Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
jumat umanis, 22 desember 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
Adik Mantan Mendagri Terima Dana E-KTP
Jakarta (Bali Post) – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Kamis (21/12) kemarin menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada pengusaha Andi Narogong dalam perkara korupsi dalam pengadaan KTP elektronik (eKTP). Dalam pembacaan vonis tersebut, hakim juga menyebut sejumlah pihak menerima dana eKTP. Di antaranya Setya Novanto, Markus Nari, Ade Komarudin dan Azmin Aulia, adik mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama delapan tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama enam bulan,’’ kata ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar. Selain hukuman penjara, kepada Andi, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti 2,5 juta dolar AS dan Rp 1,186 miliar dikurangi pengembalian 350 ribu dolar AS selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Hal. 19 Uang Pengganti
DIPERIKSA - Putri tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, Dwina Michaella, meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. Mantan komisaris salah satu perusahaan pemenang tender proyek KTP elektronik, PT Murakabi Sejahtera, itu diperiksa terkait kasus dugaan korupsi KTP elektronik.
F-PG dan PPP Siap Mundur dari Pansus KPK
Jakarta (Bali Post) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi 2.000 kejadian bencana terjadi pada 2018 dan didominasi oleh bencana hidrometeorologi mulai dari banjir, longsor hingga puting beliung. ‘’Jika mengacu pada prakiraan BMKG maka di 2018 musim kemarau dan hujan akan normal. Namun prediksi kita ada sekitar 2.000 kejadian bencana di 2018 yang 90 persen merupakan bencana hidrometeorologi,’’ kata Kepala Pusat dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. Besaran bencana banjir maupun longsor, menurutnya, sangat tergantung dengan intensitas hujan. Dengan kondisi lingkungan yang darurat ekologis, di mana kerusakan lingkungan, degradasi hutan, daerah aliran sungai (DAS) kritis yang meluas membuat bencana banjir dan tanah longsor meluas.
Bencana-bencana hidrometeorologi tersebut, lanjutnya, akan banyak terjadi di musim hujan yang terjadi dari November 2017 hingga April 2018, dan puncaknya akan terjadi pada Februari hingga Maret 2018. Hal. 19 Zona Merah
Bali Post/ant
Bali Post/ant
Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga Meresmikan Empat Pasar Tradisional di Sulawesi Barat
Menteri Koperasi meresmikan empat pasar rakyat, yakni Pasar Orobua di Kabupaten Mamasa, Pasar Rangas Majene di Kabupaten Majene, Pasar Desa Tammarunang Kabupaten Mamuju Utara dan Pasar Kebunsare di Kabupaten Polewali Mandar dan meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Di sela-sela kunjungannya, Menteri berkesempatan melakukan simakrama dengan masyarakat Bali yang ada di Mamuju Tengah, Kamis (21/12) kemarin.
Workshop Masterplan Bali
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
2018, BNPB Prediksi Terjadi 2.000 Bencana
Jakarta (Bali Post) – Dwina Michaella, anak dari Setya Novanto, enggan berkomentar setelah menjalani pemeriksaan dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) di gedung KPK di Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. Dwina Michaella diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo yang merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution. Sesuai menjalani pemeriksaan sekitar delapan jam, Dwina yang mengenakan jaket jins warna biru muda langsung berjalan cepat menghindari buruan awak media yang ingin mengonfirmasi terkait pemeriksaannya kali ini. Ia pun langsung masuk menuju mobil Toyota Vellfire warna hitam yang telah menunggunya di depan pintu keluar gedung KPK. KPK memeriksa Dwina dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Murakabi Sejahtera. KPK ingin mendalami kepada Dwina soal posisi kepemilikan dan saham dari PT Murakabi Sejahtera dan PT Mondialindo Graha Perdana. Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (3/11), Deisti Astriani Tagor dan Rheza Herwindo yang merupakan istri dan anak Setya Novanto lainnya diketahui pernah memiliki saham di PT Mondialindo Graha Perdana yang merupakan pemegang saham mayoritas dari PT Murakabi Sejahtera, salah satu perusahaan peserta proyek e-KTP. (ant)
Bali Post/ade
DELAPAN TAHUN - Terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Andi Narogong saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/12) kemarin. Ia divonis delapan tahun penjara dan membayar denda miliaran rupiah.
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Anak Novanto Diperiksa 8 Jam
Jakarta (Bali Post) Laju Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPRRI perlahan mulai kendur. Sejumlah fraksi menyatakan siap mundur dari pansus yang bertujuan menyelidiki kinerja lembaga antikorupsi tersebut. ‘’Fraksi Partai Golkar DPR-RI akan mengevaluasi keberadaan Pansus KPK di DPR-RI,’’ kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR-RI Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (21/12) kemarin. Agus menjelaskan, hasil evaluasi yang dilakukan partainya mengarah pada dua opsi. Pertama, F-PG DPR-RI akan memerintahkan anggota untuk mengakhiri kerja Pansus KPK DPR segera mungkin setelah masa sidang berikutnya. ‘’Fraksi Partai Golkar untuk mengakhiri kerja Pansus segera setelah masa sidang berikutnya, dengan mengambil kesimpulan yang tidak ada pelemahan KPK,’’ kata Agus. Kedua, jika tidak ada jaminan bahwa hasil Pansus KPK itu tidak melemahkan KPK, F-PG DPR-RI akan menarik anggotanya dari Pansus Angket. Selain F-PG, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga berencana melakukan hal sama. PPP menilai bahwa pansus seharusnya sudah dapat menyelesaikan pekerjaannya. ‘’PPP sejak masa sidang yang lalu telah meminta kepada pimpinan dan anggota pansus agar menyelesaikan masa kerjanya paling lambat akhir masa sidang yang akan datang,’’ kata anggota Pansus Angket KPK Arsul Sani. Hal. 19 Masa Sidang
20 HALAMAN
NOMOR 122 TAHUN KE 70
AMBRUK - Petugas PPSU atau ‘’pasukan oranye’’ mengangkut material bangunan SMP 32 Jakarta yang roboh, di Pekojan, Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. Kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang terluka. Penyebab robohnya bangunan masih diselidiki pihak yang berwenang.
Tinggal di AS
51 WNI Pelarian 1998 Terancam Dideportasi Boston – Sebanyak 51 warga negara Indonesia (WNI) pelarian gelombang kekerasan tahun 1998 terancam dideportasi dari Amerika Serikat setelah badan imigrasi setempat mengajukan banding atas keputusan hakim untuk menunda repatriasi mereka, demikian dokumen pengadilan menunjukkan, Rabu (20/12). Kelompok keturunan tersebut selama 20 tahun terakhir tinggal secara ilegal di negara bagian New Hampshire dan badan imigrasi setempat mengatakan bahwa keselamatan mereka tidak akan terancam jika kembali ke Indonesia, lapor Reuters. Sebelumnya pada bulan lalu, seorang hakim federal memutuskan bahwa 51 orang tersebut harus diberi waktu untuk menjelaskan perubahan situasi di Indonesia yang bisa membahayakan keselamatan mereka. ‘’Jikapun mereka kembali, bukti yang diajukan oleh para pemohon soal kondisi di Indonesia tidak cukup untuk menunjukkan bahwa persekusi ataupun penyiksaan akan dialami oleh para pemohon,’’ demikian dokumen banding menunjukkan.
Badan Imigrasi Amerika Serikat juga menyatakan bahwa pengadilan tidak punya hak yuridiksi terhadap imigran. Selain itu para imigran Indonesia itu juga dinilai tidak mempunyai klaim yang kuat. Kelompok keturunan itu melarikan diri dari Indonesia menyusul kekerasan yang terjadi pada 20 tahun lalu dan tinggal secara bebas di New England di bawah kesepakatan informal dengan badan imigrasi dan bea cukai Amerika Serikat (ICE). Lalu mulai pada Agustus lalu, sebagian dari kelompok pelarian itu mendapat pemberitahuan agar mulai menyiapkan diri untuk meninggalkan Amerika Serikat, sesuai dengan kebijakan Presiden Donald Trump yang ingin membersihkan negaranya dari imigran ilegal. Sebagian anggota kelompok, dalam wawancara dengan Reuters mengatakan bahwa mereka memasuki Amerika Serikat dengan visa wisatawan yang sudah kedaluwarsa. Mereka juga gagal mendapatkan status suaka. Warga Indonesia itu tinggal bersama warga keuturunan beranggotakan 2.000 orang di kota Dover, New Hampshire. (ant)
1
Keautentikan Bali Mesti Tetap Dijaga Sedikitnya ada 20 isu penting yang mendera lingkungan dan sosial budaya Bali saat ini. Apabila tidak tertangani secara baik akan menjadikan Bali mengalami kerusakan. Tidak saja alam, juga budaya termasuk mentalitas sumber daya manusianya. Contohnya, kepemilikan aset pariwisata. Hanya sedikit yang dikuasai oleh orang Bali lantaran masyarakat lokal lebih banyak menjadi pekerja. Demikian pula peredaran narkoba dan masuknya kafe remang-remang tentu akan mendegradasi budaya dan akan sangat sulit ditangani. Demikian tercetus dalam workshop penyusunan ‘’Visionary Masterplan Pulau Bali’’ di Kantor Bappeda Litbang Provinsi Bali, Kamis (21/12) kemarin.
KETUA Umum Paiketan Krama Bali Agung Suryawan Wiranatha mengatakan, kerusakan ekologi atau lingkungan alam di Bali sebagai akibat pembangunan fasilitas pariwisata yang tidak terkendali dan aktivitas wisatawan yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan. Agung Suryawan telah mengidentifikasi 20 isu penting terkait lingkungan dan sosial budaya. Di bidang lingkungan, misalnya, Bali menghadapi masalah limbah dan sampah, eksploitasi air tanah, perubahan tata guna lahan, keterbatasan energi hingga kerusakan pantai. Kemudian di bidang sosial budaya, muncul persoalan kemacetan lalu lintas, penurunan kualitas daya tarik wisata, adanya migrasi dan urbanisasi, perubahan nilai-nilai tradisional, serta redefinisi Bali terkait identitas. Belum lagi kepemilikan aset pariwisata di Bali, hanya sedikit yang dikuasai oleh orang Bali lantaran
masyarakat lokal lebih banyak menjadi pekerja. Kemudian permasalahan narkoba dan kafe remang-remang. ‘’Kerusakan lingkungan secara fisik rasanya lebih mudah untuk ditangani, tapi degradasi budaya lokal dan penyakit sosial masyarakat terutama peredaran narkoba dan seks bebas ini sangat sulit ditangani,’’ terangnya. Agung Suryawan menambahkan, pengembangan pariwisata harus direncanakan dengan baik agar harmonis dengan lingkungan alam dan sosial budaya. Begitu juga memperhatikan kemampuan daya dukung lingkungan untuk pariwisata berkelanjutan. Pemerintah perlu memberikan peluang bagi masyarakat menjadi pengusaha di bidang pariwisata, meski investasinya kecil, seperti membuat homestay atau pengembangan desa wisata sesuai potensi lokal. Hal. 19 Dampak Negatif
WORKSHOP - Suasana Workshop Penyusunan Visionary Masterplan Pulau Bali di Kantor Bappeda Litbang Provinsi Bali, Kamis (21/12) kemarin.
denpasar
2
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
figur
Bali Post/rah
Penuh Tantangan PERAN ibu saat ini mengalami tantangan besar, terutama dalam pembentukan karakter anak-anaknya. Pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga dan seorang ibu punya peran penting. Hal ini diungkapkan Humas BNNP Bali Hafzah Ayu Hagaspa, S.I.Kom. terkait peringatan Hari Ibu, Jumat (22/12) hari ini. “Tantangan ibu-ibu zaman now, adanya pilihan apakah menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga. Jika ingin jadi wanita karier harus tetap dapat menjaga buah hati dari hal-hal yang negatif, khususnya narkoba,” ujarnya, Kamis (21/12) kemarin. Selain itu, para ibu juga harus mampu memberi perhatian kepada putra-putrinya secara intensif, sehingga dapat membentengi keluarga dari hal-hal negatif termasuk bahaya barang terlarang seperti narkoba. Apalagi, saat ini narkoba sudah menyerang segala lapisan masyarakat. Bahkan, pengedar mulai membidik anak-anak usia SD. “Ibu sebagai orang yang berperan besar dalam pendidikan karakter keluarga sudah seyogianya melakukan pengawasan aktif terhadap putra-putrinya. Selain itu, seorang ibu juga harus dapat memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada keluarganya,” tegasnya. (rah)
Proyek Pasar Badung Tahap I Rampung
Pemkot Kejar Proses Hibah
Denpasar (Bali Post) – Proyek Pasar Badung tahap I yang digarap Nindya Karya, akhirnya rampung. Bahkan, penyerahan proyek dari rekanan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar lebih awal sehari dari jadwal yang ditentukan. Kini, Pemkot Denpasar akan mengejar proses hibah dari Kementerian Perdagangan kepada Pemkot Denpasar. Kepala Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra mengatakan hal itu, Kamis (21/12) kemarin. Gatra mengatakan, proses serah terima sudah dilakukan, Kamis kemarin. Penyerahan tersebut tidak dilakukan secara seremonial, karena hanya tanda tangan berita acara saja. “Kalau serah terima kan hanya tanda tangan saja. Tidak perlu ada seremonial. Berbeda bila saat peresmiannya,” ujarnya. Berkaitan dengan rampungnya proyek tahap I ini, kata Gatra, pihaknya akan melanjutkan dengan proses hibah ke pusat. Pasalnya, sebelum adanya proses hibah, maka Pemkot belum bisa melanjutkan pembangunan tahap berikutnya. “Kami sudah sempat koordinasi dengan Kementerian Perdagangan agar proses hibah ini bisa lebih cepat selesainya,” katanya. Menurut Gatra, hibah yang nilainya di atas Rp 10 miliar itu harus mendapat persetujuan dari Presiden. Oleh karena itu, dipastikan akan memerlukan waktu yang cukup lama. “Untuk hibah ini tentu tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Pasti menghabiskan waktu bulanan, tiga bulan atau bahkan bisa enam bulan,” katanya. Sambil menunggu proses hibah selesai, kata Gatra, pihaknya akan melanjutkan untuk proses tender tahap berikutnya. Mengingat, proses tender ini juga memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan pemenangnya. “Jadi, saya kira April 2018 bari bisa ada kelanjutannya lagi,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan, pembangunan Pasar Badung yang menggunakan beton pabrikan perlu diperjelas kekuatannya. Artinya, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan keamanan terhadap penggunaan bahanbahan pabrikan tersebut. “Mungkin, nanti kami minta Komisi III untuk melakukan pemantauan ke lapangan,” jelas Wandhira. Di sisi lain, Direktur PD Pasar A.A. Ngurah Yuliarta mengatakan, pembangunan Pasar Badung tahap pertama sudah selesai. Namun, ada beberapa hal yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan para pedagang. Terutama untuk meja, tidak diperlukan penyekat. “Nanti untuk tahap kedua ini akan kita usulkan seperti itu,” ujar kata mantan Kepala Bagian Pengawasan PD Pasar ini. Sementara itu, Wali Kota Rai Mantra menyampaikan, Pasar Badung menjadi jantung ekonomi masyarakat Denpasar. Pasar ini menampung 1.698 yang terdiri dari pedagang di kios 311 orang dan los sebanyak 1.387 pedagang. Dikatakan, pembangunan Pasar Badung ini akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama mendapat bantuan dana dari pusat sebanyak Rp 75 miliar dan dana pendamping (APBD) sebesar Rp 15 miliar yang digarap PT Nindya Karya. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : MEKANISME PENCAIRAN BANSOS DISOROTI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
DIMUSNAHKAN - Ribuan liter minuman keras (miras) dimusnahkan di depan Kantor Gubernur Bali, Kamis (21/12) kemarin. Miras tersebut merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi di sejumlah wilayah di Bali.
Jelang Nataru
Polda Musnahkan Ribuan Liter Miras
Denpasar (Bali Post) Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018, Direktorat Resnarkoba Polda Bali memusnahkan ribuan liter miras tradisional dan impor. Pemusnahan tersebut dilakukan di depan Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat, Denpasar Timur, Kamis (21/12) kemarin.
Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. M. Arief Ramdhani mengatakan, miras yang dimusnahkan tersebut terdiri dari arak 1.817,7 liter dan miras impor 2.075 botol. Tujuan dari kegiatan ini untuk meyakinkan publik bahwa Polri sangat serius memerangi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran
gelap minuman beralkohol yang diwujudkan dengan melakukan pemusnahan barang bukti. “Miras ini merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polres Klungkung,” ujarnya. Dengan dimusnahkan miras ini, kata Arief Ramdhani, diharapkan tercipta
kondisi aman dan kondusif saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Terkait penyelundupan narkoba ke Bali, pihaknya akan memperketat pengamanan dan penyelidikan serta pengawasan di pintu masuk Pulau Dewata. Dari hasil pengungkapan selama ini, narkoba jenis sabu-sabu paling banyak diamankan. (kmb36)
Mekanisme Pencairan Bansos Disoroti
Denpasar (Bali Post) –
Perubahan dalam mekanisme pencairan dana bansos menjadi sorotan Fraksi PDI-P DPRD Denpasar. Akibat perubahan tersebut, kini organisasi yang ada di bawah banjar seperti sekaa truna, sekaa gong, sekaa santi dan sejenisnya, tidak boleh lagi menerima bansos secara langsung berdasarkan proposal yang dibuat organisasi tersebut. Namun, harus melalui proposal banjar. Kondisi ini menjadi sorotan Fraksi PDI-P dalam sidang paripurna intern DPRD Denpasar, Kamis (21/12) kemarin. Sidang dengan agenda penyampaian laporan hasil reses tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD I Wayan Mariyana Wandhira didampingi rekannya A.A. Asmara Putra. Laporan reses Fraksi PDI-P yang diba-
cakan oleh Putu Tjawi tersebut mengungkap sejumlah persoalan yang diperoleh anggota fraksi ini selama reses. Poin pertama yang disampaikan, yakni masalah pemerintahan dan hukum. Pada poin
ini, fraksi ini menilai pencairan bansos terlalu berbelit-belit, sehingga permohonan yang sudah masuk ke Bagian Kesra, tidak bisa dicairkan. “Ini sangat merugikan masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian
pemerintah agar ke depan tidak terulang kembali,” ujar Tjawi. Selain itu, fraksi terbesar di DPRD Denpasar ini juga menyoroti masalah ketimpangan antara desa dan kelurahan. Fraksi ini mendorong agar pemerintah memberikan bantuan yang lebih besar. Hal ini perlu dilakukan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Mengingat, desa sudah mendapat kucuran yang cukup besar dari pusat. Sementara itu, fraksi lainnya seperti Demokrat, Hanura, Gol-
kar dan Gerindra lebih banyak menyoroti masalah infrastruktur. Misalnya, usulan untuk perbaikan trotoar dan juga pengaspalan jalan. Selain itu, ada pula pengadaan gedung sekolah dan upaya penanganan genangan air di beberapa tempat yang masih terjadi ketika musim hujan tiba. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Polisi Sebar Foto Dua Laki-laki Diduga Pembunuh Suanda
Bali Post/kmb36
OLAH TKP - Anggota Polsek Denbar membawa mobil korban ke TKP saat kembali melakukan olah TKP. Inzet: Foto diduga pelaku pembunuhan. Denpasar (Bali Post) Polisi telah mengantongi identitas pembunuh Aiptu (Purn) I Made Suanda. Bahkan, polisi menyebar foto dua laki-laki yang diduga sebagai pelaku. Tujuannya, agar tempat persembunyiannya cepat terlacak. Kedua orang tersebut berinisial As dan Kt., sedangkan penyebab
kematian korban karena mengalami kekerasan pada kepala yang mengakibatkan pendarahan pada rongga tengkorak dan sempat dibekap. “Kami menyebar foto kedua pria diduga pelaku tersebut seizin pimpinan. Kami mengimbau kepada siapa saja yang tahu keberadaan mereka segera menginformasikan ke kantor polisi terdekat,” kata Kanit
Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, Kamis (21/12) kemarin. As sendiri dikenal sebagai pencuri mobil dan menggelapkan mobil sewaan. Ia diketahui tinggal di wilayah Pupuan, Tabanan. “Sekali lagi, kami mengharapkan informasi masyarakat agar menginformasikan keberadaan mereka,” ujar Aan Saputra. Kamis kemarin sekitar pukul 13.30 Wita, mobil korban dibawa ke TKP di Jalan Nuansa Kori Nomor 30 Denpasar Utara. Selanjutnya, Iptu Aan berusaha memanggil pemilik rumah kontrakan tapi yang bersangkutan sedang bekerja. “Foto itu kami cocokan dari pembeli mobil, dari CCTV dan pemilik rumah kontrakan,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Sementara informasi yang diperoleh di lapangan, pembunuhan pensiunan polisi asal Banjar Darmasaba Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung, sudah direncanakan matang oleh tiga orang. Ketiga orang yang diduga terlibat itu dua pria dan satu wanita. “Pada tanggal 15 Desember, rencana tersebut dilakukan. Paginya, pelaku (pasutri) membayar uang muka kontrakan rumah yang
dipakai sebagai tempat eksekusi, siangnya menemui korban dan transaksi mobil Honda Jazz tersebut,” kata sumber. Hasil keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV, setelah proses kontrak rumah beres, pelaku menemui korban di rumahnya. Sekitar pukul 11.45 Wita, korban pamit kepada istrinya untuk proses transaksi mobil tersebut. “Setelah itu tidak jelas korban ke mana,” ujarnya. Sementara dari keterangan pemilik showroom mobil bekas di Padangsambian, Denpasar berinisial YH saat diperiksa petugas, pelaku meneleponnya dengan maksud menjual mobil milik korban. Awalnya mereka sepakat bertemu di restoran cepat saji di Jalan Kebo Iwa selatan, Denpasar. Namun, rencana itu batal karena YH belum ada uang Rp 158 juta. Setelah diberi waktu, beberapa jam kemudian pertemuan antara YH dan pelaku disepakati di Lapangan Lumintang, Denpasar. Hadir saat itu ketiga pelaku dan YH. Sedangkan korban tidak dilihat ada di sana oleh YH. Waktu itu, YH tidak membawa uang dan diajak ke rumahnya di Padangsambian. “Satu pelaku
diduga Kt ikut dengan YH untuk mengambil uang. Mobilnya dibawa ke sana juga,” tandasnya. Setibanya di rumah, YH langsung menyerahkan uang pembelian mobil tersebut. Setelah itu, Kt dijemput temannya naik sepeda motor Kawazaki KLX. “Belum jelas apakah korban dibunuh sebelum atau setelah transaksi mobil antara pelaku dengan YH. Sedangkan mobil itu lalu dijual ke Tabanan,” ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Sementara hasil autopsi, kata sumber tersebut, terdapat luka tusukan dan luka akibat pukulan benda tumpul. Selain itu ditemukan luka senjata tajam terdapat pada pelipis kanan dan tungkai kaki bawah kiri. Bekas pukulan benda tumpul mengakibatkan lebam di bagian kepala, leher samping kiri belakang dan punggung. Selain itu juga terdapat luka memar pada ujung hidung dan hidung sisi kanan memar. Tak hanya itu, korban diduga dibekap karena lidahnya menjulur. Iptu Aan saat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mendalami keterangan saksi-saksi. Sedangkan terkait hasil visum, hasil resminya belum turun dari rumah sakit. (kmb36)
Beri Jaminan Sosial kepada Pegawai Non-PNS
Pemkot Denpasar Pertegas Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan
GUNA memberikan jaminan sosial dalam ketenagakerjaan kepada pegawai yang berstatus non-Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pemkot Denpasar telah melakukan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Denpasar. Sebanyak 50 persen pegawai non-PNS dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar telah dijamin dalam BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut terungkap saat sosialisasi kesepakatan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Denpasar dengan Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (21/12) kemarin. Pertegasan kerja sama dan kegiatan sosialisasi ini dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar dan Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Siki Nuhwantyo. “Pelaksanaan jaminan sosial khu-
susnya ketenagakerjaan telah berlangsung secara baik di Kota Denpasar serta hal ini telah diapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Pusat dengan penghargaan kepada salah satu desa yakni Desa Dangin Puri Kangin sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial,” ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kadis Tenagakerja dan Sertifikasi Kompetensi Denpasar IGA Rai Anom Suradi. Rai Iswara menegaskan, Pemkot Denpasar telah melakukan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan. Setiap perusahaan yang akan mencari izin baru harus membuat pernyataan untuk membuat sertifikat ketenagakerjaan. MoU dengan PD Pasar untuk memberikan pelayanan ketenagakerjaan, serta juga memberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi staf tenaga lampu penerangan jalan umum. Di samping itu, Pemkot juga memberikan tempat pelaya-
SOSIALISASI - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat sosialisasi kesepakatan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Denpasar dengan Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (21/12) kemarin. nan BPJS di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Dalam sosialisasi ini, Sekda Rai Iswara
mengharapkan kepada seluruh OPD dapat menindaklanjuti dan mengoordinasikan sesuai
dengan harapan Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota Jaya Negara. Sementara itu, Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Siki Nuhwantyo mengatakan, dukungan Pemkot dalam pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan telah melakukan kerja sama. Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota Jaya Negara juga sangat mendukung memberikan percepatan pelayanan dari tingkat desa, kecamatan, pasar tradisional dan tempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Tercatat untuk tahun 2017 sampai November, perusahaan yang telah mendaftar sebanyak 1.778 perusahaan. Tenaga kerja penerima upah formal yang sudah terdaftar sebanyak 69.346 orang, sektor informal yang sudah mendaftar 24.784 orang dan sektor jasa konstruksi yang sudah mendaftar 179.954 orang. Hal ini ada kenaikan mencapai 39 persen pada tahun 2017 ini. (ad1098)
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
BADUNG
3
Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa Hadiri ’’Palebon’’ Panglingsir Puri Carangsari PANGLINGSIR Puri Carangsari I Gusti Ngurah Raka yang lebar pada tanggal 16 September lalu, Rabu (20/12) di-palebon di Setra Desa Adat Carangsari. Prosesi palebon almarhum I Gusti Ngurah Raka berjalan lancar meskipun dalam suasana hujan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Panglingsir Puri Mengwi yang juga mantan Bupati Badung A.A. Gede Agung, Mantan Pangdam IX/Udayana Wisnu Bawa Tanaya, semeton Puri Petang, tokoh Puri Carangsari serta para tokoh masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut. Prosesi upacara palebon almarhum I Gusti Ngurah Raka yang merupakan veteran pejuang Badung Utara dimulai sekitar pukul 12.15 Wita dengan prosesi disambut tari Rejang Renteng yang dilanjutkan dengan tari Baris Tumbak dan pelaksanaan Apel Persada. Sebagai
Inspektur Upacara Letkol CHK I Made Arta Wisnu dari Waka Kum Dam IX/Udayana dan sebagai Komandan Upacara Kapten I Made Ruda dari Kodim 1611/Badung. Perwakilan Keluarga Puri Agung Carangsari A.A. Ngurah Sutapa mengatakan, almarhum I Gusti Ngurah Raka atau Werkudara (nama samaran saat melawan penjajah) adalah pejuang anggota Angkatan Republik Indonesia Resimen I Gusit Ngurah Rai (Sunda Kecil). ”Beliau lahir tahun 1925 dan meninggal pada hari Sabtu (16/9) di usia yang ke-92 tahun. Almarhum adalah pejuang yang hidup di empat zaman yakni zaman penjajahan, zaman revolusi orde lama, orde baru dan reformasi. Almarhum juga pernah menerima penghargaan paling utama dari Presiden Pertama RI Ir. Soekarno yakni penghargaan Bintang Geriliya pada tahun 1959. Almarhum meninggalkan dua orang istri, empat belas anak
dan empat puluh cucu, di mana istri beliau yang keempat Jero Nyoman Puspa juga meninggal pada Kamis (23/11) lalu,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, almarhum I Gusti Ngurah Raka me ninggal hampir bersamaan dengan istrinya. Hal ini fenomena yang langka dan ini boleh dikatakan tatanan konsep masemaya. “Beliau sempat diberi gelar Bintang Geriliya dan ini bukti beliau adalah pejuang Pahlawan Kemerdekaan Bapak I Gusti Ngurah Rai dan ini prinsip apa yang beliau lakukan dan cita-cita beliau untuk kita semua. Saya melihat masyarakat sangat antusias untuk ikut serta melayat ke Setra Carangsari. Saya selaku Bupati Badung bersama-sama Wakil Bupati Badung dan Ketua DPRD Badung ini merupakan wujud bakti kami kepada puri karena ada satu tagline di mana puri bersatu, di situ adat dan budaya terjaga,” terangnya. (ad1096)
PELEBON - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata saat menghadiri palebon panglingsir Puri Carangsari I Gusti Ngurah Raka. Beliau meninggal 16 September lalu dan di-’’palebon’’ di Setra Desa Adat Carangsari, Rabu (20/12).
Dua Bangunan di Hotel Blue Point Terbakar Mangupura (Bali Post) Musibah kebakaran kembali terjadi di kawasan Kuta Selatan, Rabu (20/12). Kebakaran yang terjadi di Jalan Pantai Suluban, Pecatu ini menghanguskan dua unit bangunan vila dari Hotel Blue Point, dengan luas yang terbakar enam are. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai lebih
dari Rp 2 miliar. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan, kebakaran di hotel milik Kunie Kawamata (40) ini diperkirakan terjadi pukul 21.30 Wita. Setelah mendapat laporan dari warga, petugas langsung meluncur ke lokasi. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk me-
madamkan api. Meski sudah menurunkan delapan unit mobil pemadam, kata Wirya, proses pemadaman dikatakannya berlangsung cukup lama. Berkat usaha petugas selama sekitar 3 jam 30 menit, api berhasil dipadamkan. “Proses pemadaman cukup lama. Api baru bisa dipadamkan sekitar 3 jam 30 menit,” katanya. (kmb23)
”Owner” Akasaka Dua Kali Mangkir Mabes Polri Batal Dikonfrontasi
RENCANA pihak JPU untuk melakukan konfrontasi terhadap keterangan Budi Liman, Iskandar dan Dedi Setiawan, terdakwa kasus 19 ribu butir pil ekstasi yang menyebut mereka dipaksa dan tidak ada niat menjual ekstasi ke Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong, Kamis (21/12) kemarin, batal dilaksanakan. Pasalnya, setelah sidang dengan terdakwa Willy dibuka oleh majelis hakim pimpinan Made Pasek, saksi polisi dari Dir. Narkoba Bareskrim Mabes Polri yang menangkap Budi Liman dan Willy tidak bisa hadir. Sehingga, sidang bakal dilanjutkan 4 Januari 2018 mendatang. “Saksi Mabes tidak datang karena ada kesibukan,” jelas JPU Bella Atmaja. Selain polisi, owner Akasaka Music Club Ir. Yeremias Filmon W. Santiawan alias Jery Akasaka yang masuk dalam BAP untuk terdakwa Willy juga tidak datang. Bella Atmaja mengatakan, pihaknya sudah dua kali memanggil Jery. Namun, yang bersangkutan tidak datang. “Sudah dua kali kami panggil, namun yang bersangkutan tidak datang,” ujarnya. Lantaran sidang ditunda hingga 4 Januari mendatang, maka pihak JPU akan kembali melayangkan panggilan terhadap pemilik Akasaka yang berlokasi di Simpang Enam Jalan Teuku Umar Denpasar Barat tersebut. “Kami akan lakukan pemanggilan ulang,” tegas JPU Bella Atmaja. Sementara itu, kuasa hukum Willy, Robert Khuana, juga menyatakan bahwa Jery tidak datang dalam sidang kemarin. Sementara
terkait ketidakhadiran polisi dari Mabes Polri yang sedianya dilakukan konfrontasi, menurut Robert, itu diartikan bahwa pernyataan saksi mahkota Budi Liman itu benar adanya. Yang terungkap dalam persidangan, ada beberapa hal yang mengemuka. Di antaranya, Willy yang disebut sebagai pemesan sampel serta adanya dugaan pemufakatan jahat, sebagaimana dakwaan jaksa dimentahkan oleh para saksi. Menurut Robert, bahwa sebagaimana diuraikan saksi bahwa Willy dalam perkara ini diduga dijebak. Berdasarkan kesaksian Dedi Setiawan, bahwa dia tidak ada niatan membawa 19 ribu butir ekstasi itu ke Bali. Awalnya oleh Acoy (DPO), Dedi ada 50 butir ekstasi, namun 31 ribu sudah beredar. “Kan kesaksiannya 19 ribu butir itu dikuasai hingga satu bulan, sebelum ditangkap polisi. Acoy juga tidak ada mengarahkan membawa barang itu ke Bali,” jelas Robert. Pascaditangkap baru menghubungi Iskandar (berkas terpisah - red), kemudian dari Iskandar menghubungi Budi Liman dan dari Budi Liman baru ke Willy. Persoalan di sini, sebagaimana yang terkuak dalam persidangan, Willy tidak ada memesan barang. Willy tidak ada kenal dengan Dedi dan Iskandar. Willy hanya kenal dengan Budi Liman. Dari kesaksian saksi mahkota, juga terungkap bahwa Willy tidak pernah menyentuh barang ekstasi sebanyak 19 ribu butir itu. Yang ada sebagaimana dalam keterangan saksi, bahwa saksi Budi Liman diancam oleh polisi dan saat
menghubungi Willy di bawah tekanan polisi. Memang Budi Liman yang menawarkan ke Willy tapi Willy menolak. Sehingga, pihak terdakwa mempunyai pendapat adanya upaya penjebakan dalam kasus ini. Lantas bagaimana soal pemesanan sampel yang disebut dipesan oleh Willy? Robert mengatakan sebagaimana kesaksian Budi Liman, bahwa dia menghubungi Willy saat sudah ditangkap polisi. “Saat ada di mobil menuju Akasaka, Budi Liman menawarkan barang. Di bawah ancaman dan tekanan polisi, kata saksi, Budi menyampaikan bahwa dia ada sampel,” jelasnya. Walau dibawa dengan menggunakan taksi dari Sanur Paradize, Budi Liman kala itu tidak pernah ada membawa barang. Barang (ekstasi) itu di bawah penguasaan polisi. Dalam kesaksiannya, memang Budi Liman mengatakan Willy tidak pernah memegang barang. Bahkan saat diantar ke Room 26 Akasaka, Willy tidak ikut masuk ruangan. Willy kemudian ditangkap polisi. Dalam kesaksian saksi mahkota, Willy baru menyentuh 19 ribu butir pil ekstasi itu saat dipaksa polisi untuk memegangnya dan kemudian difoto. Keterangan inilah yang disangsikan oleh JPU Dewa Lanang dan Bella Atmaja, sehingga 4 Januari mendatang keterangan saksi ini akan dikonfrontasi dengan jaksa. Selain itu juga akan ditayangkan atau diputar rekaman CCTV Akasaka yang disebut bahwa 19 ribu butir ekstasi itu sudah dibawa polisi saat ke Akasaka. (asa)
Bali Post/kmb23
PERMAINAN TRADISIONAL - Anak-anak Kuta memainkan permainan tradisional pada pembukaan Pasraman Luwih Bagia, Kamis (21/12) kemarin.
Bentuk Kepribadian Anak Melalui Permainan Tradisional
Mangupura (Bali Post) -
Semakin meredupnya minat generasi muda dalam upaya pelestarian budaya dan tradisi di tengah gempuran teknologi, perlu mendapat perhatian serius. Apabila hal itu dibiarkan berlarut-larut, sangat potensial membentuk sifat individual, bahkan bisa menumbuhkan kecurangan dari anak-anak. Untuk itu, sejak usia dini, generasi muda harus mulai dilatih nilai kejujuran, sportivitas, kesusilaan dalam pembentukan kepribadian. Salah satunya, melalui permainan tradisional daerah. Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan hal itu di sela-sela pembukaan Pasraman Luwih Bagia, Desa Adat Kuta, Kamis (21/12) kemarin. Anom Bhasma mengatakan, permainan tradisional tersebut perlu terus dikembangkan dan ditekankan kepada anak-anak. Pasalnya, permainan tradisional sangat bermanfaat bagi pembelajaran budi pekerti dalam pembentukan kepribadian. “Pembentukan karakter anak perlu ditanamkan sejak dini. Ini bisa dilakukan dalam permainan tradisional,” katanya. Anom Bhasma juga meng-
ingatkan para orangtua agar tidak membiarkan anakanaknya hanya bermain gadget. Karena bila dibiarkan hanya bermain gadget, maka anak-anak hanya akan fokus pada gadget tanpa memperhatikan lingkungan. Dengan demikian, dikhawatirkan mereka tidak bisa bersosialisasi dengan lingkungan. “Anak sekarang biasanya hanya bermain gadget, sehingga tidak pernah memperhatikan lingkungan,” katanya menyesalkan. Menurut Anom Bhasma, pembelajaran yang dilakukan melalui program Pasraman Luwih Bagia ini memang baru diterapkan di Kuta saja. Ke depan, pihaknya akan menggunakannya sebagai model dalam pelestarian tradisi. “Kita sangat mengapresiasi ide brilian dari Bendesa Adat Kuta ini. Sebagai desa internasional,
mereka sangat peduli upaya pelestarian tradisi. Ini artinya, mereka sadar budaya lokal bisa tergerus, jika budaya asing dibiarkan begitu saja,” tegasnya. Anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gusti Anom Gumanti mengaku sangat mengapresiasi kegiatan menghimpun generasi muda Kuta dalam Pasraman Luwih Bagia Desa Adat Kuta. Dikatakan, pendidikan karakter melalui pasraman ini sangat diperlukan untuk membangun mental dan karakter generasi muda Kuta yang cerdas dan paham adat, budaya dan agama. Upaya tersebut, kata Anom Gumanti, sangat relevan bagi Kuta yang masyarakatnya berkecimpung di sektor pariwisata. Sebab, akar pariwisata di Bali adalah budaya, di mana budaya itulah yang nanti menjadi daya tarik dalam mengun-
dang wisatawan. “Upaya ini juga bisa sekaligus menggali kembali permainan tradisional yang mungkin tidak pernah diketahui keberadaannya oleh anak-anak di zaman sekarang. Potensi ini perlu digali lagi, bahkan bisa dikaji apakah bisa menjadi suatu suguhan atraksi wisata tambahan,” ujarnya. Sementara itu, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa mengatakan, pasraman ini memang dibentuk untuk memberikan ruang dan media kepada generasi muda Kuta. Terutama, anak-anak dengan rentang usia PAUD, TK dan SD melalui permainan tradisional Bali yang dirangkaikan dengan gending rare dan masatwa maupun mendogeng. Dengan begitu, kearifan lokal Bali berupa permainan tradisional Bali ini bisa lebih dikenal oleh anak-anak. “Kami berharap, permainan tradisional ini nantinya semakin dikenal oleh anak-anak. Sehingga, di era globalisasi ini mereka tidak sampai kehilangan jati diri,” tegasnya. (kmb23)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
EF English First Gelar Workshop ’’Learn The Art of Storytelling’’
Anak Jadi Tokoh Utama dalam Dongeng Melalui EF Nametale SEBAGAI pelopor kursus bahasa Inggris terbesar di dunia, EF English First terus berinovasi memberikan dukungan pembelajaran bahasa Inggris bagi seluruh anak dan remaja di Indonesia. Kali ini, EF English First menghadirkan workshop dengan topik ‘’Learn The Art of Storytelling’’ di EF English First Hayam Wuruk, Denpasar, Kamis (21/12) kemarin. Workshop yang melibatkan orangtua anak-anak didik EF English First ini mengundang Kak Ade sebagai narasumber. Kak Ade merupakan tokoh kreatif PAUD Denpasar, pendiri Davincio Event dan Edukasi, serta pengasuh program Belajar Menggambar dan Papercraft di salah satu TV swasta. Pada kesempatan itu, EF English First juga mempersembahkan Nametale kepada orangtua dan anak didiknya. Nametale merupakan sebuah buku cerita digital yang dipersonalisasi sesuai nama anak yang dilibatkan dalam cerita tersebut sebagai tokoh utama. Orangtua dapat mengakses Nametale melalui nametale.ef.com, kemudian memasukkan nama anak, memilih persona avatar yang diinginkan, seperti jenis kelamin, warna kulit, model rambut, pakaian hingga aksesoris. Tokoh utama yang sudah dipersonalisasi itu akan melakukan petualangan seru, yang tentunya berbeda antara satu orang anak dan anak lainnya. Marketing EF English First, Pandan Nagari, mengatakan melalui aplikasi Nametale, pihaknya ingin mengajak orangtua meluangkan waktu untuk membaca dan belajar bahasa Inggris bersama anak melalui dongeng digital. Sebab, dalam keseluruhan cerita pada aplikasi Nametale, anak akan belajar mengenai huruf dan mendapatkan paparan berbagai kosa kata baru dalam bahasa Ing-
PENJELASAN - Pandan Nagari bersama Kak Ade memberikan penjelasan tentang aplikasi Nametale kepada orangtua dan anak-anak didik EF English First saat Workshop ‘’Learn The Art of Storytelling’’. gris. ‘’Nametale adalah inovasi dari EF untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris anak-anak dengan cara yang menyenangkan, mudah dan gratis,’’ ujarnya. Melalui aplikasi Nametale, anak dan orangtua akan dapat membagikan cerita ke sosial media serta mengajak teman-temannya membuat cerita masing-masing. Setiap nama anak yang dimasukkan ke dalam Nametale akan menghasilkan alur cerita yang berbeda dengan anak lainnya. ‘’Inilah yang menjadikan Nametale menarik untuk dibagikan, karena setiap anak akan membaca cerita yang berbeda dari cerita milik temannya,’’ imbuhnya. Salah satu orangtua anak didik EF English First, Ayu, mengatakan ada beberapa kendala yang dialami saat memberikan dongeng kepada anaknya. Salah satunya adalah tidak fokusnya anak saat
mendengarkan cerita dongeng dan cepat jenuh, sehingga lekas tidur. Ia berharap dengan aplikasi Nametale ini, nantinya anaknya mau mendengarkan dongeng darinya dengan fitur-figur yang terdapat pada dongeng digital ini. Sementara itu, Kak Ade menyatakan ada beberapa tips dalam mendongeng. Salah satunya mempersiapkan dan menguasai materi dongeng yang semenarik mungkin dan percaya diri, serta selalu melibatkan orang lain, meskipun itu sebuah karangan sendiri. ‘’Mendongeng tidak harus selalu menyelipkan pesan moral dalam alur cerita, karena dalam cerita sudah terkandung pesan moral. Kalau bisa ditekankan dengan sebuah pertanyaan, karena setiap anak mempunyai imajinasi masing-masing, sehingga harus digiring dengan cerita dongeng,’’ pungkasnya. (ad1101)
Beachwalk Shopping Center
Berikan Kejutan dan Promo Menarik bagi Pengunjung yang Berlibur di Bali TAHUN ini Beachwalk Shopping Center memasuki tahun ke-5 dan merayakannya dengan tema ‘’Beachwalk Anniver5thary-Non Stop Celebration’’. Ulang tahun dirayakan selama lima hari berturut-turut (3-7 Desember 2017) dengan berbagai macam hiburan dan promosi yang tidak hentinya dan tentu saja menarik bagi pengunjung. Temukan rangkaian kegiatan seperti The Frame ‘’Beauty of Bali’’, DJ’s On Stage oleh Sky Garden, Anniversary Fashion Trunk Show dari perancang lokal dan brand retail di Beachwalk, Shop & Sport, Beachwalk Tells Stories Photo Exhibition oleh Photo Leisure Bali dan rangkaian kegiatan dan pengalaman budaya Bali. Beachwalk memberikan keistimewaan khusus untuk anggota Corner’s Club di Beachwalk Anniverthary seperti parkir gratis saat waktu makan siang pukul 11.00-13.00 Wita, 5 voucher tempat liburan terbaik di Bali, 5 voucher kamar hotel bintang 5 di Bali. Selain itu, pelanggan bisa mendapatkan banyak diskon dan promosi dari toko ritel dan restoran/kafe melalui program Beachwalk Treasure Hunt pada 3-7 Desember 2017. Dalam rangka memeriahkan perayaan Natal, Beachwalk Shopping Center hadir dengan tema ‘’Paint Your Soul’’ pada 10-25 Desember 2017. ‘’Paint Your Soul’’ ini berfokus pada kegiatan anak-anak seperti mewarnai dan menggambar oleh Faber Castell, face painting, mendongeng, ilustrasi fashion, paduan suara Natal, marching band, bertemu Santa dan masih banyak lagi aktivitas lainnya. Untuk menyambut perayaan Tahun Baru, Beachwalk membuat acara spesial seperti Dance Exhibition, Icon Mobile, Culture Experience dan DJ Performance pada 28–31 December 2017. Acara ini akan digelar di Fountain Stage, Beachwalk level 1. Beachwalk yang merupakan tujuan berbelanja di Bali kembali menghadirkan ‘’Beachwalk Year End Sale’’ dari berbagai macam promosi toko ritel dan restoran dengan memberikan berbagai macam diskon dan promo menarik bagi pengunjung. Berbagai diskon diberikan oleh
tenants seperti Topshop, TopMan, Mango, Zara, H&M, Pull & Bear, Stradivarius, Bershka, Tumi, Cath Kidston, Victoria Secret, Gingersnaps, Wakai dan masih banyak lagi. Beachwalk Shopping Center meluncurkan kartu ‘’Corner’s Club’’ sebagai program kepada para pelanggan setia Beachwalk. Melalui program loyalitas ini customer dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkan ‘’Corner’s Club’’ sangat mudah. Hanya dengan melakukan minimum transaksi di seluruh tenant Beachwalk Shopping Center senilai Rp 50.000, dalam satu struk di hari yang sama, customer dapat menukarkannya di Customer Service lantai 1. Kelebihan lainnya dengan memiliki ‘’Corner’s Club’’ ini adalah customer dapat menggunakannya tidak hanya di Beachwalk Shopping Center, namun di semua mall Management Cornerstone lainnya, yakni FX Sudirman Jakarta dan 23Paskal, Bandung. Spesial me-
nyambut musim liburan, Beachwalk memberikan tambahan 10 poin bagi customer yang berbelanja minimal Rp 500.000 dalam satu struk pada 15–30 December 2017. Bagi customer yang telah memiliki ‘’Corner’s Club’’ berkesempatan memenangkan lucky draw menginap di ‘’b Hotel Bali & Spa’’. Beachwalk Shopping Center juga meluncurkan website dengan tampilan konsep baru. Tampilan serta fitur tambahan untuk memudahkan customer dalam mengakses website, seperti fitur floor map yang interaktif sehingga lebih mudah mengetahui lokasi dan store apa saja yang ada di Beachwalk. Customer dapat mengakes website tersebut di www. beachwalkbali.com. Beachwalk Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung dan pembeli di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tagline Beachwalk Shopping Center, ‘’Bali Starts Here’’. (ad1095)
Denpasar (Bali Post) – Denpasar Festival (Denfest) sebagai festival tahunan kembali digelar. Festival rakyat ini menjadi pilihan liburan keluarga di tengah hari libur sekolah. Tahun 2017 ini, Denpasar Festival mengusung tema ‘’Rawat Pusaka, Cipta Inovasi’’ dengan subtema ‘’Tresnaning Jagat Rahayu’’ yang akan digelar 28-31 Desember mendatang. Kayun Asmara selaku Event Organizer Denpasar Festival beberapa hari lalu menjelaskan, tema Denfest selalu berkaitan dengan dinamika dan kondisi yang ada. Tahun ini karena ada bencana erupsi Gunung Agung, maka muncul subtema tersebut sebagai wujud empati dan membuktikan kondisi Bali masih sangat aman untuk kunjungan wisatawan. Lebih lanjut disampaikannya, selama berlangsungnya Denpasar
Festival ke-10, panitia akan berkerja sama dengan BPDB dengan stan khusus untuk menyediakan informasi grafik terkait kondisi terkini Gunung Agung, agar nantinya menjadi media informasi pengunjung lengkap dengan brosur dari Dinas Pariwisata dengan rundown acara selama pelaksanaan Denfest. ‘’Selain itu ada pembagian masker. Pemerintah Kota Denpasar menyadari bahwa kondisi alam tidak bisa ditebak. Namun, sesuai data dari BPDB dan jarak Denpasar yang jauh dari KRB, jadi Denfest menjadi corong informasi dan bukti bahwa Bali masih sangat aman untuk dikunjungi,’’ ujarnya. Lokasi yang dipilih tahun ini tetap berpusat di Lapangan Puputan dan peserta stan UKM yang terlibat telah melalui tahap seleksi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. ‘’Lapangan sebagai
spirit untuk melakukan kegiatan publik itu yang dikembalikan dan UKM yang terlibat lebih terseleksi dengan mendukung kreativitas warga kota khususnya anak muda,’’ tambah Kayun Asmara. Kemeriahan festival tahunan yang berlangsung setiap akhir tahun ini memang cukup menambah lokasi alternatif di tengah libur sekolah. Hal inilah yang menjadi alasan sebagian besar keluarga mengajak anakanak mereka berkunjung baik saat pagi, siang maupun malam yang penuh dengan berbagai pameran dan pementasan budaya. Denpasar Festival juga menjadi wadah untuk merangkul UKM berkualitas yang telah dibina oleh masing-masing OPD sebagai bentuk dukungan ekonomi kreatif yang menciptakan inovasi dari berbagai sektor seperti pertanian dan kerajinan tangan. (kmb12)
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Senator Serahkan Prasasti di Wihara Buddha Vamsa Singaraja
Hindari Konversi, Wedakarna Minta Umat Buddha di Bali Dirikan Sekolah Berkualitas
NASIHAT bijak disampaikan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menghadiri acara Pembacaan Suta di Wihara Buddha Vamsa, Singaraja, terkait eksistensi umat Buddha di Bali khususnya, yakni bagaimana tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas jumlah pemeluknya yang kian hari menghadapi banyak tantangan. Di hadapan ratusan peserta yang hadir termasuk Pembimas Buddha Kementerian Agama yang hadir, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyatakan ke depan umat Buddha harus menerapkan strategi demi eksistensi umat, salah satunya dengan mengubah pola pikir tentang KB Nasional dua anak cukup. ‘’Saya ingatkan pada umat Buddha, orangtua dan anak-anak Buddha di Bali, bahwa untuk mempertahankan agama dan budaya, kita perlu memperjuangkan eksistensi umat kita. Salah satu caranya dengan menerapkan KB 4 Anak bagi generasi Buddha. Saya baru tahu ternyata cukup banyak generasi Buddha di Bali yang menjadi krama adat dan menjadi orang Bali. Saya pastikan umat Buddha di Bali adalah bagian penting dari upaya pelestarian budaya Bali. Kini umat Buddha sudah banyak membangun wihara, klenteng dan tempat ibadah, tetapi apa gunanya membangun rumah ibadah jika tidak ada yang memelihara? Maka dari itu, mari kita fokus menata kehidupan umat Buddha yang lebih berkualitas, semua demi bangsa kita. Umat Buddha adalah aset Indonesia yang tidak bisa dikesampingkan. Maka dari itu, bantu saya mengampanyekan kembali KB 4 Anak agar nyoman dan ketut tidak punah dan budaya Buddha bisa dilestarikan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga memperhatikan bahwa walau secara ekonomi umat Buddha di Bali sudah di atas rata-rata dalam prestasi, ada satu hal yang perlu digenjot, yakni terkait pembangunan sekolah berkualitas internasional. ‘’Saya berharap umat Buddha di Bali jangan hanya membuat wihara yang hebat-hebat, tapi mulailah membuat sekolah agama Buddha dengan kualitas baik. Lihat saja di Bali yang
SAMBUTAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Banthe Buddha saat memberikan sambutan di Singaraja. sekolah berbasis agama tetapi justru siswanya lintas agama. Bahkan ada sekolah non-Hindu di Bali tapi mayoritas siswanya adalah umat Hindu. Jadi, saya harap tokoh Buddha ikut membangun sekolah dari TK sampai SMA dengan kualitas baik. Nanti pasti akan lebih banyak umat Hindu bersekolah di sana dan komunitas ekspatriat,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna ingin ada sekolah berkualitas sebagaimana di Taiwan, Korea dan Jepang. Mereka semua lahir dari Yayasan Buddha tetapi ajaran di sekolahnya universal dan sangat humble. Ini salah satu cara agar umat Buddha tidak mudah dikonversi ke agama lain. ‘’Saya dapat laporan banyak anak muda
Buddha yang mudah dipengaruhi pindah agama karena pergaulan dan sistem di sekolah yang kurang Pancasialis. Saya dorong umat Buddha yang sukses di Indonesia agar berinvestasi di Bali mendirikan sekolah berbasis nasional,’’ tegas Komite III Bidang Pendidikan DPD-RI ini. Di akhir acara Pembacaan Suta, Gusti Wedakarna menerima kenang-kenangan dari Pendeta Buddha dan pengurus wihara. Sebaliknya, ia menyumbangkan prasasti kepada Wihara Buddha sebagai wujud perhatian lembaga negara DPD-RI Bali ke komunitas umat Buddha dan papan nama untuk Yayasan Budhi Center di Desa Panji, Buleleng. (ad1099)
Coca-Cola Amatil Indonesia Adakan Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Mata Gratis Di Desa Werdhi Buana Bali
Denfest 2017 Digelar 28-31 Desember
MENUTUP tahun 2017, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bersama Rumah Sakit Mata Bali Mandara mengadakan kegiatan pemeriksaan mata dan penyuluhan kesehatan. Hal ini merupakan bentuk partisipasi dan rutinitas program perusahaan dalam mendukung pelayanan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar pabrik Bali. Kegiatan pelayanan pemeriksaan mata tersebut diselenggarakan di Wantilan Desa Werdhi Buana, Sabtu (16/12). Berbagai aktivitas dijalankan dalam kegiatan yang diikuti oleh 100 masyarakat lanjut usia, termasuk pemeriksaan, konsultasi dengan dokter dan pemberian kacamata yang diperlukan tanpa dipungut biaya. ‘’Program penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis ini merupakan wujud komitmen Coca-Cola Amatil Indonesia untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Bali dan Indonesia. Oleh karena itu, dengan semangat berbagi dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama, CCAI berharap dapat turut membantu menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera,’’ ungkap
PENYULUHAN – Coca-Cola Amatil Indonesia menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dan pengobatan mata gratis di Desa Werdhi Buana. Indah Triyanti, Public Affairs and Communication. Kepala Desa Werdhi Buana, I Wayan Kardana, menyampaikan terima kasih kepada Coca-Cola Amatil Indonesia atas komitmennya mengadakan berbagai inisiatif, seperti program penyuluhan kesehatan
dan pengobatan gratis dalam rangka meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat sekitar. ‘’Kami berharap program dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang baik bagi setiap masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pabrik,’’ ujarnya. (ad1097)
Cabuli Siswi SMP, Anak ’’Punk’’ Ditangkap Banyuwangi (Bali Post) Pelaku pencabulan siswi SMP yaitu seorang anak punk berhasil ditangkap tim Buru Sergap (Buser) Polres Banyuwangi. Pelakunya, Sugiartono alias Fernando (25), warga Lingkungan Welaran, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Pelaku ditangkap setelah keluarga korban melapor ke Polres. Saat ditangkap, pemuda pengangguran ini hanya bisa pasrah. ‘’Pelaku diamankan di rumahnya dengan bantuan kelurga korban,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodiq Efendi, Kamis (21/12) kemarin. Usai beraksi, pelaku sempat menghilang, namun kemudian kembali ke rumahnya. Akhirnya, polisi membekuknya tanpa perlawanan. Kepada penyidik, pemuda bertato itu mengakui perbuatannya. Ia kenal korban setelah dikenalkan sahabatnya. ‘’Perkenalannya baru Senin lalu. Setelah itu, pelaku komunikasi via media
sosial (medsos) dengan korban,’’ jelas Sodiq. Melalui medsos, pelaku membujuk korban. Korban diajak ketemu, Rabu (13/12) lalu. Setelah itu, korban ketemuan lagi, Jumat (15/12). Saat itu, pelaku bersama teman-temannya melihat korban datang. Pelaku meminta teman-temannya sesama anak punk pergi. Akhirnya terjadilah pencabulan. ‘’Korban dipaksa berhubungan intim hingga mengalami pendarahan hebat. Aksi bejat itu hanya dilakukan sekali. Setelah itu, korban pulang,’’ ujarnya. Pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan pelaku. Dari kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang digunakan korban saat terjadi pencabulan. Dugaan sementara, saat beraksi pelaku di bawah pengaruh
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
minuman keras, sehingga nekat memaksa korban berhubungan intim. ‘’Korban sempat meronta dan menolak, tapi karena kalah kuat maka terjadilah pencabulan,’’ pungkas Sodiq. Diberitakan sebelumnya, aksi pencabulan menimpa It (14), siswi salah satu SMP di Kota Banyuwangi. Akibat kejadian ini, korban mengalami pendarahan dan dilarikan ke rumah sakit. Versi keluarga korban, pelaku dan korban baru kenal dua hari. Sebelum kejadian, korban berpamitan ke sekolah. Ternyata, korban menemui pelaku di belakang Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Di sebuah rumah yang diduga milik teman pelaku, korban digagahi. Kasus ini terbongkar setelah korban pulang ke rumah. Awalnya It tak mengaku usai dicabuli. Setelah didesak, korban akhirnya buka mulut. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan keluarganya melapor ke Polres. (kmb30)
daerah
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
5
Dua Terdakwa Korupsi Longsor di Tegallalang Kapal Inka Mina Diadili Denpasar (Bali Post) Dua orang terdakwa dugaan korupsi proyek pengadaan kapal Inka Mina 30 Gross Ton diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar mulai Rabu (20/12). Mereka adalah Sudarsoyo (38) dan Suyadi (47). Keduanya merupakan rekanan yang menggarap kapal. Sudarsoyo dan Suyadi adalah dua dari 11 tersangka hasil bidikan Pidsus Kejati Bali. Oleh karena berkasnya terpisah, sidang juga dilakukan terpisah dengan JPU I Made Subawa dan Desak Putu Megawati. Di depan majelis hakim pimpiman Esthar Oktavi, jaksa menyebut terdakwa adalah Direktur PT Amsek Nusantara dan Direktur PT F-1 Perkasa. Kasus ini berawal dari Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Provinsi Bali yang mendapat dana Rp 10,5 miliar dari pusat (APBN). Mekanisme tugasnya Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan dan Kelautan menunjuk Kepala DKP Provinsi Bali Made Gunaja selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan I Gusti Ngurah Made Sumantri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Sebelum ke proses penawaran oleh rekanan, internal Peternakan dan Kelautan Provinsi, khususnya PPK melakukan sosialisasi perencanan pembangunan kapal Inka Mina kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Buleleng. Kadis DKP Bali melakukan pendaftaran Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk konsultan manajemen konstruksi pembangunan tujuh kapal senilai Rp 240 juta. Dalam seleksi, PT Amsek Nusantara di bawah direktur terdakwa Sudaryoso memenuhi syarat dengan penawaran terendah Rp 233.805.000. Setelah PPK dan terdakwa Sudarsoyo teken kontrak, mulailah dibuat rancangan bangunan kapal Inka Mina. Spesifikasi dan draf RAB untuk satu unit kapal seharga Rp 1.436.312.000. Mereka kemudian melakukan presentasi. Saat itu Tim Teknis Direktorat Perikanan dan Alat Tangkap meminta Sudarsoyo memperbaiki gambar rancangan bangunan dan spesifikasi teknis. Terdakwa tidak melaksanakan petunjuk teknis tersebut. Begitu pula gambar rancang bangun kapal seharusnya dimintakan persetujuan dan diketahui tim teknis, tak dilakukannya. Ia justru menyerahkan gambar itu langsung ke Ngurah Sumantri selaku PPK. Gunaja kembali mendaftarkan pelelangan di ULP untuk pekerjaan konstruksi pembangunan tujuh kapal. PT F1 Perkasa dengan direktur terdakwa Suyadi memenuhi syarat dan sebagai penawar terendah Rp 9.769.753.000. Teken kontrak dilakukan dengan waktu pengerjaan 174 hari mulai 25 Juni 2014 hingga 16 Desember 2014. Jenis pekerjaan berupa pembuatan tujuh unit kapal dari bahan Fiberglass Rainforced Plastic (FRP). Desain kapal berdasarkan perencanaan dari Konsultan Perencanaan PT Amsek Nusantara. Mengingat kapal dari bahan FRP, maka Suyadi wajib terlebih dahulu melaporkan ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banyuwangi dengan menyampaikan jadwal peletakan lunas kapal sebagai dasar dimulainya pembangunan kapal. Akan tetapi terdakwa tidak melaksanakan kewajiban tersebut, sehingga pihak KSOP tidak pernah mengawasi sejak awal pembangunan tujuh kapal Inka Mina itu. Oleh karena itu, kualitas FRP tidak diketahui dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. (kmb37)
Koordinator PNPM-MD Diadili Kasus Korupsi Denpasar (Bali Post) Koordinator bantuan dana bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) Desa Subuk, Busungbiu, Buleleng, Made Ginawati alias Kadek Gina, diadili kasus dugaan korupsi, Rabu (20/12). Dalam surat dakwaan yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan Ni Made Sukereni, JPU Fajar Alamsyah Malo bersama I G.N. Widana menguraikan perbuatan terdakwa yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 157.550.000. Bantuan tersebut sejatinya untuk pengelolaan dana bergulir melalui bantuan langsung masyarakat dalam bentuk kegiatan simpan-pinjam untuk kelompok perempuan. Peminjaman tidak diperbolehkan secara individu, namun demikian semua masyarakat mempunyai hak yang sama dan pengajuannya disampaikan lewat kelompok. Ada dugaan terdakwa menggunakan dana tersebut untuk kepentingannya sendiri. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat tiga pasal, yakni primer pasal 2 dan subsider pasal 3 UU Tipikor serta pasal 8 UU yang sama. (kmb37)
Baksos Kuatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Kupang (Bali Post) – Bakti sosial (baksos) yang dilaksanakan oleh TNI-AD untuk menguatkan kembali rasa kemanunggalan antara TNI dan rakyat. TNI lahir dari rakyat, sehingga harus bersatu dan bersama-sama menjaga Indonesia dari berbagai macam ancaman yang datang dari luar dan dalam negeri sendiri. Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak mengatakan itu di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/12) kemarin, terkait kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika serta menyambut perayaan Natal 2017 yang akan dirayakan oleh umat Kristiani di Desa Oebelo. Dalam baksos tersebut, jenderal berbintang dua itu membagikan sekitar 20.000 sembako kepada masyarakat sesuai jumlah yang ditargetkan. “Banyak sembako yang kita bagikan. Serta ada kegiatan pengobatan gratis juga kepada masyarakat,” tuturnya. Sementara dalam pengobatan gratis, pihaknya menyiapkan puluhan dokter untuk melayani masyarakat. Dokter-dokter tersebut berasal dari Polri, Dinas Kesehatan, rumah sakit sekitar serta dokter dari TNI-AL dan TNI-AU. Sementara itu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kodam IX/ Udayana yang telah menggelar bakti sosial di Kupang dalam rangka Hari Juang Kartika. “Tidak lama lagi Natal, tentunya banyak kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Oleh karena itu, baksos dan pembagian sembako ini sangat membantu masyarakat di daerah kami,” ujarnya. Menurut Gubernur dua periode tersebut, sudah banyak yang dilakukan oleh TNI-AD kepada masyarakat di NTT, mulai dari mencetak sawah baru demi meningkatkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejateraan masyarakat. Lebih dari itu, TNI telah menjaga wilayah perbatasan NTT dengan Timor Leste dan Australia dengan sangat baik. (ant)
Separuh Bangunan ’’Art Shop’’ Amblas ke Jurang Gianyar (Bali Post) –
Bencana longsor terus terjadi di seputaran Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Kamis (21/12) kemarin, art shop milik A.A. Gde Alit amblas ke jurang di Desa Tegallalang. Berbagai kerajinan kayu dalam art shop yang dikontrak oleh Oswaldus Santus itu jatuh ke sungai yang ada di bawah jurang. Akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan Rp 50 juta. Informasi yang dihimpun, sejak Rabu (20/12) sebenarnya sudah terjadi retakan di art shop berukuran 10x3 meter tersebut. Oswaldus yang mulai resah langsung menggeser sejumlah barang kerajinan dari areal retakan serta melarang dua karyawannya, Simin dan Alfonso, bekerja. ‘’Setelah beberapa hari diguyur hujan, tiba-tiba saja terjadi retakan di art shop pada Rabu,’’ ungkap Kapolsek Tegalalang AKP Nyoman Merta Kariana. Kamis pagi sekitar pukul 09.30 Wita, terasa seperti gempa bumi yang kemudian diikuti amblasnya bagian belakang art shop sepanjang 20 x 1 meter ke jurang di belakangnya sedalam 20 hingga 50 meter. Untungnya Simin dan Alfonso selamat, meski saat kejadian tengah bekerja. Ketika itu, dua karyawan ini berada di depan art shop. ‘’Mereka langsung melapor ke klian hingga polisi,’’ ucapnya. Akibat bencana longsor itu, sejumlah barang kerajinan kayu senilai jutaan rupiah jatuh ke sungai di bawah jurang. Oswaldus dan karyawannya berupaya mengevakuasi kembali sejumlah kerajinan yang bisa diambil. Sekarang
mereka bersiap pindah dan sedang mencari tempat aman untuk menyimpan barang kerajinan yang lain. Saat ini ada masih ada dua art shop yang beroperasi di deretan bangunan art shop milik A.A. Gde Alit itu. Kapolsek mengimbau kedua pengelola art shop penjual kerajinan akar tersebut untuk ikut pindah, sebab di belakangnya jurang dan tanahnya labil. ‘’Kami mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,’’ tegas Nyoman Merta. Kapolsek Tegallalang juga minta warga di wilayahnya untuk lebih berhati-hati terhadap bencana tanah longsor di tengah intensitas hujan yang tinggi. Daerah Tegallalang paling tinggi kerawanan longsornya, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan agar tidak sampai ada jatuh korban jiwa. Menurut Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya, jajarannya sudah diturunkan ke Desa Tegallalang guna membantu proses evakuasi korban bencana longsor yang merusak sebagian art shop. ‘’Tim sudah terjun membantu evakuasi,’’ jelasnya dikonfirmasi lewat telepon. (kmb35)
Bali Post/kmb35
JURANG - Jurang di bagian belakang art shop milik A.A. Gde Alit yang longsor, Kamis (21/12) kemarin.
Terkait Kasus di Pura Pucak Tedung
WBT Ajak Semua Komponen Implementasikan Ajaran Hindu
Bali Post/eka
Wisnu Bawa Tenaya
Mangupura (Bali Post) Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya (WBT) masimakrama ke rumah Jro Mangku Gusti Ngurah Anom di Banjar Kerta, Desa Petang, Kecamatan Petang, Badung, Rabu (20/12). Dalam pertemuan untuk menyikapi kasus yang terjadi di Pura Pucak Tedung, Desa Sulangai tersebut, WBT mengajak semua pihak berkontribusi dalam upaya mewujudkan Bali yang aman dan damai melalui penerapan ajaran agama Hindu. Di hadapan pemangku berikut keluarga besar bersangkutan, WBT berharap pinandita, pandita, pemerintah dan masyarakat bisa menjalin hubungan harmonis. Untuk itu, penting bagi semua komponen memahami dan mengimplementasikan Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari.
Semua komponen sepatutnya memahami hak dan kewajiban masingmasing. Dalam hal ini, konsep dharma agama dan dharma negara sangat ditekankannya. ‘’Kita tidak boleh terpengaruh sad ripu. Ini PR juga buat kita di Parisada. Kita jangan berebut materi saja. Dharma negara harus kita laksanakan. Kita harus bisa saling berbagi, asah, asih dan asuh,’’ jelas WBT. Semua pihak harus menyadari kewajiban dan hak, baik itu pemimpin maupun masyarakat. Hal ini mengingat tak lama lagi akan ada beberapa momen penting yang harus disambut dengan hati bersih. ‘’Ini jelang tahun baru dan hari besar keagamaan, termasuk tahun politik. Kita harus tetap waspada. Rakyat harus cerdas dalam menyerap informasi. Mari bangun
Bali dengan hati bersih agar Bali ajeg, shanti dan trepti. Untuk itu, kita harus mau belajar, berlatih dan memberikan contoh yang baik,’’ ungkap mantan Pangdam IX/Udayana itu. Sementara itu, Jro Mangku Gusti Ngurah Anom menyambut baik kehadiran WBT. ‘’Kami sangat senang dan bersyukur atas kunjungan Ketua PHDI Pusat. Apalagi beliau memberikan banyak pencerahan,’’ katanya. Ia akan menjadikan kasus di Pura Pucak Tedung sebagai bahan introspeksi. Untuk itu, dirinya berencana mencabut laporan kasus tersebut dan tidak memperpanjang persoalan lagi. Pihaknya bakal menjadikan hasil paruman desa sebagai pijakan dalam bertindak. ‘’Kami mengadakan perdamaian. Ini keputusan keluarga,’’ ujar Jro Mangku Gusti Ngurah Anom. (kmb19)
OPINI
6
Ibuku, Guruku
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
’’Multitasking’’ Seorang Ibu SAAT Hari Ibu yang kita peringati setiap 22 Desember kita patut kembali merevitalisasi peran seorang ibu. Dulu, peran ibu dalam berbagai kancah pendidikan, politik dan ekonomi terbilang termarginalisasi, namun kini sudah jauh berbeda. Ibu memiliki posisi sangat penting dalam segala hal. Kunci keluarga sejahtera ada pada ibu. Salah satu peran ibu di rumah adalah sebagai seorang guru. Sebab, dewasa ini siapa saja bisa disebut guru. Guru sebenarnya bukan hanya guru yang mengajar di depan kelas atau dosen yang memberi kuliah. Teman, alam bahkan apa saja bisa menjadi guru. Ingatlah kisah Kusa dan Lawa, anak kembar Rama yang dididik di hutan, bukan di sekolah. Keduanya menjadi anak pintar didikan Bagawan Biyasa dengan pelajaran ala alam. Dialah yang berhasil menghentikan kuda putih sang Rama. Nah, pendidikan bisa berlangsung di mana dan kapan saja. Gurunya juga demikian yang penting ada unsur transfer ilmu pengetahuan dan sharing pengalaman. Buku juga bisa disebut guru karena dia bagian dari sumber belajar. Di rumah, ada seorang guru yang pertama dan utama. Bahkan di Hindu disebut dengan Guru Rupaka yakni Yayahrena kita itu adalah ibu dan ayah kita di rumah. Bukan bermaksud membandingkan dan mengeleminasi peran ayah di rumah, dalam urusan pendidikan, ibu adalah guru yang multitasking di rumah. Ibu paling banyak memberi sentuhan kasih sayang kepada anak-anaknya. Bayangkan, teori konvergensi pun mengakui bahwa pendidikan sudah dimulai dari dalam kandungan seorang ibu. Mulai sang ibu akan ‘’merencanakan’’ membuat anak mereka sudah bersentuhan dengan kasih sayang, lanjut ketika dia sudah mandek atau minggu pertama terbuahi hingga membesarkan dalam kandungan. Dia berdoa dan mengerem segala jenis perilaku negatif demi kebiakan sang anak kelak. Itu adalah sebuah peran guru juga untuk melahirkan anak suputra. Setelah kita dilahirkan, ibu jugalah yang paling banyak memilki waktu mendidik di rumah serta mencurahkan kasih sayangnya. Mulai dari menyusui bahkan mengunyahkan makanan untuk anak-anaknya. Model ini membuat ibu secara emosional selalu dengan anak-anaknya. Nah ketika menginjak anak-anak, lagi-lagi peran seorang ibu sangat dominan menjadi guru di rumah. Sebelum dia menyerahkan pendidikan anaknya ke sekolah formal, tugas ibu memberi bimbingan pendidikan dasar dalam hal mengenal huruf, angka, dan kata-kata. Kemudian kita diajarkan mandi serta mempersiapkan diri belajar ke sekolah. Peran ibu juga menonjol dalam penyiapan gisi keluarga. Ibu yang cerdas akan memberikan makanan berkualitas dan gizi seimbang kepada anak dan suaminya. Ini bisa dilihat dari menu makanan yang disajikan seorang ibu. Belum lagi peran ibu mengajarkan dalam bidang agama dan pembiasaan lainnya. Ketika remaja, ibu berperan sebagai seorang teman dalam memecahkan masalah anak remajanya. Jika dihubungkan dengan peran ibu sebagai guru dalam masa kekinian, seorang ibu juga diharapkan memiliki kemampuan tambahan sebagai guru yang baik. Pertama, ibu harus memiliki kematangan dalam ilmu pengetahuan agar bisa membimbing anak-anaknya di rumah. Jelas yang dimaksud adalah kematangan dan kecerdasan akademis, sosial dan kecerdasan spiritual. Ini yang paling penting, seorang ibu juga harus memiliki kemampuan pedagogik atau ilmu mengajar secara memadai. Ilmu mendidik ini bisa dipelajari dari orang lain atau membaca buku. Sebab, ibu yang pintar belum tentu membuat anaknya cepat mengerti. Di sinilah peran ilmu pedagogik. Ketiga, ibu menjadi guru harus memiliki sikap kreatif dan inovatif. Nah jika ini mampu dilakoni seorang ibu, dia akan menjadu guru yang hebat. Tak perlu mencari guru untuk program home schooling karena langsung dilakoni seorang ibu. Guru adalah manusia biasa, namun guru dan ibu mampu melahirkan SDM yang hebat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Saran bagi Petugas Parkir
Di Denpasar, hampir semua badan jalan dipakai untuk parkir kendaraan. Ini jelas menguntungkan PD Parkir. Tanpa menyiapkan lahan parkir, mereka langsung mendapat retribusi parkir. Padahal, parkir di badan jalan ini membuat kemacetan karena jalan semakin sempit. Sesuai perda, PD Parkir seharusnya menyediakan lahan parkir dulu, baru boleh menarik retribusi. Saat jalan ini padat, kemacetan diperparah lagi oleh perilaku petugas parkir. Mungkin ini juga terjadi di jalan lainnya. Petugas parkir dengan seenaknya menyetop kendaraan yang sedang padat hanya dengan maksud memberi ruang bagi pelanggannya yang masuk ke jalur utama, tanpa memerhatikan kondisi lalu lintas saat itu. Sah-sah saja dia memberi pelayanan terbaik bagi pelanggannya, namun hendaknya memerhatikan kapan saat tepat menyetop kendaraan yang sedang berderet. Cari celah jika lalin sudah agak longgar, baru memberi ruang bagi pelanggan. Bukan membabi buta asal stop kendaraan demi mendapatkan lima ribuan rupiah. Kondisi ini membuat saya berpikir agar PD Parkir dan Polda Bali memberi pelatihan lalu lintas kepada petugas parkir secara berkala. Mereka perlu diberi penyegaran soal tata kelola badan jalan untuk parkir dan melayani yang baik. Terima kasih. Galuh Denpasar Timur
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Sebagai perempuan, seorang ibu adalah makhluk kelas dua dalam relasi kuasa patriarki. Namun, narasi besar kebudayaan menjunjung tinggi kemuliaan seorang ibu. Mungkin ini dijadikan salah satu alasan memperingati ibu dalam sebuah upacara, yaitu Hari Ibu. Dalam posisi yang ambivalen tersebut, seorang ibu tetap berperan, baik karena dorongan naluri, kultural, dan sedikit peran sosial. Peran besar seorang ibu adalah mengajar, melatih, dan mendidik anak-anaknya. Namun, peran ini jarang dilihat sebagai peran yang terhormat. Apa yang dilakukannya dipandang secara umum sebatas tugas atau kewajiban seorang perempuan terhadap anaknya.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. sai ini membicarakan peran seorang ibu sebagai guru, yang dilihat melalui konsep pendidikan manusia. Maka dengan demikian, hubungan purba antara murid dan guru terjadi dalam keluarga, antara anak-anak dan ibundanya. Hubungan ini tidak berbatas waktu. Hubungan ini holistik, menyangkut seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan raga dan jiwa anak. Karena itu, sangat kompleks. Keterampilan dasar dilatihkan secara sabar dan bahagia sejak beberapa saat persalinan terjadi. Seorang “murid” mungil telah hadir di dunia, mendekap dada ibunya, seperti meraup kehangatan. Dalam waktu yang hampir bersamaan dengan cara ini, murid tersebut dituntun oleh ibunya mencapai puting susu. Dengan sabar pelatihan ini terjadi. Ibu menuntun dengan penuh motivasi, sampai murid tersebut berhasil mereguk ASI. Maka, satu pelajaran besar telah terjadi. Murid tersebut mengenal cara makan/minum dari tubuh ibunya, lewat teknologi biologi sistem menyusui dan konstruksi morfologi payudara, jauh sebelum ia mengenal sepatah kata dalam bahasa ibunya. Pelajaran lain ketika seorang ibu menyentuh dengan makna terbesar kasih dan rasa cinta. Anak menerima penghargaan atas dirinya, sebagai hadiah. Pelatihan-pelatihan tersebut terjadi terus-menerus secara alamiah dan sosial. Termasuk juga saat ibu berkomunikasi untuk memasukkan anaknya ke dalam sistem konvensi bahasa. Para ahli linguistik sepakat menghargai peran seorang ibu dengan melahirkan terminologi “bahasa ibu”. Begitulah, kegiatan berlatih
E
dan belajar, siang dan malam, dalam “kurikulum” yang teramat kompleks, bergerak penuh dinamika. Maka sampailah seorang ibu ke tahap mengajarkan berhitung, musik, tata krama, sastra, berpakaian, pipis, dan lain-lain. Hingga semua peran sebagai guru dari seorang ibu itu, ketika dunia mengenal sistem pendidikan modern, mengalami transformasi, setidaknya, peran melatih, mendidik, mengajar diambil alih oleh sekolah. Kelihatannya tugas ibu sedikit lebih ringan. Selebihnya, ada pula ibu yang merasa perannya sebagai guru bagi anaknya telah selesai. Lantas, ibu-ibu merasa sudah cukup dengan memilihkan tempat berbagai kursus terbaik untuk anak-anaknya, menjadi pengantar dan penjemput yang setia dan sangat disiplin, memilihkan sekolah terbaik atau termahal, mengundang guru privat ke rumahnya, menjalin hubungan prima dengan sekolah anaknya, mendampingi anak-anaknya ketika berlomba, mendukung anak-anaknya agar berprestasi, dan masih banyak yang lainnya. Sayangnya, semua itu dilakukan tanpa memahami rahasia-rahasia “aneh” dalam penyelenggaraan sistem persekolahan, yang mana hal ini hanya bisa terkuak melalui membaca kitab-kitab pedagogi dan filsafat belajar. Para ibu sangat patuh. Barangkali sebagai pilihan karena dirinya tidak berwawasan pedagogi. Sementara itu, pandangan mengagungkan pendidikan formal dijadikan alat untuk membunuh peran kulturnya selaku ibu di ranah keluarga. Mungkin hal ini terjadi karena kesenjangan lebar antara diri seorang ibu dan perkembangan pesat dunia pendidikan. Dalam kondisi ini, pergeser-
an peran seorang ibu sebagai guru, semakin besar. Ibu pendidik termarginalisasi oleh desakan dan kuatnya pengaruh pendidikan formal. Dalam kenyataan bahwa wawasan filosofis pendidikan para ibu yang tidak hanya kurang namun sebenarnya tidak dimiliki, ibu-ibu tersesat. Hal ini sering tampak dari peran seorang ibu terhadap anaknya ketika anakanaknya bersekolah. Ibu-ibu yang tersesat ini secara batin menjadikan anaknya sebagai media bagi dirinya sendiri untuk mencapai tujuan: rasa bangga atau prestise tinggi dan terhormat. Ibu-ibu mendukung anaknya berkompetisi mati-matian, padahal, tidak pernah terjadi pembicaraan, apakah anaknya suka atau tidak. Memasukkan anaknya ke dalam berbagai les, dari matematika, sain, hingga piano, atau modeling. Semua ini bukan karena pilihan anaknya tetapi karena hasrat orang tua. Jika anaknya sukses di sekolah, maka orang tua sangat bangga dan prestisenya melambung tinggi ke langit. Sesungguhnya hal ini bukan sebatas pengakuan tetapi transformasi atau kompensasi peran. Para ibu yang demikian, menggu-
nakan sekolah untuk menggantikan perannya sebagai pendidik. Untuk itu, seorang ibu rela pontang-panting demi mewujudkan ambisi-ambisi pribadinya, yang dititipkan pada bahu anaknya. Dalam batinnya, ibu tersebut bergumam, bahwa semua itu adalah jerih payahnya. Membayar sekolah mahal adalah kompensasi perannya sebagai pendidik. Ketika anaknya sukses maka dirinya yang berhasil gemilang mendidik anak-anaknya. Tentu pola pikir atau kenyataan seperti itu yang dimiliki oleh ibu-ibu (kita) sangat keliru. Satu prinsip pragmatis, bahwa semua demi anakanaknya. Namun, ibu harus menyadari jika ada yang direnggut dari anak-anak mereka. Maka, bagi seorang ibu dalam rangka tetap melakoni peran sebagai pendidik, mau tidak mau harus memiliki wawasan ilmu dan filsafat pendidikan. Seorang ibu harus mengalami proses edukasi atas dirinya. Ibu pendidik harus mempelajari pedagogi dasar, ilmu yang sangat penting dalam mendidik anak-anak di keluarga sehingga peran besar tersebut tidak hanya berjalan naluriah. Pada tahap perkembangan awal, mendidik dengan cara insting, masih bisa dijalankan. Namun tidak memadai lagi pada perkembangan selanjutnya. Wawasan pedagogi yang luas akan sangat membantu ibuibu dalam mendampingi anakanaknya tumbuh dan belajar secara formal. Ibu akan bisa mengubah berbagai peristiwa yang tampak biasa yang sering terjadi di keluarga, menjadi peristiwa edukasi yang berdampak sangat kuat pada diri anak. Seorang ibu yang berwawasan pedagogi tidak membiarkan
anak-anaknya makan bersisa dan bahkan membuangnya dengan tanpa ada sedikit pun rasa bersalah. Ia akan bertutur demikian. “Nak, makanan ini dibuat dalam proses yang sangat panjang dan coba ingat, masih ada banyak yang tidak bisa makan.” Kata-kata ini diucapkan dengan sangat meyakinkan untuk mengetuk hati anaknya. Atau ia bisa juga menceritakan, bagaimana perjuangan seorang petani untuk menghasilkan makanan. Artinya, ibu yang berwawasan pedagogi, semua persoalan di keluarga adalah materi-materi pelajaran hidup. Tanpa wawasan pedagogi dan kecerdasan seorang ibu, maka komunikasi di keluarga berlangsung tidak mengesankan dan sangat dangkal karena tidak berdampak batin yang dalam bagi anak-anaknya. Seorang ibu pendidik, senantiasa membuka ruang dialog antara dirinya dan anakanaknya. Kuasa selaku orang tua dijalankan sebatas legitimasi ketika dirinya menjalankan tugas sebagai pendidik. Yang terjadi sering terbalik. Banyak ibu yang berperan otoriter terhadap anak-anaknya. Kuasa sebagai orang tua dijalankan dengan membabi buta, walapun dengan legitimasi normatif, bahwa itu semua demi anaknya. Tapi harus diingat, masih ada jalan yang jauh lebih mendewasakan anak, seperti dalam puisi “ibunda” (Wiji Thukul, 2014), ketika seorang ibu angkat bicara di pengadilan anaknya, “kejahatan apakah/yang direncanakan oleh anakku/hingga kalian pukuli dia siang dan malam/ seperti anjing liar saja?” Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja,
’’Seorang ibu pendidik, senantiasa membuka ruang dialog antara dirinya dan anak-anaknya. Kuasa selaku orang tua dijalankan sebatas legitimasi ketika dirinya menjalankan tugas sebagai pendidik. Tanpa wawasan pedagogi dan kecerdasan seorang ibu, maka komunikasi di keluarga berlangsung tidak mengesankan dan sangat dangkal karena tidak berdampak batin yang dalam bagi anak-anaknya.’’
Membangun Kembali Paradigma Bahari Nenek Moyangku Seorang Pelaut…. Penggalan lirik lagu itu pastinya tidak asing lagi di telinga kita. Betapa tidak, dari kecil kita sudah diajari oleh guru kita tentang dendangan lagu itu semenjak kita duduk di Sekolah Dasar. Tapi apakah kita sadar, ternyata nyanyian itu tidak sekadar nyanyian. Pelaut sangat identik dengan orang-orang yang hidup di daerah perairan atau lebih tepatnya disebut dengan laut. Sama halnya dengan nelayan, maka pelaut pasti akan mengarungi samudra. Bedanya nelayan hanya mengarungi samudra untuk mencari ikan dan hasil laut lainnya, sedangkan pelaut, mereka hidup di laut, mengarungi samudra selama berbulan-bulan serta menjadi penakluk laut. Seorang dikatakan pelaut apabila dia telah menaklukkan lautan. Seperti itulah nenek moyang kita, nenek moyang bangsa Indonesia yang mungkin sudah hampir terlupakan. Nenek moyang kita, bangsa austronesia yang berasal dari bumi nusantara ini, telah melakukan penjelajahan dari Tiongkok, Samudra Hindia bahkan sampai Benua Afrika yang pada saat itu belum ada bangsa mana pun yang bisa melakukannya. Menurut Robert Dick-Read, peneliti asal Inggris menyatakan bahwa pada sumber sejarah yang berlimpah, pelaut-pelaut nusantara sudah menjajaki kaki di Afrika sejak abad ke-5 Masehi, yang artinya jauh sebelum bangsa Eropa mengenal Afrika dan jauh sebelum bangsa Arab berlayar ke Zanzibar. Ini juga berarti orang Indonesia lebih dahulu menjelajah samudera dibandingkan Cheng Ho dan Christopher Columbus, yang menjelajah pada abad ke-14. Jangan membayangkan dulu kapal-kapal besar nan megah seperti yang ada di film-film barat semacam pirates of caribean atau film-film bertema kelautan sejenisnya. Tapi hanya menggunakan perahu kecil sederhana sejenis kano. Akan tetapi, berkat keandalan dari para pelaut kita. Pelaut kita berhasil mengarungi samudra lautan tanpa menggunakan peralatan-peralatan
Oleh M. Hariansyah yang canggih. Seni Navigasi dan Perkapalan Pelaut Jawa dulu “orang Jawa” dikenal sebagai orang-orang yang sangat berpengalaman dalam seni navigasi, sampai mereka dianggap sebagai perintis di dunia untuk seni pelayaran berbasis rasi bintang ini. Akan tetapi, tidak bisa dimungkiri bahwa orang Jawa duluanlah yang berhasil berlayar ke Tanjung Harapan (Afrika) dan mengadakan hubungan dengan Madagaskar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya penduduk asli Madagaskar yang memproklamirkan diri sebagai keturunan orang Jawa. Seperti itulah keterangan yang didapat dari cacatan Diego De Couto dalam buku Da Asia, yang terbit pada 1645. Bahkan, pelaut Portugis yang menjelajahi samudra pada pertengahan abad ke-16 itu mengatakan, orang Jawa lebih dahulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan pada abad ke-16 berkulit cokelat khas orang Jawa. Ternyata selain kemampuan navigasi yang mempuni, rahasia para pelaut Nusantara khusunya dari tanah Jawa itu bisa mencapai Tanjung Harapan, terletak pada kapalnya, yang dikenal dengan kapal Jung Jawa. Jung Jawa sendiri merupakan kapal perang Nusantara yang mana kala pelaut Portugis mencapai perairan Asia Tengggara pada awal tahun 1500-an, kapal ini banyak mendominasi perairan Asia. Kapal yang juga digunakan untuk berdagang ini menguasai jalur rempah yang sangat vital, yakni, antara Maluku, Jawa, dan Malaka. Bahkan, hipotesis Robert DickRead cukup mengejutkan mengenai kehebatan pelaut Nusantara. Dalam rentang antara abad ke-5 dan ke-7 kapal-kapal Nusantara banyak mendominasi pelayaran dagang di
Asia. Pada waktu itu, perdagangan orang-orang Tionghoa banyak bergantung pada jasa para pelaut Nusantara. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa perkapalan Tiongkok ternyata banyak mengadopsi teknologi dari Indonesia. Bahkan, kapal Jung yang banyak dipakai orang Tionghoa ternyata dipelajari dari pelaut Nusantara. Membangun Kembali Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki ekosistem bahari yang kaya raya dan beraneka ragam. Masyarakat Indonesia sudah menjadikan laut sebagai mata pencaharian masyarakat sejak dulu. Laut Indonesia juga menjadi tujuan destinasi favorit para turis baik domestik maupun mancanegara. Data Food and Agriculture Organization di 2012, Indonesia pada saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dunia dalam produksi perikanan di bawah Tiongkok dan India. Selain itu, perairan Indonesia menyimpan 70 persen potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia. Dari angka ini hanya sekitar 10 persen yang saat ini telah dieksplorasi dan dimanfaatkan. Pemerintah Indonesia saat ini yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meletakkan potensi kelautan sebagai salah satu prioritas utama dalam rencana dan pelaksanaan program pembangunan nasional. Sebagai negara kepulauan, posisi strategis Indonesia sangat menguntungkan dari segi perekonomian. Karena Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan laut menjadi negara maritim yang kekayaan lautnya sangat melimpah sehingga dapat menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar untuk menjadi seorang nelayan. Alfred Thayer Mahan, seorang Perwira Tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat, dalam bukunya “The Influence of Sea Power upon History” mengemukakan teori bahwa sea power merupakan unsur terpenting bagi kemajuan dan ke-
jayaan suatu negara. Jika kekuatankekuatan laut tersebut diberdayakan, maka akan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan suatu negara. Sebaliknya, jika kekuatankekuatan laut tersebut diabaikan akan berakibat kerugian bagi suatu negara atau bahkan meruntuhkan negara tersebut. Penegakan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, merupakan program-program utama dalam pemerintahan Presiden Jokowi guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Upaya pemerintah dalam menegaskan kembali Indonesia sebagai bangsa maritim, salah satunya memang melalui tol laut. Pada masa kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo memiliki ambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk itu, betapa pentingnya membangun kembali paradigma bahari yang akan meletakkan dan mempertegas kembali bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pelaut, sebagai bangsa maritim yang menguasai perarian dunia, menguasai jalur perdagangan melalui laut yang terukir sukses dalam catatan sejarah. Kiranya dalam membangun kembali paradigma bahari ini akan menggelorakan dan membangkitkan ekonomi kelautan indonesia dalam produksi perikanan dan perkapalan. Sebuah trasformasi besar sedang terjadi di abad ke-21 ini. Pusat gravitasi geo-ekonomi dan geo-politik dunia sedang bergeser dari Barat ke Asia Timur. Negaranegara Asia sedang bangkit. Momentum ini akan sangat baik dalam menunjang cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk menjadi sebuah negara maritim, maka infrastrukur antarpulau dan sepanjang pantai di setiap pulau merupakan hal yang harus dibangun dan dikembangkan. Jalan antarpulau ini harus benar-benar dapat direalisasikan untuk mem-
percepat transportasi antarpulau di Indonesia. Untuk dapat menjadi poros maritim dunia maka sistem pelabuhan di Indonesia harus dimodernisasi sesuai dengan standar internasional sehingga pelayanan dan akses di seluruh pelabuhan harus mengikuti prosedur internasional. Indonesia akan menjadi poros maritim dunia, kekuatan yang mengarungi dua samudra, sebagai bangsa bahari yang sejahtera dan berwibawa. Penulis merupakan mahasiswa PPKn Fis Unimed, Duta Keterbukaan Informasi Publik Sumut dan Aktivis di Sekolah Anti-Korupsi Sumut.
POJOK
Kembangkan pariwisata, daya dukung Bali mesti diperhatikan. - Jangan tunduk pada pemilik duit. *** Fraksi Golkar dan PPP berencana mundur dari Pansus Angket. - Ganti pemimpin, ganti kebijakan. *** Masyarakat lokal Bali sudah minim jadi pemilik usaha pariwisata. - Lama-lama bisa tergusur.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
SAMPAH Sejumlah petugas kebersihan menurunkan sampah di tempat penampungan sampah sementara di Depo Kereneng, Denpasar, Kamis (21/12) kemarin. Sementara itu, pemulung mengumpulkan barang bekas yang bisa didaur ulang untuk dijual kembali.
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Operasi Lilin Agung
7
Kepolisian Antisipasi Aksi Teror
Bali Post/eka
OPERASI LILIN - Pasukan gabungan mengikuti apel gelar Operasi Lilin Agung di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (21/12) kemarin. Operasi Lilin Agung ini fokus pada antisipasi serangan teroris, aksi sweeping kelompok ormas, kemacetan dan stok pangan.
India Harapkan Bali Jadi ’’Sister Province’’ Denpasar (Bali Post) -
Bali diharapkan menjadi sister of province dari Uttarakhand India. Mengingat, ada kesamaan pada dua provinsi ini terkait tempat suci agama Hindu. Seperti halnya Bali, Uttarakhand juga telah terkenal dengan sebutan Land of the Gods. “Uttarakhand memiliki banyak pura Hindu dan juga sebagai pusat ziarah sehingga sangatlah tepat untuk menjadi sister province of Bali yang terkenal dengan Island of Gods,” ujar Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat, saat bertemu Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (21/12) kemarin. Menurut Pradeep, India dan Bali telah menjalin hubungan persaudaraan yang sangat erat sejak zaman dahulu. Sebab, keduanya memiliki kemiripan dari segi agama dan budaya. Untuk lebih meningkatkan jalinan hubungan ini, pihaknya siap melakukan kerja sama di segala bidang. Baik dalam bidang infrastruktur, pengembangan pelestarian budaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pengembangan pariwisata bagi kedua wilayah. “Dengan latar belakang yang kita miliki, saya yakin
banyak kerja sama yang bisa kita jalin ke depannya. Saya harap jalinan kerja sama dan persaudaraan kita akan semakin erat,” jelasnya saat didampingi Konsul Jenderal India Sunil Babu. Pradeep mengaku sangat mengagumi keindahan alam serta budaya Bali yang luar biasa. Hingga saat ini pun, Bali masih menjadi tujuan wisata utama bagi warga negaranya. Ada lebih dari 60% warga India yang memilih Bali sebagai tempat untuk berwisata. “Kami juga mengapresiasi layanan yang telah diberikan kepada warga kami yang sedang berlibur ke Bali saat terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung,” imbuh Dubes yang baru pertama kali datang ke Bali ini. Terkait sister province, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan apresiasinya. Gubernur menyambut baik rencana jalinan sister province
antara Bali dan Uttarakhand yang akan dibentuk. Dengan banyaknya persamaan yang dimiliki serta latar belakang yang ada, pihaknya optimis jalinan kerja sama akan membawa dampak positif. Baik bagi India maupun Bali. “India dan Bali punya hubungan yang sangat dekat. Jalinan sister of province yang akan terbentuk akan semakin mempererat jalinan persaudaran di antara kita, untuk itu saya menyambut baik dan siap untuk berkoordinasi dalam mewujudkannya,” ujarnya. (kmb32)
“Uttarakhand memiliki banyak pura dan juga sebagai pusat ziarah sehingga sangatlah tepat untuk menjadi sister province of Bali yang terkenal dengan Island of Gods.” Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste Pradeep Kumar Rawat
Generasi Muda Direkrut Jadi Relawan Antinarkoba
PEMBENTUKAN relawan antinarkoba terus dilakukan BNNP Bali bersama jajarannya. Selain pecalang, juga direkrut generasi muda khususnya pelajar untuk berpartisipasi memerangi barang terlarang tersebut. Tujuannya supaya pencegahan bahaya narkoba bisa dilakukan sedini mungkin. “Tadi pagi (kemarin - red) saya mengukuhkan 75 orang relawan yang terdiri atas pecalang dan siswa-siswi SMAN 1 Sukawati, Gianyar,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, Kamis (21/12) kemarin. Brigjen Suastawa mengatakan, pecalang sebagai petugas keamanan adat dapat melakukan pengawasan di daerah dan dapat menemukan pecandu narkoba di desanya. Setelah itu, pecalang wajib melakukan pendampingan dan pengawasan saat pecandu melakukan rehabilitasi secara rutin. Pengukuhan relawan didominasi peran pecalang agar dapat menekan dan mencegah peredaran narkoba. Kekuatan pecalang yang ada di desa pakraman tersebut dapat dirangkul dan dibina dalam upaya pencegahan peredaran narkoba ini, setelah dikukuhkan. Berdasarkan Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman dalam pasal 17 tentang pecalang menyebutkan bahwa keamanan dan ketertiban wilayah desa pakraman dilaksanakan pecalang. Pecalang melaksanakan tugas-tugas pengamanan wilayah desa pakraman dalam hubungan tugas adat dan agama. Selain itu, pecalang diangkat dan diberhentikan oleh desa pakraman berdasarkan paruman desa. Tentu saja beberapa poin ini menegaskan bahwa peran pecalang di daerah sangatlah penting. “Relawan ini menjadi pelopor dalam menyampaian informasi kepada masyarakat, deteksi
Bali Post/ist
DIKUKUHKAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengukuhkan pelajar dan pecalang sebagai relawan antinarkoba.
dini penyalahgunaan narkoba, menjadi tokoh dan panutan serta menjadi orang pertama yang harus dilaporkan terkait dengan kegiatan P4GN di desa,” tegasnya. Menurut Suastawa, Perbekel Batubulan Dewa Gede Sumertha yang hadir saat itu mengapresiasi pengukuhan relawan di tiap desa. Sebab, semua wilayah desa sudah dimasuki oleh narkotika. Sehingga perlu tindakan semua anggota masyarakat, sehingga terintegrasi program P4GN (pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba). “Undangan yang hadir saat pengukuhan itu juga menyampaikan Desa Batubulan sejak dua tahun lalu memprioritaskan program penyuluhan narkoba. Selain dari pihak desa, kegiatan penyuluhan serupa juga dilakukan banjar-banjar secara swadaya,” ungkapnya. (rah)
Denpasar (Bali Post) Apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2017 dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Kamis (21/12) kemarin. Sebagai irup Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Suradyana. Operasi tersebut digelar dari tanggal 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. Dalam operasi ini, Polda mengerahkan 1.875 personel. Salah satu atensinya yaitu serangan teroris. Menurut Irwasda, Operasi Lilin tahun ini masih fokus pada antisipasi serangan teroris, aksi sweeping kelompok ormas, stok pangan, bencana alam, dan kemacetan. “Termasuk pengamanan tempat ibadah, jalur perlintasan arus mudik dan balik serta tempattempat keramaian,” ujarnya. Diimbau agar personel yang terlibat operasi ini supaya memetakan kerawanan dan cara bertindak. Meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi teror dan kejahatan konvensional. Pendekatan dengan eleman masyarakat agar gencar dilakukan dan mengantisipasi aksi sweeping. “Maksimalkan peran satgas di masing-masing daerah untuk menstabilkan harga pangan. Beri pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Suradyana saat membacakan sambutan Kapolri. “Kami apresiasi seluruh pihak mendukung keberhasilan Operasi Lilin Agung 2018. Beberapa hari lalu, ada instruksi Panglima TNI, setiap pagi, siang, sore, malam, memberi salam,” tandasnya. Selain itu, perkuat kekompakan TNI dan
Polri supaya terhindar dari pihak-pihak yang ingin mengadu domba. Sedangkan arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yaitu baik terhadap masyarakat dan TNI, perlakukan dengan baik dengan prinsip saling menghormati. Sedapat mungkin bantu anggota TNI yang membutuhkan bantuan. TNI adalah mitra Polri dalam rangka menjaga kamtibmas. Jaga hubungan baik dan lakukan kegiatan gabungan TNIPolri. “Jika TNI dan Polri kompak maka NKRI akan kuat,” tegasnya. Sementara itu, Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. I Nyoman Sumanajaya mengatakan, operasi seperti ini rutin dilaksanakan tiap tahun. “Mudah-mudahan kita selalu mendapat perlindungan Yang Mahakuasa. Apalagi cuaca seperti saat ini. Yang jelas, Polri siap mengamankan,” tegasnya. Menurut Kombes Sumanajaya, personel yang dilibatkan dalam operasi ini 1.875 orang. Di samping itu, pihaknya juga menyiagakan personel yang tugas rutin. “Pokoknya, kekuatan penuh kami kerahkan. Kalau gabungan dengan stakeholder terkait, khususnya TNI bisa mendapat 4 ribuan personel,” ungkap Sumanajaya. Gereja yang diamankan khususnya di wilayah Denpasar sebanyak 246. Kalau gereja besar sebanyak 10. “Kami juga melatih para Kapolsek terkait proses sterilisasi. Karena kekuatan Brimob terbatas sehingga tidak bisa menjangkau semua gereja,” tandasnya. (kmb36)
BANGLI
8
I Dewa Gede Suparta
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Bali Post/nan
19 Kelompok Ajukan Pendirian Koperasi Baru Bangli (Bali Post) Keinginan masyarakat untuk mendirikan sebuah koperasi di Bangli cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli, ada sebanyak 19 kelompok masyarakat yang mengajukan permohonan pendirian koperasi. Kepala Dinas Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Dewa Gede Suparta, Kamis (21/12) kemarin, mengungkapkan dari 19 kelompok yang mengajukan pendirian koperasi, baru dua yang diterbitkan badan hukum dan lima akta pendirian. ‘’Sementara untuk sisanya masih dalam proses,’’ ungkapnya. Dewa Suparta mengatakan, untuk pembentukan koperasi, ada beberapa persyaratan yang harus diikuti pemohon. Syarat dimaksud seperti modal awal minimal Rp 15 juta dan anggota minimal 20 orang. Biasanya, setelah mengajukan permohonan persyaratan pendirian koperasi, pemohon meminta kepada dinas untuk menggelar sosialisasi tata cara pembentukan koperasi. Setelah adanya permohonan itu, dinas menurunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan. ‘’Setelah itu baru akan diterbitkan badan hukum oleh Kementerian Koperasi,’’ katanya. Banyaknya kelompok yang mengajukan permohonan pembentukan koperasi, sangat diapresiasinya. Itu artinya masih banyak warga yang membutuhkan koperasi. Hal ini sekaligus membuktikan anggapan bahwa koperasi tidak penting adalah salah. Maka dari itu, pihaknya meminta pembentukan koperasi baru ini tidak hanya digunakan saat mendapatkan bantuan saja melainkan bisa dikembangkan secara berkesinambungan. ‘’Kita bangga melihat masih banyak masyarakat yang ingin membentuk koperasi baru. Tapi kita tetap ingatkan, pembentukan koperasi jangan hanya dimanfaatkan untuk mengejar bantuan saja, melainkan bisa mengelola koperasi dengan baik dan serius. Sehingga koperasi yang dibangun benar-benar bisa berkembang dan maju. Kalau hanya untuk mendapatkan bantuan saja, mendingan jangan membentuk koperasi,’’ tegas Dewa Suparta. Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini pihaknya mengajukan sebanyak 28 koperasi untuk dibubarkan. Hal itu lantaran tiga kali secara berturut-turut koperasi-koperasi tersebut tidak melaksanakan RAT. Sementara tahun lalu, ada 52 koperasi yang dibubarkan. ‘’Untuk pembubarannya, kita dari kabupaten mengusulkan ke provinsi. Selanjutnya provinsi yang mengusulkan pembubaran ini ke Kementerian Koperasi,’’ jelasnya. (kmb41)
Rekanan Proyek Irigasi Diputus Kontrak
Bangli (Bali Post) Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Bangli memutus kontrak tiga item proyek bidang irigasi. Pemutusan kontrak itu dilakukan lantaran rekanan tidak mampu menyelesaikan proyek Bali Post/nan setelah diberikan I Made Soma perpanjangan waktu pengerjaan. Sekretaris Dinas PUTRPKP Bangli I Made Soma mengungkapkan, tiga item proyek yang diputus kontrak, yakni perbaikan jaringan irigasi di daerah irigasi Sala, daerah irigasi di Tamanbali dan daerah irigasi di Mandi. Di Sala, pengerjaaannya baru tercapai 78,51 persen. Sementara di Tamanbali dan Mandi masing-masing hanya 50,17 persen dan 29,57 persen. ‘’Kontak diputus karena rekanan tidak mampu menuntaskan pengerjaan proyek tepat waktu sesuai tanggal kontrak. Untuk proyek di Sala, waktunya hanya sampai 27 November. Di Tamanbali pada 15 November dan di Mandi juga 15 November. Kita juga sudah berikan perpanjangan waktu pengerjaannya selama 11 hari, namun tetap saja tidak bisa diselesaikan. Makanya kita akhirnya memutus kontraknya,’’ ungkap Soma. Dikatakan Soma, meski diputus kontraknya, rekanan tetap dibayar. Hanya saja, disesuaikan dengan persentase pekerjaan yang diselesaikan. ‘’Alasan rekanan tak mampu menyelesaikan proyek tersebut akibat kesulitan material pascaerupsi Gunung Agung, Karangasem,’’ jelasnya. Pejabat asal Gianyar itu menjelaskan, untuk menuntaskan proyek tersebut, pihaknya kembali mengusulkan kelanjutannya di tahun 2018. Tetapi soal kepastian anggaran, dia belum bisa menjamin karena sangat tergantung dari tingkat urgensi serta kemampuan anggaran. Disinggung mengenai pengaruh tak rampungnya proyek terhadap pasokan air, Soma menegaskan, air tetap bisa mengalir ke tiga subak. ‘’Air tetap bisa mengalir. Dan sekarang sudah mengalir,’’ ujarnya. (kmb41)
Bali Post/nan
APEL - Apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2017 di Polres Bangli.
Operasi Lilin Agung 2017
Polres Terjunkan Ratusan Personel
Bangli (Bali Post) Operasi Lilin Agung 2017 dilaksanakan mulai 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. Pada kegiatan tersebut, Polres Bangli akan menerjunkan ratusan personel serta bersinergi dengan TNI, instansi terkait ser-
ta komponen masyarakat. Kapolres Bangli AKBP I G.N. Panji Anom saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2017 di lapangan Mapolres Bangli, Kamis (21/12) kemarin, mengungkapkan personel terbagi dalam empat satgas. Mereka
ditempatkan di pos pelayanan Penelokan, pos pelayanan wisata Pengelipuran, pos pelayanan simpang empat kantor Bupati dan pos pengamanan Gereja Marga Rahayu. ‘’Kita harapkan dengan ini masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun
Baru akan merasa nyaman dan aman,’’ ungkapnya. Pihaknya memberikan pengamanan ketat khususnya di tempat-tempat keramaian seperti, tempat ibadah, jalan perlintasan arus mudik dan arus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan
serta fasilitas transportasi, seperti terminal. ‘’Kita minta semua personel bisa menjalankan tugas dengan baik di lapangan. Mengingat biasanya di tempat keramaian sangat rentan terjadinya aksi kriminalitas,’’ tegasnya. (kmb41)
Pariwisata Mulai Menggeliat Bangli (Bali Post) –
Sempat lesu beberapa bulan terakhir akibat dampak erupsi Gunung Agung, kunjungan wisatawan ke Bangli kini mulai meningkat. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli Wayan Adnyana, Kamis (21/12) kemarin, mengatakan peningkatan terjadi sejak beberapa hari terakhir. ‘’Sudah mulai ada geliat. Tapi sedikit,’’ ujarnya. Dia mengungkapkan, geliat pariwisata mulai terasa saat pembukaan Festival Penglipuran beberapa hari lalu. Saat itu wisatawan yang datang cukup ramai. Tak hanya domestik namun juga wisatawan mancanegara. Selain di Penglipuran, kunjungan wisatawan di beberapa objek wisata lainnya seperti Penelokan dan Kehen, juga mulai mengalami peningkatan. ‘’Secara umum memang tetap menurun, sama seperti objek wisata lainnya di Bali. Tapi dari pantauan, sudah ada sedikit geliat,’’ ungkapnya. Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, Adnyana mengharapkan geliat sektor pariwisata ini bisa terus meningkat. Dengan begitu, jumlah kunjungan wisatawan dan retribusi objek wisata bisa memenuhi target yang telah ditetapkan. Dia menjelaskan, dari target
kunjungan wisatawan ke Bangli tahun 2017 sebanyak 1,3 juta wisatawan, hingga pertengahan Desember ini diakuinya belum 100 persen. Meski demikian, di sisa akhir tahun ini pihaknya akan berupaya mencapai target tersebut. Sementara untuk target retribusi pariwisata yang dipatok Rp 22,5 miliar, Adnyana mengatakan, yang terealisasi sampai sekarang baru 84 persen. Capaian retribusi tahun ini diakui tidak sesukses tahun sebelumnya. Tahun lalu, baik jumlah kunjungan wisatawan maupun target retribusi objek wisata di Bangli mampu melampaui target. Target kunjungan wisatawan 2016 sebesar 1,22 juta wisatawan, mampu terpenuhi nyaris di angka 1,3 juta wisatawan. ‘’Untuk tahun 2018, target retribusi kita pasang Rp 23 miliar,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/ina
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, Kamis (21/12) kemarin. Saat ini di desa yang mendapat predikat sebagai salah satu desa terbersih di dunia itu sedang berlangsung Penglipuran Village Festival.
Polres Sediakan Pojok Baca Bangli (Bali Post) – Polres Bangli ikut berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. Caranya dengan menyediakan tempat membaca di beberapa ruang pelayanan publik di lingkungan Polres Bangli. Tempat membaca yang dinamai pojok baca tersebut menyediakan berbagai jenis buku bacaan yang di-update tiap tiga bulan sekali. Kapolres Bangli AKBP I G.N. Panji Anom di sela-sela pengecekan pos pengamanan Nataru di Penglipuran, Kamis (21/12) kemarin, mengatakan pojok baca sebenarnya merupakan program nasional Polri. Sesuai program itu, setiap ruang layanan publik diharuskan menyediakan ruang untuk membaca.
Bali Post/ina
POJOK BACA Kapolres Bangli I G.N. Panji Anom menunjukkan ruangan pojok baca.
Dengan keberadaan pojok baca, masyarakat yang sedang mengantre untuk mendapatkan pelayanan, diharapkan bisa mengurangi kejenuhannya dengan membaca. ‘’Dengan keberadaan pojok baca ini minat baca masyarakat diharapkan bisa meningkat,’’ ujarnya. Disebutkan Panji Anom, di Polres Bangli, pojok baca disediakan di beberapa ruang tunggu pelayanan publik seperti di SPKT, SIM, dan Reskrim. ‘’Pojok baca ini sudah berjalan sejak dua bulan terakhir,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk penyediaan buku bacaan di pojok baca, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bangli dan PHDI Bangli. Agar bahan bacaan tidak membosankan, rutin dilakukan pengecekan dan update buku setiap tiga bulan sekali. Saat ini jenis buku yang sudah tersedia seperti filsafat, agama, ilmu sosial,
ilmu serapan, ilmu kesenian, kesusastraan, sejarah, fiksi, pengetahuan kepolisian dan buku panduan pelayanan Polres. Panji Anom mengakui, saat awal-awal pojok baca disediakan, belum begitu banyak yang memanfaatkannya. Masyarakat masih banyak yang bingung. ‘’Tapi setelah lama, pojok baca sudah banyak dimanfaatkan masyarakat. Tadi saya lihat juga ada yang baca di sana,’’ ujarnya. Dia menambahkan, pojok baca di Polres Bangli juga sempat dikunjungi Bupati Bangli I Made Gianyar, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto dan undangan lainnya usai pelaksanaan gelar pasukan Ops Lilin Agung 2017. Fasilitas ini pun mendapat apresiasi Bupati. Bahkan rencananya Bupati juga akan meniru dengan membuat pojok baca di kantor pelayanan publik di lingkungan Pemkab Bangli. (kmb40)
Pembangunan Bendungan Tunggu Keputusan Pusat Bangli (Bali Post) – Rencana pembangunan bendungan terbesar di Bali yang akan dibangun di antara tiga kabupaten yakni Bangli, Gianyar dan Badung, sudah melalui beberapa kali proses pembahasan. Sejauh ini, sudah ada kesepakatan mengenai lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan bendungan. ‘’Sekarang tinggal menunggu realisasi pembangunan saja,’’ kata Camat Kintamani I Wayan Dirgayusa, Kamis (21/12) kemarin.
Dirgayusa mengatakan, total luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan tersebut mencapai 49 hektar (ha) di tiga kabupaten. Khusus untuk lahan di Bangli, berada di tiga desa dengan total 23,17 ha. Di Desa Mengani, lahan yang akan digunakan seluas 10.22 ha yang sebagian besarnya tanah negara. Di Desa Bunutin, lahan yang akan dibebaskan mencapai 12,31 ha, yang kesemuanya merupakan tanah negara. Sedangkan untuk di
Desa Langgahan, mencapai 0,54 ha dan kesemuanya merupakan tanah negara. ‘’Lahan bendungan di Kintamani sebagian besar merupakan tanah negara yang selama ini digarap warga setempat,’’ terangnya. Meski lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan sudah jelas dan prosesnya sudah melalui tahap penandatanganan kesiapan masyarakat terkait rencana pembangunan, ganti rugi dan lain sebagainya, namun hingga saat ini
Dirgayusa mengaku belum tahu kapan proses pembangunan mulai dilakukan. ‘’Untuk yang di Kintamani tak ada masalah, sudah clear. Sekarang tinggal menunggu pusat saja, kapan akan mulai dilakukan pembangunan,’’ katanya. Sebagaimana diketahui, wacana pembangunan bendungan terbesar di Bali itu sudah mencuat sejak 2016 lalu. Bupati Bangli Made Gianyar beberapa waktu lalu mengatakan, rencana pembangunan bendungan
tersebut dilakukan pemerintah pusat untuk mendukung terwujudnya kedaulatan pangan. Nantinya bendungan yang akan diairi Sungai Ayung tersebut dapat mengairi 2.000 hektar sawah di beberapa kabupaten seperti Badung, Tabanan, Gianyar dan Kota Denpasar. Meski Bangli tak mendapat jatah aliran air, namun menurutnya, jika bendungan ini terwujud maka Bangli akan sangat dihargai oleh kabupaten lainnya. (kmb40)
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
GIANYAR
9
Gerakan Pemberantasan Narkoba
Masyarakat Jadi Komponen Terpenting Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - SMPN 1 Gianyar meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2017.
Pemberantasan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan semua pihak. Bahkan, komponen yang paling penting adalah masyarakat. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Bali yang dikomandoi Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengukuhkan relawan antinarkoba di tingkat desa. Salah satunya di Desa Batubulan, yang pengukuhannya dilaksanakan Kamis (21/12) kemarin. Relawan terdiri dari pelajar dan pecalang desa setempat.
SMPN 1 Gianyar Raih Adiwiyata Nasional
Pemkab Ajak Semua Komponen Lebih Peduli Lingkungan
Gianyar (Bali Post) SMPN 1 Gianyar menjadi salah satu peraih penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2017. Pencapaian bergengsi bagi sekolah berwawasan lingkungan ini diharapkan bisa memacu sekolah lainnya dan masyarakat Kabupaten Gianyar pada umumnya untuk lebih peduli lingkungan. Penghargaan diserahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Helmy Basalamah dan diterima Kepala SMPN 1 Gianyar Dewa Nyoman Bawa bersama Ketua Tim Adiwiyata SMPN 1 Gianyar I Ketut Sadia serta Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Gianyar I Gde Mahadiana, Kamis (21/12) kemarin, di Jakarta. Kepala SMPN 1 Gianyar Dewa Nyoman Bawa menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras warga sekolah yang telah menerapkan budaya bersih. Selain memperhatikan kebersihan, pihaknya juga menerapkan 3R dalam pengelolaan sampah. Contohnya, barang-barang bekas diolah menjadi produk kerajinan. Dia berharap, ke depannya prestasi ini bisa ditingkatkan. Dalam hal ini pihaknya akan berupaya maksimal untuk meraih Adiwiyata Mandiri. Tidak hanya di internal, pihaknya juga akan lebih intens untuk mengajak sekolah lain meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, Kepala DLH Gianyar yang juga Ketua Tim Pembina Adiwiyata Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengapreasi pencapaian tersebut. SMPN 1 Gianyar merupakan satu-satunya sekolah yang diajukan dalam program Adiwiyata Nasional tahun ini. Dia mengungkapkan, sekolah bukan saja tempat bagi siswa untuk mengasah kemampuan akademis. Sekolah juga harus jadi wahana penanaman nilai-nilai cinta lingkungan. ‘’Kita harapkan sekolah benar-benar mampu mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Saat ini dunia sekolah jangan hanya puas berprestasi dalam bidang materi akademik, tetapi anak anak juga perlu diberikan pendidikan karakter dalam mencari jati dirinya ke arah yang positif,’’ ujarnya. Dia berharap, penghargaan ini tidak dipandang hanya sekadar seremonial. Sebaliknya, penghargaan ini harus bisa dijadikan acuan dan pemacu semangat semua komponen masyarakat untuk lebih peduli akan kelestarian lingkungan. (kmb25)
Bali Post/nik
PENGUKUHAN RELAWAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat mengukuhkan relawan antinarkoba Desa Batubulan.
Kepala Desa Batubulan Dewa Sumertha mengatakan, ada 32 orang relawan antinarkoba yang dikukuhkan. Mereka adalah pelajar SMA, warga, dan pecalang setempat yang mengajukan diri secara ikhlas sebagai relawan antinarkoba. ‘’Nanti mereka juga yang menjadi relawan antinarkoba di lingkungan sekolah sekaligus di lingkungan rumah tangga dan sekitarnya,’’ katanya. Diharapkannya, relawan memahami misi yakni menyelamatkan masyarakat dari peredaran narkoba. Pihaknya pun tak tinggal diam. Pemerintah Desa Batubulan kini tengah me-
nyiapkan aturan yang bisa dijadikan patokan dalam mengoptimalkan pemberantasan narkoba. ‘’Yang pasti, ini tugas mulia kita untuk membantu masyarakat Kabupaten Gianyar khususnya Desa Batubulan dalam menjauhi narkoba,’’ katanya. Ditambahkannya, generasi muda harus disiapkan untuk menjadi perisai dari ancaman narkoba. ‘’Generasi muda tidak akan bisa berdaya apabila hidupnya sudah terjerumus dalam bahaya narkoba,’’ tegasnya. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Alit Mudiarta berharap relawan antinarkoba dapat membantu mendorong dan meningkatkan peran aktif masyarakat di Kabupaten Gianyar dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Program ini me-
merlukan upaya terpadu dan kepedulian semua pihak untuk ikut serta mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba. ‘’Relawan ini nantinya diharapkan sebagai penggerak penyebarluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta mampu mendorong aktivitas pencegahan secara mandiri baik di lingkungan kerja, pendidikan, dan masyarakat,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa mengaku menaruh harapan besar kepada pecalang. Menurutnya, pecalang harus mempunyai keberanian serta kepekaan individual bila ditemukan penyalah guna narkoba. ‘’Di samping harapan itu, saya berharap agar desa atau pemerintah daerah memerhatikan kesejahteraan pecalang,’’ ujarnya. (kmb35)
Jelang Nataru
TNI Tingkatkan Deteksi Dini Potensi Konflik
Gianyar (Bali Post) Peringatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tinggal beberapa hari lagi mendapat atensi khusus Kodim 1616/Gianyar. Jajaran Kodim mulai Banbinsa hingga Danramil harus mengoptimalkan fungsi tugas, khususnya deteksi dini potensi konflik. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Asistensi Pusterad Kolonel Inf. Awal Nur dalam arahannya di Makodim Gianyar, Kamis (21/12) kemarin. Dikatakannya, menjelang Nataru, potensi konflik di wilayah masing-masing harus menjadi atensi awal. Dalam hal ini, tindakan preventif mesti dikedepankan. ‘’Wajib untuk selalu men-
jalin komunikasi dengan instansi terkait baik itu Polri, tokoh masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Dengan sinergitas yang baik, akan menciptakan situasi yang aman di Kabupaten Gianyar ini,’’ tegasnya di hadapan para Danramil dan Babinsa. Ia juga berpesan agar aparat teritorial kewilayahan agar dalam lebih maksimal dalam melaksanakan tugas serta memahami tugas pokok masing-masing. ‘’Tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh para Danramil dan Babinsa mengarah kepada pengoptimalan peran TNI-AD dalam Sistem Pertahanan Rakyat Semesta,’’ ujarnya. (kmb35)
Bali Post/nik
APEL - Suasana apel para Danramil dan Babinsa di aula Makodim 1616/Gianyar, Kamis (21/12) kemarin.
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Pengamanan Nataru, Polres Kerahkan 280 Personel
Negara (Bali Post) Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Jembrana telah menyiapkan 280 personel untuk melakukan pengamanan. Selain ratusan personel, beberapa pos pengamanan juga didirikan di sejumlah titik. Hal ini diungkapkan Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo saat apel pasukan Operasi Lilin 2017 di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/12) kemarin. Ia menegaskan sinergitas Polri dengan instansi lainnya harus dijalin dengan erat guna menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Jembrana khususnya dan Bali pada umumnya. Dikatakan, apel gelar pasukan ini merupakan representasi dari kesiapan atas tanggungjawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan masyarakat kepada institusi Polri dan aparat keamanan lainnya. Dalam pengamanan Natal nanti, di sejumlah titik akan didirikan pos pengamanan yakni di gereja-gereja. Sedikitnya, ada 280 personel dikerahkan di tujuh Gereja yang menjadi prioritas keamanan di wilayah Jembrana. Pengamanan juga akan dilengkapi dengan sterilisasi oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Bali. Ketujuh gereja tersebut, yakni Gereja Hati Kudus di Desa Ekasari, Gereja Kristen Protestan Bali di Desa Melaya, Gereja Pniel di Desa Blimbingsari (Kecamatan Melaya), Gereja Mandira Shanti di Kelurahan Pendem, Gereja Santo Johannes di Kelurahan Banjar Tengah, Gereja Santa Maria Ratu di Desa Gumbrih dan Gereja Kemah Injil di Desa Mendoyo Dangin Tukad. Selain jemaatnya yang mencapai 500 orang lebih, beberapa gereja tersebut berada di pinggir jalan Nasional dan rawan kecelakaan. Di masing-masing Gereja ini akan dilengkapi 40 personel Polres Jembrana. Beberapa personel akan bertugas mensterilisasi warga yang masuk ke gereja menggunakan security door dan metal detector. Sementara, dalam apel itu hadir juga Bupati Jembrana I Putu Artha, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pecalang dan Pramuka. (kmb26) Bali Post/olo
BECEK - Jalan menuju tempat penambatan perahu-perahu tradisional milik nelayan di Pengambengan terlihat becek. Kondisi inilah yang dikeluhkan para nelayan.
Nelayan Keluhkan Proyek Pembangunan Groin di Pengambengan Jalan Menuju Parkir Perahu Becek
Bali Post/olo
APEL - Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 yang dilaksanakan di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/12) kemarin.
Pemilik Usaha Penyulingan Minyak Diberikan SP-2 Negara (Bali Post) – Usaha penyulingan minyak di Dusun Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, disebut-sebut tetap beroperasi meski petugas Satpol PP Jembrana telah memperingatkannya untuk menutup. Bahkan, sejumlah warga mendatangi usaha tersebut dan sempat ada ketegangan di antara mereka. Guna memastikan hal itu, petugas Satpol PP bersama Trantib Kecamatan Negara pun kembali melakukan sidak ke tempat usaha tersebut, Kamis (21/12) kemarin. Karena membandel, maka petugas Satpol PP memberikan Surat Peringatan ke-2 (SP-2) kepada pemilik usaha tersebut. Petugas datang ke lokasi untuk memastikan usaha penyulingan minyak itu tidak beroperasi lagi. Sayangnya, saat petugas datang ke lokasi tidak ada kegiatan pengolahan minyak. Namun, bahan untuk proses pembakaran seperti kayu-kayu dan lainnya menumpuk di sekitar lokasi. Petugas selanjutnya mengecek seluruhnya, termasuk lokasi pembuangan limbah. Ternyata, memang benar limbah dari penyulingan minyak itu menggenang di tanah karena salurannya mampet. Petugas Satpol PP pun selanjutnya meminta perangkat desa yang ikut turun mengecek supaya menghubungi para pemilik usaha tersebut. Petugas Satpol PP akan melayangkan surat peringatan kedua untuk menutup usaha tak berizin tersebut. “Sebelumnya sudah ada surat peringatan pertama untuk menutup. Tapi usaha itu ternyata bandel dan masih buka. Karena itu kami menindaknya lagi,” kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jembrana I Made Tarma. (kmb26)
Bali Post/olo
SIDAK – Sejumlah petugas Satpol PP Jembrana kembali mendatangi usaha penyulingan minyak di Pengambengan, Kamis (21/12) kemarin. Sidak dilakukan lantaran usaha itu tetap beroperasi meski tak mengantongi izin.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Negara (Bali Post) – Proyek pembangunan groin dan pengerukan kolam di Pengambengan mendapat sorotan warga, khususnya para nelayan, Kamis (21/12) kemarin. Pasalnya, proyek senilai Rp 18 miliar ini menyisakan jalan becek, terutama menuju parkir atau tempat penambatan perahu para nelayan. Karena kondisinya becek, para nelayan ini kesulitan melewati jalan tersebut. Dari informasi yang dihimpun, pembangunan proyek tersebut masih berlangsung hingga sekarang. Pengerukan di kolam sudah rampung, namun nantinya akan dilanjutkan di dekat lokasi proyek pembangunan Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Jembrana. Di tepian, urukan tanah setinggi kurang lebih satu meter terpancang sejumlah bambu
untuk pembatas. Selain pengurukan, pembuatan groin juga masih berlangsung. Sementara sejumlah nelayan yang ditemui kemarin mengaku kesulitan melewati jalan becek tersebut. Jalan berpasir itu sejak beberapa hari ini tergenang air. Lantaran tak ada saluran, sehingga air hujan menggenang hingga di depan Kantor Direksi Kit. “Tak ada proyek,
jalannya rusak. Ada proyek tambah susah,” kata Zaeni, salah seorang nelayan yang saat itu melintas di lokasi. Zaeni yang naik motor ini nampak kesulitan lewat, bahkan akses menuju ke ujung groin tersebut jadinya terhambat. Padahal di sekitar ujung groin tersebut banyak menurunkan hasil tangkapan dan juga transaksi jual-beli ikan. Menurut para
nelayan proyek pengerukan kolam ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan. Tahun 2014 lalu juga sempat dilakukan pengerukan. Anggarannya mencapai Rp 12 miliar. Namun, di pintu masuk kolam atau groin tetap saja dangkal sehingga perahu-perahu yang hendak bersandar di kolam labuh tidak bisa masuk. Upaya pengerukan ini sejatinya untuk penyediaan jalur labuh perahu-perahu nelayan di kolam pelabuhan. Lantaran permasalahan kolam yang dangkal itu, pihak Kementerian juga membeli kapal
pengeruk pasir untuk mengatasi dangkalnya kolam. Sementara itu, Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha PPN Pengambengan, Bagus Sudananjaya saat dikonfirmasi mengatakan pengerjaan proyek tersebut hingga kini belum rampung. Baik pengerukan kolam maupun pembuatan groin. Pihaknya juga tidak menampik di jalan menuju lokasi penambatan perahu itu tergenangi air akibat turun hujan belum lama ini. “Untuk pengerjaan hanya pengurukan dan pengerukan, belum sampai pembuatan jalan,” terangnya. (kmb26)
Tahun Depan, Pemkab Jembrana Naikkan Anggaran Bedah Rumah PENGENTASAN kemiskinan merupakan salah satu program prioritas yang tengah dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Upaya untuk lebih menyejahterakan warganya terus dilakukan, salah satunya melalui gebyar pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu/bantuan sosial bedah rumah yang pada tahun 2017 ini telah menghabiskan dana sebesar Rp 4 miliar. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha dalam acara serah terima kunci secara simbolis di rumah Komang Nuraika, warga di Desa Blimbingsari, Melaya, Kamis (21/12) kemarin. Hadir dalam acara itu, yakni Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, jajaran OPD di Jembrana dan camat serta perbekel/lurah seJembrana. Dikatakan, pada tahun 2017 ini pemkab telah mengucurkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk program bedah rumah dengan total 200 unit. “Tahun 2017 sudah berhasil memberikan bantuan bedah rumah sebanyak 200 unit kepada masyarakat kurang mampu dengan nilai per unitnya Rp 20 juta. Melalui bantuan ini, kita berharap akan mampu mengentaskan kemiskinan dengan pemenuhan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yakni ru-
Bali Post/ist
SERAHKAN Bantuan - Bupati Jembrana I Putu Artha yang disaksikan Wabup Kembang Hartawan dan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa saat acara penyerahan bantuan bedah rumah di Desa Blimbingsari, Melaya. Pada tahun 2018 mendatang, anggaran bantuan bedah rumah akan dinaikkan dari semula Rp 20 juta menjadi Rp 25 juta per unit. mah yang layak huni,” kata Artha. Artha berharap dengan adanya bantuan ini bisa menyejahterakan masyarakat di Jembrana, khususnya warga kurang mampu. Ke depan, pada tahun 2018, bantuan serupa dinaikkan anggaran-
nya. Dari semula Rp 20 juta per unit menjadi Rp 25 juta per unit, ditambah lagi dengan bantuan Pemkab Badung kepada Jembrana dalam program bedah rumah sebesar Rp 50 juta per unit. Dengan peningkatan anggaran ini dapat lebih dimaksimal-
kan lagi, terutama sasaran penerima agar benar-benar dirasakan manfaatnya bagi warga miskin. Selain itu, ia juga mendorong peran serta masyarakat secara swadaya ikut membantu pengerjaan bedah rumah sehingga hasilnya lebih bagus, baik kualitas
fisik maupun luas bangunan yang dikerjakan. Sementara itu, Wabup Kembang Hartawan mengakui ada kesenjangan nilai bantuan bedah rumah antara anggaran dari Pemkab Jembrana dengan Kabupaten Badung. Anggaran bedah rumah dari Jembrana dirancang pada tahun 2018 sebesar Rp 25 juta unit sebanyak 200 unit. Sedangkan dari Pemkab Badung nilainya lebih besar mencapai Rp 50 juta per unit untuk 300 unit. Ketimpangan ini disebutkannya tak lepas dari kemampuan daerah . Atas kondisi ini masyarakat kebanyakan akan berharap mendapat bantuan yang lebih besar. Untuk itu Wabup Kembang Hartawan mengusulkan akan memberlakukan sistem undian di desa sehingga masyarakat miskin yang dinyatakan layak mendapat bantuan dan telah diajukan tidak bisa memilih. Apakah bantuan berasal dari program bedah rumah Pemkab Jembrana atau Pemkab Badung. “Menghindari kesenjangan itu, kita ingin di desa ada sistem undian. Jadi aparat desa juga tidak boleh intervensi. Cara seperti ini dilakukan untuk menghindari persoalan di masyrakat. Sebab tujuan bedah rumah itu sangat mulia untuk mengentaskan kemiskinan,“ tambah Kembang. (ad1100)
Buang Limbah ke Hutan Mangrove
TNBB Tegur Pemilik Usaha Tahu di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang berbatasan langsung dengan permukiman penduduk, rawan permasalahan sampah. Seperti yang terjadi di Kelurahan Gilimanuk, tepatnya di Lingkungan Arum yang berbatasan dengan hutan mangrove. Di lokasi itu banyak ditemukan sampah rumah tangga. Bahkan, limbah produksi tahu juga kerap dibuang ke sana. Hal ini pun mendapat
perhatian serius dari pihak TNBB. Selain melakukan pembersihan, baik sampah di darat maupun laut, pihak TNBB juga menegur warga yang diketahui membuang limbah ke hutan mangrove. “Kami sudah menegurnya. Masyarakat dan pemilik usaha tahu juga telah menyanggupinya,” kata Kasubag TU TNBB Wiryawan, Kamis (21/12) kemarin. Menurutnya ini merupakan salah satu contoh kecil sampah yang mengo-
tori kawasan konservasi. Bahkan, di tahun 2017 ini ada 11 ton sampah yang telah dibersihkan. Jumlah terbanyak didominasi dari Kelurahan Gilimanuk yang berbatasan dengan TNBB. Jumlah sampah sebanyak 11,1 ton, dimulai dari Februari hingga Oktober 2017. Hasil tersebut diperoleh dari kegiatan bersihbersih (clean-up) sebanyak 63 kali. Clean-up itu meliputi di pinggiran pantai, dasar
laut, hutan mangrove dan daerah yang berdampingan langsung dengan pemukiman warga. Selain clean-up, pihak TNBB juga melakukan upaya sosialisasi peduli lingkungan ke masyarakat, terutama di kawasan perbatasan dengan permukiman warga. Seperti di Kelurahan Gilimanuk, Desa Ekasari, Desa Blimbingsari dan Desa Melaya (Kabupaten Jembrana) serta Desa Pejarakan dan Sumberklampok (Kabu-
paten Buleleng). Sejumlah papan peringatan juga dipasang supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Dari evaluasi yang dilakukan, tahun depan pihak TNBB mencanangkan master plan pengendalian sampah melalui kelompok kerja (pokja) pengendalian sampah. Sebagian besar merupakan sampah rumah tangga dari sekitar permukiman warga dan yang terseret arus. (kmb26)
BULELENG
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
11
Pemkab Serahkan Bantuan Mobil untuk Polres
Bali Post/kmb38
MUSRENBANG – Pembangunan di sektor pertanian mulai tahun 2018 digenjot. Kebijakan ini pun sudah diputuskan dalam Musrenbang RPJMD 2017-2022, Kamis (21/12) kemarin.
Musrenbang RPJMD 2017-2022
Pertanian Masuk Usulan Prioritas
Singaraja (Bali Post) – Potensi pertanian mendapatkan perhatian serius dalam kebijakan Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra). Pertanian dalam arti luas telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 yang telah diputuskan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD, Kamis (21/12) kemarin. Musrenbang dibuka Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengambangan (Bappeda-Litbang) Ir. Gede Dharmaja, M.Si. mewakili Bupati di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja. Gede Dharmaja mengatakan, Musrenbang RPJMD 2017-2022 merupakan forum musyawarah bagi pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan dalam pembangunan lima tahun ke depan. Melalui Musrenbang yang mengusung tema “Terwujudnya Masyarakat Buleleng yang Mandiri, Sejahtera dan Berdaya Saing Berdasarka Tri Hita Karana” Pemkab merealisasikan kebijakannya pada sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan mulai
2018. Kebijakan ini diambil karena tahun sebelumnya pemkab sudah tuntas menangani infrastruktur jalan, rumah sakit, dan pendidikan. “Seperti yang sudah sering disampaikan bahwa pemerintah mulai tahun depan akan fokus menangani pertanian dalam arti luas dan tetap meningatkan pembangunan di sektor lain seperti melanjutkan infrastruktur jalan, kesehatan, dan pendidikan,” katanya. Menurut Dharmaja, berdasarkan data yang ada bahwa 80 persen masyarakat Buleleng menekuni profesi sebagai petani. Persentase yang besar itu membuat komoditas pertanian di daerah ini tergolong beragam mulai dari tanaman pangan sampai
buah lokal Bali yang memiliki keunggulan dibandingkan daerah lain. Namun, sejak lama sektor pertanian di daerah ini mengalami masalah kompleks. Dia mencontohkan, persoalan klasik adalah lemahnya pemasaran, terutama ketika musim panen raya. Pada situasi ini petani sering mengalami kerugian karena harga sering dipermainkan oleh tekulak (pengepul). Di samping itu, ketika produksi banyak, tengkulak menawar dengan harga serendah-rendahnya. Dalam kondisi seperti ini, petani mengalami posisi sulit karena terpaksa harus menjual dengan harga rendah. Tak pelak, petani sering putus asa, sampai tidak memanen buah dan dibiarkan
busuk di pohon. “Itu persoalan pada pascapanen. Ini memang masalah klasik dari dulu. Petani juga belum banyak mengolah komoditas yang dihasilkan dan masih terpaku untuk menjual setelah panen. Persoalan lain juga menyangkut infrastruktur pertanian dan penyiapan benih unggul dan pengendalian hama serta penyakit,” katanya. Mengatasi permasalahan tersebut, kata Dharmaja, pemerintah menggulirkan kebijakan yang fokus di sektor pertanian. Dengan kebijakan ini pemerintah berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, jaringan irigasi, pemasaran, dan penyiapan benih unggul. “Pertanian seperti tulang punggung ekonomi di Buleleng. Kita tingkatkan infrastruktur jalan usaha tani, dan irigasi dengan tidak mengabaikan program yang merupakan kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” katanya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menyerahkan tiga mobil operasional kepada Polres Buleleng. Bantuan mobil itu diserahkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana kepada Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Turut menyaksikan, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose yang melakukan kunjungan kerja ke Polres Buleleng, Kamis (21/12) kemarin. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, bantuan mobil ini sebagai bentuk partisipasi pemerintah guna mendukung pengamanan di daerahnya. Mobil Toyota Vios dan Toyota Kijang Innova ini diharapkan dapat digunakan secara maksimal dalam pengamanan ataupun pengawalan di wilayah hukum (wilkum) Polres Buleleng. Bantuan mobil ini murni komitmen pemkab kepada Polres. Terkait status, dia mengakui belum bisa memastikan. Meski demikian, setelah dua tahun
Bali Post/kmb38
MOBIL – Bupati Putu Agus Suradnyana menyerahkan tiga unit mobil operasional kepada Polres Buleleng, Kamis (21/12) kemarin. mobil ini akan dihibahkan kepada Polres Buleleng. “Kemungkinan pinjam pakai dulu, setelah dua tahun kita hibahkan secara penuh kepada Polres Buleleng,” katanya. Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatatkan, sesuai dengan instruk-
si Kapolda Bali, pihaknya berkomitmen melakukan fungsi peningkatan pelayanan publik, pemberantasan korupsi dan aksi kriminal. Selain itu, juga komitmen lain berkaitan pengamanan hajatan politik mulai dari pilgub, pileg, hingga pilpres. (kmb38)
Polres Libatkan Pecalang dalam Operasi Lilin Agung
Singaraja (Bali Post) – Menjamin keamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018, jajaran Polres Buleleng menggelar Operasi Lilin Agung. Jajaran TNI, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dilibatkan dalam operasi ini. Bahkan, pecalang desa adat dan ORARI juga masuk dalam jajaran tim gabungan dalam Operasi Lilin Agung tersebut. Sebelum operasi digelar, tim gabungan ini mengikuti apel gelar pasukan, Kamis (21/12) kemarin, di halaman Mapolres Buleleng. Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko mengatakan, gelar pasukan ini dilakukan untuk menyiapkan seluruh personel dalam menunjang pelaksanaan Operasi Lilin Agung. Tercatat 600 personel dari unsur Polri yang di-back-up TNI akan mengamankan 34 gereja di Buleleng. Terkait keterlibatan pecalang, Kompol Ronny mengatakan, hal ini sebagai wujud toleransi dalam
Bali Post/kmb38
OPERASI LILIN AGUNG – Selain Polri dan TNI, unsur pecalang dilibatkan dalam Operasi Lilin Agung menjelang perayaan Nataru 2018. beragama. Sebanyak 4.500 orang pecalang dari 163 desa pakraman di Bule leng akan dilibatkan dalam perayaan Nataru 2018 ini. “Kami tetap bersinergi dengan pecalang. Mereka sudah menyampaikan kesanggupan untuk membantu pengamanan saat Ibadah Natal. Saya kira ini kesadaran mereka sendiri untuk membantu pihak keamanan dalam menjamin pelaksanaan Natal berjalan aman dan lancar dan wujud toleransi,” katanya. Sementara itu, Ketua Pasikian Pecalang Kabu-
paten Buleleng Gede Anggastya mengatakan, pecalang mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam pengamanan Nataru 2018. Pengamanan yang dilakukan nantinya bersifat preventif untuk menjaga stabilitas kemanan dari wilayah desa pakraman masing-masing. “Kami siap membantu polisi memantau aksi kejahatan seperti peredaran narkoba, pencurian, dan miras menjelang perayaan Tahun Baru yang patut diwaspadai akan terjadi aksi kriminalitas,” jelasnya. (kmb38)
Diterjang Angin Kencang
Kelola Pasar Banyuasri
Desa Pakraman Tawarkan Rumah Warga Gunung Sekar Roboh Kerja Sama dengan PD Pasar Singaraja (Bali Post) – Desa Pakraman Banyuasri, Singaraja menawarkan kerja sama dengan Perusahan Daerah (PD) Pasar Buleleng dalam mengelola Pasar Banyasri---pasar terbesar kedua di Singaraja tersebut. Khusus untuk aktivitas pedagang di pasar tumpah, desa pakraman tetap mengusulkan agar diizinkan memungut dana punia yang sifatnya tidak mengikat. Alasannya, pemasukan dana punia itu dipakai menunjang operasional di lingkungan desa pakraman. Permintaan itu disampaikan dalam mediasi antara Desa Pakraman Banyuasri dengan pedagang Kamis (21/12) ke-
marin. Mediasi yang difasiliasi oleh Direksi PD Pasar itu dihadiri Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahtraan Sosial Setda Buleleng, Ida Bangus Made Geriastika. Dari mediasi itu, dua permintaan diajukan oleh pihak desa pakraman. Pertama, desa pakraman agar tetap diizinkan ada pungutan dana punia terhadap para pedagang di pasar tumpah. Poin kedua, desa pakraman akan menjalin kerja sama dengan PD Pasar dalam pengelolaan Pasar Banyuasri. Klian Banjar Adat Banyuasri Kelod Jero Mangku Made Susila mengatakan, dana yang dihimpun dari para pedagang
itu seluruhnya dialokasikan untuk operasional di lingkungan desa pakraman. Oprasional paling besar adalah untuk biaya upacara yadnya yang diperkirakan menghabiskan dana hingga ratusan juta setiap tahunnya. “Kami pakai dana itu untuk biayabiaya upacara. Walapun kami dapat dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK), tetapi belum cukup untuk membiayai seluruh upacara keagamaan di Pura Khayangan Tiga dan pura lain. Setiap tahun kami juga harus melaksanakan upacara Tawur Kesanga,” katanya. Menurut Susila, selain untuk biaya operasional, alasan mendapatkan mendapat
Bali Post/kmb38
MEDIASI - Mediasi antara Desa Pakraman Banyuasri dengan pedagang digelar Kamis (21/12) kemarin. Mediasi yang difasiliasi oleh Direksi PD Pasar itu dihadiri Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Sosial Setda Buleleng.
sumbangan itu karena para pedagang dianggap sebagai krama tamiu (pendatang-red) yang mencari pekerjaan di lingkungan desa pakraman. Pada situasi ini, desa pakraman memiliki tanggung jawab terhadap semua aktivitas di wilayah Banyuasri. “Penghasilan lain atau pelaba desa, kami tidak punya, sedangkan kegiatan yadnya rutin kami lakukan setiap tahun. Untuk itu, kita berharap PD Pasar dan pedagang bisa memaklumi, dan turut memiliki dan bertanggungjawab terhadap wewidangan desa kami,” jelasnya. Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahtraan Sosial Ida Bagus Made Geriastika mengatakan, setelah melakukan mediasi ini sudah ada titik terang terkait pungutan kepada pedagang. Nantinya, pungutan yang dimaksud tidak mengikat, tergantung dari kerelaan dari para pedagang. Sedangkan, terkait dengan tuntutan pengelolaan pasar, Geriastika menegaskan, pemerintah belum bisa memutuskan karena harus dicarikan dasar hukum yang jelas. Dengan demikian, kerjasama pengelolaan Pasar Banyuasri antara PD Pasar dengan desa pakraman dapat terjalin dengan baik. “Sepanjang tidak mengikat silakan, dan namanya bantuan sukarela kita serahkan kepada pedagang. Kalau keinginan mengelola pasar kita harus kaji dan koordinasikan dengan pimpinan,” jelasnya. Sementara, para pedagang dalam pertemuan itu setuju dengan pungutan sukarela tersebut. Pedagang ini menilai pungutan sukarela itu tidak akan memberatkan, apalagi dilakukan sewaktu-waktu ketika ada upacara yadnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Rumah milik Putu Erik, warga Dusun Gunung Sekar, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, roboh setelah diterjang angin kencang. Rumah sederhana yang ditempati bersama istri dan anakanaknya itu rata dengan tanah. Akibatnya, Erik dan keluarganya sekarang mengungsi di rumah kerabatnya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur dihubungi Kamis (21/12) kemarin, membenarkan telah terjadi musibah angin puting beliung di Desa Selat. Dia mengatakan, sebelum kejadian hujan deras me-
landa disertai angin kencang, sejak Rabu (20/12) lalu. Sekitar pukul 13.00 wita, tiba-tiba muncul angin kencang. Tak pelak, angin tersebut menerjang rumah korban. Terjangan angin itu mengakibatkan rumah di ketinggian itu roboh. “Jadi, setelah kami dapat laporan dan tadi (Kamis, 21/12) kami datangi lokasi, ternyata benar rumah korban rusak berat dan tidak bisa ditempati. Peralatan rumah tangga korban juga rusak akibat tertimpa reruntuhan bangunan,” katanya. Menyusul kejadian itu, Subur mengaku sudah melakukan penanganan darurat. Korban pun dijatah paket sembako dan perleng-
kapan rumah tangga. Untuk sementara, Erik dan keluarganya tinggal di rumah kerabatnya. “Karena rumahnya sudah lapuk, dan ditiup angin kencang, sehingga roboh dan sementara korban kita sarankan mengungsi dulu karena rumahnya tidak bisa ditempati,” jelasnya. Sementara itu, informasi lain menyebutkan, sebelum rumah warganya roboh disapu angin puting beliung, pemerintah desa setempat mengusulkan keluarga korban mendapatkan bantuan bedah rumah. Atas kejadian ini, pemerintah desa akan menindaklanjuti kembali agar korban segera mendapat bantuan untuk perbaikan rumah. (kmb38)
Suara Buleleng Putuskan Perkara
Pihak penegak hukum agar lebih mengefektifkan waktu, sehingga tidak terlalu lama dalam penanganan kasus. Penegak hukum agar juga bersikap cepat dan tepat dalam memutuskan suatu perkara. Di sisi lain, pihaknya mendukung dengan disahkannya Perda KTR. Gung Surya, Lovina
Perda RPH Perlu Diapresiasi Perda RPH di Buleleng perlu mendapat apresiasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga hewan yang masuk ke RPH sudah dijamin kebersihan dan kesehatannya. Dengan demikian, daging yang dijual kepada konsumen sehat dan layak konsumsi. Nang Mologan, Mayong
Mengedepankan Sektor Pertanian
Upaya Pemkab Buleleng pada tahun 2018 akan meningkatkan sektor pertanian dengan tidak mengabaikan sektor lainnya seperti pendidikan dan kesehatan, direspons warga. Perlu dicari solusi untuk menyalurkan hasil pertanian pada saat musim panen, sehingga petani tidak merugi. Di sinilah diperlukan peran Pemkab Buleleng untuk mencarikan solusi, sehingga petani bisa terdongkrak pendapatannya. Gung De, Jalan Ngurah Rai
Agar Jaga Disiplin
Dalam sidang pembahasan ranperda dengan eksekutif, yang mana banyak anggota dewan tidak masuk kantor, pihaknya berharap sebagai anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat dan memperjuangkan aspirasi rakyat, agar menjaga disiplin dalam kinerja. Sebab, sidang itu diundur akibat tidak kuorumnya anggota DPRD yang hadir. Dalam pengelolaan dana desa agar pihak terkait membantu dan mencegah terjadinya penyelewengan. Sengen, Nagasepeha
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Maksimalkan Produksi Beras Lokal
Pemkab Berencana Gelontorkan ”Dryer” Semarapura (Bali Post)Lonjakan harga beras di pasar, khususnya di Kabupaten Klungkung sangat rentan terjadi, terlebih menjelang hari raya. Keterbatasan pasokan akibat cuaca buruk menjadi salah satu penyebab. Menyikapi hal tersebut, pemkab berencana memaksimalkan produksi beras lokal. Penggelontoran mesin pengering gabah (dryer) pada usaha penggilingan padi dinilai menjadi salah satu strategi yang tepat. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (21/12) kemarin menjelaskan, sesuai pantauannya di sejumlah pasar, lonjakan harga beras sejak beberapa terakhir memang terjadi. Hal tersebut sudah pasti akan membebani masyarakat. Pengeluarannya untuk memenuhi kebutuhan pokok semakin meningkat. Saat ditelusuri, lonjakan harga itu disebabkan pasokan dari distributor yang terbatas. Itu tak hanya sebagai imbas cuaca buruk. Namun, tak menutup kemungkinan karena adanya permainan oknum. Terlepas dari persoalan itu, pemkab perlu mengambil langkah strategis untuk mengamankan pangan. Produksi beras lokal pada usaha penggilingan maupun KUD harus bisa dimaksimalkan. Caranya dengan pengadaan dryer. Ini pun rencananya akan diberikan oleh pemkab, yang didahului dengan kajian. “Saat hujan, petani tidak perlu menjemur. Tapi bisa menggunakan dryer. Dengan ini, produksi beras akan terus berjalan. Berbeda dengan sekarang. Yang punya itu (dryer - red) kan terbatas, sehingga jual berasnya tetap mahal,” katanya. Pengadaan alat pengering itu sudah disampaikan ke Dinas Pertanian. “Kita kan lihat aturannya dulu. Kalau bisa, pada anggaran perubahan 2018 kita masukkan,” imbuhnya. Sesuai pantauan, menjelang Natal dan Tahun Baru, harga beras terutama jenis medium Rp 11 ribu per kilogram. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menyatakan harga tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya yang hanya Rp 10 ribu. Hal tersebut sudah menjadi pemandangan klasik setiap tahun. Menurut pejabat asal Jembrana ini, kondisi tersebut disebabkan beberapa faktor, yaitu cuaca yang akhir-akhir ini cenderung hujan, sehingga produksi menurun dan erupsi Gunung Agung yang membuat beberapa lahan pertanian tidak produktif. “Untuk saat ini harga beras di Penggiling pun sudah mencapai Rp 10.000 per kilogram, sehingga sampai ke pedagang Rp 11.000 per kilogram,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
RETAK - Klian Subak Pau, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, I Wayan Subrata, menunjukkan saluran irigasi yang retak dan mengelupas, Kamis (21/12) kemarin.
Belum Sebulan Kelar
Saluran Irigasi Subak Pau Sudah Rusak
Semarapura (Bali Post)Kualitas saluran irigasi di Subak Pau, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan dipertanyakan petani. Pasalnya, belum sebulan kelar dibangun, sudah banyak kerusakan. Bahkan, itu dikhawatirkan tak mampu bertahan lama. Berdasarkan pantauan Kamis (21/12) kemarin, saluran irigasi yang memiliki panjang sekitar 580 meter ini sudah retak dan mengelupas di beberapa titik. Bahkan ada yang sempat jebol, namun sudah tersentuh perbaikan.
Bali Post/sos
BERAS - Pendistribusian beras ke pasar di Kabupaten Klungkung. Di tengah cuaca buruk ini, pasokannya menurun.
Posting Foto Paslon di Medsos
ASN Terancam Kena Sanksi Moral
Semarapura (Bali Post) Pada perhelatan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus benar-benar menjaga netralitas. Jika menunjukkan sikap keberpihakan terhadap pasangan calon yang bertarung, salah satunya dengan memposting foto calon dengan komentar atau hanya like di media sosial (medsos), siap-siap diganjar sanski. Netralitas tersebut tertuang dalam Surat Komisi ASN No. B2900/KASN/11/2017 soal pengawasan netralitas pegawai ASN pada pelaksanaan pilkada serentak 2018. Di dalamnya dinyatakan keberpihakan ditunjukkan dengan keikutsertaan dalam acara deklarasi salah satu bakal calon, deklarasi salah satu partai, deklarasi diri pribadi untuk menjadi salah satu bakal calon kepala daerah, penggunaan foto dengan atribut PNS atau tanpa atribut pada spanduk/iklan/reklame terkait pencalonan diri ASN yang bersangkutan. Begitu juga ucapan dan tindakan yang mengimbau atau mengarahkan pihak lain untuk memilih salah satu bakal calon, menggunakan simbol atau atribut partai atau bakal calon, memposting foto calon dengan komentar atau hanya like saja di media sosial dan lain sebagainya yang sudah mengarah pada kegiatan berpolitik praktis dan dapat dipersepsikan sebagai tindakan keberpihakan serta konflik kepentingan. Jika hal-hal tersebut dilakukan, bisa terganjar sanski moral sebagaimana disebut dalam Pasal 15 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS dan bahkan sesuai pasal 16, dapat dikenakan tindakan administratif sesuai peraturan perundang-undangan atas rekomendasi Majelis Kode Etik. Jika aksi demikian dilakukan sudah ada penetapan pasangan calon dan masa sebelum, sedang dan setelah kampanye, ASN siap-siap mendapat hukuman disiplin sedang dan berat. Surat tersebut, kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Klungkung I Nyoman Susana, sudah dibagikan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung I Komang Artawan, Kamis (21/12) kemarin menyatakan, dalam pilkada, incumbent sudah menyatakan untuk kembali maju. Hal ini menyebabkan netralitas ASN sangat rawan. Mengantisipasi keberpihakan, seluruh lapisan masyarakat bisa ambil andil dalam melakukan pengawasan. ‘’Kami berharap ada partisipasi pengawasan seluruh komponen masyarakat,’’ ungkapnya. Hal tersebut juga sudah disosialisasikan di Desa Pangi, Kecamatan Dawan. ‘’Sosialisasi pengawasan partisipatif ini sudah kami lakukan. Itu melibatkan berbagai unsur masyarakat,’’ tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
APEL - ASN di Kabupaten Klungkung tengah mengikuti apel di Lapangan Puputan Klungkung, belum lama ini. Pada pilkada, mereka dituntut untuk menjaga netralitas.
Klian Subak setempat, I Wayan Subrata, mengatakan proyek tersebut berasal dari Pemkab Klungkung, dengan anggaran sekitar Rp 540 juta. Pengerjaan sudah dinyatakan rampung sekitar tiga minggu lalu. “Setelah itu ada jebol di tiga titik. Ada yang sudah retak,” katanya. Pengerjaan proyek tersebut juga terkesan belum sepenuhnya tuntas. Sebab, di beberapa titik, masih ada celah yang belum diuruk. Hal tersebut dinilai mengakibatkan air mu-
dah masuk dan pemicu jebol. “Saya tidak tahu secara pasti soal proyek ini. Waktu ini sudah ada dari pemkab yang ke sini melakukan pengecekan,” bebernya. Disampaikan lebih lanjut, petani juga dibuat bertanya-tanya akan proyek tersebut. Pasalnya, saluran yang tersentuh perbaikan tidak merata, melainkan terputus sepanjang sekitar 100 meter. “Pembangunan ada dimulai dari utara, ada dari selatan. Di tengah-tengah tidak
tersentuh. Kata pelaksana, memang gambarnya seperti itu,” terangnya. Pembangunan lanjutan dikabarkan direncanakan pada 2018. Hal tersebut memang menjadi hal positif. Namun, di sisi lain juga berpotensi kembali mengakibatkan petani mengalami tunda tanam padi sebagai imbas penutupan saluran. “Sekarang saja sudah lima bulan lebih menunggu tanam padi. Kalau nanti ada pembanguan lagi, akan kembali seperti itu.
Kami berharap pembangunan ke depan bisa nyambung sekalian. Tidak terputus-putus,” ungkap Subrata. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Made Jati Laksana mengatakan proyek yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu masih tahap pemeliharaan. Pada kurun waktu enam bulan setelah pengerjaan, perbaikan kerusakan menjadi tanggung jawab pelaksana. “Kalau ada kerusakan, kami segera turun untuk mengecek,” ungkapnya. Adanya saluran yang belum tersentuh perbaikan, sambungnya karena belum masuk skala prioritas. Dalam artian masih bisa bertahan
lebih lama daripada lokasi lainnya. Namun, ke depan ini tetap masuk dalam perencanaan perbaikan lanjutan. “Kami tetap mengacu perbaikan sesuai prioritas,” terangnya. Tahun ini, proyek irigasi yang digelontorkan pemkab mencapai 22 paket. Seluruhnya sudah selesai dikerjakan. Soal kualitas, akan terus dievaluasi. Sementara itu, pelasksana proyek, Komang Suardana mengaku sudah rutin melakukan perbaikan. “Untuk perbaikan sudah dilakukan,” katanya. Ia pun menjelaskan kerusakan tersebut disebabkan karena sering diguyur hujan lebat saat pengerjaan. “Saat pengerjaan, hujan lebat. Itu mempengaruhi pengeringan,” tandasnya. (kmb45)
Operasi Lilin Agung
Atensi Peredaran Narkoba, Polisi Awasi Nusa Penida
Semarapura (Bali Post)Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kawasan Nusa Penida menjadi atensi jajaran Polres Klungkung. Hal tersebut tak lepas dari adanya peluang sebagai tempat pesta narkoba, di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. Demikian disampaikan Kapolres Klungkung AKBP
Bambang Tertianto usai gelar pasukan Operasi Lilin Agung, Kamis (21/12) kemarin. Mengantisipasi peredaran dan pesta barang haram itu, pasukan sudah diperintahkan untuk melakukan patroli secara intensif. Bahkan, jumlahnya lebih banyak daripada Klungkung daratan. “Pasukan yang diturunkan dalam
operasi ini 250 orang. Lebih banyak mengamankan di Nusa Penida karena wilayahnya lebih luas dari Klungkung daratan,” terangnya. Selain narkoba, pesta miras juga tetap mendapatkan perhatian. Langkah antisipasi juga diharapkan datang dari masyarakat dengan menggencarkan pengawasan.
Bali Post/sos
GELAR PASUKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin gelar pasukan Operasi Lilin Agung, Kamis (21/12) kemarin.
Tak hanya itu, penggunaan kembang api juga dibatasi, yakni maksimal dua inci. “Untuk mencegah penjualan yang lebih dari itu, kami perketat pengawasan. Kalau ditemukan pelanggaran, langsung ditindak tegas,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, operasi yang berlangsung sampai 8 Januari 2018 itu juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas, di tengah situasi mudik. Untuk mendukung ini, sejumlah pos pantau telah dibangun. “Pos sudah dibangun di by-pass. Saat tahun
baru, pengawasan juga dititikberatkan pada pusat keramaian, seperti lapangan puputan. Aksi premanisme juga menjadi atensi,” sebutnya. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memimpin gelar pasukan menyatakan pada perayaan nataru, masyarakat diminta untuk menjaga situasi tetap kondusif. “Saya berharap kita bisa saling menghargai antarsesama. Jangan melakukan perayaan yang berlebihan,” pungkasnya. (kmb45)
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
KARANGASEM
13
Perayaan Tahun Baru Tanpa Mercon
SOSOK
Bali Post/gik
Dilakukan dengan Ikhlas BANYAK cara dilakukan suatu lembaga membantu penanganan pengungsi di lapangan. Seperti yang dilakukan PMI Cabang Karangasem. Meski PMI lebih akrab urusan darah, kali ini lembaga itu berbaur dengan lembaga lain guna memenuhi distribusi air bersih ke sejumlah titik pengungsian yang memerlukan. Tidak tanggung tanggung, sebanyak lima truk tangki dikerahkan setiap hari. “Setiap satu truk tangki air ini mengangkut air lima kali tiap hari. Airnya kita ambil dari sumber-sumber mata air yang dikelola PDAM,” kata Sekretaris PMI Karangasem I Gede Redita, Kamis (21/12) kemarin. Dalam situasi seperti ini tidak perlu memilih-milih apa yang harus dikerjakan. Kita harus menyesuaikan diri di tengah tuntutan penanganan di lapangan lebih baik. Terlebih kemampuan pemerintah daerah maupun desa-desa penerima pengungsi itu terbatas. “Makanya dalam menjalankan misi kemanusiaan seperti ini, yang diperlukan adalah kerja sama dan saling mengisi,” tegasnya. Upaya ini sudah berjalan berbulan-bulan sejak gelombang pengungsian terjadi menyusul meningkatnya status Gunung Agung. Pihaknya tetap komit membantu pemerintah terkait penanganan pengungsi. Terlebih, tidak ada yang tahu, kapan situasi ini akan berakhir. Selain membantu distribusi air bersih, PMI Karangasem juga aktif melakukan pengobatan gratis kepada para pengungsi. Semua kegiatan itu, kata dia, dilakukan dengan ikhlas bersama relawan lainnya yang tergabung dengan PMI Karangasem. (gik)
Dadong Depin Kehilangan 23 Ekor Ayam Amlapura (Bali Post) Ketika warga lainnya disibukkan aktivitas vulkanik Gunung Agung, Ni Nengah Depin (75) justru dibuat linglung lantaran ayamnya yang diternak diperkirakan seharga Rp 800 ribu hilang diembat maling. Karena itu, wanita tua warga Banjar Bale Gede, Desa Datah, Abang itu pusing sehingga melapor ke polisi. Dadong Depin yakin ayam peliharaannya itu dijarah maling. Sebab, mustahil ayam itu kabur sendiri. ‘’Saya tutup pakai kurungan keranjang, ada batako untuk pemberatnya. Posisi keranjang itu tidak berubah, batakonya juga masih, tapi ayamnya tidak ada,’’ terangnya, Kamis (21/12) kemarin. Depin mengatakan ayamnya yang hilang berjumlah 23 ekor. Semuanya berukuran tanggung dan tak mungkin bisa kabur dari lubang keranjang itu. Ayam-ayam itu ditempatkan di teras rumahnya dikurung menggunakan empat buah keranjang. Depin baru tahu ayamnya hilang ketika bangun tidur sekitar pukul 05.00 Wita. ‘’Malamnya sekitar pukul 22.00 masih ada,’’ ungkapnya. Ketika mengetahui ayamnya tidak ada, Depin mulanya hanya bisa marah. Siang harinya barulah dia bercerita kepada anaknya, I Nengah Suparta (49), yang tinggal satu pekarangan. Petani itu kemudian menyampaikan kasus tersebut ke kantor desa yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Abang. Walau yang hilang hanya ayam, Polsek Abang tetap serius menindaklanjutinya. Sekitar pukul 13.00, tiga orang personel Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Ipda Nyoman Surantika sudah tiba di lokasi kejadian. Di sana mereka langsung mengorek keterangan dari sejumlah warga. Penyelidikan juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Datah. Namun sayang, saat polisi datang, posisi keranjang kurungan ayam itu sudah berubah. Keranjang-keranjang itu sudah dirapikan. Di hadapan polisi, Depin sempat mengembalikan keranjang-keranjang tersebut ke posisi semula lengkap dengan batako pemberatnya. Namun sekali lagi sayang, kerja samanya untuk mengungkap kasus pencurian tersebut belum membuahkan hasil. Polisi belum berhasil mengidentifikasi pelakunya. Kapolsek Abang AKP I Nyoman Sugita Yasa mengatakan laporan kasus pencurian itu masih dalam penyelidikan. ‘’Masih ditelusuri,’’ ujarnya. (kmb)
Amlapura (Bali Post) Menjelang pergantian tahun, Polres Karangasem tak hanya disibukkan antisipasi pengamanan Natal dan Tahun Baru. Menjaga situasi masyarakat yang kondusif di tengah ancaman erupsi Gunung Agung tetap menjadi fokus perhatian aparat berseragam cokelat itu. Untuk tujuan tersebut, Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana berharap pada perayaan Tahun Baru kali ini bebas mercon dan juga kembang api. ‘’Dalam kondisi yang masih memprihatinkan saat ini saya imbau sebaiknya masyarakat tidak menyalakan kembang api dan juga mercon,’’ ujarnya. Penegasan itu disampaikan di sela-sela apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2017 di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem, Kamis (21/12) kemarin. Imbauan tahun baru tanpa mercon dan kembang api itu semata-mata, kata Kapolres, untuk menjaga kondisi psikologi masyarakat. Pihaknya belum bicara soal sanksi ataupun tindakan bagi yang melanggar imbauan tersebut. Pengamanan Nataru, kata Ardana, akan melibatkan 110 personel polisi dan penebalan 125 personel. Mereka dibagi empat satgas yakni Satgas Turbinjali, Kamtibcarlantas, Lidik Sidik dan Ban Ops. Pengamanan dan pemantauan pada pintu masuk Bali lewat Karangasem di Padangbai juga akan dimaksimalkan. ‘’CCTV
Bali Post/kmb
OPERASI LILIN - Apel gelar pasukan Operasi Lilin Agung di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem. juga masih aktif dan berfungsi degan baik,’’ katanya. Untuk mendukung kelancaran Nataru, pihak Pelabuhan Padangbai juga melakukan langkah antisipasi. Manajer
Operasional ASDP Padangbai I Wayan Rosta mengatakan, ASDP menyediakan 34 armada kapal untuk penyeberangan Bali-Lombok. Jumlah itu dinilai sudah lebih dari cukup mengin-
gat Nataru tahun ini diprediksi pengguna jasa penyeberangan menurun. Penumpang diprediksi turun dua persen dan distribusi barang turun tujuh persen. Hal itu diyakini kare-
na ada juga bencana alam di sejumlah tempat di Pulau Jawa. ‘’Puncak kepadatan biasanya H-2 dan H+2. Saat ini lonjakan belum signifikan,’’ katanya. (kmb)
yang digelar BNPB. Dua titik pengungsian di wilayah kami sudah siap menerima pelaksanaan sosialisasi ini, yakni titik pengungsian di Desa Bugbug dan Desa Pertima,” tegasnya. Tindakan oknum pengungsi yang seperti itu memang merugikan wilayah penerima pengungsi. Beberapa perbekel di Kecamatan Karangasem menyatakan berpikir ulang menerima pengungsi dari wilayah yang sama. Bahkan, ada yang sudah tegas menolak menerima pengungsi yang sama, bila datang lagi mengungsi ke tempatnya. Selain karena masalah etika, juga kerusakan fasilitas umum yang ditimbulkan. “Fasilitas seperti tikar, selimut, hingga bantal malah dibawa pu-
lang. Empat kamar mandi umum juga rusak, ada juga yang mampet. Disediakan WC portabel juga dirusak. Belum lagi pengungsi yang tidak mau mengurus dirinya sendiri. Padahal, logistik dan kebutuhan lain sudah kami sediakan,” kata salah seorang perbekel di Kecamatan Karangasem yang menolak namanya ditulis. Melihat fakta demikian, mereka sependapat dengan sorotan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bahwa cukup banyak pengungsi yang terlalu manja. Proses edukasi ini juga sangat mendesak. Sebab, tidak ada yang tahu sampai kapan aktivitas Gunung Agung akan seperti ini dan sampai kapan warga berada di lokasi pengungsian. (kmb31)
Pengungsi Perlu Diedukasi
Amlapura (Bali Post) -
Desa-desa yang menerima pengungsi belakangan ini dibuat pusing oleh tingkah oknum pengungsi. Cukup banyak dari mereka memilih pulang tanpa pamit. Parahnya saat pulang, fasilitas di tempat pengungsian itu juga ikut dibawa pulang. Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas umum seperti kamar mandi dan lainnya juga rusak akibat ulah oknum pengungsi itu. Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa mengakui terjadi peristiwa seperti itu di sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Karangasem. Karena itu, cukup menyulitkan pendataan di lapangan. Apalagi sampai membawa pulang fasilitas di tempat pengungsian itu hingga merusak fasilitas umum, seperti kamar mandi. “Saya sendiri cukup sering menerima keluhan dari perbekel maupun klian banjar dinas yang menerima pengungsi itu. Salah satunya di Desa Pertima. Pengungsi
perlu diedukasi, agar saat mengungsi tak menimbulkan masalah baru,” kata Camat Cokorda Alit Surya Prabawa, Kamis (21/12) kemarin. Sebenarnya, perbekel maupun klian banjar dinas dari desa penerima pengungsi, menurutnya, bisa memberikan penjelasan apa yang boleh dan tak boleh dilakukan pengungsi. Tetapi, dia menyadari perbekel dan klian banjar dinas juga ada rasa ewuh pakewuh memberi penjelasan kepada masyarakat yang bukan warganya. Mestinya, perbekel dari asal pengungsi
itu proaktif turun ke lokasi, tempat warganya mengungsi. Berikan penjelasan, bagaimana etika mengungsi agar tak memberi masalah baru bagi desa penerima pengungsi. Dia menegaskan, persoalan ini akan disampaikan pada rapat-rapat OPD, maupun rapat dengan Satgas Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung. Sebagai bagian upaya edukasi pengungsi, BNPB dikatakan akan turun ke beberapa lokasi pengungsian. “Nanti kami sisipkan persoalan ini pada sosialisasi
Peduli Pengungsi Gunung Agung
IHDN dan Kemenag Kanwil Bali Salurkan Logistik
KEMENAG SERAHKAN LOGISTIK - Kakanwil Kemenag Provinsi Bali saat menyerahkan logistik pengungsi secara simbolis kepada para perbekel di Kantor Kementerian Agama Karangasem. IHDN Denpasar bersama Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Bali menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi Gunung Agung, Kamis (21/12) kemarin. Bantuan berbagai macam keperluan logistik
ini didistribusikan melalui Kantor Kementerian Agama Karangasem. Bantuan ini selanjutnya akan diserahkan kepada para perbekel yang wilayahnya saat ini sedang menampung ratusan hingga ribuan pengungsi.
Kakanwil Kemenag Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd., M.Ag. mengatakan situasi yang dihadapi warga di pengungsian, saat ini sangat memprihatinkan. Melihat situasi demikian, pihaknya bersama jajaran Kemenag Kanwil Bali berinisiatif mengumpulkan donasi setiap bulan. Hasil dana yang terkumpul kemudian dibelikan logistik pengungsi yang paling dibutuhkan. Seperti beras, selimut, popok, dan berbagai keperluan pengungsi lainnya. “Bakti sosial bersama antara IHDN dan Kemenag Kanwil Bali dalam rangka Hari Amal Bakti Kemenag yang ke-72 tahun 2018,” katanya. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengatakan, saat ini yang bisa dilakukan adalah meringankan beban para pengungsi. Kehendak alam tidak bisa dilawan dengan cara apa pun. Karena itu, bakti sosial ini sebagai salah satu cara bersama-sama membantu puluhan
ribu warga, yang sedang hidup dalam ketidakpastian. Rektor yang juga Ketua PHDI Bali itu mengaku merasakan betul bagaimana rasanya berada di pengungsian. Sebab, cukup banyak kerabat dan keluarganya kini mengungsi karena kampung halamannya masuk zona rawan bencana. Dia berharap bantuan logistik yang diberikan kepada pengungsi ini dapat bermanfaat dan mampu meringankan beban pengungsi. Pihaknya menegaskan, distribusi logistik tidak hanya dilakukan hari ini, tetapi akan disalurkan secara berkelanjutan. Tidak hanya kepada para pengungsi di Karangasem, tetapi juga titik-titik pengungsian di Buleleng, Klungkung, dan Bangli. “Melalui momen bakti sosial dan amal bakti Kemenag yang ke-72 ini, kami ingin mengimplementasikan apa yang menjadi teori kita selama ini, terwujud melalui praktik di lapangan,” ujarnya. Bantuan secara simbolis
kepada para perbekel itu diserahkan langsung di Kantor Kementerian Agama Karangasem. Kepala Kantor Kemenag Karangasem Dr. Ni Nengah Rustini, M.Ag. mengatakan bantuan logistik dari Kementerian Agama itu menyasar titik-titik pengungsian yang paling padat pengungsi yang tersebar di enam kecamatan, seperti di Kecamatan Kubu, Bebandem, Manggis, Sidemen, Selat, dan Karangasem. Pihaknya sudah memanfaatkan tenaga penyuluh agama untuk memantau titiktitik pengungsian yang layak dibantu. “Bantuannya akan segera kami distribusikan,” katanya. Penyaluran logistik Kemenag Kanwil Bali ini juga dihadiri seluruh pimpinan lembaga agama, PMI Cabang Karangasem, para perbekel penerima bantuan logistik, hingga Kepala Kantor Kemenag dari kabupaten lain. Sementara dari IHDN hadir jajaran dekan dan dosen setempat. (ad1102)
Pengungsi Minta Dipekerjakan Bantuan Tunai Kurang Mendidik Sejumlah pengungsi sudah mengaku stres karena aktivitas di tempat pengungsian sangat monoton. Untuk menghilangkan kejenuhan, banyak yang minta dipekerjakan. Karena itu, pemerintah diharapkan bisa memfasilitasi para pengungsi itu. Harapan seperti itu jamak terlontar dari pengungsi yang berasal zona KRB III. Kerja apa kira-kira yang cocok untuk menghilangkan kejenuhan para pengungsi itu? BERTANI sudah tidak mungkin. Sebab, radius tempat tinggalnya dekat dengan puncak gunung. ‘’Hujan abu yang terjadi waktu itu bikin semua tanaman kami mati,’’ ungkap Kadek Artha (37), salah seorang pengungsi yang menempati Wantilan Banjar Segah, Desa/Kecamatan Rendang, Kamis (21/12) kemarin. Artha berasal dari Banjar Besakih Kawan, Desa Besakih, Rendang. Banjar tersebut termasuk zona merah karena ada di radius 6 km dari puncak Gunung Agung. Sebelum mengungsi, Artha mengandalkan hidup bertani dan juga beternak sapi. Namun sekarang, aktivitas itu tidak mungkin dilakoni lagi. Semua
sapinya sudah dijual. Itu pun dengan harga sangat murah. Sayang sapinya hanya dibeli Rp 2,5 juta per ekor. ‘’Dengan terpaksa saya jual karena sudah tidak ada rumput,’’ terang Kadek Artha. Artha mengaku siap dipekerjakan di mana saja, gaji kecil pun tidak masalah. Terpenting, dia punya kesibukan untuk mengusir rasa jenuh. Kalaupun pemerintah tidak bisa mencarikan pekerjaan yang bagus, sekadar menjadi buruh angkut logistik pun dirinya mau. ‘’Di Posko Tanah Ampo tidak masalah. Di poskoposko kecamatan juga boleh,’’ harapnya. Harapan tersebut sejatinya sejalan keinginan Satgas Penanggulangan
Erupsi Gunung Agung yang dikomandani Dandim Karangasem Letkol Inf. Benny Rahardian. Perwira melati dua itu ingin merekrut buruh untuk membantu kegiatan bongkar muat logistik. Alasannya belakangan ini, Satgas mulai kekurangan relawan. Padahal, aktivitas pengiriman logistik dari Posko Tanah Ampo intensitasnya masih tinggi. Namun sayangnya, rencana tersebut terbentur regulasi. ‘’Sudah kami sampaikan pada rapat Forkompida, tetapi terganjal mekanisme,’’ ungkap Benny Rahardian, beberapa waktu lalu. Menyadari kondisinya seperti itu, Benny Rahardian belum bisa memastikan apakah rencana tersebut bisa terlaksana atau tidak. Yang jelas, soal pengungsi mulai dilanda kejenuhan merupakan fakta yang tak bisa dimungkiri. Buktinya, banyak warga terutama dari KRB II nekat pulang kampung. Sebagian memang hanya menengok rumah, tetapi banyak pula yang nekat pulang karena alasan ekonomi. I Wayan Suda (50), warga Banjar
Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Selat itu hampir setiap hari pulang untuk memanen salak di kebunnya. Dia nekat masuk zona merah meskipun harga salak sedang anjlok, hanya Rp 2.000 per kilogramnya. Untuk jaga-jaga, dia membekali diri dengan pesawat HT. ‘’Saya ke kebun sambil membawa HT. Saya terus memantau informasi dari Pasebaya Gunung Agung,’’ ujarnya. Selain harapan bisa dipekerjakan, belakangan juga muncul aspirasi agar bantuan itu diberikan dalam bentuk tunai. Misalnya nilai Rp 2 juta per KK dihitung sesuai keperluan minimum. Pola itu dinilai lebih efektif dan efisien karena tidak lagi butuh posko logistik besar, juga buruh angkut dan armada. Ide itu menjadi pro-kontra. Dandim Benny Rahardian mengatakan pola bantuan tunai itu bukan saja tidak ada payung hukumnya, tetapi juga kurang mendidik. ‘’Bagus sih bantuan diberikan secara tunai. Hanya, hal itu kurang mendidik,’’ ujarnya. (kmb)
Bali post/kmb
PENGUNGSI - Aktivitas pengungsi di pos pengungsian di Rendang.
TABANAN
14
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Optimalisasi Angkutan Siswa Rp 8 M
Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan sudah melakukan lelang dan juga mengalokasikan anggarkan Rp 8 miliar, sehingga tahun 2018 pelayanan angkutan siswa diyakini bisa berjalan. Bahkan, Dinas Perhubungan Pemkab Tabanan telah melakukan kerja sama pengadaan layanan Trans Serasi itu termasuk mengoptimalkan tiga rute baru yakni Pupuan, Marga, dan Baturiti. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan Drs. I Made Agus Hartawiguna mengatakan, Kamis (21/12) kemarin, anggaran senilai Rp 8 miliar itu untuk pembelian layanan angkutan bus sekolah Trans Serasi senilai Rp 769,7 juta. Pembelian layanan angkutan sekolah Trans Serasi di Pupuan Rp 266,2 juta. Pembelian layanan Trans Serasi di Marga Rp 247 juta. Pembelian layanan angkutan sekolah Trans Serasi di Kerambitan Rp 769,7 juta. Pembelian layanan angkutan sekolah Trans Serasi di Baturiti Rp 3,1 miliar. Sedangkan sisanya Rp 3,9 miliar dipergunakan sebagai dana subsudi untuk para siswa itu. “Ada satu yang tidak melalui proses lelang -- alias dilakukan pengadaan langsung -- yakni trayek layanan di Penebel, sebab nilainya di bawah Rp 200 juta.,” ujar Agus Hartawiguna. Layanan Trans Serasi untuk SMPN 1 Penebel senilai Rp 195 juta. Sedangkan angkutan siswa untuk di Kecamatan Baturiti, Pupuan dan Marga dianggarkan pada perubahan Oktober – Desember sehingga diharapkan tahun 2018 sudah bisa terlayani penuh. Bahkan juga akan dilakukan penambahan tiga unit armada guna mem-back-up layanan yang sudah ada. Seperti satu unit melengkapi layanan di Kecamatan Baturiti dan dua unit lagi melayani siswa SMPN 2 Kerambitan. “Pertimbangannya untuk memaksimalkan layanan. Kalau ada yang tercecer tentu tidak nyaman, kasihan anak anak. Cukupkan tiga unit dulu. Belum memungkinkan meng-cover yang lain,” ujarnya. Sejak diluncurkan tahun 2014 silam, moda transportasi angkutan siswa di Tabanan ini yang lebih dikenal dengan Trans Serasi ini terus mengembangkan cakupan layanannya. Tidak hanya menyasar rute sekolah di wilayah perkotaan di Tabanan, moda transportasi ini kini juga telah merambah wilayah pedesaan, seperti Marga, Baturiti, Pupuan, Kerambitan termasuk Penebel. Dan jumlah armada sampai saat ini ada 80 unit angkot, 60 bus kecil, dan 3 bus sedang, dengan 46 trayek. (kmb28)
Ekspor Manggis Indonesia Diterima Langsung di Pasar Tiongkok
Tabanan (Bali Post) -
Budi daya manggis di akhir tahun 2017 ini mendapatkan angin segar. Pasalnya, tahun ini, manggis asal Indonesia tidak ditolak lagi pasar Tiongkok. Artinya, ekspor buah ini tidak perlu lagi melalui negara lain lantaran sudah bisa langsung ke Tiongkok. Sebelumnya singgah dulu di Vietnam, Malaysia, atau Thailand. Dengan ekspor langsung ini dipercaya dapat menekan biaya pengiriman sekaligus juga sudah mendapat kepercayaan dan pengakuan.
Bali Post/kmb28
SABER PUNGLI - Rilis kasus kinerja Tim Satgas Saber Pungli selama tahun 2017.
2018, Satgas Saber Pungli Bidik Pungutan Desa Pakraman
Tabanan (Bali Post) Belum adanya kejelasan terkait pungutan yang dilakukan desa pakraman terutama kepada krama pendatang, Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Tabanan memberi kesempatan desa pakraman menuntaskan masalah pungutan atas dasar pararem pada program kerja tahun 2018. Upaya itu dilakukan untuk mencegah terjadinya pemungutan sewenangwenang yang bertentangan dengan aturan yang ada. Bahkan, dalam waktu dekat juga akan dibuatkan surat edaran kepada desa pakraman, dengan harapan tidak melakukan pungutan hingga ada keputusan resmi, baik itu dari Majelis Utama Desa Pakraman maupun Majelis Madya. “Awal tahun ini, kami memprioritaskan penyelesaian masalah pungutan pararem, sambil nunggu keputusan resmi. Kalau tidak kita undang Majelis Madya, dan lakukan kajian lokal,” ucap Wakil Ketua Tim Satgas Saber Pungli I Gede Urip Gunawan, Kamis (21/12) kemarin. Pada tahun 2018, tidak ada toleransi lagi, mulai dilakukan penindakan. Alasannya pada tahun 2017, kegiatan pencegahan berupa sosialisasi ke banjar-banjar tentang pungli sudah gencar dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah, perbekel, kepala sekolah dan TNI/Polri. Selain juga pemasangan spanduk di sejumlah titik. Urip yang juga menjabat Kepala Inspektorat Tabanan ini juga menyampaikan ada lima kasus yang ditangani tahun 2017. Dari lima kasus tersebut, dua telah divonis dan tiga lainnya dikembalikan ke masing-masing pembina untuk dilaksanakan pembinaan lebih lanjut. Dari data hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) UPP Tabanan, di antaranya dua kasus pada bulan Februari 2017 yakni I Made Budiartana (48) yang tertangkap tangan memungut retribusi karcis parkir kendaraan roda 4 di areal parkir transit Pasar Tabanan saat subuh sebesar Rp 4.000, padahal semestinya Rp 2.000. Yang bersangkutan telah divonis 1 bulan penjara. Kemudian Gede Km Suryanta (50) memungut retribusi karcis kepada pedagang Pasar Senggol, Jalan Gajah Mada dengan memberikan karcis nominal harga Rp 2.000, namun dipungut Rp 7.000 sampai Rp 10.000. Karena tidak cukup bukti, akhirnya dilakukan penghentian penyidikan. Maret, Made Suasa (52) melakukan pungutan parkir di areal parkir Terminal Pesiapan kepada pengemudi kendaraan truk yang memarkirkan kendaraannya tanpa diberikan karcis. Lantaran tidak cukup bukti, lanjut dilakukan penghentian penyidikan. (kmb28)
Polisi Sidak Petasan dan Arak
Tabanan (Bali Post) Jajaran Polsek Penebel berhasil merazia arak dan petasan di took-toko setempat pada Operasi Cipta Kondisi tahun 2017, Kamis (21/12) kemarin. Operasi Cipta Kondisi itu dipimpin Kapolsek Penebel AKP Ketut Mastera Budaya. Petugas mengamankan puluhan petasan yang dijual tanpa izin termasuk arak. Operasi yang digelar sejak pukul 13.00 Wita sampai pukul 15.00 Wita, menyasar dua toko besar di areal Pasar Penebel. Anggota yang berjumlah sembilan orang menyebar memeriksa seluruh makanan dan minuman yang dijual di toko itu. Untuk makanan dan minuman tidak ditemukan makanan kadaluwarsa. Selain itu, toko pertama yang disasar adalah Toko kelontong Nadi. Toko ini menjual makanan dan minuman serta kembang api dan petasan tanpa izin. Petugas langsung mengamankan kembang api dan petasan yang dijual di toko tersebut. Petugas meminta pemilik toko jika ingin menjual petasan atau kembang api harus mengurus izin terlebih dahulu. Di Toko Kirana juga diamankan petasan dan kembang api. Dari dua toko tersebut, petugas berhasil mengamankan 31 kembang api dan petasan berbagai ukuran. Rinciannya 1 kembang api merek top 167, 10 batang kembang api ukuran menengah, 19 batang kembang ukuran kecil, dan 1 batang kembang api ukuran besar. “Seluruh petasan dan kembang api kami damankan di Mapolsek,” ungkap AKP Mastera. Petugas juga merazia toko milik I Wayan Budiarta di Banjar Ubung, Penebel. Pelaku diduga menjual minuman beralkohol jenis arak secara sembunyi-sembunyi. Dugaan petugas benar. Dari tangan pemilik berhasil disita lima botol arak api, setelah petugas melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Kelima botol arak ini akhirnya diamankan petugas dan dibawa ke Mapolsek Penebel. Mantan kasat lantas Polres Tabanan ini menjelaskan, Operasi Cipta Kondisi digelar serangkaian memberantas premanisme, selain pengamanan Natal dan tahun baru di Tabanan agar berjalan baik dan lancar. (kmb28)
Bali Post/kmb24
PENGEMASAN - Proses pengemasan buah manggis sebelun diekspor.
Eksportir manggis asal Pupuan Tabanan, Jero Putu Tesan, mengatakan diterimanya kembali ekspor manggis Indonesia langsung ke Tiongkok merupakan hasil positif pertemuan bilateral Indonesia-Tiongkok yang dilaksanakan di Kantor Pusat AQSIQ beberapa waktu lalu. Pertemuan bilateral itu
dilaksanakan Senin (11/12) lalu, yang dihadiri delegasi RRT dengan Ketua Mrs Li Yijuan dan delegasi Indonesia yang dipimpin Dr. Antarjo Dikin, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Barantan. “Saya mendapatkan informasi jika pada pertemuan itu dibahas kesepakatan opera-
sional ekspor buah manggis dari Indonesia ke Tiongkok,” ujarnya. Kesepakatan ini, menurut Jero Tesan, menjadi peluang besar bagi para eksportir dan rumah kemas buah manggis yang telah diregister Badan Karantina Pertanian untuk memasuki pasar Tiongkok. Ketua Asosiasi Manggis
Indonesia menambahkan, dengan adanya kerja sama bilateral itu eksportir manggis lokal harus segera juga dapat mengimplementasikan packing house diseluruh Indonesia yang sudah teregistrasi. “Langkah ini harus segera diterapkan untuk menopang kerja sama itu sehingga kualitas produk bisa terjaga dengan baik,” ujarnya. Adanya kerja sama tersebut juga membuat prospek manggis di dalam negeri menjadi sangat menjanjikan. Sebab, 80 persen kebutuhan manggis di Tiongkok bersumber dari Indonesia yang
Tunggakan Rastra Rp 400 Juta Lebih Tabanan (Bali Post) Jumlah tunggakan rastra (beras sejahtera) yang belum terbayar hingga saat ini mencapai Rp 413.016.000. Program rastra itu digelontorkan pemerintah pusat kepada rumah tangga sasaran (RTS) yang tidak mampu membeli beras. Pemerintah memberikan subsidi 15 kg dengan kompensasi pembayaran hanya Rp 1.600 per kilogram. Kepala Bagian Ekonomi, I Gusti Putu Ekayana, Kamis (21/12) kema-
rin, mengatakan pembayaran rastra itu biasanya dikumpulkan di desa sebelum disetor ke Bulog. Jumlah sebanyak itu merupakan akumulasi tunggakan yang belum terbayar tahun 2017. Pihaknya menargetkan tunggakan dapat terbayarkan 21 Desember ini. Jika tidak terbayarkan lanjut Ekayana, maka akan dibuatkan surat teguran ke masing-masing desa. “Tim pun sudah memantau ke lapangan. Kami optimis pembayaran itu bisa dilunaskan,” ujarnya.
Adanya tunggakan ini, kata Ekayana, disebabkan beberapa faktor. Musim hujan yang menyebabkan penerima rastra itu tidak sempat ke kantor desa untuk membayarkan. Bisa jadi juga belum ada uang penebus selain akibat upacara adat atau pihak desa berhalangan menyetorkan pembayaran yang sudah dikumpulkan karena berbagai alasan. Distribusi beras itu, kata Ekayana, dititipkan di kantor desa sebelum diambil masing-masing RTS. Diakui
selama ini harus dikirim dari pihak ketiga Vietam, Malaysia, atau Thailand. “Kami sangat hargai keberhasilan pemerintah Indonesia untuk perdagangan ekspor manggis ini,” ujarnya. Selain buah manggis, pertemuan bilateral ini juga menjajaki kemungkinan ekspor nanas dan juga buah naga Indonesia ke Tiongkok. Untuk ekspor salak dan sarang burung walet itu telah habis masa impor protokol dan pengakuannya. Kendati demikian, pihak Tiongkok menjamin kerja sama itu dapat terus dilanjutkan. (kmb24)
masih ada beras yang belum diambil pihak penerima. “Kami optimis semua bisa diselesaikan dengan baik,’’ ujarnya. Pada tahun 2017, Tabanan mengalokasikan bantuan rastra kepada 17.308 RTS. Setiap RTS mendapatkan 15 kilogram beras per bulannya. Dikatakan tidak pernah ada penundaan penyaluran. Setiap bulan beras itu disalurkan pemerintah dari Bulog ke masing-masing desa. Bahkan, Desember ini pun sudah tuntas disalurkan dan tinggal menunggu menyelesaikan pembayaran administrasi rastra dari warga penerima rastra itu. (kmb24)
Warung Global
Diapresiasi, ’’Owner’’ Hotel di Ubud Tak PHK Pekerja WALAUPUN Natal dan Tahun Baru sudah dekat, tingkat kunjungan wisatawan ke Bali belum naik signifikan. Di kawasan Ubud, misalnya, tingkat hunian hotel dan homestay masih di bawah 10%. Padahal tahun lalu mencapai 60%. Lesunya kunjungan wisatawan juga terlihat di beberapa objek wisata akibat imbas erupsi Gunung Agung yang masih status Awas radius 8-10 km dari kawah. Pemerintah pusat beberapa waktu lalu sudah menetapkan Bali secara umum pada level II atau Waspada sehingga aman menyambut kunjungan wisatawan. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Kamis (21/12) kemarin dengan topik “Kunjungan Wisatawan Belum Naik Signifikan”. Acara ini dipancarluaskan Radio Genta, Singaraja FM, Swib Amlapura dan Swara Negara FM. Berikut rangkuman selengkapnya Bersyukur wisatawan Australia, Singapura, termasuk Tiongkok sudah mulai mendarat di Bandara Ngurah Rai. Simpati dan salut ditujukan kepada manajemen hotel dan stakeholder pariwisata di Ubud yang tidak mem-PHK karyawannya. Febri mengatakan kunjungan wisatawan asing dan domestik sebenarnya sudah mulai ramai terutama Australia, Singapura, dan Tiongkok. Mereka mendarat di Bandara Ngurah Rai sejak 15 Desember lalu. Dia salut dengan hotelhotel di Ubud walaupun tingkat
huniannya masih rendah tapi tidak mem-PHK karyawannya atau mengurangi jam kerja seperti dilakukan beberapa hotel di Kuta dan Nusa Dua. Semoga pemerintah pusat dan daerah beserta stakeholder pariwisata dapat mencarikan solusi yang tepat untuk pemulihan kondisi pariwisata Bali. Ugi juga memberi apresiasi kepada owner hotel di Ubud yang tidak merumahkan karyawannya sekalipun kondisi pariwisatanya tidak seperti yang diharapkan. Itu artinya, manajemen hotel sudah membaca UU
Tenaga Kerja dan memiliki hati nurani. Kemarin waktu geliat pariwisata normal, pihak pengelola dan pemilik hotel kan sudah memperoleh keuntungan. Jadi, pada saat ini jangan ambil keputusan yang cepat dulu. Selain efek erupsi Gunung Agung keberadaan akomodasi terlalu banyak sedangkan tamunya sedikit. Ibarat di musim hujan pabrik es terus berproduksi padahal yang belanja sedikit. Ke depan, dia berharap agar kedua hal tersebut dibuat seimbang. Mastra menyampaikan apa pun akan ada masa
pacekliknya termasuk bisnis pariwisata. Tapi pariwisata sudah telanjur jadi andalan pemasukan bagi Bali. Karena itu harus dirawat, dikelola, dan ditata dengan baik dan harmonis bersama alamnya itu sendiri. Dengan demikian, Bali akan langgeng jadi destinasi wisatawan. Werda menegaskan karena bencana alam otomatis manusia tidak bisa berbuat banyak. Kita tetap berusaha dan memberikan informasi
apa adanya tanpa melebihlebihkan dan menguranginya. Semua stakeholder pariwisata agar memberikan pelayanan maksimal buat wisatawan agar tidak ada wisatawan telantar ketika terjadi bencana, tak ada transportasi ke bandara dan penginapan. Sektor lain di luar pariwisata jangan diabaikan seperti pertanian dan perkebunan karena jika diusahakan dengan optimal akan mengurangi ketergantungan kita pada sektor pariwisata. (arya)
15
Jumat Umanis, 22 Desember 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Sabtu (23/12) dini hari Real Betis vs Espanyol vs
Athletic Club Atletico Madrid
--------------- Liga Inggris -----------------------------------------Sabtu (23/12) dini hari Arsenal vs
Liverpool
--------------- Liga Italia --------------------------------------------Sabtu (23/12) dini hari Chievo Verona vs Cagliari vs
Bologna Fiorentina
--------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (23/12) dini hari Borussia Moenchengladbach
vs Hamburg SV
Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Getafe Real Sociedad
vs vs
Las Palmas Sevilla
1. Barcelona 2. Atletico Madrid 3. Valencia 4. Real Madrid 5. Sevilla 6. Villarreal 7. Getafe 8. Real Sociedad 9. Girona FC 10. Leganes
16 16 16 15 17 16 17 17 16 16
3 6 4 4 2 3 5 5 5 3
13 10 10 9 9 7 6 6 6 6
0 0 2 2 6 6 6 6 5 7
2-0 3-1
42-7 25-7 36-16 30-11 20-22 23-20 22-16 31-29 20-22 12-14
42 36 34 31 29 24 23 23 23 21
Pencetak gol : 14 - Lionel Messi (Barcelona). --------------- Liga Prancis ----------------------------------------Amiens SC Angers SCO Monaco Guingamp Metz Bordeaux Lille Marseille Paris St Germain Toulouse
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
Nantes 0-1 Dijon FCO 2-1 Stade Rennes 2-1 St Etienne 2-1 Strasbourg 3-0 Montpellier HSC 0-2 Nice 1-1 ESTAC Troyes 3-1 Caen 3-1 Lyon 1-2
1. Paris St Germain 2. Monaco 3. Lyon 4. Marseille 5. Nantes 6. Nice 7. Montpellier HSC 8. Guingamp 9. Stade Rennes 10. Dijon FCO
19 19 19 19 19 19 19 19 19 19
2 2 5 5 3 3 8 5 4 3
16 13 12 11 10 8 6 7 7 7
1 4 2 3 6 8 5 7 8 9
58-15 46-19 46-20 38-22 18-18 24-29 17-13 21-24 24-26 28-33
50 41 41 38 33 27 26 26 25 24
Tumbangkan MU, Bristol Tantang City London -
Usai menjunggalkan Manchester United (MU) 2-1 di babak perempatfinal, Kamis (21/12) kemarin, Bristol City mempunyai peluang untuk mencatatkan prestasi lebih baik yakni mengalahkan Manchester City di semifinal Piala Liga. ‘’Kini ada peluang lagi bagi semua pemain untuk menguji diri mereka sendiri menghadapi klub elite,’’ ungkap mananjer Bristol Lee Johnson. Kemenangan bersejarah di Ashton Gate merupakan yang terbaik sepanjang 123 tahun terakhir. Untuk musim ini, MU menjadi klub keempat Liga Utama yang tersungkur di markas klub berjuluk the Ronbins itu. Kemenangan atas pasukan Jose Mourinho itu mengantarkan Bristol menghadapi Manchester City di semifinal yang akan digelar dengan cara tandang dan kandang akhir Januari mendatang. Semifinal lainnya mempertemukan Chelsea melawan Arsenal. Bristol menundukkan sang raksasa Liga Inggris dengan gol penentu kemenangan Korey Smith tiga menit menjelang waktu normal habis. Mourinho, yang melihat peluangnya untuk memenangi Piala Liga untuk kelima kalinya berakhir, memuji tim lawan yang tidak diunggulkan sambil juga mengatakan bahwa mereka ‘’beruntung’’. ‘’Mereka bermain brilian, bertarung seperti ini adalah pertandingan terpenting di hidup mereka, yang mungkin memang demikian,’’ ucapnya kepada Sky Sports. ‘’Hari yang indah untuk sepak bola. Suatu tim dari
divisi yang lebih rendah menang. Hari besar untuk mereka.’’ Ia melakukan banyak perubahan, namun menurunkan tim yang kuat dengan sosok besar seperti Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba kembali ke tim inti. Namun, MU menghadapi malam yang berat ketika Joe Bryan membawa Bristol memimpin melalui golnya pada menit ke-51. Ibrahimovic, yang seperti Marcus Rashford memiliki peluang tetapi mengenai tiang gawang pada babak pertama, melepaskan tendangan bebas mendatar untuk merestorasi kedudukan tujuh menit kemudian. Namun, Bristol yang menghuni peringkat ketiga di Championship dan memburu tiket promosi ke kompetisi tertinggi, tampil penuh percaya diri. Mereka menjadikan MU sebagai korban keempat pada kisah dongeng Piala Liganya. Memaksimalkan operan cungkil dari pemain pengganti Matty Taylor, Smith menguasai bola dengan dadanya dan melepaskan tembakan kaki kiri yang berujung gol menjelang peluit panjang dibunyikan. ‘’Mereka adalah tim yang
Pencetak gol : 19 - Edinson Cavani (Paris St Germain). --------------- Piala Liga Inggris ----------------------------------Putaran V Bristol City (II) Chelsea
vs Manchester United 2-1 vs Bournemouth 2-1
--------------- Piala Italia -------------------------------------------Babak 16 Besar Juventus AS Roma Atalanta Bergamo
vs Genoa vs Torino vs Sassuolo
2-0 1-2 2-1
--------------- Piala Jerman ----------------------------------------Babak 16 Besar FC Heidenheim (II) FC Bayern Munich Moenchengladbach Werder Bremen
vs vs vs vs
Eintracht Frankfurt 1-2 Borussia Dortmund 2 -1 Bayer Leverkusen 0-1 Freiburg 3-2
Indonesia Selection Vs Islandia Digelar di Stadion Maguwoharjo Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoensia (PSSI) memastikan pertandingan antara Indonesia Selection versus tim nasional Islandia digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada 11 Januari 2018. Menurut Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Kamis (21/12) kemarin, Maguwoharjo dipilih karena pertimbangan kapasitas dan kesiapan stadion. ‘’Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan masyarakat di luar Jakarta dan Jawa Barat untuk menyaksikan langsung tim internasional seperti Islandia berlaga,’’ ujar Ratu Tisha. Indonesia Selection merupakan skuad yang terdiri dari 22 pemain yang dipilih masyarakat melalui pemungutan suara dari 35 pesepak bola Indonesia yang performa, catatan statistik dan kontribusinya dianggap baik selama tampil di Gojek Traveloka Liga 1 musim 2017. Tim ini nantinya dilatih oleh pelatih tim juara Liga 1 Bhayangkara FC Simon McMenemy. Sementara terkait perjalanan timnas Islandia ke Yogyakarta, pihak promotor pertandingan Mediapro Asia mengaku menyiapkan dua pilihan. ‘’Pertama, timnas Islandia yang dijadwalkan tiba di Indonesia pada tanggal 6 atau 7 Januari 2018 akan singgah dahulu di Jakarta sebelum ke Yogyakarta dan kedua, langsung menuju ke Yogyakarta,’’ kata Direktur Senior Pemasaran dan Sponsor Media Pro Asia Salauddin. Adapun tim nasional Islandia, yang akan tampil di Piala Dunia 2018, bertandang ke Indonesia untuk melakoni dua pertandingan. Selain melawan Indonesia Selection, tim asuhan pelatih Heimir Hallgrmsson juga menjajal kemampuan timnas Indonesia yang disiapkan ke Asian Games 2018. PSSI menyatakan, pertandingan yang digelar pada Minggu (14/1) itu hampir pasti dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta. ‘’Penggunaan GBK tinggal masalah surat menyurat saja, menyelesaikan administrasi. Sampai hari ini, tanggapan pemerintah sangat positif GBK bisa digunakan,’’ tutur Ratu Tisha. (ant)
Bali Post/rtr
SIDANG - Warga Jerman Sergej V. (kanan) didakwa meledakkan tiga bom terhadap bus yang ditumpangi pemain Borussia Dortmund pada April lalu dalam persidangan yang dimulai di Dortmund, Kamis (21/12) kemarin. Insiden itu jelang pertandingan Liga Champions melawan Monaco itu, mencederai bek Marc Bartra. Sergej melakukan tindakan kriminal itu demi meraih keuntungan dari penjualan saham klub Dortmund.
Bali Post/
PEREMPATFINAL - Pemain Bristol City merayakan kemenangan bersejarah dengan menumbangkan Manchester United 2-1 pada pertandingan babak perempatfinal Piala Liga di Stadion Ashton Gate, Kamis (21/12) kemarin. Brsitol selanjutnya menantang Manchester City untuk memperebutkan tiket final. istimewa. Sudah lama sejak terakhir kali kami mendapatkan hasil seperti ini di Ashton Gate. Ayah saya selalu berkata dia merupakan manajer tersukses di Bristol City, maka saya pada malam ini semakin mendekatinya,’’ ungkap manajer Bristol Johnson, yang ayahnya Gary merupakan salah satu manajer yang sempat meraih kesuksesan di ‘’The Robins’’. Chelsea terlihat akan meraih kemenangan mudah
atas lawannya yang kesulitan di Liga Inggris. Gelandang the Blues Willian menyelesaian pergerakan tim dengan mencetak gol pada menit ke-13, namun Bournemouth mengejar setelah turun minum. Dan Gosling menyamakan kedudukan pada menit 90. Namun pemain pengganti Alvaro Morata mengemas gol penentu kemenangan terpaut 40 detik dari gol Gosling. Selanjutnya Chelsea akan
melawan Arsenal di Stamford Bridge pada pertandingan pertama babak semifinal yang berlangsung pada 8 Januari. Bristol City akan melawat ke Stadion Etihad untuk leg pertama mereka melawan City yang masih belum terkalahkan di pertandingan-pertandingan domestik musim ini. The Robins mengincar kemenangan indah lain di Ashton Gate pada laga kedua yang berlangsung 22 Januari. (kmb39/rtr)
PSG Nyaman Menuju Libur Musim Dingin
Paris Paris St. Germain (PSG) mengakhiri separuh musim Liga Prancis dengan duduk nyaman di puncak klasemen sementara. Gol-gol dari Edinson Cavani dan Kylian Mbappe menginspirasi klub ibu kota itu meraih kemenangan 3-1 atas tamunya, Caen, Kamis (21/12) kemarin. Tim asuhan Unai Emery itu menuju libur musim dingin sampai 12 Januari dengan keunggulan 9 poin atas rival terdekatnya, Monaco. PSG mengoleksi 50 poin dari 19 pertandingan disusul Monaco (41) setelah menang 2-1 atas Stade Rennais di Louis II. Olympique Lyon, yang menang 2-1 di markas Toulouse berkat penalti Nabil Fekir dan gol Rafael, berada di peringkat ketiga di bawah Monaco karena kalah selisih gol. Sedangkan Olympique de Marseille, yang menang 3-1 atas tamunya Troyes, berada di peringkat keempat, tertinggal tiga poin. Di Parc des Princes, PSG menambah koleksi golnya menjadi 58 gol saat musim telah melewati separuh jalan. Cavani mencetak gol ke-19nya di liga musim ini dengan
Bali Post/afp
GOL - Penyerang Bayern Munich Thomas Mueller (kanan) mendapat ucapan selamat dari rekan setimnya James Rodriguez usai mencetak gol ke gawang Borussia Dortmund pada pertandingan Piala Jerman, Kamis (21/12) kemarin. sepakan tumitnya memanfaatkan umpan silang Mbappe pada menit ke-21. Pemain internasional Prancis Mbappe mengemas gol kedua pada menit ke-57, ketika ia menyambar umpan silang Giovani Los Celso di depan gawang. Yuri Berchiche menambah penderitaan Caen sembilan menit sebelum pertandingan usai, sebelum Ivan Santini memperkecil ketertinggalan
timnya melalui eksekusi penalti pada menit terakhir. Di Stadion Louis II, Monaco tetap menempel berkat golgol dari Radamel Falcao dan Keita Balde. Sementara itu posisi pelatih Girondins de Bordeaux Jocelyn Gourvennec berada di zona berbahaya setelah timnya kalah 0-2 dari Montpellier. Bordeaux hanya mengoleksi lima poin dari 12 laga terakhirnya. (afp/ant)
Bayern Munich Seharusnya Menang Lebih Banyak Berlin Bayern Munich mencapai babak perempatfinal Piala Jerman setelah harus bekerja keras untuk meraih kemenangan 2-1 atas juara bertahan Borussia Dortmund, Kamis (21/12) kemarin. Pasukan Jupp Heynckes menguasai sepenuhnya pertandingan yang digelar di Stadion Allianz Arena dan seharusnya memetik kemenangan dengan skor lebih banyak. Sang juara Liga Jerman memiliki dua peluang yang mengenai tiang gawang pada awal pertandingan, sebelum tandukan Jerome Boateng membawa mereka unggul pada menit ke-12. Thomas Mueller menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-40. Dortmund hanya memberikan sedikit perlawanan ketika tim Bavaria menyianyiakan setengah lusin peluang mencetak gol pada babak pertama yang berlangsung berat sebelah. Bayern secara bertahap mengendurkan tekanan setelah turun minum yang membuat Dortmund dapat memperkecil ketertinggalan, melalui Andriy Yar-
molenko menyusup ke kotak penalti dan menanduk bola ke tiang jauh pada menit ke-77. Dortmund, yang memenangi dua pertandingan sebelumnya di bawah asuhan pelatih baru Peter Stoeger, berupaya keras menyamakan kedudukan namun tembakantembakan dari Jeremy Toljan dan Andre Schuerrle masih melebar. Sedangkan Alexander Isak dan Sokratis Papastathopoulos gagal memaksimalkan peluang dari jarak dekat. ‘’Kami layak menang bahkan meski kami berada di bawah tekanan pada 30 menit terakhir,’’ kata pelatih Bayern Heynckes. ‘’Kami banyak berinvestasi pada babak pertama dan hal itu semestinya diterjemahkan menjadi lebih banyak gol. Kami tidak melakukannya. Itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki.’’ Bayern menuju jeda musim dingin dengan menghuni puncak klasemen Liga Jerman dan melaju ke fase gugur Liga Champions. Mereka telah memenangi sembilan dari sepuluh pertandingan terakhirnya di liga sejak Heynckes mengambil
alih komando tim. Mueller dkk. meraih empat kemenangan dari empat laga di Liga Champions dan dua pertandingan di Piala Jerman. ‘’Kami hampir mencapai suatu tonggak pencapaian,’’ kata Heynckes, yang memimpin Bayern meraih treble pada 2013. ‘’Kami belum mencapai apa pun musim ini. Masih panjang jalan yang harus dilalui.’’ Dortmund mencapai final pada empat edisi kompetisi ini sebelumnya. Sayangnya, musim ini tim ini tampil kurang konsisten, salah satunya adalah gogal lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Bayer Leverkusen juga mengamank- an tiket ke putaran selanjutnya berkat kemenangan 1-0 atas Borussia Moenchengadbach. Kemenangan serupa juga dicatat Eintracht Frankfurt yang menghentikan klub Divisi II FC Heidenheim. Sementara Werder Bremen menyingkirkan Freiburg 3-2. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
JUARA - Duet penyerang Paris Saint Germain Edinson Cavani dan Kylian Mbappe merayakan gol kemenangan timnya atas Cen pada pertandingan kompetisi Liga Prancis, Kamis (21/12) kemarin. PSG menjadi juara paruh musim.
olah raga
16
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Bali Post/ant
SOSIALISASI - Wakil Ketua Umum Indonesia Asian Para Games Organizing Committe (INAPGOC) Sylviana Murni (kedua kanan) didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Semuel Huwae (kiri) dan atlet difabel Maluku yang dipersiapkan mengikuti Asian Para Games, Erens Sabandar (kedua kiri), melakukan sosialisasi Asian Para Games 2018 di Maluku City Mall, Ambon, Maluku, Kamis (21/12) kemarin. Asian Para Games akan berlangsung di Jakarta, 6-13 Oktober 2018 yang mempertandingkan 40 cabang olahraga dan diikuti 4.000 atlet difabel dari 43 negara.
2017 telah banyak kementerian dan lembaga baik pusat maupun daerah yang melakukan pencairan. ‘’Akhir tahun kenaikan cukup banyak, seperti diketahui pada 10 hari ke depan sampai dengan tanggal 29 kita akan melihat banyak sekali kementerian dan lembaga dan daerah melakukan pencairan anggaran. Jadi kita juga akan mendorong dan memberikan semangat kepada tim saya,’’ katanya. Sebelumnya dalam acara penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2017, Menkeu menerima penghargaan peringkat pertama untuk kategori Badan
Publik Kementerian yang diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya selain mengucapkan selamat juga berharap Kemenkeu dapat meningkatkan kinerja dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. ‘’Saya ingin menyampaikan ucapkan terima kasih dan penghargaan bagi saudara-saudara yang telah mendapatkan penghargaan semuanya, seperti Menkeu dapat nomor 1. Artinya anggaran lancar nanti,’’ kata JK yang disambut gelak tawa hadirin. (ant)
Bali Pos/ist
APRESIASI — Ketua Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa (tengah) mengapresiasi sekaligus mendukung pendirian SSB Pespa Padangsambian, yang diresmikan di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (17/12) lalu.
KONI Denpasar Dukung Pendirian SSB Pespa
KETUA Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa mengapresiasi serta mendukung pendirian SSB Pespa Padangsambian, yang diresmikan di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (17/12) lalu. IB Toni Astawa mengakui dirinya bangga dengan pembentukan SSB Pespa, bahkan pihaknya juga mendukung pendirian klub-klub pada semua cabor. ‘’Intinya, kami mendukung sebab dari SSB maupun klub olahraga inilah bakal muncul bibit-bibit pesepak bola berbakat dan bertalenta,’’ jelas Gus Toni. Dikemukakan, ke depan SSB Pespa diharapkan mampu menelurkan pesepak bola tangguh, yang bisa memperkuat Kota Denpasar dalam berbagai event. ‘’Kami ingin SSB Pespa ini mampu mencetak pesepak bola andal berkualitas, dan memiliki skill-ball mumpuni, sehingga mereka bisa menjadi pelapis pemain di Denpasar, sekaligus melakukan regenerasi pemain,’’ ucap Gus Toni. Sementara Penasihat SSB Pespa AA Putu Sudirka Yoga Semadi menyatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya menyiapkan tim U-15, U-16, U-17, dan U-19, guna mengikuti berbagai kompetisi Rayon Bali. SSB Pespa yang dipimpin Kepala Sekolah Made Diatmika memiliki kerikulum Indonesia Way, sebagaimana ilmu yang diterima pelatih AAK Bramastra yang mengikuti Kursus Pelatih C AFC. Ia optimis di Denpasar ini banyak pesepak bola cilik yang berbakat, hanya mereka kurang disalurkan talentanya serta perlunya motivasi. ‘’Kami optimis SSB Pespa ini mampu mencetak pesepak bola profesional,’’ ucap pria yang akrab disapa Gung Civic ini. Menurutnya, kehadiran pemain-pemain bintang Bali United mampu memompa motivasi siswa SSB Pespa. Mereka adalah Stefano Lilipaly, Nick van der Velden, serta pemain lokal seperti Ngurah Nanak, Agus Nova Sablun Wiantara, Made Adi Pradana Wijaya, Gede Sukadana, Felisianus Junius R. Bate. Di sisi lain, Bidang Pengembangan Kepelatihan AAk Bramastra menjelaskan, kurikulum Indonesia Way merupakan filosofi sepak bola yang cocok diterapkan di Indonesia, sesuai dengan geografis, suku, dan budaya Indonesia. (022)
Pencairan Anggaran Asian Games Dijamin Lancar
Jakarta (Bali Post) -
Menteri Keuangan Sri Mulyani Inderawati menjamin proses pencairan anggaran untuk Asian Games 2018 berjalan lancar, sehingga dapat digunakan untuk biaya pemusatan latihan nasional (pelatnas). ‘’Asian Games masuk semuanya, kalau lancar, sih pasti ya, ini saya mau ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) untuk melihat bagaimana proses pencairan anggaran,’’ kata Sri Mulyani di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional, mekanisme pencairan anggaran bagi atlet nasional tak lagi melalui Satuan Pelaksana Prestasi Indonesia Emas (Satlak Prima), namun langsung dari Kementerian Keuangan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ang-
garan tersebut diharapkan dapat dicairkan pada 2 Januari 2018 untuk kemudian diberikan kepada masingmasing pengurus besar 40 cabang olahraga nasional yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Besaran anggaran berupa penambahan Rp 1,5 triliun bagi Panitia Pelaksana Asian Games Indonesia (IN-
ASGOC) 2018 yang telah memperoleh Rp 500 miliar pada April 2017 dan Rp 735,06 miliar untuk penambahan dana prestasi atlet sebesar Rp 1,7 triliun. Tak hanya anggaran Asian Games 2018, Menkeu berkomitmen semua dana yang dianggarkan untuk 2018 dapat cair sesuai waktunya, bahkan pada akhir Desember
Tim Tenis Meja PON Jatim Uji Coba di Tiongkok POBSI dan PASI Ingin Segera Gunakan GBK
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) berharap bisa kembali menggelar pelatnas di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta demi memaksimalkan persiapan menghadapi Asian Games 2018. Hal serupa diharapkan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) yang juga ingin menggunakan GBK. ‘’Harapan kami bisa menggunakan tempat yang lama. Lokasinya cukup strategis untuk menjalankan organisasi maupun pelatnas,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB POBSI Robby Suarly, Kamis (21/12) kemarin. POBSI selama 15 tahun tepatnya sejak 2001 hingga 2016 menempati ruangan di Pintu VII Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta untuk melakukan aktivitas organisasi dan pelatnas. Namun, selama renovasi harus meninggalkan lokasi tersebut dan pelatnas dilakukan di Rawamangun Jakarta. Lokasi pelatnas baru, kata Robby, dinilai kurang strategis karena letaknya yang cukup jauh dari pusat olahraga yang berada di kawasan GBK. Demi merealisasikan rencana tersebut, PB POBSI terus berusaha menjalin komunikasi dengan pihak terkait. ‘’Dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat ke Sekretariat Negara, Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno dengan tembusan ke Kemenpora dan KONI Pusat,’’ kata Robby menambahkan. Demi memaksimalkan prestasi biliar, PB POBSI selain berharap bisa kembali ke kompleks GBK juga terus meningkatkan sumber daya terutama pelatih. Demi sertifikasi, pihaknya menggelar pelatihan yang didukung penuh oleh Kemenpora. Titik Terang Keinginan untuk segera menggunakan GBK tidak hanya untuk biliar, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) juga ingin secepatnya beradaptasi dengan lokasi yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 yaitu Stadion Madya dan Stadion Utama GBK. Khusus untuk atletik terutama lari, kata Seskemenpora Gatot S Dewa Broto, sudah mendapatkan titik terang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan diperbolehkan untuk menggunakan sarana yang ada secara terbatas. ‘’Pak Basuki (Menteri PU-Pera) bilang trek di Stadion Madya dan Utama sudah bisa digunakan. Januari kalau mau dipakai tidak masalah. Tapi ini khusus trek saja, sementara untuk yang lainnya belum,’’ kata Gatot S Dewa Broto. Atletik selama Stadion Madya dan Utama direnovasi menjalani pemusatan pada beberapa tempat seperti Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Pangalengan, Rawamangun dan Bali. Sebelum dilakukan renovasi, banyak cabang olahraga yang menjalani pelatnas di GBK. Selain biliar dan atletik, cabang lainnya adalah tinju, angkat besi, anggar, bela diri, squash hingga ditempati sebagai kantor induk organisasi cabang olahraga. (ant)
Beijing (Bali Post) Tim tenis meja Jawa Timur yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 melakukan serangkaian pertandingan uji coba di Beijing. ‘’Persiapan harus dilakukan jauh-jauh hari untuk mengetahui kekuatan tim ini,’’ kata Manajer Tim Tenis Meja Jawa Timur Diana Wuisan Tedjasukmana, Kamis (21/12) kemarin. Dalam uji coba di ibu kota Tiongkok itu pada 1522 Desember 2017 tersebut, dia membawa empat pemain putra dan empat putri serta dua pelatih. Keempat pemain putra adalah M Hussein, M Ardha Yuana, Ficky Supit, dan Yulius, sedangkan putri ada Christine Ferliana, Nur Azizah, Silir Rovani, dan Gustin Dwijayanti didampingi dua pelatih, Agus Winarto dan Khoirul Umam. Pada laga uji coba tersebut, tim PON Jatim bertanding melawan tim Min Dragon dan tim Puslatda Beijing. Dalam pertandingan tersebut Christine dan kawan-kawan harus menghadapi Zou Yang yang pernah memperkuat tim junior Tiongkok. ‘’Hasil uji coba ini akan kami evaluasi sebelum menentukan tim inti yang mungkin tahun depan sudah harus terbentuk,’’ kata Diana. Ketua Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Daerah Jatim itu merencanakan uji coba di Tiongkok pada tahun depan. ‘’Uji coba tahun depan tidak mesti di Beijing. Apalagi anak-anak sejak 2003 sudah pernah berlatih di klub Shandong Luneng (Provinsi Shandong),’’ kata peraih tiga
medali emas SEA Games 1981 di Manila dan SEA Games 1983 di Singapura itu. Pada uji coba tahun depan, Diana akan mengikutsertakan tim lapis kedua sebelum menentukan tim inti yang beranggotakan lima putra dan lima putri untuk memperkuat Jatim di PON 2020. Jatim merupakan ‘’gudangnya’’ atlet tenis meja, baik yang berprestasi di level nasional maupun internasional. Namun sejak 2008 setelah klub yang mereka naungi Sanjaya Gudang Garam Kediri bubar, para atletnya hijrah ke berbagai daerah. Padahal saat itu Jatim baru saja menjadi juara umum PON 2008 di Kalimantan Timur, salah satunya berhasil menyapu bersih medali emas dari cabang olahraga tenis meja. Setelah itu prestasi tim Jatim pada dua kali PON berikutnya surut karena beberapa atletnya membela daerah lain. Pada PON 2016 di Jawa Barat, tim tenis meja Jatim harus puas di urutan kedua di bawah DKI Jakarta dengan perolehan dua medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu. Padahal saat itu targetnya empat medali emas. Diana belum bisa memastikan target medali pada PON 2020 yang akan digelar di Papua. ‘’Belum ada target karena semua tergantung pada KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Jatim,’’ ujar atlet legendaris tenis meja nasional yang menjabat Ketua I Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) periode empat tahun terakhir. (ant)
Tim Cricket Bali Kawinkan Gelar di Kejurnas U-19 Mangupura (Bali Post) Tim Bali A putra dan putri sukses mengawinkan gelar juara pada Kejurnas Cricket U-19, di Lapangan Cricket Unud, Bukit, Jimbaran, yang berakhir, Kamis (21/12) kemarin. Di final, tim putra Bali yang diperkuat Daniel dan Ridwan menundukkan Kaltim, sedangkan juara III direbut Jateng. Di sektor putri, Tim Bali A menurunkan Kadek Swandewi, Apridayanti, Winda, Kadek Mertandi, serta Nila menaklukkan
rekannya Tim Bali B, dan juara III diraih Kaltim. Dengan demikian, tuan rumah Bali juara umum, disusul Kaltim, dan Jateng. Ketua Harian Pengprov Cricket Indonesia (PCI) Bali Made Erawan menuturkan, pihaknya bangga berkat latihan keras, tim cricket putra dan putri Bali berjaya pada Kejurnas U-19. Selanjutnya, calendar event 2018, terdapat agenda kejuaraan internasional U-17 putra dan putri di Malaysia. ‘’Bahkan, Hongkong juga menjadi kejuaraan in-
ternasional cricket pada tahun depan,’’ ucap Erawan. Dijelaskannya, meskipun tim cricket Bali baru saja berjaya pada kejurnas U-19, namun pada Kejuaraan Internasional U-17 di Negeri Jiran, pihaknya optimis pemain cricket Bali masuk skuad timnas U-17. ‘’Kami membina atlet secara berjenjang dan berkesinambungan,’’ ungkap Erawan. Karena itu, pihaknya berniat menggelar selekda dulu di Bali, kemudian pemain yang lolos bakal dikirim mewakili Bali pada
seleknas. ‘’Kami menyiapkan pemain putra dan putri U-17, kami optimis pemain Bali bisa mendominasi di timnas,’’ ujarnya. Sebelumnya, Wakil Ketua PP PCI Abhiram Singh memuji penampilan tim cricket Bali pada PON XIX di Jabar (2016), yang memperebutkan empat emas, Bali menyabet dua keping emas. ‘’Padahal, pada PON XX di Papua 2020 men datang, jumlah medali yang diperebutkan bertambah bisa enam atau tujuh,’’ katanya. (022)
Bali Post/022
KAPOLDA DKI - Para petinju Kota Denpasar siap berlaga pada kejuaraan Piala Kapolda DKI, di Jakarta, 29 Januari sampai dengan 4 februari 2018 mendatang.
Petinju Denpasar Berlaga di Piala Kapolda DKI
Denpasar (Bali Post) Pengkot Pertina Denpasar yang sukses mendulang empat emas dan satu perunggu pada Piala Gubernur NTB, baru-baru ini, kembali bakal menerjunkan enam petinju pada Kejuaraan Piala Kapolda DKI, di Balai Sarbini Mall, Jakarta, 29 Januari sampai dengan 4 Februari 2018 nanti. Ketua Pengkot Pertina Denpasar Made Muliawan Arya saat menyaksikan atletnya berlatih di Adi Swandana Boxing Camp (ASBC), Panjer, Kamis (21/12) kemarin menjelaskan, pihaknya berjanji jika mereka juara pada Piala Gubernur NTB, maka kembali diterjunkan mengikuti Piala Kapolda DKI. ‘’Kenyataannya, empat
petinju meraih emas, yakni Krispinus Mariano (layang/49 kg), Gregorius Gheda Dende (welter ringan/64 kg), Jekri Riwu (ringan/60 kg), dan Ferdinandus Seran (terbang/52 kg). Hanya, Maxwell Lande yang meraih perunggu,’’ tutur pria yang akrab dipanggil De Gajah ini. Selain keempat petinju, pihaknya juga menambah dua petinju lagi yakni Julio Bria (bantam/56 kg) dan Kornelis Kwangu Langu (layang/49 kg). ‘’Saya telanjur berjanji kalau juara, saya kirim lagi mengikuti Piala Kapolda DKI, ya… akhirnya saya harus memenuhi janji,’’ jelas De Gajah. Bahkan, satu-satunya petinju Denpasar di pelatnas Valentinus Nahak, berniat
turun jika tidak diajak try-out ke India. De Gajah berpesan, dalam tiap event adu jotos ini agar wasit dan juri bersikap objektif, netral, fair-play, dan menjunjung tinggi sportivitas. ‘’Kalau Piala Gubernur NTB, kami akui kinerja wasit juri benar-benar objektif,’’ tuturnya. Dia pun mengagendakan petinju Denpasar dalam setahun mengikuti empat sampai dengan lima event nasional. Sementara pelatih Yulianus Leo Bunga mengakui keenam petinju yang diterjunkan ke Piala Kapolda DKI, seluruhnya berpeluang menyumbang medali. ‘’Anakanak latihan terus, tanpa libur,’’ tutur Yulianus. (022)
PSMS Terus Berburu Pemain
Medan (Bali Post) Manajemen tim sepak bola PSMS Medan terus berburu pemain berkualitas demi menghadapi Liga I Indonesia yang rencananya bergulir Februari 2018. Pelatih PSMS Medan Djajang Nurdjaman di Medan, Kamis (21/12) kemarin mengatakan, sejumlah pemain yang memiliki kemampuan, masih terus dicari termasuk pemain asing. Sebelumnya manajemen PSMS merekrut pemain asal Senegal, Sy Chekh. Rabu lalu pemain asal Korea Selatan Kwon Young Jin sudah terlihat berada di mes Kebun Bunga meski belum bergabung ikut latihan bersama pemain
lainnya. Pemain yang berposisi sebagai full back kiri itu didatangkan oleh manajemen PSMS dari klub kasta kedua Liga Jepang, Mito Holly Hock. Sebelum hengkang ke Jepang, Young Jin pernah menjadi bagian skuad Jeon Buk Motors yang merupakan juara liga Champions Asia 2016 dan juara liga Korea Selatan lima kali. Djajang mengaku kehadiran Young Jin tentu menambah kekuatan di lini belakang PSMS yang saat ini masih ditempati Gusti Sandria sendirian. Meski demikian pihaknya masih menunggu satu pemain asing lagi ter-
masuk Marquee Player. ‘’Hari ini Kwon Young Jin sudah bisa ikut latihan, termasuk kemungkinan akan kami ikut sertakan di uji coba,’’ katanya. Selain kehadiran pemain asing, PSMS juga kedatangan eks Pusamania Borneo FC Abdul Aziz yang memang dinilai salah satu pemain muda potensial dan sudah memiliki pengalaman bertanding di liga 1. ‘’Kalau Azis baru datang hari ini. Tapi, karena Azis dari Indonesia jadi tidak terlalu capek dan langsung ikut latihan. Dia merupakan pemain yang cukup bagus di posisi gelandang, baik kala bermain di Persiba maupun Borneo FC,’’ katanya. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland, Cpt Terbatas, Hub.082 229 808 982
TK Madhu Vidya Celuk-Sukawati Cari 3Guru TK,Hub.081239539944
B.BP.001.12.17.0001076
!!Admin Komputer SMA D1/D3 Ke: personalia_27@yahoo.com
B.BP.817.12.17.0001090
B.BP.001.12.17.0000973
Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar
Dicari Waiter/Waitress/Cook Mulai Kerja Jan 2018, Kirim CV ke:andre.christopher@live.com
B.BP.821.12.17.0000982
B.BP.141.12.17.0001071
Dcari:1.Drafter:Arsitek/Sipil, Exp 1th 2.Admin:Skill Ms.Excel Exp.1th 3.Acc: Exp.1th, 4.Marketing:exp 1th, Bsa Nyetir 5.SPG:Min.SMU/SMK,Good Looking Jln.Sunset Road No.168 Badung Hub:085238821612/0361-4480420
Dicari Tkg Jahit Kebya,Serabutan Wanita.Hubungi:082340866394
B.BP.001.12.17.0001066
Dicari: tenaga finishing untuk B.BP.001.12.17.0001060 Splash GL’2012 Tgn 1, Silver garmen di Dalung. Hub: 081.7471.5471/081.337.799.215 Hub.087862270180/085333124554
B.BP.001.12.17.0001056
B.BP.135.12.17.0001088
B.BP.001.12.17.0001057
Avanza G’17 DP 20Jt Kredit 5Th Langsung A/N T.087762984309
B.BP.141.12.17.0001070
AvanzaG’2014 Htm Istw 156Jt FuturaPU’15Pth 80Jt, 085100514558
B.BP.101.12.17.0001068
KURSUS
B.BP.001.12.17.0001053
ALUMINIUM
RUPA-RUPA
Dicari PRT area Kuta bisa masak Gaji 1,8 Hub.081547466080 B.BP.154.12.17.0001085
B.BP.159.12.17.0001072
Dijual tanah SHM 700m2,Taman Baruna,Jimbaran, BUC 400jt/are TP H: 085230853006 Cck u/villa
B.BP.001.12.17.0001067
3,80 Are Jl.Tkd Badung Hrg 625 Jt Nego Hub.082145270447
B.BP.001.12.17.0000954
Mazda CX7 GT’2010 Putih Bs Tukar H.087860856999 Pribadi B.BP.141.12.17.0001074 MERCEDEZ
Mercy Jip Kanvas Versi Militer 290gd Long Chasis 1986 900Jt. utk Kolektor Hub.081809912787
DIJUAL RUMAH Rumah LT 1,33Are LB 100m2 Fas Lengkap,Panjer HP.085100937334 B.BP.001.12.17.0001092
Rmh LtII,T.150/102m2, Jln Bukit Sari Dekat KFC HP:0811398154
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
BENGKEL LAS
DIJUAL MOBIL
B.BP.164.12.17.0001079
Djl Tnh+Bgn Luas 265m2 Jln Mataram Kuta H.087887777706 B.BP.001.12.17.0001073
Istimewa Tepat pusat Kota Gianyar Hook 3A, murah H.0818985608
B.BP.001.12.17.0000971
B.BP.031.12.17.0001078
SERVICE
Djl Tanah Jln Induk 1,30A, 1,5A 10Are Buduk Hub.082147454248
B.BP.001.12.17.0001058
BALI WANGIFOTOCOPY
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210
BIRO JASA
BENGKEL LAS Free
C.0000620-brj
SALON
esign
D
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000601-bkl
BIRO JASA
BENGKEL LAS
B.BP.001.12.17.0001065
B.BP.001.12.17.0001087
B.BP.141.12.17.0001075
B.BP.001.11.17.0001551
B.BP.164.12.17.0001080
B.BP.001.12.17.0001041
Hlg BPKB No.l01363103-O DK 451 7 BC A.n I Made Anom Perijasa Hub:085739098451 Dps
Dijual Tanah 2,40 Are Jln Raya Saba Gianyar Hub:081338330786
MAZDA
Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik,rajin, jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub Lusi 082144355655
BIRO JASA Sedia PRT KTP Jawa Umur 17Th H.082 339 993 280
KEHILANGAN Hilang BPKB No.L01026876-O DK 10 DM, a/n A.A.Ayu Mirah
B.BP.001.12.17.0001050
Inova G’2013 Putih Bs Tukar H.085100856999 Pribadi
B.BP.001.12.17.0000894
B.BP.001.12.17.0000867
B.BP.001.12.17.0000455
B.BP.166.12.17.0001089
B.BP.001.12.17.0001091
Dicari Apoteker Untuk Apotik Sangsit Farma di Singaraja Gaji Memuaskan,BPJS dan Bonus Hub:081337458905 (Kdk Setiawan)
B.BP.001.12.17.0000786
DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 130jt/A 60Jt/A Bs Kredit 087862450004
B.BP.001.12.17.0000976
Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
!Dijual Tanah 2Are Tukad Petanu Denpasar Hub.082147572676
B.BP.154.12.17.0001086
Dcr Tng Wanita utk jaga Warung yg bisa Masak H.087775559991
Urgent Looking Sales For Restaurant Please Call 08123626255 or Send CV:info@kayunresto.com
B.BP.001.12.17.0001051
Tnh 34are Bedugul,Aspek Perum, Siap Bnt Adm Pjk Bln/Th-SPT TaSblh Vila,100Jt/A,085857442601 hunan&Byrkn Pjk H.082146447060
B.BP.001.12.17.0000810
TOYOTA
Avanza Asli Bali Th’2013 & 2008 Hitam Hub.087860391057
Dcr Segera! PRT tinggal Dalam Gaji 1,5 Jt Hub:089632512899
B.BP.141.12.17.0001069
Rmh 2Lt di Dps 475Jt SHM & IMB Hub:087861899366/081239978524/ 081239770658/085792520754
B.BP.001.12.17.0001049
B.BP.001.12.17.0001083
Dcr:Junior Akunting,bisa MYOB Software&Bhs Inggris.Gaji:2,3 Jt, Min:D3,CV:hr@baliwise.org
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DISEWAKAN RUMAH DIJUAL MOBIL Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Rmh Jl.Penyaringan Gg.Kadal PondokCitra Pmogan 08123871809 HONDA B.BP.001.11.17.0001062 CRV’08 Manual Htm+CRV’14 Pres- No.11 Sanur Kauh,081999936491 B.BP.001.12.17.0001077 !!!Petitenget dkt Pantai 3A,7A tige,Putih Mulus, 085737180911 25A cckVila/Hotel,081338977777 B.BP.001.12.17.0001093
Dcr 10 Penjahit Borongan Kaos/ Bikini,dpt Uang Mkn, Bns Kehadiran,THR u/Factory di Canggu Permai,Tlp/WA:081246982374
Dicari Cook,Stewerd.Bergabunglah Bersama Fun Team Kami. Kirim Lamaran Ke:Jln Semat 18A Canggu.Phone:081236653165 Email:info@sproutbali.com
B.BP.164.12.17.0001081
B.BP.004.12.17.0001055
Dcr PRT wnt Gaji 1,8jt Simpang Siur Kuta Hub.081239232035
*Funding Koperasi P/W,D3, Jujur Dibutuhkan Marketing Gaji 5Jt/Bln WA: 081239011111 untuk Produk Otomotif, Berani B.BP.001.12.17.0001018 Tantangan,Tangguh,Pria/Wanita, Gaji+Bonus Menarik,Lam/Hb:Auto Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1.8Jt Tdr Nyaman Jl.Gunung Agung 183 Dps dlm,081999776071 082237496717
SUZUKI
Ertiga GX Elegant 2014 MT Asli DK Putih 081934366006 Pribadi
Informasi pasang iklan Telepon
SPA
0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000 4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Garansi produk CCTV 2 thn
TerimaServiceStavol&Ups
Website : www.stavolbali.com C.0000305-ELK
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-085100978067
KEHILANGAN Hilang BPKB No.L10223900-O DK 3517 EU,a/n A.A.Ayu Mirah
B.BP.164.12.17.0000151
Hlg BPKB NO.J04647002-O DK 5911 DU A.n Ni Luh Putu Ratna Sawitri.Hub:085739098451 Dps
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.12.17.0000841
B.BP.001.12.17.0001042
B.BP.001.12.17.0001063
EKONOMI
18 Kenikmatan Cita Rasa Makanan Asia di The Deck Café
THE Deck Café dengan bangga memperkenalkan menu barunya, aneka hidangan Asia mulai 1 Desember 2017, yang menampilkan beragam pilihan cita rasa makanan Asia yang nikmat dan menggugah selera Didorong keinginan kuat untuk menampilkan identitas Asia, dan juga untuk memenuhi selera kuliner para pelanggannya, The Deck Café di FuramaXclusive Ocean Beach Seminyak memperkenalkan menu hidangan serba Asia. Dengan pilihan menu yang ada, konsumen dapat menjelajahi beraneka rasa makanan Asia yang kaya rempah, menampilkan berbagai pilihan mulai dari makanan Indonesia, Cina, hingga pengaruh kuliner India dari makanan pembuka, utama, hingga hidangan pencuci mulut. Merekomendasikan hidangan unggulan Laksa Singapura, Nasi Ayam Hainan, dan Steam Boat yang menampilkan menu andalan Sup Herbal dan Tom Yam Goong yang disajikan oleh Chef Manta yang berpengalaman internasional, dan datang mempelajari langsung teknik memasaknya di Singapura. Kunjungi The Deck Café, nikmati aneka hidangan ringan, makan siang, dan makan malam yang lezat ini, sambil menikmati suasana dan pemandangan indah Pantai Double Six. Terletak di tepi pantai tujuan surfing terkenal, Legian, FuramaXclusive Ocean Beach Seminyak adalah resor all-suite terbesar yang menampilkan 115 kamar luas dan stylish dengan berbagai kategori termasuk kamar Studio, One Bedroom Suite, Two Bedroom Suite, Three Bedroom Suite, dan Penthouse. Tipe kamar ideal bagi mereka yang mencari kenyamanan akomodasi dan lokasi. Hanya 15 menit berkendara dari Airport Internasional Ngurah Rai, resor tepi pantai ini dikelilingi oleh berbagai gerai belanja, ajang hiburan, dan kuliner terkemuka. (bns)
Direstrukturisasi, Kredit Nasabah Terdampak Erupsi Denpasar (Bali Post) Bank di Bali mengambil inisiatif dengan memberikan restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak erupsi Gunung Agung, walaupun pemerintah pusat belum menetapkan Gunung Agung sebagai bencana nasional. Plt. Direksi Bank BPD Bali Gde Sudibia mengatakan, bank milik krama Bali ini sudah melakukan berbagai strategi untuk penanganan nasabah di Karangasem sejak status masih awas hingga terjadi erupsi. ‘’Intinya bagaimana kebijakan yang diambil bank tidak memberatkan nasabah. Sebab, tidak dimungkiri kondisi Gunung Agung membawa dampak bagi tidak hanya di Karangasem, tapi juga Bali sehingga harapannya kondisi ini segera selesai,’’ katanya. Kepala Bagian RMK (Ritel Mikro Kredit) Divisi Kredit Bank BPD Bali Ni Ketut Lestari mengatakan, terkait dampak Gunung Agung dibagi dua yaitu dampak langsung dan tidak langsung. Untuk yang terdampak langsung di wilayah Karangasem terdapat 651 debitur dengan fasilitasi kredit mencapai Rp 221 miliar. Debitur yang terdampak kebanyakan dari sektor perdagangan disusul hotel dan restoran (usaha makanan dan minum). ‘’Untuk debitur yang terdampak langsung BPD Bali melakukan restrukturisasi kredit berupa penundaan bayar pokok, perpanjangan jangka waktu pembayaran hingga perubahan suku bunga,’’ katanya. Sementara bagi debitur yang tidak berdampak langsung, kebanyakan berasal dari pegawai yang bekerja di sektor perhotelan dan sektor lain di luar Karangasem seperti dari daerah pariwisata Ubud dan Badung. Jumlah debitur yang tidak langsung terdampak mencapai 6.100 orang dengan fasilitas kredit mencapai Rp 1,3 triliun. ‘’Sejak Oktober kami sudah melakukan restrukturisasi. Langkah selanjutnya masih menunggu kebijakan otoritas terkait terkait langkah-langkah apa yang akan diambil terhadap kewajiban debitur ke depannya,’’ paparnya. Dari 14.575 debitur nasabah BNI, BRI, BPD Bali, Mandiri, LPDB yang terdampak erupsi Gunung Agung, terbanyak merupakan nasabah BRI yaitu sebanyak 13.398. Kepala Kanwil (Kantor Wilayah) Denpasar Dedi Sunardi di kesempatan yang berbeda mengungkapkan, pihaknya telah lebih dulu melakukan restrukturisasi kredit pada nasabah terdampak Gunung Agung. ‘’Kita menyadari kesulitan para petani dan pengusaha di sana, tanpa bermaksud menda-
hului, kami sudah melakukan upaya restrukturisasi,’’ ungkapnya. Restrukturisasi dilakukan pada nasabah petani maupun pengusaha yang terdampak Gunung Agung. Jumlah yang diberikan restrukturisasi diakui pihaknya masih melakukan pendataan. Walaupun pemerintah belum menyatakan bahwa bencana Gunung Agung merupakan bencana nasional, namun pihaknya menyadari kesulitan para petani, pengusaha di sana, sehingga dilakukan restrukturisasi. Restrukturisasi yang diberikan ada yang berupa penundaan pembayaran bunga, penundaan pembayaran pokok, dll. Hal ini diakui secara otomatis akan membebani bank. Namun pihaknya menggunakan dana cadangan untuk bisa memberikan keringanan kepada nasabah yang terdampak. ‘’Ini memang antara fungsi sosial dan bisnis ini harus kita seimbangkan. Kami menyadari kita menunda penerimaan bunga, supaya secara bisnis mereka bisa jalan,’’ tandasnya. (kmb42)
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
Jelang Nataru
BI Bali Siapkan Rp 4,5 Triliun MEDIA GATHERING - Komisaris BPD Bali Wisnu Bawa Temaja (kiri), Plts. Direksi BPD Bali Gede Sudibia (tengah) dan Kepala Divisi UMS BPD Bali I Gede Sukadana saat media gathering, Kamis (21/12) kemarin.
Kinerja BPD Bali Baik
DPK Rp 19,7 Triliun, Kredit Rp 16,2 Triliun Denpasar (Bali Post) Sepanjang tahun 2017, Bank BPD Bali mampu mencapai kinerja yang baik dari sisi total aset, penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), dan lainnya. DPK yang berhasil dihimpun BPD Bali hingga November 2017 mencapai Rp 19,7 triliun. Sedangkan kredit yang disalurkan hingga November 2017 mencapai Rp 16,2 triliun. Plt. Sementara Direksi I Gde Sudibia, S.E. saat media gathering Kamis (21/12) kemarin memaparkan, DPK tersebut meningkat 16,93 persen dibandingkan November 2016. Dari total DPK Bank BPD Bali, porsi giro mencapai Rp 4.789 miliar, tabungan mencapai Rp 7.337 miliar, dan untuk deposito sebesar Rp 7.593 miliar. Sedangkan kredit yang disalurkan pada periode yang sama meningkat 4,47 persen dibandingkan November 2016. BPD Bali yang terkenal dengan penyaluran kredit konsumtif, mengalami pergeseran. Kredit konsumtif yang semula lebih banyak dari kredit produktif, perlahan-lahan bergeser. Perbandingannya 42,02 persen kredit produktif dan 57,98 persen kredit konsumtif. Kredit produktif yang terdiri dari kredit investasi sebesar Rp 4.051 miliar atau sebesar 24,88 persen dari total kredit. Kredit modal kerja sebesar Rp 2.792 miliar atau sebesar 17,15 persen dari total kredit. Penyaluran kredit UMKM Bank BPD Bali sampai dengan bulan November 2017 sebesar Rp 6.162 miliar atau sebesar 37,84 persen dari total kredit. Dari total penyaluran kredit tersebut, NPL BPD Bali masih berada di bawah 5 persen yaitu 1,62 persen. Laba bersih yang berhasil dibukukan Rp 536 miliar. Total aset Bank BPD Bali tembus hingga Rp 24.023 miliar atau meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 21.204 miliar. Untuk rasio-rasio keuangan CAR BPD Bali tercatat 19,72 persen, LDR sebesar 82,36 persen, BOPO sebesar 68,81 persen, ROA sebesar 3,38 persen, ROE tercatat 22,01 persen. Hasil self assessment penilaian tingkat kesehatan bank posisi Juni 2017, Bank BPD Bali memperoleh peringkat II. Hal itu mencerminkan kondisi bank yang secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya. Tercermin dari peringkat faktor-faktor penilaian antara lain, profil risiko, penerapan CGC atau tata kelola, rentabilitas, dan permodalan secara umum baik. Penerapan profil risiko bank memperoleh peringkat komposit dua Low Mod yang mencerminkan bahwa kemungkinan kerugian dihadapi bank dari sisi risiko inherent komposit tergolong rendah selama periode waktu tertentu di masa datang dan kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit memadai. Sedangkan untuk CGC atau tata kelola berada pada peringkat II atau baik. ‘’Dari segi permodalan, komitmen pemegang saham untuk memperkuat permodalan Bank BPD Bali sangat tinggi,’’ ujarnya. Hal tersebut telah direalisasikan dengan penambahan modal disetor sejumlah pemegang saham dengan jumlah modal yang telah disahamkan sebesar Rp 1.735 miliar. Pada tahun 2018, Bank BPD Bali menargetkan total DPK meningkat 12 persen dari tahun 2017. Tahun 2018, Bank BPD Bali menargetkan penyaluran kredit meningkat sebesar 10 persen dari tahun 2017. (kmb42)
Menteri ESDM Tinjau Kesiapan PLN Bali Denpasar (Bali Post) Menteri ESDM Ignasius Jonan, Kamis (21/12) kemarin meninjau kesiapan PLN Bali dalam menyambut kunjungan Presiden hari ini. Menurutnya, gangguan listrik tidak hanya terjadi karena pasokan, juga instalasi listrik. Pasokan listrik di Bali saat ini sekitar 1.200 MW. Sedangkan beban puncak pemakaian listrik tidak sampai 800 MW. ‘’Sehingga cadangannya itu 50 persen dari beban puncak, mestinya aman,’’ ujarnya saat meninjau Gardu Induk PLN di Pemecutan Kelod. Sementara untuk kesiapan kun-
jungan Presiden, pihaknya membahas prosedur untuk cadangan listrik dan sebagainya. Selain itu, pihaknya juga meminta PLN untuk berkoordinasi dengan hotel tempat Presiden menginap, serta tempat acara agar tidak ada gangguan kelistrikan. Menurutnya, gangguan kelistrikan belum tentu karena pasokan atau karena PLN, bisa juga karena instalasi di dalam hotel gedung itu sehingga instalasi listrik di gedung tempat Presiden juga harus terjaga. Selain itu kunjugannya dalam rangka untuk meninjau kesiapan PLN selama kegiatan libur Natal dan Tahun Baru. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, bank di Bali mempersiapkan uang kartal lebih tinggi dari sebelumnya. Hal itu karena selain bertambahnya nasabah bank, juga terdapat penambahan ATM. Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali menyiapkan uang kartal saat Natal dan Tahun Baru 2018 sebanyak Rp 4,5 triliun. Dana tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan dana saat liburan tersebut aman. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Causa Iman Karana mengatakan, pihaknya memprediksi terjadi peningkatan transaksi dan juga penukaran yang dilakukan masyarakat, perbankan di Bali selama Natal dan Tahun Baru 2018. Pada hari biasa, BI menyiapkan uang kartal mencapai Rp 2,5 triliun, dan pada momen liburan ini BI menyiapkan Rp 4,5 triliun. Sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun perbankan bila mengalami peningkatan. Ketersediaan uang atau stok dana untuk Nataru tahun ini mengalami peningkatan bila dibandingkan kondisi sama Desember 2016 yang hanya Rp 4,3 triliun. Kebutuhan uang kartal tersebut untuk meng-cover transaksi uang tunai di Bali, termasuk wilayah Mataram, NTB yang umumnya meningkat untuk pembayaran pada akhir tahun. BI menilai ketersediaan uang kartal ini terus mengalami perubahan. Kendati kebutuhan uang akan meningkat pada momen Nataru ini, namun tidak akan terjadi kekurangan dana, termasuk memenuhi kebutuhan dana di pengungsian Gunung Agung. Ia juga telah meminta perbankan untuk menjaga ketersediaan uang di ATM serta mengantisipasi kebutuhan masyarakat di liburan akhir tahun ini. Perbankan memiliki kewajiban menyediakan uang sesuai kebutuhan dari masyarakat. ‘’Ketersediaan uang tunai sangat diperlukan karena biasanya di waktu liburan banyak
masyarakat yang menarik uang melalui ATM. Kami berharap kepada perbankan agar mesin ATM mereka jangan sampai ada yang kosong,’’ paparnya. Sementara itu, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT Putu Bagus Kresna mengungkapkan, BNI menyiapkan kebutuhan uang tunai lebih dari Rp 480 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Bali selama libur Natal dan Tahun Baru dari tanggal 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018. Proyeksi kebutuhan uang tunai tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan proyeksi saat hari Natal dan Tahun Baru sebelumnya sekitar Rp 439 miliar. Persediaan uang tunai tersebut selain untuk kebutuhan ATM juga disiapkan untuk melayani kebutuhan uang pecahan kecil masyarakat. Mayoritas persediaan uang tunai tersebut digunakan untuk menunjang operasional 463 ATM tarikan tunai yang ada di Bali. ‘’Peningkatan jumlah uang tunai tersebut disebabkan karena bertambahnya jumlah nasabah BNI dan jumlah mesin ATM yang kami miliki,’’ imbuhnya. Untuk di Bali sendiri, BNI juga mengoperasikan 21 ATM nontunai serta 34 ATM tarik setor (Cash Recycle Machine). Untuk memastikan operasional ATM selama libur hari raya tersebut, BNI juga telah menyiapkan tim khusus untuk mengamankan dan memonitor performance ATM selama 24 jam. (kmb42)
19
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
REKAP PENERIMAAN TITIPAN SUMBANGAN UNTUK PENGUNGSI GN. AGUNG KAMIS, 21 DESEMBER 2017 SMEA Negeri Denpasar Angkatan 87 - 90 Rp 2.200.000 Sang Ayu Agni, Jl. Kepundung Denpasar Rp 300.000 Toko Cempaka Indah, Denpasar Rp 200.000 Bali Mart DC 20 box Masker polos 31 box masker motif 14 dus air mineral Jumlah diterima kemarin Rp 2.700.000 Jumlah sebelumnya Rp 599.128.598 Jumlah seluruhnya Rp 601.828.598
Pembetulan : Terdapat kekeliruan pada pemuatan sumbangan edisi Rabu(20/12), pada jumlah sebelumnya seharusnya Rp 598.728.598 sehingga jumlah penerimaan per 20 Desember 2017 adalah Rp 599.128.598
Uang Pengganti Dari Hal. 1
‘’Jika dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta benda terdakwa disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti, dalam hal terdakwa tidak punya harta yang cukup untuk membayar uang pengganti, terdakwa dipidana penjara selama dua tahun,’’ tambah Jhon. Vonis itu sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum KPK. Hakim juga menyetujui permohonan Andi Narogong menjadi saksi pelaku yang bekerja sama (Justice Collaborator/JC) berdasarkan keputusan pimpinan KPK No. KEP.1536/0155/12/2017 tanggal 5 Desember 2017 tentang Penetapan Saksi Pelaku yang bekerja sama (Justice Collaborator) dalam Tindak Pidana Korupsi atas nama terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narongong. ‘’Terdakwa mengakui kejahatan yang dilakukan serta mengungkapkan pelaku-pelaku lainnya, sehingga cukup beralasan bahwa terdakwa ditetapkan sebagai justice collaborator,’’ kata hakim Ansyori. Andi menyatakan menerima putusan hakim tersebut. ‘’Saya terima yang mulia,’’ kata Andi
dalam sidang yang juga dihadiri oleh istri pertamanya Myrinda itu. Sedangkan jaksa penutut umum KPK Eva Yustisiana menyatakan KPK masih pikirpikir atas putusan itu. Dalam pembacaan putusan itu, majelis hakim juga menegaskan sejumlah penerima aliran dana proyek KTP-elektronik, termasuk mantan Ketua DPR Setya Novanto. ‘’Setya Novanto memperoleh uang dari pencairan e-KTP sebesar 1,8 juta dolar AS dan dua juta dolar AS serta uang 383.040 dolar Singapura,’’ kata anggota majelis hakim Emilia Subagdja. ‘’Selain terdakwa terdapat juga pihak-pihak lain yang mendapatkan kekayaan yaitu,’’ tambah hakim Emilia. Adapun pihak lain yang mendapatkan dana e-KTP di antaranya Miryam S Haryani untuk Komisi II DPR menerima 1,2 juta dolar AS, Diah Angraini (500 ribu dolar AS), Markus Nari (400 ribu dolar AS), Ade Komarudin (100 ribu dolar AS), Azmin Aulia (adik mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi) mendapatkan satu ruko di Grand Wijawan dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III Jakarta Selatan. (ant)
Zona Merah Dari Hal. 1
‘’Dari bencana-bencana hidrometeorologi yang terjadi, longsor paling banyak menelan korban, ini karena masyarakat masih banyak yang tinggal di zona merah rawan bencana,’’ ujar Sutopo. Selain itu, ia meminta masyarakat yang memang tinggal di daerah yang rawan atau langganan banjir dan longsor untuk selalu waspada mengingat bencana-bencana hidrometeorologi tersebut terjadi di lokasi yang sama, dan hanya akan meluas jika terjadi kejadian ekstrem. ‘’Siklon tropis memang jarang terjadi di Indonesia, tapi dengan hujan intensitas biasa saja sudah persoalan karena daya dukung dan daya tampung lingkungan sudah sangat buruk,’’ ujarnya. Siklon tropis, menurutnya, biasanya terjadi di 10 derajat Lintang Utara (LU) dan 10
derajat Lintang Selatan (LS). Saat siklon semakin mendekat ke darat maka kekuatannya semakin lemah. Ia mengatakan dampak perubahan iklim sangat signifikan untuk Indonesia. Hujan semakin lebat dan frekuensinya meningkat. Sutopo menegaskan, musim kering di beberapa daerah akan terjadi dua kali, yakni di bulan Februari hingga Maret dan di bulan Juni hingga Oktober 2018. Karenanya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus sudah dilakukan sejak kini. Ia mengingatkan potensi asap dari karhutla yang bisa terjadi pada perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang yang rawan karhutla. 18 Agustus 2018 itu Asian Games dimulai, itu sudah masuk musim kering. Pelaksanaannya di Palembang yang merupakan provinsi rawan karhutla. (ant)
Bali Post/ade
BPPN - Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/12) kemarin. Syafruddin Arsyad Temenggung resmi ditahan KPK untuk 20 hari ke depan terkait dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Masa Sidang
Dari Hal. 1
Arsul yang juga Sekjen DPP PPP mengatakan, fraksinya akan menarik
diri dari pansus apabila belum ada laporan atas rekomendasinya mengenai KPK pada masa sidang mendatang. ‘’Kami sampai-
kan, kalau sampai dengan masa sidang yang akan datang tidak selesai, ya… kami akan mundur,’’ tegas Arsul. (kmb4)
Dampak Negatif Dari Hal. 1
Paling penting, keautentikan Bali mesti tetap dijaga agar wisatawan selalu datang. Dengan demikian, dampak positif dari pariwisata dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Sedangkan dampak negatifnya bisa diminimalkan. Salah satu konsep pengelolaan pariwisata yang mengakomodasi pertumbuhan ekonomi namun tetap membatasinya berdasarkan berbagai kendala seperti kualitas lingkungan alam, kondisi sosial dan budaya adalah konsep pertumbuhan hijau atau green growth. ‘’Kalau kita ingin tetap bertumbuh ekonominya, maka salah satu yang harus kita ikuti adalah konsep pertumbuhan hijau. Dia bertumbuh tapi masih dalam batas-batas yang sesuai dengan konsep pariwisata berkelanjutan,’’ jelasnya. Agung Suryawan memaparkan ada tujuh pilar utama terkait green growth road map. Pertama, menumbuhkan ketahanan terhadap iklim (adaptasi) dan mengelola transisi rendah karbon (mitigasi). Kedua, mengelola sumber daya alam dan sampah serta konservasi keanekaragaman hayati. Ketiga, mengembangkan produk dan mengelola destinasi. Ke-
empat, melakukan pencitraan, pemasaran, dan distribusi elektronik. Kelima, meningkatkan kapasitas dan pekerjaan yang layak. Keenam, membangun infrastruktur, diseminasi teknologi, dan komunikasi. Ketujuh, mekanisme pelaksanaan termasuk reformasi kebijakan, kemitraan, pembiayaan, dan inovasi. ‘’Ada tiga yang ingin kita capai dengan paradigma pertumbuhan hijau di bidang pariwisata, yakni destinasi yang berkelanjutan, mobilitas wisatawan yang berkelanjutan, dan gaya hidup atau lifestyle yang berkelanjutan,’’ terangnya. Sementara itu, Arsitek sekaligus Praktisi Tata Ruang Nyoman Popo Priyatna Danes mengatakan, alangkah bagusnya jika Bali memiliki visionary masterplan yang baik dan diketahui semua pihak serta memang menguntungkan pulau ini sesuai kapasitas masyarakat setempat. Dengan demikian tidak akan ada perdebatan di tengah masyarakat menyangkut masterplan. Seperti misalnya rencana reklamasi Teluk Benoa yang tiba-tiba muncul di luar masterplan sebagai privat sector dan harus disetujui. Kemudian masalah lain terkait munculnya dome (kubah) raksasa di Nusa Dua yang tidak jelas dari mana datangnya rencana itu.
Lalu padatnya koloni WesternAustralia di Nusa Lembongan, padahal dari segi infrastruktur belum memadai untuk menjadi sebuah destinasi, atau pembangunan Dermaga Gunaksa yang berkasus. ‘’Hal-hal seperti ini jangan sampai kita temui lagi ke depan,’’ imbuhnya. Popo Danes menambahkan, sebuah transformasi fisik harus dibarengi pula dengan transformasi mindset penduduknya. Suasana tata ruang Bali sendiri terus bergerak, dari yang semula hijau secara bertahap berubah menjadi ‘’warna-warna’’ lain. Sayangnya, penataan kawasan belum dilakukan secara fair khususnya menyangkut radius kawasan suci. Kemudian bermunculan privatisasi pantai di banyak tempat, meski telah disepakati pantai adalah milik publik atau milik negara. Ke depan, perlu ada pengawalan terkait penerapan sempadan pantai dan sempadan sungai serta ruang terbuka hijau. ‘’Bagaimana kita melakukan fairness terhadap penerapan aturan. Contoh kecil di Jalan Hayam Wuruk sudah disebutkan sebagai daerah terbuka hijau kota, di luar jualan tanaman, tapi di dalam sudah ada kampungkampung yang tidak terkontrol,’’ jelasnya. (kmb32)
Jumat, 22 Desember 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Sradha dan Bhakti (3) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Krisnha Garuda (3) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Inovator 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Ajeg Bali Upacara Makebat Daun dan Nyenuk 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Sradha dan Bhakti (4) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homes Shopping
14:00 Klip Bali 14:30 Tembang Bali 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Lila Cita Gong Kebyar Tihingan (1) 17:00 Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Tamblingan-Buleleng 17:30 Kartun Krisnha Karna 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20:30 Lila Cita Calonarang Desa Baru Tabanan (4) 21:30 Wirasa Wayan Ariadi 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Budhi Mas Bunutin Tabanan (1) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Banjar Kelan Tuban (3)
16 Pages
15 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
Catalonia votes in election pivotal for independence campaign
online: http://www.intern
r 22, 2017
Friday, Decembe
Friday, December
22, 2017
and press Feminism come freedom in ‘The Post’ together
Post” is bemovie “The democracy, freedom, - Steven Spielberg’s about press reminder lies. LOS ANGELES that as a timely an ode to feminism set. ing hailed g and government intended as which it is whistle-blowin says it is also as the 1970s era in on Friday, today But its makers theater rolloutby The New as powerfullybegins its movie led resonates newspapers, The documents which Papers. the The movie, 1971 battle by U.S. Pentagon secretly enlarged the dramatizes to publish the leaked leaders s had even as U.S. York Times, successive administration in Vietnam Post showed that military action unwinnable. Photo scope of American the war was of that battle was Washington despite via REUTERS/File Streep, who Sandberg became convinced Hall in by Meryl to establish herself in the forefront Agency/Fredrik at the City TT News Among those Graham, played was struggling job following Katharine Nobel Banquet publisher mid-5Os at the time, over the publisher’s during the voice, being in herworld. She had takenGraham. instruments finding her with ice 2017. in a man’s her husband, Phil to a woman out-talked and preforms 10, of the death something very relatable December with Josh men and being Terje Isungset Sweden a room with wrote the screenplay “There is Stockholm, standing in who to a woman said Liz Hannah, Ben Bradlee editor to White overlooked,” give the go-ahead by the Nixon Singer. Papers. who had to injunction It was GrahamHanks) to defy anpublishing the Pentagonthe future Tom by family but (played by risk imprisonment only Graham’s herself. for a record House and affected not thought of for The decision and the way she be Oscar-nominated relevance to film’s of her company about the who is expected boardrooms Streep, 68, month, had no doubt in corporate next for equality it 21st time are still fighting how different have alive then women who itself. for Norwegian circles. We who weren’t at concerts, performs with and in Hollywood young women is in those leadershipit all gets decided, reception he still fear: frosty “I try to tell it a to and (rtr) but ... where seek to avoid feeling is nothing the pyramid close,” Streep said. was very recently, musicians bottom of even a chilly for the filled up the parity. We’re not Isungset - While most instruments in NorLONDON performer Terje of ice. All of the made we don’t have out and Scandi- London show were composer he makes himself over in special in traditional his the fact a background and jazz, makes and way and shipped instruments highlighting at Lonice music containers, it comes to making performance featured navian using chainsaws water A recent instruments that, when Festival Hall not any old festival don’s Royal ice horns, ice drums pick axes. an ice music at about instruments, it Founder of a set including - an ice xyloplays will do. polluted water a year, and an ‘iceofone’ by the vocal in Norway, Isungset If it’s from “If ice is from and concerts of that good. Skranes. phone - accompanied 50 festivals cold conditions doesn’t sounddoesn’t work because singer Maria the it stylings of his work as being about in it,” he Russia. many in tap water chemicals since he Norway, Canada or was climes, He sees there’s some ice, he said, in warmer making music, and At concerts temperatures can said. The best north of Sweden, more than display the beauty to any hotter in the in that also aims ice. however, as spending from 2003 interested fragility of as a part of something pose difficulties,minutes at room adding “I’m very the my project more than 50 “I see it ice.” (rtr) he could damage not me and bigger. It’s - it’s the elements,” temperature and my ego with instruments. Tavernise Fox/Niko told Reuters. equipped Century No. 106 Dps Twentieth The Norwegian, Courtesy Jl. Raya Puputan 148 Renon No Post at: “The Post” Mandala Made Bali Niti from Kopi Jl. Raya 148 Renon onal A scene Sanur 28 Manan Mandala No.
sic: Chilled mu kes r ma performe out of ice instruments
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
find Internati
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
REUTERS/Albert
Gea
l ction pivota votes in elecampaign Catalonia ndence for indepe People wait
to vote in
Catalonia’s
regional
elections
at a polling
station in
Barcelona,
Spain December
an economy
21, 2017.
that larger than of driver
in the of democracyopinion, rule and return polarised public rebound 1970s. It has Spain’s economic exodus
dented a business of the strip hasPortugal and is a key parts growth. that could and prompted it of leaders from Catalonia to other has become for an election prospects of Spain’s economic vote separatist though last on Thursday However, campaigned while country. Thursday’s on how supthe polls region’s parliament, surveys published flocked to suggests -- who have investigate them a de facto referendum movement the slim. Final their same data control of A - Catalans Spanish courtsof rebellion for -- port for the independence months. of absolutecrisis in decades appear ck, though the . BARCELON in the fared in recent on allegations dence parties 1 referendum government from hasNone of the six parties across running neck-and-ne secession roles in the Oct. pro-indepencountry’s worst political minority - ranging “But the backed away to form a and unionists sepaending the in London.has been significantly have recentlyunilateral secession. separatists may still be able Catalan parliament spectrum from a deciof old doctor, Friday showed dence camp demands forCatalan President Carles the ideologicalto the Catalan wing a 53 year indepen- movement and would need from Rodriguez, Deposed diminished revive it.” voted for the pro-indepen People’s Party ratist Marxists campaigned politics
has and to that Madrid sive move to who in October keep national Puigdemont exile in Brussels Rajoy’s conservativeon their own That would and raise concerns dence in a referendum al. - are expected majority. now rival canself-imposed Y’ financial declared unconstitution that these so (PP) close to the 68-seat deputy and mired in turmoil 6 optimistic govern- ‘NORMALIT capitals and Minister Mariano his former Junqueras, has done come to page previous didate, Oriol “I’m not very in European outside the secessionist Spanish Prime a stable Continued Catalonia’s will return that the Spanish bars at a prison momentum markets. However, Rajoy sackedfor holding the refer- from behind written interview with also be heard upset has lost some indepen- elections a JunNews can campaign at Global declared ment,” he said,had fired the previous independence. government Madrid. In on Monday, and in “Bali Image” from 9.30 vote in since it unilaterally “We’ve had endum and declaring tone 96.5 to trigger Thursday’sa government Reuters published Radio FM am. Listen to a conciliatory then Thursday’s dence in Octoberof its leaders took in regional government. queras struckdoor to building bridges until 10.00 FM at http:// taken away.”investors He called of returning Catalonia one vote, and tone towards Madrid m all our rights bond the hopes Global Radio opened the under a unionist ten2myradio.co nerves on to “normality” Spanish state. International conciliatory this week. that a sepaat http:// signs of published deglobalfmbali.lis or failing within the with the streaming comments http:// formed outside showed few the premium debt government, acting or live video ali.com and TURMOIL li. Long queuesin the affluent re- Thursday, with Spanish laws and not POLITICAL campaign ratist government radioglobalfmb nel/global-fm-ba and regionalsplit. Spain shortly manded for holding voting stations ustream.tv/chan The independence German equivalent Spanish its worst political 0800 GMT. over its top-rated its narrowest levels seeking a unilateral majority might gion of northeastern Spain into of fascist opened at canclose to confi- pitched since the collapse after they stay open until 1900 A new separatist to holding months. “(The election) dampen investors’by itself turmoil They will election expected into year-end,” in three Among not be ignored going European fixed furtherin Catalonia, which GMT in an turnout. dence de Green, draw a record in L’Hospitalet said Orlando Credit Agricole strategist at class suburb those queuing a working was Miguel income Llobregat, Barcelona, south of
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Jumat Umanis, 22 Desember 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Enam Artis K-pop Bawa Peti Mati Jong-Hyun Seoul (Bali Post) Enam bintang terbesar K-pop membawa peti mati penyanyi Kim Jong-Hyun ke sebuah mobil jenazah pada Kamis (21/12) kemarin, setelah dia ditemukan tak bernyawa dan meninggalkan catatan bunuh diri yang menceritakan pertempurannya dengan kesepian dan depresi. Tubuh Kim dibawa ke pemakaman dari Asan Medical Center di Seoul. Prosesi tersebut dipimpin oleh salah satu teman band Kim dari SHINee -- salah satu boy band papan atas Korsel -- berpakaian hitam membawa sebuah plakat dihiasi salib dan bertuliskan “Kim Jong-Hyun, orang beriman”. Saudara perempuannya
menyusul, airmata mengalir di pipinya saat dia membawa foto Kim yang berbingkai kayu gelap, tersenyum pada kamera dengan rambut berwarna cokelat muda. Peti mati itu dibawa oleh tiga anggota SHINee lainnya yang masih hidup dan tiga dari Super Junior, boy band lain yang dikelola oleh agensi yang sama. Para selebriti menunduk dan berdoa sambil menunggu mobil jenazah, limusin Lincoln hitam, meninggalkan gedung. Meskipun musim dingin, para penggemar dengan jaket, topi, selendang dan topeng menunggu di luar kendaraan untuk pergi. Mereka menangis lebih keras lagi saat mobil jen-
azah melewati mereka. Kim (27) ditemukan di sebuah kamar hotel di Seoul pada Senin dan polisi mengatakannya sebagai bunuh diri. Sebuah briket batu bara terbakar di penggorengan -- metode umum bunuh diri di Korea Selatan, sebuah masyarakat ultra-kompetitif dengan tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Teman dekat Kim, musisi Nain9, merilis catatan bunuh dirinya di akun Instagramnya, mengatakan bahwa dia memintanya untuk menerbitkan pesan tersebut jika dia meninggal. “Saya patah dari dalam. Depresi yang menggerogoti saya perlahan akhirnya menelan saya sepenuh-
nya,” tulis Kim. “Saya sangat sendiri,” lanjutnya. “Tolong beri tahu saya bahwa saya melakukan pekerjaan dengan baik,” dia memohon. SHINee yang beranggotakan lima orang memulai debutnya pada 2008 dan kemudian memimpin “Korean Wave” dengan basis penggemar di seluruh Asia dan sekitarnya. Dikenal dengan lagu-lagu yang hangat dan koreografer yang dimainkan dengan presisi militer, mereka telah merilis lima album yang menyapu tangga lagu di Korsel dan luar negeri. Bahkan beberapa lagu di antaranya mencapai nomor 1 di tangga lagu Billboard World Albums. (iah/afp)
Bali Post/afp
JENAZAH - Enam bintang terbesar K-pop membawa peti mati penyanyi Kim JongHyun ke sebuah mobil jenazah pada Kamis (21/12) kemarin.
Main Ancam, Trump Dikecam Washington (Bali Post) -
Budi Arsa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rabu (20/12) waktu AS, mengancam akan menghentikan bantuan keuangan kepada negara-negara yang mendukung rancangan resolusi PBB yang menyeru Amerika menarik keputusannya mengakui Yerusalem ibu kota Israel.
Bali Post/ist
“Mereka menerima ratusan juta dolar dan bahkan miliaran dolar, lalu mereka bersuara menentang kita. Oke, kita lihat suara mereka. Biarkan mereka bersuara melawan kita. Kita akan menghemat banyak. Kita tak peduli,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih seperti dikutip Reuters. Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara akan menggelar sidang istimewa darurat yang sangat jarang dilakukan, Kamis ini, atas
”Ngadu Nasib” di Perantauan
Hidup di perantauan memang tidak senyaman hidup di kampung sendiri. Menjalani keseharian tanpa orang dekat serta berjuang meraih impian dan harapan yang dicita-citakan. Hal inilah yang dirasakan Budi Arsa, penyanyi pop Bali yang sempat melambung lewat album kompilasi “Tutur Tresna” produksi Dharma Pro ini. Kisah hidup yang dilaluinya di perantauan, ia ungkapkan dalam sebuah single “Ngadu Nasib”. Saat dikonfirmasi, Kamis (21/12) kemarin, Budi Arsa menjelaskan single “Ngadu Nasib” diciptaan De Funk SBC (Smule Bali Community) yang berasal dari Kabupaten Jembrana dengan sedikit direvisi di bagian lirik olehnya, sehingga lebih sempurna. Selain itu, dalam penggarapan musiknya, Budi Arsa melibatkan Mang Intro dari Swara Pregina. “Saya sangat menghayati isi dari lagu ini, karena saya sendiri merupakan anak rantau yang mencoba peruntungan untuk sebuan tujuan yaitu kesuksesan dimasa depan,”ungkap Budi Arsa. Terlepas dari itu, single “Ngadu Nasib” ini merupakan single keduanya di tahun ini yang setelah sebelumnya merilis single “Bukti Satya” yang ia ciptakan sendiri. Ini merupakan bukti keseriuasannya dalam berkarya, sehingga ia bisa tetap eksis ribelantika musik Bali. Budi Arsa menjelaskan, single “Ngadu Nasib” menceritakan tentang seorang pemuda yang berasal dari kampung mencoba untuk mengadu nasib ke kota. Sebab, untuk meraih kesuksesan tidak cukup hanya berdiam diri saja. Namun, harus bisa merinovasi dengan segala upaya, meskipun harus keluar dari kampung halaman. Untuk itulah ia mencoba untuk memamfaatkan potensi yang dimiliki untuk merubah nasibnya kelak. “Saya berharap lewat lagu ini bisa menginspirasi dan memotivasi para generasi muda untuk berani mencoba sesuatu untuk sukses. Jangan mudah menyerah, karena hidup ini butuh proses,” tandas pemilik nama lengkap I Komang Budi Arsajana ini. Dengan dirilisnya single keduanya ini, Budi Arsa pun berharap karyanya bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat seperti single sebelumnya. “Saya akan tetap semangat berkarya dan mari sama-sama berkarya untuk ajegnya lagu pop Bali agar lebih ramai,” pungkasnya. (win)
permintaan negara-negara Arab dan negaranegara Islam, untuk mendukung rancangan resolusi yang sudah diveto AS Senin lalu di Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara. 14 dari 15 negara itu mendukung rancangan resolusi yang disusun Mesir tersebut. Rancangan resolusi ini sendiri tidak secara spesifik menyebut AS atau Trump, melainkan ungkap “keprihatinan mendalam atas keputusan belakangann ini mengenai status Yerusalem.” Duta Besar AS di PBB
Eva Longoria
Nantikan Anak Pertama
Nikki Haley, lewat surat kepada beberapa anggota PBB yang juga didapat Reuters, memperingatkan bahwa Trump telah meminta dia untuk melaporkan balik negara-negara yang bersuara menentang kita. Tetapi sejumlah diplomat senior di PBB menyebut ancaman itu tidak akan mengubah pendirian kebanyakan anggota Majelis Umum, apalagi ancaman terang-terangan di depan publik itu jarang sekali terjadi sebelum ini. Beberapa diplomat malah menganggap ancaman itu ditujukan untuk merayu para pemilih AS (untuk pemilu sela tahun depan). Sementara Miroslav Lajcak, Presiden Majelis Umum PBB, enggan menanggapi ancaman Trump itu. Namun menyatakan, “Adalah hak dan tanggung jawab setiap negara anggota PBB untuk mengutarakan pandangannya.” Trump tiba-tiba menjungkirbalikkan kebijakan berpuluh-puluh tahun AS dalam soal Palestina dan Yerusalem ketika bulan ini dia mengatakan bahwa AS mengakui Yerusalem ibu kota Israel. Tindakan dia ini memicu amarah dari Palestina, dunia Arab dan Islam, serta membuat cemas sekutu-sekutunya di Barat. Trump juga berencana memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Rancangan resolusi PBB itu sendiri berisi seruan kepada semua negara untuk menghindari mendirikan misi diplomatik di Yerusalem. Seorang diplomat senior dari sebuah negara Islam, yang meminta namanya tidak disebutkan, menyerang surat ancaman dari Haley, dengan berkata, “Sebuah
negara memilih bullying terang-terangan semacam itu hanya ketika negara itu tahu mereka tidak punya argumentasi moral atau hukum untuk meyakinkan negara lain.” Sementara seorang diplomat senior Barat yang meminta namanya tidak diungkapkan, menyebut surat ancaman dari Haley itu sebagai “taktik murahan” di PBB, namun “bagus sekali untuk Haley 2020 atau Haley 2024”, merujuk kemungkinan Duta Besar AS ini mencalonkan diri pada Pemilu 2020 atau 2024. “Dia tidak akan memenangkan satu suara pun di Majelis Umum atau Dewan Keamanan, tetapi dia akan memenangkan suara penduduk AS,” sindir diplomat Barat itu. Duta Besar Bolivia untuk PBB Sacha Sergio Llorentty Soliz mengomentari surat Haley dengan berkata, “Negara pertama yang semestinya dia tulis adalah Bolivia.” “Kami menyesalkan arogansi dan pelecehan terhadap keputusan berdaulat dari negaranegara anggota (PBB) dan terhadap multilateralisme,” katanya. Berdasarkan data badan bantuan pemerintah Amerika USAID, pada 2016 AS telah menggelontorkan bantuan senilai 13 miliar dolar dalam bentuk bantuan keuangan dan militer kepada negaranegara sub-Sahara Afrika dan 1,6 miliar dolar AS kepada negara-negara di Asia Timur dan Oseania. AS juga memberi sekitar 13 miliar dolar kepada negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara, 6,7 miliar dolar AS kepada negara-negara Asia Selatan dan Tengah, 1,5 miliar dolar AS kepada negara-negara di Eropa dan Eurasia, serta 2,2 miliar dolar AS kepada negara-negara Belahan Barat. Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menolak mengomentari ancaman Trump itu. (ant)
Aktris Eva Longoria Baston tengah menantikan kehadiran anak pertamanya, bersama sang suami, Jose Antonio “Pepe” Baston. Salah satu pemeran dalam “Desperate Housewives” itu mengonfirmasi kalau dirinya sedang hamil empat bulan. Janin yang telah diketahui berjenis kelamin laki-laki itu menjadi anak keempat Jose. Sebelumnya Baston sudah memiliki anak bernama Jose, Tali, dan Mariana, buah pernikahannya dengan Natalia Esperon. Eva dan Jose menikah pada Mei 2016 lalu. Demikian seperti dilansir Digital Spy. (ant)
Payung Teduh
Album Terakhir Bersama Is
Setelah penantian selama lima tahun, Band Payung Teduh akhirnya meluncurkan album terbaru, “Ruang Tunggu”. Album ini sekaligus menjadi album terakhir bersama vokalis Mohammad Istiqamah Djamad atau Is. “Memang ini merupakan album terakhir Payung Teduh bersama saya, namun Payung Teduh tetap akan berjalan. Payung Teduh harus tetap berkarya dan menyongsong ruang tunggu-ruang tunggu dengan penuh kejutan,” tutur Is di Jakarta, Selasa (19/12). Is mengatakan “Ruang
Tunggu” berisi 9 lagu dan menjadi album ketiga Payung Teduh setelah “Dunia Batas” (2012) dan “Self Titled” (2010). Proses pengerjaan album ini dimulai 2014 lalu. Di dalamnya ada berbagai hal berbeda mulai dari pemilihan gaya bermusik, instrumen, persiapan lirik, rasa, warna dan hasrat bermusik. Sejumlah musisi ikut terlibat dalam “Ruang Tunggu” sebut aja Adink Permana, produser sekaligus musisi asal Malaysia Noh Saleh, gitaris Denny Chasmala (khu-
sus lagu Muram), Sadrach Lukas, Gatut Santoso (lagu Akad). Lalu, Alvin Witarsa, Dika Brasnuckle, Harry Winanto dan Ichamalia (Rizka Amalia), yang berduet di lagu “Sisa Kebahagiaan” dan “Mari Bercerita”. Payung Teduh bermula dari dua sahabat pemusik di Teater Pagupon yang senang kongkow bareng di kantin Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIPB UI). Kedua sohib itu adalah Mohammad Istiqamah Djamad (Is) dan Comi Aziz
Kariko. Perlahan namun pasti, keduanya mengisi acara musik di tepi danau Kampus UI hingga diundang ke berbagai kegiatan di luar kampus. Berada di bawah nama Payung Teduh mulai 2007 dengan formasi awal Is dan Comi, kemudian 2008 mereka mengajak Alejandro Saksakame alias Cito bergabung sebagai penggebuk drum, serta 2010 melibatkan Ivan Penwyn bergabung sebagai pemain gitaris. Akhirnya, Ichamalia (Rizka Amalia) pun menjadi vokalisnya. (ant)
Vokalis Payung Teduh Mohammad Istiqamah Jamad
Bali Post/ist