Skip to main content

Edisi 11 November 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 82 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon, 11 november 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Novanto Kembali Jadi Tersangka

Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ini kali kedua Novanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus KTP-elektronik (e-KTP). Sebelumnya pengadilan membatalkan penetapan tersangka Novanto. ‘’KPK menerbitkan surat perintah penyidikan pada tanggal 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN (Setya Novanto), anggota DPR-RI,’’ kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Jumat (10/11) kemarin.

Bali Post/ade

BERI KETERANGAN - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) didampinggi Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers soal Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka e-KTP.

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. STT Tri Darma Wijaya Jiggerholic K Angler Bali Ida Bagus Komang S Ketut Darmana Yasa I Nyoman Sadra I Gede Wina I Ketut Subawa Nyoman Muriana Ketut Mudrawan I Nyoman Rastika Made Wisma Hartana Putu Ayu Sihinta D Ida Ayu Made Mayon Jumlah diterima hari ini Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Saut mengatakan bahwa KPK sudah mempelajari dengan seksama putusan praperadilan pada 29 September 2017 serta aturan hukum yang terkait. Untuk itu KPK pada 5 Oktober 2017 melakukan penyelidikan baru untuk pengembangan perkara e-KTP dan telah meminta keterangan sejumlah pihak serta mengumpulkan buktibukti yang relevan. Ia menjelaskan bahwa dalam proses penyelidikan tersebut telah disampaikan dua kali permintaan keterangan

terhadap Setya Novanto pada 13 dan 18 Oktober 2017, namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan ada pelaksanaan tugas kedinasan. ‘’Setelah proses penyelidikan terdapat bukti permulaan yang cukup kemudian pimpinan KPK bersama tim penyelidik, penyidik dan penuntut umum melakukan gelar perkara pada akhir Oktober 2017,’’ tambah Saut. Selaku anggota DPR-RI periode 2009-2014, Setya Novanto bersamasama dengan Anang Sugiana Sudi-

hardjono, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di direktorat tersebut pada masa itu dan kawan-kawan mereka diduga berusaha menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu koporasi dengan menyalahgunakan kewenangannya. Hal. 19 Keuangan Negara

Memaknai Kuningan

Berjuang untuk Pembebasan Oleh I Gusti Ketut Widana

Rp 4.000.000 Rp 3.660.000 Rp 700.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 50.000 Rp 9.710.000 Rp 533.078.598 Rp 542.788.598

Bali Post/ant

MEMBERI HORMAT - Presiden Joko Widodo memberi hormat saat memimpin upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Jumat (10/11) kemarin. Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya.

Bali Post/dok

MENURUT konsep Panca Sraddha, obsesi tertinggi umat Hindu adalah mencapai Moksa, sang Atman meninggalkan materi ketubuhan untuk kembali ‘’menyatu’’ pada Brahman, sumber asal-muasal dari semua ciptaan. Dalam ajaran Hindu, upaya ke arah itu hanya bisa dicapai dengan meningkatkan, menjadikan lebih meninggi kualitas bakti agar terhindar dari reinkarnasi. Jika kemudian ternyata terjadi atau mengalami kelahiran kembali (numadi), sesungguhnya hal itu dapat disebut sebagai ‘’kejatuhan’’, turun kembali ke dunia lantaran sang Atman gagal melepaskan diri dari belenggu materi. ‘’Kejatuhan’’ karena kelahiran kembali ke dunia materi inilah yang disebut sebagai samsara, yang sangat dipengaruhi oleh karmaphala. Hanya dengan mengembalikan Atman sebagai sinar suci Tuhan (divine of God) seorang umat akan dapat bersatu atau menyatu pada Brahman – amor ring acintya. Selama manusia mengalami ‘’kejatuhan’’, bahkan terjadi berulang kali, maka keadaan samsara, dengan segala derita dan kesengsaraannya akan selalu menjadi bagian dari hidup dan kehidupannya. Itulah sebabnya hakikat hidup sejatinya adalah sengsara. Sehingga bekal hidup manusia yang disebut Catur Bekel, juga lebih dominan bernuansa derita, Suka hanya sekali waktu datangnya, sementara Duka, Lara hampir selalu menyertai, hingga akhirnya harus menerima Pati (kematian) yang sudah ditentukan dengan pasti. Membebas-lepaskan diri dari keadaan samsara itulah amanat yang diemban setiap umat manusia yang disebut manawa agar meningkatkan kualitas baktinya hingga dapat bertransformasi menjadi madhawa (sinar suci Tuhan), meski pada kenyataannya seringkali terjerembab ke dalam sifat-sifat danawa (keraksasaan), yang tergolong asuri sampad: egois, rakus, menghalakan segala cara, dll). Hal. 19 Hari Kemenangan

Bali Post/rtr

APEC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara pada hari terakhir KTT CEO APEC, bagian dari KTT pemimpin Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang lebih luas, di Danang, Vietnam, 10 November 2017.

Trump Puji Indonesia Da Nang – Indonesia dinilai berhasil memadukan antara pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, sehingga mendapat pujian dari Presiden Amerika Serika Donald Trump. ‘’Kita berhasil mengombinasikan antara pertumbuhan dan equity (pemerataan), imbauan Presiden Jokowi di ABAC misalnya internasionalisasi UMKM, kemudian akses kepada modal itu juga adalah yang disampaikan pesan kepada para anggota APAC,’’ kata Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di Da Nang, Vietnam, Kamis (9/11). Presiden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) ke-25 berlangsung di Da Nang, Vietnam pada 10-11 November. Agenda pertama Presiden adalah menghadiri APEC Business Advisory Council (ABAC) dengan para pemimpin anggota APEC. Pada hari ini (kemarin), Presiden AS Donald Trump memuji Indonesia saat berpidato dalam pembukaan APEC bahwa Indone-

sia selama beberapa dekade telah membangun institusi domestik dan demokratis untuk mengelola hingga dari 13.000 pulau. Menurut Trump, sejak 1990-an, rakyat Indonesia telah mengeluarkan diri mereka dari kemiskinan untuk menjadi negara dengan pertumbuhan pesat di G-20, apalagi Indonesia saat ini adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. ‘’Kita ingin agar tampil sebagai negara yang bisa mengombinasikan antara pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan bertumpu pada UMKM, ini yang coba ditampilkan dalam pesan Presiden karena itu sejalan dengan inklusivitas pembiayaan yang menunjang pertumbuhan kita,’’ tambah Fachir. Inklusivitas ekonomi itulah, yang menurut Fachir, juga sesuai dengan tema APEC 2017 yang dibuat oleh Vietnam yaitu ‘’Creating New Dynamism and Fostering a Shared Future’’. Hal. 19 Distribusi Kemakmuran

Hari Ini Pengumuman Cagub-Cawagub Bali

Momentum Proses Penerusan Perjuangan Bulan 11 (November), tanggal 11 dan pukul 11, Sabtu hari ini dijadikan momentum oleh PDI Perjuangan untuk memulai start dalam perhelatan Pilgub Bali. Pada hari ini calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilgub Bali 27 Juni 2018, akan diumumkan. Pengumuman ini juga bertepatan dengan hari raya Kuningan. Secara filosofis konsepsional, hari raya Kuningan dimaknai sebagai proses penerusan perjuangan.

TIM penjaringan Nawa Sanga telah berakhir masa tugasnya 10 Juli 2017. Selama proses pendaftaran, tim mengantongi tiga nama bakal cagub dan tiga nama bakal cawagub. Keenam nama itu semuanya diteruskan untuk proses selanjutnya di DPP PDI Perjuangan. Mereka adalah Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos., dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya, S.E., M.Si. Ketiganya ditetapkan sebagai bakal calon gubernur. Sementara bakal calon wakil gubernur juga ada tiga nama. Mereka adalah Dr. Ir. Tjokorda Oka Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), I Putu Agus Suradnyana, S.T. dan I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M. Tidak ada yang berani memastikan siapa yang akan dipilih Megawati untuk dimajukan dalam Pilgub Bali. Namun santer beredar kabar PDI-P akan memunculkan duet politisi dan praktisi. Karena duet politisi dan praktisi diyakini akan mampu membangun Bali secara seimbang. Apalagi Bali telah berketetapan bersandar pada pariwisata budaya. Namun di balik komitmen tersebut

pariwisata belum memberi kesejahteraan pada krama Bali secara berkeadilan. Inilah yang rupanya akan menjadi konstrasi dan perjuangan PDI-P dalam membangun Bali lima tahun ke depan untuk memberi keadilan pada masyarakat Bali. Namun, semuanya kini ada di tangan DPP PDI-P. Mereka yang ikut bersaing seperti Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyatakan akan mendukung siapa pun yang nanti ditetapkan. Ia yang digadang-gadang mendampingi Wayan Koster memiliki pandangan bahwa pemimpin Bali haruslah berkomitmen memajukan pariwisata budaya. ‘’Tiang melihat masih banyak yang perlu kita benahi, baik implementasi dalam konsep pengembangannya maupun pada arah pengembangannya,’’ kata mantan Bupati Gianyar ini, Jumat (10/11) kemarin. Ia pun berharap pemimpin mendatang mampu menerjemahkannya dalam bentuk program-program nyata yang terpadu dan menyeluruh, sehingga pada akhirnya akan mampu memberi kesejahteraan bagi seluruh rakyat Bali. Hal. 19 Harus Didukung

Bakal Calon Gubernur

Bakal Calon Wakil Gubernur

grafis/tomik Cahya


denpasar

2

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

figur

Bali Post/dok

Selesai Tepat Waktu

PENGERJAAN proyek fisik 2017 tinggal sebulan lagi. Semua proyek yang dikerjakan saat ini harus selesai tepat waktu, atau sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pemkot Denpasar tidak ingin lagi pengerjaan proyek fisik ada yang molor. Oleh karena itu, Sekda Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara terus melakukan pemantauan agar semua rekanan bisa menyelesaikan proyek dengan tepat waktu. “Kami telah melakukan pengawasan terhadap pelaksana proyek yang sedang berjalan, mengingat waktu penyelesaian masih sebulan lagi. Bahkan kami juga akan melakukan pertemuan dengan pihak rekanan untuk memastikan mereka mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai waktu yang ditentukan,” kata Rai Iswara, Jumat (10/11) kemarin. Menurut mantan Kepala Dinas Koperasi Kota Denpasar ini, secara umum progres proyek fisik yang dilakukan Denpasar sudah di atas rata-rata nasional, karena progresnya sudah mencapai 69,69 persen dari target yang ditetapkan mencapai 78,05 persen. Artinya, ada kemunduran hanya sembilan persen. “Saya yakin rekanan bisa menyelesaikan sesuai dengan waktu yang masih tersisa cukup banyak,” katanya. Ditanya soal tidak meratanya progres di masing-masing OPD, pria humoris ini beralasan karena masing-masing pekerjaan sangat berbeda keperluannya. Misalnya, Dinas PUPR yang memerlukan banyak material, seperti pasir bisa saja lebih lambat dari OPD lain. Meski demikian, ia memastikan seluruh OPD yang memiliki proyek fisik tidak ada yang molor sangat jauh. “Semua sudah bisa jalan dengan baik,” tegasnya. (ara)

Bali Post/kmb36

DIAMANKAN - Mobil dinas Komang Swastika alias Mang Jangol masih diamankan di Mapolresta Denpasar. Sementara itu, Polresta Denpasar menyebar foto kedua DPO (inzet).

Polresta Sebar Foto Mang Jangol

Denpasar (Bali Post) Sampai saat ini istri kedua Komang Swastika alias Mang Jangol, Ariestarini, masih diamankan di Polresta Denpasar. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus narkoba tersebut. Untuk sementara, status wanita asal Jembrana ini masih sebagai saksi dan akan diserahkan ke BNNP Bali untuk diasesmen. Dari hasil asesmen tersebut, baru bisa ditentukan langkah selanjutnya, apakah langsung direhabilitasi atau proses hukum. Selain itu, dalam asesmen tersebut Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNP Bali bisa mendalami sejauh mana indikasi ketelibatannya dalam kasus yang menjerat suami dan madu pertamanya.

Istri Keduanya akan Diasesmen

“Sampai saat ini yang bersangkutan masih sebagai saksi. Rencananya kita ajukan untuk asesmen,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Jumat (10/11) kemarin. Sementara perburuan terhadap buronan Komang Swastika alias Mang Jangol dan kakaknya Wayan Sunada alias Wayan Kembar semakin intenstif dilakukan polisi. Bahkan Polresta Denpasar menyebar foto kedua DPO tersebut dan melibatkan kepala desa (kades) untuk menangkapnya. “Sudah kami sebar fotonya ke desa-desa. Kepala desa se-Bali juga membantu pengungkapannya,” tegas Hadi Purnomo. Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Wayan

Arta Ariawan mengatakan, penyebaran foto kedua DPO tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas seluruh Bali. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penangkapan kakak-beradik bandar narkoba tersebut. “Penyebaran foto DPO itu dikoordinir Kasat Binmas Polresta Denpasar. Tim kami bersama Direktorat Resnarkoba dan Satgas CTOT Polda Bali masih di lapangan,” ungkapnya. Sementara itu, mobil dinas Mang Jangol yang diamankan petugas masih diparkir di depan mushola Mapolresta. Mobil sedan Toyota Altis hitam milik DPRD Bali tersebut kini diselimuti cover mobil warna silver. Untuk sementara, mobil tersebut masih diamankan karena dipakai kabur dari TKP oleh kedua istri

Mang Jangol. Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan anggota gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali mendatangi Gedung DPRD Bali, Kamis (9/11). Kedatangan petugas tersebut dalam rangka penggeledahan ruang kerja tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol. Setelah 30 menit mengobok-obok ruang kerja Mang Jangol, polisi tidak menemukan barang yang berkaitan dengan kasusnya saat ini. Sedangkan hasil tes urine istri pertama Mang Jangol Ratna Dewi dan istri kedua Putu Ariestarini, positif memakai sabu-sabu. Sementara waktu melarikan diri dari TKP, mereka menggunakan mobil dinas suaminya yaitu sedan Toyota Altis. (kmb36)

Perda Permukiman Kumuh Mentok

Denpasar (Bali Post) –

Pansus XII DPRD Denpasar sejak Mei 2017 lalu sudah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Rumah Kumuh dan Permukiman Kumuh di Denpasar. Namun hingga akhir tahun ini, ranperda tersebut tak kunjung selesai dibahas. Kondisi ini tentunya berdampak pada penataan kawasan permukiman kumuh yang ada di kota berwawasan budaya ini. Bali Post/ist

SWEEPING - Personel Polda Bali melakukan sweeping di tempat hiburan malam di Denpasar.

”Sweeping” Karaoke

Polisi Bawa Anjing Pelacak

Denpasar (Bali Post) Puluhan personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali yang di-back up Tim Operasi Sikat Agung 2017 melakukan sweeping tempat hiburan malam, Kamis (9/11) lalu. Polisi bersenjata laras panjang dan membawa anjing pelacak ini melakukan razia di Karaoke Platinum dan New Bahari, Denpasar. Sebelum bergerak ke tempat sasaran, Kabag Binops Ditreskrimum Polda Bali AKBP Hagnyono memberikan pengarahan kepada seluruh personel terkait teknis dan cara bertindak saat pelaksanaan razia. Sekitar pukul 23.00 Wita, seluruh personel langsung bergerak menuju Karaoke Platinum di Jalan Suwung, Batan Kendal, Sesetan. Setibanya di sana, polisi menggeledah lima room yang saat itu dipenuhi pengunjung. Namun tidak ditemukan barang terlarang atau berbahaya. Selanjutnya, petugas menuju Karaoke New Bahari di Jalan Gurita, Denpasar. Di tempat tersebut polisi memeriksa 10 room, sekaligus menggeledah para pengunjung dan waitrees, termasuk satpam. “Selain memastikan tidak membawa narkoba, mereka juga menunjukkan identitas diri, baik KTP maupun SIM,” ujar AKBP Hagnyono, Jumat (10/11) kemarin. Menurut perwira melati dua ini, razia ini terkait dengan Operasi Sikat Agung yang difokuskan pada kasus pencurian dan curanmor. Pasalnya, para pelaku pencurian biasanya nongkrong di tempat karaoke sehingga personel Operasi Sikat juga dilibatkan untuk mencari orang-orang yang sudah masuk daftar target operasi (TO), sehingga pemeriksaan juga difokuskan pada identitas diri. “Ini salah satu upaya kami mengungkap kasus pencurian yang terjadi di wilayah Bali,” ujarnya. Setelah mengobok-obok tempat dugem tersebut, polisi tidak menemukan narkoba maupun pelaku kejahatan yang sudah menjadi TO. “Kami akan mlakukan kegiatan ini dengan waktu yang berubah-ubah atau tidak ditentukan,” tegas Hagnyono. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PERDA PERMUKIMAN KUMUH MENTOK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Ketua Pansus XII I Wayan Suadi Putra mengakui adanya kendala dalam pembuatan perda untuk permukiman kumuh di Kota Denpasar. Akibanya, hingga kini ranperda tersebut belum bisa ketok palu menjadi perda. Dikatakan, kendala yang paling menghambat penyelesaian perda tersebut adalah penataan terhadap rumah kumuh yang ada di lahan pribadi. Lantaran merupakan rumah

yang berada di lahan kontrakan, pihak pemerintah beserta timnya kesulitan untuk menentukan anggaran yang akan dipakai untuk menata kawasan tersebut. “Permukiman yang dikontrakkan oleh pemiliknya berbeda dengan rumah pribadi dan ditempati oleh pemiliknya. “Yang menjadi kendala penyelesaian perda adalah karena lahan pribadi. Karena itu, anggaran APBD

tidak bisa dilimpahkan ke sana sebelum ada kajian yang tepat. Berbeda dengan rumah kumuh yang ditempati langsung oleh pemiliknya,” kata Suadi Putra, Jumat (10/11) kemarin. Menurut Suadi Putra, jika memang pemiliknya langsung menempati permukiman tersebut, penataan itu bisa dilakukan dengan menggunakan dana APBD. Seperti halnya program bedah rumah yang

selama ini digulirkan. “Ini kan kontrakan. Masalah itu yang masih kami belum dapatkan solusinya. Jadi, kami sudah berkoordinasi dengan eksekutif belum bisa mengeluarkan APBD untuk itu. Jadi, terhambatnya pembuatan perda karena belum ada solusi untuk lahan sewa,” jelasnya. Sementara itu, anggota dewan dari Fraksi Demokrat A.A. Susruta Ngurah Putra mengatakan, saat ini untuk penataan rumah kumuh masih menunggu perda yang sedang digodok. Mengingat permukiman kumuh di Denpasar berada di lahan milik perorangan dan perlu adanya kajian lebih lanjut. Namun se-

belum adanya perda tersebut, pemerintah seharusnya sudah bisa memulai pendekatan terhadap pemilih lahan untuk mendapatkan solusi, terutama pada pemilik kontrakan. “Untuk penataan di kawasan persil memang harus ada perda yang menaungi dan menjadi dasar penataan. Namun dalam hal ini, sebelum adanya perda pihak pemerintah sudah bisa melakukan pendekatan kepada pemilik lahan,” katanya menyarankan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

BPJS Kesehatan Terlambat Bayar Klaim Rumah Sakit

Denpasar (Bali Post) Klaim rumah sakit terlambat dibayar oleh BPJS Kesehatan. Hal ini terjadi beberapa bulan belakangan. Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan mengakui pembayaran klaim memang sempat terlambat bulan lalu. Di RSUD Wangaya, klaim pada Agustus yang biasanya dibayar tanggal 15 Oktober, tapi kali ini baru dibayar November. Akibatnya, pihaknya tidak dapat membayar obat. Mengatasi kekurangan dan kekosongan obat, pihaknya pun lebih selektif dalam memberikan obat pada pasien.

Sementara itu, Direktur Keuangan RSUP Sanglah Ni Ketut Rupini, S.H., MARS. mengatakan, secara nasional memang pembayaran klaim rumah sakit terhadap pasien BPJS mengalami keterlambatan. “Kita berharap mudah-mudahan bisa segera,” harapnya. Sebelum bulan Agustus, pembayaran masih lancar dan tepat waktu. Namun klaim bulan September yang seharusnya dibayar bulan Oktober, hingga saat ini belum dibayar. Untuk mengatasi keterlambatan pembayaran klaim ini, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk dua bulan ke depan.

Hal serupa dinyatakan Direktur RS BaliMed dr. Oka Darmawan. Ia mengatakan biasanya pembayaran klaim dilakukan tepat waktu. Namun klaim per Oktober yang seharusnya dibayar November awal, tertunda selama satu minggu. Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. membenarkan pihaknya menerima laporan dari anggota Persi bahwa ada keterlambatan pembayaran. Hal itu karena BPJS Kesehatan dikatakan defisit anggaran. “Semua RS di Bali begitu. Rencananya

mulai minggu ini dibayarkan secara bertahap. Tapi pantauan saya sudah mulai terbayar,” ujarnya. Selain karena defisit anggaran, disiplin rumah sakit dalam menyelesaikan administrasi klaim juga penting. “Kalau mereka lancar mengajukan klaim dan sudah diverifikasi, yang terlambat dibayar ratarata satu sampai dua bulan. Tapi kalau mereka terlambat mengajukan klaim, bisa lebih dari itu,” katanya. Pihak BPJS Kesehatan saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban secara resmi. (kmb42)

Wali Kota Rai Mantra Pimpin Apel Hari Pahlawan

Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah, Perkokoh Pembangunan Bangsa

FOTO BERSAMA - Wali Kota Rai Mantra, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo dan Kejari Denpasar Sila Haholongan Pulungan berfoto bersama para veteran seusai mengikuti upacara bendera di Lapangan Lumintang, Denpasar, Jumat (10/11) kemarin. SETIAP tanggal 10 November menjadi peringatan Hari Pahlawan bagi seluruh Bangsa Indonesia. Momen untuk mengenang para pahlawan perintis kemerdekaan dengan segenap

pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan yang dilakukan. Hal ini menjadi momentum Pemkot Denpasar dalam mengenang jasa pahlawan dengan menggelar upacara bendera di

Lapangan Lumintang Denpasar, Jumat (10/11) kemarin. Upacara Bendera dengan inspektur upacara Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, yang tampak dihadiri Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Tampak pula hadir Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo, Kajari Denpasar Sila Haholongan Pulungan, unsur TNI, para veteran, ormas, pelajar, pecalang, bendesa adat, perbekel/lurah dan seluruh OPD Pemkot Denpasar. Dari awal pelaksanaan upacara yang diisi dengan lagu-lagu kemerdekaan, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan pembacaan pesan-pesan pahlawan. Dilanjutkan mengheningkan cipta selama 60 detik untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra juga membaca amanat Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa yang

mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, lingkungan, masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini. Lebih lanjut, Rai Mantra juga mengajak generasi muda untuk mempelajari sejarah secara baik dalam memperkokoh pembangunan bangsa. “Adik-adik jika enggan mempelajari sejarah bangsa menjadi tantangan terbesar, sehingga perlu dipelajari secara baik untuk memperkokoh pembangunan bangsa ini,’’ ujar Rai Mantra. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar Djero Wiladja mengimbau kepada generasi penerus dapat terus memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk membangun negeri dengan semangat 1945 yang telah dikorbankan para pahlawan pendahulu kita. “Persatuan dan kesatuan untuk membangun sangat penting, tanpa itu tidak bisa,’’ ujarnya. Djero Wiladja mengatakan, Pemkot Denpasar telah memberikan perhatian kepada anggota LVRI Denpasar, terutama

di bidang kesehatan dan bidang spiritual juga sangat diperhatikan. Sehingga, bagi para veteran yang sudah uzur perhatian ini menjadi terapi dalam menjalani kehidupan ini. “Wali Kota Rai Mantra sudah memberikan perhatian yang sangat besar bagi kami di LVRI Denpasar, baik dalam segi kesehatan hingga spiritual,’’ ujarnya. Sementara itu, salah satu siswa SMKN 5 Denpasar Mia Febriola berharap generasi penerus dapat meneladani pahlawan yang berjuang dalam kemerdekaan RI. Ia juga mengharapkan kepada Pemkot Denpasar dapat terus meningkatkan program-program menumbuhkan semangat kepada generasi muda. Meski hal ini telah diberikan fasilitas yang seluasluasnya kepada anak-anak muda Denpasar untuk berkreativitas seperti Youth Park, namun juga dapat terus ditingkatkan. “Pemerintah dapat terus meningkatkan wadah kreativitas anak muda Denpasar dalam menyongsong kemerdekaan ini,’’ ujarnya. (ad469)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

3

Badung Peringati Hari Pahlawan 10 November 2017

Suiasa Ajak Komponen Masyarakat Badung Jaga Solidaritas dan Soliditas PERINGATI Hari Pahlawan 10 November 2017 di Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Jumat (10/11) kemarin, berjalan dengan khidmat dan khusyuk. Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan PERINGATAN - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa memimpin peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Jumat (10/11) kemarin.

Adi Arnawa, DPRD Kabupaten Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung serta para veteran di Kabupaten Badung. Dalam amanat Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, dikatakan setiap tanggal 10 November kita seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan serta para pendiri Republik Indonesia di mana dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan mereka kita sekarang dapat menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka,

DLHK Rancang Air Mancur di Ground Zero

Mangupura (Bali Post) -

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung merancang pembuatan air mancur di areal Ground Zero. Ide ini untuk menambah kesan artistik dan estetik di areal Monumen Bom Bali tersebut. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan mengakui rencana pembuatan air mancur di Ground Zero akan segera direalisasikan. Keberadaan air mancur ini diharapkan menjadi daya tarik wisatawan yang melintasi kawasan tersebut. “Pemilihan tempat itu untuk membuat air mancur karena tempat tersebut menjadi pusat pariwisata dunia. Sebab, tamu dari mancanegara biasanya berkunjung ke areal Ground Zero, sehingga sangat tepat untuk dibuatkan air mancur karena dapat menambah estetika,” ujar Eka Merthawan, Jumat (10/11) kemarin. Menurut Eka Merthawan, konsep pembangunan air mancur di monumen tersebut telah digodok. Selain di Ground Zero, pihaknya juga merancang air mancur di areal Patung Dewa Ruci dan juga di areal Patung Kesatria Gatot

Kaca, Tuban. “Patung-patung itu berada di lokasi strategis. Seperti patung Gatot Kaca, itu berlokasi di pintu datangnnya wisatawan dari Bandara Ngurah Rai. Di Dewa Ruci juga sama. Sehingga wisatawan disambut dengan perwajahan kota yang cantik dan indah,” katanya. Terkait dana yang akan dihabiskan untuk merealisasikan program tersebut, mantan Kabag Humas Sekda Badung ini belum berani merinci. Sebab, pihaknya akan megajukan rancangan ini kepada DPRD Badung. “Kami juga sudah memaparkan programprogram kami di hadapan DPRD Badung, termasuk rancangan membuat air mancur. Ya, semoga segera bisa direalisasikan,” katanya. Seperti diketahui, Pemkab Badung juga melengkapi air mancur pada pintu masuk Pusat Pemerintahan

(Puspem) Badung. Sejumlah lampu dan alat air mancur ini dipesan kusus di Surabaya. Penataan kolam itu tidak ada penambahan anggaran, karena menggunakan anggaran pemeliharaan yang sudah ada. Dihubungi terpisah, Kabag Aset dan Perlengkapan Badung Wayan Puja mengatakan, penataan di pintu masuk utama Puspem Badung untuk memberikan kesan berbeda di kawasan tersebut. “Sesuai kebijakan pimpinan yang menginginkan ada sedikit penataan baru di Puspem. Kita terjemahkan hal itu dengan melakukan penataan kolamnya dulu. Penataan kolam ini kita mulai di pintu gerbang utama dan nanti kita lanjutkan ke sejumlah kolam lainnya,” jelasnya. Mantan Camat Kuta Selatan ini mengakui konsep air mancur yang dibuat menyerupai air mancur

Putu Eka Merthawan yang berada pada Taman Kota Lumintang. “Kami usahakan agak mirip dengan Kota Denpasar. Namun karena kolamnya agak kecil, maka kita buat air man-

Bali Post/eka

curnya tidak begitu banyak. Konsepnya mengarah seperti kolam bernyanyi seperti di Taman Kota Lumintang Denpasar,” katanya. (kmb27)

sederajat dengan bangsa lain. “Kemerdekaan telah diraih, maka kita sekarang harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya yakni berdaulat, adil dan makmur. Untuk itulah tema Hari Pahlawan tahun 2017 ini Perkokoh Persatuan Membangun Negeri,” papar Suiasa. Suiasa mengatakan, semangat dari para pahlawan yang sudah berhasil mewujudkan kemerdekaan bangsa Indonesia ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi pemantik dalam membangun kesadaran politik kita untuk bersatu padu bergerak dalam satu langkah yang sama dengan visi yang sama, sehingga cita-cita luhur untuk mewujudkan bangsa dan negara yang maju, cerdas dan berdaya

saing bisa kita wujudkan. “Untuk itu, pemikiran-pemikiran sempit yang mengaburkan persatuan dan kesatuan bangsa harus kita kikis habis dari muka bumi Indonesia. Kalau tidak, tentu akan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Suiasa. Lebih lanjut, Suiasa mengajak seluruh komponen masyarakat dan generasi muda, khususnya di Kabupaten Badung untuk selalu menjaga solidaritas dan soliditas di dalam masyarakat di Kabupaten Badung. “Dengan solidaritas dan soliditas ini, kita bisa membangun sinergi antara elemen-elemen masyarakat, sinergi dengan komponenkomponen pembangunan kita untuk mewujudkan visi-misi Kabupaten Badung,” tegasnya. (ad466)

Tiga Artis Ibu Kota Siap Goyang Puspem

Mangupura (Bali Post) Tiga artis top Ibu Kota seperti Armada Band, Saskia Gotik dan Silvi Kitty akan menghibur masyarakat Badung, Minggu (12/11) besok. Kehadiran artis nasional ini serangkaian puncak perayaan HUT ke-8 Ibu Kota Mangupura. Persiapan menyambut perhelatan tersebut terus dilakukan oleh pihak panitia. Dari pantauan di Lapangan Puspem Badung, Jumat (10/11) kemarin, sejumlah truk pengangkut material panggung dan sound system sudah mulai berdatangan. Asisten I (Pemerintahan dan Kesra) Sekda Badung I.B. Yoga Segara didampingi Kabag Pemerintahan I Gusti Made Wardika menjelaskan, hiburan rakyat ini akan dimulai dari pukul 18.00 Wita hingga pukul 24.00 Wita. Hiburan ini bukan saja dipersembahkan untuk pegawai Pemkab Badung, tapi juga untuk masyarakat Badung. “Dari sekarang hingga besok kita persiapkan semua dan tanggal 12 November nanti sudah siap sejumlah artis tampil. Untuk itu, kami mengundang masyarakat Badung ikut menyaksikan hiburan rakyat ini,” ujarnya. Terkait pengamanan dan pengaturan parkir, Yoga Segara mangatakan telah dipersiapkan. Bahkan pihaknya bersama sejumlah pihak akan melakukan gelar pasukan ber-

sama Kodim, Polres Badung, Satpol PP, Satpam dan pecalang. Selain pengamanan, pihaknya juga telah mempersiapkan areal parkir. Seperti parkir kendaraan roda dua akan diarahkan dari depan Depo Arsip ke selatan yakni kapasitas untuk 1.000 lebih kendaraan. Untuk parkir kendaraan roda empat dipersiapkan di depan Kantor Dinas PUPR, di depan Wantilan DPRD Badung, di utara Kantor DPMPTSP, sebelah barat Pos Damkar dan eks lahan Balai Diklat Badung dengan kapasitas 520 kendaraan. “Terkait parkir juga sudah kami persiapkan, yakni di sebelah selatan Puspem Badung. Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan,” ujarnya. Dikatakan, Dinas Perhubungan akan mengerahkan sebanyak 125 anggota untuk mengatur lalu lintas kendaraan. Begitu juga dengan pihak Pemadam Kebakaran yang siap membantu dengan menyediakan empat mobil pemadam kebakaran. “Kami juga sediakan lima toilet portable untuk kenyaman para penonton,” katanya. Menurut Yoga Segara, pihaknya telah memasang barikade untuk membatasi taman agar tidak dirusak penonton. Selain memasang pagar pembatas, Satpol PP juga dikerahkan untuk melakukan penjagaan. (kmb27)


DAERAH

4

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Gubernur Pastika Ajak Semua Kalangan Bantu Lansia

FIGUR Bijak Gunakan Teknologi PEMANFAATAN teknologi informasi tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama pelajar atau generasi muda di era digital saat ini. Teknologi merupakan salah satu komponen penting dalam menghadapi persaingan digital untuk merebut peluang dan memenangkan kompetisi. Namun, kemajuan teknologi yang pesat seperti media sosial sering disalahgunakan oleh perorangan atau sekelompok orang. Oleh karena itu, bijak menggunakan teknonolog harus diberikan sejak dini oleh guru Bali Post/win di sekolah, sehingga anak didik yang merupakan generasi emas bangsa tidak sembarangan menggunakan media sosial. ‘’Kalau kita lihat sekarang banyak media sosial berpengaruh kepada hal negatif, namun kami di SMK TI Bali Global Denpasar yang berbasis IT tetap mengimbau dan mengharapkan guru pengajar untuk tetap memberikan bimbingan dan arahan kepada anak-anak supaya berhati-hati dan tidak ceroboh menggunakan media sosial,’’ ujar Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd., Kamis (9/11). Untuk menghindari penyalahgunaan media sosial tersebut, Murjana selalu mengimbau anak didiknya agar tetap bijak memanfaatkan teknologi. Salah satunya mengarahkan mereka untuk mengakses materi yang didapatkan sesuai perkembangan teknologi informasi yang ada. Jadi, penggunaan teknologi sesuai keperluan dan kebutuhan yang positif. ‘’Jangan baru sekolah di sekolah IT ceroboh menggunakan itu (IT). Marilah kita gunakan IT sesuai keperluan dan kebutuhan teknologi saat ini dan selalu mengikuti perkembangan. Jangan menggunakan media sosial sembarangan. Akses materi-materi pembelajaran sesuai perkembangan teknologi dan kurikulum yang ada,’’ ungkapnya. (win)

Turis Prancis Dituntut Lima Tahun Denpasar (Bali Post) Diajukan ke pengadilan atas kasus ganja, turis asal Prancis terdakwa Anthony Fabien Georges Lambert, Kamis (9/11) dituntut hukuman lima tahun penjara. Ia diajukan ke pengadilan karena tersangkut kasus ganja seberat 14,23 gram. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Bali I Dewa Gede Anom Rai di depan majelis hakim pimpinan I Made Pasek menyatakan terdakwa terbukti bersalah mengimpor narkotika, sebagaimana yang diatur dan diancam dalam Pasal 113 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar. Ketentuannya, apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama enam bulan. Mendengar tuntutan itu, terdakwa akan mengajukan pembelaan dalam persidangan pekan depan. (kmb37)

PERASAAN senangnya tidak bisa ditutupi. Ini jelas tersirat dari wajahnya yang sudah keriput. Ketut Tekek namanya. Nenek berusia 73 tahun ini selalu tersenyum dan dengan senang hati menceritakan masa-masa mudanya, saat pendudukan Jepang di Bali. Begitulah wanita lanjut usia (lansia), warga Banjar Pande Nongan Desa Nongan Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem ini saat Gubernur Bali Made Mangku Pastika bertandang ke rumahnya tepat pada Penampahan Kuningan, Jumat (10/11) kemarin. Ketut Tekek bersama suaminya, Putu Dauh (75), menempati sebidang tanah yang bukan kepunyaannya. Di lahan tegalan tersebut berdiri dua bangunan yang sudah dimakan usia, tempat pasangan suami-istri lanjut usia ini tinggal. Anak satu-satunya yang perempuan sudah menikah dan ikut suaminya, sehingga lansia ini hidup berdua mengisi hari-harinya dengan nyakap, mengerjakan lahan kebun dan memelihara sapi milik orang lain. Walaupun begitu, semangat juangnya tidak terputus oleh waktu, selalu berusaha dan menikmati kebersamaan.

Meski Putu Dauh sudah tidak bisa melihat, setidaknya alunan seruling kesayangannya yang mengalun setiap sore bisa melepas kelelahan dan kesunyian mereka. Mendengar alunan seruling itu jugalah yang menyentuh seorang Mangku Pastika untuk membelikan seruling baru baginya. Lain halnya dengan Nengah Sana, warga Banjar Yangapi, Desa Akah, Klungkung. Nengah Sana seakan tidak percaya ketika Gubernur Pastika mengunjungi rumahnya. Nengah Sana kesehariannya menjaga anaknya, Ketut Werni, yang menderita gangguan jiwa. Ia sebenarnya memiliki tujuh orang anak, namun anak lainnya sudah meninggal, sedangkan satu orang anaknya sudah menikah dan tinggal di tempat lain. ‘’Ternyata masih banyak orang tua lanjut usia yang memerlukan perhatian kita semua, yang memerlukan uluran tangan dermawan. Saya sebagai gubernur yang juga sudah lingsir merasa punya utang kepada rakyat. Saya hanya ingin berbagi, terutama saat-saat hari raya seperti ini. Saya merasa prihatin, mengapa banyak orang tidak mau berbagi dengan tu-

KUNJUNGI LANSIA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (pakai topi) mengunjungi lansia miskin yang rumahnya tidak layak huni pada penampahan Kuningan, Jumat (10/11) kemarin. lus ikhlas, terutama saat-saat seperti ini,’’ kata Pastika. Tidak berhenti di situ, selanjutnya Gubernur Pastika mengunjungi Made Suda dan Made Muklen, warga Banjar Roban, Desa Tulikup, Gianyar. Lansia suami-istri ini tinggal di rumah yang sudah hampir roboh. Genteng belakangnya jatuh, plafonnya

sudah terlepas, sehingga mereka tidur di teras yang hanya dibatasi anyaman bambu. Sungguh miris melihat kondisi seperti itu, di saat usia mereka sudah lanjut dan tidak kuat lagi bekerja. Oleh karena itu, Pastika mengimbau dan mengajak semua kalangan agar semakin banyak yang terketuk hatinya

untuk memperhatikan para lansia dan masyarakat tidak mampu di Bali. Pada kesempatan tersebut, Pastika bersama Komunitas Atas Nama Orang Miskin (ANOM) dan Komunitas Taman Hati memberikan bantuan sembako dan uang tunai sebagai wujud kepedulian bagi sesama. (ad471)

Kampanye Jamban

Baru 58 Desa Deklarasikan Stop BAB Sembarangan Mangupura (Bali Post) -

Stop buang air besar (BAB) sembarangan atau Deklarasi Open Defecation Free (ODF) menjadi bentuk komitmen masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Buang air besar menggunakan jamban merupakan salah satu penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Dari 716 desa di Bali, baru 58 desa yang mendeklarasikan ODF. Sebanyak 433 desa didorong mendeklarasikan ODF. Demikian disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dewa Putu Alit, M.Kes., belum lama ini. ‘’Tahun 2019 targetnya semua desa,’’ imbuhnya. Menurutnya, deklarasi desa ODF bisa dilakukan apabila di desa tersebut masyarakatnya sudah terakses jamban keluarga. ‘’Terakses itu bukan berarti harus memiliki semuanya. Contohnya di Bali kan biasanya dalam satu pekarangan tidak hanya tinggal satu KK, tapi lebih. Nah, di pekarangan ini minimal ada satu jamban, yang lain bisa pinjam, ini namanya terakses. Tapi jika setiap KK bisa punya satu jamban, ini lebih bagus,’’ katanya.

Pihaknya lebih mendorong desa-desa untuk mendeklarasikan ODF karena di perkotaan hampir seluruhnya sudah terakses jamban keluarga. ‘’Kalau sudah begitu tidak perlu pemicuan/didorong lagi, langsung mengadakan survei. ODF harus berdasarkan survei oleh puskesmas, kader yang ada di desa dan petugas dari kabupaten/ kota. Untuk memastikan lagi diisi wawacara dengan setiap KK. Kalau hasilnya semua sudah menggunakan, baru bisa dideklarasikan,’’ jelas Putu Alit. Di tengah gencarnya kampanye akses jamban ini, ada pula desa yang enggan mendeklarasikan ODF meski akses jamban keluarganya sudah mencapai 100 persen. Alasannya, desa tersebut malu jika pada tahun-tahun berikutnya penggunaan jamban masyarakatnya menurun. ‘’Memang ada survei setiap dua tahun sekali un-

tuk melihat konsistennya desa itu. Soal penurunan itu hal biasa. Kalau turun, kita dorong dan bina kembali agar bisa 100 persen lagi,’’ ungkapnya. Pendorongan dilakukan oleh petugas sanitarian puskesmas. Untuk mewujud-

kan desa ODF sangat perlu peran serta masyarakat agar mulai mengubah pola perilaku hidup sehat dari yang semula BAB di sembarang tempat lalu membiasakan diri menggunakan jamban yang sehat. ‘’Dalam satu desa ada yang tujuh sampai dela-

pan banjar. Satu banjar bisa 700 KK, tentu sanitarian ini tidak bisa ke masing-masing rumah. Karena itu, perlu peran serta masyarakat, termasuk harus ada pendekatan ke masyarakat dari perangkat desa,’’ tandas Putu Alit. (kmb42)

Lombok Timur (Bali Post) – PT PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah membangun jaringan listrik untuk menerangi ratusan kepala keluarga di Desa Puncak Jeringo yang terletak di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur. General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar di Lombok Timur, Jumat (10/11) kemarin, mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela dilakukan melalui Program Listrik Desa. ‘’Ini merupakan komitmen PLN untuk menerangi selu-

ruh negeri. Kami berusaha terus meningkatkan rasio elektrifikasi dan mewujudkan Nusa Terang Benderang,’’ katanya. Manajer PLN Rayon Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Firmansyah menyebutkan infrastruktur yang dibangun berupa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 3,79 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 3,31 kms dan dua gardu distribusi masing-masing berkapasitas 50 kilo Volt ampere (kVa). Dari hasil pendataan, terdapat 250 kepala keluarga

yang belum menikmati listrik. Meskipun demikian, pihaknya menyatakan kesiapan untuk menyambungkan listrik bagi seluruh warga Desa Puncak Jeringo. ‘’Untuk tahap awal 80 kepala keluarga yang sudah mendapatkan aliran listrik. Banyak dari warga yang ingin melakukan penyambungan, namun menunggu hasil panen. Tapi dari sisi kesiapan jaringan dan pasokan daya, PLN siap,’’ ujarnya. Desa Puncak Jeringo berjarak sekitar 95 kilometer arah timur dari Kota Mataram, ibu kota Provinsi NTB. Untuk menuju desa itu ditempuh

melalui jalur darat selama tiga jam perjalanan, melewati jalan terjal dan berbatu. Sulitnya medan menjadi kendala sehingga pembangunan infrastruktur jaringan listrik bisa dilakukan menjelang akhir 2017. ‘’Tanah di Puncak Jeringo isinya batu, jadi ketika menggali pun sangat sulit. Apalagi medan menuju ke sana berat, tanjakan belum beraspal. Ketika hujan, pekerjaan semakin sulit. Dalam satu hari, paling petugas hanya bisa menyelesaikan pemasangan satu atau dua tiang,’’ ucapnya. Sementara itu, Pelaksana

Tugas Kepala Desa Puncak Jeringo Hariyanto merasa gembira karena daerahnya sudah mendapatkan aliran listrik, meskipun baru sebagian rumah warganya tersambung jaringan listrik PLN. Warga Desa Puncak Jeringo sudah bertahun-tahun menikmati gelap-gulita pada malam hari karena tidak ada satu pun rumah penduduk yang menjadi pelanggan PLN. Kondisi ini terkadang menyebabkan kecelakaan pengendara sepeda motor di jalan tanpa penerangan lampu, terlebih kondisi jalan yang terjal dan berbatu. (ant)

Bali Post/dok

BUAT JAMBAN – Personel TNI bergotong royong membuat jamban untuk keluarga miskin agar tidak BAB sembarangan demi menjaga lingkungan yang bersih dan kesehatan masyarakat.

Desa di Kaki Gunung Rinjani Dapat Listrik

Bali Post/ant

PAHLAWAN - Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (dua dari kanan) menghadiri acara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11).

Maulana Syaikh Jadi Pahlawan Nasional

Mataram (Bali Post) – Gubernur NTB Zainul Majdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam ikhtiar perjuangan sehingga TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid atau Maulana Syaikh dikukuhkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo. ‘’Apresiasi yang tinggi juga kami sampaikan kepada tokoh agama, veteran, tokoh adat, organisasi lintas agama, lintas etnis, lintas profesi, seluruh lapisan masyarakat, FKPD Provinsi NTB, para bupati/wali kota, generasi muda NTB yang telah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, sehingga apa yang telah kita ikhtiarkan dan cita-citakan bersama dapat terwujud,’’ katanya saat memperingati Hari Pahlawan di Mataram, Jumat (10/11) kemarin. Gubernur NTB yang juga cucu dari pahlawan nasional Maulana Syaikh tersebut juga menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo yang telah secara resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Maulana Syaikh. Penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut merupakan kado istimewa dan kebahagiaan terindah bagi seluruh masyarakat NTB. Sebab, keberadaan pahlawan nasional ini akan menjadi simbol bahwa NTB mempunyai kontribusi yang tidak kalah dibandingkan anak bangsa lainnya, baik pada masa awal kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan. Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) berharap penetapan Maulana Syeikh sebagai pahlawan nasional bisa menjadi inspirasi yang luar biasa bagi anak-anak muda dan generasi sekarang, mengingat Maulana Syeikh berjuang dalam suasana yang penuh keterbatasan. ‘‘Intimidasi penjajah yang luar biasa ketika mendirikan perjuangan 1937, dapat menjadi inspirasi yang kuat sekali,’’ ujarnya. (ant)

Atasi Krisis Air, Kupang Bangun Reservoir Kupang (Bali Post) – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai membangun bak penampung air bersih (reservoir) di beberapa titik untuk mengatasi krisis air bersih saat puncak kemarau. Empat reservoir yang sudah mulai dikerjakan sejak September itu berada di Kelurahan Penfui, Maulafa, Naioni dan Kelurahan Manulai II. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang Beni Sain di Kupang, Jumat (10/11) kemarin, menyebutkan pembangunan masingmasing reservoir itu telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Untuk yang dibangun di Kelura-

han Maulafa, progresnya sudah mencapai 60 persen, di Kelurahan Penfui 75 persen, Naioni 50 persen dan di Kelurahan Manulai II berada pada progres 40 persen. Masing-masing reservoir akan difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di sekitarnya. Terkait sumber air yang akan mengisi bak penampung besar itu, Beni menyatakan di Kelurahan Penfui dan Maulafa memanfaatkan sumber air Bendungan Tilong yang dikeola BludSpam, Pemerintah Provinsi NTT. Sementara di Kelurahan Naioni dan Manulai II memanfaatkan sumber air baku yang ada di sekitar dua wilayah itu. ‘’Ada sum-

ber air di lokasi itu yang bisa dipakai sebagai sumber airnya,’’ katanya. Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kota Kupang Bernadus Benu mengungkapkan, persoalan air bersih menjadi salah satu p rio rit a s p em b a ng una n pemerintah untuk lima tahun ke depan. Untuk itu, Pemerintah Kota Kupang terus berupaya mewujudkan pembangunan bendungan di Kelurahan Kolhua yang hingga saat ini belum terealisasi karena persoalan pembebasan lahan. Meskipun persoalan pembebasan lahan sudah diambil alih Pemprov NTT, tetap terus diupayakan oleh Pemkot Kupang. Sambil melakukan up-

aya pendekatan dengan warga di wilayah lokasi pembangunan, Pemkot Kupang juga menciptakan sejumlah program jangka menengah untuk mengatasi kesulitan air bersih jika kemarau melanda daerah itu. Salah satunya membangun sejumlah reservoir besar di sejumlah titik lokasi yang dari aspek teknis memiliki peluang dibangun bak penampungan. Reservoir itu akan dijadikan sebagai terminal penampung air dari sumber air baku Bendungan Tilong untuk disalurkan ke seluruh pelanggan di daerah ini. Secara teknis kelembagaan, PDAM Kota Kupang akan melaksanakan penyalurannya mela-

lui sistem jaringan tersier dan sekundernya kepada 7.000 pelanggan. Pemkot Kupang bersama DPRD Kota Kupang juga menyetujui pembelian 12 tangki air bersih yang dipakai untuk mendistribusikan air secara gratis ke seluruh wilayan keluarahan dengan tingkat krisis air paling tinggi. Mobil tangki air itu akan dioperasikan Dinas Pekerjaan Umum bekerja sama dengan PDAM Kota Kupang serta kelurahan yang ada. ‘’Jadi, jika kemarau melanda, para lurah diperintahkan melaporkan titik rawan dan krisis air di wilayahnya untuk disuplai air secara gratis oleh PDAM Kota Kupang,’’ ujarnya. (ant)


daerah

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

5

Dua Rumah di Sepang Juga Diterjang Puting Beliung Singaraja (Bali Post) Selain di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Dusun Belulang, Desa Sepang Kecamatan Busungbiu juga dilanda angin puting beliung, Jumat (10/11) sore kemarin. Dua rumah milik warga di dusun ini megalami kerusakan pada bagian atap. Kepala Subbagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suka Wijaya mengatakan, dua rumah yang rusak itu masing-masing milik Ketut Suastika (31) dan Ketut Kawi Arta (50). Kedua

rumah itu mengalami rusak pada bagian atap. Sebelum kejadian, turun hujan deras disertai angin kencang. Terjangan angin menerbangkan atap rumah tersebut yang terbuat dari asbes hingga pecah. Kerusakan ini diperkirakan mengakibatkan kerugian material masing-masing Rp 750.000 dan Rp 500.000. Angin puting beliung juga mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa kabel listrik di pinggir jalan Dusun Belulang. Beruntung, bentangan kabel itu tidak sampai putus dan jaringan listrik tetap menyala. (kmb38)

Bali Post/ant

TEROBOS AIR - Keluarga pasien menerobos genangan air yang merendam Rumah Sakit PMI Aceh Utara di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kamis (9/11) malam. Buruknya drainase akibat tingginya curah hujan sejak empat hari belakangan ini, merendam pusat kota, permukiman warga, rumah sakit, sekolah dan fasilitas umum lainnya di kota itu.

Dua Kabupaten di Sumut Dilanda Banjir

9.368 Rumah Terendam

Medan (Bali Post) – Sebanyak 9.368 rumah warga di Tanjungbalai dan Asahan, Sumatera Utara (Sumut) terendam air akibat banjir melanda dua kabupaten itu, Jumat (10/11) kemarin. Laporan menyebutkan di Tanjungbalai ada 4.944 rumah yang terendam banjir dan di Asahan 4.4424 rumah.

Bali Post/kmb38

TUMBANG - Pohon tumbang di pinggir Jalan Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Jumat (10/11) kemarin sekitar pukul 15.00 Wita.

Menristek Dikti Gencarkan Pembentukan Prodi Kekinian Yogyakarta (Bali Post) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir akan menggencarkan pembentukan prodi kekinian atau sesuai dengan perkembangan zaman seperti harapan Presiden Joko Widodo. ‘’Seperti Prodi Optometric yang akan segera saya buka. Ini sebelumnya dalam sejarah tidak ada. Optometric berkaitan dengan masalah mata,’’ kata Menteri Nasir seusai melakukan Monitoring dan Evaluasi IDB Project di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (10/11) sore kemarin. Pembukaan prodi yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau perkembangan zaman mulai digencarkan tahun ini. Prodi Logistik yang sudah dibentuk di sejumlah perguruan tinggi merupakan contoh dari prodi kekinian yang sudah ada. ‘’Sebenarnya tahun kemarin saya keluarkan, akan tetapi perguruan tinggi baru melihatnya sekarang,’’ ujarnya. Dikatakannya, membuka jurusan atau

program studi kekinian tidak semudah membalikkan telapak tangan. Upaya itu memerlukan dukungan sumber daya yang memadai di masing-masing perguruan tinggi. ‘’Jadi, tidak sertamerta membalik telapak tangan langsung semua berubah. Ini nanti tergantung pada resources dosen yang ada di dalamnya,’’ tegas Menristek Dikti. Gagasan jurusan baru yang akan dibuka antara lain jurusan Transportasi. Jurusan ini akan memberikan ilmu mengenai transportasi yang disesuaikan dengan teknologi digital. ‘’Bagaimana logistik di era digital. Intinya bagaimana semuanya bergerak ke arah sana,’’ sebutnya. Selain bidang teknologi, prodi kekinian juga merambah bidang lainnya seperti Hukum Agraria dan International Marketing. ‘’Bagaimana nanti pemasaran secara internasional. Sekarang kan batas antarnegara mulai berubah, bahkan tidak ada batas,’’ tutur Nasir. (ant)

Promosi Pariwisata NTT Masuki Era Digitalisasi Kupang (Bali Post) – Promosi pariwisata di Provinsi NTT mulai memasuki era digitalisasi dengan diluncurkannya dua website berbasis aplikasi android yang dapat diakses secara online. Kedua website yang diluncurkan di Kantor Dinas Pariwisata NTT, Jumat (10/11) kemarin, yakni www.dispar.nttprov.go.id dan www.newtourismeterritory.com. Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu di sela-sela peluncuran itu, mengapresiasi kehadiran website yang mampu membuat kerja promosi dan pemasaran pariwisata lebih efektif serta sesuai dengan tuntutan zaman. ‘’Promosi pariwisata kita mulai memasuki era digitalisasi dengan kehadiran website yang bisa diakses dengan mudah para wisatawan domestik dan mancanegara hanya dengan android ketika hendak berkunjung ke NTT,’’ katanya. Peluncuran website tersebut disaksikan sejumlah pihak terkait seperti Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) NTT, Association of Indonesia Tours and Travel Agency (Asita) NTT, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTT dan perwakilan dari Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang. Marius menjelaskan, melalui website yang hadir lewat kerja sama dengan tim IT dari Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) Uyelindo Kupang itu, semua informasi destinasi wisata di Provinsi Selaksa Nusa bisa disajikan secara lengkap dan menyeluruh. Wisatawan yang ingin berwisata dan mencari informasi terkait berbagai destinasi di NTT seperti berselancar di Rote, wisata danau tiga warna Kelimutu di Ende, taman laut di Alor dan

lainnya tinggal mengakses website tersebut. Selain informasi mengenai lokasi destinasi, website juga menyediakan informasi terkait tempat penginapan, lokasi kuliner, pusat suvenir, yang ada di setiap daerah wisata. ‘’Wisatawan bisa mengetahui jarak dari lokasi menginap menuju ke daerah wisata, kemudian transportasi apa yang bisa digunakan,’’ ujar Ardu Jelamu. Selain itu, kehadiran website tersebut juga menjadi sumber referensi bagi sejumlah pihak terkait seperti PHRI, Asita, HPI, Organda dan lainnya dalam melayani wisatawan yang berkunjung ke daerah setempat. Untuk itu, ia berharap semua stakeholder terkait selanjutnya saling bersinergi dengan memberikan informasi secara memadai untuk tuntutan kebutuhan wisatawan yang datang. Sementara itu, Koordinator Tim Magma IT Solution dari Stikom Uyelindo Kupang Piter Manok menjelaskan, kehadiran website itu menjadi era baru promosi pariwisata di NTT berbasiskan aplikasi online. ‘’Semua informasi pariwisata di NTT kami sajikan dalam website bisa diakses di mana pun selama terkoneksi dengan internet,’’ jelasnya. Website tersebut selanjutnya bisa dilengkapi dengan berbagai informasi pendukung seperti harga transportasi, penginapan, dan akses masuk ke destinasi wisata tergantung komitmen Dinas Pariwisata bersama pihak terkait. ‘’Semua informasi pariwisata bisa dimasukkan ke website ini. Tinggal pihak-pihak terkait siap bersinergi memberikan informasi sehingga ke depannya bisa disajikan secara up to date,’’ jelas Manok. (ant)

Bawa SS, Pelajar SMP Ditangkap Mataram (Bali Post) – Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) yang sedang menggelar Operasi Zebra di wilayah Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/11) kemarin, menangkap seorang pengendara pelajar SMP karena diduga membawa narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda NTB AKBP Musti Darma membenarkan bahwa pelajar SMP yang tertangkap tangan membawa narkoba tersebut berinisial GCK. “Saat itu dia diminta menunjukkan surat-surat kendaraannya. Saat turun

dari kendaraan, ada bungkusan putih yang jatuh dari pakaiannya, barang itu diduga sabu,” katanya di Mataram. GCK ditangkap saat terjaring Operasi Zebra di Jalan Selaparang, Kota Mataram. Pelajar SMP yang mengendarai motor warna merah ini awalnya terlihat gugup ketika diminta menunjukkan aurat kelengkapan kendaraannya oleh anggota Satlantas. Rasa gugupnya itu bukan karena terjaring razia kendaraan, melainkan ada narkoba yang sedang dibawanya. Kasatgas Gakum, Preventif dan Preemtif Ops Zebra Gatarin 2017 itu menerang-

kan, barang bukti yang diamankan anggotanya sebanyak satu poket kecil yang berisi serbuk kristal putih diduga sabu-sabu. Karena persoalan ini menyangkut penyalahgunaan narkotika, GCK langsung diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB. Sementara itu, dari kelengkapan surat berkendaranya, Satlantas tetap melakukan penahanan karena pelajar yang masih duduk di bangku kelas IX itu tidak membawa SIM dan STNK. Kendaraannya diamankan karena yang bersangkutan melanggar aturan. (ant)

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi memantau langsung dan memberi bantuan bahan pokok kepada korban banjir di Desa Simpang Empat perbatasan Asahan dan Tanjung Balai serta Langkat. ‘’Saya sudah minta pemerintah kedua kabupaten itu dibantu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menanganinya,’’ ujarnya di Medan. Gubernur meminta pemerintah dan masyarakat di tiga daerah itu segera mengatasi dampak banjir meningkatkan penjagaan lingkungan untuk mengantisipasi bencana alam. Penjagaan lingkungan dimulai dari menghindari pembuangan sampah secara sembarangan hingga tidak melakukan penebangan di hutan. ‘’Saya juga sudah meminta agar tim kesehatan proaktif mengobati warga korban banjir agar tidak terserang penyakit,’’ katanya. Menurut Wali Kota Tanjung Balai H.M. Syahrial, banjir di daerah itu akibat meluapnya Sungai Asahan dan beberapa sungai lainnya serta tingginya curah hujan. Banjir

berketinggian 80 hingga 100 sentimeter dan Pemkot Tanjungbalai sudah mengatasinya. Begitu terjadi banjir, tim langsung melakukan upaya-upaya tanggap darurat seperti pemasangan tenda evakuasi serta mendirikan posko kesehatan dan dapur umum. Wakil Bupati Asahan H. Surya menyebutkan, pihaknya juga sudah melakukan tanggap darurat bekerja sama dengan BPBD. Ia mengharapkan air banjir segera surut dan tim terus melakukan antisipasi karena curah hujan masih tinggi. Puting Beliung Sementara itu, ratusan rumah warga rusak dan satu unit rumah di antaranya roboh setelah angin puting beliung melanda tiga desa di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat sore. Rumah yang roboh adalah milik Darmo, warga Desa Jeblogan, Kecamatan Paron. Beruntung saat kejadian, seluruh anggota keluarganya berhasil menyelamatakan diri

hingga tidak ada korban jiwa. ‘’Akibat bencana angin kencang, banyak rumah warga yang rusak di bagian atapnya dan ada satu rumah roboh milik Darmo yang rata dengan tanah,’’ ujar Kepala Desa Jeblogan Suyoto kepada wartawan. Menurutnya, bangunan rumah milik Darmo tersebut roboh akibat tertimpa pohon yang tumbang. Pohon tumbang lainnya menutup akses jalan desa setempat. Bencana alam tersebut terjadi saat hujan deras turun disertai es. Setelah itu, tiba-tiba angin kencang menerjang hingga merusak rumah-rumah warga dan menumbangkan sejumlah pohon. Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah. Setelah dilakukan pendataan, jumlah rumah warga yang rusak mencapai ratusan. Mayoritas bagian yang rusak adalah atap rumah, kecuali rumah milik Darmo. BPBD Ngawi mencatat, selain di Desa Jeblogan, angin puting beliung juga melanda Desa Gelung dan Jambangan, Kecamatan Paron. Pihak BPBD meminta warga mewaspadai curah hujan yang mulai meningkat selama awal musim hujan berlangsung. Intensitas hujan yang tinggi rawan menyebabkan banjir, banjir bandang, tanah logsor, dan angin puting beliung. (ant)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Beli Kucing Dalam Karung KITA sudah diberikan pelajaran banyak sekali oleh kasus-kasus politik yang berimbas kejahatan. Yang terbaru misalnya adalah apa yang dilakukan oleh oknum Wakil Ketua DPRD yang jadi buron karena diduga melakukan pesta narkoba. Ada juga yang mengatakan mereka melakukan pencucian uang. Entah mana yang benar, tetapi kini jagat sosial di Bali diramaikan oleh berita tentang kasus ia yang melarikan diri tersebut. Kita apresiasi petugas keamanan yang melakukan penggerebekan seperti itu. Sebab, jika memang ini kasusnya benar, sungguh bukan merupakan contoh yang baik bagi masyarakat. Oknum tersebut adalah wakil rakyat, menjadi pimpinan di lembaga legislatif Bali. Kita tentu sangat kecewa mendengar hal ini terjadi, dan sudah pasti tidak hanya didengar oleh masyarakat Bali, juga oleh masyarakat di luar Bali. Dengan teknologi komunikasi yang demikian canggih sekarang, hanya dalam hitungan detik berita itu telah menyebar ke seluruh pelosok negara, bahkan dunia. Malu kita sebagai orang Bali yang dulu dikenal jujur, justru dirusak oleh oknum pimpinan yang tidak tahu malu itu. Karena itulah kemudian kita sebagai rakyat harus pintar-pintar memilih orang menjadi wakil kita di lembaga legislatif. Baik di pusat maupun di daerah. Mereka yang kita pilih itu adalah ia yang mewakili aspirasi kita, mewakili pendapat kita tentang pengelolaan negara. Jadi, tidak boleh kita memilih kucing dalam karung. Harus cerdas melihat dan mencermati calon-calon anggota legislatif ini. Banyak orang bertanya, bagaimana cara untuk melakukan pilihan agar tidak memilih kucing di dalam karung. Pertama adalah lihat track record-nya ketika dia menjadi politisi atau hidup di masyarakat. Bisa diketahui dari partai di mana ia bernaung atau ditanyakan kepada aparat partai. Juga dapat dilakukan dengan bertanya kepada lingkungan, bahkan kenalan yang ada. Kita juga dapat mendiskusikannya dengan rekan-rekan sekitar, yang mungkin tahu latar belakangnya. Kedua, boleh kita lihat latar pendidikannya. Mungkin sekarang banyak yang melakukan penipuan dalam hal pendidikan atau kesarjanaan. Tetapi kita mesti melihat hal ini sebagai dasar orang jujur atau pintar. Jika ada isu misalnya tentang pemalsuan pendidikan, jauhi mereka dan tidak usah dipilih dalam pemilu. Pemalsuan dalam pendidikan tidak dapat diampuni karena di situlah posisi kejujuran yang sebenarnya. Dengan pendidikan yang baik, orang akan mampu berpikir dengan baik, tentu juga berperilaku yang baik. Jika pendidikan dikelabui, pasti orang demikian kacau. Politisi seperti ini harus dihindari. Partai politik janganlah mau menerima orang seperti ini. Ketiga adalah cara saat mereka melakukan pendekatan sosial (kampanye). Jika melakukan sogokan atau politik uang, termasuk pura-pura menyumbang sesuatu di banjar atau di kampung, ini patut dicurigai. Politisi sekarang secara mudah memberikan sumbangan kepada kepemilikan umum (misalnya balai banjar) tetapi kemudian menuntut agar dipilih saat pemilu. Ini adalah politisi yang sama sekali tidak tahu berpolitik. Maka jauhilah mereka-mereka yang berperilaku seperti ini. Sekarang sudah mulai ada partai politik yang melakukan perekrutan dengan baik, melibatkan perguruan tinggi untuk memilih calon. Ini tampaknya menjadi contoh yang bagus. Partai politik seperti inilah yang harus kita apresiasi untuk berkiprah di bidang politik. Pendeknya, kita harus pintar sebagai masyarakat sekarang. Jangan mau membeli kucing dalam karung.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gedung Budaya Pemkab Badung

Pemerintah Kabupaten Badung akan membangun gedung budaya atau balai kesenian di dekat kantor bupati Badung di Sempidi. Gedung kesenian ini katanya, bertaraf internasional dan lebih hebat dari taman budaya atau art center di Denpasar. Dana untuk membangun gedung yang luas arealnya sekitar 4 ha itu menurut informasi sebesar Rp 336 miliar lebih. Anggaran yang luar biasa. Walaupun gedung ini belum selesai dibangun alangkah baiknya direncanakan apa nama gedung tersebut. Seperti yang pernah saya tulis di koran ini nama gedung kesenian sebaiknya mengambil nama seniman lokal yang telah almarhum dan memang pada zamannya sangat terkenal apakah dia pencipta tari, tabuh, pelukis, pematung, sastrawan dll. Di Badung rupanya agak sulit mencari seniman unggulan tersebut. Saya usul alangkah eloknya nama gedung kesenian di Badung ini adalah Gedung Kesenian atau Balai Budaya Agung Giri atau Giri Agung. Ini bermakna adanya kantor bupati Badung yang megah tersebut adalah pada zaman pemerintahan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung dan dibangunnya balai budaya ini pada zaman pemerintahan Bupati Badung Bpk. Nyoman Giri Prasta. Jadi, pas nama gedung ini penggalan dari nama kedua pejabat tersebut. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Tanggung Jawab Pemilih atas Buruknya Kualitas Legislatif Buronnya salah satu Wakil Ketua DPRD Bali setelah tempat tinggalnya digerebek pihak kepolisian, membikin lembaga legislatif khususnya di Bali tercoreng dan umumnya di Indonesia. Tidak sepantasnya wakil rakyat melakukan pesta narkoba. Jika memang benar tidak melakukan pesta narkoba seperti yang diduga, maka seharusnya dia tidak pengecut kabur meninggalkan tanggung jawab.

Oleh I Nyoman Sandimarta alau dibandingkan dengan kondisi di pusat, maka lembaga legislatif Indonesia diisi banyak oknum-oknum seperti ini. Namun, persoalan seperti ini sesungguhnya juga menjadi cermin kegagalan rakyat pemilih untuk menempatkan wakilnya di legislatif. Tentu saja kegagalan dan kecerobohan wakil-wakil rakyat juga yang menempatkan oknum sekualitas itu duduk sebagai pimpinan. Masalah inilah yang harus dicermati pada masa mendatang saat rakyat menghadapi pemilu. Semakin yakin kita sekarang bahwa reformasi tidak memberikan hasil maksimal terhadap pembaruan politik Indonesia sampai kini. Boleh jadi benar yang dikatakan oleh banyak kalangan bahwa Indonesia hanyalah negara yang “sok” demokrasi tetapi tidak mampu mempraktikkan demokrasi yang sesungguhnya. Demokrasi pada hakikatnya adalah budaya Barat, lahir di Yunani dan dipraktikkan di negara itu. Negara Indonesia latar belakangnya adalah kerajaan dan feodal.

K

Dari kerajaan feodalis melompat ke demokrasi, tidak akan mungkin lahir dalam waktu satu dekade atau lima dekade. Itulah yang membuat munculnya para penipu-penipu demokrasi atau peculas-peculas demokrasi yang kemudian berjejalan di lembaga legislatif dan lembaga eksekutif negara ini. Dari sisi kerakyatan, cara masyarakat untuk memberikan suara pada pemilihan umum harus mendapat kajian penting. Kajian ini adalah bagaimana sikap dan cara membuat keputusan untuk memilih kandidat tersebut. Dengan demikian, sekali lagi yang harus diperhatikan ke depan adalah sikap rakyat yang menjadi pemilih dalam pemilihan umum. Hal pertama yang harus dilihat adalah bahwa politik yang berlangsung di dalam satu negara bisa terseret ke dalam budaya masyarakat beersangkutan. Atau sebaliknya, budaya yang terseret menuju pusaran politik. Ini yang sering tidak dipahami oleh rakyat kebanyakan. Dan dalam kondisi inilah demokrasi itu sesungguhnya tidak jalan, yang kelihatan kemudian adalah kultur feodal kerajaan, dan benar-benar rakyat itu sekadar

alat yang tidak dapat berkutik, tidak cerdas, ketakutan di hadapan politik yang sudah tercemar oleh kebudayaan yang ada. Budaya merupakan hasil dari kreativitas berpikir manusia yang diturunkan, diikuti aturannya kemudian dipelajari serta dikembangkan. Paling tidak ada tiga wujud kebudayaan yakni dalam bentuk ide, gerak, dan benda. Tiga wujud kebudayaan inilah yang secara sadar atau tidak sadar telah dimanipulasi oleh politik dan politisi, sedangkan rakyat kebanyakan justru tidak sadar ketika mereka berhadapan dengan situs manipulir tersebut. Di negara berkembang dengan masyarakatnya yang masih banyak kurang berpendidikan, manipulasi politik terhadap kebudayaan tersebut paling banyak terjadi pada wujud benda atau artefak. Pada objek inilah, politisi bergerak dan “berkonsentrasi” untuk menipu rakyat yang memang tingkat pemahaman pendidikan politiknya masih rendah. Wujud kebudayaan benda itu sering menjadi simbol bagi masyarakat banyak, sehingga simbol ini dibela habishabisan. Contoh yang paling nyata

adalah pemberian bantuan pada bangunan-bangunan milik umum seperti tempat sembahyang, gedung serbaguna, perangkat kesenian dan sebagainya. Seluruh komponen yang diutarakan tadi adalah wujud kebudayaan benda yang menjadi simbol-simbol sosial. Di Bali, jika pura telah diberikan bantuan keuangan atau masyarakat dibelikan gong atau dibangunkan balai banjar, boleh dikatakan tokoh yang memberikan sumbangan itu akan dipilih dalam pemilu jika ia mencalonkan diri menjadi anggota legislatif. Padahal, belum tentu orang bersangkutan berisi otaknya untuk menjadi politisi. Maka, jika memang rakyat cerdas dan berani, larang saja sumbangan uang yang diberikan oleh politisi terhadap simbol-simbol kultural tersebut. Pelarangan rakyat terhadap simbol kultural seperti ini merupakan wujud keberanian, kecerdasan dan kemandirian. Artinya, tidak perlu masyarakat sampai meminta atau menerima uang dari politisi sekadar untuk memperbaiki tempat ibadah atau balai banjar karena rakyat mempunyai kemampuan sendiri untuk memperbaikinya. Jauhkanlah sumbangan uang kepada simbol-simbol tersebut. Pembuatan undang-undang untuk larangan ini perlu dilakukan, meskipun undang-undang tersebut berpotensi dilanggar secara tersembunyi. Misalnya, memberikan bantuan keuangan bukan atas nama simbol kultural tetapi akhirnya juga akan melaju bantuannya ke arah sana. Akan tetapi, pembuatan undang-undang menyiratkan adanya usaha kita menghadapi politisi gadungan seperti itu. Wujud kebudayaan dalam bentuk ide, sering juga dimanipulasi dengan disandingkan kemampuan ekonomi. Bahkan,

Menyelaraskan Hak dan Kewajiban Hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Tidak ada hak tanpa kewajiban. Sebaliknya, tidak ada kewajiban tanpa hak. Karena pada hakikatnya sesuatu pasti ada pasangannya. Jika hak dan kewajiban tidak berjalan seimbang dalam praktik kehidupan, maka akan terjadi suatu ketimpangan yang akan menimbulkan gejolak masyarakat dalam pelaksanaan kehidupan individu baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara. Setiap orang memiliki hak dan kewajiban. Kata hak mengandung arti sesuatu yang harus kita dapatkan, sementara kewajiban merupakan sesuatu yang wajib kita lakukan. Kedua hal ini merupakan syarat yang wajib atau mutlak untuk menjadi warga

Oleh Ni Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H. negara yang baik. Dengan menjalankan seluruh kewajiban kita artinya kita pantas untuk mendapatkan seluruh hak atau wewenang kita. Hak warga negara harus kita perjuangkan setelah kita menjalankan kewajiban kita. Kewajiban yang harus kita lakukan kepada negara merupakan bukti bahwa kita adalah warga negara yang baik dan layak mendapatkan hak-hak kita sebagai warga negara. Mengenai hak dan kewajiban warga negara tentunya telah diatur dalam UUD 1945. Warga negara adalah bagian dari penduduk suatu negara. Warga negara memiliki hubungan dengan negaranya. Kedudukannya sebagai warga negara menciptakan hubungan berupa peranan, hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik.

Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah harus tahu akan hak dan kewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang apabila masyarakat tidak bergerak untuk mengubahnya. Penulis, dosen di Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

manipulsasi kebudayaan dalam bentuk ide ini dapat terjerumus ke dalam ancaman dan upaya menakut-nakuti. Kebudayaan dalam bentuk ide ini misalnya sering terlihat dalam kampanye-kampanye yang dilakukan oleh politisi. Bahkan kemudian dengan kemampuan ekonominya yang tinggi, berkoar akan memakai biaya sendiri untuk mewujudkan idenya tersebut. Membuat bendungan di daerah yang kering, kemudian memberikan jaminan bantuan atau pinjaman. Itu merupakan bentuk kebudayaan ide yang dipolitikkan oleh politisi. Di sini rakyat harus mampu menakar rasionalitas janji-janji yang diucapkan tersebut. Jangan mempercayai politisi yang berkoar-koar mengobral janji justru pada saat kampanye, sementara sebelumnya sang politisi ini tidak pernah hadir di masyarakat. Wujud kebudayaan yang bergerak sering kali menipu dan menakutkan. Dalam konteks politik, kebudayaan ini dapat dilihat dari pengerahan atau kepemilikan massa. Banyak politisi yang mengerahkan massa (bisa bertubuh kekar dengan tampang disangar-sangarkan) menjelang pemilihan umum. Massa inilah boleh dikatakan identik dengan kebudayaan gerak, dengan berbagai aksi dan tingkah polah pendukungnya. Dalam politik, pendukung yang berbentuk massa ini bisa menakutkan karena mereka dapat mengancam berteriak dan sebagainya kepada masyarakat. Di sini, masyarakat tidak usah khawatir dengan tindakan massa seperti ini. Adalah orang yang kelihatan bodohnya jika sampai menggunakan fisik dan massa untuk bermain politik. Pencoblosan dilakukan di ruang tertutup dan tidak dilihat orang. Jadi, kalau ada politisi yang memakai strategi budaya seperti ini, janganlah dipilih.

POJOK Presiden Donald Trump puji pemerataan di Indonesia. - Dari jauh gunung tampak rata. *** Lagi, Setya Novanto menjadi tersangka kasus e-KTP. - Praperadilan lagi. *** Tangani kasus Pimpinan KPK, Kejaksaan akan profesional. - Kalau tidak, dinilai kriminalisasi.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BAJRA SANDI Seorang warga mengabadikan gambar dua patung penjaga di depan pintu masuk Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Bajra Sandi, Renon Denpasar, dengan kamera telepon genggamnya, Kamis (9/11).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Figur

Pembangunan Swadaya PROGRAM bantuan bedah rumah rutin digelontorkan Pemkab Klungkung sejak beberapa tahun belakangan. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk meringankan beban hidup masyarakat di tengah jeratan kemiskinan. Khusus untuk tahun ini, pada APBD Induk, digelontorkan ratusan unit. Ini terjadi penambahan pada anggaran perubahan. Dana yang diberikan cukup besar. Untuk di Klungkung daratan dananya mencapai Rp 30 juta per unit. Sementara di Nusa Penida Rp 30 juta. Namun, dana itu kemungkinan tak mampu menutupi seluruh pembiayaan. Oleh karenanya, pembangunan perlu diilakukan secara swadaya. “Mengangkut bahan maupun pengerjaannya bisa dengan swadaya. Harus ada gotong royong,” ungkap Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Farkir Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Wayan Wirata, Jumat (10/11) kemarin. Pembangunan yang demikian, lanjutnya, sangat penting dilakukan di tengah situasi seperti saat ini. Harga material mengalami lonjakan akibat penutupan galian C di Karangasem seiring aktivitas Gunung Agung. Jika ini benarbenar diterapkan, dampaknya tak hanya pada pembiaya-an yang semakin sedikit namun pengerjaan juga bisa lebih cepat. “Ini juga salah satu bagian dari percepatan. Saat harga material normal, juga tetap perlu menerapkan pola pembangunan swadaya ini,” tegasnya. Pola pembangunan seperti ini sudah gencar disosialisasikan kepada masyarakat. Diharapkan dapat direalisasikan secara berkelanjutan. Dalam hal ini, peran serta pemerintah desa juga sangat diperlukan. Harus mampu mengajak masyarakat bahu-membahu dalam pembangunan. “Ini sudah disosialisasikan. Sudah banyak yang melakukan,” tandasnya. (sos)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Lagi, Pembunuh WN Belanda Ditangkap di Bogor

Diduga Sudah Direncanakan Denpasar (Bali Post) -

Setelah menangkap tersangka WW di Lampung terkait kasus pembunuhan Robert Gilhooad asal Belanda, tim Resmob Polresta Denpasar berhasil meringkus pelaku lainnya, An, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/11) kemarin. Saat ini tersangka An masih diajak mencari barang bukti di Bogor, sedangkan WW sudah tiba di Bali. Selain asmara, motif kasus ini diduga perampokan dan sudah direncanakan. Informasi diperoleh di lapangan, setelah menangkap WW di Lampung, polisi langsung mengembangkan kasus tersebut. Dari pengakuan WW, dia tidak sendiri membunuh korban, melainkan bersama An asal Bogor. Selanjutnya, petugas melacak keberadaan An dan berhasil dibekuk Jumat dini hari kemarin. “Ada (pelaku - red) kabur lewat darat dan naik pesawat. Tersangka WW sedang diperiksa penyidik, sedangkan An masih di

Bogor,” ungkap sumber. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini menjelaskan, kasus pembunuhan ini sudah direncanakan. Awalnya, kedua pelaku berencana melakukan aksinya 24 Oktober lalu. Namun karena momennya kurang pas, eksekusi korban dilakukan tanggal 26 Oktober lalu. “Pengakuan sementara, mereka mengincar mobil milik korban. Selain itu, mereka juga cemburu. Mereka ini gay,” tegasnya. Pada 26 Oktober, korban

dieksekusi di kamar mandi. Pelaku menggunakan kabel kawat, kayu, dan kapak untuk membunuh korban. “Peran masing-masing pelaku masih didalami penyidik. Tunggu saja sampai pelaku semuanya di Bali,” ucapnya. Saat dikonfirmasi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkan penangkapan tersebut. “Nanti kalau semua pelakunya sudah di Bali, baru kita rilis,” tegasnya. Sebelumnya, berkat koor-

Mundurkan Motor, Pedagang Burung Roboh

Denpasar (Bali Post) Penghuni rumah kos di Jalan Cokroaminoto Gang Sari No.6, Ubung, Denpasar Utara, dikagetkan suara gaduh, Jumat (10/11) kemarin. Ternyata sumber suara tersebut dari robohnya Hayari Asa (52) dari atas motor. Setelah ditolong ternyata pedagang burung ini sudah meninggal dunia. Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Gede Sumena mengatakan, dari keterangan Hartini (54), sekitar pukul 05.00 Wita, dia sedang masak. Saat itu, korban asal Lampung ini pamit ke warung untuk beli teh. Beberapa menit kemudian, korban datang dan langsung masuk ke kamarnya. “Setelah itu, korban tidak keluar kamar,” tegas Kapolsek Sumena. Sekitar pukul 10.00Wita, korban membuka pintu kamar dan langsung menuju tempat parkir sepeda motor Honda Prima. Saat itu, korban sudah pakai helm. “Saat memundurkan sepeda motornya, korban langsung roboh. Suara gaduh didengar oleh Sukardi seperti sepeda motor jatuh,” ujarnya. Penghuni kos langsung keluar kamar dan bergegas mengangkat korban lalu dibawa ke kamarnya. Saat itu, korban sudah tidak bergerak dan kemungkinan meninggal. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Denbar. “Kami juga minta bantuan Inafis Polresta Denpasar saat olah TKP. Informasi teman-teman kosnya, korban sakit pembengkakan pada jantung. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah sakit. Di TKP ditemukan obat-obatan dan medical record korban,” kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. (kmb36)

’’Pap-Smear’’ Gratis untuk Warga Pengungsi

Mangupura (Bali Post) Warga pengungsi bahaya erupsi Gunung Agung di Kabupaten Badung mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Selain bantuan pangan, pemeritah juga akan memberikan layanan kesehatan berupa pap-smear gratis. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari saat dikonfirmasi, Jumat (10/11) kemarin, membenarkan Pemkab Badung berencana memberikan pelayanan papsmear (pemeriksaan pada rahim) secara gratis. Program ini diprioritaskan kepada ibu-ibu pengungsi di Gumi Keris. “Saat ini masih dilakukan pendataan di seluruh wilayah untuk kepastian jumlahnya. Ini sesuai permintaan ibu bupati, sehingga kami akan mendata ulang dulu,” ujarnya. Menurutnya, data pasti yang diperoleh dari pendataan akan dikoordinasikan pihak yang melakukan pemeriksaan. “Menurut info awal sudah banyak yang kembali ke tempat asal Karangasem, jadi kami menunggu data pasti dulu,” katanya. Dikatakan, rencana pap-smear gratis ini akan bersinergi dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga (KKBPK). “Setelah tahu jumlahnya baru akan dilaksanakan pap-smear,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badung, Putu Rianingsih, mengakui siap melaksanakan program tersebut berdasarkan permohonan yang ada. Putu Rianingsih juga mengakui pelaksanaan pap-smear sangat baik untuk kesehatan untuk mengetahui sejak dini kesehatan pada leher rahim. “Ini bagus karena setelah pemeriksaan akan mengetahui apakah ada ketidaknormalan atau tidak pada rahim seseorang. Namun, harus ada permohonan dulu, karena kami juga harus menyiapkan peralatan yang akan digunakan,” sebutnya. Dikatakan, Pemkab Badung telah memiliki satu unit mobil keliling yang dilengkapi dengan alat pap-smear dan juga dilengkapi alat pemasangan atau pemeriksaan KB. “Untuk pelaksananya sudah berhasil melakukan pap-smear sekitar 2.800 ibu-ibu yang ada di Kabupaten Badung,” sebutnya. Seperti diketahui, pengungsi di Kabupaten Badung seluruhnya mencapai 6.383 orang, dengan rincian di Kecamatan Petang ada 295 orang, Kecamatan Abiansemal 1.230 orang, Mengwi 1.126 orang pengungsi, Kuta 213 orang, Kuta Utara 1.711 orang, dan 1.808 Kuta Selatan. (kmb27)

7

Bali Post/ist

OLAH TKP - Petugas Inafis Polresta Denpasar saat melakukan olah TKP.

dinasi yang baik antara Polresta Denpasar dengan Polda Lampung, pembunuh Robert Gilhooad asal Belanda berhasil ditangkap. Pelakunya berinisial WW dan dibekuk di wilayah Tulang Bawang, Lampung, Selasa (7/11) lalu. Terungkapnya identitasnya pelaku saat terjaring pemeriksaan di Pelabuhan Merak, Banten. Saat itu, kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini menambahkan, sebelum kabur, wajah pelaku sempat difoto. Dari sana dilakukan penelusuran dan terlacak alamatnya di Lampung. Selanjutnya, Polresta berkoordinasi dengan kepolisian di sana dan pelaku berhasil dibekuk. Robert Gilhooad ditemukan tewas di dalam kamar mandi

di Perum Puri Gading Jalan Ambon Blok A 7, Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (3/11) lalu. Kepolisian kesulitan mengidentifikasi korban karena mayatnya menghitam, penuh belatung dan dikerubuti lalat. Kemungkinan korban meninggal tiga hari ke atas. Terkait olah TKP kasus itu, pihaknya bekerja sama dengan Inafis Polda Bali dan Labfor Denpasar. Selain itu, dalam waktu dekat akan dilakukan autopsi agar jelas penyebab meninggalnya korban. Awalnya, mobil tersebut dikemudikan oleh seorang pria. Saat dilakukan pemeriksaan oleh polisi di sana, pelaku pura-pura ke toilet dan saat itulah dia langsung kabur. (kmb36)

Soal Kasus Tukad Mati

Jadi Ahli di Praperadilan, BPKP Akui Belum Lakukan Audit Denpasar (Bali Post) Tim kuasa hukum Wayan Seraman dan sekaligus tim kuasa hukum Anak Agung Gede Dalem berharap majelis hakim mempertimbangkan bahwa kasus korupsi harus adanya penghitungan kerugian keuangan negara dari lembaga berwenang. Salah satunya dari BPK atau BPKP. Sementara ahli BPKP Perwakilan Bali, Doso Sukendro, selaku koordinator investigasi di BPKP saat memberikan keahliannya di pengadilan Kamis (9/11) lalu, beberapa kali ditanya soal hasil audit yang dilakukan berdasarkan permohonan kejaksaan. Walau sudah melakukan ekspos, pihak BPKP belum melakukan audit kerugian keuangan negara. Sehingga tim kuasa hukum pemohon Simon Nahak dan Wayan Mardika, juga berpendapat tidak ada kerugian negara dalam perkara senderan Tukad Mati karena tidak ada perhitungan kerugian negara dari BPK atau BPKP. “Ya, jelas ahli BPKP mengatakan belum ada audit dari BPKP,” tandas Mardika. Pun ahli dari Unnes. Menurutnya, secara tegas ahli dari Unnes menyatakan bahwa mereka tidak ada menghitung kerugian negara. “Tugas mereka hanya mencari kekurangan volume dan kekuatan campuran dan pasangan,” tandas Mardika. Jadi, dalam kasus Tukad Mati, menurutnya jelas belum ada penghitungan kerugian negara yang jelas, sehingga status tersangka tidak sah. Sebelumnya, termohon praperadilan menghadirkan tiga orang ahli dan saksi. Mereka adalah

Made Lovi Pusnawan. Pemohon melalui kuasa hukumnya Simon Nahak dkk., keberatan. Pasalnya Lovi adalah penyidik kejaksaan di mana yang menjadi termohon adalah kejaksaan cq Kajari Denpasar. Namun, hakim praperadilan tetap melanjutkan mendengarkan keterangan Lovi dengan catatan harus netral. Lovi Pusnawan mengatakan, penyelidikan senderan Tukad Mati menjadi penyelidikan kejaksaan diawali dari adanya laporan pengaduan, yakni adanya kerusakan proyek senderan Tukad Mati. Dari sana melakukan puldata dan pulbaket hingga akhirnya keluar surat perintah penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui adanya indikasi korupsi sehingga dilakukan gelar perkara. Dikatakan bahwa dari ekspos ditemukan adanya dugaan tindak pidana. Sementara ahli Dr. Rini Kuswardani dari Universitas Negeri Semarang di muka persidangan mengaku melakukan kajian. Kajian yang dilakukan sudah standar SNI. Ahli menguji 22 titik dari 25 titik yang semestinya dilakukan penelitian. Pun saat ditanya termohon melalui Dewa Lanang, yang mengkonotasikan bahwa proyek itu gagal, ahli tidak membantahnya. Ahli bersama tim melakukan pengecekan dan kajian di lokasi selama dua hari. “Turun bersama tim, ada dari ahli, kontraktor dan juga dari kejaksaan. Kami di sana mencari sampel agar bisa diuji. Misalnya semen dan campuran pasirnya,” tandas ahli. (kmb37)

Pascapenurunan Status Gunung Agung

Kunjungan Wisatawan ke Nusa Dua Membaik

Mangupura (Bali Post) Pascapenurunan status Gunung Agung yang sebelumnya pada level IV (Awas) ke level 3 (Siaga) menjadi sesuatu yang bagus bagi dunia pariwisata. Kunjungan wisatawan ke kawasan Nusa Dua, saat ini jauh lebih baik dibandingkan dengan bulan lalu. Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC Jatmiko K. Santosa menyampaikan, selama adanya aktivitas Gunung Agung, Kementerian Pariwisata terus menggaungkan kepada dunia bahwa Bali masih aman dikunjungi. Bahkan menurutnya, kunjungan wisata ke Nusa Dua, masih normal. “Dari sisi wisatawan, kali ini sudah lebih baik dibandingkan dengan bulan lalu,” katanya saat ditemui di sela-sela kegiatan Bakti BUMN untuk Veteran serangkaian Hari Pahlawan, Jumat (10/11) kemarin di kantor ITDC Nusa Dua. Dikatakan, tingkat okupansi hotel di kawasan Nusa Dua, untuk tahun ini pihaknya memang menargetkan kunjungan sebanyak 74 persen. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 72 persen. Namun, sampai bulan September ini saja, okupansi sudah mencapai 79 persen. “Jadi, okupansi sudah lebih tinggi dari target. Mudah-

mudahan, penurunan status Gunung Agung kemarin akan tetap menjaga angka tersebut. Kunjungan wisatawan masih didominasi oleh wisatawan Tiongkok, disusul Australi dan Timur Tengah pascakunjungan Raja Salman,” ujarnya. Disinggung terkait persiapan menjelang pelaksanaan pertemuan IMF tahun 2018 mendatang, pihaknya mengatakan ada beberapa pembenahan yang dilakukan. Pertama, penambahan atraksi berupa venue dom 360. Selain itu, pihaknya juga saat ini sedang mempelajari untuk pembangunan marina yang berlokasi di The Bay. Pembangunan marina ini dikatakannya selain untuk memperindah pantai, juga diharapkan sebagai upaya untuk menjaga agar pantai tidak terkena abrasi. “Saat ini, kami sedang kaji dengan konsultan dari Belanda. Selain Venue Dom 360 dan Marina, masalah keamanan juga akan ditingkatkan. Seperti pembangunan pos komando khusus,” ujarnya. Dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November, kemarin PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua

Bali Post/kmb23

HARI PAHLAWAN - Pemeriksaan kesehatan gratis bagi para Veteran serangkaian Hari Pahlawan, Jumat (10/11) kemarin, di kantor ITDC Nusa Dua. Bali dan KEK Pariwisata Mandalika Lombok, menggelar Bakti BUMN untuk Veteran. Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali tersebut melibatkan sepuluh veteran, dan diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, pengenalan kawasan the Nusa Dua, penyerahan apresiasi, dan dialog antara Veteran dengan generasi muda.

“Bakti BUMN untuk veteran yang kami gelar hari ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kami kepada para veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Kegiatan hari ini juga untuk berbagi kebahagian dengan para veteran bahwa kami, BUMN, secara mandiri maupun bersinergi terus berupaya membangun Indonesia menuju apa yang diimpikan para pahla-

wan yaitu Indonesia yang makmur, adil dan sentosa bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan yang lebih penting lagi, kami berharap semua karyawan BUMN yang mengikuti acara ini dapat mengambil pelajaran hidup dan semangat para veteran dalam memperjuangkan negeri ini, sehingga mereka mampu menjadi pahlawan masa kini di bidang masing-masing,” ucapnya. (kmb23)


BANGLI

8

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

2018, PUTRPKP Gencarkan Program Pemenuhan Air Bersih

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Pemenuhan air bersih masyarakat menjadi fokus Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRPKP) Bangli yang akan dikerjakan tahun 2018, selain penyelesaian program jalan hotmix. Karena berdasarkan data terakhir, masyarakat Bangli yang baru menikmati air bersih hanya

Made Soma 79,28 persen. Sekretaris Dinas PUTRPKP Bangli Made Soma, Jumat (10/11) kemarin, mengungkapkan layanan air bersih PDAM di masyarakat saat ini baru mencakup 26 persen, sementara non-PDAM 25 persen lebih. Dengan demikian, masyarakat yang baru mendapat layanan air bersih hanya 53 ribu KK dari 66 ribu KK di Bangli. Untuk menuntaskan 13 ribu KK yang belum mendapat pelayanan air bersih, pihaknya mengaku akan mengerjakannya pada tahun 2018 mendatang dengan memanfaatkan DAK. Dia menyebutkan beberapa desa yang selama ini rawan mengalami krisis air bersih yakni di wilayah Kintamani serta sebagian desa di Kecamatan Tembuku. Mengenai infrastruktur jalan, Soma menyebutkan dari 905 kilometer panjang jalan kabupaten di Bangli, hingga tahun 2017 sudah 733 kilometer lebih yang berhasil di-hotmix. Sesuai target Bupati Bangli I Made Gianyar, program hotmix jalan di Bangli harus sudah tuntas pada tahun 2019 mendatang. Nantinya tidak ada lagi infrastruktur jalan di Bangli yang dilapen apalagi rusak. ‘’Dengan target itu, sehingga di tahun 2018, kami masih fokus menuntaskan infrastruktur jalan di samping pemenuhan air bersih masyarakat,’’ terangnya. Mengenai perbaikan irigasi, Soma mengatakan, sudah dilakukan secara bertahap. Pada tahun ini, perbaikan irigasi dilakukan hingga puluhan kegiatan hingga senilai Rp 8,8 miliar. Dana yang dimanfaatkan bersumber dari DAK dan APBD. Ditargetkan, program perbaikan irigasi di Bangli untuk mendukung ketahanan pangan tuntas 2021 mendatang. (kmb40)

PENJUAL - Penjual daging babi di Pasar Kidul, Bangli sedang melakukan transaksi dengan pembeli.

Harga Daging Babi Stabil Bangli (Bali Post) Daging babi menjadi salah satu jenis daging yang selalu diburu konsumen saat hari raya Agama Hindu. Pada hari Penampahan Kuningan kali ini, harga daging babi di Pasar Kidul, Bangli tetap stabil yakni berkisar Rp 50 ribu per kilogram. Perminta-

an daging babi jelang Kuningan menurun dibandingkan dengan saat hari Penampahan Galungan, beberapa waktu lalu. Salah seorang pedagang daging babi di Pasar Kidul, Bangli, Nyoman Suwita, Jumat (10/11) kemarin, mengatakan, harga daging babi masih sama seperti

sebelumnya. Tidak ada kenaikan signifikan terhadap harga daging babi saat ini. Kendati harganya stabil, namun permintaannya cenderung turun. Dia menjelaskan, saat jelang hari raya Galungan, permintaan daging babi di Pasar Kidul sudah ramai saat H-2 Galungan. ‘’Seka-

Penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kabupaten Bangli selama ini belum optimal. Masih banyak perusahaan yang belum membayar upah pekerjanya sesuai dengan angka yang telah ditetapkan pemerintah. Bahkan ironisnya, Pemkab Bangli pun masih membayar honor guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di bawah nilai UMK. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Jumat (10/11) kemarin.

Bali Post/ina

Pintu Dicongkel, Tiga Kotak Perhiasan Raib Bangli (Bali Post) Kasus pencurian dengan modus mencongkel pintu rumah kembali terjadi di Bangli. Kali ini menimpa korban bernama Dewa Ayu Putu Udiani, warga Banjar Dadia Desa Tamanbali, Bangli. Maling membawa kabur tiga kotak perhiasan dan uang tunai milik korban yang tersimpan di dalam lemari kamar. Kasus pencurian itu pertama kali diketahui korban pada Jumat (10/11) kemarin, sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu, korban hendak mengambil dompet yang ada di kamar kosong miliknya. Namun, dia kaget melihat pintu kamarnya tidak terkunci dan badan kunci kamarnya dalam kondisi rusak. Melihat hal itu, dia pun langsung mengecek lemari. Dia kembali kaget setelah melihat salah satu pintu lemari sudah dalam kondisi terbuka. Tiga kotak perhiasan yang tersimpan di dalamnya juga sudah raib. Demikian juga dompet miliknya yang berisi suratsurat dan uang tunai Rp 200 ribu hilang dari atas meja. Dia dan keluarganya pun langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Dalam keterangannya kepada polisi, korban mengaku tidak mengetahui secara pasti waktu kejadian. Pada Kamis malam, dia berada di rumah. Sementara suaminya ke pura dan baru pulang sekitar pukul 23.00 Wita. Sebelum mereka sekeluarga beristirahat, pagar depan rumah dikunci. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Deni Septiawan membenarkan adanya kasus pencurian di rumah korban. AKP Deni mengatakan, dari keterangan korban dan saksi-saksi, diperkirakan pencurian itu terjadi pada malam hari. Pelakunya dicurigai orang dekat. Kecurigaan itu didasari lantaran tembok rumah korban yang cenderung tinggi. Pelaku juga diduga sudah mengetahui secara detail situasi sekitar rumah. ‘’Mengenai kasus pencongkelan ini, pelakunya masih kami selidiki,’’ tegasnya. (kmb40)

kilogram. Srimben juga mengatakan, dibandingkan di daerah lain, harga daging babi di Bangli tergolong paling murah. Dicontohkannya, harga daging babi di Klungkung tembus Rp 70 ribu per kilogram. Menurutnya, harga daging babi di Bangli bisa lebih murah lantaran di Bangli terdapat banyak peternak serta tempat pemotongan daging babi. (kmb40)

Dewan Harapkan Gaji GTT Sesuai UMK Bangli (Bali Post) –

LEMARI - Korban saat menunjukkan lemari tempat menyimpan perhiasan.

rang pembelinya lebih sedikit,’’ ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan pedagang daging babi lainnya, Jero Srimben. Dia mengungkapkan, harga daging babi saat ini berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu. Harga tersebut, kata dia, cukup stabil. Tidak terlalu mengalami kenaikan meskipun harga babi hidup di pasaran meningkat menjadi Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu per

Bali Post/ina

Dia mengatakan, berdasarkan pengamatan dan informasi yang didapatnya selama ini masih cukup banyak pekerja swasta yang mendapat upah kecil di bawah nilai UMK. Padahal di satu sisi, sudah ada standar upah yang ditetapkan pemerintah dan wajib diterapkan oleh pihak perusahaan. ‘’Nilai upah di beberapa perusahaan yang di bawah UMK ini sering dikeluhkan pekerja swasta,’’ ujarnya. Tak hanya pekerja swasta, GTT dan PTT juga tak sedikit yang mengeluhkan nilai honor yang mereka terima. Saat ini, honor yang diterima nilainya hanya Rp 1 juta per bulan, sementara nilai UMK sudah di atas Rp 1,5 juta. ‘’Keluhan itu banyak disampaikan GTT, bahkan mereka sempat berencana melakukan demo untuk menuntut agar honor bisa dinaikkan,’’ ungkapnya. Menurut Carles, kenaikan

honor khusus untuk GTT sebenarnya perlu dipikirkan pemerintah. Hal itu mengingat tanggung jawab dan beban kerja yang diemban para GTT cukup berat dan hampir sama dengan beban kerja PNS. ‘’Tanggung jawab GTT dengan guru PNS hampir sama. Jam mengajarnya hampir sama. Oleh karena itulah, honor mereka perlu mendapat perhatian. Kami harapkan ke depan bisa dinaikkan sesuai standar UMK,’’ kata Carles. Agar penerapan UMK bisa berjalan optimal, Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli kata Carles, harus proaktif. Sebagaimana hasil kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya ke Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur, Kamis (9/11), Dinas yang membidangi tenaga kerja harus melakukan sosialisasi

ke pengusaha-pengusaha mengenai besaran UMK dan UMP yang telah ditetapkan. Sosialisasi dilakukan melalui tenaga pengawas yang ada. Seperti di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur, masing-masing pengawas diberikan tugas mensosialisasikan mengenai upah minimum ke 10 perusahaan setiap bulannya di samping tugas pokoknya melakukan pengawasan. Jika ada perusahaan yang tidak patuh dengan ketentuan itu harus diberikan peringatan. Apabila peringatan itu tidak diindahkan, maka ditindak tegas hingga melaporkan pihak perusahaan yang bersangkutan untuk diproses ke jalur hukum. Untuk mengoptimalkan penerapan UMK, dinas terkait juga bisa melakukan kerja sama dengan serikat buruh. Sementara itu, belum lama ini Kepala Dinas Koperasi,

UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta mengungkapkan, pada tahun 2017 nilai UMK di Bangli yakni Rp 1.957.734. Setelah dilakukan rapat bersama beberapa pihak yakni unsur akademisi, SPSI, Apindo, serta beberapa pimpinan OPD, disepakati UMK tahun 2018 akan dinaikkan Rp 170.518, menjadi Rp 2.128.252. Suparta mengakui selama ini masih ada beberapa perusahaan di Bangli yang tidak mematuhi ketentuan mengenai standar UMK yang telah ditetapkan pemerintah. Pengusaha yang selama ini mau membayar upah karyawannya sesuai standar UMK hanya yang berskala besar. ‘’Kurang lebih ada 50 perusahaan yang sudah menerapkan UMK dari 337 perusahaan formal yang ada,’’ terangnya. Masih adanya perusahaan yang belum menerapkan standar UMK, kata Suparta, dikarenakan beberapa dari mereka mempekerjakan karyawannya kurang dari 8 jam per hari atau 40 jam per pekan. Dengan telah disepakatinya standar UMK tahun 2018, Suparta berharap ke depan seluruh perusahaan bisa

Bali Post/ina

Komang Carles

menerapkan ketentuan itu. Jika tidak menerapkan maka akan ada sanksi yang dikenakan. Sanksi dimaksud sesuai PP No. 78 Tahun 2015 yakni sanksi administratif, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi hingga pembekuan kegiatan usaha. (kmb40)

Pimpin Apel Hari Pahlawan

Wabup Sedana Arta Minta Generasi Muda Warisi Semangat Pejuang

APEL - Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, di sela-sela kegiatan apel peringatan Hari Pahlawan. HARI Pahlawan yang jatuh pada Kamis (10/11) kemarin, diperingati Pemerintah Kabupaten Bangli dengan menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita, Bangli. Apel yang dipimpin Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, S.E. tersebut

dihadiri Forkompinda Kabupaten Bangli, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangli, unsur TNI, Polri, pegawai dan siswa SD, SMP, SMA/SMK di lingkungan Kota Bangli. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam

apel kemarin, menyampaikan, peringatan Hari Pahlawan merupakan rutinitas yang dilaksanakan secara nasional setiap tahun. Apel ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan, karena kemerdekaan tidak lepas dari perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa, harta, dan raganya untuk kemerdekaan bangsa. Sesuai pesan pendiri Bangsa Indonesia, Wabup Sedana Arta mengatakan, untuk memajukan bangsa, tidak perlu menggali abu pahlawan. Akan tetapi yang perlu dikembangkan adalah semangat juang yang menyala-nyala seperti baja, seperti elang yang selalu berkobar-kobar di dalam diri. Lebih lanjut, pria asal Desa Sulahan, Susut ini menyampaikan, setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan kondisi bangsa sekarang yang sedang mendapat ujian. Ujian yang paling dikhawatirkan adalah perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akibat munculnya paham-paham radikal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Untuk itu, Wabup Sedana Arta menyerukan kembali semangat para pendiri bangsa bahwa komitmen NKRI adalah final yang tidak bisa diganggu gugat dan dipecah belah oleh kepentingan-kepentingan yang lebih sempit baik kepentingan golongan, agama, suku, ras dan sebagainya. ‘’Oleh karenanya, sebagai generasi muda ayo kita bersatu padu menghadapi tantangan baik dari dalam maupun luar. Kita tidak boleh kalah dan harus optimis bahwa para pendahulu saja bisa mendirikan nusantara ini kenapa kita sekarang tidak bisa mempertahankan. Kalau di dalam dada kita, di dalam diri kita memiliki kesamaan nasionalisme dan benar-benar kita meyakini bahwa Indonesia harus kita jaga bersama, kita yakin seberat apa pun tantangan kalau kita sudah bersama-sama dalam semangat kegotongroyongan seperti yang digelorakan oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kala tentunya Indonesia ke depan akan mencapai masa keemasannya,’’ kata Sedana Arta. Disampaikan juga, nilai kepahlawanan yang diwaris-

kan para pejuang harus dijadikan spirit untuk mengisi kemerdekaan ini. Sebagai generasi muda penerus bangsa, wajib mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif. Karena Indonesia tidak hanya perlu pahlawan kemerdekaan, tetapi juga perlu pahlawanpahlawan pembangunan. Bagaimana generasi muda bisa mengisi pembangunan di segala bidang dan menjawab segala tantangan global saat ini. ‘’Kalau di zaman perjuangan, musuh-musuh yang kita hadapi jelas, namun di zaman kemerdekaan ini tantangan kita lebih kompleks karena harus menghadapi persaingan global. Mudah-mudahan peringatan Hari Pahlawan, bisa memotivasi kita untuk terus maju menatap masa depan bangsa yang lebih cerah,’’ tegasnya. Seusai apel, Wabup Sedana Arta didampingi Forkompinda dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli juga melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman M a k a m P a h l a w a n , P e n g l ipuran. (ad468)


Sabtu Kliwon, 11 November 2017

GIANYAR

9

Napi Kabur Masih Diburu Aparat

Gianyar (Bali Post) Dua bulan lebih pascakabur dari Rutan Kelas IIB Gianyar, keberadaan narapidana (napi) bernama Putu Suciawan Bin Nyoman Sutama belum juga terdekteksi. Hingga kini petugas Lapas dibantu aparat kepolisian masih memburu napi kasus penipuan itu. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Jumat (10/11) kemarin mengatakan, Suciawan masih dalam pengejaran petugas gabungan. Namun memang belum ada tandatanda terkait posisi napi asal Singaraja itu. ‘’Ya, belum ada perkembangan. Kita masih fokus pengejaran,’’ ucapnya. Disinggung apakah napi dengan bekas luka di tangan kirinya itu sudah keluar Bali, Marzel Doni juga belum bisa memastikan hal tersebut. Namun sampai saat ini belum ada laporan yang menyebut Suciawan sudah menyeberang ke luar Bali. ‘’Belum ada laporan. Petugas di pelabuhan dan perbatasan lainnya juga terus siaga,’’ jelasnya. Marzel Doni menegaskan, jajarannya masih berupaya keras memburu keberadaan napi yang kabur sejak 7 September itu. ‘’Anggota masih bergerak di lapangan. Mohon doanya saja semoga cepat tertangkap,’’ katanya. Guna mempercepat pencarian, polisi sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Ciri-ciri napi dimaksud antara lain, tinggi 162 cm dengan berat 65 kg. Wajahnya lonjong dengan rambut ikal. Mengenai ciri khusus, ada bekas tato di lengan kirinya. Selain itu, telunjuk dan jari tengah napi berpendidikan SD ini tidak bisa digerakkan alias kaku. Suciawan kabur dari Rutan Kelas IIB Gianyar setelah mengecoh petugas rutan. Dia meminta diantarkan ke Ubud. Informasi dihimpun, awalnya pada Rabu (6/9) sekitar pukul 14.00 Wita, Suciawan dan napi lain, Ketut Wirayuda mendapatkan izin keluar rutan untuk membeli sound system. Dikawal petugas rutan, dua napi ini berangkat menggunakan mobil dinas menuju toko alat musik di seputaran Renon, Denpasar. Usai membeli peralatan itu, mereka ternyata tidak langsung balik ke rutan, melainkan menuju Ubud. Hal ini dilakukan atas permohonan Suciawan dengan alasan ingin menemui temannya. Setiba di Ubud, diduga Suciawan keluar sendiri tanpa pengawalan dan akhirnya kabur. (kmb35)

Diduga Depresi, Bujangan Gantung Diri

Gianyar (Bali Post) Warga Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh dikejutkan peristiwa bunuh diri yang dilakukan warga setempat, Made Mujaya (33). Mujaya tewas gantung diri di rumahnya pada Kamis (9/11) malam. Dugaan sementara, pria yang masih bujangan ini nekat gantung diri lantaran depresi. Pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian korban dan sudah menyiapkan pemakaman. Informasi dihimpun, awalnya I Wayan Mudita (34) menanyakan keberadaan adiknya, Mujaya kepada ayahnya, I Wayan Mura. Mura kala itu menjawab bahwa korban tengah mandi. Mudita sempat menunggu sekitar satu jam. Lantaran terlalu lama menunggu, ia pun curiga. Ia lantas mengecek ke kamar mandi. Didapatinya kamar mandi dalam keadaan terkunci dari dalam. Mudita kemudian memanggil-manggil adiknya dan menggedor pintu kamar mandi beberapa kali, namun tidak ada yang menyahut. Mudita lantas mengecek dari celah atap kamar mandi. Saat itulah dia melihat Mujaya sudah dalam posisi tergantung. Leher korban terjerat selendang kuning yang diikatkan pada plafon. Saking terkejutnya, Mudita sontak berteriak memanggil ayahnya serta anggota keluarga lainnya. Secara bersama-sama mereka lantas mendobrak pintu kamar mandi. Tangis histeris pun tak terhindarkan selama proses evakuasi yang dilakukan pihak keluarga, terlebih sudah dipastikan saat itu Mujaya sudah tidak bernapas. Jasad korban lantas dipindahkan ke bangunan bale delod rumah tersebut. Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh AKP I.B. Dana mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dokter, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar pukul 20.00 Wita. ‘’Tidak ada tanda kekerasan lain. Ini murni gantung diri. Pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah,’’ katanya. Dari hasil pemeriksaan terhadap pihak keluarga, korban sebelumnya tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki permasalahan dengan siapa pun. Namun diakui, korban memang sosok pendiam. ‘’Cuma menurut keterangan keluarga, sebelum masuk kamar mandi korban sempat membanting HP miliknya dengan alasan yang belum diketahui,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

MEMERIKSA - Polisi saat melakukan pemeriksaan di TKP gantung diri.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

PDAM - 944225/943233

DPRD - 943144

KPA Gianyar - 942184

BPBD - 7844717/7844718

PMI Gianyar - 8958414

PMK - 943113

KONI Gianyar - 947261

Kantor Satpol PP - 944436

BNN Kab. Gyr. - 946122

RSUD Sanjiwani - 943020

PLN - 947166

Bali Post/wan

PETANI - Seorang petani di Batubulan tengah mengolah lahan sawah. Lahan pertanian di kawasan ini makin menyempit seiring pesatnya pembangunan perumahan.

Lagi, Wabup Perintahkan Penertiban Toko Modern Bodong

Gianyar (Bali Post) -

Masih maraknya toko modern tak berizin alias bodong yang beroperasi di Kabupaten Gianyar kembali menjadi sorotan masyarakat. Hal ini pun direspons Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Mahayastra. Mahayastra kembali menginstruksikan Satpol PP Gianyar untuk melakukan penertiban, khususnya toko modern berjaringan bodong. ‘’Tegas saya perintahkan Satpol PP melakukan penertiban. Dulu saat apel sudah saya panggil langsung Kasatpol PP untuk melaksanakan perintah ini,’’ ungkap Mahayastra. Dia meminta Satpol PP Gianyar tidak berhenti melakukan penertiban setelah hanya menyegel dua unit toko modern berjaringan bodong pada Agustus lalu. Terlebih sesuai data, masih ada 20 lebih toko modern ber-

jaringan bodong yang beroperasi di Gianyar. ‘’Saya akan cek lagi ke Satpol PP, kenapa berhenti melakukan penertiban setelah penutupan dua unit yang kemarin,’’ ujarnya. Politisi asal Desa Melinggih, Kecamatan Payangan ini juga mulai menyoroti aktivitas toko modern yang menyerupai disain dan pola seperti toko berjaringan, namun atas nama perorangan. ‘’Ini juga akan dicek dari mana mereka memasok barang dan

sebagainya. Kalau lebih rinci, mungkin perlu disiapkan kajian hukum juga,’’ ujarnya. Menurutnya, penertiban toko modern bodong penting untuk dilakukan. Tujuannya tiada lain untuk menjaga keberlangsungan pasar tradisional, terutama yang dibangun selama pemerintahan paket Bagus (Bharata-Agus Mahayastra). ‘’Pemerintah fokus membangun pasar tradisional karena perekonomian masyarakat kita lebih

banyak berputar di sana,’’ tegasnya. Diungkapkannya, selama masa pemerintahannya, satu persatu pasar tradisional ditata secara bertahap, baik itu pasar tradisional yang baru maupun pasar lama. Pembenahan pasar antara lain menyasar Pasar Tulikup, Pasar Batubulan, Pasar Batubulan Kangin, Pasar Yadnya, Pasar Suwat, Pasar Guwang, Pasar Negari dan Pasar Kuliner Gianyar. Pembangunan pasar tradisional menyerap dana miliaran rupiah dari APBN ataupun APBD Kabupaten Gianyar. Pemkab Gianyar juga berencana membangun Pasar Silakarang. Dengan begitu,

jumlah total pasar tradisional adalah 57 unit. Di masingmasing kecamatan terdapat satu pasar tradisional besar. ‘’Dari 57, ini ada tujuh pasar tradisional besar. Sisanya itu pasar tradisional yang ada hampir di setiap desa,’’ ungkapnya. Puluhan pasar lainnya juga mendapat penataan ringan supaya secara bertahap bisa memenuhi ketentuan pasar rakyat dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). ‘’Ada puluhan item dalam ketentuan pasar rakyat berstandar SNI. Kita harap dengan ini dipenuhi bisa meningkatkan kunjungan warga ke pasar,’’ kata Mahayastra. (kmb35)

Bersinergi dengan Industri Pariwisata

Sektor Kerajinan Mampu Bertahan di Tengah Kelesuan Ekonomi

Gianyar (Bali Post) Di tengah melesunya ekonomi global, industri kerajinan di Kabupaten Gianyar mampu terus berkembang. Sinergi antara sektor kerajinan dan pariwisata adalah salah satu faktor yang mendukung ketahanan sektor kerajinan di Gianyar. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dekranasda Kabupaten Gianyar Made Windia Berata. Menurutnya, industri kerajinan merupakan salah satu pendukung industri pariwisata. Keunikan dan ciri khas produk usaha kecil dan menengah terutama yang bergerak di bidang kerajinan di masing-masing kecamatan juga menjadi salah satu faktor penentu. Dia mencontohkan, di Desa Celuk terkenal dengan kerajinan peraknya, Desa Bona dengan anyaman bambu, Blahbatuh dengan industri tenun dan Tampaksiring dengan ukirannya. ‘’Kami di Dekranasda juga selalu turun memberikan

pembinaan, sehingga kami tahu apa yang menjadi permasalahan mereka dan berusaha dicarikan solusinya,’’ jelas Windia Berata, Jumat (10/11) kemarin. Dekranasda juga berupaya memberikan kesempatan pada para perajin binaan untuk mengikuti berbagai event pameran, baik itu tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Lewat pameran inilah perajin dapat berinteraksi langsung dengan buyer dengan skala penjualan yang lebih besar. Tidak hanya itu, jika ada peluang, pihaknya juga sering mengikutsertakan perajin yang produknya saling mendukung untuk ikut pameran. Misalnya dalam suatu event pameran, selain perajin perhiasan juga ikut serta perajin kain tenun, perajin tas atau asesoris lainnya. ‘’Jadi, begitu para pembeli memasuki stan Kabupaten Gianyar, sudah tersedia semuanya,’’ katanya. (kmb35)

KERAJINAN - Kerajinan batok kelapa di Tampaksiring.

Bali Post/eka


KLUNGKUNG

10

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Antisipasi Peredaran Narkoba, Sejumlah Kafe Dirazia Semarapura (Bali Post)-

Upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Klungkung. Langkah yang ditempuh tak hanya dengan penangkapan terhadap pengedar maupun pemakai yang telah mencapai puluhan orang. Antisipasi lainnya yang dilakukan dengan cara menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam, seperti kafe. Sejumlah kafe diobok-obok polisi, Kamis (9/11) malam. Razia yang dipimpin Kasat Reskoba AKP Gde Sudyatmaja ini menyasar tempat hiburan malam yang berdiri di seputaran Jalan ByPass Ida Bagus Mantra, yakni Kafe Lompang, Kafe Nirmala, Kafe Sari Wangi dan Kafe Gruvi. Selain menggeledah barang bawaan, petugas juga memeriksa badan pengunjung dan pelayan serta karyawan kafe. Namun tak ditemukan adanya narkoba. “Kita sudah geledah tempat itu dan mengecek barang bawaan dan pengunjung. Memang tidak menemukan narkoba,” katanya. Meski demikian, sidak yang berlangsung pukul 23.30 Wita tetap diisi dengan penyuluhan secara langsung. Melalui langkah ini diharapkan tak ada muncul kasus narkoba yang baru. “Sosialisasi juga diilakukan dengan penempelan stiker. Untuk sidak akan dilakukan rutin,” tandas mantan Kapolsek Tampaksiring, Gianyar ini. (kmb45)

Bali Post/sos

PETIK BUNGA - Petani di Subak Giri, Desa Bumbungan, Kecamatan Banjarangkan memetik bunga pacah belum lama ini. Iti juga diikuti anak-anak yang tengah libur sekolah. Bunga in dibudidayakan mengisi waktu senggang menunggu penanaman padi tiba. Prospek penjualannya juga cukup menjanjikan.

Bali Post/ist

RAZIA - Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung ketika melakukan razia di sejumlah kafe di seputaran Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kamis (9/11) malam. Dari sidak ini tidak ditemukan adanya narkoba.

Transaksi ”Online” Menjamur

Tak Pengaruhi Omzet Pedagang di Pasar Semarapura Semarapura (Bali Post) -

Transaksi jual beli secara online di media sosial belakangan semakin menjamur. Namun hal ini belum berdampak pada pedagang pakaian adat Bali di Pasar Semarapura, Klungkung. Omzetnya masih tetap stabil. Bahkan jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan mengalami peningkatan. Salah seorang pedagang Nengah Parwata mengakui transaski jual beli online memang telah menjadi tren masyarakat, terutama generasi muda. Hal itu dianggap lebih praktis. Pembeli tidak lagi harus datang ke pasar. Barang yang dipesan langsung diantar ke tempat tujuan. Namun demikian, hal itu tak membuatnya khawatir akan usahanya gulung tikar karena kalah saing. “Sampai sekarang biasa saja. Tidak ada dampak. Penjualan masih sama seperti dulu, sebelum ada online,” tuturnya. Pedagang asal Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem ini pun menyatakan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan penjualannya meningkat hingga 30 persen. Mencapai ini, dirinya mempunyai trik tersendiri. Barang yang dijual harus benar-benar berkualitas. “Kalau jualan langsung, barang-barang kan banyak. Konsumen bisa memilih. Bisa membandingkan. Kualitasnya juga langsung tahu. Kalau online kan hanya lihat foto. Bisa saja terlihat bagus karena efek kamera,” ucapnya. Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan pedagang, Ni Wayan Sujati. Langganannya masih tetap setia untuk membeli barang-barang yang dijajakan. Ia pun mengutarakan alasannya karena lebih banyak pilihan. “Pelanggan tetap seperti dulu. Penjualan juga stabil,” katanya. Salah seorang pembeli, Wayan Wirawan mengaku jika berbelanja secara langsung bisa lebih pasti, dalam artian kualitasnya susuai harapan. “Mana yang bagus, mana yang tidak, kan bisa langsung tahu,” tandasnya. (kmb45)

APBD 2017, Silpa Ditarget di Bawah 10 Persen Semarapura (Bali Post) -

Penggunaan Anggaran Belanja dan Pendapatan daerah (APBD) Klungkung tahun ini terus dimaksimalkan. Angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) ditargetkan berada di bawah 10 persen, turun dari sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Jumat (10/11) kemarin. Dijelaskan, sesuai perda APBD tahun ini mencapai 1,2 triliun yang berasal dari berbagai sumber. Dalam kurun satu tahun diyakini akan ada Silpa. Namun besarannya ditargetkan berada di bawah Rp 100 miliar, lebih kecil dari 2016 yang men-

capai Rp 115 miliar. “Kami targetkan Silpa di bawah 10 persen dari total anggaran,” ucapnya. Munculnya hal demikian disebabkan adanya kegiatan yang gagal terealisasi. Selain itu, juga karena belanja pegawai yang lebih besar dengan kebutuhan.

“Kemarin saat evaluasi belanja pegawai, ketentuannya boleh naik 2,5 persen dari tahun sebelumnya. Tapi sekarang kami press hanya satu persen saja. Jadinya tidak banyak yang sisa,” jelas birokrat asal Tabanan ini. Kenaikan gaji berkala atau

pangkat juga diberlakukan sama. Besarannya hanya di bawah satu persen. Lebih kecil dari amanat Permendagri yang boleh mencapai 2,5 persen. “Bahkan pada anggaran perubahan ini tidak ada kenaikan. Belanja pegawai silpanya harus kecil,” tegasnya. Mengejar target ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga telah digembleng. Perencanaan penganggaran program telah diminta untuk lebih cermat.

“Kami terus berupaya melakukan percepatan pembangunan,” tandasnya. Tingginya angka Silpa pada tahun anggaran sebelumnya sempat menjadi sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata. Mengantisipasi hal demikian terulang tahun ini, Pemkab dipandang perlu melakukan pengawasan lebih intensif terhadap realisasi program. (kmb45)

Peringatan Hari Pahlawan

Jadikan Momentum Perkuat Persatuan

PEMKAB Klungkung menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Puputan Klungkung, Jumat (10/11) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta selaku inspektur upacara berharap momentum ini dijadikan untuk memperkuat persatuan masyarakat, di samping melanjutkan perjuangan yang telah berlangsung dahulu. Upacara ini juga dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Ida Dalem Semaraputra, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Klungkung (FKPD) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Menteri Sosial Republik Indonesia dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Suwirta menyatakan dalam merintis kemerdekaan, para pahlawan telah menguras segenap pemikiran, tindakan dan berjuang secara kolektif. Melalui peringatan yang men-

gusung tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” ini, diharapkan masa depan bangsa bisa lebih baik. Hal demikian telah ditambatkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden H. M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia, yakni Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong. Disampaikan pula, riwayat negeri Republik Indonesia telah menorehkan banyak teladan tentang semangat untuk berkorban. Pada era kemajuan global seperti ini, persatuan dan kesatuan bukan hanya sebuah imperatif yang harus dirawat. Namun lebih dari itu adalah sebuah persyaratan sebagai bagian dari kekuatan yang tengah tumbuh. Sementara Bupati Suwirta menyatakan sejalan dengan tema peringatan, generasi penerus bangsa diharapkan dapat memperkuat persatuan untuk melan-

jutkan perjuangan para pahlawan. Ditegaskan, tema tersebut jangan diterjemahkan terlalu susah. Yang terpenting adalah bagaimana memulai persatuan dari diri sendiri dalam rangka membangun negeri. “Yang paling penting bagaimana memulai persatuan itu dalam rangka membangun negeri ini dimulai dari diri kita sendiri,” ujarnya. Ditambahkan, hal terpenting lainnya dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah dan mewujudkan persatuan ini adalah pengendalian pikiran. Sehingga langkah mewujudkan masyarakat adil dan makmur dapat tercapai. “Mari kita mulai dari diri sendiri untuk melanjutkan cita-cita besar menuju masyarakat adil dan makmur,” sebutnya. Peringatan ini juga diisi tabur bunga di Tugu Pahlawan Semaraloka, Klungkung, serta tatap muka dengan para Veteran di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, sekaligus pembagian sembako. (ad467)

Bali Post/ist

BERTEMU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika bertemu dengan sejumlah veteran dalam peringatan Hari Pahlawan Nasional, Jumat (10/11) kemarin.

Cerita Veteran Saat Berjuang Merebut Kemerdekaan

Minum Air ”Gedebong”, Seragam Sekolah dari ”Tapis” PERINGATAN Hari Pahlawan di Kabupaten Klungkung, Jumat (10/11) kemarin dihadiri sejumlah veteran. Mereka yang berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Banyak cerita yang masih diingat dari masa lalu itu. Mulai dari sekolah mengenakan baju berbahan tapis hingga meminum air gedebong (batang pisang) saat bersembunyi di hutan belantara menghindari musuh. Sekitar pukul 09.30 Wita, nampak sejumlah lelaki tua tengah duduk di teras Balai Budaya Ida Dewa Agung

Bali Post/sos

DUDUK - Putu Mas Sumerta (kanan) tengah duduk di teras Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya bersama temannya di sela-sela menghadiri peringatan Hari Pahlawan, Jumat (10/11) kemarin.

Istri Kanya. Mengenakan baju berwarna cream, peci orange dan sepatu pantofel. Lengkap dengan jam tangan yang nampak klasik. Kulitnya kriput. Rambutnya putih. Pandangannya sayu menatap ke utara. Sesekali juga saling menyapa. Menanyakan kondisi kehidupan di tengah usia senja. Putu Mas Sumerta salah satu yang hadir saat itu. Lakilaki kelahiran Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Buleleng 1924 silam. Sejak bertahuntahun ia menghabiskan waktu tinggal bersama keluarganya di Lingkungan Kemoning, Semarapura Klod. Usianya sudah cukup tua. Namun tak melumpuhkan seluruh ingatannya soal kehidupan di zaman penjajahan. Perlahan ia bercerita. Saat usianya masih remaja, tugas yang diemban cukup berat. Sebagai mata-mata musuh. Mencari tahu gerakan penjajah di sejumlah wilayah di

Kabupaten Buleleng. “Saat itu saya sering lihat orang belanda. Tapi lupa tahun berapa. Itu sebelum merdeka,” tuturnya. Suasana saat itu dirasakan sangat mengkhawatirkan. Ia tak jarang dikejar. Sembunyi di tengah hutan menjadi salah satu pilihannya bersama teman-teman seperjuangan lainnya. Jauh dari keramaian, tak ada bekal yang dibawa. Saat haus, air batang pisang menjadi satu-satunya sebagai pelepas dahaga. Urusan isi perut, sesekali ada warga yang membawakan. “Nyari air pada batang pisang, tinggal tusuk dengan bambu. Itu menetes, tunggu sampai dapat segelas. Baru bisa minum,” ucapnya. Ceritanya tak sampai di sana. Di tengah suasana yang cukup genting, ia mencoba untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kabupaten Klungkung. Kebetulan saat

itu ada pamannya yang berprofesi sebagai pengajar. Demi mewujudkan cita-citanya yang besar itu, ia berjalan kaki dari Buleleng bersama orangtuanya. Sayang sekolah itu tak bisa dinikmati. “Yang sekolah di sana ternyata harus anak guru. Kalau saya tidak bisa,” kenang kakek dua cicit ini. Keputusannya itu mengharuskannya untuk kembali lagi ke kampung halaman. Lagilagi dilakukan dengan jalan kaki. Butuh dua setengah hari untuk sampai. Dalam perjalanan dirasakan sangat sepi. Melintasi hutan belantara. Saat malam tiba, rasa lelahnya dilepas dengan beristirahat di bawah pohon besar. Saat itu harimau banyak menghampiri. Rasa takut sudah pasti menghantui. Namun beruntung, sedikit pun ia tak terlukai. “Dulu tidak ada motor seperti sekarang. Hanya bisa jalan kaki,” ucapnya. Sampai di tanah kelahiran,

apa yang diimpikan akhirnya dapat terwujud. Ia bisa menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Seragam saat itu bukan terbuat dari kain. Namun tapis kelapa. Dari celana hingga topi berbahan itu. “Kalau sekarang sudah bagus. Dulu pakai tapis. Terasa kaku,” cetusnya. Saat penjajahan berlangsung, keinginannya untuk mencari pasangan hidup juga tak dinikmati. Pikirannya hanya tertuju untuk merebut kemerdekaan. Itu tak dibayar. Semua dilakukan dengan ikhlas. “Sampai sekarang saya tak meminta apa-apa. Kalau diberikan, diterima. Kalau tidak, tidak masalah,” kata Sumerta. Pengalaman hidupnya itu berbanding terbalik dengan situasi saat ini. Generasi muda sudah dimanjakan dengan berbagai fasilitas. “Hidup sekarang sudah enak. Bisa kemana-mana pakai motor,” imbuhnya. (sos)


BULELENG

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

11

Diterjang Puting Beliung

Sebelas Rumah Rusak di Tigawasa

Singaraja (Bali Post) Angin puting beliung menerjang wilayah Dusun Dauh Pura, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Jumat (10/11) kemarin, sekitar pukul 13.00 Wita. Akibatnya, sebelas rumah di dusun ini mengalami kerusakan. Satu rumah di antaranya rusak parah. Rumah semipermanen milik I Putu Arta itu seluruh atapnya dari seng terlepas hingga berjarak beberapa meter dari posisi rumah. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum puting beliung menerjang, daerah ini diselimuti mendung tebal. Tidak berselang lama, hujan turun disertai angin kencang. Posisi Dusun Dauh Pura yang berada pada ketinggian kemudian dilintasi oleh angin kencang yang bergerak dari utara. Seketika itu, rumah warga terkoyak, hingga angin menerbangkan atap rumah. Dari catatan sementara, rumah milik Putu Arta mengalami kerusakan paling parah. Pemilik selamat dan tidak terjadi korban jiwa.

Selain rumah Putu Arta, masih ada sepuluh rumah lainnya yang juga mengalami kerusakan ringan akibat bencana ini. Menuyusul kejadian ini, warga bersama aparat desa setempat gotong royong memperbaik kerusakan yang terjadi. Hal ini dilakukan karena Sabtu (11/11) hari ini merupakan hari Kuningan, sehingga jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan pemilik rumah tidak bisa merayakan Kuningan seperti warga lainnya. Sa la h seorang warga, Kadek Ngurah Ardana, menuturkan kejadian terse-

but berlangsung cepat, hingga begitu hujan reda pemilik rumah dan aparat langsung memasang kembali atap yang tadinya beterbangan. Kejadian ini sudah dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng untuk mendapat penanganan lebih lanjut. “Benar adanya kejadian itu dan nihil korban jiwa. Semua rumah yang rusak berat dan ringan untuk sementara diperbaiki agar pemiliknya bisa merayakan Kuningan,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/ist

RUSAK – Salah satu rumah warga di Dusun Dauh Pura, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar rusak akibat diterjang puting beliung, Jumat (10/11) kemarin.

Tiga Pejuang Diusulkan Kerugian Negara Sesuai Jadi Pahlawan Nasional Perhitungan BPKP Dugaan Korupsi APBDes Dencarik

Singaraja (Bali Post) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja akhirnya membeberkan dugaan penyalahgunaan APBDes Dencarik, Kecamatan Banjar, tahun 2015 dan tahun 2016 oleh Perbekel I Made Suteja. Dari perhitungan BPKP yang diterbitkan 24 Oktober 2017, total kerugian negara akibat kasus ini Rp 149.530.551. Indikasi penyalahgunaan adalah, perbekel tidak melaporkan seluruhnya Pendapatan Asli Desa (PAD) hingga pemanfaatannya diduga di luar perencanaan APBDes atau bisa disebut dengan istilah out budget. Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Singaraja Indra Harvianto Saleh, S.H.,M.H. di ruang kerjanya, Jumat (10/11) kemarin menjelaskan, hasil penyidikan dan penyelidikan menyebutkan bahwa pada APBDes Dencarik tahun 2015 pada sektor PAD tidak dilaporkan secara menyeluruh. Saat itu, total PAD Rp 119 juta, namun faktanya dana tersebut dimasukkan pada APBDes Rp 39 juta. Dengan demikian, ditemukan selisih pencatatan PAD Rp 80 juta. Sedangkan dalam APBDes tahun 2016 sektor PAD yang seharusnya dicatatkan Rp 60 juta, namun dalam APBDes di tahun itu dimasukkan Rp 33 juta. Dugaan pelanggaran lainnya adalah sisa anggaran pelaksanaan kegiatan fisik di desa tidak dilaporkan dalam APBDes dan juga laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ). PAD itu sendiri berasal dari pungutan berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) dan pendapatan lain-lain yang sah. “Hasil pemeriksaan kami dan bantuan perhitungan BPKP menemukan kerugian negara akibat perbuatan perbekel dengan jumlah total Rp 149.530.551,” katanya.

Bali Post/kmb38

Indra Harvianto Saleh, S.H., M.H.

Menurut Harvianto, PAD yang tidak dilaporkan keseluruhan itu digunakan untuk beberapa kegiatan di desa. Kegiatan itu di antaranya pembelian dua are tanah untuk perluasan kantor perbekel Rp 80 juta. Kegiatan ini pun tidak bisa dijalankan karena kabupaten melarang desa untuk membeli aset dengan dana APBDes. Pembayaran proyek pembangunan pasar desa tahun 2012 yang seharusnya sudah dianggarkan, namun pembayarannya dicicil hingga tahun 2015. Menariknya, perbekel menggunakan dalam APBDes untuk bantuan sosial (bansos - red) yang sebenarnya untuk kepentingan pribadi, perjalanan dinas dalam kabupaten, dan pinjaman untuk uang saku untuk kegiatan ke luar negeri. Tidak hanya itu, perbekel diduga melakukan pertanggungjawaban fiktit untuk biaya perbaikan sepeda motor dinas. Keterangan dari pihak bengkel tempat memperbaiki sepeda motor menyebut menghabiskan biaya Rp 800.000, tetapi dari pencatatan kas desa dicantumkan Rp 3,4 juta. “Dari kajian kami unsur memperkaya diri atau orang lain dalam kasus ini terpenuhi. Seperti untuk bansos yang itu kepentingan pribadi seperti kondangan orang nikah,

Suara Buleleng Pahlawan Bangsa

Sebagai generasi muda, sudah sepatutnya kita patuh dan taat kepada para pahlawan sebagai orang yang telah memperjuangkan negeri ini demi kemerdekaan. Kita sebagai generasi muda yang hanya mengisi kemerdekaan ini agar apa yang diwariskan, mampu kita lakukan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan warga semua. Terkait soal kades diamankan oleh Kejaksaan, pihaknya berharap agar dilakukan dulu penyelidikan, jangan langsung saja melakukan tindakan, apalagi hanya memenuhi target. Gung Surya, Lovina

Pedagang Taati Aturan

Petugas agar menertibkan para pedagang yang melanggar aturan dengan memanfaatkan trotoar sebagai tempat berjualan. Satpol PP sebagai penegak Perda memiliki kewenangan untuk menertibkan ini. Gung De, Jalan Ngurah Rai

Hari Pahlawan Momentum untuk Maju

Hari Pahlawan sebagai hari untuk mengenang jasa pahlawan kita dalam pertempuran heroik di Surabaya sudah sepatutnya dijadikan dasar oleh generasi ke depan untuk bisa mengisi kemerdekaan ini dengan selalu mengedepankan rasa nasionalisme dan patriotisme yang sudah ditengarai agak mundur. Untuk itu, marilah kita bergandengan tangan untuk memajukan daerah atau wilayah kita demi kemajuan kita bersama. Nang Mologan, Mayong

Tingkatkan Taraf Hidup

Mengisi kemerdekaan ini dalam merayakan hari Pahlawan diharapkan masyarakat kecil lebih baik taraf hidupnya dan mampu meningkatkan kehidupannya. Ibu Sri, Jinangdalem

potong gigi, hingga besuk orang sakit menggunakan dana di desa,” jelasnya. Harvianto menambahkan, dari hasil pemeriksaan itu disimpulkan pelaksanaan APBDes tahun 2015 dan tahun 2016 itu bertentangan dengan Undangundang (UU) No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendagri No. 113 dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 73 Tahun 2014. Regulasi itu mengamanatkan bahwa seluruh pendapatan/ penerimaan dan pengeluaran masuk rekening desa kemudian pemanfaatannya ditetapkan dalam APBDes. “Regulasi itu sudah mengamanatkan pemakaian dana desa harus melalui mekanisme yang sudah diatur dan dalam kasus ini mekanisme itu tidak dilalui, sehingga bertentangan dengan regulasi yang ada,” jelasnya. Audit Inspektorat Terkait audit Inspektorat Daerah yang tidak menemukan pelanggaran, Harvianto mengakui kalau dari hasil koordinasi dengan Inspektorat Daerah memang hasil audit terhadap APBDes tahun 2015 tidak ditemukan pelanggaran. Bahkan, laporan keuangan yang diperiksa itu dinyatakan seimbang (balance - red). Akan tetapi, hasil penyidikan Kejari justru menemukan bukti lain berupa pencataan keuangan yang dipegang bendahara di desa. Dari pencatatan keuangan itu ditemukan bukti penggunaan dana desa yang tidak melalui mekanisme dalam APBDes. “Kalau Inspektorat tidak menemukan, tapi kita yang menemukan. Dari buku kas tambahan untuk kontrol dan ada tulisan tangan bendahara kita temukan pemakaian dana desa untuk kegiatan di luar APBDes,” katanya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Tiga pejuang dari Buleleng diusulkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) agar ditetapkan menjadi pahlawan nasional. Saat ini, baru dua pahlawan nasional asal Buleleng telah diakui pemerintah pusat yakni Mr. I Gusti Ketut Pudja yang berperan dalam persiapan kemerdekaan Republik Indonesia dan I Gusti Ketut Jelantik yang berjuang mengusir Belanda pada perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan. Bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan Jumat (10/11) kemarin, Dinsos mengusulkan tiga nama kepada pemerintah pusat agar bisa diakui sebagai pahlawan nasional. Ketiganya yakni Kolonel (Anumerta) I Gusti Putu Wisnu, Mayor (Anumerta) Nengah Metra, dan Kapten (Anumerta) I Gede Muka

Pandan. Ketiga nama itu selama ini sudah diakui sebagai pahlawan. Namun, masih skup lokal Buleleng. Untuk menghormati jasajasa ketiga pahlawan asal Denbukit itu, pemerintah mengabadikan dengan membangun Monumen Tri Yudha Sakti. Pada monumen itu dibuat patung ketiga pahlawan ini. Sejak dibuka untuk umum, warga lebih familiar menyebut monumen itu dengan sebutan Tugu Tiga. Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang mengatakan, usulan pahlawan nasional itu masih proses melengkapi administrasi. Pemerintah menyusun biodata, menemukan ahli waris, dan menyusun sejarah perjuangan pahlawan yang diusulkan secara lengkap. “Agar segera bisa kami ajukan ke pemerintah pusat dan diakui sebagai pahlawan

nasional, makanya kami sedang persiapan berkas administrasinya,” katanya. Menurut Gede Komang, penyusunan kisah kepahlawanan ketiganya cukup sulit. Sebab, pemerintah tak saja menyusunnya berdasarkan penuturan lisan, sebisa mungkin kisahnya dilengkapi dengan faktafakta jejak perjuangan para pahlawan. Bukan hanya itu, pemerintah juga wajib mengabadikan nama ketiganya sebagai nama jalan atau nama gedung. Untuk syarat ini, Dinsos tidak kesulitan karena nama itu sudah diabadikan dalam bentuk monumen. Selain itu, pemerintah juga telah mengabadikan nama ketiganya sebagai nama jalan. Khusus Kolonel Wisnu, namanya juga diabadikan sebagai nama Airstrip di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak. Sedangkan, nama

Mayor Metra namanya juga diabadikan sebagai nama stadion olahraga. Sementara itu, apel peringatan Hari Pahlawan kemarin dipusatkan di lapangan umum Taman Kota Singaraja. Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto tampil sebagai Inspektur Upacara. Dandim Winarto mengatakan, semangat perjuangan para pahlawan berjuang hendaknya dijadikan panutan oleh generasi penerus dan lapisan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Perjuangan oleh generasi muda ini melalui kreativits sendiri sebagai Pahlawan Lingkungan, Pahlawan bagi Masyarakat, dan Pahlawan bagi Bangsa Indonesia. “Dengan semangat tersebut, saya berharap Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju dan lebih baik lagi,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

APEL – Apel peringatan Hari Pahlawan dipusatkan di lapangan umum Taman Kota Singaraja, Jumat (10/11) kemarin.

Tunjangan Transportasi Dewan Dibayar Lima Bulan Singaraja (Bali Post) – Pembayaran dana tunjangan transportasi bagi anggota DPRD Buleleng ditetapkan berlaku berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 4 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan yang berlaku mulai 2 Agustus 2017. Dengan demikian, wakil rakyat di Bali Utara berhak menerima dana tunjangan transportasi terhitung sejak Agustus hingga Desember 2017. Sementara, mengacu Peraturan Bupati (Perbup) No. 63 tahun 2017, berlaku Oktober 2017, sehingga pemerintah mangalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan 2017 untuk tiga bulan (Oktober hingga Desember 2017). Atas kenyataan ini, pembayarannya untuk tahap awal tetap tiga bulan dan kekurangannya dianggarkan pada APBD Induk 2018 mendatang. Kabag Hukum Setda Buleleng Bagus Gede Bratha Jumat (10/11) kemarin, mengatakan, kepastian pembayaran dana

tunjangan trasportasi itu setelah pihaknya berkonsultasi ke Biro Hukum Pemprov Bali. Pemprov menyarankan agar pembayarannya sejak berlakunya perda yakni 2 Agustus 2017. Secara substansif materi tunjangan transportasi itu diatur berdasarkan Perda. Sedangkan, Perbup hanya mengatur teknis penentuan besaran nilai. Dengan demikian, pihaknya meminta BKD untuk bersurat kepada Biro Hukum Pemprov Bali terkait dengan pembayaran jatah tunjangan transportasi anggota DPRD tersebut, sebagai dasar hukum. Karena penjelasan dari Biro Hukum Pemprov Bali baru penjelasan lisan. “Dari konsultasi kami bersama pihak Setwan DPRD pembayarannya sesuai Perda. Kami sudah minta BKD agar ada dasar hukum dengan meminta surat dari Biro Hukum Pemprov Bali, sehingga bisa dijadikan acuan dalam melaksanakan tunjangan transportasi dewan,” katanya.

Bimantara

Bali Post/kmb38

Kepala BKD Buleleng Bimantara mengatakan, secara resmi pihaknya belum mendapat informasi pasti hasil konsultasi ke Biro Hukum Pemprov Bali. Kalau pembayaran tunjangan transportasi anggota DPRD dihitung berdasarkan tanggal berlakunya Perda, ada kemungkinan pembayaran atas kekurangan jatah alokasi dana tunjangan transportasi itu melalui APBD Induk 2018. Karena selama ini, di dalam APBD Peruba-

Bali Post/kmb38

Bagus Gede Bratha

han 2018, jatah tunjangan transportasi itu hanya dihitung untuk tiga bulan yakni Oktober-Desember. Pembayaran tunjangan transportasi anggota DPRD selama 3 bulan, karena aturan pembayaran baru dapat dilakukan setelah nilai dari tunjangan itu ditetapkan melalui Perbup. Dengan demikian, Perbup harus melalui proses di mana Perda ditetapkan, kemudian ditindaklanjuti dengan Perbub dan dinyatakan

berlaku setelah diverifikasi di Pemprov Bali. Seperti diberitakan sebelumnya, pemberian dana tunjangan transportasi bagi anggota DPRD Buleleng diatur Perda No. 4 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan. Besaran dana tunjangan transportasi itu diatur melalui Perbup No. 63 tahun 2017. Sebanyak 41 orang anggota DPRD mendapat tunjangan transportasi masing-masing sebesar Rp 11.802.000 tiap bulan. Sedangkan untuk empat pimpinan Dewan (Ketua dan tiga Wakil Ketua) tidak mendapatkan tunjangan transportasi karena sudah mendapat fasilitas kendaraan dinas. Ketika akan direalisasikan, ternyata masih ada beda persepsi. Dewan berpendapat pembayaran dihitung mulai Agustus 2017 atau sejak perda berlaku. Sedangkan, eksekutif berpandangan pembayaran mengacu tanggal terbitnya perbut yakni Oktober 2017. (kmb38)


JEMBRANA

12

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

SOSOK

Jangan Lupakan Sejarah

PERINGATAN Hari Pahlawan merupakan momen yang baik dan mengingatkan kita untuk tidak melupakan sejarah. Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat Bung Karno ini memiliki makna yang sangat dalam bagi kita semua. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah ngara yang bernama Republik Indonesia. Bupati Jembrana I Putu Artha pun mengimbau sebagai generasi penerus tidak melupakan jasa– jasa pahlawan yang sudah mengorbankan nyawanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. ‘’Seperti yang dikatakan Presiden Soekarno, jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah atau disingkat Jas Merah,’’ kata Artha. ‘’Kita bisa seperti sekarang karena jasa mereka para pahlawan. Sudah seharusnya kita ketoktularkan kepada anak-cucu kita, sebagai generasi yang akan mengisi kemerdekaan ini. Maka dari itu di hari bersejarah ini, mari kita mohon petunjuk kepada yang di atas bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan baik. Selain itu kita harus tetap menjaga persatuan sesuai keinginan para pahlawan dan bersatu untuk menyejahterakan masyarakat,’’ pungkas Artha. (olo)

Warung Makan di Pulukan Terbakar

Negara (Bali Post) Warga yang tinggal di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan dikejutkan dengan adanya kebakaran. Warung makan milik Tutik Wiharti (38) dilalap si jago merah, Jumat (10/11) dini hari kemarin. Beruntung api tidak merembet ke lokasi lain, sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Terjadinya kebakaran ini diduga akibat pemilik warung lupa mematikan kompor saat memasak. Informasi yang dihimpun menyebutkan Wiharti sebelumnya sempat memasak di dapur sekitar pukul 00.30 Wita. Saat kompol menyala, korban meninggalkan dapur. Bahkan saat itu korban tertidur lelap. Nah, karena lupa mematikan kompor inilah membuat warungnya terbakar. Kuat dugaan api menghanguskan alat masaknya lebih dulu. Kemudian merembet ke yang lain sehingga api semakin membesar. Komandan Regu Pemadam Kebakaran Jembrana Anak Agung Ketut Mahendra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut. Dugaan awal terjadinya kebakaran akibat korban lupa mematikan kompornya. Untuk itu, kondisi warung berikut peralatan hangus terbakar. Dari kejadian ini, petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Api berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah petugas datang. Mahendra mengungkapkan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Api hanya menghanguskan warung dan semua peralatan dapur. (kmb26)

JAGA - Sejumlah anggota kepolisian melakukan penjagaan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.

Bali Post/dok

Mang Jangol Masuk DPO

Pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk Diperketat Negara (Bali Post) Masuknya Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol sebagai daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat dalam kasus narkoba, tidak hanya menjadi atensi Polresta Denpasar dan Polda Bali. Akan tetapi, jajaran Polres Jembrana pun

ikut melakukan langkah atisipasi dengan memperketat penjagaan, pemeriksaan dan pengawasan di Pelabuhan Gilimanuk. Tak hanya itu, jalur-jalur tikus juga diperketat penjagaannya. Hal ini dibenarkan Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Kamis

(9/11) lalu. Ia mengatakan, guna mempersepit ruang gerak pria yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini, pihak telah menerjunkan sejumlah anggota untuk melakukan penjagaan. “Pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk ditingkatkan,” katanya. Menurutnya, penjagaan di pintu

keluar Bali juga di-back up Polres Jembrana, selain Unit Kecil Lengkap (UKL) yang memang bertugas selama 24 jam penuh. Dikatakan, selain Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya juga memperkuat penjagaan di jalur-jalur tikus yang ada di wilayah Jembrana.

Sejumlah anggota terus melakukan penyisiran. Dalam mengatensi jalur tikus, pihaknya sudah melakukan penggalangan termasuk melibatkan kelompok-kelompok nelayan. “Foto DPO (Mang Jangol-red) sudah kita sebar ke nelayan-nelayan,” ucapnya. (kmb)

Warga Keluhkan Kualitas Rabat Beton di Asah Duren

Negara (Bali Post) Warga Desa Asah Duren, Kecamatan Pekutatan mengeluhkan jalan rabat beton yang lokasinya menuju SDN 2 Asah Duren. Jalan sepanjang 400 meter itu dinilai kualitasnya tidak bagus. Di sejumlah titik terkelupas, sehingga ketika dilalui kendaraan muncul debu yang dikhawatirkan mengganggu pernapasan warga. Rusaknya jalan rabat beton ini pun disebut-sebut hingga adanya pengiriman surat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dan sejumlah instansi terkait lantaran diduga ada penyalahgunaan dana desa. Salah seorang warga, Nengah Sudarma mengaku kecewa dengan pengelolaan anggaran dana desa yang dialokasikan untuk rabat beton di jalan menuju SDN 2 Asah Duren. Pengerjaan jalan rabat beton itu dinilai asal-asalan dan tidak sesuai RAB. Pengerjaan asal-asalan tersebut berdampak pada kualitas

beton. Betonnya rusak, terlepas dan terkelupas serta penuh dengan lubang. Hal ini pun mengganggu pernafasan anak-anak dan masyarakat sekitar yang melintas di sana. “Jalan Sirih itu alternatif dilalui anak-anak SD dan orangtua murid serta masyarakat umum, namun dikerjakan seperti itu (asalasalan),” tandasnya. Pihaknya juga menduga adanya keterlibatan aparat desa dalam pengerjaan proyek tersebut, dengan dugaan melanggar ketentuan. “Kami harapkan segera di cek dan ditindaklanjuti,”

jelasnya. Sementara itu, Perbekel Asah Duren, Pekutatan Nyoman Mandia saat dikonfirmasi Kamis (9/11) membantah proyek rabat beton itu dikerjakan asal-asalan. “Itu proyek swadaya. Dilaksanakan oleh tim pengelola kegiatan. Masyarakat yang kerja,” jelasnya. Terkait adanya laporan masyarakat itu, pihaknya sudah mengetahui dan pihak kejaksaan sudah turun melakukan pengecekan ke lapangan. “Ada kerusakan tapi sudah diperbaiki dan semuanya tidak ada masalah,” tandasnya. (kmb)

Nengah Sudarma

Bali Post/kmb

Diduga, Kapal Besar Penyebab Ikan Tidak Muncul di Selat Bali Nelayan Pengambengan Minta Ditertibkan

Bali Post/olo

TERBAKAR - Kondisi warung makan milik Tutik Wiharti setelah hangus terbakar. Terlihat tinggal puing-puing saja.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Negara (Bali Post) Kapal-kapal besar yang beroperasi menangkap ikan disinyalir penyebab utama tidak munculnya ikan di laut Bali. Nelayan selerek di Pengambengan pun akhirnya gigit jari karena tidak memperoleh tangkapan ikan. Dengan masuknya kapal berbobot besar itu, ikan-ikan tidak mau masuk ke Selat Bali, di mana tempat para nelayan selerek melakukan penangkapan. Sejumlah nelayan mengungkapkan, semestinya mereka ditertibkan karena menangkap di zona yang

tidak seharusnya. ‘’Selat Bali ini seolah menjadi rebutan. Banyak yang mencari ikan, termasuk kapal-kapal besar itu,’’ terang salah satu nelayan selerek, Sakirin. Kapal itu juga beroperasi di malam hari dengan lampu yang sangat terang, sehingga membuat silau para nelayan selerek. Jaring yang digunakan pun lebih besar dan dalam. Mestinya, kapalkapal besar itu beroperasi di zona laut dalam. Nelayan juga sudah berulangkali menyampaikan hal ini kepada petugas terkait, namun tetap saja kapal-kapal yang

disinyalir dari Jawa tetap beroperasi di sekitar laut Bali. ‘’Lampu terang itu juga panas, ini juga kemungkinan ikan tak mau masuk ke Selat Bali,’’ ujar Diqin, nelayan lainnya. Dengan demikian, ikan dijaga oleh kapal-kapal tersebut. Kapal itu mereka yakini merupakan kapal cantrang yang sejatinya dilarang. Selama ini nelayan berputar-putar mencari spot ikan dengan biaya operasional yang besar. Lima drum bahan bakar, hasil tangkapan ikan hanya tiga atau empat drum, sehingga

sangat merugikan mereka. Belum lagi biaya anak buah kapal yang juga lumayan. Karena itu, ketika ada penghentian subsidi bahan bakar untuk nelayan, mereka meyakini usaha mereka berakhir pula. Di sisi lain, Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Widanayasa belum lama ini mengatakan, kapal-kapal besar yang dimaksud itu zonanya di laut dalam. Jenis ikan yang ditangkap pun berbeda dengan nelayan selerek Pengambengan seperti caka-

lang dan lainnya. Untuk itu tidak berpengaruh pada ikan yang masuk ke Selat Bali. Selain itu, Widanayasa juga meluruskan bahwa subsidi BBM untuk nelayan masih ada. Hanya dibatasi bagi nelayan yang menggunakan kapal atau perahu di bawah 30 GT saja. Sedangkan yang di atasnya tidak mendapatkan. Dan sejatinya karakteristik perahu selerek atau purse seine di Pengambengan di bawah 30 GT. Memang ada yang dimodifikasi sehingga terlihat lebih besar dari 30 GT dan tak memperoleh subsidi. (kmb26)

Pembangunan - Di atas hektaran tanah yang sebelumnya merupakan Tanah Negara (TN) di Pantai Pengambengan saat ini mulai dibangun Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP). Sejumlah akses menuju areal proyek yang dikerjakan kontraktor PT Sartonia Agung ini tertutup untuk umum dengan pagar seng dan penjagaan satpam. Walaupun terpasang papan informasi proyek, namun tidak tertera nilai besaran kontrak dari anggaran APBN 2017 ini. Dengan waktu pengerjaan tiga bulan lebih (94 hari) dan masa pemeliharaan 180 hari.


KARANGASEM

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

13

Ditinggal Pulang Rayakan Kuningan

Pos Pengungsian di Rendang Sepi

Bali Post/kmb41

SEPI - Suasana di Posko Pengungsian di UPTD Pertanian Desa Rendang sepi akibat ditinggal pulang persiapan hari raya Kuningan.

Kubu Rawan Narkoba Amlapura (Bali Post) – Potensi besar di sektor galian C sangat berpengaruh terhadap kehidupan perekonomian masyarakat di Kecamatan Kubu, Karangasem. Namun, dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat positif, implikasi negatif juga berjalan beriringan. Salah satunya yang sejak lama sudah menjadi perhatian aparat kepolisian itu adalah maraknya penyalahgunaan narkoba. Seperti diketahui, pada beberapa tahun terakhir ini, Kecamatan Kubu menjadi penyumbang kasus narkoba terbanyak setelah Kecamatan Karangasem. Bukan hanya pengguna yang ditemukan polisi di sana, tetapi juga banyak berstatus pengedar. Kapolsek Kubu, AKP Made Suadnyana, pun tak menampik ada indikasi saat ini penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya masih cukup tinggi. ‘’Kita masih terus melakukan penyelidikan. Indikasinya ya, namun soal hasil mohon bersabar,’’ ujarnya, Jumat (10/11) kemarin. Untuk urusan memburu pengguna ataupun pengedar narkoba, Polres Karangasem sudah membentuk Timsus Anti-Narkoba. Dikatakan, personelnya juga disebar di polsek-polsek. Personel timsus itulah yang bertugas membantu mengungkap penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum masing-masing polsek. ‘’Tapi belakangan, penyalahgunaan narkoba dikait-kaitkan dengan kejahatan pencurian. Apakah itu ada hubungannya. Hal itu juga sedang kita selidiki,’’ ungkapnya. Bahwa aksi pencurian di wilayah Kubu terindikasi berkaitan peredaran narkoba. Sebelumnya sempat terungkap pada program Citra Bali Radio Global FM. Saat itu, salah seorang warga, Budi Widana, mengaku prihatin dengan kondisi di Kubu dan minta aparat kepolisian menyikapi dengan serius. Kapolsek Suadnyana mengatakan dari tahun ke tahun, kasus pencurian di wilayah hukumnya mengalami penurunan. Tahun 2016, Polsek Kubu tiga kasus, sedangkan tahun ini baru satu kasus yaitu aksi jambret di Banjar Pedahan Kelod, Desa Tianyar Tengah dengan pelaku I Nyoman Aldi (37). Warga Banjar Dalem, Desa Tianyar Tengah itu sudah tertangkap, tapi pengakuannya cukup mengejutkan. Menurut Suadnyana, pelaku mengaku uang hasil jambretnya itu habis untuk mabuk-mabukan. Polres Karangasem sendiri punya standar khusus terhadap kasus pencurian, pelakunya dites urine. Namun, terkait kasus Nyoman Aldi, polisi enggan membeberkan hasilnya. Yang jelas, untuk menekan kasus pencurian dan penyalahgunaan narkoba, Polsek Kubu rutin melakukan patroli. Hasilnya, empat hari lalu mereka memergoki aksi pencurian ternak babi di Banjar Tunasari, Desa Tianyar Tengah. Sayangnya mereka gagal membekuk pelaku yang buru-buru kabur setelah mengetahui ada patroli. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Pos pengungsian di Kecamatan Rendang pada Penampahan Kuningan, Jumat (10/11) kemarin, terlihat sepi. Di Banjar Segah, Desa Nongan dan di Pasar Yadnya Rendang sama sekali tidak ada penghuninya alias kosong. Hanya di Pos Pengungsian UPTD Pertanian Rendang, ada orang menjaga pengungsi berumur lansia. Sedangkan para ibu rumah tangga hampir semuanya pulang kampung mempersiapkan upakara hari raya Kuningan. Warga enggan tinggal di pengungsian untuk merayakan hari raya Kuningan, Sabtu (11/11) hari ini. Koordinator pengungsian di Posko Pengungsian di UPTD Pertanian, Desa Rendang, Nengah Sama, mengatakan Jumat (10/11) kemarin, pascaturunnya status Gunung Agung dari level Awas ke Siaga beberapa waktu lalu, masih meninggalkan 337 orang pengungsi bertahan di Pos UPTD Pertanian itu. Namun, sekarang ini hampir 90 persen warga pengungsi itu pulang ke kampung halamannya. “Situasi di pengungsian ini memang sepi. Hanya yang masih ada di pengungsian ini mereka yang lansia. Ada anak

muda lantaran mereka menjaga keluarganya yang lansia itu,” ungkapnya. Memang warga dari Banjar Kesimpar, Desa Besakih kata Sama, sebagian besar masih mengungsi. Sebab, wilayah mereka berada di zona merah. Meski begitu, ada beberapa warga yang memilih tidur permanen di rumah mereka dan tidak lagi mengungsi. Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada mereka kalau tempatnya masih masuk zona berbahaya. Akan tetapi, mereka bersikukuh tidur di rumah mereka. Karena itu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Kini, semuanya dikembalikan ke masyarakat. Warga pengungsi Komang Sukadana mengatakan memang keluarganya dan pengungsi lainnya sebagian besar sudah pulang untuk persembahyangan Kuningan. Saat Galungan keluarganya dan warga lainnya pulang sembahyang. Setelah sembahyang, mereka kembali ke pengungsin. ‘’Saya masih di sini di pengungsian karena menjaga nenek,’’ ujar Sukadana. Diyakini warga lainnya pasti kembali ke pengungsian ini. ‘’Mereka tidak berani lama-lama di rumah,” kata Sukadana. (kmb41)

Pascagempa 5,0 SR, Kegempaan Vulkanik Gunung Agung Meningkat Amlapura (Bali Post) -

Pascaterjadinya gempa berkekuatan 5,0 SR, Kamis pukul 05.45 Wita, hal itu justru membuat aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Agung mengalami peningkatan dari sebelumnya. Pasalnya jika sehari sebelum gempa itu hanya berulang 66 kali dalam 24 jam. Namun setelah terjadinya gempa 5,0 SR, itu membuat kegempaan meningkat menjadi 124 kali per hari. Ini menandakan aktivitas Gunung terbesar di Bali itu masih tinggi. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana, Jumat (10/11) kemarin, menjelaskan kondisi Gunung Agung pascaterjadinya gempa berkekuatan 5,0 SR. Memang ada sedikit peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik dalam, vulkanik dangkal maupun tektonik lokal. Kalau sebelum terjadi gempa Kamis lalu per 24 jam, kata Devy Syahbana, gempa

yang terekam seismograf di bawah angka seratus tepatnya 67 kali. Setelah gempa itu, kegempaan mengalami peningkatan di atas seratus yakni 129 kali gempa. Akan tetapi, peningkatan gempa yang terjadi belum begitu signifikan. “Sementara per 12 jam terakhir ini terjadi 27 kali gempa vulkanik,” ungkap Syahbana. Dengan meningkatnya aktivitas kegempaan, hemat Syahbana,

ada indikasi kalau Gunung Agung masih belum aman 100 persen. Alasannya, dari segi visual asap yang keluar dari kawah Gunung Agung itu masih terus terjadi. Bahkan asap yang keluar itu semakin hari kian tebal. Itu artinya pemanasan dari magma masih terus terjadi di dalam gunung. Magma masih terus ingin mencari celah lebih besar agar bisa menerobos keluar.

“Sejatinya semakin sering asap itu keluar akan semakin bagus. Karena gas yang ada di dalam itu ikut keluar. Sehingga tidak ada penumpukan tekanan di dalam tubuh Gunung Agung itu,” katanya. Dikatakannya, jika melihat kondisi aktivitas saat, ini status masih tetap di level siaga. Pasalnya, aktivitas kegempaan yang terjadi masih di atas normal dari kondisi waspada sebelumnya. Devy menjelaskan, saat status Waspada sebelumnya jumlah kegempaan hanya 13 gempa. Sekarang ini pihaknya masih tetap menunggu tren perkembangan dari catatan alat-alat yang dipakai memantau Gunung Agung itu.

Energi termal dikatakan cenderung stagnan dan tidak ada peningkatan. Deformasi juga stagnan, seismik relatif stabil. Karena itu, secara visual tidak ada hal luar biasa. Ketika itu terjadi di sana, barulah pihaknya bisa menurunkan status dari Siaga ke Waspada. “Kita sudah setiap hari lakukan evaluasi bersama petugas di sini (pos pemantauan, red). Evaluasi itu merupakan hal rutin yang wajib kita lakukan untuk mengetahui perkembangan Gunung Agung. Jadi, untuk penurunan status ke Waspada kita tunggu perkembangan sepekan terakhir ini,” tegas Devy Syahbana. (kmb41)

Minta Tanah ’’Setra’’ Dikembalikan

Warga Banjar Adat Kubu Datangi Wagub

Amlapura (Bali Post) Puluhan warga Banjar Adat Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem, mendatangi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta di kantornya, Kamis (9/11) lalu. Mereka ingin meminta kembali tanah banjar adat itu yang sebelumnya dimohon pihak PLN untuk pembangunan gardu. Tanah seluas 14 are itu rencananya dimanfaatkan untuk perluasan areal setra di banjar adat setempat. Klian Banjar Adat Kubu, Made Suladra, Jumat (10/11) kemarin, menyampaikan mereka sengaja mendatangi Kantor Gubernur Bali, karena tanah adat di setra itu dulu dimohon pihak PLN. Waktu itu, pihak Gubernur Bali menyetujui dengan penerbitkan SK. Sehingga, sekarang mereka pun memohon kembali kepada Pemprov Bali, agar tanah itu

dikembalikan. Alasannya, pemanfaatkan tanah itu untuk gardu tidak jelas walau telah mengantongi SK Gubernur Bali. “Tanah itu dulu dimohonkan untuk pembangunan gardu sekitar tahun 1990-an. Karena pemanfaatannya tak jelas, sekarang kami ingin minta tanah tersebut dikembalikan,” katanya. Tanah tersebut sudah lama tak terpakai. Pihak Banjar Adat Kubu meminta tanah itu dikembalikan, agar selanjutnya tanahnya itu dapat dimanfaatkan sebagai setra. Anggota DPRD Karangasem dari Dapil Kubu, Komang Sartika, yang memfasilitasi pertemuan warga dengan Wagub Bali itu mengatakan Pemprov Bali sudah merespons permintaan warga. Sebagaimana arahan Wagub Bali Ketut Sudikerta, pihak Banjar Adat Kubu diminta bersurat secara resmi kepada Gubernur

Bali, cq. BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Bali. “Isi suratnya nanti agar Pemprov Bali mengembalikan tanah tersebut, karena sudah lama tak terpakai,” kata legislator Partai Golkar ini. Made Suladra menambahkan, Banjar Adat Kubu saat ini sedang menata wilayah mereka agar lebih baik dan ke depannya tidak menimbulkan perdebatan yang memicu masalah baru. Bila memang ada persoalan di lapangan yang belum jelas, agar segera diselesaikan, sehingga masyarakat sekitarnya tidak lagi mempertanyakannya. Pihaknya berharap Pemprov Bali bisa segera menyelesaikan persoalan ini dengan menerbitkan SK baru, bahwa tanah itu sudah dikembalikan. “Sebagaimana penjelasan Wagub Bali Ketut Sudikerta, kami percaya Pemprov

Bali akan segera menuntaskan masalah ini,” kata Made Suladra. Pihaknya mengaku kurang tahu, kenapa pihak PLN yang sudah meminta tanah itu untuk pembangunan gardu, justru tak jadi memanfaatkannya. Bahkan, tanah itu sampai terbengkalai puluhan tahun. Padahal, pihak Banjar Adat

Kubu saat itu sudah menerimanya dan Pemprov Bali juga sudah mengeluarkan SK. “Kenapa PLN tidak jadi memakainya, silakan tanyakan langsung kepada pihak PLN. Kami kurang tahu, karena rencana pembangunannya juga sudah sangat lama, tahun 1990an,” jelas Made Suladra. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang oknum PNS berinisial IWR alias M (37) ngamuk menantang berkelahi adu fisik. Perkelahian itu memang tak sempat terjadi karena orang yang ditantang duel itu tidak merespons. Akan tetapi, karena dianggap memasuki pekarangan orang dengan membawa sajam, pria asal Desa Nongan, Rendang, Karangasem itu harus berurusan dengan polisi. Aksi tak terpuji oknum PNS itu sudah terjadi Kamis (2/11)

lalu. Saat itu sekitar pukul 23.00 wita, dia mendatangi rumah Pande Ketut Ikrar Pujana (21) di Banjar Bucu, Desa Nongan. Tujuannya mencari Gede Arta Ningrat (41) yang tak lain ipar Ikrar Pujana. Mereka kebetulan tinggal dalam satu pekarangan. Setibanya di pekarangan rumah tersebut, IWR yang datang dengan sepeda motor langsung berteriak lantang. IWR menantang Arta Ningrat berkelahi. ‘’De ... De... Ayo keluar selesaikan masalah kita dan saya sudah siap,’’ koarnya dengan Bahasa Bali.

Kedatangan dan aksi IWR disaksikan oleh Ikrar Pujana. Namun, pekerja swasta itu memilih diam. Di lain pihak, IWR yang telanjur emosi makin kesal saja karena orang yang dicari tidak menyahut. Kata Ikrar Pujana, karena tak direspons, IWR kemudian keluar. Namun sesaat kemudian kembali menenteng pedang. Senjata tajam itu kemudian diayun-ayunkan dalam keadaan terhunus sambil berteriak ke arah Ikrar Pujana. Dia berteriak minta Ikrar Pujana memanggil

Arta Ningrat. Kejadian pada tengah malam itu tak berlanjut karena Ikrar Pujana maupun Arta Ningrat tak menanggapi aksi koyol oknum PNS itu. Lantaran tak ada yang menanggapi, IWR pun kemudian pulang tersungut dengan membawa amarahnya. Di lain pihak, Ikrar Pujana kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Rendang. Informasi yang dihimpun, Jumat (10/11) kemarin, emosi IWR timbul karena Arta Ningrat telah melecehkannya di depan umum.

Arta Ningrat menuduh IWR telah mencoba mengganggu istrinya. Polsek Rendang sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Bahkan, penyidik sudah diterjunkan melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian dan minta keterangan saksi-saksi. Polisi juga sudah mengamankan pedang IWR sebagai barang bukti. Namun terhadap IWR sendiri, untuk sementara dikenakan wajib lapor. ‘’Terlapor kesal karena dituduh mengganggu istri orang,’’ kata Kapolsek Rendang, Kompol I Nengah Berata. (kmb)

Bali Post/kmb31

BERTEMU WAGUB - Warga Banjar Adat Kubu usai bertemu Wagub Sudikerta.

Dituduh Ganggu Istri Orang, PNS Ngamuk Bawa Pedang

Nyaris Bangkrut, Koperasi dan LPD Mulai Pulih Selain bank, koperasi dan LPD juga paling merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas Gunung Agung. Akan tetapi, setelah Gunung Agung mulai tampak tenang, lembaga perbankan hingga koperasi dan LPD perlahan mulai pulih. Selain karena situasi sudah membaik, pengurus koperasi dan LPD juga gencar meyakinkan nasabahnya untuk menyimpan kembali dananya di LPD dan koperasi demi keamanan dananya. Bagaimanakah kiat-kiat dan strategi yang diupayakan LPD maupun koperasi, sehingga warga dengan cepat kemudian memberikan apresiasi? KEPALA Dinas Koperasi dan UKM Karangasem I Gede Ngurah Yudiantara, Jumat (10/11) kemarin, mengatakan saat Gunung Agung masih berstatus Awas, warga di daerah lereng Gunung Agung mengira dana mereka tak aman disimpan di koperasi dan LPD. Padahal, meski gedung LPD dan Koperasi ada di zona Awas saat

itu, dana warga itu sebenarnya sebagian besar sudah tersimpan di bank. “Warga saat itu mengira kalau dananya tak ditarik semua, nanti LPD bisa hilang tersapu lahar bila terjadi erupsi. Sempat seperti itu apresiasi warga. Padahal, data nasabah, file penting dan berikut dananya sudah diamankan pihak pengurus. Mungkin saat itu

karena panik,” kata Yudiantara. Setelah pihak LPD dan koperasi itu berusaha meyakinkan masingmasing nasabahnya, Yudiantara mengatakan saat ini situasi di LPD dan koperasi yang sempat berada di kawasan rawan bencana mayoritas sudah mulai membaik. Warga yang sebelumnya menarik semua dananya dari LPD dan koperasi, sudah kembali mengembalikan dananya. Mereka berpikir daripada dibawa ke pengungsian. Warga yang sudah menjual ternaknya, juga mempercayakan menyimpan uangnya di LPD dan koperasi. Sebab, kalau dibawa justru lebih rawan menjadi korban pencurian. Sehingga pihak koperasi dan LPD menyarankan agar membawa dana secukupnya saja, untuk bekal memenuhi kebutuhan lain di pengungsian. Dia mengaku tidak khawatir, situasi ini akan menambah daftar

koperasi dan LPD yang kolaps. Sebab, tren yang terjadi saat ini, pengelolaan koperasi dan LPD sudah semakin membaik. Terlebih LPD itu di-back up Badan Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali melalui bantuan dana penyangga likuiditas mencapai Rp 10,5 miliar kepada 60 LPD yang terdampak. Distribusi dana penyangga ke setiap LPD yang terdampak nominalnya berbeda. Ada yang hanya Rp 25 juta hingga Rp 2 miliar per LPD. Dana penyangga likuiditas LPD ini guna memperkuat operasional LPD itu menghadapi dampak ancaman bencana erupsi Gunung Agung. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendataan lebih jauh. Bagaimana kondisi terakhir koperasi maupun LPD secara menyeluruh di Karangasem. Kemudian, pemetaan lebih jauh. Upaya seperti itu sangat penting, untuk mengam-

bil langkah-langkah tepat guna memperkuat kondisi koperasi dan LPD yang terdampak. Sebelumnya, sejumlah koperasi dan LPD sempat kolaps setelah Gunung Agung berstatus Awas. Masyarakat menarik dananya secara besar-besaran dari lembaga keuangan mikro seperti LPD dan koperasi itu. Kas cadangan langsung ludes. Sementara, penarikan kredit ke nasabah sulit dilakukan, karena banyak warga mengungsi dan sedang dalam situasi sulit akibat mereka tidak bisa bekerja. Persoalan ini di antaranya sempat dialami salah satu koperasi di Banjar Kedungdung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Hal serupa juga dialami Koperasi dan LPD lainnya di dalam kawasan rawan bencana, sewaktu Gunung Agung masih berstatus Awas. (gik)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karangasem I Gede Ngurah Yudiantara


TABANAN

14

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Pukau Penonton Sakit Hipertensi Mendominasi Tari Kolosal Satya Prawira Abimanyu

Tabanan (Bali Post) Penyakit masyarakat di Tabanan mulai bergeser ke penyakit noninfeksi. Hal ini bisa dilihat dari data kunjungan 20 warga ke puskesmas yang ada di Tabanan. Dari data tahun 2017, sakit hipertensi menduduki peringkat pertama pada 10 jenis penyakit yang ada. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tabanan Made Supardiyadnya, Jumat (10/11) kemarin, mengatakan mulai bergesernya dominasi penyakit masyarakat diiringi bergesernya juga gaya hidup warga. Hal ini menyebabkan tema peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 menekankan masyarakat melakukan olah rohani, pikiran dan juga olah tubuh. Selain itu, juga pemerintah saat ini menggalakkan gerakan masyarakat sehat (germas). Gerakan ini mengajak masyarakat agar lebih banyak bergerak, memakan sayuran, buah dan memeriksa kesehatannya secara rutin. Penyakit hipertensi itu, lanjut Supardiyadnya, disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Masyarakat ada kecenderungan, mulai malas bergerak, merokok, kurang istirahat, kurang makan buah, sayur sehingga kekurangan vitamin, mineral serta serat. Usia penderitanya pun saat ini menjadi lebih muda dari umur 30 tahun. Seseorang lebih berpotensi terkena hipertensi kata Supardiyadnya, jika memiliki riwayat keturunan hipertensi. Selain itu, riwayat keturunan penyakit jantung maupun diabetes atau mengalami obesitas. Ia melanjutkan tekanan darah normal berada di batasan 110 hingga 120. Seseorang bisa mulai waspada jika tekanan darahnya di atas 120. Dalam upaya melakukan deteksi dini sakit hipertensi, kata Supardiyadnya seharusnya masyarakat rutin melakukan pemeriksaan tensi dan cek darah. Hal inilah yang terus menerus digalakkan melalui germas. ‘’Kebanyakan masyarakat masih belum rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, baik itu tensi maupun pemeriksaan darah. Pemeriksaan itu sederhana, seperti mengetahui kolesterol, gula darah dan asam urat. Masyarakat malas kebanyakan takut mengetahui ada penyakit dalam tubuhnya,’’ jelasnya. Padahal, jika dideteksi secara dini, penyakit noninfeksi seperti hipertensi ini bisa dicegah hanya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Akan lebih banyak mengeluarkan biaya, jika penyakit ini benar-benar diderita bahkan jika sampai menyebabkan komplikasi. ‘’Pencegahannya gampang. Hanya penerapan hidup sehat saja. Hal ini yang ditekankan dalam germas,’’ ujar Supardiyadnya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Sudah menjadi tradisi setiap peringatan Hari Pahlawan diisi pementasan tari kolosal. Tari itu dipersembahkan para pelajar SMAN 2 Tabanan pada apel Hari Pahlawan ke-72 yang dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Jumat (10/11) kemarin. Tari kolosal itu mengangkat kisah Abimanyu dengan judul “Satya Prawira Abimanyu”. Tema ‘‘Satya Prawira Abimanyu’’ dipilih dengan harapan agar generasi muda bisa ikut berjuang membela bangsa. Memang perjuangan saat ini bukan mengangkat senjata, karena tidak ada perang. Anak muda dituntut senatiasa berjuang bagaimana agar mampu beprestasi optimal di dunia pendidikan. Terkait persembahan tari kolosal anak didiknya, Kepala SMAN 2 Tabanan I Gede Wayan Samba mengungkapkan, ide ceritanya ini diambil dari epos Mahabharata. Tarian berdurasi 20 menit dipentaskan sebelum upacara selesai. “Sengaja kami pentaskan sebelum upacara dimulai, agar dapat memberikan rasa khusyuk dan para peserta merenungi jasa pahlawan sehingga diapresiasi lebih baik,” ujarnya. SMAN 2 Tabanan tahun ini, kata Gede Wayan Samba, memang mendapat giliran pada peringatan 10 November 2017 . Pentas itu memerlukan pelatihan intensif sekitar dua minggu. “ Substansi motivasi pementasan Abimanyu itu un-

Bali Post/kmb28

TARI KOLOSAL - Pementasan tari kolosal jelang peringatan Hari Pahlawan memukau peserta apel. tuk mendorong generasi punya spirit berjuang all out. Untuk anak-anak sudah pasti dikaitkan agar mampu berprestasi di pendidikan,” tegas Samba. Banyak pihak, kata Samba, menilai aksi anak-anak didiknya bagus. Itu merupakan buah latihan intensif. “Jumlah penari yang terlibat pada tari kolosal itu lebih dari 300 pelajar. Agar taksu tari kolosal itu terlihat, semua peserta harus bisa menjiwai

perannya,’’ bebernya. Konseptor tari Gusti Nengah Hari Mahardika menjelaskan, tarian ini digarap sekitar dua minggu dengan melibatkan 321 siswa, mulai dari kelas I hingga kelas III SMAN 2 Tabanan. “Kami punya kendala dilatihan, karena bertepatan hari raya Galungan, sehingga siswa yang sedang pulang kampung jadi bulak-balik, tetapi kami senang karena

anak-anak sangat antusias mengikuti,” jelasnya. Satya Prawira Abimanyu, kata Mahardika, diambil dari epos Mahabharata. Di mana Abimanyu putra Arjuna adalah tokoh muda yang gugur di medan perang. Anak Subadra itu diserang beramai-ramai oleh ksatria-ksatria utama Kurawa, seperti Bhisma, Drona, Karna, Ashwattama, Duryodana. Walau dikeroyok saat perang Bharatayuda di Kurusetra,

Abimanyu dengan gagah beraninya melawan bahkan berhasil menembus cakra bhuya (labirin) Maha Guru Drona. Sayangnya tidak bisa keluar dari formasi itu. Ketika itulah dia dikeroyok ksatria utama Kurawa, sehingga gugur dengan gagah berani di medan perang. ’’Nilai ketokohannya pada sikap keberaniannya itu patut dicerna oleh kaum muda sekarang,’’ tandas Mahardika. (kmb28)

Perempuan Penebel Tuntut Emansipasi Reses Dewan di Wilayah Penebel

Tabanan (Bali Post) -

Bali Pot/kmb24

UPACARA – Suasana upacara Peringatan Hari Pahlawan, Jumat (10/11) kemarin di Lapangan Alit Saputra Tabanan.

Membangun Negeri Persatuan Diperkokoh Tabanan (Bali Post) – Peringatan Hari Pahlawan berlangsung khidmat di Lapangan Alit Saputra, Jumat (10/11) kemairn. Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan tampil sebagai komandan upacara yang dihadiri Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, unsur Muspida, OPD Tabanan, veteran dan tokoh masyarakat. Herwin Gunawan menegaskan, upacara peringatan Hari Pahlawan ini adalah momentum yang baik melanjutkan perjuangan para pahlawan. Sebagai anak bangsa kita harus bersatu membangun negara Indonesia sehingga tetap berdaulat, adil dan makmur. Api perjuangan itulah menjadi pemantik para pahlawan terbangunnya harapan sekaligus pengorbanan yang tidak bisa dihindarkan. “Keberanian itu digerakkan oleh modal yang tidak ternilai, yakni keyakinan akan merdeka. Harapan terbebas itu memunculkan optimisme menguak semua potensi untuk menanti terang kehidupan di masa depan,” ucapnya. Harapan masa depan yang lebih baik itu, saat ini telah ditambatkan Presiden Joko Widodo dan Wapres melalui sebuah visi transformatif mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen republik ini agar terwujud Indonesia berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong serta memiliki karakter yang baik. ‘’Di hari pahlawan ini juga digaungkan sikap nasionalisme yang dilandasi kemanusiaan universal. Bukan nasionalisme sempit. Sebuah nasionalisme oleh Presiden pertama negeri ini Bung Karno diikrarkan sebagai my nationalism is my humanity,‘’ pungkas Dandim Letkol Inf Herwin Gunawan . (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

Jika di wilayah Kecamatan Pupuan masukkan masyarakat dalam program reses dewan ke desa itu lebih banyak sektor pertanian dan pengembangan kawasan. Berbeda dengan reses legislatif di wilayah Penebel. Warga di sana khususnya para perempuan Penebel lebih menuntut haknya, terutama emansipasi. Seperti yang disampaikan salah satu anggota DPRD Tabanan asal Penebel I Wayan Tamba, Jumat (10/11) kemarin. Menurutnya, selama ini perempuan diwilayah Kecamatan Penebel khususnya PKK cenderung lebih banyak berkecimpung dalam kegiatan terkait rumah tangga saja. Antara lain membuat canang. Namun belakangan ini mereka mulai ‘melek’, serta juga ingin ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan khususnya di desa. Wanita ingin berkontribusi, bukan saja dalam pelaksanaan pembangunan tetapi juga terkait perencanaan sejak awal. “Hampir 75 persen masukan dalam reses itu lebih kearah pemberdayaan perempuan. Juga ada yang mengusulkan pemberdayaan Sekaa Teruna Teruni (STT),” bebernya. Politisi asal Banjar Ngis, Desa Jegu, Penebel ini me-

nambahkan, keterlibatan perempuan dalam pembangunan sebenarnya sudah diatur dalam undang-undang. Hanya belum diterapkan sepenuhnya. Menurutnya, perempuan dan STT juga bisa berperan dalam keg-

iatan adat-istiadat, seni dan budaya. Istilahnya, sosok perempuan bukan saja dapat sebagai penggerak di desa atau PKK secara adat istiadat membuat canang saja dalam upaya mendukung eksistensi desa pakraman. “Wanita me-

miliki prospek yang bagus jika dilibatkan ikut berkesenian seperti tabuh, majejaitan dan pelatihan lainnya. Maksudnya tidak hanya monoton membuat canang semata,” ucapnya. Begitu pula pada program yang dikelola dari dana desa, baik perempuan maupun sekaa teruna juga idealnya dilibatkan sejak dari perencanaan. Bukan saat pelaksanaan saja. “Partisipasi perempuan dari berbagai segi dan aspek kehidupan itu sesungguhnya sangat baik sejak perencanaannya. Lebih-lebih pada program pelaksanaan pembangunan di desa itu, wanita harus bisa berperan lebih maksimal,” pungkasnya. Tidak hanya pemberday-

aan perempuan dan STT, sejumlah masyarakat juga memberikan masukan terkait bagaimana menghadapi dunia maya di tengah derasnya arus globalisasi. “Sebenarnya semua kembali ke jati dirinya masing-masing. Jangan sampai modernisasi merusak kenyamanan kita,” tegasnya. Menyinggung masalah infrastruktur, Wayan Tamba mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Penebel dari delapan desa yang ada di Penebel, untuk infrastruktur kabupaten sudah tertangani dengan memadai. “Hanya jalan lingkungan yang menghubungkan dua dusun. Nah hal itu beberapa masih kurang,” pungkasnya. (kmb28)

Warung Global

Bagus, LPD Mengakomodasi IT Jangan Disalahgunakan SEIRING dinamika teknologi pesat dewasa ini, idealnya LPD harus memanfaatkan Informasi Teknologi (IT) Pengelolaan LPD itu bagus mengakomodasi IT. Namun diingatkan jangan sampai LPD itu justru disalahgunakan. Jika LPD itu memang bertujuan memajukan dan menyejahterakan warga Bali, segala persyaratan agar bisa dipermudah jangan makanismenya berbelit-belit. Demikian opini peserta warung Global yang membedah topik ‘’LPD Diminta Manfaatkan Teknologi’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (10/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Sebagai warga Bali, Febri merasa bangga memiliki LPD sebagai penggerak ekonomi rakyat Bali. Seiring dinamika teknologi pesat dewasa ini, idealnya LPD harus memanfaatkan Informasi Teknologi (IT). Pasalnya, saat ini banyak sekali lembaga keuangan yang menjadi saingan LPD. Karena itu LPD dituntut bukan saja memanfaatkan IT, juga harus inovatif. LPD harus maju, berkembang dan mampu menyejahter-

akan rakyat Bali khususnya. Kecanggihan IT itu memang sudah harusnya diadopsi dari administrasi, pencatatan dan hal lainnya. Ugi di Tabanan dan Made Torek di Denpasar berharap agar LPD senantiasa inovatif. Selain itu, sirkulasinya harus padat. Program-programnya dibuat banyak. Sebagai masyarakat Denpasar, Arya melihat LPD memang sebagai penggerak ekonomi rakyat Bali. Kontras dengan keberadaan LPD di

pelosok desa. Di sana sirku-

lasi modalnya kecil. Malah sepertinya sulit berkembang dibandingkan LPD yang berlokasi di wilayah pariwisata. Ia kemudian menyarankan agar LPD yang sudah memiliki asset besar hingga ratusan, miliaran rupiah turut membantu LPD yang kecil, sehingga mereka bisa berkembang.

Hal Senada diharapkan Fera di Tabanan. Memang pengelolaan LPD itu bagus memanfaatkan IT, namun diingatkan jangan sampai LPD itu justru disalahgunakan. Jika bertujuan memajukan dan menyejahterakan warga Bali, segala persyaratan dipermudah, jangan makanismenya berbelit-belit. (sikha)


15

Sabtu Kliwon, 11 November 2017 Hasil Pertandingan Piala Dunia 2019 Playoff Zona Eropa Kroasia vs Irlandia Utara vs

Yunani Swiss

4-1 0-1

Pertandingan Internasional Armenia Finlandia Rumania Iran Luksemburg Skotlandia

vs vs vs vs vs vs

Belarus Estonia Turki Panama Hungaria Belanda

4-1 3-0 2-0 2-1 2-1 0-1

Bali Post/fifa.com

Telstar 18 - Trofi Piala Dunia dan bola resmi Piala Dunia 2018 Telstar 18.

Telstar 18, Bola Resmi Piala Dunia 2018 Zurich FIFA membangkitkan kembali kenangan akan Telstar, bola Piala Dunia 1970, saat memperkenalkan bola resmi Piala Dunia 2018 di Rusia, Jumat (10/11) kemarin. FIFA menyebut Telstar 18 itu, yang dibuat oleh produsen peralatan olahraga Adidas, sebagai ‘’penemuan kembali model klasik dengan desain panel baru dan teknologi terkini.’’ FIFA akan berharap bola itu lebih populer dibandingkan bola-bola pada Piala-piala Dunia sebelumnya. Sejumlah pemain mengeluhkan bahwa Teamgeist yang digunakan pada Piala Dunia 2006 terlalu ringan dan memiliki performa yang sangat berbeda ketika basah. Jabulani, yang digunakan pada 2010, dianggap seperti bola pantai oleh kiper Spanyol Iker Casillas dan bola ‘’supermarket’’ oleh kiper Brazil Julio Cesar. Sedangkan bola Brazuca 2014 lebih populer. Bola Telstar yang asli menggunakan 32 panel pentagonal terpisah, 12 di antaranya berwarna hitam agar mudah terlihat pada tayangan televisi yang saat itu masih menggunakan teknologi warna hitam-putih. Bola-bola lainnya mencakup Tango (1978), Tango Espana (1982), Azteca (1986), Etrusco (1990), Questra (1994), Tricolore (1998), dan Fevernova (2002). ‘’Telstar 18 membangkitkan kenangankenangan tidak terlupakan pada Piala Dunia 1970 dan legenda-legenda seperti Pele, Gerd Mueller, Giacinto Facchetti, Pedro Rocha, dan Bobby Moore,’’ kata FIFA. (afp/ant)

Kroasia Dekati Putaran Final Zagreb -

Kroasia semakin dekat menuju putaran final Piala Dunia 2018 setelah Piala Dunia tahun depan dengan kemenangan 4-1 atas tamunya, Yunani, Jumat (10/11) kemarin. Modal besar di laga pertama playoff itu memberi keuntungan Luca Modric dkk. sebelum melawat ke Yunani untuk laga penentuan pekan depan. Kekalahan telak itu membuat Yunani menghadapi tugas berat bila ingin lolos ke Rusia tahun depan. Tim Para Dewa itu harus memenangkan setidaknya tiga gol tanpa balas pada laga di Athena untuk memperpanjang rekor lolos ke putaran final tiga kali berturut-turut. Kemenangan Kroasia ini merupakan hasil perombakan mendadak dengan Zlatko Dalic menduduki kursi pelatih, meng-

gantikan Ante Cacic. Kroasia memecat Cacic setelah tim yang dipimpinnya tergelincir di penyisihan grup di babak kualifikasi yakni dari memimpin klasemen melorot ke peringkat ketiga Grup I. Beruntung di laga terakhir Kroasia menang 2-0 atas Ukraina dan lolos ke playoff dengan menduduki posisi runner-up mendampingi Islandia. Pada pertandingan di Stadion Maksimir, Modric mem-

buka keunggulan tuan rumah menit ke-13 dari titik penalti. Yunani belum sempat bangkit, penyerang Nikola Kalinic yang menggantikan Mario Mandzukic yang cedera, kembali mengoyak gawang tim tamu enam menit kemudian. Sokratis Papastathopoulos mencetak satu gol balasan untuk Yunani menit ke-30. Namun lagi-lagi Kroasia memperlebar jarak saat sundulan dari jarak

Bali Post/afp

KE SEMBILAN - Pembalap Yamaha Valentino Rossi menempati posisi ke18 pada sesi pertama latihan MotoGP Valencia, Jumat (10/11) kemarin. Pada latihan di Sirkuit Ricardo Tormo itu, Rossi mampu memperbaiki penampilannya dengan menduduki posisi ke-9 pada sesi kedua. Pembalap Ducati Jorge Lorenzo mencatat waktu tercepat di sesi kedua, sedangkan juara bertahan Marc Marquez mengalami kecelakaan.

Bali Post/rtr

dekat Ivan Perisic mengubah skor menjadi 3-1. Andrej Kramaric mengemas gol keempat Kroasia tidak lama setelah turun minum, memasukkan bola dari jarak dua meter setelah Sime Vrsaljko mencuri bola operan ke belakang. Kroasia sebenarnya bisa meraih kemenangan lebih besar lagi namun penampilan apik kiper Yunani Orestis Karnezis membuat panen gol itu batal. Karnezis berhasil mementahkan tembakan Kramaric dan Kalinic jelang turun minum. Tim tamu yang jarang mengancam pertahanan Kroasia, menempatkan Konstantinos

Mitroglou sebagai penyerang tunggal. Kesempatan emas Mitroglou terjadi menjelang bubaran namun sundulannya berhasil ditepis kiper Danijel Subasic. Dalic memuji penonton yang memberi dukungan penuh timnya hingga para pemain tampil penuh motivasi. Pemain juga tampil sesuai dengan arahnya sehingga permainan bisa dikendalikan. ‘’Ide dasarnya adalah menyerang mereka dari dua penjuru dan startegi itu berjalan sempurna. Saya menang tidak senang dengan gol balasan itu, tapi secara keseluruhan gembira dengan hasil laga ini,’’ kata Dalic. (kmb39/rtr/ant)

Belfast Swiss memaksimalkan penalti kontroversial sebelum meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Irlandia Utara pada pertandingan playoff zona Eropa Piala Dunia 2018, Jumat (10/11) kemarin. Gol Ricardo Rodriguez dari titik putih itu memberi keuntungan Swiss yang akan bertindak sebagai tuan rumah pekan depan, Senin dini hari. Irlandia Utara dikejutkan oleh keputusan wasit asal Rumania Ovidiu Hategan pada menit ke-58 yang menunjuk titik putih setelah Corry Evans menggunakan punggungnya untuk memblok sepakan voli akrobatik Xherdan Shaqiri. Bola terlihat mengenai bahu Evans dan, bahkan meski bola mengenai bagian atas lengannya, kelihatannya mustahil ia dapat

melakukannya. Rodriguez mengabaikan cemoohan para penggemar tuan rumah dan dengan tenang mengecoh Michael McGovern saat mengeksekusi penalti. Melengkapi kesialan itu, Evan juga mendapat kartu kuning dan dipastikan absen pada pertandingan di Basel mendatang. ‘’Saya dikejutkan oleh keputusan wasit itu, juga dengan kartu kuningnya,’’ kata pelatih Irlandia Utara Michael O’Neill yang mengira ada pelanggaran lain. ‘’Ini salah satu momen penting pertandingan ini.’’ Sementara itu, pelatih Swiss Vladimir Petkovic menyaksikan bahwa Evan menyentuh bola dengan lengan atasnya. ‘’Memang menyakitkan tapi kami layak menang,’’ tegas Petkovic. (kmb39/rtr/ant)

Penalti Kontroversial Untungkan Swiss

Kemenangan Brazil Dibantu Rekaman Video

Lille Neymar menyumbang satu gol saat Brazil mengalahkan Jepang 3-1 pada pertandingan persahabatan di Stadion Stade Pierre-Mauroy, Lille, Jumat (10/11) kemarin. Kemenangan tim Samba ini juga dibantu dengan teknologi video yang dipergunakan untuk membantu wasit dalam membuat keputusan. Pemain bintang Paris St Germain itu memulai proses kemenangan timnya lewat ekskusi penalti menit ke-10. Wasit sempat menyaksikan tayang ulang lewat rekaman video sebelum menunjuk titik putih. Neymar seharusnya bisa menggandakan kedudukan juga dari titik penalti. Namun kali ini sepakannya bisa ditepis kiper Jepang Eiji Kawashima. Brazil menggandakan gol menit ke-17 lewat tembakan keras Marcelo. Sebelum babak pertama usai, tim samba menambah satu gol lagi dari penyerang Manchester City Gabriel Jesus. Jepang membalas lewat Tomoaki Makino menit ke-62. Namun hingga babak kedua berakhir tak ada tambahan gol, sehingga tim Samurai Biru tak pernah menang melawan Brazil dalam 12 pertandingan. Pelatih Brazil Tite menurunkan skuad terbaiknya termasuk Neymar dan rekan seklubnya Thiago Silva. Skuad tim Samba kali ini berbasis pada pemain-pemain yang merumput di Eropa. Sementara pelatih Jepang Vahid Halilhodzic juga melakukan hal serupa dengan memanggil 12 pemain yang tampil di kompetisi Eropa untuk pertandingan melawan Brazil dan Belgia. Sayangnya skuad Jepang kali ini tak menyertakan pemain berpengalaman Shinji Kagawa, Shinji Okazaki dan Keisuke Honda. (kmb39/rtr)

GOL - Pemain Kroasia Andrej Kramaric merayakan gol kemenangan timnya atas Yunani, Jumat (10/11).

Bali Post/rtr

PENALTI - Pemain Swiss Ricardo Rodriguez berhasil mengeksekusi tembakan penalti melawan Irlandia Utara pada pertandingan playoff Piala Dunia 2018, Jumat (10/11) kemarin.

Depay Beri Kemenangan Belanda Aberdeen Gol Memphis Depay pada menit ke-40 membawa Belanda menang 1-0 atas Skotlandia di Aberdeen pada pertandingan persahabatan yang berlangsung Jumat (10/11) kemarin. Kedua tim gagal lolos ke putaran final Piala Dunia tahun depan, dan pelatih sementara Skotlandia Malky Mackay menurunkan tim yang berisi pemainpemain muda untuk pertandingan di Pittodrie itu. Mackay memberikan kesempatan melakukan debut internasional kepada tiga pemain muda yakni dua gelandang Ryan Christie dan Callum McGregor, serta bek kanan Rangers Ryan Jack. Bek Celtic berusia 20 tahun Kieran Tierney menjadi kapten untuk tim pada penampilan internasional kesembilannya. Secara keseluruhan tim yang minim pengalaman ini tampil cukup baik. Belanda yang tampil sabar saat menguasai bola, mengemas gol semata wayang pada menit ke-40. Serangan balik tim Oranye diakhiri oleh pemain sayap Olympique Lyonn Depay setelah mendapat umpan silang mendatar dari Ryan Babel. Skotlandia memiliki dua peluang emas pada fase akhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan. Tembakan pemain pengganti Jason Cummings masih terlalu lemah dan tandukan Matt Phillips ketika tidak terkawal gagal menemui sasaran. Ketua eksekutif FA Skotlandia Stewart Regan mengatakan sebelum sepak mula bahwa Mackay akan dikembalikan ke posisinya pada peran direktur saat pelatih baru telah ditunjuk. Mackay menjadi pelatih sementara setelah Gordon Strachan lengser menyusul kegagalan timnya ke putaran final. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/afp

TEMBAKAN - Gelandang Belanda Memphis Depay (kiri) melepaskan tembakan ke gawang Skotlandia pada pertandingan persahabatan melawan Skotlandia di Stadion Pittodrie, Aberdeen, Jumat (10/11) kemarin.


OLAHRAGA

16

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Ketut Jelada Kembali Pimpin FOKSI Bali Denpasar (Bali Post) Ketut Jelada kembali dipercaya memimpin Pengprov Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) masa bakti 20172021 dalam musprov di Denpasar, Kamis (9/11) lalu. Musprov dihadiri utusan tujuh Pengkab dan pengkot FOKSI, minus Bangli dan Karangasem, termasuk dihadiri Ketua Umum PB FOKSI Gusti Bagus Alit Putra. Wakil Ketua PB FOKSI Maryoto Subekti, di Denpasar, Jumat (10/11) kemarin menjelaskan, program Pengprov FOKSI bakal membentuk kepengurusan dua pengkab Bangli dan Gianyar. ‘’Delegasi Bangli dan Karangasem sudah hadir di musprov, hanya kapasitasnya sebagai peninjau,’’ katanya. Dikemukakan, cabor kabaddi perlu sosialisasi utamanya menyasar kalangan siswa. ‘’Untuk itu, kami juga ingin kabaddi ini resmi dipertandingkan di ajang Porjar,’’ kata Maryoto. Menurutnya, pembinaan kabaddi di Bali harus menjadi barometer nasional. Karena itu, dalam event Indonesia Open, para atlet kabaddi Bali diminta mendominasi, mengingat event yang digelar di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 26-30 November, bertujuan membentuk skuad timnas Merah-Putih Asian Games. Diakuinya, geliat pembinaan kabaddi juga terjadi di provinsi lain seperti Kaltim, Sulsel, Sumsel, Sumbar, Jabar, Jateng, serta Banten,. ‘’Kami pemain kabaddi Bali bisa membela timnas di ajang Asian Games,’’ kata Maryoto. (022)

Hadapi Asian Games, Pesenam Indonesia Dikirim ke AS dan Rusia

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) akan mengirimkan atlet ke Amerika Serikat dan Rusia untuk mengikuti pelatihan menjelang Asian Games pada Agustus 2018. ‘’Kami akan memberangkatan para atlet ke Moskow, Rusia pada akhir Desember 2017 untuk mengikuti kejuaraan uji coba di sana. Kami juga berencana menggelar pelatihan luar negeri ke Amerika Serikat dan Bulgaria pada 2018,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Persani Dian Arifin, Jumat (10/11) kemarin. PB Persani, menurut Dian, akan membentuk tim senam yang terdiri atas enam atlet artistik putra, enam atlet artistik putri, tim ritmik putra dan putri yang terdiri dari tiga hingga empat atlet, dan tim trampolin putra yang terdiri dari dua atlet putra. ‘’Kalau kami punya gedung latihan sendiri di Indonesia, kami akan mendatangkan pelatih asing ke dalam negeri. Kami masih mengupayakan untuk mendapatkan tempat latihan di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta,’’ kata Dian. Dian mengatakan program pemusatan pelatihan nasional cabang senam tetap berjalan meskipun hanya dua atlet yang mempunyai surat keputusan pelatnas dari Kemenpora. ‘’Kami akan mengajukan surat pelatnas bagi atlet-atlet lain yang masuk tim nasional setelah Kejuaraan Nasional Senam Senior-Junior 2017 di Jambi pada akhir November,’’ katanya. Selain program pelatnas jelang Asian Games, PB Persani juga menyiapkan kejuaraan uji coba Asian Games di Stadion Istora Senayan, Jakarta pada April 2018. Kejuaraan uji coba Asian Games itu, menurut Dian, merupakan rekomendasi dari Persatuan Senam Asia (AGU). ‘’Lokasi pertandingan cabang senam Asian Games 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran. Kami sudah melaporkan lokasi uji coba kepada federasi Asia dan mereka tidak masalah,’’ ujarnya. (ant)

Mitra Devata Tundukkan Garuda Dalung

Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Legend Mitra Devata berhasil menundukkan lawannya Garuda Dalung dengan skor 7-3 dalam latih-tanding di Lapangan Dalung, Badung, Jumat (10/11) kemarin. Pertandingan menggunakan sistem 3x30 menit. Pada 30 menit pertama, Garuda Dalung yang menurun pemain usia muda, mulai mencoba mengimbangi permainan Mitra Devata. Akan tetapi, Mitra Devata unggul dalam kerja sama tim. Alhasil, serangan apik yang dibangun para skuad Mitra Devata mampu mengantarkan Wayan Kartadnya dan Nyoman Rafik Armawan untuk mencetak gol, hingga Mitra Devata unggul 2-0. Sementara serangan Garuda Dalung mampu dipatahkan lini belakang Mitra Devata yang tampil solid. Pada 30 menit kedua, kembali Mitra Devata unggul 2-0. Terciptanya gol berawal dari umpan tarik Wayan Gangga Mudana, dan bola lambung ditanduk Ida Bagus Nyoman Mahayasa, hingga memperdaya kiper Garuda Dalung. Sepakan Ida Bagus Mahayasa kembali menggetarkan jala Garuda Dalung hingga Mitra Devata unggul 2-0. Pada 30 menit ketiga, permainan kembali berimbang, dan kedua tim saling melancarkan serangan. Gocekan Wayan Kartadnya sukses membobol gawang Garuda Dalung, namun mampu dibalas pemain Garuda Dalung hingga skor imbang 1-1. Mitra Devata kembali unggul 2-1 berkat gol yang dilesakkan Purwanto menuntaskan umpan terukur Made Mutram. Namun, lagi-lagi Garuda Dalung mampu menyamakan kedudukan 2-2. Mitra Devata kembali memimpin 3-2 melalui umpan manis Asep Triwahono yang diselesaikan lewat sontekan Made Pasek Alit. Akan tetapi, bola sontekan Made Pasek Alit sempat nyangkut di kaki lawan, kemudian bola bergulir dan masuk ke gawang Mitra Devata hingga skor imbang 3-3. (022)

Bali Post/ant

DIBAYANGI - Pebasket Pelita Jaya Wayne Lyndon Bradford (kiri) menggiring bola dibayangi lawannya dari Satria Muda Pertamina Kevin Karell Bridgewaters dalam final kejuaraan Perbasi Cup di Britama Arena, Jakarta, Jumat (10/11) malam.

Pelita Jaya Juara Perbasi Cup 2017 Jakarta (Bali Post) -

Pelita Jaya (PJ) EMP Jakarta sukses menjadi juara turnamen bola basket pra-musim Perbasi Cup 2017 setelah mengalahkan Satria Muda Pertamina dengan skor 82-77 di partai final, Jumat (10/11) kemarin. Bertanding di Britama Arena, Jakarta, pertarungan berlangsung ketat sejak awal. Pelatih Pelita Jaya EMP Jakarta Johannis Winar lalu menurunkan Adhi Pratama untuk menjaga pemain andalan SM Pertamina Dior Lowhorn. Strategi tersebut berhasil, terbukti Lowhorn hanya mencetak empat poin di kuarter pertama yang berakhir dengan skor 21-20 untuk keunggulan Pelita Jaya. Di kuarter kedua, Pelita Jaya langsung menggebrak dengan membuat enam poin hasil temba-

kan dua angka beruntun melalui Chester Giles, Xaverius Prawiro dan Wayne Bradford. Lowhorn kemudian memperkecil kedudukan menjadi 27-22. Di kuarter kedua ini, Lowhorn memang relatif lebih bebas dan bisa membuat 10 angka. Namun, Pelita Jaya tetap memimpin di akhir kuarter dengan skor 44-33. Usai jeda, SM terus berusaha mengejar ketertinggalan. Mereka akhirnya bisa melakukkannya setelah tembakan dua angka small forward Arki Dikania Wisnu

masuk dan menjadikan kedudukan 49-48. Ini keunggulan pertama SM atas PJ selepas kuarter kedua. Akan tetapi, keunggulan itu tidak lama karena Daniel Wenas berhasil memasukkan tembakan tiga angka dan membuat kedudukan menjadi 52-51 kembali untuk keunggulan PJ. PJ pun bisa mempertahankan keunggulan 60-57 hingga kuarter ketiga berakhir. Kuarter pamungkas berjalan semakin panas. Bahkan sempat terjadi keributan kecil setelah Arki Dikania Wisnu mendorong

guard PJ Respati Ragil, yang hampir memasukkan bola, hingga tersungkur keluar lapangan. Arki pun dinyatakan melakukan technical foul dan karena sudah melakukannya dua kali, forward kelahiran New York, Amerika Serikat, ini harus keluar dari pertandingan. Setelah itu, PJ semakin bebas membombardir SM bahkan sampai unggul jauh 70-60. Dior Lowhorn sempat memperpendek jarak skor menjadi 80-77, dua tembakan bebas terakhir guard impor PJ Wayne Bradford menuntaskan perlawanan SM. Pertandingan pun berakhir dengan skor 82-77. Ini merupakan gelar Perbasi Cup pertama Pelita Jaya EMP Jakarta dan gelar kedua beruntun

setelah sebelumnya menjuarai Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 juga setelah mengalahkan SM Pertamina. Di kubu SM, Dior Lowhorn menjadi pencetak angka terbanyak di laga tersebut dengan 29 poin, enam rebound dan dua assist. Di PJ, pencatat angka tertinggi adalah Wayne Bradford dengan 28 poin, enam rebound dan empat assist. Dari pertandingan lain, Pacific Caesar Surabaya berhasil merebut posisi kelima Perbasi Cup 2017, mengalahkan Siliwangi Bandung dengan skor 70-66. Sementara posisi ketiga Perbasi Cup 2017 diraih Stapac Jakarta usai menundukkan Hangtuah Sumsel 74-72. (ant)

Solo (Bali Post) Ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII/2017 di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, yang berlangsung selama tujuh hari. Peparpenas 2017 dibuka Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto yang diawali dengan upacara kontingen daerah di Stadion Manahan Solo, Jumat (10/11) kemarin. Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Pelayanan Khusus Kemenpora yang juga Ketua Panitia Peparpenas VIII/2017 Bayu Rahadian mengatakan, kegiatan itu berlangsung mulai Selasa (7/11) hingga Selasa (14/11) dengan tema ‘’Melalui Peparpenas VIII 2017 Kita Tingkatkan Percaya Diri dan Motivasi Atlet untuk Indonesia Hebat’’. Peparpenas tahun ini diikuti 621 atlet berasal dari 29 provinsi, sedangkan lima daerah yang tidak mengirimkan atletnya, yakni Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Barat. Peparpenas dilaksanakan setiap dua tahun sekali sebagai ajang pencarian bibit atlet potensial dan kompetisi bagi pelajar disabilitas serta memberikan hak kesempatan yang sama kepada mereka untuk berolahraga. Peparpenas tahun

ini mempertandingkan enam cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, catur, renang, tenis meja, dan bocia. Cabang olahraga bocia baru dipertandingkan pada ajang Peparpenas di Solo tahun ini. Ia mengatakan jenis disabilitas para peserta Peparpenas di Solo, antara lain tunadaksa, tunagrahita, tunanetra, dan tunarungu, sedangkan total medali yang diperebutkan total 471 medali, baik emas, perak maupun perunggu. Peparpenas kali ini juga diikuti 15 atlet yang sebelumnya ikut berlaga di ASEAN Para Games IX di Malaysia pada 17-23 September 2017. Mereka mampu menyumbangkan medali emas, di mana kontingan Indonesia merebut peringkat pertama dengan menyandang juara umum. Peparpenas tahun ini juga menjadi bagian penting untuk persiapan atlet menuju multievent Asian Paralympic di Indonesia 2018. Para atlet yang berlaga dalam Peparpenas akan dipantau untuk dijadikan siswa Sekolah Keterbakatan Olahraga (SKO) Disabilitas Nasional di Solo, yang dimulai tahun ini. Peparpenas diselenggarakan atas kerja sama Kemenpora, Pemprov Jateng, Pemkot Surakarta, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. (ant)

Sidan/Dwiyanti Dipanggil Ikuti Seleknas Asian Games Ratusan Atlet Ramaikan Peparnas 2017 Denpasar (Bali Post) Dua pesilat Bali yakni Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti dipanggil guna mengikuti seleknas Asian Games (AG) XVIII di Indonesia 2018 mendatang. Seleknas bakal digelar di padepokan pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 19 November mendatang. Berdasarkan surat bernomor 88/SU/11/17 tentang pemanggilan seleknas 2017, yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo mengungkapkan, pesilat yang dipanggil seleknas harus sudah berada di padepokan pencak silat TMII pada Minggu (12/11) besok, sebab harus mengikuti latihan bersama sebelum seleknas. Para pesilat yang dipanggil diminta latihan rutin guna menjaga kebugarannya, dan bagi pesilat yang tidak hadir pada 12 November, dianggap mengundurkan diri. Pelatih silat seni PON Bali Wayan Selamat menerangkan,

Sidan dan Dwiyanti memang tidak muda lagi, keduanya sudah menjadi ibu dan dikaruniai anak. Kendati demikian, Selamat optimis pesilat asuhannya mampu tampil terbaik. ‘’Saya kira kedua pesilat ini tinggal memulihkan otot-ototnya, kalau sudah kembali normal, saya yakin bisa tampil maksimal,’’ tuturnya. Di sisi lain, Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari mengakui dirinya punya dua anak, sedangkan rekannya Dwiyanti memiliki seorang anak. ‘’Kami dipanggil mengikuti seleknas, kemungkinan saat PON XVIII di Jabar 2016 lalu mendulang emas untuk nomor silat seni ganda putri. Selanjutnya, Sidan/Dwiyanti kembali menyabet emas untuk Kabupaten Bangli pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September lalu. ‘’Ya… kami mengikuti seleknas, otomatis meninggalkan keluarga termasuk anakanak,’’ kata Sidan. Ia pun berharap bisa lolos masuk skuad timnas Asian

Bali Post/ist

Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari (kiri) bersama pasangannya Ni Made Dwiyanti. Games. ‘’Pesaing kami pesilat seni ganda putri dari Jabar. Astungkara, doakan kami bisa lolos di ajang seleknas ini,’’ jelas Sidan. (022)

Kejuaraan Nasional Tenis 2017

Unggulan Berguguran di Perempatfinal Palembang (Bali Post) Sejumlah petenis yang menempati posisi unggulan berguguran di babak perempatfinal Kejuaraan Nasional Tenis 2017 di Stadion Tenis Lapangan Jakabaring Sport City, Palembang, Jumat (10/11) kemarin. Kejutan mulai mewarnai babak perempatfinal Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 ketika wakil Jawa Timur Ari Fahresi (15 tahun) berhasil menjungkalkan unggulan teratas Arief Rahman dari Kalimantan Timur. Petenis yang masuk babak utama dengan fasilitas wild card itu mengandaskan peraih medali perak tunggal putra PON 2016 itu melalui pertarungan rubber set dengan skor 4-6, 7-5, 3-0. ‘’Saya tidak pernah menyangka bisa melaju hingga semifinal, apalagi di set kedua sudah tertinggal 2-5 setelah kalah pada set pertama. Beruntung lawan mengalami cedera hingga tak bisa meneruskan pertandingan,’’ kata Ari, remaja kelahiran Sampang (Pulau Madura), 2 Agustus 2002.

Di semifinal, Sabtu (11/11), siswa kelas X SMA Khusus Atlet Ragunan Jakarta itu akan menjajal ketangguhan unggulan ketiga Iqbal Bilal Saputra (Kaltim). ‘’Pokoknya nothing to lose saja. Main bagus tanpa terbebani hasil akhir,’’ ujarnya. Unggulan kedua tunggal putri, Fitriani ‘’Ani’’ Sabatini (16) pun gagal melaju ke babak empat besar. Ani harus mengakui ketangguhan seniornya, Deria Nur Haliza (20) di perempatfinal. Deria memenangi duel sesama wakil DKI Jakarta itu melalui laga straight set 6-3, 6-2 dan akan meladeni unggulan ketujuh asal Bali, Putu Armini di semifinal. ‘’Saya optimistis bisa menjuarai turnamen ini, namun harus terus beradaptasi dengan lapangan tenis di Jakabaring. Permukaannya agak kasar hingga laju bola menjadi lebih lambat,’’ tutur Deria yang meraih medali perunggu ganda campuran Asian Indoor and Martial Art Games 2017 di Ashgabat, Turkmeni-

stan ini. Nasib berbeda dialami kembaran Ani, Fitriana ‘’Ana’’ Sabrina. Unggulan teratas tunggal putri itu tampil perkasa, memupus perlawanan wakil Jawa Barat, Novela Rezha 6-1, 6-2. Di semifinal, Ana bakal terlibat bentrok sesama petenis asal ibu kota negara, Oxi Gravitasi Putri yang menang susah payah atas Nadya Aulia (Jabar) 6-7(4) 6-4 6-3. Namun duet Ana-Ani pun terjungkal di nomor ganda putri. Pasangan unggulan pertama itu gagal melangkah ke final setelah menyerah dari ganda gado-gado, Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan)/Putri Sanjungan Insani (Kalimantan Utara) 6-4, 3-6, 10-12. Di laga pamungkas, Sabtu (11/11), Fadona dan Putri menantang unggulan kedua dari Jawa Barat, Novela Rezha/ Shevita Aulana yang unggul mudah atas duet belia, Felicia Halim/Happiness Beauty Heart (DKI) 6-1 6-1. (ant)

Bali Post/ant

PANAHAN - Penari menampilkan tari panahan pada Pembukaan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/11). Kejuaraan Nasional bagi pelajar penyandang disabilitas ersebut diikuti kontingen dari 29 provinsi dan 621 atlet sebagai ajang pencarian bibit atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Luxury Villa in Seminyak Looking for Experience HK and Cook.Send Resume info@chimerav illasbali.com 081338495971

Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Penampilan Menarik,Rajin, Penempatan Kuta&Nusa Dua Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655

BPR KAS Mencari Sopir Pglaman Min 2Thn Hub.081339403582

Dcr Sgr Therapist GP+UM+Kms+ Bns,Home Base Spa Jl.Camplung Tanduk 103A Smnyk,082188689710

LOWONGAN Dicari Supir Pribadi utk Daerah Sanur SMS: 0811394065

B.BP.164.11.17.0000461

SERVICE

B.BP.001.11.17.0000308

Dcr Mekanik,Tk.Las,Bubut,Sales bsBekerja dlmTeam,085739345449 B.BP.166.11.17.0000470

SERVICE

B.BP.164.11.17.0000462

Dcr:ACC,ADM,Sek D3 EX:2th max: 35th,Pengawas Bagunan D3 Teknik Ex:3th max:45th, Sopir SIM:A+C max:40th dom.keluarga diBali Hub:lidyaokta@gmail.com

B.BP.004.11.17.0000456

B.BP.001.11.17.0000324

BIRO JASA

Dcr therapis wanita sbyk2nya Grazia Spa Kuta H.081236777162

B.BP.001.11.17.0000281

BIRO JASA

B.BP.004.11.17.0000399

B.BP.001.11.17.0000445

BIRO JASA

BALI WANGI

WC

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0000209-BRJ

WC

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr tkg msak&karywn utk warung Makan krm lam ke Wr.Demung Jl. Raya Sibangkaja H:08123913958

B.BP.001.11.17.0000329

Dibthkn Sgr Staf Kitchen Pglmn Min 1Th Dtg Lgs Jl.Teuku Umar 73 Kauh Puri Dps,082146698205

B.BP.001.11.17.0000446

Dibutuhkan Tenaga dokter gigi, pramubakti,satpam,pengemudi. Lmrn krm ke PO BOX 109 Gianyar (melampirkan ijazah terakhir, KTP,pas photo terbaru (2 buah) uk.4X6 & Daftar Riwayat Hidup) paling lambat tgl 15 Nov 2017.

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000449-BRJ

DIJUAL MOBIL SUZUKI

Dijual Mobil Suzuki Karimun Th’2015 Abu Metalik 85Jt Nego Hub.085739231907 Ezha

B.BP.164.11.17.0000463

DIJUAL RUMAH Djl Rmh LT 125 are Perum.Taman Dukuhsari Sesetan 083114400089

DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko 2 unit Jl.Wr. Supratman Tohpati No.320 Dps Hub:081237693847 B.BP.001.11.17.0000388

Dikontrakkan Ruko Baru Lt3 Jl. Mahendradata Hub.085237077978 B.BP.001.11.17.0000459

DIJUAL TANAH B.BP.001.11.17.0000259 ***77A Jl.Pura Pucak Mangu, Rumah baru Taman Gria Jimbaran Tiyingan,Plage.ViewBukit, LT95.LB140.2Lt,3kt+1,3km+1,Tmn Carport.1,5M,Ngo(081353306581) Lembah Super Cantik,cck u/Retreat B.BP.001.11.17.0000270 Vila,Agro 50Jt/A,WA08123943177 B.BP.031.11.17.0000444 B.BP.001.11.17.0000465 DISEWAKAN RUMAH Dicari Tukang Jahit Segera dan Ubud 2 Ha,Bedugul 60A- Villa Dikont Rumah Jl.Gunung Lumut Operator Mesin Potong Laser Hub:0361 290292/08155751174 Gg.Kenari No.9 Hb.085237077978 G.Agung Dps 6A H:08174737750 B.BP.001.11.17.0000262

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

GARANSI

RUPA-RUPA

Farmasi bth Kary.Gudang Pria Max 25Th PT.BKS,Jl.Suli 102Dps

Rijasa Agung Hotel Payangan cari Engineering,Driver, Waitress.Kirim cv,lamaran ke: rijasaagung_hrd@yahoo.co.id

H

B.BP.001.11.17.0000371

Cr tkg kaca,tnaga srabutan.Lam Jl.T.Y Aya120A Renon Tp.235258

Dicr marketing syarat Penddkan SMA/S1 pglmn min 1th, Gaji & Insentif Dahsyat,. WA 08889999188

Dcr Staf Reservation Crew Boat Bs Bhs Inggris Jl.Tirta Ening No.1 Sanur 0361-288829

BA

Cr Adm SMK(wnt)+sopir+Srabutan (Lk) di Gianyar, 085100804392

B.BP.004.11.17.0000333

B.BP.001.11.17.0000457

LIM

B.BP.001.11.17.0000409

Dcr byk llsn smk/sma pria sgl jrsn u/dbrkn trnng u/ mnjd tkns max 30th (0361) 8450372, hrd_tiara@yahoo.com

B.BP.001.10.17.0001449

S

B.BP.001.11.17.0000421

!Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin Jujur,Tinggal dlm,085238203818

B.BP.004.11.17.0000337

KU RA

B.BP.001.11.17.0000410

Dcr Staff Purchasing utk Restorant ARi Putri Hotel,Jl.Cemara Br Semawang Sanur 081353222828

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.11.17.0000458

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.11.17.0000335

BENGKEL LAS


EKONOMI

18

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Pada Pertemuan APEC

Jokowi Bicara Ekonomi Maritim Da Nang Presiden Joko Widodo berbicara mengenai ekonomi maritim dalam pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) 2017. ‘’Pak Presiden menyampaikan (wilayah) APEC itu dua pertiga ini adalah air, mirip dengan Indonesia tapi kok kalau bicara perdagangan dan investasi fokusnya umumnya ke darat? Di sini mengatakan bahwa maritime economy atau blue economy itu sangat penting,’’ kata Ketua ABAC yang mewakili Indonesia Anindya Bakrie di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11) kemarin. Presiden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) ke-25 berlangsung di Da Nang, Vietnam pada 10-11 November. Agenda pertama Presiden adalah menghadiri ABAC dengan para pemimpin anggota APEC. ‘’Bukan hanya buat konektivitas, mengurangi biaya pengiriman dan lain-lain tapi lebih dari itu juga dapat membuat aqua culture itu berkembang. Hal-hal inilah yang memang sangat dihargai,’’ tambah Anindya. Menurut Anindya yang merupakan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia bidang Organisasi, Keanggotaan, Pemberdayaan Daerah dan Tata Kelola Perusahaan itu, Presiden juga menyoroti soal ketimpangan. ‘’Pak Presiden menyuarakan sesuatu yang sangat menarik, karena selama ini orang selalu bicara tentang trade and investment yang emang selalu naik dari 25 tahun yang lalu tapi isu tentang ketimpangan, kesenjangan, ini ternyata ada di mana-mana bukan cuma negara berkembang, negara maju juga,’’ tambah Anindya. Ia menegaskan bahwa Presiden Jokowi menggarisbawahi bahwa apa pun dilakukan di APEC setelah 2020 harus menyoroti kesenjangan dan apa yang harus dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut. ‘’Dibutuhkan suatu ekuilibrium yang bisa menyelaraskan antara growth and equity, bahasa Indonesianya pertumbuhan berkeadilan. Inilah yang merupakan halhal yang kita dorong,’’ ungkap Anindya. Ada 21 pemimpin anggota APEC yang

hadir antara lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Cina Xi Jinping, Perdana Menteri Justin Trudeau, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Meksiko Enrique Pea Nieto. Tema APEC 2017 adalah ‘’Menciptakan Dinamika Baru, Membina Masa Depan Bersama’’ akan fokus membahas beberapa masalah, antara lain perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah, perubahan iklim dana pertanian. APEC yang didirikan pada 1989, pada tahun ini memasuki fase finalisasi Bogor Goals mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada tahun 2020, ada hambatan yang muncul dalam proses globalisasi dan integrasi ekonomi. Ada 21 entitas ekonomi yang menjadi anggota APEC yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Cina, Hongkong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taipei, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam. Anggota-anggota APEC mewakili 39 persen populasi dunia, menyumbang 57 persen dari PDB dan 49 persen perdagangan global. Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan, Indonesia berharap agar Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) tetap menjadi forum kawasan yang terbuka dan bebas. ‘’Kita berharap APEC ini tetap menjadi kawasan yang

terbuka dan bebas. Kedua, kita harus mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan ketiga terus mengembangkan ekonomi yang inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi,’’ katanya. Indonesia berkepentingan bagaimana komitmen-komitmen yang ada itu bisa langsung diperoleh manfaatnya bagi masyarakat. ‘’Karena kita negara maritim, mau tidak mau yang kita akan tampilkan adalah persoalan bagaimana memanfaatkan maritim untuk kepentingan,’’ ungkap Fachir. Ketika Indonesia bicara soal petani dan nelayan maka hal itu akan terkait bagaimana APEC juga memberikan peluang lebih besar bagi petani dan nelayan. ‘’Ketiga adalah SMEs (Small Medium Enterprises) dan kaitannya dengan teknologi infomasi agar teknologi itu tidak berdampak negatif (terhadap SMEs) karena tidak bisa dihindari ada dislokasi sumber daya manusia karena teknologi informasi, jadi bagaimana reeducating (mendidik ulang) pihak-pihak yang terkena dampaknya,’’ tambah Fachir. Menurut Fachir, Bank Dunia bahkan memprediksi pertumbuhan ekonomi anggota APEC secara total dapat mencapai 6,2 persen pada tahun ini sehingga Indonesia harus dapat mendapatkan manfaat dari ekonomi inklusif dan inovatif tersebut. Meski demikian, Fachir mengakui bahwa dalam setiap pertemuan internasional tidak dapat dimungkiri ada kepentingan masing-masing negara yang bercampur di dalamnya. (ant)

Bali Post/ant

DISAMBUT - Presiden Joko Widodo disambut Presiden Vietnam Tran Dai Quang (kanan) saat akan melakukan dialog antara pimpinan negara ekonomi dengan APEC Business Advisory Council (ABAC) di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11) kemarin.

Program Tol Laut Jangan Sampai Sia-sia Surabaya (Bali Post) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan program tol laut jangan sampai sia-sia karena keberadaannya bisa mengurangi disparitas harga kebutuhan pokok antara daerah di Indonesia bagian barat dan timur. ‘’Tol laut harus dibuat sedemikian rupa, sehingga menarik perhatian minat pengusaha dan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat,’’ kata Menhub Budi Karya

Bali Post/ant

TOL LAUT - Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 35 di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (14/10). Warga yang berdomisili di Kepulauan Simeulu lebih memilih menggunakan sarana penyeberangan dengan Kapal Perintis (Tol Laut) karena tarif lebih murah.

Investor Jepang Lirik Saham Danamon Jakarta (Bali Post) – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana membenarkan ada investor Jepang -- dalam hal ini Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (BTMU) -- yang melirik saham PT Bank Danamon Tbk. ‘’Memang Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ melirik saham Danamon, tentunya akan diikuti oleh kegiatan-kegiatan ataupun persyaratan-persyaratan yang akan disampaikan. Karena perusahaan terbuka, maka akan terkait dengan langkahlangkah di pasar modal,’’ katanya, di Jakarta, Jumat (10/11) kemarin. Ia mengatakan hal terpenting dari rencana akuisisi tersebut adalah aksi korporasi itu mampu memperkuat Danamon. ‘’Diharapkan Danamon akan berkembang lebih pesat dengan pemegang saham baru yang lebih besar,’’ ucapnya. Selain itu, OJK juga akan meminta investor untuk menyampaikan secara

konkret mengenai kaitan antara rencana bisnis dan kontribusinya kepada perkembangan ekonomi nasional. Hal itu, misalnya, menyangkut pemberian kredit khusus ke infrastruktur di Indonesia untuk mendukung programprogram pemerintah. ‘’Jangan sampai mereka datang memberikan kredit ke Jepang saja, kami harap mereka membuat rencana bisnis yang benar-benar bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional,’’ katanya. Saat ini porsi kepemilikan saham di Danamon, menurut laman resmi perusahaan itu, adalah 67,37 persen milik Asia Financial Indonesia Pte. Ltd. (AFI), 6,5 persen milik JPMCB-Franklin Templeton Investment Funds, dan 25,7 persen dikuasai publik. Merujuk pada laporan media Jepang, Nikkei, Kamis (9/11), Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dikabarkan berencana membeli sekitar 40 persen saham Bank Danamon untuk memperluas bisnis perusahaan

itu di Asia Tenggara. Nilai transaksi disebutkan sekitar 1,76 miliar dolar AS atau setara Rp 23,7 triliun (dengan kurs saat ini). Sebelumnya, PT Bank Danamon Tbk. juga telah membenarkan terdapat investor yang sudah menjajaki guna membeli saham milik perusahaan asal Singapura yang merupakan pengendali bank tersebut, Asia Financial Indonesia Pte. Ltd. (AFI). Direktur Bank Danamon Michellina Triwardhany melalui pernyataan resminya mengatakan, AFI sudah menerima expression of interest terkait kepemilikan saham di Danamon. Namun, dia menegaskan AFI dan investor itu baru akan melakukan negosiasi sehingga belum terdapat hasil atau kesepakatan yang mengikat. ‘’Ketertarikan investor tersebut tergantung pada hasil negosiasi lebih lanjut yang belum tentu menghasilkan perjanjian yang mengikat, sehingga transaksi ini belum tentu terealisasi,’’ katanya. (ant)

Manfaatkan Teknologi untuk Efisiensi

Wimboh Santoso

Jakarta (Bali Post) – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso berharap industri perbankan dapat memanfaatkan teknologi informasi agar dapat menciptakan efisiensi dalam menjalankan pelayanan finansialnya. ‘’Harapan kami industri perbankan bisa lebih efisien dengan memanfaatkan teknologi secara terukur, dan prosesnya akan paralel, tidak langsung big bang, sehingga imbas kepada tenaga kerja tidak signifikan,’’ katanya saat ditemui usai peresmian ruang pers OJK di Jakarta, Jumat (10/11) kemarin. Mantan Komisaris Utama Bank Mandiri itu mengatakan proses digitalisasi di industri perbankan sendiri sudah berlangsung sejak lama. Dalam konteks hari ini, misalnya, sudah banyak bank yang menerapkan jaringan distribusi branchless banking. Laku pandai (branchless banking) adalah layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerja sama dengan pihak lain dan perlu didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi. Wimboh menilai bahwa branchless banking memiliki implikasi yang jelas, yaitu memungkinkan bank tidak perlu membuka cabang baru, melainkan memanfaatkan para agen bank sehingga

mampu menciptakan efisiensi. ‘’Kalau dulu ketika bank mau perluasan harus buka cabang. Sekarang tidak perlu, karena bisa pakai agen atau electronic mobile banking. Ini bagus, karena bank akan lebih efisien,’’ ucapnya. Wimboh juga mengatakan bahwa kompetisi di industri keuangan saat ini memasuki era persaingan berbasis teknologi informasi, sehingga perbankan yang tidak melakukan digitalisasi akan ketinggalan. Bahkan, ia menilai pemanfaatan teknologi juga telah dilakukan oleh lembaga nonjasa keuangan yang mengeluarkan produk layanan keuangan berbasis teknologi (financial technology/fintech). Hal tersebut memungkinkan lembaga nonjasa keuangan mampu memberikan jasa seperti apa yang diberikan lembaga jasa keuangan. ‘’Mau deposit type, payment system type, transaction fee, atau lending semua banyak ditawarkan oleh lembaga nonjasa keuangan. Bahkan, kami sudah mengatur peerto-peer lending,’’ katanya. Perbankan juga perlu mengoptimalkan tenaga kerja, dan salah satunya dilakukan melalui realokasi tenaga kerja dari kegiatan-kegiatan operasional yang akan digantikan oleh teknologi diarahkan kepada bidang-bidang yang membutuhkan faktor analitis manusia, demikian Wimboh Santoso. (ant)

Sumadi kepada pers di Surabaya, Jumat (10/11) kemarin. Hal tersebut disampaikan usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perhubungan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Hadir dalam acara itu Ketua KPK Agus Rahardjo dan Rektor UTS Joni Hermana. Menurutnya, tol laut merupakan program nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi yang dilatarbelakangi masih adanya kesenjangan harga yang cukup tinggi antara wilayah Indonesia Barat dengan wilayah Indonesia Timur. Program tol laut mulai 4 November 2015 hingga saat ini mencapai 13 trayek yang sebagian besar dikembangkan berlayar ke arah timur Indonesia sebagai upaya mengurangi disparitas harga kebutuhan pokok. ‘’Program tol laut berhasil menurunkan harga barang kebutuhan pokok

hingga 20 persen dan program ini akan terus kita perbaiki mengingat diakui ada kekurangan,’’ kata Menhub Budi. Secara umum pelaksanaan program tol laut telah berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan, baik dari sisi regulasi sebagai payung hukum maupun realisasi muatannya. Dari sisi regulasi, saat ini telah dikeluarkan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang dari dan ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan, yang ditindaklanjuti dengan diterbitkannya beberapa peraturan pelaksanaannya. Meskipun demikian, katanya, pelaksanaan program tol laut masih menghadapi beberapa tantangan, di antaranya masih belum optimalnya muatan kapal khususnya muatan balik dari Indonesia Timur ke Indonesia Barat. (ant)

Rupiah Melemah

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/11) sore, kembali melemah sebesar 56 poin menjadi 13.389 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.333 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Proyeksi pasar terhadap inflasi Amerika Serikat yang naik menjadi salah satu faktor yang menopang dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia,’’ kata Analis Monex Investindo Futures Faisyal di Jakarta, Jumat kemarin. Di sisi lain, lanjutnya, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Korea Utara turut memengaruhi pergerakan mata uang kategori safe haven, seperti dolar AS. Pernyataan saling serang antara pemimpin Amerika Serikat dan Korea Utara membuat panik pelaku pasar sehingga cenderung

mengambil posisi pada aset yang aman. Ia menambahkan bahwa harga minyak yang kembali turun juga turut membebani mata uang berbasis komoditas di tengah masih berlangsungnya kecemasan tingginya persediaan global meskipun ada penurunan cadangan minyak Amerika Serikat. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude bergerak melemah 0,72 persen ke level 48,24 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 0,69 persen ke posisi 51,54 dolar AS per barel pada Jumat (11/8) sore ini. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa mata uang rupiah melemah searah dengan mayoritas kurs global terhadap dolar AS merespons ancaman aksi militer dari Presiden Ameriak Serikat Donald Trump terhadap Korea Utara. (ant)


19

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

Kasus Pimpinan KPK Dibutuhkan, Sosok Pahlawan untuk Memakmurkan Daerah Kejaksaan akan Profesional Jakarta (Bali Post) Bagi masyarakat di daerah, memaknai Hari Pahlawan saat ini adalah perjuangan untuk mendorong lebih banyak lagi pejuang-pejuang kemerdekaan yang bisa memakmurkan masyarakat di daerahnya. Oleh karena itu, inti dari pahlawan saat ini adalah pahlawan kemakmuran dan pahlawan kedamaian. Penegasan itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang (OSO) usai menjadi inspektur upacara pada acara Tabur Bunga memperingati Hari Pahlawan di atas kapal KRI Dr. Soeharso 990, di perairan laut Teluk Jakarta, Jumat, (10/11) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kasal Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Wakil Ketua DPD-RI Nono Sampono, dan undangan lainnya.

Menurut OSO, sosok pahlawan yang dibutuhkan bangsa Indonesia, terutama masyarakat di daerah adalah sosok pejuang yang bisa menyatukan perbedaan, bisa memakmurkan perekonomian rakyat dan bisa menjaga perdamaian antara kelompok yang beragam. ‘’Sekarang ini pahlawannya adalah pahlawan kemakmuran, pahlawan kedamaian. Pahlawan yang bisa menyatukan anak bangsa. Itu yang menjadi pahlawan sekarang. Kita tidak bertempur lagi dengan senjata, tapi berjuang untuk menyatukan, membangun Indonesia, membangun perekonomian daerah,’’ kata OSO. Ia berharap kebangkitan dan penguatan ekonomi dimulai dari daerah. Karena tanpa daerah, tidak akan ada Indonesia. Tanpa daerah tidak ada republik ini. Jadi makmurnya daerah, berarti makmurnya Indonesia. Apa-

Hari Kemenangan Dari Hal. 1

Membiarkan karakter danawa membelenggu sama artinya dengan membenamkan diri pada adharma, yang sebenarnya ketika Galungan sepuluh hari lalu telah dideklarasikan sebagai hari kemenangan dharma. Melalui hari suci Kuningan saat ini, menjadi momentum sakral lewat ritual guna mengembalikan sinar suci Atman (Tuhan dalam diri) yang selama ini boleh jadi terlalu digelapkan kenikmatan materi. Sebab, kesejatian manusia sesungguhnya bukanlah materi melainkan sang Diri yang merohani, yang sepatutnya terus dinyalakan cahaya spirit yang semakin spiritual, bukan sebaliknya kian tenggelam dalam kenikmatan material surga duniawi yang tidak kekal, meski seringkali memberikan kesenangan sensasional. Ritual Kuningan yang dilaksanakan sepuluh hari setelah Galungan, secara filosofis konsepsional adalah proses penerusan perjuangan atau peperangan tiada henti antara dharma melawan adharma. Itulah sebabnya pada saat Kuningan, sarana ritual yang menonjol tampak pada tampilan simbol-simbol alat perang, seperti Tamiang, Ter, Endongan, dan Sampian Gantung. Tamiang adalah semacam tameng atau perisai, simbol perlindungan diri dari segala macam gangguan, ancaman atau bahkan serangan. Oleh karenanya, bentuk Tamiang berupa bulatan yang mengarah pada seluruh penjuru mata angin, adalah sebagai simbol Dewata Nawa Sanga, melindungi manusia dari segala arah. Tamiang yang berbentuk bundar, juga melambangkan cakraning jagat, perputaran alam atau dunia yang merujuk

pada pemahaman tentang kehidupan yang diibaratkan juga seperti perputaran roda. Kadang di atas dengan segala kesenangan, kenikmatan atau kebahagiaannya, bisa juga berada di bawah dengan berbagai macam kesedihan, atau kesengsaraan. Alat perang lainnya adalah Ter, semacam senjata berbentuk anak panah. Dari sisi materi Ter adalah simbol senjata dalam peperangan, tetapi dari segi pemaknaan tidak lain dari simbol ketajaman idep (pikiran), yang apabila digunakan dengan baik dan benar akan dapat ngidupin idup (menghidupkan kehidupan). Lalu Endongan, simbol tempat perbekalan (tas/kompek). Bekal dimaksud adalah berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam rangka mengarungi kehidupan yang tak pernah lepas dari perjuangan. Dalam konteks kekinian, bekal yang sangat dibutuhkan adalah penguasaan ilmu, baik ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dipadukan dengan seni dan juga ilmu rohani sebagai penyeimbang. Terakhir, Sampian Gantung, yang biasanya ditempatkan pada setiap sudut rumah, sebagai simbol penolak bala (mala), baik yang bersifat niskala maupun sekala agar terhindar dari malapetaka. Dengan peragaan berbagai macam simbol peralatan perang pada hari suci Kuningan, menunjukkan bahwa umat (Hindu) dengan modal dharma selalu siap berkarma meneruskan perjuangan, bahkan peperangan sekalipun. Hanya dengan memenangkan dharma, umat akan dapat melenyapkan samsara, sehingga akhirnya mencapai obsesi Moksa, di mana sang Atman telah mencapai pembebasan atau kalepasan dari belenggu materi, untuk menikmati suka tanpawali duhka, kebaha-

lagi, pahlawan-pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan Indonesia betulbetul mengharapkan bahwa bangsa ini dalam kedamaian dan kemakmuran. ‘’Mereka berjuang tidak pernah melihat asal usul, tidak pernah melihat perbedaan agama, tidak pernah melihat perbedaan suku, tapi yang ada adalah komitmen berjuang untuk kemerdekaan bangsa,’’ terangnya. Ketika itu, para pejuang kemerdekaan melakukan kesepakatan, komitmen dalam mempertaruhkan jiwanya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. ‘’Waktu mereka berjuang tidak pernah melihat asal usul, tidak pernah melihat perbedaan agama, tidak pernah melihat perbedaan suku, tapi yang ada adalah komitmen berjuang untuk kemerdekaan bangsa,’’ tegas OSO. (kmb4)

giaan sejati nan abadi. Hari suci Kuningan mengisyaratkan agar umat semakin uning (kauningin) untuk selalu eling, sadar akan hakikat dan amanat berkehidupan. Bahwa, kelahiran dalam kehidupan yang disebut sebagai ‘’kejatuhan’’ sesungguhnya adalah momentum membebaskan diri dari keadaan samsara, yang antara lain bisa dilakukan melalui medium sangaskara, ritual Kuningan itu sendiri. Ritual yang menginspirasi sekaligus memotivasi umat manusia untuk kembali pada hakikat kesuciannya (divine man), tidak lagi terlena dalam kubangan kegelapan (the dark man). Menjadi manusia bercahaya yang telah tercerahkan oleh sinar suci Tuhan itulah tujuan ritual Kuningan, yang dilaksanakan hingga tengah hari, sampai kemudian Hyang Widhi dan Ida Batara-Batari akan segera kembali ke kahyangan, sthana abadi di alam kasunyatan. Sementara di dunia kenyataan, manusia dengan segala tantangan, dan tuntutan hidupnya harus tetap ajeg di bawah kendali dharma dan tuntunan sinar suci-Nya. Ritual Kuningan dengan tampilan simbol alat persenjataan perang, mensugesti umat untuk menapaki kehidupan dengan semangat perjuangan guna mencapai pembebasan. Pembebasan yang melepaskan segala atribut materi dalam balutan indria duniawi untuk akhirnya mencapai kalepasan, Brahman Atman Aikyam, bersatunya kembali sang Atman pada Brahman, bagaikan senjata Pasupati, panah Arjuna yang menyatu dengan panah Siwa -– manunggal kembali ke asal, bersatu di alam kekal -- sang sangkan parananing dumadi. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar

Jakarta (Bali Post) – Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang dan Agus Rahardjo secara profesional dan proporsional setelah diterimanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tindak pidana membuat surat palsu dan penyalahgunaan wewenang. ‘’Yang pasti jaminan kejaksaan, kita akan menangani secara objektif dan proporsional. Yang salah ya salah yang tidak salah ya tidak salah,’’ katanya, di Jakarta, Jumat (10/11) kemarin. Ia menyebutkan dalam SPDP yang diterima kejaksaan, kedua pimpinan KPK itu dalam posisi terlapor. ‘’Mungkin di sini pengertiannya penyidikan umum ya. Tapi di KUHAP tidak ada terlapor, yang ada itu tersangka,’’ katanya. Dirinya tidak bisa berbi-

cara banyak terkait perkara itu. ‘’Saya belum bisa bicara banyak karena kita baru sebatas menerima SPDP-nya pada 8 November. Selebihnya tanya ke Pak Kapolri,’’ katanya. Tentunya, katanya, kalau sudah ada SPDP asumsinya penyidik Polri sudah memiliki alat bukti yang cukup. ‘’Kita tunggulah seperti apa,’’ tegasnya. Ia menambahkan, mengingat kasus tersebut penting maka pihaknya akan memperikan atensi. Polri juga menerbitkan surat perintah penyidikan Nomor: SP. Sidik/1728/XI/2017/Dit Tipidum tanggal 7 November 2017. Kedua pimpinan dilaporkan melanggar Pasal 263 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 421 KUHP terkait tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan menggunakan surat palsu atau penyalahgunaan wewenang. (ant)

Distribusi Kemakmuran Dari Hal. 1

‘’Tema sekarang ini kan Vietnam ingin menciptakan shared future (masa depan bersama), Presiden menegaskan perlunya inklusivitas karena bisa jadi teknologi informasi pun bisa menciptakan gap dan kita dinilai berhasil menyeimbangkan dan mengombinasikan antara pertumbuhan dan equity, antara lain misalnya melalui social safety net (BPJS), pembagian KIP (Kartu Indonesia Pintar), KIS (Kartu Indonesia Sehat) itu dinilai mengombinaksikan pertumbuhan dan distribusi kemakmuran serta mengurangi gap itu,’’ jelas Fachir. Ada 21 pemimpin anggota APEC yang hadir antara lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Cina Xi Jinping, Perdana Menteri Justin Trudeau, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto. Tema APEC 2017 adalah

‘’Menciptakan Dinamika Baru, Membina Masa Depan Bersama’’ akan fokus membahas beberapa masalah, antara lain perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah, perubahan iklim dana pertanian. APEC yang didirikan pada 1989, pada tahun ini memasuki fase finalisasi Bogor Goals mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada tahun 2020, ada hambatan yang muncul dalam proses globalisasi dan integrasi ekonomi. Ada 21 entitas ekonomi yang menjadi anggota APEC yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Cina, Hongkong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taipei, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam. Anggota-anggota APEC mewakili 39 persen populasi dunia, menyumbang 57 persen dari PDB dan 49 persen perdagangan global. (ant)

Keuangan Negara Dari Hal. 1

Atas perbuatan itu diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara atas perekonomian negara sekurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun dalam pengadaan paket penerapan e-KTP tahun 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri. Setya Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan

atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atas nama tersangka. Sebagai pemenuhan hak tersangka, KPK mengantarkan surat tertanggal 3 November 2017 perihal Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan kepada Setya Novanto ke rumahnya di Jalan Wijaya XIII Melawai Kebayoran Baru pada Jumat sore, 3 November 2017. ‘’KPK berharap seluruh pihak dapat mendukung upaya pemberantasan korupsi untuk memastikan Indonesia lebih baik bagi anak-cucu kita,’’ tambah Saut. (ant)

Harus Didukung Dari Hal. 1

‘’Siapa pun nanti yang mendapat mandat sebagai cagub dan cawagub, mari kita hormati dan dukung, karena pada dasarnya mereka mempunyai tujuan yang sangat mulia, yaitu mengabdi untuk Bali,’’ kata Ketua PHRI Bali itu. Hal serupa dinyatakan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryasyuti. Sebagai kader PDI-P, ia akan mendukung siapa pun yang terpilih menjadi calon pemimpin Bali dari partainya. Ia memiliki harapan calon pemimpin Bali nanti memiliki hati yang tulus. ‘’Karena dengan mencintai maka akan ada niat sungguh-sungguh untuk ngayah,’’ ujarnya. Dengan cinta yang tulus maka niat akan lahir dari hati. Calon pemimpin Bali harus mencintai Bali secara keseluruhan, baik itu adat budaya serta alamnya. Diharapkan pula calon pemimpin ke depan harus berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan serta keadilan bagi seluruh lapisan rakyat Bali. Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), Jumat kemarin menyatakan siap mendukung dan memenangkan paket yang dijagokan PDI Perjuangan. Sikap ini tidak lepas karena dia merupakan petugas partai yang sejak awal taat dan wajib untuk mengi-

kuti apa pun keputusan dan kebijakan partai. ‘’Sikap saya mendukung siapa pun yang direkomendasikan. Seperti pengalaman pilkada lalu karena petugas partai siap mendukung dan siap juga kalau ditugaskan untuk berjuang dalam hajatan politik,’’ tegasnya. Akademisi Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H. menyatakan, secara konsep partai politik adalah wadah berhimpunnya warga untuk memperjuangkan kepentingan bersama melalui kekuasaan atau pengaruh agar bisa mengarahkan dan memengaruhi regulasi dan kebijakan publik. Calon pemimpin yang dicalonkan atau diusung parpol harus jelas visinya bagi bangsa atau daerah yang akan dipimpinnya. Terutama PDIP yang mempunyai basis massa terbanyak di Bali harus mampu memilih dan mengusung cagub/cawagub yang bisa mempresentasikan permasalahan Bali ke depannya, baik masalah lingkungan, adat istiadat, seni maupun budaya Bali. ‘’Beberapa persoalan Bali mendatang tampaknya belum terpikirkan oleh para calon potensial gubernur yang namanya beredar saat ini. Mereka mestinya berpola pikir yang open-mind tanpa mengorbankan prinsip yang dianut. Keteguhan diperlukan, tapi pikiran terbuka juga membuat ide-ide segar lebih berpeluang muncul,’’ ujar Radendra. (Tim BP)

Sabtu, 11 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg

Linggih Mapadudusan Agung (4) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Belajar Menggambar Menggambar Rubah 10:05 Galeri Musik Indonesia

11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Lejel Homeshopping 12:05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (5) 12:30 Mulat Sarira Bali Siaga Narkoba

13:00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Lejel Homeshopping 14:30 Yowana Magz : Ria Asteria 15:05 Parameter 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini

16:05 Lila Cita Janger SriKesari Swarna Bhumi (2) 17:05 Nangun Yadnya Karya Pawiwahan Jl. Tunjung No. 9 Br. Merta Rauh, Desa Dangin Puri Kangin

17:30 Gita Santhi: Sekaa Santhi Yowana Gita Suara (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Orti Bali 20:00 Satu Jam 21:00 Lila Cita

Calonarang Br. Tainsiat (6) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Marga Tabanan (2) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Panjer (4)

Serangan Sporadis Karna Buat Ksatria Pandava Melarikan Diri

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Puluh Delapan)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH Panglima Perang Kuru Karna mengalahkan Nakula, dengan cepat kemudian meneruskan melawan orangorang Panchala. Putra Suta itu menaiki keretanya yang terbaik. Kereta indah itu banyak menahan bendera segi tiga. Kereta itu ditarik kuda kuda terbaik seperti seputih bulan. Di sana, oh baginda, terjadi keributan besar di antara pihak Pandava ketika mereka melihat pemimpin bala tentara Kaurava itu meneruskan menuju kerumunan kereta-kereta orang-orang Panchala itu. Putra Suta itu, oh baginda, mengamuk. Karna melakukan penyembelihan besar-besaran ketika matahari mencapai bujurnya. Ksatria perkasa itu malang-melintang ke segala arah dengan cepat seperti gerakan sebuah roda. Kami melihat banyak orang Panchala ditahan keluar pertempuran di atas kereta-kereta dengan tanpa kuda-kuda dan tanpa sais-sais kereta. Selain itu roda-rodanya tampak hancur. Demikian juga as rodanya banyak yang patah. Tiang bendera dan bendera-bendera segi tiga juga tidak sedikit patah dan robekrobek. Oh tuan, banyak gajah terlihat mondar-mandir ke seluruh arah dengan anggota-anggota tubuh terbakar anak-anak panah.

Banyak gajah yang sebelumnya adalah gajah besar, tinggi kemudian anggota-anggota tubuhnya hangus dan terbakar akibat kebakaran hutan hebat. Tidak sedikit bagian depan tubuhnya pecah dengan luka terbuka. Mereka bermandikan darah segar. Tampak belalai-belalainya terpotong. Juga baju besi mereka terbelah akibat diserang anak panah Karna, yang melesat cepat seperti awan-awan berarak-arak. Gajah-gajah lain yang tidak takut terhadap panah-panah dan tombak Putra Radha itu meneruskan melawan putra Radha itu sendiri. Akibatnya gajah-gajah itu seperti seranggaserangga menuju sebuah api besar berkobar. Gajah-gajah raksasa lainnya terlihat saling menyerang satu dengan lainnya. Banyak yang meneteskan darah dari berbagai anggota tubuhnya. Seperti gunung-gunung dengan anak sungai mengalir ke lereng mereka. Kuda-kuda dari kelahiran utama terlepas pelindung dadanya. Perhiasan-perhiasan perak kuningan dan emas mereka berantakan, jaring mulutnya juga hilang serta tali kekangnya terputus. Demikian juga ekor-ekor Yak dan kain pelapis tempat duduk terlemparentah ke mana. Kantong-kantong anak panah

terjatuh dari punggung mereka. Para penunggangnya yang gagah perkasa itu, terbantai bersimbah darah di tanah. Terlihat para ksatria ksatria itu malang melintang di sana. Puluhan ribu para ksatria dilukai dan dipotong dengan tombak-tombak, pedang-pedang bengkok juga pedang-pedang panjang. Oh Bharata. Juga tampak banyak pengendara kuda yang dihiasi baju zirah, dan hiasan kepala, mencium bumi. Tidak sedikit gemetar ketakutan karena oh Bharata, telah kehilangan beberapa anggota tubuh mereka. Kereta-kereta yang dihiasi emas yang dipasangkan kudakuda sangat cepat terlihat diseret-seret. Dengan cepat kuda kuda itu berjuang ke sana- ke mari bersama para pengendara yang telah terbantai. Kereta lainnya ada yang as roda dan galah panjangnya patah. Beberapa tanpa panji-panji dan tiang bendera. Dan kereta lainnya palang-palangnya terlepas. Banyak ksatria kereta, oh baginda, yang membela Pandava itu memutuskan lari ke segala arah. Banyak kehilangan kereta mereka setelah dihanguskan menggunakan panah-panah terbaik oleh putra Suta itu. Beberapa kehilangan senjata-senjata yang masih di lengan mereka. Tidak begitu lama

terlihat tergeletak tak bernyawa dalam jumlah besar. Dan banyak juga gajah-gajah mondar-mandir ke segala arah ditaburi kumpulan bintang-bintang. Dihiasi deretan loncenglonceng indah dan berbagai macam panji-panji dengan corak warna warni. Kepala-kepala dan lengan-lengan, dada-dada dan anggota tubuh lainnya, terpotong dengan panah-panah yang dilepas dari busurnya Karna, terlihat sangat perkasa. Sebuah bencana besar dan dahsyat menimpa prajurit-prajurit bala tentara Pandava ketika mereka bertarung melawan anak-anak panah yang dilepaskan dengan

cepat oleh Karna. Banyak orang Srinjaya dibantai putra Suta itu secara membabi buta. Kemudian putra Radha itu meneruskan menyerang ksatria ksatria yang belakangan. Serangannya seperti api berkobar menyerbu serangga-serangga. Sungguh, ketika prajurit kereta perkasa itu terlibat menghanguskan divisi-divisi Pandava, para ksatria memilih menghindarinya. Serangan sporadic Karna itu, dianggapnya sebagai api yuga yang berkobar. Para prajurit kereta Panchala yang perkasa dan gagah berani itu lolos dari pembantaian setelah melarikan diri. (bersambung)

Sloka 16.18 Ahankaram balam darpam kamam krodham ca samsritah mam atma-para-dehesu pradvisanto ‘bhyasuyakah Orang jahat dibingungkan oleh keakuan palsu, kekuatan, rasa bangga, hawa nafsu dan amarah sehingga mereka menjadi iri terhadap kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, yang bersemayam di dalam badan mereka sendiri dan juga di dalam badan orang lain, dan mereka menghina dharma yang sejati.


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 11 November 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Dugaan Korupsi di Arab Saudi, 201 Orang Ditahan Riyadh (Bali Post) Saudi Arabia menyatakan sudah menahan 201 orang pada Kamis (9/11), karena kasus korupsi dan penggelapan 100 miliar dolar AS. Para pangeran, menteri, dan konglomerat bisnis merupakan orang-orang yang ditahan selama seminggu ini, di saat Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman mengonsolidasi kekuatannya.

Andy Robokan

Bali Post/ist

Andy Robokan

Cintai Lagu Bali CINTA terhadap musik Bali tidak hanya dilakukan oleh orang Bali asli. Namun, beberapa orang atau musisi dari daerah lain juga turut andil dalam melestarikan lagu-lagu Bali. Salah satunya adalah Andy Robokan. Sempat mengalami kesulitan dalam melafalkan Bahasa Bali, namun pelan tapi pasti penyanyi kelahiran Jember, Jawa Timur itu semakin menunjukkan eksistensinya di belantika musik pop Bali. Kini, setelah sukses dengan beberapa single-nya, Andy Robokan kembali merilis empat single sekaligus. Empat single telah rampung dan siap diluncurkan pada 15 November mendatang. Empat single tersebut, di antaranya “Wiraswasta”, “Dangdutan Lagu Bali”, “Kurenan Galak” dan satu single dalam Bahasa Indonesia “Kayak Bunglon”. Dirilisnya empat single terbarunya itu merupakan bentuk rasa cintanya terhadap lagu Bali. Meskipun banyak kendala yang dihadapi, seperti kesulitan dalam melafalkan Bahasa Bali, namun dirinya tetap semangat untuk belajar. “Empat lagu baru ini memiliki tema berbeda dengan single saya sebelumnya. Jadi, saya memiliki koleksi lagu dengan tema berbeda,” ujar Andy Robokan saat dikonfirmasi, Jumat (10/11) kemarin. Dengan perkembangan musik pop Bali yang semakin pesat dan memunculkan banyak pendatang baru, Andy Robokan pun mengajak masyarakat Bali untuk semakin mencintai dan mendukung lagu Bali. Sehingga ke depan lagu Bali akan semakin bergeliat dan memiliki penikmatnya tersendiri. Dalam merampungkan empat single barunya, Andy Robokan banyak dibantu oleh Dek Artha Hartapro yang mengaransemen semua lagunya. Bayu Krisna, Canda Ditya dan Gus Nok selaku pencipta lagu. Selain itu, Andy Robokan kini dibantu sang manajer yang juga penyanyi pop Bali dan presenter yaitu Langlang Bhuana. Pria yang juga menekuni wiraswasta bidang kuliner ini berharap dengan resmi merilis keempat single barunya, masyarakat semakin mengenal dan mendukungnya dalam berkarya. “Saya harap dukungan dari masyarakat Bali. Silakan berikan masukan untuk saya, tentunya itu akan membuat saya lebih baik lagi ke depannya dalam berkarya dan menghibur masyarakat,” ujarnya. (win)

Aksi pembersihan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, dengan Arab Saudi dan Iran menghadapi serangan rudal dari Yaman dan sebuah krisis politik di Libanon, setelah pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri diumumkan dari Riyadh. “Sebanyak 208 individu telah dipanggil untuk diinterogasi sejauh ini. Tujuh telah dibebaskan tanpa tuduhan,” Kementerian Informasi Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan, mengutip Jaksa Agung Sheikh

Saud al-Mojeb. Pihak berwenang membekukan rekening bank terdakwa dan memperingatkan bahwa aset yang berkaitan dengan dugaan kasus korupsi akan disita sebagai milik negara, karena pemerintah tampaknya mengatur untuk memperlebar tindakan keras tersebut. “Potensi skala praktik korupsi yang telah terungkap sangat besar,” kata pernyataan tersebut. “Berdasarkan penyelidikan kami selama tiga tahun terakhir, kami memperkirakan bahwa setidaknya 100

miliar dolar AS telah disalahgunakan melalui korupsi dan penggelapan yang sistematis selama beberapa dekade.” Tokoh terkenal, termasuk konglomerat Pangeran AlWaleed bin Talal, ditangkap atau dipecat dari jabatannya - tepat setelah komisi anti-korupsi yang dipimpin oleh pangeran mahkota didirikan. Pangeran Mohammed, putra Raja Salman (81), sudah dipandang sebagai penguasa de facto negara bagian yang mengendalikan semua tuas

Danang (Bali Post) Presiden AS Donald Trump tidak akan mengadakan pertemuan dengan mitranya dari Rusia Vladimir Putin di selasela KTT APEC di Vietnam, Gedung Putih mengatakan Jumat (10/11) kemarin, setelah kedua negara mengirim pesan beragam mengenai pertemuan tersebut. Hubungan antara Moskow dan Washington telah mencapai titik terendah saat penyelidikan AS menuduh mantan pembantu kampanye Trump secara rahasia bertemu pejabat terkait Kremlin - tuduhan yang ditolak oleh Moskow. Kedua pemimpin tersebut menghadiri forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Kota Danang dan ada indikasi yang bertentangan mengenai adanya tatap muka. “Mengenai pertemuan Putin, tidak pernah

ada pertemuan yang dikonfirmasi, dan tidak akan ada satu hal yang terjadi karena konflik penjadwalan di kedua belah pihak,” kata sekretaris pers Sarah Sanders kepada wartawan sebelum Pesawat Air Force One mendarat di kota resor pantai Vietnam itu. Namun, Moskow pada Jumat, menahan pertemuan potensial antara kedua pemimpin tersebut, yang akan berada di Vietnam selama dua hari berikutnya. “Tidak ada kejelasan,” kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov, seperti dikutip oleh kantor berita Rusia, menambahkan bahwa para pejabat “melanjutkan” upaya untuk menyetujui suatu pertemuan. Baik Moskow maupun Trump sebelumnya mengatakan bahwa perundingan kemungkinan akan terjadi.

Pada hari Minggu, Presiden AS mengatakan, “Diharapkan kami akan bertemu dengan Putin, untuk membahas ambisi nuklir Korea Utara.’’ Empat hari kemudian pembantu Kremlin, Yury Ushakov, mengatakan kepada kantor berita Rusia bahwa keduanya akan mengadakan pertemuan di Vietnam dengan waktu dan tempat yang masih harus ditentukan. Namun beberapa jam kemudian, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengatakan tidak ada keputusan yang dibuat mengenai perundingan, yang akan menjadi yang pertama di antara kedua pria tersebut sejak mereka bertemu di KTT G-20 di Jerman pada Juli lalu. Hubungan Trump dengan Moskow telah menghantui tahun pertama pemerintahannya. Mantan ketua kam-

Bintangi Serial TV Apple

Jennifer Aniston

Bali Post/ist

Iran di Yaman, kerajaan tersebut menuduh Tehran melakukan “agresi langsung”. Iran dengan keras menolak tuduhan bahwa pihaknya memasok rudal ke Huthis dan memperingatkan Arab Saudi tentang “kemungkinan” tuduhan ini memicu adanya konflik baru di wilayah itu. Presiden Prancis Emmanuel Macron terbang ke Riyadh pada Kamis untuk membahas ketegangan regional yang meningkat dalam pembicaraan tatap muka pertamanya dengan Pangeran Mohammed. Ketegangan tampaknya akan terjadi di Lebanon, bekas koloni Prancis dan garis depan utama perebutan kekuasaan antara Arab Saudi dan Iran. (iah/afp)

Trump Takkan Bertemu Putin di KTT APEC

Jennifer Aniston

APPLE Inc telah memesan dua musim serial drama yang dibintangi Jennifer Aniston. Selain Aniston, serial drama ini dibintangi Reese Witherspoon. Ceritanya mengenai kehidupan karyawan acara pagi di televisi. Serial itu adalah salah satu proyek pertama dari pembuat iPhone dalam upaya membuat program orisinal televisi untuk bersaing dengan pemain lama seperti Netflix dan HBO. Dilansir Reuters, ini akan jadi serial televisi pertama Aniston sejak perannya yang terkenal di serial komedi “Friends” yang tamat pada 2004. Witherspoon yang juga tampil di “Friends” sebagai adik Aniston, baru-baru ini membintangi dan memproduseri serial HBO “Big Little Lies”. Juru bicara Apple, Rita Cooper Lee, juga mengonfirmasi bahwa perusahaan itu akan membuat ulang serial fiksi ilmiah “Amazing Stories” yang dulu dibuat Steven Spielberg pada 1980-an. Belum jelas kapan dan di mana acara itu akan ditayangkan. Apple belum mengumumkan apakah mereka akan membuat serial televisi produksi orisinalnya bisa dinikmati di iTunes Store, yang isinya juga berasal dari banyak perusahaan lain, atau di platform lain. Aniston dan Witherspoon juga akan jadi bagian dari produser eksekutif acara tersebut. Serial televisi itu akan diproduksi Media Res, studio yang dibangun oleh mantan eksekutif HBO Michael Ellenberg, demikian Reuters. (ant)

utama pemerintahan. Dengan pembersihan tersebut, yang oleh para analis digambarkan sebagai permainan kekuasaan yang berani namun berisiko, pangeran mahkota memiliki kekuatan terpusat sampai pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Saudi. Tindakan keras tersebut muncul saat dia bergerak untuk mempercepat program Vision 2030-nya untuk memodernisasi kerajaan konservatif, namun juga karena Riyadh mengambil sikap yang lebih agresif di wilayahnya. Setelah serangan rudal yang gagal terhadap Bandara Riyadh pada Sabtu, yang diklaim oleh pemberontak Huthi yang didukung oleh

Poster Star Wars

Bali Post/ist

Disney Umumkan Film Trilogi ”Star Wars” Baru DISNEY pada Kamis (9/11) waktu Amerika Serikat, mengumumkan rencana pembuatan trilogi film “Star Wars” yang baru. “Kami memiliki ambisi yang besar terhadap waralaba Star Wars,” kata Pimpinan Eksekutif Disney, Robert Iger. Disney baru saja menutup transaksi dengan Sutradara, Rian Johnson, yang akan menyutradarai “The Last Jedi’’, untuk membuat sebuah trilogi baru, menurut Iger. Waralaba Star Wars telah berhasil di luar ekspektasi sejak Disney mengakusisi Lucasfilm lima tahun lalu. Disney, menurut Iger, berencana untuk meluncurkan film-film Star Wars di dalam layanan berbayar yang menyajikan ribuan film dan serial. Dalam kesempatan itu, Iger juga mengungkapkan optimismenya bahwa “The Last Jedi” yang akan tayang perdana bulan depan akan sukses seperti dua film Star Wars terbaru yang merajai box office. Ia mengatakan tim produksi Disney belum lama ini telah merampungkan sebuah film yang berdasarkan cerita Han Solo, yang diperankan aktor Harisson Ford, yang juga berperan di trilogi Star Wars yang orisinal dan “The Force Awakens” yang diluncurkan pada 2015 lalu. “Solo” merupakan film kedua dari saga Star Wars yang diproduksi selain film yang berkisah tentang petualangan keluarga Skywalker itu. Film pertama adalah

“Rogue One” yang dirilis pada 2016 dan mampu menghasilkan 1 miliar dolar AS. “Kami memiliki banyak film Star Wars yang hebat yang sudah direncanakan dan akan tayang sebagai bagian dari rilis episode ke-9 Star Wars pada 2019 mendatang,” jelas Iger.

Sejak dirilis pertama kali pada 1977, Star Wars telah berkembang menjadi sebuah waralaba film yang sangat sukses dan berpengaruh. Film ini juga menginspirasi para pemikir dan menyebabkan lahirnya Sillicon Valey dan teknologi mengganggu. (iah/afp)

panyenya Paul Manafort dan seorang rekan berada di bawah tahanan rumah dengan tuduhan persekongkolan money laundering, terkait dengan penyelidikan oleh pengacara khusus Robert Mueller men-

genai tuduhan bahwa kampanye tersebut berkolusi dengan Rusia. Rusia membantah tuduhan mencampuri pemilu AS tahun lalu yang membuat Trump berkuasa. (iah/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 11 November 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu