20 HALAMAN
NOMOR 152 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Rabu Wage, 20 januari 2016
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Ratusan Warga Eks Gafatar Dievakuasi Pontianak (Bali Post) – Ratusan warga eks anggota Ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang menetap di Kabupaten Mempawah, sejak Selasa (19/1) siang mulai dievakuasi ke Kota Pontianak, untuk selanjutnya dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Bupati Mempawah Ria Norsan saat dihubungi di Mempawah mengatakan, sesuai rapat koordinasi pihaknya sepakat untuk mengevakuasi eks Gafatar itu untuk meninggalkan Mempawah. Salah satu lokasi permukiman eks Gafatar tersebut adalah di Km 12 Moton Asam, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, sejumlah truk milik TNI berikut anggota dikerahkan guna mengevakuasi warga eks Gafatar tersebut. Hal. 19 Daerah Asal
Bali Post/ant
GAFATAR - Sejumlah warga eks Gafatar berjalan membawa tas di permukiman mereka di kawasan Monton Panjang, Dusun Pangsuma, Desa Antibar, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Selasa (19/1) kemarin.
Ditawarkan Rp 20 Triliun
Harga Saham PT Freeport Terlalu Mahal Renovasi Meru Tumpang Sebelas di Pura Hulun Danu Batur Songan PANGEMPON Pura Hulun Danu Batur Songan, Kintamani akan melakukan renovasi total palinggih Meru Tumpang Sebelas yang ada di utamaning mandala pura setempat. Renovasi ini diharapkan rampung menjelang piodalan Panca Wali Krama yang rencananya digelar Oktober mendatang. Hal. 19 Amerta Jagat
Bali Post/ant
DIBAKAR MASSA - Lokasi permukiman warga eks Gafatar yang dibakar massa di kawasan Monton Panjang, Dusun Pangsuma, Desa Antibar, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Selasa (19/1) kemarin. Permukiman di lahan seluas 43 hektar tersebut dibakar massa sebelum 796 warga eks Gafatar berhasil dievakuasi pemda setempat.
Jakarta (Bali Post) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menilai penawaran 10,6 persen saham divestasi PT Freeport Indonesia (FI) terlalu tinggi, dan tidak menggambarkan kondisi harga riil komoditas yang dihasilkan perusahaan. “Kami tertarik untuk membeli saham Freeport, namun kami menilai yang ditawarkan terlalu tinggi,” katanya di sela-sela Paparan Kinerja BUMN 2015 dan Target 2016 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. PT FI pekan lalu mengumumkan harga yang ditawarkan atas 10,6 persen saham perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut senilai 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 20 triliun. Menurut Rini, pihaknya sedang meminta dua BUMN sekuritas, yaitu PT Danareksa (Persero) dan PT Mandiri Sekuritas (Persero) untuk melakukan evaluasi terhadap penawaran yang disampaikan PT FI. “Kami juga mengevaluasi sendiri
dengan meminta masukan, berapa sebetulnya nilai dari Freeport tersebut,” ujarnya. Evaluasi tersebut untuk mengetahui dasar penilaian dari Freeport tersebut, apakah menggunakan nilai kekinian (present value), nilai aset pembukuan (book value asset), atau dihitung berdasarkan harga cadangan tembaga (cooper) dan emasnya. “Kami belum tahu. Kalau menghitung cadangan cop-
per, tentu harganya saat ini sedang turun jauh atau sangat rendah. Jadi, harga yang ditawarkan terlalu mahal,” ujarnya. Menurut Rini, BUMN sesungguhnya tertarik untuk membeli karena sebagai entitas perusahaan milik negara BUMN harus menekankan bagaimana memiliki tambang-tambang besar. Hal. 19 Milik Bangsa
Rini Soemarno Menteri BUMN
UU Antiterorisme Harus Lebih Tegas
Jakarta (Bali Post) – Pimpinan lembaga negara sepaham dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan revisi Undangundang (UU) Pencegahan dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Selasa (19/1) kemarin menegaskan, hampir semua pimpinan lembaga negara menilai revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Terorisme dan UU Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme perlu dilakukan. Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyatakan re-
visi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sangat penting karena undang-undang yang ada saat ini memiliki kelemahan. “Undang-undang yang ada saat ini tidak bisa menjangkau orang-orang yang sedang mempersiapkan aksi teror. Mereka belum bisa dipidanakan,” kata Badrodin Haiti seusai mengunjungi korban aksi teror Sarinah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Selasa kemarin. Badrodin mengatakan, perlu undang-undang yang lebih tegas dan kuat untuk menanggulangi tindak pidana terorisme. Dengan begitu, bila ada
seseorang yang mengikuti pelatihan militer atau menyatakan berbaiat dengan kelompok radikal tertentu, sudah bisa diantisipasi. Menurut Badrodin, aksi teror di Sarinah dan wacana revisi Undangundang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme harus menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat bahwa ancaman terorisme bukan hanya isapan jempol, tetapi sudah merupakan ancaman yang nyata. “Kalau polisi memerangi paham Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), bukan agama yang dipeluk yang diperangi, tetapi potensi teror dan kekerasannya,” tuturnya. (kmb4/ant)
’’Undang-undang yang ada saat ini tidak bisa menjangkau orangorang yang sedang mempersiapkan aksi teror. Mereka belum bisa dipidanakan.’’ Badrodin Haiti Kapolri
Tiga Kesalahan RJ Lino
Dipanggil Lagi, Setya Novanto Pastikan Tak Hadir
MERU - Palinggih Meru Tumpang Sebelas linggih Ida Batari Dewi Danu di utamaning mandala Pura Hulun Danu Batur Songan.
’’Kami tertarik untuk membeli saham Freeport, namun kami menilai yang ditawarkan terlalu tinggi.’’
Jakarta (Bali Post) – Untuk kedua kalinya, penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung berencana memanggil mantan Ketua DPR Setya Novanto, Rabu (20/1) hari ini. Ia akan dimintai keterangan dalam kasus dugaan permufakatan jahat pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meminta 20 persen saham PT Freeport Indonesia. Atas rencana pemanggilan tersebut, melalui tim penasihat hukumnya, Setya menegaskan tidak akan menghadiri penggilan tersebut. ‘’Kayaknya belum (hadir), gak hadir, ini kan proses penyelidikan, penyelidikan kan belum ada kewajiban warga negara untuk hadir dalam proses penyelidikan itu. Sehingga beliau belum akan datang. Rencananya seperti itu,’’ kata tim kuasa hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail, Selasa (19/1) kemarin. Selain menilai masih dalam proses penyelidikan, tidak hadirnya Setya, menurut Maqdir, karena tuduhan permufakatan jahat yang disematkan pihak Kejaksaan Agung pada kliennya tidak berdasar dan terkesan politis. Hal. 19 Permufakatan Jahat RAPAT KERJA - Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR-RI di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Sealasa (19/1) kemarin.
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan bukti permulaan penetapan mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino sebagai tersangka dalam sidang lanjutan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Udjianti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/1) kemarin. Hal tersebut disampaikan Biro Hukum KPK yang dipimpin Kabiro KPK Setiadi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010. Pertama, RJ Lino memerintahkan mengubah spesifikasi QCC yang dibutuhkan dari single lift ke twin lift. RJ Lino selaku Direktur Utama yang sejak awal mengundang HDHM (PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery Co.Ltd.) dengan memerintahkan dan mengondisikan penunjukan langsung HDHM melalui instruksi/disposisi pemohon. Hal. 19 Penunjukan Langsung
Membangun Ekonomi Bali Melalui LPD 1
LPD Harus Segera Dipayungi Hukum Adat Terbitnya UU No. 1/2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) memancing perdebatan terkait pengelolaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Ada yang khawatir LPD menjadi objek periksa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga struktur pengelolaan LPD harus diubah. Di lain pihak ada yang tetap berpegang pada spirit bahwa LPD adalah milik adat, sehingga keberadaannya cukup diatur dengan awig-awig atau pararem adat.
SILANG pendapat penyikapan terhadap pengelolaan LPD ini pun diakui oleh Bendesa Pakraman Panjer Prof. Dr. I Nyoman Budiana, Selasa (19/1) kemarin. Ia mengatakan beda persepsi terkait terbitnya UU No. 1/2013 ini harus segera diurai. ‘’Sepanjang semua elemen masyarakat termasuk lembaga-lembaga yang terkait dengan pengelolaan LPD tidak duduk bersama, beda persepsi ini sulit dicairkan,’’ ujarnya. Untuk itu harus ada ruang dialog yang terbuka untuk menjadikan LPD benar-benar milik otoritas adat. Guru Besar Undiknas University ini mengatakan saat ini pengelolaan LPD memang sedang menjadi prioritas strategis yang harus diselesaikan. Pengaturan LPD pascaterbitnya UU No. 1/2013 harus tetap berbasis adat. LPD tak harus melebur diri
atau berubah wujud menjadi lembaga perbankan. ‘’Kami lebih condong agar LPD dikelola adat dengan payung hukum adat dalam hal ini awig-awig. Untuk itulah kami di Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) mendesak dilakukan revisi terhadap Perda No. 4 Tahun 2012 dan Peraturan Gubernur No. 11 Tahun 2013 tentang Operasional Lembaga Perkreditan Desa. Kami tegaskan, kami ingin LPD itu tetap menjadi otoritas adat sehingga yang mendesak dilakukan adalah pengaturan LPD dengan hukum adat. Kewenangan ini sudah menjadi pengecualian dalam UU No. 1/2013 sehingga LPD bukanlah objek periksa OJK,’’ tegasnya. Ia mengakui LPD sebagai lembaga keuangan berbasis adat bisa menjadi penggerak utama perekonomian Bali jika dikelola profesional. Namun, bukan be-
rarti untuk menjadi lembaga profesional, LPD harus dilebur menjadi perusahaan. LPD harus tetap menjadi otoritas adat dengan pendekatan hukum adat. Menyikapi hal ini, DPRD Bali mengaku akan melakukan revisi Perda No. 4 Tahun 2012 tentang LPD. Revisi bahkan akan menjadi prioritas DPRD Bali tahun ini. Pasalnya, posisi LPD sedikit terancam dengan terbitnya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013. Ada kekhawatiran LPD nantinya harus tunduk dengan undang-undang yang mengatur tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) itu. Dengan terbitnya UU No. 1 Tahun 2013, ada komponen masyarakat yang khawatir, jangan-jangan LPD itu bisa diaudit oleh OJK. Hal. 19 Perda Inisiatif
DENPASAR
2
Terkait Ancaman Teror Bom
FIGUR Pemahaman Dampak Reklamasi KUTA merupakan muara dari Teluk Benoa. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama khususnya masyarakat Kuta untuk menjaga dan melestarikannya. Dalam awig-awig disebutkan adanya Tattwaning Bhuana Agung tentang pelestarian alam semesta BP/win yang harus ditegakkan dan dijaga. Untuk mempertegas pemahaman masyarakat Kuta terkait dengan adanya pura, muntig, loloan di kawasan Teluk Benoa, Desa Adat Kuta akan mengundang salah satu penulis dan peneliti lontar sastra Jawa Kuno, Sugilanus. “Hal ini untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat Kuta tentang dampak dari reklamasi Teluk Benoa,” ungkap Bendesa Adat Kuta I Wayan Suarsa di sela-sela aksi ”Kuta Bergerak Selamatkan Ibu Pertiwi Tolak Reklamasi Teluk Benoa” di Pantai Kuta, baru-baru ini. Aksi penolakan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa, sebenarnya sudah dilakukan sejak dua tahun lalu oleh pemuda Kelurahan Kuta. Namun aksi riilnya baru dilakukan pada Minggu (17/1) oleh seluruh komponen masyarakat Kelurahan Kuta. Pihaknya mengatakan, aksi penyampaian aspirasi masyarakat tersebut tidak bisa diputuskan sendiri dan akan dibahas dan dijadikan materi dalam paruman desa. Ia mengimbau kepada klian banjar dan seluruh komponen banjar yang ada di Kelurahan Kuta untuk satu padu dalam menyampaikan aspirasinya, sehingga paruman desa adat bisa segera dilaksanakan dengan berlandaskan pada kekuatan dari adat, agama, ekonomi, dan kepariwisataan. Dengan harapan, aspirasi masyarakat tersebut segera ada putusan dan apa pun keputusannya nanti segera disampaikan kepada masyarakat Kuta dan kepada Presiden RI Joko Widodo. “Masalah paruman nanti, masih akan ditentukan dengan meminta persetujuan dari klian adat dari banjarbanjar yang ada di Kuta. Desa adat akan mengambil keputusan setelah dilaksanakannya paruman desa, karena selama ini paruman Desa Adat Kuta belum ada membahas tentang ini. Sehingga aspirasi yang dilakukan oleh masyarakat Kuta ini akan menjadi materi dalam pembahasan paruman desa nanti,” tegasnya. (win)
Resmob Siaga di Denpasar dan Kuta Denpasar (Bali Post) -
Terkait selebaran teroris yang mengancam meledakkan diri di Denpasar dan Singaraja, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard mengerahkan puluhan anggota Resmob bersenjata lengkap, Senin (18/1) lalu. Anggota Resmob tersebut disebar di wilayah Kuta dan Denpasar. “Anggota kami sebar di tempat keramaian terutama yang banyak turisnya seperti Ground Zero. Kami juga tempatkan anggota di kantor konsulat di Denpasar,” tegas Kompol Reinhard, Selasa (19/1) kemarin. Walau di Denpasar belum ditemukan selebaran tersebut, tetapi Polresta tidak mau kecolongan sehingga pengamanan langsung diperketat. “Anggota kami jaga sampai pukul 04.00 Wita. Hari ini (kemarin - red) anggota juga siaga,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengatakan, sesuai instruksi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, supaya ditingkatkan patroli dan razia. Polda Bali berserta jajarannya diminta memberikan jaminan keamanan dan rasa aman bagi masyarakat. “Untuk pengamanan konjen atau konsulat, sesuai perintah Bapak Kapolri, untuk perwakilkan asing di wilayah dilakukan pengamanan dan itu sudah kita lakukan,” tegasnya. Saat ini, lanjut Hery, seluruh jajaran melakukan razia dalam rangka mencari dan menemukan kendaraan yang mengirim selebaran ancaman di Buleleng. “Kita lakukan upaya kesiapsiagaan. Saya kira bukan hanya kita saja (polisi - red), seluruh masyarakat harus waspada dan bahu-memba-
hu melakukan pengamanan terhadap wilayahnya masing-masing. Termasuk, desa pakraman,” ujar Hery. Pengamanan pintu-pintu masuk Bali semakin diperketat dengan menambah jumlah personel. Selain itu, pengerahan pasukan Brimob juga dilakukan untuk patroli dalam skala besar. “Pasukan akan didekatkan ke tempattempat keramaian khususnya wisatawan asing,” tandasnya. Menurut perwira melati tiga asal Yogyakarta ini, sampai saat ini situasi keamanan masih kondusif. Hal itu bisa dilihat, masyarakat Bali masih beraktivitas seperti biasa. Turis asing dan domestik masih banyak berkunjung ke Bali. Hasil pemantauan intelijen, kata Hery, belum terdeteksi ada jaringan teroris masuk Bali. Meski demikian, ia mengimbau tetap wapasda. “Pejabat utama Polda juga diploting ke wilayah. Mereka ditugaskan memantau dan mengecek pengamanan di wilayah tugasnya masing-masing,” ungkapnya. Sebelumnya, selebaran gelap beredar di Bali. Pada intinya,
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/rah
SIAGA - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. A.A. Made Sudana (tengah) saat mengecek anggota Resmob yang siaga di Kuta. mengaku sebagai jaringan teror bom di Sarinah yang siap meledakkan diri dan anggotanya sudah ada di Denpasar serta Singaraja. Selebaran itu diterima pegawai Camat Buleleng, Senin (18/1) lalu. Sasaran serangannya pusat perbelanjaan,
Bali Post/sue
Sekolah PGRI Bertekad Jalankan UN Berintegritas Denpasar (Bali Post) Jajaran kepala SMA dan SMK PGRI di bawah PPLP PGRI Kota Denpasar, Selasa (19/1) kemarin mengadakan rapat konsolidasi. Salah satu agenda rapat yang dipimpin Ketua PPLP PGRI Kota Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. tersebut, soal persiapan UN. Dalam acara itu, para kepala SMA-SMK PGRI di Denpasar bertekad menjalankan Ujian Nasional (UN) secara berintegritas. Dalam rapat kemarin juga diputuskan ditetapkannya SK bagi tiga kepala sekolah yang masih Plt. Sebab, ijazah dan NUN harus diteken kasek definitif. Madiadnyana mengungkapkan, sekolah PGRI di Kota Denpasar termasuk memiliki peserta UN terbanyak tahun ini. Sekalipun berat, dia tetap menekankan kepada para kepala sekolah di lingkungan PGRI untuk konsisten menjalankan program pemerintah mengutamakan kejujuran daripada hasil. Bagi dia, hasil UN terbaik tetap penting, namun lebih penting hasil itu diperoleh dari melaksanakan UN secara berintegritas. Hal ini dia tekankan agar sekolah PGRI menjadi garda terdepan menjadikan Kota Denpasar yang berintegritas dalam pelaksanaan UN. Apalagi, UN bukan lagi menjadi syarat utama dalam penentuan kelulusan. Untuk mencapai UN yang berintegritas, Madiadnyana yang juga Kepala SMK PGRI 3 Denpasar ini minta siswa disiapkan sejak dini. Untuk itu, jajaran PPLP PGRI Kota Denpasar akan mengadakan try out yakni free test dan post test, di samping melakukan try out di tingkat rayon dan kota. (025)
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : lpd harus dilindungi hukum adat Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
perkantoran dan pusat wisata. Menyikapi ancaman itu, Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Teddy Arifiyanto S. mengimbau jangan menganggap angin lalu berita ini, tetapi jangan juga terlalu takut. Dengan adanya selebaran terse-
but, masyarakat Bali harus lebih waspada. Masyarakat mulai dari tingkatan paling bawah harus mengaktifkan lagi sistem keamanan lingkungan (siskamling ) untuk membantu aparat yang jumlahnya terbatas. (kmb36)
Kemendikbud akan Keluarkan Angka Kematian DBD, Panduan Singkat Melawan Terorisme Denpasar Tertinggi Denpasar (Bali Post) Pihak Kemendikbud berencana mengeluarkan panduan singkat untuk melawan aksi terorisme. Apalagi, beberapa waktu lalu terjadi aksi terorisme yang menewaskan sejumlah orang. Panduan singkat itu, terdiri atas dua bentuk. “Pertama, panduan untuk guru dalam berbicara dengan siswa tentang kejahatan terorisme. Kedua, panduan bagi orangtua untuk bicara terkait deteksi dini aksi terorisme dengan anaknya,” kata Sekretaris Disdikpora Bali Wayan Sarinah, S.Sos., M.Si., Selasa (19/1) kemarin. Sarinah mengatakan, perilaku menyimpang kerap terjadi pada usia muda, khususnya
pelajar. Penyimpangan yang terjadi itu biasanya masalah narkoba, kekerasan, pornografi, termasuk juga paham radikalisme. Untuk itu, pihak sekolah harus melakukan deteksi dini terhadap anak didiknya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan. Deteksi dini atau pencegahan penting dilakukan, apalagi sudah ada imbauan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan supaya pihak sekolah benar-benar mengawasi anak didiknya dan harus melakukan deteksi dini. Deteksi dini, katanya, bisa dilakukan dengan cara komunikasi. Pihak sekolah dan
orangtua murid harus meningkatkan komunikasi. Jika ada permasalahan pada siswa, pihak sekolah dan orangtua mesti aktif berinteraksi dan dengan cepat menyelesaikan permasalahnnya. ‘’Jika didiamkan, maka akan berpotensi menimbulkan perilaku menyimpang. Jadi, harus cepat diatasi,’’ katanya. Ia menjelaskan, banyak pelajar yang terjerumus ke lembah hitam. Misalnya terlibat narkoba, melakukan kekerasan dan tindak kriminal, bahkan ada juga yang terlibat dalam pergaulan seks bebas. ‘’Makanya, hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi penyelenggara pendidikan di Bali,’’ tegasnya. (kmb21)
Bodong, Dua LED TV Disegel
Madiadnyana
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Denpasar (Bali Post) – Maraknya pembangunan LED TV tanpa izin seperti disampaikan salah satu anggota DPRD Denpasar, ternyata ada benarnya. Bahkan, Satpol PP Kota Denpasar sudah menyegel dua unit LED TV bodong. Dua LED TV itu, yakni di simpang empat Jalan Dewi Sartika-Jalan Sudirman dan simpang Jalan Teuku Umar (pos polisi). Kepala Satpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana yang ditemui di Kantor Wali Kota, Selasa (19/1) kemarin mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan penindakan terhadap keberadaan LED TV yang diduga bodong. Terlebih, sampai saat ini belum ada lagi tembusan terkait keberadaan LED TV yang belum berizin. Namun sebelumnya, pihaknya sudah mendapat tembusan terkait LED TV yang tidak berizin di dua tempat itu. Setelah ada rekomendasi dari Dinas Tata
Ruang dan Perumahan (DTRP) dan Badan Perizinan, pihaknya langsung melakukan tindakan dengan menyegel dua LED TV yang direkomendasikan tersebut. “Kami sudah putuskan kabelnya dan tidak beroperasi lagi,” kata mantan Camat Denpasar Barat dan Denpasar Selatan ini. Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Kota DTRP Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa mengatakan, pada 2014 setidaknya sudah ada 9 unit pemasangan LED TV baru yang diberikan rekomendasi. Rinciannya, dua unit di kawasan Teuku Umar, satu unit di Jl. Cokroaminoto, Jl. Waturenggong, Jl. Hassanudin, Jl. By-pass Ngurah Rai, persimpangan Jl. Mahendradata-Marlboro, Jl. Imam Bonjol, dan satu unit di persimpangan Tohpati sebelah utara. Sementara tahun 2015, DTRP juga telah memberikan pemasangan pada tiga unit LED
TV, masing-masing di kawasan Cokroaminoto, Teuku Umar, dan di Jl. Sudirman tepatnya persimpangan tanah Kodam. “Meski sudah kami berikan rekomendasi, belum menjamin juga kalau semua LED TV itu punya izin karena masing-masing ada tugas khususnya. Kami di DTRP hanya sebatas memberikan rekomendasi izin pemasangan sesuai letak tata ruang. Sedangkan masalah izin, diberikan Badan Perizinan,” kata Sucipta. Hanya, pihaknya juga mengakui jika LED TV yang ada di persimpangan Tohpati yang sebelah pos polisi memang belum diberikan rekomendasi pemasangan. “Di sana (persimpangan Tohpati - red) kan ada dua LED TV. Yang di sebelah utaranya sudah kami terima, kalau yang dekat pos polisi belum ada rekomendasi dari kami,” ungkapnya. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) IR atau jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) per 100.000 penduduk di Bali mencapai 244,0. Sedangkan angka kematian per jumlah kasus (CFR) di Bali adalah 0,275. Dari semua kabupaten/kota yang ada di Bali, angka kasus DBD tertinggi tahun 2015 di Gianyar yaitu 434,5, disusul Badung 290,1 dan Buleleng 283,5. Namun angka kematian tertinggi ada di Denpasar yaitu 0,84, disusul Gianyar 0,30 dan Badung 0,29. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Selasa (19/1) kemarin. Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Wira Sunetra, MPPM. menambahkan, DBD merupakan penyakit endemis (virusnya memang ada) di Bali dan Indonesia yang dibawa nyamuk aedes aegypti. “Penularan DBD tetap lewat nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue sebagai penyebabnya,” katanya. Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropis dan infeksi RSUP Sanglah Prof. Dr. dr. K. Tuti Parwati Merati, penyakit DBD ada yang ringan dan ada yang berat. Virus DBD juga ada 4 jenis, yaitu dengue 1, 2, 3, dan 4. “Orang bisa saja kena 2 jenis virus dan kena lebih dari satu kali virus. Sekarang kena virus dengue 1, 6 bulan lagi virus dengue 3,” jelasnya saat ditemui di Yayasan Citra Usadha. Empat jenis virus itu berbeda, tetapi memiliki kemiripan. Di Indonesia dan Bali, keempat jenis virus tersebut ada. Jika pada populasi masyarakat berkembang lebih dari satu virus, masyarakat terancam bahaya. “Jadi keempat
jenis virus tersebut ada di Indonesia, jadi risikonya menjadi lebih berat,” imbuhnya. Mengingat Indonesia adalah negara tropis yang notabene virus dan nyamuk penyebab DBD ada, maka kasus DBD perlu diwaspadai dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan mencegah terjadinya gigitan nyamuk. Semakin sering tergigit nyamuk yang membawa virus dengue, biasanya semakin berat gejalanya. Selain itu, terkena lebih dari satu jenis virus dengue juga dapat mengalami gejala yang berat. “Biasanya saat terkena pertama kali mungkin hanya demam biasa, tidak sampai sakit,” ujarnya. Namun tidak menutup kemungkinan saat pertama kali terkena DBD mengalami demam tinggi dan muntah-muntah, tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing orang. “Ada juga orang kena DBD masuk rumah sakit, setelah dicek antibody serolog-inya positif. Artinya dulu sudah pernah kena, sekarang kena lagi,” jelasnya. Kondisi penderita DBD tidak bisa diprediksi dan disepelekan. “Dokter saja kalau demamnya belum lewat hari ke-7 belum berani mengatakan tidak apa-apa,” jelasnya. Pasien DBD harus diopname dan diobservasi terus-menerus, apalagi jumlah trombosit di bawah 100. Sementara kematian akibat DBD disebabkan dengue shock syndrome (DSS), perdarahan yang tidak bisa dihentikan, komplikasi. “Komplikasi misalnya ada cairan masuk ke paruparu akibat mengalami shock sehingga tekanan darah rendah mendadak. Padahal darah tidak ada keluar, ternyata masuk ke paru-paru,” jelasnya. (kmb42)
Pascarevitalisasi
Omzet Pasar Agung Peninjoan Capai Rp 14 Miliar Denpasar (Bali Post) Pascarevitalisasi pada tahun 2011 dan diresmikan pada 1 Maret 2012 oleh Menteri Perdagangan RI Gita Irawan Wirjawan, Pasar Agung Desa Adat Peninjoan, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, omzetnya mengalami peningkatan drastis. Sebelumnya omzet pasar tradisional ini hanya Rp 2 - 3 miliar per bulannya, kini mencapai Rp 14 miliar tiap bulannya. Pasar tradisional yang luasnya mencapai 83 are ini terdiri dari 7 unit los (328 kapling), 96 kios, dan pelataran untuk pasar senggol pada siang dan malam harinya. Selain itu, pasar rakyat ini juga dilengkapi dengan areal parkir, pertamanan, CCTV dan free wifi. Jumlah pedagang yang berjualan 351 orang dan jumlah kunjungan setiap harinya mencapai 3.000 orang. “Walaupun kondisi ekonomi saat ini cukup susah, tetapi masyarakat tetap datang ke pasar tradisional untuk melakukan transaksi jual-beli, baik itu untuk keperluan seharihari, untuk kebutuhan upacara adat, dan sebagainya,” ungkap
Kepala Pasar Agung Peninjoan I Nyoman Suwarta, S.E., Selasa (19/1) kemarin. Pasar Agung Peninjoan ini dibangun atas kerja sama Kementerian Perdagangan RI dengan Pemerintah Kota Denpasar melalui dana tugas pembantuan tahun 2011 Rp 7,5 miliar untuk revitalisasi. Dengan adanya program revitalisasi pasar tradisional, pihaknya sangat terbantu dalam kemajuan pasar tradisional, baik secara fisik maupun material. Pasalnya, omzet yang diraup dalam setahun Rp 163.283.494.000 dengan rata-rata omzet per bulannya mencapai Rp 14 miliar. Pengelolaan Pasar Agung lebih mengutamakan kenyamanan dan keamanan pedagang dan konsumen. Pasar Agung tidak semata-mata hanya untuk mencari keuntungan, tetapi lebih mengutamakan bagaimana pedagang dan konsumen tetap terlindungi, baik dari segi kesehatan maupun dari kualitas barang dagangan. “Kami selalu melibatkan BBPOM untuk menguji bahan makanan di pasar kami ini agar terhindar dari bahaya bahan kimia. Selain itu,
kami di Pasar Agung juga sudah bisa mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos sehingga pasar kami bebas dari tumpukan sampah,” katanya. Untuk memberdayakan para pengelola dan pedagang di Pasar Agung pascarevitalisasi, pihaknya akan tetap meminta pendampingan dan bimbingan dari pemerintah. Tujuannya, untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dan tetap bisa bersaing. “Pendampingan terhadap pengelola dan pedagang di pasar sangat perlu, karena pendampingan dan pelatihan sangat berperan dalam pemberdayaan kualitas SDM di pasar agar tetap bisa bersaing,” ujarnya, Suwarta menambahkan, dengan dibangunnya pasar tradisional maka akan timbul kemandirian desa adat, khususnya desa adat yang mempunyai pasar tradisional. Mengingat, pasar tradisional merupakan salah satu lembaga keuangan ekonomi desa di samping LPD. Diharapkan, dengan adanya pasar tradisional, masyarakat di desa adat perekonomiannya
Bali Post/win
BERSIH – Los Pasar Agung Desa Adat Peninjoan, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara tampak rapi dan bersih. Omzet pasar tradisional ini mengalami peningkatan dari Rp 2-3 miliar menjadi Rp 14 miliar per bulannya. bisa berkembang. Dengan catatan, pasar tradisional yang ada dikelola dan dijaga dengan baik. Peran pemerintah juga sangat
dibutuhkan untuk memantau kondisi pasar, di samping melindungi komoditi sehingga pasar tradisional tidak mati. (win)
BADUNG
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Kasus ”Mark-Up” di Undiksha
Pemilik Tanah Tak Tahu akan Dibangun Kampus Mangupura (Bali Post) Salah seorang tersangka kasus dugaan mark-up lahan untuk Kampus Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Ganesha (Undiksha) Singaraja, Dewa Komang Indra, Selasa (19/1) kemarin bersaksi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia bersaksi untuk terdakwa I Wayan Suarsa (Ketua Panitia Pengadaan Lahan) dan Nyoman Mustiara (pemilik tanah dan makelar). Dalam sidang yang dipimpin hakim Dewa Suardhita itu, terungkap pemilik tanah mendapatkan untung banyak setelah membeli dari pemilik aslinya di Jineng Dalem. Saksi Dewa Komang Indra juga merupakan pemilik tanah sekaligus tersangka dalam kasus ini. Dia mengakui mendapatkan untung banyak setelah membeli tanah tujuh bulan, sebelum akhirnya dibeli pihak Undiksha. Namun, ditegaskannya, dirinya tidak mengetahui bahwa di sana akan didirikan kampus atau gedung oleh pihak Undiksha. Di hadapan majelis hakim, saksi mengatakan awalnya membeli empat bidang tanah seluas 1,3 hektar di Jineng Dalem pada Maret hingga Agustus 2010. Dia membeli tanah tersebut dengan harga mulai dari Rp 6 juta per are hingga Rp 10 juta per are. Kala itu, saksi mengaku belum tahu akan ada pembangunan kampus FOK Undiksha di kawasan tersebut. Dia baru tahu pada Oktober 2010, dan itu pun diberi tahu oleh terdakwa Mustiara, jika akan ada pembebasan lahan di kawasan ini untuk kampus FOK Undiksha. Saat transaksi penjualan, awalnya tanahnya mau dijual seharga Rp 25 juta hingga Rp 30 juta per are. Tetapi pihak Undiksha menyepakati harga Rp 18 juta per are untuk pembebasan lahan seluas total 3,7 hektar. Dari jumlah tersebut, 1,3 hektar di antaranya milik Komang Indra. Namun karena sudah kesepakatan pihak kampus, saksi akhirnya menyetujui harga Rp 18 juta per are tersebut. Transaksi dilakukan di notaris yang dihadiri oleh I Wayan Suarsa sebagai Ketua Panitia Pengadaan Lahan pada Desember 2010. Dari penjualan tanah tersebut, Komang Indra mengaku mendapat untung hampir 100 persen hanya dalam waktu 7 bulan dari pembelian. Jika dihitung, Komang Indra mendapat uang pembebasan lahan sekitar Rp 2,3 miliar, meningkat dua kali lipat dari harga pembelian sebelumnya. Jaksa penuntut umum (JPU) Wayan Suardi beberapa kali bertanya keras soal sertifikat tanah yang masih atas nama pemilik sebelumnya karena belum dibalik nama oleh Komang Indra. Selain itu, Komang Indra juga ditanya soal negosiasi harga dengan panitia pengadaan lahan hingga akhirnya muncul kesepakatan harga Rp 18 juta per are. Namun, saksi mengaku tidak pernah ikut negosiasi harga. Dia hanya dapat informasi dari Mustiara. Dalam sidang kemarin, selain Indra, ada juga saksi Prof. Dr. I Putu Suarta dan PR III Dr. I Putu Sriarta serta Camat Komang Susila. Dalam keterangannya, ketiganya kompak mengatakan tidak tahu terkait pengadaan lahan ini karena tidak pernah dilibatkan pihak kampus. (kmb37)
Sidang Kasus Pembunuhan Engeline
Agustay Konsisten Sebut Margriet Pembunuhnya Mangupura (Bali Post) Pemeriksaan saksi-saksi atas kasus dugaan pembunuhan Engeline dengan terdakwa Agustay Hamda May, dinyatakan selesai. Sidang Selasa (19/1) kemarin, dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa. Saat diperiksa di depan persidangan yang dipimpin Edward Harris Sinaga dengan hakim anggota Achmad Peten Sili dan Made Sukereni, terdakwa Agustay yang didampingi kuasa hukumnya, Haposan Sihombing dkk., konsisten mengatakan bahwa pembunuh Engeline adalah ibu angkatnya, Margriet Ch Megawe. Terdakwa Agus mengakui berperan sebagai orang yang menguburkan mayat Engeline di belakang kandang ayam. Majelis hakim menanyakan tentang tugas terdakwa. Agus mengatakan, di rumah Margriet dia ditugasi memberi makan ayam, membersihkan tempat makanan, dan membuat kandang ayam. Selanjutnya, majelis hakim masuk soal pembunuhan bocah berusia delapan tahun itu. “Engeline sudah meninggal? Meninggalnya kapan?’’ tanya hakim. Agustay mengatakan, sudah meninggal pada 16 Mei 2015. Dia meninggal di dalam kamar Margriet. “Dari mana tahu,” tanya hakim. “Saya melihat,” katanya. Terdakwa menjelaskan, saat itu dirinya dipanggil Margriet untuk ke kamarnya. “Dari awal saya dengar tangisan Engeline. Tanggal 15 Mei saya melihat Engeline berdarah di hidung dan telinganya. Saat itu Engeline menangis dan mengelap sendiri
darahnya pakai tisu,” sebutnya. Hakim kembali menanyakan soal Rp 200 juta yang akan diberikan Margriet. Agus membenarkan hal itu. Dikatakannya, pada 16 Mei Agus yang di kamarnya melihat Margriet membanting Engeline di lantai. Kala itu, dengan menepuk menggunakan tangan kiri, Margriet minta ke Agus supaya jangan memberi tahu siapa-siapa, nanti akan dikasih Rp 200 juta. “Jangan kasih tahu siapa-siapa, nanti aku kasih Rp 200 juta tunai pada 24 Mei,” ucap Agus menirukan ucapan Margriet. Tujuan memberikan uang Rp 200 juta itu, kata Agus, suatu saat seandainya tertangkap atau kasus ini terkuak, Agus mengakui sebagai pelaku dan jangan melibatkan Margriet. “Jangan libatkan saya (Margriet - red), cukup kamu mengakui, dan cukup ngaku kamu memperkosa. Itu kata Margriet,” jelas Agustay. Saat itu, terdakwa hanya disuruh untuk menguburkan. “Garagara itu saya duduk di sini (kursi
Bali Post/wan
KONSISTEN - Terdakwa Agustay, Selasa (19/1) kemarin disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar terkait kasus pembunuhan Engeline. Terdakwa konsisten menyebut Margriet, ibu angkat Engelie, yang membunuh bocah delapan tahun tersebut. pesakitan),” sebutnya. Terus peranan atau apa yang kamu lakukan ke Engeline? “Membungkus mayat Engeline, menaruh boneka, mengikat, dan mengubur. Mengikat dalam keadaan dia sudah meninggal,” jawabnya polos. Dalam persidangan kemarin, majelis hakim mencoba mengungkap motif dari aksi pembunuhan bocah ini. Dan itu pun ditanyakan ke Agustay karena dia satu-satunya yang sering ko-
munikasi dan berada di rumah di Jalan Sedap Malam itu. “Apa kira-kira yang menyebabkan Engeline dibunuh?” tanya hakim. “Ga tahu,” jawab Agus singkat. Yang jelas, sambungnya, hampir setiap hari Engeline dipukul. Jika ada ayam hilang atau kucing hilang, Engeline yang menjadi sasaran Margriet. Bahkan jika Engeline dihukum, sering dia tidur di luar rumah. “Dalam BAP, saudara men-
gaku disuruh memperkosa dan membuka celana saudara, ini bagaimana ceritanya?” tanya hakim. Agus mengatakan, saat Margriet membunuh Engeline, dia disuruh membungkus mayat Engeline, mengikat dengan tali dan menguburkan. Selain itu, dia juga disuruh memperkosa. Lantas, soal membuka celana, apakah di depan Margriet? “Ya, saya buka celana di kamar dan ada Bu Margriet,” jawabnya. (kmb37)
Bunuh Anak Kandung, Dituntut Delapan Tahun
Mangupura (Bali Post) Ariyanti Lende alias Yana, seorang ibu yang diduga membunuh anak kandung atau bayi yang baru dilahirkannya, kini harus merasakan pahitnya berada di balik terali besi. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (19/1) kemarin, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana kekerasan dan penganiayaan anak hingga meninggal dunia. Atas perbuatan itu, jaksa penuntut numum (JPU) Maya menuntut terdakwa supaya dihukum selama delapan tahun penjara.
Tak hanya itu, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 80 juta subsider empat bulan kurungan. Sebelum pada tahap kesimpulan, dalam surat tuntutannya JPU mempertimbangkan sejumlah hal baik yang memberatkan maupun yang meringankan. Dalam tuntutannya, jaksa mengatakan terdakwa tega menghabisi bayinya yang baru lahir. Terdakwa adalah ibu yang melahirkan, seharusnya bertanggung jawab terhadap anaknya. Namun kenyataannya, terdakwa malah menusuk anaknya hingga meninggal dunia.
Terungkap pula, orang yang menghamili terdakwa adalah Dominus Duka. Dia mengakui berhubungan layaknya suami-istri dengan terdakwa, namun akhirnya putus karena ada hubungan keluarga. Atas persoalan itu, terdakwa ditinggal sendirian dalam keadaan hamil. Terdakwa stres sehingga melakukan tindak pidana tersebut. Untuk kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 76C jo Pasal 80 ayat 3, ayat 4 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Menyikapi tuntutan tersebut, Yana yang didampingi penasihat hukumnya akan mengajukan
Pensiunan BUMN Bantai Istri Sirinya
Bali Post/rah
DIEVAKUASI - Mayat Purwantini alias Titin dievakuasi dari TKP untuk selanjutnya dibawa ke RSUP Sanglah. Mangupura (Bali Post) Pembunuhan sadis terjadi di kos-kosan Jalan Sidakarya No. 169 Denpasar Selatan, Selasa (19/1) kemarin. Purwantini alias Titin asal Banyuwangi, Jawa Timur, dibantai hingga tewas oleh suami sirinya, I Made Kanta (57), yang beralamat di Jalan Nusa Kambangan XXVIII, Denpasar. Usai membunuh korban, pensiunan pegawai BUMN ini menyerahkan diri ke Polresta Denpasar. Saat ditemukan, korban dalam kondisi telanjang bulat tergeletak bersimbah darah di lantai kamar. “Pelaku mengaku korban itu istrinya. Tetapi informasi di TKP, korban istri sirinya. Kami masih dalami status hubungan mereka,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko saat ditemui di TKP. Hasil penyelidikan dan penyidikan, lanjut Nanang, motif kasus pembunuhan terhadap korban diduga karena tersangka cemburu pada korban yang sudah dinikahi sekitar satu tahun lalu. “Karena korban sering pulang malam, tersangka menduga punya pria idaman lain atau selingkuhan. Saat tersangka menanyakan itu kepada korban, terjadi keributan,” ujarnya. Karena emosinya memuncak, tersangka mengambil pisau di lemari. Selanjutnya, tersangka yang sudah kalap itu membacok istri sirinya berulang kali hingga tewas. “Informasi awal ada 9 tusukan, yaitu di bagian dada, lengan, punggung dan kepala korban,”
3
kata mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. Penghuni kos Komang Kariada (23) kepada petugas mengatakan, Selasa sekitar pukul 05.00 Wita ia mendengar ada suara teriakan orang dan ributribut. Selanjutnya, Kariada membuka pintu kamar kosnya dan melihat tuan rumah Made Kanta keluar dari kamar kos korban di nomor 1. Kanta langsung memakai helm dan pergi naik sepeda motor. Karena penasaran, pria asal Buleleng ini mengecek ke kamar korban
sambil menyalakan lampu. Betapa kagetnya ia saat melihat genangan darah di lantai kamar tersebut. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian tersebut kepada pecalang Desa Sidakarya dan diteruskan ke Polsek Denpasar Selatan. Menerima laporan kasus itu, Kompol Nanang dan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard langsung ke TKP. Usai olah TKP, mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Denpasar. Kompol Reinhard mengatakan, tersangka sudah menyerahkan diri dan langsung diperiksa intensif. “Pelaku juga menyerahkan pisau yang dipakai menusuk korban,” tegasnya. Hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti di antaranya bantal guling isi bercak darah, pakaian korban dan surat pernyataan cerai antara Made Kanta dengan istri pertamanya. Surat pernyataan cerai itu ditandatangani Desember 2011. Sedangkan menurut tokoh masyakarat Desa Sidakarya, kos-kosan tersebut milik tersangka. Tetapi entah kenapa, kos-kosan lantai dua itu mangkrak dan hanya ditempati di lantai satu yang terdiri dari 10 kamar. Korban sendiri menempati kamar
nomor 1 yang terletak di pojok timur laut. “Pelaku memang agak aneh. Saat Nyepi tahun lalu, dia ditangkap pecalang karena naik motor. Kalau status pelaku dengan korban, informasinya nikah siri,” tegas tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya itu. Sementara itu, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F. menyebutkan, pada jenazah Titin ditemukan 10 luka tusuk yang tersebar di kepala, dada, perut, dan lengan kirinya. Dari beberapa luka yang ditemukan, diketahui Titin meninggal karena luka tusuk pada dada kiri yang mengenai jantung. “Penyebab kematian, luka tusuk pada dada kiri yang kena jantung,” ujarnya. (kmb36/kmb42)
pembelaan atau pledoi. Dia menyatakan tak sependapat dengan tuntutan jaksa, karena pada dasarnya tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa dalam keadaan tertekan. Demikian pula pelaku yang membuat hamil terdakwa, melakukan hubungan dengan penekanan dan kekerasan. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan, Yana menghabisi anak yang dilahirkan itu pada 18 September 2015 lalu di Perum Grand Sambada Gang Lele, Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan. Perbuatan itu dilakukan
terdakwa sesaat setelah bayi yang dikandungnya itu lahir. Terdakwa mengambil korban yang baru dilahirkan di kloset dan membersihkannya di atas lantai kamar mandi. Awalnya, pisau digunakan untuk memotong tali pusar. Agar bayi tak menangis, terdakwa menutup mulut bayi itu dengan tangannya. Melihat wajah bayi yang dilahirkan, terdakwa terus terbayang wajah pria yang menghamilinya. Karena emosi, Yana kembali mengambil pisau yang sudah diletakkan di lantai itu lalu menikam leher bayinya hingga tewas. (kmb37)
Bali Post/eka
DAMPAK PARIWISATA - Beberapa perwakilan warga dari Kecamatan Kuta dan Kuta Utara mendatangi Puspem Badung, Selasa (19/1) kemarin. Kedatangan mereka itu untuk menyampaikan pandangan terhadap dampak pariwisata di wilayah tersebut.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Sidang Paripurna DPRD Karangasem
Tiga Ranperda Disahkan, Satu Ditunda
MENGESAHKAN PERDA - Anggota DPRD Karangasem sidang paripurna mengesahkan tiga ranperda menjadi perda, Selasa (19/1) kemarin. SIDANG paripurna DPRD hendaknya memprioritaskan Karangasem, Selasa (19/1) ke- pelayanan untuk urusan wajib, marin, mengesahkan tiga ran- seperti pendidikan, kesehatan perda menjadi perda. Sementara dan bidang kesejahteraan sosial. satu Ranperda tentang Penyeleng- Kalau itu sudah selesai urusangaraan Bantuan Hukum (PBH) nya, barulah menginjak program ditunda sampai ada kebijakan pilihan. ”Pada Ranperda Lambang jelas dari pemerintah pusat. Daerah, pasal-pasal mengenai Ditundanya pengesahan satu memasukkan Mars Kabupaten ranperda itu merupakan hasil Karangasem dikeluarkan atau pembahasan dari Pansus I dan dihapus dari Perda itu. Meski sikap yang sama disampaikan se- Karangasem sudah memiliki lagu luruh atau enam fraksi di DPRD Mars, tetapi itu tidak termasuk itu. Soal mengapa Ranperda PBH lambang daerah. Lagu Mars dikeitu ditunda sampai ada kebijakan luarkan dari ketentuan di dalam dari Dirjen Otda Kemendagri juga Perda Lambang Daerah agar tak atas saran dari pihak Dirjen Otda. menyalahi peraturan di atasnya,” Pasalnya, di pusat juga masih ada papar Ketua DPRD Karangasem perbedaan pandangan mengenai Nengah Sumardi. apakah yang bisa dibantu kelomSementara Ranperda PBH pok warga miskin ataukah orang ditunda tiga ranperda lainnya miskin yang berhadapan dengan disetujui keenam fraksi untuk hukum. Pihak pusat juga men- disahkan menjadi perda. Ketiga yarankan Pemkab Karangasem perda itu, yakni Perda tentang
Lambang Daerah, Perda tentang Perubahan atas Perda Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi dan Perubahan Perda tentang Penyertaan Modal Daerah ke BPD Bali. Di mana dulu berdasarkan perda sebelumnya Pemkab Karangasem merancang menyertakan modal ke BPD Bali mencapai Rp 12 miliar lebih sampai tahun 2015. Namun kenyataannya hanya mampu menyertakan modal Rp 9 miliar. Pada sidang paripurna yang dihadiri 32 dari total 45 anggota DPRD di Bumi Kering itu, enam fraksi menyetujui tiga ranperda disahkan menjadi perda dengan sejumlah catatan. Soal Perda Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, diminta agar pembangunan tower seluler itu sesuai zonanya. Selain itu retribusinya juga mesti dihitung dengan cermat, sehingga target dari pemungutan retribusi terpenuhi tidak seperti tahun sebelumnya. Di lain pihak Penjabat Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda menyampaikan apresiasinya atas keseriusan DPRD Karangasem membahas perda itu sampai tuntas. Soal penundaan pengesahan Ranperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum, selayaknya dikonsultasikan dan ditunggu adanya kebijakan pasti dari pemerintah pusat. Misalnya, soal kriteria orang atau warga miskin selama ini belum ada kesatuan pandang, bahkan di pusat sehingga ada perbedaan data yang keluar dari BPS, pihak Kemenkes, Kemensos dan lembaga lainnya. (ad985)
Cellular World Serahkan Hadiah Gebyar Gadget BCA
HADIAH - (Kiri-kanan): Wirya Setiawan (Kepala KFCC Bali BCA Grup Bisnis Consumer Card), Gede Wirakusuma (Marketing Manager Cellular World) dan I Gede Putu Oka (salah satu pemenang undian) saat penyerahan hadiah program Gebyar Gadget BCA. CELLULAR World bekerja sama dengan BCA menyerahkan hadiah utama dari program Gebyar Gadget BCA yang berlangsung sejak 1 Juni-Desember 2015. Pengundiannya sudah dilaksanakan, Jumat (15/1) lalu, di Cellular World Gatot Subroto. Undian tersebut dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan dari BCA, Putu Getas dan Marketing Manager Cellular World Gatsu, Gede Wirakusuma. Menurut Wirakusuma, acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengguna kartu kredit BCA yang telah berbelanja di Cellular World. “Setiap customer yang membeli ponsel menggunakan kartu
Diduga Dibunuh, Mr. X Ditemukan Membusuk di Jurang
Banyuwangi (Bali Post) Diduga menjadi korban pembunuhan, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan sudah membusuk di jurang di Dusun Kedaleman, Desa Rogojampi, Banyuwangi, Jatim, Senin (18/1) malam. Yang mencurigakan, mayat Mr. X ini dalam kondisi gosong, mirip bekas dibakar. Rumput di lokasi juga terlihat bekas dilalap api. Korban diduga berumur sekitar 40 tahun. Saat ditemukan tubuh korban sudah sulit dikenali. Korban pertama kali ditemukan dua warga setempat, Mahmud (45) dan Samsi (32). Ceritanya dua warga ini sedang mencari madu tak jauh dari lokasi. Keduanya mulai curiga mencium bau busuk yang menyengat. Setelah didekati, ternyata ditemukan sesosok mayat yang sudah membusuk. Kejadian ini langsung dilaporkan ke perangkat desa, kemudian dilanjutkan ke Polsek Rogojampi. Dibantu warga, polisi melakukan evakuasi mayat korban. Kondisi medan yang curam membuat proses evakuasi membutuhkan waktu lama, bahkan hingga Selasa (19/1) dini hari kemarin. Apalagi bau mayat juga sangat menyengat. “Posisi mayat di jurang yang curam, jadi evakuasi sangat lama,” kata Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Choiri. Dijelaskan, saat ditemukan warga kondisi mayat sudah mengenaskan. Perutnya berlubang. Diduga dimakan binatang buas. Meski mencurigakan, Kapolsek belum berani memastikan mayat tersebut menjadi korban pembunuhan. Polisi masih menunggu hasil autopsi rumah sakit. Hasil pemeriksaan sementara, korban menggunakan sebuah cincin batu akik di jarinya. “Kami masih melakukan penyelidikan, terutama mengungkap identitas korban,” kata Kapolsek. Untuk memastikan penyebab kematian Mr. X ini, polisi mengirimnya ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. (kmb30)
kredit BCA akan mendapatkan 1 kupon undian kelipatan 1 juta rupiah. Jadi makin besar nilai ponsel yang dibeli oleh customer, kesempatan mendapatkan undian akan lebih besar,” jelasnya. Wirakusuma menambahkan, sejak adanya program ini penjualan di Cellular World yang menggunakan kartu kredit BCA lebih banyak dari sebelumnya. Terdapat tiga orang yang beruntung memperoleh hadiah masingmasing 1 unit Yamaha Mio CW M3 yaitu I Gede Putu Oka, Tjandra Djaja dan I Made Santika. “Dengan adanya program-program ini, kami ingin memberi nilai lebih bagi konsumen. Semoga Cellular World dengan tagline One Stop Cellular Shop and Entertainment selalu menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja ponsel dan gadget. Selamat untuk para pemenang,” ujar Wirakusuma. Branch Manager Kartu Kredit BCA Wirya Setiawan berharap ke depannya akan dibuat lagi program tahap kedua karena permintaan masyarakat dan untuk pengguna kartu kredit BCA. “Tentunya dengan hadiah yang lebih dahsyat lagi,” katanya. Cellular World sebelumnya juga menyerahkan hadiah program Funtastrip. Program yang merupakan kerja sama dengan Telkomsel ini berhadiah 10 tiket liburan ke Universal Studio Singapura. Penyerahan dilakukan GM Sales Regional Bali Nusra Ihsan dan Retail Sales Manager Cellular World Malika Jiwaji, di Cabang Cellular World, Jalan Gatot Subroto Tengah No. 60, Denpasar, Senin (18/1) lalu. Menurut Ihsan, program ini merupakan apresiasi Telkomsel sekaligus ucapan terima kasih atas tingginya kepercayaan pengguna ponsel terhadap Telkomsel. Ia mengatakan, selama periode program dari 10 Juli hingga 31 Desember 2015, partisipasi pelanggan Cellular World cukup tinggi. Bahkan ia mengatakan program ini membantu peningkatan penggunaan layanan 4G milik Telkomsel. “Kami ucapkan selamat kepada penerima apresiasi sekaligus berterimakasih atas tingginya antusiasme pelanggan Telkomsel di wilayah Denpasar yang telah berpartisipasi dalam program Funtastrip,” paparnya. Ditambahkannya, pemilihan Cellular World sebagai mitra dalam program ini dikarenakan tingkat penjualan ponsel di toko ini cukup tinggi. Selain itu, reputasi Cellular World sebagai toko ponsel juga sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Bali. Tercatat lebih dari 15.000 kartu internet Telkomsel terjual selama periode berlangsungnya program Funtastrip Telkomsel. Malika menambahkan, pihaknya juga sangat senang bisa bekerja sama dengan Telkomsel sebagai operator terbesar di Indonesia. “Selama itu, Cellular World selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk pelanggannya dengan pelayanan terbaik, produk yang berkualitas dan Xpro+ yang merupakan asuransi bagi ponsel pelanggan,” jelas Malika. Malika juga mengatakan kerja sama dengan Telkomsel akan dilanjutkan melalui program Cellular World K4get (Kejutan 4G Experience Telkomsel). Program berlaku mulai 15 Januari 2016 hingga 15 Juli 2016. “Setiap pembelian handphone di Cellular World disertai pembelian kartu perdana Telkomsel dan paket internet 4GB, pelanggan berhak mendapatkan kupon undian. Bagi para pemenang undian nantinya akan bisa mendapatkan hadiah utama berupa 1 unit mobil All New KIA Picanto MT dan 6 unit sepeda motor Mio M3 CW,” sebut Malika. (bns1)
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Iskandar Jaya (Kepala Taspen Perwakilan Bali) sebagai tuan rumah saat RDP bersama Forum BUMN Bali di Kantor Taspen.
BUMN Sepakat Bantu Penataan Areal Ekonomi Pura Besakih
DPD-RI Dukung CSR Award dan Hidupkan Kembali Forum BUMN di Bali KURANG lebih 60 pimpinan dan utusan BUMN di Bali memenuhi undangan dari Komite III DPD-RI bidang Kesra, di Ruang Pertemuan Kantor Taspen Niti Mandala, Renon. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dibahas sejumlah agenda yang terkait pemberdayaan BUMN di Bali, khususnya dalam hal meningkatkan kepedulian dalam penyaluran komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. Dan sudah seharusnya CSR di Bali memiliki komitmen bersama dalam menjaga lingkungan, peduli pendidikan dan juga mengerti kebutuhan sosial budaya masyarakat setempat. Demikian diungkapkan Shri Gusti Wedakarna dalam pemaparannya tentang rencana revitalisasi BUMN di Bali yang akan dimulai pada 2016. ”Saya setuju dengan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri di hadapan Presiden RI saat kongres tempo hari. Bahwa BUMN tidak boleh hanya melakukan pendekatan bussiness to bussines, tetapi harus hadir membantu misi bangsa dan negara, khususnya Nawa Cita dan Trisakti. Saya mengimbau, mari kita mulai
dari peran BUMN di daerah untuk ikut membantu perekonomian daerah di samping fungsinya sebagai lembaga milik bangsa. DPD-RI akan menata kembali dan bersinergi untuk menata BUMN di Bali. Sebagai pengawas UU, DPD-RI berhak memonitor, mengevaluasi kepemimpinan bahkan memberi masukan pada Kementerian BUMN terhadap kinerja BUMN di Bali, khususnya dalam peran kesra,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Sejumlah hasil pertemuan pun disepakati. Pertama, seluruh BUMN di Bali menyatakan siap mendukung dan bersinergi dalam program revitalisasi zona ekonomi Pura Besakih saat Batara Turun Kabeh mulai 2016 ini melalui program CSR. Kedua, dukungan DPD-RI terhadap CSR Award 2016, dengan melibatkan tim ahli dan memberikan peringkat pada distribusi, serapan dan sasaran CSR. Ketiga, dukungan untuk dihidupkannya kembali Forum BUMN di Bali dengan sejumlah penyempurnaan. Keempat, sinergitas penyaluran program CSR BUMN di Bali secara terintegrasi. Kelima, evaluasi terkait distribusi CSR di tahun 2014/2015. Keenam, monitoring keberadaan Ikatan Suka Duka Pekerja Hindu
(ISDPHI) di tiap BUMN di Bali. Adapun pimpinan BUMN yang hadir dalam rapat DPD-RI yakni Pupuk Kaltim, Taspen, Astra International, Pertamina, PNM, Pos Indonesia, Pelindo III, JBT, Jasa Raharja, Bank BRI, Bank Mandiri, Garuda Indonesia, Bulog Askrindo, BTDC, Jiwa Sraya, Pegadaian, Kimia Farma, Bank BTN, Telkom, Jasindo, Waskita Karya, Jasa Marga Bali Tol, Hotel Indonesia (HI), Angkasa Pura, Indosat. Selain itu, RDP dihadiri oleh BPD Bali dan juga utusan dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI. “Selanjutnya akan diadakan pertemuan teknis terkait kontribusi BUMN terhadap revitalisasi zona ekonomi saat upacara Turun Kabeh di Besakih, sembari kita menunggu peresmian Badan Pengelola Pura Besakih yang melibatkan desa adat se-Rendang dan Pemkab Karangasem. Saya yakin dengan menata dan gotong royong menata hulu akan membawa manfaat bagi kemakmuran Bali. Bagi BUMN di Bali yang kurang proaktif tentu kita bisa memberi masukan untuk mutasi pejabat, atau minimal diaudit untuk program CSR-nya. Bali membutuhkan BUMN yang peduli adat dan budaya Bali,” tegas Senator Gusti Wedakarna. (ad986)
Pengundian Berhadiah Program Cressida Hoki Bersama Hardys
PT Hardys Retailindo Bersama PT Idola Insani Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor
PT HARDYS Retailindo bekerja sama dengan PT Idola Insani, Sabtu (19/12) lalu, mengadakan penarikan undian berhadiah yang mengambil tema ‘’Cressida Hoki Bersama Hardys’’ di Cempaka Room Head Office Grup Hardys Holdings, Jl. Tukad Pakerisan No. 100X, Panjer. Program ini menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio, empat unit TV LED Changhong 32 inci, 5 unit smartphone Oppo Seri 7, sembilan unit tablet Evercroos Seri 7 serta sembilan unit sepeda gunung. Penarikan undian dilakukan secara transparan oleh Koordinator Sales Cressidda Bapak Herwin, dengan disaksikan Notaris, wakil Dinas Sosial Provinsi Bali, Korwas PPNS Polda Bali, serta Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali. Sebagai pemenang hadiah utama berupa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio adalah Tan Siok Kwi E, pelanggan Hardys Malls Ngurah Rai Singaraja. Proses pengundian dilakukan melalui pengambilan secara acak terhadap kupon yang sudah terkumpul sejumlah 6.500 lembar kupon, di hadapan para saksi dan khusus untuk hadiah sepeda motor dan TV, pelanggan akan langsung dihubungi melalui telepon secara langsung di hadapan para saksi. Namun, apabila nomor pelanggan yang dihubungi tidak ada jawaban sebanyak tiga kali, maka dinyatakan gugur sehingga pengundian dilakukan kembali. Program Cressida Hoki Bersama Hardys adalah program undian berhadiah bagi Pelanggan
Setia Hardys yang melakukan pembelian produk Cressida di Outlet Hardys, dengan ketentuan setiap satu kali transaksi pembelian produk busana merek Cressida maka pelanggan berhak untuk mendapatkan satu kupon. Pengumpulan kupon ini sudah berlangsung sejak 1 April 2015 hingga 12 Desember 2015. Tan Siok Kwi E peraih hadiah utama sepeda motor Yamaha Mio ketika dihubungi mengaku senang dan tidak menyangka dengan hadiah yang diraihnya. “Terima kasih Hardys, terima kasih Cressida,” ungkapnya. Pe-
nyerahan hadiah utama sepeda motor Yamaha Mio dilaksanakan, Senin (11/1) lalu, di Head Office Grup Hardys Holdings. I Nyoman Juliarta, Director of Finance Grup Hardys Holdings, I Nyoman Juliarta mengatakan, program Cressida Hoki Bersama Hardys ini merupakan bentuk apresiasi dari Hardys dan Cressida kepada pelanggan setianya, sejalan dengan budaya Hardys yakni menomorsatukan pelanggan. “Kami memang senantiasa menomorsatukan pelanggan,” ungkap I Nyoman Juliarta. (ad2231)
HADIAH UTAMA - Penyerahan hadiah utama program Cressida Hoki Bersama Hardys, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio oleh Management Hardys kepada Tan Siok Kwi E.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Rabu Wage, 20 Januari 2016
5
Miliki Satu Kaki
Wardana Berprestasi di Bidang Olahraga
Bangli (Bali Post) Cacat fisik ternyata tidak menjadi penghalang bagi Wayan Wardana (30) untuk menjadi atlet. Meski harus menjalani hidup dengan satu kaki pascakecelakaan yang dialaminya saat SMP, pria asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Bangli ini tetap mampu mengukir prestasi di bidang olahraga lempar lembing dan tolak peluru. Tercatat dia pernah meraih perak dalam kejuaraan para games yang diikutinya di Sanur 2013 lalu. Ditemui di rumahnya, Selasa (19/1) kemarin, Wardana menuturkan sedikit kisah hidupnya selama menjadi atlet. Dia mengatakan pascamengalami kecelakaan sekitar tahun 1998 silam yang mengakibatkan kakinya cacat, dirinya sempat disekolahkan oleh Pemerintah Provinsi Bali di sekolah mekanik di Solo. Tamat sekolah sekitar tahun 2011, dia pulang ke desanya dan kemudian membuka usaha bengkel kendaraan. Namun setahun usaha bengkelnya tutup. Selanjutnya oleh salah satu yayasan di Gianyar dirinya kemudian mendapat sumbangan kaki palsu. Ia pun kemudian mendapat tawaran untuk menjadi atlet. Meski menyadari dirinya memiliki keterbatasan, ayah tiga orang anak ini ternyata tidak membuang kesempatan tersebut. Wardana yang memiliki kemampuan dalam olahraga lempar lembing lantas turun dalam sebuah kejuaraan Para Games di Sanur tahun 2013. Hanya saat itu dia turun mewakili Kabupaten Karangasem. Ini dilakukannya lantaran upayanya mewakili Bangli sempat tidak mendapat respons. “Waktu saya pertama kali jadi atlet dengan biaya sendiri. Awalnya cuma pengen tahu bagaimana rasanya jadi atlet,” tuturnya. Dengan hasil kerja kerasnya saat itu, ia berhasil meraih perak mengalahkan atlet dari kabupaten lainnya. Selanjutnya pada tahun 2014 Wardana kembali turun dalam kejuaraan porprov di Denpasar. Saat itu dia mengaku menjadi wakil Bangli. Akan tetapi karena kelas yang diikutinya tidak sesuai, dirinya hanya bisa mendapatkan posisi runner-up. Wardana menuturkan, saat mengikuti porprov hanya mendapat uang saku Rp 200 ribu dari KONI Bangli. Untuk membuat seragam, ia dan rekan-rekan atlet yang senasib dengannya terpaksa menggelar bazar. “Keuntungannya kita pakai untuk beli baju seragam,” ujarnya. Kini ia tetap memiliki keinginan untuk kembali berlaga di ajang Perpanas di Bandung, Jawa Barat, Oktober mendatang. “Harapan ke depan agar pemerintah lebih memperhatikan atlet yang seperti kami. Kami harapkan saat ada kejuaraan bisa disupport dengan memberikan bantuan alat,” harapnya. (kmb40)
Bali Post/wan
PASAR LOAK - Pedagang pasar loak Jalan Gunung Agung sudah dipindahkan ke lantai tiga Pasar Kereneng, Jalan Kamboja, Denpasar. Sementara itu lahan bekas pasar loak di Jalan Gunung Agung telah dikosongkan, seperti tampak Selasa (19/1) kemarin.
Jelang Penyerahan Urusan Kehutanan ke Pemprov
Dishutbun Tak Berani Laksanakan Penghijauan
Amlapura (Bali Post) –
Dishutbun Karangasem pada awal musim hujan ini tak berani menggelar kegiatan penghijauan lahan atau hutan gundul. Masalahnya, urusan kehutanan seluruhnya akan diambil alih oleh Pemprov Bali. Hal itu disampaikan Plh. Kadishutbun Karangasem I Wayan Budiarsa, belum lama ini. Bali Post/ina
PRESTASI - Wayan Wardana saat memperlihatkan medali peraknya.
Warga Tegal Asih Tuntut Kompensasi Pengelola Tower Negara (Bali Post) Sejumlah warga yang menjadi penyanding tower di atas rumah Ida Bagus Ketut Merdu di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Jembrana, menuntut pihak pengelola agar melunasi dana kompensasi terhadap 19 KK warga penyanding yang belum dibayarkan. Sejumlah penyanding, Selasa (19/1) kemarin, mengatakan sebelumnya ada petugas survey PT Protelindo mendatangi masing-masing rumah penyanding yang terkena radius bangunan menara setinggi 10 meter. Setelah didata, terdapat 19 KK yang terkena radius. Sebagai kompensasi untuk pengurusan izin yang dibutuhkan, warga penyanding dijanjikan dana masing masing Rp 2 juta/tahun. Namun hingga saat ini menara sudah berdiri dan beroperasi lebih dari enam bulan warga hanya mendapat Rp 1 juta. Selain itu penyanding menyetujui pendirian menara hanya sebatas kepercayan tanpa hitam di atas putih, dan ternyata dana Rp 2 juta bukan untuk setahun melainkan lima tahun. Selama menunggu kejelasan dana itu warga penyanding katanya berusaha menghubungi Pak Ari selaku pengurus menara waktu itu, namun orangnya sulit dihubungi. Sementara itu, Ida Bagus Ketut Merdu mengaku pendirian tower di atas rumahnya hanya sebatas perjanjian dengan pihak PT Protelindo. Diakui Aji Merdu, memang ada penyanding yang sempat mempertanyakan uang kompensasi kepadanya, namun karena Pak Ari yang dulu diajak kerja sama tidak pernah datang, dan di Jembrana juga tak ada kantornya. “Bahkan nomor handphone yang diberikan sudah tidak aktif. Kami kesulitan menghubungi sehingga tidak bisa menyampaikan keinginan penyanding. Bahkan lantaran sudah buntu, bersama penyanding pernah mempertanyakan ke Pol PP dan Perizinan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Hubkominfo) Jembrana I Gusti Ngurah Putra Ryadi, mengatakan pihaknya hanya berwenang menentukan titik koordinat pembangunan tower saja. Dari sudut ini, dia mengatakan lokasi yang ditempatkan sudah memenuhi syarat. Sementara soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah yang di atasnya dibangun tower, kajiannya dilakukan di Dinas PU Jembrana. Di sisi lain Kepala Dinas PU Jembrana Putu Mertadana mengaku pemilik tower tersebut hanya mengurus izin membangun tower. Sementara IMB masih menggunakan IMB lama. (kmb)
Menurut Budiarsa, penyerahan urusan kehutanan serta semua aset direncanakan dilakukan Oktober tahun ini. Nantinya tak hanya urusan hutan lindung, hutan rakyat pun diambil alih dan menjadi tanggung jawab Dishut Pemprov Bali. Dengan demikian semua kewenangan
mengenai kehutanan ada di tangan Pemprov Bali. “Petugas sampai penyuluh kehutanan nanti dipegang Dishut Bali. Kami tak tahu kenapa begitu, yang artinya nanti perizinan perdagangan atau pengangkutan kayu hasil hutan, termasuk hasil hutan rakyat menjadi kewenangan
Singaraja (Bali Post) Sedikitnya 15 aparat TNIPolri mendatangi Sekretariat Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja di Jalan Abimanyu 32 Singaraja, Selasa (19/1) kemarin. Anggota HMI Singaraja Sabarudin Indra Wijaya (26) mengatakan beberapa rekan HMI terkejut ada belasan aparat ke sekretariat mereka untuk melakukan pemeriksaan. Aparat datang karena ada laporan warga menyangkut terpasangnya bendera HMI warna hijau berukuran 60x40 cm di pagar sekretariat. Karena merasa curiga, ditambah desas-desus adanya surat ancaman teror kini ramai diperbincangkan di Kota Singaraja, aparat langsung menuju lokasi organisasi tersebut. “Saya kaget awalnya karena banyak datang aparat ke sekretariat ini. Sempat dengar kalau ada laporan masyarakat mengenai bendera HMI di depan, dicurigai warga,” ujarnya, Selasa (19/1) kemarin. Bendera HMI berisi gambar simbol bulan dan bintang. Di sekretariat juga terpasang papan nama HMI. Indra Wijaya menambahkan, beberapa aparat menanyakan apa saja aktivitas dilakukan HMI di
sekretariatnya. HMI Singaraja berdiri sejak tahun 1967 dan memiliki izin dari Kemenkum HAM dan Kelurahan Banyuasri. Jumlah anggotanya mencapai 100 orang, berasal dari kalangan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Singaraja. “Kami terangkan, kalau malam minggu dan hari tertentu ada diskusi dan membahas tematema tentang ideologi kebangsaan dan beragam isu aktual di Indonesia. Bendera HMI kami pasang sejak dua tahun lalu, dan sekretariat sudah berdiri empat tahun sebelumnya,” ucapnya. Keberadaan HMI sebagai Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (OMEK) berideologi Pancasila. Saat ini telah tersebar di setiap perguruan tinggi di Indonesia. Ia menambahkan, NKRI merupakan harga mati, dan tidak ingin ada paham radikal mengancam keutuhan Indonesia. “Bagi kami NKRI harga mati, HMI juga ikut mempertahankan keutuhan NKRI. Kami juga tidak ingin paham radikal mengancam keutuhan NKRI. Banyak juga politisi nasional yang lahir dari HMI, seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Anas Urbaningrum dan lainnya,” tandasnya. (kmb34)
Dishut Pemprov Bali. Soal perizinan diperkirakan nanti akan ditangani unit pelaksana teknis Dishut Pemprov, sehingga mencari izin tak jauh harus ke Denpasar,” paparnya. Budiarsa mengatakan, lahan kritis, lahan sangat kritis termasuk perbuki-
tan dan lereng yang gundul atau perlu dihijaukan memang masih cukup banyak di Karangasem. Di samping itu, tantangan pengamanan hutan baik karena bencana kebakaran pada musim kemarau serta penebangan liar atau illegal logging juga mesti diantisipasi. Pasalnya, kelestarian hutan sangat penting dalam rangka mempertahankan daerah tangkapan atau resapan air hujan. Terutama pada musim ke-
marau di mana Karangasem sering mengalami krisis air akibat turunnya debit mata air. Pada musim kemarau tahun lalu, Budiarsa mengaku bersyukur karena kebakaran hutan terbilang tak begitu banyak. Hal itu karena sudah dilakukan sosialisasi kepada warga yang bermukim di dekat hutan lindung dan melarang warga membakar sampah atau lahan di dekat hutan. (013)
TNI-Polri Datangi Sekretariat HMI Singaraja
Bali Post/kmb34
BENDERA - Sabarudin Indra Wijaya menunjukkan bendera HMI Singaraja, Selasa (19/1) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Aparat dan Masyarakat Harus Tetap Waspada SETELAH teroris berhasil dilumpuhkan di Jakarta, kini Bali dilanda teror dalam bentuk lain dengan munculnya selebaran gelap. Konon selebaran itu memuat tentang upaya untuk melakukan pengeboman di tempat-tempat ramai dan daerah pariwisata. Diisukan orang telah siap bunuh diri tentang itu. Tentu saja hal ini menimbulkan ketakutan bagi masyarakat. Aparat keamanan telah menganjurkan bahwa masyarakat harus tetap beraktivitas normal, tetapi tetap harus waspada dengan berbagai ancaman tersebut. Kita pun sependapat dengan apa yang dikatakan aparat keamanan. Adanya ancaman lewat selebaran yang berdekatan dengan peristiwa nyata sebelumnya memang mempunyai dua indikasi. Yang pertama, dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan iseng. Orang seperti ini tidak mempunyai pekerjaan dan hanya mencoba memancing perhatian saja. Yang kedua, memang benar ancaman tersebut ada. Selebaran yang disebar justru merupakan awal tindakan yang mungkin saja bertujuan untuk menguji kesiapan aparat keamanan. Kembali harus dikatakan bahwa keduanya harus kita pakai sebagai patokan. Jika kita melihat banyaknya selebaran yang ada, boleh kita pandang ini merupakan peringatan yang tidak boleh diabaikan. Orang yang ingin menandingi aparat keamanan mencoba melakukan penyebaran secara lebih masif. Kemasifan ini adalah dengan menyebarkan selebaran yang semakin banyak. Meski demikian, dilihat dari sejarah-sejarahnya, ancaman-ancaman seperti ini di masa lalu hanya upaya mencari perhatian saja. Lebih berupa kegiatan orang-orang yang kecewa atau mereka yang tidak menyukai kinerja pemerintah. Melihat apa yang terjadi di lapangan, pilihan kita adalah waspada. Semua pihak harus waspada, baik petugas keamanan maupun masyarakat. Kita sangat menghargai bagaimana petugas keamanan sekarang kesiagaannya ditingkatkan di seluruh Indonesia. Sangat wajar apabila kemudian kesiagaan itu juga ditingkatkan di Bali, sebagai pulau pariwisata. Teroris mengambil sasaran pada orang-orang asing yang tentunya banyak ada di Bali. Tetapi dalam kasus yang terjadi di Jakarta minggu yang lalu, bukan sekadar orang asing yang disasar tetapi juga keramaian. Tujuan mereka memicu teror. Untuk itulah maka kita sangat mengapresiasi petugas keamanan apabila meningkatkan kesiagaannya. Inilah bentuk kewaspadaan yang ada pada petugas keamanan. Meski demikian, sesungguhnya yang paling dekat dengan aktivitas teroris itu adalah masyarakat. Sejak bom Bali tahun 2001, telah terlihat bagaimana teroris itu lebur dengan masyarakat, baik perilaku maupun aksesoris yang digunakan. Demikian pula kita lihat yang melakukan aksinya di Jakarta minggu yang lalu. Layaknya masyarakat biasa, mereka memakai celana jeans, topi baseball dan membawa tas ransel. Bahkan saat bertindak melakukan penembakan mereka memakai sarung tangan. Karena itulah masyarakat harus pintar-pintar sekarang membangun pengetahuan tentang pola perilaku teroris tersebut, saat meleburkan diri dengan masyarakat. Apa boleh buat, sebagai masyarakat biasa tugas kita bertambah sekarang, yakni mengenali pola perilaku nyeleneh yang mungkin itu merupakan cikal-bakal teroris. Tugas pertama tentu saja mencoba mendiskusikan dengan teman kalau memang itu terlihat mencurigakan, dan kemudian melaporkannya kepada aparat. Ada satu hal yang mesti diperhatikan di Bali. Demikian banyaknya migran ke pulau ini sehingga mendorong masyarakat lokal membikin kompleks perumahan atau kompleks koskosan. Inilah yang harus diwaspadai. Pemilik kos-kosan atau para pengembang tidak seenaknya memberikan sewa atau pembelian rumah tanpa mengetahui secara jelas identitas pihak yang mendekati. Sebagai orang yang tidak takut mati dan mendapatkan sponsor besar dari pihak luar, teroris biasanya secara mudah dan berani menyewa tempat kos. Mungkin itu dilakukan demi memudahkan koordinasi dengan rekan-rekan melalui teknologi digital, mungkin juga dilakukan untuk melakukan pertemuan. Jadi haruslah kita waspada untuk melindungi hidup dan gerak kita sehari-hari.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tertib Berlalu Lintas Sebagai seorang pramuwisata saya sempat kesulitan untuk menjawab pertanyaan dari seorang tamu pada saat melakukan city tours di Denpasar. Ia menanyakan kenapa anak di bawah umur mengenakan pakaian SMP boleh mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Selaku warga masyarakat saya berkesimpulan bahwa hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran para orangtua untuk memperhatikan keselamatan anaknya dengan memfasilitasi mereka kendaraan sendiri ke sekolah. Di samping itu, anak di bawah umur sudah tentu belum dapat memiliki SIM, serta memiliki emosi yang labil. Hal ini dapat merugikan mereka sendiri dan pengendara lainnya. Imbauan saya kepada pihak berwenang agar menertibkan pengendara di bawah umur, dan kepada masyarakat agar bersikap lebih bijak demi kebaikan kita bersama. I Ketut Putrayasa Br. Dinas Pakel, Manggis
Lima Bulan Telepon Mati Tanpa Perbaikan Sudah lima bulan telepon kami di 0361-767377 mati. Telepon ini terpasang di Ruko Tuban Plaza No. 25-26-27, Jl. By-pass Ngurah Rai Tuban-Bali. Sudah hampir lebih dari 10 kali saya melapor ke 147 maupun ke telepon yang disarankan oleh 147, tetapi hingga detik ini tidak kunjung bisa diperbaiki. Sedangkan abonemen jalan terus, padahal jaringan telepon tersebut kami gunakan untuk usaha. Kronologinya, lima bulan yang lalu tetangga kami sebanyak 5 ruko ludes dimakan api. Kami maklum jika 1 atau 2 bulan dalam perbaikan jaringan karena insiden kebakaran itu (force mayor), tetapi ini setelah menginjak bulan kelima tanpa ada tindakan maupun usaha dari pihak Telkom Badung, Bali untuk memperbaikinya. Bagaimana prosedur Telkom dalam menangani jaringan yang susah? Harus berapa lama lagi kami menunggu? Apakah ini bisa disebut kemunduran dalam Telkom? Mohon dicermati oleh pimpinan Telkom Pusat maupun Telkom Bali untuk introspeksi dalam hal ini. Saya berharap keluhan ini ditindaklanjuti segera. Latif Shobirin
Memaknai Sikap Orang Indonesia Menghadapi Teroris Di luar aksi kurang ajar teroris di depan kompleks Pertokoan Sarinah, Jakarta minggu yang lalu, yang harus dan penting dilihat adalah sikap masyarakat Indonesia menghadapi peristiwa itu, baik semasih, selama dan setelah kejadian. Banyak yang merasa tercengang, aneh, bahkan terpesona oleh sikap tersebut secara langsung saat kejadian maupun di dunia maya. Sikap ini bisa jadi merupakan bagian dari karakter sosial Indonesia, atau jangan-jangan itu merupakan budaya.
Oleh I Nyoman Santiana etika sedang berlangsung aksi tembak-menembak di jalanan, banyak pihak yang menonton kejadian itu, meliputnya secara pribadi dan mengunggah ke media sosial. Sikap ini jauh dari apa yang diperlihatkan masyarakat Prancis ketika menghadapi bom dengan kualifikasi yang sama beberapa bulan lalu. Mereka menjauhi lokasi, berlindung dan membiarkan polisi bertugas untuk itu. Akan tetapi, sikap masyarakat Indonesia itu kurang lebih sama dengan apa yang diperlihatkan orang-orang Filipina. Ketika terjadi pertempuran antara tentara pembangkang dengan tentara yang setia kepada Cory Aquino dekade delapan puluhan, kontak senjata yang terjadi di jalan raya itu ditonton masyarakat banyak. Minggu lalu di dunia maya masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, meniru apa yang dilakukan masyarakat Prancis dengan mengeluarkan tagar Save Jakarta dan lain-lain sesaat setelah kejadian pengeboman. Kemudian muncul juga tagar “Kami Tidak Takut”. Namun yang kemudian belakangan muncul adalah meme yang melecehkan dan membuat kejadian teror itu lucu, berupaya membuat para pengendali teroris malu, bertindak percuma dan sia-sia. Malah yang menonjol kemudian dalam pemberitaan di media sosial justru hal yang aneh-aneh, seperti polisi ganteng dan menyatakan naksir kepada polisi bersangkutan. Atau malah ada orang yang di luar kawasan teror malah populer karena wajah dan lekuk mukanya hampir sama dengan polisi yang bertindak heroik. Bagaimanapun seluruh rangkaian peristiwa tersebut
K
memang menjadi gambaran sikap dari masyarakat Indonesia. Dari sisi kacamata sosial, berkumpulnya masyarakat di dekat kejadian genting boleh dikatakan sebagai sikap masyarakat negara berkembang. Salah satu cirinya adalah bahwa masyarakat di negara seperti ini kurang memahami risiko frontal yang dihadapinya secara fisik. Filipina adalah negara berkembang. Dan itulah yang terjadi ketika masyarakat menonton secara langsung pertarungan antara pemberontak dan tentara yang setia kepada Presiden Cory Aquino. Coba perhatikan fenomena lain di masyarakat yang juga kurang memerhatikan risiko frontal yang dihadapi. Di pedesaan orang memanjat pohon kelapa tanpa memakai sabuk pengaman. Jatuh dari pohon kelapa, risikonya pasti fatal. Demikian pula kalau menebang pohon. Di masa lalu, ketika masyarakat belum mengenal sendok untuk mengonsumsi makanan, mereka memakai tangan. Tetapi tangan tidak pernah dibersihkan sebelum mengonsumsi itu. Karena itulah sekarang rumah sakit sampai menempel poster di mana-mana mengajari rakyat bagaimana cara mencuci tangan yang benar. Bayangkan, setelah 70 tahun merdeka masih diajari cara mencuci tangan! Di beberapa bagian masyarakat di Bali mengolah adonan lawar masih memakai tangan kosong! Lihat pula cara masyarakat berlalu lintas. Mereka seenaknya memencet telepon seluler sambil ngebut di jalanan. Dan itu justru dilakukan oleh kalangan anak muda. Manajemen Risiko Dari sudut pandang ini, sosialisasi
dan internalisasi dari manajemen risiko kepada masyarakat boleh dikatakan gagal. Padahal manajemen risiko seperti ini seharusnya sudah dilakukan sejak anakanak, disosialisasikan oleh keluarga dan institusi pendidikan. Di Jakarta ketika kejadian tembak-menembak tersebut sedang berlangsung, penyaksinya bukan tidak mungkin orang yang mempunyai pendidikan tinggi. Lingkungan kejadian peristiwa, yaitu kompleks Sarinah dan sekitarnya merupakan kompleks perkantoran orang-orang elite. Jadi boleh dikatakan sosialisasi tentang perlindungan diri menghadapi risiko dan sejenisnya harus dilakukan secara berulang oleh pemerintah dan masyarakat yang mengerti. Tidak perlu ragu mengecam tindakan ini, karena memang berbahaya. Masyarakat kita masih belum tahu cara melindungi diri, bahkan mereka-mereka dari kalangan elite sekalipun. Kalau pada waktu itu ada tukang sate yang tetap berjualan, ini yang membuat perasaan bertambah miris. Sepertinya mereka lebih mengutamakan mata pencaharian untuk mempertahankan hidupnya, tetapi seolah-olah justru menomorduakan eksistensi hidupnya sendiri. Kalau boleh dikatakan, betapa kemiskinan tersebut sangat akut di Indonesia, sampai-sampai melupakan bagaimana cara mempertahankan hidup itu sendiri di hadapan ancaman yang begitu nyata. Bahwa kemudian ada yang mengerumuni jenazah teroris setelah mereka secara konyol meledakkan diri (atau terkena ledakan sendiri). Ini lagi menambah salah satu ciri dari masyarakat kita. Mungkin secara psikologis rasa ingin tahu itu sudah
Suara Mahasiswa Pendekatan Spiritual Dalam Membangun Ekonomi Bali BALI harus membangun perekonomian dengan dasar-dasar ajaran Hindu yang pada akhirnya bisa bermuara pada tercapainya kedamaian hidup. Konflik kepentingan dan persaingan bisnis jangan sampai menimbulkan malapetaka, baik dari sisi keharmonisan sesama manusia termasuk hubungan manusia dengan alamnya. Bali yang merupakan sebuah pulau dengan beragam adat dan tradisi harus mampu mengelola kehidupan, termasuk pengelolaan ekonominya secara adil dan efektif bagi krama Bali. Dalam ajaran agama Hindu, Tri Hita Karana berasal dari kata Tri yang artinya tiga, Hita yang artinya kebahagiaan, dan Karana yang berarti penyebab. Dengan demikian Tri Hita Karana adalah tiga penyebab terciptanya kebahagiaan. Di mana kaitannya dengan perekonomian? Dari bagian-bagian ini Tri Hita Karana ada tiga pokok dasar untuk membangun perekonomian saat ini di antaranya hubungan manusia dengan Tuhan. Manusia adalah ciptaan Tuhan, sedangkan atman ada dalam diri manusia
Oleh I Wayan Adi Sastrawan merupakan percikan sinar suci kebesaran Tuhan yang menyebabkan manusia bisa hidup. Manusia wajib berterima kasih, berbakti, dan selalu sujud. Selain itu juga diatur hubungan manusia dengan lingkungannya. Manusia hidup dalam suatu lingkungan tertentu, manusia memperoleh bahan keperluan hidup dari lingkungan. Dengan demikian manusia sangat tergantung pada lingkungan. Oleh karena itu, manusia harus selalu memperhatikan lingkungannya dalam membangun ketahanan ekonominya.
Jangan sampai merusak alam hanya untuk kepentingan ekonomi. Manusia wajib menjaga lingkungan agar bisa menjadi ruang hidup yang nyaman. Harmonisasi lainnya yang perlu dibangun adalah hubungan manusia dengan sesamanya. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup menyendiri. Mereka memerlukan bantuan orang lain. Karena itu hubungan dengan sesama harus baik dan harmonis. Jika dalam ketiga dasar tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, maka perekonomian khususnya di Bali akan dapat menjadi lebih baik. Khusus dalam membangun ketahanan ekonomi, manusia Bali hendaknya saling berbagi pengalaman dan saling mendukung untuk menuju ekonomi Bali yang mandiri. Rivalitas kepentingan individu dalam pengelolaan ruang ekonomi harus diminimalkan dengan pendekatan spiritual. Dengan cara ini diharapkan persaingan ekonomi mengantarkan hubungan sesama manusia tetap terjaga.
muncul pada diri manusia. Tetapi rasa keingintahuan dalam konteks teroris ini keliru. Masyarakat mengerumuni jenazah teroris itu di saat polisi masih belum mengumumkana keadaan aman. Artinya, masih ada potensi teroris yang bertindak sebagai sniper di atas gedung-gedung tinggi di sekitar Sarinah. Hal ini bukan saja mengabaikan keselamatan sendiri, tetapi dapat mengganggu tugas kepolisian. Artinya masyarakat pun tidak tahu apa yang harus dilakukan guna mendukung tugas kepolisian yang justru dilakukan demi keselamatan masyarakat. Yang terlihat kemudian adalah ego sendirisendiri yang mencoba memuaskan nafsu keingintahuan. Padahal keingintahuan ini juga harus dikendalikan demi keamanan bersama. Barangkali inilah yang membuat acara-acara gosip di televisi itu laris manis. Tidak lain ini disebabkan karena adanya rasa keingintahuan, pembandingan antara diri sendiri dengan pihak lain. Gosip yang muncul di televisi sering mengabarkan tentang kejelekan orang, terutama para artis. Pengetahuan kejelekan orang lain sepertinya merupakan keperluan pribadi, sehingga mampu melahirkan perbandingan. Ketika orang-orang bergerombol menyaksikan jenazah teroris, itu pun sesungguhnya upaya mencari tahu dan upaya perbandingan. Hanya, mudah-mudahan perbandingan ini mampu berakibat positif dalam arti tidak akan terinspirasi menjadi teroris. Sikap yang paling wajar adalah dengan menyebarkan pesan keberanian. Tidak saja melalui media sosial dan media massa. Tindakan keberanian itu tidak lain dengan cara bekerja secara normal dan bertambah keras. Dengan bekerjalah kita memesankan kepada teroris bahwa kita tidak terganggu dengan teror tersebut. Lalu melaporkan kalau ada indikasi sarang teroris. Bagaimana dengan berbagai lelucon (meme) di media sosial? Jawabannya ada di pencak silat: orang Indonesia menghadapi lawan sambil menyuarakan seni, sambil menari, sambil guyon!
POJOK Bangun ekonomi Bali, LPD di Bali harus segera dipayungi hukum adat. - Tabungan warga jangan disimpan di bank lagi. *** Cegah radikalisme, UU antiteroris harus lebih lengkap dan lebih tegas lagi. - Jangan kalah dengan teroris. *** Dipanggil Kejaksaan Agung, mantan Ketua DPR Novanto pastikan takkan hadir. - Semestinya pemimpin memberi contoh.
STIE Satya Dharma Singaraja
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaksi: Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/ Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom
PADAT KENDARAAN – Kepadatan arus lalu lintas sering terjadi di Kota Denpasar. Demikian juga, Selasa (19/1) kemarin, kepadatan lalu lintas tampak di Jalan Gajah Mada, Denpasar.
Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Dinas Kelautan dan Perikanan Belum Bisa Keluarkan Izin
Denpasar (Bali Post) Dinas Kelautan dan Perikanan Bali belum bisa memproses izin lokasi untuk kegiatan di laut yang sifatnya menetap. Pasalnya, payung hukum berupa Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan P u l a u - p u l a u K e c i l ( R Z W P 3 K ) b e l um rampung. Sementara izin lokasi yang dikeluarkan harus sesuai dengan peruntukan ruang khususnya di laut. Kegiatan yang membutuhkan izin lokasi karena dilakukan menetap, seperti karamba jaring apung, pemanfaatan air laut dalam, pemasangan pipa bawah laut, pemasangan kabel bawah laut, kegiatan pertambangan dan energi selain gas dan minyak. “Kami sebetulnya sudah merancang peraturan daerah berkaitan dengan zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang rencananya kami ajukan pada tahun 2015 yang lalu. Naskah akademiknya sudah dibuat, rancangan perdanya sudah kita buat tapi untuk jarak 4-12 mil, lalu tibatiba ada Undang-undang 23,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, I Made Gunaja, di Denpasar, Selasa (19/1) kemarin. Gunaja menjelaskan, terbitnya Undangundang No.23 tahun 2014 membuat kewenangan provinsi bertambah menjadi 0-12 mil. Akibatnya, perlu ada penyempurnaan rancangan Perda RZWP3K khususnya pada jarak 0-4 mil. Namun, pembahasan rancangan perda itu tidak bisa dilanjutkan tahun ini karena tidak ada alokasi anggaran dalam APBD 2016. “Pada tahun 2015, kami rapat dengan Kementerian waktu itu di Yogyakarta untuk menyempurnakan naskah akademik kami yang 0-4 mil itu. Kami akan dibantu dana Rp 1 miliar, sehingga kami tidak menganggarkan lagi di APBD. Akan tetapi, 4 November akhir itu ada rapat di Ujungpandang, tidak bisa dialokasikan anggaran karena tidak bisa membiayai kewenangan yang ada di provinsi sehingga waktu itu pembahasan APBD-nya sudah final, kami terlambat akhirnya,” jelasnya. Sembari menunggu perda itu rampung, kata Gunaja, pihaknya akan berkoordinasi dengan Biro Hukum untuk menerbitkan Peraturan Gubernur. Dengan demikian, dinas yang dipimpinnya bisa tetap melayani masyarakat dalam hal izin lokasi. Pasalnya, segala bentuk kegiatan di laut akan dirumuskan dalam Peraturan Gubernur itu. “Kemarin memang ada beberapa yang memohonkan perizinan, kami belum bisa proses terhadap kegiatan-kegiatan yang ada di laut secara menetap,” imbuhnya. (kmb32)
Wantannas
Bali Paling Siap Hadapi MEA Denpasar (Bali Post) Bali dinilai paling siap menghadapi persaingan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), utamanya di sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Pulau Dewata. Penilaian itu disampaikan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI saat bertemu Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (19/1) kemarin. “Kami menilai, Bali merupakan daerah yang paling siap menghadapi persaingan pada era pasar bebas ini,” ujar Sekjen Wantannas RI, Letjen TNI Muhammad Munir. Pihaknya berharap, Bali dapat menularkan kemajuan pariwisatanya ke kawasan Indonesia Timur. Salah satunya melalui kegiatan seminar kepariwisataan yang akan digelar Wantannas RI di Universitas Udayana. Seminar rencananya digelar pertengahan Maret mendatang, melibatkan kepala daerah Kawasan Timur Indonesia. “Seminar ini nantinya diharapkan menghasilkan MoU terkait peningkatan kerja sama bidang kepariwisataan, khususnya dalam menghadapi ajang MEA. Selain itu, seminar juga akan menyusun sebuah rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden,” jelas Munir. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menilai gagasan Wantannas ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan. Kendati, Bali juga dihadapkan pada masalah ketimpangan antara Bali Selatan dengan wilayah Bali lainnya. Mengingat, pariwisata Bali saat ini lebih banyak berkembang di Bali Selatan. “Kami tengah berupaya mengatasi ketimpangan pembangunan khususnya antara Bali Selatan dengan Bali Utara. Salah satunya melalui rencana pembangunan short cut. Kami merencanakan short cut di sebelas titik agar dapat mengurangi jarak tempuh dari Bali Selatan ke kawasan utara,” ujarnya. Pastika optimis, kawasan Bali Utara akan lebih mudah dikembangkan bila pembangunan short cut terwujud. Selain infrastruktur jalan, rencana pembangunan bandara baru di kawasan Bali Utara saat ini juga tengah dimatangkan. (kmb32)
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Digagalkan, Penyelundupan Narkoba Lewat Paket Pos Denpasar (Bali Post) -
Tak hanya Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, petugas Bea Cukai Denpasar berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba lewat kiriman paket pos. Barang terlarang itu berasal dari India, Australia, dan Spanyol. Namun, petugas hanya bisa menangkap satu tersangka berinisial DH asal Belanda, Senin (11/1) lalu. Barang bukti yang diamankan yakni 492,18 gram sabu-sabu (SS), 0,42 gram turunan zat psikotropika, dan 224 gram ganja.
Bali Post/eka
NARKOBA - Petugas Bea dan Cukai Denpasar menggiring pelaku penyelundupan narkoba di terminal kedatangan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Selasa (19/1) kemarin. Pelaku yang berkewarganegaraan Belanda ditangkap atas upaya penyelundupan ganja melalui paket pos.
“Pengungkapan kasus di Bea Cukai Bandara beda karakteristiknya dengan Bea Cukai Denpasar. Kalau di bandara tertangkap tangan, sedangkan Bea Cukai Denpasar harus menunggu sampai paket itu diambil. Makanya harus sabar menunggu,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penyidikan (P2) Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bali, NTB dan NTT, Husni Syaiful, didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar Mohamad Saptari, Selasa (19/1) kemarin, di Pelabuhan Benoa. Saptari menambahkan, pada Kamis (7/1) sekitar pukul 11.00 wita, berdasarkan hasil alat pendeteksi paket pos dari Spanyol, dicurigai ada barang terlarang. Dalam paket tersebut tercatat nama penerima berinisial DH asal Belanda. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut, ditemukan dua botol kaca berisi cairan dan di dalamnya ada plastik berisi ganja. “Hasil pengujian menggunakan narcotest, isi ketiga plastik klip itu positif ganja seberat 224 gram,” tegasnya. Setelah koordinasi dengan Direktorat Resnarkoba Polda Bali, akhirnya penerima barang
tersebut, DH, ditangkap di daerah Ubud, Senin (11/1) lalu. “Untuk pengembangan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti kami serahkan ke Polda Bali,” kata Saptari. Sedangkan 492,18 gram SS ditemukam pada Agustus lalu dan penerimanya berinisial KJ. Saat paket itu diperiksa ternyata isinya sembilan bungkus SS yang disembunyikan di dalam charger laptop. “Kami kesulitan melacak penerima barang karena alamatnya fiktif dan kadang-kadang tidak diambil. Setelah ditemukan narkoba, kami langsung berkoordinasi dengan Polda Bali untuk pengembangan,” tandasnya. Sementara barang bukti 0,42 gram N,N-dimethyltryptamine (turunan zat psikotropika) tanpa nama penerima. Tapi sayang, setelah ditunggu-tunggu paket tersebut tak kunjung diambil sehingga tidak bisa dikembangkan. “Barang terlarang itu dimasukkan ke dalam bungkus kopi. Kendalanya kami tidak bisa langsung mengungkap siapa pemiliknya karena harus menunggu paket itu diambil. Oleh karena itu, kebanyakan jadi barang temuan,” tegas Saptari. (kmb36)
Mabes Polri Gerebek Gudang Agen Elpiji Denpasar (Bali Post) Mabes Polri terus memantau usaha ilegal di Bali. Pada Senin (18/1) lalu, tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Mabes Polri menggerebek gudang elpiji PT G dan M di Denpasar Selatan. Diduga agen ini membeli tabung gas oplosan. Barang bukti yang diamankan 4.560 tabung. “Untuk sementara disegel. Tapi di sini kan ada dua usaha yang resmi dan ilegal. Kalau usaha resmi tidak ditutup. Makanya kita pilah-pilah dulu mana resmi dan mana ilegal,” kata Kanit 2 Subdit 5 Tipiter Bareskrim Mabes Polri Kompol Gede Suyasa, Selasa (19/1) kemarin. Menurut Suyasa, ia mendapat informasi sejak sebulan lalu. Selanjutnya pada Minggu (17/1) lalu, ia bersama tim melakukan penyelidikan dan dilakukan penindakan. Terkait kasus itu, agen tersebut dikenakan UU Perlindungan Konsumen karena diduga tabung elpiji yang dijual bukan dari Pertamina. Oleh karena itu, tabung-tabung tersebut dicurigai hasil oplosan. Selain itu, juga dikenakan UU Migas karena hasil penyelidikan
GUDANG - Salah satu gudang elpiji di kawasan Denpasar Selatan. antara fakta pengambilan dan penjualan sangat jauh berbeda. “Dari fakta yang kita temukan, pengambilan resminya sekitar 156 per bulan, tapi penjualannya sampai 6 ribu. Jauh beda. Indikasi ada penjualan tidak sesuai izinnya,” ujarnya. Tak hanya itu, polisi juga memasang KUHP pasal 480
karena diduga sebagai penadah gas oplosan. “Jadi, dia (agen -red) membeli atau penampung barang ilegal. Di sini tidak ada pengoplosan tapi menampung gas oplosan. Informasi ada enam penyuplai gas oplosan ke sini tapi perlu kita dalami dulu,” kata Suyasa. Hingga sore kemarin, tim
Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP. Untuk barang bukti, lanjutnya, diamankan 3 truk dan 2 pick-up. Selain itu, disita tabung 3 kilogram isi sebanyak 700 tabung dan kosong 80 buah, tabung 12 kilogram isi 2.000 buah dan kosong 230 buah. Sedangkan tabung 50 ki-
Bali Post/kmb23
logram isi sebanyak 1.250 buah dan kosong 300 tabung. “Kami baru memeriksa 7 saksi. Untuk tersangka belum. Artinya sudah mengarah tapi dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dulu, setelah itu baru ditingkatkan status sebagai tersangka,” tegasnya. (kmb36)
Dikunjungi Dewan Karangasem
Temuan Tawan Bisa Mendunia Amlapura (Bali Post) – Kalangan DPRD Karangasem menilai ide dan kemampuan Wayan Sumardana alias Tawan, si ‘’manusia robot’’, luar biasa. Ide dan rancangan Tawan bisa mendunia dan bahkan bisa dikembangkan menjadi robot yang bisa membantu aktivitas penderita lumpuh. Penilaian itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Karangasem Komang Sudanta dan Nyoman Musna, Selasa (19/1) kemarin saat mengunjungi Tawan di bengkel kerjanya. Sudanta dengan anggota Komisi I serta anggota DPRD asal Nyuh Tebel Wayan Tama dan Nyoman Sumadi, usai sidang paripurna di DPRD Karangasem kemarin, beramai-ramai mengunjungi Tawan, lelaki asal Tauman, Nyuh Tebel, Karangasem itu. Tawan yang disebut dewan sebagai iron man karena bertekad sekeras baja untuk bekerja keras dan mencari jalan keluar dari kesulitan hidup itu, ditemui tengah bekerja dibantu istri.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tawan menderita lumpuh tangan kiri sejak sekitar enam bulan lalu. Lumpuh itu bermula dari sakit perut. Karena tangan kirinya lumpuh, dia sempat beberapa bulan tak bisa bekerja. Kemudian ia merancang robot yang mampu menggantikan saraf motorik lengan kiri yang lumpuh. Dengan penyadap gelombang elektro pikiran atau otak, dirancang robot guna menggerakkan lengan. Sebelumnya, setelah malang melintang kerja serabutan merantau ke Denpasar dan sampai ke Nusa Penida, dia pulang kampung membuka usaha bengkel las. Barang rongsokan diubah menjadi berbagai perabotan dapur, teralis, pintu pagar, alat pemanggangan, kanopi dan sebagainya. Sudanta mengatakan, Tawan memiliki semangat baja untuk mengatasi masalah kelumpuhannya guna berjuang tetap bisa bekerja keras dan ulet menafkahi keluarga. Selain itu,
ide dan rancangannya dinilai jenius. ‘’Ini ide dan rancangan luar biasa. Penemuannya bisa mendunia dan bisa dikembangkan guna membantu orang lumpuh senasib dengannya guna mengembalikan kualitas hidupnya,’’ paparnya. Sudanta mengatakan, pihak Pemkab Karangasem seharusnya tak mendiamkan apalagi menyepelekan seorang warganya yang memiliki ide dan kemampuan luar biasa. Ide Tawan yang lebih luar biasa lagi, yakni merancang robot guna membantu memfungsikan bagian tubuhnya yang lumpuh dengan memanfaatkan komponen yang diperlukan dari barang rongsokan, seperti shock breaker dan gear sepeda motor, kabel-kabel dan hardish komputer rongsokan. Musna Antara asal Banjar Penginyahan, Tianyar, Kubu mengakui ide dan rancangan Tawan luar biasa. ‘’Saya juga alumnus STM Rekayasa Denpasar dan tak memiliki kemam-
Wayan Sumardana alias Tawan puan seperti dia. Tawan layak dibantu agar bisa mengembangkan ide dan rancangannya, siapa tahu bisa membantu orang
Bali Post/013
senasib dia lebih banyak agar bisa beraktivitas lebih baik,’’ ujar Musna, anggota DPRD termuda di Karangasem. (013)
BANGLI
8
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Terminal dan Pasar Semrawut Dewan Dukung Rencana Evaluasi Kinerja SKPD Bangli (Bali Post) Rencana Pemkab Bangli untuk melakukan evaluasi kinerja SKPD terkait nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2015 dengan mengundang Deputi KemenPAN RB dan juga Inspektorat Bali, direspons positif DPRD Bangli. Bahkan dewan berharap evaluasi bisa segera dilakukan. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Selasa (19/1) Bali Post/sos kemarin mengungNgakan Made kapkan, peningkatan Kutha Parwata predikat yang diraih pemkab dalam penilaian LAKIP 2015 merupakan hal yang sangat baik. Hal itu menunjukkan ada sebuah komitmen untuk mewujudkan kinerja birokrasi yang lebih maksimal. ‘’Adanya peningkatan predikat itu, kami dari legislatif sangat mengapresiasi,’’ katanya. Parwata pun mengaku sangat mendukung langkah eksekutif untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh SKPD dengan menghadirkan kementerian terkait dan juga Inspekstorat Bali. Evaluasi ini menurutnya perlu dilakukan sesegera mungkin. Ditegaskan pula, setelah evaluasi ini dilakukan, legislatif siap bersinergi dengan eksekutif dalam hal pengawasan berkelanjutan. ‘’Kami sangat mendukung langkah eksekutif untuk melakukan evaluasi. Kami siap bersinergi untuk mewujudkan nilai LAKIP ke depannya bisa lebih baik lagi. Harapannya sebelum ada bupati definitif, evaluasi itu sudah bisa jalan,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Ortal Setda Bangli I Made Kirmanjaya mengatakan, evaluasi LAKIP dari pemerintah pusat maupun Inspektorat Bali biasanya berlangsung pada September. Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas kerja seluruh SKPD, pada akhir Januari ini rencananya dilaksanakan bimtek dengan mengundang pemerintah provinsi dan Februari mengundang pemerintah pusat melalui Kemenpan dan RB. ‘’Untuk meningkatkan predikat LAKIP ini, kami akan menggelar bimtek. Komunikasi dengan pemprov maupun pusat sudah kami lakukan dan rencana itu sangat didukung,’’ ujarnya. Ditambahkan Kirmanjaya, dalam bimtek, SKPD akan diberikan pemahaman terkait perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan capaian kinerja. Sebab, hal itu menjadi poin penting dalam penilaian LAKIP. ‘’Yang ada dalam bimtek itu pasti berkaitan dengan penilaian. Agar seluruhnya sinkron, SKPD akan diberitahu bagaimana baiknya,’’ tandasnya. (kmb45)
Dikhawatirkan, Adipura Kembali Gagal Diraih
Bangli (Bali Post) -
Lomba Adipura kembali digelar tahun ini. Penilaian tahap pertama akan berlangsung pada awal Februari. Namun sayang, Kabupaten Bangli masih memiliki tantangan berat dalam menghadapi ajang bergengsi itu. Terminal dan pasar yang masuk dalam poin penilaian, masih tak bisa lepas dari sejumlah persoalan pelik. Dikhawatirkan, kegagalan meraih trofi tahun lalu, terulang kembali. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Yudi Sutha, Selasa (19/1) kemarin menjelaskan, persiapan menghadapi penilaian terus digenjot. ‘’Awal bulan depan penilaian Adipura tahap pertama mulai. Kami harus mempersiapkan diri,’’ katanya. Dikatakannya, persoalan yang cukup berat adalah kondisi termi-
nal. Terminal menjadi perhatian serius karena sekarang masih difungsikan sebagai pasar. Sejak 2012 lalu atau setelah Pasar Kidul terbakar, pangkalan angkutan umum terpaksa dipindah. Selain itu, kondisi pasar juga belum sepenuhnya memberikan rasa nyaman untuk pengunjung. Tumpukan sampah di lokasi
yang tak sewajarnya, masih marak ditemui. Hal ini merupakan imbas minimnya kesadaran para pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Terminal dan pasar menjadi tantangan berat pada lomba ini,’’ ujar Yudi Sutha. Disampaikan pula, dalam lomba ini, kondisi terminal harus
Kata mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini, selain pasar dan terminal, TPA, TPST dan juga cara pemilahan sampah di tingkat rumah tangga turut masuk dalam penilaian. ‘’Cara pengelolaan sampah lebih banyak ditangani BLH. Kami tetap koordinasi,’’ ucapnya. Ditambahkannya, pada Lomba Adipura 2015, nilai yang diperoleh Bangli hanya 73,26 atau masih di bawah passing grade yakni 75. Hal ini menyebabkan trofi Adipura gagal diraih. ‘’Kami berusaha tahun ini nilainya jauh lebih baik,’’ imbuhnya. (kmb45)
Pasar Seni Geopark Sepi Pembeli
Bangli (Bali Post) Upaya Pemkab Bangli menjadikan Pasar Seni Geopark, Kint am ani sebagai sent ra penjualan produk industri, sulit terwujud. Hal ini dapat dilihat dari sepinya kunjungan hingga mengakibatkan sejumlah pedagang “ngambek” dan memilih mengangkut barang yang dijual untuk dibawa kembali ke rumah. Berdasarkan pantauan, Selasa (19/1) kemarin, hingg a s i a ng ha ri t a k t a m p a k wisatawan yang berbelanja. Kondisi terparah terlihat di lantai III pasar. Pedagang yang mulai berjualan pada Oktober 2015 membiarkan barang-barangnya tergeletak di atas meja. Ada pula yang dibiarkan menyandar di dinding. Sementara, penjualnya satu pun tak ada di pasar tersebut. Informasi yang dihimpun, ada yang menyatakan banyak pedagang yang telah mengangkut barang-barangnya untuk kembali dibawa pulang. Saat dikonfirmasi, peda-
gang asal Apuan Kelod Desa Apuan, Susut I Made Sabar Budiasa menuturkan, dirinya bersama pelaku industri lainnya berjualan di lantai III Pasar Seni Geopark sejak 27 Oktober 2015. Penjualan perdana dibuka langsung Penjabat Bupati Bangli. Akan tetapi, pengunjung hanya datang saat acara pembukaan saja. Setelah itu, mulai berkurang dan lambat laun tak ada. ‘’Berjalan satu minggu, pasar mulai sepi. Tak ada pengunjung yang datang,’’ katanya. Dikeluhkannya, sepinya pengunjung mengakibatkan pedagang merugi. Sebab, biaya transport yang dikeluarkan tak sebanding dengan hasil yang didapat. ‘’Pedagang banyak merugi. Bahkan saya sendiri khawatir barang jualan jadi rusak karena tak ada yang membeli,’’ ujarnya. Penyebab sepinya pembeli ini, selain karena minimnya promosi, juga diduga akibat ulah pedagang acung yang
Bali Post/sos
SEPI PENGUNJUNG - Barang dagangan di lantai tiga Pasar Seni Geopark. Akibat sepinya pengunjung, pedagang memilih untuk hengkang dari pasar tersebut. berkeliaran di lingkungan objek wisata. Proses penawarannya yang tidak ramah dan lebih bersifat memaksa, mengakibatkan pengunjung enggan berlama-lama berkunjung ke Kintamani. ‘’Kalau pedagang itu seluruhnya masuk, mungkin kondisinya akan lebih baik. Tak seperti seka-
Janjikan Lulus GTT, Residivis Dibekuk Polisi Bangli (Bali Post) Rekrutmen guru tidak tetap (GTT) yang dilakukan Pemkab Bangli tahun 2015 lalu ternyata dimanfaatkan oleh Ida Bagus PW alias GG (33), warga Lingkungan Brahmana Pande, Kelurahan Cempaga, untuk melakukan aksi penipuan. Pria yang sudah tiga kali keluar masuk penjara ini berhasil menipu korbannya, I Ketut Ariawan, seorang PNS asal Kelurahan Kubu, Bangli dengan modus menjanjikan anak korban lulus sebagai GTT lewat jalur belakang. Kepada korban, pelaku yang kini telah ditangkap aparat Polsek Bangli ini, sempat meminta uang pelicin hingga Rp 117 juta. Informasi yang dihimpun Selasa (19/1) kemarin, aksi penipuan ini dilakukan pelaku sekitar April 2015 lalu. Pelaku awalnya mendatangi rumah korban untuk menawarkan pekerjaan kepada anak korban yang bernama I Gede Ari Yudiarta sebagai GTT. Kepada korban, pelaku yang sempat tiga kali dipenjara karena terlibat kasus penusukan, perkelahian dan narkoba ini menjanjikan bisa membantu meluluskan anak korban sebagai GTT dengan syarat harus menyetorkan sejumlah uang. Korban yang percaya begitu saja dengan janji manis pelaku lantas bersedia menyetorkan uang sebanyak Rp 117 juta secara bertahap sejak April 2015. Akan tetapi, sampai batas waktu yang dijanjikan, anak korban ternyata tak kunjung diangkat jadi GTT. Korban yang sempat menagih janji tersebut kemudian diberikan sebuah map oleh pelaku. Map
sesuai dengan standar yang ada, salah satunya dilengkapi dengan ruang tunggu. Demikian juga dengan pasar, sampah yang dihasilkan pedagang harus terkelola dengan baik. Untuk bisa mewujudkannya, koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dishubkominfo sudah dilakukan. ‘’Seluruhnya harus mampu memberikan rasa nyaman. Pasar contohnya, sampah yang dihasilkan harus dipilah dan ditampung dengan baik. Ini sudah kami koordinasikan dengan SKPD terkait,’’ tegasnya.
yang oleh pelaku dikatakan berisi SK GTT itu, ternyata setelah dibuka korban isinya hanya bendelan fotokopi KTP dan sertifikat tanah. Sadar dirinya ditipu, korban lantas melaporkan kasus ini ke Polsek Bangli. Panit II Reskrim Polsek Bangli Ipda Putu Budi Artama didampingi Panit I Ipda Nyoman Edi Suwarya, Selasa (19/1) kemarin mengatakan, menindaklanjuti laporan korban pihaknya langsung menangkap pelaku di wilayah Bangli. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah melakukan penipuan terhadap korban dengan iming-iming meloloskan anak korban sebagai GTT. “Saat ini kita lakukan penahanan terhadap pelaku. Kasusnya masih kita kembangkan,” terangnya. Budi Artama mengungkapkan bahwa pelaku merupakan residivis yang sudah berulang kali keluar masuk penjara. Awalnya tersangka masuk penjara karena melakukan penusukan. Selepas dari penjara, pelaku kembali berulah melakukan kasus penganiayaan dan kemudian terlibat kasus narkoba. Terkait kasus penipuan yang dilakukannya kali ini, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Sementara itu, pelaku saat diinterogasi polisi mengaku bahwa aksi penipuan ini dilakukannya seorang diri. Mengenai uang yang selama ini disetorkan korban dengan nilai mencapai ratusan juta, pelaku mengaku sudah menghabiskannya untuk berfoya-foya dan matajen. (kmb40)
PENIPUAN - Pelaku penipuan saat diinterogasi polisi.
Bali Post/kmb40
rang, sepi,’’ keluh Budiasa. Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga mengakui, selang beberapa saat setelah ditempati pedagang, Pasar Seni Geopark memang sepi pengunjung. Ia juga tak menampik banyak pedagang yang mengangkut barang
jualannya. Berdasarkan hasil koordinasinya dengan Disperindag, pemerintah akan segera melakukan evaluasi terhadap hal itu. Segala jenis persoalan akan dicarikan solusinya. ‘’Itu akan dievaluasi. Kalau promosinya kurang baik, nanti akan dicarikan solusi,’’ pungkasnya. (kmb45)
Masa Sidang Pertama
Dewan Bakal Bahas Sembilan Ranperda
Ketut Mastrem
Bali Post/ina
Bangli (Bali Post) DPRD Bangli bakal membahas sembilan rancangan peraturan daerah (ranperda) pada masa sidang pertama tahun ini. Untuk membahas sembilan ranperda tersebut, dewan bakal membentuk tiga pansus. Hal itu disampaikan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Bangli Ketut Mastrem saat ditemui usai rapat di Kantor DPRD Bangli, Selasa (19/1) kemarin. Dijelaskan Mastrem, adapun sembilan ranperda yang akan dibahas pada masa sidang pertama ini yakni Ranperda Pasar Modern, Ranperda Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Publik Kabupaten Bangli, Ranperda Perangkat Desa, Ranperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Ranperda Retribusi Menara Telekomunikasi, Ranperda Pencabutan Perda Pengelolaan BUMDes, Ranperda Pencabutan Sumbangan Pihak Ketiga, serta Ranperda inisiatif dewan tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Kesembilan ranperda tersebut menjadi prioritas dari total 20 ranperda yang masuk ke meja dewan. ‘’Sejatinya ada 20 ranperda yang masuk. Tapi pada masa sidang pertama ini kita akan bahas sembilan ranperda. Sementara si-
sanya akan kita bahas pada masa sidang berikutnya sesuai prioritas,” terangnya. Wakil rakyat asal Desa Katung Kintamani ini mengungkapkan, Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, menjadi ranperda yang sangat mendesak untuk dibahas mengingat pada tahun ini akan ada banyak Kepala Dusun (Kadus) yang mengakhiri masa jabatannya. Selama ini setiap kali pihaknya turun ke desa, banyak masyarakat terutama perangkat desa yang mempertanyakan mengenai tata cara dan mekanisme pengangkatan kadus. Hal itu menyusul adanya penerapan aturan terbaru. Dimana dalam aturan terbaru tersebut akan ada perubahan struktur organisasi di desa. ‘’Oleh karena itu kami meminta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) dan Bagian Hukum untuk segera menyiapkan rancangannya,’’ kata Mastrem. Sementara itu untuk membahas kesembilan ranperda tersebut, pihaknya berencana bakal membentuk tiga pansus. “Kita usulkan bentuk tiga pansus yang akan membahas sembilan ranperda ini. Tapi apakah rekan-rekan dewan sepakat membentuk tiga akan ditentukan nanti dalam sidang,” ujarnya. (kmb40)
GIANYAR
Rabu Wage, 20 Januari 2016
9
Awal Tahun, Kasus DBD Renggut Korban Jiwa Pemkab Imbau Masyarakat Gencarkan PSN
Gianyar (Bali Post) Meski upaya pencegahan telah dilakukan, namun wabah demam berdarah dengue (DBD) tetap saja tak bisa dihindari. Bahkan pada awal tahun, DBD telah menyebabkan satu orang meninggal dunia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Gianyar, pada awal tahun 2016 khususnya hingga 18 Januari, sudah tercatat 81 orang menderita DBD. Satu orang di antaranya meninggal dunia pada 17 Januari yakni Gusti Putu Darma asal Banjar Tatiapi Desa Pejeng Kawan Kecamatan Tampaksiring. Sementara, pada tahun 2015 tercatat 2.057 penderita DBD dengan jumlah korban meninggal enam orang. Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Diskes Gianyar, drg. A.A. Gede Suputra, M.Kes., mengungkapkan, siklus DBD memang rutin terjadi tiap tahun khususnya menjelang musim pancaroba. Siklus ini sebenarnya sudah diantisipasi dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) maupun fogging oleh Diskes secara rutin. Upaya pencegahan, kata dia, tidak hanya saat terjadinya kasus, namun sudah secara rutin dilakukan gerakan serentak (gertak) PSN DBD di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Bahkan, sekitar Oktober dan November tahun lalu telah dilakukan fogging ULV (ultra low volume) di 22 desa. Fogging tersebut dilakukan pada dini hari atau saat nyamuk penular sedang tidur. Selain itu, Diskes juga rutin menggelar penyuluhan tentang PSN dan gaya hidup bersih ke masing-masing desa. Meski upaya pencegahan khususnya dari pemerintah telah dilakukan, namun tetap saja wabah DBD muncul bahkan menelan korban jiwa. Suputra menyebut, wabah DBD di suatu wilayah sangat mungkin terjadi terutama jika masyarakatnya kurang peka terhadap kondisi lingkungan khususnya melaksanakan gerakan PSN. ‘’Hal ini kemungkinan disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat mungkin juga tidak melakukan gerakan 3M secara rutin,’’ katanya. Untuk itulah, pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk waspada dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Sarang dan jentik nyamuk harus ditangani secara rutin dan sejak dini agar tidak sampai menimbulkan wabah DBD. Sementara terkait korban DBD meninggal di Tatiapi, pihaknya mengaku sudah mendapat laporan. Bahkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin lalu. Sejumlah tindakan diambil sesuai standard operating procedure (SOP) penanganan DBD. Dikatakannya, sebelum melakukan fogging, tim penanganan DBD sudah mencari penyebab mewabahnya DBD dengan mengecek jumlah jentik di sekitar lokasi kejadian. Pemeriksaan dilakukan dengan radius seratus meter di sekeliling rumah korban. Jika ditemukan jumlah jentik di atas lima persen maka segera akan dilakukan fogging dan PSN. (kmb25)
Bali Post/nik
RAZIA – Sat. Lantas Polres Gianyar saat melakukan razia dengan pemeriksaan khusus terhadap barang bawaan pengguna jalan, Selasa (19/1) kemarin.
Surat Ancaman Bom Beredar
Polisi Gencarkan Razia, Personel Pos Pantau Dibekali Pistol
Gianyar (Bali Post) -
Pascaberedarnya surat ancaman di Bali yang disebut-sebut sebagai rangkaian ledakan bom di Jakarta, aparat Polres Gianyar kini terus meningkatkan kewaspadaan melalui patroli dan razia rutin khususnya terhadap barang bawaan pengendara. Polisi juga berencana menambah jumlah pos pantau dan pelayanan di sejumlah objek wisata yang menjadi fokus atensi. Bahkan, personel di setiap pos itu akan dibekali persenjataan. Kapolres Gianyar AKBP Farman Selasa (19/1) kemarin, mengatakan, setelah mengetahui munculnya surat ancaman terhadap Bali, seluruh jajaran Polres Gianyar kini meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan menggelar razia rutin dengan sasaran khusus pemeriksaan barang bawaan. ‘’Razia kini lebih intens dilakukan di semua wilayah, dengan penekanan pemeriksaan untuk orang atau pengendara dengan barang bawaan,’’ ucapnya.
Selain itu, Kapolres juga memerintahkan semua Polsek di Gianyar membangun pos pantau di setiap objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Pos pantau tersebut juga mesti dibarengi dengan penempatan personel secara khusus sehingga sepanjang hari, tatkala kunjungan wisatawan tengah ramai, personel kepolisian selalu ada di lokasi tersebut. ‘’Intinya, masing-masing pos pantau ini akan dijaga minimal dua personel. Satu
KABUPATEN Gianyar berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari tahun 2009-2013 sebanyak 20.800 jiwa. Laju pertumbuhan ekonomi Gianyar masih stabil di kisaran 6-7 persen dengan kondisi pengangguran tahun 2014 sebesar 1,43 persen dan tingkat kemiskinan 4,27 persen. Berbagai capaian positif itu tak terlepas dari selarasnya kebijakan pemerintah pusat dan Pemprov Bali dalam menopang program Gianyar bersih, alami, giat, berbudaya, sejahtera (BAGUS). Hal itu disampaikan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata saat menerima kunjungan kerja Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (19/1) kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Forkompinda Gianyar, serta jajaran pejabat Pemprov Bali dan Pemkab Gianyar. Bupati Agung Bharata mengatakan, upaya menurunkan penduduk miskin dilakukan melalui berbagai kegiatan, di antaranya bedah rumah, beasiswa miskin, pendampingan BOS, KUBE masyarakat miskin, jambanisasi, padat karya produktif, usaha ekonomi desa, PIK, dan lainnya. ‘’Hasilnya sangat nyata, dan berdampak positif terhadap tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Gianyar,” ucapnya. Pemkab Gianyar, lanjut Bharata, berharap program Bali Mandara yang telah dirasakan oleh seluruh masyarakat, seperti Gerbangsadu, JKBM, Beasiswa Miskin, Simantri, Bali Clean and Green dan Pemberdayaan Masyarakat dapat terus dilanjutkan. Agung Bharata menerangkan, sinergi program Bali Mandara telah didukung penuh oleh program unggulan Kabupaten Gianyar tahun 2016 yakni Siaga Desa Swatantra, Kabupaten Gianyar menuju KLA, Gianyar Kota Pusaka, pembangunan taman posy-
andu, pengembangan RSUD Sanjiwani, penerapan PATEN, serta semangat revolusi mental lewat keunggulan seni dan budaya di Kabupaten Gianyar. Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan harapan terhadap Pemprov Bali terkait pagu dana desa dari provinsi agar bisa ditetapkan lebih awal. Dia juga meminta dukungan Pemprov Bali dalam bidang infrastruktur jalan, sarana Porprov 2017, konferensi kota pusaka 2017, dan bedah rumah sebanyak 2.000 unit. ”Kami berharap dapat diupayakan ke depannya,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Made Mangku Pastika memuji kemajuan yang dicapai oleh Kabupaten Gianyar. Gianyar disebutnya sebagai kabupaten termaju di Bali dalam bidang pariwisata dan peningkatan kebersihan lingkungan serta kemampuan menurunkan penduduk miskin.
dari Sabhara dan satunya lagi dari polisi pariwisata,” ungkapnya. Disinggung apakah pos pantau ini akan didirikan secara permanen nantinya, dia menyebut, sejauh ini baru akan dibuat tak permanen. Namun, dia mengaku belum bisa memastikan sampai kapan pos pantau itu berdiri di masing-masing objek wisata. “Yang jelas, pos pantau itu akan berlaku sampai batas waktu yang tak bisa ditentukan. Sepanjang menurut kami dibutuhkan, akan
tetap ada,” paparnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, setiap personel yang berjaga di pos pantau, dipastikan dibekali senjata. Artinya, minimal untuk satu pos pantau, ada satu personel yang dilengkapi dengan senjata laras pendek (pistol - red). ‘’Jadi, pos pantau ini akan terus memelototi situasi di setiap objek wisata. Seperti pos pantau yang akan dibangun di kawasan Pasar Seni Guwang, Monkey Forest, Goa Gajah dan beberapa lokasi lainnya,” imbuhnya. Selain membangun pos pantau, seperti ucapannya, untuk beberapa kawasan semisal Ubud juga akan disiapkan personel yang berpatroli dengan menggunakan sepeda. Langkah ini
dilakukan sebagai upaya meningkatan pengamanan pada setiap kawasan yang ramai wisatawan. Sementara itu, hingga kemarin, pria ini mengakui situasi di Gianyar relatif aman khususnya pada objekobjek wisata. Meski begitu, dia memastikan peningkatan pengamanan tetap akan dilakukan. ‘’Sejauh ini, kami belum mendapatkan informasi akan adanya sesuatu yang tak diinginkan. Meski begitu, kami tetap akan meningkatkan patroli dan juga jumlah personel. Termasuk meningkatkan koordinasi dengan pengamanan adat seperti pecalang, yang telah kami minta turut serta melakukan pengamanan. Termasuk juga dari TNI,” tandasnya. (kmb35)
Gubernur Puji Capaian Pembangunan Gianyar Bali Post/nik
DIPOTONG - Proses pemotongan pipa yang dilakukan petugas PDAM di Pura Tirta Empul Selasa (19/1) pagi kemarin.
Dipotong, Pipa Bermasalah di Pura Tirta Empul
Gianyar (Bali Post) PDAM Gianyar akhirnya memenuhi tuntutan petani di Subak Pulagan dan Subak Kumba. Disaksikan puluhan krama subak dan di bawah pengawalan aparat kepolisian, pipa di Pura Tirta Empul yang selama ini dipersoalkan, Selasa (19/1) kemarin, akhirnya dipotong. Sebagai konsekuensi pemotongan pipa tersebut, pihak PDAM pun menyebut kemungkinan akan adanya gangguan layanan. PDAM meminta permakluman dari pelanggan di Desa Tampaksiring dan Manukaya apabila terjadi gangguan pelayanan akibat penurunan debit air dari 17 menjadi 5,5 liter per detik itu. Puluhan petugas PDAM yang didampingi direksi, melakukan pemotongan pipa besi bercat biru di kawasan mata air Pancaka Tirta, Pura Tirta Empul. Direktur Teknik PDAM Gianyar Wayan Suastika mengatakan, setelah mendapat keputusan dari Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, PDAM Gianyar akhirnya bersedia mengikuti kehendak 450 petani. ‘’Pipa berukuran delapan dim ini sudah kita potong sekarang. Dan nanti bisa dilihat apa ada pengaruh debit air di kedua subak itu,’’ katanya. Suastika kembali menegaskan, konsekuensi dari pemotongan tersebut akan berpengaruh signifikan terhadap pelayanan kepada masyarakat Tampaksiring. Debit air yang diambil dari mata air Pancaka Tirta saat ini berdasarkan rekening berjumlah 8 liter per detik. Suwastika khawatir apabila diturunkan lagi menjadi 5,5 liter per detik, akan berpengaruh terhadap pelayanan. ‘’Dan pasti akan ada gangguan pelayanan di masyarakat. Kami melakukan sesuatu tetap berdasarkan perhitungan,’’ paparnya. Disinggung rincian dari gangguan yang akan terjadi pascapemotongan tersebut, Suastika hanya menggelengkan kepala. Dikatakan ini akan menjadi masalah baru setelah polemik dengan dua subak itu selesai. ‘’Iya nanti akan kita umumkan dengan bergilir. Ini mungkin akan jadi masalah juga dengan warga karena otomatis akan ada penurunan debit air,” jelasnya. Sementara itu, Pekaseh Subak Pulagan Sang Nyoman Astika menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gianyar dan PDAM karena sudah bersedia mengembalikan kapasitas air untuk petani di Subak Pulagan dan subak Kumba. “Tentu kami sangat berterima kasih, kepada pemerintah atas keberpihakannya kepada petani dan membiarkan kami tetap melestarikan subak serta menjaga predikat WBD,’’ tutupnya. (kmb35)
KUNJUNGAN - Suasana kunjungan kerja Gubernur Bali di Kabupaten Gianyar tahun 2016, Selasa (19/1) kemarin. Gubernur juga berkomitmen untuk terus bersinergi membangun Gianyar dan Bali melalui gerakan revolusi mental. Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh
elemen Pemkab Gianyar untuk merevolusi mental dalam memberi pelayanan publik kepada masyarakat. Tiga penekanan yang menjadi perhatian utama dalam konsep
revolusi mental yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong. ”Ketiga pokok itu jika disatukan akan menghasilkan pencapaian kerja yang luar biasa,” ujarnya. (ad984)
KLUNGKUNG
10
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Operasi Cipta Kondisi di Nusa Penida
Polsek Jaring 21 Pengendara Motor
Semarapura (Bali Post) – Polsek Nusa Penida menggelar Operasi Cipta Kondisi, Selasa (19/1) kemarin. Sebanyak 21 pengendara kendaraan bermotor (ranmor) berhasil dijaring karena tidak dilengkapi surat-surat seperti STNK dan SIM. Pelanggar yang ditilang sebagian besar pelajar. Kapolsek Nusa Penida Kompol Gede Arianta mengungkapkan, pihaknya sudah sering turun melakukan sosialisasi di masing-masing banjar dan sekolah, namun kesadaran masyarakat di kecamatan ini dalam berlalu lintas masih rendah. Masih ada saja warga dan pelajar yang melakukan pelanggaran misalnya tidak membawa surat-surat dan helm. “Kami di kepolisian tetap secara perlahan-lahan mengajak pengendara untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas. Ini untuk keselamatan diri dan orang lain, namun masih saja ada yang melanggar,” katanya. Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan untuk menertibkan pengendara ranmor yang tidak mematuhi aturan. Program ini dilakukan di tiga titik, yaitu pertigaan Kantor Camat Nusa Penida persisnya di depan Lapangan Umum Sampalan, pertigaan Telaga, dan di depan Kantor Polsek di Desa Ped. Sebanyak 21 kendaraan dijaring akibat melanggar. Semua pengendaranya langsung ditilang karena tidak membawa STNK dan SIM. Kapolsek mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan diri dan orang lain dengan cara mematuhi peraturan lalu lintas demi kenyamanan berkendara. “Tadi ada warga yang kena tilang. Setelah diminta memperlihatkan surat kendaraan, mereka bisa menunjukkan. Ini membuktikan ranmor di Nusa Penida tidak bodong,” ungkap Gede Arianta. (kmb)
Bali Post/kmb
SULIT - Perajin arak di Bukit Abah mulai kesulitan memproduksi arak akibat musim kemarau.
Kemarau Panjang
Produksi Arak Menurun
Bali Post/ist
OPERASI - Anggota Polsek Nusa Penida menggelar Operasi Cipta Kondisi, Selasa (19/1) kemarin.
Anak-anak di Bukit Abah, Dawan
Sekolah di Karangasem, Jalan Kaki Tiga Kilometer ANAK-anak di Kabupaten Klungkung tidak semuanya bisa mendapatkan pendidikan dengan mudah. Contohnya anak-anak yang tinggal di Bukit Abah, Desa Besan, Dawan. Sebagian dari mereka harus berjalan kaki menyusuri jalan di perbukitan yang jaraknya sampai tiga kilometer untuk sampai ke sekolah. Pemandangan ini terlihat, Selasa (19/1) pagi kemarin. I Kadek Nopriana (11) asal Dusun Kanginan, Desa Besan, bersama tujuh rekannya berjalan kaki sambil bercanda riang menuruni Bukit Abah. Tidak ada rasa lelah terlihat di wajah mereka, kendati keringat mengucur dari dahi dan membasahi seragam sekolah yang dikenakan. Terik panasnya matahari dan debu yang berterbangan juga tidak menyurutkan langkah Nopriana dan rekan-rekannya saat pulang ke rumah pada siang hari. Itu merupakan hal yang biasa dilakukan anak-anak di Bukit Abah. Mereka sudah rutin berjalan kaki dan menelusuri bukit untuk menuntut ilmu. Bahkan, sebagian besar terpaksa bersekolah hingga ke wilayah Kabupaten Karangsem, yaitu di SD-SMP Satu Atap 7 Gegelang, Manggis. “Kalau sekolah ke bawah (Desa Besan) sangat jauh. Lebih dekat ke SD 7 Gegelang,” tutur Nopriana. Siswa kelas V SD itu harus berjalan sejauh tiga kilometer menaiki dan menuruni bukit. Selain harus berjalan jauh, ia dan rekan-rekannya juga mengeluhkan kondisi jalanan yang dilalui karena banyak yang berlubang dan rusak. “Kalau tidak ada hujan seperti sekarang, jalannya jadi banyak debu. Kalau hujan, malah jadi becek,” ungkapnya. Meskipun setiap hari harus melalui perjalanan jauh dan kondisi jalan yang rusak, tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus menuntut ilmu sampai jenjang tertinggi. Bahkan, Nopriana memiliki cita-cita menjadi presiden, sehingga bisa membuat sekolah dekat dari rumahnya. Perbekel Besan I Made Suryata, tidak menampik sebagian besar anak-anak yang tinggal di Bukit Abah bersekolah di wilayah Karangasem. Hal ini terjadi karena lokasi sekolah yang ada di Besan jauh berada di bawah. “Sebenarnya di di Besan ada sekolah, tetapi lokasinya jauh. Anak-anak lebih dekat ke SDN 7 Gegelang,’’ paparnya. Ia juga membenarkan kondisi jalan menuju Bukit Abah banyak yang rusak dan berlubang. Jalan rusak ini akan diperbaiki tahun ini untuk memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mengembangkan potensi Bukit Abah sebagai daerah pariwisata karena memilki pemandangan alam yang indah. “Mudah-mudahan perbaikan jalan ini segera terwujud,” sebut Suryata. (kmb)
Bali Post/kmb
JAUH - Anak-anak di Bukit Abah, Desa Besan, Dawan, menyusuri jalan jauh dan rusak untuk sekolah.
Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung juga dikenal sebagai daerah penghasil arak, selain Karangasem. Di wilayah Bukit Abah, Desa Besan, Dawan, sekitar 20 KK yang berprofesi sebagai perajin arak. Akan tetapi hasil yang didapat warga dari membuat arak belakangan ini mulai menurun karena bahan baku tuak atau nira makin sedikit. Ketut Darma (28), salah seorang warga Bukit Abah, mengaku mulai sedikit memproduksi arak karena bahan baku nira sulit didapat. Kon-
disi ini terjadi lantaran faktor musim kemarau berkepanjangan. Pohon kelapa yang disadap mulai sedikit mengeluarkan tuak. “Biasanya satu hari dari mengiris kami dapat 14 liter tuak, namun sekarang hanya empat liter,” katanya ditemui, Selasa (19/1) kemarin. Untuk membuat arak juga perlu proses dan waktu yang cukup lama. Dengan kondisi sekarang, dia hanya bisa menyuling arak 14 botol dalam seminggu. Hasil yang didapatnya dari menjual arak juga cukup kecil. Dalam seminggu
Darma hanya mendapat Rp 80 ribu. “Tergantung kadar araknya. Kalau 10 persen saya hanya dapat Rp 80 ribu untuk 14 botol. Jika lebih dari itu perlu proses lama dan hasilnya juga kecil,” kilahnya. Darma tidak bisa berbuat banyak. Dia terpaksa melakoni pekerjaan sebagai pembuat arak karena tidak mempunyai pekerjaan sampingan. Terlebih lagi sekarang harus menanggung istri dan tiga anak. Ketiga anaknya telah masuk SD. Tidak jarang dia terpaksa meminjam uang dari
tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Istri saya baru seminggu ini bekerja sebagai buruh tukang di proyek jalan di bukit Abah. Kalau tidak punya uang, ya terpaksa saya minjam,” ungkapnya. Hal serupa dialami Nengah Pujana (42) yang sudah membuat arak sejak zaman neneknya. Menurutnya, hasil dari memproduksi arak tidak seberapa. Untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarga, dia terpaksa menjadi buruh tukang atau tukang senso pohon. Apalagi sehari mampu
membuat arak 2,5 botol. “Hasilnya sedikit, per hari saya hanya dapat Rp 25 ribu dari menjual arak,” jelasnya. Sebagian besar warga di bukit Abah mengandalkan hidup dari memproduksi arak. Dari 250 warga yang tinggal di sana, 20 KK menjadi perajin arak. Sebelumnya mereka sempat membuat gula batu, namun banyak yang merugi. Oleh karena itulah warga kemudian beralih menjadi perajin arak karena hasil yang didapat lebih menggiurkan. (kmb)
Minim, Animo Warga Urus Akta Kematian Semarapura (Bali Post) –
Masyarakat Kabupaten Klungkung masih sedikit yang mengurus akta kematian. Hal ini dapat dilihat dari data yang ada di Dinas Kependudukan, Catatan, dan Sipil (Disduk Capil) setempat. Jumlah warga yang membuat akta kematian rata-rata hanya 50 orang per bulan. Berbeda dengan warga yang mengurus KTP dan akta kelahiran yang mencapai 50 sampai 100 orang setiap hari.
Komang Dharma Suyasa
Bali Post/kmb
Kepala Disduk Capil Klungkung Komang Dharma Suyasa menyatakan, minimnya animo warga yang mengurus akta kematian bagi keluarganya yang meninggal karena dianggap tidak terlalu penting. Mereka baru mengurus akta kematian ketika ada pembagian waris. Padahal akta kematian sangat berpengaruh bagi validasi data di Kantor Dinas Capil. Sebut saja ketika ada pilkada, maka orang yang sudah meninggal bisa terdaftar sebagai pemilih. “Ini contoh kecil saja. Selama tidak ada laporan, kami juga tidak berani mencoret warga yang sudah meninggal, meskipun sudah tahu,” katanya, Selasa (19/1) kemarin.
Dinas Capil sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya untuk merangsang masyarakat mengurus akta kematian. Salah satunya mengusulkan agar mendapat santunan Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per orang bagi warga yang mengurus akta kematian. Usulan ini sudah diajukan sejak 2014, tetapi belum bisa terealisasi karena masih terbentur peraturan tentang penempatan anggaran. “Meskipun santunannya kecil, kami harapkan hal ini dapat merangsang warga untuk mengurus akta kematian. Ini demi tertib administrasi,’’ ungkapnya. Suyasa yang didampingi
Kabid Capil Cokorda Istri Agung Candrawati juga menyinggung beberapa terobosan baru yang dilakukan Dinas Capil Klungkung dalam melayani masyarakat pada 2016. Di antaranya program Catatan Sipil Keliling Menjalankan Administrasi Kependudukan (Caling Tanduk) dan Bela Nanda yang artinya begitu lahir mendapat akta kelahiran. Setiap yang bayi lahir langsung mendapatkan akta kelahiran, bekerja dama dengan RSUD Klungkung atau puskesmas. “Begitu bayi lahir langsung dibuatkan akta kelahiran sepanjang persyaratan admisnistrasinya lengkap,” tegas Suyasa. (kmb)
Sampah Plastik Dijadikan Material Bangunan Semarapura (Bali Post) – Tidak semua sampah plastik dapat didaur ulang kembali sehingga keberadaannya mencemari lingkungan. Hal ini yang mendasari ide untuk memanfaatkan seluruh sampah plastik menjadi material bangunan atau barang berguna lainnya. Tiga pemerhati lingkungan mempraktikan sistem tersebut di hadapan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Ketut Sujana, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Anak Agung Kirana, serta kabid dan kasubag masing–masing kantor dan dinas, Selasa (19/1) kemarin. Ketiga pemerhati lingkungan itu adalah Russel Maier dari Kanada, A.A. Made Sutama, dan I Gusti Ngurah Merta. Mereka memaparkan bahaya sampah plastik yang terbuang ke tanah atau yang dibakar. Dalam presentasinya, Russel Maier yang sudah fasih berbahasa Indonesia mengatakan, sampah plastik yang dibakar atau yang dibuang ke tanah dan air, lama-kelamaan akan hancur oleh matahari menjadi partikel-partikel kecil yang mencemari tanah, air,
dan udara. Tanpa disadari partikel plastik itu masuk ke tubuh manusia dan hewan. Hal ini sangat berbahaya karena partikel plastik yang masuk ke dalam tubuh dapat menimbulkan kanker. Russel dan kawan–kawannya telah menemukan solusi untuk mengurangi pencemaran oleh sampah plastik. Russel memperlihatkan hasil dari pemikirannya melalui ecobrick yang terbuat dari botol plastik bekas yang di dalamnya diisi sampah plastik hingga penuh kemudian dipadatkan sampai keras. Botol kemudian dirangkai dengan lem dan dibentuk menjadi kursi, meja bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan membuat tembok seperti batu bata. Ia dan rekan-rekannya telah mampu membuat rumah, taman, meja dan kursi di Filipina. Seluruh peserta yang hadir membawa botol dan sampah plastik, langsung mempraktikan pembuatan ecobrick tidak terkecuali Bupati Klungkung. Suwirta mengatakan, Klungkung akan menjadi kabupaten pertama di Bali atau mungkin di Indonesia yang memanfaatkan sampah plastik
Bali Post/dwa
MANFAAT - Sampah plastik dimanfaatkan menjadi material pembuatan barang dan bangunan. dengan cara ini. “Sangat mudah, anak kecil pun bisa. Jumat (22/1) nanti kami akan membuat ecobrick bersama warga dan siswa sekolah di TPA Sente,’’ katanya. Metode inovatif peman-
faatan sampah plastik sangat dibutuhkan Pemkab Klungung di tengah upaya memerangi sampah. Metode ini sejalan dengan program Kantor Lingkungan Hidup yang mencanangkan aksi
“selamat tinggal sampah plastik”. Program ini turut mendukung aksi Gema Santi yang sedang digalakkan Pemkab Klungkung untuk menjadikan masyarakatnya santun dan inovatif. (dwa)
Rabu Wage, 20 Januari 2016
BULELENG
11
Warga Kubutambahan Tanya BPN Soal Penyertifikatan Tanah Desa Adat
Singaraja (Bali Post) – Sejumlah warga Desa Kubutambahan mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Singaraja Selasa (19/1) siang kemarin. Warga meminta penjelasan terkait penerbitan puluhan bidang sertifikaat tanah milik Desa Adat Kubutambahan, Warga mempertanyakan penyertifikatan ini karena selama ini tanah itu diketahui telah bersertifikat. Pantauan di lapangan kemarin, sejumlah warga ini tiba di kantor BPN dengan mengendari kendaraan pribadi. Mereka awalnya menemui Kepala BPN Singaraja Wayan Sudarma, karena yang bersangkutan tidak ada di kantor, warga akhirnya diterima Kepala Sub-Bidang (Kasubid) Sengketa Pertanahan Made Sujana di lantai dua kantor setempat. Salah satu perwakilan warga Nyoman Sudiana alias Leplep bersama Gede Kastawan mengatakan, kedatangannya ke BPN untuk meminta penjelasan terkait usulan penyertifikatan tanah milik desa adat. Lahan itu luasnya lebih dari 300 hektar dengan puluhan bidang sertifikat atas nama milik desa adat. Tahun 2013 yang lalu, warga mengetahui ada pengusulan penyertifikatan yang diajukan kepada BPN. Tahap pertama diusulkan 19 bidang sertifikat dan tahap kedua
diusulkan 10 bidang sertifikat. Total usulannya menjadi 29 bidang sertifikat. Di luar usulan sertifikat itu diketahui ada enam bidang tanah yang belum bersertifikat. Warga mempertanyakan alasan mengapa bidang tanah yang sudah bersertifikat itu, kembali diusulkan penyertifikatan yang baru. Pihaknya khawatir ada sertifikat ganda terhadap satu objek yang sama. Made Sujana mengaku tidak berani memberikan penjelasan yang diharapkan warga. Selain karena tidak menjadi bidang tugasnya, dia berdalih kewenangan memberikan penjelasan status sertifikat ada pada pimpinan. Klian Desa Adat Kubutambahan Jro Pasek Warkade membenarkan adanya usulan penyertifikatan tanah milik desa adat tahun 2013 lalu. Usulan ini untuk melakukan pemecahan beberapa bidang sertifikat. Hal ini dilakukan atas saran BPN untuk memperjelas batas-batas tanah. Pada sertifikat lama, batas tanah ini belum jelas, karena ditentukan dengan cara manual. Dalam penyertifikatan ulang ini objek tanah sudah diukur dengan alat foto satelit, sehingga data fisik tanah tidak ada perubahan sedikit pun. Hasil pemecahan sertifikat ini semuanya tercatat milik desa adat dan tidak ada sertifkat ganda atas objek tanah yang sama. (kmb38)
TNI dan Polri Buru Pengirim Surat Teror
Singaraja (Bali Post) Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo, menilai situasi terror-meneror belakangan menjadi permasalahan serius di masyarakat. Kasus surat ancaman teror yang ditujukan ke Kantor Camat Buleleng, memberi sinyal masih ada kelompok atau individu, masyarakat yang ingin membuat resah warga. TNI dan polisi memburu dan mengejar pelaku berdasarkan ciri-ciri fisik yang telah dikumpulkan. Masyarakat diharapkan ikut membantu. “Kita harus samakan visi dan misi menyatukan tindakan, menyikapi kondisi global utamanya teror di Buleleng,” ujar Budi Prasetyo Selasa (19/1) kemarin pada rapat koordinasi Kamtibnas di kantor Bupati Buleleng. Dikatakan, teror bertujuan memberi rasa takut di suatu lingkungan. Masyarakat dibuat cemas, meskipun belum bisa dipastikan kebenarannya. “Banyak kejadian teror, tujuannya menakut-nakuti. Nah kita harus bisa menciptakan suasana tidak takut
itu. Karena itu, pihaknya memeriksa tempat-tempat kos. Diharapkan, kepala lingkungan wajib melaporkan dan mendata warga pendatang. ‘’Jangan sampai teror memecah belah antarkita bersaudara di masyarakat,” tegas Dandim Budi Prasetyo. Wakapolres Kompol Michael Revelindo Risakotta mengatakan, pascateror melalui selebaran surat ancaman yang dikirim ke Kantor Camat Buleleng. Ia bersama jajarannya tengah melakukan pengejaran. Pihaknya juga mengantisipasi di keramian, lewat penjagaan ketat. Pengejaran menyisir ke sembilan Kecamatan Bali Utara. Pelaku dikejar dari ke berbagai titik. Diharapkan segera menyerahkan diri. “Kami minta kepada masyarakat jika menemukan hal-hal mencurigakan segera melaporkan ke polisi. Mohon doanya pelaku teror ini supaya cepat tertangkap. Jangan main-main dengan teror, ini supaya pelaku tidak menjadi kebiasaan dan memicu perpecahan. Kita perangi bersama paham radikalisme itu,” ujarnya. (kmb34)
Lintas
Bali Post/kmb34
TMMD - Rapat koordinasi TMMD ke-96 dilakukan di aula Kodim 1609/Buleleng. Agenda menyamakan persepsi menjelang persiapan TMMD di Desa Gerokgak, Selasa (19/1) kemarin.
TMMD di Desa Gerokgak Mei TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-96 akan digelar di Desa Gerokgak Mei 2016 mendatang. Demikian diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kasdim 1609 Buleleng Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H. di aula Makodim, Selasa (19/1) kemarin. Kata Kasdim Ketut Sudiarta seizin Dandim 1609 Letkol Inf. Budi Prasetyo, pelaksanaan TMMD ke-96, diikuti Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di lokasi yang sama. Program TMMD merupakan wujud operasi bakti TNI bekerja sama lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, serta komponen lainnya. “Kegiatan ini terpadu dan berkesinambungan, dalam membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di Bali Utara. Ini merupakan salah satu metode binter yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat,” terang Mayor Sudiarta. (kmb34)
Bali Post/kmb38
JALAN TERTIMBUN - Tanah longsor menimbun setengah badan jalan Singaraja - Bedugul wilayah Desa Gitgit, Sukasada Senin (18/1) malam lalu.
Longsor Jalur Singaraja - Bedugul
Badan Jalan Tertimbun
Singaraja (Bali Post) – Akibat tanah longsor, badan jalan Singaraja - Bedudul tepatnya di Km 16 wilayah Banjar Dinas Wirabhuana Desa Gitgit, Sukasada Senin (18/1) malam lalu, tertimbun tanah. Tanah terjal di atas jalan setinggi sekitar 20 meter dengan lebar 5 meter ambrol, lantaran kondisi tanah labil, sehingga tidak kuat menahan gerusan air hujan. Kendaraan dari dua arah hanya bisa melintas bergilir. Menyusul laporan kejadian itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng menurunkan personelnya ke lokasi. Karena hari sudah gelap dan minimnya peralatan, petugas menghentikan pembersihan timbunan tanah itu. Hasilnya, baru sebagian badan jalan dibersihnya, sementara arus kendaraan masih bergilir. Selasa (19/1) pagi kemarin, pembersihan kembali dilanjutkan. Diperkirakan, volume tanah yang berhasil dibersihkan dari badan jalan 50 kubik. Dari penanganan ini, kendaraan dari dua arah kembali bisa melintasi jalan tersebut.
Gundukan tanah di pinggir jalan belum bisa dievakuasi. Untuk pembersihannya, BPBD telah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) untuk peminjaman alat berat. Hingga siang kemarin, alat berat dari BPJN sudah berada di lokasi untuk membersihkan gundukan tanah di pinggir jalan. Kepala Pelaksana BPBD I Ketut Yasa mengatakan, dari pengamatan di lokasi kejadian tanah longsor ini kemungkinan karena tanahnya gembur. Tanah dengan kemiringan cukup terjal itu telah mengalami alih komoditas tanaman oleh pemiliknya. Tidak adanya pohon
Alami Berbagai Kendala
Kepala Puskesmas Temui Komisi IV
Singaraja (Bali Post) – Para kepala puskemas di Buleleng Selasa (19/1) pagi kemarin mengeluh persoalan pekerjaan yang di-handle selama ini. Di hadapan wakil rakyat, kepala puskesmas itu dengan lugas menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi di lapangan. Persoalan itu di antaranya dukungan sumber daya manusia (SDM) yang minim hingga insentif yang dinilai rendah dan tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalankan. Dalam diskusi itu, hampir semua puskesmas di Buleleng kekurangan petugas kesehatan. Bukan hanya jumlah terbatas, petugas kesehatan ini justru mengerjakan tugas yang tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Misalnya petugas kesehatan terpaksa menuntaskan pekerjaan administrasi untuk
pertanggungjawaban keuangan setelah menerima bantuan baik dari pemerintah atau dari pihak lain. Selain itu, digulirkannya beberapa program layanan kesehatan seperti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan program lainnya petugas kesehatan harus mengerjakan administrasi pengadaan obat-obatan. Pengadaan obatobatan yang seharusnya dikerjakan petugas apoteker, namun terpaksa dikerjakan bidan. Bahkan, beberapa puskesmas tidak mampu mengerjakan, karena itu tidak program dari pemerintah tidak dijalankan. Akibatnya, serapan anggaran atau realisasi program menjadi sangat rendah. Jika dipaksakan mereka khawatir akan memicu
Pemkab Digugat Rp 6 Miliar SEJUMLAH warga Banjar Dinas Madan Desa Musi, Gerokgak berencana melakukan gugatan kepada pemkab. Penggungat adalah ahli waris almarhum I Polak. Mereka adalah Ni Ketut Rai (66) sebagai pengugat I, penggugat II, I Nyoman Hartawan (45), dan penggugat III, I Gede Ariasa (40). Ketika penggugat meminta ganti rugi fantastis Rp 6 miliar ke pemkab, berkaitan penguasaan lahan 30 are, di Kelurahan Seririt.Tanah yang dimiliki penggugat konon sudah menjadi Jalan Raya sejak tahun 1994 oleh Pemkab Buleleng. Saat ini, jalan dimaksud dikenal dengan nama Jalan Udayana - Seririt. Kawasan itu merupakan tempat sentral segi tiga emas dan pusat perekonomian di tengah Kota Seririt.Penggungat sudah memasukkan materi gugatan dengan nomor register Perkara 589/Pdt.G.P/205/ PN.Sgr tertanggal 21 Desember 2015. Sekda Buleleng melalui Kepala Bagian Hukum Bagus Gede Berata, S.H. yang dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. (kmb34)
sebagai penyangga, mengakibatkan tanah labil dan ketika hujan deras, maka tanah tidak kuat menahan gerusan air. “Tanah itu kelihatan gembur dan tidak ada pohon penyangga. Ketika hujan sedikit saja seperti kemarin itu tanah mudah longsor,” katanya. Dari hasil pendataan dan pemantauan di lapangan ada 18 lokasi yang sangat rentan terjadi tanah longsor. Lokasi itu seperti di Desa Lemukih, Desa Galungan, Sawan, Desa Gitgit Sukasada. Selain itu ada 12 lokasi dengan status rentan sedang tersebar di Kubutambahan, Sawan, Sukasada, Banjar, dan Busungbiu. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DISKUSI - Kepala Puskesmas di Buleleng berdiskusi dengan Komisi IV DPRD Buleleng, Selasa (19/1) kemarin.
persoalan hukum di kemudian hari. Terhadap permasalahan ini peran Dinas Kesehatan (Diskes) harusnya turun tangan membantu puskemas. Namun faktanya, selama ini perhatian Diskes dinilai sangat kurang. Selain persoalan SDM, di tengah beban kerja yang begitu tinggi, para kepala puskesmas atau petugas lainnya menilai tingkat kesejahtraan yang mereka terima masih rendah. Untuk kepala puskesmas saja menerima insentif selama satu bulan Rp 1,6 juta. Ketua Komisi IV Ketut Wirsana didampingi Wakil Ketua Ngurah Arya mengaku prihatin setelah mengetahui kendala yang dialami kepala puskesmas atau petugas kesehatan lain. Terkait minimnya sumber daya manusia di puskesmas, Wirsana menyarankan Diskes segara mengambil upaya nyata. Upaya yang meski dilakukan menambah sumber daya manusia sesuai tuntutan beban kerja yang ada. Menyangkut nafkah rendah, Wirsana mengaku segera mengkomunikasikan persoalan ini. Baginya, nafkah kepala puskesmas atau petugas kesehatan menjadi persoalan serius yang mesti dievaluasi oleh pemerintah daerah. “Gaji pokok kepala puskesmas tidak lebih dari Rp 2,5 juta dan insentif tadi disebut Rp 1,6 juta. Dibandingkan beban kerja dan karena petugas ini menonjolkan intelektualitas mereka, saya kira perlu dikomunikasikan agar ada eveluasi nafkah bagi mereka,” tegas Wirsana sembari diiyakan Ngurah Arya. (kmb38)
Antisipasi Bersama Teror di Bali Utara
Singaraja (Bali Post) Bidang eksekutif, legislatif, aparat keamanan, dan tokohtokoh masyarakat diharapkan bersama-sama mengantisipasi teror secara dini pascakiriman surat ancaman teror yang dialamatkan ke Kantor Kecamatan Buleleng. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, mengatakan walau dalam bentuk ancaman perlu disikapi serius, apalagi targetnya menyasar pusat-pusat perbelanjaan, perkantoran, dan pusat wisata. Ancaman mengatasnamakan ayat-ayat suci salah satu agama itu jelas tidak dibenarkan dan bisa memicu adu domba. Masyarakat Buleleng yang heterogen diminta tetap beraktivitas seperti biasa. Pemkab Buleleng, aparat, dan forum-forum agama di Bali Utara, konsisten menjalin komunikasi mencegah teror. “Cegah dini dan deteksi, dan periksa penduduk pendatang,’’ pintanya. Pihaknya siap menambah Closed Circuit Television (CCTV) di kantor-kantor pemerintahan. Tujuannya untuk memonitor sepanjang waktu. “Jadi, titik-titik strategis diantisipasi dengan memasang CCTV. Ini sesuai petunjuk pak Bupati Buleleng. Sekarang baru ada tujuh titik,” ujarnya. Wakapolres Kompol Michael Revelindo Risakotta seizin Kapolres AKBP Har-
ry Haryadi, mengatakan pengecekan identitas pelaku penyebar surat ancaman teror dipercepat anggotanya. Ia telah menghimpun data informasi dari saksi-saksi. Pelaku menggunakan pelat motor AG. Diperkirakan, asal Kediri Jawa Timur. “Kami cari informasi ke tempat-tempat pendatang dari Kediri hingga kini belum diketahui pelaku itu ada di mana. Penelusuran tetap dilakukan di lapangan,” paparnya, disetujui Kasat Reskrim AKP Teuku Ricki Fadliansyah. Dandim Letkol Inf. Budi Prasetyo menyebutkan, TNI tetap siaga menyiapkan satu kompi raider. TNI mengintensifkan patroli bersenjata ke lingkungan perhotelan dan di kawasan pelabuhan tradisional. Ia akan melakukan sweeping bersama Polres, khususnya ke wilayah perbatasan Buleleng dan Negara. Kepala Kejari Singaraja Jaksa Utama Pratama Sumarjo, M.H. didampingi Kasi Intel Kejari Singaraja, Agung Kusumayasa, mengatakan teror melalui ancaman surat itu menimbulkan situasi mencekam. Sudah seharusnya ditindaklanjuti intel dari Kodim 1609/Buleleng dan Polres Buleleng. Kedamaian harus diciptakan di tengah masyarakat. Hadir pula pada pertemuan itu Penasihat NU Ma’sum Amin, Ketua FKUB Putu Wilasa. (kmb34)
Bali Post/kmb34
SATUKAN VISI - Situasi pertemuan melibatkan berbagai kalangan tokoh masyarakat, dan pemerintahan, menyatukan visi dan persepsi menangkal teror dalam bentuk surat ancaman, Selasa (19/1) kemarin.
Kurang 1.025 Guru SD
Singaraja (Bali Post) Buleleng kekurangan guru SD 1.025 orang. Kekurangan itu diantisipasi Dinas Pendidikan Kabupaten dengan cara merekrut guru kontrak mulai Februari 2016 sekitar 600 guru kontrak. Mereka nantinya mengisi kekosongan tenaga guru pengajar di sejumlah wilayah. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten I Made Ngadeg, M.Pd., mengatakan tenaga guru di Buleleng memang kurang. Misalnya guru SD diperlukan guru kelas, dan guru pendidikan olahraga dan kesehatan (Penjasorkes). Lamaran dibuka selama satu bulan di Disdik Buleleng, dari tanggal 1 sampai 29 Februari mendatang. “Buleleng sendiri kekurangan guru SD mencapai 1.025. Kami
baru dapat merekrut 600 tenaga guru kontrak. Ini karena anggarannya terbatas,’’ ujar Ngadeg Selasa (19/1) kemarin. Beberapa persyaratan terangkum pada pengumuman yang telah disebarluaskan di Disdik Buleleng. Prasyaratan utama yakni sarjana lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), atau sarjana lulusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes). Lulusan sarjana lainnya dapat melamar, dengan tetap memiliki peluang mengajar sebagai guru kontrak. Menyangkut guru kontrak dan mekanisme penempatan kerja, Ngadeg telah membagi penempatan secara proporsional, khususnya di sembilan kecamatan. (kmb34)
JEMBRANA
12
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Diduga Melanggar Sempadan Sungai
SOSOK
Pembangunan RS Swasta Dipertanyakan Negara (Bali Post) Rencana pembangunan rumah sakit milik swasta bertaraf internasional di Desa Dangin Tukadaya, Jembrana dipertanyakan sejumlah warga penyanding Selasa (19/1). Rumah sakit bertaraf internasional tersebut akan dibangun dalam satu jalur dengan Puskesmas Jembrana I, yang ada di desa tersebut. Sejumlah warga menilai pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di atas lahan seluas 50 are dinilai tidak memadai. Informasi yang diperoleh, lahan itu akan dijadikan rumah sakit berlantai 5 dan dinilai melanggar sempadan sungai. Pembangunan RS ini baru tahap perataan lahan dan pemasangan pagar seng. Bahan material juga sudah mulai berdatangan. Di papan
informasi proyek di lokasi pinggir jalan raya DenpasarGilimanuk itu akan dibangun sebuah rumah sakit swasta termuka di Denpasar. Sejumlah penyanding mengaku belum mengetahui di banjarnya akan dibangun rumah sakit. Gede Suaba, seorang tokoh Dangin Tukadaya, Selasa (19/1) kemarin, mengatakan rumahnya hanya bersebelahan dengan tembok lokasi RS yang akan dibangun.
“Jujur walau saya dekat, tidak tahu akan didirikan rumah sakit di sini,” kata Suaba. Dikatakannya dia sudah pernah menanyakan ke banjar/desa namun dari pihak banjar dan desa juga dikatakan tidak tahu. Namun malah sudah ada mendatangkan material. “Kalau toh benar dibangun RS hendaknya ada kulonuwun atau permisi dengan warga atau desa sebagai penyanding. Apalagi di
belakang rumah saya akan dibuatkan jalan sebagai akses keluar masuk RS,” katanya. Ajik Suada, juga mengaku tidak ada pemberitahuan sama sekali kalau di banjarnya akan dibangun rumah sakit yang informasinya berlantai 5. “Mohon dikaji nanti dampaknya,” harapnya. Sementara itu Kadis Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta mengatakan tidak tahu siapa yang akan membangun rumah sakit di Dangin Tukadaya itu. “Coba dikonfirmasi ke bagian perizinan karena menyangkut IMB, dan izin rumah sakit. Karena bagian kesehatan belum terlibat
sehingga kami belum tahu,” jelasnya. Sementara Kakan Pelayananan Perizinan Terpadu (KPPT) Jembrana Komang Suparta yang dihubungi di ponselnya tidak diangkat. Ketua Komisi C yang membidangi kesehatan, Ida Bagus Susrama mengatakan, kalau dilihat secara kasat mata pembangunan rumah sakit itu melabrak sempadan sungai. Namun ada kebijakan yang bisa diambil jika bangunan tersebut merupakan sarana publik. “Terhadap sarana publik ada kebijakan khusus. Kebijakan ini bisa diambil pimpinan daerah setempat,” katanya. (kmb)
Dua Tersangka Curat Pengurusan Izin UMKM Melonjak Diamankan Polisi
I Gede Suardika
Bali Post/olo
Ruang Kreativitas
PEMBERDAYAAN kalangan pemuda hingga ke pelosok desa sudah sewajibnya disokong pimpinan wilayah. Banyak kreativitas warga desa khususya pemuda pemudi kadang terabaikan. Pemerintah daerah hingga tingkat desa, perlu menggalakan ruang untuk menyalurkan bakat mereka. Dengan tersalurkannya bakat positif mereka, menekan peluang pengaruh pergaulan negatif masuk, seperti narkoba dan pergaulan bebas. “Kami berkeinginan ada ruang mereka unjuk gigi kemampuan mereka. Baik itu band, tarian, menabuh. Dan ternyata memang banyak bakat anak muda yang tersembunyi di sini,” ujar Perbekel Yehembang Kangin I Gede Suardika. Salah satu perbekel muda di Jembrana ini mengaku sangat tertarik dan tak segan memberikan support ketika ada kegiatan yang mendorong kreativitas pemuda. Seperti kegiatan penggalangan dana lewat seni di pelataran parkir Pura Rambut Siwi beberapa waktu lalu. Kegiatan panggung seni itu ternyata mampu menyedot perhatian dan seluruhnya dilakukan secara swadaya menampilkan bakat para pemuda. “Rest area itu juga kalau diserahkan ke kami (desa, red), kami berniat untuk mengembangkan. Paling tidak ada panggung seni di sana,” terang mantan atlet voli ini. Lokasi rest area sangat strategis untuk pusat hiburan rakyat di wilayah Mendoyo dan sekitarnya. Di samping itu, masyarakat juga selama ini haus dengan hiburan yang merakyat. Suardika yakin dengan semakin banyak ruang anak muda berekspresi, akan tercipta generasi yang mumpuni dan kreatif. (olo)
Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana mengamankan seorang tersangka pencurian dan pemberatan (curat) yang melakukan aksinya bersama rekannya di Medewi, Pekutatan dan Yeh Sumbul, Mendoyo, Senin (18/1) lalu. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Selasa (19/1) kemarin, mengatakan tersangka yang diamankan Ryan Deny Wahyudi (27) dari Dusun Ramiyan, Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi di rumah istrinya, FY, di Banyuwangi. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy DK 7959 LF hitam, milik
tersangka Adi Firmansyah yang digerebek massa seusai melakukan aksinya November 2015 lalu. Sudarma Putra mengatakan tersangka berhasil diamankan berawal dari keterangan tersangka Adi Firmansyah yang sudah ditangkap sebelumnya dan kini mendekam di Rutan Negara, bahwa saat mencuri di TKP dia melakukan bersama Ryan Deny Wahyudi. Dari keterangan tersebut anggota buser Polres Jembrana melakukan penyelidikan di daerah Glenmore Banyuwangi dan berhasil diamankan. Sebelumnya polisi juga mengamankan barang bukti satu unit HP Sam-
sung, satu unit HP Evercoss, uang tunai Rp 9.600.000 yang diamankan dari tersangka Adi. Dari tangan Ryan Wahyudi juga ada laptop merek Toshiba dan HP Evercross. Dari keterangan Ryan saat tersangka Adi melakukan pencurian dia menunggu dalam mobil sewaan karena sebagai sopir dan dia menunggu di pinggir jalan. Sementara yang melakukan aksi pencurian tersangka Adi. Buruh pembuat sumur bor yang memiliki satu orang anak ini hanya mengikuti Adi. Dia mengaku tidak kabur namun karena ditunggu sampai siang temannya tidak datang dia balik ke Denpasar dan akhirnya pulang ke Banyuwangi. Dia mengaku tidak tahu kalau temannya sudah tertangkap. Kini tersangka Ryan diamankan di Polres Jembrana beserta barang bukti dan dijerat pasal 303 KUHP. (kmb)
Soal Temuan Kuburan Orok
Pelaku Masih Misterius
Negara (Bali Post) – Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak RSU Negara untuk memeriksa kain kafan yang ditemukan di dalam kuburan kecil di belakang museum Manusia Purba Gilimanuk, Lingkungan Asri, kelurahan Gilimanuk belum lama ini. Dari hasil pemeriksaan, kuat dugaan kalau yang dikubur itu adalah orok. Dari hasil pemeriksaan di dalam kain kafan ditemukan serpihan tulang rawan yang sangat mirip dengan tulang cikal bakal manusia. Namun sayang hingga saat ini pelaku yang menguburkan orok tersebut masih misterius. Hingga saat ini belum diketahui siapa pengubur ataupun pemilik orok itu. Saat penggalian pada Selasa (12/1) lalu, ditemukan kain kafan berukuran 40 x 20 sentimeter. Dan di lipatan kain ditemukan serpihan tulang hingga 20 buah dengan panjang antara 0,5 - 2 centimeter. Diduga kuat, tulang rawan itu merupakan tulang janin. Kapolsek Gilimanuk Kompol Nyoman Wirya Sucipta kepada wartawan Selasa (19/1) kemarin mengatakan kendati sudah
diperiksa namun belum dapat dipastikan bahwa itu tulang janin, sehingga masih dugaan. Dugaan muncul karena kondisi lokasi yang janggal menyerupai kuburan lengkap dengan batu nisan. Sejumlah saksi juga menyebutkan sering menjumpai orang yang tak dikenal saat hari-hari tertentu seperti Purnama atau Tilem datang ke lokasi. Kendati baru dugaan kuat, namun menurut Wirya polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku. Sebelumnya, warga sempat dikejutkan dengan sepetak tanah di bawah pohon intaran yang diduga kuburan itu. Warga tidak menyangka lantaran lokasinya yang berada di semaksemak dan sepi. Hingga akhirnya pada Senin (11/1) sore, Masto (43), anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) zona Bahari yang saat itu sedang bersih-bersih melihat utuh batu nisan menggunakan batu kali. Akhirnya mereka menyampaikan ke petugas TNBB dan Polsek setempat. Akhirnya lokasi tersebut dibongkar dan ditemukan di dalamnya kain kafan. (kmb26/kmb)
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Tersangka pencurian dan pemberatan di wilayah Medewi Pekutatan dan Yeh Sumbul Mendoyo diamankan di Polres Jembrana.
Dewan Bentuk Pansus Inovasi
Negara (Bali Post) – Rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana saat ini juga menjadi keprihatinan DPRD Jembrana. Faktanya tahun 2015 lalu, terungkap bahwa Jembrana paling kecil PAD-nya. Karena itu Dewan merasa perlu membentuk Panitia Khusus (Pansus) Inovasi PAD. Ketua Pansus Inovasi Ida Bagus Susrama, Selasa (19/1) kemarin mengatakan agenda pansus ini untuk menelaah sejumlah cara yang bisa mendongkrak PAD. Salah satu yang saat ini dijajagi adalah pembuatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana. Pembentukan ini dirasa paling realistis dibanding peluang lain seperti parkir berlangganan, pengelolaan air mineral anak perusahaan di PDAM serta pemaksimalan pajak restoran dan usaha. Ditemui wartawan seusai rapat Pansus,
kader PDI Perjuangan ini menilai BPR potensi nyata peningkatan PAD Jembrana. Pangsa pasar itu bisa diterapkan di kalangan PNS dan masyarakat di desa/kelurahan dengan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bahkan bisa juga digandengkan dengan LPD (Lembaga Perkreditan Desa). Untuk modal awal diperkirakan mencapai Rp 6,5 miliar dan 50 persennya berasal dari Pemkab. Diperkirakan, dalam setahun bisa mendapatkan pemasukan PAD sekitar Rp 1 miliar per tahun. BPR ini juga memungkinkan melihat iklim pengawasan keuangan yang semakin baik. Pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dilakukan secara ketat. Namun, yang paling penting adalah menempatkan orang yang tepat dan memiliki kualitas SDM yang kompeten. (kmb26)
30 Persen
Negara (Bali Post) – Dari total jumlah UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) tahun 2015 sebanyak 9.000-an, baru sekitar seperempatnya masuk dalam klasifikasi formal dan terdaftar. Sepanjang tahun 2015 dari data yang dihimpun di masing-masing kecamatan terdapat tren meningkat pencari Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK). Namun jumlah yang dicapai belum maksimal, UMKM informal semisal pedagang kaki lima (PKL) perlu mendapatkan pelatihan kewirausahaan. Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Jembrana I Made Sudantra, Senin (18/1) mengatakan dengan telah dilimpahkannya IUMK ke masing-masing kecamatan maka pengusaha mikro, kecil dan menengah mengurus izin lebih dekat dan cepat. Bahkan pemerintah pusat memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tiga bank yang memudahkan pengusaha memperoleh modal. “Dengan izin itu, maksimal Rp 25 juta, tanpa anggunan dan dengan bunga kecil. Tugas kami mendorong pelaku sektor informal ini agar berkembang,” tandas Sudantra. Dorongan pemerintah daerah itu dalam bentuk pelatihan-pelatihan dan sosialisasi hingga ke desa-desa. Terbukti dalam kurun waktu satu tahun, jumlah UMKM yang mengurus dan menerima IUMK mencapai 2.686 usaha. Pada tahun 2016 ini menyasar UMKM informal total 6.364. Tren tiap bulannya pengurusan izin UMKM terus naik antara 15-30 persen. Dilihat dari sektor usaha, usaha mikro yang mendominasi di Jembrana, yakni 1.864 usaha,
disusul usaha kecil 770 usaha dan 52 usaha menengah. “Yang paling banyak di Kecamatan Negara, usaha mikro 630 usaha,” terangnya. Namun, pihaknya menekankan pengurusan izin di bawah Rp 500 juta yang cukup di kecamatan itu menurutnya juga ada pengecualian atau catatan. Pertama, izin yang tidak perlu kajian teknis dan kedua, bukan usaha yang berdampak penting. Semangatnya adalah mempermudah pengusaha UMKM, tetapi tetap ada catatan. “Kalau salah satu unsur keduanya, harus melalui Kabupaten (Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu),” tandas dia. Ia mencontohkan usaha pencelupan yang menggunakan bahan kimia. Kendati modalnya di bawah Rp 50 juta, tetapi usaha semacam ini berdampak limbah. Sehingga harus memiliki izin lainnya seperti izin gangguan (HO) dan UKL/UPL atau amdal. Selain sektor PKL, dinas juga mendorong para pengusaha muda untuk berkembang dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan. Banyak golongan muda yang berani terjun ke wirausaha baik kuliner maupun pakaian berbalut kreativitas. Mereka membuat semacam kafe, kedai kopi/ kuliner hingga tenun cagcag yang dipasarkan secara online hingga menembus pasar luar negeri. Begitu juga para peraossojin tenun khas Jembrana juga diberikan pembinaan untuk berwirausaha. Sehingga bukan hanya diberikan benang dan hanya mendapatkan ongkos sedangkan pengepul yang menentukan harga. Mereka kini diberikan modal (KUR), membeli benang sendiri dan perajinlah yang mereka menentukan harga. Sejak digalakkan Desember 2015, baru dua perajin tenun yang mendapatkan binaan dinas untuk berwirausaha sendiri. (kmb26)
Bali Post/olo
TENUN – Salah satu kerajinan usaha kecil unggulan di Jembrana, tenun cagcag. Selama kurun waktu 2015, sudah ada 2.686 usaha tergolong formal. Jumlah tersebut masih seperempat dari total jumlah UMKM yang terdata di Jembrana.
Rabu Wage, 20 Januari 2016
KARANGASEM Layanan PDAM Lumpuh
Soal Badan Pengelola
Kedepankan Kemuliaan Besakih, Desa Adat Melunak Amlapura (Bali Post) Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih akhirnya disepakati dibentuk. Terjadinya kesepakatan ini, tidak terlepas dari sikap Desa Adat Besakih yang akhirnya melunak soal persentase pembagian keuntungan. Bendesa Adat Besakih Wayan Gunatra mengatakan, keputusan itu diambil setelah melihat sisi kemuliaan Besakih. Sebab, bila terus berpolemik, hanya akan makin mencoreng nama besar dan kemuliaan Pura Besakih. Desa Adat Besakih, katanya, kembali mengedepankan semangat awal pembentukan Badan Pengelola untuk memperbaiki tata kelola Pura Besakih dan lingkungannya. Sehingga tawaran terakhir dengan pembagian persentase keuntungan sama-sama 50 persen diterima kedua belah pihak. Setelah adanya kesepakatan itu, prajuru Desa Adat Besakih, Selasa (19/1) kemarin, langsung menggelar paruman kecil sebelum menyosialisasikan akan dibentuknya badan pengelola ini kepada masyarakat Desa Adat Besakih. Setelah paruman di tingkat prajuru, baru akan diteruskan ke banjar adat dan pemaksan serta pramuwisata di Desa Adat Besakih. Sementara untuk langkah pengisian struktur manajemen pengelolaan, Gunatra mengatakan Desa Adat Besakih masih cukup jauh mengambil langkah itu. Meski diberikan kewenangan penuh mengisi itu, ia mengaku masih perlu mengadakan beberapa pertemuan dengan pemerintah daerah untuk merumuskannya. Misalnya, seperti apa nantinya format manajemen pengelolaan dan bagian apa saja yang dibutuhkan. “Selain itu, kami juga harus melakukan penjaringan lebih dulu. Siapa orang yang cocok ditempatkan di dalam struktur manajemen pengelolaan,” tegas Gunatra. Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih ini nantinya diharapkan mampu bekerja maksimal melakukan penataan lingkungan dan Pura Besakih. Sehingga kesuciannya tetap dapat dijaga dan adanya perbaikan-perbaikan sebagai salah satu objek dan daya tarik pariwisata andalan Karangasem. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PENDATAAN - I Gusti Ketut Putra (ketiga dari kanan) saat memberikan keterangan perihal pendataan pelanggan PLN 900 VA.
Subsidi Listrik Disinyalir Tak Tepat Sasaran Amlapura (Bali Post) PLN ditugaskan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk melakukan pendataan empat juta pelanggan rumah tangga miskin dan rentan miskin yang menggunakan daya 900 VA. Instruksi itu menyusul adanya dugaan subsidi listrik kepada pelanggan daya 900 VA tak tepat sasaran. Pendataan ini dilakukan dengan mencocokkan data pelanggan dengan data rumah tangga pada Basis Data Terpadu (BDT). BDT menjadi basis data yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Data ini berisi data 40 persen rumah tangga dengan kesejahteraan sosial ekonomi terendah di Indonesia. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Bali, I Gusti Ketut Putra, menyampaikan, pencocokan ini sudah dilakukan serentak sejak Senin (18/1) lalu. Untuk wilayah Karangasem, ada 4.699 pelanggan yang menggunakan daya 900 VA, dari total jumlah pelanggan PLN Karangasem mencapai 90.981. Dikatakan, data yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan kepada PLN pada pertengahan Desember 2015 tersebut belum memiliki nomor identitas pelanggan (lDPEL), sehingga perlu dilakukan pencocokan dengan data pelanggan, khususnya pelanggan dengan daya 900 VA. “Hal ini ditujukan agar subsidi listrik yang diberikan pemerintah tepat sasaran yaitu untuk rumah tangga miskin dan rentan miskin. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan bahwa rumah tangga penerima subsidi adalah yang benar-benar berhak,” kata I Gusti Ketut Putra di sela-sela kunjungan kerja ke Karangasem, Selasa (19/1) kemarin. Sebagaimana instruksi dari Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun, sejak Senin (18/1) lalu sampai pertengahan Maret 2016 nanti, tugas petugas PLN di setiap daerah melakukan pendataan pelanggan yang benar-benar kurang mampu berdasarkan data BDT yang dikelola oleh TNP2K. Untuk melakukan penugasan tersebut, PLN melakukan koordinasi dengan unit-unit PLN di seluruh indonesia termasuk Bali dan jajaran pemerintah dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Proses pencocokan data dimulai dengan pemilahan data rumah tangga kurang mampu setiap provinsi, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan/desa, sesuai unit wilayah/distribusi PLN hingga ke rayon. “Pendataan hanya akan dilakukan oleh pegawai PLN yang membawa surat tugas dari PLN Pusat,” kata Kepala PT PLN Persero Cabang Karangasem, Anggoro. Pemilahan data tahap awal dilakukan berbasis web based - intranet. Caranya, dengan menggunakan aplikasi yang memuat semua data elektronis rumah tangga kurang mampu berdasarkan pemutakhiran data BOT yang dikelola TNP2K. Selanjutnya, PLN akan melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah pelanggan untuk mengetahui lDPEL. Seperti diketahui, saat ini pemerintah berupaya menerapkan pemberian subsidi listrik agar tepat sasaran, yaitu hanya bagi rumah tangga miskin dan rentan miskin. Oleh karena itu, pemerintah menugaskan PLN untuk memastikan data pelanggan rumah tangga golongan tarif R1/450 VA dan R1/900 VA adalah rumah tangga yang benar-benar berhak disubsidi sesuai data BDT. Pada 2016, perbaikan data pelanggan tarif bersubsidi diprioritaskan pada pelanggan dengan daya 900 VA. Khusus Karangasem, saat ini konsumsi listrik secara umum mencapai 75 persen dari jumlah KK Karangasem mencapai 157.000. (kmb31)
Suara Karangasem Kabel PLN Terlalu Rendah Kami mengeluhkan kabel PLN yang terlalu rendah di Desa Tiing Seka, Bebandem, Karangasem. Mohon pihak PLN menindaklanjuti dengan menaikkan kabel tersebut supaya tidak membahayakan. Arya, Karangasem
13
Tiga Belas Desa Bertahan dengan SPAM Pedesaan Amlapura (Bali Post) -
Layanan PDAM Karangasem kepada 30 ribu pelanggannya, sebagian besar sudah tak memuaskan. Meski pelanggan di seluruh kecamatan kecewa, namun mereka tetap membayar tagihan. Namun, ada 13 desa di Karangasem yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan air, karena warga di 13 desa ini mengandalkan Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) Pedesaan. Kepala Dinas PU Karangasem Nyoman Sutirtayasa mengatakan, dari 75 desa dan tiga kelurahan di Karangasem, 13 desa di antaranya mengandalkan SPAM Pedesaan itu, antara lain Desa Sebudi, Amerta Buana, Sidemen, Tangkup, Sibetan, Bungaya, Bugbug, Gegelang, Budakeling, Datah, Bunutan, Dukuh, dan Ban. Ketiga belas desa itu dikatakan tidak mengalami kesulitan air bersih, di saat layanan PDAM dalam setahun terakhir distribusinya tidak lancar alias kecrat-kecrit. “Selain layanan PDAM dan SPAM Pedesaan, di Karangasem juga ada 58 kelompok layanan air bersih,” kata Sutirtayasa saat memaparkan program penyediaan air bersih di Karangasem di Gedung UKM Center Karangasem, Senin (18/1) lalu. Dari ketiga layanan air bersih itu, total cakupan layanan air bersih di Karangasem baru mencapai 55,63 persen dari total jumlah penduduk 565.853 jiwa. Artinya, masih ada 44,37 persen penduduk Karangasem belum terlayani air bersih sama sekali. Kesulitan air bersih terdapat di daerah ketinggian seperti lereng Gunung Agung, Gunung Lempuyang, dan Gunung Seraya. Berdasarkan Keputusan Bupati Karangasem nomor 508/HK/2014, tertanggal 1 September 2014, ada 24 desa yang
rawan air bersih. Desa-desa itu paling banyak di Kecamatan Kubu. Lambannya pengembangan layanan air bersih di Karangasem disebutkan terjadi karena beberapa penyebab. Di antaranya, biaya investasi menjadi mahal karena elevasi permukiman penduduk yang akan dilayani terlalu tinggi, topografi yang berbukit-bukit, hingga lokasi sumber mata air yang tidak merata. Terlebih, belakangan terjadi penurunan debit mata air. Kondisi demikian makin dirasa sulit, ketika pemanfaatan sumber air baku harus berkoordinasi dengan sektor yang lebih dulu memanfaatkannya, seperti subak dan pemandian umum. Pemerintah daerah, khususnya PDAM Karangasem, baru memanfaatkan beberapa sumber air baku. Seperti yang terdapat di Kecamatan Abang yakni mata air Yeh He, Tirta Gangga, Embukan, dan Tauka. Kecamatan Karangasem di mata air Tirta Ujung, Kecamatan Bebandem di mata air Telaga Tista, Kecamatan Selat di mata air Petung dan sepanjang air Sungai Telaga Waja. Sedangkan di Kecamatan Rendang di mata air Surya, Celuk, Bangol, dan Gerubug. Saat ini, pemerintah daerah sedang berharap banyak terhadap pembangunan SPAM Telaga Waja yang sudah dirintis
Bali Post/kmb31
AIR BERSIH - Kesulitan air bersih masih terjadi di Karangasem. Warga di sejumlah desa masih mengandalkan air bersih bantuan pihak swasta, seperti dialami warga Desa Peringsari, belum lama ini. sejak tahun 2006. Namun, sampai sekarang operasionalnya masih gabeng. Pemerintah daerah juga sedang menyusun Rencana Program Investasi, Infrakstruktur Jangka Menengah (RPI2JM). Program ini dirancang sebagai sinergitas pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat untuk memenuhi target Kementerian PUPR, yaitu seratus persen pelayanan air bersih pada tahun 2019. Sutirtayasa menambahkan, ada beberapa langkah yang sudah dilakukan un-
tuk mencapai target itu. Mulai dari melakukan review RPI2JM, mengupayakan agar SPAM Telaga Waja segera beroperasi penuh dan terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Bali dan pusat untuk mendapatkan pendanaan lebih banyak untuk membangun SPAM lainnya di Karangasem. “APBD kabupaten juga didorong agar lebih optimal memberikan pendanaan pembangunan infrastruktur jaringan air minum,” kata Sutirtayasa. Sekda Karangasem I Gede
Adnya Mulyadi menyampaikan, berbagai upaya sudah dilakukan untuk sementara memaksimalkan sumber air baku yang dikelola PDAM. Ketua Badan Pengawas PDAM ini berharap setidaknya debit air menjadi lebih tinggi dengan perbaikan sejumlah pipa induk yang tersumbat di beberapa sumber mata air. Namun, sejauh ini, upaya itu tampaknya belum berdampak signifikan. Pasalnya, pelanggan sampai saat ini masih menjerit kesulian air bersih. (kmb31)
Sikapi Ancaman Teror
Polsek Se-Karangasem Razia Kos-kosan Amlapura (Bali Post) Jajaran kepolisian di Karangasem terus meningkatkan upaya pengamanan. Setelah penebalan di Pelabuhan Padangbai dan 72 pelabuhan rakyat, seluruh polsek se-Karangasem menggelar razia yang menyasar koskosan. Razia dilakukan di kantong-kantong pendatang, untuk mempersempit ruang gerak upaya terorisme. Selain itu, juga sebagai upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Polsek Kota Karangasem, sejumlah kos-kosan sudah diobok-obok sejak Sabtu (16/1) lalu. Kapolsek Kota Kompol Anwar Sasmito, Senin (18/1) lalu, mengatakan upaya ini bakal dilakukan secara terus-
menerus, sampai ancaman teror bom ini mereda. Salah satu kos-kosan yang disasar Polsek Kota, antara lain di sekitar wilayah Karangsokong, Amlapura dan sejumlah kos-kosan lain di pusat Kota Amlapura. Puluhan personel polisi dipimpin langsung Kapolsek Kota Kompol Anwar Sasmito mengecek satu per satu penghuninya. Meski banyak ditemukan warga pendatang tanpa identitas, namun polisi tak menemukan orang maupun barang yang mencurigakan. “Perlu diingatkan, upaya kami bukan untuk membuat warga makin resah, tetapi kami ingin memberi rasa aman,” tegasnya. Dengan atensi dari pihak kepolisian, warga diminta tetap tenang dan sama-sa-
Amlapura (Bali Post) Dua napi dari Lapas Karangasem, Selasa (19/1) kemarin, dihadirkan ke sidang PN Amlapura guna dikonfrontasi keterangannya dengan terdakwa kasus pembawa sabu-sabu (SS) ke Lapas Karangasem Ika Julia Binti Bunawi alias Ika (19), serta saksi Agus. Begitu usai konfrontasi, terdakwa Ika di depan majelis hakim yang diketuai AAN Budi Darmawan, langsung menangis. Wanita mantan pedagang ketupat cantok di Kota Amlapura itu menuding pacarnya saksi Agus Putra Wijana telah memanfaatkannya, sampai terdakwa dijerat UU Narkotika. “Dia (Agus - red) yang berbisnis di sana (di lapas red), saya yang dimanfaatkan. Semoga sampai keluarganya kena hukum,” teriak wanita cantik itu. Di lain pihak, saksi Agus terus membantah dia tahu ada titipan SS di dalam speaker aktif yang dibawa Ika ke Lapas Karangasem. Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Ika dibekuk tim Buser Satreskoba Polres Karangasem 6 September lalu. Saat disuruh mengeluarkan barang titipan, di tas merah terdakwa ditemukan antara lain 2 batu akik dan 2 speaker aktif. Di dalam salah satu speaker aktif yang dibuka, di dalamnya ditemukan satu paket SS dalam plastik klip bening.
Saksi Agus mengatakan, dia empat kali mengambil barang titipan milik saksi Dedy Supramono alias Dodik, terpidana kasus narkoba yang mendekam di Lapas Karangasem. Tiga kali mengambil barang titipan suruhan Dodik ke Denpasar, selalu bersama pacarnya terdakwa Ika. Namun yang terakhir atau keempat kalinya, dia sendiri mengambil titipan barang atas perintah saksi Dodik melalui HP. Setelah tiba di Denpasar, Ika baru diberi tahu Agus melalui HP. Pulang dari mengambil barang titipan milik Dodik, Agus langsung ke kamar kos pacarnya Ika di Amlapura. Barang titipan itu diserahkan ke Ika dan saksi Agus menyuruh pacarnya segera menyerahkan barang milik Dodik itu ke lapas sebelum jam besuk tutup. Agus saat itu mengatakan kepada terdakwa bahwa barang titipan itu milik Dodik dan harus segera disampaikan ke Dodik di Lapas Karangasem. Tanpa mengecek, Ika mengajak ibunya membawa barang titipan itu ke Lapas Karangasem. Kebetulan ibunya menjenguk suaminya atau ayah tirinya Ika, yakni saksi Andi Prayitno alias Andik (36) di Lapas Karangasem. Andik asal Banyuwangi, merupakan napi kasus pelecehan seksual anak di bawah umur. Di mana,
ma waspada. Bila ada orang atau barang yang mencurigakan, diharapkan agar segera disampaikan kepada pihak kepolisian. Selain razia koskosan, pihak kepolisian dari Polsek Kota juga melakukan pendekatan kepada desa-desa secara bergiliran, memberikan pengarahan bila menemukan orang-orang dengan geliat mencurigakan. Upaya-upaya antisipasi ini perlu ditumbuhkan bersama-sama agar seluruh elemen masyarakat tetap waspada. Terlebih, Karangasem sebagai pintu masuk Bali Timur sangat rentan menjadi lokasi persinggahan untuk menyusun rencana aksi terorisme ke kota-kota besar seperti Denpasar dan Badung. Upaya serupa dilakukan serentak oleh tujuh polsek
lainnya di Karangasem, sebagaimana instruksi langsung dari Kapolres Karangasem AKBP I Gede Adhi Mulyawarman. Sama dengan Polsek Kota Karangasem, polsekpolsek lain sementara juga nihil temuan barang maupun orang yang mencurigakan. Kapolres Adhi Mulyawarman mengatakan, razia menyasar rumah-rumah kos tujuannya melakukan pendataan para penghuni kos, termasuk mengecek tujuannya tinggal di Karangasem. Selain sebagai upaya antisipasi, hal itu juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah aksi teror yang makin meresahkan. Terlebih, ada isu setelah Jakarta, sasaran kedua adalah Bali. “Masyarakat tak boleh
resah. Teror harus dihadapi. Kita harus tetap waspada,” tegasnya. Adhi Mulyawarman menambahkan, proses pengamanan dilakukan hingga tingkat desa. Pihaknya juga menjalin komunikasi dengan prajuru dan para pecalang serta sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam paguyuban. Seluruh Babinkamtibmas sudah diperintahkan menjalin komunikasi agar bersama-sama siaga menjaga lingkungan masing-masing dari aksi teror maupun gangguan keamanan lainnya. Pihaknya berharap dengan strategi pengamanan ini, Karangasem sebagai pintu masuk Bali timur bisa dijaga dengan baik dari ancaman aksi teror. (kmb31)
Dua Napi Lapas Karangasem Dikonfrontasi dengan Terdakwa Kasus SS
Bali Post/013
KASUS - Terdakwa kasus SS Ika Julia (paling kiri) keluar dari sel digiring ke ruang sidang, Selasa (19/1) kemarin. Andik dinyatakan bersalah karena telah menyetubuhi putri tirinya yakni terdakwa Ika. Saat itu, Ika masih di bawah usia 18 tahun. Sidang dengan menghadirkan dua saksi napi itu dijaga ketat polisi. Dua anggota polisi bersenjata laras panjang mengawal Andik dan Dodik. Saat dikonfrontasi dengan keterangan saksi Andik dan
Agus, saksi Dodik, napi kasus narkoba itu membantah semua keterangan saksi Andik dan Agus. Dodik mengaku tak sekalipun pernah memerintahkan saksi Agus mengambil barang ke Denpasar. Dodik juga membantah mentransfer uang upah mengambil barang lewat transfer bank. Atas keterangan konfrontasi saksi Agus dan Dodik,
ketua majelis hakim Budi Darmawan menyampaikan, dengan keterangan saksi seperti itu, tinggal menunggu apakah akan ada lagi yang dijadikan tersangka. “Tinggal tunggu saja tindak lanjut dari penyidik, nanti saudara bisa dipanggil penyidik lagi, kalau ada yang diproses hukum lagi,” tegas Budi Darmawan. (013)
TABANAN
14 TPA Sembung Gede Ditata
Tabanan (Bali Post) – Untuk memperpanjang usia TPA Sembung Gede, pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan melakukan penataan dan memasang pipa penyaluran gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah. Penataan di TPA yang berdiri 1995 ini dimulai sejak dua minggu lalu berupa penumpukan dan pemadatan sampah menggunakan buldoser. Kepala UPT TPA Sembung Gede Ni Luh Sukartini, Selasa (19/1) kemarin, mengatakan, penumpukan dan pemadatan sampah dengan buldoser diharapkan dapat mengefisienkan penggunaan lahan TPA. “Dengan penataan sampah ini akan ada penambahan lahan TPA yang bisa digunakan hingga lima tahun ke depan,” paparnya. Selain menata sampah, pihak DKP juga melakukan pemasangan pipa plastik untuk mengeluarkan gas metan. Untuk memasang pipa di tumpukan sampah, ditancapkan sekitar 15 batang yang masing-masing panjangnya sekitar 8 meter. Selain itu, sebelum ditancapkan dibuatkan lubang dari beton berbetuk bulat. Saat ditancapkan diberi kerikil di dalamnya untuk penahan pipa. ‘’Dari pipa-pipa ini akan keluar gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah,” katanya. Keberadaan pipa akan mengurangi gas metan sehingga mencegah terjadinya kebakaran di TPA yang luasnya sekitar 2,75 hektar itu. “Apabila gas metannya sudah habis, akan kami buatkan lubang lagi dan diuruk dengan sampah yang baru,’’ ujar Sukartini, DKP Tabanan memiliki tiga alat berat, satu eskavator, dua buldoser, dan dua loder (truk sampah) untuk menata TPA Sembung. Jumlah tenaga 13 orang meliputi empat petugas operator alat berat, enam komposting, dua tukang sapu, dan tiga pegawai administrasi. Per harinya sampah yang masuk ke TPA 150-175 kubik yang berasal dari Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri. (kmb24)
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Hujan Disertai Angin Kencang
Pohon Tumbang dan Longsor di Penebel
Tabanan (Bali Post) -
Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Penebel, Selasa (19/1) sore kemarin, menyebabkan sebuah pohon mahoni berdiameter 40 cm tumbang ke jalan jurusan PenebelTabanan tepatnya di Banjar Buruan Kaja, Buruan. Pohon besar tersebut menutupi seluruh badan jalan sehingga lalu lintas macet total selama satu jam. Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, daerah Penebel diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak siang. Akibatnya, pohon mahoni yang sudah keropos tersebut tumbang sekitar pukul 15.15 wita. Karena badan jalan tertutup batang pohon yang besar, arus lalu lintas macet total dari kedua arah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga sekitar kemudian menghubungi Polsek Penebel. Petugas dari Polsek Penebel segera menghubungi BPBD Tabanan. Empat personel BPBD Tabanan dibantu enam petugas dari Polsek Penebel dan Koramil Penebel serta masyarakat lalu mengevakuasi batang pohon tersebut. Batang dan cabangnya dipotong menggunakan mesin chainsaw. Dalam waktu satu jam lebih seluruhnya bisa dituntaskan, sehingga lalu lintas kembali lancar mulai pukul 16.30. Hujan yang melanda wilayah Penebel juga menyebabkan longsornya tebing setinggi 10 meter dan sepanjang 10 meter di Banjar Ubung. Kejadian ini berlangsung, Senin (18/1) malam. Longsoran tanah menutupi jalan jurusan Penebel-Babahan dan putusnya sambungan kabel PLN. Longsoran tanah juga nyaris menutupi rumah warga di seberang jalan. Longsor diduga disebabkan rembesan air saluran irigasi yang bocor. Longsor terjadi sekitar pukul
Bali Post/kmb24
TUTUP - Pohon mahoni yang tumbang sempat menutupi badan jalan jurusan Penebel-Tabanan di Banjar Buruan Kaja, Buruan, Selasa (19/1) kemarin. 20.45, kira-kira 100 meter di utara Pura Puseh Desa Pakraman Penebel. Longsoran lahan milik I Gusti Kayan Sukerta (58) asal Banjar Ubung, menutupi seluruh badan jalan. Longsoran tanah nyaris mengenai rumah dan warung milik I Wayan Serinata (45) yang berada di seberang jalan. Kejadian ini menyebabkan tiang listrik miring dan memutuskan kabel PLN. Untuk mengatasinya, alat berat dan tiga dum truk milik BPBD Provinsi Bali langsung ke TKP. Alat berat tersebut menyingkirkan longsoran dan dinaikkan ke truk untuk dibuang di areal kuburan
Banjar Kupang. Sekitar pukul 05.30 kemarin, seluruh material longsoran berhasil diangkut. Sementara satu unit mobil Damkar milik Pemkab Tabanan membersihkan sisa lumpur di jalan agar bisa dilalui kendaraan. Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra seizin Kapolres Tabanan membenarkan dua kejadian bencana tersebut. Menurutnya, pohon tumbang karena sudah tua dan keropos. Sementara longsor diduga disebabkan rembesan air saluran irigasi yang ada di atasnya sehingga membuat tanah menjadi labil. (kmb24)
Terganjal RDTR
Pembahasan Ranperda Pasar Modern Mentok
Tabanan (Bali Post) – Sebulan sudah Pemkab Tabanan menyerahkan ranperda mengenai pendirian pasar modern, peredaran mikol, dan penanggulangan rabies untuk dibahas di DPRD. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pembahasan lebih lanjut dikarenakan adanya berbagai faktor. Seperti ranperda pendirian pasar modern, pembahasannya mentok atau belum bisa dilakukan karena masih terkendala soal rencana detail tata ruang (RDTR). Anggota Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani mengakui sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait tiga ranperda yang diajukan eksekutif. Ranperda tentang pasar modern masih terkendala soal RDTR. Saat ini Tabanan belum memiliki perda tentang RDTR atau zonasi, meski sudah ada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Untuk pendirian pasar modern, perlu diketahui detail tata ruang suatu wilayah. Dengan demikian akan diketahui lokasi yang memungkinkan untuk membangun atau tidak, sehingga pembangunan tidak semrawut. “Dewan harus konsultasi dulu ke Kemendagri agar tahu aturan yang jelas,” katanya, Selasa (19/1) kemarin. Hal yang hampir sama terjadi pada ranperda penjualan mikol yang terbentur aturan dari pusat. Sebelum membahas lebih lanjut agar tidak mubazir, DPRD merasa perlu mengetahui aturannya dengan jelas agar tidak bertentangan. Dewan juga merasa perlu melakukan konsultasi ke pusat terkait hal tersebut. Dari tiga ranperda yang diusulkan eksekutif, tampaknya ranperda rabies yang dapat segera diselesaikan. Apalagi dalam materi ranperda ini juga menggaet semua unsur masyarakat termasuk desa pakraman. Desa pakraman yang berperan besar dalam penanggulangan rabies diharapkan dapat membuat perarem atau masuk dalam awig-awig. “Dalam ranperda rabies semua unsur masyarakat harus dilibatkan dalam penanggulangan rabies. Adanya rencana menggandeng desa pakraman akan lebih bagus dan lebih efektif. Kalau bisa semua desa pakraman memasukkan aturan terkait rabies dalam awig-awig atau perarem,” sebut Omardani. (kmb24)
Monumen Padi TPA Sembung Gede
Bali Post/kmb24
Suara Tabanan Sesuai Antrean
DEMI kebaikan dan kenyamanan bersama, sebaiknya kita bersabar dan mengikuti sesuai antrean dalam menunggu giliran. Wisarja, Tabanan
Banyak Penipuan
BANYAK penipuan melalui SMS, sebaiknya masyarakat berhati-hati dan tidak meladeni penipu. Penipu menyuruh menghubunginya di nomor 082337222738. Dengkek, Tabanan
Sidak Tempat Kos
APARAT desa agar menyidak tempattempat kos untuk mempersempit ruang gerak teroris terkait pengeboman di Jakarta. Nang Kenceng, Tabanan
Petunjuk Wisatawan ke WBD Jatiluwih
Tabanan (Bali Post) Monumen Padi sebagai tapal batas Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih di wilayah Banjar Ngis Kelod, Jegu, Penebel, yang direncanakan sejak awal 2015, akhirnya berdiri. Keberadaan Monumen Padi ini menjadi penanda batas wilayah WBD Jatiluwih dari arah Kecamatan Kerambitan. Tokoh masyarakat Penebel yang juga anggota DPRD Tabanan I Wayan Tamba, Selasa (19/1) kemarin, mengatakan, monumen sudah berdiri sejak akhir 2015 lalu. Monumen menelan dana APBD Perubahan tahun 2015 sebesar Rp 132 juta. Dengan berdirinya Monumen Padi kini ada tanda atau tapal batas khusus keberadaan WBD Jatiluwih di wilayah Pen-
ebel. “Wisatawan akan tahu kalau mereka sudah memasuki wilayah WBD Jatiluwih,” katanya. Langkah selanjutnya adalah menata taman agar terlihat lebih bagus yang mencirikan Penebel sebagai daerah pertanian dan persawahan. Monumen tersebut setidaknya membantu menjawab kebingungan para wisatawan yang datang dari arah Kerambitan mencari lokasi DTW Jatiluwih. Soalnya, selama ini wisatawan atau masyarakat yang ingin ke Jatiluwih melalui Kerambitan tidak tahu pasti arah ke objek wisata merupakan bagian dari Jajar Kemiri, Batukaru. ‘’Selama ini belum ada tanda secara nyata memasuki wilayah Kecamatan Penebel arah dari Kerambitan sehingga banyak wisatawan bin-
Pengurusan Hak Paten Sepi Peminat Tabanan (Bali Post) – Perdagangan pasar bebas MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah di depan mata. Salah satu perlindungan yang diberikan pemerintah kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah dengan memfasilitasi pembuatan hak paten. Namun, meski tidak dipungut biaya, kalangan UMKM yang mengurus hak cipta dan hak merek masih sedikit. Sepinya peminat bisa dilihat dari total pelaku usaha di Kabupaten Tabanan yang mencapai 12 ribuan, tetapi hanya puluhan yang mengantongi sertifikasi hak paten serta terdaftar di Dinas Koperasi UMKM. Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Selasa (19/1) kemarin, menyatakan, animo para pelaku UMKM di Tabanan untuk melindungi hasil usahanya dari penji-
plakan masih sangat minim. Untuk meningkatkan minat ini, pihaknya gencar melakukan sosialisasi. Hasilnya, beberapa UMKM sudah mulai mengajukan, baik itu hak paten maupun hak paten, melalui Dinas Koperasi UMKM. Dalam menghadapi perdagangan bebas MEA, menurut dia, sangat penting melengkapi usaha dengan sertifikat hak paten, Sebab, akan berkaitan dengan melindungi hasil karya dari penjiplakan atau peniruan hasil usaha oleh orang lain dan pada akhirnya berujung pada daya saing dari pelaku UMKM lokal di era MEA. ‘’Pengurusan sertifikat hak paten merek ini gratis, karena dibiayai oleh dana APBN melalui Kementerian Koperasi dan UKM, sedangkan sertifikasinya dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),’’ ujarnya. Dalem Tresna menam-
bahkan, hingga tahun 2015 dari 15 UMKM yang mengajukan hak paten, lima sudah mengantongi sertifikat hak paten. Sementara dari 55 pemohon sertifikat hak merek, sudah keluar 32 sertifikat. Lima pelaku usaha yang mendapat sertifikat hak paten, masih harus menunggu dua minggu melewati pemeriksaan untuk mengetahui bahwa hasil karya yang dihasilkan dan diajukan memang belum ada yang memproduksi di pasaran. Hak paten yang diajukan oleh UMKM di Tabanan terdiri atas satu kerajinan keramik, dua hasil garmen, dan dua hasil dari kerajinan tangan berbahan kayu. “UMKM yang sudah mengantongi sertifikat hak paten, kami upayakan membantu dalam pemasaran produk. Salah satunya mengikutkan dalam setiap ajang pameran baik lokal maupun nasional,” tegasnya. (kmb24)
gung,” ujarnya. Pertimbangan lain pembangunan Monumen Padi dikarenakan Kecamatan Penebel sebagai penghasil padi Bali layak dibuatkan simbol-simbol pertanian sesuai keyakinan masyarakat setempat. Untuk itu, perlu adanya media promosi dan maket-maket berupa monumen, tugu atau bangunan lain sebagai ciri khas pintu masuknya. Monumen dibangun di lahan kosong seluas 1,5 are milik warga dengan batas peminjaman 30 tahun. Agar lebih cantik, monumen akan dihiasi dengan taman. Sebelumnya ada rencana untuk membangun tiga tapal batas WBD Jatiluwih, namun karena keterbatasan dana, baru satu yang disetujui dan dibiayai APBD. (kmb24)
Bali Post/kmb24
MONUMEN - Monumen Padi sebagai tapal batas WBD Jatiluwih di wilayah Banjar Ngis Kelod, Jegu, Penebel.
Warung Global
Jaga Kesucian Pura Besakih
MURSI di Denpasar dan Sridham dari Mengwi menilai bahwa pembagian keuntungan yang telah disepakati ini mengindikasikan pura atau kawasan suci di Bali dikomersilkan. Keduanya mengungkapkan pendapatnya itu dalam acara Warung Gobal Interaktif dengan topik ‘’Badan Pengelola Besakih Terbentuk’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Selasa (19/1) kemarin. Menurut mereka, ini sungguh membuat citra negatif bahwa selama ini pura yang dikunjungi banyak pamedek dan wisatawan diperebutkan. Mursi dan Sridham tidak setuju, seraya menyarankan agar semuanya didasarkan pada keikhlasan. Kekhawatiran juga dimuncul-
kan Werdha di Gianyar. Janganjangan setelah pembagian keuntungan ini disepakati, semua malah diukur dengan nominal. Cotohnya tarif parkir yang naik sampai 400 persen, namun pengaturan kendaraan masih semrawut. Arya asal Denpasar dan
Beratayasa di Sangeh berharap pembentukan Badan Pengelola Besakih berasal dari niat yang baik sehingga tujuannya juga baik. Jangan lagi ada pemerasan pramuwisata terhadap tamu serta arogansi pengaturan parkir dan tarifnya yang terus menjadi keluhan para pamedek. Arya juga mengusulkan agar tamu yang berwisata sebaiknya hanya diizinkan sampai di jaba sisi, demi menjaga kesucian pura. Setelah beberapa kali tangkil ke Pura Besakih, Ayu di Petang menyayangkan pelayanan parkir di sana. Ia berharap agar dengan dibentuknya Badan Pengelola Besakih, manajemen pengelo-
laan pura bisa lebih baik. Mahayadi di Kuta Selatan mengharapkan tidak ada lagi ribut-ribut soal Pura Besakih setelah jelas pengaturannya. Kalau masih ribut, ini akan mencoreng citra pariwisata Bali ke depannya. Ketut Dawi di Abiansemal sangat bersyukur pembagian keuntungan yang diributkan sebelumnya sudah menemui titik terang. Semoga pengelolaan Pura Besakih tidak memalukan lagi, tetapi lebih baik. Sebab, Pura Besakih yang notabene adalah pura terbesar di Bali, merupakan penyumbang penerimaan asli daerah bagi Pemkab Karangasem. (sikha)
15
Rabu Wage, 20 Januari 2016 Data Pertandingan Jadwal Liga Italia Kamis (21/1) dini hari Sassuolo vs Torino Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Babak Perempatfinal Kamis (21/1) dini hari Celta Vigo vs Atletico Madrid Athletic Club vs Barcelona Piala FA Inggris Putaran III Kamis (21/1) dini hari Leicester City vs Tottenham Hotspur Liverpool vs Exeter City(IV) Piala Italia Perempatfinal Kamis (21/1) dini hari Lazio vs Juventus Piala Prancis Babak 32 Besar Kamis (21/1) dini hari Chambly(III) vs Olympique Lyon Concarneau(IV) vs ES Troyes AC Evian Thonon Gaillard FC(II) vs Monaco FC Mantes 78(IV) vs Nantes Trelissac(IV) vs Lille Boulogne-sur-Mer(III) vs FC Lorient Olympique Marseille vs M ontpellier HSC Hasil Pertandingan Liga Spanyol
Mahrez Dibebaskan dari Tendangan Penalti London -
Pengatur permainan Leicester City Riyad Mahrez kemungkinan besar tidak akan mengambil tendangan penalti pada pertandingan berikutnya setelah gagal melaksanakan tugas di dua penalti sebelumnya. Mahrez, yang berperan besar mengantar Leicester menghuni posisi papan atas klasemen Liga Utama Inggris, gagal memasukkan penalti saat melawan Bournemouth dan Aston Villa. Leicester sedang unggul 1-0 atas tim juru kunci Villa akhir pekan lalu, namun pemain internasional Aljazair Mahrez kemudian menyia-nyiakan peluang untuk menggandakan keunggulan ketika sepakan penaltinya dapat diselamatkan kiper Mark Bunn. Villa kemudian bangkit untuk mengamankan hasil imbang 1-1. “Riyad sedikit sedih (setelah gagal memasukkan penalti). Saya berbicara dengan dia dan saya berkata ‘Ayolah, bahkan para juara dapat gagal saat mengeksekusi penalti’,” jelas pelatih the Foxes Claudio Ranieri, Selasa (19/1) kemarin. “Saya katakan ‘tidak usah cemas, istirahatlah sejenak, dan
Anda akan memiliki peluang untuk kembali memasukkannya’,” kata Ranieri mengutip pembicaraannya dengan pemain yang telah menghasilkan 13 gol musim ini. “Saya akan berbicara dengan para pemain saya mengenai siapa yang akan mengambilnya (eksekusi penalti). Musim lalu Leo Ulloa yang mengambilnya. Kita lihat saja nanti.” Leicester, yang menghuni peringkat kedua di liga di bawah Arsenal dengan kalah selisih gol, menjamu Tottenham Hotspur pada pertandingan ulangan putaran ketiga Piala FA pada Rabu dini hari. Kedua tim bertemu untuk ketiga kalinya dalam sepuluh hari setelah bermain imbang 2-2 pada pertandingan di White Hart Lane pada 10 Januari, sebelum Leicester kembali ke London Utara tiga hari kemudian dan menang 1-0 di ajang Liga Utama Inggris.
Swansea Menang Swansea City meninggalkan zona degradasi setelah menekuk Watford 1-0 di pertandingan Liga Utama Inggris, Selasa kemarin. Gol tunggal pertandingan ini dicetak kapten Ashley Williams melalui sundulan kepala pada babak pertama. Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan Swansea yang satu jam sebelumnya mengangkat Francesco Guidolin sebagai pelatih baru. Pria berusia 60 tahun itu diangkat menjadi pelatih hingga akhir musim ini untuk bekerja bersama dengan Alan Curtis. Guidolin menyaksikan dari tribun penonton tim barunya meraih kemenangan dan naik ke urutan 17 klasemen melewati Newcastle, dengan mengemas 22 poin. Sementara Watford tetap di urutan ke-12 dengan 29 poin dan hasil itu menjadi kekalahan keempat secara berturut-turut.
Setelah sempat terpuruk dengan hanya menang sekali dalam 11 pertandingan terakhir, Swansea menggebrak dan menghasilkan gol pada menit ke-27 ketika William meloncat dan menanduk bola di udara. Watford punya peluang setelah waktu turun minum namun gagal menghasilkan gol di stadion Liberty itu. Sedangkan tendangan pemain pengganti Bafetimbi Gomis tak mampu menjebol gawang Watford menjelang bubaran pertandingan. (afp/ ant)
Eibar vs Granada 5-1 ---------------------------------------------------------1. Atletico Madrid 20 15 2 3 30 - 8 47 2. Barcelona 19 14 3 2 50 - 15 45 3. Real Madrid 20 13 4 3 57 - 19 43 4. Villarreal 20 12 4 4 26 - 16 40 5. Celta Vigo 20 10 4 6 32 - 30 34 6. Eibar 20 9 6 5 32 - 21 33 7. Sevilla 20 9 5 6 28 - 22 32 8. Deportivo Coruna 20 6 10 4 27 - 24 28 9. Athletic Bilbao 20 8 4 8 27 - 28 28 10.Getafe 20 7 5 8 24 - 28 26
Inter Batalkan Kontrak dengan Vidic
Pencetak gol : 18 - Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Swansea vs Watford 1-0 ---------------------------------------------------------1. Arsenal 22 13 5 4 37 - 21 44 2. Leicester City 22 12 8 2 39 - 26 44 3. Man. City 22 13 4 5 43 - 21 43 4. Tottenham 22 10 9 3 38 - 18 39 5. Man. United 22 10 7 5 28 - 20 37 6. West Ham 22 9 8 5 34 - 26 35 7. Stoke 22 9 6 7 24 - 22 33 8. Crystal Palace 22 9 4 9 23 - 24 31 9. Liverpool 22 8 7 7 25 - 28 31 10.Southampton 22 8 6 8 31 - 24 30 Pencetak gol : 15 - Romelu Lukaku (Everton), Jamie Vardy (Leicester City) Piala FA Inggris Putaran III Newport County (IV) vs Blackburn Rovers (II) 1-2
Polisi Pantau Skor Mencurigakan di Australia Terbuka Melbourne Grand slam Australia Terbuka kini dalam kewaspadaan atas kemungkinan adanya praktik suap, menyusul pengakuan sejumlah petenis bahwa mereka pernah ditawari uang oleh seseorang agar mengalah dalam pertandingan. Media di Australia melaporkan polisi juga memantau pertandingan putaran pertama Australia Terbuka untuk melihat kemungkinan ada skor yang mencurigakan. Petenis Australia Thanasi Kokkinakis mengatakan bahwa ia telah menjadi target penawaran suap melalui media sosial. Sedangkan mantan anggota tim Piala Davis Inggris mengaku pernah disodori setumpuk uang dalam amplop agar ia melepas pertandingan yang akan dimainkannya. Perkembangan terbaru kasus ini muncul setelah BBC dan BuzzFeed, berdasarkan dokumen yang bocor, menyebutkan 16 pemain yang pernah masuk peringkat 50 besar penampilannya seringkali mencurigakan, namun tidak ada tindak lanjut penyelidikan. “Lebih dari separuh dari para pemain itu, termasuk juara tunggal dan ganda turnamen grand slam, kini berada di Melbourne untuk ikut Australia Terbuka ini,” laporan BuzzFeed. Senin lalu petenis nomor satu dunia Novak Djokovic juga mengungkapkan bahwa pada awal kariernya ia pernah ditawari uang 200 ribu dolar AS saat tampil di St. Petersburg. Para pejabat tenis dunia membantah bahwa olahraga ini telah tercemar suap, namun siap untuk meningkatkan pengawasan terhadap ancaman praktik tersebut. (afp/ant)
GAGAL - Leicester City membebaskan Riyad Mahrez dari penunjukan sebagai algojo penalti menyusul dua kegagalannya di laga sebelumnya di kompetisi Liga Utama Inggris.
Petenis Spanyol Rafa Nadal.
Bali Post/ap
Nadal Tersingkir di Putaran Pertama Melbourne Petenis Spanyol Fernando Verdasco memberi kejutan pada Australia Terbuka pada Selasa (19/2) kemarin dengan mengalahkan rekan senegaranya Rafa Nadal dengan skor 7-6(6), 4-6, 3-6, 7-6(4), 6-2 di putaran pertama. Kejutan juga terjadi di tunggal putri saat peringkat kedua dunia Simona Halep harus angkat koper terlalu pagi. Petenis kualifikasi asal Tiongkok Zhang Shuai meraih kemenangan pertama dari 15 kali usahanya di level Grand Slam, dengan menghentikan langkah Halep dua set langsung di putaran pertama. Di tunggal putra, nasib sial yang dialami Nadal itu merupakan pertama kalinya tersingkir pada putaran pertama di Melbourne Park. Juara 2009 Nadal secara keseluruhan tercatat dua kali tersingkir dini di turnamen grand slam. Tertinggal 0-2 pada set terakhir, Verdasco bangkit dengan melepaskan sejumlah pukulan forehand penentu kemenangan dan mematahkan servis Nadal dua kali untuk berbalik unggul 5-2. Ia mematahkan servis kompatriotnya itu untuk ketiga kalinya, mengunci pertandingan dengan pukulan menyilang yang membuat para penonton di Rod Laver Arena tersentak pada fase akhir kompetisi hari ini.
“Saya pikir saya bermain luar biasa pada set kelima dari break,” kata Verdasco saat diwawancarai di tepi lapangan. Setelah berjabat tangan dengan lawannya dan wasit, Nadal segera meninggalkan lapangan. Putri Petenis peringkat dua dunia Simona Halep secara mengejutkan juga terjungkal di babak awal. Petenis asal Rumania, yang digelayuti cedera achilles, tidak mampu membalas dominasi Zhang dalam permainan baseline saat petenis peringkat empat Tiongkok itu meraih kemenangan 6-4, 6-3 di Margaret Court Arena. Sejak awal Halep lebih diunggulkan dalam pertandingan tersebut ketimbang Zhang yang baru bermain pada 14 pertandingan Grand Slam dan berakhir dengan kekalahan. Tapi Zhang tampil lebih baik di Margaret Court Arena, menghukum permainan servis yang tidak sempurna dari lawannya dan kemudian mendominasi permainan di net dan dari garis belakang. “Saya sangat gembira bermain begitu bagus,” kata Zhang sembari menitikkan air mata saat wawancara di sisi lapangan. “Saya sangat bahagia, sangat gembira mengalahkan petenis nomor dua dunia.” Pemain berusia 27 tahun yang menempati peringkat 133 dunia
mengatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan momen paling mengesankan dalam kehidupan tenisnya. Ini merupakan kemunduran besar bagi Halep, yang sedang menikmati peringkat tertingginya setelah tampil gemilang pada 2015 dengan memenangi gelar di Shenzhen, Dubai, dan Indian Wells, dengan meraih total hadiah uang lebih dari 4,5 juta dolar AS. Dia memberi penjelasan sebelum turnamen itu bahwa target puncaknya adalah juara Grand Slam, tetapi impian tersebut kini masih tertahan. Nasib Halep diikuti Venus Williams. Mimpi Petenis veteran AS memenangi gelar Australia Terbuka pertamanya di usia 35 tahun hancur ketika ia takluk 4-6, 2-6 dari petenis peringkat satu putri Inggris Johanna Konta pada putaran pertama. Juara grand slam sebanyak tujuh kali itu dan peraih penghargaan WTA comeback player of the year pada 2015, memenangi tiga gelar untuk kembali ke peringkat sepuluh besar dunia. Namun harapannya untuk tampil lebih baik daripada runtuh lebih cepat. Unggulan kedelapan asal AS itu kesulitan untuk mengembangkan permainan di bawah panasnya cuaca di Rod Laver Arena dan tersingkir pada menit ke-79. (afp/ant)
Milan Inter Milan, Selasa (19/1) kemarin mengumumkan pihaknya telah membatalkan kontrak mantan bek Manchester United Nemanja Vidic yang belum tampil sama sekali pada musim ini. Vidic absen pada paruh pertama musim setelah menjalani operasi hernia pada Agustus. Dengan keputusan kemarin, mantan pemain internasional Serbia itu kini berstatus free agent. Pemain 34 tahun itu bergabung ke Inter dengan bebas biaya transfer dari MU pada
2014. Ia bermain sebanyak 28 kali untuk klub Liga Italia itu pada musim lalu. “Saya ingin berterima kasih kepada keluarga Nerrazurri dan para penggemar Inter. Saya mendoakan agar klub mendapatkan kesuksesan yang hebat di masa yang akan datang,” kata Vidic dalam pesan di situs resmi klub. Vidic memenangi lima gelar Liga Utama Inggris dalam delapan setengah tahun pengabdiannya di Old Trafford, serta gelar juara Liga Champions 2007/2008. (afp/ant)
Bali Post/ap
YAMAHA - Tim MotoGP Yamaha merilis motor yang akan dipakai untuk balapan musim ini, Yamaha M1 di Barcelona, Spanyol, Senin (18/1) lalu dengan dihadiri dua pembalapnya, Valentino Rossi (kanan) dan juara dunia Jorge Lorenzo (kedua dari kanan). Rossi berniat mengakhiri karier di pabrikan Jepang itu.
OLAHRAGA
16 Maria Londa Keluhkan Lintasan Lompat Jauh
Denpasar (Bali Post) Atlet Badung yang memperkuat Timnas Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil 2016, Maria Natalia Londa, mengeluhkan fasilitas lompat jauh di Stadion Ngurah Rai, Denpasar yang selama ini dipakai untuk tempat latihannya. Pasalnya, lintasan lompat jauh yang terletak di sebelah timur lapangan itu, dinilai masih jauh dari layak dan representatif. Maria Natalia Londa mengatakan lintasan latihan lompat jauh atau lompat jangkit itu tidak pernah dirawat lagi, pasirnya berantakan dan tertutup rumput. Akibatnya latihan menjadi tidak maksimal. “Saya membayangkan saja sepeninggal saya kondisinya seperti ini, kira-kira ke depannya apakah mampu terialisasi untuk memperbaiki fasilitas lintasan itu atau tidak,” keluhnya usai latihan di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (19/1) kemarin. Atlet peraih dua medali emas di SEA Games Singapura 2015 lalu itu menambahkan, dirinya saja yang mampu lolos ke Olimpiade yang notabene kejuaraan paling akbar di dunia masih tetap berlatih dengan situasi lintasan yang seperti ini, apalagi atlet generasi berikutnya bakal menggunakan lintasan seperti apa. Kalau lihat situasi seperti ini, latihan yang dilakukan merupakan pengorbanan diri sendiri demi sebuah prestasi. Maria Londa menyatakan keluhan ini sebelumnya sudah sempat disampaikan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) usai mengikui SEA Games, Singapura 2015 lalu, supaya pihaknya bisa membantu untuk memperbaiki lintasan itu menjadi lebih baik, sehingga lebih layak dipakai untuk tempat berlatih. “Kata Pak Imam Nahrawi dirinya sudah melaporkan hal ini ke KONI Pusat, akan tetapi sampai detik ini belum ada langkah apa pun terkait perbaikan itu. Apalagi sebelumnya KONI Pusat juga sempat,” kata Maria Londa. Padahal dirinya sangat berharap sekali, jika lintasan yang sekarang sudah diperbaiki, maka dia akan fokus latihan di sana, dan tidak akan pindah ke tempat yang lainnya. (kmb41)
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Menang Tipis atas Guntur FC, Kundalini ke Final Denpasar (Bali Post) -
Kesebelasan Kundalini melenggang ke babak final usai menang tipis atas Guntur FC dengan skor 2-1 (0-1) pada babak semifinal, turnamen Perseden Cup U-20 di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar. Guntur sempat unggul lebih dulu semenit menjelang turun minum melalui gol Komang Mahendra yang bermaksud mengoper bola kepada rekannya. Namun, bola sempat ditepis kiper Kundalini Ngurah Yogi. Sayangnya, laju bola justru nyelonong masuk ke gawangnya. Kundalini mendapat hadiah penalti di menit ke-35, ketika pemain Guntur FC Roni Sian-
turi handball di petak keramat. Sang algojo Rio sepakan bolanya mudah dibaca kiper Guntur Febri Andika hingga mampu diselamatkan. Sampai turun minum, Guntur unggul 1-0. ‘’Semestinya yang menjadi eksekutor Warih Sentanu, tetapi Rio kepercayaan dirinya tinggi hingga bersedia mengambil tendangan penalti,’’ jelas pelatih Kundalini Arif.
Babak kedua baru bergulir semenit, Rio membalas kegagalan penaltinya. Umpan tarik Warih Sentanu dari sektor kiri ke mulut gawang, dituntaskan dengan tembakan kaki kiri oleh Rio yang sukses memperdaya kiper Guntur Febri Andika. Gol penentu kemenangan Kundalini lahir dari titik putih, di menit ke-70. Penalti diberikan wasit Made Puja setelah pemain
RUPA-RUPA
Jadwal Rabu (20/1) Damar Cakti vs
Bali Post/wan
KE FINAL - Tim Kundalini meraih tiket final turnamen Perseden Cup U-20 dengan menyingkirkan Guntur FC 2-1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa (19/1) kemarin.
Kejuaraan Judo Internasional Ditargetkan Diikuti Ratusan Peserta Denpasar (Bali Post) Pengprov PJSI Bali bakal menggelar kejuaraan judo internasional yang bertajuk Bali International Judo Championship 2016, di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 25-27 Maret mendatang. Di ajang bergengsi ini, PJSI Bali menargetkan 400 peserta setelah menyebar undangan ke 27 negara. “Kami baru saja audiensi dengan Ketum KONI Bali guna membicarakan kejuaraan tersebut. Undangan telah kami sebar, sehingga KONI diharapkan mendukung acara tersebut,” ungkap Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiarta, di Denpasar, Selasa (19/1) kemarin. Sudiarta mengatakan, sejauh ini dari undangan yang disebar
ALUMINIUM
tersebut, baru Pengprov PJSI Kaltim yang melakukan komunikasi secara lisan yang pada intinya bersedia mengikuti turnamen tersebut. Selain ke luar negeri, undangan itu juga disebarkan ke seluruh Pengprov PJSI di seluruh Indonesia. “Kami yakin pesertanya akan membeludak, apalagi mempertandingkan semua kelas. Kaltim mengaku akan turun full team,” tandas Sudiarta. Menurut Sudiarta, di ajang ini nantinya bakal mempertandingan 44 nomor di semua kelas. Kontingen Bali sendiri bakal mengikuti semua kelas yang dipertandingkan dengan target yakni mempertahankan gelar juara di kategori junior. Sementara untuk kategori senior
ALUMINIUM
SERVICE
juaranya tahun lalu Vietnam. “Jadi ini penting untuk Indonesia secara umum, pertandingan awal uji coba atlet-atlet PON,” terangnya. PJSI Bali berharap para pejudonya memiliki pengalaman bertanding melawan atlet luar negeri dengan cara mengundang mereka. Sudiarta menambahkan, mengenai negara yang di undang itu di antaranya semua negara di Asia Tenggara, plus Australia, Jepang, Korea, Prancis, Hongkong, dan Selandia Baru. “Sementara untuk pejudo yang masuk pelatnas, apa masuk di Indonesia, atau masuk tim Bali, belum tahu perkembangannya,” jelas Sudiarta. (kmb41)
BIRO JASA
KURAS Limbah Sari
MURAH
Denpasar (Bali Post) Usai menggebuk tim Jateng 6035, tim putri Bali kembali berjaya dengan melibas lawannya, Lampung, dengan skor fantastis 65-12 dalam Kejurnas Bola Basket Putri U-14, Grup B, di GOR Lokasari, Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. Atas hasil ini, tim Bali memastikan tiket ke semifinal bersama Jatim dan tinggal menentukan juara dan runner-up grup. Tim putri Bali bermaterikan Tricia, Nandini, Adista, Rania Calista, Rania Artyanti, Dita, Mita, di kuarter pertama sudah mendominasi. Alhasil, poin demi poin diraih Tim Bali hingga kuarter pertama unggul 15-2. Memasuki kuarter kedua, dalam pertarungan yang tak seimbang, tim putri Bali terus tampil memukau. Di kuarter kedua ini, tim putri Bali makin menjauh jarak poin hingga skornya menjadi 26-5. Di kuarter ketiga, tim putri Bali menguasai sepanjang pertandingan. Bahkan tim Lampung tak kuasa membendung serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tim Bali. Di kuarter ketiga ini, Bali unggul 43-12. Memasuki kuarter terakhir, Bali sama sekali tak memberi peluang tim Lampung meraup
poin. Sebaliknya, kelincahan Tricia, Rania, dan Nandini makin leluasa menceploskan bola ke jaring. Oleh sebab itu, tim Bali menutup kemenangan pada kuarter pamungkas ini dengan skor 65-12. Manajer Tim Deddy Suhadhi, yang dikontak kemarin, mengemukakan dua tim yang tersingkir di Grup B yakni Lampung dan Jateng setelah dua kali menderita kekalahan. Atas hasil kemarin, dua tim yang melenggang ke babak semifinal adalah Bali bersama Jatim. Deddy menjelaskan, tim basket putri Bali asuhan duet pelatih Setiawan dan Kadek Darmawan menjalani libur, Rabu (20/1) ini. Sedangkan lawan berikutnya Jatim, Kamis (21/1) besok. Deddy mengemukakan, perebutan tiket semifinal justru terjadi persaingan ketat di Grup A yakni DKI, Jabar dan DIY, sedangkan Sumsel dan Sulut tersingkir. Deddy mengakui peluang tim putri Bali meladeni Jatim fiftyfifty. Hanya, katanya, dalam kejurnas ini, pihaknya harus memasang strategi dengan melihat dulu tim juara dan runner-up Grup A. ‘’Kami harus pakai strategi, dua tim wakil Grup A yang melaju ke babak empat besar,’’ ucapnya. (022)
Bali Post/ist
BASKET - Tim bola bakset putri Bali U-14 saat meladeni tim Lampung di GOR Lokasari, Jakarta, Selasa (19/1) kemarin.
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
WC
0812 3990761 0851 08777500 C.0000539-brj
RUPA-RUPA KSP CREA BALI Jl. Tukad Yeh Ho II/3 Renon
FOTO COPY
SIMPANAN 700 JUTA 1. Rumah siap huni di kota Tabanan GRATIS seharga 450 juta 2. Biaya AJB/Notaris di tanggung 3. Dana disimpan selama 5 tahun T. 0361-4722312, HP. 081337380202 PIN. 541132F8, WA. 081916380202
SERVICE
C.0000727-rpa
RUPA-RUPA BIRO JASA SERVICE
RUPA-RUPA
Kaswari
Tim Putri Bali Libas Lampung
FORMI Butuh Tambahan Dana Rp 500 M
BAHAN BANGUNAN
ini. Gung Guntur justru mempertanyakan, kejadian pada babak pertama, bomber Guntur Lopes dijatuhkan di area terlarang, tetapi Guntur tak mendapatkan penalti. Pelatih Guntur Wayan Gading Sugiarta juga mencakmencak atas putusan wasit. ‘’Posisi Ari Samba pasif, bola menyentuh badan belakangnya, namun wasit yang posisinya sangat jauh berani memutuskan penalti,’’ tegas Gading. (022)
Kejurnas Basket U-14
Tafisa Games 2016
Jakarta (Bali Post) Untuk persiapan perhelatan Kejuaraan Olahraga Rekreasi Dunia 2016 (Tafisa Games), pihak Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) meminta dukungan penuh dari pemerintah. Harapan itu dilontarkan Ketua Formi Hayono Isman bersama pengurusnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota Komisi X DPR-RI. Menurut Hayono, dukungan tersebut diharapkan kepada pemerintah dalam bentuk penambahan dana, untuk berbagai kebutuhan mulai promosi Tafisa Games, launching, perhelatan hingga penutupan perhelatan yang direncanakan akan dilakukan di Ancol. “Kami berharap dengan dukungan Komisi X DPR-RI, pengajuan dana sekitar Rp 500 miliar untuk Tafisa Games bisa terwujud,” tutur Hayono kepada wartawan usai pertemuan di Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. Tercatat sejauh ini Formi baru mendapatkan dana Rp 125 miliar dari Kemenpora yang berasal dari APBN-P, dan diharapkan bisa meningkat menjadi total Rp 250 miliar dengan patokan dari APBN yang turun pada September. Sedangkan dari Kementerian Perhubungan, Formi akan menerima dana Rp 10 miliar. Dengan pertemuan tersebut, Formi berharap ada dana tambahan Rp 250 miliar. “Kami awalnya mencoba mengejar kementerian lain untuk membantu, namun terlambat, karena sibuk menentukan venue yang digunakan, mengingat ada renovasi Gelora Bung Karno. Kami berharap dana tambahan Rp 250 miliar lagi segera terpenuhi oleh DPR-RI dan pemerintah, sehingga total Rp 500 miliar,” paparnya.(pts)
Guntur Ari Samba dianggap hand-ball di daerah terlarang. Warih Sentanu yang mengeksekusi menjebol gawang Febri Andika. Sampai akhir pertandingan, Kundalini unggul 2-1. Usai pertandingan, pemilik Guntur FC AAN Alit Wiartha mengakui dirinya sebelum bertandingan sempat ketar-ketir sebab timnya bakal dikerjain wasit lagi. ‘’Kekhawatiran saya menjadi kenyataan. Posisi wasit yang jauh berani memberikan penalti kepada Guntur, karena Ari Samba dianggap handball,’’ keluh pria yang akrab disapa Gung Guntur
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Wage, 20 Januari 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
International !!5org Sopir B1,Gaji Memuaskan Export-Import mbthkn Karyw/ti +Bonus,Mekar Abadi Bgn, pnya Niat Krj tggi,tnp Pglmn. Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran B.BP.141.01.16.0000958 Pen.Min SMU/K u/pss.Driver,Gdg !!Job Luar negri Resmi Sebanyak2Adm,ksr,staff,Acc,Spv, Asment nya Kebun Resto Gj.36Jt Proses Gaji tetap 3-8jt/bln Fas:THR, Cpt bs Lihat Pembrngkatn, Hub:HRD Jl.Cokroaminoto Utara 152B Dpan Puskesmas Ubung Kaja Pendidikan Bebas Jl.Dewata 27C DpsLam 3Hri Jam Krj Sen/Jum 9-16.29 Sdkry085237574242,082233668878 B.BP.166.01.16.0000981 plmr prtm lgs krj tetap! *** Butuh Tenaga Serabutan *** A.BP.001.01.16.0002145 Hub: 081337888825 !!!5Jt/Bln Dcr
Therapist Spa Hub.085106882699
B.BP.141.01.16.0000954
!!Bth:1.Sopir,2.Kernet, 3.Admin,4.Salesman/Girl, 5.SPG Max 30Th (3,4,5)Hub.Imbo 483233/Jl.Muding Indah-412706
B.BP.141.01.16.0000899
Dcr Krywti Koprasi Jl.Beo Tbn 08174792552
A.BP.001.01.16.0001870
Cleaning Service Cewek Dcr hub.0361289700/081916435407
A.BP.001.01.16.0002117
Dicari PRT Tidur Dalam / Ibu2 Hub: 081999905887 / Ibu Putu
Cr Bartender,SMU u/Kasir&Admin Gaji 2Jtan Hub.081239679714
Dcr Karyawan Ice Cream G 1,8Jt Hub.081999372636
Dcr Karyawan Kios Bakso Jl.Sri Rama,Legian.Hp:085770244002
Dcr Tukang Ukir Lilin/Wax Pglm /tdk mauBelajar bsKrjsama Niat Kerja H:Dayu/Desak 03618491661
Dicari Tkg Jht Tkg Pola segera Hub.0817785667/0361419777
Cr Krywn/ti Tugas Luar,Bag.Tabungan,Krdit.CV Kop.Putra Aswin Swandana,Jl.Tgl Wangi99 Sesetn
Dcr Spv & DW Alamat Jln Bali Coleksion Blok A Nusa Dua Toko Syang.082145548444 / Email:ellisaling@yahoo.com
A.BP.001.01.16.0002136
A.BP.001.01.16.0002191
A.BP.001.01.16.0002174
Cr Pegawai L/P max.23 min.SMA Sdh tdk kuliah,H.081338251999
A.BP.001.01.16.0001460
*Look Mngr Mrkt Property Sipil Arsitek733419/d.vico@gmail.com
A.BP.001.01.16.0002206
Adm Sales Lk Min.D1 CV: dpspersonalia@diamond.co.id
B.BP.145.01.16.0000301
Adm WHD Lk Min.D1 CV: dpspersonalia@diamond.co.id
B.BP.145.01.16.0000300
Bth Driver,Reception,CleanSrv Terapist Hub:LLuviaspa 8475903
Dcr Sgr T.Packing,Serabutan, Admin Hub CV.SKA Tlp.8444504
BthPemetikBuahAustralia,Gj32Jt Biaya 5Jt&Jepang,082247699000
A.BP.001.01.16.0002090
Dcr Tk Las & Mekanik Hub: 0361-425082/3
Dbthkn Krywn/ti max.28,min.SMA Srius,Jjr,Rjin,Dsplin,Bs KrjSm Lmrn ke Tk Bedding Depo,T.Umar dkt CitiBank a-12,0817437580
A.BP.001.01.16.0001872
Dcr Llsn SMU max 26th u/Crew Airlines.AdaDiklat081246888004
A.BP.001.12.15.0002369
Dcr Sopir,Cleaning Service u/ Surfing School, 081338677620
Cr SPG Toko,Admin,Ksir,Teknisi Cr Design Grafis 085338424651
Admin Staf Prshn Plastik,SMK/ D3,Peng 1 Th,Word/Excel,Wnt, Siap Lembur 082110998333
B.BP.166.01.16.0000929
Dcr IT,Sales,Gj+Kms+Bns+BPJS T.411185/Bedahulu XVII/7 Dps
*Dcr Sales Girl Yg Brpglmn Bs* Bhs Inggris Hub:081999220111
!Dcr Asfom&Dosem H:Sing Ken Ken Htl/jane_ctj@yahoo.co.id
A.BP.153.01.16.0002215
Cook max28Th H.Coffee Secrets Drupadi32 Renon T.081246767900
A.BP.001.01.16.0002155
A.BP.001.01.16.0002113
A.BP.818.01.16.0002176
A.BP.001.01.16.0002212
B.BP.004.01.16.0000795
Dcr Kepala Toko,Kasir Brpglman diutmkn yg prnh Bkrja di Swalayan/MiniMarket.Hub236735/Lgs Bw Lmrn ke Jl.TeukuUmar 133Dps
B.BP.004.01.16.0000973
A.BP.001.01.16.0001210
B.BP.804.01.16.0000655
Dbthkn Project Manager MEP Spvr&Teknisi,Drafter MEP(0361) 8450372, hrd_tiara@yahoo.com
A.BP.001.01.16.0002218
Dcr 2 PRT Wnt max30Th,Tggl Dlm /Luar 2Jt/Bln Ph:087862884395
A.BP.001.01.16.0002119
B.BP.004.01.16.0000881
Kntr Konsultan Pjk Perlu Staf/ Msih Mhs Untuk Dididik Menjadi Staf Acct & Pjk. Email:padi_conslt@yahoo.co.id
A.BP.001.01.16.0002154
A.BP.001.01.16.0002125
B.BP.166.01.16.0000979
Dcr krywti Pnmpiln Mnarik Bs B.Mandarin Mx27Th.081353300168 A.BP.001.01.16.0002024
Dibthkan Worker PT.Sukanda Djaya Hub:087863246329 B.BP.145.01.16.0000298
Dcr Krywati Salon Berpenglmn Jl.P.Selus No.10 H:081246571722
B.BP.132.01.16.0000938
Dcr DW/Cook Helper Kitchen lulusan SMK/SMU Hotel Puri Cendana Hub.732947
GDH Tour&Travel Need Urg Web Desain,Reservation,Accounting Exp.min 1Th E: nurdin@gdhbali. com P:8423034/4723386
Dcr Krywn/Krywti,Kasir,Sopir, Adm&Scurity Hub.081337042602
A.BP.001.01.16.0001748
Dcr Sgr Staf M.Chang Wnt Min. SMU Sdrjt Bw Lam ke PT.Tobali Valasindo Jl.Melasti 1 Legian
B.BP.004.01.16.0000893
A.BP.001.01.16.0002192
A.BP.001.01.16.0001903
A.BP.001.01.16.0002170
A.BP.001.01.16.0002175
B.BP.101.01.16.0000946
A.BP.001.01.16.0002159
A.BP.176.01.16.0001849
Dist.P.Nestle/KAO:Sales(CO,TO, Motoris,Cvs)Sopir Sim A/B1,ADM, MD,Tng srbutn Area Klk,Negara Dps.Krm Jl.Ry Sempidi No.2 Dps
A.BP.001.01.16.0002185
A.BP.001.01.16.0002197
Dcr Sopir Sales marktng u/Meat Suplier Hub.439881/08123929167
A.BP.001.01.16.0002181
Dicr u/Resort : Spa Therapis, FO, F&B Mgr, Manager. Energic, Antusias,Great Opportunity Send CV to : kesempatan. lowongan.kerja@gmail.com
A.BP.001.01.16.0001197
Marketing Executif Property S1 kendaraan sendiri motor/mobil Bonus ratusan juta,Hub.PT SLS Jl.Gurita I/31C/ 081234127217
A.BP.001.01.16.0002148
Dcr Staf Reservasi,Bisa Bahasa Inggris,Hub.Rabina Tours Jl.A.Yani Utara Perumahan Niki Mutiara Estate A/3 Dps 424276/ 08123869218
A.BP.001.01.16.0002139
Dcr Staff Akunting & Pajak T:0361-242711 info@redconsulting.co.id
Dibutuhkan SPG/SPB Retail Interview Setiap Hari 15.00 Wita Dc Comics Superheroes Kuta Beachwalk Lt.2 UMR Bali Pasti Dapat B.BP.004.01.16.0000967
A.BP.001.01.16.0001678
Dicari Cook Helper,Cewek,Waitress &Cashier Max23Th Send CV to ZanziBar Rest Jl.Arjuna Legian or zanzibarbali@hotmail.com
B.BP.154.01.16.0000953
B.BP.145.01.16.0000812
Dcr Staff Counter Taxi,diutmkn bs Bhs Inggris 081338767133
Garment,Need:1.HRD Min3yr Experience,English,2.Financial Controler,English,Exp.Garment, 3.Fabric Stock Controler(CekKain): Good Salary Ph.085100050706/ E:infojob_garment@yahoo.co.id
A.BP.001.01.16.0001972
A.BP.153.01.16.0002217
PT.ITC MF R4 Membutuhkan 1.Admin Wanita Max 28Th,2.CMO, Laki Max 30Th min SMU,Kirim CV &Lam ke Jl.Gatsu Barat 450C Dps (0361)420872
A.BP.001.01.16.0002169
Perusahaan Alkes Mmbthkan Sgr Sales,Admin,Staf H:08122719342
A.BP.001.01.16.0002163
Perush.Distributor Imported Food&Bvrg di Dps,Bth:SPG & MD. A.BP.001.01.16.0002205 Syrt:Wnt,Single.Lmrn+CV+Foto Receptionist Dcr Wnt Pnampilan ke:sales@gap-indo.com / Fax ke Mnarik,0361289700/081916435407 (0361)8495807,Tlp(0361)8495805 A.BP.153.01.16.0002216
Le Pirate Hotel Gili Trawangan Looking for Housekeeping, Bartender,Waitress,Purchasing, Accounting,Please Send CV to sales@lepirate-beachclub.com or Contact Office Bali at 0361 487240
B.BP.001.01.16.0000936
Sgr Krywti & T.Boga,krm Lam Jl Piranha III/3 Dps.081338500295
A.BP.001.01.16.0002123
Supir Pribadi SIM A bs Matic & Manual bs Bhs Inggris Hub:087863246329
My Adventure Rafting Need:FO B.BP.145.01.16.0000719 Staf M/F,Acct,Reserv,Marketing Supir SIM B1 U Max 35 PT.Sukanda Driver,Security,Cleaning Serv, Djaya Hub.087863246329 Fresh Grad Wlcm H.08113982020
Distributor Kiky butuh Sopir Need Rsrvation staf for Travel SIM B1 max 30th,Hub.0361427881 T.270670 E:u2btour@hotmail.com
Dcr Cook/Waitress/Waiter Utk Dcr Sopir & PRT Suami Istri Rumah Makan Hub.081338609999 Tnggal Dalem.089605087700 Ubud A.BP.001.01.16.0002114
B.BP.132.01.16.0000939
A.BP.001.01.16.0001674
Dcr Krywn u/Rmh Mkn Tdr Dlm Gj 1Jt Almt jl.Nangka Selatan No.168 Telp.081547124100
A.BP.001.01.16.0002088 A.BP.001.01.16.0002180 Dcr Sopir u/Keluarga/Anak Seko!!!All jobs available.Send CV Cari Admin Akunting Pengalaman Dcr FO/Produksi Laundry Brpglm lah Jl.Sedap Malam 08123802316 mail@concordservices-bali.com Hub.Andrea 081321417154 Segera Gji 1,5/2,5Jt Hub:082146436772 A.BP.001.01.16.0002012 Call769073 Mon-Friday 9am-5pm A.BP.001.01.16.0002184 A.BP.001.01.16.0002009 Dcr Sopir&Sales Hub Astinaraya B.BP.004.01.16.0000757 Cari Supir SIM A,Ubud Dcr Fisioterapi Utk Pribadi !!!Kpl pesiar-Celestyal Cruises Hub:082144022746 Khusus Laki2 085237700099/975522 Jl.Buana Raya Tlp.081916484968 A.BP.001.01.16.0002132 require 300 crew:Kitchen,Bar, B.BP.004.01.16.0000968 A.BP.001.01.16.0002134 Dcr Staff Warung Diutamakan Cook Hlp&Waitris u/Resto Pizza Dcr Graphics Media&Junior AcRestaurant&Housekeeping Dpt. & Indonesian Food di Dps, countant pend min D3,bs English Cewek Blm Mnikah Lamke Veteran PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B 39A Dps Telp.085100461774 Gj2,5-4jt CV:info@baliwise.org Renon,Phn:0361-226636/226736 Hub:Ibu Tira di 087861374305 A.BP.001.01.16.0001026
B.BP.154.01.16.0000955
Kizuna Japanese Rest looking Sales Marketing Gj+Kmsi 081916 for waitres send CV: udiana_ma 538588 Min.SMA 2 Supir SIM A&C A.BP.001.01.16.0002086 de@yahoo.com or Tlp:0361774506 Seafreightadm,packer,Driver, B.BP.101.01.16.0000945 CV to Limajari Cargo Jl.Raya Looking for staff IT (can make Kerobokan No.100X a website)8497275-082134356114
A.BP.001.01.16.0002133
Prshn Prdggn Bth:1.Tng Oprtor Mesin (lls STM Teknik),1.Tng Akunting,1Tngmrkting/Pmsran,Dgn Syrt:Mnguasai Bidangnya Msing2 Sehat Jsmani&Rohani.Mngrti&Bs Bhs.Inggris,Lmrn Dkrm ke Jln. SermaTirta 1 Dps-PT.RempahBali
B.BP.004.01.16.0000969
A.BP.001.01.16.0002138
B.BP.145.01.16.0000299
Teknisi Pendingin PT.Sukanda Djaya Hub.087863246329 B.BP.145.01.16.0000721
Tmh Bisma Dicr:1.Sopir matic (SIM A)2.Sopir(SIM B1)3.Mkanik 4.S1 Ek/D1-3 Hub.T.Umar 142Dps
A.BP.001.01.16.0002025
Villa & Hotel Manager 4-5jt/bl Accounting,HRD,Admn,Reservasi 2,5Jt/bulan,IT/Webmaster,Gaji 3Jt-5Jt/Bln SMS 08113888038
A.BP.001.01.16.0002028
Urgent Bella Vista Coffee&Bar Need Waitress, Cook/Helper, Barista, DW. Send CV direct to Padma Utara 2 Legian B.BP.154.01.16.0000983
We Are Looking for:Bar Waiter, M,Min SMU(2,1+650rb Instv). Cashier,F,Min D1(2,1+1Jt Inst) Expr min 1Year.Send CV to:body works Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget 735058 Email to: acc.bodyworksbali@yahoo.com A.BP.001.01.16.0002013
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Rush’12 S Manual Putih AsDK Jual Rmh Br 2Lt Dalung Permai MITSUBISHI Djl Mit 4Rd Box Th 09 Mit 6Rd LowKM Bgs 196Jt Ng 08123969166 900jt Nego Hub.081315832747 A.BP.001.01.16.0002207 A.BP.001.01.16.0001684 Bak/Dump 04+09 Tlp085738663906 Jual Rmh Sarigading dkt Hotel B.BP.141.01.16.0000961 A.BP.001.01.16.0002196 Avanza G’05Htm SmstBaru 98,5Ng P.Saelsu2Kamboja7/085101850689 Niki 1,5Are 081239679714 BUC All New Xenia Putih R Family Pajero Dakar Putih Pmk 2014 A.BP.001.01.16.0002228 A.BP.001.01.16.0002188 Th’2012 DK H.081246073194 Pribadi 082144808444 Murah BU diTabanan T:40,KT2,RT B.BP.141.01.16.0000949 A.BP.001.01.16.0002211 DICARI MOTOR 1,KM1,Hb:08126339878 Yg Serius Gran Max BlindVan’11 Pth,AC, JEEP * 081239337600 / 087860120877* A.BP.001.01.16.0002158 Mls AsDK 67Jt BUC,081334098455 Grand Cheroke’01IjoMet Sandrof Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Puri Gading-Jimbaran LT/LB A.BP.001.01.16.0002220 A.BP.001.01.16.0002135 Istmw Sesetan 83,081337014730 135/80 Hub:08129360492 Xenia R Sporty’13 Pth asBali A.BP.001.01.16.0002201 A.BP.001.01.16.0002150 DIJUAL MOTOR Bs Tukar,087860856999 Pribadi SUZUKI Rmh 3Lt Styl Vila T:220/500m2 B.BP.141.01.16.0000952 VESPA Grand Escudo’2004 Silver H.5M.082147033104/081353018156 Gran Max PU 1.5’12 AC TP Pwr Vespa VTS150 super Th’15,Vespa A.BP.001.01.16.0002172 85Jt Bs TT Hub.0811388648 Stir Kepundung67C,085239776321 B.BP.141.01.16.0000962 PS’83&86 2unit H.081353087222 Rmh Br Minimalis 3KT 1KM Tp.65 A.BP.001.01.16.0002208 A.BP.001.01.16.0002209 Baleno’1997 Hijau TV+Audio Siulan Dps Timur,08123833999 FORD A.BP.001.01.16.0002227 Sangat Terawat H.085101951472 Djl Ford Ranger Dbl Cab 2014 Rmh baru Lt2 T.150/133 3KT+AC B.BP.141.01.16.0000959 DIJUAL RUMAH XLT Limited MT 6 Speed Ertiga GL’14 Putih Asli DK Lok.Sidakarya,Hub.081337831183 !!!Djl Rumah A.BP.001.01.16.0001987 3200cc Hitam 081338733333 Mulus085738724188/085102832128 T.140/100F Lantai2 Lok.Jln. B.BP.004.01.16.0000605 Rumah 5 K.Tdr,LT.2,85Are,Lok A.BP.001.01.16.0002103 Palapa Gg.Ikan Selar Sidakarya Over Krd Ford Escape’06 AT Htm Splash GL Th’2012 Silver DK Jl.Ratna.H.2,8M H:082144856856 A.BP.001.01.16.0002137 UM20 Ss 100Jt,085100856999Prbd Terawat Hub.085 333 124 554 Hub.081238321847/081936192990 B.BP.141.01.16.0000906 B.BP.141.01.16.0000951 B.BP.164.01.16.0000974 KARANGASEM Rmh Baru Minimalis Murah Lok. Szk Ertiga GL’13 Silver AC Dbl HONDA Rmh T36/80 Blk Smst Galiran & Citarum Panjer HP.08873800044 Jazz S’09 Silverstone AsBali Blower asDK 142Jt,08123804634 A.BP.001.01.16.0002210 Ruko Jl.Nenas Kr.Sokong Dp B.BP.141.01.16.0000960 H.081999456633/085102832128 BU Rmh 2Lt,3KT,Lingk Elit Mrh 081236837344/085935012984/ A.BP.001.01.16.0002102 TOYOTA 085100885352 Jazz’07Htm Mnual VR16 FullAud All New Avanza G’12 Htm Manual Batanghari Hub.081999409249 B.BP.004.01.16.0000885 A.BP.001.01.16.0002213 Pribadi 102Jt Ng,081337968403 DK Cash/Credit H.081805307706 BUC rmh baru LT135 LB175+furniA.BP.001.01.16.0002223 SINGARAJA B.BP.141.01.16.0000948 sh Jl.TkBadung,owner0811389370 CRV 2.4 Th’11Akhir Putih Mulus Avanza E Th’06 Silver Djl Rumah Jl.Srikandi G.Seroja B.BP.135.01.16.0000864 Spt Baru,085737180911 BsTT/Krd Excellent Hub.082144061692 12 Babakan Sgr Hub:0817359466 Dijual Rumah 1,1Are Jl.Pulau B.BP.164.01.16.0000971 A.BP.001.01.16.0002179 B.BP.009.01.16.0000880 Flores VII/10 Dps,087861440422 Honda Brio’14 MT Silver asBali For Sale! Toyota Fortuner VNT A.BP.001.01.16.0001955 TABANAN 1.2cc Kmplt 117Jt,085100849067 TRD 2014,Putih,tgn1,Full org, Dijual Rumah 3KT,550jt Ng BKR Rmh Siap Huni 500m Sltn Rs.Ws B.BP.141.01.16.0000956 Jok kulit,Servc res Astra & I Bkt Ungasan Hp.081338398884 Prasanti Dp50Jt H.081337380202 New Accord’06 Akhir VTi Manual A.BP.001.01.16.0002146 Toyota Vellfire ZG Prem sound A.BP.001.01.16.0002204 DK Istw,H.085658320222 Pribadi Full Spec,putih,2012,Km 5000, Djl Rmh LT3Are, LB170m2, fslts B.BP.164.01.16.0000975 DISEWAKAN RUMAH Tgn1,Hub:081218012345 Lgkp Jl.Gn Andakasa Gg Melati, ISUZU Dikontrakan Rumah Jl.Tunggul A.BP.001.01.16.0002186 Hrg.1,6 M. 08113889831 (TP) Ametung Hub:085103050999 Jl PU Panther’05 & Truk Engkel Toyota-Honda-Daihatsu”Promo GO A.BP.001.01.16.0002130 A.BP.001.01.16.0002120 Toyota DYNA’05 Hb:085106761000 -Fun”Mobil88 16-31Jan.Tersedia Jl Rmh Ls80m2 Jl.Tkd.Petanu G Dikontrakan Rumah PinggirJalan A.BP.001.01.16.0002050 Puluhan Unit Siap Pakai & Perkutut 4Dps 550Jt08123991174 di Denpasar Hub.0811399361 MERCEDEZ B.BP.801.01.16.0000941 Discount Jutaan Rupiah Serta A.BP.001.01.16.0002076 Mercedes Benz 300E Sportline Jl Rumah 36/82 Lok.Strategis Beragam Hadiah Menarik.Bunga Dkntrakan Rmh Besar/Kantor 5KT 92 AT US Version Built Up Istw Kredit Ringan Hub:Mobil88 Dps dkt Hardys Lane Kerambitan 2KM Dapur PAM Grasi Lok.Tenang & Brg Simpanan!! 08112915758 085100841888/0361-42725208 Tabanan 082339938225 Nyman Jl.Suli Dps/081236162182
1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP
DAIHATSU
All New Xenia X’2014 Putih asli Bali H.087860907000
A.BP.001.01.16.0002182
AC
A.BP.001.01.16.0002229
BAJA RINGAN
B.BP.154.01.16.0000950
TIKET
A.BP.001.01.16.0002007
RUPA-RUPA
A.BP.001.01.16.0000180
100m2&122m2/Global222m2 Strtgs Jl.Tk Bilok Sanur,081805549007
A.BP.001.01.16.0002096
5,35 Are Jl.Tk.Badung XVII Renon Hub:08123956600
A.BP.167.01.16.0002161
BUC Jual RUmah Nangka Utara Gg SnaggingII7 975Jt,081337476667
A.BP.001.01.16.0002126
Jual Tnh 12 Are Timur Nirmala Ungasan Samping WG Hotel Hub:081805563304
A.BP.001.01.16.0002156
Jual:Tanah Luas:1,18Are Perum Multi Jadi Sanggulan Tabanan Hub:081236308787
A.BP.001.01.16.0002131
Djl Tnh Lok Hook Dpn Prm Sekar Wangi 2,25Are 1,4M Nego Jl.IB. Mantra Dps Hub.081369471111
A.BP.001.01.16.0001512
BUC Tnh Kebun 30A/97Jt Ng SHM Kav Blumbungan Sibang 280Jt Ng Pancasari Bedugul,088219261939 A.BP.001.01.16.0002002 Hub:081338155400/085737921863 A.BP.119.01.16.0002230 Dijl Tnh di Gg Leci Peguyangan Kav 605m KutatLestari Gg.VI Snr Ls.Tnh 1,20m2 Hub:08510087599 cck u.Vila&Kost.081280522204 Dkont Rmh 3KT Garase dkt Canggu 087861187778 Hrg 350Jt/Are B.BP.031.01.16.0000944 A.BP.001.01.16.0002199 Club 26Jt Hub.087862034169 Tanah di Denpasar 780m2 Bisa B.BP.166.01.16.0000980 Dijual Cepat Tanah Puri Gading Beli Sebagian Hub.0811399361 Rumah Baru Mnmlis 3KT,2KM, 4,25 Are Hub: 081238437775 A.BP.001.01.16.0002075 A.BP.001.01.16.0002122 Hal.Luas Lokasi Jl.P.Belitung Tnh 1,26 Jl.Akasia XVI Gg. Ratna Dijual Tanah 1,03Are Jl.Tkd Hub:(0361)245714/081558577601 Buaji Panjer Hub.081916563998 Tanjung Bungkak H.08123639817 A.BP.001.01.16.0002142
DIJUAL TANAH T.Kvl Perum Eka Cakra Br. Semate Abianbase dan Permata Anyar Sempidi H.087860432230
A.BP.001.01.16.0002221
Jual Tanah 1Are 405Jt/A Jl. KeboIwa Dpn BaliTV,08980188108
B.BP.141.01.16.0000970
SHM 8A Keboiwa Dps bisa 3-5A 081234613232/08194822888 BUC!
A.BP.001.01.16.0002187
Dijual Tanah 279M2 sebelah Brt Lapangan Bola Celuk Sukawati SHM Hub: 081236753463
A.BP.001.01.16.0002214
Tnh 2Are Bypas Kediri Tabanan Barat Hardys BUC 081239679714
A.BP.001.01.16.0002189
A.BP.001.01.16.0002147
Tnh Kav 1-4A 5Mtr Asp Perum Jln Mudutaki Dlg 085101866136
A.BP.001.01.16.0001851
Tnh Kav 1-5A Asp Perum Jl Utma Rajawali Tabanan 085101866136
Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757
Djl Tanah 4Are Komplek Vila Grogol Carik 081239679714 BUC
A.BP.001.01.16.0001971
A.BP.001.01.16.0001970
BENGKEL LAS
DIJUAL MOTOR
A.BP.005.01.16.0002044
RUMAH MAKAN
A.BP.001.01.16.0002157
KURSUS
A.BP.167.01.16.0002160
KURSUS
A.BP.167.01.16.0001450
Jl Cpt Ruko Lt2 mnmls Sdakarya A.BP.001.01.16.0000405 Hub.087761380099/081337011102 Bata Super Ngr 650 Bata BWI 800 A.BP.001.01.16.0002140 Terima Lokasi 087860283313 Ruko Antasura & Mahendradata A.BP.159.01.16.0002168 dekat Balimed 2Lt 08113857066 Dana Cpt BANK/Non Jaminan SrtiA.BP.005.01.16.0002224 fikat Tnh/Rmh/Dll 085954121881 Ruko Tmn Gria Jmbaran Dp 100Jt A.BP.001.01.16.0001989 Dcari Property macet di Bank/ KPR Pasti Acc H.081337380202 A.BP.001.01.16.0002203 Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.01.16.0001961 KONTRAKTOR Jasa Bank/Prbdi Jmnan Srtifkat Kontraktor+Arsitek+IMB Rumah, Tnh/Rmh/Villa Tlp:081999273685 Ruko,Villa Dll Hb:087761130180 A.BP.001.01.16.0000504 A.BP.001.01.16.0000396 Jual Sisa Proyek Baja Hb300,WF 350,Plat Esser H.081246468225 DIJUAL VILLA A.BP.001.01.16.0002219 Djl Cepat Villa Kutat Lestari Jual Usaha”Copy Centre”Lok Depan Hub:0361-289329/087860183220 Sekolah SMK,Kantor & dekat A.BP.001.01.16.0000546 Kampus Hanya SMS 085100885863 A.BP.001.01.16.0002127 ARSITEKTUR Kredit Elektronik,Furniture,Hp *Arsitek&Urus IMB,Rmh,Ruko, Dll Dp 0%,484458/083114934630 Kos,Borong/Renov H.08123663123 A.BP.001.01.16.0002173 A.BP.001.01.16.0002222
PAKAIAN
B.BP.164.01.16.0000972
SPA
PROMO!! DISCOUNT
DUA BULAN DIJAMIN BISA
20%
Garansi Uang Kembali...!!!*
Sentuhan Selembut Salju
Coba Gratis Dulu Cocok Baru Bayar...!!!* EC Gatsu EC Sudirman
SPA
B.BP.154.01.16.0000957
HlgBPKB a.n I Nengah Mertanadi DK 7413OF Hub: 082236338401
A.BP.155.01.16.0002177
PELUANG BISNIS 2 org Kandidat utk Sukses Peng Marketing,Focus,Ulet Bonus,$ & Euro Serius Hub.08113801502
A.BP.001.01.16.0001707
PELUANG USAHA Invest Forex.Profit3%/Hari.SMS “Minat”Hp082179711606-08134269 6388WWW.GOLDENBMW-BANDUNG.COM
B.BP.004.01.16.0000965
SALON KECANTIKAN
Booking Sekarang ! Room Selalu Full !!
TOUR
081 805 318 787 Buka : Senin - Minggu Jam 10.00 - 22.00 Wita
C.0001717-SPA
SPA
SPA
C.0002030-krs
KEHILANGAN Hilang BPKB spd motor DK3404ON a/n Gregory Rodda 081237874647
Jl. Raya Sempidi Dalung No. 9 (selatan Puspem Sempidi)
410405 255305
INTERIOR
B.BP.141.01.16.0000947
BIDADARI SALJU SPA
KURSUS
BENGKEL LAS
DIJUAL RUKO Djl Ruko 2Lt Jln By Pass Soekarno Tabanan H:085100043007
Taneko CBU Genset Powered By Perkins,Cummins,Mitsubishi,MTU MAN,Deutz,Yanmar,Doosan.T:4191 14/9005897 E:branchbali@taneco .co.id (Contractor Welcome!!!)
A.BP.001.01.16.0002193
BAHASA INGGRIS
C.0001744-KRS
AC
Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.264014/226891
Tnh Luwus,Baturiti Tbn L.200m2 A.BP.001.01.16.0002190 Arsitek/Kontraktor,Design, Hub:081934310335/087761077522 Bangun&Renovasi 081999012780 Djl Tnh 2,5Are Lok.Marga A.BP.001.01.16.0002098 A.BP.001.01.16.0001777 Jl.Utama Hub:08123602261 A.BP.001.01.16.0002143 BUC Tnh 2,5A,Jl.Pakis Aji/Hym Tnh Pantai Purnama,L.22,65 A.BP.001.01.16.0002021 Gbr IMB R.Tinggal Vila Ruko 3D Wuruk Komp.Elit Hb.08123948476 Hub:081934310335/085100919612 Djl Tnh 4A Jl.Singasari(Ayani) A.BP.001.01.16.0002017 A.BP.001.01.16.0001775 Borong Bangunan H:081337230907 Kvl di Marga 110jt/A bs Kredit Jl5m 081999301732/085100875799 A.BP.001.12.15.0002268 Tnh 1,75A Jl.Nangka SltnGg.Nuri A.BP.001.01.16.0002200 & di Mengwi 70jt/A,087862450004 Djl Tnh L 100m2 Jl.Ry Bunutan VI No.1 Hrg 900jt,081353197512 Gbr IMB&3D:Rumah,Ruko,Villa, A.BP.001.01.16.0001896 A.BP.001.01.16.0002141 Kedewatan Ubud Hb,081337648618 Hotel,Cepat.082339328300 Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg B.BP.120.01.16.0000942 A.BP.001.01.16.0002195 TABANAN 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego Djl Tnh LT 123m2 Sdh Pagar Kll 14A Utr Hardys Tbn Sanggulan A.BP.001.01.16.0001376 Krdt 10Th SibangGde/0817342802 RUPA-RUPA A.BP.001.01.16.0002116 1,4M Maklar 3% H.081337380202 !!!Canggu 20A Full View Swh A.BP.001.01.16.0002202 081337220022 Dana Jl Tnh Jln Utama By Pass Soekarno Akomodasi Wisata 087770077777 Tbn 1A 1,7M H.085338557010 Cpt BPKB/Srtfikat,087862223922 A.BP.001.01.16.0001631 DISEWAKAN TANAH B.BP.164.01.16.0000940 A.BP.167.01.16.0001448 **Tnh Kav.Lok Takmung Klk Ung& Kontrak Tnh 1,5 Are Jl.Tk.Badung Dana Cpt 1Hr Cair Jual Tnh 5,30Are Blk SMP 2 Tbn,081337388558/08179710935 XXIII Renon Hub:08123956600 Ungasan Hub:081805563304 BPKB/Sertifikat,085100026010
SEMI PRIVAT
AC
DISEWAKAN TOKO Sewakan Toko/Rmh Lok Sanur, Renon Hub.081916224335
KONTRAKTOR
ekonomi
18
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Tumbuh 3,2 Persen, Utang Luar Negeri Indonesia
PLTS Dikelola BUMDA dan BUMDes
Listrik Terpenuhi Juga Jadi Komoditi Denpasar (Bali Post) Kebutuhan listrik per kWh per kapita di Indonesia tahun 2012 adalah 729,9. Kebutuhan tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Maka dari itu, pemerintah membangun pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain merupakan sumber energi terbarukan, PLTS juga green energy tidak terbatas, dan berkelanjutan. Drs. Putera Astaman, Pembina Paguyuban Merah Putih Bali (PMPB), mengatakan PLTS tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik, tapi diharapkan dapat menjadi komoditi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMDA) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “PLTS di Cina pada akhir Juni 2015 total sudah terpasang 35.780 MW yang dihasilkan oleh lebih dari 400 perusahaan PLTS,” ujarnya pada diskusi publik tentang ekonomi kerakyatan berbasis Badan Usaha Milik Daerah (BUMDA) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan topik “Kajian Khusus Prospek Daya Listrik Sebagai Komoditi”. Diskusi yang digelar, Selasa (19/1) kemarin, mengundang tokoh-tokoh masyarakat, Pemprov Bali, PLN. Menurutnya Indonesia memiliki potensi PLTS apabila pemerintah fokus pada program PLTS dan ekonomi kerakyatan diberi peluang berpartisipasi. Meskipun Indonesia telah memiliki modal sinar surya melimpah, kenyataannya Indonesia baru mampu membangun PLTS sebesar 142 MW, itupun relative kecil-kecil. Di Bali
saja ada 2 PLTS yaitu di Karangasem terpasang 1 MW, dan Bangli 1 MW. Padahal negara lain, misalnya Maroko yang tidak mendapatkan sinar surya sepanjang tahun bisa memasang PLTS dengan kapasitas 2.000 MW. Maka dari itu, PLTS diharapkan menjadi sumber energi yang dapat memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia. Daya listrik PLTS dapat menjadi komoditi ekonomi kerakyatan, usaha rakyat di tingkat desa dan kabupaten, dalam wadah BUMDES dan BUMDA dengan syarat Kementerian ESDM menetapkan feed in tariff (tariff yang dibayarkan pemerintah melalui PLN kepada BUMDA/BUMDes) yaitu US 25 sen per kWh. “Rakyat tergerak berusaha (berbisnis) daya listrik PLTS, daya listrik sampai ke pelosok tanah air akan berlimpah seluruh rakyat makin sejahtera,” ujarnya. Namun untuk merealisasikan hal tersebut anggota diskusi memberikan masukan aspek bisnis, investasi, modal, untuk, maintenance, teknologi, keterampilan yang diperlukan masyarakat, sistem pemeliharaan, penjelasan informasi PLTS kepada masyarakat. Ketut Arnawa dari Mahasaraswati, pada kesempatan itu mengatakan proyek PLTS di Bali yang rusak diperbaiki dan dijadikan contoh untuk daerah lainnya. Prof. Dr. WD Astana, anggota PMPB menambahkan, semua pengusaha muda di Bali yang dibina Kadin asosiasi yang bernaung di bawah Kadin, agar melihat peluang yang sangat indah dari PLTS tersebut untuk beberapa tahun mendatang. (km42)
Bali Post/eka
SENSUS EKONOMI - Transaksi warga dan pedagang di Pasar Tradisional Kuta 2 menjadi salah satu gambaran perputaran ekonomi di Kuta. BPS Kabupaten Badung menyiapkan 1.224 orang petugas melakukan Sensus Ekonomi 2016 di Badung. Sensus ini bertujuan mendata seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian). Data tersebut akan menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu, dari data yang didapat akan diketahui daya saing bisnis di Badung dan penyediaan kebutuhan informasi usaha.
Kusrin Raih Sertifikat SNI Produk Televisi Rakitan
Jakarta (Bali Post) Perakit televisi asal Karanganyar, Muhamad Kusrin (42), akhirnya mengantongi Sertifikasi Produk Pengguna Tanda (SPPT) SNI Cathode Ray Tube TV dengan sederet perjuangan. Tekad Kusrin memperoleh SNI karena sebelumnya ratusan televisi rakitannya dimusnahkan karena tidak memperoleh SNI. Akibatnya, 25 pegawainya bisa telantar. Ia pun berupaya untuk bangkit lagi. “Saya mengurus (SNI) sejak Mei 2015, jadi sekitar tujuh bulan. Sebetulnya mudah, tapi karena berbeda kota jadi agak lama,” kata Kusrin di Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. Kronologinya, pada 18 Mei 2015 pemilik UD Haris Elektronika tersebut mengajukan Aplikasi Permohonan SPPT SNI ke LSPro Baristand Surabaya untuk Ruang lingkup sertifikasi TV CRT (SNI 046253-2003). Kemudian pada 26–27 Juni 2015, dilakukan Audit Kesesuaian (Lapangan) oleh Tim Auditor LSPro Baristand Industri Surabaya dan Petugas Pengambil Contoh dari B4T-Bandung. Selanjutnya 28 Juni 2015, dilakukan tindakan koreksi atau perbaikan atas 19 ketidaksesuaian yang di temukan, dan 29 September 2015 seluruh ketidaksesuaian din-
yatakan telah selesai diperbaiki dengan memuaskan. Setelah itu, 28 Desember 2015 Sertifikat Uji diterbitkan oleh Laboratorium Uji B4T-Bandung dan dinyatakan memenuhi syarat mutu SNI 04-6253-2003 TV CRT. Kemudian 13 Januari 2016, Sertifikat Uji tersebut diterima LSPro Baristand Industri Surabaya dan telah menunjuk tim teknis melakukan evaluasi teknis terhadap permohonan SPPT SNI TV CRT dari UD Haris Elektronika. Hingga 14-15 Januari 2016, dilakukan perbaikan dokumen dan melengkapi kekurangan berkas oleh Koordinasi Tim Pembimbing dan Pabrik. “SNI ini untuk tiga merek tv saya, mereknya Veloz, Zener, dan Maxreen. Semua sama, yang membedakan hanya warna untuk memberi-
kan pilihan bagi konsumen,” ujarnya. Adapun harga jual televisi rakitan tersebut berkisar Rp 400 ribu - Rp 500 ribu yang di distribusikan ke Karesidenan Solo sampai Yogyakarta. Untuk meraih sertifikat SNI ketiga televisi rakitannya, Kusrin merogoh kocek sekitar Rp 35 juta, di mana Rp 20 juta untuk biaya sertifikat dan pendaftaran satu merek masing-masing Rp 5 juta. Kendati modalnya habis untuk mengurus Sertifikat SNI, ditambah ratusan produk televisinya dimusnahkan, Kusrin mengaku lega akhirnya televisi buatannya diakui secara kualitas. “Modal habis. Tapi saya memikirkan 25 pegawai saya. Jadi saya akan berusaha bangkit lagi. Tetapi ya mikir dulu,” ujarnya. (ant)
Gunung Bromo Erupsi
Komoditi di Pasar Blitar Naik
BP/ant
CLAY - Warga membuat kerajinan berbahan baku clay tepung di sentra industri rumahan Keranji, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (19/1) kemarin. Sejumlah pelaku UMKM menyatakan telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan menciptakan produk-produk berkualitas, memanfaatkan peluang, dan meningkatkan kapabilitas.
’’Astindo Fair’’ Targetkan Transaksi Rp 150 Miliar Jakarta (Bali Post)Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) kembali menggelar Astindo Fair yang merupakan pameran perjalanan terbesar di Indonesia. Tahun ini dua pameran digelar di dua kota yaitu di Surabaya, 1720 Maret, dan di Jakarta, 25-27 Maret mendatang. Ketua Umum Astindo Elly Hutabarat di Jakarta, kemarin mengungkapkan, event ini merupakan ajang consumer travel fair yang telah menjadi kalender tahunan. Di mana setiap penyelenggaranya mencatat adanya peningkatan cukup signifikan, baik dari sisi jumlah peserta pameran (exhibitor), pengunjung, maupun nilai transaksi penjualan. “Kami memandang penyelenggaraan Astindo Fair mampu memberikan kontribusi positif, khususnya animo masyarakat melakukan perjalanan wisata,” kata Elly. Selain itu, kata Elly, event ini bertujuan mengedukasi masyarakat
agar terbiasa merencanakan perjalanan wisata sejak jauh hari, sehingga dapat memperoleh pengalaman berwisata aman, nyaman, dan mengesankan. “Untuk penyelenggaraan Astindo Fair di Jakarta, kami menargetkan jumlah pengunjung 100.000 dan transaksi penjualan (sales volume) sebesar Rp 150 milyar atau naik sekitar 15% dibanding tahun lalu,” kata Elly. Ketua Panitia Pelaksana Astindo Fair Rudiana mengatakan, tahun lalu kebanyakan pengunjung membeli paket wisata dalam negeri dengan tujuan Bali dan Lombok. “Untuk wisata domestik, tujuan wisata yang banyak dipilih adalah Bali Lombok,” papar Rudiana. Penyelenggaraan Astindo Fair didukung Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan (airlines) domestik dan asing terkemuka, badan promosi pariwisata mancanegara (NTO) dan domestik, serta industri pendukungnya seperti perbankan, dan asuransi perjalanan. (010)
Blitar (Bali Post) Dampak erupsi Gunung Bromo secara geogarfis yang meliputi empat kabupaten yang ada di Jawa Timur (Jatim), yakni Kabupaten Pasuruan, Malang, Probolinggo, dan Lumajang, ternyata tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar. Tetapi daerah lain seperti Blitar Raya juga terkena dampaknya. Khususnya harga komoditi yang sebagian besar di pasok dari daerah tersebut. Sejak Gunung Bromo erupsi, aneka jenis sayuran dan komoditas lainnya mengalami kenaikan harga yang cukup drastis. Seperti yang terlihat di Pasar Legi, Kota Blitar. Cabai rawit yang biasa Rp 25.000/kg naik menjadi Rp 30.000/kg, kentang yang biasa Rp 10.000/kg, naik menjadi Rp 15.000/kg, wortel yang biasanya Rp 8.000/kg, menlonjak Rp 13.000/kg. Tidak hanya itu, tomat
yang biasanya hanya Rp 3.000/kg, naik menjadi Rp 7.000/kg, daun bawang naik Rp 18.000/kg, padahal sebelumnya hanya Rp 10.000/ kg, bawang merah yang biasanya Rp 26.000/kg kini naik menjadi Rp 30.000/ kg. Dan masih banyak komoditas lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. “Kalau turun belum pernah, tapi kalau naik itu pasti,” kata Sujianti, salah satu pedagang sayur-mayur di Pasar Legi Blitar, Selasa (19/1) kemarin. Menurut Sujianti, mahalnya harga komoditi di pasaran ini dikarenakan jumlah pasokan barang berkurang. Karena sejumlah daerah yang berada di lereng gunung berketinggian 2.392 meter dari permukaan laut ini banyak yang mengalami gagal panen. Dengan demikian, mau tidak mau barang yang dijual ke konsumen juga terbatas. Agar merata, paso-
BP/ant
PADI - Petani menyemprot padi di areal persawahan Kasemen, Serang, Banten, Senin (18/1) lalu. Untuk mengejar swasembada pangan Pemprov Banten menargetkan tambahan produksi panen 1 juta ton gabah kering giling (GKG) dari 2.048.052 ton pada 2014 menjadi 3.048.052 ton pada 2017.
kan barang tersebut dibagi rata. Setiap pedagang hanya dibatasi 10 kilogram untuk satu jenis sayur. Terbatasnya jumlah pasokan ini, membuat para pedagang kehilangan omset ratusan ribu per hari. Kendati demikian, para pedagang tetap bertahan sambil menunggu pasokan barang normal. “Mudah-mudahan saja Gunung Bromo tidak erupsi lagi, sehingga pasokan barang kembali normal,” harap Sujianti. Selain itu, Sujianti juga berharap agar pemerintah segera turun tangan agar pertanian yang ada di sejumlah daerah kembali dapat beraktivitas. Dengan program-program jitu yang pro rakyat. “Kalau sayur saja sudah mahal, lantas rakyat kecil ini mau makan apa?” papar Sujianti mengkritik kebijakan pemerintah yang belum pro kaum ekonomi bawah. (kmb/059)
Jakarta (Bali Post) Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia November 2015 tumbuh 3,2 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2015 sebesar 2,5 persen (yoy). “Utang luar negeri terutama didorong oleh peningkatan pertumbuhan ULN berjangka panjang,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Senin (18/1) lalu. ULN berjangka panjang tumbuh 6,1 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Oktober 2015 sebesar 5,5 persen (yoy). Sementara itu, ULN berjangka pendek masih mengalami penurunan (-12,5, yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, posisi ULN Indonesia akhir November 2015 tercatat sebesar 304,6 miliar dolar AS. Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia didominasi ULN berjangka panjang (86,6 persen dari total ULN). ULN berjangka panjang November 2015 mencapai 263,9 miliar dolar AS, terdiri dari ULN sektor publik sebesar 134,8 miliar dolar AS (51,1 persen dari total ULN jangka panjang) dan ULN sektor swasta sebesar 129,1 miliar dolar AS (48,9 persen dari total ULN jangka panjang). Sementara ULN berjangka pendek sebesar 40,7 miliar dolar AS (13,4 persen dari total ULN), terdiri dari ULN sektor swasta sebesar 37,7 miliar dolar AS (92,7 persen dari total ULN jangka pendek) dan ULN sektor publik sebesar 3 miliar dolar AS (7,3 persen dari total ULN jangka pendek). Berdasarkan kelompok peminjam, peningkatan pertumbuhan ULN pada November 2015 terjadi pada ULN sektor swasta maupun ULN sektor publik. ULN sektor swasta tumbuh 3,4
persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,5 persen (yoy), terutama dipengaruhi ULN nonbank. Sementara itu, ULN sektor publik tumbuh 2,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 2,6 persen (yoy). Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN sektor publik dan swasta masingmasing tercatat sebesar 137,7 miliar dolar AS (45,2% dari total ULN) dan 166,8 miliar dolar AS (54,8 persen dari total ULN). Menurut sektor ekonomi, ULN swasta pada akhir November 2015 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,9 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya pertumbuhan tahunan ULN sektor keuangan, sektor industri pengolahan, dan sektor listrik, gas dan air bersih tercatat mengalami peningkatan. Pertumbuhan tahunan ULN sektor pertambangan mengalami kontraksi lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya. Bank Indonesia memandang perkembangan ULN November 2015 masih cukup sehat, namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian. Ke depan, Bank Indonesia terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. “Hal ini dimaksudkan memberikan keyakinan ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makro ekonomi,” ujar Tirta. (ant)
IHSG Menguat 10,46 Poin Jakarta (Bali Post) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/1) kemarin, ditutup menguat sebesar 10,46 poin atau 0,23 persen ke posisi 4.491,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 6,20 poin (0,80 persen) menjadi 782,42. “IHSG bergerak bervariasi hari ini (19/1), di tengah pelaku pasar asing yang masih berada dalam posisi lepas saham. Namun IHSG berhasil ditutup menguat meski tipis. Sektor saham industri dasar domestik memimpin penguatan,” kata Analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. Data BEI menunjukkan pelaku pasar saham asing membukukan jual bersih sebesar Rp 335,785 miliar pada hari ini. Lanjar Nafi menambahkan, pergerakan indeks BEI seiring mayoritas bursa saham eksternal. Bursa Asia bergerak menguat diikuti bursa Eropa di awal sesi menyusul beberapa data ekonomi Tiongkok yang dirilis tidak jauh dari proyeksi. Situasi itu seakan meng-
hapus kekhawatiran investor. Di sisi lain, lanjutnya, kembali menguatnya harga komoditas dunia, terutama minyak mentah juga menjadi faktor pendorong penguatan bursa global. Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan, aksi beli selektif oleh sebagian pelaku pasar terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dan lapis dua di dalam negeri menopang indeks BEI. “IHSG rebound dan berpotensi melanjutkan kenaikan lebih lanjut ke level 4.600 poin bila momentum kondusif,” katanya. Frekuensi saham di BEI mencapai 180.026 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,31 miliar, lembar saham senilai Rp2,75 triliun. Efek yang bergerak naik 139 saham, turun 118 saham, dan stagnan 98 saham. Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng naik 396,36 poin (2,07 persen) menjadi 19.635,81, indeks Nikkei menguat 92,80 poin (0,55 persen) ke level 17.048,37, dan Straits Times menguat 45,47 poin (1,75 persen) ke posisi 2.638,47. (ant)
19
Rabu Wage, 20 Januari 2016
Penunjukan Langsung Dari Hal. 1 Disposisi itu dituliskan secara langsung dengan kata-kata “GO FOR TWINLIFT” pada Nota Dinas Direktur Operasi dan Teknik (FERIALDY NOERLAN) No: PR.100/I/16/BP-10 tanggal 12 Maret 2010. Kedua, RJ Lino memerintahkan dan melakukan intervensi kepada Panitia Pengadaan Barang dan Jasa untuk menunjuk langsung PT HDHM, padahal PT HDHM tidak memenuhi persyaratan administrasi dan teknis dengan cara memerintahkan mantan Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan (sudah ditetapkan sebagai tersangka di Bareskrim Polri) untuk menunjuk HDHM sebagaimana disposisi RJ Lino. Hal itu tertulis dalam Nota Dinas Direktur Operasi dan Teknik (Ferialdy Noerlan) No: PR.100/I/16/ BP-10 tanggal 12 Maret 2010. Ferialdy kemudian
melaporkan kepada RJ Lino melalui Nota Dinas perihal Tindak Lanjut Pengadaan QCC tanggal 25 Maret 2010 dan RJ Lino selaku dirut memberikan disposisi selesaikan proses penunjukan HDHM. Ketiga, RJ Lino memerintahkan mengubah peraturan pengadaan barang dan jasa PT Pelabuhan Indonesia II dengan tujuan agar dapat menunjuk langsung HDHM, dengan cara pada Januari Maret 2010 memerintahkan Kepala Biro Pengadaan untuk mengubah peraturan pengadaan agar dapat mengakomodir pabrikan luar negeri sebagai peserta lelang yaitu terhadap SK Direksi Nomor. HK.56/5/10/ PL.II-09 tanggal 9 September 2009 melalui SK Direksi Nomor HK.56/6/18/PI.II09 tanggal 31 Desember 2009 jo SK Direksi Nomor HK.56/1/16/PI.II-10 tanggal 17 Maret 2010. Atas perbuatan tersebut, berdasarkan analisis perhitungan ahli teknik dari
Amerta Jagat
Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menyatakan bahwa analisis estimasi biaya dengan memperhitungkan peningkatan kapasitas QCC dari 40 ton menjadi 61 ton, serta eskalasi biaya akibat dari perbedaan waktu terdapat potensi kerugian keuangan negara sekurangkurangnya 3.625.922 dolar AS (sekitar Rp 50,03 miliar) berdasarkan Laporan Audit Investigatif BPKP atas Dugaan Penyimpangan Dalam Pengadaan 3 Unit QCC di Lingkungan PT Pelindo II (Persero) Tahun 2010 Nomor: LHAI-244/D6.02/2011 Tanggal 18 Maret 2011. Dengan demikian, menurut KPK, penyelidik telah menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan 3 unit Quay Container Crane di PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tahun 2010. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi, Rabu hari ini. (wnd/ant)
Perda Inisiatif Dari Hal. 1 Untuk mengatasi kekhawatiran ini, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menambahkan, revisi Perda LPD akan menjadi salah satu perda inisiatif Dewan. Menurutnya, perlu ada penyesuaian istilah-istilah yang bisa mengundang permasalahan. Misalnya kredit atau deposito yang mirip dengan istilah bank, termasuk tentang penamaan LPD berikut
kepanjangannya karena ada istilah kredit di dalamnya. Ketua Badan Kerja SamaLembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Nyoman Cendikiawan sebelumnya sempat memaparkan jumlah aset yang dimiliki LPD di seluruh Bali hingga akhir November 2015 mencapai Rp 14,2 triliun. Di Bali, saat ini ada 1.433 unit LPD. Dari jumlah itu sekitar 100 LPD yang bermasalah. Adapun sebanyak 10 unit LPD mengelola aset di atas
Sejak pagi, rapat dilakukan di Kantor Bupati Mempawah untuk membahas pemulangan mereka, kemudian sekitar pukul 14.10 WIB, seluruh unsur Forkopimda Mempawah langsung keluar untuk menuju lokasi. “Mereka sudah bersedia kita evakuasi dan dikembalikan ke daerah asal. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan sejumlah armada yang sudah disiapkan dan selanjutnya akan dibawa ke Pontianak,” ujar Ria Norsan. Pemulangan tersebut nantinya menggunakan ka-
pal laut. “Kita sudah tangani soal dana pemulangan mereka sesuai kemampuan, mengenai aset-aset mereka semua nanti juga akan kami urus,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres Mempawah AKBP Suharjimantoro menyatakan situasi terkendali, sejak kemarin seluruh anggota dikerahkan untuk siaga di peemukiman eks Gafatar yang menjadi target amuk massa. “Kami antisipasi semua dengan optimal, termasuk mengamankan lokasi. Kita juga dibantu empat peleton dengan kekuatan 120 Brimob Polda Kalbar guna menga-
Rp 200 miliar, sedangkan sisanya rata-rata memiliki aset Rp 50 miliar. Saat ini, LPD merupakan lembaga keuangan desa yang berada di bawah naungan desa adat dan diatur dalam Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2012 dan Peraturan Gubernur No. 11 Tahun 2013 tentang Operasional Lembaga Perkreditan Desa. Lembaga ini diatur pula dalam awig-awig atau aturan desa adat. (dir/rin)
mankan lokasi eks Gafatar itu,” ujarnya. Ratusan warga eks Gafatar yang didata Pemkab Mempawah sekitar 749 jiwa tersebut terlihat siap meninggalkan permukiman mereka, termasuk membawa berbagai logistik dan perlengkapan. Warga eks Gafatar yang umumnya berasal dari Pulau Jawa itu mengaku pasrah dan akhirnya berkenan menerima tawaran evakuasi menyusul 10 perwakilan mereka yang sejak Senin (18/1) malam sekitar pukul 23.30 WIB sudah terlebih dahulu dievakuasi ke Polda Kalbar. (ant)
Rabu, 20 Januari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Kontempikasi di Tahun 2016 (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali BRTC 08.05 Suluh Indonesia 08.35 Folk Song 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali
Tradisi Melebu Mala Desa Pandak Gede 11.05 BCTTV/Glimpse of The Island 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Kontempikasi di Tahun 2016 (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Lila Cita Sanggar Ratu Kinasih Lembongan (3) 15.30 Agrobisnis 16.05 Lila Cita 17.05 Nangun Yadnya
Sebagai langkah awal persiapan renovasi, panglingsir (padulu) dan tokoh masyarakat dan jero mangku di Pura Hulun Danu Batur Songan telah melakukan parum (pertemuan). Menurut Perbekel Songan B Jero Lanang, S.E., Selasa (19/1) kemarin, renovasi meru tumpang sebelas sebagai linggih Ida Batari Dewi Danu – sumber amerta jagat - tahun ini akan dilakukan secara total. Pemugaran akan diawali dengan matur piuning. ‘’Kami sebagai krama pangempon berharap dukungan umat Hindu untuk merampungkan renovasi meru ini sebelum piodalan Panca Wali Krama. Partisipasi pemerintah dan komponen masyarakat sangat kami harapkan,’’ ujarnya. Dijelaskannya, sesuai perhitungan dewasa dan waktu, Karya Panca Wali Krama dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Tahun ini akan dilakukan Okteber
mendatang. Rangkain karya akan dipublikasikan secara terbuka kepada umat, sehingga penyelenggaraan karya tahun ini bisa dikelola umat Hindu secara kolektif. Untuk itulah, kami warga 33 banjar dinas di Songan berharap bisa merampungkan renovasi meru tumpang sebalas ini sesuai rencana. Dijelaskanya, meru tumpang sebelas ini sempat direnovasi sekitar 40 tahun lalu. Kini kondisinya sudah lapuk dan sejumlah kayunya sudah lepas. Bahkan atap meru dari ijuk sudah sangat tipis. Umat yang hendak berpartisipasi mendukung pemugaran meru ini bisa menyalurkan bantuannya ke rekening BCA Cabang Denpasar No. 040-3966000 atas nama Dompet Punia Pura Bali Post. Dana punia juga bisa langsung disalurkan ke Bali Post Jalan Kepundung 67A Denpasar. ‘’Sebagai pangemong, kami sangat berharap partisipasi umat bisa memperlancar proses renovasi,’’ jelasnya. (dir)
Permufakatan Jahat
Daerah Asal Dari Hal. 1
Dari Hal. 1
17.30 Lila Cita Sanggar Legong Bidadari (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif SPP 20.30 Spots News 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita 23.00 Lila Cita 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Closing
Dari Hal. 1 ‘’Beliau kan dianggap terkait dengan pelanggaran Pasal 15 UU Tipikor. Pasal 15 UU Tipikor ini berkenaan dengan percobaan, kemudian pembantuan dan permufakatan jahat. Sepanjang yang saya baca dalam ketentuan UU, untuk bisa adanya persiapan, permufakatan jahat, persiapan itu hanya bisa dilakukan terhadap kejahatankejahatan tertentu misalnya persiapan permufakatan hendak mencetak uang palsu. Kemudian materai palsu, kemudian permufakatan jahat mau menggulingkan negara atau makar, terhadap yang lain tidak ada,’’ jelas Maqdir. Atas dasar hukum tersebut, makanya pihaknya pun menilai tak ada urgensi untuk datang. Ia juga menegaskan tak takut jika pihak Kejaksaan Agung akan menggunakan upaya paksa, pasalnya tahap penyelidikan belum bisa melakukan upaya paksa.
’’Jadi dasar hukumnya tidak jelas, permufakatan jahatnya ngapain,’’ cetus Maqdir. Kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto bermula dari laporan Menteri ESDM Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Hal tersebut dilakukan karena Setya dinilai telah ‘’menjual’’ nama Presiden dan Wapres dengan meminta 20 persen saham PT Freeport, jika ingin kontrak karyanya di perpanjang pemerintah Indonesia. Padahal hingga saat ini pihak pemerintah belum memutuskan apakah akan memperpanjang atau menolak kontrak karya dengan perusaahan tambang asal negeri Paman Sam tersebut. Sementara Setya Novanto membantah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden. Bahkan, Setya telah melaporkan Sudirman Said ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. (wnd)
APA IDE ANDA? Bali harus melakukan terobosan yang lebih besar di tahun 2016. Tidak ada langkah strategis yang bisa dilakukan kecuali membuat terobosan dan strategi luar biasa untuk Bali. Apa saja menurut Anda terobosan yang harus dilakukan. Kirim ide dan pendapat Anda ke Redaksi Bali Post di Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau melalui email; balipost@indo.net.id. Ide Anda yang baik akan kami muat di Bali Post. Tulisan yang dimuat akan mendapat suvenir.
Terobosan Luar Biasa
Milik Bangsa Dari Hal. 1 “Karena tambang itu milik bangsa Indonesia, maka kami sebagai BUMN bisa berpartisipasi di tambang besar seperti itu. Jadi, itu dasar pemikirannya,” ujar Rini. Meski begitu, ia pun menekankan, ke masa depan masih ada dasar pembicaraan antara pemerintah RI dengan BUMN bagaimana kelanjutan dari rencana pembelian saham PT FI. Rini sebelumnya sudah mengisyaratkan bahwa BUMN siap masuk PT FI dengan sinergi kekuatan yang dimiliki empat BUMN Pertambangan, yakni PT Aneka Tambang
Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero. “Kalau memang ada divestasi Freeport Indonesia, dan kami diberikan kesempatan untuk membeli saham yang akan didivestasikan, kami siap,” katanya. PT FI adalah afiliasi dari Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. di AS yang menambang, memproses dan melakukan eksplorasi terhadap biji tembaga, emas dan perak. Perusahaan yang beroperasi di daerah dataran tinggi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua itu mulai beroperasi pada 7 April 1967. (ant)
Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran
Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman. Workshop ‘’Meditasi Dalam Tindakan’’, melatih teknik meditasi untuk menemukan kedamaian dalam diri
dan membangun kualitas melayani dengan hati. Sebagai narasumber murid-murid Sri Chinmoy dari USA yang telah menekuni meditasi puluhan tahun. Hari/tanggal: KamisJumat, 21-22 Januari 2016 Pkl. 19.00 Wita di Istana Taman Jepun Jl. Hayam Wuruk 104H, Gratis 50 orang. info 082144543311.
Yudhishthira Terima Kesava dan Ksatria Utama Lainnya
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Tujuh Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH melihat dan menyentuh lambang Swastika, sebagai pertambahan nasib baik, segera dipersiapkan upacara. Dikeluarkan Nandyavarta yang dibuat dari emas, kalung-kalung bunga, tempat-tempat air suci, api suci tampak berkobar pada kunda, bejana-bejana dengan nasi dikeringkan di matahari, bahan-bahan terbaik lainnya serta pewarna kuning, juga disiapkan air kencing lembu dari unsur pancaguhya. Ada dadih, mentega murni, madu dan gula yang baik dan telah disucikan, itu merupakan unsur panca amritam. Tampak gadis-gadis pelayan memakai perhiasan lengkap dan baik, putra Kunti lalu datang menuju kamar yang ada di di luar. Kemudian, oh paduka yang berlengan perkasa, para penjaga menunggu di kamar itu dengan membawa tempat duduk emas yang baik dan mahal. Tempat duduk itu berbentuk lingkaran. Dihiasi mutiara-mutiara, lapis lazuli, dan ditutupi sebuah karpet mahal di atas kain lain yang raju-
tannya baik. Semuanya itu dikerjakan sendiri dengan tangan-tangan tukang yang terampil. Setelah itu raja berbudi luhur itu mengambil tempat duduknya. Para pelayan membawakan semua perhiasan mahal dan berkilauan. Putra Kunti yang berbudi luhur itu memakai perhiasan-perhiasan sangat indah. Ketampanannya keluar, seperti memperbesar kesedihan musuh-musuhnya. Ketika para pelayan itu mulai mengipasinya dengan ekor yak putih dengan kemegahan bulan bersinar, semua alat alat di ruangan itu dilengkapi pegangan dari emas, sang prabu kelihatan megah seperti sekumpulan awan-awan sarat dengan guntur. Dan penyanyi itu mulai menyanyikan pujian-pujiannya untuk menghibur keturunan Kuru itu. Para pemuji mengutarakan kata-kata pujiannya. Para penyanyi mulai menyanyi menghibur keturunan Kuru itu. Dalam beberapa saat suara-suara para pemuji itu mengalun menjadi sebuah suara merdu. Dan kemudian terdengar suara deritan roda-roda kereta, dan langkah
kuku-kuku kuda. Sebagai akibat dari suara bercampur suara gemerincing lonceng gajah-gajah, dan suara terompet-terompet kerang, langkah-langkah manusia, membuat bumi benar-benar kelihatannya gemetar. Kemudian salah satu pengawal yang bertanggung jawab atas pintu-pintu yang terbuat dari baju besi itu, muda dalam usia, dihiasi anting-anting. Pedang tergantung di sisinya, memasuki apartemen pribadi, berlutut di lantai, dan memberikan salam dengan kepala menunduk ke sang prabu yang pantas mendapat setiap penghormatan. Mereka menunjukkan kepada putra Dharma yang berbudi luhur itu, bahwa Hrishikesa sedang menunggu diterima. Kemudian macan di antara manusia itu memerintahkan kepada para pelayannya, ‘’Biarlah disiapkan sebuah tempat duduk sangat baik dan sebuah Arghya untuk Krishna.’’ Achyuta, dari keluarga Vrishni itu diterima dan duduk di sebuat tempat duduk mahal. Setelah menyapa Madhava dengan pertanyaan-pertanyaan umum sebagai
sambutan, Prabu Yudhishthira yang adil dengan sungguh-sungguh menyembah Kesava. Sanjaya berkata, kemudian Prabu Yudhishthira, putra Kunti, menyalami putra Devaki, Janardana, dengan riang gembira menyapanya, ‘’Apakah engkau melewatkan malam dengan bahagia, oh pembantai Madhu? Apakah semua penglihatanmu jelas, oh engkau yang kemuliaannya tidak pernah pudar.’’ Vasudeva juga membuat pertanyaan sama seperti pertanyaan Yudhishthira. Kemudian penjaga datang dan menunjukkan
prajurit-prajurit ksatria lainnya sedang menunggu diterima. Diperintah sang prabu, orang itu menerima kumpulan-kumpulan pahlawan itu, terdiri dari Virata, Bhimasena, Dhrishtadyumna, Satyaki, Dhrishtaketu, penguasa Chedi, dan prajurit kereta perkasa Drupada. Selain itu Sikhandin, si Kembar Nakula dan Sahadeva, Chekitana, penguasa Kalikaya. Ada juga Yuyutsu, dari keturunan Kuru, dan Uttamauja keluarga Panchala, Yudhamanyu, Suvahu, serta (lima) putra-putra Draupadi. (bersambung)
Sloka 4.34 Tad viddhi pranipatena pariprasnena sevaya upadeksyanti te jnanam jnaninas tattva-darshinah Pelajarilah kebijaksanaan dengan merendahkan diri, dengan bertanya (studi) dan dengan bekerja demi seorang guru yang bijaksana. Orang-orang yang bijaksana yang telah melihat kebenaran, akan mengajarimu dengan penuh kebijaksanaan.
16 Pages
18 Number 8th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
post.co.id e-mail: info_ibp@balilipost.com. nternationalba
st.com.
WEATHER DPs
of Suicide triggers student in protests India n souther Page 13
ay, January
ay, January
Wednesd
leader Iran’s top es express ism’ after ‘pessim deal nuclear Page 6
o Ronaldo Cristian has says Zidane raised Real spirits Madrid Page 8
lure over 16 cted to 20 Bali expe on tourists in four milli
of boycott Calls for w over nees Oscars gro of nomi diversity Wednesd
T FORECAs 23 - 32
20, 2016
Bali expected to lure over four million tourists in 2016
http://epaper.i
rnationalbalipo
online: http://www.inte
L O N A A T I E R N I N T
20, 2016
al internation an offifour million R - Over Bali in 2016, Anak DENPASAexpected to visit Office of Bali he are Tourism Monday that tourists Head of foreign said on cial predicts. Yuniartha some 4.2 million attract Agung Gede Bali will Bali has anticipates 2016. visits in in of tourist tourists
of the a boycott calls for acting nominees — Amid anNEW YORK over its all-white Smith both Pinkett Awards ceremony, Academy Lee and Jadaout this year’s for major and Spikethey would sit said it was time nouncing president
number the local authority. from the target by with a team However, announced officially n is now cooperating target. (to not been the 2016 The administratio to determine using some formulas University counting, said. Udayana has started 2015. “The “The team number),” Yuniarthaforeigners in might the 4,001,654 The 2015 visits of determine attracted said. such as eruptions Bali Island higher,” he could be disasters, of Lombok, 2016 targethigher, but natural Mount Barujari and have been flights of East Java disrupted condiMount Raung two eruptions slowed tourism. ash from the The global economyaffected The volcanic sector in Bali. might also have terror attack and the tourism in Bali the Paris he said. by tourists visits tion and to Bali, in 2015, followed tourist visitsdata showed that (965,330), remainder Official by Australians (228,035). The Britain (190,317), US were dominated and Japanese Malaysia (146,632), (687,633) Chinese tourists were from Singapore (124,072). of foreign South Korea (152,244), and Taiwan (167,527), France (131,411) Global (133,701), Image” at
President the academy’s Sciences — and soon. Arts and promising more changes Pictures out
of Motion a statement Pinkett spoke Academy Isaacs issued Lee and he “cannot after both post, Lee said File Cheryl Boone he was writing and quickly, Omar Vega/Invision/AP, diversity, In a lengthy InstagramNoting that November was in he white” Oscars. on Monday. Lee — who Awards — said at the “lily Lady Gaga support” Luther King Jr. Day, and no flava the Governors Oscar at on Martin two years honorary white actors in given an also said up: “Forty can’t act?!” Pinkett Smith Pinkett was fed “We Facebook, in February. his all,” he wrote.message on the Oscars nominated for ,” In a video attend or watch Smith wasn’t “Concussion she wouldn’t husband Will trauma drama the Academy Smith, whose in the NFL headcolor to disregard people of performance time for asking, diminishes dignisaid it was says ment, or even we are a Linda Perry Awards. said. “And for acknowledge deserve producer power,” she “Begging — Record Lady Gaga doesn’t “Til it with all grace diminishes that ated song do them, NEW YORK lt dignity and and we are powerful.” amassed for tweeting the academy The video had fied people she’s sorry credit for the Oscar-nomin campus sexual-assau “Let’s let for She added: let’s do us differently.” songwritingYou,” from the college afternoon. also drew calls as Ground.” Lady Gaga only And to and love. by mid-Monday Happens that “The Hunting individuals the and Lady acting nominees Monday Warren not, 4.5 million prominent documentary tweets or all-white in Diane demo and from such any impactHarris, was Last year’s Perry said song credited to original though not Whether it had the Perry now Warren’s Neil Patrick a boycott, performed said she has line. But hosted by a six-year low. show Pinkett Smith. only one the song was being Lee and for the broadcast, Gaga. Perry when inclusive year prior, version changes the room” audience percent from the presenting a more by Chris Rock the final and “wasn’t in to comment. allegation ” down 16 has made a point of says she Reginald will be hosted was wrong songwriting producer Isaacs a new 28 broadcast written andhad disputed the is “a special collaboration Gaga The Feb. “Django Unchained” for Lady Rock, unveiling Warren to You” this year. by “The White it Happens Gaga. A publicist On Saturday, ceremony and produced said “Til regulaDavid Hill. called the her and Lady Hudlin andfor the broadcast, between and Sciences can left Monday. of a song Picture Arts Isaacs promotion hasn’t commented. to messages P, File of Motion songwriters Awards.” didn’t respond announced Thursday, nomiAcademy Hebert/Invision/A principal BET A. the Paul acting Jada only The academynominations were d” that all 20 the conversaphoto, tions state (ap) 2015 file premiere “disappointe When Oscar be nominated. June 25, Los Angeles Theatre. d she was promised to “continue membership and diversify at the In a Thursday, are acknowledge worked to Angeles Times again white ith arrives the TCL Chinese Awards of nees were Isaacs has study by the Los Pinkett-SmMike XXL” at year on diversity. a 2012 (ap) the Academy straight Jada tion” academy, which white and male. of “Magic a boycott of second g the and Calls for over the Oscars’ as Spike Lee 17, 2016, for overwhelmin found is Jan. growing white nominees, said Monday, ceremony. mostly this year’s Smith each Pinkett will not attend that they
for saying Perry sorry is falsely Lady Gaga song credited on
“Bali am. Listen heard in also be until 10.00 bali.listen2News can 96.5 from 9.30 at http:// Radio FMRadio FM at http://globalfm streaming .tv/ to Global or live video and http://ustream myradio.com bali.com radioglobalfml-fm-bali.
IBP/Wawan
Tourchannel/globa Head of some predicts. an official Bali will attract Bali in 2016, anticipates to visit that he are expected on Monday al touristsYuniartha said ck civil internation Gede million Agung shock in an “inter-cellblo Over four of Bali Anak in 2016. would certainlybecause said involved ism Office foreign tourists war”. This the world, that is of security,” in terms 4.2 million place people around be made after all a security Cantiasa recently. to think of what the prison is correctional facility God with other for to be a had the large It is shocking cooperation new strategies of people. Thanks happened that were meant their besmall in to create for troubled and safety off about might have he Bali is a very of forces the security Bali can be- numbers of weapons from the we were tipped in the prison,” Although slightest confiscated of the times - munity. even news of the ears managingpeople, so that years. in hands pos- ing such Balinese than in previous strate- subsequently THROUGH island, makes it to peoples’ been left quite revealed. come safer up with securityconsid- prison, “There would OUT 2015, among to page 2 y. a w incidents “Coming be done with ... Continue B a l i s a l internationall r of the 163/Wira ts. inmates. been a massacreBalinese to Measures especially Commande Resort, I Nyoman gies needs recent developmenthat sibly have c r i m i n ts, inmates - 1,100 of Kerobofor n though e clashes d Military i even fellow c n i that Satya the gang Prison and become A total of quite eration of Bali is could have For example, ranging from Cantiasa, admitted to be inmates. in Kerobokan about condition took placeTeuku Umar, needneed to kan’s prisoners pick pocketing the general still concerned petty is Jalan and other inter- safe, he the island. The Indonesian the on and corrections evaluated crime on (TNI), specifically cases involving working violent as well as shook miMilitaryResort, will be crimes to national syndicatesgangs that com- Military clashes between and international the national
Creating
a strategy
g security
agin for man
balipost (101rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU WAGE, 20 Januari 2016
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Di Kawasan Asia
Jokowi, Pemimpin yang Paling Banyak Kedua Disukai Netizen
Jakarta (Bali Post) -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tercatat menjadi pemimpin paling banyak kedua disukai di Asia setelah Narenda Modi asal India, demikian versi Burson-Marsteller, firma kehumasan dan komunikasi global dalam siaran pers, Selasa (19/1) kemarin.
Bali Post/ant
DISUKAI - File foto Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Menlu A.M. Fachir (kanan) berjalan dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan (kiri) usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1). Di kawasan Asia, Presiden Jokowi menduduki posisi kedua setelah Narenda Modi dari India sebagai pemimpin yang paling disukai di Facebook.
Untuk diketahui, hampir 90 persen dari semua pemerintah di dunia memiliki akun Facebook resmi, dan 87 kepala negara, 82 kepala pemerintahan, serta 51 menteri luar negeri juga memiliki laman pribadi di Facebook. Berdasarkan dari data yang dikumpulkan pada Januari 2016, Penelitian tentang Para Pemimpin Dunia di Facebook, yaitu
Penelitian Twiplomacy edisi pertama 2016 dari BursonMarsteller, ditemukan bahwa 169 dari 193 negara anggota PBB memiliki akun Facebook resmi. Presiden Amerika Serikat Barack Obama menjadi pemimpin dunia yang paling populer di Facebook dengan 46 juta likes pada laman kampanyenya. Obama hampir disusul oleh Perdana Menteri
India Narendra Modi dengan 31 juta fans pada laman pribadinya, dan 10,1 juta fans di laman insitusionalnya, yang juga menduduki posisi ketiga. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Indonesia Joko Widodo, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi melengkapi daftar lima besar pemimpin-pemimpin dunia yang paling populer, dengan masing-masing men-
catat lebih dari 5 juta likes. Di Asia, Joko Widodo menduduki posisi kedua setelah Narenda Modi dari India sebagai pemimpin yang paling disukai, diikuti oleh Noynoy Aquino dari Filipina, dan Presiden India Pranab Mukherjee. Di bulan November 2015, pemerintah Amerika Serikat membuat laman institusi resmi untuk Presiden Amerika Serikat (POTUS), yang mencatat 1,3 juta likes dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, dan berada di antara 30 laman pemimpin dunia terpopuler. (ant)
MOM, Solusi Deteksi Kehamilan Berisiko
Dek Ulik
Bali Post/win
’’Dangap-dangap’’ Album Ke-10 Dek Ulik DEK ULIK atau yang bernama lengkap Ni Kadek Suastini tidak membayangkan akan menjadi biduanita pop Bali papan atas seperti sekarang ini. Memulai karier dari nol sejak tahun 2000, dan sempat bergabung dengan grup Candra Swari, hingga saat ini sudah menelurkan 10 album solo dan 2 album kompilasi. Keluar dari grup Candra Swari, pada 2004 ia ditawari untuk membuat album solo oleh produser Januadi Record Tut Asmara dan dikontrak sampai sekarang. “Dangapdangap” merupakan album kesepuluh Dek Ulik yang dikeluarkannya pada Oktober 2015 lalu. “Perjalanan karier saya melalui proses yang begitu panjang hingga bisa seperti sekarang. Dulu sebelum diajak rekaman saya dites vokal dan latihan selama sebulan. Dalam rekaman satu lagu dulu sangat lama karena teknologi tidak secanggih sekarang. Tapi saya bersyukur sekali karena dapat kesempatan yang sangat berharga, hingga bisa seperti sekarang ini,” kata Dek Ulik, Senin (18/1). Album “Dangap-dangap” yang masih dirilis di bawah bendera Januadi Record menjadi album ke10 bagi penyanyi dari ibu tiga anak ini. Pada album ini banyak tokoh andal di kancah musik pop Bali yang turut ambil bagian. Untuk musik misalnya, menjadi makin variatif karena selain diaransemen Dek Artha, juga melibatkan Ary “Palawara” dan Wiwit Setyawan. Sedangkan untuk lagu, selain Dek Artha juga ada nama Ari Kencana, Tyson dan Panji Kuning dan video klipnya digarap oleh PrimeTime. Belasan tahun berkiprah di jalur lagu pop Bali, penyanyi asal Bitra, Gianyar ini mengaku masih banyak menyimpan obsesi yang belum kesampaian. Namun, ia tidak mau sesumbar dulu, takutnya tidak terealisasi. (winata)
Jakarta (Bali Post) Royal Philip bekerja sama dengan Kabupaten Sijunjung, Sumbar menerapkan program Mobile Obstetrical Monitoring (MOM). Aplikasi ini untuk memonitor kehamilan ibu dalam upaya memperpanjang dan memperluas akses kesehatan. ‘’Program ini merupakan layanan telehealth, terutama untuk ibu-ibu yang lokasinya jauh dari rumah sakit,’’ kata Presdir Philips Indonesia Suryo Suwignjo dalam release yang diterima Bali Post di Jakarta, Selasa (19/1) kemarin. Suryo mengatakan, angka kematian ibu dan anak masih tinggi, dan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling tinggi di Asia Tenggara. Kematian ibu dan bayi ini banyak disebabkan karena kehamilan yang berisiko dan baru terdeteksi saat di meja persalinan. “Tentu ini menjadi keprihatinan yang mendalam
terutama untuk ibu-ibu di daerah terpencil di mana spesialis ratarata berkumpul di kota besar, tidak banyak yang bersedia di kota kecil,” katanya. Ia menambahkan, MOM ini bisa membantu kebutuhan tenaga medis di daerah terpencil dalam mendeteksi kehamilan risiko tinggi. Penggunaan MOM dinilai cukup mudah, karena bidan mendapat ransel berisi peralatan, termasuk gadget untuk memasukkan data yang diunggah ke pusat data. Sistem kemudian akan memberikan peringatan kepada dokter jika kehamilan berisiko tinggi. Aplikasi ini dapat dijalankan baik secara online maupun offline. Pastinya, katanya, aplikasi ini sebagai upaya bagaimana mendeteksi kesehatan ibu hamil dan perkembangan kesehatannya sedini mungkin. ‘’MOM Philips ini diharapkan membantu ma-
syarakat desa terpencil mendapat layanan dari ahli kesehatan dan teknologi yang tepat dan di waktu yang juga tepat. Ini merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi digital dapat memfasilitasi tindakan pencegahan dan memberikan dampak besar pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” papar Suryo. Sementara itu, Pejabat Bupati Sijunjung Mudrika mengungkapkan, Kabupaten Sijunjung memiliki penduduk sekitar 200.000 jiwa, dan angka kematian ibu lebih besar dari yang diperkirakan, terlebih lagi di daerah perdesaan, karena sulitnya akses. ‘’Hadirnya aplikasi MOM dari Philips ini diharapkan membantu ibu hamil dalam pengawasan medis dan perawatan. Kami bangga Sijunjung menjadi kabupaten pertama yang mengimplementasikan aplikasi ini,” imbuhnya. (010)
Wajib Belajar Bahasa Inggris London Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan, perempuan muslim yang gagal mempelajari bahasa Inggris dengan standar cukup tinggi akan dideportasi dari Inggris. Dia juga menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris yang buruk akan menyebabkan orang “lebih rentan” terhadap pesan kelompokkelompok seperti ISIS. Komentar Cameron muncul pada saat partai Konservatif-nya meluncurkan dana untuk belajar bahasa Inggris senilai 20 juta poundsterling (28,5 juta dolar AS) bagi perempuan di komunitas terpencil. Pendanaan itu disiapkan sebagai bagian dari upaya membangun integrasi komunitas. Peraturan imigrasi telah mengharuskan pasangan dapat berbicara bahasa Inggris sebelum mereka datang ke Inggris untuk tinggal bersama pasangannya. Cameron mengatakan mereka juga akan menghadapi ujian lanjutan setelah dua setengah tahun berada di negara itu untuk memastikan bahwa kemampuan berbahasa mereka meningkat. “Tidak ada jaminan bahwa mereka boleh tinggal jika kemampuan berbahasa mereka tidak meningkat,” katanya kepada radio BBC. “Orang yang datang ke negara kita, mereka juga memiliki tanggung
Mang Tik
Tak Lupakan Anak
jawab.” Pemerintah memperkirakan sekitar 190.000 perempuan Muslim di Inggris - sekitar 22 persen - bisa berbicara bahasa Inggris sedikit atau tidak sama sekali. Jumlah warga muslim di Inggris diperkirakan mencapai 2,7 juta dari total 53 juta penduduk. Cameron mengatakan kemampuan bahasa yang kurang akan mengakibatkan Muslim di Inggris lebih mudah terpengaruh pesan-pesan kelompok garis keras. “Saya tidak mengatakan ada semacam hubungan sebab-akibat antara tidak bisa berbahasa Inggris dan menjadi seorang ekstremis, tentu saja tidak,” katanya, Selasa (19/1) kemarin. “Tapi jika seseorang tidak mampu berbahasa Inggris, tidak dapat membaur, mereka akan menghadapi tantangan memahami identitas mereka dan, karena itu, mereka bisa lebih rentan terhadap pesan-pesan yang dilancarkan kelompok ekstremis.” (afp/ant)
BERKECIMPUNG di dunia seni, menyita waktu yang tidak menentu, terkadang pagi, siang, dan bahkan malam hari. Komang Damayanti atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mang Tik, wanita kelahiran Denpasar, 7 April 1988 memang menekuni dunia seni khususnya seni tari dari sejak kecil. Ayahnya yang seorang seniman membuatnya tumbuh mencintai dunia seni. “Kalau menekuni dunia tari, sejak kecil karena bapak juga seniman, jadi kalau dulu suka ngekor ke mana-mana, lihat orang nari jadi pengen,” selorohnya. Hal itu membuatnya dari sejak kelas I SD mulai mengikuti les tari. Dunia tari seperti mengakar pada dirinya. Bersekolah di sekolah tari hingga bekerja menjadi guru tari membuatnya semakin lekat dengan tari Bali. Di samping itu, memilliki suami yang juga berkecimpung di dunia seni yaitu seni tabuh. “Jadi dukungannya semakin full,” imbuhnya.
Bali Post/rtr
David Cameron
KESEHATAN
ASI Lebih Bagus daripada Susu Formula Denpasar (Bali Post) Ibu-ibu pendatang lebih aktif berjuang untuk berhasil menyusui daripada wanita Bali. “Dari pengalaman membantu ibu-ibu yang ingin memberikan ASI, tampak bahwa ibu-ibu yang merantau di Denpasar lebih aktif dan kuat berjuang untuk berhasil menyusui,” kata dr. Oka Dharmawan, IBCLC., dokter konsultan laktasi Rumah Sakit BaliMed, Minggu (17/1). Menurut WHO, idealnya DAPUR SUSU - Dapur ASI di RSUP Sanglah. Menurut WHO, idealnya bayi memperoleh ASI saja dalam 6 bulan pertama kehidupannya dan setidaknya bayi memperoleh ASI sampai minimal berusia 2 tahun, bila lebih dari 2 tahun dipersilakan.
bayi memperoleh ASI saja dalam 6 bulan pertama kehidupannya dan setidaknya bayi memperoleh ASI sampai minimal berusia 2 tahun, bila lebih dari 2 tahun dipersilakan. Kasus terbanyak yang didampingi di klinik laktasi RS BaliMed adalah bingung puting sehingga bayinya dibantu re-laktasi. Catatan di RS BaliMed tampak bahwa kegagalan ibuibu dalam memberikan ASI dipengaruhi oleh kondisi sarana pelayanan kesehatan yang belum semua bebas dari penggunaan dot, sehingga bayi sering mengalami bingung puting dan pada akhirnya membuat bayi gagal untuk memperoleh ASI eksklusif, serta belum semua ibu bekerja memperoleh hak untuk menyusui sambil bekerja. “Bisa karena lama cuti, dukungan di tempat kerja dan dukungan ke-
luarga yang menjaga bayi,” imbuhnya. Selain itu juga adanya pemahaman bahwa formula sama dengan ASI membuat ayah dan ibu kurang memiliki niat yang kuat dalam memperjuangkan ASI bagi bayinya. Padahal mengonsumsi formula memiliki banyak kerugian, misalnya meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi, obesitas, hipertensi, gagal ginjal, jantung koroner, diabetes, juga risiko mengidap kanker. Dari aspek kecerdasan, dibutuhkan nutrisi emas yaitu ASI yang tidak bisa digantikan dengan makanan/ minuman lainnya. Lanjutnya, di Indonesia terdapat formula untuk remaja, bayi, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia, yang belum tentu ada di negara lainnya. “Hal ini mungkin terjadi karena ketidaktahuan kita, susu
Bali Post/kmb42
formula dikira sangat bermanfaat,” ujarnya. Menurut Ni Nyoman Sukarti, S.ST., Ka Sie Keperawatan Rawat Inap RSUP Sanglah, didampingi Ni Ketut Sunarthi, S.ST., Kepala Ruangan Cempaka I Neonatus RSUP Sanglah, kesadaran wanita Bali untuk menyusui tidak ada penurunan dengan alasan bekerja atau yang lain, karena dengan adanya berbagai informasi dari internet dan seminar-seminar, kesadaran wanita Bali akan pentingnya pemberian ASI meningkat sehingga mereka telah mempunyai cara sendiri agar anaknya dapat menikmati ASI. Di RSUP Sanglah pun menerapkan peraturan, ibu yang melahirkan di RSUP Sanglah diberikan IMD (inisiasi menyusui dini) untuk melatih pemberian ASI. “Jadi di sini (RSUP Sanglah), ASI diutamakan,” ujarnya. (kmb42)
Selain mengajar menari, wanita asal Peguyangan, Denpasar ini juga pandai merias mulai dari rias pengantin hingga riasan tari. Pakaian tari juga mulai dikoleksinya sedikit demi sedikit untuk kebutuhan pentas anak didik atau sekadar disewakan. Menurutnya, antara dunia tata rias dan dunia tari tidak bisa dipisahkan karena tarian akan didukung dari riasan wajah. Namun di sela-sela kesibukannya itu, ia tetap menyempatkan waktu mengurus anak mulai dari bangun pagi hingga malam hari. “Mau gimana, anak adalah harta utama, jadi tetap harus bisa bagi waktu antara anak dan pekerjaan di seni, dijalani dengan happy saja,” tuturnya. Ia masih sempat menyiapkan makanan untuk anaknya, mengajaknya bermain, mendidiknya, dan mengurus semua kebutuhan anaknya. Sesibuk apa pun, Mang Tik juga mulai memperkenalkan dunia seni pada anaknya seperti yang dilakoni kedua orangtuanya. (kmb42)