20 HALAMAN
NOMOR 61 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Rabu paing, 19 oktober 2016
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Terindikasi Jadi Alat Kampanye
Pesan Pukul 10.00 Minta agar Tiba Pukul 13.00 Wita
’’Kado Beras” Mulai Beredar di Buleleng SEPULUH ton beras Bulog yang belum dilengkapi dokumen di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak dikhawatirkan akan menjadi alat kampanye menjelang Pilkada Buleleng Februari 2017. Atas kondisi ini, sejumlah pihak meminta agar peredaran beras Bulog yang meresahkan itu diselidiki oleh aparat kepolisian. Hal ini penting untuk mencegah jangan sampai terjadi kecurangan dalam tahapan pilkada yang saat ini memasuki proses rekapitulasi dukungan perbaikan bakal calon perseorangan di tingkat PPK atau di kecamatan. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (18/10) kemarin, menyebutkan, selain di Desa Banyupoh, beras yang sudah ditemukan beredar ke tengah masyarakat di Desa Bungkulan Keca-
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
matan Sawan. Demikian pula beras beredar di Kelurahan Paket Agung Kecamatan Buleleng, dan Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada. Beras ini ditemukan beredar memakai kemasan kantong plastik. Beras ini ditemukan beredar sejak Senin (17/10) dan Selasa (18/10) kemarin. Tim advokasi pasangan calon petahana Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra), Doni Riana, S.H., bersama rekan-rekannya mulai melakukan investigasi untuk memastikan peredaran ‘’kado beras’’ di sejumlah tempat di Buleleng. Dia mengatakan, peredaran beras Bulog itu terindikasi untuk menggalang dukungan untuk pihak tertentu. Hal. 19 Kelompok Tertentu
Bali Post/dwa
MENUMPUK - Beras Bulog yang dibeli Golkar yang rencananya dibagikan untuk masyarakat berkaitan HUT Golkar, masih menumpuk di rumah warga.
ADA kesan mendadak dalam proses pemesanan dan pengiriman beras Bulog ke Buleleng yang kini banyak disorot. Bayangkan pembeli baru melakukan pemesanan pada hari Sabtu pukul 10.00 wita dan meminta agar beras sudah tiba di Buleleng pada hari itu pula yakni pukul 13.00 wita. Kabid Pengadaan dan OPP Divisi Regional (Divre) Bulog Bali, Hardiman, menjelaskan, kiriman 10 ton beras ke Buleleng merupakan beras komersial. Beras Bulog komersial bisa dibeli perorangan maupun korporasi dalam jumlah berapa pun selama masih ada stok. Tentunya sebelum itu, pihak pembeli harus melakukan pemesanan dan memenuhi kelengkapan administrasi. Hal. 19 Beras Komersial
Polisi Terlibat 235 Kasus Pungli
Satuan Lalu Lintas Urutan Pertama
Jakarta (Bali Post) –
Muhadjir Effendy
Bali Post/ant
UN akan Dikaji Ulang Jakarta (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, saat ini sedang melakukan pengkajian pelaksanaan Ujian Nasional (UN). “Untuk UN, kami melakukan kajian internal. Kami akan lihat manfaatnya, karena terbatasnya anggaran. Apalagi tahun depan, banyak program prioritas lainnya,” ujar Mendikbud saat rapat dengar pendapat dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Selasa malam kemarin. Pelaksanaan UN dikaji ulang karena saat ini UN tak lagi menjadi penentu kelulusan. Pada 2016, besarnya anggaran untuk mengadakan dan mendistribusikan naskah UN 2016 ini mencapai Rp 94 miliar. Selain juga diselenggarakan UN Perbaikan bagi anak yang ingin memperbaiki nilai UN. Hal. 19 Pengurangan Anggaran
Tak Etis, Anggota DPR Laporkan Ketua DPR
Jakarta (Bali Post) Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng menilai tidak etis anggota Komisi DPR melaporkan Ketua DPR Ade Komaruddin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Kalaupun ada laporan, menurut Mekeng, seharusnya bukan dari anggota dewan sendiri. “Itu enggak etis, enggak ada dasarnya laporan itu. Melaporkan sesama anggota dewan tidak ada dalam aturan. Kalau pekerjaannya adumengadu, nanti tiap anggota saling mengadu, lalu kerja MKD hanya itu,” kata Melchias Markus Mekeng di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/10) kemarin. Ade Komarudin dilaporkan ke MKD karena diduga memberikan izin kepada Komisi XI DPR untuk mengadakan rapat dengan beberapa perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang memperoleh kucuran dana Penyertaan Modal negara (PMN). Hal. 19 Bahas Anggaran
DIPERIKSA KPK
Mabes Polri merilis data bahwa ada 235 kasus pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum polisi dalam kurun waktu tiga bulan yakni 17 Juli hingga 17 Oktober 2016. “Itu ada di seluruh Indonesia,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Selasa kemarin. Ia merinci, dari data tersebut Satuan Lalu Lintas menempati urutan pertama kasus punglinya yakni 160 kasus, disusul Reserse Kriminal 26 kasus, Baharkam 39 kasus, dan fungsi Intel 10 kasus. Sementara dari ranking Polda, Polda Metro Jaya berada di urutan pertama dengan 33 kasus, lalu Polda Jabar dan Polda Sumut di urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing 19 kasus.
Selanjutnya, Polda Jateng 14 kasus dan Polda Lampung 13 kasus. Sementara jumlah oknum polisi yang terlibat, pihaknya belum mengetahui secara detail. Martinus mengatakan, atas temuan ini, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) di masing-masing Polda memeriksa para oknum polisi yang terlibat dan memberikan sanksi kode etik atau sanksi disiplin maupun
sanksi pidana. “Dari 235 kasus ini, semuanya tertangkap tangan (OTT). Kami identifikasi, pelanggaran disiplin ada 140 kasus, pelanggaran kode etik 83 kasus, pelanggaran ketentuan pidana 12 kasus,” katanya. Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan, pengusutan pungutan liar lebih baik ditangani polisi. Hal. 19 Penegak Hukum
Wali Kota Madiun Tersangka
Kepala Dinas PU Diperiksa KPK Madiun (Bali Post) – Tim penyidik KPK memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Madiun, Agus Siswanta, terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi pembangunan Pasar Besar Madiun (PBM) senilai Rp 76,5 miliar yang melibatkan Wali Kota Madiun Bambang Irianto, Selasa kemarin. “Saat saya tiba di kantor PU setelah rapat di Balai Kota sekitar jam 11 siang, tim KPK sudah ada. Saya langsung diperiksa saat itu hingga sekitar jam setengah empat sore tadi,” ujar Agus kepada wartawan. Menurut dia, ada sekitar 12 orang dari tim KPK yang bertanya kepadanya secara bergantian. Pertanyaan yang dilontarkan tim KPK kepadanya semuanya seputar pembangunan Pasar Besar Madiun. Ia mengaku tidak tahu banyak karena pada saat proyek tersebut berlangsung, pihaknya belum menjabat sebagai Kepala Dinas PU dan masih bertugas di Beppeda. “Saya hanya menjawab sepengetahuan saya saja. Seperti saat ditanya terkait dokumen ini atau itu, saya malah banyak tidak tahu,” tuturnya. Selain memeriksa Ketua Dinas PU, tim KPK juga memeriksa Kepala SubBagian Umum Dinas PU, Bendahara Dinas PU, serta empat kepala bidang yang ada di Dinas PU Kota Madiun. KPK juga menyita sejumlah berkas dan dokumen yang berhubungan dengan pembangunan Pasar Besar Madiun selama tahun 2009 hingga 2012. Hal. 19 Tiga Kardus Bambang Irianto
Martinus Sitompul
Bali Post/ant
20 Kepala Daerah Berekening Gendut
PPATK Lapor ke KPK dan Kejaksaan Jakarta (Bali Post) Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengungkapkan penetapan Wali Kota Madiun Bambang Irianto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan hasil tindak lanjut dari laporan yang pernah diberikan lembaganya. Yusuf menjelaskan dari 20 kepala daerah yang pernah dilaporkan karena dicurigai memiliki rekening gendut, Wali Kota Madiun merupakan satu di antaranya. “Iya (salah satunya Wali Kota Madiun). Kami pernah berikan data beberapa kepala daerah kepada KPK dan Kejaksaan,” kata Muhammad Yusuf di selasela rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR, Ja-
karta, Selasa (18/10) kemarin. Wali Kota Madiun Bambang Irianto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Besar Madiun (PBM) tahun 2009-2012 senilai Rp 76,5 miliar. Bambang diduga turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaaan dalam proyek pembangunan tersebut. Sebelumnya, saat RDP dengan Komisi III DPR pada Rabu (14/9) lalu, Wakil Kepala PPATK Agus Santoso pernah mengatakan bahwa lembaganya telah melaporkan sekitar 20 rekening gendut kepala daerah kepada aparat penegak hukum pada tahun 2015. Sebanyak 20 laporan rekening gendut kepala daerah yang dilaporkan mulai dari level bupati dan wali kota di tingkat kabupaten/kota maupun gubernur di tingkat provinsi. Menurut Bambang, dari jumlah 20 rekening gendut kepala daerah itu sekitar 10 diberikan kepada Kejaksaan Agung dan 10 lagi diberikan kepada KPK. Menurut dia, sudah ada beberapa laporan yang ditindaklanjuti penyelidikannya. “Yang terakhir jalan ada dua,” kata Agus Santoso. Hal. 19 Proses Hukum
RUU Pemberantasan Terorisme
DPR Dorong Kewenangan Penindakan oleh TNI Bali Post/ade
Artis senior yang juga anggota DPD RI Emilia Contessa memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/10) kemarin. Emilia Contessa diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari terkait kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan.
Jakarta (Bali Post) Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemberantasan Terorisme DPR RI, Akbar Faisal, menilai TNI tetap dibutuhkan dalam menindak aksi terorisme yang masuk dalam kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime). Oleh karena itu, RUU Pemberantasan Teorisme harus mengakomodasi pemberian kewenangan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melakukan penindakan selain kepolisian. Politisi dari Partai NasDem ini menilai dibanding Polri, sebenarnya TNI memiliki kemampuan dan alat pertahanan lebih canggih baik di wilayah laut, darat, dan udara, dan di dalam maupun di luar negeri. “Jadi, TNI sangat siap dalam pem-
berantasan terorisme. Kita hanya lemah dalam hal koordinasi,” kata Akbar Faisal dalam forum legislasi ‘‘RUU Terorisme dan Keterlibatan TNI’’ di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (18/10) kemarin. Hal senada disampaikan Ketua Pansus RUU Terorisme Muhammad Syafi’ie. Ia mengatakan canggihnya perkembangan dunia di bidang persenjataan, maka diperlukan keterlibatan TNI untuk menumpas kejahatan terorisme yang tidak bisa ditangani oleh pihak kepolisian. “Bisa juga akibat pemahaman agama yang salah, maka melibatkan berbagai pihak berkepentingan termasuk TNI. Jadi, TNI dan Polri harus sinergi seperti dalam menangani teroris di Poso, Su-
lawesi Tengah,” kata Politisi dari Partai Gerindra ini. Diperlukan pula dewan pengawas agar dalam menjalankan tugasnya sesuai standar operasional (SOP), termasuk dalam penanganan korban. Sesuai dengan UU No.31/2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, maka semua menjadi tanggung jawab negara. “Jadi, UU ini jangan sampai kehilangan momentum dan mampu menjawab berbagai persoalan ke depan,” kata Syafi’ie. Sementara itu, Analisis Pertahanan dan Militer, Connie Rahakundini Bakrie, berpendapat kondisi bangsa saat ini justru mengharuskan TNI bergerak. Berbicara pemberantasan teororisme itu tidak lepas dengan output dan outcome-nya.
“Resolusi PBB itu tidak hanya pidana, karena kejahatan terorisme tidak saja pidana, melainkan kejahatan masif yang bedampak kepada hancurnya ekonomi, sosial politik dan lain-lain, “ kata staf pengajar dari Universitas Indonesia (UI) ini. Anggota Pansus RUU Pemberantasan Terorisme lainnya Nasir Jamil mengatakan pada prinsipnya negara harus melindungi warganya dari ancaman terorisme, tapi harus menghindari dikte dunia internasional. Negara juga harus menjamin keadilan, kenyamanan, kesejahteraan dan kemakmuran kolektif, serta tidak menjadikan Islam atau umat Islam saja sebagai subjek terorisme. (kmb4)
DENPASAR
2
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Kaca Mobil Nasabah Bank Dikepruk
Uang Rp 217 Juta Raib Denpasar (Bali Post) Sempat tiarap, komplotan maling dengan modus kepruk kaca mobil yang menyasar nasabah bank kembali beraksi. Mobil Komang Arya (29) dikepruk saat ditinggal makan di areal parkir Warung Sari Manis di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar Timur. Akibat kejadian itu, uang Rp 217 juta yang baru diambil dari BRI Renon, Selasa (18/10) kemarin, dibawa kabur bromocorah tersebut. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur AKP Nyoman Darsana seizin Kapolsek Kompol Gede Redastra menyebutkan, kejadiannya pukul 13.50 wita. Pukul 13.30 wita, korban yang beralamat di Jalan Mertasari, Denpasar Selatan, menarik uang tunai Rp 217 juta di BRI Renon didampingi beberapa orang temannya. Setelah itu, korban yang mengendarai Toyota Avansa DK 715 AD menuju ke Warung Sari Manis. Setibanya di sana, ia memarkir mobilnya di TKP dan mereka makan siang. “Saat korban makan siang itu, pelaku datang untuk melakukan aksinya,” tegas AKP Darsana. Dari keterangan saksi di sekitar TKP, pelaku berperawakan gemuk sebagai eksekutor dan mengepruk kaca pintu bagian kiri tengah. Selanjutnya, pelaku mengambil tas ransel berwarna merah berisi uang tunai tersebut di bawah jok belakang. Alat yang dipakai diduga busi sepeda motor. Sedangkan pelaku yang berperawakan sedang, standby di atas sepeda motor Suzuki FU sambil memantau situasi. Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku kabur ke arah timur mengendarai sepeda motor Suzuki FU. Pelaku sempat diteriaki maling oleh tukang parkir, Agus. Selain itu, seorang warga, Adit sempat mengejar pelaku, tapi kehilangan jejak. “Kami masih menyelidiki kasus ini. Selain itu, kami masih mengecek CCTV di sekitar TKP. Mudah-mudahan cepat terungkap,” tegasnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard mengatakan, pihaknya mem-back-up penyelidikan kasus itu. Ia menduga ada kelompok lain yang beraksi, karena beberapa pelaku dengan modus yang sama sudah ditangkap. “Kami mengimbau kepada masyarakat, jangan menaruh barang berharga di dalam mobil karena mengundang maling. Lebih baik dibawa atau langsung dibawa pulang,” tegasnya. (kmb36)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Bali Post/wan
KUNJUNGAN - Rombongan wartawan dan Humas Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan melakukan kunjungan ke gedung Bali Post, Selasa (18/10) kemarin. Rombongan berjumlah 30 orang, 19 orang wartawan dan 11 orang pegawai Humas Pemkab Barru. Rombongan dikoordinir Andi Makmun, S.E., M.Si. yang juga Asiten Administrasi Umum Pemkab Barru.
Suara Denpasar & Badung Nusa Penida Jadi Kajian Nasional Pasca-ambruknya Jembatan Kuning di Nusa Ceningan, menurut saya, pemerintah Bali harus memerhatikan lebih serius lagi karena beberapa daerah di Nusa Penida menjadi kajian otoritas nasional. Seperti di Suwana bisa dibangun pangkalan militer, di daerah Sakti juga sama, memiliki mata air yang sangat besar yang bisa didistribusikan ke daerah yang tidak ada airnya. Daerah Sampalan, panorama Gunung Agung sangat bagus bisa dilihat dari sini. Selanjutnya, Lembongan memiliki keindahan pantai sangat bagus. Hal-hal inilah yang perlu dikembangkan dan diperhatikan pemerintah Bali. Wilson, Canggu
Jadi ”ATM” Oknum Pejabat Takut jadi target pajak, perbekel belum setor data akomodasi. Ini suatu keanehan, padahal ini instruksi bupati, kenapa tidak dijalankan? Data ini sangat penting supaya masyarakat tahu keberadaan akomodasi di daerahnya. Jangan sampai ini menjadi lahan “ATM” bagi oknum pejabat tertentu. Walek, Gelogor Carik
Bea Balik Nama Kendaraan Gratis Saya setuju dengan salah satu daerah, ada kebijakan menggratiskan pembayaran bea balik nama kendaraan. Karena secara otomatis kepemilikan kendaraan lebih jelas. Jadi, kendaraan yang dimiliki tidak milik orang lain. Untuk itu, saya berharap kepada pemerintah Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar diterapkan kebijakan tersebut. Yande, Mengwi
Gunakan Tiang Pancang Saya mengharapkan pembuatan jembatan di Bali agar menggunakan tiang pancang, apalagi di laut. Mohon kepada pemerintah agar memilih kontraktor yang benar-benar ingin membangun Bali. Carilah pemborong yang cerdas, cepat, dan hasilnya kuat. Bukan seperti sekarang, beberapa jembatan yang roboh dan jebol tidak cepat tertangani. Arya, Denpasar
Bali Post/eka
PENERTIBAN - Satpol PP Kota Denpasar menertibkan salah satu pedagang di Jalan Kartini, Denpasar, Senin (17/10). Upaya penertiban dilakukan terhadap para pedagang yang memanfaatkan badan jalan dan trotoar sebagai tempat berjualan.
PKL di Jalan Kartini Diusulkan Direlokasi
Denpasar (Bali Post) –
Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kartini depan eks Terminal Wangaya, sejak lama menuai keluhan. Mengingat, aktivitas pedagang yang memanfaatkan trotoar dan sebagian badan jalan itu sangat mengganggu pengguna lalu lintas di jalur tersebut. Bahkan meski beberapa kali telah ditertibkan, aktivitas pedagang di sana kembali muncul. Menghindari aktivitas yang semakin krodit, Camat Denpasar Utara, I Nyoman Lodra, menilai perlunya ada relokasi ke tempat lain. Karena bila dibiarkan seperti ini, akan selalu menimbulkan kekroditan arus lalu lintas. “Ini harus direlokasi ke tempat lain,” katanya. Ditanya terkait lokasi yang bisa dijadikan tempat relokasi, Lodra mengatakan, bisa dilakukan di kawasan Peguyangan.
Lokasi tersebut dinilai sangat tepat. Selain masih banyak ada lahan, relokasi pedagang juga akan mengurangi kepadatan di Jalan Kartini. “Relokasi juga menjadikan kawasan lain berkembang dan mengurai kekroditan di tempat semula,” kata mantan Lurah Pedungan ini. Menurut Lodra, harus ada keberanian untuk merelokasi pedagang ke suatu tempat. Memang diakui, akan terjadi penurunan penjualan ketika
baru dipindah. Namun seiring berjalannya waktu, pembeli akan kembali datang ke lokasi yang baru. Terlebih, jenis komoditas yang dijual spesifik, seperti pedagang bunga, canang, atau janur. “Jangan khawatir dengan pembeli. Mereka akan datang di mana pun pedagang itu berjualan. Sama seperti di sini (Jalan Kartini), dulu kan awalnya sulit juga dipindah,” katanya. Seperti diketahui, pemin-
Denpasar Petakan Titik Rawan Bencana Denpasar (Bali Post) Berbagai langkah strategis digencarkan Pemkot Denpasar dalam memaksimalkan penanganan kebencanaan. Salah satunya, melakukan pemetaan titik rawan bencana. Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang melibatkan TNI, Polresta Denpasar, sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Kota Denpasar, Basarnas, BMKG, PMI, pecalang serta unsur sosial kemasyarakatan lainnya di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Selasa (18/10) kemarin. Rapat dipimpin Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Made Praptha. Rai Iswara menyampaikan, pembenahan harus dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi bencana. ”Ada tiga hal yang perlu digarisbawahi terkait kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana. Di antaranya inventarisasi, sarana prasarana, serta optimalisasi ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia. Karena terjadinya bencana alam sama sekali tidak bisa kita prediksi. Dilakukannya inventarisasi juga sangat krusial terutama inventarisasi potensi lingkungan yang terkena bencana,” ujar Rai Iswara. Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Made Prapta mengatakan,
bencana yang rawan terjadi di Kota Denpasar terutama memasuki musim hujan pada bulan Oktober sampai bulan Februari seperti banjir, pohon tumbang, angin puting beliung, dan tanah longsor. ”Titik rawan terjadinya banjir di Kota Denpasar di antaranya wilayah Denpasar Barat yaitu sejumlah ruas jalan di Kelurahan Pemecutan, Desa Padangsambian Kaja, Kelurahan Padangsambian, Desa Padangsambian Klod, dan Pemecutan Klod. Di wilayah Denpasar Selatan yaitu sejumlah ruas jalan di Desa Pemogan, Desa Sidakarya, Kelurahan Sanur, Kelurahan Panjer, dan Kelurahan Renon. Sementara Wilayah Denpasar Utara terdata rawan banjir yaitu Jl. Ahmad Yani (sekitar Toko Daimaru) dan Jl. Siulan di Denpasar Timur. Sedangkan wilayah rawan terjadi tanah longsor di Kota Denpasar terdata di wilayah Denpasar Utara yaitu sejumlah jalan di Kelurahan Peguyangan dan Desa Ubung Kaja,” ujar Prapta. Made Prapta mengatakan, BPBD Kota Denpasar siaga 24 jam dalam mengantisipasi terjadinya bencana. ”Selain Pos Induk di Jl. Imam Bonjol, kini sudah terdapat pos-pos tambahan di antaranya Pos di Jl. Juanda, Jl. Cokroaminoto, dan Jl. Mahendradata. Selain itu, terdapat pula pospos Balawista di daerah Matahari Terbit, Segara Ayu dan Serangan,” ujarnya. (kmb12)
dan badan jalan. Akibatnya, banyak pengguna Jalan Kartini yang mengeluh karena sering krodit dan macet. Meski telah beberapa kali dilakukan penertiban, aktivitas pedagang muncul kembali. Bahkan, ada kesan pedagang main kucing-kucingan dengan petugas. Contohnya, saat dilakukan penertiban, Senin (17/10) lalu, tempat tersebut ternyata sudah sepi dari aktivitas pedagang. Begitu pihak Satpol PP datang, pedagang sudah menghilang entah ke mana. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Sidang Kasus Paedofilia
Dua Kali Ditunda, Kuasa Hukum Kecewa Denpasar (Bali Post) Setelah dijemput di Lapas Kerobokan untuk menjalani sidang dengan agenda putusan atau vonis, terdakwa kasus paedofilia, Robert Andrew Fiddes Ellis asal Australia, batal menjalani sidang putusan. Pasalnya, Selasa (18/10) kemarin, di muka persidangan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila mengaku belum merampungkan putusan. Dengan dalih belum siap, putusan ditunda sampai pekan depan. “Tentu saya sangat kecewa. Ini merupakan sikap hakim yang menunda untuk kedua kalinya,” tandas kuasa hukum terdakwa, Yanuar Nahak, sesaat setelah terdakwa digelandang ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Denpasar. Sementara terdakwa Robert juga menanyakan alasan mengapa vonis ini ditunda sampai dua kali.
Kuasa hukumnya mencoba menjelaskan bahwa hakim belum siap atas putusannya. Sebelumya, Robert oleh jaksa dituntut hukuman pidana penjara 16 tahun. Selain itu, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 2 miliar subsider 8 bulan kurungan. Saat pembelaan, tim kuasa hukum terdakwa minta supaya terdakwa dibebaskan dari tuntutan jaksa. Salah satu alasannya, tuntutan jaksa itu cacat hukum. Menurut Yanuar, ancaman pidana pasal 76E, juncto pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35/2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23/2002, juncto pasal 65 ayat (1) KUHP tentang Perlindungan Anak, hanya 15 tahun. “Tapi jaksa menuntut 16 tahun. Terus hukuman satu tahunnya dapat dari mana?” tanya Yanuar. Di samping itu, kuasa hukum terdakwa memandang
bahwa perbuatan terdakwa tidak terbukti di persidangan. Berdasar keterangan saksi, hasil visum dan fakta persidangan, tidak ditemukan tanda kekerasan seksual terhadap para korbannya. Sebaliknya, kata Yanuar, Robert adalah korban dari perdagangan anak, yakni korban dari S dan W. Karenanya, dua wanita ini seharusnya ditangkap dan diadili. “Robert ini kan orang asing, dia tak mungkin cari anak sendiri. Pasti ada orang yang menyetor. Jadi, posisi Robert ini adalah korban,” dalihnya. Karenanya, dia meminta supaya kliennya yang dituduhkan melakukan aksi paedofilia di Bali supaya dibebaskan. “Jika majelis hakim punya pandangan dan pendapat berbeda, mohon hukuman yang seringan-ringannya,” harap Robert. (kmb37)
Penataan Pagar Gedung Dewan
”Numbak Jalan”, Pintu Masuk Dipindah Denpasar (Bali Post) – Penataan padmasana dan pagar gedung DPRD Denpasar telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Kini, progres proyek tersebut telah mencapai 40 persen lebih. Bahkan, pengerjaan palinggih panunggun karang di pojok barat daya gedung dewan, juga sudah mulai digarap. Proyek penataan padmasana dan pagar
ini mengubah posisi letak pintu gerbang gedung dewan. Sekretaris DPRD Denpasar I Gusti Rai Suta yang ditemui di kantornya, Selasa (18/10) kemarin, mengungkapkan, proyek penataan pagar dan padmasana gedung dewan dilakukan bersamaan karena proyeknya menjadi satu unit pengerjaan. Terkait pemindahan pintu masuk, Rai Suta
mengatakan, sudah berdasarkan pertimbangan yang matang. Sebab, selama ini pintu masuk utama tersebut berhadapan dengan ujung Jalan Cempaka dan Jalan Tunjung yang dari Pasar Kereneng. “Istilah Bali kondisi itu disebut numbak jalan, sehingga dipindah ke selatan,” ujar Rai Suta. Sementara itu, Kabid Tata
Sistem Tera di Jembatan Pasca-robohnya Jembatan Kuning, menurut saya, pemerintah agar membuat kebijakan di setiap jembatan agar menggunakan sistem tera seperti timbangan. Sehingga, diketahui beban dan kapasitas jembatan yang dilalui. Gusti, Renon
dahan pedagang ke Terminal Wangaya dilakukan pada Maret 2011 lalu. Pemindahan pedagang tersebut dalam upaya penataan kawasan Jalan Gajah Mada. Hasil paruman Desa Pakraman Denpasar waktu itu, menyepakati untuk mendukung penataan kawasan Jalan Gajah Mada dan Jalan Sulawesi terbebas dari pedagang bermobil. Bentuk dukungan ini, prajuru desa pakraman memutuskan untuk memindahkan pedagang bermobil dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di dua jalan itu ke Terminal Wangaya. Sejalan dengan berkembangnya pedagang, belakangan banyak yang memanfaatkan trotoar
Bali Post/ara
GERBANG Proyek penataan pagar gedung dewan yang sedang dikerjakan rekanan, telah mencapai 40 persen lebih. Pengerjaan ini meliputi pemindahan pintu gerbang masuk ke gedung dewan.
Ruang Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa, yang juga pimpro penataan pagar dan padmasana dewan mengungkapkan, progres proyek tersebut berjalan sesuai target. Bahkan, pemindahan gardu listrik yang sebelumnya melalui proses yang panjang, akhirnya bisa dilakukan. “Pemindahan gardu tersebut juga membuat progres pengerjaan proyek lebih cepat,” kata Cipta Sudewa.
Seperti diberitakan sebelumnya, pengerjaan renovasi padmasana dan penataan pagar gedung dewan menelan dana Rp 1,5 miliar. Proyek ini mulai dikerjakan Agustus lalu hingga Desember 2016 mendatang. Proyek rehabilitasi padmasana dan tembok panyengker gedung dewan tersebut dikerjakan oleh CV Alam Karya Sentosa dan pengawas CV Mana Jaya. Proyek ini ditarget rampung pada 23 Desember 2016 mendatang. (kmb12)
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : LPD SAKIT DI BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
3
Sosialisasi Program Antikorupsi
Wabup Suiasa Ajak Pejabat Bekerja Jujur
PARA Kepala SKPD, PPK, PPTK, dan pejabat pengadaan di lingkungan Pemkab Badung turut ambil bagian mengikuti sosialisasi program antikorupsi. Acara yang diselenggarakan Inspektorat Kabupaten Badung tersebut, dibuka Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa di Ruang Kertha Gosana Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala, Selasa (18/10) kemarin. Sosialisasi juga dihadiri Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kepala SKPD, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bali Sudiro, peserta sosialisasi yang terdiri dari karyawan dan karyawati Pemkab Badung. Kepala Inspektorat Kabupaten Badung Luh Suryaniti dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari sosialisasi ini guna memberikan pemahaman tentang program antikorupsi dan aturan perundangannya secara benar dan menyeluruh bagi SKPD, PPK, PPTK, para pejabat pengadaan dan PNS di lingkungan Pemkab Badung. Juga tentang tindak pidana korupsi, dampak dari korupsi serta peran PNS dalam memerangi korupsi. Mulai dari lingkungan Pemkab Badung hingga nanti kepada masyarakat, yang bebas dari praktik kolusi dan nepotisme. Sosialisasi menghadirkan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bali Sudiro dan Doso Suhendro sebagai narasumber. Wabup I Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan, Pemkab Badung sangat mengapresiasi kegiatan sosialisai program antikorupsi di lingkungan Pemkab Badung. Dari sosialisasi ini, diharapkan para Kepala SKPD, PPK, PPTK, dan para pejabat pengadaan di lingkungan Pemkab Badung sebagai bagian pemegang peranan penting dalam setiap napas perjuangan pembangunan di Kabupaten Badung dapat membuat Indonesia secara perlahan dan pasti bebas dari segala macam bentuk yang namanya korupsi. Wabup Suiasa mengatakan, Pemkab Badung dari awal sudah berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang dapat mencegah terjadinya korupsi maupun penyimpangan-penyimpangan. “Dari aspek pengadaan barang dan jasa, Pemerintah Kabupaten Badung telah menerapkan E-Procurement yang ditunjang dengan keberadaan ULP dan LPSE. Perannya bagi Kabupaten Badung sangat jelas dalam pencegahan KKN dan mengamankan APBD. Antara lain dengan memberikan konsultasi terkait pengadaan barang dan jasa,” tegasnya. Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bali Sudiro dalam kesempatan tersebut penyampaikan, kegiatan ini menjadi sangat penting dalam memerangi korupsi yang terjadi di instansi pemerintah. Karena ada celah ruang dan kesempatan, para pelaku jadi cepat tergoda dengan anggaran yang besar. Bahkan, juga pihak-pihak yang seharusnya memberantas korupsi. “Sangat disayangkan sekali, karena lemahnya penegakan hukum di Indonesia sampai-sampai si pembuat peraturan juga kena wabah korupsi. Semoga dengan kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Badung jauh dari korupsi,” katanya. (ad656 )
SOSIALISASI - Wabup Ketut Suiasa usai sosialisasi program antikorupsi di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Selasa (18/10) kemarin.
Bali Post/kmb23
MATERIAL - Seorang pekerja memindahkan material untuk pengerjaan proyek jembatan di kawasan Sawangan, Senin (17/10). Proyek jembatan penghubung di daerah Sawangan ini, kini sudah memasuki tahap pemasangan tembok pembatas dan juga finishing.
Dianggarkan Rp 5,8 Miliar
Diskes Tenderkan 400 Ribu Kartu Badung Sehat Mangupura (Bali Post) – Masyarakat Kabupaten Badung akan segera menikmati program layanan Krama Badung Sehat. Pasalnya, pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan (Diskes) telah melakukan lelang pengadaan 400 ribu kartu layanan tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung dr. I Gede Purta Suteja mengaku terus melakukan berbagai persiapan. Salah satunya, pengadaan Kartu Badung Sehat yang sudah masuk tender. Pemerintah menyiapkan belanja cetak Kartu Badung Sehat (KBS) dengan anggaran Rp 5.807.775.000. “Kartu yang nanti kami cetak rencananya sesuai dengan jumlah penduduk
di Badung sekitar 400 ribu,” ujar Putra Suteja, Selasa (18/10) kemarin. Menurutnya, belanja cetak Kartu Badung Sehat telah terpampang pada Layanan
Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak 12 Oktober 2016. Tender yang dibuka untuk umum tersebut secara resmi akan berakhir pada 24 Oktober mendatang. “Belanja cetak Kartu Badung Sehat adalah persiapan awal dalam penyelenggaraan layanan KBS. Sesuai instruksi bapak Bupati, secara resmi program layanan kesehatan gratis ini akan diterapkan pada tahun 2017,” ungkapnya. Dikatakannya, penduduk yang mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Badung, secara otomatis akan mendapat-
Terkait Pelaksanaan JKN
kan jamian kesehatan tersebut. “Iya secara otomatis, yang terpenting ber-KTP Badung pasti dapat, entah tinggalnya di Denpasar atau di daerah lain,” tegasnya. Lebih lanjut dikatakannya, dalam pelaksanaannya nanti pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 63 miliar. Program ini juga bersinergi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merupakan program nasional yang dikelola oleh BPJS. “Hampir 200 ribu masyarakat Badung telah memiliki BPJS. Itu tidak masalah. Jadi saat pro-
gram ini berjalan, masyarakat Badung khususnya dapat dua kartu layanan kesehatan,” terangnya. Sementara bagi masyarakat yang telanjur menggunakan BPJS, kata dr. Suteja, tidak perlu khawatir. Sebab, tanggungan yang diberikan BPJS akan di-back-up oleh layanan KBS. “Ya otomatis ditanggung pemerintah daerah melalui layanan KBS, kan sama saja. Poinnya, seluruh masyarakat Badung akan mendapatkan layanan kesehatan gratis,” terangnya. (kmb27)
Pembangunan Pasar Legian Pasca-kebakaran
Pemda Diharapkan Bantu Tutupi Defisit RS Daerah Desa Adat ’’Kas Bon” di LPD PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diakui sangat mulia. Dari sisi pasien, sangat diuntungkan dengan program JKN dengan penyelenggara dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Rakyat kecil yang dulunya tidak bisa mendapatkan pelayanan pemasangan ring jantung, cuci darah, terapi kanker, kini dengan JKN sangat terbantu. “Ada yang bilang ini merugi, iya betul saat ini. Memang sekarang kita lagi ngejar perubahan tarif, karena janjinya menurut aturan setiap 2
tahun ganti,” kata Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Pusat, dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes., belum lama ini. Namun, dengan draf iuran yang diaplikasikan saat ini, kata dia, pemerintah disebutkan belum memiliki dana. “Iurannya dibatasi, kalau dinaikkan ribut. Untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan sebagainya, pemerintah hanya membayar dalam batasan tertentu,” bebernya. Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah Indonesia (Arsada) Pusat, dr. Heru, mengatakan, pihaknya enggan
berbicara masalah kerugian rumah sakit. Tapi pihaknya mengusulkan agar iuran yang bisa menutup nilai keekonomian. “Artinya jangan sampai defisit, itu yang kita usulkan,” tegasnya. Namun persoalannya, lanjut dia, pada awal diterbitkan Permenkes tentang tarif INACBG’s, pada waktu itu dikatakan iuran yang disepakati sangat jauh dari tarif yang ideal untuk rumah sakit. Lalu 6 bulan kemudian, tarif iuran direvisi. “Itu sangat bagus. Meskipun demikian, kemampuan fiskal pemerintah masih belum bisa
menutup kebutuhan, itu persoalannya,” imbuhnya. Tapi RS daerah yang notabene milik pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten, atau kota, diharapkan dalam kondisi tertentu pemda bisa memberikan atau menutup defisit yang dialami rumah sakit daerah itu. Mengingat, fungsi RSUD adalah melaksanakan sebagian fungsi pemerintah daerah dalam hal pelayanan yang merupakan tugas utama pemda. Maka dari itu, sebenaranya RS daerah itu mempunyai hak untuk mendapatkan APBD dan APBN. (may)
Kasus Penganiayaan Artis Tamara Bleszynski
Anggap Hanya Fans, Sobrat Malah Sebut Istri Setahun ARTIS cantik dan seksi Tamara Bleszynski nyaris meneteskan air mata saat menjadi saksi korban kasus penganiayaan dengan terdakwa Wayan Sobrat, Selasa (18/10) kemarin. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar itu, Tamara menceritakan kronologis serta teror yang diterimanya saat tinggal di wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung. Di depan majelis hakim pimpinan Gede Ginarsa dan jaksa penuntut umum (JPU) Nyoman Bela, saksi korban mengaku sering diteror via SMS sebelum dia dijambak di atas motor oleh terdakwa Sobrat. Tamara mengaku tidak kenal dengan Sobrat, apalagi pernah menikah dengan terdakwa. Dia hanya menganggap terdakwa Sobrat sebagai fansnya. Di muka persidangan, korban begitu kencang dan dengan intonasi suara keras menceritakan apa yang dialami. “Saat itu saya disalip, didahului, dan dia menyetop saya,” kata Tamara memberikan keterangan. Masih menurut Tamara, malam itu akhirnya dia berhenti karena takut terdakwa membawa pisau. Dan terdakwa mengatakan bahwa “kamu punya karma di Bali”. Tak lama kemudian, terdakwa menjambak rambutnya hingga dia merasa pusing dan akhirya melapor ke polisi karena ketakutan dan shock atas peristiwa tersebut. Perlakuan teror bukan dialami
sekali dua kali. Namun, dia mengaku sering mendapatkan ancaman, baik dengan cara dibuntuti, rumahnya diteror, dan dengan perilaku lainnya seperti mengirim SMS. Majelis hakim mencoba menguak, apa yang dimaksud Sobrat soal “Kamu punya karma di Bali”. “Ini apa maksudnya,” tanya hakim. “Saya tidak mengerti,” jawab Tamara. “Lantas soal mengganggu, kok bisa, ada hubungan apa Saudara?” kejar hakim. Tamara mengaku tidak kenal dengan terdakwa dan terdakwa dianggap sebagai fans saja. Yang jelas, sambung Tamara, terdakwa sering membuntuti. “Saya bilang pergi jangan ganggu saya, jangan ganggu anak saya,” cerita Tamara. “Lah jika tidak kenal, bagaimana ancaman SMS? Apakah Saudari (Tamara) memberi nomor HP?” kejar hakim. “Tidak,” jawab Tamara. Lantas dari mana tahu?’’ kejar hakim lagi. Tamara mengatakan, nomor HP-nya diberi tahu oleh temannya bernama Rina. Atas peristiwa teror tersebut, Tamara juga mengaku sempat melapor ke banjar tempatnya tinggal. “Apalagi pada 26 Agustus (2015), tangan anak saya sempat ditarik. Teman saya juga diancam dibunuh,” ucap Tamara di muka persidangan. Hakim pun kembali bertanya soal Rina. Saksi korban mengatakan, pernah bertanya dan dia bilang malah aneh-aneh. “Hati-hati,” ucap Tamara menirukan.
Di samping soal anca- foto saat Tamara merokok. man yang diterima, di depan Namun Tamara ngotot persidangan yang terbuka mengatakan tidak kenal untuk umum, Tamara juga Sobrat. Dia berdalih semengaku Sobrat menyebut bagai artis, siapa saya dirinya sebagai istrinya. “Dia boleh mengambil fomengaku bahwa saya istrinya tonya. dia selama setahun. Saya Atas keterangan sangat kaget. Saya bilang, itu, majelis hakim jangan ganggu saya lagi, jan- pimpinan Gede Gigan ganggu anak saya, saya narsa memberikan bukan siapa-siapanya kamu,” kesempatan untuk cerita Tamara sembari men- menanggapi ataupun gatakan bahwa dia tinggal di bertanya. Namun SoBali karena untuk mencari ke- brat dengan suara nyamanan. Atas peristiwa itu, kecil mengatakan korban mengaku setres, asam bahwa keterangan lambungnya kambuh, dan saksi korban ada trauma, sehingga dia pindah yang salah dan apa lagi tinggal di Jakarta. “Saya pula yang benar. ketakutan di sini. Fans ini (asa) melakukan teror ke saya. Tidak ada fans saya seperti ini,” katanya. Sementara terdakwa Sobrat yang didampingi kuasa hukumnya, Iswayudi, terus tersenyum mendengar kesaksian korban. Atas keterangan itu, pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya sempat bertanya dan meminta Tamara jujur, bahwa Sobrat sudah kenal lama dengan Tamara. Iswahyudi di Bali Post/eka hadapan majelis hakim dan BERSAKSI - Artis Tamara Bleszynski memberikan kesaksian di Penjaksa kemudian gadilan Negeri Denpasar, Selasa (18/10) kemarin. Tamara bersaksi menunjukkan terkait kasus penganiayaan dirinya oleh terdakwa Wayan Sobrat.
Mangupura (Bali Post) Pembangunan Pasar Legian, Kuta, dipastikan tanpa campur tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Pihak Desa Adat Legian selaku pengelola, memutuskan meminjam dana “kas bon” dari Lembaga Perkreditan Desa (LPD) setempat. Bendesa Adat Legian, IGN Sudiarsa, saat ditemui di gedung DPRD Badung, Selasa (18/10) kemarin, mengatakan, kebijakan menggunakan dana LPD bukan tanpa alasan. Pihak Desa Adat berharap, dengan memanfaatkan dana LPD status pasar yang dibangun pascaterbakar ini jelas menjadi sepenuhnya milik desa. “Kami ingin menghindari status abu-abu. Bukan meragukan pemerintah, tapi kami ingin Pasar Legian sepenuhnya milik desa adat yang nantinya dikelola secara profesional,” ungkapnya. Keragu-raguan terhadap status pasar, kata Sudiarsa, lantaran bangunan pasar berada di tanah milik desa. “Lain halnya kalau pasar itu berdiri di atas lahan pemerintah, jadi jelas statusnya. Ini (Pasar Legian –red) kan berada di lahan milik desa adat, jadi nanti statusnya bagimana,” terangnya. Bagaimana dengan bantuan hibah yang diberikan Pemkab Badung sebesar Rp 6 miliar? Anggota Komisi II DPRD Badung ini mengatakan, bantuan yang diberikan pemerintah setempat akan dialihkan untuk pembangunan gedung serbaguna Pasraman Santiwana Desa Legian. “Bantuan yang diberikan pemerintah akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung serbaguna. Sedangkan pembangunan pasar, kami pinjam di LPD sebesar Rp 6 miliar,” ucapnya. Pihaknya akan kembali mengajukan bantuan hibah kepada Pemkab Badung untuk mewujudkan Pura Melanting yang akan dibangun di area Pasar Legian. “Kalau ini (Pura Melanting –red) kan di luar DED, jadi bisa dimintakan bantuan,” ucapnya. Seperti pernah diberitakan, kebakaran Pasar Adat Legian pada awal bulan Januari 2016 lalu, terus mendapat perhatian Pemkab Badung. Bahkan, Pemkab Badung memastikan Detail Engineering Design (DED) pasar tesebut dikerjakan pada anggaran Perubahan tahun 2016 ini. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, Industri dan UKM (Diskoperindag UKM) Kabupaten Badung I Ketut Karpiana saat dimintai konfirmasi menyatakan, pembangunan Pasar Legian berhubungan dengan kegiatan fisik dan merupakan bagian Dinas Cipta Karya (DCK). “Tapi kalau bantuan dalam bentuk hibah, biasanya statusnya harus jelas. Misalnya, tanahnya itu harus diserahkan dulu ke pemerintah, baru kemudian pemerintah membangun. Memang seperti itu mekanismenya,” ujarnya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Program Studi Teknik Elektro Unud Gelar ICSGTEIS 2016
PROGRAM Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) kembali mengadakan konferensi internasional bertajuk “International Conference on Smart-Green Technology in Electrical and Information Systems 2016 (ICSGTEIS 2016)”, yang telah terlaksana pada tanggal 6-8 Oktober 2016 bertempat di SwissBelresort Watu Jimbar. ICSGTEIS 2016 ini merupakan konferensi internasional yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali oleh Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unud. ICSGTEIS 2016 ini mengambil tema “Advancing Smart and Green Technology to Built Smart Society” dengan mendatangkan keynote speaker yaitu Prof. Manos M. Tentzeris dari USA, Prof. Daniel Churchill dari Hongkong dan Prof. Ken Umeo dari Jepang. “Dalam acara yang terselenggara selama 3 hari ini, peserta datang dari berbagai negara, antara lain dari Australia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Kazakhstan, Jerman, USA, Hongkong, Singapore dan tentu saja dari Indonesia,” ujar Linawati yang merupakan General Chair ICSGTEIS 2016. ICSGTEIS 2016 ini diselenggarakan untuk peneliti internasional dan para ahli, di mana dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran, ide, inovasi dan pengalaman juga penelitian terbaru di bidang SmartGreen Technology. Topik yang dibahas dalam conference tersebut,
TEKNIK ELEKTRO - ICSGTEIS 2016 merupakan konferensi internasional yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali oleh Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unud. antara lain Energy and Power Engineering, Green Material and Electronic Device, Multimedia Telecommunication dan Software Engineering and Information System. Ketua Program Studi Teknik Elektro Wayan Ariastina menambahkan, dalam rangkaian acara ICSGTEIS 2016 yang resmi dibuka oleh Prof. Ketut Suastika, Rektor Unud, diadakan pula workshop yang mengambil tema E-Government Toward Smart City Implementation dengan mendatangkan pembicara dari Australia yaitu Prof. Jeffrey Soar, pembicara dari Singapore yaitu Hong Sin K dan dari PT Telkom Edwin Purwandesi. Selain itu, pada hari
terakhir rangkaian konferensi diadakan Paper Contest dan International Workshop yang bertemakan Internet of Things for Smart City, dengan pembicara Kuncoro Wastuwibowo dari IEEE Indonesia Section dan Agung Budiyanto dari PT Telkom. Panitia workshop pada hari terakhir ini adalah dari Udayana University IEEE Student Branch. “Besar harapan kami bahwa ICSGTEIS 2016, mampu memberikan kesempatan kepada para peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiahnya dan dapat mempererat jaringan antarpeserta, berkenaan dengan tema yang diangkat,” tutup Linawati. (ad1244)
Uji Kemampuan Personel
Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Latihan PKD
PKD - Suasana Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-89 PT Angkasa Pura I (Persero) di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (18/10) kemarin. BANDARA I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali terlihat lebih sibuk dari biasanya. Beberapa mobil pemadam kebakaran lalu lalang dengan sirene berbunyi kencang. Menyusul di belakangnya mobil ambulans yang juga melaju. Tampak kobaran api di ujung landasan yang keluar dari Pesawat Angkasa Air jenis Airbus A-330 seri 300 PK – DPS dengan nomor penerbangan DPS 089 rute Australia menuju Denpasar mengalami gangguang teknis ketika landing. Akibatnya, pesawat yang mengangkut 200 orang tersebut mengalami crash dan tergelincir saat landing dan tergelincir di runway 27. Dari kejadian tersebut, menurut data manifest sebanyak 25 orang meninggal dunia, 45 orang mengalami luka berat, sisanya mengalami luka ringan. Kejadian tersebut merupakan bagian dari Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-89, PT Angkasa Pura I (Persero) yang dilaksanakan di Bandara I Gusti
Ngurah Rai. Latihan yang dilakukan secara rutin ini melibatkan sekitar 500 personel yang terdiri dari Airport Emergency Committee dan Airport Security Committee dari Angkasa Pura I, Perum LPPNPI, TNI/Polri, Basarnas, pemadam kebakaran, serta rumah sakit di sekitar Denpasar. “Kegiatan ini merupakan latihan terpadu yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan untuk menguji fungsi koordinasi, komunikasi dan komando antarunit dan instansi sesuai dengan Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandara (Airport Emergency Plan Document) dan Dokumen Program Keamanan Bandar Udara (Airport Security Programme Document). Kegiatan ini juga untuk melatih dan memantapkan kemampuan personel sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” jelas Direktur Operasional Angkasa Pura, I Wendo Asrul Rose. Latihan PKD ini tidak hanya latihan untuk penanganan pada
kecelakaan pesawat atau aircraft crash saja, namun juga dilakukan simulasi kebakaran gedung atau domestic fire dan juga teror bom di bandara atau aviation security exercise. Terdapat hal yang unik di dalam latihan teror bom, yakni skenario latihan dibuat secara tertutup. Sehingga para personil tidak diberi tahu kapan dan di mana mereka akan melakukan aksinya. “Hal ini untuk melihat bagaimana kesiapan para personil jika sewaktu–waktu hal tersebut terjadi, sehingga segala sesuatunya dibuat secara real”, ujar Wendo. Danang menambahkan, bahwa dalam bisnis kebandarudaraan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama yang bersifat mandatory dan wajib dijadikan perhatian ekstra karena menyangkut keselamatan jiwa manusia. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini pihaknya berharap dapat mengetahui tingkat kesiapan, baik personel maupun alat-alat pendukungnya. “Terlebih lagi ini adalah bandara yang menjadi sorotan dunia. Sebagai destinasi pariwisata favorit di mata dunia, maka Bandara I Gusti Ngurah Rai harus benar–benar siap dalam melayani dan memberikan kenyamanan serta keselamatan penerbangan bagi seluruh pengguna jasa bandara,” imbuhnya. Sepanjang tahun 2016, Angkasa Pura I telah melaksanakan latihan seperti ini empat bandara, yaitu di Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Direncanakan di tahun 2017 mendatang akan kembali di gelar di lima bandara lain. (ad651)
Juara Putra-putri Sekolah Ajeg Bali Bertemu Menteri Pendidikan RI
Digelar Seleksi Putra-putri Sekolah Ajeg Bali Tahun 2016 SETELAH sukses menyelenggarakan Pemilihan Teruna Teruni Bali (TTB) sebagai satu–satunya Duta Wisata Indonesia yang diakui oleh Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO), Yayasan Teruna Teruni Bali bersama Teenagers Project Indonesia, Jakarta menggelar acara Seleksi Putra Putri Sekolah Ajeg Bali (PPAB) untuk kedelapan kalinya. Tujuan dari digelarnya PPS ini untuk menemukan generasi muda sebagai Duta Pendidikan Bali. Demikian ungkap Luh Putu Wisma Aprianti (Ketua Panitia PPS Bali ke-8 Tahun 2016). Kegiatan Pemilihan Putra Putri Sekolah Ajeg Bali (PPSAB) tahun ini mengusung tema “Kita Sukseskan Nawa Cita dan Trisakti demi Menjadikan Bali sebagai Pulau Pengetahuan“. Kegiatan ini merupakan suatu kesempatan bagi generasi muda Bali dalam mencari jati dirinya, dan juga mampu menjadi jembatan dalam perkembangan pendidikan dan nantinya dapat mempromosikan pendidikan Bali di tingkat nasional, khususnya. ”Kami ingin ajang PPS ini bisa membuka jaringan nasional pada siswa SMA/SMK Negeri Swasta di Bali. Ya, caranya peran dari sekolah seluruh Bali agar bisa berpartisipasi ikut Seleksi PPS. Selain jadi duta, mereka juga berkesempatan jadi bintang iklan, presenter TV dan radio terkenal serta memperoleh beasiswa S-1 ratusan juta rupiah,” ungkap Wisma.
DUTA PENDIDIKAN – Putra-putri Sekolah Ajeg Bali (PPS) berkesempatan bertemu dengan Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI) di sela-sela Acara World Culture Forum 2016 di Nusa Dua. Panitia akan mengadakan Roadshow Seleksi, disampaikan dalam Press Conference, Sabtu (15/10) bahwa seleksi ; Jembrana (17 Oktober di Aula Gedung Kesenian Bung Karno), Buleleng (18 Oktober di Aula Bupati Buleleng), Tabanan (19 Oktober di Aula Bupati Tabanan), Karangasem (20 Oktober di Gedung PKK Karangasem, Jl. Ngurah Rai No. 31 Amlapura), Klungkung (21 Oktober di SKB Klungkung), Bangli (24 Oktober di Aula Bupati Bangli), Gianyar (25 Oktober di Aula Bupati Gianyar), Badung (26 Oktober di Aula Disdik Badung), Denpasar (27 Oktober di
Kantor DPD-RI Bali). Seluruh peserta yang ikut seleksi dipastikan mendapatkan beasiswa senilai Rp 26,5 juta per orang dari Universitas Mahendradatta Bali untuk beasiswa S-1 bahkan S-2. Total beasiswa yang akan diserahkan pada PPS adalah Rp 2,6 miliar untuk 100 peserta se-Bali. Semua demi pencapaian Bali, The Island Of Science (Bali Pulau Pengetahuan). “Para juara pun akan diundang ke Istana Negara sebagai penghargaan tertinggi,” pungkas Luh Putu Wisma dan menambahkan, acara ini didukung oleh Komite III DPD-RI, DPRD Bali dan MPR-RI. (ad653)
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
SMAN 8 Denpasar Juara Nasional Lomba Video Blog
SISWA SMAN 8 Denpasar (Smapan), Mawariska Kartika Putri (XI-IPS-1) sukses meraih juara II lomba Video Blog tingkat nasional. Lomba diadakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI bertajuk “Sehari Mejadi Menteri” dengan tema Indonesia “Tanpa Pekerja Anak”. Piala, plakat dan piagam kebanggaan diserahkan Mawariska saat apel bendera, Senin (17/10) lalu kepada Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si., bersamaan dengan sejumlah prestasi lainnya. Mawariska mampu menembus 400 karya terbaik dari 700 karya yang masuk ke Kementerian. Berkat dukungan kepala sekolah dan keluarga dia mampu lolos delapan besar hingga dipanggil ke Jakarta. Yang menarik, ketika di Jakarta dia benar-benar diuji kepemimpinannya. Dia memerankan menjadi Menaker yang sesungguhnya dengan memimpin sidang bersama jajarannya. Atas prestasinya ini Mawar (demikian dia dipanggil) mendapat bonus kunjungan ke Srilanka dan Kamboja. Mawar membuat video sendiri dengan berkomentar soal pekerja anak. Video berdurasi 90 detik ini menyinggung masih banyak pekerja anak adalah fenomena umum ditemukan di Indonesia, termasuk Bali. Bahkan di Bali banyak anak usia 13-17 tahun yang seharusnya belajar di sekolah terpaksa bekerja di spa, menjadi terapis dan bekerja di karaoke. Mirisnya lagi, mereka kebanyakan dari kalangan anak perempuan yang berisiko tinggi terkena pergaulan bebas dan bahaya HIV dan AIDS. Dia menawarkan solusi agar semua komponen bangsa, mulai dari keluarga, pemerintah dan remaja sendiri mimikirkan masalah ini bersama dengan catatan tidak saling menyalahkan. Yang penting ada action ikut memberantas masalah ini. Sebab mereka tersebut seharusnya bukan bekerja, melainkan belajar dan bermain seperti layaknya anak-anak usia mereka. Dari remaja sendiri juga harus turut serta mengatasi dengan memberi empati demi masa depan remaja Indonesia yang lebih baik. Mawariska adalah anak kedua dari pasangan Dwi Harry Sulistyo dan Kartika Rahayu Ningrum asal Surabaya. Jebolan lulusan SMP PGRI 1 Denpasar ini juga meraih juara II lomba speech contest di SMAN 8 dan juara II story telling di Dispora Kota Denpasar. Sedangkan keterampilan video dia belajar sendiri, sedangkan di Smapan diasah di Klub Bahasa Inggris. Bersamaan dengan prestasi Mawar, sejumlah siswa SMAN 8 Denpasar juga mencetak prestasi terbaru. Diantaranya juara II Dance Competition di FEB Unud, juara III Tari Berpasangan Festival Seni Siswa
Nasional se-Bali, juara I kejuaraan soft ball putri pada Hideki Cup IX. Dengan demikian Smapan berhak atas piala bergilir soft ball. Selain itu juga meraih juara II putri terbaik kemah budaya dan juara II Lomba keterampilan di Kemah Budaya IX Denpasar. Kepala SMAN 8 Denpasar, Ida Bagus Ngurah mengaku bangga anak-anaknya mampu menembus juara nasional dalam video blog. Keberhasilan ini berkat kerja sama sekolah, orangtua siswa dan kemauan kuat siswa yang bersangkutan. Makanya dia berharap akan lahir para juara nasional-juara nasional lainnya di Smapan. Sekolah, kata dia memberi peluang bagi siswa Smapan untuk meraih prestasi dengan mengikutkan berbagai ajang lomba dan event di daerah dan nasional. Sebab mereka ini selain mendapat pengalaman juga menjadi panutan bagi adik kelasnya di Smapan. Buktinya anak-anak Smapan yang kini maju menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat nasional masih unggul di soft ball dan lomba seni budaya. (ad1245)
NASIONAL - Kepala SMAN 8 Denpasar, Ida Bagus Ngurah bersama Mawariska Kartika Putri, juara nasional lomba video blog.
Jawab Kebutuhan Layanan Data
XL 4G Mobile Broadband Diluncurkan di Bali LAYANAN data kini menjadi kebutuhan mutlak bagi seluruh lapisan masyarakat. Untuk menjawab kebutuhan pelanggan ini, XL meluncurkan 4G Mobile Broadband di Bali, Selasa (18/10) kemarin di Stimik Stikom Bali. Menurut GM Sales Operation Bali Nusra Hiasinta H. Paembonan, XL berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Dalam kesempatan dua dekade XL ini, ungkapnya diperkenalkan XL Go dan XL Home. Layanan mobile broadband yang disediakan XL juga merupakan respons atas terus meningkatnya permintaan terhadap layanan data berkapasitas besar. Salah satunya video. Data menunjukkan sepertiga dari populasi Indonesia saat ini telah akrab dengan internet. Sekitar setengahnya sangat tergantung
dengan internet untuk menunjang aktivitas keseharian. Sekitar 22 persen dari pengguna internet tersebut mengakses layanan video secara online. Sementara itu, saat ini juga semakin meningkat permintaan dari kalangan bisnis kecil dan menengah (UKM) atas layanan internet cepat yang berkualitas. Mereka membutuhkan akses internet, terutama untuk menunjang aktivitas pemasaran dan promosi. Pada era digital seperti saat ini, menjual produk berarti harus mampu menampilkan produk layanan dalam format gambar dan video untuk bisa merebut perhatian pasar atau konsumen. Ia mengatakan kedua produk ini akan memberikan kebebasan dalam mengakses internet dengan kuota layanan data yang besar. “Koneksi internet bisa semakin lan-
MBB - Suasana peluncuran XL 4G Mobile Broadband (MBB) di Stimik Stikom Bali, Renon, Selasa (18/10) kemarin.
car dengan menggunakan produk ini,” ujarnya. Ditambahkan Regional Sales Manager Greater Denpasar Deri Puspitayani, saat ini XL sudah memiliki sekitar 500 BTS berteknologi 4G di Denpasar dan Badung. Ia memaparkan melalui penggunaan XL Go dan XL Home ini pelanggan bisa dengan nyaman menggunakan layanan data karena kuota datanya sangat besar. XL berharap layanan akses internet bergerak ini akan mampu secara signifikan ikut berkontribusi mempercepat penetrasi internet cepat ke pelosok Nusantara, sebagai bagian dari implementasi program Indonesia Broadband Plan (IBP) yang dicanangkan pemerintah. Untuk produk XL Go ini dilengkapi MiFi dengan kuota 90 GB selama 90 hari. Perangkat MiFi ini bisa tethering 10 perangkat. Harganya termasuk paket data sebesar Rp 749.000. Sedangkan XL Home dilengkapi router dengan kuota 240 GB selama 90 hari. Perangkat ini bisa mengakomodir hingga 32 perangkat. Harga termasuk paket data mencapai Rp 1.449.000. Sementara itu, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan, mengutarakan kolaborasi akademis dan pelaku usaha sangat penting. Ia mengatakan Stikom selalu terbuka untuk melakukan kerja sama. Terlebih bidang usaha XL sangat dekat dengan bidang yang digeluti Stikom. (ad649)
BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Kejati Bali
BERTEMPAT di Hard Rock Kuta, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa (Bali, Nusa Tenggara, Papua) meneken MoU dengan Kejati Bali, Selasa (18/10) kemarin. Penandatanganan Kesepakatan Bersama BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa ini lebih spesifik pada bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Sehingga MoU ini diberi judul “Melalui Kesepakatan Bersama Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara Terwujud Peningkatan Kesadaran dan Kepatuhan Hukum dalam Penyelenggaraan Program BPJS Ketenagakerjaan”. Dalam MoU ini, sebagai pihak pertama adalah pihak BPJS melalui Kuswahyudi selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa dan pihak kedua Dr. Abdul Muni, selaku Kajati Bali. Berdasarkan UU No. 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial, pihak pertama merupakan badan penyelenggara jaminan sosial yang berbadan hukum publik yang menyelenggarakan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Sedangkan pihak ke dua, sesuai UU No. 16 tahun 2004 tentang kejaksaan memiliki kedudukan menjalankan fungsi penegakan di bidang hukum, baik perdata maupun TUN (Tata Usaha Negara). Atas UU tersebut, para pihak memandang perlu adanya kerja sama dalam rangka penanganan masalah hokum, baik perdata maupun TUN. Sehingga disebutkan pada pihak sepakat untuk kerja sama, khususnya di bidang hukum yang meliputi kegiatan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum, dan tindakan hukum lainnya yang
diatur dalam 7 pasal. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa Kuswahyudi mengatakan, sesuai regulasi yang ada, BPJS ini melindungi semua tenaga kerja pada perusahaan sebagai peserta. “Ada beberapa perusahaan yang belum konfirm, dan ada indikasi bahwa tidak semua perusahaan melaporkan tenaga kerjanya. Misalnya, ada 1.000 karyawan dilaporkan 500,” kata Kuswahyudi. Lebih lanjut dikatakan, perlu juga diwaspadai masalah hukum, yakni dana perusahaan sudah disetorkan atau iuran sudah disetor, namun tidak sampai ke BPJS. Sehingga dianggap penting MoU ini yang merupakan turunan dari JAM Perdata dan TUN RI, dengan Dirut BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal ini nantinya kejaksaan bisa mendampingi penanganan hukum soal komplin perusahaan terhadap BPJS misalnya atau sebaliknya. Sementara Kajati Bali Abdil
Muni mengatakan, selaku pihak ke dua, kedepannya berharap BPJS ketenagakerjaan lebih eksis. “Penerapannya tetap kami memberikan sebuah pendampingan hukum, tindakan hukum yang diperlukan BPJS ketenagakerjaan,” katanya. Misalnya, kata dia bidang keperdataan dan TUN. “Ini fokus bantuannya. Misalnya memerlukan bantuan gugatan perdata terhadap perusahaan. Ya, kita akan bantu, kita akan dampingi,” kata Abdul Muni. Pada kesempatan tersebut Abdul Muni juga mengenalkan para asisten dan tugas pokoknya masingmasing. Dan untuk persoalan ini memang garda terdepan ada di datun. “Jika BPJS digugat perdata atau menggugat secara perdata, kejati siap menerima kuasa khusus dan selanjutnya akan ditunjuk jaksa sebagai pengacara negara. Baik bentuk perdata di pengadilan umum maupun di Pengadilan TUN,” ucap Abdul Muni. (ad650)
MOU - Kuswahyudi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa dan Kajati Bali, Dr. Abdul Muni, salam komando usai penandatanganan MoU di Hard Rock, Kuta.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
5
Paceklik Ikan, Nelayan Libur Melaut Banyuwangi (Bali Post)Nasib nelayan Muncar, Banyuwangi kembali terpuruk. Dua bulan terakhir hasil tangkapan merosot. Akibat paceklik, harga ikan meroket. Kondisi ini membuat banyak nelayan memilih libur melaut. Sebab, jika nekad mereka akan terus merugi. Paceklik ikan di Muncar ini seolah menjadi fenomena rutin. Padahal memasuki Oktober seharusnya mulai panen ikan. Namun hasil tangkapan tetap saja minim. Banyak perahu yang pulang dengan tangan kosong. “Cuaca memang kurang bersahabat, belum lagi tangkapan sepi,” kata Untung (50), salah satu nelayan, Senin (17/10). Menurutnya, sepinya tangkapan mulai terasa Mei hingga Juli lalu. Biasanya memasuki Oktober waktunya panen raya. Nyatanya tangkapan ikan tetap sepi. Cuaca juga kerap tak bersahabat. Agar tak merugi, banyak nelayan dengan perahu besar jenis gardan memilih tak melaut. Sebab biaya yang dikeluarkan tak sedikit. “Dalam sekali melaut biayanya minimal Rp 700.000. Kalau pulang tangan kosong, berapa kerugian yang ditanggung, belum biaya makan anak buah kapal (ABK),” jelasnya. Idealnya kata dia, dengan biaya yang mahal satu perahu minimal pulang membawa dua keranjang ikan. Kini mendapatkan satu keranjang ikan saja sangat sulit. Sehingga nyaris semua perahu besar memilih parkir, libur total. Kini, kata Untung nelayan di Muncar mulai beralih ke perahu jenis gardan. Alasannya, lebih irit. Sebab jumlah ABK lebih sedikit, hanya sekitar 15 orang. Dahulu nelayan menggunakan perahu slerek jumlah ABK bisa 40 orang. Sehingga biayanya jauh lebih membengkak. Selama libur untuk menyambung hidup beberapa nelayan memilih memancing menggunakan perahu kecil. “Kalau yang tak punya perahu, ya libur, tak ada penghasilan,” keluhnya lagi. Nelayan berharap paceklik ikan segera berakhir setelah ritual petik laut atau larung sesaji di selat Bali, Minggu (16/10) siang. Sebab nelayan Muncar hanya menggantungkan hidup dari laut. Jika tak ada ikan warga kelimpungan memenuhi kebutuhan hidup. Sementara itu, akibat paceklik harga ikan terus meroket. Ikan lemburu naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram, lalu tongkol naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram, sedangkan cumi naik dari Rp 45.000 menjadi Rp 75.000 per kilogram. Harga ini diyakini akan terus meroket jika tangkapan ikan tetap sepi. Pelabuhan di Muncar menjadi salah satu pusat pendaratan ikan terbesar nasional. Di tempat ini terdapat sedikitnya 5.000 perahu nelayan yang berburu ikan di sekitar selat Bali. (kmb30)
Bali Post/udi
PARKIR - Deretan perahu nelayan di Muncar, Banyuwangi diparkir di dermaga akibat paceklik ikan, Senin (17/10).
Bali Post/ina
AIR SURUT - Musim kemarau akhir-akhir ini menyebabkan permukaan air Danau Batur, Kintamani surut. Tampak beberapa boat sedang parkir di Danau Batur.
Simpan Ratusan Pil Koplo, Mahasiswa Ditangkap
Banyuwangi (Bali Post)Peredaran obat daftar G di Banyuwangi sepertinya makin marak di kalangan mahasiswa. Seorang oknum mahasiswa dibekuk tim Reserse Narkoba Polres Banyuwangi setelah kedapatan menyimpan 690 butir pil koplo, Senin (17/10) malam. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di tempat kosnya di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Oknum mahasiswa itu berinisial DF (23) asal Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara. Ketika digerebek pukul 22.00 WIB, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Banyuwangi ini hanya bisa pasrah. Saat digeledah, polisi menemukan bungkusan plastik berisi obat daftar G jenis trihexypenidyl. Selain pil koplo, dari tangan pelaku diamankan uang tunai Rp 836.000 dan sebuah tas warna kuning. Bersama barang bukti pelaku diamankan di Polres Banyuwangi. “Penyidik masih mendalami keterangan pelaku,” kata Kasubag Humas Polres Banyuwangi AKP Bakin, Selasa (18/10). Dijelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan petugas. Awalnya polisi mendapati kabar adanya transaksi pil koplo dalam jumlah besar. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapati identitas pelaku. Tanpa pikir panjang polisi langsung melakukan penggerebekan. Pil koplo disembunyikan pelaku di dalam tas. Kepada penyidik pelaku mengaku
Sukmawati Tanda Tangani Sejarah Istana Tampaksiring dengan Puri Tampaksiring The Soekarno Center Dukung Penegakan Sejarah
PADA zaman orde baru yang mengkudeta Bung Karno banyak sejarah bangsa dibelokkan begitu saja, termasuk sejarah Bung Karno dengan tokoh-tokoh Bali. Hal ini mendapatkan perhatian dari lembaga internasional The Soekarno Center yang berbasis di Banjar Mancawarna, Sanding, Tampaksiring. Salah satunya dengan adanya pengakuan dari The Soekarno Center terhadap sejarah Puri Tampaksiring, terutama kaitannya hubungan Bung Karno dengan penglingsir Puri Tampaksiring pada zamannya. Hal itu disampaikan oleh Sukmawati Soekarno Putri di Istana Mancawarna Tampaksiring usai menanda tangani sejarah Bung Karno dan Puri Tampaksiriing. “Saya menilai bahwa banyak oknum di Bali ini yang berusaha mengaburkan sejarah Bung Karno, termasuk sejarah pengadaan lahan dan tanah Istana Kepresidenan RI di Tampaksiring. Saya mengakui bahwa sesungguhnya penyerahan tanah tersebut adalah kerja sama antara Bung Karno dan Puri Tampaksiring. Pada tahun 1957, Puri Tampaksiring menyerahkan 56 are tanah ke Pemerintah Pusat. Setahu saya lokasi pesanggrahan yang sebelumnya bernama pengejaran dengan puri dari Dinasti Pemayun Generasi Keenam dan didirikanlah Istana Presiden sampai sekarang. Saya baca Puri Dinasti Pemayun Generasi Keenam itu persis berada di Wisma Merdeka saat ini. Itulah hebatnya leluhur Puri Tampaksiring bahwa saat itu serah terima dilakukan dengan itikad mulia, yakni untuk mendirikan simbol bangsa tanpa ada kompensasi apapun. Tentu masyarakat Indonesia harus tahu tentang sejarah heroik dari Puri Tampaksiring,“ kata Sukmawati Soekarno. Ia pun merasa heran ada tokoh–tokoh di Gianyar yang
TANDA TANGANI – Sukmawati Soekarno Putri disaksikan Oleh Senator DPD-RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (President The Sukarno Center) dan Cokorda Suwarma Putra (Puri Tampaksiring) menanda tangani sejarah Istana Kepresidenan Tampaksiring di Istana Mancawarna. mencoba-coba memalsukan sejarah Istana Kepresidenan RI di Tampaksiring. “Saya sudah mendapatkan laporan ada oknum puri, ada oknum pejabat di Gianyar dan di Bali yang dari zaman orde baru hingga sekarang berusaha untuk mengaburkan peranan dari Puri Tampaksiring. Kok seolah–olah tanah Istana Kepresidenan RI itu diberikan oleh pihak atau puri yang lain? Saya sendiri kan saksi sejarah saat Bung Karno mendirikan Istana Kepresidenan Tampaksiring. Saat kecil saya sendiri ikut ke sana-sini, tidur digubuk dan bergaul dengan warga Tampaksiring dan diajak bapak saya (Bung Karno) berkeliling. Jadi jangan coba– coba mengaburkan sejarah jika tidak ingin kena karma phala. Saya ingat pesan Bung Karno bahwa sejarah harus ditegakkan dan itu pun wajib,“ ujar Sukmawati Soekarno Putri. Hal senada juga diungkap Senator Gusti Arya Wedakarna yang menyatakan bahwa The Soekarno Center telah memberikan dukungan akan eksistensi Puri Tampaksir-
ing. “Hubungan leluhur kami yakni (Swargi) Shri Wedastera Suyasa sangat dekat dengan Puri Tampaksiring, terutama pada zaman perjuangan PNI. Tempo hari saya sempat hadir diundang penglingsir Puri Tampaksiring dan luar biasa perhatian beliau pada Bung Karno. Di mana–mana ada foto Bung Karno di sana. Kini kita rapikan dan kawal sejarahnya agar tidak ada pengaburan lagi. Astungkara, Ibu Sukmawati Soekarno sudah setuju bahwa setiap 6 Juni akan diadakan acara tetap dan permanen di Puri Tampaksiring dalam perayaan Hari Lahir Bung Karno pada Bulan Bung Karno. Selama ini 1 Juni (Hari Lahir Pancasila) dirayakan di DKI Jakarta, dan 21 Juni (Hari Wafat Bung Karno dirayakan di Blitar) dan mulai tahun depan perayaan 6 Juni akan dipusatkan di Tampaksiring. Ini salah satu upaya untuk mengingatkan lagi citra Tampaksiring sebagai tanah bersejarah bagi bangsa dan dunia,“ jelas Gusti Wedakarna yang anggota DPD/MPR-RI ini. (ad655)
mendapatkan pasokan pil koplo dari seseorang berinisial H. Obat terlarang itu dipasokan dengan sistem ranjau. “Pelaku memesan barang ke H, setelah uang ditransfer pelaku mengambil barang di belakang taman makam pahlawan (TMP) Banyuwangi,” jelas Bakin didampingi Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Agung Setya Budi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku ditahan di Polres. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 196 junto pasal 197 UU 36/2009 tentang Kesehatan. “Kita masih memburu asal-usul obat daftar G yang disimpan pelaku, jumlahnya lumayan banyak,” imbuh Bakin. Diduga pil koplo yang disimpan pelaku sudah siap diedarkan. Sebab pil berbahaya itu sudah tersimpan di puluhan plastik kecil. Masing-masing plastik berisi 10 butir pil warna putih. Dugaan sementara pil koplo ini diedarkan ke sesama mahasiswa. “Ini yang masih kita kembangkan terus,” pungkas Bakin. (kmb30)
Bali Post/ist
DIAMANKAN - Ratusan pil koplo yang diamankan Polres Banyuwangi dari oknum mahasiswa asal Jembrana, Selasa (18/10).
Tahun Depan, Penerbangan Banyuwangi-Jakarta Dibuka
Banyuwangi (Bali Post)Jalur transportasi udara ke Banyuwangi makin bertambah. Yang terbaru jalur penerbangan Jakarta-Banyuwangi akan dibuka mulai tahun depan. Hal ini seiring bertambahnya infrastruktur Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Tak hanya wisatawan, jalur penerbangan ini akan memudahkan warga Bali yang akan bepergian ke Jakarta. Rute penerbangan baru ini ditargetkan makin mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. “Tahun depan rute penerbangan Banyuwangi-Jakarta akan dibuka. Wisatawan ibu kota bisa langsung ke Banyuwangi, sebaliknya warga Bali barat tinggal menyeberang ke Banyuwangi jika akan ke Jakarta,” kata Bupati Banyuwangi, Abdulah Azwar Anas usai memimpin
rakor jajaran Pemkab di atas kapal Satya Kencana II dalam pelayaran dari Ketapang-Gilimanuk, Selasa (18/10). Mulai November penerbangan dari BanyuwangiSurabaya juga bertambah menjadi empat flight, pagi dan siang hari PP. Menurut Anas, pariwisata Banyuwangi menjadi paket cluster bersama destinasi Bali barat, seperti Pulau Menjangan. Paket wisata ini menurutnya menjadi program promosi dari Kementerian Pariwisata RI. Banyuwangi, imbuhnya tetap mempertahankan Ijen dan berbagai budaya untuk dijadikan paket wisata. “Jadi nantinya paket Bali barat akan ditawarkan bersama Banyuwangi. Sebab lokasinya berdekatan, satu jalur selat Bali,” kata Anas. Sehingga, jika jalur penerbangan Banyuwangi-Jakarta dibuka,
wisatawan akan ke Banyuwangi dulu baru ke Bali. “Kita tidak ingin bersaing dengan kabupaten tetangga, seperti Jembrana dan Buleleng, tapi kita sinergi untuk promosi wisata,” imbuhnya. Karena itu, kata Anas pihaknya terus mempromosikan penyeberangan selat Bali yang nyaman bagi wisatawan. Salah satunya dengan menggelar rapat pertama kali di atas kapal penyeberangan. Tujuannya mempromosikan layanan kapal di selat Bali yang nyaman. “Kapal yang kita pakai rapat sangat layak bagi angkutan wisatawan, ini bagus bagi promosi selat Bali,” ujarnya. Ke depan pihaknya bersama Pemkab Buleleng dan Jembrana berencana meng-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
gelar festival bersama di atas kapal selat Bali. Layaknya di Yogyakarta, Solo dan Semarang, nantinya Banyuwangi akan sinergi bersama Jembrana dan Buleleng. Harapannya, ketiga kabupaten tetangga ini bisa bersama-sama mendongkrak angka kunjungan wisatawan. “Sejak ada bandara, okupansi hotel di Banyuwangi rata-rata 80 persen. Ini menunjukkan pariwisata kita terus bergeliat,” tambahnya. Anas menambahkan, wisata Kawah Ijen yang menjadi andalan Banyuwangi akan terus dibangun infrastruktur. Dua tahun lagi di kawasan ini akan dibangun kereta gantung. Sehingga wisatawan tak terlalu berat mendaki. Proyek ini akan didanai investor asal Swiss. (kmb30)
OPINI
6
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Belajar dari Peristiwa Jembatan Kuning KITA sungguh terkejut dengan ambruknya Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Penida dan Pulau Nusa Lembongan. Inilah jembatan satu-satunya yang menghubungkan masyarakat di kedua pulau tersebut, sehingga wajar apabila kita sebut jembatan itu vital. Dengan infrastruktur itu, interaksi masyarakat di kedua pulau menjadi lancar, termasuk juga soal persembahyangan. Jembatan Kuning ini ambruk justru pada saat dipakai lalu-lalang orang bersembahyang. Kita miris sekali mendengar karena telah jatuh delapan korban jiwa ditambah dengan 22 orang luka berat dan luka ringan. Tentu jumlah korban ini tidak main-main, jangankan delapan orang yang meninggal, satu pun tidak boleh ada nyawa yang melayang akibat hal seperti ini. Kita sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang telah mengetahui terlebih dulu kondisi jembatan. Kita salut juga dengan peringatan dan imbauan yang dipasang. Akan tetapi, nampaknya tetap perlu perhatian tambahan bahwa peringatan dan imbauan itu ternyata tidak cukup. Terutama apabila dikaitkan dengan hal yang sifatnya seremonial. Jika boleh dikatakan lengah, mungkin di sinilah posisi kelengahan kita yang selanjutnya dapat dipakai sebagai pelajaran besar ke depan. Pada situasi ritual, di Indonesia, tidak hanya di Bali, selalu ada gerakan massa yang sulit dikendalikan. Masyarakat kita menyukai tindakan bersama-sama, dengan berbagai alasan untuk melakukan upacara ritual, melakukan persembahyangan. Pada saat inilah diperlukan pengendalian massa dan pengarahan kepada mereka. Jembatan Kuning runtuh disebabkan oleh demikian banyaknya orang lalu-lalang di atas jembatan itu, untuk melakukan persembahyangan. Pengendalian bisa dilakukan secara langsung, seperti misalnya mengatur jalan satu per satu masuk jembatan atau bahkan melarang melewati jembatan atau menutup jembatan itu. Pada titik ini, seyogianya ada yang menjaga jembatan saat ada upacara. Polisi dan pacalang harus hadir. Di sinilah tempat pacalang untuk benar-benar tegas untuk melindungi jiwa orang. Jiwa adalah hal paling berharga dalam diri, dan kita harus melindungi dengan cara maksimal. Bahwa Jembatan Kuning itu merupakan satu-satunya instrumen penghubung antara Nusa Penida dan Nusa Lembongan, kembali lagi membuat kita berpikir keras. Jelas dengan sifatnya seperti itu, pasti jembatan ini mempunyai beban berat karena dilalui oleh banyak orang (beban). Pertanyaannya, mengapa tidak sekalian membuat jembatan yang kuat saja agar tahan lama. Konon jembatan yang permanen itu dapat bertahan sampai 75 bahkan seratus tahun. Bahkan jembatan di zaman Belanda pun mampu bertahan seusia itu, tentu dengan berbagai kontrol. Pembangunan jembatan yang menghubungkan dua pulau itu, tentu tidak boleh dibedakaan dengan jembatan yang dibangun sepanjang Denpasar-Gilimanuk. Masyarakat di dua pulau itu berhak mempunyai kualitas jembatan yang sama agar tahan lama, apalagi masyarakat di antara kedua pulau itu mempunyai hubungan kerabat saudara. Ke depan, hendaknya kita pikirkan bagaimana membangun jembatan yang mampu menghubungkan pulau-pulau itu dengan Pulau Bali. Kecelakaan seharusnya mampu memberikan pelajaran besar bagi kita semua. Tidak saja di Bali tetapi juga di Indonesia. Harus kita akui bahwa sering kali peristiwa-peristiwa memilukan seperti ini tidak pernah mampu memberikan pelajaran. Sering kita buru-buru membebankan kepada nasib atau takdir. Padahal kecelakaan seperti itu dapat kita hindari apabila semua pihak melakukan mawas diri dan penelitian sebelumnya. Terhadap peristiwa ini kita melakukan kajian, baik kajian teknis tentang kualitas jembatan itu sendiri maupun kajian sosial tentang sikap masyarakat dalam hal menaati peraturan. Selanjutnya pelajaran inilah yang dapat dipakai untuk memperbaiki kualitas kehidupan di masa mendatang. Terhadap korban yang tewas, kita ikut berdukacita. Kita berempati dengan keluarga yang ditinggalkan dan dapat tabah dalam menghadapi kenyataan ini.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pengelolaan SMA/SMK Sebagai orangtua siswa, saya berharap perpindahan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke Provinsi Bali memberi manfaat yang lebih jelas dalam pengelolaan dunia pendidikan. Perpindahan ini juga setidaknya memberikan harapan agar biaya pendidikan untuk anak-anak kami bisa lebih murah. Artinya, perpindahan ini lebih memberikan fasilitas pembelajaran yang lebih lengkap kepada siswa. Saya juga berharap agar dana-dana yang ada untuk pendidikan orientasinya jangan hanya untuk kesejahteraan guru dan tunjangan kepala sekolah. Selama ini kami sebagai orangtua sudah tahu betul penghasilan guru sudah sangat memadai. Sertifikasi guru yang diberikan pemerintah, saya juga belum rasakan memberikan manfaat yang lebih maksimal dalam pembelajaran. Untuk itu, ke depan saya berharap ada profesionalisme yang terukur dalam dunia pendidikan. Guru-guru juga harus menjaga citra profesi dengan tidak menjadikan dunia pendidikan sebagai lahan bisnis dengan beragam dalih. Selama ini buku-buku bahan ajar juga masih menjadi beban orangtua siswa. Untuk itu, reformasi total dalam dunia pendidikan agar dijabarkan dengan menjadikan pendidikan murah dan berkualitas. Drs. I Dewa Ngurah Suwitrayasa Denpasar, Bali
Kelalaian Mengelola Fasilitas Publik Ambruknya Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Penida mengejutkan masyarakat Bali. Peristiwa ini menjadi berita nasional. Lebih mengenaskan lagi itu terjadi pada saat diselenggarakannya upacara persembahyangan. Padahal, sebelumnya telah diketahui bahwa Jembatan Kuning ini rusak keberadaannya dan telah ada imbauan kepada masyarakat untuk hati-hati menggunakan. Pada pihak lain, konon pihak pemerintah daerah juga telah meminta dana kepada pemerintah provinsi untuk memperbaiki jembatan tersebut. Tetapi kecelakaan telah terjadi sebelum perbaikan dilakukan. Korban yang meninggal delapan orang dan lebih dari 20 orang luka berat dan ringan.
Oleh I Nyoman Jagra ari sisi kepentingan sosial, jembatan merupakan sarana umum yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk membantu dan terutama memperingan keperluan hidup mereka. Itulah yang membuat kata ‘’jembatan’’ dipakai sebagai sebutan macam-macam, seperti jembatan untuk sukses, jembatan menuju kemerdekaan, jembatan meraih kekayaan dan seterusnya. Secara umum, jembatan jelas mempermudah transportasi masyarakat. Dalam hubungan dengan kemanusiaan, dia akan memperingan tenaga manusia karena berhasil menghemat perjalanan, mempercepat sampai tujuan, menghemat biaya sampai dengan memperluas interaksi manusia. Interaksi yang semakin luas, tidak saja menambah persahabatan tetapi memperluas pengetahuan dan pada akhirnya mampu menciptakan budaya dan pemikiran baru. Untuk daerah-daerah yang terpencil, jembatan demikian besar maknanya sehingga dalam bentuk sederhana pun, jembatan akan sangat dirindukan. Semua fungsi tersebut terpenuhi oleh Jembatan Kuning yang roboh di Nusa Lembongan. Bahkan, konon jembatan ini juga mempunyai fungsi lain, yaitu sebagai ajang melakukan swafoto oleh para turis karena sudut pandang panorama dari jembatan ini menjanjikan pemandangan indah. Dalam kasus yang terjadi di Pulau Nusa Lembongan, kiranya ada beberapa
D
hal yang perlu diperhatikan, dikaitkan dengan fungsi jembatan, kelengahan aparat maupun sikap dan perilaku masyarakat pada umumnya. Peristiwa Jembatan Kuning itu, secara umum dapat dikatakan sebagai bagian dari kelengahan terhadap keberadaan infrastruktur publik. Rusaknya jembatan itu tidak ada bedanya dengan rusaknya truk di pinggir jalan akibat tonase berlebihan, tidak berfungsinya sekoci cadangan kapal laut akibat tidak pernah dicek, atau jalan raya berlubang yang membuat kecelakaan fatal di jalan raya. Kecenderungan mengabaikan perhatian terhadap infrastruktur ini seolah menjadi budaya, sehingga melebar ke mana-mana. Tidak adanya kesadaran untuk melakukan pengecekan dan pemeliharaan itu adalah sebuah kebiasaan yang menganggap enteng sesuatu. Karena menjadi kebiasaan, hanya peristiwa fatallah yang mampu melecut munculnya kesadaran. Kefatalan itu misalnya adalah korban jiwa. Memakai korban jiwa sebagai titik-tolak penyadaran, sangatlah berbahaya bagi kehidupan sosial karena akan memicu kelalaian demi kelalaian. Tidak akan pernah masyarakat itu berkembang ke arah yang baik jika tidak ada penyadaran awal. Seluruh infrastruktur sosial akan terdorong rusak, jika tidak ada penyadaran demikian. Jika tidak keliru, beberapa belas tahun lalu, Jembatan Tukad Yeh Empas yang membentang di atas Tukad Yeh Empas
di Jalan By-pass Ir. Soekarno Tabanan, membawa korban meninggal karena jembatannya bolong. Berlubangnya jembatan ini sudah berlangsung beberapa hari, tetapi hanya ditutup oleh pelat besi yang secara mudah tergeser oleh lalu lintas kendaraan yang padat. Setelah ada kejadian meninggal karena korban terjatuh ke sungai di bawahnya sedalam lebih dari 15 meter, barulah kemudian jembatan itu diperbaiki secara permanen. Fenomena ini memperlihatkan bahwa kita terlalu abai dengan hal-hal yang membahayakan jiwa. Dalam arti lain, petugas atau kita semua tidak mampu menghargai jiwa seseorang bahkan jiwa kita sendiri. Dalam peristiwa Jembatan Kuning, mungkin ada sedikit yang berbeda. Pemerintah sudah menyadari kerusakan. Kemudian sudah juga memasang imbauan agar masyarakat tidak masuk secara berombongan. Akan tetapi, usulan untuk melakukan perbaikan yang sudah dilakukan sebelumnya kepada pemerintah provinsi sepertinya direspons agak lambat. Mungkin di sini posisi titik kritisnya. Satu hal yang harus dilihat bahwa jembatan itu menjadi satu-satunya penghubung antara Pulau Nusa Penida dengan Nusa Lembongan dan berdekatan dengan itu, ada tempat persembahyangan dan kegiatan persembahyangan bersama. Larangan untuk melintas atau imbauan untuk tidak masuk jembatan secara rombongan sudah betul. Namun jika boleh
diurai pendapat, konteks persembahyangan dalam masyarakat Bali, seperti halnya juga di Lembongan dan Nusa Penida, mempunyai sifat massal. Dengan satusatunya ada sarana melintas, maka fungsi jembatan itu sangat vital. Dalam keadaan ada persembahyangan yang mempunyai sifat massal itu, imbauan dan pesan justru mempunyai nilai yang tipis dan kecil untuk ditaati. Seyogianya jembatan itu dijaga oleh petugas, atau pacalang. Sifat massa sering kali melalaikan peraturan (keselamatan!), seperti juga halnya apabila kalau ada ritual melis menjelang hari Nyepi, atau saat membawa layang-layang jelang lomba. Massal dalam persembahyangan bisa dalam bentuk kumpulan orang yang bergerak secara bersama-sama atau bisa juga manusia dengan beban yang juga bergerak bersama-sama. Sifat massal dan sifat kumpulan secara sosiologis memang susah diatur. Dan pada titik itu, imbauan tidak berarti apa-apa. Penjagaan dan kontrol sejak awal, akan mampu mengurai kumpulan tersebut dan di dalam massa yang terurai itulah aturan dan imbauan dapat lebih diterapkan. Tidak ada cara lain, pada masyarakat yang masih suka bertindak massal, maka infrastrutur sosial itu, entah jembatan, jalan raya, alat angkut dan sejenisnya haruslah dibangun dengan kondisi yang sebaik-baiknya agar keselamatan terjamin. Pemerintah harus mengalah dengan memberikan pengontrolan setiap saat. Dan pada konteks inilah, pemberantasan pungli, korupsi dan sejenisnya mempunyai peran yang sangat strategis. Pemberantasan pungli dan korupsi itu, bukan saja untuk menekan kejahatan di masyarakat, tetapi mempunyai kontribusi langsung terhadap kualitas bangunan infrastruktur sosial. Dari sini kemudian mempunyai pengaruh besar kepada kesejahteraan dan keamanan masyarakat. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian memilukan, yang oleh orang-orang tertentu dikaitkan dengan takdir atau nasib. Paling tidak harus ada usaha dulu untuk perbaikan, setelah itu barulah berbicara takdir dan nasib.
WCF 2016 dan Gegar Budaya
INDONESIA baru saja menyelenggarakan World Culture Forum (WCF) pada 10-14 Oktober 2016 di Bali. WCF kedua sejak 2013 ini mengangkat tema ‘’Culture for an Inclusive Sustainable Planet’’ atau ‘’Budaya bagi Dunia yang Inklusif Berkelanjutan’’. WCF 2016 dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Nusa Dua, Badung, Bali. Berbagai acara seni dan budaya menyemarakkan gelaran WCF 2016. Kegiatan yang ada mulai dari pertunjukan pawai, pameran kesenian, kunjungan budaya, dan ragam budaya lainnya dari semua provinsi yang ada di Indonesia. Tokoh-tokoh dari dalam dan luar negeri juga turut serta dalam acara tersebut. Di antaranya Raja Jordania King Abdullah II dan Perdana Menteri Kanada Justin Tredeau, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan lainnya. WCF membuka kesadaran bahwa budaya dunia di era globalisasi ini sudah sangat terbuka. Salah satu implikasi yang niscaya terjadi adalah terjadinya gegar budaya. Tantangannya adalah perlunya adaptasi dan saling toleransi. Keterbukaan budaya semua mesti memberikan sumbangan kontributif bagi pembangunan berkelanjutan. Gegar budaya atau culture shock pertama kali diperkenalkan oleh antropologis bernama Oberg (Irwin, 2007). Gegar budaya secara sederhana dapat dimaknai sebagai kondisi ketidaksiapan menerima budaya yang baru pada kehidupan. Monika (2014) memberikan kesimpulan atas berbagai definsi gegar budaya yaitu kondisi kecemasan yang dialami seseorang dalam rangka penyesuaiannya dalam lingkungan yang baru di mana nilai budaya yang ada tidak sesuai dengan nilai budaya yang dimilikinya sejak lama. Fenomena gagap budaya bersifat kontekstual dan dialami dengan berbeda-beda dari generasi ke generasi berikutnya (Lin, 2007). Faktor yang mendorong munculnya gegar budaya tergantung pada di daerah mana individu tersebut berasal, di daerah mana individu berada, serta pada tahun
Oleh Ribut Lupiyanto
atau masa seperti apa. Samovar (2000) menyatakan bahwa orang biasanya melewati empat tingkatan gegar budaya. Keempat tingkatan ini dapat digambarkan dalam bentuk kurva U, sehingga disebut u-curve. Pertama, fase optimistis, fase pertama yang digambarkan berada pada bagian kiri atas dari kurva U. Fase ini berisi kegembiraan, rasa penuh harapan, dan euforia sebagai antisipasi individu sebelum memasuki budaya baru. Kedua, masalah kultural. Fase di mana masalah dengan lingkungan baru mulai berkembang, misalnya karena kesulitan bahasa, sistem lalu lintas baru, sekolah baru, dll. Fase ini biasanya ditandai dengan rasa kecewa dan ketidakpuasan. Ini adalah periode krisis dalam culture shock. Fase ketiga adalah recovery. Orang mulai mengerti mengenai budaya barunya. Pada tahap ini, orang secara bertahap membuat penyesuaian dan perubahan dalam caranya menanggulangi budaya baru. Fase terakhir adalah penyesuaian. Fase ini merupakan puncak kanan U. Orang telah mengerti elemen kunci dari budaya barunya berupa nilai-nilai, adaptasi khusus, pola komunikasi, keyakinan, dan lainnya. Interaksi lintas budaya tidak dapat dihindarkan oleh siapa pun. Interaksi tersebut dapat aktif atau pasif, sengaja atau tidak sengaja, maupun langsung atau tidak langsung. Berbagai media di era teknologi informasi membantu percepatan interaksi tersebut. Implikasinya sekaligus cepat menyebabkan gegar budaya. Misalnya saja fenomena budaya asing yang masuk ke Indonesia. Kondisi ini berpotensi menyebabkan multi-efek. Budaya Barat tentunya tidak selamanya lebih unggul, karena beberapa di antaranya tidak sesuai dengan budaya Timur (Budianto, 2012). Nilai-nilai yang tidak sesuai
tersebut seperti individualisme, hedonisme, sekularisme, konsumerisme, dan lainnya. Efek terbesarnya adalah degradasi hingga punahnya khazanah budaya nusantara. Kepunahan sudah melanda bahasa daerah. Sebanyak 139 bahasa daerah terancam punah dan 15 bahasa daerah sudah dinyatakan punah (BPPB Kemendikbud, 2016). Kondisi gegar budaya membutuhkan penanganan atau terapi yang tepat sasaran. Budaya nusantara perlu ditonjolkan dalam pergaulan internasional. Indonesia penting terbuka dalam interaksi dunia. Konsekuensinya perlu disusun dan dijalankan strategi guna mencegah sekaligus terapi terhadap gegar budaya yang telah terjadi. Pertama melalui internalisasi budaya lokal atau budaya nusantara. Setiap WNI penting bahkan wajib mengetahui hingga memahami filosofi serta nilai-nilai yang terkandung dalam budayanya. Rasa memiliki terhadap budaya mesti dimiliki dan ditanamkan kuat. Budaya nusantara mesti menjadi jati diri setiap individu. Hal ini menjadi modal sekaligus benteng interaksi dengan budaya asing. Berbekal internalisasi dapat mewarnai dalam interaksi, bukan justru terwarnai hingga tergerus budayanya. Kedua adalah pentingnya penyaringan atau filtering budaya. Setiap melakukan interaksi, maka perlu disaring mana saja yang sesuai dan tidak sesuai dengan budaya nusantara. Semakin rapat saringannya, maka akan semakin minimal bahkan terhindar dari gegar budaya. Ketiga dengan keterbukaan sekaligus toleransi. Interaksi dengan pihak luar mesti dijalankan dengan prinsip keterbukaan. Jika ada norma yang tidak sesuai dengan budaya nusantara, maka sebaiknya diungkapkan tanpa harus menyinggung pihak luar. Toleransi tetap harus dijunjung tinggi. Ketidaksesuaian budaya mesti tidak diungkapkan dengan merendahkan budaya lain.
POJOK Pemesanan 10 ton beras Bulog untuk dikirim ke Buleleng terkesan mendadak. -Ada kepentingan politik rupanya. *** PPATK laporkan 20 kepala daerah yang memiliki rekening gendut. -Tak terpantau lebih banyak. *** Warga di sejumlah desa di Buleleng sudah mendapat ‘’kado beras’’. -Kado uang menyusul?
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
MANCING Sejumlah warga memancing ikan di dekat keramba di tepi Danau Batur, Songan, Kintamani, Bangli, belum lama ini.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
PRT Kubur Hasil Lestarikan Budaya Bali Curian untuk Biaya Upacara Mangupura (Bali Post)Petugas Polsek Mengwi mendatangi rumah Agung Wijaya di Banjar Sengguhan, Mengwi, Jumat (14/10) lalu. Kedatangan polisi ke sana terkait laporan pembantu rumah tangga (PRT), Wahyuning (38), yang mengaku kehilangan dompet berisi perhiasaan emas senilai Rp 10 juta. Pelakunya tak lain rekan korban berinisial AR (24). Tersangka mengaku mencuri untuk biaya upacara tiga bulanan anaknya. “Dari pemeriksaan saksi-saksi, termasuk korban, kecurigaan mengarah pada PRT lainnya yaitu AR. Kami tangkap tersangka Jumat malam,” kata Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu Aan Saputra, seizin Kapolsek Kompol I Nengah Patrem, Selasa (18/10) kemarin. Dari keterangan korban, pada Kamis (13/10) pukul 08.00 Wita, ia menitipkan dua dompet kepada tersangka dan salah satunya berisi enam gelang, lima cicin dan dua pasang anting-anting. Oleh tersangka disimpan di lemari pakaian. Selanjutnya Jumat pagi, korban minta kunci lemari kepada tersangka untuk mengambil dompet tersebut. Ternyata dompet berisi perhiasan tidak ada, sedangkan dompet lagi satu masih utuh. Karena tersangka tidak mau mengaku, korban melapor ke Polsek Mengwi. “Kami datang ke TKP dan tersangka mengakui mencuri perhiasan itu. Agar tidak kentara, dompet berisi perhiasan dikubur di depan rumah majikannya,” tegas Iptu Aan. (kmb36)
Perda LPD Sudah Waktunya Direvisi Denpasar (Bali Post) -
DPRD Bali mengajukan rancangan Perda tentang perubahan ketiga atas Perda No.8 Tahun 2002 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Dewan, Selasa (18/10). Revisi Perda LPD bertujuan untuk meringankan beban krama adat, melestarikan budaya Bali dan Hindu, menghilangkan gadai gelap dan rentenir, serta memberikan kesempatan berusaha dan permodalan bagi krama adat.
SIDANG - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta dari Fraksi PDIP menyampaikan usulan Ranperda LPD Bali saat sidang paripurna penyampaian APBD 2017-2018 dan penyampaian draf revisi Perda tentang LPD di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, Selasa (18/10).
Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengatakan, ada beberapa materi yang akan dibahas dalam Ranperda inisiatif dewan itu. Pertama, tentang pentingnya menjaga taksu LPD, yaitu hukum adat di desa pakraman bersangkutan. “Hal ini penting untuk mengakui, menghormati otonomi desa pakraman sebagai kesatuan masyarakat hukum adat,” ujarnya saat membacakan penjelasan DPRD Bali terhadap Ranperda tentang Perubahan Perda LPD. Materi lainnya, lanjut Parta, terkait pentingnya mempertegas LPD adalah milik desa pakraman. Pentingnya penguatan kewenangan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota selaku Pembina Umum LPD agar LPD beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku. Pentingnya dilakukan audit setiap tahun, baik oleh pengawas internal maupun audit independen. “Pentingnya memasukkan pasal bahwa setiap desa pakraman wajib membentuk LPD yang modal awalnya boleh diberikan secara khusus dari APBD kabupaten/kota atau provinsi, bisa juga disisihkan dari dana BKK desa pakraman,” imbuhnya. Parta menambahkan, materi yang dibahas menyangkut pula soal ketentuan mengenai pentingnya penyiapan regenerasi dan kaderisasi terhadap kepemimpinan LPD. Termasuk pemberian
sertifikasi kompetensi bagi calon kepala LPD serta lembaga yang akan mengeluarkan sertifikasi kompetensi tersebut. Kemudian, pentingnya transparansi pengelolaan dan pemanfaatan dana pemberdayaan 5% termasuk pertanggungjawabannya dengan melibatkan auditor independen. “Selain itu juga dibahas pentingnya ketentuan mengenai penanganan LPD yang tidak beroperasi atau macet, termasuk memberikan sanksi terhadap pengelolanya dan pentingnya ketentuan tentang larangan bagi kepala LPD untuk tidak boleh merangkap jabatan menjadi kepala lembaga keuangan lainnya,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, Perda LPD memang sudah waktunya untuk direvisi karena umur Perda yang sudah cukup lama. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian sesuai dengan perkembanganperkembangan terbaru. Di samping untuk mengatur kembali berbagai persoalan dalam LPD, seperti banyaknya LPD yang bangkrut. “Kita sambut baik itu (revisi Perda LPD, red) supaya eksistensi LPD itu terus bisa baik dan juga bisa menjadi sumbangan besar untuk desa pakraman. Itu karena banyak bangkrut, perlu diatur kembali,” ujarnya. (kmb32)
jukkan kondisi kinerja yang sangat beragam. Ada LPD dengan kekayaan sangat besar, dan ada juga LPD dengan kekayaan yang sangat kecil bahkan tidak mampu beroperasi atau macet,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta kemarin. Parta menambahkan, dari 1.433 LPD yang terbentuk, hanya sebanyak 33 LPD atau 2,3% dengan kekayaan sangat besar di atas Rp 100 miliar. Total kekayaannya mencapai Rp 6,1 triliun atau 39,3% dari total kekayaan LPD di Bali. Sebaliknya, ada 556 LPD atau 16,54% dengan kekayaan kecil dan sangat kecil kurang dari Rp 100 juta. Total kekayaannya hanya Rp 4,8 miliar atau 0,3% dari total kekayaan LPD di Bali. Hal ini mengindikasikan bahwa belum semua LPD mampu memobilisasi potensi yang ada di desa pakraman bersangkutan.
nyelamatkan LPD Bali, MUDP (Majelis Utama Desa Pakraman) malah mengeluarkan surat edaran tentang penundaan penyetoran dana pemberdayaan 5% dan surat edaran tentang pendaftaran ulang LPD ke MUDP,” imbuhnya. Surat edaran yang dimaksud, lanjut Parta, SE No.011/ SE/MUDP/II/2014 tanggal 6 Februari 2014 dan SE No.025/ SP/MUDP Bali/IX/2015 tanggal 11 September 2015. Dampak yang timbul atas surat edaran itu adalah adanya kebingungan dari pengelola LPD, bendesa pakraman, reaksi dari BKSLPD dan LPLPD serta adanya puluhan LPD yang tidak menyetor dana pemberdayaan. Padahal kalau saja dicermati, Undang-undang LKM sesungguhnya adalah anugerah yang luar biasa bagi Bali. “Pertama, bahwa negara mengakui dan memberikan penghormatan bagi Bali se-
bagai kesatuan hukum adat yang diberikan otoritas untuk mengurus rumah tangganya sendiri. Kedua, dengan dikecualikannya LPD dari lembaga keuangan lain dan tidak dikenakan pajak menunjukkan apresiasi dari negara bahwa Bali yang kaya akan adat dan budayanya membutuhkan biaya yang sangat besar untuk merawat dan melestarikan budaya adiluhung ini,” paparnya. Parta menambahkan, dengan tidak dikenakan pajak justru ada kesempatan bagi LPD untuk membantu dan memperkuat desa pakraman sesuai dengan tujuan berdirinya LPD. Kemudian, dengan tidak berada di bawah pengawasan OJK berarti negara memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada lembaga pengawas di setiap desa pakraman dan pemerintah daerah untuk mengawasi LPD-nya secara mandiri. (kmb32)
Festival, Gede Subianta Eka Kresnawan, Selasa (18/10) kemarin. Peserta makorot tak hanya datang dari Buleleng. Peserta yang mendaftar juga ada dari Denpasar, Tabanan, Karangasem dan daerah lain. “Kami berencana libatkan peserta tingkat SMP dan SMA di Buleleng dan kabupaten lain. Peserta rencananya ditarget 1.000 orang dan dimulai pada 27-28 Oktober, bertempat di Lapangan Mayor Metra Kota
Singaraja,” paparnya. Dalam ajang ini dicari pemenang atau disebut raja makorot dengan simbolis di puncak kegiatan mendapat cincin makorot. Pemenang dicari dari juara I hingga juara IV. “Semangat makorot juga dirangkai dengan Hari Sumpah Pemuda. Kami ajak generasi muda menuju kegiatan positif. Harapan kami lewat makorot pemuda menjauhi hal-hal negatif dalam pergaulan,” tandasnya. (kmb34)
RAPBD 2017 Direncanakan Rp 5,305 Triliun Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali mengajukan rancangan peraturan daerah tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2017. Gambaran umum Ranperda RAPBD 2017 disampaikan langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Selasa (18/10). Pastika mengatakan, RAPBD 2017 direncanakan sebesar Rp 5,305 triliun. Terdiri atas pendapatan daerah Rp 4,517 triliun dan belanja daerah Rp 5,305 triliun. “Perkiraan itu belum termasuk tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) akibat pengalihan kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi mulai tahun 2017 dan kemungkinan pembayaran DAU yang tertunda pada tahun 2016,” ujarnya. Pastika melanjutkan, komponen pendapatan daerah yakni pendapatan asli daerah dirancang Rp 3,250 triliun, dana perimbangan Rp 976 milyar (belum termasuk dana alokasi khusus), dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 291 milyar. Sementara komponen belanja terdiri dari belanja tidak langsung dirancang Rp 3,866 triliun, dan belanja langsung untuk seluruh program atau kegiatan pembangunan dirancang Rp 1,439 triliun. “Belanja tidak langsung naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya akibat alih kewenangan SMA/SMK dan kewenangan lain sesuai isi Undang-undang No.23 Tahun 2014,” jelasnya. Pastika menambahkan, RAPBD 2017 memprioritaskan pula anggaran untuk kebutuhan wajib. Diantaranya anggaran pendidikan sebesar 23,26% serta kesehatan sebesar 12,34% dari total APBD. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, Ranperda RAPBD 2017 selanjutnya akan dibahas DPRD Bali sesuai mekanisme dan prosedur yang ada. Menurutnya, APBD merupakan wadah untuk menampung berbagai kepentingan publik yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan program serta manfaatnya benar-benar akan dirasakan oleh masyarakat. Anggaran pun diminta agar dimanfaatkan untuk mendukung programprogram prioritas lainnya seperti bedah rumah, simantri, dan pelestarian adat dan budaya. (kmb32)
7
Bali Post/kmb23
Belum Ada Data Akurat Mengenai LPD
Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data per 31 Agustus 2016, tercatat ada 1.433 LPD atau sekitar 96% dari jumlah desa pakraman di Bali, sejak berdiri 32 tahun lalu. Dengan kata lain, masih ada 55 desa pakraman yang belum memiliki LPD. Secara keseluruhan, total kekayaan LPD mencapai Rp 15,5 triliun dengan jumlah pengurus dan karyawan sebanyak 7.832 orang. Total kredit yang disalurkan sebesar Rp 12,1 triliun dengan jumlah nasabah 457 ribu rekening. Sementara total dana krama desa yang dihimpun dalam bentuk tabungan dan deposito sebesar Rp 12,9 triliun, dengan jumlah penabung atau deposan 1,9 juta rekening. Modal LPD telah mencapai Rp 2,7 triliun, sedangkan laba yang dihasilkan periode Agustus 2016 mencapai Rp 388,01 miliar. “Jika dikaji pada masingmasing LPD, ternyata menun-
“Sampai saat ini juga belum ada data yang akurat mengenai berapa sesungguhnya jumlah LPD yang sehat, sudah tidak beroperasi atau macet, mati suri, dan lain sebagainya. Dan satu tahun terakhir seperti yang telah banyak disimak di media massa, lebih dari 25 LPD mengalami persoalan yang sangat serius terhadap keuangannya,” ungkap Politisi PDI Perjuangan ini. Menurut Parta, persoalan LPD tidak hanya sebatas LPD bangkrut, aset LPD, masalah regenerasi atau pengelolaan dana pemberdayaan 5% dan pertanggungjawabannya. Tapi LPD juga menghadapi persoalan khusus berkaitan dengan terbitnya Undang-undang No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Ketentuan pasal 39 ayat (3) Undang-undang LKM memunculkan tafsir yang beragam dan menjadi polemik. “Bahkan dengan alasan me-
Lestarikan Budaya Lewat ”Buleleng Makorot Festival” Singaraja (Bali Post)“Buleleng Makorot Festival 2016” akan dilangsungkan pada 27-28 Oktober di Lapangan Mayor Metra Singaraja. Makorot identik dengan mengadu layang-layang.
Pemenangnya adalah peserta yang paling banyak memutuskan tali layang-layang milik lawan. “Buleleng Makorot Festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya malayangan. Sema-ngat
dan sportivitas kompetisi layangan dipadu dalam kebersamaan. Umumnya makorot sudah kita lakukan sejak kecil, ke depan kita tetap lestarikan,” ujar Ketua Panitia Buleleng Makorot
Persiapan Sidang Interpol
Polda Bali Terima Puluhan Moge Denpasar (Bali Post)Persiapan pengawalan Sidang Umum Interpol ke85 yang dihadiri kepolisian dari 190 negara tanggal 7-10 November di Nusa Dua, semakin diintensifkan Dit. Lantas Polda Bali. Koorlantas Mabes Polri telah menggelontor 60 motor gede (moge) 900 CC ke Polda Bali. “Sabtu lalu motor tiba di Polda. Jumlahnya 90 unit dan saat ini jumlah motor pengawalan sudah siap 90 unit,” tegas Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Dit. Lantas Polda Bali, AKBP Nyoman Wirawan, di sela-sela latihan menguasai kendaraan di GOR Ngurah Rai, Selasa (18/10).
Mengingat personel PJR khususnya di polres-polres tidak semua pernah mengendarai moge, pihaknya melaksanakan latihan tersebut. Tujuannya agar anggota yang mengawaki moge tersebut mampu menguasai kendaraan, cakap dan lihai saat bertugas. Apalagi yang dikawal nanti perwakilan bahkan pejabat setingkat Kapolri dunia. “Lagi dua hari (Kamis), personel dan kendaraan yang terlibat pengawalan akan dikumpulkan di ITDC, Nusa Dua. Rencananya Bapak Kakorlantas akan melakukan pengecekan. Menurut saya persiapannya sudah 95 persen,” ujarnya. Dari pantauan di lapan-
gan, anggota bergiliran dilatih cara menikung, mengangkat moge jika jatuh dan konvoi. “Kami juga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam hidup itu kan ada yang suka dan tidak suka. Begitu juga saat pengawalan. Oleh karena itu, kami persiapkan anggota baik fisik dan mental,” kata Wirawan. Selain itu, 40 unit mobil patroli dan pengawalan (Patwal) tiba duluan di Mapolda Bali. Mobil tersebut merupakan bantuan Koorlantas Mabes Polri. Saat ini, Dit. Lantas melakukan seleksi anggota nantinya mengawaki mobil tersebut. Polda telah mempersiapkan semaksimal mungkin
untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Pasalnya jadi suatu kehormatan Bali jadi tuan rumah sidang tersebut. Pasalnya Indonesia jadi penyelenggara 190 tahun lagi. Sebelumnya, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, mengundang tokoh masyarakat di Denpasar. Tujuannya mohon dukungan menyukseskan even tersebut karena bisa dimanfaatkan sebagai ajang promosi keamanan serta pariwisata Bali. Kapolda berharap Bali bisa jadi tuan rumah yang baik. Jangan sampai ada kesan negatif yang justru mencoreng citra Pulau Dewata ini. (kmb36)
Bali Post/rah
LATIHAN - Personel PJR dilatih di Lapangan GOR Ngurah Rai dalam rangka persiapan pengawalan peserta Sidang Umum Interpol.
BANGLI
8
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Persidangan Kasus UP, Perlindungan Geologi Kawasan Geopark Kejari Siapkan 12 Jaksa Bangli (Bali Post) Dua mantan Kadispenda Bangli, yakni Bagus Rai Darmayuda dan A.A. Alit Darmawan yang menjadi tersangka kasus upah pungut (UP) PBB Pertambangan dijadwalkan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Denpasar, hari ini (18/10). Terkait hal ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli sudah menyiapkan materi dakwaan dan 12 Jaksa Penuntut Umum. Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Bangli Ida Ayu Retnasari, Senin (17/10). Retnasari mengungkapkan, berkas perkara kedua mantan Kadispenda tersebut dibagi menjadi dua. Masing-masing berkas akan ditangani oleh enam orang jaksa. ‘’Nanti jaksanya dikoordinir Kasipidsus,’’ ujarnya. Kasipidsus Kejari Bangli Elan Jaelani menambahkan, adapun pasal-pasal yang akan didakwakan terhadap kedua mantan Kadispenda tersebut yakni Pasal 2 dan Pasar 3 jo 18 UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 65 dan 55 ayat 1 KUHP. Dia menyebutkan, sesuai hasil perhitungan BPKP total kerugian negara yang ditimbulkan mencapai hampir Rp 1 miliar. Pada masa Kadispenda Rai Darmayuda tahun 2006-2008, total kerugian negara mencapai Rp 533.705.916.000. Sementara pada masa Kadispenda Alit Darmawan tahun 2009-2010, total kerugian negara mencapai Rp 392.369.754.000. (kmb40)
Pemkab Diminta Perbarui MoU Pengelolaan Hutan Bangli (Bali Post) -
DPRD Bangli, Selasa (18/10) kemarin, menggelar rapat kerja bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk membahas Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark. Dalam rapat kerja tersebut dewan mendesak Pemkab Bangli untuk segera memperpanjang MoU dengan pihak kehutanan. Ditemui usai rapat kerja, Ketua Pansus II DPRD Bangli Ida Bagus Mudarma menjelaskan, MoU antara Pemkab Bangli dengan pihak kehutanan selama ini hanya berlaku lima tahun yakni sejak 2011 hingga 2016. Tahun ini masa berlaku MoU berakhir sehingga harus diperpanjang. ‘’Penjelasan dari Disbudpar tadi, katanya tahun 2016 ini sudah mengajukan perpanjangan Mou melalui Bupati. Hanya saja MoU-nya belum turun,’’
terangnya. Menurut Mudarma, masa berlaku MoU perlu diperpanjang agar nantinya setelah ranperda ini disahkan dan berlaku, tidak ada lagi persoalan di kemudian hari tentang hutan yang masuk dalam kawasan geopark. Dijelaskannya, dalam pertemuan kemarin juga mencuat usulan agar semua desa di Kaldera Batur dimasukkan dalam kawasan geopark. Karena saat ini desa yang masuk sebagai ka-
wasan geopark saat penjajakan oleh UNESCO hanya 15 desa. Adanya usulan tersebut muncul sebagai antisipasi jika suatu saat geopark sudah berkembang dan banyak dikunjungi wisatawan, tidak sampai memicu kecemburuan dari desa lainnya di sekitar Kaldera Batur. ‘’Contohnya Desa Siakin kan selama ini tidak masuk dalam 15 desa di kawasan geopark. Kita khawatirkan saat geopark berkembang dan banyak dikun-
jungi wisatawan muncul kecemburuan. Kita ingin antisipasi hal itu,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Mudarma, dalam ranperda yang disusun ini nantinya secara tegas akan dicantumkan hak, kewajiban serta sanksi bagi desa-desa sekitar geopark. Terkait hal tersebut khususnya untuk mencari masukan masyarakat, pihaknya bakal melakukan interaktif dengan tokoh masyarakat di kawasan geopark. ‘’Akhir November ini kita harapkan ranperda ini sudah tuntas,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kabid Bina Objek Disbudpar Bangli Wayan Bona mengatakan, 15 desa yang
masuk kawasan geopark yakni Desa Terunyan, Buahan, Kedisan, Songan A, Songan B, Belandingan, Sukawana, Pinggan, Kintamani, Batur Tengah, Batur Utara, Batur Selatan, Abang Songan, Abang Batudinding dan Suter. Dalam perda ini rencananya desa-desa lainnya di Kecamatan Kintamani juga akan dimasukkan dalam kawasan geopark. Pertimbangan itu diambil untuk menghindari kecemburuan jika suatu hari nanti geopark berkembang. ‘’Selain itu pertimbangannya juga karena desadesa tersebut berada di wilayah Gunung Batur purba,’’ kata Bona. (kmb40)
Wabup Sedana Arta Dukung Program Kementerian Agama
Bangun Pusat Pendidikan Hindu Terintegrasi di Bangli
KOL - Kol milik petani di Dusun Dukuh Desa Abang Batudinding yang dibiarkan membusuk akibat harganya anjlok.
Bali Post/sos
Harga Anjlok, Petani Biarkan Kol Membusuk Bangli (Bali Post) Petani di Dusun Dukuh Desa Abang Batudinding, Kintamani membiarkan sayur kol yang telah memasuki usia panen membusuk di kebunnya. Hal tersebut dipicu harga jual kol yang anjlok. Salah seorang petani, Ketut Sri Mertayasa menuturkan, musim kali ini panen tanaman hortikultura tersebut sangat berlimpah tak hanya berlangsung di daerah saja tetapi juga di lokasi lain. Hal tersebut berdampak buruk pada harga jualnya yakni hanya Rp 500 per buah. ‘’Harga segitu saja sangat sulit dijual. Tidak ada yang
membeli,’’ tegasnya, Selasa (18/10) kemarin. Kondisi yang demikian menyebabkan sejumlah petani terpaksa membiarkan kol yang sudah siap panen membusuk di kebunnya untuk dijadikan pupuk. Kerugian pun tak dapat dihindarkan. ‘’Kalau masih ada yang membeli, bisa saja dijual. Tapi ini sangat sepi, makanya dibiarkan membusuk. Harga seribu per buah saja sudah impas, apalagi di bawah itu, sudah pasti rugi,’’ tuturnya. Sementara itu, disinggung harga komoditas lain salah satunya bawang, kata dia harganya Rp 18 ribu per kilo-
gram. Harga ini lebih rendah dibandingkan sebulan lalu yang mencapai Rp 25 ribu per kilogram. Meski demikian, petani mengaku bersyukur lantaran tidak menderita kerugian. ‘’Kalau komoditi lain nasibnya lebih baik,’’ imbuhnya. Selain di tingkat petani, anjloknya harga kol juga dibenarkan pedagang di Pasar Kidul, Bangli. Sepekan lalu, per 15 buahnya dipatok Rp 15 ribu. Namun kini hanya Rp 10 ribu. Hal tersebut diduga akibat panen yang overload. ‘’Kol sangat murah. Ini turun sejak sepekan lalu,’’ tutur salah seorang pedagang, Ni
Ketut Rumani. Seiring dengan anjloknya harga, sebagian besar kol juga cepat busuk karena terjangkit hama. Dampaknya, konsumen pun menjadi tak tertarik untuk membeli. ‘’Kualitasnya juga jelek, banyak busuk sampai ke dalam,’’ terangnya. Berbeda halnya dengan sawi, pedagang paruh baya ini menyebutkan sejak lima hari lalu harganya justru meroket dari Rp 2 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu. ‘’Itu dapatnya yang sulit. Musim buruk, panen jadi sedikit ya harganya jadi naik,’’ ungkapnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Eksekutif diminta segera menyerahkan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini mengingat waktu yang tersisa untuk pembahasan Ranperda APBD Induk Tahun 2017 cukup singkat. APBD 2017 harus sudah ketok palu akhir November mendatang. Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa, Selasa (18/10) kemarin, menjelaskan Ranperda RPJMD sejatinya sudah sempat ditetapkan. Akan tetapi, itu kembali diubah menyusul ditetapkannya Perda tentang Organisasi Perangkat daerah (OPD). Kini, meski Perda tentang OPD sudah ditetapkan, na-
mun perubahan RPJMD ternyata belum juga diserahkan ke dewan oleh eksekutif. ‘’Seharusnya setelah Ranperda OPD ketok palu, perubahan RPJM harusnya sudah dibawa ke DPRD. RPJM ini sangat penting untuk segera ditetapkan, sebab RPJM ini merupakan dasar untuk menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS),’’ terangnya. Mengingat sisa waktu pembahasan APBD Induk tahun 2017 cukup singkat, pihaknya pun mendesak eksekutif untuk segera menyerahkan ranperda RPJMD. Sehingga setelah RPJMD diserahkan, dewan bersama
eksekutif dapat melakukan pembahasan KUA-PPAS. ‘’APBD Induk tahun 20017 sudah mesti ketok palu akhir November ini,’’ ujarnya. Ditambahkannya, apabila nantinya APBD 2017 tidak bisa tuntas tepat waktu, maka akan ada sanksi yang harus diterima. Dijelaskan politisi Demokrat ini, jika APBD molor lantaran kinerja dewan lamban, sanksinya adalah gaji anggota dewan bakal ditunda selama enam bulan. Demikian juga sebaliknya, jika keterlambatan itu akibat kinerja eksekutif maka gaji Bupati yang akan ditunda. ‘’Untuk itu kita mengharapkan perubahan RPJM segera diserahkan,’’ imbuhnya. (kmb40)
Eksekutif Didesak Segera Serahkan Perubahan RPJMD ke Dewan
Bali Post/ina
Made Sudiasa
Kekurangan Ruangan dan Gudang
BPBD Berencana Pindah Kantor
Bangli (Bali Post) Bangunan kantor kosong milik Pemkab Bangli di Jalan Brigjen Ngurah Rai yang sempat digunakan sebagai kantor Sekretariat Panwaslu saat Pilbup Bangli 2015 lalu, kini rencananya dimanfaatkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli. Hal itu dilakukan lantaran bangunan yang selama ini ditempati BPBD di lingkungan Sekretariat Kabupaten
Bangli kurang representatif. Kepala BPBD Bangli Wayan Karmawan menyebutkan, bangunan kantor yang selama ini ditempatinya kurang representatif karena cukup sempit. Beberapa Kepala Seksi (Kasi) bahkan sampai tidak mendapat ruangan. ‘’Idealnya kan masing-masing Kasi punya ruangan,’’ terangnya. Tak hanya itu, Karmawan juga mengakui bahwa di kantor yang selama ini ditempati
BPBD tidak tersedia gudang yang layak untuk dijadikan tempat menyimpan peralatan. Akibatnya sebagian peralatan terpaksa disimpannya di kebun kecil yang lokasinya tak jauh dari kantor. ‘’Belum lagi saat ada bantuan provinsi untuk didistribusikan kita sulit untuk menyimpannya karena tak ada gudang,’’ ujarnya. Atas kondisi itulah pihaknya kemudian menyam-
paikan usulan ke Bagian Aset untuk bisa memanfaatkan bangunan kantor kosong milik Pemkab yang berlokasi di sebelah selatan kantor Bappeda. Terkait rencana pemanfaatan bangunan kantor tersebut pihaknya mengaku sejauh ini sudah melakukan pembersihan. ‘’Sekarang masih pembersihan. Secepatnya kita akan tempati sebelum dua atau tiga bulan ini,’’ imbuhnya. (kmb40)
WAKIL Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Selasa (18/10) kemarin, menerima audiensi Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama untuk menindaklanjuti program Kementerian Agama yang berencana menjadikan Kabupaten Bangli sebagai pusat pendidikan Hindu terintegrasi. Pertemuan yang digelar di ruang pertemuan Bupati Bangli ini turut dihadiri sejumlah dosen dari IHDN Bangli. Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. I Ketut Widnya, M.Litt., D.Phil menyampaikan bahwa kegiatan audiensi ini adalah untuk membahas program Kementerian Agama yang berkeinginan menjadikan Kabupaten Bangli sebagai pusat pendidikan agama Hindu terintegrasi. Sesuai dengan istilahnya terintegrasi, nantinya siswa akan tinggal di dalam lingkungan kampus atau lembaga pendidikan itu sendiri. ‘’Rencana pembangunan pendidikan terintegrasi ini dimulai dari pendidikan dasar yaitu dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, pendidikan menengah lanjut sampai perguruan tinggi. Hanya saja untuk PAUD dan TK tentu belum bisa tinggal di dalam asrama mengingat usianya masih belum sesuai,’’ terangnya. Dikatakannya, hal ini bukan hanya kepentingan Kabupaten Bangli, akan tetapi sudah menjadi program Kementerian yang diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 56 Tahun 2014 yang menjadi landasan dalam pengembangan program pendidikan dari dasar sampai perguruan tinggi. ‘’Sebagai sarana pendukungnya hal utama yang dibutuhkan adalah lahan untuk pembangunan gedung tersebut. Oleh
AUDIENSI - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menerima audiensi Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama. karena itu bagaimanapun sangatlah penting untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangli,’’ terang Ketut Widnya. Sebagai guru dan pengajar Widnya sangat berharap program ini dapat terealisasi. Karena sesuai dengan pola terintegrasi para siswa yang akan tinggal di asrama akan dibentuk karakternya, di samping penguatan dalam bidang keilmuan sesuai keahliannya masing-masing. Program ini masih menunggu proses eksekusi dari pasraman dan untuk tahun 2017 baru dianggarkan untuk pembelian lahan dan pendukungnya. Alasan dipilihnya Kabupaten Bangli sebagai pusat pengembangan pendidikan Agama Hindu yang pertama adalah karena di Bangli saat ini sudah ada IHDN. Tak hanya itu dari potensi dan kondisi geografis Bangli sangat mendukung untuk menimba ilmu dibandingkan daerah lain yang sudah tidak memungkinkan. Sementara itu, Wabup Sang Nyoman Sedana Arta menyambut positif program
dari Kementerian Agama, karena hal ini memang sudah sangat ditunggu-tunggu. Program itu menurutnya akan berdampak sangat luas terhadap pembangunan di Kabupaten Bangli ke depan. ‘’Memang Kabupaten Bangli membutuhkan program-program yang bersifat pemerataan dalam pembangunan. Dengan adanya ini menjadi gayung bersambut bagi kita di Kabupaten Bangli,’’ katanya. Mengenai persoalan lahan, masih mungkin untuk dikoordinasikan dengan semua pihak, khususnya Pemprov Bali yang notabene masih banyak lahannya di Bangli. Demikian juga saat ini lahan kampus IHDN sudah menjadi milik IHDN. ‘’Pada prinsipnya Kabupaten Bangli sangat mendukung, walaupun belum bisa menjanjikan lahan dan anggaran, kaitannya dengan APBD yang masih rendah. Tetapi hal-hal lain yang bersifat kebijakan dan koordinasi baik pengumpulan tokoh masyarakat, kita siap laksanakan,’’ tegas Sedana Arta. (ad654)
GIANYAR
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
9
Komisi I Desak Pemkab Tertibkan Tower Bodong di Batubulan Gianyar (Bali Post) -
Komisi I DPRD Gianyar, Selasa (18/10) kemarin, melakukan pemanggilan terhadap sejumlah instansi. Hal ini dilakukan dewan guna meminta penjelasan terkait keberadaan tower tidak berizin alias bodong di seputaran Desa Batubulan. Dalam rapat kerja tersebut, instansi terkait didesak secepatnya melakukan penertiban mengingat keberadaan tower tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Made Sastra Kencana
Bali Post/nik
Tingkatkan Kapasitas Produksi
PDAM Bangun Tiga Sumur Bor
Ketua Komisi I DPRD Gianyar, Nyoman Artawa Putra, menjelaskan, pertemuan di Ruang Rapat Komisi I DPRD Gianyar itu menghadirkan jajaran Dishubinfokom, BPPT dan Satpol PP Gianyar. ‘’Eksekutif kami panggil untuk
menjelaskan persoalan tower tersebut karena ada pengaduan dari warga bahwa tower tersebut membahayakan,’’ terangnya. Dikatakannya, keluhan dari warga yang tinggal di sekitar tower sudah berlangsung sejak lima bulan lalu.
Lantaran hingga kini tidak ada tindak lanjut dari eksekutif, maka pihaknya pun melakukan langkah pemanggilan. Berdasarkan informasi yang ia dapat, tower tersebut sudah berdiri lebih dari 10 tahun dan sudah beberapa kali ganti pemilik.
‘’Yang membuat Komisi I jengkel adalah tower tersebut bisa berdiri sampai saat ini tanpa ada dokumen perizinan yang jelas,’’ ungkap Artawa didampingi anggota Komisi I, Wayan Ekayana. Ekayana menjelaskan bahwa jauh sebelumnya izin untuk pendirian tower merupakan kewenangan Dinas PU. Namun, saat ini dokumen perizinan untuk tower tersebut sudah tidak ada. ‘’Kalau dokumen izinnya tidak ada, bagaimana bisa bilang itu
tower legal? Faktanya, dokumen izinnya tidak ada. Bahkan saya dengar tower itu tanpa pemilik. Ini kan aneh,’’ tuturnya. Ditambahkannya, saat ini instansi terkait seperti Dishubinfokom dan BPPT sama sekali tidak memegang dokumen perizinan tower tersebut. ‘’Kok malah saya mendapat jawaban tower itu berdiri di zaman bupati sebelumnya. Yang saya butuhkan kan legalitasnya,’’ tegasnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Hingga akhir tahun 2016, PDAM Gianyar akan tancap gas menuntaskan pengerjaan tiga unit sumur bor serta mengganti sejumlah pipa yang tidak memadai. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas produksi dan menurunkan tingkat kebocoran yang saat ini mencapai 46 persen. Dirut PDAM Gianyar Made Sastra Kencana, Selasa (18/10) kemarin, menjelaskan sampai akhir 2016 pihaknya sedang mengerjakan kegiatan infrastruktur, berupa pembuatan tiga unit sumur bor. Saat ini sumur bor tersebut sedang dalam pengerjaan. ‘’Bila sudah tuntas, tiga unit sumur bor ini akan mendukung kapasitas produksi di Kota Gianyar,’’ jelasnya. Ditambahkannya, tahun depan PDAM Gianyar juga mendapat suntikan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (PMPD) dari Pemkab Gianyar. Nilainya Rp 15 miliar. Dana tersebut akan diperuntukkan membangun sumur bor di sejumlah titik seperti di Desa Sidan guna melayani konsumen Gianyar timur. ‘’Nanti juga kami buat yang di Tebongkang untuk mendukung kontinuitas pelayanan di Sukawati dan sumur bor di Junjungan untuk konsumen di Ubud Utara yang berpotensi memberikan pendapatan besar mengingat di lokasi tersebut banyak pelanggan niaga,’’ katanya. (kmb35)
Dua Kapolsek Dimutasi
Gianyar (Bali Post) Tiga pejabat di lingkungan Polres Gianyar dimutasi, Selasa (18/10) kemarin. Mutasi dilakukan sebagai bentuk penyegaran di internal Polri. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Ada dua Kapolsek yang dimutasi. Kapolsek Ubud yang sebelumnya Kompol Ketut Widiada, SIK kini digantikan AKP I Nyoman Wirajaya yang sebelumnya Kanit Sidik Polresta Denpasar. Sementara Kompol Ketut Widiada kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Badung. Kapolsek Payangan yang sebelumnya dijabat AKP Loduwyk Tapilaha, SIK kini digantikan AKP Gde Endrawan, SIK yang sebelumnya menjabat Kanit Lantas Polsek Sukawati. Sementara AKP Loduwyk Tapilaha kini menjabat sebagai Kasat Sabhara Polresta Denpasar. Sementara itu, AKP Pius X. Febry Aceng Loda, SIK yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Gianyar dipindahtugaskan sebagai Kapolsek Kuta Utara. Sementara Kasat Lantas Polres Gianyar yang baru kini dijabat AKP I Gede Eka Putra Astawa. SIK. Dia sebelumnya sebagai Kasat Lantas Polres Tabanan. Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan, pergeseran pejabat di lingkungan Polri merupakan hal biasa sebagai bentuk penyegaran. Pejabat yang baru diminta untuk segera beradaptasi. ‘’Pejabat yang baru saya harap segera beradaptasi. Karena tugas dan tanggung jawab baru sudah menanti,’’ tandasnya. (kmb35)
SIMAKRAMA - Suasana simakrama Kapolda Bali dengan tokoh masyarakat, di Kedewatan, Selasa (18/10) kemarin.
Bali Post/nik
”Simakrama” dengan Tokoh Masyarakat
Kapolda Sebut akan Aktifkan Polisi Kehormatan Gianyar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto berencana kembali mengaktifkan polisi kehormatan di wilayah hukum Polda Bali. Upaya ini diharapkan bisa membantu Polri dalam menuntaskan sejumlah kasus yang terjadi di Bali. Hal ini terungkap dalam simakrama dengan tokoh masyarakat yang digelar di Royal Pitamaha,
Kedewatan, Ubud, Selasa (18/10) kemarin. Kapolda menjelaskan, polisi kehormatan merupakan salah satu wadah yang dibentuk untuk masyarakat yang ingin membantu kepolisian. ‘’Kalau di Mabes ini namanya forum kemitraan antara polisi dengan masyarakat. Yang jelas tujuannya membantu Polri dalam menciptakan kamtibmas
yang kondusif,’’ jelasnya. Dikatakan, polisi kehormatan ini sebenarnya sudah sempat dibentuk awal tahun 2000-an. Namun setelah sekia n la ma d a n akib at kepengurusan yang tidak jelas, wadah ini pun vakum. ‘’Sebelumnya ini tidak jelas hingga akhirnya vakum. Kegiatan bagaimana, siapa yang mengontrol, inisiator bagaimana, itu semuan-
nya tidak jelas. Namun sekarang ini yang akan kita tata ulang supaya aspirasi ini bermanfaat untuk masyarakat,’’ terangnya. Pihaknya pun mengaku akan menata ulang format polisi kehormatan. Tujuannya agar benar-benar dapat berkontribusi menjaga kamtibmas. Disinggung terkait anggaran untuk polisi kehor-
matan, Sugeng Priyanto mengaku akan mengupayakan hal tersebut. ‘’Termasuk itu akan kita pikirkan juga, karena ada organisasi, ada RAB, seperti apa dan anggaran dari mana, ini akan kita bicarakan lagi detailnya. Supaya ini jalan dan tidak terbentuk kemudian berhenti. Jadi nanti akan ada follow-up,’’ tegasnya. (kmb35)
Dubes RI untuk Pakistan Polisi Masih Telusuri Pembuang Bayi Kunjungi Gianyar
Bupati Agung Bharata Paparkan Program Pelestarian Budaya
Bali Post/nik
SERTIJAB - Suasana sertijab yang dipimpin Kapolres Gianyar AKBP Waluya di halaman Mapolres Gianyar, Selasa (18/10) kemarin.
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166
Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165
GUNA meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata dengan negara sahabat, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyadhie Amri berkunjung ke Kabupaten Gianyar, Senin (17/10) kemarin. Iwan Suyadhie Amri diterima langsung Bupati Gianyar A. A. Gde Agung Bharata di Puri Agung Gianyar. Iwan Suyadhie Amri mengatakan, kunjungannya kali ini guna membahas kegiatan Familiarization Trip (Fam Trip) untuk media TV Pakistan ke beberapa kota atau daerah di Indonesia yang dilakukan oleh KBRI Islamabad. Pelaksanaan Fam Trip dilakukan oleh KBRI Islamabad bekerja sama dengan HUM TV (jaringan TV terkemuka di Pakistan) dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan minat masyarakat Pakistan terhadap Indonesia. Fam Trip akan dikemas dalam bentuk tayangan TV bertajuk ‘’Travelogue Series 2016’’ yang mempromosikan potensi ekonomi dan pariwisata daerah serta toleransi beragama masyarakat Indonesia. Untuk kegiatan Fam Trip tahun 2016, KBRI Islamabad akan mengunjungi Jakarta, Yogyakarta, Bali dan Lombok. Terkait kunjungannya di Bali khususnya Gianyar, Suyadhie Amri, mengaku sangat mengapresiasi sambutan Bupati Agung Bharata. ‘’Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat Bupati
Gianyar beserta jajarannya,’’ jelas Suyadhie Amri. Sementara itu, Bupati Agung Bharata mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya atas kunjungan Dubes RI untuk Pakistan sebagai bagian dari program peningkatan kerja sama sosial, budaya dan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Pakistan. Dalam pertemuan kemarin, Agung Bharata menjelaskan, dalam menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan atas potensi yang ada di Kabupaten Gianyar khususnya dalam bidang seni dan budaya, Gianyar saat ini telah masuk dalam jajaran Kota Pusaka di Indonesia dan menjadi bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Bahkan tahun ini Kabupaten Gianyar dipercaya sebagai Ketua Presidium. Lebih lanjut Agung Bhara-
ta menjelaskan pengenalan dan pembelajaran tentang seni budaya telah dilakukan sejak dini bagi para generasi muda di Kabupaten Gianyar. Hal ini untuk dapat selalu menjaga dan mencintai warisan yang ada. Pengenalan sejak dini kepada generasi muda juga dilakukan dalam toleransi dan keharmonisan beragama. Melalui kerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama, Kabupaten Gianyar telah melaksanakan kegiatan Pasraman Bhineka Tunggal Ika. Dalam pasraman, anak-anak diajarkan tentang penanaman dan pengamalan nilai-nilai keharmonisan. ‘’Semoga dengan kunjungan ini hubungan baik antara Indonesia dan Pakistan selalu terjaga dan dapat terus bekerja sama dalam bidang ekonomi dan seni budaya,’’ ungkap Agung Bharata. (ad652)
DUBES - Dubes RI untuk Pakistan Iwan Suyadhie Amri (kiri) saat berbincang-bincang dengan Bupati Gianyar A. A. Gde Agung Bharata.
di Saluran Irigasi
Gianyar (Bali Post) Kasus penemuan mayat bayi berjenis kelamin lakilaki di saluran irigasi di Banjar Kembangan, Desa Tulikup masih dalam penyelidikan polisi. Polisi pun sudah melakukan penelusuran ke sejumlah rumah sakit namun hasilnya masih nihil. Kapolsek Gianyar, Kompol Adnan Pandibu, Selasa (18/10) kemarin, menjelaskan berdasarkan hasil otopsi, yang ditemukan di Desa Tulikup merupakan bayi sempurna yang memiliki panjang 35 cm dengan berat 800 gram. ‘’Dari hasil pemeriksaan dokter, itu memang bayi utuh yang baru lahir, bukan orok akibat proses pengguguran,’’ ucapnya. Dari informasi tersebut pihaknya pun melakukan penelusuran terkait perempuan hamil yang sempat memeriksakan kandungan di puskesmas atau sejumlah rumah sakit di Gianyar. Namun, hingga kini hasilnya nihil. ‘’Puskesmas dan rumah sakit sudah kita sisir, termasuk wanita yang diketahui hamil kita cek. Namun sementara memang belum menunjukkan titik terang,’’ katanya. Pihaknya pun menduga bahwa pelaku yang membuang mayat bayi tersebut berasal dari luar wilayah Gianyar. Apalagi letak geografis Desa Tulikup berdekatan dengan Kabupaten Bangli dan Klungkung. ‘’Dugaan kami pelakunya dari luar dan hanya melintas di TKP
malam sebelum bayi itu ditemukan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah hukum Polres Bangli, Klungkung, serta Polres lainnya dalam mendeteksi pelaku pembuang bayi di Desa Tulikup. ‘’Anggota masih bergerak di lapangan untuk mendeteksi pelaku,’’ sebutnya. Untuk diketahui, penemuan mayat bayi di Desa Tulikup menjadi kasus kedua tahun ini. Sebelumnya mayat bayi perempuan yang penuh dengan luka lebam ditemukan di jembatan Kengetan, Desa Pakraman Lodtunduh pada 11 Mei lalu. ‘’Kasus sebelumnya juga masih dalam penyelidikan. Sementara memang belum ada titik terang. Ya mohon doanya semoga bisa terungkap,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penemuan mayat bayi di Tulikup terjadi ketika warga Banjar Kembangan tengah melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi, Minggu (16/10). Sekitar pukul 06.45 wita, saat membersihkan rumput di sekitar saluran irigasi, warga setempat, Kadek Yuda (35), melihat benda seperti boneka bayi mengambang pada saluran irigasi Subak Kembangan. Namun, ketika diperhatikan ternyata itu mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Bali Post/dwa
BERSAMA – Ni Nyoman Suartini (dua dari kanan) bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.
Suartini Raih Penghargaan Keaksaraan Nasional Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung berhasil meraih penghargaan di bidang pendidikan nonformal. Penghargaan ini disabet berkat keaktifan seorang guru dalam menuntaskan buta aksara. Adalah Ni Nyoman Suartini, S.Pd., yang merebut penghargaan tingkat nasional sebagai penggiat pendidikan keaksaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini serta Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Suartini menjadi tutor keaksaraan sejak 1999 silam. Ia aktif mengajar warga yang buta aksara dari satu tempat ke tempat lain. Penghargaan diserahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Nasional 2016 di Palu, Sulawesi Tengah, 19-21 Oktober. “Saya bersyukur bisa meraih penghargaan ini,” ujar Suartini saat bertemu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung Nyoman Mudarta, Selasa (18/10) kemarin. Guru asal Banjar Tengah, Desa Gunaksa, itu mengaku menempuh perjalanan panjang untuk bisa mendapat prestasi itu. Ia mengawali dengan menjadi juara dua nasional tutor keaksaraan fungsional tahun 2007. Lewat rekomendasi Disdikpora Klungkung, prestasi tersebut akhirnya diajukan ke pusat. Suartini bersaing dengan ribuan tokoh masyarakat dan pegiat pendidikan keaksaraan se-Indonesia untuk menjadi satu-satunya peraih penghargaan dari Bali. Di hadapan Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal Pemuda dan Olahraga Disdikpora Klungkung Wayan Watra dan Kasi Pendidikan Nonformal dan Informal Ni Nyoman Rudani, ia berkomitmen terus aktif dan mendukung pemerintah dalam program penuntasan buta aksara. “Ini adalah tantangan bagaimana ke depannya memajukan pendidikan dan menuntaskan buta aksara di Klungkung,” kata guru pengajar seni budaya di SMPN 2 Dawan itu. Mudarta menyatakan bangga Klungkung kembali meraih penghargaan di bidang pendidikan. Prestasi ini sejalan dengan program aksi Gema Santi yang dicanangkan Pemkab Klungkung, yakni Klungkung Mengajar. Penghargaan ini akan menambah spirit untuk menuntaskan buta aksara di Kabupaten Klungkung. (dwa)
Bali Post/dwa
TURUN – Sejumlah siswa asal Nusa Ceningan turun dari sampan yang membawanya menyeberangi laut untuk bersekolah di Nusa Lembongan, Selasa (18/10) kemarin.
Siswa Sekolah Naik Sampan
Korban Tewas Dapat Santunan Rp 10 Juta Semarapura (Bali Post) –
Hari kedua pascaambruknya Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meneken surat keputusan pemberian bantuan bencana kepada para korban tragedi tersebut, Selasa (18/10) kemarin. Dalam SK bantuan tanggap korban bencana itu disebutkan, delapan korban jiwa mendapatkan masing-masing Rp 10 juta dan 35 korban yang mengalami luka-luka masing-masing menerima Rp 1 juta. Menurut Sekda Klungkung Gde Putu Winastra, penyaluran bantuan ini merupakan langkah cepat untuk meringankan para korban. Bantuan diberikan sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan serta sebagai rasa berduka Pemkab
Klungkung kepada para korban baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka. “Setelah SK diteken Bupati Suwirta, paling cepat sekitar dua hari bantuan sudah bisa kami distribusikan kepada yang berhak menerima,”
ujarnya. Sementara itu, menyikapi kehidupan masyarakat setelah putusnya Jembatan Kuning, Bupati Suwirta memberikan layanan penyeberangan kepada siswa asal Nusa Ceningan yang bersekolah di Nusa Lem-
bongan. Pemkab Klungkung menyiapkan perahu gratis untuk menyeberangkan pelajar yang tinggal di Nusa Ceningan. Pasalnya, mereka kini harus berangkat dan pulang sekolah dengan menyeberangi laut. Untuk menangani dampak dari ambruknya Jembatan Kuning, Winastra langsung mengambil langkah cepat dengan memimpin rapat yang melibatkan instansi terkait seperti Disdikpora dan Dinas Perhubungan. “Kami sudah perintahkan Kadisdikpora
Klungkung Nyoman Mudarta untuk turun memantau kondisi siswa setempat yang menyeberang ke Lembongan untuk sekolah,” katanya. Pemkab mengalokasikan anggaran untuk menggratiskan perahu yang mengangkut siswa selama seminggu. “Kami programkan tanggap darurat angkutan sampan gratis bagi siswa seminggu. Setelah itu kami lanjutkan seminggu berikutnya sampai persoalan transportasi siswa dapat ditangani dengan baik,” ungkap Winastra. (dwa)
Puing-puing Jembatan Kuning Dibawa ke Tepi Pantai Semarapura (Bali Post) – Jembatan Kuning yang ambruk, Minggu (16/10) lalu, mendapat perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Ir. Tri Budiarto, M.Si., bersama jajarannya melihat langsung lokasi Jembatan Kuning diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama instansi terkait.
Sementara itu, puing-puing atau reruntuhan Jembatan Kuning dibersihkan petugas BPBD Klungkung bersama anggota Polsek Nusa Penida, TNI, Pol Air dan warga. Memakai alat seadanya, petugas yang dikoordinir Putu Widiada secara gotong-royong memindahkan puing-puing jembatan ke tepi pantai agar tidak mengganggu penyeberangan warga menggunakan sampan dan perahu.
Di bagian lain, aparat Desa Lembongan bersama tokoh masyarakat dan prajuru desa adat menggelar pertemuan malam kemarin untuk membahas upacara yang akan dilaksanakan dan upacara pengabenan korban yang meninggal. Menurut Perbekel Lembongan, Ketut Gede Arjaya, upacara yang akan dilakukan diputuskan dalam pertemuan ini. Tri Budiarto menyatakan
Bali Post/dwa
TERTIBKAN - Tim Yustisi Pemkab Klungkung menertibkan kendaraan yang diparkir di trotoar Jalan Untung Surapati, Semarapura.
Parkir di Trotoar, Dua Motor Digembok Semarapura (Bali Post) – Sepuluh kendaraan terjaring penertiban yang dilaksanakan Tim Yustisi Pemkab Klungkung, Selasa (18/10) kemarin. Dua kendaraan terpaksa digembok karena pemiliknya tidak kunjung datang. Pemilik kendaraan yang terjaring penertiban selanjutnya menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Semarapura. Sebanyak 25 personel yang terdiri atas Satpol PP, Polri/ TNI dan sejumlah SKPD terkait melakukan penyisiran di kawasan Jalan Untung Surapati mulai pukul 08.00 Wita. Penertiban yang dipimpin Kasatpol PP Klungkung I Nyoman Sucitra ini akhirnya mendapati sepuluh kendaraan diparkir di trotoar yang didominasi roda dua. Setelah dicek, pemilik dua kendaraan tidak ada di lokasi sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan mengemboknya. “Petugas juga memasang tulisan pada kendaraan itu. Setelah datang, otomatis pemiliknya akan mendatangi kami untuk mencari kunci gemboknya,” tegas Sucitra di sela-sela sidak. Disampaikannya, kegiatan penertiban ini dalam rangka memberantas parkir liar terutama di trotoar. Kendaraan yang diparkir di trotoar sering dikeluhkan karena mengganggu aktivitas warga sekitar dan pejalan kaki. Penertiban ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pejalan kaki sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang ketertiban umum. Petugas menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik kendaraan untuk nantinya menjalani pemeriksaan dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Kantor Satpol PP. Sanksi tipiring akan diberikan kepada pelanggar. (dwa)
Bali Post/kmb
BAHU-MEMBAHU - Petugas bahu-membahu membersihkan puing-puing Jembatan Kuning yang ambruk, Minggu (16/10) lalu.
pihaknya turun untuk memberikan semangat dan dorongan kepada bupati dalam menangani masalah selaku pendampingan pusat kepada daerah. Ia berharap pekerjaan bisa diselesaikan bersama-sama tanpa ada saling salah-menyalahkan. “Yang kami bantu adalah kebutuhan riil bukan permintaan. Sepanjang itu rasional dan bermanfaat bagi masyarakat, pasti akan dibantu,” katanya. Menurutnya, putusnya Jembatan Kuning murni musibah. Sesuai UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, ia minta Bupati Klungkung segera menetapkan ambruknya Jembatan Kuning sebagai status darurat bencana, mengeluarkan SK Bupati tentang tanggap darurat dan transisi
darurat menuju pemulihan. Bupati Suwirta segera mengeluarkan SK penetapan status darurat bencana terkait robohnya Jembatan Kuning. Selain itu, ia minta kepada Deputi Bidang Penanganan Darurat Bencana BNPB memberikan bantuan minimal dua unit suttle boat untuk transportasi laut siswa dan masyarakat. Tri Budiatro berjanji mengupayakan bantuan suttle boat secepatnya. Untuk itu, BPBD Klungkung mesti secepatnya membuat surat permohonan termasuk memastikan jenis boat yang diperlukan. “Masyarakat mesti membantu bapak bupati beserta jajarannya agar tenang dalam bekerja serta tumbuhkan rasa gotong-royong dan jaga persatuan,” ungkapnya. (kmb)
BULELENG
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
11
BPN Sebut Pengurusan Prona Tanpa Pungutan
Singaraja (Bali Post)Kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang dilakukan Perbekel Desa Alasangker, Wayan Sitama mulai ditangani Sat Reskrim Polres Buleleng. Sementara itu pengurusan prona sesungguhnya gratis tanpa membebani masyarakat. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng, Made Sudarma, S.H., S.Sos., M.Si., Selasa (18/10) kemarin menegaskan, BPN dalam proses sosialisasi dan penyuluhan prona tidak pernah membebani masyarakat. “Pelaksanaan prona di tahun 2015 sudah sesuai aturan. Artinya kami sudah lakukan dari proses penyuluhan, sosialisasi, pengumpulan data yuridis, pengukuran, pengumuman data fisik yuridis, pengesahan data yuridis, serti-
Bali Post/kmb38
TELANTAR – Pemkab Buleleng menawarkan lahan di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri untuk lapangan tembak. Tanah ini terbengkalai karena kesulitan akses jalan masuk ke lokasi.
Lama Telantar, Tanah Pemkab akan Dijadikan Lapangan Tembak
Singaraja (Bali Post) – Tanah milik Pemkab Buleleng di Jalan Teratai, Kelurahan Banyuasri, Singaraja hingga kini belum difungsikan. Semula lahan yang terbengkalai ini akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), namun gagal karena terganjal akses jalan. Pasalnya tanah ini berada di seberang Sungai (Tukad-red) Banyumala. Setelah bertahun-tahun tidak dimanfaatkan, pemkab menawarkan tanah itu untuk dijadikan lapangan tembak yang dikelola oleh Persatuan Menembak Indoensia (Perbakin) Kabupaten Buleleng. Pemanfaatan untuk lapangan tembak ini sebagai pengganti lapangan tembak di Desa Giri Mas, Kecamatan Sawan yang kini difungsikan untuk lahan
Rumah Sakit Pratama Buleleng Timur. Sejak perencanaan hingga dimulainya proyek pembangunan gedung rumah sakit pratama itu, pemkab dan pengurus Perbakin sudah menjalin komunikasi agar di Buleleng ada lapangan tembak. Pemkab menawarkan lapangan tembak dibangun di atas tanah milik pemkab saat ini di Jalan Teratai, Singaraja. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/10) kemarin membenarkan pemkab menawarkan lokasi lapangan tembak di Jalan Teratai. Namun hal ini masih perlu dilakukan kajian matang, baik menyangkut dampak lingkungan dan solusi untuk mengatasi kesulitan akses jalan masuk
ke lokasi. Kajian lingkungan diakui Bupati penting, karena lapangan untuk latihan menembak bisa dibilang riskan akan memunculkan gangguan kenyamanan lingkungan sekitar. Menurut Bupati, jika lahan di Teratai tersebut tidak cocok dijadikan lapangan tembak, pemkab akan mencarikan lokasi lain. Dari perencanaan pemkab akan mencarikan lahan ke luar kota, sehingga tidak terlalu menganggu lingkungan permukiman. Kemungkinan lahan yang paling cocok seperti di Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Selain jarak dengan kota tidak terlalu jauh, namun pemilihan lahan di luar kota ini bisa menghemat anggaran untuk membeli tanah karena harga tanah tidak tinggi seperti di perkotaan. (kmb38)
Letkol Inf. Slamet Winarto Jabat Dandim 1609/Buleleng
Singaraja (Bali Post)Serah terima jabatan Dandim 1609/Buleleng dari Letkol Inf. Budi Prasetyo digantikan Letkol Inf. Slamet Winarto, S.E., berlangsung Selasa (18/10) kemarin, di Gedung Mr. Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng. Sejumlah undangan hadir, termasuk Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST., Danyonif Raider 900/SBW Mayor Inf. Handoko Yudho Wibowo, S.E., Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya, M.Si., Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf. Ketut Sudiarta, S.H., dan lainnya. Budi Prasetyo mengungkapkan, selama 1,5 tahun bertugas dia merasakan kedekatan dengan seluruh rekan kerja di Kodim 1609/Buleleng. Ia merasa bangga dapat dinas di Buleleng. Dia tidak lupa meminta maaf bila terdapat kesalahan atau kekhilafan sengaja atau tidak disengaja selama bertugas. “Saya bersyukur bertemu teman-teman yang luar biasa di Buleleng. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dukungan
materai, menyiapkan patok tanda batas kepemilikan dan bila nilai tanah di atas harga Rp 300 Juta harus membayar BBHTP,” ucapnya. Sudarma sudah mencermati kasus yang sempat dilaporkan warga Desa Alasangker ke Polres Buleleng. Ia sekaligus menegaskan, terhadap kasus mencuat, BPN tidak pernah menerima pungli dari kepengurusan sertifikat prona di Desa Alasangker. “Ada isu pungutan prona, yang jelas pihak BPN
Bali Post/wan
Made Sudarma
tidak ada menerima. Saya sudah panggil dua satgas baik di pengukuran dan Pengumpulan data yuridis (puldadis), kami tegaskan pungutan tidak boleh dilakukan di BPN,” tandasnya. (kmb34)
Pilkada Isi Masa Cuti, Bupati PAS Serap Persoalan Pertanian Singaraja (Bali Post) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., mendapat izin cuti dari Gubernur Bali tanggal 28 Oktober 2016. Mengisi masa cuti Bupati akan turun menemui kelompok subak di daerahnya. Ini dilakukan untuk mendiskusikan persoalan di sektor pertanian dan perkebunan di Bali Utara dan perencanaan ke depan. Selain itu, Bupati menitipkan kepada pejabat pelaksana harian (PLH) yang menggantikannya diminta agar melanjutkan dan tidak mengubah dokumen Rencana Program Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) yang sudah disusun. Hal itu diungkapkan Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kabag Humas dan Protkol Sekkab Buleleng, Made Supartawan ketika ditemui di Singaraja, Selasa (18/10) kemarin. Lebih jauh Bupati mengatakan, sektor pertanian dan perkebunan di daerahnya masih mengalami sejumlah persoalan hingga potensi yang ada belum terkelola dengan optimal. Untuk itu, mengacu RPJMD yang sudah disusun tahun 2017, pemerintah akan fokus menangani permasalahan dan melaksanakan program perta-
nian dan perkebunan. Langkah awal dalam kebijakan itu diperlukan adanya pendataan terkait potensi atau persoalan yang terjadi di lapangan. Untuk itu, mengisi masa cuti bupati memutuskan turun menemui petani di subak-subak yang ada. Pertemuan di masa cuti ini akan dibahas dan petani akan diberikan kebebasan untuk menyampaikan aspirasi atau persoalan yang dialami. Dari diskusi kecil ini akan didapatkan data, baik menyangkut komuditas unggulan pertanian dan perkebunan di suatu wilayah atau persoalan yang terjadi. ‘‘Ini bukan kampanye, tapi murni untuk kepentingan daerah dan lagi pula sektor
Bali Post/kmb38
Putu Agus Suradnyana
pertanian akan digarap fokus mulai tahun 2017 mendatang,” katanya. (kmb38)
Soal PNS dan TNI/Polri Masuk Daftar Dukungan
KPU Tegaskan Sesuai Regulasi
Singaraja (Bali Post) – Rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten terkait data dukungan bakal calon perseorangan tidak valid telah ditanggapi KPU Buleleng. Pada intinya, tahapan verifikasi administrasi dan dilanjutkan verifikasi faktual (virtual) telah berjalan sesuai regulasi yang ada. Pendukung yang berlatar belakang
PNS dan TNI/Polri memang benar masuk dalam dokumen dukungan setelah verifikasi administrasi. Namun, dalam virtual yang telah berlangsung KPU memastikan pendukung berlatar belakang PNS dan TNI/ Polri itu, apakah pensiun atau masih aktif. Jika sudah pensiun dan menyatakan mendukung, maka dukungannya memenuhi syarat dan sebaliknya kalau
tidak mendukung menjadi tidak memenuhi syarat. Ketua KPU Gede Suardana di ruang kerjanya, Senin (17/10) mengatakan, dari kajian yang dilakukan atas beberapa poin rekomendasi Panwaslih tersebut, pada intinya KPU telah bekerja mengikuti Peraturan KPU (P-KPU) No. 9 Tahun 2016 tentang pencalonan. Data pendukung berlatar belakang
PNS dan TNI/Polri lolos dalam verifikasi administrasi untuk memastikan apakah pendukung itu sudah pensiun atau masih aktif. Status itu diketahui dari hasil verifikasi faktual yang sudah berlalu. Dari virtual itu, pendukung PNS dan TNI/Polri itu tetap diverifikasi, seperti pendukung lain yang lolos administrasi. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Meski verifikasi faktual (virtual) dukungan perbaikan bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya sudah berakhir, memasuki hari pertama rekapitulasi dukungan di tingkat PPK hasilnya masih simpang siur. Satu sisi ada pihak yang mengklaim hasil virtual di atas dari yang diperlukan dan sebaliknya menyebut kalau dukungan perbaikan itu tidak memenuhi jumlah yang diperlukan. Situasi pun mulai tegang setelah KPU membatalkan keputusan boleh tidaknya mengubah dukungan ketika rekaputilasi di tingkat PPK dan kabupaten. Bakal pasangan calon perseorangan bisa dinyatakan lolos jika memenuhi kekurangan dukungan minimal sebanyak 21.598 dari syarat minimal pencalonan sebanyak 40.283. Dalam virtual pertama bakal pasangan calon Dewa Nyoman Sukrawan dan Dharma Wijaya telah mengantongi dukungan sebanyak 18.685. Sementara virtual perbaikan berakhir, Senin (17/10) pukul 00.00 Wita. Penutupan virtual perbaikan ini
belum memberikan kepastian apakah kekurangan dukungan itu terpenuhi atau tidak. Memasuki rekapitulasi di tingkat PPK, Selasa (18/10) kemarin ada keinginan sejumlah warga akan mencabut dukungan untuk calon perseorangan, namun tidak diizinkan karena ada keputusan KPU melarang perubahan dukungan tersebut. Padahal sebelumnya perubahan dukungan itu masih bisa dilakukan di tingkat PPK dan KPU. Perubahan dukungan dari semula membuat pernyataan tidak mendukung bisa mengubah dengan membuat pernyataan mendukung. Sedangkan yang sudah mendukung juga bisa mengubah dengan membuat surat pernyataan tidak mendukung atau membatalkan dukungannya. Situasi ini ditemukan di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Warga berniat mencabut dukungan, ternyata tidak diizinkan. Konon alasan KPU Buleleng karena ada perubahan regulasi. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana saat dimintai konfirmasi, Selasa (18/10) ke-
marin mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima adanya keberatan pendukung yang sudah diverifikasi. Jika ada, Suardana menyatakan pengajuan keberatan harus berdasarkan bukti dan memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Selain itu, KPU bisa menerima keberatan ketika daerah berada pada situasi tertentu. Suardana menambahkan, lima PPK telah menuntaskan rekapitulasi dukungan perbaikan yakni, Busungbiu, Sukasada Buleleng, Sawan, dan PPK Seririt. Meski demikian, data hasil virtual dukungan belum bisa disebarluaskan sampai pleno rekapitulasi di KPU tanggal 20 atau 21 Oktober 2016. “Kalau hasil pasti nanti pada saat pleno di KPU tunggu saja hasilnya sampai batas waktu yang sudah ada,” katanya. Sementara itu, tim penghubung (LO) bakal calon peseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Darma Wijaya menolak menanda tangani berita acara rekapitulasi virtual dukungan perbaikan di Kecamatan Buleleng. Ini terjadi karena puluhan pendukung yang belum diverifikasi
karena mendapat tekanan dari pihak tertentu. Dari data yang ada, sebanyak 20 pendukung di Kelurahan Kampung Baru dan 22 pendukung di Kelurahan Banyuasri belum diverivikasi. Atas kondisi ini tim penghubung meminta agar dilakukan verifikasi. Permintaan itu tidak bisa dipenuhi karena hal tersebut PPK tidak memiliki kewenangan. Selain itu, ranah penanganan kasus sampai pendukung tidak diverifikasi itu kewenagan KPU dan Panwaslih. Tim penghubung didampingi pengacaranya, Nyoman Sunarta menolak menanda tangani berita acara rekapitulasi dan sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini pada saat pleno di KPU. Tidak hanya itu, tim pengacara menduga hampir di semua wilayah verifikasi diwarnai dengan intimidasi secara masif dan tersetruktur. Dari catatanya, ada sekitar 300 orang pendukung yang ketakutan hingga tidak bisa diverifikasi. Atas kondisi ini, tim pengacara berjanji akan melaporkan persoalan ini kepada Panwaslih Kabupaten. (kmb38)
Hasil Virtual Dukungan Perbaikan Masih Simpang Siur
Bali Post/kmb34
PISAH SAMBUT – Serah terima jabatan Dandim 1609/ Buleleng dari Letkol Inf. Budi Prasetyo kepada pejabat baru Letkol Inf. Slamet Winarto, S.E., Selasa (18/10) kemarin di Gedung Mr. Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng. dan dorongan seluruh anggota dan PNS,” ungkapnya. Kegiatan tersebut diisi perkenalan Dandim 1609/ Buleleng yang baru Letkol Inf. Slamet Winarto, S.E. Pria kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur ini merupakan lulusan Akmil 98, dengan penempatan pertama di Kodam II Sriwijaya Palembang. Ia sudah malang me-
lintang berpindah tugas yaitu Jambi, Maluku Ambon, Papua, Surabaya, Kediri, penugasan Ops RI-Malaysia dan sekarang menjadi Dandim 1609/ Buleleng. “Kami mohon kerja samanya sehingga keamanan masyarakat di Buleleng dapat berjalan tertib ke depannya,” ucap Dandim Slamet Winarto. (kmb34)
Terkait Rangkap Jabatan BPD
BPM-PD Pelajari Laporan Perbekel Alasangker Singaraja (Bali Post) – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BMP-PD) Buleleng menindaklanjuti laporan rangkap jabatan Ketua BPD Alasangker, Kecamatan Buleleng. Laporan itu telah diterima BPM-PD, Jumat (14/10) lalu. Sesuai hasil kajian itu BPM-PD meminta desa mengikuti larangan rangkap jababatan yang sudah diatur dalam UU No. 6 Tahun 2014 dan turunnya PP No. 43 Tahun 2014. Kepala BPM-PD Buleleng Gede Sandhiyasa belum lama ini mengataan, sejak UU No 6 tahun 2014 tentang Desa dan turunnya PP No. 43 Tahun 2014 resmi berlaku, pihaknya sudah mengingatkan agar perbekel memperhatikan larangan
fikasi dan terakhir penyerahan,” jelasnya. Pengurusan prona dilakukan gratis. Hanya saja ada kewajiban tertentu bagi peserta prona. Peserta prona wajib mempersiapkan dan mengurus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), bilamana harga tanah di atas Rp 300 Juta. “Salah satunya peserta wajib mempersiapkan suratsurat memenuhi pendaftaran pertama kali atau sertifikasi Prona. Surat harus dibubuhi
rangkap jabatan bagi BPD. Hal ini penting untuk menghindari munculnya persoalan seperti yang terjadi di Desa Alasangker. Sesuai Pasal 64 huruf F itu sudah diatur bahwa BPD dilarang merangkap jabatan sebagai anggota DPRD, DPRD Provinsi, dan jabatan lain. Mengacu klausul pasal itu pemerintah desa dapat memproses pergantian BPD apabila ada usulan mengundurkan diri, diberhentikan, dan tidak bisa bertugas karena meninggal dunia. “Kita sudah terima laporan dari Perbekel Alasangker terkait rangkap jabatan itu. Kami akan kaji dulu dan sebelum adanya persoalan di Alasangker itu kami sudah mengingatkan desa bahwa rangkap jabatan itu dilarang
dan kalau ada rangkap jabatan itu bisa diproses oleh desa sendiri,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Buleleng Made AP dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD karena merangkap jabatan sebagai Ketua BPD Alasangker. Perbekel I Wayan Sitama melalui surat laporannya meminta agar BK menindaklanjuti pengaduannya itu. Hal ini dilakukan karena selama BPD merangkap jabatan, jalannya pemerintahan desa termasuk penyusunan program pembangunan mandek karena BPD yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, rangkap jabatan BPD ini dilarang sesuai UU No 6 tahun 2014 tentang Desa. (kmb38)
TOLAK TANDA TANGAN – Tim penghubung (LO) bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Darma Wijaya menolak menanda tangani berita acara rekapitulasi virtual perbaikan, Selasa (18/10) kemarin.
JEMBRANA
12
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Curi Uang, Residivis Ditangkap Negara (Bali Post) Tersangka Putu Wira Mesti alias Tu Kaka (29), warga Lelateng Negara, rupanya tak kapok menghuni pengapnya sel tahanan. Terbukti, tersangka sudah empat kali keluar-masuk penjara karena melakukan pencurian. Meski demikian, setelah keluar dari penjara, tersangka kembali melakukan pencurian di Indra Pramana Putra (26) di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Senin (17/10) dini hari. Tersangka mencuri uang milik korban. Sialnya, aksi
tersangka diketahui istri korban, Neneng Apriliani (25). Saat kejadian, tersangka berhasil kabur. Namun, korban mengetahui ciri-ciri tersangka. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Kota Negara untuk ditindaklanjuti. Berbekal ciri-ciri itu, pasukan Buser Polsek Kota Negara yang dipimpin Panit I Reskrim Ipda Agung Setyo Negoro, melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, tersangka akhirnya berhasil ditangkap. Tersangka mengakui perbuatannya. Dari
Bali POst/kmb
DIAMANKAN - Tersangka pencurian uang yang juga merupakan residivis saat diamankan di Polsek Kota Negara.
penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. “Tersangka sudah empat kali keluar-masuk penjara. Ini yang kelima kalinya. Untuk kasus pencurian ini, kami masih mendalaminya,” kata Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda, Selasa (18/10) kemarin. Dari informasi yang dihimpun kemarin, tersangka masuk ke rumah korban sekitar pukul 04.30 wita. Lewat jendela dapur, tersangka menggasak uang milik korban. Saat kejadian, korban sedang tidur. Begitu tersangka hendak mengambil dompet, istri korban bangun dan langsung berteriak maling. Tersangka pun lari dan berhasil kabur. Namun, akhirnya berhasil ditangkap polisi. “Jendela dapur tak terkunci, sehingga tersangka dengan mudah masuk rumah,” kata petugas kepolisian. Beberapa barang yang diambil tersangka, yakni uang Rp 250 ribu, satu buah dompet warna coklat, satu buah dompet warna coklat tua dan HP. Kini, barang-barang tersebut dijadikan barang bukti. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP. (kmb)
Tahun Ini, Jalan Rusak di Banjar Kepuh Diperbaiki Negara (Bali Post) – Jalan kabupaten yang rusak selama belasan tahun di Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo akan diperbaiki tahun ini. Sebelumnya, jalan rusak ini sering menuai keluhan warga sekitar. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur utama antar-banjar di desa tersebut. Dari pengamatan ada sekitar tiga kilometer panjang jalan yang sudah rusak. Sejumlah warga mengaku sudah beberapa kali mengusulkan agar jalan itu diperbaiki. Namun, hingga belasan tahun tidak tersentuh perbaikan. Gusti Aji Arya, Selasa (18/10) kemarin menyebutkan jalan tersebut sudah menjadi jalur utama warga. Selain menghubungkan antarbanjar, jalan tersebut juga tembus ke sejumlah desa tetangga. Aji Arya yang sehari-hari sebagai saudagar sayur ini mengaku sudah hampir belasan tahun jalan tersebut tak tersentuh perbaikan. “Sudah berulang kali dijanjikan, tapi belum terealisasi sampai sekarang,“ keluhnya. Apalagi jalan tersebut kini belum dilengkapi saluran air di sisi kanan-kiri jalan. Terkait jalan rusak itu, Plt. Perbekel Mendoyo Dauh Tukad Ida Bagus Pradnyana mengungkapkan tahun ini jalan akan diperbaiki dengan hotmik.
Bali Post/olo
HANCUR – Dua warung di Pantai Yehembang, Mendoyo serta senderan penahan ombak terlihat hancur lebur diterjang gelombang pasang.
Diterjang Gelombang
Dua Warung di Pantai Yehembang Hancur Negara (Bali Post) – Cuaca buruk yang terjadi di Pantai Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Negara, Senin (17/10), menimbulkan dampak. Ombak setinggi lima meter di pantai tersebut menerjang pesisir dan mengakibatkan abrasi. Dua warung semipermanen milik warga setempat juga hancur diterjang gelombang pasang. Selain itu, akibat gempuran ombak tersebut, sejumlah tengkorak dan tulang belulang manusia terlihat berserakan di reruntuhan senderan. Sejumlah warga yang ditemui, Selasa (18/10) kemarin mengakui tinggi ombak pada Senin malam diperkirakan mencapai lima meter. Bahkan, ombak menerjang dua unit bangunan warung semipermanen yang lokasinya dekat Setra Yehembang. Pemilik warung yang menyadari ada ombak besar dan tinggi itu, langsung bergegas memindahkan barang dagangan. Salah satu pemilik warung, Ketut Naya, hanya bisa pasrah menyaksikan tempat jualannya digempur ombak. Terlihat, kini hanya tersisa
kayu bangunan dan genteng. Akibat kejadian itu, Naya, mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah. “Saya tidak bisa berbuat apa, pasrah saja,” akunya. Selain itu, ombak juga merongrong jalan penghubung Banjar Pasar dengan parkir Pura Rambut Siwi. Bahkan, jarak antara bibir pantai dengan jalan desa itu hanya tersisa kurang dari satu meter. Bila kondisi ini dibiarkan dan tidak ada penanganan, maka dikhawatirkan jalan tersebut akan putus. Warga juga menemukan kembali tulang belulang manusia di
sekitar pantai. Sejumlah anggota dari Polsek Mendoyo sempat turun ke lokasi mengecek penemuan tengkorak dan tulang manusia itu. Setelah dilakukan olah TKP, polisi menyerahkan tulang-tulang itu kepada Bendesa Yehembang guna dikubur kembali di setra setempat. Perbekel Yehembang, I Made Semadi, menjelaskan terkait abrasi ini pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemkab Jembrana guna diteruskan ke provinsi atau pusat. Sama dengan warga set-
empat, pihaknya berharap agar penanganan abrasi ini segera dilakukan. Sebab, jika hal ini didiamkan maka akan mengancam sarana dan prasaran yang ada seperti jalan umum dan setra. Sementara, Bendesa Adat Yehembang Ngurah Gede Ariyana mengatakan temuan kerangka manusia tersebut akan dikubur kembali di setra (kuburan) Desa Adat Yehembang. Adapun prosesi penguburan temuan kerangka manusia tersebut dilakukan hanya dengan upacara matur piuning kepada Hyang Birawi dan Ibu Pertiwi serta piuning di Pura Setra (Men Bajangan), termasuk di Pura Prajapati. Mengingat, jasad tersebut dulunya sudah pernah dilakukan proses pengabenan oleh masing-masing keluarganya. (kmb26/kmb)
Belum Ajukan Izin
Bali Post/olo
JALAN RUSAK – Jalan yang menghubungkan Banjar Kepuh dan Yeh Mekecir rusak parah, namun tahun ini akan diperbaiki. Menurutnya, ada sekitar 4,5 kilometer jalan kabupaten yang akan dihotmix. Jalur dari Banjar Kepuh tembus ke Yeh Mekecir dipastikan akan diper-
baiki. Bahkan, sekarang sudah mulai dikerjakan. Pengerjaan diawali membuat senderan. Setelah itu, akan dilanjutkan hotmix. (kmb26)
Perumahan River Side di Perancak Sudah Dipasarkan Negara (Bali Post) – Bel um ada pengajuan izin ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Jembrana, namun pihak pengelola sudah memasarkan perumahan bersubsidi River Side Negara di Desa Perancak. Padahal, mestinya pihak pengelola harus mengajukan izin lebih dulu, baru memasarkan. Dengan demikian, petugas Satpol PP Jembrana menghentikan pengerjaan perumahan itu beberapa waktu lalu. Dari informasi yang dihimpun, Selasa (18/10) kemarin menyebutkan, hektaran lahan itu akan dibangun perumahan River Side Negara. Di sana, akan dibangun ratusan unit rumah untuk dipasarkan
ke masyarakat. Sekarang ini memang belum ada aktivitas di lokasi sejak pengerjaanya dihentikan petugas Satpol PP. Sebab, pihak pengelola diketahui belum mengantongi izin. Dari pengamatan, lahan di dekat sungai Perancak itu baru berdiri satu bangunan yang difungsikan untuk kantor marketing. Sejumlah warga yang sudah memesan dijanjikan akan mulai dikerjakan akhir tahun ini. Salah satu pihak marketing perumahan bersubsidi River Side Negara, Ketut Lama, Senin (17/10) mengatakan lahan tersebut rencananya memang untuk perumahan bersubsidi. Harga per unitnya Rp
133,5 juta dengan tipe 34/80 m2. Untuk bisa memesan itu, DP-nya (uang muka) sekitar Rp 4 juta dan cicilan per bulan di bawah Rp 1 juta dengan jangka waktu 20 tahun. Menurutnya dari sekitar 500-an unit di perumahan itu, kini sudah laku hampir 80 persen. Di lahan tersebut saat ini memang masih kosong, tetapi nantinya akan dibangun perumahan secara bertahap. Peminatnya cukup banyak, bahkan ada yang dari luar Jembrana. Ketua BPD Perancak, Wayan Budiadnyana membenarkan akan adanya pembangunan perumahan di lahan yang masuk Banjar Perancak dan Lemodang itu.
Beberapa waktu lalu juga sempat dilakukan sosialisasi melibatkan adat setempat bersama pengembang dan dipaparkan tentang rencana perumahan bersubsidi itu. Sementara, Kepala KPPT Jembrana, I Komang Suparta, saat dikonfirmasi mengatakan hingga kini pihak pengelola belum ada mengajukan izin terkait perumahan itu. Termasuk izin prinsip atau izin lainnya, semestinya pihak pengembang melengkapinya sebelum dipasarkan. Di pihak lain, pengembang River Side, Made Jiwa ketika ditanya soal izin tersebut mengaku belum bisa menjelaskan karena masih berada di Denpasar. (kmb26)
Bali Post/olo
GUDANG – Gudang mobil di Melaya belum dioperasikan meski sudah rampung dibangun hampir setahun.
Hampir Setahun Rampung
Gudang Mobil di Melaya Belum Dioperasikan Negara (Bali Post) Warga di Melaya bertanyatanya terkait keberadaan gudang mobil yang hingga kini belum dioperasikan meski sudah hampir setahun rampung. Padahal, banyak warga penyanding berharap ingin bekerja di sana. Namun, belum ada kejelasan kapan gudang mobil itu akan dioperasikan. Menurut sejumlah warga, mereka mengatakan bahwa di sana akan digunakan untuk gudang mobil baru salah satu pabrikan Jepang. Hal itu dikuatkan dengan peninjauan sejumlah karyawan dan pimpinan dari pabrikan mobil asal Jepang tersebut. “Katan-
ya seperti itu (gudang mobil, red), tapi sampai sekarang tidak ada aktivitas. Masih kosong. Entah jadi atau tidak,” kata Gede Astawa. Sementara, di Sumbersari juga ada gudang mobil dan kini sudah cukup lama beroperasi. Di gudang itu, mobil-mobil baru yang akan dijual ataupun inden ditempatkan sementara di sana. Sebagian besar masyarakat sekitar juga bekerja di gudang tersebut. “Katanya tahun depan sudah beroperasi, tapi belum ada jelas,” tambah salah seorang pedagang di Batukarung. Dari pengamatan, selain tanah lapang yang cukup
luas juga terlihat sejumlah bangunan kantor. Bangunan untuk security juga sudah berdiri dekat dengan jalan. Namun, pintu masuk tertutup oleh gerbang. Perbekel Melaya, I Made Mara, saat dikonfirmasi mengatakan awalnya memang untuk gudang mobil. Tetapi sudah hampir setahun ini belum beroperasi. Informasi terakhir gudang itu akan beroperasi tahun depan. Sebab, pihak perusahaan mobil itu saat ini masih ada kontrak lahan di Denpasar. Setelah kontrak itu habis, kemungkinan gudang yang ada di Melaya ini akan dioperasikan. (kmb26)
Bali Post/olo
PERUMAHAN - Hektaran lahan di Perancak yang rencananya akan dibangun perumahan River Side Negara. Lebih dari 500 unit rumah akan dibangun di lahan tersebut.
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
KARANGASEM
13
Tim Yustisi Segel Yayasan Permata Bali dan Toko Modern
Amlapura (Bali Post)-
Bali Post/013
I Gede Dana
Bali Post/013
Wayan Artha Dipa.
Wantilan Wisata Tirta Jemeluk Mangkrak
Dimanfaatkan untuk Majukan Pariwisata Amlapura (Bali Post) – Wantilan Wisata Tirta di Jemeluk, Desa Purwakerthi, Karangasem sudah lama mangkrak. Agar tak sia-sia, bangunan itu diminta dimanfaatkan sebagai pangkalan kapal cepat (fastboat) Amed dan Jemeluk ke daerah lainnya. Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Karangasem I Gede Dana, Selasa (18/10) kemarin di Karangasem. Mantan pekerja pariwisata di Nusa Dua itu mengatakan pihaknya sangat setuju kalau wantilan itu dimanfaatkan untuk memajukan pariwisata di Jemeluk dan sekitarnya, termasuk kawasan wisata Tulamben. ‘’Saya dan warga sangat setuju kalau bangunan itu dimanfaatkan. Wantilan itu dibangun 13 tahun lalu, tepatnya 2003. Sayangnya, wantilan itu belum pernah dimanfaatkan maksimal. Anggaran pembangunan wantilan sekitar Rp 600 juta, termasuk balai bengong di kawasan wisata Tulamben itu. Sampai kini, wantilannya mangkrak. Sedangkan, balai bengongnya juga tak terawat,’’ paparnya. Kalau wantilan itu bisa dijadikan pangkalan pelabuhan atau dermaga fastboat di Jemeluk, kata Dana tentu sangat bermanfaat. Bukan saja dijadikan pangkalan, tetapi bisa juga dipergunakan badan pengelola objek wisata Amed, Jemeluk dan Bunutan. Bagus juga dimanfaatkan sebagai museum penggaraman tradisional. Soalnya, sejak dulu di Amed dan sekitarnya terkenal daerah yang memproduksi garam tradisional. Namun, belakangan penggaraman tradisional menurun akibat lahan penggaraman beralih fungsi menjadi akomodasi wisata. Di lain pihak, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa yang dihubungi di tempat terpisah juga menyatakan setuju kalau wantilan wisata di Jemeluk itu dimanfaatkan. Menurutnya, bangunan itu bisa dijadikan pangkalan untuk fastboat jurusan Jemeluk ke Gili Terawangan, Lombok Utara. Selama ini, katanya, belum ada pangkalan dan dermaga yang pasti untuk fastboat yang melayani penyeberangan wisatawan dari Jemeluk ke NTB itu. Padahal, penyeberangan jalur itu cukup ramai. Dari informasi selama ini paling tidak ada tiga fastboat yang melayani penyeberangan di sana. Dikatakan, pihaknya akan menugaskan stafnya, yakni Kadishub Karangasem untuk mengkaji usulan itu. Menurut Wabup kalau fastboat Jemeluk-Gili Terawangan ada pangkalan, dermaga dan dikelola badan pengelola, diharapkan ada pengawasannya dan tentunya keamanan penyeberangan dan kenyamanannya bisa lebih terjamin. Pengelolaan itu juga penting dalam rangka promosi dan juga menjaga citra pariwisata khususnya dunia pelesiran di Karangasem. (013)
Tim Yustisi akhirnya mengambil sikap tegas terhadap Yayasan Permata Bali. Setelah surat peringatan ketiga juga tak direspons, Tim Yustisi akhirnya menyegel yayasan yang berlokasi di Banjar Dauh Pangkung, Desa Seraya Barat ini, Selasa (18/10) kemarin. Setelah disegel, yayasan ini dilarang keras melakukan aktivitas apapun. Tim Yustisi kembali mendatangi yayasan itu sebagai tindak lanjut dari surat peringatan sebelumnya. Tim dipimpin Kasat Pol PP Karangasem, Iwan Supartha. Pihak pengelola, kata Iwan, tak bisa menunjukkan progres pengajuan izin, baik itu IPR (Izin Pemanfaatan Ruang), Izin Operasional, hingga AD/ART. “Kami bertindak sesuai SOP. Sekarang terpaksa kami segel, karena teguran maupun peringatan yang kami berikan tidak ditindaklanjuti,” tegasnya. Proses penyegelan ini berlangsung tanpa perlawanan. Salah satu pengurus yang juga seorang advokat, Lucas, kata Iwan, akan segera mengurus perizinan yayasan milik Agustina Padatu ini. Aktivitas yayasan ini sempat dicurigai melakukan human traficking. Iwan Supartha pun mempersilakan agar segera mengurus izin ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KUPT) Karangasem. Sebelum beroperasi, menurutnya sebuah yayasan harus mengantongi IPR (Izin Pemanfaatan Ruang), sebelum mengan-
tongi berbagai izin lainnya seperti UKL/UPL, IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan dokumen lainnya. Setelah semua terpenuhi, baru bisa memperoleh Izin Operasional dari Dinas Sosial. Sebelum mendapatkan Izin Operasional, yayasan juga harus punya AD/ART yang jelas. Yayasan Permata Bali tersebut saat ini dalam pengawasan ketat petugas Satpol PP. Setiap hari, beberapa petugas disiagakan di lokasi setempat. Segala aktivitas yayasan dalam pantauan petugas, untuk memastikan yayasan ini, tidak menyalahgunakan yayasan itu untuk hal-hal yang tidak diinginkan pemerintah daerah. Seperti perdagangan anak dan bentuk kekhawatiran lainnya. Yayasan Permata Bali selama ini, bergerak pada kegiatan menyantuni anakanak terlantar, yatim piatu, miskin dan memberikan beasiswa pendidikan dengan sistem panti. Sejak beroperasi di Banjar Dauh Pangkung, Seraya Barat, tahun 2012, yayasan yang sebelumnya berdiri di Jalan Mekar Jaya
Suara Karangasem Jalan Bergelombang Jalan di kota saja rusak, apalagi jalan di desa. Seperti di Kota Karangasem, tepatnya Jalan Sultan Agung dan di kawasan pasar, banyak bergelombang dan terkelupas. Mohon lembaga eksekutif segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab, sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Gusti, Karangasem. (eka)
Telepon Penting
kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
II Blok D, Banjar Mekar Jaya Pemogan ini, telah mengasuh 12 anak, terdiri dari anak usia dua tahun satu orang, usia empat tahun satu orang, sudah menempuh pendidikan TK tiga orang dan sudah SD tujuh orang. Yayasan ini terdiri dari empat pengasuh dengan luas lahan yayasan 50 are. Selama ini, yayasan tersebut beroperasi dengan sumber dana dari lembaga internasional. Seluruh anak asuh direkrut dari luar Bali. Toko Modern juga Disegel Tim Yustisi Pemkab Karangasem juga menyegel toko berjejaring yang selama ini berkedok sebagai toko modern biasa, Selasa (18/10) kemarin.
Penyegelan dilakukan karena toko modern PB Sudirman di depan SMA PGRI Amlapura, Jalan Sudirman Amlapura itu dilakukan karena pihak pengelola tak mampu menunjukkan izin operasional usahanya. Ketua Tim Yustisi Ketut Wage Saputra, ditemui di lokasi, menyampaikan sudah memberi toleransi mengurus izin. Tetapi sampai batas waktu, izinnya tak juga diurus. Toko berjejaring itu sama sekali tidak mengantongi izin mulai dari izin gangguang (HO), IMB dan izin usaha toko modern (IUTM). Temuan sama juga diperoleh dalam inspeksi sebelumnya yang berujung
dikeluarkannya surat peringatan oleh pihak Tim Yustisi. Toko modern PB Sudirman sudah beberapa kali kena sidak dan juga sudah sempat disegel. Namun mereka kembali buka tapi dengan menanggalkan embel-embel toko berjejaring. Pihak pengelola mengambil langkah seperti itu dengan tujuan mengelabui aturan. Sayangnya dalam inspeksi tersebut Tim Yustisi tak berhasil menemui pemilik usaha. Di lokasi mereka hanya diterima sejumlah karyawan, di antaranya Komang Sugiantara dan Kadek Dwi Mayanti. Keduanya terlihat pasrah ketika Tim Yustisi menutup tempat kerjanya. (kmb31)
Amlapura (Bali Post)Kebakaran dipicu dupa kembali terjadi di Kecamatan Abang. Setelah rumah di Banjar Dinas Gulinten, Desa Bunutan terbakar karena dupa, kini terjadi lagi kebakaran gudang kayu di Banjar Ngis Kaler, Desa Ngis, Kecamatan Abang, Selasa (18/10) dini hari. Akibatnya, seluruh benda-benda berharga di dalam gudang ludes terbakar. Laporan terjadinya kebakaran itu diterima Tim Pemadam Kebakaran, sekitar pukul 01.00 wita. Tim langsung berkoordinasi dengan lembaga terkait, seperti BPBD Karangasem untuk bersamasama melakukan penanganan. Koordinasi dilakukan lebih awal, soalnya laporan warga yang masuk, justru terjadi kebakaran hutan di lereng Gunung Agung. Tim Pemadam Kebakaran yang dipimpin Kabid Damkar, Gede Sukanta,
langsung terjun ke lokasi. Tim membawa empat unit mobil pemadam kebakaran. Laporan yang diterima rupanya sedikit keliru. Sebab, yang terbakar adalah gudang kayu. Memang, lokasi gudang kayu itu dekat hutan di lereng Gunung Agung. Setiba di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman dan dalam waktu 30 menit api sudah berhasil dipadamkan. Selain memadamkan api yang membakar tumpukan kayu bakar termasuk gudang penyimpanannya itu, tim pemadam juga berusaha melokalisir api agar tak merembet ke kawasan hutan. Tim baru balik setelah api benar-benar padam, sekitar pukul 02.30 wita. Gudang kayu bakar itu milik Ni Nyoman Limid (70). Sehari-harinya gudang tersebut tidak berpenghuni. Limid ternyata tinggal cukup jauh dari gudang tersebut. Setiap
sore sebelum pulang dia selalu menyempatkan diri mabanten di pelangkiran gudang. Kebakaran diduga dipicu api dupa yang tak dimatikan Limid saat sembahyang sore harinya. “Mungkin gudangnya terbakar karena dupa,” kata Limid. Beruntung peristiwa ini tak sampai merenggut korban jiwa. Sejumlah petugas damkar menyarankan agar masyarakat sebaiknya mematikan api dupa bila mabanten di tempat-tempat yang rawan terjadi kebakaran. Sebab, dalam empat hari terakhir ini, sudah dua kali terjadi kebakaran yang dipicu api dupa. Sebelumnya sebuah rumah di Banjar Gulinten, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, ludes gara-gara pemilik rumah I Made Yudana (31) meninggalkan dupa menyala di pelangkiran kamar tidurnya. (kmb31)
Lagi, Dupa Picu Kebakaran
Dua Bandar Togel Disidang
Amlapura (Bali Post) – Dua bandar toto gelap (Togel) jenis TSSM, Selasa (18/10) kemarin disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura. Salah seorang terdakwa Ketut Kuat. Dia dituntut pidana penjara tujuh bulan. Atas tuntutan itu, Kuat mohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Alasannya, dia menjadi tulang punggung keluarga. Sedangkan, rekannya, Ketut Muliadi alias Tut Nik, adalah bandar bola adil. Pada sidang itu dia tampak memberikan keterangan berbelit-belit. Hal itu menyebabkan anggota majelis hakim Gde Adi Gandha Wijaya, S.H. berulangkali memperingatkannya, agar Tut Nik memberikan keterangan dengan jujur. Kedua bandar togel yang disidangkan itu, termasuk bandar kecil. Tetapi, mereka berani melawan sendiri pemasangnya. Saksi seorang anggota polisi yang menangkap, menyampaikan Tut Nik adalah pemuda petani asal Banjar Panek, Ban, Kubu. Kepada penyidik polisi mengatakan sebelum ditangkap, dia sudah mengecer togel sejak sebulan ini. Keterangan saksi polisi di depan sidang itu, dibenarkan terdakwa. Namun giliran terdakwa memberikan keterangan di depan sidang, dia malah mengaku sebelum ditangkap polisi dirinya baru menjual togel seminggu. Bahkan yang membuat hakim jengkel, terdakwa mengaku mendapatkan dua lembar syair putra Bali, paito dan kertas rekapan togel dari memungut di arena judi tajen di desanya. ‘’Ada orang membuang barang bukti itu. Dan saya kemudian memungut lalu saya pakai jualan togel,’’ ujar pemuda tak tamat SD itu. Terdakwa mengaku tak memiliki bos besar, karena itu dia mengaku melawan sendiri. JPU dari Kejari Amlapura, Nur Aprilianto, S.H. menyampaikan terdakwa melanggar pasal 303 KUHP. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara. (013)
Bali Post/kmb31
DISEGEL - Pintu toko modern di Jalan Sudirman, langsung disegel petugas, Selasa kemarin
Bali Post/kmb31
PEMADAMAN API - Petugas Damkar berhasil melakukan pemadam api di lokasi kejadian.
Sopir Ngantuk Mobil Seruduk Ruko Amlapura (Bali Post)Sebuah mobil Mitsubishi Colt DK 9537 SE tiba-tiba menabrak sebuah ruko di pinggir jalan jalur Klungkung-Amlapura, tepatnya di Banjar Tengading, Desa Antiga, Manggis, Selasa (17/10) lalu. Mobil penuh muatan ini kehilangan kendali, diduga
sang sopir mengantuk berat. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Namun baik mobil maupun ruko samasama rusak parah. Kapolsek Manggis Kompol Dewa Gede Putra, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Awalnya, mobil yang dikemudikan Herman
yang berasal dari Gontaran Barat, Sandubaya, Mataram ini, melaju dari arah Klungkung menuju Amlapura. Namun, saat tiba di TKP sekitar pukul 09.00 wita, ia baru sadar setelah mobilnya menabrak ruko milik warga setempat, Pande Komang Astawa di sebelah kiri jalan
raya. Kasus ini sempat ditangani pihak kepolisian. Namun, akhirnya masalah ini diselesaikan secara damai. Sopir Herman bersedia bertanggung jawab. Dia mau memperbaiki ruko korban. Jalur Kecamatan Manggis ini memang kerap ter-
jadi kecelakaan lalu lintas. Lakalantas paling sering dipicu truk-truk yang mengangkut material galian C. Pihak kepolisian meminta warga pengguna jalan yang melintas di jalur ini tetap waspada. Bagaimanapun harus berhati-hati di jalan raya. (kmb31)
APBD-P Karangasem Jeblok Rp 312 Miliar
Bantuan ke Desa Banyak Dipangkas Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri Selasa (18/10) kemarin, menyerahkan Ranperda APBD-P 2016 kepada Dewan. Dari rancangan dan nota keuangan yang diserahkan itu, ternyata total anggaran APBD-P jeblok sebesar Rp 312 miliar alias (17,66%). Dari mana sajakah masukan dana APBD itu berkurang, sehingga mengakibatkan total APBD menjadi defisit? Pada APBD induk 2016 sebetulnya ada desain Karangasem bisa mengelola dana Rp 1,7 triliun. Namun, kenyataanya dana pada APBD-P ini hanya Rp 1,454 triliun. Itu artinya ada defisit dana Rp 312 miliar. Penyebab jebloknya APBD-P kali ini, selain turunnya dana perimbangan yakni penundaan dana alokasi umum (DAU) Rp 53 miliar, juga karena turunnya bantuan keuangan khusus (BKK) Pemprov Bali sebesar Rp 8 miliar. Pendapatan asli daerah (PAD) pada APBD-P ini juga ikut ikutan turun Rp 4,2 miliar (1,83%). ‘’Semula PAD induk dirancang Rp 233,6 miliar. Hanya jadi Rp 229,245 miliar pada perubahan ini,’’ kata Bupati Mas. Turunnya PAD itu disebabkan juga turunnya pajak daerah Rp 15 miliar lebih (11,51%), yakni dari target Rp 132 miliar menjadi Rp 118 miliar. Turunnya peneri-
maan pajak daerah terutama dari pajak galian C. Hal itu terjadi, setelah usaha galian C tak berizin ditutup, dan belakangan diduga ada investor menjual galian C secara kucing-kucingan. Padahal, pihak Dispenda Karangasem sudah tak memungut pajak transaksi di galian C bodong itu. Diduga, banyak sopir truk akhirnya membeli pasir di galian C bodong itu. Nah, hal itulah berimplikasi pada turunnya penjualan galian C pada usaha galian C berizin, yang dari situlah dipungut pajaknya. Sementara, dari retribusi daerah target pemungutannya naik Rp 1 miliar di induk Rp 12 miliar menjadi Rp 13,9 miliar. Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan naik Rp 1,258 miliar dari target semula Rp 12 miliar menjadi Rp 13 miliar di APBD-P. ‘’Pendapatan lain- lain juga naik dari rencana Rp 74 mil-
Bali Post/bud
menyerahkan- Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Selasa (18/10) kemarin, menyerahkan Ranperda APBD-P 2016 kepada Dewan. iar menjadi Rp 82 miliar,’’ kata Bupati. Penurunan APBD-P ini ternyata berimbas kepada bantuan keuangan khusus (BKK) kabupaten ke desa. Anggaran ke desa-desa pun yang didistribusikan ikut turun. Salah seorang perbekel di Karangasem I Gede Sudiarsa, mengatakan semua anggaran BKK ke desa dipangkas oleh kabupaten. Menurut Sudiarsa yang merupakan Perbekel Desa Tegallinggah, Karangasem itu, bahwa bantuan anggaran ke desanya dipangkas Rp 52 juta lebih.
Informasi pemangkasan dana ke desa itu juga mendadak diterima. Akibatnya, pihak desa mengaku kelimpungan, karena harus memangkas sejumlah kegiatannya. Rencana pemberian dana purnabakti kepada klian banjar dinas juga dibatalkan. Ada empat klian banjar dinas pensiun di desanya. Mereka rencananya diberikan dana purnabakti masing-masing Rp 4 juta, sehingga total dana hendaknya dikeluarkan Rp 16 juta. ‘’Selain itu pengadaan papan informasi Puskesdes juga kami tunda,’’ katanya.
Kata Sudiarsa yang lebih parah lagi di desanya, pihaknya rencana menata dua buah tempat pendidikan usia dini (PAUD) dengan menambah ruang belajar, hal itu terpaksa juga tidak bisa dilaksanakan. ‘’Kami semula mengalokasikan masing-masing PAUD dibantu Rp 14 juta, terpaksa rencana kami membantu mereka belum bisa. Padahal, kegiatan ini penting mendukung agar anak-anak bisa belajar sambil bermain lebih nyaman,’’ tandas Sudiarsa. (bud)
TABANAN
14
Sidak di Terminal Pesiapan
SOSOK Pelatihan Sikap PENYEDIAAN barang dan jasa di pemerintahan dengan nilai di atas Rp 200 juta harus melalui lelang. Penyedia barang dan jasa juga wajib mengikuti perkembangan untuk bisa bersaing dalam proses lelang. Apalagi pusat mengubah sistem dari versi 3.6 menjadi 4.0. Dengan keberadaan versi baru ini proses lelang yang sebelumnya dua minggu termasuk waktu sanggah kini cukup tiga hari. “Hanya, data penyedia harus masuk daftar server pusat pada versi 4.0,” ungkap Ketua Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Tabanan I Gusti Putu Winiantara. Menurut pria yang biasa dipanggil Anom ini, penyedia barang dan jasa mesti memahami hal tersebut sehingga harus mengikuti pelatihan sistem informasi kepada penyedia (sikap) selama lima hari di ruang komputer LPSE Pemkab Tabanan. Mereka diberi materi tentang keamanan informasi, input data di sikap dan pengenalan Perpres 54 tentang peraturan LKPP sehingga ada kesepahaman yang sama. Kalau telah menggunakan versi 4, pemkab dapat memilih penyedia yang terdaftar di data server pusat sehingga waktu lelang jauh lebih cepat. Namun, prinsip dasar pengadaan tetap dijalankan seperti efektif, efesien, transparan dan akuntabel. Dengan demikian penyedia harus siap dengan versi 4.0 untuk proses pengadaan. Proses pengadaan secara online selama ini memang ada kendalanya. Yang paling sering adalah gangguan internet, seperti ngadat atau lambat. Padahal dalam proses lelang terutama ketika penyedia sedang meng-input data, perlu internet berkecepatan tinggi. Selain itu, pemahaman penyedia tentang hukum pengadaan masih perlu ditingkatkan. “Terpenting lagi penguasaan teknologi informasi karena semuanya menggunakan sistem online,” ungkapnya. (bit)
Tim Yustisi Jaring 28 Pelanggar Tabanan (Bali Post) Kesadaran masyarakat untuk melengkapi diri dengan kartu identitas seperti KTP saat bepergian relatif masih kurang. Ini dapat dilihat saat sidak gabungan yang dilakukan tim Yustisi Pemkab Tabanan di Terminal Pesiapan, Selasa (18/10) kemarin. Petugas berhasil menjaring 28 pelanggar yang langsung mengikuti proses sidang di tempat. Kasi Penindakan dan PPNS Satpol PP Tabanan I Wayan Kinten seizin Kasatpol mengatakan pihaknya akan terus menggiatkan penertiban untuk menegakkan Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Sasarannya adalah warga atau pengendara yang tengah melintas atau memanfaatkan layanan angkutan umum. Kebanyakan pelanggar yang terjaring melontarkan alasan klasik, yakni lupa atau ketinggalan di rumah. Dari data yang dihimpun, pelanggar kebanyakan berasal dari luar Kabupaten Tabanan yang hendak bekerja ke wilayah Denpasar. “Apapun alasannya tetap kami proses. Ini sifatnya pembinaan agar nantinya kesadaran untuk melengkapi diri dengan kartu identitas semakin meningkat,” ujarnya di sela-sela penertiban.
Bali Post/kmb28
Arnawa, Ketua Fraksi PDI-P
Tabanan (Bali Post) Agenda rapat paripurna intern untuk menyepakati tiga buah ranperda yang telah dibahas pansus, batal dilaksanakan, Selasa (18/10) kemarin. Pasalnya, sejumlah fraksi tengah mengikuti lokakarya dan bimtek yang diadakan partainya masing-masing. Meski batal membahas ranperda, dalam kesempatan yang sama diadakan serah terima jabatan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tabanan. I Nyoman Arnawa resmi menjabat ketua menggantikan I Gede Suadnya Dharma. Dengan demikian, Arnawa kini merangkap jabatan sebagai Ketua Komisi III. Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi menyebutkan sedianya pihaknya menggelar rapat paripurna intern untuk menyepakati tiga buah ranperda yang sudah selesai dibahas pansus. Ranperda dimaksud meliputi pengelolaan pendidikan, KTR dan peredaran minuman beralkohol. Namun, karena fraksi lain mengikuti kegiatan lokakarya dan bimtek, maka rapat paripurna intern dibatalkan. Oleh karena fraksi lain tidak ada, hanya rapat serah terima jabatan ketua fraksi PDI-P yang dilaksanakan. ‘’Serah terima jabatan ketua fraksi PDI-P dilakukan setelah adanya surat dari DPC PDI-P prihal penggantian ketua fraksi dari I Gede Suadnya Dharma kepada penggantinya, I Nyoman Arnawa,’’ kata pria yang biasa disapa Boping itu. Terkait jabatan ketua Komisi III yang masih dipegang Arnawa, Boping menyatakan sesuai aturan penggantian alat kelengkapan dewan baru bisa dilakukan pada awal tahun anggaran. Dengan demikian, pergantian belum bisa dilakukan saat ini melainkan menunggu hingga 2017. “Pada awal tahun anggaran 2017 baru dilakukan pergantian pimpinan komisi III yang saat ini masih dijabat Pak Arnawa,” sebutnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TIPIRING – Petugas Yustisi Pemkab Tabanan mendata pelanggar sebelum menjalani sidang tipiring, Selasa (18/10) kemarin. gabungan di sejumlah lokasi seperti di Terminal Pesiapan maupun penginapan dan koskosan, kesadaran masyarakat untuk melengkapi diri dengan identitas KTP sudah mulai ada
peningkatan. Hanya, saat bepergian kadang terlupakan atau menganggap tidak penting membawa KTP karena rumah dekat. ‘’Ke manapun pergi identitas diri sangat penting apalagi yang
hendak melakukan perjalanan jauh,” jelasnya. Masih ditemukan warga yang membawa KTP Siak dan arahkan segera mengurus KTP elektronik ke Catatan Sipil. (kmb28)
Boping Dorong Pelayanan Publik Berbasis ’’Online’’
Tabanan (Bali Post) Layanan SIM online di Polres Tabanan mendapat respons positif dari Ketua DPRD I Ketut Suryadi. Boping mendorong SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan khususnya yang berkaitan dengan layanan publik juga menerapkan sistem online, sehingga lebih simpel dan memudahkan masyarakat. Hal itu dilontarkannya usai meninjau sistem pelayanan SIM online di Polres Tabanan, Selasa (18/10) kemarin. Dari hasil pengamatannya, layanan online baru diterima
Perhatikan Daerah Terpencil Saya sangat bangga terhadap Presiden Jokowi yang memperhatikan Papua. Hasil tambang di Papua sangat banyak, kenapa dari dulu pemimpin kita tidak melihat kekayaan alam tersebut. Saya sangat berharap para pemimpin kita memperhatikan daerah-daerah terpencil di Indonesia. Vera, Tabanan
Lewat sidak ini, pihaknya ingin masyarakat paham akan pentingnya membawa identitas diri saat bepergian. “Jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, akan gampang mengetahui identitas yang bersangkutan sehingga cepat diinformaskan kepada sanak saudaranya,” ucap Kinten. Tim gabungan yang berisi unsur kepolisian juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Dari puluhan pengendara yang diperiksa, ditemukan empat pelanggar yang kedapatan tidak membawa SIM. “Tanpa SIM dan STNK empat orang. Sidang di pengadilan satu orang, sedangkan tiga lainnya sidang di tempat,” papar salah seorang petugas Satuan Lantas Polres Tabanan. Menurut Kabid Perkembangan Penduduk Disdukcapil Dra. Putu Dewi Wirati, dari hasil penertiban yang dilakukan baik
Intip Layanan SIM
Suara Tabanan
I Nyoman Arnawa
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
TINJAU – Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘’Boping’’ Suryadi meninjau layanan SIM online di Polres Tabanan
oleh sebagian masyarakat. Terbukti masih banyak warga yang numplek di layanan SIM. Ia menyarankan Kapolres Tabanan lebih menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat. “Ada warga yang baru mengetahui dan mencoba sistem online di loket. Katanya lebih efektif karena bisa mendaftar dari rumah. Artinya masyarakat sudah menerima tapi sosialisasinya yang belum maksimal,” ucapnya. Politisi asal Bajera yang akrab dipanggil Boping itu melihat layanan SIM online di Tabanan yang merupakan pilot project di Bali sangat efektif dan efisien serta lebih memudahkan masyarakat. Oleh karenanya, ia mendorong SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan yang berkaitan dengan layanan publik seperti Dinas Perizinan serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bisa menerapkan
layanan online pada 2017. Layanan SIM, Samsat dan quick respons online diluncurkan Polres Tabanan belum lama ini sebagai terobosan baru sesuai program prioritas Kapolri, yakni Polri yang Promoter (profesional, modern dan terpercaya). Hal ini bertujuan mengantisipasi pungli dan calo. Layanan ini dapat diakses melalui situs lantastabanan.net pada pengguna ponsel android atau komputer sehingga pelayanan berlangsung mudah atau tidak berbelit-belit. Masyarakat bisa melakukan pendaftaran dengan mengisi data dari rumah. Setelah itu datang ke Polres dengan menunjukkan ID. Selanjutnya petugas memverifikasi kelengkapan berkas dan setelah dinyatakan lengkap diarahkan ke proses selanjutnya. (kmb28)
Saluran Irigasi di Jatiluwih Berpotensi Hasilkan Listrik
Tabanan (Bali Post) – Saluran irigasi tidak hanya berfungsi untuk mengalirkan air ke lahan persawahan. Melalui penerapan teknologi yang tepat, saluran irigasi juga bisa menghasilkan listrik. Pemkab Tabanan bekerja sama dengan Taiwa Seiki Corporation Jepang akan membangun sumber energi listrik micro hydro di Jatiluwih. Taiwa Seiki Corporation yang dipimpin Presiden Roychi Takai beserta rombongan diterima Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Selasa (18/10) kemarin. Dari laporan yang diterimanya, Eka menyatakan Tabanan mempunyai kemiripan
potensi dengan lahan pertanian di Jepang yang menerapkan teknologi tersebut. Yang berbeda hanya di klimatologis. “Jepang mampu mengembangkan teknologi pertanian yang canggih berbasis tenaga listrik dan teknologi informasi. Lewat disiplin masyarakat yang kuat, mereka mencinpatkan produksi pertanian yang produktif, efisien dan berkualitas,” ungkapnya. Roychi Takai menyampaikan terima kasih atas kehangatan Pemkab Tabanan menerima rombongan dari Taiwa Seiki Corporation. Pihaknya telah mengunjungi Jatiluwih dan merasa kagum pada sistem terasering yang diterapkan oleh
petani di Tabanan. Ada banyak kesamaan antara sistem pertanian di Tabanan dan Toyama. Kesamaan ini membuatnya yakin teknologi micro hydro bisa diterapkan di Jatiluwih. Pemkab Tabanan sudah melakukan kunjungan ke Toyama untuk melihat langsung penerapan sumber energi listrik micro hydro. Jika kerja sama ini diterapkan, akan ada bantuan mesin yang dipasang di saluran irigasi subak di Jatiluwih. Dari mesin ini dihasilkan listrik lewat tenaga air yang mengalir di saluran irigasi. Listrik yang dihasilkan mencapai 10 ribu watt untuk penerangan jalan, pura dan balai subak. (kmb24)
Bali Post/kmb24
TERIMA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima kunjungan Taiwa Seiki Corporation Jepang.
Warung Global
TPA Bukan Tempat Peternakan
ANGGOTA DPRD kurang pekerjaan menyoroti keberadaan sapi-sapi milik warga. Di mana masalahnya? Dewan mesti membenahi hal lain yang lebih urgen. Warga Kota Denpasar, Gung Derah, menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Peternakan di TPA’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Selasa (18/10) kemarin. Sugik di Mambal mengkhawatirkan sapi-sapi yang memakan sampah itu berpenyakit dan manusia yang mengkonsumsi dagingnya terinfeksi penyakit. Made Torek dan
Raka Ayu sependapat dengan hal ini. Menurut Arya di Denpasar yang rumahnya dekat TPA Suwung, sapi-sapi itu milik warga sekitar yang dilepasliarkan di
TPA. Sebaiknya pemerintah dan dinas berwenang mengambil tindakan tegas. Jangan lagi ada pendekatan, tetapi angkut saja kalau pemiliknya tidak mengandangkan ternaknya. Rasa khawatir juga dilayangkan Winaja di Denpasar. Keberadaan ratusan sapi di TPA dipastikan makan sampah, sehingga dagingnya tidak baik bagi kesehatan manusia. Jadi, sapi-sapi itu mesti diangkut seperti usul pengunjung di atas. Si pemilik dengan entengnya melepasliarkan sapi-sapi miliknya sehingga tidak susah-
susah mencarikan rumput sebagai pakan ternak. Masalah ini, menurut Ketut Dawi di Badung dan Made Bukit di Jimbaran, kemungkinan menimbulkan kecemburuan sosial. Sapi yang mencari makanan di areal TPA Suwung jumlahnya ratusan ekor, jadi sebaiknya dikandangkan saja. Demikian saran Gusti Sumardayasa di Denpasar dan Kak Kenceng di Jimbaran. Jika memelihara ternak harus disiapkan kandangnya terlebih dahulu. Wayan Agus di Nusa Dua menambahkan, TPA untuk tempat membuang sampah,
bukan untuk kandang sapi. Untuk mengecek kualitas daging sapi yang makan sampah di areal TPA, Becik di Tuban menyarankan agar pihak berwenang dari Di nas Kesehatan atau BBPOM mengambil sampelnya terlebih dahulu. Setelah itu baru diketahui apakah mengandung penyakit atau tidak. Siapa yang memiliki sapisapi itu? Werdha di Gianyar minta pihak yang berwenang menelusuri. Soal apakah sapi tersebut terpapar penyakit atau tidak mesti dicek lebih lanjut. (sikha)
15
Rabu Paing, 19 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Eibar
vs Osasuna
1. Atletico Madrid 8 2. Real Madrid 8 3. Sevilla 8 4. Barcelona 8 5. Villarreal 8 6. Athletic Club 8 7. Las Palmas 8 8. Eibar 8 9. Alaves 8 10. Real Sociedad 8 11. Leganes 8 12. Celta Vigo 8 13. Malaga 8 14. Valencia 8 15. Deportivo Coruna 8 16. Real Betis 8 17. Espanyol 8 18. Sporting Gijon 8 19. Osasuna 8 20. Granada CF 8
5 5 5 5 4 5 3 3 2 3 3 3 2 3 2 2 1 2 1 0
3 3 2 1 4 0 3 2 4 1 1 1 3 0 2 2 4 1 3 2
0 0 1 2 0 3 2 3 2 4 4 4 3 5 4 4 3 5 4 6
2-3
21-3 18 22-8 18 16-12 17 26-10 16 14-4 16 13-10 15 16-13 12 11-10 11 9-8 10 11-12 10 9-13 10 9-16 10 8-10 9 11-15 9 5-10 8 9-18 8 9-14 7 7-18 7 10-17 6 8-23 2
Pencetak gol 6 - Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Liverpool
vs Man. United
1. Man. City 8 2. Arsenal 8 3. Tottenham 8 4. Liverpool 8 5. Chelsea 8 6. Everton 8 7. Man. United 8 8. Southampton 8 9. Crystal Palace 8 10. Watford 8 11. Bournemouth 8 12. West Bromwich 8 13. Leicester City 8 14. Burnley 8 15. West Ham 8 16. Hull City 8 17. Middlesbrough 8 18. Stoke City 8 19. Swansea City 8 20. Sunderland 8
6 6 5 5 5 4 4 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 0
1 1 3 2 1 3 2 3 2 2 2 4 2 1 1 1 3 3 1 2
1 1 0 1 2 1 2 2 3 3 3 2 4 5 5 5 4 4 6 6
0-0
19-8 19 19-9 19 13-4 18 18-10 17 15-9 16 12-6 15 13-8 14 10-7 12 11-9 11 13-13 11 12-12 11 9-8 10 8-14 8 6-12 7 9-17 7 8-20 7 7-11 6 7-16 6 8-15 4 6-15 2
Misi Menumbangkan Klub Lama Barcelona -
Nou Camp menyambut kembali Pep Guardiola tidak sebagai kawan. Mantan pelatih Barcelona itu memimpin Manchester City untuk menghadapi tim Katalan itu pada pertandingan Grup C Liga Champions, Kamis (20/10). Pelatih yang sukses mengantarkan Barca menghasilkan 21 trofi selama empat tahun masa kepemimpinannya itu, dalam misi serupa namun City kini sebagai tanggungannya. Jauhjauh hari ia mengatakan bahwa klub kota Manchester itu sebenarnya masih belum mampu bersaing di kancah Eropa meski musim lalu berhasil mencapai babak semifinal di bawah pelatih Manuel Pellegrini. “Jika anda bertanya, apakah kami siap berkompetisi di Eropa! kami menjawab belum siap,” kata Guardiola yang mencatat 10 kemenangan beruntun di awal masa jabatannya di City. Sayangnya rekor itu terhenti saat melawan ke Glasgow dan ditahan Celtic 3-3 pada Liga Champions pekan lalu. Guardiola menyebut ‘Battle of Britain’ menjadi ujian yang bagus bagi City dalam memainkan laga tandang di Eropa. Musim lalu misinya menumbangkan Barca di Camp Nou gagal saat ia memimpin Bayern Munich. Kini dengan tim ber-
beda ia melakukan hal serupa setelah pekan lalu pasukannya ditahan imbang Everton 1-1. “Kami menyisakan empat pertandingan lagi dan perlu dua kemenangan diantaranya. Dengan tambahan enam poin itu membuka peluang menuju putaran selanjutnya,” harap Guardiola yang menargetkan tim lolos ke putaran selanjutnya. Ironinya tuan rumah tak terkalahkan sejak 2013, setiap kali bertindak sebagai tuan rumah pada 12 pertandingan Liga Champions. Itu dengan trio penyerang Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar dalam kondisi fit. Tak banyak tim bisa meraup poin penuh di kandang Barca. Tapi Guardiola mengaku akan memainkan gaya seperti yang dimiliki City untuk mengatasi permainan Neymar dkk. “Saya tahu bagaimana harus bermain, namun kita harus tahu lebih dahulu dengan tepat tim mana yang harus dihadapi,” katanya. Pekan lalu Barca membungkam Deportivo La Coruna 4-0. Lionel Messi juga menyumbang
gol di penampilan perdana pasca cedera yang membuatnya absen selama tiga pekan. “Dia sulit untuk dihentikan,” kata penyerang City Sergio Aguero yang juga rekan setimnya di timnas Argentina. Ditambahkan lagi, pasukan Luis Enrique akan diperkuat Sergi Roberto dan Jordi Alba di lini belakangnya. Sementara City minus Bacary Sagna dalam lawatan ke Spanyol ini. Guardiola mengandalkan Kevin de Bruyne dan Aguero untuk menggedor pertahanan tuan rumah. Dalam dua kali lawatan ke Camp Nou, City belum sekali pun meraih kemenangan. Total dalam empat pertemuan Barca selalu menang atas klub Liga Inggris itu. Yang membedakan adalah kini City ditangani mantan pelatih Barca yang mengetahui benar kualitas lawannya. (kmb39/afp)
Pemain sayap Bayern Munich Arjen Robben.
Pencetak gol : 7 Diego Costa (Chelsea) Liga Italia Palermo
vs Torino
1. Juventus 8 2. AS Roma 8 3. AC Milan 8 4. Torino 8 5. Napoli 8 6. Lazio 8 7. Chievo Verona 8 8. Cagliari 8 9. Genoa 7 10. Sassuolo 8 11. Inter Milan 8 12. Bologna 8 13. Atalanta Bergamo 8 14. Fiorentina 7 15. Sampdoria 8 16. Pescara 8 17. Udinese 8 18. Palermo 8 19. Empoli 8 20. Crotone 8
7 5 5 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 2 2 1 2 1 1 0
0 1 1 2 2 2 1 1 3 0 2 2 1 3 2 4 1 3 2 1
1 2 2 2 2 2 3 3 1 4 3 3 4 2 4 3 5 4 5 7
1-4
17-5 21 19-10 16 15-11 16 17-9 14 15-9 14 14-8 14 10-9 13 13-14 13 8-5 12 11-13 12 10-10 11 9-12 11 10-12 10 6-6 9 8-11 8 8-11 7 7-14 7 5-12 6 2-11 5 6-18 1
Pencetak gol : 7 - Edin Dzeko (AS Roma)
Liga Champions Kamis (20/10) dini hari Grup A
1. PSG 2. Arsenal 3. Ludogorets 4. Basel
vs Ludogorets vs Basel 2 2 2 2
1 1 0 0
1 1 1 1
0 0 1 1
4-2 3-1 2-4 1-3
4 4 1 1
Grup B Napoli Dynamo Kiev 1. Napoli 2. Besiktas 3. Dynamo Kiev 4. Benfica
vs Besiktas vs Benfica 2 2 2 2
2 0 0 0
0 2 1 1
0 0 1 1
6-3 2-2 2-3 3-5
6 2 1 1
Grup C Celtic vs B orussia Moenchengladbach Barcelona vs Man. City 1. Barcelona 2 2 2. Man. City 2 1 3. Celtic 2 0 4. Moenchengladbach 2 0
0 1 1 0
0 0 1 2
9-1 7-3 3-10 1-6
6 4 1 0
Grup D Rostov vs Atletico Madrid Bayern Munich vs PSV Eindhoven 1. Atletico Madrid 2 2. Bayern Munich 2 3. PSV Eindhoven 2 4. Rostov 2
2 1 0 0
0 0 1 1
0 1 1 1
Bali Post/rtr
ARAHAN - Pelatih Manchester City Pep Guardiola (kiri) memberi arahan pada gelandang Kevin De Bruyne jelang latihan.
Froome Diuntungkan dengan Rute “Tour de France 2017”
Paris Penyelenggara lomba balap sepeda Tour de France, Selasa (18/10) mengumumkan rute balapan untuk musim 2017. Dengan etape pegunungan yang lebih sedikit dari sebelumnya, balapan ini akan menguntungkan bagi sang juara bertahan Chris Froome. Lomba ke-104 Tour de France akan digelar dengan
Jadwal Pertandingan
Arsenal PSG
Kalah Tak Ditoleransi
2-0 5-1 2-3 2-7
6 3 1 1
rute sejauh 3.516 km. Lomba mengambil start di Dusseldorf, Jerman dan berakhir di Paris pada 1 Juli dengan nomor tradisional time trial. Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini etape pegunungan hanya digelar di lima tahapan saja. “Tour de France ini dirancang untuk dimenangkan oleh juara sejati,” kata direktur
lomba Christian Prudhomme tanpa menyebut Froome yang juara pada 2013, 2015 dan 2016 . Etape pembuka berupa time trial sejauh 13 km. Ini akan menjadi santapan sang juara dunia Tony Martin sekaligus peluang menyabet jaket kuning saat Tour dimulai dari negaranya untuk pertama kali dalam 30 tahun. (kmb39/afp)
Munich Bayern Munich akan menghadapi PSV Eindhoven pada pertandingan Grup D Liga Champions, Kamis (20/10). Laga di Allianz Arena itu diharapkan bisa mengembalikan supremasi tim Bavaria itu menyusul hasil buruk di sejumlah pertandingan sebelumnya. Bahkan klub tak mentoleransi kekalahan menghadapi klub Belanda. Bayern tercatat dua kali mencatat hasil seri di Liga Jerman setelah ditaklukan Atletico Madrid 0-1 di Liga Champions tiga pekan lalu. Pekan lalu pasukan Carlo Ancelotti hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan 10 pemain Eintracht Frankfurt. Petinggi Bayern Karl-Heinz Rummenigge pun menyebut hasil tersebut tidak bisa diterima. Menyalahkan jeda internasional atau banyak pemain cidera, dinilai bukan hal yang bijak. “Salahkan diri sendiri saja,” katanya. “Kita harus bergerak cepat atau kita akan menghadapi banyak masalah menghadapi Liga Champions.” Ancelotti berencana membuat
banyak perubahan dari tim yang dimainkan pekan lalu menghadapi Frankfurt. Namun Arjen Robben dan Joshua Kimmich yang menghasilkan gol dan kemudian disamakan Szabolcs Huszti dan Marco Fabian, sepertinya tak akan kehilangan tempat di tim utama. Bayern tak diperkuat pemain sayapnya Franck Ribery yang cidera pada pertandingan melawan Frankfurt. Namun Ancelotti akan kembali diperkuat Holger Badstuber. Rummenigge hanya mengakui kemenangan saja, mengingat Bayern bertindak sebagai tuan rumah. Bahkan rekor permainan kandang timnya jauh lebih baik dibandingkan PSV yang tak pernah menang di Allianz Arena. Sebaliknya dalam 4 pertandingan Bayern menang 3 kali dan sekali seri. PSV yang ditangani Phillip Cocu memerlukan kemenangan setelah sekali kalah dan sekali seri . Usai ditekuk Atletico Madrid 0-1 di laga pembuka, PSV menahan Rostov 2-2 di laga kedua tiga pekan lalu. (kmb39/afp)
Laga di Anfield Tak Hasilkan Gol London Liverpool menahan imbang tanpa gol Manchester United pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (18/10) di stadion Anfield. Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen. Manajer MU Jose Mourinho tampak lebih senang dibandingkan sejawatnya Juergen Klopp, ketika tim tamu mampu menggagalkan seluruh gebrakan Liverpool. Tim tuan rumah yang mengoleksi banyak gol sepanjang musim ini, tampil mengecewakan sampai mereka menemukan secercah gebrakan pada babak kedua. Namun penampilan gemilang kiper David de Gea menggagalkan peluang dari Emre Can dan Philippe Coutinho. Mourinho yang sebelumnya menghancurkan mimpi juara Liverpool saat menukangi Chelsea kembali menemukan ketangguhan taktiknya. Tapi MU yang menghuni peringkat ketujuh di klasemen dengan 14 poin kesulitan menambah kemenangan dalam lima pertandingan
terakhirnya di liga. Sementara Liverpool tetap berada di peringkat keempat dengan 17 poin, tertinggal dua angka dari dua pemuncak klasemen Manchester City dan Arsenal. Mourinho puas menyaksikan timnya tidak kemasukan gol melawan tuan rumah, “Mereka (Liverpool) bukan keajaiban terakhir di dunia seperti yang Anda katakan di sini,” ujar pelatih asal Portugal itu. Klopp mengakui bahwa timnya tampil buruk. “Saya tidak frustrasi, namun saya tidak senang dengan penampilan ini. Tidak seorang pun akan menyaksikan pertandingan ini dalam sepuluh atau 20 tahun, namun kami semestinya bermain lebih baik.” Serangan-serangan Liverpool cukup efektif pada babak pertama ketika Mourinho menggunakan pendekatan yang konservatif, memasukkan Marouane Fellaini untuk bermitra dengan Ander Herrera di lini tengah. Menumpuk pemain di belakang dan mengabaikan ejekan penggemar tuan rumah, MU
Bali Post/rtr
BERAKSI - Kiper Manchester United, David De Gea beraksi saat menepis tembakan gelandang Liverpool Philippe Coutinho pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (18/10) di stadion Anfield. mengendalikan permainan pada hampir 30 menit pertama. Liverpool yang tidak diperkuat Georginio Wijnaldum dan terpaksa membangku cadangkan Adam Lallana, tidak pernah menciptakan peluang berbahaya. Daniel Sturridge tidak menampakan ketajamannya dan rekanrekannya terlihat gugup di depan para penggemarnya sendiri. Diperlukan lebih dari seten-
gah jam sebelum Roberto Firmino menanduk bola lurus ke arah De Gea yang merupakan upaya pertama mereka untuk mencetak gol. Setelah turun minum mereka mulai memperlihatkan kekuatan sebenarnya, Can menggebrak untuk memaksa De Gea melakukan penyelamatan satu tangan, sebelum kiper Spanyol itu melakukan
penyelamatan penting lainnya, menepis sepakan melengkung Coutinho. Upaya brilian Antonio Valencia menggagalkan peluang milik Firmino. MU memiliki satu peluang ke gawang dan menyianyiakan peluang terbaik ketika sundulan Zlatan Ibrahimovic melintasi gawang setelah ia mendapatkan umpan dari Paul Pogba. (kmb39/rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Lagi, BU Gagal Rebut Poin Penuh di Kandang
Gianyar (Bali Post)-
Tuan rumah Bali United (BU) untuk kesekian kalinya gagal merebut poin penuh di kandang sendiri, setelah ditahan imbang 0-0 tamunya Madura United (MU) dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/10). Bermain diluar kandang tim tamu Madura United lebih dominan dalam menguasai bola di awal pertandingan. Terbukti dua peluang diperoleh tim yang berjuluk Sapeh Kerap lewat Engelberd Sani yang sepakan keras masih melambung di atas gawang tuan rumah yang dikawal Dicky Indriyana. Begitu juga tembakan Arick Week yang masih bisa diamankan Dicky. Tak mau dikurung oleh Bayu Gatra dkk, sesekali anak asuhan Indra Sjafri melakukan serangan balik cepat ke pertahanan MU. Akan tetapi upaya yang dilakukan belum membahayakan penjaga gawang Hery Prasetyo. Hingga turun minum skor tetap imbang tanpa gol. Di babak kedua mantan arsitek Timnas U-19 itu memasuk-
kan dua pemain asing Nemanja Vidakovic dan Daniel Gordon Hefferman untuk menambah daya gedor, namun pergantian itu belum mampu mengubah peruntungan tim tuan rumah. Malah sebaliknya tim tamu nyaris mencetak gol menit 64 lewat Erick Week yang sepakan kerasnya masih membentur mistar gawang dari Dicky. BU bukan tanpa peluang, terbukti kesempatan juga diperoleh lewat sepakan keras Gede Sukada, akan tetapi tembakannya masih melambung di atas gawang Hery Prasetyo. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Adi Riyanto asal Kendal, skor 0-0 tetap bertahan. Pelatih Bali United Indra Sjafri mangakui ini hasil perlu disyukuri meski hanya satu
poin. Hasil ini tidak luput dari absennya tujuh pemain. “Hasil ini sudah maksimal. Semoga hasil ini bisa menjadi modal untuk melakoni laga berikutnya ke kandang Perseru Serui,” ucapnya yang mengharapkan timnya komplit saat memainkan laga tandang. Pelatih Madura United Mario Gomes menerangkan, semua asuhannya bermain dengan disiplin sepanjang 90 menit. Di babak pertama tim mampu menguasai bola dan dominasi tersebut dilanjutkan di babak kedua. “Sejatinya tim mempunyai banyak peluang, hanya saja masih belum beruntung. Tapi kami tetap bersyukur atas raihan satu poin di kandang Bali United ini,” ungkap Mario Gomes. (kmb41)
Bali Post/wan
SUNDUL BOLA - Pemain Bali United Ahn Byun Keon menyundul bola pada pertandingan melawan Madura United dalam kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, yang berlangsung di Lapangan Kapten Dipta Gianyar, Selasa (18/10).
Pesanku Kontra Ultra di Laga Pembuka Piala Bupati
Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Pesanku Kuta jumpa Ultra Pecatu, mengawali Laga pembuka Piala Bupati Badung Grup A, Wilayah Selatan di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (23/10) nanti. Demikian hasil pengundian (drawing) di Puspem Badung, Selasa (18/10) kemarin. Ketua Panpel Ida Bagus Wisnu Wardana, menjelaskan turnamen diikuti 25 tim yang dibagi Badung Selatan (13 tim) dan Badung Utara (12 tim). ‘’Untuk Badung Selatan dan Utara masing-masing dibagi dalam dua grup,’’ jelas Ida Bagus Wisnu. Dikemukakan Wilayah Badung Selatan menggunakan Lapangan Samudra Kuta, dan Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, sedangkan Badung Utara memakai Stadion Mengwi dan Lapangan Kopral I Wayan Surem, Blahkiuh. Pasca penyisihan diputuskan masing-masing juara dan runner-up keempat grup melaju ke babak delapan besar. ‘’Untuk babak delapan besar kami lakukan undian lagi, serta menggunakan sistem gugur,’’ terangnya. Di sisi lain, Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana menegaskan, tiap tim yang turun ke lapangan hijau terdiri atas delapan pemain U-21, plus tiga pemain bebas usia. ‘’Pemain U-21 yang didaftarkan wajib memiliki KTP Badung, sedangkan tiga pemain meskipun usianya bebas, namun harus punya KTP Bali,’’ tegasnya.Tujuannya, disebutkan pihaknya ingin membentuk skuad Porprov Badung. ‘’Oleh karena itu, kami turunkan dua pemandu bakat pada tiap pertandingan,’’ katanya. Dia mengagendakan turnamen berakhir November kemudian Desember seleksi pembentukan tim Januari 2017, tim definitif antara Mei - Juni. ‘’Skuad Porprov Badung 2015 lalu sekitar enam sampai tujuh pemain yang masih bisa memperkuat Badung di Porprov 2017 nanti, antara lain seperti Warih Sentanu dan Gusti Agung Alit Juniawan,’’ tutur pria yang akrab dipanggil Koming ini. (022)
Pegolf Pelapis Diturunkan di Sejumlah Turnamen Denpasar (Bali Post) Kegagalan golf Bali meraih medali di PON XIX Jawa Barat disikapi dengan lebih banyak memberikan program pertandingan pada atlet-atlet pelapisnya di masa mendatang. Diharapkan dengan meningkatkan jam terbang mereka akan mengatrol mental bertanding para pegolf muda itu dalam menghadapi event-event penting ke depan. Bali menurunkan pemain pelapis di ajang PON XIX Jabar September lalu, yakni Ines Putri dan Meva Schmit. Padahal pegolf inti yang sedianya diterjunkan ke PON yakni Victoria Vicky Candra Tjiong, Marcella Pranovia, dan Ida Ayu Indira Melati Putri. Akibatnya, menurut Sekum Pengprov PGI Bali Eddy Pantja, Bali gagal membawa pulang medali. ‘’Andalan kami memang atlet putri untuk mendulang medali,’’ tutur Eddy di Denpasar, Selasa (18/10) kemarin. Sementara di sektor putra, Bali memasang Damian Ardika dan Budiada. Dijelaskannya, Ida Ayu Indira Melati yang sudah lolos ‘entry by name, namanya sudah tak bisa digantikan lagi. Ketiga pegolf inti Bali yakni Ida Ayu Melati, Vicky, dan Marcella Pranovia, saat ini sedang kuliah di Negeri Paman Sam. Eddy Pantja menambahkan, pihaknya juga bertekad menambah jam terbang atletnya, misalnya Meva Schmit bisa diproyeksikan berlaga di ajang PON Remaja di Semarang, Jateng, 2017 mendatang. ‘’Kami memberikan kesempatan kepada pegolf pelapis II dan III agar lebih banyak turun pada berbagai turnamen,’’ ujar Eddy Pantja.(022)
Ni Nengah Widiasih Sumbang Emas Pertama Bali
Bali Post/ant
EMAS - Atlet angkat berat Provinsi Bali Ni Nengah Widiasih menggigit medali emas, usai menjadi juara pada kelas 41 kg putri cabang olahraga angkat berat Peparnas XV di Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/10). Ni Nengah Widiasih meraih emas dengan total angkatan 96 kg, disusul oleh atlet Sumsel Nikmah untuk perak dan atlet Kalbar Vivi Utami untuk perunggu.
Bandung (Bali Post) Setelah sukses menyumbang medali perunggu angkat berat Indonesia pada Paralympiade 2016 Rio de Jeneiro, Ni Nengah Widiasih melanjutkan keberhasilannya dengan meraih medali emas pada kelas 41 kg putri Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 Jabar di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Selasa (18/10). Atlet kontingen Bali itu mencatat angkatan terbaik
Voli Pantai Kalah Nasib di PON
Denpasar (Bali Post)Tim voli pantai Bali yang diperkuat Putu Juniartha Wibawa/Made Vandim Sanjaya Putra mengalami faktor kurang beruntung (unlucky), saat melakoni PON XIX Jabar, September lalu. Itu dilontarkan Binpres Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sudiantarayana, di Denpasar, Selasa (18/10) kemarin. ‘’Kami memang sial saat pengundian, dan menghuni grup neraka, sebab timtim yang dilawan kualitasnya selevel,’’ kilah lelaki yang biasa disapa Mangkok ini. Ditegaskannya, saat babak delapan besar, tim voli pantai voli pantai Bali ditundukkan NTB 1-2. ‘’Sialnya lagi, di set
ketiga sekaligus penentukan Bali kalah deuce 14-16. Padahal, di set ketiga ini Bali sempat memimpin 6-2,’’ beber Mangkok. Se a nd a iny a B a li b isa menang atas NTB, tim tangguh DIY juga bakal menantinya. ‘’Inilah yang saya katakan kami kalah pengundian,’’ ungkap dia. Sementara tim voli indoor langkah awalnya mulus menaklukkan tuan rumah Jabar 3-0. Namun, dikalahkan tim tangguh Jatim di babak semifinal. ‘’Harapan kami anak-anak bisa mencapai puncak penampilannya (peak performance) ketika meladeni Jatim, tetapi justru antiklimaks,’’ sebut Mangkok. Alhasil, pada perebutan juara III, giliran tim Jabar
menggebuk Bali 3-0. ‘’Anakanak terlalu percaya diri (over confidence),’’ tuturnya. Pola permainan Bali pun sudah dibaca Jabar, termasuk serangan yang monoton. ‘’Jabar didukung suporter melimpah. Apalagi, mereka mempelajari gaya permainan Bali saat ditundukkan Jatim,’’ ujarnya. Mangkok menilai, dari segi porstur berikut jam terbang, Jatim unggul sebab mereka berlaga di ajang Pro Liga. Ke depan, Mangkok memprogramkan, persiapan PON tidak boleh diganggu Porprov. ‘’Selama ini, pebola voli Bali lebih mengutamakan Porprov. Semestinya, tim PON lebih banyak berujicoba ke luar Bali, bukan sekadar PON Mini,’’ jelasnya. (022)
Bali Post/wan
SMES - Pebola voli PON Bali (kanan) melakukan smes keras, namun berupaya diblokade lawannya pada event PON Mini di GOR Ngurah Rai.
dengan 90 kg yang dilakukannya pada angkatan kedua. Namun pada saat akan melakukan pemecahan rekor 96 kg, Widiasih gagal melakukan angkatan. Meski demikian ia tetap menjadi yang terbaik dan berhak atas medali emas. Sukses Bali meraih emas pertama dari Ni Nengah Widiasih pada nomor 41 kg putri sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya, angkatan dara Bali tersebut masih tertinggi dan jauh dari ang-
katan atlet lainnya. Widiasih yang turun dengan kostum merah putih biru tersebut tampil penuh percaya diri untuk melakukan angkatan. Namanya sudah diunggulkan pada nomor itu. Lifter tersebut menjadi bintang di ajang angkat berat Peparnas, ia juga menjadi salah satu atlet yang membawa obor api Peparnas pada saat upacara pembukaan di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Sabtu (15/10) lalu. (ant)
KONI Bertemu Kemenpora Bahas Pembatalan PON Remaja
Jakarta (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meminta penjelasan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait pembatalan PON Remaja 2017, yang sedianya digelar di Jawa Tengah. “Besok, Rabu (19/10) masalah PON Remaja akan kami bahas dengan KONI Provinsi. Kami akan mendatangkan pihak Kemenpora agar mendapatkan penjelasan dengan detail,” kata Ketua Umum KONI Tono Suratman di Tangerang Selatan, Selasa (18/10). Menurut dia, PON Remaja merupakan salah satu media untuk melakukan regenerasi atlet Indonesia sebelum turun pada PON maupun kejuaraan yang levelnya lebih tinggi. Kejuaraan multievent, khusus atlet berusia di bawah 17 tahun diharapkan menjadi pengumpan untuk ke jenjang senior. Hanya saja rencana matang yang telah disusun KONI Pusat saat ini sudah pupus setelah Kemenpora membatalkan rencana kejuaraan tersebut. Bahkan Kemenpora sudah mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait dengan pembatalan kejuaraan dua tahunan itu. Ada beberapa pertimbangan yang diambil pemerintah, diantaranya adalah pelak-
sanaan PON Remaja yang sedianya dilaksanakan Juni 2017, serta keberadaannya hampir sama dengan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 yang juga akan digelar di Jawa Tengah pada medio September 2017. Meski surat pembatalan PON Remaja 2017 oleh Kemenpora sudah dikirimkan ke Gubernur Jawa Tengah per 14 Oktober, pihak KONI Pusat mengaku belum pernah diajak bicara terkait hal tersebut. Dengan demikian, momen Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) KONI di Gedung Serbaguna Senayan, 19-20 Oktober akan dijadi media untuk meminta penjelasan. “Semoga setelah ada pertemuan besok sudah ada keputusan dari KONI. Bagi kami PON Remaja sangat penting dilakukan karena sangat bermanfaat untuk proses regenerasi atlet,” kata Tono Suratman menegaskan. Sebelumnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto membenarkan jika pihaknya belum melakukan koordinasi dengan KONI Pusat karena hal tersebut menjadi ranah Kemenpora. Kemenpora menilai pembatalan PON Remaja ini juga didasarkan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan Kemenpora lebih fokus pada pembinaan cabang olahraga olimpiade. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Sgr Tukang Potong kain Internasional Dcr Hairdresser.Butler,Recep***A.BVC Kerja Diluar Negri Dcr 3 Sopir Truk Material Lam Dcr Segera Sopir Lajang Proyek Untuk Garment dan Tukang Jahit Export-Import mbthkn Karyw/ti tionist Pglmn,bs Bhs Inggris, Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel ke PT.Ideal Format,Jl.Prof.Moh Bangunan Hub:085225972222 A.BP.001.10.16.0001222 Sebanyaknya Hub.8466632 pny Niat Krj tggi,tnp Hrs Pglmn Lokasi Umalas,Hub:087862162255 Kebun081337903069,085953774417 Yamin IV No.9 Tlp.(0361)238401 Dcr Therapist utk Zen Spa di A.BP.001.10.16.0001150 B.BP.166.10.16.0000645 A.BP.001.10.16.0001215 SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, Gaji+Service+UangMakan+Komisi Dcr:Pr u/Chinese Rest di Nusa Bkry Dtbn Bth Prod Lki Max35th Dcr Accounting Wanita bs Cmptr Seminyak H.085253274068 Bu Ayu A.BP.153.10.16.0001242 16 Adm,kasir,9 staff,Acc,Spv, A.BP.001.10.16.0001181 Dua(Bhs Mandarin&Inggris Aktif) Kasr Lki Max30thn 085101979497 Min D1 Kerja daerah Kuta !!! All Jobs Available Send CV Gj Ttp 3-7jt/bln Fas:Mes,THR,Hub Dcr Supir Pribadi,Tenaga OB & A.BP.001.10.16.0000836 Pengalaman 1Th,CV:merry.ging E:lovina@dps.centrin.net.id mail@concordservices-bali.com HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X (sblh Serabutan Tel.081238472890 Bth 2 Bidan Hub:081933008425 A.BP.001.10.16.0001190 erhousebali@gmail.com Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm Brt Jembatan Prtama dr Tmr) B.BP.004.10.16.0000624 B.BP.145.10.16.0000618 Jl.Gn.Agung Gg.IIB/20 Dps Dcr Admin Gj 2,5Jt,ellisaling@ B.BP.004.10.16.0000505 Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 A.BP.001.10.16.0001207 yahoo.com / 082145548444 / !!!Kpl Pesiar-Costa Cruise Line Bth sgr:Sales,Operation,Web 12 plmr pertama lgs krj tetap! Jl.Gelogor Carik Perumahan Royal req: all position: Restaurant, A.BP.001.10.16.0001227 Designer.info:085102499349 Orchid No.43 Pemogan Bar,Kitchen & Housekeeping. *Pizza Hut Bali* CV ke:bcwtour@gmail.com B.BP.004.10.16.0000621 PT Piramid jl Jayagiri VII/12B Membutuhkan Karyawan/ti BerpeA.BP.001.10.16.0001130 Dcr Administrasi Min.SMA/SMK Renon,Phn:0361-226636/226736. Coco Group Looking for: 1.Ast. nampilan menarik,Tinggi Badan Hub.484458 Almt Jl.Gn.Kidul A.BP.001.10.16.0001234 HR Manager 2.Training Mngr Pria Minimal 165Cm,Wanita 155 A.BP.001.10.16.0001198 !!!Perush Silver di Kerobokan, 3.Store Mngr 4.Store Spv 5.Team Dcr Cleaning Service,Tkg Masak Cm,Umur 18-22Th,Gaji Minimal Bth Sgr Wax Carver,Laki2 Max35 Leader 6.Spv Acc 7.Staff Finance Jl.Petitenget 081281190009 2 Juta,Catering,Jamsostek, Th Brpglmn Dibidangnya Hub:Ibu A.BP.001.10.16.0001193 8.Staff HRD 9.SPG/SPB No.12 Asuransi Kesehatan dan Bonus. Dayu 03618491661/08170759563 Dcr Karywti Artshop U.18-30 Bs 3456 min 1year exp in the same Lamaran dibawa langsung B.BP.166.10.16.0000644 Inggris Sanur H.081338476692 position.Send CV to hrm@cocogr !!!Urgent! Butuh 10 terapis ke Pizza Hut Terdekat. A.BP.001.10.16.0001188 A.BP.001.10.16.0001219 wanita di Renon&Canggu,Gj Menaoupbali.com or walking interview Dcr Marketing Gaji min.2jt blm 3Karyawan Lk/Pr Bg.Dapur, at Jl.Batur Raya No.33 rik+Bonus+Lembur+THR Telp: bonus,OB.Krm Lam PT.Rumah Moda Pernah di Catering/Warung Taman Griya Jimbaran Start 9AM 9002588, 081239621123 Tara Jl.Dewi Sri No.17 Kuta Jl.G.Soputan 48 T.085104816789 A.BP.001.10.16.0000157 B.BP.803.10.16.0000419 B.BP.141.10.16.0000633 Gd.StudiMaya 081999414577 !Cari Marketing Property Agent Cr PRT Serius Krj tinggal dlm A.BP.001.10.16.0000940 Looking for Exp.Teachers of Hub.Era Victory Bali,8466678 Gaji 1,3jt Tlp.089509255504 Dcr Quantity Surveyor&Sopir u/ Business Studies,English,Math& B.BP.141.10.16.0000593 A.BP.001.10.16.0000678 Kontraktor,Hub.085100805727 !Db Cook,Gaji/Mess/Makan/Tips. Asst.Head of School,PleaseSend Cr: 3 Sopir Kanvas SMA Serius Email:hakersenbali@yahoo.co.id CV etc to:hrdbsch@gmail.com Top Busy Cafe Jimb. Hub:081337306169/087762158658 A.BP.001.10.16.0001179 B.BP.141.10.16.0000634 Dcr Tim Pengembangan Sekolah Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, A.BP.001.10.16.0001053 081246913601 Dcr Sales,IT.Gj+Kms+Bns+BPJS ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SglJur,GrKim&farmasi.Lam:smkf Wtrss, Serabutan 081238473242 B.BP.004.10.16.0000622 Dbthkn Sgr!!Aconting Min D1/S1 Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.004.10.16.0000625 SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga armasibintangpersada@gmail.com Akutnsi Lmrn Krm Ke WarungPepe !Dibutuhkan Sopir Truk Tangki B.BP.804.10.16.0000462 A.BP.001.10.16.0000622 Dcr Supir,Marketing Cargo.Lam A.BP.001.10.16.0001223 Jl.DewiSri88X Kuta(0361)755999 Dcr Satpan,UMR,Bawa lamaran ke Air Sim B,UD.Pama Makmur Jl. Cr Krywn Lk2 Rmh Mkn Dpt Mes, BEC Jl.By Pass Ngr Rai 196 Dcr:Tng Laundry(Cuci&Setrika) Unmar Jl.Ken Arok No.10 Dps Gj,Bns. Dps Kuta 085737647417 Bila No.9Dalung H:081337480733 Intrvw Pkl.13.00Wita-17.00Wita Sanur.Tel 081246282684 Goa Gong Jimbaran T08888301950 A.BP.001.10.16.0001159
B.BP.166.10.16.0000646
B.BP.154.10.16.0000643
A.BP.001.10.16.0001236
B.BP.145.10.16.0000619
B.BP.004.10.16.0000628
Dcr Tk Kirim Brg,Setting com, Finishing u.Percetakan,9352986
A.BP.001.10.16.0001059
Dcr Tkg potong kain berpengalaman utk Garment Hp085100050706 Email:hrd@buddhawear.com
A.BP.001.10.16.0001153
Dcr Tng Adm&Sekretaris Laki2 Max28Th u/Nusa2,H:087860037704
Dibthkan SPG Butik & Asst Operasional Kantor Wnt Maks.32Th Jujur,Disiplin Hb.081999043231
Dicari Tukang Serba Bisa dngan Gaji 4Juta perbulan 0361-4490319 & 082134356114
Dibutuhkan Surveyor Mobil(CMO) Min.D1,Mak.28Th.LamJl.Merdeka 12A Renon Tlp.082122796815
Dicari Waiter/s,Acc,Eng,Kasir, utk Rest Kertalangu Mark Hub.0817550008
B.BP.803.10.16.0000613
A.BP.001.10.16.0001196
A.BP.001.10.16.0000984
A.BP.001.10.16.0001101
Dibutuhkan:Sopir Truk Berpenga- Dicari:FO Good English,8469103 A.BP.001.10.16.0001133 laman(Min.SMU & Punya SIM B1 / E:ecosferahotel@yahoo.com Dcr aksir,staf dapur,waiter/ss A.BP.001.10.16.0000874 Umum) Lamaran Dikirim ke: MKM u/Resto di Renon 085738186501 Honda,Jl.By Pass Ngurah Rai No. Dicr Sgr Karywn/ti u/Rest A.BP.001.10.16.0001232 Daerah Marlboro Hub.Ibu Lauren Dcr tmtn SMA/SMK & Sopir SIM A 18 Jimbaran,Hp.085253703818 A.BP.005.10.16.0001206 087703400138/081252395376 H:087861515195 - 085101710040 A.BP.001.10.16.0001210 Dicari 2 Therapist Spa Sanur A.BP.001.10.16.0001197 Need Waitress must Good 08113882660 Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri A.BP.001.10.16.0001187 English for a Cafe at Green Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40,Kuta Dicari FO & Maintenance u/Jas School in Sibang Contact: A.BP.001.10.16.0001061 Villas 082236635747 wayan123@hotmail.com Dicr Speak Chinese Services B.BP.004.10.16.0000626 B.BP.004.10.16.0000623 PT.Neverneverland Travel Dicari Koki Wanita untuk Penghasilan Tambahan Part Time 0361-757636/08113869543 Rumah di Jl.Imam Bonjol Dps, 3-5Jt/Bl Serius H.081999093828 B.BP.004.10.16.0000495 Berpengalaman bisa Cina&Eropa A.BP.001.10.16.0001209 Dicari Sgr Waiter/ss & Kasir Gaji Tinggi.SMS 0816571027 Snow House Bth Karyawan/i Max. Hub.085100431777 B.BP.004.10.16.0000566 A.BP.001.10.16.0001191 35Thn,Min.SMU,Pnmpilan Menarik Dicari SPG Centro Mall Kuta Dicari Sopir untk Toko Mebel Bawa Lamaran Langsung Tg 20-21 Hubungi:081238101633 Hub:0361-262782/081238961963 Okt2016 Jam 10.00-14.00 Jl.Ry A.BP.001.10.16.0001097 A.BP.001.10.16.0001096 Ubud No.888x CP:082227339922 Dicari Sopir.CV.Tristar Jl. Dibthkan Sgr Teknisi Coffee A.BP.001.10.16.0000824 Machine Pria min SMU/STM&Staf Cargo No.24 Tlp.413324,419869 Urg Req:Receptionist M/F Min.1 A.BP.001.10.16.0001116 Mrktng Wnt min SMU Bid.Mknan& Urgent.Accounting SMK/D3/S1/S2 year Exp,Micr Office & Hotel Mnuman bs B.Ing.Lmr Krm ke Email:tab_consultant@yahoo.com Programmer,Bali Resident.Able Istana Regency L-16, Jl.By Pass to Join Immediately.Send Your A.BP.001.10.16.0000948 Ngr Rai-Psnggaran Bali T722154 CV & Current Photographs to Ymh Bisma Dicr:1.SMK/S1 Ek/D1 info@brownfeather.com tgebali@global-foods.com 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps A.BP.001.10.16.0000894
A.BP.001.10.16.0001092
B.BP.004.10.16.0000627
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post *Lexus RX270 Th’2011 AsDK DAIHATSU HONDA Tgn1 H.464168/081353696360* Djl Xenia Li Sporty’10 Hitam *H.CRV Th’2013 LowKM Barang B.BP.141.10.16.0000639 asBali Vlk R,mulus 085108400200 Bagus H.464948/08123907168* Innova G’2013 Mulus AsliDK B.BP.135.10.16.0000642 B.BP.141.10.16.0000638 Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd CRV’05 Hitam AsliBali Manual JEEP B.BP.141.10.16.0000641 Orisinil LuarDalam,08123953664 *RR Evoque Th’2013 AsDK Tgn1 Yaris S Limited’12 AT Putih A.BP.001.10.16.0001240 LowKM H.464168/081353696360* Istw,P.Kawe 52 T.08123808700 Hnd Freed’09 Putih(SD) AsBali B.BP.141.10.16.0000637 B.BP.141.10.16.0000636 Tnp Gores.085101581600 Pribadi SUZUKI Avanza G’12 Hitam Mulus Manual B.BP.141.10.16.0000632 SX4 Over’2008 Hitam Manual Plat Dps(Mutasi)H:085737757663 CR-V RM3 2WD 2.4/AT Th’2013 WarA.BP.001.10.16.0001129 AsBali 114JtNg,085101855556BUC na Hitam Mutiara H.0817342811 B.BP.141.10.16.0000635 Fortuner Diesel Th’2008 Manual A.BP.001.10.16.0001134 Arena GX’08+10+12+13 Ijin Lkp Brg Istimewa Hub.087861555677 B.BP.164.10.16.0000630 DICARI MOTOR AsDK,Pendidikan 68 Sdky TT/Krd Fortuner Type G 2.7 Th 2011 B.BP.141.10.16.0000640 “081916157168” Brg Istmw AsBali, 081353329009 APV Arena SGX’10 pth,matik As Beli Vario,Scopy,Beat&sgl merk A.BP.001.10.16.0001208 A.BP.001.10.16.0000816 Bali Orsnl,smst br, 08170663140 Jeep LC H.Top’79 Bsn Rebuild U A.BP.001.10.16.0001228 * 081248789760 * Karimun Wagon R GX Th 2014 Tgn P’gmr nopil mhl WA081280542379 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.031.10.16.0000616 A.BP.001.10.16.0001233 1 putih manual,H.087862270180 Jual Kijang Grand Extra SGX’94 A.BP.001.10.16.0001231 55Jt Nego Hub:081338746888 Mls TOYOTA DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.10.16.0001194 Inova G’05,Silver,Tng 1, Yaris S AT’08+Wagon’15 GS+Agya Rmh 15Jt 2Are 3KT Bs u/Usaha Audio TV,SmstBaru,T.0817555449 14 AT+Splash’13/085100856999TT Mobil48Jt Km72Rb,085100 831068 A.BP.001.10.16.0001239
B.BP.141.10.16.0000631
SALON
PERCETAKAN
FURNITURE
TOUR
A.BP.001.10.16.0001220
FOTOCOPY
Dijual Tnh Ry Cargo 1100m2 Tnh G.Catur 280m2 Tnh Ry Lovina Si ngaraja 600m2 Rmh Pidada LT600 m2 LB 400m2 Hub:081338180610
DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Jl.Tukad Badung IIA No.7 Renon LT.1,5Are Lt2 1,2M Nego Hub.081236788801
A.BP.001.10.16.0001060
A.BP.001.10.16.0001216
Djl Tnh 1,5A Canggu Kayu Tulang Jln.Aspal 5mtr, 085102180922
Djl Perum Permata Hijau Hub. Hub.(0361)466840,081934310335, 081936072348
A.BP.001.10.16.0001095
Kav 1 Are Sading,Sempidi Taman Pancing Dps 081337327078
A.BP.001.10.16.0000581
Djl Rmh 2A Minimalis Bali Arum Gn Salak Krbokan(2M)0811385878
A.BP.001.10.16.0001214
Kav Canggu Ty.Tutul,Tb.Bayuh, Babakan 081337327078
A.BP.153.10.16.0001241
Jl.Gn.Talang Dps LT.1,5A.4KT, 3KM,Garase 1,4M H.081338708444
A.BP.001.10.16.0001213
Pgr Jln Besar 5Are&8Are&10Are Area BypasKetewel,082147026666
A.BP.001.10.16.0001205
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004
*Tnh JlKaswari Pnatih Hook 2Ar Bs 1Are SHM 081236635888 Jl.5m
Tn BungTomo Ubung 3.5A /A750Jt Ng strgs pgrjln,087862392060
Djl Tnh Kav:3A,2A,1.5A Canggu Babakan Villa Hub.082147454248
2A Jl.Buana Raya Dps Masuk 20m 650Jt/A H.081338708444
Tnh 1Are SHM G.Bija Menguntur Sasih Batubulan H.0816296232
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121
BUC Jual Tanah 2Are Canggu dan Babakan 3 Are H.082144423777
A.BP.001.10.16.0001034
B.BP.164.10.16.0000629
A.BP.001.10.16.0001004
BIRO JASA
A.BP.001.10.16.0001126
A.BP.001.10.16.0001195
A.BP.001.10.16.0001204
A.BP.001.10.16.0001189
BAHAN BANGUNAN
A.BP.001.10.16.0001235
Dijual Tanah 150Jt/Are Nego Sembung,Mengwi 081239013392/ 082144008153
A.BP.001.10.16.0001211
Tnh 605m2 Jl.Kutat Lestari G.VI Sanur dkt RS Int.081280522204
SERVICE
A.BP.153.10.16.0001243
A.BP.001.10.16.0001067
DIJUAL RUKO KEHILANGAN Yeh Gangga Jual Tanah 22 Are Ruko BUC,dkt BaliMed,Mahendra- Hilang Buku KIR No:DPR 67098K 80Jt/Are Nego 081999595395 Tbn Truk Merk Hino A/N Ivoni Mella A.BP.001.10.16.0001117 data 082144685758/0361-4712862 B.BP.031.10.16.0000615
DISEWAKAN TANAH Dswkan Tanah di Jimbaran 081337112202,08563734043 A.BP.001.10.16.0000170
DISEWAKAN TOKO Dikont:2 Unit Toko+1 Rumah Lok Strategis, Jl.Imam Bonjol-Kuta 082147583837/081338535347 A.BP.001.10.16.0001183
KONTRAKTOR A.BP.001.10.16.0001221 Mau Bngun RmhKos,082341105486 Tnh 2,5A Jl Nangka Utr,2 Jln Hrg Mrah Kwalitas Ok Garansi 6&4M/letak sudut 085337361233 A.BP.001.10.16.0001226
Dcari Property macet di Bank/ DISEWAKAN GEDUNG Kena Rentenir Sms 087760451006 Dikontrakkan Gedung+Gudang A.BP.001.10.16.0001147 Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th LT/LB 3500/3900m2.08123812222 NPWP PasportHP.081.338.344.155
A.BP.001.10.16.0001192
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.10.16.0001199
ARSITEKTUR Perencanaan-PembangunanRumah Ruko,Vila,Gbr 3D,Gbr IMB, Interior Dll Hub:081916433040 A.BP.001.10.16.0000763
RUPA-RUPA “Rajasa”Trm Instal:CCTV,PABX, TV Kbl&Fire Alarm 081999715914 A.BP.001.10.16.0001109
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.10.16.0001225
A.BP.001.10.16.0001212
Tlh Hilang BPKB Spm Honda No.I 02949832-O,AN.I Wyn Suwendi
A.BP.004.10.16.0001184
KONSULTASI Konsul Feng Shui Cek Rumah Usaha Kantor Pribadi H:0811392629 A.BP.001.10.16.0001182
AGEN Menjual Tusuk Sate / bamboo skewers Kambing & Ayam sumpit kayu & bambu Terima Partai Besar. Hub. HP:081617780071. B.BP.031.10.16.0000614
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BENGKEL LAS DIJUAL MOBIL KONTRAKTOR
PELUANG BISNIS
ALUMINIUM
SPA
RUPA-RUPA
AC
RUPA-RUPA
SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
EKONOMI
18
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
KKP Dianggarkan Rp 9,27 Triliun
Entaskan Kemiskinan
Belanja Negara Harus Efisien dan Efektif Jakarta (Bali Post) Perlu ada desain belanja negara yang efektif dan tepat sasaran demi mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan. Terkait anggaran untuk mengentaskan kemiskinan yang sangat sensitif itu, tugas Menteri Keuangan adalah mengelola emosi. “Kita ingin membuat pembangunan ekonomi ini betul-betul dapat mengatasi kemiskinan dan kesenjangan dengan belanja APBN yang ditujukan untuk pemenuhan jasa yang sifatnya dasar, yakni pendidikan, kesehatan, air minum, dan sanitasi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada acara “Supermentor16: End Poverty” di Jakarta, Senin malam. Meskipun pemerintah telah menambah anggaran pendidikan menjadi sekitar Rp 400 triliun dan anggaran kesehatan Rp 100 triliun pada 2016, namun belum bisa menjawab tantangan kemiskinan di mana tercatat 50 ribu kelas
rusak berat dan 30 persen anak mengalami kurang gizi. Karena itu, desain pembangunan perlu dirancang dengan pemikiran yang sungguhsungguh disertasi komitmen jangka panjang. Indonesia harus belajar dari pengalaman 2014, di mana pemberian subsidi BBM justru menghilangkan kesempatan negara membangun infrastruktur, padahal subsidi itu hanya dinikmati masyarakat berpenghasilan menengah ke atas, bukan masyarakat miskin yang bahkan sulit mendapat fasilitas listrik dan tempat tinggal. “Subsidi sangat berbahaya, karena membuat distorsi semakin lebar,” cetus Sri. Sejak era Presiden Joko Widodo, pemerintah mulai fokus pada pembangunan infrastruktur dengan target alokasi anggaran RAPBN 2017 mencapai Rp 346,6 atau 114,3 persen dibandingkan dengan alokasi infrastruktur rata-rata pada 2011-2014. (ant)
Kalstar Hidupkan Rute Surabaya-Denpasar
Tangerang (Bali Post)Tingginya minat wisatan dari Kalimantan berlibur di Bali menjadi pertimbangan PT Kalstar Aviation menghidupkan kembali rute Surabaya-Denpasar yang sebelumnya terhenti akibat terbatasnya armada. ‘’Selama ini rute KalimantanSurabaya sudah ada, dan akhir Oktober ini kita hidupkan kembali rute Surabaya-Denpasar dan berlanjut ke Labuan Bajo,’’ kata Direktur Komersial PT Kalstar Aviation Aditya Wardana pada acara diskusi dengan wartawan Perhubungan di Tangerang Selatan, Selasa (18/10) kemarin. Selain menghidupkan rute Surabaya-Denpasar, Aditya mengungkpakan maskapai Kalstar membuka lima rute baru yang menghubungkan kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi. Upaya itu sebagai ekspansi bisnis karena permintaan dinilai meningkat. Lima rute tersebut, masing-masing Palu-Tolitoli, Tolitoli-Tarakan, Tanjung Warukin-Banjarmasin dan Tanjung Selor-Balikpapan dan Banjarmasin-Ujungpandang. “Daerahdaerah kabupaten ini mesti dikembangkan. Kami nilai ada kedekatan sebagian besar penumpang di antara rute-rute tersebut. Jadi kami coba membukanya,” katanya. Pembukaan rute-rute di wilayah Kalimantan, kata Aditya merupakan daerah bisnis inti dari maskapai Kalstar. Hal itu juga mendapat dukungan dari pemda setempat. “Dukungan pemda setempat sangat besar menyediakan akses karena maskapai-maskapai besar tidak mau menerbangi rute-rute pendek, rute-rute kabupaten,” katanya. Aditya mengatakan potensi keterisian (load factor) penumpang dari dibukanya rute baru itu ditargetkan bisa mencapai 70 persen untuk tahap awal. Selama ini sudah diraih 75 persen rata-rata penerbangan harian. Untuk pengoperasian rute baru tersebut, lanjut dia Kalstar akan mengoperasikan pesawat Embraer dan ATR, baik ATR 42500 maupun ATR72-600. Tahun ini Aditya menyebutkan akan menambah satu unit ATR 42-500 dan satu unit ATR 73-600 atau menambah jumlah pesawat yang sudah ada atau eksisting, yaitu 14 pesawat yang terdiri dari tiga Embraer 190/195 kapasitas 118 kursi, enam ATR 72-600 kapasitas 72 kursi dan empat ATR 42-300 kapasitas 48 kursi. Namun dia mengeluhkan terbatasnya jam operasi bandara di bandara-bandara kabupaten karena akan membatasi utilitas pesawat, sementara di bandara-bandara besar apronnya terbatas. “Di bandara-bandara kecil itu biasanya hanya sampai jam 14.00, sementara Embraer itu utilitasnya masih bisa sampai 14 jam penerbangan,” katanya. (010)
ENERGI ALTERNATIF - Dua petugas pengelola sampah memasak air dan mie rebus menggunakan kompor berbahan bakar gas Metana (CH4) di kompleks Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sanggrahan, Kranggan, Temanggung, Jateng, Selasa (18/10). Pengelola TPA Sanggrahan memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar berupa gas Metana sebagai energi alternatif terbarukan yang digunakan bersama oleh pemulung di tempat tersebut untuk memasak secara gratis.
Bali Post/dok
DONGKRAK - Golf merupakan salah satu sport tourism yang bisa mendongkrak lama tinggal dan pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) di Bali. Lapangan golf di Bali selain bertaraf internasional juga dilengkapi pemandangan indah.
”Sport Tourism” Bisa Perpanjang Lama Tinggal Wisman
Mangupura (Bali Post) Kegiatan sport tourism, salah satunya golf menjadi alternatif meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman). Bali sebagai destinasi wisata yang memiliki lima lapangan golf bertaraf internasional, bisa memanfaatkan sarana itu untuk mendongkrak lama tinggal wisman. Dari data Kementerian Pariwisata (Kemenpar), golf merupakan sport tourism yang sangat diminati kalangan berduit. Selain lama tinggal yang cukup panjang, umumnya wisatawan ini pun memiliki pengeluaran yang di atas rata-rata. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bali Panudiana Kuhn, mengatakan wisman yang datang bermain golf di Bali cukup banyak. Kuhn yang juga hobi bermain golf ini menyebutkan Bali saat ini sudah memiliki lima lapangan golf. Kelimanya tersebar di sejumlah kabupaten. Untuk Denpasar ada Bali Beach Golf dengan 9 hole di Sanur. Sedangkan di Tabanan ada dua, yakni Bali Handara Golf Club di Bedugul dan Nirwana Bali Golf yang ada di Tanah Lot dengan masing-masing 18 hole. Untuk Badung, wisatawan bisa menjajal Bali National Golf Club di Nusa Dua, New Kuta Golf di Pecatu, dan Bukit Pandawa Golf and Country Club di Kutuh. “Keseluruhan lapangan golf di Bali ini dilengkapi hotel berbintang lima. Peman-
dangan di sana juga sangat indah,” sebut Kuhn, Senin (17/10) kemarin. Ia menilai olahraga golf yang kini menjadi hobi kalangan atas tersebut bisa digunakan memperpanjang lama tinggal wisman. Multiplier effect dari sport tourism ini pun diakuinya cukup besar. Sebab, bermain golf cukup mahal, bisa menghabiskan ratusan dolar AS sekali main. Bahkan umumnya club golf ini menjual keanggotaan dengan nilai ratusan juta rupiah yang berlaku 30 tahun sampai seumur hidup. “Golf di Bali masih sangat menguntungkan, di setiap lapangan rata-rata 150 orang tiap hari main golf. Pemain golf ini juga makan minum dan juga beri tip untuk caddy minimum Rp 100 ribu sekali main,” katanya. Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani, mengatakan tren saat ini banyak wisman yang rela menghabiskan 5.000 dolar AS sampai 6.000 dolar AS dalam satu kunjungan ke Indonesia, karena negeri ini punya banyak lapangan golf
berkelas dunia. Lima tahun lalu wisata golf di Indonesia hanya menjaring sekitar 900 orang wisatawan asing setahun. Saat ini jumlah tersebut sudah naik menjadi sekitar 3.000 orang per tahun. “Untuk standar wisatawan mancanegara, biaya main golf di Indonesia tergolong murah sekali. Itu sebabnya kami dorong sport tourism golf ke Indonesia,” kata Rizky. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyampaikan sport event dan sport tourism itu sangat erat kaitannya. Hasil survei menunjukkan 60 persen peserta sport event datang kembali ke Indonesia untuk menjadi wisman. “Kembangkan terus sport tourism seperti golf ini,” kata Arief belum lama ini. Golf disebutnya salah satu pilihan sport tourism yang pas untuk menjaring wisman Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan serta wisatawan lainnya. Olahraga ini sangat populer dan mahal di negara mereka. “Jadi mereka akan berbondong-bondong datang ke sini di kemudian hari.” (kmb18)
Jakarta (Bali Post0 DPR-RI menyetujui rencana kerja dan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2017 sebesar Rp 9,27 triliun, setelah hasil rapat antara Komisi IV DPR-RI dan KKP. Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Herman Khaeron di Jakarta, Selasa menyebutkan pagu anggaran KKP tahun 2017 itu akan didapatkan dari empat sumber. “Dengan sumber dana dari rupiah murni sebesar Rp 8,63 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 77,16 miliar, Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp 478,74 miliar, dan Hibah Luar Negeri (HLN) sebesar Rp 88,37 miliar,” kata Herman Khaeron. Adapun total anggaran tadi akan terbagi untuk komposisi program per-eselon l sebagai berikut, yaitu antara lain Sekretariat Jenderal sebesar Rp 547,78 miliar, Inspektorat Jenderal sebesar Rp 78,85 miliar, Ditjen Perikanan Tangkap sebesar Rp 2 triliun, Ditjen Perikanan Budidaya sebesar Rp 1,08 triliun, serta Ditjen Pengawasan Sumber
Bali Post/ant
Susi Pudjiastuti
Daya Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 855,37 miliar. Sebelumnya KKP menyatakan saat ini adalah waktu untuk memanfaatkan momentum bagi nelayan tradisional Republik Indonesia untuk berdaulat memanfaatkan hasil laut dari kawasan perairan nasional. “Ikan cukup banyak tersedia dan kapal-kapal asing sudah dilarang menangkap ikan di perairan RI. Momentum penting bagi nelayan RI berdaulat dan menangkap ikan di wilayah yurisdiksi RI,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Zulficar Mochtar. (ant)
Pesawat Kepresidenan
Jet Pertama Mendarat di Yahukimo
Dekai (Bali Post) Pesawat Kepresidenan menjadi pesawat jet (Business Boeing Jet/BBJ) pertama yang mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa. Pendaratan itu menandai peresmian pengoperasian bandara landasan pacu sepanjang 1.950 meter itu. Sebelumnya hanya pesawat turboprop dan pesawat kecil yang melayani rute ke Kota Dekai, ibu kota Yahukimo. Saat peresmian, Presiden Joko Widodo mengatakan pengoperasian bandara itu akan menunjang perekonomian masyarakat Yahukimo dan meningkatkan daya saingnya dengan negara lain. “Sekarang ini era kompetisi, eranya persaingan. Kalau infrastrukturnya dalam posisi sama, maka semuanya akan bisa bersaing dalam apa pun,” katanya. Presiden mengatakan panjang landasan pacu Bandara Dekai masih relatif pendek, 1.950 meter karenanya perlu diperpanjang agar pesawat besar bisa mendarat. “Tadi sudah saya sampaikan kepada Menteri Perhubungan agar diperpanjang lagi menjadi 2.500 meter. Nanti Boeing bisa turun ke sini,” kata Presiden. “Saya beri waktu dua tahun maksimal harus jadi. Kalau yang lain panjang di sini juga harus panjang,” katanya. Bupati Yahukimo Abock Busup, mengatakan bandara itu akan menghubungkan masyarakat Kabupaten Yahukimo yang memiliki 51 kecamatan dan 517 distrik. Abock menjelaskan, masyarakat Yahukimo meliputi suku Yali, Hupla, Kimyal, dan Momuna. Mereka tinggal di daerah pegunungan. (ant)
Bali Post/ant
JET PERTAMA MENDARAT - Pesawat Kepresidenan menjadi pesawat jet pertama kalinya mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua. Tampak pesawat saat berada di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
19
Rabu Paing, 19 Oktober 2016
Kelompok Tertentu Dari Hal. 1
Namun, ia belum berani memastikan jumlah beras yang sudah terdistribusi di tengah masyarakat. “Kita mencermati peredaran beras untuk menggalang dukungan kelompok tertentu. Kami baru tahap mendiskusikan dan yang jelas beras ini terindikasi untuk mencari dukungan,” katanya. Menurut Doni, bila sudah memiliki cukup bukti, pihaknya akan mengadukan dugaan ini kepada KPU Kabupaten dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng. Sedangkan kepada aparat kepolisian, dia mendesak agar dilakukan pemeriksaan terkait dokumen beredarnya beras Bulog jenis premium hingga lebih dari 10 ton. Pemeriksaan ini untuk memastikan apakah pengadaan beras itu legal atau sebaliknya. “Sebelum kami melapor pengumpulan bukti masih kita lakukan dan kita mendesak agar polisi memeriksa perizinan beras Bulog beredar dalam jumlah besar ini,” katanya. Di tempat terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Buleleng Putu Singyen kembali men-
egaskan beras yang dititipkan di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak itu kiriman dari DPD Partai Golkar Bali. Dia mengatakan, dalam pengiriman sebelumnya terjadi miskomunikasi, sehingga dalam surat jalan dicantumkan nama penerima beras Dewa NS. Ini karena sejak musim pilkada ini pengurus partai berkomunikasi aktif, sehingga oleh penerima beras itu diteruskan kepada Pengurus Kecamatan (PK) Gerokgak. Singyen membantah pembelian beras tersebut ada kaitan dengan mencari dukungan untuk bakal calon perseorangan yang kini didukung Partai Golkar. Namun selama satu bulan penuh, beras itu akan didistribusikan kepada masyarakat Buleleng dalam rangka meyambut HUT Partai Golkar akhir bulan ini. Terkait kelengkapan dokumen, Singyen mengakui sampai kemarin, dokumen beras tersebut sedang diurus. “Ada miskomunikasi masalah penerima sehingga dititipkan oleh pengurus PK. Beras itu untuk kegiatan HUT Partai kami selama sebulan ke depan dari Buleleng Barat ke Timur dan masalah izin sedang diurus,” tegasnya. (kmb38)
Tiga Kardus Dari Hal. 1
Bali Post/ant
SEBAGAI SAKSI - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (tengah) berjalan seusai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset PT PWU di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jatim, Selasa (18/10) kemarin. Dahlan Iskan yang menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU tahun 2000-2010 diperiksa sebagai saksi sehubungan dengan kasus dugaan korupsi penjualan aset Badan Usaha Milik Daerah PT PWU.
Kasus PT PWU
Dahlan Iskan Diperiksa 8 Jam, Rabu Ini Dilanjutkan Lagi Surabaya (Bali Post) – Mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur, Dahlan Iskan, diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selama delapan jam sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB terkait dengan dugaan korupsi pelepasan aset pada 2000-2010. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, mengatakan, pemeriksaan terpaksa harus dihentikan sementara karena pemeriksa dan yang diperiksa sudah sepakat sama-sama lelah. “Sudah ada kesepakatan sama-sama lelah dan rencananya pemeriksaan akan dilanjutkan pada Rabu (19/10) besok karena pemeriksaan yang berlangsung pada hari ini sudah berjalan selama delapan jam,” katanya di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa kemarin. Ia mengatakan, Dahlan Iskan sudah diperiksa dengan
23 pertanyaan untuk melengkapi pemeriksaan sebelumnya sebanyak 38 pertanyaan. “Sampai saat ini, kami masih belum menemukan benang merah terkait dengan kasus ini karena sebagai salah satu syarat penetapan tersangka adalah adanya dua alat bukti,” katanya. Ia juga menegaskan tidak ada intervensi dari pihak manapun terkait dengan pemeriksaan ini meskipun sebelumnya Jaksa Agung sempat menelepon dirinya untuk menanyakan perkembangan kasus ini. “Tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Kalau ada atasan yang menanyakan kepada bawahan terkait dengan perkembangan kasus ini merupakan hal yang wajar,” katanya. Ia mengatakan, sampai saat ini sudah sekitar 25 orang yang diperiksa terkait dengan dugaan kasus pelepasan aset di PT PWU ini. “Sudah ada
25 orang yang diperiksa, dan kami masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui keterangan meteriil kasus pelepasan aset PT PWU ini,” katanya. Untuk diketahui, kasus aset PWU diusut Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada 2015 lalu. Diduga, terjadi penjualan dua aset PWU di Kediri dan Tulungagung yang dilaksanakan secara curang. Akibatnya, negara dirugikan. Penjualan terjadi pada 2003, saat Dahlan Iskan menjadi direktur utama PT PWU pada 2000-2010. Akhir Juni 2016, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, meneken surat perintah penyidikan kasus itu. Kejaksaan sudah menetapkan mantan Manajer Aset PWU, Wishnu Wardhana, sebagai tersangka dan kini mendekam di Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. (ant)
Rabu, 19 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Mewujudkan Hidup yang Damai (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Garuda (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali 11.05 Bali Channel Tourist TV
11.30 Taksu 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Mewujudkan Hidup yang Damai (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Liputan Khusus Kementerian Kesehatan 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Sunari (1) 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Pradnyandari (1)
18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Lomba Tari Tunggal (14) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja: Cupak Perang Tanding (3) 23.00 Lila Cita Calonarang : Ratna Manggali Katundung (3) 24.00 Closing
“Ada sekitar tiga kardus dokumen yang disita dan semua data yang terdapat di lebih dari empat komputer. Pokokya ada kertas secuil apa pun terkait pasar besar, pasti disita,” kata dia. Sementara, tim KPK terlihat meninggalkan kantor Dinas PU Kota Madiun sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka keluar dengan menyita sejumlah dokumen yang disimpan di dalam kardus dan koper. Tim langsung berlalu dengan mengendarai mobil bernomor polisi AD-8560-SU. KPK menetapkan Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi terkait pembangunan pasar besar Kota Madiun tahun anggaran 2009-2012. Bambang disangkakan pasal 12 huruf i atau pasal 12 B atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Terkait perkara itu, penyidik KPK sebelumnya sudah menggeledah kantor Wali Kota Madiun, rumah dinas pribadi
Bambang Irianto, rumah anak Bambang, dan kantor PT Cahaya Terang Satata milik Bambang, sedangkan di Jakarta penyidik menggeledah PT Lince Romauli Raya. Nilai proyek pasar tersebut mencapai Rp 76,523 miliar untuk anggaran tahun jamak pada 2009-2012. Kasus dugaan korupsi Pasar Besar Madiun mencuat pada awal 2012 ketika Kejaksaan Negeri Madiun menduga proses lelang dan pembangunan proyek tersebut melanggar Peraturan Presiden (Perpres) nomor 35 tahun 2011 tentang perubahan atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dugaan lain adalah terdapat pelanggaran jadwal pengerjaan, kualitas, serta model konstruksi bangunan. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selanjutnya mengambil alih perkara dugaan korupsi ini namun pada Desember 2012, Kejati Jawa Timur menghentikan penyelidikan kasus tersebut karena dinilai tidak ada kerugian negara. Hingga pada Agustus 2015, kasus dugaan korupsi Pasar Besar Madiun tersebut akhirnya diusut oleh KPK. (ant)
Bahas Anggaran
Dari Hal. 1
Tindakan Ketua DPR tersebut menyulut kemarahan Komisi VI DPR karena merasa BUMN sebagai mitra kerja mereka. Pemerintah dalam UndangUndang (UU) tentang APBN Tahun Anggaran 2016, menganggarkan suntikan dana berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 39,42 triliun. Tercatat ada 24 BUMN yang menerima PMN tersebut. Mekeng menilai, rapat kerja antara Komisi XI DPR dengan beberapa perusahaan BUMN merupakan hal yang wajar. Sebab, pembahasan tersebut membahas anggaran PMN yang dimiliki sembilan BUMN penerima PMN, dan anggaran tersebut terkait dengan Kementerian Keuangan yang merupakan mitra kerja dari Komisi XI DPR. “Kalau substansinya tidak ada yang
dilanggar Komisi XI, karena Komisi XI bermitra dengan Menkeu dan berhak mempertanyakan uang-uang di APBN ini untuk apa saja,” ujarnya. Sebelumnya, anggota Komisi VI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso menyesalkan Komisi VI yang menjadi mitra kerja Kementerian BUMN tidak diberi tahu adanya rapat pembahasan tentang PMN. Pihaknya baru mengetahui bahwa pembahasan PMN sembilan BUMN dilakukan oleh Komisi XI DPR atas izin dari Ketua DPR Ade Komarudin. Ade mengubah domain itu dengan menyetujui rapat antara BUMN dan Komisi XI. Rapat tersebut berlangsung sekitar 2 minggu lalu. “Komisi XI melakukan pengundangan menteri BUMN (Rini Soemarno) itu pasti melewati Ketua DPR (Ade Komarudin),” kata Bowo usai melaporkan Ade Komarudin ke MKD DPR pada Kamis (13/10) lalu. (kmb4)
Pengurangan Anggaran Dari Hal. 1
Dalam kesempatan tersebut, Komisi X DPR menyetujui pagu anggaran Kemdikbud pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 sebesar Rp 39,823 triliun. Jumlah tersebut sama persis dengan anggaran yang disam-
paikan oleh Kemdikbud. “Di sejumlah kementerian memang terjadi pengurangan anggaran. Tapi khusus untuk pendidikan, karena menjaga konstitusi maka Banggar memutuskan Kemdikbud tidak mengalami pengurangan serupiah pun,” kata anggota Komisi X DPR, I Wayan Koster. (ant)
Penegak Hukum Dari Hal. 1
Karena, polisi adalah pihak yang paling tepat untuk memberantas pungli. “Pungli kami serahkan ke polisi dan kejaksaan. Namun, polisi lebih cocok karena polisi melekat pada dirinya sebagai penegak hukum salah satunya untuk memberantas pungli. KPK sebisa mungkin membantu. Saya sudah mendapati banyak petinggi Polri yang memberikan arahan akan menindak tegas bawahannya yang ikut dalam pungli, dan pemberantasan pungli ini harus menjadi gerakan nasional dan KPK akan memberikan dukungan yang
kuat,” tambah Laode. Transparansi Internasional pada awal tahun ini mengumumkan indeks persepsi korupsi (ICP) Indonesia tahun 2015 membaik, dari skor 34 menjadi 36 tahun ini dibanding tahun lalu. Sehingga peringkat Indonesia juga naik dari 107 menjadi 88. Skor Indonesia naik 2 poin dan naik 19 peringkat dari tahun sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut belum mampu menandingi skor dan peringkat yang dimiliki oleh Malaysia (50), dan Singapura (85), dan sedikit di bawah Thailand (38). Indonesia lebih baik dari Filipina (35), Vietnam (31), dan jauh di atas Myanmar (22). (ant)
Proses Hukum
Dari Hal. 1
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengingatkan agar KPK melakukan proses hukum sesuai dengan aturan main yang berlaku dalam menyidik kader partainya tersebut. Dia mempersilakan proses hukum asal dilakukan secara transparan. “Kita hanya minta itu diproses sesuai dengan hukum. Silakan saja. Saya pikir ini siapa pun, maksud saya, kita
mendukung pemerintah untuk melakukan itu. Tapi harus dilakukan secara transparan dan terbuka,” kata Syarief yang juga Penasihat Fraksi Partai Demokrat di DPR. Mantan menteri yang kini duduk sebagai anggota Komisi I DPR ini menegaskan kasus dugaan Bambang Irianto tidak ada kaitannya dengan partainya. “Ini tidak ada kaitannya dengan partai,” tegas Syarif yang memastikan Bambang akan dinon-aktifkan dari keanggotan partai. (kmb4)
Beras Komersial Dari Hal. 1
Beras yang ditemukan di rumah warga di Buleleng tersebut, dikatakannya, merupakan beras komersial yang diambil dari gudang Bulog di Kediri, Tabanan. Karena gudang Bulog terdekat di wilayah Buleleng yaitu di Tangguwisia tidak memiliki beras komersial, hanya ada beras bersubsidi. Ia menjelaskan, permintaan beras datang pada hari Sabtu (15/10) sekitar pukul 10.00 wita. “Karena hari itu hari Sabtu yang juga Purnama (bulan penuh), maka kita perlu cari buruh dan kendaraan. Karena hari itu kan fakultatif, sedangkan mereka minta jam 13 sudah
di sana (Buleleng), mereka mengira di gudang di Buleleng itu ada barangnya, padahal disitu tidak ada barang yang bisa diperjualbelikan, hanya ada beras bersubsidi, dan yang ada itu di Kediri, Tabanan, sehingga kita baru bisa muatnya jam 2-3-an,” bebernya. Jarak dari Tabanan ke Singaraja yang lumayan jauh sehingga beras baru sampai sekitar pukul 19.00. “Tapi mungkin karena malam, itu menjadi pertanyaan warga, tapi dengan Polres di sana sudah dijelaskan oleh perwakilan kami di sana bahwa itu bukan beras bersubsidi,” jelas pria yang baru mulai bertugas di Bulog Bali itu selama dua minggu. (may)
16 Pages
196 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
ay, October
Wednesd
y, October Wednesda
19, 2016
st.com. http://epaper.in
online: http://www.inte
19, 2016
Iraq launches e Mosul offensiv out to drive Islamic State Page 6
sign Neymar to n extensio contract a with Barcelon until 2021 Page 8
Sports can tourism e encourag s longer stay
arTom Cruise U.S. actor world premierein the rives for “Jack Reacher” of the film Square in central 10, 2012. Leicester December London
REUTERS/Pascal
Melville/File
Photo
promises Tom Cruise tality” in “unique bru r” sequel “Jack Reache REUTERS/Toby
in on Sunday premiere was filmed. it at the film’s former New Orleans, where is.” aggrieved of who he directed by stars as the Never Go Back”, “It is part was - Tom Cruise The movie who worked with Reacher: new film based Last in the sequel “Jack LOS ANGELES film “The Edward Zwick, officer in the 2003 unique brutality” Cruise on Co-star Cobie Smulders U.S. military “a level of Mother” Samurai”. name. Met Your promising books. to clear her and it also - the “How I (rtr) on Lee Childs’ the works has a great humour that - plays Turner. “It unique brutality said actress Reacher uncovers his former has a level of This time, brings,” Cruise that led to conspiracy Major Susan Turner, this character Reacher colleague, of spying. Jl. D.Tamblingan Sanur being accused
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
-bound Australia driven to refugees Nauru suicide on Amnesty -rights group Page 13
Rossignol
as the “Jungle”, is known ramshackle in what the filthy, of migrants the Jungle” t will dismantle to an influx do not destroy governmen to respond “Please French the message12, 2016. The Europe’s struggle of a shop with October symbol France, walks past a searing A migrant camp in Calais, has become a sprawling Calais that camp outside and poverty. fleeing war
UPURA MANG activian Sports tourism golf are ties like way of enalternative visitors to courageing and spend stay longerfive internathe more. The courses on tinoal gold taken advantage be Bali could visitors. island of of Tourlong stay of to attarct to the Ministry by According is in great demand golf to stay longer ism’s data, who tend golf they can play wealthy travelers more when and spend holiday. while on Sport... on page 2 Continued
In from the Calais cold, migrant explores new French surroundings
d, migrant s Calais col nding In from the French surrou new explores
Anmayor Alain anxiMerignac ed local his 32 places of the far-right ziani acknowledg have said the availpopularity eties. He Gunshots was making at a aid growing migrants in National Front. planned reception to municipality not be located nearly 10,000are holed up a been fired at two mayor wanted able would a one 23- the estimate Britain, and site. to create agencies centres and referendum on whether rn France, target mi- single don’t want sought a local adding some “We quota of in southweste except for a list the camp still this week Anziani, the hold his town’s resistance in bare dank flat of charities to accept ghetto,” said expressed concern the C - In a room wall life for his asylum- group injunction to block had a court Hollande’s residents had needs would come es MERIGNA stares at a living grants, exposing country to Calais that immiNasir and contemplat camp’s demolition. parts of the Calais migrants. their housing camp in debate on year-old numbers 6 the migrants. migrant Amid a fiery controls ahead plans for the second to Continued to page of emergency outside the border next election up gration and WELCOME seeking family dwellers. of the also be heard of a presidentialhave turned CAUTIOUS run by a left-wing News can for Jungle’s are few signs at Global the become home. told will year, opponents immigraThere his family is In Merignac, living near in “Bali Image” from 9.30 Nasir is 96.5 residents workers France that once Merignac’s heat on Hollande’s Nasir volunteered Radio FM am. Listen to to mayor, housing block days before the socialfrequently, but the family the policy. 10.00 voiced pains until at at http:// resettlement begin dismantling visit FM tion social given teachers has been to Global Radio ten2myeuros for in Calais town hall has Hollande to the Jungle, which housed local for the resettled expected worth 80 at den camp globalfmbali.lis where sympathy lost all perspecstreaming of the Euroviolence-ridthe “Jungle”, prey food vouchers find a solution or live video a symbol to stem the wary long and http:// “We’ve looks like radio.com known as rife and traffickers reach the week. lfmbali.com migrants. not bothered as for li. good. It bit about has become up to http://radiogloba nel/global-fm-ba I’m Union’s struggle its member“We feel disease is desperate mess things Pascal cares a little English. pean of migrants as should take tive. ustream.tv/chan owner on individuals as they don’t who in broken We’ll inflow bar over said block someone Nasir here,” said Britain. apartment states bicker . TV here. on us,” . is on us The two-storey “We’ll watch nt sentiment the Thieblemont a grey suburb Presi- responsibility is one Anti-immigra reflected in in Merignac,of Bordeaux, rest!” supports in France, reception Not everyoneHollande’s plans the outskirts of the rise 160 so-called Francois of about dent Francois closure. Many President where Jungle’s the government centres the for Socialist Hollande’s temporarily re-house plans to
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
RABU PAING, 19 OKTOBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Ayunan Jantra, Wujud Permohonan Keselamatan
Bali Post/san
AYUNAN - Pertunjukan ayunan Jantra di Pura Kawitan Undagi Beratan.
ADA yang istimewa dalam acara pujawali Pura Kawitan Undagi Beratan, Desa Tua Marga kali ini. Pujawali yang jatuh setiap Buda Kliwon Wuku Pahang ini memang lebih istimewa dibandingkan acara pujawali yang memang rutin digelar setiap enam bulan sekali. Pujawali kali ini merupakan pujawali agung yang digelar setiap 10 tahun sekali dan yang membuatnya makin istimewa adalah dipertunjukkannya ayunan Jantra atau ayunan tradisional Bali yang melegenda dan sakral serta langka. Bendesa Adat Desa Pakraman Bayan I Negeriawan mengungkapkan, di Pura Kawitan Undagi Beratan ada empat ayunan Jantra. Pengempon pura biasa menyebut ayunan tersebut sebagai ayunan Yadnya. Pertunjukan ayunan ini tidak sembarangan, tapi harus bertepatan dengan Sasih Kapat atau Sasih Kedasa. Maksud dari pertunjukan ayunan Jantra sendiri adalah sebagai wujud permohonan dan penyampaian doa kepada Ida Sang Hyang
Widhi Wasa agar krama senantiasa diberikan keselamatan dan kesejahteraan. Setiap dipertunjukkan akan dipilih delapan orang untuk menaiki ayunan tersebut. Orang yang terpilih ini disebut Sutri. Proses pemilihan cukup unik di mana pada puncak pujawali warga mengadakan matur piuning dipimpin oleh mangku. Setelah matur piuning akan ada yang kerauhan yang kemudian menentukan delapan warga untuk menaiki ayunan Jantra. “Yang terpilih adalah empat laki-laki dan empat perempuan,” ujar Negeriawan. Untuk pujawali agung kali ini, menurut Negeriawan setelah dilakukan matur piuning ternyata tidak ada yang kerauhan sehingga diambil langkah alternatif yakni dengan memberikan kwangen kepada seluruh calon Sutri. Mereka yang mendapatkan kwangen berisi nomor 1 hingga 4 itulah yang terpilih menaiki ayunan Jantra. Meskipun lewat cara alternatif, namun yang terpilih selalu anak berusia sekolah dasar
atau untuk yang perempuan selalu yang belum menstruasi. Setelah terpilih, kedelapan orang tersebut akan menjalani pembersihan terlebih dahulu sebelum menaiki ayunan Jantra tersebut. Setelah bersih lahir dan batin, kedelapan orang terpilih tersebut akan berias menggunakan kain putih-kuning dan langsung naik ke ayunan Jantra secara bergiliran yang diiringi alunan gamelan. Pemutaran ayunan juga tidak boleh sembarangan. Saat pertama naik, putarannya harus ke depan tiga kali, kemudian ke belakang tiga kali. Dalam satu hari, para Sutri akan naik ke ayunan sebanyak dua kali yakni pukul 10.00 wita dan pukul 15.00 wita. Saat menaiki ayunan tersebut, para Sutri juga membawa daksina yang merupakan simbol dari Ida Betara yang berstana di Pura Kawitan Undagi Beratan tersebut. Ayunan Jantra ini dipertunjukkan selama tiga hari berturut-turut sampai pujawali di-sineb. Selama itu pula, para Sutri tidak boleh keluar dari areal pura. (san)
Desa Adat Culik
Indah Alamnya, Terarah Generasi Mudanya GENERASI muda Bali mudah terpengaruh bergabung dengan ormas. Ini membuat sejumlah desa adat di Bali mulai waswas akan nasib generasi mudanya pada masa mendatang. Desa Adat Culik, Kecamatan Abang, Karangasem, punya cara khusus untuk menangkal ancaman ini. Desa setempat membentengi generasi muda mereka dengan membuat keputusan dari pararem, yakni melarang keras ormas anarkis masuk desa. Desa Adat Culik, salah satu desa dengan potensi pariwisata andalan Karangasem. Salah satu yang paling dikenal luas di sana adalah objek wisata Amed. Amed yang dikenal dengan objek alam bawah lautnya, menjadi salah satu bagian Desa Adat Culik, di antara 12 banjar adat di Culik. Dua belas banjar adat ini, antara lain Banjar Adat Tegalinggah, Kahang-kahang, Kebon, Buayang, Pekandelan, Amertasari, Gria, Seloni, Babakan, Amed, Lebah, dan Mekarsari. Sedangkan, secara kedinasan, Desa Culik mewilayahi empat desa dinas, antara lain
Desa Kerta Mandala, Desa Culik, Desa Purwakerti, dan Desa Labasari. Desa Adat Culik dihuni sekitar 5.000 kepala keluarga. Dengan kepadatan penduduk seperti itu, generasi muda di desa ini cukup banyak. Khawatir dengan adanya pengaruh ormas anarkis yang menghancurkan masa depan generasi muda, Desa Adat Culik segera membuat pararem. Bendesa Adat Culik Ketut Pasek, Senin (17/10), mengatakan dari pararem tersebut diputuskan bahwa ormas anarkis tidak boleh masuk Desa Adat Culik. “Kalau ada baliho-
baliho berbau ormas pun di wilayah Desa Adat Culik, langsung kami tertibkan sendiri. Desa ini steril dari ormas apa pun,” katanya. Tidak hanya itu, dari hasil pararem tersebut, Desa Adat Culik ini juga melarang warga desanya bergabung dengan kelompok ormas tertentu. Para pemuda setempat hanya diperbolehkan bergabung dengan kelompok pemuda yang dibentuk oleh desa adat sendiri. Seperti Sekaa Teruna-Teruni (STT). “Larangan seperti ini untuk pertama kalinya dilakukan di Desa Adat Culik. Kami
sudah menerapkan sejak tahun 2015. Sejauh ini, hasil pararem ini cukup memberikan dampak positif,” ujarnya. Dengan adanya pararem seperti pembangunan generasi muda Culik menjadi lebih terarah. Bila ada yang tetap mengingkari hasil pararem ini, sanksi dari Desa Adat Culik cukup tegas. Warganya akan langsung dipanggil dan dihadirkan dalam pararem Desa Adat Culik. Mengenai sanksinya, akan langsung dijatuhkan saat itu juga sesuai kesepakatan saat pararem. “Baru dipanggil saja sanksi sosialnya sudah dirasakan berat. Apalagi dihadirkan dalam pararem desa adat,” tegasnya. Awal disepakatinya adanya pararem seperti ini, diakui memang cukup be-
rat. Tetapi, setelah berjalan selama hampir setahun, dukungan warga setempat cukup besar. Sehingga, ancaman ormas anarkis menggerogoti pemikiran generasi muda setempat bisa dicegah. Rencananya, hasil pararem ini akan diadopsi Pemkab dan MMDP Karangasem agar setidaknya bisa dilaksanakan juga di desa-desa lain di Karangasem. Saat rapat MMDP dengan Polres Karangasem belum lama ini, Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso sangat mendukung adanya penerapan ini di seluruh desa. “Adat menjadi kekuatan terakhir yang paling ampuh membentengi masyarakatnya dari ancaman pengaruh luar. Termasuk pengaruh ormas yang bersifat anarkis,” kata Sugeng Sudarso. (gik).
Bali Post/ist
Cinta Laura dan Matt Damon Pose Bareng
CINTA Laura mendapatkan kesempatan emas untuk bertemu dengan salah satu pesohor dunia. Kali ini, artis yang sedang berada di Amerika untuk karier internasionalnya itu bertemu dengan aktor Matt Damon. Lewat akun instagram-nya, Cinta mengunggah foto selfienya bersama Matt. Keduanya bertemu saat sama-sama menghadiri American Cinematheque Awards di Beverly Hills Hilton Hotel, Los Angeles. Dalam balutan busana berwarna putih, Cinta terlihat cantik saat berpose di samping Matt. Sedangkan bintang film “Jason Bourne” itu juga tampak gagah dengan kemeja putih dan jas hitam lengkap bersama dasinya. (pik)
Olga Lydia Sebut Peserta FFI 2016 Luar Biasa
KETUA Bidang Penjurian Festival Film Indonesia 2016, aktris Olga Lydia, mengapresiasi film-film yang mendaftar tahun ini. “Peserta tahun ini luar biasa,” kata Olga di Jakarta, belum lama ini. Olga, yang terlibat menjadi panitia FFI sejak 2014, menyebutkan ada 88 film bioskop, sekitar 145 film pendek, dan 30-an animasi yang mendaftar. “Cukup merepresentasikan pencapaian tahun 2016 secara teknis, misalnya skenario,” tambah dia. Saat ini, penjurian FFI 2016 memasuki tahap menentukan nominasi, dari 88 film bioskop yang mendaftar, 25 di antaranya masuk ke dalam 21 kategori yang dilombakan. Pendaftaran film bioskop dibuka mulai 1-15 September 2016 dan non-bioskop pada 1-20 September. Tahun lalu, sebanyak 68 film masuk FFI, meningkat dari 2014 yang berjumlah 58. Sebelumnya, Olga mengatakan mereka tidak menargetkan angka film yang masuk FFI namun berharap sebanyak mungkin yang daftar. Malam puncak penghargaan FFI 2016 akan diselenggarakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada 6 November 2016. (ant)
MENAWAN Bentang alam Amed cukup menawan. Amed menjadi salah satu andalan objek wisata Karangasem yang sangat dikagumi wisatawan asing dengan alam bawah lautnya.
Bali Post/gik
Bali Post/ist