah”. “Né kénkén madan kéto? Apa kaangkat Sang Angawarat madaya corah apang mapikolih anggona nyukertiang jagat? Béh né patakon sukil buin abesik. Koné dosa ingaran dosa jua. Sang Pandu dogén dugasé lina kalablab di kawah jambangané!” I Kaki Dengkil sayan lempuyengan ngamanahang idik “manasa dosahé” punika manut gagelaran wijayasastra. Sayan wengi, sayan jenget I Kaki Dengkil mamanah. Kocap wijayasastrané maosang dedosané punika, nénten jagi kalémpasang. Sapusira ugi sané ngardi dosané punika jagi neket kabakta sekancan-kancan dados karma. Kateplukan suaran celepuké wenginé puniki, ngawinang I Kaki Dengkil kesiab tur saharsa ngadébras bangun. “Gagelaran wijayasastrané, ngawinang Sang Angawaraté ngraina maupaya nyirnayang “manasa dosah”. Sapusira ugi marasa déwék maparagayan Sang Angawarat ring wawengkon panegara, pradésa, tur kaluwarga, margiang punika ngraina.” Asapunika pidartan I Kaki Dengkilé sambilanga mamargi munpunin toya. Sambilanga ngrambang “Om. Ksantawya manasa dosah”. Busan-busan rerambangan I Kaki Dengkilé asapunika. (Jelantik)
Nyander Dedari Kapetengan Nyoman Manda PETENG dedet sing ada bulan, tuah bintang ané klélam-klélam di langité ané enggang girang natakin bintang maplalianan saling uber. Sasih Kanem cicingé ngongkong pegat-pegat, langah anaké pesu krana masan sasih kéné liu anaké gelem méncrét, ngutah mising. Suba liu ané mati, pegat nyambung ka semané. Jani nanem, buin maniné buin mambang krana ada buin ané mati. Kaak-kuek anaké ngutah matangguran di Désa Lodtungkang nyihnahang liu anak gelem. Baliané kéweh suba matetulung. Sedek matulung dini, ané di samping suba buin nyagjag krana nyamané ngutah mising. Munyin anaké makuus nyimbuh matangguran di désané. Peteng sing bani anak pesu krana koné ada anak majalan. Gedebaggedebug anak gedé selem denges, anak macaling. Koné ento para réncang Ratu Gedé Macaling krana Ida ngalih pawales dugas pidan. Kocap ené satua pidan ada anak lingsir sakti di pasisi kelod di
Bali kadéna bisa ngiwa dadiné anaké liu gedeg terus orosa abana ka pasih. Anaké ento abana ka pasihé gantungina pabaat batu apang kelem tur mati lemes di pasihé. Nanging anak mula patut, lantas Ida kampih di Nusa. Ngwales bikas anak ané jelé totonan, sabilang sasih Kanem Ida lunga ka Bali sareng réncangané. Ada koné pabesen Ida tekén sisyané tur sametoné di Bali nyén ja ané sing bareng pidan ngusakasik Ida, apang nganggo cihna gelang benang tridatu tur paumahané apang gantungina pandan, témbokné apang matampak dara putih. Ida tuah ngalih anak ané mabikas jelé dugas pidan. Yén masan kéné, krama désané sabilang peteng mabakti nunas ica di pura apang sing sanget Ida Ratu Gedé Macaling duka pacang ngwales sakit ati. Dina petengé ento, Nyoman Suarti bareng masi mabakti ajak timpal-timpalné curu bajang. Makejang nyeh apang sing ja kéna grubug.
13
“Sajaan Nyoman, dadi berag jani?” ada timpalné matakon. “Miriban makelo sing dengokina,” ada masi timpal ngempurin. “Sing ja kéto, tiang biasabiasa duén baan gumi buka kéné, nyehé miriban ngranaang tiang ngenah berag.” “Dumadak Ida Bhatara sesuhunan swéca apang raga ajak makejang selamet.” “Suba ajak lima anak kecag,” ada ané makeengan. “Suba liu ané kaambil.” “Dadi kapah pesan Nyoman ngenah pesu?” timpalné nyigit. “Nyén anaké bani pesu apabuin peteng-peteng,” Nyoman Suarti alon masaut. “Satondén guminé kakéné, Nyoman Suarti masi kapah pesan pesu,” ada buin timpalné matakon. “Ah....” Nyoman Suarti nguntul duén, dumadak timpalné sing nawang apa ané ngranayang ia kapah pesu apabuin mandus ka tukadé sesukat bapanné nepukin ia mabalih drama ajak Wayan Harma, tunangané. Bapanné sing pesan setuju apabuin ia bakal ngantén ajak anak lacur tur sorohan lén. Ia soroh mekel, bapanné dot pesan apang ia ngantén ajak soroh mekel. Ento titisan leluhur, leluhur. Bapanné dadi mekel pidanan di désanné. Lantas ia ngancan sebet sesukat tunangané jag sing ngenah-ngenah, ilang sing ada satuané. “Dadi bengong Nyoman?” ia makesiab krana ada timpalné maang bunga krana pamuspané bakal kakawitin. Kidung Wargasariné nglantunin kuping kasandingin bajran pamangkuné. Prajuru désané mapajar mangda sareng sami sregep nunas ica mangda iraga sareng sinamian manggihin rahajeng tur selamet tan keneng kapidukan. Lantas pamuspané kalaksanayang katuntun antuk sang pamangku. Sepi jangkep makejang santep nunas ica ring Ida Sang Hyang Prama Kawi apang désané wusan keni kabencanan sakadi mangkin. Wus kénten lantas paica wangsuh padan Ida Bhatara kalanturang nunas bija. Sawusan muspa, liu masi krama banjaré nunas tirta bakal abana budal, katunasang anak ané enu sungkan jumah kéto masi anggo ngetisin sekancan wewangunané di pakarangan apang sing malané nyidayang ngrambah umah pakarangan. Nyoman Suarti bakal mulih, ada timpalné maakin makisikisi. Nyoman Suarti muané ngenah makesiab krana timpalné ngorahang Wayan Harma dibi sanja teka krana ada
mulihan. *** Dingin ngereng di sisin Danu Baturé, sayongé tebel pesan apa buin ngancan nyanjaang. Ngrépé sayongé ka tundun gunungé ané nyodog nyanteeng. Anaké di Kedisan yén nyanjaang suba pada ka sisin danuné bakal mandus. Tuah di danuné anaké mandus. Liu makrubung saput grenong bakal mandus ka sisin danuné. “Nyoman sing bakal mandus?” Wayan Harma alon ngurut liman luhné ané enu bengong nyenteeng ngantenang Gunung Batur ané selem denges ngenah ba dauh. “ Tia ng enu ing e t d ug a s asasih ané suba liwat?” Nyoman Suarti polos masaut. “Dugas petengé ento, Nyoman Suarti bakal nutup pintu diwangan terus tiang teka nyander,” Wayan Harma kedék ngisi liman luhné. “Kadéna réncang Ratu Gedé selem ané gadebag-gadebug diwangan,” Nyoman Suarti masi makenyem. “Ento réncang Ratu Gedé selem denges ané nyander dedari kapetengan,” Wayan Harma nyibit lengen luhné. “Anak di désa ngadén miriban Nyoman Suarti ilang plaibang réncang Ratu Gedé Selem denges,” Wayan Harma nyelotéh padidiana krana Nyoman Suarti nengil duén nanging neneng muaniné sahasa makenyem. “Saja tiang plaibanga tekén réncang Ratu Gedé ka Danu Baturé,” Nyoman Suarti nyledét nganceng ngulgul muaniné. “Sebet Nyoman plaibanga tekén Wayan... sing tekén Mekel Wayan,” “Buin Beli ngomong kéto kanti tiang teked mai ento sing ja baana tiang nyak plaibanga,” Nyoman Suarti sada ngambul. “Nah eda ja sebet Nyoman manis, jani bapan Nyomané gedeg nanging yén suba nyén buin pidan iraga nyak ngelah anak cerik ditu miriban bapan Nyomané bakal endukan bedik japin ja cucunné sing anak mekel.” “Nah eda ento lantanganga, tiang bakal mandus malu,” lantas Nyoman Suarti magésonan ka danuné enu makaput kamben saduur nyonyoné. Mula kéto siman anak mandus di danuné. Wayan Harma masi mandus nanging joh sig gompyokan anak muani-muani. Ngancan ngremeng ngancan dingin. Nyoman Suarti makenyem ngengedang nolih muaniné ané mandus joh ba dauh. -0-
Saking Langit Bali
Aswamédha Parwa
Paiketan Rwabhinéda Olih : I K. Satria, S.Ag YÉNING telebin kawéntenané punika, minab wénten sané akéhan miwah wénten sané akedik kawéntenannyané. Sané kabaosang Kshetrajna nénten malih kaliput olih kawéntenan rwabhinedané, sampun tatas tur putus kawéntenannyané. Wyakti sampun luput, sampun nénten malih keni panyungkan pikayunan liang miwah sebeté. Kawéntenan Kshetrajna wantah sampun kabaosang kautaman sujati. Sang sané sampun waged nyujur brahman wantah ngayunin jagaté puniki pinaka sekar padma sané kempah utawi mekar. Punika sané ngawinang indiké puniki ngicénin pikayunan sané ageng saha jimbar kekuwugnyané ngeninin indik jagat, boya jagat ageng kémanten sakemaon jagat alit utawi angga sarirané puniki. Sang sané sampun ngayunin sakadi asapunika wantah ngawinang jagaté puniki enteg sangkaning kautaman pikayunané sané sampun pageh ring kasatyan. Sané kabaosang Purusha wantah sané nénten malih prasida kaentulin olih sekancan kahuripan sekala, sakemaon ida sané ngardinin sekalané puniki wénten, mawinan méweh mikayunin kawéntenannyané punika. Irika raris kaimbayang kawéntenan Purushané punika sakadi sekar tunjung sané pinaka sthanan Ida Btara-bhatari sané dahat suci kawéntenannyané. Sakadi asapunika sané sampun kaunggahang ring susastra suciné, sané ngwetuang sami daging jagaté puniki wantah kautaman Purushané. Kawéntenan jagaté puniki wantah pinaka kawéntenan Purusha. Paiketan daging jagaté miwah Purushané punika winaluya sakadi kawéntenan sarwa mauripé sareng pakibehnyané ngamargiang kahuripan, dahat méweh minehang indiké punika. Yéning nirgamayang sakadi anak sané mamargi nuju genahé sané peteng dedet saha nénten keni antuk ngayunin napi sané wénten ring genahé punika. Sakémaon malarapan antuk makta sané kabaosang sunar, pacang prasida nguningin napi luwir sané wénten irika. Sané pinaka sunar wantah kaweruhan sané mautama. Yéning sampun sakadi asapunika kawéntenan kahuripané, wantah pacang sida nemu galang sangkaning kaweruhan sané mautama, yéning imbayang malih kawéntenan Purusha miwah kahuripané puniki wantah sakadi sunar utawi sundih. Sakantuné madaging minyak miwah benang, salaminnyané wantah ngwetuang sunar santukan madaging agni jnana sané mautama. Sakémaon, daging jagaté puniki wantah sangkaning purushané sané ngawinang, punika raris sané ngawinang sami sadaging sunaré pacang ical yéning sekancan daging benang miwah minyaké punika taler telas. Kahuripané taler sakadi asapunika, sami sané wénten taler pacang ngicalang sekancan
reramané ané gelem sanget pesan. Ia nguntul apang sing ja ngenah pesan, ngenah liang atiné krana ia bakal buin nepukin tunangané. Dadi hati pisan pidan Wayan jeg ilang mara bapané masebeng pedih nepukin ia mabalih drama ajak dadua di balé banjaré. Apa ia pedih tekén déwékné krana bapanné taén ngorahang ia sing pantes maakin anak sing soroh mekel. Apa ia enu inget tekén déwékné. “Ia koné jani dadi guru di Désa Kedisan di sisin Danu Baturé,” timpalné enu masi kisi-kisi. “Di sisin Danu Baturé ?” Nyoman Suarti liang matakon. “Nggih....” “Dadi joh pesan, koné di désa dini liu kuangan guru?” “Miriban ia lek krana pidan bapan Nyomané bes sanget ngetoang ia di aepan anak liu.” Liu kramané pasliweran bakal mapamit budal. Uling dija kadén tekané jgg Wayan Harma suba majujuk di samping Nyoman Suarti ajak timpalné. Nyoman Suarti makesiab nanging makenyem krana ia demen pesan buin macepuk ajak tunangané. Sing suba ada marambat japin ja miriban bakal tepukina buin tekén bapanné. “Buin mani lingsiran kemu ja ka umah luh mindon tiangé, tiang bakal ngantosang ditu ada bakal satuang tiang,” Wayan Harma gangsar ngomong tur neneng mindoné sada nyekenang. Mindoné maanggutan tur nolih Nyoman Suarti ané lantas maanggutan. “Pidan Wayan teka, kija duén Wayan dadi sing nyambat tekén tiang jag ilang,” Nyoman Suarti abedik sing gedeg japin ja bapanné taén nepukin ia di balé banjaré. “Buin mani tiang bakal liu nyatua,” Wayan Harma lantas magedi apang sing nyen buin dadi krana ulian bapan Nyoman Suartiné sing pesan demen yén pianakné bakal majangkepan ajak déwékné krana masi ada mindon Nyoman Suartiné ané sanget dot pesan tekén Nyoman Suarti. Krama banjaré liu bakal budal, prajuruné enu ngoyong krana ada ané bakal itunganga. Ngancan peteng guminé ngancan sepi, ngeres krana cicingé ngongkong ngulun cara ada anak léwat. Koné tutur anak désa ané taén nepukin, yén masan sasih kakéné liu anak gedé selem denges léwat ngaba bokat ajak kampil tapis bakal ngejuk anak, sangkalan liu anaké pules di telongan umahé apang sing tepukina tur umahé colékina tapak dara pamor ajak masangkétan don pandan apang sing nyidaang soroh kakétoné macelep ngalih
purushané, sangkaning cihna kawéntenan purushané punika wantah daging jagaté. Punika taler sané ngawinang patut kabaosang indik kawéntenan sané maurip punika wantah mapaiketan sareng kawéntenan purushané. Punika sané patut pisan kauningin olih para brahmana sané utama. Dwaning sayuwakti sampun akéh kapatutané punika kabaosang, katlatarang saha kauningayang, sakémaon jadmané sané nénten madué pikayunan sané hening saha budhi sané mautama, mawinan nénten wénten sané prasida ngresep kasujatian kahuripané puniki. Wantah sané setata teleb tur madué kasujatian sané pacang prasida molihang kabagian ring kahuripané yadiastun wantah molihang akedik kaweruhan. Asing-asing sané kamarginin wantah patut pisan katelebin. Lianan ring punika, sami sané kamargiang mangda prasida taler kauningin kasuksmannyané, yéning sampun sakadi asapunika wantah pacang prasida kabaosang patut. Irika raris jadmané pacang molihang sané kabaosang sujati. Yéning nirgamayang malih, sakadi anak sané pacang malelungaan, yéning sampun nguningin margi saha tetujonnyané wantah pacang prasida katemuang sané kaptiang, asapunika taler sang sané sampun tatas pacang prasida nguningin sané kabaosang utama becik. Patut taler kauningin indik sami sané kamargiang ring jagat pada puniki wantah nénten ja sami pacang molihang kapatutan, wénten taler sané pacang nemu sané mawasta nénten patut utawi kaon. Wantah kaweruhané sané pacang prasida nguningin sami sané sujati miwah sané nénten sujati. Lianan ring punika, sané taler pinaka kautaman wantah ri kala jadma mauripé setata mulat sarira, nyliksik angga manawa sampun ngamargiang kapatutan miwah sané nénten patut punika banget prasida pacang ngawinang galang ring pikayunan. Pamargin mulat sarirané punika wantah pacang prasida nguningin asapunapi sampn kawagedané ngamong kadharmané miwah nglémpasang kapatutan. Lianan ring punika, pacang prasida ngwetuang kasayagaan sané pacang kanggén ngawitin kahuripané punika. Yéning selehin, sané kabaosang sumeken wantah pateh sakadi anaké sané memargi tur sampun madué tetujon miwah nguningin pamarginé. Yéning nénten nguningin tetujoné sanépacang karereh utawi gnah sané pacang katuju, napi malih nénten uning pamarginé nyujur genahé punika wantah pacang nénten mapikolih napi sané aptiang. Mawinan rumasa pocol mamargi tan patetujon sané janten. (Masambung)
Kartini Saking Bali Emansipasi... Adat-tradisi... Hak asasi... Kesetaraan gender anak istri Nénten surud setata tekek kagisi Yadiastun ngantos mabéla pati Puniki sujati semangat Kartini Mangda anak istri madué arti Satmaka pralambang ibu pertiwi Mawiguna tur setata suci Anak istri Bali simbol kautaman yoni I Nyoman Agus Sudipta
Gianyar Gemuh seni budayané terus tumbuh Iriki ring wewidangan Jagat Gianyar Akéh karya seni sané sampun karipta Nyabran raina entikan seniné sayan rawit Yadiastun panesé ngentak tan polih kripisan damuh Akidik tan wénten ngreres ngemasin padem Riantukan seniné sampun maakah ring soang-soang krama Madé Suar-Timuhun
Kruna
14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.
puupu;du(m,
Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
Pupuh Durma 31.kelwr, Kaléwara, sl&pliwtÂ)dun*, saling paliwat nedunang, ksÏ\inærputÉi,
kasarengin para putri, pc*msuciyn/,
pacang masucian, r&pezÇorenmspuæp/,
ring pancorané masapsap, mnwiewnÓ)enÂhpid/, manawi wénten né apid, p)lueh\cg/,
peluhé ngacag, piditÐekoedokuæilit/. pidit kakodok silit. 32.huluenÓoy, Ulun toya,
mwituæk&k2butn/,
mawit saking kalebutan, mm)Ïsuæesor&hid&,
mameres sasoring iding, h)n&kdinilm/,
ening kadi nilam, mpupulßr&t)lg,
mapupul maring telaga, s)k(tuzé¡*me\dnin/,
sekar tunjung mangédanin, mw(xtig,
mawarna tiga, brkãirulnæuti;.
barak biru lan putih.
Redité Pon, 23 April 2017
A.A.N. Bramanda Maha Saputra
Nincapang Kawagedan ring Widang Seni SANGKANING raket pisan sareng ajindané, Gung Bram – asapunika dané ketah kasambat meled pisan mangda prasida dados dokter sakadi ajindané sané dados dokter spesialis kandungan ring sinalih tunggil rumah sakit swasta ring Denpasar. Siswa kelas V B SD Saraswati 5 Denpasar puniki kantun kemeng utawi paling tatkala nyelehin spesialis napi sané patut katelebin. Lanang sané mapeséngan panjang A.A. Ngurah Bramanda Maha Saputra puniki mapikayunan, pakaryan dados dokter wantah pakaryan sané becik pisan. Kawéntenannyané kaptiang pisan olih krama utamannyané krama sané kahanannyané kakirangan. Ketah Gung Bram nyingakin ajindané setata ngutamayang karahajengan pasien tatkala wénten sané patut katulungin. “Galah Aji akéhan katurang majeng ring krama sané muatang tulungan. Naenin ring galah tengah lemeng wiadin kantun semeng ngremengan pisan, Aji lunga ka rumah sakit duaning jagi nulungin persalinan utawi melahirkan. Tiang angob pisan ring sesana miwah swadharma sané kadruénang olih dokter. Punika mawinan tiang meled pisan sakadi Aji sané setata tragia,” baos Gung Bram angob ring ajindané. Sios saking meled dados dokter, ari A.A.N. Surya Wira Mahotama Putra puniki taler mautsaha nincapang poténsi, kawagedan miwah pisaratnyané ring widang seni miwah olahraga. Dané nguningayang yéning anggané waged dados model, nénten wantah
busana adat Bali kémanten nanging taler busana saraina. Akéh pisan penghargaan sané sampun kapolihang sinalih tunggilnyané pinaka runner up pacentokan JegégBagus Cilik Kota Denpasar wawu puniki. Kahanan sané nénten prasida kaengsapang tatkala patut macentok sareng pamilet sané siosan. Santukan sampun mabekel rasa andel ring raga taler ngawigunayang busana adat Bali sané patut, Gung Bram ngangken prasida dados juara. Lanang sané mapangadeg landung puniki malih maosang, akéh pisan sané nénten cumpu yéning anggané kantun ngranjing ring kelas V SD. Duaning yéning kacingak antuk kahanan awaknyané, akéhan krama maosang yéning anggané sampun SMP. “Pangadeg tiangé gangas sakadi Aji, minab nika mawinan akéh krama maosang yéning tiang sampun kelas II SMP. Ketah tiang marasa kimud antuk pabaos inucap,” baosnyané. Kacunduk ring sajeroning pamargi nabdabang syuting video klip tembang Bali anak-anak Bali Kumara Generasi kaping pat, Gung Bram maosang meled pisan malajah matembang utawi tarik suara sakéwanten wawu puniki polih galah. Punika mawinan dané sareng arindané, A.A.A. Indira Maharani taler nyarengin matembang. Pidabdab malajah vokal kamargiang ring selag-selagan galah libur sekolah. Murdan tembang sané katembangang Gung Bram, “Jiwa Kesatria” pakardin Gus Saka sané nartayang indik
Isin Gumi
manah miwah parisolah ksatria sané patut pisan kadruénang olih krama jagi ngwangun panégara Indonesia puniki. Syuting inucap sampun kamargiang ring sinalih tunggil désa adat ring Kecamatan Rendang, Karangasem ring raina Kuningan sané wawu lintang puniki. Syuting inucap ngambil latar ayunan tradisional Bali sané wantah kamargiang ring raina GalunganKuningan kémanten. Gung Bram sané kasarengin antuk makekalih reramandané punika nyantenang yadiastun sakadi punika, sujatiné dané nénten meled mangda prasida dados artis penyanyi. Gung Bram wantah ngawigunayang selah utawi galah sané sampun kapaicayang saking makekalih reramandané. Gung Bram taler maosang maosang polih galah ngranjing ring “dapur rekaman” wantah pariindikan sané mabuat pisan, napi malih prasida nyarengin syuting sareng timpal akéh ring Bali Kumara Generasi Kaping pat. “Dumogi napi sané margiang tiang prasida kadabdabang sakadi sané kaaptiang,” baos Gung Bram makenyem. (ast/was)
Pemerintah Pusat Kaptiang Sumeken Nguratiang Danu Buyan
DANU Buyan miwah wewidangannyané sampun ngranjing pinaka Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kémahon status inucap durung ngwetuang ius sané becik majeng krama ring wewidangan inucap. Santukan punika, pemerintah pusat kaptiang mangda ngicénin uratian lewih sumeken majeng kahanan Danu Buyan. Uratian sané mabuat sinalih tunggilnyané marupa penataan wewidangan danu miwah kahanan palemahan irika. Parindikan inucap kategesang angga DPRD Buléléng, I Wayan Indrawan wawu puniki. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92.0 Mhz raina Wraspati, 20 April 2017 lintang. Luh Diana, Gitgit Yukti pisan, kawasan punika ngamuatang penataan sané becik mangda sayan asri pakantenannyané. Yéning wewidangan irika sampun molihang penataan sané becik, napimalih kawewehin antuk sarana pariwisata tiosan, majanten kapungkur para wisatawan akéh sané rauh malilacita. Napi malih genah punika sampun ngranjing ring Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.
Tanaya, Kp.Tinggi Singaraja Santukan sampun karanjingang pinaka Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), wantah patut pisan Danu Buyan ngamolihang uratian sané lewih. Sakadi mangkin, kantun kirang pisan sarana-sarana pariwisata sané wénten irika. Sujatiné genah punika becik pisan kalimbakang, genahnyané kantun alami pisan. Gus Arya, Lovina Yéning danu punika sampun kekantenang asri, pacang maius ring kunjungan wisatawan. Tiosan punika taler pacang maius ring séktor pertanian sané madué potensi ageng pisan. Tios punika, ring genah inucap taler becik kalimbakang pariwisata agro. Komang Alit, Sambangan Tunas titiang majeng dinas-dinas sané mapaiketan inggian ring kabupatén mangda nguningayang poténsipoténsi sané kaduénang danu inucap majeng pemerintah pusat. Indiké puniki perlu mangda pamerintah pusat gelis turun nyelehin kahanan inucap. Sinah kauningin napi-napi sané kabuatang mangda prasida nyokong penataan Danu Buyan inucap. (ama)
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
anamika
1.
hnmik,
1. jari manis
2.
calilingan
2.
clili\n/,
2. kelingking
3.
gusta
3.
gu[Õ,
3. ibu jari
4.
kara
4.
kr,
4. tangan
5.
karatala
5.
krtl,
5. telapak tangan
6.
kona
6.
ekon,
6. siku
7.
madiamika
7.
mdêmik,
7. jari tengah
8.
naka
8.
nk,
8. kuku
9.
rawis
9.
rwis/,
9. kumis
10.
t(jini,
10. telunjuk
10. tarjini
Bahasa Indonésia
15
Minggu Pon, 23 April 2017
”Berjuanglah Membebaskan Diri”
”Hina, Bergantung kepada Orang Lain”
l Poros Ketuhanan, Kebijaksanaan, Keindahan Visi Kartini (4)
KESADARAN spiritual Kartini yang berpuncak pada “tiada lagi mencari penglipur hati pada manusia” karena telah berbalik menjadi “berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya” itu, justru menemukan simpul maknawi implementasinya pada sikap hidupnya yang optimistik sekaligus mengagungkan kemampuan insan manusia sebagai subjek mandiri dan merdeka. Gelegak optimisme Kartini itu dituangkan dengan kalimat kuat, “Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya itu kejam!” Tentu saja, bagi Kartini, bermimpi besar dalam arti punya cita-cita tinggi saja tidaklah cukup. Setelah bermimpi besar maka yang diperlukan seterusnya adalah, “Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.” Ikhtiar sungguh-sungguh tak boleh lembek. “Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi tuk menang,” begitu Kartini menyuratkan. Dia pun menegaskan keteguhan sikapnya sendiri dalam menetapkan “mimpinya” itu lewat kalimat puitis, “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung membawa aku melintasi gunung
keberatan dan kesusahan. (Sebaliknya) Kata “Aku tiada dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung.” Kartini begitu optimistik dalam kedalaman renungannya tentang kehidupan, “Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh. Demikianlah pula dalam hidup manusia. Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain, yang lebih sempurna, yang boleh menjadikannya buah.” Optimisme itulah yang bertranformasi menjadi keyakinan alamiah Kartini— yang kemudian merebakkan keharuman namanya dalam kebun raya sejarah perjuangan pemikiran perempuan Indonesia Raya. Itu terjadi setelah kumpulan buah pikirnya yang berkelebat-kelebat dalam lembar-lembar surat dikumpulkan dan diterbitkan menjadi buku pertama kali tahun 1911 atas upaya Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, Mr. J.H. Abendanon. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht (Dari Kegelapan Menuju Cahaya). Balai Poestaka pertama kali menerbitkan buku ini dalam bahasa Melayu menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, hasil terjemahan Empat Saudara. “Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita, lahir pagi membawa keindahan. Habis gelap, terbitlah terang!” tulis Kartini. ldeprabas
Ziarah ke Masa Kanak...
Kukendarai keinginan yang sangat menggebu. Menuju masa lalu yang menyimpan wajah-wajah kanakku. Tak ada awan dan angin yang terlalu. Tak ada panas atau dingin yang terlalu. Semua tenang dan lalu kalau ia laju. Bayangkan saja, sayap-sayapnya yang kuat, ekornya yang tegap, dan semangatnya yang gegap terus berputar membuat pusaran yang bisa mencerabutkan bahkan hingga seluruh bumimu. Dan, kini aku mengendarainya. Menengok jejak-jejak saat bersama kawan sebaya bermain petak umpet di antara tiang-tiang harapan dan kenyataan; mengamati sisasisa rambut yang terpotong ratusan kali oleh gunting aturan dan tata krama oran dewasa yang bekerjasama dengan jeruji sisir yang memberangus utas-utas kehendak bebas; serta menelusur kali-kali pertemanan yang kerap membagi secara tak adil oleh-oleh para tamu dengan cara menambah dan mengurangi aliran-aliran
secara tak semsetinya. Sesungguhnya banyak lagi hal lain, tapi enggan kubeber semuanya. Yang pasti, mengendarai burung merah itu kuziarahi masa kanak untuk memompa kembali semangat di buku-buku yang sudah entah berapa abad tak berderak ke halaman-halaman baru. Begitulah, menembus belantara digital yang gatal, kubujuk burung angan itu ke masa lalu. Jika kau percayai waktu itu bulat, dalam catatan perjalanan kami akan kau temukan masa lalu, masa kini, dan masa depan adalah seporos dan berpusar di tempat yang itu-itu juga. Entahlah jika yang kau genggam keyakinan bahwa segalanya sedatar lembar-lembar krupuk babi. Aku masih akan kerap berziarah ke masa kanak. Jika berkenan, tolong antar aku dan beri aku cara baru untuk menikmati segala kenangan. lSuksma Ning Laksmi
Menerobos Cakrawyuha Kemunafikan l Abhimanyu dalam Pusaran Mafia Kegelapan
ABHIMANYU namanya. Arjuna ayahnya, Subadra ibunya. Sri Krsna guru ketrampilan perangnya, sekaligus pembentuk watak dan kesadaran rohaninya. Begitupun, takdir hidupnya tetap saja: sungguh sangat singkat. Dalam usia hanya 16 tahun, ya hanya 16 tahun, Abhimanyu sudah mesti membuktikan makna namanya sebagai ”yang berwatak pemberani”. Pada hari ke-13 perang keluarga Bharata di medan Kuru, sang putra harapan yang cerdas nan gagah berani ini turun sebagai andalan utama pihak Pandawa menembus formasi pertahanan melingkar dan berlapis Cakrawyuha yang digelar panglima Kurawa, Guru Drona. Susastra Mahabharata menyuratkan, di pihak Pandawa hanya ada 3 tokoh yang sanggup menerobos formasi Cakrawyuha, yakni Arjuna, Bhima, dan Abhimanyu. Manakala Arjuna dipancingpancing keluar jauh dari arena perang, lalu Bhima juga dihalang-halangi buat menggebuk lawan, tinggal satu-satunya pilihan di pihak Pandawa: Abhimanyu tampil terdepan sebagai sang pahlawan perkasa. Konon Abhimanyu mengetahui ilmu Cakrawyuha itu saat berupa jabang bayi di rahim Subadra. Suatu kali Arjuna menuturkan perihal formasi perang nan unggul itu kepada Subadra—dan jabang bayi Abhimanyu pun sudah sanggup menguping dengan baik penuturan sang ayah dari ruang rahim sang ibu. Cilakanya, Arjuna baru saja sampai menuturkan perihal cara menembus pertahanan Cakrawyuha, Sub-
lPutu Dessy Savitri Dewi SEMAJA, TABANAN Kutitipkan sendu Pada jam yang berdetak Pada waktu yang mengkerat Pada cinta yang berkarat Ia semacam sajak Yang tak memiliki rima Tanpa kehilangan warna Di luar gigil Daun-daun berjatuhan Sawah-sawah terhampar Tertimpa kerinduan Lamat-lamat bayangan hadir Kelebat punggung petani terakhir
lAsrina Novianti SUARA BATUK PUTRIKU Sebuah langkah cemas Bergegas di kedap remas Batang pohon berduri Tersangkut di pangkal leher Lengking suara Parau tubuh Tak menyisa Dan hujan berendam Di depan pintu
adra terburu tertidur pulas. Jabang bayi Abhimanyu pun kehilangan sinyal kontak, entah bagaimana kelanjutannya. Bahkan sampai akhirnya dia mesti diterjunkan di medan perang Kuru dalam usia belia pun kelanjutan ilmu Cakrawyuha itu tak jua dia dengar—sehingga tak paham bagaimana cara memporandakan lalu keluar dari kurungan formasi Cakrawyuha. Kisah sang gagah berani pun berakhir sudah: meskipun dipagut maut dengan tragis karena dikeroyok dan dicurangi oleh gerombolan begundal durjana pembela Duryodana, namun Abhimanyu tetap memikat dijadikan teladan moral. Dia tegas, perkasa, dan gagah berani menguak kezaliman dan kepalsuan tanpa rasa gentar, apalagi takut, demi membela hak dan kedaulatan negerinya. Lebih tinimbang lainnya: Abhimanyu itu jujur, tulus, dan berintegritas. Bukan mencla-mencle, bukan sriat-sriut ikut arus dan hembusan angin, tidak pula munafik. Itulah yang menjadikan dia tetap hidup dalam ingatan kolektif penyuka susastra Mahabharata yang berpegang teguh pada Moralitas Hidup—meskipun dia telah ditewaskan dengan cara culas pengeroyokan para pembela Duryodana dalam jebakan lingkaran cakrawyuha kepalsuan, persekongkolan kemunafikan kawanan para begundal. lnirta ks
lAsrina Novianti RUANG TUNGGU Hanya igau Radang kengan Seperti sayap waktu Lungkarah di telapakku Mungkin perlu kusimpan Sulur ingatan Kau yang meriang Menembusku Dan pintu ruangan Belum juga terbuka
lNMF Ririse Aswarini DAUN POHON BODHI Daun pohon bodhi Dalam pahatan candi Menyatu di legam batu Dalam pancaran purnama doa Di luar pelataran, Daun pohon bodhi Gugur dan tumbuh Di tanah sungguh Menjadi rahmat Para penghayat yang melawat Juga si kecil pelancong biara Empat kali lemparkan koinnya Ke lubuk kolam keberuntungan Daun pohon bodhi Tak melayu dalam waktu Abadi Pada lenting koion pertama Dalam diri Dan detik yang sejati
l nPoros Ketuhanan, Kebijaksanaan, Keindahan Visi Kartini (5)
”Hina, Bergantung kepada Orang Lain”
l Poros Ketuhanan, Kebijaksanaan, Keindahan Visi Kartini (5) KEDALAMAN penyelaman renungan Kartini terhadap esensi kehidupan menjadikan dia sampai pada kesimpulan: alangkah utama kemandirian, kemerdekaan, dan keteguhan hati itu. “Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?” ikrar Kartini. Tiada yang lebih diidam-idamkan Kartini selain kebebasan, kemandirian, kemerdekaan. “…. telah hidup di dalam hati sanubarai saya satu keinginan yang kian lama kian kuat, ialah keinginan akan bebas, merdeka, berdiri sendiri,” terangnya. Guna mencapai kemandirian itulah maka dalam suratnya tertanggal 12 Desember 1899, dara yang sedang beranjak dewasa saat itu menuliskan tekadnya, “Kami berikhtiar supaya kami teguh sungguh, sehingga kami sanggup menolong diri sendiri. Menolong diri sendiri itu kerap kali lebih suka daripada menolong orang lain.” Kartini berkeyakinan penuh, “Siapa yang dapat menolong dirinya sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula.” Bagi Kartini, diri sendirilah sebagai pusat sekaligus subjek dan objek pemandirian. Jatuh bangun, sukses gagal seseorang itu bukan karena orang lain. Lebih konyol lagi bila sampai sebegitu mudah menyalahkan Tuhan sebagai penyebab hal-hal buruk yang datang dalam kehidupan seseorang. Kunci utamanya tiada lain adalah diri sendiri. Lebih terkhusus dan terutama lagi adalah: sikap diri sendiri. “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat
KEDALAMAN penyelaman renungan Kartini terhadap esensi kehidupan menjadikan dia sampai pada kesimpulan: alangkah utama kemandirian, kemerdekaan, dan keteguhan hati itu. “Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?” ikrar Kartini. Tiada yang lebih diidam-idamkan Kartini selain kebebasan, kemandirian, kemerdekaan. “…. telah hidup di dalam hati sanubarai saya satu keinginan yang kian lama kian kuat, ialah keinginan akan bebas, merdeka, berdiri sendiri,” terangnya. Guna mencapai kemandirian itulah maka dalam suratnya tertanggal 12 Desember 1899, dara yang sedang beranjak dewasa saat itu menuliskan tekadnya, “Kami berikhtiar supaya kami teguh sungguh, sehingga kami sanggup menolong diri sendiri. Menolong diri sendiri itu kerap kali lebih suka daripada menolong orang lain.” Kartini berkeyakinan penuh, “Siapa yang dapat menolong dirinya sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula.” Bagi Kartini, diri sendirilah sebagai pusat sekaligus subjek dan objek pemandirian. Jatuh bangun, sukses gagal seseorang itu bukan karena orang lain. Lebih konyol lagi bila sampai sebegitu mudah menyalahkan Tuhan sebagai penyebab hal-hal buruk
yang datang dalam kehidupan seseorang. Kunci utamanya tiada lain adalah diri sendiri. Lebih terkhusus dan terutama lagi adalah: sikap diri sendiri. “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri,” tegasnya. Dan, dia pun mengingatkan, “Berhenti mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya. Kamu sendirilah yang membiarkannya datang.” Sampai di sini tampak jelas betapa Kartini begitu mencita-citakan kualitas diri—itulah yang merupakan kunci sentral penentu nilai seseorang. “Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu,” begitu dia berprinsip. Dalam kaitan peningkatan kualitas diri itulah Kartini terobsesi dengan pendidikan bagi perempuan. “Alangkah besar bedanya bagi masyarakat kami bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan, untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa bahagia baginya,” tulisnya kepada Nyonya Van Kool, Agustus 1901. ldeprabas
menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri,” tegasnya. Dan, dia pun mengingatkan, “Berhenti mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya. Kamu sendirilah yang membiarkannya datang.” Sampai di sini tampak jelas betapa Kartini begitu mencita-citakan kualitas diri—itulah yang merupakan kunci sentral penentu nilai seseorang. “Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu,”
begitu dia berprinsip. Dalam kaitan peningkatan kualitas diri itulah Kartini terobsesi dengan pendidikan bagi perempuan. “Alangkah besar bedanya bagi masyarakat kami bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan, untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa bahagia baginya,” tulisnya kepada Nyonya Van Kool, Agustus 1901. ldeprabas
Menebak Arah Gairah Kelelawar...
Malam itu, seperti yang sudah-sudah, tak ada yang bisa menebak arah gerak gairah kelelawar yang berkitaran di atas kepala kami. Ia mendekat dan menjauh ratusan kali mengintai buah-buah di tubuh dan ladang-ladang. Bukan semata karena malam menghitamkan mata sehingga kami silap, tapi tersebab kepaknya yang mengembang dan menguncup itu tak sedikit pun memedulikan kesan dari apa saja di sekitarnya. Bergerak begitu saja sesuka hati. Bahkan peringatan serangga dan bintang-bintang bahwa bentangan sayapnya itu bisa terantuk dab tersuruk di pagar-pagar jebakan pun ia kibaskan. Sempat kami penasaran dan mengikuti kitarannya dengan amatan. Kemana pun arah terbangnya kami sertai untuk menggambar pola dan peta manuvernya. Tapi sampai habis berpuluh-puluh bidang punggung untuk itu, tetap tak kami temukan satu pun pola. Yang ada, punggungpunggung berdarah dengan gurat yang
berbeda-beda. Setelah menyerah dan mengikhlaskan semuanya pada malam, termasuk buah-buah perbuatan kami, arah kelepak itu pun sedikit terduga. Tapi masalahnya kemudian, hasrat untuk menggabar pola dan peta pun turut terbawa oleh malam. Maka untuk tetap menikmati keindahan malam itu kami pun memilih dua hal: menjelma kelelawar lalu turut berkitar atau memeluk batang dan memohon. Ya, malam itu, seperti yang sudahsudah, kami tak memusingkan arah gerak gairah kelelawar bahkan yang menelusup ke otak. Cukup menirunya memekakan radar di kening dan bergerak merdeka di antara ribuan pohon, tonggak, dan bangunan kesan. Maka tampak jelaslah di punggung-punggung para pembenci, guratan yang selalu miring untuk segala hal setegak apa pun. Dan, di punggung para pecinta, selalu tergurat gambar-gambar cantik untuk semua wajah sesumbang apa pun. lSuksma Ning Laksmi
April Love Ngampung Seni-2017 Jatijagat Kampung Puisi – JKP-109 KAMIS Paing 27 April 2017 akhirnya Ditetapkan NGAMPOENG SENI April Love 2017 Karena 27 Februari 2018, JKP – 109 HARUS meladeni 230 Tahun DENDAMDEN (Dendang Damba Denpasar) yang sedang berdaya mencari – menemukan Gubernur AIR yang akan memimpin Bali mulai Agustus 2018 Bawalah Sajak – prosa Denpasar sajak – prosa Klungkung TANAH CINTA (28 April 2018) sajak sajak Chairil Anwar MELIHAT LUKISAN MEMBUAT SAJAK. Dumadak Rahayu, Tabik Balidwipamandala (Mandara!!!)…
Diskon BUKU Murah MERIAH Dari 60 – 80% DISKON Indo – Convention Center Di Jakarta Sampai 02 Mei 2017
NYALAKAN API PANGGUNG SASTRA PeringatanChairil Anwar ( Pekan Sastra 2017) 28-29-30 April 2017, Jl Nias 13 Balai Bahasa Jln Trengguli 34 Denpasar lNMF Ririse Aswarini RUMAH DI PULAU : buat Mak Ua
di tepi dermaga anak-anak main hujan mengail cumi dan menunggu pulang kapal menanti bapaknya seharian menjaring ikan wangi laut berdesir di kampong pesisir memendam mendung dan cerita mambang di dermaga ini hantu-hantu singgah sekali waktu begitu tanda petang dibunyikan atau saat nelayan datang-tanpa tangkapan tanpa ikan atau kerang eh, lihai betul para bocah tarik ulur benang pancing dua cumi sudah jua di jarring tertawa si bocah laki terkena tinta gigi susunya ‘’Nak, pulang cepat sebentar dating itu mambang’’ seru para ibu teringat kisah keramat dan beras yang tinggal sekerat setiba di rumah tercium asin lautan dalam sambal dan sembahyang dalam senyum dan lauk petang
Burung Kecil di Dahan…. SEPERTI WAKTU-waktu menjelang senja sebelumnya, matahari yang menyusup lewat dedaunan, menjemput burungburung kecil. Hinggap di setiap kering dahan, menyaksikan lahan dan padi yang kuning menghampar. Kawan kecilnya sesekali mencuri biji padi, mengisi perut
Berdamai dengan Belitan
Jangan salahkan semak dan perdu membelit gerakmu jika tubuh sepemuhnya kau serahkan pada angin. Anganmu sudah sangat mahfum bahwa angin sangat rajin membawa benih yang disemai dalam percakapan siapa saja. Ia bahkan terus membawanya dari abad satu ke abad berikutnya. Pagi ini, tubuhmu menggeliat di antara belitan. Sebagian bernama utang, sebagian bernama janji, sebagian lagi bernama harapan. Ketiganya merambat ke arah berlawanan. Semakin meronta, semakin kau terbebat lebih erat. Sesungguhnya semak dan perdu adalah utas-utas yang getas. Jiwa-jiwa lemahlah yang menjadikannya buas dan trengginas. Seperti jangat priyayi yang langsung terbakar tersentuh sedikit saja upas. Cobalah sekali waktu jadi badak. Pada waktu lain jadi landak. Begitu terus serasi situasi. Maka apa pun di tubuhmu serasa biasa. Tapi baiklah sejenak kita cermati keluhanmu: telah kau percayai angin dan awan tak kan menyuburkan pengkhianatan. Mereka telah sesumbar membuat tubuhmu terbebas dari segala belitan. Kau lupa bahwa pengkhianatan dan belitannya mahir berganti rupa dan piawai puja-puja. Sekali lagi, cobalah menjadi kalajengking. Di lain hari jadilah trenggiling. Begitu seterusnya sepadan keadaan. Maka apa pun di sekujurmu serupa hiasan. Mereka memperindah gerakmu dan menyembunyikan kelemahanmu. Dengan itu kau menari menyenangkan kehidupan. lSuksma Ning Laksmi setelah separuh hati terbang mengitar desa. SEPERTI WAKTU – waktu senja yang mengalahkan siang, lima gadis kecil berlarian dari kaki bukit. Mencari aliran mata air. Membasuh diri sembari riang menari. Burung-burung kecil beralih pandang. Turut bernyanyi dari jauh. Begitulah senja, yang selalu menyangsi diri dari sunyi. MATAHARI dan awan yang ditinggalkan siang, menyisakan warna berbeda. Ada biru laut yang terselip lemah oleh langit yang memerah. Burung-burung kecil bersuka, sekalipun mereka tak punya rupa untuk tertawa. Ladang-ladang pinggir, menyilau kuning hingga tak tertangkap pandang. Satu persatu burung kecil terbang melintas awan, mengepak kencang dan baik awan takut tertangkap malam yang menyuarakan nyanyian muram. SEPERTI WAKTU – waktu senja yang hampir termakan malam, habis sudah warna-warna indah dari balik dahan. Haya dingin menghembus lurus. Menenggelamkan langit merah di lautan. lAyu Diah Cempakadewi
Selalu Menjadikan Murid Pembelajar (2 Habis)…. lProses Mengajar, Membimbing dan Mendidik….
PEMBANGUNAN KEDUA KARAKTER tersebut sangat dimungkinkan dilakukan sebagai sebuah pembiasaan. Setiap guru dapat menyertakan kedua nilai ini dalam pengajarannya di kelas. Hal ini dapat dimulai dari Silabus dan RPP. Tentu saja tidak berhenti pada administrasi itu saja, karena sesungguhnya lebih bernilai pada aktualisasi diri. Aktualisasi diri seperti apakah yang dapat kita lakukan untuk penanaman kedua karakter tersebut? SEBAGAI GURU BAHASA INDONESIA yang mengajarkan banyak hal tentang tata bahasa dan keterampilan berbahasa, karakter disiplin dan jujur dapat dilakukan saat kita menugaskan peserta didik menulis teks sesuai pembelajaran, entah teks deskripsi, eksposisi, eksplanasi dan jenis teks lainnya. Saat kita menugaskan hal tersebut, sebaiknya mereka diberi kesempatan menyelesaikan struktur orientasi teks di kelas dalam pengawasan kita. Untuk satu struktur tersebut, pantaslah kita apresiasi dengan menandai tulisan mereka. Penandaan dapat dilakukan setelah membaca dan tulisan memiliki kesesuaian dengan tema
tulisan. TULISAN dengan penanda tersebut harus dilanjutkan dan tidak dapat digantikan dengan tulisan lain dan dengan alasan apapun. Terasalah kita sedang menanamkan nilai kejujuran dan kedisiplinan. Lalu, jika mereka ingin mengubah tulisan? Kita tetap berikan kesempatan, asalkan semua dituliskannya di hadapan kita. MASIH BANYAK LAGI kegiatan lain yang berhubungan langsung dengan pembelajaran yang bisa kita lakukan untuk terbentuknya karakter positif murid kita. Maka janganlah pernah berhenti untuk berjuang untuk kemajuan penerus generasi bangsa kita ini. Janganlah pernah berhenti untuk mengajak, membimbing dan mendidik mereka sebagai seorang pembelajar, karena sesungguhnya menjadikan mereka murid pembelajar adalah semacam adagium untuk melangkah menuju kesuksesan dirinya kelak. lLuh Putu Udayati Guru Bahasa Indonesia SMAK Santo Yoseph Denpasar
Ke Jineng Memori: Ida I Dewa Agung Istri Kanya… 109 Tahun Puputan Klungkung 28 April 2017…
NASIONAL
16
Minggu Pon, 23 April 2017
Duryodhana Bingung Sampaikan Kematian Drona pada Ashwattaman
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta ( Edisi Empat Ratus Tujuh Puluh Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PANGERAN Duhsasana juga sangat gelisah. Putra kedua Dhrishthratra itu juga melarikan diri didampingi divisi gajahgajah. Dia juga membawa sepuluh ribu kereta dan tiga ribu ekor gajah. Sedangkan Vrishasena juga melarikan diri dengan cepat setelah melihat jatuhnya Guru Drona. Dengan ditemani gajahgajah, kuda-kuda, kereta-keretanya, dikelilingi juga serdadu jalan-kaki. Putra sulung paduka Duryodhana terus menjauhi arena. Dia melarikan diri bersama sisa-sisa dari orang-orang Samsaptaka, yang masih belum dibantai Arjuna. Susarman, oh raja, melarikan diri, setelah melihat Guru Drona terbantai. Dengan mengendarai gajah-gajah, kereta-kereta dan kuda-kuda, semua prajurit bala tentara Kaurava, melarikan diri dari medan pertempuran setelah melihat Guru Drona yang mengendarai kereta keemasan itu terbantai. Beberapa mendesak ayah-ayah mereka. Beberapa saudara-saudara mereka, paman-paman dari pihak ibu, beberapa putra-putra
mereka. Beberapa teman-teman para Kaurava melarikan diri. Yang lain-lain mendesak temanteman mereka dalam senjatasenjata, atau, putra-putra adik perempuan mereka, sanak saudara mereka, melarikan diri ke segala sisi. Dengan rambut acak-acakan, dan pakaian-pakaian yang semuanya terlepas. Semua ksatria itu melarikan diri. Bahkan dua orang itu tidak dapat terlihat berlari bersama-sama. Bala tentara Kuru itu secara total telah dihancurkan. Tidak sedikit ksatria yang melarikan diri itu melemparkan baju besi mereka. Para serdadu dengan keras saling berkata satu dengan lainnya. ‘’Tunggu, Tunggu, jangan melarikan diri,’’ tetapi tak seorang pun dari mereka berada di medan pertempuran. Dengan meninggalkan kendaraan-kendaraan, kereta-kereta mereka yang dihiasi perhiasan-perhiasan, prajurit-prajurit itu mengendarai kuda-kudanya, melarikan diri dengan sangat cepatnya. Ketika pasukan-pasukan
Kuru itu kehilangan energi. Yang masih hanya putra Drona, Aswatthaman. Dia seperti seekor buaya darat sangat besar datang dengan gagah berani melawan aliran sebuah sungai. Ashwattaman terus menyerbu melawan musuh-musuh yang menekannya. Sebuah pertempuran sengit terjadi antara dia dan banyak prajurit yang dikepalai Sikhandin dan keluarga-keluarga Prabhadraka, Panchala, Chedi, dan Kaikeya. Ashwattamaan yang tidak mampu dikalahkan dengan mudah itu berhasil membantai banyak prajurit bala tentara Pandava. Pahlawan yang memiliki langkah seperti seekor gajah itu sedang marah melihat kelompok Kaurava melarikan diri. Sesaat kemudian, putra Drona itu pun memutuskan ikut dalam rombongan. Ashwattaman melanjutkan menuju Duryodhana. Putra Drona itu sambil mendekati raja keturunan Kuru itu berkata, ‘’Kenapa, oh Bharata, pasukanpasukan kita melarikan diri
seolah-olah mereka sangat ketakutan? Walaupun melarikan diri, oh baginda, kenapa engkau masih tidak mempersatukan mereka, dalam pertempuran? Pikiranmu sendiri, oh raja, kelihatannya tidak seperti biasanya. Atas terbantainya singa di antara prajurit-prajurit kereta itu, oh baginda, pasukanmu telah jatuh juga ke dalam keadaan sangat menyedihkan. Oh Kaurava, oh raja, semua ini dikepalai oleh Karna. Putra Suta itu tidak siap di medan pertempuran. Tidak ada yang bertarung di depan bala tentara yang melarikan diri itu.
Apa ada kejadian buruk yang telah menimpa para pasukanmu, oh Bharata?’’ Setelah mendengarkan katakata putra Drona itu tentang kejadian itu, Duryodhana, banteng di antara raja-raja itu, tidak mampu menyampaikan berita pahit terkait tewasnya ayahnya. Sungguh, putra paduka kelihatannya tenggelam ke dalam sebuah lautan kesedihan seperti sebuah perahu tenggelam, melihat putra Drona itu di atas keretanya, sang Prabu Duryudhana bermandikan airmata. (bersambung)
Sloka 13.12 Adhyatma-jnana-nityatvam tattva-jnanartha-darshanam etaj jnanam iti proktam ajnanam yad ato ‘nyatha Selalu berusaha untuk mempelajari ilmu pengetahuan tentang sang Atma, intuisi langsung dengan maksud untuk mengenal kebenaran. Inilah yang disebut kebijaksanaan. Semua hal yang berlawanan itu merupakan kebodohan –tak berpengetahuan.
Proyek Fisik 2017 Molor
Juni, Proyek Diharapkan Sudah Jalan Kabid Bina Marga PU Bangli, Putu Weda Gunawan, mengatakan, banyak yang harus dipersiapkan sebelum pengerjaan semua proyek fisik tahun ini. Salah satunya, PU masih melengkapi sejumlah kelengkapan terkait tender.
Dan saat ini semua proyek fisik yang bakal dijalankan sudah masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP). “Sekarang ini kita masih melengkapi administrasi tender. Karena banyak yang mesti dilakukan salah satunya
terkait keabsahan. Termasuk melakukan pengecekan terhadap nilai proyek yang bergejolak kita juga lakukan pengecekan ke lapangan. Karena semua anggaran proyek tetap mengacu kepada SK Bupati,” ungkap Weda Gunawan
beberapa hari lalu. Gunawan menambahkan, proses perlengkapan administrasi tersebut diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan lebih. Untuk itu, pihaknya saat ini akan mengebut administrasi yang belum lengkap untuk dirampungkan secepatnya. Karena jika semua administrasi lengkap, maka akan bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni kotrak. ”Kita harap paling lambat Juni proyek fisik sudah bisa dijalankan. Mengingat, semua
Denpasar (Bali Post)Inacraft, pameran kerajinan terbesar di Indonesia kembali digelar dari tanggal 26-30 April mendatang. Tahun 1999, di awal pameran Inacraft digelar hanya diikuti oleh 102 UKM seluruh Indonesia. Namun tahun 2017, peserta total yang ikut lebih dari 1.300 UKM.
Dengan membeludaknya peserta yang mendaftar, maka tahun ini pihaknya membatasi hanya untuk peserta yang new comer. “Atau hanya baru satu kali mengikuti agar semua kebagian,” kata Sekjen Asephi Dewa Wirayudha, belum lama ini. Begitu juga peserta dari Asephi Bali. Tahun ini pe-
serta yang ingin mengikuti pameran Inacraft cukup banyak dari tahun sebelumnya. Peserta dari Bali terdiri dari anggota Asephi dan UKM binaan kabupaten/kota. Jenis usaha bervariasi dari tekstil, kerajinan kayu, jewellery dan aksesoris serta produk spa. Tak heran jika Inacraft diserbu UKM craft mau-
pun UKM lainnya. Hal itu lantaran UKM mendapat keuntungan dari sisi penjualan. Selain itu, peserta dan pengunjung juga dapat melihat produk-produk varian baru dari berbagai daerah. “Karena ajang ini sebagai ajang desain/produk andalan masing-masing daerah,” tandasnya.
Bangli (Bali Post) Sejumlah proyek fisik yang bakal dijalankan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli tahun 2017 Bidang Bina Marga yang nilainya mencapai Rp 122.032.183.152,82 belum bisa dilakukan bulan ini. Bahkan, pengerjaan proyek fisik ini molor dari target yang ditetapkan Dinas PU yakni Maret. Namun hingga kini, pengerjaan fisik belum bisa dijalankan lantaran pihak dinas masih harus melengkapi berkas terkait administrasi terkait tender atau pelelangan.
proyek yang dijalankan harus selesai dikerjakan tahun ini,” tegas Weda Gunana. Dikatakannya, banyak faktor menyebabkan keterlambatan dalam menyelesaikan administrasi ini seperti masalah aset, bencana alam di Kintamani, serta dipotong hari raya. Kondisi itu yang sedikit memakan waktu untuk menyampaikan dokumen-dokumen tersebut. “Intinya, kita segera lengkapi semuanya. Karena lebih cepat akan lebih baik,” ujar Weda Gunawan (kmb41)
Melalui ajang Inacraft tersebut, para peserta yang mengikuti pameran banyak mendapat pasar. Mayoritas pasar yang didapat adalah lokal Indonesia. Namun tahun 2017 ini, pihak Asephi akan mengundang buyerbuyer luar untuk hadir dalam merebut pasar ekspornya. (kmb42)
Inacraft Diikuti 1.300 UKM
Weda Gunawan
Bali Post/ dok
Galian C Jadi Andalan
SAMPAI awal triwulan kedua tahun ini, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karangasem masih sangat kecil, ada di kisaran Rp 21 miliar dari target APBD Induk Rp 233 miliar. Untuk mendongkrak pendapatan daerah di antaranya akan ditempuh melalui optimalisasi pendapatan dari sektor galian C dengan cara menaikkan harga dasar. Rencana tersebut dituangkan dalam rancangan perubahan Perda Pajak Galian C yang diserahkan Bupati IGA Mas Sumatri. Ketentuan menyangkut besaran pajak dan harga dasar material galian C tertuang dalam Perda No. 10 tahun 2010 tentang pajak mineral bukan logam. Berdasarkan Perda tersebut, saat ini pajak pasir sebesar 25 persen dari harga d as ar , se d a n g ka n h a rg a dasarnya Rp 70 ribu per meter kubik. Dengan ketentuan pajak seperti itu, pada akhir triwulan pertama tahun 2017 ini realisasi PAD Karangasem dari sektor tersebut baru 7,6 miliar dari target APBD Induk Rp 78 miliar. Bupati menegaskan revisi perda galian C bertujuan meningkatkan pendapatan dari potensi sumber daya alam yang tak diperbarui tersebut. Nantinya, menurut dia, optimalisasi pendapatan galian C akan ditindaklanjuti dengan merevisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang di antaranya mengatur batas ketinggian kawasan penambangan. Selain perda pajak galian C, Pemkab Karangasem juga mengajukan rancangan perubahan untuk lima perda
lainnya yakni Perda No. 1 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Perda No. 5 tahun 2010 tentang Izin Gangguan, Perda No. 11 tahun 2011 tentang retribusi pelayanan persampahan/kebersihan dan Perda No. 18 tahun 2011 tentang pajak hiburan. Selain itu, juga diajukan revisi Perda No. 7 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Bulan April menjadi bulan optimisme bagi Dispenda Karangasem karena ada potensi peningkatan pemasukan dari sektor galian C. Namun, melihat fenomena banyaknya galian yang tak bisa disentuh pajak, organisasi perangkat daerah yang kini sudah ganti nama menjadi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu tetap mengkhawatirkan peluang meraup pendapatan besar dari sektor tersebut. ‘’Saat ini, realisasi pajaknya Rp 7,6 miliar dari target APBD Induk Rp 78 miliar. Kondisi triwulan pertama ini sama dengan periode yang sama tahun lalu,’’ ungkap Kepala BPKAD, I Nengah Mindra. Tahun lalu, target pendapatan Karangasem dari sektor pertambangan mineral bukan logam itu juga ditetapkan Rp 78 miliar. Tapi, menurut Mindra, realisasinya hanya Rp 58 miliar. Kendurnya realisasi merupakan dampak dari masih adanya aktivitas penggalian di usaha-usaha yang kategori ilegal. Padahal berdasarkan legal opinion dari Kejaksaan, BPKAD hanya boleh melakukan pemungutan pada usaha legal. (gik)
Bali Post/wan
NGAYAH - Sejumlah wisatawan mancanegara tampil gemulai dan luwes menari rejang dewa saat ngayah serangkaian Karya Agung Ida Batara Turun Kabeh di Penataran Agung Pura Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (22/4) kemarin.
Dishub akan Operasikan Bus Sekolah Denpasar (Bali Post) Kepadatan arus lalu lintas di Denpasar menjadi perhatian Pemkot Denpasar. Rekayasa arus lalu lintas di beberapa kawasan sudah dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) di sejumlah titik kepadatan. Namun hal ini belum juga mampu mengurai kemacetan yang sering terjadi. Dalam waktu dekat, Dishub akan segera mengoperasikan bus sekolah secara gratis bagi siswa sekolah
Minggu, 23 April 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Memungkah Mapadudusan Agung (5) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Klip Anak 08:35 I Got It 09:05 Taman Sari TK Priver Gianyar (2) 09:30 Belajar Menggambar Membuat Topi Pinguin 10:05 Education On Bali TV
10:30 Agrobisnis Komoditas Jeruk 11:00 Round Up The World 11:30 Lila Cita 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Membangun Sikap Mental di Perantauan (1) 12:30 Traventure 13:00 Wirasa 13:30 Lejel Homeshopping 14:30 Tembang Bali 15:30 Education on Bali TV 16:05 Harmoni Bali 17:05 Inovator
17:30 Gita Shanti SS UKM Dharma Gita IHDN Denpasar (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Banjar Bali Quiz 19:30 KRIS 20:00 Samatra Artis Bali 21:00 Lila Cita Sanggar Cilinaya (2) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Bondres Inovatif Balian Alihang (2) 23:00 Solusi Alternatif Teh Mayang 23:30 Folksong
secara bertahap. ‘’Pemerintah Kota Denpasar akan merealisasikan program pengadaan bus sekolah gratis pada tahun ajaran baru 2017/2018, yakni sekitar bulan juli 2017 mendatang,’’ ungkap Kepala Unit Pelayanan Teknis Trasportasi Darat Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Dewa Ketut Adi Pradnyana saat di temui di Denpasar, belum lama ini. Lebih lanjut dikatan, melalui Dinas Perhubungan Denpasar program ini sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam menyediakan sistem pelayanan angkutan sekolah. Di samping itu program ini juga sebagai sarana edukasi bagi pelajar dengan menggunakan angkutan sekolah. Program bus sekolah ini lebih menekankan pada pelayanan keselamatan anak, mengurangi antar jemput pelajar menggunakan angkutan pribadi dan mengurangi volume lalu lintas, serta mendukung program Denpasar sebagai kota layak anak. Ia juga mengaku, program bus seko-
lah gratis ini telah dilakukan kajian melibatkan akademisi, survei dan juga melaksanakan seminar dan sosialisasi. Bus sekolah ini dirancang berbeda yang menekankan pada keamanan dan kenyamanan. Dari segi fasilitas bus dilengkapi dengan fasilitas AC, CCTV, Smart Card, Multimedia, GPS dan wifi serta yang tidak kalah menarik adalah adanya aplikasi mobile phone, agar orang tua siswa mengetahui posisi bus. “Melalui progran bus sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban orangtua siswa saat mengantar dan menjemput anak, memberikan rasa aman bagi siswa, sehingga orangtua siswa tidak waswas dengan anaknya seperti maraknya kasus kecelakaan yang menimpa siswa,’’ harap Dewa Adi. Ia juga menjelaskan program tahap awal bus sekolah akan mengoperasikan sebanyak enam bus, satu bus kapasitasnya sekitar 25 orang. Sedangkan rute tahapan pertama baru mampu melayani Kecamatan Denpasar Utara
dan Denpasar Timur. Dua Kecamatan ini dipioritaskan, mengingat selama ini belum ada akses angkutan umum yang melayani diwilayah tersebut. Untuk tahap kedua akan dilanjutkan melayani Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan. Plt. Kasubag Tata Usaha UPT Pelayanan Transportasi Darat selaku Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK). Kegiatan Angkutan Sekolah I Putu Budi Ari Wibawa menambahkan, program bus sekolah gratis ini disambut antusias dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya kalangan siswa dan orangtua siswa. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme siswa yang telah mendaftar, serta sampai saat ini jumlah yang mendaftar sebanyak 224 orang dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Denpasar. Bahkan dari program ini siswa dari kabupaten lain juga antusias mendaftar dan ingin dilayani program bus sekolah gratis. Ia juga menjelaskan, meskipun pendaftar siswa membeludak, namun tahap
pertama diutamakan Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftaran pihaknya menghentikan sementara pendaftaran untuk jadwal pagi. Karena dari 6 bus yang dioperasikan pihaknya hanya bisa menampung sebanyak 150 orang. Sedangkan untuk jadwal siang pihaknya masih membuka pendaftaran. Tata cara pendaftaran sangat mudah, yaitu dengan mengisi blangko pendaftaran dan surat kesanggupan melapor ke pihak sekolah dan melengkapi kelengkapan surat lainnya. Untuk memperlancar bus sekolah ini, pihaknya pun telah mempersiapkan halte. Jika layanan bus sekolah ini sudah berjalan dan halte belum usai, maka pihaknya akan menentukan titik kumpul siswa. ‘’Kalau dalam satu kawasan ada lima orang atau sepuluh orang, maka kami langsung menjemput siswa dikawasan sekitar rumahnya. Jika dalam ruas jalan hanya satu orang, maka siswa itu tinggal menunggu di depan,’’ ungkapnya. (kmb12)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Pon, 23 April 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
!!Bth 5org Sopir B1,Gaji Diatas UMR,Dpt Kos+U.Mkn!Murah Makmur Bgn Hub.0361.896.7678
“Dcr Sopir Pribadi dan Sopir Pariwisata,Sopan & Jujur,Dom Dps,Hub.0822-3773-1818"
Dcr English Spkng Driver&5 Sls Counter MerrysTour,0361 238041
B.BP.001.04.17.0001372
Dcr kry Bag.Kasir 085101411031 Hub.Koperasi Megah Sejahtera
B.BP.001.04.17.0001414
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
B.BP.135.04.17.0001529
B.BP.004.04.17.0001425
B.BP.001.04.17.0001388
B.BP.004.04.17.0001301
!!Bth 5 org Sopir B1 gaji diatas UMR+U mkn+dpt kos !Murah Makmur Bgn, tp.0361 8957678
B.BP.001.04.17.0001510
B.BP.031.04.17.0000943
B.BP.001.04.17.0001338
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
B.BP.005.04.17.0001534 Dcr kryawati utk d oleh” bgian Dibutuhkan sgr karyati artshop Dcari SPG utk toko di Seminyak kasir&SPG bs komputer utk d drh Dicari untuk Proyek A National Co., req Sales for B.BP.001.04.17.0001263 English Speaking.Max usia 35th Pecatu Dreaamland,0361-8473040 bs Ing.G2jt+Bonus H08214442377 Pengawas Interior & Arsitek Bali&East Indo min S1,2yr exp lok.D.Tamblingan No.69 Sanur Dbthkan OB Lam ke 221 Assist B.BP.004.04.17.0001527 Kirim CV ke Zuttion Shop Jln Drafter Lam krm ke Email onSales/marktg for after sales B.BP.135.04.17.0001528 Jl.Anyelir No.8 Dps Dcr marketing,English,Sosmed, Seminyak No.57 Kuta,0361730133 hrdbali2@gmail.com Service. Good Comm skills&cold Dicari Karyawan Bhs Inggris, B.BP.001.04.17.0001137 B.BP.001.04.17.0001457 Web,Email Full CV:reservation@ B.BP.101.04.17.0001293 calling. Exp in Tech products Jepang,Russia,Jerman,Perancis, Dbthkn Krywti Fotocopy di TaDcr Colektor,Survey(D1)Pglm PT ecolodgesindonesia.com !!Bth 5 org krywn/ti khus Cek & softwr for hospitality Fasilitas;Gaji UMR,Bonus Penbanan(Kerja Shift)085738186078 Wali,H.Wuruk 140,081999655591 B.BP.001.04.17.0001051 brg.bs htg” Gj diats UMR+U Mkn industry. Able to B.BP.001.04.17.0000944 jualan,THR,Uang Makan,Libur 4x B.BP.001.04.17.0001508 Dcr:1.SPG utk Butik di Ubud !Murah Makmur Bgn,0361 8957678 Dbthkn Tkg Masak Berpengalaman work in dependently with Sebulan,Hubungi Bapak Gede Dcr Krywn/i u Hotel Melati di B.BP.005.04.17.0001535 Pglm,2.Satpam utk Garment di utk Catering hub.08123890603 limited supervision.Sal +Bonus Susila,Phone:082247549336, Gatsu Barat Hub:081236297575 Dcr: Mgr,FO,HK,Driver,Engeen, Kuta,ada Sertifikat,Pglmn.Lam B.BP.001.04.17.0001499 B.BP.001.04.17.0001512 081312393939, Mammoth Gallery @:finance@onity-indonesia.com BB,Scurity,Bag.Hukum utk Hotel ke PT.Dianatina Ayu,Jln.Griya Dbthkn sgr(1).Mngr Pryk min S1 B.BP.004.04.17.0001305 Dcr Staf & Admin Llsn SMU/SMK Wood Carving Batuan Sukawati E:newarenahotelkutabali@gmail. Dcr HK Vila u.Smnyk,Ubud,Ungsn Anyar No.3XX Kuta Tlp.756646 Thnk.Spl/Archtk,pnglmn 3thn, B.BP.001.04.17.0001379 Krm Lam ke Bagus Watch Kuta com/Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali bs Eng+Cook,HK u Jmbrn Tgl Dlm B.BP.001.04.17.0001427 Lk2 brtgng jwb.(2)Ass Lpngn, Dicari Tukang Poles body mobil Square Hub.085738240684/Ayik B.BP.164.04.17.0001445 Dibth Kasir,Reserv,Controller, B.BP.001.04.17.0001272 Dlm,Bs Eng+Cook,GoodSalary.449 minSMA lk2 max35thn(3)Logistik untuk Bengkel Mobil H.0819999 Dcr Asst.Apoteker L/P Lulusan Dcr Waiter/ess,Kitchen,Krm CV: Marketing,Staf berBhs English, 0319-gm.asaproperty@gmail.com Pryk minSMA,Lk2 max30thn,jujur 12439-083114579709 SMF/D3 Farmasi, Bs Krj Shif/ B.BP.001.04.17.0001386 Staf berBhs Mandarin,Sopir, (4)Driver,min SMA,Lk2 max.35thn Wr.Subak Peguyangan 0361410940 diutamakan KTP Bali apotek@pbmcgroup.cpm Lmr: Cr Guest Relation Officer Good B.BP.001.04.17.0001387 Hub.723593/723637/082144159869 Krm CV k ancalaone@yahoo.com B.BP.001.04.17.0001475 H.Wuruk 240 Dps Dibutuhkan Therapist,Hair B.BP.001.04.17.0000911 B.BP.001.04.17.0001450 Eng+pglmn u.Vila Smnyk,Ubd,Jmbrn /Jl.Blongkeker Super Block C19 Dicari Reseptionist/FO,HK, Snr, Canggu, Good Salary.4490 Dresser yg berpengalaman Dicari Pembantu RT Tidur Dalam Bth Sgr Guru Paud,di Renon,Dps Puri Gading Jimbaran/ Serabutan,Puri Asih Hotel 319 gm.asaproperty@gmail.com Hub:081293799814 SMS ke 08240336433 Hub.081808661656 08123671449 Jl.Pantai Kuta 40,Kuta B.BP.141.04.17.0001105
Cr Sales Acc Gadget,laki2 Max 30Th Pngalaman Hb.081237763718
Bth:Accounting,Reservasi,Info: 081230306679/ bcwtour@gmail.com
: : : :
B.BP.001.04.17.0001500
Dicari PRT,Tgl Dlm Gaji diatas 1Juta Hub: Ima 087760110011 B.BP.001.04.17.0001225
Dicari Sales Counter,Spv,Sales Exc&Admin Krm Lmr ke Honda DewataMotor Jl.I.Bonjol No.104 Dps H.0361490499/490497 Pglmn B.BP.001.04.17.0001484
Padi Handycraft Store&Reflexology Nusa 2 needs:Opr.Spv.Send to:corp-hrm@tropicalgroupbali. com/corp-hrd@tropicalgroupbali .com Ph:0361-775211 ext.101
B.BP.101.04.17.0001525
Dicari Spa Therapist bisa Mani /Padi utk Diubud 081575367917
B.BP.001.04.17.0001339
Dicari Waiter/ess Pngalaman bs B.Inggris Canggu 081999337447
B.BP.166.04.17.0001532
Dicari Sales Motorist Dengan Harian+Komisi Besar Hub:085237 842565/08113922396
Sgr Cleaning Service,Laki-laki Coolspa Seminyak 730920 B.BP.001.04.17.0001345
B.BP.001.04.17.0001134
Staff berpnglaman u/ Develop.& memelihara Website,08123861163
B.BP.001.04.17.0001482
Tropic&Ocean Spa di Nusa Dua mencari Hairdresser,Therapist yang pengalaman atau belum,mendapatkan gaji+bonus+BPJS+Cuti+THR Hub.081337828727/087860552225
Dicr Sopir u/Toko Bangunan By Pass Sanur Telp.081246585888 Dicr Tk Serabutan utk Garment Hub HP:082236324358
B.BP.001.04.17.0001218
Dicr Tk.Sablon/TK.Campur Obat utk Garment Hp.085101897905
B.BP.001.04.17.0001474
Engineer Computer Hardware & Saftware Based in Bali 20 - 40 y.o.Graduate IT.Spoken English required. Hardware Installation &Problem Solving, Software Installation. Email: info@littlefishcom.net
B.BP.001.04.17.0001516
B.BP.101.04.17.0001524
Tropical Group looking for:Tax Ass.Mgr,Tax Officer,Acct.Staff. Send CV:corp-hrm@tropicalgrou pbali.com/corp-hrd@tropicalgro upbali.com Ph.0361-775211 B.BP.101.04.17.0001526
Tropical Rest looking for:Rest. Dicari baby Sitter utk Rumah Kumon Gyr Cari S1 B Ing&math .MGR/Rest.Spv;Sous Chef,CDP.Send Tangga Hub.085737317070 Part/Full 08179752136/4791244 CV:corp-hrm@tropicalgroupba B.BP.001.04.17.0001247 B.BP.014.04.17.0001389 Kuta:Spv Bar-Rest-Waitrs(3Jt)CS li.com/corp-hrd@tropicalgroupb Dicr Penjahit/pengepul Kaos ali.com. ph:0361-775211 Tinggal Dalam HP:081339074545 Kasir-Spa-Salon-Bar08123807241 B.BP.001.04.17.0001219
B.BP.004.04.17.0001297
B.BP.001.04.17.0001521
B.BP.101.04.17.0001523
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post CHEVROLET
Chevrolet Captiva th.2012 Abu2 Metalic, KM 40rb, Automatic, rutinservice, kndsi sgt baik, Rp.200jt Hub:0821-3737-2258 B.BP.031.04.17.0001487 HONDA
Honda Genio Merah Maroon th’1993 Hub.087861825705 B.BP.001.04.17.0001421
Jazz RS th’2008 AT silver samsat Baru,087860856999 prbdi B.BP.164.04.17.0001520
MERCEDEZ
Smart Cabrio,wrnaabu-abu met th.2011,jrngpkaiKM 88rb,hny dipkai sptarUbud,Kndssgtbaik,rutin service,Customorder drJerman. Rp.270jt (nego) 082137372258
B.BP.031.04.17.0001486
NISSAN
Nissan Juke Tahun 2012,samsat baru,Asli Bali Tangan pertama Hub: 085737628006
MITSUBISHI
Pajero Sport Dakar 4x2/AT Tryptonic 2012 pemakaian 2013 DK Asli Tgn I Grey H:081236008035 B.BP.001.04.17.0001155
DIJUAL RUMAH
SALON
BIRO JASA
BIRO JASA
B.BP.001.04.17.0001504
New Avanza G’2012 Silver Tgn 1 Hub.087 862 270 180 B.BP.001.04.17.0001485 SUZUKI
B.BP.001.04.17.0001477
TOYOTA
Jazz RS’12 Silver Terawat BU Djl.Mobil Camry 2.4V Hitam Th’ Jl.Drupadi V 8 Hp.081338244588 2010 Hub.0811510588-0361499289 B.BP.001.04.17.0001501
TOYOTA
Kijang G’94 Mulus AC Audio Sht Pwr Strng Siap Pakai Jl.Tkd Me langit 50 Panjer 081337852344
B.BP.164.04.17.0001442
Innova G’05 Silver As DK,Pajak Baru,112 Ng Hub.082340887818
B.BP.001.04.17.0001503
Kijang Grand’96 milik 1 AsBali mulus 55Jt 08123948452 Nego-
B.BP.166.04.17.0001531
Grand Vitara Tahun 2007, kondisi,Mulus Hub:087761061203 B.BP.001.04.17.0001476
Over Krd Pick-Up Futura’15 UM. 25 ssa 60 Hp.085100856999 Prbd B.BP.164.04.17.0001517
DIJUAL RUMAH Harga Promo 1,6M Perumahan Baru di Jl.Akasia - Denpasar Hub.08123861163,08123838674 B.BP.001.04.17.0001434
Rumah Jl.Padma Dentim Hub: 081916321288
B.BP.001.04.17.0001370
BUC Jual Rmh Dalung Permai Q27 490Jt Nego Fasilitas PDAM,Telp Hub.08123963047/085738066999
B.BP.001.04.17.0001340
Djl Ng Rmh S.Huni LT1,34Are LB 210 Lt3 Jln.Pemogan Gg BPU Pudak sari 20 H.081283011189TP
B.BP.001.04.17.0001436
Djl Rmh 45/100 Jln 5m Lokasi Taman Giri Utama Jimbaran Hrg. 775Jt Nego Hub:08123682385
KONTRAKTOR B.BP.001.04.17.0000252 Swimming Pool Specialist Con- Rmh/3Ruko lantai,Penamparan bs tractor pnya mslh 082144464070 TT mbl/Tnh Pmilik,085100856999 B.BP.166.04.17.0001533
RUPA-RUPA
B.BP.164.04.17.0001518
SERVICE
Djl Rmh 65/100 di Jln.Batuyang Gg.Garuda Btbulan bagi yg Serius Hub.081283011189 TP B.BP.001.04.17.0001437
Djl Rmh Baru BU di Dalung Gaya Villa Hub.082147454248 B.BP.164.04.17.0001519
SERVICE
Rumah LT.1 Are Gatsu Barat Djl Tnh 7,2A 58x15 hrg.1,3M Djl Tanah 20A (Kerambitan)& DIJUAL VILLA Hub.081805555185-087861825705 Glbal di Goa Gong,087860923807 Tnh 31,6A(Canggu)081558097478 Jual/Sewa Pererenan Br.Batu-ViB.BP.001.04.17.0001422 B.BP.001.04.17.0001296 B.BP.001.04.17.0001511 la 2Lt(SHM&IMB)LT.2,74/LB2,9/3 Jl Tnh 2Are 225Jt Pemaron Sgr Djl Tnh Kav L:2A Lbr Jln 5m Ds DISEWAKAN TANAH Kmr Bsr(AC&WH)/Ada Small Pool, SHM TP Mbl Bs Msk 087882591076 Tmn,Gdg,Grase Hub.08179965168 Pering-Gianyar,Tnp Perantara Dswkn Tnh 1,4Ha u/vila garden/ B.BP.001.04.17.0001044 B.BP.001.04.17.0001046 Retreat,dktJtluwih, 08123974128 H.175Jt/Are nego H.08123682385 Kav.Sanur Penyaringan III Hub: B.BP.001.04.17.0000250 B.BP.001.04.17.0000201 DISEWAKAN VILLA 081933016325/081246874420 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih B.BP.001.04.17.0001369 Dswakan Vila 2Lt 2Kmr Tdr,Pool DISEWAKAN RUMAH PondokCitra Pmogan 08123871809 Tnh 1,1-1,5A,Hrg.315/A.5mnt,Jl 3x7 LokGWK Ungasan085100750460 Dikont rmh LT 1,14A fas list B.BP.001.04.17.0000133 Prof Mantra Ktewel 08113990054 B.BP.001.04.17.0001256 1300W RT KT3KM2 Grs GrokgakTbn !!!Tnh Dkt Pantai Pererenan 3A B.BP.001.04.17.0001267 081238239555 Jik Kenem Gubug 7A Akomodasi Wst 081338977777 Tnh Kav&Rmh,Ruko Sibang Smpidi RUPA-RUPA B.BP.155.04.17.0001514 B.BP.001.04.17.0001023 T.Swh20AAngantaka,081337921000 Cuci Gudang,Super Murah,Barang Rmh Fas:3KT,2KM,Dpr,R.Tamu,Grs B.BP.001.04.17.0001495 Display.Wave D.Audio Jl.P.Seribu No.6,Hp08123917633 *Tnh 1A,370,Jl5m CempakaDalung Tnh u/Vila 9A Ds.Melayang/Dkt B.BP.001.04.17.0001440 Hub:081237666809, 081238920022 Diponegoro,Tlp.(0361)223054 Vila Onje 10mnt Ubud08113990054 B.BP.004.04.17.0001497 B.BP.001.04.17.0000603 DIJUAL TANAH B.BP.001.04.17.0001269 Dryer/Mesin Pengering Laundry BUC Dijual Tanah lokasi Pecatu Tnh Kvl di Luwus 70Jt/A bs Kap 25Kg Rekondisi,08113939776 DISEWAKAN GEDUNG Graha 510M2 dan rumah kos di B.BP.001.04.17.0001489 Kredit,Jln 6M Hub:087862450004 Gedung Baru Lt III di Jl.Mh Legian kaja Kuta sembilan kamar B.BP.001.04.17.0001410 Jual Ruby Star,Ruby Cutting Yamin Renon @100Jt/Th/lantai +s.Pool tanpa perantara Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Gemstone Natural Size/Bentuk Hub.08123861163,08123838674 Bervariasi,Bagus2.081219151188 Hub:0811387045 140Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.001.04.17.0001411
B.BP.031.04.17.0001266
B.BP.001.04.17.0001435
B.BP.001.04.17.0000953
18
REKREASI
Minggu Pon, 23 April 2017
TTS Bali Post
Pertanyaan Mendatar:
1. Kuno 3. Alat musik pukul tradisional dari Sulawesi Utara 7. Keluarga miskin 9. Landasan/alas ketika memotong sesuatu 10. Perjalanan untuk bertamasya 11. Ukuran tertentu yang dipakai patokan 12. Selendang khas Batak 14. Asosiasi eksportir kopi Indonesia 15. Uang palsu 17. Keledai/orang tolol (Inggris) 19. Bambu 21. Partikelir 22. Air/makanan salah jalan ke saluran nafas 24. Salah satu varian sepeda motor Yamaha 25. Berhenti 27. Periksa dengan cermat dan saksama 29. Kepiting laut berkaki penjang, “Portunus Pelagicus” 30. Burung Gereja (Jepang) 32. Lukisan/gambar diatas kulit 33. Hadir 34. Salah satu merek sepatu terkenal 35. Senjata tajam khas Jawa Barat 36. Air suci
Menurun:
Libur Panjang
Wisatawan Padati Pantai Kuta SERANGKAIAN libur panjang minggu ini, sejumlah wisatawan terlihat cukup banyak yang berlibur ke Bali. Pantauan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Jumat (21/4) malam lalu, jumlah wisatawan yang datang ke Bali cukup padat. Antrean kendaraan, baik berupa bus, maupun kendaraan kecil lainnya, terlihat memadati areal parkir penjemputan di bandara. Bahkan, bus-bus yang menjemput para wisatawan harus menunggu di luar, karena padatnya kendaraan. “Mungkin ini karena ada libur Senin (besok,red), sehingga banyak yang berlibur ke Bali,” ujar salah seorang tour leader, Made Wiguna. Objek yang akan banyak mendapat kunjungan, di antaranya Pantai Kuta. Libur panjang dan libur keagamaan menjadikan Pantai Kuta yang terletak di wilayah Kabupaten Badung, Bali, tampak ramai dikunjungi ratusan wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara. Para pelancong itu menikmati masa liburan dengan melakukan aktivitas di Pantai Kuta. Mereka sering memanfaatkan waktu dengan bermain selancar, memijat, dan bermain pasir. Tidak jarang, sebagian wisatawan juga terlihat memanjakan diri dengan berjemur sembari menikmati pemandangan sunset (matahari terbenam) menjelang senja.
Aiden, wisatawan asal Australia, mengaku terpikat dengan suasana serta keindahan Pantai Kuta yang sudah tak asing bagi para wisatawan itu. “Ini saya pertama kali mengunjungi Bali dan baru pertama juga saya melihat Pantai Kuta yang banyak dibicarakan orang tentang keindahannya,” ucapnya kepada Antara. Ia berada di pantai itu untuk menyaksikan matahari terbenam. “Ternyata benar, pemandangan di Pantai Kuta sangat indah seperti yang dibicarakan orang,” tuturnya. Pandangan serupa juga disampaikan Putri, wisatawan asal Yogyakarta yang telah
menyiapkan jadwal liburan untuk sejumlah destinasi di Pulau Bali, termasuk Pantai Kuta. “Ya, saya suka Pantai Kuta, karena pantai ini merupakan pantai yang menjadi destinasi pertama ketika para wisatawan berada di Pulau Bali untuk menikmati keindahan matahari terbenam saat senja, itu yang membuat saya betah tinggal berlama-lama di pantai ini,” pungkasnya. Pantai yang terletak di sebelah selatan Kota Denpasar itu, menjadi objek wisata andalan Pulau Bali, terletak tidak jauh dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Pantai yang sering disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari Pantai Sanur itu, dikenal sebagai destinasi wisata sejak awal 1970-an. Sementara itu, untuk menjajal kuliner, wisatawan yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Tabanan, tidak ada salahnya mencoba kuliner ayam bakar lunak di salah satu rumah makan di jantung kota Tabanan. Ayam bakar lunak yang ditawarkan salah satu rumah makan itu, kini menjadi menu favorit wisatawan dan warga Tabanan yang berkunjung di lokasi strategis tersebut. Apalagi, letak Tabanan
BPM/wan
BERJALAN - Beberapa wisatawan terlihat sedang melintas di pantai sambil menikmati keindahan Pantai Kuta.
1. Bergairah/bersemangat 2. Saudara kandung ayah/ibu (Bali) 3. Memperlihatkan perbedaan yang nyata sekali 4. Terharu dan kasihan 5. Harta benda (Inggris) 6. Buah pinggang 7. Orang/budak petarung di arena 8. Kakuasaan Tuhan/Hukum alam 9. Prahoto 13. Tidak jinak 16. Penduduk Bali asli 18. Jangan (Bali) 20. Selesai 22. Perahu besar 23. Ukuran yang menjadi dasar penilaian 25. Tarik/renggut kuat-kuat 26. Burung dara/merpati 27. Amtenar 28. Pemain drum 31. Tidak mudah putus asa dan berkemauan keras
Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 293 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 29 April 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 7 Mei 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 291 Mendatar: 1. Sepak 6. Rasis 9. Elevasi 10. Luput 11. BPD 12. Grasi 13. Karib 15. Atletik 17. Nisan 20. Guntur 23. Angka 25. Sumber 28. Embok 31. Seniman 33. Eltor 34. Shafu
juga hanya sekitar 35 kilometer di sebelah barat Kota Denpasar dengan sejumlah lokasi wisata yang juga tak kalah menariknya dengan tempat lain di Bali, wisatawan dapat meneruskan agenda pakansinya.
35. Lot 36. Utama 38. Rombeng 39. Gurdi 40. Idola Menurun: 1. Selokan 2. PHP 3. Ketuban 4. Rembulan 5. Mandat 6. Ringoku 7. Sahabat 8. Selikur 14. Ros 16. Iga
Objek wisata di Tabanan yang dapat dipilih setelah menyantap kuliner khas itu, antara lain Pura Ulun Danu Beratan, Museum Subak (museum tentang sistem irigasi di Bali), dan Pantai Balian untuk berselancar. (kmb)
BPM/wan
RAMAI- Sejumlah wisatawan melakukan berbagai aktivitas saat berada di Pantai Kuta
18. Isu 19. Aib 21. NEM 22. UFO 23. Are 24. Komitmen 25. Samseng 26. Mubazir 27. Estuari 28. Enerugi 29. Bit 30. Kartala 32. Nalemo (Omelan) 37. Ayo
Pemenang TTS No. 291 1.
Ngakan Putu Widnyana Putra Br. Menak, Tulikup, Gianyar 80515 (Hp: 081 239 325 935)
2. I Made Kuat Jl. A. Yani A/7, Subagan, Karangasem 80813 3. Agus Kusumawardana Jl. Pemuda No.59 Lombok 83125 4.
Ni Nyoman Ayu Risnawati Banjar Dinas Munggor, Desa Kukuh, Kec. Marga, Tabanan 82181
5. Ni Kadek Ayu Murpini Desa Sibang Gede, Kec. Abiansemal, Kab. Badung 80352 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : I Wayan Sudarma Alamat : Jl. Gatot Subroto No.20 Amlapura, Karangasem 80800
19
Minggu Pon, 23 April 2017
Tiga Tewas, Tabrakan Beruntun di Puncak
Bali Post/ant
HARI BUMI - Warga melakukan perayaan mandi lumpur massal dalam rangka memperingati Hari Bumi di Desa Kalilunjar, Banjarmangu, Banjarnegara, Jateng, Sabtu (22/4) kemarin. Berbagai kegiatan seperti mandi lumpur massal, bersih sampah, serta penanaman 1.000 pohon pucuk merah untuk menghias desa dan konservasi lahan dilaksanakan warga Desa Kalilunjar untuk memperingati Hari Bumi.
Hari Bumi
Direktur Eksekutif Nasional Walhi Nur Hidayati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/4) kemarin, mengatakan bahwa peringatan hari bumi yang menjadi bagian dari rangkaian acara Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup Walhi di NTT dimaksudkan untuk memperkuat dan memperluas gerakan penyelamatan lingkungan hidup, khususnya pesisir dan pulaupulau kecil di Indonesia. Selain itu, ia mengatakan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mendorong negara melalui kebijakannya mengakui dan melindungi wilayah kelola rakyat dari berbagai ancaman
ekspansi industri ekstraktif yang mengabaikan daya dukung dan daya tampung lingkungan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, dan dampak perubahan iklim. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebagai negara kepulauan dan memiliki garis pantai terpanjang memiliki kerentanan dari dampak perubahan iklim. Maka, menurut dia, persoalan daya dukung dan daya tampung lingkungan di wilayah pesisir dan pulau kecil harus didukung dengan kebijakan pembangunan yang mengutamakan keselamatan hidup masyarakat yang
selama ini menggantungkan hidup dari laut. Selain itu, Walhi juga mendesak agar agenda Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial mempertimbangkan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, sebagai upaya untuk memberikan kepastian hak wilayah kelola rakyat, menyelesaikan konflik, mengatasi ketimpangan dan kemiskinan yang terjadi di kawasan perdesaan pesisir dan pulau-pulau kecil khususnya yang berada di dalam dan sekitar kawasan hutan. ‘’Harapannya itu bisa menjadi pemulihan krisis lingkungan hidup dan menjawab tantangan perubahan iklim, ujar dia. Setiap tahunnya, hari bumi diperingati oleh bebagai kalangan yang menyuarakan penyelamatan bumi. Pada peringatan hari bumi 2017, Walhi memperingatinya di Kupang
NTT. Provinsi Nusa Tenggara Timur sampai saat ini menghadapi ancaman bencana ekologis dari berbagai aspek. Direktur Eksekutif Walhi NTT Umbu Wulang Tanaamahu mengatakan kerusakan ekologis harus meletakkan ekologi dan masyarakat sebagai subjek, memberikan akses terhadap rakyat bukan hanya persoalan ekonomi, keterikatan sosial dan kultur rakyat terhadap alam sebagai tempat tinggalnya, lebih memberikan kemungkinan besar untuk menjaga lingkungan dibandingkan memberikan akses terhadap pemodal besar, baik industri ekstraktif maupun perkebunan besar monokultur. Maka, menurut dia, pengakuan terhadap Wilayah Kelola Rakyat menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi. (ant)
Proses Tender
Serapan APBD Masih Minim
Denpasar (Bali Post) Keinginan Wali Kota Denpasar agar pelaksanaan proyek fisik bisa lebih awal dikerjakan, belum bisa dilakukan. Mengingat, pada triwulan pertama (Januari-April) masih banyak pekerjaan fisik yang masih dalam proses tender. Karena itu pula, serapan APBD pada masa tersebut masih minim. Terlebih, realisasi fisik juga belum banyak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar AAN Rai Iswara beberapa waktu lalu mengatakan saat ini untuk laporan triwulan belum masuk. “Kalau realisasi fisik maupun keuangan periode triwulan pertama, datanya belum masuk dari masing-masing OPD,” katanya. Saat ini, data yang ada hanya sampai Februari. Realisasi yang sudah berhasil dilakukan mencapai 11 persen. Realisasi ini masih berada di bawah target, karena untuk Februari ditarget 15 persen. Artinya, masih ada kekurangan 4 persen lagi. “Mudahmudahan akhir April ini sudah bisa terkejar yang tertinggal tersebut,” jelas mantan Kadis Koperasi ini. Rai Iswara mengatakan, kendala
yang dihadapi pada awal triwulan pertama, yakni proses tender masih berlangsung. Seperti proyek pembangunan Pasar Badung yang masih tender. Diperkirakan hingga akhir April ini, proses tender baru bisa selesai. “Karena kondisi ini, maka realisasi pada triwulan pertama masih kecil,” jelasnya. Persoalan yang dihadapi pada awal tahun ini, kata dia, yakni adanya perubahan organisasi perangkat daerah (OPD). Pada perubahan ini, terjadi beberapa bidang yang harus pindah OPD. Seperti Dinas Pertanian, yang sebelumnya tidak mengambil bidang peternakan, kini tugasnya juga masalah peternakan. Bukan hanya itu, banyak bidang yang harus menyesuaikan organisasi baru ini. Data yang diperoleh dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemkot Denpasar menunjukan pekerjaan yang masuk proses lelang cukup banyak. Salah satunya, termasuk proyek pembangunan gedung Pasar Badung yang kini telah memasuki
Menjadi Harapan Dari Hal. 1
Kehidupan yang harmoni, diyakini Presiden Jokowi menjadi harapan dan impian semua orang. Apalagi di negara Indonesia, yang memiliki banyak perbedaan suku, bahasa, dan juga keyakinan, maka semangat menjaga keharmonisan harus terus dipelihara. “Perbedaan latar belakang suku, latar belakang agama, latar belakang budaya bukanlah penghalang untuk kita bersatu dan bukan pula penghalang untuk hidup dalam
keharmonisan, saling menghormati, saling membantu dan membangun solidaritas sosial yang kokoh,” tegasnya. Dalam menjaga kebersamaan itu, Indonesia patut bersyukur karena memiliki Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika. “Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan pemersatu kita semua. Kita juga mempunyai Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pilar kebangsaan yang kokoh untuk menjaga dan merawat Indonesia yang majemuk ini,” katanya. (kmb4)
masa penawaran. Kasubag Pembinaan dan Perencanaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Denpasar I Ketut Suastina, S.Ip., M.Kes., yang ditemui di kantornya mengatakan, hingga Maret 2017 jumlah pekerjaan yang memasuki proses lelang mencapai 32 unit. Terdiri dari konstruksi 9 paket, konsultan 15 paket, dan pengadaan barang 8 paket. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, karena untuk periode satu tahun anggaran masih banyak waktu. “Saya kira lelang-lelang berikutnya masih banyak. Namun, pada awal tahun ini kita sedikit rem, karena konsentrasi untuk proses lelang proyek Pasar Badung. Karena nilainya cukup besar, maka prosesnya lebih panjang,” katanya. Dikatakan, dari 32 paket pekerjaan yang masuk tersebut, pagu yang dipatok mencapai Rp 300 miliar lebih. Hanya, ketika proses lelang sudang rampung, maka bisa terjadi
Dari Hal. 1
Kepala Dinas PU-PR Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengakui sampai bulan ini belum ada paket kegiatan yang terealisasi. Dia menjelaskan, pemerintah memang menargetkan OPD yang dipimpinnya mempercepat realisasi paket kegiatan setelah APBD disahkan. Pihaknya telah berusaha mengejar target dengan berusaha melengkapi dokumen administrasi paket kegiatan agar bisa dilelang. Hanya, pemenuhan dokumen administrasi masih terhambat karena persoalan teknis. “Memang kita ditarget untuk merealisasikan lebih awal, dan target itu sudah kita ke-
Menggerus Jalan Dari Hal. 1
Walhi Serukan Penyelamatan Pesisir Jakarta (Bali Post) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyerukan gerakan penyelamatan lingkungan hidup khususnya untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia pada peringatan Hari Bumi.
Bogor (Bali Post) Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di jalur Puncak, tepatnya di Tanjakan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4) kemarin. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, laporan sementara jumlah korban jiwa 3 orang, 3 luka berat, dan 3 luka ringan. Salah satu korban adalah Kepala Desa Citeko. “Data masih terus diperbarui. Saat ini, masih dilakukan upaya evakuasi,” kata Yusri. Kronologis kecelakaan berawal dari sebuah bus HS Transport yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog diduga mengalami rem blong. Setiba di lokasi kejadian tepatnya di Tanjakan Selarong, bus hilang kendali bergerak kekanan ke jalur Gadog sehingga menabrak sebuah kendaraan minibus Grand Livina dan dua unit sepeda motor. Bus terus bergerak hilang kendali, setelah menabrak dua sepeda motor, lalu menabrak kendaraan Daihatsu Ayla, dan tiga minibus Avanza yang bergerak dari Gadok menuju Puncak. Bus kemudian bergerak ke kiri kembali menabrak sebuah kendaraan Avanza dan angkot serta menabrak tiga unit sepeda motor yang bergerak dari Puncak menuju Gadog. “Kendaraan bus berhenti di tengah jalan melintang menghadap ke barat. Saat ini, proses evakuasi masih dilakukan,” katanya. Sementara itu, menjelang malam arus kendaraan yang melintas di jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, padat merayap, bahkan di sejumlah titik rawan kemacetan antrean kendaraan dengan laju tersendat mulai terlihat. Puluhan petugas terlihat bersiaga di sejumlah titik rawan kemacetan seperti pertigaan Hanjawar, Kebun Raya Cibodas, Pasar Cipanas dan Jalan Raya Pasekon, guna mengantisipasi agar tidak terjadi antrean panjang kendaraan dari kedua arah baik menuju Cianjur atau sebaliknya menuju PuncakBogor. Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Hilman, mengatakan, meskipun saat ini arus kendaraan yang melintas berjalan normal di sepanjang jalur Puncak-Cianjur, namun pihaknya tetap melakukan antisipasi dengan menempatkan sejumlah anggota di titik rawan kemacetan terutama di wilayah Puncak-Cipanas. (ant)
penurunan realisasi (efisiensi) dari pagu yang ditetapkan. Dari semua paket yang masuk lelang, pembangunan gedung Pasar Badung yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar ini, nilai pagunya paling besar. Paket konstruksi ini nilai pagu paketnya mencapai Rp 204.440.181.300. Sedangkan untuk nilai HPS paket dipatok Rp 159.182.085.000. Sumber dana yang digunakan, yakni APBN dan APBD 2017. Sementara itu, pada 2016 lalu, total paket yang masuk mencapai 173 paket, yang terdiri dari pekerjaan konstruksi 103 paket, pengadaan barang 41 paket, jasa konsultansi 27 paket dan jasa lainnya 2 paket. Adapun jumlah pagu yang dilelangkan adalah sebesar Rp 309.021.033.417. Dengan efisiensi sebesar 18 persen dari pagu atau sebesar Rp 54.299.977.017. (kmb12)
Mengejar Target jar. Akan tetapi, proses lelang dan melengkapi administrasi ini menyita waktu yang lama, sehingga baru sebagian kecil saja paket kegiatan yang dilelang,” katanya. Menurut Suparta, sesuai mekanisme lelang paket kegiatan melalui proses panjang. Diawali tahapan memasukkan (input -red) rencana pengadaan menggunakan aplikasi SIRUP. Data tersebut kemudian dikaji dan menyiapkan dokumen lelang oleh pokja di ULP hingga mulai proses lelang. Dalam tahapan input rencana umum pengadaan (RUP) mestinya diumumkan 15 hari setelah APBD disahkan sekitar Januari 2017 yang
lalu. Akan tetapi, pemerintah melakukan pemutakhiran aplikasi SIRUP mengikuti instruksi LKPP. Menunggu, pemutakhiran aplikasi SIRUP pengumuman lelang paket kegiatan milik Dinas PU-PR baru dilakukan akhir Februari 2017 lalu. “Karena pemutakhiran sistem aplikasi itu, sehingga beberapa paket saja yang bisa diumumkan untuk mendapatkan rekanan pemenang lelang. Kita berusaha bekerja proporsional saja dan target percepatan oleh pimpinan di daerah akan berusaha kita penuhi dengan harapan mekanisme dilalui dan mutu pekerjaan sesuai dokumen perencanaan,” jelasnya. (kmb38)
Dari pantauannya, jalan provinsi yang rawan mengalami kerusakan utamanya di jalur Petang (Badung), Kintamani (Bangli), dan Pupuan (Tabanan). “Daerah-daerah itu merupakan titik yang rawan bencana, khususnya longsor. Seperti di Petang, untuk jalannya kita akan tangani. Pada 2017, kita baru perencanaan,” jelasnya. Menurut Astawa, pihaknya merencanakan pembangunan jembatan pascalongsor menggerus jalan yang menghubungkan Petang dan Pelaga akhir tahun 2016 tersebut. Anggaran yang dibutuhkan antara Rp 6070 miliar, untuk jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter. Untuk permanen itu kita rencanakan jembatan, sebab kemungkinan terus akan tergerus longsor di daerah itu,” imbuhnya. Sementara itu, di Kabupaten Gianyar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar pun kini sudah mulai melewati tahapan tander. Salah satu proyek dengan nilai cukup besar yakni peningkatan jalan dan gerbang Kebun Raya di Payangan serta rehabilitasi jalan di seputaran Terminal Batubulan, Sukawati. Kadis PU dan Tata Ruang Nyoman Nuadi mengatakan, sejumlah proyek sudah dilaksanakan di lapangan. Beberapa lainnya sedang dalam tahap tender. ‘’Data rincinya ada di kantor. Saya tidak hafal. Tapi yang jelas, kita sudah berupaya agar proyek-proyek tersebut bisa dilaksanakan sesuai target,’’
katanya. Disinggung terkait Kebun Raya Gianyar di Payangan, Nuadi mengungkapkan ada dua kegiatan di Kebun Raya yang saat ini tengah ditenderkan yakni peningkatan jalan Pilan-Kebun Raya, Payangan senilai Rp 13,5 miliar dan pembangunan gerbang kebun raya senilai Rp 4 miliar. Kedua proyek didanai APBD Gianyar 2017. “Kedua proyek tersebut harus tuntas tahun ini, mudah-mudahan bisa cepat. Target Mei mulai,’’ katanya. Ia mengatakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mulai melaksanakan tender proyek perbaikan dan peningkatan jalan. Salah satu ruas jalan yang akan diperbaiki adalah di seputaran Terminal Batubulan yang selama ini menjadi langganan banjir. Rehabilitasi jalan Batubulan - Terminal - Tegehe dianggarkan Rp 8 miliar di APBD 2017 saat ini sedang dalam proses tender. ‘’Mudah-mudahan tidak ada halangan, setelah tender baru kemudian proyek bisa direalisasikan di lapangan,’’ katanya. Nuadi menjelaskan, proyek rehabilitasi jalan Batubulan - Terminal - Tegehe diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. Sebab selain perbaikan badan jalan, kegiatan juga mencakup perbaikan saluran drainase dan trotoar. ‘‘Selama ini kan sudah banyak keluhan masyarakat karena kawasan sekitar terminal sering banjir. Mudah-mudahan dengan perbaikan jalan ini persoalan tersebut tidak lagi muncul,’’ katanya. (rin/nik)
Hakikat Persaudaraan Dari Hal. 1
Oleh karena itu, sesungguhnya hakikat persaudaraan adalah bersama-sama membangun kekuatan dalam menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena itu, Perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 sengaja memilih tema “Jadikan Catur Brata Panyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI” karena didasari rasa keprihatinan atas fenomena berkurangnya sikap toleransi dan menipisnya kesadaran akan keniscayaan keberagaman dan kebinekaan yang sesungguhnya merupakan kekuatan bangsa Indonesia. “Untuk memaknai Perayaan Tahun Baru Çaka, dipentaskan oratorium tari berjudul ‘Mulat Sarira Awal Mulanya Tahun Saka’. Pemilihan cerita ini untuk membangun toleransi guna meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan kehidupan yang harmoni dan
damai,” kata Untung Yoga. Perayaan Nyepi juga diisi dengan ceramah agama oleh Guru Besar Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Prof. Ida Bagus Gde Yudha Triguna yang menyampaikan kisah percakapan Yaksa dengan Yudhistira, yang esensinya bahwa hanya dharma yang bisa melindungi manusia. Jika mengabaikan dharma, manusia akan menemui kehancuran. Tampak hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono. (kmb4)
Lakukan Evaluasi Dari Hal. 1
Belum tercapainya realisasi APBD sesuai target, menurut Wiratmaja akan dilakukan evaluasi dan peringatan kepada Kepala OPD untuk memperbaiki kinerjanya. Ia melanjutkan apabila ada triwulan ke-2 dan ke-3 tetap saja anggarannya tidak sesuai
dengan perencanaan anggaran yang dibuat dan ketidaksesuaian ini tidak disertai dengan alasan yang logis maka akan berlaku kesepakatan kontrak kinerja antara OPD dengan Bupati. ‘’Salah satu kesepakatan itu adalah bersedia dimutasi atau mengundurkan diri sebagai kepala OPD,’’ papar Wiratmaja. (san)
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu pon, 23 April 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Slank Ajak Warga Papua Pilih Pemimpin Sederhana Jayapura (Bali Post) Grup musik legendaris Slank mengajak warga Papua untuk memilih calon pemimpin yang berprofil sederhana, pada Pemilihan Gubernur Papua 2018, karena sosok tersebut dianggap jauh dari indikasi korupsi. “Yang pasti selama dia hidupnya sederhana, biasanya dia antikorupsi. Jadi, carilah orang-orang yang pola hidupnya sederhana, pikirannya maju dan merangkul semua,” ujar Bimbim, drummer Slank, di Jayapura, Jumat (21/4). Bimbim juga mengingatkan masyarakat Papua untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu yang dimunculkan melalui media sosial karena kebenarannya pantas diragukan. “Pilkada itu kompetisi, ada menang dan ada yang kalah. Jadi, yang menang terima dengan senang hati dan kalah terima dengan lapang dada. Jangan terpengaruh dengan media sosial, banyak bohongnya,” kata dia. Dia mencontohkan pada pelaksanaan Pilkada 2017 di Jakarta, banyak isu menyesatkan yang dimunculkan oknum tidak bertanggung jawab yang justru meresahkan masyarakat di luar Jakarta. “Apa lagi di era kompetisi ini, (saat Pilgub Jakarta) banyak teman Slankers dari Sabang sampai Merauke khawatir sama Jakarta, kita di Jakarta sendiri santai dan damai, tapi di media dibuat (terkesan) menakutkan,” ujarnya lagi. Ia pun mengharapkan pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur Papua 2018, bisa didapat sosok yang bisa bersinergi dengan pemerintah pusat agar dampak pembangunan yang dilakukan bisa cepat terasa. “Presiden juga sedang memberi perhatian khusus untuk Papua, mudah-mudahan di 2018 bisa didapat pemimpin yang sejalan supaya pembangunannya bisa lebih cepat,” katanya. Slank hadir di Jayapura untuk mengisi acara penutupan suatu turnamen sepak bola di Stadion Mandala pada Sabtu (22/4) malam kemarin. (ant)
BPM/pik
Stephanie Del Valle
Ingin ke Bali dan Mengenal Indonesia BELUM lama berada di Tanah Air, Miss World 2016 Stephanie Del Valle Díaz rupanya sudah jatuh cinta dengan Indonesia. Wanita asal Puerto Rico itu pun mengaku, ingin lebih mengenal Indonesia. Banyak hal yang ingin diketahui Stephanie dari Indonesia. Selain mengenal 34 finalis Miss Indonesia 2017, wanita cantik ini juga ingin mengenal lebih jauh kebudayaan dan tempat-tempat menarik di Indonesia. “Saya tidak tahu banyak tentang Indonesia. Tapi saya tahu sedikit Indonesia dari Natasha Mannuela (Miss Indonesia 2016). Saya ingin mengetahui banyak tentang Indonesia,” papar Stephanie baru baru ini. Bahkan, wanita yang berprofesi sebagai model sekaligus musisi ini tak tanggung-tanggung menilai Indonesia sebagai negara kepulauan yang indah dengan masyarakat yang memiliki kepribadian menyenangkan. “Indonesia negara kepulauan yang indah. Indonesia memiliki pulau yang indah dan orang-orang yang ramah. Senang rasanya ada di sini, Saya dengar tentang Bali, tapi sayang waktunya sempit. Lain kali saya pasti berkunjung ke Island of the Gods tersebut,” ujarnya. Stephanie akan menjadi tamu istimewa dalam malam puncak Miss Indonesia 2017. Acara ini digelar pada Sabtu (22/4). Dengan dipandu oleh Amanda Zevannya dan Robby Purba. Acara ini dimeriahkan oleh Judika, Armand Maulana, Angga Puradiredja, Bunga Citra Lestari, Lea Simanjuntak, dan Delica. (pik)
Hasil Pet Scan Tak Baik, Keluarga Jupe Pasrah Jakarta (Bali Post) Hasil Pet Scan yang dijalani Julia Perez di Rumah Sakit di Kelapa Gading, Selasa (18/4) lalu, terbilang tak baik. Hasil ini berbeda dengan Pet Scan sebelumnya yang sudah menunjukkan tanda-tanda membaik. Merujuk hasil Pet Scan itu, Nia Anggia, adik Jupe, mengatakan keluarga sudah pasrah dan meminta doa terbaik dari masyarakat Indonesia. “Karena saat ini yang bisa membantu Mbak Jupe hanyalah doa. Saya harap semuanya ikhlas mau memaafkan kak Jupe,” ujar Nia di RSCM, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Nia mengatakan, pihak
keluarga kini sudah memasrahkan perihal kondisi Jupe kepada dokter yang menangani di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. “Dari keluarga sudah menyerahkan kepada dokter dan medis. Kami ikhtiar saja,” tuturnya. Nia mengakui, sang kakak kini semakin sering melakukan cuci darah. Tujuannya untuk membersihkan racunracun supaya bisa memulihkan kesadaran. “Kak jupe harus melakukan cuci darah, untuk membersihkan racun supaya bisa memulihkan kesadarannya. Makanya kami minta doanya, dan maafkan Kak Jupe,” pintanya. (pik)
BPM/pik
Feminisme Kartini brolan BALE BANJAR ARIDUS AGAMA harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi betapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu. Mengapa kitab suci itu harus dibaca dan dihafal tanpa perlu kewajiban untuk memahaminya? Mengapa laki-laki boleh berpoligami? Ada banyak halangan yang harus dihadapi perempuan, terutama di Jawa, untuk dapat lebih maju. Wanita harus memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum. Mereka harus dibebaskan dari budaya pingit, dalam menuntut ilmu pengetahuan dan belajar, serta belitan adat yang mengekang kebebasan. ‘’Itu segelintir pertanyaan dan pernyataan dari banyak gagasan termasuk keluhan yang ditulis Raden Ajeng Kartini dalam bentuk surat, untuk kawan-kawannya di Eropa. Putri bangsawan yang anak Bupati Jepara tersebut hanya bisa menikmati Europese Lager School sampai usia 12 tahun, selanjutnya dipingit atau diisolasi dari pergaulan hingga dipinang dan dipersunting Bupati Rem-
bang. Berkat otak yang encer, kendati sekolah kurang dari lima tahun, dia fasih menulis dan membaca dalam bahasa Belanda. Dari kawan-kawan sesama wanita yang diajak berkorespondensi di Eropa, dia mendapat kiriman buku dan majalah sehingga berhasil menambah wawasan. Dari kumpulan teks itulah, perempuan ningrat yang saat lajang bergelar Raden Ayu dan setelah menjadi nyonya Bupati Rembang berganti menjadi Raden Ajeng, mengenal ikhwal emansipasi wanita dan feminisme. Sayang, wanita pendobrak belitan tradisi berupa adat dan agama yang membelenggu kebebasan para cucu Siti Hawa tersebut, tidak ditakdirkan berusia panjang. Almarhumah lahir 21 April 1879 dan wafat 17 September 1904, empat hari setelah melahirkan putra pertamanya. Bangsa Indonesia baru kaget dan terperangah setelah membaca buku ‘Habis gelap terbitlah terang’ yakni kumpulan surat RA Kartini untuk kawan-kawannya di Eropa, yang saat terbit diberi judul ‘Door Duisternis tot Licht’ yang diterjemahkan menjadi ‘Dari kegelapan menuju cahaya’. Mungkin karena kagum pula, Bung Karno lewat Keputusan Presiden RI nomor 108 tahun 1964 menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dan hari kelahirannya sebagai Hari Kartini,’’ tutur Rubag. ‘’Ibu kita Kartini Putri Sejati. Putri Indonesia. Harum namanya. Ibu kita Kartini. Pendekar bangsa. Pendekar
kaumnya. Untuk merdeka. Wahai Ibu Kita Kartini. Putri yang mulia. Sungguh besar cita-citanya. Bagi Indonesia. Sebagian dari lirik lagu wajib yang kukutip dan dikarang WR Supratman berjudul ‘Ibu Kita Kartini’ itu, terinspirasi dari buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ yang terbit tahun 1911. Masa hidup RA Kartini merupakan kebangkitan feminisme di Eropa yang dipelopori Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis de Condorcet terkait era Aufklarung. Bahkan setelah John Stuart Mill mempublikasi tulisan bertajuk ‘Perempuan sebagai subjek’ tahun 1837, feminisme berkembang di Amerika Serikat. Ini pula yang melahirkan Gerakan Wanita Liberal tahun 1960an yang anak-cucunya adalah Feminisme Radikal dan Feminisme Anarkhis. Jangan-jangan yang kusebut terakhir ini menginspirasi gerakan postfeminisme untuk mengiringi zaman post-modernisme, yang antikemapanan, antiabsolutisme dan anti-otoritas. Bisa jadi yang dimaksud adalah otoritas laki-laki terhadap perempuan sebagai sisasisa patriarkisme, di mana maskulinisme memborong semua kekuasaan. Mungkin saja kawan-kawan Kartini di Eropa juga mengeluhkan penjajahan pria terhadap wanita dalam surat balasannya. Kenyataannya dari dulu hingga sekarang, kata ganti Tuhan dalam bahasa Inggris tidak pernah She namun selalu He. Paradoks, Amerika yang dianggap dedengkot demokrasi, hingga 241 tahun
usia kemerdekaannya, belum pernah punya presiden wanita. Kedudukan paling tinggi wanita di sana hanya sampai menteri luar negeri dan menteri pertahanan, seperti Medeline Albright, Condoleezza Rice dan Hillary Rhodam Clinton,’’ papar Sudiantara. ‘’Benar, apa mungkin karena Hillary seorang wanita, dalam Pilpres AS 2017 dikalahkan Donald Trump yang reputasinya sangat jelek, rasis dan selalu kalah dalam debat? Bila benar seperti dugaanku, ternyata masyarakat Amerika mirip seperti Jakarta dalam Pilgub lalu, lebih mengedepankan politik identitas atau primordialisme dibanding logika politik cerdas yang bebas dari sentimen agama, ras, suku, dan gender. Aku khawatir bila fenomena aneh atau anomi politik yang terjadi akhir-akhir ini tersublimasi menjadi kewajaran. Di mana yang buruk dan baik atau yang salah dan benar disamakan, yang penting bisa menghibur semua orang. Tanpa sadar, kita telah menjadi masyarakat hiburan, sehingga yang menyenangkan dan yang menyedihkan dianggap hiburan. Syukur di Indonesia, kita sempat punya presiden wanita, bahkan menteri pun sekarang banyak yang wanita. Malah dalam pemilu ada persyaratan, kuota untuk calon legislatif wanita ditentukan persentasenya. Ironisnya, apa karena dorongan feminisme anarkis atau radikal, banyak wanita yang sudah menjadi pejabat negara ikut terlibat kasus korupsi? Padahal cita-cita RA Kartini bukan menuntut kesetaraan dan otonomi sebagai korup-
BPM/ant
HUT PRAMUKA - Drumer grup band Slank, BimBim (kiri) bersama vokalis Kaka (kanan) tampil menghibur warga saat konser Slank di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (9/4). Konser dengan menghadirkan grup band Slank tersebut untuk merayakan HUT ke-55 Pramuka.
Ridwan Kamil Sewakan Rumahnya untuk para Wisatawan
Bandung (Bali Post) Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyewakan rumahnya yang berada di kawasan Cipadung, Kota Bandung kepada seluruh masyarakat atau para wisatawan yang ingin merasakan kenyamanan rumah yang dibangunnya sendiri. “Disewakannya rumah saya karena nganggur, enggak dipakai. Sayang kan mubazir enggak ditinggali, lebih baik disewakan bisa menghasilkan,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (21/4). Emil sapaan akrabnya mengatakan, alasan disewakannya rumah tersebut bukanlah karena ia membutuhkan uang untuk persiapan menjelang Pilgub Jabar 2018, namun bangunan tersebut sudah jarang ditempatinya. “Gak ada, gak ada hubungannya (dengan Pilgub Jabar),” kata dia. Menurutnya, rumah tersebut disewakan dengan tarif Rp 2,5 juta per malam, sebab bangunan itu mempunyai ciri khas dan telah mendapat gelar juara dalam Green Design Award 2009. “Jadi, silakan kalau mau sewa harganya segitu. Rumahnya istimewa, bagi yang mau saja,” kata dia. Sebelumnya, Wali Kota Bandung tersebut sempat mengiklankan rumah yang akan disewakan itu dengan mengunggahnya di akun media sosial Instagram miliknya. “Modern House of daily rent in north Bandung. Winner of Asia tor, melainkan kesamaan harkat dan martabat sebagai wanita pendamping pria dalam hal yang positif. Almarhum tidak menginginkan wanita yang berstatus istri dianggap konco wingking atau budak suaminya, tapi sebagai partner untuk mengatasi permasalahan hidup berkeluarga,’’ ujar Anom Wijaya. ‘’Jangan apriori dulu! Orang Amerika rupanya juga sangat terusik atas ketebalan lemak primordialisme yang menyelimuti hati dan jantung para elite mereka. Padahal dari Hollywood sudah sering film diproduksi untuk mendukung gerakan feminisme mereka. Coba simak film berjudul ‘Charlie Angels’, yang menyajikan gerakan martial arts lincah melebihi laki-laki empat wanita cantik dan seksi dalam memberantas kejahatan kaum kriminal pria. Demikian pula film ‘Cat Woman’, menampilkan wanita kulit hitam yang berperan sebagai superhero dalam mendobrak para gangster pria. Tidak kalah hebat aksi Angelina Jolie yang memerankan Lara Croft dalam film ‘Tomb Raider’, yang melumpuhkan semua bad guys yang diperankan laki-laki berotot. Begitu pula saat dia bermain bersama suaminya yakni Brad Pitt dalam film ‘Mr& Mrs Smith’ yang juga bergenre aksi dan kekerasan. Di film ini kontradiksi tidak hanya dengan para penjahat, juga antara suami dan istri yang masing-masing menjadi mesin pembunuh antara dua geng yang berseteru. Baik Jolie maupun Pitt memperlihatkan kepiawaiannya dalam bela diri dan menggunakan berbagai senjata,
Green Design Award 2009. Rumah untuk disewa wisatawan harian. Rumah mantan arsitek (bukan rumah mantannya si arsitek),” tulis Emil dalam Instagramnya. (ant)
melakukan perang di rumah sendiri, namun akhirnya bersatu melawan dua rombongan gangster yang menyatroni rumah mereka. Semua film yang kututurkan agaknya terinspirasi dari ideologi feminisme radikal dan anarkis. Namun, karena lemak primordialisme elite Amerika sangat tebal dan masyarakatnya juga telah mernjadi masyarakat hiburan, maka ideologi dan filosofi yang hendak disampaikan tidak mencapai sasaran,’’ ungkap Mardika. ‘’Faktor pendidikan yang hanya berbasis otak tanpa keterlibatan hati adalah penyebab ditolaknya segala tutur pitutur, baik yang bersifat filosofis maupun agama dan budaya tradisi. Pragmatisme tidak memerlukan nasihat, tapi kegunaan yang bisa dilihat
dan dirasakan manfaatnya. Inilah dampak dari hengkangnya pendidikan budi pekerti di sekolah selama belasan tahun dan baru kembali setelah mind set para siswa sudah digerogoti pragmatisme, individualism, dan materialisme. Sekarang Pendidikan Moral Pancasila pun hengkang dari ranah pendidikan, akibat trauma di mana Pancasila sempat dijadikan momok buat mengintimidasi dan menakutinakuti masyarakat di era Orde Baru. Padahal feminisme yang digagas RA Kartini adalah feminisme lembut, yang berpedoman kearifan ‘ngalahke tanpa ngasorake’. Bukan feminisme yang ingin menjadikan laki-laki seperti kerbau dicocok hidung, tapi bersama istri mengarungi bahtera rumah tangga. Itulah feminisme Kartini!’’ ujar Suryanegara. (aridus)