20 HALAMAN
NOMOR 175 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu pon, 17 februari 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Koster Siap Hadir Dampingi Perjuangan Selamat Bertanding Bali United, Bali United di Gelora Bung Karno Berjuanglah Demi Lambang Bali di Dada
KEBERHASILAN Bali United (BU) menembus final Piala Presiden 2018 menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bali, setelah final pada Liga 1 tahun 2017 hanya menempati posisi kedua. Laskar Tridatu masuk partai puncak Piala Presiden 2018 setelah menghentikan perlawanan Sriwijaya FC di Stadion Dipta Gianyar, Rabu (14/2) dengan skor 1-0. Besar harapan masyarakat Bali agar Bali United bisa mengukir sejarah memboyong Piala Presiden ke Pulau Dewata. Hal ini ditegaskan Calon Gubernur Bali Wayan Koster, yang menyatakan siap mendampingi langsung perjuangan anak-anak Bali United melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBK), Sabtu (17/2) hari ini. Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali bahkan akan mengerahkan potensi yang ada di partai ‘’moncong putih’’ dan masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada Bali United. ‘’Petugas partai yang ada di eksekutif maupun legislatif serta masyarakat Bali, kami harapkan untuk datang bersama-sama ke Gelora Bung Karno dengan biaya pribadi, untuk memberikan doa, serta semangat kepada pemain Bali United agar bisa memenangkan pertandingan saat berhadapan dengan Persija Jakarta,’’ kata Koster. Hal. 19 Calon Bupati
Mantra-Kerta Gelar Nonton Bareng
BERSAMA - Koster bersama calon Bupati Gianyar Agus Mahaystra. Keduanya akan berangkat ke Jakarta mendukung Bali United.
Bali Post/kmb
CALON Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengucapkan selamat bertanding kepada klub sepak bola kebanggaan masyarakat, Bali United. Anak-anak Serdadu Tridatu akan dijamu tuan rumah Persija Jakarta dalam laga puncak Piala Presiden tahun 2018. Laga krusial ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2) ini pukul 19.30 WIB. ‘’Selamat bertanding Bali United, berjuanglah demi lambang Bali di dada. Doa kami menyertai perjuangan kalian,’’ kata Rai Mantra kepada wartawan di Denpasar, Jumat (16/2) kemarin. Rai Mantra yakin anak Asuh Widodo C. Putra akan tampil penuh percaya diri meskipun bermain di hadapan suporter lawan. Hal ini telah ditunjukkan Bali United dalam sejumlah pertandingan pada babak sebelumnya. Mereka mampu mengimbangi bahkan memetik poin penuh di kandang lawan. ‘’Saya percaya dengan mental bertanding anak-anak Bali United, mereka telah terbiasa menghadapi tekanan tinggi di kandang lawan,’’ kata cagub yang berpasangan dengan cawagub I Ketut Sudikerta itu. Hal. 19 Makin Menghangat
DUKUNGAN - Cagub Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra memberi dukungan semangat kepada bintang Bali United Irfan Bachdim saat bertanding di Stadion Dipta, Gianyar, beberapa waktu lalu.
Soal Pasal Penghinaan di UU MD3
Ketua DPR Siap ’’Pasang Badan’’ Jakarta (Bali Post) – Keberadaan pasal 122 huruf k mengenai penghinaan parlemen dalam UU MD3 hasil perubahan kedua yang baru disetujui DPR-RI, banyak menimbulkan protes. Namun, Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo menyatakan siap ‘’pasang badan’’ menyikapi banyaknya kritik dari masyarakat terhadap pasal penghinaan parlemen yang diatur dalam UU MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) hasil perubahan kedua. ‘’Saya menjamin pasal penghinaan parlemen dalam UU MD3 tidak akan digunakan untuk memenjarakan orang yang mengkritik DPR-RI,’’ katanya, Jumat (16/2) kemarin. Bamsoet -- panggilan akrab Bambang Soesatyo -- mengingatkan masyarakat tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan terhadap pasal 122 huruf k mengenai penghinaan parlemen dalam UU MD3 hasil perubahan kedua yang baru disetujui DPR-RI pada Senin (12/2). Politikus Partai Golkar itu menegaskan bahwa pasal 122 huruf k tersebut substansinya sama saja dengan Pasal UU MD3 sebelumya
yang tidak menuai kritik. ‘’Kritik sangat dibutuhkan DPR-RI, karena dapat memacu kinerja. Namun, kritik berbeda dengan menghina maupun memfitnah,’’ katanya. Mantan Ketua Komisi III DPRRI yang membidangi hukum itu juga menyatakan memahami perbedaan antara kritik, penghinaan, dan fitnah. Bamsoet menjelaskan bahwa fitnah, penghinaan, dan penistaan termasuk dalam delik aduan dalam
UU KUHP. ‘’Menyikapi fitnah dan penghinaan, DPR-RI tidak bertindak sendirian, tapi melalui MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) akan melaporkan pelakunya ke aparat penegak hukum,’’ katanya. Bamsoet juga menegaskan kesiapannya bertanggung jawab atas hasil keputusan DPR-RI meloloskan revisi kedua UU MD3 yang mendapat kritik masyarakat. (ant)
Dalam Dua Minggu
KPK Tangkap Empat Calon Peserta Pilkada
Bali Post/ant
ANGPAO - Seorang anak memberikan angpao kepada barongsai di Vihara Karuna Dipa Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (16/2) kemarin. Atraksi barongsai itu digelar untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2569.
Jakarta (Bali Post) – Hanya dalam dua minggu, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap empat kandidat peserta pilkada yang saat ini juga menjabat kepala daerah. Keempatnya diduga menerima uang suap untuk membiayai kampanye dalam Pilkada 2018. Bermula dari OTT KPK terhadap Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko pada 3 Februari 2018. Nyono diduga menerima suap Rp 434 juta dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Silestyowati agar Inna mendapat jabatan definitif sebagai Kepala Dinas Keseha-
tan Kabupaten Jombang. Uang itu berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi dari 34 puskesmas di Jombang yang dikumpulkan sejak Juni 2017. Nyono pada Pilkada Jombang 2018 berpasangan dengan Subaidi Muhtar yang diusung lima parpol, yaitu Partai Golkar, PKS, PKB, PAN, dan Partai NasDem. Meski sudah menjadi tersangka, Nyono tetap mengikuti pilkada dan mendapat nomor urut 2. Calon kedua yang terjaring OTT KPK adalah Bupati Ngada Marianus Sae. Hal. 19 Terima Suap
Bali Post/ant
CALON GUBERNUR - Bupati Lampung Tengah yang juga calon Gubenur Lampung Mustafa mengenakan rompi tahanan KPK, Jumat (16/2) kemarin. Mustafa terjaring OTT dan KPK mengamankan uang Rp 1 miliar.
Kepemimpinan Baru BPD Bali di Persimpangan Jalan?
Tantangan dan Harapan 2018
Oleh Viraguna Bagoes Oka
MENCERMATI proses pemilihan dan penggantian kepemimpinan baru BPD Bali saat ini, dan dengan diselenggarakannya RUPS Pemegang Saham BPD Bali pada tanggal 15 Februari 2018, terindikasi terjadinya ‘’ketidakmulusan’’ dalam pelaksanaannya sebagai akibat munculnya berbagai kepentingan dan ketidakpahaman tentang bank yang ikut ‘’bermain’’ dalam proses pemilihan tersebut. BPD Bali sebagai bank (sesuai kodratnya adalah lembaga intermediary/kepercayaan yang berasaskan prinsip kehati hatian) dan terbebas dari intervensi kepentingan nonblank (non bankable) serta wajib tunduk kepada UU Perbankan yang berada di atas PP BUMD. Lembaga Keuangan dan Perbankan Bali dalam kurun waktu 20 tahun terakhir (siklus ancaman keuangan/perbankan 10 tahunan) telah memberi pembelajaran mahal
kepada kita semua. Sebagaimana diketahui bersama bahwa turbulensi keuangan/perbankan dimulai pada tahun 1998 dengan terjadinya badai krisis moneter dahsyat (kasus BLBI Rp 600 triliun dan Pembentukan BPPN yang kontroversial yang dampaknya masih berlanjut hingga saat ini) yang telah menimpa Indonesia termasuk Bali, dilanjutkan dengan krisis keuangan/mortgage pada 10 tahun berikutnya tahun 2008. Bencana keuangan perbankan siklus 10 tahunan tersebut telah memporakporandakan dan menterpurukkan lembaga keuangan dan perbankan di Bali yang ditandai dengan runtuh dan menyusutnya jumlah bank umum, BPR, hingga LPD dan koperasi di Bali yang menerima akibatnya dan telah membuat publik di Bali terhenyak dan prihatin atas semua kejadian ini. Masih segar dalam ingatan kita Bank
Perniagaan Bali (cikal bakal perbankan milik masyarakat Bali), Bank Aken, Bank Dagang Bali, Bank Sinar Harapan Bali, Bank Sri Partha maupun Balido Group (BPR) adalah contoh bank yang semula dimiliki putra terbaik perbankan Bali telah bertumbangan terkena imbas siklus 10 tahunan badai keuangan/perbankan tersebut. Apakah siklus 10 tahunan krisis keuangan perbankan tersebut akan datang lagi pada tahun 2018 ini? Apa sebetulnya yang telah terjadi? Permasalahan utamanya antara lain bermuara pada persoalan mendasar terkait dengan soliditas, ketangguhan, kesehatan dan daya tahan (bisnis model) yang dijalankan oleh dunia keuangan/perbankan di Bali. Selain itu, yang paling menonjol adalah telah terabaikannya prinsip dasar/asas bahwa bank adalah ‘’lembaga kepercayaan/
trusted bank’’ berbasis karakter, kompetensi, konsistensi dan kepemimpinan yang andal, kredibel dan terpercaya sesuai dengan values/nilai-nilai yang harus dimiliki dan menjadi komitmen ‘’para bankir, pemegang saham dan pengurus bank’’ sebagai ujung tombak ketahanan sistem keuangan dan perbankan Bali. Tanpa komitmen, kredibilitas dan trust yang tinggi dari ‘’bankir, pengurus bank dan pemegang saham’’, mustahil perbankan Bali bisa mengantisipasi ancaman siklus 10 tahunan yang akan dihadapi tahun 2018 ini, terlebih saat ini kita sedang menghadapi situasi tidak menguntungkan pasca-erupsi Gunung Agung dan ancaman desrupsi ekonomi/bisnis digital (pasar online) dan perkembangan fintech yang dahsyat di era zaman now. Hal. 19 Tantangan dan Harapan BPD Bali
DENPASAR
2
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
FIGUR Jalan Lingkar Subak UPAYA untuk meningkatkan produktivitas petani di Denpasar terus dilakukan. Sejalan dengan itu, pendukung lainnya juga mendapat perhatian serius dari jajaran Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar. Seperti pembuatan sarana dan prasarana subak. Setelah memperbaiki irigasi, kini Distan berupaya untuk membuat jalan melingkar di empat subak lestari. Masing-masing subak akan dibuatkan jalan sepanjang satu kilometer. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar Gede Ambara mengatakan hal itu, belum lama ini. Ia mengatakan, keempat subak lestari tersebut yakni Subak Anggabaya, Subak Uma Ayu, Subak Intaran dan Subak Umadesa. Dengan adanya jalan usaha tani tersebut, para petani akan dipermudah membawa kendaraan untuk mengambil hasil panen dan membawa peralatan seperti traktor. Selain menjadi jalan usaha pertanian, pembuatan jalan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai jogging track. Ditegaskan, pihaknya membuat jalan tersebut sesuai dengan kebutuhan subak di Kota Denpasar. Untuk saat ini pihaknya memiliki lima subak lestari di Kota Denpasar. Namun untuk satu subak, yakni Subak Sembung sudah memiliki jalan usaha tani pertama sebagai percontohan. Namun untuk empat subak lestari lainnya baru dianggarkan tahun 2018 ini sepanjang satu kilometer setiap subak. “Untuk kepentingan tersebut sudah dianggarkan dana Rp 3 miliar untuk keempat subak tersebut. Jalan yang dibuat tersebut akan menggunakan paving. “Pembuatan jalan tersebut untuk mempermudah akses pertanian. Di samping itu, ke depannya juga diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat lainnya, salah satunya jadi tempat jogging track, tempat akses berwisata desa bagi masyarakat yang ingin menikmati persawahan,” katanya. Jika pemanfaatannya sama seperti Subak Sembung yang sudah berjalan saat ini, jalan usaha tani tersebut juga dapat memberikan akses bagi anak-anak agar dimanfaatkan untuk pengenalan sawah. Sehingga, ke depannya juga diharapkan menjadi tempat edukasi di Kota Denpasar. Rencananya pembangunan jalan tersebut akan dilakukan paling lambat pada Maret 2018 mendatang, dengan tenggang waktu pengerjaan hingga 90 hari. Ke depan pihaknya berharap ada subak-subak lainnya yang bisa dibuatkan jalan usaha tani karena jalan tersebut peruntukannya banyak. “Kami juga akan melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas PUPR yang kemungkinan menangani pembuatan irigasinya, termasuk Dinas Pariwisata untuk tempat wisatanya,” ujarnya. (ara)
Pileg 2019
Kuota Kursi Diusulkan Berubah Denpasar ( Bali Post)Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) serangkaian pilkada serentak 2018 ini. Selain itu, Kemendagri juga telah menyerahkan Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2) kepada masing-masing KPU se-Indonesia. Data ini untuk melakukan verifikasi jumlah pemilih yang lebih valid. KPU Denpasar juga telah menerima kedua data tersebut. Bahkan untuk DAK2 yang digunakan untuk pemilu legislatif 2019 mendatang sudah digodok. Berdasarkan data DAK2, terjadi perubahan jumlah penduduk di semua kecamatan. Namun yang sangat signifikan terjadi di Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Akibat perubahan tersebut, kemungkinan akan terjadi perubahan kuota kursi di dua daerah pemilihan (dapil), yakni Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Dikonfirmasi Jumat (16/2) kemarin, Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, perubahan kuota kursi tersebut berdasarkan DAK2 yang telah masuk. Perubahan itu, yakni di Dapil Denpasar Timur yang sebelumnya ada sembilan kursi menjadi delapan kursi. Sedangkan Denpasar Utara yang sebelumnya 11 kursi menjadi 12 kursi. “Denpasar Timur berkurang satu kursi,” katanya. John Darmawan menambahkan, pengurangan kursi ini akibat adanya penurunan jumlah penduduk yang sangat signifikan ke Denpasar Timur. Sedangkan di Denpasar Utara terjadi peningkatan yang cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan kepada KPU Pusat melalui KPU Bali perubahan kuota kursi tersebut. Sedangkan untuk dua dapil lainnya, yakni Denpasar Selatan masih tetap 12 kursi dan Denpasar Barat sebanyak 13 kursi yang terbagi ke dalam dapil Denpasar Barat satu (7 kursi) dan Denpasar Barat dua (6 kursi). “Perubahan ini tidak merubah kuota kursi secara total di Denpasar yang masih 45 kursi,” ujarnya. Namun, rencana peruban ini mendapat penolakan dari sejumlah partai politik. Dalam rapat yang dilakukan KPU bersama partai politik di Kantor KPU Denpasar, belum lama ini mengemuka adanya keberatan dari lima parpol terhadap usulan perubahan kuota tersebut. Parpol yang menolak di antaranya PDI-P, Gerindra, Demokrat, Hanura dan Garuda. Meski terjadi penolakan, kata John Darmawan pihaknya tetap mengusulkan ke KPU. Karena semua itu berdasarkan data DAK2. Selain itu, keputusan untuk bisa diubah atau tetap menjadi kewenangan KPU Pusat. “Nanti kita tetap menunggu keputusan pusat, apakah diubah atau tetap. Mereka yang punya kewenangan itu,” tegas John Darmawan. (kmb12)
Bali Post/eka
IMLEK - Sejumlah warga merayakan Tahun Baru Imlek 2569 dengan berdoa di Griya Kongco Dwipayana Tanah Kilap, Denpasar, Jumat (16/2) kemarin.
Amankan Perayaan Imlek
Polda Kerahkan Ratusan Personel Denpasar (Bali Post)Dalam rangka mengamankan perayaan Imlek, Jumat (16/2) kemarin Polda Bali mengerahkan 220 personel. Ratusan personel tersebut tersebar di wihara yang ada di wilayah Denpasar dan sekitarnya. Polda juga menyiaga-
kan pasukan cadangan dan siap dikerahkan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Wadir Pamobvit Polda Bali AKBP I Putu Tustha mengatakan, ratusan petugas itu diterjunkan untuk memastikan perayaan Imlek berlangsung aman,
tenteram dan damai. Menurutnya, setiap kegiatan keagamaan pasti ada potensi kerawanan. “Kami berharap kehadiran polisi bekerja sama dengan pihak keamanan wihara membuat jemaat tenang dalam melaksanakan ibadah,” ujarnya.
Menurut Tustha, jumlah personel Polri yang bertugas di setiap wihara disesuaikan dengan kuantitas jemaatnya. Jika jemaatnya banyak, maka jumlah polisi yang berjaga bisa lebih dari 10 orang. “Disesuaikan juga dengan situasi wihara dan
jumlah jemaat,” katanya. Tustha menegaskan, pasukan tambahan stand by di Mapolda Bali dan siap digeser jika ada kerawanan. “Masyarakat silakan beribadah dengan tenang. Kami siap melakukan pengamanan,” tegasnya. (kmb36)
Jadi TO Kasus Narkoba
Oknum Anggota Ormas Ditangkap Denpasar (Bali Post) -
Perburuan terhadap sindikat narkoba terus dilakukan aparat penegak hukum. Oknum anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Bali, I Made Wirama (42) ditangkap Tim Berantas BNNK Badung, Rabu (14/2) lalu. Barang bukti yang disita meliputi paket sabu-sabu (SS) seberat 1,2 gram bruto, satu HP dan uang Rp 500 ribu diduga dari hasil jual narkoba. Menurut Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, pelaku sudah lama jadi target operasi (TO) BNNK Badung. Petugas sempat menggeledah rumahnya dua kali tapi nihil barang bukti. “Tersangka ini memang licin. Rabu lalu digerebek lagi di rumahnya di wilayah Banjar Baler Pasar, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung. Ada pun peran tersangka sebagai pengedar di wilayah Darmasaba,” ujar Masmini, Jumat (16/2) kemarin. Terungkapnya kasus ini setelah Kepala BNNK Masmini mendapat informasi dari masyarakat jika di wilayah Darmasaba beredar narkoba. Men-
indaklanjuti informasi tersebut, Masmini memerintahkan Tim Berantas lebih intensif melakukan penyelidikan. Sekitar sepekan mendalami informasi tersebut, akhirnya petugas mengendus pelaku berada di rumahnya. Selanjutnya, Rabu (14/2) pukul 14.00 Wita petugas BNNK Badung menggerebek rumah pelaku. Akhirnya pelaku ditangkap tanpa perlawanan. “Pelaku berusaha mengecoh anggota saya dengan memberi keterangan berbelit-belit. Anggota kami lalu menginterogasinya lebih dalam,” ujar Masmini. Akhirnya pelaku mengakui menyembunyikan satu paket SS di bawah kasur ruang tamu
rumahnya. Setelah ditimbang, barang bukti yang disita beratnya 1,2 gram bruto atau 1 gram neto. Selain itu, juga disita satu HP dan uang jualan SS. “Motif tersangka adalah untuk mendapatkan keuntungan dari jualan narkoba tersebut. Hingga saat ini Tim Berantas BNNK Badung berupaya untuk mengembangkan guna mengungkap jaringan di atasnya,” tegas mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Tak Perlu Rekayasa Hadapi ”Try Out” SMP
Bali Post/025
NASKAH – Kepala Disdikpora I Wayan Gunawan saat menyerahkan naskah soal UNKP kepada sejumlah kepala sekolah, Kamis (15/2) lalu.
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : dewan pertanyakan perizinan pemanfaatan listrik plts Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/ist
DITANGKAP - Pengedar narkoba saat ditangkap anggota BNNK Badung.
Denpasar ( Bali Post) Mulai Senin (19/2) hingga Kamis (22/2) mendatang, semua siswa kelas IX SMP negeri/ swasta di Kota Denpasar serentak mengikuti try out Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Try out ini sebagai media untuk mengukur keberhasilan belajar siswa dan mengajar guru guna mempersiapkan diri menghadapi UN April mendatang. Untuk persiapan try out tersebut, mulai Kamis (15/2) lalu pihak sekolah sudah menjemput naskah soal empat bidang studi yang diUN-kan di Kantor Disdikpora Kota Denpasar. Penyerahan naskah soal langsung dipantau Kepala Disdikpora Denpasar Drs. I Wayan Gunawan. Ia menegaskan, naskah soal try out ini murni disusun oleh guru yang tergabung dalam MGMP setiap pelajaran dengan mengacu pada kisi-kisi soal UN. Seusai menerima Tim Wiyata Mandala, Gunawan menegaskan bahwa semua proses persiapan try out dan pelaksanaannya nanti persis seperti UN yang sebenarnya sehingga siswa benar-benar mendapat pengalaman langsung menghadapi UN dan suasana yang sebenarnya. Dari proses penyusunan soal dilakukan secara rahasia, kemudian diawasi ketat saat pencetakan hingga pendistribusian soal ke sekolah. Gunawan menambahkan, para kepala sekolah wajib menanda tangani fakta integritas yang menekankan pelaksanaan try out secara objektif tanpa rekayasa. Makanya ia meminta kepala sekolah dan guru tak perlu berbuat curang atau merekayasa try out, karena bertujuan untuk memetakan dan mengukur secara objektif kemampuan belajar siswa. Sebab, hasilnya dipakai untuk mengevaluasi cara belajar siswa dan mengajar guru, sekaligus memperbaiki kekurangannya. “Jadi, tak perlu direkayasa agara siswa meraih nilai tinggi. Apalagi UN nanti tak lagi menentukan kelulusan,” ujarnya. Menurut Gunawan, di Kota Denpasar dari 56 SMP yang ada tahun ini baru 29 sekolah yang menggelar UNBK. Dari jumlah itu, delapan sekolah merupakan SMP negeri dan 21 SMP swasta. Sedangkan sekolah yang tahun ini mengadakan UNKP, tahun depan diwajibkan ikut UNBK. (025)
Sidang Willy dan Kembar Ditunda Denpasar (Bali Post) Harapan majelis hakim pimpinan I Made Pasek yang meminta pihak JPU dalam perkara 19 ribu butir ekstasi untuk menuntut Abdul Rahman Willy, Kamis (15/2) lalu tak sesuai harapan. Rencana pembacaan tuntutan pada manager marketing Akasaka itu batal dilakukan karena jaksa ada kesibukan lain. Yakni, bersama Jaksa Agung M. Prasetyo meresmikan Gedung Kejaksaan Negeri Badung. Artinya, rencana sidang tuntutan terdakwa Willy tersebut sudah dua kali batal. Informasi yang diterima Bali Post, Jumat (16/2) kemarin, pembacaan tuntutan Willy akan dilakukan Senin (19/2) mendatang. Tidak hanya kasus Willy yang ditunda dan tidak dijemput di Lapas Kerobokan. Namun kasus lainnya juga tidak disidangkan. Misalnya, kasus narkoba yang melibatkan saudaranya Jro Gede Komang Swastika alias Jero Jangol, terdakwa Wayan Kembar. Bahkan tim kuasa hukum terdakwa sudah hadir di pengadilan. Namun karena JPU ada kesibukan, sehingga sidang ditunda. Lantas bagaimana dengan kasus pelimpahan berkas perkara dengan tersangka Jro Gede Komang Swastika alias Jero Jangol? Berkas tersebut hingga kemarin belum dilimpahkan ke pengadilan. Saat dikonfirmasi, Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan membenarkan berkas dengan tersangka Jro Jangol belum dilimpahkan ke PN Denpasar. “Minggu depan baru dilimpahkan,” katanya ketika dikonfirmasi, Jumat kemarin. Sebelumnya, Arief Wirawan mengatakan Jro Jangol dan istrinya ditahan di Lapas Kelas IIA di Kerobokan. Penahanan dilalukan selama 20 hari ke depan. Dalam perkara Jro Jangol, dia dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jro Jangol disebut memiliki, menyimpan, narkotika golongan 1 berupa kristal bening atau sabusabu, dengan berat keseluruhan 3,73 gram di dalam lima plastik klip dengan kandungan mentamfentamina. (kmb37)
BADUNG
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
3
Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Delod Sema Kekeran BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung diwakili anggota I Nyoman Satria meresmikan Balai Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kamis (15/2) lalu. Peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita tersebut dirangkaikan dengan upacara pecaruan dan pamelaspasan Balai Banjar Delod Sema. Upacara juga dihadiri Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta atas nama Pemkab Badung menyampaikan apresiasi dan dukungan atas keberhasilan masyarakat Delod Sema membangun balai banjar. Dengan terbangunnya balai banjar ini, dapat dimanfaatkan untuk ber-
musyawarah, kegiatan sosial dan dalam upaya pelestarian seni, adat, agama dan budaya. Giri Prasta juga menyampaikan, Pemkab Badung telah menetapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang mencakup lima prioritas program, yaitu pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Kelima program prioritas tersebut, dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Badung. Dijelaskan, di bidang kesehatan dan pendidikan di Badung sudah gratis. Ini melalui program Presiden Jokowi yang bernama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Pemkab Badung dengan Kartu
Badung Sehat (KBS), ditambah BPJS Kesehatan. Bagi penunggu pasien kelas III juga mendapat santunan sebesar Rp 200 ribu per hari dan ada program santunan kematian. Pada bidang pendidikan sudah digulirkan bantuan laptop dan seragam gratis. Mulai Januari 2017 lalu, di Kabupaten Badung tidak ada pungutan di sekolah. “Kami juga mengambil kebijakan untuk menyekolahkan anak-anak yang berprestasi ke luar negeri akan mendapatkan biaya per orang Rp 1,9 miliar,” ungkapanya. Ketua Panitia I Wayan Darmawan mengatakan, pembangunan balai banjar ini mendapat dukungan dana hibah dari APBD Badung tahun 2017 sebesar Rp 2 miliar, yang difasilitasi oleh anggota DPRD Badung I Nyoman Satria. “Pada tanggal 20 Juni 2017, proyek pem-
bangunan balai banjar sudah dilaksanakan dengan penggarap dan pemasok material yang berada di Desa Kekeran,” tambahnya. Menurut Darmawan, upacara macaru panca sapta, pengeruat, nyepih pengikupan, memakuh Balai Kulkul, Balai Banjar menghabiskan biaya sebesar Rp 50 juta. Perbekel Mengwitani I Nyoman Suarda menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Badung dan Pemkab Badung, sehingga pembangunan Balai Banjar Delod Sema dapat terlaksana dengan baik. Terlebih bangunan balai banjar ini berdiri di atas lahan milik Pemkab Badung, yakni tanah aset Dinas Pendidikan Kabupaten Badung eks. SD Impres Negeri 5 Mengwitani dengan luas 11 are. (ad0864)
MERESMIKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung diwakili anggota I Nyoman Satria meresmikan Balai Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kamis (15/2) lalu.
”Recovery” Citra Pariwisata
Pemkab Gandeng Travlr Mangupura (Bali Post) Pariwisata Bali, khususnya Badung, pasca-erupsi Gunung Agung mengalami penurunan. Kondisi ini membuat pemerintah setempat memutar otak untuk merecovery (memulihkan) citra pariwisata akibat bencana alam tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan The Bali Bible/Travlr Australia untuk memulihkan pariwisata melalui event The Ultimate Bali Escape Competition. “Kompetisi yang menggambarkan rencana perjalanan impian ke Bali melalui sebuah situs online The Bali Bible ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi pariwisata Bali pasca-erupsi Gunung Agung,” ujar Made Badra, belum lama ini. Menurut Badra, kompetisi ini telah dimulai sejak 6 Februari 2018 lalu dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2018. “Jadi, peserta diminta membuat trip atau rencana perjalanan ke Bali di website The Bali Bible, guna memenangkan tiga hadiah paket liburan senilai US$ 100,000,” katanya. Menurut birokrat asal Kuta ini, kompetisi tersebut merupakan salah satu cara untuk mengembalikan pariwisata Bali yang sempat terganggu karena dampak erupsi Gunung Agung. “Kompetisi ini menyasar calon wisatawan domestik dan asing dari seluruh negara, terutama Australia, New Zealand dan negara-negara Eropa. Jadi, pemenangnya nanti akan dinilai berdasarkan trip yang memiliki jumlah unique views paling tinggi, kedua trip yang terbaik dalam mempresentasikan keberagaman objek wisata dan aktivitas di Bali dan ketiga diberikan kepada trip yang memiliki tema yang terbaik,” terangnya. Badra menambahkan, Bupati Badung memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kompetesi ini, karena pemerintah memiliki tujuan meyakinkan wisatawan, Bali telah aman untuk dikunjungi. “Melalui kompetisi ini, kami berharap wisatawan asing kembali ke Bali,” katanya. Sementara itu, General Manager The Bali Bible/Travlr Australia Christopher Burns mengatakan, kompetisi ini unik karena kontestan dapat membuat trip atau rencana perjalanan impian ke Bali tanpa perlu melakukan booking. “Kami ingin mengajak khalayak ramai untuk berpartisipasi dalam tahap dream atau bermimpi. Melalui situs kami, mereka (wisatawan) dapat mengatur perjalanan impian mereka dan kami pun dapat mengumpulkan data yang relevan untuk membantu mereka merencanakan atau memesan perjalanan mereka,” ujarnya. Sejak kompetisi resmi dibuka pada 6 Februari 2018 lalu, sekitar 7.000 orang lebih berpartisipasi mengikuti The Ultimate Bali Escape Competition. Mereka telah membuat trip atau rencana perjalanan ke Bali dan menyimpan di website The Bali Bible. Kini, baik pihak The Bali Bible/Travlr Australia maupun Dinas Pariwisata dan BPPD merasa optimis jumlah orang yang berpartisipasi dalam komptesi ini bertambah sebelum resmi ditutup pada 30 Maret 2018 mendatang. (kmb27)
Bali Post/kmb23
ANTREAN - Kondisi antrean kendaraan di By-pass Ngurah Rai, Jumat (16/2) kemarin. Sementara lengan selatan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai mulai digarap.
Mulai Digarap, Lengan Selatan ”Underpass” Simpang Tugu Ngurah Rai Mangupura (Bali Post)Pengerjaan Underpas Simpang Tugu Ngurah Rai sudah mencapai progres 34 persen. Pengeboran di kawasan bundaran saat ini sudah hampir selesai dan tersisa tiga titik. Dikonfirmasi Jumat (16/2) kemarin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII I Nyoman Yasmara mengatakan, pengerjaan dilanjutkan dengan pengeboran pada lengan selatan. Saat ini di lengan selatan sudah dilakukan
pengeboran pada empat titik dari total sebanyak 230 titik yang akan dibor. Untuk di sisi selatan, kata Yasmara pengerjaan pengeboran dilakukan pada malam hari, karena di sana masuk dalam wilayah Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan
(KKOP). Untuk itu, pengerjaannya dilakukan mulai pukul 02.00 Wita hingga 07.00 Wita. “Pengerjaan di sana hanya sampai pukul 07-00 Wita, karena traffic penerbangan sudah ramai,” jelasnya. Sementara itu, di sisi utara kini sedang dilakukan penataan drainase yang ditargetkan rampung per April mendatang. Menurut Yasmara, pada zona II (sisi utara) minggu depan direncanakan mulai dilakukan pengeboran. Pengerjaannya
akan dimulai pada bagian sisi barat. Setelah itu dilanjutkan dengan pengeboran di bagian sisi timur, setelah selesainya relokasi pipa PDAM. Yasmara menambahkan, saat ini juga mulai dikerjakan frontage road. Dengan begitu, pekan depan bisa digunakan untuk pengalihan arus lalu lintas. Pada saat dilakukan pengeboran pada lengan utara, kendaraan akan dialihkan untuk melintas pada jalur frontage tersebut. “Sebelum dilakukan pengerjaan, kami
akan berkoordinasi dahulu dengan pihak terkait, yaitu Dishub dan Polda. Pada lengan sisi utara itu nanti terdapat 270 titik pengeboran,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai ini yang merupakan underpass kedua di Bali, memiliki panjang total 712 meter. Rinciannya, panjang sisi utara 320 meter, panjang sisi selatan 260 meter dan panjang underpass tertutup 132 meter dengan tinggi 5,1 meter. (kmb23)
Koster Hadiri Imlek di Vihara Dharmayana Kuta Ingatkan Toleransi, Rasa Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
CALON Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster mengikuti prosesi persembahyangan di Vihara Dharmayana Kuta bersama umat Tionghoa Bali. Calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI itu hadir bersama rombongan sekitar pukul 18.30 Wita. Diterima oleh Pengurus Vihara Dharmayana Kuta, kehadiran Wayan Koster didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dan jajaran pengurus PAC PDI-P Kecamatan Kuta serta Klian Banjar Temacun, Kuta. Didampingi sejumlah pengurus vihara yang juga disebut Kongco Leng Gwan Kuta itu Koster secara khidmat menghaturkan sembah baktinya. Koster disapa dengan hangat oleh sejumlah umat yang tengah menggelar persembahyangan. Secara khusus ia mengucapkan selamat Imlek kepada umat yang merayakannya. ‘’Hari raya Imlek ini bagi kita, bangsa Indonesia,
secara khusus masyarakat Bali, patut mengucapkan puji syukur. Mari terus kita tunjukkan semangat toleransi yang sudah terjalin dengan baik di Bali,’’ kata Koster, Jumat (16/2) kemarin. Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang plural, menghargai suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebagaimana slogan Bhinneka Tunggal Ika. Kandidat yang berpasangan dengan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) itu memaknai Imlek sebagai sesuatu yang kontekstual dengan perjalanan bangsa yang sudah lewat dan akan datang. ‘’Agar senantiasa menunjukkan semangat toleransi, rasa persaudaraan dan persatuan bangsa semua pihak harus bersinergi mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Indonesia, terlebih di Bali. Selamat hari raya Imlek bagi yang merayakannya,’’ tutur Koster. Di sisi lain, Koster menjelaskan jika secara historis umat Hindu Bali dan etnis Tionghoa
Bali Post/kmb
PROSESI - Calon Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster mengikuti prosesi persembahyangan di Vihara Dharmayana Kuta bersama umat Tionghoa Bali. memiliki pertalian persaudaraan yang cukup erat. ‘’Secara hiatoris dan kultural antara umat Hindu dan umat Buddha sejak dulu sudah cukup bagus. Dalam
perkembangannya hubungan itu semakin baik hingga kini,’’ ujarnya. Sementara itu, Penanggung Jawab Vihara Dharmayana
Kuta Adi Dharmaja Kusuma megaku terkejut dengan kehadiran Koster yang tiba-tiba. Ia mengaku tak tahu jika kandidat Gubernur Bali yang populer dengan ‘’Salam Satu Jalur’’ itu akan bersembahyang di vihara yang dikelolanya. ‘’Kita tidak tahu kalau beliau mau datang ke sini. Mungkin beliau ingin hadir di sini pada saat hari raya Imlek agar lebih dekat dan lebih mengenal perayaan Imlek itu sendiri,’’ kata Adi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Koster yang telah meluangkan waktu bersembahyang di vihara yang memiliki hubungan dengan Kerajaan Mengwi pada zaman dahulu itu. ‘’Memang beliau pernah menyampaikan ingin sekali bersembahyang menghaturkan sembah bakti kepada pujaan kami di sini. Semoga apa yang beliau inginkan yakni menjadi Gubernur Bali periode 2018-2023 bisa tercapai. Kami sangat welcome dengan kehadiran beliau. Sangat luar biasa sekali,’’ ucapnya. (kmb)
Kualitas Masyarakat Diharapkan Sejalan dengan Perkembangan Pariwisata
Mangupura (Bali Post) Kualitas masyarakat di kawasan penyangga pariwisata seperti di kawasan Nusa Dua, dinilai sepatutnya sejalan dengan perkembangan pariwisata itu sendiri. Keseimbangan antara kawasan yang merupakan destinasi pariwisata internasional yang begitu megah dengan kondisi masyarakat penyangga perlu juga diperhatikan. Dengan begitu, tidak ada kesenjangan antara kemajuan pariwisata dengan kondisi masyarakat di sekitarnya. Lurah Benoa Wayan Solo menegaskan hal itu, Jumat (16/2) kemarin. Solo mengatakan, hal itu menjadi penting dan tidak semata diukur dari jumlah penghasilan semata. Namun yang juga penting adalah Bali Post/kmb23 image wilayah di mata wisatawan. MENYALAMI - Lurah Benoa Wayan Solo (kanan) menyalami salah seorang Karena apabila wisatawan berbepedagang Pantai Nusa Dua saat mengikuti cooking class di ITDC Nusa lanja di masyarakat lokal dan tidak Dua, Kamis (15/2). mendapatkan kesan yang khas ser-
ta pelayanan yang optimal, tentu hal itu bisa membuat penurunan daya tarik wisatawan ke Nusa Dua. “Pencitraan dan pelayanan wilayah bagi image kepariwisataan menjadi sangat penting di tengah persaingan destinasi wisata saat ini. Jika wisatawan tidak mau datang lagi, maka seluruh komponen kehidupan masyarakat kami akan melemah karena roda perekonomian ini bertumpu di pariwisata,” katanya. Oleh karena itu, kata Solo, pihaknya mengapresiasi serangkaian pelatihan yang telah dilakukan oleh ITDC selaku pengelola wilayah Nusa Dua, baik itu pelatihan jasa taksi dan massage serta yang terakhir adalah cooking class. Ditegaskan, pelatihan itu sifatnya mengedukasi yaitu mendidik, membina dan memberikan pembekalan kepada warga agar mereka mau berkiprah dan
meningkatkan pelayanan serta kapasitas diri. Managing Director kawasan Nusa Dua ITDC I Wayan Karioka mengatakan, ITDC selaku BUMN pengembang pariwisata mengaku tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan stakeholder terkait. Pariwisata diakuinya bukan semata hanya berkaitan dengan destinasi, tapi juga berhubungan dengan pelayanan. Baik pelayanan dari SDM pendukung langsung maupun SDM pendukung tidak langsung. Di kawasan ITDC, kata Karioka SDM pendukung langsung yaitu tenaga dari hotel-hotel sekitar mencapai 10 ribu orang. Sedangkan SDM pendukung tidak langsung mencapai 1.000 orang. Berarti sekitar 10 persen SDM pendukung dari operasional di Nusa Dua memang terkait. Seperti pedagang pantai, taksi, usaha sampan, massage dan
sebagainya. “Oleh karena itu, kita tingkatkan kapasitas SDM tidak langsung. Inilah pembenahan yang kita lakukan untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada wisatawan,” tegasnya. Dalam peningkatan kapasitas tersebut, menurut Karioka pihak ITDC terus memberikan pelatihan yang menyasar para pedagang Pantai Nusa Dua yaitu Paguyuban Peninsula dan Paguyuban Sekar Sari melalui cooking class. Peserta pelatihan diajarkan membuat masakan khas yang akan dijual di masing-masing warung. Melalui pelatihan memasak tersebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan standard hospitality para pedagang pantai, sehingga mereka mampu memberikan layanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Nusa Dua dengan kualitas mutu berstandar internasional. (kmb23)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Rampung Direnovasi
Rumjab Sekda Badung Di-’’pelaspas’’ EKS rumah jabatan (rumjab) Bupati Badung Nyoman Giri Prasta kini ditempati oleh Sekda Badung Wayan Adi Arnawa. Setelah dilakukan sedikit renovasi, bangunan rumah yang terletak di Jalan Praja, Dalung, Kuta Utara tersebut, Kamis (15/2) lalu di-pelaspas dan dilakukan pacaruan oleh pihak Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayan Kabupaten Badung. Hadir dalam upacara tersebut Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Nyonya Ayu Parwata, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Badung beserta sejumlah pegawai Pemkab Badung. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengungkapkan, upacara pamelaspas di-puput oleh Ida
Pedanda Gde Buruan Manuaba dari Geria Pasraman Darmasaba, Badung. Kegiatan ini adalah pamelaspasan alit dan pacaruan memakai lima ayam brumbun dan hitam serta bebangkit. ‘’Upacara ini dilakukan sebagai wujud bakti umat kepada Sang Pencipta. Kita sebagai umat Hindu di Bali percaya dengan melakukan upacara ini bisa memberikan aura positif bagi para penghuni yang menempati rumah ini dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari,’’ ujarnya. Usai melaksanakan upacara pamelaspasan dilakukan acara persembahyangan bersama untuk memohon kerahayuan kehadapan Ida Batara yang berstana di pamerajan rumah jabatan tersebut. Sekab Badung Wayan Adi Ar-
nawa usai melaksanakan persembahyangan bersama mengatakan, tujuan pelaksanaan upakara dan upacara pamelaspasan ini adalah untuk memohon kerahayuan dan keselamatan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. ‘’Saya dan keluarga akan menempati rumah jabatan ini sepanjang menjalankan aktivitas sebagai Sekretaris Pemerintah Kabupaten Badung. Upacara ini perlu dilakukan selaku umat Hindu di Bali bila menempati tempat yang baru direnovasi. Saya berharap penempatan dan penggunaan rumah jabatan ini bisa memberikan suasana baru dan kenyamanan dalam beraktivitas dan kerja untuk mewujudkan program-program yang telah menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung,’’ jelasnya. (ad0865)
DIPELASPAS - Setelah dilakukan sedikit renovasi, rumah jabatan Sekda Badung yang terletak di Jalan Praja, Dalung, Kuta Utara, di-‘’pelaspas’’, Kamis (15/2) lalu. Tampak Sekda Badung Wayan Adi Arnawa melakukan persembahyangan.
Kopertis Wilayah VIII Rayakan HUT Ke-36
HUT Terakhir Sebelum Bertransformasi Jadi L2 Dikti PERAYAAN HUT ke-36 Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VIII Bali, NTB, NTT berlangsung meriah, Kamis (15/2) lalu. Diawali jalan santai, lalu dilanjutkan dengan beraneka lomba. Ada pula kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, mulai dari gigi dan mulut, tensi, cek darah, kolesterol hingga asam urat. Ketua Panitia HUT Dr. Dadang Hermawan mengatakan, rangkaian HUT ke-36 Kopertis Wilayah VIII dilaksanakan sejak 9 Februari lalu, diisi kegiatan persembahyangan bersama, kerja bakti dan penanaman pohon di kawasan Pura Mertasari, Sanur. Kemudian digelar jalan santai dan lomba-lomba yang diikuti ratusan dosen PNS yang ditempatkan di PTS, dosen di PTS yang diangkat oleh yayasan, serta para karyawan dan karyawati Kopertis Wilayah VIII. ‘’Jalan santai dan lomba-lomba dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan di antara PTS. Nanti puncaknya tanggal 19 Februari diisi upacara bendera sekaligus penyerahan hadiah lomba,’’ ujar Ketua Stikom Bali ini. Menurut Dadang, HUT ke-36 Kopertis Wilayah VIII mengangkat tema ‘’Tingkatkan Partisipasi dan Kerja Sama Antar-PTS den-
gan Santai, Serius dan Selesai’’. ‘’Maknanya, kita tetap harus serius tapi jangan terus-terusan serius. Sekali-sekali harus santai dan harus selesai setiap pekerjaan yang dibebankan kepada kita,’’ jelasnya. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. mengatakan, HUT ke36 bisa jadi HUT yang terakhir sebelum Kopertis bertransformasi menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) sekitar April mendatang. Oleh karena itu, perayaan kali ini tidak hanya diharapkan bisa membangun kebersamaan, tetapi juga menunjukkan arti kemanusiaan kepada masyarakat. ‘’Walaupun kita kecil berbuat, kebersamaan kita tonjolkan untuk menunjukkan bahwa kita ini memang bangsa yang besar. Bangsa yang selalu mengedepankan apa yang disebut dengan saling asah, asih, asuh,’’ terangnya. Dikatakannya, perubahan nama ini utamanya untuk mendekatkan pelayanan pemerintah khususnya Kemenristek Dikti kepada PTS dan PTN sehingga semakin cepat, murah dan mudah. Beberapa urusan yang sebelumnya terpusat di Jakarta akan didistribusikan ke daerah. Contohnya mengurus pro-
gram studi (prodi) baru di S-1 dan D-4, kenaikan pangkat menjadi lector kepala, mengurus surat izin/ tugas belajar dan penelitian pemula. ‘’Hanya dalam hal-hal tertentu saja datang ke Jakarta. Beberapa hal yang sifatnya mendesak bisa diselesaikan di L2 Dikti,’’ tuturnya. Di usia 36 tahun, lanjut Dasi, Kopertis Wilayah VIII mengelola 166 PTS dengan rincian 61 PTS di Bali, 53 di NTB dan 52 di NTT. Keberadaan PTS tersebut diharapkan membantu pemerintah dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi khususnya generasi muda. Terlebih ada PTS yang berada di pelosok-pelosok daerah seperti Rote, Alor, Larantuka, Sumba, dan Lombok. Ketika perguruan tinggi sudah dekat dengan masyarakat, tentu akan semakin banyak generasi muda yang mengenyam pendidikan tinggi. ‘’APK kita masih 30-an atau mungkin 35, sedangkan di Korea sudah sampai 90-an, Malaysia 60-an. Jadi, kita masih perlu mendukung PTS untuk lebih meningkatkan daya serap penerimaan mahasiswanya sekaligus mendorong anak-anak muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,’’ tambah Dasi Astawa. (ad0867)
BUKA SEMINAR - Kakanwil DJP Bali Goro Ekanto (kanan) membuka seminar ditandai pemukulan gong didampingi Ketua IAI Bali, Ketua DPC Peradi Denpasar dan panitia.
Peradi Denpasar, IAI dan IKPI Gelar Seminar Full Day
Kupas Aspek Hukum dan Perpajakan terhadap ’’Nominee’’ dan ’’Beneficial Owner’’ PERHIMPUNAN Advokat Indonesia (Peradi) bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Pajak dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menggelar Seminar Full Day mengupas tuntas ‘’Aspek Hukum dan Perpajakan terhadap Nominee dan Beneficial Owner’’, Kamis (15/2) lalu. Ketua DPC Peradi Denpasar I Nyoman Budi Adnyana mengatakan, seminar ini membahas aspek hukum dan perpajakan terkait persoalan nominee (pinjam nama) dan beneficial owner. Seminar dilaksanakan karena terlalu banyak persoalan yang muncul dengan adanya nominee dan beneficial owner. Dari acara ini diharapkan keluar rekomendasi dalam menyelesaikan masalah terkait nominee. Menurutnya, dengan adanya nominee telah terjadi penyelundupan hukum terkait penyalahgunaan nama dalam kepemilikan properti atau tanah dan persoalan pajak. Padahal terdapat peraturan yang melarang kepemilikan asing terhadap tanah di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Adanya nominee mengindikasikan terdapat penghindaran pembayaran pajak
yang dilakukan oleh warga negara asing yang memiliki secara langsung dan tidak langsung tanah itu, sehingga tidak ada pemasukan pajak ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP). ‘’Motif yang paling kentara dengan pinjam nama atau nominee ini. Berarti yang muncul sebagai pemilik tanah ini adalah orang lokal. Sementara secara de facto dan siapa yang mengelola tanah dan aset yang ada di atasnya, baik berupa hotel maupun restoran dan lain-lain, kan mereka yang warga negara asing. Dari sini kita mencoba mengurai dalam seminar ini,’’ ungkap Budi Adnyana. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwil DJP) Bali Goro Ekanto mengungkapkan, aturan dalam pajak sudah cukup jelas terkait pengenaan pajak. Pengenaan pajak dikenakan untuk wajib pajak dalam negeri dan luar negeri. ‘’Aturan di UU sudah cukup jelas. Cuma jadi sulit karena ada fenomena nominee dan beneficial owner ini. Wajib pajak seharusnya legal owner sekaligus beneficial owner. Jadi, kalau itu diadministrasikan, kalau jadi satu, akan memudahkan kami. Kalau terpisah, beda orang atau beda badan, ini akan menyulitkan kami dalam pengawasan,’’ bebernya.
Direktur Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Prof. John PM Hutagaol menyampaikan ketentuan perpajakan internasional yang terkait dengan keterbukaan informasi keuangan untuk tujuan pajak. Keterbukaan informasi itu telah tertuang dalam UU No.9 Tahun 2017 yang memberikan akses kepada DJP untuk memperoleh informasi keuangan untuk tujuan perpajakan dari Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Indonesia. Aplikasi untuk nasabah lokal mulai diberlakukan April 2018, sedangkan nasabah asing dimulai September 2018. Ketua IAI Bali Prof. Wayan Ramantha menyatakan, topik ini sangat strategis bagi Bali karena perekonomian Pulau Dewata tergantung dari dunia pariwisata. Peran pajak hotel dan restoran untuk kabupaten/kota sangat membantu dalam infrastruktur pariwisata di Bali. Dengan demikian reinvestasi di sektor pariwisata sangat ditentukan oleh besarnya pemasukan kas negara dari pajak. Kontribusi masyarakat sangat penting dalam perpajakan karena nantinya akan kembali ke masyarakat, baik orang lokal maupun asing yang menanamkan investasinya di Bali. (ad0868)
Bikin ’’Traveling’’-mu Makin Asyik
ARAHKAN PESERTA - Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. turun langsung mengarahkan peserta lomba balap karung, salah satu kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-36 Kopertis Wilayah VIII, Kamis (15/2) lalu.
HAI kamu generasi Millennials! Pasti sudah tak asing lagi mendengar kata traveling, kan? Karena menurut beberapa anak muda, traveling merupakan salah satu cara mereka bisa bebas meng-explore berbagai macam hal. Tak cuma keindahan alamnya, kamu juga bisa explore budayanya, orang-orang di sana, bahkan diri kamu sendiri. Saking lekatnya Millenials dengan traveling, sebagian dari mereka bahkan lebih rela spending untuk datang ke tempat yang belum pernah dikunjungi dibanding menabung untuk membeli rumah atau kendaraan. Karena menurut sebagian dari mereka, mumpung masih muda tenaga yang dimiliki masih banyak untuk bisa meng-explore. Nah, selain tentang meng-explore
yang disebutkan di atas, hal lainnya adalah sharing hal-hal yang kamu lakukan selama traveling di sosial media. Kenapa? Karena kamu jadi bisa membantu orang-orang lain yang membutuhkan informasi mengenai destinasi wisata tersebut. Jadi, secara tak langsung kamu sudah bisa menjadi duta pariwisata untuk daerah tersebut, keren banget kan? Tren para travelers masa kini yaitu sharing melalui video (biasa juga disebut vlogging) yang di-upload di akun sosial media masing-masing. Selain bisa membantu orang, ternyata melalui traveling kamu juga jadi bisa makin tahu diri kamu sendiri. That’s why, ada yang bilang kalau belum traveling, kamu belum mengenal diri kamu sendiri seutuhnya. Karena lewat traveling kamu bisa tahu apa
KERAGAMAN budaya dan alam Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai menarik berbagai kalangan. Salah satunya Jejaring Geopark Indonesia yang mengusulkan Banyuwangi menjadi Geopark (Geological Park) atau Taman Bumi Nasional. Alam Banyuwangi yang memiliki gunung, lautan dan taman nasional layak menyandang predikat geopark. Jika lolos, Banyuwangi akan sejajar dengan geopark lain di Indonesia yaitu Geopark Batur, Bangli (Bali) dan Geopark Gunungsewu (Yogyakarta). Usulan masuknya Banyuwangi sebagai salah satu geopark diungkapkan Ketua Jejaring Geopark Indonesia Mirawati Sudjono saat berkunjung ke Banyuwangi, Rabu
yang juga mantan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB ini. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan usulan geopark ini akan melengkapi prestasi Banyuwangi. Sebelumnya, Taman Wisata Alam Gunung Ijen dan Taman Nasional Alas Purwo ditetapkan sebagai jaringan Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO pada Maret 2016. Menurut Anas, ditetapkannya Banyuwangi sebagai taman nasional geopark akan menjadi nilai tambah. ‘’Dengan menjadi geopark, ada beberapa keuntungan yang didapatkan. Pertama, keuntungan ekologi. Artinya, sumber daya alam (SDA) hayati dan budaya dalam cagar biosfer dilindungi dan dikelola dengan baik,’’ tegasnya. (udi)
TARI GANDRUNG – Tari Gandrung Sewu merupakan salah satu kekayaan budaya Kabupaten Banyuwangi.
yang kamu suka dan tak suka. Nah, biar kamu sharing di sosial medianya makin asik, AXIS punya yang menarik. Kamu harus coba Paket BRONET 4G OWSEM dari AXIS! Paket internet 4G yang bisa memenuhi kebutuhan kamu internetan setiap hari. BRONET 4G OWSEM memiliki kuota 4G dan kuota all network 4G/3G/2G yang bisa digunakan untuk semua kebutuhan internet seperti browsing, download, chatting, youtube dan masih banyak lagi. Kamu bisa menikmati paket ini mulai 20 ribuan! Tunggu apalagi? Buruan beli paketnya sekarang juga lewat aplikasi AXISnet, UMB *123# atau datangi toko pulsa terdekat. Info lebih lanjut silakan kunjungi www. axisnet.id/owsem. (ad0866)
Banyuwangi Diusulkan Jadi Geopark Nasional (14/2) lalu. Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan tim Jejaring Geopark, Banyuwangi layak dijadikan Taman Bumi Nasional. Salah satu pertimbangannya, kabupaten tetangga Bali ini memiliki tiga kekhasan geologi yang bisa distandarkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO). Ketiga kekhasan tersebut meliputi keragaman bumi (geodiversity), keragaman hayati (biodiversity) dan keragaman budaya (cultural diversity). ‘’Secara geologis, di sini ada pantai dan gunung yang masih terjaga kealamiannya, didukung keragaman hayati. Sementara dari
keragaman budaya, Banyuwangi dihuni suku yang beragam. Dari semua kekhasan ini, Banyuwangi memungkinkan meraih status geopark nasional,’’ jelas Mirawati. Konsep geopark mengacu pada pengembangan kawasan yang memberikan pengaruh terhadap konservasi, edukasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini diperkenalkan pertama kali oleh UNESCO tahun 2000-an. Geopark tidak hanya menjaga kelestarian alam, namun juga meningkatkan taraf hidup masyarakat. Saat ini baru ada dua geopark di Indonesia yang telah masuk warisan UNESCO. “’’Rencananya tahun ini (2018), kita akan usulkan Banyuwangi sebagai taman nasional geopark,’’ kata wanita
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Bali Post/udi
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
daerah
5
Pemancing Temukan Mayat Mengambang Denpasar (Bali Post) Warga di seputaran jembatan di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat (Denbar), digegerkan oleh penemuan mayat laki-laki tidak dikenal (Mr. X), Jumat (16/2) kemarin. Mayat pertama kali dilihat Saiful Hadi (54) dan Soni Iriantono (30) saat hendak memancing di TKP. Menurut sumber, mayat Mr. X ditemukan di bawah jembatan di Jalan Mahendradatta, tepatnya selatan SPBU. Saiful dan Soni sampai di bawah jembatan pukul 15.00 Wita. Saat itulah mereka melihat mayat mengambang di sungai. Mereka langsung histeris dan memberi tahu warga sekitar. Selanjutnya penemuan mayat tersebut dilaporkan ke polisi. Beberapa menit kemudian petugas Polsek Denbar dan Polresta Denpasar tiba di TKP. Mayat lalu dievakuasi dan dibawa ke RSUP Sanglah. Mr. X mengenakan jaket biru, celana jeans, baju putih, dompet berisi kartu ATM BCA, permen, korek dan rokok. Di pinggir sungai ditemukan sepasang sandal. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena mengatakan, berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. ‘’Untuk memastikan penyebab kematiannya, hari Senin mayat korban diautopsi,’’ tegasnya. (kmb36)
Ratusan Gram Narkoba Disita di Dua TKP
Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Ditresnarkoba dan CTOC Polda Bali, Kamis (15/2) lalu menggerebek dua TKP yaitu rumah kos di Jalan Sekar Tunjung X, Denpasar Timur dan Jalan Mulawarman, Abianbase, Gianyar. Dari penggerebekan tersebut ditangkap dua pelaku berinisial AK (38) dan RA (25) serta disita barang bukti paket sabu-sabu (SS) seberat 352,34 gram bruto. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Jumat (16/2) kemarin mengatakan, dari hasil penyelidikan beberapa hari terungkap bahwa tersangka AK menjadi pengedar di wilayah Denpasar. Selanjutnya dilakukan pelacakan tempat tinggalnya dan ternyata kos di Jalan Sekar Tunjung X, Denpasar Timur. Kamis pukul 17.00 Wita, tim gabungan dipimpin Wadir Resnarkoba AKBP Sudjarwoko menggerebek rumah kos tersebut. Alhasil dibekuk tersangka AK dan diamankan barang bukti 14 SS seberat 228,22 gram bruto dan mobil Toyota Avanza. Hasil pengembangan kasus tersebut, giliran rumah kos di Jalan Mulawarman, Abianbase, Gianyar, digerebek. Di rumah ini diamankan tersangka RA dengan barang bukti satu buah toples warna hijau dengan tutup berwarna kuning berisi paket SS seberat 124,12 gram bruto. ‘’Tersangka AK mengaku mendapat kiriman sabu-sabu tersebut dari seseorang berinisial D. Selanjutnya AK menunggu perintah D terkait lokasi mengedarkannya,’’ ungkap Hengky Widjaja. (kmb36)
Bali Post/kmb45
MENCARI - Petugas bersama warga mencari wisatawan asing asal Bulgaria yang hilang di perairan Batu Melawang, Dusun Ceningan Kawan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Kamis (15/2) lalu.
Hilang di Perairan Batu Melawang
Wisatawan Bulgaria Belum Ditemukan Semarapura (Bali Post) Wisatawan asing asal Bulgaria, Kastadin Zdravkov Kanavrov (41), yang hilang di perairan Batu Melawang, Dusun Ceningan Kawan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung saat memanah ikan, Kamis (15/2) pagi lalu, belum berhasil ditemukan hingga Jumat (16/2) petang kemarin. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika mengatakan, pencarian lanjutan melibatkan Basarnas, Satpol Air dan nelayan. Pencarian tak hanya dilakukan di lokasi korban memanah ikan, namun juga menyisir perairan Nusa Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida. Personel Polsek
beserta Bhabinkamtibmas menyasar sepanjang pantai dengan memberikan informasi kepada warga, nelayan dan pelaku wisata air. ‘’Sampai sore belum ditemukan. Pencarian korban masih terus kami lakukan. Kami akan terus koordinasi dengan Basarnas,’’ ungkapnya.
Sesuai informasi awal, kejadian tersebut berawal saat korban bersama dua temannya, Leyben Lovchev (42) dan Dancho Dimitrov Hristanov, berangkat menembak ikan sekitar pukul 07.15 Wita dengan menumpangi jukung nelayan I Ketut Wiarda, warga Banjar Kaja, Desa Lembongan. Sampai di TKP, ketiganya menyelam dan sekitar pukul 07.45 muncul ke permukaan membawa seekor ikan besar. Kemudian korban bersama Leyben Lovchev kembali menyelam dan sekitar pukul 09.15 muncul ke permukaan. Kastadin tak berhenti sampai saat
itu. Korban nekat kembali menyelam seorang diri, namun tak muncul lagi ke permukaan. ‘’Temannya dan nelayan mencari di areal penyelaman, tapi tidak ditemukan,’’ jelas Suastika. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. Di bagian lain, Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana menyatakan pencarian wisatawan yang hilang itu dihentikan pada Jumat malam karena situasi tidak memungkinkan lagi. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (17/2) ini. (kmb45)
2019, Bandara Banyuwangi Setelah Nusuk, Naik ke Level Internasional Pelaku Angkat Bali Post/ist
DITANGKAP - Pengedar narkoba ditangkap di wilayah Denpasar Timur dan Gianyar.
Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan Banyuwangi (Bali Post) Seminggu dinyatakan buron, tiga pelaku pengeroyokan berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polsek Tegalsari, Banyuwangi, Jatim. Ketiganya diringkus tanpa perlawanan, Kamis (15/2) lalu. Dari tangan para pelaku diamankan sebuah senjata tajam berbahan gear motor yang dikenal dengan istilah roti kalung. Ketiga pelaku masing-masing Kuswanto (30) asal Dusun Kaligesing, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Amin Indra (19) asal Dusun Sumberkembang, Desa Karangmulyo dan Widuri alias Kacong (27) asal Dusun Sambimulyo, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Ketiganya ditangkap terpisah, namun nyaris bersamaan. Saat beraksi, pelaku berjumlah 12 orang. Kapolsek Tegalsari AKP Bambang Suprapto menjelaskan, aksi pengeroyokan terjadi, Sabtu (10/2) lalu. Korbannya, Mohammad Taufikur Rohman (21), warga Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Kronologisnya, sekitar pukul 23.00 WIB, korban bersama dua temannya sedang asik membakar ikan di pinggir jalan dekat persawahan desa setempat. Ketika sibuk mengeringkan ikan, korban dikejutkan oleh kehadiran para pelaku. Tanpa basa-basi, pelaku mengamuk dan menyerang korban. Karena kalah banyak, pelaku tak bisa melakukan perlawanan. Akibatnya, korban luka-luka. Usai beraksi, pelaku langsung kabur. Korban kemudian melapor ke polsek. “Saat melapor, korban dalam kondisi luka di bagian tubuh. Korban kemudian diarahkan menjalani visum,’’ kata Kapolsek. Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Akhirnya, terungkap indetitas para pelaku. Penyergapan pun digelar. “Tiga pelaku berhasil kami tangkap dengan barang bukti roti kalung. Pelaku lain masih buron,” jelas Bambang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku mendekam di Polsek Tegalsari. Para pelaku diancam dengan pidana pasal 170 (1) ke-1 junto pasal 351 (1) KUHP junto pasal 55 (1) ke-1 KUHP. Belum diketahui motif pengeroyokan tersebut. Penyidik masih mendalami kejadian ini dengan memeriksa para pelaku dan meminta keterangan sejumlah saksi. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Kemajuan Bandara Banyuwangi, Jawa Timur kian melejit. Tahun 2019, bandara kebanggaan Kabupaten Banyuwangi ini ditargetkan naik ke level internasional. Singapura dan Australia menjadi negara yang berpotensi membuka penerbangan langsung ke Banyuwangi. Rencana naiknya level Bandara Banyuwangi ini diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya di sela peresmian penerbangan Citilink rute Banyuwangi-Jakarta, Kamis (15/2) sore lalu. Menteri asal Banyuwangi ini menjelaskan, tahun 2018 PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Banyuwangi menginvestasikan dana Rp 400 miliar. Anggaran itu diperuntukkan memperpanjang landasan pacu hingga 2.650 meter, penguatan run way dan pelebaran apron atau tempat parkir pesawat hingga 18.000 meter persegi. Pengembangan bandara ini menyambut momen pertemuan World Bank IMF di Bali. ‘’Target awal kita menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai parkir penyangga pesawat saat event dunia itu digelar di Bali. Pesawat berbadan kecil kita arahkan parkir ke Banyuwangi, sehingga parkir pesawat Bandara Ngurah Rai tidak penuh,’’ jelas Arief Yahya. Pengembangan Bandara Banyuwangi berlanjut
dengan menambah panjang landasan pacu hingga 2.800 meter dan lebarnya ditambah hingga 45 meter. Dengan penambahan ini, pihaknya akan menawarkan penerbangan internasional. ‘’Kita arahkan penerbangan ke negara tetangga potensial, Australia dan Singapura,’’ ungkapnya. Menurut Arief, jika Singapura bisa terkoneksi dengan Banyuwangi, penerbangan lainnya akan lebih mudah dan level bandara internasional dengan cepat berkembang. Bandara memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata. Semakin banyak penerbangan, kunjungan wisatawan akan semakin besar. Apalagi Banyuwangi masuk dalam ‘’10 Bali Baru’’ yang digagas Kementerian Pariwisata. ‘’Lokasi Banyuwangi yang berdekatan dengan Bali berpotensi menjadikan Bandara Banyuwangi naik ke level internasional,’’ pungkasnya. Sejak dibuka tahun 2011, Bandara Banyuwangi terus berkembang. Kini sudah melayani tujuh penerbangan sehari rute Banyuwangi-Surabaya dan Banyuwangi –Jakarta. Empat maskapai terbang ke Banyuwangi masing-masing Wings Air dan Garuda Indonesia (Banyuwangi-Surabaya), NAM Air, Garuda Indonesia (Banyuwangi-Jakarta). Terbaru, Citilink ikut meramaikan penerbangan Banyuwangi-Jakarta. (kmb30)
Bali Post/kmb30
MENDARAT – Sebuah pesawat mendarat di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.
Adiknya ke Mobil
Mangupura (Bali Post) Tersangka Putu Adi Permana Jaya kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi. Bagaimana tidak, akibat ulahnya nyawa adiknya, Kadek Ari Permana Putra, harus melayang. Pengakuannya saat diperiksa polisi, setelah menusuk korban, dia membantu mengangkat tubuh adiknya ke mobil. Selain itu, hasil penyidikan terungkap tahun 2016 pelaku juga pernah menusuk adiknya. ‘’Dari keterangan ayah korban dan pelaku (Made Suardita - red), tanggal 10 Maret 2016, pelaku sempat melakukan hal sama kepada korban mengenai punggung dan ketiak kiri. Tapi waktu itu nyawa korban tertolong,’’ tegas Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, Jumat (16/2) kemarin. Hasil pemeriksaan, pelaku menusuk korban saat berada dalam pelukan ibunya. Namun, Adi Permana mengaku tidak ingat bagian mana korban terkena tusuk karena dalam pengaruh minuman keras. Setelah itu pelaku kembali ke kamarnya dan membanting pisau lipat yang dipakainya menusuk. Beberapa menit kemudian, dia keluar kamar lalu membantu ayahnya mengangkat korban dari lantai dua menuju mobil di lantai satu. ‘’Pelaku mengaku tidak ingat yang menyebabkan dia menusuk korban. Pelaku hanya ingat pada saat berhenti minum dipanggil terus oleh korban dan ketika minum sempat bercanda bersama teman korban,’’ ujar Ika Prabawa. Awalnya korban mengajak pelaku minum bersama Dhandi. Setelah satu botol arak habis, korban membeli lagi satu botol dan melanjutkan minum. Saat itu terjadi saling ejek. Pelaku menyuruh korban dan ayahnya agar tidak mengizinkan teman adiknya, Dhandi, menginap di rumahnya. Maksudnya supaya mereka tidak minum lagi di rumahnya. Namun, korban merasa tersinggung dan terjadi percekcokan. Kemudian pelaku masuk kamar dan sempat diam beberapa saat. Mendengar korban memaki dari luar kamar, pelaku mengambil pisau lalu menusuk korban. Keterangan istri pelaku, Kadek Suka Dwihandayani (27), dirinya berusaha melarang suaminya mengambil pisau di kamar. Bahkan, ia menyuruh suaminya tidur. Tetapi pelaku tidak menggubris omongan istirnya tersebut. Seperti diberitakan, dua anak Made Suardita (57) yang tak lain anggota Polresta Denpasar, Putu Adi Permana Jaya (33) ribut adiknya, Kadek Ari Permana Putra (28), di rumahnya di Perumahan Dalung Permai No.C11, Kuta Utara, Badung, Minggu (11/2) lalu. Ujung percekcokan tersebut, Putu Adi menusuk adiknya menggunakan pisau lipat. Akibat kejadian ini, sang adik tewas di tangan kakak kandungnya. (kmb36)
OPINI
6
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pejabat Tidak Beretika dan Bernurani TIDAK keliru jika dikatakan Indonesia saat ini ada dalam kondisi darurat korupsi. Bagaimana tidak, bukan saja para bupati, wakil bupati atau gubernur, bahkan mereka yang hendak mencalonkan diri menjadi pejabat juga terjerat korupsi. Langkah yang dilakukan oleh KPK demikian membuka mata kita bahwa banyak pejabat di Indonesia terindikasi melakukan korupsi. Fenomena ini sungguh tidak dapat dimengerti kalau dibaca dari arah psikologi masyarakat. Bisa dibayangkan, Indonesia sudah mencanangkan reformasi sejak tahun 1998, sudah membentuk lembaga KPK dan telah pula menghukum demikian banyak koruptor, tetapi masih juga ada yang berani melakukan tindakan korupsi. Ini sungguh mengherankan bagi kita, kenapa begitu teganya para pejabat itu menguras kekayaan negara. Benar yang dikatakan banyak orang, bahwa pejabat-pejabat kita banyak yang tidak mempunyai etika, banyak yang tidak mempunyai nurani. Padahal masyarakat dapat hidup dan berkembang karena ada etika dan nurani tersebut. Mungkin inilah yang harus kita perbaiki, apabila ingin beranjak dari negara berkembang menjadi negara maju. Dalam beberapa hari terakhir kita disuguhkan oleh berbagai berita tentang pejabat-pejabat negara yang diduga melakukan korupsi. Dalam konteks tanah air, boleh dikatakan kasusnya mulai dari wilayah barat Indonesia, sampai bagian timur. Mulai dari level pejabat tinggi di Jakarta sampai dengan pejabat negara di daerah. Ada ketua lembaga legislatif sampai dengan level bupati anggota legislatif daerah. Bisa dibayangkan, bagaimana beratnya negara Indonesia menanggung orang-orang seperti ini jika kelak memang mereka itu terbukti melakukan korupsi. Alangkah lelahnya berbagai lembaga yang dimiliki oleh negara ini melakukan tugas untuk memberantas korupsi tersebut. Kemajuan dari sebuah negara memang tidak hanya ditentukan oleh kepintaran masyarakatnya pada bidang teknologi, tetapi pada sikap mental atas etika dan nurani tersebut. Bahkan inilah yang paling dasar. Gabungan antara etika dan nurani akan membentuk kejujuran. Dan dengan kejujuranlah sistematika pembangunan dapat dilakukan. Kemajuan sebuah negara tidak juga dilihat dari sekadar pemeringkatan kampus belaka. Jika kampus gagal membentuk manusia yang jujur, maka sebesar apapun tingkat teknologi yang dihasilkan, tetap akan menghancurkan negara itu sendiri. Bahkan orang yang mempunyai tingkat intelektual tinggi, apabila tidak memiliki tingkat kejujuran yang sepadan, akan menjadi musuh negara paling besar. Karena itulah kita harus memikirkan bagaimana membentuk masyarakat dan generasi yang mampu melahirkan kejujuran karena ini sangat penting bagi kemajuan sebuah negara. Dilihat dari titik itu, sesungguhnya pembentukan KPK itu juga mempunyai keterkaitan dengan upaya pembentukan mental kejujuran kepada masyarakat. Jadi, bukan sekadar melakukan penangkapan dan kemudian mengembalikan hasil korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi ini juga mempunyai tujuan yang lebih jauh, yaitu membangkitkan kesadaran masyarakat tentang akibat dari melakukan korupsi dan dari situlah kemudian melahirkan kejujuran di tengah masyarakat. Diharapkan hal ini akan menyebar sehingga korupsi dapat ditekan sampai batas yang paling minimal. Kita memang akui bahwa memberantas korupsi tidak akan mungkin sampai pada titik nol. Seperti juga pencurian, korupsi itu mungkin telah lahir sejak manusia ini ada sehingga menjadi aktivitas yang paling tua di bumi. Dalam konteks Indonesia, banyak yang mengatakan bahwa korupsi tersebut berkelindan dengan budaya Indonesia, yaitu gotong-royong saling bantu-membantu. Korupsi ada unsur kearah sana. Tetapi kita juga harus ingat, dalam budaya gotongroyong dan saling membantu tersebut ada unsur kejujurannya. Kita harus mampu menemukan dan memperlihatkan kejujuran ini dalam hubungan kita dengan sistem pemerintahan. Siapapun yang menjabat dalam pemerintahan sudah seyogyanya mampu memperlihatkan kejujuran dan ketulusan.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menjaga Cadangan Listrik Bali
Selama ini saya mengikuti perkembangan pembangunan jaringan listrik Jawa-Bali yang belum bisa berjalan di Bali karena ada penolakan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali. Tentunya PHDI punya pertimbangan khusus untuk mewakili krama Bali menolak hal ini. Lalu, apakah PHDI memang sudah mendengar aspirasi krama Bali terkait rencana PLN ini, sehingga lembaga umat bisa mengambil keputusan ini? Kabarnya penentuan lokasi juga tak bisa turun, padahal ini proyek nasional. Terlepas dari hal itu, saya sebagai krama Bali berharap Bali jangan sampai krisis listrik. Jika sampai prediksi PLN benar bahwa tahun 2021 Bali berpotensi mengalami pemadaman bergilir, maka semua pihak harus bertanggung jawab terhadap kondisi ini. Saya hanya berharap PLN bisa melayani masyarakat Bali dengan maksimal, terlebih di Bali ada banyak hotel yang pasti memerlukan daya listrik. Tak hanya itu, tingginya pertumbuhan investasi juga saya yakini akan memerlukan daya listrik. Saya hanya berharap PHDI dan PLN lebih intensif berkomunkasi. Jika memang ada upaya menjadikan Bali mandiri dalam hal listrik, tentu itu bukan berarti Bali harus punya pembangkit tersendiri. Sebagai bagian dari NKRI tentu Bali juga perlu mengamankan program nasional dari segi kelistrikan. Saya juga berharap ke depan programprogram yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat Bali dibicarakan secara terbuka, jangan mengatasnamakan kelompok atau kepentingan kepentingan yang sifatnya tak memihak kepentingan publik. Saya juga dengar PLN sudah siap mengikuti arahan PHDI Bali terkait hal ini. Jika nanti ada titik temu, tentunya semua pihak akan merasa terakomodasi kepentingannya dalam hal ini. Sebagai masyarakat Bali, kepentingan praktis kami adalah listrik di Bali terjamin dan cadangannya memadai. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Bahaya jika Dana Korupsi Digunakan Kampanye Menjelang Pilkada 2018, kasus korupsi semakin banyak saja diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam satu bulan terakhir, tiga bupati ditangkap dan 14 anggota DPRD. Fenomena ini menimbulkan keprihatinan dan kecurigaan tentang penggunaan korupsi tersebut. Apalagi kemudian ada kasus yang ternyata juga melibatkan calon pimpinan daerah. Kasus yang menimpa salah seorang calon gubernur misalnya dicurigai melakukan korupsi untuk membiayai dirinya untuk berkampanye.
Oleh GPB Suka Arjawa kibat dari peristiwa ini, PDI Perjuangan akhirnya menarik dukungan kepada calon bersangkutan dalam pilkada tahun ini. Jika di masa lalu korupsi itu dilakukan untuk memperkaya diri, kelompok, korporasi atau mungkin juga partai politik, kini ada hal lain yang menjadi tujuan korupsi di masa sekarang, yaitu korupsi untuk membiayai kampanye. Apabila dibawa kehitung-hitungan “rentenir”, orang seperti ini tidak mempunyai modal apapun untuk Pilkada dan hanya mengandalkan modal nekat yang belum tentu jelas juga juntrungannya. Modal nekat terkadang berkaitan dengan otak kosong. Karena indikasi korupsi yang ditangkap oleh KPK itu adalah aparatur negara, maka pihakpihak yang melakukan ini adalah aparatur negara. Dalam kasus korupsi yang digunakan untuk kampanye, pihak yang dicurigai korupsi adalah bupati yang hendak mencalonkan diri menjadi gubernur. Bisa dibayangkan kalau banyak aparatur negara mempunyai sikap seperti ini, negara akan cepat bangkrut. Dalam bahasa Bali, orang seperti ini disebut nista. Aparatur yang mampu korupsi
A
untuk membiayai diri berkamapanye juga bukan sembarangan. Ia tidak mungkin menjadi petugas negara kelas bawah, tetapi pasti menduduki jabatan penting, tinggi dan berpengaruh. Dengan jabatan penting, tinggi dan berpengaruh itu mereka mempunyai jaringan luas dan mengetahui seluk-beluk untuk korupsi. Untuk berkorupsi yang demikian besar, bukan orang sembarangan dapat melakukannya. Korupsi itu merupakan tindakan yang harus dilakukan secara berani, pelakunya mempunyai pengetahuan dan jaringan. Melihat pada tindakan-tindakan sebelumnya, korupsi seperti ini dapat dilakukan oleh anggota DPR(D), kepala daerah baik tingkat satu maupun dua atau seorang anggota kabinet. Dilihat dari titik ini, memang Indonesia memerlukan lembaga independen yang harus mampu menguak peristiwa seperti ini, dan disinilah menjadi pentingnya posisi KPK tersebut. Dengan dugaan korupsi yang dilakukan untuk membiayai kampanye, maka ada satu titik bahaya lagi yang muncul dalam hubungan korupsi dengan perilaku pejabat. Ada beberapa yang harus dipertimbangkan berkaitan dengan hal tersebut. Yang pertama adalah modus korupsi. Jika sebelum-
nya korupsi dilakukan untuk mengembalikan hutang selama masa kampanye, maka korupsi yang digunakan untuk pembiayaan kampanye merupakan “temuan” baru pada modus korupsi. Hal ini akan mempunyai risiko besar karena mempunyai sasaran dua arah. Dalam arti, korupsi itu juga dilakukan untuk melunasi hutang sebelumnya sekaligus juga untuk melakukan pembiayaan ke depan untuk mencalonkan diri lagi menjadi pejabat. Jadi pola “ke belakang dan ke depan” ini berpotensi besar untuk semakin menggelembungkan jumlah uang yang dikorupsi, sekaligus juga melipatgandakan berbagai sasaran yang terkena korupsi. Pejabat bawahan dari pejabat yang terkena “kewajiban” membayar mahar kepada atasan semakin banyak. Sebelumnya disebut-sebut bahwa untuk menduduki jabatan tertentu di sebuah instansi pemerintahan daerah, pejabat bersangkutan harus menyumbang. Kini bisa jadi pejabat tersebut bisa jadi meluas sampai kepada sekretaris desa. Jumlah uang yang harus disumbangkan juga akan semakin membengkak. Pembengkakan ini diakibatkan oleh pembayaran “depan-belakang” itu. Kedua, pola korupsi untuk pembayaran kampanye seperti ini
amat berpotensi menyebar kepada pejabat lain. Bagaimanapun, membiayai kampanye dari hasil korupsi adalah sebuah temuan baru. Jangan dilupakan, korupsi itu pada awalnya merupakan temuan baru untuk memperkaya diri. Dengan korupsi orang tidak perlu kerja terlalu keras untuk mendapatkan uang banyak. Yang diandalkan adalah keberanian dan tentu saja keahlian di bidang korupsi. Maka korupsi untuk membiayai kampanye ini boleh dikatakan sebagai temuan baru, karena pejabat lebih mudah mendapatkan dana besar untuk pembiayaan kampanye. Yang bersangkutan tidak harus susah-susah menjual tanah untuk biaya politik, tidak menguras tabungan, tidak kebingungan mencari rekanan atau pengusaha yang mau membiayai kampanye, tetapi dengan “menggali lubang sedalam-dalamnya” pada instansi atau proyek yang dapat dimanfaatkan selagi masih berkuasa. Jika pola seperti ini dicontoh oleh penguasa-pengusaan lain yang sedang menjabat, maka Indonesia akan menjadi kering-kerontang karena seluruh proyeknya akan dihisap habis oleh pejabat yang bersangkutan. Memang korupsi seperti ini berpotensi dilakukan oleh mereka yang menjadi pejabat atau duduk di pemerintahan. Bisa jadi ia anggota DPR(D), pejabat eselon atau juga kepala daerah. Yang ketiga, korupsi untuk berkampanye ini tidak akan memungkinkan bagi para pejabat bersangkutan untuk berkosentrasi full untuk mengurus negara atau mengurus pemerintahan, apalagi untuk mengurus rakyat jika kelak berkuasa. Perkembangan mutakhir dari politik di Indonesia adalah bahwa kegiatan politik mendomi-
Hari Raya Imlek, Penanggalan Khonghucu
SISTEM penanggalan lazimnya terkait dengan suatu kepercayaan/keyakinan (agama). Karena memang penanggalan diadakan untuk memberikan penangalan bagi umat (beragama), utamanya dalam melakukan ritual/persembahyangan (ibadah) seperti yang dituntunkan dalam Kitab Suci sebagai panggilan iman. Ada Tiga sistem penanggalan yang dikenal yakni: Pertama adalah Lunar (Bulan) sistem (penanggalan Hijriah: satu tahunnya 354 hari), Perhitungan: Bulan mengelilingi Bumi. Kedua, Solar (Matahari) sistem, (penanggalan Masehi: satu tahunnya 365 ¼ hari). Perhitungan: Bumi mengelilingi Matahari. Selisih inilah yang menyebabkan hari raya Idul Fitri setiap tahunnya maju 11 hari dibandingkan penanggalan Masehi. Ketiga Luni-Solar system, merupakan gabungan dari kedua sistem di atas (penanggalan Pertanian, (Nong Li); yang kemudian hari dikenal sebagai penanggalan Khonghucu, (Kongzi li). Di mana selisih hari dari kedua sistem itu dikonversikan dengan apa yang disebut bulan kabisat (Run Yue) dengan perhitungan setiap (siklus) 19 tahun dilakukan penyesuaian (disisipkan bulan kabisat) sebanyak 7 kali. (19 x 11 = 209 equivalent dengan 7 bulan). Dengan demikian, hari raya tahun baru penanggalan Khonghucu, Kongzi li, setiap tahunnya jatuh pada kisaran da han (20/21 Januari) dan yu shui (18/19 Februari), karena perhitungan tertentu
Oleh Bratayana Ongkowijaya, S.E., XDS. dengan adanya bulan kabisat sebanyak 7 kali dalam 19 tahun. Baginda (Yao) bersabda, ‘’O kamu, Xi dan He, camkan, setahun itu ada 366 hari.’’ Dengan mengingat adanya bulan kabisat, tetapkanlah keempat musim dalam setahun. Aturlah beratus pekerja itu sehingga semua pekerjaan sepanjang tahun terselenggara baik. (Tang Shu - Yao Dian) Penyebutan penanggalan Yinli/Imlek untuk penanggalan Khonghucu, sebenarnya salah kaprah. Karena Yinli/Imlek menunjuk pada Lunar system sedang untuk Solar system disebut Yangli/Yanglek maka untuk penyebutan penanggalan Khonghucu, Kongzi li yang merupakan gabungan dari Lunar system dengan Solar system (Luni-Solar system) seharusnya Yinyangli / Imyanglek. Kenapa disebut penanggalan Khonghucu - Kongzi li? Sistem penanggalan ini mempunyai sejarah yang panjang dan unik, sejak pertama kali dibuat (era Huang Di; 2697 SM - 2598 SM), penentuan tahun barunya mengalami perubahan dari satu dinasti ke dinasti yang lain. Nabi Khongcu (551 SM - 479 SM) yang hidup pada zama Chun Qiu akhir era dinasti - Zhou (1122 SM - 255 SM), menyerukan untuk menggunakan penanggalan dinasti - Xia (2205 SM - 1766 SM) karena Nabi Khongcu melihat bahwa
penentuan tahun baru seyogianya dikaitkan dengan ketepatan perhitungan musim yang juga merupakan aspek kultural-filosofis di mana akan memudahkan rakyat dalam bercocok-tanam, hal ini mengingat pula begitu pentingnya aspek ketepatan musim tanam, di awal musim semi bagi masyarakat agraris, yang menumpukan hidupnya dengan bersawah-ladang, yang mana hasilnya untuk memenuhi kebutuhan pokok umat manusia. Mereka adalah rakyat berbagai bangsa, berabad-abad sehingga sekarang. Inilah Wahyu Tian (Tian Ci) yang diturunkan bagi kesejahteraan insan ciptaan-Nya melalui Nabi Khongcu! Nabi (Khongcu) bersabda: ‘’Pakailah penanggalan Dinasti Xia.’’ (Lun Yu XV: 11) Pada saat itu, penguasa belum/tidak memperhatikan Sabda Nabi Khongcu tersebut (hanya raja yang mempunyai kewenangan untuk menetapkan sistem penanggalan dengan tahun barunya). Namun, Tian/Tuhan YME berkehendak lain, pada zaman Dinasti Han, raja VI; Han Wu Di, pada tahun 104 SM, mencanangkan penggunaan sistem penanggalan seperti yang disabdakan Nabi Khongcu. Dan awal tahunnya ditentukan dengan menggunakan tahun kelahiran Nabi Khongcu (551 SM). Itulah
sebabnya perhitungan penanggalan Khonghucu, Kongzi li, tahun ini menunjuk angka 2569 Tahun (551 SM + 2018 M). Sejak itu, penggunaan sistem penanggalan ini sampai sekarang tidak pernah berubah lagi. Seandainya Han Wu Di tidak mencanangkan sistem penanggalan seperti yang disabdakan Nabi Khongcu, maka orang tidak akan pernah tahu apa yang terjadi (menggunakan sistem yang mana dan kapan penentuan tahun barunya). Karena orang menggunakan sistem penanggalan seperti yang dicanangkan oleh Han Wu Di yang bersumber dari Sabda Nabi Khongcu, maka sistem penanggalan yang digunakan sekarang ini disebut penanggalan Khonghucu, Kongzi li. Dalam buku ‘’A History of Chinese PhilosophyFung Yu Lan menyebut; Confucius as a Creator Through Being a Transmiter (Nabi Kongcu sebagai seorang pencipta lewat karya meneruskan). Makna Filosofis Tahun Baru bagi Umat Khonghucu. Berbicara mengenai makna Tahun Baru, apanya yang baru? Iman Khonghucu menegaskan: ‘’Baru’’ (Xin) mempunyai dimensi yang bisa berarti: ‘Awal atau Pada-mulanya’’ bertujuan memperbaiki (memperbarui), bermaksud selalu ‘’Baru’’, dengan artian: agar ‘’lebih baik dan lebih baik lagi’’. ‘’Bila suatu hari dapat membarui diri, perbaruilah terus tiap hari dan jagalah agar baru selama-lamanya!’’
nasi perilaku pejabat yang cenderung mengurangi waktu untuk membuat kebijakan publik. Dari lima tahun masa jabatan, sekitar tiga tahun dipakai untuk urusan politik. Entah kepala daerah, anggota legislatif, bahkan juga mungkin presiden, lebih dari 50 persen waktunya dipakai untuk urusan politik. Ini dapat berentang mulai dari konsolidasi, rekrutmen kader, memilih sasaran dan sebagainya. Dari kondisi ini, bagaimana mungkin mereka mampu berkosentrasi untuk membuat kebijakan publik. Padahal pejabat tersebut dipilih untuk membuat kebijakan publik, bukan untuk bermain politik lagi ketika menjadi pejabat. Inilah yang menjadi ironi politik Indonesia. Dalam konteks demikian, maka korupsi yang dilakukan untuk pembiayaan kampanye akan semakin menguras pemikiran pejabat untuk mencari strategi ekonomi. Jadi, strategi politik ditambah dengan strategi ekonomi akan membuat strategi kesejahteraan berkurang perhatian. Karena itulah masyarakat harus benar-benar cerdas dalam melakukan pilihan. Pihak Bawaslu mengatakan bahwa pilkada Indonesia kali ini memerlukan biaya sebanyak Rp 22 triliun untuk menyelenggarakannya. Jumlah ini tidak sedikit. Maka kita harus membantu negara untuk benar-benar melakukan pemilihan yang cerdas, memilih kandidat yang benar-benar bersih dan mau mengurusi rakyat, bukan hanya yang pintar membikin citra. Masyarakat juga harus mengawasi proses pemilu dan pilkada dengan cara melaporkan kalau ada penyimpangan. Penulis, Staf pengajar FISIP Universitas Udayana.
POJOK Dalam dua minggu, KPK tangkap empat calon peserta pilkada. - Kalau lolos, bisa jadi ‘’kapal keruk’’. *** Soal pasal penghinaan di UU MD3, Ketua DPR siap ‘’pasang badan’’. - Wakil rakyat hadapi rakyat. *** Kata Jokowi, masyarakat harus manfaatkan revolusi industri. - Rakyat miskin pasti tertinggal.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SEPATU RODA Anak-anak, Kamis (15/2), meluapkan kegembiraannya dengan bermain sepatu roda di areal Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung atau dikenal dengan Lapangan Puputan Badung, Denpasar.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
sabtu Pon, 17 februari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
”Demand” Tinggi, Peredaran Narkoba Sulit Ditekan
Denpasar (Bali Post)Peredaran narkoba di Bali akan sulit diberantas bila jumlah demand (permintaan) tidak berhasil ditekan. Akibatnya jumlah pengedar dan pengguna narkoba di Bali terus bertambah. Untuk itu BNNP Bali bersama jajarannya akan menggenjot jumlah pecandu (klien) yang direhabilitasi supaya demand narkoba bisa dikurangi di Pulau Dewata ini. “Beberapa hari lalu kami menangkap dua pelajar pengguna narkoba. Dengan terungkapnya kasus ini, mestinya pihak terkait baik itu kepala sekolah, dinas pendidikan dan pimpinan institusi terkait sadar bahwa peredaran narkoba semakin masuk ke lingkungan pendidikan,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Jumat (16/2) kemarin. Kata dia, salah satu hambatan proses rehabilitasi yaitu belum maksimalnya dukungan dari pimpinan institusi atau pemangku kepentingan untuk melakukan peningkatan kemampuan menjalankan program rehabilitasi dan pascarehabilitasi di daerah masingmasing. Termasuk fungsi perbekel dari sisi security-nya. “Kesadaran dari diri sendiri itu yang paling penting untuk peduli keluarga, lingkungan dan masyarakat agar tidak terjebak pengaruh narkoba. Sedangkan saat ini belum semua punya kesadaran seperti itu. Padahal antisipasi sejak dini lebih baik dari pada rehabilitasi,” ungkapnya. Hasil evaluasi kinerja tahun 2017, penegakan hukum oleh anggota Polri se-Bali mengungkap 647 kasus dengan 733 tersangka. Sedangkan BNNP Bali dan jajarannya mengungkap 45 kasus dengan 48 tersangka. Untuk rehabilitasi yang tertangani 1.311 orang. Sementara dari prevalensi jumlah penyalah guna narkoba di Bali tahun 2016 yaitu 62.457 orang. Oleh karena itu, ia berharap ke depannya dalam bidang rehabilitasi harus meningkatkan kemampuan klien yang drop out (DO), konselor profesional, fasilitas lembaga rehabilitasi baik komponen masyarakat maupun instansi pemerintah. Selain itu harus meningkatkan koordinasi yang baik dengan lembaga penerima wajib lapor. Peran perangkat desa dalam pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika (P4GN) sangatlah vital. Para perangkat desa baik bendesa adat, ataupun para pecalang sebagai relawan di Bali adalah garda terdepan pelopor dalam menyampaian informasi kepada masyarakat, deteksi dini penyalahgunaan narkoba menjadi tokoh dan panutan serta menjadi orang pertama yang harus dilaporkan terkait dengan kegiatan P4GN di Desa. “Hal ini saya sampaikan saat sosialisasi program rehabilitasi dan pascarehabilitasi dalam rangka koordinasi antarpemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Badung, Rabu lalu. Agar program ini cepat realisasinya, kami mengundang perbekel, Kapolsek, penyidik, jaksa, perwakilan rumah sakit, yayasan rehabilitasi dan pihak yang terkait,” ungkap mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (kmb36)
Beralih ke Kehidupan Militer PANGDAM IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kamis (15/2) lalu melantik 152 orang Bintara Prajurit Karier TNI Angkatan Darat (AD) dalam upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara PK TNI Angkatan Darat 2017. Upacara tersebut digelar di lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/ Udayana, Tabanan. Pangdam dalam sambutannya mengatakan, setelah dilantik menjadi Bintara TNI-AD, secara resmi mereka meninggalkan kehidupan sebagai warga negara sipil dan beralih memasuki kehidupan militer. Peralihan tersebut bukanlah sekadar perubahan fisik dan mental semata, namun yang terpenting adalah dalam diri mereka harus ada perubahan sikap dan perilaku. Menjadi seorang prajurit senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. “Patuhi semua ketentuan dan peraturan perundangundangan yang berlaku,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Mayjen Benny Susianto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang dilantik menjadi Bintara Prajurit TNI-AD aktif dengan pangkat Sersan Dua. Pelantikan tersebut, kata dia menjadi langkah awal bagi perjalanan karier sebagai prajurit. “Keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan pertama ini telah mengantarkan kalian menjadi seorang Bintara remaja. Kalian harus mengikuti pendidikan kecabangan. Sebagai Bintara, kalian harus sudah siap mengemban tugas negara dalam menghadapi berbagai tantangan penugasan seberat apapun, demi menjaga kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar mantan Wadanjen Akademi TNI ini. (rah)
7
Bali Post/ist
DILANTIK - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto melantik 152 orang Bintara Prajurit Karier TNI-AD.
Pilgub Bali 2018
KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih 75 Persen
Denpasar (Bali Post) -
Tingkat partisipasi pemilih di Bali pada pilkada-pilkada sebelumnya selalu berhasil melebihi nasional. Hanya pada Pilkada Buleleng 2017 lalu, tingkat partisipasi pemilih jeblok dari biasanya yakni hanya 54,43 persen. Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali 27 Juni mendatang, KPU Bali tak ingin kecolongan seperti di Bumi Denbukit. “Bali ini dalam pilkadapilkada sebelumnya selalu di atas rata-rata nasional, kecuali memang Buleleng kemarin agak rendah tingkat partisipasinya. Kita lihat, mudah-mudahan dalam Pilkada serentak nanti partisipasi pemilih itu tinggi,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa
Raka Sandi dikonfirmasi, belum lama ini. Dalam Pilgub Bali 2018, Raka Sandi menargetkan tingkat partisipasi pemilih minimal sesuai target partisipasi nasional sekitar 75,5 persen. Hal itu akan diupayakan oleh jajaran KPU bersama Bawaslu Bali selaku penyelenggara, ser-
Sudah Setor LADK
ta semua pihak terkait lainnya. Mengingat, tingkat partisipasi pemilih merupakan salah satu indikator keberhasilan Pilkada. “Bagaimana agar Pilkada 2018 nanti betul-betul berlangsung demokratis dan kemudian mendapat respons yang positif dari pemilih,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia menyatakan komitmen untuk mewujudkan Pilkada berintegritas. Salah satunya mengajak semua pihak untuk menolak dan melawan politik uang serta politisasi SARA. “Politik uang dapat menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sedangkan politisasi SARA berpotensi mengganggu dan memecah persaudaraan dalam NKRI,” ujarnya. Rudia meminta semua pihak yang terlibat da-
lam pilkada harus mampu mengedepankan pendidikan politik kepada masyarakat. Baik itu elite politik, maupun pendukung masing-masing. Di sisi lain, masyarakat juga harus ikut terlibat melakukan pengawasan secara partisipatif. Termasuk berani melaporkan jika ada dugaan pelanggaran atau setidaknya berani memberikan informasi dugaan pelanggaran kepada pengawas. “Bawaslu sendiri melakukan penegakan hukum secara equal, berkeadilan, dan tegas,” tandasnya. (kmb32)
Masing-masing Paslon Dapat Jatah 53 Kali Kampanye Bali Post/ist
SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat sosialisasi program rehabilitasi dan pascarehabilitasi.
Pencabutan Perda No. 8 Tahun 2000 untuk Maksimalkan Pendapatan Pajak Denpasar (Bali Post) Pencabutan Perda No. 8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Memasukkan Kendaraan Bermotor Bekas saat ini masih digodok oleh Pansus di DPRD Bali. Pansus bahkan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur untuk mematangkan hal tersebut, Kamis (15/2) lalu. Wakil Ketua Pansus Pencabutan Perda 8/2000 Ketut Jengiskan mengatakan, di Jawa Timur tidak ada pengaturan tentang pembatasan memasukkan kendaraan bermotor bekas. Imbasnya, penyerapan pajak daerah melalui kendaraan bermotor dapat dimaksimalkan. “Selain itu, Bapenda Jawa Timur juga memiliki strategi dalam peningkatan pajak melalui kendaraan bermotor luar provinsi yang beroperasi di Jawa Timur,” ujar Jengiskan dalam rilis Humas DPRD Bali. Strategi itu, lanjut Jengiskan, Bapenda setempat melakukan sidak kendaraan dari luar provinsi setiap bulan. Sidak utamanya bertujuan untuk mendata jumlah kendaraan dari luar Jawa Timur yang beroperasi di sana, sekaligus memberikan tanda 90 hari operasi. “Bila lewat dari 90 hari akan dipaksakan untuk balik nama agar pajak kendaraan tersebut dapat masuk ke PAD Provinsi Jawa Timur. Jika dibiarkan akan menjadi beban daerah karena beroperasi di Jawa Timur, tapi membayar pajaknya di luar daerah tersebut,” jelas Politisi PAN ini. Sesuai hasil kunjungan kerja, Jengiskan berharap pencabutan Perda 8/2000 di Bali dapat lebih memaksimalkan pendapatan pajak melalui Pajak Kendaraan Bermotor. Dalam Rapat Paripurna terkait Pandangan Umum Fraksi beberapa waktu lalu, anggota Fraksi PDI-P I Nyoman Budiutama mengatakan, pengaturan tentang kendaraan bermotor secara umum akan berkaitan dengan dua hal. Yakni aspek pendapatan daerah untuk membiayai proyek-proyek dan kegiatan-kegiatan daerah, serta aspek beban infrastruktur, sosiologis dan lingkungan. “Rasionalisasi terhadap kedua hal ini sangat penting kita kaji untuk dijadikan dasar pembuatan kebijakan,” ujarnya. Selain itu, lanjut Budiutama, di Bali terdapat fenomena hobby dengan property yang beranekaragam, termasuk kendaraan bermotor. Demikian pula terdapat aktivitas ekonomi yang khusus dengan melibatkan kendaraan bermotor khusus. Terkait dua hal ini, perlu ada piranti aturan khusus untuk memediasinya. “Misalkan dengan menerbitkan peraturan gubernur, sehingga fenomena ini bisa menjadi potensi pendapatan namun juga tetap memperhatikan beban infrastruktur dan lingkungan dengan sistem pengawasan yang efektif,” jelasnya. (kmb32)
Denpasar (Bali Post) Kedua pasangan calon (paslon) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali sudah menyetorkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Ada perbedaan yang sangat mencolok terkait besaran LADK dari Paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2. Kendati laporan awal itu masih belum final, karena kedua Paslon masih harus menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), serta Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) di akhir masa kampanye. “Laporan awal dana kampanye sudah dilaporkan tanggal 14 Februari, yang pembukuannya itu mulai dari pembukaan rekening sampai pada tanggal 12 Februari. KBS-Ace Rp 1,003 miliar, Mantra Kerta Rp 1 juta,” ujar Komisioner KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati di sela-sela pembukaan masa kampanye di Kantor KPU Bali, Kamis (15/2) lalu. Menurut Wina, kedua Paslon masih harus menyerahkan LPSDK pada 20 April 2018. Kemudian menyerahkan LPPDK pada 24 Juni 2018 atau sehari setelah masa kampanye ditutup. “Nominalnya (LPPDK - red) tidak boleh lebih dari Rp 46 miliar,” imbuhnya. Wina menambahkan, masing-masing Paslon mendapatkan jatah 53 kali kampanye
dalam kurun waktu empat bulan, mulai 15 Februari hingga 23 Juni mendatang. Kampanye dilakukan bergantian setiap harinya, kecuali saat libur hari raya keagamaan, libur nasional dan kegiatan-kegiatan seperti pembukaan masa kampanye, deklarasi kampanye damai serentak nasional dan debat publik. Untuk libur, termasuk di dalamnya libur Hari Buruh, Hari Lahir Pancasila, serta hari pangerupukan dan ngembak geni serangkaian Nyepi. Khusus debat publik, telah diagendakan dua kali pada 28 April dan 26 Mei. “Hari-hari raya kebesaran agama semua yang ada di Indonesia itu, kalau pas waktunya, kita liburkan. Sabtu-Minggu tetap (kampanye) karena hari pemilu itu adalah hari kalender, bukan hari kerja,” jelasnya. Menurut Wina, satu hari kampanye merupakan milik satu Paslon untuk satu Provinsi Bali. Jadwal kampanye Paslon Pilgub Bali juga linier dengan Pilkada Klungkung dan Gianyar. Mengingat partai pengusul Paslon tidak berbeda antara Pilgub Bali dengan dua pilkada tersebut. “Jadi kalau tanggal 17 merupakan giliran pasangan nomor urut satu kampanye, di Klungkung juga giliran pasangan nomor urut satu, di Gianyar pasangan nomor urut 2 karena kita lihat sama dari PDI-P,” jelasnya. (kmb32)
BANGLI
8
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Pengadaan Dua Alat Perekaman E-KTP
Dianggarkan Rp 300 Juta Lebih Bangli (Bali Post) Guna mempercepat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan mengurus e-KTP, Pemkab Bangli melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan pengadaan dua alat perekaman e-KTP lengkap tahun ini. Anggaran yang disiapkan untuk melakukan pengadaan dua alat tersebut mencapai Rp 300 juta lebih. Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Jumat (16/2) kemarin mengungkapkan, pengadaan alat perekaman e-KTP ini merupakan kali pertama yang dilakukan. Pasalnya, alat perekaman yang digunakan selama ini merupakan bantuan dari Kementerian Dalam Negeri. ‘’Sejatinya kita mengajukan enam alat perekaman e-KTP lengkap mulai dari alat rekam cetak, fingerpad, alat rekam iris mata dan kamera. Namun karena keterbatasan anggaran, dari enam alat yang diajukan hanya disetujuai dua alat saja. Meski hanya dua alat, kita tetap syukuri ketimbang tidak diberikan sama sekali,’’ ucapnya. Menurut Sumantra, dua alat ini nantinya bakal ditempatkan di Kecamatan Kintamani dan Bangli. Dipilihnya Kintamani dan Bangli, berdasarkan letak geografis dan jumlah penduduknya cukup banyak. ‘’Kintamani wilayahnya jauh dari perkotaan. Kalau mereka harus mengurus ke kota jaraknya lumayan jauh, maka dari itu kita menambah satu alat di Kintamani untuk memaksimalkan pelayanan. Untuk di Bangli, kita bisa melayani tiga kecamatan yakni Bangli, Susut dan Tembuku. Karena jarak Susut dan tembuku tidak terlalu jauh menuju kota,’’ katanya. Dikatakan Sumantra, saat ini kondisi peralatan perekaman di masing-masing kecamatan tidak begitu prima. Dia mencontohkan, alat perekaman sidik jari yang tingkat sensitivitasnya makin lemah. ‘’Memang dari awal diberikan sampai saat ini belum ada pembaharuan dari Kemendagri. Setelah diberikan alat sudah menjadi milik daerah. Jadi kalau misalkan rusak, kita di daerah yang memiliki kewenangan untuk memperbaikinya,’’ tegas Sumantra. (kmb41)
Bali Post/nan
PEREKAMAN DATA - Warga saat melakukan perekaman data e-KTP.
Labu Siam di Kintamani Diserang Lalat Emas
Bangli (Bali Post) Harga labu siam merangkak naik. Naiknya harga labu siam disambut gembira para petani. Namun di sisi lain, petani juga mengeluh lantaran buah labu siam mereka yang masih muda maupun sudah siap panen banyak diserang lalat emas sehingga rusak dan busuk. Petani labu siam di Desa Pinggan, Kintamani, Made Wirya (46), mengatakan harga labu siam sebelumnya sempat anjlok yakni Rp 5 sampai 10 ribu per karung. Per karungnya berisikan 200 biji. Sementara saat ini harga labu siam mencapai Rp 60 ribu per karung. Naiknya harga diakibatkan keterbatasan produksi. ‘’Hasil panen dibeli para pengepul untuk dikirim ke pasar di seluruh Bali, bahkan ke luar Bali. Labu siam di Desa Pinggan sebagian besar dikirim ke Denpasar, bahkan sampai ke luar Bali yakni daerah Jawa,’’ ungkapnya, Jumat (16/2) kemarin. Di tengah membaiknya harga labu siam, kata Wirya justru labunya banyak diserang lalat emas yang mengakibatkan buah labu yang masih muda maupun yang sudah layak panen menjadi busuk. Kondisi itu,membuat hasil panen menjadi menurun. Terlebih lagi ongkos petik labu cukup mahal, yakni Rp 70-80 ribu per hari. ‘’Harga petik memang mahal meski begitu, dengan harga jual saat ini yakni Rp 60 ribu per karung, saya sudah bisa mendapat sedikit keuntungan,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Pinggan I Ketut Janji mengatakan, saat ini jumlah petani labu siam di wilayah Pinggan mencapai ratusan orang. Dari jumlah penduduk 630 Kepala Keluarga (KK), sekitar 90 persen penghasilannya dari pertanian labu siam dan selebihnya mengembangkan palawija, tanaman hortikultura dan jeruk. ‘’Ada juga warga yang menjadi buruh petik labu. Karena ongkos yang didapatkan lumayan besar yakni kisaran 70-80 ribu per hari,’’ terang Janji. (kmb41)
Bali Post/nan
LABU SIAM - Petani di Pinggan memanen labu siam.
Alpukat Belum Dilirik Petani Kintamani
Bangli (Bali Post) Tanaman alpukat sejatinya cukup potensial untuk dikembangkan di wilayah Kintamani. Namun hingga saat ini belum ada petani yang mau serius mengembangkan tanaman buah tersebut. Alpukat hanya ditanam petani secara sembarangan tanpa pemeliharaan. Petani yang juga anggota DPRD Bangli Nengah Sugiman mengatakan alpukat ditanam petani di kebun hanya saja tidak dalam jumlah banyak. Alpukat hanya dijadikan tanaman sampingan tanpa pernah dirawat. ‘’Hanya ditanam beberapa pohon saja. Selama ini belum ada petani yang khusus mengembangkan alpukat seperti halnya jeruk dan kopi,’’ ujarnya belum lama ini. Menurutnya, jika mau dikembangkan alpukat sebenarnya cukup menjanjikan. Permintaan buah alpukat di pasaran cukup besar, karena diminati sebagai bahan jus. Harganya pun relatif stabil. Tak hanya itu, dalam hal pemeliharaan tanaman alpukat juga jauh lebih mudah dan murah dibandingkan tanaman lainnya seperti jeruk. Tanaman ini tidak perlu dipupuk rutin maupun disemprot. Hanya, sejak tanam hingga panen biasanya membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar lima tahun. ‘’Meski pemeliharaan mudah tidak membutuhkan biaya, namun petani belum meliriknya untuk dikembangkan serius,’’ kata pria asal Desa Manikliyu, Kintamani. Karena cukup potensial, pihaknya pun berharap Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (PKP) Kabupaten Bangli menggarap potensi tersebut. Dinas PKP diharapkan menggerakkan masyarakat untuk mau mengembangkan tanaman alpukat sebagai terobosan. Dalam memilih bibit, dia menyarankan agar disesuaikan dengan kondisi wilayah. ‘’Sehingga masyarakat Bangli tidak hanya terpaku pada komoditi pertanian tertentu,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/ina
PERAYAAN IMLEK - Perayaan Imlek di Kongco di Desa Langgahan, Kintamani yang dihadiri Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom.
Rayakan Imlek, Umat Harapkan Kerukunan Terjaga
Bangli (Bali Post) – Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada Jumat (16/2) kemarin, dirayakan umat keturunan Tionghoa dengan melaksanakan ibadah ke Kongco. Salah satunya Kongco Batur yang berada di areal utama mandala Pura Ulun Danu Batur, Kintamani. Banyak harapan yang dipanjatkan pada Imlek kali ini, salah satunya kerukunan antarumat beragama dapat selalu terjaga. Pemangku Kongco Batur, Jero Mangku Candra mengatakan, persembahyangan di Kongco Batur sudah mulai
berlangsung sejak pukul 08.00 Wita. Tak hanya warga Tionghoa dari Kintamani, umat yang beribadah ke Kongco Batur juga berasal berbagai daerah di Bali, bahkan luar Bali. Dijelaskan Jero Mangku Candra, rangkaian perayaan Imlek di Kongco Batur sudah dimulai sejak Jumat (9/2) lalu. Pada Kamis (16/2) dilaksanakan persembahyangan bersama sebagai peringatan tutup tahun. Dalam persembahyangan tersebut, umat memohon kepada leluhur untuk selalu diberikan tuntunan dan jalan yang benar.
‘’Hari ini (kemarin-red) puncaknya dirayakan dengan persembahyangan ke kongco,’’ terangnya. Selanjutnya pada Minggu (18/2) mendatang akan digelar persembahyangan bersama untuk menyambut Ida Bhatara-Bhatari Kongco turun dari kahyangan. Persembahyangan akan dilaksanakan pada dini hari. Rangkaian perayaan Imlek nantinya berakhir pada 2 Maret mendatang saat Cap Go Meh. Jero Mangku Candra mengungkapkan, dalam perhitungan kalender Cina, tahun
baru Imlek kali ini merupakan tahun anjing. Pada tahun anjing, diprediksi perekonomian akan menggeliat dari tahun sebelumnya. Namun seluruh umat diharapkan untuk selalu waspada, mulat sarira dan tetap menjaga toleransi antarumat beragama. ‘’Sebagaimana sifat anjing, kadang galak, kadang jinak. Harus selalu waspada, hati-hati. Kerukunan harus ditingkatkan,’’ katanya. Sementara itu, untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bangli selalu kondusif, Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung
Ade Panji Anom memantau langsung perayaan Imlek. Bersama jajarannya, Kapolres melaksanakan simakrama dengan warga di Kongco Desa Langgahan, Kintamani. Dalam simakrama tersebut, Kapolres disambut tokoh agama, Ketua Kongco, perbekel, bendesa dan warga keturunan Tionghoa di Desa Langgahan. Selain menyampaikan ucapan selamat, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif terutama jelang pelaksanaan Pilgub. (kmb40)
Dewan Pertanyakan Perizinan Pemanfaatan Listrik PLTS
Bangli (Bali Post) -
Belum adanya kejelasan mengenai pembayaran penggunaan listrik yang dihasilkan PLTS oleh PLN sejak 2013 lalu, menuai sorotan kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Bangli Made Sudiasa meminta Pemkab Bangli melakukan penghitungan yang jelas terkait pemanfaatan listrik PLTS oleh PLN, mengingat listrik tersebut dimanfaatkan secara komersial. Sudiasa, Jumat (16/2) kemarin, mengatakan penggunaan listrik PLTS oleh PLN sudah disepakati dalam Peraturan daerah (Perda). Meski demikian, tetap ada kewajiban dari PLN untuk membayar listrik PLTS. ‘’Bukan berarti gratis. Aset itu kan ada nilainya dan pos pemeliharaannya,’’ katanya. Sudiasa pun mempertanyakan siapa pihak yang memberikan izin PLN memanfaatkan listrik PLTS sejak 2013. Jika memang izin diberikan oleh Pemkab Bangli ataupun Perusda BMB, dasar hukumnya harus jelas. Guna mendapatkan kejelasan mengenai persoalan tersebut, Sudiasa menyatakan, Komisi III akan melakukan penelusuran. ‘’Harus ada kejelasan. Listrik yang harus dimanfaatkan harus dibayar.
Karena PLN kan memanfaatkan listrik itu secara komersial, tidak diberikan gratis ke masyarakat,’’ terangnya. Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Dia meminta Pemkab untuk memperjelas mengenai pembayaran penggunaan listrik oleh PLN. ‘’Terkait hal itu, kita akan agendakan rapat kerja dengan mengundang Perusda sekaligus juga membahas mengenai pengelolaan kopi,’’ kata Carles. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, listrik yang dihasilkan PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi, Bangli, sudah mulai dijual secara resmi oleh Perusda BMB ke PLN. Hal itu menyusul telah dilakukannya penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) oleh Pe-
Bangli (Bali Post) Seluruh pengungsi asal Karangasem telah meninggalkan Posko Pengungsian di TK/SD International,
Kelurahan Kubu, Bangli. Para pengungsi kembali ke kampung halaman masingmasing secara bertahap sejak diturunkannya status
PLTS - PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi.
Bali Post/ina
rusda BMB selaku pengelola PLTS bersama PLN, Rabu (14/2) lalu. Dalam panandatanganan perjanjian tersebut, PLN hanya memastikan akan membayar daya listrik yang dimanfaatkan sejak penandatanganan perjanjian dilakukan. Sedangkan untuk pembayaran listrik yang telah dimanfaatkan PLN sejak 2013, masih belum jelas. Direktur Perusda BMB Gusti Gede Satria Wira Tenaya menyampaikan, listrik yang dihasilkan PLTS sudah dimanfaatkan PLN. Total
daya listrik yang telah dimanfaatkan sebelum penandatanganan PJBL mencapai 3,8 juta kWh. Jika dihitung mengacu Peraturan Menteri ESDM, besaran tagihan yang mestinya dibayarkan PLN atas pemanfaatkan listrik tersebut mencapai Rp 3 miliar. Hanya saja untuk pembayarannya belum bisa dilakukan karena listrik PLTS dimanfaatkan sebelum terbitnya peraturan tersebut. Namun demikian, untuk hal itu pihaknya mengaku akan mengkomunikasikannya dengan PLN.
Sementara itu, Manajer Perencanaan PLN Distribusi Bali Putu Putrawan mengakui PLN telah memanfaatkan listrik yang dihasilkan PLTS sejak 22 Februari 2013 lalu. Hanya untuk pembayaran penggunaan listrik tersebut belum bisa dilakukan karena masih menunggu aturan terkait. Dia menyebut, penggunaan listrik PLTS saat itu sebagai tes operasional. Menurutnya jika tes oprasional tidak dilakukan, bisa membuat aset PLTS rusak. (kmb40)
Gunung Agung. Kalak BPBD Bangli I Wayan Karmawa mengungkapkan pada Jumat (16/2) kemarin, pengungsi yang
pulang jumlahnya sebanyak 90 jiwa. Mereka berasal dari Dusun Pura Desa Sebudi, Selat, Dusun Angsoka dan Dusun Kesimpar, Desa Besakih, Rendang. ‘’Pengungsi pulang secara bertahap. Untuk pengungsi dari Dusun Pura yang menempati ruang Krisna dan pengungsi asal Dusun Soka yang menempati ruang Bima 1, pulang pagi pukul 07.00 Wita. Sedangkan untuk pengungsi asal Kesimpar, Desa Besakih di ruang Bima 2 meninggalkan pos sekitar pukul 13.00 Wita. Jadi kini posko Kubu sudah kosong dari pengungsi,’’ ungkapnya. Dikatakan Karmawan, sejumlah pengungsi ada yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mengangkut barang-barang. Tapi bagi warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi, pihak posko telah menyediakan kendaraan baik dari BPBD maupun TNI. Mengingat sudah tidak ada lagi pengungsi, Karmawan menegaskan petugas
posko sudah melakukan pembersihan termasuk menarik barang-barang yang digunakan oleh pengungsi. Selain itu, petugas PLN juga sudah memutus jaringan listrik yang sebelumnya tersambung di beberapa ruangan yang ditempati oleh pengungsi. Sementara itu, Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Made Wista Asta mengatakan, pihaknya membagikan stok logistik kepada pengungsi yang pulang. Hal ini mengingat banyak di antara mereka belum bisa bekerja di kampung halaman. ‘’Kita telah berikan berupa beras, gula, mi instan dan yang lain untuk memenuhi kebutuhan selama tiga hari ke depan,’’ ucapnya. Terkait logistik yang masih tersisa, Wista menegaskan pihaknya lebih dulu bakal melakukan inventaris. Setelah itu dilaporkan ke Bupati. Bupati yang akan memutuskan mau dibawa kemana logistik tersebut. (kmb41)
Seluruh Pengungsi Tinggalkan Posko Kubu
Bali Post/nan
BANTU PENGUNGSI - Petugas posko Kubu saat membantu pengungsi menaikkan barang-barang.
GIANYAR
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
9
Optimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Gedung Baru RSUD Sanjiwani Diresmikan Bupati Agung Bharata
IMPIAN masyarakat Kabupaten Gianyar untuk menikmati fasilitas kesehatan
prima di gedung rumah sakit yang megah dan nyaman kini telah terwujud. Pasalnya,
PERESMIAN - Suasana peresmian gedung baru RSUD Sanjiwani Gianyar yang dilakukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata didampingi pejabat instansi terkait.
Kapolres Pantau Perayaan Imlek Gianyar (Bali Post) Polisi melakukan pengawalan ketat terhadap perayaan Imlek yang berlangsung, Jumat (16/2) kemarin. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo pun terjun langsung memantau pengamanan di Vihara Amurva Bhumi Blahbatuh. ‘’Kemarin kami sudah rapat koordinasi dengan petugas vihara. Kita pastikan perayaan Imlek di Gianyar berjalan lancar,’’ jelas AKBP Djoni Widodo. Dikatakannya, perayaan Imlek mendapat atensi penuh dari jajaran Polres Gianyar. Sebanyak 100 personel ditugaskan khusus untuk menjaga keamanan perayaan Imlek. ‘’Personel semua sudah disebar dan di sini saya ikut memantau perayaan Imlek,’’ ujarnya. Selain di vihara tersebut, Kapolres juga berkeliling ke sejumlah tempat ibadah yang digunakan untuk merayakan Imlek seperti di Desa Sukawati dan Kota Gianyar. Sementara itu, Juru Kunci Vihara Amurva Bhumi Blahbatuh, Tjwa Sin Liang mengatakan, vihara yang diresmikan pada 2 Maret 1988 ini memiliki anggota sebanyak 150 KK. Di dalam vihara terdapat pemujaan utama untuk Hok Tik Cin Sin (Tu Ti Kong) atau Dewa Bumi. Di bawahnya terdapat Dewa Harimau. Selain altar Dewa Bumi, juga terdapat altar Ma Kwan Im dan altar Budha dalam areal vihara yang cukup luas ini. Dijelaskannya, Imlek merupakan perayaan kemenangan dharma melawan adharma. Dalam agama Hindu, perayaan sejenis disebut Galungan. ‘’Maka itu, Imlek ini sering disebut Galungan Cina,’’ katanya. Sementara jika dikaitkan dengan negara Tiongkok, Imlek jatuh setiap musim semi. ‘’Di Tiongkok yang paling ditakuti adalah musim dingin, berlangsung selama tiga bulan. Dan selama itu orang Tiongkok tidak bisa bekerja dan beraktivitas. Nah ketika masuk musim semi, orang Cina bersuka ria menyambut tahun yang baru disebut Imlek. (kmb35)
Bali Post/nik
IMLEK - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo melakukan pemantauan pengamanan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Blahbatuh, Jumat (16/2) kemarin.
”Pangempon” Pura Bukit Bitera Gelar ”Macaru Balik Sumpah” Gianyar (Bali Post) Pasca-amblasnya senderan yang memakan korban jiwa dan luka-luka, pangempon Pura Bukit Bitera melaksanakan upacara macaru balik sumpah, Kamis (15/2) sore. Ratusan warga Banjar Roban Bitera selaku pangempon mengikuti seluruh rangkaian prosesi yang di-puput Ida Pedanda Putra Manuaba, Geria Bitera tersebut. Klian Pangempon Pura Bukit Bitera I Wayan Mendra mengatakan, macaru balik sumpah dilaksanakan untuk mengembalikan kesucian pura. Upacara ini juga untuk menetralisir serta menebus bila ada kesalahan yang tidak disengaja saat krama ngayah. Upacara ini menggunakan sarana anak anjing belang bungkem, anak babi hitam, bebek putih, bebek cemani serta bebek belang kalung. Biayanya sebesar Rp 60 juta yang bersumber dari swadaya krama pangempon pura. ‘’Selain di lokasi terjadinya musibah, di setiap palinggih juga dilaksanakan pacaruan panyacah serta pacaruan di seluruh penjuru mata angin,’’ katanya. Ditambahkan Mendra, Pura Bukit Bitera yang berada di sebelah selatan Desa Pakraman Bitera diempon oleh 282 krama Banjar Roban Bitera. Piodalannya jatuh pada Purnama Kadasa yakni 31 Maret mendatang. Macaru balik sumpah ini juga dalam rangka menyongsong piodalan nanti. (kmb35)
Bali Post/nik
UPACARA - Suasana upacara caru balik sumpah di Pura Bukit Bitera.
gedung pelayanan tiga lantai RSUD Sanjiwani Gianyar yang difungsikan sebagai poliklinik dan IGD telah diresmikan Bupati Gianyar A.A Gde Agung Bharata, Kamis (15/2). Seperti dipaparkan oleh Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa, RSUD Sanjiwani Gianyar sebagai pusat rujukan di empat kabupaten di kawasan Bali timur dirasa perlu berbenah di bidang infrastruktur, sarana dan SDM agar menjadi lebih baik. Perjalanan panjang revitalisasi RSUD Sanjiwani telah dimulai sejak tahun 2015, dengan pembiayaan pembangunan menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebesar Rp 150 miliar. Dana itu digunakan untuk
konstruksi dan pengadaan alat kesehatan (alkes). Tambahan alkes menggunakan dana dari DAK dan APBD Kabupaten Gianyar. Lanjut dr. Upeksa, di gedung A akan terdapat fasilitas basement untuk parkir 55 lot. Sedangkan lantai satu difungsikan sebagai loket pendaftaran, kasir, apotek, counter bank, BDRS dan tersedia 5 OK (ruang operasi) elektif dan poliklinik. Lantai dua digunakan untuk poliklinik serta di lantai tiga (tiga) berupa aula pertemuan, ruang diklat, satuan komite, perpustakaan dan poli fisio terapi. Di Gedung B untuk lantai berupa basement digunakan sebagai parkir dan hidrant. Lantai satu berupa instalasi gawat darurat dan lantai dua untuk HCU dan ICCU. Se-
mentara lantai tiga untuk OK CITO. ‘’Saat ini RSUD Sanjiwani telah ditambah lagi dengan lima OK CITO. Jadi kami memiliki 10 ruang OK. Ini sangat penting untuk mananggulangi kegawatdaruratan pasien yang membutuhkan operasi segera, seperti melahirkan ataupun pasien kecelakaan,’’ jelas dr. Upeksa. Menurutnya, ruang poliklinik sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak Senin (12/2) lalu. Sedangkan untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) belum dioperasikan karena masih menunggu peralatan medis yang disesuaikan dengan standar medis saat ini. Sementara itu, Direktur PT SMI Edwin Syahruzad pada kesempatan itu men-
gatakan, dengan direvitalisasinya RSUD Sanjiwani, diharapkan mampu memberikan pelayanan paripurna untuk rumah sakit tipe B di Bali. Ke depan pihaknya berharap bisa kembali menjalin kerja sama dengan Pemkab Gianyar. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengaku sangat bahagia bisa meresmikan gedung pelayanan baru di RSUD Sanjiwani yang menjadi harapannya sejak dulu. Meskipun saat ini Pemkab Gianyar baru bisa merevitalisasi sebagian saja, yaitu gedung poliklinik dan IGD tidak menutup kemungkinan ke depannya seluruh bangunan dapat diperbaharui. Menurut Bupati Agung Bharata, IGD dan poliklinik merupakan urat nadi sebuah
rumah sakit, jadi dirasa perlu membenahi itu terlebih dahulu. Selain masalah SDM dan peralatan medis, yang menjadi harapan Bupati Agung Bharata adalah masalah kebersihan. Karena rumah sakit pusatnya orang mencari kesehatan, jadi masalah kebersihan menjadi faktor utama. ‘’Siapapun nantinya yang akan memimpin Gianyar, saya titip rumah sakit agar selalu dikembangkan, karena masalah kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat,’’ tegasnya. Selain Direktur PT SMI, peresmian atau soft launching juga dihadiri Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Direktur RSUD se-Bali dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Gianyar. (ad0862)
Jalan Jebol di Tegenungan Diduga Akibat Penambangan Ilegal Dua Pemilik Tambang Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) -
Tanah longsor yang memicu jalan jebol di jalur Desa Sukawati menuju Banjar Tegenungan Desa Kemenuh, Sukawati, tidak sepenuhnya akibat bencana alam. Ada dugaan bencana tersebut dipicu penambangan batu padas ilegal yang selama ini dilakukan tepat di bawah tebing tersebut. Polisi bahkan sudah menyelidiki hal ini hingga mengamankan sejumlah buruh dan dua pemilik tambang ilegal yang beroperasi di Tukad Petanu. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deny Septiawan, Jumat (16/2) kemarin menerangkan, penangkapan ini bermula dari jajarannya yang menerima informasi bencana longsor memicu jalan jebol, belum lama ini. Jalan yang jebol tersebut berlokasi tepat di sebelah selatan jembatan menuju Banjar Tegenungan Desa Kemenuh. ‘’Jadi jalan ini sekarang terputus, tidak bisa dilalui karena kemarin tanahnya longsor, tergerus ke arah timur,’’ jelasnya seizin Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo. Polisi pun memperoleh informasi bila jalan jebol tersebut tidak semata-mata dipicu bencana alam, melainkan ada dugaan akibat penambangan batu padas ilegal yang dilakukan tepat di bawah lokasi jalan jebol itu. ‘’Kemudian tim menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan. Dan memang benar ada penambangan di seputaran lokasi itu,’’ katanya. Petugas kepolisian yang dipimpin Kanit IV Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu A.A. Gde Alit Sudarma kemudian melakukan penindakan terhadap penambang batu padas ilegal yang masih melakukan kegiatan pada Kamis (15/2) sore. Pada penyergapan itu, polisi mengamankan lima orang buruh tambang, lengkap dengan sejumlah alat tambang manual berupa cangkul, linggis dan palu. ‘’Lima orang buruh ini hanya diinterogasi sebentar dan
mereka memang bekerja kepada dua orang pemilik tambang yang sekarang berstatus pelaku,’’ ungkapnya. Dua pemilik tambang yang diamankan polisi yakni I Ketut Selamet (38) dan I Wayan Anggun (76). Dua pria yang samasama asal Desa Sukawati ini diketahui sebagai pemilik penambangan batu padas ilegal di aliran Tukad Petanu, masih diseputaran tebing yang longsor pada Rabu (14/2) malam. ‘’Mereka sudah diperiksa oleh unit IV Sat. Reskrim Polres Gianyar,’’ ucapnya. Saat diinterogasi, para buruh dan pemilik tambang mengaku sudah melakukan penambangan ilegal selama lima hingga 10 tahun. Penambangan secara manual ini pun dilakukan dengan berpindah tempat di seputaran Tukad Petanu. ‘’Sebelumnya mereka sempat menambang di sebelah barat jembatan menuju Tegenungan. Tapi karena di sana sempat longsor, mereka pindah di seputaran lokasi sekarang, sampai akhirnya longsor lagi dan memicu jalan jebol,’’ imbuh Iptu A.A. Gde Alit Sudarma. Sudarma mengatakan, bukan kedua pelaku tersebut yang memiliki usaha penambangan di bawah jalan yang jebol, melainkan ada penambang lain yang saat ini tidak beroperasi semenjak bencana longsor yang memicu jalan putus itu. ‘’Dua pelaku ini lokasi tambangnya hanya beberapa meter di sebelah utara tanah longsor. Kalau yang di lokasi tanah longsor itu beda
Bali Post/nik
PENAMBANGAN ILEGAL - Polisi berpakaian preman saat mendatangi lokasi penambangan batu padas ilegal di kawasan yang berdekatan dengan lokasi tanah longsor di Tegenungan. penambangnya dan saat ini tidak beroperasi,’’ katanya. Pria yang akrab disapa Agung Tigor ini menambahkan, kini para pelaku dijerat Pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman
10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. ‘’Atas instruksi pimpinan, kita juga akan sisir penambang batu padas lain yang masih kucing-kucingan,’’ tegas mantan Kanit Buser Polres Gianyar itu. Karena putusnya jalan, maka warga yang hendak
melintas, baik dari arah Tegenungan atau dari Sukawati harus memutar haluan. Dari Desa Sukawati bisa memutar menuju arah patung bayi, Sakah ke Desa Kemenuh atau bisa juga melintasi jalur Desa Blahbatuh, begitu pula sebaliknya. (kmb35)
Perbaikan Tunggu Anggaran Gianyar (Bali Post) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi mengaku belum bisa langsung melakukan perbaikan terhadap jalan jebol di sebelah selatan jembatan Tegenungan. ‘’Untuk sementara kami pasangi pembatas supaya tidak dilintasi kendaraan,’’ ujarnya, Jumat (16/2) kemarin. Dijelaskannya, untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut, harus dimulai dengan mengeruk, menyender hingga mengaspal. Semua proses itu diperkirakan membutuhkan biaya mencapai Rp 1 miliar lebih. ‘’Kalau yang kecil-kecil, kami bisa berbuat. Kalau skala besar, kami harus menunggu anggaran,’’ tambahnya. Ditegaskannya, Dinas PUPR sudah
membuat kajian mengenai kerusakan jalan di Tegenungan. Kajian itu juga telah dikirim ke tim anggaran. ‘’Kalau dari kami cuma bisa menunggu anggaran. Kapan anggaran turun, kami belum bisa pastikan,’’ terangnya. Ditambahkan Nuadi, di Kabupaten Gianyar khusus jalan jebol yang kondisinya terparah ada di sejumlah titik yang tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki tekstur tanah labil. Titik dimaksud yakni tebing Tegenungan, Sebatu, Taro, Tampaksiring. ‘’Rata-rata jalan jebol itu menghabiskan uang Rp 1 miliar ke atas. Jadi total memerlukan anggaran sampai Rp 6 sampai 7 miliar. Kalau untuk di Tegenungan memerlukan biaya mencapai Rp 1 miliar lebih,’’ kata Nuadi. (kmb35)
JEMBRANA
10
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Jembatan Timbang Pelabuhan Gilimanuk Dioperasikan
Negara (Bali Post) – Mulai akhir pekan ini, di sejumlah loket tiket masuk untuk roda empat Pelabuhan Gilimanuk telah terpasang jembatan timbang. Fungsi alat pengukur berat dan dimensi kendaraan secara otomatis ini guna menentukan dermaga yang dilalui kendaraan. Kendati sistem baru yang disebut automatic ticket system ini masih tahap uji coba, namun nantinya akan diterapkan permanen untuk faktor keamanan. Seperti yang terlihat pada Jumat (16/2) kemarin. Dari empat loket kendaraan roda empat terlihat berbeda dibanding sebelumnya. Di bagian depan terdapat tiang persegi panjang yang tingginya melebihi atap loket tiket. Tiang mirip tiang gawang bergaris-garis warna merah putih ini merupakan bagian dari alat pengukur dimensi (tinggi dan panjang) kendaraan yang masuk. Di atas tiang tersebut terdapat sensor yang secara otomatis akan menentukan tiket. Selain itu di bagian tengah loket juga terdapat alat timbangan kendaraan. Alat tersebut sudah terpasang di empat loket khusus kendaraan roda empat, mobil pribadi dan truk. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk Elvi Yosa membenarkan alat tersebut terpasang untuk menentukan dimensi dan berat kendaraan yang terhubung dalam ATS (automatic ticket system). Fungsinya untuk menentukan golongan kendaraan, baik dari segi dimensi panjang dan tinggi kendaraan. Sedangkan untuk timbangan kendaraan dijadikan patokan, ke mana kendaraan itu akan melintas dermaga. Sebab, di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang memiliki kapasitas beban dermaga yang berbeda-beda. Diakuinya, selama ini pengukuran untuk menentukan golongan itu masih manual. Akhir pekan ini, menurutnya, masih uji coba ATS dan berlangsung selama dua pekan ke depan. Dari uji coba ini nantinya akan dievaluasi kekurangan dan masalah teknis lainnya. Targetnya, pada angkutan Lebaran (arus mudik dan arus balik), sistem ini sudah bisa digunakan. Tetapi untuk ATS ini, menurutnya, masih hanya terpasang di Pelabuhan Gilimanuk saja. Sementara di Pelabuhan Ketapang masih memakai sistem lama, tetapi nantinya di Ketapang juga akan dipasang. (kmb26)
Bali Post/olo
LOKET – Loket tiket di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk dipasangi sejumlah alat ukur.
Diprotes Warga Kaliakah
Neon Box Bergambar Perempuan Berbikini Diturunkan Satpol PP Negara (Bali Post) Lantaran menuai protes warga Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, sebuah neon box salah satu hotel yang baru dipasang terpaksa diturunkan petugas Satpol PP, Kamis (15/2) malam. Neon box reklame hotel bergambar dua perempuan berbikini ini dinilai warga tidak pantas dipasang di tempat umum. Apalagi berada di dekat permukiman penduduk. Adanya protes tersebut langsung disikapi petugas dari Satpol PP, kepolisian, Kesbangpol hingga pecalang setempat untuk mengamankan sekitar lokasi. Akhirnya, neon box yang sudah mengantongi izin reklame nomor: 53/311/SIR/ DPMPTSPTK/VI/2017 itu diturunkan beberapa jam setelah dipasang. Sejumlah warga mengungkapkan, reklame yang terpasang di pertigaan Tugu Banyubiru tersebut sudah terpampang sejak pukul 19.30 Wita. Warga sekitar mengaku terkejut mendapati konten dalam neon box cukup besar itu yang tidak pantas. Mursidin (40), warga penyanding bersama warga lainnya, kemudian mendatangi pemasang itu. Mereka sempat mempertanyakan kepada tiga pekerja yang memasang neon box itu berikut pemilik hotel. Namun, mereka berdalih sudah memiliki izin resmi dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana. Izin tersebut berlaku hingga 28 Juli 2018. Di samping itu konten dalam neon box itu dinilai tidak porno. Saat sudah rampung dipasang dan ditinggalkan pekerja, warga masih terlihat protes. Hal itu mengundang perhatian warga sekitar dan pecalang ikut turun mengamankan lokasi dan melaporkan hal itu ke desa. Sejumlah warga yang turun pun juga mengaku risi melihat gambar dalam reklame yang berukuran cukup besar itu. Mendapati laporan itu, pihak Desa Kaliakah, Kepala Satpol PP Jembrana, Kakan Kesbangpol Jembrana serta sejumlah petugas dari Polsek Negara dan Polres Jembrana terjun ke lokasi. Selanjutnya, Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Perizinan agar segera ditindaklanjuti. Perbekel Kaliakah I Made Bagiarta mengungkapkan, protes warga ini dipicu dari gambar reklame neon box yang dinilai tidak pantas. Di dalam reklame salah satu hotel tersebut terdapat gambar dua perempuan berbikini. Hal tersebut dinilai tidak tepat dipasang di tempat umum, apalagi di permukiman di desa. Tak lama kemudian, neon box tersebut akhirnya diturunkan petugas Satpol PP Jembrana karena dinilai menimbulkan keresahan masyarakat. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi mengatakan untuk sementara neon box itu diamankan di Kantor Satpol PP. Lantaran sudah mengantongi izin, gambar dalam reklame bisa diganti yang lebih pantas. Dari koordinasi, gambar yang diajukan dalam izin berbeda dengan yang terpasang. (kmb26)
Bali Post/sos
NEON BOX – Sejumlah petugas Satpol PP dibantu pecalang membantu menurunkan neon box salah satu hotel yang diprotes warga karena dinilai tidak pantas.
Bali Post/olo
PERIKSA - Petugas dari Polres Jembrana melakukan pemeriksaan bus AKAP yang melintas di Gilimanuk. Dalam operasi yang dilakukan gabungan bersama Balai Pengelolaan Transportasi Darat, di Gilimanuk paling banyak ditemukan kendaraan yang melanggar.
Razia Angkutan Penumpang
Pelanggaran Terbanyak Ditemukan di Gilimanuk Negara (Bali Post) R azi a gabungan t er hadap kendaraan angkutan penumpang yang digelar selama dua hari di Jembrana kembali menjaring puluhan pelanggaran. Ada puluhan kendaraan penumpang, baik bus, travel dan pariwisata yang menyalahi aturan ditindak dengan tilang, beberapa di antaranya ditahan. Kendaraan yang mengangkut penumpang melayani rute Jawa-BaliLombok ini didapati tak layak jalan lantaran dokumennya layak operasi mati atau tak berlaku.
Operasi di pintu masuk Bali, Gilimanuk, ini melibatkan lintas-instansi di antaranya Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali-NTB, Dinas Perhubungan Pemprov Bali, Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana, Polres Jembrana, Unit Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPKB) Cekik dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bali. Dari dua kali operasi, Rabu (14/2) sore dan Kamis (15/2) dini hari, terjaring total 51 kendaraan dengan berbagai pelanggaran. Pada
Rabu sore, 11 pelanggaran 10 unit merupakan kendaraan Antar-Jemput AntarProvinsi (AJAP) atau travel dan 1 unit bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP). Dua kendaraan ditahan lantaran sama sekali tak mengantongi surat-surat. Selanjutnya pada Kamis (15/2) dini hari, di pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk 40 unit kendaraan terjaring. Petugas juga menahan satu unit bus AKAP lantaran bodong. Ketiga kendaraan tersebut selanjutnya ditahan sementara di UPKB Cekik
Dirjen Perhubungan Darat. Sementara puluhan lainnya ditilang sesuai pelanggarannya. Selain memeriksa kelengkapan dokumen seperti STNK, SIM, izin trayek, dan KIR, petugas juga melakukan pemeriksaan fisik kendaraan. Seperti fungsi rem, ban dan lampu utama serta zein kendaraan transportasi itu. Kepala Seksi Lalu lintas Angkutan BPTD XII Bali NTB Anak Agung Gede Oka Nirjaya mengatakan, operasi ini untuk antisipasi beroperasinya angkutan penumpang yang tak layak operasi
maupun tak memiliki suratsurat. Menurutnya, selain di Jembrana, operasi ini juga dilakukan di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Tetapi, menurutnya, dari beberapa kali pengawasan itu, pelanggaran terbanyak ditemukan di Gilimanuk. Selain kendaraan AKAP dan AJAP, ke depan operasi ini juga menyasar angkutan berbasis online. Salah satu kendaraan yang ditahan berupa travel, menurutnya, bodong tanpa izin trayek. Dan dalam beroperasi, travel ini menggunakan nomor polisi warna hitam. (kmb26)
Harga Beras Masih di Atas HET
Negara (Bali Post) –
Hingga mendekati bulan ketiga, harga beras medium di Kabupaten Jembrana masih di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Upaya Operasi Pasar (OP) yang dilakukan Bulog bersama pemerintah daerah di sejumlah titik belum mampu menekan harga di pasaran secara signifikan. Sejumlah penyosohan beras juga masih merasakan harga bahan baku gabah yang masih tinggi. Hal tersebut berdampak pada harga jual beras di pasaran. Untuk beras medium, harga masih berkisaran Rp 11 ribu per kilogram, selisih Rp 1.500 dari HET Rp 9.450 per kilogram. Belum adanya panen raya, membuat harga gabah masih tinggi. Ketua Perpadi Jembrana I Putu Sentana mengatakan, hingga pekan ini harga bahan baku gabah di petani masih stabil. Biasanya pada bulanbulan awal tahun, ada beras dari luar Bali yang dijual murah tetapi saat ini juga tidak ada. ‘’Harga (gabah) masih stabil, kisaran di atas lima ribu seratus (rupiah) per kilogram,’’ terang pengusaha penyosohan beras di Desa
Kaliakah ini. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, harga beras masih stabil tidak naik maupun turun. Kepala Bidang Pangan dan Penyuluhan pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Nengah Ribawa, Jumat (16/2) kemarin, membenarkan harga jual gabah di tingkat petani tinggi. Dan pada pertengahan Februari ini, beberapa subak sudah mulai panen. ‘’Diperkirakan pada bulan Maret ini sudah panen raya, sekarang sudah mulai (panen),’’ tandas Ribawa. Namun, untuk ketersediaan pangan, dipastikan di Jembrana masih aman. Apalagi mendekati masa panen raya pada bulan Maret ini. Biasanya harga beras dua kali lipat dari harga bahan baku. Sebelumnya, Bulog ber-
DI TENGAH persaingan ekonomi global, para perajin tenun Cagcag di Jembrana berjuang untuk tetap eksis dan tidak tenggelam ditelan modernisasi. Sejumlah perajin yang merupakan bagian dari Usaha Kecil Menengah (UKM) ini sejatinya memiliki kekhasan produk. Mulai dari motif, bahan hingga hasil ketekunan dan menenun. Selain di Kelurahan Sangkaragung yang menjadi sentra Cagcag, kerajinan ini juga berkembang di desadesa sekitar seperti Batuagung, Dauhwaru dan Mendoyo Dauh Tukad. Tradisi menenun dengan alat tenun dari kayu masih eksis. Seperti yang digeluti Gusti Ayu Putu Sutamiarti (34), warga Tegalasih, Kecamatan Jembrana. Ibu rumah tangga ini mengungkapkan dengan kondisi perekonomian seperti saat ini usaha m e ne nu n a g a k t e r t a t i htatih. Ibarat pepatah mati tak enak hidup tak segan. Harga bahan baku utamanya benang sebagai bahan utama kain tenun harganya terus merangkak naik. ‘’Ya sekadar bisa bertahan saja,’’ terangnya.
Untuk bahan baku kain tenun khususnya jenis benang, Sutamiarti mengaku membeli dari agen. Untuk Satu gulung (atukel) harganya Rp 6.000. Bila dalam satu kain tenun itu memerlukan 12 gulung (12 tukel) akan lebih banyak lagi modalnya. ‘’Untuk satu kain tenun memang memerlukan banyak benang, sesuai motif yang diciptakan. Biasanya kami membuat kain tenun sesuai dengan pesanan,’’ tambahnya. Jika motif kainnya bervariasi, lebih banyak membutuhkan benang. Pada umumnya para pembeli kebanyakan memesan kain tenun jenis songket. Kendati terseok-seok, tenun masih memiliki keistimewaan dan berbeda. Hal inilah yang menjadi keunggulan produk UKM ini dibandingkan dengan cetak. Menenun dengan alat manual memerlukan proses waktu lama daripada mesin cetak, sehingga produk tenun yang dihasilkan pasti berbeda. Selain itu pengerjaan secara manual bisa menghasilkan berbagai motif yang bervariasi, bisa diciptakan sendiri
Bali Post/olo
BERAS – Suasana saat OP beberapa waktu lalu di Pasar Ijogading, Loloan Timur. Hingga mendekati Maret, harga beras medium di pasaran masih melebihi HET. sama Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) selama dua pekan menggelar OP di lima titik dimulai dari Kecamatan Pekutatan hingga Kecamatan
Melaya. Harga beras dijual di bawah HET, tiap warga dibatasi pembelian dengan harga Rp. 9.350 per kilogram. Selain beras, Bulog juga menjual gula dan minyak
goreng dengan harga murah. Diharapkan dengan adanya OP ini, mampu menstabilkan harga sembako khususnya beras yang sejak Desember lalu terus naik. (kmb26)
dan tidak ada duanya. Sementara cetak motifnya rata-rata banyak yang sama. ‘’Yang terpenting adalah ketekunan dan keseriusan. Saya menenun sejak mulai usia remaja dan awalnya merupakan hobi. Orangtua (ibu) juga menekuni pekerjaan menenun sampai sekarang,’’ tambahnya. Bagi generasi saat ini, menenun cenderung dijauhi karena agak susah. Apalagi saat benang kusut, maka akan menjadi masalah. Padahal sejatinya bila digeluti serius, kegiatan ini menjadi asyik. Pihaknya juga berharap agar perhatian perajin tenun ini juga dilakukan secara merata. Tidak hanya di daerah tertentu saja. Salah satu penenun dari Banjar Sawe, Desak Kembarina, yang telah menekuni pekerjaan ini sejak usiannya masih 12 tahun ini mengaku biasanya mengerjakan selembar kain dengan motif biasa selama 7 hari. Kain tenunan itu lantas dijual ke pengepul dengan harga bervariasi. Hampir di setiap rumah di banjar tersebut terdapat satu atau dua alat tenun Cagcag. Sebagian besar perempuan baik ibu rumah tangga mau-
pun gadis memilih pekerjaan menenun ini. Sayangnya memang, untuk permintaan juga tidak menentu karena menyetor ke pengepul di
Pasar. Namun di saat-saat tertentu seperti misalnya perhelatan PKB ada permintaan lebih dan harganya juga naik. (olo)
Tenun Cagcag Hadapi Pasar Global
Bali Post/olo
TENUN CAGCAG – Salah satu perajin tenun cagcag di Batuagung yang tetap bertahan mesti saat ini terseok-seok.
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
BULELENG
11
Gamelan Gong Bali Iringi Persembahyangan Imlek PERSEMBAHYANGAN Hari Raya Imlek 2569 di Buleleng berlangsung khusyuk. Persembahyangan oleh ratusan umat Tionghoa di Bali Utara ini kental dengan jalinan toleransi tinggi. Buktinya, persembahyangan yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Jumat (16/2) kemarin diiringi oleh tabuh gong Bali. Umat mulai melaksanakan p e rsem b a hy a ngan sekitar pukul 07.00 Wita. Selain menggunakan sarana persembahyangan seperti dupa, umat juga menghaturkan canang sari. Persembahyangan tampak khusyuk di hadapan patung Dewa-Dewi yang dipercaya berstana di klenteng yang dibangun 1873 oleh Dinasti Qing tersebut. Persembahyangan bertambah semarak dan kental dengan toleransi, ketika sekaa tabuh menampilkan beberapa alunan tabuh Bali. Tak pelak, suasana Imlek di Bali Utara tidak ubahnya sebuah upacara di pura yang dilaksanakan umat Hindu. Wakil Ketua Pengurus TITD Ling Gwan Kiong, Gunadi Yetial, menuturkan persembahyangan setiap Hari Raya Imlek selalu dipadati umat Tionghoa dari berbagai daerah. Dalam sehari umat yang sembahyang ke Klenteng Ling Gwan Kiong mencapai tiga ribu
umat. Mereka berasal dari Buleleng dan juga dari luar daerah. Bahkan klenteng ramai dikunjungi hingga malam hari. Tahun ini prosesi perayaannya diawali pada Kamis (8/2) lalu dengan ritual Sembahyang Dewa Naik dan berlanjut hingga Sabtu (3/3) mendatang dengan peringatan Imlek Bersama. Terkait pertisipasi sekaa gong Bali yang mengiringi prosesi persembahyangan, Gunadi Yetial mengatakan itu sudah terjadi sejak lama. Dia mempercayai persembahyangan diiringi gong Bali itu terjadi sebagai wujud toleransi dan akulturasi budaya Bali dan Cina. “Karena kami mewarisi dari pendahulu, jadi setiap Imlek selalu ada penampilan gong Bali dan ini sebagai toleransi dan akulturasi antara budaya Bali dan Cina. Ini sebuah warisan yang harus kita jaga bersama,” katanya. Selain itu, keunikan lain juga bisa ditemukan di Klenteng Ling Gwan Kiong ini. Di areal Klenteng terdapat puluhan ekor kura-kura yang dibawa umat Tionghoa yang sembahyang. Umat mempercayai kalau ritual ini untuk simbol membung sial dan memohon umur panjang. Salah seorang warga Tionghoa Wu Fei Chung berharap banyak di Shio Anjing tanah ini. Dia berharap Shio
Anjing Tanah bisa memberikan vibrasi dan kesejahteraan terhadap umat manusia. “Kami berdoa agar di tahun ini diberikan kesejahteraan bagi umat manusia. Rezeki lancar dan diberi kesehatan dan suasana kehidupan damai,” katanya. Di sisi lain, puluhan anak juga nampak berjubel di depan Klenteng Ling Gwan Kiong. Mereka berharap mendapat angpao dari umat yang selesai bersembahyang. Umat banyak yang memberi angpao kepada anak-anak tersebut. Tradisi ini menjadi warisan umat Tionghoa yang tetap lestari. Tidak heran kalau warga dari umat lain berbondong-bondong untuk mendapatan angpao. Klenteng Ling Gwan Kiong memiliki cerita tersendiri pada masa penjajahan. Zaman penjajahan Jepang tahun 1940 silam, klenteng ini sangat dihormati tentara Jepang. Pada tanggal 1 Juni 1945 saat pasukan Sekutu melakukan penyerbuan terhadap tentara Jepang. Saat itu beberapa torpedo ditembakkan oleh tentara Sekutu, namun anehnya tidak ada satupun yang mengenai bangunan Klenteng Ling Gwan Kiong. Sementara bangunan gudang di depan klenteng hancur tertembak. Sebuah torpedo kandas dan gagal meledak di muara sungai di sekitar area klenteng sekarang ini. (mud)
Bali Post/mud
KHUSYUK – Umat Tionghoa melaksanakan persembahyangan hari raya Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong, Jumat (16/2) kemarin. Persembahyangan juga diiringi oleh gamelan gong Bali sebagai wujud toleransi dan alkulturasi budaya Bali dan Cina.
Celukan Bawang Diusulkan sebagai Penyangga Pariwisata
Singaraja (Bali Post) – Kawasan industri Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak diusulkan menjadi penyangga pariwisata di Buleleng Barat. Ini tidak lepas karena pariwisata di kawasan ini belakangan semakin menggeliat. Salah satu buktinya, diliriknya Dermaga Pelabuhan Barang Celukan Bawang sebagai tempat berlabuhnya kapal pesiar. Selain itu, menggeliatnya pariwisata di kawasan ini merupakan keberhasilan pelaku wisata dan tokoh masyarakat di Desa Pemuteran dan sekitarnya mengembangkan pariwisata, khususnya wisata bahari.
Bali Post/kmb38
PARIWISATA - Pelabuhan Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak diusulkan sebagai kawasan pengembangan industri pariwisata.
Perlu Lahan 80 Hektar
Awal 2019, Bendungan Tamblang Dibangun
Singaraja (Bali Post) – Proyek pemerintah pusat di bidang pengairan dipastikan akan bertambah. Setelah selesai membangun Bendungan Titab-Ularan, pemerintah pusat awal 2019 mendatang akan membangun Bendungan Tamblang. Bendungan di Buleleng Timur itu fokus memenuhi kebutuhan air bersih. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida memperkirakan kebutuhan lahan untuk bendungan kedua di Buleleng itu sekitar 80 hektar. Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada belum lama ini mengatakan, pembagunan bendungan merupakan program prioritas BWS dalam beberapa tahun ke depan ini. Pembangunan bendungan digenjot untuk membantu suplai air baku lebih banyak dari yang ada sekarang ini. Hal ini dilakukan karena khususunya di Bali suplai air bersih untuk masyarakat belum optimal. Seperti yang terjadi Kota Denpasar, BWS mencatat baru sekitar 46 persen dari total penduduk di wilayah ini yang terlayani air bersih. Sedangkan sisanya sekitar 66 persen lagi menggunakan air sumur. Mengatasi masalah ini, solusinya adalah menambah banyak bandungan untuk menyiapkan sumber air baku yang bisa dimanfaatkan untuk sarana prasarana air minum (SPAM). “Untuk di Kota Denpasar akan di-cover air baku Bendungan Sidan yang akan kita bangun. Ini akan menjawab kekurangan air bersih di Kota Denpasar dan sekitarnya. Bendungan Sidan akan menyediakan air baku dengan debit sekitar 1.700 liter per detik,” katanya. Hal yang sama juga akan dilakukan di Kabupaten Buleleng. Tahun 2019 mendatang BWS memastikan akan membangun Bendungan Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Bendungan di atas lahan sekitar 80 hektar dibangun dengan membendung Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Unda. Diperkirakan produksi debit air baku mencapai tujuh juta kubik. Sasaran bendungan di Buleleng Timur ini selain menyediakan air baku untuk warga, jangka panjang untuk mendukung penyiapan SPAM untuk kepentingan investasi pembangunan bandara internasional di Kubutambahan. “Kalau di Tamblang itu luasannya setengah dari luas Bendungan Titab-Ularan yang sudah kita bangun. Air baku yang berhasil kita produksi nanti untuk menyiapkan SPAM bagi warga dan juga mendukung rencana pembangunan bandara di sana,” katanya. Menurut Jayada, rencana pembangunan Bendungan Tamblang saat ini sedang persiapan penyusunan desain, penyiapan dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dan penyiapan untuk permohonan izin penetapan lokasi (penlok) dari Gubernur Bali. Diperkirakan tahapan ini kelar hingga pertengahan tahun ini dan dilanjutkan pembebasan lahan dan awal 2019 BWS memastikan bendungan sudah mulai dibangun. “Sedang berproses dan semua tahapan di tahun ini kita kerjakan termasuk lelang pekerjaan, maka 2019 bendungan kedua di Buleleng akan dikerjakan,” tegasnya. (kmb38)
Itu menunjukkan bahwa pariwisata Buleleng tidak hanya terpaku di wilayah Buleleng Tengah meliputi Pantai Lovina. Buleleng Barat terutama Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak dan di Buleleng Timur mulai Air Sanih hingga di beberapa desa di Kecamatan Tejakula aktivitas wisatanya semakin ramai. Bupati Buleleng Putu
Agus Suradnyana, belum lama ini mengatakan Celukan Bawang telah ditetapkan sebagai kawasan industri sesuai Perda No. 16 Tahun 2009 tentang RTRW Provinsi Bali. Atas penetapan zona tersebut, semestinya Buleleng Barat dikembangkan sebagai kawasan penyangga. Hal ini memungkinkan karena pariwisata tidak murni sebagai kawasan industri. Apalagi
sudah lebih dari sembilan tahun perda diundangkan, tetapi penerapannya terkesan kurang efektif. Untuk itu, perlu ditinjau kembali sesuai dengan perkembangan terkini di kawasan tersebut. “Perda ini sudah 10 tahun, sekarang tidak berkembang dengan baik jadi tidak efektif. Untuk itu, industri Celukan Bawang merupakan pelabuhan pariwisata dan
bisa dijadikan basis industri jika dihubungkan dengan pariwisata utamanya eco tourism,” katanya. Menurut Bupati, sejalan perkembangan rute kunjungan kapal pesiar yang berkapasitas besar dan mengangkut ribuan wisatawan, maka Buleleng perlu mengusulkan kepada Pansus Revisi Perda Tentang RTRW Bali agar kawasan Celukan Bawang dan sekitarnya menjadi penyangga pariwisata. Dengan demikian, pariwisata kerakyatan yang mulai tumbuh dan berkembang di wilayah barat bisa semakin menggeliat. Sesuai Pasal 82 poin E, disebutkan bahwa kawasan
strategis provinsi dari sudut kepentingan kawasan industri Celukan Bawang di Buleleng dan kawasan Industri Pengambengan di Kabupaten Jembrana. Sedangkan Perda Buleleng No. 9 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Buleleng Pasal 41 ayat 2 mengatur sebaran kawasan peruntukan industri meliputi, kawasan peruntukan aneka industri Celukan Bawang meliputi Desa Tinga-tinga, Celukan Bawang, Pengulon, Tukad Sumaga, seluas 1.762 hektar. Desa Patas Kecamatan Gerokgak sekitar 400 hektar dipromosikan menjadi bagian dari kawasan aneka industri Celukan Bawang. (kmb38)
Penilaian LAKIP
Pemkab Targetkan Raih Nilai BB Singaraja (Bali Post) – Sejumlah capaian prestasi diraih Pemkab Buleleng mulai bidang pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kepemimpinan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Meski demikian, keberhasilan itu tidak membuat Pemkab berpuas diri. Untuk itu, Pemkab mentargetkan akan meningkatkan capaian yang sebelumnya berhasil diraih menjadi yang lebih baik lagi dengan nilai BB. Komitmen itu terungkap pada rapat kerja teknis prangkat daerah lingkup Pemkab Buleleng, Kamis (15/2) lalu di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja eks. Pelabuhan Buleleng. Rapat ini dipimpin Bupati Bule-
Bali Post/kmb38
RAPAT KERJA - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana memimpin rapat kerja perangkat daerah, Kamis (15/2) di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng. leng Putu Agus Suradnyana. Rapat kerja teknis ini menghadirkan narasumber
Kepala Inspektorat Daerah Putu Yasa, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika
dan Persandian (Kominfosandi) Dr. Drs. Ketut Suweca, M.Si., Kepala Bagian Organisasi Sri Ambarawati, dan Kepala Bagian Layanan Pengadaan Ir. Made Budi Setiawan. Bupati mengatakan, rapat ini untuk memberikan pemahaman terkait regulasi dan memberi penekanan patut diketahui dan ditindaklanjuti para pengambil kebijakan di setiap instansi di Buleleng. OPD juga dituntut memahami alur kegiatan yang bersifat teknis dan mengerti prinsip pengelolaan manajemen pemerintahan. Secara khusus Bupati meminta kepada Inspektorat Daerah agar mendampingi setiap OPD untuk meminimalisir munculnya permasalahan di jajaran pemkab. Di sisi lain, OPD yang selama ini terus mengem-
bangkan inovasi dipuji karena prestasi membawa Pemkab Buleleng memperoleh berbagai penghargaan dari pemerintah atasan. “Banyak indikator untuk mencapai kesuksesan dalam mengelola kepemerintahan. Kita sudah merumuskan sehingga kita memiliki nilai yang baik. Ini merupakan kemajuan yang sangat baik dan harus terus ditingatkan,” katanya. Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Putu Yasa mengatakan, pemerintah daerah tinggal sedikit lagi mencapai nilai BB dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Beberapa penyebab Pemkab belum bisa mencapai nilai BB, di antaranya pelayanan publik masih lemah dan belum adanya pemetaan zona integritas. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
KLUNGKUNG MEMILIH Pembukaan Kampanye
Paslon Janji ”Haramkan” Politik Uang Semarapura (Bali Post) Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung telah mulai. Pembukaannya berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (15/2). Pasangan calon Nyoman Suwirta dan Made Kasta (Suwasta) maupun Tjokorda Bagus Oka dan I Ketut Mandia (Bagia) sepakat “mengharamkan” politik uang maupun aksi negatif lainnya pada pesta demokrasi itu. Tjokorda Bagus Oka didampingi Mandia mengatakan, sejak pilkada berlangsung di Kabupaten Klungkung tahun 2008, tidak pernah terjadi konflik antarlawan. Demikian pula dari pendukung. Seluruhnya berjalan sesuai aturan dan sangat damai. Hal serupa dipastikan juga berlangsung tahun ini. Termasuk politik uang. “Kami kan penantang. Kami serius bekerja dengan keikhlasan. Dan bahwa kami hanya memiliki program. Kami tidak akan memberdayakan masyarakat untuk
mendapatkan suara dengan uang,” tegasnya. Komitmennya untuk tidak melakukan aksi demikian juga dikarenakan dalam mengikuti seluruh tahapan pilkada ini didasari gotong royong, baik dari partai pengusung maupun pendukung. “Kita di sini gotong royong untuk membuat baliho dan sebagainya. Kita tidak akan menghamburkan uang,” katanya. Pernyataan serupa juga dilontarkan I Nyoman Suwirta. Hajatan politik lima tahunan ini harus mampu memberikan edukasi ke masyarakat. Prosesnya harus berjalan damai, tidak diwarnai konflik. “Begitu juga dengan politik uang. Kami jamin tidak ada,” ungkapnya. Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tjokorda Raka Parta Wijaya menyatakan dalam pilkada ini masyarakat maupun paslon tak hanya harus “mengharamkan” politik uang. Namun tak kalah penting juga ujaran kebencian maupun informasi hoax yang belakangan cukup berpeluang bere-
dar ditengah masyarakat. “Langkah pencegahan kami lakukan. Nanti jika ada pelanggaran, tentu akan dilanjutkan penindakan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung I Made Kariada menyampaikan, politik uang berpotensi terjadi pada Pilkada. Sebab sebagai senjata untuk merebut suara. Demikian pula pemilih yang pragmatis. Hanya kemungkinannya tidak sekentara pemilihan legislatif (pileg). “Peluang lebih besar saat pileg karena yang harus merebut suara sangat banyak,” jelasnya. Mengantisipasi itu, pria asal Nusa Penida ini mengaku sudah gencar sosialisasi dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Ini pun diharapkan mendapat dukungan dari steakholder lain termasuk partai politik. “Kami sudah menerapkan sosialisasi berbasis keluarga. Parpol harus ikut mencerdaskan masyarakat,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
JALAN RUSAK - Jalan Gunung Merapi, Semarapura yang kondisinya rusak namun belum tersentuh perbaikan. Keterbatasan anggaran menjadi penyebab.
Anggaran Merosot Tajam
Usulan Program Infrastruktur Banyak Tak Ter-”cover”
Semarapura (Bali Post) Penanganan infrastruktur di Kabupaten Klungkung banyak yang belum tercover tahun ini. Hal tersebut disebabkan anggaran merosot tajam dan tidak mencukupi. Jumlahnya turun dari tahun sebelumya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana menyampaikan hal itu, Jumat (16/2) kemarin. Dijelaskan, anggaran untuk bidang ke-PU-an tahun ini hanya sekitar Rp 77 miliar, turun dari 2017 yang mencapai Rp 108 miliar. Di tengah hal itu, perbaikan infrastruktur berupa jalan masih cukup banyak, terutama di Kepulauan Nusa Penida yang kerusakannya masih sekitar 45 persen dari total panjang 229 kilometer. Sementara untuk wilayah daratan sekitar 20 persen dari total 224 kilometer. Ini belum termasuk jalan non status menuju objek wisata. “Usulan perbaikan banyak. Tetapi anggaran tidak cukup.
Untuk di Nusa Penida sekarang hanya dapat sekitar Rp 26 miliar. Daratan separuh dari itu. Tahun sebelumnya lebih banyak. Jadi sekarang perbaikan memakai skala prioritas. Kalau di Nusa Penida, jalan sangat penting untuk menunjang pariwisata,” jelasnya. Jalan Gunung Merapi, Semarapura menjadi salah satu yang belum bisa tercover perbaikan tahun ini. Padahal kerusakannya sudah cukup banyak dan tersebar di sejumlah titik. Hal tersebut menyebabkan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.
Abrasi pantai juga masih sangat rawan terjadi. Panjangnya sekitar 25 kilometer dari total 113,4 kilometer yang berada di daratan dan Kepulauan Nusa Penida. Hanya yang tertangani baru separuhnya. Hal tersebut juga sebagai imbas minimnya anggaran. “Kami tetap melakukan upaya percepatan penanganan dengan mengusulkan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) BaliPenida. Kalau dari daerah sulit bisa cepat. Kuncinya dianggaran,” terangnya. Disampaikan lebih lanjut, pelayanan air bersih juga belum mampu menyentuh
seluruh wilayah di Kecamatan Nusa Penida. Sejatinya sumber air yang bisa dimanfaatkan masih ada, seperti Guyangan dan Penida. Ini pun sudah diusulkan ke pemerintah provinsi maupun pusat untuk bisa dimanfaatkan secara maksimal. Jika tidak segera tertangani, program seratus persen layanan air bersih beriringan dengan program nol persen permukiman kumuh dan seratus persen akses sanitasi layak atau yang dikenal dengan program 100-0-100 akan sulit terwujud. “Cakupan di Nusa baru 40 persen. Kami juga mendapatkan informasi, pada 2019 pemerintah provinsi merencanakan mengangkat air Guyangan dan Penida untuk didistribusikan ke Nusa Lembongan dan Ceningan. Mudah-mudahan bisa,” kata Supartana. (kmb45)
Hari Pertama Bertugas
Penjabat Sementara Bupati Minta Dukungan OPD Bali Post/sos
BALIHO - Pasangan calon pilkada turut membuka baliho tertutup tirai di depan Puri Agung Klungkung sebagai tanda pembukaan kampanye, Kamis (15/2).
Polres Terapkan Layanan SIM ”Online”
Semarapura (Bali Post) Layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) online telah diterapkan Polres Klungkung. Melalui itu, masyarakat bisa lebih mudah mengurus perpanjangan maupun pembuatan baru. Tak hanya itu, masyarakat dari luar daerah juga bisa mendapat layanan ini. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi, Jumat (16/2) kemarin menjelaskan, layanan ini sudah diuji coba sejak Januari
2018 dan efektif berjalan mulai awal Februari. “Dengan layanan ini masyarakat yang berasal dari luar Klungkung bisa memperpanjang maupun membuat dari di sini,” ungkapnya. Terkait persyaratan, tidak ada perbedaan dengan sistem manual. Pemohon harus melampirkan e-KTP maupun telah menjalani tes kesehatan maupun psikologi. “Prosesnya sama. Pemohon baru harus mengikuti tes praktek. Kalau untuk
perpanjangan, bawa SIM sebelumnya,” katanya. Perwira asal Jakarta ini menyampaikan, pada layanan ini Polres memiliki dua peralatan yang masingmasing mampu melayani 50 orang. Namun, jika mengacu pada pemohon setap harinya hanya kisaran 70 orang. Angka tersebut tergolong kecil. “Antreannya tidak lama karena yang mengurus sedikit. Ini terus disosialisasikan,” pungkasnya. (kmb45)
HARI pertama melaksanakan tugas, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada langsung melaksanakan pertemuan dengan seluruh pejabat di Ruang Praja Mandala, Kamis (15/2). Hal tersebut tak hanya untuk perkenalan, namun juga meminta dukungan dalam bekerja dan melaksanaan program-program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Kepala Inspektorat Pemprov Bali ini menyampaikan, sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.51-237 Tahun 2018 Tanggal 13 Februari 2018 tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati Klungkung, Provinsi Bali, ada sejumlah tugas dan wewenang yang diembannya. Yakni memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat dan memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali
Bali Post/ist
BERTEMU - Penjabat Sementara Bupati Klungung I wayan Sugiada bertemu pejabat, Kamis (15/2), yang merupakan hari pertamanya bertugas. dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung yang definitif serta menjaga netralitas PNS. Selain itu, melakukan pembahasan rancangan Perda dan dapat menanda tangani Perda setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri, serta melakukan pengisian pejabat berdasarkan ketentuan
peraturan perundang-undangan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. “Ada lima poin yang menjadi tugas penjabat sementara,” ungkanya. Menjalankan hal tersebut, dinilai tak bisa sendiri. Namun perlu kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah
selaku pelaksana teknis. Hal ini pun ditekankan langsung pada pertemuan tersebut. Selan itu, pejabat asal Tabanan ini menyatakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap melayani masyarakat, bukan dilayani. “Tanpa dukungan semua pihak, saya tidak berarti apa-apa,” katanya didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Bertugas di Klungkung, menurutnya, tidak menjadi sebuah beban. Selama ini komunikasi dengan pejabat sudah sangat sering dilakukan, terlebih saat menjadi Kepala Biro Hukum Pemprov Bali. “Saya sudah beberapa kali ke sini. Dengan pejabat sering komunikasi. Jadi sedikitnya sudah tahu,” katanya. Sebelum pertemuan itu, ia sempat matur piuning untuk memohon kelancaran selama bertugas empat bulan ke depan. Disinggung terkait tinggal di rumah jabatan, dikatakan kemungkinan tidak bisa setiap hari. “Saya kan masih menjabat di pemrov. Jadi pasti sering bolak-balik,” tandasnya. (ad0863)
Biaya Operasional Membengkak
PDAM Kaji Penyesuaian Tarif
Bali Post/sos
PELAYANAN SIM - Suasana pelayanan SIM di Polres Klungkung. Sejak awal Februari secara efektif diterapkan layanan online.
Semarapura (Bali Post)Biaya operasional yang dikeluarkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung beberapa bulan terakhir membengkak. Menutupi itu, direncanakan ada penyesuaian tarif. Hal tersebut sudah masuk tahap kajian. Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa mengungkapkan, peningkatan biaya operasional terjadi pada pembayaran listrik. Besarnya sekitar Rp 150 juta per bulan. Kondisi itu terjadi sejak penggunaan pompa pada sumber air di wilayah Rendang, Karan-
gasem, akibat jaringan gravitasi putus diterjang banjir lumpur membawa material Gunung Agung. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah komponen pendukung, seperti listrik, aksesoris dan upah tenaga kerja. Supaya tak terus berlanjut, penyesuaian tarif dinilai menjadi solusi. “Kami rencanakan penyesuaian tarif. Ini untuk mengatasi pembengkakan biaya,” jelasnya, Jumat (16/2) kemarin. Penyesuaian itu, sambung dia, juga mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhi-
tungan dan Penetapan Tarif Air Minum, PDAM wajib melakukan penyesuaian tarif setiap tahunnya. Jika usulan ini tak disetujui Bupati selaku pemilik kewenangan, maka daerah memiliki kewajiban untuk memberikan subsidi sesuai Permendagri Nomor 70 tahun 2016. “Ini (penyesuaian-red) sedang kami kaji” katanya. Tarif dasar air saat ini Rp 1.400 per meterkubik. Besaran yang ditetapkan pada 2009 ini lebih kecil dari kabupaten lain di Bali. “Kalau kabupaten lain sudah banyak yang menaikkan. Kami sudah lama tidak pernah,”
sebutnya. Meminimalisasi pembengkakan biaya, pejabat asal Nusa Penida ini menyatakan tengah memaksimalkan pemasangan sambungan baru. Tahun ini ditargetkan 2.000 sambungan yang tersebar di empat kecamatan. “Ini pendapatan dari non-air. Ini dipakai untuk menutipi biaya operasional,” jelasnya. Disinggung upaya perbaikan jaringan di wilayah Rendang, dikatakan masih menunggu situasi normal. “Sekarang status Gunung Agung kan masih sulit ditebak. Kami belum berani melakukan perbaikan,” tandasnya. (kmb45)
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
KARANGASEM
13
Bali Post/gik
Dermaga Rakyat Padangbai Rusak Parah Perbaikan Segera Dilakukan
Amlapura (Bali Post) Setelah mengalami kerusakan parah selama bertahuntahun, Dermaga Rakyat Padangabai sebagai penyeberangan wisata Padangbai-Gili Trawangan akan segera diperbaiki. Adapun dana perbaikan ulang datang dari pihak swasta yang bergerak di jasa akomodasi pariwisata penyediaan kapal cepat. Perbaikan ini segera dilakukan dengan mengganti total terhadap dermaga yang saat ini sebagian menggunakan konstruksi kayu menjadi konstruksi beton. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem IB Putu Swastika, Kamis (15/2) lalu mengatakan, rencana pembangunan ulang dermaga sudah mendapat restu dari pemerintah pusat yang ditandai dengan pelimpahan aset kepada pemerintah kabupaten. Rencananya, proyek sudah akan dikerjakan Februari ini, semuanya menggunakan konstruksi beton. ‘’Mei kita targetkan sudah rampung,’’ ujarnya. Untuk mewujudkan proyek tersebut, Pemkab Karangasem tidak sendiri. PT Patagonia Pelayaran Indonesia sudah menyatakan kesanggupan untuk mengucurkan CSR-nya sebesar Rp 1 miliar dari Rp 1,2 miliar dana yang dibutuhkan. Menurut Swastika, PT Patagonia Pelayaran Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di jasa akomodasi pariwisata yang juga memiliki armada kapal cepat untuk jalur Padangbai-Gili Trawangan. Perusahaan tersebut tidak menuntut kompensasi apapun atas dana yang akan dikucurkan. Swastika mengatakan, Dermaga Rakyat Padangbai nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP), di mana BUP itu sepenuhnya menjadi kewenangan Departemen Perhubungan. Prosesnya bisa melalui lelang ataupun penunjukan. Di luar masalah terkait pengelolaan, menurut Swastika, saat ini juga sedang dikoordinasikan untuk kegiatan teknis pengelolaannya. Dengan berpegangan pada Permendagri No. 19 Tahun 2016 dan Permenhub No. 166 Tahun 2016, teknis pengelolaannya diharapkan proporsional dalam artian mampu mengakomodir semua pihak termasuk kepentingan Desa Adat Padangbai. Swastika menegaskan, motivasi Pemkab Karangasem untuk terlibat dalam pengelolaan Pelabuhan Rakyat Padangbai bukan hanya karena kepentingan pendapatan daerah. Pemkab juga ingin memastikan aktivitas pelayaran terkelola dengan baik termasuk sisi keamanannya. Karena meskipun Pelabuhan Rakyat Padangbai hanya sebagai tempat transit menuju Gili Trawangan, keberadaannya juga berdampak terhadap citra pariwisata Karangasem secara umum. (kmb31)
BABI GULING - Ratusan banten dengan persembahan utama berupa babi guling memenuhi halaman Pura Dalem Desa Pakraman Timbrah, Kamis (15/2) lalu. Ini serangkaian Usaba Dalem yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Tradisi ini selalu menyedot perhatian, karena adanya ratusan banten babi guling di halaman pura. Warga menghaturkannya dengan rasa tulus ikhlas, sebagai wujud rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, berkat limpahan karunia-Nya kepada warga setempat.
Bangkai Kapal di Dermaga Rakyat Padangbai
Bupati Perintahkan Segera Disingkirkan Amlapura (Bali Post) -
Bangkai kapal boat membuat Dermaga Rakyat di Padangbai terlihat kumuh. Situasi demikian menjadi sorotan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Dia meminta bangkai kapal yang sudah lama teronggok di tepi pantai itu segera disingkirkan, agar tidak menjadi sorotan turis saat berwisata.
Bali Post/kmb31
BANGKAI KAPAL - Beberapa bangkai kapal boat teronggok di pinggir pantai di lokasi Dermaga Rakyat Padangbai. Bangkai kapal ini diminta agar segera dipindahkan.
Sorotan itu disampaikan Mas Sumatri saat datang ke Dermaga Rakyat Padangbai, Kecamatan Manggis, Kamis (15/2) lalu. Demi kenyamanan penumpang dan kesan terhadap Karangasem, bangkai kapal tersebut harus dipindahkan oleh pemiliknya. Dermaga Rakyat Padangbai tidak hanya dimanfaatkan oleh warga lokal untuk penyeberangan dari Padangbai menuju Nusa Penida, tetapi juga oleh turis asing yang hendak berlibur ke Gili Trawangan, Lombok. ‘’Tolong bangkai kapal boat itu dipindahkan dari sini, biar dermaganya bersih,’’ kata Bupati Mas Sumatri. Kepala KSOP Padang-
bai I Ketut Gede Sudarma didampingi Kasubsi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Padangbai I Ketut Muliana dimintai komentar perihal bangkai kapal di pintu masuk Dermaga Rakyat itu, mengaku sudah meminta pemiliknya untuk segera memindahkannya. Tetapi sampai sekarang belum juga dipindahkan. Pihaknya menegaskan akan bersurat kembali kepada pemiliknya, agar segera menyingkirkan bangkai kapal tersebut. Sebab, diakui keberadaan bangkai kapal kerap menjadi pertanyaan turis asing yang sedang menunggu giliran menyebrang ke Gili Trawangan. (kmb31)
Artha Dipa Pimpin Panen Padi Infari di Kastala SEMPAT dihantui kekhawatiran gagal panen karena hujan abu vulkanik Gunung Agung, petani Subak Sengkawan, Dusun Kastala, Desa/Kecamatan Bebandem, Karangasem, akhirnya bisa menikmati hasil jerih payahnya. Kamis (14/2) lalu, mereka melaksanakan panen raya padi unggul jenis Infari yang dipimpin Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa. Selain itu, juga hadir jajaran Kodim 1623/ Karangasem yang sejak awal hadir di tengah-tengah petani subak tersebut. Selain anggota subak dan jajaran Kodim Karangasem yang dipimpin Dandim Letkol Inf. Beny Rahardian, panen raya juga dihadiri unsur dari Dinas Pertanian Karangasem dan Muspika Bebandem. Panen raya dimulai pukul 08.30 Wita, panen menggunakan mesin perontok milik
Kodim Karangasem. Panen raya menghasilkan sekitar 6,8 ton gabah. Subak Singkawan seluas 30 hektar terbagi menjadi tiga tempek yaitu Tempek Singkawan, Tempek Sengkangin dan Tempek Delod Uma. Subak Sengkawan beranggotakan 143 petani, sebagian besar merupakan petani penggarap. Dari 17 hektar yang panen raya, salah satunya sawah garapan I Wayan Samun (45) yang terletak di dekat Pura Subak setempat. Sisanya sebanyak 13 hektar sudah memulai masa tanam, namun dengan sistem bergilir. ‘’Kami semua menanam padi jenis Infari, varietas unggul bantuan pemerintah,’’ ungkap Klian Subak I Wayan Riman (50). Artha Dipa menyampaikan apresiasi kepada anggota subak, jajaran Kodim Karangasem dan Dinas Pertanian yang sudah bersinergi sehingga meski
dalam bayang-bayang erupsi Gunung Agung namun petani masih mampu berproduksi dengan baik. Hasil panen raya itu, menurut dia sekaligus juga menunjukkan bahwa sektor pertanian di Karangasem masih mampu berjalan seperti sedia kala. Artha Dipa juga mengingatkan seluruh stakeholder pertanian untuk tetap melestarikan kearifan lokal. Pada saat memulai dan panen jangan melupakan proses ritual keagamaan, karena teknologi pertanian dipadukan dengan keraifan lokal hasilnya pasti akan sangat baik. ‘’Sektor pertanian memiliki peran yang sangat dominan, khususnya dalam pemantapan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan,’’ ujarnya. Sementara itu, Dandim Beny Rahardian mengatakan TNI
PANEN RAYA - Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa memimpin panen raya padi jenis Infari di Subak Sengkawan, Banjar Kastala, Bebandem. selalu siap bersinergi dengan petani dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Di lapangan, Kodim Karangasem menempatkan Babinsa di garis depan. Petani dipersilahkan berkoordinasi dengan Babinsa dan jajaran Koramil maupun
Kodim secara langsung. ‘’Kami akan selalu hadir membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional. Kita semua berharap sector pertanian kita semakin kuat dan petani bisa semakin sejahtera,’’ ungkapnya. (ad0869)
Serba-serbi Pilgub Bali di Karangasem
Pendukung KBS Turunkan Baliho, Rai Mantra ’’Magibung’’
Bali Post/kmb31
DERMAGA - Kondisi Pelabuhan Rakyat Padangbai yang rusak parah. Kayu-kayunya sudah banyak bolong.
Telepon Penting
kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Amlapura (Bali Post) Masa kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur (Pilgub) Bali telah dimulai Kamis (15/2) lalu. Dengan dimulainya masa kampanye, alat peraga berupa baliho yang selama ini banyak dipasang oleh tim pendukung wajib diturunkan. Selain itu, masing-masing paslon sudah diperbolehkan melakukan kampanye menyampaikan visi dan misinya. Di Kabupaten Karangasem, dimulainya masa kampanye disikapi pendukung KBS-ACE dengan menurunkan baliho yang telah dipasang sebelumnya. Sementara IB Rai Mantra memilih magibung di rumah mantan Bupati Karangasem I Wayang Geredeg. Kegiatan penurunan baliho hari pertama dipimpin langsung Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede Dana juga hadir sejumlah pengurus Made Ruspita, Wayan Sudira dan Wayan Astawa. Bagi PDI-P Karangasem, penurunan baliho
tersebut sebagai upaya menjaga aturan yang diamanatkan undang-undang. ‘’Kita pengusung paket berbudaya dan taat pada undang-undang, jangan sampai pemasangan baliho yang tidak sesuai aturan, membuat Pilgub Bali menjadi tidak berbudaya,’’ ungkap Gede Dana. Sementara itu, Jumat (16/2) kemarin IB Rai Mantra masimakrama ke kediaman mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg di Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Rai Mantra yang datang tanpa cawabup Ketut Sudikerta, sekitar pukul 12.00 Wita dijamu dengan magibung yaitu makan bersama ala Karangasem. Selain tuan rumah, pertemuan juga dihadiri Ketua DPD Golkar Karangasem I Made Sukerana, lengkap dengan Fraksi Golkar DPD Karangasem, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi dan Wabup Wayan Artha Dipa. Mantra datang bersama sejumlah tim pemenangan provinsi
Bali Post/kmb Bali Post/kmb
MAGIBUNG - IB Rai Mantra magibung bersama Gredeg di Banjar Kreteg, Sibetan,Bebandem, Karangasem. seperti IB Bima. Rai Mantra sempat memaparkan visi-misinya, sedangkan Geredeg menitipkan sejumlah aspirasi di antaranya kelanjutan pembangunan Bay-pass IB Mantra tembus ke Buleleng, pembangunan Pelabuhan Ka-
TURUNKAN BALIHO - Ketua DPC PDI-P Karangasem memimpin penurunan baliho KBS-ACE di wilayah Padangkerta, Karangasem.
pal Pesiar Tanah Ampo dan pelabuhan penyeberangan di Amed. ‘’Program infrastruktur juga bagian dari visi-misi Mantra-Kerta, tapi prioritas utama kita menyejahterakan masyarakat, program jaminan kesehatan, beasiswa plus untuk
masyarakat miskin dan kredit bunga ringan melalui LPD,’’ ujarnya seraya mengatakan, semua program tersebut sudah diterapkan di Kota Denpasar. ‘’Kalau bapak-ibu setuju, akan saya bawa ke Karangasem,’’ lontarnya. (kmb)
TABANAN
14
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Enam Bulan, Klinik Koperasi Tangani 107 Konsultasi Tabanan (Bali Post) Dinas Koperasi dan UKM Tabanan pada Juli 2017 membuat terobosan baru dengan membangun Klinik Koperasi dan UKM Tabanan. Tujuan memberikan pelayanan konsultasi maksimal pada Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sehingga terwujud Koperasi dan UKM yang berkualitas, tangguh dan mandiri. Setelah enam bulan berjalan sudah ada 107 konsultasi yang ditangani Klinik Koperasi yang didominasi konsultasi mengenai manajemen koperasi. Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Tabanan Ni Nyoman Yudiani, Rabu (14/2), mengatakan didirikannya klinik koperasi adalah untuk melakukan konsultasi kepada koperasi maupun UKM, sehingga ke depan tidak timbul permasalahan.’’Jadi orientasinya adalah melakukan pencegahan sebelum terjadi masalah,’’ ujarnya. Dari 107 konsultasi, lanjut Yudiani, ada juga datang dari koperasi yang sedang bermasalah maupun yang tidak aktif. Untuk kasus koperasi bermasalah tercatat enam kasus dan koperasi yang tidak aktif sebanyak 14 kasus. Untuk kasus koperasi bermasalah, jika permasalahannya adalah internal antara pengurus akibat kesalahpahaman atau kurang komunikasi, menurut Yudiani, bisa lebih cepat diselesaikan. Namun jika koperasi bermasalah karena sudah tidak bisa memenuhi kewajibannya, maka proses konsultasi akan berjalan lama. Sementara untuk koperasi yang tidak aktif ada dua cara penyelesaian, yaitu dibantu bangkit kembali atau dibubarkan secara sukarela dengan menanda tangani surat pernyataan. ‘’Untuk kasus koperasi yang tidak aktif biasanya datang setelah ada pengumuman jika koperasinya akan dibubarkan. Ada dua penyelesaian yang ditawarkan, mau bangkit kembali atau menanda tangani surat penyataan mau dibubarkan,’’ jelas Yudiani. Secara umum, kata Yudiani, konsultasi yang ditangani lebih banyak mengenai keinginan koperasi untuk semakin berkembang. Dari 107 konsultasi, 55 koperasi melakukan konsultasi NIK dan izin usaha pinjam, 21 koperasi melakukan konsultasi mengenai perubahan anggaran dasar dan tata cara penyelenggaran RAT, dan 11 koperasi berkonsultasi mengenai pendirian badan hukum. Dalam menjalani tugas memberikan konsultasi, diakui Yudiani, pihaknya masih kekurangan SDM, terutama yang kompeten dalam hal perkoperasian. Saat ini dalam lima hari kerja ditugaskan dua orang di Klinik Koperasi setiap harinya secara bergantian. Karenanya, sasaran ke depan untuk meningkatkan layanan, pihaknya berusaha untuk menambah SDM. Sambil menunggu tambahan SDM, pihaknya tetap melakukan kerja sama dengan pihak luar, terutama jika konsultasi membutuhkan ahli di bidangnya. (kmb24)
SIDAK - Satpol PP gabungan Provinsi Bali dan Satpol PP Tabanan saat sidak galian C di Banjar Sambat See, Desa Mambang, Seltim.
Bali Post/bit
Tak Kantongi Izin, Satpol PP ”Semprit” Galian C di Seltim Tabanan (Bali Post) -
Menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai kegiatan penambangan tanah alias galian C di Banjar Sambat See, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Kabupaten Tabanan, jajaran Satpol PP Provinsi Bali dan Satpol PP Kabupaten Tabanan, Kamis (15/2) melakukan sidak. Hasilnya, galian C milik I Gede Arya Putra ternyata memang merusak lingkungan dan tidak berizin. Pemilik galian C diberikan peringatan dan dipanggil ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali. Sidak ke lapangan oleh kurang lebih lima belas petugas tersebut dipimpin Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali Dewa Darmadi. Namun, saat tim turun ke lokasi yang dikeluhkan tidak ada aktivitas galian. Meski demikian, petugas memberikan surat pemanggilan yang ditujukan bagi pemilik untuk datang pembinaan ke kantor Satpol PP. “Setelah kita cek ke lapangan, memang benar galian untuk bahan baku genteng ini bisa merusak lingkungan, ditambah lagi memang tidak ada izinnya,” ucap Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali, Dewa Darmadi
saat dikonfirmasi, Jumat (16/2) kemarin. Tidak hanya itu, galian seluas 50 are tersebut memang tidak mendapat persetujuan dari para penyanding. Dirinya juga menyayangkan saat petugas turun ke lokasi, pemilik galian tidak ada di lokasi, begitu pun kondisi galian sepi tanpa ada aktivitas. Karena meresahkan masyarakat serta tidak berizin, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada pemilik untuk datang ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali pada Selasa (20/2) mendatang. “Informasi dari masyarakat, galian ini sudah beroperasi cu-
kup lama. Untuk lebih jelasnya, pada saat pemanggilan akan kami minta keterangan pemilik,” imbuhnya. Sejatinya, menurut Darmadi, saat melakukan sidak yang didampingi juga oleh Klian Dinas Banjar Sambat See I Nengah Suarnaya, aktivitas penggalian ini sudah sempat dihentikan oleh masyarakat setempat dan aparat desa. Hanya pemilik tidak pernah menghiraukan. “Pemilik tetap saja menggali meskipun sudah diperingatkan,” jelas Darmadi. Menurutnya, apa pun bentuk usaha galian harus mengkan-
tongi izin dari Dinas Perizinan Satu Pintu Provinsi Bali. Dan persetujuan dari penyanding serta rekomendasi aparat setempat menjadi syarat utama yang harus dilengkapi. “Apalagi penggalian bersifat kormersial, harus ikuti prosedur dan harus punya izin,” ucapnya. Bagi yang kedapatan melanggar, maka yang bersangkutan bisa dikenakan sanski pidana denda Rp 50 juta atau kurungan tiga bulan penjara, sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang pertambangan mineral bukan logam dan batuan. Sementara itu, Klian Dinas Banjar Sambat See I Nengah Suarnaya mengatakan, galian C milik I Gede Arya Putra ini sudah beroperasi sekitar tiga tahun. Namun banyak masyarakat keberatan karena khawatir merusak lingkungan. Salah satu kerusakan lingkun-
gan yang sudah terjadi adalah rusaknya jalan akibat kendaraan dengan muatan tanah yang melintas. “Jalan rusak karena truk engkel muatan tanah kerap kali melintas, ini yang membuat warga keberatan dan menolak ada galian dilokasi tersebut,” jelasnya. Suarnaya mengakui galian C tersebut sudah sempat dihentikan oleh aparat desa namun tetap saja melakukan aktivitas dengan sekitar enam karyawan yang ada. Meskipun itu di lahan pribadi, tetapi ke depanya permasalahan lingkungan akan menjadi rusak. “Makanya kami menolak ada galian C ini dan berharap dihentikan, sebab jalan yang kami miliki jadi rusak,” tegas Suarnaya. Ia menyebutkan, tanah dari galian C ini oleh pemilik dibawa ke Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan untuk dijadikan bahan baku genteng. (kmb28)
Jelang Masa Kampanye Pilgub Bali
Senin, ”Deadline” Tim Sukses Turunkan Baliho
Tabanan (Bali Post)Satpol PP Kabupaten Tabanan memberikan batas waktu hingga Senin (19/2) bagi tim sukses masing-masing pasangan calon (paslon) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018, untuk segera menurunkan baliho sosialisasi yang masih terpasang di sejumlah ruas jalan. Hal ini sebagai kelanjutan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang
sudah memasuki masa kampanye. KPU Tabanan, Kamis (15/2) telah bersurat pada tim pemenangan masingmasing paslon agar segera menurunkan baliho sosialisasi. Namun karena begitu banyaknya baliho sosialisasi yang dipasang, tentu saja penurunan tidak bisa rampung dalam waktu sehari. “Surat dari KPU sudah kami terima Kamis kemarin, dan sudah ditindaklanjuti
BALIHO - Tim sukses salah satu paslon Pilgub Bali saat proses penurunan baliho menindaklanjuti instruksi KPU Tabanan.
dengan penertiban disejumlah titik,” beber Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba, Jumat (16/2) kemarin. Dalam sehari itu, sejumlah petugas telah menyisir sepanjang jalan Gatot Subroto, Jalan Ngurah Rai hingga wilayah perbatasan Tabanan-Badung di Abiantuwung. “Ada empat baliho sosialisasi yang kami ambil,” ucapnya. Mengingat keterbatasan personel, Sarba meminta agar masing-masing tim pemenangan untuk membersihkan alat sosialisasi. “Saya sudah koordinasi dengan tim pemenangan paslon dan minta agar
Senin (19/2) sudah semuanya diturunkan,” tegasnya. Dikatakannya, terkait persoalan alat peraga kampanye, dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan antara KPU Tabanan, Panwaslu, Satpol PP dan tim pemenangan. “ Kalau tidak salah Senin besok di kantor KPU,” ucapnya. Sementara itu, Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni mengakui memang tidak ada sanksi bagi kandidat atau tim pemenangan jika ada keterlambatan pembersihan alat sosialisasi. Hanya sesuai aturan, baliho sosial-
isasi akan diganti dengan alat peraga kampanye yang memang telah disiapkan oleh KPU Bali. Instruksi penurunan baliho sosialisasi juga disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tabanan, I Made Rumada. Mengingat jumlah baliho sosialisasi yang telah terpasang cukup banyak, pihaknya mendesak agar segera dilakukan penurunan. “Mari sama-sama menciptakan suasana perhelatan pemilu sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, dan terus jaga kondusivitas,” pungkasnya. (kmb28)
Upaya Menghidupkan Kembali Mandolin
Dikolaborasikan dengan Musik Modern, agar diterima ”Kids Zaman Now”
Perbauran budaya etnis Tionghoa di Bali dapat dikenali dari berbagai artefak. Salah satunya adalah alat musik Mandolin yang ada di Pupuan, Tabanan. Ada masa di mana mandolin digemari, namun ada juga masa ia dilupakan terutama setelah Pan Sekar, seniman yang paling konsisten mengembangkan Mandolin meninggal dunia di tahun 1991. Adalah I Made Wiartawan, seniman muda Pupuan yang menghidupkan kembali Mandolin setelah hampir 20 tahun menghilang. Kini, Mandolin telah direkonstruksi kembali, dikolaborasikan dengan alat musik modern agar generasi kini yang dikenal sebagai kids zaman now dapat menerimanya. Upaya rekonstruksi ini salah satunya dilakukan melalui pembentukan band bernama Gita Bhaskara Etnik. I Gede Mawan dari Progdi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni Pertunjukkan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, dalam artikelnya “Revitalisasi Musik Mandolin di Desa Pupuan Tabanan sebagai Perekat Budaya Bangsa” menyebutkan sejumlah faktor yang menyebabkan Mandolin tidak dapat berkembang. Salah satunya adalah faktor internal yang meliputi kurangnya bakat dan kemampuan, kurangnya sikap terbuka, kurang kreatif dalam memanfaatkan peluang dan kesempatan
yang ada. Regenerasi menjadi sulit diwujudkan karena mandolin tidak memiliki daya tariknya, terutama karena posisinya sebagai alat musik tradisional yang kalah besar dibandingkan gamelan gong. Namun, pada masanya dengan lokal genius seniman asli desa setempat, alat musik petik sejenis kecapi yang digunakan memainkan lagu-lagu mandarin ini dapat juga memainkan alunan gamelan tetabuhan Bali, seperti tabuh Rerejangan dan tabuh Pegecet. Sejarah mandolin dicerita-
kan berawal dari dibawanya alat musik ini oleh salah satu warga Tionghoa dan diperkenalkan ke Tabanan dan dulu cukup dikenal terutama di daerah Pupuan. Mandolin yang ada di desa Pupuan dulunya merupakan alat musik Tionghoa yang ditinggalkan pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1930-an. Adapun yang mengembangkan alat musik ini adalah Ketut Lastra. Meninggalnya Ketut Lastra menyebabkan penerusan alat kesenian yang awalnya berupa kecapi ini sempat berhenti. Sampai ada generasi
yang kembali mengusungnya dan bergabung dalam Gita Bhaskara Etnik. Salah satu personel Gita Bhaskara Etnik I Made Gede Widiartawan, Rabu (14/2) mengatakan, alat musik mandolin yang ada di Desa Pupuan memang tidak terlepas dari peran I Ketut Lastra atau yang dikenal sebagai Pan Sekar. ‘’Dia adalah orang pertama yang membuat mandolin di Desa Pupuan dengan mengubah bentuk asalnya dari alat musik petik sejenis kecapi menjadi seperti saat ini,’’ ujarnya. Mandolin sendiri berasal dari bahasa Mandarin yang lama-kelamaan berubah cara pengucapannya menjadi mandolin, karena alat musik tersebut dulunya sangat cocok dan sering dimainkan untuk membawakan melodi bernuansa mandarin. Seiring perkembangan zaman dan sentuhan I Ketut Lastra, mandolin saat ini menjadi alat musik yang tidak
hanya memainkan nada-nada bernuansa Mandarin, tetapi nada yang lebih luas. ‘’Kami kemudian mengusung alat musik ini sebagai ciri khas grup kami,’’ ujar Widiartawan. Dulunya sebelum menjadi Gita Bhaskara Etnik, group musik ini bernama “Bungsil Gading”.
Adanya potensi keunikan dari musik yang dihasilkan, Gita Bhaskara Etnik saat ini terjun ke dunia musik Bali. Bahkan saat ini grup musik ini sudah memiliki single bertajuk “Full Moon”. Manajer Band Gita Bhaskara Etnik Anak Agung Ngurah Gede Arya Tenaya men-
gatakan, kehadiran grup musik Gita Bhaskara Etnik bisa memberikan nuansa baru bagi dunia musik di Bali dan Indonesia pada umumnya. “Karena yang menggunakan alat musik mandolin masih jarang dan itu menjadi ciri khas,’’ terangnya. (kmb24)
Bali Post/san
MANDOLIN - Penampilan Gita Bhaskara Etnik dalam memainkan alat musik Mandolin, Rabu (14/2).
15
Sabtu Pon, 17 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (17/2) malam Las Palmas
vs
Sevilla
Minggu (18/2) dini hari Eibar vs Deportivo Alaves vs Málaga vs
Barcelona Deportivo La Coruna Valencia
Minggu (18/2) malam Real Sociedad vs Atletico Madrid vs
Levante Athletic Club
Senin (19/2) dini hari Espanyol vs Real Betis vs
Villarreal Real Madrid
Selasa (20/2) dini hari Getafe vs
Celta de Vigo
--------------- Liga Italia --------------------------------------------Sabtu (17/10) malam Udinese vs
Roma
Minggu (18/2) dini hari Chievo vs Genoa vs
Cagliari Internazionale
Minggu (18/2) malam Torino Benevento Bologna Napoli
Juventus Crotone Sassuolo SPAL
vs vs vs vs
Senin (19/2) dini hari Atalanta vs Milan vs
Fiorentina Sampdoria
Selasa (20/2) dini hari Lazio vs
Hellas Verona
--------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (17/2) malam Koln Freiburg Hamburg SV Wolfsburg
vs vs vs vs
Hannover 96 Werder Bremen Bayer Leverkusen Bayern München
Minggu (18/2) dini hari Schalke 04 vs
Hoffenheim
Minggu (18/2) malam Augsburg vs
Stuttgart
Senin (19/2) dini hari Borussia M’gladbach vs
Borussia Dortmund
Selasa (20/2) dini hari Eintracht Frankfurt vs
RB Leipzig
Final Ideal
Jakarta -
Final ideal tersaji saat Bali United (BU) melakoni partai puncak Piala Presiden 2018 menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (17/2) malam ini di Stadion Utama Gelora Bung karno, Jakarta. Laga ini akan mempertemukan dua bomber Balkan, Ilija Spasojevic (BU) dan Mario Simic (Persija). Jelang laga tersebut, pelatih kepala Bali United di Piala Presiden 2018 Hans-Peter Schaller mengatakan bila tim Serdadu Tridatu sudah siap menghadapi pertandingan penentuan itu. Dirinya juga menyebut bila laga itu adalah laga besar untuk Fadil Sausu dan kawan-kawan. ‘’Kami sangat senang bisa berada di Jakarta dan bersiap menghadapi pertandingan final melawan Persija. Kami sudah bekerja keras dengan luar biasa sampai akhirnya berada di pertandingan final,’’ ujar Peter. ‘’Kami tahu Persija tim bagus. Kami memang mampu mengalahkan mereka di Bali tapi semuanya dengan kerja keras yang luar biasa. Bisa saya katakan bila pertandingan besok merupakan hari yang besar untuk kami,’’ tegasnya seperti dikutip website baliutd.com. Terkait tekanan pendukung tuan rumah yang dipastikan akan diterima tim Bali United, Peter mengaku bila para pemain BU sudah siap dengan hal tersebut. Menurutnya, tekanan suporter adalah hal biasa dalam pertandingan sepak bola. ‘’Ya, tekanan dari fans tentunya sudah biasa dalam setiap pertandingan. Kami sadari hal tersebut. Kami juga sudah cukup terbiasa dengan tekanan dari suporter seperti halnya saat pertandingan melawan Sriwijaya
FC di Palembang lalu. Kami wajib fokus untuk menjaga konsentrasi agar mampu meraih hasil maksimal di pertandingan besok,’’ lanjutnya. Yang menarik dari laga itu adalah status BU dan Persija yang samasama menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia. Baik tim Serdadu Tridatu maupun Macan Kemayoran sukses menjaga stabilitas permainan mereka meskipun harus membagi fokus di kompetisi Asia maupun Piala Presiden 2018. Pertemuan BU dengan Persija sebenarnya bukan yang pertama di Piala Presiden 2018. Sebelumnya kedua tim sempat bertemu di babak penyisihan grup di mana BU menang dengan skor 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Rekor pertemuan kedua tim juga masih menunjukkan BU lebih unggul. Dari lima pertemuan terakhir, BU sukses menang tiga kali dan dua laga lainnya berakhir imbang. Laga ini juga akan menjadi gengsi bagi Serdadu Tridatu lantaran trofi Piala Presiden adalah buatan pemahat asal Pulau Dewata, Ida Bagus Ketut Lasem. Apabila sukses menang atas Persija, maka trofi yang dibuat pada 2015 lalu tersebut akan ‘’pulang ke rumah asalnya’’ yaitu Bali. Misi kemenangan juga dipatok Persija yang bakal berjuang mati-matian
Ostersund, Swedia Arsenal punya peluang untuk menjuarai Liga Europa usai menundukkan tuan rumah Ostersund 3-0 di Stadion Jamtkraft Arena, Jumat (16/2) kemarin di laga pertama babak 32 besar. Tiga gol tandang itu menjadi modal sebelum menjadi tuan rumah pekan depan di laga kedua. Arsenal menunjukkan kelasnya saat menghadapi klub Swedia itu dengan memimpin dua gol di babak pertama. Nacho Monreal membuka gol menit ke-13 dilanjutkan dengan gol bunuh diri Sotiros Papagiannopoulos menit ke-24 yang membelokkan tembakan Henrikh Mkhitaryan. Mesut Ozil memastikan kemenangan
tim tamu saat babak kedua baru berjalan 13 menit. Memanfaatkan umpan terobosan Mkhitaryan, ia melakukan penyelesaian apik di depan gawang. Gelandang the Gunners Henrikh Mkhitaryan menyatakan tim akan memanfaatkan laga di Stadion Emirates pada 23 Februari mendatang. ‘’Mengapa tidak? Kami harus menjaga semangat bertarung, kami harus terus memenangkan pertandingan dan akhirnya, kami akan tahu di mana kami berada,’’ ujar pemain Armenia yang pada laga semalam menghasilkan dua assist. Diakuinya, pemain-pemain Arsenal harus menjaga ke-
Nantes
Senin (19/2) dini hari Lille vs Olympique Marseille vs
Olympique Lyon Bordeaux
--------------- Piala FA ----------------------------------------------Sabtu (17/2) malam Sheffield Wednesday West Bromwich Albion Brighton & Hove Albion
vs Swansea City vs Southampton vs Coventry City
Minggu (18/2) dini hari Huddersfield Town
vs Manchester United
Minggu (18/2) malam Rochdale
vs Tottenham Hotspur
Senin (19/2) dini hari Wigan Athletic
vs Manchester City Hasil
vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs
bugaran mengingat dua hari setelah laga itu akan menghadapi Manchester City pada pertandingan final Piala Liga. Di sisi lain, Arsenal juga tidak akan melepas konsentrasinya untuk lolos ke babak 16 besar Liga Europa. ‘’Tak peduli siapa yang akan kami hadapi setelah laga kedua, yakni final piala Liga, kami harus bermain dengan tim sama, saya kira, kami harus memenangkan laga kandang itu,’’ tambah pemain berusia 29 tahun itu. Ironinya, Arsenal kembali menghadapi pasukan Pep Guardiola lagi pada 1 Maret. City akan melawat ke Emirates untuk pertandingan Liga. (kmb39/rtr)
Gelandang Manchester United Paul Pogba.
Bali Post/rtr
Manchester Jelang pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Huddersfield Town, manajer Manchester United Jose Mourinho, Jumat (16/2) kemarin membantah spekulasi media tentang perselisihan dirinya dengan gelandang Paul Pogba. Pemain Prancis itu sering tidak dimasukkan tim inti karena penampilannya yang kurang bagus. Pogba menjadi salah satu pemain termahal yang direkrut semasa kepemimpinan Mourinho. Pemain Prancis berusia 24 tahun itu digantikan saat MU ditundukkan Tottenham 0-2. Ia kemudian menjadi pemain pengganti saat melawan Huddersfield Town dan ditarik keluar saat kalah 0-1 melawan Newcastle United pekan lalu. Media Inggris berspekulasi Pogba semakin frustrasi dengan penampilannya serta kesempatannya bermain. ‘’Itu semua bohong jika hubungan kami tidak baik,’’ ujar Mourinho jelang laga lawan Huddersfield Town di Piala FA, Minggu dini hari.
Bali Post/rtr
DIBLOK - Gelandang Arsenal Mesut Ozil (kanan) melepaskan tembakan yang diblok kiper Osterund FK Aly Keita pada pertandingan Liga Europa, Jumat (16/2) kemarin.
‘’Bohong jika kami tidak berkomunikasi. Bohong jika kami tidak setuju dengan posisinya dan dinamika di dalam tim.’’ Pogba sejauh ini baru menghasilkan sembilan assist dan tiga gol dalam 17 kali penampilannya. Dia juga tampil di lima pertandingan Eropa dan liga di kompetisi domestik namun lebih sering diganggu dengan persoalan cedera. ‘’Saya bisa terima jika dia tidak tampil baik dalam beberapa pertandingan terakhir,’’ tambah Mourinho sambil menambahkan bahwa pemain tersebut akan dimainkan pada pertandingan Piala FA nanti. MU kembali diperkuat bek Eric Bailly yang telah sembuh dari operasi engkel kaki dan ini akan menjadi penampilan perdananya sejak absen pada November lalu. Sementara gelandang Ander Herrera dan penyerang Marcus Rashford cedera. Tuan rumah Huddersfield percaya diri menjamu tim tangguh MU dan berjanji akan membuat kejutan. Apalagi pada pertemuan sebelumnya di liga Huddersfield
malah meraih kemenangan. Bek Scott Malone berjanji akan memberikan penampilan terbaik untuk pendukungnya sekaligus menghentikan langkah MU di putaran kelima Piala FA ini. Oktober lalu, Huddersfield mengalahkan MU 2-1 pada pertandingan di John Smith’s Stadium. Namun saat mereka bertandang di Old Trafford kalah 0-2 awal bulan ini. ‘’Ini pertemuan ketiga kami dengan Manchester United musim ini. Kami sudah tidak sabar lagi menghadapi mereka,’’ kata Malone di website timnya www.htafc.com. ‘’Kami ingin meneruskan laju kemenangan tim dan kami akan menghadapi pertandingan ini dengan meraih kemenangan,’’ lanjutnya yang yakin akan mendapat tekanan sepanjang pertandingan dari tamunya. Huddersfield yang akan duel melawan West Bromwich Albion di liga, Sabtu (24/2), terakhir kali memenangkan Piala FA pada 1922. Sementara MU tercatat 12 kali menjuarai turnamen ini. (kmb39/rtr)
Haas dan Williams Rilis Mobil 2018
London Tim Formula 1 Haas dan Williams merilis mobil baru yang akan dipakai untuk Grand Prix 2018. Haas memperkenalkan mobil VF-18 via jejaring sosial Twitter, sedangkan Williams hanya memperlihatkan gambar FW41 dalam sebuah acara di London.
Haas menjadi tim pertama yang merilis mobil untuk balapan musim ini. Rekaman video VF-18 berisi corak mobil yang berwarna hitam, abu-abu dan merah. Tak lupa piranti keselamatan Halo dipajang di atas kokpit pengemudi. ‘’Kami fokus pada bagaimana mobil kami menjadi lebih konsisten
--------------- Liga Europa ---------------------------------------Astana Olympique Marseille Nice Real Sociedad Spartak Moskva Ludogorets Borussia Dortmund Ostersunds FK Olympique Lyon Kobenhavn Partizan AEK Athens FCSB Napoli Celtic
memenangkan partai tersebut. ‘’Sekarang Persija sudah di final, pasti semua komponen dalam tim, termasuk The Jak, pasti mau juara. Kami harus kerja keras karena tim lawan berkualitas,’’ ucap Teco. Penyerang Persija Simic yang setim dengan Spasojevic saat berlaga di Malaysia bersama Melaka United pun antusias adu ketajaman dengan bomber BU itu. ‘’Menyenangkan bertemu lagi dengan dia (Spasojevic),’’ katanya. Perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2018, yang juga digelar pada Sabtu (17/2) di SUGBK, akan mempertandingkan PSMS Medan melawan Sriwijaya FC. (kmb39/ant/net)
Mourinho Bantah Berselisih dengan Pogba
Strasbourg Toulouse Saint-Étienne Rennes Guingamp Metz
Minggu (18/2) malam Nice vs
agar bisa menjadi yang terbaik dalam ajang pramusim yang telah bergulir sebanyak tiga kali ini. Untuk mewujudkan misi tersebut, pelatih Macan Kemayoran Stefano Cugurra menyatakan timnya sudah berlatih keras. Kekalahan yang dialami Persija 0-3 dari Johor Darul Takzim (JDT) saat laga perdana Piala AFC diyakini tidak memengaruhi mental pasukannya. Pelatih yang biasa disapa Teco tersebut optimistis armadanya dapat menggondol trofi juara Piala Presiden. Strategi mumpuni juga telah disiapkan untuk meredam agresivitas para pemain BU. Apalagi, dalam pertandingan ini Persija dipastikan mendapat dukungan dari puluhan ribu The Jakmania. Hal ini menjadi motivasi tambahan untuk
Arsenal Maksimalkan Modal Tiga Gol Tandang
--------------- Liga 1 -------------------------------------------------Minggu (18/2) dini hari PSG vs Amiens SC vs Angers SCO vs Caen vs Montpellier vs Troyes vs
Bali Post/ant
FINAL - Pemain-pemain Bali United melakukan pemanasan ketika uji coba lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (16/2) kemarin. Bali United akan melawan Persija Jakarta pada final Piala Presiden 2018 yang berlangsung di SUGBK pada Sabtu (17/2) malam ini.
Sporting CP 1-3 Sporting Braga 3-0 Lokomotiv Moskva 2-3 Salzburg 2-2 Athletic Club 1-3 Milan 0-3 Atalanta 3-2 Arsenal 0-3 Villarreal 3-1 Atletico Madrid 1-4 Viktoria Plzen 1-1 Dynamo Kyiv 1-1 Lazio 1-0 RB Leipzig 1-3 Zenit 1-0 Mobil tim Formula 1 Williams FW41.
Bali Post/net
dan memangkas jarak dengan tim-tim unggulan,’’ jelas sang pemilik tim Gene Haas. Musim ini Haas mengandalkan kembali pembalap Romain Grosjean dan Kevin Magnussen seperti tahun lalu. Keduanya ditargetkan untuk memperbaiki peringkat dibandingkan musim lalu yang menduduki posisi ke-8 di klasemen konstruktor. Sehari setelah tim Haas meluncurkan VF-18, giliran Williams memperkenalkan FW41. Sayangnya dalam peluncuran di London itu hanya diperlihat-
kan gambarnya saja. Mobil yang menggunakan mesin Mercedes itu, baru diperlihatkan secara fisik dalam uji coba pramusim di Barcelona, 26 Februari mendatang. Mobil FW41 yang akan dikendarai Lance Stroll dan Sergey Sirotkin, juga dilengkapi dengan pelindung kokpit yang dicat warna putih, selaras dengan warna mobil itu. Sementara sayap depan berwarna hitam. Stroll yang berusia 19 tahun, untuk musim keduanya
membela Williams. Musim lalu ia menggantikan pembalap Felipe Massa yang pensiun. Sedangkan Sirotkin bergabung dengan Williams setelah menjalani masa juniornya bersama tim Sauber dan. Ia menyelesaikan GP2 di posisi ketiga pada 2015 dan 2016. Williams juga diperkuat pembalap cadangan dan pengembang Robert Kubica. Pembalap Polandia itu sempat memberi satu kemenangan di periode pertamanya bersama Williams, laporan crash.net. (kmb39/rtr/net)
Mobil tim Formula 1 Haas VF-18.
Bali Post/net
olah raga
16
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
’’Test Event’’ Dievaluasi Senin Depan
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/022
FUTSAL - Suasana turnamen futsal antarpelajar SMP se-Kota Denpasar, di Estadio, Padangsambian, Jumat (16/2) kemarin.
Tim Futsal SMPN 9 Melaju ke Delapan Besar
Denpasar (Bali Post) Tim futsal SMPN 9 sebagai juara bertahan tahun lalu, melaju ke babak delapan besar dalam turnamen antarpelajar SMP se-Kota Denpasar, Piala Wali Kota IX/2018, di Estadio, Padangsambian, Jumat (16/2) kemarin. Dua tim lain yang juga melaju adalah tim SMP Nasional dan SMP 11 B. Tim futsal SMPN 9 menghuni Grup H bersama SMPN 2, SMPN 3, dan SMP PGRI 2. Tim SMPN 9 Sanur menurunkan pemain seperti Agung Aditya, Lang, Dede, Yoga, dan Farhan. Tim lainnya yang lolos adalah SMP Nasional, dari Grup F. Tim SMP Nasional diperkuat pemain seperti Triadi, Jonathan Adrianus, Marcel, Yoga Setyawan, Leo Andrian, Diams, Gilang dan Ketut Billy. Tim lain yang melaju ke babak delapan besar adalah SMPN 11 B, dari Pul B. Pemain SMPN 11 B antara lain Krisna, Surya, AA Dwi Trisna Putra, Ega P. Turnamen melibatkan 32 tim yang dibagi dalam delapan grup, dan hanya juara pul yang melenggang ke babak delapan besar. Beberapa grup belum memunculkan juaranya, dan babak penyisihan, dilanjutkan Sabtu (17/2) pagi ini hingga final. Ketua Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi menyatakan, ajang ini untuk mengasah kepiawaian pemain futsal dari kalangan siswa SMP. Eko berpesan, pemain futsal jangan berpikir lawan atau musuh, tetap permainan futsal ini menonjolkan persahabatan. (022)
Tiga Pejudo Bali Dipulangkan dari Pelatnas
Denpasar (Bali Post) Tiga pejudo Bali yang menjalani pelatnas dipulangkan. Mereka adalah I Komang Ardiarta (73 kg), Luh Eka Meidiani (48 kg), dan Ni Luh Ade Swandewi (+78 kg). Wakil Ketua Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, di Denpasar, Jumat (16/2) kemarin menerangkan, mereka yang dipulangkan ini karena terdegradasi. Dikemukakan, Ade Swandewi memang lebih dulu menyatakan mundur. Eka Meidiani kini duduk di bangku SMA kelas III di Bangli dan persiapan mengikuti ujian nasional. Sementara Komang Ardiarta memang kalah bersaing dalam seleknas meladeni Gerry Pantouw (DKI). ‘’Saya masih tetap berharap Eka Meidiani bisa menghuni pelatnas lagi,’’ jelas Sudiartha. Menurutnya, meskipun tiga pejudo Bali dipulangkan dari pelatnas, namun judoka Pulau Dewata masih tetap mendominasi. Dicontohkan, tiga judoka Bali masuk skuad Timnas Asian Games yakni Kadek Anny Pandini, Gede Ganding Kalbu Soethama, dan Mira. Sedangkan atlet jangka panjang atau lapis kedua, seperti Agastya, Made Suardana, Nava Gupta, Bima Prasetya, serta Fania Farid, dan Devi Kartika Sari. Di sisi lain, Sudiartha menerangkan, dua pejudo Gianyar yakni Kadek Pasek Krisna dan Dewa Rama telah menempuh pendidikan Brimob di Watukosek. Bahkan, keduanya kini bertugas di Kepala Dua Depok. ‘’Kadek Pasek dan Dewa Rama resmi menyatakan pindah dari Gianyar ke Depok (Jabar). Surat pelepasan dari Pengkab PJSI Gianyar sudah dikeluarkan,’’ jelasnya. (022)
Indonesia akan menggelar evaluasi penyelenggaraan Kejuaraan Uji Coba (test event) Asian Games yang berlangsung di Jakarta pada 8-15 Februari pada rapat di Kantor Istana Wakil Presiden RI di Jakarta, Senin (19/2) mendatang. ‘’Semua pemangku kepentingan dalam Asian Games akan hadir dan mengevaluasi sesuai dengan tugas masing-masing bagian sesuai dengan Keputusan Presiden RI terkait Asian Games,’’ kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Jumat (16/2) kemarin. Gatot mengatakan rapat yang akan dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla itu akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC), Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kepada Badan Ekonomi Kreatif, serta Kepala Daerah di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, serta Banten. ‘’Kami tidak ingin menunggu terlalu lama untuk mengevaluasi sesuai dengan tugas masing-masing seperti Kemenpupera terkait infrastruktur, Kemenpora terkait prestasi, dan INASGOC untuk penyelenggaraan,’’ ujar Gatot. Gatot menjelaskan kekurangan dalam penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games seperti sistem organisasi penyelenggaraan, transpor-
Bali Post/ant
TEST EVENT - Pebola voli Indonesia 2 Adi Putra Firmansyah (kiri) bersiap melepas smes ke arah tim voli Indonesia 1 pada final bola voli 18th Asian Games Invitation Tournament di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis (15/2). Indonesia 2 mengalahkan Indonesia 1 3-2 di final turnamen test event itu. tasi, promosi, dan arena pertandingan memang sudah diduga akan muncul dalam uji coba itu. ‘’Kegiatan itu menjadi semacam mini Asian Games dan segala kekurangan akan menjadi catatan bagi kami,’’ kata Gatot. Sebanyak 17 negara mengikuti kejuaraan uji coba Asian Games yang menggelar pertandingan delapan cabang olahraga yaitu angkat besi, atle-
tik, bola basket, bola voli, panahan, pencak silat, taekwondo, dan tinju. Penyelenggaraan uji coba itu berlangsung di tiga area lokasi di Jakarta yaitu Kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta International Expo Kemayoran, dan Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah. Menpora Imam Nahrawi mengatakan perjuangan bagi atlet-atlet
INAPGOC Manfaatkan Hotel Sekitar GBK
Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) akan memanfaatkan sejumlah hotel di sekitar Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta sebagai lokasi pertandingan Asian Para Games (APG) pada Oktober menyusul upaya mengurangi waktu tempuh perjalanan atlet. ‘’Kami telah belajar dari Kejuaraan Uji Coba Asian Games 2018 terutama soal transportasi. Perjalanan atlet dari Wisma Atlet Kemayoran mencapai GBK lebih dari satu jam. Padahal, target waktu tempuh adalah 45 menit maksimal,’’ kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari selepas membuka Rapat Koordinasi Teknis INAPGOC dengan Komite Paralimpiade Asia (APC) di Jakarta, Jumat (16/2) kemarin. Okto mengatakan penggunaan sejumlah hotel di sekitar kawasan
olahraga GBK selain mengurangi waktu tempuh juga karena hotel-hotel di Senayan cenderung lebih ramah bagi penyandang disabilitas. ‘’Misalnya, cabang goalball. Pertandingan cabang olahraga itu butuh area yang hening. Kami akan pakai ruang di hotel karena lebih siap dibanding gelanggang olahraga yang butuh peredam suara,’’ ujar Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) itu. INAPGOC, menurut Okto, juga membutuhkan kerja sama dengan Pengelola Kawasan GBK menyusul pemanfaatan arena pertandingan Asian Para Games selain lokasi-lokasi lain yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Derah DKI Jakarta dan sejumlah pihak swasta. ‘’Pemda DKI Jakarta dan swasta memberikan arena pertandingan secara gratis. Kami juga mengharapkan kerja sama
dengan PPK GBK untuk Asian Para Games. Kami berbeda dengan Asian Games yang lebih bersifat komersial,’’ kata Okto. Penyelenggaraan Asian Para Games, lanjut Okto, tidak akan menggunakan langkah yang ditempuh dalam Asian Games dengan meliburkan anak sekolah dan mengatur jam kerja perkatoran di DKI Jakarta untuk mempersingkat waktu perjalanan atlet dari Wisma Atlet Kemayoran ke Kawasan GBK. ‘’Perjalanan atlet dan ofisial yang bahkan telah dikawal pihak kepolisian pun tidak menjamin waktu tempuh kurang dari satu jam dan terbebas dari kemacetan,’’ ujar Okto. Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto mengatakan pengubahan lokasi sejumlah pertandingan cabang olahraga Asian Para Games tidak
23 Pemain Dipanggil Ikuti TC Timnas U-19
Jakarta (Bali Post) Pelatih tim nasional U-19 Bima Sakti memanggil 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) perdana pada 2018 yang akan berlangsung di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, pada 18-25 Februari mendatang. TC itu akan dilakukan bersamaan dengan TC tim nasional U-23 yang dilatih Luis Milla, di mana Bima Sakti berperan sebagai asisten pelatih. Pada hari terakhir pemusatan latihan akan digelar pertandingan uji coba antara kedua tim. Bima Sakti mengatakan dirinya tidak banyak mengubah komposisi pemain timnas U-19 yang sebelumnya dilatih oleh Indra Sjafri. ‘’Sebagian pemain yang kami panggil masih dari tahun 2017 dan ada beberapa dari Liga U-19 2017,’’ ujar Bima seperti dikutip website PSSI. Jumat (16/2) kemarin. Pelatih timnas Luis Milla turut memanggil lima nama punggawa timnas U-19 yaitu Egy Maulana Vikri, Feby Eka Putra, Muhammad Iqbal, Rachmat Irianto dan Saddil Ramdani. Penampilan mereka di TC bersama U-23 dipuji oleh jajaran pelatih timnas U-23. ‘’Mereka menunjukkan performa yang luar biasa,’’ kata Bima. Meski demikian, untuk TC perdananya, hanya Egy Maulana dan Saddil Ramdani yang masih dipanggil timnas U-23. Adapun timnas U-19 sendiri tengah dipersiapkan untuk mengikuti dua turnamen pada 2018 yakni Piala AFF U-18 pada Juli dan Piala Asia U-19 di bulan Oktober. (ant)
mengubah kontrak tuan rumah pesta multicabang olahraga disabilitas tingkat Asia itu. ‘’Atlet dan ofisial dari kontingen negara lain juga dipersilakan menggunakan hotel di sekitar GBK sebagai lokasi penginapan dengan biaya dibebankan kepada mereka. Tapi, Indonesia telah menyediakan wisma atlet dan transportasi menuju arena pertandingan,’’ tutur Gatot. Gatot menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah berkomitmen untuk menambah tiga lift pada setiap menara di Wisma Atlet Kemayoran sehingga jumlah lift total yang dapat dipakai atlet dengan kursi roda menjadi lima lift. ‘’Pekerjaan itu akan dimulai secara parsial pada Maret dan kami harapkan dapat dipakai dalam penyelenggaraan kejuaraan uji coba pada April atau Mei,’’ ujar Gatot. (ant)
BOB Hadirkan Tiga Klub
Taekwondoin Mahameru dan Udayana Sabet Empat Emas Mangupura (Bali Post) Tim Taekwondo Mahameru A Jateng dan Udayana A Bali memimpin pada hari pertama dengan mendulang empat keping emas pada event bertajuk ‘’Bali Open Taekwondo International Tournament 2018’’ di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat (16/2) kemarin. Atlet Mahameru yang menyabet emas salah satunya adalah Cannatya Westri S pada kyorugi senior -46 kg. Atlet Udayana yang merebut emas adalah Vendra Sasihima junior kelas -63 kg. Taekwondoin lainnya, yang merebut emas seperti Ketut Gandi Sedana Putra pada kategori kadet di kelas -61 kg dari Dojang Family. Peraih emas di hari pertama seperti Aprilia Nurul Setiawan dari SMAN 1 Kuta (Smansaku) di kelas -53 kg. Dava Riski Maulana Hartono Putra dari Dojang Waringin A, merebut emas pada kategori kadet di kelas -33 kg. Kadek Rsi Sutawijaya asal Dojang Secta meraih emas pada kadet -41 kg. Nyoman Andrianwahyu Anada Putra dari Dojang Kapal, juga merebut emas, di kadet 31 tahun. Ketua Panpel Agung Surya AH menjelaskan, hajatan ini juga dirangkaikan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Challenge Taekwondo Tournament 2018 melibatkan 1.400 atlet dari 18 provinsi, plus dua negara asing, yakni Malaysia dan Timor Leste. (022)
Indonesia akan menanti kita dalam pertandingan Asian Games pada Agustus 2018. ‘’Saya meminta semua atlet yang turun dalam uji coba dapat belajar dan memperbaiki kekurangan. Uji coba itu setidaknya memberikan pelajaran penting soal motivasi bertanding dan membangun mental sebagai pemenang,’’ ujar Menpora Imam Nahrawi. (ant)
Bali Post/ant
BATAL - Foto udara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/2) kemarin. Panitia pelaksana Asian Games Indonesia (Indonesian Asian Games Organizing Committee/INASGOC) membatalkan Stadion GBLA untuk menjadi venue turnamen itu dan akan menggelar cabang olahraga di empat stadion Jawa Barat yaitu Stadion Patriot, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Pakansari, dan Stadion Si Jalak Harupat.
Balikpapan (Bali Post) Turnamen sepak bola bertajuk Trofeo Battle of Borneo (BOB) yang menghadirkan tiga klub dan saling bertanding yakni Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persiba Balikpapan, akan digelar di Stadion Batakan, Kaltim, 3 Maret 2018. ‘’Ketiganya akan saling berhadapan masing-masing 1 kali 45 menit, dengan jeda 15 menit antar pertandingan,’’ kata Presiden Direktur M-Enterprise Asril Sadikin Satar. M-Enterprise menjadi penyelenggara turnamen yang digelar dalam rangka HUT ke-121 Kota Balikpapan ini. Tim yang menjadi juara adalah yang mendapat poin terbanyak, atau juga dengan selisih gol lebih baik. Ketiga tim peserta menyambut baik BOB mengingat mereka sangat perlu pertandingan uji coba untuk mengevaluasi berbagai program latihan yang sudah dijalankan menjelang kompetisi bergulir. ‘’Jadi pertandingan ini akan sangat bermanfaat,
terlepas dari hadiahnya,’’ kata Sekretaris PSM Widya Syadzwina. Apalagi pertandingan ini memungkinkan pelatih melihat penampilan sebagian besar pemain. ‘’Dalam pertandingan segi tiga seperti ini pelatih boleh mengganti bahkan hingga 10 pemain sekaligus, asal sudah disepakati bersama di dalam pertemuan teknis,’’ kata pelatih Persiba Wanderley Junior. Lebih-lebih lagi, pertandingan persahabatan ini memperebutkan hadiah Rp 100 juta bagi juara. Runner-up bisa tersenyum dengan mengantongi Rp 75 juta, dan juru kunci tempat ketiga masih membawa pulang Rp50 juta. Turnamen segi tiga dengan aturan khusus ini dipopulerkan klub-klub Lega Calcio atau Liga Italia. Turnamen yang terkenal diantaranya Trofeo Berlusconi atau Piala Berlusconi, yang mempertemukan AC Milan dengan tim pilihan, seperti misalnya juara Liga Eropa atau dulu disebut Piala UEFA. (ant)
Gema Asian Games 2018 Lewat Perangko Khusus Jakarta (Bali Post) PT Pos Indonesia ambil bagian dalam Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yang salah satunya menggemakan kejuaraan olahraga empat tahunan terbesar di Asia itu melalui perangko khusus. Kepala Region 4 Jakarta PT Pos Indonesia Pupung Purnama dalam keterangan resmi, Jumat (16/2) kemarin, mengatakan apa yang dilakukan itu merupakan bentuk dukungan mensukseskan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. ‘’Sebagai perusahaan negara, kami juga ikut mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan mempromosikan melalui perangko seri khusus. Asian Games 2018 Energy of Asia,’’ katanya. Menurutnya, ada 11 cabang olahraga yang dice-
tak dalam prangko edisi Asian Games 2018 yaitu renang, sepak bola, bulu tangkis, renang indah, basket, wushu, judo, berkuda, atletik, pencak silat dan bola voli. ‘’Minisheet, souvenir sheet dan sampul hari pertama dapat diperoleh di setiap kantor pos besar di seluruh Indonesia. Sedangkan kemasan edisi khusus hanya bisa diperoleh di Jakarta dan Palembang,’’ kata Pupung menambahkan. Selama 18 kali penyelenggaraan Asian Games, PT Pos Indonesia telah menerbitkan lima kali perangko seri kejuaraan empat tahunan itu. Edisi pertama adalah Asian Games 1951 di India, 1962 di Indonesia, 1994 di Jepang dan 1998 di Thailand. Dan tahun ini kembali di Indonesia. Perangko edisi khusus
ini, kata Pupung, peminatnya cukup banyak termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Bahkan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu membeli langsung perangko edisi khusus Asian Games 2018 JakartaPalembang. ‘’Perangko bisa dijadikan pesan kebangsaan bahwa Asian Games 2018 adalan acara milik seluruh masyarakat Indonesia. Saya berharap dengan adanya prangko ini kita bisa mengampanyekan bahwa Asian Games adalah event bangsa Indonesia bukan hanya Jakarta dan Palembang,’’ kata Anies Baswedan. (ant) Perangko Asian Games 2018 keluaran PT Pos Indonesia.
Bali Post/net
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dicari Karyawan Bar (Ted’s Bar) Hub.087860983938
B.BP.154.02.18.0000854
Cr Sopir bs Matik + PRT bs Naik Motor Hub.085238127777
B.BP.004.02.18.0000845
Dcr Pembantu RT Tinggal dalam bisa Masak Hub.087777700775
B.BP.154.02.18.0000855
Dicari Sopir SIM A Pengalaman PT.Kusemas Citra Mandiri T.224022 Jl.Diponegoro No.150 Blok B-18, Denpasar
Dcr Guru Prvat Wanita Mtmatika Prof.Mantra n skitr/08123633448 B.BP.001.02.18.0000822
Dcr Karyawati utk Wr.Nasi Lawar Hub.08123861204 B.BP.001.02.18.0000849
Looking for Secretary experienced,must good English oral&written CV to team@diaspora.legal B.BP.001.02.18.0000857
Dicari:Tukang masak freelance. Lokasi kerja Negara. Hub:081916468911 B.BP.004.02.18.0000802
Dicari Kasir (Max 30Th),Min D3 Bs.Komp,Lam:Tk.Gayathri Dupa Wangi,Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV,(Depan KFC Nangka), Dps T.0361-239980/085716151818
B.BP.004.02.18.0000415
B.BP.166.02.18.0000860
Admin,Sopir,Marktg,Telp.766257 Email:rn.electrical@ymail.com
B.BP.001.02.18.0000663
B.BP.001.02.18.0000826
BIRO JASA
Dcr Sopir Srabutan,Staf Wr. Iga BabiBakarHub:082147470987SMS
Dicari Kasir,Waiter/ss,Cook u/Resto di Renon 081916420095
B.BP.001.02.18.0000744
B.BP.166.02.18.0000859
BALI WANGI
Rijasa Agung Hotel Payangan JASA KURAS cari Engineering,Public Area, LIMBAH MELAYANI MAMPET Pria.Kirim CV,Lamaran ke: BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, rijasaagung_hrd@yahoo.co.id
WC
BATHUB SALURAN AIR, B.BP.004.02.18.0000838
B.BP.001.02.18.0000843
B.BP.001.02.18.0000729
Dicari Segera Terapis gaji pokok+UangMakan+Komisi+Bonus Home Base Spa. Jln.Camplung Tanduk,Seminyak H.082188689710
0877 6129 5235
BIRO JASA 081 238 450 210
ALUMINIUM
B.BP.001.02.18.0000768
B.BP.004.02.18.0000823
DISEWAKAN RUMAH Kt Rmh Jl.Karna 4KT,Dpr,Rtamu 2Km,PLN1300,35Jt/Th.0818556336
B.BP.001.02.18.0000837
B.BP.004.02.18.0000851 GIANYAR
Jual Tnh.Kavling, 2are,75Jt/are Taro,Tegalalang.H:081246386211 B.BP.001.02.18.0000835
Sekolah di Jimbaran cari: Kep.Sek.TK,Guru Bhs.Inggris, Komputer,Biologi,Matematika, Olah Raga,French,Bhs.Indonesia Driver,Receptionist,Dokter, Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.004.02.18.0000005
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
DIJUAL TANAH Dijual Tanah 14 are (1.00 m2) 36m x 38m, Daerah Ungasan Kurang dari 5 menit dr Nirmala Ungasan.Cocok untuk Kost/ Homestay.HubEva:081246962379 B.BP.004.02.18.0000778
BMW
BMW 323i’98 V18 body mesin OK Tokcer hanya 55Jt 081337866811
Jl cpt Tnh Kavling bagus 1are TemesiGianyarHub081236785862
B.BP.001.02.18.0000834
B.BP.001.02.18.0000858
SALURAN DAPUR
Djl Tnh Sgr/BU Ls 2,2A(SHM)Lok Ds.Peguyangan Kaja Sbl SltPDAM Br.Blusung Hrg 400Jt/Are Nego Hub:0361-426964/081236784512
B.BP.001.02.18.0000631
B.BP.001.02.18.0000767
Dcr Terapist Spa&Salon pglmn komisi 25%+bns HP.085739088323
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Murah Gedung Kantor/Toko,Showroom 2 lantai, Gudang. Luas Tanah 755 m2. Pinggir Jalan Utama. Muat Truk & Container Masuk. 08553903345
Tnh Kav 2.5Are(Lb dpn 13 m) Jl.Palapa XIII Sidakarya Dps 500 Jt/A Nego Hub:082340393560
B.BP.001.02.18.0000825
Dcr Sgr Karyawati Salon Brpglm Gaji + Fee Hub.081337422888
DIJUAL TANAH Dijual Tnh 540m2 di Gubug Tbn DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:082236881191/081805374433
Tanah 10 are/SHM bisa dibeli sebagian Hub.081998392361/TP
Sales Dupa Gaji 4 Jt/Bln Hubungi:081353078889
B.BP.001.02.18.0000740
Dcr Bbrp Operator Server Pulsa Lk/Pr,SMA,BsKomp.H:08155789888
B.BP.001.02.18.0000771
B.BP.004.02.18.0000513
B.BP.001.02.18.0000831
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.004.02.18.0000093
Djl Inova th’14 Hitm, pmakaian 2015,Asli DK,Tgn prtma,Samsat Dsmbr 2018 Rp.205Jt An.CV Bali Kambela Hub:081558566108
PJTKI Bth staf Adm,SMK CV ke: gsabali.0123@gmail.com
Butuh Marketing Wanita Handal unt Artshop,Cantik dan Menarik punya Daya Juang Tinggi Hub.08113867250
Dcr Admin,UmurMax23Th,Wnt,Blm Pglaman,Kerja Keras,0817566499
B.BP.141.02.18.0000852 TOYOTA
B.BP.001.02.18.0000841
!!Kapten Bersertifikat,KKM,ABK u/Bali personalia_27@yahoo.com
B.BP.803.02.18.0000827
B.BP.001.02.18.0000570
KasirTokoBangunanTamatanSMK Gaji+Bonus.426096/081337201601
HONDA
Over Kredit Jazz IDSI’08 Matic UM20Jt Sisa 88Jt,087860856999
Looking for Doctors(GPs & Specialists),Nurses and Clinic Managers with min 3 years exp to join a new international clinic. Please email Vina.yanmei@gmail.com
B.BP.001.02.18.0000689
Coco Group Bali Looking For: - Operation Manager - Asst.Accounting Manager All Candidate Having Experience in The Same Position Min. 1 years. Send Email To: asthrm@cocogroupbali.com
Dicr Tenaga IT Staff u/Prsh di Ubud,Min D3 Ilmu Komputer,memahami Teknik Komputerisasi&Pemeriksaan Hardware&Software,kerja Team,Bs Bhs Inggris,Bersedia di tempatkan di Tegallalang Gianyar-Bali.Lam/CV kirim ke yudi@manuabamandiri.com
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.004.02.18.0000832
Dijual Cepat,Harga Miring, Rumah Lingkungan Elit Renon Hub.081339357512/081907545707 B.BP.141.02.18.0000680
Cpt Rmh S.Huni 136/170m2,Lkp, 3+1Kmr,T.Badung,081337770647TP B.BP.001.02.18.0000846
DICARI TANAH Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub:Purnama 085881515449 B.BP.820.02.18.0000856
BIRO JASA Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byarkn Lporkn Pjak HP.082146461910 B.BP.001.01.18.0001410
KEHILANGAN Hlg Kacamata di Jl.Hayam Wuruk /Narakesuma yg menemukan,Mohon Hub.0816573383 Ada Imbalan B.BP.001.02.18.0000847
RUPA-RUPA
C.0000620-brj
SALON BENGKEL LAS
BIRO JASA
C.0000899-ELK n
Desig Free
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
AC
DIJUAL RUMAH
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BIRO JASA
SERVICE
SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
� 08124651138-085103005620 Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, JASA KURAS PATEN,PAJAK,PASPOR, LIMBAH SIM, SAMSAT, MELAYANI MAMPET NPPBKC, AKAD NIKAH BERGARANSI C.0001098-BRJ
SALON
BALI WANGI
WC WC
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129JASA 5235 BIRO 081 238 450 210
BALI LESTARI JASA KURAS C.0000620-brj
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
HONDA PROMO IMLEK DISCOUNT SANGAT BESAR
KAR BISA TUBAH M A T
PULUHAN JUTA BUNGA RINGAN
PROMO MURAH DAIHATSU BALI
0,3%
DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an
DP RINGAN
Mobilio
READYK STOC
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
All new CRV
BALI WANGI
HR-V *Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj
C.0001237-MBL
DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN
HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000246-MBL
EKONOMI
18
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
Masyarakat Harus Manfaatkan Revolusi Industri 4.0 Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo ingin masyarakat di Indonesia memanfaatkan peluang revolusi industri 4.0 khususnya untuk kepentingan penguatan karakter bangsa. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2) kemarin, menyebutkan keinginan Presiden Jokowi tersebut di tengah era globalisasi yang sudah tidak terhindarkan lagi dan kompetisi antarnegara yang semakin ketat di mana semua negara ingin jadi pemenang. Menurut Presiden, teknologi berkembang sangat cepat, dari hari per hari, teknologi terus berkembang dengan lalu lintas orang, lalu lintas barang, lalu lintas modal, lalu lintas informasi, semuanya berjalan sangat cepat. Presiden Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Kamis (15/2) juga menyampaikan bahwa revolusi Industri 4.0 yang sedang berlangsung harus diantisipasi secara serius. ‘’Digitilalisasi, computing power dan data analytic telah melahirkan terobosan-terobosan yang mengejutkan di berbagai bidang, yang
mendisrupsi kehidupan kita. Bahkan mendisrupsi peradaban kita, yang mengubah lanskap ekonomi global, nasional, dan daerah serta laskap politik global, nasional dan daerah. Lanskap interaksi global, nasional, dan daerah. Semuanya akan berubah,’’ tutur Kepala Negara. Revolusi Industri 4.0 memang membawa beberapa akibat negatif, seperti media sosial pembawa berita bohong, juga pergeseran modelmodel bisnis yang mengakibatkan beberapa jenis pekerjaan tidak lagi dibutuhkan. ‘’Namun juga banyak kesempatan positif yang bisa kita pakai untuk menjadikan sebagai pemenang. Apabila kita bisa memanfaatkan peluang-peluang ini,’’ kata Kepala Negara. Teknologi Cyber-Physical, mis-
alnya, ditandai dengan munculnya Autonomous Vehicle, mobil tanpa awak. Three-D-Printing, yang bisa membuat barang secara sempurna dengan cara yang cepat dan murah dan Advanced Robotic yang bisa mengambil alih peran manusia. Hal kedua yakni Internetof-Things, Big Data, Artificial Intellegence dan Virtual Reality yang ternyata terus berkembang, yang mulai diaplikasikan dalam Blockchain juga dalam Crypto-currency yaitu mata uang yang tanpa bank sentral, yang saat ini sedang diperebutkan banyak orang. Hal ketiga yang menjadi perhatian Presiden yakni perkembangan bio-teknologi termasuk penggunaan computing power dalam Ilmu Saraf, Teknologi Edit-DNA untuk mengembang-
EBT Tidak Selalu Andal, Bali Perlu ’’Back-Up’’ Denpasar (Bali Post) Bali memiliki potensi untuk dikembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT). Total potensi energi yang dihasilkan dari pembangkit EBT di Bali lebih dari 104.392 MW. Namun dengan pembangkit EBT saja tidak cukup dalam menjaga keandalan listrik di Bali. Bali perlu backup, jika pembangkit dari EBT terganggu. Sebelumnya Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Dsitribusi Bali I Gusti Ketut Putra mengatakan, tahun 2018 PLN menargetkan tiga lokasi pembangkit EBT. Ketiga lokasi itu adalah Muara, Banglet (Bangli) dan Kubu (Karangasem). PLTM Muara bisa menghasilkan energi 1,4 MW, PLTS Banglet (Bangli) sebesar 1 MWp (Mega Watt peak) dan PLTS Kubu (Karangasem) sebesar 1 MW. PLT Sampah (PLTsa) di Suwung sebelumnya juga sempat beroperasi, meskipun saat ini sudah nonaktif akibat kendala biaya. Namun PLTsa Suwung telah mampu menyumbang energi sebesar 0,5 MW. Demikian juga PLT Bayu yang menghasilkan daya 2 kali 30 KW. Selain itu, PLN juga memiliki rencana pembangkit EBT di Bali dari tahun 2018-2025. Yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) letaknya tersebar dengan kapasitas 0,9 MW, PLTsa yang juga tersebar dengan kapasitas 15 MW, PLTP Bedugul 10 MW, PLTM Ayung 2,34 MW, PLTM Tukad Daya 8,2 MW, PLTM Sunduwati 2,2 MW, PLTM Telagawa Ayu 1 MW, PLTM Tukad Balian 2,5 MW, PLTM Telagawaja 4 MW, PLTM Sambangan 1.852 MW, PLTP Bedugul 55 MW. DM Energi Alternatif Divisi EBT PLN Dewanto mengatakan, listrik dari pembangkit EBT tidak selalu andal, karena tergantung situasi alam. Misalnya untuk PLTS ketika hujan, tidak bisa beroperasi maksimal. Akibatnya terjadi kekurangan pasokan atau tegangan menjadi rendah. Maka lampu akan redup atau malah mati. Seperti di Eropa yang mulai mengurangi penggunaan batu bara sebagai pembangkit listriknya. Namun suatu ketika terjadi gang-
guan di Jerman yang memakai pembangkit bio dan PV (photovoltaic) mengalami pemadaman, sehingga digunakanlah crossing dari Prancis. Konsep EBT adalah mengurangi pemakaian batu bara. Dengan begitu, emisi yang timbul dari pembakaran batu bara bisa berkurang. Dalam upaya pengurangan penggunaan batu bara ini, di negara maju sudah memberikan insentif pada perusahaan-perusahaan yang sudah berupaya mengurangi gas buangnya dan limbahnya. ‘’Dia dapat insentif dari pemerintah. Tapi negara kita belum, walaupun wacananya sudah pernah disampaikan,’’ ungkapnya. Sementara di Bali ada pembangkit EBT yaitu PV. Kelemahannya, sifatnya intermiten, hanya beroperasi 4-8 jam dalam kondisi panas yang normal. Jika dikembangkan dengan kapasitas besar dengan kondisi panas yang kurang, sangat berbahaya bagi sistem. Sehingga perlu di-back-up. ‘’Yang paling efektif dan efisien adalah JBC, untuk mem-back-up jika PV mengalami gangguan alam, mendung dan sebagainya,’’ bebernya saat diskusi Masa Depan Energi Terbarukan di Bali, Kamis (15/2). Biaya investasi EBT yang dinilai mahal mencapai miliaran menjadi kendala. Bahkan untuk mengelola sampah menjadi energi listrik lebih mahal lagi. Namun, menurutnya, nilai investasi itu bersifat anomali. Karena teknologi yang baru masuk, dinilai wajar investasinya mahal. Namun, pengembang harus siap mengikuti harga sesuai dengan ketetapan pemerintah. Karena harga jual listrik dari swasta ke PLN perlu persetujuan dari Menteri ESDM. Bali Program Manager Conservation International (CI) I Made Iwan Dewantama mengatakan, JBC boleh saja jalan karena sudah merupakan program pemerintah. ‘’Tapi sebagai orang Bali, apakah kita mau terus dimanjakan? Kita jadi keenakan dan tidak mau melakukan sesuatu seperti mengembangkan EBT,’’ ujarnya. CI pun berencana melakukan riset tentang EBT di Bali namun memerlukan sokongan dana. (kmb42)
kan pengobatan spesifik orang per orang berdasarkan DNA-nya. Bioteknologi untuk pertanian modern, multi-layer-urban-farming misalnya yang bisa meningkatkan produksi berlipat ganda tanpa butuh tambahan lahan. ‘’Peluang-peluang besar tersebut harus segera kita manfaatkan untuk kemajuan bangsa, untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Kita manfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memperkokoh karakter bangsa kita, memberantas kemiskinan, mengurangi ketimpangan, menciptakan peluang kerja, mengembangkan wirausaha-wirausaha baru serta untuk melayani semua warga negara secara berkeadilan di seluruh Tanah Air,’’ ujar Presiden. (kmb)
Kementan Kembangkan Aplikasi Toko Tani Makassar (Bali Post) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan tetap fokus melanjutkan dan mengembangkan aplikasi Toko Tani Indonesia (TTI) agar masyarakat dapat ikut mengakses layanan itu secara online ke depan. ‘’Tahun 2018 akan dikembangkan 1.000 TTI dan 500 gabungan kelompok tani. Dengan ini tidak mungkin lagi jika pengelolaan distribusi pangan dilakukan secara manual. Untuk itu, kita bangun e-commerce TTI,’’ kata Mentan Arman Sulaiman seperti dijelaskan Kepala Humas Unhas Rahman Ishaq di Makassar, Jumat (16/2) kemarin. Program yang dilakukan Kementerian Pertanian ini tentu salah satu upaya menindaklanjuti perkembangan informasi teknologi (IT) dengan merancang aplikasi TTI online dalam aplikasi e-commerce (business to business). ‘’Program ini melibatkan petani, masyarakat, lembaga keuangan, dan transportasi. Hal ini sebagai wujud transformasi dalam pelayanan TTI agar dapat melayani masyarakat secara lebih luas, mudah dan murah,’’ ujarnya. Menurutnya, manfaat aplikasi ini antara lain ketersediaan informasi stok bagi akses gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan TTI, dan juga ada kepastian pengiriman dan pemantauan proses pengiriman. Selain itu, dapat memberikan jaminan kontinuitas pasokan, minimalisasi biaya distribusi, adanya kepastian harga dan stok yang dapat dibeli masyarakat, serta informasi akses lokasi TTI terdekat bagi masyarakat. ‘’Untuk itu, aplikasi ini akan terus dikembangkan sehingga masyarakat dapat ikut mengakses layanan TTI secara online,’’ ujarnya. Di banyak negara, kata Mentan, konsep pangan fungsional telah berkembang sangat pesat. ‘’Masak Indonesia bisa bikin pesawat, lalu untuk traktor saja tak bisa? Bahkan kalau pun traktornya berjalan mundur, hantam saja! Nanti peneliti berikutnya yang bikin jalannya jadi maju,’’ tegas Mentan. Mentan yang menjadi salah satu pembicara di Forum Rektor Indonesia (FRI) di Universitas Hasanuddin Makassar juga menyinggung faktor ekonomi dan pendidikan menjadi penyebab tingginya angka balita stunting di Indonesia. Oleh karena itu, Mentan juga meminta partisipasi nyata semua pihak baik pemerintah, swasta, masyarakat, bahkan tenaga pendidik untuk terus berupaya menghapus kelaparan dan kekurangan gizi dengan meningkatkan produksi pangan dan memastikan masyarakat memiliki akses untuk mendapatkan makanan yang bergizi. (ant)
Tiongkok Pembeli Terbesar Surat Utang AS New York Tiongkok, pembeli terbesar surat utang negara Amerika Serikat, meningkatkan kepemilikannya pada Desember tahun lalu setelah memangkas 12,6 miliar dolar AS bulan sebelumnya, Departemen Keuangan AS mengatakan pada Kamis (15/2). Tiongkok menambah kepemilikannya atas surat utang negara AS sebesar 8,3 miliar dolar AS menjadi 1,1849 triliun dolar AS pada Desember. Tiongkok tetap sebagai pemegang surat utang AS terbesar. Jepang, pemegang terbesar kedua surat utang AS, terus mengurangi kepemilikannya selama lima bulan berturutturut. Kepemilikannya turun 22,6 miliar dolar AS menjadi 1,0615 triliun dolar AS. Pada akhir Desember tahun lalu,
kepemilikan asing secara keseluruhan terhadap surat utang negara AS, sedikit turun menjadi 6,3103 triliun dolar AS dari revisi November 6,3331 triliun dolar AS. Cadangan devisa Tiongkok meningkat untuk 12 bulan berturut-turut mencapai 3.1615 triliun dolar AS pada akhir Januari. Cadangan devisa negaranya akan terus bertahan stabil di masa depan, kata regulator valuta asing Tiongkok, mengutip fundamental ekonomi positif dan pemulihan ekonomi global. Sementara itu kurs dolar AS terus melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan sejumlah laporan ekonomi. Departemen Tenaga Kerja
AS mengatakan pada Kamis (15/2) bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir meningkat 0,4 persen di bulan lalu, setelah tidak berubah pada Desember, sesuai dengan ekspektasi pasar. Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengumumkan bahwa dalam pekan yang berakhir 10 Februari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 230.000, meningkat 7.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, dan umumnya setara dengan perkiraan pasar. Rata-rata pergerakan 4-minggu mencapai 228.500, meningkat 3.500 dari rata-rata direvisi minggu sebelumnya. Sementara itu, produksi industri AS turun tipis 0,1
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12
persen pada Januari menyusul kenaikan empat bulanan berturut-turut, gagal memenuhi ekspektasi pasar, kata Federal Reserve. ‘’Produksi meningkat pada paruh kedua tahun lalu dan melambat pada Januari. Ketika penjualan ritel di bulan Januari, mundur, jika berlanjut, mengganggu namun laju aktivitasnya mengesankan,’’ kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial, dalam sebuah catatan. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,59 persen menjadi 88,591
Bali Post/ant
TABUH GENDANG - Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) menabuh gendang didampingi Menristekdikti Muhammad Nasir (kedua kiri), Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (kiri), Ketua Forum Rektor Indonesia Suyatno (ketiga kanan) dan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina Pulubuhu (kedua kanan) saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/2). Konferensi tersebut dihadiri para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta dan berlangsung 15-16 Februari 2018.
pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2507 dolar AS dari 1,2444 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik ke 1,4098 dolar AS dari 1,3995 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7938 dolar AS dari 0,7918 dolar AS. Dolar AS dibeli 106,26 yen Jepang, lebih rendah dari 107,04 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9226 franc Swiss dari 0,9303 franc Swiss, dan turun ke 1,2484 dolar Kanada dari 1,2517 dolar Kanada. (ant)
’’Recovery’’ Pariwisata Bali
2018, ITDC Gelar 12 Event
Mangupura (Bali Post) Dalam rangka me-recovery pariwisata Bali, ITDC menggelar 12 event selama tahun 2018. Event tersebut dipercaya dapat mengembalikan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali, sehingga target 17 juta kunjungan bisa tercapai. Selain itu event ini juga memberikan pengaruh yang besar bagi ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra mengatakan, dalam rangka me-recovery pariwisata, digelarlah beberapa event. ‘’Dengan adanya gelaran ini diharapkan bisa meng-create wisatawan,’’ ujarnya saat press conference Calendar Event of 2018, Kamis (15/2). Kepala Divisi Komersial ITDC A.A. Istri Ratna Dewi mengatakan, dari satu event menghabiskan anggaran Rp 1 miliar hanya untuk produksi. Belum termasuk promosi. Sehingga dengan 12 event diperkirakan uang yang beredar Rp 12 miliar. Belum termasuk spending per orang yang datang diperkirakan Rp 100.000, sehingga dampak ekonomi yang diberikan sangat besar. Dari 12 event tersebut, Nusa Dua Light Festival yang terbesar. Karena dilaksanakan pada bulan Juni-Juli yang merupakan golden peak season, sehingga tingkat kunjungan menjadi tinggi. Sementara events lainnya dilaksanakan bertujuan untuk mendongkrak tingkat kunjungan dan okupansi, saat musim low season. Khususnya di bulan Oktober dan November. Event lain dalam rangkaian event ITDC tersebut juga ada Bali Blues Festival. Tahun ini Bali Blues Festival merupakan event yang keempat kalinya dilakukan. Rencananya tahun 2019, Bali Blues Festival akan menghadirkan artis internasional. Karena selama ini banyak menerima permintaan artis internasional untuk dapat ‘’manggung’’ tanpa dibayar pada event tersebut. Sasaran event ini pengunjung domestik dan internasional. Total keseluruhan pengunjung dalam rangkaian event ITDC bisa mencapai 600 orang, 30 persennya merupakan pen-
gunjung internasional. Selain berdampak dari sisi ekonomi, juga memberikan multiplier effect bagi penduduk sekitar. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, dari Bali Blues Festival mampu meningkatkan okupansi cukup tajam. Selain itu, Sundown Dancing Lesson juga mampu menggairahkan muda-mudi di sekitarnya untuk ikut terlibat, sehingga ada kegiatan positif yang bisa dilakukan. ‘’Dampaknya ada peningkatan pelestarian seni di desa penyangga. Budaya lokal, kreasi baru mampu tumbuh. Multiplier effect-nya bagi anak muda dapat berkegiatan positif,’’ bebernya. Managing Director ITDC Made Karioka mengatakan, Bali harus berbenah untuk memenuhi target 17 juta. Kegiatan ini salah satunya dalam rangkaian menuju target 20 juta wisatawan tahun 2019. Untuk dapat mendatangkan kunjungan ke event tersebut, konsep promosi tepat sasaran dilakukan. ‘’Meskipun alat promosinya sederhana, tapi jika itu tepat sesuai sasaran kita, itu akan mampu menginformasikan event ini dengan baik,’’ ujarnya. Ia memanfaatkan chanel promosi dari Kementerian Pariwisata, chanel promosi BUMN, sosial media, beberapa chanel ITDC di Jakarta. Ke-12 event tersebut di antaranya Sundown Dancing Lesson yang dilakukan setiap minggu. Chinese New Year dilaksanakan tanggal 24-25 Februari, Food Festival dilaksanakan tanggal 23-24 Maret, Bali Blues Festival dilaksanakan tanggal 11-12 Mei, Nusa Dua Light Festival 11 Juni sampai 15 Juli, Nonton Bareng Final Piala Dunia dilaksanakan tanggal 15 Juli, Badung International Night Run dilaksanakan tanggal 23 September, IMF Side Event dilaksanakan pada bulan Oktober, Art Bali dilaksanakan tanggal 1-14 Oktober. Pada bulan Oktober jiga dilaksanakan event world or music, art, and dance (WOMAD). Pesona Nusa Dua Fiesta dilaksanakan tanggal 8-10 November, New Year’s Eve Party dilaksanakan menjelang akhir tahun. (kmb42)
19
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Punia Pura Gambur Anglayang, Kubutambahan Gung Agung, Denpasar Rp A. Dewi Rp NN Rp NN Rp Agus Darmendra Rp Putu Agus Darmendra 100.000 PDD is MD Rp Is PDD MD Rp Pdd is Md Rp Made Anindia Kayana 50.000 DP Rp
500.000 500.000 250.000 200.000 120.000 Rp 50.000 50.000 50.000 Rp 50.000
PDD is MD Rp 50.000 DP Rp 50.000 DP Rp 50.000 DP Rp 50.000 PDD is MD Rp 50.000 I Ketut Sandiasa Rp 15.000 Jumlah penerimaan kemarin Rp 2 .185.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 5.053.500 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 7.238.500
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post/ant
BANJIR - Warga berjalan menembus jalan desa yang terendam banjir di Dusun Sayung Kidul, Sayung, Demak, Jawa Tengah, Jumat (16/2) kemarin. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, hingga Jumat kemarin korban terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Dombo mencapai 8.005 warga yang terdiri atas 1.130 balita, 631 lansia, dan 6.244 orang dewasa.
Proyek Gedung ’’Comand Center” Tak Sesuai Target Mangupura (Bali Post) -
Realisasi proyek Gedung Comand Center tidak sesuai target. Pembangunan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang ditargetkan rampung per 7 Januari lalu itu, baru terselesaikan 16 Januari. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IGA Arinda membenarkan jika terjadi keterlambatan pengerjaan. “Sudah selesai 16 Januari 2018 lalu. Mestinya serah terima dilakukan tanggal 7 Januari 2018, tapi sekarang belum serah terima,” ujar Arinda, Jumat (16/2) kemarin. Akibat keterlambatan pengerjaan, kata Arinda, pihak pemenang tender
Gedung Command Center dikenakan sanksi denda. Rencananya penyerahan gedung pemantau tersebut dilakukan awal Maret mendatang. “Kami sekarang menunggu proses serah terima dari rekanan ke kami. Setelah itu, baru diserahkan pengelolaannya ke Diskominfo Badung,” katanya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Badung Wayan Weda Darmaja
Calon Bupati Dari Hal. 1
Dia juga akan mengajak serta Calon Wakil Gubernur Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra – A.A. Gede Mayun (AMAN), serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka - I Ketut Mandia (BAGIA). Bagi petugas partai yang tidak bisa memberikan dukungan langsung di Gelora Bung Karno, diinstruksikan memfasilitasi masyarakat mengadakan nonton bareng (nobar) pertandingan Bali United vs Persija yang akan disiarkan secara langsung oleh salah satu televisi swasta nasional, di balai banjar masing-masing. Menurut Koster, doa dan semangat yang ditunjukkan masyarakat Bali nantinya tentu akan menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain Bali United untuk berjuangan dengan semangat puputan agar bisa menerbangkan Piala Presiden ke Bali. ‘’Doa dari masyarakat Bali sangat dibutuhkan, astungkara Bali United bisa memperoleh kemenangan,’’ imbuh Wayan Koster yang akan mengenakan atribut Bali United saat menyaksikan pertandingan. Politisi asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng yang tiga periode duduk sebagai anggota DPR-RI juga akan mengoordinir ribuan warga asal Bali yang tinggal di Jakarta untuk beramairamai memerahkan Gelora Bung Karno memberikan dukungan kepada Bali United yang bertanding. Dengan kehadiran langsung warga Bali, baik yang sengaja datang langsung dari Bali maupun yang bermukim di Jakarta ke Gelora Bung Karno, membuktikan betapa besarnya dukungan dan rasa memiliki terhadap Bali United. Menurut Wayan Koster, keberadaan Bali United telah mampu menjawab kerinduan masyarakat Bali khususnya para pencinta bola, setelah terakhir kejayaan sepak bola Bali pada masa klub Gelora Dewata yang bertanding pada kompetisi Divisi I
Galatama tahun 1990.
Pembukaan Baliho Sementara itu pada pembukaan kampanye Pilkada Bali tahun 2018, secara resmi dibuka dengan menggelar doa bersama dan pembukaan baliho kedua pasangan calon (paslon) di Kantor KPU Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Kamis lalu. Acara yang dipimpin Plh. Ketua KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati bersama tiga komisioner lainnya, dihadiri calon Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster, dan calon wakil gubernur paslon urut 2 I Ketut Sudikerta. Kedua paslon ini didampingi tim pemenangan masing-masing. Ayu Winarti yang membacakan sambutan Ketua KPU Bali mengharapkan kedua paslon dalam menyosialisasikan diri agar menggunakan metode kampanye yang cerdas sehingga memberikan pendidikan politik bagi pemilih. ‘’Laranganlarangan dalam pelaksanaan kampanye harus diperhatikan, manfaatkan waktu kampanye sebagai media m e m b e rikan pendidikan politik kepada masyarakat,’’ katanya. Masyarakat, lanjutnya, harus diberikan akses seluasluasnya untuk mengetahi visi-misi paslon dalam membangun Bali ke depan. ‘’Kampanye kita awali dengan doa bersama, agar pelaksanaan Pilkada Bali 2018 dapat berlangsung damai dan penuh persaudaraan,’’ ujarnya. Setelah doa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama, dilanjutkan dengan pembukan selubung baliho berukuran raksasa di depan Kantor KPU. Wayan Koster yang ditemui di sela-sela acara menegaskan, dirinya sejak awal bersama jajaran tim pemenangan dan seluruh pendukung berkomitmen menjaga pelaksanaan Pilkada Bali tahun 2018 agar berlangsung aman dan damai. Dia mengapresiasi KPU Bali yang memulai kegiatan kampanye dengan doa bersama, hal ini membuat suasana teduh. ‘’Dengan doa bersama ini kami harapkan situasi selama pelaksanaan kampanye dan tahapan berikutnya agar tetap teduh, aman dan damai,’’ pungkasnya. (kmb)
mengakui serah terima Gedung Command Center tersebut belum dilakukan. “Belum (serah terima - red). Pengerjaan gedung dilaksanakan oleh Dinas PUPR,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek tersebut digelontor anggaran Rp 47.444.400.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung Tahun 2017. Gedung tersebut terletak di kawasan Puspem Badung, Sempidi, tepatnya di belakang Gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dalam pelang yang terpasang, proyek yang digarap oleh PT Trijaya Nasional tersebut sudah dimulai sejak 12 Juni 2017,
dengan masa waktu pengerjaan 200 hari. Dinas PUPR Badung sebagai pengerjaan proyek tersebut hanya mengerjakan bangunannya yang dilengkapi sebagian mebeler dan AC. Sementara kursi kerja dan perlengkapan IT disiapkan oleh Diskominfo. “Untuk perlengkapan IT, nantinya pihak Diskominfo yang menangani,” jelasnya seraya menambahkan, bangunan tersebut berisi ruang pelayanan publik atau informasi, ruang command center, data center, ruang operator Bupati untuk memberikan instruksi, meeting room dan ruang piranti lainnya. Gedung tersebut juga sekaligus Kantor Diskominfo. (kmb27)
Tantangan dan Harapan BPD Bali Dari Hal. 1
Dalam rangka mengantisipasi siklus 10 tahunan yang muncul di tahun 2018 ini, maka kepemimpinan BPD Bali sebagai ‘’bank’’ dan ‘’agen pembangunan daerah’’ milik krama Bali dan sebagai satusatunya bank lokal yang masih eksis patut untuk mengambil hikmah atas semuanya ini sekaligus bertekad keras dan berupaya untuk terus melakukan transformasi, peningkatan kinerja dan kepedulian semua pihak baik ‘’Regulator (OJK), Pemilik Bank/Pemegang Saham (Gubernur, Bupati/wali Kota) dan Pengurus Bank, DPRD dan masyarakat Bali’’ wajib untuk turut mengawal dan mendukung suksesnya BPD Bali yang memilki aset sebesar Rp 23 triliunan tersebut sebagai bank pembangunan (lembaga kepercayaan) dan wajib menjadi pilar utama pembangunan Bali sekaligus untuk dapat menjadi role model bagi BPD lainnya di Indonesia, serta dapat bertindak nyata dan berkiprah sebagai alternatif utama untuk pembangunan Bali ditengah merosotnya penerimaan pemerintah Bali dari pariwisata. Tiga Pilar Keberhasilan dan kegagalan BPD Bali ke depan dalam menghadapi persaingan perbankan dan tuntutan/harapan masyarakat Bali akan sangat ditentukan oleh tiga pilar utama. Pertama, kepemilikan atau pemegang saham (Gubernur, Bupati dan Wali Kota) harus memiliki karakter, komitmen dan konsistensi tinggi yang dapat menjamin berlangsungnya usaha bank yang sehat, efisien, produktif, kredibel dan terpercaya berbasis entrepreneurship. Kesatuan visi dan misi serta satu komando dalam pengambilan keputusan dalam RUPS yang telah disepakati hendaknya dapat berjalan dengan baik yang terbebas dari intervensi (kepentingan non bankable) yang dapat melemahkan komitmen yang telah disepakati. Selain itu, pemegang saham dapat memberikan cukup ruang kreativitas berbasis profesionalisme bagi pengurus bank (wajib berbasis manajemen kontrak sesuai yang telah ditargetkan) dan konsisten/
konsekuen terhadap komitmen sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan perbankan yang berlaku. Kedua, kepengurusan bank (dewan komisaris) atau pengurus bank harus terdiri dari figur atau orang yang telah memiliki reputasi dan prestasi di bidangnya atau yang dianggap kredibel dan terpercaya di bidang perbankan. Dewan komisaris yang dipilih adalah yang telah melalui proses seleksi yang transparan, akuntabel, responsibel, independen dan fair serta bebas dari KKN maupun kepentingan lain yang non bankable. Rekam jejak, pengalaman, kompetensi, komitmen, integritas dan moral Dewan Komisaris (DK) harus telah sesuai dengan kaidah yang dipersyaratkan sebagai lembaga kepercayaan. Selain itu dewan komisaris adalah lapisan (layer) terakhir dari kepengurusan bank yang harus bisa memastikan dan menjamin bahwa kinerja bank telah berjalan dijalur yang benar, prudent dan sehat. Oleh karenanya DK harus memiliki kompetensi dan kredibilitas yang memadai/ mumpuni, sehingga mampu menjadi panutan dan jembatan antara pemilik bank yang umumnya berorientasi/ pandangan birokrat mindset dengan manjemen bank yang lebih berorientasi business and development bank mindset semata. Alangkah indahnya bila dewan komisaris juga terdiri atas orang-orang yang tidak hanya silau dengan jabatan/kedudukan atau pencari nafkah semata, namun seyogianya punya semangat pengabdian (siap mundur apabila tidak berprestasi atau tidak mencapai target sesuai dengan manajemen kontrak yang ditetapkan diawal jabatan) dan hendaknya memandang jabatan sebagai amanah yang wajib dipertanggungjawabkan kepada stakeholder dan masyarakat Bali. Ketiga, Pengurus Bank (Direksi Bank) di lain pihak secara internal bank harus mampu menggerakkan semua komponen jajarannya untuk bekerja efisien dan produktif serta mengutamakan pelayanan (service excellence), sehingga kinerja BPD sebagai trusted bank tidak tersandera oleh SDM yang tidak kompe-
ten dan bermental suryak siu. Upaya terus-menerus dalam peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan SDM mulai dari entry policy (rekruitmen pegawai baru), penilaian berbasis kinerja atau KPI(Key Performance Indicator) dan exit policy dalam pengurangan pegawai yang sifatnya harus transparan, akuntabel, responsibel, independen dan fair. Budaya kerja atau pola pikir ‘’kerja biasa-biasa’’ dan ‘’kerja tidak susah-susah’’ karena dana toh datang dari pemda, kucuran kredit ke konsumsi PNS yang aman karena angsuran melalui potong gaji sesuai SK PNS, harus segera dibenahi. Mental pegawai BPD yang tidak ubahnya seperti Pegawai Negeri Sipil harus segera ditanggalkan dan pegawai harus siap menjemput bola atau bisa menyaingi kantorkantor bank umum lain yang masih sibuk pada malam hari, atau bahkan satpam pun bisa melayani nasabah dengan sigap, penuh rasa hormat dengan senyuman. Secara eksternal direksi bank harus mampu mengatasi kelemahan-kelemahan, mendayagunakan kekuatan, memanfaatkan kesempatan/peluang serta mengelola ancaman yang ada menjadi landasan untuk mengambil keputusan strategis dalam menjawab persaingan yang semakin ketat di pasar perbankan saat ini dan di masa mendatang. Dengan memahami dan mengoptimalkan pilar utama tersebut diharapkan BPD Bali ke depan akan semakin bermanfaat terhadap pembangunan daerah serta terbebas dari ancaman sebagai bank gagal sebagaimana halnya bank-bank umum milik krama Bali pada masa lalu yang semuanya tinggal kenangan. Apalagi persaingan di tahun 2018 ke depan yang semakin berat dan sarat dengan berbagai tantangan dampak erupsi, tahun politik pilkada serentak dan ancaman ekonomi/business disruption serta persaingan perubahan/ perkembangan pasar uang dan perbankan di era zaman now digital/online yang berbasis best service, global experience and life style’’ yang tak terbendungkan. Penulis, Pemerhati Keuangan Perbankan dan UMKM
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Pemilik & Penggemar Ayam Betet Bali (PPAB Bali) Suka Suka Sida Bagia BB-Vet Denpasar Pt Gd Surya Cipta Nugraha Jumlah diterima hari ini Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya
Rp Rp Rp
3.300.000 1.800.000 1.000.000
Rp Rp Rp
6.100.000 634.564.721 640.664.721
Terima Suap Dari Hal. 1
Marianus maju sebagai Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diusung dari PDI Perjuangan dan PKB berpasangan dengan Emelia Julia Nomleni. Marianus yang kena OTT pada 11 Februari 2018 diduga menerima suap dari kontraktor di Kabupaten Ngada Wilhelmus Iwan Ulumbu yang membukakan rekening atas namanya sejak 2011 dan memberikan ATM bank tersebut kepada Marianus pada 2015. Total uang yang ditransfer maupun diserahkan secara tunai sekitar Rp 4,1 miliar. Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan ada dugaan awal uang tersebut digunakan untuk Pilkada 2018. Kandidat ketiga adalah Bupati Subang Imas Aryumningsih yang diamankan petugas KPK pada 13 Februari 2018 di rumah dinasnya di Subang. Ia diduga menerima pengurusan perizinan di lingkungan Pemkab Subang yang diajukan dua perusahaan yaitu PT ASP dan PT PBM senilai Rp 1,4 miliar. Pemberian uang dilakukan melalui orang-orang dekat bupati yang bertindak sebagai pengumpul dana. Uang komitmen awal antara pemberi kepada perantara adalah Rp 4,5 miliar, sedangkan dugaan selanjutnya antara bupati ke perantara adalah Rp 1,5 miliar. Imas maju sebagai calon bupati Subang berpasangan dengan Sutarno dalam Pilkada Subang 2018. Imas merupakan
calon petahana yang diusung oleh Partai Golkar dan PKB. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, sebagian uang yang diterima diduga untuk kampanye Bupati Subang. Imas juga menerima fasilitas pemasangan baliho dan sewa kendaraan untuk kebutuhan kampanyenya. Hal itu tampak dari kendaraan mewah yang disita KPK dari Imas bergambar dirinya sebagai kendaraan kampanye. Calon kepala daerah terakhir yang diamankan adalah Bupati Lampung Tengah Mustofa yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung 2018 bersama dengan Ahmad Jajuli dengan diusung koalisi tiga partai yakni NasDem, PKS, dan Hanura. Mustofa diamankan pada 15 Februari 2018 malam karena diduga mengarahkan agar terkumpul dana sebesar Rp 1 miliar untuk mendapat persetujuan DPRD atas pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 300 miliar. Pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar direncanakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah. Uang Rp 1 miliar itu terdiri atas Rp 900 juta dari kontraktor dan sisanya Rp 100 juta berasal dari dana taktis. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, keempatnya dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU untuk mengikuti Pilkada 2018. (ant)
Makin Menghangat Dari Hal. 1
Karena itu, menurut Rai Mantra, membawa pulang Piala Presiden bukanlah hal yang mustahil. Jika terwujud, ini akan menjadi kado indah bagi warga Bali di tengah suasana politik yang makin menghangat. Di sisi lain, untuk mengembangkan semangat sportivitas di hati segenap atlet dan masyarakat luas, Rai Mantra mengatakan apa pun hasil yang diraih Bali United nantinya, masyarakat Bali tetap bangga pada Irfan Bachdim dan kawan-kawan. ‘’Bali United telah berhasil menyatukan emosi warga Bali dalam gelombang yang sama, itulah yang kita harapkan terjadi dalam seluruh sendi kehidupan,’’ ujar Rai Mantra. Dalam sejumlah pertandingan kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta,
Gianyar, Bali, Rai Mantra datang dan menyaksikan secara langsung. Jika tidak sempat maka Rai Mantra selalu berusaha menyempatkan diri menyaksikan pertandingan lewat televisi. Rencananya Rai Mantra akan menggelar nonton bareng Piala Presiden di kediamannya Geria Sebha Sari, Renon, Denpasar. Acara nonton bareng ini terbuka untuk umum bagi warga yang ingin memberi dukungan tetapi tidak bisa datang langsung ke Jakarta. Rai Mantra memilih kegiatan yang lebih merakyat dengan nonton bareng dan makan nasi jinggo. Kegiatan ini sekaligus untuk kebersamaan antarwarga. ‘’Mari beri dukungan dan doa dengan cara kita masing-masing agar Bali United berjuang habishabisan membawa pulang Piala Presiden,’’ kata Rai Mantra. (kmb)
Sabtu, 17 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti
Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (6) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar
Menggampar Buah-buahan 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita DW TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti
Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (7) 12:30 Wita Mulat Sarira 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz
Komunitas Aquaskape 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif: Soman 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Kinembulan
Tampaksiring Gianyar 17:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi SD 5 Saraswati 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam
21:00 Wita Lila Cita Calonarang Desa Adat Darmasaba (3) 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Classic Bali TV 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Pon, 17 Februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Perayaan Imlek di Cina
Mudik Libatkan Pengamanan Kapal dan Helikopter Beijing (Bali Post) Sedikitnya 72 unit kapal dan 20 unit helikopter dikerahkan ke wilayah perairan Cina untuk memastikan keamanan jalur mudik selama musim liburan Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Imlek atau perayaan musim semi merupakan peristiwa penting bagi warga Cina, Hongkong, Makau, dan Taiwan atau keturunan Tionghoa lainnya di seluruh dunia untuk berkumpul bersama keluarga.
Bali Post/ist
Dwi Iskandar bersama sejumlah desainer yang menghadirkan Jendela Nusantara.
Dwi Iskandar
Puncak kepadatan arus mudik Imlek berlangsung selama 40 hari mulai 1 Februari hingga 12 Maret 2018, tulis Xinhua, Jumat (16/2) kemarin. Bahkan diperkirakan 2,98 miliar perjalanan yang dilakukan warga Cina selama periode tersebut. Du Haipeng selaku penanggung jawab kapal yang bekerja di bawah arahan Kementerian Perhubungan Cina menyebutkan, Teluk Bohai,
Selat Taiwan, dan Selat Qiongzhou menjadi jalur perairan yang ramai pemudik pada musim liburan Imlek. Sedikitnya 20 unit kapal dan 20 unit helikopter disiagakan di wilayah perairan yang terbentang dari Laut Kuning di wilayah timur laut hingga sekitar Pulau Hainan di wilayah selatan daratan Tiongkok itu. Kemenhub Cina juga mengerahkan beberapa kapal untuk mengatasi kasus
darurat di area pelayaran kapal kargo dan kapal pencari ikan, termasuk di muara Sungai Yangtze dan muara Sungai Mutiara serta perairan lepas pantai Zhoushan di wilayah timur. Untuk mencegah pembekuan air laut yang menghambat jalur pelayaran di Teluk Bohai, tiga unit kapal sudah disiagakan. Seiring dengan meningkatnya para pemudik dari Cina menuju Taiwan melalui
jalur laut, jelas Du, Kemenhub telah mengirimkan dua unit kapal dan tiga unit helikopter ke perairan lepas pantai Kota Xiamen, Provinsi Fujian. Peningkatan arus pemudik melalui jalur laut itu diduga sebagai dampak dari perselisihan jalur udara di atas Selat Taiwan baru-baru ini. Sebanyak 50 unit kapal lainnya dan 10 regu kegawatdaruratan juga telah disiagakan. Hampir 4.000 personel memantau jalur transportasi sungai dan laut selama 24 jam sepanjang musim mudik Imlek yang dikenal dengan sebutan Chunyun itu. (ant)
Hasil Produk Kreatif
SEORANG fashion designer muda yang cukup dikenal di Bali dan Jakarta, Dwi Iskandar atau yang akrab disapa Mas Dwico, kerap menghadirkan hasil kreasi etnik. Tergerak untuk menumbuhkan kecintaan akan produk dalam negeri, ia pun bersama sejumlah desainer lainnya menghadirkan Jendela Nusantara di salah satu mal di kawasan Kuta. “Banyaknya hasil karya anak bangsa dan produk 100 persen Asli Indonesia yang begitu cantik dan indah belum tertampung dalam satu lokasi yang nyaman dan ber-
nuansa Indonesia. Kami hadir di Bali sebagai salah satu tempat tujuan wisata belanja yang harus dan wajib dikunjungi bagi para pecinta hasil seni dan kreatif Nusantara,” ujarnya, Rabu (14/2). Dijelaskan, Jendela Nusantara merupakan gerai etnik yang digagas oleh para pecinta hasil seni dan kreasi etnik Indonesia. Sebagian dari para penggagas juga sebagai pelaku bisnis dan memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing dan tentunya menghasilkan produkproduknya yang materialnya berasal dari Indonesia.
Saat ini, dikatakan sudah 21 usaha UMKM yang telah bergabung dalam Jendela Nusantara. “Jendela Nusatara adalah kerja bersama secara konsorsium 13 orang yang mencintai hasil seni dan kreasi tradisional Indonesia yang diprakarsai oleh saya sendiri dan didukung oleh Anastasia Inne Adhie, Suzy Sayers, Mila, Anneke Gruno, Yetty Supriyadi, Shendy Malangkay, Mervinda Hong, Tami Attemborough. Silvia Aryantie, Iin Eliya Liman, Ibon dan Engelien YolandaTatawi,” pungkasnya. (win)
Britney Spears
Raih ”Vanguard Award”
P EN Y AN Y I B r i t n e y Spears akan memperoleh penghargaan karena dukungannya terhadap kaum Lesbian, Gay, Biseksual
Dan Transgender (LGBT). Penghargaan akan diberikan oleh grup advokasi GLAAD, demikian pernyataan grup itu pada Selasa (13/2).
Britney Spears
Bali Post/ist
GLAAD Vanguard Award merupakan media untuk mempromosikan kesamaan dan penerimaan terhadap kaum LGBTQ. Sebelumnya penghargaan ini diberikan pada Jennifer Lopez, Elizabeth Taylor dan Whoopi Goldberg. Spears merupakan pendukung LGBT sejak lama, kata GLAAD dalam pernyataannya. Ia telah berbicara terkait upaya melawan tindakan bully terhadap kau LGBTQ usia muda. Spears juga menolak peraturan yang ada di Texas, yang akan membatasi hak-hak transgender. Ia juga berpartisipasi dalam konser musik yang diperuntukkan bagi pembunuhan massal pada 2016 di sebuah klub malam gay di Orlando. Ia juga mendukung pernikahan sesama jenis, dan tahun lalu secara terbuka menulis surat cinta pada komunitas LGBTQ. “Kisahkisah Anda memberikan inspirasi, kebahagiaan dan membuat saya dan anakanak saya menjadi orang yang lebih baik,” tulisnya. Rencananya Spears akan menerima Vanguard Award ini dalam perayaan GLAAD Media Awards pada 12 April di Beverly Hills. (iah/rtr)
Jennifer Aniston
Menjanda Lagi J ENNI F ER A n i s t o n kembali menjanda setelah dirinya dan Justin Theroux mengumumkan perpisahan pada Kamis (15/2), setelah tiga tahun menikah. Keputusannya ini memicu spekulasi bahwa Aniston akan kembali lagi dengan mantan suaminya, Brad Pitt. “Kami memutuskan berpisah,” kata Aniston dan Theroux dalam sebuah pernyataan bersama. “Keputusan ini dibuat bersama dan secara damai pada akh-
ir tahun lalu.” Aniston dan pemain “The Leftovers” Theroux menikah pada Agustus 2015. Pernyataan bersama itu tidak menjelaskan alasan perpisahan mereka. “Kami dua teman baik yang memutuskan berpisah sebagai pasangan, namun akan terus melanjutkan persahabatan. Normalnya, kami akan melakukakannya secara pribadi, namun karena industri gosip tidak bisa menghilangkan kesempatan
Daniel Craig
Lelang Mobil James Bond
JAMES Bond berpisah dengan Aston Martin pribadinya. Aktor Daniel Craig yang memerankan matamata Inggris yang dikenal sebagai 007 dalam empat film, melelang untuk amal kendaraan edisi terbatas yang dibuat baginya oleh Aston Martin empat tahun lalu, kata rumah lelang Christie pada Kamis (15/2). Mobil Aston Martin telah muncul dalam film Bond selama hampir 50 tahun, dimulai dengan “Goldfinger” 1964 saat Sean Connery mengendarai Aston Martin DB5 perak. Merek tersebut telah muncul di keempat film Bond yang dibintangi oleh Craig. Mobil pribadi Craig adalah Vanquish 2014 yang Aston Martin produksi 100 unit untuk merayakan hari jadinya yang ke-100. Kendaraan Craig secara alami adalah nomor 007. “Ini ada-
lah sebuah penghargaan, sungguh untuk kariernya,” Becky MacGuire, direktur Christie’s ‘The Exceptional Sale mengatakan dalam sebuah wawancara. “Apa yang dia bawa ke karakter Bond sangat dihargai oleh perusahaan dan tentu saja penggemar.” Kendaraan itu memiliki eksterior biru tengah malam dan interior kulit mewah biru tua yang dipilih karena preferensi Craig untuk warna denim dan gelap, menurut Christie. Hasil penjualan akan menguntungkan badan amal Opportunity Network yang berbasis di New York, yang membantu siswa dari komunitas yang kurang beruntung mencapai tujuan kuliah dan karier mereka. Craig dan istrinya, aktris Rachel Weisz, keduanya duduk di dewan direksi organisasi tersebut. Nilai mobil diperkirakan
Bali Post/rtr
Daniel Craig melelang mobil Aston Martin 2014 Centenary Edition Vanquish yang diproduksi terbatas untuk amal. mencapai $ 400.000 sampai $ 600.000. Mobil ini akan dipajang di showroom Christie di Los Angeles dari tanggal 27 Februari - 3 Maret sebelum pindah ke New York, akan
Bali Post/rtr
Jennifer Aniston dan Justin Theroux
dilelang pada 20 April sebagai bagian dari penjualan karya seni dekoratif tahunan Christie yang disebut The Exceptional Sale. Tahun lalu Craig mengat-
akan akan mengulang peran James Bond untuk terakhir kalinya. Film ini diharapkan akan dirilis di bioskop A.S. pada 8 November 2019. (iah/rtr)
berspekulasi, kami ingin memberikan kebenarannya secara langsung,” katanya. Aniston yang menikah dengan Pitt akhirnya berpisah, merupakan salah satu selebriti AS yang populer. Berita ini segera menjadi topik pembicaraan terhangat di Twitter. Bahkan penggemar membuat meme dan komentar yang menyangkut kembalinya Pitt dan Aniston sebagai pasangan. Pitt meninggalkan Anis-
ton karena artis Angelina Jolie pada 2005, namun ia dan Jolie akhirnya berpisah pada 2016. Perpisahan mereka disahkan dalam sebuah pengadilan pribadi dan kini Pitt masih melajang. Aniston dan Theroux menikah secara rahasia di rumah mereka di Los Angeles pada 2015, yang mengejutkan media dan pasangan lainnya yang saat itu menjadi tamu mereka. Pasangan ini mulai berkencan pada 2011. (iah/rtr)