20 HALAMAN
NOMOR 93 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu umanis, 22 november 2017
Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat Se-Bali
KEHADIRAN LPD telah memberikan ruang ekonomi dan ruang kerja yang signifikan bagi masyarakat Bali. Saat ini sedikitnya ada 8.000 orang krama Bali terserap di LPD. ‘’Kemadirian dan bertumbuhnya LPD di Bali sangat ditentukan oleh krama Bali sendiri,’’ ujar Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. dalam acara Temu Wirasa LPD dan Bendesa Adat se-Bali di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Senin (20/11). Ia mengatakan saat ini tercatat ada 1.433 LPD di Bali dengan total aset Rp 17,875 triliun. Sementara jumlah tabungan mencapai Rp 7,030 triliun, jumlah deposito Rp 7,898 triliun, jumlah kredit Rp 13,018 triliun, dan jumlah laba Rp 427,503 miliar. ‘’LPD di Bali berkomitmen memajukan krama Bali untuk menjadi tuan rumah di desanya sendiri,’’ ujarnya. Ia pun tak memungkiri bila masih ada LPD yang masih perlu dibina. Namun jumlahnya relatif kecil dibandingkan dengan LPD yang sukses. Hal. 19 Melakukan Pembinaan
2-Habis
LPD
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Mengawal Kemandirian Ekonomi dan Budaya Bali Lembaga Perkreditan Desa (LPD) jangan hanya tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi pedesaan. LPD hendaknya menjadi fondasi dan salah satu kekuatan dalam mengawal manusia Bali, tanah Bali, termasuk budaya Bali. Kontribusi LPD hendaknya berperan lebih nyata dalam menjadikan krama Bali mendiri secara ekonomi.
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
LPD BALI Jumlah
1.433
Aset
17.875 T
Ramantha
13.018 T
Tabungan Deposito Kredit Laba
7.030 T 7.898 T
427.503 M
’’Pelaba’’ Pura Bisa Habis
W A Y AN G A T H A merupakan saksi hidup lahirnya Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang dirintis almarhum Prof. Ida Bagus Mantra. Gatha menuturkan, cikal bakal LPD pertama kali diperbincangkan pada Selasa Paing, 19 Agustus 1980 bertempat di Lantai 3 Kantor Maskapai Andil Indonesia (MAI) Bank Pasar Sri Partha. Kala itu, bank yang dimiliki oleh Gatha tersebut tengah meresmikan kantor baru di Jalan WR Supratman, Denpasar. Hal. 19 Lembaga Keuangan
Wayan Gatha
Cendikiawan
Novanto Ngotot Jabat Ketua DPR-RI
Jakarta (Bali Post) Setya Novanto bersikeras tetap ingin menjabat sebagai Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR-RI, walaupun saat ini mendekam di Rumah Tahanan KPK. Keinginan itu dia sampaikan melalui dua pucuk surat yang diberikan kepada pimpinan DPR terkait penolakannya diberhentikan sebagai Ketua DPR-RI dan surat kedua terkait penolakannya diberhentikan sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang dibacakan dalam rapat pleno DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (21/11) kemarin. Pada surat pertama yang ditujukan kepada pimpinan DPR-RI, Setya Novanto meminta tidak diberhentikan dari kursi Ketua DPR, meminta agar statusnya sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dipertahankan. Surat itu bertanggal 21 November 2017. ‘’Saya mohon Pimpinan DPR-RI lainnya dapat memberikan kesempatan saya membuktikan tidak ada keterlibatan saya, dan untuk sementara waktu tidak diadakan rapat pleno, sidang MKD, terhadap kemungkinan menonaktifkan saya, baik selaku Ketua DPR-RI
maupun selaku anggota dewan. Demikian permohonan disampaikan. Jakarta, 21/11/2017. Ditandatangani Setya Novanto di atas materai.’’ MKD DPR sendiri membatalkan rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi DPR, alasannya ada sejumlah pimpinan fraksi yang tidak bisa hadir. Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad mengakui penundaan rapat MKD itu. Hal. 19 Rapat Internal
Sakit, Novanto Batal Diperiksa Bali Post/ant
KAHIYANG AYU, putri Presiden Joko Widodo yang menikah dengan Bobby Afif Nasution, resmi menyandang marga Siregar dalam upacara adat di Kota Medan, Selasa (21/11) kemarin. Upacara mangelehen marga (penganugerahan marga) itu digelar di rumah Doli Sinomba Siregar, paman kandung Bobby Afif Nasution, di Jalan Suka Tangkas, Lingkungan 13, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor. Upacara diawali dengan penghadapan keluarga Bobby Afif Nasution kepada para raja adat dari berbagai luat (kerajaan) agar memberikan marga Siregar kepada menantunya, Kahiyang Ayu. Hal. 19 Marga Siregar
PILKADA
Sudikerta Tegaskan Maju Jadi Cagub
Denpasar (Bali Post) Pemegang rekomendasi calon gubernur Bali dari Partai Golkar I Ketut Sudikerta masih menunggu hari baik menentukan wakilnya dalam Pilgub Bali 2018. Setelah muncul nama Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Gede Pasek Suardika, kini nama Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun juga ikut disurvei sebagai kandidat wakil gubernur. ‘’Salah satu di antaranya (Cok Pemayun - red) yang disurvai juga,’’ ujar Sudikerta, Selasa (21/11) kemarin. Sudikerta juga menegaskan jika dirinya tetap maju sebagai calon gubernur (cagub) Bali. Hal. 19 Manuver Politik
SETYA Novanto batal diperikas. Ia mengaku masih dalam kondisi sakit. Novanto, Selasa (21/11) kemarin rencananya diperiksa untuk kedua kalinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik (e-KTP). Ia tampak berjalan lemah dan tidak berkomentar mengenai pemeriksaannya yang kedua itu. Pengacara Ketua DPR Setya Novanto,
STATUS GUNUNG AGUNG
SIREGAR - Kahiyang Ayu (kanan) dan Bobby Nasution saling bercanda di sela upacara penabalan marga di Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/11) kemarin. Kahiyang Ayu yang telah menjadi istri Bobby Afif Nasution itu resmi bermarga Siregar setelah menjalani upacara adat penganugerahan marga.
Resmi Bermarga Siregar
Bali Post/ade
NOVANTO - Tersangka kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Setya Novanto. Setya Novanto diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.
Level Waspada 14-18 September 2017 Level Siaga 18-22 September 2017 Level Awas 22 September 2017 -29 Oktober 2017 Turun Ke Level Siaga 29 Oktober 2017 sampai sekarang
PENGUNGSI SEBELUMNYA Jungutan, Bebandem Desa Bhuana Giri, Bebandem Sebudi, Selat Besakih, Rendang Desa Dukuh, Kubu Desa Ban, Kubu
9.546 orang 8.041 orang 6.246 orang 7.911 orang 4.015 orang 13.726 orang
Bandara Ngurah Rai Normal
MESKI Gunung Agung dinyatakan meletus dengan idikator asap yang membubung, hal ini tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan. Aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai disampaikan Humas Angkasa Pura I Arie Ahsanurohim, Selasa (21/11) kemarin. Ia mengatakan aktivitas bandara masih berjalan normal. Sementara itu, akibat
adanya asap ini warga sempat panik. Warga pun sempat kembali ke pengungsian. Salah seorang warga asal Besakih, Gusti Ngurah Darmayasa, mengungkapkan adanya asap besar berwarna kelabu yang keluar dari kawah membuat sejumlah warga Besakih sedikit panik. Hal. 19 Zona Berbahaya
Fredrich Yunadi, mengatakan bahwa kliennya tidak jadi diperiksa karena masih menderita sakit dan tidak bisa menjalani pemeriksaan. ‘’Jadi tadi diperiksa untuk kelanjutan terhadap pemeriksaan hari pertama, ditanya apakah dalam keadaan sehat. Beliau kondisi fisiknya lemah dan masih belum bisa, dengan demikian pemeriksaan kedua ini tetap ditangguhkan menunggu
kondisi beliau itu makin sehat,’’ kata Frederich seusai mendampingi Novanto. Menurut Fredrich, penyidik Polda Metro Jaya juga tadinya ingin memeriksa Novanto terkait kecelakaan di kawasan Permata Berlian, Jakarta Selatan pada Kamis (16/11). Hal. 19 Belum Diizinkan
GUNUNG AGUNG
Kepulan Asap Dipicu Limpahan Air ke Kawah Amlapura (Bali Post) Gunung Agung pada Selasa (21/11) kemarin pukul 17.05 Wita mengeluarkan asap kelabu. Kondisi ini diistilahkan letusan freatik. Letusan freatik tersebut terjadi akibat dipicu banyaknya air yang masuk ke dalam gunung melalui rekahan-rekahan di dasar kawah dan bertemu dengan bebatuan panas, sehingga memicu keluarnya asap kelabu tebal dengan ketinggian 600-700 meter di puncak. Hal itu diungkapkan Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung I Dewa Mertayasa, Selasa kemarin. Dewa Mertayasa mengungkapkan, banyaknya air yang masuk ke dalam kawah dan
bertemu dengan bebatuan yang panas menimbulkan asap. Kondisi ini terjadi mengingat lokasi magma sudah semakin mendekati kawah. Dan rekahan yang terjadi di dasar kawah semakin besar. Atas kondisi itu, mengakibatkan munculnya asap berwarna kelabu dengan ketinggian 600-700 meter di puncak. ‘’Bebatuan yang ada di atas magma panas. Kalau terkena air akan keluar asap. Dan itulah yang terjadi saat ini. Yang jelas letusan ini adalah letusan eksternal. Bukan letusan internal yang berasal dari magmatik,’’ ungkap Dewa Mertayasa. Hal. 19 Bukan Letusan Magmatik
’’Bebatuan yang ada di atas magma panas. Kalau terkena air akan keluar asap. Dan itulah yang terjadi saat ini. Yang jelas letusan ini adalah letusan eksternal. Bukan letusan internal yang berasal dari magmatik.’’
Muncul Tremor Pascaterjadinya letusan freatik Gunung Agung, alat pendeteksi gempa seismograf merekam terjadinya gempa tremor. Menurut Kasubid Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana, tremor menerus terekam seismograf mulai pukul 18.54, di mana gempa tersebut amplitudonya 3-5. ‘’Gempa tremor sudah berlangsung sejam lebih. Dan sekarang gempa tremor masih berlangsung,’’ ungkap Devy Syahbana. Ia menjelaskan, dengan adanya tremor menerus tersebut artinya Gunung Agung sedang bergoyang. Atas kondisi itu pihaknya terus melakukan monitor, apakah pada akhirnya sumbat lava 1963 terbongkar sepenuhnya atau tidak. Sebab, kalau sudah terbongkar, kemungkinan di area puncak nanti akan terang karena lava segar keluar, suara juga akan terdengar. Hal. 19 Selalu Siap
ASAP – Gunung Agung mengeluarkan asap kelabu, Selasa (21/11) kemarin. Asap ini terjadi akibat tingginya limpahan air masuk kawah yang menimpa bebatuan yang panas. Bali Post/kmb42
denpasar
2
Rabu Umanis, 22 November 2017
figur
Bali Post/dok
Dirancang Rp 2,3 Juta
PENETAPAN Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2018 masih menunggu keputusan Gubernur Bali. Namun, berdasarkan hasil pertemuan Dewan Pengupahan Kota Denpasar dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi, UMK Denpasar tahun 2018 dirancang Rp 2,3 juta lebih. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi mengatakan, rancangan UMK Denpasar mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015. Rancangan UMK ini mengacu pada tingkat inflasi dan perkembangan ekonomi secara nasional. Meski berpegang pada PP Nomor 78 Tahun 2015, namun pihaknya bersama Dewan Pengupahan tetap melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar tradisional, yakni Pasar Badung dan Pasar Asoka. Dari beberapa kali survei yang dilakukan, diakuinya ada peningkatan. Hanya saja, peningkatan tersebut tidak signifikan, sehingga dalam rapat yang dilaksanakan dengan Dewan Pengupahan menyepakati rancangan UMK sebesar Rp 2,3 juta lebih. ‘’Jika mengacu pada KHL memang mengalami peningkatan, tapi angkanya masih di bawah Rp 2,3 juta. Karena itu, rapat sepakat rancangan UMK 2018 mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015,’’ ujarnya, Selasa (21/11) kemarin. Jika rancangan ini nantinya disetujui dan ditetapkan oleh Gubernur, kata dia, UMK Denpasar mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Di mana, UMK Denpasar 2017 hanya Rp 2,175 juta. ‘’Rancangan inilah yang kami usulkan. Soal penetapan, sepenuhnya menjadi kewenangan Gubernur,’’ tambahnya. Terkait dengan upah tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Denpasar, pihaknya akan melaporkannya kepada Wali Kota dan Ketua Tim Anggaran Pemkot Denpasar setelah UMK Denpasar ditetapkan. Harapannya, upah tenaga kontrak bisa disesuaikan dengan UMK 2018.Ditanya soal apakah perusahaan yang ada di Kota Denpasar sudah menerapkan UMK, ia mengatakan secara etika semua perusahaan wajib menggaji karyawannya sesuai UMK. Tapi jika ada perusahaan yang memang belum siap, diberikan kesempatan untuk mengajukan surat penangguhan yang ditujukan kepada Wali Kota cq Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar. (ara)
Mahasiswa Asal Prancis Divonis Lima Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Mahasiswa asal Prancis, terdakwa Anthony Fabien Georges Lambert, divonis lima tahun penjara, Selasa (21/11) kemarin. Ia dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus ganja seberat 14,23 gram. Majelis hakim pimpinan Made Pasek menyatakan terdakwa terbukti bersalah mengimpor narkotika yang melebihi lima gram sebagaimana yang diatur dan diancam dalam Pasal 113 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar. Dengan ketentuan, apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan. Namun sebelum pada kesimpulan dalam amar putusan, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal, baik yang memberatkan maupun yang meringankan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program yang sedang digencarkan pemerintah serta mengimpor narkotika yang bisa membahayakan generasi bangsa. Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, mengakui terus terang perbuatannya dan yang bersangkutan berstatus mahasiswa. Atas putusan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU I Dewa Gede Anom Rai. Kendati demikian, Anom Rai seusai sidang menyatakan bahwa pendapat hakim dengan jaksa sama, sehingga putusan yang dibacakan juga confirm dengan tuntutan jaksa. Bedanya, hanya di subsider denda saja. JPU sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum lima tahun, denda Rp 1 miliar subsider enam bulan. Sedangkan hakim dalam subsider denda hanya tiga bulan. Yang lainnya, hukuman sama dengan tuntutan jaksa. (kmb37)
Bali Post/kmb37
KASUS - Suasana persidangan kasus ganja seberat 14,23 gram dengan terdakwa Anthony Fabien Georges Lambert.
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : BAHAYA NARKOBA MASUK AWIG-AWIG DESA ADAT Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
TERENDAM - Peningkatan debit air Tukad Badung akibat hujan membuat proyek penataan pinggiran Tukad Badung yang belum selesai terendam air. Nampak sejumlah pekerja proyek penataan Tukad Badung memeriksa kondisi proyek, Selasa (21/11) kemarin.
Proyek Penataan Tukad Badung Terhambat Luapan Air
Denpasar (Bali Post) –
Proyek penataan Tukad Badung yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar kini mulai terhambat. Pasalnya, ketika hujan mengguyur Kota Denpasar, debit air Tukad Badung pun semakin besar. Seperti yang terlihat Selasa (21/11) kemarin. Naiknya debit air membuat penyelesaian proyek terganggu karena pekerja tidak bisa mengerjakan pekerjaan yang berada di pinggiran sungai tersebut. Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Denpasar I Gusti Ngurah Putra mengatakan, penataan Tukad Badung saat ini memang mengalami kendala pada kelanjutan proyek. Pasalnya, penataan Tukad Badung
yang sudah rampung 85 persen harus terkendala hujan yang terus mengguyur Denpasar. Sehingga dengan adanya aliran air dari hulu yang cukup besar, debit air meningkat dan merendam proyek. ‘’Kendalanya,
ya… musim hujan ini yang menghambat penyelesaian pekerjaannya. Saat musim hujan seperti ini, luapan air pasti terjadi. Tukad Badung itu kan pembuangan akhir dari kawasan hulu sehingga debit
Sidang Dugaan Korupsi Keuangan Desa Mengwitani
air yang datang cukup besar,’’ jelasnya. Sebelum melakukan penguatan pada fondasi dan konstruksi bawah sungai, kata Ngurah Putra, sebagian kawasan Denpasar sudah dilakukan kajian lapangan besaran banjir atau level tertinggi air pada saat musim hujan. Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mengaku khawatir dengan meningginya debit air sungai ketika hujan
turun. Ia khawatir bila kondisi seperti itu sering terjadi, tentu saja akan berpotensi merusak fasilitas yang ada di bantaran sungai. Termasuk akan mubazir melakukan penataan tanpa ada solusi untuk mengatasi luberan air yang terjadi saat musim hujan seperti ini. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dipicu Ribut-ribut di HP
Jaksa Hadirkan Lima Saksi Sekelompok Pemuda Datangi Pabrik Tepung
Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan korupsi keuangan Desa Mengwitani dengan terdakwa bendahara Ni Wayan Nestri, Selasa (21/11) kemarin, dilanjutkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. JPU Wayan Suardi di depan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi, menghadirkan lima orang saksi. Mereka adalah I Made Muriana selaku Sekdes Mengwitani, Ni Kadek Parwati (Kaur Umum), I Made Sumitra (Kaur Bidang Pembangunan), Gusti Ngurah Ketut Putra (LPM) dan I Putu Wendra (BPD). Dalam sidang kemarin, yang paling banyak ditanya hakim dan jaksa adalah Sekdes dan BPD. Kedua orang tersebut dinilai mengetahui persoalan tersebut, karena Sekdes
sebagai rohnya di pemerintahan desa dan BPD selaku pengawas jalannya pemerintahan, termasuk soal pembangunan yang menggunakan anggaran keuangan desa. Saksi Muriana mengatakan, pihaknya mengetahui adanya dugaan penyimpangan dana keuangan desa setelah terjadi pemeriksaan dari tim tipikor dan BPKP. Di tahun 2014 itu, diduga ada indikasi penyimpangan keuangan. Jaksa mencoba ke pokok persoalan, yakni soal dana desa yang mestinya tersisa Rp 1,2 miliar yang merupakan sisa pemakaian tahun-tahun sebelumnya. Ketika ditanya komponen dana Rp 1,2 miliar itu, saksi lain ada mengatakan seperti kegiatan BKK. Mestinya, kata jaksa ada Silpa.
Namun, buktinya uang di rekening tidak ada. Dari Rp 1,2 miliar yang tersisa hanya Rp 3 jutaan. Siapa yang paling bertanggung jawab? Saksi mengatakan biasanya bendahara keuangan. Hal menarik disampaikan saksi Kaur Pembangunan saat ditanya realisasi pembangunan 2014. Kala itu, Desa Mengwitani memasang batu sikat dan memasang paving di pura. Anggarannya mencapai Rp 700 jutaan. Namun, setelah pemavingan dan batu sikat selesai, ada kekurangan pembayaran Rp 78 juta. Hal senada dikatakan saksi BPD. Dari Rp 1,2 miliar, sisa dana hanya sekitar Rp 3 jutaan. Sehingga, turun petugas BPKP dan Tipikor. “Semua data diambil tipikor,” ujar saksi. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di pabrik tepung di kawasan Jalan Gatot Subroto I, Denpasar Timur (Dentim), Senin (20/11) lalu. Pemicunya Yakobus Kase alias Jack menelepon Alvianto (27) dan ujung-ujungnya mereka ‘’perang mulut’’. Beberapa menit kemudian, Alvianto bersama teman-temannya datang ke TKP. Bukannya menyelesaikan masalah, Alvianto malah menganiaya Yohanes Kehi (27). Padahal, mereka sama-sama asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Untung saja, pecalang banjar setempat cepat tiba di TKP dan mengamankan pelaku. ‘’Kasus ini dilaporkan hari Selasa pukul 01.10 Wita. Setelah memeriksa korban dan saksi, pelaku atas nama Alvianto kami tahan,’’ kata Kapolsek Dentim Kompol Adnan Panibu, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Adnan Panibu, sekitar pukul 20.00 Wita, korban bersama temantemannya duduk di mes pabrik tersebut. Berselang satu jam kemudian, datang pelaku bersama enam temannya. Setibanya di TKP, pelaku ribut dengan Jack.
‘’Gara-gara ribut di HP itu berbuntut panjang,’’ ungkapnya. Saat itulah korban teriak supaya digeledah yang membawa pisau. Mendengar teriakan tersebut, pelaku menghampiri dan langsung memukul mulut korban hingga luka. Pelaku semakin kalap lalu menendang korban hingga tersungkur di tanah. ‘’Dari keterangan saksi, pelaku menendang korban sebanyak satu kali mengenani bagian perut hingga jatuh. Saat berusaha bangun, pelaku memukul korban sebanyak tiga kali dan mengenai wajahnya. Pecalang setempat yang tahu ada kejadian itu langsung ke TKP dan melerai perkelahian itu,’’ kata Adnan Panibu. Menurut Adnan Panibu, Jack sebenarnya tinggal di Jalan Soka, Mengwi, Badung dan saat kejadian kebetulan dia ada di TKP. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian mulut kiri dan siku kanan. ‘’Kami mengimbau kepada warga supaya jika ada masalah agar diselesaikan baik-baik atau lapor ke polisi,’’ ujar perwira asal Sumatera Utara ini. (kmb36)
Hakim dan Pegawai PT Dites Urine Denpasar (Bali Post) Para hakim dan pegawai di lingkungan Pengadilan Tinggi (PT) Bali dites urine oleh petugas BNNK Gianyar, Selasa (21/11) kemarin. Setidaknya, ada 95 orang hakim, pejabat struktural dan fungsional hingga pegawai honorer termasuk panitera diambil sampel urinenya. Petugas BNNK sempat menemukan adanya satu orang yang positif. Namun setelah ditelisik, pegawai PT tadi sedari awal mengatakan pada petugas BNNK sedang mengonsumsi obat karena sakit. Bahkan, lelaki yang sudah menjelang pensiun itu sebelum tes urine sudah menunjukkan 12 jenis obat yang dikonsumsinya. Salah satunya adalah obat tidur. Humas PT Bali Tjokorda Rai Suamba yang mendampingi Ketua PT Bali Ketut Gede mengatakan, tes urine ini untuk memenuhi surat edaran dari Dirjen Badan Peradilan Umum dan Sekretaris Mahkamah Agung, bahwa hakim dan jajarannya di seluruh pengadilan di Indonesia untuk dilakukan tes urine. ‘’Sering ada pemberitaan bahwa oknum hakim terlibat narkoba. Nah, untuk meminimalisasi kejadian itulah dilakukan tes urine ini,’’ ujarnya. Menghindari terjadinya oknum petu-
gas pengadilan terlibat narkoba, Rai Suamba berharap tes urine ini rutin dilakukan. Ia berharap tes itu bisa dilakukan setiap enam bulan atau setahun sekali, sehingga pihaknya bisa memantau jika ada oknum terlibat narkoba. Termasuk di antaranya pengawasan antara bawahan dan pimpinannya. Adakah indikasi hakim atau pegawai PT bersentuhan dengan narkoba? Rai Suamba mengatakan, tidak memungkiri jika ada oknum yang mencoba mengonsumsi narkoba. ‘’Namanya manusia yang suka bergaul pasti ada indikasi ke sana. Bahkan, ada kabar hakim ketangkap sedang makai. Di sinilah peranan kita untuk melakukan penertiban di jajaran,’’ ujar pria yang lama bertugas sebagai hakim di PN Denpasar itu. Rai Suamba menegaskan, komitmen pimpinan Mahkamah Agung tidak pernah memberikan toleransi kepada aparatur pengadilan yang terlibat penyalahgunaan narkotika. Ketika ditanyakan mengapa justru BNNK Gianyar yang melakukan tes urine di PT di Jalan Tantular, Denpasar Timur? Dikatakan, pihak PT sudah bekerja sama dengan Pemda Gianyar karena alat yang dimiliki Gianyar lebih bagus. Jadi, hasil yang diperoleh juga semakin valid. Hal itu juga tidak dibantah Kepala
BNNK Gianyar Made Pastika bersama Kadisos Gianyar I Made Watha. ‘’Pemeriksaan urine di lingkungan Pengadilan Tinggi Bali ini merupakan bentuk dari upaya pencegahan,’’ ujar Pastika.
Sementara itu, Made Watha mengatakan tes urine ini kerja sama antara PT Bali dengan Pemda Gianyar. ‘’Di sini, BNNK Gianyar sebagai operator saja,’’ tegasnya. (kmb37)
Bali Post/kmb37
TES URINE - Sejumlah hakim dan pegawai di lingkungan Pengadilan Tinggi (PT) Bali dites urine oleh petugas BNNK Gianyar, Selasa (21/11) kemarin.
Rabu Umanis, 22 November 2017
BADUNG
3
Bahaya Narkoba Masuk Awig-awig Desa Adat Mangupura (Bali Post) –
Upaya menangkal bahaya narkoba mulai dimasukkan dalam aturan desa atau awig-awig. Sejumlah desa adat di Kabupaten Badung mulai membahas aturan tersebut guna dimasukkan ke dalam pararem. Bahkan, tercatat 42 desa adat di Badung yang awig-awig-nya sudah mengatur larangan narkoba dari 122 desa adat yang ada di Gumi Keris.
Bali Post/edi
PUJAWALI - Pamedek memadati area Pura Uluwatu pada puncak pujawali, Selasa (21/11) kemarin.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma mengatakan, puluhan desa adat di Badung sudah mengakomodir bahaya mengonsumsi narkoba. Setidaknya, sebanyak 122 desa adat dengan 546 banjar adat sudah diinstruksikan untuk menyiapkan pararem narkoba. “Awig-awig narkoba memang tidak ada, namun dalam awig-awig desa adat dicantumkan salah satu pos yang mengatur tentang larangan narkoba. Saat ini, sudah 42 desa adat di Badung yang awig-awig-nya mengatur larangan narkoba, yang lain baru masuk pararem,” ujar Anom Bhasma, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Anom Bhasma, desa adat yang tengah menyempurnakan awig-awig
akan langsung mengakomodir mengenai narkoba. Sedangkan desa adat yang tidak melakukan revisi awigawig akan memasukkan larangan narkoba dalam pararem. “Jika desa adat sedang memperbaiki awig-awig akan langsung dimasukkan. Sedangkan desa adat yang sudah selesai perbaikan awig-awig-nya, minimal di pararem-nya ada,” katanya. Terkait sanksi yang diberikan terhadap pelanggar, Anom Bhasma menyerahkan kepada masing-masing desa adat sesuai kesepakatan bersama. Namun, aturan mengenai masalah narkoba menjadi hal yang penting dalam lingkungan desa adat. “Sanksinya diatur oleh desa adat sendiri sesuai dengan dresta yang ada di desa adat,
karena narkoba saat ini sudah masuk ke desa-desa,” katanya seraya menambahkan, desa adat tidak hanya menangani masalah upacara, melainkan juga pawongan-nya perlu diperhatikan. Anom Bhasma menambahkan, usulan pemberantasan narkoba masuk dalam pararem merupakan usulan dari rapat pemuka desa adat di Badung. Upaya ini sejalan dengan keinginan BNNP Bali untuk membentuk pararem narkoba. Sebab, narkoba kini merupakan masalah serius yang dihadapi bangsa Indonesia. Obat-obatan terlarang ini sangat membahayakan, terutama bagi generasi bangsa. Terlebih lagi, saat ini Bali sudah dinyatakan sebagai darurat narkoba. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung menetapkan kawasan Pantai Kuta darurat sampah kiriman. Peningkatan status dari siaga satu ke level darurat ini menyusul serbuan sampah kiriman yang memenuhi bibir pantai. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan, yakni Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Ditegaskan, pihaknya juga akan mengerahkan 700 personel guna menangani membludaknya sampah kiriman tersebut. “Kami sudah laporkan kondisi ini (darurat sampah–red) kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati dan Bapak Sekda. Rencananya, besok (hari ini–red) kami akan mengerahkan 700 orang untuk membersihkan gundukan sampah, sekaligus juga uji coba kesiapan DLHK menghadapi KTT 2018,” ujar Eka Merthawan, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Eka Merthawan, volume sampah yang terbawa
gelobang dan terhempas di sepanjang Pantai Kuta dan separuh Pantai Legian mencapai 50 ton per hari. Angka ini melonjak dratis dari ratarata 5 ton per hari. “Saat siaga satu, volume sampah sampai 5 ton per hari, tapi sekarang naik signifikan menjadi 50 ton per hari,” ujarnya. Mantan Kabag Humas Badung ini mengatakan, status darurat hanya diberlakukan di sepanjang Pantai Kuta dan separuh Pantai Legian. Sedangkan, sejumlah pantai seperti Petitenget, Seseh, Brawa, Canggu dan wilayah pesisir lainnya masih berstatus siaga satu. “Darurat sampah baru di wilayah itu saja. Sisanya, tinggal menunggu waktu,” katanya. Pejabat asal Sempidi, Mengwi ini memprediksi fenomena tahunan akibat siklus angin barat ini puncaknya pada Desember 2017 mendatang. Sampah kiriman yang dihempas gelombang hingga ke Badung didominasi batang kayu, ranting, kelapa, termasuk sampah plastik. Dengan penetapan status tersebut, Eka Merthawan menginstruksikan jajaran
Unit Reaksi Cepat (URC) stand by untuk melakukan langkah-langkah jika sewaktu-waktu sampah kiriman membludak. Tim URC juga diminta mensosialisasikan kepada seluruh anggota dan masyarakat, terutama kepada para wisatawan sehingga tidak terkejut dengan fenomena sampah kiriman yang terjadi setiap tahun tersebut. “Tim URC kami siagakan untuk mengamankan sampah kiriman enam kilometer Pantai Seseh hingga Pantai Jimbaran. Kami akan mengerahkan 30 kendaraan dan 700 personel guna mem-back up enam zona penanganan,” tegasnya. Eka Merthawan mengaku tidak bermaksud menakutnakuti masyarakat. Namun, bagian dari upaya antisipasi dini agar masyarakat paham bila pemerintah berupaya secara maksimal menanggulangi sampah kiriman. “Serbuan sampah kiriman merupakan fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahun. Kami sudah menyiapkan SOP khusus untuk mengatasi persoalan sampah kiriman tersebut,” tegasnya. (kmb27)
Puncak ”Pujawali” di Pura Luhur Pantai Kuta Darurat Sampah Kiriman Uluwatu Dipadati ”Pamedek” Ida Batara ”Nyejer” Tiga Hari
PUNCAK pujawali di Pura Luhur Uluwatu dilaksanakan pada Anggara Kasih Medangsia, Selasa (21/11) kemarin. Upacara patirtan yang digelar kemarin dipadati pamedek. Serangkaian pujawali ini, Ida Batara akan nyejer selama tiga hari dan masineb, Jumat (24/11) mendatang. Rangkaian puncak pujawali kemarin diawali dengan mundut Ida Batara Agung Sakti dari Pura Parerepan, Pecatu. Prosesi patirtaan ini di-puput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Telaga dari Geria Telaga Sanur dan Ida Pedanda dari Tegal Sari. Patirtan yang berlangsung setiap enam bulan ini, memiliki makna sama dengan hari kelahiran atau kapan Pura dibangun. Tujuan dari Pujawali digelar tentu untuk memohon keselamatan kepada Ida Hyang Widi Wasa
atau Ida Ista Dewata yang malinggih di Pura Luhur Uluwatu untuk keselamatan umat di dunia dan Bali khususnya. Setelah puncak pujawali, akan dilakukan nganyarin oleh masing-masing kecamatan di Badung. Selain di Pura Luhur Uluwatu, juga dilakukan patirtan di Pura Parerepan Pecatu. Pengelingsir Puri Agung Jrokuta selaku Pangempon Pura Uluwatu, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, mengimbau kepada pemedek agar senantiasa tertib saat hendak melakukan persembahyangan. Pria yang akrab dipanggil Turah Joko ini juga mengharapkan pamedek yang tangkil agar mengikuti aturan yang sudah disiapkan oleh petugas guna mandukung kelancaran prosesi pujawali. Selama piodalan, lanjutnya, Ida Bathara akan nyejer selama tiga hari, sampai dengan
Jumat (24/11) mendatang. Turah Joko juga meminta para pamedek bisa mengatur waktu bersembahyang sehingga tidak sampai menumpuk saat malam hari. Oleh karena itu, pamedek juga diharapkan tangkil pada siang hari. Sebab, biasanya saat siang hari, pamedek cenderung lebih sepi dibandingkan saat malam hari. Selain itu, Turah Joko juga meminta masyarakat berhati-hati ketika pedek tangkil ke Puru Uluwatu. Sebab, saat ini sedang dilakukan perbaikan trotoar jalan. Para pengemudi mobil truk dan proyek diminta memberi prioritas pada umat yang akan tangkil menuju ke Pura Luhur Uluwatu. Umat juga diminta menjadikan kawasan Pura Uluwatu bebas dari sampah termasuk sampah plastik. Demikian juga di jaba sisi dan sekitar
Alas Kekeran umat dilarang membuang sampah sembarangan karena sudah disiapkan tong sampah. Harapan senada disampaikan Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta. Dari pengalaman pujawali sebelumnya, kata Sumerta, selama Ida Batara nyejer biasanya pamedek akan membludak. Untuk itu, pihaknya berharap kepada pamedek agar bersabar dalam menunggu giliran untuk melakukan persembahyangan. Bendesa yang juga Anggota DPRD Badung ini mengimbau krama pamedek agar bisa ikut berperan menjaga kebersihan dan kesucian kawasan Pura. Seusai melakukan persembahyangan, pamedek diharapkannya agar membawa sisa sarana upakara yang telah terpakai atau membuang pada tempat sampah yang telah disediakan. (edi/sue)
2018, Disdikpora Terapkan Program ”E-Learning” Mangupura (Bali Post) – Pemeritah Kabupaten Badung merancang pembelajaran lewat internet. Sistem elearning ini akan diterapkan pada Anggaran Perubahan 2018 mendatang. Program tersebut sejalan dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Badung yang akan melengkapi seluruh wilayah Badung dengan wifi gratis pada tahun 2018 mendatang. “Jika program itu sudah berjalan, maka kami (Disdikpora-red) akan terapkan sistem pembelajaran berbasis IT, karena sistem pembelajaran ini tentunya akan membutuhkan akses internet,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (Disdikpora) Badung I Made Mandi, Selasa (21/11) kemarin.
Menurut Mandi, program e-learning sebagai wujud mendukung smart city yang menjadi program Pemkab Badung di tahun 2018. Rencana ke depannya, semua aktivitas pembelajaran maupun administrasi seperti ulangan harian, ulangan umum, raport akan berbasis IT atau memanfaatkan teknologi. “Jika itu (jaringan internet– red) sudah jalan, baru kami akan mulai terapkan. Nanti, apa yang dipelajari oleh siswa di sekolah juga akan bisa diakses oleh orangtua masingmasing,’ ujarnya. Menurut Mandi, program e-learning masih dalam tahap pembahasan. Pihaknya juga sudah melakukan kunjungan ke Yogyakarta terkait bagaimana bentuknya dan bagaimana pelaksanaannya.
“Nah, kita masih merancang ke arah itu (penerapan elearning),” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung menganggarkan Rp 30 miliar untuk pemasangan wifi di tempat-tempat strategis. Anggaran tersebut dimasukkan pada APBD Induk 2018 yang kini tengah dalam pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung. “Sesuai kajian, pemasangan wifi diprioritaskan untuk kantor instansi pemerintah yang ada di seluruh kecamatan, puskesmas, seluruh banjar, sekolah baik SD maupun SMP,” Kepala Diskominfo Badung I Wayan Weda Darmaja. Menurut Weda Darmaja,
jumlah titik yang akan dipasangi fasilitas tersebut mencapai kurang lebih 1.900 wifi. Program ini akan terealisasi pada tahun 2018. “Pemasangan wifi hingga ke pelosok desa bahkan hingga ke banjar-banjar, murni demi mengimplementasikan program smart city,” ujarnya. Weda Darmaja mengatakan, pihaknya akan menggandeng penyedia layanan selaku pihak ketiga, sehingga pemasangan wifi gratis bisa lebih optimal. Pihaknya, juga akan memblokir situs kategori mengandung muatan pornografi. “Wifi hanya dimanfaatkan untuk mengakses hal-hal positif. Sudah barang tentu situs pornografi akan kami blokir,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb27
DARURAT - Sampah kiriman mulai memenuhi kawasan Pantai Kuta. Pemkab Badung menetapkan kawasan pariwisata dunia ini sebagai kawasan darurat sampah kiriman.
Pembebasan Lahan di Simpang Jimbaran
Pemilik Belum Sepakati Nilai Ganti Rugi
Bali Post/kmb23
NEGOISASI - Suasana negosiasi antara warga pemilik lahan di Simpang Jimbaran dengan Pemkab Badung di Kantor Camat Kuta Selatan, Selasa (21/11) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Warga pemilik lahan yang terkena dampak pelebaran jalan di Simpang Jimbaran, belum sepakat nilai penawaran ganti rugi dari pihak Pemkab Badung. Hal tersebut terungkap dalam negosiasi antara warga pemilik lahan dengan Pemkab Badung di Kantor Camat Kuta Selatan, Selasa (21/11) kemarin. Pihak Pemkab Badung sebelumnya menawarkan dengan nilai pembebasan sebesar Rp 10 juta per meter persegi. Menurut salah seorang warga ahli waris pemilik lahan, Wayan Sutama, dari hasil musyawarah keluarga pemilik lahan, nilai ganti rugi yang ditawarkan masih belum sepenuhnya diterima karena tanah tersebut merupakan tanah waris. Bahkan, warga
menuntut agar tim appraisal tidak membedakan harga antara ganti rugi lahan di Simpang Jimbaran dengan di Tuban. “Padahal, kondisinya hampir sama dan untuk hal yang sama. Kenapa kok berbeda jauh nilainya? Kalau bisa, ini disamakan,” pintanya saat menghadiri pertemuan di Kantor Camat Kutsel. Sutama mengatakan, penawaran ganti rugi senilai Rp 10 juta per meter persegi atau Rp 1 miliar per are diminta agar dinaikkan menjadi Rp 20 juta per meter persegi atau Rp 2 miliar per are. Dari delapan orang perwakilan ahli waris yang hadir saat itu, mereka kompak mengaku masih belum sepakat dengan penawaran nilai ganti rugi lahan oleh Pemkab Badung. Sementara itu, Tim Koordinasi Pengadaan Tanah
Pemkab Badung Made Surya Dharma menerangkan, nilai yang ditawarkan tersebut merupakan hasil penilaian appraisal. Pihaknya mengaku tidak bisa lagi untuk menaikkan harga karena nilai Rp 10 juta per meter persegi adalah hasil kajian tertinggi tim appraisal. Sebab, pihaknya bekerja mengacu pada aturan dan landasan yang berlaku. “Semula memang ditawarkan Rp 900 juta per are, tapi kita langsung tawarkan nilai kewajaran tertinggi appraisal senilai Rp 10 juta per meter persegi atau Rp 1 miliar per are. Lebih dari itu, kita sudah tidak bisa lagi karena itu kajian harga dari appraisal,” katanya. Menurut Surya Dharma, pihaknya saat ini masih memberikan kesempatan selama tujuh hari agar pemilik lahan
bisa merembugkan kembali keputusannya. Jika warga setuju dan menandatangani surat pernyataan persetujuan, maka akan dilanjutkan pada proses pencairan dana. Namun jika warga tidak sepakat, maka proses selanjutnya akan masuk ke ranah pengadilan. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Badung Sang Oka Permana meminta agar warga bisa mempertimbangkan kembali keputusannya. Karena apabila proses
tersebut nantinya masuk ke ranah pengadilan, tentu penawaran harga tertinggi appraisal tidak akan berlaku. “Nantinya, pengadilan yang memutuskan harga yang sesuai untuk tanah warga, di mana nilai yang diputuskan nanti bisa saja di bawah dari nilai yang ditawarkan appraisal. Selain itu, proses tersebut tentunya akan memakan waktu yang cukup lama,” ujarnya. (kmb23)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S
Percepat Pemerataan Pembangunan di Bali
jing, Senin (20/11). Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya dua hari lalu. Dewa Mahendra mengatakan, konferensi ini diharapkan mempercepat program bantuan CDB untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk di Bali. Hal ini sejalan dengan program poros maritim yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo. ‘’Ini sekaligus akan mempercepat penyelesaian masalah ketimpangan pembangunan yang selama ini terjadi di Bali,’’ ujarnya. Menurutnya, pertemuan itu akan berdampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan masa depan perekonomian di Bali, khususnya daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan seperti Bali Utara, Barat dan Timur. ‘’Apalagi pertemuan juga dihadiri perwakilan pemerintah dan unsur bisnis kedua negara,’’ tambah Dewa Mahendra. Pertemuan tersebut sekaligus tindak lanjut dari kunjungan petinggi CDB ke Indonesia pada Agustus lalu, salah satunya melakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali yang dihadiri Menko Maritim Luhut Panjaitan. Saat itu Gubernur Pastika memaparkan potensi-potensi yang ada di Bali, khususnya di luar Bali Selatan. Dewa Mahendra memastikan proyek infrastruktur nantinya tidak akan menambah utang negara karena dikerjakan dengan pola B to B (business to business). ‘’Proyek infrastruktur ini akan dikerjakan dengan format kerja sama business to business antarkedua negara yang akan difasilitasi CDB, sehingga tidak menjadi utang negara,’’ tegas Dewa Mahendra Putra. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Pastika berkesempatan menyerahkan cenderamata kepada Presiden CDB dan melakukan foto bersama dengan seluruh peserta konferensi. (ad1136)
P R O F I L E
S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rapat Paripurna DPRD Bali
Gubernur Pastika Bertandang ke Kantor CDB Fraksi Sampaikan PU Terkait Revisi Dua Perda tentang Retribusi
S E CENDERAMATA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kiri) menyerahkan cenderamata R kepada Presiden CDB Zhinje Zheng. PROVINSI Bali menjadi satu dari enam provinsi diundang pada acara Konferensi Bilateral E yang antara pemerintah Indonesia dan pemerintah ReRakyat Tiongkok. Selain Bali, provinsi yang M publik diundang antara lain Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara. memenuhi undangan tersebut, Gubernur O BaliGuna Made Mangku Pastika menghadiri pertemuan dibuka Presiden China Development Bank (CDB) Mr. Zhinje Zheng di Kantor Pusat CDB, BeiN yang I Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Lansia, Rehabilitasi Stroke dan Kanker A Klinik Sada Jiwa Kerja Sama dengan L Klinik Yawaraginosato Morita Jepang
C E R I T A
Rabu Umanis, 22 November 2017
DITERIMA - Dr. Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. (kanan) diterima Founder & CEO Klinik Yawaraginosato Morita, Kazuyo Koga, di Jepang saat menjalin kerja sama di bidang pelayanan serta penanganan pasien lansia, rehabilitasi stroke dan kanker. HADIR sebagai fasilitas kesehatan untuk lansia (senior living), Klinik Sada Jiwa (Bali Healthy Aging Facility) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dan penanganan pasien dengan mengadopsi program pelayanan kesehatan lansia dari Jepang. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada lansia. Baru-baru ini Founder & CEO Klinik Sada Jiwa dr. Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. berkunjung di salah satu klinik di Osaka, Jepang, yaitu Klinik Yawaraginosato Morita, untuk meningkatkan hubungan kerja sama di bidang penanganan pasien lansia, rehabilitasi stroke dan kanker. Dirut RS Bross ini diterima langsung oleh Founder & CEO Klinik Yawaraginosato Morita, Kazuyo Koga. Gede Wiryana Patra Jaya mengatakan, Klinik Sada Jiwa merupakan Klinik Pratama yang mempunyai
pelayanan kesehatan unggulan untuk lansia (bukan panti jompo). Klinik yang berlokasi di Banjar Pasekan, Desa Sembung, Mengwi, Badung, yang didirikan pada tahun 2013 ini, mengadopsi standar pelayanan kesehatan lansia dari Jepang. Selama ini ada kekeliruan masyarakat Indonesia dan Bali pada khususnya, bahwa orang tua tidak boleh diberikan ruang gerak secara bebas. Padahal, di Jepang sebaliknya dan telah mempunyai program pelayanan kesehatan untuk lansia. ‘’Yang paling saya fokuskan dalam menjalin kerja sama ini adalah dimensia atau pikun, rehabilitasi stroke dan kanker pada orangtua, sehingga pelayanan kesehatan kami ke depannya bisa lebih meningkat daripada saat ini. Apalagi, SDM kami akan dilatih di Klinik Yawaraginosato Morita, di samping kami terus meningkatkan sarana dan prasarana pendukung klinik,’’ ujar Gede Wiryana Patra Jaya, Selasa (21/11) kemarin. Ia mengungkapkan, selama ini sistem pelayanan kesehatan dan penanganan pasien orang tua di Klinik Sada Jiwa dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek, di antaranya fisik, mental, sosial dan spiritual. Untuk aspek fisik, pasien lansia dilatih mulai dari senam otak, senam lidah, senam menelan, senam jari, senam diabetic hingga senam lansia pada umumnya. Selain itu disediakan menu sehat seimbang sesuai takaran masing-masing pasien. Secara aspek mental, Klinik Sada Jiwa mempunyai psikolog untuk memberikan edukasi kepada lansia. Secara sosial, Klinik Sada Jiwa memberikan ruang interaksi kepada pasien lansia antarsesama. Secara spiritual, Klinik Sada Jiwa mengajak pasiennya bermeditasi. ‘’Harapan kami kerja sama ini dapat meningkatkan kemampuan layanan kesehatan kami, sehingga lansia, orang stroke dan kanker di Bali ada yang memberikan pelayanan. Apalagi, klinik kami merupakan bagian dari sistem pelayanan berkelanjutan dari pasien rumah sakit,’’ tandasnya. Klinik Sada Jiwa kini memiliki kamar rawat inap yang dilengkapi ruangan serbaguna, ofuro bersama, restoran, lapangan gateball, medical SPA, game ball dan area untuk meditasi. Sistem pelayanan kesehatan yang diberikan bersifat komperehensif terutama promotif, preventif dan pengobatan pada lansia. Tujuannya agar para lansia bisa lebih sadar dan menjaga kesehatan tubuhnya, sehingga hidup bahagia. (ad1132)
Penta Bali Media Training Center
Penyelenggara Pelatihan Hiperkes Pertama di Bali
IZIN – PT Penta Bali Media mendapat izin dari Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk menyelenggarakan pelatihan Hiperkes di Bali. HIPERKES (Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja) merupakan ilmu kesehatan dan keselamatan kerja yang mengurusi problematik kesehatan dan keselamatan pekerja secara menyeluruh. Pelatihan ini mempunyai tujuan melatih dokter dan paramedis perusahaan agar lebih proaktif dalam menyelenggarakan usaha-usaha untuk mengidentifikasi, mencegah dan mengendalikan potensi bahaya yang ada di perusahaan, termasuk Penyakit Akibat Kerja (PAK). Pentingnya pelatihan dan sertifikasi Hiperkes bagi dokter dan paramedis ini juga diatur oleh pemerintah melalui Permenaker-
trans No.01 Tahun 1976 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi Dokter Perusahaan dan Permankertrans No.01 Tahun 1979 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi Paramedis (Perawat dan Bidan) Perusahaan. Menyadari pentingnya sertifikasi Hiperkes tersebut dan juga melihat dari belum adanya pelatihan Hiperkes yang dilaksanakan di Bali selama ini, maka PT Penta Bali Media membentuk sebuah badan pelatihan bernama Penta Bali Media Training Center, untuk memfasilitasi dokter dan paramedis agar dapat mengikuti pelatihan Hiperkes di Bali. Hal ini didukung sertifikasi PJK3 (Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dari Kementerian
Ketenagakerjaan RI yang sudah dikantongi oleh PT Penta Bali Media sejak awal Oktober lalu, yang telah memberikan izin kepada PT Penta Bali Media untuk dapat menyelenggarakan pelatihan Hiperkes, K3 Umum, HSM (Hygiene dan Sanitasi Makanan) serta P3K (Pertolongan Pertama Kecelakaan) secara resmi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Direktur PT Penta Bali Media Dr. A.A. Gde Yudi Yunardhana Putra menambahkan, selain untuk memberikan kemudahan dari segi lokasi dan biaya bagi peserta pelatihan di daerah Bali dan sekitarnya, layanan ini juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi PT Penta Bali Media yang selama ini sudah mengunggulkan layanan rawat jalan, evakuasi medis, city ambulance serta layanan medis lainnya melalui Klinik Penta Medica Denpasar dan Candidasa. Menurut dokter yang akrab disapa dr. Yudi ini, pelatihan Hiperkes pertama dijadwalkan pada 18–23 Desember 2017 di Hotel Puri Saron, Jalan Gatot Subroto Barat No.459 C, Denpasar, dengan biaya pelatihan Rp 3.500.000 per orang. Untuk informasi terkait pendaftaran dan administrasi pelatihan dapat menghubungi bagian Pemasaran PT Penta Bali Media di nomor 081 238 502 299 (Anggita Sari Dewi), 082 237 951 375 (Ratna Yulistiani) dan 081 237 765 179 (Endang Lupitayanti). (ad1135)
INSTITUT Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar kembali mengadakan Gelar Kreasi Seni Intelektual Muda di Wantilan Desa Adat Sedang, Abiansemal, Badung, Sabtu (18/11) lalu. Acara dibuka Wakil Rektor I IHDN Denpasar Prof. I Made Surada.
SELURUH fraksi di DPRD Bali menyampaikan Pandangan Umum (PU) terkait revisi dua perda tentang retribusi, yaitu Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda No.3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda No.6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Selasa (21/11) kemarin. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama bersama Wakil Ketua I Nyoman Sugawa Korry dan I G.B. Alit Putra. Dari eksekutif hadir Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta bersama jajaran OPD Pemprov Bali. Pada intinya, kelima fraksi di dewan sepakat melakukan pembahasan kedua ranperda yang diajukan eksekutif itu. Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali Ngakan Made Samudra mengatakan bisa memahami dan menerima perubahan perda yang diusulkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, terutama dalam kaitan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), yakni peningkatan kinerja pemungutan, penyempurnaan dan penambahan jenis retribusi, serta pemberian keleluasaan bagi daerah untuk menggali sumber-sumber penerimaan. ‘’Khususnya dari Retribusi Perizinan Tertentu untuk digali secara maksimal dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,’’ ujar anggota Komisi I ini. Menurut Ketua Fraksi Panca Bayu, I Kadek Nuartana, dua buah ranperda itu perlu dibahas secara intens dan mendapatkan
PANDANGAN UMUM - Rapat Paripurna ke-11 masa persidangan ketiga tahun sidang 2017 DPRD Bali mengagendakan pandangan umum fraksi. tindak lanjut pada acara-acara selanjutnya, mengingat kedua ranperda terkait revisi perda sebelumnya itu sangat relevan dan kontekstual. Bali masih sangat membutuhkan suatu regulasi yang dapat memajukan daerah ini. ‘’Oleh karena itu, pembentukan suatu perda merupakan salah satu jalan untuk membantu dimensi pembangunan daerah kita dalam bingkai otonomi dan desentralisasi yang keberadaannya dijamin oleh ketentuan peraturan perundang-undangan,’’ jelas anggota Komisi III ini. Anggota Fraksi Partai Gerindra I Nengah Wijana menyatakan pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab anggaran yang tidak ringan. Oleh karena itu, hal terpenting dalam otonomi daerah tidak hanya desentralisasi pemerintahan, tetapi juga desentralisasi fiskal. Otonomi daerah memberikan keleluasaan pemda untuk dapat mengelola beberapa potensi pajak dan retribusi sebagai pendapatan asli daerah.
‘’Karena retribusi bersifat timbal balik, memelihara dan menambah fasilitas-fasilitas layanan kepada masyarakat perlu ditingkatkan demi keamanan dan kenyamanan,’’ jelas anggota Komisi II ini. Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Oka Antara mengungkapkan tarif retribusi yang ditetapkan harus mempertimbangkan aspek kewajaran dan kelayakan serta memperhatikan kondisi masyarakat saat ini. Secara khusus, Fraksi PDI-P juga mengusulkan agar ada pengenaan retribusi penggunaan wilayah laut hingga 12 mil. Sementara itu, anggota Fraksi Partai Golkar Ni Putu Yuli Artini mengatakan memang perlu ada penyelarasan nomenklatur perangkat daerah penghasil retribusi pascaterbitnya Perda No.10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Itu sebabnya, perubahan dua perda tentang retribusi ini dimaksudkan untuk menyesuaikan struktur dan besaran tarif retribusi. (ad1130)
Desa Adat Jadi Subjek Hak Kepemilikan Komunal Atas Tanah
Senator Wedakarna Minta Desa Adat Daftarkan Aset Sesuai Keputusan Menteri SALAH satu perjuangan Provinsi Bali dalam mendapatkan hak atas tanah desa adat kembali berhasil di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni dengan terbitnya Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 276/KEP– 19.2/X/2017 tentang Penunjukan Desa Pakraman di Provinsi Bali sebagai Subjek Hak Kepemilikian Bersama (Komunal Atas Tanah). Apresiasi atas respons positif atas usulan Provinsi Bali ini disampaikan oleh Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III di sela-sela masa sidang DPD-RI pada November 2017 ini. Dengan adanya keputusan Menteri ini, maka desa pakraman kini telah menjadi subjek Hak Kepemilikan Bersama. Hal ini merupakan keputusan revolusioner untuk mempertahankan kekayaan desa adat di Bali. ‘’DPD-RI sangat mendukung program pemerintahan Tri Sakti Joko Widodo ini, khususnya Kementerian Agraria dan ATR yang telah mengabulkan aspirasi Bali. Ini satu langkah besar agar tanahtanah di Bali khususnya yang merupakan duwe atau pelaba pura mendapat perlindungan, di antaranya pekarangan desa (PKD) dan tanah ayahan desa (AYDS). Semoga setelah munculnya keputusan Menteri ini, kedaulatan desa adat di Bali menjadi pasti,’’ ujar Dr. Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. Mengutip penjelasan BPN Provinsi Bali bahwa berdasarkan ketentuan Pasal II Ketentuan Konversi UU No.5 Tahun 1960
BERSAMA - Senator RI Dr. Arya Wedakarna (kiri) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil. (UUPA) telah dikonvesi menjadi hak milik pada 24 September 1960 yang hingga 2017 belum dapat disertifikatkan menjadi hak milik atas nama desa pakraman, karena desa pakraman belum ditetapkan untuk mempunyai tanah dengan status hak milik. Sebab, desa pakraman belum ditunjuk oleh pemerintah sebagai subjek hak milik atas tanah sesuai ketentuan Pasal 21 ayat (2) UUPA jo. Peraturan Pemerintah No.38 Tahun 1963 tentang Penunjukan Badan Hukum yang Dapat Mempunyai Hak Milik atas Tanah. ‘’Sesuai amanat Pasal 19 UUPA dengan ditunjuknya desa pakraman di Bali sebagai subjek hak milik atas tanah, maka tanah-tanah pekarangan desa dan ayahan desa atau
tanah-tanah milik desa pakraman di Bali segera dapat disertifikatkan/ didaftarkan. Ini kabar gembira bagi seluruh warga adat, ini adalah kemenangan diplomasi Bali. Saya apresiasi peran Pemerintah Bali, Kantor BPN Bali, Majelis Utama Desa Pakraman Bali dan PHDI Bali. Sekarang tinggal prajuru adat mendata dan menginventaris agar tidak ada yang tertinggal,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali. Pihak DPD-RI Bali juga mendukung program Prona Pemerintah Pusat dengan target lebih dari 200 ribu bidang tanah di Bali yang harus selesai pada 2019, namun Bali sudah digadang-gadang tuntas pada 2018. (ad1129)
Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional
Siap Jadi Tuan Rumah Kongres HMPI 2018 SUATU kehormatan dan kebanggaan bagi Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar karena mampu menjadi bagian dari Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI). Setelah sukses mengikuti Kongres Nasional VII HMPI di Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, 10-15 November lalu, kali ini STPBI didaulat sebagai tuan rumah Kongres Nasional VIII HMPI yang akan diselenggarakan tahun 2018 mendatang. Kesuksesan Kongres Nasional VII HMPI di Banyuwangi memberikan semangat yang begitu besar bagi STPBI, untuk mengorganisasikan segala sesuatu demi terselenggaranya kongres nasional yang lebih sukses dan meriah daripada sebelumnya. ‘’Ini merupakan kesempatan emas bagi STPBI untuk menunjukkan eksistensi dalam bidang pariwisata sekaligus memperkenalkan kampus STPBI kepada mahasiswa dan masyarakat yang lebih luas. Saya yakin, Kongres HMPI tahun depan akan berjalan lebih sukses dibandingkan tahun sebe-
KONGRES HMPI – Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) ambil bagian dalam Kongres VII HMPI di Banyuwangi dan siap menjadi tuan rumah tahun depan. lumnya,’’ ujar Ketua STPBI Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. Selain menjadi tuan rumah Kongres Nasional HMPI, STPBI juga akan menjadi tuan rumah atau penyelenggara Seminar Nasional Pariwisata dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Pariwisata Indonesia yang merupakan rangkaian dari kegiatan kongres tersebut. Untuk diketahui, HMPI merupakan organisasi nasional yang menaungi mahasiswa pariwisata
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
se-Indonesia yang tersebar dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Kalimantan yang dibagi menjadi enam Dewan Pimpinan Wilayah. Organisasi ini dibentuk 27 Juli 2011 yang kini beranggotakan 77 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Program kerja yang dimiliki empat buah, yaitu HMPI Mengajar, HMPI Sadar Wisata, HMPI Bina Desa Wisata dan HMPI Berbagi. (ad1134)
Rabu Umanis, 22 November 2017
DAERAH
5
Berkabut, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Buka-Tutup Banyuwangi (Bali Post) – Menjelang akhir tahun, cuaca di Selat Bali kembali tak bersahabat. Imbasnya, jalur penyeberangan terpaksa buka-tutup. Ketika cuaca buruk, jalur penyeberangan kapal feri langsung dihentikan. Sebaliknya, dibuka saat cuaca membaik. Penyeberangan sempat ditutup sekitar satu jam, Selasa (21/11) kemarin pada pukul 12.00-12.55 WIB. ‘’Hujan lebat mengguyur, sehingga berkabut dan mengganggu jarak pandang pelayaran. Makanya kami tutup,’’ kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Ketapang Ispriyanto. Menurutnya, kabut yang mengganggu jarak pandang pelayaran sangat berbahaya jika digunakan berlayar. Apalagi pelayaran di Selat Bali cukup padat. Jadi, lebih baik pelayaran ditunda sambil menunggu cuaca membaik. Setelah hampir satu jam, hujan mulai reda dan kabut menghilang, sehingga aman untuk pelayaran. Hujan mengguyur kawasan Selat Bali sejak pagi. Sejatinya kondisi gelombang cukup bersahabat, termasuk kecepatan angin. Namun, kabut mengganggu jarak pandang nakhoda. Akibat penutupan penyeberangan, sempat terjadi penumpukan kendaraan di Ketapang, namun tak sampai meluber ke jalan. Seluruhnya tertampung di areal parkir pelabuhan. Buka-tutup penyeberangan berlaku sewaktu-waktu. Sebab, cuaca di Selat Bali cenderung kurang bersahabat akhir-akhir ini. Karena itu, pihaknya mengimbau para pengguna jasa penyeberangan memilih menyeberang pagi hari. ‘’Hujan cenderung turun siang hingga sore. Jadi, kami sarankan menyeberang saat pagi,’’ tegasnya. Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pihaknya juga mengantisipasi cuaca buruk di Selat Bali. Salah satunya meminta seluruh operator pelayaran memperketat standar keselamatan pelayaran. ‘’Libur Nataru, penumpang ke Bali cenderung naik. Kami siaga terus mengantisipasi cuaca di Selat Bali,’’ jelas Ispriyanto. Selama libur Nataru, sebanyak 53 kapal disiagakan. (kmb30)
DPRD Banyuwangi Pertanyakan Saham Pemkab Banyuwangi (Bali Post) Kepemilikan saham Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, melalui golden share (bagi hasil) di tambang emas Tumpangpitu mulai disorot DPRD setempat. Pasalnya, nilai saham di pertambangan swasta itu cenderung turun, dari 10 persen anjlok menjadi 6 persen. Proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tambang ini juga belum jelas. Sorotan dilontarkan Fraksi Gerindra Sejahtera dalam paripurna pandangan umum fraksi terkait Rancangan APBD 2018, Senin (20/11). Juru bicara Fraksi Gerindra Sejahtera Andik Purwanto menjelaskan, banyak potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan maksimal oleh Pemkab Banyuwangi. Salah satunya tambang emas di Gunung Tumpangpitu yang memiliki kandungan emas sangat besar. ‘’Yang kami pertanyakan golden share milik pemkab dari 10 persen turun menjadi 6 persen. Proyeksi PAD dari tambang ini di APBD 2018 juga belum jelas,’’ katanya. Menurut Andik, idealnya bagi hasil tambang emas itu bisa diproyeksikan dalam rencana APBD, sehingga nominal penerimanya jelas. Fraksi Gerindra Sejahtera juga mempertanyakan hasil kepemilikan saham pemkab di dua kapal LCT Sritanjung yang sudah dijual. Termasuk ngadatnya upah karyawan PT Pelayaran Banyuwangi Sejahtera (PBS), pengelola dua kapal LCT Srintanjung. ‘’Sudah beberapa bulan karyawan PT PBS tak digaji. Kelanjutannya seperti apa,’’ kilahnya. Sorotan tentang perolehan saham di tambang emas juga dilontarkan Fraksi PPP. Fraksi ini mempertanyakan anjloknya saham yang semula 10 persen. ‘’Kami pun mempertanyakan rencana pembelian kapal baru oleh pemkab yang belum ada kejelasannya,’’ ujar juru bicara Fraksi PPP Samsul Arifin. Ajang balap sepeda Tour de Bayuwangi Ijen tak luput dari sorotan fraksi tersebut. Menurut Samsul, lomba balap sepeda internasional ini kerap membuat jalanan macet. ‘’Lalu, apa yang kita dapat dari balap sepeda ini,’’ tandasnya. Fraksi PDI-P sebagai pendukung Bupati/Wabup Banyuwangi menyoroti bagi hasil pajak dan retribusi daerah ke desa yang tak sesuai UU. Sesuai UU Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pemeritahan Desa, pemkab memberikan bagi hasil pajak dan retribusi ke desa minimal 10 persen. ‘’Kenyataanya bagi hasil yang diberikan ke desa masih minim, belum sesuai UU,’’ ungkap juru bicara Fraksi PDI-P Sugirah. Jika mengacu UU, bagi hasil pajak dan retribusi yang diterima desa sekitar Rp 20 miliar setahun, tetapi kenyataanya pemkab hanya memberikan Rp 6 miliar. ‘’Jadi, jauh dari amanat UU, bahkan menjadi temuan audit BPK,’’ sebutnya. Fraksi ini juga menyoroti anggaran dari pemberian makanan untuk lansia lewat program rantang kasih. (kmb30)
Musim Hujan
Jalur KA Banyuwangi-Jember Rawan Longsor Banyuwangi (Bali Post) Musim hujan membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) siaga. Salah satunya, mengantisipasi jalur pengunungan Banyuwangi-Jember yang rawan longsor dan banjir. Tercatat 28 titik rel kereta api (KA) yang rawan bencana alam. ‘’Kami siapkan petugas khusus di 28 titik rawan bencana, termasuk alat material untuk antisipasi banjir dan longsor,’’ kata Humas PT KAI Daop 9 Jember Luqman Arief, Selasa (21/11) kemarin. Menurutnya, antisipasi ini juga menyambut musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tujuh tim ditempatkan di tujuh Stasiun KA mulai Banyuwangi hingga Probolinggo. Selain jalur rawan longsor, terdapat 39 lintasan KA liar tanpa palang pintu dan petugas. Untuk itu, pihaknya bersama Pemkab Banyuwangi menempatkan 78 petugas di lintasan liar. ‘’Ini khusus selama libur Nataru,’’ jelasnya. Meskipun jumlah petugas jaga perlintasan ditingkatkan, Luqman mengimbau pengguna jalan tetap mematuhi rambu-rambu di pelintasan liar. Apalagi jika terjadi kecelakaan atau tertabrak, KA tetap tidak bisa disalahkan. Sebab, sesuai UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), perjalanan KA tetap menjadi prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya. Mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Nataru, KAI Jember menyiapkan gerbong dan lokomotif cadangan. Gerbong cadangan disiapkan sedikitnya 15 unit, sedangkan lokomotif cadangan dua unit. Penambahan gerbong dan lokomotif cadangan ini berlaku selama 17 hari mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. Meski terjadi lonjakan penumpang, tarif kereta api (KA) tetap menggunakan standar lama. Selama libur Nataru, kata Luqman, pihaknya menyiapkan 10 unit lokomotif, ditambah cadangan. Sementara tempat duduk 5.692 unit, terdiri atas 3.148 KA jarak menengah dan jauh, serta 2.544 tempat duduk KA lokal. Jumlah tempat duduk ini dilayani 69 unit rangkaian kereta ditambah cadangan. Selain jumlah cadangan tersebut, pihaknya akan menambah kereta kelas ekonomi berkapasitas 106 tempat duduk di KA Mutiara Timur jurusan BanyuwangiSurabaya. (kmb30)
Bali Post/kmb45
KEMBALI - Warga Sebudi, Selat, Karangasem kembali ke pengungsian di GOR Swecapura, Klungkung, Selasa (21/11) malam kemarin.
Gunung Agung Keluarkan Asap
Warga KRB III Kembali Mengungsi
Semarapura (Bali Post) -
Keinginan warga Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem untuk bisa tinggal selamanya di kampung halaman harus pupus. Pasalnya, Selasa (21/11) malam kemarin mereka yang terdiri atas berbagai usia harus kembali lagi ke GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, setelah Gunung Agung mengeluarkan asap. Berdasarkan pantauan, kedatangan puluhan warga ini berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita. Ada yang mengendarai sepeda motor, naik truk dan pick-up. Warga kembali ke GOR sesaat setelah melihat kepulan asap membubung tinggi dari puncak gunung terbesar di Bali itu. ‘’Tadi saat saya di jalan, sudah banyak yang menjauh dari desa. Mereka banyak pakai motor,’’ tutur Kadek Junaedi, salah satu warga yang ikut mengungsi.
Pria berperawakan kurus itu belum tahu ke mana mereka akan mengungsi. Ia pun masih dirundung panik karena beberapa keluarganya belum sampai di GOR. ‘’Tadi nenek saya pulang, padahal sudah dilarang. Sekarang sudah balik lagi ke sini,’’ ucapnya. Warga lainnya, Ketut Mariani, mengatakan kepulan asap berwarna kelabu mulai muncul sekitar pukul 17.00. Tak ingin terjadi sesuatu, ia dan keluarganya langsung kembali mengungsi menyusul
warga lain. ‘’Saya pulang sebelum Galungan,’’ katanya. Sementara itu, Nengah Sutena mengaku tidak merasakan adanya getaran atau mendengar suara ledakan saat Gunung Agung mengeluarkan asap. ‘’Tidak ada gempa. Asap langsung muncul begitu saja,’’ terangnya. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung Putu Widiada, pengungsi yang kembali seluruhnya berasal dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Sebelumnya mereka sudah diimbau untuk tidak pulang lantaran Gunung Agung belum dinyatakan benar-benar aman. ‘’Ada alasannya pulang karena ada piodalan. Mereka pulang pagi-pagi,’’ jelasnya.
BPBD Buleleng Siapkan Tenda
Bali Post/kmb31
ANTRE – Pengendara sepeda motor antre membeli BBM di SPBU Subagan setelah Gunung Agung mengeluarkan asap tebal.
Warga Amlapura ’’Serbu’’ SPBU Amlapura (Bali Post) – Suasana mirip saat Gunung Agung dinyatakan berstatus Awas pada 22 September lalu, terulang lagi ketika PVMBG menyatakan gunung ini telah meletus, Selasa (21/11) sore kemarin. Warga beramai-ramai balik mengungsi lagi. SPBU di seputaran kota Amlapura yang biasanya lengang pada malam hari, langsung ramai diserbu warga yang sementara ingin menjauh dari Karangasem. Pemandangan itu salah satunya terlihat di SPBU Subagan, Jalan Ahmad Yani, Amlapura, meski tidak sepanik situasi 22 September lalu. Pengawas SPBU Subagan, Nova, mengatakan sejak sore itu SPBU ini sudah didatangi ribuan konsumen. ‘’Biasanya sore sampai malam sepi. Tapi tadi ramai sekali, membeludak sampai ke
jalan raya. Mereka bilang mau ngungsi,’’ katanya. Kepanikan serupa juga terjadi di SPBU lainnya, hingga membuat jalan raya sempat macet. Hingga pukul 21.00 Wita, penumpukan kendaraan baik mobil maupun sepeda motor masih tampak di SPBU Subagan. Petugas SPBU sampai kewalahan melayani konsumen. Salah satu warga yang ditemui di SPBU itu, Wayan Ardika, mengaku bergegas meninggalkan Karangasem menuju rumah kerabatnya di Gianyar. Ia sebenarnya enggan mengungsi lagi, tetapi seluruh keluarganya, termasuk anak-anaknya minta segera diungsikan. ‘’Kabarnya masih simpang-siur. Dibilang meletus, tapi tidak ada gempa sebelumnya,’’ ujarnya. Meski diliputi kepanikan,
Hari Ini, Simulasi di Lapangan Kedungdung Besakih Amlapura (Bali Post) Polsek Resort Rendang akan melaksanakan simulasi kebencanaan gunung erupsi di Lapangan Kedungdung, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11) ini. Simulasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat ke mana harus mengungsi jika Gunung Agung benar-benar erupsi. Kapolsek Rendang Kompol I Nengah Berata, Selasa (21/11) kemarin mengungkapkan, simulasi kebencanaan gunung erupsi melibatkan warga Desa Besakih. Simulasi diawali persiapan tempat dan peralatan oleh personel. Simulasi dijadwalkan berlangsung sekitar 30 menit. ‘’Nanti ketika menden-
gar sirene, warga ada yang lari membawa sapi, orang sakit dan anak kecil. Setelah itu warga diangkut dengan kendaraan yang telah disiapkan untuk diangkut ke posko pengungsi di UPTD Pertanin dan didokumentasikan. Setelah itu kembali diajak ke Besakih,’’ terang Kompol Berata. Menurut Kapolsek, simulasi kebencanaan gunung dilaksanakan untuk menyamakan persepsi antara petugas dan masyarakat tentang cara bertindak kalau Gunung Agung benar-benar erupsi. Dengan begitu, masyarakat akan paham ke mana harus mengungsi. Simulasi akan dilakukan di setiap desa yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB). (kmb41)
Birokrat asal Tabanan ini menyatakan pengungsi yang datang tak hanya yang lama. Terdapat 40 pengungsi baru yang sebelumnya ditampung di posko di Kabupaten Buleleng. ‘’Mereka sudah dicatat. Asalnya dari Sebudi,’’ ujarnya seraya menambahkan, jumlah pengungsi sementara di GOR seluruhnya 559 jiwa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memantau ke GOR Swecapura menegaskan pihaknya selalu siap menangani pengungsi. Warga yang baru datang masih ditempatkan dalam GOR yang daya tampungnya mencapai 5 ribu orang. ‘’Untuk pendirian tenda melihat situasi dan kondisi. Kalau memang diperlukan, kami minta bantuan TNI dan Polri. Satu hari saja selesai,’’ tandasnya. (kmb45)
belajar dari peristiwa 22 September lalu, sebagian warga kota Amlapura lainnya memilih tetap tinggal di rumah. Yang nongkrong-nongkrong di pinggir jalan juga banyak. Mereka meyakini letusan Gunung Agung yang dimaksud tak separah tahun 1963. Apalagi setelah ada penjelasan PVMBG bahwa letusan ini adalah letusan freatik. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, menyatakan letusan freatik terjadi akibat adanya uap air bertekanan tinggi. Uap air terbentuk seiring pemanasan air bawah tanah atau air hujan yang meresap ke dalam tanah di dalam kawah kemudian kontak langsung dengan magma. Letusan disertai asap, abu dan material yang ada di dalam kawah. (kmb31)
Singaraja (Bali Post) – Gunung Agung mengeluarkan asap tebal dengan ketinggian sekitar 700 meter, Selasa (21/11) kemarin sekitar pukul 17.30 Wita. Mengantisipasi mobilisasi pengungsi dari Kabupaten Karangasem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng menyiapkan tenda darurat untuk menampung masuknya pengungsi ke daerah ini. BPBD juga berkoordinasi terkait persediaan logistik. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, seperti skema awal, mengantisiapsi mobilisasi pengungsi akibat letusan Gunung Agung, piBali Post/kmb38 haknya memanfaatkan lokasi Made Subur penampungan di Lapangan Desa Les. Sebelumnya tempat ini menampung belasan ribu jiwa pengungsi, namun sudah direlokasi ke tempat fasilitas umum (fasum), sehingga lapangan itu sekarang kosong. Meski demikian, 10 unit tenda milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali tetap disiagakan. Tenda ini diperkirakan menampung sekitar seribu pengungsi. Selain itu, masih ada empat tenda milik BPBD Buleleng yang kalau diperlukan siap dipasang mulai Selasa malam. Tidak hanya itu, mengantisipasi membeludaknya pengungsi, BPBD akan menyiapkan tempat fasilitas umum di Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. ‘’Kami masih koordinasi apakah sudah ada mobilsiasi pengungsi. Kalau ada, skema penanganan adalah menampung di lapangan Desa Les. Di sana sudah disiapkan tenda dan logistik,’’ katanya. Subur menambahkan, menjelang Galungan dan Kuningan lalu, sejumlah pengungsi asal Karangasem kembali ke kampung halamannya di Karangasem. Saat ini pengungsi yang bertahan di Buleleng tercatat sekitar empat ribu orang. Paling banyak memencar di tempat fasilitas umum di Kecamatan Tejakula dan sekitarnya. (kmb38)
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Unggul Hanya di Perencanaan PARA leluhur dan undagi Bali kita sejak lama teruji mampu menerapkan tata ruang kota berbudaya termasuk di antaranya tata pariwisata budaya. Konsep Bali kuna ini menempatkan merajan atau kawasan suci sebagai hulu, disusul untuk pawongan dan palemahan. Makanya kita mengenal teba (tempat paling belakang) untuk segala urusan yang berbau kotor. Demikian pula dalam tata ruang pariwisata budaya. Sangat tak mungkin mereka menampatkan toilet atau kakus di bagian hulu. Tata ruang ini kemudian mulai bergeser seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan daerah terutama di perkotaan, diperlukan tata ruang kota yang baik dan tepat, sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan penduduknya. Tata ruang pariwisata diperlukan baik oleh daerah yang sudah lama ada, terlebih bagi daerah yang sedang mengalami pemekaran (perluasan) maupun suatu kawasan yang dijadikan sebagai kota yang benar-benar baru. Salah satu tata ruang pariwisata budaya yang perlu mendapat perhatian serius adalah prasarana dan sarana ruang publik untuk pariwisata. Ketidakkonsistenan pemerintah menjalankan amanat aturan membuat tata ruang pariwisata budaya Bali mulai berubah. Sekali lagi, perencanaan unggul, namun lemah dalam pengawasan dan pelaksanannya. Kita litat saja city tour Puri Agung Jro Kuta di Gerenceng Jalan Sutomo Denpasar. Dulu, kawasan ini sangat apik dalam penataan. Semua komponen dalam penataan puri berjalan permanen tanpa ada yang berani mengubah. Misalnya pasar tradisional dibiarkan hidup dan berkembang sebagai satu kesatuan dengan puri. Demikian juga dalam tatanan pembangunan ada kawasan puri ada kawasan ekonomi. Kini, perubahan banyak terjadi. Lihat saja semua komponen kawasan yang ada tak mendukung keberadaan puri yang dikenal memiliki nilai magis dan historis tinggi. Sudah tak terkontrol toko bangunan dan pasar modern sudah membuat kawasan ini rancu. Puri milik semeton Puri Agung semakin tenggelam oleh bangunan tinggi. Di sinilah diperlukan komitmen pemerintah jika kawasan ini dijadikan objek wisata city tour mengapa tidak diatur sedemikian rupa agar komponen di dekat puri ikut mendukung kawasan itu sebagai objek wisata. Misalnya membuka toko suvenir bernuansa puri, atraksi budaya dan lain-lain. Di sini diperlukan ruang publik berbasis pariwisata budaya seperti ruang terbuka yang mampu menampung kebutuhan akan tempattempat pertemuan antar-manusia untuk saling berinteraksi. Bentuk ruang publik pariwisata dapat berupa jalan, pedestrian, taman, fasilitas transportasi tradisional, dan museum. Namun ingat pembangunan ruang publik dimulai dari perencanaan tata ruang, penyusunan program, detail desain hingga penetapan biaya. Termasuk berbagai pertimbangan, baik dari aspek ekonomi, sosial, budaya, keamanan, dan lingkungan. Kalau alasannya itu tanah milik rakyat, justru di sinilah pintar-pintarnya pemerintah memberdayakan masyarakat dekat objek wisata. Aspek budaya menjadi kewajiban. Budaya dalam konteks tata ruang meliputi perilaku, kebiasaan, tata cara, pandangan hidup, nilai yang dianut dalam kehidupan sehari-hari, yang nantinya akan berkaitan dengan bagaimana ia bersikap, merespons, dan memanfaatkan tata ruang pariwisata tersebut. Artinya, pembangunan sarana itu harus sesuai dengan budaya setempat, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Seperti dibuka city walk, area khusus bagi pejalan kaki. Ditambah rimbunnya pepohonan sesuai konsep seni orang Bali yang suka dekorasi yang rimbun.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tiang Listrik
Sejak mobil yang ditumpangi Setya Novanto (Setnov) menabrak tiang listrik beberapa hari lalu, sejak itu pula “tiang listrik” menjadi terkenal. Tidak saja terkenal dalam media massa, tapi juga di media maya/medsos (viral). Yang agak jahil dan bermulut usil malah menyebut peristiwa itu hanya rekayasa demi kepentingan pribadi Setnov. Terlepas dari itu, yang namanya kejadian atau peristiwa biasanya berdimensi ganda. Ada dimensi positifnya dan ada pula dimensi negatifnya. Ujung-ujungnya, yang bersangkutan mendadak menjadi terkenal. Kalau kejadian itu berdampak positif, katakanlah seperti Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) mantan Gubernur DKI Jakarta, namanya melejit berkat kedisiplinannya, keberaniannya, kerja kerasnya, dan kejujurannya. Tapi kalau terjadi sebaliknya seperti Setnov, ia memang dalam sekejap menjadi terkenal, cuma keterkenalannya itu berkonotasi negatif, terduga korupsi KTP elektronik; mangkir dari pemanggilan KPK, menghilang, dan terkesan sakitnya mengada-ada. Dari kasus ini seyogianya pejabat dan petinggi di negeri ini, berpikir seribu kali untuk melakukan perbuatan yang tidak terpuji, korupsi makan uang rakyat. Jadilah pemimpin dengan label kenegarawanan yang patut dibanggakan. Semoga ke depan tidak ada lagi joke-joke tiang listrik yang sakit dan diopname di rumah sakit kelas elite. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Rabu Umanis, 22 November 2017
Merencanakan Tata Ruang Kota Pariwisata Berbasis Budaya Kini, lebih dari 130.000 kamar hotel berada di Bali dengan konsentrasi terbesar di Bali Selatan, khususnya di Badung. Konsep Pariwisata Budaya tampaknya telah digoyahkan oleh para investor yang menjual apa saja yang diperlukan wisatawan atau oleh masyarakat setempat? Tata ruang beralih menjadi tata uang dan sepertinya orang boleh berbuat apa saja di Bali. Oleh Putu Rumawan Salain erencanaaan tata ruang bukan hanya penting dan perlu, namun implementasinya menjadi bukti bagaimana seriusnya pengendalian dan pemanfaatannya bagi generasi selanjutnya. Perencanaan yang salah akan mendegradasi mutu lingkungan dan kualitas manusianya, selanjutnya kehilangan identitas dan kebanggaan. Konsep pariwisata Bali yang mengetengahkan pariwisata budaya nyaris tidak terdengar, adat dan budaya Bali seolaholah tergadaikan dan digantikan dengan berbagai destinasi pariwisata yang bernapaskan Bangkok, Singapura, atau lainnya. Tari Kecak digantikan dengan Fire Dance, arak diganti vodka, lawar seperti cesar salad dan lainnya atau sebaliknya. Bali kini menyediakan apa saja yang diminta wisatawan. Dengan lain kata “Apa Ada di Bali”. Dengan demikian, Bali sepertinya telah tumbuh dan berkembang menjadi one stop for tourism! Jika demikian adanya bagaimana dengan tata ruang Bali dari sudut pariwisata. Perkembangan sekaligus pertumbuhan pariwisata di Bali sangat diwarnai oleh adanya objek wisata baik berupa keindahan pemandangan alam, budaya, adat istiadat, dan tentunya keramahtamahan penduduknya. Hotel yang dibangun kolonial Belanda di Kintamani merupakan cikal bakal Bali menjadi salah satu tujuan wisata dunia ketika itu. Dengan dipilihnya Kintamani sebagai lokasi akomodasi pariwisata berarti telah terjadi akses dari dan ke dengan atau tanpa penggantian moda transportasi. Tumbuhlah wilayah tersebut berdasarkan pola dan struktur ruang yang boleh dikatakan tanpa dukungan studi yang mendalam dan holistik. Lebih penting mem-
P
bicarakan peningkatan jumlah wisatawan, devisa, length of stay, dan lainnya daripada tata ruang pariwisata. Tata ruang pariwisata di Bali mulai menuai masalah ketika beragam fasilitas kepariwisataan berhadapan dengan fungsi-fungsi sebelumnya yang telah ada seperti tempat suci dan kawasan suci, termasuk juga bermasalah dengan perwujudan arsitekturnya dan dampak lingkungan yang diakibatkannya. Berbagai hal tersebut di atas telah berhasil mengubah dimensi ruang dan kemanusiaan di Bali. Beberapa kasus yang mencuat misalnya pembangunan Nirwana Resort di Tanah Lot, Garuda Wisnu Kencana di Bukit Jimbaran, pelanggaran sempadan sungai, pantai dan jurang serta pemanfaatan hutan/kelerengan lahan. Dan permasalahan besar yang akan mengubah orientasi pembanguann Bali mendatang dengan segala dampaknya akan kian mengganas bila pengurukan Teluk Benoa dengan tema revitalisasi serta penetapan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di beberapa tempat suci di Bali, khususnya di Besakih. Wajah Bali telah diwarnai dengan beragam modernisasi “kemudahan” sehingga masyarakat menjadi kian pragmatis, uang menjadi kuasa! Apalagi setelah globalisasi, kini MEA, dan yang terhebat adalah paket ekonomi ke-10 dari pemerintahan Presiden Jokowi yang akan mengizinkan 100% kepemilikan saham diperbolehkan bagi orang asing. Tampaknya Bali akan dinakhodai oleh korporasi internasional yang lebih mengutamakan pengembalian investasinya dengan pelbagai cara. Sadar akan pentingnya pariwisata bagi pembangunan Bali, maka lokasi pariwisata ditetapkan di dalam penataan ruangnya. Pasal 66 dari Perda No.16 (2009 : 122-125) men-
etapkan kawasan peruntukan pariwisata sebagai berikut : 1) Kawasan Pariwisata, mencakup 16 kawasan. 2) Objek Daya Tarik Wisata Khusus (ODTWK) mencakup 5 buah objek yaitu: Kintamani, Bedugul/Pancasari, Tanah Lot, Palasari, dan Gilimanuk dengan total luas 41.814 hektar. 3) Daya Tarik Wisata (DTW) di seluru Bali berjumlah 151 lokasi, terbanyak ada di Kabupaten Gianyar (lihat Tabel XVI.C Perda No.16 tahun 2009 tentang Perencanaan Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali: 346-347). Salah satu perencanaan tata ruang pariwisata yang melibatkan tenaga ahli asing (Edward Inskeep) yang dibangun 42 tahun yang lalu (tahun 1974) adalah Kawasan Pariwisata Nusa Dua yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Dalam kawasan tersebut terdapat 22 hotel bintang lima dan vila suites, 4.935 kamar tidur dan dilengkapi dengan Amenity Core “Bali Collection”, Museum, Theater, Beach Club, Golf Course, Hospital serta fasilitas MICE kelas dunia. Nusa Dua telah menjadi ikon pariwisata dunia setelah Kuta, Sanur, dan Ubud. Model ini berhasil, kemudian dikembangkan di Biak-Irian (gagal), kemudian kini sedang dipersiapkan di Manado, dan Lombok (sedang berlangsung). Dengan memerhatikan deskripsi di atas, Bali kini bukan hanya dikenal sebagai Pulau Dewata, atau Pulau Seribu Pura, tapi juga dapat disebutkan sebagai Pulau Pariwisata dengan predikat terbaik setelah Galapagos versi Travel World’s Best Awards tahun 2015. Semoga berbagai nama, istilah, maupun penghargaan bagi pembangunan pariwisita Bali, khususnya pada kotakota yang berpotensi menjadi atau direncanakan sebagai
kota pariwisata dirancang berkelanjutan. Tiga kata kunci untuk kota berkelanjutan adalah 1) lingkungan, 2) budaya, dan 3) ekonomi. Memadukan ketiganya menyelamatkan lingkungan dan memperoleh manfaat adalah persoalan yang harus dicari jawabnya bagi pengembangan tata ruang maupun kota pariwisata. Kota pariwisata merupakan suatu kota yang karena memiliki potensi aset berupa objek pariwisata. Objek pariwisata tersebut dapat saja merupakan pemandangan, adat dan budaya, kesenian, arsitektur, ataupun warisan pada suatu wilayah kota. Di samping itu, ada pula kota yang memang direncanakan menjadi kota pariwisata seperti yang dibangun di Dubai, Singapura, dan lainnya. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kota pariwisata ada yang direncanakan atas dasar modal dasar yang telah dimiliki atau ada pula yang sengaja dibangun dengan destinasi baru, atau mungkin juga campuran di antaranya seperti yang sedang berlangsung kini di Bali. Pariwisata merupakan kegiatan yang multidimensi. Ketika sebuah kota disebut dengan Kota Pariwisata, maka kegiatan dalam kota tersebut bukanlah hanya persoalan akomodasi. Pariwisata bukanlah persoalan hotel saja, akan tetapi banyak aktivitas dan kebutuhan yang diperlukan dalam aktivitas pariwisata. Segala kegiatan dan kebutuhan tersebut bisa saja terdapat dalam satu wilayah kota pariwisata ataupun juga di luar kota namun berada dalam tata ruang pariwisata. Saling memerlukan dan ketergantungan tersebut terbentuklah pola dan struktur ruang yang merupakan cikal bakal perencanaan tata ruang. Namun satu hal yang pasti adalah bahwa kota pariwisata adalah kota yang mengedepankan citra pariwisata. Kenapa? Karena kota agraris menampilkan identitas utamanya adalah pertanian, kota industri menampilkan ciri industri, kota hijau mengedepankan lingkungan, kota pusaka lebih mengedepankan dan memanfaatkan aset warisan pusaka, dan lainnya. Dengan ditetapkannya pariwisata budaya sebagai ide, konsep, roh, dalam kepariwisataan di Bali ada tersirat dan tersurat maksud-maksud untuk memanfaatkan/menggunakan/menempatkan budaya sebagai lokomotif pembangunannya. Artinya bahwa isi kebudayaan berupa abstract, tangible, intangible, beserta tujuh wujud kebudayan Bali yang merupakan bagian dari
Hanya Seorang Guru Biasa Bulan Oktober lalu, masyarakat Indonesia digegerkan kembali dengan beredarnya video penganiayaan siswa oleh seorang guru. Lagi, dan mungkin akan terus terjadi. Kali ini, seorang guru yang diduga berasal dari salah satu SMPN di Kota Pangkalpinang terlihat dalam kamera sedang memberikan pelajaran khusus ke salah satu siswanya. Banyak simpatisan merasa teguran yang diberikan oleh guru berinisial MN ini terlalu berlebihan hingga menyebabkan siswanya harus berujung di rumah sakit. Ironi, memang kewajiban guru untuk mendidik siswa menjadi manusia yang lebih baik, kini terlihat digunakan oleh guru untuk ajang pelampiasan kekesalan. Dari tahun ke tahun, permasalahan kekerasan oleh guru di sekolah, hampir selalu terjadi karena alasan yang sama, guru merasa tersinggung akan tingkah laku siswanya. Dari total belasan kasus tersebut, hampir semua orang mengutuk setiap tindakan kekerasan yang dilakukan oleh guru yang bersangkutan. Memang benar, guru tidak sewajarnya melakukan tindak kekerasan terhadap siswanya. Namun, apakah dengan hanya mengkambinghitamkan guru membuat permasalahan ini terselesaikan? Ada sebab, ada akibat. Tentu saja, permasalahan ini tidak bisa dititikberatkan hanya pada tindakan brutal sang guru. Meskipun tindak kekerasan ini terjadi karena sang guru gagal dalam
Oleh I Wayan Surya Aryana mengontrol emosinya, namun tidak bisa dimungkiri juga jika ada pihak lain yang turut ambil andil dalam terjadinya kasus ini, siswa misalnya. Barangkali dari semua kejadian yang ada, kasus kekerasan terhadap siswa oleh guru mungkin tidak akan terjadi jika siswa yang bersangkutan tidak mengusili sang guru di awal kejadian. Candaan berlebihan, ledekan, sikap tidak menghormati yang lebih tua, hal seperti inilah yang seakan tidak memberikan pilihan lain bagi sang guru selain memberi pelajaran khusus kepada siswa yang bersangkutan. Prolog seperti inilah yang pada akhirnya selalu melahirkan cerita yang sama setiap tahunnya, tindak kekerasan oleh guru terhadap siswanya. Namun, seolah tidak membaca cerita dari awal, banyak masyarakat berpendapat bahwa perihal kekerasan terhadap siswa di sekolah merupakan kesalahan yang terjadi hanya akibat kelalaian pihak sekolah. Hal seperti inilah yang berpotensi menimbulkan permasalahan-permasalahan baru, penahanan sang guru oleh polisi atau pemecatan guru bersangkutan dari sekolah adalah contohnya. Walaupun guru diharapkan menjadi sosok panutan, tidak bisa dimungkiri bahwa guru juga merupakan seorang
manusia biasa, memiliki keluarga, juga memiliki permasalahan. Dengan diakhiri oleh pemecatan atau penahanan guru bersangkutan, sudah hampir bisa dipastikan masyarakat tidak lagi akan melihat sang guru dari sudut pandang yang sama. Terlihat berlebihan memang. Terlepas dari kontribusi positif sang guru di sekolah, hanya karena ledekan-ledekan kecil dari seorang siswa, masa depan guru dapat berakhir di titik yang tidak lebih baik dari seorang koruptor. Apakah hal ini yang kita inginkan? Apakah dengan rusaknya image guru bersangkutan, masalah ini dapat terselesaikan? Perihal kekerasan di sekolah oleh guru seharusnya bisa terhindarkan, jika semua orang turut andil dalam proses pencegahannya, orang tua, siswa, guru, maupun masyarakat memiliki porsi yang sama besarnya, guru memang memiliki peran penting, namun hal ini tidak dapat menyimpulkan bahwa semua kesalahan ada di pundak guru. Semua pihak memiliki peran penting dalam pencegahan kasus ini. Jika semua pihak secara sadar melakukan apa yang mereka seharusnya kerjakan dengan baik dalam mendidik satu sama lain, sudah pasti kekerasan yang terjadi di sekolah dapat terhindarkan. Jadi, masih ingin menyalahkan bapak/ibu guru?
kebudayan nasional merupakan aset sekaligus inovasi pengembangan pariwisata sepanjang tidak bertentangan dengan Agama Hindu. Budaya agraris “air” yang diwariskan oleh para leluhur tampaknya merupakan aset adiluhung yang mewarnai kebudayaan Bali hingga kini. Budaya ternyata mampu dikemas sebagai salah satu aspek yang mengungguli aspek lainnya dalam memajukan pembangunan Bali. Basis kebudayaan ternyata mendorong kreativitas masyarakat untuk memuliakan sekaligus mengembangkan warisan budayanya. Misalnya dapat dilihat dari perkembangan tekstil endek, kuliner, kerajinan, aristektur, musik, sendratari, taman, dan lainnya. Segala yang berbau tradisi Bali memperoleh pasar. Kreativitas merupakan jiwa dan sekaligus batasan dari basis kebudayaan sehingga dinamika kehidupan pembangunan dapat berlangsung di Bali. Pelestarian dalam kerangka kreativitas budaya melalui lansekap Bali ikut meramaikan mengisi tata ruang dan kota pariwisata. Spirit menampilkan identitas Bali semakin mengental di setiap aspek keruangan tidak hanya di bidang pariwisata namun hampir di setiap fungsi dan lahan yang ada. Bali Pulau Taman yang digagas oleh Gubernur Bali, almarhum Ida Bagus Mantra semakin mengkristal. Bahkan tidak jarang di antaranya elemen lansekap Bali justru disumbangkan oleh alam dan flora Bali (alangalang, jepun, pisang, brasok, dan lainnya) serta implementasi filosofi Tri Hita Karana dalam nilai dan wujud keruangannya. Identitas, suasana, keindahan, manfaat, magis, menjadi balutan yang padularas mengangkat citra Bali kekancah dunia. Taman Bali sudah menjadi ikon dunia. Mencermati kondisi yang berkembang akhir-akhir ini, agar perkembangan dan pertumbuhan pariwisata di Bali tanpa terkendali oversupply. Desakan kepada pemerintah dari berbagai pihak untuk menerbitkan moratorium untuk kepentingan daya dukung Bali, akhir-akhir ini semakin menguat. Walaupun berbagai penghargaan terhadap pembangunan pariwisata di Bali sejak 2001-2009 dengan predikat The Best Island of The World, tahun 2009 yang lalu memperoleh predikat sebagai The Best Spa Destination. Kemudian tahun 2010 mendapatkan penghargaan sebagai destinasi terbaik di Asia Pasifik. Selanjutnya tahun 2015, memperoleh peghargaan sebagai Pulau Pariwisata dunia terbaik kedua.
POJOK Bahaya narkoba masuk awig-awig desa adat. - Asal jangan penindaknya ‘’masuk angin’’. *** Gunung Agung, kepulan asap dipicu limpahan air ke kawah. - Jangan resah, tetap waspada. *** Di Jembrana, pembentukan BPR Segera terealisasi. - Jangan cari untung dari rakyat.
Penulis adalah pengamat sosial tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost on Gadget
LALIN - Petugas kepolisian tampak sibuk mengatur lalu lintas di penyeberangan depan Pasar Sempidi Badung, Selasa (21/11) kemarin. Kehadiran petugas kepolisian setiap pagi ini sangat membantu masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Rabu Umanis, 22 November 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Sindikat Penggelapan Mobil Pakai KTP Palsu
Bali Post/eka
PENGGELAPAN - Salah seorang tersangka memperagakan cara pembuatan identitas palsu, Selasa (21/11) kemarin. Identitas palsu tersebut digunakan para tersangka untuk melakukan penggelapan mobil.
Gubernur ke Tiongkok Bahas Infrastruktur
Tarik Investasi Masuk Bali Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika tak terlihat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Bali, Selasa (21/11) kemarin. Dalam siaran pers Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra Putra, Gubernur diketahui tengah bertandang ke Tiongkok. Tepatnya, menghadiri Konferensi Bilateral antara pemerintah Indonesia dan Tiongkok di Kantor Pusat CDB, Beijing. “Konferensi ini diharapkan mempercepat program bantuan CDB untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia termasuk di Bali. Ini sekaligus akan mempercepat penyelesaian masalah ketimpangan pembangunan yang selama ini terjadi di Bali,” ujar Mahendra. Dikatakan, Bali merupakan satu dari enam provinsi di Indonesia yang diundang dalam pertemuan yang dibuka Presiden China Development Bank (CDB) Mr. Zhinje Zheng itu. Pertemuan ini akan berdampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan masa depan perekonomian di Bali. Khususnya daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan seperti Bali Utara, Barat, dan Timur. Apalagi pertemuan ini juga dihadiri perwakilan pemerintah dan unsur bisnis kedua negara. “Proyek infrastruktur ini akan dikerjakan dengan format kerja sama business to business antarkedua negara Bali Post/rin yang akan difasilitasi CDB, I Nengah Tamba sehingga tidak menjadi utang negara,” tandasnya. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, Pemprov Bali saat ini tengah memprioritaskan sejumlah pembangunan infrastruktur. Di antaranya, bandara di Bali Utara, jalan tol, kereta api, stadion, shortcut, underpass, dan pengembangan kawasan industri pariwisata Buleleng Barat dan Nusa Penida. “Semuanya itu prioritas, nanti kan mana yang selesai cepat FS (feasibility study)-nya itulah yang jadi prioritas. Gubernur ke sana kan untuk menarik investasi masuk ke Bali. Nilai investasi yang sudah diberikan ke Bali untuk FS 200 miliar Yuan Renmibi dari pemerintah Tiongkok. Sekarang tinggal dikemas saja dengan bagus,” jelasnya. Menurut Sudikerta, kunjungan gubernur ke Tiongkok sekaligus menindaklanjuti kunjungan petinggi CDB ke Indonesia Agustus lalu. Kala itu dilakukan pertemuan di Nusa Dua yang dihadiri Menko Maritim Luhut Panjaitan. Di mana gubernur memaparkan potensi-potensi yang ada di Bali, khususnya di luar Bali Selatan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengatakan, pembenahan infrastruktur memang jawaban untuk mewujudkan keseimbangan ekonomi antara Bali Selatan dengan Bali lainnya. Dalam hal ini, infrastruktur jalan khususnya jalan tol yang dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan. “Turis kalau mau ke Jembrana perlu waktu 3 sampai 4 jam. Ke Singaraja juga, jadi siapa yang mau ke sana? Kalau sudah dibuka akses itu dengan pembangunan infrastruktur, masyarakat pasti akan menerima dengan baik,” ujar Politisi Demokrat ini. Tamba menambahkan, Bali Barat, Timur, dan Utara terbilang masih asri dan hijau sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Apabila didukung dengan infrastruktur yang dibuat dengan baik dan berkualitas pasti akan menggerakkan ekonomi Bali. Apalagi infrastruktur yang dibangun sifatnya untuk jangka panjang. Misalnya sampai 50 tahun yang akan datang, jangan sekadar hingga 10 tahun. “Selama ini, kita selalu bicara keseimbangan ekonomi, tapi tidak pernah melangkah. Hanya diam di tempat. Ayo sekarang saatnya, mau nunggu apalagi. Kalau memang gubernur ke Tiongkok untuk masalah infrastruktur, ya… kita mendukung tetapi agar tetap pada landasan-landasan apa yang ada di Bali,” jelasnya. Menurut Tamba, masyarakat Bali tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton di daerahnya sendiri. (kmb32)
Denpasar (Bali Post) Pemilik rent car mesti berhati-hati dalam mencari pelanggan karena sindikat penggelapan mobil mencari mangsa di Bali. Salah satu sindikat penggelapan mobil rent car ditangkap Polsek Denpasar Barat (Denbar) yaitu Jonathan Armando Marhaendra alias Jonathan (25), Nico Febriano alias Ichsan (24), Rendy Agung Putra Imami alias Gendut (24) dan Eko Yulianto (35), Jumat (17/11) lalu. Selanjutnya pada Sabtu (18/11), diamankan tersangka Bandi di Sidoarjo, Jawa Timur. “Mereka ini juga terlibat pemalsuan dokumen karena saat beraksi pakai KTP dan SIM palsu. Untuk kasus ini (pemalsuan dokumen) sedang didalami,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Selasa (21/11) kemarin. Kronologisnya, lanjut
Kompol Sumena, para pelaku menginap di salah satu hotel di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Dari sana, pelaku mencari mangsa dengan mengecek rent car lewat online. Selanjutnya pada 12 November lalu, lewat online pelaku menyawa mobil dan serah terima di hotel tersebut. Setelah satu minggu kemudian, pemilik mobil Toyota Calya DK 1628 CG I Gusti Kade Sudiardana (32) mengecek ke TKP dan penyewa mobil tersebut sudah tidak ada. Korban langsung melapor ke Polsek Denbar. Hal yang sama juga dialami Wayan Selamet Riadi (44). Pelaku membawa kabur mobil Toyota Innova DK 1787 TC. “Modusnya sama, pelaku menyewa mobil tersebut dengan menunjukkan KTP dan SIM,” ungkapnya. Berdasarkan laporan kedua korban, tim yang dipimpin Iptu Aan didampingi Panit Buser Ipda Nengah Seven
Sampeyana, melakukan penyelidikan. Alhasil tersangka Rendy dan Nico terlacak di salah hotel di Kuta dan langsung ditangkap. Hasil interogasi, giliran Jonathan dan Eko ditangkap di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Adapun tugas para pelaku yaitu, Jonathan asal Semarang, Jawa Tengah ini berperan nge-print KTP palsu, mencari rent car mobil lewat online dan mengirim data serta foto kopi KTP serta SIM palsu ke pemilik mobil. Kalau Rendy mengaku dapat tugas mendampingi Nico bertemu pemilik rent car dan menyetir saat ngambil serta menggadaikan mobil. Sementara Nico berperan menyerahkan KTP dan SIM palsu kepada pemilik mobil. Sedangkan Eko berperan mengganti plat mobil dan melepas GPS. Sementara Bandi bertugas menggadaikan mobil tersebut kepada penadah. “Tersangka Jonathan dan
Eko adalah residivis. Mereka juga beraksi di Jawa,” ungkap Iptu Aan. Hasil pengembangan kasus, sindikat profesional ini juga menggelapkan mobil Toyota Avanza di Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Namun mobil tersebut dibawa Candra ke Jakarta. Selain itu, korbannya juga ada di Malang, Jawa Timur dan mobilnya sudah diambil pemilik rent car di Bali. Polisi juga mengamankan penadah mobil tersebut yaitu Kadek Kertiasih (32) diamankan di Abiansemal, Made Swastika (46) diciduk di Abiansemal dan Suwantini (33) diamankan di wilayah Canggu, Kuta Utara. “Barang bukti yang kami amankan dua SIM dan dua KTP palsu. Printer yang dipakai membuat dokumen palsu. Kami mengimbau bila ada yang merasa jadi korban, silakan lapor ke Polsek Denbar. (kmb36)
Objek Retribusi Jangan Pakai Tiket Manual Denpasar (Bali Post) -
Peluang adanya kebocoran dalam pemungutan retribusi masih terbuka lebar jika tetap mempertahankan cara manual. Sistem ini juga kurang efisien dan menyulitkan pengawasan. Padahal, retribusi merupakan pendapatan daerah yang potensial di samping pajak daerah. Salah satunya retribusi jasa usaha yang terdiri atas retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi tempat penginapan/ pesanggrahan/vila, retribusi penjualan produksi usaha daerah, serta retribusi tempat rekreasi dan olahraga. “Kami mengusulkan agar pemungutan pada objek-objek retribusi dilakukan dengan sistem komputerisasi agar lebih efisien dan tidak menggunakan tiket manual,” ujar anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali I Nyoman Oka Antara saat membacakan Pandangan Umum Fraksi di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Oka Antara, sistem komputerisasi dapat mempermudah pengawasan dan transparansi. Termasuk mencegah terjadinya kebocoran sehingga retribusi bisa meningkat. Selain menjadi sumber pendapatan daerah, retribusi juga merupakan alat bagi pemerintah untuk melaksanakan regulasi dan
kebijakan dalam peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. “Retribusi sebagai sumber pendapatan pemerintah karena merupakan iuran wajib yang harus diberikan kepada pemerintah, karena masyarakat telah menggunakan jasa layanan yang diberikan oleh pemerintah,” jelasnya. Terkait alat regulasi dan kebijakan, lanjut Oka Antara, retribusi dapat digunakan pemerintah untuk mendesain revisi Perda No.3 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Perda No.6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. “Tarif yang nantinya ditetapkan harus memper-
Usai Transaksi Narkoba, Turis Italia Ditangkap Mangupura (Bali Post) Tim Satuan Resnarkoba Polres Badung menangkap warga negara (WN) Italia, Emanuele Berlingieri (22) di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (10/11) lalu. Pasalnya, Emanuele usai transaksi narkotika dan di tangannya diamankan sepuluh butir ekstasi. Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Selasa (21/11) kemarin, selama di Bali, pelaku menginap di Villa Pondok Karol, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung. “Kami berkomitmen berupaya membersihkan narkoba di wilayah Badung. Untuk itu, penyelidikan dan perburuan terhadap pelaku narkoba terus dilakukan Kasat Resnarkoba (AKP Djoko Hariadi) bersama anggotanya,” ujarnya. Dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan di lapangan, akan ada transaksi narkoba di seputaran BCA di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara. Selanjutnya tim dipimpin AKP Djoko menindaklanjuti informasi tersebut dan mendatangi TKP. “Anggota kami melihat pelaku di TKP. Berdasarkan informasi tersebut dan hasil penyelidikan selanjutkan dilakukan penggeledahan terhadap pelaku,” ungkapnya. Alhasil, petugas menemukan 10 butir ekstasi warna pink dalam genggaman tangan kiri pelaku. Pelaku tidak bisa mengelak lagi dan mengakui kalau barang terlarang tersebut miliknya. “Pelaku lalu dibawa ke Mapolres Badung untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu diupayakan pengembangan kasus ini,” tegas AKBP Yudith. (kmb36)
timbangkan aspek kewajaran dan kelayakan, serta memerhatikan kondisi masyarakat
saat ini,” imbuh anggota Komisi I ini. Sementara itu, Ketua Fraksi Panca Bayu DPRD Bali I Kadek Nuartana mengatakan, Pemprov Bali perlu memerhatikan keseimbangan antara kebutuhan membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan kualitas pelayanan yang disiapkan pemerintah. Jangan sampai
pungutan yang ditetapkan melebihi kualitas layanan yang disediakan. “Jangan sampai keinginan mendapatkan suntikan dana yang lebih besar demi penyelenggaraan pemerintahan daerah justru mengurangi substansi atau hakikat dari pelaksanaan layanan publik,” jelas politisi PKPI ini. (kmb32)
BANGLI
8
Rabu Umanis, 22 November 2017
Ancaman DBD Makin Besar
Warga Diminta Ikut Lakukan Pencegahan Bangli (Bali Post)-
Memasuki peralihan dari musim kemarau ke hujan, ancaman masyarakat terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin besar. Karena itu, masyarakat diminta untuk melakukan pencegshan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Agypti tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli I Nengah Nadi didampingi Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit Ni Luh Made Eka Sasiani, Selasa (21/11) kemarin. Bali Post/kmb41
PENYULUHAN - Kasat Binmas dan Sat Res Narkoba Polres Bangli memberikan penyuluhan penyalahgunaan narkoba kepada ASN dan anggota Kodim 1626/ Bangli, bertempat di Aula Makodim, Selasa (21/11) kemarin.
Anggota dan Staf Kodim Ikuti Penyuluhan Narkoba Bangli (Bali Post)Sebanyak 50 anggota dan staf Kodim 1626/ Bangli mengikuti penyuluhan penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan Kasat Binmas dan Sat Res Narkoba Polres Bangli bertempat di Aula Makodim, Selasa (21/11) kemarin. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kasat Binmas Polres Bangli Ajun Komisaris Polisi I Gede Sudiana, S.Sos., anggota tim gabungan Kanit I Sat Res Narkoba didampingi Pasiter Kodim Kapten I Made Yuda Kecana. Kasat Binmas Polres Bangli Ajun Komisaris Polisi I Gede Sudiana, S.Sos. mengungkapkan, dalam kegiatan diikuti sebanyak 50 orang terdiri dari militer yaitu Danramil, Babinsa dan ASN Kodim 1626. “Kita harap dengan penyuluhan tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tidak sampai terjadi di lingkungan Kodim. Selain itu, kita juga berharap apa yang didapat dalam penyuluhan ini bisa disosialisasikan oleh babinsa kepada masyarakat di desa binaannya,” harap Komisaris Sudiana. Sementara itu, Pasiter di Kodim 1626/Bangli I Made Yuda Kencana sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kasat Binmas dengan memberikan penyuluhan narkoba kepada anggota staf dan babinsa di Kodim 1626/ Bangli. “Penyuluhan seperti ini memang sangat penting dilakukan. Sehingga penggunaan narkoba tidak menimpa anggota maupun staf Kodim. Dan materi penyuluhan ini dapat di sosialisasikan ke masyarakat. Agar masyakarat paham bahaya narkoba,” terang Pasiter Yuda Kencana. (kmb41)
Nengah Nadi mengungkapkan, memasuki peralihan musim kemarau ke hujan, ancaman terkena penyakit Debam Berdarah Dengue (DBD) memang sangat besar. Kasus DBD dari bulan Januari sampai Oktober 2017 di Kabupaten Bangli sebanyak 313. Hanya, dari kasus tersebut dan tidak ada penderita yang sampai meninggal dunia. Maka dari itu, menekan jumlah kasus DBD agar tidak terus bertambah, pihaknya meminta masyarakat ikut melakukan pencegahan penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Agypti itu.
“Pencegahan itu bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan sekitar agat tetap bersih. Sehingga tidak ada celah nyamuk untuk membuat sarang dan berkembang biak,” ungkapnya. Dia menjelaskan, untuk mengantisifasi dan mencegah penyakit DBD tersebut, Dinas Kesehatan sudah melakukan langkah-langkah dengan cara menggalakkan pelaksanaan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk melakukan kegiatan gotong royong di sekitar lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
“Petugas puskesmas juga membubuhkan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dikuras yang dibantu kader desa di masing-masing kecamatan,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, selain itu pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat termasuk anak-anak sekolah tentang bagaiman cara untuk melakukan pencegahan penyakit DBD itu. “Kita juga melakukan fogging pada tempat terjangkitnya kasus untuk memutus rantai penularan DBD,” tegas pejabat asal Rendang itu. (kmb41)
Olah Bawang Berlian Jadi Teh DESA Penglipuran tak hanya dikenal sebagai desa wisata. Namun, desa tersebut juga dikenal dengan beragam olahan minuman hasil kreativitas, seperti loloh cemcem dan bunga teleng. Kini yang terbaru, salah seorang warga mengolah tanaman Bawang Berlian menjadi teh yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Seperti yang dilakukan salah satu warga dari Desa
Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli I Nyoman Suadnya. Dia mengolah bawang berlian untuk dijadikan teh yang memiliki banyak kasiat untuk kesehatan. Dia menceritakan ide awal dirinya mengolah bawang berlian untuk dijadikan teh setelah mendapat informasi dari temannya yang bertugas di Dinas Pertanian Ambon dari Banjar Kawan Bangli. Kala itu dia menceritakan bahwa
bawang berlian itu memiliki banyak khasiat yang dapat menyembuhkan 43 penyakit. Setelah pulang dari Lombok ke Bangli, ada warga di Banjar Kawan menderita tumor. Mengingat tumor yang diderita warga tersebut sudah besar, dokter tidak berani mengambil tindakan untuk operasi, karena risikonya tinggi. Dan akhirnya ia memberitahu warga yang terkena tumor tesebut, untuk
Tim Masih Rumuskan Sistem
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Bali Post/kmb41
Warga Penglipuran
Soal Rencana Penerapan Tukin
Bangli (Bali Post) Pegawai di lingkungan Pemkab Bangli mulai tahun 2018 mendatang tidak lagi diberikan tambahan perbaikan penghasilan (TPP). Sebagai gantinya para pegawai nantinya akan menerima tunjangan kinerja (tukin) yang nilainya disesuaikan dengan capaian kinerja masingmasing. Sejauh ini rencana penerapan tukin masih dalam perumusan oleh tim. Kepala BKPAD Kabupaten Bangli Gede Suryawan, Selasa (21/11) kemarin mengatakan, terkait adanya rencana bupati untuk menerapkan tukin mulai 2018 mendatang, pihaknya di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dikoordinir sekda mendapat tugas untuk merancang dan merumuskan sistem pemberian tukin. Sebagai tindak lanjut dari tugas itu, sekda kemudian membentuk tim perumus yang terdiri dari beberapa OPD salah satunya BPKPAD. Sejauh ini tim tersebut masih sedang bekerja untuk merancang dan merumuskan sistem pemberian tukin agar sesuai dengan harapan bupati. “Masih dalam proses. Belum ada hasil final,” terangnya. Mengingat sisa waktu tahun 2017 tinggal sebulan lebih, Suryawan mengatakan pihaknya mengupayakan rancangan dan rumusan terkait sistem penerapan tukin bisa tuntas bersamaan dengan pembahasan APBD 2018. “Mengenai apa saja indikator yang dipakai dalam pemberian tukin, mohon maaf kami belum bisa sampaikan. Karena itu perlu kami harus lapor pak bupati dulu, biar tidak berubah-ubah,” ujarnya. Dijelaskan Suryawan tukin yang akan diterapkan mulai 2018 mendatang merupakan pengganti dari TPP. Sesuai UU ASN, dijelaskan bahwa pemberian tambahan perbaikan penghasilan untuk ASN pelaksanaannya harus berdasarkan kinerja. Karena itulah kemudian dirancang pemberian tukin. Melalui pemberian tukin ini nantinya output pegawai bisa terukur. “Pemberian tukin ini didasari atas kinerja yang terukur,” jelasnya. Sebagaimana yang diketahui wacana pemberian tukin mulai 2018 mendatang sempat disampaikan Bupati Made Gianyar di DPRD Bangli beberapa waktu lalu. Dia mengatakan bahwa pemberian tukin merupakan terobosan terbaru yang bakal meningkatkan disiplin dan kinerja pegawai. Menurut Gianyar kebijakan pihaknya untuk memberian TPP selama ini kurang efektif untuk mendisiplinkan pegawai. Baik pegawai yang rajin maupun malas, kata dia, bisa tetap mendapatkan TPP karena tidak ada pertanggungjawaban. “Mulai tahun depan, tidak ada lagi TPP. Nanti kalau pegawai cuma datang ke kantor saja tapi tidak kerja, akan dapat gaji saja. Kalau mau rajin kerja akan dapat tukin,” kata Made Gianyar beberapa waktu lalu. (kmb40)
Nengah Nadi
Bali Post/nan
BAWANG BERLIAN - I Nyoman Suadnya saat menunjukkan bawang berlian yang masih dijemur untuk dijadikan sebagai teh.
mengkonsumsi bawang berlian ini. Selain itu, iparnya juga terkena kanker kelenjar getah bening. Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi bawang berlian tersebut. “Kala itu saya meminta kepada mereka untuk menkonsumsi bawang berlian itu setiap hari. Untuk pagi tiga butir, siang tiga butir dan sore tiga butir. Sehingga setiap hari mereka menkonsumsi sembilan butir bawang berlian. Setelah beberapa hari tumornya itu kempes dan akhirnya keduanya sembuh,” ucapnya. Suadnya juga sebelumnya menderita kencing batu, bahkan dirinya sempat akan dioperasi. Karena ingat cerita warga dari Banjar Kawan itu, bahwa bawang berlian mampu menyembuhkan beberapa penyakit, akhirnya dirinya juga ikut mencoba mengkonsumsi bawang berlian ini. Saat itu ia hanya mengkonsumsi tiga butir setiap harinya. Setelah menkonsumsi bawang berlian sekitar 20 hari, ia kencing berdarah selama tiga hari. “Setiap hari saya kencing darah sebanyak 12 kali setiap harinya. Kencing darah itu terjadi selama tiga hari. Setelah itu, penyakit kencing batu saya hilang. Nah dari sanalah saya tertarik untuk mengolah bawang berlian untuk menjadi
teh. Dan akhirnya sampai sekarang terus mengolah bawang berlian itu untuk dijadikan teh sebagai obat,” katanya. Pria pensiunan guru di SMPN 2 Bangli itu menjelaskan, untuk mengenalkan teh Bawang Berian hasil olahannya itu, saat festival Desa Penglipuran pada 2014 lalu. Dimana, saat festival itu banyak masyarakat yang membeli teh Bawang Berlian yang dibuatnya. Dikatakannya, untuk bahan bawang berlian yang akan diolah menjadi teh tersebut, kata Suadnya memasok dari Kubu Bangli. Tapi ada beberapa dari hasil budi dayanya di lahan miliknya. Hanya saja sedikit. Maka dari itu, ke depan pihaknya ingin melakukan budi daya yang lebih banyak. Sehingga tidak lagi memasok dari luar desa. Dia menjelaskan, untuk pengolahan bawang ini, masih memakai cara alami. Lebih lanjut dikatakannya, untuk pemasaran teh bawang berlian hasil produsksinya selama ini baru dipasarkan di Kantor Bupati Bangli, Polres Bangli. Kalau di Denpasar itu di Telkom. Untuk di luar Bali sempat dibawa ke Ujung Pandang dan Semarang. “Satu kotak teh Bawang Berlian saya jual seharga Rp 30 ribu,” tutup Suadnya. (nan)
Dewan Tunggu RAPBD 2018 Bangli (Bali Post) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018 harus sudah diketok pada 30 November mendatang. Namun hingga Selasa (21/11) kemarin, Rancangan APBD belum diajukan eksekutif ke DPRD. Meski demikian, pihak dewan nampaknya optimis penetapan RAPBD nantinya tuntas dilakukan sesuai jadwal. Ketua DPRD Bangli Nga-
kan Kutha Parwata mengakui hingga siang kemarin pihaknya belum menerima Rancangan APBD dari eksekutif. Mengenai apa yang menjadi alasan belum diserahkannya RAPBD oleh eksekutif ke dewan, Kutha Parwata mengaku tidak tahu pasti. “Coba tanyain ke eksekutif,” ujarnya. Disinggung mengenai sisa waktu yang tersisa kurang dari dua minggu ini, Kutha Parwata secara tidak lang-
sung mengaku optimis bahwa pembahasan hingga penetapan RAPBD nantinya bisa tuntas dilakukan akhir November mendatang. Dia menjelaskan meski RAPBD belum diserahkan DPRD, pihaknya di komisikomisi sudah melakukan rapat kerja bersama OPD yang menjadi mitra kerja sejak September lalu. Adapun yang dibahas dalam rapat kerja selama ini menyangkut soal
program-program prioritas untuk dianggarkan di tahun 2018. “Intinya ranperda APBD belum masuk tapi kami di dewan sudah melakukan dengan raker bersama OPD yang semua pembahasannya berkaitan dengan APBD,” terangnya. Saat ini pihaknya tinggal menunggu kapan RAPBD diserahkan eksekutif untuk kemudian dijadwalkan pembahasan dan penetapan.
Pihaknya memastikan tidak akan bersurat kembali karena percuma jika tidak dibaca. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra dikonfirmasi sore kemarin mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPRD. “Sebelumnya yang harus dibahas KUA/PPAS dulu, baru ke RAPBD. Nanti sampai di Bali saya akan kooordinasikan dengan Pak Ketua (DPRD),” jawabnya singkat. (kmb40)
Puluhan Warga Kurang Mampu Dilatih Buat Bokor Berbahan Koran Bekas Bangli (Bali Post) Puluhan warga kurang mampu diberikan pelatihan keterampilan mengolah koran bekas menjadi aneka jenis kerajinan seperti bokor, sokasi dan wadah bunga sarana pamuspaan. Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Banjar Padpadan, Desa Pengotan Bangli, Selasa (21/11) kemarin. Kegiatan itu diselenggarakan Dinas Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan menekan angka pengangguran di Bangli. Dipilihnya kerajinan membuat bokor dan sokasi berbahan koran bekas sebagai materi latihan keterampilan, mengingat penjualan produk tersebut di pasaran lumayan menjanjikan. Kepala Dinas Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta di sela-sela pelatihan menjelaskan, kegiatan pelatihan keterampilan mengolah koran bekas menjadi aneka jenis kerajinan seperti bokor dan sokasi dilaksanakan selama tiga hari. Dalam kegiatan pelatihan ini pihaknya melibatkan perajin bokor dan sokasi berbahan koran bekas asal desa setempat sebagai instruktur. Dia mengakui para peserta pelatihan cukup antusias mengikuti tahap demi tahap arahan yang diberikan instruktur. “Jumlah pesertanya ada 30 orang. Mereka
semuanya adalah warga yang kurang mampu yang kita latih agar memiliki keterampilan untuk meningkatkan perekonomiannya,” jelasnya. Suparta menjelaskan, selama ini prospek penjualan produk bokor dan sokasi berbahan koran bekas lumayan cerah, hanya saja masih kurang promosi. Sebagaimana yang sudah dirasakan perajin yang menjadi instruktur dalam kegiatan pelatihan kemarin, bokor maupun sokasi berbahan koran bekas bisa laku dijual dengan harga Rp 150 ribu per buah. “Produk-produknya masih dijual di seputaran lokal seperti di Bayung Gede, Sekardadi dan Denpasar,” ujarnya. Ditambahkannya bahwa meski berbahan koran bekas, namun bokor maupun sokasi yang dihasilkan perajin cukup tahan lama dan tahan air. Itu karena dalam proses pembuatannya ditambahkan lem sebagai perekatnya. Dikatakan juga oleh Suparta bahwa kegiatan pelatihan seperti ini bukan pertama kali dilaksanakan. Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, belum lama ini pihaknya juga sempat memberikan pelatihan keterampilan membuat dupa kepada puluhan warga miskin. “Selain itu kita juga sempat gelar pelatihan perbengkelan, tata rias, dan menjahit. Tapi kegiatan itu dananya dari pusat,” imbuh pria yang pernah menjabat Kepala Disperindag Bangli itu. (kmb40)
Bali Post/kmb40
LATIH - Sejumlah warga kurang mampu dilatih keterampilan membuat bokor dan sokasi berbahan koran bekas.
Rabu Umanis, 22 November 2017
GIANYAR
9
Gunung Agung Keluarkan Asap
Gianyar Antisipasi Membeludaknya Pengungsi
Bali Post/ist
AMANKAN - Terlihat petugas Satpol PP saat berupaya mengamankan Jero Lasia di seputaran Ubud.
Resahkan Wisatawan
ODGJ Diringkus Satpol PP
Gianyar (Bali Post) Satpol PP Kabupaten Gianyar mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) Jero Lasia, Selasa (21/11) kemarin. Wanita 60 tahun ini diketahui mengamuk di seputaran Puri Ubud, sehingga membuat resah warga setempat dan wisatawan. Bahkan saat mencoba diamankan, ODGJ asal Ubud Kelod itu sempat melakukan perlawanan. Petugas Operasional Satpol PP Gianyar Wayan Nasta menjelaskan bahwa Selasa kemarin Jero Lasia ini keluar dari rumahnya yang berada di selatan kantor Lurah Ubud. Jero Lasia kemudian menuju jantung Ubud, yakni berjalan-jalan di luar Puri Ubud. “Jero Lasia ini bawa kain bekas, kain ini digelar di trotoar. Lalu ketika ada turis lewat diganggu,” ujarnya. Wayan Nasta menyebut bahwa di kawasan itu Jero Lasia kerap mengganggu para turis, bahkan sesekali ia berteriak histeris sehingga meresahkan warga di jantung Ubud itu. “Ini sudah mengganggu ketertiban namanya. Apalagi berada di daerah pariwisata. Ini dekat Puri Ubud yang ramai dikunjungi turis,” jelasnya. Menerima informasi terhadap Jero Lasia yang meresahkan turis dan warga di sekitaran Puri Ubud, pihak Lurah Ubud kemudian melaporkan masalah itu ke Satpol PP Gianyar. “Setelah menerima laporan, kami langsung menuju Ubud untuk mengamankan Jero,” jelasnya. Wayan Nasta yang dikenal sebagai pawang ODGJ itu mengatakan saat didatangi petugas, Jero tidak mau didekati. Bahkan, ia sontak melakukan perlawanan saat tangannya diambil oleh petugas. “Dia mengamuk, tapi tetap kami bujuk secara perlahan,“ ucapnya. Sembari mengamuk, Jero Lasia juga berteriak histeris tidak mengakui anaknya. Tetapi anaknya yang ikut dalam pengamanan itu mengingatkan agar teriakan itu tidak dihiraukan. Nah setelah dibujuk, Jero Lasia akhirnya mau naik ke mobil Satpol PP Gianyar. Dari Ubud, perempuan berstatus janda itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli untuk mendapat perawatan. Wayan Nasta menyebut Jero Lasia pada tahun lalu, sempat diamankan oleh Satpol PP karena masalah serupa. Dikatakan bertepatan setelah suaminya meninggal, sakit jiwa Jero Lasia kumat. “Semenjak suaminya meninggal itu langsung stres,” tandasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Pascamenurunnya status Gunung Agung dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga) sejumlah pengungsi berangsur pulang. Namun dengan keluarnya asap tebal Selasa (21/11) kemarin, diprediksi ribuan warga Karangasem akan kembali mengungsi. “Laporan yang saya terima juga sudah terjadi letusan, dan di sini kita bersiap jika pengungsi ini kembali ke posko,“ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Oka Digjaya menambahkan, dalam beberapa minggu terakhir hingga Selasa siang kemarin, ribuan pengungsi berangsur kembali ke Karangasem. Termasuk pengungsi di Posko Sutasoma Sukawati yang sempat menduduki jumlah 700 jiwa lebih kini sudah menyusut menjadi 102. “Salasa siang tadi (kemarin - red) ada 17 pengungsi yang memaksa meminta kembali, dan kita berikan,“ katanya. Dikatakan, para pengungsi tersebut sudah diantar ke rumahnya masing-masing di Karangasem. Sementara sisa pengungsi yang masih memilih menetap di Posko Sutasoma Sukawati merupakan warga dari kawasan KRB III. “Kalau warga dari KRB I dan II sudah sejak lama pulang,“ katanya. Salah satu pengungsi yang
memilih menetap ialah Klian Dinas Banjar Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Ni Ketut Muriani. Ia mengaku masih bertahan karena masih takut dengan adanya gempa yang masih dirasakan. “Saya waktu Galungan sempat pulang ke Karangasem sembahyang, di sana masih ada gempa,” ujarnya. Klian Dinas Banjar Pengalusan yang akrab disapa Muri memilih menetap bersama 20 KK warga di Posko Sutasoma, karena masih takut dengan gempa. Sementara pengungsi lain yang memilih pulang dominan karena jenuh di posko, sehingga tidak menghiraukan imbauan pemerintah. Lanjut Muri, selama di pengungsian, logistik untuk warga sebanyak 160 orang mencukupi. Sedangkan, untuk fasilitas tempat tidur yang diberikan dipandang lebih baik dari kabupaten lainnya. “Di sini kami dapat kasur. Ada atap juga. Juga ada kamar mandi. Kalau kabupaten lain, dari tenda, sulit rasanya tidur kalau begitu,” ujarnya. Pantauan di bagian Logistik yang di-handle Dinas Sosial, tampak masih menjamin ketersediaan makanan dan minuman bagi pengungsi di Posko Sutasoma. Kebutuhan beras dan sayuran masih mencukupi. (kmb35)
Bali Post/nik
PENGUNGSI - Terlihat sejumlah pengungsi yang bersiap pulang ke Karangasem dari Posko Sutasoma Sukawati, Selasa (21/11) kemarin.
Jelang Akhir Tahun
Ratusan Proposal Belum Cair
Gianyar (Bali Post) -
I Wayan Wirasa, mengatakan, pada 2016 lalu, 1.400 proposal ditujukan kepada Bupati Gianyar yang masuk melalui Bagian Pengelolaan Bantuan Masyarakat. Dari jumlah tersebut, telah dicairkan 1.270 proposal. “Tahun lalu, ada seratus lebih proposal yang tidak memenuhi ketentuan,“ ucapnya. Sementara pada APBD induk 2017 terdapat 649 proposal yang diajukan dengan total anggaran sekitar Rp 33 miliar dan sudah dicairkan 546 proposal senilai Rp 28 miliar lebih. Sementara pada anggaran perubahan 2017, terdapat tambahan 686 proposal, yang per tanggal 16 No-
vember 2017 direalisasikan 135 proposal dengan nilai Rp 7 miliar lebih. Berdasarkan data tersebut, sisa dari permohonan proposal baik di Induk APBD maupun Anggaran Perubahan 2017, yakni 654 proposal masih dalam proses. “Total jumlah keseluruhan proposal baik di induk maupun perubahan 1.335. Per 16 November ini, baik induk maupun perubahan sudah terealisasi 681 proposal, sisanya 654 proposal masih dalam proses dan ada beberapa yang sudah cair,” tambah Wirasa. Wirasa memastikan sisa 654 proposal bisa cair seluruhnya sebelum akhir ta-
hun ini, sebab sisa proposal tersebut seluruhnya sudah memenuhi verifikasi. Jadi, tinggal proses administrasi diikuti dengan pencairan. “Tinggal proses administrasi di saya, lanjut di Pak Asisten dan bisa diamprah bansosnya, mudah-mudahan pertengahan Desember ini bisa cair semua, “ ucapnya. Ditegaskan pula, sisa proposal tersebut berbeda dengan sisa proposal pada tahun lalu, yang memang sebagian tidak memenuhi ketentuan. “Kalau tahun lalu memang dari segi regulasinya sulit, misal ada banyak kelompok mengajukan proposal itu memang tidak bisa, atau nga-
ben harus tahun berjalan,“ katanya. Wirasa menambahkan, pencapaian tersebut tak terlepas peran serta bendesa pakraman serta masyarakat penerima hibah. Dinilai, banyaknya proposal yang masuk, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan baik fisik maupun nonfisik. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, bantuan hibah yang dicairkan saat ini merupakan bantuan dalam skala kecil, sedangkan yang skala besar dirancang berupa program. Begitu juga, dalam proses pencairannya diutamakan yang membutuhkan dan paling mendesak serta bermanfaat bagi masyarakat banyak. “Bantuan hibah ini sebagai pancingan dari pemerintah untuk membangkitkan partisipsi warga dalam mewujudkan pembangunan di daerahnya,” imbuh
Gianyar (Bali Post) Tunggakan pembayaran klaim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ke sejumlah rumah sakit dipastikan tidak akan berlangsung lama. Sebab, pemerintah disebut sudah menyiapkan penyertaan modal untuk pembayaran itu. “Ada namanya option penyertaan modal negara, ini sudah disetujui pemerintah melaui DPR, ini kita tunggu turunnya. Hanya tinggal tunggu waktu sehingga begitu turun kita siap membayarkan kebutuhan beberapa klaim. Jadi, untuk rumah sakit yang tertunggak jangan khawatir pasti akan dibayarkan,“ ucap Army Adrian Lubis, Deputi Direksi Wilayah Bali Nusra BPJS Kesehatan, di sela-sela
Media Gathering BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, Nusra, Selasa (21/11) kemarin. Adrian mengakui selama ini terjadi ketidakseimbangan antara biaya klaim kesehatan dengan iuran. Dikatakan biaya klaim kesehatan terus meningkat, sementara iuran tidak berdasarkan hitungan yang semestinya. “Biaya klaim kesehatan itu tiap tahun terus meningkat,“ tegasnya. Sementara itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Nusra mencatat jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mencapai 10.513.004 jiwa
dari jumlah total penduduk di wilayah itu 15.163.007 jiwa. Sedangkan yang belum tercover jaminan sosial kesehatan sebanyak 4,650.003 jiwa atau 30,67 persen dari jumlah total penduduk Bali Nusra. Triwidhi Hastuti Puspitasari, Asisten Deputi Bidang Monitoring dan Evaluasi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali Nusra, menyebutkan periode Januari hingga Oktober 2017 khusus
untuk wilayah Bali dari jumlah total 4.484.801 orang penduduk, hanya 3.088.984 atau 68,88 persen yang terdaftar JKN-KIS. Jumlah iuran (premi) yang telah dibayarkan peserta sebanyak Rp 776 miliar. “Hingga Oktober 2017, pelayanan yang dibayarkan untuk wilayah Bali sebesar Rp 1,57 triliun. Nilai tersebut untuk membayar total 604 fasilitas kesehatan (faskes)
Sepanjang 2017 ini, Pemkab Gianyar menerima 1.335 permohonan hibah bansos. Namun yang bisa dicairkan sampai saat ini, baru separuh dari total pengajuan itu. Sementara sisanya sekitar 654 proposal belum bisa dicairkan sama sekali, dan masih berproses di Bagian Pengelola Bantuan Masyarakat Pemkab Gianyar. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Pengelolaan Bantuan Masyarakat, I Wayan Wirasa, saat penyerahan hibah bansos di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (21/11) kemarin.
Mahayastra. Mahayastra juga mengharapkan, setelah bantuan hibah ini dicairkan agar dipertanggungjawabkan sesuai dengan peruntukan RAB yang diajukankan sehingga aparat desa tidak sampai tersandung kasus hukum. Mahayastra juga menjelaskan, 2018 nanti selain meningkatkan dana bantuan bansos, Pemkab Gianyar juga tengah merancang program Jaminan Kesehatan Masyarakat. Hal ini merupakan upaya dari Pemkab Gianyar dalam membantu masyarakat dalam hal penangangan kesehatan. Di bidang peningkatan perekonomian masyarakat, di tahun 2018 pelaksanaan program akan ditujukan pada revitalisasi pasar desa. “80 persen infrastruktur di tahun 2017 sudah selesai, pendidikan juga. Jadi tahun 2018 kita baru menuju ke revitalisasi pasar desa,” imbuh Mahayastra. (kmb35)
tingkat primer dan 46 faskes rujukan,” sebutnya. Pihaknya mengungkapkan jumlah kepesertaan tertinggi di Bali yaitu Kabupaten Badung hingga 100 persen penduduknya sudah memiliki jaminan kesehatan (JKNKIS). Sedangkan kabupaten dengan kepesertaan terkecil yaitu Jembrana hanya 43 persen dan Karangasem 51 persen dari jumlah penduduknya. (kmb35)
BPJS Pastikan Segera Bayar Tunggakan Klaim
Bali Post/nik
RAPAT - Suasana rapat antara eksekutif dan legislatif di Gedung DPRD Gianyar.
Belum Miliki BPJS dan KIS
Pemerintah Rencana Siapkan Jaminan Asuransi
Gianyar (Bali Post) Eksekutif dan legislatif Kabupaten Gianyar berencana memberikan jaminan asuransi kesehatan bagi warga yang belum ter-cover Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bahkan, rencananya disiapkan anggaran Rp 10 miliar pada 2018 mendatang. Namun, rencana ini masih dalam pembahasan di Gedung DPRD Gianyar. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Cokorda Gede Putra Pemayun mengatakan, warga Gianyar yang belum memiliki asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan tidak terdaftar dalam KIS tercatat 211 ribu lebih. “Masih banyak warga kita yang belum memiliki asuransi kesehatan,“ ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/11) kemarin. Dikatakan, rencana pemberian jaminan asuransi bagi warga di luar BPJS dan KIS tersebut masih dalam rancangan yang dibahas dalam rapat kerja di DPRD Gianyar. “Itu belum fix. Nanti kepastiannya akan ada rapat lagi akhir bulan. Tapi rencananya memberikan bantuan bagi warga Gianyar khusus yang dirawat di kelas III,” jelasnya. Politisi Golkar itu menjelaskan, berdasarkan rancangan, warga Gianyar yang tercecer BPJS dan KIS ini harus dirawat di rumah sakit dengan kamar kelas III untuk bisa mendapat layanan dari pemerintah Gianyar. “Kalau naik kelas tidak bisa. Khusus kelas III,” ucapnya. Menurut politisi asal Payangan itu, rancangan itu dibuat mengingat banyak warga Gianyar yang kurang mampu tercecer dan tidak masuk di daftar penerima KIS. Sehingga pemerintah daerah berkeinginan memberikan bantuan itu. Namun, kembali ditegaskan bentuk jaminan kesehatan di Gianyar ini belum jelas. Tapi, dari rancangan yang ada, pemerintah akan bekerja sama dengan seluruh rumah sakit di Gianyar. Dikatakan gambaran sementara, ketika ada warga sakit tidak memiliki BPJS dan KIS lalu dirawat di kelas III, mereka ditanggung oleh pemerintah. “Nanti kami gelar rapat juga bersama pihak rumah sakit untuk teknisnya,” tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
BPJS - Army Adrian Lubis, Deputi Direksi Wilayah Bali Nusra BPJS Kesehatan, di sela-sela Media Gathering BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, Nusra, Selasa (21/11) kemarin.
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Rabu Umanis, 22 November 2017
APBD 2018 Ditetapkan
Lestarikan Benda Cagar Budaya BENDA cagar budaya cukup banyak terdapat di Kabupaten Klungkung. Itu sebagai kekayaan yang menunjukkan pemikiran dan perilaku kehidupan manusia. Oleh karenanya, perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat. Bahkan, dapat dijadikan sebagai media edukasi untuk masyarakat, terutama generasi muda. “Ini harus dipelihara dengan baik,” ungkap Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat membuka sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2017 tentang Cagar Budaya, di Ruang Rapat Bhineka Guna Praja, Kantor Camat Klungkung, SeBali Post/sos lasa (21/11) kemarin. Guna menjaga eksistensinya, pemkab juga terus berupaya mengembangan dan memanfaatkan benda-benda tersebut sebagai objek wisata baru. Ini bisa dipadukan dengan potensi desa yang lain, yang dapat memikat hati wisatawan untuk berkunjung. “Peran serta dari masyarakat juga sangat diharapkan dalam pengelolaanya,” katanya. Tahun ini, untuk memperlancar akses, pemkab juga telah menggelontorkan proyek fisik berupa pembangunan jalan menuju benda cagar budaya itu. Ini pun harapkan mampu memberikan rangsangan pada masyarakat untuk bisa memberikan perhatian lebih lanjut. “Beberapa juga sudah tersentuh program infrastruktur,” ucap Wabup asal Desa Akah, Klungkung ini. Sejumlah benda cagar budaya juga dikaji tim ahli bertujuan untuk melakukan identifikasi dan klarifikasi, baik terhadap bangunan, struktur dan satuan ruang geografisnya. Melalui ini, pemahaman yang didapatkan masyarakat akan semakin kompleks. “Ini bisa disosalisasikan ke masyarakat,” tandasnya. (sos)
Program ”City Tour” Kurang Diminati
”Shuttle Bus” Terancam Mubazir Semarapura (Bali Post) Program city tour yang telah di-launching Pemkab Klungkung pada Oktober lalu rupanya belum sepenuhnya diminati wisatawan. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan minimnya kunjungan ke Desa Wisata Kamasan yang menjadi salah satu objek yang ‘’dijual’’. Di hadapkan kondisi ini, keberadaan dua shuttle bus yang dibeli pemkab senilai ratusan juta rupiah terancam mubazir. Perbekel Kamasan Ida Bagus Ketut Danendra mengatakan sejak program tersebut bergulir, kunjungan wisatawan ke desanya dengan menggunakan shuttle bus hanya sekitar tiga kali. Tak ada yang jumlahnya sampai membeludak. ‘’Tamu kan turunnya di kota. Yang datang ke sini sangat sedikit. Kalau tidak salah hanya tiga kali,’’ terangnya, Selasa (21/11) kemarin. Di tengah situasi itu, pihaknya terus memaksimalkan promosi. Potensi desa juga terus digali. Ini pun diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). ‘’Penataan telajakan juga ada. Beberapa tarian juga dibangkitkan lagi,’’ ucapnya. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung Nengah Sukasta mengungkapkan program yang di-launching pada 23 Oktober lalu sudah rutin ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung Objek Wisata Kertha Gosa. Namun itu belum banyak yang melirik. Mereka beralasan keterbatasan waktu. ‘’Shuttle bus standby terus. Begitu ada tamu selalu ditawarkan mau ke Kamasan, Tukad Unda atau yang lain. Tapi banyak yang beralasan keterbatasan waktu. Paling tidak kami sudah berkeinginan untuk memberikan yang terbaik. Tapi kalau belum dinikmati, ya... ini usaha kita bersama,’’ jelasnya. Mantan Kepala Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini menyatakan untuk menikmati city tour, wisatawan masih dikenakan retribusi lama. Untuk dewasa sebesar Rp 12 ribu dan anak Rp 6 ribu. Lebih murah dari tarif terbaru yang masih diverifikasi Pemprov, yakni dewasa Rp 50 ribu dan anak Rp 12 ribu. ‘’Ini jadi satu paket. Kalau wisatawan ingin ke Museum Gunarsa atau Desa Tihingan, tetap diantar,’’ ungkapnya. Sementara itu, Fraksi Golkar DPRD Klungkung dalam pendapat akhirnya terhadap Ranperda APBD 2018 yang dibacakan I Wayan Tugas meminta pemkab untuk lebih fokus menangani program tersebut. ‘’Antarobjek harus terintegrasi,’’ tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
SHUTTEL BUS - Shuttle bus yang dibeli Pemkab Klungkung untuk mendukung city tour. Fungsinya terancam mubazir lantaran wisatawan yang ingin mencoba masih tergolong minim.
Ekonomi Kerakyatan Harus Lebih Diperhatikan Semarapura (Bali Post) -
Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Klungkung 2018 sudah ditetapkan menjadi perda dalam rapat paripurna DPRD Klungkung, Selasa (21/10) kemarin. Pada pendapat akhir Fraksi Hanura, ke depannya pemkab diminta untuk lebih memberikan perhatian terhadap ekonomi kerakyatan. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan memperketat penerbitn perizinan toko modern berjaringan. Ketua Fraksi Hanura I Wayan Budha Parwata mengungkapkan, sesuai pengamatannya, pembangunan toko tersebut masih terkesan tak terkendali. Beberapa ada yang telah mengabaikan perizinan. Ada pula yang lokasinya cukup dekat dengan pasar tradisional. Tak hanya itu, ia pun menduga untuk memuluskan pembangunannya, ada oknum di lingkungan pemkab yang turut terlibat. ‘’Kami mengingatkan kepada saudara Bupati untuk memberikan perlindungan konsumen dan pengamanan pedagang lokal mengingat maraknya toko modern berjejaring yang akan mematikan ekonomi kerakyatan di kota maupun desa,’’ tegasnya. Perlindungan ekonomi kerakyatan ini dapat dilakukan dengan pembentukan
regulasi, baik dari pemkab, pemerintah desa maupun adat. ‘’Yang seperti ini perlu payung hukum. Jadi ada acuan untuk bergerak,’’ sebutnya. Politisi asal Desa Timuhun, Banjarangkan ini menyatakan perhatian yang memihak pada ekonomi kerakyatan sudah ditunjukkan pemkab dengan melakukan penataan terhadap pasar tradisional. Sesuai yang tercantum pada APBD 2018, juga masih ada hal serupa. Ini pun diharapkan bisa berjalan secara berkelanjutan. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan sesuai keputusan yang dikeluarkan, sebelum Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) keluar, pemkab tidak akan memberikan rekomendasi pembangunan toko modern berjaringan.
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
baik dalam hal menggenjot pendapatan daerah maupun merealisasikan program yang tahun ini tertunda. Sesuai pendapat akhir bupati, APBD
2018 dirancang sebesar Rp 1,103 triliun, meningkat Rp 71 miliar atau 6,88 persen dari APBD induk 2017 sebesar Rp 1,032 triliun. (kmb45)
Bunda PAUD Klungkung Raih Penghargaan Tingkat Nasional KEPEDULIAN terhadap dunia pendidikan khususnya Anak Usia Dini (PAUD) mengantarkan Bunda PAUD Klungkung Ny. Ayu Suwirta meraih penghargaan tingkat
Nasional dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Penghargaan ini juga diraih setelah sebelumnya keluar sebagai juara I dalam Lomba Bunda PAUD tingkat
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Bunda PAUD Klungkung Ny. Ayu Suwirta (dua dari kanan) menerima penghargaan tingkat Nasional dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atas kepedulian terhadap dunia pendidikan khususnya Anak Usia Dini (PAUD) di Ballroom Hotel Allium Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (20/11).
Jadi Kawasan Pariwisata
Eks Galian C Belum Dilirik Investor Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung membuka eks galian C untuk investasi sektor pariwisata. Namun, sejak beberapa tahun lalu, belum ada investor yang melirik. Pembangunan yang tak bisa dilakukan secara besar dinilai menjadi pemicu hal tersebut. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Klungkung I Made Sudiarkajaya menjelaskan, eks galian C yang berlokasi di Desa Gunaksa itu sudah masuk sebagai kawasan efektif pariwisata. Meski demikian, jika ada pembangunan akomodasi pariwisata, maksimum hanya bertingkat dua. ‘’Ini yang menjadi kendala kurang dilirik investasi besar,’’ ungkapnya, belum lama ini. Lokasinya yang kurang
didukung objek wisata lain juga menjadi pemicu hal tersebut. Jika dibandingkan dengan Kepulauan Nusa Penida sangat jauh berbeda. Kawasan yang dikenal dengan sebutan The Blue Paradise Island ini sangat dilirik investor besar. Kawasan efektif pariwisata juga lebih banyak, yakni Desa Lembongan, Jungutbatu, Ceningan, Sakti, Pejukutan, Bungamekar dan Suana. ‘’Kalau di sini, bisa membangun yang lebih besar,’’ jelasnya. Sementara itu, disinggung usulan investasi untuk 2018, dinyatakan belum ada. Meski demikian, diprediksi itu akan datang dari investor yang izin prinsipnya terbit tahun ini. ‘’Biasanya seperti itu. Sekarang ngurus izin prinsip, pembangunannya berlangsung tahun depan,’’ tandasnya. (kmb45)
kLUNGKUNG (0366)
Bali Post/sos
APBD - DPRD Klungkung dan Pemkab ketika menetapkan APBD 2018, Selasa (21/11) kemarin.
Komitmen Peduli terhadap Pendidikan
Telepon Penting Polres Klungkung
‘’Kita bisa lihat, toko modern yang ada kan masih itu-itu saja. Ke depan kami akan lebih hati-hati,’’ katanya. Bupati asal Nusa Ceningan ini menegaskan, selain ekonomi kerakyatan, pemkab juga terus menggenjot pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan dalam pelaksanaan kegiatan fisik melalui padat karya. ‘’Kalau mau mengerjakan proyek, ayo kita rebut ini. Ayo kerjakan proyek yang ada di Klungkung. Jangan uang yang kita keluarkan, tapi proyek dikerjakan orang luar. Otomatis keuntungannya kan keluar juga,’’ tandasnya. Sementara itu, untuk fraksi lain tidak terlalu banyak memberikan catatan untuk pemkab. Pada tahun anggaran 2018, diharapkan untuk bisa memaksimalkan kinerja,
Bali Post/sos
PARIWISATA - Eks galian C di Desa Gunaksa yang masuk sebagai kawasan efektif pariwisata. Namun, hingga kini belum ada investor yang melirik untuk investasi.
Provinsi Bali tahun 2017. Mendapat penghargaan bergengsi itu, Ayu Suwirta menyampaikan terima kasih dan rasa syukur. Menurutnya, ini diraih berkat dukungan dan kerja sama semua pihak yang ikut bersama-sama dan mempunyai kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Klungkung. “Terima kasih kepada pemerintah, Dinas Pendidikan, Himpaudi, IGTKI serta semua pihak dan masyarakat yang sama-sama peduli pendidikan di Kabupaten Klungkung,” ujarnya usai menerima penghargaan di Ballroom Hotel Allium Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (20/11). Disebutkan, salah satu dasar diraihnya penghargaan ini adalah adanya perhatian langsung kepada dunia pendidikan dasar khususnya PAUD. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan saat mendampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam program bedah desa. Melalui itu, kondisi dan kebutuhan sekolah dapat diketahui. “Dengan turun langsung kita tahu bagaimana kondisi sekolah
PAUD yang sesungguhnya,” sebutnya. Langkah tersebut juga akan mempermudah dalam melakukan evaluasi dan verifikasi data dan kebutuhan sekolah. Pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bersama-sama memiliki rasa kepedulian dan komitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. “Kemajuan pendidikan merupakan komitmen bersama,” terangnya. Bunda PAUD Indonesia Ny. Hj. Iriana Joko Widodo menyampaikan anak usia dini merupakan generasi penerus bangsa. Untuk itu perhatian terhadap tumbuh kembang mereka sangat dibutuhkan. “Sebagai generasi penerus bangsa tumbuh kembang anak perlu diperhatikan,” ujarnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy menyatakan pemberian penghargaan tersebut serangkaian peringatan hari anak universal dunia. Ini sebagai bukti kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kepedulian terhadap perkem-
bangan anak-anak sebagai aset bangsa. “Rangkaian kegiatan ini telah dimulai pada peringatan hari anak nasional tahun 2017,” sebutnya. Sebelumnya, serangkaian pemberian penghargaan ini juga digelar seminar dan lokakarya (Semiloka) PAUD Tingkat Nasional tahun 2017 di Gedung Ahlakul Karimah Puspem Kota Tangerang. Semiloka dengan tema PAUD Berkualitas Universal Kunci Keberhasilan Masa Depan dihadiri penerima anugerah PAUD Tingkat Nasional tahun 2017, Guru dan pengelola lembaga PAUD serta pemangku kepentingan terkait. Sementara itu, prestasi lainnya juga diraih PAUD Kabupaten Klungkung. Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Made Sukada menyampaikan slah satunya berupa Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Taman Kanak-kanak Widya Kumara Desa Dawan Klod berhasil meraih peringkat II dalam lomba UKS tingkat Provinsi Bali tahun 2017. (ad1133)
Rabu Umanis, 22 November 2017
BULELENG
11 Rekrut 88 Tenaga Kontrak
Awal 2018, RS Pratama Giri Emas Beroperasi
Bali Post/kmb38
CEK PROYEK – Komisi II DPRD bersama Dinas PU-PR Buleleng meninjau proyek pembangunan jembatan Mendaum Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Proyek ini molor karena pemborong tidak bisa menyelesaikan pekerjaan hingga kontrak berakhir Selasa (21/11) kemarin.
Proyek Jembatan Tukad Mendaum Molor
Komisi II DPRD Nilai Alasan Kesulitan Material Tak Logis Singaraja (Bali Post) – Kontrak proyek pembangunan jembatan Sungai (Tukad) Mendaum di Desa Banjar, Kecamatan Banjar berakhir Selasa (21/11) kemarin. Hingga kontrak berakhir, proyek senilai Rp 4.197.833.000 itu gagal diselesaian tepat waktu. Atas keterlambatan itu, pihak pemborong dikenakan denda keterlambatan terhitung dari kemarin hingga 50 hari ke depan. Di sisi lain, alasan pemborong tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya karena kesulitan material bangunan dinilai tidak logis. Sebelum berakhirnya kontrak proyek jembatan penghubung Desa Banjar (Kecamatan Banjar) dengan Desa Kalianget (Kecamatan Seririt) tersebut, Komisi II DPRD Buleleng pada Senin (20/11) lalu, meninjau proyek tersebut. Rombongan dewan dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa. Hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Ketut Suparta Wijaya. Proyek yang dimulai Mei 2017 tersebut baru teralisasi 56 persen. Dewan menilai pemborong sudah tidak mampu menuntaskan pekerjaannya sesuai kontrak. Pelaksanaan proyek ini diharapkan tidak terulang dalam proyek infrastruktur yang lain pada tahun 2018. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa mengatakan, pemborong dipastikan tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai kontrak. Sebagian besar pekerjaan belum diselesaikan seperti konstruksi badan jambatan dan perlengkapan pendukungnya. Selain itu, dia menemukan pemborong tidak bisa mengerjakan proyek sesuai
kontrak karena kesulitan mendapatkan material bangunan akibat dampak Siaga bencana Gunung Agung di Kabupaten Karangasem. Alasan itu dinilai kurang logis, karena pemborong masih bisa membeli material bangunan dari daerah lain dan tidak mesti harus mendatangkan dari Karangasem. “Pemborong tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Dari diskusi kami katanya kesulitan material. Saya kira alasan itu tidak logis, karena pemborong ikut tender dan memenangkan proyek ini seharusnya sudah menyiapkan kemungkinan lain untuk mengantisipasi kesulitan material dengan membeli ke daerah lain,” katanya. Terkait pengawasan, Budiasa menilai pengawasan oleh konsultan yang dibayar pemerintah tidak optimal. Ini dibuktikan oleh tahapan proyek yang sudah tercantum dalam dokumen kontrak. Kalau dalam pengerjaan itu pemborong mengalami permasalahan konsultan pengawas seharusnya sudah memperingati pemborong, sehingga dicarikan jalan keluar
agar proyek tetap berjalan dan selesai tepat waktu. Atas keterlambatan ini, PU-PR Buleleng diminta berhatihati melakukan pembayaran pengerjaan proyek termasuk menghitung dengan teliti denda keterlambatan yang diberikan pemborong dalam waktu 50 hari ke depan. Dengan demikian, kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hingga masalah hukum dapat dihindari. “Kalau konsultan pengawas bekerja maksimal, harusnya sudah diperingati, sehingga masalah itu dicarikan jalan keluar oleh pemborong. Karena ini sudah dikenakan denda keterlambatan kita harap dihitung dengan teliti, dan pembayaran proyek pun hati-hati biar tidak ada terseret ke ranah hukum,” jelasnya. Menanggapi saran dewan itu, Kepala Dinas PU-PR Ketut Suparta Wijaya mengatakan, denda keterlambatan mulai berlaku sejak tanggal kontrak berakhir selama 50 hari. Dalam batas waktu itu, pemborong diberikan kesempatan untuk menyelesaikan sisa pekerjaannya. Bila dalam
Singaraja (Bali Post) Gede Renes (60), warga Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada nekat gantung diri, Selasa (21/11) kemarin. Motif korban melakukan aksi ini belum diketahui pasti. Namun, dari keterangan kerabat, korban sering menyendiri. Kasubbag Humas AKP I Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, peristiwa itu diduga terjadi pukul 05.30 Wita di mana istri korban, Luh Sumanasih, mengetahui korban tiba-tiba terbangun dari tidurnya. Ketika ditanya korban menyebut mau buang air kecil ke kamar mandi. Sekitar pukul 06.00 Wita, korban tidak kembali ke kamar. Curiga dengan keganjilan itu, istrinya berusaha mencari korban. Saat itu, istrinya menemukan korban tergantung. Dia kemudian memanggil anaknya, Komang Gede Siniarta. Tali yang digunakan menjerat leher korban langsung dipotong dan jenazah korban dipindahkan ke kamar. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan tidak berselang lama polisi tiba di lokasi kejadian. Dari pemeriksaan medis dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh
korban. Polisi menawarkan kepada keluarga untuk dilakukan autopsi, namun pihak keluarga menolak dan menyatakan menerima kematian korban dengan cara gantung diri. “Kalau motif
pasti belum kita ketahui. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keterangan keluarga memang sebelum kejadian, korban sering menyendiri,” jelasnya. (kmb38)
Sering Menyendiri, Renes Gantung Diri
waktu tambahan itu, proyek tidak tuntas, PU-PR akan memutus kontrak dengan pemborong. Meski demikian, Suparta Wijaya optimis dalam waktu dua minggu ke depan, sisa pekerjaan bisa diselesaikan. Ini karena dari seluruh konstruksi, pemborong tinggal mengerjakan badan jembatan hingga melengkapi fasilitas pendukung seperti trotoar di kanan dan kiri badan jembatan. “Hitungan denda pengerjaan sudah jelas yakni satu per mil dikalikan nilai proyek. Kita akan awasi terus sambil menghitung denda keterlambatannya, kalau misalnya tidak tuntas pada masa perpanjangan itu kita putus kontrak,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang perwakilan pemborong Benny mengatakan, selama mengerjakan proyek, pihaknya sudah berusaha mendatangkan material bangunan dari Lombok dan Banyuwangi. Akan tetapi, rupaya itu gagal membuahkan hasil, sehingga sampai kontrak berakhir, pihaknya hanya mampu mengerjakan proyek 56 persen. Untuk itu, dalam masa perpajangan ini dirinya akan berusaha keras untuk bisa menuntaskan sisa pekerjaannya. Bahkan, pengenaan denda keterlambatan dan pemutusan kontrak siap diterima jika memang tidak bisa mengerjakan proyek hingga seratus persen. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Awal tahun 2018, Buleleng mengoperasikan rumah sakit (RS) pratama (rumah sakit tanpa kelas - red) di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan. Saat ini, pemerintah masih menyelesaikan penataan kawasan dan melatih 88 orang tenaga medis dan paramedis dengan sistem kontrak. Rencananya, RS pratama ini beroperasi Juli 2017, namun karena keterlambatan pemasangan alat kesehatan (alkes), pengoperasiannya ditunda. Dipastikan awal tahun depan RS tersebut resmi beroperasi. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai sidang membahas Rancangan APBD Induk Tahun 2018 di gedung DPRD Buleleng Selasa (21/11) kemarin, mengatakan, tenaga medis dan paramedis itu terpaksa direkrut dengan sistem kontrak. Ini karena adanya moratorium perekrutan CPNS. Kendati demikian, hal
tersebut tidak menghalangi pengoperasian rumah sakit pratama kedua, setelah rumah sakit yang sama beroperasi di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt tersebut. Untuk mengasah kemampuan puluhan tenaga kontrak, sekarang ini menjalani pembekalan terkait teknis pengoperasian berbagai alat kesehatan dan teknis penanganan pasien. Selain di RSUD Buleleng, mereka juga dilatih di Puskesmas Tejakula, Puskesmas Banjar, dan beberapa lainnya di puskesmas terdekat. “Seperti biasa sebelum kita tugaskan di rumah sakit pratama, tenaga medis dan paramedis itu kita latih. Awal tahun depan, kita tugaskan di rumah sakit pratama sekaligus rumah sakit pratama kedua itu kita operasikan untuk menerima perawatan pasien,” katanya. Menunggu penyiapan sumber daya manusia (SDM), Dinas Kesehatan sekarang masih menuntaskan penataan areal rumah sakit meliputi pem-
bangunan pagar pembatas, pertamanan, tempat parkir pengunjung, dan beberapa fasilitas penunjang yang lain. Penataan ini juga ditargetkan kelar akhir 2017 ini. Seperti diberitakan sebelumnya, RS pratama di Desa Giri Emas ini dibangun di atas tanah negara. Awalnya, lahan rumah sakit ini dimanfaatkan untuk lapangan tembak oleh Perbakin Buleleng. Setelah berproses, lapangan tembak itu direlokasi, kemudian Buleleng membangun rumah sakit tersebut. Alasan membangun di Giri Emas, karena jarak ke Kota Singaraja dari Kecamatan Tejakula, Kubutambahan terlalu jauh. Untuk mendekatkan fasilitas kesehatan untuk warga di Buleleng timur tersebut, pemerintah membangun rumah sakit pratama dengan memanfaatkan kucuran dana dari pemerintah pusat. Sementara pengadaan alkes dialokasikan melalui APBD Buleleng. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Setelah lama tidak ada kejelasan instansi yang mengelola Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, sekarang dipastikan aset tersebut akan ditarik oleh Dinas Perikanan Provinsi Bali. Sekarang tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Menunggu SK terbit, Dinas Perikanan bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng menghitung nilai aset secara keseluruhan. Hasilnya, nilai aset PPI Sangsit tercatat Rp 9,6 miliar lebih. Kabar kepastian Pemprov akan menarik aset PPI disampaikan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat membacakan jawaban atas pemandangan umum Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) dalam sidang pembahasan Rancangan APBD Induk 2018 di
gedung dewan, Selasa (21/11) kemarin. Saat itu, juru bicara Fraksi Partai NasDem Ni Made Putri Nareni meminta agar pemerintah daerah segera memastikan kejelasan pengalihan aset PPI Sangsit. Kalau dibiarkan tidak jelas, dewan khawatir aset yang dibangun pemerintah terkesan mubazir dan tidak ada instansi yang memelihara seluruh fasilitas yang telah dibangun. Menjawab hal itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra mengatakan Dinas Perikanan dan BKD telah mengumpulkan data terkait nilai aset di areal PPI. Data aset ini penting dikumpulkan agar pihak pemprov mengetahui kondisi dan nilai aset yang diserahkan ke Pemprov Bali. Dari pendataan itu, diketahui seluruh aset PPI sekarang ini nilainya lebih dari Rp 9,3 miliar. Aset tersebut meliputi bangunan gedung perkantoran, dermaga, break water (pemecah gelombang), cool
storage, dan sejumlah fasilitas penunjang lain. “Dinas perikananan sudah menyiapkan dokumen pendukung dan nilai seluruh aset di sana (PPI Sangsit - red) sudah dihitung. Nanti akan kita serahkan kepada pemprov agar diketahui nilai dan kondisi semua fasilitas PPI,” katanya. Setelah menyiapkan dokumen, sejauh ini Pemprov Bali belum bisa memastikan waktu penarikan aset dari kepemilikan Pemkab Buleleng. Dari koordiasi yang dilakukan menyebutkan bahwa, penarikan aset itu harus diatur melalui SK Gubernur Bali. Untuk itu, pemprov masih menunggu sampai SK tersebut ditandatangani. “Sekarang, kita tunggu saja smapai SK Gubernur turun. Kami berharap secepatnya karena sudah lama PPI tidak jelas instansi mana yang mengelola dan kalau terus dibiarkan seperti sekarang takutnya aset itu terkesan mubazir,” jelasnya. (kmb38)
Penarikan Aset PPI Sangsit Tunggu SK Gubernur Bali
Banjir Rendam Rumah Nelayan di Kaliuntu
Singaraja (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur, Selasa (21/11) siang kemarin, menimbulkan banjir di Kelurahan Kaliuntu, Singaraja. Sebuah rumah nelayan di Jalan Segara Agung, Lingkungan II, Kelurahan Kaliuntu diterjang banjir. Akibatnya, kamar rumah tersebut terendam banjir. Tiga kepala keluarga (KK) yang tinggal di rumah itu terpaksa mengungsi di rumah tetangganya. Ketiganya masing-masing Komang Sudarsana, Kadek Gelgel, dan Kadek Widiarta. Lurah Kaliuntu Kecamatan Buleleng Ketut Artini ketika
dihubungi kemarin membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, hujan deras terjadi mulai siang hingga petang kemarin. Volume air di saluran kali dekat rumah korban tibatiba membesar. Air berwarna cokelat pekat itu meluap dan membanjiri rumah korban. Saat kejadian, pemilik rumah sedang istirahat. Penghuninya tidak sempat memindahkan perlengkapan rumah, karena tiba-tiba saja banjir menerjang. Korban terpaksa tinggal sementara di rumah tetangga. ‘’Benar terjadi kejadian itu dan kami masih mendata untuk dilaporkan ke kecamatan dan
ke BPBD. Penyebabnya karena volume air di kali terus membesar, sehingga airnya menggenangi rumah warga kami,’’ jelasnya. Sementara itu, sejumlah ruas jalan di kota Singaraja terendam air akibat hujan deras. Rata-rata ketinggian genangan air lebih dari lutut orang dewasa. Ruas jalan yang terendam itu seperti di Jalan Ahmad Yani Barat. Air ini meluap ke badan jalan karena saluran irigasi subak di pinggir jalan kecil dan tersumbat sampah. Akibat genangan air tersebut, arus kendaraan terganggu. (kmb38)
JEMBRANA
12
Rabu Umanis, 22 November 2017
”Billboard” Kedaluwarsa Masih Terpasang Negara (Bali Post) – Billboard berukuran besar yang terpasang melintang di pintu masuk Bali, Gilimanuk, hingga kini masih terpasang. Padahal, billboard tersebut sudah kedaluwarsa. Hal itu terlihat dari gambar di billboard tersebut. Di sana terpampang tulisan ucapan hari raya Nyepi dan Galungan serta Kuningan. Ada juga di sisi lainnya terlihat tulisan Jembrana Festival II. Belum diturunkannya billboard tersebut tentunya sedikit mengganggu pandangan warga yang melintasi jalan di sana. Apalagi, isi tulisan itu sudah kedaluwarsa. Billboard yang terpasang melintas di Terminal Gilimanuk tersebut telah dipasang sejak awal tahun lalu. Dari pengamatan pada Selasa (21/11) kemarin, billboard yang terpasang dua sisi tersebut di antaranya berkonten ucapan hari raya serta Jembrana Festival ke-II. Billboard yang menghadap selatan (arah keluar Bali) berisi ucapan selamat hari raya Nyepi dan Galungan. Sementara, di baliknya berisi konten tulisan kegiatan Jembrana Festival. Padahal, kedua topik tulisan itu sudah berlalu. Selain billboard tersebut, dari arah utara atau pintu masuk, tepatnya di pojok Terminal Gilimanuk juga banyak papan reklame dan baliho yang lebih kecil yang sudah kedaluwarsa dan tidak layak. Sejatinya bila dikelola dengan baik, wajah pintu masuk Bali ini sangat strategis. Lokasi ini menjadi jalur lintasan utama setiap kendaraan yang masuk maupun keluar Bali. Spot billboard yang melintang di atas jalan selebar 12 meter itu sengaja dibangun. Konstruksi billboard sebenarnya juga dilengkapi lampu untuk penerangan. Namun belakangan jarang menyala saat malam hari. Menurut warga, sebelumnya di billboard itu sempat digunakan salah satu produk rokok. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi saat dikonfirmasi membenarkan billboard tersebut hingga kini masih terpasang. Rencananya Rabu (22/11) ini akan dibongkar. Karena ukurannya yang besar dan tinggi, maka untuk membukanya harus menggunakan alat khusus. (kmb26)
Bali Post/olo
PACEKLIK - Aktivitas di Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pengambengan saat ada tangkapan ikan. Paceklik yang berkepanjangan berdampak juga pada para pengusaha perikanan di Jembrana.
Paceklik, Pengusaha Pabrik Ikan Keluhkan Pengurusan Izin
Negara (Bali Post) – Paceklik ikan yang terjadi sejak dua tahun belakangan ini bukan hanya berdampak kepada para nelayan. Industri perikanan yang terpusat di Pengambengan dan Tegalbadeng juga merasakan imbasnya. Bahkan sejumlah pabrik pengolahan dan pengalengan ikan terancam tutup. Apalagi belakangan bukan hanya bahan dasar (ikan), tetapi pabrik juga dibebani sulitnya pengurusan izin. Informasi yang dihimpun, Selasa (21/11) kemarin menyebutkan izin yang dirasakan
membebani adalah terkait penggunaan genset. Sejumlah pengusaha mengungkapkan produksinya menurun drastis sejak paceklik ikan. Produksi yang dilakukan sejak tahun pertama paceklik hanya untuk bertahan menggaji karyawan saja. Kini sudah memasuki tahun kedua. Biaya produksi juga berlipat lantaran bahan baku ikan terpaksa didatangkan dari luar dengan harga yang lebih mahal. Saat ini sebagian besar pabrik berproduksi dengan pertimbangan karyawannya mencapai ribuan orang. Beber-
apa pabrik pengalengan ikan juga akhirnya gulung tikar lantaran tak kuat dengan kondisi ini. Salah satunya pabrik Omega. Kini para pengusaha juga dihadapkan dengan permasalahan perizinan genset. “Padahal sejak awal, tidak ada sosialisasi terkait izin genset tersebut,” kata salah satu pengusaha yang namanya tak mau disebut. Izin itu disebutkan dari provinsi dan ESDM. Padahal hampir di seluruh pabrik menggunakan genset jika sewaktu-waktu listrik mengalami gangguan. Penggunaan
genset terbilang jarang, hanya ketika kondisi darurat. Lantaran permasalahan izin itu, para pengusaha belum lama ini juga sempat mendapat panggilan dari Polda Bali. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana Made Gede Budhiarta saat dikonfirmasi terkait permasalahan ini mengaku telah mendengar keluhan para pengusaha perikanan ini. Termasuk terkait izin genset tersebut. Tetapi pihaknya hanya memiliki kewenangan pendampingan pada para pelaku industri.
Pihaknya juga telah menyarankan untuk lebih teliti menyikapi masalah. Di pihak lain, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana Ni Nengah Wartini menjelaskan terkait izin tersebut bukan kewenangan pemerintah daerah kabupaten. Di Jembrana tidak ada aturan terkait pemakaian genzet untuk industri maupun pribadi. Bilapun izin itu dari provinsi, pihaknya akan memfasilitasi. Tetapi sejauh ini belum ada informasi terkait itu. (kmb26)
Jelang Pilgub
Bali Post/olo
BILLBORAD – Billboard yang terpasang di pintu masuk Bali, Gilimanuk. Meski konten tulisan sudah kedaluwarsa, namun billboard itu belum dibongkar.
Kapolda Bali Cek Kesiapan Personel Polres
Negara (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Selasa (21/11) kemarin melakukan kunjungan kerja ke Polres Jembrana. Dalam kesempatan tersebut Kapolda mengecek kesiapan anggota Polres Jembrana dalam rangka pengamanan jelang Pilgub Bali tahun 2018. Selain itu, orang nomor satu di Polda Bali ini juga meninjau jalur transportasi darat yang rentan digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.
Pembentukan BPR Segera Terealisasi
Negara (Bali Post) Pendirian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana yang telah disetujui DPRD Jembrana, akan segera direalisasikan. Saat ini Pemkab Jembrana tengah mengumpulkan administrasi pendirian bank daerah tersebut. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi di DPRD Jembrana, Selasa (21/11) kemarin. Dalam pemaparannya, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan terkait pendirian BPR saat ini eksekutif telah menyiapkan segala administrasinya merujuk pada panduan dan petunjuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemkab juga telah merancang perekrutan direksi dan Dewan Komisaris BPR, berikut Anggaran Dasar (AD)-nya. Selanjutnya akan dilaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terkait perekrutan tersebut. Di tahun 2018, eksekutif akan menganggarkan senilai Rp 250 juta untuk proses perizinan BPR. Harapannya pendirian BPR ini akan bisa terealisasi tahun ini. Pendirian BPR ini sebelumnya sempat dipertanyakan DPRD dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan fraksi-fraksi. Fraksi dari Partai Demokrat yang dibacakan I Ketut Catur mendesak agar pembentukan BPR dapat segera direalisasikan. Sebab, pendirian itu sudah menjadi peraturan daerah yang harus dilaksanakan. Diharapkan dengan terbentuknya BPR ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose
DIJUAL TANAH
Bali Post/kmb
DIJUAL RUKO
Pengecekan itu dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, Jembrana merupakan pintu masuk Bali. Kapolda mengaku kedatangannya ke Polres Jembrana bertujuan untuk melihat kesiapan Polres Jembrana dalam melakukan pengamanan, terutama di pintu masuk Bali, yakni di Pelabuhan Gilimanuk. “Hal ini kami lakukan dalam rangka pengamanan jelang Pilgub Bali pada Juni 2018 mendatang,” katanya. Terkait pengecekan jalur transportasi darat, jenderal
DIJUAL HOTEL
bintang dua di pundak ini mengaku supaya kesiapan personel Polres Jembrana supaya betul-betul menjaga, mengawasi jalur tersebut. Bagaimana meng-handle dan menangani kalau terjadi kasus narkoba dan kasus lainnya. “Bagaimana kita menghadapi potensi radikalisme dan antisipasi narkoba. Jangan sampai wisatawan datang ke Bali karena narkotika. Saya tidak mentolelir adanya hal ini,” tegasnya.
Kapolda berharap dengan kesiapsiagaan yang dimiliki personel Polres Jembrana, keamanan Bali jelang Pilgub 2018 bisa terjaga dengan baik. Dalam kujungan kerja itu, Kapolda juga sempat beradu gulat dengan salah seorang personel Polres Jembrana. Personel ini menunjukan kemampuan bela dirinya. Dalam pertarungan tersebut, Kapolda gagal menjatuhkan lawannya (personel Polres) yang mahir dalam bela diri. (kmb)
Rabu Umanis, 22 November 2017
KARANGASEM
13
SOSOK Penting Keajegan Bali PROYEK pembangunan Pura Penataran Agung Linggih Ida Batara Gunung Agung, di Desa Adat Nangka, Desa Buanagiri, Babandem, Karangasem itu diharapkan rampung tahun depan, Agustus 2018. Sehingga Oktober bisa digelar prosesi ngenteg linggih. ‘’Kami berharap masyarakat Karangasem dan Bali umumnya bisa berpartisipasi memberikan dukungan tenaga dan juga kontribusi dana,’’ pinta Bupati Karangasem Mas Sumatri, Selasa (21/11) kemarin. Bupati salut dengan antusiasme warga yang penuh semangat menyukseskan proyek tahap kedua itu. Hal itu diamati Mas Sumatri saat prosesi mulang pakekeh -- peletakan batu pertama -- kemarin. Pura Penataran Agung Nangka itu Bali Post/kmb sesungguhnya merupakan linggih Ida Batara Puteran Jaya yang bersthana di Gunung Agung. Kedudukan pura ini tidak berbeda halnya dengan Pura Lempuyang dan Pura Ulun Danu Batur. Ketiganya bahkan disebut Batara Tiga, merupakan putra Ida Hyang Pasupati yang mengayomi dan memberi kesejahteraan masyarakat Bali. Walau Pura Penataran Agung Nangka itu sudah pernah dipugar 2006, namun masih sebatas pembangunan 15 unit palinggih termasuk bangunan utama Padma Tiga. Sedangkan pembangunan pendukung lainnya seperti kori, panyengker, jaba sisi dan lain-lain praktis belum tersentuh. Sesungguhnya pembangunan Pura Penataran Agung Nagka ini penting untuk keajegan Bali. Karena itu diharapkan seluruh masyarakat Bali bisa ambil bagian. “Dari sini, kita mohon agar Bali dan Tanah Air tercinta ini dianugerahi keselamatan dan terhindar dari segala marabahaya,” harap Bupati Mas Sumatri. (kmb)
Musim Hujan, PLN Siaga
Amlapura (Bali Post) Memasuki musim hujan, PLN mulai siaga namun juga khawatir dengan kondisi jaringan. Sebab, musim hujan tiap tahun itu biasanya diikuti adanya angin kencang. Angin kencang itu kerap menumbangkan pohon kemudian menimpa jaringan listrik PLN. Kepala PLN Karangasem Putu Surya Atmaja, Selasa (21/11) kemarin, mengatakan pihaknya mulai melakukan kegiatan pemeliharaan terencana. Seperti konduktor terbuka pun diganti yang berisolasi. Hal itu untuk mengantisipasi gangguan yang masuk saat musim hujan. Ini tampak dilakukan di jaringan PLN di sepanjang jalur Jalan Ahmad Yani, Amlapura, Selasa (21/11) kemarin. “Dampaknya sudah ada. Jaringan kita sempat ambruk di Tanah Ampo, persis di depan pintu masuk Pelabuhan Tanah Ampo saat hujan hari Minggu. Menghadapi ini, kami memang prioritaskan siaga dan antisipasi,” kata Surya Atmaja. Selain itu, beberapa pohon perindang lebat yang dekat jaringan listrik di seluruh Karangasem juga tampak lebih dulu dipangkas bekerja sama dengan lembaga terkait dan masyarakat setempat. Ini untuk mencegah, agar saat pohon itu tumbang tertiup angin kencang, tidak menimpa kabel PLN. Dia memastikan, setelah beberapa pekan memasuki musim hujan, kondisi jaringan listrik secara umum saat ini masih aman. Suplai listrik kepada pelanggan juga aman. “Semoga tetap aman, agar suplai listrik ke pelanggan tak terganggu,” katanya. Kalau ditemukan ada gangguan di lapangan, maka pihaknya akan langsung melakukan eksekusi. Ini sebagai tindakan prediktif preventif. Pihaknya juga berharap adanya sikap kooperatif masyarakat untuk ikut menjaga lingkungannya. Salah satunya bersama-sama mengurangi cabang pohon yang sudah mulai mengenai jaringan listrik. (kmb31)
Bali Post/kmb31
JARINGAN LISTRIK - Petugas PLN Karangasem saat melakukan pemeliharaan jaringan listrik di Jalan Ahmad Yani, Amlapura, Selasa (21/11) kemarin.
Bali Post/kmb
KELAPA TUMBANG - Petugas PLN membantu mengevakuasi pohon kelapa tumbang yang menimpa rumah warga di BTN Wahyu Subagan Permai.
Pohon Kelapa Timpa Rumah Dewa Ubud
Amlapura (Bali Post) -
Hampir semua ruas jalan di kota Amlapura kotor akibat daun dan ranting pohon perindang diempaskan angin kencang. Kondisi seperti itu sudah terjadi sejak empat hari terakhir ini. Puncaknya, Selasa (21/11) kemarin angin kencang menumbangkan sebuah pohon kelapa di Perumahan BTN Wahyu Subagan Permai, Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan. Karenanya salah satu rumah warga I Dewa Putu Ubud rusak. Angin kencang yang sesekali membawa gerimis itu mulai menerjang kota Amlapura sejak pukul 11.30 Wita. Di sebagian daerah kaki Gunung Agung itu, angin kencang itu bahkan diiringi turunnya hujan lebat. Akibatnya, pohon tumbang menimpa rumah salah seorang warga BTN Wahyu Subagan Permai itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Rumah milik Dewa Putu Ubud (40) itu tertimpa pohon kelapa setinggi 25 meter yang tumbuh di tegalan dekat
kompleks perumahan tersebut. “Saya sedang di dapur saat itu, hendak makan dengan istri. Saya dengar suara brak, ternyata pohon kelapa itu tumbang menimpa rumah saya,” ujar Dewa Ubud. Anggota Sat. Intelkam Polres Karangasem itu mengaku setiap musim cuaca ekstrem seperti sekarang ini memang selalu dihantui kecemasan. Pasalnya, rumahnya dan beberapa rumah warga lainnya mepet dengan kebun kelapa di
Di Pura Bersthananya Ida Batara Gunung Agung BERTEPATAN Anggara Kasih Kliwon Medangsia Sasih Kaenem, Selasa 21 November 2017, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa menghadiri prosesi majaya-jaya Panitia Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka. Pura Penataran itu merupakan linggih Ida Batara Gunung Agung yang berada di Desa Adat Nangka Desa Bhuana Giri, Bebandem, Karangasem. Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri bersama Wabup Artha Dipa juga melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan pura tersebut. Prosesinya di-puput Ida Pedanda Siwa Budha, Ida Pedanda Gede Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah Jungutan dan Ida Pedanda Gede Made Djelantik Karang dari Geria Karang Budakeling Bebandem. Prawartaka Karya Ida Made Alit melaporkan keberadaan Pura Penataran Agung Nangka itu sudah lama ada di sana. Namun, kondisi serta kelengkapan bangunan di pura itu seperti tembok panyengker, gapura gelungkori, bale pawedaan, bale banten, bale slonding, bale
Pemerintah daerah mulai memikirkan upaya mitigasi terhadap kemungkinan terburuk erupsi Gunung Agung. Salah satu yang mendesak adalah upaya normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dulunya menjadi jalur lahar. Pemerintah daerah sudah menganggarkan Rp 4 miliar pada APBD Induk tahun 2018 untuk menuntaskan normalisasi DAS ini, sebelum nanti dilanjutkan penataan DAS oleh pemerintah pusat. Proyek apa sajakah yang akan dilaksanaan terkait penataan itu? mencapai Rp 400 miliar. Untuk mempercepat proses penataan itu nanti pihak Balai meminta dukungan lembaga legislatif secara politis untuk bersamasama mendorong, agar rencana ini lebih cepat terealisasi. Mengingat ancaman erupsi Gunung Agung, belakangan tampak semakin nyata. Kepala Dinas PUPR Karangasem, Ketut Sedana Merta, Senin (20/11), mengatakan belum bisa memastikan secara rinci DAS yang akan dinormalisasi. Dia hanya menegaskan, DAS yang dinormalisasi ada di empat kecamatan dengan menghabiskan anggaran antara Rp 2 miliar sampai Rp 4 miliar. “Pada APBD Perubahan sudah dianggarkan normalisasi dua sungai. Masing-masing menghabiskan anggaran Rp 100 juta,” katanya. Erupsi Gunung Agung itu memang akan berdampak pada sejumlah hal. Salah satunya,
berkoordinasi dengan pemilik kebun. Harapannya, pemilik kebun merelakan beberapa pohon kelapanya ditebang agar tidak membahayakan. “Sebaiknya memang begitu. Silakan koordinasi dulu dengan pemilik kebun, kami siap memfasilitasi,” kata Kepala Lingkungan Galiran Kaler, I Made Putra, yang ikut memantau proses evakuasi pohon tumbang itu bersama Lurah Subagan Kadek Dwi Kartini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Pohon tumbang akibat angin kencang itu juga terjadi di Lingkungan Temega, Kelurahan Padangkerta. Pohon waru menutup akses jalan Amlapura-Tirtagangga. Pohon tumbang yang menimpa badan jalan itu juga terjadi di Desa Seraya Tengah. (kmb)
Pembangunan Fisik Terus Digenjot
panggungan dan sebagainya belumlah lengkap. Kekurangan pada bangunan-bangunan itulah masih memerlukan perhatian kita semua. Karena itu perlu dilaksanakan pembangunan pura yang merupakan tempat bersthananya Ida Batara Putranjaya, yang merupakan putra Ida Batara Gunung Agung. Ketua Prawartaka Karya yang juga sesepuh Gapensi Karangasem I Gusti Made Tusan mengharapkan pembangunan Pura Penataran Agung Nangka yang merupakan linggih Ida Batara Gunung Agung harus cepat bisa diselesaikan. Dengan terbentuknya susunan kepanitiaan pembangunan pura ini diharapkan ada langkah-langkah konkret menyelesaikan pembangunan pura itu agar tidak ada hambatan. Gusti Made Tusan juga meminta kepada masyarakat Desa Adat Nangka serta masyarakat Desa Bhuana Giri khususnya, untuk ikut bersama-sama ngemponin agar pembangunan lanjutan pura tersebut bisa cepat terlaksana. “Dari hasil paruman prawartaka karya, untuk mempercepat pembangunan lanjutan pura itu
Normalisasi DAS Sedot Anggaran Rp 4 Miliar
KETUA DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Senin (20/11) lalu, mengatakan besaran anggaran ini sesuai usulan eksekutif. Normalisasi ini untuk mengembalikan alur sungai seperti semula, baik dengan cara pengerukan ataupun melebarkannya. “Kita sudah anggarkan pada APBD Induk 2018. Tahun depan, proses normalisasi sudah berjalan. Selanjutnya, baru penataan dari pemerintah pusat melalui pihak Balai,” kata Sumardi saat ditemui di ruang kerjanya, bersama Sekwan I Wayan Ardika dan Kabag Humas DPRD Karangasem Edi Setiadi. Rencana penataan dari pihak Balai Wilayah Sungai Bali Penida itu perencanaannya dikatakan sudah ada sejak tiga tahun lalu. Penataan alur sungai yang dilalui lahar ini, dirancang menghabiskan anggaran cukup besar, hingga
sisi utara kompleks perumahan itu. Hampir semua pohon kelapa itu menjulang tinggi dan sedang lebat-lebatnya berbuah. Pohon kelapa yang tumbang menimpa rumahnya itu selain disebabkan faktor cuaca juga bagian akarnya memang sudah lapuk. Polisi asal Pesaban, Rendang, Karangasem itu masih shock meskipun semua anggota keluarganya selamat. Pohon kelapa hanya meremukkan kap teras rumahnya. Meski begitu,
sang istri Ni Putu Yuliawati (37) lebih shock lagi. Pasalnya saat kejadian itu, dua orang anaknya yang masih kecil-kecil, sedang lepas dari pengawasannya. “Mereka sedang tidur di ruang tamu. Untung tumbangnya pelan,” ungkapnya. Dewa Ubud dan Yuliawati memang patut bersyukur karena sebelum menimpa rumahnya, pohon kelapa itu tertahan kabel listrik. Hentakan batang kelapa itu juga mengakibatkan jaringan kabel dari gardu besar itu putus. Beruntung saat kejadian itu tidak ada warga yang melintas. Ketua RT, I Ketut Suliaji (41), mengakui deretan pohon kelapa di sisi utara kompleks perumahan itu sudah lama meresahkan warga. Dengan kejadian itu, pihaknya mencoba
Nengah Sumardi. keberadaan DAS yang kondisinya saat ini sudah banyak berubah. Sebagaimana data DAS Balai Wilayah Sungai Bali Penida, ada 9 DAS yang akan terdampak erupsi, yakni, Tukad Unda, Tukad Buhu, Tukad Jangga, Tukad Batuniti, Tukad Nusu, Tukad Sringin/ Daya, Tukad Ringuang, Tukad Peninggungan, dan Tukad Abu. Di DAS Unda khususnya, terdapat 4.270 Ha sawah yang akan terdampak. Selain 9 DAS, ada 12 embung di Baturinggit, Datah, Besakih, Muntig, Seraya, Badeg, Telung Buana, Datah II, Bukit, Dukuh, Untalan, dan
Batu Dawa II. Kemudian, ada 8 buah bendung kewenangan pusat, pipa transmisi air baku sepanjang 78 km, 26 unit reservoir, 4 unit SPAB Pedesaan, 3 buah mata air/intake, dan 42 buah sumur bor. “Ada bahaya primer dan sekunder, yang bahaya primer terkait dengan letusannya, erupsi. Ada bahaya sekunder namanya, bahaya lahar dingin,” ujar Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Ketut Jayada saat dikonfirmasi Bali Post, belum lama ini. Bahaya lahar dingin inilah kata Jayada, yang perlu dikendalikan lantaran mengalir di sungai-sungai. Infrastruktur yang terdampak berada dalam area 9 DAS ini. “Selain itu, kita punya 12 embung, kemudian sistem mata air Telaga Waja dan sistem air baku Rendang kemungkinan tidak berfungsi. Semuanya berada di daerah zona merah,” jelasnya. Sedangkan untuk mengatasi lahar dingin itu lanjut Jayada, sudah ada 87 check dam di 9 DAS yang terdampak. Di samping itu, ada juga 5 sand pocket (kantong pasir) yang kurang lebih bisa menampung 4 juta kubik material letusan (lahar dingin, red). Ada juga tanggul-tanggul pengarah yang melindungi perkampungan masyarakat. (gik)
telah disepakati tugas amongan yang masing-masing bertanggung jawab. Untuk pembangunan bale pawedaan di-among Desa Adat Nangka, bale kulkul amongan Nyoman Waspada, bale slonding amongan Gusti Made Tusan, bale panggungan amongan PDAM Karangasem, bale bebantenan amongan Ida Made Alit beserta Desa Adat Budakeling, sedangkan pengerjaan Candi Gelung Tiga, Bapak Dangin yang akan mengerjakan,” imbuhnya. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam dharma wacana-nya menyampaikan Pemkab Karangasem sangat mendukung pembangunan Pura Penataran Agung Nangka agar dilanjutnya. Apalagi pura itu merupakan linggih Ida Batara Sesuhunan Gunung Agung. “Sebetulnya, pembangunan pura ini sudah lama mandek. Saya selaku Bupati Karangasem mendukung sepenuhnya pembangunan lanjutan Pura Penataran Agung Nangka ini yang merupakan tempat bersthananya Ida Batara Putranjaya Gunung Agung,” ujarnya. Dengan dibangunnya pura lengkap dengan sarana prasarananya, dimohonkan agar Ida
PELETAKAN BATU PERTAMA - Mas Sumatri - Artha Dipa menghadiri prosesi majaya-jaya dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pura Penataran Agung Nangka. Sanghyang Widhi Wasa itu micayang kerahayuan jagat. “Kepada seluruh masyarakat Karangasem, mari kita bersama-sama membantu seikhlasnya baik dana maupun tenaga, ngayah dengan tulus ikhlas agar pembangunan pura ini cepat rampung,” katanya. Pada pembangunan lanjutan ini, Pemkab Karangasem mengalokasikan anggaran Rp 1,2 miliar. Dengan harapan Agustus 2018 sudah rampung
dikerjakan dan Oktober 2018 bisa dilaksanakan upacara Ngenteg Linggih, serta upacara pendukung lainya,” ujarnya. Hadir pada acara itu Ketua Prawartaka Karya Gusti Made Tusan beserta anggota pembangunan pura bersama Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala OPD beserta staf jajaran Pemkab Karangasem, serta masyarakat adat pangempon pura itu. (ad1131)
TABANAN Rita Kirani Derita ’’Anenchepali’’
14
Tabanan (Bali Post) Seorang anak asal Banjar Kebon Jero Desa Munduk Temu, Pupuan bernama Ni Luh Gede Rita Kirani (7) mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan sejak usia empat bulan. Dari pemeriksaan CT-scan diketahui Rita menderita Anenchepali, sang penderita penyakit seperti ini memiliki ukuran otak sangat kecil. Kasus ini pun disebut-sebut sangat jarang terjadi. Bahkan baru pertama kali ditemukan di Tabanan. Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti sempat menjenguk Rita ketika mendengar anak berusia tujuh tahun itu menderita penyakit langka itu, Selasa (21/11) kemarin. Dari penuturan keluarganya, penyakit Rita ini diketahui ketika ia berusia empat bulan. Keluarganya merasa curiga ketika Rita tidak menunjukkan perkembangan seperti bayi lainnya.
Ia sempat dirawat selama tujuh hari di BRSUD Tabanan. Ayah Rita, Gede Juli Artawan (25), mengatakan pada hari kedua dirawat anaknya diduga menderita hidrochepalus. Tetapi pada hari ketiga lewat pemeriksaan CT-scan ternyata otak Rita nyaris tidak ada atau disebut Anenchepali. ‘’Kata dokter tidak ada obatnya. Setelah tahu seperti itu saya pasrah,’’ ujarnya. Penderitaan Rita tidak sampai di sana. Saat usianya setahun, sang ibu memilih pergi meninggalkananya, diduga tidak mau merawatnya. Hingga sekarang Rita sehari-hari bersama neneknya selama bapaknya pergi bekerja sebagai buruh tani. Karena ukuran otaknya tidak normal, perkembangan Rita berhenti saat usianya empat bulan. Ia juga tidak bisa berbicara, duduk, berjalan. Hanya memberi sinyal ketika ia lapar. Kesehariannya
Bali Post/kmb24
JENGUK - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menjenguk anak penderita Anenchepali di Banjar Kebon Jero Munduk Temu, Pupuan, Selasa (21/11) kemarin.
dihabiskan dengan berbaring di tempat tidur atau dalam gendongan neneknya. Kejang-kejang juga menjadi penderitaan Rita jika terjadi panas tubuhnya. Jika tidak minum obat kejang, ia bisa menderita kejang sampai tujuh kali sehari. ‘’Sejak rutin meminum obat kejang sudah menurun dua kali saja sehari. Obat itu diberikan oleh seorang bidan desa. Kemudian kejangnya bisa agak jarang ka l a up un kum a t na m un tidak separah dulu,’’ tutur Artawan. Bupati Eka yang datang menjenguk dan memberi bantuan menyampaikan rasa prihatinnya. ‘’Ini rumahnya tolong diprioritaskan dapat bedah rumah,’’ pinta Bupati Eka. Ia juga meminta Camat setempat mempekerjakan Artawan, ayah Rita, di kantor Camat setempat sehingga memiliki pekerjaan tetap. ‘’Tidak bisa jadi buruh tani saja. Harus punya pekerjaan tetap. Tolong diperhatikan,’’ ujarnya. Bupati juga berharap keluarga tetap tegar dan kuat. Meski Rita kondisinya tidak bisa ditolong lagi karena mengalami cacat bawaan, kata Bupati Eka, secara umum Rita adalah anak yang fisiknya sehat. Dia berhak menjalani hidup. Bupati Eka juga berharap ada simpati dari masyarakat sekitar untuk ikut membantu meringankan beban Rita. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gunawan mengatakan, keluarga Rita sudah masuk KK miskin dan mendapatkan fasilitas seperti raskin dan KIS. Untuk bedah rumah akan diusahakan karena masih menjalani proses sesuai aturan. (kmb24)
Kasus Koperasi Sari Ajeg Mandiri
Berhasil Jual Aset, Diskop Minta Bukti
Tabanan (Bali Post) Tim yang terdiri dari pengurus, pengawas, dan anggota telah dibentuk untuk menuntaskan kasus Koperasi Sari Ajeg Mandiri. Dari laporan terbaru disebutkan tim yang dibentuk itu sudah berhasil menjual salah satu aset koperasi itu. Hasilnya penjualan aset itu digunakan untuk menggembalikan dana kepada pihak ketiga. Meski demikian, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Tabanan masih menunggu bukti-bukti penjualan aset dan juga bukti pengembalian dana itu kepada pihak ketiga. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Selasa (21/11) kemarin, mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu data akurat terkait upayaupaya yang sudah dilakukan, pascaterbentuknya tim penyelesaian Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu. “Sebagaimana dilaporkan asetnya dikatakan sudah bisa dijual. Karena itu, kami minta bukti-buktinya. Tapi
hingga saat ini, bukti bukti yang kami minta belum juga disampaikan,” ujarnya. Pihaknya, kata Dalem Tresna, masih menunggu laporan tertulis dari tim yang telah terbentuk itu. Tim baru sebatas memberikan laporan secara lisan, dengan mengatakan sudah menjual sejumlah aset milik koperasi bersangkutan. “Kalau sudah dijual lalu mana buktinya. Kalau sudah ada pengembalian dana ke pihak ketiga maka pengembalian dananya ke pihak mana saja. Laporan tertulis yang ada kejelasan seperti itu sedang kami tunggu,” ujarnya. Permintaan buktibukti akurat ini, kata Dalem Tresna, adalah salah satu langkah mengukur kinerja tim penyelesaian di samping kewajiban tim itu melaporkan perkembangan penyelesaian kasus setiap dua minggu sekali. Seperti diketahui Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu tidak bisa mengembalikan dana ke pihak ketiga sejak lima tahun lalu. Dalam laporannya seolah-olah ko-
perasi itu kondisinya sehat. Untuk mengetahui permasalahan di dalam tubuh koperasi itu, Diskop Tabanan kemudian melakukan investigasi. Hasilnya, ditemukan adanya kesalahan pada pelaporan keuangan (laporan palsu) yang disetorkan ke dinas dalam bentuk laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Kuat dugaannya kesalahan laporan RAT itu sengaja dibuat oleh Manajer Koperasi Sari Ajeg Mandiri tanpa sepengetahuan pengawas maupun pengurus koperasi bersangkutan. Laporannya langsung disetorkan ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan. Tujuannya, agar kondisi keuangan Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu terlihat sehat. Dari laporan palsu yang dibuat Manager Koperasi Sari Ajeg Mandiri itu terjadi selisih antara aset dan kewajiban sebesar Rp 4 miliar. Untuk bisa mengembalikan dana ke pihak ketiga itu kemudian dibentuklah tim penyelesaian utang koperasi itu. (kmb24)
Warung Global
KPU Jangan Diintervensi Parpol KPU harus tegas mengawal aturan. Artinya, aturan pemerintah tidak boleh “diatur” parpol. Jangan pernah ada intervensi parpol. Parpol yang tidak memenuhi ketentuan langsung dicoret saja. Kenapa seperti pendaftaran siswa baru saja ada gelombang pertama dan keduanya. Padahal, pemilu berlangsung lima tahun sekali, mestinya bisa disiapkan dengan matang. Penting juga jumlah parpol diciutkan menjadi lima saja. Demikian opini peserta warung Global yang membedah topik ‘’KPU Buka Pendaftaran Lagi’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (21/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, dan Swara Negara FM. Gung Derah mendukung sepenuhnya KPU sebagai penyelenggara pemilu konsisten menjalankan aturan yang ada. Sementara Ketut Dawi di Abiansemal menambahkan, KPU harus tegas menjalankan aturan pemerintah. Artinya, aturan pemerintah tidak boleh “diatur” peraturan parpol. Karena itu, jika parpol tidak memenuhi ketentuan, maka langsung dicoret saja. Febri di Denpasar setuju dengan pendapat Ketut Dawi. Jumlah parpol di negeri kita terlalu banyak. Hal itu justru membebankan negara. Untuk pendaftaran parpol, sesungguhnya cukup sekali saja. Werdha di Gianyar, mengatakan kok seperti pendaftaran siswa baru saja, ada gelombang pertama dan keduanya. Padahal, pemilu itu berlangsung setiap lima tahun sekali. ‘’Mestinya, persiapan bisa dimatangkan. KPU harus tegas mengawal aturannya. Penting juga jumlah parpol diciutkan menjadi lima
saja,’’ pinta Werdha. Made Bimasena di Gianyar, mengatakan jika ingin menyejahterakan rakyat dan bangsa ini, maka upaya yang penting adalah melakukan efisiensi anggaran. Bukan malah menghambur-hamburkan uang negara melalui hajatan politik. Arya di Denpasar dan Mahayadi di Kuta Selatan sangat setuju jika hanya ada pemilihan presiden. Pemilihan bupati, gubernur, kades dan aparat lainnya cukup dari proses peningkatan karier saja. Keduanya berharap KPU tegas menerapkan aturan. Masyarakat sudah bosan dengan hajatan-hajatan pemilu. Sebab, setelah menjabat pemimpin hanya mementingkan diri sendiri. Kalau hanya ada pilpres, anggaran negara efisien. Dana lainnya bisa dialihkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Suardana di Tabanan hanya bisa pasrah. Terserah mau apa sebab nantinya rakyatlah yang memilih. (sikha)
Rabu Umanis, 22 November 2017
Bali Post/kmb28
PELECEHAN SEKSUAL - Komisioner Bidang Pendidikan, Pengisian Waktu Luang dan Kebudayaan KPPAD Provinsi Bali Kadek Ariasa saat meminta penjelasan terkait kasus video pelecehan seksual pada pihak sekolah.
Kasus Video Pelecehan Seksual Dipantau
Tabanan (Bali Post) -
Diingatkan, baik pelaku maupun korban jangan sampai diputus hak belajarnya. Mereka harus didampingi serius untuk menghindari terjadi bully (olok-olok). Hal itu penting agar tidak menimbulkan efek psikologi yang buruk pada mereka. Pemindahan siswa yang menjadi pelaku pelecehan itu dikatakan sudah merupakan tindakan tepat. Tindakan itu bertujuan memberikan suasana berbeda terhadap pelaku. “Perlu juga agar tidak ada bully dari lingkungan sekolah lama,” ujarnya. Sejauh ini, keempat pelaku itu sudah diskors oleh pihak
sekolah. Namun, mereka masih diberikan kesempatan ikut ulangan umum setelah itu diwajibkan pindah ke sekolah lain. “Peraturannya yang diterapkan cukup tegas. Sanksi itu memang sudah sesuai aturan sekolah yang telah disepakati. Sebelumnya, orangtua siswa sudah menyetujui regulasi tersebut,” ujar Ariasa. Hanya, kata Ariasa, ada ke kura ng a n p a d a ka sus itu terutama penanganan terhadap korban. Seperti bagaimana keluarga agar sepakat kasus itu tidak dibawa ke jalur hukum. Jangan sampai sudah diselesaikan
secara kekeluargaan karena korban mengalami trauma, kemudian dibawa ke jalur hukum. Kalau itu terjadi, hal itu akan berdampak buruk bagi empat pelaku yang telah melakukan pelecehan seksual itu. Kepala UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Tabanan I Ketut Sudarma mengatakan menyambut baik kedatangan KPPAD Provinsi ke Tabanan. Pihaknya memastikan keempat siswa itu telah mendapatkan sekolah baru setelah mereka mengikuti ulangan umum. “Sehabis terima rapor, mereka pindah ke sekolah baru. Sekolah
yang mereka tuju sudah siap menampung keempat anak itu,” tegasnya. Guru SMK Pariwisata Triatmajaya itu menambahkan, keempat siswa itu masih menjalani skors. Ia akan masuk pada saat ulangan umum. Sejauh ini, belum ada yang menderita trauma berat. Termasuk pihak korban, malah sudah mulai bersekolah. Korban juga sudah bisa berinteraksi dengan temannya. “Korban sudah tampak biasa seperti sebelumnya. Semoga saja tidak mengalami trauma,” jelas guru yang enggan disebutkan namanya. Seperti berita sebelumnya Kamis (16/11) lalu, media sosial dihebohkan video siswa memegang payudara rekannya. Aksi pada video berdurasi 10 detik saat siswa SMK itu praktikum laundry. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Salah satu ukuran standar kesehatan masyarakat adalah memiliki jamban sehat dan tidak ada warga yang BAB sembarangan. Jamban sehat di Tabanan sudah mencapai 88 persen malah di delapan desa sudah 100 persen. Walau capaiannya relatif tinggi, toh masih ada masyarakat yang BAB sembarangan. Bahkan, hal itu terjadi di wilayah perkotaan. Untuk membantu warga, pihak terkait akan menggandeng pihak swasta. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan I Made Supardiyadnya, Selasa (21/11) kemarin, mengatakan delapan desa yang sudah mencapai 100 persen jangkauan jamban sehat adalah Desa Belatungan, Desa Munduk Temu, Desa Pajahan, Desa Bajera Utara, Desa Peken Belayu, Desa Beraban, dan Desa Bantas. “Untuk delapan desa ini warga sudah stop buang air besar di sembarangan atau ODF. Artainya capaian jamban sehatnya sudah 100 pers-
en,” ujarnya. Secara nasional target jamban sehat adalah 89 persen. Sehingga Tabanan masih memiliki pekerjaan rumah sekitar satu persen agar bisa memenuhi standar nasional tersebut. Untuk bisa mencapai rata-rata nasional ada beberapa langkah yang hendak dilakukan. Selain menggandeng instansi lintas sektor seperti TNI dan majelis desa pakraman di wilayah Selemadeg, pihak Dinas Kesehatan juga akan menggandeng pihak swasta dalam penyediaan jamban sehat bagi warga yang belum tersentuh. Meski persentase tak terjangkau jamban sehat itu hanya 22 persen, tetapi faktanya menggambarkan masih ada warga yang BAB sembarangan. Masyarakat yang belum terjangkau jamban sehat itu kata Supardiyadnya, disebabkan beberapa hal. Seperti kebiasaan atau perilaku merasa lebih nyaman BAB di kali atau sungai di samping faktor ekonomi. “Ada juga masyarakat yang
punya jamban, namun belum punya septic tank dan saluran pembuangannya menuju kali atau sungai sehingga masih tercatat sebagai perilaku BAB sembarangan,” ujarnya. Perilaku BAB sembarangan, itu tentu mengancam kesehatan terutama pencemaran air sungai atau kali dari bakteri ecoli yang terkandung pada kotoran itu. Apabila air sungai atau kali itu diminum, maka akan bisa menyebabkan diare maupun penyakit pencernaan lainnya. BAB di tegalan atau kebun juga bisa menimbulkan permasalahan
kesehatan yang sama. Kotoran itu bisa menjadi tempat hinggap lalat yang jika menyentuh makanan mengakibatkan terjadinya sakit pada saluran pencernaan. Untuk itu, Supardiyadnya berharap masyarakat mulai memiliki kesadaran agar tidak BAB sembarangan. Karena itu, warga mau tidak mau harus menyediakan jamban sehat di rumahnya. Untuk KK miskin, pihak Dinas Kesehatan berencana menggandeng donatur maupun instansi lintas sektoral lainnya guna membantu ketersediaan jamban sehat itu. (kmb24)
Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali memberi atensi serius kasus video pelecehan seksual yang terjadi di SMK Triatma Jaya, Tabanan, Kamis (16/11) lalu. Bahkan, Komisioner Bidang Pendidikan, Pengisian Waktu Luang dan Kebudayaan KPPAD Provinsi Bali Kadek Ariasa, Selasa (21/11) kemarin mendatangi sekolah setempat guna melakukan dialog dengan pihak sekolah.
Tekan BAB Sembarangan, Dinkes Gandeng Swasta
15
Rabu Umanis, 22 November 2017
Cedera Saat Latihan, Haye Tunda Duel Lawan Bellew
Manchester Mantan juara dunia tinju kelas berat David Haye menunda pertarungan yang telah dijadwalkan bulan depan, melawan Tony Bellew akibat cedera otot bisep. Cedera itu akibat tergelincir dari tangga saat latihan. Bellew yang mantan juara kelas penjelajah WBC, menghentikan kompatriot dari Inggris Haye pada ronde ke-11 ketika mereka bertemu pada Maret lalu. Pertarungan ulang yang tiketnya telah habis terjual itu dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember. Namun laga itu kini akan ditunda sampai Maret atau Mei tahun depan. Haye mengatakan ia menderita cedera otot bisep setelah terjatuh saat sedang berlatih di tangga. ‘’Saya merasa terpukul untuk mengumumkan pertandingan ulang saya melawan Tony Bellew harus ditunda sampai 24 Maret atau 5 Mei 2018, tergantung penjadwalan,’’ kata petinju berusia 37 tahun. ‘’Setelah kecelakaan aneh saat melakukan sesi pengondisian di tangga, yang telah saya lakukan ratusan kali tanpa insiden, saya kehilangan pijakan dan tergelincir,’’ demikian bunyi pernyataan Haye. ‘’Saya secara insting menggenggam pegangan tangga untuk menghentikan saya jatuh dari tangga. Dengan melakukan hal itu saya entah bagaimana mencederai bisep saya,’’ lanjutnya yang akan menjalani proses rehabilitasi dalam dua pekan ke depan. Dengan mundurnya Haye, mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury mengatakan ia akan senang dengan peluang untuk bertanding melawan Bellew. Fury berharap dapat kembali naik ring tahun depan saat persidangan Anti Doping Inggris telah mencapai kesimpulan. (rtr/ant)
PSSI Tak Perpanjang Kontrak Indra Sjafri
Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih tim nasional U-19 Indonesia. Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (21/11) kemarin, menyebutkan bahwa meski tidak lagi melatih Egy Maulana Vikri dan kawankawan, Indra akan diberikan tugas baru di PSSI. ‘’Kami tetap akan bekerja sama dengan pelatih Indra di federasi untuk membangun sepak bola nasional. I n i merupakan tugas dan tantangan yang jauh lebih besar,’’ kata Ratu. Dia melanjutkan, pelatih yang pernah membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tahun 2013 itu akan membantu PSSI melakukan pengembangan pemain menuju gelaran Piala Dunia 2034. Indra akan berurusan dengan semua hal mengenai pemain muda berpotensi mulai dari kompetisi hingga pendataan pesepak bola berpotensi. Tugas baru itu dilakoni Indra, yang dikontrak hingga Desember 2017, mulai Februari 2018. Sampai Januari 2018, Indra diminta membantu transisi timnas U-19 ke tim kepelatihan baru yang akan ditunjuk kemudian. ‘’Kami membutuhkan para pakar untuk menyiapkan itu semua. Sebelum menuju Piala Dunia 2034, harus membuktikan diri Olimpiade 2024,’’ tutur Ratu. Sementara itu, Indra Sjafri menyambut baik peran barunya di PSSI. Pria asal Sumatera Barat ini menyatakan bersedia bekerja keras demi persepakbolaan nasional. ‘’Saya menerima tugas ini karena saya sayang sama sepak bola Indonesia,’’ ujar Indra. Adapun rencana strategis PSSI menuju Piala Dunia 2034 meliputi lima pilar meliputi football development, organisasi, kompetisi, tim nasional, serta bisnis dan industri. Tahapan football development sendiri melalui AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 dan Olimpiade 2024. Selama kontraknya di tahun 2017, Indra Sjafri tidak pernah membawa timnas U-19 Indonesia juara di kompetisi resmi yang diikuti yaitu Piala AFF U-18. Selain itu, Indra pun hanya bisa membawa timnas U-19 di peringkat tiga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Indonesia sendiri dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2018 karena berstatus sebagai tuan rumah. (ant)
Rivalitas Dua Penyerang Turin -
Rivalitas dua penyerang tangguh Argentina, Paulo Dybala dan Lionel Messi, akan terjadi di Turin, Kamis (23/11) dini hari nanti saat Juventus menjamu Barcelona pada pertandingan penyisihan Grup D Liga Champions. Tuan rumah Juve memerlukan kemenangan di laga ini untuk memastikan diri lolos ke putaran selanjutnya.
Barca menjadi momok Juve musim ini. Dari Messi pula, jagoan Italia itu menelan kekalahan 0-3 di Nou Camp, September lalu di mana penyerang berusia 30 tahun itu menyumbang dua gol. Melengkapi penampilan gemilangnya, Messi kemudian memborong tiga gol ke gawang Ekuador yang mengantarkan Argentina lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Ironinya, Dybala hanya menghuni bangku cadangan saat Messi beraksi saat membela timnas. Tetapi di Turin nanti, penyerang berumur 24 tahun itu dipastikan menjadi ujung tombak Juve yang memburu tiket ke babak 16 besar. Ia juga ingin membuktikan siapa yang lebih tajam di lapangan. Barca masih memimpin klasemen sementara Grup D dengan 10 poin dan pasukan Ernesto Valverde hanya memerlukan hasil imbang saja untuk memastikan tiket ke babak knock out. Juve menyusul di posisi kedua tertinggal tiga poin dari tim Katalan itu. Musim ini, Dybala membuat start mengesankan dengan mencetak 10 gol dalam 6 pertandingan Serie A sebelum merosot penampilannya di laga selanjutnya. Ia menyumbang satu gol saat Juve kalah 2-3 atas Sampdoria pekan lalu. Kini ia mengoleksi 12 gol dalam 13 pertandingan saat Juve berusaha mengembalikan dominasinya seperti musimmusim sebelumnya di Serie A. Sejak didatangkan dari Palermo 2015, pemain berjuluk ‘’Permata’’ menghasilkan 56 gol dalam 112 pertandingan. Tapi peruntungannya di kompetisi Eropa musim ini belum ada. Pada saat bersamaan Messi telah mengoleksi 3 gol sama dan bersama Cristiano Ronaldo, rivalnya di Real Madrid, masuk dalam deretan pemain eksklu-
Penyerang Barcelona Lionel Messi (kanan) dan rivalnya Paulo Dybala dari Juventus.
Alfian/Melati ke Putaran Kedua Kowloon Pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti berhasil mengatasi lawan-lawannya Hongkong Terbuka Super Series 2017, Selasa (21/11) kemarin. Namun hasil buruk dicatat unggulan dua, Praveen Jordan/Debby Susanto yang langsung terhenti di putaran pertama. Alfian/Melati mengalahkan
Tam Chun Hei/Ng Tsz Yau, Hongkong, dengan skor 27-25 dan 21-18 di babak kualifikasi. Kemenangan ini sekaligus membalas pertemuan perdana mereka di Macau Open 2017 lalu, di mana Alfian/Melati kalah 21-15, 15-21 dan 13-21 dari Tam/Ng. ‘’Hari ini alhamdulillah bisa menang. Kemarin kami di Macau Open kalah rubber game sama mereka. Tapi
Jadwal Pertandingan Liga Champions Kamis (23/11) dini hari Grup A CSKA Moscow vs Benfica FC Basel vs Manchester United ------------------------------------------------------------------------------------------1. Manchester United 4 4 0 0 10-1 12 2. Basel 4 2 0 2 8-5 6 3. CSKA Moscow 4 2 0 2 5-8 6 4. Benfica 4 0 0 4 1-10 0 ------------------------------------------------------------------------------------------Grup B Anderlecht vs FC Bayern Munich Paris St Germain vs Celtic ------------------------------------------------------------------------------------------1. Paris SG 4 4 0 0 17-0 12 * 2. Bayern Munich 4 3 0 1 8-4 9 * 3. Celtic 4 1 0 3 4-10 3 4. Anderlecht 4 0 0 4 0-15 0 ------------------------------------------------------------------------------------------Grup C Qarabag FK vs Chelsea Atletico Madrid vs AS Roma ------------------------------------------------------------------------------------------1. AS Roma 4 2 2 0 8-4 8 2. Chelsea 4 2 1 1 11-7 7 3. Atletico Madrid 4 0 3 1 2-3 3 4. Qarabag FK 4 0 2 2 2-9 2 ------------------------------------------------------------------------------------------Grup D Juventus vs Barcelona Sporting vs Olympiakos Piraeus ------------------------------------------------------------------------------------------1. Barcelona 4 3 1 0 7-1 10 2. Juventus 4 2 1 1 5-5 7 3. Sporting Lisbon 4 1 1 2 5-6 4 4. Olympiakos 4 0 1 3 3-8 1 ------------------------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran 16 besar
sif yang telah mengoleksi 100 gol di Eropa. Kendati demikian, Dybala selalu merendah dan menganggap Messi sebagai sumber inspirasinya. Tapi pemain yang tembakan kaki kirinya mematikan itu, juga tak bisa menyembunyikan kesulitannya bila berpartner dengan Messi saat membela timnas Argentina. ‘’Leo (Messi) seperti Maradona, bagi generasi kami. Dia terlahir sebagai seorang pemimpin,’’ puji Dybala seperti dikutip koran sepak bola Prancis. Dybala juga berharap bisa bermain bersama mantan rekan M e s s i , Neymar, suatu hari nanti. Keduanya dan juga Messi serta Ronaldo, menjadi pemain-pemain yang selalu diunggulkan dalam berbagai penghargaan dalam beberapa tahun terakhir, Ballon d’Or. Menghadapi Barca, pasukan Massimiliano Allegri dihadapkan pada catatan menantang di mana dalam 10 pertandingan Juve memenangkan laga 3 kali dan Barca 4 kali. Tiga pertandingan sisanya berakhir imbang. Dengan target kemenangan, Allegri pun mengerahkan tiga ujung tombaknya -- Dybala, Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain. Meski Barca kehilangan Andre Gomes, Ousmane Dembele, Rafinha, Sergi Roberto, Arda Turan dan Javier Mascherano yang cedera, tim tamu itu tetap tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan Messi dan Luis Suarez di depan dan didukung Ivan Rakitic, Iniesta, Busquets dan Paulinho, Barca bisa mengobrak-abrik pertahanan Juve dan memaksa Gianluigi Buffon jatuhbangun mempertahankan gawangnya. (kmb39/rtr)
Bali Post/net
LOLOS - Ganda campuran Indonesia Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti yang lolos ke putaran kedua turnamen Hongkong Terbuka, Selasa (21/11) kemarin.
Alhamdulillah hari ini bisa membalasnya. Kemarin kami banyak kurang sabar dan mati sendiri. Hari ini kami lebih sabar buat menyerang,’’ kata Alfian usai bertanding di Hongkong Coliseum, Kowloon, Hongkong. Setelah bertanding ketat di game pertama, Alfian/Melati sempat unggul di awal game kedua. Namun tak mudah begitu saja, mereka malah tersusul lebih dulu, sebelum akhirnya menang. ‘’Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyaknya dari pembukaan atau bola out. Ini hampir sama kejadiannya saat kami di Macau Open kemarin,’’ ungkap Melati. Alfian/Melati memastikan diri ke babak utama dengan menyingkirkan pasangan Thailand Tinn Isriyanet/ Pacharapun Chochuwong, Thailand 21-23, 21-17, 21-19. ‘’Target pribadi sih ke semifinal. Sejauh ini yang masih harus perbaiki ada masalah komunikasi sedikit, kadang salah pengertian,’’ ujar Alfian. Selain Alfian/Melati, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja juga sukses mengalahkan lawan pertamanya, Rankireddy Satwiksairaj/Ash-
wini Ponnapa, India, dengan skor 21-18 dan 21-11. Hafiz/ Gloria memetik kemenangan kedua dengan mengandaskan harapan tuan rumah Li Kuen Hon/Leung Sze Lok 21-10, 21-12. Tunggal putri Yulia Yosephin Susanto mengikuti jejak dua ganda campuran Indonesia setelah lolos kualifikasi dan menang di putaran pertama, Yulia menghentikan langkah Jenifer Tam (Australia) 21-12, 21-12. Di babak kualifikasi, Yulia mengalahkan wakil Hongkong Cheung Yin Mei 25-23, 21-16. Tersingkir Menempati unggulan kedua, Jordan/Debby langsung tersingkir. Mereka kalah dari Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich, Jerman, dengan skor 15-21 dan 1921. Padahal di dua pertemuan sebelumn y a ,
Jordan/Debby selalu bisa mengatasi pasangan Jerman tersebut dalam dua game langsung. Laga perdana mereka terjadi di BCA Indonesia Open 2015, lalu kemudian bertemu lagi di Prancis Terbuka 2015. Terhenti di babak satu pada Hongkong Terbuka Super Series 2017 dan Tiongkok Terbuka Super Series Premier 2017, pekan lalu, Jordan/ Debby mengatakan akan mengevaluasi penampilan mereka. Nasib buruk Jordan/Debby, juga menimpa tunggal putri Rusydina Antardayu Riodingin, Sony Dwi Kuncoro( tunggal putra), Hantoro/Yohanes Rendy Sugiarto (ganda putra) serta dua ganda putri Cynthia Shara Ayunidha/Narulia. R Ersa dan Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari yang juga terhenti di putaran pertama. (kmb39/ net)
Oddo Gantikan Del Neri di Udinese Turin Klub Serie A Liga Italia Udinese, Selasa (21/11) kemarin memecat pelatih Luigi Del Neri dan menggantikannya dengan Massimo Oddo. Pemecatan ini sebagai buntut hasil buruk yang diraih Udinese yang kini hanya terpaut 3 poin saja dari zona degradasi. Del Neri yang berusia 67 tahun cukup berpengalaman dengan sebelumnya menangani Juventus dan AS Roma. Sebaliknya Oddo merupakan anggota skuad timnas Italia yang memenangkan Piala Dunia 2006 namun melanjutkan karier sebagai pelatih
klub Pescara. ‘’Pelatih tim utama Luigi Del Neri dan Asisten Giuseppe Ferazzoli dibebaskan dari tugasnya,’’ jelas klub itu dalam pesan yang diunggah di Twitter. ‘’Klub berterima kasih pada keduanya atas dedikasi selama 13 bulan dan semoga mereka sukses di masa mendatang.’’ Del Neri bergabung dengan Udinese pada Oktober 2016 dan membawa klub itu mengakhiri musim di peringkat ke-13 klasemen. Musim ini peruntungannya tidak baik setelah hanya memetik empat kemenangan dan menelan delapan keka-
lahan. Hasil buruk itu mengancam posisi Udinese. Dan sepertinya kondisi itu akan berlanjut pasalnya klub itu akan menantang pimpinan klasemen sementara Napoli pada lanjutan Serie A Minggu nanti. (kmb39/ rtr)
Luigi Del Neri
16
OLAHRAGA
Rabu Umanis, 22 November 2017
King dan Susi Diabadikan dalam Piala Superliga Junior U-19
Jakarta (Bali Post) Pemain nomor tunggal legendaris Indonesia Lim Swie King dan Susi Susanti tersanjung namanya diabadikan menjadi piala yang diperebutkan dalam kejuaraan bulu tangkis Superliga Junior 5-10 Desember 2017 dengan masing-masing dalam sektor putra dan putri. ‘’Saya merasa tersanjung,’’ kata Susi dalam konferensi pers Superliga Junior di Jakarta, Selasa (21/11) kemarin. Jika mengacu pada data yang ada, dua pemain ini pantas diabadikan sebagai nama trofi kejuaraan bulu tangkis junior beregu antar-klub dengan prestasi di kategori teesebut yang tak bisa diremehkan. King berhasil mengantarkan Indonesia menjadi kampiun Piala Thomas (1976, 1979 dan 1984), Asian Games (1978) dan SEA Games (1977, 1979, 1983, 1985 dan 1987). Sementara Susi mengantarkan Indonesia menjadi kampiun di Piala Sudirman (1989), Piala Uber (1994 dan 1996) dan SEA Games (1987, 1989, 1991, 1993 dan 1995). Superliga Junior sendiri akan menggunakan format beregu piala Thomas dan Uber ini terbagi dalam dua kategori yakni U-17 yang memperebutkan piala Superliga Junior, serta U-19 yang memperebutkan piala bergilir Liem Swie King (putra) dan Susi Susanti (putri). Dalam kategori U-19 terdapat delapan klub yang akan bertanding yakni PB Djarum Kudus, PB Mutiara Cardinal Bandung, PB Exist Jakarta, PB Jaya Raya Jakarta, PB SGS PLN Bandung dan tiga klub yang masing-masing berasal dari Jepang, Malaysia dan Korea Selatan. Sementara untuk kategori U-17 akan diikuti PB Djarum Kudus, PB Mutiara Cardinal Bandung, PB Exist Jakarta, PB Jaya Raya Jakarta, PB SGS PLN Bandung, Fifa Badminton Club, PB Sarwendah Jakarta, PB Candra Wijaya Tangerang, sehingga terdapat 11 klub bulu tangkis papan atas dari Indonesia, Jepang, Malaysia hingga Korea Selatan. (ant)
Pebiliar Desak Raka ke Final
Denpasar (Bali Post) Pebiliar Bali Desak Raka Kasih Ariati akan menantang lawannya Rini (Sumut) pada babak final bola-10 Kejurnas Biliar 2017 di Redball Billiard and Cafe Cikarang, Jakarta, Rabu (22/11) ini. Sebelumnya, Desak Raka mengalahkan Adityaningrum (Jateng) dengan skor 7-5 pada babak semifinal, Selasa (21/11) kemarin. Pada babak delapan besar, Desak Raka menundukkan Deby (Sumbar) 7-3. Sedangkan pada babak 16 besar, Desak Raka menaklukkan lawannya Fatrah (DKI) dengan skor 7-0. Manajer Tim Willy Soedarno yang dikontak Selasa kemarin menjelaskan, Desak Raka harus tampil all-out meladeni Rini. Willy mengakui dari segi pengalaman Desak Raka layak diunggulkan, namun penampilan Rini juga ulet dan tak mudah menyerah. ‘’Yang penting, Desak Raka tak boleh meremehkan lawan, saya optimis jika Desak Raka konsentrasi penuh, bakal bisa menaklukkan lawannya,’’ kata Willy. Hasil lainnya, pebiliar Bali Kobar yang turun di English Billiard dikalahkan Hendro (Banten) dengan skor 169-179, sehingga langkahnya terhenti. Sedangkan Awan Parasola yang turun di bola-9 juga ditundukkan Agus Meage (Papua) dengan skor 2-9. (022)
Purnama Jumpa Garuda Dalung di Semifinal
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Purnama Seminyak bertemu lawannya Garuda Dalung pada babak semifinal turnamen Bupati Badung Cup II/2017 di Lapangan Samudra, Kuta, Jumat (24/11) lusa. Semifinalis lainnya, Putra Perkanthi Jimbaran melawan Bhara Putra Baha di Lapangan Samudra, Kamis (23/11) besok. Garuda Dalung melenggang ke babak empat besar, pascamenaklukkan lawannya Porkan 3-1 pada babak delapan besar di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Selasa (21/11) kemarin. Ketiga gol kemenangan Garuda Dalung, hasil bidikan Saka, Samjaya, dan Vandi. Porkan mampu mempertipis kekalahan melalui gol Supadasa. Hasil lainnya, Purnama Seminyak mencukur Putra Angkasa Kapal, dengan skor 4-0 (0-0) di Lapangan Samudra Kuta, kemarin. Keempat gol kemenangan Purnama yang menjebol gawang kiper Putu Febri Andika, diawali penalti Timtom di menit ke-63. Penalti diberikan wasit AA Atma Putra, karena pemain Putra Angkasa Yuda Budastra handball di petak keramat.Selang tiga menit, sepakan kaki kiri kapten Ade Bayu Suta kembali mengoyak gawang Febri. Gol Purnama kemudian dihasilkan Wisnu Kawirian dan Roy Firdaus. Purnama berpeluang memperbesar kemenangan, ketika mendapat hadiah tembakan penalti. Sayangnya, gocekan sang algojo mampu ditepis kiper Febri.(022)
Nyoman Astawa Pimpin Perkemi Bali Denpasar (Bali Post) Nyoman S. Astawa merupakan Pengganti Antar-Waktu (PAW) Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali masa bakti 2016-2020 menggantikan Sandika Aflianto yang pindah tugas ke luar Bali. Nyoman Astawa menyatakan dirinya dipercaya menakhodai induk organsiasi Shorinji Kempo tak mematok target muluk-muluk. ‘’Saya ingin berbagai turnamen Bali Post/022 dan kejuaraan kempo di Nyomn S. Astawa Bali, tetap digulirkan. Selain itu, kami harap masyarakat lebih banyak yang menggeluti kempo, sehingga makin banyak atlet dan regenerasi kenshi,’’ ujar Nyoman S. Astawa, Selasa (21/11) kemarin. Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB Perkemi Timbul Thomas Lubis menjelaskan, Munas Perkemi digelar pada 2018 dan yang harus dibenahi dari segi organisasi. Pasalnya, kempo nyaris dicoret pada PON XX di Papua 2020 mendatang. Hal ini juga berkaitan dengan prestasi tuan rumah. ‘’Namun, kami bersyukur kempo resmi dipertandingkan,’’ ucap Timbul yang pernah menjabat Sekjen PB Perkemi selama 20 tahun. Ia pun prihatin kempo sempat dipertandingkan pada SEA Games di Jakarta (2011) dan di Myanmar (2013). Akan tetapi, SEA Games berikutnya tidak dipertandingkan pada SEA Games di Singapura (2015), Malaysia (2017), sampai penyelenggaraan di Filipina (2019), kempo belum bisa dipertandingkan, sebab acuannya cabor yang dipertandingkan pada Olimpiade, ditambah prestasi kenshi tuan rumah. ‘’Akan tetapi, SEA Games di Brunei Darussalam (2021), kami akan berjibaku memperjuangkan kempo, agar dipertandingkan kembali, pada hajatan multievent dua tahunan antarnegara Asia Tenggara,’’ jelas kenshi UI di era 1969 silam. Timbul juga heran, cabor kempo baru pertama kali dipertandingkan di ajang Pomnas di Makassar, Oktober lalu, pesertanya berdatangan dari 28 provinsi, mengalahkan cabor lainnya. ‘’Hal ini menandakan kempo ini sudah mengakar di masyarakat,’’ tutur pria yang pernah menjabat Ketua Umum PB Perkemi ini. (022)
Bali Post/ant
ASIAN GAMES - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang Asian Games XVIII tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11) kemarin. Rapat tersebut membahas perkembangan terkini kesiapan Asian Games XVIII tahun 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018.
Persiapan Asian Games ‘’On the Track’’
Bogor (Bali Post) -
Presiden Joko Widodo membahas perkembangan persiapan Asian Games XVIII 2018 di Istana Kepresidenan Bogor. ‘’Asian Games 2018 sesuai dengan yang ditargetkan, on the track. Semua venue nanti Desember sebagian besar, 90 persen, akan selesai,’’ kata Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani ditemui usai rapat terbatas Perkembangan Persiapan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Puan, fasilitas pertandingan yang tengah dibangun akan digunakan untuk uji pertandingan yaitu bulu tangkis pada Januari 2018 dan sembilan cabang olahraga lain pada Februari 2018. Menko menilai seluruh hal yang berkaitan dengan kesuksesan acara Asian Games 2018 seperti sukses saranaprasarana, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses ekonomi sudah dipersiapkan. ‘’Kemudian juga tadi KONI menyampaikan akan dilakukan try out kepada atlet-atlet yang memang ditargetkan bisa meraih medali emas. Insya Allah akan dilakukan pada Desember minggu ke dua sampai Januari,’’ jelas Puan. Uji kemampuan para atlet
juga beberapa akan dilakukan di luar negeri. ‘’Tadi juga sudah disampaikan, jangan sampai terulang hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan para atlet. Juga semua peralatan yang dibutuhkan atlet, kita komit semuanya itu bisa selesai pada Januari,’’ tambah Puan. Beberapa pejabat pemerintah yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara
Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Kepala Staf Presiden Teten Masduki juga menghadiri rapat tersebut. Sejumlah gubernur daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin juga turut dalam rapat bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Waktu Tempuh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana melakukan uji coba untuk mengetahui lama waktu tempuh perjalanan yang nantinya akan dilalui oleh para atlet Asian Games pada 2018 men-
datang. ‘’Uji coba itu akan kami lakukan dari tempat penginapan para atlet sampai ke venue atau lokasi pertandingan. Kami ingin mengetahui berapa lama waktu tempuhnya,’’ kata Kepala Dishub DKI Andri Yansyah di Jakarta. Menurut Andri Yansyah, terdapat lima lokasi atau venue Asian Games di wilayah ibu kota. Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) telah menetapkan waktu tempuh para atlet dari tempat penginapan menuju lokasi pertandingan maksimal 34 menit. ‘’Sampai dengan saat ini, kami baru satu kali melakukan uji coba waktu tempuh perjalanan, yakni dari Kampung Atlet di Kemayoran sampai ke Gelora Bung Karno, Senayan. Kami akan lakukan uji coba ke venue lainnya,’’ ujar Andri. Dia menuturkan lima venue Asian Games 2018 di Jakarta, adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Velodrome Rawamangun, Equestrian (pacuan kuda) Pulomas, Layar di Ancol dan Golf di Pondok Indah. ‘’Uji coba itu bukan hanya untuk mengetahui waktu tempuh perjalanan, tetapi sekaligus juga sebagai test event. Kami ingin melihat titik mana saja yang lalu lintasnya padat, mengingat waktu tempuh yang sudah ditetapkan adalah 34 menit,’’ tutur Andri. Lebih lanjut, dia pun mengungkapkan pelaksanaan uji coba tersebut akan mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh INASGOC. Sejumlah titik yang menjadi antisipasi kepadatan lalu lintas, di antaranya di kawasan Kuningan dan Semanggi. ‘’Oleh karena itu, kami tidak bekerja sendiri. Kami akan bekerja sama dengan Ditlantas, Bina Marga serta Jakarta Smart City untuk memantau kepadatan lalu lintas serta pergerakan dari dari satu lokasi ke lokasi lainnya,’’ ungkap Andri. (ant)
TdS 2017
Jamal Cetak Sejarah
Payakumbuh (Bali Post) Jamal Hibatulloh mencetak sejarah dengan menjadi orang pertama Indonesia yang sukses menjadi yang terbaik pada etape empat Tour de Singkarak (TdS) 2017 dari Dermaga Danau Singkarak Solok dan finis di Ngalau Indah, Payakumbuh, Sumatera Barat, Selasa (21/11) kemarin. Pembalap KFC Cycling Team ini menyentuh garis finis setelah menang adu sprint dengan pembalap rombongan besar dengan catatan waktu 02:34:03 untuk menempuh jarak 106,4 km. Lawan terdekat Jamal adalah pembalap Gapyeong Cycling Team Korea, Eunseong Jung dengan waktu yang sama. Jamal bisa dikatakan sebagai pemecah telor kebuntuan pembalap Indonesia di TdS yang memasuki edisi kesembilan. Jamal adalah orang kedua Indonesia yang sukses menjadi juara etape setelah Ferinanto pada etape pertama TdS 2011. Saat masuk finis, pembalap berusia 20 tahun ini langsung mengangkat tangan dan berteriak dengan keras. Di ujung lintasan sudah ditunggu oleh sang manajer Parno yang siap dengan keperluan yang dibutuhkan pembalap seperti minuman dingin dan lainnya. ‘’Akhirnya pecah telor juga.
Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi kami. Ini tidak mudah karena persaingan sangat ketat sejak awal,’ kata Parno yang setiap harinya dengan setia memijat semua pembalapnya. Hasil yang diraih pembalap Indonesia ini membuat masyarakat menyerbu paddock KFC Cycling Team karena hal tersebut merupakan kejadian langka selama gelaran kejuaraan yang didukung penuh Kementerian Pariwisata itu. Masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama pemenang. ‘’Kapan lagi bisa seperti ini,’’ kata salah satu masyarakat Payakumbuh yang berebut foto dengan Jamal Hibatulloh di paddock. Meski banyak masyarakat yang meminta foto, Jamal dengan santai meladeni permintaan masyarakat tersebut meski terlihat cukup lelah. Bahkan saat semua pebalap KFC datang, masyarakat semakin banyak mendekati tim pemenangan etape empat ini. Saat dikonfirmasi, Jamal mengaju mulai menyodok sejak 20km menjelang finis. Selain itu dirinya terus berada di rombongan besar dan beberapa kali melepaskan diri dengan rombongan. Kondisi tersebut membuat dirinya yang didukung tim yang solid mampu mempertahankan
posisi terdepan. ‘’Sejak 20 km menjelang finis saya terus berusaha di depan,’’ katanya dengan singkat. Dengan hasil ini, Jamal tetap mempertahankan posisi sebagai pembalap Indonesia tercepat (red white jersey) dengan total catatan waktu 13:23:20. Pembalap Indonesia pesaingnya adalah Aiman Cahyadi dari Sapura Pro Cycling Team dengan selisih waktu satu menit 59 detik. Di etape empat ini Aiman Cahyadi finis diurutan keempat atau masuk rombongan besar yang berada didepan. Setelah etape empat selesai, pembalap yang finis akan menghadapi etape lima dari Solok menuju Solok Selatan, Rabu (22/11). Beratnya TdS 2017 membuat banyak pembalap gagal melanjutkan perlombaan dan di etape empat dari Dermaga Danau Singkarak menuju Ngalau Indah Payakumbuh, Sumatera Barat, hanya diikuti 89 pembalap dari 19 tim. Sebanyak 19 pembalap terlempar dari persaingan ketat kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 itu. Jumlah tersebut berpeluang bertambah mengingat balapan berikutnya akan melintasi rute yang jauh lebih berat. Jumlah awal peserta adalah 108 pembalap. (ant)
Bali Post/ant
DANAU - Sejumlah pembalap berpacu pada etape IV Tour de Singkarak 2017 di tepian Danau Singkarak, Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (21/11) kemarin. Tersisa 89 pembalap mengikuti etape IV dengan rute Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok menuju Payakumbuh sejauh 106,4 kilometer.
Tim Persekaba
Bali Post/ist
Persekaba Targetkan Lolos Babak ’’Play-Off’’ Mangupura (Bali Post) Tim Persekaba Badung yang mewakili Bali pada Kompetisi Liga 3 dan harus melakoni babak play-off dulu bersama Persijam Jambi dan Sakai Sambayan Lampung pada Grup 7, di Lapangan Bumi Kartini, Jepara, Jateng, 28-29 November mendatang. Pelatih Pesekaba Kadek Loco Ediana, di Kuta, Badung, Selasa (21/11) kemarin menjelaskan, pihaknya mematok target Persekaba harus juara grup 7. ‘’Sebab, jika tim kami juara grup, otomatis bisa melenggang ke putaran nasional 32 besar,’’ kata Loco. Tim Persekaba yang berkekuatan 26 pemain, bakal bertolak ke Jepara, Kamis (23/11) besok. Para skuad yang diboyong seperti Alit Juniawan, Iqbal, Dicky Kurnia, Ridwan, Soni, Ega, Wisnu, Lutfi, Wisnu, serta beberapa pemain lokal seperti Pande Andika (Blahkiuh), Dedy dan Gede Paramartika (Mengwi), Widnyana (Petang), Juni Antara, Pasek Mediana (Nusa Dua), Hendra Giri dan Dwiki (Jimbaran). Uji Coba Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, kembali menggelar laga uji coba atau pertandingan persahabatan melawan Persekaba Badung, Bali, untuk persiapan menghadapi kompetisi mendatang. ‘’Kami menyambut positif
ajakan uji tanding dari tim asal Bali tersebut. Apalagi, tim kesebelasan tersebut merupakan peserta play off Liga 3,’’ kata Asisten Pelatih Persijap Nugroho di Jepara. Sebelumnya, katanya, tim Persijap Selection juga menggelar serangkaian uji coba tingkat kecamatan. Hasilnya, lanjutnya, cukup menggembirakan, karena selalu menang. Demikian halnya saat menggelar laga uji coba melawan Persik Kentungan, Yogyakarta berhasil menang dengan skor 3-1. Ia menganggap anak asuhnya sudah mulai ada peningkatan permainan, kini fokus untuk melatih tempo permainan, karena mereka masih sering terburu-buru. Untuk sektor belakang, tim Persijap Selection masih mengandalkan Tedy Sutendy yang berposisi bek kiri. Bek kiri yang pada 2016 bergabung dengan tim Martapura FC tersebut, selama diturunkan pada laga uji coba menunjukkan penampilan yang cukup stabil. Sementara untuk lini tengah, terdapat Rizqi Idam yang memiliki kemampuan menonjol dan merupakan alumni Persijap U-21 pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) sebelumnya. Untuk lini depan, katanya, ada Syahroni yang memiliki penampilan cukup konsisten dan sebelumnya juga ikut tim Liga 3 Persebi Boyolali. (022/ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Umanis, 22 November 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN “Dcr Sgr!!! SPG Gj 2.250+Bns di Nusa Dua Telp.08214554844 (Pak Leo)”
B.BP.004.11.17.0001052
Dcr Housekeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta
B.BP.001.11.17.0001128
Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor (CMO) & Supervisor,Umur Max.30Thn, mmliki SIM A,Info:081212420396
Dcr Tkg Masak Chiness Food + Tng Serabutan Hub.08179719692
Dicari Reservation&Driver Bs Bhs Iggris Unt Travel Agent E: info@goldenholidaysbali.com H: 08123 696 0440
B.BP.001.11.17.0001124
Dcr Tkg Sablon+Srabutan(lk) Garment Ptih Nambi085100061049
B.BP.001.11.17.0001112
Dcr teknisi,sales,Spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar
B.BP.821.11.17.0000717
B.BP.004.11.17.0001079
Dcr Urg asst villa mgr, butler Hskp stff utk Seminyak/Umalas WA only Agung +62146584344 agung@balimanagement.villas
B.BP.821.11.17.0001116
B.BP.001.11.17.0000898
Dibthkan Security Tinggi Min 170cm,Ijazah Gada Pratama Bisa Bahasa Inggris,Pendidikan Min SMA Binefit Gaji+Servis Hub:085100800535/087761423057
B.BP.001.11.17.0000845
Cari pembantu di Kerobokan Jl. Muding Indah hrs ada transport Senin-Sabtu.Pagi saja.Jam 9.30 -14.30 Tel.08123649787
B.BP.001.11.17.0001077
B.BP.001.11.17.0001093
Dicari Staf Wanita,S1,max 26th Penampilan Menarik,Training 3bl JenjangKarir,Kerja Jual Beli Emas ILoveEmas Jl.Gn Soputan No.36B 082146660000,www.iloveemas.com
Dcr Manager utk Spa di Legian Kuta,Pnglman.Hub:082187611654
B.BP.001.11.17.0001104
Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Penampilan Menarik,Rajin, Penempatan Kuta&Nusa Dua Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655
B.BP.001.11.17.0001089
Dicari Staff,SMK Computer Hub:08123930776/081338989136
B.BP.001.10.17.0001449
Dcr Sales Cat berpengalaman, tidak merokok.Raya Darmasaba 18 Dps 081333359022
B.BP.004.11.17.0001108
Dcr Staf Admin Comp Min.SMK 081703339991 Bali Silver Celuk
B.BP.001.11.17.0000842
Dcr Supervisor,Cook,Waiter/ss, Bar, Kasir u/Resto di Renon Hub:081916420095
B.BP.001.11.17.0001123
B.BP.001.11.17.0000980
Dcr staff peralatan menyelam, u/perusahaan diving,Pnglaman min.1th, bhs.Inggris. Atlantis International Sanur. Hub: 284131 / 286367
B.BP.004.11.17.0000991
B.BP.001.11.17.0001115
DAIHATSU
Dijual Terios’2010 DK Tangan Pertama Hub.081237218964
DISEWAKAN RUMAH Di kontrkan Rmh Style Villa Nuansa Kori III No.3 GreenKori Ubung Hub:082255779195(Astrid)
B.BP.001.11.17.0001118
DATSUN
Dilelang Datsun Go’16, Daihatsu All New Terios’15,carry Pickup ’15,Asbal. Hub:089619874461
B.BP.001.11.17.0000988
Over Contract Long Term Only 3 Brm,House Taman Sari, Central N Quiet Location 45/y WA:082 230 730 609
B.BP.001.11.17.0001090
ISUZU
Panther LS 11 Htm Metalik Asli Bali Hubungi:081999071155
B.BP.001.11.17.0001125
DISEWAKAN RUKO Dikont.2 Unit Ruko Lt.3 Fas. Lengkap, Jl.PB.Sudirman (Pert. Grand Sudirman Agung) Blok A 39-40.Hub:(0361) 228667
B.BP.001.11.17.0001113
SUZUKI
Ertiga GL 2012, Warna Silver Stone.Hub:08123952284
B.BP.001.11.17.0001080
B.BP.001.11.17.0000841
TOYOTA
B.BP.159.11.17.0001119
Tyt Harrier L.Prem’2008 mulus BU (DK) Hub.0877 611 011 77
DISEWAKAN TOKO Over Kontrak Spa Sisa 3Th 11 bln di Kuta.Hub:082187611654
B.BP.001.11.17.0001103
DIJUAL VILLA 2 Villa Baru Mewah,Umalas.6,5M /5,5Mneg,Pool,3Kt/081236526185
B.BP.001.11.17.0000912
BIRO JASA Sy Pnya Brevet A+B K.Kon.Pajak Siap bntu P.Timer Bayarkan Pjk Bln-SPT Tahunan Hp081999121505
B.BP.001.11.17.0001081
B.BP.001.11.17.0000981
KEHILANGAN Hlg 2srt tnh NOP:5103050003027 An:I Made Warta dan NOP:510305 000306101430 A/n:Ni Nyoman Sujani.Br.Peken, Kel.Benoa Kuta Selatn,Badung Hub:081339673196
B.BP.001.11.17.0001091
B.BP.001.11.17.0001083
PENGUMUMAN L.T 60,044 Are Hub:08123913199 Hlg BPKB No.R002572 DK 1386 SS B.BP.001.11.17.0001097 Dgn ini saya AS u’23th, pkrjaan Dicari Adm Ktr Pend SMA/SMK bs DICARI MOTOR Djl Tnh+Bangunan Jl.Dps-Glmnuk A.n IKomang Sueca/081338168558 IRT al.Dinas Tegal Kubutmbhan Komp Krm ke solingen.audit@gma Dicr Scurity,karyawan/ti, Admin B.BP.001.11.17.0001102 Dcr Motor Bekas Segala Merk Depan POM Bensin Tuwed-Negara mnytakn permohonan maaf kpd il.com/Jl.Cokroaminoto No.61 D D3Akuntansi,Sopir:081999251555 Jmpt 082340857099/087860002630 Hub:082144175444/087861123777 B.BP.001.11.17.0001111 RUPA-RUPA PT.Arta Sedana Retalindo a.prbtan B.BP.001.11.17.0000983 B.BP.001.11.17.0000906 B.BP.001.11.17.0001100 Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR pencurian yg tlh sy lakukan pd Dcr sopir B1 Umr ±40 th bpglmn Grmen Bth Sopir SIM A,Tk .Ptong Jl Cpt 5,8a Dewi Madri I Renon DIJUAL RUMAH DIJUAL MOTOR 0,5% Hb.430373/74-082236597695 10 Nov’17 di Hardys Surapati Gatsu Tengah 322, 081338324935 Tng Srbutn Bnyk H:081339074545 Dps,Bisa Nego,Hub:081239964448 Dijual Rumah di Tengah Kota B.BP.164.11.17.0000561 B.BP.001.11.17.0000922 HONDA B.BP.001.11.17.0001101 Singaraja shg mrugikn PT.Arta B.BP.001.11.17.0001078 Dps Lok.Monang-Maning,Siap Staf B.Ing u/Bar Pantai Legian Waitress utk Coffee Shop di Dps Scoopy Dp 2Jt, Beat Dp 1Jt, All Tn 2A Jl.Cargo Blkng Pom.bensin *Simpanan 75Jt Dpt Scoopy Jasa Sedana Retalindo,demikian perMaks.25Th SMU/K 081916638777 Gaji 1,5JT+Bonus(081916450204) Vario Dp 1Jt,Bayu:082144036768 Huni 500Jt Nego,085858459088 bgs1,5M LBdpn 15m 087861722981 8%/Th Jgk Wkt 3Th 081239011111 mohonan maaf ini sya sampaikan B.BP.001.11.17.0001127
B.BP.001.11.17.0001041
B.BP.001.11.17.0001107
BIRO JASA
B.BP.001.11.17.0001126
B.BP.001.11.17.0001117
SERVICE
B.BP.001.11.17.0001105
RUPA-RUPA
B.BP.001.11.17.0001121
RUPA-RUPA
HOT PROMO
JASA KURAS
Kredit Bunga
FOTOCOPY
RUPA-RUPA
0813.375.61.687 C.0000747-p.bis
C.0000354-srv
BAJA MAS BALI
FURNITURE BENGKEL LAS
Distributor : � Besi Beton Ulir dan Polos SNI � Wiremesh, � Besi Profil WF, � CNP, SIKU, UNP, PIPA, DLL Harga Pabrik Surabaya & Jakarta Jl. Muding Batu Sangian 88 (Belakang Tiara Gatsu ) Hubungi : YESI (085854861592), RARA (085337773371), RIKA (081230108026) C.0000736-bbn
KABAR GEMBIRA UNTUK PELAKU BISNIS DI BALI
DIJUAL MOBIL
UD. LINA JAYA lis Specia rah y Mu Canop litas a Berku � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan
Jl. P. Batanta No. 26 Dps
BALI,25 November 2017
Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645
4. Ide Inovasi product BAGI PEDAGANG, PEBISNIS 1. Sumber Barang Murah 2. Inovasi Pemasaran 3. Ide Barang Hanya yang menguasai hal diatas yang bisa bersaing. Krena bahan baku maupun sumber produk masih banyak yang impor, untuk itulah kita hadir. Karena masih banyak yang beranggapan bahwa import itu sesuatu hal yang susah dan harus bermodal besar. Kita adalah lembaga pelatihan bisnis ITA. Kita akan mengupas semua BAGAIMANA : 1. Cara Impor Yang Mudah , Murah , Aman Dan Legal 2. Tidak Harus Ke China / Cukup Dari Rumah Dan Handphone 3. Tidak Harus Banyak, Satuan Pun Bisa 4. Tidak Perlu Punya Izin (Undername) Tapi Tetap Legal 5. Cara Pengiriman Yang Aman 6. Cara Pembayaran Yang Aman 7. Cara Cari Suplyer Yang Aman Murah Dan Tidak Harus Banyak 8. Cara Import Tidak Pakai Modal 9. Diajari Cara Pemasaran Yang Efektif, Cara Membuat Product Moment dan brand, Dipandu para praktisi atau pelaku, tidak hanya teori
BALI, : Sabtu , 25 November 2017 :Aston Denpasar Hotel & Convention Center : Jl. Gatot Subroto Barat N. 283 Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Denpasar - Bali Sesi I : Pukul 13.00 - 16.00 Sesi II : Pukul 17.00 - Selesai Harga Tiket : 100rb / orang 150rb / 2 orang Info Pemesanan Tiket: Telp/sms/wa : 082136787048 / 081334275686 Pembicara : TEAM ITA(International TradeAcademy) Hari Tempat Alamat
“BELAJARLAH DENGAN YANG MENGUASAI BIDANGNYA” Adv.0001046-adv
SPA
JASA KONSTRUKSI
0,7%
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978 C.0000118-BRJ
B.BP.001.11.17.0000674
PELUANG BISNIS
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar
Dengan adanya kemajuan teknologi membuat dunia bisnis semakin ketat dalam persaingan. Sistem penjualan pun mulai bergeser, yang dulu banyak yang memasarkan barangnya melalui jalur distribusi yang panjang , sekarang dengan teknologi online bisa langsung memasarkan ke pembeli mahir secara langsung, sehingga lebih produktif karena memangkas biaya, baik biaya distribusi maupun biaya promosi. Apa lagi sekarang berkembangnya e-comers baik yang bersifat nasional maupun internasional. Internasional (alibaba, ebay, aliexpress, dll), Nasional (tokopedia, bukalapak, lazada, dll). Sehingga pemilik produk semakin mudah memasarkan langsung tanpa melewati jaringan distribusi. Namun dilain pihak produsen disini termasuk UMKM maupun pedagang yg tidak tau sumber product sedikit demi sedikit akan kalah dan mati, karena tidak bisa bersaing. Siapa yang bisa bersaing? BAGI UMKM DAN PRODUSEN 1. Sumber Bahan Baku Murah 2. Mendapatkan Mesin Produksi Yang Murah Dan Inovatif 3. Sumber Barang Pendukung Produksi Yang Murah
B.BP.001.11.17.0001094
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
3 BPKB,No.0383069-O,F1156736-O DIJUAL TANAH I11607954-O Hub: 081337387640 Djl Tnh Br.Beng sltn/Tunjuk TB B.BP.001.11.17.0000279 L.T 10Are 45jt Hub:08123913199 Hlg BPKB No.M01511257-O DK5743 B.BP.001.11.17.0001098 OU a/n Suraniningsih.Badung Djl Tnh Desa Plaga 20jt Nego.
Avanza G’17 Dp 24Jt Kredit 5Th Langsung A/N T.087762984309
BALI LESTARI
Toko Besi
BUC Kost Elit Lt245/Lb384M2,10 Tnh Swh 18Are 32,5Jt/A Sekar Kmr,Rp3M(Ng)H.081337222221,Dps Taji Tabanan Hub.088219054703
DIJUAL MOBIL
PINJAMAN
WC
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.001.11.17.0000849
PT.ABC cr Supir(P,SMU/K,B1/A) Sales(P/W,SMU/K)lam.Jl.Gatsu Timur No.7 Dps 0361-462568
BIRO JASA
BIRO JASA
Dcri Awak Mbl Tangki utk Unit Bali Syrt Min20Th&Max40Th,Ijsh Min SMP,Photo4X6 2lbr,Pnglmn mngmdi angktn um dgn SIMB2 Min 1Th,SKCK msh brlku, Bbs Narkoba &tdk buta warna,Sht Fisik&aman utk mngmdi,tdk merokok selama Mlksnkn pkrjaan.Krm lamaran ke PT.Elnusa Petrofin, Manggis Hp081236269898 P.Lmbt30 Nov’17
Informasi pasang iklan Telepon
C.0000144-BKL
EKONOMI
18
Rabu Umanis, 22 November 2017
SMF Alokasikan BPD Bali Dana KPR Rp 32 Miliar Makassar (Bali Post) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali memperoleh alokasi dana untuk penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF senilai Rp 32 miliar. Kepastian perolehan dana alokasi KPR tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama antara pihak Dirut PT SMF Ananta Wiyogo dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali Nyoman Suryaningsih, Selasa (21/11) kemarin, dalam acara Bank BPD Gathering di Makassar, Sulawesi Selatan. Selain Bank BPD Bali, BUMN tersebut juga ‘’menyuntik’’ dana alokasi KPR bagi MBR untuk Bank Sumatera Utara senilai Rp 156 miliar dan Bank Sumsel Babel sebesar 150 miliar. Dirut PT SMF Ananta Wiyogo menjelaskan bahwa ini merupakan komitmen SMF dalam mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman untuk perluasan jangkauan pembiayaan rumah di seluruh Indonesia. ‘’SMF telah menunjukkan langkah sigapnya merespons meningkatnya demand akan kebutuhan rumah yang layak huni, serta dukungannya terhadap Program Satu Juta Rumah yang memerlukan dana yang besar,’’ katanya. Ananta mengatakan peran Bank
Pembangunan Daerah sangat sentral dalam meningkatkan perekonomian daerah yang secara simultan akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memiliki rumah dan menyukseskan program sejuta rumah, diperlukan fasilitas KPR yang terjangkau dan mudah diakses. ‘’Tingginya kebutuhan akan perumahan merupakan pangsa pasar yang besar bagi BPD, khususnya dalam memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak, utamanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),’’ ujarnya. Menurutnya, Bank Pembangunan Daerah dapat mengoptimalkan potensi pembiayaan dalam wilayah kerjanya masing-masing, sehingga SMF akan terus memberikan dukungannya melalui program peningkatan kapasitas penyaluran KPR untuk mendorong BPD yang belum menjalankan bisnis KPR dan atau masih tergolong rendah dalam menyalurkan KPR. ‘’Kami optimis dengan adanya sinergi yang kuat di antara kita, program sejuta rumah pemerintah dapat tercapai dan memberikan kontribusi luar biasa bagi perekonomian Indonesia,’’ ungkap Ananta. Ia menambahkan, SMF merupakan BUMN yang didirikan pada tahun 2005 di bawah Kementerian Keuangan yang
mengemban tugas membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan. ‘’SMF memiliki kontribusi penting dalam menyediakan dana menengah panjang bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan. Dengan demikian, diharapkan melalui Program Pembiayaan SMF dapat meningkatkan volume penerbitan KPR, terutama untuk MBR,’’ paparnya. Saat ini SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur KPR sampai dengan 31 Oktober 2017 kumulatif mencapai Rp 32,67 triliun, terdiri dari sekuritisasi sebesar Rp 8,15 triliun dan penyaluran pinjaman sebesar Rp 24,51 triliun. ‘’SMF telah melaksanakan 11 kali sekuritisasi dengan nilai Rp 8,15 triliun, dan penerbitan surat utang sebanyak 29 kali dengan total Rp 19,22 triliun,’’ jelasnya. Sementara itu, Direktur Kredit Bank BPD Bali Nyoman Suryaningsih mengatakan, dana KPR itu diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Bali yang belum memiliki rumah, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. ‘’Semoga dana ini bisa memberi manfaat bagi warga Bali yang mengidamkan rumah layak huni dan harga terjangkau,’’ ujarnya. (kmb)
Tindak Tegas Spekulan Pangan AKSI spekulan pangan harus dihentikan. Kejahatan dalam bidang pangan harus bisa ditekan. Untuk itu, tidankaan tegas kepada para spekulan pangan harus ditempuh. Hal itu ditegaskan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Selasa (21/11) kemarin. Ia pun meminta seluruh jajaran pemerintahan dan Satgas Pangan untuk menindak tegas para spekulan bahan kebutuhan pokok yang terbukti mempermainkan harga. ‘’Kita sangat bersyukur karena berdasarkan laporan yang diberikan oleh jajaran pemerintah Kalbar dalam menjaga kestabilan dan ketersediaan sembako yang ada sudah sangat baik, demikian dengan Disperindagnya,’’ kata Enggartiasto. Menurutnya, jika stok kebutuhan pokok sudah terjamin namun harga masih naik, maka itu diakibatkan oleh permainan spekulan. ‘’Untuk itu, kita memiliki Satgas Pangan yang bekerja sama dengan Polri, di mana Satgas Pangan ini bertugas untuk melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap spekulan yang bermain,’’ katanya. Mendag memperingatkan mereka yang ingin berspekulasi agar tidak pernah berpikir untuk bisa berdagang lagi. Jika sampai terbukti, gudang mereka akan dikunci sehingga stok mereka akan busuk. Dia menegaskan, tindakan itu akan dilakukan, bahkan sudah sering dilakukan pihaknya pada beberapa daerah, untuk memberikan efek jera kepada spekulan yang bermain dengan stok dan harga
BI Minta Perbankan Tak Hanya Kejar Target NIM Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) minta perbankan tidak hanya mengejar target laba dari net interest margin (NIM). Tetapi target laba dapat tercapai dengan menurunkan biaya operasional. Laba bank di Indonesia berkisar 5,1 - 5,2 persen, sedangkan negara tetangga hanya menargetkan laba 1 - 3 persen.
Enggartiasto Lukita sembako tersebut. Pada kesempatan tersebut, Enggartiasto meminta kepada TPID yang ada di Kalbar maupun pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan menjaga stabilitas harga sembako yang ada di setiap daerah. ‘’Jangan biarkan para spekulan bermain. Jika memang terbukti ada permainan, langsung lakukan tindakan tegas,’’ katanya. (kmb)
‘’Perbankan memang diberikan target laba, tetapi bukan dari NIM, bisa dengan menurunkan biaya operasional. Caranya dengan teknologi,’’ ujar Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Senin (20/11), saat pelatihan wartawan daerah Bank Indonesia 2017. Penurunan suku bunga yang dilakukan BI karena inflasi Indonesia telah terkendali yaitu di kisaran 3,0 - 3,5 persen, sehingga penurunan suku bunga harus diikuti dengan penurunan inflasi. ‘’Contohnya, seseorang atau korporasi yang kaya raya, kalau inflasi 7 persen secara logika, yang uangnya banyak pasti akan minta bunga deposito yang tinggi. Penabung biasa (reguler) tidak punya daya tawar terhadap bank. Penabung besar, mereka punya nilai tawar,’’ ungkapnya. Dari 206 juta rekening di Indonesia,
Pertemuan IMF di Bali Diharapkan Buka Ruang Investasi Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia menyatakan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang berlangsung di Bali, 8-14 Oktober 2018, memberikan manfaat yang luar biasa bagi Indonesia. Bahkan total keuntungan dari pertemuan ini diperkirakan mencapai 100 juta dolar AS. ‘’Itu benefit untuk jangka pendek selama sekitar seminggu, tetapi jangka panjangnya semua akan kenal dengan Indonesia dan mereka akan datang untuk berinvestasi,’’ kata Ketua Satuan Tugas Pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 Peter Jacobs, Selasa (21/11) kemarin. Menurut Peter, Indonesia akan mendapatkan keuntungan itu karena para delegasi akan menghabiskan uangnya untuk memenuhi kebutuhan selama di Bali, termasuk kegiatan wisata yang dilakukan bersama anggota keluarga. Dia menjelaskan, perkiraan angka benefit tersebut didapatkan setelah pihaknya
Bali Post/kmb
KREDIT - Direktur Kredit Bank BPD Bali Nyoman Suryaningsih (kedua kanan) saat menandatangani perjanjian kerja sama pemberian dana KPR dari PT SMF, Selasa (21/11) kemarin di Makassar.
melakukan penghitungan kepada sekitar 17 ribu orang delegasi dari 189 negara di dunia yang dijadwalkan menghadiri pertemuan tersebut. Mengingat Bali merupakan destinasi wisata dunia, lanjutnya, maka delegasi juga akan membawa serta anggota keluarganya untuk sekaligus berlibur, sehingga kebutuhan akomodasi penginapan, buah tangan, wisata dan kebutuhan lainnya. Peter menyebutkan, dari hasil promosi yang dilakukan Kementerian Pariwisata RI di Washington DC, Amerika Serikat, sudah ada sekitar 4.000 orang yang mendaftar untuk ikut tur wisata di selasela rangkaian pertemuan tahunan itu. Dia juga mengatakan bahwa sebagian besar hunian hotel yang berada di sekitar kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, sudah penuh pemesanan padahal acara tersebut berlangsung tahun depan. ‘’Kami tidak mau tidak hanya menjadi tuan rumah menyediakan sarana
untuk pertemuan tapi harus ada manfaat dari pertemuan itu,’’ ucapnya. Pihaknya mengharapkan setelah pertemuan tersebut akan menarik investasi dan perdagangan ke Indonesia, karena yang hadir dalam pertemuan ekonomi terbesar di dunia itu juga dihadiri oleh pengusaha dan petinggi perusahaan dari seluruh dunia. Pertemuan utama tahunan IMF dan Bank Dunia dijadwalkan berlangsung 12-14 Oktober 2018, namun akan didahului dengan sejumlah agenda lain seperti seminar dan pertemuan lain yang membahas perkembangan ekonomi dunia. Tidak hanya dihadiri para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara di dunia, pertemuan itu juga dihadiri para petinggi perusahaan dan pengusaha kaya dan lembaga keuangan internasional. Peter menambahkan, Indonesia merupakan negara keempat di kawasan ASEAN yang menjadi tuan
rumah pertemuan IMF dan Bank Dunia setelah sebelumnya digelar di Filipina tahun 1976, Thailand tahun 1991, Singapura 2006 dan Indonesia pada Oktober 2018. ‘’Setelah selama 20 tahun mengalami krisis, Indonesia kini menjadi negara ekonomi maju dan memiliki daya tahan, ekonomi progresif. Ini momentum dan harus disuarakan ke dunia bahwa Indonesia negara dengan ekonomi yang maju,’’ ucap Peter Jacobs. Sementara itu, terkait kesiapan di Bali, Peter mengatakan pemerintah daerah, pelaku usaha, termasuk masyarakat sudah sangat siap karena sudah terbiasa menjadi tuan rumah untuk kegiatan akbar berskala dunia. (ant)
yang mempunyai simpanan di atas Rp 2 miliar sebanyak 239.000 rekening. Dari 239.000 rekening tersebut mempunyai jumlah total deposit (giro, tabungan, deposito) 55,8 persen dari dana perbankan atau Rp 2.867 triliun dari Rp 5.013 triliun. ‘’Mereka punya daya tawar kepada bank. Inflasi 7 persen mereka akan minta deposit di atas 7 persen. Kalau enggak nilai uang mereka akan tergerus. Jadi kalau suku bunga kredit turun, deposito harus turun. Supaya bunga deposito turun inflasi harus turun,’’ jelasnya. BI telah menurunkan suku bunga dari awal tahun 2016 hingga September 2017 sebanyak 8 kali sebanyak 2,0 persen karena inflasinya bisa turun. Di samping itu bunga deposit juga sudah turun 1,75 persen dan bunga kredit 1,28 persen. Suku bunga deposit dan bunga kredit turunnya tidak sama karena bank masih berhati-hati, sehingga penurunan bunga
kredit tidak terlalu drastis. Selain itu perbankan juga mempunyai target laba. Mengingat sebagian besar bank sudah go public sehingga ada target laba dari pemegang saham. ‘’Target laba ini memang paling mudah dicapai dengan suku bunga dana turun, tapi turunnya suku bunga kredit tidak sebanyak suku bunga dana. Makanya ini kita selalu sorot net interest margin-nya (NIM) perbankan Indonesia 5,1 - 5,2 persen. Sedangkan NIM perbankan negara tetangga hanya 1 - 3 persen. ‘’Dulu bahkan sebelum tahun 1998 NIM perbankan kita 3 - 3,5 persen. Tapi sekarang 5,1 sampai 5,2 persen. Memang kami lihat target laba perbankan. Bukan dengan cara mempertahankan NIM tinggi, tetapi dengan cara mengurangi biaya operasional. Ini tantangan perbankan menggunakan teknologi untuk efisiensi,’’ tandasnya. (kmb42)
Kereta Api Bandara
Uji Coba Diundur Jakarta (Bali Post) Uji coba operasi Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta diundur dari semula 25 November menjadi awal Desember 2017, kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ‘’Mungkin kita undur sedikit sampai tanggal 1-2 Desember 2017,’’ kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai memberikan sambutan pada diskusi bertajuk ‘’ITS Role in Future Mobility’’ di Jakarta, Selasa (21/11) kemarin. Budi menjelaskan, terdapat pembenahanpembenahan yang harus dilakukan, seperti slot dengan kereta yang sudah beroperasi, seperti kereta rel listrik (KRL) dan di stasiun. ‘’Ini yang kita cek adalah sistemnya, kemudian slot dengan kereta yang ada, ada beberapa tempat dengan pembenahan tertentu, supaya kita lebih lancar,’’ katanya. Sebelumnya, Kemenhub dan PT KAI memastikan bahwa uji coba operasi KA Bandara
akan dilakukan pada 25 November 2017. Budi mengatakan progress sudah mencapai 90 persen, sementara masalah lahan sudah seluruhnya terselesaikan. Sementara itu, PT Railink sebagai operator KA Bandara telah merilis jadwal perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Sudirman Baru sampai dengan Stasiun Soekarno-Hatta. Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto mengatakan, PT Railink telah siapkan 10 rangkaian KA Bandara SoekarnoHatta dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap harinya. Total panjang jalur KA Bandara dari Manggarai menuju Soekarno-Hatta adalah 37,12 kilometer, dengan rincian Stasiun ManggaraiStasiun Sudirman sepanjang 3,2 kilometer, Stasiun Sudirman Baru-Sudirman Duri sepanjang 6,5 kilometer, Stasiun Duri-Stasiun Batuceper 15,7 kilometer dan Stasiun Batuceper-Bandara Soetta 11,78 kilometer. (ant)
19
Rabu Umanis, 22 November 2017
Belum Genap 17 Tahun
Pemilih Potensial Punya Hak Memilih Jakarta (Bali Post) Komisi II DPR-RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU RI, Bawaslu RI, dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di ruang Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/11) kemarin. Rapat menghasilkan kesimpulan persetujuan Komisi II atas substansi revisi atau perubahan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Wali Kota/Wakil Wali Kota. Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, revisi PKPU Nomor 3 Tahun 2017 merupakan tindak lanjut
KPU menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 54/PUU-XIV-2016 tentang aturan syarat dukungan calon perseorangan atau independen tidak mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Arief menegaskan, berdasarkan amanat MK tersebut maka PKPU Nomor 3 telah diubah menjadi PKPU Nomor 15. Salah satu poin revisi itu mengenai syarat bagi pemilih. Pada aturan Nomor 3 yang berhak mendukung calon kepala daerah adalah yang sudah memenuhi syarat memilih. Namun, dengan revisi ini maka pemilih yang belum genap 17 tahun tetapi potensial menjadi pemilih bisa diikutkan. ‘’Soal DPT yang mempunyai umur kurang dari 17 ta-
hun tapi pada saat mendekati pemilu sudah 17 dan potensial menjadi pemilih, maka boleh menjadi pendukung calon kepala daerah,’’ kata Arief. Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera selaku pimpinan rapat mengatakan ada delapan Rancangan Peraturan KPK (PKPU) dan Peraturan Bawaslu untuk menyempurnakan subtansi PKPU Nomor 3 Tahun 2017 yang direvisi. Pada aturan sebelumnya, yang berhak mendukung calon kepala daerah adalah yang sudah memenuhi syarat memilih. Namun dengan revisi ini, meski pemilih yang belum genap berusia 17 tahun, bisa memiliki hak pemilih jika dianggap sebagai pemilih potensial. (kmb4)
Melakukan Pembinaan Dari Hal. 1
Pihaknya kini terus melakukan pembinaan bersama Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD melalui beragam kegiatan pelatihan serta sertifikasi untuk kepala LPD, bendesa adat, dan pengurus LPD lainnya. ‘’Kita bersaing dan bersanding. Dengan perkembangan teknologi yang ada, micro finance sudah mengarah ke financial inclusion yang sudah mengarah ke desa-desa. Kita tidak bisa bendung, yang jelas kita menguatkan diri kita sendiri,’’ jelasnya. Menurut Cendikiawan, hal itu sudah diantisipasi dengan adanya aplikasi LPD mobile di smartphone android. Pada HUT ke-33 tahun ini, LPD diharapkan dapat mewujudkan kemandirian Bali di bidang ekonomi. Kemudian membangun dari desa sesuai dengan cita-cita Nawacita. ‘’Untuk bisa mandiri dalam ekonomi, mari kita kuatkan desa pakraman kita,’’ tandasnya. Pakar ekonomi Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E.,
M.M.Ak. mengatakan, peran LPD dalam perekonomian Bali lebih besar dari BPR maupun usaha simpan-pinjam koperasi. Terlebih, 20 persen dari laba LPD setiap tahunnya disetorkan kepada desa adat. Ditambah lagi, 5 persen dari laba dikontribusikan untuk dana sosial. Total 25 persen dari laba ini tentu saja mendukung segala aktivitas masyarakat. ‘’Pembagian laba di LPD diimplementasikan pada tujuan hidup agama Hindu atau yang disebut Catur Purusaartha, yaitu artha untuk dharma, artha untuk artha dan artha untuk kama,’’ ujarnya. Ramantha menjelaskan, artha untuk dharma dituangkan melalui 25 persen keuntungan LPD yang diperuntukkan untuk pembangunan desa adat, baik secara fisik maupun mental. Artha untuk artha diimplementasikan melalui 60 persen dari keuntungan LPD yang dipergunakan untuk modal demi keberlangsung LPD ke depan. Artha untuk kama yakni 10 persen dari laba
Rapat Internal
Dari Hal. 1
‘’Kami kan mengadakan rapat internal MKD dengan agenda konsultasi dengan fraksi-fraksi, itu kan mendadak. Sementara di dalam undangan kita, kita minta supaya rapat internal MKD yang agendanya konsultasi itu supaya dihadiri pimpinan fraksi, tidak dapat diwakilkan,’’ kata Dasco. Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah membenarkan adanya surat dari Setya Novanto yang disampaikan penasihat hukumnya, Fredrich Yunadi. ‘’Surat itu memberikan informasi bahwa Ketua Umum Partai Golkar mengambil keputusan untuk memproses atau menunda pergantian pimpinan DPR sampai proses hukumnya diselesaikan. Maka karena beliau ketua umum yang sah, tentu sesuai dengan UU MD3 tidak ada surat dari DPP Partai Golkar yang mengusulkan pergantian pimpinan,’’ kata Fahri Hamzah.
Soal akan adanya keputusan Rapat Pleno Golkar yang menunjuk Plt. ketua umum, Fahri menegaskan, UU MD3 menyebutkan bahwa pergantian Ketua DPR harus ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen yang sah, bukan Plt. ‘’Maka surat itu tidak bisa diterima karena syarat pengajuan pimpinan DPR-RI dalam UU MD3 mensyaratkan harus adanya tanda tangan Ketum dan Sekjen yang asli bukan plt. atau pengganti,’’ kata Fahri. Sementara itu, masuknya surat Setya Novanto dibahas dalam rapat pleno Golkar. Dari situasi rapat yang berkembang, rapat pleno berlangsung alot. Sejumlah fungsionaris Golkar ngotot mempertahankan Novanto sebagai ketua umm, ingin Idrus Marham menjadi Plt. Ketum Golkar. Namun, sebagian pengurus teras Golkar lainnya menginginkan adanya pergantian Ketua Umum Golkar. Novanto juga melayangkan
yang diperuntukkan sebagai bonus pengurus, pengawas dan karyawan. Hal inilah yang dinilai akan membuat LPD tetap ajeg ke depannya. ‘’Dengan demikian, kontribusi LPD tidak hanya untuk kemajuan ekonomi dalam hal pembangunan semata. Namun lebih dari itu, LPD juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya,’’ ujarnya. Selanjutnya, papar Ramantha, budaya ini akan mendukung sektor pariwisata. Ujungnya tentu saja kembali lagi pada penguatan ekonomi masyarakat. Artinya, sektor pariwisata untuk menguatkan perekonomian masyarakat tidak lain berlandaskan budaya dan budaya itu terus dilestarikan oleh LPD. Jadi, tidak ada salahnya masyarakat Bali berterima kasih pada perintis LPD almarhum Prof. Ida Bagus Mantra. ‘’LPD sebagai lembaga keuangan mikro berbasis budaya masih hidup dan tidak hanya bisa dinimkati saat ini, namun juga dinikmati hingga jauh waktu ke depan,’’ tandasnya. (kmb32)
surat kedua ke DPP Golkar. Surat berisi penegasan bahwa dirinya masih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Dalam surat itu, Novanto menunjuk Idrus Marham sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar menggantikan sementara dirinya. Novanto juga menunjuk dua Plt. Sekjen, yaitu Yahya Zaini dan Azis Syamsuddin. ‘’Demikian harap dimaklumi,’’ tulis Novanto menutup surat kepada DPP Golkar itu. Surat kedua ini juga bertanggal 21 November 2017 serta diteken dan diberi meterai 6.000. Surat ini kemudian dibahas dalam rapat pleno Golkar. Dari situasi rapat yang berkembang, rapat pleno berlangsung alot. Sejumlah fungsionaris Golkar ngotot mempertahankan Novanto sebagai ketua umm, ingin Idrus Marham menjadi Plt. Ketum Golkar. Namun, sebagian pengurus teras Golkar lainnya menginginkan adanya pergantian Ketua Umum Golkar. (kmb4)
Lembaga Keuangan Dari Hal. 1
‘’Konsep munculnya LPD, Prof. Mantra selaku gubernur ingin memperkuat desa adat yang ada di Bali, karena desa adat di Bali itu menjadi pengemong tiga pura yakni Pura Desa, Pura Puseh, dan Pura Dalem,’’ tutur Gatha mengawali perbincangan. Ia masih ingat, Prof. Mantra mengutarakan ide membuat lembaga keuangan untuk desa adat di hadapan dirinya selaku Dirut Bank Pasar Sri Partha, Ketua Perbanas Pusat Nyoman Muna (alm), Ketua Umum Perbanas Surono, Pemimpin BI Denpasar Sugiono, dan Dirut BRI Permadi. ‘’Di sana kita bincangbincang, idenya sudah muncul dari Prof. Mantra. Kita berenam sepakat mendukung ide Pak Mantra untuk membuat lembaga keuangan di desa adat. Kelak, hasil dari lembaga ini akan digunakan memperbaiki pura, membiayai piodalan, dsb,’’ imbuhnya. Menurut Gatha, Prof. Mantra merupakan sosok gubernur yang berani dan visioner. Pemikirannya sudah sangat jauh ke depan, bahkan sudah bisa melihat Bali 50 tahun yang akan datang dari tahun 1980 itu. Prof. Mantra sadar pelaba pura secara pelan-pelan akan habis terdesak, karena Bali menjadi daerah tujuan pari-
wisata. Itu sebabnya, lantas timbul ide untuk membuat lembaga keuangan di desa adat yang kemudian dikenal sebagai LPD. ‘’Setelah tanggal 19 itu, saya terus dipanggil ke kantor gubernuran untuk mengonkretkan ide. Sebulan bisa empat kali dipanggil, termasuk ke Geria Sembung. Setelah muncul nama LPD, lanjut Gatha, Prof. Mantra lantas membentuk tim panitia untuk membuat kajian. Tim antara lain melakukan penelitian ke Sumatera yang memiliki Lumbung Pitih Nagari dan ke Bogor yang memiliki Badan Kredit Desa. Pascamelakukan survei, Prof. Mantra dengan keberanian luar biasa lalu berbincang dengan DPRD sampai akhirnya terbit perda untuk melegalkan LPD yang dimiliki desa adat di Bali. Stimulan juga diberikan kepada desa adat berupa bantuan meja, mesin tik hingga uang. Prof. Mantra berharap minimal 70 persen saja desa adat memiliki LPD, itu sudah sangat luar biasa. ‘’Harapan kita LPD betulbetul bisa eksis sepanjang desa adat ada di Bali, seperti harapan Beliau (Prof. Mantra) juga begitu. Hasilnya untuk membiayai odalan dan perbaikan pura, serta agar menumbuhkan kantong-kantong kemakmuran di desa adat sendiri,’’ tandasnya. (rindra)
Manuver Politik Dari Hal. 1
Berbagai manuver politik yang belakangan muncul agar ia menjadi calon wakil gubernur mendampingi Rai Mantra (Paket Dharma-Kerta - red) dianggap sah-sah saja. Manuver yang datang dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) maupun internal kader Golkar itu bahkan dikatakan lumrah di dalam dunia perpolitikan. Sudikerta bahkan balik menyindir koalisi agar menurunkan ego sektoralnya. ‘’(Dharma-Kerta) itu kan orang melakukan aspirasi, sah-sah saja. Tapi saya maju sebagai gubernur Bali. Kalau kita maju mau menang ya… kita harus berkoalisi. Untuk berkoalisi ya… kita harus menurunkan ego sektoral kita dalam mewujudkan kemajuan Bali ke depan ini,’’
jelasnya. Sudikerta memastikan, persoalan yang kini membelit Ketua Umum Golkar Setya Novanto tak akan memengaruhi rekomendasi calon gubernur Bali untuk dirinya. Dikatakan, urusan di pusat (DPP) tidak ada sangkutpautnya dengan daerah. Meski masih terlihat bingung menentukan pendampingnya, Wakil Gubernur Bali ini mengaku akan segera mengumumkan paket di akhir November ini. ‘’Sekitar 27-28 November, sebelum itu tidak ada deklarasi,’’ tegasnya. Sudikerta menyatakan siap bertarung head to head dengan KBS-Ace dari PDI-P ataupun bertarung dengan tiga pasang calon. Kalahmenang baginya urusan nanti, yang penting berproses menjalankan misi organisasi. (kmb32)
Selalu Siap Dari Hal. 1
‘’Tapi kita tidak bisa pastikan, kita hanya bisa monitor. Kita sama-sama berdoa dan
berharap agar lava tidak sampai keluar besar. Pada intinya kita tetap selalu siap dengan kondisi apa pun,’’ jelas Devy Syahbana. (nan)
Belum Diizinkan Dari Hal. 1
‘’Dari Polda juga ingin memeriksa tetap sama (kondisinya) jadi belum diizinkan dan ditangguhkan sementara karena kondisi kesehatannya tidak bisa dilanjutkan untuk pemeriksaan,’’ tambah Fredrich. Ia mengatakan, meski dokter dari RSCM maupun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan Setya Novanto tidak sakit, tetapi dokter itu tidak dapat merasakan sakitnya Novanto. ‘’Dokter menyatakan itu sehat tapi tidak berarti sehat. Dokter itu menilai secara subjektif, sebatas dia punya pengetahuan, tetapi yang merasakan itu yang bersangkutan. Dia masih ngomong 2 menit ketiduran, ngomong 2 menit ketiduran. Nah terus bagaimana? Apa yang mau dibicarakan?’’ ungkap Fredrich. Penyidik KPK pun, menurut Fredrich, tidak
memaksakan untuk memeriksa dan memberikan waktu bagi Setya Novanto untuk beristirahat. ‘’Kemudian saya juga diminta berkonsultasi dengan dokter yang pertama kali merawat beliau di RS Premier, obatobat apa? Karena obat-obat yang diberikan RS Premier dan obat yang diberikan oleh RSCM itu berbeda dan ternyata yang dari RSCM memberikan obat kepada beliau kok kurang cocok,’’ jelas Fredrich. ‘’Selalu tidur, waktu diperiksa juga tidur memang dalam hal ini ada gangguan, tanya sama IDI, dia kurang mampu dong kalau sehat,’’ ungkap Fredrich. Setya Novanto ditahan selama 20 hari terhitung 19 November sampai 6 Desember di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. Ia adalah tersangka kasus korupsi KTP elektronik yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun. (ant)
Bukan Letusan Magmatik Dari Hal. 1
Ia menjelaskan, kalau letusan yang terjai baru freatik, bukan letusan magmatik. Sebab, gempa-gempa yang terekam alat seismograf belum mendukung untuk terjadinya letusan magmatik tersebut. Dewa Mertayasa mengungkapkan, gempa freatik seperti ini bisa sering terjadi. Apalagi sekarang ini sudah memasuki musim hujan, sehingga letusan freatik ini bisa kembali terjadi. ‘’Kalau terus turun hujan besok mungkin ada lagi, dua hari bisa akan ada lagi,’’ tegasnya sembari menyatakan terjadi tremor non-harmonik selama 36 detik. Meski itu baru terjadinya letusan freatik, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang berada di radius 6
kilometer tetap harus waspada. Pasalnya, asap yang dikelurkan tersebut ada disertai dengan abu. ‘’Abu vulkanik yang ikut tercampur bersama asap tetap berbahaya. Hanya, jangkauan abu yang dibawa angin ini belum begitu luas. Tapi kita tetap minta warga waspada,’’ katanya. Disinggung apakah akan kembali menaikkan status dari Siaga ke Awas. Dewa Mertayasa menegaskan, untuk menaikkan status tetap harus mengacu data dari alat pemantau. Karena pihaknya tidak semudah itu menaikkan level. ‘’Kita tetap mengacu data yang lain, karena tidak ingin baru keluar asap seperti ini langsung menaikkan status. Jadi harus ada data pendukung untuk menaikkan status itu,’’ tegas Dewa Mertayasa. (kmb41)
Marga Siregar Dari Hal. 1
Salah satu raja adat yang mengikuti sidang adat tersebut adalah Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi yang terlebih dulu mendapatkan marga
Siregar, dan dimasukkan sebagai pengetua adat dari Sipirok. Secara bergantian, raja adat memberikan sambutan dan tanggapan mengenai permohonan marga Siregar untuk Kahiyang Ayu. (ant)
Zona Berbahaya Dari Hal. 1
Bahkan, warga yang wilayahnya masih masuk zona berbahaya berduyunduyun ke pengungsian.
‘’Saya pagi kembali ke Besakih. Setelah melihat asap berwarna agak kegelaman saya kembali ke pengungsian,’’ ucapnya di pos pemantauan. (kmb41)
Rabu, 22 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (5)
06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Wirata Parwa (2) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Perspektif dan Solusi 10:05 Lejel Home Shopping
10:30 Ista Dewata Pura Dalem Perak 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Makna Pujawali dan Piodalan (6) 12:30 Berita Siang
13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:00 Klip Bali 14:30 Solusi Alternatif Biosha 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif
Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17:00 Healty Life 17:30 Lipsus Bali Mandara 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda
19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21:00 Lipsus HUT Kabupaten Badung (2) 21:30 Ajeg Bali Tradisi Matatebahan Desa Bug-
bug 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Dialog Interaktif Viatava 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Awan Bangli (3)
Smog chokes Indian capital as emergency measures fail to bring relief
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rabu Umanis, 22 November 2017
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Trump Tuding Korut Sponsor Terorisme
Diprotes, Film ”Padmavati” Tunda Rilis Mumbai (Bali Post) Sutradara India mengatakan akan menunda perilisan film Bollywood yang mengisahkan tentang epik sejarah mengenai seorang Ratu Hindu legendaris. Keputusan menunda peluncuran film tersebut dikarenakan protes yang diwarnai kekerasan selama berminggu-minggu. Sebuah organisasi kasta di India telah memprotes film “Padmavati” yang rencananya dirilis pada 1 Desember. Isunya, film itu mengisahkan tentang kisah romansa antara sang ratu dengan seorang pemimpin Muslim. Dalam sebuah pernyataannya Minggu (19/11), Viacom18 Motion Pictures mengutarakan bahwa mereka secara sukarela menunda meluncurkan film yang belum disertifikasi dari Badan Sensor India. “Kami percaya bahwa dalam waktu secepatnya akan memperoleh izin untuk merilis film itu. Kami akan mengumumkan revisi jadwal peluncuran film tersebut,” kata pernyataan itu. Film itu pertama kali mendapat penolakan pada Januari ketika para pemrotes yang berasal dari Kelompok Kasta Rajput Karni Sena menyerang Sutradara Sanjay Leela Bhansali dan merusak lokasi pengambilan film di Jaipur, Rajasthan. Para pemrotes agaknya tidak senang dengan berkembangnya spekulasi terkait film yang akan mengisahkan hubungan romantis antara Ratu Rajput, Padmavati, yang juga dikenal dengan nama Rani Padmini, dengan pemimpin Muslim abad 13 dan 14, Alauddin Khilji. Kasta Rajput dalam sejarah merupakan pasukan perang Hindu yang memerintah kerajaan di India Barat. Rajput Karni Sena menuduh pembuat film itu merusak fakta-fakta sejarah. Namun, sejarahwan mengutarakan bahwa ratu merupakan karakter mitos yang tidak ada bukti sejarah tentang keberadaannya. Pemrotes juga melakukan perusakan di lokasi syuting lainnya dekat Mumbai pada Maret, membakar kostum dan properti syuting lainnya. Bahkan mereka telah meningkatkan aksi protes, hingga membuat ancaman pembunuhan terhadap pemeran utama film itu, Deepika Padukone. (iah/afp)
Bali Post/afp
PIDATO - Presiden Negara Rajasthan dari Organisasi Kasta Rajput Karni Sena Mahipal Singh Makrana (tengah) berpidato di hadapan para pemrotes film “Padmavati”.
Washington (Bali Post) Presiden Donald Trump pada Senin (20/11) menuding Korea Utara sebagai sponsor terorisme. Meski demikian diplomat AS mengatakan bahwa negosiasi masih terbuka untuk menghentikan krisis nuklir di bawah rezim Kim Jong-Un.
Bali Post/afp
PEMAIN - Para pemain “Justice League” hadir saat pemutaran perdana film itu di Dolby Theatre, Hollywood.
”Justice League” Raih 93,8 Juta Dolar pada Minggu Pertamanya Washington (Bali Post) Film produksi Warner Bros “Justice League” meraih pencapaian yang luar biasa di minggu pertamanya rilis di sejumlah bioskop di Amerika Utara. Namun, pencapaian 93,8 juta dolar AS itu masih lebih rendah dari target yang ditetapkan Warner Bros terhadap film ini sebesar 110 juta dolar AS. Semua bintang di film-film yang berdasarkan komik-komik DC, seperti Gal Gadot (Wonder Woman), Ben Affleck (Batman), dan Henry Cavill (Superman) tampil dalam “Justice League”. Mereka bahu membahu untuk melawan seorang penjahat kakap,
Steppenwolf (Ciaran Hinds). Film beranggaran tinggi ini mencapai hasil yang jauh lebih memuaskan secara internasional, 185 juta dolar AS. Analis dari Exhibitor Relations yang merilis angka penjualan tiket ini menyebutkan “Justice League” bisa jadi sebuah film pertama yang debut dengan penjualan tiket yang sangat mengesankan namun masih mengecewakan karena tidak mencapai target yang ditetapkan. Di posisi kedua, produksi Lionsgate “Wonder” yang dibintangi Julia Roberts, Owen Wilson, dan Jacob Tremblay meraih pendapatan sebesar 27,5
juta dolar AS. Setelah menduduki posisi teratas selama dua pekan, “Thor: Ragnarok” turun ke posisi ketiga dengan pencapaian 21,7 juta dolar AS. Total selama tiga minggu tayang, Thor telah membukukan penjualan tiket domestik sebesar 247,3 juta dolar AS. Sementara itu, produksi Paramount “Daddy’s Home 2” memperoleh pendapatan 14,4 juta dolar AS dan membuat film itu menduduki posisi keempat. Di posisi kelima adalah produksi Fox, “Murder on the Orient Express” yang meraih pendapatan sebesar 13,8 juta dolar AS di minggu keduanya. (iah/afp)
Lima Perupa Bali Ikuti ”From Bali to Beijing” Lima perupa Bali dengan reputasi masing-masing yang sudah pernah menggelar pameran karyanya di daratan Tiongkok akan kembali memamerkan hasil karyanya di Beijing, Cina. Kelima perupa tersebut adalah Djaja Tjendrakirana, Chusin Setiadikara, Wayan Redika, Made Wiradana, dan Polenk Rediasa. Pameran yang bertajuk “From Bali to Beijing” ini akan menampilkan sebanyak 52 karya yang akan dipajang di dua galeri berbeda kota di Cina untuk memenuhi undangan pemerintah Cina. “From Bali to Beijing” merupakan tema yang diharapkan menjadi lingkar rupa dua budaya (Bali dan Cina) yang saling mengadaptasi keunggulan nilai masing-masing. Pameran ini merupakan kerja sama Konjen RRT dengan PPIT (Perhimpunan Persahabatan Bali Tiongkok) Bali. Kelima perupa tersebut
akan berangkat pada 24 November dan kembali ke Bali pada 2 Desember 2017. Ketua PPIT Bali Cahaya Wirawan Hadi mengatakan dalam konteks kebudayaan, banyak butir-butir budaya terlampaui tercecer yang mencerminkan keterkaitan Bali-Cina yang telah diwarisi, baik dalam seni sastra, seni rupa, dramatari, seni kerawitan, dan sejumlah proses ritual yang menjelaskan kemiriban kultur. “Bila hal ini bisa dijadikan pijakan untuk memupuk kebersamaan melalui proses kreatif, niscaya keterikatan Bali Beijing itu akan memberikan formulasi penciptaan baru (seni kontemporer) yang akan memperkaya kebudayaan itu sendiri,” ujarnya saat press con, Selasa (21/11) kemarin. Ketua Bidang Seni dan Budaya PPIT Bali Agus Maha Usadha menambahkan pameran yang memadukan dua kebudayaan ini
sangat menarik. Sebab, kebudayaan antar keduanya sama-sama memiliki kekuatan filosofi spiritual. “Saya berharap para perupa Bali yang terlibat dalam pameran ini agar mampu berinteraksi dan memahami banyak hal tentang dogma dan keseriusan para seniman Cina dalam berkarya. Sehingga, sepulang nanti ke Bali bisa membawa misi baru untuk program 2018. Salah satunya adalah adanya kerja sama antara fakultas seni rupa di Beijing dengan para perupa Bali,” imbuh Agus Maha Usadha. Sementara itu, salah satu perupa Bali, Chusin Setiadikara, mengatakan dipilihnya perupa Bali untuk memamerkan hasil lukisannya, sebab selain keterikatan kebudayaan, kesenian dan kebudayaan Bali telah dikenal seluruh dunia yang merupakan ciri khas pariwisata Bali. Oleh karenanya, kesempatan ini
Arifin Putra
Pengalaman Baru Artis peran Arifin Putra mengaku mendapat pengalaman baru dengan bermain dalam film komedi aksi “5 Cowok Jagoan”. “Ini pertama kalinya, saya main dalam film baru. Ini pengalaman baru dalam karier perfilman saya,” ujar Arifin Putra di Jakarta, Senin (20/11). Melalui film komedi aksi tersebut, Arifin mengaku mendapat tantangan tersendiri. Beruntung dia memiliki rekan yang membantunya. “Untung ada Dwi Sasono, yang sehari-hari memang lucu. Kemudian Acong (Muhadkly Acho) dan tentu saja ada Nirina,” jelas dia. Awalnya, ia sempat ragu mengambil peran yang ditawarkan dalam film ini. Namun, setelah membaca skenario dan berbincang dengan sutradara Anggy Umbara, pikiran Arifin Putra pun terbuka. Dia menilai film ini sangat lucu dan
Arifin Putra
Bali Post/ist
berkualitas. Arifin mengatakan dengan mengambil peran di film ini, ia seakan keluar dari zona nyaman. “Saya tidak membawa pengetahuan dari film sebelumnya. Belajar dari nol
lagi. Melalui film komedi, kita bisa belajar waktu yang tepat untuk melucu,” jelas dia. Dalam “5 Cowok Jagoan”, Arifin Putra berperan sebagai Danu. Dia adalah seorang penipu ulung yang kocak dan berkarakter. Selain Arifin Putra, pemain lain yang terlibat adalah Ario Bayu sebagai Yanto yang merupakan seorang petugas kebersihan, Dwi Sasono sebagai seorang satpam bernama Dedy, Muhakdly Acho sebagai Lilo bertugas sebagai pembuat software dan pembajak, dan Cornelio Sunny sebagai Reva sang mafia yang menjadi seorang instruktur meditasi. Kemudian Nirina Zubir sebagai Debby yang merupakan penangkap penjahat lokal dan internasional, serta aktris Tika Bravani sebagai Dewi yang merupakan seorang ilmuwan. (ant)
harus direspons secara serius untuk mengenalkan hasil karya seni dan budaya Bali lebih luas lagi. “Dengan pameran lingkar dua budaya
ini nantinya akan muncul kesenian kontemporer, sehingga kejayaan seni rupa bisa bangkit lagi,” harapnya. (win)
Bali Post/win
PERUPA - Lima perupa Bali dengan reputasi masingmasing yang sudah pernah menggelar pameran karyanya di daratan Tiongkok akan kembali memamerkan hasil karyanya di Beijing, Cina.
Trump menjanjikan akan meningkatkan sanksi terhadap Korut setelah menambahkan negara tersebut di daftar hitam teror yang sebelumnya ditempati Iran dan Suriah. “Harusnya sudah dilakukan sejak lama. Dilakukan sejak beberapa tahun lalu,” kata Trump. Ia mengutarakan alasan menetapkan Korut sebagai negara sponsor terorisme adalah siswa AS yang dipenjara di Korut dan pembunuhan saudara tiri Kim Jong-Un yang melibatkan agen pembunuhan menggunakan suntikan saraf. Namun, Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan sanksi dan diplomasi masih bisa menekan Kim untuk melakukan dialog terkait peluncutan senjata nuklir. “Kami masih berharap pada diplomasi,” katanya sambil menambahkan sanksi yang berat memberikan implikasi yang cukup penting bagi
ekonomi Pyongyang. Tidak ada reaksi langsung dari Korut. Namun sebuah editorial di koran milik partai berkuasa, Rodong Sinmun, setelah pernyataan Trump menyebut Presiden AS itu “penyamun gila uang” dan sedang memimpin AS ke jalan menuju neraka. Gedung Putih menyatakan tidak akan menolerir uji coba yang dilakukan Korut atau meluncurkan misil balistik antarbenua yang bisa menyebabkan perang nuklir di kota-kota AS. Jepang menyambut dan mendukung pengumuman Trump. Namun, respons yang lebih hati-hati dilontarkan Korea Selatan (Korsel). Menteri Luar Negeri Korsel mengatakan tekanan yang dilontarkan AS merupakan bagian dari upaya internasional untuk meminta Korut melucuti senjata nuklirnya melalui sanksi yang berat. (iah/afp)