Skip to main content

Edisi 20 Januari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 149 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu kliwon,

20 januari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

bangkitkan KUD

BALI belum membutuhkan impor beras. Pasalnya, ketersediaan beras tergolong masih cukup. Pulau Dewata bahkan bisa melakukan swasembada beras. ‘’Bali bisa swasembada beras. Berasnya cukup untuk Bali,’’ ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai melakukan penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi di Provinsi Bali, Kamis (18/1) lalu.

Ni Putu Eka Wiryastuti

Bupati Eka Kurang Setuju Impor Beras Tabanan merupakan daerah lumbung beras. Tak heran tahun 2016 lalu, Tabanan surplus 76.991 ton beras. Tahun 2017 juga sama, surplus. Lalu apa tanggapan Bupati Tabanan terkait rencana impor beras? TABANAN memiliki luas baku tanam 21.452 hektar. Dari luasan ini tidak semuanya ditanami padi. Berdasarkan data tahun 2016, dari target tanam 46.084 hektar (dalam setahun) terealisasi 44.291 hektar (ha). Dengan realisasi itu saja Tabanan sudah surplus 76,991 ton. Hal yang sama juga terjadi di tahun 2017 meski angka pastinya masih dalam perhitungan Badan Pusat Statistik. Atas kondisi tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti merasa kurang setuju jika pemerintah melakukan impor beras. Apalagi di sejumlah wilayah di Tabanan sudah panen. Bahkan tidak lama lagi akan panen raya. Untuk menyerap hasil panen petani di Tabanan, beberapa program telah diluncurkan Pemkab Tabanan. Salah satunya adalah tunjangan beras yang diberikan untuk Pegawai Negeri Sipil (PSN). Langkah lain yang sedang dirintis adalah mendorong BUMDa Tabanan dalam hal ini Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) untuk melakukan MoU dengan 170 toko berjaringan untuk menjual produk utama PDDS, khususnya beras. ‘’Ini nanti didasari oleh peraturan bupati. Di mana syarat mutlak pendirian toko berjejaring di Tabanan, 30 persennya harus menyerap produk BUMDa di Tabnanan,’’ tegas Bupati Eka. Hal. 19 Beras Medium

Menurut Pastika, kenaikan harga beras terjadi karena faktor-faktor psikologis saja. Utamanya menyangkut masalah pasar. ‘’Saya kira ada urusan dengan pasar, mungkin karena faktor-faktor psikologis karena di mana-mana yang lain-lain naik, jadi ikut-ikutan naik. Itu sebenarnya, kalau Bali sendiri cukup,’’ tegasnya. Di sisi lain, Bali juga tengah menghadapi persoalan terkait penghentian sementara Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (DPM LUEP). Selama ini DPM LUEP dimanfaatkan oleh pengusaha penggilingan padi yang tergabung dalam Perpadi untuk menyerap gabah petani. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana yang dikonfirmasi terpisah mengenai hal ini mengatakan, DPM LUEP semestinya lebih banyak dimanfaatkan oleh Koperasi Unit Desa (KUD). Bukan di saat susah seperti sekarang, baru kembali melirik KUD.

Namun pertanyaan yang timbul, apakah masih ada KUD yang eksis di zaman sekarang? ‘’Untuk Denpasar, saya pernah reses di salah satu desa di Denpasar. Mohon maaf, laporannya KUD sudah tidak aktif. Hasil pertanian seluruhnya dibeli oleh tengkulak,’’ ujar politisi PDI-P asal Puri Gerenceng, Denpasar ini. Meski demikian, lanjut Adhi Ardhana, tidak boleh ada kata menyerah untuk membangkitkan kembali KUD. Sebab, KUD-lah yang paling memungkinkan untuk mengambil peran dalam menyerap hasil pertanian khususnya gabah. Oleh karena itu, KUD perlu mendapatkan support maksimal. ‘’Utamanya dari sudut permodalan sehingga dapat melakukan kegiatan penyerapan hasil pertanian tersebut,’’ jelasnya. Hal. 19 Pendapatan Petani

LUEP Dihentikan, Perpadi Tak Yakin Bisa Maksimal Serap Gabah Petani Bali Denpasar (Bali Post) Naiknya harga beras sejak akhir 2017 akan diperparah dengan dihentikannya Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (DPM LUEP) di Bali. Karena selama ini 80 persen gabah petani Bali diserap oleh Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Bali. Dari 142.321 hektar (ha) lahan sawah yang berproduksi tahun 2017, 569.284 ton sampai 711.605 ton diserap oleh Perpadi. Sementara harga

yang didapat petani yaitu Rp 4.000 - Rp 4.800 per kg gabah. Harga tersebut di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang hanya Rp 3.750 per kilogram gabah. Pekaseh Subak Umadesa, Batuyang, Gianyar, Pan Ilir, menuturkan harga gabah tersebut tergantung kualitas padinya. Harga paling rendah yang didapat petani yaitu Rp 4.000 per kg. Hal. 19 Pada Penebas

GABAH - Seorang nenek tengah mengayak gabah di persawahan di Sempidi, Badung, Jumat kemarin. Bali Post/eka

KPK Sita Barang Mewah Rita Widyasari

DI BANGLI

36 Tas, 19 Pasang Sepatu, 32 Arloji dan 103 Perhiasan

Hadiri Upacara Pernikahan

Puluhan Warga Keracunan

PULUHAN warga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus dalam acara pernikahan salah satu warga di Dusun Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli, Jumat (19/1) kemarin. Semalam para korban menjalani perawatan intensif di RSU Bangli. Informasi sementara hingga pukul 20.50 Wita kemarin, korban yang dirawat 42 orang. Sementara yang lainnya ada yang dibawa ke puskesmas. Berdasarkan informasi yang diperoleh, warga yang punya upacara mengundang warga masyarakat Dusun Tambahan sekitar 300 orang. Hal. 19 Nasi Bungkus

Foto Bali Post/kmb41

KERACUNAN - Korban keracunan mendapatkan perawatan di RSU Bangli, Jumat (19/1) kemarin.

Rita Widyasari

Bali Post/ade

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita beberapa barang mewah milik Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari dalam penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). ‘’Kami sita 36 tas dari berbagai merek seperti Channel, Prada, Bulgari, Hermes, Celine, dan lain-lain,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (19/1) kemarin. Selanjutnya, katanya, sepatu sebanyak 19 pasang dalam berbagai merek seperti Gucci, Louis Vuitton, Prada, Channel, Hermes, dan lain-lain. ‘’103 perhiasan emas dan berlian berupa kalung, gelang, cincin serta 32 jam tangan berbagai merek seperti Gucci, Tisot, Rolex, Richard Millie, Dior, dan lain-lain,’’ ungkap Febri. KPK baru saja menetapkan Rita Widyasari yang merupakan Bupati Kutai Kartanegara 2010-2015 dan 2016-2021 serta komisaris PT Media Bangun Bersama dengan Khairudin sebagai tersangka TPPU pada Selasa (16/1). Rita Widyasari bersama-sama Khairudin diduga telah menerima dari sejumlah pihak, baik dalam bentuk fee proyek, fee perizinan, dan fee pengadaan lelang barang dan jasa APBD selama kurun masa jabatannya sebagai bupati periode 2010-2015 dan 2016-2021. Terhadap aset yang dikuasai, Rita Widyasari menyatakan aset yang dia kuasai berasal dari usaha tambangnya.

‘’Tadi penyidik bilang bahwa Rp 436 miliar itu angka aset saya, yang mana di dalam salah satunya itu adalah tambang saya, saya kan punya tambang,’’ kata Rita seusai menjalani pemeriksaan. ‘’Saya punya tambang, ibu saya punya tambang, kakak saya punya tambang, jadi itulah yang dinilai,’’ kata Rita. Saat dikonfirmasi terkait kepemilikan tas mewah itu, Rita mengatakan, ‘’Ya biasalah, cewek.’’ KPK kini menelusuri aset-aset dan asal perolehan aset Rita Widyasari. “Penyidik masih terus menelusuri aset-aset dan asal perolehan aset tersangka Rita Widyasari,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat kemarin. Dalam penyidikan kasus itu, KPK telah memeriksa 24 saksi untuk tersangka Rita Widyasari pada Kamis (18/1). Unsur saksi terdiri dari anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Direktur Utama PT Sinar Kumala Naga, ibu rumah tangga, dan unsur swasta lainnya. Sebelumnya, dalam serangkaian kegiatan yang dilakukan pada 11-15 Januari 2018 di Kutai Kartangera, KPK juga menyita uang dalam pecahan 100 dolar AS sejumlah 10 ribu dolar AS dan uang pecahan rupiah lainnya. Sehingga total keduanya sekurang-kurangnya setara dengan Rp 200 juta. Selain itu, juga disita dokumen dan bukti transaksi rekening koran atas pembelian sejumlah aset. (ant)

ForBALI Minta Keseriusan Bakal Calon Gubernur Tolak Reklamasi Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) minta keseriusan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Bali 2018 yang telah menyuarakan penolakan terhadap rencana reklamasi. Jangan sampai penolakan ini sebatas retorika politik untuk meningkatkan elektabilitas semata. Melalui surat yang telah dilayangkan kepada kedua paslon dan partai pengusungnya, ForBALI ingin menguji keseriusan itu. ForBALI berharap pemimpin Bali ke depan memiliki keseriusan menjaga kelestarian alam Bali, budaya dan manusia Bali.

Koordinator Umum ForBALI I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana, S.H., Jumat (19/1) kemarin menyampaikan, perjuangan rakyat Bali menyelamatkan Teluk Benoa dari upaya reklamasi sudah menginjak lima tahun. Termasuk upaya meminta Presiden Jokowi agar membatalkan Perpres No. 51 Tahun 2014 yang menjadi payung hukum atas rencana tersebut. Selama ini perjuangan tersebut seolah-olah luput dari perhatian penguasa, baik eksekutif maupun legislatif. Namun selalu mengemuka dalam setiap perhelatan politik, baik dalam pilkada, pileg maupun pilpres. ForBALI mencatat, isu penolakan reklamasi Teluk Benoa selalu menjadi isu krusial dalam ajang politik elektoral seperti saat pileg dan pilpres 2014, Pilwakot Denpasar maupun Pilkada Badung 2015. Ketika itu semua kandidat menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa. Kini menjelang Pilgub Bali 2018, isu tersebut kembali menyeruak. Dalam pandangan ForBALI, isu penola-

kan reklamasi Teluk Benoa adalah keniscayaan politik. Salah satu yang menjadi alat pijak ForBALI adalah berdasarkan survei persepsi publik yang pernah dilakukan beberapa tahun lalu. Logika publik telah menyatakan bahwa reklamasi Teluk Benoa adalah proyek yang buruk bagi Bali. ‘’Oleh karenanya dapat dinyatakan, penolakan reklamasi Teluk Benoa telah menjadi isu bersama (common issue) sebagian besar masyarakat Bali, sehingga menjadi salah satu tolok ukur bagi masyarakat saat memilih pemimpinnya. Dengan demikian, keberpihakan para kandidat pimpinan daerah atas penolakan reklamasi Teluk Benoa sangat krusial dalam peningkatan elektabilitas masing-masing kandidat,’’ ujar Gendo Suardana di Kantor Walhi Bali, kemarin. Dikatakan Gendo, pada ajang Pilgub Bali 2018 ini, kedua kandidat baik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur KBS-ACE (Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati) maupun paslon

Mantra-Kertha (I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta) dengan caranya masing-masing menyuarakan penolakan reklamasi Teluk Benoa. Di beberapa pidato politiknya, dalam berbagai acara, termasuk juga wawancara media, KBS pada pokoknya menyatakan menolak rencana investasi yang tidak sesuai dengan adat budaya Bali. Hal yang kurang lebih sama dilakukan pasangan Mantra-Kertha. Bahkan dalam deklarasi pencalonannya jelang pendaftaran ke KPUD Bali, partai pengusungnya yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKS, PBB dan Partai Perindo) menandatangani pakta intergritas yang pada pokoknya pada poin satu menyatakan mendukung hasil kajian Unud, Bhisama PHDI dan aspirasi masyarakat yang menyatakan menolak perencanaan pembangunan reklamasi Teluk Benoa. Hal. 19 Teluk Benoa

I Wayan Gendo Suardana

Bali Post/08


denpasar

2

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

figur

Wajib Bertemakan ’’Bhutakala’’

MENYAMBUT hari raya Nyepi Tahun Çaka 1940 mendatang, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar kembali menggelar lomba ogoh-ogoh antarsekaa teruna se-Kota Denpasar. Bali Post/ara Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Denpasar yang secara berkesinambungan memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menunjukan kreativitasnya. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram mengatakan hal itu, Jumat (19/1) kemarin. Mantan Kabag Kesra ini menegaskan, Denpasar sebagai kota berwawasan budaya sesuai dengan misi kedua, yakni memberdayakan masyarakat dengan berlandaskan lokal genius melalui budaya kreatif. Dalam rangka menunjang misi tersebut, salah satunya adalah dengan melaksanakan lomba ogoh-ogoh antarsekaa teruna tersebut. ‘’Sebagai kota berwawasan budaya, tentunya lomba ogoh-ogoh ini salah satu kegiatan ekonomi kreatif sesuai dengan misi Kota Denpasar sebagai kota kreatif yang berwawasan budaya unggulan,’’ ujarnya. Dikatakan, pelaksanaan lomba ogoh-ogoh tahun ini pada intinya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni, ogohogoh yang mengikuti lomba wajib menggunakan bahan yang ramah lingkungan seperti ulatan, kayu, bambu, kertas bekas dan sebagainya. Tidak dibenarkan menggunakan styrofoom/ gabus dan spons sebagai bahan utama pembuatan ogoh-ogoh. Sementara untuk kerangka ogoh-ogoh atau konstruksi boleh menggunakan besi. ‘’Tidak boleh menggunakan styrofoom/ gabus, sedangkan untuk karet sandal dan kawat jaring dapat digunakan pada bagian aksesoris,’’ jelasnya. Tak kalah pentingnya, karya ogoh-ogoh yang dilombakan wajib bertemakan bhutakala. Pendaftaran peserta lomba akan dibuka mulai 22 Januari hingga 22 Februari 2018. Sementara proses penilaian terhadap ogoh-ogoh peserta lomba dijadwalkan pada tanggal 6-9 Maret 2018 yang dimulai dari Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar Utara, Denpasar Selatan dan terakhir di Denpasar Timur. Dari lomba tersebut nantinya terdapat 32 pemenang dengan komposisi delapan sekaa di masing-masing kecamatan dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Kendati demikian, sekaa yang sudah pernah mendapatkan nominasi selama dua tahun berturut-turut akan disidit atau tidak diikutsertakan dalam penilaian. ‘’Yang sudah dua kali berturut-turut menjadi nominasi tidak diikutkan dalam penilaian di tahun berikutnya. Ini untuk memberikan peluang kepada peserta lainnya sehingga kesenian khususnya ogoh-ogoh terus berkembang,’’ tegasnya. (ara)

Polisi Tiongkok Periksa Pelaku ”Cyber Crime” Denpasar (Bali Post) Puluhan pelaku cyber crime atau kejahatan dunia maya masih ditahan di Direktorat Sabhara Polda Bali. Mereka masih menjalani pemeriksaan oleh beberapa pejabat kepolisian Tiongkok. Untuk menjemput mereka, sesuai standar di kepolisian Tiongkok, satu pelaku dikawal dua petugas. Dari pantuan, Jumat (19/1) kemarin satu per satu pelaku dijemput di Gedung Ditsabhara dan dibawa ke Gedung Ditreskrimsus Polda Bali. Saat itu kedua tangan pelaku diborgol plastik. Dua petugas asal Tiongkok melakukan pengawalan dan didampingi satu anggota Sabhara membawa senpi laras panjang. “Polisi Tiongkok tiba di Bali Senin (15/1) lalu. Kalau yang kelihatan di Polda enam orang, tapi yang standby di luar jumlahnya banyak. Standarnya satu pelaku dikawal dua polisi, sedangkan jumlah pelaku 63 orang,” kata petugas. Sore kemarin polisi Tiongkok menggelandang dua laki-laki dan satu wanita untuk diperiksa. Selanjutnya mereka diperiksa di ruang penyidik Ditreskrimsus. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja didampingi Wadir Reskrimsus AKBP Rudi Setiawan membenarkan jika poliai Tiongkok sudah di Bali. Saat ini sedang dilakukan penyidikan dan investigasi. Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Mabes Polri, Satgas CTOC dan Ditreskrimsus Polda Bali melakukan penggerebekan di empat lokasi. Empat TKP tersebut di Jalan Tukad Badung XXI Nomor 22 Renon, Denpasar Selatan, dua tempat di Jalan Sahadewa dan Jalan Darmawangsa, Gang SDN 2 Kuta Selatan, Kamis (11/1) lalu. Alhasil ditangkap puluhan WNA dan satu pria asal Jawa Timur. Diduga komplotan ini terlibat penipuan via online. Di Jalan Tukad Badung diamankan 25 orang, dominan dari Tiongkok. Sedangkan WNA yang ditangkap di wilayah Kuta Selatan sekitar 37 orang. (kmb36)

Bali Post/kmb36

SIMULASI - Polda Bali beserta instansi terkait menggelar simulasi Sispamkota di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Jumat (19/1) kemarin.

Polda ’’All Out’’ Amankan Pilkada Juga Kerahkan ’’Sniper’’

Denpasar (Bali Post) Meskipun diguyur hujan lebat, simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Pilkada yang dilaksanakan Polda Bali tetap berlangsung di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Jumat (19/1) kemarin. Agar pilkada berlangsung aman dan kondusif, Polda akan all out mengerahkan SDM dan sarana prasarana yang dimiliki. Termasuk mengerahkan sniper dan Jihandak jika situasi genting. Simulasi Sispamkota tersebut dibuka Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana dan dihadiri paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, KPU serta pejabat terkait. Selain melibatkan personel Polda Bali dan jajarannya, simulasi tersebut juga melibatkan prajurit TNI, linmas, BPBD dan masyarakat. Polisi memperagakan mulai dari pendaftaran paslon, kampanye, perusakan alat

peraga, pencurian kotak suara, demo anarkhis, penjarahan, pembakaran toko sembako, penembakan perusuh hingga cara mengamankan tas yang dicurigai berisi bom. Usai simulasi, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan kayakinan kepada pimpinan daerah dan paslon bahwa jajaran Polda Bali siap melakukan pengamanan Pilkada, baik itu dari SDM maupun sarana prasarana yang akan digunakan. Selain itu, untuk menjaga kamtibmas demi terwujudnya pilkada yang aman, tertib dan lancar. Personel yang dikerahkan saat simulasi selain dari anggota Polda juga ditambah anggota Polres yang menjadi pemenang lomba simulasi pengamanan TPS. ‘’Pada saat pilkada, pengerahan personel Polda Bali secara bertahap, mulai deri pendaftaran

paslon, penetapan, pengundian nomor, pemungutan suara hingga pelantikan. Tiap tahapan jumlahnya berbeda. Paling banyak saat pemungutan suara. Jumlah TPS yaitu 6.500. Dua per tiga kekuatan atau sekitar 10 ribu anggota Polda Bali dikerahkan,’’ tegasnya. Apakah ada pengerahan sniper? ‘’Itu bagian dari protap kami,’’ tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. Jenderal bintang satu ini mengimbau kepada massa pendukung paslon untuk bersama-sama bergandengan tangan mewujudkan pilkada yang aman. ‘’Ingat kita semua manyamabraya. Kami berharap adegan-adegan simulasi tidak untuk ditiru masyarakat. Walau hujan lebat, simulasi tetap dilanjutkan karena polisi harus siap menghadapi segala ujian dan segala cuaca serta medan,’’ ujar Alit Widana.

Menurut Alit Widana, semua satuan fungsi dikerahkan bahkan bersinergi dengan instansi terkait. Di samping itu, seluruh komponen masyarakat diajak mengamankan jalannya tahapan-tahapan pilkada supaya aman, tetib dan tidak ada maslah. Dari evaluasi simulasi tersebut, Alit Widana memerintahkan jajarannya supaya menyiapkan pasukan penghalau massa yang hendak masuk ke wilayah kota, terutama jika terjadi kekisruhan. Tujuannya agar mengantisipasi penyusup yang hendak mengacaukan proses pilkada. ‘’Simulasi ini kan asumsinya mengamankan kota saat terjadi huru hara. Harus ada pencegahan di perbatasan supaya massa dari luar kota tidak bisa masuk. Setiap orang masuk harus diperiksa,’’ kata mantan Karo Ops Polda Bali ini. (kmb36)

Dalami Kasus Tahura

Kejati Bantah Pihak BPN sebagai Tersangka Denpasar (Bali Post)-

Sedari awal pihak BPN Denpasar dalam perkara dugaan korupsi penyerobotan tanah tahura di By-Pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar Selatan menjadi bidikan kejaksaan. Kendati sempat mencuat di lingkungan Korps Adhyaksa bahwa mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha sudah naik statusnya menjadi tersangka, namun pihak Kejati Bali membantahnya. Dikonfirmasi Jumat (19/1) kemarin, Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin Beslar mengatakan, dirinya sudah mengkonfirmasi prihal tersebut ke Pidsus. “Sudah saya konfirmasi ke Pidsus. Belum (menjadi tersangka - red),” tegasnya.

Mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha yang dikonfirmasi atas informasi penetapan dirinya sebagai tersangka juga membantahnya. “Nggak ada tuh (status tersangka - red). Nggak ada. Terakhir saya dipanggil sebagai saksi,” ujar Tri Nugraha usai bersaksi di

Pengadilan Tipikor Denpasar. Saat ditanya soal tanah tahura yang saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Tri Nugraha mengatakan menurutnya bahwa tanah yang diklaim sebagai tanah lahan tahura adalah sah milik

terdakwa Suwirta. “Karena diketahui desa. Yang paling mengetahui kondisi lapangan kan pihak desa,” tandas Tri Nugraha. Mantan Kepala BPN Denpasar itu menambahkan, tanah itu tidak berbatasan dengan hutan. Soal keberatan pihak tahura, Tri Nugraha mengatakan bahwa hal itu diuji dalam TUN dan di Tata Usaha Negara (TUN) yang diuji bahwa itu milik Suwirta. Oleh karena itu, Tri Nugraha mengatakan bahwa sertifikat yang diklaim tanah tahura yang di-

kantongi Suwirta sampai saat ini sah dan berlaku milik Suwirta. Dalam perkara ini, JPU Wayan Suardi dan kawan-kawan sudah menyidangkan dua orang. Mereka adalah terdakwa I Wayan Suwirta, pemilik lahan dan I Wayan Sudarta alias Agus yang mengurus pensertifikatan. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Buka hingga Pukul 04.00 Wita, Akasaka Sering Di-’’sweeping’’ Denpasar (Bali Post) Selain memutar rekaman CCTV Akasaka, pihak Abdulrahman Willy juga menghadirkan dua orang saksi meringankan. Mereka adalah WS Hariyoko selaku engineering di Akasaka dan Ni Wayan Sriyani selaku receptionist Akasaka Musik Club. Hariyoko alias Yoko di depan persidangan, Kamis (18/1), mengaku sudah bekerja di Akasaka sejak 1993. Dia bersama 12 teman lainnya bertugas menangani kelistrikan, AC dan termasuk CCTV. Dikatakan, di Akasaka yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Denpasar itu terpasang 32 CCTV. Sedangkan terdakwa Willy di Akasaka

kedudukannya sebagai marketing. Ditanya soal CCTV, saksi mengatakan hasil rekaman tersimpan di suatu alat. CCTV tidak terpasang di ruangan karaoke, dengan alasan untuk kenyamanan pengunjung. Saksi mengatakan pernah ada terekam penggeledahan oleh pihak kepolisian. Namun saksi juga mengatakan tidak pernah ada terekam orang yang menggunakan narkoba. Soal penggerebekan Willy di Akasaka, saksi mengatakan mengamankan yang terekam CCTV dan kemudian diserahkan ke Manajemen Akasaka. Lanjut rekaman itu diserahkan ke Purwita selaku kuasa hukum terdakwa Willy. ‘’Rekaman itu asli,’’ katanya.

Sementara saksi Sriyani mengaku mengetahui saat Willy ditangkap polisi. Siang itu awalnya dia di reseptionist berjaga bersama temannya, salah satunya bernama Tina. ‘’Peristiwa itu sekitar jam 2 siang,’’ sebutnya di depan persidangan. Dijelaskan, saat itu ada tamu tiga orang. Mereka langsung masuk menuju ke room. Dan mereka (polisi) terburuburu jalan ke room. Saksi mengatakan ada sekitar tujuh orang yang menyusul datang dengan membawa senjata. ‘’Saat itu Willy sedang ada di lobi. Tujuh orang itu masuk menuju lobi mengeluarkan senjata,’’ jelasnya. Setelah ditangkap, Willy dibawa ke

room 26. Saksi juga mengatakan yang membawa tas itu bukan Willy, tetapi polisi. Keterangan itu didukung CCTV. Kuasa hukum terdakwa kemudian menanyakan soal pemeriksaan. Saksi reseptionist mengatakan bahwa hampir setiap minggu ada sweeping di Akasaka. Mereka yang melakukan sweeping ada dari kepolisian dan dari BNN. Pihak saksi dari Akasaka juga menyebut bahwa Akasaka buka dengan dua shift. Shift pertama pukul 12.00 sampai pukul 20.00 Wita. Sedangkan shift kedua mulai pukul 20.00 sampai jam pukul 04.00 Wita. ‘’Kalau shift malam, jam delapan malam sampai jam empat pagi,’’ tandas Sriyani. (kmb37)

Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Punia Rp 50 Juta kepada Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung

Bali Post/kmb36

PELAKU - Salah satu WNA asal Tiongkok yang diduga terlibat penipuan via online dibawa menuju ruang penyidikan.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : OGOH-OGOH BERNUANSA POLITIK AKAN DIDISKUALIFIKASI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana punia Rp 50 juta kepada Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung di Watilan Jaba Pura Dalem Dhalem Shri Aji Tegal Besung, Gianyar, Jumat (19/1) kemarin. Penyerahan dana punia itu serangkaian Karya Mahasaba I Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung. Selain menyerahkan dana punia, Bupati Giri Prasta juga melakukan persembahyangan di pura tersebut. Dalam penyerahan dana punia itu, Bupati Giri Prasta didampingi Pangelingsir Puri Ubud Cokorda Ace, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Kadis Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Klungkung dan

para panglingsir puri yang ada di Gianyar, Jero Bendesa dan Klian Dinas, Adat Samplangan, perwakilan pasemetonan Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung se-Bali dan Lombok serta Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung. Bupati Giri Prasta mengatakan, penyerahan dana punia Rp 50 juta yang diserahkan langsung kepada Pangageng Manca Agung Trah ida Shri Aji Tegal Besung Dewa Nyoman Oka sebagai wujud kepedulian berkenaan dengan pemberdayaan dan pelestarian seni, adat, agama dan budaya. Bupati mengakui bahwa kebanyakan waktu dan biaya masyarakat habis di adat dan yadnya. Untuk itu, pemerintah senan-

tiasa hadir di tengah-tengah masyarakat meringankan beban dari masyarakat. “Dalam tatanan seni, adat, agama dan budaya baik urusan pembangunan fisik, sarana prasarana maupun pengembangan SDM menjadi tanggung jawab pemerintah,” terangnya. Sementara itu, Ketua Panitia Sang Ketut Darmayasa menyampaikan, sebelum Mahasabha I ini diawali dengan rapat-rapat yang dikuti oleh perwakilan dari sameton seBali kurang lebih 75 orang, dari hari rapat kemudian ditindaklanjuti di masing-masing kabupaten/kota se-Bali, pada tanggal 27 Agustus 2017 bertempat di Jero Gede Kepaon. “Mahasabha I ini akan menunjuk Ida Anak Agung Gde Beratha men-

MENGHADIRI - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Mahasaba I Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung di Watilan Jaba Pura Dalem Dhalem Shri Aji Tegal Besung, Gianyar, Jumat (19/1) kemarin. jadi Panglingsir Ageng Manca Agung dan Dr. Drs. I Dewa Nyoman Oka, M.Pd. menjadi

Pengageng Ageng Manca Agung pada masa pengurusan 20182023,’’ ungkapnya. (ad947)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

3

Ribuan Masyarakat Dalung Gelorakan Kemenangan KBS-Ace Optimis Raih 90 Persen Suara Masyarakat

DEKLARASI pasangan calon (paslon) Cagub dan Cawagub Bali Dr. I Wayan Koster, M.M. dan Dr. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. (KBS-Ace) di Dalung mendapat sambutan antusias dari masyarakat, Jumat (19/1) kemarin. Ribuan pendukung yang berasal dari Desa Adat Dalung, Padang Luwih dan Tuka ini terus menggelorakan kemenangan paket KBS-Ace. Massa mulai berkumpul sejak pukul 14.00 Wita di depan Pura Penyarikan Banjar Lebak, Desa Adat Dalung. Ibu-ibu PKK dengan kebaya merah berbaris rapi menyambut kedatangan KBS-Ace beserta rombongan. Sekitar

pukul 15.30 Wita, KBS-Ace pun tiba di lokasi dan disambut dengan tabuh baleganjur menuju Lapangan GOR Dalung tempat dipusatkannya deklarasi. Hiruk-pikuk masyarakat yang mencapai sekitar 5.000 orang memadati lapangan. KBS-Ace disambut tari Pendet yang dibawakan secara massal oleh 1.233 penari. Ikut mendampingi, Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta yang juga Ketua DPC PDI-P Badung beserta Sekretaris DPC PDI-P Badung I Putu Parwata, Ketua BSNP DPD PDI-P Bali Ketut Suiasa, Ketua Pemenangan KBSAce Kabupaten Badung I

Gusti Anom Gumanti, Ketua PHRI Badung I Gusti Rai Surya Wijaya, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta, bendesa ketiga desa adat dan lainnya. Ketua Panitia Nyoman Widana menyampaikan terima kasih. “Kami warga Dalung bertumpah-ruah untuk menyampaikan dukungan kepada KBS-Ace. Warga Dalung siap hingga di atas 90 persen,” tegasnya yang dilanjutkan pembacaan deklarasi dukungan Desa Adat Dalung, Padang Luwih dan Tuka untuk KBS-Ace. Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak masyarakat Dalung untuk

bersama-sama memilih figur Gubernur Bali. “Tiang menginginkan pendidikan, kesehatan gratis di Provinsi Bali. Badung harus mayadnya untuk Bali, memilih KosterAce agar pendidikan dan kesehatan gratis,” ajaknya. Sementara itu, Wayan Koster didampingi Cok Ace menargetkan minimum menang 70 persen di seluruh Bali. “Astungkara tiang menang di sembilan kabupaten/kota,” ujarnya. Smentara di Badung ditargetkan 75 persen. Adapun program yang direncanakannya, meliputi pendidikan gratis 12 tahun di seluruh Bali, kesehatan gratis, mengembangkan JKBM menjadi KBS,

yakni Krama Bali Sehat. Selanjutnya juga mengembangkan adat, agama, seni, budaya dan tradisi. “Di desa adat diadakan sanggar seni, termasuk seniman ditanggung, sehingga masyarakat Bali kuat dan tetap berbudaya,” terangnya. Di samping itu, aset Pemprov Bali khususnya tanah, kata dia bisa digunakan untuk kesehatan, pendidikan, pura dan fasilitas umum. “Akan saya hibahkan langsung ke desa adat. Jika di Badung Bapak Giri Prasta terkenal dengan istilah ikan lele, ikan mujair. Tiang tak ada lagi ikan lele, langsung ikan mujair alias langsung cair,” tandasnya. (ad953)

MENDEKLARASIKAN - Ribuan massa pendukung KBS-Ace memenuhi Lapangan Dalung, Jumat (19/1) kemarin, guna mendeklarasikan paket KBS-Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.

Ogoh-ogoh Bernuansa Politik akan Didiskualifikasi

Mangupura (Bali Post) –

Perayaan hari raya Nyepi yang bertepatan dengan tahun politik membuat Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung harus bekerja ekstrakeras. Pasalnya, pihaknya harus mengawasi sekaa teruna dalam membuat ogoh-ogoh agar tidak bernuansa politik. Jika ditemukan ogoh-ogoh bernuansa politik, Disbud tidak akan segan-segan melakukan diskualifikasi. Peringatan itu dilontarkan Kepala Disbud Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Jumat (19/1) kemarin.

Bali Post/kmb23

BENDERA - Seorang penjaga pantai memasang bendera larangan berenang karena cuaca kurang bersahabat, yang mengakibatkan ombak besar di kawasan Pantai Kuta, Jumat (19/1) kemarin.

Mayoritas Wilayah Bali Masih Berpotensi Hujan Mangupura (Bali Post) Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan akan terjadi selama beberapa hari ke depan. Fenomena MJO ini merupakan gangguan tropis yang merambat ke arah timur sepanjang daerah tropis dengan siklus 30-60 hari. Dikonfirmasi Jumat (19/1) kemarin, Forecaster on Duty BBMKG Wilayah III Denpasar A.A. Putu Ekaputra Wirawan mengatakan, MJO memberi dampak yang luas terhadap pola hujan di wilayah tropis dan sekitarnya, sirkulasi atmosfer dan suhu permukaan di sekitar tropis dan subtropis. Bahkan MJO mempengaruhi siklus ENSO, berupa kontribusi terhadap kecepatan terbentuknya serta intensitas dari El Nino dan La Nina. Saat ini MJO aktif di wilayah Indonesia yang memberikan kontribusi terhadap pembentukan

awan penghujan di wilayah Indonesia secara umum. Oleh karena itu, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini intensitas hujannya lebih tinggi. Akibat kondisi ini, kata Ekaputra Wirawan, mayoritas wilayah Bali akan berpotensi hujan. Intensitas hujan secara umum ringan hingga sedang. “Namun kadang-kadang terjadi hujan lebat pada dini hari dan sore hari yang disertai kilat atau petir,” katanya mengingatkan. Sementara untuk angin, tambah Ekaputra Wirawan, secara umum masih normal. Angin bertiup dari barat daya dan barat menuju ke timur dan timur laut dengan kecepatan delapan kilometer hingga 38 kilometer per jam. “Kondisi angin normal. Tapi yang perlu diwaspadai adalah potensi hujan lebat disertai dengan angin kencang. Angin kencang terjadi ti-

dak lama, namun hanya sekejap,” ujarnya. Menyikapi kondisi tersebut, BBMKG memberikan peringatan untuk aktivitas kelautan, terutama di perairan Bali bagian selatan termasuk wilayah Kuta dan sekitarnya, perairan Samudera selatan Bali, Selat Badung bagian selatan dan Selat Lombok. Pada perairan ini kisaran tinggi gelombangnya dari 0,75 hingga 2,5 meter. Dari radar cuaca, diperkirakan Sabtu (20/1) hari ini ketinggian gelombang pada perairan Selat Badung bagian Selatan, Selat Bali bagian Selatan dan perairan lainnya tinggi gelombangnya mencapai 2,5 meter. Sementara Minggu (21/1) besok, ada peningkatan menjadi tiga meter. “Artinya, hingga tiga hari ke depan aktivitas kelautan harus diwaspadai,” kata Ekaputra Wirawan mengingatkan. (kmb23)

Proyek ”Underpass” Simpang Tugu Ngurah Rai

Pengerjaan di Sisi Selatan, Lalin Menuju Bandara Terganggu

Bali Post/kmb23

MENINJAU - Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail (nomor empat dari kiri) didampingi Nyoman Yasmara saat meninjau lokasi yang akan dilakukan rekayasa lalin. Mangupura (Bali Post) arah Jimbaran mencari jalur Rahmawati Ismail mePengerjaan proyek Under- alternatif atau jalan lain. Ter- nambahkan, para penumpass Simpang Tugu Ngurah utama kepada pelaku pariwi- pang pesawat yang akan Rai terus dikebut. Mulai Sab- sata yang menggunakan bus ke Bandara Ngurah Rai tu (20/1) hari ini, pengerjaan dari arah selatan diharapkan diharapkan mempersiapkan akan beralih ke sisi selatan. menggunakan jalur jalan waktu sebelum keberangkaUntuk itu, rekayasa lalu lin- tol untuk akses lebih cepat. tan. Yang sebelumnya estitas (lalin) akan kembali diter- “Akan ada penyempitan di masi waktu satu jam sampai apkan. Kondisi ini tentunya sisi selatan, karena berkaitan di bandara, agar bisa diatur akan mengganggu kelancaran dengan pembukaan jalur un- lagi kira-kira estimasi dua arus lalin dari arah Jimbaran tuk yang mengarah ke Ban- jam sebelumnya. “Semua menuju ke Bandara. dara Ngurah Rai,” ujarnya. pihak diharapkan dukunDitemui di lokasi proyek, Untuk proses pengerjaan, gannya dan selalu menaati Jumat (19/1) kemarin Kasat- Rahmawati Ismail memperki- apa yang diinstruksikan oleh lantas Polresta Denpasar rakan akan berlangsung se- pihak kepolisian,” katanya Kompol Rahmawati Ismail lama satu bulan sampai jem- mengingatkan. mengatakan, rekayasa lalin batan di sisi selatan sudah Selama pengerjaan di sisi ini akan mengakibatkan pe- siap untuk dilintasi. Setelah selatan, kata Rahmawati nyempitan ruas jalan dari itu akan ada pengerjaan lain Ismail, petugas dari Polda, arah selatan atau Jimbaran. secara bertahap. “Dalam se- Polresta dan Polsek setemOleh karena itu, pihaknya tiap tahapan juga akan mem- pat akan bergabung untuk mengimbau kepada pengguna butuhkan rekayasa tersendiri melakukan pengaturan di jalan, khususnya yang dari yang berbeda,” katanya. titik kemacetan. “Kami harap

pengguna jalan bersabar dan tertib karena ada sedikit hambatan saat rekayasa lalin. Namun kita berusaha agar lalu lintas tetap mengalir dan tidak macet terlalu parah,” tegasnya. Pejabat Pembuat Komitmen 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar Nyoman Yasmara menyampaikan, untuk pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, progres per 18 Januari 2018 sudah mencapai 25,8 persen. Hal itu meliputi pembangunan jembatan sisi utara dan dinding underpass di bundaran. Sedangkan untuk jembatan sisi utara, saat ini sudah dibuka kembali. Sementara per tanggal 19 Januari ini akan mulai dilakukan penutupan untuk pengerjaan jembatan di sisi selatan. Menurut Yasmara, selama pengerjaannya nanti akan dilakukan penutupan ruas jalan, dengan panjang 16 meter dan lebar 14 meter. Untuk itu, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Pengerjaan jembatan di sisi selatan nantinya akan dikerjakan pada malam hari, mulai pukul 23.00 Wita. “Secara teknis, pengerjaan jembatan di sisi selatan hampir sama dengan sisi utara. Namun, lama pengerjaannya diharapkan bisa lebih cepat. Pengerjaan di sisi utara menghabiskan waktu 40 hari, sedangkan untuk sisi selatan diharapkan bisa lebih cepat, maksimal satu bulan sudah jadi,” ujarnya. (kmb23)

Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal itu mengingatkan kepada sekaa teruna agar tidak membuat ogoh-ogoh bernuansa politik untuk menghindari terjadinya gesekan di masyarakat. “Jangan sampai ogoh-ogoh yang digunakan untuk nyomya bhutakala, malah sebaliknya. Jadi, jangan sampai ada ogohogoh yang bernuansa politik,” ujar Anom Bhasma. Menurut Anom Bhasma, Pemkab Badung melalui Disbud Badung tahun ini memberikan bantuan dana kepada masing-masing sekaa teruna sejumlah Rp

23 juta untuk pembuatan ogoh-ogoh. Sebagai konsekuensinya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. “Jadi, kalau ada sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh politik akan di-blacklist dan tidak akan diberikan bantuan lagi,” tegasnya. Anom Bhasma mengingatkan, ogoh-ogoh yang dibuat wajib berwujud buthakala dengan tinggi maksimal lima meter. Selain harus jauh dari nuansa politik, karya seni sekaa teruna itu juga dilarang bernuansa pornografi dan SARA. “Mengapa kami lom-

bakan, itu untuk tertib. Kalau sudah dilombakan, kan bisa kami atur,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, masing-masing sekaa teruna diberikan dana partisipasi sebagai peserta lomba sebesar Rp 23 juta dengan dipotong pajak 15 persen, sehingga total yang diterima Rp 20 juta. Pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa uang tunai. Rinciannya, juara I berhak atas uang tunai Rp 15 juta, juara II Rp 12 juta dan juara III Rp 10 juta. Sementara juara harapan I hingga harapan III masing-masing mendapatkan Rp 5 juta. “Hadiah pemenang lomba masing-masing dipotong pajak 15 persen. Kelengkapan administrasi peserta lomba harus dilengkapi paling lambat 22 Desember 2017 di Kantor Dinas Kebudayaan pada Bagian Seksi Adat,” kata Anom Bhasma, beberapa waktu lalu. (kmb27)

”Obok-obok” Kuta, Satpol PP Tertibkan 27 Gepeng

Mangupura (Bali Post) – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran di kawasan pariwisata Kuta mendapatkan perhatian serius Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Sejumlah aparat di instansi penegak peraturan daerah itu melakukan penyisiran di sejumlah lokasi di kampung turis tersebut, Kamis (18/1) malam. Hasilnya, 27 orang gepeng yang berkeliaran di Kuta terjaring operasi penertiban. Kepala Satpol PP Kabupaten Badung IGAK Suryanegara mengatakan, puluhan gepeng yang terjaring tersebut berkeliaran di tapal batas areal Kuta, areal perbelanjaan Jogger, Ground Zero dan kawasan Jalan Pantai Kuta. “Operasi kemarin (Kamis malam–red) dipimpin oleh Kabid Tibum dan Tranmas I Made Astawa bersinergi dengan TNI, Polri, Linmas, LPM Kuta dan stakeholder lainnya,” ujar Suryanegara, Jumat (19/1) kemarin. Menurut Suryanegara, gepeng yang terjaring sebagian besar berasal dari Karangasem. Alasan mereka menggepeng karena sedang mengungsi dan mencari biaya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka seharihari. Para gepeng ini ditertibkan di tempat lokasi mereka beraksi, kemudian diberi pembinaan. “Kami tetap menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Setelah didata, mereka langsung

kami serahkan ke Dinas Sosial Badung untuk penanganan lebih lanjut,” katanya. Suryanegara mengatakan, pihaknya secara rutin menggelar penertiban terhadap gepeng guna menjaga citra pariwisata Badung. Sebab, kehadiran mereka sangat menganggu kenyamanan wisatawan yang tengah berlibur di Kuta. “Kami melakukan penertiban gepeng tiga kali seminggu untuk menjaga citra pariwisata. Apalagi yang berkunjung ke Badung itu wisatawan dari berbagai belahan dunia,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Ketut Sudarsana mengatakan, dari puluhan gepeng yang terjaring operasi, tiga orang di antaranya berasal dari luar Bali dan 24 orang berasal dari Karangasem. Semua gepeng yang terciduk tersebut bermalam di Kantor Dinas Sosial Badung dan diberikan pembinaan secara lisan agar tidak mengulangi aktivitas mengemis. “Hasil penertiban sudah diserahkan kepada kami. Tadi pagi (kemarin-red) sekitar pukul 08.00 Wita kami fasilitasi untuk pemulangannya,” ujarnya seraya menambahkan, gepeng yang berasal dari Karangasem langsung diserahkan ke Dinas Sosial Karangasem yang selanjutnya dilakukan pembinaan kepada warganya. Sementara untuk gepeng yang berasal dari luar Bali, diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali untuk dikembalikan ke daerah asalnya. (kmb27)

Bali Post/ist

PENERTIBAN - Puluhan gepeng yang terjaring operasi penertiban di kawasan Kuta diserahkan ke Dinas Sosial Badung.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

LPPM Unud Berbagi di Pengungsian Karangasem LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) menyerahkan bantuan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung. Bantuan diberikan langsung oleh Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) untuk meringankan beban para pengungsi. Bantuan disalurkan di pos pengungsian Puri Boga, Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Bantuan yang dibagikan berupa sembako, ultrafilter air minum, kebutuhan mandi, beserta kebutuhan dapur lainnya. Kegiatan ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Unud, karena sifatnya berkelanjutan. Titik-titik pengungsi yang telah disambangi oleh kegiatan mitigasi bencana LPPM Unud di antaranya posko pengungsian Desa Tembok, Kabupaten Buleleng dan Banjar Nyuhaya, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung pada Oktober 2017, posko pengungsian Desa Les, Desa Sambirenteng, Kabupaten Buleleng dan posko pengsungsian di Desa Kubu, Kabupaten Bangli pada November 2017. Selanjutnya posko pengungsian Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem pada Desember 2017. ‘’Sementara kegiatan mitigasi pada Jumat (19/1) kemarin dilaksanakan di posko pengungsian Puri Boga, Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem,’’ papar Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P. Kegiatan mitigasi bencana tidak hanya menyerahkan bantuan. LPPM Unud juga memberi layanan kesehatan ternak yang ikut diungsikan di sekitar pengungsian, kegiatan mengurangi traumatik anak-anak dan manula, menghilangkan gangguan psikis dan kesehatan masyarakat terutama sanitasi, MCK dan gizi. Selain itu, melakukan pemasangan ultrafilter air minum untuk menghasilkan air minum sehat dan siap

BANTUAN – Rektor Unud Prof. A.A. Raka Sudewi menyerahkan bantuan kepada pengungsi di Desa Pesaban, Rendang, Karangasem. diminum. Rektor Unud Prof. A.A. Raka Sudewi dalam sambutannya menyatakan Unud ikut berkiprah membantu meringankan beban dan memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat yang terkena bencana dalam bentuk program ‘’Unud Peduli Bencana Gunung Agung’’. ‘’Unud sangat empati dengan kondisi ini dan berharap warga bersabar, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberi keselamatan,’’ ujarnya. Menurut Prof. A.A. Raka Sudewi, di waktu yang akan datang perlu disiapkan perencanaan penanggulangan bencana erupsi Gunung Agung dan penanganan pengungsi dengan baik oleh semua pemangku kepentingan sehingga bisa mengurangi risiko negatif. Sampai saat ini Unud telah banyak ambil bagian dalam mitigasi bencana, melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kepala Desa Pesaban Dewa

Ketut Sarjana menjelaskan, posko pengungsian Puri Boga dihuni 188 orang dari 45 KK asal Temukus dan Angsoka, Besakih. Ia mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Unud karena banyak membantu pengungsi. ‘’Sekali lagi terima kasih kepada Unud yang sudah berbagi. Kami percaya Unud dapat mengoordinir semua instansi untuk terus-menerus memberi bantuan baik materi maupun bantuan pemikiran. Kami juga harapkan menyasar titik-titik lain karena pengungsi tidak hanya di tempat ini,’’ ucapnya. Untuk menyukseskan kegiatan mitigasi bencana ini, Unud menerjunkan Tim LPPM yang dibantu oleh Tim Mitigasi Bencana, Tim Fakultas Kedokteran (Program Studi Psikologi dan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat), Tim Fakultas Kedokteran Hewan, Tim Fakultas Peternakan dan Tim Fakultas Teknik. (ad944)

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Yayasan Dwijendra Denpasar

Melayani dengan Hati dan Pujian Hasilkan Anak ’’Suputra’’ SANGAT beruntung menjadi guru, dosen dan karyawan di Yayasan Dwijendra Denpasar. Secara rutin mereka diajak mengisi diri dengan cinta dan kasih, kemudian mereduksi energi negatif menjadi energi positif. Tujuannya untuk membentuk generasi atau anak yang suputra. Ratusan guru, dosen dan karyawan di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar diajak langsung dalam program revolusi mental ‘’Memotivasi Pengembangan Diri dengan Cinta’’ dari Psikolog Retno IGK Kusuma, M.Kes.Psi., Jumat (19/1) kemarin. Materi yang penuh enjoy dan kasih sayang ini juga diikuti Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Sekretaris Yayasan Ir. Wayan Abdinegara, M.Si., Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., wakil rektor dan pimpinan unit lainnya. M.S. Chandra Jaya mengungkapkan, revolusi mental serangkaian HUT ke-65 Yayasan Dwijendra ini sangat bermanfaat bagi guru, dosen dan karyawan serta unsur pimpinan guna menyebarkan energi positif menjadi pribadi yang baik, berdoa untuk semua orang agar sukses, bahagia dan kaya raya. Magnet positif ini hendaknya diterapkan dalam menjalankan swadaharma seharihari dengan melayani siswa penuh kasih sayang yang di Dwijendra dinamakan ‘’melayani dengan hati’’. Menurutnya, di sinilah para guru dan dosen diuji, mampukah menghilangkan kemarahan akibat masalah di keluarga tanpa membawa masalah itu ke ruang kelas dan tempat bekerja. Ini artinya para guru dan karyawan menjalankan kewajibannya dengan penuh hati

REVOLUSI MENTAL - Ketua Yayasan Dwijendra Dr. M.S. Chandra Jaya bersama Abdinegara dan Putu Dyatmikawati ikut gerak rileks dalam acara revolusi mental. dan cinta. Hal ini sesuai dengan visi dan misi Yayasan Dwijendra yang berlandaskan ajaran agama Hindu dengan konsep Tatwamasi dan moto ‘’Manyamabraya, rahayu kapanggih’’. ‘’Melalui revolusi mental ini Dwijendra mampu membentuk generasi muda yang suputra dengan memperbaiki dan meningkatkan diri dalam bentuk pelayanan terbaik kepada siswa. Kami menginginkan adanya perubahan mental yang diwujudkan dalam bentuk revolusi mental berupa perubahan pola pikir, cara kerja dan cara hidup,’’ ujarnya. Dalam revolusi mental ini, lanjut Chandra Jaya, Dwijendra mulai mengampanyekan budaya memberi pujian kepada siswa dan partner kerja. Hal ini penting dilakukan guna memotivasi orang lain untuk berprestasi. Dalam dunia psikologi tak ada anak yang salah, kondisilah yang membuat mereka berbuat tidak benar. Pola pikir positif yang terkoneksi ini akan mengubah hidup

Astra Motor Bali

kita makin bahagia dan kaya raya dimulai dari diri sendiri. Retno IGK Kusuma membenarkan perlunya perubahan yang lebih baik dengan cinta. Cinta merupakan perpaduan antara kreativitas yang intensif diberi ruang dan kepercayaan untuk bertumbuh. Hal ini dilanjutkan dengan sikap kepedulian pada diri sendiri dan sekitar kita dengan pola asah, asih dan asuh, sehingga terbentuk toleransi dan empati dalam kehidupan bekerja sehari-hari. Memiliki kepekaan untuk membuat strategi bekerja yang efektif dan efisien dengan memperhatikan man, money dan management dengan pelayanan bermutu. Dikatakannya, sikap yang penting ditumbuhkan yakni sikap mental yang penuh rasa syukur dan selalu berkelimpahan. Dengan demikian memiliki pola pikir bahwa berbagi semakin kaya karena sikap memberi tidak akan membuat miskin dan berbuatlah baik setiap saat. (ad949)

Berikan Pelatihan CRF150L Wabup Suiasa Apresiasi Kebersamaan Krama kepada Delapan SMK TSM Astra Honda Karya Agung di Pura Dalem Kahyangan Legian

RESMIKAN - Wabup Badung Ketut Suiasa didampingi Bendesa Adat Legian I G.N. Sudiarsa meresmikan Prasasti Karya Pura Dalem Kahyangan dan Prajapati Desa Adat Legian, Jumat (19/1) kemarin. SERANGKAIAN Karya Agung di Pura Dalem Kahyangan Legian, berbagai prosesi sudah dilangsungkan. Seperti yang dilaksanakan, Jumat (19/1) kemarin, Karya Agung dilanjutkan dengan prosesi ngingsah. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Prasasti Karya Pura Dalem Kahyangan dan Pura Prajapati Desa Adat Legian oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang ditandai dengan pengguntingan pita. Prosesi peresmian didampingi Camat Kuta Made Widiana, Bendesa Adat Legian I G.N. Sudiarsa, Ketua Panitia Karya Made Merta serta tokoh Legian lainnya. Wakil Bupati Badung dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan bantuan Rp 50 juta. Ditemui di sela kegiatan, Ketut Suiasa memberikan apresiasi atas semangat dan kebersamaan dalam melaksanakan Karya Mamung-

kah, Padudusan Agung, Ngenteg Linggih dan Tawur Balik Sumpah Utama tersebut. Pihaknya atas nama pemerintah sangat mengapresiasi dan bangga serta bahagia karena krama Legian mampu melaksanakan kewajiban swadharmaning agama dengan baik. Menurutnya, saat ini kondisi masyarakat, dinamika dan komunikasi yang ada sudah berjalan sangat baik. Karena yadnya yang sangat besar baik dari sisi pembangunan maupun biayanya, maka tanpa kondisi masyarakat yang kondusif akan sulit diwujudkan. ‘’Yadnya besar yang mulai dari proses sejak lama ini tentu membutuhkan konsentrasi, tenaga dan pikiran masyarakat dan lembaga serta tokoh lainnya,’’ ucapnya. Dalam hal ini, kewajiban pihaknya di pemerintah selalu ada dan mendorong melaksanakan fungsi kemasyarakatan dan keamanan

yang sudah berjalan baik agar terus berlanjut. Sinergitas masyarakat dengan pemerintah yang sudah terjalin baik diharapkan tetap terjaga, sehingga nantinya masyarakat Badung makin maju, sejahtera dan memiliki daya saing. ‘’Kami akan senantiasa hadir memberi dorongan baik dalam konsep pemikiran, solusi maupun biaya. Kalau bisa pasti kami memikirkannya,’’ ujar Ketut Suiasa. Bendesa Adat Legian I G.N. Sudiarsa didampingi Ketua Panitia Made Merta menjelaskan, pelaksnaan karya di Pura Dalem Kahyangan dan Pura Prajapati sudah direncanakan sejak tiga tahun lalu. Diawali keputusan paruman desa untuk menggelar yadnya tersebut. Dijelaskannya, rangkaian upacara sudah dimulai sejak 22 Desember 2017 lalu dilanjutkan Nyukat Genah Yadnya pada 24 Desember dan Nanceb Pampang atau Sanggar Tawang pada 1 Januari 2008. Sementara Selasa (16/1) lalu digelar upacara negtegan beras. Upacara yang berlangsung di Pura Dalem Kahyangan ini di-puput Ida Pedanda Gde Putra Keniten Telaga dari Geria Telabah, Denpasar. Bendesa yang juga anggota DPRD Badung itu menambahkan, Jumat kemarin dilaksanakan upacara ngingsah dan mengandeg semaya, sedangkan tanggal 25 Januari diadakan melasti ke segara dan mendak siwi serta mapekelem di Pantai Legian. ‘’Puncak karya akan dilangsungkan tanggal 31 Januari nanti,’’ tambahnya. Menurut I G.N. Sudiarsa, tujuan karya ini untuk keseimbangan sekala dan niskala. Kegiatan ini dilaksanakan krama dari tiga banjar yang ada di Legian yang berjumlah 615 jiwa. ‘’Semua ngayah sesuai swadharma masing- masing yang sudah diatur panitia,’’ pungkasnya. (ad952)

Panen Melimpah, Banyuwangi Tolak Impor Beras

Bali Post/kmb30

PANEN PADI - Petani di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, memanen padi, Jumat (19/1) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) Rencana impor beras yang digagas pemerintah pusat tak mendapat dukungan di Banyuwangi, Jawa Timur. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memastikan daerahnya tidak membutuhkan beras impor. Produksi beras Banyuwangi selalu surplus setiap tahun, bahkan mampu membantu sejumlah daerah yang kekurangan.

Hingga bulan ini, Banyuwangi memiliki sekitar 35.000 ton beras cadangan yang cukup untuk kebutuhan makanan sekitar dua tahun. ‘’Kami kira khusus Banyuwangi tak perlu impor beras. Kami selalu surplus beras,’’ tegas Bupati Anas usai membuka Porseni Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Banyuwangi, Jumat (19/1) kemarin. Menurutnya, kemungkinan impor

beras yang digagas pemerintah pusat ditujukan bagi daerah yang kekurangan beras. Sementara Banyuwangi hingga detik ini belum membutuhkan beras dari luar daerah. Kebijakan pertanian menjadi prioritas di Banyuwangi. Saluran irigasi tersier yang dibuat cukup bagus dan terus ditambah, sehingga produksi gabah di Banyuwangi selalu surplus. Setahun bisa mencapai 81.000 ton, jauh di atas target 71.000 ton setahun. Kelebihan beras di Banyuwangi banyak dikirim ke beberapa daerah, salah satunya Bali. ‘’Jadi, kami justru membantu kebutuhan beras daerah lain. Bali saja kami bantu,’’ tegasnya. Karena itu, orang nomor satu di Banyuwangi ini memastikan daerahnya tak memerlukan impor beras. Sementara itu, data dari Bulog Banyuwangi, beras cadangan yang disimpan di gudang mencapai 35.000 ton. Beras kelas medium ini termasuk cadangan kiriman ke sejumlah daerah di Indonesia. Rinciannya, Bali 5.000 ton, NTT 12.000 ton dan Sumatera Utara 15.000 ton. Tahun 2018, penyerapan beras oleh Bulog ditargetkan sekitar 81.000 ton, sehingga bisa membantu daerah lain. (kmb30)

PELATIHAN – Guru SMK TSM Astra Honda mengikuti pelatihan CRF150L di ruang training Astra Cokroaminoto, Denpasar. SEBAGAI kelanjutan dan pengembangan Program Pendidikan Satu Hati yang diimplementasikan melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda, Astra Motor Bali mengadakan pelatihan New Model CRF150L untuk guru pengajar SMK TSM Astra Honda di ruang training Astra Cokroaminoto, Denpasar, Jumat (19/1) kemarin.

Pelatihan diikuti 20 guru pengajar dari delapan SMK TSM wilayah Bali yang bertujuan membekali para guru teknik sepeda motor dengan pengetahuan dan keterampilan yang ter-update terkait motor teranyar dari Honda. Sebelum pelatihan, seluruh peserta mengikuti tes untuk mengukur tingkat pemahaman para guru SMK TSM. Materi pelatihan dilanjutkan dengan informasi teknologi maintenance schedule, service tips, PGM-FI untuk CRF150L serta praktik langsung dari apa yang sudah diajarkan. Technical Service Manager Astra Motor Bali Anton Prihatno mengatakan, pelatihan seperti ini akan selalu dilakukan setiap kali Honda meluncurkan motor baru sehingga para guru pengajar dapat selalu meng-update pengetahuan dan keterampilan yang dapat diteruskan ke para siswa. Motor on/off terbaru Honda CRF150L merupakan mesin baru performa tinggi 150cc SOHC air cooled PGM-FI sebagai mesin paling bertenaga di kelasnya yang mampu menghadirkan performa off-road terbaik tanpa kompromi saat melakukan eksplorasi di alam bebas. CRF150L dipersenjatai teknologi PGM-FI yang membuat motor ini lebih efisien dalam hal pengeluaran bahan bakar sesuai tenaga yang diharapkan. Berbekal fitur PGM-FI, motor ini mampu memuntahkan tenaga yang merata di putaran mesin bawah sampai atas karena pembakaran bahan bakar yang sempurna. ‘’Dengan adanya pelatihan tentang produk terbaru Honda, diharapkan SMK TSM Astra Honda mampu menyiapkan tenaga muda terampil yang siap bersaing memasuki dunia usaha dan industri,’’ tutur Anton. Pelatihan ditutup dengan post test tentang materi yang sudah diajarkan, dengan harapan peserta dapat memahami dan menguasai materi serta siap diteruskan kepada siswa. (bns1)

AQUA Mambal Luncurkan Bank Sampah Jempanang Lestari

PT Tirta Investama Pabrik AQUA Mambal meluncurkan Bank Sampah Jempanang Lestari berskala dusun, Jumat (19/1) kemarin di Wantilan Pura Puseh Banjar Jempanang, Belok Sidan, Badung. Tujuannya untuk mengelola sampah bernilai ekonomis warga sekitar yang menjadi nasabahnya. Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan pemerintah Desa Belok Sidan dan Yayasan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali. Pada kesempatan tersebut diserahkan satu unit motor pengangkut sampah kepada pihak pengelola, serta dilakukan penandatanganan dan penyerahan perjanjian jasa lingkungan yang dikembangkan AQUA Mambal seluas 22,7 hektar kepada 20 orang masyarakat Jempanang. Hadir Dinas Kehutanan Provinsi Bali, Camat Petang, Danramil Petang, Polsek Petang dan undangan lainnya. Dalam sejumlah program kegiatan, AQUA Mambal selalu melibatkan berbagai pihak. Itu dilakukan untuk memastikan inisiatif tersebut dapat berjalan berkelanjutan. Sejak 2016, Danone AQUA telah memberikan perhatian terhadap upaya dalam mengurangi sampah plastik dan melakukan daur ulang sampah plastik melalui berbagai program untuk mendorong lingkungan lebih bersih dan sehat. Selain itu, berbagai kegiatan lain juga dilakukan demi memberi sumbangsih guna terciptanya masyarakat dan lingkungan yang lebih sehat dan lestari. Bank Sampah Jempanang Lestari dibentuk atas inisiasi AQUA Mambal bersama PPLH Bali. Bank sampah ini merupakan pengembangan dari program Water Access Sanitation and

BANK SAMPAH - Prosesi pembukaan Bank Sampah Jempanang Lestari di Banjar Jempanang, Belok Sidan, Badung, Jumat (19/1) kemarin. Hygiene (WASH) guna mendorong dan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan. Plant Manager AQUA Mambal Forcy Tjandra menyampaikan, pihaknya memiliki dua komitmen yakni sukses di bidang ekonomi yang harus diimbangi dengan sukses dan kontribusi terhadap sosial masyarakat. ‘’Bank Sampah ini mengajak seluruh masyarakat Banjar Jempanang untuk mengelola sampahnya, sehingga berdampak positif bagi lingkungan akan kita semua rasakan dan kelestarian alam tetap terjaga dengan baik,’’ tegasnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung Putu Eka Martawan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada AQUA Mambal yang telah membentuk bank sampah di tingkat banjar bersama PPLH Bali. Apre-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

siasai serupa juga diberikan pada komponen desa dan banjar. Kegiatan ini merupakan langkah yang benar, karena ke depan dalam mengelola lingkungan, Pemkab Badung mempunyai prinsip dasar yang prolingkungan, pariwisata budaya yang berwawasan lingkungan dan filosopi agama Hindu yakni hubungan manusia dengan alam. Untuk itu, dalam konsep pengelolaan lingkungan, kolaborasi antara swasta dan pemerintah sangat penting. Eka Marthawan menambahkan, keberadaan bank sampah adalah solusi dalam pengelolaan sampah di masa yang akan datang. Bank sampah ini selain untuk pelestarian lingkungan, juga ditujukan untuk edukasi, karena mengubah paradigma dan perilaku merupakan hal yang sulit. Maka dari itu perlu adanya keterlibatan anak-anak dan semua komponen rumah tangga. (bns2)


Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Enam TKI NTB Masih di Jakarta

Mataram (Bali Post) – Enam tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTB yang kabur dari majikannya ketika bekerja di Turki, masih ditampung di Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan sesuai permintaan Tim Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. “Setelah proses pemeriksaannya selesai, data sudah didapat, baru mereka dipulangkan ke daerah. Tindak lanjut dari proses penanganannya masih tetap dipegang Subdit IV Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda NTB,’’ ujar Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah NTB Kombes Pol. Kristiaji di Mataram, Jumat (19/1) kemarin. Pihaknya bersama kejaksaan sangat menunggu kedatangan mereka. Setelah keenam TKI tersebut pulang ke NTB, pihaknya akan langsung melakukan pemeriksaan. Hal itu bertujuan melengkapi berkas penanganannya yang saat ini masih dalam tahap pengumpulan data dan keterangan. “Setelah kami dapat keterangan dari mereka, baru dipulangkan,” katanya. Penanganan kasus ini berawal dari adanya informasi Kedubes RI di Istanbul, Turki, yang melaporkan bahwa enam TKI asal NTB kabur dari majikannya karena mendapat perlakuan tidak wajar. Selain melapor tidak mendapatkan upah kerja dari majikan, keenam TKI asal NTB ini dalam keseharian kerjanya bertahan hidup dengan makan sepotong roti dan air mentah. (ant)

Pencuri Motor Tewas Tergilas ’’Pick-Up’’

daerah

5

Pengungsi di Kubu Keluhkan Atap Gedung Bocor Bangli (Bali Post) Atap bangunan yang ditempati para pengungsi erupsi Gunung Agung di Posko Induk TK/SD Internasional, Kelurahan Kubu, Bangli bocor. Ketika hujan lebat turun, air masuk ke dalam dan membasahi lantai. Ini diungkapkan pengungsi asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih, Rendang, Karangasem, I Nengah Suwanda, Jumat (19/1) kemarin. Menurutnya, Gedung Bima II telah bocor sejak awal dirinya menghuni posko tersebut empat bulan lalu. ‘’Bocornya tepat di bagian selatan ruangan. Kala itu Gedung Bima masih dihuni pengungsi lain dari Banjar Keladian, Desa Muncan, dan Banjar Kesimpar,’’ jelasnya. Kebocoran di Gedung Bima II disebabkan posisi genteng yang bergeser. Setiap turun hujan dengan intensitas tinggi, air masuk masuk ke dalam gedung dan membasahi lantai. ‘’Bocornya tepat di posisi saya tidur. Kalau hujan lebat, saya harus pindah tempat,’’ ujarnya. Suwanda mengaku sudah melaporkan hal itu kepada pihak posko. Bahkan, sempat akan dilakukan perbaikan. Namun, karena bertepatan den-

gan penuruan status Gunung Agung ke level III (Siaga), upaya perbaikan batal dilakukan, lantaran banyak pengungsi yang memutuskan kembali ke kampung halamannya. Sekarang yang masih di sini (Gedung Bima II) hanya enam KK atau sebanyak 20 jiwa. Kondisi ini memungkinkan pengungsi memindahkan barangbarangnya ke tempat yang aman dari kebocoran. ‘’Meski begitu, kami berharap ada perbaikan,’’ katanya. Pengungsi asal Banjar Angsoka, Desa Besakih, Ni Kadek Kepir, mengatakan kebocoran tidak hanya terjadi pada satu titik. Menurutnya, Gedung Bima I bocor di empat titik dan yang paling keras berada di tengah ruangan. ‘’Sebelumnya di tengah ada yang menempati. Tapi karena bocor,

Bali Post/kmb41

BOCOR - Pengungsi menunjukkan atap bangunan yang bocor di Posko Induk di Kelurahan Kubu, Bangli, Jumat (19/1) kemarin. akhirnya mereka pindah,’’ ucapnya. Selama ini para pengungsi menaruh ember dan kain untuk menampung air di bawah atap yang bocor. Upaya ini bisa mengurangi volume

Banyuwangi (Bali Post) Nasib tragis menimpa pelaku pencurian motor di Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Pelaku yang identitasnya masih misterius ini tewas tergilas pick-up di Jalan Raya BanyuwangiSitubondo, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kamis (18/1) malam. Korban tewas seketika di lokasi kejadian di samping motor hasil curian. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Kala itu korban yang mengendarai Honda Revo bernopol P 6291 PH baru saja menggasak motor di sebuah gudang cabai. Saat melintas di lokasi, korban melaju kencang menyalip truk. Saat bersamaan dari arah depan melaju pick-up L300 yang dikemudikan Adrian Prastyo (23) asal Licin, Banyuwangi. Korban tak sempat menghindar, sehingga tersambar moncong pick-up. Tubuh korban terseret dan tergilas roda pick-up. Korban tewas di lokasi, kepalanya remuk. ‘’Korban diketahui pelaku pencurian setelah pemilik motor Nevi mendatangi lokasi. Motor itu hilang sore hari,’’ kata Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian, Jumat (19/1) kemarin. Hingga Jumat sore, identitas korban masih misterius. Korban dititipkan di kamar mayat RSUD Blambangan, Banyuwangi. Menurutnya, kejadian ini murni kesalahan pengendara motor yang diduga terburu-buru setelah melakukan aksi pencurian. Meski begitu, polisi tetap menyelidiki kasus ini. Sopir pick-up menjalani pemeriksaan di Unit Laka Satlantas Polres. Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,5 juta. (kmb30)

Tahun Ini, 12 TK di Klungkung Dinegerikan

DPD Pertanyakan Impor Beras Kupang (Bali Post) – Anggota DPD-RI asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) Ibrahim Agustinus Medah mempertanyakan kebijakan pemerintah melakukan impor beras dalam jumlah banyak. “Kebijakan impor beras mencapai 500.000 ton itu penuh tanda tanya, karena indikator yang digunakan pemerintah untuk melakukan impor hanya semata lantaran adanya gejolak harga beras di pasaran,” katanya di Kupang, Jumat (19/1) kemarin. Ia mengemukakan hal itu terkait kebijakan pemerintah melakukan impor beras 500.000 ton yang diperkirakan mulai masuk Indonesia pada Februari 2018. Mantan Bupati Kupang dua periode ini mengatakan semestinya pemerintah tidak menggunkan indikator harga beras di pasar untuk melakukan impor beras. Pemerintah seharusnya mengamati secara baik apa yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga beras di pasaran, sebelum mengambil kebijakan impor. “Kita hanya menggunakan indikator harga beras di pasar naik lalu impor. Kita belum mengamati secara baik mengapa terjadi kenaikan harga di pasar,” ujar mantan Ketua DPRD NTT itu. Menurut Medah, kenaikan harga di pasar itu fluktuatif dan sesuai kondisi seperti hujan atau kondisi transportasi. Pada musim hujan seperti ini, transportasi mengalami gangguan sehingga pasokan ke pasar mengalami defisit dan pasti berpengaruh terhadap harga pasar. Ditambahkannya, beras yang diimpor pemerintah adalah beras jenis premium, padahal rakyat Indonesia masih banyak yang miskin, yang tentunya sebagian besar tidak mengonsumsi beras premium. “Jadi, kalau sekarang pemerintah mengimpor beras jenis premium, sebenarnya untuk kebutuhan siapa,” kilahnya. (ant)

Napi Curi Barang Turis Jepang Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian terjadi di vila di Jalan Raya Semat, Gang Kupu-kupu, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Korbannya turis asal Jepang, Rie Shimada (45). Pelakunya dua residivis, Bagus Pandu Winata (23) dan Arik Budianto (28). Mereka ditangkap di Jalan Batanta Gang IV, Denpasar Barat dan di Buleleng, Kamis (11/1) lalu. Barang berharga senilai Rp 92 juga dibawa kabur pelaku berstatus napi. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek AKP Johannes H. Widya Nainggolan, Kamis (18/1) mengatakan, tersangka Pandu merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor tahun 2016 dan ditangkap Polda Bali. Waktu itu ia divonis hukuman dua tahun penjara. Saat ini dirinya berstatus napi karena sedang menjalani pembebasan bersyarat sampai 4 Februari 2018. Arik juga residivis pencurian dengan vonis 7 bulan penjara pada 19 Desember 2017 dan menjalani cuti bersyarat. Kedua pelaku beraksi dini hari. Mereka masuk dengan cara memanjat pagar vila depan, lalu mencongkel pintu kamar. ‘’Saat pelaku beraksi, korban tidur. Rie sama sekali tidak tahu saat pelaku beraksi,’’ tegas Iptu Ika. Korban yang merupakan ibu rumah tangga ini bangun pukul 06.30 Wita. Betapa kagetnya dia karena barang-barangnya raib di antaranya dua kamera digital, 20 Simcard kamera, tiga HP, sebuah Ipad, satu MacBook, satu laptop, enam lensa kamera, dua nintendo dan satu buah hardisk. ‘’Saat melapor korban mengaku rugi Rp 92 juta lebih,’’ ujarnya. Dari hasil penyelidikan, tim Opsnal Polsek Kuta Utara berhasil mengidentifikasi pelaku Pandu Winata. Selanjutnya pelaku asal Banyuwangi ini digerebek di kamar kosnya di Jalan Batanta Gang IV, Denpasar. ‘’Di kamar pelaku ditemukan barang bukti kamera digital dan enam lensa kamera. Selain itu disita sebilah pedang,’’ ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat itu. Pandu mengaku beraksi bersama Arik sekaligus yang membawa Iphone serta Ipad milik korban. Selanjutnya Arik ditangkap di rumahnya di BTN Griya Permai, Desa Pemaron, Buleleng, Kamis (11/1) pukul 17.00. ‘’Iphone dan Ipad milik korban dijual seharga Rp 600 ribu,’’ bebernya. (kmb36)

air yang mengalir ke lantai. ‘’Berbeda dengan saat kami mengungsi di Rendang, Karangasem. Saat hujan, karpet, bantal dan guling semuanya basah,’’ kenang Kadek Kepir. (kmb41)

Bali Post/kmb36

LEPAS SAMBUT - Dandim 1611/Badung yang baru Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo dalam acara lepas sambut di Makodim, Denpasar, Jumat (19/1) kemarin.

Lepas Sambut Dandim Badung

Tugas ke Depan Tak Semudah Dibayangkan Denpasar (Bali Post) Acara lepas sambut Dandim 1611/Badung dilaksanakan Jumat (19/1) kemarin. Kodim Badung mewilayahi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang merupakan pusat perekonomian dan pariwisata. Oleh karena itu, tugas Dandim ke depan tidak semudah dibayangkan, apalagi menghadapi tahun politik. Hal ini disampaikan Dandim 1611/Badung yang baru Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. Handoko bukan orang baru di Bali karena sudah dua tahun bertugas sebagai Danyon 900/Satia Bakti Wirotama (SBW) yang bermarkas di Singaraja, Buleleng. Perwira TNI asal Demak, Jawa Tengah (Jateng) ini berjanji melanjutkan tugas sesuai program yang telah ditentukan dan berupaya menyempurnakannya. ‘’Kami akan berupaya semaksimal mungkin. Tidak hanya semangat, kami juga berbekal nekat. Apalagi selama ini kami tugas di pasukan,’’ ujarnya. Setelah menerima tongkat komando Dandim Badung, Handoko langsung melakukan pengenalan wilayah dari Petang, Mengwi, Kuta, Kuta Utara hingga Kuta Selatan. Wilayah Denpasar juga sudah dijajakinya. ‘’Ternyata begitu luas sektor (wilayah - red) kami. Tentu saja tidak bisa dilaksanakan sendirian. Kami mohon arahan dan dukungan Bapak Bupati Badung, Wakil Wali Kota Denpasar, Kapolresta Denpasar, Kapolres

Semarapura (Bali Post) Belasan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Klungkung akan dinegerikan tahun ini. Hal itu merupakan pelaksanaan program satu desa satu TK negeri yang dirancang Pemkab Klungkung melalui Dinas Pendidikan. Melalui program ini diharapkan angka partisipasi kasar TK bisa meningkat. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gede Darmawan mengatakan, pelaksanaan program tersebut dilatarbelakangi angka partisipasi kasar TK di Klungkung yang masih 61 persen. Itu artinya 39 persen masyarakat Klungkung usia TK tidak bersekolah. Kondisi ini terjadi karena beberapa hal. Selain karena tidak diwajibkan, kemungkinan masih banyak terkendala biaya. ‘’Padahal pendidikan TK sangat bermanfaat bagi penyiapan karakter siswa. Oleh karena itulah kami di Dinas Pendidikan atas arahan bupati membuat program inovasi satu desa satu TK negeri,’’ jelasnya, Jumat (19/1) kemarin. Sebagai awal pelaksanaan program, tahun ini direncanakan 12 TK dinegerikan. Dinas Pendidikan Klungkung sudah melakukan sejumlah tahapan mulai dari pendataan, verifikasi hingga koordinasi ke masing-masing desa. Ke-12 TK itu dipastikan sudah bestatus negeri pada tahun ajaran baru Juli mendatang. ‘’Enam bulan ini jadi waktu persiapan. Pada tahun ajaran baru nanti mereka sudah siap jadi negeri,’’ terang Gede Darmawan. Sejalan dengan program itu, sejumlah tenaga guru yang mengajar otomatis akan diangkat menjadi tenaga kontrak. Sesuai standar, dalam satu TK jumlah tenaga guru dan administrasi yang harus ada yakni satu kasek, dua guru dan satu tenaga administrasi. ‘’Dengan menjadi TK negeri nanti tidak ada lagi bayar uang operasional untuk guru. Kami harapkan ini bisa memotivasi masyarakat menyekolahkan anaknya ke TK/PAUD,’’ ujarnya. Darmawan menyebutkan, dari total 114 TK di Kabupaten Klungkung sebenarnya yang memenuhi syarat untuk dinegerikan hanya 26 TK. Ditargetkan seluruh desa/kelurahan di Klungkung yang berjumlah 59 memiliki satu TK negeri pada 2019 mendatang. ‘’Setelah nanti mendapat SK dari bupati, 12 TK negeri itu akan disampaikan ke Kemendikbud, sehingga dapodiknya nyambung,’’ imbuhnya. (kmb40)

Badung, Kajari Denpasar, tokoh puri dan tokoh masyarakat,’’ ungkapnya. Sementara itu, mantan Dandim Badung Letkol Arh. Ahmad Sumarna selanjutnya bertugas di Rindam IX/Udayana, Tabanan. ‘’Delapan bulan kami menjabat Dandim Badung. Selama itu kami betul-betul menyadari bagaimana kompleksitas dan beratnya tugas Dandim Badung. Malam hari (kemarin) bisa tersenyum lega,’’ sebutnya. Sejak dipercaya menjadi Dandim Badung dan baru pertama kali bertugas di wilayah Kodam IX/Udayana, Ahmad Sumarna betulbetul berlandaskan dan mengandalkan semangat mengabdi terbaik. Ia banyak belajar dan diberi kesempatan memanunggalkan rakyat Denpasar dan Badung dengan TNI. ‘’Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuannya selama ini, terutama kepada Bapak Bupati Badung atas pengadaan gedung aula lantai dua,’’ tandasnya. Menurutnya, banyak ilmu yang belum digali di Bali, khususnya terkait budaya. Pasalnya, Bali menjadi mata dunia dan acuan stabilitas wilayah nasional. ‘’Tahun ini memasuki tahun politik, semoga (TNI) bisa jaga netralitas. Mohon maaf bila ada hal-hal yang tidak berkenan dan terima kasih atas dukungan, bantuan dan persahabatan yang terbina selama ini. Semoga tetap bersahabat sampai kapan pun,’’ ucap Ahmad Sumarna. (kmb36)

Dewa Gde Darmawan

Bali Post/kmb40

Bawaslu NTB Minta Klarifikasi Tiga Calon Gubernur

Mataram (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta klarifikasi tiga bakal calon gubernur yaitu Moch. Ali Bin Dahlan, Moh. Suhaili FT dan Ahyar Abduh terkait temuan perbedaan nama yang tertera di ijazah dan KTP. Menurut Ketua Bawaslu NTB Khuwailid di Mataram, Jumat (19/1) kemarin, dari hasil pengawasan ada beberapa perbedaan yang ditemukan, terutama soal nama di ijazah dan KTP ketiga pasangan bakal calon gubernur sangat berbeda. Ia mencontohkan hasil temuan Bawaslu NTB yakni nama H. Ahyar Abduh tertulis di ijazah Ahyar, sedangkan di KTP tertulis lengkap TGH Ahyar Abduh. Temuan sama juga pada ijazah H. Moh Suhaili FT tertulis Suhaili, sedangkan di identitas KTP tertulis lengkap H. Moh. Suhaili FT. Begitu juga pada kelengkapan berkas ijazah dan KTP

calon gubernur Ali Bin Dahlan yang tidak tertulis secara lengkap. “Inilah yang kemudian kami ingin klarifikasi. Apakah ijazah itu benar adanya milik ketiga bakal calon atau milik orang lain yang memiliki nama sama dengan ketiga calon,” jelasnya. Akibat perbedaan itu, pihaknya memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Jumat (19/1) siang untuk meminta klarifikasi terkait ijazah ketiga bakal calon gubernur. Hadir dalam klarifikasi itu dua Komisioner KPU NTB yaitu Bidang Hukum Ilyas Sarbini dan Bidang Teknis Suhardi Soud. Khuwailid menyatakan menerima salinan berkas persyaratan masing-masing bakal calon gubernur dari KPU NTB, namun tidak secara lengkap setelah para bakal calon mendaftar ke KPU NTB. Setelah menerima salinan secara lengkap dan dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan adanya perbe-

daan nama-nama tersebut baik di dalam ijazah maupun KTP. Meski temuan tersebut tidak memengaruhi batal atau tidak bakal calon ikut pilkada, Bawaslu belum bisa menyimpulkan apakah ada terjadi pelanggaran atau tidak. Kecuali ada temuan lain yang memberatkan bakal calon. Karena itu, selain memeriksa KPU NTB, tidak menutup kemungkinan pihaknya memanggil ketiga bakal calon gubernur tersebut untuk dimintai klarifikasinya. Pilkada gubernur dan wakil gubernur NTB diikuti empat pasangan bakal calon yakni H. Ahyar Abduh dan Mori Hanafi (Ahyar-Mori), H. Moch. Ali Bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti), H. Moh. Suhaili FT dan Muhammad Amin (Suhaili-Amin) serta Dr. Zulkiflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi). (ant)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memaksimalkan Puskesmas Keliling KESEHATAN haruslah menjadi prioritas utama pemerintah kepada masyarakat. Dari sini, kita akan dapat melihat sejauh mana prestasi dan aktivitas masyarakat dapat dimaksimalkan. Prestasi merupakan kemampuan setiap orang untuk mencapai batas maksimal dari aktivitasnya. Apabila tidak dijamin oleh kesehatan, target maksimal itu tidak akan mungkin tercapai. Bagaimana mungkin mereka mencapai batas maksimal itu apabila fisiknya menderita sakit. Tentu juga aktivitas yang dilakukan masyarakat tidak dapat maksimal karena raga dari mereka tidak dapat digerakkan dengan maksimal pula. Untuk itulah sekali lagi kita katakan, kesehatan merupakan prioritas utama bagi masyarakat. Sebagai pengayom, maka pemerintah juga harus maksimal mengusahakan hal seperti ini. Pada konteks itulah, kita terkejut ketika mendengar berita bahwa sebanyak 67 anak-anak di Kabupaten Asmat, Papua meninggal dunia karena kurang sehat dan dengan gizi buruk. Indonesia yang kaya raya ini justru menghadapi masalah yang seharusnya tidak terjadi. Gizi buruk tidak akan mungkin terjadi di Indonesia kalau penanganan oleh pemerintah berlangsung dengan baik. Bahwa ada kasus kejadian luar biasa di Asmat, Papua, jelas memperlihatkan bahwa pemerintah masih belum mampu menangani persoalan ini dengan baik. Di sini, pemerintah daerah haruslah mampu mengenal wilayahnya dengan baik agar tidak terjadi persoalan demikian. Kita menyadari kalau wilayah Papua itu luas dan masih banyak hutan yang melingkupinya. Namun, bukan menjadi alasan kalau kemudian kejadian-kejadian seperti ini boleh terjadi. Setiap kepala daerah, terutama di daerah tingkat II, haruslah tahu bagaimana kondisi dari wilayahnya masing-masing. Jika memang kondisinya masih berhutan dan komposisi penduduknya masih menyebar, harus tahu kondisi itu secara komplet dan mesti tahu strategi untuk mengatasinya. Kini, kendaraan bermotor telah ada dengan berbagai jenis dan model yang dikeluarkan. Untuk mengatasi persoalan wilayah berhutan atau jauh di pedalaman, mungkin perlu dipikirkan membuat jenis kendaraan yang mampu mengatasi persoalan jalan tersebut, kemudian dapat mengunjungi masyarakat paling tidak seminggu tiga kali. Puskesmas keliling menjadi salah satu alternatif untuk wilayah seperti ini. Kita juga tidak boleh lalai karena bukan hanya wilayah Papua yang kondisi geografisnya yang masih demikian sulit untuk dijangkau. Juga di pulau-pulau lain di Kalimantan, Sumatra, atau Sulawesi. Bahkan di Jawa ada. Karena itulah perlu dipikirkan untuk membuat sarana mobil (bergerak) untuk melayani kesehatan masyarakat. Indonesia lebih baik memikirkan fasilitas seperti ini ketimbang untuk membuat pesawat terbang. Jika ini telah berhasil dilakukan, pelayanan kesehatan masyarakat kita tidak akan terganggu. Atau uang-uang korupsi yang berhasil diselamatkan, sebaiknya dipakai untuk penelitian ini, agar kita dapat memberikan sumbangan kepada masyarakat yang ada di pedalaman. Perguruan tinggi seharusnya tidak hanya memikirkan ranking saja sebagai wujud keberhasilannya. Tetapi juga melihat bagaimana kebutuhan masyarakat itu menjadi jauh lebih tinggi ketimbang sekadar ranking saja. Perguruan tinggi, terutama yang mempunyai fakultas kedokteran dan kesehatan masyarakat perlu mendidik mahasiswanya agar mempunyai idealisme tinggi, bersedia ditempatkan dan bila perlu menetap di lokasi-lokasi pelosok yang memerlukan penanganan kesehatan. Jangan dokter atau tenaga kesehatan menumpuk di kota, sedangkan di pedalaman justru keadaan masyarakat demikian mengenaskan. Kita harus ingat, kesehatan adalah pangkal kecerdasan dan kesehatan juga pangkal kesejahteraan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Memastikan Cadangan Beras di Pengungsian

Belakangan ini, berita menipisnya cadangan beras di sejumlah posko pengungsian perlu disikapi bersama. Jika Bulog dan Dinas Sosial tak ada kerja sama yang jelas dalam hal ini tentu akan berisiko bagi kesiapan cadangan pangan bagi pengungsi. Ini perlu kita sikapi bersama agar warga yang kini hidup di pengungsian tetap merasa nyaman. Untuk itulah, perlu kiranya dilakukan koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah dan Bulog sebagai pihak yang memiliki otoritas dalam penyediaan cadangan beras nasional. Saya pribadi merasa prihatin jika urusan beras bagi pengungsi ini tak tertangani. Masalahnya untuk mengharapkan uluran tangan dari donatur saat situasi krisis ini rasanya sulit. Kalaupun ada bantuan, jumlahnya tentu tak bisa kita jadikan jaminan. Bantuan donatur bagi pengungsi yang terkesan juga mulai seret belakangan ini juga harus diantisipasi. Satu-satunya jalan yang memberikan kepastian menggunakan dana bencana. Ini pun harus disesuaikan dengan ketentuan hukum agar pejabat kita yang niatnya baik membantu pengungsi tidak berurusan dengan penegak hukum. Saya hanya berharap ke depan kepedulian kita kepada pengungsi tetap terjaga. Dalam kondisi prihatin terlebih kini memasuki tahun politik tentu banyak hal harus dipikirkan bersama. Jika kandidat datang ke lokasi pengungsian bisa dinilai mencari simpati pragmatis. Jika tak datang dibilang tak peduli. Ini adalah dilema saat ini. Yang jelas, pemerintah harus tampil untuk mengatasi cadangan beras bagi pengungsi. Putu Oka Wipraja Denpasar, Bali

Kemiskinan, Kesehatan Sosial, dan Tanggung Jawab Pemerintah Secara mengejutkan diberitakan bahwa 67 anak telah meninggal dunia akibat menderita gizi buruk dan penyakit campak di Agats, ibu kota Kabupaten Asmat, Papua. Kejadian ini telah berlangsung sejak Oktober 2017. Sampai saat ini, kondisi gizi buruk dan ancaman penyakit campak ini masih menghinggapi wilayah tersebut. Ahli kesehatan menyebutkan bahwa penyembuhan penyakit campak di Kabupaten Asmat tersebut lebih sulit dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia karena mereka mengalami komplikasi dengan sakit malaria, radang paru, dan tuberkulose.

Oleh GPB Suka Arjawa emang diperlukan perhatian dan biaya lebih untuk menangani kasus seperti ini. Fenomena yang terjadi di Papua ini sungguh sangat kontradiktif kalau dibandingkan dengan kondisi alamnya yang demikian kaya-raya. Di samping memang menjadi kewajiban untuk menuntaskan masalah ini, pemerintah juga harus malu bahwa kejadian demikian justru dialami dari wilayah yang telah memberikan sumbangan modal besar kepada Indonesia. Meski mungkin jaraknya berjauhan, tetapi adanya penderita gizi buruk di pulau yang pertambangan emas terbesar di dunia beroperasi, sangat miris untuk didengar. Dalam konteks politik kesehatan nasional, fenomena ini jelas sangat mengganggu pemerintahan pusat dan daerah. Pusat mempunyai tanggung jawab kenegaraan terhadap pemerataan kesejahteraan nasional. Wujud paling minimal

M

dari pemerataan kesejahteraan ini adalah sarana kesehatan. Dikatakan paling minimal karena dengan kondisi masyarakat yang sehatlah kesejahteraan tersebut akan dapat dicapai. Kesejahteraan yang dimaksudkan ini tentu saja relatif, tergantung dari penafsiran setiap individu. Namun, sarana kesehatan tersebut harus tersedia bagi masyarakat. Ketersediaan itu secara sosiologis dapat diterjemahkan bahwa masyarakat mampu mencapainya secara singkat, apalagi dalam keadaan yang gawat darurat. Pada zaman Orde Baru, politik kesehatan nasional ini diterjemahkan dengan pendirian puskesmas (pusat kesehatan masyarakat). Pada awalnya di setiap kecamatan didirikan satu puskesmas, yang lokasinya sedapat-dapatnya di tengahtengah kecamatan tersebut sehingga dapat dijangkau oleh seluruh anggota masyarakat yang ada di kecamatan tersebut. Dokter diwajibkan untuk bertugas di wilayah ini agar dapat menjangkau kondisi masyarakat. Pada zaman Orde

Baru juga setiap dokter yang baru tamat diwajibkan untuk “mengabdi” di daerah pelosok yang ada di Indonesia. Tujuan nasionalnya tentu saja mempuyai ranah politik dan sosiologis. Secara politis, pemerintah telah menjalankan tugasnya untuk menyebarkan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia, dan secara sosiologis adalah mendekatkan masyarakat ke tempat yang lebih dekat dengan sarana kesehatan. Tentu saja pembukaan fakultas kedokteran di berbagai universitas negeri dan swasta juga semakin ditingkatkan. Kembali ke persoalan di Papua, kondisinya menjadi agak berbeda. Bukannya di daerah tersebut tidak dibuka dan dibangun puskesmas, akan tetapi kondisi geografis jauh berbeda dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia, apalagi di Jawa dan Bali. Kondisi geografis yang berhutan dan penduduk yang masih menyebar menyulitkan kedua belah pihak, pemerintah dan masyarakat menerapkan konsepsi pendekatan antara sarana

kesehatan dengan masyarakat. Inilah yang menjadi biang keladi bagi munculnya berbagai persoalan kesehatan di masyarakat yang ada di daerahdaerah pedalaman seperti di Papua. Namun, persoalan ini haruslah segera dibenahi oleh pemerintah, terutama pemerintah daerah. Masalahnya kemiskinan dan kesehatan masyarakat itu merupakan dua bagian yang saling menyambung dan mempunyai pengaruh timbale balik yang sangat kuat. Dalam beberapa literatur dikatakan bahwa tidak adanya sarana kesehatan atau kurang terjangkaunya sarana kesehatan masyarakat, akan membuat masyarakat itu miskin. “Teori” ini amat berkaitan dengan masalah pemanfaatan waktu dan dinamika individu. Artinya, masyarakat yang kesehatannya terganggu, akan kehabisan waktu untuk mengurus dan memproses penyembuhan dirinya. Waktu yang habis ini, di Indonesia, tidak saja dihabiskan oleh mereka yang menderita sakit, tetapi juga oleh keluarga yang harus ikut mengurusnya di rumah sakit. Kemiskinan yang melanda masyarakat justru bisa berbalik akan menciptakan bencana kesehatan yang tidak terduga. Beberapa literatur menyebutkan kemiskinan identik dengan kekurangsadaran masyarakat untuk memahami cara menjaga kesehatan dan mengonsumsi makanan sehat. Ini misalnya terlihat dari cara masyarakat memelihara hewan yang ter-

’’Tapak Dara’’, Salah Satu Lambang Agama Hindu Kita tahu bahwa agama Hindu mempunyai banyak lambang dalam falsafahnya. Lambang atau ciri khasnya untuk setiap yang dipersonifikasikan sebagai Dewa/Batara ada yang tangible ada pula yang intangible. Lambang-lambang itu tidak asal dibuat tetapi semua itu didasarkan kekuatan penalaran religius yakni bakti, jnana marga dan yoga dengan penelitian yang sangat luhur dan suci. Contohnya, lingga dan yoni sebagai lambang tangible Batara Siwa yang intangible yaitu hasil adanya unilibruim keseimbangan daya pikir dengan penalaran di mana yoga ikut nimbrung di dalamnya sehingga terciptalah yang disebut perlambang, lingga dan yoni. Penamaan para dewa dalam awatara baru ditemukan dalam buku purana, yang dalam Weda belum kita temukan. Contoh: Batara Agni (dalam Weda) dalam purana disebut dengan Dewa Brahma berstana di Pura Andakasa. Seperti juga lambang Pancasila memakai latar belakang burung garuda sebagai kendaraan Dewa Wisnu, dewa pemelihara menandakan bagaimana isi filosofis negara kesatuan Republik Indonesia, dari hasil nalar dan renungan para tokoh kita merumuskan sudah berada dalam tatanan kebenaran dan kedaulatan NKRI, wajar harus kita pelihara atau agungkan dengan berbela mati, seperti juga UUD 1945 dan bineka tunggal ikanya. Kebinekaan adalah kodrat alam yang termasuk di dalamnya serbadua yang tidak sama (rwa bhineda). Menghargai perbedaan adalah menghargai kodrat alam, menghargai kodrat alam berarti memuliakan Tuhan semesta alam. Meru-

Oleh I Nengah Mertha juk pada masalah perlambangan kembali kita bicara berkaitan lambang tapak dara, yang terkenal dipergunakan sebagai tanda oleh leluhur kita di Bali khususnya. Zaman dulu, leluhur kita banyak memakai tanda tapak dara sebelum mereka mengenal huruf, untuk berkomunikasi, bersosialisasi atau bertransaksi. Tanda tapak dara ini menjadi strategi melakukan komunikasi, antara lain dalam menandai kepemilikan hewan atau barang lainnya. Contoh laih: seorang undagi yang akan menghubungkan kayu satu dengan yang lain dalam membuat bangunan, ditandai dengan tapak dara yang bentuknya seperti tanda tambah dalam matematika. Tidak salah lagi tanda tapak dara juga diekspresikan dalam spiritual, dalam acara melaspas rumah yang ditorehkan pada setiap pilar bangunan rumah, kadangkadang dipadukan warna putih (kapur), warna hitam, dan warna merah (seperti warna benang tridatu) perlambang Batara Tri Murti (Brahma, Wisnu, Iswara). Merujuk pada lambang Batara Tri Murti, kita temukan yang serbatiga, dalam sirih sloyowan yang juga terdiri dari tiga unsurnya, yaitu: pamor/kapur (lambang Siwa), gambir (lambang Brahma), dan sirih (lambang Wisnu). Pertanyaan lalu timbul: “apakah tapak dara sebagai lambang tidakkah ada kaitannya sebagai dasar yang paling sederhana dari lambang swastika yang sekarang juga dipakai sebagai lambang kebesaran agama Hindu

secara umum. Bentuk lambang swastika yang pertama kali diciptakan dan dipakai oleh bangsa Arya, bangsa yang telah memiliki daya pikir luar biasa, dalam filosofi, agama dan budaya, bergerak dari India Utara ke selatan mendesak bangsa Drawida ke pegunungan Windya. Perjalanan bangsa Arya dengan berbendera swastika bergerak ke arah timur dan di negara Cina, menjelma sebagai Yang dan Yin, dari timur perjalanannya ke arah barat disangga oleh Jerman di bawah kepemimpinan nazi Rudolf Hitler dipakai sebagai lambang fasisme kediktatorannya, lambang untuk kebangsaannya bahkan dengan lambang itu Hitler mengumbar bahwa Jermanlah seharusnya menjadi pemimpin di negara kawasan Eropa. Di Bali, tapak dara yang prinsip dasarnya seperti swastika banyak diaktualisasikan dalam pembuatan racikan bentuk pembuatan bebanten. Kalau benar ada hubungan benang merah antara tapak dara dengan lambang swastika, maka tanda atau lambang palang merah Indonesia (de red cross) di Indonesia barangkali juga mendapat inspirasi, imbas dari tanda tapak dara ini. Di Bali, gambar kesucian yang disebut taksu khususnya dalam gambar wayang, tanda kesuciannya yang disebut taksu digambarkan meliputi keseluruhan badannya. Demikian tandatanda atau lambang kesucian yang kita temukan dalam tafsir keagamaan yang dasarnya paling sederhana berupa tapak dara.

campur dengan kehidupan sosial. Babi, sapi, ayam, dan itik bergabung di dalam satu kawasan. Pada masa lalu, awal abad ke-20, Bali konon pernah terkena bencana kesehatan yang membuat banyak kematian. Bisa jadi itu disebabkan oleh cara masyarakat yang memelihara hewan di rumah tangga, cara membawa hewan itu ke pasar dan pola makan yang tidak membersihkan tangan setelah membawa hewan peliharaan tersebut. Kemiskinan juga identik dengan kurang pengetahuan dalam penanganan pertama terhadap kesehatan. Dan kemiskinan juga identik dengan kepasrahan dan melepaskan kepada nasib atau Yang Mahakuasa. Ketika ada sakit, maka itu dikatakan sebagai nasib dan kemudian melepaskannya kepada Tuhan. Ini akan menimbulkan sikap pasif tanpa usaha untuk mencoba mencegahnya. Maka bencana kesehatan yang ada di Agats sekarang, seharusnya menjadi pelajaran bagi pemerintah Indonesia untuk menggabungkan ilmu kesehatan dengan antropologi dan sosiologi untuk mempelajari kondisi di wilayah tersebut. Mencetak tenaga kesehatan dengan jiwa yang idealis merupakan salah satu solusinya dan memberikan insentif tinggi kepada tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di wilayah-wilayah seperti di Agats tersebut. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK KUD harus kembali dibangkitkan untuk beli gabah petani. - Kalah cepat dengan tengkulak. *** Tabanan haruskan toko berjaringan serap hasil pertanian lokal. - Jangan semata aturan. *** Bupati Tabanan kurang setuju terhadap rencana impor beras. - Maklum, lumbung beras.

Penulis, pemerhati budaya Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

MANCING Sejumlah warga memancing ikan di Tukad Badung, dekat Pasar Kumbasari Denpasar. Foto di ambil Kamis (18/1).

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

sabtu Kliwon, 20 januari 2018

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id WARGA -

Figur

Perwakilan warga Banjar

Alihkan ke Mengwi DINAS Perhubungan Provinsi Bali secara perlahan akan mengalihkan angkutan AntarKota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Ubung ke Terminal Mengwi. Pengalihan tidak bisa dilakukan serta merta, karena trayek AKDP berdasarkan pada kartu pengawas. “Kartu pengawas di 2018 banyak yang akan diperpanjang. Manakala itu sudah diperpanjang, AKDP yang dulu trayeknya misalkan Gilimanuk ke Ubung, kita ubah menjadi Gilimanuk menuju Mengwi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGA Sudarsana, Jumat (19/1) kemarin. Pengalihan ini, lanjut Sudarsana, lantaran Terminal Ubung merupakan terminal penumpang tipe C. Fungsinya melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan perdesaan (angdes). Sementara angkutan AKDP bersama AKAP (AntarKota Antar-Provinsi) dilayani di terminal penumpang tipe A, yakni Terminal Mengwi. “Penentuan tipe terminal itu adalah kewenangan pusat. Pemerintah provinsi tidak punya terminal,” imbuhnya. Menurut Sudarsana, jumlah penumpang tetap sama meski terminal tipe A kini disematkan pada Terminal Mengwi. Jadi, tidak ada permasalahan sepi penumpang seperti isu selama ini. Hanya, memang perlu dilakukan pembaruan atau perbaikan secara perlahan pada angkutan pendukungnya. Sebagai contoh, perbaikan pada bus Trans Sarbagita yang dikelola Damri. “Sarbagita yang dikelola Damri kita akan coba perbaiki secara perlahan. Misalkan saja tepat waktu, atau juga waktu operasionalnya dibuat lebih pagi sampai dengan agak malam,” ujarnya. (rin)

Siswi SMP Dicabuli di Apartemen

Denpasar (Bali Post) Anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) menggerebek apartemen di Jalan Gunung Soputan, Denpasar, Kamis (18/1) lalu. Di salah satu kamar apartemen tersebut ditangkap AA (22) karena diduga mencabuli siswi SMP, Ma (14). Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polresta Denpasar. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Jumat (19/1) kemarin mengatakan, ibu korban berinisial AV (45), Rabu (17/1) lalu, melihat korban sedang video call bertelanjang dada. Saat itu juga, AV mengambil HP tersebut dan menanyakan chatting dengan siapa. “Korban mengaku pernah diajak ke tempat tinggal pelaku. Curiga terjadi hal-hal tidak diinginkan terhadap korban, AV langsung melapor ke Polsek Denbar,” tegasnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Reskrim dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana mendatangi TKP. Selanjutnya, petugas menangkap pelaku asal Surabaya, Jawa Timur ini. “Modusnya, pelaku merayu korban agar datang ke tempat tinggalnya. Setelah di sana, korban dicabuli. Kami mengamankan barang bukti terkait kasus ini,” tandasnya. Berhubung di Polsek tidak ada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), kasus ini dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Denpasar. Selain itu, korban masih di bawah umur. “Kami mengimbau kepada para orangtua mengawasi anak-anaknya dalam hal penggunaan HP. Jangan sampai HP tersebut disalahgunakan,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Dinas Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng saat diterima Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya, Ketua Komisi III I Nengah Tamba, dan Ketua Komisi IV Nyoman Bali Post/kmb32

Keluhkan Peternakan Babi

Parta.

Warga Mengadu ke DPRD Bali Denpasar (Bali Post) -

Kehadiran warga diterima oleh tiga ketua komisi sekaligus di Ruang Baleg, DPRD Bali, yakni Ketua Komisi I Ketut Tama Tenaya, Ketua Komisi III Nengah Tamba, dan Ketua Komisi IV Nyoman Parta. Koordinator warga, I Putu Padma, mengatakan keluhan terhadap keberadaan peternakan babi yang dikelola ABS sejatinya sudah disuarakan sejak 2015. Namun, tidak ada respons positif yang didapat dari pihak eksekutif maupun legislatif di Buleleng. Mulai tahun ini, pihaknya kemudian mulai bergerak ke provinsi. Warga mencium adanya indikasi pelanggaran. “Sudah kelihatan sekali tahun 2015 mulai pembangunan, belum mengantongi IMB. Namun sekarang sudah mengoperasikan, dan usahanya itu belum juga memiliki izin operasional meski akhirnya sudah punya IMB,” ujarnya.

Menurut Padma, perusahaan sejauh ini hanya mengantongi IMB, izin lingkungan, dan izin HO. Terkait turunnya IMB, sejumlah warga penyanding belum pernah memberikan persetujuan apa pun sejak awal peternakan hendak dibangun. Perjuangan warga untuk menguak kejanggalan ini justru tidak didukung oleh perbekel dan klian desa. Padma menambahkan, perusahaan kini memelihara hingga 700 ekor babi. Baru dua bulan beroperasi, bau dan bising sudah sangat mengganggu warga sekitar. Begitu pun lalat dan nyamuk sudah mulai bermunculan. Tidak hanya di rumah-rumah warga penyanding di radius 30-an meter saja, namun lebih dari radius itu. “Dari pihak Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng tanggal 6 Januari kemarin, turun menanyakan masalah pengelolaan lingkungan. Tapi dari pihak perusahaan

tidak bisa menunjukkan bagaimana teknis melakukan pengolahan limbah, karena memang tidak ada,” jelasnya. Terkait keluhan warga, Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba mengatakan, dewan dalam waktu dekat segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan. “Apa yang disampaikan tadi, kita mesti cek ke lapangan. Jadi, harus melalui proses, tidak bisa ujug-ujug kita putuskan,” ujarnya. Menanggapi pengaduan itu, Direktur Utama PT ABS I Made Widiana, S.H., MBA. mengatakan, sah-sah saja warga mengadukan dugaan pencemaran lingkungan dari perusahaannya. Dia mempersilakan instansi terkait melakukan pengujian untuk memastikan apakah memang aktivitas usaha pemeliharaan babi yang dikelolanya itu mencemari lingkungan warga di sekitar kandang. Hal ini karena setiap indikasi

pelanggaran lingkungan, ada instansi yang berwenang menentukan apakah bisa dikatakan melanggar atau tidak. “Sah-sah saja mengadu ke mana pun. Yang jelas ada instansi yang berwenang menentukan, apakah ada pencemaran dari aktivitas usaha kami. Menyangkut pencemaran lingkungan ini, tidak bisa dikatakan suara babi ribut atau bau tidak sedap, tetapi ada instansi yang ahli meneliti,” katanya. Menurut Widiana, terkait bau dari limbah dan kotoran babi diakuinya memang pernah terjadi. Hanya, kondisinya pada situasi tertentu saja. Dia mencontohkan, ketika kandang belum dibersihkan atau bak penampungan limbah belum dikuras, menimbulkan bau. Atas kondisi ini, sejak awal pihaknya sudah melakukan pengendalian dengan memberi pakan khusus agar mengurangi bau kotoran dan mencampurkan bahan tertentu agar limbah atau kotoran babi tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Sementara terkait suara bising dari kandang babi, dirinya mengaku kalau pemeliaharaan hewan suara tidak bisa dihilangkan begitu

Denpasar (Bali Post) Tim Liaison Officer (penghubung) KBS-ACE menyerahkan dokumen perbaikan syarat pencalonan dan syarat calon Pilgub Bali di Kantor KPU Bali, Jumat (19/1) kemarin. Sebelumnya, ada dua jenis perbaikan yang mesti dilakukan bakal pasangan calon KBS-ACE (I Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati) terkait syarat administrasi tersebut. Yakni, perbaikan substansi surat keterangan dari pengadilan dan perbaikan tanda terima Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LH-

KPN) yang sudah terverifikasi KPK. “Berkas atau dokumen perbaikan sudah kami terima dari Tim KBS-ACE tadi (kemarin, red) pukul 11.00 Wita,” ujar Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang dikonfirmasi, kemarin. Menurut Raka Sandi, pihaknya baru sebatas menerima berkas atau dokumen perbaikan. Sementara verifikasi dan pengumuman dilakukan sesuai tahapan yang ada. Masa perbaikan ini merupakan tahapan yang sudah diatur dalam PKPU No. 1 Tahun 2017. Pada prinsipnya,

KPU memberikan pelayanan sesuai jadwal waktu dan tahapan. “Batas waktu penerimaan perbaikan sampai tanggal 20 Januari 2018 pukul 24.00 Wita. Kalau hari ini (kemarin - red) sampai pukul 16.00 Wita,” imbuhnya. Sementara itu, bakal pasangan calon Mantra-Kerta, lanjut Raka Sandi, kemarin, belum menyerahkan dokumen perbaikan. Namun, tim penghubung sudah hadir ke KPU Bali untuk berkonsultasi. Seperti KBS-ACE, Mantra-Kerta juga harus melakukan sejumlah per-

baikan. Di antaranya, harus memperbaiki BB.1 KWK terkait kesediaan cuti selama masa kampanye. Lantaran I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta saat ini sama-sama masih duduk di eksekutif sebagai Wali Kota Denpasar dan Wakil Gubernur Bali. Kemudian perbaikan SKCK, LHKPN, tanda terima pajak dan tanda bukti tidak memiliki tunggakan pajak, foto dan pas foto, serta visi misi agar ditandatangani. Khusus untuk Rai Mantra, KPU menemukan adanya ketidaksesuaian nama yang tertera dalam KTP elektronik

Sejumlah perwakilan warga Banjar Dinas Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng mengadu ke DPRD Bali, Jumat (19/1) kemarin. Warga mengeluhkan keberadaan peternakan babi yang dikelola PT Anugerah Bersama Sukses (ABS) di wilayah mereka. Selain menimbulkan bau dan bising, perusahaan juga diduga melakukan pelanggaran dalam urusan perizinan.

saja. Terkait tudingan belum mengantongi IMB, Widiana mengatakan, pihaknya sudah mengajukan IMB kepada pemerintah daerah. Ketika mencari tanda tangan penyanding, ada warga yang menolak menandatangani sebagai penyanding. Setelah ditelusuri, ternyata warga tersebut tidak sebagai penyanding, tetapi hanya petani penggarap lahan. Atas kondisi itu, permohonan IMB tetap berjalan. Dari penjelasan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinanan Satu Pintu bahwa penyanding tidak serta merta menentukan terbit atau tidak IMB. Terkait izin operasional, Widiana menyebut izin itu belum ada karena dari hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, memang belum ada pengaturan terkait perusahaan peternakan memiliki izin operasional. “Dibilang membangun sebelum ada IMB ya memang seperti itu. Saat kami minta tanda tangan penyanding ada yang tidak mau tanda tangan. Namun setelah disurvei, IMB terbit tidak ditentukan oleh tanda tangan penyanding itu,” tegasnya. (kmb32/ kmb38)

dengan nama dalam ijazah. Dalam ijazah SMA, S-1, dan S-2 tidak tertera “Mantra”, sedangkan “Mantra” tertulis dalam KTP dan syarat pencalonan. Untuk Sudikerta, perlu melengkapi surat dari instansi terkait mengenai tanda terima SPT untuk tahun 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2016. “Saat ini (kemarin, red), LO dari bakal pasangan calon Mantra-Kerta sedang di KPU Bali, masih pada tahap konsultasi perbaikan. Penyerahan akan dilaksanakan besok (hari ini - red),” ujar Raka Sandi. (kmb32)

Tim KBS-ACE Serahkan Dokumen Perbaikan Syarat Pencalonan

Bali Post/ist

DIPERIKSA - Tersangka AA diperiksa penyidik Polsek Denbar terkait kasus pencabulan.

Judi Dingdong Marak

Pelaku Mulai Diadili

Denpasar (Bali Post) Permainan judi yang menggunakan alat mesin atau sering disebut judi dingdong begitu marak, sehingga mulai ditangkap polisi. Bahkan, Kamis (18/1), kasus judi dingdong sudah ada yang diadili di PN Denpasar. Setidaknya tujuh orang pelaku yang kini beralih status menjadi terdakwa duduk di kursi pesakitan. Mereka adalah Anak Agung Ngurah Jaya Adnyana, Didik Setiadi, Jonas Nathaneil Manutu, Renaldo Frederik Montong, Gerald Jessie Lumentah, Audy Jeremy Wauran dan Farley V. Samual. Sebagaimana surat dakwaan JPU Putu Sauca Arimbawa Tusan yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa, perbuatan terdakwa terendus saat menggelar judi itu di Jalan Pidada Denpasar. Mereka kemudian ditangkap polisi pada 15 September 2017. Hasilnya, ditemukan sejumlah barang bukti yakni 32 jenis mesin Micky Mouse jenis dingdong, 76 voucher, 3 kunci mesin dan uang tunai Rp 1.959.000 dan 1 lembar surat izin usaha Fantasti Game Nomor:06880/22-09/PK/VIII/2017 atas nama A.A. Ngurah Jaya Adnyana yang dikeluarkan Pemkot Denpasar pada 29 Agustus 2017. Disebutkan dalam dakwaan, mereka dengan sengaja menawarkan, memberi kesempatan untuk permainan judi dingdong dan menjadikan sebagai mata pencarian atau turut serta dalam suatu perusahaan. Dalam kasus ini juga terkuak bahwa Adnyana dan Setiadi bertindak sebagai penyelenggara dan menyediakan tempat judi. Yang merekrut karyawan untuk bertugas dalam permainan adalah Manutu, Montong, Lementah dan Wauran. Sementara peran terdakwa Samual sebagai orang yang kebagian keuntungan dari perjudian tersebut. Masih menurut jaksa, para terdakwa menyelenggarakan permainan judi dingdong (Mickey Mouse) dengan kesepakatan Ngurah Adnyana mendapat keuntungan 35 persen, Didik Setiadi 30 persen dan Farley Samual 35 persen. Selain itu disebut permainan judi dingdong baru bisa dimainkan setelah pemain membeli poin minimal 1.000 seharga Rp 100.000. Jaksa menerangkan, terdakwa tidak memiliki izin dari yang berwenang dan dingdong bersifat untung-untungan. Apabila pemain pintar dan mahir, poin yang didapat akan bertambah banyak. Jika pemain berhenti, poinnya ditukar dengan voucher kemudian ditukarkan dengan uang. Mereka yang duduk sebagai pesakitan dijerat Pasal 303 ayat 1 ke-1 pada dakwaan pertama dan Pasal 303 ayat 1 ke-2 KUHP jo UU RI No.7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. (kmb37)

Hari Jadi Ke-67 Penerangan TNI-AD

Momentum Refleksi dan Introspeksi Diri SYUKURAN dalam rangka Hari Jadi ke-67 Penerangan TNI Angkatan Darat (AD) digelar di ruang rapat Pendam IX/Udayana, Jumat (19/1) kemarin. Sebagaimana lazimnya ulang tahun, hendaknya hari jadi itu dijadikan sebuah momentum untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri, sekaligus me-review visi dan misi guna menghadapi segala tantangan yang ada. Selain itu, Penerangan AD memiliki nilai strategis. Oleh karenanya, sistem kerja yang dirancang tidak parsial, namun harus saling mengisi dan memperkuat konten yang akan disajikan kepada publik. Pun struktur organisasi maupun ide yang dibangun harus dalam konsep jangka panjang dan adaptif sesuai dengan dinamika lingkungan strategis. Hal itu disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean saat membacakan sambutan Kepala Dinas Penerangan AD Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny Tuejeh. Kapendam menyampaikan,

atas dedikasi dan pengabdian sehingga Penerangan AD dinilai profesional, membuat semakin diterimanya TNI-AD di hati rakyat Indonesia. “Keberhasilan tersebut tentunya juga tidak lepas dari sinergi yang selama ini dijalin dengan para sahabat media. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat media, baik media cetak, elektronik, maupun online, di mana pun berada,” tegasnya. Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran sangat membangun yang kerap disampaikan oleh para jurnalis. Kritikan tersebut adalah energi yang menjadi kekuatan bagi Penerangan AD dalam melanjutkan pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara. Tuntutan reformasi juga memberikan tantangan baru bagi seluruh lembaga pemerintah, termasuk TNI-AD yaitu dalam hal transparansi informasi publik. Hak yang dilindungi oleh undang-undang tersebut tidak bisa diabaikan

begitu saja, karena dalam hal tertentu, masyarakat juga perlu tahu tentang kondisi dan capaian kinerja TNI-AD yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan bangsa Indonesia. Pun demikian TNI-AD, selayaknya anak kepada orang tuanya tentunya memerlukan media untuk berkomunikasi kepada rakyat Indonesia. Terkait dengan hal tersebut, tentunya tidak semua informasi yang dimiliki oleh TNI-AD harus disampaikan kepada publik secara terbuka. Hal ini sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menyatakan bahwa Informasi Publik tidak dapat diberikan oleh Badan Publik apabila informasi tersebut dapat membahayakan negara, berkaitan dengan rahasia jabatan maupun kepentingan pertahanan dan keamanan. “Terkait keterbukaan informasi tersebut, terdapat dua hal yang menarik untuk dibahas yaitu kewajiban untuk penyampaian informasi

Bali Post/rah

SYUKURAN - Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean saat syukuran Hari Jadi ke-67 Penerangan TNI-AD di Makodam, Denpasar. sebagai bentuk komitmen transparansi kinerja kepada publik dan hak untuk menjaga kerahasiaan informasi kepada publik,” ungkap Hotman. Oleh karenanya, dalam rangka membangun kesamaan pemahaman atas hak

dan kewajiban pemberian informasi publik yang didasarkan kepada kepentingan berbangsa dan bernegara, Penerangan AD memandang perlu dibangun sinergitas dan soliditas di kalangan insan penerangan dalam bentuk forum komunikasi. (rah)


BANGLI

8

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Anggaran PKB Menurun, Jumlah Kegiatan Dikurangi Bangli (Bali Post) Anggaran partisipasi Bangli dalam kegiatan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini menurun Rp 300 juta lebih jika dibandingkan tahun lalu. Imbasnya, jumlah kegiatan yang diikuti Bangli di PKB akan dikurangi. Kabid Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Nyoman Wiradana seizin Kadisparda I Wayan Adnyana, Jumat (19/1) kemarin, Bali Post/nan mengungkapkan saat I Nyoman Wiradana PKB tahun 2017, Pemkab Bangli menganggarkan Rp 1.880.957.825. Sementara untuk tahun ini Pemkab hanya menganggarkan Rp 1.521.625.500. Pihaknya tidak berani memastikan alasan penurunan anggaran tersebut. Namun, dia meyakini, hal itu disebabkan keterbatasan APBD. ‘’Pemkab tidak hanya menjalankan kegiatan PKB saja, melainkan ada kegiatan yang lainnya yang juga harus dijalankan. Kita tidak mempermasalahkan meskipun anggaran tahun ini dipangkas. Berapa pun yang diberikan, akan kita terima dan kita akan berusaha tampil semaksimal mungkin,’’ katanya. Dengan berkurangnya anggaran, materi yang diikuti Bangli dalam PKB juga akan dikurangi meskipun ada beberapa materi yang berpotensi untuk ditampilkan. ‘’Yang jelas, materi yang menjadi unggulan Bangli tetap diikuti, mulai dari parade, lomba, workshop dan pawai pembukaan,’’ imbuhnya. Sebagai persiapan awal, pihaknya sudah malakukan penunjukan sekaa yang diproyeksikan tampil di PKB. Bahkan untuk memastikan segala persiapan yang dilakukan masing-masing sekaa atau sanggar kesenian, mulai awal Januari pihaknya telah menginstruksikan tim untuk turun langsung ke sekaa-sekaa bersangkutan. Langkah itu dilakukan agar pihaknya bisa memantau latihan yang dilakukan semua sekaa. Karena dilihat dari pengalaman sebelumnya, pengurus sekaa menyatakan kesiapan, namun pada faktanya hal itu berbanding terbalik. Maka dari itu, dia kembali menegaskan bahwa pihaknya bakal rutin melakukan pemantauan langsung, termasuk memastikan batas usia peserta PKB. ‘’Jangan sampai umur sudah lewat dan tidak boleh ikut, tapi mereka kembali diikutkan. Jadi, kriteriakriteria agar bisa tampil, harus diikuti agar tidak menyalahi aturan. Pada 22 Januari nanti kita akan kembali turun untuk melihat bagaimana persiapan yang sudah dilakukan oleh masing-masing sekaa sekaligus memberikan pembinaan. Dengan begitu, kita bisa mengetahui sejauh mana kesiapan yang sudah mereka lakukan untuk tampil di PKB nanti,’’ jelasnya. Saat ini, kata Wiradana, pihaknya masih menunggu SK Bupati terkait langkah berikutnya. ‘’Sekarang masih dalam proses penyempurnaan. Karena ada beberapa item yang perlu diperbaiki,’’ ujarnya. Disinggung penampilan Bangli pada PKB tahun lalu, Wiradana menegaskan, cukup memuaskan. Bangli mampu menampilkan kesenian sakral yang jarang bisa tampil di PKB mulai dari penampilan baris upacara Desa Pengotan dan rekonstruksi tabuh dan tari barong khas Bangli dari Desa Jehem Tembuku. ‘’Kesenian ini kembali akan kita tampilkan di PKB,’’ tegasnya. (kmb41)

Hari Ini, KPU Mulai Cocokkan DP4

Bangli (Bali Post) Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli mulai Sabtu (20/1) ini melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Kegiatan ini akan berlangsung selama sebulan penuh. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, Jumat (19/1) kemarin mengungkapkan, petugas PPDP akan mencocokkan DP4 sesuai dengan kondisi riil Bali Post/nan di lapangan. MasingDewa Agung Lidartawan masing petugas mulai dari petugas PPDP, PPK dan PPS minimal mencoklit di lima rumah warga. ‘’Jadi, kita minta warga mempersiapkan diri untuk dicoklit,’’ ungkapnya. Dikatakan Lidartawan, selain coklit, petugas juga diminta untuk langsung menyarankan warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP supaya segera bisa melakukan perekaman sehingga penduduk yang sudah wajib KTP bisa tercatat sebagai daftar pemilih baik pada pilgub, pileg, maupun pilpres. ‘’Coklit ini akan dilaksanakan selama sebulan penuh sampai 20 Februari mendatang. Jadi, selama proses coklit, petugas yang dikerahkan ke rumahrumah penduduk akan melakukan perbaikan termasuk melakukan penambahan pemilih yang belum tercatat. Karena masih ada banyak nama warga yang sudah meninggal, tapi masih masuk DP4, sehingga bagi warga yang sudah meninggal ini supaya dibuatkan akta kematian dan dicoret dari DP4,’’ katanya. Diungkapkannya, kendala pada kegiatan ini biasanya warga sedang bekerja saat dicari petugas. Terkait hal ini, pihaknya pun akan berusaha mencari hari lain untuk melakukan coklit. ‘’Jadi, bagi warga yang kerja, akan kita lakukan coklit hari Minggu saat mereka libur kerja,’’ imbuh Lidartawan. (kmb41)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

PANGLUKATAN - Panglukatan di Pura Taman Tirta Campuhan diyakini mampu mengobati penyakit medis dan nonmedis.

Bali Post/nan

’’Malukat’’ di Pura Taman Tirta Campuhan

Diyakini Mampu Obati Penyakit Medis dan Nonmedis Bangli (Bali Post) Objek wisata spiritual di Bangli semakin digandrungi masyarakat. Salah satunya yang belakangan ini ramai dikunjungi adalah Panglukatan di Pura Taman Tirta Campuhan, Banjar Sala Desa Abuan Kecamatan Susut. Tirta di tempat panglukatan ini diyakini mampu mengobati penyakit medis dan nonmedis. Bendesa Adat Sala, I Ketut Kayana, Jumat (19/1) kemarin, menyampaikan pura tersebut merupakan pura kuno yang merupakan peninggalan leluhur. Pura ini awalnya berada di bawah,

namun karena sering terkena longsor tebing di sekitarnya akhirnya dilakukan pemugaran dan renovasi. Pura ini merupakan tempat pasucian para dewa yang sekaligus merupakan tempat pamelastian bagi masyarakat Sala dan sekitarnya. Dikatakan Kayana, sebelum prosesi malukat dilakukan, pengunjung harus terlebih dahulu harus matur piuning dengan sarana banten pejati yang dihaturkan oleh pemangku. Pengunjung pertama kali harus mandi di pusat campuhan atau pertemuan air dari berbagai penjuru mata

angin yang dipercayai sebagai tempat bertemunya para dewa yang akan memberikan anugerah bagi yang malukat. Berikutnya, mandi di air terjun yang dikenal dengan nama Pasraman Tanhana. Air terjun ini dipercaya oleh masyarakat setempat merupakan kawasan atau perkampungan makhluk halus sebagai penghuni gaib tempat itu. Berikutnya, pamedek membersihkan diri di air terjun Dedari yang juga merupakan tempat permandian para bidadari. Tempat ini diyakini sebagai tempat penyucian yang identik dengan kecantikan baik jasmani maupun

pikiran secara spiritual. ‘’Usai melakukan permandian itu, barulah pengunjung boleh masuk ke areal jeroan panglukatan dengan tirta yang bernama Tirta Bolakan, Tirta Taman, Tirta Bungbung, Tirta Pandan, Tirta Tulak Wali, dan terakhir adalah Tirta Utama yang keluar dari sumber mata air yang berasal dari gua yang ada di sebelah pura. Prosesi terakhir adalah sembahyang di areal utama pura untuk memohon petunjuk sesuai dengan persoalan yang dihadapi masing-masing individu,’’ ungkapnya. Mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluar-

ga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bangli itu menyatakan, panglukatan ini diyakini mampu menyembuhkan penyakit medis dan nonmedis. Penyakit medis yang dapat disembuhkan salah satunya ambeien. ‘’Sudah banyak pengunjung yang kena penyakit medis maupun nonmedis setelah malukat di sini, sembuh. Karena selain sebagai sarana pengobatan dan dipercaya oleh masyarakat mampu membersihkan diri dari hal-hal negatif, tempat ini sekaligus menjadi objek wisata spiritual,’’ imbuh Kayana. (kmb41)

Pengendalian Hama di Tingkat Petani Dinilai Lemah Bangli (Bali Post) -

Meski sudah dibimbing petugas UPT maupun PPL, pengendalian hama di tingkat petani masih lemah. Akibatnya, tanaman pertanian sangat rentan terserang penyakit. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, Jumat (19/1) kemarin.

Bali Post/nan

PETANI - Salah seorang petani di Bangli tengah mengecek tanaman padinya.

Sukartana mencontohkan, beberapa hari lalu ada laporan tanaman padi milik petani yang diserang penyakit blas dan tungro. Pihaknya siap membantu petani bersangkutan. Obat pembasmi hama dan penyakit pun disiapkan. Hanya, petani justru belum siap. Mereka tidak bisa segera melakukan penyemprotan dengan berbagai alasan. ‘’Jika penanganannya lambat sedikit saja, maka penyakit ini akan merajalela. Karena satu rumpun saja tanaman padi terkena penyakit itu, kalau tidak cepat ditangani akan meluas. Bahkan kalau intensitas serangan blas dan tungro sudah parah, maka tanaman padi akan rusak. Bisa-bisa gagal panen,’’ tegasnya. Lebih lanjut diungkapkannya, saat musim hujan seperti sekarang, tanaman padi rentan diserang blas dan tungro.

Karena itu, pihaknya pun meminta petani untuk lebih waspada dengan secara rutin melakukan pengendalian hama melalui penyemprotan. Padi yang diserang blas dan tungro biasanya umurnya di bawah 50 hari. Untuk pengendalian hama itu, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di masing-masing desa. Dengan SE itu diharapkan para petani bisa mewaspadai serangan penyakit pada tanaman. ‘’Apabila ditemukan gejala penyakit blas dan tungro, supaya petani bisa melaporkan itu ke UPT yang ada di daerah setempat. Sehingga di UPT bisa melaporkan ke kabupaten dan kita bisa membantu petani dengan memberikan obat pembasmi hama untuk petani,’’ ucapnya. (kmb41)

Tingkatkan Produksi Beras

Kodim Tanam Padi di Subak Tampa Daha Bangli (Bali Post) Jajaran Kodim 1626/Bangli bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) dibantu sejumlah petani melakukan penanaman padi bersama di Subak Tampa Daha, Dusun Jelekungkang, Tamanbali, Jumat (19/1) kemarin. Penanaman padi yang dilakukan ini untuk meningkatkan produksi beras di Kabupaten Bangli. Komandan Kodim 1626/ Bangli Letkol Cpn. Andi Pranoto di sela-sela kegiatan tersebut mengungkapkan, dari target penanaman 2.924 hektar selama Oktober 2017 hingga Maret tahun ini, baru terealisasi sekitar 34 persen atau 1.000-an hektar sawah. Realisasi ini tergolong kecil karena penanaman serentak sulit dilakukan akibat terkendala kecilnya debit air. ‘’Penanaman padi seperti

ini dilakukan di empat kecamatan di Bangli. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di beberapa subak di Kecamatan Susut. Kita harap melalui program ini diharapkan produksi beras di Kabupaten Bangli bisa meningkat, untuk membantu ketahanan pangan masyarakat,’’ ungkapnya. Letkol Andi Pranoto menyebutkan, saat ini jumlah petani semakin sedikit. Atas kondisi itu, pihaknya bakal mendorong dan menumbuhkan minat anak-anak muda khususnya di Bangli agar mau berkecimpung di sektor pertanian. Menurutnya, anak muda di wilayah Songan, Kintamani sebagian besar bergelut di sektor pertanian. Akan tetapi, di perkotaan sangat jarang. Hal itu lantaran mereka beranggapan penghasilan petani tidak menjanjikan. Di samping itu, mereka enggan

menjadi petani karena anakanak muda sekarang banyak yang berinteraksi di kota, memandang profesi petani identik dengan kotor dan sederhana. ‘’Jadi, untuk memancing agar anak-anak muda Bangli mau terjun menjadi petani, harus memakai cara-cara modern. Salah satunya alat pertanian yang memakai traktor dan yang lain,’’ imbuhnya. Sementara itu, Danramil Kota Bangli Kapten Inf. Ida Bagus Mahendra menambahkan, selain menggenjot penanaman padi, pihaknya juga turut dalam gerakan pengendalian pengganggu tanaman. Untuk meningkatkan produksi beras, jaringan saluran irigasi tersier agar diperhatikan pemerintah. Selama ini, pihaknya banyak menemukan jaringan irigasi rusak, sehingga tidak sedikit

Bali Post/nan

TANAM PADI - Suasana penanaman padi bersama di Subak Tampa Daha, Dusun Jelekungkang, Tamanbali, Jumat (19/1) kemarin. lahan yang tidak bisa dialiri. Sementara itu, Kepala Dinas PKP Bangli Wayan Sukartana mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan Kodim. Kegiatan seperti

ini diyakini akan meningkatkan produksi beras di Bangli. ‘’Kita harap program ini terus berlanjut, sehingga ke depannya, hasil produski beras petani di lebih banyak,’’ kata Sukartana. (kmb41)


Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

GIANYAR

9

Bali Post/nik

TERBAKAR - Polisi melakukan pengecekan pada rumah Hendrian Peliana yang terbakar, Jumat (19/1) kemarin.

Akibat Merokok di Kamar Sambil Bawa Bensin

Rumah di Tegallalang Terbakar

Gianyar (Bali Post) Rumah Hendrian Peliana (20) di Desa Tegallalang nyaris ludes terbakar, Jumat (19/1) kemarin. Insiden ini terjadi akibat kelalaiannya sendiri yang merokok di dalam kamar sembari membawa sebotol bensin. Akibat kejadian ini, dia mengalami kerugian belasan juta rupiah. Insiden ini berawal saat Hendrian membeli bensin di depan rumahnya sekitar pukul 13.00 Wita. Bensin yang ditampung dalam botol air mineral itu kemudian dimasukkan ke saku celana. Bensin itu tidak langsung dituangkan ke tangki motor, melainkan korban terlebih dahulu mengarah ke dalam kamar tidur. Dengan membawa sebotol bensin di saku celana, korban malah merokok di dalam kamar tidurnya itu, sembari duduk di atas kasur. Usai menyalakan rokok, ia meletakkan batang korek api yang masih menyala di asbak. Saat itulah seketika api menyambar saku celananya yang berisi bensin. Terkejut dengan sambaran api, korban lantas mengambil botol berisi bensin di sakunya itu. Diduga karena panik, botol berisi bensin yang sudah tersambar api itu malah dibuang ke atas kasur kamar tidurnya. Api pun dengan cepat menyambar seisi kamar tidur korban. Ia lari ke luar menyelamatkan anak dan istrinya yang saat itu berada di atas kamar. Bersama anak dan istri, Hendrian berteriak minta tolong. Mendengar ada kebakaran, puluhan warga pun berhamburan mendatangi lokasi. Mereka lantas berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Beberapa menit kemudian petugas dengan dua unit mobil pemadam kebakaran bergegas melakukan upaya pemadaman. Api berhasil ditaklukkan sekitar pukul 14.00 Wita. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kebakaran ini terjadi akibat kelalaian Hendrian. ‘’Ini murni kelalaian dia. Padahal tadinya bensin itu untuk sepeda motornya,’’ ucapnya. Dia pun membantah dugaan bahwa yang bersangkutan coba bunuh diri. Dia kembali menyatakan kebakaran itu murni akibat kelalaian korban. Ditambahkannya, akibat kejadian ini, sejumlah perabotan korban hangus terbakar. Akibat kejadian ini, Hendrian mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. (kmb35)

Bali Post/nik

SEKOLAH - Salah satu ruangan sekolah di Kabupaten Gianyar yang kebanjiran dan kondisinya kurang representatif untuk digunakan sebagai tempat belajar dan mengajar.

Puluhan Ruang Kelas Dibangun Tahun Ini Gianyar (Bali Post) -

Belasan sekolah, baik tingkat SD dan SMP di Kabupaten Gianyar masih mengalami kerusakan bangunan. Kondisi ini memengaruhi proses belajar mengajar di sekolah bersangkutan. Guna memastikan pendidikan dapat berjalan maksimal, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar tahun ini akan membangun puluhan ruang kelas baru hingga renovasi bangunan sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya, Jumat (19/1) kemarin mengungkapkan, tahun ini ada puluhan ruang kelas baru yang siap dibangun. Di APBD 2018 telah dianggarkan pembangunan 14 ruang kelas SD dan dua ruang kelas tingkat SMP. ‘’Itu untuk pembangunan ruang kelas yang tersebar di sejumlah sekolah di tujuh kecamatan,’’ kata Suradnya didampingi

Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar I Wayan Sadra. Selain pembangunan, pihaknya juga akan melakukan renovasi terhadap ruang kelas yang rusak, yakni 12 ruang kelas SD dan tiga ruang kelas SMP. Renovasi di antaranya berupa pemasangan plafon dan keramik. ‘’Kan ada ruang kelas yang bangunannya masih bagus, tinggal kita renovasi saja, seperti pema-

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha menunjukkan tiga pelaku penyalahguna narkoba.

2017 lalu juga sudah dilaksanakan pembangunan 21 ruang kelas untuk tingkat SD, serta pembangunan delapan ruang kelas untuk tingkat SMP. ‘’Jadi total ada 29 ruang kelas baru yang dibangun tahun kemarin,’’ ungkapnya. Tahun lalu, Dinas Pendidikan Gianyar juga melakukan renovasi terhadap 15 ruang kelas SD dan SMP. Sementara dari DAK, tahun lalu hanya ada renovasi untuk 11 ruang kelas SD dan tiga ruang kelas SMP. ‘’Ada juga beberapa yang tidak tertangani di 2017, langsung kita kerjakan tahun ini, termasuk juga di APBD perubahan nanti,’’ ujarnya. (kmb35)

Bupati Agung Bharata Lantik Wisnu Wijaya sebagai Sekda Gianyar

Tiga Pengguna Narkoba Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Aparat Sat. Narkoba Polres Gianyar mengamankan tiga orang pengguna Sabu Sabu (SS) berinisial WK (50), KS (30 dan MT (42). Uniknya, pelaku MT yang diketahui sebagai seorang bebotoh ini diringkus di dekat arena tajen seputaran Desa Singakerta, Ubud. Hal ini terungkap saat press release di Mapolres Gianyar, Jumat (19/1) kemarin. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha menerangkan, awalnya polisi mendapatkan informasi mengenai seorang penyalahguna narkoba. Mengantongi identitas MT yang asal Desa Kedewatan, Ubud, polisi lantas melakukan perburuan. Pelaku pun akhirnya diringkus di Desa Singakerta pada Sabtu (13/1) lalu. ‘’Kebetulan pelaku ini suka tajen. Jadi, akhirnya kita tangkap di areal parkir sebelah Pura Desa Buduk, Singakerta, Sabtu malam sektiar pukul 20.00 Wita,’’ ucapnya. Polisi yang melakukan penggeledahan berhasil menemukan barang bukti SS yang disimpan pada jok sepeda motor Honda Vario DK 5732 LR. Pelaku pun mengakui barang haram itu memang miliknya. ‘’Sesuai informasi, memang dia sering bawa sabu,’’ katanya. Berdasarkan pemeriksaan, MT mengaku sudah mengkonsumsi SS sejak tiga bulan lalu. Uang untuk membeli SS pun dominan diperoleh dari hasil tajen. Disinggung apakah pelaku juga sebagai pengedar, AKP Dharmanatha mengaku masih melakukan penyidikan. ‘’Masih kita kembangkan. Kan tidak menutup kemungkinan ada rekannya yang lain juga pernah terlibat,’’ ujarnya. Dia menambahkan, sebelumnya polisi juga meringkus penyalahguna narkoba di seputaran Desa Singakerta, Ubud pada Selasa (9/1) lalu. Pelaku 50 tahun berinisial WK diringkus di kamar tidurnya, dengan barang bukti satu plastik klip berisi SS, satu buah bong dengan botol air mineral serta jarum suntik. Selang sehari setelahnya, polisi juga meringkus penyalahguna narkoba di Desa Blahbatuh berinisial KS. Pria 30 tahun ini juga diringkus di rumahnya dengan barang bukti tiga paket plastik berisi SS. ‘’Pelaku mengaku sengaja beli tiga paket ini untuk distok, karena dia takut juga harus terus transaksi setiap kali butuh barang ini, ‘’ katanya. Menurutnya, KS kesehariannya membantu orangtuanya berjualan daging ayam. Pihak keluarga pun terkejut mengetahui KS sudah menjadi penyalahguna narkoba sejak sebulan lalu. ‘’Dari keterangan orangtua, KS ini orangnya rajin sekali. Setiap pagi rutin membantu orangtua jualan daging ayam. Tidak ada gelagat mencurigakan dia sebagai penyalahguna narkoba,’’ tegasnya. (kmb35)

sangan plafon dan keramik sehingga siswa belajar lebih nyaman,’’ katanya. Selain dari APBD, pembangunan dan renovasi sekolah tahun ini juga dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Melalui dana pusat itu akan dilaksanakan pembangunan delapan ruang kelas SD dan renovasi 28 ruang kelas SD. ‘’Dari DAK juga ada pembangunan tujuh ruang ke-

las tingkat SMP. Itu juga ada bangunan yang bertingkat. Kalau untuk renovasi, dari DAK tidak ada,’’ jelasnya. Menurut Suradnya, total ada 31 ruang kelas yang akan dibangun untuk tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Gianyar, serta renovasi puluhan ruang kelas lainnya. Semua proyek tersebut sudah mulai dipersiapkan. ‘’Beberapa mungkin harus tender karena ada yang nominal anggarannya cukup besar. Yang pasti tahapan sudah berjalan,’’ tegasnya. Sadra menambahkan, pembangunan dan renovasi ruang kelas tidak hanya diagendakan tahun ini. Pada

MELANTIK SEKDA - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata melantik Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. sebagai Sekda, Jumat (19/1) kemarin. BUPATI Gianyar A.A. Gde Agung Bharata melantik Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Jumat (19/1) kemarin. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gianyar No 821.2/06/BKPSDM tentang Pengangkatan

dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar. Prosesi pelantikan disaksikan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gianyar. Sebelum penetapan

Sekda, telah dilaksanakan seleksi terbuka pengisian JPT Pratama Sekda di Lingkungan Pemkab Gianyar dengan surat rekomendasi KASN No: BB-5/ KASN/1/2018 tanggal 10 Januari 2018. Disusul surat persetujuan dari Gubernur Bali No: 821/459/MP/ BKD tanggal 17 Januari 2018 tentang Koordinasi Pengisian JPT Pratama Sekda Kabupaten Gianyar. Kemudian terbit Surat Persetujuan Penetapan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kabupaten Gianyar dari Departemen Dalam Negeri No: 821/355/SJ tanggal 18 Januari 2018. Bupati Agung Bharata mengatakan, jabatan sekda merupakan jenjang karier tertinggi bagi PNS dan memiliki posisi strategis. Sekda berkewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan serta menjaga hubungan yang harmonis dengan OPD di lingkungan Pemkab Gianyar. Sekda merupakan motor penggerak yang ikut melaksanakan

kebijakan daerah. Penetapan Wisnu Wijaya sebagai Sekda Kabupaten Gianyar telah sesuai dengan prosedur, dengan sebelumnya melalui tahap seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) dengan arahan dari KASN, persetujuan dari Gubernur Bali serta izin dari Menteri Dalam Negeri untuk dilantik secara definitif. Pun demikian, dari tiga orang yang mencalonkan diri dan mengikuti tahap seleksi, Wisnu Wijaya mempunyai nilai yang tertinggi. ‘’Saya berharap kepada kepala OPD agar senantiasa berkoordinasi dan membantu tugas-tugas Sekda demi kelancaran pelaksanaan tugas yang nantinya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ tegas Agung Bharata. Sekda Gianyar Wisnu Wijaya seusai pelantikan mengatakan, langkah awal yang akan dilakukannya setelah dilantik yakni menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. Di mana diketahui, dalam kurun waktu dekat ini Kabupaten

Gianyar akan menyongsong pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati Gianyar, dan dilanjutkan pemilihan legislatif dan presiden pada 2019 mendatang. Untuk itu, perlu kerja keras dan kesiapan semua pihak terlebih saat ini tahapannya sudah dimulai. Wisnu Wijaya menekankan pihaknya akan merangkul semua kalangan untuk menyukseskan gelaran pilkada serentak di Kabupaten Gianyar. Seperti filosofi lidi, jika sendiri tak akan bisa bekerja secara maksimal, namun jika dikerjakan secara bersama menjadi satu kesatuan dengan persepsi dan motivasi yang sama, serta komitmen yang sama semua pekerjaan menjadi lebih ringan. ‘’Mari bersama bahumembahu untuk membangun Gianyar ke depan. Yang terpenting komitmen kita bersama. Semua pada intinya ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan,’’ terang Wisnu Wijaya. (ad948)

18 Januari Hari Jadi Desa Tulikup SETELAH melalui proses panjang, melalui penelusuran jejak sejarah dan penelitian yang dilakukan oleh Tim Sembilan (Tim Penelusuran Sejarah Desa Tulikup) bentukan Pemerintah Desa Tulikup, akhirnya 18 Januari 1178 ditetapkan sebagai Hari Jadi Desa Tulikup. Penandatanganan prasasti Hari Jadi Desa Tulikup dilakukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata di Wantilan Pura Penataran Agung Pinatih, Desa Tulikup, Kamis (18/1) malam. Ketua Tim Penelurusan Sejarah Desa Tulikup Anak Agung Gede Mayun mengatakan, penetapan Hari Jadi Desa Tulikup bersumber dari salinan prasasti yang disakralkan di Pura Puseh Desa Petak Mantring yang populer disebut Prasasti Mantring. Substansi dari prasasti tersebut memuat keputusan Sri Maharaja Jayapangus yang bertahta di Bali dari tahun 1178 sampai 1181, menganugerahkan solusi kepada Karaman I Katulikup dalam kaitan dengan permasalahan pembayaran pajak.

Kemudian didukung sebuah buku berjudul Sejarah Nasional Indonesia Jilid III karya Marwati Joned Poesponegoro dan Notosusanto terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 1993. Pada halaman 306 buku tersebut, dalam pembahasan pemerintahan kerajaan Maharaja Jayapangus di Bali dengan jelas mengungkapkan bahwa yang dimaksud dengan Karaman I Katulikup adalah segenap masyarakat Desa Tulikup yang terletak di dekat Kota Gianyar. ‘’Dari pernyataan tersebut, kami yakin bahwa keputusan Sri Maharaja Jayapangus yang tertuang dalam Prasasti Mantring ditujukan untuk warga masyarakat Desa Tulikup yang pada saat itu disebut Karaman I Katulikup. Berdasar kajian dari narasumber dalam sarasehan, kemudian ditetapkan 18 Januari 1178 sebagai Hari Jadi Desa Tulikup,’’ terang Agung Mayun. Plt. Perbekel Desa Tulikup Ida Bagus Oka Murda sangat mengapresiasi upaya Tim Penelusuran sejarah

Hari Jadi Desa Tulikup, sehingga 18 Januari 1178 ditetapkan sebagai Hari Jadi Desa Tulikup. Dengan ditemukannya Hari Jadi Desa Tulikup ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk membangun Desa Tulikup. Dikatakannya juga, mesti saat ini potensi dan sumber daya manusia desa Tulikup relatif masih jauh dari masyarakat yang ada di kota, namun bukan berarti mematahkan semangat untuk membangun Desa Tulikup ke arah lebih baik. ‘’Kami harapkan bimbingan serta masukan dari berbagai pihak terutama Pemkab Gianyar, bagaimana membangun dan memajukan Desa Tulikup ke depan sehingga menjadi Desa yang Sukerthi, Kertha Raharja dan Desa Tulikup Jaya Wiangun,’’ terang Ida Bagus Oka Murda. Bupati Gianyar Agung Bharata sangat mengapresiasi upaya dari Pemerintah Desa Tulikup dalam menelusuri sejarah lahirnya Desa Tulikup, sehingga dapat ditetapkan 18 Januari sebagai hari jadi Desa Tuli-

PRASASTI - Penandatanganan prasasti Hari Jadi Desa Tulikup oleh Bupati Gianyar A. A. Gde Agung Bharata di Wantilan Pura Penataran Agung Pinatih, Desa Tulikup, Kamis (18/1) malam. kup. Dengan ditemukannya hari jadi Desa Tulikup ini, nantinya akan memberikan semangat bagi masyarakat untuk membangun desa. Begitu juga akan mampu meningkatkan semangat persatuan, gotong royong sehingga akan menghasilkan pendapatan lebih baik sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Tulikup itu sendiri. ‘’Kalau saya lihat sekilas

di Tulikup sudah lengkap. Laut, pertanian, seniman sudah ada, cuma perlu ditingkatkan. Begitu juga bata khas Tulikup juga sudah ada,’’ terang Agung Bharata. Bupati Agung Bharata juga berharap, hasil penelusuran sejarah Desa Tulikup sehingga ditetapkan Hari Jadi Desa Tulikup agar dikemas menjadi sebuah buku yang nantinya bisa menjadi pedoman bagi generasi penerus. (ad946)


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Polisi, Pegawai Rutan dan Warga Binaan Senam Bersama Negara (Bali Post) Ratusan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIb Negara, mendapat pembinaan dari Satuan Binmas Polres Jembrana Jumat (19/1) kemarin. Sebelumnya para warga binaan ini juga mengikuti senam bersama di dalam lapangan Rutan Negara. Para penghuni rutan yang berasal dari berbagai kalangan itu berbaur mengikuti kegiatan tersebut. Kasat Binmas Polres Jembrana AKP Dr. I Gusti Ketut Suastika, mengatakan pembinaan terhadap polisi khusus (polsus) di Rutan menjadi tugas jajarannya. Senam sengaja digelar sebagai media penyalur pembinaan, di samping itu juga untuk kesehatan. Seusai senam, AKP Suastika memberikan pengarahan kepada para warga binaan untuk senantiasa menjalankan kewajiban mereka di rutan. “Apa yang menjadi kewajiban agar dilaksanakan, jalani masa tahanan dengan baik dan ikuti aturan,” terangnya. Dalam memberikan pembinaan, perwira asal Mendoyo Dauh Tukad ini juga menyelipkan kalimat-kalimat sastra yang memberikan jalan positif. Selain itu, kepada Polsus Binmas juga memberikan pembinaan terkait teknis dan fungsi polsus. “Dalam hal ini Binmas juga sebagai pembina fungsi Polsus yang sifatnya mengawasi lingkungan kerjanya,” terangnya. Hal ini juga rutin dilakukan di Polsus lain, seperti di Kehutanan, Taman Nasional Bali Barat termasuk Pam Swakarsa dan Satpam. Sementara itu, Kepala Rutan Negara Purniawal mengatakan kegiatan senam ini sejatinya rutin dilakukan oleh warga binaan dan pegawai di Rutan sebagai upaya pembinaan kepribadian. Dengan adanya Binmas juga sebagai bentuk sinergisitas antara Polres dengan Rutan Negara. Saat ini ada sekitar 114 warga binaan dan dalam kegiatan tersebut semuanya mengikuti. (kmb26)

Bali Post/olo

EVAKUASI – Sejumlah petugas dari SAR dan BPBD melakukan evakuasi korban tenggelam di Pengambengan yang terseret hingga di kawasan hutan mangrove Budeng.

Mayat Nelayan Ditemukan di Hutan Bakau yang melintas langsung terjun ke sungai, di antaranya Nasrul (35) warga Pengambengan. Namun, karena kerasnya arus dan tubuh korban yang berat sehingga sulit ditarik. Tak lama kemudian polisi bersama SAR datang ke lokasi melakukan evakuasi. Proses evakuasi di sungai yang mengarah ke muara Per-

ancak itu berlangsung hingga sekitar 1,5 jam. Kondisi sungai yang dalam dan rawa-rawa mangrove sempat merepotkan petugas. Hingga akhirnya korban bisa dievakuasi sekitar pukul 14.40 Wita. Saat bersamaan, sejumlah warga dari Pengambengan mengenali korban adalah Rosidin (40). Nelayan asal Dusun Keta-

pang Muara itu diduga jatuh saat membersihkan jukung di Muara pada Jumat pagi. Sejumlah kerabat yang ditemui, korban diketahui menghilang sejak pagi dan memiliki riwayat penyakit epilepsi. Diduga korban jatuh lantaran penyakitnya itu kambuh. Jenazah korban dievakuasi menggunakan ruber boat dan jukung milik nelayan. Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret yang terjun di lokasi mengatakan diduga korban ini meninggal karena terjatuh saat membersihkan jukungnya dimuara. Saat ditemukan korban mengenakan baju kaos warna biru dan

BERSINERGI - Bupati Jembrana I Putu Artha saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Jumat pagi di halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (19/1) kemarin. Bupati meminta OPD di lingkup Pemkab Jembrana agar tidak bekerja sendiri-sendiri dan harus bersinergi satu sama lain.

GUNA mewujudkan satuan kerja yang berkualitas, efektif dan efisien, Bupati Jembrana I Putu Artha meminta organisasi pemerintah daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jembrana agar tidak bekerja sendiri-sendiri dan harus bersinergi satu sama lain. Hal ini diungkapkan Bupati Artha dihadapan seluruh pegawai Pemkab Jembrana saat mengikuti kegiatan Jumat pagi di halaman Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (19/1) kemarin. Ia menegaskan, sinergitas sangat penting dalam meningkatkan efektivitas dan pencapaian kerja. Terutama untuk OPD-OPD yang memang dalam program kerjanya mesti berkoordinasi

satu sama lain, jangan sampai kerja masing-masing. Koordinasi dan sinergi penting agar program pembangunan yang telah dirancang sebelumnya tidak terhambat dan hasil pelaksanaan tidak bisa dirasakan secara maksimal,” ujar Bupati Artha. Selain itu, setiap program yang senantiasa diawali dengan perencanaan, kemudian pelaksanaan agar optimal juga mesti mendapat pengawasan yang ketat dari pimpinan OPD masing-masing. Bupati Artha juga menekankan penting hadirnya aparatur negara untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah. Termasuk persoalan yang muncul seperti disiplin kehadiran serta etos kerja.

Negara (Bali Post) –

Puluhan warga, Jumat (19/1) kemarin memadati jalan baru desa Budeng-Perancak, tepatnya di areal hutan mangrove. Warga ini penasaran adanya penemuan mayat yang terbawa arus sungai di hutan mangrove tersebut. Anggota Polsek Kota Negara, SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana turun ke lokasi untuk mencari dan mengevakuasi korban tenggelam yang diketahui seorang nelayan asal Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan.

Bali Post/olo

SENAM – Ratusan warga binaan bersama pegawai rutan dan anggota Binmas mengikuti senam bersama, dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kasat Binmas Polres Jembrana.

’’Jaran’’ Bana Rana

Kuda Putih yang Kembali Dihidupkan Jembrana SUDAH dua bulan ini Lapangan Umum Pecangakan diramaikan dengan sosok jaran (kuda) berwarna putih berlari berkeliling setiap pagi. Kuda jantan ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Jembrana yang didatangkan dari Bandung, Jawa Barat sejak November lalu. Pemerintah lewat Dinas Pertanian dan Pangan sengaja mengembangkan kuda yang konon melekat dengan Jembrana ini. Bila cocok, Kuda pacuan ini akan dikembangbiakan lebih banyak. Istal (kandang kuda) berbahan tembok dan kayu ini berada di sisi Utara Lapangan, tepatnya di sisi luar Pura Ulun Pecangakan. Pemeliharaannya pun tidak sembarangan, disiagakan satu petugas khusus untuk perawatan tiap harinya. Selain bertugas membersihkan Istal, memandikan dan memberi makanan setiap hari, petugas ini bertugas menunggangi kuda. “Tiap dua minggu sekali lantai kandang dari serbuk kayu ini diganti. Makanan juga khusus tiga kali sehari,” ujar Putu Agus Sudiadnyana (20), petugas pemelihara kuda. Walaupun tiap hari pemuda asal Desa Baluk ini mengaku sangat menikmati pekerjaan tersebut. Sejak remaja pemuda lulusan SMK Negeri ini mengaku senang berbaur dengan hewan, salah satunya misa untuk Makepung. Ketika ditugaskan memelihara Kuda, Agus tidak terlalu canggung. Apalagi kuda pacuan yang berumur kurang lebih tujuh tahun ini sudah jinak. Tiap pagi setelah dimandikan dan berjemur, kuda pacuan ini juga ditunggangi mengelilingi Lapangan Pecangakan. Kuda ini dinamai Jaran Bana Rana. Konon sosok kuda tinggi gagah berwarna putih merupakan tunggangan Raja Pecangakan, I Gusti Ngurah Gde Pecangakan. Kerajaan Pecangakan yang konon masyur ini erat kaitannya dengan Kerajaan Bakungan yang berada di Gilimanuk. Patung sosok pria menunggangi kuda dengan kaki depan terangkat di areal Taman Pecangakan, tepatnya pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk merupakan gambaran raja Pecangakan. Warga kerap menyebutnya patung kuda. Sejatinya patung itu merupakan patung Raja I Gusti Ngurah Gde Pecangakan yang menaiki kuda kesayangannya, Bana Rana. Karena itu, sengaja saat ini kuda yang menjadi ikon ini dicari berwarna putih dan jenis kuda pacuan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wayan Sutama mengatakan, kuda itu merupakan aset pemerintah yang dikelola dinas. Didatangkannya kuda itu tidak lain untuk melestarikan kuda yang erat kaitannya dengan Jembrana. Sehingga masyarakat tidak hanya melihat dari patung saja, tetapi juga ikon itu memang ada wujudnya. “Nanti di saat-saat tertentu kuda ini akan keluar seperti acara seremonial pemerintah,” ujarnya. Tidak menutup kemungkinan kuda ini akan dikembangbiakan sehingga terus ada dan masyarakat dapat melihat langsung kuda yang dulunya sempat eksis di Jembrana ini. (olo)

Dari informasi, penemuan ini berawal dari warga yang kebetulan di atas jembatan melihat sosok tubuh manusia berbaju biru terseret arus sungai sekitar pukul 11.20 Wita. Gusti Suarnita (52) asal Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung lantas memberitahukan orang yang melintas. Dan dua orang

berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan meninggal lebih dari empat jam. Dari mulut dan hidung keluar buih dan ada benjolan 7 x 5 cm di kepala kanan serta kulit tubuh sudah mulai mengelupas. Pihak keluarga yang saat itu menyaksikan evakuasi, mengenali bahwa itu memang Rosidin atau Pak Sidin. Ahmad Renaldi (38) salah satu kerabat korban menyebutkan pagi sebelumnya korban sempat ke Muara untuk membersihkan jukung. Namun hingga pukul 08.00 Wita saat dicari istrinya hanya ditemukan celana saja. (kmb26)

“Tidak boleh lagi ada PNS ke kantor hanya karena sekadar absen namun berorientasi produktif. Apabila etos kerja, disiplin maupun team work yang solid, kita optimis setiap pekerjaan hasilnya lebih efektif dan efisien,“ tegas Artha. Ke depan, lanjutnya, PNS harus mengubah cara melayani masyarakat dan berkinerja. Paradigma yang terjadi sekarang sudah berubah, di mana PNS yang mesti melayani masyarakat bukan malah sebaliknya minta dilayani. “Semua aparatur yang ada di Pemkab Jembrana harus bekerja keras, memiliki disiplin disegala bidang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi Jembrana,” pungkas Artha. (ad942)

Bupati Artha Minta OPD Pemkab Jembrana Harus Bersinergi

Optimalkan Pelayanan

Mulai Februari RSU Negara Tak Layani Vaksinasi DPT, Polio dan BCG RSU Negara melalui Dinas Kesehatan Jembrana mulai Februari 2018 memiliki kebijakan baru yakni tidak lagi melayani vaksinasi BCG, DPT maupun Polio. RSU hanya dibolehkan melayani vaksin khusus seperti hepatitis serta VAR. Pelayanan vaksin BCG, DPT maupun Polio akan dikembalikan sesuai alur program, yakni di posyandu, puskesmas pembantu serta puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Jembrana. Kebijakan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta, Jumat (19/1) kemarin, seusai menggelar rapat dengan pejabat teknis di lingkup Dinas Kesehatan serta RSU Negara, petugas poli dan UGD serta staf instalasi farmasi di RSU Negara. Turut juga hadir dalam pertemuan itu Dirut RSU Negara dr. Made Dwipayana,

serta Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dr. IGB Oka Parwata. Lebih lanjut dr. Suasta mengatakan, kebijakan itu diambil agar fungsi RSU sebagai tempat melayani orang sakit dan rujukan saja dapat lebih optimal. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan diarahkan ke posyandu yang ada di banjar-banjar masingmasing, sehingga lebih dekat dengan tempat tinggal masing-masing. Sehingga selain jarak yang lebih dekat, tidak perlu ke RSU, mereka juga akan mendapat pelayanan yang lebih lengkap, mulai dari timbangan, penyuluhan, pemberian makanan tambahan serta pelayanan KB bagi ibu-ibu. Keuntungan lainnya, petugas di lapangan juga akan lebih cepat mengetahui apabila bayi atau balita tidak datang atau terjadi sesuatu. “Petugas dan kader lebih

cepat tahu dan selanjutnya akan kita lakukan sistem jemput bola, sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin. Itulah sebabnya imunisasi di RSU Negara kita hentikan, kecuali untuk bayi baru lahir (untuk mendapatkan pelayanan untuk vaksin hepatitis dan VAR),” papar dr. Suasta. Ditambahkannya pula, selama ini jika dilihat dari angka kunjungan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi ke RSU Negara terbilang kecil. Tiap minggunya hanya 1-2 pasien. “Satu botol vaksin itu idealnya untuk delapan orang, dan sesuai protap setelah dipakai harus dibuang, sisanya tidak boleh disimpan. Hal itu juga membuat penggunaan vaksin menjadi boros dan tidak efektif,” kata dr. Suasta. Selain persoalan vaksin, pertemuan saat itu juga digunakan untuk meneguhkan

RAPAT – Rapat pertemuan Dinas Kesehatan dengan RSU Negara, petugas poli dan UGD serta staf instalasi farmasi untuk meneguhkan kembali tupoksi maupun SOP yang dijalankan. Mulai Februari RSU Negara tidak layani vaksinasi DPT, Polio dan BCG. kembali tupoksi maupun SOP yang harus dijalankan. Para pegawai baik di dinas kesehatan maupun RSU Negara juga diminta tetap bekerja dengan profesional, menjun-

jung loyalitas profesi, iklas dan meningkatkan komunikasi edukasi kepada pasien beserta keluarganya untuk menghindari kesimpangsiuran informasi. (ad943)

Rumah Roboh

Pasutri Manula Sementara Tinggal di Dapur

Bali Post/olo

IKON – Kuda yang menjadi aset Pemkab Jembrana dipelihara di Istal dekat Pura Pecangakan. Kuda pacuan berwarna putih ini sengaja didatangkan menjadi salah satu ikon.

Negara (Bali Post) Hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan rumah gedek warga di Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, ambruk, Rabu (17/1) lalu. Akibatnya, rumah milik Wayan Tunas (70) rata dengan tanah. Beruntung saat itu korban yang tinggal berdua dengan istrinya bisa diselamatkan. Lantaran tempat mereka tidur rata dengan tanah, pasangan suami istri (pasutri) manula ini kini menetap sementara di dapur yang juga dari gedek. Pihak Kecamatan Melaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, Jumat (19/1) kemarin mem-

berikan bantuan kepada korban. Tunas yang sudah lemah pendengarannya (bongol), diberikan bantuan sementara berupa sembako, terpal dan makanan untuk penanganan awal. Tunas bersama istrinya saat rumah roboh ada di teras rumah. Diduga rumah roboh karena bangunan yang sudah termakan usia. Kebetulan kejadian seusai hujan lebat. Saat kejadian ada tetangganya yang melihat rumah yang ditinggali Tunas roboh. Keduanya kemudian berhasil diselamatkan dan mengalami luka gores. Camat Melaya I Wayan Andi Anjasmara mengatakan, keluarga ini sejatinya sudah

masuk KK miskin dan tahun ini diusulkan mendapatkan bantuan bedah rumah. Untuk tempat tinggal sementara agar tidak di dapur, warga bersama relawan berencana membangunkan tempat tinggal sementara sebelum bedah rumah terealisasi. Selain memberikan bantuan sementara, Kecamatan kemarin juga mengajak petugas medis untuk memeriksa kondisi pasutri tersebut. “Ada luka sedikit, sudah diperiksa tadi. Nanti kita jadwalkan untuk gotong royong rumah sementara,” terang Andi. Saat ini puing-puing rumah yang terbuat dari bambu dan kayu itu masih di lokasi. (kmb26)

Bali Post/olo

BANTUAN – Sejumlah petugas dari Kecamatan dan BPBD kemarin memberikan bantuan korban rumah roboh di Desa Warnasari, Melaya.


Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

BULELENG

11

Pemkab Telusuri Histori Pengalihan Tanah Eks BKKBN Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng tampaknya tidak gegabah sebelum mengajukan gugatan atas tanah eks BKKBN di Desa Pemaron yang telah disertifikatkan warga. Guna melengkapi gugatannya itu, pemkab dalam minggu ini akan menelusuri histori pengalihan aset tersebut ke Pemprov Bali. Tak hanya itu, pemkab akan mengumpulkan bukti Bali Post/kmb38 prosedur penyertifikatan Bagus Gede Bratha satu are tanah dari luas aset secara keseluruhan 3,1 are di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Singaraja. Demikian diungkapkan Kabag Hukum Setda Buleleng Bagus Gede Bratha, Jumat (19/1) kemarin. Lebih jauh, Bratha mengatakan, sebelum menggugat penguasaan aset tersebut, pemkab ingin memiliki bukti-bukti yang kuat. Hal ini penting jangan sampai saat mengajukan gugatan karena bukti-bukti lemah, upaya hukum untuk menyelamatkan aset menjadi tidak maksimal. Selain itu, pemkab belum mengetahui detail terkait histori pemprov mengalihkan aset tersebut kepada pemkab. Untuk itu, penelusuran ini dipandang penting, sehingga pemkab memiliki bukti yang kuat pada saat menggugat penguasaan aset yang sekarang telah bersertifikat hak milik (SHM) tersebut. “Kita akan cari tahu dulu historisnya, karena pengalihan aset dari pemprov kepada kita belum diketahui secara pasti. Saya kira dengan bukti-bukti itu, akan memperkuat lagi gugatan yang kita ajukan nanti ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja,” katanya. Upaya melengkapi bukti-bukti kepemilikan lain juga dilakukan oleh Pemkab Buleleng. Badan Keuangan Daerah (BKD) diinstruksikan menelusuri penyertifikatan tanah eks BKKBN oleh perorangan. Penelusuran ini dilakukan dengan meminta berkas permohonan SHM di BPN Singaraja. Upaya ini juga diakui penting untuk mendapatkan data secara detail terkait proses penyertifikatan tanah tersebut. Apalagi, dari data yang ada sekarang ini menyebut bahwa saat SHM terbit, pemilik yang tertera dalam sertifikat telah menjual tanah tersebut kepada warga lain, hingga kemudian dijadikan agunan (jaminan) kredit di salah satu bank. “BKD juga kami tugaskan untuk menelusuri proses terbitnya SHM untuk satu are tanah itu. Kita ingin tahu karena tanah itu dikuatkan dengan Sertifikat Hak Pakai (SHP) dari pemprov kepada kita, tapi kok bisa disertifikatkan lagi, hal ini perlu kita dalami juga,” katanya. Setelah bukti-bukti ini lengkap, pemkab melalui tim hukumnya baru akan melayangkan gugatannya ke PN Singaraja. Pada intinya, poin gugatannya nanti fokus pada penguasaan satu are tanah yang telah disertifikatkan oleh warga tersebut. Hal ini sesuai dengan komitmen awal bahwa pemkab ingin menyelamatkan aset yang memang diperlukan untuk kepentingan yang lebih besar. Sementara terkait SHM itu dijadikan jaminan kredit di bank, pemkab tidak akan mencampuri karena itu sudah masuk ranah pihak pemegang sertifikat dan bank. “Kalau sudah lengkap, kita diwakili tim advokasi akan menggugat dan ini untuk menyelamatkan aset jangan sampai lepas begitu saja. Apalagi, aset utamanya tanah masih kita perlukan untuk kepentingan menunjang pemerintahan di daerah,” tegasnya. (kmb38)

Suara Buleleng Waspada pada Musim Hujan

Masyarakat hendaknya mewaspadi terjadinya bencana alam dan merebaknya DBD di wilayah Buleleng pada musim hujan kali ini. Pihak terkait agar memberikan perhatian kepada warga pada musim penghujan ini. Juga pihak Dinsos agar lebih memerhatikan keberadaan kaum disabilitas di Buleleng. Putu Gamaarta, Pemaroan, Patemon

Proyek Bali Crossing

Penolakan Proyek Bali Crossing yang sudah disetujui oleh Pemprov Bali ditolak oleh Pemkab Buleleng juga Jembrana. Bila dilihat di lapangan proyek tersebut jauh dari keberadaan pura. Proyek ini sangat bermanfaat bagi Buleleng mengingat nantinya ada pemasukan buat PAD. Penolakan ini harus dikaji lagi mengingat proyek ini jauh dari keberadaan pura. Anggas, Kubutambahan

Kemudahan bagi Investor

Pembangunan di Buleleng tidak bisa dilepaskan dari masuknya investor. Berharap kepada pihak pemerintah agar memberikan kemudahan dalam pengajuan izin untuk membangun di Buleleng. Bila bermanfaat bagi masyarakat umum, kenapa harus dipersulit perizinannya, demi kemajuan Buleleng. Gung Surya, Lovina

Mengoptimalkan Kinerja

Pihaknya mendukung pernyataan Kapolres Buleleng yang berharap kepada semua anggotanya agar lebih mengoptimalkan kinerja di wilayah hukumnya masing-masing-- menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum masing-masing. Bila melakukan pekerjaannya yang baik akan mendapatkan penghargaan dari Kapolres. Sengen, Nagasepeha

ABRASI - Komisi III DPRD Bali meninjau abrasi pantai di Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Jumat (19/1) kemarin.

Bali Post/kmb38

DPRD Bali Minta BWS Tangani Abrasi di Air Sanih Singaraja (Bali Post) – Belasan anggota Komisi III DPRD Bali meninjau abrasi di kawasan Pantai Air Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Jumat (19/1) kemarin. Setelah melihat dari dekat kondisi pantai utara (pantura) itu, dewan mendesak agar Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida memperbaiki kerusakan tersebut. Apalagi, kerusakannya sudah lebih dari setahun, sehingga tidak ada alasan lain BWS menunda penanganan abrasi di Buleleng Timur itu. Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengatakan, selain karena kerusakan sudah lama, ada pertimbangan lain yang digunakan BWS untuk menangani kerusakan pantai di Desa Bukti tersebut. Hal ini karena lokasi kerusa-

kan pantai itu tepat berada pada kolam permandian Air Sanih yang merupakan objek wisata yang ramai dikunjungi wiatawan. Untuk itu, perbaikannya perlu diprioritaskan, sehingga dapat mencegah terganggunya kolam permandian dan juga

Singaraja (Bali Post) – Pengembangan pelabuhan seaplane di Buleleng Barat yang terganjal izin disikapi pelaku pariwisata yang tergabung dalam Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Buleleng. Pelaku pariwisata di daerah ini meminta agar izin seaplane dipermudah. Alasannya, dengan adanya seaplane akan mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali Utara. Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Buleleng Dewa Ketut Suardipa ketika ditemui di Singaraja, Jumat (19/1) kemarin. Mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPBD) Pemaron, Kecamatan Buleleng ini mengatakan, pengembangan industri pariwisata di daerahnya terkesan jalan di tempat karena perso-

alan aksesibilitas. Selama ini, pemerintah daerah memang sudah melakukan action dalam rangka percepatan aksesibilitas penunjang pariwisata. Namun, belum terwujud karena berbagai persoalan, dari teknis hingga kebijakan pemerintah. Untuk itu, pengembangan aksesibilitas pariwisata melalui seaplane ini layak dan memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat. Untuk itu, Suardipa berharap pemerintah dan instansi terkait serius dan memberi kemudahan izin pengembangan seaplane di kawasan Pulau Menjangan, Kecamatan Gerokgak. “Kita ketahui bersama aksesibilitas pariwisata ini masih tataran wacana. Dalam situasi ini, pengembangan seaplane memungkinkan dilakukan

mengantisipasi munculnya kerusakan yang bertambah parah. ‘’BWS kami minta memprioritaskan karena ini kan fasilitas umum, banyak dikunjungi masyarakat, sehingga BWS kami minta mengutamakan perbaikan di pantai ini dulu,’’ katanya.

Sementara itu, pengelola objek wisata Air Sanih Jro Sukresna meminta perbaikan secepatnya dilakukan. Dia tidak ingin hanya dijadikan objek kunjungan saja, namun tidak jelas kapan akan diperbaiki. Apalagi, berkali-kali pejabat teras di Bali meninjau kerusakan pantai di wilayah itu, tetapi sekarang tidak jelas nasibnya kapan akan diperbaiki. ‘’Sudah sering dikunjungi dan dijanjikan akan diperbaiki, tapi hingga kini gak

ada kejelasan. Kami juga sudah bersurat ke BWS agar secepatnya ditangani, tapi juga belum ada kepastian,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, beton pengaman pantai di kawasan Air Sanih ambruk setelah dihantam gelombang pasang sekitar Februari 2017 lalu. Sekitar 50 meter beton revitment pantai rusak parah hingga kawasan permandian kini tergerus air laut. Namun sejak itu abrasi parah itu belum diperbaiki. (kmb38)

gan pelabuhan seaplane, wisatawan dari Bandara Ngurah Rai atau bandara terdekat lain dengan cepat bisa langsung berkunjung ke Buleleng. Selain itu, lokasi pengembangan di Pulau Menjangan, karena kondisi lautnya sangat mendukung dan pesona alam utamanya wisata bahari di daerah tersebut dipastikan dapat memikat wisatawan lebih banyak lagi berlibur ke Buleleng. Sementara terkait ancaman akan mengganggu kelestarian alam, Suardipa mengaku investasi apa pun dipastikan menimbulkan dampak bagi lingkungan itu sendiri. Akan tetapi, sepanjang ada komitmen oleh pemilik modal mengikuti aturan mainnya, maka ancaman itu bisa dikendalikan dengan solusi yang

terbaik. “Dulu sudah pernah ada uji coba dan tamu sangat tertarik untuk menggunakan seaplane ketika akan berlibur ke Buleleng. Sekarang tinggal kemauan pemerintah saja kita harapkan serius untuk mempermudah izin dan soal gangguan lingkungannya, saya kira pasti ada jalan keluarnya,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pengembangan pelabuhan seaplane di Buleleng hingga sekarang belum juga bisa diwujudkan. Beberapa tahun sebelumnya, ada perusahaan yang tertarik menanamkan modalnya untuk mengembangkan seaplane. Namun, perusahaan itu gagal berinvestasi di Buleleng karena sulitnya mengurus izin dari pemerintah. (kmb38)

PHRI Minta Pemerintah Permudah Izin ’’Seaplane’’

Bali Post/kmb38

Dewa Ketut Suardipa

dalam waktu dekat ini. Kami yakin manfaatnya sangat besar untuk pengembangan industri pariwisata di daerah kita mengikuti pengembangan di Bali Selatan,” katanya. Menurut mantan pekerja kapal pesiar ini, den-

Hari Ini, Deklarasi KBS-Ace di Buleleng

Diawali Persembahyangan di Pura Desa Bale Agung

Singaraja (Bali Post) – Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur PDI Perjuangan, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Su-

kawati (KBS-Ace), dideklarasikan di Buleleng, Sabtu (20/1) ini. Deklarasi dipusatkan di lapangan umum Taman Kota Singaraja dihadiri sekitar 21

Bali Post/kmb38

DEKLARASI - Putu Agus Suradnyana (tengah) dalam jumpa pers menjelang diklarasi pasangan KBS–Ace, Sabtu (20/1) ini di Lapangan Umum Taman Kota, Singaraja.

ribu massa yang terdiri atas kader PDI Perjuangan, simpatisan partai pengusung, dan tokoh masyarakat Buleleng. Sebelum deklarasi, KBSAce akan mengunjungi keluarga leluhur Bung Karno di Bale Agung. Di tempat ini, KBS-Ace dan rombongan melakukan persembahyangan untuk memohon restu agar diberikan kemenangan dalam laga Pilgub Bali, 27 Juni 2017 mendatang. Dalam persembahyangan di Pura Desa Bale Agung itu, KBSAce akan menyaksikan pemantasan tari Rejang Renteng. Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam jumpa pers persiapan Deklarasi

KBS-Ace, Jumat (19/1) kemarin. Suradnyana didampingi tim pemenangan KBS-Ace seperti dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Gede Supriatna, Putu Mangku Budiasa, Dewa Ketut Suardipa, dan Dewa Indra. Suradnyana menjelaskan, deklarasi ini misi utamanya mengenalkan KBS-Ace sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur kepada tokoh masyarakat di Bali Utara. Dia pun menyerahkan kepada paslon menyampaikan program terkait kebijakan pembangunan Bali terutama percepatan pembangunan Bali yang terintegrasi di Buleleng. Menurut Suradnyana, beberapa keinginan untuk percepatan pemerataan pembangunan di Bule-

leng adalah menyangkut aksesibilitas. Selain itu, pengembangan industri pariwisata juga membutuhkan keberpihakan dalam kebijakan pembangunan Bali secara umum. Untuk itu, dia pun mengusulkan bagaimana kebijakan pembangunan nanti, bagaimana ada kemauan pemerintah untuk mengembangkan Pelabuhan Celukan Bawang untuk kapal pesiar. Pengembangan ini sebenarnya sudah diawali dengan kerja keras Pemkab Buleleng yang mendatangkan kapal pesiar untuk berlabuh di Buleleng Barat. Hal itu memberikan hasil positif dan berkali-kali kapal pesiar dengan mengangkut ribuan wisatawan mancanegara berlabuh di Celukan Bawang. “Itu be-

berapa hal yang menjadi keinginan besar kita dalam kebijakan pembangunan Bali ke depan. Di sektor lain juga kami meminta agar ada kebijakan yang terintegrasi dengan baik untuk memajukan Buleleng,” jelasnya. Ditanya kehadiran massa pendukung, politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini memastikan sebanyak 21 ribu massa pendukung, kader partai, simpatisan, dan tokoh masyarakat akan “memerahkan” lapangan umum Taman Kota (Tamkot) Singaraja. “Yang sudah terdaftar itu 21 ribu dan masih ada yang minta ikut hadir. Mereka hadir murni untuk mendengar keinginan calon gubernur yang dari nyama gelah (dari Buleleng),” katanya.

Pencinta Otomotif Pasangan KBS-Ace juga akan disambut oleh iringiringan pencinta otomotif di Buleleng. Komunitas ini seperti Trail, N-Max, Vespa, dan komunitas lain akan menyambut dari Jalan Ngurah Rai sampai di Jalan Diponegoro (kawasan Pasar Anyar Singaraja). Sementara untuk menghibur ribuan massa nanti, akan ditampilkan Lolot Band yang bersama sejumlah grup band lokal Buleleng dengan berbagai hasil karya seni yang tidak kalah dengan band dari daerah lain. Sambutan ini bukan sengaja untuk menunjukkan kekuatan dukungan KBS-Ace, namun murni karena ingin mencari pemimpin Bali dari Buleleng. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Pengelolaan Dana Desa

Terkendala Kualitas SDM Belum Merata

Semarapura (Bali Post)Serapan Dana Desa 2017 yang digelontor pemerintah pusat ke Kabupaten Klungkung telah menyentuh 95 persen. Dampaknya telah banyak memberikan kemajuan dalam pembangunan desa. Namun di balik itu, pengelolaannya belum sepenuhnya berjalan mulus. Hal tersebut disebabkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang belum merata. Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja, Jumat (19/1) kemarin menjelaskan, dana yang diterima bumi serombotan mencapai Rp 44.540.097.000. Itu dialokasikan untuk 53 desa yang tesebar di Kecamatan Klungkung, Dawan, Banjarangkan dan Nusa Penida dengan besaran bervariasi. Sesuai hasil evaluasinya, serapannya untuk pelaksanaan kegiatan bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dalam setahun mencapai 95,64 persen. “Silpa masing-masing desa juga tidak ada melebihi 30 persen. Dampak dana ini sudah cukup banyak. Salah satunya bidang pembangunan desa,” ungkapnya. Namun, pejabat asal Karangasem ini tak menampik serapan dana tak sepenuhnya berjalan cepat. Kualitas sumber daya manusia yang tidak merata menjadi pemicu hal tersebut. “Beberapa desa tenaganya ada yang sudah berusia. Pengelolaan dana ini butuh proses pembelajaran. Selain itu, aturan dari pusat juga cepat sekali berubah. Sehingga kita perlu waktu untuk penyesuaian,” sebutnya. Mengatasi itu, Pemkab rutin melakukan Bimtek peningkatan kapasitas SDM pemerintah desa. Hal ini juga digayung bersambut oleh kecamatan. Belakangan hal serupa juga sudah mulai dilakukan sejumlah desa. “Bimtek rutin. Ini melibatkan kaur, terutama yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan dana desa. Sampai sekarang kami belum temukan terjadinya penyimpangan penggunaan dana itu,” sebut Suteja. Selain itu, Pemkab juga memberikan pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang berbasis teknologi maupun memaksimalkan pendampingan melalui tenaga yang sudah ada. “Peningkatan kualitas terus dilakukan,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, ditengah program desa yang semakin kompleks, perekrutan kaur juga dilakukan selektif, yang mengutamakan anak muda. Itu dipandang lebih cepat memahami teknologi. “Sekarang untuk kaur sudah banyak anak-anak muda,” jelasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PASIR - Sejumlah warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung tengah mengangkut pasir ke sampan untuk dibawa ke Kepulauan Nusa Penida. Beberapa yang mengambil pekerjaan ini sebelumnya berprofesi sebagai nelayan. Hasil yang didapatkan per harinya cukup menjanjikan dan lebih pasti. Selain pasir, mereka juga sering mengangkut barang lain, seperti kebutuhan pokok.

Pembagian Air Belum Sepakat

Petani di Subak Tohpati Tak Bisa Bercocok Tanam

Semarapura (Bali Post) – Kesulitan air yang selama ini dihadapi petani di Subak Tohpati, Kecamatan Banjarangkan akibat tak kunjung adanya kesepakatan soal pembagian air dengan Subak Tembuku di Desa/Kecamatan Tembuku, Bangli menjadi salah satu persoalan yang mencuat dalam temu wirasa yang digelar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama tokoh masyarakat Kecamatan Banjarangkan di Desa Tusan, Jumat (19/1) kemarin. Bupati diharapkan ikut turun tangan membantu mencarikan solusi serta memfasilitasi masalah tersebut, sehingga petani di Subak Tohpati bisa bercocok tanam kembali.

FOTO BERSAMA - Tim dari Bali foto bersama dengan pemerintah Timor Leste usai meninjau Pura Girinatha yang direvitalisasi.

Direvitalisasi

Pura Girinatha Digagas Jadi Ikon Pariwisata Timor Leste

PURA Girinatha, Dili, Timor Leste direvitalisasi pamerintah setempat. Upacara pacaruan dan mulang dasar dilaksanakan Jumat (19/1) kemarin, dipandu rohaniwan Ida Bagus Gede Putra dari Geria Kediri Kaleran, Kamasan, Klungkung. Pura ini berlokasi di Bukit Desa Tai Bessi, Kecamatan Larosai, Kabupaten Kabupaten Ten Larosai Karegateru di atas lahan 25 are. Revitalisasi seluruhnya dibiayai Pemerintah Setempat. Pada momen itu hadir pejabat pemerintah Timor Leste, yakni eks Perdana Menteri Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL) yang saat ini menjabat Menteri Kesehatan Timor Leste Rui M de Araujo, Coordenator Unidade de Appio a sociedade Joaquim da Costa Freitas, Menteri Pariwisata RDTL Manuel Vong, Sekretaris Negara Urusan Pemuda dan Tenaga Kerja Nivio Magalhaes, Rektor Universitas Udayana yang diwakili Bidang Kerja Sama Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum., Dubes RI di Timor Leste Sahat Sitorus, Ketua Ikayana Timor Leste Eng. Brigida Correia, Ketua Ikayana pusat yang diwakili Prof. I Made Supartha Utama. Menteri Pariwisata Manuel Vong sangat mengapresiasi pembangunan pura ini, karena ke depannya bisa menjadi salah satu objek wisata religius yang mampu menarik warga dari berbagai negara bisa datang untuk bersembahyang. “Ke depannya tempat ini bisa menjadi bermanfaat, khususunya bagi umat Hindu. Namun disamping itu, bakal bisa menampung tenaga kerja dan menjadi perkembangan kepariwisataan di masa depan,” bebernya. Duta Besar RI untuk Timor Leste Sahat Sitorus mengatakan, Timor Leste adalah sempalan surga setelah Bali. Dengan pembangunan pura ini diharapkan merekatkan rasa kebersamaan dalam perbedaan yang terjadi. Pembangunan ini menjadi catatan sejarah antara Timor Leste dengan Indonesia karena tempat ini bagaikan Rio de Janeiro Brazil tahun 1970. Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wiyasa Putra, S.H., M.Hum. memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap pemerintah Timor Leste karena telah menghargai keberadaan umat Hindu di negeri ini. “Di samping itu, keberadaan Ikatan Alumni Unud asal Timor Leste juga lebih mempererat tali persaudaraan antara Timor Leste dengan pemerintah Indonesia, di mana Bali khususnya,” ungkapnya. Koordinator Revitalisasi I Putu Ari Sanjaya menyampaikan pura tersebut sudah terbangun sejak 1987 silam. Selama tiga sampai lima dekade sebelumnya menjadi pusat kegiatan persembahyangan bagi umat Hindu yang ada di kota Dili khususnya dan Timor Leste umumnya. Seiring dengan terbentuknya negara Timor Leste, masih banyak umat Hindu dari Bali dan daerah lainnya yang aktif bersembahyang bahkan masih ada dari negara lain seperti Nepal, India, Bangladesh, Malaysia. Harapan yang disampaikan oleh dirinya agar dimasa yang akan datang terjadi akulturasi budaya Indonesia, khususnya Bali dengan budaya Timor Leste. Usai peletakan batu pertama yang dilakukan beberapa menteri Timor Leste dan beberapa anggota Presidente Comissao Parlemento Nacional Timor Leste dibarengi utusan Wakil Rektor IV dan utusan lainnya, dilanjutkan dengan peninjauan seluruh areal pura. (ad951)

Ketua LPM Desa Tohpati I Nyoman Dacin dalam temu wirasa kemarin mengungkapkan, dari tahun ke tahun masalah yang dihadapi petani di Subak Tohpati tidak kunjungan selesai. Petani di subak

yang wilayahnya berbatasan dengan Desa Tembuku, sudah cukup lama tidak bisa menggarap lahannya karena kesulitan air. Di mana selama ini subak Tohpati hanya mengandalkan air yang sumbernya berasal dari

Desa/Kecamatan Tembuku, Bangli. “Karena kesulitan air sekarang petani membiarkan sawahnya ditumbuhi alang-alang,” terangnya. Dacin mengatakan, dalam kegiatan bedah desa yang dilakukan Bupati Klungkung ke Desa Tohpati beberapa waktu lalu, masyarakat Tohpati sebenarnya sangat menginginkan persoalan yang sempat menimbulkan benturan kecil antardua subak di tahun 70-an itu cepat selesai dan tidak berlarut-larut. Sempat ada usulan agar dibuatkan pompa air sehingga kesulitan air yang dihadapi petani bisa terpecahkan. Dia juga menyampaikan bahwa petani di Subak Tohpati sejatinya

tidak menolak untuk membayar suwinih Rp 4 ribu seperti yang ditawarkan Subak Tembuku. “Saya mohon kepada Bupati agar mencarikan solusi terhadap masalah ini. Karena air itu vital bagi petani. Kalau itu bisa diatasi kemiskinan akan bisa turun, karena 75 persen penduduk Tohpati adalah petani,” jelasnya. Menanggapi hal itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup Made Kasta dan jajarannya mengatakan bahwa sejak pertama kali mengetahui adanya masalah itu, dirinya sudah sempat melakukan pertemuan dengan krama Tohpati. Bahkan dirinya juga sudah menemui lang-

sung Bupati Bangli I Made Gianyar beberapa waktu lalu untuk membicarakan masalah pembagian air tersebut. Hanya, diakui, persoalan itu belum juga bisa selesai. Suwirta pun berjanji akan segera menuntaskan masalah itu sebelum dirinya menjalani masa cuti. “Sebenarnya langkahnya lagi sedikit. Ada miskomunikasi yang terjadi. Saya akan segera lakukan pertemuan dengan semua pihak. Sebelum cuti masalah ini harus sudah selesai,” terangnya. Menurutnya, jika masalah ini bisa selesai dan air kembali lancar, tentu ratusan petani di Subak Tohpati bisa bercocok tanam kembali secara normal. (kmb40)

Gelar Temu Wirasa

Bupati Suwirta Paparkan Capaian Pembangunan Daerah PEMKAB Klungkung menggelar temu wirasa dengan tokoh masyarakat Kecamatan Banjarangkan di Banjar Semaagung, Desa Tusan, Jumat (19/1) kemarin. Kegiatan yang dihadiri Bupati I Nyoman Suwirta, Wabup I Made Kasta, Sekda Putu Gde Winastra dan seluruh kepala OPD di Lingkungkan Pemkab Klungkung dilaksanakan untuk menyampaikan capaian program pembangunan daerah, sekaligus menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Pada acara itu, Bupati Suwirta memaparkan seluruh program Pemkab Klungkung yang sudah dijalankan selama empat tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Di Bidang kesehatan, program yang dilaksanakan yakni Universal Health Coverage atau UHC yang dianggarkan sebesar Rp 23,9 miliar. Program UHC merupakan wujud komitmen daerah untuk terus membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. UHC diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui keikutsertaan dalam

WIRASA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta dan pimpinan OPD melaksanakan temu wirasa di Banjar Semaagung, Desa Tusan, Banjarangkan, Jumat (19/1) kemarin. jaminan kesehatan nasional bagi seluruh penduduk Kabupaten Klungkung. Selain UHC, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga dilakukan dengan meningkatkan fasilitas RSUD Klungkung. RSUD Klungkung yang dulunya masih type C sekarang sudah menjadi type B. Demikian juga peningkatan RS Pratama Gema Santi dan akan didukung dengan sembilan Puskesmas bersalin dan tiga puskes-

mas rawat inap, sehingga diharapkan angka harapan hidup di Klungkung mampu meningkat setiap tahunnya. Dibidang Pendidikan, Pemkab Klungkung selama ini telah memberikan beasiswa bagi siswa kurang mampu serta peningkatan sarana prasarana pendidikan, sehingga memberikan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar disekolah. Untuk mendukung program pendidikan, juga dibuat

Angkutan Siswa Gratis yang akan melayani 1.408 siswa SMP dari Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan. Program yang juga dilaksanakan adalah Bedah Desa. Program ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati bersama pimpinan OPD dengan turun langsung ke desa-desa di Kabupaten Klungkung. Program ini banyak membedah permasalahan yang ada di desa, seperti kemiskinan, sosial, perekonomian, infrastruktur, potensi dan pendidikan. Selain itu, ada pula inovasi-inovasi yang dibuat untuk mempermudah administrasi kependudukan, di antaranya Kawismara yang merupakan program mendapat akte perkawinan saat pernikahan, Belananda program untuk bayi yang baru lahir akan langsung mendapatkan akte kelahiran, Pitra Bakti yaitu program pelayanan terintegrasi untuk penerbitan akte kematian. Di bidang Pariwisata, sudah banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan untuk mempromosikan wisata maupun melestarikan seni budaya

di Kabupaten Klungkung. Di antaranya Festival Semarapura, Festival Nusa Penida, Klungkung Menari dan City Tour. Dengan promosi yang sudah dilakukan dengan maksimal, maka imbasnya adalah PAD terus mengalami kenaikan setiap tahun, dari tahun 2013 sebanyak 67,4 miliar ditahun 2017 meningkat menjadi 153,37 miliar dengan persentase kenaikan 127,5 persen. Untuk menangani masalah lingkungan terutama sampah, Pemkab Klungkung sudah membuat program yang bernama Tempat Olah Sampah Sementara (TOSS). Program itu diharapkan mampu mengatasi masalah sampah di Klungkung. Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa seluruh program yang sudah dibuat, dasar atau pondasinya adalah Gema Santi (Gerakan Masyarakat yang Santun dan Inovatif). Tujuannya untuk memberikan kebahagian kepada seluruh masyarakat Klungkung. Selain itu, keaktifan dan peran serta dari masyarakat juga diharapkan dalam proses pembangunan dan mendukung seluruh program pemerintah. (ad950)

Budayakan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Anak TK Dikenalkan Rambu Lalin

Semarapura (Bali Post) Polres Klungkung terus berupaya meningkatkan budaya masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Selain melakukan penindakan, Polres Klungkung juga rutin megedukasi masyarakat bahkan sejak usia dini. Seperti yang dilaksanakan di Taman Lalu Lintas Polres Klungkung, Jumat (19/1) kemarin. Melalui Satuan Lalu Lintas, Polres Klungkung mengenalkan anak-anak TK tentang macam-macam rambu lalu

lintas. Kegiatan pengenalan rambu lalu lintas diberikan kepada ratusan anak dari TK Pembina Negeri Kecamatan Dawan. Didampingi para gurunya, anak-anak tersbut dibimbing langsung sejumlah polisi dan polwan dari Dikmas Sat. Lantas. Anak-anak TK dikenalkan tentang berbagai macam rambu lalu lintas melalui kegiatan tebak-tebakan dan berkeliling di taman lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menanamkan pemahaman dan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas sejak usia dini. Konsepnya yakni belajar sambil bermain. Tak hanya anak-anak TK Pembina Negeri Kecamatan Dawan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan kembali dengan melibatkan TK lainnya yang ada di Kabupaten Klungkung. “Edukasi di-

lakukan dengan cara belajar sambil bermain. Pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak TK seperti ini sudah rutin kita lakukan, baik dengan kunjungan anggota ke sekolah-sekolah atau sebaliknya. Lebih sering kita yang mendatangi sekolah secara bergantian,” jelas AKP Taufan. Kegiatan pengenalan rambu yang dilaksanakannya ini diakui Taufan sangat disambut antusias oleh siswa. Itu terlihat dari kegembiraan

anak-anak selama mengikuti kegiatan kemarin. Sementara itu, Kepala Sekolah TK Pembina Negeri Kecamatan Dawan Gusti Ayu Yulandari Dewi mengatakan, kegiatan pengenalan rambu yang diberikan Satlantas Polres Klungkung terhadap siswanya cukup baik. Karena kegiatan ini dilakukan dengan konsep bermain sambil belajar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi seluruh siswa di sekolahnya. (kmb40)


Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

KARANGASEM

13

SOSOK Sehari Perlu 16 Ton KEPERLUAN logistik khususnya beras bagi pengungsi di Karangasem cukup tinggi. Dengan jumlah pengungsi sebanyak 40 ribu lebih, dalam sehari bisa menghabiskan beras 16 ton sampai 18 ton. Sehingga, koordinasi soal ketersediaan beras ini harus dilakukan dengan baik, agar sebelum stok beras itu habis, usulan sudah lebih dulu dibuat ke pusat. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Karangasem Puspa Kumari saat ditemui di Kantor Bupati Karangasem, Jumat (19/1) kemarin. Dalam menghitung kebutuhan logistik pengungsi ini, per jiwa dijatah 400 gram beras per hari. Sehingga bila jumlah pengungsi sekitar 40 ribu, maka kebutuhan beras per hari saja sudah mencapai 16 ton. Meski kebutuhan beras cukup tinggi, dia menegaskan stok beras masih aman. “Pusat sudah memberikan tambahan CBP (Cadangan Beras Pemerintah) sebanyak 214 ton. Sedangkan Dinas Sosial Provinsi Bali sudah meminta Bulog mencairkan 207 ton di antaranya, untuk kebutuhan pengungsi selama 11 hari,” kata Puspa Kumari. Dia menyadari persoalan pasokan beras di lokasi pengungsian, itu karena adanya keterlambatan proses pencairan di pusat. Sebab, saat itu usulan permintaan tambahan beras CBP sebenarnya sudah diusulkan Kementrian Sosial sejak 6 Januari lalu. Kemudian, baru terealisasi 16 Januari lalu hingga sampai di lokasi pengungsian. “Mengenai pinjam meminjam beras rastra (beras sejahtera) dari Bulog, itu sudah tak jadi masalah. Sudah diganti jatah CBP Karangasem yang 100 ton itu. Sekarang setelah dipotong, tinggal 21 ton. Juga sudah langsung didistribusikan ke pos pengungsian,” terang Puspa Kumari. Dia berharap ke depan distribusi logistik beras tak lagi mengalami kendala. Sebab, bila beras distribusinya bermasalah, maka akan sangat berdampak terhadap kelangsungan hidup warga pengungsi di ratusan titik pengungsian. (gik)

Takut Rugi, Pedagang Datangkan Beras Seperlunya

Amlapura (Bali Post) Menyikapi naiknya harga, pedagang beras di Karangasem memilih membatasi stoknya. Takut merugi karena harga diyakini segera turun. Mereka umumnya mendatangkan beras seperlunya saja. Strategi para pedagang beras itu terungkap saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem melaksanakan inspeksi mendadak ketersediaan beras ke sejumlah pedagang beras di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Amlapura Bawah, Kamis (18/1) lalu. ‘’Sekarang memang naik, tetapi dalam waktu dekat pasti turun. Kita takutnya penurunannya nanti drastis. Untung beras tidak banyak, tapi kalau sudah turun bisa nantinya banyak merugi,’’ ungkap pemilik Toko Bintang, Yudi Saputra (40). Kenaikan harga sudah terjadi sejak Desember lalu. Pihaknya menduga kenaikan harga itu karena terjadi gagal panen di daerah-daerah penghasil gabah. Namun, kondisinya diperkirakan mulai stabil karena Februari sampai Maret petani akan panen raya. Dari perkiraan, Yudi Saputra yang biasanya membeli beras dari distributor Banyuwangi dan Sumbawa, akhirnya mengurangi stok di gudangnya. ‘’Naik pun harga, untungnya sama,’’ katanya. Sejalan dengan keputusan pedagang mengurangi stoknya, penjualan beras di Karangasem juga mengalami penurunan. Sejak harga naik, kata Yudi Saputra, omzetnya hanya empat sampai lima ton per hari. Padahal sebelumnya bisa menyentuh 20 ton per hari. Dari kedua kondisi tersebut, pengiriman dari distributor yang biasanya setiap hari juga dikurangi menjadi hanya tiga hari sekali. Dari sidak yang dilakukan, diketahui harga eceran beras kualitas premium Rp 13 ribu per kilogram. Sedangkan beras medium 12 ribu. Beras medium Rp 9.000 per kilogram dan beras premium Rp 11.300. Kepala Disperindag Karangasem, Gusti Ngurah Suarta, juga mengatakan naiknya harga beras terjadi di seluruh daerah di Tanah Air. Pihaknya juga menyebutkan kenaikan harga beras saat ini karena gagal panen di sentra-sentra penghasil gabah. Meski harga beras naik, Disperindag Karangasem belum ada rencana menggelar operasi pasar. ‘’Pasokan masih aman meskipun ada kenaikan harga. Kita operasi pasar jika terjadi kelangkaan,’’ katanya. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Bali Post/kmb

DRONE DITERBANGKAN - Drone atau pesawat tanpa awak kembali dipersiapkan untuk mengecek kondisi kawah dan kandungan gas yang keluar dari Gunung Agung.

Cek Kondisi Kawah, PVMBG Terbangkan Drone

Amlapura (Bali Post) -

Drone atau pesawat tanpa awak kembali diterbangkan untuk mengecek kondisi kawah dan kandungan gas yang keluar dari Gunung Agung. Sama seperti pengecekan terakhir 16 Desember lalu, kali ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menggunakan jasa Tim Aeroterasscan yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat. Pemantauan direncakan selama satu minggu dan Jumat (19/1) kemarin, drone seri AI 450 melakukan uji coba terbang dari Lapangan Umum Kecamatan Selat, Karangasem. Seno Sahisnu dari Aeroterasscan mengatakan, pesawat yang diterbangkan pada misi kali ini memiliki tenaga lebih besar. Kapasitas silinder (cc) mesin itu lebih besar dari pesawat yang digunakan sebelumnya. Secara visual, perbedaan terlihat dari ukuran baling-balingnya. ‘’Ini penerbangan yang kesepuluh untuk Gunung Agung dan menjadi misi kelima Terasscan bekerja sama dengan PVMBG,’’ jelasnya. Dalam kondisi normal, misi pemantauan direncakan selama empat hari. Kali ini, jadwal

diperpanjang sampai 26 Januari karena memperhitungkan kondisi cuaca. Karena hanya bersifat uji coba, kemarin, pesawat hanya melakukan manuver di atas Lapangan Umum Selat. Belum ada penerbangan mengarah ke Gunung Agung. Meski cuaca kurang mendukung, pesawat yang nantinya akan dilengkapi kamera dan alat pendeteksi kandungan multigas itu mampu terbang sampai ketinggian 3.000 meter. Misi pengambilan gambar dan sampel gas rencananya dilaksanakan Sabtu (20/1) ini.

Tim sudah stanby pukul 07.00 Wita. Namun, misi baru akan dilanjutkan jika cuaca mendukung atau setidaknya visual Gunung Agung terpantau dari titik penerbangan. ‘’Tadi uji coba lancar, hanya ada kendala saat pendaratan, sayap kanan pesawat menabrak tiang. Ada sedikit kerusakan tapi tidak memengaruhi kemampuan terbang,’’ terang Seno Sahisnu. Kendala justru ada pada alat pendeteksi sensor multigas. Saat uji coba, peralatan canggih itu mengalami kerusakan. Pihak PVMBG sudah

Bupati Tanda Tangani PKS dengan BPJS Kesehatan

PEMKAB Karangasem secara bertahap memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi penduduknya. Perluasan cakupan itu dengan cara warga didaftarkan ke BPJS secara bertahap. Ini dilakukan pemerintah daerah dalam rangka Pemkab Karangasem Sehat tahun 2018. Hal ini ditandai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) oleh Bupati Karangasem dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung di Ruang Rapat Bupati Karangasem, Jumat (19/1) kemarin. Pendaftaran ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Karangasem bersama BPJS, menuju Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019. Secara khusus juga merupakan pemenuhan komitmen Bupati Karangasem terkait Program Kartu Karangasem Sehat (KKS). Dalam perjanjian ini, 28.284 jiwa akan menjadi kuota yang dapat dimanfaatkan penduduk Karangasem yang belum memiliki JKN-KIS. Pada 1 Januari 2018, tercatat 17.097 jiwa penduduk sudah didaftarkan oleh Kabupaten

Karangasem. Jadi, untuk Kabupaten Karangasem masih terdapat sisa kuota 11.187 jiwa. “Pembiayaan iuran dalam pendaftaran ini melalui APBD Kabupaten Karangasem tahun 2018,” kata Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Partama, menyampaikan sebelum adanya integrasi itu masyarakat hanya terdaftar melalui mekanisme perorangan/mandiri dan penerima bantuan iuran (PBI). Dengan adanya integrasi itu maka akan sangat membantu mengurangi jumlah warga yang belum ditanggung BPJS. Bahkan, ke depan ditargetkan seluruh warga di Karangasem itu sudah masuk ke dalam BPJS Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung Endang Triana Simanjuntak memberikan apresiasinya dan rasa terima kasih sebesar-besarnya atas penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan Cabang Klungkung dengan Pemkab Karangasem. Pada kesempatan itu, Endang menyampaikan sampai saat

ini penduduk Karangasem yang sudah menjadi peserta JKN-KIS sebanyak 318.664 atau sebesar 55,68 persen dari total jumlah penduduk Karangasem 572.336 jiwa. Sehingga masih ada warga sebanyak 253.670 atau sekitar 44,32 persen, jumlah penduduk yang belum menjadi Peserta JKN-KIS. “Ini progres yang luar biasa bagi Karangasem, di antara empat kabupaten wilayah kerja kami di Bali. (Karangasem, Klungkung, Gianyar dan Bangli),” kata Endang. Endang menyampaikan terkait adanya Instruksi Presiden nomor 8 tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN-KIS bagi seluruh kementerian terkait, optimalisasi juga dilaksanakan di pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur dan Bupati/Wali Kota. Dalam instruksi itu disampaikan peta jalannya pelaksanaan program JKN-KIS menargetkan Universal Health Coverage itu sudah bisa tercapai 1 Januari 2019. “Dalam hal ini memang harus ada strategi mengejar pencapaian UHC di setiap daerah. Salah satu segmen potensial yang harus disasar

Pihak yang Menuduh Tanpa Bukti

PUTU Toya menegaskan, Jumat (19/1) kemarin, prajuru lama tidak ada yang menerima “titipan” apa pun dari pengembang. Utamanya untuk melancarkan proyek tanah kapling pengembang

tersebut. Dia memperingatkan kepada semua pihak yang menuding prajuru lama telah menerima titipan. Diminta jangan menuduh tanpa bukti. Bahkan, dia mengancam jika ada yang sekali lagi menge-

mengevaluasi status Gunung Agung. Data dari hasil uji lab hanya bersifat data skunder. Penentuan status gunung harus didasarkan pada banyak indikator. Uji sampel gas itu hanya salah satunya. Khusus menyangkut kandungan gas, PVMBG sudah mengambil data primer yaitu data dari hasil uji gas di radius tertentu. Pengambilan sampel gas itu dilakukan setiap hari menggunakan mobil, menyasar kampung-kampung di kaki Gunung Agung. Pengambilan sampel ke permukiman penduduk itu mengacu pada karakteristik gas SO2 yang berat jenisnya lebih berat dari oksigen. ‘’SO2 sulit terdeksi karena tidak berbau. Drone itu nanti akan terbang rendah merayap dekat rumah. Tapi sejauh ini gas itu belum sampai ke permukiman penduduk,’’ katanya. (kmb)

Karangasem Integrasikan KKS ke JKN-KIS

Putu Toya Ancam Tempuh Jalur Hukum Mantan Bendesa Adat Subagan, Putu Toya, sempat hadir menjadi saksi kasus perusakan tanah pelaba Pura Puseh di Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (18/1) lalu. Pada kesempatan itu, dia menegaskan prajuru lama tidak ada sangkut-pautnya dengan persoalan perusakan tanah pelaba pura tersebut. Kalaupun memang ada, dia meminta disebutkan saja siapa identitasnya, agar semuanya menjadi terang menderang. Termasuk, siapa identitas oknum pengembangnya yang disebut-sebut menyerahkan sejumlah uang kepada oknum prajuru lama. Bagaimanakah sesungguhnya benang kusut kasus pelaba Pura Puseh di Desa Adat Subagan itu?

mengupayakan mencari suku cadang dan diharapkan perbaikan sudah tuntas sebelum pelaksanaan misi. Alat sensor multigas itu mengalami masalah pada bagian power. Penanggung Jawab Gunung Api Wilayah Bali dan NTB, Oktory Prambada, mengatakan misi kali ini sama dengan misi sebelumnya yakni mengecek kondisi kawah dan mengambil sampel gas di atas kawah. Sampel gas itu selanjutnya diteliti kandungan CO2 dan H2S serta SO2. Kedua gas itu merupakan indikator adanya aktivitas vulkanik gunung berapi. ‘’Pada misi penerbangan terdahulu, kandungan gas seperti itu masih ada. Juga masih ada gempa dan retakan di dalam kawah,’’ ungkapnya. Namun, lanjutnya, hasil uji lab terhadap kandungan gas belum bisa dijadikan dasar

luarkan tuduhan tanpa bukti seperti itu. Dia mengaku tidak segan-segan membawa persoalan ini ke jalur hukum. “Kalau bicara harus ada buktinya. Jangan menuduh tanpa bukti. Kalau begini terus, saya juga bisa menempuh jalur hukum,” kata Toya. Toya tampak gerah dengan tudingan sekelompok orang yang terus berupaya menyudutkan dan mencoreng nama baiknya, dan juga jajaran prajuru lama yang dulu dipimpinnya. Sejak masalah ini berembus hingga dilaporkan ke pihak kepolisian, bahkan hingga masuk ke dalam persidangan. Dia mengaku belum tahu, siapa oknum pengembang yang

dimaksud. Begitu juga siapa oknum prajuru desa lama yang disebut-sebut menerima titipan dari pengembang ini. Sampai sekarang tidak jelas. Selama dia menjadi bendesa adat, Toya dan prajuru lain merasa tak pernah menerima titipan apa pun berkaitan proyek tanah kapling di atas tanah pelaba Pura Puseh itu. “Sebenarnya tidak ada tanah desa adat yang dikapling. Hanya kena urugan saja. Pengkaplingan ada di sebelah utara tanah desa milik Bapak Nitiasa,” tegasnya. Karena merasa tak bermasalah dalam persoalan ini, dia mengaku siap mengikuti proses hukum di dalam persidangan di PN Amlapura.

Putu Toya

Bali Post/gik

Bahkan, kalau diperlukan lagi menjadi saksi, dia mengaku siap hadir memberikan keterangan yang diperlukan majelis hakim. “Prajuru lama itu ada sepuluh orang. Sekarang yang dikatakan men-

TANDA TANGANI DOKUMEN KERJA SAMA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menandatangani dokumen kerja sama antara Pemkab Karangasem dengan BPJS Kesehatan Cabang Klungkung. adalah kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU),” tegasnya. Untuk itu, Endang menambahkan, pemerintah daerah harus mengeluarkan kebijakan maupun peraturan yang mewajibkan setiap pengusaha mendaftarkan setiap pekerjanya. Hal itu sesuai amanat undang-undang. Selain itu, segmen tenaga kontrak daerah yang ada di setiap kabupaten itu juga menjadi hal penting terwujudnya UHC ini. Jika bupati

menghendaki, maka mereka selayaknya juga harus diurus kepersertaannya agar terdaftar di BPJS Kesehatan. Diharapkan ke depan apabila seluruh segmen kepesertaan yang ada telah dioptimalkan, maka pemerintah daerah dapat menghitung ketersediaan anggaran untuk mengikutsertakan penduduk lainnya yang belum memiliki kartu JKN-KIS. Sehingga seluruh penduduk di Karangasem dapat ditanggung oleh BPJS. (ad954)

erima siapa, uangnya berapa, yang menyerahkan siapa? Tidak boleh menuduh tanpa bukti,” tegas Putu Toya. Soal adanya isu prajuru lama sudah menjual bagian tanah pelaba Pura Puseh di Jalan Untung Surapati, Gang Sedap Malam itu, sekali lagi juga dikatakan tidak benar. Justru luas tanahnya masih ada sisa, setelah dilakukan pengukuran. Dulu informasinya tanahnya seluas 60,7 are, setelah hendak disertifikatkan dan dilakukan pengukuran di lokasi, ternyata luasnya 61,5 are. “Terus yang dijual tanah yang mana?” kata Toya. Sidang perdana kasus ini baru dilakukan Kamis (18/1) lalu di PN Amlapura, sejak kasusnya dilaporkan ke Polsek Kota Amlapura, April tahun lalu. Sidang perdana kasus ini cukup menyita perhatian warga setempat. Sedikitnya sekitar 250 orang

warga berpakaian adat lengkap langsung menyerbu PN Amlapura untuk menyaksikan sidang perdana kasus tersebut. Sidang perdana ini mengagendakan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan menghadirkan empat saksi. Di antaranya I Nyoman Rai sebagai Bendahara Desa Adat, I Gede Karang sebagai Bendesa Adat, I Putu Toya sebagai Bendesa Adat yang lama, dan satu saksi lagi dari penggarap tanah. Dalam dakwaannya, JPU menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi sejak April tahun lalu tersebut, hingga berujung pemberhentian prajuru desa setempat saat itu, karena dituding terlibat persoalan tersebut. “Sidang berikutnya diagendakan digelar Kamis depan,” kata Nyoman Rai saat dimintai konfirmasi usai menjadi saksi. (gik)


TABANAN

14

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Bali Post/kmb28

RAPAT EVALUASI - Manajemen operasional DTW Ulun Danu Beratan menggelar rapat evaluasi yang dipimpin Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa.

Kunjungan ke Ulun Danu Tak Terpengaruh Erupsi Sepanjang 2017 Naik 26 Persen

Tabanan (Bali Post) Meski tingkat kunjungan wisatawan sempat menurun saat erupsi Gunung Agung akhir tahun 2017, secara keseluruhan jumlah wisatawan ke objek wisata Ulun Danu Beratan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan itu tidak terlepas dari promosi wisata yang dilakukan pihak DTW maupun Dinas Pariwisata Tabanan. Untuk mengetahui secara pasti kegiatan yang telah dilakukan di tahun 2017, Jumat (19/1) digelar rapat evaluasi manajemen operasional DTW Ulun Danu. Rapat dipimpin Sekda Nyoman Wirna Ariwangsa. Rapat dihadiri pimpinan perangkat daerah terkait dan pihak manajemen, serta juga gebog pesatakan. Kepala Dinas Pariwisata Made Yasa, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peningkatan kunjungan di salah satu objek wisata ternama di Tabanan. Khusus kunjungan Ulun Danu ada peningkatan wisatawan dari tahun 2016 ke tahun 2017 sebesar 26,63 persen. Atau dari jumlah pengunjung 706.387 di tahun 2016 naik menjadi 894.505 pengunjung di tahun 2017. Dengan data dan gambaran ada peningkatan kunjungan, mantan Kepala BKD ini memastikan DTW Ulun Danu Beratan yang berlokasi di Kecamatan Baturiti masih aman, nyaman dan indah dikunjungi. Selain dilaporkan capaian tingkat kunjungan selama tahun 2017, pada rapat evaluasi itu juga dibahas sejumlah terobosan peningkatan kualitas objek wisata. Salah satunya perluasan areal parkir. Pasalnya, saat tingkat kunjungan tinggi dan berbarengan piodalan di pura setempat, pihak manajemen kerap kewalahan mengatasi parkir yang membeludak. “Kami dari Dinas Pariwisata akan terus mendukung promosi wisata, termasuk kerja sama dengan google map. Juga diharap ada dukungan pembangunan infrastruktur, terutama parkir agar bisa menampung kendaraan pengunjung,” terangnya. Tidak hanya itu, dari pihak manajemen DTW Ulun Danu juga telah menggagas Festival Ulun Danu Juni mendatang, dengan harapan dapat me-recovery wisata yang ada. Pihak manajemen mengharapkan penyelenggaraan Festival Ulun Danu bisa sukses. Untuk itu, Manajer DTW Ulun Danu I Wayan Mustika akan merancang penyediaan tempat yoga dan stage untuk pementasan tarian tradisional, seperti kecak dan atraksi lainnya. Nantinya acara kecak akan melibatkan pemuda dari banjar di sekitar Ulun Danu sejumlah 100 pemuda dan 15 perempuan. Pihak Ulun Danu Beratan juga akan mendatangkan pelatih tari dari Ubud. “Akan kami selenggarakan secara reguler, kemungkinan Sabtu atau Minggu,” terang Mustika. Terkait agenda kegiatan yoga, pihak Ulun Danu sudah membuat wantilan di lokasi dekat Njung Beji. Di wantilan yang baru itu akan diselenggarakan aktivitas yoga. (kmb28)

Perda Perizinan Satu Pintu Rencana Dirampungkan DPRD Tabanan Tabanan (Bali Post) Untuk memaksimalkan proses pengurusan izin di Tabanan, DPRD Tabanan berencana merampungkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelayan Perizinan Satu Pintu. Hal ini dibahas pada rapat sosialisasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Tabanan tentang Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Desa Wisata, Kamis (18/1). Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi di sela-sela rapat mengatakan, wacana pelayanan terpadu satu pintu itu telah bergulir sejak keluarnya Undangundang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Permendagri 2014 tentang Pelayanan Satu Pintu. “Kami sosialisasikan lagi karena hal ini sangat penting, terutama pelayanan publik,” ujarnya. Eka melanjutkan, pihaknya berencana menyelesaikan rancangan Perda tentang Pelayanan Satu Pintu itu antara Februari-Maret 2018. “Pelayanan satu pintu terkait juga tentang investasi, sehingga memudahkan investor menanamkan modalnya di Tabanan,” terangnya. Sekretaris Komisi I DPRD I Gusti Nyoman Omardani menilai relatif lambatnya proses pembangunan di Tabanan karena masih ada keengganan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerahkan kewenangan proses perizinannya. Secara umum dikatakan instansi yang masih memiliki kewenangan pengurusan izin itu adalah Dinas Pendidikan, seperti izin pendirian sekolah, Dinas Kesehatan izin apotek dan Dinas Lingkungan Hidup untuk izin lingkungan. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu I Made Sumerta menyebutkan pihaknya telah mendapatkan rekomendasi dari beberapa dinas untuk pengurusan izin satu pintu jumlahnya sekitar 74 jenis izin. Saat ini jenis izin yang sudah diurus bersama mencapai 13 jenis. Untuk rekomendasi izin, Sumerta mengatakan pihaknya belum bisa memprosesnya karena harus ada perda. “Kalau sudah ada perda baru bisa diproses dan juga lebih kuat, karena sudah ada payung hukumnya,” katanya. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113

BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan ‘ 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

PEREKAMAN - Untuk mempercepat perekaman e-KTP, Disdukcapil akan undang pihak sekolah dan KPU.

Bali Post/kmb28

Percepat Perekaman, Capil Undang Sekolah Jemput Bola Mulai Senin Depan

Tabanan (Bali Post) -

Menindaklanjuti data pemilih pemula berusia 17 tahun sebanyak 6.000 saat perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Juli mendatang, jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan gencar melakukan percepatan perekaman e-KTP. Bahkan, Jumat (19 /1) kemarin dinas terkait mengundang para perwakilan sekolah jenjang SMA maupun SMK dan KPUD Tabanan untuk menyosialisasikan dan mensinkronkan data calon pemilih pemula. Rencananya proses perekaman e-KTP terhadap enam ribu calon pemilih pemula akan dilaksanakan Senin (22/1). “Kita sudah buat jadwal jemput bola ke masing-masing sekolah sesuai data calon pemilih pemula. Bahkan Sabtu-Minggu pun kami tetap bertugas, karena kita dikejar waktu yang sudah mepet,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan IGA Rai Dwipayana. Untuk jadwal perekaman

e-KTP ke sekolah tersebut, diawali di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri. Sebab di dua lokasi ini terbanyak jumlah calon pemilih pemula yang masuk usia 17 tahun tepat pada tanggal pemilihan nanti. Dalam perekaman tersebut, siswa yang terdaftar sebagai calon pemilih pemula ini tidak serta merta mendapatkan surat keterangan (suket) atau-

pun keping e-KTP. “Mereka kita berikan surat atau bukti sudah melakukan perekaman. Nantinya kalau sudah berusia 17 tahun baru diberikan surat keterangan ataupun e-KTP itu. Kita lihat juga nanti ketersediaan blangkonya,” terangnya. Rai Dwipayana pun berharap selama proses jemput bola terhadap 6.000 calon

pemilih pemula, tentunya pelayanan di kantor pusat baru bisa dilayani siang hari atau setelah selesai pelayanan perekaman di sekolah. “Alat yang ada terbatas, apalagi ada program jemput bola. layanan di kantor pusat saja baru kita bisa layani siang hari. Kami mohon masyarakat mengerti,” ucapnya. Meski demikian, ia mengatakan proses perekaman untuk masyarakat umum sebenarnya masih bisa dilakukan ditiap kecamatan. Karena di masing-masing kecamatan sudah punya satu unit alat perekaman, sementara alat penerbitan atau cetak e-KTP baru ada di dua kecamatan, yakni

kantor Camat Tabanan dan Kerambitan. “Meski ada di dua kecamatan ini tetap terhubung dengan server di kantor, untuk menghindari adanya data ganda dan tidak sembarang cetak,” tegasnya. Se la i n m e ny e l e s a ika n perekaman 6.000 calon pemilih pemula ini, pihaknya juga mempercepat perekaman 3.000 wajib KTP yang tersisa. Sementara untuk 17 ribu warga yang sudah masuk daftar print ready record, pihaknya juga telah bersurat kepada masingmasing Camat untuk menjawab apakah data yang diserahkan di bawah itu sudah sesuai atau tidak,” takutnya terjadi data ganda,” pungkasnya. (kmb28)

Sosialisasi SNI-ISO Digelar

Tingkatkan Transparansi dan Kejujuran Tabanan (Bali Post) – Dalam upaya percepatan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, Pemkab Tabanan melakukan terobosan bekerja sama dengan PT Garuda Sertifikasi Indonesia (GSI). Kerja sama itu dalam bentuk Sosialisasi Penerapan SNI Standar Nasional Indonesia Internasional Organization for Standardization (ISO ) 37001: 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Jumat (19/1) kemarin. Kegiatan itu dilaksanakan di ruang rapat lantai tiga kantor bupati yang diikuti seluruh OPD di lingkungan Pemkab. Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan, tersusunnya SNI-ISO tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, itu merupakan langkah tepat mengantisipasi terjadinya korupsi dan juga gratifikasi, khususnya bagi pejabat daerah. Hal ini juga merupakan tindak lanjut komitmen bersama antara KPK dengan gubernur dan

seluruh bupati dan wali kota se-Bali. Menurutnya, semua OPD itu agar sudah bisa mencermati mulai dari

perencanaan penyusunan APBD serta Pengadaan Barang dan Jasa. Karena itu, sebagai langkah awal

Bali Post/kmb24

SOSIALISASI - Sosialisasi Penerapan SNI (Standar Nasional Indonesia) ISO (Internasional Organization for Standardization) 37001: 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Jumat (19/1) kemarin, di ruang rapat lantai tiga Kantor Bupati.

mengantisipasi penyuapan atau tindak korupsi, itu bisa dimulai dari perencanaan penyusunan APBD serta pengadaan barang dan jasa tersebut. Dirinya juga menekankan kepada OPD yang memberikan pelayanan publik. Seperti Disdukcapil, Perizinan, dan lain-lain. Sebab, kantor pelayanan publik itu masih dipandang sangat rawan terjadinya korupsi dan juga suap. Karena itu perlu dilakukan reformasi birokrasi. Ditegaskan, perbaikan sistem dan prosedur operasi standar diharapkan menjadi keharusan meminimalkan terjadinya penyimpangan. Direktur PT Garuda Sertifikasi Indonesia Johny Salim menjadi pembicara pada sosialisasi itu. Seluruh perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan diharapkan melakukan tindakan-tindakan riil dalam upaya pencegahan dan juga pemberantasan korupsi. (kmb24)

Awal 2018

Terjadi 65 Kasus Gigitan Anjing Baru Kasus gigitan anjing baru yang memerlukan Vaksin Anti-Rabies (VAR) mewarnai awal tahun 2018. Berdasarkan data terakhir BRSU Tabanan, selama Januari ini terdata 65 kasus gigitan baru dengan rata-rata 3-4 kasus baru setiap harinya. Pemberian VAR pun dibagikan dengan beberapa persyaratan, termasuk rekomedasi dari Dinas Pertanian berupa hasil uji laboratorium anjing yang mengigit. Kenapa sekarang ini proses mendapatkan VAR menjadi sangat ribet? KASUBBID Rawat Darurat dan Tindakan Medik BRSU Tabanan dr. A.A. Ngurah Putra Wiradana, Jumat (19/1) kemarin mengatakan ada beberapa kriteria harus dipenuhi dalam pemberian VAR. Menurutnya tidak semua kasus gigitan anjing itu memang harus mendapatkan VAR, dengan surat rekomendasi hasil uji pemeriksaan anjing yang menggigit. Dikatakan, ada beberapa kasus yang bisa diberikan VAR tanpa hasil

uji laboratorium. Biasanya untuk kasus gigitan, di mana anjing liar yang mengigit itu tidak bisa terdeteksi keberadaannya setelah menggigit. Selain itu, jika luka tergolong dalam dengan risiko tinggi seperti multiple atau dekat kepala. Untuk kasus gigitan anjing peliharaan yang bisa dipantau dan sudah tervaksin, menurut Agung Putra disarankan dilakukan observasi anjing tersebut. Sedangkan pasien sendiri

diberikan tindakan perawatan luka. Jika dalam rentang satu minggu anjingnya mati, barulah diberikan VAR. Untuk syarat surat rekomendasi hasil uji laboratorium itu biasanya dibawa, apalagi anjing yang mengigit itu terlanjur dieleminasi. ‘’Biasanya dilakukan pemeriksaan laboratorium, karena anjingnya terlanjur dieleminasi dan tidak bisa diobservasi. Jika hasilnya positif, maka VAR itu boleh diberikan,’’ jelasnya. Syarat membawa rekomendasi hasil laboratorium untuk mendapatkan VAR, sebenarnya sudah diterapkan di Tabanan pada akhir tahun 2016. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pemakaian VAR itu harus efisiensi dan benar- benar tepat guna. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana,

mengatakan syarat ini akan tetap diterapkan di tahun 2018 ini. Untuk stok VAR sendiri telah disediakan anggaran sebesar Rp 863 juta. ‘’Anggaran ini dirasakan cukup, terlebih ada upaya efisiensi dan tepat guna terutama dalam pemberian VAR,’’ ujarnya. Ia tetap mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap gigitan anjing. Terlebih kasus gigitan kategori positif masih ada di Bali. Untuk itu, diharapkan kerja samanya semua pihak, baik itu Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian serta masyarakat sehingga kasus gigitan positif itu tidak terjadi dan Bali bisa bebas rabies. ‘’Diharapkan siapapun yang memelihara ajing itu harus rutin memvaksin minimal setahun sekali anjing peliharaannya. Memelihara dengan baik serta tidak meliarkan anjingnya,’’ pinta Nariana. (san)


15

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

The Blues Dicibir Fansnya Sendiri

Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (20/1) malam Espanyol vs Sevilla Atletico Madrid vs Girona Minggu (21/1) dini hari Villarreal vs Levante Las Palmas vs Valencia Minggu (21/1) malam Deportivo Alaves vs Leganes Real Madrid vs Deportivo La Coruna Senin (22/1) dini hari Real Sociedad vs Celta de Vigo Real Betis vs Barcelona Selasa (23/1) dini hari Eibar vs Malaga --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Sabtu (20/1) malam Brighton & HA vs Chelsea Arsenal vs Crystal Palace Burnley vs Manchester United Everton vs West Bromwich Albion Leicester City vs Watford Stoke City vs Huddersfield Town West Ham United vs AFC Bournemouth Minggu (21/1) dini hari Manchester City vs Newcastle United Minggu (21/1) malam Southampton vs Tottenham Hotspur Selasa (22/1) dini hari Swansea City vs Liverpool --------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (20/1) malam Hoffenheim vs Bayer Leverkusen Freiburg vs RB Leipzig Borussia M’gladbach vs Augsburg Mainz vs Stuttgart Wolfsburg vs Eintracht Frankfurt Minggu (21/1) dini hari Hamburg SV vs Koln Minggu (21/1) malam Bayern Munchen vs Werder Bremen Senin (22/1) dini hari Schalke vs Hannover

London -

Jelang pertandingan melawan tuan rumah Brighton & Hove Albion, Sabtu (20/1) malam ini dalam kompetisi Liga Utama Inggris, Manajer Chelsea Antonio Conte dipusingkan dengan kegagalannya merekrut pemain baru. Bahkan, penggemarnya sendiri mencibir upaya the Blues yang ingin mempertajam lini depannya dengan mendatangkan pemain veteran dan dibelit cedera. Saat ditanya wartawan tentang potensi timnya merekrut ujung tombak AS Roma Edin Dzeko, Conte enggan mengungkapkan kondisinya. “Anda semua tahu, saya kira tidak benar membicarakan pemain dari lain tim,” ujar Conte. “Saya tidak tertarik membicarakannya.” Dia juga enggan mengomentari seputar pendekatan Chelsea pada penyerang Stoke City Peter Crouch. “Jawaban saya sama. Saya tidak tertarik dengan pertanyaan ini. Ini meremehkan pemain-pemain saya, pemain lain dan juga pemain klub lain,” ujar pria asal Italia itu. Pendukung the Blues bereaksi keras setelah Chelsea gagal mendapatkan Andy Carroll. Striker West Ham United masih dililit cedera engkel dan harus istirahat setidaknya empat pekan. Jadi pembelian itu berisiko besar. Jumat kemarin, Chelsea juga menerima kabar bahwa Edin Dzeko tetap bertahan di Roma. Bahkan klub Serie A itu tetap menolak pembelian penyerang bertubuh jangkung itu meski disertai peminjaman penyerang Michy Batshuayi. “Saya tidak tahu tentang berita

ini,” jelas Irfan Redzepagic yang agen mewakili Dzeko. “Dzeko hanya ingin tetap berada di Roma.” Di sisi lain pembelian Dzeko juga bakalan memicu permasalahan. Karena bisa dipastikan pemain Bosnia itu bakalan absen di Liga Champions karena Roma telah memainkan dia di turnamen ini hingga melaju ke babak 16 besar. Kini fokus Chelsea dialihkan pemain bertubuh jangkung lainnya Fernando Llorente (Tottenham Hotspur) atau Christian Benteke (Crystal Palace). Conte perlu bekerja ekstra keras membangun kembali timnya karena harus menghadapi empat turnamen bersamaan FA Cup, Liga Champions, Liga Utama Inggris dan Piala Liga. Transfer Sanchez Hingga kemarin transfer Alexis Sanchez dari Arsenal ke Manchester United belum terwujud. Transfer yang diikuti dengan kepindahan gelandang Armenia Henrikh Mkhitaryan ke Stadion Emirates, membuat frustrasi Manajer Manchester United Jose Mourinho karena terlalu berkepanjangan. “Semua sudah tahu tapi ini belum

Bali Post/rtr

Sainz Dekati Gelar Juara

Buenos Aires Menyisakan dua hari, pereli Spanyol Carlos Sainz semakin mendekati gelar juara kategori mobil pada Reli Dakar 2018. Di etape ke-12, Jumat (19/1) kemarin, pembalap tim Peugeot itu memasuki finis di posisi ke-9 terpaut lebih dari 18 menit dari sang pemenang Nasser Al Attiyah (Toyota). Namun di klasemen umum, Sainz masih unggul lebih dari 44 menit atas pesaing terdekatnya yang juga rekan setim Stephane Peterhansel (Prancis). Posisi ketiga ditempati Al Attiyah dengan selisih 1 jam 5 menit. ‘’Kami melaju dengan cukup mudah namun menjelang akhir kami mendapat masalah girboks, namun semuanya baik-baik saja karena yang penting adalah kami telah menyelesaikan tahapan ini,’’ ujar pereli Spanyol itu. Al Attiyah memenangi tahapan, yang berjarak sepanjang 375 km antara Chilecito dan San Juan di Argentina dengan waktu 5 jam, 49 menit 57 detik. Peterhansel, sang juara bertahan dan pemenang sebanyak 13 kali, berada di urutan kedua tertinggal 2 menit 3 detik. Posisi ketiga ditempati rekan setim Al Attiyah, Giniel de Villiers (Afrika Selatan). Peterhansel mengakui harapan mempertahankan gelar telah menguap. Sejumlah masalah menerpa mobilnya hingga upayanya mengejar Sainz amat berat. ‘’Menurut saya, ini sekarang telah usai,’’ kata pereli Prancis itu setelah kehilangan waktu satu jam 45 menit saat Bolivia akibat sejumlah masalah. ‘’Kami akan berusaha mengamankan peringkat kedua, maka kami mengendalikan selisih dengan Nasser pada hari ini.’’ Panitia penyelenggara membatalkan tahapan untuk kategori sepeda motor dan quadbike karena alasan-alasan keamanan terkait cuaca. ‘’Setelah berkonsultasi dengan para kompetitor yang berkumpul di bivak maraton Fiambala, pengarah balapan mengambil keputusan untuk membatalkan tahapan ke12 untuk sepeda motor dan quad,’’ demikian bunyi pernyataannya. Pereli asal Austria Matthias Walkner memimpin kategori sepeda motor dengan KTM, unggul 32 menit atas pereli Argentina yang membela Honda Kevin Benavides. (kmb39/rtr/ant)

fokusnya pada pertandingan, bukan transfer. Sementara itu, Wenger akan memainkan Sanchez pada laga melawan Crystal Palace meski negosiasi kemarin tidak menemui titik temu. Sanchez bahkan ikut menjalani latihan bersama rekan-rekannya. (kmb39/rtr)

Korut dan Korsel Parade Bersama di Upacara Pembukaan

DIHADANG - Penyerang Real Madrid Marco Asensio (kanan) melewati hadangan pemain Leganes pada pertandingan Copa del Rey (Piala Raja), Jumat (19/1) kemarin di Stadion Butarque Municipal.

Bali Post/rtr

juga terlaksana,” ujar Mourinho setelah mengetahui Manajer Arsenel Arsene Wenger menyatakan Sanchez akan meninggalkan timnya dalam waktu kurang dari 48 jam. Akibatnya, Mkhitaryan tidak akan dimainkan saat MU menghadapi Burnley pada pertandingan Liga malam ini. Mourinho berdalih

Bali Post/rtr

Olimpiade Pyeongchang

--------------- Liga Prancis ---------------------------------------Minggu (21/1) dini hari Nantes vs Bordeaux Amiens SC vs Guingamp Montpellier vs Toulouse Rennes vs Angers SCO Strasbourg vs Dijon Troyes vs Lille

DAKAR - Pereli tim Toyota Nasser Al-Attiyah menyelesaikan etape ke-12 Reli Dakar, Jumat (19/1) kemarin dari Chilecito ke San Juan, Argentina.

Penyerang Stoke City Peter Crouch.

Asensio Menangkan Real Madrid Madrid Penyerang Real Madrid Asensio mencetak gol melalui sepakan voli pada menit ke-89 untuk membawa sang juara Eropa menang 1-0 di markas Leganes pada pertandingan pertama babak perempatfinal Copa del Rey (Piala Raja), Jumat (19/1) kemarin. Pelatih Real Zinedine Zidane tidak memainkan Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale pada tim yang sebagian besar diisi pemain lapis kedua. Namun kehadiran pemain muda tidak mampu memperbaiki permainan timnya sampai gol Asensio mengakhiri laju tiga pertandingan tanpa kemenangan timnya. Real kesulitan meladeni permainan Leganes yang melakukan delapan perubahan dari tim yang kalah 2-3 di Liga Spanyol dari Real Betis.

Strategi itu mengindikasikan minimnya antusiasme sang tuan rumah untuk turnamen ini meski para penggemar mereka memenuhi Stadion Butarque. Mateo Kovacic menyia-nyiakan peluang terbaik Real sebelum turun minum. Sementara kiper Real Kiko Casilla menepis sepakan voli Claudio Beauvue yang mengancam gawangnya, sebelum Asensio menyambar umpan silang Theo Hernandez di tiang dekat dan mengarahkannya ke sudut bawah gawang. ‘’Kemenangan ini merupakan peluang kami untuk mendapatkan rentetan dua, tiga, atau empat kemenangan beruntun,’’ kata Zidane. Pertandingan kedua akan dimainkan di Santiago Bernabeu pada 25 Januari mendatang. (rtr/ant)

Jakarta (Bali Post) Kontingen tuan rumah Korea Selatan dan Korea Utara akan melakukan parade bersama pada acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan pada Februari mendatang di bawah bendera Semenanjung Korea. Membaur dalam satu barisan di pembukaan pesta olahraga tersebut menjadi salah satu kesepakatan pada pertemuan tingkat tinggi antara pihak Korsel dan Korut di ‘’Rumah Perdamaian’’ di Panmunjom, 17 Januari lalu, demikian siaran pers Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta, Jumat (19/1) kemarin. Ada 11 butir kesepakatan dalam pertemuan tersebut, termasuk membentuk satu tim gabungan untuk cabang hoki es putri. Mekanisme penggabungan tersebut akan dibahas lagi dalam pertemuan lanjutan antara Komite Olimpiade Internasional (IOC) serta komite Olimpiade masing-masing negara. Satu tim pendahulu dari Korut akan datang ke Korsel pada 25-27 Januari, untuk melakukan peninjauan arena dan fasilitas bagi para atlet dan pendukungnya. Selain atlet,

Bali Post/rtr

OBOR - Pembawa api Olimpiade menyalakan obor untuk dipakai melanjutkan arak-arakan di Jembatan Penyatuan Dua Korea, di wilayah demiliterisasi Paju, Korea Selatan, Jumat (19/1) kemarin. Korea Selatan dan Utara akan menjadi satu kontingen dalam parade atlet pada pembukaan Olimpiade musim dingin di Pyeongchang bulan depan. Korut juga akan mengirim sejumlah suporter, tim kesenian serta wartawan pada Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, kota di wilayah utara Korsel tersebut. Rombongan dari Korut direncanakan akan datang ke Pyeongchang melalui jalan darat mulai 1 Februari, sementara

Olimpiade Musim Dingin tersebut akan berlangsung pada 9-25 Februari 2018. Dalam pertemuan di Panmunjon itu, juga disepakati bahwa delegasi Korut akan mematuhi aturan yang berlaku di Korsel, sedangkan pihak Korsel menjamin keamanan dan kenyamanan tamunya tersebut. (ant)


olah raga

16

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Tiga Gol Lilipaly Menangkan BU Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/022

RAPAT ANGGOTA --- Suasana rapat anggota KONI Kota Denpasar 2018, di Lumintang, Jumat (19/1) kemarin.

KONI Denpasar Ikat Atlet dengan Pakta Integritas

Denpasar (Bali Post) KONI Kota Denpasar bertekad mengikat atletnya dengan pakta integritas, agar atlet unggulannya tak hengkang ke kabupaten lain. Apalagi, Denpasar kini menggulirkan program Denpasar Emas, bertujuan membidik emas sebanyak-banyaknya pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. Sekum KONI Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena di sela-sela rapat anggota KONI Denpasar 2018 di Lumintang, Jumat (19/1) kemarin menjelaskan, pihaknya telah memberikan beasiswa kepada atlet berprestasi, uang pembinaan, termasuk biaya try-in dan try-out. Tentunya jika mereka pindah membela kabupaten lain, pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, konsekuensinya wajib mengembalikan seluruh dana pembinaan, yang selama ini dikucurkan KONI maupun pengkot cabor, sebagai kompensasinya. Sementara pelatih panahan Denpasar Wari Sri Raharjo mengakui seorang atlet Kota Denpasar Nanda Wysman Wahid mengajukan surat pengunduran diri dari statusnya sebagai atlet Kota Denpasar. ‘’Silakan kalau mau pindah membela kabupaten lain, kami tak mau menghambat, dan surat pengunduran diri sudah saya tembuskan ke KONI Denpasar,’’ ungkap Wari Sri Raharjo. Di sisi lain, Ketua Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa mengemukakan, rapat anggota merupakan amanat AD/ART, yang sebelumnya dipakai istilah penyusunan program kegiatan selama 2018. ‘’Pada tahun 2018 ini, tidak ada Porprov, kami anjurkan atlet untuk tetap getol berlatih dan melakukan try-in maupun try-out,’’ katanya. Selain itu, untuk menjaga kebugaran atlet, juga rutin dilakukan tes fisik dua kali dalam setahun. Dijelaskannya, seluruh cabor diminta menyusuan agenda kegiatan selama 2018. ‘’Kami serius menggelorakan program Denpasar Emas,’’ ucapnya. Pada rapat anggota KONI, kemarin, juga diterima keberadaan Pengkot Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI), sebagai cabor resmi ke-35 yang bernaung di bawah KONI Denpasar. (022)

Sugiata Kembali Pimpin POBSI Denpasar

Denpasar (Bali Post) Ketut Sugiata kembali dipercaya memimpin induk organisasi biliar yakni Pengkot POBSI Kota Denpasar masa bakti 2018-2022. Sugiata bertekad merombak taktik dan strategi atlet utamanya saat berlaga di ajang Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan nanti. Ditemui di Denpasar, Jumat (19/1) kemarin, Sugiata mengakui pihaknya telah melakukan evaluasi sehubungan hasil Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, tim biliar Denpasar meraih 2 emas, 3 perak, dan perunggu, dan harus puas menduduki peringkat III, di bawah Badung dan tuan rumah Gianyar. Menurut Sugiata, pihaknya akan mengubah strategi yakni menurunkan atlet yang fokus pada nomor tertentu saja. ‘’Selama ini, seorang atlet bisa turun pada beberapa nomor, akhir konsentrasinya buyar dan gagal menyumbang medali,’’ terangnya. Selain itu, dengan mendongkrak atlet pelapis maupun cadangan, otomatis terjadi regenerasi atlet di tubuh olahraga bola sodok ini. ‘’Kami tetap melakukan pembinaan, dengan menggelar turnamen Piala Wali Kota Denpasar,’’ jelasnya. Pada bagian lain, Sekum Pengkot POBSI Kota Denpasar Putu Pasek Swastawa menyatakan, pihaknya telah merampungkan susunan kepengurusan POBSI Denpasar, bahkan telah disetor ke KONI Kota Denpasar. Selanjutnya, pihaknya masih menunggu pelantikan oleh Pengprov POBSI Bali. ‘’Masa kepemimpinan Sugiata tetap diperbolehkan jika mengacu pada AD/ART,’’ ucap Pasek Swastawa. (022)

Ganda Putri Targetkan Gelar di Daihatsu Indonesia Masters

Stefano Lilipaly mencetak gol di injury time babak kedua yang memastikan kemenangan Bali United (BU) 3-2 atas Pusamania Borneo FC pada pertandingan Grup D Piala Presiden 2018, Jumat (19/1) kemarin. Lilipaly memperlihatkan permainan apiknya dengan mencetak dua gol lainnya pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Pada babak pertama dimulai Bali United terus menekan area pertahanan Pusamania Borneo FC dan beberapa kali mendapat peluang melalui Yandi Sofyan pada menit ke-6 dengan proses sundulan, namun bola masih melebar ke arah kiri gawang Pusamania Borneo FC. Selanjutnya, peluang Bali United juga sempat tercipta melalui sepakan Miftaful Hamdi pada menit ke-25, I Nyoman Sukarja pada menit ke-26, dan Kevin Brands pada menit ke-28. Peluang-peluang itu belum menghasilkan gol untuk tim asal Pulau Dewata ini. Namun, dewi fortuna justru berpihak kepada tim tamu yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang BU dengan mencetak gol sundulan kepala melalui Stevan Markovic pada menit ke-46. Di babak kedua, permainan BU lebih berkembang dan terbukti masuknya Stefano Lilipaly menggantikan Miftaful Hamdi. Pemain naturalisasi Lilipaly berhasil mencetak gol pada menit ke-65 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Pusamania Nadeo Argawinata. BU yang tidak mengendurkan serangannya berhasil mendapat hadiah penalti dari wasit karena bola menyentuh tangan salah satu pemain belakang Pusamania di area kotak terlarang itu. Lilipaly sukses menuntaskan tugasnya mengeksekusi penalti pada menit ke-82. Tetapi berselang empat menit kemudian, Pusamania justru mampu menyamakan kedudukan 2-2. Andre Luis berhasil mengecoh penjaga gawang Made

Wardana dalam duel satu lawan satu sebelum mengarahkan bola ke gawang. BU yang tidak ingin malu di hadapan pendukungnya sendiri, kembali mencetak gol melalui sepakan Stefano Lilipaly dari dalam kotak penalti pada menit ke-92, setelah mendapat bola rebound akibat penjaga gawang Pusamania tidak mampu mengantisipasi bola dengan baik. Hingga wasit Rully Ruslin asal Malang meniup peluit panjang babak kedua berakhir skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah. Berkat kemenangan ini, Bali United berhasil meraih tiga poin dalam laga ini. Pelatih Pusamania Borneo FC Ponaryo Astaman menyayangkan hasil akhir babak kedua, karena timnya kecolongan gol pada menit-menit akhir, karena diyakini laga hari ini bisa mencuri satu poin dari Bali United. ‘’Namun, kami mengapresiasi kerja keras pemain karena bisa menjadi pengalaman untuk laga selanjutnya dan secara keseluruhan anak asuh kami sudah bermain dengan baik dengan menerapkan taktik dan strategi sesuai arahan saya,’’ kata Ponaryo. Terkait keputusan wasit yang memimpin laga kali ini, Ponaryo memilih tidak ambil pusing atas keputusan wasit dalam laga kali ini. Saat pertadingan tadi juga meminta kepada anak asuhnya agar menghargai kepemimpinan wasit, karena tidak akan mampu mengubah skor dalam pertandingan itu. Sementara itu, Pelatih Bali United Hans-Peter Schalers mengatakan, tim Pusamania Borneo FC bermain cukup baik pada babak pertama sehingga

Liga 1 Tanpa Ada Batasan Gaji Pemain Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan GoJek Traveloka Liga 1/2018 akan berjalan tanpa adanya batasan gaji atau salary cap. Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, di Jakarta, Jumat (19/1) kemarin, menyebutkan penghilangan salary cap ini menjadi alasan mengapa Liga 1 musim terkini tidak akan menerapkan aturan marquee player. ‘’Keberadaan marque player hanya relevan jika salary cap diimplementasikan,’’ ujar Joko. Kebijakan ini berbeda dengan apa yang diterapkan di Liga 1 musim 2017 di mana terdapat salary cap per klub yaitu sebesar Rp 15 miliar. Ketika itu, salah satu pertimbangan kebijakan salary cap adalah demi menyeimbangkan kekuatan finansial setiap klub. Khusus untuk pemain dunia atau disebut marquee player, gajinya diberikan di luar salary cap yang sudah ditentukan. Dengan tidak adanya salary cap untuk Liga 1 musim 2018, PSSI tidak mengkhawatirkan adanya protes dari klub-klub kecil dengan dana terbatas. ‘’Industri ini berjalan dengan mekanisme pasar bebas. Jadi kalau tidak bisa

Jakarta (Bali Post) Ganda putri Pemusatan Latihan Nasional PP PBSI menargetkan meraih gelar juara di turnamen bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2018 pada 23-28 Januari di Jakarta. ‘’Kalau ditanya targetnya apa di Indonesia Jakarta (Bali Post) Masters, tentunya kami menginginkan gelar juara. Setiap Penampilan perdana sang turnamen akan jadi evaluasi, terutama untuk menentukan shooter senior Amin Prihantono tim inti di Asian Games 2018,’’ kata Kepala Pelatih Ganda mewarnai kemenangan Pelita Putri PBSI Eng Hian dalam keterangan PP PBSI, Jumat Jaya Basketball atas Satya Wa(19/1) kemarin. cana Salatiga dengan skor 97Untuk merealisasikan target itu, tim ganda putri ber65 dalam laga Seri V Liga Bola sama nomor-nomor lainnya di pelatnas melaksanakan uji Basket Indonesia (IBL) 2017coba lapangan di arena yang dijadwalkan menjadi lokasi 2018 di DBL Arena, Surabaya, pertandingan, Istora Senayan. Jumat (19/1) kemarin. KeDaihatsu Indonesia Masters 2018 sendiri menjadi salah menangan ini menunjukkan satu bahan observasi Eng atas penampilan pasangan dominasi mereka di Divisi Putih ganda putri utama yang saat ini tengah dirombak di tim dalam sembilan pertandingan. asuhannya tersebut selain beberapa turnamen awal tahun Amin, yang harus absen lainnya. ‘’Secara keseluruhan, banyak target yang harus sejak awal Desember 2017 dicapai tim ganda putri tahun ini. Tiap turnamen kami setelah menjalani operasi kaki, maunya yang terbaik,’’ katanya. pun menandai pertandingan Jika melihat turnamen sebelum Indonesia Masters, seppertamanya di IBL 2017/2018 erti Thailand Masters dan Malaysia Masters, lanjut Eng, itu dengan membuat sembilan dari segi hasil tidak buruk, dengan ada satu finalis. poin dan satu rebound. Seluruh skuad ganda putri utama yang saat ini terdiri ‘’Sebelum turun ke lapangan, dari Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/ pelatih memastikan kesiapan Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Masaya. Alhamdulillah, tidak terhadewi Istarani dan Nitya Krishinda Maheswari/Yulfira asa sakit hingga akhir pertandBarkah, akan berlaga di turnamen level 4 (Super 500) ingan,’’ ujar pemain berusia 35 tersebut. tahun itu usai pertandingan, Peluang terbesar ganda putri sendiri sepertinya ada di dikutip dari tim media IBL pasangan kombinasi senior-junior Greysia/Apriyani yang Jumat kemarin. saat ini memiliki peringkat dunia tertinggi di antara duet Kemenangan itu sendiri putri lainnya yaitu di posisi 11 dunia. membuat Pelita Jaya semakin Di putaran pertama, Greysia/Apriyani yang merupakan kukuh di puncak klasemen unggulan kedelapan, akan berhadapan dengan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yan (Malaysia) yang akan menjadi pertemuan perdana kedua pasangan. ‘’Selama berpasangan den PROSES CEPAT BUNGA RINGAN 0,3% KTP LUAR BISA gan Apri, saya belum pernah DISKON PULUHAN JUTA READY STOCK TENOR 6-8TH bertemu pasangan Malaysia ini. Dari awal pelatih mengatakan kalau kami fokus satu demi satu pertandingan dulu saja. Tiap lewati babak, pelajari lagi permainan lawan PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS di babak selanjutnya, step by Terima Tukar Tambah step,’’ kata Greysia. (ant)

bersaing pasti akan tertinggal. Ini juga terjadi di seluruh dunia,’’ tutur Joko. Joko sendiri mengakui yang paling efektif untuk melindungi klub di tengah kebijakan liga tanpa salary cap adalah sistem financial fair play seperti yang diterapkan Asosiasi Sepak Bola Uni Eropa (UEFA). Sederhananya, financial fair play mengatur bahwa setiap klub bebas mengeluarkan uang untuk mengontrak pesepak bola manapun asalkan sumber dananya berasal dari bisnis sepak bola, bukan yang lain. Namun di Indonesia, Joko mengungkapan, financial fair play belum bisa digunakan sepenuhnya di Indonesia karena klub-klub di Tanah Air belum semuanya berlisensi AFC. ‘’Sampai hari ini baru lima berlisensi, itu pun tiga lolos bersyarat. Financial fair play baru bisa dipraktikkan kalau semua klub sudah berlisensi,’’ katanya. Dengan tidak adanya regulasi marquee player, di Liga 1 akan diterapkan regulasi 3+1 untuk pemain asing yaitu setiap tim berhak mengontrak tiga pemain impor non-Asia dan seorang dari Asia. Selain itu, regulasi terkini Liga 1 juga meniadakan aturan pembatasan umur. (ant)

Bali Post/kmb

MENANG - Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (tengah) berusaha mengoper bola kepada rekannya Stefano Lilipaly (kiri) pada pertandingan Grup D Piala Presiden di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/1) kemarin. Bali United menang dengan skor 3-2. mampu merepotkan lini pertahanan tim asal Pulau Dewata ini. ‘’Setelah kami berkoordinasi dengan Widodo Cahyono, kami mencoba memasukkan Stefano Lilipaly pada babak kedua dan sejumlah pemain pilar penting, akhirnya anak asuh kami mampu membalikkan keadaan dengan memenangkan laga hari

ini,’’ ujarnya. Hans Peter juga mengapresiasi kontribusi yang dihasilkan pemain Fadil Sausu dan Ilija Spasojevic karena turut menyukseskan kemenangan dalam laga ini. ‘’Kami bersyukur semua anak asuh kami mampu bermain dengan disiplin dan memenangkan laga kali ini,’’ katanya. (ant)

Hasil Jumat (19/1) Bali United Persija Klasemen Grup D 1. Persija 2. Bali United 3. Pusamania Borneo 4. PSPS Riau

vs vs 1 1 1 1

Pusamania Borneo FC PSPS Riau 1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 0

3-0 3-2 2-3 0-3

3-2 3-0

3 3 0 0

Proliga 2018

Jakarta Elektrik PLN Telan Kekalahan di Laga Pembuka

Jakarta (Bali Post) Juara bertahan sektor putri Jakarta Elektrik PLN dibuat tak berkutik oleh Jakarta Pertamina Energi dengan skor 0-3 (11-25, 7-25, 14-25) pada laga perdana kompetisi bola voli Proliga 2018. Pada pertandingan seri satu putaran pertama yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (19/1) kemarin, Jakarta Elektrik PLN yang turun dengan komposisi tanpa pemain asing tak mampu berbuat banyak menghadapi Pertamina yang turun dengan beberapa pemain nasional. ‘’Persiapan kami yang sangat singkat, dua minggu, jelas akan sulit menang,’’ ujar asisten pelatih Jakarta Elektrik PLN Abdul Munib dalam keterangannya. Menurut asisten dari pelatih asal Tiongkok, Hu Xiao Dong, yakin tim PLN akan lebih siap di laga seri kedua yang berlangsung di Batam, 26-28 Januari mendatang, karena dua pemain asing mereka asal Tiongkok, Pu Rou dan Liu Mengya, baru bisa bergabung di Batam. ‘’Dengan materi pemain lokal, komunikasi antarpemain belum padu. Sementara pemain Pertamina sangat merata dalam permainan tim,’’ kata Munib. Sementara itu, pelatih Jakar-

Bali Post/ant

MENANG - Pemain tim Jakarta Pertamina Energi melakukan selebrasi usai mengalahkan tim Jakarta Elektrik PLN pada Proliga Bola Voli 2018 Seri I di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (19/1) kemarin. Dalam pertandingan itu tim Jakarta Pertamina Energi mengalahkan Jakarta Elektrik PLN dengan Skor 3-0 (25-11, 25-7, 25-14). ta Pertamina Energi M. Ansori mengaku puas dengan hasil yang dicapai anak asuhnya. Meski, menurutnya, secara permainan masih banyak yang perlu dibenahi dari tim yang sudah dipersiapkan dua bula lebih itu. ‘’Ada yang perlu dievaluasi. Banyak kesalahan yang dilakukan dalam receive maupun spike dari anak-anak. Ke depan, ini

yang akan saya benahi nantinya,’’ tutur mantan pelatih timnas ini. Kapten tim Pertamina Shinta Aini Fathurrahmi mengatakan meskipun memperoleh hasil positif, dia dan rekan-rekannya tidak menganggap remeh tim Jakarta PLN. ‘’Semua lawan di Proliga ini berat. Kami tak mau menganggap remeh lawan mana pun,’’ kata Shinta. (ant)

Pelita Jaya Belum Terkalahkan

ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN

081246730700, 081999043890

www.daihatsukreditbali.com

C.0000478-MBL

Bali Post/ant

HADANG - Pebasket Satya Wacana Salatiga Madarious Jaquil Gibbs (tengah) berusaha melewati hadangan Andrey Mahardika (kanan) dari Pelita Jaya dalam lanjutan kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2017-2018 seri kelima di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/1) kemarin. Pelita Jaya menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 97-65. Divisi Putih dengan catatan tak terkalahkan dalam sembilan laga dan mengumpulkan 18 poin. Bagi Satya Wacana, ini

merupakan kekalahan keenam dari sembilan laga dan membuat mereka sementara bertengger di posisi keempat klasemen Divisi Putih dengan

11 poin. Pelita Jaya sendiri memulai laga dengan lambat dan sempat tertinggal 9-14 di pertengahan kuarter pertama meski akhirnya unggul 20-19 di akhir kuarter. Di kuarter kedua, big man impor Pelita Jaya Chester Giles membawa timnya melaju jauh 48-33 di akhir kuarter sebelum point guard asing Satya Wacana Madarious Gibbs memperkecil skor menjadi 48-35 yang bertahan sampai babak kesatu berakhir. Pelita Jaya baru benar-benar menemukan permainan terbaiknya di paruh kedua laga. Kuarter ketiga anak-anak asuh Johannis Winar tak memberikan ruang bagi Satya Wacana mengembangkan permainan dan menyelesaikan kuarter itu dengan skor 77-44. Di kuarter pamungkas, Pelita Jaya makin tak terbendung dan menuntaskan pertandingan dengan skor telak 97-65. ‘’Kami bermain sesuai dengan rencana pada kuarter satu dan dua. Akan tetapi, setelahnya anak-anak

tidak tampil konsisten,’’ kata pelatih Satya Wacana Efri Meldi. Sementara itu, pelatih Pelita Jaya Johannis Winar menyebut pertahanan timnya terlalu longgar di kuarter satu dan dua. ‘’Akibatnya lawan bisa membuat 19 poin di kuarter satu dan 16 poin di kuarter dua,’’ tutur pelatih yang akrab disapa Ahang itu. Dalam pertandingan tersebut, point guard asal Amerika Serikat Wayne Bradford menjadi pengumpul poin terbanyak untuk Pelita Jaya dengan 20 poin beserta empat rebound dan lima assist. Di kubu Satya Wacana, Madarious Gibbs menjadi yang terbaik dengan torehan 22 poin, sembilan rebound dan enam assist. Berikutnya, di Seri V, Pelita Jaya Basketball akan menghadapi Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja, Minggu (21/1). Satya Wacana hanya menjalani satu laga di Seri V. Pada pertandingan kedua BSB Hangtuah menggulung NSH 76-66. (ant)

HONDA promo di awal tahun Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal

A TERIM R TUKAAH TAMB

BRIO HUBUNGI :

PUTU OKA

JAZZ

HR-V

081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL

C.0000899-ELK


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

*Dcr Guru Playgroup+TK @2orang Diutamakan S1 PAUD utk Sekolah di Dalung H:085100861502

LOWONGAN

B.BP.166.01.18.0000938

U.0000926-LOW

AquaMarineDiving Bali is hiring an Admin Asst.(Indonesia only) Excellent English/motivated/ pro-active/highly organized/ can do attitude/Ms.office skills5.5days/wk/8hrs/day/min 12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving. com admin assistant

***Dibutuhkan*** Security: Pria/Wanita, Punya Sertifikat Security yg masih berlaku,Jujur,Sigap,Max 35’th. Krm:Jl.Tukad Batanghari No.29 Panjer Emil:hrd@std-bali.ac.id

Butuh Pegawai Bagian Admin dan Marketing Koperasi Bintang Timur Hub:0361-4744084

Dcr Guru TK SPAUD Umur Maks 27Th Hub.081338654925

Cari Cook Helper & Driver Lam. Hotel Kartini Kuta Telp.754810

!Dicari Acct Exp Min 3Th utk Catering di Kerobokan,Email CV ke office@omathiascatering.com

Cr Sgr Terapist GP+UM+komisi+ Bnus,Home Base Spa Jl.Camplung Tanduk Seminyak, 081916299046

B.BP.001.01.18.0000904

B.BP.001.01.18.0000941

B.BP.166.01.18.0000940

Dcr Sales!!!,Gaji, Bonus, Jenjang Karir, Hub. widyaningsihgak@gmail.com

Dibthkn Sgr Marketing,Sopir & Kurir,Berpglmn. Krm Lam ke PT. Pandu Logistics,J.Mahendradata 29 XX Dps Hub:085237128989

B.BP.004.01.18.0000919

Dcr Tkng Kirim&admin gudang, cowok usia max 25,tdk merokok u/farmasi.lamaran ke Suli 102

B.BP.001.01.18.0000399

Dicari FO,HK,Driver.CV to Vila Mandi Ubud Hp.081338346460

B.BP.001.01.18.0000910

B.BP.001.01.18.0000877

Dibutuhkan Staf Adm & Customer Service, D1/D2, B.Inggris,Komp. Krm CV ke hrdsil2011@gmail.com

Study+Job+PR in USA,Can,Euro, Ausie,NZ,dll.Line ID:iceusa1. com WA +821064664018+All Visa

B.BP.004.01.18.0000811

B.BP.004.01.18.0000923

B.BP.004.01.18.0000937

B.BP.001.01.18.0000858

B.BP.154.01.18.0000931

Cri Krywti u/R.Tngga Umr 35-40 Dcr Admin, Kasir,Waitress,Tkg Masak,Hub:8451152/082237175378 Tidur dalam Hub:085100402075 B.BP.001.01.18.0000744

Dcr Sgr Staff HK,Security,Reception u/Villa Sanur,bs Bhs Inggris,Telp.085100048580

B.BP.001.01.18.0000896

Dcr Acounting,Adm Pajak,Washer Hub:081237221357/082236182035 B.BP.001.01.18.0000905

B.BP.004.01.18.0000883 Dcr Krj LN ke Sudan,PRT Wnt u/ Finance/Accountant,Pengalaman Keluarga,B.Inggris. Interview Capable, English, Apply to: hubungi: Tlp/WA 081237215750 versaindustries4@gmail.com B.BP.001.01.18.0000822 B.BP.031.01.18.0000925 Dcr Kywn Srbtn wnt, tdr dlm gj Dibthkan Sales Listrik U. Bali, s/d 2 jt T.087861783753 Pglm,Jujur&Rajin,SMA,Kend.Sdr, B.BP.001.01.18.0000927 AdaGaji,Tj.BBm,Komisi.Lmr+CV Dcr Penjahit u/kaos di Legian. Ke:amjmlg@yahoo.com/0811303013 Borongan Hub:0896-3160-1770 B.BP.004.01.18.0000850

B.BP.001.01.18.0000865

BALI WANGI

SERVICE PANGGILAN

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS

KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000710-BRJ

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL

HUB. GARUDA SERVICE

ANTI MAMPET GARANSI

WC

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

081 239 534 731 C.00000511-BR

SERVICE 081236774491 BALI WANGI JASA KURAS BALI WANGI BALI JAYA TEKNIK LIMBAH JASA KURAS C.0000509-BRJ

WC WC

ANTI BUNTU

MELAYANI MAMPET

LIMBAH KULKAS BERGARANSI

MELAYANI KLOSET, MAMPET WASTAFEL,

BERGARANSI M. CUCI BATHUB SALURAN AIR, AHLINYA MELANCARKAN KLOSET, WASTAFEL, SALURAN DAPUR

C.0000620-brj

Telp. 085100493221

Dicr Sopir u/Garmen Max.35 Thn Hub:Jln Laksamana I/6 Tanjung Bungkak,Dps HP:087783275758

Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik, 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek Hub:Teuku Umar 142 Denpasar

B.BP.001.01.18.0000903

INTERIOR Interior & Furniture Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah

081999940833, 081999940819 C.0000736-INT

C.0000680-SRV

PELUANG BISNIS

JASA KONSTRUKSI

Peluang BIT COIN

JASA KONSTRUKSI

Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja)

� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR

Modal Min 10$ = Rp.139.000

Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.

HUB.

SPA

081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK

DIJUAL MOBIL

C.0000606-SRV

PROMO SUZUKI

C.0000707-BRJ

ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858

C.0000395-MBL

SALON

PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0000582-SLN

RUPA-RUPA

TAK SHING

electrostatic terapy center Pertama di Bali untuk kesehatan dan kecantikan. Seperti : saraf terjepit, sinusitis, migran, insomnia, relaxsasi, menghilangkan kantung mata, anti aging, double chin dan lainnya

Buka jam: 10.00 - 22.00 INFO HUB:

0361 766 747 atau datang langsung ke: Pertokoan Niaga Dewa Ruci B5 Jl. Sunset Road Boulevard, Kuta C.0000901-RPA

B.BP.001.01.18.0000881

B.BP.001.01.18.0000795

Waiter / FB, Barista tamat SMK Lamaran ke Shankara Kuta Jl. Bakung Sari kompleks Kuta Square depan Buger King

Kameramen,Staf Teknik produksi, G.03 tamat SMK Elektro ,Multimedia, D1 Kasir, Staf Akutansi, S1 Akutansi, S1 PRSD atau seni pentas Lamaran ke Bali TV, Jl.Kebo Iwa 63 Denpasar D III Akutansi, Staf SPG. Lamaran ke Bali Mart Jl.Bakungsari Kuta G.05 kompleks Pasar Seni Kuta, G.04

Sopir SIM B1 untuk angkut air dan aneka domisili Tabanan .Lamaran ke Radio Global FM Tabanan G.06

DIJUAL MOBIL

DIJUAL VILLA Rm Semivila 2Lt+Base,5Ktd,5Kmd Dijual APV GX Pariwisata B.BP.001.01.18.0000934 Th’2012 Putih Hub.08122105588 Rmh 2Lt Asri LT185m2 JlCeningan Krbokan Kaja @1,6M/081239999747 B.BP.001.01.18.0000930 B.BP.001.01.18.0000749 Sari 37X,5KT,5KM,08179785354 Ertiga GX’13 H.142+Rush Ultimo B.BP.001.01.18.0000933 2016 H.215 T.085100856999 Prbd BIRO JASA DIJUAL TANAH B.BP.141.01.18.0000928 Sy Punya Brevet A/B siap Bantu Dijual Tanah Ls 1,7H Lok .Desa TOYOTA Satpam, waiter, cook lamaran ke Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn PjkBln Pelaga,Petang Kab .Badung. Shankara Sanur Jl .Danau Toba 7 Jual InovaG2008,Gold, Matic DK Pinggir Jalan,Hub:087775923878 Thn/SPT Tahunan HP082146461910 asli Cantik Hp.08123838346 Sanur G.07

SAR UNT SANGAT BE

DISCO

BUNGA RINGAN

Rmh 2Lt 160m2 asri Jl induk,P. Adi,T.Umar S.huni 08179785354

SUZUKI

B.BP.001.01.18.0000911

0,3%

Mobilio

DP RINGAN

B.BP.001.01.18.0000356

B.BP.001.01.18.0000766

PROMO ALL NEW DAIHATSU

HONDA PROMO TAHUN BARU

RADITYA JAYA

C.0000659-PB

FREZZER BATHUB SALURAN AIR, WC 0877 MAMPET Service panggilan SALURAN DAPUR 6129 5235 BERGARANSI W.HEATER SALURAN AIR, WASTAVEL DLL 081 238 450 210 0877 6129 5235 TANPA BONGKAR Garansi C.0000620-brj 082331838863 081 238 450 210

WA. 085237466203

Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

B.BP.004.01.18.0000852

B.BP.001.01.18.0000939

B.BP.001.01.18.0000918

G.02

B.BP.004.01.18.0000917

Dicr Receptionist utk Klinik SOS Gatotkaca.Hub:085101421022

B.BP.001.01.18.0000898

B.BP.004.01.18.0000920

SERVICE

LIMBAH

B.BP.001.01.18.0000916

Distributor Busi NGK Membutuhkan Administrasi Wanita dan Sales TO. Lamaran : Jln.Bedahulu 4 No.12 Denpasar.

Wanted Immediately:MaleFemale Bookkeeper,Some Admin Work. Excellent English Writing/ Speaking&Excel/E-Mail Motorbike&HP are Required.CV to: valsons@bali-villasukapadi.com

B.BP.001.01.18.0000823

Di bth Perawat/Bidan Utk Klinik Kulit.Max um.28th. Jln.Teuku Umar Barat 170B (081238205400)

BIRO JASA

MELAYANI MAMPET BERGARANSI

Dicari Marketing CCTV,Gaji Min 3,5Jt,Teacher Bahasa Ing,Admin Jurusan Informatika.Krm Lam ke Jln Dewi Sri No.17 Kuta,Gedung Studi Maya,Kuta.081999414577

Dcr:1.Sopir Pglm,Bisa Matic,2. Cleaning Service,3.Tkng Sample Llsan SMK Tata Busana,Ada Mess Dapat BPJS.Bawa Lamaran ke PT.Dianatina Ayu, Jl.Griya Anyar No.3XX Kuta Telp:081353303366

B.BP.004.01.18.0000924

JASA KURAS

B.BP.001.01.18.0000799

B.BP.101.01.18.0000936

B.BP.154.01.18.0000932

6,8A Jl .Sulatri Kesiman(Utama) DIJUAL RUMAH 100Mt Gatsu Timur/081239999747 Dijl/Dikntrkn Rumah Di Tabanan B.BP.001.01.18.0000750 B.BP.001.01.18.0000912 2Lt & 1Lt Perumhn Royal Orchid Sekretariat,Litbang,Translater S1 DISEWAKAN RUMAH Residence.Hubungi:087860910878 Sastra Inggris, perempuan. B.BP.001.01.18.0000908 Dikont Rumah 3Kmr Tdr,2Kmr Mnd Lamaran ke SDM Bali TV Dijual Cepat Rumah Perum. Jl.Akasia Hub:081239359549 Jl.Kebo Iwa 63 A Denpasar Balepark Jl.Kesambi Raya B.BP.001.01.18.0000906 G.01 Dps.Telp.081239017255 Waiter/ barista ,Cook .Lamaran ke DISEWAKAN RUKO B.BP.004.01.18.0000757 Bali Coffee warung63 Jl.Veteran Dikont Ruko 2Lt Jl Tukad Bilok Djl Rumah 2Lt Lok.Jl Gandapura No.66 sebelah Pasar Burung Kesiman Dentim HP:081999436816 No.34 A3 Dps Hp.08157172039 Denpasar

Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps

Walk In Interview di PT. Finansia Multi Finance. u/Pss. Marketing Officer,Pd tgl.22-1 s/d 22-2-2018,Jam 09:00 s/d 14.00 di Jl.PB.Sudirman,No.10, X, Kav.1, Dauh Puri, Denpasar (sebelah Masjid Alfurqon).Fas: GP(UMK),Insentif & Karir, Ket:Min.SMA/SMK,Max.35 Th

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Markting Pglm 2Th 089638338583 /E:info@alamtirtaoutbound.com

Dicr Staff u/Kntor Notaris Dps Hubungi:0361-4480541

Resort at Nusa Dua is seeking an Engine DW min 1years exp in similar pstion Hard Work&Team player Please send cv to Peninsula Beach Resort& past photo send to:sumartini@pbrbali.com

Informasi pasang iklan Telepon

DISKON BESARBESARAN

PROSES CEPAT & MUDAH

READY STOCK NEW VARIAN

KTP LUAR BISA

BUNGA RINGAN 0,3%

TENOR s/d 8TH

READY STOCK

All new CRV HUB. SALES

PUTU AGUS DHARMA

HR-V DP.

30JT

*Syarat & ketentuan berlaku

PICK UP DP 5Jtan

NEW TERIOS DP 30Jtan

081 337 098 405 081 9999 818 63 081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000098-MBL

C.0000496-MBL


18

EKONOMI

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Ekonomi Cina Tumbuh 6,9 Persen

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (19/1) sore, bergerak melemah tipis sebesar dua poin menjadi 13.349 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.347 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah, faktor teknikal menjadi salah satu faktor yang menahan laju mata uang domestik. ‘’Setelah mengalami apresiasi dalam beberapa hari terakhir laju rupiah tertahan karena faktor teknikal,’’ ucapnya. Menurutnya, minimnya sentimen negatif dari dalam negeri setidaknya dapat menjaga pergerakan mata uang rupiah tetap dalam area yang stabil. Artinya, pergerakan ke depannya masih terbuka peluang bagi rupiah untuk kembali menguat. Ia menambahkan bahwa isu shutdown pemerintahan Amerika Serikat juga menahan apresiasi dolar AS lebih tinggi. Isu itu membuat pelaku pasar bersikap hati-hati untuk mengakumulasi dolar AS. Research Analyst FXTM Lukman Otunuga menambahkan bahwa ketidakpastian politik di Amerika Serikat akan menahan pergerakan dolar AS lebih tinggi, sehingga mata uang pasar berkembang dapat kembali terangkat, termasuk rupiah. ‘’Rupiah stabil terhadap dolar AS di tengah sentimen itu,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat (19/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.331 dibandingkan posisi sebelumnya 13.365 per dolar AS. (ant)

Koperasi Banjar Sangat Efektif

Denpasar (Bali Post) Banyaknya anggota koperasi yang memiliki UKM, namun tidak serta merta memanfaatkan kredit di koperasinya. Namun justru meminjam kredit bunga murah yaitu KUR ke bank umum. Hal itu terlihat dari persentase pinjaman kredit koperasi yang 70 persen digunakan untuk konsumtif, hanya 30 persen untuk produktif. Meski kredit dari koperasi lebih banyak untuk sektor konsumtif, namun toleransi NPL-nya yaitu 10 persen. ‘’Ada kredit untuk sektor produktif, tapi tidak sebanyak yang kita harapkan. Persentasenya 70 persen kredit untuk sektor konsumtif, 30 persen untuk sektor produktif,’’ kata I Wayan Mudana, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar, Kamis (18/1). Walaupun demikian, kata Mudana, koperasi sudah menunjukkan peran dalam menyejahterakan anggotanya. Di Sanur, misalnya. Koperasi di kawasan wisata tersebut memiliki keunikan dalam menyejahterakan anggotanya. Sebab, koperasi lebih banyak dimiliki banjar. ‘’Ini kekuatan yang bukan main karena ada aturan koperasi dan pararem banjar. Di sini fokusnya tidak profit, tapi bagaimana menyejahterakan anggota banjar terlebih dahulu,’’ ungkapnya. Misalnya, SHU koperasi tersebut 20 persen disetor ke kas banjar. Nanti banjar yang mengelola. ‘’Kalau ada yang menikah dapat Rp 5 juta. Kalau menikah antarpemuda dapat Rp 10 juta. Kalau warga yang meninggal dapat santunan Rp 14 juta. Sekarang kita sedang rapatkan untuk warga yang sakit rawat inap rencananya akan diberikan Rp 1 juta, begitu juga rawat jalan. Ini masih kita evaluasi,’’ bebernya. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Erwin Suryadarma menambahkan, kredit di koperasi lebih banyak digunakan untuk menyejahterakan anggota. Plafon peminjamannya pun tidak terlalu besar. Karena untuk pendidikan, kesehatan dan kebutuhan konsumtif lainnya. Pihaknya memang mendorong anggota koperasi untuk memiliki UKM. Bahkan ada koperasi khusus yang anggotanya adalah pedagang. Pihaknya pun berharap kredit dari koperasi dimanfaatkan untuk sektor produktif. ‘’Jadi maju mundurnya koperasi tergantung anggotanya. Sejauh mana anggotanya memanfaatkan, maka koperasinya akan maju,’’ ungkapnya. (kmb42)

OJK Bali Kawal Penyaluran KUR BPD Bali

Denpasar (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra akan mengawal penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BPD Bali. Tahun 2018, BPD Bali ditarget menyalurkan KUR sebesar Rp 308 miliar. Terkait target tersebut, OJK akan mengawal agar KUR tersebut dapat mencapai target. Deputi Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Rochman Pamungkas mengatakan, pihaknya akan terus mengawal capaian realisasi KUR bank di Bali termasuk BPD Bali agar bisa sesuai target yang ditetapkan pada 2018. Pengawalan tidak hanya untuk memastikan realisasi capaian KUR tetapi juga memastikan plafon KUR tersalur secara tepat guna dan tepat sasaran. Ia mengatakan, realisasi KUR bank di Bali, khususnya Bank BPD Bali, perlu dikawal seiring tugas OJK Bali Nusra yang hanya mengawasi bank umum yang berkantor pusat di Bali. Sementara bank umum nasional yang berkantor pusat di Jakarta pengawasan KUR tentu oleh OJK Pusat. ‘’Untuk itu kami sudah rapat dengan Bank BPD Bali dengan seluruh dinas di wilayah Bali supaya potensi calon debitur KUR di Bali dapat digali sedini mungkin dan membantu bank penyalur dalam penyalurannya sesuai target yang diberikan,’’ ujarnya. Target KUR BPD Bali tersebut diharapkan habis terealisasi sepanjang tahun ini. Harapannya bisa memenuhi kebutuhan UMKM terkait modal dan bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi daerah setempat. ‘’Kami optimis BPD Bali bisa menyalurkan KUR sesuai target. Apalagi rasio kredit bermasalah (NPL) KUR di Bali masih rendah. Contoh di BPD Bali NPL hanya 0,6 persen, sedangkan NPL KUR secara keseluruhan di Bali 0,43 persen,’’ ungkapnya. Ditambah lagi adanya relaksasi aturan dari kementerian yang bertujuan untuk memudahkan di dalam penyalurannya. Kadiv Kredit Bank BPD Bali Nyoman Sudharma mengatakan, bank akan berusaha agar target KUR bisa terealisasi semuanya pada 2018 ini. KUR memiliki peranan penting dan besar dalam memajukan perekonomian daerah dan nasional. (kmb42)

Beijing – Ekonomi Cina pada 2017 tumbuh 6,9 persen atau lebih tinggi daripada pertumbuhan pada 2016 senilai 6,7 persen, sehingga melebihi target yang ditetapkan 6,5 persern, demikian Biro Statistik Nasional Cina (NBS). ‘’Sebagian besar indikator ekonomi makro melampaui ekspektasi pasar. Ini menunjukkan stabilitas ekonomi,’’ kata Kepala NBS Ning Jizhe sebagaimana dikutip Kantor Berita Xinhua, Jumat (19/1) kemarin.

Bali Post/ant

UTUSAN KHUSUS - Presiden Joko Widodo menerima Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Toshihiro Nikai, di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/1) kemarin. Kunjungan tersebut dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang dan membahas sejumlah proyek kerja sama bidang infrastruktur kedua negara, Asian Games XVIII serta penjajakan kerja sama terkait revitalisasi Sungai Citarum.

Produk domestik bruto (GDP) negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu pada 2017 mencapai 82,71 triliun RMB (12,84 triliun dolar Amerika Serikat). Sektor jasa memberikan kontribusi separuh dari total GDP. Kendaraan berbahan bakar energi terbarukan, industri robot, dan tenaga matahari, menurut NBS, juga turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu. Di lain pihak, sektor baja dan semen masing-masing mengalami penurunan 1,5 persen dan 0,2 persen, namun tekstil dan industri batu bara masing-masing tumbuh 4 persen dan 3,2 persen. Data NBS juga menunjukkan peningkatan konsumtif masyarakat

perdesaan yang dapat dilihat dari pertumbuhan sektor perdagangan eceran sebesar 11,8 persen, melampaui kawasan perkotaan yang hanya mengalami kenaikan 10 persen. Investasi swasta pada 2017 juga naik sebesar 6 persen menjadi 38,15 triliun RMB. Sementara itu, ekspor dan impor Cina ke/dari negara-negara kawasan Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 (Belt and Road) naik sebesar 17,8 persen. Juru Bicara Badan Bea Cukai Cina Huang Songping menyebutkan bahwa nilai ekspor-impor Cina dengan negara-negara blok B&R mencapai 7,37 triliun RMB, demikian Radio Internasional Cina (CRI) melaporkan. (ant)

Jokowi Minta Jepang Percepat Kerja Sama Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menginginkan kerja sama IndonesiaJepang yang telah disepakati segera dipercepat untuk dikonkretkan dan diselesaikan sesegera mungkin. Hari ini Presiden Jokowi menerima delegasi Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Toshihiro Nikai yang hadir dalam rangka perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara di Istana Kepresidenan Bogor. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu

mengatakan, Presiden Jokowi sudah menyampaikan bahwa kedua negara harus mewujudkan kerja sama. ‘’Pada saat kita melakukan peringatan hubungan tentunya tidak hanya hal-hal yg bersifat seremonial karena dari awal Presiden sudah menyampaikan,’’ kata Retno. Mengenai delegasi Jepang, Retno berkata, ‘’Rombongan tadi antara lain dari anggota parlemen kemudian ada wakil menteri lingkungan hidup, ada advisor dari kantor PM, dari Kemenlu dan lain-lain, jadi intinya adalah bahwa beliau diutus untuk hari ini dan besok

ada acara untuk memperingati 60 tahun hubungan Indonesia dengan Jepang.’’ Pertemuan itu membahas perkembangan kerja sama infrastruktur dan berbagai proyek infrastruktur Indonesia dan Jepang. Sebelum pertemuan dengan Presiden, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga sudah bertemu dengan anggota delegasi dan advisor Kantor PM Jepang untuk secara spesifik membicarakan proyek kerja sama infrastruktur Indonesia-Jepang.

‘’Intinya pesan yang dibawa dari Tokyo adalah menegaskan kembali mengenai pentingnya Indonesia bagi Jepang, pentingnya Indonesia bagi kawasan, dan Jepang sangat mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di kawasan,’’ kata Retno seraya mengatakan, juga meminta Jepang mendukung penyelenggaraan Asian Games. Retno juga mengungkapkan bahwa Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang akan meninjau Sungai Citarum untuk menjajaki kemungkinan kerja sama Indonesia-Jepang di Sungai Citarum. (ant)

2017, Pendapatan Premi Sun Life Tumbuh 72%

Segera Buka Kantor Pemasaran di 10 Kota PERUSAHAAN asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) sepanjang 2017 meraih pendapatan premi Rp 2,9 triliun (belum diaudit) atau tumbuh 72 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,6 triliun. Pertumbuhan itu tercipta berkat semakin tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Sun Life. ‘’Selama tahun 2017 itu memang kami mencetak pencapaian luar biasa, semua komponen tercapai,’’ ujar Presiden Direktur Sun Life Elin Waty di sela-sela acara Sun Life Year Start 2018 di Denpasar, Bali, Jumat (19/1) kemarin. Ajang tahunan pertemuan tenaga pemasar berprestasi yang kali ini diikuti 800 tenaga pemasar itu dibuka Presiden Sun Life Financial Asia Claude Accum. Accum dan Elin Waty menjadi pembicara utama untuk menginspirasi tenaga pemasar dalam hal meraih target perusahaan dan memaparkan fokus serta strategi perusahaan di 2018. Elin mengatakan, kontribusi para tenaga pemasar profesional yang jumlahnya sekitar 10.000 orang itu menjadi salah satu kunci keberhasilan Sun Life pada 2017. Sepanjang 2017 itu, dari total pendapatan premi sebesar Rp 2,9 triliun, premi untuk produk tradisional mencapai Rp 565,5 miliar, tumbuh 67% dari tahun sebelumnya Rp 338,8 miliar. Sedangkan pendapatan premi dari unit link Rp 2,3 triliun, atau tumbuh 73% dari 2016 yang mencapai

Rp 1,3 triliun. Selama beberapa tahun belakangan ini, kontribusi produk unit link memang jauh lebih tinggi dari tradisional atau sebesar 80%. Hal itu karena masyarakat melihat produk unit link lebih fleksibel dan memberikan imbal hasil yang tinggi karena kondisi pasar saham yang bagus. Kinerja terbaik juga terjadi di pendapatan premi bisnis baru Sun Life yang tumbuh 128% dari 2016. Belum lagi pencapaian RBC. Hingga akhir 2017, RBC Sun Life untuk konvensional sebesar 683% jauh lebih tinggi dari standar yang ditetapkan pemerintah sebesar 120%, sedangkan RBC syariah mencapai 252% jauh lebih tinggi dari persayaratan pemerintah 80%.

Strategi 2018 Elin optimistis kinerja para tenaga pemasar akan semakin solid terutama dalam membantu masyarakat meningkatkan literasi terhadap asuransi jiwa, perencanaan keuangan strategis jangka panjang, dan beragam manfaat yang dihadirkan melalui layanan Sun Life. Ia yakin tahun ini Sun Life tetap tumbuh signifikan. Namun, Elin belum bisa menyebutkan berapa target yang ia tetapkan di tahun ini. Tetapi ia yakin pertumbuhannya di atas pencapaian 2017, dan selalu

di atas pertumbuhan industri asuransi nasional yang tahun ini sekitar 10-30%. Dikatakan, walaupun tahun ini adalah tahun politik, tetapi tidak akan berpengaruh pada kinerja Sun Life.

‘’Kami tetap memiliki optimism tinggi. Memang tahun politik akan ada efeknya, tapi tidak akan terlalu berdampak,’’ papar Elin. Sepanjang tahun 2018, rencananya Sun Life akan

membuka kantor pemasaran di 10 kota yang terfokus di Kalimantan dan Sulawesi. Hingga akhir 2017 lalu, Sun Life sudah memiliki 175 kantor di lebih dari 70 kota di Nusantara. (kmb)

SUN LIFE – (Kiri ke kanan), Wirasto Koesdiantoro (Chief Agency Officer Sun Life Financial Indonesia), Danning Wikanti (Chief of Partnership Distribution Sun Life Financial Indonesia), Claude Accum (Presiden Sun Life Financial Asia), Elin Waty (Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia), dan Norman Nugraha (Chief Agency Officer Syariah Sun Life Financial Indonesia) di sela Sun Life Year Start 2018, Jumat (19/1) kemarin.


19

Sabtu Kliwon, 20 Januari 2018

Waspadai ’’Money Politics’’ PILKADA serentak tinggal 5 bulan lagi. Namun aroma money politics sudah terasa. Salah satunya adanya dugaan mahar yang dilakukan sejumlah partai politik. Indikasi itu telah mencederai demokrasi yang diharapkan melahirkan pemimpin yang jujur dan berkualitas. Menurut Arya di Denpasar, bukan hanya pemilih pemula saja yang terpengaruh politik uang, kalau kebulatan tekad dari seluruh warga di sebuah banjar, mau bagaimana? Ia berharap seluruh calon yang bertarung dalam pilkada harus bermain secara fair. Politik uang itu fakta adanya. Ia menyarankan ke depan sistem pemilihan dengan e-votting dan hentikan bansos-bansos oleh legislatif cukup ada dana desa dari pemerintah saja untuk mennghindari money politics ini. Sebagai masyarakat pemilih, Ketut Dawi di Abiansemal dan Fera di Tabanan

menyarankan kepada para pemilih pemula tidak terpengaruh oleh apa pun. Jangan ‘’jual suara’’ demi meloloskan kepentingan politikus. Pilihlah dengan hati nurani, bahwa memilih adalah kesadaran sebagai warga negara. Jadilah pemilih yang cerdas, jeli, banyak baca di media massa sehingga bisa terhindar dari money politics. Demikian saran Mursi di Denpasar dan Sugik di Mambal untuk para pemilih pemula. Angga di Denpasar juga menambahkan, jangan pertaruhkan harga diri demi uang. Pilihlah sesuai dengan hati nurani. (kmb)

Mengenai naiknya harga beras medium, menurut Bupati Eka, Tabanan saat ini belum memasuki panen raya sehingga terjadi keterbatasan ketersediaan beras medium. Namun untuk mengatasi ini, Tim Penanganan Inflasi Daerah (TPID) telah berencana melakukan operasi pasar. Bahkan bantuan sosial (bansos) pangan atau

yang dulu dikenal sebagai beras sejahtera (rastra) sudah mulai didrop untuk mengendalikan harga beras medium di pasaran. Tidak hanya itu, kegiatan pasar murah digelar oleh PDDS Tabanan secara bergilir di setiap desa yang ada di Tabanan. Mengenai stok beras Tabanan di Bulog masih ada sekitar 3.200 ton atau cukup untuk empat bulan ke depan. (kmb24)

Pendapatan Petani Dari Hal. 1

Adhi Ardhana menambahkan, Komisi II DPRD Bali sudah pernah ber aspirasi dan berkonsultasi ke Kementerian Pertanian serta Kementerian Koperasi dan UKM. Termasuk menyampaikan pula ke Gubernur saat rapat kerja beberapa waktu lalu, terkait antisipasi masalah dihentikannya DPM LUEP. Pihaknya khawatir akan terjadi penurunan pendapatan

Dari Hal. 1

Sedangkan kualitas paling bagus dihargai Rp 4.800 per kg. Menurutnya, dengan harga itu sudah cukup menguntungkan bagi petani. ‘’Semuanya dijual ke penebas. Penebas mungkin nanti dijual ke Perpadi,’’ ujarnya, Jumat (19/1) kemarin. Namun, ia memastikan gabah tersebut hanya dibeli Perpadi Bali, tidak dijual ke luar Bali. Ketua Perpadi Bali A.A. Made Sukawetan, S.Sos. mengatakan, DPM LUEP nilainya cukup besar. Hampir semua DPM LUEP disalurkan untuk Perpadi yaitu Rp 35 miliar. Besarnya dana tersebut, menurutnya, sangat berpengaruh terhadap kinerja Perpadi terhadap serapan gabah petani Bali. Untuk menjalankan usaha penggilingan padi, paling tidak modal yang dibutuhkan adalah Rp 2 miliar. Sehingga ketika DPM LUEP dihentikan karena menjadi temuan BPK, sangat memengaruhi kinerja Perpadi. Pihaknya pun tidak yakin tahun ini bisa maksimal

petani diiringi peningkatan harga beras akibat tidak adanya kekuatan yang dapat men-drive harga pasar secara langsung. Kekuatan yang dimaksud tidak lain adalah pemerintah. ‘’KUD jalan terbaik, jadi kuatkan permodalan KUD yang didesain paling tidak bisa mengendalikan perputaran hingga 30% seperti yang diklaim oleh Dinas Pertanian dalam rapatrapat kami di DPRD,’’ imbuhnya. (kmb32)

menyerap gabah petani. ‘’Kalau dulu dengan adanya LUEP, Perpadi diwajibkan membeli gabah petani di atas HPP. Sejak ini (LUEP) digelontorkan, harga gabah di Bali tidak pernah menyentuh HPP, selalu di atas HPP,’’ ungkapnya. Meski demikian, pihaknya tidak akan membeli gabah dari luar Bali. Namun lebih mengutamakan membeli gabah petani lokal. ‘’Kita tidak mungkin mencari keluar, apalagi uang tidak ada. Kita tampung gabah petani lokal dulu, kalau memang kekurangan baru keluar daerah. Dari Jawa juga dulu ngambil gabah ke Bali. Tapi kalau sekarang dari Jawa sudah tidak bisa ngambil gabah, kita yang ngambil,’’ bebernya. Ia mengimbau anggotanya yang berjumlah 122 pengusaha penggilingan padi untuk membeli gabah petani dengan harga yang maksimal. Dikatakan, Bulog pun tidak bisa berbuat banyak untuk menyerap gabah petani lokal. Karena tahun kemarin, Bulog sangat sedikit berperan terha-

Teluk Benoa

Dari Hal. 1

Beras Medium Dari Hal. 1

Pada Penebas

‘’Sikap penolakan atas reklamasi Teluk Benoa yang dikumandangkan oleh para kandidat Pilgub Bali 2018 tetap kami apresiasi. Meski demikian, keseriusan dalam melakukan perjuangan penolakan reklamasi Teluk Benoa dan pembatalan Perpres Nomor 51 Tahun 2014 sebagai payung hukumnya, wajib pula diuji agar pernyataan tersebut tidak hanya menjadi retorika politik semata atau komoditas politik guna tujuan menaikkan elektabilitas semata. Namun, merupakan pernyataan politik yang serius guna menjaga tanah Bali dari eksploitasi,’’ tegasnya. Keseriusan itu diharapkan sudah direspons bakal calon saat memasuki masa cuti. Sedangkan jawaban keseriusan dari partai pengusung kedua bakal paslon, diharapkan sudah ada seminggu sebelum pencoblosan. ‘’Kami minta keseriusan penolakan ini. Siapa yang serius dan tidak serius, akan bisa dilihat dari sini. Kalau mereka tidak serius, tentu kami bisa paparkan secara objektif kepada masyarakat,’’ ujar Gendo. Sekarang saat yang te-

pat bagi bakal calon untuk mewujudkan penolakan itu. Kalau sudah sepakat menolaknya, buktikan. Tidak perlu menunggu setelah terpilih menjadi pemimpin. ‘’Kami tidak perlu menunggu pembuktian dari janji dan komitmen para kandidat untuk menolak reklamasi Teluk Benoa setelah terpilih nanti. Sebab, saat ini pun semua hal itu dapat dilakukan dengan gampang jika ada kesungguhan hati. Ini untuk menghindari masyarakat Bali yang menolak reklamasi menjadi korban janji politik dan menghindari isu perjuangan penolakan reklamasi Teluk Benoa hanya sebagai komoditas politik yang semata-mata untuk menaikkan elektabilitas,’’ ujar Gendo. Lanjut Gendo, jika ada kemauan politik yang serius maka sangat memungkinkan para kandidat dengan kapasitasnya masing-masing untuk menyampaikan surat kepada Presiden Joko Widodo agar menolak rencana reklamasi Teluk Benoa serta membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014 sebelum memasuki masa cuti. Selain itu mereka juga dapat memerintahkan agar fraksi-fraksinya, baik di

dap penyerapan gabah petani. Karena harga gabah petani di Bali di atas HPP, sehingga Bulog tidak mampu membeli. Sebelumnya, Kepala Bulog Divisi Regional Provinsi Bali Wahyu Sutanto mengatakan, Bulog bertugas membeli gabah petani ketika harganya jatuh. Namun setiap tahun Bulog memiliki target penyerapan gabah petani. Tahun 2017, Bulog menargetkan dapat menyerap 2.500 ton gabah petani untuk beras PSO dan 5.000 ton gabah untuk beras komersial. Bulog selain membeli beras ke Perpadi juga membeli gabah langsung ke petani melalui Satgas Bulog. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, berdasarkan data statistik tahun 2013, satu petani di Bali rata-rata menggarap lahan pertanian 4.837,71 meter persegi atau 48,34 are. Sementara untuk lahan sawah saja satu petani di Bali rata-rata menggarap 3.444,34 meter persegi atau 34,44 are. (kmb42)

DPRD Bali maupun di DPRD Kabupaten/Kota se-Bali untuk menggelar rapat paripurna khusus untuk mengeluarkan keputusan politik menolak rencana reklamasi Teluk Benoa dan meminta Presiden RI agar membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014. Sekaligus meminta agar Gubernur Bali menolak reklamasi Teluk Benoa dan bersurat kepada Presiden RI agar supaya Perpres Nomor 51 Tahun 2014 dibatalkan. Termasuk bersurat kepada ketua umum DPP partainya masing-masing, meminta agar partainya secara nasional mengeluarkan sikap politik menolak reklamasi Teluk Benoa dan meminta pembatalan Perpres Nomor 51 Tahun 2014. Di sisi lain, Gendo berharap ada keberpihakan pemimpin Bali terhadap alam Bali, manusia Bali dan budaya Bali. Salah satunya menjaga alam Bali dari eksploitasi (reklamasi). Pemimpin Bali ke depan harus sungguh-sungguh mengawal alam Bali. Dalam kondisi lingkungan mengalami tekanan, perubahan iklim, dan upaya eksploitasi untuk kepentingan ekonomi, di sinilah perlu hadir pemimpin Bali yang serius menjaganya. (08)

Nasi Bungkus Dari Hal. 1

Di tempat upacara, undangan disuguhi nasi bungkus. Selang lima jam kemudian, sekitar pukul 18.00 Wita warga yang menyantap nasi bungkus mengalami gejala pusing dan muntah-muntah. Mereka langsung dibawa ke Puskesmas Tembuku dan RSU Bangli untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Awalnya warga yang datang sekitar 6 orang. Hingga malam jumlah korban terus bertambah hingga puluhan orang. Kapolsek Tembuku AKP Gede Sunjaya Wirya belum bisa memastikan penyebab puluhan warga keracunan. ‘’Jumlah korban dan penyebabnya sekarang masih diselidiki. Kami belum bisa pastikan penyebabnya,’’ kata perwira asal Kubu, Karangasem ini.

Camat Tembuku Dewa Agung Purnama menambahkan, kasus dugaan keracunan ini terjadi setelah warga menyantap nasi bungkus di rumah salah seorang warga yang memiliki hajatan perkawinan. Berdasarkan informasi yang dia terima, beberapa warga dibawa ke Puskesmas Tembuku dan belasan lainnya dirujuk ke RSU Bangli. ‘’Tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tembuku 1 saat ini masih di lapangan untuk penanganan dan pemantauan lebih lanjut,’’ imbuhnya. Sementara itu, Wadir Layanan RSU Bangli I Ketut Darmaja mengungkapkan, hingga pukul 22.00 Wita jumlah warga keracunan yang dirawat sebanyak 42 orang. Mereka rata-rata mengalami gejala pusing dan mual-mual. (kmb41)

Manfaat Madu Pahit itu pun Dirasakan Oleh Panca dan Pandwa

Made Sudarsana beralamat di Dusun Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Lelaki 46 tahun ini memelihara 2 ekor kerbau balap. Yang seekor bernama Panca dan satunya lagi Pandwa. Keduanya kini telah berusia 3 tahun, dan menjadi kerbau balap Makepung baru setahun lalu. Karena tertarik dan suka pada Panca

dan Pandwa, Made Sudarsana membeli mereka 5 bulan lalu. Sebagai kerbau balap, tentu saja Panca dan Pandwa mesti selalu fit dan berstamina. Hal inilah yang menjadi perhatian utama Made Sudarsana. “Panca dan Pandwa mesti mengonsumsi madu bermanfaat,” putus hatinya yang diungkapkan saat ditemui 5 Juni 2016 lalu. Pilih punya pilih, akhirnya pilihan itu jatuh kepada Madu Bima 99, yaitu campuran antara madu hitam pahit dan Madu Kesuburan Pria. Itulah yang menjadi salah satu asupan buat kerbau-kerbaunya satu

Pagi hari sebelum bertanding, diberikannya setengah botol untuk kerbaukerbaunya ini. Apa yang dirasakan oleh Panca dan Pandwa setelah mengonsumsi 3 bulan lamanya? “Lari makin kencang, napas makin panjang, nafsu makan bertambah, dan mereka jadi lebih agresif dan lincah,” beber sang pemelihara kerbau ini dengan senang. Sebuah majalah kesehatan 8 Februari 2012 lalu menulis, madu mengandung berbagai komponen gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karbohidatnya berupa glukosa dan fruktosa, yang berbeda

dengan gula pasir, yang sebagian besar sukrosa. Glukosa dan fruktosa dapat langsung diserap darah, tapi sukrosa harus melalui proses pencernaan. Nilai kalori madu sangat besar, 3.280 kal/kg, setara dengan kalori 50 butir telur ayam atau 5,7 liter susu. Mineral madu terdiri atas K,

S, Cl, P, Mn, dan Mg. Asam lemaknya berupa vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K, serta berbagai macam enzim. Ada berbagai enzim pada madu, seperti diastase, invertase, katalase, peroksidase, dan lipase yang membantu pencernaan sehingga memperlancar metabolisme. Dalam madu pun banyak terdapat asetil kolin, untuk melancarkan metabolisme, seperti memperlancar peredaran dan menurunkan tekanan darah. Ia berfungsi sebagai neurotransmitter (zat pengantar rangsangan saraf). Makin banyak ia disintesis, makin

banyak ia dilepaskan ke dalam sistem saraf, sehingga makin baik proses memori dan atensi yang terjadi dalam jaringan otak. Saat ini berbagai madu dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu

Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-20

Prabu Shalya Minta Karna Tidak Ragukan Kekuatan Arjuna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KETIKA para wanita dan anak-anak kita menangis dan meratap keras, ketika keberanian para Dhartarashtra telah dikalahkan. Ya aku sendiri mengetahui hal itu, oh Prabu Shalya. Sekarang aku ini Karna yang akan bertarung melawan Arjuna itu. Karena itu teruskan melawan bala tentara musuhmusuh kita itu. Siapa lagi, kecuali diriku sendiri yang dapat menahan pasukan-pasukan Pandava yang di antaranya ditempatkan putra Raja Pandu yang teguh kepada kebenaran dan saudara-saudaranya yakni Bhimasena, Arjuna, Satyaki, dan si Kembar Nakula dan Sahadewa, oh penguasa Madra, cepat dan teruskan menuju orang-orang Panchala, para Pandava, dan juga keluarga Srinjaya lawan mereka dalam pertempuran sengit itu. Apakah aku yang akan membantai mereka? Sebaliknya, apakah diriku sendiri yang akan pergi ke kahadirannya Dewa Yama, seperti jalan yang diambil Guru Drona itu? Jangan berpikir, oh Shalya, aku benarbenar tidak pergi ke tengahtengah para pahlawan Pandava itu. Perselisihan masalah isi perut ini tidak dapat ditoleransi olehku. Tanpa mencoba toleran terhadap mereka, aku bahkan

akan mengikuti jalannya Guru Drona. Orang bijaksana atau orang bodoh punya jangka waktu habis kekuatan dan kekuasaannya. Setiap orang dianggap setara dengan sang Penghancur itu. Tidak seorang pun akan lolos, oh orang terpelajar, untuk hal ini. Aku akan meneruskan melawan para Partha itu. Aku tidak dapat melewati takdirku. Oh putra-putra Vichitravirya itu adalah raja selalu berbuat demi kebaikanku. Untuk menyelesaikan maksudnya, aku akan menyerahkan napas kehidupanku yang demikian aku sayangi ini. Sebetulnya tubuhku ini demikian sulit diserahkan. Yang utama dari kereta-kereta ini ditutupi dengan kulit-kulit macan, as roda yang tidak mengeluarkan suara. Juga dilengkapi sebuah tempat duduk keemasan, selain itu trivenu yang dibuat dari perak. Di sana dipasang kudakuda utama, oh Rama, berikan kepadaku. Lihatlah, oh Prabu Shalya, busur-busur yang indah itu. Tiang-tiang bendera juga sangat indah. Gada-gada, panah-panah yang bentuknya dahsyat. Pedang juga berkilauan. Senjata perkasa, terompet kerang putih yang suaranya dahsyat dan sangat keras. Dengan mengenda-

rai kereta dihiasi panji-panji, yang rodanya mengeluarkan sebuah suara deritan. Bahkan suaranya seperti guntur ditarik kuda-kuda yang dipasang di tempat kereta indah. Dihiasi kantong-kantong panah sangat baik. Aku akan mengerahkan kekuatanku, membantai dalam pertempuran banteng di antara para prajurit kereta Arjuna itu. Jika sang Kematian itu sendiri, penghancur Alam Semesta itu melindungi putra Pandu dengan penuh perhatian pada pertempuran itu, aku tetap akan bertarung habis-habisan. Bahkan, tekadku membantai dia. Atau sebaliknya diriku sendiri pergi ke hadapan Dewa Yama, mengikuti jejak kakek Bhishma? Jika Dewa Yama, Varuna, Kuvera, dan Vasava, dengan semua para pengikut mereka ke sini secara bersama-sama melindungi putra Pandu itu pada pertempuran besar ini, apa perlunya lagi banyak kata, aku sangat yakin akan tetap mengalahkan mereka semua. Sanjaya melanjutkan, Setelah mendengarkan kata-kata penuh bualan dari Karna yang sangat senang dengan kemungkinan perang ini, Raja Madra yang gagah berani itu kemudian mengejek Karna sembari ter-

tawa keras. Prabu Shalya lalu memberikan jawaban kepadanya untuk dipahami. Prabu Shalya melontarkan kata-kata tidak mendukung, ‘’Tahanlah dirimu, oh Karna, dari bualan seperti itu. Engkau dalam keadaan gembira dan mengatakan apa yang seharusnya engkau tidak katakan. Ksatria utama Dhananjaya itu sesungguhnya merupakan yang utama dari manusia itu. Sedangkan engkau sendiri adalah kebalikannya, manusia paling rendah. Siapa lagi, kecuali Arjuna, yang dapat melarikan adik perempuannya Keshava yang

utama dari semua orang itu, setelah sebelumnya Arjuna itu berjuang sangat keras mengguncang rumah keluarga Yadu yang dilindungi saudara muda Dewa Indra itu sendiri. Istana Yadu itu menyerupai surga itu sendiri. Istana indah itu dikawal kepala kaum surgawi. Siapa orangnya kecuali Arjuna yang dilengkapi keberanian setara keberanian kepala kaum surgawi itu pada peristiwa sengketa pembantaian terhadap seekor binatang itu mengharuskan Dhananjaya melawan Bhava, penguasa para penguasa, pencipta dunia-dunia ini. (bersambung)

Sloka 18.1

Arjuna uvaca Sannyasasya maha-baho tattvam icchami veditum tyagasya ca hrsikesa prthak kesi-nisudana Arjuna berkata: Oh yang berlengan perkasa, hamba ingin mengerti tujuan pelepasan ikatan (tyaga) dan tingkatan hidup pelepasan ikatan (sannyasa), wahai pembunuh raksasa Kesi, penguasa indria.


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu kliwon, 20 Januari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Vladimir Putin

Berendam di Air Es

PRESIDEN Rusia, Vladimir Putin, berendam dalam air sedingin es pada Kamis (18/1) tengah malam waktu setempat. Ia melakukan ritual bagi penganut Kristen Orthodox untuk menandai dimulainya puasa pencerahan (Epiphany). Televisi Rusia memperlihatkan Putin berendam di Danau Seliger, sekitar 400 km sebelah utara Moscow. Putin berendam hanya mengenakan celana renang. Sementara jubah dan sepatu boot-nya dilepaskan. Sebelum masuk ke air yang sangat dingin, ia membentuk tanda salib, kemudian memasukkan kepalanya terlebih dulu sebelum seluruh badannya terendam. Pada saat Putin melakukan ritual itu, suhu berkisar -6 derajat celsius. Ritual ini rutin dilakukan setahu sekali oleh penganut Orthodox. Ini merupakan cara untuk merayakan pembaptisan Yesus di Sungai Yordan. Putin, yang kini sedang berkampanye untuk pemilihan presiden pada 18 Maret mendatang, dibesarkan saat kaum komunis berkuasa, dilarang memperlihatkan aktivitas beragama secara terbuka. Namun sebagai presiden, Putin mulai memperlihatkan kegiatan keagamaannya dengan rutin mengikuti ritual Orthodox Rusia. (iah/rtr)

Bali Post/rtr

TUNDA - Seorang petugas perusahaan kereta jarak jauh, Deutsche Bahn, sedang berdiri di depan informasi penundaan layanan kereta jarak jauh karena cuaca buruk di Berlin, Jerman pada Kamis (18/1).

Bali Post/rtr

BERENDAM - Vladimir Putin berendam di Danau Seliger, Kamis (18/1) tengah malam.

Celine Dion

Bawa Keluarga ke Jakarta PENYANYI Celine Dion akan membawa serta keluarganya ke Jakarta dalam konser perdana di Indonesia pada 7 Juli mendatang di Sentul International Convention Center. Promotor PK Entertainment mengatakan, rombongan yang menyertai Celine ke Jakarta mencapai 80 orang. “Full orkestra dibawa ke Jakarta, sudah termasuk keluarga,” kata Peter Harjani, CEO PK Entertainment, Kamis (18/1). Menurut dia, Celine Dion akan menghabiskan waktu tiga hari di Jakarta. Promotor berhasil meyakinkan Celine Dion untuk mengadakan konser di Jakarta setelah bernegosiasi selama sekitar setahun. Saat ini, promotor sedang mempersiapkan panggung yang sesuai dengan keinginan dari Celine Dion. “Harus bikin yang menyerupai Las Vegas, atau lebih,” imbuh Peter. Pekan lalu, promotor datang langsung ke Las Vegas untuk bertemu langsung dengan sang diva. “Celine sangat antusias datang ke Indonesia,” katanya. Tiket konser Celine Dion dijual dengan harga Rp 1,5 juta hingga Rp 12,5 juta mulai 19 Januari. Riders alias daftar permintaan Celine Dion untuk konser di Indonesia mencapai 40 lembar. Namun, promotor mengatakan permintaan itu tidak sulit untuk dipenuhi. “Tidak membuat promotor jungkir balik, bisa diakomodasi,” kata Peter. Salah satu permintaannya adalah membuat panggung sesuai keinginan pihak Celine Dion. Manajemen sang penyanyi akan mengirim berbagai peralatan untuk mendukung konser. “Sesuatu yang enggak ada di Indonesia akan dibawa,” katanya. Peter menambahkan, Celine selalu membuka peluang untuk mempersembahkan sesuatu yang spesial di tiap negara. Ketika tampil di Taipei, Celine pernah membawakan lagu berbahasa Cina. Dalam video dari PK Entertainment, Celine mengatakan dirinya ingin menghadirkan penampilan khusus di semua tempat “tapi semoga saja ada waktu (untuk mempersiapkannya)”. Begitu pun dengan peluang kolaborasi bersama musisi lokal. Promotor belum bisa memastikannya karena semua masih dibicarakan oleh pihak Celine Dion. “Celine mau mempersembahkan sesuatu yang lokal, semoga saja ada,” imbuh Peter. (ant)

Celine Dion

Bali Post/ist

Friederike Melanda, Layanan Kereta Jarak Jauh Jerman Dibatalkan

Berlin (Bali Post) Semua layanan kereta jarak jauh di Jerman telah dibatalkan akibat Topan Friederike yang juga telah menyebabkan tiga orang meninggal, kata Deutsche Press Agency (DPA). Topan Friederike yang menerjang seluruh Jerman dari barat, adalah, menurut Dinas Cuaca Jerman, topan paling kuat sejak 2007. Topan tersebut membawa angin kencang, hujan lebat, dan salju tebal ke beberapa bagian Jerman pada Kamis (18/1), sehingga merenggut tiga korban jiwa. Seorang pria yang berusia 50 tahun tewas akibat tertimpa pohon di dekat Emmrich, dan lelaki yang berumur 69 tahun di North Rhine-Westphalia kehilangan kendali kendaraannya akibat angin kencang dan meninggal. Di Thuringia, seorang petugas

pemadam meninggal akibat pohon tumbang. Juru bicara perusahaan kereta nasional Jerman Deutsche Bahn (DB) mengatakan alasan keselamatan yang menyebabkan layanan kereta jarak jauh takkan beroperasi sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, demikian laporan Xinhua. Ia menambahkan gangguan akibat topan sangat serius. Perusahaan kereta menghentikan seluruh

operasi di Negara Bagian North-Rhine Westphalia dan Lower Saxony pada Kamis pagi, sehingga banyak penumpang terjebak. DP mengeluarkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan tersebut, tapi mengatakan perusahaan itu tak bisa menawarkan perkiraan kapan layanan akan dilanjutkan. Terlebih lagi, kecepatan perjalanan kereta di bagian lain Jerman melambat tajam sebagai akibat dari embusan

PM Selandia Baru

Hamil Anak Pertama

PERDANA Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengumumkan, ia mengandung anak pertamanya, seraya meminta dukungan dari kelompok hak asasi perempuan dan aktivis buruh saat dia menyatakan, “Saya akan menjadi perdana menteri dan seorang ibu.” Ardern mengatakan, dia berencana tetap bekerja sampai akhir kehamilannya pada Juni dan mengambil cuti selama enam minggu, selama waktu itu Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters, akan menjalankan pemerintahan negara kepulauan itu. Saat berbicara kepada wartawan di luar rumahnya di Auckland, Ardern mengatakan, suaminya, Clarke Gayford, akan merawat “kejutan” tambahan itu secara penuh dan seluruh keluarga akan bepergian bersama jika diperlukan. “Saya bukan wanita pertama yang bekerja dan punya bayi. Saya tahu ini keadaan khusus tapi ada banyak wanita yang telah melakukannya dengan baik sebelum saya,” katanya. Kehamilan politisi berusia 37 tahun itu adalah satu dari sedikit contoh pemimpin yang memegang jabatan kepemimpinannya saat hamil dan yang pertama dalam sejarah Selandia Baru. Benazir Bhutto di Pakistan melahirkan saat dia menjadi perdana menteri pada 1990. Ardern yang mulai berkuasa melalui kesepakatan koalisi setelah pemilihan yang diperjuangkan ketat tahun lalu, telah memegang kekuasaan sebagai perdana menteri termuda Selandia Baru dalam lebih dari satu abad, dan menjadi pemimpin wanita ketiga. Naiknya Ardern sebagai

Jacinda Adern

Bali Post/rtr

pemegang kekuasaan telah membangkitkan minat yang kuat dalam kehidupan pribadinya dan melakukan perbandingan dengan pemimpin muda lain, di antaranya Emmanuel Macron dari Prancis dan Justin Trudeau dari Kanada. Ardern cepat meyakinkan publik bahwa dia hanya akan beristirahat enam minggu, selama waktu itu dia masih dapat dihubungi, sehingga negara tersebut akan berjalan seperti biasa. Periode cuti yang singkat tersebut kontras dengan kebijakan cuti partainya, dengan koalisi yang dipimpin Partai Buruh, cuti diperpanjang yakni dari 18 minggu menjadi 22 minggu di salah satu perubahan legislatif pertamanya. Dan akan meningkat lagi menjadi 26 minggu pada 2020. Ardern mengakui bahwa dia “beruntung” pasangannya, presenter televisi yang terkenal, bisa beristirahat dan bepergian bersamanya sementara suaminya mera-

wat bayi secara penuh. Dia tidak memiliki rencana untuk berhenti bekerja sampai Juni dan akan terbang ke London pada April untuk menghadiri pertemuan pemimpin Persemakmuran. Kelompok advokasi dan politisi dari seluruh spektrum politik dengan cepat menawarkan dukungan. “Ini benar-benar menginspirasi, karena apa yang dialami perdana menteri kami adalah tanda besar seberapa jauh kita telah memasuki hak industri perempuan di Selandia Baru,” kata Presiden Dewan Perdagangan Serikat Selandia Baru, Richard Wagstaff, dalam pernyataan email kepada Reuters. Selandia Baru telah lama memiliki reputasi progresif, menjadi negara pertama yang memberi perempuan hak untuk memilih pada tahun 1893. “Ini adalah waktu yang menakjubkan, 125 tahun kemudian kita memiliki seorang perdana menteri yang akan melahirkan di kantor,” kata Menteri Perempuan Selandia Baru, Julie Anne Genter. Ardern mengungkapkan bahwa dia telah secara tidak terduga mengetahui dia hamil pada 13 Oktober, hanya enam hari sebelum dia didorong ke pekerjaan puncak negara itu ketika pemimpin Partai Pertama Selandia Baru, Peters mengumumkan dia berpihak kepada Partai Buruh dalam perundingan pascapemilihan. Ketika ditanya oleh seorang reporter bagaimana dia bisa menggabungkan pemerintah sambil menderita mual-mual kehamilan, dia menjawab, “Itulah yang dilakukan perempuan.“ Demikian diberitakan Reuters. (ant)

angin topan. Sejauh ini, angin berembus sangat kencang sampai 130 kilometer per jam. Selain itu sangat banyak salju jatuh di daerah di dekat Pegunungan Alpen di Negara Bagian BadenWuerttemberg. Dinas Meteorologi Nasional (DWD) telah menyarankan warga di daerah yang paling terpengaruh topan agar tetap berada di dalam rumah supaya terhindar dari risiko terkena puing yang jatuh, pohon tumbang, dan potensi kerusakan saluran listrik. Sekolah di beberapa negara bagian Jerman masih

tutup pada Kamis. Operasi di bandar udara utama juga sudah sangat terpengaruh oleh cuaca. Penerbangan dibatalkan karena alasan keamanan di Bandar Udara Duesseldorf, sedangkan Bandar Udara Cologne dan Bonn dipaksa untuk sementara ditutup seluruhnya. Petugas badan meteorologi memperkirakan topan saat ini bergerak dari Jerman Barat ke Negara Bagian Saxony dan Brandenburg Selatan pada Kamis. Di seluruh negeri tersebut, pola cuaca akan tetap tak stabil dalam beberapa hari ke depan, sementara temperatur anjlok. (ant)

Herjunot Ali

Rambah Komedi

AKTOR film Herjunot Ali yang biasa berperan dalam film-film bergenre drama, kini merambah ke film drama komedi berjudul “Takut Kawin”. Film garapan sutradara Syaiful Drajat AS yang diproduksi Amanah Surga Production (ASPro) tersebut mengangkat kisah dari fenomena di masyarakat mengenai banyaknya para lajang yang kesulitan mendapatkan pasangan hidup. Dalam peluncuran triler dan poster “Takut Kawin” di Jakarta, Kamis (18/1) lalu, Herjunot Ali yang menjadi pemeran utama tersebut mengatakan, kisah dalam film tersebut sangat sama seperti apa yang dia rasakan. “Pas pertama baca ceritanya di skrip (terasa) saya banget nih. Saya tanya kenapa ceritanya begini,” ucap lelaki yang membintangi film “Di Bawah Lindungan Kabah” itu. Film “Takut Kawin” yang dibintangi oleh Herjunot Ali dan Indah Permatasari sebagai pemeran utama menggambarkan pasangan yang ragu untuk memutuskan menikah. Sutradara Syaiful Drajat mengatakan, meskipun terdengar serius dari judul filmnya, namun “Takut Kawin” lebih banyak bumbu komedi. “Ceritanya, perjalanan anak

manusia yang galau menentukan sebuah komitmen. Genrenya drama komedi romantis,” ucapnya. Menurut dia, terkadang menikah atau kawin merupakan pilihan sulit bagi seseorang dalam hidupnya, dan fenomena serta problem sulitnya mengambil keputusan menikah itulah yang diangkat menjadi ide produksi film “Takut Kawin”. Nasrul Wahid, selaku produser eksekutif mengatakan, rencananya pada pemutaran perdana film “Takut Kawin” nantinya pihaknya siap mengajak mereka yang ingin menikah untuk mendaftarkan diri bersama pasangannya. “Kami akan merayakan perkawinan dengan saksi para pemain film “Takut Kawin”. Selain itu, juga menyediakan penghulu berikut uang saku untuk bulan madu bagi peserta yang mengikuti acara nikah massal tersebut,” katanya. Film yang rencananya ditayangkan di bioskop mulai 8 Maret 2018 tersebut juga dibintangi Deni Chandra, Asri Welas, Junior Liem dan Babe Chabita. “Kami berharap ‘Takut Kawin’ sebagai salah satu film box office di tahun 2018,” kata Nasrul Wahid. (ant)

Herjunot Ali

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Januari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu