Skip to main content

Edisi Minggu 20 Mei 2018 | balipost.com

Page 1

12 HALAMAN

NOMOR 259 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu KLIWON, 20 mei 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 ,233801Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Yakinkan Warga

Bantuan Desa Pakraman Rp 500 Juta Terealisasi PASANGAN Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) terus memberi keyakinan kepada masyarakat seluruh Bali bahwa program bantuan dana Rp 500 juta kepada desa pakraman pasti bisa direalisasikan. Saat kampanye dialogis di Tabanan sepanjang hari Sabtu (19/5) kemarin, Cagub Rai Mantra dan Cawagub Sudikerta sukses meyakinkan warga BERSAMA - Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra bersama perihal realisasi bantuan untuk desa pakraman itu. Ditemui sebelum naik panggung Konser Cokorda Ratmadi di Lapangan Wagimin Tabanan.

Pesawat Jatuh, 100 Lebih Tewas

Havana – Lebih dari 100 orang dinyatakan tewas dalam tragedi jatuhnya pesawat Boeing 737 di Kuba pada Jumat (18/5) waktu Havana. Dari sekitar 104 penumpang, hanya tiga orang yang selamat. Pesawat milik maskapai Cubana de Aviacion jatuh dan meledak di dekat Bandara Internasional Jose Marti di Havana tak lama setelah pesawat lepas landas. Sedianya, pesawat itu akan terbang ke Holguin di Kuba Timur. Dari ratusan penumpang yang jadi korban di antaranya lima anak. Selain itu, ada juga sembilan awak pesawat yang berada di dalam penerbangan saat tragedi terjadi. “Kita harus berharap bahwa berita itu tidak akan baik, karena ada sejumlah besar orang yang tampaknya telah tewas,” kata Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, Sabtu (19/5) kemarin. Kobaran api dari pesawat yang meledak tersebut telah dipadamkan. Menurut Presiden Diaz-Canel, pihak berwenang sedang mengidentifikasi jasad-jasad korban. Penyebab kecelakaan pesawat belum diketahui. Pihak bewenang, kata DiazCanel, sedang melakukan penyelidikan. Pihak Damojh di Meksiko mengatakan, pihaknya belum memiliki informasi lebih lanjut tentang tragedi jatuhnya pesawat itu, termasuk penyebabnya. Sedangkan, maskapai Cubana menolak berkomentar. Puing pesawat CU972 tersebut berserakan di lokasi kecelakaan yang berjarak 20 Km sebelah selatan Havana. (kmb33/afp)

Salam Dua Jari di Lapangan Wagimin Tabanan, Rai Mantra mengaku sangat bersyukur, karena masyarakat Tabanan pun telah yakin akan bisa terealisasinya bantuan sebesar Rp 500 juta itu. Siang harinya, Cawagub Sudikerta juga berhasil meyakinkan masyarakat dalam simakrama dengan ratusan warga di Puri Alit Kukuh, Marga, Kabupaten Tabanan, Sabtu (19/5) kemarin. Pada kesempatan tersebut, ratusan warga yang hadir mengapresiasi program pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut

Sudikerta (Mantra-Kerta), yang akan mengucurkan bantuan sebesar Rp 500 juta per tahun untuk masing-masing desa pakraman di Bali. “Ini program yang luar biasa. Ini bukti bahwa Mantra-Kerta punya komitmen yang besar bagi pelestarian adat dan budaya Bali. Apalagi desa pakraman berperan besar dalam merawat dan melestarikan adat dan budaya,” kata Wayan Sukanada, salah seorang warga yang hadir, saat dialog dengan Sudikerta. Hal. 11 Bukan Pekerjaan Sulit

RUU Antiteroris Bidik WNI yang Pulang dari Suriah

Jakarta (Bali Post) Korban meninggal akibat bom bunuh diri di tiga lokasi di Surabaya, bertambah menjadi 14 orang. Catur Giri Sungkowo akhirnya meninggal dan jenazahnya dimakamkan di TPU Jalan Gunungsari Surabaya, Sabtu (19/5) kemarin. Sementara Densus 88 gencar melakukan penangkapan terduga teroris.

ROYAL WEDDING - Pangeran Harry dan Meghan Markle sah menjadi suami istri setelah melalui prosesi royal wedding yang digelar di Kapel St George’s Chapel, Istana Windsor, London, Sabtu (19/5) kemarin.

Sabtu kemarin, Densus 88 menangkap terdudga teroris HS di Riau. Densus juga menggeledah rumah kontrakan terduga teroris di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sejumlah barang bukti disita dari rumah Agung dan Ilham. Sementara itu, DPR membocorkan beberapa hal yang menjadi pembeda pokok antara UU Antiteroris lama yang diterbitkan pada tahun 2003 itu dengan rancangan revisi yang akan disahkan menjadi undangundang. Sedikitnya, tiga hal penting substansi yang disusun dalam rancangan itu, seperti sifat penindakan terhadap kejahatan terorisme, aparat yang terlibat, hingga penanganan

Membangun Kampus Nasionalis Seratus sepuluh tahun Kebangkitan Nasional dikumandangkan oleh pemimpin bangsa yang dipelopori anak muda. Mereka adalah kesatuan dari berbagai suku bangsa dan agama. Ketika kini nama NKRI dipertaruhkan banyak pihak yang geram dan menyebut mereka pengkhianat bangsa. Momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh Minggu ini (20/5), patut dijadikan momentum penting untuk kebangkitan anak muda pada zaman now. DIREKTUR Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Dr. Didin Wahidin, termasuk pejabat yang geram dan marah jika NKRI diuatik-atik dan Pancasila mau diganti. Tokoh NU ini menegaskan ketika kita sudah mencanangkan Indonesia Merdeka kemudian mau memecah NKRI, itu namanya pengkhianat bangsa. ’’Saya gemes betul jika ada yang tak mau membangun keberagaman. Masih ada yang menganggap kelompok tertentu paling benar,’’ tegasnya saat seminar nasionalisme yang digelar BEM IKIP PGRI Bali, Jumat (18/5) lalu. Dia mengatakan, dulu kita bersatu karena merasa senasib sepenanggungan dijajah. Jadi, Indonesia dibangun dan merdeka berkat keberagaman. Mantan Rektor Universitas Islam Bandung ini mengajak semua mahasiswa untuk sadar sebagai umat beragama dan mencintai Indonesia. Kitab suci Alquran pun mengajarkan ‘’Kasihi semua makhluk di dunia, Tuhan akan mengasihi kita’’. Dia mengatakan pentingnya menyiapkan maha-

Kalahkan dengan Semangat Kebangkitan Nasional HARI Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap 20 Mei hendaknya dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan. Begitu juga memupuk kembali rasa nasionalisme, serta kesadaran berbangsa dan bertanah air. Terlebih di tengah kondisi bangsa saat ini yang sedang dirundung isu terorisme dan radikalisme. “Kebangkitan nasional merupakan momentum bangkitnya semangat untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan para founding father bangsa Indonesia, yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry, Sabtu (19/5) kemarin. Pada kurun waktu tertentu, lanjut Sugawa, ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan bangsa pastilah selalu berubah dan berkembang. Oleh karena itu, semangat kebangkitan nasional harus mampu menyesuaikannya. Ada banyak nilai yang bisa memberikan inspirasi dan semangat pantang menyerah untuk menjawab setiap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan bangsa ini dalam mewujudkan cita-citanya. Misalnya terkait dengan globalisasi dan persaingan yang semakin ketat dalam perekonomian, maraknya narkoba, HIV/AIDS, sampai dengan rongrongan kaum teroris. Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan revisi UU Terorisme harus dirampungkan agar polisi tidak terus kalah langkah dari teroris. Hal. 11 Berdalih HAM

siswa yang cerdas dan nasionalis pada era revolusi industri 4.0. Jika ingin negara ini maju, kata dia, kita harus tetap NKRI. Kuncinya pada anak muda Indonesia jika dididik akan menjadi bangsa yang kuat di dunia. Dia mengakui paham radikalisme masih mengkhawatirkan dan banyak tersebar lewat berita bohong. Makanya pendidikan harus membangun manusia Indonesia bukan hanya siap menjadi tenaga kerja, namun dibangun seutuhnya. Mereka diberi ilmu, karakter bangsa, globalisasi dan keindonesian. Pancasila, bhineka tunggal ika, NKRI, dan UUD 1945 jadi pemersatu. Ingatlah dengan ajaran Bung Karno bahwa membangun karakter kebangsaan. Belajar nasionalisme harus melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, dan hukuman. Makanya Didin menegaskan hantam saja mereka yang mengganggu integritas bangsa. ‘’Jangan nasionalisme dianggap sebagai guyonan sehingga kita terlalu toleran dengan kelompok radikal,’’

terhadap masyarakat setelah aksi teror. Sebagaimana dijelaskan Supiadin Aries Saputra, Wakil Ketua Pansus Revisi UU Antiterorisme, dalam aspek penindakan, rancangan Undang-undang Antiterorisme memberikan kewenangan lebih bagi aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan pencegahan. Supiadin mengumpamakan ratusan warga Indonesia baru saja kembali dari Suriah setelah bergabung dengan kelompok ISIS. Polisi dapat menangkap, menahan, dan memeriksa mereka paling lama 21 hari. Hal. 11 Bukti Permulaan

ujarnya. Dia menambahkan pembinaan nasionalime harus berkelanjutan. Pelajaran agama perlu diajarkan oleh dosen yang benar dan berpikiran luas. Di sinilah perlunya digital literacy dan literasi kemanusiaan yakni peduli pada manusia. Ini yang dia sebut membina kampus nasionalis dan membangun manajemen berkomitmen kebangsaan. Kampus nasionalis dicirikan dengan pembin a a n kemahasiswaan benuansa nasionalis dan menciptakan bina lingkungan nasionalis. Kunci utamanya, kata dia, ada niat dan tekad membangun nasionalisme, bukan menjadi pengganggu negara ini. Hal. 11 Jangan Kalah

Bahaya, Sikap Pragmatis Anak Muda

GENERASI zaman now Indonesia jarang tersentuh yang namanya P-4. Pendidikan Kewarganegaraan pun dipelajari sebatas untuk mencari nilai rapor. Makanya jangan heran, anak muda khususnya mahasiswa Indonesia saat ini sesuai hasil penelitian menyebutkan 39 persen terkena paham radikalisme. Pengamat politik dan hukum, Dr. Wayan Gde Wiryawan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya membangun karakter anak muda Indonesia yang Pancasilais. Kedengarannya

I.B. Widnyana

Ketua BEM FKIP Unmas

Mahasiswa harus mengetahui bahaya paham radikalisme. Paham ini sudah masuk ke siswa dan mahasiswa. Mahasiswa harus giat perdalam ilmu kewarganegaraan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

sederhana namun sangat berat. Kuncinya adalah empat pilar kebangsaan harus ditegakkan. Apalagi ada penelitian, 39 persen mahasiswa kita masuk paham radikalisme dan ingin lepas dari Pancasila. Padahal, Pancasila adalah alat pemersatu. Hal. 11 Hanya Slogan

ilustrasi : w sudiasa

IGN Agung

Mega Agustini

Perkuat jati diri rasa nasionalisme. Kita perlu memperkuat empat pilar kebangsaan. Tingkatkan pemahaman soal ideologi negara, nasionalisme, dan mencintai warga negara. Jangan biarkan radikalisme masuk apalagi mau membentuk negara tertentu.

Perkuat diri sebagai mahasiswa yang nasionalis. Jangan tergiur dan masuk kelompok yang ingin pisah dari NKRI. Pendidikan Kewarganegaraan perlu ditingkatkan. Bila perlu, kita bangkitkan lagi ajaran P-4.

Ketua BPM

Mahasiswa


2

Daerah Tokoh Lintas Agama

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

SOSOK

Kehidupan Kolektif

AKSI terorisme baru-baru ini telah terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Sejumlah nyawa melayang. Ini mengundang perhatian banyak orang, termasuk kalangan pemuda. Ada yang menyatakan prihatin. Ada pula langsung mengelurkan kecaman. Upaya antisipasi sangat perlu dilakukan dengan membangun kehidupan kolektif. Dalam artian, saling memberikan perhatian antarsesama. “Sekarang zaman individualis. Masyarakat cenderung lebih suka sendiri. Ini perlu diubah menjadi kolektif. Harus saling peduli,” ungkap Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buleleng, Putu Gede Parma, baru-baru ini. Munculnya aksi tak terpuji itu, menurutnya, juga tak terlepas dari faktor ekonomi. Ini perlu disikapi melalui keikutsertaan dalam organisasi yang menjadi jembatan untuk membuat jaringan dalam membuka peluang untuk bekerja. Selain itu, bisa dengan memberikan pengetahuan entrepreneurship. “Dunia kini masih kompetitif. Terjadi persaingan. Ini perlu digeser ke kolaboratif,” sebutnya. Di internal KNPI, menjaga situasi tetap kondusif telah dilakukan dengan menggalakkan bela negara yang di dalamnya berisikan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kepemimpinan, pertahanan rakyat semesta, termasuk menjaga pilar kebangsaan. “Pendidikan bela negara sudah digalakkan. Ini kami laksanakan secara berkelanjutan. Termasuk menyasar institusi dengan melibatkan TNI maupun Polri,” ucapnya. Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha ini menambahkan, di tengah mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, pencegahan aksi terorisme maupun radikalisme dapat dilakukan dengan pengawasan yang semakin intensif. “Kalau sejauh ini, pemuda di Buleleng masih solid. Tetapi ini perlu pengawasan,” ujarnya. (sos)

Lestarikan Seni dan Budaya Melalui Sanggar NI Made Ayu Dwi Sattvitri (18) mengaku bercitacita melestarikan seni dan budaya Bali. Dibekali bakat seni yang luar biasa, remaja kelahiran Kapal, 27 April 2000 tersebut telah mampu membentuk sanggar Palwa Swari. Sebelum membentuk sanggar, Sattvitri telah mempunyai puluhan murid yang dilatih berbagai jenis gamelan Bali secara gratis. Belakangan, muridnya pun semakin banyak untuk berlatih terutama gender wayang. “Saya sangat senang sanggar yang dicitacitakan dapat terwujud sehingga dapat mengabdi pada seni,” ujarnya belum lama ini. Menurut Sattvitri, sanggar Palwa Swari memiliki makna palwa berarti Kapal, swari bermakna suara yang indah. Jadi, Palwa Swari memiliki makna suara indah dari Kapal. Ia berharap dengan terbentuknya sanggar ini dapat lebih menggetoktularkan seni tabuh pada teman-teman yang belum tahu tentang tabuh dan ingin untuk berlatih. Di samping juga melalui sanggar yang telah dibentuk. Ia berharap dapat menambah pengalaman dan pertemanan. Sattvitri yang baru tamat dari SMK 3 Sukawati Jurusan Seni Karawitan ini mengaku, melatih temantemannya tidak memungut biaya alias gratis. Ia tidak hanya melatih teman-teman yang ingin bisa magamel namun juga melatih tamu asing. Menurutnya, den-

gan melatih tamu asing selain memberikan pengalaman yang beda juga untuk melatih bahasa asing. Selain seni tabuh gender, anak pasangan I Ketut Budiasa dan Ni Ketut Rusmini juga piawai memainkan berbagai jenis gamelan lainnya. Sattvitri menuturkan, kecintaannya terhadap seni dan budaya bali telah tumbuh sejak kecil. Lahir dari keluarga seniman yang kaketnya telah menggandrungi seni budaya Bali sejak dulu. Kemudian menurun pada ayah, termasuk juga kakaknya, Agus Sattvika, yang menyelesaikan S1 seni di ISI Denpasar. “Saya pun mencintai kesenian Bali maupun menabuh,” ujar Sattvitri yang juga berkeinginan melanglang dunia dengan seni dan budaya Bali yang dikuasainya. Untuk mendukung bakat seninya tersebut keluarganya telah menyiapkan seperangkat gamelan gender dan gamelan lainnya di rumah. Di samping juga sering membantu ayahnya untuk melatih anak-anak di banjar yang ingin menabuh. Sattvitri mengungkapkan, dirinya sejak kecil sudah sering mengikuti berbagai lomba seni tabuh. Mulai dari lomba kendang tunggal, gender hingga tampil di ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali di Art Center mewakili Kabupaten Badung. “Saya tidak hanya mengikuti lomba dan parade gemelan, saya sering bergabung dengan penabuh anak-anak untuk ngayah di pura-pura,” ujarnya. (ara)

Gelorakan Toleransi

Mangupura (Bali Post) -

Wujud menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, Polsek Kuta Utara menggandeng tokoh lintas agama untuk menggelorakan toleransi kepada masyarakat, Sabtu (19/5) kemarin. Kegiatan tersebut ditandai dengan pembagian 700 tangkai bunga mawar di Jalan Raya Gatot Subroto Barat, Kuta Utara. Kapolsek Kuta Utara, AKP Johannes H. Widya Dharma Nainggolan, mengatakan, aksi tersebut melibatkan 50 personel Polsek Kuta Utara, 70 orang tokoh agama, masyarakat, dan pemuda. “Kami menyasar pengendara roda dua maupun mobil yang melintas,” ujarnya. Menurut Kapolsek, rasa toleransi antara umat beragama yang baik menggambarkan adanya keharmonisan di suatu negara. Itu tercermin dari sikap antara satu agama dengan agama yang lain, saling merangkul dan tenggang rasa. Dengan demikian, tidak menimbulkan perpecahan yang bisa menyebabkan perpecahan antar-umat. “Di wilayah kami, gesekan antar-umat beragama hampir tidak ada. Hal tersebut dibuktikan dengan aksi yang dilakukan hari ini. Dengan adanya toleransi inilah disebutkannya sebagai pagar penjaga kesatuan dan keutuhan NKRI,” tegasnya. Pihaknya sebagai aparat penegak hukum tentunya akan terus berupaya menjaga dan menciptakan keamanan di lingkup masyarakat. Caranya adalah terus memupuk jiwa nasionalisme, memelihara jiwa toleransi. Kemudian itulah yang memperkuat keutuhan NKRI. Johannes pun mengatakan pihaknya siap menindak tegas oknum atau masyarakat yang kedapatan ingin memecah belah kerukuanan antar-umat beragama. Salah satu tokoh agama di Kuta Utara, Jero Mangku I Made Sudiana, menyatakan sebagai umat beragama mayoritas di Bali pihaknya BPM/ist meminta agar semua kalangan turut serta BAGIKAN BUNGA - Tokoh agama dan Kapolsek Kuta Utara membagikan bunga untuk menggelomenjaga keutuhan NKRI. (kmb36) rakan toleransi.

Larikan HP Sopir Taksi, Puluhan Penduduk Terjaring Razia Turis Amerika Diamankan Di Buleleng

Singaraja (Bali Post) Pecalang, Linmas dan para Kepala Lingkungan Kelurahan Penarukan bersama melakukan razia kependudukan Sabtu (19/5). Hasilnya, 49 penduduk terjaring razia. Mereka diamankan karena tidak memiliki KTP dan masa berlaku KTP telah berakhir. Lurah Penarukan I Gusti Ngurah Oka mengatakan, penduduk yang tidak membawa KTP terdiri dari 49 orang ditemukan belum memiliki Surat Keterangan Lapor Diri (KLD) dari kelurahan setempat. Selain itu, lima orang lainnya belum memiliki E-KTP. Kelima penduduk ini pun dikategorikan tidak memiliki identitas yang resmi karena masih menggunakan KTP berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Puluhan penduduk ini diamankan dari 10 lokasi rumah kos di Lingkungan Bhuana Sari dan Lingkungan Penarukan Desa. Menurut Ngurah Oka, pemeriksaan ini selain mengantisipasi penduduk pendatang, pihaknya juga ingin mengetahui pekerjaan atau keseharian penduduk

tersebut. Selanjutnya, penduduk yang ditemukan melanggar diberikan pembinaan. “Penduduk ini kami bina dan segera meminta mereka untuk mengurus

kelengkapan administrasi kependudukan yang resmi, sehingga keberadaannya bisa kami pantau,” jelasnya. (kmb38)

BPM/mud

PENDUDUK - 49 orang penduduk terjaring razia kependudukan yang digelar aparat Kelurahan Penarukan, Singaraja, Sabtu (19/5) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Turis asal Amerika berinisial SGI (29) dilaporkan ke Polsek Kuta oleh sopir taksi, YN (31). Pasalnya, SGI sempat membawa kabur HP milik YN saat menumpang taksinya. Kejadiannya di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Rabu (16/5) lalu. “SGI sempat kami amankan di Polsek. Setelah diperiksa dan kedua belah pihak berdamai. Turis Amerika itu langsung dilepas,” kata Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, Jumat (18/5) lalu. Informasi yang diperoleh di lapangan, keterangan korban yang beralamat di Jalan Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan ini, pada Rabu sekitar 22.00 wita, dia sedang mencari penumpang di seputaran Jalan Sunset Road. Setibanya di sebelah restoran, korban disetop oleh pelaku dan langsung masuk ke taksi bersama dua temannya. Sambil mengemudikan taksi, korban menanyakan tujuan pelaku dan temannya. Kemudian pelaku meminjam HP milik korban untuk menulis alamat yang dituju

via GPS. “Menurut korban, setelah mengetik alamat tujuan dan menunjukkan kepada korban, pelaku belum mengembalikan handphone tersebut. Sambil jalan, korban meminta handphonen-nya, tapi tetap tidak dikasi pelaku,” tegas sumber. Tiba-tiba pelaku membuka pintu taksi dan seketika itu juga korban langsung berhenti. Pelaku langsung keluar dari taksi korban dan menyetop taksi lainnya. Sambil mengejar pelaku, korban berteriak maling beberpa kali dan berhasil diamankan. “Oleh pelaku, HP korban ditaruh di saku celana belakang sebelah kirinya,” ungkapnya. Kebetulan saat itu, tim Opsnal gabung dipimpin Panit I Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Budiartama patroli di jalur tersebut. Melihat ada beberapa taksi yang berhenti di pinggir jalan dan beberapa orang mengerumuni pelaku dan temannya, polisi langsung menghampirinya. Setelah mendapatkan informasi kejadian itu, petugas membawa pelaku dan barang bukti ke Mapolsek Kuta. (kmb36)

Cegah Aksi Teroris

Polisi Bersama TNI dan Satpol PP Gencarkan Penertiban Duktang

BPM/ist

GAMELAN - Sattvitri saat sedang melatih teman-temannya bermain gender.

Bangli (Bali Post)Polres Bangli bersama Kodim 1626 Bangli dan Satpol PP dan Damkar Bangli melakukan sidak penduduk pendatang (duktang) di wilayah Bangli, Jumat (18/5). Upaya ini dilakukan untuk menutup celah pelaku terorisme masuk ke wilayah Bangli. Kegiatan sidak tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Bangli Kompol Ngakan Anom Semadi. Anom mengatakan, dalam pelaksanaan tugas cipta kondisi ini, seluruh anggota yang terlibat agar selalu berpedoman kepada SOP (Standard Oprasional Prosedur) yang berlaku dan hindari over acting. “Lakukan pemeriksaan kepada masyarakat secara humanis dan hindari over acting”, ungkapnya.

Anom Semadi menambahkan, kegiatan sidak tersebut melibatkan personel sebanyak 50 orang yang dibagi di dua tempat, yakni di LC. Subak Aya Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli sebanyak 25 orang dan di wilayah Uma Bukal Kelurahan Cempaga, Bangli sebanyak 25 orang. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo menjelaskan, sidak penduduk pendatang dilaksanakan bertujuan untuk mengecek keberadaan kantong-kantong penduduk pendatang serta untuk menutup celah masuknya pelaku terorisme di wilayah Kabupaten Bangli, sehingga Bangli tetap aman. “Kita berharap dengan kegiatan yang kita lakukan ini wilayah Bangli aman dan tetap Kondusif,” tegasnya. (Kmb41)

BPM/kmb41

SIDAK - Polres Bangli bersama Kodim 1626 Bangli dan Satpol PP dan Damkar Bangli melakuka sidak penduduk pendatang (duktang) di wilayah Bangli, Jumat (18/5).

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 0215357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

BEM dan FH Unmas Pengabdian di Desa Kubu, Bangli

Beri Penyuluhan Desa Adat dan Kenakalan Remaja KIPRAH mahasiswa dan dosen Fak. Hukum (FH) Univ. Mahasaraswati (Unmas) Denpasar patut ditiru dalam pembinaan hukum di kalangan masyarakat pedesaan. Sabtu (19/5) sebanyak 720 mahasiswa dan 25 dosen FH Unmas terlibat dalam pengabdian masyarakat di Br. Tegalsuci, Kelurahan Kubu. Pengabdian masyarakat digelar atas kerja sama BEM bersama FH Unmas menggarap warga Br. Tegalsuci, Kubu atas permintaan masyarakat setempat. Sasaran pengabdian adalah remaja dan krama Desa Pakraman Kubu. Peserta pengabdian dilepas Rektor Unmas diwakili WR I Dr. Wayan Gde Wiryawan, SH., MH. didampingi Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, SH., MH. ditandai dengan penyematan tanda peserta. Ketua Panita Ni Komang Sutrisni, SH., MH. Menjelaskan, program pengabdian masyarakat selama sehari diisi dengan aksi kebersihan di Kelurahan Kubu, memberikan penyuluhan hukum bagi masyarakat soal sinergisitas desa pakraman dan desa dinas serta penyuluhan tentang pentingnya pendidikan karakter untuk menanggulangi kenakalan remaja. Acara juga diisi dengan persembahyangan di Pura Payasan. Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, SH., MH. didampingi WD I .A.A. Putu Wiwik Sugiantari, SH., MH., WD II Lis Julianti, SH., MH. dan WD III I Wayan Wahyu Wira Udytama, SH., MH. dan Kaprodi Ni Putu Noni Suharyanti, SH., MH. Men-

PENGABDIAN - WR I Unmas Wayan Gde Wiryawan beserta Dekan Nengah Susrama saat melepas peserta pengabdian FH Unmas. egaskan, pengabdian masyarakat FH Unmas memiliki tiga arti penting. Pertama adalah bagian implementasi dari darma ketiga Tri Darma PT. Dengan pengabdian masyarakat, mahasiswa FH Unmas tak hanya berpikir alias berteori di hard skill dan memiliki mimpi yang tinggi saja, melainkan diawali dengan kerja nyata yang tepat sasaran. Kedua menjadikan masyarakat sebagai sumber belajar sepanjang hidup bagi mahasiswa. Ketiga sangat bermanfaat sebagai umpan balik demi kemajuan lembaga dalam akreditasi prodi dan universitas. Dia memilih Br. Tegalsuci, Kubu, Bangli karena hasil survei tim masalah hukum masih dialami oleh

masyarakat pedesaan. Apalagi kenakalan remaja akibat pengaruh global juga sudah merambas remaja di pedesaan. Makanya dia menggarap kelurahan ini secara intensif sesuai ilmu hokum, mahasiswa dan dosen sungguh-sungguh menjalankan pengabdian. Bahkan kajian di lapangan bisa dijadikan bahan tugas akhir mahasiswa dan penelitian dosen guna mendapat dana hibah Dikti. WR I Unmas Wayab Gde Wiryawan mengajak mahasiswa FH Unmas menjadi SDM membantu masyarakat desa memecahkan permasalahan, bukan justru membuat persoalan baru bagi desa. Makanya dia mengingatkan Unmas memiliki SOP dalam hal pengabdian sesuai juknis

Kemenristek Dikti, yakni minimal 50 jam mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dan pelaporan. Di samping itu, lewat pengabdian ini mahasiswa ikut mensosialisasikan bahwa Unmas adalah kampus PTS terbaik di Bali, NTB dan NTT. Unmas berada di ranking 100 besar terbaik nasional. Dia juga menyarankan mahasiswa Unmas terdepan menegakkan empat pilar kebangsaan. Dia harus menjadi garda terdepan mencegah faham anti Pancasila, penyebaran ISIS dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu dia minta jalankan pengabdian secara sungguh-sungguh dan bermanfaat bagi masyarakat. (ad1063)

Dikunjungi Koperasi Malaysia

Daerah

3

All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125 Lebih Canggih dan Sporti

SETELAH diperkenalkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada bulan April, Astra Motor Bali secara resmi meluncurkan model baru All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125, Sabtu (19/5). Kehadiran dua model Vario ini tampil dengan desain serta beragam fitur terbaru yang lebih canggih dan sporti. Melalui event Regional Public Launcing, dua model ini akan di perkenalkan selama dua hari 19-20 Mei 2018 di Mall Bali Galeria. Menurut Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja, All New Honda Vario 150 hadir sebagai pilihan skutik eksklusif terbaru bagi pecintanya di kalangan anak muda. Desain yang lebih sporti diwujudkan pada desain cover stang yang lebih ramping dengan panel berkarakter spot. Rear fender yang memiliki lampu sein terpisah dengan lampu belakang, serta diperkaya warna bodi monotone yang berkelas. Dikatakannya, model ini hadir semakin canggih melalui fitur baru full digital panel meter dengan multi informasi dan penyematan fitur baru seperti New Honda Smart Key Sistem yang terintegrasi dengan Answer Back System dan Anti Theft Alarm. Kesan eksklusif pun hadir dengan lampu LED di semua sistem pencahayaan serta cover muffler dan pilion

step yang dilapisi dengan aluminium. All New Honda Vario 150 hadir sebagai skutik performa tinggi dengan pengembangan mesin 150cc. Dengan catatan waktu 11,6 detik, All New Honda Vario 150 dapat menempuh jarak 0–200 meter dan dapat mencapai top speed 105 km/jam. Fitur Idling Stop System (ISS) menjadikan model ini menghasilan konsumsi BBM teririt di kelasnya sebesar 46,9 km/liter (metode ECE R40 Euro 3). Model terbaru ini memiliki empat pilihan warna, yaitu warna Exclusive Matte Black, Exclusive Matte Red, Exclusive Matte Silver dan Exclusive White. All New Honda Vario 150 dipasarkan dengan harga on the road Bali Rp. 23.350.000,-. Melengkapi skutik premium All New Honda Vario 150, AHM turut menghadirkan All New Honda Vario 125 berbekal mesin 125cc berteknologi eSP. Tampil lebih sporti untuk penggunaan sehari-hari, model ini kini dilengkapi rear fender yang memiliki lampu sein terpisah dengan lampu belakang. Serta beragam fitur baru seperti full digital panel meter dengan multi informasi dan lampu LED pada semua sistem pencahayaan. Varian CBS-ISS pada model ini juga dilengkapi dengan Anti Theft Alarm sebagai fitur

keamanan kendaraan. Hadir dengan akselerasi mesin kapasitas 125cc yang lebih baik dari model sebelumnya, memiliki catatan waktu tempuh 12,5 detik untuk jarak 0 -200 meter dan dapat mencapai top speed 98 km/jam. Dengan fitur Idling Stop System (ISS), All New Honda Vario 125 menghasilkan konsumsi bahan bakar teririt di kelasnya, yaitu 51,7 km/liter dengan metode ECE R40. All New Honda Vario 125 ditawarkan dengan harga yang kompetitif dengan lima pilihan warna yaitu Advance Black dan Advance White Blue untuk tipe varian CBS dengan harga on the road Bali Rp 20.050.000,-. Sedangkan untuk tipe CBS ISS hadir dengan tiga pilihan warna lainnya yaitu Advance Black, Advance White Red dan Advance Red dengan harga on the road Bali Rp 20.750.000,-. Sementara Marketing Head Astra Motor Bali Modus Vivendi menambahkan, meski baru diluncurkan untuk distribusi All New Honda Vario 150 sudah dipasarkan lebih awal. Saat ini sudah didistribusikan sebanyak 500 unit. Sedangkan yang masih inden sampai saat ini mencapai 700-an unit. “Untuk di Bali kami menargetkan bisa menjual sebanyak 2.000 unit per bulannya,” katanya. (bns1)

Denpasar Belajar Pengelolaan Simpan Pinjam Denpasar (Bali Post) Koperasi berskala besar Malaysia yang memiliki anggota di atas 12 juta orang ini datang dan melakukan kunjungan ke Denpasar ke pelaku usaha Spa. Salah satu produsen sekaligus eksportir Spa Bali yang dikunjungi Bali Tangi di Jalan Kebo Iwa Denpasar. Koperasi Angkasa (Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia) yang merupakan koperasi raksana akan mengembangkan usaha Spa, maka itu lawatannya ke Bali, khususnya Denpasar mencari partnership. Hal ini disebutkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, SE., MM., yang didampingi Kabid Pengawasan IGA Yoni, belum lama ini. Menurut Erwin Suryadarma, kunjungan Koperasi Angkasa Malaysia ini langsung dipimpin Deputy President Koperasi Angkasa Haji Mutado Bahri, dan empat anggota lainnya. ‘’Rombongan di Spa Bali Tangi sangat kagum dengan aneka ragam produk Spa. Juga kualitasnya sangat baik. Rombongan bahkan sudah melakukan kontak dagang dan beberapa bulan lagi akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama bisnis,’’ katanya sambil menjelaskan, Koperasi Angkasa memiliki dan

BPM/ist

KOPERASI - Kadis Koperasi dan UMKM Denpasar Erwin Surayadarma bersama Ketua DPRD pada sebuah kegiatan beberapa waktu lalu. mengelola Rumah Sakit, Hotel, Spa, dan Koperasi Wisata dan lainnya. Erwin menegaskan, dalam kunjungan ini Koperasi Angkasa (Dekopin-nya Malaysia) belajar banyak tentang Spa

yang nantinya digunakan dan ditransfer ilmunya untuk membina Koperasi Spa yang ada di Malaysia. Lebih lanjut Erwin menjelaskan, memang disayangkan di Bali belum ada Koperasi Spa, tetapi dalam pari-

wisata/travel agent bekerja sama dengan Koperasi Pariwisata Mitra Bali yang telah ada di Bali. ‘’Semoga kerja sama ini dapat ditindaklanjuti hingga dunia Koperasi makin maju dan berkembang di Bali khususnya atau Indonesia umumnya,’’ tandasnya. Mantan Kadis Sosial Tenaga kerja ini menambahkan, Koperasi Angkasa dalam kunjungannya di Denpasar sangat berarti menjadi moment pengembangan Koperasi di Bali atau Denpasar khususnya. Dan dapat informasi tentang kinerja koperasi di Malaysia bahwa koperasi bidang simpan pinjam di Malaysia memberikan pinjaman kredit ke anggotanya hanya enam persen per tahun. Simpanan anggota di Koperasi Malaysia diberikan delapan persen. Hal ini terbalik dan koperasi bisa rugi. Namun kenyataannya koperasi memiliki usaha riil seperti bergerak di properti, perdagangan, kesehatan, jasa lainnya. ‘’Namun aturan koperasi di Malaysia fleksibel. Jika usahanya merugi, maka bunga simpanan diturunkan hingga empat persen. Karena seluruh anggota koperasi di Malaysia sangat memahami perkoperasian dengan benar,’’ ujar pria asal Buleleng ini. (kmb12)

Tingkatkan Pemahaman Pakaian Adat dan ”Bebantenan” Melalui ”Workshop”

Denpasar (Bali Post) Belakangan ini banyak terjadi penyimpangan cara berpakaian adat ke pura dan pakain pengantin, sudah tidak sesuai dengan pakem yang ada. Bahkan berpakaian adat ke pura sudah tidak sesuai dengan estetika seperti memakai kain kamben selutut. Tentunya ini harus mendapatkan perhatian serius sehingga tidak terus menyimpang. Demikian disampaikan Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang didampingi

Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara disela-sela workshop pakaian adat ke pura dan pengantin serta workshop bebantenan yang dilaksanakan berkaitan PKB ke-40 di Kota Denpasar, Sabtu (19/5) di Gedung Sewaka Dharma. Workshop yang dibuka Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Plt. Wali Kota IGN Jaya Negara dihadiri juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I.B. Alit Wiradana dan diikuti seluruh anggota PKK, DWP dan WHDI Kota Denpasar.

BPM/ist

BANTEN - Suasana workshop tentang banten dan pakaian pengantin serta ke pura yang dilakukan PKK Kota Denpasar.

“Banyak saya temui busana pengantin yang memakai bahan-bahan tile, yang tentunya mengurangi nilai etika dan estetika dari busana tradisional pengantin Bali. Selain itu, kain yang dipakai juga memiliki belahan di tengah dan membuat para pengantin tersebut tidak nyaman,” ujarnya. Sagung Antari Jaya Negara tidak menampik bahwa perkembangan mode dan inovasi tren busana dari para desainer di Bali tentunya tidak bisa dibendung. “Namun, hendaknya pada upacara yang bersifat sakral seperti pernikahan, pengantinnya menggunakan busana sesuai dengan pakem daerah masing-masing yang mengandung makna filosofis,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya acara workshop busana ini dapat memberikan manfaat dan masukan yang positif bagi seluruh masyarakat Denpasar, agar turut menjaga pakem dan filosofi busana Bali di tengah arus globalisasi dan tren mode yang berkembang saat ini. Pada kesempatan tersebut dihadirkan materi workshop yang disampaikan oleh dua narasumber yaitu desainer Bali Anak Agung Ngurah Anom Mayun yang menyampaikan materi mengenai busana adat ke pura dan busana pengantin modifi-

kasi. Dan Ida Ratu Gde Made Putra Kekeran tentang tata cara membuat banten tebasan raja singa, tebasan pasupati, tebasan sabrah rah dan penggunaan dhupa dan dhipa dalam upacara Hindu. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menambahkan, warkshop ini merupakan salah satu untuk meningkatkan kreativitas untuk mendukung visi dan misi kota Denpasar yang kreatif. Di samping juga untuk meningkatkan pemahaman tentang materi workshop yang diberikan. Sedangkan untuk kain (kamben) harus ditata secara rapi dan menutupi kaki, sedangkan untuk alas kaki hendaknya menggunakan bahan yang nyaman, selain itu aksesoris dan rias wajah yang digunakan untuk ke pura juga tidak boleh berlebihan. Anak Agung Ngurah Anom Mayun mengatakan, saat ini banyak ada modifikasi pakaian adat, termasuk pakaian pengantin. Meski demikian, ia berharap agar tetap berpatokan pada pakem yang telah ada selama ini. Karena dalam berpakaian terutama pakaian pengantin, harus disesuaikan dengan tingkatan upacara yang dilaksanakan yaitu nista, madia dan utama. (kmb12)

VARIO - Jajaran manajemen Astra Motor Bali berfoto bersama disela peluncuran All New Vario 150 dan All New Vario 125, Sabtu (19/5) di Mall Bali Galeria.

WHDI sebagai Wadah Lahirnya Wanita Hindu Cerdas Tabanan (Bali Post) Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) merupakan bagian integral dari kaum wanita Indonesia dalam membangun dan mengembangkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, berdasarkan nilai-nilai luhur idiologi pancasila serta filsafat agama Hindu Tri Hita Karana dan Catur Purusa Arta. WHDI juga berperan sebagai wadah untuk menghasilkan wanita Hindu yang cerdas. Hal ini dipaparkan Ketua WHDI Kabupaten Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna dalam acara pengukuhan 163 pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kecamatan dan Desa seKabupaten Tabanan masa

bakti 2018- 2023, Sabtu (19/5). Ia melanjutkan, derasnya arus globalisasi yang terjadi saat ini disadari atau tidak membawa pengaruh dalam pergeseran tata cara dan tata krama kehidupan. “Bila ini tidak disikapi secara bijaksana akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat Hindu,” ujarnya. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan dan kewajiban WHDI untuk berperan aktif di dalam pembangunan guna terwujudnya wanita Hindu yang cerdas, mandiri serta berbudi pekerti luhur menuju masyarakat Tabanan yang sejahtera. “Saya berharap pengurus yang baru dilantik memiliki semangat dan mau bekerja keras untuk

mewujudkan visi dan misi WHDI,” ujarnya. Ketua Panitia pengukuhan Nyonya Nadiari Murdika, melaporkan maksud dan tujuan pengukuhan adalah untuk menetapkan ketua dan pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia Kecamatan dan Desa seKabupaten Tabanan masa bakti 2018-2023 dan untuk menyosialisasikan Anggaran Dasar dan anggaran rumah tangga hasil muscab Wanita Hindu Dharma Indonesia. Dalam pengukuhan tersebut, jumlah yang dilantik untuk pengurus WHDI kecamatan se-Tabanan berjumlah 30 orang dan untuk Ketua WHDI desa se-Kabupaten Tabanan sebanyak 133 orang. (kmb24)

BPM/san

WHDI - Acara pengukuhan 163 pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2018-2023 dikukuhkan, Sabtu (19/5).


4

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

Bali Fashion Tren 2018

Gaya Androgini Perempuan Milenial

PEREMPUAN dan busana memiliki sejarah panjang yang mengagumkan. Pada masa lalu busana selalu diidentikkan dengan gerak perempuan yang lembut dan biasanya unsur feminin yang disematkan pada perempuan justru membuat para perempuan sulit bergerak, sulit beraktivitas. Bahkan seringkali busana juga membuat “penjara” bagi tubuh. Dewi Suarjani, desainer Bali mencoba menanggalkan mitos itu dengan rancangannya mi nggu ini. Perempuan itu harus lebih kuat dari “Hulk”

Busana yang mengikat dan “ribet” tentu tidak lagi menjadi pilihan busana perempuan modern masa kini yang disibukkan dengan beragam aktivitas yang menuntut profesional. Geliat dan gerak perempuan yang ingin bebas, tidak ingin banyak terikat dengan beragam aturan-aturan baku dan kaku, mendorong desainer Bali, Dewi Suarjani mencoba membaca arah mode menuju 2019 dengan geliat perkembangan dan pengembangan impian dan target perempuan-perempuan modern. Bagi Dewi, perempuan selalu diidentikkan dengan kekuatan, ketegaran, dan berani bersabung dan mengarungi apa saja dalam hidupnya. Dewi pun mengibaratkan kekuatan perempuan itu seperti tumpukan tebing-tebing bebatuan yang keras, kokoh, kuat, tahan banting dan sulit dirubuhkan. Kecantikan tebing-tebing itulah yang memikat mata pemilik nama lengkap Nyoman Dewi Suarjani ini serius. Bagi ibu dua anak lelaki, keindahan tebingtebing itu telah lama menganggunya, karena perempuan kelahiran Singaraja, 16 Desember 1972 ini sejak kecil terbiasa memotret tebing-tebing di kota kelahirannya. Sebagai seorang seniman busana pemilik brand “Dewi Fashion by Dewi Suarjani” ini pun mencoba menumpahkan keindahan, kekokohan, keotentikan, keunikan replika-replika

tebing dalam fashion show Bali Fashion Tren 2018 dengan tema “The Beauty of the Rock” Warna Tebing-tebing yang angkuh dan menjulang gagah itulah yang di tancapkan Dewi Suarjani di dalam busana-busana yang menunjukkan kemandirian perempuan. Lewat busana murid dari sekolah fashion Andrianto Halim ini merasa obsesinya sebagai perempuan, ibu, istri, dan desainer tersalurkan dengan cantik lewat rancangannya dengan memilih warna: coklat, cream, nude, dan hijau sebagai pilihan warna dominan. Untuk material digunakan: kulit, sued, endek dan linen. Untuk koleksinya yang terlihat sedikit berbau androgini dan maskulin ini justru menawarkan kecantikan tersendiri dari seorang perempuan masa kini. Busana-busana dengan brand, “Dwin by Dewi Suarjani” ini justru memperlihatkan semakin matangnya Dewi Suarjani mencecap jagat fashion di Bali. Karena busana-busana yang ditawarkan sangat “kekinian” terlihat menjadi potret-potret hidup habitat mode perempuan-perempuan kota yang selalu menginginkan segala hal simpel dan cepat. Dewi seolah ingin menyuarakan cantik itu wajib tanpa menggusur unsur-unsur feminin perempuan. (osi)

Teror Bom

Usir Kecemasan Berlebihan Melalui Relaksasi

BPM/ist

Pentingnya Imunisasi ”Japanese Encephalitis” untuk Buah Hati BEBERAPA waktu lalu pemerintah gencar mengampanyekan imunisasi Japanese Encephalitis (JE). Kegiatan berlangsung dengan tujuan mencegah penyakit radang otak (encephalitis) dengan meningkatkan kekebalan spesifik individu terhadap virus JE. Lalu apa sebenarnya JE tersebut? Japanese Encephalitis (JE) adalah virus penyebab encephalitis (radangotak) utama di negara-negara Asia Tenggara dan kawasan Pasifik Barat, di mana ada 24 negara menjadi daerah endemik virus ini di kawasan tersebut. Penyebaran virus bersifat musiman terutama musim penghujan. Virus masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, terutama nyamuk culex. Reservoar (tempat tumbuh dan berkembang biak) dari virus ini adalah babi, kuda, dan beberapa spesies burung. Sedangkan manusia merupakan inang terakhir. Berdasarkan data survei lans kasus JE di Indonesia tahun 2016, ada 9 provinsi yang melapor ditemukannya kasus JE, yaitu Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau. Kasus terbanyak ada di Provinsi Bali. Tanda dan Gejala Infeksi JE Infeksi bersifat ringan bahkan beberapa tidak menunjukan gejala. Namun, data WHO tahun 2015 menyatakan 1 dari 250 kasus dapat bergejala berat menyerupai radang otak seperti demam tinggi, nyeri kepala, kaku pada leher, gangguan kesadaran, gangguan sistem saraf seperti kejang ataupun lumpuh, hingga yang terberat kematian. Pasien bergejala berat yang mampu bertahan dapat mengalami ge-

Kisara

jala sisa berupa gangguan sistem saraf dan perilaku yang bersifat permanen seperti kelumpuhan, kejang berulang, dan gangguan bicara. Pengobatan Infeksi JE Saat ini belum ditemukan antivirus spesifik untuk mengobati infeksi virus JE. Pengobatan masih sebatas menyesuaikan dengan gejala. Sehingga, pencegahan merupakan upaya paling penting dengan menghindari gigitan nyamuk dan pemberian imunisasi. Vaksinasi di Indonesia saat ini dengan memberikan satu dosis vaksin. Vaksin ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia dan izin edar dari BPOM. Selanjutnya imunisasi JE akan dimasukan dalam agenda imunisasi rutin pada anak berusia 10 bulan. Efek Samping Vaksin JE Reaksi tubuh tersering muncul setelah pemberian vaksin adalah nyeri kepala, lemas, dan nyeri otot. Reaksi lokal lain yang dapat muncul adalah rasa nyeri, munculnya kemerahan pada daerah suntikan. Semua reaksi yang disebutkan tadi merupakan reaksi ringan yang sering ditemukan pada anak setelah mendapatkan imunisasi JE.

Kapan Imuninsasi JE Ditunda? Dokter akan memeriksa terlebih dahulu kondisi anak sebelum diimunisasi. Imunisasi JE ditunda bila anak sedang demam tinggi, menderita infeksi saluran napas berat seperti batuk pilek, dan sedang diare berat. Apabila ditemukan kondisi tadi anak harus mendapat pengobatan terlebih dahulu. Anak sebaiknya dikonsultasikan ke dokter spesialis sebelum diimunisasi bila memiliki riwayat alergi terhadap komponen vaksin (gelatin, kanamycin, gentamisin), anak dengan penyakit berat seperti Tuberkulosis, riwayat kejang dalam 12 bulan terakhir atau dengan riwayat epilepsi, anak dengan gangguan organ seperti penyakit ginjal, hati, dan jantung, serta anak dengan kondisi imun tubuh yang lemah baik karena penyakit atau karena pengobatan. dr. I Kadek Serisana Wasita, S.Ked.

TEROR bom yang terjadi belakangan di Indonesia membuat masyarakat khawatir dan cemas. Tak terkecuali anakanak. Hal itu membuat aktivitas sehari-hari tidak berjalan optimal. Bagaimana mengatasi beragam info teror yang belakangan ini menyentak diberagam lini kehidupan. Psikolog Griya Psikologi Nena Mawar Sari, S.Psi., Psikolog., CHT, kecemasan dan kekhawatiran dalam situasi seperti ini memang suatu hal yang wajar. Misalnya, kita memiliki keluarga yang melewati daerah yang rawan bahaya atau pekerjaannya menyangkut hal-hal yang bersing- gungan dengan bom. Yang perlu diantisipasi adalah, jika sampai muncul rasa khawatir yang berlebihan. Bisa disebabkan karena pemberitaan yang salah atau hoax, menampilkan foto-foto yang tidak layak tampil, dll. “Misalnya, anak-anak yang sudah memegang handphone dan memiliki whatsapp. Kemudian orang tuanya karena saking cemasnya, mengirimkan foto-foto tentang kejadian bom. Maksud orang tua baik untuk mengimbau anak agar hati-hati, tapi malah membuat anak takut dan cemas,” bebernya. Hal itu akan menimbulkan rasa takut pada anak yang berujung pada gangguan panik, gangguan tidur, gangguan perilaku. “Dalam kondisi ini, wajar jika merasa cemas. Itulah tujuan dari pelaku. Tujuannya membuat rasa tidak nyaman dan tidak aman,” pungkasnya. Ketika orang sudah terlarut dalam kondisi itu akan sangat mudah bagi peneror untuk menjalankan aksi buruk lainnya. Cemas Penyebab kecemasan salah satunya trauma, disebut PTSD (post traumatic syndrome disorder). PTSD adalah gangguan dimana orang yang dulu pernah mengalami hal yang mengguncang mentalnya sehingga terbawa ke mana-mana. Misalnya, mendengar berita yag mirip dengan kejadian yang pernah dialami, maka memorinya akan membawanya merasakan hal yang pernah dialami sebelumnya. Diagnosa gangguan cemas PTSD tidak bisa berdiri sendiri. Jika orang yang pernah mengalami trauma, namun koping (cara dirinya mengatasi) dan hormon serotoninnya bagus, dia akan bisa melepas dengan ikhlas. Sehingga bisa menerima kenyataan yang dialami. Orang seperti ini akan lebih cepat pulih dibandingkan orang yang hormonnya tidak seimbang. Itu bisa menjadi lebih parah. Sehingga perlu farmakoterapi atau terapi obat yaitu obat antidepresi, anticemas dan perlu dirawat inap dalam jangka waktu tertentu.

Ciri-ciri Orang yang Mengalami PTSD Waspada berlebihan. Bereaksi berlebihan ketika mendengar pintu dibanting. Seperti korban bom Bali yang kehilangan anggota tubuh dan pacarnya. Jika dia mendengar pintu terbanting sedikit, sudah bereaksi atau mendengar kata bom, melihat orang yang berbusana tertentu itu sudah ketakutan. Tidak ramah/merasa tidak aman. Cemas berlebihan. Kehilangan minat, merasa bersalah, dan merasa kesepian juga mengalami insomnia. Untuk dapat mengendalikan rasa cemas, takut dan khawatir, Nena memberikan sejumlah tips. Rasa takut jangan diusir. Karena rasa takut perlu untuk membuat orang lebih berhati-hati, waspada dan tidak teledor. Yang perlu diantisipasi adalah rasa takut yang berlebihan. Agar tidak takut berlebihan, maka sadari realita bahwa di lingkungan kita aman. Setelah memahami dan menyadari hal itu (nomor 1), maka lakukan tindakan preventif yaitu menjaga komunikasi dengan orang terkasih dan keluarga. Kita tetap mendukung pemerintah dengan tanggap terhadap lingkungan. Mengetahui dan mengenali orang di sekitar lingkungan kita. Jika pikiran dan perasaan terlalu mumet, maka perlu relaksasi dan menenangkan diri. Yakinkan diri hal itu tidak akan terjadi pada diri kita. Kalaupun terjadi, maka pasrahkan dan ikhlaskan karena tidak semua hal bisa dikontrol. Segala sesuatu bisa terjadi kapanpun dan di manapun, tidak bisa dicegah. Relaksasi Proses relaksasi dan menenangkan diri, ada yang bisa dilakukan sendiri ada yang dengan bantuan tenaga profesional. Prinsip dasarnya adalah relaksasi bisa dilakukan siapapun. Misalnya, crowded bekerja ditambah lalu lintas macet, lingkungan kerja yang tidak kondusif membuat stres. Sama kondisinya dengan topik yang kerap dibicarakan saat ini yaitu teror bom. Tidak hanya dibicarakan oleh TV, surat kabar tapi juga teman-teman di sekeliling kita. Semua itu menimbulkan kelelahan mental. Obatnya adalah istriahat. Ambil jeda waktu 10 menit. Bantu dengan musik santai, yang kita senangi. Fokus pada nafas kita. Sadari hidup di momen ini. Jangan memikirkan masa yang belum terjadi, jangan berandai-andai, jangan memikirkan masa lalu yang sudah lewat. Selain itu dengan relaksasi juga akan memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh kita. Karena kalau kita tegang tubuh akan ikut tegang, tensi darah naik, vertigo, migrain asam lambung naik. “Kita akan sakit yang disebabkan oleh ketegangan yang sebenarnya masih bisa kita atasi sendiri,” tandasnya. Jika relaksasi yang dilakukan sendiri tidak mempan, maka harus berkonsultasi ke profesional yaitu psikologi, psikiter. Sampaikan apa yang menjadi ketakutan dan kecemasan kita. (kmb42)

Rasa Ketakutan yang Berlebihan

Salam kenal Kisara! Perkenalkan aku Jodi, sebenarnya ini nama samaranku saja karena aku malu banget menceritakan masalahku ini, apalagi jika diketahui oleh teman-temanku. Dulu, aku sering di-bully sampai pernah semua wajahku babak belur dan tubuh penuh luka. Aku adalah anak tunggal dan tentu saja orang tuaku sangat menkhawatirkan kondisiku ini. Karena tidak mau memperpanjang masalah, orang tuaku memindahkan aku ke sekolah lain. Walaupun di sekolah baruku ini tidak ada bentuk pembullyan apapun, tapi aku takut untuk memulai hubungan baru dengan orang lain. Semua orang juga ragu berteman denganku karena aku pendiam dan selalu memojokkan diri dari keramaian. Aku takut akan kejadian sampai mukaku hancur lagi dan bisa berujung kematian, apalagi aku anak satu-satunya. Siapa yang akan meneruskan generasi keluargaku? Itu saja yang bisa aku sampaikan, terima kasih Kisara.

Halo Jodi! Masalahmu ini cukup berat dan sudah memasuki gejala traumatik. Ini tidak bisa dibiarkan lebih lanjut karena akan berujung pada depresi dan bisa jadi bunuh diri. Tidak ada persoalan masalah Jodi besar atau kecil, jika memang masalah pasti akan berakibat buruk. Tidak masalah, jika Jodi ceritakan hal ini ke teman-teman Jodi, siapa tahu dengan hal ini Jodi bisa lebih terbuka dan teman-teman baru Jodi bisa mengerti Jodi dengan baik. Jadi, tidak perlu malu lagi untuk menceritakan masalahmu, apalagi dengan Kisara yang akan selalu welcome dengan semua masalah remaja Bali. Pertama, hal yang bisa Jodi lakukan yaitu belajar untuk memaafkan

keadaan dan pelaku bullying terhadap Jodi. Memang sulit untuk belajar memaafkan, tapi kamu akan lebih berbesar hati dan lega terhadap perasaan benci yang mengikat pada diri Jodi. Dengan mengatakan dalam hati: “Maafkanlah semua kesalahan pelaku bullying Jodi dan semoga semua makhluk berbahagia.” Lakukanlah hal ini sebanyak mungkin dan rutin, niscaya hati Jodi akan merasa lebih baik. Tidak akan ada lagi perasaan benci atau takut terhadap lingkungan sekitar Jodi. Setelah itu, Jodi sudah bisa mulai terbuka terhadap sekitar Jodi, seperti teman-teman sekolah atau keluarga Jodi. Mulailah berkenalan dengan teman sebangku Jodi, teman duduk

terdekat atau ketua kelas sehingga mereka akan memperkenalan Jodi ke teman kelas yang lain dan semua akan menerima Jodi dengan hangat. Mungkin saja mereka bisa membantu menyelesaikan masalahmu. Bangunlah hubungan yang bagus dan jika ada salah paham, hendaknya diluruskan dengan segera. Kalau hubungan kalian makin akrab, bagilah ceritamu dengan teman barumu sehingga kamu tidak akan merasa sendiri untuk menghadapi masalah ini. Kisara merekomendasikan kamu untuk datang setiap hari minggu ke acara “A Lovely Lunch” yang mana acara ini merupakan tempat berkumpulnya remaja Bali untuk membantu menyelesaikan masalah mereka,

tumbuh dewasa dan lebih mengenal diri sendiri dengan diskusi, berbagi dan makan bersama. Acaranya seru banget dan banyak remaja yang terbantu masalahnya setelah mengikuti A Lovely Lunch ini. Kamu bisa segera menghubungi kontak Kisara untuk mengetahui lebih lanjut dan segeralah daftar jika dalam dirimu sudah mulai membutuhkan teman untuk berbagi. Namun terpenting, segeralah ke Psikolog terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut atau kamu bisa ke layanan konseling gratis dari Kisara. Tetap semangat untuk Jodi, jangan menyerah dan semua pasti akan berlalu. Viva Youth, Viva Kisara.


Refleksi

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

Capricorn Teruskan semangat juang tanpa pamrih karena hanya dengan bersikap seperti itulah akan dapat menghasilkan buah yang bisa dibanggakan dan menimbulkan kebahagiaan tersendiri di sudut hati yang dalam, walaupun itu sudah lama berlalu namun pahalanya masih tercatat sehingga di minggu ini karma baik akan datang menolong. Asmara: jika punya gagasan sebaiknya dikonfirmasikan dulu, tak perlu khawatir akan ditolak, karena semua mendukung rencana Anda tersebut. Aquarius Di minggu ini Dewa Penolong masih berpihak pada Anda. Oleh sebab itu segera saja memperjuangkan segala sesuatunya yang belum terselesaikan, mumpung sikon minggu ini sangat mendukung. Untuk mendapatkan kekuatan dalam berjuang, harus ada keyakinan. Asmara: Dalam kehidupan dunia fana ini, tiada satu persoalan pun yang langgeng dan abadi, oleh sebab itu tiada salahnya kalau Anda selalu bersiap diri. Pisces Berbuat baik karmanya tentu akan baik, untuk itu tak perlu terpengaruh orang-orang yang suka usil. Di minggu ini pointnya jangan khawatir karena bintang masih bersinar dengan terangnya, sehingga ada harapan untuk meraih hasil yang memuaskan. Asmara: Kerinduan terobati, namun selanjutnya jangan disakiti lagi hatinya. Aries Suasananya masih sibuk dan banyak tugas yang menjadi tanggung jawab Anda, oleh sebab itu jangan sampai mudah emosi. Jika ingin sukses minggu ini harus tetap tenang dan segala sesuatunya dipikir dengan kepala dingin jangan grusah-grusuh alias sembrono. Asmara: Pucuk dicinta ulam pun tiba, melambangkan bahwa cinta Anda tak bertepuk sebelah tangan. Taurus Jauhi perselisihan kerena hanya buang energi saja dan sebaiknya meningkatkan prestasi kerjanya. Cari kemajuan dan keuntungan mumpung di minggu ini sikon perbintangan Anda sangat mendukung sekali. Dengan tekad bulat dan penuh keyakinan maka sesuatu yang tak mungkin terjadi bisa terbukti. Asmara: Cinta ya cinta, tapi jangan buta, sebab itu akan menjadi beban yang berat dan risikonya pun akan merugikan diri sendiri jika tidak pegang aturan. Gemini Waspada saja di minggu ini ada udang di balik batu, sebab keberhasilan Anda selama ini banyak menarik perhatian dan menimbulkan iri hati, untuk itu jangan terlalu mudah percaya dan cepat memutuskan sesuatu yang masih berupa janji manis di atas kertas. Asmara: Belum saatnya mikir sesuatu yang muluk, lebih baik lihat kenyataan yang ada dan menerima dulu apa adanya. Cancer Minggu ini banyak income yang masuk namun sayangnya pengeluarannya pun tidak kalah besarnya dengan penghasilannya. Oleh sebab itu berusahalah untuk menghindari semua kegiatan yang bisa mengakibatkan pemborosan tak terduga. Asmara: Apa salahnya meningkatkan perhatian dan kasih sayang padanya sekalipun selama ini si dia diam saja tak pernah menuntut . Leo Problem itu datang silih berganti, kususnya di minggu ini ada-ada saja masalah yang timbul menjengkelkan. Soal keuangan jika tidak dijaga ketat bisa ambrol tidak tertolong. Mau disapa kalau lakonnya sudah begini namun jangan menyerah begitu saja. Upayakan tiada penborosan tak berguna selama seminggu ini. Asmara: Suasana yang sudah berjalan dengan damai dan bahagia bisa berubah bak perang dunia ketiga, gara-gara perkataan yang menyinggung hatinya. Untuk itu hati-hati dalam bicara agar hubungan tetap mesra. Virgo Walaupun dengan perjuangan yang berat dan penuh liku-liku namun di minggu ini alhamdullilah impian menjadi kenyataan dan Anda pun bisa tersenyum bahagia menikmati keberhasilan. Asmara: Berpura-pura itu baik saja asalkan tujuannya positif bagi keutuhan hubungan Anda. Libra Kesempatan itu masih ada dan selalu menanti Anda, namun yang perlu diperhitungkan adalah rival-rivalnya belum tentu semanis senyumnya. Semua akan berjalan damai dan sukses asalkan Anda lihat dan efisiensi. Asmara: Datangnya suara-suara burung yang sifatnya ingin memecahbelahkan hubungan Anda berdua lebih baik tidak sedikit pun ditanggapi. Scorpio Keputusan yang sudah bulat jangan disangsikan lagi, Jika mantap silakan maju teruskan dan wujudkan dengan penuh keyakinan tanpa ada rasa goyah karena berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Semua itu hanya sensasi belaka. Asmara: Tiada yang perlu diragukan lagi sebab cintanya sangat tulus untuk Anda seorang. Sagitarius S e ka l i p un na m p a kny a i d e-ide baru Anda kurang mendapat respons positif namun jangan terlalu berputus asa dulu sebab di minggu ini bintang Sagitarius sedang jaya-jayanya, sehingga kalau mau terus berusaha maka tidak akan kesulitan untuk menuai hasil yagn cemerlang dan memuaskan. Asmara: Ubahlah kebiasaan memanjakan diri apa lagi manja-manja sebab bisa mendatangkan kejengkelan bagi si Dia.

Diasuh Oleh Putri Wong Kam Fu Berlaku : 20 - 26 Mei 2018

5

Memadukan Kebersihan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit Satyam brhadrtam ugram diksa tapo brahma yajnah prthivim dharayanti. Sa no bhutasya bhavyasya patnyurum lokam prthivi nah krnotu. (Atharva Veda 12.1) “Kebenaran Satyam, Hukum Semesta nan Agung, kemantapan spiritual yang termanifestasikan dalam diksa yang maha kuat, pencapaian kesadaran Brahman sejati melalui pertapaan dan persembahan suci Yajna, semuanya menyangga Bumi Pertiwi. Sembah sungkem ke hadapan Ibu Pertiwi.” Bumi Pertiwi sering mewakili keseluruhan alam semesta dalam doa pujian alam semesta yang disampaikan oleh umat manusia. Bumi sebagai Varahi atau “Sakti” dari Varaha, avatara Visnu. Bumi dinamakan Bhumi karena dipenuhi oleh segala jenis kekayaan (bhumir bhumna). Bumi juga dinamakan Vasudha, yang memberikan segala jenis kekayaan secara adil kepada semua. Veda mengingatkan agar seluruh makhluk yang hidup di atas muka bumi hidup dalam kesadaran satu keluarga besar (vasudhaiva kutumbakam) karena bumi merupakan Ibu Semesta yang dijaga oleh dharma (viSvasvam mataram osadhinam dhruvam bhumim prthivim dharmana dhrtam) dan semua makhluk hidup adalah putra-putri Ibu Pertiwi (mata bhumi putro’ham prthivyah). Selain menghidupi, bumi juga melindungi makhluk hidup dari berbagai kekuatan tidak baik. Di Bali, orang sangat meyakini akan perlindungan dari Ibu Pertiwi. Setiap bangun pagi, sebelum turun dari tempat tidur dan menyentuhkan kaki kepada tanah, orang

Redaktur Khusus MIMBAR

KATOLIK

Ignatius Suharto Jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. Buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, sikap lemah lembut, dan penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Gal 5:18.22-23) Sekarang bulan Mei. Bagi Gereja Katolik, bulan Mei adalah Bulan Maria. Bagi Komunitas Santa Klara, Bulan Maria (dan juga Bulan Rosario / Oktober) adalah kesempatan untuk merayakan Ekaristi di luar Biara Matias (Biara Matias di Jl. Tukad Badung adalah biara para suster JMJ dan “markas” Komunitas St. Klara Denpasar). Pada 9 Mei yang baru lalu suster-suster JMJ dan Komunitas Santa Klara yang anggotanya kebanyakan para lansia, mencarter dua bus untuk merayakan Ekaristi di Belayu-MargaTabanan. Memasuki halaman rumah yang dituju, rombongan disambut oleh sembilan wanita yang menyunggi gebogan, yang masingmasing bertuliskan buah-buah roh

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa

mengucapkan mantra menghaturkan hormat bhakti memohon izin menyentuhkan kaki pada Ibu Pertiwi (Samudra-vasane devi parvata-stana-mandale, visnupatnim namastubhyam padasparSam ksamasva me). Setelah mengucapkan doa pujian tersebut barulah orang menyentuhkan kaki ke lantai dengan penuh rasa hormat dan bhakti. Demi tujuan yang sama, yaitu untuk memohon perlindungan Ibu Pertiwi dari kekuatan-kekuatan tidak baik, orang-orang Bali mempunyai tradisi menepuk tanah 3 kali lalu memohon perlindungan. Ada pula yang menghentakkan kaki kanan tiga kali memohon perlindungan dari Ibu Pertiwi. Sebagai timbal balik rasa hormat dan bhakti kepada Ibu Pertiwi, orang-orang Bali menghaturkan pemujaan dan beberapa jenis upacara demi pembersihan, penyucian dan kedamaian alam. Keseluruhan perayaan Galungan dan Kuningan dirayakan dalam 16 rentetan mulai dari Tumpek Wariga sampai dengan Pegat Uwakan. Sebagaimana diketahui, hari raya Galungan merupakan hari suci untuk merayakan kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (ketidakbenaran), dan hari raya Kuningan merupakan hari suci untuk melakukan penghormatan kepada para leluhur yang telah menjaga tegaknya ajaran dharma dan mewariskannya kepada generasi penerus. Hari raya Galungan diawali dengan beberapa persiapan. Me-

dapi godaan Sang Kala Tiga, yaitu Bhuta Dunggulan, Galungan dan Bhuta Amangkurat. Demi memenangkan peperangan (jaya prakaSeng perang) Dharma melawan Adharma, usaha sungguh-sungguh untuk memperhatikan suasana dan lingkungan dharma sangat bersih suci diperlukan, sebagaimana penentuan perang Bharatayuddha dilaksanakan di medan dharma (dharmaksetre kuruksetre). Suasana dan lingkungan luar (jawa, jaba) Bhuwana Agung yang bersih suci sangat diperlukan. Demikian pula lingkungan diri sendiri atau Bhuwana Alit (bali, wali) merupakan keharusan disuasanakan agar bersih dan suci lahir batin. Suasana Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit yang bersih suci akan memudahkan orang “anyekung jnana Suddha nirmala” (menumbuhkan dan menjaga pikiran yang suci bersih) demi melindungi dan menyelamatkan diri dari godaan serta cobaan Sang Kala Tiga yang kehadirannya berturutturut sebelum hari kemenangan Dharma pada hari suci Galungan. Keadaan kesadaran hening didapat dengan pelaksanaan tapa, brata, yoga, samadhi (Kunang wwang wruh ing tatwa jnana, pasang yoga, sang wiku angarga puja) demi mengurangi sentuhan Sang Kala Tiga (lamakana tan kasurupan dening sang bhuta…). Rentetan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali sungguh perlu mendapatkan perhatian lebih dari umat mengingat begitu tinggi dan mulianya nilai ajaran tattva agama yang terkandung di dalamnya. Pengertian tentang Sugihan Jawa dan Sugihan Bali diberikan dalam Lontar Sundarigama: Sungsang, Wrespati Wage ngaran parerebwan, sugyan jawa kajar ing loka, katwinya sugyan jawa ta ngaran, apan pakretin bhatara kabeh arerebon ring sanggar mwang ring parhyangan, dulurin pangraratan, pangresikan

ring bhatara, saha puspa wangi. Kunang wwang wruh ing tatwa jnana, pasang yoga, sang wiku angarga puja, apan bhatara tumurun mareng madhyapada, milu sang dewa pitara, amukti banten anerus tekeng galungan. Pakreti nikang wwang, sasayut mwang tutwan, pangarad kasukan ngaranya. Sukra kliwon, sugyan bali, sugyan ing manusa-loka, paknanya pamretistan ing raga tawulan, kewala sira apeningan anadaha tirtha panglukatan, pabresihan, ring sang pandita. Wuku Sungsang, Kamis Wage dinamakan Parerebwan, dinamakan Sugihan Jawa oleh masyarakat. Keutamaannya sehingga dikatakan Sugihan Jawa karena merupakan hari penyucian semua Bhatara yang berkumpul di Sanggar dan di Parahyangan, dengan menggunakan pangraratan dan pangresikan dipersembahkan pada para Bhatara serta bungabunga yang harum. Mereka yang mempelajari tattwa jnana agar mempraktikkan ajaran-ajaran yoga, sedangkan para pandita dan pinandita hendaknya melakukan pemujaan, sebab Ida Bhatara turun ke dunia diiringi oleh para leluhur, untuk menerima persembahan banten hingga pada hari raya Galungan. Persembahan yang dihaturkan oleh masyarakat adalah banten sesayut dan tutwan sebagai penarik kebahagiaan. Hari Jumat Kliwon (Sungsang) disebut Sugihan Bali, sugihannya umat manusia, yang maknanya adalah sebagai penyucian diri lahir batin, selain mengheningkan pikiran, juga memohon air suci penglukatan dan pembersihan diri pada seorang sulinggih/pendeta. Sesuai Lontar Sundarigama, Sugihan Jawa adalah pembersihan di luar (jaba) diri atau pembersihan Bhuwana Agung (makrokosmos) sedangkan Sugihan Bali (wali) adalah pembersihan di dalam diri atau pembersihan Bhuwana Alit (mikrokosmos).

MIMBAR AGAMA

Kasih Karunia Roh Kudus

(seperti yang mengawali tulisan ini). Bunda Ratna, sebagai tuan rumah telah menghiasi tempat untuk Misa dengan ornamenornamen yang kental dengan kebudayaan Bali, serasi dengan gedungnya yang sudah bernuansa Bali. Acara religius diawali dengan Doa Rosario yang didaraskan oleh sekitar 80 orang yang hadir, dan dipimpin oleh Sr. Corry JMJ. Misa Kudus diimami oleh RD Hubertus Hady Setiawan (Romo Hady) selaku Gembala Komunitas, dan RD Sebastianus Yordan Ado (Romo Yomi) selaku Pastor Paroki Santa Maria Immaculata, Tabanan. Walaupun sudah usia lanjut, mereka masih mampu menangkap apa yang dihomilikan Romo Hady. Bahkan, setiap hari mereka masih mampu melakukan meditasi/doa St. Klara (Meditasi Lima Luka-luka Sri Yesus). Tepat pukul 15.00 Romo Hady memimpin Doa Koronka yang dinyanyikan. Pada saat acara hiburan, mereka tampak gembira ketika menyaksikan dua tari Bali dan tari topeng persembahan para penari asli dari Belayu- MargaTabanan. Di samping itu masih ada acara lain yang juga sangat menggembirakan. Senja hari , “para peziarah” itu tiba kembali di Denpasar. Berkat kasih karunia Roh Kudus, mereka kelihatan masih segar bugar;

MABUK WAHAM ! Surat terbuka untuk Tuan Teroris di mana pun kalian berada. Maaf tak mengucapkan salam, karena aku tidak tahu apa agamamu dan apa yang kau percaya? Kitab apa yang kau baca hingga kau merasa paling benar, kitab mana yang mengajarkan membunuh orang di luar peperangan? Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampaui ajaran para nabi? Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu? Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yang kau ciptakan dalam aksimu? Makanan apa yang mengalir ke tubuhmu sehingga merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa? Pakaian apa yang kau pakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka? Kalau kau pikir tindakanmu akan mencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu, karena tumpuan kebencian terarah ke kelompokmu. Bagaimana mimpimu membangun peradaban tanpa ada simpati dari manusia? Alih-alih menegakkan kebenaran, yang lahir justru antipati, ketakutan. Makin lama generasi ini makin jauh dari agama…takut

nariknya, hampir setiap rentetan upacara mempunyai arti, makna serta pelaksanaan upacaranya yang sangat mendalam secara tattva agama. Arti dan pesan dari kata yang dipergunakan untuk memberikan nama setiap rentetan upacara sangatlah luar biasa. Makna yang terkandung di baliknya juga sangatlah tinggi, agung serta mendalam secara agama spiritual. Selanjutnya upakara dan upacaranya pun tidak ada yang menyamai di dunia, bahkan di tanah Bharata (India) yang merupakan akar mula dari segala ajaran Hindu Dharma. Menurut lontar Yajna Prakreti, persembahan bebanten yang dipergunakan dalam upacara-upacara yajna tiada lain adalah diri sendiri sejatinya (banten pinaka raganta tuwi), yang setelah dipersembahkan dengan penuh rasa bhakti maka banten tersebut pada akhirnya adalah rupa (wujud) dari Tuhan Sendiri (rupaning Widhi). Pada akhirnya, tidak lagi ada perbedaan antara yang membuat dan mempersembahkan banten dengan Sang Penerima persembahan banten karena banten sudah menjadi yang mempersembahkan dan yang menerima persembahan banten itu sendiri. Abdi dengan yang Diabdi sudah menjadi satu sebagai curiga manjing ing warangka. Tentu saja dalam hal ini terdapat perbedaan sangat signifikan antara banten yang dibeli dengan yang dibuat sendiri. Terdapat rangkaian hari suci Galungan yang dilaksanakan oleh umat Hindu Dharma, yaitu Sugihan Jawa dan Sugihan Bali. Sugihan Jawa jatuh pada hari Wrespati (Kamis) Wage, wuku Sungsang, dan Sugihan Bali pada hari Sukra (Jumat) Kliwon, wuku Sungsang. Kedua rentetan Sugihan ini merupakan satu rentetan pelaksanaan upacara dalam rangka mempersiapkan lingkungan makrokosmos dan mikrokosmos bersih suci dalam rangka mengha-

brolan BALE BANJAR ARIDUS dengan agama. Saat itu tiba, kau ikut bertanggung jawab mengatheis-kan dunia ini. Pastinya kau bukan representasi Islam, pastinya juga bukan representasi Nasrani, Hindu atau Budha. Agama yang ku tahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia, kelembutan, kesabaran. Sembah pada Tuhan seharusnya menghindarkan perbuatan keji dan mungkar. Salam perang lawan teroris! Jaya Indonesiaku! NKRI harga mati! “ Surat terbuka untuk para teroris yang diposting di medsos tersebut, aku copas nyaris

tak seorang pun yang jatuh sakit. Deo Gratias! Alleluya. Menjadi anggota Komunitas Santa Klara mereka tampak sangat bahagia. . Hari ini Gereja Katolik sedunia merayakan Hari Raya Pentakosta, intinya merayakan kasih karunia Roh Kudus. Siapakah Roh Kudus itu? Roh Kudus, atau Holy Spirit, atau Paraclete (Penghibur) adalah Roh Kebenaran, yaitu Pribadi ketiga dalam Allah Tritunggal, yang disembah dan dimuliakan bersama dengan Bapa dan Putra, sebagai yang satu dalam kodrat dan sama dalam keagungan pribadi dengan Bapa dan Putra. Dalam Credo Nike-Konstatinopel, umat Katolik menyatakan, “... Aku percaya akan Roh Kudus; Ia Tuhan yang menghidupkan; Ia berasal dari Bapa dan Putra. Yang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan; Ia bersabda dengan perantaraan para nabi...” Gereja percaya bahwa pengudusan yang dianugerahkan kepada semua orang beriman, dilaksanakan oleh Roh Kudus.(cf. Yoh 20:22. Rom 5:5). St. Anastasius dan St. Sirilus dari Alexandria bahkan menegaskan bahwa Roh Kudus-lah yang menguduskan dan meng-ilahi-kan umat beriman. Lalu, apa yang dirayakan dalam Hari Raya Pentakosta? Bagi umat Yahudi, Pesta Pentakosta adalah hari raya terbesar ketiga, setelah Pesta Paskah dan

Pesta Tabernakel. Semula pesta ini adalah pesta panen; kemudian menjadi pesta peringatan diterimanya Dekalog (Sepuluh Perintah Tuhan) di Gunung Sinai yang kemudian menjadi Hukum bagi mereka. Bagi umat Kristiani kronologinya sebagai berikut: Pada hari ke-40 setelah kebangkitan-Nya dari mati (resurrection), Yesus naik ke surga (ascension). Pada hari ke-50 (Yun: Pentecost), Roh Kudus turun kepada Para murid Yesus. Jadi, pesta Pentakosta mengenangkan hari ketika Roh Kudus turun kepada para rasul / para murid-Nya. Dengan kata lain Roh Kudus dikaruniakan sebagai kasih karunia (grace) kepada para murid-Nya. Kasih karunia (gratia) adalah segala pemberian rohani yang dianugerahkan oleh Allah dengan cuma-cuma, contohnya Roh Kudus, keselamatan dalam Yesus Kristus, kehidupan kekal, hak-hak istimewa. Ingat, kasih karunia itu diberikan demi membangun ‘Tubuh Kristus’ yaitu Gereja. Agar layak menerima kasih karunia Roh Kudus, setelah merayakanYesus Naik ke surga, umat Kristiani melakukan novena (doa selama sembilan hari). Dalam novena itu, mereka bersyukur atas karunia-Nya dan juga memohon Tujuh Karunia Roh Kudus, yaitu: 1. Roh Hikmat, 2. Roh Pengertian,

3. Roh Nasihat, 4. Roh Keperkasaan, 5. Roh Pengenalan akan Allah, 6. Roh Kesalehan, dan 7. Roh Takut akan Allah. Bagi Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, merayakan Pentakosta, selain merayakan kasih karunia Roh Kudus, juga merayakan dan memuliakan Pelindung Gereja Paroki. Setelah menerima kasih karunia Roh Kudus, umat beriman Kristiani mempunyai kewajiban yang harus dilaksanakan. Apa itu? Yaitu, perintah Tuhan Yesus yang harus dicermati dan dilaksanakan: “Jikalau Penghibur (Paraclete) yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu semula bersamasama dengan Aku. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Roh Kebenaran datang, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi dari segala sesuatu yang didengar-Nya, itulah yang akan dikatakan-Nya, dan Ia akan memberitahukan kepadamu halhal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang Dia terima dari pada-Ku.

semua kecuali satu paragraf yang menyarankan penyebarannya. Kekesalan dan kemarahan luar biasa dari penulis surat terhadap rentetan kekejian para teroris, kurasa, mewakili emosi seluruh warga bangsa yang cinta damai, cinta persatuan dan cinta NKRI. Kendati sangat emosional, namun kalimat-kalimat bernuansa tanya tetap terbingkai dalam kesantunan dan etika komunikasi yang berahklak. Tulisan menyengat ini, kukira, dibaca para pihak yang dituju, termasuk mereka yang menginginkan NKRI bubar, mengingat internet seakan telah menjadi kebutuhan pokok saat ini. Mereka akan paham kalau tindakan keji mereka tidak mendapat dukungan mayoritas rakyat Indonesia, justru dikecam dan dilawan seluruh komponen bangsa. Membunuh tanpa perikemanusiaan lima anggota POLRI dan menganiaya beberapa aparat secara keji tanpa perasaan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, bisa dikatakan melebihi tindakan makar. Karena yang mereka bantai adalah petugas negara yang sedang menunaikan kewajiban, notabene adalah simbol-simbol negara yang sepatutnya dihargai. Selanjutnya kebrutalan yang melampaui tindakan binatang liar juga dilakukan di Surabaya dan

Mapolda Riau, membuat Warga Negara Indonesia yang berpikiran sehat merasa sangat terusik dan prihatin,“ papar Rubag. “Aku sangat mengapresiasi dan kagum atas sikap ratusan anggota POLRI bersenjata lengkap yang mengitari Rutan Mako Brimob yang diduduki para narapidana teroris yang menyandera beberapa rekannya selama 36 jam. Bila saja mereka tidak menekan emosi dan semangat korsa atau korporatisme, bisa jadi ke-156 napiter tersebut jadi bangkai semua. Bayangkan, bagaimana perasaan mereka melihat lima rekan terbunuh secara kejam dan empat kolega dianiaya tanpa perasaan? Untung mereka aparat hukum yang paham hukum yang dilandasi ideologi Pancasila. Memang, teroris tidak mengakui paham Pancasila yang dianggap produk kafir. Mereka menjunjung paham asing yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, termasuk membunuh dan menyiksa. Mereka tidak peduli kalau yang dibunuh dan dilukai adalan insan-insan yang tidak berdosa dan tidak pernah membenci mereka. Perbuatan tanpa rasa kemanusiaan itu, oleh seorang petinggi kepolisian disebut, mabuk paham!“ ujar Nyoman Mardika.

“Mabuk paham? Paham sama dengan ideologi, adalah sistem ide atau gagasan yang mengelola semua pikiran ikhwal kehidupan secara sistematis. Ideologi dilengkapi kebijakan- kebijakan dan strategi yang disesuaikan dengan kenyataan dan nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat yang menjadi acuannya. Kalau yang dilakukan para teroris di Depok, Surabaya dan Riau adalah kekacauan tindakan dan pikiran berdasar waham, bukan paham! Waham adalah suatu keyakinan yang tidak sesuai kenyataan namun tetap dipertahankan dan tidak mau diubah oleh penganutnya yang sedang mengalami skizofrenia. Skizofrenia merupakan gangguan psikotik kronis, dimana pengidapnya tidak bisa menilai realitas secara baik karena pemahaman diri yang buruk. Kondisi tersebut tidak saja merugikan diri sendiri, juga ancaman buat lingkungan dan bisa mengamuk akibat gangguan pikiran dan keyakinannya. Tindakan para teroris belakangan ini, bagiku, adalah mabuk waham akibat skizofrenia. Tiga keluarga yang melakukan tindakan pidana terorisme di Surabaya adalah contoh gangguan psikotis kronis yang mabuk waham!“ komentar Nyoman Gede Sudiantara.


Bali

6

Redité Kliwon, 20 Mei 2018

Pepayasan antuk Don Klapa

Nglestariang Ulat-ulatan Kekunan RING aab jagaté sakadi mangkin, sayan akéh kapanggihin para krama ngawigunayang parindikan sané anyar. Pidabdab ring kahuripané mangkin satmaka nugesang yéning parindikan modérn nénten prasida kapasahang saking kahanan kramané. Asapunika taler ring Bali sané sayan akéh kapanggihin kahanan piranti anyar tur modérn ring pakraman. Yéning katilik ring masané nguni, krama Bali sampun waged ngolah sekancan asil palemahan tatkala ngaryanin makudang-kudang piranti sané k a w i g u nayang pamekas ring upacara yadnya utawi pakaryan adat. Kawéntenané mangkin, sayan ketah kapanggihin wangun pakaryan sané ngawiguanyang asil palemahan tur kasinahang luwih yadiastun sadurungnyané piranti alami minakadi klangsah polih kagingsirang antuk piranti sané kakaryanin saking gabus. Parindikan punika marupa pepayasan utawi dékorasi sané kakaryanin antuk lakar slépan mapapah miwah busung, sakadi sané kamargiang olih Ida Bagus Gede Ariartana, manggalaning Sekaa Dékorasi “Bali Kui” ring Br. Lebah Sari, Gulingan, Mengwi, Badung.

PEPAYASAN – Pungkuran ketah kapanggihin pepayasan angkul-angkul saking slépan miwah busung ri kala kramané madué upacara. Yadiastun kakaryanin antuk parikrama ulat-ulatan kekunan, sakéwanten wangunipun kasinahang becik pisan.

Bencingah Ida Bagus Gede Ariartana

Sayan Nglimbak KAWÉNTENAN pepayasan antuk lakaran alami utawi ramah lingkungan nyihnayang kawagedan krama Bali makarya seni sayan nglimbak. Ring aab jagat sané sayan modern sakadi mangkin, kramané malih nyingak kalewihan ulat-ulatan tradisional tetamian panglingsir. Manut Ida Bagus Gede Ariartana, akéh taler krama utamanipun saking dura negara sané madué pikayunan yéning akéh krama sané ngaryanin pepayasan klangah, sinah prasida ngawinang eksploitasi ring taru klapa kantos punah. “Yéning manut manah tiangé pinaka krama Bali, taru klapané nénten jagi punah. Duaning tatkala kramané éling ring pikolih ekonomis saking taru klapa minakadi buah utawi daun ipun, sasidansidan ipun jagi nandur taru inucap mangda prasida kanggén nagingin pangaptinnyané saraina minakadi ring buah wiadin busung miwah slépan,” baosnyané. Lanang sané embas ring Mengwi, 23 Maret 1978 puniki ngaptiang pisan mangda pidabdab sané kamargiang dané puniki prasida nincapang pikayunan krama nagingin tlajakan, pakarangan embang miwah teba druénnyané s o a n g - s o a n g antuk taru klapa. Duaning ring pikayunan dané, tetanduran inucap mawiguna pisan saihang ring tetanduran sané kawigunanipun wantah pinaka pepayasan kémanten minakadi conto taru palem miwah sané siosan. Manawita kramané nandur taru klapa alit utawi bungkak ring tebannyané, majanten ipun nénten jagi numbas malih ri kala muatang bungkak, utamanipun ri kala rerainan. Asapunika taler ring slépan wiadin busungnyané. “Pikayunan punika sané meled sinahang tiang ring krama Bali, mangda lédang ngentosin pikayunannyané. Saking nandur tetanduran pinaka pepayasan mangda kayun nandur taru sané mawiguna ring kahuripan saraina,” asapunika dané sané meneng ring Br. Lebah Sari, Gulingan, Mengwi, Badung nartayang. (was)

Nénten Makasami Taru Klapa Dados Karereh Daunnyané SAKADI sané sampun kadartayang i wawu, ring kahanané mangkin krama Baliné sayan seneng ring parindikan sané kasinahang “organik” utawi “alami” napi malih tatkala makarya pepayasan sajeroning upacara yadnya. Tios saking meled ngamedalang seni antuk piranti asil palemahan sakadi ring masan kekunan taler sangkaning medal pikayunan krama mangda nénten nyemerin palemahan antuk laad-laad utawi leluu pepayasan ri kala sampun wusan kawigunayang. Punika mawinan mangkin ketah kapanggihin pepayasan sané kakaryanin antuk slépan miwah busung, sakéwanten durung majanten sekancan taru klapa prasida kaalap daun ipun jagi kanggén lakar. Ngeninin indiké punika, Ida Bagus Gede Ariartana maosang, don klapa minakadi slépan mapapahan sané jagi kanggén makarya pepayasan sapatutné kaselehin mangda becik saha kautsahayang sané kantun marupa slépan demela utawi slépan nguda. Sané patut kauratiang wantah soroh taru klapa sané jagi karereh daunnyané, duaning manut saking dagingipun sané jagi kaalap taru klapa kaepah dados tetiga inggih punika taru sané karereh daunnyané kémanten, wénten sané buahnyané ké-

manten tur wénten sané karereh bungannyané kémanten jagi kanggén makarya gula. Yéning taru klapa sané karereh daunnyané kémanten, sinah nénten dados kagulgul antuk kaalap buah miwah bungannyané. Asapunika taler ring taru klapa sané karereh buahnyané kémanten utawi bunganyané kémanten. “Punika patut kauratiang tur kalintang mautama santukan yéning sané kaalap wantah nénten sané sapatutné, sinah jagi ngusak asik kahanan daging utawi “komoditas utama” saking taru inucap. Minakadi yéning sané kaalap sapatutné wantah donipun nanging taler kaalap buahnyané, sinah kahanan don ipun sayan-sayan nyelékang,” baos dané. Malih kabaosang, pinaka wewidangan tropis, taru klapa ring Bali becik kahanan ipun. Minab sangkaning genahnyané mentik meg miwah sangkaning krama Baliné kalintang ngajiang pisan kahanan taru sané mawiguna punika. Yadiastun asapunika, kawéntenan taru klapa sané prasida kaalap donipun jagi nganutin saking kahanan masa, yéning masan endang sinah sué pisan taru klapa inucap prasida karereh daunnyané. Sakéwanten yéning sampun ngranjing ring sasih

samapta

1.

smpÓ,

2.

samaya

2.

smy,

3.

samben

3.

smã)n/,

4.

samun

4.

smun/,

5.

sanda

5.

snÑ,

6.

sanggup

6.

s\á¡p/,

7.

sangkep

7.

s\Ð)p/,

8.

sanja

8.

szé,

9.

santep

9.

snÓ)p/,

10.

spu;,

10. sapuh

Katiga utawi Kapat sané kasinahang a n t u k pamentik padang sané becik, raris kapastikayang taru klapa becik daunnyané kaalap. Ngeninin indik akéh sané jagi kawigunayang ri kala makarya pepayasan inucap, kabaosang dané yéning kanggén makarya pepayasan ring angkul-angkul paumahan prasida nelasang slépan kantos nem dasa papah tur busung prasida nelasang kantos séket muncuk. Punika majanten jagi akéhan malih yéning kawigunayang utawi kanggén ring festival, minakadi slépan kantos siu papah tur busung kantos domas muncuk. Yadiastun kasinahang akéh, nanging ring Bali pangaptin asapunika setata prasida kadagingin. Antuk akéh kahanan taru klapa inucap, sinah setata kaaptiang mangda krama sané meled makarya pepayasan sakadi punika mangda ngrereh lakar saking taru klapa sané minab wénten ring sawewidangan genahnyané kémanten. Yéning sampun karereh tur kapolihang, raris kramané prasida makarya pepayasan utawi dékorasi kanggén ring paumahannyané inucap tan pangaptiang jagi numbas lakarnyané malih. “Punika sané setata kaap-

tiang tatkala wénten sané meled makarya pepayasan. Minakadi ring wewidangan Penebel miwah Padang Bai sampun kamargiang sakadi punika. Kramané irika sané ngicén lakar, raris bakta tiang budal jagi kagarap tur risampun ngrajing ring galah sané sampun kacumpuang wawu bakta mrika malih jagi kakenaang,” baos dané. (was)

KLAPA – Yadiastun kakaryanin antuk slépan miwah busung, durung majanten makasami taru klapa prasida kaalap daunnyané kaanggén lakar. Patut kauratiang mangda daun sané kapolihang wantah sané becik. Tatkala kaalap taler nénten ngusak kahanan taru inucap.

Dura désa Air Terjun Agal

”Destinasi Wisata Favorit” ring Sumbawa

AKSARA BALI

1.

en malih ngawigunayang ténda sakadi sané polih kamargiang krama. Punika satmaka cihna yéning kramané meled malih nglestariang tetamian budaya, napi malih yéning kakenaang antuk pidabdab masuka-duka bebanjaran utawi manyamabraya sinah sayan becik tur sayan ngraketang parikrama pasametonan. Sakéwanten kapiambengan ngawigunayang piranti sané alami sakadi punika sinah tuuhnyané kasinahang becik wantah ajebos kémanten. Ri kala ngaryanin pepayasan kori utawi ring apit surang paumahan ngawigunayang piranti slépan, sané ketah kapanggihin kahanannyané kantun becik pinih sué wantah tigang raina kémanten. Punika jagi nganutin malih ring kahanan wewidangan inucap tatkala punika, santukan yéning masan sabeh utawi genahnyané tis saha nénten keni sunaran matan ai sané ngenter, sayan suénan malih tuuhnyané. Sakadi sané naenin kapanggihin dané ring Candikuning, pepayasan inucap kantun becik gadangnyané ring angkul-angkul paumahan kantos dasa raina. “Sangkaning punika kaptiang pisan mangda pepayasan inucap wawu kakenaang kalih raina sadurung pamucuk acara. Pangawit makarya mangda kamargiang tigang raina sadurung kakenanaang,” Ida Bagus Gede Ariartana metuéling. (was)

Ngamolihang Lakar Pepayasan

Kruna Basa Bali

Boya wangunipun sané luwih, nanging dasar pikayunan nglestariang tetamian budaya kekunan sané marupa ulat-ulatan sané ngawinang kasenian punika sayan kasenengin krama. Kasujatiané, sampun saking nguni krama Bali sané magama Hindu kataminin budaya taler tatatiti makarya utawi ngulat piranti saking slépan minakadi marupa klangsah sané kanggén sajeroning upakara. Ring kahanan anyar sakadi mangkin, majanten sayan arang krama sané éling ring indiké punika napi malih jagi kayun malajah ngaryanin. Mangda krama pamekas para yowanané sayan seneng nelebin ulat-ulatan kekunan inucap, raris kalimbakang malih ulat-ulatan inucap sakéwanten antuk wangun sané anyar tur kantun ngawigunayang tata-titi makarya klangsah. Parikrama punika taler kanggén nincapang pikayunan krama ngamecikang palemahan antuk ngawigunayang lakar sané “ramah lingkungan” tatkala ngaryanin pepayasan utawi “dékorasi” sané becik tur luwih. “Napi sané sampun kamargiang puniki wantah kadasarin antuk kalih pariindikan. Kapertama meled nglestariang tetamian budaya marupa ulat-ulatan kekunan miwah kaping kalih nincapang pikayunan krama mangda nyagra kabecikan palemahan,” baos dané. Kabaosang malih, krama Baliné taler kapanggihin sayan seneng prasida ngawigunayang malih lakar sané organik utawi alami, minakadi tatkala makarya tarub utawi tetaring nganggén klangsah saj e roning upacara yadnya. Nént-

BPM/ist

AIR Terjun Agal rumasuk sinalih tunggil destinasi wisata sané wénten ring Sumbawa. Air terjun puniki, pungkuran sayan akéh karauhin wisatawan. Nénten wantah wisatawan lokal, wisatawan saking dura Sumbawa taler akéh sané angob ring kaasrian air terjun inucap. Kahanan sané tis antuk kawéntenan air terjun sané asri ngawinang genahé punik patut karauhin ri kala malancaran ka Kabupaten Sumbawa. Air Terjun Agal wantah sinalih tunggil saking akéhnyané air terjun sané asri ring Kabupaten Sumbawa. Agal wantah sinalih tunggil saking makudang-kudang pegunungan sané asri ring Kabupaten Sumbawa. Magenah ring Kecamatan Alas, kirang langkung 70 kilometer saking Kota Sumbawa Besar. Air Terjun Agal yukti ngulangunin pisan. Kaasrian palemahn irika yukti ngawi angob. Toya sané ning sané membah ngepah puncaknyané dados kalih. Sangkaning kalintang tegeh, sakadi toya sané jatuh saking langit tur masuryak ring dinding tebing. “Yéning ka Sumbawa, rasané durung jangkep yéning wantah

malancaran ka Moyo kémanten. Pamuput tiang taler malancaran ka Pulau Bungin miwah ka Air Terjun Agal. Air terjun irika yukti ngulangunin, eksotis,” baos wisatawan saking Makassar, Nano Putra. Nano Putra maosang, kahanan matiosan sareng air terjun sakadi biasané pacang karasayang olih wisatawan ri kala sampun rauh ring Air Terjun Agal. Santukan genahnyané doh saking paumahan krama, para wisatawan prasida ngrasayang kahening saha kaasrian wewidangan irika. “Tiang seneng polih malali ka genah puniki. Air terjunnyané asri, becik saha toyané ning. Satios punika, krama ring wewidangan irika ramah,” dané ngwewehin. Kauningayang taler, Pemda Sumbawa kantun mempromosikan Air Terjun Agal pinaka sinalih tunggil destinasi wisata andalan ring Sumbawa. Kahanan sané ngulangunin saha asri puniki katarka prasida ngawi para wisatawan meled rauh saha nguningin kaasrian genah inucap. Kabaosang taler, Pemda Sumbawa pacang ngelola destinasi inucap mangda sayan becik. (lin/uma)


Jayanti

Redité Kliwon, 20 Mei 2018

Made Mandra

Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 6.jnic)n&hyupin)hin/, Jani cening Ayu pinehin, p*pdlsêmjln/, pang pada lasia majalan, tututinépipunes, tututin ja pinunasé, b)lien\ur;sib)tn/,

Beliné Ngurah Sibetan, c)n&mjlnßlunn/, cening majalan malunan, mniynÀdiennutug/, manian adiné nutug, hp*pdn)mubgê. apang pada nemu bagia.

7

Malajah saking Alit KAHANAN daweg alit sané sarwa kakirangan kadadosang pinaka “pengalaman berharga” olih Made Mandra. Embas ring kulawarga sané tuara ngawinang ipun saking alit sampun makarya mangda prasida nagingin kaperluan saraina miwah molihang prabéa masekolah. Samian pakaryan naen kaambil. Samian kamargiang antuk rasa seneng miwah lascarya, mawinan Mandra - sapunika ipun ketah kasambat prasida muputang sekolahan antuk prabéa ngraga kantos puput masekolah SPG (satingkat SMA). Sané mangkin, pecak pagawé hotel puniki sukses nglimbakang utsaha tanaman ias sané kawastanin Sari Pudak Setegal sané kapaduang sareng rumah makan Warung Segara Danu ring wewidangan Jl. Hayam Wuruk 134 Tanjung Bungkak, Denpasar. “Tiang wantah tukang tata taman sané taler nglimbakang bibit tanaman ias. Soroh tanaman ias inucap ketah kawigunayang ring hotel. Tiang madué kebun sané paduang tiang sareng warung makan. Pradé wénten krama sané nyingakin tanaman ias, prasida taler sapisanan ngajeng. Utawi sawaliknyané, krama sané rauh ngajeng, prasida taler nyingakin utawi numbas tanaman ias,” baos Mandra. Lanang sané embas ring Banjar Kutampi, Desa Nusa Sari, Kecamatan Malaya, Kabupaten Jembrana sampun biasa makarya saking alit. Mawit SD, Mandra masekolah sinambi madagang nasi bungkus. Nasi punika ketah katukarang antuk jagung utawi klapa. Daweg punika, Mandra taler seneng nandur tanaman obat miwah sayur, mawinan ri kala muatang anggané nénten malih numbas. Soroh tetanduran inucap tumbuhnyané lom, mawinan akéh krama sandingannyané ngrereh kawigunayang tamba. “Kala punika, ‘apotik hidup’ ring pakarangan umah tiang kadadosang percontohan. Kajudi ngwakilin desa ri kala lomba. Tiang sakulawarga madué umah sané sederana, nanging bresih taler asri sangkaning tetanduran sané wénten ring pakarangan tiang,” ipun nyaritayang. Kawewehin malih, daweg alit Mandra madué angen-angen dados guru. Mandra meled ngwedar ilmu sané kaduénang majeng alit-alit tiosan. Mandra ngaptiang alit-alité nénten sukil ngruruh ilmu kantos

mamargi ka sekolah sadoh 3 km utawi nrebak tukad. Ring pikayunané, meled ngwedar ilmu sané kaduénang majeng alit-alit tiosan. Yéning kawéntenan guru sayan akéh, minab sayan dangan alit-alité malajah. Santukan punika, Mandra nglanturang masekolah ka Denpasar ring sekolah kejuruan, Sekolah Pendidikan Guru (SPG) 45 Denpasar. “Tiang pinaka angkatan pinih untat, mawinan pinih akéh polih amongan mresihin taman. Tiang pinaka Ketua Osis taler nyabran raina nandur entik-entikan ring pakarangan sekolah.” Tamat saking SPG, Mandra nglamar dados pagawé hotel. Ipun mawit makarya ring Hotel Bali Beach ring warsa 1991 pinaka tukang siram tanaman. Anggané yukti seneng ring pakaryan inucap. Mawit irika anggané polih malajah indik makudang-kudang soroh tanaman ias, taler makarya taman. Satios ngupapira kebun, anggané taler malajah makarya dekorasi taman, merangkai bunga miwah makarya landscape. “Indik utsaha tiang puniki, kakawitin saking penunjukan Pemerintah Jembrana makarya taman ring Gilimanuk. Mawit iriki tiang sayan akéh molihang proyek. Nglantur utsaha puniki wastanin tiang Sari Pudak Setegal. Tiang taler makarya rumah makan daweg 2015. Konsep- nyané, krama sané nyingakin tanaman ias, prasida taler sapisanan ngajeng. Utawi sawaliknyané,” dané nguntatin. (kmb)

I Gusti Agung Gede Tritisan Yasa

Satua

Seneng Malajahin Parindikan Anyar ANAK alit bagus mapeséngan I Gusti Agung Gede Tritisan Yasa puniki yukti kalem tur alep pisan. Pawakannyané sederana, bresih taler arang mabaos. Sakéwanten, yéning sampun ngambil parikrama sané kasenengin, dané kreatif pisan. Dané meled uning ring parindikan anyar, pamekas sané mawiguna majeng anggané taler anak tiosan. “Tiang yukti seneng malajahain parindikan anyar, rumasuk malajah gamelan gendér sané kocap rimit,” baos dané pepolosan. “Yadiastun durung naen ngetés kawagedan sajeroning pacentokan utawi malomba, anak alit sané embas ring Denpasar, 21 September 2007 puniki sampun cacep pisan magendér. Rumasuk nabuh gong kebyar. Sané mangkin, Trisan- sapunika dané ketah kasambat kasarengin sawitrané sané magabung ring Sekaa Gong SD Dwijendra kantun gupuh nyayagayang gegarapan seni sané pacang kasinahang ring Pesta

Kesenian Bali (PKB) sané jagi rauh. Sajeroning gegarapan inucap, Trisan polih amongan nabuh gangsa. Satios nyinahang dolanan, sekaa gong puniki taler pacang ngiringang sesolahan Tari Jauk Manis, Tari Pendet, miwah tabuh kreasi. “Gamelan gong kebyar punika tawah. Soang-soang gamelan madué wentuk saha tata cara nabuhang sané matiostiosan. Ri kala kasuarayang sinarengan prasida ngwetuang suara sané jangih, masikian taler becik pisan,” baos panabuh gendér puniki kalem. Murid kelas V SD Dwijendra puniki, satios waged nabuh taler kajudi pinaka siswa berprestasi. Trisan naen kajudi nyarengin lomba mata pelajaran ngwakilin sekolahnyané. Sakéwanten, dané wantah prasida nyarengin lomba kantos ring tingkat kota kémanten. “Saingan kala punika becik-becik pisan, aget sampun mamargi becik,” baos Trisan. Satios punika, oka pasangan I Gusti Agung Alit Yasa-Ni Nyoman Sudiani sané seneng mamaca, magamel miwah badminton puniki taler naen nyarengin pacentokan macecimpedan. Dané nyayagayang angga mawit ngruruh kruna-kruna cecimpedan saking niang miwah kakiang dané. Satios molihang bimbingan saking guru ring sekolah, Trisan taler aktif ngruruh cecimpedan anyar ring internet. “Kala punika, tiang wantah prasida dados juara II ring parikrama Pekan Seni Remaja (PSR) tingkat Kecamatan Denpasar Utara,” dané nyaritayang.

Gusti Ketut Sri Susanti

Bangga Nelebin Widang Seni Tari YUKTI sakadi bebaosané, buah ten doh jatuh saking punyannyané. Bebaosan inucap nyihnayang pisan kawéntenan Gusti Ketut Sri Susanti sané nelebin widang seni tari sakadi ibunnyané. Nyaksiang dané masolah antuk makudang-kudang soroh igelan, pastika sané ngaton pacang mikayunin kawéntenan maestro tari Ni Ketut Arini. Majanten pisan kliabnyané pateh, anak istri sané embas ring Dénpasar 29 April 1970 puniki kasujatiannyané wantah putri kaping pat maestro tari Ni Ketut Arini. “Yadiastun tiang nénten nguningayang yéning tiang pianak Bu Arini, akéhan sané sampun nguningin,” baosnyané sinambi makenyem. Anak istri sané aktif puniki maosang, seni tari sampun mamesik ring anggannyané. Minab duk kantun ring garba, Gusti Ketut Sri Susanti sampun masikian sareng seni tari. Rumasuk risampuné embas, duk alit, yowana, kantos sampun marabian, dané dados guru tari, ngajahin alit-alité ngigel ring Sanggar Tari Warini duén ibunnyané. Satios punika, dané taler madué Sanggar Tari ring genahnyané meneng ring wewidangan Jalan Cekomaria, Dénpasar. Kawantu olih putrinnyané, Nana, akéh dané madué murid sané kayun malajah ngigel. Manut istri Aries Nurcholis puniki, seni sané sampun katelebin nénten pacang katilarin. Minab nénten wénten sané prasida nungkasin kayunnyané nglimbakang seni tari sané sampun leket ring anggandané. Katakénin indik akéhnyané polih sangu ngajahin ngigel, Bu Sri— sakadi punika dané ketah kasambat wantah makenyem kémanten. Kenyemnyané nyinahang pisan, yéning meled sugih, sampunang pisan dados seniman, rumasuk seni tari. Manut dané, nelebin widang seni tari nénten prasida ngawinang anggané sugih. “Nelebin widang seni punika sujatiné ngayah, nanging

wénten rasa bangga sané metu ri kala titiang prasida nyinahang sané pinih becik. Napi malih prasida ngajahin alit-alité seni tari,” baos dané. Paserahinandané pinaka guru ring TK Cipta Dharma nénten ngirangin kaibukannyané ring widang tari. Pikayunan sané pageh kagamel, ring dija wénten utsaha pastika wénten hasilnyané, setata kamargiang. Katakénin indik Tari Baris Kekupu, Sri Susanti nyatuayang yéning tarian inucap rumasuk ring tarian klasik. Tarian inucap minab pateh sakadi Tari Kupu-Kupu Tarum, nanging busana sané kawigunayang sakadi Tari Baris. Wénten gerakan sané keras sakadi Tari Baris, wénten gerakan sané lemuh sakadi kupu-kupu. “Alit-alité mangkin patut kaajahin tarian klasik, mangda sayan seneng tur meled malajahin. Nénten nilarin tari klasik tur nguberin tari kreasi kémanten,” baos pecak Mahasiswa Jurusan Tari ISI Denpasar puniki sumeken. Dané taler setata nguduhang alit-alit ring sanggarnyané mangda kayun nelebin samian soroh tarian, inggian tari klasik miwah tari kréasi. Yadiastun seneng ring widang seni tari, Sri Susanti nénten naen maksa pianak-pianaknyané dados pragina. Yadiastun asapunika wénten taler pianaknyané sané pateh sakadi anggané, seneng ring widang seni tari. (kmb)

Adi Sudi Anggara

Pan Angklung Gadang (4) Kaketus saking Satua-satua Bali (VI) SUBA kanti pragat pailehané nuduk putra, jani buin Jero Klian ngujangang, nuduk bebakatan ané tuara sangkep abulan. “I Lambang” “Tiang naur nika.” Geblos mesuang pipis uli pakadutanné tur matékang nembelas kéténg. “Pan Angklung Gadang.” “Tiang, mangkin, mangkin tiang naur nika.” Ditu laut Pan Angklung Gadang masebeng rengas tur ngaukin kulukné, “Kuluk kuluk kuluk, kletak kletak kletak.” Duk ento, nujuang kulukné di batan padagangan anaké nyilap-nyilapin tékor. Mara kulukné ningeh munyin pamekelné, lantas ia nyagjag, ikutné kitir-kitir. Jero Kelian buin nulakang ngujangang, “Pan Angklung Gadang, kénkén mayah?” Krama banjaré makejang matolihan medasin sesolahan Pan Angklung Gadangé. Pasaurannya Pan Angklung Gadang, “Mangkin tiang kari ngambil jinah.” Ditu laut tendas cicingné kasogorang, ikutné kakenjirang, kanti mluing jit cicingné, laut kacanggem aji bibihné tur klecot-klecotanga tekén Pan Angklung Gadang. Lantas ia nguntul nglepéhang pipis uli bibihné, laut kapetékin kanggon mayah danda nembelas. Nu masisa pipisné dadua, lantas anggona meli bubuh. Béh, krama banjaré makejang pada ngon pesan ngenehang sadian Pan Angklung Gadangé ngelah cicing bisa mejunang pipis. Pan Angklung Gadang buin makeneh-keneh déning ia nyelepang pipis duang dasa kapesuang mara plekutus, jani nu dadua di jit cicingné. “Kuluk kuluk kuluk, kletak kletak kletak.” Lantas nyagcag cicingné, ikutne kitir-kitir, tur kaklecotang, memecu pipisné buin dadua, ento kanggon mayah pamelin rujak. Paundukan Pan Angklung Gadangé akéto, kapedasin baan I Wayan Sebetan, anaké kasub sugih di banjaré ento. Dadiannya dot I Wayan Sebetan tekén kulukné ento, laut kadesekin Pan Angklung Gadang. “Ih Bapa Pan Angklung Gadang, icang ja baang meli kuluk bapané, bayaha ja siu.” “Bik, kadong aji alaksa Jero Wayan nagih mayah kuluk tiangé, lakar sing gediang tiang.” Lantas buin kunjukin, aji duang laksa kanti aji petang laksa masih tondén baanga. Buin ngomong I Wayan Sebetan, “Ih Bapa Pan Angklung Gadang, jalan suba aba mulihan kuluké, limang laksa dogén lakar bayah kuluk bapané, sarina mani puan yén bapa sing ngelah baas, mai icang idihin.” Lantas I Wayan Sebetan nyemak pipis limang laksa tur kaserahang tekén Pan Angklung Gadang. Pan Angklung Gadang bincuh nampi pipis tur ia mapi-mapi ngrumuk mangenang cicingné. (Masambung)


8

kau terus saja mengingat sampai dasar kerjap mata kerling tajam perempuan barista kadang, ada pahit yang tak sampai ke lidah, yos meski secangkir kopi telah sampai ke lambung sebab salam sapa perempuan barista yang tali jantungnya telah terkebat di pinggang tuan majikan l Ruadal Tanjung Banua

Ombak Plengkung

Ombak demi ombak berbaris tegak dan melengkungkan diri bersama-sama menuju tepi. Lalu sujud berdebur di sajadah panjang pasir dan karang Di atasnya, papan-papan melancar Perahu-perahu berlayar Ke matahari

Memupuk Ketangguhan Mental (Pemimpin dan Pewaris) Bangsa Indonesia sedang terbelah dua. Ada kalangan masyarakat yang sangat bergembira, merasa beruntung, dan berpendapat bahwa kiprah Pemerintahan yang berlangsung ini sebuah kemajuan yang sangat berhasil di semua bidang kehidupan. Ada kalangan lain yang merasa sangat menderita, merasa semakin terpuruk dan berpendapat bahwa Pemerintahan saat ini melakukan penghancuran yang besar-besaran terutama di bidang kesejahteraan dan martabat kebangsaan. Perbedaan di antara keduanya sangat ekstrem, dengan kekuatan hujjah persepsi serta dengan kemantapan keyakinan masingmasing. Yang satu yakin sedang dijunjung, lainnya menyimpulkan sedang dijajah. Yang satu berpendapat mereka hidup dalam sukses demokrasi, lainnya berpegangan bahwa mereka sedang diinjak oleh otoritarianisme kekuasaan. Andaikan dua keyakinan menggumpal dan dua kekuatan ini meruncing, maka tidak bisa dibayangkan dahsyatnya benturan horizontal yang bisa terjadi. Tetapi sepertinya tak akan terjadi sejauh itu. Arena peperangan mereka hanya di hati, pikiran dan mulut. Paling jauh peta uang skala-skala kecil. Semua itu hanya bagian dari auto-crash atau auto-conflict yang merupakan produk dari rancangan global untuk menangani Indonesia dan Ummat Islam, dengan formula penguasaan dan pengendalian yang sudah matang sejak jauh-jauh hari. Untuk menjajah Indonesia yang kaya raya dan Kaum Muslimin mayoritas yang aneh

l Anggur

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

l Putu Supartika

l I Putu Agus Phebi Rosadi

Menyerbu Cakrawala

Minum Kopi Di Sengkidung

Pemanasan Ulang Tahun 25 Mei 2018

Sebelas merpati Sebelas angsa Sebelas camar Menyerbu langit pagi ini Aku menyaksikannya dari bawah pohon jambu Langit, awan putih tipis segera pergi dengan gentar Berlari meninggalkan birunya Orang-orang dan tangan-tangan melambai di atas tanah Semiliar mata memandang langit Seperti menghujam dada bisma dengan seribu anak panah tidak memerlukan formula seperti Gorbachevisme, Balkanisasi atau Arab Spring. Cukup sejumlah paket adu domba, tipu-tipu wacana dan program iming-iming keuangan. Tidak akan ada yang istiqamah dan telatèn menolong bangsa ini untuk dipandu memproses keseimbangan pandangan, objektivisasi atau proporsionalisasi. Kaum intelektual di level menengah tidak berdialektika dengan publik untuk proses semacam itu. Tidak susah untuk memasukkan mereka ke dalam jala besar tipudaya global, karena saku mereka tidak disiapkan untuk menyimpan idealisme, ideologi atau daya juang. Melainkan dikosongkan untuk tawaran karir, akses politik dan ekonomi. Saya pribadi yang secara rutin bertemu dengan massa, yang sebut saja Masyarakat Tahlil. Tidak sama persis dengan Masyarakat Tahlilan”. Tahlilan adalah suatu produk Ijtihad sastra spiritual, menghimpun sejumlah ayat pilihan, dikomposisi dengan dzikir dan shalawat, diaplikasikan secara “semi-teater”. Menjadi tradisi berabad-abad dilakukan oleh masyarakat Muslimin tertentu untuk memelihara silaturahmi mereka dengan Allah dan Rasulullah. Mereka adalah “rakyat”-nya Muhammad saw, mengandalkan syafaatnya untuk kesejahteraan hidup mereka dunia akhirat, lebih dari andalan mereka kepada Negara. Pemetaan hidup mereka bukan terutama Globalisasi, dan NKRI berposisi sebagai kekasih yang mereka rawat dan sayangi. Masyarakat Tahlil mungkin lebih esensial dari itu. Route cita-cita mereka bukan Khilafah formal, Negara Islam, penguasaan ekonomi makro, atau kehebatan karir dan prestasi. Mereka juga bukan tidak tahu atau tidak gelisah bahwa mereka dijajah oleh Negara, dikempongi oleh Globalisasi, bahkan ditunggangi, dimanfaatkan dan dijual-jual oleh pemimpin-pemimpin mereka sendiri. Tetapi dalam perspektif nilai hidup mereka: “Sabil” mereka bukan sukses dan unggul di dunia, melainkan Ridhallah Fi Sabilillah. “Syari’” mereka bukan Negara, Kerajaan, Ormas atau satu-satuan padat lainnya. “Thariq” mereka langsung pakai jalan tol “Shirathal Mustaqim”. Mereka tidak mau bertele-tele melingkar-lingkar urut kacang di persatuan kesatuan semua atau pseudo-ukhuwah Islamiyah. Nilai-nilai yang menghubungkan

l Arifin Chairin Noer

Dalam Bayangan Tuhan Beratus-ratus tahun sudah Kita tak pernah istirahat Betapa panjang ini perjalanan Betapa panjang bayangan Tuhan Betapa menyilaukan cahaya Tuhan l Candra Manik

Maafkan aku Karena terlambat menulis puisimu : Ibu padi yang patah Tiang lingsir lumbung ngambang di atas tanah

Jatijagat Kampung Puisi Bersama Sanggar PURBACARAKA Sanggar CAKRAWALA Jalan Nias 13 Denpasar Menjelang Enampuluh (60) Tahun FAKSAS-FIB UNUD Jumat Kliwon, 25 Mei 2018 pukul 19:30 wita di JKP-109

Waktu memang seperti gulma Dan kita seperti air yang menghidupinya Memberikan tempat membuatnya subur dengan ketakpastian demi ketakpastian Sepereti huruf dalam tinta biru penyair Tak melulu tertuliskan l IDK Raka Kusuma

Janger Bengkala tarianmu bukan tarian waktu mengikuti nyanyian bumi tarianmu tarian kalbu mengikuti tubuh menyanyi

l Surya AR Gemilang

Doa

Orang-orang Jakarata Mencari Denpasar di Aku

Ketika engkau pergi menuju kesejatian pulang, seketika risau dan sepi padaku beriringan datang.

sekumpulan aku yang bukan aku dari kedekatan yang jauh berjalan demi memenuhi rasa-yang-pecah akan kejauhan yang dekat pada diri mereka yang bukan mereka

Tak mungkin bagiku ikut semayam di pusara. Terisak di labirin rindu, kusebut kau dalam doa. masyarakat dengan saya hampir tiap malam di lapangan-lapangan atau diberbagai bentuk interaksi lainnya itu bukan nilai-nilai yang berlaku dalam Negara. Saya mengutamakan silaturahmi massa di tingkat Kabupaten ke bawah. Meskipun yang duduk bersama saya di panggung memang ada Bupati atau Camat atau Lurah, Dandim atau Danramil, Kapolres atau Kapolsek, serta berbagai pimpinan Muspida atau Muspika dan perangkat Desa, tetapi tema-tema yang kami diskusikan selama 4-6 jam adalah tema-tema yang Negara dan dunia modern tidak menganggapnya ada. Tidak mungkin saya merepotkan mereka dengan menguraikan hal-hal tentang neokolonialisme dan neoimperialisme global, peng-emprit-an Garuda, pengkerdilan mental ummat, Freemason, Illuminati, Perang Asimetris, dan apapun, yang membuat mereka harus berbaris menjadi prajurit Pasukan Oposisi Zaman, yang Panglimanya kalah tangguh dibanding mereka, dan KomandanKomandannya tidak pernah membuktikan konsisten dan istiqamah seperti mereka. Saya sekadar membantu mengamankan perasaan mereka, membesarkan hati mereka. Memupuk ketangguhan mental mereka dalam menjalani makin beratnya kehidupan. Menancapkan “sedumuk bathuk senyari bumi”, tanahmu jangan sampai dibeli

Merah Persibu Ngampoeng Seni untuk Fenomena 27 dalam 72…

l Riki Dhamparan Putra

Ke Tabanan, Mencarimu (Sepucuk Surat)

menatap gerakanmu aku tahu yang dinyanyikan tubuhmu tembang upacara mengekalkan jiwa di pelataran pura ketika purnama

: tidak ada pemodal besar, kerja keras tanpa putus asa. Saya bantu buka pintu-pintu “yarzuqhu min haitsu la yahtasib”. Anak-anak selamat iman dan bisa “wala tansa nashibaka minad-dunya”. Keluarga tenteram. Pikiran seimbang. Hati jernih. Mental tidak “gamoh”. Selebihnya saya tidak merasa perlu mengemukakan pendapat mendasar pribadi saya tentang Pemerintah, Negara dan Dunia. Mereka hidup tangguh di wilayah dimensi yang Pemerintah, Negara, Pemerintah dan Dunia Modern Global tidak menganggapnya ada. Mereka bahagia, “tegen” dengan karomah, kuwalat, ngalap berkah, syafaat, aji, pamor, pusaka, kasepuhan, mantra, hizib, wirid, rajah, suwuk, Wali, Qutub, fadhilah, cinta segitiga, almutahabbina fillah, Panembahan, wamakarallah, sami’na wa atho’ na, Punakawan, shoihatan wahidah, Begawan, amhilhum ruwaida, minta ditampar, minta diludahi, seba mengko sore, wakul ngglimpang, serta banyak lagi, yang membuat mereka tak terkalahkan. Hal-hal itu yang membuat mereka tidak terlibat dalam polarisasi nilai mendasar seperti di awal tulisan ini. Dari sisi lain, tematema itu yang merupakan peluang sangat empuk bagi Pemerintah untuk tetap aman meski melakukan kejahatan separah apapun, menipu sekejam apapun, mencuri semuatan

tapi lewat isarat kau beri tanda biarkan, biarkan tetap rahasia sesudah padaku melepas lirikan menapak sinar bulan tarian kau teruskan l Abdul Sofi

Arus Laut di Matamu Aku tersesat pada arus laut di matamu Saat senja rubuh pada dua ikat purnama Ada sunyi yang bersiur pada rintik hujan Di atap rumah hampa Tetesnya tajam memasung setiap bait-bait lagu pilu Dan rindu berteriak bara Bermukim di setiap diamku. seribu kapal keruk pun. Mereka tidak akan terguncang oleh kehancuran Negara. Mereka adalah Masyarakat Tahlil. Negeri mereka adalah “La ilaha Illallah”. Mereka menang, menjadi pewaris, berkuasa atas hidupnya. Tanpo ngasorake siapapun. l Emha Ainun Nadjib Bogor, 16 Oktober 2017

l Spirit Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2018 l

JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an l

Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan

April-Rememberance 27 in 72…, 72 in 27

Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart!

HUBUNGI dan Aktif Mengikuti Wayan Jengki Sunarta via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA di JKP-109

Fotografi

”Street Photography”

Merekam Denyut Kehidupan di Ruang Publik

Tukang Suwun karya Anom Manik Agung STREET photography (fotografi jalanan) merupakan salah satu genre fotografi yang sedang populer saat ini. Sebuah genre yang lebih mengutamakan “merekam” subjek (point of interest) di ruang publik atau tempat umum. Ruang publik di sini tidak terbatas pada jalanan semata, namun juga merambah pasar, taman, kafe, mall dan sebagainya. Subjek yang dijadikan sasaran bidik kamera di ruang publik juga tidak terbatas dari orang semata, tapi juga menyangkut hal-hal lain yang sering berada atau dijumpai di ruang publik seperti peristiwa, bendabenda atau elemen lainnya, cuaca, bayangan dan sebagainya. Lantas, apa saja kriteria-kriteria karya foto yang layak disebut sebagai produk street photography? Berikut penjelasan dari fotografer Anom Manik Agung yang saat ini juga intensif menggeluti genre ini. Menurut Anom Manik Agung, produk street photography ini bisa berwujud sebagai foto dokumentasi, foto seri maupun foto tunggal. Lokasi pengambilan foto adalah di ruang publik dengan kejadian/peristiwa yang tidak di-setting atau dibuatbuat tapi bersifat spontanitas baik yang berupa kejadian yang diharapkan maupun kejadian yang kebetulan (decisive moment). “Pada street photography, tema yang dibahas merupakan kehidupan sehari-hari yang terjadi di ruang publik dengan fokus bisa berupa perilaku orang, lingkungan, cuaca dan sebagainya. Di sini, orang yang dipotret tidak ditampilkan

Menghaturkan Sesajen karya Anom Manik Agung

sebagai seorang individu, namun sebagai tokoh anonim dari situasi jalanan pada umumnya,” kata fotografer senior Bali yang meraih berbagai penghargaan fotografi di tingkat nasional dan internasional ini memaparkan. Untuk menghasilkan foto jalanan yang menarik, kata Anom Manik Agung, seorang street photographer sama halnya dengan fotografer yang menekuni genre lainnya juga wajib menguasai teknik-teknik dasar fotografi, seperti teknis komposisi, angle dan penguasaan alat. Selain itu, mereka juga dituntut jeli memperhatikan keadaan di sekitarnya. Pasalnya, hal-hal yang sering kita lewati secara berulang-ulang yang mungkin oleh sebagian besar orang terkesan menjemukan, akan bisa menjadi sesuatu yang sangat menarik dan fotografis jika kita mencoba melihat dengan berbagai sudut pandang. “Jangan lupa juga mempelajari arah matahari yang setiap saat akan berubah-ubah. Adakalanya, pada jam-jam tertentu bayangan yang dihasilkan akan menarik. Jika cuaca sedang tidak bersahabat seperti mendung dan hujan, jangan buru-buru menyimpan kamera Anda. Seringkali kita justru mendapatkan foto-foto jalanan yang sangat

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Afrizal

Bermain Layangan karya Anom Manik Agung dramatis pada saat cuaca jelek yang justru mencuatkan mood yang berbeda. Jadi, hunting street photography itu sejatinya tidak pernah dibatasi oleh cuaca. Intinya, kita harus sabar menunggu momen yang tepat,” tegasnya. Dalam hunting street photography, Anom Manik Agung menyarankan untuk membawa peralatan fotografi seringkas mungkin. Tidak perlu membawa tripod, speedlight, flash, lightmeter dan lain sebagainya karena kamu justru akan terlihat aneh di mata para pejalan kaki yang sedang lalu lalang dengan peralatan sebanyak itu. Gunakan lensa yang memiliki jarak lebar dan hindari penggunaan lensa tele karena kamu akan terlihat mencurigakan ketika menggunakan lensa tele berukuran besar dan subjek yang akan dipotret tentu akan merasa tidak nyaman. “Intinya, kita harus bisa berbaur dengan subjek yang akan jadi target bidikan kamera kita tanpa membuat mereka merasa tidak nyaman atau terganggu. Berusahalah tampil senatural mungkin untuk tetap bisa menyatu dengan lingkungan tempat kita mengambil gambar. Perhatikan elemen jalanan di sekitar kita, karena keberadaan papan iklan, sepeda, arsitektur bangunan dapat mempercantik foto kita. Kita juga harus selalu jeli melihat momen yang ada, karena kejadian yang menakjubkan terkadang tidak akan terjadi untuk yang kedua kalinya,” katanya menyarankan. (ian)

I Wayan Nuriarta

Dewa MH


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

9

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30,Must Speak English Call:085237256305 / 081246378545 No SMS

B.BP.141.05.18.0000771

Good Salaries.Dcr Therapist Wnt utk Bekerja di Qatar. Diutmkn yg Brpglmn di Spa,KTP Bali.Exp in Massage, Facial, Waxing,Speak English.Usia 2040Th.WA: +97466111991.Email: mjas_909@hotmail.com

B.BP.001.05.18.0000991

Accountant needed for international travel. Min.5 years experince. English speaking. Send letter of application and resume to: receptifindo@gmail.com

B.BP.004.05.18.0000871

Admin Web, Min SMA UMR. mail=Ikadekswanjaya@gmail.com B.BP.004.05.18.0001001

Dcr Krywn Ltr Belakang Elektronika akan Dilatih dr Awal. Lam: UD.Sinar Mulia Jln.Kartini 112 Dps.Telp:0361-226815-236895 B.BP.001.05.18.0001026

Dbthkan tng lapangan u/ daerah Uluwatu Hub:balicorp@yahoo.com B.BP.001.05.18.0001050

Dcr Karyawati utk Rumah Makan Tidur Dalam Jl.Nangka Selatan No.168 Tlp:081547124100 B.BP.001.05.18.0000903

DIJUAL MOBIL

Dcr SPGMax30th&SudahMenikah Punya SIM C.Bawa Lam ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah No.75 Dps

B.BP.001.05.18.0000754

Dcr Salesman utk Ban Mobil Max 30th&Mekanik Bisa Buka Pasang Ban.Bawa Lamaran ke Banoli Motor Jl.Buluh Indah No.75 Dps

B.BP.001.05.18.0000755

Dcr Satpam utk Villa punya KTA /Sertifikat,SIM A,Pglmn dan Tkng Kebun Tlp.0361 732651

B.BP.004.05.18.0000992

Dcr Sopir SIM B1/A u.Distributor. Lam Jl.Gn.Himalaya Slt 6 Dps T.418531,08124646409

B.BP.001.05.18.0001049

Dcr Staf Sushi,Kitchen,Bar.Lam ke Kokoya Jl.Danau Tamblingan No.178 Sanur.Telp:0361-289252

B.BP.001.05.18.0000516

Dcr Supir U/Bengkel Cuci Mobil T.Umar Dps,SMA/Sdrjt,Manual & Matic,Max 50th H:081236066118

B.BP.001.05.18.0000963

Dcr Tk Jarit&Potong Brpglmn Gj Blnan,THR,BPJS.Hub:0818566106 B.BP.001.05.18.0001021

Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta B.BP.001.05.18.0001038

Dcri Admin,Wanita(Blm Menikah) krm lmrn ke Jl.Gunung Galunggung No. 9 Tk Buah WS B.BP.031.05.18.0000923

Finance/Accountant (Tabanan), Capable English & Computer. E: versaindustries4@gmail.com B.BP.031.05.18.0001032

DIJUAL RUMAH

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

RUPA-RUPA

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Dicari Karyawati Usia Max 30Th Bag. Administrasi Umum,Lulusan SMA/SMK. Kirim Lamaran ke CV. Surya Buana,Jln Sekar Sari 23 Kesiman Dps.Hub:081933012164

Staf Produksi (Tabanan), Llsan SMK Lstrk/Mesin/Farmasi/Kimia Hub:Dewi 081236222509/Email: versaindustries4@gmail.com B.BP.031.05.18.0001031

PAUD di Kerobokan membutuhkan teacher dan asst.teacher, pengalaman & bhs Inggris. CV:assistme01@gmail.com B.BP.004.05.18.0001065

TOYOTA

B.BP.001.05.18.0001067

Fortuner TRD13 Htm AsDK Tg1,KM 44488BnsVlgR21WA082144255753 B.BP.004.05.18.0001066

B.BP.001.05.18.0000985

Jual Murah Alphard’12 Htm AsDK TgnI,Brg Simpanan,082342490222

Dicr Accounting&Admin u/Resto. Wanita,Max35 Lok.Jl .D.Tamblingan Sanur Hub:Wini.087761524497

B.BP.001.05.18.0001061

Rush TrdS’14 M/T PthTrwt Pjkbr BanBr LowKM Prbd, 081238744721

B.BP.001.05.18.0000968

Tenaga Laki2 Utk Villa Di Ubud TinggaldiDalamWA085237700099 B.BP.001.05.18.0001024

Money Changer Staff Umur 18-25 Th Bhs English Hub.0816578116 B.BP.154.05.18.0001059

B.BP.001.05.18.0000951

Agya TRD S’14 Manual Silver AsBali beli dr baru 08124682119

B.BP.001.05.18.0001053

B.BP.001.05.18.0000975

HONDA

Dijual Honda CRV Th’2007 Hub.081338631985

B.BP.001.05.18.0001023

Dicari supir utk garment usia max 40thn Hub.087783275758

Dicr.Supir.Teknisi.Mrkting.Adm Kirim Lmrn ke Jl.Teuku Umar 22 Eml:sanidatabali.hrd@gmail.com

DIJUAL MOBIL

SUZUKI

B.BP.001.05.18.0000814

B.BP.001.05.18.0000960

B.BP.001.05.18.0001069

Karimun GX Th’2003 Silver Tgn1 DK Denpasar Hub.087862270180

Dicari Pria Single utk Garden/ Serabutan,Makan & Tdr dlm, Gj .2Jt. Hub.087861633886

Dicr Sopir Pribadi Berpenglman Manual&Matic.Hub:085238966662

Dcr staff laki : u/villa, kebun, kolam, nyetir. Wnt: cleaning tgl dlm, area Sanur Hb.081338639511

B.BP.001.05.18.0001062

Low Australia Indst Daging/ Rest/Fastfood Gj A$ 4.500/Bln Bisa Inggris Hub 081291616474

B.BP.031.05.18.0001034

DICARI MOBIL

Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349 B.BP.164.05.18.0001010

Reservasi+Acct u/Travel Agent, Cook+Manager utk di Sumbawa. Tlp.287555/Hub.081237922875/ E:ptworldsurfaris@gmail.com

Tanah Kav Daerah Pemogan Dps harga 475jt Hub.0811399161

Sekuriti (Pbrk Tabanan),Sertfkt Pnglmn.Hub:Dewi 081236222509

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.001.05.18.0001041

B.BP.031.05.18.0001033

DIJUAL TANAH

B.BP.001.05.18.0001068

B.BP.001.05.18.0000082

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Cck Vila,Perum,33A Ds.Gadungan +10ASoka,TbnHub:085934772580

Rmh Minimlis 45/80.C/Krd, 250Jt Lok.IBMantra/081703280603Pmlk

Jual Tnh Kbn Kopi 5,5ha Ngomplex Hub.087861244977

KOST

B.BP.001.05.18.0001054

B.BP.004.05.18.0001037

Luas Tanah 200 m2, lokasi Desa Cemagi,Mengwi Badung Hub:0811-3862-910. Maaf T.P

B.BP.001.05.18.0000974

Luas Tnh 2,427 m2,lokasi Desa Pengubengan Singapadu,Sukawati Hub:0811-3862-910. Maaf T.P

B.BP.001.05.18.0000973

Tnh 2 Are di Jl.Ry.Tumbakbayuh Bs Beli 1 Are Hub.081337141817

B.BP.001.05.18.0000866

Tnh 2,65Are Jl.Gelogor Carik Gg Futsal 650Jt/Are08123931931

B.BP.154.05.18.0001058

Tnh 5,15 di Lantang Gidung Sukawati,Rmh Lt2 di Subak Dalem Hp.087862813158 B.BP.001.05.18.0001052

Tnh Jl Ciung Wanara 9Are,Sekar Tunjung 3Are.Hub:085100512274 B.BP.001.05.18.0000955

Tnh Kav 1-1,5-2-9-16 are CashKrd Jl.Tangkuban Perahu Padang Smbian0817342802,085100878402

B.BP.001.05.18.0001022

Kost Exclusive L/P Fas:Kmr Mnd Dlm,Air Panas,AC,TV.Furniture, Tlp&Internet, Jl.Serma Made Pil No.21 Tlp:08164709775/222325

B.BP.001.05.18.0001048

DIJUAL RUKO Djl Cpt & Murah Ruko 2 Unit Jl. Tegal Wangi II/34 Sesetan Densel Hrg. 2M Hub.087864154888 TP

B.BP.030.05.18.0000454

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798

B.BP.001.05.18.0000915

Kredit/Take Over Srtfkt Proses Cepat Tdk Ribet Dana Talangan Hub.082144394889

B.BP.001.05.18.0000910

KEHILANGAN BPKB No.K01229880-O DK 3332 TE An.I Made Sudana,081338030388

B.BP.001.05.18.0000959

DISEWAKAN TOKO

HlgBPKBNo.K06769676ODK405GL An.I Komang Agus Windu Sanjaya

Dikontrakan Toko Sblh Selatan Toko5rb Bulh Indh 081246014465

HlgBPKBNo.L01032539-ODK1114 FP An.Mulyanto,Canggu,Badung

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

Rmh Kost’an 2A,6Kmr,Hrg1,5M Jl Griya Anyar Gg.32/081916477325

Urus Lap Pajak SPT Tahunan,PPN Pasport,SIUP,NPWP:082146461910

B.BP.001.05.18.0000685

B.BP.001.05.18.0000970

B.BP.001.05.18.0000925

B.BP.001.05.18.0001035

B.BP.001.05.18.0001036

B.BP.001.05.18.0000059


10

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

Mendatar: 1. Tidak tinggi 5. Tidak gampang 8. Pembengkakan jaringan tubuhkarena cairannya bertambah 9. Badan usaha di bidang keuangan 10. Kata ; Perkataan (Bali) 11. Hadiah 12. Pengikisan oleh air 14. Satuan jarak 15. Istilah dalam linguistic ketika udara yang keluar dari jalan nafas mendapat ham batan penuh di saat suara akan keluar 18. Mengenai atau terdiri atas bintang-bintang 20. Nada antara sopran dan tenor 21. Bidang disiplin 23. Alat untuk numbuk padi 24. Pohon jenis fikus yang banyak getahnya 26. Bunga 29. Isi yang paling pokok ; sari pati 30. Sesuatu yang meru pakan hasil peristiwa 32. Letusan gunung api 33. Burung hantu 34. Istilah untuk rambut yang lebat dan kaku 35. Jaman ; Masa 36. Nama sungai besar di Bali 37. Nama buah khas Bali 38. Perdagangan 39. Kering dan renyah 40. Minuman para Dewa Yunani

Panda Raksasa TSI Makin Diminati Pengunjung DUA panda raksasa di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua-Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, semakin diminati masyarakat, sebagaimana ditunjukkan dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat, termasuk pada libur akhir pekan, Sabtu (19/5). Sejak pagi hingga siang jumlah pengunjung yang ingin melihat sepasang panda asal Tiongkok tersebut telah mengantre di shelter bus yang akan membawa pengunjung menuju Istana Panda. “Selama Ramadhan, jumlah kunjungan biasanya menurun dibanding hari biasa. Tapi hari ini terbilang ra-

mai di dalam suasana Ramadhan,” kata Yulius H. Suprihardo, Kepala Divisi Marketing dan Komunikasi TSI Cisarua. Sepasang panda raksasa asal Wenchun, Tiongkok bernama Cai Tao si panda jantan dan Hu Chun si betina tiba di Istana Panda TSI Cisarua sejak September 2017. Menurut Yulius, animo masyarakat untuk melihat hewan asli Tiongkok tersebut cukup tinggi, sejak Desember tahun lalu kunjungan TSI pun meningkat. “Panda jadi daya tarik pengunjung. Kunjungan meningkat dilihat dari ramainya,” kata Yulius. Istana

Panda yang didirikan TSI dibuat menyerupai habitat asli panda raksasa, baik dari segi suhu udara dan topografinya yang berada di perbukitan. Selama tinggal di istananya, kondisi kesehatan dan tumbuh kembangnya semakin baik. Berat badannya juga ikut meningkat, kini bobot Hu Chun mencapai 133 kg dan Cai Tao 127 kg. Menurut pemandu wisata Istana Panda TSI Cisarua D. Maulana, bobot badan Hu Chun lebih besar dari pada Cai Tao karena Hun Chun kurang aktif bergerak. Sedangkan Cha Tao lebih langsing karena termasuk panda yang aktif. (ant)

Menurun: 1. Adik Rahwana yang punya hobi tidur melulu 2. Pengungkit ; Tuil 3. Burung bersuara merdu 4. Genitalia 5. Problem ; Persoalan 6. Panitera ; Penulis/pencatat 7. Kereta/gerobak pengangkut tebu 9. Ibu Kota Columbia 13. Jumpa 16. Perbuatan kerja sama 17. Aman ; Selamat (Inggris) 19. Anggota dewan pembuat undang-undang 22. Perintah ; Suruhan 25. Alat untuk memotong padi 26. Kain tipis penutup kaki wanita 27. Binatang yang sering dipakai kiasan untuk orang bodoh 28. Wajah yang enak dipandang mata 31. Kredit tanpa agunan 34. Perahu Cina 36. Tidak ada persamaannya dengan yang lain

BPM/ant

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru “Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat isi buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahunpernikahan. Kirim foto menarik dan tulisan data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo. com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telp. (0361) 225764. (Redaksi)

OTONAN I Kadek Arsya Brahmantya melakukan upacara Otonan pada Rabu (16/5). Upacara digelar guna mendoakan agar Arsya tumbuh menjadi anak yang berbakti.

Jawaban TTS No. 345 Mendatar: 1. Kaldera 4. Absente 7. Yin 8. Mias 9. Armenia 11. Amulet 13. Atag 15. Own 16. SGO 17. Imam 19. Kalong 22. Wiranata 23. Antasida 25. Garasi 28. EBTA

29. IUR 30. ILL 31. Dirt 33. Uretra 35. Uniseks 36. Kuir 37. Ira 38. Agresif 39. Kelinci Menurun: 1. Kimia 2. Disagio 3. Ayal 4. Anatomi

5. Sementara 6. Evaporasi 10. Nestapa 12. Ulig 14. Tua 18.Awhab (Bahwa) 19. Klavikula 20. Liturgi 21. Nastiness 24. Delusif 25. Gaet 26. Redaksi 27. STR 32. Torsi 34. Elak

Pemenang TTS No. 345 1. Ketut Ayu Suardani Br. Dinas Kalibukbuk, Desa Kalibukbuk, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng 81119 (HP: 087761 231737) 2. I Nyoman Suastha Br. Celuk, Dalung, Kuta, Badung (HP: 081238 01354) 3. Ni Nyoman Asriani Br. Pamesan, Ketewel, Sukawati, Gianyar 80582 (HP: 081999 0339113) 4. Ni Made Satya Ayuni Jl. Tukad Balian No.15, Niti Mandala Renon, Denpasar 80226 (HP: 085337 010339) 5. Ni Kadek Intan Tirta Sari SMP Negeri 2 Amlapura, Jl. Jenderal Sudirman No.1 Karangasem 80813 (HP: 081246 522604) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama

: Ni Wayan Suryani

Alamat : Jl. Tunjung Putih, Sukawati, Gianyar 80582 (HP: 0857 9249 2863)

BPM/net

TERANCAM PUNAH - Macan tutul Jawa (panthera pardus melas) yang berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) terancam punah akibat beberapa faktor.

Populasi Macan Tutul di TNGGP Terancam Punah POPULASI macan tutul Jawa (panthera pardus melas) yang berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) terancam punah akibat beberapa faktor. “Saat ini diperkirakan masih ada sekitar dua ekor macan tutul dengan corak bulu totol hitam kuning yang berhasil dideteksi melalui kamera trap atau jebakan,” kata Kepala Resor Selabintana TNGGP Dadi Haryadi di Sukabumi, Jumat (18/5). Menurutnya, antisipasi pu-

PANDA - Panda raksasa di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua-Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketentuan Menjawab

Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 347 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 26 Mei 2018. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 3 Juni 2018. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

nahnya macan tutul Jawa yang berada di TNGGP ini pihaknya secara berkelanjutan melakukan pemantauan dengan kamera jebakan baik format foto dan video. Ia mengatakan, di wilayah Selabintana sebenarnya bukan merupakan lokasi pemantauan, tetapi di daerah Cimungkad. Namun dari hasil penelusuran ternyata di daerah ini akan dipasang kamera untuk memantau berapa limpahan populasinya. Macan tutul

Jawa ini merupakan satwa yang prioritas keberadaannya sehingga selalu dipantau setiap aktivitasnya. Seperti belum lama ini pihaknya menemukan tanda-tanda keberadaannya yang ditandai adanya bekas cakaran di batang pohon.

“Pada Kamis (17/5) ada seekor anak macan tutul yang turun gunung ke permukiman warga. Ada beberapa faktor penyebabnya, seperti kurangnya makanan di habitatnya dan juga bisa saja macan itu tengah berlatih berburu atau kesasar. (ant)


INspirasi

Minggu Kliwon, 20 Mei 2018

11

Lukisan Kamasan

Bergantung ”Napas” dari Tangan Seniman Berumur

BPM/sos

LUKISAN - Kaum perempuan di Desa Kamasan, Klungkung tengah mewarnai lukisan Kamasan.

LUKISAN Kamasan tak asing lagi di telinga masyarakat Bali. Sebuah karya seni yang sejak lama menjadi kekayaan Kabupaten Klungkung. Di balik tampilannya yang klasik, lukisan ini kaya akan cerita pewayangan maupun binatang. Sangat sarat akan makna. Namun, di tengah perkembangan zaman, “napasnya” lebih mengandalkan seniman telah berumur. Memasuki Desa Kamasan akan banyak melihat tempat membuat lukisan. Ada pula galeri, tempat sejumlah karya yang diciptakan seniman terpajang sejak beberapa tahun lalu. Warnanya klasik. Merah dan kecokelatan berpadu apik. Ada yang menawarkan nuansa

hutan. Mengikuti pola yang telah terbentuk sebelumnya. Tampak sangat hidup. Sangat indah dipandang. Karya itu bukanlah sekadar ungkapan seni. Rangkaian gambar sejumlah tokoh mengandung sebuah cerita. Ada yang menunjukkan atraksi heroik di medan perang. Ada seolah sedang memberikan petuah. Diambil dari berbagai cerita, seperti Mahabharata dan Ramayana. Sesekali, seniman juga menuangkan idenya yang berasal dari cerita binatang atau tantri. Karyanya ada y a ng d ip a d uka n d e ng a n hal-hal keagamaan maupun ajaran yang dikutip dari lontar. Menawarkan nilai-nilai filsafat yang kuat. Pelukis, Kadek Natha,

belum lama ini menuturkan seiring perkembangam zaman, lukisan Kamasan mulai menggunakan cat akrilik. Bahan alami kian sulit didapat. Namun, kesan klasiknya tak pernah pudar. Masih terlihat tajam dan mataksu. “Pere salah satu pewarna alami. Itu jenis batu yang didapat di Sakenan. Warnanya cokelat kekuningan. Tapi sekarang banyak yang beralih,” tuturnya. Sebagai pelukis, sudah dilakoninya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Karyanya sudah banyak terjual dengan harga tergolong fantastis. Sebanding dengan kerumitannya. “Harga ada Rp 9 juta, bahkan lebih. Di bawah itu juga

ada,” sebutnya. Lukisan ini tak lagi hanya digoreskan pada kanvas. Banyak dijadikan ornamen ruangan hotel. “Banyak hotel yang meminta melukis. Bentuknya klasik,” tandasnya. Selain laki-laki, kaum perempuan juga ada yang menekuni lukisan ini. Mereka bergelut dalam urusan mewarnai. Seperti halnya Ketut Suarni. Usianya yang sudah menginjak 65 tahun, tangannya masih sangat cekatan menggoreskan beraneka warna. “Bisa seperti ini sudah dari kelas IV SD. Belajar dari orang tua,” ucapnya. Aktivitas itu dimulai sejak pukul 10.00 wita, usai menyelesaikan urusan dapur. Berakhir hingga pu-

Bukan Pekerjaan Sulit Dari Hal. 1

BPM/afp

HANCUR - Petugas penyelamat serta pemadam kebakaran berada di lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 di Havana, Kuba, Sabtu(19/5) kemarin. Lebih dari 100 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Berita di hal 1.

Penganut Paham Radikalisme Indonesia Ingin Tunjukkan Diri di Mata Dunia

Denpasar (Bali Post) Radikalisme bukan barang baru. Sudah ada dari dulu bahkan sejak zaman Soeharto. Paham radikalisme tidak mampu berkembang biak di Indonesia karena warga negara Indonesia memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. “Itu sudah dibuktikan sampai saat ini, negara kita masih kokoh berdiri. Artinya bahwa orang-orang penganut paham radikalisme tidak mampu berkembang biak karena seluruh komponen masyarakat Indonesia bergandengan tangan, bahu-membahu untuk mempertahankan NKRI,” kata Dr. Gede Wirata, S.Sos., S.H., M.AP., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ngurah Rai (Fisipol UNR) Sabtu (19/5) kemarin. Para pejuang Indonesia mempertahankan NKRI dengan titik darah penghabisan. Saatnya sekarang, generasi penerus yang mempertahankan NKRI ini. Walaupun masih ada sebagian kecil yang menganut paham radikalisme, namun kadarnya tidak dalam kondisi yang gawat karena terbukti NKRI masih kokoh berdiri sampai saat ini. “Ada riak-riak kecil dalam bernegara wajar, tentu juga terjadi di negara mana pun,” ujarnya. Meski dalam kondisi yang tidak gawat, kata Wirata, ma-

Hanya Slogan Dari Hal. 1 ‘’Ini disebabkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika masih di slogan saja,’’ ujarnya.

syarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan untuk menangkal paham radikalisme. Seperti terjadinya teror bom di Surabaya. Masih ada orang yang memiliki perbedaan paham dan kembali muncul ke permukaan. Perbuatan segelintir orang ini harus tetap diwaspadai dengan menguatkan rasa persatuan. Karena meski dilakukan oleh segelintir orang, bisa berpotensi memecah NKRI jika dibiarkan. Paham radikalisme dengan puncaknya bom Surabaya ini muncul kembali setelah teror di Sarinah tahun 2016. Teror bom justru terjadi menjelang pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden. Isu yang

berkembang di media sosial mengaitkan teror bom Surabaya memiliki keterkaitan dengan kepentingan politik. Namun, hal itu dibantah Wirata. Menurutnya, teror bom karena ada kepentingan politik tentu berbeda dengan teror bom karena paham radikalisme yang dianut. “Saya pikir itu akan membuat masyarakat antipati. Mereka (orang politik yang berkepentingan) tidak mengurus hal-hal seperti itu. Dia memiliki perjuangan yang berbeda,” ujarnya. Teror bom bisa saja dikaitkaitkan dengan adanya kepentingan politik mengingat menjelang pemilihan presiden dan kepala daerah. “Apalagi menjelang pilpres, pasti dikait-kaitkan ke sana. Tapi saya rasa tidak sejauh itu berpikir. Kepentingannya berbeda. Menurut analisis saya, kepentingan itu ada karena segala sesuatu ada kepentingan. Tapi terkait bom ini tidak mungkin kepentingan politik sampai sejauh itu,” imbuhnya. Dikatakannya, teror bom karena pengaruh paham radikalisme bertujuan untuk memperlihatkan dirinya di tingkat nasional maupun internasional bahwa di Indonesia ada paham radikal. Penganut paham radikal ingin membangun image di Indonesia. Karena zaman Soeharto

paham seperti itu dibumihanguskan. Kemudian setelah reformasi, paham itu muncul kembali karena demokrasi, kebebasan yang kebablasan. “Inilah dia mulai memunculkan dirinya bahwa mereka tidak mati dan masih ada,” ungkapnya. Zaman Soeharto disebutkan ada zaman/paham Petrus, penembak misterius. Zaman itu ada mayat di mana-mana. Namun tidak terekspos. Karena pada wktu itu pers dibungkam. “Kalau sekarang kan kebebasan yang kebablasan,” ujarnya. Pada era reformasi ini diharapkan pers dalam memberitakan sesuatu harus seimbang. Karena jika ada masyarakat yang kurang memahami, akan termakan oleh pemberitaan di media. Pers memiliki peran penting untuk memberitakan dan memberikan informasi yang seimbang agar masyarakat paham. Selain itu, pengetahuan masyarakat juga ada yang masih terbatas dan tidak semua bisa menerima. Walaupun sekarang merupakan zaman globalisasi tidak seluruh rakyat Indonesia mengetahui hal itu. Di daerah pegunungan masih sangat miskin dengan informasi. Bahkan di Bali tidak semua terkoneksi dengan internet. (kmb42)

Pengamat hukum yang juga Dekan FH Unmas, I Nengah Susrama, S.H., M.H., menilai, terjadinya degradasi nasionalisme didominasi sikap pragmatis anak muda. Ini bagian dari pengaruh global yang menekankan serba-instan

di tengah mereka sedang mencari jati dirinya. Dikatakannya, anak muda selalu mencari panutan dan mencari-cari demokrasi yang liberalisme. Apa yang kelihatan baru dan tampaknya keren diikuti. Di sinilah pentingnya

campur tangan pemerintah menumpas ISIS dan teroris. Disadari hal ini juga bagian dari agenda seting negara asing yang ingin Indonesia tercerai-berai. ‘’Kita sudah punya Bhineka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa,’’ tegasnya. (sue)

BPM/kmb42

Dr. Gede Wirata

Ia pun bertanya, apakah bantuan ini bisa direalisasikan Mantra-Kerta. Apalagi, ada pihak yang meragukan bantuan Rp 500 juta per tahun untuk masing-masing desa pakraman ini bisa direalisasikan. Menanggapi hal tersebut, Sudikerta menegaskan, bahwa menggelontor bantuan sebesar itu bukanlah pekerjaan sulit. “Apakah itu realistis? Itu sangat realistis! Apakah itu bisa diwujudkan? Sangat bisa! Cenik gae to! (Itu pekerjaan mudah, red),” ujar Sudikerta, di hadapan warga yang mengelu-elukannya dengan salam dua jari. Ia menjelaskan, pada tahun 2003 hingga 2005, setiap desa pakraman hanya mendapat bantuan sebesar Rp 25 juta.

Jangan Kalah Dari Hal. 1 Sementara itu, Ketua KNPI Bali, Nyoman Antaguna, mengungkapkan t a nt a ng a n na s i o n a sl i m e sering membuat kita apatis, namun anak muda tak boleh kalah dan menyerah. Sebab, tak mungkin orang mencintai negeri dan bangsanya jika tak mengenal sejarahnya seperti pernyataan Pramoedya Ananta Toer. Saatnya kita sadar, menghargai dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Dengan memahami sejarah, kita tahu menghargai perbedaan. Sedangkan tokoh muda Bali Arya Wedakarna menekankan pentingnya menjadi gen-

Bukti Permulaan Dari Hal. 1 “KUHP (Kitab Undangundang Hukum Pidana) mengatakan, orang boleh ditangkap apabila (penegak hukum) memiliki bukti permulaan yang cukup, misalnya ada laporan, rekaman video. Ini pencegahan,” kata Supiadin dalam sebuah forum diskusi di Jakarta, Sabtu kemarin. Berdasarkan undangundang yang berlaku sekarang, kata Supiadin, mereka

Berdalih HAM Dari Hal. 1

Pasalnya, hampir 99 persen negara yang bebas

kul 16.00 wita. Satu lukisan belum tentu bisa diselesaikan. Maklum saja, motifnya bukan yang biasa. “Perlu waktu cukup lama kalau mewarnai. Tergantung kerumitan dan ukuran,” katanya. Ketertarikan orang untuk membeli lukisan yang dipercayai sudah ada zaman kerajaan ini masih cukup besar. Ini menjadi angin segar untuk para seniman. Namun, di balik itu ada sebuah ironi. Generasi muda tak lagi banyak yang menekuni. Memilih menggeluti pekerjaan lain yang dipandang hasilnya lebih menjanjikan. “Cucu tidak ada yang mau belajar. Kebanyakan yang tua-tua saja pelukisnya,” imbuhnya. (sos)

Selanjutnya pada tahun 2006 dan 2007, bantuan ditetapkan sebesar Rp 40 juta. Ada pun pada tahun 2008 hingga 2009, bantuan ditingkatkan lagi menjadi Rp 50 juta. Seiring dengan meningkatnya kemampuan keuangan Provinsi Bali, pada tahun 2010 hingga 2012, bantuan ditetapkan sebesar Rp 55 juta. Ketika Sudikerta menjadi wakil gubernur tahun 2013, Pemprov Bali meningkatkan bantuan desa pakraman hingga menjadi sebesar Rp 100 juta. Angka ini bertahan hingga tahun 2015. Selanjutnya tahun 20162017, Pemprov Bali kembali menaikkan alokasi bantuan untuk masing-masing Desa Pakraman sebesar Rp 200 juta per tahun. Dan pada tahun 2018, bantuan dinaikkan menjadi Rp 225 juta per desa pakraman per tahun. “Kalau

dari tahun 2008 sampai 2018 ini bisa ditingkatkan secara bertahap, maka pasti bisa bantuan untuk desa pakraman kita tingkatkan lagi menjadi Rp 500 juta. Saya tegaskan, itu bisa!” tandas Sudikerta. Ia kemudian memaparkan strategi jitu dalam rangka mewujudkan bantuan sebesar Rp 500 juta per tahun untuk masing-masing desa pakraman ini. Menurut Sudikerta, salah satu cara untuk merealisasikan hal ini adalah dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Bali. “Kita akan optimalkan penerimaan pajak, melalui sistem online. Kita juga akan optimalkan pengelolaan aset. Kita punya ribuan aset, tetapi kontribusi terhadap PAD masih sangat sedikit. Kita juga akan optimalkan pemasukan dari retribusi daerah, seperti dari rumah sakit, ITDC, Jamkrida, Perusda, dan lainnya,” ujar Sudikerta. (kmb)

erasi muda yang Pancasilais melalui pendidikan karakter. Dia mencontohkan Bung Karno adalah guru nasionaslime Indonesia baik dari sudut swadesi, sudut pandang akademik, spiritual, dan budaya. Koodinator Kopertis VIII Prof, Nengah Dasi Astawa, menegaskan anak muda harus menjadi moncong NKRI, tak cukup slogan nasionalisme diucapkan saja, namun mengimplementasikan sehari-hari. Dikatakannya, anak muda adalah pemegang estafet kepemimpinan, jangan pernah tergerus banyak kejahatan internasional pada era kesejagatan. Kejahatan ini tak hanya ancaman terorisme, juga narkoba, pergaulan bebas, dan revolusi

industri 4.0. Generasi muda tak boleh lengah, lelah, pasrah, dan menyerah. Kita harus menjadi pemenang bukan menjadi pecundang. Bagi dia, nasionalisme di era kekinian adalah kemandirian dengan menciptakan lapangan kerja. Jadilah SDM yang kreatif, inovatif adalah SDM yang tak membebani negara, menjadi beban pembangunan dan bukan beban keluarga. Jika ingin Indonesia jaya dan hebat, caranya kita harus bersatu. Jadilah SDM berdaya saing tinggi. SDM bermutu membuat kita maju. Kalau sudah bermutu kita akan makmur. ‘’Jadi, negara hebat bukan ditentukan oleh negaranya namun SDM anak mudanya hebat,’’ tegasnya. (sue)

yang diketahui bergabung dengan militan ISIS di Suriah tetapi tak melakukan tindak pidana di Indonesia, tidak dapat diproses hukum. Memang, dalam KUHP diatur bahwa warga Indonesia yang diketahui bergabung dengan militer negara asing dapat dicabut hak kewarganegaraannya. “Tapi itu tidak bisa serta merta kita lakukan. Mereka pulang, dicabut warga negaranya. Nanti timbul permasalahan mereka statusnya apa,” ujarnya. Poin penting berikutnya ialah penindakan teroris

yang melibatkan TNI. Detasemen Gultor Kopassus lahir duluan sebelum ada Densus 88. ‘’TNI kita mampu mengatasi pembajakan pesawat, kapal laut di sekitar laut Afrika,” ujar Supiadin. Terakhir, menurut Supiadin, rancangan Undangundang Antiterorisme dilengkapi penjelasan penanganan setelah serangan teroris. Dia mencontohkan penanganan terhadap korban, pemerintah memberikan santunan kepada korban serangan teroris. (kmb)

teroris lantaran sudah memiliki UU tersebut. Seperti Malaysia.“Sekarang kan kita berdalih pada HAM semua. Semestinya semua komponen bangsa bersatu,

kalau kita tidak ingin Indonesia ini seperti Suriah, tidak ingin seperti Irak, karena bibit-bibit itu ada dari sebelum zaman Bung Karno,” katanya. (rin)


t r o Sp

Minggu KlIWON, 20 MEI 2018

Berhasil Tepati Janji KAPTEN Parma, Alessandro Lucarelli menjadi salah satu dari pria tangguh yang mampu membawa Parma mendaki jenjang kompetisi Italia. Pemain bertahan berusia 40 tahun itu dengan setianya menemani Parma ketika tengah terpuruk. Lucarelli memulai karier seniornya be Lucarelli terus bertahan bahkan ketika Parma dipastikan turun ke kasta keempat Liga Italia atau Serie D Italia. Di saat banyaknya para pemain pergi meninggalkan Ennio Tardini, Lucarelli memilih untuk setia. Mantan pemain Fiorentina itu sendiri langsung dipertahankan oleh pihak klub, karena kesetiaannya kepada Parma selama ini, serta kepemimpinannya sudah dikenal oleh para pendukung Parma. Kini, setelah berhasil membawa Parma promosi, Alessandro Lucarelli pun menunjukkan rasa senang dan puasnya. Lucarelli telah berhasil menepati janjinya beberapa tahun lalu saat Parma sedang terpuruk. “Aku berhasil menepati janjiku untuk membawa tim ini kembali ke Serie A. Sulit dipercaya, ini seperti mimpi, karena banyak orang yang tidak menyangka kami akan melewati fase ini,” ujar Lucarelli di akhir pertandingan. Menurut Lucarelli, lolosnya Parma merupakan buah dari perjuangan tim dan fans yang setia mendukung walau tim sedang terpuruk. “Ini adalah buah dari perjalanan yang kami mulai tiga musim lalu bersama seluruh pendukung. Kami memang pernah mengalami masa kelam. Namun kami mampu melewatinya. Para pemain sangat luar biasa. Aku bangga bisa jadi kapten mereka,” tutupnya. (kmb33/afp)

Ni Putu Pande Lisa Primasari

BPM/ist

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

GP Perancis

Zarco Rebut Start Terdepan

Le Mans –

Pembalap tuan rumah Johan Zarco berhasil menduduki posisi start terdepan setelah menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Perancis, Sabtu (19/5). Zarco mencatatkan waktu 1 menit 31, 185 detik, lebih cepat 0,108 detik dari Marc Marquez yang harus puas start di posisi kedua. Garis terdepan akan dilengkapi oleh pembalap Ducati Danilo Petruci denglan selislih 0,199 detik dari Zarco. Ini adalah pole keempat bagi Pembalap Monster Tech Yamaha itu di kelas MotoGP. Namun hasil dari ketiga balapan sebelumnya tidaklah begitu bagus. Ketika meraih tiga kali pole, Zarco hanya mampu finish di posisi ke 14 dan dua kali finish di tempat ke-8. N a m u n , bagaimanapun, keberhasilannya meraih pole kali ini sangat berarti karena terjadi di rumahnya sendiri. “Saya sangat bahagia. Saya tidak menyangka akan sebahagia ini di babak kualifikasi,” kata Zarco seusai kualifikasi. “Saya tahu saya cepat tapi tidak menyangka akan merebut pole. Saya ingin berterima kasih kepada tim yang

Pande Lisa Diincar DKI dan Jatim

Semarapura (Bali Post)Perenang belia Bali Ni Putu Pande Lisa Primasari yang turun di kelompok umur (KU 4) dari klub Takahide Swimming Centre (TSC) Klungkung, sukses memborong 10 keping emas, dua perak, dan satu perunggu pada Festival Akuatik Indonesia (FAI) di Kolam Renang KONI Jatim, Surabaya, 15-19 April lalu. Atas hasil itu, Pande Lisa ditawari bergabung ke DKI dan Jatim, dengan iming-iming yang menggiurkan. Ketua TSC Klungkung Putu Sudana, Sabtu (19/5) menyebutkan kesepuluh medali emas yang disabet Lisa yakni 50 meter gaya dada, punggung, dan kupu, 100 meter gaya bebas, dada, punggung, dan kupu, 200 meter dan 400 meter gaya bebas, serta 4 x 200 meter gaya bebas. Dijelaskannya, kontingen renang Bali total mengoleksi 42 keping medali emas, dan bercokol di posisi kedua di bawah tuan rumah Jatim yang mendulang 43 emas. Putu Sudana mengakui DKI berani memboyong Pande Lisa dengan catatan tetap berlatih di Bali, namun diberi kesempatan mengikuti berbagai event kejurnas, termasuk dibiayai mengikuti kejuaraan di luar negeri tiga kali dalam setahun. ‘’Saya masih berpikir melepas Pande Lisa. Saat ini Pande Lisa bersekolah kelas 5 SD di Home Schooling Primagama Denpasar,’’ ucapnya. Sudana memaklumi jika mau terjun menjadi perenang profesional, memang harus hengkang dari Bali, seperti Gede Siman Sudartawa dan A.A. Istri Kania yang kini bergabung ke DKI. Apalagi perhatian Bali terhadap atlet berprestasi sangat minim, otomatis mendorong atlet kalau ingin mengembangkan karier lebih baik di luar Bali. Dicontohkan, saat event FAI perhatian Bali sangat minim. Justru Sudana salut atas loyalitas Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Subamia yang langsung terbang ke Surabaya guna mendampingi atlet Porprov Klungkung bertanding. ‘’Bahkan perenang Porprov Klungkung diberikan uang saku berikut bonus bagi atlet peraih medali,’’ tuturnya. (022)

balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Italia Terbuka

Kalahkan Ostapenko, Sharapova ke Semifinal Roma – Maria Sharapova memenangi duel sengit sepanjang tiga set melawan Jelena Ostapenko (Latvia) di Italia Terbuka. Kemenangan ini mengantarkan petenis Rusia itu ke semifinal. Pertandingan perempat final antara Sharapova dan Ostapenko di Foro Italico, Roma, Sabtu (19/5) berlangsung selama tiga jam 10 menit. Sharapova akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-7(6), 6-4, 7-5. Berkat kemenangan atas juara Perancis Terbuka tahun lalu, Sharapova akan masuk daftar unggulan di Perancis Terbuka 2018 yang akan digelar mulai 27 Mei. “Menyenangkan bisa kembali ke babak ini,” ujar Sharapova setelah mengalahkan Ostapenko. “Penggemar saya sudah sangat loyal selama bertahun-tahun dan bagi saya bisa menampilkan permainan seperti ini lagi di hadapan mereka rasanya sangat spesial,” imbuhnya. Di babak semifinal Sharapova akan berhadapan dengan petenis nomor satu dunia asal Rumania, Simona Halep atau petenis Perancis, Caroline Garcia. Semifinal lainnya akan mempertemukan juara bertahan Elina Svitolina (Ukraina) dan Anett Kontaveit (Estonia). Svitolina lolos setelah mengalahkan Angelique Kerber (Jerman) 6-4, 6-4, sementara Kontaveit menyingkirkan Caroline Wozniacki (Denmark) dengan skor 6-3, 6-1. (kmb33/afp) Maria Sharapova

sudah bekerja keras,” imbuhnya. Sementara itu, Marquez mengaku terkejut dengan kecepatan Zarco namun tetap optimis dalam menghadapi lomba hari ini. Duet pembalap pabrikan Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi tidak mampu tampil maksimal. Vinales mengalami kesulitan di babak kualifikasi dan harus puas start di posisi delapan. Sedangkan Rossi harus start di belakang Vinales atau posisi sembilan. Memasuki balapan MotoGP Perancis, Marquez masih memuncaki klasemen sementara MotoGP 2018 dengan 70 poin. Juara bertahan MotoGP itu unggul 12 poin atas Zarco. Kecelakaan Hebat Sesi kualifikasi kemarin diwarnai beberapa kecelakaan yang menimpa beberapa pembalap seperti Marquez, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Petrucci. Namun yang terparah adalah yang dialami Cal Crutchlow. Pembalap LCR Honda tersebut terhempas dan terbang dari motornya di tikungan ke sembilan. Sempat terbanting keras ke aspal, Cructhlow segera dihampiri oleh tim medis. Ketika diangkut ke ambulan, sang pembalap sempat mengacungkan jempol tanda bahwa dia baik-baik saja. (kmb33/afp)

Life Sport

Manfaat Olahraga dalam Menurunkan Nyeri Kronis

NYERI kronis dapat sangat menggangu Anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Faktanya bahwa tidak sedikit masyarakat yang mengalami nyeri yang bersifat kronis. Nyeri tersebut pada umumnya dialami di punggung bawah, nyeri pada bahu atau nyeri yang disebabkan karena penyakit-penyakit kronis lainnya, seperti kanker, pengapuran dan lainnya. Nyeri kronis merupakan suatu proses persepsi rasa sakit yang dialami secara tetap dan berlangsung dalam periode waktu yang cukup lama. Tidak seperti nyeri akut yang pada umumnya disebabkan oleh kerusakan jaringan. Nyeri kronis pada umumnya lebih disebabkan oleh karena meningkatnya sensitivitas saraf yang menerima rasa nyeri. Permasalahan utama kita yang mengalami nyeri kronis adalah kita cenderung beristirahat dan mengurangi kegiatan kita sehari-hari. Dalam arti lain, kita cenderung menjadi seseorang yang inaktif. Dan ternyata mereka yang mengalami nyeri kronis seiring berjalannya waktu dan secara perlahan menjadi tidak mampu menyelesaikan aktivitas, terutama aktivitas sehari-hari. Gede Parta

Kinandana, salah seorang staf pengajar di Program Studi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Dia menjelaskan bahwa ketingkat aktifan seseorang mempengaruhi persepsinya terhadap rasa nyeri tersebut. Menurutnya, para ahli telah banyak melakukan penelitian tentang hubungan olahraga terhadap rasa nyeri. Dia menjelaskan, olahraga bermanfaat untuk melawan nyeri kronis. Olahraga yang berfokus pada pergerakan lengan dan tungkai bawah, serta olahraga yang berfokus pada peregangan dapat mengurangi nyeri kronis yang dialami seseorang, karena peregangan pada tubuh dapat meningkatkan lingkup gerak sendi dan saraf sehingga dapat menurunkan sensitivitas rangsangan saraf perasa nyeri tersebut. Disamping itu, olahraga yang bersifat aerobic mampu mengurangi nyeri karena olahraga tersebut dapat meningkatkan sistem imunitas dari dalam tubuh. Peningkatan sistem imun tersebut dapat membantu seseorang dalam meningkatkan status kesehatan dan mencegah seseorang untuk mengalami sakit. (kmb33)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Minggu 20 Mei 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu