Skip to main content

Edisi 17 Juni 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 287 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Polda Bali OTT di Dinas Perizinan Gianyar

Kabid B Diamankan, BB Rp 15 Juta Gianyar (Bali Post) -

Polda Bali kembali turun di Kabupaten Gianyar melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Mereka menyasar Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kabupaten Gianyar, Jumat (16/6) kemarin. Dari operasi itu polisi mengamankan Kabid B Dinas PMPPTSP Nyoman Sukarja. Pejabat berkumis ini langsung digiring ke Polres dengan barang bukti uang tunai sekitar Rp 15 juta. Kedatangan petugas dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali langsung mengarah ke Kantor Dinas PMPPTSP pada Jumat siang pukul 10.00 Wita. Kedatangan petugas, membuat panik seluruh staf di kantor perijinan itu. Beberapa menit melakukan pemeriksaan, polisi lantas menggiring Kabid B Dinas PMPPTSP Nyoman Sukarja ke Mapolres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan sementara. Pantauan Bali Post, polisi yang dikomando Wadirkrimsus Polda Bali AKBP Ruddi Setiawan, tidak hanya mengobok ruang Kabid B Dinas PMPPTSP, juga ruang kerja

lain termasuk ruang Kepala Dinas PMPPTSP Ketut Mudana. Proses pemeriksaan sejumlah berkas ini pun berlangsung cukup lama hingga pukul 13.22 Wita. Usai pemeriksaan, polisi membawa sejumlah berkas. Selanjutnya mengarah ke Mapolres Gianyar untuk menjemput Nyoman Sukarja, yang kemudian digiring ke Mapolda Bali. AKBP Ruddi Setiawan menyatakan operasi yang dilakukan di Kantor Dinas PMPPTSP merupakan OTT, dengan menangkap Kabid B Dinas PMPPTSP Nyoman Sukarja. ‘’Kami dari Subdit Tipikor Polda Bali melaku-

kan kegiatan operasi tangkap tangan, yang ditangkap salah satu kabid perizinan bernama Nyoman S, kita juga bawa beberapa rekannya, untuk diambil keterangan di Polda Bali,’’ katanya. Pada OTT kemarin, AKBP Ruddi Setiawan mengaku mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti laptop, termasuk juga uang tunai sekitar Rp 15 juta. ‘’Dugaannya apa, tunggu hasil pemeriksaan, yang pasti ini pungli dan ada uang yang kita temukan sekitar Rp 15 juta,’’ ungkapnya. Hal. 19 Beberapa Saksi

Bali Post/nik

SEGEL RUANGAN - Kadis PMPPTSP Ketut Mudana saat mendampingi anggota polisi menyegel ruang Kabid B PMPPTSP dengan garis polisi.

Mantan Menkes Divonis Empat Tahun

HT Tersangka Jakarta (Bali Post) – Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan Hary Tanoesoedibyo (HT) sebagai tersangka sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus ancaman SMS Hary Tanoesoedibyo kepada penyidik Kejaksaan Agung dari Bareskrim Polri. Ancaman itu diberikan kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui pesan singkat. ‘’Terlapornya, tersangkalah yang sekarang sudah tersangka (SPDP),’’ katanya di Jakarta, Jumat (16/6) kemarin. Ia menambahkan, terkait Yulianto yang diperiksa oleh penyidik Polri, kewajiban undang-undang harus dipenuhi oleh setiap warga negara. ‘’Setiap kali diundang ya… harus hadir itu,’’ katanya. ‘’Pak Yulianto dipanggil ke sana memang kewajibannya untuk hadir, begitupun tentunya si tersangkanya,’’ katanya. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus ancaman SMS Hary Tanoesoedibyo kepada penyidik Kejaksaan Agung dari Bareskrim Polri. ‘’Sudah diterima SPDP-nya,’’ kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M Rum di Jakarta, Rabu (14/6). Sebelumnya, HT diperiksa Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagai terlapor atas ancaman melalui SMS kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. Isinya SMS itu, ‘’Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Hal. 19 Penegak Hukum

HM Prasetyo

Bali Post/ant

Hakim Sebut Amien Rais Tak Terkait Alkes

Bali Post/ade

VONIS - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari divonis empat tahun penjara. Tampak ia berkonsultasi dengan penasihat hukumnya usai sidang.

Jakarta (Bali Post) – Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan, membayar uang pengganti Rp 550 juta karena terbukti korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) 2005 dan menerima gratifiksi Rp 1,9 miliar. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa Siti Fadilah Supari terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama alternatif keempat dan dakwaan kedua alternatif ketiga. Menjatuh-

kan pidana penjara kepada terdakwa selama empat tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama dua bulan,’’ kata ketua majelis hakim Ibnu Basuki Wibowo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (16/6) kemarin. Majelis hakim Ibnu Basuki Wibowo, Yohanes Priyana, Diah Siti Basariah Sigit Herman Binaji dan Sofialdi tersebut menilai bahwa Siti Fadilah tidak mengakui terus terang, tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat-

giatnya memberantas korupsi. ‘’Hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, sudah lanjut usia, berjasa dalam mengatasi penanggulangan wabah flu burung dan telah menitipkan uang Rp 1,35 miliar ke KPK,’’ kata hakim Yohanes. Sementara itu, majelis hakim juga menyatakan uang Rp 600 juta ke mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais tidak terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) buffer stock anggaran Kementerian Kesehatan 2005. Hal. 19 Proyek Alkes

Ronaldo Ingin Tinggalkan Real Madrid

PENYERANG Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ingin meninggalkan klub dan Spanyol setelah dituding melakukan penghindaran pajak di negara itu, demikian dilaporkan harian olahraga Portugal, A Bola, Jumat (16/6) kemarin. Surat kabar itu mengatakan, berita ini berdasarkan sumbersumber terpercaya dan peraih empat penghargaan Pemain Terbaik Dunia itu telah memikirkan untuk meminta klub agar namanya diletakkan dalam daftar transfer. Mereka mengatakan bahwa Ronaldo ‘’sangat kecewa’’ dengan tudingan-tudingan terhadap dia. Para jaksa Spanyol telah mengajukan gugatan hukum terhadap sang pemain yang menuding dirinya menghindari otoritas pajak senilai 14,7 juta euro, dengan menyembunyikan pemasukan dari hak-hak gambar dia antara 2011 dan 2014. Ronaldo telah membantah dia melanggar. Real Madrid, Kamis (15/6), menyatakan mereka yakin sang penyerang Portugal bertindak sesuai hukum. Pada Jumat, mereka belum dapat diminta komentarnya untuk laporan ini. Ronaldo memimpin Real Madrid meraih Piala Eropa ke-12-nya pada awal bulan ini setelah mencetak dua gol saat mereka menang 4-1 atas Juventus di final Liga Champions, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak turnamen itu. Ronaldo, pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Portugal, merupakan pemain terkini dalam daftar panjang pesepak bola di Spanyol -- di antaranya dua bintang Barcelona Lionel Messi dan Neymar -- yang tersangkut kasus pajak atau transfer. Ronaldo telah menjalani delapan musim di Real Madrid sejak bergabung dengan mereka dari Manchester United pada 2009, yang saat itu memecahkan rekor transfer dunia sebesar 96 juta euro. Sejak itu, mereka telah tiga kali menjuarai Liga Champions dan dua kali merajai Liga Spanyol. Pada November, ia setuju untuk memperpanjang kontrak sampai 2021. Ia saat ini sedang bersama timnas Portugal di Rusia untuk bertanding di Piala Konfederasi. (ant)

Tjahjo Kumolo

Bali Post/ant

Mendagri Setuju Siaga Satu

Cristiano Ronaldo

Bali Post/rtr

Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai status siaga satu yang ditetapkan bagi wilayah Sulawesi Utara yang berbatasan dengan Filipina tidak ada masalah. ‘’Status siaga satu tidak ada masalah. Saya kira perbatasan di Kalbar, Kaltim, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara wajar siaga satu,’’ kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (16/6) kemarin. Dia memandang penetapan status siaga satu perlu dilakukan agar tercipta kewaspadaan atas masuknya kelompok ekstremis pro-ISIS yakni Maute dari Marawi, Mindanao, Filipina ke Indonesia. ‘’Status itu perlu, termasuk perlu juga gerakan siskamling untuk mendeteksi setiap perkembangan yang ada di sana. TNI juga sudah siaga satu di sana,’’ kata Tjahjo. Hal. 19 Tidak Perlu

Nyoman Wirama Tersangka

Nyabu karena Masalah Keluarga

PENYIDIK Polda Metro Jaya menetapkan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali, Nyoman Wirama Putra (NWP), sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. ‘’Sudah menjadi tersangka,’’ kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (16/6) kemarin. Nico mengatakan penyidik menetapkan tersangka setelah NWP menjalani pemeriksaan 3x24 jam usai ditangkap bersama rekan wanitanya berinisial LOS (19). Nico menyatakan penyidik kepolisian akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) guna memer-

iksa atau assesment tingkat kecanduan tersangka NWP. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono menambahkan, NWP menyalahgunakan narkoba lantaran memiliki permasalahan keluarga. ‘’Yang bersangkutan ada permasalahan keluarga makanya memakai itu (narkoba). Namanya orang ditanya pasti mengakunya baru sekali, tetapi polisi tidak percaya begitu saja,’’ ujar Argo. Sebelumnya, polisi mengamankan NWP bersama LOS di salah satu kamar hotel kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat pada Rabu (14/6). Dari pengembangan, polisi menang-

kap pasangan suami-istri NYA (28) dan LP (32) dengan hasil penggeledahan menyita 2.053 butir ekstasi dan 1,8 gram sabu di rumah kedua bandar narkoba kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Diduga NYA dan LP menerima pasokan narkoba dari salah satu penghuni Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur berinisial A. Akan Diberhentikan Sementara itu, Partai Golkar telah mengambil sikap tegas atas kasus penangkapan Ketua Fraksi Golkar DPRD Tabanan I Nyoman Wirama Putra (NWP) yang terjerat kasus narkoba. Sanksi tegas berupa pember-

hentian diberikan partai terhadap kadernya yang terjerat kasus narkoba. ‘’Kita kan sudah punya mekanisme aturan, kalau sudah diputuskan bersalah kemudian ditahan. Kan jelas diberhentikan (dari keanggotaan partai). Kalau pergantian antar-waktu (di DPRD Tabanan) itu sudah otomatis,’’ kata Fungsionaris DPP Partai Golkar A.A. Bagus Adi Mahendra di Gedung DPR, Jakarta, Jumat kemarin. Saat ini, kat Adi Mahendra, langkah tegas yang dilakukan partai adalah memastikan kinerja Fraksi Golkar di DPRD Tabanan tidak terganggu oleh perkara ini. Posisi NWP diganti

sementara oleh anggota DPRD Tabanan yang ditunjuk. ‘’Terkait dengan kinerja di dewan agar tidak menghambat proses kerja Fraksi Partai Golkar di Kabupaten Tabanan, diputuskan diganti dulu oleh pimpinan Kecamatan Kota Tabanan,’’ imbuhnya. Hal. 19 Tindak Pidana TERSANGKA Nyoman Wirama Putra (NWP) dan teman perempuannya, YOS, usai ditangkap di hotel di jakarta. Kini Nyoman Wirama ditetapkan sebagai tersangka.

Bali Post/ant


denpasar

2

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Objek Wisata Baru Rawan Pungli

FIGUR Terdepan Jaga Bali PEMBERANTASAN narkoba menjadi perhatian serius Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Ia tidak ingin Bali jadi destinasi para pelaku narkotika dan pengguna barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, berbagai strategi dilakukan untuk menekan peredaran narkoba di Pulau Dewata ini. “Inilah tugasnya Polda Bali sebagai penjaga Pulau Dewata. Komitmen kami terdepan menjaga Bali,” tegasnya, Jumat (16/6) kemarin. Sejak mulai menjabat, lanjut Petrus Reinhard Golose, pihaknya melakukan berbagai operasi. Ia sangat prihatin dengan kondisi ruang tahanan Polda dan jajarannya didominasi tersangka kasus narkoba. Hingga saat ini terdata hampir 70 persen tersangka kasus narkoba berasal dari Bali. “Saya harus meminimalisir ini. Saya sudah perintahkan Humas, Binmas, Bhabinkamtibmas dan Satker untuk meminimalisasi potensi berhubungan dengan narkotika,” tandasnya. Bahkan, ia rela memecat anggotanya yang terlibat barang terlarang itu untuk kepentingan Bali dan masyarakatnya. Upaya lain yang juga dilakukan adalah bekerja sama dengan stakeholder untuk melakukan rehabilitasi. (rah)

Pungut Retribusi, Desa Pakraman Wajib Gandeng Pemerintah Denpasar (Bali Post) -

Bali memiliki segudang potensi objek wisata baru. Salah satunya adalah Virgin Beach yang mulai banyak didatangi pengunjung di Kabupaten Karangasem. Setiap pengunjung bahkan sudah dikenai pungutan atau retribusi. Hanya belum ada kontribusi yang masuk ke pemerintah. Retribusi yang diberlakukan desa pakraman setempat itu pun dikhawatirkan sebagai pungutan liar (pungli). Dikonfirmasi Jumat (16/6) kemarin, anggota DPRD Bali Dapil Karangasem I Nyoman Oka Antara membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, ada dua desa pakraman di wilayah itu yang melakukan pungutan. “Kedua pungutan itu tidak ada kontribusi ke pemerintah kabupaten,” ujarnya. Menurut Oka Antara, masingmasing desa mencetak tiketnya sendiri dan melakukan pemaga-

ran pantai. Masalah ini pun sebetulnya sudah diatensi oleh pemerintah setingkat kecamatan. Mengingat retribusi itu dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk guide yang ingin mengantarkan wisatawan ke Virgin Beach. Retribusi yang dipungut pada guide bahkan bisa sampai dua kali. Namun upaya penanganan yang dilakukan belum menghasilkan solusi apa pun alias mentok. “Pihak kecamatan sudah

menyerahkan permasalahan itu ke tingkat kabupaten, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” imbuh politisi PDI-P ini. Anggota Komisi II DPRD Bali yang salah satunya membidangi pariwisata A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, desa pakraman sebenarnya wajib bekerja sama dengan pemerintah bila berkeinginan untuk memungut retribusi. Hal ini agar retribusi

yang diberlakukan tidak disamakan dengan pungli. Pada dasarnya, kekayaan alam adalah milik semua rakyat dan rakyat dapat menikmatinya tanpa harus membayar. “Namun manakala telah dilakukan penataan, seperti penataan parkir ataupun penataan lingkungan, maka dapat dimulai dipungut retribusi bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat,” ujarnya. Menurut Adhi Ardhana, Pemkab Karangasem sebaiknya lebih memberi perhatian pada destinasi-destinasi yang indah dan menarik banyak wisatawan di sana, serta berkontribusi aktif di wilayah sekitarnya. Bila dibiarkan seperti yang terjadi

di Virgin Beach, dikhawatirkan berdampak negatif bagi citra pariwisata Bali secara keseluruhan. Terlebih lagi saat ini Karangasem tengah menggaungkan branding “Karangasem, The Spirit of Bali”. “Sebaiknya Pemkab Karangasem lebih memberi perhatian. Dengan demikian, hal-hal seperti ini tidak terjadi yang berpotensi memperburuk citra pariwisata Karangasem dan Bali pada umumnya,” tegasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Jelang Lebaran

TPID dan Disperindag Gelar Pasar Murah

Denpasar (Bali Post) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan Kota Denpasar menggelar pasar murah berbagai kebutuhan pokok menjelang hari raya Lebaran dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasaran. “Kami harapkan dengan pasarmurah ini masyarakat ada alternatif lain membeli kebutuhan lebih murah,” kata Ketua TPID Kota Denpasar yang juga Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat meninjau pasar murah di Banjar Wanasari, Kecamatan Denut, Jumat (16/6) kemarin. Rai Iswara yang didampingi Tim Teknis TPID I Made Sariawan dan Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Jarot Agung Iswayudi menambahkan, kegiatan pasar murah ini merupakan komitmen untuk selalu membantu masyarakat mendapatkan harga sembako lebih murah dari harga pasar setiap menjelang hari raya. Melalui komitmen tersebut, TPID Kota Denpasar menggelar pasar murah yang akan dilaksanakan di setiap kecamatan. “Pasar murah ini merupakan komitmen Pemkot Denpasar untuk membantu masyarakat dengan berbelanja murah dengan barang yang berkualitas,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Rai Iswara mencontohkan harga cabai di pasaran berkisar Rp 70 ribu per kilogram, sedangkan di pasar murah hanya dijual Rp 50 ribu per kilogram. Tidak hanya itu, harga beras Bulog per lima kilogram di pasaran mencapai Rp 56 ribu, sedangkan di pasar murah hanya Rp 46 ribu. Demikian juga untuk harga elpiji 3 kilogram hanya dijual dengan harga Rp 14.500. Harga sembako lebih rendah dari harga pasar ini tidak terlepas dari kerja sama dengan Bank Indonesia, BPD, Bulog, Pertamina, Perusahaan Perdagangan Indonesia dan PT Halus Cipta Nadi. Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Jarot Agung Iswayudi menambahkan, pasar murah yang dilaksanakan telah terjadwal di berbagai tempat di Kota Denpasar. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari pasaran. Ia berharap masyarakat memanfaatkan setiap pasar murah yang ada. (kmb12)

Bali Post/ara

MURAH - Suasana pasar murah yang digelar Pemkot Denpasar, Jumat (16/6) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : Masyarakat Diminta Waspadai Radikalisme Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb13

MEMETIK - Seorang petani sedang memetik bunga pacar cina yang dikembangkan di kawasan Subak Anggabaya, Denpasar. Untuk membangkitkan sektor pertanian di Bali, pemerintah daerah diharapkan bersinergi dengan perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Pertanian.

Atasi Masalah di Sektor Pertanian

Pemda dan PT Harus Bersinergi Denpasar (Bali Post) – Guna mengatasi berbagai permasalahan yang menelikung dunia pertanian di Bali, pemerintah daerah (pemda), baik Pemprov Bali maupun pemkab/pemkot di Bali diharapkan menjalin sinergi dengan perguruan tinggi (PT), khususnya yang memiliki fakultas pertanian guna memberdayakan sektor pertanian Bali. Sinergitas dengan perguruan tinggi itu sangat urgen untuk memberdayakan sektor pertanian tersebut. Pengamat pertanian dan dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) Dr. IGN Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. mengatakan hal itu, Jumat (16/6) kemarin.

Menurut Alit Susanta Wirya, sinergitas antara pemerintah daerah dan PT itu bersifat mutlak. Agar sinergitas bersifat mengikat, kedua belah pihak perlu menandatangani semacam Memorandum of Understanding (MoU) lengkap dengan penjabaran kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh kedua belas pihak. Sebagai contoh, pihak PT punya kewajiban untuk melaksanakan penelitian-penelitian yang bersifat aplikatif untuk memecahkan permasalahan pertanian di Bali, termasuk dalam hal pemberantasan hama yang menyerang tanaman pertanian. Sedangkan pemerintah daerah punya kewajiban untuk mensosialisasikan maupun mengaplikasikan

hasil-hasil penelitiannya kepada petani. “Dalam konteks ini, tentunya pemerintah daerah punya kewajiban untuk memberikan sejumlah anggaran untuk mendukung pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh pihak PT,” ujarnya. Alit Susanta Wirya mengakui lembaga pendidikan tinggi di Bali sejatinya secara kontinu melaksanakan aktivitas penelitian dan pengembangan teknologi karena hal itu merupakan tuntutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Berbagai jenis penelitian juga dilaksanakan di bidang pertanian. Bahkan sebagian besar dari produk penelitian itu bersifat aplikatif, sehingga bisa dimanfaatkan oleh para petani untuk mening-

Diduga Geng Motor, Belasan Remaja Diamankan

Denpasar (Bali Post)Polsek Denpasar Barat (Denbar) rutin melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Salah satu tujuannya, menekan aksi geng motor yang kerap dikeluhkan masyarakat. Hasil operasi yang dilaksanakan di Jalan Gatot Subroto Barat, Kebo Iwa, Mahendradatta, Gunung Soputan dan Imam Bonjol, Kamis (14/6) hingga Jumat (15/6) dini hari, aparat kepolisian berhasil mengamankan 15 remaja yang diduga anggota geng motor. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra mengatakan, operasi dimulai pukul 23.00 hingga 03.00 Wita. Tim gabungan melakukan penyisiran di jalan yang kerap dipakai trektrekan. “Kami mengamankan lima sepeda motor, dua gunting dan palu. Barang itu dibawa anak-anak yang diduga ikut trek-trekan,” tegas Iptu Aan Saputra. Dari 15 orang yang diamankan, tiga di antaranya wanita dan bertato. Mereka mengaku berasal dari Tabanan. Selanjutnya, polisi membawanya ke mapolsek. Menurut Aan Saputra, mere-

ka tidak membawa STNK sehingga sepeda motornya diamankan. Selain itu, mereka tidak memakai helm dan tanpa

kartu identitas. “Sanksinya ditilang. Kalau surat-surat kendaraannya ada, akan dikembalikan,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Kanit Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menunjukkan gunting dan palu yang dibawa remaja.

katkan produksi pertaniannya. Namun sangat sedikit dari hasil penelitian itu tersosialisasikan dengan baik kepada para petani di Bali, sehingga belum bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membantu petani dalam memecahkan permasalahan yang dihadapinya. “Kami juga sangat berharap adanya sinergitas antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi tersebut,” katanya. Alit Susanta Wirya tidak menampik, sinergitas antara peneliti dengan pemerintah daerah untuk mengaplikasikan hasil-hasil penelitian itu secara langsung kepada petani memang masih rendah. Akibatnya, banyak sekali hasil penelitian yang bersifat aplikatif dan dinyakini

mampu membantu petani dalam meningkatkan produktivitas produk pertaniannya hanya jadi pajangan di perpustakaan. “Sebagai peneliti, kami sebenarnya juga sangat berkepentingan agar hasil penelitian yang telah dilakukan dengan susah payah itu bisa diadopsi oleh para petani. Tentunya di sini kami sangat memerlukan peran serta pemerintah daerah untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan hasil-hasil penelitian itu kepada para petani,” tegasnya dan menambahkan, pemanfaatan hasil penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi bisa dijadikan salah satu terobosan untuk mendongkrak sektor pertanian yang saat ini dalam kondisi terpuruk. (kmb13)

Silpa Diusulkan untuk Perbaikan Infrastruktur Denpasar (Bali Post) – Jumlah sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) 2016 lalu yang mencapai Rp 239 miliar lebih, agar bisa dimanfaatkan untuk perbaikan infrastruktur. Pasalnya, kondisi infrastruktur di Denpasar, seperti sejumlah jalan yang kondisinya kurang baik. Beberapa ruas jalan di kota berwawasan budaya ini masih ada yang berlubang. Kondisi jalan seperti ini perlu ditangani dengan segera, karena masyarakat berharap jalan yang mereka lalui dalam kondisi baik dan mulus. Hal ini mengemuka dalam rapat kerja jajaran Badan Anggaran DPRD dengan pihak eksekutif, Jumat (16/6) kemarin. Rapat kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi II I.B. Kompyang Wiranata didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar Dewa Semadi. Ironisnya, anggota dewan yang hadir dalam rapat kerja kemarin sangat minim, yakni hanya tiga orang termasuk pimpinan. Anggota Badan Anggaran Hilmun Nabi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, jumlah silpa yang cukup besar harus menjadi catatan pada tahun berikutnya. Paling tidak dalam membuat perencanaan

harus lebih matang lagi. Hal ini untuk menghindari adanya silpa yang cukup besar. Sementara di sisi lain, masih banyak fasilitas publik yang memerlukan biaya untuk perbaikan. Politisi dari PKS ini juga mengkritisi sejumlah realisasi pada tahun lalu. Persentase yang belum sepenuhnya 100 persen menunjukkan perlu kerja keras lagi agar serapan bisa lebih optimal. Anggota Banggar lainnya A.A. Alit Putra sempat mempertanyakan kinerja perusahaan daerah milik Pemkot Denpasar. Salah satunya, PD Parkir. Wakil rakyat dari Fraksi Demokrat ini menanyakan jumlah tenaga serta tukang parkir pelataran dan badan jalan. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar Dewa Semadi dalam tanggapannya menyambut baik usul dan saran yang disampaikan para anggota dewan. Pihaknya sepakat apa yang menjadi inspirasi dewan akan disampaikan kepada pimpinan dan diharapkan bisa ditindaklanjuti pada APBD perubahan mendatang. Karena dalam waktu dekat, tim juga akan melakukan pembahasan APBD Perubahan 2017. (kmb12)


BADUNG

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

3

Lulusan SMP di Kutsel Berebut Sekolah Negeri Mangupura (Bali Post) –

Lulusan Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kuta Selatan (Kutsel) harus berebut sekolah negeri. Pasalnya, pusat perkembangan pariwisata di Badung ini hanya memiliki satu sekolah yang berstatus negeri untuk menampung lima SMP negeri yang ada. Kondisi tersebut menjadi perhatian kalangan wakil rakyat di DPRD Badung. Pemprov Bali diharapkan membangun sekolah negeri baru untuk jenjang pendidikan SMA di wilayah Kuta Selatan, guna mengimbangi siswa lulusan SMP. “Saat ini di Kuta Selatan ada lima SMP negeri, belum lagi SMP swasta. Pastinya lulusannya tidak akan bisa ditampung penuh oleh SMA Negeri 1 Kuta Selatan,” ujar anggota DPRD Badung I Made Retha, belum lama ini.

Menurut Retha, pembangunan sekolah baru memungkinkan untuk dilakukan. Terlebih Pemprov Bali memiliki aset tanah di daerah Mumbul yang cukup luas. “Itu bisa dimanfaatkan untuk membangun sekolah,” katanya. Retha mengatakan, kebutuhan akan sekolah menengah atas yang berstatus negeri sangat mendesak. Apalagi diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di mana pembatasan

untuk rombongan belajar (rombel) maksimal 33 rombel dari 38 rombel sebelumnya. Sedangkan satu rombel juga dibatasi 32 siswa. “Sekolah tak lagi dibolehkan menerapkan sistem double shift (kelas pagi dan siang). Jelas ini akan mengurangi daya tampung sekolah,” ujarnya. Anggota Komisi IV yang membidangi pendidikan ini mengaku khawatir masyarakat Badung, khususnya peserta didik akan sulit menikmati fasilitas pendidikan negeri karena ter-

batasnya sarana pendidikan, sehingga pembangunan SMA Negeri baru sangat dibutuhkan. “Peserta dari luar zona juga dibatasi sesuai dengan Permen Nomor 17 Tahun 2017 hanya lima persen. Untuk itu, mohon Gubernur dapat membangun SMA Negeri 2 di Kuta Selatan. Apalagi di Kuta Selatan penduduknya juga sangat padat,” katanya. Saat ini, katanya memang ada satu SMK, tapi tidak semua anak-anak berkeinginan meneruskan pendidikan ke SMK. “Kalau mau masuk SMA negeri hanya ada satu, sementara ada pembatasan rombel sehingga daya tampung siswa sangat terbatas,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, kebijakan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Badung dilaksanakan secara menyeluruh. Mulai dari hilir, tengah dan hulu dengan tetap berpedoman pada peraturan perundangundangan yang berlaku, seperti UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta peraturan lainnya. Di hulu, bagaimana pemerintah memberikan perhatian kepada tenaga pendidik. Peningkatan kompetensi guru dengan diklat dan pemberian beasiswa bagi guru, untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang pascasarjana (S-2). “Kualitas guru sangat kami perhatian,

termasuk kesejahteraannya dengan pemberian tunjangan perbaikan penghasilan, uang lauk-pauk dan pakaian seragam sehingga para tenaga pendidik ini bisa mentransfer ilmu pengetahuan kepada para siswanya dengan baik,” katanya. Sarana dan prasarana pendidikan juga mendapat perhatian yang sangat serius dari Pemkab Badung. Pada bagian tengah, diambil kebijakan pengenalan dan pemanfaatan teknologi informasi kepada siswa maupun tenaga pendidik. Salah satu kebijakan yang diambil adalah pemberiaan laptop kepada guru dan siswa kelas V dan kelas VI sekolah dasar (SD), dengan dileng-

kapi aplikasi pembelajaran agar menguasai teknologi informasi menuju e-learning sistem. “Dengan kebijakan yang menyeluruh diharapkan hulu atau ouput-nya menghasilkan anak didik dengan SDM yang berkualitas dan unggul, sehingga memiliki daya saing secara global,” jelas Giri Prasta. Ia menambahkan, anggaran pendidikan di Kabupaten Badung sudah sesuai bahkan melebihi ketentuan UU Nomor 20, yaitu minimal 20 persen dari APBD. Pada tahun 2016, anggaran pendidikan di Kabupaten Badung mencapai Rp 1,02 triliun lebih dan tahun 2017 dianggarkan sebesar Rp 1,1 triliun lebih. (kmb27)

Bahas Draf Perubahan APBD Badung Tahun 2017

Belanja Daerah Dirancang Naik 12,52 Persen

Bali Post/ian

LAYANG-LAYANG - Seorang perajin yang sekaligus pedagang layang-layang di Desa Sempidi, Badung, tengah membuat layang-layang tradisional di kiosnya. Selain membuat sendiri barang dagangannya, ia juga mendatangkan pasokan layang-layang dari daerah lain, seperti Gianyar.

Pembangunan Gedung Budaya Dianggarkan Rp 336 Miliar Mangupura (Bali Post) – Pembangunan gedung kebudayaan berstandar internasional di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung mulai digarap. Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat telah menganggarkan Rp 336 miliar guna kepentingan tersebut. Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba mengatakan, proyek tersebut akan mulai dikerjakaan di kantor lama Bupati Badung. “Luas lahannya empat hektar dengan total luas bangunan gedung 1,8 hektar,” kata Surya Suamba, Jumat (16/6) kemarin. Menurut Surya Suamba, bangunan gedung akan dirancang dalam ruangan dan panggung outdoor (open stage) di depan gedung. Gedung budaya ini memiliki kapasitas 2.650 orang. Bahkan ke depan gedung ini bisa dirancang kapasitasnya menjadi 10 ribu orang. “Gedung ini bisa digunakan untuk pergelaran seni karawitan, konser musik, pameran seni rupa dan pameran lainnya. Kami desain pengembangan bisa otomatis menjadi flat,” ujarnya. Surya Suamba merinci biaya yang diperlukan, seperti pembangunan gedung saja Rp 10.006.008.400, manajemen konstruksi pembangunan gedung budaya Rp 766.885.780, dan lainnya. Selain itu, untuk sound system dianggarkan Rp 50 miliar. “Kami akan menggunakan sound system berstandar internasional. Total untuk bangunan dan isi gedung tersebut mencapai Rp 336 miliar,” ujarnya. Menurut Surya Suamba, sound system tersebut merupakan produk Amerika, karena gedung yang dibangun adalah standar internasional. Beberapa orang (artis luar negeri) yang mau konser ke Indonesia memang mensyaratkan sound system berstandar internasional. “Kalau kita pakai TOA, ya ibarat gedung mewah tapi sound system tidak mendukung, kan rugi. Nanti orang tidak ada yang menyewa,” katanya. Pejabat asal Tabanan ini menyebutkan, penataan cahaya juga menggunakan piranti yang berkualitas paling

bagus. Sebab, infrastruktur, sound system dan penataan lampu sangat penting dalam sebuah pertunjukkan. “Kami akan mulai bekerja dan ditarget 2019 triwulan pertama sudah rampung,

sehingga tahun mendatang Badung sudah mempunyai gedung budaya berstandar internasional. Para seniman dan masyarakat Badung bisa menggunakan gedung tersebut,” tegasnya. (kmb27)

DRAF perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 mulai dibahas antara pihak eksekutif dan legislatif di Gedung DPRD Badung, Jumat (16/6) kemarin. Dalam pembahasan awal tersebut, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wabup Suiasa juga turut hadir dalam kegiatan itu. Dalam rancangan Perubahan APBD 2017, belanja daerah dirancang sebesar Rp 6.134.087.368.686,65, yakni naik sebesar 12,52 persen atau Rp 682.744.046.714,42 dari APBD Induk sebesar Rp 5.451.343.321.972,23. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, peningkatan belanja daerah pada draf perubahan APBD 2017 tersebut dananya bersumber dari peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp 397.262.949.563,41 dan Silpa sebesar Rp 285.481.097.151,01. “Hal ini baru rapat awal dengan pihak DPRD, nanti tim TAPD dengan Banggar Dewan akan melanjutkan pembahasannya lagi, sehingga nantinya bisa mencapai kesepakatan bersama,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta menjelaskan, untuk pendapatan asli daerah di perubahan APBD 2017 dirancang naik sebesar Rp 4,2 triliun lebih dari APBD Induk sebesar Rp 3,8 triliun lebih. “Dalam rancangan perubahan, kenaikan di pendapatan asli daerah sekitar 10,39 persen atau sekitar Rp 397 miliar lebih. Untuk meningkatkan penda-

patan ini, nanti kita akan genjot kunjungan wisatawan datang ke Badung. Saat ini saja sudah mencapai 2 juta kunjungan wisatawan. Nanti kita targetkan tahun ini bisa mencapai 6 juta kunjungan wisatawan,” terangnya. Dalam rapat tersebut, Bupati Giri Prasta juga sempat memaparkan sejumlah kegiatan strategis pada draf

perubahan APBD 2017 tersebut. Ada sekitar 33 kegiatan strategis yang dilakukan pemerintah di anggaran perubahan tersebut, di antaranya mulai dari pengadaan tanah untuk pembangunan underpass Simpang Tugu Ngurah Rai dan pelebaran simpang Unud, hingga pembangunan gedung budaya di Puspem Badung. (ad1347)

PEMBAHASAN - Suasana pembahasan draf perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 antara pihak eksekutif dan legislatif di Gedung DPRD Badung, Jumat (16/6) kemarin. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wabup Suiasa.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Telkomsel Berbagi Kebersamaan dengan Yatim Piatu di Kupang

MENGEDEPANKAN semangat ‘’Saatnya Berbagi dalam Kebersamaan’’, Telkomsel menggelar acara buka puasa bersama dengan ratusan anak yatim piatu di Kupang (NTT), Rabu (13/6). Selain menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu, Telkomsel juga memberikan bantuan bagi beberapa panti asuhan di Kupang dan Flores, di antaranya Panti Asuhan Hidayatullah, Panti Asuhan At-Tiin Kupang dan Panti Asuhan Ummul Mukminin Hafsah, Waioti, Maumere. VP Sales & Marketing Tel-

komsel Area Jawa Bali, Ericson Sibagariang, mengungkapkan melalui kegiatan roadshow di bulan suci Ramadan ini, Telkomsel ingin berbagi kebahagiaan dalam kebersamaan dengan anak-anak yatim piatu, masjid dan yayasan yang membutuhkan bantuan. ‘’Kegiatan kepedulian sosial ini merupakan ungkapan syukur kami atas kepercayaan pelanggan dan masyarakat terhadap Telkomsel, sekaligus upaya kami untuk memberi nilai tambah pada masyarakat dan lingkungan yang selalu mendukung

DONASI - VP Sales & Marketing Area Jawa Bali Ericson Sibagariang didampingi GM Sales Telkomsel Regional Bali Nusra Anandoz Bangsawan, GM ICT Telkomsel Regional Bali Nusra Danny A. Triawan, dan GM Digital Product Expansion Area Jawa Bali Heribertus B. Ariyanto menyerahkan donasi untuk beberapa yayasan dan uang saku buat ratusan santri dalam acara Safari Ramadan Telkomsel 2017 di Kupang.

Telkomsel dalam melayani Indonesia,’’ katanya. Dalam kegiatan Safari Ramadan Telkomsel 2017 (1438 Hijriyah) ini, santunan yang diserahkan kepada anak yatim piatu berupa uang saku dan perlengkapan sekolah. Sementara untuk masjid dan yayasan, bantuan diserahkan untuk perbaikan sarana dan prasarana ibadah. Di samping melakukan berbagai kegiatan kepedulian sosial, para senior leader Telkomsel beserta jajaran manajemen Telkomsel meninjau beberapa titik lokasi beroperasinya infrastruktur jaringan base station controller (BSC) maupun base transceiver station (BTS), serta pusat pelayanan pelanggan GraPARI untuk memastikan kesiapan jaringan dan pelayanan Telkomsel selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Dari sisi pelayanan, Telkomsel Branch Kupang akan menghadirkan posko mudik dan titik layanan di lokasi-lokasi keramaian publik yang telah teridentifikasi agar kebutuhan komunikasi pelanggan tetap terjaga, selain titiktitik pelayanan existing, yakni GraPARI Telkomsel Siaga dan 7 GraPARI Mitra Siaga, 14 Mobile GraPARI serta 19 Branch Office Mitra Distributor (TDC). Pada saat bersamaan, mitra distributor Telkomsel turut siaga menjaga ketersediaan produk kartu perdana dan voucher isi ulang (mkios) melalui 80 Outlet Siaga. (ad1346)

Tingkatkan Mutu Penelitian dan Peringkat Perguruan Tinggi

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Baksos IKIP PGRI Bali di Perean

Bedah Empat Rumah, Sekolah, dan Ekonomi Desa

IKIP PGRI Bali menjalankan program bakti sosial (baksos) secara sungguh-sungguh. Sebanyak 504 mahasiswa dan 170 dosen, Jumat (16/6) kemarin diterjunkan dan menginap di Desa Perean, Baturiti, Tabanan, selama tiga hari agar program baksos benar-benar menyentuh kepentingan rakyat bawah. Baksos IKIP PGRI Bali dibuka Bupati Tabanan diwakili Asisten I Sekda Tabanan W. Yatnanadi ditandai penyematan tanda peserta. Saat itu Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. I G.B. Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan Sekretraris Ngurah Oka menyerahkan pohon upakara seperti pohon kelapa daksina dan majegau. Baksos IKIP PGRI Bali tahun ini di Desa Perean digarap secara komprehensif. Menurut Ketua Panitia Dr. I Made Darmada, M.Pd. didampingi Wakil Rektor (WR) I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., WR II Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. dan WR III Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. diisi kegiatan bedah rumah, bedah sekolah dan ekonomi desa. Ini sesuai dengan tema ‘’Melalui Bakti Sosial IKIP PFRI Bali Kita Tingkatkan Pembudayaan Iptek, Seni dan Olahraga Menuju Kebersamaan dalam Tatanan Tri Hita Karana (THK)’’. Rektor IKIP PGRI Bali I Made Suarta menegaskan, baksos ini untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat, termasuk sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap masalah di masyarakat. Desa Perean dijadikan objek baksos karena permintaan masyarakat melalui bendesa adat dan perbekel agar digarap secara komprehensif, apalagi dipayungi

BEDAH RUMAH - Asisten I Sekda Tabanan Yatnanadi didampingi Rektor IKIP PGRI Bali I Made Suarta, I G.B. Arthanegara dan I Made Darmada menyerahkan bedah rumah kepada warga Perean. kerja sama IKIP PGRI Bali dengan Pemkab Tabanan. Masyarakat juga mendapat pengobatan mata gratis, kacamata, penyuluhan kenakalan remaja dan program keagamaan berupa dharma wacana oleh Ida Pandita Jaya Acharya Nanda. Program inti baksos IKIP PGRI Bali adalah bedah rumah untuk empat warga masing-masing I Made Gantes (Perean), I Wayan Widiana (Penyucuk), Ni Made Artiwi (Bunyuh) dan I Made Sujana (Puseh). Menurut Rektor, pihaknya sudah menyerahkan 24 rumah dan empat sekolah di Bali. Ini menunjukkan IKIP PGRI Bali berperan serta membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. Makanya ia memotivasi mahasiswanya agar bekerja keras dan berpendidikan agar jauh dari kemiskinan. Dalam bidang lingkungan dilakukan konservasi alam berupa menanaman pohon kelapa daksina, majegau dan bunga upakara. Mahasiswa dan dosen juga ber-

peran dalam pembinaan pengelolaan keuangan BUMDes, LPD, koperasi dan kelompok usaha lainnya. Terakhir ikut menghibur masyarakat Perean dengan Arja IKIP PGRI Bali. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali I G.B. Arthanegara menekankan, kedatangan ke desa ini untuk membantu, bukan menyusahkan masyarakat. ‘’Tunjukkan inilah mahasiswa IKIP PGRI Bali yang juga calon guru,’’ tegasnya. Menurutnya, baksos ini untuk mengasah kompetensi sosial mahasiswa sebagai calon guru. Kompetensi pedagogik dan profesional ditempa di kampus, kompetensi sosial dan spiritual dibina di masyarakat. Asisten I Sekda Tabanan Yatnanadi berterima kasih kepada mahasiswa dan dosen IKIP PGR Bali yang tergerak menggarap warganya. Kehadiran mahasiswa mendukung program Pemkab Tabanan, apalagi diisi bedah rumah dan sekolah. (ad1350)

STIMI Handayani Gelar Seminar Nasional ’’Hasil Penelitian Dibukukan Dalam Bentuk Prosiding’’ DPC PDI-P Denpasar Gelar Lomba Pidato Bung Karno

DALAM rangka meningkatkan mutu penelitian dan peringkat perguruan tinggi, STIMI Handayani Denpasar menggelar Seminar Nasional ‘’Hasil Penelitian Dibukukan Dalam Bentuk Prosiding’’ di Auditorium STIMI Handayani Denpasar, Jumat (16/6) kemarin. Seminar dibuka Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. I Nengah Dasi Astawa didampingi Ketua Yayasan STIMI Handayani Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H., Ketua STIMI Handayani Dr. I.B. Gede Udiyana, S.E., M.Si., Ak. Hadir seluruh civitas akademika STIMI Handayani. Seminar nasional ini merupakan hasil penelitian para dosen Unmas dan STIMI Handayani. Dosen Unmas dan Stipar membahas topik keuangan, Undira dengan topik manajemen bisnis pariwisata dan pemasaran, serta dosen Unwar dan Unhi membahas topik MSDM dan manajemen perkantoran. Ketua STIMI Handayani I.B. Gede Udiyana mengatakan seminar nasional ini merupakan program tahunan di Kampus STIMI Handayani. Tujuannya untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil penelitian, baik dosen maupun mahasiswa, serta meningkatkan motivasi, kepekaan dan kesadaran akademik mahasiswa dan dosen khususnya di bidang penelitian. ‘’Selain itu, untuk meningkatkan sinergi dan interaksi antara mahasiswa dan dosen PTS di lingkungan Kopertis Wilayah VIII Rayon Bali dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitiannya, sehingga dapat dipublikasikan dalam bentuk prosiding,’’ ujarnya. Menurutnya, dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil penelitian, ada beberapa kebijakan yang dilakukan STIMI Handayani. Kebijakan dimaksud di antaranya menyediakan bantuan dana pendidikan bagi dosen studi lanjut S-3 dari institusi dan

SEMINAR - Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra I Nengah Dasi Astawa (tengah) didampingi Ketua Yayasan STIMI Handayani I.B. Radendra Suastama (kiri) dan Ketua STIMI Handayani I.B. Gede Udiyana pada seminar nasional di Auditorium STIMI Handayani, Denpasar. yayasan, menyediakan intensif bagi dosen atas hasil penelitian, sehingga dapat dibukukan dalam bentuk prosiding, menyediakan wadah berupa tambahan jurnal ilmiah, serta menyediakan lembaga dalam bentuk kepengurusan menangani seminar hasil penelitian sekaligus dibukukan dalam bentuk prosiding. Ketua Yayasan STIMI Handayani Radendra Suastama menambahkan seminar prosiding hasilnya merupakan salah satu tuntutan dan parameter untuk menentukan kualitas perguruan tinggi. Sebab, masyarakat akademis tidak hanya menjadi pengajar, melainkan harus mempunyai penelitian/riset yang kemudian diabdikan kepada masyarakat. ‘’STIMI Handayani berkomitmen agar mahasiswa semester VI cepat lulus, memiliki karakter dan mental untuk menjadi peneliti. Walaupun tidak semuanya menjadi dosen, karakter kebenaran mereka bisa diabdikan di tempat berkarier nantinya,’’ tandasnya. Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra

I Nengah Dasi Astawa mengapresiasi semangat STIMI Handayani Denpasar yang terus berbenah untuk meningkatkan akreditasinya serta semakin banyak dosen yang melakukan penelitian dan hasilnya diseminarkan. Seminar merupakan bagian yang sangat progresif untuk meningkatkan intelektualitas generasi muda, dosen dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi. Melalui seminar segala informasi akan terakumulasi dan dapat dishare kepada sesama stakeholder di seluruh civitas akademika. Tingkat kualitas perguruan tinggi dapat diketahui dari kegiatan seminar nasional yang dilakukan dan hasil penelitiannya. ‘’Akreditasi juga sangat menentukan kualitas perguruan tinggi. Karenanya, 167 PTS yang saya naungi terus diberikan pemahaman agar ada perubahan yang signifikan dan progresif ke depannya. Perguruan tinggi merupakan motor penggerak generasi muda dalam pembangunan bangsa, sedangkan penelitian dapat meningkatkan jabatan dan peringkat institusi,’’ ungkapnya. (ad1351)

Harga Anjlok, Petani Enggan Jual Jeruk ke Pengepul

Bangli (Bali Post) Sejumlah petani jeruk di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli memilih membiarkan buah jeruknya yang sudah siap panen tetap berada di pohon dibandingkan menjualnya ke pengepul. Hal itu sengaja dilakukan petani lantaran harga buah jeruk sekarang sedang anjlok hingga di kisaran Rp 3 ribu per kilogram. Seperti yang dilakukan petani jeruk di Desa Manikliyu, Ketut Sadia. Lantaran harga buah jeruk merosot, ia membiarkan buah jeruknya tetap di pohon sambil menunggu harga membaik. ‘’Saya biarkan sampai seberapa kuat buah jeruk di pohon. Kalau harganya sudah membaik, baru saya jual. Jika menguning tapi harganya belum naik, ya… terpaksa saya jual dengan harga murah,’’ ujarnya, Jumat (16/6) kemarin. Anjloknya harga jeruk terjadi sejak seminggu terakhir. Minggu lalu jeruk masih laku dijual di pasaran dengan harga Rp 6 ribu. Harga ini kemudian turun menjadi Rp 4 ribu dan kini hanya Rp 3 ribu per kilogram. Ia mengaku tidak mengetahui pasti apa penyebab anjloknya harga jeruk saat ini. Apakah

SERANGKAIAN peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar menggelar berbagai kegiatan. Diawali upacara bendera pada 1 Juni lalu, disusul pergelaran budaya di Art Centre, nyekar dan menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno kepada SMA/SMK se-Kota Denpasar. Jumat (16/6) kemarin, kembali diadakan kegiatan berupa lomba Pidato Bung Karno di Sekretariat DPC PDI-P Denpasar. Lomba Pidato Bung Karno dihadiri Sekretaris DPD PDI-P Bali I G.N. Jaya Negara yang juga Wakil Wali Kota Denpasar, jajaran Fraksi PDI-P DPRD Denpasar, pengurus DPC PDI-P serta kader-kader PDI-P Denpasar. Ketua DPC PDI-P Denpasar I Gusti Ngurah Gede, S.H. yang membuka kegiatan mengungkapkan, lomba ini merupakan peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno 2017. Dipilihnya materi ini karena Bung Karno adalah salah satu pendiri bangsa dan sering mencetuskan ide-ide cemerlang dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa ini. Pidato Bung Karno dalam sidang BPUPKI 1 Juni 1945 telah mencetuskan rumusan Pancasila yang digali dari budaya yang terkandung dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ngurah Gede yang juga Ketua DPRD Denpasar menambahkan, kegiatan ini dilakukan mengingat bangsa kita belakangan ini dipenuhi dengan ancaman terha-

dap NKRI dan intoleransi. Ancaman perpecahan horizontal yang berlatar belakang SARA juga perlu diwaspadai. Melalui kegiatan lomba Pidato Bung Karno ini, generasi muda diharapkan mampu memahami kebinekaan bangsa ini serta tetap menjaga NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno DPC PDI-P Denpasar Drs. A.A. Putu

Wibawa menjelaskan, lomba pidato diikuti perwakilan sekolah di Denpasar. Lomba dibagi menjadi empat kategori, yakni SD, SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi. Pada masing-masing tingkatan terdapat 10 peserta. Pemenang lomba akan mewakili Denpasar pada lomba serupa di tingkat DPD atau provinsi. Lomba menghadirkan tiga juri, yaitu Ni Putu Putri Suastini Koster, Ketut Suteja Kumara dan Ni Wayan Sari Galung. (ad1349)

MUNCUL sebagai pendatang baru, klub renang Takahide SC tampil luar biasa dalam kejuaraan renang Nirmala Tirta Cup XI yang berlangsung di kolam renang Nirmala Waterpark Ungasan, Badung, 14-15 Juni 2017. Pada hari terakhir kejuaraan, Kamis (15/6) sore, Takahide SC berhasil mengumpulkan medali terbanyak, yakni 18 emas, 16 perak dan 15 perunggu. Perolehan medali Takahide SC melebihi peringkat kedua Jatayu SC dengan 17 emas, 12 perak dan 14 perunggu. Di tempat ketiga bercokol juara tahun lalu Bali Pari SC dengan 15 emas, 27 perak dan 23 medali perunggu. Posisi keempat ditempati Elang Laut SC dengan 13 emas, 16 perak dan 7 perunggu, disusul Telaga Biru SC dengan 13 emas, 13 peran dan 11 perunggu di posisi kelima. Keberhasilan klub renang asal

Klungkung yang diasuh pelatih Takahide ini, sangat mengagetkan peserta lainnya, terutama klub-klub renang yang lebih dahulu mapan dan meraih juara, seperti Bali Pari SC, Elang Laut dan Telaga Biru SC. Pasalnya, Takahide SC baru pertama kali berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Semua itu tak lepas dari kontribusi besar dua perenang andalannya yakni Satria Andrew Tan yang berhasil menyumbangkan 10 medali emas dan Putu Pande Lisa dengan 5 medali emas. Selebihnya Leilani Nathania menghasilkan 2 emas dan Gusti Made Ayu Ananda Raditya meraih 1 emas. Dalam kejuaraan yang dihadiri Ketua KONI Bali Ketut Suwandi ini tercatat 40 rekor kejuaraan dipecahkan. Masing-masing pemecah rekor diberikan penghargaan uang tunai oleh panitia. Ketua Panitia Kadek Sudiasa

dari PRSI Badung menyatakan hasil kejuaraan Nirmala Tirta Cup XI memang menjadi catatan sejarah baru. Dengan tampilnya Takahide SC sebagai juara, makin membuktikan bahwa kejuaraan ini benar-benar mampu melahirkan atlet renang berprestasi yang diharapkan bisa membawa nama baik Bali di kancah nasional dan internasional. Presiden Direktur Nirmala Group, Made Sujana, mengatakan bangga kejuaraan berlangsung untuk ke-11 kalinya. Ini membuktikan komitmennya untuk terus memberikan kesempatan kepada olahragawan di Bali ajang bersaing dan berprestasi yang muaranya bisa menciptakan atlet yang dapat membawa harum nama Bali ke ajang nasional, bahkan internasional. ‘’Meski di tengah suasana ekonomi yang sulit, kami tetap melaksanakan kejuaraan ini. Kami bertekad berkontribusi dalam bidang prestasi olahraga renang khususnya, sehingga bisa mengangkat nama Bali,’’ ujarnya. Menurut Penanggung Jawab Kejuaraan Made Astra Wibawa, lomba diikuti 659 atlet dari Bali, NTB, NTT dan Jawa Timur. Mereka berasal dari 19 klub renang tingkat SMA/SMK, SMP dan SD. Nomor yang diperlombakan meliputi gaya punggung, bebas, dada dan kupu-kupu baik kelompok umur senior maupun pemula. Para juara mendapat hadiah medali, uang tunai dan piala bergilir dari Presiden Direktur Nirmala Group. ‘’Kami berharap kesuksesan kejuaraan kali ini akan menjadi modal bagi kami dalam melaksanakan kejuaraan serupa tahun depan dan semoga jumlah peserta makin meningkat,’’ ungkapnya. (ad1353)

PIDATO - Ketua DPC PDI-P Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat membuka lomba Pidato Bung Karno, Jumat (16/6) kemarin.

Takahide SC Juara Baru Nirmala Tirta Cup XI

PETANI JERUK – Seorang petani jeruk di Kintamani, Bangli. karena pengaruh bulan puasa atau faktor lain, yang jelas murahnya harga jeruk membuat dirinya dan petani lainnya tak bisa menikmati keuntungan alias merugi. Menurutnya, idealnya petani akan mendapatkan untung jika harga jeruk berada di di atas Rp 5 ribu per kilogram. Dampak anjloknya harga jeruk juga dirasakan petani lainnya, Wayan Suardanayasa. Petani jeruk yang juga Perbekel Desa Sekardadi ini mengungkapkan, jeruk hasil panen para petani di desanya kini hanya Rp 4 ribu per kilogram. Dari informasi yang didapat-

nya dari sejumlah pengepul, anjloknya harga jeruk belakangan ini disebabkan pengiriman jeruk ke Pulau Jawa menurun lantaran pengaruh bulan puasa. Lesunya permintaan jeruk seperti sekarang ini rutin terjadi setiap tahunnya. Selaku petani dirinya berharap harga jeruk akan kembali membaik usai hari raya Lebaran. ‘’Dengan harga sekarang ini keuntungan petani sangat tipis, sebab harga obat-obatan tanaman jeruk sekarang sangat mahal. Biar bisa dapat untung idealnya jeruk dijual petani dengan harga Rp 5 ribu ke atas per kilonya,’’ tutur Suardanayasa. (kmb40)

JUARA UMUM – Tim renang Takahide SC tampil sebagai juara umum kejuaraan Nirmala Tirta Cup XI/2017.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Sabtu Pon, 17 Juni 2017

DAERAH

5

Jelang Arus Mudik, Sopir Bus Dites Urine Banyuwangi (Bali Post) Menjelang arus mudik, seluruh sopir bus di Terminal Karangente, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) menjalani tes urine, Jumat (16/6) kemarin. Mereka adalah para sopir bus antarkota dalam provinsi dan antarkota antarprovinsi. Tes urine melibatkan tim gabungan dari Polres dan Dinas Perhubungan Banyuwangi. Tes urine ini sempat membuat para sopir kaget, namun setelah dijelaskan mereka memilih sukarela mengikutinya. Satu per satu awak bus diabsen, lalu diwajibkan menyerahkan sampel urine kepada petugas kesehatan. Hasilnya, seluruh sopir negatif dari pengaruh zat berbahaya. ‘’Urine para sopir tidak mengandung narkoba atau zat adiktif lain,’’ kata Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian Yudho Nugroho. Menurutnya, tes urine ini untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan terjadi di jalan raya. Sebab, salah satu faktor kecelakaan lalu lintas adalah sopir yang menggunakan narkoba. Sopir yang mengonsumsi narkoba bisa berhalusinasi di jalan, sehingga tak fokus menjalankan kendaraan. Satlantas Polres bersama Dinas Perhubungan juga mengecek kondisi bus yang diparkir di terminal. Fokusnya, mengecek kesiapan onderdil bus sebelum mengangkut penumpang saat musim arus mudik, seperti rem, kondisi ban, lampu dan perseneleng. Rata-rata kendaraan yang diperiksa sudah rutin melakukan uji kelaikan kendaraan, sehingga kondisinya laik jalan. Polres juga menyerukan ke pengemudi dan awak bus tak ugal-ugalan di jalan, sebab membawa nyawa banyak orang. ‘’Kami akan terus gelar tes urine dan kelayakan kendaraan ini. Targetnya, seluruh sopir dan armada bus benar-benar aman untuk mengangkut pemudik,’’ ungkap Ris Adrian. (kmb30)

Jalur ke Alas Purwo Mulai Diperbaiki Banyuwangi (Bali Post) Bertahun-tahun rusak parah, jalur masuk ke Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai diperbaiki. Pintu masuk ke kawasan hutan lindung ini akan dipermulus, khususnya jalan menuju pintu masuk. Proyek ini akan mempermudah umat Hindu yang akan tangkil ke Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo. Total anggaran yang disiapkan Pemkab Banyuwangi mencapai Rp 800 juta. ‘’Kami akan pavingisasi jalur ke Alas Purwo, panjangnya sekitar 900 meter, lebar 4,2 meter,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi Mujiono, Kamis (15/6). Proyek ini dimulai dari pintu ger-

Bali Post/kmb30

TES URINE - Para sopir bus (kiri) di Terminal Karangente, Banyuwangi, menjalani tes urine, Jumat (16/6) kemarin.

Daftar Pilgub Jatim

Anas Enggan Beberkan Jadi Cagub atau Cawagub Banyuwangi (Bali Post) Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akhirnya buka suara terkait Pilgub Jawa Timur (Jatim). Ia mengakui memang ikut mengambil formulir pilgub di DPD PDI Perjuangan Jatim, namun enggan membuka posisinya apakah menjadi cagub atau cawagub dari PDI-P. Menurut Anas, proses pilgub di DPD PDI-P Jatim masih sebatas tahapan administrasi. ‘’Kami dapat surat dari DPP PDI-P terkait pilgub, termasuk Bu Risma untuk ikut mendaftar. Lalu, ini direspons DPC PDI-P Banyuwangi,’’ kata Bupati Anas usai menyerahkan bingkisan Lebaran kepada penjaga lintasan kereta api di Karangasem, Banyuwangi, Rabu (14/6) lalu. Surat DPP itu didasarkan hasil penjaringan pilgub di DPD PDI-P Jatim, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan DPC PDI-P Banyuwangi. Terkait hasil survei, Anas akan terus mengikutinya. Menurutnya, hal ini merupakan penghargaan bagi warga Banyuwangi. Ditanya kapan akan mengembalikan formulir, Anas tetap enggan membeberkannya. ‘’Nanti kami akan undang khusus terkait pilgub,’’ ujarnya. Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC PDI-P Banyuwangi Made Cahyana Negara bersama pengurusnya mengambil formulir pendaftaran pilgub di DPD PDI-P Jatim di Surabaya. Menurutnya, pengambilan formulir ini merupakan hasil koordinasi DPC PDI-P Banyuwangi dengan Bupati Anas. Pengembalian formulir dijadwalkan 15-30 Juni 2017. (kmb30)

bang Taman Nasional Alas Purwo di Dusun Kutorejo, Desa Kalipahit, Kecamatan Tegaldlimo. Pavingisasi disesuaikan dengan kondisi tanah setempat yang labil, sehingga kurang cocok jika diaspal. Selain itu, paving lebih ramah lingkungan, cepat menyerap genangan air dan perawatannya lebih mudah. ‘’Paving yang kami gu-

nakan adalah K-300, jadi bisa dilewati kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton,’’ jelasnya. Pengerjaan proyek sudah berjalan 50 persen. Pada Lebaran mendatang jalan ini ditargetkan bisa dilalui dengan mudah. Warga atau wisatawan yang akan ke Alas Purwo bisa menikmati perjalanan dengan nyaman. Taman Nasional Alas Purwo ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO tahun 2016 lalu. Tempat ini menawarkan wisata hutan alami, wisata padang savana, tempat berkumpulnya banteng Jawa dan aneka satwa lain. Aneka satwa liar

Sidak Toko, Disperindag Temukan Mamin Tak Berlabel

Banyuwangi (Bali Post) Kebutuhan akan makanan dan minuman (mamin) selalu meroket menjelang Lebaran. Kondisi ini rawan dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan. Salah satunya mengedarkan mamin tanpa label alias ilegal. Mengantisipasi aksi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banyuwangi menggelar sidak secara maraton untuk memastikan seluruh mamin dalam kemasan berlabel. ‘’Fokus kami mamin dalam kemasan, jadi harus berlabel. Ada tanggal kedaluwarsa dan lainnya,’’ ujar Kepala Disperindag Banyuwangi Ketut Kencana, Kamis (15/6). Sidak digelar menyeluruh,

di setiap pusat perbelanjaan di Banyuwangi, mulai toko grosir, toko eceran hingga supermarket. Tim sidak melibatkan personel gabungan Satpol PP, Bagian Perekonomian dan Disperindag. ‘’Hasil sidak, ada beberapa makanan kemasan yang belum berlabel. Pedagangnya kami tegur,’’ jelasnya. Menurutnya, makanan yang tidak basi dalam tujuh hari wajib diberikan label, sehingga aman bagi konsumen. Tahun ini pihaknya fokus memonitoring barang dalam keadaan dibungkus. Setiap makanan harus dibungkus serta mencantumkan nama produk, produsen pembuat dan pengemas, alamat produsen dan berat bersih produk. ‘’Pengawas fokus mengecek

ada atau tidaknya label serta melakukan penimbangan ulang produk-produk kemasan untuk memastikan timbangannya sesuai dengan yang tertera pada kemasan,’’ imbuh pria asal Jembrana ini. Pihaknya tidak lagi melakukan pengawasan barang kedaluwarsa, sebab kegiatan ini sudah menjadi kewenangan Pemprov Jatim. Sesuai UU No.23/2004 tentang Pemda, saat ini provinsi yang melaksanakan perlindungan konsumen, pengujian mutu barang dan pengawasan barang/ jasa di seluruh kabupaten/ kota. Disperindag kabupaten hanya diberi kewenangan melaksanakan metrologi legal, seperti tera, tera ulang dan pengawasan barang dalam kemasan. (kmb30)

Bali Post/kmb30

Musim Mudik

Lintasan Liar KA Rawan Laka

Bali Post/kmb30

mulai merak, kijang hingga banteng kerap ditemuai berkeliaran di pinggir jalan. Pantai di Alas Purwo juga tak kalah indah, berpasir putih. Wisata alam di Banyuwangi selatan ini juga menyimpan banyak kisah religi. Salah satunya Goa Istana yang menjadi tempat berkumpulnya para pengikut Kejawen. Ada juga Pura Luhur Giri Selaka yang disakralkan umat Hindu. Alas Purwo dipercaya sebagai tempat terakhir para prajurit Majapahit sebelum runtuh. Tak heran jika banyak tempat sakral di kawasan ini. (kmb30)

Bali Post/kmb30

LEBIH AMAN - Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk lebih aman dilakukan pagi hari hingga Agustus mendatang.

Cuaca Buruk

Pemudik Disarankan Menyeberang Pagi Hari

SIDAK MAMIN - Tim Disperindag Banyuwangi mengadakan sidak mamin dalam kemasan, Kamis (15/6).

TINJAU - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau palang pintu kereta api di Karangasem, Banyuwangi.

Bali Post/kmb30

RUSAK - Jalan menuju Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, yang rusak mulai diperbaiki.

Banyuwangi (Bali Post) Banyaknya kasus kecelakaan di lintasan liar kereta api (KA) mendapat perhatian serius PT KAI. Mengantisipasi kecelakaan (laka) saat musim arus mudik, sejumlah lintasan tanpa palang pintu mendapatkan penjagaan esktra ketat. Total ada 39 lintasan KA tanpa palang pintu yang ditempati petugas jaga selama 24 jam, mulai 15 Juni hingga 11 Juli 2017. “Sebanyak 61 petugas kami tempatkan di 39 lintasan tanpa palang pintu,” kata Humas Daop 9 PT KAI Jember Luqman Arief, Rabu (14/6) lalu. Pihaknya juga menempatkan 22 orang petugas jaga di sepanjang daerah rawan banjir dan tanah longsor di Daop 9 Jember mulai Pasuruan hingga Banyuwangi. Jumlah ini masih ditambah 28 petugas pemeriksa jalur KA ekstra. Lintasan KA di wilayah Daop 9 Jember sebanyak 378 titik. Dari jumlah ini hanya 103 titik yang resmi, sedangkan sisanya 275 titik berstatus liar. “Yang liar ini sangat rawan laka, apalagi tanpa petugas palang pintu. Beberapa kali kasus kecelakaan terjadi di lintasan KA liar atau tanpa

palang pintu. Wewenang pembuatan lintasan KA menjadi tugas pemkab setempat. Hal ini diatur dalam UU Perkeretaapian,’’ kelasnya. Luqman menambahkan, penempatan personel di lintasan KA untuk memberikan rama aman dan nyaman bagi pemudik, sehingga tak menganggu perjalanan kereta api, sekaligus keselamatan pengendara yang melintas di lintasan KA. Pihaknya mengimbau para pengendara agar berhati-hati ketika melintasi lintasan KA tanpa palang pintu. “Kami juga memasang banyak rambu imbauan,” ungkapnya. Sementara itu, pada Lebaran tahun ini pemesanan tiket mudik sudah dibuka mulai Mei lalu. Rata-rata tiket KA jarak jauh, namun ada juga tiket KA lokal. Dari Jember sedikitnya ada tiga rangkaian gerbong KA yang melayani jalur jarak jauh, yaitu Banyuwangi-Malang, Banyuwangi-Yogyakarta, Jember-Cirebon dan Jember-Purwokerto. Khusus tempat duduk KA jarak jauh atau jalur luar kota rata-rata disiapkan 3.750 unit dan KA lokal 6.574 tempat duduk. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Cuaca di perairan Selat Bali terus tak bersahabat. Ombak tinggi disertai hujan lebat kerap melanda. Imbasnya, jalur pelayaran rawan buka-tutup. Terkait kondisi ini, para pemudik yang akan menyeberang dari Bali atau sebaliknya disarankan memilih pagi hari karena kondisi cuaca cenderung bersahabat. ‘’Kami mengimbau pemudik dari Bali memilih menyeberang pagi hari mengingat kondisi gelombang dan cuaca cenderung aman. Apalagi calon penumpang bisa memanfaatkan layanan tiket online, sehingga dapat mengatur jadwal menyeberang,’’ kata Direktur Komersial PT ASDP Indonesia Ferry M. Yusuf Hadi di Banyuwangi, Kamis (15/6). Pihaknya akan memberlakukan sistem buka-tutup penyeberangan jika cuaca tak bersahabat. Saat cuaca buruk dilakukan penundaan pelayaran, begitu sebaliknya. Puncak arus mudik dari Bali ke Jawa diprediksi terjadi 23-24 Juni 2017. Hal ini didasarkan hari H Lebaran yang jatuh pada Minggu (25/6). Tahun ini jumlah pemudik diperkirakan naik sekitar 6 persen. Khusus dari Bali didominasi pengendara roda dua, mengalahkan jalur Merak-Bakaheuni. Di Ketapang-Gilimanuk disiapkan masing-masing tujuh dermaga dan tiga kantong parkir dari arah Denpasar agar pemudik tak terkonsentrasi di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. ‘’Kami siapkan empat buffer zone. Pemudik bisa istirahat dan pesan tiket,’’ jelas mantan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry KetapangGilimanuk ini. Layanan yang sama juga berlaku ketika arus balik dari Ketapang, Banyuwangi. Musim arus balik diprediksi mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2017. Saat arus balik, para pemudik kembali disarankan menyeberang pagi hari untuk mengantisipasi cuaca buruk di Selat Bali. Seruan mudik saat pagi juga dilontarkan Syahbandar Pelabuhan Ketapang Ispriyanto. Menurutnya, ketika pagi cuaca Selat Bali cenderung normal, sehingga aman bagi pelayaran. ‘’Pagi cukup bagus untuk berlayar. Ombak cenderung landai,’’ ujarnya. Terkait cuaca, ia sudah memberikan seruan ke seluruh operator kapal untuk memperketat standar keselamatan pelayaran. Pihaknya juga melakukan pengecekan seluruh peralatan kapal, termasuk kesiapan anak buah kapal (ABK). ‘’Dari total 50 kapal, semuanya sudah kami uji petik atau cek kesiapan. Meski begitu, semua tetap waspada dengan kondisi cuaca,’’ katanya. Menurut Ispriyanto, cuaca buruk di Selat Bali merupakan fenomena tahunan, terutama memasuki periode Juni hingga Agustus. Ombak cenderung naik disertai hujan, sehingga kerap mengganggu jarak pandang pelayaran. (kmb30)


OPINI

6

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mempertimbangkan Kebijakan Lima Hari Sekolah MEMBUAT kebijakan tentang pendidikan, haruslah dengan hati-hati dan dengan pertimbangan yang matang. Ini perlu dipikirkan karena pendidikan merupakan dasar dari perkembangan manusia, dan akhirnya menjadi dasar kemajuan negara. Kualitas peradaban pun berkembang dengan dasar pendidikan. Indonesia mempunyai pekerjaan besar di bidang ini karena sejak zaman Orde Baru selalu berubah model dan praksis pendidikannya manakala terjadi pergantian menteri. Perubahan-perubahan itu, tidak saja memengaruhi gaya pengajaran tetapi juga kualitas luaran dari pendidikan tersebut. Kita tentu menyambut apabila kemudian ada masukan-masukan positif. Jelas kita setuju kalau ada pemikiran maju terhadap praksis pendidikan ini. Namun apabila hal itu tidak memerhatikan proses, landasan pikiran dan bahkan kebudayaan yang kita praktikkan, dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pendidikan untuk anak cucu kita nanti. Seperti yang kita ketahui bersama, sebagian besar masyarakat terkejut dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ketika mengajukan opsi pendidikan sehari, dari pukul 07.00 sampai pukul 15.00 untuk anak Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas. Belum usai keterkejutan itu, menteri juga menyebutkan bahwa kebijakan ini akan mulai dberlakukan bulan Juli mendatang. Anak-anak dan orangtua tidak sempat berpikir untuk melihat bagaimana akibat dan pengaruh dari pendidikan satu hari tersebut. Memang menteri mengatakan ini adalah opsional, yang artinya diberikan kepada sekolah yang siap saja. Akan tetapi, bagaimanapun pengaruh dari kebijakan ini harus dilihat. Anak-anak Sekolah Dasar, misalnya, harus mendapatkan porsi bermain di lingkungannya. Sekolah Dasar seharusnya mempunyai porsi pendidikan yang lebih banyak berkait dengan permainan, bukan melulu serius dengan buku di sekolah. Ini yang harus dipertimbangkan dan penerapan sekolah sehari itu terkesan terburu-buru. Dalam perjalanan sejarah pendidikan di Indonesia, paling tidak mulai zaman Orde Baru, hasil pembaruan pendidikan kurang memberi hasil maksimal. Bahkan, khusus dalam pendidikan tinggi, misalnya, pola penerimaan mahasiswa baru berubah-ubah, mulai dari Skalu, Proyek Perintis, Sipenmaru, sampai dengan model SBMPTN sekarang ini, belum memperlihatkan hasil maksimal. Jujur saja kita katakan, pendidikan tinggi kita belum mampu merangsang seorang sarjana untuk mengkreasi pekerjaan. Bahkan seorang master pun sekarang bersedia mengantar surat asal kerja di kantoran. Sarjana malah memilih menganggur ketimbang bercocok tanam. Ini merupakan salah satu contoh, bagaimana menyimpangnya hasil luaran pendidikan (pembelajaran) kita di Indonesia. Melihat fenomena yang terjadi di perguruan tinggi dan hasil pendidikan tinggi itu, maka tidak bisa lain kita harus perbaiki pendidikan di tingkat dasar dan menengah. Penopang keberhasilan di pendidikan tinggi adalah sekolah dasar dan menengah. Di sinilah mereka akan ditampilkan terhadap pengenalan diri, bakat dan keterampilannya. Saat ini, jika ditanya anak-anak sekolah menengah yang baru tamat, sangat tidak tahu apa yang menjadi pilihannya. Bahkan, mereka masih ikut-ikutan teman untuk memilih perguruan tinggi. Bayangkanlah, anakanak sekolah menengah tidak memahami apa yang menjadi keterampilannya. Kita harus menggali hal ini kepada anak generasi muda kita agar mereka mampu memilih jalan ke depan nanti. Akan tetapi, itu dilakukan dengan hati-hati, sistematis, berproses dan konsisten. Kiranya kita masih harus memperbaiki hal-hal tersebut.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Harapan kepada Pemimpin Bali

Lain orang lain tipe kepemimpinannya. Pemahaman itu sudah lumrah di masyarakat. Analogi ini tentu bisa dicontohkan dengan terobosan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pemimpin Badung ini tampil dengan gayanya tersendiri. Pemimpin ini tergolong sarat terobosan. Anggaran pemerintah banyak mengalir untuk rakyat Badung. Gaya kepemimpinannya pun tak sarat protokoler. Ini saya lihat sebagai bentuk pengelolaan kepemimpinan di era saat ini yang lebih aspiratif terhadap rakyat. Tentunya, ke depan saya juga berharap pemimpin Bali terpilih nantinya adalah milik rakyat. Walaupun dicalokan oleh partai dengan mekanismenya masing-masing, tetapi figur pemimpin Bali hendaknya paham Bali dan rakyatnya. Pemimpin merakyat tentu akan lebih gampang menarik dukungan ketimbang calon pemimpin yang hanya mengandalkan pencitraan. Lihat bentuk kinerjanya dan cermati gayanya dalam menemui konstituennya mungkin bisa menjadi dasar untuk menentukan pilihan. Harapan lainnya, tentu terkait dengan kesigapan pemimpin Bali mengatasi berbagai polemik menggantung yang bisa membuat krama Bali terjebak pada perpecahan. Pemimpin Bali ke depan mestinya memiliki sikap yang jelas dalam menyikapi polemik rencana reklamasi Teluk Benoa. Deklarasi sikap calon pemimpin Bali terhadap kasus ini tentu bisa menjadi ujian dalam debat kandidat nanti. Artinya, saat debat kandidat nanti, kasus reklamasi Teluk Benoa haruslah menjadi salah satu pertanyaan kunci. Bagaimana calon pemimpin Bali menyikapi kasus ini harus dijabarkan ke publik. Hal lainnya terkait dengan beragam permasalahan lingkungan dan infrastruktur Bali. Termasuk di dalamnya adalah konsep pemimpin Bali ke depan dalam mengatasi penduduk pendatang atau urban manajemen. Komang Supartayasa Gianyar, Bali

Faktor Sosial Budaya dalam Pembaruan Proses Belajar Sekolah lima hari direncanakan mulai bulan Juli nanti. Anak-anak, dari sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas akan mulai sekolah pukul 07.00 pagi dan keluar pukul 15.00. Hari Sabtu dinyatakan libur. Oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan disebutkan bahwa sekolah seperti ini akan memberikan manfaat yang lebih baik kepada anak-anak sekolah. Misalnya, mereka akan mampu mendapatkan bimbingan guru sesuai dengan bakat dan minatnya, berinteraksi dengan lingkungan di bawah bimbingan guru, sampai kepada mendapat interaksi yang positif dan berguna dengan keluarga karena hari Sabtu dan Minggu anak-anak libur. Sekolah seharian ini memang tidak dirancang untuk terus-terusan berada di dalam kelas, akan tetapi dimungkinkan bagi anak-anak untuk mendapatkan ekstrakurikuler sesuai bakat dan di bawah pengawasan guru.

Oleh GPB Suka Arjawa ika misalnya anakanak berminat dengan perbengkelan, kiranya sang anak diberikan kesempatan untuk kontak dengan bengkel yang berdekatan dengan sekolah, dengan tetap mendapat pengawasan guru. Kendati demikian, sekolah seharian ini tetap dipandang kontroversial karena terkesan terlalu mendadak dan dipaksakan pelaksanaannya dalam waktu yang dekat. Karena itu, ada yang menyarankan bahwa sebaiknya model sekolah seperti ini harus dimulai dengan percontohan terlebih dahulu. Di balik semua pendapat yang telah muncul, secara umum dapat dikatakan bahwa kebijakan yang dilakukan pemerintah ini mencerminkan pepatah lama bahwa ganti pejabat ganti kebijakan. “Penyakit” ini merupakan yang paling dikhawatirkan oleh orang tua siswa dan juga para guru sekolah. Pendidikan di Indonesia selalu dijadikan sebagai kelinci percobaan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan yang dibayangkan, bukan yang diinginkan. Pembayangan produk lebih menekankan kepada sebuah

J

keinginan yang berupaya menampilkan pembandingan, biasanya pihak yang dipandang sukses. Akan tetapi, peroduk seperti ini tidak melihat proses yang seharusnya dilakukan, mirip dengan upaya instan. Sedangkan produk yang diinginkan, meskipun memakai perbandingan tetapi tetap memakai proses untuk mencapai apa yang diinginkan. Produk yang diinginkan tersebut tidak terlalu emosional dan ambisius sehingga hasilnya lebih terjamin. Sedangkan sebuah pembayangan adalah ilusi yang emosional dan yang menjadi hasilnya sering melenceng. Sepak bola Indonesia sejak awal selalu menjadi produk yang dibayangkan sehingga tidakk pernah berhasil menjadi yang terbaik di Asia Tenggara sekalipun. Salah satu bayangannya itu adalah memasukkan pemain-pemain asing seperti halnya di Eropa. Pemain asing ini dibayangkan bisa mendorong pemain asal Indonesia untuk berprestasi. Kenyataannya, tidak demikian yang terjadi, malah Indonedia justru “dimakan” oleh pemain asing dalam bentuk naturalisasi. Yang dilupakan dalam hal ini adalah sistem sosial dan budaya Indonesia. Irisan

sistem sosial dan budaya itu adalah disiplin dan profesonal. Ini yang tidak ada di Indonesia. Tamatan sekolah dasar adalah sebuah produk, demikian juga tamatan sekolah menengah pertama dan menengah atas. Membayangkan kelas satu hari akan mampu menjadikan tamatan siswa Indonesia menguasai lembah silicon di Amerika Serikat, seperti apa yang terjadi pada siswa dari India, belum tentu bisa dilakukan di Indonesia. Memang benar, siswa harus dicari keterampilan dan minat-bakat yang dimiliki. Akan tetapi memaksakan hal itu secara tibatiba, belum tentu akan dapat menghasilkan tamatan yang bagus. Jadi, kalau misalanya dipaksanakan agar sekolah lima hari ini dilaksanakan segera di bulan Juli 2017, ini adalah kebijakan yang berorientasi produk bayangan, bukan pada produk yang diinginkan. Yang diperlukan Indonesia adalah produk yang diinginkan, produk yang direncanakan secara matang sesuai dengan budaya yang ada. Jadi, kalaupun berkeras ingin menerapkan sekolah seharian (lima hari itu), sebaiknya harus berpola pada

produk yang diinginkan. Artinya sebuah proses tersebut mesti diperhatikan. Salah satu pendapat yang perlu diperhatikan adalah membuat sekolah percontohan terlebih dahulu. Dari sini kemudian dikaji kelemahan dan kelebihannya. Membuat sekolah percontohan, sesungguhnya tidak etis juga karena memakai siswa sekolah seolah-olah menjadi “kelinci percobaan”. Pendidikan tidak boleh sistem coba-coba. Akan tetapi jika memang berkeras untuk itu, haruslah dilakukan secara pelan-pelan melalui sekolah percontohan ini dengan memakai guru-guru dan pendidik yang terbaik. Sekolah percontohan ini pun tidak mesti harus dikota saja, tetapi dimungkinkan juga di desa. Struktur sosial masyarakat Indonesia kebanyakan hidup di pedesaan, dan sekolah seharian ini pun kalau bagus praktiknya, bisa diterapkan di desa juga. Kendati demikian, jangan dilupakan budaya dan sistem sosial di Indonesia. Bagaimanapun ini sangat terkait dengan proses pendidikan di Indonesia. Secara umum dasar budaya Indonesia adalah pertanian dan kelautan (agraris dan maritim). Tidak pelak lagi, dalam lingkungan tradisional, budaya itu (agraris dan maritim) melahirkan budaya gotong royong. Dalam iklim tradisional, bertani mengahadapi alam dan melaut yang menghadapi alam memerlukan saling bantu dari berbagai pihak. Dari konteks ini selanjutnya melahirkan ungkapan tepa-selera, yang intinya harus dapat memahami lingkungan dan sesama manusia. Pada lingkungan keluarga, budaya bahu-membahu itu melahirkan ungkapan banyak anak banyak rezeki. Persoalan pada dunia pendidikan, sangat tersangkut

Tantangan Demokrasi Pancasila Pascakebenaran

Era pascakebenaran (post truth) pertama kali diungkap oleh David Roberts. Era pascakebenaran tidak lepas dari pengaruh kemajuan ITE (Informasi, Teknologi dan Elektronika). Menurut kamus Oxford, post truth (pascakebenaran) didefinisikan sebagai situasi ketika fakta objektif kurang berpengaruh dalam membangun opini publik, sedangkan fakta emosional dan keyakinan personal lebih dikedepankan. Istilah pascakebenaran diungkap oleh David Roberts dirangkai dengan narasi politik dalam sebuah posting blognya untuk Grist pada tanggal 1 April 2010, di mana ia mendefinisikan sebagai “budaya politik” di mana politik (opini publik dan media narasi) telah memengaruhi persepsi terhadap keseluruhan masalah, namun persepsi tersebut tidak ada hubungannya dengan substansi kebijakan, substansi undang-undang, atau substansi permasalahannya yang kemudian diistilahkan sebagai post truth politics (politik pascakebenaran). Kemudian Post truth politics muncul dan dibahas kembali pada media The Economist edisi pertengahan September 2016 yang menurunkan tulisan yang berjudul ‘’Post-truth Politics: Art of the Lie’’. Tulisan itu mengkritik cara-cara yang dilakukan oleh para politisi Amerika dan Eropa dalam mencari dukungan dengan melakukan manipulasi data yang tidak benar dengan memanfaatkan sentuhansentuhan emosional, menciptakan persepsi untuk memuluskan tujuannya. Sebagai contoh gaya kampanye calon presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan bahwa Presiden Barack Obama adalah pendiri IS (Islam State) dan Hilary Clinton sebagai Cofounder-nya dengan mengungkapkan fakta penarikan pasukan Amerika dari Irak untuk memuluskan IS. Contoh lainnya diungkapkan

Oleh

I Gusti Ngurah Agung Darmayuda pula cara kelompok pro Brexit agar Inggris keluar dari Uni Eropa dengan berkampaye terusmenerus menyoroti biaya yang dikeluarkan setiap minggu sebesar £ 350 juta ($ 468m) dan terus akan bertambah. Ditambah pula diembuskan kemungkinan masuknya para imigran Turki lebih mudah masuk ke Inggris. Dan masih banyak contoh lain diungkap dengan cara-cara yang hampir sama di belahan negara Eropa lainnnya. Mengingat kecenderungan para politikus menggunakan cara-cara politik pascakebenaran, sehingga era saat ini disebut sebagai era pascakebenaran. Indonesia yang menganut demokrasi berlandaskan Pancasila tentu mengalami tantangan yang tidak mudah pada era pascakebenaran saat ini. Proses transisi demokrasi Indonesia masih menghadapi bahaya gerakan otoriterisme/totaliterisme yang bersumber dari ideologi tandingan yang anti-Demokrasi Pancasila, dari kekuatan otoriter/totaliter politik, ekonomi, ideologi lama, bersinergi dengan kekuatan otoriter/totaliter politik, ekonomi dan ideologi transnasional baru. Menurut Idris Ismail secara ringkas, demokrasi Pancasila memiliki beberapa pengertian antara lain: 1. Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat, yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius, berdasarkan kebenaran, kecintaan dan budi pekerti luhur, berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. 2. Dalam demokrasi Pancasila, sistem pengorganisasian negara dilakukan

oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat. 3. Dalam demokrasi Pancasila kebebasan individu tidak bersifat mutlak, tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. 4. Dalam demokrasi Pancasila, keuniversalan cita-cita demokrasi dipadukan dengan cita-cita hidup bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan, sehingga tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas. Tantangan demokrasi Pancasila dalam era pascakebenaran adalah maraknya hoax, pesan (message) berupa informasi palsu, berita palsu, argumentasi palsu dijadikan strategi dan taktik kampanye ditambah ancaman, kebencian, dan ketakutan, maka pemilih menjadi korban yang dikorbankan. Si kandidat hanya berpegang pada prinsip menang-kalah, menghalalkan segala cara Machiavellistik (The Prince, 1997) ini tentu bertentangan dengan nilai Demokrasi Pancasila atau demokrasi berbasis nilai (value-centered democracy) (M. Fadjroel Rachman). Kita berharap demokrasi hari ini memberi penghargaan dan memilih pemimpin berdasarkan prestasi (meritokrasi). Pemilih dalam demokrasi Pancasila menjiwai nilainilai Pancasila sehingga memiliki kedaulatan rakyat. Kedaulatan berdasar faktor rasional bukan karena faktor primordial, apalagi kepentingan sesaat. Kedaulatan dengan tidak memandang latar belakang golongan, agama, suku, maupun dari ras mana pun. Pemilih dalam pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah memegang peran sangat penting untuk bisa sebagai subjek, bukan menjadi objek manipulasi dari proses demokrasi pada era pascakebenaran saat ini.

dengan hal ini. Secara tradisional mempunyai anak, bukan dipandang sebagai titah alami untuk melanjutkan keturunan, akan tetapi membantu orang tua. Semakin banyak anak membantu orang tua, maka penghasilan bisa bertambah. Jadi, logika banyak anak banyak rezeki berakar dari sini. Anak itu sifatnya fungsional bagi orang tua. Praktik dalam dunia pendidikan pun demikian. Setelah anak-anak sekolah, mereka akan membantu orang tua, entah ngarit, mengasuh adik, membelah kayu, menjaga toko, termasuk membantu orang tua mengetik dan berbagai kerja lain lagi. Jangan dilupakan di desa banyak anak-anak sekolah yang berfungsi demikian. Bisa dibayangkan, bagaimana beban anak-anak apabila kemudian masuk sekolah pukul 07.00 pagi kemudian pulang pukul 15.00 sore, setelah itu masih dibebani dengan kerja membantu orang tua. Sekali lagi, di desa banyak praktik demikian dilakukan, dan itu terhadap anak-anak sekolah dasar. Padahal, pendidikan sekolah dasar itu harus lebih banyak bermain, bukan dipaksa untuk membuat PR, apalagi sekolah sampai pukul 15.00. Jangan memandang di kota fenomenanya melulu modern. Ciri khas kota-kota di Indonesia adalah kota urbanis, yang artinya juga diisi oleh orang-orang desa. Tentu polapola kedesaan tersebut, yaitu membantu orang tua, masih juga dipraktikkan. Janganjangan anak-anak di kota juga disuruh membantu orang tua setelah datang dari sekolah. Jadi, memang harus banyak yang dipikirkan sebelum menerapkan jam sekolah seharian ini. Penulis adalah Staf Pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Kata Menteri Susi, kartel pangan di Indonesia sangat kuat. - Salahnya pemerintah. *** Menpar dorong penerbangan DenpasarBanyuwangi dibuka lagi. - Dari Banyuwangi angkut pisang. *** Golkar akan tindak tegas anggotanya yang terbukti narkoba. - Yang korupsi bagaimana?

Penulis, Komisioner KPU Kota Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BERSIHKAN SAMPAH Seorang petugas sedang membersihkan sampah plastik bekas minuman dan makanan di kolam dekat Panggung Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Art Centre Denpasar, belum lama ini.

www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Figur

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Dewan Desak Pemerintah Percepat Pencairan PKH Singaraja (Bali Post) -

Tertundanya pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk ribuan Keluarga Peneriman Manfaat (KPM) di Kabupaten Buleleng mendapat sorotan kalangan legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna berharap pemerintah mempercepat pencairan PKH, agar kondisi tersebut tak berlangsung lama. Segala jenis persoalan yang menjadi pemicu perlu dituntaskan secepatnya.

Aktivitas Meningkat

Politisi Hanura ini mengungkapkan, bantuan nasional itu sangat diharapkan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Sebab, itu mampu meringankan beban hidupnya. Adanya penundaan pencairan akibat transisi program dari tunai menjadi nontunai, maupun keterlambatan cetak kartu dan adanya perubahan bantuan, perlu secepatnya disikapi

pemerintah pusat. Demikian juga dengan persoalan lain harus segera dituntaskan. “Bantuan ini penting. Sangat dibutuhkan. Kami sangat berharap bisa segera cair. Kasihan penerimanya,” tegasnya, Jumat (16/6) kemarin. Disampaikan pula, persoalan yang ada saat ini perlu dievaluasi untuk menghindari munculnya hal serupa pada pencairan tahap selanjutnya.

“Ini harus dievaluasi. Perlu dicarikan solusi untuk mempercepat pencairan,” katanya. Berdasarkan data yang dikantongi Dinas Sosial Buleleng, warga Bumi Panji Sakti yang menerima program ini mencapai 11.258 KPM dengan total dana Rp 5,6 miliar. Namun, dari jumlah itu, pencairan tahap pertama baru untuk 5.590 KPM yang ditargetkan sudah tuntas

terealisasi sebelum Lebaran. Sementara sisanya 5.668 KPM masih tertunda. Kadis Sosial Buleleng Gede Komang sebelumnya menyebutkan penundaan ini terjadi secara nasional. Pihaknya pun menilai bantuan ini sangat penting. Oleh karenanya diharapkan segera cair. “Seharusnya sudah cair. Tapi tidak bisa. Untuk jadwal pastinya kami masih menunggu pusat. Kalau bisa biar secepatnya. Ini kan penting untuk mendukung kebutuhan KPM. Informasi ini segera disosialisasikan ke penerima melalui pendamping PKH. Mereka sudah dibimtek,” katanya. (kmb45)

AKTIVITAS masyarakat menjelang dan setelah Lebaran dipastikan meningkat, khususnya kegiatan belanja, mudik, dan takbiran serta salat Idul Fitri. Kondisi ini tentu saja menjadi atensi bagi Polda Bali guna tetap menjaga kamtibmas serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, dalam rangka persiapan pengamanan, Polda menggelar latihan pra-Operasi Ramadniya Agung 2017 di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat (16/6) kemarin, dipimpin Dir. Lantas Polda Bali, Anak Agung Made Sudana. Kombes Sudana yang juga dipercaya sebagai Kepala Operasi Pengamanan mengimbau dan memberi arahan akan pentingnya dilaksanakan latihan pra-operasi ini. Tujuannya untuk menyiapkan personel dalam upaya preventif maupun preemtif guna mengamakan pelaksanaan Idul Fitri 1438 Hijriah. “Peningkatan arus mudik khususnya pada H-2 dan arus balik pada H+5 yang perlu diatensi. Untuk itu, Polda Bali beserta seluruh jajaran dengan didukung TNI, Dishub dan Kominfo, Diskes, Kesbangpol, Dinas PU dan mitra Kamtibmas lainnya akan bekerja sama dalam operasi yang berlangsung selama enam belas hari ini,” ujarnya. Mantan Kapolresta Denpasar ini berharap seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut dapat mengikuti latihan pra-operasi serius dan bersungguh-sungguh. Dengan demikian mampu memahami seluruh materi yang diberikan dan menjadi pedoman guna pengaplikasian tugas di lapangan nantinya. (rah)

Pelajar Terlibat Pengeroyokan

Orangtua dan Pihak Sekolah akan Dipanggil

Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat (Denbar) yang menangani kasus pengeroyokan melibatkan pelajar, tidak hanya mengusut kasusnya, tetapi berupaya melakukan pembinaan. Untuk itu dalam waktu dekat, Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena memanggil orangtua tersangka dan pihak sekolah bersangkutan. “Kasus ini harus jadi pembelajaran bagi kita semua, terutama para orangtua. Kami ingin tahu perilaku anak-anak ini (tersangka -red) di sekolah dan di rumah,” kata Kapolsek Kompol Sumena, Jumat (16/6) kemarin. Pembinaan, lanjut Sumena, itu penting untuk membentuk anak-anak agar tidak salah pergaulan. Sebenarnya, hal itu jadi tanggung jawab orangtuanya. “Nanti, kami kumpulkan orangtua mereka dan perwakilan guru sekolahnya. Tujuannya supaya mereka paham kondisi anak itu sebenarnya,” ungkap mantan Wakapolsek Denpasar Selatan ini. Apakah mereka ditahan? “Ya. Mereka kami tahan karena ancaman hukumannya tujuh tahun. Mereka terlibat kasus pengeroyokan dan penusukan,” tandasnya. Namun, mereka diperlakukan khusus yaitu ditempatkan di sel terpisah dengan tahanan lainnya. Jika digabung, Sumena menegaskan, selain tidak dibenarkan oleh undang-undang, dikhawatirkan mereka dipengaruhi pelaku lainnya. “Bukannya insaf, nanti perilaku mereka makin menjadijadi,” ujar perwira melati satu asal Buleleng ini. Selama proses penyidikan, para tersangka didampingi petugas dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Denpasar. Kapolsek berharap para tersangka sadar dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum. “Kami juga kasihan sama mereka, tapi proses hukum tetap jalan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pelajar SMP yang terlibat pengeroyokan di Jalan Pulau Buton, Denpasar, masih ditangani Polsek Denpasar Barat (Denbar). Hasil pemeriksaan, ternyata para pelaku berlatar belakang dari keluarga broken home. Para pelaku berinisial Ws (16), As (16), Kp (15), Es (16), Sa (16), dan Hw (17). Mereka ditangkap terkait kasus pengeroyokan di Jalan Pulau Buton, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (13/6) lalu. Korbannya, Boby Ola Ore (25) dan Hendrik Hoke Radja (26) mengalami luka tusuk di punggung bagian kanan. (kmb36)

7

Bali Post/kmb45

Gede Wisnaya Wisna

Tak Penuhi Syarat

Ratusan Usulan Program Hibah Air Minum Dicoret

Bali Post/kmb38

BERSIH-BERSIH – Pejabat dan pegawai lingkup Pemkab Buleleng menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Danau Buyan dan Tamblingan, Jumat (16/6) kemarin.

Bersih-bersih di Danau Buyan dan Tamblingan Singaraja (Bali Post) – Biasanya Jumat Krida diisi dengan kegiatan senam dan olahraga ringan. Kali ini kalangan pejabat, PNS dan pegawai kontrak lingkup Pemkab Buleleng mengisi Jumat Krida dengan menggelar aksi bersih-bersih. Mereka menyasar kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada dan Danau Tamblingan Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Aksi bersih-bersih danau ini sengaja dilakukan karena dalam waktu dekat ini Pemkab Buleleng kembali meng-

gelar event Twin Lake Festival (TLF) 2017. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng Ir. Nyoman Genep, M.T., Jumat (16/6) kemarin, mengatakan kegiatan bersihbersih ini sebagai persiapan awal sebelum TLF digulirkan. Beberapa lokasi seperti pelataran Danau Buyan dan Danau Tamblingan dibersihkan. Ada yang menyabit rumput dan semak liar dan ada juga yang memungut sampah plastik yang masih mengotori kawasan dua danau ini. “Kegiatan ini salah satu upaya

kami untuk mempercantik kawasan danau menjelang TLF,“ katanya. Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra mengatakan, TLF digelar 6 - 9 Juli mendatang. Danau Buyan dijadikan lokasi pameran produk pertanian dan lomba pertanian, lomba pedau, pementasan seni, dan hiburan. Sedangkan Danau Tamblingan dijadikan lokasi kegiatan pelestarian lingkungan, yoga massal, dan pementasan seni masyarakat sekitar Danau Tamblingan. (kmb38)

Garam Tejakula

Singaraja (Bali Post) Pemerintah pusat tahun ini menggelontorkan program hibah air minum perkotaan untuk ribuan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Buleleng. Berdasarkan hasil verifikasi, ratusan usulan dicoret karena tidak memenuhi persyaratan. Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng Made Lestariana, Jumat (16/6) kemarin, menjelaskan program itu sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, khususnya MBR. Khusus tahun ini, pemerintah pusat memberikan alokasi 1.500 sambungan rumah. Hal tersebut sudah langsung disosialisasikan dan hasilnya 1.575 calon pelanggan telah mengajukan usulan. Namun, yang dinyatakan lolos verifikasi 1.371 usulan dan 204 tercoret. Kriteria penerima program ini yakni memiliki daya listrik terpasang pada rumah tangga tersebut kurang atau sama dengan 1.300 VA. “Sekitar sebagian target sasaran itu memiliki daya listrik kurang atau 900 VA. Untuk yang tidak lolos verifikasi banyak yang sudah mampu. Rumahnya ada bertingkat. Ada juga sudah punya mobil,” katanya. Kriteria lain, sambung dia, penerima manfaat bersedia membayar sambungan yang telah ditetapkan PDAM, sebesar Rp 800 ribu untuk setiap MBR dan bisa dicicil tiga kali. Itu lebih murah jika dibandingkan program reguler yang mencapai kisaran Rp 1,5 juta. “Jadinya beban penerima akan lebih ringan,” sebutnya. Lestariana menyebutkan, program ini akan dimulai

Bali Post/kmb45

Made Lestariana

Juli hingga September mendatang. Selain program hibah itu, tahun ini juga ada 1.500 sambungan yang sifatnya reguler. “Untuk yang reguler, per akhir April sudah terealisasi 500. Kalau dihitung per catur wulan, itu bisa tercapai satu tahun,” ungkapnya. Kapasitas produksi air PDAM saat ini sebesar 679 liter per detik yang berasal dari 14 mata air dan 37 sumur dalam. Itu digunakan untuk memenuhi sekitar 48 ribu pelanggan. Pendistribusiannya, 81,15 persen menggunaan sistem perpompaan dengan listrik PLN dan sisanya menggunakan sistem gravitasi. Adanya penambahan pelanggan melalui program reguler dan MBR, Lestariana mengaku akan kembali menambah debit air, sebesar 40 liter per detik. “Setiap tahun, kami selalu menambah debit. Itu untuk mendukung jumlah pelanggan yang cenderung naik. Sumber air yang bisa dimanfaatkan masih cukup banyak,” ungkapnya. (kmb45)

Diproduksi Secara Tradisional, Mampu Tembus Pasar Ekspor POTENSI laut Desa/Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng sangat besar. Hal tersebut dimanfaatkan secara baik warga sekitar, salah satunya untuk produksi garam. Meski masih menggunakan metode tradisional, bumbu dapur bercita rasa asin ini telah mampu menembus pasar ekspor. Berkunjung ke Desa Tejakula, kawasan pesisirnya terlihat membentang luas. Keindahan yang dipancarkan juga tak kalah dengan laut di daerah lain. Potensi alam ini tak hanya dilirik masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Namun beberapa juga ada yang memanfaatkan untuk produksi garam. Salah satunya dilakukan pengusaha Made Widnyana. Menurutnya, selama bertahun-tahun garam Tejakula diproses dengan cara organik. Tidak ada campuran unsur-unsur kimia. Selain itu, penjemuran bumbu dapur berupa kristal ini juga cukup unik. Itu tak menggunakan plastik, melainkan palungan dari pohon kelapa. “Dengan palungan ini,

kandungan air dalam garam agar segera terserap,” paparnya, belum lama ini. Garam yang diproduksi juga memiliki rasa tidak terlalu asin. Selain itu, kandungan yodiumnya muncul secara alami. Itu salah satunya pengaruh cara penjemurannya yang menggunakan palung pohon kelapa. Widnyana menyebutkan, produksi garam juga dilakukan pada jenis pyramid yang siap diekspor ke mancanegara. Garam ini digolongkan menjadi dua. Ada yang mempunyai ukuran besar dengan harga yang paling mahal yaitu Rp 5 ribu per pcs, sedangkan garam pyramid dengan ukuran kecil akan dijual dengan harga Rp 260 ribu per kilo. Kualitas garam kedua disebut snow salt, dice salt dan super Tejakula salt yang dijual dengan harga yang berbeda. “Produksinya sangat bergantung pada cuaca. Kalau mendung, maka bentuk pyramid tidak sempurna,” jelasnya. Garam yang dihasilkan sudah mampu diekspor ke negara-

negara maju, seperti Jepang, Hongkong, Amerika dan Australia. Sementara untuk pasar lokal sudah menyasar Kuta, Denpasar dan Jakarta. Meskipun harga penjualan garam pyramid terbilang mahal, pembelian langsung dari petani hanya berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilo. Hal tersebut dikarenakan jumlah garam asli petani dan garam yang sudah melalui proses jumlahnya akan jauh mengalami penyusutan. “Banyak terjadi penyusutan, dari penjemuran, sortir dan juga packing. Apalagi garam yang kami beli dari petani masih mengadung banyak air dan itu akan sangat berpengaruh terhadap harga,” terang Widnyana. Produksi garam ini telah mampu menjadi tumpuan hidup sejumlah masyarakat. Tenaga kerja lokal juga mampu terserap. (sos) GARAM - Produsen garam di Tejakula. Garam Tejakula sudah mampu menembus pasar ekspor.


BANGLI

8 Instalasi Pengolahan Limbah akan Dibangun di Tiga Puskesmas Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli akan membangun gedung instalasi pengelolaan limbah di tiga puskesmas tahun ini. Proyek tersebut saat ini sudah dalam proses tender. Kadiskes I Nengah Nadi, Jumat (16/6) kemarin, mengatakan di Kabupaten Bangli terdapat 12 puskesmas yang tersebar di empat kecamatan. Dari jumlah tersebut, baru enam puskesmas yang sudah memiliki instalasi pengolahan limbah. Puskesmas dimaksud yakni Puskesmas Tembuku I, Puskesmas Tembuku II, Puskesmas Susut I, Puskesmas Kintamani III, Puskesmas Kintamani I dan Puskesmas Kintamani II. ‘’Tahun ini, kita akan membangun tiga unit gedung instalasi pengolahan limbah dengan anggaran per satu unit bangunan digelontorkan Rp 548.860.000. Dan sekarang rencana pembangunan tersebut sudah masuk ULP. Kami harap rencana pembangunan tahun ini tidak gagal. Karena saat pembangunan sebelumnya berjalan sukses. Semoga tahun ini pembangunannya juga lancar,’’ ungkapnya. Tiga gedung instalasi pengolahan limbah yang rencananya dibangun tahun ini yakni di Puskesmas Kintamani VI, Puskesmas Susut

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Lima Hari Belajar Sulit Diterapkan Bangli (Bali Post) -

Rencana pemerintah menerapkan kebijakan lima hari belajar seharusnya dikaji dengan matang. Pemerintah semestinya memerhatikan kondisi di lapangan mengingat banyak kendala yang dihadapi sekolah untuk menerapkan program tersebut. Lima hari belajar ini juga dapat berdampak pada psikologis anak. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja, Jumat (16/6) kemarin.

Bali Post/nan

I Nengah Nadi

II dan Puskesmas Kintamani IV. ‘’Jadi dengan tambahan tiga gedung instalasi pengolahan limbah, maka total puskesmas yang memiliki pengolahan limbah menjadi sembilan puskesmas. Sementara untuk tiga puskesmas yang belum ada pengelolaan limbahnya akan kita anggarkan tahun 2018 mendatang,’’ katanya. Pria asal Rendang itu menambahkan, selama ini limbah yang dihasilkan di puskesmas yang sudah memiliki instalasi pengolahan limbah sudah diolah dan dimanfaatkan untuk menyiram tanaman hingga pembibitan ikan. Sementara puskesmas yang memiliki fasilitas tersebut, limbah dibuang ke dalam tempat khusus yang telah disiapkan. (kmb41)

Suteja mengatakan, jika dilihat dari kesiapan sekolah untuk melaksanakan kebijakan ini, hanya beberapa sekolah di Bangli yang diyakini dapat menjalankannya. Sekolah tersebut, SMP 2 Bangli, SMP 3 Bangli, dan SMP 2 Tembuku yang lahan sekolahnya cukup luas. Selebihnya masih belum mampu menerapkan kebijakan ini lantaran masih tersandung berbagai persoalan. Terlebih lagi sekolah satu atap (satap) yang sarana dan prasarananya tidak memadai. ‘’Untuk penerapan sekolah delapan jam ini akan sangat berdampak bagi kesiapan sekolah masing-masing. Selain itu juga berdampak pada guru dan psikologis siswa. Karena penerapan kebijakan ini tidak hanya berbicara masalah belajar mengajar. Selain belajar, siswa juga membutuhkan bermain agar tidak bosan dan jenuh lantaran terlalu lama berada di sekolah,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, selain sarana dan prasarana menyangkut proses belajar dan mengajar, ada kendala lainnya seperti masalah kantin

sekolah. Jika kantin sekolah tidak layak, tentu tidak bisa memenuhi kebutuhan siswa selama di sekolah. Untuk itulah, dia meminta pemerintah pusat mengkaji lebih lanjut rencana penerapan program ini. Kondisi di lapangan harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai kebijakan ini justru merugikan. ‘’Jujur, kami sendiri menolak kebijakan ini. Menyetujui program ini juga belum karena kondisinya seperti sekarang ini, jadi serbasulit. Toh jika program ini dijalankan, kami dari Disdikpora berencana merealisasikan program itu secara bertahap. Itu karena sarana dan prasarana kurang memadai,’’ kata Suteja Sementara itu, Kepala SMP Satap Kintamani Ketut Manca mengatakan, pihaknya belum siap dan tidak mungkin mengikuti program dari pemerintah yang menghendaki siswa untuk belajar delapan jam sehari. Sebab di samping gedung yang digunakan siswanya milik SDN 4 Songan, kebanyakan siswanya berasal dari balik bukit yakni Banjar Batumeyeh yang berada di perbatasan

Bangli dengan Singaraja. Selain itu, masalah bekal bagi siswa juga menjadi kendala. Pasalnya kebanyakan siswa berasal dari keluarga

kurang mampu. ‘’Masalah lainnya yang dihadapi sekolah kami, siswa kebanyakan rumahnya jauh. Untuk ke sekolah saja hampir dua sampai tiga jam berjalan kaki. Para guru kebanyakan pulang pergi dari Kota Bangli sehingga sering telat. Jadi dengan kondisi itu, rasanya sulit menerapkan kebijakan itu,’’ tegasnya. Hal senada juga dilontar-

kan Kepala SDN 3 Terunyan I Nyoman Tega. Dia mengungkapkan, jika pemerintah memberlakukan lima hari belajar pihaknya akan banyak menemui kesulitan. ‘’Kalau program itu diberlakukan, nanti kami akan konsultasikan dulu dengan orang tua siswa dan komite sekolah apakah bisa mengikuti kebijakan itu atau tidak,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bali Post/nan

SISWA - Para siswa di salah satu SMP di Bangli. Banyak kendala yang dihadapi sekolah untuk bisa menerapkan kebijakan lima hari belajar.

PDAM Denpasar Gelar Penghijauan di Desa Awan

Bupati Made Gianyar Tegaskan Bangli sebagai Paru-paru Bali

Ngakan Kutha Parwata

Bali Post/ina

Pengelolaan Pasar Seni Geopark Dinilai Tak Maksimal

Bangli (Bali Post) Pasar Seni Geopark di Penelokan, Kintamani yang dibangun Pemkab Bangli dengan dana miliaran rupiah belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Sejak dioperasikan tahun 2014 lalu, hanya lantai satu pasar yang dimanfaatkan untuk menampung pedagang. Sementara lantai II dan sebagian lantai III pasar tersebut tetap dibiarkan kosong. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata menilai belum maksimalnya kegiatan perekonomian di Pasar Seni Geopark dikarenakan OPD terkait kurang serius dalam mengelola pasar tersebut. Diwawancarai belum lama ini, dia menyebut, sejak awal pembangunan Pasar Seni Geopark sudah menemui banyak masalah. Proses pembangunan yang dimulai tahun 2013 sempat terhenti karena rekanan yang menggarapnya tidak bisa menyelesaikan sesuai target sehingga terpaksa dipenalti. Kemudian saat proses pembangunan dilanjutkan dan rampung, pedagang yang berjualan di depan pasar itu sempat menolak dipindahkan ke dalam pasar karena harga sewa yang ditawarkan dinilai terlalu mahal. Hingga kemudian atas fasilitasi dewan, pedagang akhirnya mau berjualan di pasar setelah nilai sewa sepakat diturunkan. Kini setelah hampir dua tahun berlalu, Pasar Seni Geopark masih hanya ditempati belasan pedagang di lantai I. Sementara lantai dua berupa los yang sempat diwacanakan akan digunakan untuk menampung pedagang acung, hingga saat ini kondisinya tetap dibiarkan kosong. Demikian juga pada lantai tiga, hanya sebagian yang dimanfaatkan pemkab untuk memajang beberapa produk kerajinan Bangli. ‘’Selama ini,

saya lihat OPD yang membidangi itu tidak gereget dalam mengelola pasar tersebut,’’ jelasnya. Agar seluruh lantai di bangunan pasar tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik, OPD yang membidangi dalam hal ini Disperindag diminta bekerja sungguh-sungguh dan konsisten pada perencanaan awal. Pihaknya juga mengaku sangat mendukung terkait adanya rencana Perusda BMB untuk memanfaatkan dan mengelola bagian lantai tiga bangunan pasar tersebut. Jika dimanfaatkan oleh perusda maka keberadaan pasar tersebut tidak lagi mubazir. ‘’Kalau memang sesuai kajian Perusda layak ditempati, kami mendukung. Kami harapkan jangan hanya ngomong, tapi dilaksanakan,’’ katanya. (kmb40)

BUPATI Bangli I Made Gianyar menghadiri kegiatan penghijauan dan pengobatan gratis serangkaian HUT ke20 PDAM Denpasar yang dilaksanakan di Desa Awan Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (16/6) kemarin. Bupati Made Gianyar mengatakan, membangun Bangli tidak harus sama dengan membangun Kota Denpasar. Jika Bangli mengikuti pola pembangunan Denpasar yang banyak menanam tiang-tiang pancang untuk hotel maka akan berdampak pada kerusakan Bali. Dijelaskannya, mengingat selama ini Bangli dalam Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) Provinsi Bali diposisikan sebagai daerah penyangga dan konservasi serta sebagai paru-paru dan jantung Provinsi Bali maka alih fungsi lahan untuk pembangunan pariwisata tidak bisa semasif daerah lainnya. ‘’Jadi, pembangunan di Kabupaten Bangli tidak bisa disamakan dengan memba-

TANAM POHON - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menanam pohon serangkaian HUT ke-20 PDAM Kota Denpasar yang dilaksanakan di Desa Awan, Kintamani. ngun Kota Denpasar atau Kabupaten Badung yang lebih banyak melakukan alih fungsi lahan untuk pembangunan pariwisata,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, jika Bangli melakukan hal yang sama maka fungsi Bang-

li yang selama ini menjadi daerah penyangga air dan konservasi akan hilang yang akan berimplikasi pada kerusakan lingkungan. Kalau itu sampai terjadi maka dampak kerusakan lingkungan ini akan sangat dirasakan oleh

daerah lain seperti Kabupaten Gianyar, Badung, dan Denpasar yang selama ini mendapatkan pasokan air bersih dari Bangli. ‘’Kita senang dengan kegiatan penghijauan yang dilakukan PDAM Kota Denpasar. Ini membuktikan kalau Kota Denpasar sadar karena Bangli merupakan daerah konservasi yang harus dijaga bersama,’’ ujarnya. Lebih lanjut dia mengatakan, dengan ditetapkannya Kabupaten Bangli sebagai daerah konservasi dan penyangga air di Provinsi Bali, pemerintah provinsi maupun pusat dalam hal ini seharusnya lebih memerhatikan Kabupaten Bangli dengan pemberian insentif yang lebih besar. Hal ini mengingat Bangli secara konsisten bisa menjaga hutan dengan baik dan tidak melakukan eksploitasi alam secara berlebihan. ‘’Kalau Bangli mau mengikuti daerah lainnya melakukan pembangunan

secara besar-besaran di bidang pariwisata tentu bisa menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangli. Namun, Bangli tidak melakukan itu, karena kita sadar jika Bangli dieksploitasi secara berlebihan maka kejadian yang dialami Jakarta akan terjadi di Bali. Banjir akan terjadi di mana-mana dan kualitas air tanah akan berkurang dan tercemar,’’ jelas Made Gianyar. Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PDAM Kota Denpasar Prof. Dr. Ramantha pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan penghijauan tersebut merupakan rangkaian HUT ke-20 PDAM Kota Denpasar. Penghijauan berupa penanaman seribu bibit pohon cemara. Selain penghijauan pihaknya juga menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis serta menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Awan. (ad1352)

Seluruh Desa akan Dibuatkan ’’Website’’

Bangli (Bali Post) – Seluruh desa di Kabupaten Bangli akan dibuatkan website oleh pemerintah tahun ini. Selain untuk memuat profil dan potensi desa, website juga dimaksudkan sebagai transparansi program dan kegiatan pemerintah desa. Rencana pembuatan website desa tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, Ni Wayan Manik, Jumat (16/6) kemarin. Didampingi Kabid Pelayanan Komunikasi dan Informasi Publik Made Ari Candra, Manik menyebutkan, dari 68 desa di Bangli, sekitar 20 desa di antaranya sudah memiliki website. Hanya, sebagian sudah tidak aktif karena tidak dilakukan pembayaran untuk

perpanjangannya. ‘’Kadang desa tidak mengganggarkan pembayarannya. Sementara kalau tidak dilakukan pembayaran untuk memperpanjang, maka website akan mati,’’ ujarnya. Dikatakannya, selama ini masih banyak desa yang belum memiliki website karena faktor sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa yang masih rendah dalam mengakses teknologi. Padahal keberadaan website di era teknologi seperti sekarang sangat dibutuhkan dan penting untuk memuat profil dan potensi desa, sekaligus sebagai media untuk menampilkan program-program dan penggunaan anggaran desa kepada masyarakat. Dengan adanya website,

masyarakat umum bisa mengetahui secara jelas seluruh kegiatan dan penggunaan anggaran di desanya. ‘’Karena itulah, kami tahun ini merancang untuk memfasilitasi pembuatan website untuk seluruh desa yang ada,’’ jelasnya. Mengenai konten atau isi

website, Manik menyebut akan diserahkan langsung ke masing-masing desa. Agar website yang dibuatkan itu bisa tetap dikelola dengan baik, Diskominfo dan Persandian Bangli juga akan melakukan pelatihan terhadap beberapa petugas di desa. Untuk mengoperasikan

website sedikitnya membutuhkan dua orang tenaga. ‘’Mengenai realisasinya, kami upayakan di APBD Perubahan. Kalau belum dapat anggaran, kami rancang di APBD Induk tahun 2018,’’ kata mantan Kepala Disperindag Bangli ini. (kmb40)


GIANYAR

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

9

Jelang Idul Fitri, Polres Gelar Operasi Pasar Gianyar (Bali Post) Menjelang Idul Fitri, jajaran Polres Gianyar beserta jajaran polsek bekerja sama dengan Bulog mengadakan operasi pasar serentak di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, Jumat (16/6) kemarin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kestabilan harga barang jelang Lebaran. Wakapolres Gianyar Kompol Toni Sugadri menjelaskan, dalam operasi pasar tersebut, ratusan kilogram beras dan sembako dijual dengan harga standar pasar. Tujuannya untuk menstabilitaskan harga di pasaran. Sementara terkait kenaikan harga sembako, menurutnya sudah menjadi fenomena setiap menjelang Lebaran maupun hari raya lainnya. ‘’Untuk menekan kenaikan harga yang sering membebani masyarakat, Polri bekerja sama dengan Bulog mengadakan gerakan stabilisasi pangan di seluruh Indonesia,’’ katanya. Pada operasi pasar ini disediakan delapan ton beras Bulog yang tiap paketnya terdiri dari 5 kg, satu ton gula pasir, 1.600 liter minyak goreng dalam kemasan, 150 dus mi instan, puluhan kilogram bawang merah dan bawang putih. Dalam operasi ini, beras 5 kg dijual dengan harga Rp 48 ribu, minyak goreng kemasan lima liter dijual dengan harga Rp 27 ribu, gula pasir satu kilogramg seharga Rp 12.500, bawang putih Rp 15 ribu per setengah kilogram dan bawang merah Rp 27 ribu per kg. Sementara itu, Kepala Disperindag Gianyar Wayan Suamba mengatakan, jelang Idul Fitri tahun ini harga bahan pokok terpantau masih stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada cabai rawit hijau dan minyak goreng. Cabai rawit hijau yang sebelumnya Rp 13.000 per kg mengalami kenaikan Rp 2 ribu menjadi Rp 15.000 per kg. ‘’Kalau bahan pokok lainnya seperti bawang hingga beras terpantau masih stabil,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

BERIKAN BINGKISAN - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak saat memberikan bingkisan kepada sejumlah anak usai Safari Ramadan di Yonzipur 18/YKR Gianyar, Kamis (15/6) malam.

Safari Ramadan

Bali Post/nik

OPERASI PASAR - Personel Polres Gianyar saat menggelar operasi pasar serangkaian hari raya Idul Fitri.

”Traffic Light” di Simpang Saba Padam

Dikhawatirkan Ganggu Arus Mudik

Gianyar (Bali Post) Tidak hanya Lampu Penerang Jalan (LPJ) yang padam, kini traffic light di Jalan By-pass I.B. Mantra, simpang Saba, Desa Saba, Blahbatuh juga tidak berfungsi sejak seminggu lalu. Kondisi ini sangat disayangkan masyarakat, mengingat dalam waktu dekat jalur By-pass I.B. Mantra akan menjadi lintasan utama para pemudik. Menurut salah seorang sopir truk, Santoso, traffic light di kawasan tersebut sudah padam sekitar satu minggu. Hal ini membuat dirinya dan sejumlah sopir lainnya waswas, mengingat kawasan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan. ‘’Bahaya sekali kalau kecepatan tinggi, karena tidak ada lampu penerang dan traffic light. Kalau gara-gara lampu penerang mati, sudah banyak buktinya. Ada beberapa kecelakaan terutama menabrak truk yang parkir karena kurang terlihat, karena gelap,’’ kata pria asal Banyuwangi ini. Terkait persoalan ini, Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Putu Eka Astawa mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. ‘’Saya sudah koordinasi ke provinsi. Katanya akan segera diperbaiki,’’ ujarnya. AKP Astawa juga menyayangkan padamnya LPJ di sepanjang By-pass I.B. Mantra. Kondisi ini sangat membahayakan, terlebih dalam beberapa hari ke depan akan berlangsung arus mudik. ‘’Terkait LPJ, informasinya sudah dialihkan kewenangannya dari provinsi ke kabupaten. Nanti akan coba saya koordinasikan apa bisa LPJ di sana diperbaiki tahun ini,’’ terangnya. (kmb35)

Bali Post/nik

TRAFFIC LIGHT - Kawasan Simpang Saba. Traffic light di kawasan ini padam sejak seminggu lalu.

Dapur di Sengguan Kawan Terbakar Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan insiden kebakaran dapur milik Made Tresna Buana (52), warga Lingkungan Sengguan Kawan, Gianyar, Jumat (16/6) kemarin. Dugaan sementara, kebakaran dipicu selang regulator tabung gas yang bocor. Informasi dihimpun menyebutkan, kejadian ini pertama kali diketahui Ni Made Rupi pada sekitar pukul 12.50 Wita. Kala itu wanita 38 tahun yang tidak lain adalah istri dari Made Tresna ini sedang memasak. Saat inilah secara tiba-tiba ada semburan api. Semburan api yang cukup besar langsung menyambar hingga ke plafon dapur. Rapi yang terkejut langsung berlari keluar sembari berteriak minta tolong. Warga setempat pun langsung berdatangan. Sebelum api merembet ke bangunan lain, pihak keluarga dibantu warga setempat berhasil memadamkan api dengan alat seadanya. Beberapa menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di lokasi. Namun ketika itu api sudah padam. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana mengatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi, dugaan sementara kebakaran itu disebabkan tabung gas yang bocor. ‘’Dugaan sementara karena gas bocor. Tapi dipastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Hanya korban material,’’ katanya. (kmb35)

Pangdam Minta Masyarakat Waspadai Tumbuhnya Radikalisme Gianyar (Bali Post) -

Situasi Bali masih kondusif. Bali bebas dari penganut paham radikalisme. Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada terhadap tumbuhnya radikalisme. Hal itu diungkapkan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak saat Safari Ramadan Pangdam IX/Udayana di Yonzipur 18/YKR Gianyar, Kamis (15/6) malam. Mayjen Komarudin Simanjuntak mengatakan, saat ini Bali masih dalam situasi kondusif meski di beberapa daerah yang menjadi wilayah tanggung jawab Kodam IX/Udayana ada yang ternodai dengan masalah ISIS. ‘’Selaku aparat keamanan, TNI tetap tidak boleh kecolongan,’’ tegasnya. Konsep Kodam IX/Udayana yakni melaksanakan patroli Tri Pilar yaitu Bhabinkantimmas, Babinsa dan Lurah. Ketiga pilar ini melaksanakan patroli

bersama-sama melibatkan semua komponen ke titiktitik khusus. ‘’Patroli ini sambil mensosialisasikan Pancasila sebagai ideologi negara. Dengan mensosialisasikan butir-butir yang ada pada Pancasila,’’ terangnya. Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa ibadah puasa kali ini bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum dalam kurun waktu tertentu, tetapi juga harus dapat menahan hawa nafsu dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai pahala. ‘’Seka-

rang kegiatan buka puasa bersama sangat bermanfaat, karena dapat menjadi wahana untuk mempererat tali silaturahmi sehingga akan lebih memperkuat ikatan kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan,’’ katanya. Tumbuhnya rasa kebersamaan, kata dia merupakan modal utama mewujudkan soliditas yang dilandasi tanggung jawab, komitmen dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. ‘’Bulan ini membawa keceriaan kepada kita, karena semua dik-

endalikan dengan mampu menahan diri,’’ ujar Komarudin Simanjuntak. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyampaikan, Safari Ramadan merupakan kegiatan positif untuk saling mengingatkan dan mempersiapkan diri menyongsong hari raya Idul Fitri. Kegiatan ini juga sebagai wahana untuk meningkatkan rasa persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama. Semangat persaudaraan atau silaturahmi yang dalam bahasa bali dikenal dengan istilah manyama braya, harus terus ditanamkan dalam hati sanubari setiap insan. ‘’Konsep silaturahmi dan manyama braya mengand-

ung nilai spiritual tinggi, di mana kita harus memandang orang lain sebagai saudara yang harus saling membantu dan saling mengasihi,’’ katanya. Dia menambahkan, di Kabupaten Gianyar selama ini telah terpupuk kerukunan antarumat beragama. Komitmen tersebut juga telah didukung seluruh komponen dengan telah direalisasikannya kendaraan operasional kepada masingmasing lembaga agama. Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk membantu para pembina umat pada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk melakukan pembinaan kepada umat di Gianyar. (kmb35)

Lomba Pidato DPC PDI-P Gianyar

Puluhan Anak Tirukan Gaya Bung Karno PULUHAN siswa SD menirukan gaya pidato Ir. Soekarno, Presiden pertama RI, saat lomba pidato Bung Karno dan pembacaan teks Proklamasi yang diselenggarakan DPC PDI-P Gianyar di kantor DPC PDI-P Buruan, Gianyar, Jumat (16/6) kemarin. Tidak hanya gaya bicara dan gerak tubuh, anak-anak utusan dari masing-masing SD se-Kabupaten Gianyar tersebut juga menirukan cara berpakaian Bung Karno lengkap dengan peci hitam. Masing-masing anak diberikan waktu 15 menit untuk berpidato dan membacakan teks proklamasi di hadapan tim juri. Para juri berasal dari unsur akademis, budayawan dan masyarakat umum. Saat berpidato, anak-anak ada dengan membawa teks, namun tidak sedikit pula

tanpa teks. Mereka berdiri di atas panggung layaknya Bung Karno saat memproklamirkan kemerdekaan bangsa. Tak sedikit pula yang membawa supporter, terutama temanteman sekolah dan para guru. Kegiatan yang mendapat respons positif dari masyarakat ini dilaksanakan selama dua hari. Selain melibatkan peserta dari tingkat SD, pada Sabtu (17/6) hari ini pesertanya berasal dari SMA/ SMK dan perguruan tinggi seKabupaten Gianyar. Mereka memperebutkan hadiah uang tunai, piala dan piagam yang telah disiapkan panitia. Di sela-sela kegiatan, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Gianyar Made Mahayastra mengungkapkan, perlombaan ini masih terkait peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Melalui perlombaan Pidato

Bung Karno dan Pembacaan Teks Proklamasi, pihaknya ingin mengingatkan kembali generasi muda sejak dini tentang sejarah lahirnya bangsa Indonesia yang diraih dengan pengorbanan darah dan air mata. Setelah merdeka dan diproklamasikan, tugas para generasi muda adalah mengisi pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI. ‘’Kami ingin mengingatkan kembali bagaimana pendahulu kita berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Dan sekarang tugas generasi muda untuk menjaga agar NKRI tetap utuh dan bersatu,’’ terang Made Mahayastra yang juga Wakil Bupati Gianyar ini. Sementara itu, kriteria penilaian perlombaan pidato Bung Karno di antaranya isi materi dan relevansi dalam

SERAHKAN HADIAH - Ketua DPC PDI-P Kabupaten Gianyar Made Mahayastra saat menyerahkan hadiah kepada peserta lomba pidato Bung Karno. kondisi kekinian, mirip dengan figur Bung Karno, pakaian, intonasi, artikulasi, ekspresi, bahasa tubuh dan

akting. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya. (ad1343)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Bali Post/dwa

PENGARAHAN - Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto didampingi Waka Polres Nengah Sadiarta, ketika memberikan pengarahan kepada jajarannya untuk meningkatkan patroli.

Cegah Kriminalitas, Polres Gencarkan Patroli

Semarapura (Bali Post) Seluruh personil Polres Klungkung dan Polsek jajaran mulai meningkatkan patroli ke tempat keramaian dan perumahan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Klungkung, seperti kasus pencurian, penjambretan, perampokkan dan lainnya. Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto didampingi Waka Polres Nengah Sadiarta mengatakan, patroli yang ditingkatkan tersebut dilaksanakan guna menjaga dan memelihara keamanan tetap kondusif. “Personel yang terlibat dalam Operasi Ramadniya Agung 2017 diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya dalam Latpra Ops Ramadniya Agung 2017, Jumat (16/6) kemarin. Sementara itu, Kabag Ops Nyoman Suarsika mengatakan, dalam operasi ini Polres Klungkung menyiapkan dua Pos Pengamanan di depan Pura Goa Lawah dan di Jalan By pass Ida Bagus Mantra, tepatnya di Pos Lepang. “Anggota yang dilibatkan sebanyak 90 personel. Operasi ini berlangsung dari 19 Juni hingga 4 Juli 2017,” pungkasnya. (dwa)

DIPROTES - Pembangunan rumah di kawasan Batu Tumpeng, Desa Gelgel yang diprotes desa pakraman, Jumat (16/6) kemarin.

Masuk Kawasan Suci

Pembangunan Rumah di Batu Tumpeng Dihentikan Semarapura (Bali Post) -

Salah satu warga sedang membangun rumah pribadi di kawasan Batu Tumpeng, Desa Gelgel, Klungkung. Namun proses pembangunannya itu tiba-tiba dihentikan instansi terkait karena adanya protes dari pihak Desa Pakraman Gelgel. Pihak desa keberatan, lantaran di wilayah Batu Tumpeng itu merupakan kawasan suci yang nantinya akan ditata. Persoalan ini pun ditindaklanjuti pihak Camat dan Dinas Perizinan Klungkung.

Bali Post/kmb

PADAMKAN API - Sejumlah petugas pemadam kebakaran Klungkung terlihat sedang memadamkan api di pohon kelapa yang terbakar di setra Dusun Sengkiding, Desa Aan, Banjarangkan, Jumat (16/6) kemarin.

Percikan Api ”Palebon” Hanguskan Pohon Kelapa

Semarapura (Bali Post) Warga Dusun Sengkiding, Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung yang melaksanakan upacara palebon, Jumat (16/6) kemarin sempat panik. Penyebabnya, satu pohon kelapa yang berdiri di setra setempat terbakar akibat terkena percikan api upacara palebon. Tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun api sempat membakar pohon kelapa tersebut sehingga tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. Perbekel Aan A.A. Ardika ketika dikonfirmasi mengatakan, awalnya tidak mengetahui adanya kasus kebakaran di Dusun Sengkiding. Karena pihaknya juga baru datang dari madelokan di sana. Tapi diakui pihaknya sempat mendengar ada bunyi sirine dari mobil petugas pemadam kebakaran menuju dusun Sengkiding. “Saya belum tahu ada kebakaran. Baru saya dari sana. Coba saya cek dulu,” katanya. Setelah dicek, A.A. Ardika mengakui ada tiga mobil pemadam kebakaran yang menuju dusun Sengkiding. Namun menurut Ardika, tidak ada rumah warga yang terbakar. Saat itu hanya pohon kelapa di kuburan yang terbakar akibat terkena percikan api dari upacara palebon. “Hanya pohon kelapa yang terbakar pak. Kemungkinan api dari upacara palebon besar. Sehinggga percikan apinya terbang mengenai daun pohon kelapa yang sudah kering dan terbakar,” katanya. Namun pohon kelapa yang terbakar tersebut dikatakan sudah dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang melakukan penyemprotan. “Sekarang apinya sudah dapat dipadamkan,” katanya. (kmb)

Bali Post/kmb

Pihak Camat dan Dinas Perizinan Klungkung turun langsung dan memberikan surat imbauan agar pembangunan rumah pribadi tersebut dihentikan. “Awalnya ada keberatan dari Desa Pakraman Gelgel secara lisan terkait bangunan tersebut. Keberatan ini kemudian ditindaklanjuti dengan surat, sehingga kita turun melakukan pengecekan bersama Dinas Perizinan,” kata Camat Klungkung Komang Wisnuadi, Jumat (16/6) kemarin. Menurut Wisnuadi, pihaknya dan

Dinas Perizinan telah turun melakukan pengecekan terhadap bangunan di sekitar kawasan Batu Tumpeng, Senin (12/6) lalu. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, bangunan tersebut rencananya akan dibuat untuk rumah pribadi. Warga yang membangun rumah tersebut diketahui berasal dari Nyalian, Banjarangkan. Namun pihak Desa Pakraman Gelgel keberatan terhadap bangunan tersebut, karena di kawasan itu akan ada penataan. Termasuk juga kawasan Batu Tumpeng itu merupakan

bagian dari kawasan suci. “Kita (di kecamatan - red) tidak memiliki wewenang untuk menghentikan pembangunan tersebut, karena itu bagian dari tugas tim yustisi. Kita hanya sebatas mengimbau saja. Tapi surat imbauan ini sudah kita tembuskan juga ke tim yustisi,” ujar Wisnuadi. Menurutnya, surat imbauan tersebut telah dikirim ke pemilik bangunan sebanyak dua kali. Sedangkan surat imbauan untuk menghentikan bangunan tersebut terakhir dikirim, Kamis (15/6) lalu. “Kita berharap dari pemilik bangunan berkoordinasi dengan desa pakraman sebelum membangun, agar tidak terjadi benturan nanti dengan dinas,” katanya. Sementara itu, pemilik bangunan Wayan Mandiara (29) mengaku berani membangun di sana karena sertifikat miliknya sudah menyatakan tanah pe-

rumahan dan sudah ada aspek alih fungsi lahan pembangunan sesuai sertifikat dari BPN-RI. Selain itu, dirinya mengaku sudah sempat menemui subak setempat maupun Kadus Banjar Tangkas dan Perbekel Desa Gelgel. Dari semua jawabannya, tidak berani melarang maupun mengizinkan dirinya membangun perumahan. “Ini sertifikat saya yang menyebutkan sebidang tanah perumahan, makanya saya berani membangun,” ucapnya. Sementara itu, Perbekel Gelgel Nengah Soma mengatakan tidak memiliki kewenangan untuk mengizinkan maupun melarang untuk membangun di wialayah Batu Tumpeng. Karena yang bisa memberikan izin membangun itu kewenangan instansi terkait, seperti Dinas Perizinan. “Apakah boleh atau tidak itu kewenangan instansi terkait,” katanya. (dwa/kmb)

Ombak Besar, Penyeberangan Tradisional Kusamba Terganggu Semarapura (Bali Post) Setiap memasuki Juni hingga Agustus, kerap terjadi ombak besar di pesisir pantai Klungkung. Kondisi ini pun membuat penyeberangan tradisional di Desa Kusamba terganggu. Pasalnya, penyeberangan yang belum memiliki tempat sandar permanen tersebut membuat sampan tidak bisa bersandar. Kondisi ini membuat Klungkung masih bergantung dengan Padangbai untuk bisa menyeberang ke Nusa Penida. Pantauan Bali Post Klungkung, Jumat (16/6) kemarin, penyeberangan Banjar Bias, Desa Kusamba terganggu. Hal ini disebabkan ganasnya ombak pantai yang menghantam pontoon saat penumbang hendak menyeberang. Pontoon yang dimiliki pengusaha penyeberangan ini menjadi satu-satunya cara agar penumpang dapat berpindah ke sampan. Pasalnya, sampai saat ini penyeberangan tradisional di Desa Kusamba belum memiliki tempat sandar permanen. Kondisi ini sudah terjadi sejak lama dan belum ada perubahan. Menurut Syahbandar Padangbai Wilayah Kerja Kusamba I Made Wendra, setiap tahun (Juni, Juli dan Agustus - red) terjadi ombak besar. Kondisi ombak besar ini tidak bisa diprediksi, sehingga penyeberangan harus menyesuaikan. Made Wendra menjelaskan, pada saat ombak besar proses bongkar muat dan pengangkutan penumpang juga terganggu. Untuk tidak mengambil risiko, biasanya sandar sampan dilakukan saat ombak sudah mulai mengecil.

Namun, bila ombak tetap saja besar, pihaknya menyarankan agar penyeberangan dialihkan ke Padangbai, Karangasem. Hal ini dilakukan karena fasilitas pelabuhan di Padangbai lebih layak untuk penyeberangan dibandingkan tempat penyeberangan tradisional Kusamba. Selain telah memiliki tempat sandar permanen, di Padangbai juga dioperasikan armada transportasi modern seperti speed boat. Sementara di Kusamba, selain belum memiliki tempat sandar, armada yang dimiliki juga masih tradisional. “Alat angkutnya masih terkendala saat ombak besar karena perahu tradisional. Selain itu, pelabuhan masih alami. Kapal bisa sandar dengan sempurna di tempat sandar permanen,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hendak menyeberang melalui Kusamba terpaksa mengalihkan penyeberangan melalui Padangbai. Menurut Bupati Suwirta, rencana penataan pelabuhan di Kusamba dengan program segitiga emas perlu segera terwujud untuk mengatasi kondisi alam ini. Untuk mewujudkan segitiga emas ini, menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra, pihaknya telah mengirim berkas untuk melelang pembuatan master plan dan DED Penataan Pelabuhan Sampalan dengan nilai pagu Rp 405 juta. Penataan ini dilakukan karena ada beberapa poin yang masih tidak dimiliki penyeberangan tradisional Sampalan, seperti sandar kapal permanen lahan parkir yang representatif, ruang tunggu

dan perkantoran. Selain itu, tempat sandar kapal yang saat ini dimanfaatkan pengusaha penyeberangan masih belum layak disebut dengan pelabuhan, baik dari segi keselamatan dan juga fasilitas yang ada.

Menurut Sucitra, selain Sampalan, penyeberangan tradisional yang ada di Kusamba juga belum layak sebagai pelabuhan. Namun, untuk saat ini pihaknya masih fokus dalam menata Pelabuhan Sampalan. (dwa)

Bali Post/dwa

OMBAK BESAR - Puluhan penumpang di penyeberangan tradisional Desa Kusamba yang hendak menyeberang terpaksa tertunda karena terjadi ombak besar.


BULELENG

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

SOSOK

Tetap Lestari

KESENIAN bondres di Kabupaten Buleleng masih tetap lestari. Yang berkecimpung di dalamnya tak hanya kalangan dewasa, tetapi juga muda. Salah satunya Ketut Wartadana. Pria kelahiran 15 Oktober 1992 ini tergabung dalam Sekaa Bondres Sunari Bajra. Keterlibatannya dalam dunia kesenian tak hanya sebagai upaya untuk melestarikan budaya leluhur, tetapi juga memuaskan hasrat seni dalam dunia seni peran. Minat masyarakat untuk mengenal dan menonton kesenian ini belakangan terkesan memudar. Guna membangkitkan itu, promosi terus dilakukan. Caranya tak hanya melalui pentas di sejumlah lokasi. Namun juga memanfaatkan media sosial yang kini sangat digandrungi, khususnya kalangan remaja. “Itu salah satu cara untuk promosi,” katanya belum lama ini. Guna menarik perhatian masyarakat, foto dan video yang diunggah harus memiliki tampilan menarik. Selain itu juga menunjukkan kelucuan, sifatnya menghibur dan mendidik. Properti yang dipakai juga sesuai dengan saat pentas. “Sebelum membagikan tentu dipilah dulu. Yang dibagikan biasanya informasi yang lebih mendidik,” jelasnya. (sos)

Sisa Tender Proyek Capai Rp 8,3 Miliar

Singaraja (Bali Post) – Mendekati pertengahan tahun anggaran 2017 ini, sebanyak 40 paket pekerjaan di Buleleng lolos tender dan rekanan pelaksana proyek ditetapkan. Dari puluhan paket proyek yang ditenderkan secara online itu, Buleleng berhasil mengumpulkan sisa tender Rp 8,3 miliar lebih. Sisa ini akan kembali dialokasikan untuk membiayai program yang sudah direncanakan pemkab. Kepala Badan Layanan Daerah (BLD) Buleleng Made Budi Setiawan, Jumat (16/6) kemarin, mengatakan sejak APBD Induk 2017 disahkan, pihaknya memproses dokumen tender untuk 74 paket pekerjaan. Rinciannya, 13 paket pengadaan barang, 43 paket konstruksi, dua paket jasa lainnya dan 16 paket konsultan. Dari seluruh paket itu, menginjak bulan ini tercatat 40 paket lolos tender dan mendapatkan rekanan pelaksana proyek. Dari seluruh tahapan tender, nilai paket yang telah lolos tender itu mencapai Rp 86,1 miliar lebih. Dari nilai pagu anggaran paket pekerjaan yang dilelang secara terbuka itu, total nilai penawaran sebesar Rp 77,8 miliar lebih. Dengan demikian, pemerintah daerah mendapatkan sisa tender lebih dari Rp 8,3 miliar. “Karena masih ada

Dewan Harapkan Pemkab Lebih Rajin Gali Potensi PAD

Singaraja (Bali Post) – Dewan Buleleng tampaknya tidak puas dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini. Dewan yakin PAD bisa digenjot, karena masih ada potensi yang belum digarap secara optimal. Untuk itu, pemkab didesak untuk melakukan upaya pendataan potensi PAD. Selain itu, sektor yang selama ini menjadi penopang PAD perlu dilakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. Desakan itu diungkapkan jajaran DPRD Buleleng saat menyampaikan rekomendasi atas Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 20122017, belum lama ini. Dalam rekomendasi itu, wakil rakyat di Bali Utara menilai, sebagian besar PAD di daerah ini masih mengandalkan pungutan Pajak Bumi Bangunan (PBB), Pajak Air Tanah (PAT), parkir dan beberapa sumber penerimaan lainnya. Masih perlu dicarikan solusi untuk men-

ingkatkan PAD. Salah satu contohnya pada sektor PBB. Banyak ditemukan data wajib pajak (WP) yang belum valid, sehingga berdampak terhadap pemasukan dari sektor ini. Selain itu, persoalan tunggakan PBB harus dicarikan penyelesaian. Dengan demikian, PBB yang mengendap itu bisa direalisasikan sesuai regulasi yang ada. Selain itu, dari penelusuran di lapangan dan informasi masyarakat, masih banyak sektor penerimaan daerah yang belum dikelola

Bimantara

Bali Post/dok

(BKD) Buleleng Bimantara mengatakan, hingga tahun 2017 ini total PAD di daerahnya Rp 351,8 miliar lebih. Menurutnya, PAD yang telah ditetapkan itu sudah meningkat dibandingkan tahun

Desa Umejero Dinilai Tim Provinsi Bali

Bali Post/kmb38

Made Budi Setiawan

paket yang belum selesai tender, sudah pasti sisa tender yang sudah kita catat itu pasti akan bertambah,” katanya. Menurut Setiawan, terkait sisa tender itu otomatis akan dikembalikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan paket pekerjaan bersangkutan. Oleh OPD bersangkutan itu, kemudian sisa tendernya dikembalikan ke kas daerah sesuai mekanisme yang berlaku. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sisa tender yang terkumpul itu akan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dan kemudian dialokasikan kembali membiayai program sesuai kebijakan pimpinan di daerah. (kmb38)

ponen pemerintahan desa dan warganya begitu kompak dalam melaksanakan kebijakan pembangunan di desa. Untuk itu, pihaknya yakin kalau Desa Umejero merebut juara dan mewakili Bali dalam lomba yang sama di tingkat nasional. “Saya yakin desa ini mampu berprestasi di tingkat nasional jika diberikan kepercayaan mewakili Provinsi Bali. Masyarakatnya kompak dan semangat berkeseniannya sangat luar biasa,” katanya. Bupati yang dikenal merakyat ini menambahkan, mulai tahun 2018 audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada kabupaten akan digabungkan dengan audit keuangan desa. Jika desa tidak melakukan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan roda pemerintahan, bisa saja audit di kabupaten akan ikut terdampak. Untuk itu, pihaknya mengingatkan aparat desa dan segenap warga agar melaksanakan pemerintahan sesuai mekanisme, sehingga opini terhadap pengelolaan keuangan pemerintah yang sudah berturut-turut tiga kali Wajar

Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut bisa dipertahankan. Keberhasilan ini dipastikan akan membawa Buleleng untuk mendapatkan kucuran dana raksa dari pemerintah pusat Rp 55 miliar. “Artinya, seluruh komponen sekecil apa pun di Buleleng harus bergerak dan bekerja sama untuk membangun daerah. Dari desa harus transparan dan akuntabel,” jelasnya. Sementara itu, Kepala PMD Bali Ketut Lihadnyana mengatakan, evaluasi perkembangan desa melalui lomba untuk memotivasi desa-desa di Bali dalam mengelola pemerintahan dan potensi di wilayahnya. Ajang ini untuk saling bertukar informasi terkait pola pemerintahan atau pengelolaan potensi, sehingga perkembangan pembangunan desa tidak lagi stagnan, tetapi dapat berkembang optimal. Menurutnya, sejak penerapan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa sekarang dituntut mampu menjalankan pembangunannya. Kepala desa sekarang tidak lagi sebagai pemimpin, tetapi sebagai manajer yang bertanggung

KERJA SAMA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mempresentasikan rencana bekerja sama dengan Batan untuk mengoptimalkan pengelolaan sektor pertanian di Bali Utara.

merintahan di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan tenaga nuklir. Pengembangan pengetahuan teknologi nuklir sekarang tidak saja dominan pada aplikasi bidang energi, tetapi sudah meluas di bidang kesehatan, pertanian, dan sumber daya alam (SDA). Langkah awal kerja sama direalisasikan, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mempresentasikan potensi pertanian Buleleng di ruang rapat madya Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Jakarta Selatan Jumat (16/6) kemarin. Bupati didampingi Asisten I Setda Buleleng Made Arya Sukerta, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. Ida Bagus Arnyana, M.Si., Kepala Dinas Pertanian (Distan) Nyoman Swatantra, dan pimpinan OPD terkait lainnya. Rombongan diterima Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Hendig Winarno. Usai presentasi, Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, presentasi ini memberikan gambaran awal potensi pertanian di daer-

DESA Umejero Kecamatan Busungbiu menjadi duta Buleleng dalam Lomba Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Provinsi Bali 2017. Sebagai duta Bali Utara, desa ini mendapat giliran penilaian dari tim penilai yang beranggotakan berbagai instansi di Pemprov Bali. Penilaian ini dipusatkan di gedung serbaguna Desa Umejero, Kamis (15/6) lalu. Hadir menyaksikan penilaian itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Ny. Aries Suradnyana, anggota DPRD daerah pemilihan (dapil) Busungbiu, Nyoman Sukarmen, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buleleng. Sementara tim penilai dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Ir. I Ketut Lihadnyana, M.M. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, Desa Umejero merupakan salah satu desa yang patut dibanggakan. Warga di desa ini memiliki semangat berkesenian yang sangat tinggi. Selain itu, kom-

Menyikapi adanya bantuan dari pemerintah pusat kepada PDAM Buleleng yang mana bantuan tersebut diarahkan untuk masyarakat ekonomi lemah, baik penyambungan instalasi maupun yang lainnya, agar diperhatikan oleh pihak PDAM. Sehingga apa yang menjadi harapan pemerintah pusat bisa terealisasi. Penerapan zonasi PPDB harus tegas sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memanipulasi suasana PPDB. Gung De Ngurah Rai

Darurat Narkoba

Buleleng sudah darurat narkoba dengan ditangkapkan para pelaku narkoba di wilayah ini. Untuk itu, petugas kepolisian maupun penegak hukum lainnya agar memberikan sanksi yang lebih berat kepada pelaku agar ada efek jeranya. Petugas di Lapas agar bisa memberikan panutan jangan sampai pelaku narkoba masih bisa melakukan aksinya dari dalam lapas. Pan Mologan Mayong

Menyejahterakan Warga

Menyoal kesejahteraan warga yang menjadi sasaran pemerintah diharapkan kepada aparat pemerintahan agar dalam menjalankan amanah tersebut tidak merugikan warga. Termasuk dalam hal pemberian kewenangan KPK untuk melakukan dan menjalankan tugasnya agar tidak diusik oleh pihak-pihak tertentu yang berupaya untuk mengerdilkan kinerja KPK untuk kepentingan kelompok, golongan dan kerabat. Gung Surya Lovina

LOMBA DESA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyaksikan penilaian Desa Umejero Kecamatan Busungbiu dalam Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Provinsi Bali 2017, Kamis (15/6) lalu. jawab penuh atas pengelolaan wilayahnya. Kepala desa mengelola sumber anggaran, mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, tidak ada alasan desa tidak berkembang. “Desa agak berbeda dengan kelurahan. Kelurahan menger-

jakan sebagian tugas-tugas kecamatan. Sedangkan desa berdasarkan musyawarah, dia merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memutuskan sendiri. Pembangunan di desa lebih cepat dari pembangunan di kelurahan,” tegasnya. (ad1348)

Optimalkan Sektor Pertanian, Buleleng Jalin Kerja Sama dengan Batan

Warga Kurang Mampu Mesti Lebih Diperhatikan

KPK mesti diberi kewenangan sesuai dengan tupoksinya untuk melakukan pemberantasan korupsi. Janganlah diatur untuk melemahkan kinerja KPK itu sendiri. Kinerja kepolisian juga dikukung yang telah menangkap beberapa pelaku narkoba. Kita melihat saat ini, peredaran narkoba di Buleleng sudah semakin marak. Ke depannya diharapkan agar penerapan hukumnya bisa ditinjau kembali sehingga membuat efek jera kepada pelaku narkoba. Gede Merta Celuk Buluh

maksimal. Bahkan, kondisi ini berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu. Sayangnya, belum ada upaya nyata untuk mengelola potensi yang ada tersebut. Agar potensi yang baru itu menghasilkan, pemerintah daerah ke depan harus lebih rajin mengoptimalkan potensi penerimaan di daerah. Dewan siap mendukung jika ada keseriusan dan kerja keras dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi PAD di Bali Utara. Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah

sebelumnya. Peningkatan itu karena kebijakan pemerintah daerah yang bekerja keras menggenjot agar tercapainya target PAD. “Ini sudah bukti kerja keras dan sesuai kebijakan pimpinan di daerah,” katanya. Bimantara menyatakan wajar dewan mengusulkan agar realisasi PAD meningkat. Untuk itu, ke depan pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan PAD baik mengoptimalkan potensi yang sudah ada, maupun mengelola potensi yang belum dikelola sama sekali. “Sepanjang ada kebijakan dan didukung regulasi, kita akan mengelola sumber-sumber pendapatan yang belum memberikan kontribusi terhadap PAD kita,” jelasnya. (kmb38)

Ikuti Lomba Desa

Suara Buleleng

Hukum bagi Pelaku Narkoba

11

PEMKAB Buleleng semakin serius mengoptimalkan pengelolaan sektor pertanian di daerahnya. Potensi pertanian yang melimpah belakangan ini mengalami sejumlah masalah pelik dan belum terpecahkan. Pemkab Buleleng di bawah pimpinan Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. periode kedua ini menggulirkan kebijakan fokus mengelola pertanian dalam arti luas.

Salah satu implementasi kebijakan di sektor pertanian itu, pemkab menjalin kerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Kerja sama ini pada pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat di bidang pertanian. Batan dipilih karena Lembaga Pemerintah NonKementerian Indonesia ini melaksanakan tugas pe-

ahnya dan persoalan yang sedang dihadapi hingga sektor ini belum memberikan hasil yang optimal. Bupati menjelaskan, radiasi gama diyakini cocok dengan kondisi pertanian di daerahnya. Apalagi, radiasi ini banyak yang lebih dahulu memanfaatkan, mulai produksi bibit tanaman hingga membasmi hama dan penyakit pada tanaman. “Ini salah satu strategi kami dalam mengatasi persoalan pertanian di Buleleng. Dari referensi dan bukti yang sudah kita dapatkan bahwa teknologi nuklir di Batan ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan di bidang pertanian di daerah kita, sehingga kita coba kerja sama dan tadi saya sampaikan gambaran awal terkait potensi dan persoalan yang dihadapi,” katanya. Setelah presentasi, pada Agustus 2017 ini, akan diadakan penandatanganan kerja sama dengan Batan. Untuk itu, Bupati berharap, dengan adanya kerja sama ini pertanian di Buleleng bisa lebih maju dan teknologi yang yang diciptakan oleh

Batan bisa diterapkan dalam menggenjot sektor pertanian di Bali Utara. “Kalau sudah ada kerja sama ini, saya yakin pertanian kita akan maju bukan hanya satu langkah tapi langsung empat langkah ke depan,” tegasnya. Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir Hendig Winarno menyambut baik rencana kerja sama yang dilakukan Pemkab Buleleng. Winarto mengatakan ada beberapa aplikasi teknologi nuklir yang digunakan di beberapa sektor kehidupan. Hal tersebut menilik kondisi dan permasalahan yang ada maka dibutuhkan solusi yang tepat sebagai upaya pemecahan masalah. Kerja sama ini bisa berjalan dengan baik sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Buleleng. “Nuklir mampu menjadi solusi atas masalah yang timbul di beberapa sektor kehidupan salah satunya sektor pertanian,” katanya. Usai presentasi, rombongan Pemkab Buleleng yang dipimping Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengunjungi fasilitas radiator dan National Science Techno Park (NSTP). (ad1345)


JEMBRANA

12

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Tahun Ini, Bedah Rumah Jembrana Sasar 200 KK

PROGRAM bedah rumah masih merupakan salah satu prioritas pembangunan yang dicanangkan Pemkab Jembrana. Tahun 2017 ini, di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Putu Artha merencanakan 200 KK mendapatkan bantuan bedah rumah. Nilai total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 3 miliar untuk tahap pertama yang akan disebar di lima kecamatan. Untuk tahap pertama ini akan menyasar 150 KK miskin dan 50 KK miskin lainnya disusul dalam anggaran APBD perubahan dengan nilai Rp 1 miliar. Secara simbolis, Jumat (16/6) kemarin, Bupati Artha melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah untuk KK miskin I Nengah Darman, warga Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana. Turut hadir dalam acara itu yakni Wabup

Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama pimpinan OPD Pemkab Jembrana. Sesuai dengan SK Bupati Jembrana No. 289/PUPRPKP/2017, masing-masing KK akan mendapatkan bantuan bedah rumah senilai Rp 20 juta. Terkait penerima bantuan bedah rumah, Bupati Artha secara tegas minta kepada aparat desa dan kelurahan agar benar-benar melakukan pendataan di bawah. Hal itu dimaksudkan agar anggaran bedah rumah yang digelontorkan oleh pemerintah Kabupaten Jembrana tepat sasaran. “Saya tidak ingin jika nanti ada penerima bedah rumah tidak tepat sasaran. Penerima benah rumah itu murni masyarakat kurang mampu dan tercatat dalam buku merah. Aparat di desa dan kelurahan dalam melakukan pendataan harus benar-benar tepat,“ tegasnya. (ad1344)

Bali Post/olo

LAHAN - Lokasi lahan yang diratakan oleh pemiliknya dengan menggunakan alat berat. Proyek perataan tanah itu diketahui tak berizin dan merusak fasilitas umum. Bali Post/ist

PELETAKAN BATU – Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup Kembang Hartawan saat peletakan batu pertama bedah rumah salah satu warga di Kelurahan Pendem, Jumat (16/6) kemarin.

Serangkaian HUT Bhayangkara

Polres Gelar Pasar Murah

Negara (Bali Post) Polres Jembrana menggelar pasar murah, Jumat (16/6) pagi di dekat Pasar Umum Negara. Selain menyambut HUT Bhayangkara, kegiatan ini sengaja digelar mendekati hari raya Idul Fitri. Sejumlah komoditi sembilan bahan pokok (sembako) dijual dengan harga yang lebih murah. Ratusan warga sekitar lokasi yang didominasi ibu rumah tangga nampak ramai mendatangi lokasi pasar murah tersebut. Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan gula pasir ramai diserbu. Seperti beras yang biasanya dijual Rp 11 ribu, di pasar murah ini dijual dengan harga Rp 8.700 per kilogram. Begitu juga dengan komoditi

pokok lainnya dijual dengan harga lebih murah. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengungkapkan, pasar murah yang diselenggarakan dalam rangka HUT Bhayangkara ini bertujuan membantu masyarakat di tengah melonjaknya harga sembako. Pasar murah ini hanya berlangsung sekitar 15 menit lantaran antusiasnya pembeli. Seluruh barang yang dijual ludes dibeli warga. Total sembako yang dijual di antaranya beras lebih dari 1 ton, gula pasir 400 kilogram dan minyak goreng 300 liter. Selain di depan Pasar Umum Negara ini, pasar murah juga akan diselenggarakan di lima Polsek di wilayah hukum Polres Jembrana. (kmb26)

Tak Kantongi Izin

Proyek Perataan Lahan Rusak Jalan dan Drainase Negara (Bali Post) Proyek perataan lahan seluas lima are di seputaran jalan menuju parkiran Pura Rambut Siwi, kini menjadi sorotan warga. Proyek yang digunakan untuk kaplingan itu, selain merupakan jalur hijau juga terlihat merusak jalan dan drainase setempat. Sebab, perataan lahan itu menggunakan alat berat. Parahnya lagi, proyek tersebut diduga tidak mengantongi izin. Informasi yang diperoleh, Jumat (16/6) kemarin menyebutkan, jalan menuju parkiran Pura Rambut Siwi itu sebelumnya rusak, namun kini sudah diperbaiki belum lama ini. Namun, kini jalan itu kembali rusak dan drainasenya juga jebol. Sejumlah warga menduga jalan dan drainase itu jebol ketika alat berat masuk ke lokasi pada Kamis (15/6) lalu.

Lahan itu disebut-sebut milik salah seorang warga Banjar Pasar, Desa Yehembang. Warga juga mengaku heran ketika mendapati adanya proyek perataan lahan, mengingat di sana merupakan jalur hijau. Menerima informasi tersebut, Perbekel Yehembang I Made Semadi langsung mengecek ke lokasi. Semadi mengatakan pihaknya selama ini

tidak menerima permohonan izin terkait adanya proyek tersebut. Proyek ini pun menurutnya dinilai tak berizin. Apalagi di lokasi yang masuk Subak Tegak Gede ini masih termasuk kawasan jalur hijau di Kecamatan Mendoyo. Kondisi jalan yang baru diaspal itu juga amblas sekitar tiga meter. Kuat dugaan amblasnya jalan

itu akibat dampak aktivitas perataan yang menggunakan alat berat. Selain itu, senderan saluran air sepanjang kurang lebih 10 meter juga ikut jebol. Namun kerusakan itu ditutup dengan urukan tanah. Pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke kabupaten dan akan mencari pemilik kavlingan terkait kerusakan fasilitas umum ini. Saat dirinya turun ke lokasi, alat berat sudah tak terlihat. Tetapi tanah yang berada tidak jauh dari kori pintu masuk jalan parkir Rambut Siwi itu sudah diratakan. Sementara itu, Kepala

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang I Wayan Darwin mengaku menyesalkan adanya hal itu. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menghentikan aktivitas tersebut. Apalagi lokasi tersebut merupakan kawasan jalur hijau. Dari informasi warga, tanah seluas lima are itu akan dialihfungsikan. Aktivitas perataan lahan sudah dilakukan sejak Kamis sore menggunakan alat berat. Senderan untuk saluran irigasi ini memang awalnya miring. Namun akhirnya jebol setelah dilintasi alat berat. (kmb26)

H-10 Lebaran, Arus Mudik di Gilimanuk Masih Landai ”Water Barrier” Mulai Dipasang

Bali Post/olo

PASAR MURAH - Pasar murah yang digelar Polres Jembrana di depan Pasar Umum Negara banyak diserbu warga.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Negara (Bali Post) Memasuki H-10 Lebaran, arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terlihat masih landai. Bahkan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang tercatat turun dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, sejumlah persiapan mulai dilakukan jajaran Polres Jembrana untuk pengaturan dan pengamanan di Gilimanuk. Sejak Kamis (15/6) sore, pembatas jalan menggunakan water barrier di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk mulai dipasang petugas. Sejumlah pos pengamanan yang tersebar di titik-titik rawan lakalantas juga sudah mulai ditempati personel. Dari data yang dihimpun dari ASDP Ketapang-Gilimanuk, Jumat (16/6) kemarin ada penurunan jumlah penumpang maupun kendaraan yang menyeberang ke Ketapang dibanding tahun lalu. Dari 35 armada kapal yang beroperasi mengangkut 20.626 penumpang, turun empat persen dibanding tahun lalu 21.422 orang. Begitu juga dengan kendaraan roda dua turun enam persen dari sebelumnya ber-

jumlah 2.997 unit menjadi 2.830 unit. Namun, untuk kendaraan roda empat mengalami kenaikan 13 persen dengan jumlah 4.068 unit. Sedangkan tahun lalu berjumlah 3.606 unit. Arus kendaraan diperkirakan akan mulai banyak pada pekan depan mendekati H-2 Lebaran. Kendati masih tergolong landai, persiapan pengamanan sudah mulai dilakukan. Sejumlah pos pengamanan mulai ditempati personel dan akan lebih banyak lagi setelah gelar pasukan. Petugas juga mulai memasang pembatas jalan di sepanjang jalan menuju pelabuhan Gilimanuk dari Cekik. “Panjangnya sekitar tiga kilometer, kita pasang water barrier untuk memecah arus yang keluar dan masuk Bali,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana, di sela-sela pemasangan alat pembatas itu. Semua kendaraan yang hendak keluar Bali tidak boleh melintas pembatas itu. Sedikitnya 400 water barrier disiapkan untuk digunakan sebagai pembatas jalan sepanjang tiga kilometer. Seperti tahun sebelumnya,

WATER BARRIER – Sejumlah petugas dari Polres Jembrana memasang water barrier sebagai pembatas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk.

Negara (Bali Post) Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengingatkan banyaknya penipuan penggandaan uang. Berbagai kedok penipuan dengan iming-iming memperoleh uang dengan cepat masih berkembang. Hal tersebut disampaikannya di depan ratusan anggota Korpri yang telah memasuki masa pensiun, Jumat (16/6) kemarin. Imbauan ini berkaitan

dengan santunan yang diberikan bagi anggota Korpri yang mengalami musibah rawat jalan maupun yang telah meninggal dunia. Para penerima santunan yang saat ini tengah memegang uang supaya mewaspadai model penipuan baru ini. Menurutnya, kedoknya bisa berwujud investasi model menggandakan uang setelah menyetorkan sejumlah nilai tertentu. “Berbagai macam ke-

doknya bisa berwujud multilevel maupun bisnis yang lain. Ini yang harus diwaspadai karena sudah banyak yang tertipu sebelumnya,” cetus Kembang. Lebih baik menurutnya dana yang sudah ada dimanfaatkan untuk membahagiakan anak dan cucu tercinta bersama keluarga di rumah. Kendati sudah tidak bekerja lagi, Wabup juga meminta kepada para anggota Korpri

rekayasa lalu lintas ketika arus padat untuk kendaraan yang hendak keluar akan dipecah begitu masuk di Ge-

lung Kori. Untuk kendaraan R4 pribadi dialihkan ke jalan gang-gang yang nantinya tembus ke Terminal

Manuver. Sedangkan untuk bus, kendaraan barang dan R2 tetap melintas di jalur yang ada saat ini. (kmb26)

Bali Post/olo

Wabup Imbau Waspadai Penipuan Penggandaan Uang itu tetap memberikan kontribusinya bagi pembangunan di Jembrana. Ia juga mengaku selama ini tetap menjalin komunikasi dengan mantan pegawai. “Saya senang sekali selama ini jalinan komunikasi tetap baik. Mulai dari contoh kecil ada mantan pegawai yang sms saya, mengingatkan adanya tumpukan sampah diareal GKBK. Hal seperti itu sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Kembang Hartawan mengingatkan kepada seluruh penerima bantuan agar menggunakan uang santunan maupun uang pensiunan mereka dengan sebaik-baiknya. Ketua Dewan Pengurus Kabupaten Korpri Jembrana yang juga Sekda Jembrana I Made Sudiada, mengatakan ke 180 orang anggota menerima santunan dengan total Rp 195.500.000. (kmb26)


KARANGASEM

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

13

Kapolres Soroti Pencurian Sektor Galian C Anjlok hingga Dugaan Pungli Amlapura (Bali Post) Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana memberikan sorotan terhadap situasi kamtibmas menjelang pelaksanaan Operasi Ramadniya Agung 2017. Maraknya aksi pencurian hingga pungli yang AKBP I Wayan beberapa kali Gede Ardana tertangkap tangan di Pelabuhan Padangbai diatensi Kapolres. Ini harus menjadi perhatian serius selama Operasi Ramadiya nanti agar pelaksanaan mudik masyarakat berjalan lancar. Hal itu ditegaskan Kapolres Karangasem saat membuka Lat Pra Ops Ramadniya Agung di Aula Wira Satya Polres Karangasem, Jumat (16/6) kemarin. Lat Pra Ops Ramadniya ini diikuti sedikitnya 110 personel polisi. Operasi kemanusiaan menyambut Idul Fitri 1438 Hijriah ini harus berjalan lancar. Operasi itu harus mampu memberikan rasa aman untuk masyarakat. Menjelang mudik, sudah marak terjadi pencurian di rumah dan perkantoran, menyasar laptop/ komputer. Bahkan, beberapa sepeda gayung di sebuah toko pun ludes digondol maling. Belajar dari kasus penangkapan dugaan pelaku pungli di Padangbai belum lama ini, Kapolres Ardana meminta agar anggota yang bertugas di Polsek Padangbai jeli dan teliti terhadap situasi seperti itu. Sorotan Kapolres ini, menyusul hasil Tim Saber Pungli Polres Karangasem dalam menindak tujuh orang calo tiket di Pelabuhan Padangbai, Rabu (14/6) lalu. Mereka dicokok bukan hanya karena memasukkan penumpang tanpa tiket, tetapi juga karena ditengarai melakukan praktik pungli terhadap calon penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Terindikasi para pelakunya adalah kalangan preman di wilayah setempat. Ditemukan penjualan tiket penyeberangan di luar counter tiket resmi. Harganya juga lebih mahal dari harga semestinya. Dia ingin meniadakan aksi premanisme menjelang mudik masyarakat agar tidak terganggu dengan ulah premanisme seperti itu. ‘’Selain itu, para pemudik yang menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi agar dilakukan pengecekan terhadap kendaraannya saat perjalanan mudik itu,’’ tegasnya. Bagi pemudik yang memanfaatkan kendaraan umum, Kapolres Ardana mengimbau agar menjaga seluruh barang bawaannya. Selain itu, agar berhati-hati, tidak sembarangan menerima pemberian minuman dari orang tak dikenal, agar tidak tertipu bisa terkena obat bius. Kabag Ops Polres Karangasem Kompol I Wayan Sudita langsung menjabarkan tugastugas setiap kelompok personel di lapangan, untuk mendukung persiapan Operasi Ramadniya Agung 2017 ini. ‘’Kami ingin semua personel fokus. Idul Fitri tahun ini jangan sampai perjalanan mudik umat terganggu,’’ kata Kompol Sudita. (kmb31)

Padangbai Diandalkan Dongkrak PAD Amlapura (Bali Post) -

Pemkab Karangasem kini punya sumber pendapatan baru. Sempat khawatir lantaran semakin merosotnya pendapatan dari sektor galian C, kini yang diandalkan adalah kawasan Padangbai. Padangbai menjadi primadona PAD menyusul Badan Pengelola Kawasan Padangbai berhasil dibentuk. Rencananya, Badan Pengelola ini akan diresmikan Minggu (18/6) besok. Sementara, launching akan dilakukan 22 Juni nanti bertepatan puncak HUT ke-377 Kota Amlapura. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Ida Bagus Suastika, Jumat (16/6) kemarin, mengatakan Pemkab Karangasem sudah mencapai kesepakatan dengan Desa Pakraman Padangbai. Badan Pengelolanya diketuai I Ketut Sujana Erawan, yang juga menjabat Kepala Bapelitbangda. Ketua Manajer Operasionalnya (MO) dari Desa Pakraman Padangbai, Ketut Sumertanaya. “Rencananya, Badan Pengelola hingga MO akan diresmikan melalui penandatanganan MoU kedua belah pihak di Pura Silayukti, 18 Juni nanti,” kata pejabat asal Badung ini. Suastika menambahkan, kedua belah pihak sudah sepakat mengenai mekanisme pengelolaan dan juga wilayah pengelolaannya hingga pembagian keuntungannya. Nantinya, dari hasil pengelolaan kawasan Padangbai (di luar Pelabuhan Penyeberangan Padangbai) menjadi tanggung jawab KSOP. Kemudian pemasukannya akan digunakan kembali untuk pengembangan kawasan, promosi dan biaya operasional. Sisa biaya-biaya itu barulah

dibagi dua. Sebanyak 50 persen masuk sebagai PAD (Pendapatan Asli Daerah) Karangasem. Sedangkan, sisanya masuk ke Desa Pakraman Padangbai. Ruang lingkup pengelolaan Kawasan Padangbai dari badan pengelola ini, tidak sebatas mengelola Pelabuhan Rakyat Padangbai tetapi, juga aspek lainnya. Seperti pada bagian penataan parkir, pasar hingga bertanggung jawab terhadap aspek kebersihannya. Jadi, seluruh wilayah Desa Pakraman Padangbai, selain pelabuhan penyeberangan akan menjadi objek pengelolaan oleh badan pengelola ini. “Dengan badan pengelola ini, kami sebenarnya ingin meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, khususnya penyeberangan pelabuhan rakyat dan penataan Padangbai secara menyeluruh. Ini sangat penting, agar tidak terulang kejadian-kejadian yang bisa mencoreng citra pariwisata Karangasem,” tegasnya. Nantinya Badan pengelola ini tidak melaksanakan tugas-tugasnya setelah diresmikan. Meski secara legal sudah tidak menjadi masalah karena pemerintah pusat sendiri sudah memberikan lampu hijau, menyusul turunnya surat Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI. Namun, Pemkab Karangasem tetap mengikuti saran Kementerian Perhubungan memohon rekomendasi pelayaran antarprovinsi. Sebab, nantinya pengelolaan Kawasan Padangbai, khususnya Pelabuhan Rakyat Padangbai, akan melayani penyeberangan antar- Provinsi Bali menuju Gili Trawangan, Provinsi NTB. Pihaknya berharap pengelolaan kawasan Padangbai ini bisa menjadi sumber utama pemasukan PAD untuk Karangasem yang bisa diandalkan.

Bali Post/kmb31

PELRA - Kawasan Padangbai termasuk Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai akan segera dikelola Badan Pengelola yang rencananya diresmikan, 18 Juni besok di Pura Silayukti. Sebab, Karangasem tak bisa berharap banyak lagi pada galian C. Tahun lalu, target pendapatan Karangasem dari sektor pertambangan mineral bukan logam itu ditetapkan Rp 78 miliar. Tapi, realisasinya hanya Rp 58 miliar. Tahun

ini, targetnya Rp 78 miliar. Tetapi, hingga akhir tahun nanti diprediksi realisasinya juga terus merosot. Sebab, pemasukan pada triwulan pertama sudah terlihat tidak memenuhi target. (kmb31)

Melalui Lomba Pidato PDI-P Sebarkan Ajaran Bung Karno

Bali Post/kmb31

LOMBA PIDATO - Salah satu peserta lomba pidato tingkat SD Gede Naradipha Hrsi Kesa, saat tampil di atas panggung membawakan pidato Bung Karno.

Amlapura (Bali Post) Isu intoleransi yang mengancam kebinekaan, semakin merongrong keutuhan NKRI. Dalam situasi seperti ini, pidato-pidato pendiri bangsa Indonesia, Soekarno, sangat penting untuk menyatukan perbedaan dan mencegah isu intoleransi semakin berkembang. PDI-P Karangasem mengambil peran intens di dalamnya, dengan menggelar lomba pidato di Kantor DPC PDI-P Karangasem, Jumat (16/6) kemarin. Acara itu digelar untuk membumikan ajaran Bung Karno kepada generasi muda. Pentingnya diimplementasikan persatuan dan usaha menjaga kebinekaan. Lomba pidato itu diikuti kalangan siswa dari tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat. Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede Dana mengatakan tujuan utama lomba pidato ini bukan mencari

juara. Tetapi, bagaimana generasi muda mengetahui lebih dalam isi dan makna setiap pidato Bung Karno. Banyak pidato Bung Karno yang masih berkesan sampai sekarang. Ini dikarenakan karakter Bung Karno sebagai pemimpin di republik ini sangat kuat dan berpengaruh. “Lewat lomba pidato ini, empat pilar bangsa Indonesia, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, bisa semakin kuat dan harus tetap terjaga,” tegas Gede Dana. Lomba pidato Bung Karno ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Bulan Bung Karno, Juli ini. Selama sebulan penuh diperingati berbagai kegiatan. Mengingat pentingnya menjaga kebinekaan sebagaimana pesan Bung Karno pada setiap pidatonya, lomba ini direncanakan digelar rutin setiap tahun. “Sayangnya, kegiatan ini tidak mendapat dukungan

penuh pemerintah daerah. Seandainya inisiatif seperti ini diambil pemerintah daerah, melibatkan seluruh sekolah, maka gerakan membumikan ajaran Bung Karno untuk melawan isu intoleransi, akan menjadi lebih besar. Lomba pidato ini bisa kita lakukan di gedung UKM Center Amlapura,” ujarnya. Keluar sebagai juara I tingkat SD Gede Naradipha Hrsi Kesa, juara II Kadek Mas Pritha Nanda, dan juara III diraih oleh Ni Luh Putu Rama Maheswari. Tingkat SMP, juara I direbut Kadek Hindu Putra Kedaton, juara II Intan Nirmala Gayatri, dan juara III Ni Luh Yuliantari. Sedangkan juara tingkat SMA sederajat masingmasing Ni Kadek Sita Pebriyanti (SMAN 1 Amlapura), juara II I Made Deni Dwi Nuarthawan (SMAN 1 Kubu) dan juara III Kadek Lestari Windarini (SMAN 2 Amlapura). (kmb31)

Ragam Keanehan di Pura Pesimpenan Baturaya

Ada Beras ”Mentik” di Areal Sapta Patala

Sejarah keberadaan Pura Pasimpenan Baturaya di Desa Tumbu, Karangasem, hingga akhirnya terbangun kembali, memang tidak terlepas dari berbagai keanehan. Sudah berdiri pun keanehan itu terus bermunculan. Salah satu yang paling menjadi buah bibir dalam beberapa tahun terakhir ini sampai sekarang adalah adanya peristiwa beras yang bisa tumbuh (mentik), bak gabah tumbuh jadi bulih (bibit padi). Bagaimana cerita itu bisa terjadi di pura itu? JERO Mangku Wayan Purna, pemangku gede di pura itu, mengatakan belum lama ini, peristiwa tersebut terjadi Juni 2013 lalu, setelah pelaksanaan ritual di Stupa Buddha. Stupa Buddha ini dibangun tiga lantai. Lantai dasar disebut Sapta Patala. Lantai tengah sebagai tempat patung Buddha-Asta Dala. Dan juga dibangun lantai atas. Awalnya tidak ada yang aneh saat pelaksanaan ritual di tiga lantai. Saat ritual seki-

tar 25 kilogram beras sarana ritual di lantai tiga itu disebar (masambeh-sambehang) di seluruh areal pura. Beras yang paling banyak disebar di areal Sapta Patala. “Saat itu, areal Sapta Patala masih berlantai tanah. Belum ada kolam di sekitar patung Lingga Yoni itu,” kata Jero Mangku Purna. Setelah beberapa hari berselang, tiba-tiba juru sapuh dan pangempon pura lainnya dikagetkan adanya bulir beras yang bisa mentik atau tumbuh pascaritual masambeh-sambeh itu. Peristiwa aneh ini ditemukan pertama kali di sekitar palinggih Sapta Patala. Tempatnya persis di bawah palinggih Asta Dala berupa stupa tinggi yang menjulang. Selain aneh karena beras bisa mentik. Hal aneh lainnya terjadi di areal palinggih Lingga Yoni. Harap dimaklumi pelinggih Lingga Yoni itu tidak dapat sinar matahari dari luar. Palinggih Lingga Yoni setinggi sekitar tiga meter itu berada persis di areal seluas sekitar 6 x 6 meter. Bulir beras ini tumbuh merata di seluruh areal itu. Terlihat seperti bibit padi di sawah. Tingginya tumbuh bulir beras itu sudah sekitar

10 cm. Dia yakin yang tumbuh itu adalah beras. Karena dia sendiri yang melakukan ritual masambeh-sambeh itu. Diyakinkan tidak ada gabah yang terselip di sana. Karena sebelum ritual, beras itu sudah dipilih terlebih dulu. Bahkan, waktu itu setelah diamati, bulir beras itu ternyata juga ada yang tumbuh di atas patung Lingga Yoni. Peristiwa ini pun sempat membuat heboh masyarakat sekitarnya. Banyak orang akhirnya melihat peristiwa aneh ini. “Saya sendiri waktu itu juga tidak percaya, setelah juru sapuh memberi

tahu dan juga melihat sendiri, ternyata memang benar. Dalam logika umat, seharusnya hal itu memang tidak bisa terjadi, tetapi faktanya itu terjadi di Pura Baturaya ini. Sejak saat itu, keberadaan Pura Baturaya menjadi semakin dikenal luas,” ujar Jero Mangku Purna. Setelah peristiwa aneh itu, pangempon pura bersama pemangku sempat bingung. Apakah ini pertanda baik atau sebaliknya. Mereka memutuskan melarang siapa pun mengambil beras mentik itu, sebelum dilakukan ritual khusus. Saat itu,

Bali Post/gik

BULIR PADI - Bulir padi yang masih tumbuh sampai sekarang di areal pura. Padi ini tumbuh dari beras, bukan gabah, yang tumbuh setelah dilaksanakan ritual masambeh-sambeh.

Bali Post/gik

PALINGGIH - Deretan palinggih Pura Baturaya, dan stupa umat Buddha di areal pura ini.

pemangku dan pangempon pura mendapat petunjuk niskala, agar langsung digelar pakelem ke Pura Watu Klotok, Klungkung, pakelem di Pura Ulundanu Batur, dan pakelem di puncak Gunung Agung. Ritual dilanjutkan ke Pura Basukian, Pura Agung Besakih, sambil membawa hasil beras mentik itu ke sana. Setelah itu, barulah sebagian beras mentik itu diambil dan

ditanam di areal pura, untuk mengenang peristiwa tersebut. Sebagian lagi, dibiarkan begitu saja di areal Sapta Patala. Sejak peristiwa itu, hingga kini beras mentik ini terus bertumbuh, menguning. Kemudian tumbuh lagi dan seterusnya, seperti siklus bertumbuhan padi umumnya. Agar tidak diambil sembarang orang atau dimakan ayam

liar, tempat beras mentik itu ditanam sudah dipagari besi dan jaring kawat. Sudah bertahun-tahun beras itu dipelihara di sana, sampai sekarang padi ini terus tumbuh. Jero Mangku Purna berharap seluruh peristiwa aneh yang mengiringi keberadaan Pura Baturaya ini sebagai pertanda baik bagi seluruh umat. (gik)


TABANAN

14

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Terkait Aturan Ekspor Lobster

Kemenko Kemaritiman Temui Nelayan Tabanan (Bali Post) -

Nelayan Tabanan terus mendesak agar Permen Kelautan Perikanan 56/2016 tentang pembatasan penangkapan lobster ukuran 200 gram ke atas saja yang diizinkan diekspor, agar direvisi. Diharapkan batasan berat lobster pada aturan itu agar diturunkan menjadi 100 gram. Regulasi yang menjadi pedoman selama ini dinilai memberatkan nelayan. Kerja keras para nelayan itu akhirnya mendapat atensi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI.

Bali Post/

KUNJUNGAN - Suasana kunjungan lapangan tim dari Kemenko Kemaritiman RI pada nelayan Yeh Gangga.

Nelayan Jangan Tergantung CBP

Pantai Yeh Gangga akan Dijadikan Wisata Kuliner Tabanan (Bali Post) Tercatat untuk kelima kalinya nelayan Tabanan mendapatkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Pemberian CBP ini sendiri untuk membantu nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk. Sesungguhnya pemberian CBP itu hanya bersifat jangka pendek saja. Artinya, distribusi CBP itu tidak dapat membantu nelayan memenuhi kebutuhan sehari-harinya dalam jangka panjang. Karena itu diperlukan langkah jangka strategis agar nelayan memiliki kepastian penghasilan, meski cuaca sedang buruk atau harga tangkapan ikan jatuh di pasaran. Salah satunya Pantai Yeh Gangga, potensial dibuat Wisata Kuliner, sama halnya dengan Kedonganan dan Jimbaran. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan hal itu beberapa waktu lalu, saat menyerahkan CBP kepada nelayan di Pantai Yeh Gangga. Memang perlu solusi efektif mengatasi permasalahan ini. Pihaknya mendorong masyarakat memulai ekonomi kerakyatan, salah satunya kuliner. ‘’Jadi masyarakat harus mulai mencintai produk lokal. Di mana usaha yang dibuka berupa ekonomi kerakyatan dan sebagai sasarannya adalah warga Tabanan,’’ ujar Eka. Contohnya, nelayan di Tabanan saat ini sedang dilema mengenai aturan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Nelayan bingung aturan ukuran lobster yang boleh dieskpor. Selama ini nelayan di Tabanan mendapatkan penghasilan cukup besar dengan menjual lobster yang bisa diekspor. Sejak aturan baru yang menegaskan ukuran dan berat lobster boleh ekspor adalah 250 gram ke atas, implikasinya membuat pendapatan nelayan Tabanan menurun drastis. Belajar dari hal ini, menurut Eka, masyarakat Tabanan harus mandiri dari sekarang. ‘’Jangan tergantung dengan pasar luar saja. Kita punya 400 ribu penduduk yang bisa diberdayakan untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Untuk itu, mulailah produk lokal dicintai,’’ pintanya. Salah satu usaha jangka panjang yang hendak dilakukan untuk mendukung perekonomian nelayan di Tabanan adalah menjadikan Pantai Yeh Gangga sebagai wisata kuliner. Seperti di Pantai Kedonganan, Jimbaran. Kata Eka, sumber daya alam untuk menjadikan Pantai Yeh Gangga Wisata Kuliner sudah mendukung. Sekarang tinggal menyiapkan infrastuktur dan SDM-nya saja. ‘’Pantai Yeh Gangga tidak kalah indahnya dengan Pantai Kedonganan. Kita punya tangkapan lobster dari nelayan yang bisa menjadi ciri khas menu di sini,’’ jelasnya. Ia mengakui, program tidak akan berjalan baik tanpa dukungan semua pihak. Karena itu, dalam menjalankan program ini akan digandeng desa adat dan BUMDes yang akan bekerja sama dengan PDDS Tabanan. Konsepnya, nelayan mengumpulkan hasil tangkapan melalui BUMDes yang akan menjual ke PDDS Tabanan. Hasil tangkapan ini kemudian akan dikelola PDDS Tabanan sebagai bahan baku makanan untuk mendukung Wisata Kuliner di Pantai Yeh Gangga. Proyek ini sendiri, menurut Eka, sedang dalam kajian. Program ini didorong segera bisa dimulai, walau diagendakan pengerjaannya awal tahun 2018. Apabila wisata kuliner Pantai Yeh Gangga itu terwujud, maka diharapkan nelayan maupun masyarakat di lingkungan tersebut mendapatkan kepastian pendapatan tanpa tergantung kondisi alam maupun aturan baru mengenai ukuran lobster yang boleh diekspor. (kmb24)

Di-”deadline” Seminggu

Mediasi Kasus Karyawan BNR

Tabanan (Bali Post) Ketidakhadiran pihak owner BNR dalam proses mediasi terkait kisruh pesangon antara karyawan dan manajemen, membuat persoalan ini tidak ada kepastian. Dinas Nakertrans Tabanan men-deadline mediasi sudah bisa dilakukan selama seminggu ke depan. Kepala Dinas Nakertrans Tabanan I Putu Santika ketika dikonfirmasi mengatakan, stafnya telah menghubungi pihak karyawan BNR. Namun mediasi Rabu (14/6) lalu akhirnya tidak bisa berlangsung, karena pihak Serikat Pekerja Pariwisata tidak bisa bertemu owner. ‘’Owner-nya masih sibuk, sehingga tidak bisa datang,” sebutnya. Masih belum diketahui kapan jadwal pertemuan mediasi tersebut direncanakan lagi. ‘’Kami tetap berharap agar dapat diselesaikan secepatnya. Kami hanya bersifat menunggu saja hasil kesepakatan dua belah pihak bersengketa,’’ ujarnya. Perkembangannya sejauh ini masih belum ada kepastian. Kalau sampai tidak ada hasil, pihaknya akan mengundang ketiga pihak baik SP Par, manajemen maupun Owner. ‘’Kami beri waktu seminggu untuk menyelesaikannya,” sergahnya. Ditambahkan, pihak dinas sifatnya hanya menunggu dan berupaya memediasi agar persoalan tersebut bisa diselesaikan dalam tingkat bipartite saja. Pasalnya, pihaknya di kabupaten tidak lagi memiliki kewenangan pengawasan. Hanya sebatas memediasi saja. “Intinya pemerintah tidak ingin terjadi deadlock. Semua agar bisa diselesaikan melalui mediasi dengan baik. Kalau tetap tidak ada titik temu, ya mau tidak mau diselesaikan di tingkat tripartit,” sebutnya. Ketua SP Par BNR I Ketut Sunawa dihubungi terpisah, mengaku akan berkoordinasi dengan manajemen terkait ketidakhadiran owner. Pihaknya belum bisa mengambil langkah apapun. selain koordinasi dengan manajemen. Ditegaskan, persoalan pesangon ini dapat diselesaikan secara bipartite. “Kami tetap berharap persoalan ini dapat diselesai bipartite,” tandasnya. (kmb28)

Selama dua hari sejak tanggal 15 - 16 Juni lalu, Kemenko Bidang Kemaritiman memerintahkan jajarannya yakni Deputi Sumber Daya Alam dan Jasa turun langsung menyerap aspirasi nelayan Yeh Gangga, Tabanan. Pada koordinasi yang dilakukan dengan seluruh elemen yang terlibat dan juga dengan nelayan, setidaknya ada dua poin disampaikan untuk menjadi catatan tim Kemenko Kemaritiman. Pertama, diminta adanya revisi Permen KP 56/2015 yang mengatur ekspor lobster seberat 200 gram ke atas diturunkan menjadi 100 gram. Kedua, dilanjutkannya

kembali pemberdayaan nelayan dari APBN yang disebut PUMP yang sempat dihentikan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti. “Harapan kami bisa dijadikan dasar untuk bisa segera direvisi, dan tahun 2017 sudah ada surat edaran dari Kementrian mengenai revisi tersebut,” beber Ketua DPC HNSI Tabanan I Ketut ‘‘Sadam’’ Arsana Yasa, Jumat (16/6) kemarin. Tidak hanya itu, pria yang kerap dipanggil Sadam ini mengatakan para nelayan Tabanan sejak tahun 2007 silam sudah maksimal. Malah nelayan menggunakan alat tradisional bubu menangkap lobster. Selain tetap beru-

saha menjaga kearifan lokal yang ada, dengan sistem itu secara otomatis hanya bisa menangkap lobster dewasa saja. Sedangkan lobster yang ukurannya kecil, otomatis tidak akan bisa masuk dalam perangkap. “Itu artinya, nelayan di Tabanan memang sudah sadar bagaimana menjaga ekosistem dan kelestarian lobster. Bahkan kalau ada yang bertelur dilepas kembali ke laut,” tegasnya. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perikanan Tabanan I Made Subagia, agar pemerintah pusat meninjau kembali sesuai aspirasi masyarakat.” Agar nelayan dalam waktu cepat bisa melaut, mu-

dah-mudahan 2017 sudah ada angin segar dalam bentuk pembahasan,” pungkasnya. Ketua tim Dr. Gladys Peuru, yang juga menjabat sebagai Kabid Pengelolaan Sumber Daya Hayati Kemenko menyampaikan aspirasi nelayan Tabanan ini nantinya akan dijadikan acuan dan dasar untuk membuat rekomendasi. Pihaknya akan bersurat kepada KKP untuk merevisi Permen KP 56/2016. “Saat kunjungan pertama memang ada temuan beberapa permasalahan. Untuk itu kami datang menyerap aspirasi dan melihat kondisi real di lapangan,” bebernya. Ia pun mengatakan, jika pemerintah pusat tidak akan membuat aturan yang justru membuat masyarakat tidak sejahtera. Dalam hal ini diyakininya pemerintah pusat akan bijaksana mendengar aspirasi masyarakatnya untuk memberikan respons optimal. (kmb28)

Digelar ’’Jatiluwih Agriculture Festival 2017’’

Wahana Promosi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat JATILUWIH Agriculture Festival 2017 yang mengusung tema ‘’Memica Manik Galih’’ dibuka Jumat (16/6) kemarin, yang ditandai Ngoncang (memukul lesung) oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Perwakilan Pemerintah Toyama Jepang Mr. Takata beserta Ketua Panitia Acara Jatiluwih Agriculture Festival I Nengah Sukirtayasa. Acara pembukaan dilangsungkan di depan Restoran Teracce Jatiluwih, Penebel. Hadir seluruh perwakilan kepala daerah di Provinsi Bali. Nampak juga Wakil Bupati Buleleng Sutjidra, Wali Kota Surabaya, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Wakil Ketua DPRD Tabanan Sri Labhantari, anggota DPRD Made Dirga, para Asisten Sekda beserta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Penebel beserta seluruh perbekel se-Kecamatan Penebel. Jatiluwih Agriculture Festival 2017 ditutup tepatnya tanggal 11-13 Agustus 2017 yang ditandai pelaksanaan Persami Budaya Tingkat Penggalang dan Penegak se-Kecamatan Penebel. Sebelum ditutup akan digelar berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti membajak, menangkap lindung (belut), dengan wisatawan sebagai pesertanya. ‘’Digelarnya acara ini beriringan ditetapkannya Jatiluwih sebagai bagian Warisan Bu-

daya Dunia. Gelaran festival ini untuk menjalin kerja sama dengan desa-desa penyangga selain meningkatkan promosi di Indonesia umumnya dan khususnya DTW Jatiluwih sebagai WBD,’’ jelas Ketua Panitia I Nengah Sukirtayasa. Pada Pra festival digelar kegiatan menarik seperti pemasangan Lelakut di areal subak. Tujuannya agar setiap wisatawan yang datang ke Jatiluwih berkesempatan membuat foto indah di samping lelakut tersebut. Acara lainnya dilakukan upacara Ngusaba Subak dan pemasangan Penjor. Saat pembukaan festival juga digelar Launching Warung Cerdas Kube, Launching Program Jatiluwih Berlian/ Bank Sampah Green Village, Atraksi Panen, Pameran UKM, Parade Pertanian Catur Angga yang diwakili oleh 20 subak di sekitaran Jatiluwih serta atraksi aneka kesenian tari, yang salah satunya adalah tarian legendaris Bali yakni Oleg Tamulilingan dan Kidang Kencana. Pembukaan yang ditandai Ngoncang oleh Bupati Eka tersebut sangat menarik. Tidak ayal acara itu mampu menyedot dan mendapat apresiasi ratusan wisatawan. Setelah dibukanya festival ini para wisatawan menjadi lebih bersemangat. Bagi wisatawan acara itu sangat berkesan sekali karena peristiwa unik dan indah itu tidak ada di negerinya, sehingga ke depannya Jatiluwih bisa lebih banyak

pengunjung lagi. ‘’Di tengah hamparan pemandangan persawahan, tanaman padi menguning dipagari gunung dan perbukitan indah di sebelah utara. Nun kejauhan bentangan pantai di daerah selatan. Hal itu membawa kesan tersendiri bagi bapak dan ibu yang hadir,’’ pungkas Bupati Eka saat membacakan sambutannya. Bupati Eka juga mengatakan, keunikan alam Jatiluwih menjadikan Jatiluwih ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia. Aktivitas pertaniannya dinaungi lembaga subak. Srikandi asal Tegeh, Angseri ini juga menegaskan dipilihnya tema ‘’Memica Manik Galih’’ dalam rangka pelestarian warisan budaya adiluhung masyarakat Tabanan, menjaga kelestarian alam dan daerah pertanian yang ada khususnya Jatiluwih. ‘’Tujuannya dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat di kawasan Jatiluwih serta masyarakat Tabanan,’’ tegasnya. Bupati juga menjelaskan kondisi alam Jatiluwih, ini menjadi aset sangat berharga bagi para petani. Pengembangan kepariwisataan di Jatiluwih, dikatakannya, dibangun berdasarkan konsep pariwisata untuk petani. ‘’Petanilah sebagai aktor dari kegiatan pariwisata dan mendapat manfaat dari pariwisata,’’ ungkapnya. Kondisi tersebut mampu memotivasi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tabanan

PEMBUKAAN Agriculture Festival - Agriculture Festival 2017 yang mengusung tema ‘’Memica Manik Galih’’ dibuka Jumat (16/6) kemarin, yang ditandai Ngoncang oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Perwakilan Pemerintah Toyama Jepang Mr. Takata beserta Ketua Panitia Acara Jatiluwih Agriculture Festival I Nengah Sukirtayasa. sepakat bersama masyarakat Jatiluwih menjaga alam dan budaya untuk dilestarikan. ‘’Sehingga melalui Jatiluwih Agriculture Festival ini semua potensi pertanian yang ada di kawasan WBD ini mulai dari SDM pertanian sampai produk olahan pertaniannya dapat kita saksikan bersama,’’ jelas Bupati Eka. Bupati berparas cantik ini juga menyerukan agar Jatiluwih Agriculture Festival bisa diadakan setiap tahun secara rutin mulai dari sekarang. ‘’Mari kita jadikan event ini sebagai wahana pelestarian dan juga meningkatkan produktivitas

berbagai sektor. Wahana promosi memperkenalkan wilayah ini sebagai salah satu destinasi wisata menarik yang ada di Tabanan, serta wahana pemberdayaan dan menyejahterakan masyarakat,’’ tegasnya. Selain membuka acara, Bupati Eka juga sempat meninjau launching warung cerdas KUBE, pameran kuliner serta pameran UKM. Serta berbagai atraksi dan parade pada festival yang disaksikan Bupati Eka bersama undangan lainnya hingga selesai. Acara diakhiri makan bersama di restoran teracce. (ad1342)

Warung Global

Swastanisasi Semua Sekolah jika Pungutan Tetap Diberlakukan

SANKSI atas kesalahan, mau tidak mau harus tegas hukumnya. Jika tidak, pelaku pungli, koruptor merasa apa yang dilakukan itu tak ada salahnya. Selama ini ada kata dilarang mengambil pungutan, seperti kalimat yang pernah dilontarkan pemerintah itu masih “abu-abu”. Mestinya harus transparan, karena itu perlu dijelaskan item-item apa saja yang dibebankan ke siswa dan item-item apa saja yang ditanggung pihak sekolah. Jika terus saja seperti ini, sebaiknya semua sekolah diswastanisasi saja, agar tidak kacau balau dunia pendidikan kita. Demikian terungkap pada acara Warung Global dengan topik ‘’Pungli Banyak Dilaporkan di Dunia Pendidikan’’ yang disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (16/6) kemarin. Wayan Gama di Singaraja mengatakan, pungutan di dunia pendidikan memang paling sering dan paling banyak diadukan oleh masyarakat ke pihak terkait. Dia berharap aduan atau temuan pungli dicarikan solusi efektif. Jangan berhenti hanya sebatas temuan atau aduan masyarakat saja. Ia sangat berharap tidak ada pungutan liar lagi. Caranya dengan menggratiskan biaya pendidikan. Pameo di masyarakat, jika masih memiliki anak bersekolah akan banyak membutuhkan biaya itu tidak meleset. Werdha di Gianyar menyampaikan, setelah dibuktikan itu memang benar adanya. Ia berharap, aduan masyarakat soal pungli di dunia pendidikan ini jangan dianggap sebelah mata. Yang kita tahu alokasi dana pendidikan di APBN/APBD 20 persen. Hal itu perlu dievaluasi kembali, apakah sudah semua terserap dengan baik ke masingmasing sekolah, sehingga

dalam perjalanannya nanti tidak ada pungutan ini itu

lagi yang akhirnya membebankan orangtua siswa. Dilarang ada pungutan seperti kalimat yang pernah dilontarkan pemerintah itu masih “abu-abu”. Mestinya dijelaskan item-item apa saja yang dibebankan ke siswa dan item-item apa saja yang ditanggung oleh pihak sekolah. Jika terus saja seperti ini, sebaiknya semua sekolah diswastanisasi saja, agar tidak kacau balau dunia pendidikan kita. Arya di Denpasar juga setuju usulan ini. Aduan atau temuan soal pungli harus segera ditindaklanjuti. Kalau hanya ditemukan, diadukan, percuma

saja. Akan terus seperti itu. Fera di Tabanan berharap ketegasan pungutan apapun dilarang disekolah, kecuali yang sudah ditentukan. Memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi, Ayu di Petang sebagai orangtua murid berharap agar pembiayaan sekolah yang disodorkan untuk orangtua murid jelas dan transparan. Artinya, mana yang wajib dibayar. Jangan sampai ada dana yang harus keluar diluar ketentuan yang berlaku. Ia mengusulkan agar dibuat sistem yang baik, sehingga pungli tidak terjadi. Pungutan liar itu tercipta juga karena beberapa

pihak. Orangtua juga berperan terbukanya peluang pungli ini. Kata Ketut Dawi di Badung, kenapa bisa demikian? Orangtua yang berkeinginan menyekolahkan anaknya pada sekolah tertentu akan melakukan berbagai cara. Salah satunya menyuap. Nah … inilah yang membuka peluang pungli terjadi. Suap-menyuap, korupsi mestinya mendapat hukuman berat, kalau perlu hukum mati saja. Demikian Made Bimasena di Gianyar, jika tidak tegas hukumnya maka pelaku pungli koruptor merasa yang dia lakukan itu tak ada salahnya. (sikha)


15

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Rusia Targetkan Menang dan Sukses

Piala Konfederasi Grup A Rusia, Portugal, Meksiko, Selandia Baru Grup B Jerman, Chile, Kamerun, Australia Jadwal Pertandingan Putaran I Sabtu (17/6) malam Rusia vs Selandia Baru Minggu (18/6) malam Portugal vs Meksiko

Kamis (22/6) dini hari Meksiko vs Selandia Baru Kamis (22/6) malam Kamerun vs Australia Jumat (23/6) dini hari Jerman vs Chile

Senin (19/6) dini hari Kamerun vs Chile

Sabtu (24/6) malam Meksiko vs Rusia Selandia Baru vs Portugal

Senin (19/6) malam Jerman vs Australia

Minggu (25/60 malam Jerman vs Kamerun Chile vs Australia

Rabu (21/6) malam Rusia vs Portugal

Juara Piala Konfederasi 2013 2009 2005 2003 2001 1999 1997

-

Brazil Brazil Brazil Prancis Prancis Meksiko Brazil

Moskow -

Rusia akan memulai pertandingan Piala Konfederasi dengan menjamu Selandia Baru, Sabtu (17/6) di Saint Petersburg. Tidak hanya kemenangan yang diharapkan tim asuhan Stanislav Cherchesov di laga pembuka ini, namun juga kesuksesan turnamen ini. ‘’Kami telah bekerja keras dan saya yakin kini kami siap menghadapi turnamen ini,’’ jelas gelandang Igor Smolnikov yang membela klub Zenit St Petersburg itu. Presiden Vladimir Putin akan menyaksikan secara langsung pertandingan ini. Petinggi Rusia itu akan mendampingi Presiden FIFA Gianni Infantino yang akan membuka turnamen. Laga digelar di Stadion Krestovsky yang berkapasitas 68 ribu penonton itu. Stadion ini nantinya juga akan digunakan untuk pelaksanaan putaran final Piala Dunia 2018 bersama 10 stadion lainnya yang tersebuar di negeri Beruang Merah itu. Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama bagi Rusia dan Selandia Baru sejak runtuhnya era Uni Soviet. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 1982 di Piala Dunia Spanyol di mana waktu itu Uni Soviet mengalahkan lawannya 3-0. Rusia kali ini berlabelkan tim tuan rumah, sementara Selandia Baru merupakan juara wilayah Oseania. Pelatih Cherchesov jauh-jauh hari telah melontarkan targetnya untuk memenangkan turnamen ini. Mantan penjaga gawang itu menyebutkan bahwa kesuksesan di

turnamen ini akan memperlihatkan kesuiapan Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun depan. Namun, sepanjang kepemimpinannya setelah kegagalan Rusia di Piala Eropa 2016, Rusia memetik 3 kemenangan, 3 seri dan 3 kalah. Di tiga pertandingan terakhir, rekor Rusia pun tak bagus setelah ditahan imbang Belgia 3-3. Rusia menyerah 0-2 atas Pantai Gading dan kalah 1-2 atas Qatar. Bahkan pada pertandingan persabahan melawan Chile, mereka pun hanya meraih hasil imbang 1-1. Selandia Baru untuk keempat kalinya tampil di turnamen ini. Tim berjuluk All White tersebut belum sekalipun memenangi turnamen yang melibatkan delapan tim ini. Tim asuhan Anthony Hudson ini pun menyiapkan diri menuju Piala Konfederasi dengan rekor tak bagus. Mereka dikalahkan Irlandia Utara dan Belarus masing-masing 0-1 pada pertandingan persahabatan. ‘’Kami 100 persen siap. Kami optimistik menghadapi turnamen ini,’’ kata Hudson yang juga menargetkan kemenangan. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

PEMBUKA - Pemain timnas Rusia Ilya Kutepov (kiri) dan Georgi Dzhikiya (tengah) mengejar bola pada sesi latihan di Stadion Smena, Saint Petersburg, Jumat (16/6) kemarin. Rusia akan menghadapi Selandia Baru pada pertandingan pembuka Piala Konfederasi, Sabtu malam ini.

Rusia menyiapkan 11 stadion untuk pelaksanaan pertandingan putaran final Piala Dunia 2018. Namun hanya empat yang akan digunakan untuk pertandingan Piala Konfederasi 17 Juni - 3 Juli.

Bali Post/rtr

MENINGGAL - Fans Juventus berdesak-desakan menyelamatkan diri setelah terdengar ledakan di San Carlo, Turin pada acara nonton bareng final Liga Champions, 3 Juni lalu. Seorang pendukung Juve, Jumat (16/6) kemarin dilaporkan meninggal setelah dua pekan mendapat perawatan akibat insiden itu.

Juve Kehilangan Seorang Fansnya

Turin Seorang penggemar Juventus meninggal dunia di rumah sakit, Jumat (16/6) kemarin akibat desak-desakan pada insiden nonton bareng pertandingan final Liga Champions, 3 Juni lalu. Korban akhirnya mengembuskan napas terakhir dua pekan setelah insden di alun-alun utama kota Turin. Pemerintah kota dan klub mengonfirmasi dalam pernyataan yang terpisah bahwa sang penggemar, Erika Pioletti (38), meninggal dunia pada Kamis malam. ‘’Juventus Football Club menyampaikan rasa duka cinta mendalam terkait kematian Erika,’’ kata Juventus. ‘’Kejadian-kejadian itu terjadi di Turin dan para korban dari tragedi 3 Juni itu tetap berada dalam hati dan benak semua yang terkait dengan klub.’’ Sekitar 30.000 orang berada di alun-alun San Carlo untuk menyaksikan pertandingan final antara Real Madrid melawan Juventus, yang dimainkan di Cardiff, melalui layar raksasa. Lebih dari 1.500 orang luka-luka ketika para penggemar tiba-tiba panik setelah sebuah petasan meledak. Mereka berdesak-desakan meninggalkan tempat itu. Sebagian besar menderita luka ringan, namun seorang anak-anak berusia tujuh tahun mengalami koma lebih dari sepekan. Ia kini sedang dalam pemulihan. Pada babak kedua pertandingan itu, yang dimenangi Real Madrid dengan skor 4-1, kamera-kamera video memperlihatkan sebagian orang berdesak-desakan di tengah kerumunan massa, dan kemudian membuat sebagian orang terjepit pagar-pagar pembatas. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut. Sebagian saksi melaporkan bahwa mereka mendengar petasan, sementara yang lain menyebutkan ada orang yang melepaskan gas ke udara, yang membuat orang-orang kesulitan bernapas. Wali Kota Turin Chiara Appendino meminta maaf atas insiden itu dan mengusulkan hari berkabung untuk mengenang Pioletti. (kmb39/rtr/ant)

Stadion Otkrytie Arena, Moskow.

Stadion Kazan Arena, Kazan. Bali Post/ap

1. Otkrytie Arena

diresmikan untuk pelaksanaan Piala Dunia.

Kota : Moskow Kapasitas : 45.000 penonton Stadion ini menjadi markas klub top Rusia : Spartak Moskow. Stadion yang dibangun pada 2014, digunakan untuk sejumlah pertandingan penting Liga Rusia terutama yang melibatkan klub-klub top. Tiga pertandingan Piala Konfederasi akan digelar di tempat ini sebelum

Pertandingan Piala Konfederasi : 1. Grup B : Kamerun vs Portugal, Senin (19/6) dini hari. 2. Grup A : Rusia vs Portugal, Rabu (21/6) malam 3. Grup A : Chile vs Australia, Minggu (25/6) malam 4. Perebutan peringkat ketiga : Minggu (2/7) malam.

Stadion Krestovsky, St. Petersburg Bali Post/ap

2. Stadion Krestovsky Kota : Saint Petersburg Kapasitas : 68.000 penonton.

Stadion berbentuk pesawat luar angkasa ini dibangun hampir satu dekade lamanya dan menuai banyak kontroversi. Selain menelan biaya 800 juta dolar AS, stadion ini ditengarai berbau korupsi. Kurang dari sebulan sebelum pelaksanaan Piala Konfederasi, penyelenggara diminta untuk mengganti rumput lapangan karena rusak saat digunakan saat

pertandingan uji coba. Stadion yang nantinya menjadi markas klub Zenit, juga mendapat sorotan karena ditengarai mempekerjakan buruh dari Korea Utara saat pembangunannya. Pertandingan Piala Konfederasi : 1. Grup A : Rusia vs Selandia Baru, Sabtu (17/6) malam. 2. Grup B : Kamerun vs Australia, Kamis (22/6) malam. 3. Grup A : Selandia Baru vs Portugal, Sabtu (24/6) malam 4. Final : Senin (3/7) dini hari.

Bali Post/ap

3. Kazan Arena.

Kota : Kazan Kapasitas : 45.360 penonton.

Selain digunakan untuk Piala Konfederasi, stadion ini juga digunakan untuk Piala Dunia tahun depan.

Stadion markas klub Rubin Kazan ini, diresmikan pada 2013 untuk pelaksanaan Summer Student Games serta World Watersports Championship. Stadion yang dirancang oleh arsitek yang membuat Stadion Wembley dan Stadion Emirate, London terletak di pinggir sungai di wilayah Tartarstan.

Pertandingan Piala Konfederasi : 1. Grup B : Portugal vs Meksiko, Minggu (18/6) malam. 2. Grup B : Jerman vs Chile, Jumat (23/6) dini hari. 3. Grup A : Meksiko vs Rusia, Sabtu ( 24/6) malam. 4. Semifinal : Rabu (29/6) dini hari.

Stadion Fisht, Sochi

4. Stadion Olimpiade Fisht Kota : Sochi Kapasitas : 47.600 penonton.

Stadion yang terletak di kota wisata di Laut Hitam itu tercatat dalam sejarah sebagai tuan rumah upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade musim dingin 2014. Stadion ini kemudian dirombak untuk digunakan sebagai lapangan sepak bola. Fisht dalam bahasa Adygeyan berarti kepala putih itu. Stadion dibangun dengan mengambil inspi-

Bali Post/ap

rasi dari Gunung Fisht di Kaukasus. Sehingga dari kejauhan stadion itu seperti tumpukan salju di puncak gunung. Stadion ini juga akan dipakai untuk Piala Dunia 2018. Pertandingan Piala Konfederasi : 1. Grup B : Jerman vs Australia, Senin (19/6) malam. 2. Grup A : Meksiko vs Selandia Baru, Kamis (22/6) dini hari. 3. Grup B : Jerman vs Kamerun, Minggu (25/6) malam. 4. Semifinal : Kamis (30/6) dini hari.

Donnarumma Tolak Kontrak Baru AC Milan

Bali Post/ap

LINI TENGAH - Manchester United perlu memperkuat lini tengahnya dengan merekrut gelandang Inter Milan Ivan Perisic. Mantan pelatih MU Rene Meulensteen, Jumat (16/6) kemarin menyatakan gelandang berpengalaman dari Kroasia itu akan membantu pelatih Jose Mourinho untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara untuk menajamkan lini depan MU akan mendatangkan Alvaro Morata dari Real Madrid.

Milan Kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma mengejutkan pihak klub dengan menolak kontrak baru, kata CEO Marco Fassone, Jumat (16/6) kemarin. Milan dipaksa menjual kiper masa depan Italia itu atau kehilangan keuntungan saat klub-klub besar Eropa bersiap mengajukan penawaran untuk Donnarumma. Donnarumma direkrut dari tim junior Milan pada 2013 sebelum melakukan debutnya untuk tim senior pada 2015 sebagai pemain 16 tahun. Ia kemudian menjadi pilihan pertama di klub, mencatatkan 68 penampilan pada dua musim terakhir. Kontrak pemain 18 tahun itu akan habis pada tahun

depan dan keputusannya untuk menolak kontrak baru diambil setelah pembicaraanpembicaraan antara sang pemain, agennya Mino Raiola, dan klub. ‘’Raiola menginformasikan kepada kami bahwa Donnarumma telah membuat keputusan bulat untuk tidak memperbarui kontraknya dengan Milan,’’ kata Fassone dalam pernyataannya. ‘’Kami terkejut, sebab kami berharap Donnarumma akan menjadi kiper yang membawa Milan menuju masa depan. Secara alami, keputusan ini meninggalkan rasa yang pahit di mulut, namun sekarang kami harus bergerak ke depan.’’ Pemain internasional Italia itu melakukan debutnya

untuk timnas U-21 pada 2015 dan dipanggil untuk timnas senior pada 2016. Media Spanyol, Jumat kemarin ramai-ramai memberitakan tentang penolakan kontrak kiper berusia 18 tahun itu di Milan. Dengan demikian ini akan memudahkan Real Madrid untuk merekrut Donnarumma, laporan harian Marca dan AS. Real sebelumnya dilaporkan membidik kiper David de Gea (Manchester United) atau Thibaut Courtois (Chelsea). Namun itu memerlukan biaya yang tak sedikit. Sementara La Gazzetta dello Sport yang terbit di Italia menyebut Juventus pun berminat untuk mendapatkan tanda tangan kiper timnas Italia itu. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

Kiper AC Milan dan juga timnas Italia Gianluigi Donnarumma (kanan).


OLAH RAGA

16

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Jindapol Hentikan Rekor Tai Tzu Ying Jakarta (Bali Post) Rekor tak terkalahkan di 35 pertandingan, pemain tunggal putri Taiwan Tai Tzu Ying di turnamen Super Series yang dia ikuti sejak 2016, akhirnya harus terhenti di Indonesia. Berakhirnya rekor Tai tersebut terjadi di putaran perempatfinal kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 yang dilangsungkan di Jakarta Convention Centre (JCC), Jumat (16/6) kemarin. Dalam pertarungan tersebut, Tai yang merupakan unggulan satu kejuaraan ditundukkan oleh pemain Thailand Nitchanon Jindapol dalam drama tiga game 19-21, 21-8, 17-21. ‘’Untuk pertandingan hari ini saya menjalaninya tidak begitu bagus dan kondisi saya juga tidak sedang baik, makanya saya kalah selain tentunya banyak kesalahan yang saya buat,’’ kata Tai selepas pertandingan. Walau demikian, Tai yang merupakan salah satu unggulan tersisa di Indonesia Terbuka dan pemegang rekor gelar Super Series sejak tahun 2016 itu, menyebut kekalahannya hari ini bukan karena dirinya terbebani. ‘’Tidak ada pressure apa pun hanya main tidak dalam konsisi baik dan tentu ada faktor kelelahan karena selama turnamen kesehatan saya menurun,’’ kata Tai lagi. Sementara itu, Jindapol mengungkapkan dirinya merasa senang bisa mendapatkan kemenangan atas pemain nomor satu dunia tersebut. ‘’Ini pertama kalinya, dan saya sangat senang akan hal itu, saya hanya berusaha menikmati pertandingan. Walau di game kedua saya kalah, saya terus coba dan mencoba lagi lebih keras dengan tanpa membuat kesalahan, saya senang akan hasilnya,’’ kata Jindapol. Dengan kemenangan ini, Jindapol seperti mendapatkan tambahan semangat berlipat dan menargetkan dirinya untuk bisa mencapai hasil maksimal di turnamen berhadiah total satu juta dolar AS ini. ‘’Setelah menang atas Tai, saya berharap dan ingin masuk ke final di Indonesia Terbuka 2017 ini,’’ ujar Jindapol menambahkan. Kekalahan Tai ini menambah daftar unggulan tunggal putri yang gagal melangkah lebih jauh setelah sebelumnya Carolina Marin (Spanyol) di putaran pertama dan Pusarla Vanekta Sindhu (India) di putaran kedua. (ant)

Bali Post/022

TIM JUARA — Para pebiliar yang membela hotel tempat bekerjanya dan keluar sebaga juara dalam turnamen bola-9 beregu yang dihelat BHA, PHRI, BTN, di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, Badung, Jumat (16/6) kemarin.

Tim Sintesa Rebut Juara ’’The Billiard Tournament 2017’’

Mangupura (Bali Post) Tim Sintesa keluar sebagai juara dalam turnamen bola9 antarkaryawan hotel bertajuk ‘’The Billiard Tournament 2017’’ di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, Badung, Jumat (16/6) kemarin. Di final, Sintesa unggul atas Ayana 2. Tim Sintesa menurunkan pebiliarnya seperti Agung Andi Purnama, Anggik, Ketut Surna. Sedangkan Ayana 2 menerjunkan atletnya Rata, Kodhik, dan Pandi. Juara III direbut Ayana 1 bermaterikan Michel, Yoga, dan Yaya, sedangkan juara IV diraih Upasha yang menurunkan Karmana, Balik, dan Dedik. Hebatnya lagi, Sintesa meraih gelar setelah merangkak lewat jalur tim kalah (looser) hingga melaju ke semifinal dan juara. Sementara juara II tahun lalu Parta Jasa justru tersingkir di babak kedua, pascadikalahkan Ayana 2. Ayana 1 juara pertama tahun lalu, malah sekarang juara III, sedangkan Ayana 2 yang sama sekali tak diunggulkan bisa menduduki runner-up. Turnamen yang dihelat Bali Hotels Association (BHA) kerja bareng dengan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali serta Bali Travel News (BTN) ini ditutup Government Relation and Event Manager BHA Andy. Andy mengemukakan, pada turnamen bola sodok antarpekerja hotel 2017 ini, banyak bermunculan bibit-bibit baru yang potensial. ‘’Bahkan peta kekuatan juga berubah, sehingga tim juara sulit diprediksi,’’ tutur Andy. Dijelaskannya, program berikutnya, BHA, PHRI dan BTN bakal menggelar turnamen tenis dan futsal antarpegawai hotel, Agustus nanti. ‘’Turnamen kedua cabor tersebut dirangkaikan dengan Sanur Festival,’’ terang Andy. (022)

Vizcarra dan Pino Absen Bela Arema

Malang (Bali Post) Tim Arema FC tanpa diperkuat dua pemain asingnya, Esteban Vizcarra dan Juan Pablo Pino, saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (17/6) malam ini. Pelatih Arema FC Aji Santoso di Malang, Jawa Timur, Jumat kemarin, mengatakan kedua pemain asing yang selama ini menjadi pilar Arema tersebut kemungkinan besar tidak bisa diturunkan saat meladeni tamunya Bali United karena keduanya mengalami cedera dan butuh waktu untuk pemulihan. ‘’Namun demikian, kami tetap optimistis bisa meraih hasil positif. Kedua pemain asing yang mengalami cedera ini pasti ada pemain penggantinya. Kami masih punya 22 pemain sehingga ada banyak pilihan pemain yang bisa menggantikan posisi Pino maupun Vizcarra,’’ katanya. Selain terbentur absennya dua pemain pilar andalan, tim berjuluk Singo Edan itu juga masih didera persoalan lini depan yang masih minim gol. Kondisi itu masih dianalisis pelatih Aji Santoso. Aji menilai stok pemain di lini depan tim Singo Edan tidak ideal karena hanya ada Dedik Setiawan dan Cristian Gonzales. ‘’Pemain penyerang kami hanya dua itu saja, sehingga stok kami tidak ideal, sehingga kami harus berusaha mengoptimalkan peran kedua pemain itu. Kami berupaya mengutak-atik skema dengan hanya dua pemain depan ini,’’ ujarnya. Apalagi, lanjutnya, performa Dedik yang tampil sangat bagus pada awal kompetisi dan selalau mencetak gol, sekarang sedikit berubah. Performa Arema yang kurang bagus dalam beberapa laga terakhir itu, tidak hanya lini depan yang harus berjuang dan bekerja keras, namun semua lini saling terkait. Oleh karena itu, katanya, dirinya meminta semua pemain fokus pada pertandingan. Pemain tidak perlu memikirkan pembicaraan orang di luar. Apalagi, tim tamu Bali United merupakan tim yang cukup bagus dan kuat. ‘’Kami harus mewaspadai tim asuhan Widodo C Putro ini. Bali United selalu dapat poin pada laga luar kandang. Bali United juga memiliki sejumlah pemain bagus dan berpengalaman. Sementara program kami terganggu dengan absennya Vizcarra dan Pino, padahal saya melihat Pino sangat antusias dan semangat dalam beberapa latihan terakhir. Sebenarnya saya akan beri kesempatan kepada dia, namun karena cedera terpaksa tidak bisa diturunkan saat menghadapi Bali United,’’ ucapnya. (ant)

KEMBALIKAN BOLA Ganda putri Indonesia Della Destiara Haris (kiri) dan Rosyita Eka Putri Sari (kanan) berusaha mengembalikan kok ke arah ganda putri Korea Selatan Chang Ye Na dan Lee So Hee dalam perempatfinal BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (16/6) kemarin.

Langkah Della/Rosyita Terhenti Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) -

Penampilan gemilang ganda putri Della Destiara Haris dan Rosyita Eka Putri Sari akhirnya terhenti di perempatfinal Indonesia Terbuka 2017, Jumat (16/6) kemarin. Della/Rosyita gagal meraih tiket semifinal setelah dihentikan pasangan Korea dalam pertarungan tiga game. Della dan Rosyita harus mengakui kehebatan unggulan tiga asal Korsel Chang Ye Na dan Lee So Hee 21-17, 13-21 dan 13-21. Dengan kekalahan ini, Della/Rosyita belum sekalipun meraih kemenangan dalam tiga pertemuan atas ganda Korsel itu. Della/Rosyita membuat kejutan setelah menjungkalkan unggulan keenam dari Tiongkok Luo Ying/Luo Yu 20-22, 21-14, 21-14 sebelum meraih tiket ke perempatfinal. Sementara Chang/Lee mengalahkan Greysia Polii/ Apriani Rahayu 21-18, 21-14.

Kejutan terjadi di tunggal putra saat juara Olimpiade Rio 2016, Chen Long, tersingkir di perempatfinal. Chen Long yang menempati unggulan delapan dalam turnamen tingkat super series premier itu kalah dari pemain India Haseena Sunil Prannoy 18-21, 21-16, 19-21 selama 75 menit. ‘’Saya sudah pernah menghadapi Prannoy sebelumnya. Dia bermain lebih bagus dan lebih sabar hari ini. Tapi, saya juga puas dengan permainan saya sendiri,’’ kata pemain peringkat delapan dunia asal Tiongkok itu.

Hadapi Taiwan, Fakhri Husaini Evaluasi Anak Asuhnya Dulu

Jakarta (Bali Post) Pertandingan tim nasional U-16 Indonesia versus timnas U-15 Vietnam di turnamen undangan Tien Phong Plastic Cup 2017 digelar di Stadion Hoa Xuan, Da Nang, Vietnam, Jumat (16/6) kemarin, berakhir imbang dengan skor 1-1. Pelatih timnas Indonesia Fakhri Husaini memuji penampilan anak asuhnya kendati akan melakukan evaluasi untuk menghadapi laga pamungkas Minggu nanti melawan Taiwan. ‘’Saya bangga dengan perjuangan pemain. Mereka mampu meladeni permainan Vietnam dan bahkan kami punya beberapa peluang, sayang tidak menjadi gol,’’ ujar Fakhri. Dia mengaku cukup senang dengan skor seri karena itu membuat timnas U-16 masih memiliki peluang untuk menjuarai turnamen yang diikuti empat negara itu. Selain Indonesia dam Vietnam, Myanmar serta Taiwan turut menjadi peserta. Meskipun demikian, Fakhri menegaskan dirinya dan tim akan langsung melakukan evaluasi. ‘’Gol lawan merupakan umpan dari tendangan sudut. Ini terjadi karena komunikasi antarpemain masih kurang baik. Kami akan mengevaluasinya,’’ katanya. Indonesia yang bermain di bawah dukungan meriah suporter tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol Brilyan Negietha di menit ke-23. Vietnam membalasnya pada babak kedua berkat gol Nguyen Quoc Huang pada menit ke-52. Timnas U-16 Indonesia, yang para pemainnya berusia paling tua 15 tahun atau maksimal kelahiran tahun 2002, memulai pertandingan dengan baik. Laga baru memasuki menit ke-10, anakanak asuh Fakhri Husaini langsung menggebrak melalui Hamsah Lestaluhu. Sayang, tendangan menyilang datar Hamsah dari sisi kanan pertahanan Vietnam melebar. Gol Indonesia tiba pada

menit ke-23. Rendy yang berada di sisi kanan penyerangan Indonesia berhasil memberikan umpan matang ke Brilyan yang berlari ke tengah kotak penalti. Satu sontekan ke pojok kiri gawang Vietnam berhasil membuat kedudukan menjadi 1-0 untuk Indonesia. Skor pun tidak berubah sampai peluit turun minum dibunyikan meski Indonesia dan Vietnam beberapa kali mendapatkan kesempatan menorehkan gol. Tujuh menit usai turun minum, Vietnam mencetak gol setelah Nguyen Quoc Huang berhasil menyambar bola dari tendangan sudut dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Indonesia berusaha menambah gol demi kemenangan. Beberapa kali peluang diperoleh melalui Yadi Mulyadi, Rendy Juliansyah serta Hamsah Lestaluhu harus gagal karena tendangan tak tepat sasaran dan bisa diamankan penjaga gawang. Kesempatan terbaik Indonesia datang beberapa detik jelang laga berakhir. Namun, Rendy yang berhasil menggiring bola sampai ke depan kiper lawan tidak bisa melesakkan bola ke gawang. Skor 1-1 pun bertahan sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan oleh wasit. Hasil seri ini belum menutup peluang juara anak-anak asuh Fakhri Husaini karena pada laga pertama mereka menang atas Myanmar dengan skor 4-1. Namun, dari empat negara peserta turnamen ini, Indonesia masih berada di bawah Vietnam karena di laga sebelumnya Vietnam berhasil menundukkan Taiwan dengan skor 5-2. Pertandingan terakhir pada Minggu (18/6) pukul 16.00 waktu setempat menghadapi Taiwan menjadi penentu bagi Indonesia. Kemenangan atau hasil seri bisa membawa Indonesia menjadi kampiun, tergantung hasil Vietnam kontra Myanmar pada pukul 18.00 di hari yang sama. (ant)

Chen Long mengaku terpengaruh oleh angin ketika menghadapi Prannoy karena pertama kali bertanding di JCC Senayan. ‘’Hanya persoalan mengambil kesempatan, siapa yang lebih beruntung. Pemain-pemain unggulan pun kadang dapat kalah,’’ ujarnya. Pemain berusia 28 tahun itu pun tidak terkejut oleh penampilan lawannya atlet non-unggulan asal Negeri Hindustan itu menyusul hasil laga putaran kedua Prannoy mengalahkan Lee Chong Wei. ‘’Itu adalah hal yang wa-

jar bagi setiap atlet. Mereka berjuang sejak muda hingga juara. Setelah menempati peringkat unggulan dunia, merekalah yang akan dikalahkan pemain-pemain muda berikutnya,’’ kata Chen Long. Juara Dunia Bulu Tangkis 2014 dan 2015 itu mengaku tidak membidik target gelar juara dalam Indonesia Terbuka 2017. ‘’Saya bermain di sini untuk menambah poin saja, tidak sampai menjadi juara,’’ ujar Chen Long. Sementara Prannoy mengaku tidak melakukan persiapan khusus menghadapi Chen Long. ‘’Ketika saya tahu akan menghadapi Chen Long, saya berpikir pertandingan itu akan sangat melelahkan,’’ kata pemain asal New Delhi itu.

Prannoy mengaku beruntung telah menaklukkan Chen Long meskipun dalam tiga game. ‘’Saya sudah tiga kali menghadapi Chen Long dan ribuan kali melihatnya bermain. Saya hanya berusaha meyakinkan diri sendiri untuk terus menambah satu angka lebih dari dia,’’ ujar Prannoy. Catatan pertemuan Prannoy dengan Chen Long menjadi 1-3 setelah hasil pertandingan perempat final turnamen berhadiah total satu juta dolar AS itu. Prannoy akan menghadapi pemain Jepang Kazumasa Sakai pada pertandingan semifinal Indonesia Terbuka 2017 yang akan berlangsung pada Sabtu (17/6). (kmb39/ant/net)

Kadek Iin, Agus Sinarbawa, dan Fauzan Memimpin

Mangupura (Bali Post) Master FIDE Kadek Iin Dwijayanti (Badung) bersama Gede Agus Sinarbawa (Buleleng) dan MN M. Fauzan (Tabanan) memimpin sementara kategori senior Kejurprov Catur Bali 2017 hingga babak kelima, di GOR Mengwi, Badung, Jumat (16/6) kemarin. Kadek Iin meraup poin 4,5 disusul trio pecatur yang meraih nilai 3,5 yakni Katherine Venica Anthony (Denpasar), dan Komang Yuliani (Buleleg), serta Denny Ariska Narulita (Jembrana). Selanjutnya, Master Percasi (MP) Hana Apriliana (Denpasar), dan MNW Putu Widiari (Badung), keduanya mengoleksi poin 3, serta Ni Kadek Alit Puspayani (Jembrana) meraih nilai 2. Di sektor putra senior, Gede Agus Sinarbawa bersama Fauzan masih teratas dengan merebut poin 4,5, disusul MN Octo Dami (Badung) dan MN Pardi Kusnan (Gianyar), keduanya meraih nilai 4, kemudian empat pecatur merebut pojn 3,5 yakni FM Pasek Budarsa (Denpasar), MN Ketut Sana Widiantara (Badung), MN Hadi Subhan (Karangasem), dan Surip (Badung). Untuk penentuan juara, para pecatur masih harus melakoni dua babak lagi pada Sabtu (1/6) ini.

Bali Post/022

PIMPIN - Pecatur Badung Kadek Iin Dwjayanti (kiri) saat meladeni MP Hana Apriliana (Denpasar) saat bertarung pada babak kelima Kejurprov Catur Bali 2017, di GOR Mengwi, Badung, Jumat (16/6) kemarin. Kadek Iin masih memimpin dengan perolehan poin sementara 4,5. Hasil lainnya, untuk kategori junior A, pada babak kelima, kemarin, Bagus Putu Winaya Gegona (Denpasar) menang atas Made Putra Artawan (Badung), Ketut Acintia Punarbawa Utama (Jembrana) menundukkan Nyoman Cerdas Janastu (Karangasem), Pande Putu Raditiya Premanda (Gianyar) unggul atas Kadek Darma Guritna (Buleleng), serta I Putu

Dedi Wiriastika (Denpasar) bermain remis melawan Gede Widiastana (Buleleng). Untuk junior D putri, Gracelia Paramesthi S (Badung) dan Nonia Andyk Ulandari (Jembrana) unggul sementara dan masing-masing meraup poin 4,5, disusul dua pecatur yang meraih poin 3,5 yakni Rifka Sri Wirat S. (Buleleng), dan I Gusti Ayu Putu Utari (Denpasar). (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

“Dibthkan Tng Krj Dibdng Website Admin,Social Media, Multi Media bs B.Inggris Hub:081936071492

B.BP.004.06.17.0001045

Dicari Marketing Property Pengalaman P/W Gaji+Incentive Memuaskan,Lam.818 Property Jl. Gatsu Brt Dps T.087861693889

B.BP.141.06.17.0001221

Dcr Guru SD/LB,SMP/LB,SMA/LB Of.Boy,LamarKe H.Wuruk 197,Dps

Cr Sopir Serabutan + PRT Wnt tinggal dalam Hub.085238127777

*Need Smart Female for Office Staff in Kuta, Fluent in English,Computer Literate,Max 27yo. Fresh Graduate Welcome. Send Application,Photo,CV to:vacancyforlife@gmail.com

Cari Cook Waitress 1,2jt+Meal+ Tip Rest Sanur, 0895330646966

B.BP.001.06.17.0001312

B.BP.004.06.17.0001302

B.BP.001.06.17.0001301

B.BP.154.06.17.0001334

Cari Sales Acc Gadget,laki2 Berpengalaman, Hub:PT.Vivan Bali HP:081237763718

B.BP.001.06.17.0000948

Dcr Karyawan SPBU Lam.SPBU Jl. Pura Demak Teuku Umar Barat Hub.082177439576/087861109449

B.BP.001.06.17.0001289

Dcr Krywti Notaris Jl.WR Supratman No.280 Dps T.081805335563

B.BP.001.06.17.0001268

Dcr Mekanik R4 & Cuci Mobil La mar ke Jl.T.Perahu 161,Dps-Brt

B.BP.001.06.17.0001313

Di cari Segera Sales Kirim Langsung Interview ke Alamat Bung Tomo No.16 Dps B.BP.001.06.17.0001167

Dibthkan tng Produksi u/Pabrik Mebel Kayu Pglmn min.5th,usia max 35th,Pend.SMU.Lokasi Sanur Hub:081237787734

B.BP.001.06.17.0000982

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.004.06.17.0001226

B.BP.001.06.17.0001315

Anemone Padang Galeria Bth Bbrp Guru Baca dan Admin, Wanita,Suka Anak,Min SMU,PGTK, PGSD. Hub:081210106763

B.BP.001.06.17.0001184

BPR SEN Menc AO+Kabag Dana & Opr Hub.Jl.Thamrin 23 T.425207

B.BP.001.06.17.0001260

Dcr Cook Brpglm utk Resto Mama Sate Sanur.Energik,Disiplin, Muda.Gj UMR 2Jt+Service+Tips+ THR.Kirim CV Jl.Pungutan No.2 Sanur,Email:info@mamasate.com Tlp.08113869555 FB Mamasate

Dibutuhkan Staff Akunting,penjahit sample dan Tk Cheking di Garmen PT Zaza Jl.Tegeh Sari 88 Kuta 766496-085737456996 email:info@luluyasmine.com

B.BP.154.06.17.0001333

Dicari Guru Matematika max25Th S1/Kuliah Wanita 08121750207

B.BP.001.06.17.0000943

B.BP.001.06.17.0001172 Bth:Reservasi Tour,Marketing B.BP.001.06.17.0001103 Tour,Accounting,Admin Purchase Cari Admin u/Kontraktor Karang- Dcr Housekeeping,Spa Treatment HRD,utk Villa&Resort,Seminyak Web Designer.Info:081230306679 asem.Emailkeketut.wiradnyana Email:Balicitawisata@gmail.com 55@gmail.com. CV,FC,Ijazah,KTP KrmCV ke balisky2017@yahoo.com B.BP.001.06.17.0000917

B.BP.001.06.17.0001328

B.BP.154.06.17.0001335

Dcr Sls dmsl Tbn,Ngr,Kr.asem Diut peng bhn bgn 08883395999

B.BP.821.06.17.0001294

Dibutuhkan Urgent!! Lulusan S1 Akutansi diutamakan Bisa Bawa Mobil.Kirim CV ke MG Petshop Renon 085739188477

B.BP.001.06.17.0001322

B.BP.001.06.17.0001026

Dibutuhakan Segera SPV&Security Officer utk PT.Secure for Asia(SIA) kirim lamaran ke Jl Pantai Berawa No.150,Canggu 081246971927 (CV Lengkap, SKCK,KK,Foto Copy Ijazah,Surat Keterangan Sehat Dokter,Pas Foto.Diutamakan Sertifikat Security Garda Utama)

B.BP.004.06.17.0001193

Hotel Melati Butuh 2 House Keeping laki/wanita tinggal dalam WA, 08193305226

B.BP.001.06.17.0001276

Dibutuhkan Segera Spa Therapis WanitaSebanyak2nya,ygBerpengalaman dan belum Berpengalaman akan Dtraining Benefit Gaji Pokok+Uang Makan+Bonus,Silahkan Hub.0361737-694,736256 atau 085 100567222 atau Bawa CV+Lamaran ke Spa Bali Jl.Drupadi#1010 Seminyak

B.BP.001.06.17.0000481

Dicari Kasir,Waiter/ss,Cook u/Resto di renon 081916420095

B.BP.001.06.17.0001024

B.BP.153.06.17.0001321

Dcr Waiter/ss,Bartender,CS,Tk Masak baru tamat/pglmn Rest Kuta 0811395490

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dicari Tk Rajut dan Penjahit Bikini Hub:Jl.Sawira No.1 Kerobokan 08873404046 B.BP.001.06.17.0001282

Dicari Waitris,Bar,dan Cook utk Restaurant Jepang Kokoya, Lmr Lsg ke Jl.Danau Tamblingan Sanur / 0361-8497317 B.BP.001.06.17.0000536

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Cari Sopir Pikep Jl.Sidakarya Dcr SPG Artshop u/Kuta & Semi!!!Segera! Butuh Teraphist Dcr Sgr Sopir Pengiriman,bisa Perum.Calista Karya Indah A12A nyak,Gj+Bns Fresh Graduated Reflexi di Hayam Wuruk, Gaji bawa mobilBox, disiplin,bekerja B.BP.001.06.17.0001296 Hub:085737068684/087762447047 Menarik+Bonus+Lembur+THR keras&bertanggung jawab Lam ke Chief Accounting(CA),Pria,max. B.BP.001.06.17.0001089 hub.9002588 Hp.0811239621123 Jl.P.Moyo 27AB,Pedungan/727529 40th,pglmn CA min2th,menguasai Dcr Segera karyawati Bersih2 B.BP.001.06.17.0000644 B.BP.001.06.17.0001337 Neraca&Perpajakan,disiplin. Krm utk Villa Rental di Sanur, Part Red Carpet Champagnebar is PT.Elemiah Aromatika Mencari: lam ke Ananta Legian Hotel,Jl. time(7-11Pagi)Hub:081353993748 Looking for Security for the Accounts Manager yg Menguasai B.BP.001.06.17.0001277 Werkudara 539 Legian Kaja Kuta New Night Bar.Must Speak Akutansi Umum,MYOB,Good Dcr Teknisi AC System Kerja SaB.BP.001.06.17.0001273 English.Must have Sertifikasi English,Ms Exel/Word Contact: Cr Staf min SMA max 25 Th untk ma bagi Hasil Hub:082145646905 Gada Pratama and KTA.Must have Koming info@sandstouch.com Apotek Nusa 2 Hub.081916181256 B.BP.001.06.17.0001279 B.BP.004.06.17.0001305 Dcr Terapis Salon Wanita max35 Good Social Skills.CV to:jakko B.BP.001.06.17.0000558 Perush.Distribusi di Dps,Bth: Th,bisa Menipedi,Crmbath,Blow, Cr staf Adm u/Travel & wedding @redcarpetchampagnebar.com Senior Sales.Lmrn+CV+Foto ke: B.BP.001.06.17.0001228 Hub.Nadya Salon Citraland Lam&Cv: lee_fusen@hotmail.com sales@gap-indo.com Telp: Company in Ubud Looking for B.BP.001.06.17.0000966 081339307747 (0361) 8495805,0812-3661-0053 Sales & Administration Staff B.BP.001.06.17.0000953 Dcr 2 Karyawan Tkg.Bakar Sate B.BP.004.06.17.0001299 Dcr Waiter/ss Wr.Cabe Rawit Jl Contact bali@stoneworkasia.com Gj.2,1Jt/Bln,2 Krywti Srbtn !!job Resmi Newzealand,Chef, Ph.0361970097/081936034865 Kunti 1 No.8 Seminyak Ph.734094 Gj.2Jt/Bln Jl.Arjuna 49 Dps B.BP.004.06.17.0001300 Kebun,Spa Hub.081916402216 We Are Looking for a Retail Professional Sale Girls/Boys for Boutique in Hotel in Nusa Dua Speak English and Other Language is Necessary Pls Call 0816295553 or 08123806255

� � � �

Dicari Sopir Max 30Th,Jujur, Lam ke PT.BKS Jl.Suli 102 Dps B.BP.001.06.17.0001201

Dicari Staf akunting.Min SMEA pengalaman 1thn,jujur,teliti mandiri,min bhs Inggris pasif hrd@anovafoodusa.com maks 28/06/2017 B.BP.821.06.17.0001295

Dicari Teknisi Komputer, bawa Srt lamaran ke Jl.Pulau Kawe77

Job Resmi Australia Wtres Aupar Kebun psti brkat 081339820912

DicariTukangJaritBerpengalaman Jarit Kaos Lycra.InterviewLsng Bw Lmrn ke Goddess on the go Jl.RyPengosekanUbud Tlp:976084

Looking for m Manager Assisttant, 5years experience,female, Kerobokan.Fluent English.Excel Word.Send CV to wati.indahloka karya@gmail.com

B.BP.001.06.17.0001267

B.BP.004.06.17.0001308

Giligili Fastboat membutuhkan Nahkoda/Capt-Anteve pglmn min 2th KKM-Attv/SKK60mil,mengerti mesin tempel Suzuki,pengalaman min 2th E:info@giligilifastboa t.com 0361-763306

B.BP.154.06.17.0001336

Htl Rijasa Agung Payangan Cari FO,Waitress,PublicArea,Driver Jujur,BekerjaKeras,Sehat Jasmani Rohani,Kirim CV ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id

B.BP.004.06.17.0001304

JB School memerlukan Guru Berpengalaman bidang studi: B.Inggris, B.Mandarin,B.Bali, B.Indonesia,IPA,Matematika, Sejarah,Sosiologi,A.Budha, A.Islam,A.Khatolik.Kirimke Jl.Raya Kuta No.1 Kuta Bali.

B.BP.001.06.17.0001270

B.BP.001.06.17.0001097

Lowongan Asst.Apoteker Klinik SP.Kulit Dps Lulusan Farmasi Gj UMK+THR+Bns+srgam.Krj Shift PT.Mutual 8423373/08118759918

B.BP.001.06.17.0001290

Need:D3 Graduate of Agricultur /Chemical,Experienced,Capable English/Mandarin,Apply To: versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.06.17.0001181

PT.Intimas Benoa Cari Tamatan D3 Akuntansi Brpglm.0361727099

B.BP.001.06.17.0001186

Proeducation Bali Mencari Guru Berkewarga Negaraan Indonesia Pengalaman Kerja dengan anak Berkebutuhan Khusus (Special Needs) Min 2Th fasih Berbahasa Inggris. Kirim Resume trimurthia@proed.asia 081999969296

Dicari Pengasuh Anak TPA Kerja B.BP.803.06.17.0001297 Tim Hub Jl.HimalayaIIA No5 900 Karma Group Looking for:1.Goog5827,081239938871,087850220789 le/Seo/Sem Expert required: B.BP.001.06.17.0001284 B.BP.001.06.17.0001311 candidates that have 5+ years Restaurant di Ubud membthkan: Dicari SPG Brpengalaman dan comprehensive experience in Ass.Manager Min D3 & Senior Aktif Berbahasa Inggris.InterGoogle/Seo/Sem,content develop Waiters Min D1 Berpengalaman view Lsngb Wlmrn ke Goddess ment,Google Analystics,PPC Hub:087897894115 on the go Jl.Ry Pengosekan Campaigns, 2.Digital Marketing kadekyudiantara79@gmail.com Ubud.Tlp:976084 B.BP.001.06.17.0001265 Manager.Please send CV to: atau via Email: Sopir u Kirim Barang SIM A,Jl. recruitment@karmagroup.com / talk2us@goddessonthego.com.au Pulau Batam 10 HP:0811 393 313 Jl By Pass Ngurah Rai No.61 B.BP.004.06.17.0001307

B.BP.031.06.17.0001330

B.BP.001.06.17.0001159

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH DISEWAKAN RUMAH Brighton Bali/08970868788 (WA) Dikont Rmh 20jt/th/Ruko 3lt 90 *Jual Beli Sewa KPR Properti* jt/thJimbrn+N.Dua/08123611144

CHEVROLET

Jual Chevy Orlando 2016 White AT Asli DK Hub: 0818985608 B.BP.001.06.17.0001027

B.BP.033.06.17.0001197

DAIHATSU

BU Xenia Li 2010 AC Dobel AsDK 90Jt,087736223001/081999927739

Dikont Rmh 2Lt3KT Jl.Subak Dalem Gg24 Bedahulu 085237077978

Dijual Rmh 7 Are Kawasan Gatsu Tengah TP Hub.081285509999

Dikont Rmh 2Lt3KT Pool Jl Gng PatasAbasan Indah 085237077978

B.BP.001.06.17.0001258

HONDA

Djl Rmh Elit dgn berbagai Type ,Lt2,nyman,strgs diDalung Dptk Bonus menrik dsetiap pembelian H.087860041028-082138258844

H.Freed Th’11 Abu2 Metalik CC 1500 H.Ibu Jane Hp.81210121216

B.BP.001.06.17.0001319

Jazz’07 Vitec Silver Tgn1 AsDK FullVar 105JtNego,082342490222

B.BP.001.06.17.0001261

B.BP.164.06.17.0001314

B.BP.001.06.17.0001292

BUC Nutup Bank 39Jt/1Are nego ABS Badung L42Are,081238511134

Dijl rumah Kost 8Kmr ada wifi Jl.Antasura Dpsr, 081339650001

B.BP.001.06.17.0000960

B.BP.001.06.17.0001269

B.BP.101.06.17.0001323

DIJUAL TANAH BU Djl Tnh 1A LC IntanII Gatsu 575Jt Nego. & 1,5A di Pering Gianyar 500Jt HP:08123848286

Hrg Promo 1,6M Perum Br Jl.Akasia Dps08123861163,08123838674

B.BP.001.06.17.0001183

B.BP.001.06.17.0001264

BUC Tanah 2A H360/A Ng BrJenah Peguyangan Kangin 085333760181

B.BP.001.06.17.0001291

Dikont Rmh 2Lt4KT Pool Jl.Tukad Pakerisan Panjer 085237077978

B.BP.001.06.17.0001104

Djl Tnh 4Are Jl.Ry Sibang Bdg nempel Indomart 150m Utr Psr Sibang 082147315660

B.BP.001.06.17.0001293

Dikontrakan Rmh Kori Nuansa Ungasan 08123968879/8443681

B.BP.001.06.17.0001195

B.BP.001.06.17.0001199

Dkont Rmh+Garase&Kos2an Jln. DISEWAKAN RUKO B.BP.001.06.17.0001338 Noja Br.Oongan Gg.Rahwana No.4 APV GX’2011 Burgundy 4 Unit Disewakan Ruko 5x10 2Lt Patih Rmh Tnp Prntra Ls125m Bngn 2Lt Hp.081999915860 B.BP.001.06.17.0001320 Jelantik 10 Kuta 082339158558 Hub:081805608587 Ex Travel B.BP.001.06.17.0001256 Prum Kepaon Permai,08113805003 Dijual Toyota Yaris TRD Putih B.BP.001.06.17.0001266 B.BP.001.06.17.0001318 B.BP.001.06.17.0001119 Kont Rmh 1KT,1RT,1KM,Grs,17jt/ Sgr BgnRmh T45/100Pemogan750Jt Jual Murah Karimun Wagon GX’15 Sportivo 2016 Hb.081934368105 th,081997852775,08123954415 DIJUAL TANAH B.BP.001.06.17.0001271 B.BP.154.06.17.0001332 AT Tgn1 AsDK Dp10Jt,0818350999 Fortuner’2008 AT Bensin AsBali 36/70Keboiwa425Jt,081239851138 49,25A Soka Tabanan View Laut B.BP.001.06.17.0000986 B.BP.164.06.17.0001316 Barang Pribadi H.087860856999 dkt Jl.Raya 58Jt/A087761604899 SINGARAJA B.BP.141.06.17.0001329 B.BP.001.06.17.0001309 TOYOTA DISEWAKAN RUANG USAHA Dikont.Rmh Min.2Th,15Jt/Th 6KT Tyt Crl SEG 1.6 Th’94 Abu2Mtlk BU Seminyak Kutafamili E1 Hook Mini Cooper S Turbo’13 Putih R.Usaha 8x15m Kuta sd Mar 19 1KP,2KM,Tlp,PAM,900VA ex.dikon murah 80jt 081511180633 G.Ceroke’12Htm,085737180911 TT Sudirman II/7 Hub.082146183882 Ktr Koperasi Hub.081916225688 LT3A utara lbr15m 081230633063 Dijual Cepat Inova’2011 Type G DK Hub.085875213891

SUZUKI

B.BP.164.06.17.0001317

DIJUAL MOBIL

B.BP.014.06.17.0001283

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.06.17.0001354

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.17.0001259

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.17.0001091

SERVICE

Djl Tnh LT.50 Are Daerah Kodya bs TT Mobil Hub.08113995577

B.BP.001.06.17.0001145

Jual Tnh 1,20A Sekar Tunjung XV Hub: H. 081337949623

B.BP.001.06.17.0001280

Tnh 9A Pggr Jln Utama SembungSangeh cck u/Ruko.08123659893

Tnh+Bgn SHM+IMB LT.435m2 Hook Pgr Bypass Kediri Tbn 635Jt/A Nego smp Jd BUC H:081936268222

B.BP.001.06.17.0001161

DISEWAKAN GEDUNG Gedung Baru Lt III di Jl.Mh Yamin Renon @115Jt/Th/lantai Hub.08123861163,08123838674

B.BP.001.06.17.0001339

DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2 Lt,7700 Watt Sumur,Nakula Kuta 081805478093 B.BP.001.06.17.0001030

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

B.BP.001.06.17.0000806

DISEWAKAN TEMPAT Over Laundry 17Juta Per Tahun Hub.081337070119 KOST Kost murah Kuta,sewa mobil,motor,jl vila 4M Kuta081326138108

B.BP.001.06.17.0001326

SERVICE

B.BP.001.06.17.0001100

B.BP.001.06.17.0001327

B.BP.001.06.17.0000923

Tnh Kebun Cengkeh Istimewa SHM Ls 1Ha,6A H.35Jt/A Ng Lok.Desa Munduk Singaraja 081999531777

DIJUAL VILLA Jual Murah/Kontrak:2,1M/160Jt/ Th,Seminyak,3A,Pool,2KT,2Carpo rt,081236526185(Lease 16Th).

B.BP.154.06.17.0001341

RUPA-RUPA Djl Ayam Potong,Hrg Grosir,min order 10kg,Dalung.081999376938

B.BP.001.06.17.0001160

Murah!! Baja&Plat eser sdh cat sincromate H.081238504111

B.BP.001.06.17.0001340

RUPA-RUPA Gestun&Pelunasan Kartu Kredit Hub:GestarBali,081283737100 B.BP.001.06.17.0001096

BIRO JASA

KEHILANGAN Hilang BPKB No.I 02945760-O DK 6485CB An.Laing Ian Russell

B.BP.001.06.17.0001257

PELUANG USAHA

LAMPU LED PRODUKSI DALAM NEGERI MULAI 1 JUTA SEMUA WILAYAH BALI

klik www.bohlam.co.id C.0001325-p.bis

BIRO JASA DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000582-SRV

DIJUAL RUMAH

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM

SERVICE MAMPET

WC

AC

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0000192-alm

C.0001588-ELK

RUPA-RUPA


18

EKONOMI

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Kartel Pangan Sangat Kuat Jakarta (Bali Post) –

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan kartel pangan di Indonesia luar biasa dan diharapkan aktivitas yang dilakukan oleh mereka tidak sampai menyurutkan semangat pemerintah dalam membenahi tata niaga garam. ‘’Kita tahu kartel pangan di Indonesia luar biasa, tidak mudah untuk menghentikannya,’’ kata Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Mina Bahari (GMB) IV di kantor KKP, Jakarta, Jumat (16/6) kemarin.

Bali Post/dok

’’Kartel pangan di Indonesia luar biasa dan diharapkan aktivitas yang dilakukan oleh mereka tidak sampai menyurutkan semangat pemerintah dalam membenahi tata niaga garam.’’ Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan

Menurutnya, kebijakan pemerintah ke depan adalah tetap meningkatkan kesejahteraan petambak garam serta BUMN PT Garam diharapkan dapat mampu menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan. Hal tersebut, lanjutnya, karena industri yang terkait dengan komoditas pergaraman tetap harus diatur dan bila tidak diatur maka hal itu dinilai ‘’sama juga bohong’’. Mengenai kasus penyimpangan importasi dan distribusi dengan tersangka Dirut PT Garam, Susi menyatakan pihaknya sedang menunggu hasil penyidikan polisi. Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim menegaskan, kebijakan impor garam diminta tidak mengorbankan jerih payah petambak di berbagai dae-

rah. ‘’Impor garam mencerminkan minusnya keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan petambak garam di Indonesia,’’ katanya. Dia mengingatkan bahwa pengendalian impor komoditas garam sudah tertuang dalam UU No. 7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati mengatakan, tindakan tersangka (Dirut PT Garam) itu melanggar Peraturan Menteri Perdagangan 125 Tahun 2015 tentang Ketentuan Importasi Garam. Dalam regulasi tersebut jelas tertuang bahwa importir garam industri dilarang memperdagangkan atau memindahtangankan garam industri kepada pihak

lain. ‘’Dampaknya sekitar tiga juta petambak garam, baik laki-laki maupun perempuan menjadi semakin sulit bersaing di pasar nasional dan semakin terpuruk,’’ kata Susan. Polri telah memeriksa sebanyak 22 orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana penyimpangan importasi dan distribusi garam industri sebanyak 75.000 ton. Puluhan saksi tersebut berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perdagangan, PT Garam dan dari perusahaan garam yang membeli garam dari PT Garam. Achmad Boediono yang merupakan Dirut PT Garam (Persero) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penyimpangan importasi dan distribusi garam industri sebanyak 75.000 ton. (ant)

Bali Post/dok

NELAYAN - Ikan hasil tangkapan nelayan belum banyak yang diolah. Kini Indonesia terus berupaya memperbaiki tata kelola perikanan agar mampu bersaing utamanya di pasar ekspor.

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (16/6) sore, bergerak melemah tipis sebesar satu poin menjadi 13.283 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.282 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Meski melemah, namun pergerakan mata uang rupiah relatif masih stabil di tengah kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuan,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, di Jakarta, Jumat kemarin. Ia mengatakan bahwa The Fed yang menaikkan suku bunga AS diperkirakan masih menjadi salah satu faktor yang menahan mata uang domestik untuk bergerak di area positif dalam jangka pendek ini. Ia menambahkan bahwa sentimen dari dalam negeri yang positif di mana pemerintah merilis paket kebijakan ekonomi tahap XV yang berkaitan dengan logistik nasional, ditambah sentimen dari penilaian kewajaran asumsi makro 2018 oleh Bank Dunia dapat memicu pelaku pasar kembali mengakumulasi aset berdenominasi rupiah. ‘’Dengan begitu, nilai tukar rupiah akan terapresiasi terhadap dolar AS,’’ tuturnya. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, The Fed yang tetap optimistis akan kembali menaikkan suku bunga acuannya sekali lagi pada tahun ini, menjaga dolar AS terapresiasi terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah. ‘’Angka klaim pengangguran yang lebih rendah dan indeks manufaktur yang lebih tinggi daripada perkiraan menopang dolar AS,’’ ujarnya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.298 dibandingkan hari sebelumnya (Kamis, 15/6) 13.282 per dolar AS. (ant)

Kapten Hanung Pimpin AirAsia

Jakarta (Bali Post) – Kapten Sulistyo Nugroho Hanung resmi memimpin Maskapai AirAsia X Indonesia setelah penunjukan sebagai direktur utama. ‘’Kami sangat senang menyambut Kapten Hanung untuk memimpin AirAsia X Indonesia. Salah satu kunci kesuksesan kami adalah kepercayaan terhadap talenta terbaik yang dimiliki oleh perusahaan. Sejak awal, Kapten Hanung telah menjadi bagian dari tim manajemen dan sangat terlibat dalam proses pendirian maskapai. Kami mendukung penuh Kapten Hanung untuk membawa AirAsia X Indonesia terbang semakin tinggi,’’ kata CEO Grup AirAsia X Datuk Kamarudin Meranun, di Jakarta, Jumat (16/6) kemarin. Kapten Hanung, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama sejak September 2016, akan sepenuhnya memimpin maskapai berbiaya hemat yang mengoperasikan penerbangan jarak jauh pertama di Indonesia, sekaligus melanjutkan tugasnya sebagai Direktur Operasional Penerbangan AirAsia X Indonesia. CEO Grup AirAsia untuk Indonesia mengaku sangat bersemangat karena di bawah kepemimpinan Kapten Hanung. ‘’Dalam waktu yang relatif singkat kami berhasil melanjutkan kembali penerbangan jarak jauh dari Indonesia dengan beroperasinya rute yang menghubungkan Bali dengan Mumbai dan Tokyo (Narita). Setelah melalui periode yang menantang, saya sepenuhnya yakin Kapten Hanung akan dapat meningkatkan kinerja AirAsia X Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang,’’ katanya. Sulistyo Nugroho Hanung menyatakan merasa terhormat dengan tugas baru sebagai Direktur Utama AirAsia X Indonesia. ‘’Saya merasa terhormat mendapatkan kepercayaan untuk sepenuhnya menjalankan tugas ini. Dengan konektivitas antara Asia Timur dan Selatan dengan Indonesia yang saat ini telah terbangun, saya akan terus memastikan agar kami menerapkan strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi layanan penerbangan jarak jauh berbiaya hemat guna mendukung strategi grup secara keseluruhan bagi Indonesia,’’ katanya. Hanung pertama kali bergabung dengan AirAsia Indonesia pada Maret 2005, dengan membawa 10 tahun pengalaman sebagai pilot dari Merpati Nusantara Airlines. Pada Juni 2008, ia ditransfer ke AirAsia Malaysia hingga kemudian menjabat sebagai salah satu Kapten Airbus A330 di AirAsia X Malaysia. Ia kembali ke Indonesia dan ditunjuk sebagai Chief Pilot AirAsia X Indonesia pada Mei 2015. Hanung kemudian diangkat sebagai Direktur Operasional Penerbangan AirAsia X Indonesia pada Juli 2016. Hanung merupakan lulusan dari Flightline Aeronautical College, Auckland, Selandia Baru. Sebagai pilot, ia mengantongi lebih dari 14.000 jam terbang. (ant)

Bali Post/dok

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan menikmati Pantai Boom, Banyuwangi. Kabupaten tetangga Bali ini sedang berupaya meningkatkan kunjungan wisatawannya dengan membuka rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi.

Menpar Dorong Penerbangan Denpasar-Banyuwangi Dibuka Lagi

Arief Yahya

Bali Post/udi

Banyuwangi (Bali Post) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong penerbangan Denpasar-Banyuwangi dibuka lagi. Alasannya, ini akan mendorong perkembangan pariwisata di Banyuwangi. Menurutnya, salah satu pendongkrak kunjungan wisatawan adalah akses transportasi. Apalagi, kondisi alam Banyuwangi tak kalah menarik dengan Bali. ‘’Jadi, kita mendorong rute penerbangan Denpasar-Banyuwangi dibuka lagi. Ini akan mendongkrak kunjungan wisatawan dari Bali ke Banyuwangi,’’ tegasnya usai peresmian rute penerbangan Banyuwangi-Jakarta di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jumat (16/6) kemarin. Ditambahkan, endorse pariwisata adalah Bali. Sehingga Banyuwangi harus mau mengakui menjadi beyond

Bali jika ingin mengembangkan pariwatanya. Salah satu kuncinya, kata Arief, akses penerbangan bisa dibuka seluas-luasnya. Pria asli Banyuwangi ini mencontohkan pengembangan pariwisata di Danau Toba. Awalnya tak ada maskapai yang membuka rute langsung menuju lokasi dekat Danau Toba, Sumatera Utara. Akhirnya, Presiden memerintahkan maskapai Garuda Indonesia membuka akses ke sana. Alhasil, kunjungan ke Danau Toba terus melejit. Bahkan, maskapai lain ikut membuka rute serupa. Dari pengalaman ini, katanya, pihaknya sepakat jika rute Denpasar-Banyuwangi dibuka lagi. Lalu, promosinya dibuat lebih gencar. Pariwisata, kata Arief, menjadi cara paling murah menggerakkan ekonomi rakyat. Apalagi, Banyuwangi

yang baru bergeliat mempromosikan pariwisata. Sementara itu, salah satu maskapai yang tertarik membuka rute Banyuwangi-Denpasar adalah Nam Air (Sriwijaya Air Group). Hal ini diakui Presiden Direktur Sriwijaya Air, Chandra Lie. Menurutnya, rute Banyuwangi-Denpasar PP tetap potensial. Karena itu, pihaknya akan segera mengurus izin membuka rute tersebut ke Kementerian Perhubungan. ‘’Kita akan buka rute Banyuwangi-Denpasar. Kami optimis bisa bagus,’’ jelasnya. Sebelumnya, rute BanyuwangiDenpasar sempat dibuka oleh maskapai Garuda Indonesia. Namun, sejak 2016 lalu dihentikan. Alasannya, okupansinya kurang menguntungkan. (kmb30)


19

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Beberapa Saksi Dari Hal. 1

Bali Post/ant

IDENTIFIKASI - Sejumlah personel kepolisian Polres Palu mengidentifikasi kendaraan bermotor yang diangkut menggunakan bus Antar-Kabupaten Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Angkutan Darat Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (15/6). Razia sepeda motor yang akan diangkut pulang mudik dengan bus itu untuk memastikan legalitas dan keamanan kendaraan selama perjalanan.

Cek Pernyataan Novel

Kapolri Kirim Tim ke Singapura Palembang (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan akan mengirim tim ke Singapura untuk mengecek kebernaran soal pernyataan Novel Baswedan mengenai dugaan keterlibatan jenderal dalam kasus teror terhadap penyidik KPK itu. ‘’Kita telah dua kali mengirim tim ke Singapura untuk mengungkap kasus teror terhadap Novel, setelah munculnya pernyataan dugaan keterlibatan seorang jenderal. Kejelasan ini penting agar tidak berkembang menjadi fitnah,’’ kata Kapolri Jendral Tito Karnavian saat melakukan safari Ramadan, di Palembang, Jumat (16/6) kemarin. Menurutnya, kasus teror terhadap penyidik KPK itu menjadi perhatian serius pihaknya untuk diungkap secara terang benderang, sehingga tidak berkembang persepsi macammacam. Jika pernyataan Novel mencurigai ada jenderal yang terlibat dalam aksi teror

terhadap dirinya, jangan ragu-ragu menyebutkan namanya namun harus didukung bukti yang kuat. ‘’Sebutkan saja siapa jenderal yang dimaksud, informasi tersebut penting diungkap untuk menindaklanjuti kasus teror kepada penyidik KPK dan memproses siapa pun yang terlibat sesuai dengan ketentuan hukum,’’ katanya. Dia menjelaskan, pernyataan Novel diharapkan bisa segera diklarifikasi oleh tim, untuk menentukan langkah penyelesaiannya sesuai dengan ketentuan hukum. Pernyataan Novel Baswedan cukup mengejutkan dan menjadi perhatian masyarakat, jika tidak segera ditindaklanjuti akan menjadi fitnah bagi institusi Polri. ‘’Jika pernyataan penyidik KPK itu memiliki bukti yang kuat, akan segera diproses, namun sebaliknya jika tidak, yang bersangkutan diminta untuk tidak menyebar fitnah,’’ kata Tito, putra asli Sumatera Selatan ini. (ant)

Tindak Pidana Dari Hal. 1

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Bali dan Nusa Tenggara DPP Partai Golkar ini mengatakan partai memiliki aturan tegas terhadap kader-kader yang melakukan tindak pidana narkoba dan korupsi. ‘’Untuk kasus narkoba dan korupsi, partai tegas dipecat. Itu ada AD/ART-nya,’’ ujarnya. Namun, Adi Mahendra menegaskan pemberhentian terhadap kader partai yang terjerat narkoba dan korupsi tetap mengikuti ketentuan

Tidak Perlu

perundangan yang berlaku, antara lain tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah sebelum adanya keputusan dari pengadilan bahwa kader bersangkutan terbukti bersalah. I Nyoman Wirama Putra atau INWP (35), anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (13/6). Dari hasil tes urine NWP positif konsumsi narkoba jenis sabu-sabu. (kmb4/ant)

Dari Hal. 1

Sebelumnya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menetapkan status siaga satu perbatasan Sulut, yakni di Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Sitaro yang dekat dengan Filipina, guna mengantisipasi masuknya pelarian kelompok pro-ISIS dari Filipina ke Indonesia. Namun, penetapan status siaga satu itu dipandang tidak perlu oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Wiranto khawatir status itu justru akan membingungkan masyarakat di sana. (ant)

Sementara itu, Kepala Dinas PMPPTSP Ketut Mudana mengaku saat OTT berlangsung dirinya sedang berada di Klungkung menghadiri upacara adat. Setelah menerima telepon bahwa terjadi OTT, ia langsung meluncur ke Kantor Bupati Gianyar. ‘’Sekitar pukul 10.30 Wita, saya dihubungi seorang polisi. Katanya ada kabid saya menerima uang dari yang mengurus izin sebesar Rp 15 juta, dan sekarang (kemarin - red) kabid saya ini sedang diperiksa,’’ ucapnya. Setiba di kantor Dinas PMPPTSP, Ketut Mudana langsung disambut petugas. Di dalam ruang kerjanya, Mudana pun mengaku dicerca sejumlah pertanyaan oleh petugas terkait permohonan izin, dari pengajuan sampai diterbitkan. ‘’Dari pertanyaan itu saya berikan brosur, SOP, hingga perda tentang retribusi perizinan. Polisi juga meminta besaran retribusi, sampai realisasi penerimaan retribusi yang ada diperizinan,’’ katanya. Usai pemeriksaan itu, Mudana diminta untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut di Polda Bali. Selain Kadis PMPPTSP, polisi juga menggiring sejumlah staf seperti bagian teknis, kasir dan front office. ‘’Saya katakan siap diperiksa termasuk staf saya, tetapi sebelumnya saya minta izin dulu kepada Bapak Bupati dan Wakil,’’ ujarnya.

Terkait uang Rp 15 juta yang diamankan polisi, Mudana sontak mengaku tidak tahu-menahu terkait uang yang diamankan dari Kabid B PMPPTSP asal Pejeng, Tamapaksiring itu. ‘’Saya belum tahu, uang itu untuk apa. Digunakan untuk urus izin apa,’’ katanya. Dia menduga uang Rp 15 juta itu untuk mengurus IMB. Dikatakan, biaya pengurusan IMB memang cukup tinggi yakni dari Rp 2 juta hingga ratusan juta rupiah. Disinggung terkait tupoksi tugas Nyoman Sukarja sebagai Kabid B PMPPTSP, dikatakan, izin bidang B meliputi izin tanda daftar perusahaan, SIUP-MB hingga izin toko modern. ‘’Permohonan ijin itu (IMB - red) memang bisa saja, karena nilainya memang bervariasi, ada yang ratusan juta seperti permohonan izin rumah sakit di Mas Ubud itu,’’ katanya. Untuk memastikan tidak terjadinya gangguan pelayanan kepada masyarakat pascaOTT ini, Mudana kini mengarahkan salah satu kasi untuk memegang komando Bidang B. Selain itu, ia juga sedang berupaya menenangkan staf lainnya yang panik setelah OTT tersebut. ‘’Saya tahu ini sangat berpengaruh pada staf dan tadi semua staf saya ketakutan dari sini sampai staf di atas dicek. Senin saya kumpulkan agar tidak takut, karena pasti polisi bekerja profesional,’’ tandasnya. (kmb35)

Proyek Alkes Dari Hal. 1

‘’Menimbang bahwa mengenai uang yang ditransfer kepada Sutrisno Bachir dan Amien Rais tersebut tidak dapat dipastikan uang tersebut berasal dari proyek alkes atau bukan, maka majelis hakim tidak mempertimbangkan lebih lanjut karena tidak relevan dengan perkara terdakwa Siti Fadilah Supari,’’ kata hakim Diah Siti Basariah dalam sidang pembacaan vonis di Tipikor Jakarta, Jumat kemarin. Meski demikian, hakim menyetujui fakta-fakta hukum yang disampaikan jaksa penuntut umum KPK yang menyatakan adanya aliran dana ke Amien Rais dari Sutrisno Bachir Foundation (SBF). ‘’Menimbang bahwa Yurida Adalni selaku Sekretaris Yayasan SBF, atas perintah Sutrisno Bachir melalui Nuki Syahrun, adik ipar Sutrisno Bachir yang juga Ketua Yayasan SBF, mentransfer uang sebesar Rp 250 juta ke Sutrisno Bachir dan ke Amien Rais sebesar Rp 600 juta, dengan perincian sebagai berikut,’’ tambah hakim Diah. Terhadap putusan tersebut

maka ketua tim jaksa penuntut umum Ali Fikri menilai bahwa KPK bisa mengembangkan kasus tersebut ke perkara lain. ‘’Fakta-faktanya aliran dana itu ada tetapi tidak dapat dipastikan bahwa itu bersumber dari alkes dan tidak relevan dengan SFS (Siti Fadilah Supari), artinya kita tafsirkan bisa dilakukan pendalaman di luar perkara ini. Fakta-faktanya jelas, kami PU bukan berdasarkan asumsi tapi berdasarkan fakta-fakta di persidangan dan itu sudah dipertimbangkan majelis hakim,’’ kata Ali Fikri seusai sidang. Namun, Ali tidak mengungkapkan perkara apa yang relevan terkait aliran dana itu. ‘’Kami perdalam lebih dulu, tidak bisa kita serta merta menyatakan hari ini dengan perkara ini tetapi minimal ini entry point yang cukup bagus dalam perkara ini. Hakim sudah sependapat aliran dana sebagai faktanya ada tetapi tidak relevan dengan perkara ini, dengan perkara yang mana? Kita dalami,’’ ungkap Ali. Atas vonis itu, Siti Fadilah maupun jaksa penuntut umum KPK menyatakan pikir-pikir. (ant)

Sabtu, 17 Juni 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Membangun Keberagamaan yang Benar (2) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar

08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Mahadewi Pengabdian Guru Tunarungu 09.30 Melajar Menggambar Menggambar Kolase Burung 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Homeshopping 12.05 Dharma Wacana

Membangun Keberagamaan yang Benar (3) 12.30 Eda Koh Ngomong Full Day School 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes Ha Ge 14.05 Lejel Homeshopping 14.30 Yowana Magz SLUA Saraswati Denpasar 15.05 Parameter 16.05 Education On Bali TV

16.05 Nangun Yadnya Karya Pujawali Ratu Pasek Sumsel 16.30 Kreasi Anak 17.05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Melayang–Gianyar 17.30 Gita Shanti Sekaa Santhi Dharma Widya (1) 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Drama Gong Bebandem (1) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari India (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (5)

Penegak Hukum Dari Hal. 1

Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng.’’ ‘’Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semenamena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan.’’ Pesan singkat itu disampaikan pada 5 Januari 2016 sekitar pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan SMS pada 7 Januari dan 9 Januari 2016 melalui

INGAT!

aplikasi chat WhatsApp dari nomor yang sama. Isi pesannya sama dan ditambahkan, ‘’Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negara lain berkembang dan semakin maju.’’ Kemudian Yulianto mengecek kebenaran nomor tersebut dan yakin pengirimnya adalah Hary Tanoesoedibyo. Yulianto melaporkan Hary ke Siaga Bareskrim Polri atas dugaan melanggar Pasal 29 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Laporan Polisi (LP) Yulianto terdaftar dengan Nomor LP/100/I/2016/ Bareskrim. (ant)

SAKIT SAAT MUDIK?

Peserta JKN-KIS dapat langsung ke IGD Rumah Sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan*

Ketika mudik jangan lupa membawa Kartu Kepesertaan JKN-KIS, antara lain: - KIS - KJS dan - Askes - Jamkesmas, dll - BPJS Kesehatan

PELAYANAN DIBERIKAN SEJAK TANGGAL 19 JUNI - 2 JULI 2017

PASTIKAN KARTU KEPESERTAAN ANDA AKTIF

Cek status aktif kepesertaan anda di website BPJS Kesehatan pada menu “Cek Iuran Peserta” atau download aplikasi “BPJS Kesehatan Mobile” di Google Play Store (Khusus Peserta PBPU/Mandiri)

Informasi Lebih Lanjut:

BUTUH BANTUAN?

Hubungi 1500 400 pelayanan 24 Jam atau Download aplikasi “Mudik BPJS Kesehatan” di Google Play Store, dapatkan info tentang: - Lokasi Fasilitas Kesehatan Terdekat - Posko mudik BPJS Kesehatan - Tempat-tempat penting saat mudik lainnya

*Syarat dan ketentuan berlaku

www.bpjs-kesehatan.go.id

K.0001191-rpa

Aswatthaman Buat Pingsan Sais Kereta Vrikodara

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Sembilan Puluh Lima) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PANAH-PANAH yang dilepaskan Bhimasena, oh tuan, mengenai pundak putra Drona itu. Dengan cepat anak panah itu menembus tubuhnya, seperti ular-ular menembus ke dalam sebuah bukit semut. Terluka oleh anak panah putra kedua Pandu yang berbudi luhur itu, sambil menutup matanya Aswatthaman membantu dirinya sendiri dengan memegangi tiang benderanya. Setelah mendapatkan kembali kesadarannya dalam waktu singkat, oh raja, putra Drona yang bermandikan darah itu mengerahkan semua kemarahannya. Dengan hebatnya putra Drona itu menyerang putra Pandu. Serangan sengit Aswatthaman, yang dilengkapi lengan-lengan perkasa itu sangat cepat menuju kereta Bhimasena. Tidak tanggung-tangung Aswatthaman menarik busur dengan rentangan penuh dan melepaskan 100 batang anak panah kepada Bhimasena. Serangan panah itu sangat dahsyat energinya. Kelihatan seperti ularular berbisa dan sangat mematikan. Namun, putra kedua Pandu itu sangat bangga dengan keberaniannya. Dengan mengabaikan energinya Aswatthaman, Vrikodara juga meladeni lawannya sangat cepat menurunkan hujan anak panah kepadanya. Sesaat kemudian, putra Drona, oh raja, memotong busurnya Bhima dengan melepaskan anakanak panah penuh kemarahan. Serangan berbagai anak panah ditujukan kepada Bhima persis mengarah pada bagian dadanya. Bhimasena tidak dapat membiarkan prestasi itu dan bergegas

mengambil busur lainnya. Bhima menyerang putra Drona memakai lima batang panah tajam. Sungguh, setelah saling menurunkan hujan anak-anak panah mereka tampak seperti dua kumpulan awan-awan pada akhir musim panas. Kedua prajurit itu tampak matanya merah seperti tembaga. Mereka benar-benar saling menutupi menggunakan panah-panah terbaik miliknya masing-masing. Bahkan saling menakuti satu dengan lainnya menggunakan suarasuara mengerikan. Terkadang memakai telapak-telapak tangan dan sesaat kemudian melanjutkan saling bertarung satu dengan lainnya. Masing-masing berjuang sengit untuk menetralkan prestasiprestasi lainnya. Dengan menekuk busur hebat yang dihiasi emas, putra Drona mulai melirik Bhima yang tetap tabah. Aswatthaman mengubah strategi dengan cara menembakkan panah-panah saktinya kepadanya. Pada saat itu, Aswatthaman kelihatan seperti bujur matahari yang memancarkan sinar-sinarnya pada hari musim gugur. Demikian cepatnya saat itu dia menembakkan panah-panahnya, sehingga orangorang tidak dapat melihat kapan dia mengambil keluar dari kantung panahnya, kapan memasang mereka pada tali busurnya, kapan menarik tali busurnya, dan kapan di melepaskan mereka. Sungguh, ketika menembakkan anak-anak panah dari busurnya, on baginda, kelihatannya menjadi sebuah lingkaran api. Panah-panah

yang jumlahnya ratusan ribu itu ditembakkan dari busur yang kelihatannya melintasi angkasa. Serangan itu seperti sebuah rombongan belalang-belalang. Sungguh, panahpanah yang mengerikan itu dihiasi emas, yang ditembakkan dari busur putra Drona melesat terus menerusmenuju keretanya Bhima. Keberanian, semangat dan energi Bhimasena sangat menakjubkan. Vrikodara menganggap serangan panah-panah surgawi itu seperti sebuah kumpulan awan-awan jatuh di sekitarnya. Serangan dahsat Aswatthaman itu dirasakan tidak lebih dari sebuah curahan air hujan pada saat berakhirnya musim panas. Bhima yang keberaniannya mengerikan itu menginginkan membantai putra Drona itu. Semangat itu disalurkan dengan melepaskan belasan anak panahnya kepada yang belakangan. Seperti sebuah awan di musim penghujan. Busur Bhima yang besar, hitam hebat berwarna keemasan itu terus-menerus ditarik sangat kuat. Tampak gemerlapan seperti busur milik Dewa Indra yang kedua. Panah-panah dengan jumlah ratusan dan ribuan keluar dengan cepat menyelubungi putra Drona. Hujan-hujan panahpanah itu, yang ditembakkan oleh kedua dari mereka demikian padatnya, oh tuan, pemandangan itu benar-benar seperti angin, oh raja, tidak dapat menemukan celah melewati mereka. Kemudian putra Drona, oh raja, yang menginginkan membantai Bhima berjuang all out. Aswatthaman melepaskan kepadanya

banyak anak panah berujung tajam yang dihiasi emas. Panah itu juga direndam minyak. Setelah menunjukkan keunggulannya kepada putra Drona itu, Bhimasena memotong masing-masing anak-anak panah itu menjadi tiga potong sebelum mereka dapat mencapainya. Putra Pandu itu kemudian berkata, ‘’Tunggu, Tunggu.’’ Dan sekali lagi Bhima yang perkasa itu dipenuhi kemarahan. Ayah dari Gatotkaca itu menginginkan membantai putra Drona itu lalu menembakkan sebuah anak panah yang mengerikan. Kemudian putra Drona, pahlawan yang mengetahui senjatasenjata surgawi berikut mantranya itu, dengan cepat melepaskan hujan anak-anak panah menggunakan ilusi senjata-senjata miliknya sendiri. Anak panah Aswatthaman itu memotong busur Bhima. Dipenuhi kemarahan, dia kemudian menyerang Bhima itu sendiri dengan panah-panah yang tak terhitung jumlahnya. Dilengkapi kebernian

besar, Bhima setelah busurnya dipotong, kemudian melemparkan sebuah panah ke arah keretanya Aswatthaman, setelah sebelumnya memutar-mutarkan sangat cepat. Tetapi, putra Drona benar-benar hebat. Dia malah menunjukkan kelincahan tangan-tangannya. Dan dengan cepat memotong serangan Bhima itu memakai panah-panah tajam. Panah itu melesat ke arahnya dengan kesemarakan sebuah batang kayu terbakar. Serangan sangat mengerikan ditujukan kepada Vrikodara. Bhimasena berusaha mengambil sebuah busur sangat kuat. Sembari tersenyum beberapa saat, dia mulai menyerang putra Drona dengan banyak anak panah. Dengan sebuah panah lurus, lalu putra Drona itu menyerang kening sais keretanya Bhima. Yang belakangan terluka oleh putra Drona yang perkasa itu kemudian jatuh pingsan , oh raja, lalu melepaskan tali-tali kekang kuda-kudanya. (bersambung)

Sloka 13.34 Yatha prakasayaty ekah krtsnam lokam imam ravih ksetram ksetri tatha krtsnam prakasayati bharata Wahai Bharata, seperti halnya matahari sendiri menerangi seluruh alam semesta ini, begitu pula makhluk hidup, tunggal di dalam badan, menerangi seluruh badan dengan kesadaran.


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Pon, 17 Juni 2017

Putra Juliana

Bersatu dalam Perbedaan P UT R A Juliana yang akrab disapa PJ merupakan penyanyi Bali yang peduli terhadap lingkungan. Ia kini kembali berbicara tentang keharmonisan dan persaudaraan sejati. Menurut PJ, keharmonisan dan persaudaraan sejati harus dijaga, karena dua hal Bali Post/ist itu sangat pentPutra Juliana ing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sekali lagi, keberagaman bukan penghalang bagi kita untuk hidup dalam keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari untuk saling menghormati, saling membantu, dan saling membangun solidaritas sosial yang kokoh,” tandas PJ, Kamis (15/6) kemarin. Ia menegaskan, semua perbedaan tidak harus diseragamkan, tidak juga tidak harus ditiadakan, bahkan dilenyapkan. “Namun, semua perbedaan dan keragaman itu justru harus diikat oleh tali-tali persaudaraan, tali-tali kebersamaan, dan tali-tali persatuan di negara kita Indonesia,” ujarnya. Dalam mengelola keragaman dan kemajemukan, PJ mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus bersyukur memiliki Pancasila. Sebab, Pancasila sebagai dasar negara? merupakan falsafah hidup bangsa dan pemersatu keberagaman/ perbedaan. Selain itu, Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pilar kebangsaan yang kokoh untuk menjaga dan merawat Indonesia yang majemuk ini juga harus dijunjung tinggi oleh seluruh masyarakat Indonesia. “Dengan berpegang teguh pada Pancasila dan menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika kita akan tetap bersatu,” tegasnya, PJ kemudian mencontohkan sapu lidi. Menurutnya, bila hanya sebatang lidi mudah dipatahkan, namun apabila bersatu maka sapu lidi tak akan mudah dipatahkan. “Dan dengan bersatu kita akan maju bersama, akan sejahtera bersama, untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih gemilang,” ujarnya. (win)

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kebakaran Apartemen di London

Penyelidikan Tindak Pidana Digelar London (Bali Post) -

Penyebab resmi dari kebakaran di sebuah apartemen berlantai 24 di London mungkin tidak akan diketahui selama berbulan-bulan. Jumlah korban tewas juga dipastikan akan bertambah karena masih banyak orang yang dinyatakan hilang, sementara petugas pemadam kebakaran menghadapi kabut tebal yang menyulitkan mereka mencari korban. Kepolisian London mengatakan sebuah penyelidikan terkait pidana telah digelar pascakebakaran ini. Penyelidikan ini dilakukan untuk mencari apakah ada unsur kejahatan atau pidana dalam kasus ini. Sementara itu, Perdana Menteri Theresa May mengumumkan sebuah penyelidikan publik, sebuah jenis penyelidikan yang digunakan untuk menyelidiki masalah-masalah yang menjadi perhatian utama publik. Walau masih lama waktu yang

diperlukan untuk mengetahui penyebab kebakaran, para ahli menduga renovasi baru-baru ini di Grenfell Tower, memainkan peran tragis dalam penyebaran api yang begitu cepat. Asap masih tetap keluar dari Grenfell Tower, Kamis pagi waktu setempat, 30 jam setelah api melalap gedung apartemen ini pada Rabu dini hari. Pihak berwajib memastikan 12 orang meninggal dunia, namun jumlah itu bisa saja bertambah. Petugas pemadam kebakaran menyelamatkan 65 orang dari gedung itu.

Para penyintas yang telah kehilangan segalanya, terpaksa menginap di tempat penampungan darurat di tengah membanjirnya relawan dan sumbangan pakaian dan perlengkapan tidur dari warga kota London yang terguncang oleh bencana itu. Dinas pemadam kebakaran menyatakan kebakaran itu luar biasa besar, baik dalam skala maupun kecepatannya. Menara yang dibangun pada 1974 di North Kensington ini dihuni oleh sekitar 600 orang. (iah/ap/ant)

Bali Post/ap

TERBAKAR - Asap dan api membubung tinggi dari apartemen yang terbakar di London, Rabu (14/6).

BFTC Siap Datangi Korban Dukung FTF 2017 Kebakaran di London Adele

PENYANYI Adele bergabung dalam orang-orang yang berkumpul Rabu tengah malam waktu setempat di sebuah menara apartemen di London yang hancur oleh kebakaran hebat. Sekitar 12 belas dipastikan meninggal dunia dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah setelah api melalap gedung 24 lantai Grenfell Tower di London Barat pada Rabu dini hari. Bintang pop kelahiran London itu tertangkap pengguna Instagram FourMee yang memposting tiga foto buram. FourMee mengatakan suami sang penyanyi, Simon Konecki, turut menyertainya. “Baru memergoki Adele dan Simon Konecki mengunjungi Grenfell Tower, dia mengenakan abaya. Salut untuk kalian berdua,” tulis FourMee dalam posting itu. Adele, salah satu artis paling laris di dunia, tidak mengumumkan kehadirannya atau menyampaikan pernyataan publik. Akun Twitter-nya pun tidak menyinggung soal itu. Para penggemar Adele memuji belas kasih dan kemuliaannya dalam media sosial itu, demikian Reuter. (ant)

Denpasar (Bali Post) Bali Food Truck Community (BFTC) menyatakan kesiapannya dalam mendukung Food Truck Festival (FTF) 2017 yang diselenggarakan Kelompok Media Bali Post (KMB). Bahkan, dari jatah 25 food truck yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tiga hari ini, mulai 21 hingga 23 Juli, BFTC siap mengerahkan 20 anggotanya. Demikian terungkap dalam simakrama BFTC ke Kantor Bali Post, Jumat (16/6) kemarin. Menurut Ketua Umum BFTC Mike Yudisthira, komunitas yang baru terbentuk pada 22 April 2017 lalu ini juga tidak lepas dari keberhasilan FTF yang digelar tahun lalu. Ia mengakui karena FTF, para pelaku usaha food truck bisa berkumpul dan akhirnya membentuk wadah resmi BFTC. Terkait dengan BFTC, ia mengatakan saat ini anggotanya sudah mencapai 26 pelaku usaha food truck. Dari keseluruhan anggota ini, di-

akui tidak semuanya aktif. “Pelaku usaha yang tergabung dalam BFTC ini datang dari berbagai kabupaten/kota, ada dari Denpasar, Badung hingga Tabanan,” ujarnya. Mike yang didampingi Ketua Harian Komang Sugiantara dan Sekretaris Made Dwi Saputra ini mengutarakan sebagian besar pelaku usaha food truck masuk kategori UMKM. Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan KMB dalam membantu pelaku UMKM. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan FTF yang digelar ini karena sudah terbukti mampu meningkatkan penjualan dan menjadikan food truck lebih dikenal di masyarakat sebagai salah satu jenis usaha kreatif,” sebutnya. Ia bersama BFTC berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan FTF 2017 yang merupakan gelaran kedua dari KMB. Bahkan, ia mengatakan akan menjadikan FTF sebagai event wajib yang diikuti anggota BFTC. (kmb18)

Bali Post/eka

BONDRES - Komunitas Seni dan Budaya Tugek Carangsari, duta Badung menampilkan parade topeng bondres inovasi pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Jumat (16/6) kemarin.

Pesta Kesenian Bali (PKB) Sabtu, 17 Juni 2017 Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Talkshow Fotografi Budaya, Korawa Art Fusion Bali Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Lomba Gender Wayang Anak-anak Sanggar Ceraken Batuyang, Gianyar dengan Sanggar Reka Adnyana, Bangli - Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Buleleng dengan Sekaa Gender Duta Klungkung Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Topeng Bondres Inovasi, Sekaa Topeng Widya Ceraken, Klungkung Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tari dan Tabuh, Sekaa Semara Pagulingan Punia Bhakti, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Badung Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Acara : Parade Joged Bumbung, Sekaa Joged Sanggar Giri Suara Ulangun, Buleleng Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Drama Gong Tingkat Remaja, Sekaa Drama Gong Eka Werdi Budaya Pucangan, Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Parade Gong Kebyar Anak-anak, Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Lila Krida Wak Bumi, Klungkung dengan Sekaa Gong Anak-anak Werdhi Budaya, Badung

Bali Post/kmb

SIMAKRAMA - Penguru BFTC melakukan simakrama ke Bali Post, Jumat (16/6) kemarin.

Direkonstruksi, Gambuh Anyar ”Kelana Carang Nagapuspa” SEBAGAI dramatari tertua (sekitar abad XV), Gambuh merupakan tarian yang sulit dipelajari. Selain, memerlukan penghayatan dramatisasi, perbendaharaan gerak tari, maupun ucapan yang telah dipolakan, setiap tokoh utama juga harus mampu berbahasa Kawi atau Jawa Kuno yang akan diterjemahkan oleh para panakawan. Kesenian ini merupakan teater Bali yang total, karena di dalamnya terpadu secara harmonis dan indah elemen-elemen tari, vokal/dialog, musik, drama, sastra, dan seni rupa. Namun, kerumitan seni tari tersebut mampu dibawakan oleh pemuda-pemudi Desa Adat Mengwi Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39, Jumat (16/6) kemarin, di Kalangan Angsoka, Art Centre Denpasar. Diawali dengan gending Langsing Tuban, Gambuh Anyar yang diiringi dengan Gamelan Semara Pagulingan Saih Pitu ini merupakan seni tari hasil rekonstruksi Desa Adat Mengwi. Di bawah naungan Sanggar Bajra Geni pimpinan Ida Bagus Anom sebagai Klian Desa Adat Mengwi, dramatari ini mampu menampilkan tarian yang memikat dan mengingatkan kembali para penonton akan kebangkitan kerajaan Bali pada masa lampau. Pasalnya, lakon yang diangkat yaitu “Kelana Carang Nagapuspa” yang merupakan kisah percintaan pada masa kerajaan di Bali.

Tidak kalah menarik, Sekaa Gambuh Anyar ini baru terbentuk sejak Desember 2016 lalu dan sudah tampil empat kali. Para penari Gambuh dilatih oleh seorang pensiunan dosen dan empat dosen ISI Denpasar yaitu A.A. Ayu Kusuma Arini, S.ST., M.Si., I Nyoman Sudiana, S.S.Kar., M.Si., I Gst. Ayu Ketut Suandewi, S.ST., M.Si., I Gst. Lanang Oka Ardika, S.S.Kar., M.Si., I Gst. Ngurah

Sueka, S.ST., M.Si. dan Ida Bagus Yudistira, S.Sn. Ida Bagus Anom menceritakan bahwa Gambuh Anyar yaitu “Kelana Carang Nagapuspa” mengisahkan tentang kisah percintaan antara putri raja dari Kerajaan Daha yang bernama Diah Ratna Merta dengan pengeran dari Kerajaan Jenggala yang bernama Raden Panji Amalat Rasmin. Kedua sejoli ini

berjanji bertemu di Taman Sari, sebuah taman kerajaan dengan kolam-kolamnya yang indah. Dalam pertemuan tersebut, pasangan kekasih ini sepakat untuk melangsungkan pernikahan. Namun, dengan cara kawin lari. Sebelum Panji melarikan Diah Ratna Merta, Panji menyamar dengan berganti busana dan nama yakni Kelana Carang Nagapuspa dan kemudian memer-

Bali Post/eka

GAMBUH - Sanggar Bajra Seni duta Badung menampilkan kesenian Gambuh pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Jumat (16/6) kemarin.

intahkan para patih pengawalnya untuk membakar pasar. Beberapa hari berselang, ayahanda Panji dari Kerajaan Jenggala gelisah dengan pengembaraan putranya yang tiada kabar berita. Oleh karena itu, sang raja lantas memerintahkan patih utama yaitu Kebo Angun-angun yang diiringi Patih Demang dan Temenggung untuk mencari keberadaan putranya. Sesampainya di Kerajaan Daha, Patih Kebo Angun-angun terkejut melihat pasar dalam keadaan terbakar dan berusaha menemukan siapa yang membakar pasar tersebut. Saat kedua kelompok bertemu, terjadilah pertengkaran yang dilanjutkan dengan peperangan. Setelah pengawal kocar-kacir, perkelahian sengit terjadi antara Kelana Carang Nagapuspa dengan Kebo Angun-angun. Di saat Kebo Angun-angun akan menikam Kelana Carang Nagapuspa, maka dengan cepat Kelana Carang Nagapuspa memperlihatkan jati dirinya. Seketika itu, patih Kebo Angun-angun bersujud di hadapan Panji menyatakan penyesalannya. Selanjutnya, Patih Kebo Angun-angun memohon kepada Raden Panji Amalat Rasmin untuk kembali ke Kerajaan Jenggala. Pada akhirnya Raden Panji bersama Diah Ratna Merta yang diiringi para dayang dan patihnya kembali ke Kerajaan Jenggala menghadap sang ayah tercinta. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 17 Juni 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu