Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Paing, 16 juli 2018
Kritis Sejak ’’Suara Indonesia’’
GOL PERTAMA - Para pemain Prancis merayakan gol pertama mereka ke gawang Kroasia dalam final Piala Dunia 2018. Bali Post/afp
Pasutri Serang Polres Indramayu
Bali Post/dok
PANTAI LEBIH - Abrasi Pantai Lebih, Gianyar yang diambil foto udara pada 2006 lalu.
KPK Geledah Rumah Dirut PLN menetapkan dua tersangka masing-masing anggota Komisi VII DPR-RI Eni Maulani Saragih (EMS) dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK). ‘’Tim masih berada di sana. Penggeledahan di lokasi tertentu dilakukan dalam rangka menemukan bukti yang terkait dengan perkara,’’ ungkap Febri. KPK pun mengharapkan pihak-pihak terkait kooperatif dan tidak melakukan upayaupaya yang dapat menghambat pelaksanaan tugas penyidikan ini. Hal. 15 Terima Uang
Luzhniki – Prancis meraih trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Kroasia. Dalam laga final yang digelar di Stadion Luzhniki, yang berakhir Senin (16/7) dini hari, Prancis mengalahkan Kroasia 4-2. Dengan kemenangan ini, Prancis berhasil merebut gelar juara dunia untuk kedua kalinya setelah menjadi juara tahun 1998. Gol pertama Prancis hasil bunuh diri pemain Kroasia Mandzukic. Gol kedua Prancis diciptakan lewat penalti oleh Grizmann. Sementara gol ketiga dan keempat masing-masing dibuat Pogba dan Mbappe. Sedangkan gol balasan Kroasia diciptakan Perisic dan Mandzukic. Sehari sebelumnya, timnas Belgia menyelesaikan Piala Dunia 2018 dengan menempati peringkat ketiga. Romelu Lukaku dan kawan-kawan menang 2-0 atas Inggris di Stadion Saint Petersburg, Sabtu (14/7), dalam perebutan posisi tersebut. Pelatih Timnas Belgia Roberto Martinez menyatakan posisi ketiga di Piala Dunia 2018 akan menjadi warisan yang kuat di sepak bola nega-
ranya. ‘’Kami menciptakan tonggak sejarah yang nyata dan hasil itulah yang memang pantas didapatkan untuk para pemain ini,’’ kata Martinez usai laga kontra Inggris. Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan, penyelenggaraan Piala Dunia telah membantu mengubah pandangan orang-orang atas Rusia. Ia mengatakan itu di depan para hadirin di sebuah acara di Teater Bolshoi Moskow pada Sabtu, dan dihadiri pula Presiden Rusia Vladimir Putin. Turnamen yang berakhir Minggu telah mampu mengubah ‘’Persepsi dunia selama ini tentang Rusia,’’ ujar Infantino. Putin mengatakan merasa sedih turnamen itu hampir berakhir tetapi ia juga mencatat Piala Dunia telah membantu memperbaiki gambaran tentang negaranya. ‘’Kami tidak mampu tetapi merasa sedih karena festival sepak bola spektakuler ini, yang telah memberi kita begitu banyak momen bahagia, kesan yang hidup dan teman baru, hampir berakhir,’’ Putin menuturkan. (kmb33/afp)
Lemparkan Panci Diduga Berisi Bom Bandung (Bali Post) – Pasangan suami-istri (pasutri) menyerang Mapolres Indramayu, Minggu (15/7) dini hari. Mereka melemparkan sebuah panci yang diduga berisi bom. Keduanya berhasil diamankan polisi. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, polisi masih mendalami motif penyerangan itu. ‘’Intinya masih didalami,’’ ujarnya melalui pesan singkat.
Bali Post/ant
BAHAN PELEDAK - Tim Jihandak Brimob Polda Jabar mengamankan lokasi penemuan bahan peledak yang dibuang tersangka penyerangan Mapolres Indramayu, Minggu (15/7) kemarin.
Penyerangan terjadi Minggu kemarin pukul 02.30 WIB. Para pelaku nekat menerobos pintu masuk Mapolres Indramayu dengan menggunakan motor matic dan melemparkan panci yang diduga berisi bahan peledak. Petugas kepolisian yang berjaga sempat melepaskan tembakan, namun keduanya berhasil melarikan diri. Tak lama setelah penyerangan tersebut, jajaran kepolisian berhasil mengamankan para pelaku. Truno belum bisa memastikan apakah pelaku masuk dalam jaringan teroris atau bukan. ‘’Sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemer-
Konjen Tiongkok
Bali Harus Bidik Wisatawan Cina Berkualitas Jumlah wisatawan Cina ke Bali menduduki ranking pertama. Mengalahkan Australia yang bertahuntahun menduduki peringat paling atas. Walaupun terbanyak, banyak kalangan pariwisata mengeluh. Selain masa tinggalnya pendek, uang yang dibelanjakan pelancong Cina lebih rendah daripada Australia. Lalu apa tanggapan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok Gou Haodong tentang hal itu?
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
PRANCIS JUARA
SEJAK 1948
SEBULAN lagi Bali Post berulang tahun ke-70. Berawal pada 16 Agustus 1948. Ketika itu koran milik masyarakat Bali ini bernama Suara Indonesia. Nama itu berganti menjadi Suluh Indonesia pada tahun 1965. Tepat di usianya yang ke17. Tak lama setelah itu, tahun 1966 nama Suluh Indonesia diganti menjadi Suluh Marhaen sampai 1971. Pada tahun itu pula berubah lagi menjadi Bali Post. Walaupun empat kali berganti nama, namun komitmen sang perintis; Ketut Nadha tetap sama. Berkontribusi untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, tegaknya Pancasila dan pemberdayaan serta kemandirian rakyat. Hal ini dapat kita baca dari tagline empat penerbitan tersebut. Suara Indonesia mengambil tagline; Pedoman Kemerdekaan Bangsa-Oleh Rakjat Untuk Rakjat. Itu bukan sekadar jargon, tetapi tercermin dalam berita yang disuguhkan. Pada Suara Indonesia edisi 5 Djanuari 1956 ada tiga berita yang mencerminkan penguatan berbangsa dan ketahanan pangan. 1. Siapa Djatuhkan Kabinet Penghianat, 2. Kewaspadaan Nasional Harus Diperhebat dan 3. Usahakanlah Memperbanyak Bahan Makanan. Sementara Suara Indonesia edisi Kamis 3 Januari 1963 menyoroti rasa nasionalisme. Pada terbitan tersebut Suara Indonesia mengangkat berita utamanya berjudul; Waspada thd Anti Nasional. Sementara edisi sebelumnya, Kamis 5 Januari 1961 menyoroti pembangunan di Bali yang juga menjadi berita utama. Judulnya; 3 Proyek Besar Untuk Bali, 8 Tahun Tahapan Pertama Pembangunan Semesta Berentjana. Hal. 15 Suluh Indonesia
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Bali Post
Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Dirut Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir di Jakarta Pusat, Minggu (15/7) kemarin. Hal ini terkait penyidikan tindak pidana korupsi suap kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. ‘’Benar, ada penggeledahan di rumah Dirut PLN yang dilakukan sejak pagi oleh tim KPK dalam penyidikan kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Minggu (15/7) kemarin. Dalam kasus itu, KPK telah
16 HALAMAN
NOMOR 311 TAHUN KE 70
BALI saat ini tengah dibanjiri wisatawan dari Tiongkok, namun cukup kesulitan untuk menangkap potensinya. Utamanya wisatawan berkantong tebal. Padahal, Pulau Dewata memiliki modal besar berupa keunikan budaya dan filosofinya, di samping alam yang indah. Karena itu pemerintah dinilai perlu lebih memperkenalkan daya tarik itu kepada wisatawan negeri Tirai Bambu. ‘’Termasuk pada hotel, bisa juga dirancang sedemikian rupa. Misalnya hotel bintang 5, tunjukkan ‘wah’-nya di sana. Kalau bisa menunjukkan yang bagus, mereka pasti akan tertarik untuk datang ke sini,’’ ujar Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Gou Haodong di Denpasar, Jumat (13/7).
Menurut Haodong, wisatawan Tiongkok paling sering mengeluhkan soal transportasi dan infrastruktur. Seperti jalan yang terlalu sempit dan kemacetan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus membenahi infrastruktur jika ingin pariwisata Bali menjadi lebih maju. Wisatawan juga akan lebih menikmati waktu liburannya di Bali. ‘’Pemerintah setempat juga harus bisa menarik wisatawan Tiongkok kelas menengah ke atas, karena sekarang yang datang lebih banyak wisatawan kelas menengah ke bawah. Mereka datang hanya untuk bisa ke luar negeri, dan yang seperti ini tidak bisa diandalkan,’’ katanya. Haodong menambahkan, grupgrup besar namun low cost seperti
itu masa tinggalnya juga pendek yakni sekitar 3 hingga 4 hari saja. Sementara bertamasya yang benar paling tidak membutuhkan waktu 7 hingga 8 hari. Dengan begitu, wisatawan juga pasti mau berbelanja atau menghabiskan uangnya di Bali. ‘’Itu sudah pasti menengah ke atas kelasnya. Kalau grup-grup low cost jangan sampai datang ke sini. Jadi, harus dirancang sedemikian rupa supaya wisatawan bisa berlibur dengan nyaman, tempat menginapnya bagus, bisa berinteraksi dengan masyarakat, dan semua yang diinginkan bisa mereka lihat. Kalau datang ke Bali, sebenarnya yang harus dinikmati itu adalah kebudayaannya,’’ paparnya. Hal. 15 Sangat Kotor
iksaan Polda Jabar,’’ katanya. Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa terorisme masih ada di Indonesia dan diperlukan upaya dan kerja sama seluruh masyarakat bersama aparat untuk mengatasi dan melawan terorisme. ‘’Kita harus sadar semuanya bahwa yang namanya terorisme masih ada di negara kita. Oleh sebab itu, saya minta seluruh masyarakat ikut kerja sama dengan aparat untuk menyelesaikan masalah ini,’’ kata Presiden Jokowi seperti disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya yang diterima
Pemerintah setempat juga harus bisa menarik wisatawan Tiongkok kelas menengah ke atas, karena sekarang yang datang lebih banyak wisatawan kelas menengah ke bawah. Mereka datang hanya untuk bisa ke luar negeri, dan yang seperti ini tidak bisa diandalkan. Gou Haodong Konjen Tiongkok
di Jakarta, Minggu kemarin. Pernyataan tersebut diungkapkan Presiden Jokowi menanggapi penembakan tiga terduga teroris di Kaliurang, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (14/7). Usai meresmikan Jalan Tol Solo-Ngawi ruas Kartasura-Sragen di Gerbang Tol Ngemplak Kabupaten Boyolali, Minggu kemarin, Kepala Negara pun mengungkapkan bahwa pemerintah sudah melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah terorisme, baik pendekatan lunak maupun pendekatan keras. Hal. 15 Pendekatan Lunak
DENPASAR
2 FIGUR Bersih dari Narkoba SALAH satu syarat penetapan calon legislatif (caleg) adalah yang bersangkutan bersih dari narkoba. Terkait hal itu, BNNP Bali dan jajarannya sudah siap melayani calon DPD, DPR-RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota untuk tes urine. Hingga Jumat (13/7), belum ada bakal caleg yang menjalani tes urine. ‘’Belum ada. Mungkin masih menunggu pengumuman dari KPU. Prosesnya sama seperti Pilgub dan Pilbup,’’ kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Minggu (16/7) kemarin. Walaupun jumlah caleg yang akan dilayani cukup banyak, Brigjen Suastawa mengaku siap melayaninya. Apalagi sebagian besar kabupaten/kota di Bali sudah ada BNNK-nya. ‘’Jadi mereka bisa melakukan tes urine di BNNP Bali dan BNN kabupate/ kota. Kami sudah siap melaksanakan tugas tersebut,’’ ujarnya. Bagaimana kalau ada yang positif? Menurut mantan Direktur Binmas Polda Bali ini, sampel tes urinenya akan dibawa ke Balai Laboratorium BNN-RI dan dilakukan pemeriksaan ulang. Tujuannya supaya hasil pemeriksaan lebih akurat. Dia pun berharap tidak ada caleg yang menjadi penyalahguna narkoba. Kalaupun ada, pihaknya akan memprosesnya sesuai hukum berlaku. ‘’Ini salah satu bentuk pencegahan. Kami masih menunggu informasi dari KPU,’’ tegasnya. (rah)
Buronan Polrestro Jakpus Dibekuk di Jalan Kargo
Denpasar (Bali Post) Diburu anggota Polres Metro Jakarta Pusat (Polrestro Jakpus), SW (25) malah kabur ke Bali. Selama di Bali, pelaku kasus penggelapan mobil ini bersembunyi di rumah kos di Jalan Kargo, Denpasar. Keberadaan pelaku terlacak tim Opsnal Unit IV Subdit I Ditreskrimum Polda Bali dan pada Sabtu (14/7), SW ditangkap. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Minggu (15/7) kemarin menyampaikan, selain terlibat penggelapan mobil, pelaku juga dilaporkan atas kasus pencurian BPKB mobil. Kasus tersebut dilaporkan oleh Eva Nuraeni. Kronologis penangkapan pelaku pada Rabu (11/7), tim Unit IV mendapatkan informasi dari Polrestro Jakpus bahwa ada pelaku penggelapan mobil dan pencurian BPKB yang lari ke Bali. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Polrestro Jakpus, dan Polda Bali melacak tempat kos pelaku. ‘’Pelaku sempat berpindah-pindah kos. Dia sempat kos di Jalan Sari Dana II, Ubung, Denpasar, dan terakhir di Jalan Besakih, Pemogan, Denpasar,’’ ungkap Hengky Widjaja. Hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. ‘’Saat ini pelaku diamankan di Piket Ditreskrimum Polda Bali sambil menunggu tim dari Polrestro Jakarta Pusat menjemputnya,’’ ujar mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini. (kmb36)
Martawan
DALANG - Anak-anak menampilkan beragam permainan tradisional, salah satunya menjadi dalang pada gelaran PKB XL di Kalangan Angsoka, Minggu (15/7) kemarin.
JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Senin, 16 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Parade Topeng Panca Klasik: Sekaa Topeng Citta Lawang, Duta Kabupaten Klungkung Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tari dan Tabuh Gender Wayang: Sanggar Karawitan Genta Mas Cita, Br. Kayumas Kaja, Kota Denpasar Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Kegiatan : Parade Joged Bumbung Tradisi: Sekaa Joged Bumbung Cobra, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Duta Kabupaten Tabanan Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Parade Tari Klasik dan Kreasi: Sanggar Seni Santhi Budaya, Duta Kabupaten Buleleng
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Tarian Tradisional Yogyakarta: Intitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Sendratari Ramayana, SanggarLangen Kerti Budaya, Br. Dinas Jero Agung, Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng
Senin Paing, 16 Juli 2018
Mayat Bayi Kembar Membusuk Dalam Tas Denpasar (Bali Post) Warga di Jalan Ratna Gang Werkudara, Denpasar, Minggu (15/7) kemarin diresahkan bau busuk yang sangat menyengat. Setelah ditelusuri, sumbernya dari tas di sebelah rumah kos kawasan setempat. Begitu dibuka, ternyata berisi mayat bayi perempuan kembar yang sudah membusuk. Informasi di lapangan, Enisa Nimas (24), warga yang bermukim di dekat TKP, pada Sabtu (14/7) dini hari mendengar suara tangisan bayi. Namun kala itu dia tidak berani keluar. Di hari berikutnya, sekitar pukul 12.30 Wita, dia mencium bau busuk. Dia pun lantas memberi tahu pengelola rumah kos, Maria Magdalena (53). Maria bersama anaknya mengecek informasi itu dan mencari sumber bau tersebut. Setelah dicek, sumber bau busuk berasal dari tas kain warna kuning yang ditaruh
di lorong kecil areal kos tersebut. Tas itu kemudian dipindahkan ke jalan depan tempat kos. Setelah tas itu dibuka, ternyata isinya orok dibungkus dengan kain merah dan tas kresek hitam. Kasus ini lalu dilaporkan ke kantor polisi terdekat. Pukul 14.15 Wita tim Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, dua bayi itu baru berumur sekitar delapan bulan. Ditemukan luka robek pada bagian leher dan perut. Diperkirakan meninggal dunia sekitar tiga hari lalu. Selanjutnya orok tersebut dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan membenarkan adanya kejadian itu. Untuk penjelasan lebih rinci, dia meminta awak media mengkonfirmasinya ke Polsek Dentim. (kmb36)
OLAH TKP - Anggota Inafis Polresta Denpasar saat melakukan olah TKP.
Genjot Ekspor
Pemerintah Permudah Persyaratan, Pengusaha Perluas Kerja Sama Denpasar (Bali Post) -
Momentum kenaikan dolar digunakan pemerintah untuk menggenjot ekspor. Untuk itu, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas produk dan mempermudah persyaratan dokumen ekspor. Sementara di sisi pengusaha, upaya yang dilakukan yakni memperluas kerja sama dengan negara tujuan ekspor. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan, pemerintah memberikan dukungan berupa kelancaran dokumen ekspor salah satunya Surat Keterangan Asal (SKA) produk yang diekspor. ‘’Itu kita fasilitasi untuk mempermudah bahkan bisa melalui online. Bahkan saat cuti libur, kita tetap melayani karena kita komit untuk peningkatkan ekspor,’’ ujarnya belum lama ini. Pemerintah juga akan memberi subsidi dalam pengurusan SVLK yang merupakan program pemerintah pusat. Sebab biaya SVLK cukup besar, di kisaran Rp
25 juta. Namun pemerintah pusat memiliki keterbatasan dana sehingga tidak semua daerah bisa dibantu. Bali tahun ini tidak mendapatkan bantuan. Ia pun berharap tahun depan bantuan subsidi bisa dikucurkan untuk Bali. ‘’Karena untuk mengurus SVLK biaya yang besar adalah untuk mengurus biaya surveyor untuk memverifikasi bahwa kayu yang digunakan sebagai bahan baku tidak merusak alam, hutan,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dia menyebutkan, kualitas produk juga perlu ditingkatkan agar berdaya saing dan betul-betul disukai konsumen. Untuk itu,
pihaknya melakukan pembinaan keliling Bali memberi pelatihan inovasi dan informasi, teknik pengemasan, pelatihan marketplace serta promosi. Hanya diakuinya promosi yang bisa diberikan pemerintah daerah sebatas di dalam negeri. Promosi di luar negeri belum bisa difasilitasi karena terkendala anggaran. Pasar Timur Tengah seperti Afrika Selatan dan Asia Selatan sedang menjadi target ekspor. Maka dari itu, ia berharap pemerintah pusat dapat menggandeng industri dari Bali untuk berpromosi ke luar negeri. Para pengusaha juga ten-
gah gencar menjajaki peluang pasar baru. Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, ia sedang menjajaki pasar Rusia. Bahkan tanggal 17 Juli ia diundang oleh asosiasi pengusaha Rusia untuk membahas kerja sama perdagangan. Selain Rusia, Kadin juga menjajaki Australia. Sebab berdasarkan data statistik terakhir, penurunan ekspor terbanyak yaitu ke Australia. Selanjutnya Kadin akan membuat pemetaan produk unggulan yang bisa diekspor ke Australia dan Rusia. ‘’Karena tidak semua produk bisa diterima di sana. Kemudian juga kita petakan kuantitasnya,’’ ungkapnya. Kadin sudah menggarap ekspor ke semua negara di Timur Tengah. Kebutuhan yang paling banyak dibutuhkan di Timur Tengah berupa
produk dari kayu, seperti furniture, handicraft dan lainlain. Dokumen kelengkapan ekspor seperti SVLK menurutnya tidak ada masalah, karena bisa difasilitasi oleh Kadin dengan biaya yang lebih terjangkau. Meski demikian, dia menyebutkan target menggenjot ekspor kini terkendala fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) dari Amerika Serikat yang akan dihapus. Ada 131 produk dari Bali termasuk kayu yang masuk dalam penerima fasilitas itu. Untuk itu, Kadin dan Menteri Perdagangan telah berangkat ke Amerika untuk menegosiasikan kebijakan AS ini. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
’’Event” Musik ’’Dengan Cinta’’
Peduli Toleransi dan Penderita Kanker Denpasar (Bali Post) Rasa kepedulian terhadap toleransi yang belakangan ini semakin tergerus dengan isu SARA yang dibangkitkan oleh kelompok tertentu demi kepentingan politik, membuat Julien Lanes, Founder Bali Sound of Peace Musik Festival tersentuh hatinya. Dia pun mencoba membangkitkan kembali rasa toleransi melalui event musik bertajuk ‘’Dengan Cinta’’ di Ryoshi House Of Jazz, SeminyakKuta, Sabtu (14/7) malam. Event yang melibatkan 30 musisi itu juga dipersembahkan bagi para penderita kanker. Julien Lanes saat ditemui di Warung Kopi Bali 63 Sabtu (14/7) lalu, mengatakan tema “Dengan Cinta” dipilih lantaran Indonesia sedang
mengalami krisis cinta. Suhu politik menyebabkan cinta seakan sudah tersamarkan. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, pagelaran bertujuan memberikan ruang kreativitas kepada musisi sekaligus untuk memupuk toleransi antarumat beragama. Dipilihnya Bali sebagai lokasi event, dikarenakan masyarakat Bali sangat toleran dan antipaham radikal. Bali selalu menjadi ikon tempat merajut perdamaian dan saling menghormati antarsesama. ‘’Saya mau memperlihatkan pada anak bangsa di tempat lain agar mencontoh Bali yang menghormati cinta dan keragaman yang ada di Indonesia tercinta ini,’’ imbuhnya. Pagelaran musik ini tidak
hanya tentang kepedulian para musisi tentang perdamaian dan toleransi semata, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kepada orangorang yang mengalami penyakit khususnya kanker. Menurut Julien, orang-orang yang mengalami penyakit ini harus mendapatkan perhatian lebih dari semua kalangan sehingga hidup mereka bisa lebih bermanfaat. Ditambahkannya, menciptakan cinta melalui musik akan lebih mudah dikarenakan musik bersifat universal. Apalagi tidak ada manusia yang tidak suka music, dan tiap manusia mempunyai cinta dalam diri masing-masing. Tinggal bagaimana membuka rasa cinta tersebut, sehingga bisa diaplikasikan dalam kehidupan ini. (win)
Bali Post/asa
Kajati Bali Amir Yanto (kanan) didampingi Asintel Bayu A. Arianto.
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Gong Kebyar Anak-anak: Sekaa Gong Gita Werdi Swara, Desa Bangkiang Sidem, Duta Kabupaten Bangli dengan Sekaa Gong Jaya Semara Kesuma, Banjar Puseh Desa Ketewel Kecamatan Sukawati, Duta Kabupaten Gianyar
Penyuluhan Hukum Sasar Sekolah
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : Dewan Desak Eksekutif Serius Rampungkan Revisi RTRW Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/ist
MUSIK - Salah satu musisi yang tampil pada event musik ’’Dengan Cinta’’.
Bali Post/win
Denpasar (Bali Post) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) di Bali diharapkan tidak hanya sebatas melakukan penindakan terhadap mereka yang melakukan perbuatan melawan hukum. Jajaran kejaksaan juga diharapkan melakukan pencegahan, sehingga perbuatan melawan hukum bisa ditekan. Terkait pencegahan, kejaksaan telah melaksanakan sejumlah kegiatan, seperti penyuluhan hukum hingga jaksa masuk sekolah. Hal itu diungkapkan Kajati Bali Amir Yanto. Amir Yanto menyampaikan, penyuluhan hukum menyasar masyarakat maupun lembaga pemerintah. Sementara program jaksa masuk sekolah menyasar lembaga pendidikan. Tujuannya tak lain mengajarkan generasi muda sejak dini tentang pola atau mekanisme supaya tidak berbuat sewenang-wenang atau melanggar aturan hukum. Menurutnya, kejaksaan berkomitmen dalam hal penegakan hukum. Namun pencegahan tetap lebih penting. Maka dari itu, setiap sekolah yang telah mendapatkan penyuluhan melalui program jaksa masuk sekolah terus akan dipantau, sehingga pencegahan dini betul-betul terlaksana. ‘’Namun, jika ada tindak pidana, ya kita proses sesuai hukum yang berlaku,’’ kata Amir Yanto didampingi Asintel Bayu A. Arianto usai membuka pekan olahraga antara jaksa serangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58, belum lama ini. (kmb37)
BADUNG
Senin Paing, 16 Juli 2018
Sampah Plastik Tukar Buku Diminati Siswa
DLHK dan Disdikpora Badung Berkolaborasi Kurangi Sampah Plastik
PROGRAM - DLHK dan Disdikpora Badung berkolaborasi meluncurkan program inovasi Plastbuk di SDN 2 Sempidi, Jumat (13/7). DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung tak pernah surut berinovasi. Kali ini instansi yang dikomandani Kadis I Putu Eka Merthawan menggandeng Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung untuk meluncurkan program inovasi Plastbuk (sampah plastik tukar buku) yakni penjabaran dari inovasi ‘’Batik’’ Badung antikantong plastik. Dengan program anyar ini, sampah plastik bisa ditukar dengan buku. DLHK menyebut dengan istilah Plastbuk. Salah satu sekolah yang sudah menjadi percontohan program Plastbuk ini adalah SD No. 2
Sempidi, Mengwi. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengungkapkan, program inovasi Batik dan Plastbuk ini sudah mulai berjalan. Inovasi baru ini pertama kali diluncurkan akhir Mei 2018 oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di areal Kahyangan Tiga Desa Adat Sempidi. Berdasarkan evaluasi, Batik dan Plastbuk ini dinilai cukup ampuh mengendalikan jumlah dan sebaran sampah plastik di wilayah Kabupaten Badung. ‘’Untuk program inovasi Plastbuk ini kami berkolaborasi dengan Disdikpora Badung. SD No. 2 Sempidi menjadi percontohan untuk program ini,’’ ujarnya,
Minggu (15/7) kemarin. Eka Merthawan menargetkan program inovasi Plastbuk ini ke depan bisa menyasar semua sekolah, baik SD, SMP maupun SMA yang ada di Kabupaten Badung. ‘’Target kami Plastbuk ini nanti dilaksanakan di semua sekolah di Badung, baik SD, SMP maupun SMA,’’ kata pejabat asal Sempidi ini. Dikatakan juga bahwa inovasi Plastbuk ini cukup diminati oleh kalangan sekolah. Pasalnya, para siswa dengan mengumpulkan sampah plastik dan menukarkannya ke petugas, mereka sudah langsung mendapat hadiah buku. ‘’Inovasi Plastbuk ini cukup diminati oleh para siswa. Karena dengan menukarkan plastik mereka sudah bisa dapat buku,’’ tegas Eka Merthawan. Sementara itu, I Ketut Widia Astika selaku Kepala Disdikpora Badung juga menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap program inovasi Batik dan Plastbuk. Pasalnya, selain mengajarkan siswa peduli terhadap lingkungan, dengan Plastbuk para siswa juga bisa terbantu untuk mendapatkan buku. Hadir pada kesempatan tersebut Lurah Sempidi, Bendese Adat Sempidi, Kepala SDN 2 Sempidi, Komite SDN 2 Sempidi, jajaran DLHK Badung, beserta para guru SDN 2 Sempidi. (ad792)
3
Petang Jadi Rebutan Parpol Mangupura (Bali Post) -
Kecamatan Petang, Badung, kini menjadi primadona di kalangan partai politik (parpol) untuk menambah kursi dalam pemilihan legislator 2019. Terdapat tiga kursi yang dapat direbut dari pemisahan dapil tersebut. Seperti diungkapkan Sekretaris DPD Partai Golkar Badung Wayan Suyasa, Minggu (15/7) kemarin. Politisi asal Desa Penarungan ini mengungkapkan, pemisahan dapil ini juga memberikan peluang bagi calon-calon legislatif di dapil Petang untuk meraup lebih banyak suara Golkar. ‘’Kami harapkan suara Golkar di Petang meloloskan calon-calon kita dengan perolehan minimal satu kursi dari tiga pembagian kursi yang ada di kecamatan tersebut,’’ ungkapnya. Partai Golkar, kata Suyasa, telah mempersiapkan sejumlah berkas pencalegan untuk disetor ke KPU Badung. Pihaknya akan menyetorkan nama-nama calon paling akhir, yakni tanggal 17 Juli besok. ‘’Semua berkas su-
dah kami siapkan. Dari target yang kami inginkan adalah semua lolos terverifikasi, tidak ada calon kami yang tercecer berkasnya,’’ ujarnya. Terkait calon perempuan, pihaknya telah memasang calon sesuai aturan yang telah ditetapkan KPU. Termasuk ada sekitar 40 persen calon baru. ‘’Ada juga yang dulu sudah pernah jadi caleg namun gugur pada empat tahun lalu, kini kita beri kesempatan lagi untuk ikut dalam pencalegan,’’ ucapnya. Ditargetkan penambahan dua kursi yakni sebanyak 12 calon yang lolos dalam Pemilu Legislatif 2019. Ketua DPC Partai Demokrat Badung I Made Sunarta juga optimis pemisahan dapil ini akan dimaksimalkan oleh partainya. Dengan be-
gitu, Partai Demokrat nantinya bisa meraih tambahan 1 kursi. ‘’Jadi kita berharap karena ada pemisahan dapil, Demokrat bisa nambah satu kursi,’’ kata Sunarta di sela penyerahan berkas berisi bakal calon anggota legislatif ke KPU Badung, Sabtu (14/7). Disinggung peluang tambahan kursi diperoleh dari dapil mana, politisi yang kini juga duduk sebagai Wakil Ketua II DPRD Badung menyebut di dapil 3 (Petang). ‘’Kita harapkan peluang nambah ada di beberapa dapil. Seperti Petang. Karena Petang baru kita optimalkan. Jadi di Petang kita harapkan dari tiga kursi kita dapat satu. Itu kan harapakan kita,’’ tegasnya. Bendesa Adat Abianbase Kecamatan Mengwi ini ber-
harap seluruh kader di bawah supaya bekerja keras. ‘’Tentunya kita harus berjuang keras, semua kader harus bekerja keras,’’ ucapnya. Sebelumnya, Kecamatan Petang masih menjadi satu dapil dengan Kecamatan Abiansemal, yakni dapil 4. Namun, sejak keluarnya Keputusan KPU RI Nomor 280/ PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018, ditetapkan di Jakarta pada 4 April 2018 oleh Ketua KPU RI Arief Budiman, akhirnya wilayah Kecamatan Petang menjadi dapil tersendiri yakni Dapil 3, begitu juga Kecamatan Abiansemal kini menjadi Dapil 2. Dengan pemisahan ini, berdampak pula pada alokasi kursi di parlemen. Bila sebelumnya Dapil IV (Abiansemal-Petang) memiliki 11 kursi, kini Dapil 3 (Petang) memiliki kursi sendiri yakni tiga kursi, sedangkan Dapil 2 (Abiansemal) memiliki delapan kursi. (kmb27)
Kebakaran Hanguskan Gudang Berkas
Bali Post/kmb23
KEBAKARAN - Sejumlah petugas berusaha memadamkan api yang menghanguskan gudang berkas dalam musibah kebakaran, Munggu (15/7) kemarin di Kuta.
Mangupura (Bali Post) Kebakaran yang terjadi Minggu (15/7) dini hari kemarin menghanguskan sebuah gudang berkas kantor notaris di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya, S.E., M.Si. saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, pihak pemadam kebakaran mendapat informasi kebakaran ini pada Minggu pukul 02.10 Wita. Atas informasi tersebut, sejumlah petugas diturunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. ‘’Sejak informasi diterima, 10 menit kemudian petugas kami tiba di lokasi. Karena posisi kebakaran ada di lantai tiga, lama pemadaman memakan waktu selama 1 jam 20 menit,’’ pungkasnya. Dikatakan, yang terbakar sebanyak satu unit bangunan seluas 1 x 2 m yang digunakan untuk gudang berkas. Penyebab kebakaran masih dalam penyidikan. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir sebesar Rp 500 juta,’’ ucapnya. (kmb23)
PATUNG - Patung tambahan di Simpang Kali Jimbaran mulai dipasang, Minggu (15/7) kemarin.
Mulai Dipercantik
Taman Median Jalan Sepanjang By-pass Nusa Dua Mangupura (Bali Post) Penataan taman di sepanjang By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua mulai dikerjakan. Penataan taman median jalan ini dilakukan mulai dari pintu keluar tol Nusa Dua sampai dengan gerbang masuk kawasan ITDC Nusa Dua. Seperti tampak di sekitar taman median jalan Nusa Dua, Minggu (15/7) kemarin, sejumlah pekerja mulai membongkar tanaman dan juga rumput yang sudah mati. Tanah media tanamnya juga akan ditambahkan dengan yang baru. Menurut Kepala Dinas
Simulasi Bencana
Desa Canggu Diterjang Tsunami Mangupura (Bali Post) Bencana tsunami menerjang Desa Canggu Kecamatan Kuta Utara, Minggu (15/7) pagi. Luapan air laut mengakibatkan banyak korban jiwa berjatuhan. Bencana tersebut hanya simulasi yang sengaja dilakukan desa setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung. Kegiatan ini melibatkan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Canggu, yang anggotanya dari berbagai unsur, seperti aparat desa, LPM, BPD, PKK, Karang Taruna, TNI/Polri. ‘’Pada simulai kali ini
SIMULASI - Desa Canggu bersama BPBD Kabupaten Badung menggelar simulasi bencana, Minggu kemarin.
juga ada unsur dari petugas medis, linmas, dan pihak desa adat setempat. Total kurang lebih 60 orang yang terlibat dalam simulasi,’’ ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD B a d u ng I Wayan Netra, Minggu kemarin. Menurutnya, dalam simulasi itu BPBD sebagai fasilitator, kegiatan ini murni adalah inisiatif pihak desa. Dengan diselenggarakannya simulai bencana tsunami ini, diharapkan semakin meningkatkan kesiagaan Desa Canggu dalam menghadapi bencana. ‘’Desa Canggu telah
ditetapkan sebelumnya menjadi Desa Tangguh Bencana pada tahun 2017. Jadi, kegiatan ini dilakukan untuk peningkatan kapasitas Desa Canggu melalui anggaran APBDes,’’ katanya. Seperti diketahui, selain di Desa Canggu, BPBD Badung telah membentuk sedikitnya 21 desa tangguh bencana pada tahun 2017. Akan bertambah 10 lagi pada tahun 2018. Targetnya sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung, tahun 2021 semua kelurahan/desa yang berjumlah 62 sudah terbentuk
Bali Post/kmb23
desa tangguh bencana. Perbekel Desa Canggu I Nengah Lana mengatakan, kegiatan simulasi ini sebagai bentuk tindak lanjut dari pembentukan desa tangguh bencana tahun 2017. ‘’Kegiatan simulasi semata-mata bertujuan untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan anggota pengurangan risiko bencana Desa Canggu,’’ ujarnya. Dengan adanya kegiatan ini semua pihak di Desa Canggu, khususnya dapat lebih tanggap dalam menghadapi setiap bencana yang akan datang, khususnya tsunami. (kmb27)
LHK Badung I Putu Eka Merthawan, Minggu kemarin, saat ini ada tiga kegiatan pokok yang dilakukan. Pertama, penataan taman di depan masjid di Tuban. Kedua, penataan taman dari pintu keluar tol Nusa Dua sampai pintu gerbang ITDC Nusa Dua. Ketiga, penyelesaian patung Nakula Sadewa di Simpang Kali, Jimbaran. Dijelaskannya, untuk taman median jalan di sepanjang By-pass Nusa Dua sebelumnya sudah dilakukan pengecatan terhadap patung-patung yang ada. Kemudian saat ini dilanjut-
kan dengan penataan taman yang meliputi pengecatan kanstin atau pembatas taman. Semua tanaman akan diganti agar terlihat lebih cantik. ‘’Nanti akan ada tambahan aksesori lampu, agar saat malam hari terlihat lebih gemerlap,’’ terangnya. Proyek dengan anggaran sebesar Rp 900 juta ini sud a h m ula i d i kerja ka n sejak awal Juli. Pihaknya menargetkan bulan September sudah rampung. Selain penataan median jalan di By-pass Nusa Dua, pihaknya juga menata taman yang ada di depan masjid di Tuban. Sedang-
kan untuk taman di sekitar patung Dewa Ruci nantinya akan ditambah air mancur. Sejumlah lampu juga akan diganti. Sementara untuk penyelesaian taman yang ada di Simpang Kali Jimbaran, saat ini juga sedang dilakukan pembenahan. Pemasangan patung tambahan selain patung Nakula dan Sahadewa mulai dikerjakan. Seperti pemasangan patung Tualen dan tambahan patung menjangan. ‘’Patung Tualen ini dipasang menghadap selatan, melihat posisi Nakula Sahadewa,’’ ujarnya. (kmb23)
info seremoniAL
4
Sebanyak 326 Peserta Didik Baru Ikut MPLS di SMA PGRI 2 Denpasar Diisi Penguatan Karakter, Diakhiri Pentas Budaya
SEBANYAK 326 peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA PGRI 2 Denpasar. Kegiatan yang berlangsung selama seminggu itu, diawali Senin (9/7) lalu di Lapangan Desa Tegal Harum, kawasan Perumnas Monang-Maning, Denpasar, dibuka Kepala Sekolah I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. Setelah mengikuti upacara bendera, peserta didik baru melaksanakan serangkaian kegiatan untuk penguatan karakter dan pengenalan lingkungan sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan MPLS SMA PGRI 2 Denpasar ditutup, Sabtu (14/7). Menurut Ketua Panitia Pelaksana MPLS SMA PGRI 2 Denpasar Drs. I Made Suwecana, pelaksanaan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru tidak ada nuansa perpeloncoan dan tanpa kekerasan. ‘’Kegiatan yang dilaksanakan sejuk dan sehat, berbudi luhur, berkarakter dan berbudaya,’’ tegas Wakasek Kesiswaan ini didampingi Wakasek Kurikulum I Made Purwa Kesuma, S.Pd., M.Pd. dan Wakasek Sarana Prasarana Dra. Agustin Setiawati. Lebih lanjut dikatakannya, melalui kegiatan MPLS peserta didik baru diperkenalkan dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah. Sehubungan dengan penerapan Kurikulum 2013 di sekolah ini dan adanya peminatan sejak kelas X, maka pada peserta didik baru juga menjalani tes psikologi (psikotest) untuk memastikan dan memantapkan pilihan peminatan mereka. Selain itu, diberikan materi berkaitan dengan tata tertib lalu lintas,
MPLS - Kepala SMA PGRI 2 Denpasar I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd. didampingi Ketua Panitia Drs. I Made Suwecana memberi ucapan selamat kepada peserta didik baru mengawali kegiatan MPLS. kenakalan remaja, narkoba, kesehatan reproduksi, sosialisasi bank sampah, perlindungan anak, tata krama dan pendidikan karakter. Kegiatan MPLS di SMA PGRI 2 Denpasar juga diisi acara pencarian bakat di kalangan peserta didik baru. Potensi yang dimiliki peserta didik baru dijaring lewat berbagai lomba untuk menemukan bakat dan minat yang kelak bisa dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Lomba yang diadakan antara lain membaca puisi, masatua Bali, baris-berbaris dan bondres modern. Pemateri yang mengisi MPLS dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan Komisi Perlindungan Anak. Kasek I Komang Arta Saputra mengatakan, pihaknya memang memberikan cukup ruang bagi bertumbuh dan berkembangnya potensi
peserta didik di bidang seni dan budaya. ‘’Kami memberi ruang untuk menggali potensi, bakat dan minat mereka. Melalui kegiatan pentas budaya di akhir kegiatan MPLS anakanak menunjukkan kebolehannya,’’ ujarnya. Ia bangga bisa menyaksikan kreativitas pentas seni dan budaya peserta didiknya yang baru di pengujung kegiatan MPLS, Sabtu (14/7). Rasa bangga itu disebabkan dalam waktu begitu singkat peserta didik baru dapat menampilkan kreativitas seni yang bermutu. Pembina SMA PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. I Ketut Kerta, M.Pd. pada kesempatan itu menegaskan pentingnya peserta didik memahami dan memaknai sekolah sebagai wawasan Wiyata Mandala. ‘’Sekolah merupakan tempat belajar, tempat pendidikan, bukan yang lain,’’ tandasnya. (ad794)
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Denpasar
Serahkan Penghargaan Juara Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
PENGHARGAAN - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menyerahkan penghargaan kepada dinas yang menang dalam Monitoring dan Evaluasi Kearsipan. DINAS Kearsipan dan Perpustakaan Kota Denpasar menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara Monitoring dan Evaluasi Kearsipan, Jumat (13/7) lalu. Selain itu, dilakukan kegiatan penyusutan/ pemusnahan arsip inaktif di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dari hasil evaluasi/monitoring kearsipan tahun 2018 didapatkan juaranya. Juara I diraih Badan Penelitian dan Pengembangan, juara II Dinas Kebudayaan, juara III Dinas Perindustrian dan Perdagangan, juara IV Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, juara V Kecamatan Denpasar Selatan. Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. menjelaskan, arsip merupakan sumber data dan informasi yang harus dikelola dengan baik. Arsip bukan hanya catatan sejarah, tetapi
juga bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen organisasi. Pengelolaan arsip yang baik memengaruhi kinerja organisasi. Oleh karena itu, arsip menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja, transparansi dan akuntabilitas birokrasi. Arsip juga berupa bukti autentik yang dapat dipertanggungjawabkan untuk kepentingan tertentu. Akan tetapi kenyataan di lapangan, belum semua perangkat daerah mengelola arsipnya dengan baik, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Maka dari itu, ia berharap upaya pengelolaan arsip yang baik harus terus ditingkatkan. Sebagai lembaga kearsipan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Denpasar melakukan langkah-langkah. Salah satunya dengan mengadakan monitoring, pembinaan dan evaluasi
pengelolaan kearsipan antarperangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar. Tujuan kegiatan pembinaan pengelolaan kearsipan, untuk menggiatkan peningkatan pengelolaan arsip demi terselamatkannya dokumen-dokumen bahan pertanggungjawaban setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara serta kepentingan negara, pemerintahan dan pelayanan publik untuk tujuan kesejahteraan rakyat. Arsip merupakan rekaman kegiatan sebagai memori kolektif bangsa. Oleh sebab itu, pentingnya sinergitas seluruh elemen (lembaga kearsipan daerah dan seluruh perangkat daerah) dalam upaya mewujudkan pengelolaan kearsipan yang baku. Wali Kota Denpasar yang diwakili Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, peranan arsip dalam kehidupan pemerintah, negara dan bangsa sangat besar dan penting, sebagai sumber data dan informasi, bahan pertanggungjawaban kinerja pemerintah, sebagai memori kolektif bangsa serta bahan pertanggungjawaban untuk generasi yang akan datang. Ruang lingkup penyelenggaraan kearsipan meliputi keseluruhan penetapan kebijakan, pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem kearsipan yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana, serta sumber daya lain sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah agar melengkapi sapras yang memadai dalam rangka pengelolaan arsip secara tuntas. (ad789)
SMA PGRI 4 Denpasar Tampil Luar Biasa Taat Asas, Terima 5 Kelas Siswa Baru
SEJAK dipimpin Drs. Ngakan Nyoman Karta, SMA PGRI 4 Denpasar terus mengalami kemajuan dan kini tampil luar biasa. Sekolah di Jalan Kenyeri, Sumerta ini sukses menuntaskan pembangunan dan fasilitas lab. Hal inilah yang membuat sejak enam tahun lalu sekolah ini mampu menyelenggarakan pendidikan pagi hari untuk semua kelas. Pada PPDB 2018, SMA PGRI 4 Denpasar menerima siswa baru lima kelas, sama seperti tahun lalu. Semua hadir mengikuti MPLS sejak Senin lalu. Kepala SMA PGRI 4 Denpasar Drs. Ngakan Nyoman Karta bersama Wakasek Drs. I Made Nita dan Drs. I Wayan Sinardana mengatakan, siswa baru yang diterima adalah hasil seleksi dari 449 pelamar. Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah ruangan dan rasio guru, sehingga sekolah dikenal taat asas Permendikbud No.17 Tahun 2017. Tiap rombongan belajar diisi 36 siswa. Jika pemerintah konsekuen melaksanakan Permendikbud, dia yakin semua sekolah swasta menerima siswa baru memenuhi kapasitas. Ke depan, pemerintah yang menerapkan PPDB lewat empat jalur mestinya lebih awal memastikan siswa yang diterima di sekolah negeri. Dengan demikian sekolah swasta juga mendapat kepastian menerima siswa baru lebih awal. Ini menguntungkan masyarakat jika anaknya tak diterima di negeri otomatis akan mendaftar ke sekolah swasta.
BERSAMA - Kepala SMA PGRI 4 Denpasar Ngakan Nyoman Karta berfoto bersama dengan guru dan siswa baru sambil menunjukkan salam empat jari. SMA PGRI 4 Denpasar, kata Ngakan Karta, terus melakukan upaya perbaikan dan kualitas. SDM gurunya didukung guru profesional, minimal S-1 dan beberapa guru S-2. Sejak enam tahun sekolah ini mandiri di Jalan Kenyeri Gang 27, Denpasar. Sekolah mengalami kemajuan pesat. Tersedia lab komputer, perpustakaan, IPA dan CCTV, internet (wifi) semuanya gratis. Tahun 2018, sekolah ini pertama kalinya menggelar UNBK secara mandiri. Banyak lulusannya diterima di PTN dan PTS favorit seperti di Unud, Undiksha dan Jatim. Bahkan di sekolah kedinasan seperti di kepolisian meraih ranking I di Denpasar. Untuk kenyamanan belajar, sekolah ini dilengkapi bale
bengong yang dipakai oleh siswa untuk belajar, membaca dan mengakses internet. Dia bersyukur jumlah siswa baru tiap tahun meningkat, dengan student body 450 orang. Selain itu, memberikan beasiswa bagi 85 siswa miskin Rp 100.000 per siswa lewat dana BOS, menyediakan banyak beasiswa seperti BSM, sedangkan biaya SPP hanya Rp 370 ribu/bulan. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. memuji sejak pisah manajemen dari sekolah negeri, SMA PGRI 4 Denpasar semakin maju dan mandiri. Ini semua berkat kinerja kasek dan guru. Prestasi siswanya lumayan bagus. (ad796)
Senin Paing, 16 Juli 2018
PDGI Cabang Denpasar Gelar Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut PERSATUAN Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Denpasar menggelar pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Balai Banjar Kedua, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Acara diadakan empat kali yaitu 14-15 Juli dan 2122 Juli. Tema kegiatan ini adalah ‘’Warga Banjarku Tersenyum Sehat’’. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu promotif-preventif berupa topikal aplikasi untuk mencegah lubang gigi, kuratif berupa pembersihan karang gigi, penambalan gigi sulung dan permanen serta pencabutan gigi sulung dan permanen. Ketua Panitia I.B. Argamantra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk bakti sosial PDGI Cabang Denpasar kepada masyarakat, terutama warga Banjar Kedua. Mereka dijadwalkan datang ke balai banjar. ‘’Kami semaksimal mungkin merawat semua kasus yang ada di mulut. Jadi, warga yang datang sudah kami periksa dua bulan lalu. Bulan Mei, kami datang ke rumah–rumah untuk mengecek kondisi giginya dan setelah direkap datanya, didatangkan sesuai jadwal,’’ bebernya. Dari pendataan itu, 274 pasien dijadwalkan mendapatkan perawatan gigi. Kegiatan ini dilakukan sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang menyatakan angka kebutuhan perawatan gigi dan mulut di Denpasar tinggi. Februari 2017, tim PDGI Denpasar melakukan survei pernyataan Kadis Kesehatan Denpasar. Setelah melakukan survei awal, angka kebutuhan perawatan gigi masyarakat Kedua mencapai 74 persen dari total 500 warga. Setelah dua bulan lalu melakukan survei
PELAYANAN - Kadis Kesehatan Kota Denpasar Luh Sri Armini (kanan) membuka kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diselenggarakan PDGI Denpasar. kembali dan pemeriksaan detail, dari 500 warga yang berhasil ditemui dan menerima perawatan 56 persen. Ketua PDGI Cabang Denpasar drg. IDG Budijanana, Sp.Ort. menyatakan cukup jengah dengan angka kebutuhan perawatan gigi dan mulut di Bali cukup tinggi. Ia berharap setelah pelayanan ini, warga betul–betul paham tentang kesehatan gigi dan mulut. Dengan edukasi yang baik, ia berharap image perawatan gigi mahal tidak lagi melekat di benak masyarakat. Pihaknya datang ke Banjar Kedua tidak sekadar memberikan pelayanan, tetapi betul-betul sesuai SOP yang harus dilakukan dalam pemberian pelayanan kesehatan. Maka dari itu, pihaknya membuat Balai Banjar Kedua seperti klinik sementara. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini, M.Kes. mengungkapkan, kesehatan gigi dan mulut
patut menjadi perhatian karena penyakit gigi dan mulut masih diderita sebagian besar penduduk yaitu 73 persen. Secara keseluruhan di Indonesia yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut prevalensinya 23,4 persen, 1,6 persen penduduk telah kehilangan seluruh gigi aslinya, serta 29,6 persen penduduk memerlukan pengobatan dan tenaga kesehatan gigi dan mulut. Di Denpasar ada 31 tukang gigi yang semuanya belum berizin. Di Bali ada 24,4 persen penduduk yang memiliki masalah dengan gigi dan mulut, 38,8 persen sudah mendapatkan perawatan gigi dari tenaga medis. Untuk Denpasar yang menjadi masalah utama 33 persen terutama pada siswa SD dan yang sudah mendapat pelayanan 99,3 persen. ‘’Artinya, siswa SD dalam skrining sudah terpantau, tapi di masyarakat secara luas seperti yang dilaksanakan di Kedua ini,’’ ujarnya. (ad790)
SLUA Saraswati 1 Denpasar Perkuat Diri Jadi Sekolah Favorit Tahun Ini Rekrut 12 Kelas Siswa Baru
GURU - Pengurus Yayasan Dewa Sukanada dan IGB Yudhara berfoto bersama dengan Kasek Made Budiadnyana dan para guru SMA Saraswati 1 Denpasar. SISWA baru SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar memiliki potensi di bidang apa saja. Buktinya, mereka menampilkan segala potensi seni dalam pentas seni serangkaian praMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2018, Sabtu (14/7). Siswa baru juga diperkenalkan aneka ekstra di sekolah ini, seperti Marching Band Gema Ganesha, ekstra paskibraka, ekstra mapala, PIK-R, putra-putri sekolah, dance modern, tari Bali dan aneka spontanitas lainnya. Ketua OSIS SLUA Saraswati Denpasar Pande Komang Dita Sari berterima kasih kepada semua anggota OSIS dan dewan guru dalam menyukseskan acara ramah tamah siswa baru. Pentas seni dan acara ramah tamah siswa baru disaksikan Sekretaris Yayasan PR Saraswati
Pusat Denpasar Dewa Sukanada, B.A. dan Ketua Badan Pengawas IGB Yudhara, MBA. Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Ir. I Made Budiadnyana, M.Pd. menjelaskan, tahun ini SLUA Saraswati sukses merekrut 12 kelas siswa baru. Ini semua berkat dukungan masyarakat Bali yang memilih SLUA Saraswati 1 Denpasar karena mutu. Sukses ini juga berkat kinerja guru dan karyawan serta bantuan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Mereka yang diterima adalah hasil seleksi dari 1.300 pelamar. Untuk itu, dia minta maaf belum bisa menampung semua animo masyarakat karena keterbatasan ruangan, meski masih khawatir akan ada siswa baru yang lari ke sekolah negeri. Diungkapkannya, masyarakat
tak salah memilih SLUA Saraswati 1 Denpasar. Alasannya, SLUA makin memperkuat dirinya menjadi sekolah swasta terfavorit di Bali. Sekolah ini sukses meraih nilai akreditasi A dengan skor tertinggi 96 di antara sekolah swasta di Bali. Di atasnya dua SMA negeri. Makanya ia menyebut SLUA Saraswati adalah SMA swasta terfavorit di Bali. Empat orang lulusannya tahun ini diterima di Fakultas Kedokteran Unud. Made Budiadnyana didampingi Wakasek Dra. I.A. Kendran, Drs. Nyoman Musten, Drs. I Made Resika dan Ni Nyoman Jani Artini, S.S. sejak awal menanamkan pentingnya disiplin diri. Peserta MPLS diajarkan datang ke sekolah tepat waktu sesuai aturan sekolah yakni pukul 06.45 Wita. Mereka yang terlambat dikomunikasikan kepada orangtuanya. Inilah yang disebut sebagai sekolah kemitraan keluarga. Makanya pada MPLS yang dibuka Senin (16/7) ini, akan diisi pengenalan SDM dan fasilitas sekolah, ekstrakurikuler serta ceramah lalu lintas dari kepolisian, perhubungan, DKP dan BLH Bali. Ini sesuai visi dan misi SLUA Saraswati 1 Denpasar yakni ‘’Mulia dalam akhlak dan berwawasan budaya’’. Sekretaris Yayasan Dewa Sukanada mengaku bangga SMA Saraswati menjadi SMA swasta tervaforit dilihat dari animo masyarakat memilih sekolah ini. Namun, dia minta jangan cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan mutu. Dengan bermutu sekolah swasta tahan banting dari persaingan. (ad795)
’’Workshop’’ Implementasi K-13 SMP Dharma Wiweka Denpasar
Capai Kesempurnaan Dalam Proses Belajar Mengajar KURIKULUM merupakan roh atau jantung sekolah, bila diumpamakan seperti tubuh manusia. Untuk itulah guru sebagai pelaksana utama pencapaian suatu pembelajaran atau prestasi, harus memiliki kompetensi jelas dan kuat. Untuk mencapai hal ini, SMP Dharma Wiweka Denpasar tiap tahun punya program workshop atau me-review Kurikulum 2013 (K-13). Tahun ini, workshop tersebut dilaksanakan Jumat (13/7) lalu dan dibuka Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar Drs. Anak Agung Gede Wiratama, M.Ag. Tema yang diusung ‘’Workshop Penguatan Impelementasi K-13 di Kalangan Guru SMP Dharma Wiweka Denpasar’’. Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menyampaikan, para guru dan kepala sekolah sudah menyiapkan lebih awal perangkat pembelajaran, sehingga begitu siswa baru mulai sekolah, mereka sudah siap. Dengan diadakannya workshop sebelum siswa baru sekolah, kelemahan yang terjadi tahun lalu bisa diperbaiki dan memasukkan muatan lokal sesuai keadaan sekolah. ‘’Kami dari dinas mengharapkan sudah siap sebelum tahun ajaran baru mulai. Saya warning sebelum masuk siswa baru, itu (workshop) sudah selesai,’’ tegasnya. Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana, Sp.B., Sp.OT(K). melalui Ketua 1 Drs. I Ketut Barusna, M.Pd. mengatakan selalu mendukung program SMP Dharma Wiweka termasuk workshop ini guna mening-
katkan mutu pendidikan. ‘’Kalau guru berkualitas, sudah tentu pendidikan akan meningkat,’’ ujarnya. Ia mengaku bangga karena SMP ini menerima siswa baru 504 orang dan itu adalah hal luar biasa. Artinya, kepercayaan masyarakat kepada lembaga pendidikan ini terus meningkat. ‘’Saya lihat anak yang mendaftar tidak hanya dari Desa Pemogan dan Pedungan, tapi luar wilayah ini juga banyak. Kami akan meningkatkan mutu pendidikan sehingga orangtua tidak rugi, sia-sia menyekolahkan anaknya di sekolah ini,’’ kata Barusna. Pihaknya akan mendorong para guru ke depannya lebih meningkatkan kualitasnya dengan cara melanjutkan pendidikan ke S-2 bahkan S-3. Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. menyampaikan, kalau guru sudah memiliki kompetensi kuat, berarti anak didik
akan cepat mengikuti proses pembelajaran. Pun untuk mengingatkan para guru harus juga belajar. ‘’Tidak mungkin menjadi guru memiliki kompetensi tinggi atau kecerdasan yang kuat tanpa belajar. Pendidikan harus dilaksanakan terus-menerus,’’ katanya. Masyarakat telah mempercayakan anaknya sekolah di SMP Dharma Wiweka yang sekarang bisa menerima siswa baru 504 orang dari 683 yang mendaftar awal. Untuk itu, ia mohon maaf kepada masyarakat yang anaknya belum bisa diterima di sekolah beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan ini. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru, terutama Wakasek Kurikulum I Made Sumerta Yasa, Wakasek Sarpas Ni Wayan Nikawati, Wakasek Kesiswaan I Made Sudana dan Staf TU I Ketut Seniartha,’’ ungkap Mariana. (ad793)
WORKSHOP - Workshop penguatan implementasi K-13 di kalangan guru SMP Dharma Wiweka Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Senin Paing, 16 Juli 2018
Mediasi Kasus Kredit Macet di LPD Desa Nusa Sari, Melaya, Jembrana
Wedakarna Ingatkan Pengurus LPD Hindari Pasal 368 dan 372 Hukum Pidana dalam Penanganan Nasabah
MENINDAKLANJUTI audiensi masyarakat Desa Nusa Sari, Melaya, Jembrana, terkait dugaan kerugian baik material maupun non-materil akibat tindakan wanprestasi pengurus LPD di Desa Nusa Sari, termasuk sistem mekanisme perhitungan utang (kredit) sejak tahun 2009 hingga 2018, membuat Senator DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan ke Kantor Desa Nusa Sari. Ia diterima oleh Wayan Ardana (Perbekel Desa Nusa Sari), I Wayan Dandrayasa (Bendesa Adat), I Putu Gede Eka Pastika, S.E. (Ketua LPD) dan puluhan unsur masyarakat baik BPD, klian maupun pegawai LPD. Dalam pertemuan tersebut, Senator Arya Wedakarna ditemani oleh M. Didik W, S.H., M.H. (Kabag Ops Kapolres Jembrana) dan I Ketut Wijaya, S.H., M.H. (Kapolsek Melaya). Pihaknya langsung menerima aspirasi dari pelapor yakni I Ketut Kresna dan I Kadek Veri Krisnadi, pihak keluarga yang merasa dirugikan. Senator Wedakarna mendengar langsung penjelasan dua arah, baik dari nasabah maupun Ketua LPD, termasuk penjelasan dari mantan Ketua LPD yang lama. Senator Arya Wedakarna menyimpulkan bahwa kedua
DI MELAYA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama Polres Jembrana, Polsek Melaya, perbekel, bendesa adat dan Ketua LPD di Melaya. pihak tersebut sama-sama memiliki kelemahan dan kesalahan. ‘’Saya perhatikan LPD Nusa Sari memiliki kelemahan yakni bahwa catatan dan laporan kredit yang seharusnya menjadi hak nasabah ternyata tidak diberikan dengan lengkap. Begitu juga ada tindakan pengurus LPD Nusa Sari yang melakukan transaksi pembayaran bukan di kantor LPD serta di bawah tangan dan pengurus LPD justru menghubungi anak atau keluarga nasabah. Ini agak berbahaya jika disepakati oleh keluarga. Dalam hukum, utang-piutang tidak bisa dilimpahkan ke siapa pun kecuali ada kes-
epakatan keluarga. Tindakan pengurus LPD ini mencederai prinsip-prinsip good governance LPD. Saya periksa langsung catatan sederhana yang didapat oleh nasabah, ternyata sangat sederhana. Belum lagi ada oknum yang mengancam nasabah dengan ancaman akan mengeluarkan dari desa adat. Ini masih rancu. Saya ingatkan bahwa harus dibedakan, mana ranah LPD dan mana ranah desa adat. Saya kira fungsi pengawasan saja kurang,’’ ungkapnya. Wedakarna juga memberikan pandangan bahwa siapa pun nasabah di LPD di Bali harus mengetahui wawasan
Sopir Ngantuk Tabrak Pemotor hingga Tewas
Denpasar (Bali Post) Tabrakan berujung maut terjadi di Jalan Antasura, depan UD Wahyu Putra, Denpasar, Minggu (15/7) kemarin. Mobil mengangkut ayam potong yang dikemudikan Ketut Manggeh (55) menabrak pengendara sepeda motor (pemotor) Ni Made Adi Arsini (50) hingga tewas. Diduga Ketut Manggeh saat itu mengantuk. Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail mengatakan, Manggeh yang beralamat di Jalan Sekar Tunjung IV
Denpasar, mengemudikan mobil pick-up DK 9956 KZ melaju dari utara. Sementara korban yang tinggal di wilayah Peguyangan Kangin melaju dari arah berlawanan mengendarai Honda Vario DK 7852 IO. Dia juga membonceng Made Anya Swari (7). Hasil penyidikan, setibanya di TKP Manggeh tidak mampu mengendalikan mobilnya karena mengantuk. Akibatnya mobil tersebut oleng ke kanan atau ke lajur kanan dan langsung menabrak korban
yang bergerak di lajurnya. Korban sempat terseret beberapa meter. ‘’Korban mengalami luka di bagian kepala belakang dan 810 (tewas - red) di TKP. Anya Swari saat kejadian terpental dan mengalami luka lecet pada bagian tangan serta kaki,’’ ungkapnya. Mantan Kapolsek Kota Tabanan ini mengimbau para pengendara kendaraan jika lelah dan mengantuk lebih baik istirahat dulu. ‘’Jangan memaksakan diri karena akibatnya bisa fatal,’’ tegasnya. (kmb36)
Olahraga
terkait hukum dan simpanpinjam. ‘’Nasabah juga punya kelemahan tidak memiliki catatan lengkap terkait hak dan kewajibannya. Seharusnya nasabah tidak mudah menandatangani dokumen jika belum paham benar. Selain itu, sifat polos masih banyak merugikan nasabah kita, termasuk ketidaktahuan tentang suku bunga yang dibebankan,’’ jelas Gusti Wedakarna. Pada kesempatan itu, pihak Polres dan Kapolsek juga mengingatkan dampak hukum baik secara perdata maupun pidana jika kasus ini berlanjut, sehingga sebaiknya diselesaikan secara internal kekeluargaan. ‘’Atas nasihat dari Polri dan menelaah masalah di atas agar terhindar dari Pasal 368 KUHP (Pemerasan) dan Pasal 372 (Penggelapan) dengan total ancaman penjara 13 tahun, saya minta agar desa adat memberikan keputusan menyelesaikan masalah secara internal dan menyetujui masukan DPD. Ada sebagian kredit khususnya bunga yang diputihkan, yang penting nasabah berkenan membayar dengan berbagai kemudahan. Selain itu, tidak boleh ada ancaman kasepekang dan pengusiran. Saya minta umat Hindu dan warga Bali bersatu padu. Urusan ini selesai di sini,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad787)
5
Incar Barang WNA, Pencuri Merayap di Pantai
Mangupura (Bali Post) -
Berbagai modus dilakukan pencuri untuk memuluskan aksinya. Seperti dilakukan tersangka Sumanah (38) saat beraksi di Pantai Kuta. Dia merayap di pasir menuju tas milik Sunkyung Roh (22) asal Korea dan mengambil barang berharga milik korban. Akibat perbuatannya tersebut, pelaku ditangkap Minggu (15/7) kemarin, saat hendak beraksi lagi. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah anggota Polsek Kuta melakukan pengintaian di seputaran TKP sekitar sebulan. ‘’Hasil penyelidikan, pelaku melakukan pencurian dengan modus merayap dan menyasar sepanjang Pantai Kuta hingga Pantai Seminyak, Badung,’’ tegasnya. Kasus ini terjadi pada Sabtu (2/6) pukul 01.00 Wita. Awalnya korban duduk di TKP tepatnya depan Hotel Pullman. Ketika hendak mengambil Iphone X-nya di dalam tas, ternyata tidak ada. Dia langsung mengecek barang-barang yang disimpan dalam tas dan debit card serta uang Rp 300 ribu juga raib. Beberapa jam kemudian korban mendapat informasi dari bank bahwa debit card-
Hingga Hari Ke-12
Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli telah membuka masa pendaftaran calon legislatif (caleg) sejak 4 Juli lalu. Namun, hingga hari ke-12, Minggu (15/7) kemarin, belum ada satu pun parpol yang datang ke KPU untuk mengajukan daftar nama bakal calegnya. Sementara itu, beberapa parpol di Bangli mengaku belum mendaftarkan calegnya ke KPU karena alasan masih menunggu rekomendasi dan mengikuti instruksi DPP. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan saat dihubungi mengakui sampai siang kemarin belum ada satu pun parpol yang mendaftarkan bakal calegnya ke KPU. Dirinya tidak tahu pasti apa yang menjadi alasannya. Meski demikian, selama ini ada beberapa par-
pol yang sering datang ke help desk KPU untuk berkonsultasi soal hal-hal yang harus dipenuhi sebelum mendaftarkan calegnya. Pihaknya sudah terus mengimbau parpol untuk tidak menunggu batas waktu terakhir dalam mendaftarkan caleg. Parpol diharapkan bisa memanfaatkan masa pendaftaran dengan sebaik-baiknya. ‘’Lima tahun lalu sama juga. Sudah biasa parpol mencari batas akhir. Ini sebenarnya cukup kami sayangkan. Mungkin karena sudah sering konsultasi ke help desk, sehingga mereka cukup percaya diri mendaftar di hari terakhir,’’ ujar Lidartawan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC Partai PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, seluruh
Berangkatkan Transmigran
PP Inkanas Gelorakan Program Emas Bangli Diberi Kuota 5 KK Denpasar (Bali Post) PP Inkanas menggelorakan Program Emas agar para karatekanya mampu mendulang medali emas dalam tiap event yang diikuti. Ini juga berlaku buat tiga karateka Inkanas yakni Sandi, Jinter dan Intan yang akan turun pada Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. Itu disampaikan Ketua Dewan Guru PP Inkanas Ellong Tjandra di sela-sela Rakernas Dewan Guru Inkanas di Tohpati, Denpasar, Minggu (15/7) kemarin. Dalam rakernas dibahas tiga agenda utama, yakni pembinaan prestas atlet, pembinaan teknis Majelis Sabuk Hitam (MSH) di daerah serta perwasitan. ‘’Kami ingin karateka Inkanas makin berkualitas dan berprestasi dibarengi peningkatan kualitas SDM para wasit,’’ ucap Ketua Umum KONI Sulsel ini.
Sementara itu, Ketua Umum Dewam Wasit PP Inkanas Haifenderi Puthi menyatakan, para wasit Inkanas dituntut terus meningkatkan kualitas SDM baik di tingkat nasional maupun internasional mulai AKF dan WKF. ‘’Jika ingin meningkatakan pembinaan dan prestasi atlet, Inkanas harus diimbangi peningkatan SFM wasit,’’ kata Wakil Ketua Dewan Wasit PB FORKI ini. Menurut Wakil Ketua Dewan Guru Pengda Inkanas Bali IGP Anindya Putra, Rakernas Dewan Guru Inkanas baru pertama kalinya digelar dan Bali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Rakernas diadakan sehari dibuka Ketua Harian Inkanas Bali Kombes Pol. Yopie Indra Prasetya Seoang, SIK, M.Si. yang juga Dansatbrimob Polda Bali mewakili Ketua Umum Inkanas Bali Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose. (022)
Dua Pembalap Timnas Berjaya
Banyuwangi (Bali Post) Putaran kedua Banyuwangi Internasional BMX Competition 2018 di Sirkuit Tembokrejo, Muncar, Banyuwangi, Minggu (15/7) kemarin, menjadi milik pembalap tim nasional Indonesia. Dua pembalap timnas berjaya di kelas junior women dan elite men. Di kelas junior women, Wiji Lestari kembali finis pertama, sedangkan I Gusti Bagus Saputra keluar sebagai pemenang pada kelas elite men, menggeser pembalap Jepang yang unggul di putaran pertama. Wiji mengulang suksesnya di putaran pertama, Sabtu (14/7). Pembalap asal Blitar, Jawa Timur tersebut mengungguli dua pesaingnya asal Malaysia, Shahirah Hashim (Terengganu) dan Siti Natasha Basri (Selangor Team). Keberhasilan Wiji di Banyuwangi mengangkat optimisme timnas di ajang Asian Games 2018, AgustusSeptember mendatang. Wiji disiapkan menggantikan posisi Elga Kharisma. Ia akan berduet dengan Cupi Novianti asal Jabar melawan pembalap-pembalap kelas dunia. ‘’Kalau bicara jam terbang, Wiji kalah dibandingkan pembalap Tiongkok dan Jepang. Kami juga mewaspadai Thailand. Kami harapkan Wiji bisa membuat kejutan. Apalagi akan mendapatkan dukungan dari suporter,’’ sebut Kabid Binpres PB ISSI Sugeng Trihartono.
Pembalap timnas Indonesia lain yang sukses finis pertama adalah I Gusti Bagus Saputra. Pembalap asal NTB ini menjadi yang tercepat pada nomor elite men. Ia mengungguli M. Khabibur Rohman (ISSI Kendal) dan Kyle Green (Australia). Sementara Toni Syarifudin dan Rio Akbar masing-masing finis keempat dan ketujuh.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku senang dengan prestasi timnas Indonesia. ‘’Semoga prestasi di Banyuwangi ini bisa menjadi bekal mereka untuk Asian Games,’’ kata Anas. Selain berbalut sport tourism, kejuaraan ini juga digunakan sebagai ajang pemanasan pembalap Indonesia sebelum berlaga di Asian Games. (kmb30)
nya ada yang menggunakan untuk transaksi di Minimart dan Circle K di Jalan Pratama, Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Selanjutnya korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta. Berbekal hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, polisi melakukan pengintaian di seputaran TKP. Petugas yakin kalau pelaku akan beraksi lagi. Benar saja, pada Minggu (15/7) pukul 01.30 Wita datang pria yang ciricirinya mirip dengan di rekaman CCTV. Polisi langsung menangkap pria tersebut di gapura depan Hotel Pullman. Saat diinterogasi, pria itu mengaku bernama Sumanah dan mencuri barang milik korban. Saat diperiksa, pelaku mengatakan kartu kredit milik korban diserahkan kepada temannya, ED. Sedangkan
Iphone X dijual kepada AN seharga Rp 5 juta, selanjutnya Rp 4 juta digunakan bayar uang muka beli sepeda motor Honda Scoopy. Sisa uang tersebut dipakai untuk keperluan sehari-hari. Sementara kartu kredit digunakan beli rokok dan ditarik tunai Rp 700 ribu. ‘’Pelaku mengaku beraksi 10 kali dengan cara yang sama dan sasarannya di pantai,’’ kata Kombes Hengky. Adapun TKP-nya yaitu Pantai Kuta, masing-masing depan Hotel Bali Anggrek sebanyak tiga kali, depan Hotel Pullman tiga kali, depan Beach Walk satu kali, depan Hotel Citadine satu kali, depan Hotel Istana Rama satu kali dan depan Hotel Kuta Playa satu kali. Dari kasus ini diamankan barang bukti sepeda motor Honda Scoopy, tiga HP, dua powerbank, satu spiker, kamera, lima tas wanita, dompet, kacamata, dua lembar Dolar Amerika, 13 lembar uang asing berbagai negara dan barang bukti lainnya. ‘’Kasus ini ditangani Polsek Kuta dan pelaku juga ditahan di sana,’’ ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/kmb40
Ni Wayan Manik
Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli tahun ini akan diberi kuota untuk memberangkatkan transmigran sebanyak 5 KK. Kuota tersebut diterima Bangli setelah Kabupaten Karangasem mengembalikan jatah kuota dari pusat. Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik mengatakan hal itu, Minggu (15/7) kemarin. Dijelaskannya, tahun 2018 ini awalnya Kabupaten Bangli tidak mendapat jatah untuk memberangkatkan transmigran. Semua jatah diberikan untuk Kabupaten Karangasem dengan pertimbangan ada bencana Gunung Agung. Namun, dalam perjalanannya Karangasem ternyata mengembalikan jatah tersebut. ‘’Alasan mengembalikannya kami
kurang tahu. Karena dikembalikan, akhirnya dapatlah kami jatah untuk memberangkatkan 5 KK,’’ terang Manik. Menurutnya, pemberian kuota itu masih sebatas rencana. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Jika sudah ada kepastian, kemungkinan pemberangkatan transmigran akan dilakukan sekitar bulan ke-11. ‘’Tunggu pusat saja. Kami sudah sempat lakukan penjajakan ke Sulawesi Barat, ada surat dari provinsi. Nanti pemberangkatannya tinggal menunggu itu saja,’’ jelasnya. Ditanya soal minat masyarakat Bangli untuk mengikuti program transmigrasi, Manik mengakui cukup banyak. Hal itu terbukti dari banyaknya kepala keluarga (KK) yang sudah mendaftar dan masuk dalam daftar tunggu. Sampai saat ini yang masuk daftar tunggu sekitar 50 KK dari empat kecamatan. Manik mengatakan, alasan utama banyak masyarakat yang tertarik ikut transmigrasi yakni ingin mengubah nasib. Sebagian masyarakat kurang mampu di Bangli masih memandang program pusat tersebut dapat mengubah taraf hidup dan kesejahteraan mereka menjadi lebih baik. (kmb40)
persyaratan untuk pendaftaran caleg ke KPU Bangli sudah tuntas. Hanya, pihaknya belum mendaftar ke KPU karena masih menunggu rekomendasi DPP. ‘’Kalau di PDI-P semua calon harus mendapat persetujuan DPP,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Bangli Komang Carles menyatakan akan mendaftarkan calegnya ke KPU sesuai instruksi DPP. Awalnya Demokrat berencana mendaftarkan calegnya ke KPU pada Sabtu (14/7) lalu, tetapi kemudian diundur karena DPP menginstruksikan agar mendaftar di hari terakhir pendaftaran yakni Selasa (17/7). Dalam Pileg 2019, Demokrat akan mengusung empat incumbent dan 26 pendatang baru. (kmb40)
OPINI
6
Senin Paing, 16 Juli 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menarik Manfaat dari Pertemuan IMF-WB OKTOBER mendatang Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan International Monetery Fund-World Bank (IMF-WB). Tempatnya di Bali. Berbagai persiapan telah dilakukan. Bahkan sudah mencapai 90 persen. Selain persiapan tempat pertemuan, panitia juga telah mempersiapkan 60 tempat wisata yang tersebar di Bali, Lombok, Banyuwangi dan Yogyakarta. Diharapkan pertemuan ini akan memberi kontribusi kepada masyarakat. Pertanyaannya, sejauh mana masyarakat Bali bisa memanfaatkan pertemuan internsioanl ini. Tak hanya IMF-WB, juga pertemuan lain yang secara rutin digelar di Bali. Sebab, tantangan yang kita hadapi saat ini adalah persaingan yang demikian ketat. Tak hanya sesama warga bangsa, juga dengan SDM internasional. Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah awal dari keterbukaan yang memberikan ruang yang lebih luas kepada pekerja asing yang mempunyai kualifikasi tertentu. Kini keluar Perpres tentang tenaga kerja asing. Kebijakan Presiden ini dinilai akan semakin memperketat persaingan ketenagakerjaan di dalam negeri. Sekaligus berpotensi menyisihkan tenaga kerja yang punya kemampuan ‘’pas-pasan’’. Terlebih lagi banyak investasi yang membawa serta pekerjanya ke Indonesai. Tentu hal ini ‘’kabar buruk’’ bagi pekerja yang belum memiliki skill dan kompetensi. Bali ibarat gulanya Indonesia akan diserbu oleh tenaga kerja asing. Mereka mempelajari bahasa dan budaya kita. Padahal sebenarnya mereka mulai melirik pasar kita dengan pendekatan sosiologis sebelum memasukkan produk dan jasanya. Oleh karenanya, SDM Bali harus jengah. Jangan sampai kalah bersaing. Adalah menjadi kewajiban pemerintah untuk terus meningkatkan SDM Bali lewat pendidikan, utamanya di sektor pariwisata. Sebab, sektor pariwisata saat ini masih menjadi andalan penerimaan negara. Pariwisata harus tetap survive dan meningkat. Untuk itu pemerintah harus membantu pengembangan lembaga vokasi, khususnya bidang pariwisata. Penting juga bagi pemerintah untuk memelihara budaya, sebagai ikon pariwisata. Sebab, masyarakat Bali kini babak belur menghadapi persaingan di tengah pariwisata budaya. Mereka bertahan untuk menjadikan Bali tetap menjadi daya tarik. Lingkungan mereka jaga. Budaya juga tetap menjadi warna keseharian mereka. Namun sayang mereka hanya ditonton. Mereka hanya dikagumi. Namun tidak memberi manfaat yang setimpal terhadap jerih payahnya sebagai pengusung budaya. Semestinya pemerintah hadir menanggulangi secara totalitas beban pelestarian, dengan melakukan perhitungan yang lebih memihak pada masyarakat Bali terkait hasil dari pariwisata, termasuk ikutannya. Pemerintah juga harus hadir memberikan porsi yang lebih kepada masyarakat dan pengusaha Bali untuk hidup di rumahnya sendiri. Sebab, selama ini SDM Bali dikalahkan SDM dari luar, hanya karena alasan Bali banyak libur. Ini fakta yang sering terjadi. Berkaca dari keadaan tersebut, tentu kita sangat miris. Pelestari budaya sekaligus pelaku budaya terpinggirkan di daerahnya sendiri. Ke depan pemerintah khususnya pemerintah daerah harus hadir. Kini sudah saatnya Bali menuntaskan persoalan dengan memperjuangkan apa yang menjadi hak Bali. Pemerintah harus memahami kesulitan rakyat dengan beratnya beban sebagai pelestari budaya yang selama ini menjadi ‘’jualan’’ para elite untuk menarik minat wisatawan. Publik harus mengajak pemerintah memahami persoalan ini, utamanya dukungan para elite kekuasaan, para tokoh dan yang pastinya dukungan rakyat. Ini merupakan hal penting dan mendasar untuk membangun nasionalisme yang utuh. Nasionalisme atau semangat kebangsaan yang berdiri di atas kepentingan suku, ras dan agama. Ini juga upaya menghadirkan negara di tengah jeritan rakyat akan masa depannya.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Harga Bahan ”Upakara” Melejit Sejak beberapa minggu menjelang hari raya Galungan hingga saat ini bulan Juli 2018, sering terjadi kenaikan harga bahan untuk pembuatan upacara Hindu (upakara) yang ekstrem. Tren kenaikan biasanya terjadi menjelang hari suci (rerahinan) Hindu. Misalnya harga bunga. Jika biasanya bunga gumitir (kenitir) berkisar Rp 15.000 per kg, saat rerahinan bisa naik hingga Rp 50.000 per kg, begitu pula dengan harga daging dan telur yang naik hingga 25 persen. Kenaikan harga dirasa wajar karena permintaan yang banyak, namun jika naiknya terlalu tinggi, kiranya perlu ada respons yang cepat. Perekonomian Bali hidup dalam hajatan budaya yang cukup tinggi. Bali perlu mendapat perhatian lebih, terutama dalam hal stabilisasi harga kebutuhan pokok maupun upakara yadnya. Tim Pengendali Inflasi Daerah dan dinas terkait dari pemerintah diharapkan bekerja lebih maksimal, mengingat ini permasalahan yang memiliki urgensi cukup tinggi. I Putu Gede Sutharyana Tubuh Wibawa Warga Banjar Pengiasan Mengwi, Mengwi, Badung
Relasi Pendidikan dengan Kebahagiaan Perspektif Pembangunan Bali Kebahagiaan dengan pendidikan merupakan dua kata yang bermuara pada sebab dan akibat. Dia berhubungan dengan timbal-balik. Tanpa beriktikad untuk menghindar dari persoalan bahagia dari perspektif pendidikan, berbagai prestasi yang telah dicapai disertai dengan lengkapnya sarana dan prasarana pendidikan, Provinsi Bali layak disebut sebagai Provinsi Bahagia, Provinsi Pendidikan, dan sekaligus Provinsi Layak Huni.
Oleh Putu Rumawan Salain
G
ross National Happiness (GNH) dalam bahasa Indonesia dimaksudkan sebagai Kebahagian Nasional Bruto. The Centre of Bhutan Studies menerbitkan hasil penelitian yang menarik untuk disimak, yaitu tentang GNH yang dilaksanakan melalui survey di tahun 2010, dan dipublikasikan pada tahun 2012 yang lalu. Tampaknya GNH merupakan suatu cara pandang dari sisi lain terhadap pendapatan atau Gross National Product (GNP) yang selalu dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan. Peneliti GNH di Bhutan memiliki pandangan bahwa kesejahteraan perlu, namun apakah sejahtera itu membahagiakan? Jawabnya sangat tergantung dari domain lainnya dan indikatornya. Walaupun sejahtera, namun jika Community Vitality dengan salah satu indikatornya yaitu tentang hubungan komunitas maupun keamanan keluarga tidak terpenuhi dan sama sekali tidak menjamin kehidupan dan penghidupan mereka, berarti kebahagiaan belum sempurna. Indeks Kebahagiaan Masyarakat (IKM) di Indonesia terinspirasi oleh cara pengukuran yang dilakukan oleh Buthan yang berpedoman pada GNH yang memiliki 9 domain dengan 33 indikator (Sumber, Karma Ura, Dkk.2012:8), sedangkan Indonesia mengembangkannya menjadi 10 domain. Dari ke sembilan domain persoalan pendidikan pernah seb-
agai penyumbang terbesar (16%) ketidak kebahagiaan di Bhutan. Indeks Kebahagiaan Indonesia pada tahun 2013 yang lalu oleh Badan Pusat Statistik (BPS) diperoleh angka rata-rata 65,11 pada skala 0-100. Angka seratus adalah identik dengan sangat bahagia dan 0 untuk tidak bahagia. Capaian 65,11 menunjukkan Indonesia telah mencapai 15 poin di atas titik tengah “50” yang berarti bahwa sedang menuju bahagia. Capaian tersebut memposisikan Indonesia berada pada peringkat ke-76. Tahun berikutnya yaitu pada 2016 masuk peringkat ke79, selanjutnya peringkat ke-81 di tahun 2017, di antara 155 negara. Pada tahun 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa Indeks Kebahagiaan secara Nasional telah mencapai peningkatan. Tujuh provinsi di Indonesia yang mencapai ratarata di atas 73 adalah: 1). Maluku Utara (75,68), 2). Maluku (73,77), 3). Sulawesi Utara (73,69), 4). Kalimantan Timur (73,57), 5). Kalimantan Utara (73,33), 6). Gorontalo (73,19), 7). Kepulauan Riau (73,11). Provinsi Bali belum seberuntung tujuh provinsi di atas, karena capaiannya terukur pada angka 72,48. Namun harus diapresiasi dan patut bangga karena dari capaian indeks tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Bali lebih bahagia dari orangorang Indonesia yang rata-rata nasional adalah 70,69. Rupanya kebahagiaan tidak dihitung dari besarnya pendapatan perkapita, majunya pembangunan infrastruktur, meningkatnya
kunjungan wisatawan, banyaknya rumah sakit, banyaknya mobil/ motor, dan lainnya. Melainkan ada masalah seperti: keamanan, keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, kondisi rumah dan aset yang terukur. Bagaimana dengan kota Denpasar sebagai barometer Provinsi Bali? Kota Denpasar dengan berbagai program pembangunannya berhasil mengungguli Indek Kebahagiaan beberapa poin di atas provinsi yaitu 74,63. Dengan demikian, Kota Denpasar dapat dinyatakan mencapai indeks lebih tinggi dari Provinsi Bali, dan di atas rata-rata Nasional yang mencapai 73. Dengan kata lain Kota Denpasar layak bersanding dengan tujuh provinsi di atas. Menurut Maslow kebahagiaan tertinggi ditentukan oleh non-material dan yang terbawah adalah material. Jika ukuran kebahagiaan dilandaskan pada domain material, maka capaian kebahagian baru mencapai tingkat yang paling bawah. Oleh karena itu, pesan-pesan norma yang merupakan kecerdasan emosional dalam mencapai kebahagiaan dirasa perlu dan penting! Utamanya yang menyangkut nilai-nilai budaya yang diwarnai oleh tradisi dan Agama seharusnya masuk sebagai bagian dari indikator yang mengevaluasi GNH di Indonesia, seperti yang dilakukan di Bhutan yaitu memasukkan keyakinan mereka sebagai bagian dari pertimbangan tentang bahagia. Menurut Kepala Biro Pusat Statistik K.Suhariyanto, kebahagiaan tidak diukur dengan tinggin-
ya pendapatan yang diperoleh dari upah minimum regional. Indeks Kebahagiaan Indonesia disusun atas tiga dimensi komposit yaitu Kepuasan Hidup, Perasaan, dan Makna Hidup. Pernyataan setiap orang terhadap dimensi yang sangat kualitatif dan beragam menjadikannya tantangan yang menarik, penting, dan perlu. Dari indikator IKM yang dicapai di Bali, yang tertinggi adalah capaian dalam soal keamanan yaitu 80,16, yang merupakan sub dimensi kepuasan hidup sosial. Sedangkan yang terendah adalah indikator pendidikan dan keterampilan yang mencapai 63,75. Dengan demikian, secara singkat dapat dinyatakan bahwa capaian indikator pendidikan dan keterampilan menjadi salah satu penyumbang terendahnya kebahagiaan. Artinya, bahwa ada relasi yang kuat antara kebahagiaan dan pendidikan dalam arti luas. Harus diakui, bahwa konsep pendidikan di Indonesia bukanlah ditujukan untuk pencapaian kebahagian. Titik tolak awal pendidikan di Indonesia bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa menyurutkan derajat keyakinan dan etika moral. Dengan demikian, berarti pendidikan diharapkan mampu menjadikan insan Indonesia yang cerdas, ber ke-Tuhan-an, serta memiliki moral dan etika. Bahagia sama sekali tidak disebut-sebut. Kini pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan dunia kerja yang bermuara pada penghasilan. Tingkat penerimaan kesejahteraannya diukur dari tingkat atau kualifikasi pendidikannya. Uang yang lebih banyak identik bukan hanya sebagai pemuas pribadi akan tetapi juga merupakan penghargaan dan sekaligus mendarat di kebahagiaan. Penghargaan “kerja” pada era ini sangat ditentukan oleh kecakapan dan kemampuan seseorang yang dibuktikan melalui selembar kertas yang dikenal dengan Surat Tanda Tamat Belajar atau
Menggugat Kebebasan Bercinta
”Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia”. Kalimat ini petikan puisi karya Kahlil Gibran, penyair kenamaan dunia asal Lebanon. Mungkin ini sebagai gambaran awal keresahan dari sekelompok pekerja yang tempo hari melayangkan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait isu larangan perkawinan antarkawan sekantor. Model larangan satu ini memang sudah sejak lama berlaku di banyak perusahaan. Setiap pekerja sudah tahu risikonya, karena jika ia menikah dengan teman sekantor, maka salah satunya harus resign. Adapun larangan yang dimaksud mengacu pada Undangundang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 153 ayat 1 huruf f Undang-undang Ketenagakerjaan yang mengatur soal larangan pengusaha melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan tertentu. Dalam huruf “f” diatur bahwa pengusaha dilarang mengatur Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan alasan pekerja/buruh mempunyai pertalian darah dan/atau ikatan perkawinan dengan pekerja/buruh lainnya di dalam satu perusahaan, kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Frasa “kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersa-
Oleh I Komang Divo ma” menjadi celah bagi perusahaan untuk melarang karyawannya menikah dengan kawan sekantornya. Jika mereka tetap ingin menikah, biasanya perusahaan akan memutus hubungan kerja dari salah satu karyawannya. Dikeluarkannya Putusan Mahkamah Konsitusi Nomor: 13/PUUXV/2017 menjadi angin surga bagi sebagian pekerja atas tuntutannya. Dalam amar putusan, frasa “kecuali telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama” dihapuskan dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. MK dalam pertimbangannya memandang bahwa aturan tersebut tidak sejalan dengan Pasal 27 ayat 2, Pasal 28 ayat 1, Pasal 28C ayat 1, Pasal 28D ayat 2 UUD NRI 1945 serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights. Jodoh dalam perkawinan tidak bisa ditentang disebabkan ikatan perkawinan antara seorang pria dan seorang wanita yang memiliki rasa saling mencinta sulit untuk ditolak. Undang-undang Ketenagakerjaan pada dasarnya memberikan perlindungan kepada pengusaha
dan pekerja dalam rangka yang pertama terpenuhinya hak-hak pekerja buruh, tetapi di satu sisi juga mewujudkan kelangsungan usaha. Dalam Undang-undang Ketenagakerjaan khususnya Pasal 15 jika dilihat lebih cermat, sebenarnya sudah ditekankan, bahwa dilarang mem-PHK pekerja karena pernikahan oleh sesama karyawan dalam satu perusahaan. Tidak ada amanat untuk melakukan PHK disitu. Sebagian pekerja tentu tidak dapat menghindar dari lingkaran asmara dalam satu atap kantor. Bagaimana tidak, seorang pekerja dapat menghabiskan hampir separuh waktu dalam masa kerjanya di lingkungan kantor. Bagian unit operasional misalnya yang notabene lebih sering berinteraksi dengan sesama rekan kerja satu meja, satu lantai bahkan satu atap. Mau tidak mau, suka tidak suka sosok lawan jenis yang menjadi kawan kawinnya kelak akan tidak jauh dari lingkungan kerjanya. Kebijakan penghapusan larangan menikah sekantor juga tidak luput lantaran beberapa fakta yang terjadi di lapangan. Ketika sepasang calon suami istri yang berada dalam satu unit kerja, tak jarang yang men-
galah untuk resign kebanyakan dari kaum perempuan. Ini dapat berpotensi menjadi semacam bentuk diskriminasi sistematis bagi kaum perempuan. Bentuk PHK semacam ini menjadi salah satu faktor tingginya presentase employee turnover suatu perusahaan. Akan sangat disayangkan seorang karyawan yang tergolong the rising star harus rela menanggalkan jabatannya karena terhalang aturan perusahaan. Meski demikian, berbeda halnya di lingkungan Aparatur Sipil Negara. Berdasarkan pada Pasal 73 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara telah mengatur tentang sistem mutasi aparatur sipil negara yang dilakukan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan. Untuk mencegah adanya konflik kepentingan tersebut, PNS yang memiliki hubungan tali perkawinan dan hubungan darah secara langsung dalam satu unit kerja dapat dimutasi pada unit yang berbeda berdasarkan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian. Setiap PNS dapat dimutasi tugas dan/atau lokasi dalam satu Instansi Pusat, antar-Instansi Pusat, satu Instansi Daerah, antarInstansi Daerah, antar-Instansi Pusat dan Instansi Daerah, dan ke perwakilan Negara Kesatuan Republik Indonesia di luar negeri. Kebijakan yang sama sejatinya dapat
Ijazah. Kualifikasi pendidikan dan portofolio (jika ada) menjadi kemudahan mencari kerja dan besarnya nilai pendapatannya. Adanya rencana pencabutan moratorium pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2018, akan membuka peluang bagi para pencari kerja (tidak termasuk tenaga administrasi), sehingga para pelamar yang diterima akan memiliki pendapatan tetap setiap bulan yang sangat berpengaruh pada kehidupan dan penghidupannya dalam pencapaian kebahagiaan. Intinya bahwa jika kita mendorong kesempatan orangorang bekerja, dan yang diterima adalah orang-orang yang berpendidikan, maka bangun pendidikan akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat bahwa pendidikan adalah jembatan dunia kerja. Jika tidak terjadi maka minat orang mengikuti/melanjutkan pendidikan akan melemah atau menurun kuantitas dan kualitas serta kualifikasinya, dan itu berarti tidak memenuhi lowongan pekerjaan atau penghasilannya yang kecil akibat strata pendidikannya. Artinya, kondisi tersebut sangat signifikan membangun korelasi antara pendidikan dengan pekerjaan dan penghasilan, waktu lowong, dan lainnya terhadap kebahagiaan. Oleh karena itu, penulis berpandangan bahwa pendidikan merupakan pilar pembangunan bangsa, bukan hanya dalam soal kecerdasan saja, namun jauh dibaliknya terdapat maksudmaksud bahwa pendidikan adalah memenuhi manfaat kesehatan, kesejahteraan, kedamaian, dan tentunya kebahagaiaan. Oleh karenanya, pendidikan tidak semata-mata bertujuan untuk Kecerdaskan Akademik “IQ”, namun juga sangat memerlukan Kecerdasan Emosional “EQ”, Kecerdasan Kreativitas “CQ”, Kecerdasan Spiritual “SC”, dan Kecerdasan Tantangan “AQ”. Penulis, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Udayana
diadopsi pada perusahaan swasta asal dengan mempertimbangkan aspek konflik kepentingan. Penulis, Alumni Magister Kenotariatan Universitas Udayana
POJOK
Bali bisa membidik wisatawan Cina berkualitas. - Baru mampu jaring ‘’ikan teri’’. *** Infrastruktur di Kecamatan Ubud masih perlu dibenahi. - Menjaring dengan ‘’jaring bolong’’. *** Target pemberdayaan koperasi harus konkret. - Konkretnya, dari kita untuk kita.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Senin Paing, 16 Juli 2018
7
Terkait Temuan Benda Kuno
Tim Arkeologi Bali Segera Lakukan Kajian Tabanan (Bali Post) Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan cepat merespons informasi adanya temuan benda kuno yang diduga sarkofagus di Banjar Pakuaji, Desa Mundeh Kangin, Selemadeg Barat. Sesuai tupoksi, temuan itu segera dilaporkan ke Balai Arkeologi Bali untuk segera ditindaklanjuti. Rencananya Senin (16/7) hari ini, tim dari Balai Arkeologi akan turun ke lokasi untuk mengkaji apakah benda tersebut memiliki unsur sejarah ataupun tidak. ‘’Sudah langsung kami laporkan ke Balai Arkeologi. Rencananya Senin hari ini tim akan turun ke lokasi,’’
ucap Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan I Gusti Ngurah Supanji, Minggu (15/7) kemarin. Sebelum dilakukan pengkajian, benda tersebut sudah diamankan oleh perangkat desa terkait. Disinggung apakah benda tersebut benar-benar sarkofagus, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini mengaku belum bisa menyimpulkan. ‘’Biar dikaji dulu oleh mereka. Kami tidak bisa menebak-nebak, karena mereka ahlinya,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Mundeh Kangin dihebohkan temuan benda menyerupai palungan zaman kuno yang di-
KUNO - Benda kuno diduga sarkofagus.
Bali Pos/ist
duga sarkofagus. Benda ini terkubur bersama batu permata warna merah dan hijau. Diperkirakan benda tersebut berumur ratusan tahun. Kelian Dinas Banjar Pakuaji I Made Puja Astawa menjelaskan, sebelum benda itu ditemukan, di Banjar Pakuaji tengah ada proyek pembenahan gorong-gorong yang dimulai pengerjaan dengan alat berat. Hingga akhirnya ditemukan benda tersebut. Benda kuno itu ditemukan di kedalaman 70 sentimeter dengan panjang 1 meter, tinggi 60 sentimeter, lebar bagian bawah 70 sentimeter, lebar atas 71 sentimeter dan berdiameter 130 sentimeter. Perbekel Desa Mundeh Kangin I Nyoman Sarba Aryawijaya menjelaskan, ditempat ditemukan benda tersebut memang dulunya adalah kebun datar sebelum Pustu didirikan tahun 1964. Hanya sebelum kebun itu ada, apakah ada bangunan atau bagaimana itu tidak tahu. Konon dari informasi salah satu orang luar Banjar Pakuaji, bahwa di Banjar Pakuaji dulu sempat berdiri Kerajaan Bengai. Sebab, sekitar tahun 1975 di SDN 1 Mundeh Kangin atau berjarak sekitar 150 meter ke utara dari Pustu lokasi ditemukan benda tersebut, juga sempat ditemukan lima buah senjata tombak zaman kuno. Saat itu ditemukan oleh siswa yang sedang kerja bakti. (kmb28)
Dua SMP Baru Belum Ter-”cover” Layanan Trans Serasi Tabanan (Bali Post) Layanan angkutan siswa atau Trans Serasi terobosan Pemkab Tabanan melalui Dinas Perhubungan sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelajar. Terbukti dari tahun ke tahun jangkauan layanan terus dilakukan untuk bisa mengcover seluruh sekolah yang ada. Namun tahun ajaran ini meski ada penambahan dua SMP Negeri, yakni SMPN 6 Tabanan dan SMPN 5 Kediri, tidak serta merta bisa langsung ter-cover layanan. Hal ini dikarenakan kontrak layanan Trans Serasi dengan operator sesuai dengan tahun anggaran, bukan tahun ajaran. ‘’Layanan Trans Serasi akan terus kami evaluasi,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Harta Wiguna, Minggu (15/7) kemarin. Dikatakannya, tahun ini untuk dua sekolah SMPN baru tersebut belum bisa di-cover lantaran kontrak dengan operator sifatnya setahun. ‘’Meski mereka sifatnya masih gabung dengan sekolah yang ditunjuk, di mana siswa SMPN 6 masih belajar di SMPN 1 Tabanan dengan sistem shift siang, dan SMPN 5 Kediri sementara di SMPN 1 Kediri, tetap saja belum bisa kami layani,’’ ucapnya. Terkait hal ini, pihaknya akan melakukan evaluasi serta
berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Tabanan terkait jumlah siswa sehingga nantinya bisa menyediakan armada yang diperlukan. ‘’Jadi ini perlu proses, tidak bisa dilihat dari jumlah siswa, tetapi dari segi trayek, jam sekolah juga perlu dirancang,’’ imbuhnya. Sementara di sisi lain, pengembangan layanan Trans Serasi sudah bertambah. Seperti di SMPN 1 Kerambitan, SMPN 2 Selemadeg Timur, SMPN 3 Baturiti dan di SMPN 4 Pupuan. Namun karena layanan tersebut belum masuk cakupan anggaran, siswa masih diharuskan membayar sendiri. ‘’Ini juga masih tahap uji coba dan melihat antusias siswa dan orangtua bagaimana,’’ jelasnya. Terkait tarif, Harta Wiguna menyebutkan itu berbeda-beda. Nantinya yang membayar otomatis dari sopir dari tarif yang dibayar siswa. Jumlah layanan armada sudah disiapkan sopir sendiri menggunakan bus mini. Rinciannya, untuk di SMPN 2 Selemadeg Timur dilayani 12 armada, SMPN 1 Kerambitan sembilan armada, SMPN 3 Baturiti sembilan armada, dan SMPN 4 Pupuan tujuh armada.
Taman Kota Ditata Ulang 2019
Tabanan (Bali Post) Tahun ini Pemkab Tabanan menggelontor anggaran Rp 10 miliar untuk menuntaskan fisik Gedung Mario, open stage Garuda Wisnu Serasi (GWS) dan Museum Sagung Wah. Namun taman kota belum sepenuhnya bisa ditata, lantaran keterbatasan anggaran. Tahun ini baru bisa dilakukan pembongkaran dan perataan taman. Sementara penataan baru akan dilakukan di anggaran induk 2019. ‘’Ketiganya tahun ini selesai. Yang belum ter-cover anggaran untuk penataan taman dan tempat suci,’’ ujar Kepala Bidang Pembangunan Gedung PUPR Tabanan Kadek Faridatini Sueca, Minggu (16/7) kemarin. Anggaran penataan taman kota tetap diusulkan. Namun pada anggaran perubahan 2018 hanya untuk membongkar taman kota. Sedangkan untuk tata ulang dalam hal fisik rencananya diusulkan di induk 2019, mengingat anggaran yang dibutuhkan nilainya di atas Rp 200 juta dan sesuai mekanisme harus melewati proses lelang. “Semoga bisa mendapat perhatian, dan 2019 sudah bisa dilakukan penataan fisik untuk tata ulang taman kota,” terangnya. Sebelumnya juga telah dilakukan pembongkaran pada kolam dan tugu berwarna hitam yang berada di tengahtengah. Sedangkan untuk pembangunan fisik seperti penataan taman dan tempat suci belum ter-cover di tahun 2018.
Bali Post/kmb28
Kadek Faridatini Sueca
Rencananya pembangunan tempat suci akan mengambil lokasi disebelah timur. ‘’Sekarang sudah ada palinggih di sana, itu akan dipindah, sehingga di tengah-tengah taman itu kosong,’’ jelasnya. Farida menambahkan, penataan taman kota tersebut rencananya akan dibuat menyerupai alun-alun. Jadi ketika ada pagelaran di Gedung Mario atau di panggung Garuda Serasi, maka penonton bisa menonton dari bawah baik kearah timur maupun ke arah barat. “Jadi menyerupai alunalun, sehingga penonton agak ke bawah menonton ketika ada pagelaran,” tegasnya. Sementara terkait pembangunan Gedung Mario, Museum Sagung Wah dan panggung GWS akan tuntas di tahun 2018. Sekarang untuk Museum Sagung Wah tinggal pemasangan interiornya saja. ‘’Ketiganya akan tuntas di tahun 2018,’’ pungkasnya. (kmb28)
DTW - Rapat pembahasan penerapan e-ticketing DTW Tanah Lot.
’’E-Ticketing’’ DTW Tanah Lot Digenjot Rampung September Tabanan (Bali Post ) – Kabar baru penerapan eticketing di DTW Tanah Lot mulai terdengar. Rencananya program ini akan digenjot dan diharapkan bisa rampung September 2018. Ini disampaikan langsung Ketua Badan Pengelola DTW Tanah Lot yang juga Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat melakukan pemantauan bangunan e-ticketing, lanjut rapat diikuti Manajer Operasional Toya Ad-
nyana dan dinas terkait, belum lama ini. Akan ada dua gate untuk penerapan e-ticketing. ‘’Saat ini e-ticketing sedang dalam tahap lelang. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan bisa dilaunching 21 September mendatang,’’ ungkapnya. Bupati Eka menjelaskan, penerapan e-ticketing ini sangat penting, sebab selain mendukung e-goverment, e-ticketing juga sangat bermanfaat karena
transparan dan lebih terukur. Hal tersebut juga mendukung Pemkab Tabanan menuju egovernment, karena semuanya bisa terhubung secara online. ‘’Jadi lebih transparan dan tidak ada kebocoran, lebih teratur, dan juga terukur, sehingga kita bisa mengetahui income kita yang bisa kita gunakan untuk perencanaan dan program selanjutnya,’’ jelasnya. Pihaknya menambahkan, persiapan MoU dengan beberapa
bank juga sudah direncanakan. Sebelumnya Pemkab Tabanan juga menjalin kerja sama dengan beberapa bank dalam eparking yang sudah launching perdana Juni lalu. ‘’Untuk e-ticketing kita juga sedang persiapan MoU dengan beberapa bank. Nantinya tiket bisa dibeli dengan e-money ataupun dengan tunai. Sosialisasi juga sudah kita lakukan dan akan terus kita lakukan,’’ imbuhnya. (kmb28)
Dewan Desak Eksekutif Serius Rampungkan Revisi RTRW
Tabanan (Bali Post) -
Belum rampungnya revisi RTRW untuk memberi payung hukum bagi perencanaan pembangunan, khususnya terkait kejelasan zona, mendapat perhatian kalangan dewan. Pasalnya, pembangunan marak di sejumlah kawasan objek wisata telah melenceng dari aturan tata ruang.
Harta Wiguna mengakui layanan Trans Serasi belum mencapai cakupan keseluruhan. Terutama di Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Barat. Namun yang jelas hal itu sudah dirancang. ‘’Yang jelas bertahap, karena penyediaan layanan memerlukan rancangan matang. Terutama armada jangan sampai menggunakan armada yang tidak disamsat atapun sudah tua, karena ini menyangkut keselamatan,’’ pungkasnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
Ketua Komisi I DPRD Tabanan Putu Eka Nurcahayadi, belum lama ini, mengatakan kalangan dewan mencium adanya pelanggaran aturan tata ruang di kawasan DTW Jatiluwih. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan pembangunan di kawasan tersebut kian marak dan dapat mengancam status yang diberikan oleh UNESCO tahun 2012. Politisi asal Marga ini juga melihat belum ada keseriusan dari pihak terkait dalam hal revisi RTRW, padahal ini bersifat mendesak untuk bisa mencegah liarnya pembangunan di kawasan yang memang dilarang untuk pembangunan. Lanjut Eka, dirinya mendengar laporan banyak jalur hijau yang dilanggar. ‘Kalaupun jalur hijau akan dialihfungsikan harus diatur dengan tata ruang sesuai potensi yang ada, artinya sebagai penyedia sarana prasarana yang dibutuhkan,’’ terangnya. Tidak hanya Jatiluwih, Kabupaten Tabanan yang terbentang dari Soka hingga Tanah Lot, dan perkotaan sampai saat ini juga belum memiliki detail zona sesuai RDTR. Ini ke depan dikhawatirkan akan marak pembangunan vila, tanpa bisa memberikan kontribusi kepada daerah. ‘’Sekarang
saja merugi, karena disinyalir ada kebocoran pendapatan akibat tidak ada kontribusi, karena belum ada dasar jelas bagi dinas terkait untuk bisa memungut kontribusi,’’ ucapnya. Meski demikian, pihaknya mengaku tidak menyalahkan investasi masuk ke Kabupaten Tabanan, tetapi yang harus dicermati bagaimana membuat zona atau ruang untuk kejelasan di mana saja boleh membangun hotel, vila dan lain sebagainya. ‘’Tidak punya konsultan kuat dan tim yang serius mengurus itu, kami dari kalangan dewan akan terus mengawal dan berharap mempercepat Ranperda revisi RTRW diajukan ke DPR, dan RDTR lainnya,’’ ucapnya. (kmb28)
BULELENG
8 Garden Villa Residence Gelar ’’Open Table’’ di Fame Hotel
Beri Solusi ’’Costumer’’ SIPOA, Siapkan Kuota Tukar Tambah LESUNYA bisnis properti belakangan ini tidak menyurutkan pebisnis di bidang ini terus menggenjot pemasaran lewat penawaran berbagai program unggulan. Salah satunya dilakukan Garden Villa Residence, yang gencar membuat terobosan baru terkait pemasaran produk properti unggulannya seperti vila, perumahan, rumah toko (ruko), dan tanah kapling siap bangun. Cara Garden Villa Residence by Singaraja Property (SR) membuat terobosan itu adalah mulai Senin (16/7) sampai Selasa (17/7) besok menggelar Open Table dan Gethering. Melalui terobosan itu, Garden Villa Residence berkomitmen memberi solusi kepada costumer dan buyer SIPOA mendapatkan produk properti baru dan bisa juga tukar tambah. Owner Garden Villa Residence Singaraja Luh Kerthianing, Minggu (15/7) kemarin mengatakan, open table untuk buyer SIPOA itu dipusatkan di Fame Hotel Jalan Sunset Road No. 9 Legian Kuta. Sementara gathering-nya dipusatkan di Hongkong Garden, Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur diikuti top agent properti seluruh Indonesia. Dari media ini, Kerthianing menawarkan beragam produk properti di Bali Utara.
Penawaran ini diberikan kepada semua costumer Garden Villa Residence Singaraja termasuk buyer SIPOA. Costumer dipersilakan mengenali lebih dekat beragam produk properti yang ditawarkan Garden Villa Residence Singaraja. Dari pengenalan ini pihaknya menjamin, investasi yang dilakukan setiap costumer, tidak akan merugi. Malah sebaliknya dapat produk properti berkualitas yang memiliki kelas tersendiri. Lewat program ini Garden Villa Residence memberi free BPHTB, PPN, kitchen set, dan doorprize berupa sepeda motor, dan HP Android. ‘’Lewat open table ini, saya memfasilitasi setiap costumer tidak merugi dengan mencoba produk kami di Bali Utara,’’ katanya. Kerthianing yang lahir dan besar di Singaraja itu menambahkan, produk properti yang siap ditawarkan itu di antaranya vila, perumahan, ruko, dan tanah kapling. Dari semua produknya itu selain meraih penghargaan ‘’Maha Karya Indonesia’’, ia juga pernah mendapat penghargaan sebagai ibu-ibu berpengaruh di Bali. Ia mengklaim bahwa calon costumer akan mendapatkan berbagai keuntungan. Alasannya, setiap unit properti yang ditawarkan merupakan hunian eksklusif berkelas di kota Singaraja, dekat sentral
OPEN TABLE & GATHERING – Garden Villa Residence Singaraja menggelar open table dan gethering Senin (16/7) hingga Selasa (17/7). Terobosan melalui dua momen ini, Garden Villa Residence, Singaraja memberi solusi bagi costumer dan buyer SIPOA dan menyiapkan kuota program tukar tambah produk properti.
Wisata Lovina dan sekitarnya. Kawasannya bebas banjir, nyaman, dan dilengkapi areal fasilitas umum (fasum) free wifi, smart home, one gate sistem, serta sensor area. Yang tidak kalah menguntungkan perkembangan invetasi di Garden Villa Residence Singaraja itu memberi keuntungan di tengah menggeliatnya dinamika investasi di Bali Utara. Apalagi kebijakan pemerintah akan membangun Bandara Internasional di Kecamatan Kubutambahan, sedangkan lokasi Garden Villa Residence itu dekat proyek bandara tersebut. Investasi ini diyakini terus berkembang sebab pemerintah akan membangun infrastruktur jalan pintas untuk memperpendek akses Denpasar-Singaraja, melalui pembangunan jalan shortcut. Keuntungan lain, kata ibu peraih penghargaan The Best Depelover dari Bank Mandiri, disebutkan Garden Villa Residence merupakan perusahaan mandiri dan tidak melakukan kerja sama dengan pihak lain. Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sudah di-split, dan sudah balik nama pada setiap unit properti, serta SHM yang tidak dijaminkan di perbankan. Setiap unitnya sudah didukung Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan proses serah terimanya cepat. ‘’Kami tawarkan berbagai keunggulan produk kami. Costumer yang tertarik kami silakan menghadiri open table dan lanjut gethering nanti atau menghubungi alamat Garden Villa Residence Jalan Setiabudi, Perumahan Garden Villa Residence, Penarukan Singaraja-Bali, +623623301557,’’ jelasnya. Di sisi lain, perempuan yang memelopori bisnis telepon seluler di Bali ini mengatakan, bisnis properti yang sekarang lesu ini adalah tantangan siapapun sebagai pelaku bisnis agar bisa tetap bertahan. Bukan saja dari kekuatan modal dan keunggulan produk properti yang ditawarkan, namun pelaku bisnis properti, harus memiliki komitmen dan dedikasi melayani setiap costumer-nya. ‘’Costumer jangan tergiur perusahaan besar dan juga harga murah. Akan lebih bijak lihat owner-nya yang punya latar belakang perusahaan yang tidak cacat,’’ jelas Kerthianing. (ad788)
Senin Paing, 16 Juli 2018
Usulan Penyesuaian Tarif PBB-P2 Dapat Persetujuan Dewan
Singaraja (Bali Post) –
DPRD Buleleng akhirnya menyepakati usulan Pemkab Buleleng yang melakukan revisi terhadap Perda Buleleng No. 5 Tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Persetujuan ini berhasil dicapai kendati terjadi tarik ulur relatif lama. Pasalnya sempat ada kekhawatiran penyesuaian tarif PBB-P2 itu membebani masyarakat.
Bali Post/kmb38
Gede Supriatna, S.H.
Dewan akhirnya menyetujui usulan penyesuaian tarif itu melalui rapat gabungan komisi dengan eksekutif akhir pekan lalu. Kesepakatan ini sebelumnya nyaris gagal. Hal itu disebabkan minimnya kehadiran dewan sehingga rapat persetujuan itu harus dilakukan berkali-kali. Sesuai usulan yang disampaikan Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng, tarif PBBP2 yang tadinya sebesar 0,1 persen sampai 0,2 persen dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Tetapi sekarang persentasenya diturunkan. Penurunan tarif 0,003 persen untuk tanah dengan NJOP sampai Rp 1 miliar.
Jadi 0,008 persen untuk tanah dengan NJOP Rp 1 miliar hingga Rp 5 miliar. Dan 0,15 persen untuk tanah NJOP di atas Rp 5 miliar. Selain melakukan penurunan persentase terhadap NJOP, pemerintah juga akan melakukan penyesuaian kelas terhadap tanah yang ada. Sehingga nilai tanah yang ada, sesuai dan riil dengan kondisi saat ini. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H. mengatakan, karena sudah tercapai kesepakatan dan adanya satu titik pandang terkait revisi itu dari anggota dewan dan juga komisi yang membidangi. Karena
itu dipastikan revisi perda itu sudah bisa disahkan bulan ini juga. ‘’Sudah ada kesepakatan dan setelah ini akan ada pembahasan lanjutan. Saya yakin bisa ketok palu bulan ini,’’ kata Gede Supriatna. Walaupun dewan setuju dengan adanya penyesuaian tarif itu, kata Supriatna, sejumlah hal disampaikan pada pemerintah sebelum revisi perda itu diambil. Pemerintah diiingatkan harus memperhatikan zona dan peruntukan tanah yang ada, sehingga tak memberatkan masyarakat kecil dalam implementasinya. Selain itu dewan juga meminta pemerintah mengambil langkah-langkah efektif untuk melindungi lahan pertanian. ‘’Pada intinya kami tetap meminta pemerintah memberikan keringanan pajak, sehingga bisa mengendalikan alih fungsi lahan,’’ katanya. (kmb38)
”Shortcut” Singaraja-Denpasar Ditender September Diubah Jadi Jalan Baru Batas Kota Singaraja-Mengwitani
PERUBAHAN desain proyek pembangunan jalan shortcut Singaraja-Denpasar telah tuntas. Proyek jalan itu tadinya diberi nama shortcut Singaraja – Denpasar, kemudian diganti menjadi pembangunan jalan baru batas Kota Singaraja – Mengwitani. Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan proyek ini ditender awal September 2018 ini. Kapankah proyek yang tidak sekadar wacana itu dipastikan terealisasi? Menyusul kepastian proyek itu, Pemkab Buleleng sekarang dituntut menyiapkan lahan yang akan dilewati jalur mega proyek tersebut. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) akhir pekan lalu mengatakan, kepastian tender proyek ini setelah berkali-kali dilakukan koordinasi ke Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Ini dilakukan karena, akses jalan yang pendek itu diyakini memberi multiflayerefek luas tidak saja lalulintas, juga sektor perekonomian, investasi dan pertanian di Bali Utara. Diyakini akan meningkat dibandingkan kondisi sekarang ini. “September ini proyek itu sudah
ditenderkan. Dan saya yakin ini akan memberi dampak luas bagi daerah kita,” katanya. Pemkab Buleleng saat ini sedang mempersiapkan proses pembebasan lahan yang dilintasi mega proyek tersebut. Atas tanggung jawab itu, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng sudah ditunjuk memproses pembebasan lahan tersebut. Dari tahapan pembebasan lahan, sejauh ini pemilik tanah mendukung proyek ini. Pemilik tanah kebanyakan lokasinya di Desa Pegayaman, Gitgit, dan Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Dalam waktu dekat ini, Pemkab membentuk tim appraisal untuk menghitung
harga tanah yang dibebaskan tersebut. Untuk tahap awal, anggaran pembebasan lahan dialokasikan dana APBD Buleleng senilai Rp 10 miliar. “PUPR sudah saya tugaskan memproses pembebasan lahan. Saya juga telah koordinasi dengan Gubernur Bali terpilih. Malah sudah dijanjikan dana pendamping membantu pembebasan lahan proyek ini,” katanya. Informasi PPK BPJN membenarkan September 2018 ini mulai memasuki tahapan tender proyek yang sebelumnya disebut shortcut Singaraja-Denpasar. Sekarang diubah jadi proyek jalan baru batas Kota SingarajaMengwitani. Dari desain perencanaan yang ada, jalan ini dibangun dengan panjang 1,950 kilometer atau hampir sepanjang dua kilometer. Sesuai perencanaan, tanggung jawab lahan yang dilintasi jalur proyek itu akan diserahkan kepada Pemkab terkait pengadaannya. Mengingat waktu
yang semakin dekat, pembebasan tanahnya diharapkan bisa dipercepat, sehingga diharapkan tahapan proyek itu bisa berjalan lancar, tidak terhambat masalah pembebasan lahan. (mud)
GIANYAR
Senin Paing, 16 Juli 2018
9
Di Balik Predikat Kota Terbaik Dunia
Infrastruktur Ubud Masih Jadi Persoalan Gianyar (Bali Post) Ubud menduduki posisi keempat sebagai kota terbaik di dunia dalam ajang World’s Best Awards dari Travel + Leisure. Hal ini membuktikan Ubud masih menjadi destinasi pariwisata pilihan wisatawan dari berbagai belahan dunia. Namun, di balik predikat tersebut, Ubud menyimpan berbagai persoalan khususnya di bidang infra-
struktur. Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Minggu (15/7) kemarin mengungkapkan, dengan berbagai raihan yang membanggakan, seharusnya Ubud bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Ubud harus bisa menjadi destinasi pariwisata yang aman dan nyaman dikunjungi. Menurutnya, dari sisi infrastruktur, yang notabene
penunjang kepariwisataan, Ubud masih perlu berbenah. Sebab, infrastruktur berupa jalan dan trotoar masih banyak yang mengalami kerusakan atau kurang layak. Contohnya di catus pata Ubud, sebagai tempat berkumpulnya wisatawan yang ingin mengunjungi Puri Ubud dan Pasar Seni Ubud. Jalan paving di catus pata saat ini kondisinya sudah rusak parah. Dari
awal dibangun sekitar tahun 2000-an hingga kini belum pernah mendapat perbaikan dari pemerintah pusat. ‘’Maka itu, Ubud harus mendapat perhatian. Tidak hanya infrastruktur, ada juga beberapa permasalahan, seperti kemacetan, kebersihan serta gangguan sosial lainnya seperti gepeng,’’ kata pejabat yang asal Ubud ini . Diakuinya, Pemkab
PPDB Gelombang II Rugikan SMA Swasta
Gianyar (Bali Post) Sekolah swasta menjadi korban kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK gelombang II. Kebijakan ini telah membuat sekolah swasta kehilangan banyak siswa. Hal tersebut diungkapkan Ketua Musyawarah Bersama Perguruan Swasta (MBPS) Drs. I Nyoman Sarwa, Minggu (15/7) kemarin. Dikatakan Sarwa, pembukaan PPDB SMA gelombang II berdampak pada kacaunya pendaftaran di sekolah swasta. Hal ini terjadi lantaran terkesan ada pembiaran terhadap pelanggaran surat edaran PPDB gelombang II. Pada surat edaran ditegaskan, siswa yang sudah diterima di sekolah swasta ataupun negeri, tidak boleh mengikuti PPDB gelombang II. Namun pada kenyataannya, dalam PPDB gelombang II cukup banyak siswa yang sudah mendaftar di sekolah swasta, kemudian pindah ke sekolah negeri. Sementara sekolah swasta yang kehilangan banyak siswa, hanya bisa pasrah dengan kondisi ini. ‘’Mau melapor ke mana? Tidak ada yang menanggapi keluhan kami. Yang jelas, sekolah swasta banyak dirugikan,’’ ucapnya. Pihaknya di SMA PGRI 2 Blahbatuh
awalnya sudah menerima 443 siswa. Namun akibat PPDB gelombang II, pihaknya kehilangan sekitar 40 siswa. ‘’Padahal kami punya rombel yang cukup, dan guru yang cukup untuk mengajar seluruh siswa ini,’’ ujarnya. Sarwa menambahkan, SMA swasta yang lain kondisinya serupa. Ada yang sampai kehilangan 30 hingga 50 siswa. ‘’Bisa mendapat satu rombel saja sudah syukur. Tapi ini, ada yang hanya satu rombel, siswanya jauh di bawah 30 orang. Jadi sangat memprihatinkan,’’ keluhnya. Terkait kondisi ini, pihaknya merasa seperti sengaja dikerdilkan. Padahal peran sekolah swasta sudah jelas, membantu sekolah negeri secara mandiri, bukan membebani APBD dengan mengangkat tenaga pendidik kontrak. ‘’Kalau pemerintah ingin membangkitkan
Gianyar sudah berulang kali mengajukan permohonan bantuan infrastruktur ke pemerintah pusat, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Pemerintah daerah hanya bisa melakukan perbaikan seadanya, seperti perbaikan trotoar di ruas jalan kabupaten. ‘’Kalau yang masuk jalur pusat ini kan tidak bisa dikerjakan pemkab, seperti yang di catus pata,’’ tegasnya.
Lebih lanjut pejabat yang akrab disapa Gung Ari ini menjelaskan, dalam ajang World’s Best Awards, Travel+Leisure merilis hasil survei 15 kota terbaik di dunia. Dalam survei itu, Ubud berhasil meraih peringkat keempat. San Miguel deAllende (Meksiko) pada posisi pertama, Oaxaca (Meksiko) pada posisi kedua dan Udaipur (India) pada posisi ketiga. ‘’Ka-
Mantan Anggota DPRD Berpulang
swasta, tidak usah bangun gedung baru. Lebih baik swastanya saja dibantu. Kan tidak perlu repot keluarkan uang besar dari APBD,’’ tegasnya. PPDB gelombang II yang berlangsung seminggu lalu juga dinilai mengacaukan agenda pembelajaran yang seharusnya dimulai Senin (16/7) hari ini. ‘’SMA negeri baru mulai melaksanakan pengenalan lingkungan sekolah. Kalau kami sudah mulai proses belajar,’’ ungkap Sarwa. (kmb35)
’’Mau melapor ke mana? Tidak ada yang menanggapi keluhan kami. Yang jelas, sekolah swasta banyak dirugikan.’’ Bali Post/nik
Puskeswan Vaksinasi Ratusan Anjing di Ketewel
Gianyar (Bali Post) UPT Puskeswan Sukawati masih melakukan vaksinasi dan eliminasi selektif di kawasan Desa Ketewel Kecamatan Sukawati hingga Minggu (15/7) kemarin. Hal ini guna memastikan tidak adanya penularan virus rabies pascatemuan kasus gigitan anjing rabies di desa setempat. Kepala UPT Puskeswan Sukawati Drh. Nyoman Arya Dharma mengatakan, vaksinasi anjing telah dilakukan secara bertahap di Desa Ketewel. Hingga kemarin, sekitar 370 anjing
yang sudah divaksin antirabies. Vasinasi dilakukan di tiga banjar, yakni Banjar Manyar, Banjar Kubur, dan Banjar Gumicik. Lebih lanjut pihaknya tetap akan menggelar sosialisasi dan vaksinasi secara rutin. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan penelusuran gerak-gerik anjing yang diduga terjangkit rabies dari temuan sebelumnya di Banjar Manyar. ‘’Maka itu kita juga melakukan eliminasi anjing liar atau yang diliarkan,’’ ujarnya. Ia pun kembali mengimbau warga
agar merawat anjing peliharaan dengan baik, melalui vaksinasi rutin dan dikandangkan. Jangan sampai anjing yang dipelihara justru diliarkan ke jalan. Terlebih sebelumnya petugas sudah melakukan eliminasi selektif terhadap 46 ekor anjing liar di seputaran Desa Ketewel. Dijelaskannya, anjing yang menjadi sasaran eliminasi tidak sembarangan. Eliminasi hanya menyasar anjing yang sempat kontak dengan hewan penebar rabies, anjing liar dan anjing yang diliarkan. (kmb35)
lau tahun sebelumnya dalam ajang yang sama Ubud berada di posisi kesembilan,’’ katanya. Menurutnya, dari penilaian Travel+Leisure, Ubud dipandang sebagai destinasi yang sarat akan kesenian dan budaya lokal, terlebih di Ubud terdapat banyak candi. ‘’Ubud juga sangat menyatu dengan alam, bahkan Ubud juga dipandang sebagai pusat kebudayaan Bali,’’ ujarnya. (kmb35)
FOTO - Perbekel Bedulu Ketut Rinata saat menunjukkan foto almarhum I Putu Rijaya.
Gianyar (Bali Post) Drs. I Putu Rijaya yang merupakan mantan anggota DPRD Gianyar dan seorang guru, meninggal dunia di RS Sanjiwani Gianyar, Jumat (13/7). Guru mata pelajaran Sejarah yang juga beberapa kali menjabat kepala sekolah tingkat SMP di Gianyar ini dikuburkan di Setra Desa Pakraman Bedulu, Kecamatan Blahbatuh pada Redite Umanis Merakih, Minggu (15/7) kemarin. Adik dari Perbekel Bedulu Ketut Rinata ini mengembuskan napas terakhir setelah tiga tahun berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya. Almarhum meninggalkan seorang istri, dua anak serta seorang cucu yang baru berusia sebulan. Kakak almarhum, Ketut Rinata, menjelaskan adik kelimanya ini termasuk orang yang aktif. Dia mengawali karier sebagai tenaga pendidik. Di sela-sela pengabdiannya di dunia pendidikan itu dia dipercaya menjadi anggota DPRD Gianyar perwakilan ABRI-FKPPI. Selama duduk di kursi dewan, Rijaya dikenal cukup vokal untuk masalah pendidikan. Setelah meninggalkan dunia politik, dia kembali sebagai tenaga pendidik. ‘’Sempat sebagai guru mata pelajaran IPS, kemudian dipercaya sebagai kepala sekolah di Ubud,’’ terang Rinata. Mengenai sakitnya, Rijaya mulai merasakan gejala aneh di kepala sekitar tiga tahun lalu. Pasca-operasi, kondisi kesehatannya justru melemah. Namun, Rijaya masih aktif mengajar mata pelajaran Sejarah di SMAN 1 Blahbatuh. ‘’Seminggu lalu padahal masih bisa urus rencana pensiunnya. Surat sudah masuk, Agustus 2019 pensiun,’’ terang Rinata. Almarhum pernah dipercaya menjabat Kepala SMP 2 Ubud. Ketika itu Rijaya mengantarkan sekolah itu meraih sejumlah prestasi gemilang, di antaranya Adiwiyata tingkat Nasional. Selain pendidikan, dia aktif di kepemudaan seperti merintis karang taruna di Bedulu, pionir berdirinya OKP FKPPI yang mewadahi putra-putri purnawirawan ABRI di Gianyar. Atas jasanya, Rijaya pernah menjabat Ketua FKPPI Kabupaten Gianyar. (kmb35)
JEMBRANA
10
Senin Paing, 16 Juli 2018
Peringatan Harganas Ke-25 dan Harkop Ke-71 Dipusatkan di Jembrana
LEPAS BALON – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Bali melepas balon pertanda peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 dan peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-71 Provinsi Bali yang dipusatkan di Jembrana, kemarin. KABUPATEN Jembrana terpilih sebagai tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-25 dan peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-71 yang dilaksanakan secara bersamaan tahun 2018 ini. Bertempat di
Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Minggu (15/8) kemarin, peringatan Harganas yang dirangkai dengan Harkop, dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Bali Wayan Sarjana mewakili Gubernur Bali, Kepala Per-
wakilan BKKBN Provinsi Bali Catur Sentana, Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana. Diawali dengan pelepasan balon, kegiatan peringatan Harganas dan Harkop diisi jalan santai sejauh tiga kilometer yang diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, pembagian nasi jinggo gratis, hiburan serta berbagai kegiatan yang rutin dilaksanakan saat Car Free Day Minggu pagi, seperti cek kesehatan gratis, edukasi anak lewat perpustakaan serta vaksinasi hewan peliharaan (anjing, kucing). Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan hingga penyerahan hadiah undian yang digelar kemarin. Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Bali Wayan Sarjana mengatakan dipilihnya kegiatan jalan santai adalah sebagai bentuk hidup sehat dengan harapan sehat jasmani
dan rohani akan berujung pada sehat kinerja dan organisasi. “Jalan santai adalah kegiatan sehat, dengan jalan sehat diharapkan tubuh dan jiwa menjadi sehat sehingga keluarga menjadi sehat, pekerjaan juga sehat dan berujung pada organisasi yang sehat,” ucapnya. Bupati Jembrana I Putu Artha menyambut baik kegiatan Harganas dan Harkop yang tahun ini memilih Jembrana sebagai tuan rumah perhelatan. Menurutnya, perhelatan ini bisa menjadi ajang promosi bagi Kabupaten Jembrana. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada Kabupaten Jembrana, hal ini sekaligus ajang promosi dan saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Jembrana” ujarnya. Sebagai puncak peringatan Harganas dan Harkop akan dilaksanakan Jumat 20 Juli mendatang bertempat di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Melibatkan kegiatan pameran UKM, seremonial serta hiburan rakyat. (ad786)
Bali Post/olo
EVAKUASI – Proses evakuasi para penumpang KMP Trisna Dwitya oleh petugas Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Sabtu malam menggunakan RIB.
Kandas di Perairan Gilimanuk
Puluhan Penumpang Temukan Arum Manis dan Terasi Mengandung Rhodamin B KMP Trisna Dwitya Dievakuasi BPOM Uji Sampel Makanan
Negara (Bali Post) – Balai Besar Pengawasan Obat dan Minuman (BBPOM) Denpasar selama dua hari terakhir terjun ke Kabupaten Jembrana. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pengambilan sampel di antaranya di Pasar Ijogading, Kelurahan Gilimanuk dan seputar Car Free Day (CFD). Hasilnya, dari puluhan sampel makanan dan bahan makanan yang mencurigakan, didapati sejumlah makanan mengandung zat berbahaya berupa zat pewarna (rhodamin B). Makanan yang mengandung zat pewarna itu di antaranya terasi, yang didapatkan di salah satu pedagang kaki lima di Pasar Ijogading dan arum manis dalam kemasan gelas plastik. Kepala BBPOM Denpasar I Gusti Ayu Adi Aryapatni ditemui di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana, Minggu (15/7) kemarin mengungkapkan, dari 15 sampel makanan yang dicurigai petugas, dua di antaranya mengandung Rhodamin B atau zat pewarna. BBPOM meminta kepada pedagang untuk tidak
menjual makanan tersebut. Makanan arum manis yang ditemukan mengandung zat pewarna itu dibandingkan dengan makanan sejenis yang sama, harganya jauh lebih murah. Di samping itu kemasan gelas plastik juga tidak standar. Plastik penutup yang digunakan diketahui menggunakan label bekas air mineral. Selain di Pasar Ijogading dan CFD GKBK, pengambilan sampel makanan juga dilakukan di Gilimanuk. Kebetulan di wilayah perbatasan Pulau Bali itu menjadi lintasan Obor Api Asian Games yang juga menjadi perhatian BBPOM untuk menyukseskan event olahraga itu. Di Gilimanuk, dari enam sampel yang diuji lab, semua memenuhi syarat. Selain itu, BBPOM juga memberikan edukasi kepada para pedagang keamanan pangan serta sosialisasi cek KLIK. “Yang terpenting selalu memastikan untuk mengecek KLIK. kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa. Menjadi konsumen cerdas,” tandasnya. Selain memberikan edukasi, petugas juga menempel stiker (stikerisasi)
Negara (Bali Post) –
Cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali kembali mengakibatkan sebuah kapal penumpang kandas di perairan Gilimanuk. Kali ini KMP Trisna Dwitya yang penuh muatan kendaraan truk dari Pelabuhan Ketapang kandas pada Sabtu (14/7) malam. Dari informasi yang dihimpun, kapal yang memuat delapan unit truk tronton dan enam truk besar itu kandas sekitar pukul 20.40 Wita. Puluhan penumpang yang sudah satu jam menunggu setelah kapal diketahui kandas, akhirnya dievakuasi petugas gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana (SAR), Polair Jembrana, TNI-AL dan otoritas pelabuhan.
Bali Post/olo
BERBAHAYA - Salah satu makanan Arum Manis yang didapati BBPOM Denpasar mengandung zat pewarna berbahaya. pedagang yang sudah diedukasi tersebut. Pemantauan terpadu melibatkan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) dan Dinas Kesehatan ini menurutnya rutin dilakukan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen. Selanjutnya BBPOM juga meminta kepada dinas terkait di kabupaten untuk menindaklanjuti hasil temuan tersebut.
Mencari sumber atau produsen pemasok makanan yang mengandung zat berbahaya itu. BBPOM Denpasar juga meminta konsumen untuk teliti mengecek izin edar, “Kalau ada makanan yang memalsu izin edar itu ya kita lanjutkan ke Kepolisian,” pungkas Aryapatni didampingi Kadis Perindagkop Made Gede Budhiarta. (kmb26)
Proses evakuasi penumpang yang berjumlah 28 orang itu dilakukan hingga tiga kali. Pertama menggunakan RIB, mengevakuasi 10 orang pukul 21.30 Wita. Kedua, pukul 22.05 Wita sebanyak 13 penumpang dan terakhir 22.23 Wita sebanyak 5 orang. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana I Komang Sudiasa dikonfirmasi, Minggu (15/7) kemarin, mengatakan seluruh penumpang yang dievakuasi termasuk dua anak-anak dalam kondisi sehat. Hingga Minggu kemarin
pukul 11.00 Wita, kapal yang kandas di perairan sekitar 300 meter dari Pelabuhan LCM itu belum bisa bergerak. Kapal yang dinakhodai Ahmad Cholil itu kandas setelah terseret arus. Sejatinya sekitar pukul 01.00 Wita dini hari diupayakan untuk menarik kapal yang kandas itu menggunakan kapal lain. Namun tidak berhasil karena air laut masih surut. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa dikonfirmasi membenarkan adanya kapal kandas itu. Kejadian kapal kandas di Selat Bali terutama di
perairan Gilimanuk sering terjadi akibat cuaca buruk angin kencang disertai arus deras yang menyeret kapal. Rencananya Minggu siang, menunggu air laut naik, kapal tersebut akan ditarik menggunakan KMP Edha. Sementara seluruh penumpang yang dievakuasi diistirahatkan di aula ASDP Gilimanuk. Beberapa di antara mereka belum bisa melanjutkan perjalanan lantaran kendaraan mereka masih di kapal yang kandas itu. Mereka menunggu hingga kapal kembali sandar dan bongkar. (kmb26)
Senin Paing, 16 Juli 2018
KARANGASEM
Kota Amlapura Diguyur Hujan Pasir Amlapura (Bali Post) Erupsi terjadi sekitar pukul 09.05 Wita, Minggu (15/7) kemarin. Hujan pasir langsung menyusul setelah erupsi di wilayah lingkar Gunung Agung itu. Hujan pasir dengan intensitas tipis juga mengguyur sebagian wilayah kota Amlapura. Fenomena hujan material vulkanik letusan Gunung Agung di kota Amlapura itu merupakan yang pertama kali sejak erupsi besar September 2017 lalu. Hujan pasir itu tidak terlepas terjadi ketika kawasan gunung termasuk sebagian besar wilayah Karangasem itu diguyur hujan saat itu. Erupsi kemarin nyaris tidak terpantau. Pasalnya sejak pagi Gunung Agung itu tertutup awan mendung relatif tebal. Berdasarkan rilis Badan Geologi, erupsi itu menyemburkan kolom abu berwarna gelap setinggi 1.500 meter. Dari infornasi yang dihimpun, erupsi itu menyebabkan terjadi air hujan berwarna keruh. Hujan pasir dengan intensitas lebih tebal itu terjadi di daerah kaki gunung. Seperti Desa Budakeling dan Buanagiri, Kecamatan Bebandem. Daerah yang biasanya rutin terpapar abu vulkanik itu seperti di area barat gunung, kemarin juga tetap terdampak. Hujan abu dan pasir itu berlangsung hampir sepanjang hari. Salah seorang warga kota Amlapura, Made Sudarma (36), mengatakan hujan pasir halus itu terjadi sejak pagi. Awalnya dia mengaku tidak menyadari fenomena tersebut, karena hujan cukup lebat. Dia baru tersadar setelah meredanya guyuran hujan itu. ‘’Ketika keluar rumah, ternyata air hujannya keruh. Sandal di halaman rumah itu ada butiran pasir halus, warnanya hitam,’’ jelasnya. Putu menduga kota Amlapura itu tumben terpapar material vulkanik akibat faktor hujan dan mendung. ‘’Biasanya kalau cuaca cerah, material erupsi itu terbang jauh terbawa angin. Ini kayaknya abu dan pasir gunung itu tertahan oleh awan mendung,’’ duganya sambil menganalisis. Sementara itu dalam rulis Badan Geologi, kemarin dilaporkan terjadi tiga kali erupsi. Letusan pertama pukul 04.52 Wita. Namun kedua kolom abunya tak teramati. Pada letusan ketiga sekitar pukul 09.09. Letusan itu juga menyemburkan kolom abu hingga diketinggian 1.500 meter di atas puncak kawah Gunung Agung. Kolom abu itu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong mengarah ke arah tenggara dan barat. Meski hujan abu dan pasir itu berlangsung sepanjang hari, belum sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Selepas hujan, warga kota Amlapura tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. (kmb)
Terkendala Perda
Rencana Transfer BKK Langsung ke Desa Pakraman Amlapura (Bali Post) Sejumlah desa adat berulang kali menyuarakan agar dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali ditransfer langsung kepada desa pakraman, bukan lagi melalui desa dinas. Usulan ini berulang kali sudah direspons Dinas PMD Provinsi Bali. Tetapi, realisasinya hingga tahun ini tetap saja ditransfer ke desa dinas. Kepala Dinas PMD Bali I Ketut Lihadnyana ditemui di Amlapura, Minggu (15/7) kemarin, mengatakan usulan itu tidak bisa terwujud karena masih terkendala perda. Lihadnyana menegaskan, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2001 junto 2003 tentang Desa Pakraman, di sana diatur desa pakraman seharusnya hanya bisa menerima hibah saja. Sedangkan hibah itu tidak bisa diberikan kepada desa pakraman setiap tahun. Sehingga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, dalam pelestarian adat dan budaya, dibantulah desa pakraman ini melalui bantuan BKK setiap tahunnya. Dana BKK ini baru kemudian disalurkan ke desa pakraman melalui desa dinas setempat. Pada beberapa kesempatan, Lihadnyana mengatakan pihaknya berencana langsung menyalurkan dana BKK ke-
Ketut Lihadnyana
pada desa pakraman. Namun, karena masih terkendala perda inilah rencana tersebut sampai sekarang urung dilakukan. ‘’Sebaiknya perdanya dulu direvisi. Revisi itu tidak butuh waktu lama. Setelah direvisi, baru bisa dananya ditransfer langsung ke desa pakraman. Ini akan segera kami lakukan,’’ katanya. Lihadnyana menambahkan, saat ini desa pakraman diminta harus melek dengan aset yang dimiliki. Jangan hanya terjebak dalam pelestarian budaya saja dan hanya mengandalkan BKK. ‘’Adanya ketergantungan terhadap BKK, itu justru ke depannya akan berbahaya bagi kelangsungan desa pak-
raman yang bersangkutan. Desa pakraman harus proaktif melakukan pendataan asetnya. Kemudian melakukan pengelolaan secara profesional. Khususnya yang bergerak di sektor pariwisata,’’ katanya. Dengan demikian maka desa pakraman akan bergerak menjadi desa mandiri. Bahkan mandiri juga terkait untuk seluruh keperluan aci dan pelestarian adat dan budayanya. ‘’Contoh, Desa Kutuh dengan Pantai Pandawanya. Tidak usah jauh-jauh, di sini ada Desa Bugbug. Itu desa-desa yang sudah ngeh dengan asetnya, potensinya termasuk bagaimana caranya mengelola,’’ katanya. (kmb31)
Dilema Warga Cacat di Pengungsian
Situasi Tak Menentu, Pilih Diam di Pengungsian
Erupsi Gunung Agung terus saja terjadi setiap hari. Kendati demikian, sebagian besar warga di kaki Gunung Agung memilih bolak-balik ke pengungsian dan ke rumahnya, ketimbang tidak berbuat apa-apa, berdiam diri di lokasi pengungsian. Hal berbeda dengan para lansia dan juga orang-orang cacat. Mereka memilih berdiam diri di pengungsian, ketimbang balik ke rumahnya, meski situasi aktivitas Gunung Agung sudah mulai landai. Apakah dasar pertimbangan mereka sehingga tetap memutuskan tinggal dulu di pengungsian?
PENGUNGSI - Salah seorang pengungsi Gunung Agung, Wayan Sepek, saat ditemui di lokasi pengungsian di Wantilan Kantor UPTD Dinas Pertanian Rendang.
11
WARGA cacat memilih tetap saja diam di pengungsian. Sangat masuk akal, jika tiba-tiba terjadi erupsi besar maka akan sulit mengamankan diri sendiri, tanpa bantuan saudara dan kerabat di sekitarnya. ‘’Sejak mengungsi 2
Juli lalu, sampai sekarang mereka belum berani balik ke rumah. Sebab, tangan saya patah sejak kejadian mengungsi 22 September tahun lalu,’’ kata salah satu pengungsi, Wayan Sepek, ditemui di tempat pengung-
sian Wantilan Kantor UPTD Dinas Pertanian Rendang, Minggu (15/7) kemarin. Pengungsi asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih itu mengaku tidak bisa tenang ada di dalam rumahnya. Sebab, suara gemuruh terus terdengar di sekitar rumahnya. Dia yang kondisinya cacat, tidak berani ambil risiko tinggal di rumah sendirian, sehingga kerabatnya memutuskan agar dirinya tetap tinggal di pengungsian saja. Pengungsi lainnya, Luh Cenik, juga mengatakan tidak berani kembali ke rumah. Sebab, ada dua anaknya yang harus diprioritaskan dari ancaman erupsi Gunung Agung. Terlebih rumahnya amat dekat jurang. Ketika terjadi erupsi kerap terjadi kepanikan yang tanpa terkontrol, sehingga bisa saja berdampak buruk. Aktivitas Gunung Agung
saat ini masih tinggi. Harap dimaklumi erupsi kembali terjadi Minggu (15/7) kemarin. Embusan asap tebal keluar dari mulut kawah Gunung Agung sekitar pukul 04.52 Wita. Tinggi kolom abu tidak teramati karena Gunung Agung tertutup awan. Erupsi terekam alat seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm, dan durasi 2 menit 24 detik. Kemudian erupsi kembali terjadi pukul 09.05 Wita, dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas permukaan kawah Gunung Agung. Abu berwarna kelabu itu teramati bergerak ke arah tenggara dan barat. Ini membuat kota Amlapura sempat diguyur hujan abu. Ketua CORE ORARI Lokal Karangasem Gusti Semarabawa menyampaikan laporan hujan abu di kota Amlapura
banyak masuk dari para relawan dan anggota ORARI Lokal. Abu vulkanik nampak sangat jelas teramati menempel di helm warga, mobil, kaca rumah dan tempat-tempat umum lainnya. Meski sempat terjadi hujan lebat, abu yang bercampur air hujan itu membuat hujan abu ini justru makin terlihat. ‘’Setelah terkena air hujan, di bawah kelihatan seperti pasir,’ katanya. Melihat situasi demikian, Ketua Pasebaya Gunung Agung Gede Pawana menegaskan bahwa lansia, anak-anak dan orang cacat memang menjadi prioritas agar bisa diselamatkan dari ancaman bencana erupsi Gunung Agung. Warga yang menempati radius 4 km atau ditoleransi sampai radius 5 km, dipastikan bisa tetap berada di pengungsian. (gik)
KLUNGKUNG
12
Senin Paing, 16 Juli 2018
”Cash Flow” Lambat
SOSOK Hilangkan Kesan Jor-joran KEHIDUPAN masyarakat Hindu, khusus di Bali, tak bisa dilepaskan dari berbagai upacara, salah satunya manusa yadnya. Dalam pelaksanaannya tak jarang mengeluarkan biaya cukup besar. Bahkan ada kesan jor-joran. Hal demikian bisa saja membebani. Apalagi sampai mencari utang. ‘’Sampai sekarang masih ada kesan jor-joran. Yang terpenting itu pelaksanaan upacaranya. Kita bisa mengacu pada konsep nista, madya, utama. Kalau biayanya tak cukup, bisa pakai nista atau madya,’’ ungkap Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klungkung I Putu Suarta, Minggu (15/7) kemarin. Pejabat asal Lingkungan Pegending Kelurahan Semarapura Kauh ini menyatakan telah gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini juga melibatkan prajuru desa pakraman. Selain itu, buku-buku pedoman tentang berbagai jenis upacara keagamaan telah disebarkan. ‘’Edukasi terus berjalan,’’ tuturnya. Meminimalisasi pengeluaran, upacara massal dipandang strategis. Ini sudah ada diterapkan sejumlah kelompok masyarakat. PHDI Klungkung juga turut melakukan hal yang sama, khusus untuk upacara Sapuh Leger, Bayuh Sanan Empeg, Bayuh Sukarta dan Widhi Widana yang akan dilaksanakan tanggal 16 sampai 22 September 2018. ‘’Pendaftarannya sudah dibuka dari 9 Juli sampai 31 Agustus,’’ jelasnya. Biaya yang dikenakan tidaklah banyak. Dari Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. Tidak ada lagi pungutan lain. Meski demikian, ruang untuk madana punia tetap dibuka. Pelaksanaan upacara seperti ini juga sekaligus untuk menumbuhkan sikap manyama braya. Akan muncul sikap saling membantu dalam persiapannya. ‘’Tidak hanya meringankan beban,’’ pungkasnya. (sos)
Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala Terancam Kolaps Semarapura (Bali Post) Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) Klungkung mengalami cash flow yang lambat. Akibatnya, perusahaan yang bergerak di bidang percetakan, penjualan alat tulis kantor (ATK) dan sarang walet di Nusa Penida ini terancan kolaps. Selain itu, perusahaan ini juga terlilit utang dan tak mampu membayar premi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Di tengah kondisi tersebut, Direktur PDNKK I Wayan Sukadana mengajukan pengunduran diri ke Bupati. Dikonfirmasi, Minggu (15/7) kemarin, Sukadana mengatakan cash flow yang lambat disebabkan lambatnya pembayaran produk yang telah dibeli. Seperti halnya percetakan dan ATK, pembayarannya oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Klungkung yang menggunakan termin, bisa berlangsung tiga hingga enam bulan sekali, sesuai Surat Perjanjian Kontrak (SPK). “Kita juga tanpa modal. Penyertaan dari pemkab tidak ada,” ungkapnya. Hal tersebut menyebabkan pembayaran gaji sepuluh karyawannya sebulan ini tertunda. Demikian pula dengan premi jaminan kesehatan ke BPJS kes-
ehatan selama tujuh bulan. Tak hanya itu, keterbatasan modal menyebabkan perusahaan ini harus memiliki utang Rp 180 juta di Koperasi Pasar Srinadi. “Kita juga punya piutang Rp 150 juta. Ini uang yang belum diambil. Pembayarannya beberapa bulan sekali,” jelasnya. Pria asal Desa Suana Kecamatan Nusa Penida ini menyebutkan berdasarkan hitungan, pendapatan perusahaan setiap bulan mencapai Rp 30 juta. Dari itu, sekitar Rp 25 juta habis untuk biaya operasional, termasuk gaji, pembayaran listrik hingga PDAM. Jika situasi ini terus berlanjut, perusahaan cukup sulit bisa menggeliat. Untuk itu,
menurutnya, perlu dilakukan restrukturisasi. Dalam artian, perusahaan yang dikembangkan harus benar-benar mampu memberikan pemasukan yang stabil. Misalnya, city tour dan pengelolaan parkir. “Kalau mau bertahan, harus ada suntikan modal juga,” sebutnya. Sementara itu, disinggung soal keinginannya untuk mengundurkan diri, ia tak menampik. Namun, ditegaskan, tidak ada kaitannya dengan kondisi perusahaan. Melainkan ingin fokus menggarap usaha pariwisata di Nusa Penida yang telah digeluti sejak beberapa tahun lalu. “Pengajuan pengunduran diri sudah disampaikan
SARANG WALET - Suasana pemetikan sarang walet di Nusa Penida. Ini menjadi salah satu sektor yang dikelola Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala, Klungkung. sekitar empat kali kepada Bupati. Saya ingin fokus dengan keluarga dan pariwisata. Juga ingin memberikan ruang kepada orang lain untuk bergabung di perusahaan daerah,” katanya. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra mengatakan, surat pengunduran diri sebagai direktur su-
dah diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Akan tetapi, tak langsung diberikan lampu hijau. Terlebih dahulu dilakukan kajian. “Sekarang sedang dikaji. Baru kemarin turun dari bupati. Kalau untuk kondisi perusahaan, saya belum dapat laporan dari Bagian Ekonomi,” jelasnya. (kmb45)
Cegah Jadi Kuta Kedua
Pariwisata di Nusa Penida Harus Dibuatkan ’’Grand Design’’ PERKEMBANGAN pariwisata di kepulauan Nusa
Penida, Klungkung semakin pesat. Kunjungan wisatawan cukup banyak, baik domestik maupun mancanegara. Hal ini mampu mendongkrak pendapatan asli daerah. Meski demikian, pemerintah kabupaten dinilai perlu membuat grand design sejak dini agar jangan sampai kepulauan dengan julukan The Blue Paradise Island ini menjadi Kuta kedua yang kini menjelma menjadi kawasan krodit dan hiruk-pikuk. Nusa Penida tak asing lagi di telinga masyarakat. Pikiran langsung tertuju sebuah pulau yang menjadi salah satu tujuan destinasi di Bali. Ya, memang demikian. Objek wisata terus tumbuh. Tersebar di Nusa Gede, Lembongan, dan Ceningan. Tak
hanya bahari maupun alam, tetapi juga wisata pantai. Berpasir putih, nampak indah berpadu serasi dengan air laut yang biru kehijauan. Akomodasi pariwisata juga telah banyak tumbuh. Menghadap ke laut, tersebar di sejumlah lokasi. Ada berupa
hotel. Ada pula homestay maupun vila. Beberapa tahun belakangan wisatawan berdatangan. Tak hanya domestik, namun juga mancanegara. Meramaikan pelabuhan, mereka baru turun dari boat, bertolak dari Klungkung daratan maupun Sanur, Denpasar. Jasa sewa kendaraan pun telah menunggu. Menawarkan, diselingi lambaian tangan, sebagai tanda memanggil. Saat libur panjang tiba, jumlah kunjungan meningkat tajam. Aktivitas padat tak hanya pada laut tetapi juga di darat. Lalu-lalang kendaraan menjadi pemandangan rutin. Kekroditan di sejumlah ruas jalan menuju objek wisata tak terelakkan. Bahkan kemacetan juga sesekali mewarnai. Situasi demikian mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Ketua Komisi II
DPRD Klungkung I Komang Suantara menilai pemkab perlu membuat grand design pariwisata Nusa Penida sejak dini. ‘’Sekarang kunjungan sangat ramai. Sehari bisa ribuan. Jangan sampai wilayah kepulauan ini sama seperti Kuta, yang krodit dan sering macet. Harus ada grand design sejak dini untuk mengantisipasi itu,’’ ungkapnya, baru-baru ini. Politikus Partai Gerindra ini pun menggulirkan ide supaya wisatawan menggunakan sepeda motor. Selain bisa menekan terjadinya kemacetan, juga untuk lebih leluasa menikmati keindahan alam. ‘’Wisatawan ingin berkunjung ke objek lain juga bisa lebih gampang,’’ katanya. Ditegaskan juga, penggunaan transportasi itu perlu didukung regulasi dan ke-
siapan fasilitas penunjang, seperti marka jalan, ramburambu petunjuk arah. Yang juga tidak kalah penting, kesiapan motor yang menjamin adanya standar keselamatan. ‘’Bagaimana sekarang Pemkab bisa membangun image, kalau berwisata ke Nusa Penida itu identik dengan sepeda motor. Ini bisa menjadi keunikan,’’ imbuhnya. Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan menjadi salah satu daerah tujuan wisatawan. Perbekel setempat, Made Suryawan, tak menampik kekroditan terjadi di jalan pusat desa saat hari libur tiba. Menurutnya, pemerintah perlu membangun jalan baru untuk mengurai itu. ‘’Ini sudah diusulkan. Jalan baru sangat penting untuk mendukung pariwisata ke depan, supaya tidak semakin krodit,’’ tuturnya. (sos)
RAMAI - Kunjungan wisatawan di Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida beberapa waktu belakangan sangat ramai.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Paing, 16 Juli 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj. 0811380028
B.BP.821.07.18.0000638
Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
B.BP.001.07.18.0000783
!!Dcr Sopir Pribadi pria/wanita jujur,sabar Hub:081236253300
Dcr PRT&tunggu kost Sim A,KTP Bali 08123928624,085100492291 B.BP.001.07.18.0000784
Dicr Tk Jahit/Potong/Mote Pglm u/Butik Renon.HP:083119980802 B.BP.001.07.18.0000628
Garmen Cr Tkg.Cheking&Packing Hub.081999677757/(0361)8446530 B.BP.001.07.18.0000629
Dcr Sopir Matic Max.40Th,SIM A Umum,Br.Batur,Peguyangan Kaja, Dps Utara Hub.085100480049 B.BP.004.07.18.0000474
Dcr Tng Pelaksana Proyek & Drafter(Gmbr Bngnn)Tmtn SMK (Pglm tdk diutmkn) Hub: 085100434106 WA
B.BP.001.07.18.0000744
B.BP.004.07.18.0000752
Animator/Mrktg L/P Lamaran ke Wallpaper Jl.Raya Kuta 82 Smping Animale FO T.081298646871
B.BP.001.07.18.0000782
Bth Adm Min SMA u/Bimbel di Jl.Siligita Nusa Dua 08179791223
B.BP.001.07.18.0000411
Bth Gr SMK/SMA:Matik,PKN.BK u/ Kls Bilingual (Pengantar B.Ing) HR/Mnrik E:tugasbali@yahoo.com
B.BP.001.07.18.0000086
Dicari Sopir,Penjahit,TkPatrun Serabutan Hub:082237777767
B.BP.001.07.18.0000455
B.BP.004.07.18.0000687
Cari Sales punya SIM A/C Hub. Jl.Nangka Utara 293 Dps Telp: 0361-422252/08123686454
Look for Villa Supervisor, good spoken English & Written, Computer skills.Tlp.0811385656
B.BP.001.07.18.0000686
B.BP.004.07.18.0000587
Dcr :Manager/Spv Spa Pria/wnt pglmn Min.2th,mampu berbahasa Inggris aktif. Spa theraphist wnt SMA/SMK Pengalaman min.1th Kirim Lamaran ke PO Box 3000
Looking for Production Manager good skill & English Sent to hrdumaleopold@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000718
Looking for experience person to handle analysis stock,onlin shop from clothing brand must be proficient in social media, internet,mic office good English and able to work in team. Send: hrdumaleopold@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000769
Dcr Adm online, Sales, Sopir bisa matic,B1,Teknisi STM Gj+Bns+Kms+BPJS Lam PT.PMA Jl.Bedahulu XVII/7, Dps
B.BP.821.07.18.0000594
Dcr STM,D3,S1 Mesin utk Opr Boiler,SMA bisa nyetir utk Opr Forklift, SMA punya sertifikat Satpam u/Satpam PT.Sinar Sosro KmenuhSukawatiGyr08123992508
B.BP.001.07.18.0000720
Dibthkn Adm Penjualan,Syarat: 1.Wanita,Diutamakan Single 2.S1/IPK 3,00 3.Jujur dan Bertanggung Jawab Kirim Surat Lamaran Melalui: mwm_bali@yahoo.com CP:081239527777/081337712233
B.BP.001.07.18.0000642
Bth FO,OB,Manager Dagang,SMK di Dps E: tugasbali@yahoo.com
B.BP.001.07.18.0000785
B.BP.001.07.18.0000626
Dibutuhkan SPG,Area BTDC Nusa Dua,Max 30th.Langsung bawa lamaran ke Toko Dream Nusa Dua Bali Colection Gate C, 0812-46731533
B.BP.001.07.18.0000780
Dcr D2 Sgl Jur utk Optik Sekar KTP Bali, 085100492291
Dcr! Satpam (Bersertifikat), Peng.Min 2 Thn & Supir Punya SIM A & SIM B1 Krm ke PT.Prathama Line Logistics, Jln Teuku Umar Barat No.128 Telp:0361-8476456
Dcr Sgr 3 org Sopir Pribadi, 1 org Personal Asisten Telp.9376132-33/089636747339 B.BP.001.07.18.0000746
Dcr Sgr Tenaga Balancing&Ganti Ban berpengalaman utk Bengkel Mobil di Dps Hub:081236066118 B.BP.001.07.18.0000679
DIJUAL MOBIL
Dcr Tukang Perak Max.30Th Hub.08113990076
B.BP.001.07.18.0000719
Minat kerja ke Aus/Korea/Jpang Hub WA/Line:087861843051-Cepat
Persh Handicraft Mencari Sopir Mbl Box yg berdomisili di Gianyar.Syarat SIM B1 Hub.087702912473
Dcr tng kirim ikan lele. Hub 0818503603 / 082237094056
Rest di Sanur Cari:Waiter/ess Hub.Dharsana 08123614559
B.BP.004.07.18.0000476
B.BP.001.07.18.0000684
B.BP.001.07.18.0000657
B.BP.001.07.18.0000781
B.BP.001.07.18.0000701
BIRO JASA
RUPA-RUPA
BENGKEL LAS DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
FOTO COPY
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Sopir Pnglmn, bs matic & Manual,pny SIM B1,Pnmpiln Rapi Lngs ke Jln.Hasanudin 74-78Dps
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
Quarzia Boutique in Seminyak Looking for SPG.Good English and Experience.CV to quarzia_boutique@yahoo.co.id (0361) 736644
Barista Muda gaji lumayan. Lamaran ke HP.0818621818
B.BP.001.07.18.0000634
G.04
G.11
Sopir SIM A - B1. Lamaran ke Hp.0818621818 G.12
B.BP.004.07.18.0000704
B.BP.001.07.18.0000756
G.10
B.BP.001.07.18.0000660
DIJUAL MOBIL
Ymh Bisma Dicari Mekanik, Supir,SMK/S1 Ekonomi/D1 Hub: Teuku Umar 142 Dps
MITSUBISHI
Mitsubishi Mirage Th’2016Matic Mulus KM9Rb Putih,082341168381
B.BP.001.07.18.0000757
B.BP.001.07.18.0000725
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
SUZUKI
Dijual APV Pick Up 2011 Hitam Mulus Hub.081916280012 B.BP.001.07.18.0000578
G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
DIJUAL RUMAH
!!!081558041018 djl Rrmh Mnmlis “siap huni di Tohpati Siulan B.BP.004.07.18.0000797
G.02
G.03
G.09
G.07
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com Waiter, Kasir SMK, SMEA Akuntansi baru tamat. Lamaran ke Shankara Kuta Jl.Bakung Sari Kompleks Kuta Square Blok D33 depan Matahari. SMS/ Hp.0818621818
Urgent GRO/FO laki2, bisa Bhs Inggris, team work, Disiplin Sent CV: hrdbali2018@gmail.com
Tamat SMK, SMP belum bekerja mau bekerja operator air minum, Resto, CS, Umum. Lamaran ke HP.0818621818
G.05
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.06
Rest Krobo,Tk Bakery,Tk Pastry Cook,Tnp Pnglaman Dilatih dgn Cara Profesional,087861378730
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
Dijual Rmh Pegending Dalung DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.07.18.0000126
DIJUAL TANAH
Dijual Tanah Kav Lok.Jl.Tukad Balian,dll. Hub.0811398086 B.BP.001.07.18.0000649
Sarjana Akuntansi/Diploma Akuntansi, Sarjana Ekonomi untuk Operational Manager, Food Court, Resto di daerah Kuta. Lamaran Arowana Food Street Jl .Raya Kuta 88. arowanafoodstreet@gmail.com Hp.0818621818
G.08
RUPA-RUPA
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.07.18.0000778
KEHILANGAN
SHM No.215 Desa Medahan seluas 1400m2,An.I Dewa Gede Suarjana B.BP.001.07.18.0000635
BANGLI
14
Senin Paing, 16 Juli 2018
Ratusan Pesepeda Ramaikan ”Fun Bike” HUT Ke-16 Toya Devasya RATUSAN pesepeda dari sejumlah daerah ikut ambil bagian dalam kegiatan fun bike yang digelar Toya Devasya, Minggu (15/7) kemarin. Kegiatan yang mengambil start di Dermaga Kedisan dilaksanakan serangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-16 Toya Devasya. Selain fun bike, di hari yang sama, Toya Devasya yang selama ini telah menjadi ikon pariwisata di Kintamani ini juga menggelar lomba canoe, lomba renang tingkat SD dan pengobatan gratis untuk masyarakat umum. Acara yang berlangsung sejak pagi hari kemarin dihadiri langsung Bupati B a ng l i I M a d e Gi a n y a r, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, Kapolsek Kintamani Kompol Putu Gunawan, serta sejumlah undangan lainnya. Dipusatkan di Toya Devasya, acara
dimeriahkan hiburan dan doorprize untuk para peserta dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Owner Toya Devasya Dr. I Ketut Mardjana mengatakan, acara yang digelar kemarin merupakan bentuk penghargaan Toya Devasya atas dukungan masyarakat yang telah menjadikan Toya Devasya sebagai destinasi wisata terbaik yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Melalui berbagai kegiatan perlombaan yang digelar ini, Toya Devasya juga ingin mengenalkan pada dunia bahwa di tengah-tengah Kaldera Gunung Batur dan hiruk-pikuk pariwisata Bali, terdapat paradise yang memberi kontribusi luar biasa dalam dunia pariwisata selama ini. “Kita sudah dari dulu dikenal. Kintamani adalah ikon Bali dan paradise Bali. Di tengah-tengah paradise,
ada Toya Devasya yang jadi destinasi utama pariwisata Bangli. Semoga ke depan tumbuh lagi lembaga-lembaga tourism di kawasan ini sehingga bisa mengangkat Bangli lebih baik,” terangnya. Ditambahkan Mardjana, di usia yang ke-16 tahun Toya Devasya akan terus berinovasi dan mengembangkan diri untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengunjung. Bupati Bangli I Made Gianyar yang ditemui usai ikut menjajal rute fun bike di Toya Bungkah mengucapkan selamat ulang tahun untuk Toya Devasya. Usia ke-16 tahun, kata Made Gianyar, adalah usia produktif. Ibarat remaja, usia ini sedang nikmat untuk dipandang. Menurutnya, keberhasilan Toya Devasya dalam mendatangkan banyak wisatawan tentu tidak terlepas dari kegigihan Mard-
jana yang disebutnya sebagai sosok inspirasi kehidupan pariwisata di Bangli. “Selaku Bupati saya mewakili masyarakat mengucapkan selamat ulang tahun untuk Toya Devasya ke-16 yang selama ini sudah menjadi ikon destinasi pariwisata di Kabupaten Bangli. Semoga jaya selalu,” katanya. Sementara itu untuk menyemarakan hari jadinya ke-16, pada Senin (16/7) Toya Devasya akan menggelar lomba mancing, parade perahu hias, dan yoga. Selanjutnya pada 18 Juli mendatang akan dilaksanakan lomba sepak bola sarung dangdut, lomba berebut jeruk, lomba mengambil koin dalam pepaya, lomba senam, lomba menghias wajah dan memecahkan balon berpasangan. Puncak HUT Toya Devasya akan digelar pada 21 Juli mendatang. (ad791)
FUN BIKE - Ratusan pesepeda peserta fun bike yang digelar Toya Devasya serangkaian hari ulang tahun ke-16, dilepas Bupati Bangli I Made Gianyar di Dermaga Kedisan, Minggu (15/7) kemarin.
15
Senin Paing, 16 Juli 2018
Hasil Dua ’’Polling’’ Kuatkan Mahfud MD Jakarta (Bali Post) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan The Initiative Institute menggelar jajak pendapat masyarakat tentang bakal calon wakil presiden (cawapres) yang banyak disukai masyarakat untuk mendampingi bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Dari sejumlah bakal cawapres yang beredar, nama Mahfud MD berada di posisi nomor satu. ‘’Hasil polling menunjukkan ternyata menang preferensi masyarakat lebih suka jika Pak Mahfud menjadi cawapres Pak Jokowi untuk periode kedua,’’ kata Ketua Umum PSI Grace Natalie di DPP PSI, Jakarta, Minggu (15/7) kemarin. PSI merilis hasil polling online alternatif Cawapres Jokowi untuk periode 20192024. Polling yang dilakukan partainya, menurut Grace, disebarkan via online melalui website resmi PSI dan masyarakat bebas berpartisipasi. Masyarakat yang berpartisipasi juga memiliki kode tertentu, sehingga tidak bisa mengisi polling berulang kali. ‘’Survei online yang kami sebarkan, melalui koran juga meminta partisipasi masyarakat, jadi sebarannya bisa jadi tidak merata. Jadi tergantung dari partisipasi aktif, dan inilah hasilnya, dari para peserta polling yang jumlahnya 71.000 orang ini mayoritas mendukung Pak Mahfud MD sebagai cawapres Pak Jokowi,’’ ujarnya. Adapun hasil polling cawapres Jokowi tersebut yaitu Mahfud MD 32%, Sri Mulyani Indarwati 14%, Luhut Binsar Pandjaitan
14%, Susi Pudjiastuti 10%, Moeldoko 6%, Din Syamsudin 4%, Rudi Kirana 3%, Said Aqil Siroj 3%, Yaqut Cholil Qoumas 3%, Chairul Tanjung 2%, Airlangga Hartarto 2%, dan Nadiem Anwar Makarim 1%. Tokoh lainnya memperoleh 6% antara lain Basuki Tjahaja Purnama, Gatot Nurmantyo, Muhammad Zainul Majdi, Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto. Kemudian M Romahurmuziy, Abraham Sama, Wiranto, Tito Karnavian, Ridwan Kamil, Surya Paloh, Tri Rismaharini, Syahrul Yasin Limpo, Rizieq Shihab, Tommy Soeharto, Rizal Ramli dan Puan Maharani. Sementara itu, survei The Initiative Institute juga memosisikan Mahfud MD berada pada posisi nomor satu dengan persentase kelayakan 70,6 persen. Diikuti Sri Mulyani Indrawati sebesar 64,1 persen, Chairul Tanjung 62,3 persen. Posisi keempat ditempati Anies Baswedan 60,9 persen, dan Gatot Nurmantyo 59,4 persen. ‘’Kemudian ada Agus Harimurti Yudhoyono 59,2%, TGB Zainul Majdi 53,5%, Airlangga Hartanto 52,1%, Khofifah Indar Par-
awansa 50,6%, dan Romahurmuziy 46,1%,’’ papar Airlangga saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘’What the Elites Want?’’ Di bawahnya mengikuti Din Syamsuddin dengan indeks 0,58, berarti sedang. Selanjutnya ada Haidar Nashir 0,53, berada pada posisi rendah, Said Aqil Siroj 0,53, juga posisi rendah. Berikutnya ditempati Rizieq Shihab 0,40, posisi sangat rendah. Sama dengan Amin Rais 0,39, sangat rendah. Airlangga menjelaskan, dari kategori klaster tokoh ormas keagamaan yang layak jadi cawapres 2019-2024, responden juga memilih Mahfud MD. Mahfud berada pada angka 0,72, yakni tertinggi. Disusul TGB Zainul Majdi dengan indeks 0,63, berada pada posisi sedang. Berikutnya ditempati Khofifah Indar Parawansa 0,61, dalam posisi sedang. Sementara dari klaster profesional, Mahfud MD masih paling unggul yang layak jadi cawapres 20192024. Mahfud MD berada pada indeks 0,73, tertinggi. Diikuti Sri Mulyani Indrawati 0,71, juga tinggi. Kemudian disusul Chairul Tanjung 0,64, posisi tinggi. (kmb4)
Suluh Indonesia
Sementara Suluh Indonesia mengambil tagline: Untuk Kesatuan Rakjat dan Bangsa. Beritanya juga sama; membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan. Demikian pula Suluh Marhaen, tagline-nya tetap soal kebangsaan yakni; Penegak/ Pelaksana Marhaenisme/ Pantjasila. Bedanya pada koran Suluh Marhaen sudah mengangkat berita-berita luar negeri. Pun di banyak edisi diulas tentang tugas pokok ABRI (kini TNI/Polri). Seperti edisi 1 September 1967, diulas tentang tugas pokok ABRI. Sementara edisi sebelumnya 1 Maret 1967 Suluh Marhaen mengangkat berita utamanya yang berjudul ‘’Djangan Tjoba2 Robah Pantjasila’’. Sementara Bali Post sejak awal sampai sekarang mengambil tagline; Pengemban dan Pengamal Pancasila. Gambaran tersebut merupakan penegasan bahwa Bali Post sejak bernama Suara Indonesia tetap mengabdi untuk Bali dan NKRI. Artinya, sikap Bali Post yang mengkritisi kebijakan yang bertentangan dengan kehendak rakyat bukan hanya dilakukan sekarang. Sejak 70 tahun lalu saat bernama Suara Indonesia
telah melakukan hal serupa. Komitmen tersebut diejawantahkan dalam pemberitaan maupun pembentukan opini publik. Ketika itu, penguatan rasa nasionalisme dan pembentukan karakter bangsa sangat gencar dilakukan. Bali Post juga banyak menyoroti soal itu. Tak hanya penguatan berbangsa dan tegaknya Pancasila, penyelamatan lingkungan, pertanian, budaya dan manusia Bali juga menjadi agenda utamanya. Misalnya Bali Post secara khusus mencarter helikopter untuk memotret Bali dari udara khususnya di pesisir dan galian C. Dua kali hal itu dilakukan. Liputannya terbit 16 Agustus 2006 dan 16 Agustus 2008. Bali Post juga meliput tuntas tentang rencana reklamasi Padanggalak pada tahun 1991. Ketika itu Pemda Bali berencana mengurug Pantai Padanggalak yang digunakan sebagai tempat pamelastian umat Hindu. Rencana tersebut ditolak masyarakat dan akhirnya batal dilakukan. Hal serupa juga dilakukan ketika ada rencana dibangun jembatan yang menghubungkan daratan dengan Pura Tanah Lot. Rencana itu bergulir tahun 1987. Penggagasnya adalah Pemda Tabanan. Tu-
juannya untuk memudahkan pamedek untuk tangkil ke Tanah Lot apabila air laut pasang. Namun rencana tersebut juga dibatalkan. Masih soal pantai. Tahun 2007 ada investor berencana meng-urug Loloan Yeh Poh yang selalu digunakan tempat ritual umat Hindu. Ketika itu PT Unicorn berencana membuat proyek besar berupa resort di tepi pantai. Alasannya penataan pantai Loloan. Namun rencana tersebut ditolak masyarakat karena dinilai melanggar kesucian. Sama seperti reklamasi Teluk Benoa. Juga alasannya penataan. Namun hingga kini proyek tersebut tidak jalan karena ditolak masyarakat dan belum mendapat izin Amdal. Demikian pula soal SDM Bali dan tergerusnya budaya Bali juga menjadi sorotan. Pertanian juga demikian. Alih fungsi lahan dan ketidakberdayaan petani Bali sering menjadi topik utama diskusi yang diadakan Bali Post. Dalam kaitan penguatan lingkungan, budaya dan SDM Bali, mulai Selasa besok Bali Post akan menurunkan tulisan tentang potensi dan tantangan Bali ke depan serta pemikiran yang konstruktif untuk Bali yang kita cintai. Dirgahayu ke-70 Bali Post. (redaksi)
Sangat Kotor
Menurut Haodong, di sinilah pentingnya menjaga kualitas pariwisata agar lebih banyak lagi wisatawan menengah ke atas dari Tiongkok yang datang. Sementara dari pantauannya, ada pantai yang tidak tertata dengan rapi dan sangat kotor. Masyarakat Bali dan pemerintah harus bisa men-
jaga lingkungan dengan baik. Tetapi kalau sebaliknya, tidak ditata dengan bagus, maka Bali juga tidak akan menjadi ‘’cantik’’ lagi. Di sisi lain, Bali juga harus memperhatikan daya tampung dan daya dukung sebelum memutuskan untuk menarik lebih banyak wisatawan. ‘’Kalau mengundang lebih banyak orang, Bali akan terlalu penuh, sehingga wisatawan tidak akan bisa menik-
mati liburan dan mereka juga tidak bisa ke mana-mana,’’ imbuhnya. Selain itu, kata Haodong, pihaknya juga mengkhawatirkan adanya dugaan pungli oleh oknum petugas. Hampir semua warga Tiongkok mengetahui berita ini, dan bisa saja menjadi alasan untuk batal ke Bali. Itu sebabnya, hal seperti ini mesti dibenahi dan jangan sampai terjadi. (rin)
Target Pemberdayaan Koperasi Harus Konkret Jakarta (Bali Post) – Ketua Asosiasi Kader Sosioekonomi Strategis (Akses) Suroto menilai target pemberdayaan koperasi di Indonesia harus konkret dengan indikator yang jelas. ‘’Kalau pemerintah ingin serius, mestinya saat ini koperasi harus dijadikan pilar penting dalam pencapaian target pembangunan. Indikatornya harus konkret,’’ katanya, di Jakarta, Minggu (15/7) kemarin. Ia mencontohkan sejumlah indikator yang semestinya diterapkan dalam program pemberdayaan koperasi di antaranya terkait jumlah atau persentase kontribusinya terhadap perekonomian nasional, regulasi-regulasi yang mendiskriminasikan koperasi harus segera dihilangkan, dan kebijakan sektoralnya yang harus segera terhubung.
Menurutnya, pandangan terbuka mengenai kebijakan perkoperasian yang penting saat ini adalah bagaimana menjalin hubungan antara regulasi, institusi, dan instrumen kebijakannya. ‘’Koperasi adalah anak kandung ekonomi konstitusi, wujud nyata dari demokrasi ekonomi. Jadi, kalau ingin konsep demokrasi berjalan dengan benar maka koperasi harus dijadikan pilar utama dalam praktek ekonomi,’’ katanya. Kampus-kampus, katanya, harus segera mendukung agar demokrasi ekonomi dan koperasi menjadi mata kuliah dan riset tentang koperasi juga harus digairahkan. ‘’Kita telah lama mengaborsi koperasi ini dalam ilmu pengetahuan. Jadi masalah paradigma perkoperasian kita terasa
sulit berubah,’’ katanya. Sampai hari ini, kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia baru sebesar 3,99 persen pada usianya yang ke-71 tahun di Indonesia pada 2018. Sedangkan penetrasi anggota terhadap jumlah penduduk baru sebesar 10 persen berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada 2017. ‘’Tapi, dengan catatan kontribusi sebesar ini juga didominasi oleh kontribusi usaha koperasi simpan pinjam sebesar 90 persen,’’ katanya. Sayangnya, menurut Suroto, dengan jumlah anggotanya yang sebanyak itu jangan diharapkan partisipasi aktif anggota koperasi untuk mengembangkan sektor bisnis strategis karena mereka selama ini lebih
banyak datang untuk memanfaatkan layanan simpan pinjam skala mikro. Padahal, ia menambahkan, koperasi di negara-negara maju dan tetangga sudah menunjukkan pengaruhnya yang kuat. ‘’Joseph Stigliz, penerima Nobel di bidang ekonomi menyatakan perlunya belajar ke koperasi agar sistem pembangunan yang trickle down effect itu dapat dikoreksi,’’ katanya. Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara berulang telah menyatakan pengakuannya terhadap koperasi dengan menjadikan tahun 2012 sebagai tahun koperasi. ‘’Hal itu menjadi bagian penting dari perwujudan pembangunan berkelanjutan dan terakhir diakui sebagai warisan tak benda dunia,’’ katanya. (ant)
240 Mahasiswa dan Dosen Terima Beasiswa Uni Eropa Jakarta (Bali Post) Sebanyak 240 mahasiswa dan dosen Indonesia berhasil memperoleh beasiswa dari Uni Eropa melalui Program Erasmus+ (Erasmus Plus). Para penerima beasiswa Erasmus+ ini akan menempuh studi tingkat S-1, S-2, S-3 dan pascadoktoral di Eropa, baik untuk program gelar maupun non-gelar atau pertukaran. ‘’Sebagian dari penerima beasiswa Erasmus+ akan menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi atau lebih yang terletak di negara Eropa yang berbeda,’’ kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guérend saat penyerahan beasiswa di Jakarta, Sabtu (14/7). Selain dihadiri sejumlah pejabat Uni Eropa, penyerahan beasiswa juga dihadiri Pjs. Direktur Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa dari Kementeri-
an Luar Negeri (Kemenlu) Virdiana Ririen Hapsari, Programme Manager the UE Delegation to Indonesia and Brunei Darussalam Destriana Nugroho, serta EMA Country Representative for Indonesia Marsela Husen. Vincent mengatakan, beasiswa Erasmus+ ini memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk menambah wawasan tentang kebudayaan, bahasa serta sistem akademik yang ada di Eropa, serta bertemu dengan berbagai orang di perguruan tinggi terbaik di Eropa. Selain meningkatkan ilmu, kata Vincent, beasiswa ini juga bertujuan untuk memperkaya pengalaman hidup para generasi muda dan membantu meningkatkan saling pengertian dan keterbukaan antarmanusia dan budaya. ‘’Kami berharap beasiswa ini dapat mendukung mereka un-
tuk meningkatkan keahlian di bidang masing-masing, dan sekembalinya ke Indonesia mereka akan membawa keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat untuk negara dan diri mereka sendiri, serta kenangan indah tentang Eropa,’’ kata Vincent. Sementara Virdiana mengatakan, dunia semakin terjalin erat dibandingkan sebelumnya. Munculnya Artificial Intelligence, Machine Learning, Internet of Things dan Cloud Computing menciptakan peluang ekonomi jika dapat bekerja sama untuk memanfaatkannya. ‘’Indonesia membutuhkan lebih banyak ahli sains, teknologi, teknik, matematika (STEMS) dan humaniora, yang dapat berkolaborasi dengan baik di masa depan,’’ katanya. Sejak tahun 2004, sudah lebih dari 1.600 mahasiswa
Indonesia yang memperoleh manfaat dari Program Beasiswa Erasmus+. Beasiswa Erasmus+ juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan dosen asal Eropa untuk menempuh pendidikan atau mengajar di berbagai universitas di Indonesia. ‘’Sejak awal tahun 2018, sebanyak 97 mahasiswa dan dosen dari Eropa telah datang ke Indonesia melalui program ini,’’ tambah Vincent. Dosen Universitas Telkom Ella Jauvani Sagala yang akan mengikuti program pertukaran dosen ke Spanyol mengatakan, Erasmus+ memberikan kesempatan berharga untuk perkembangan karier, berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mendorong terjalinnya kerja sama yang baik antara perguruan tinggi di Indonesia dan Eropa. (010)
Terima Uang Dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (13/7), KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait kasus itu, yaitu uang sejumlah Rp 500 juta dalam pecahan Rp 100 ribu dan dokumen atau tanda terima uang sebesar Rp 500 juta terse-
but. Diduga, penerimaan uang sebesar Rp 500 juta merupakan bagian dari commitment fee 2,5 persen dari nilai proyek yang akan diberikan kepada Eni Maulani Saragih dan kawankawan terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. ‘’Diduga, penerimaan kali ini merupakan penerimaan keempat dari pengusaha JBK
kepada EMS dengan nilai total setidak-tidaknya Rp 4,8 miliar, yaitu Desember 2017 sebesar Rp 2 miliar, Maret 2018 Rp 2 miliar, 8 Juni 2018 Rp 300 juta,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (14/7) malam. Diduga uang diberikan oleh Johannes Budisutrisno Kotjo kepada Eni Maulani Saragih
melalui staf dan keluarga. ‘’Diduga peran EMS adalah untuk memuluskan proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1,’’ ucap Basaria. Selain menggeledah rumah Dirut PLN, KPK juga menggeledah rumah tersangka Eni, rumah tersangka Johannes, kantor tersangka Johannes, dan apartemen Johannes. (ant)
Pendekatan Lunak ‘’Pemerintah saya kira sudah melakukan pendekatan,
pendekatan lunak pendekatan keras. Semuanya dilakukan tapi sekali lagi ini merupakan ancaman yang memang harus diselesaikan
dengan baik oleh aparat hukum,’’ ujarnya. Meski ada peristiwa penembakan terduga teroris di Kaliurang, Yogyakarta, Presiden tetap
akan berkunjung ke Kota Gudeg tersebut untuk menghadiri suatu acara yang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya. (ant)
RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
senin Paing 16 Juli 2018
Inggris Mulai Pikirkan Turnamen Selanjutnya Saya juga harus membuat orang lain move on setelah beberapa hari ke depan,’’ tutupnya. Laga melawan Belgia menjadi laga ke-100 Inggris selama mengikuti dua turnamen besar dengan rincian Piala Dunia (69) dan Piala Eropa (31). Kekalahan kontra Belgia adalah kali pertama Inggris kalah hingga tiga kali di putaran final Piala Dunia. Menariknya, dua kekalahan yang dialami Inggris di Piala Dunia 2018 terjadi ketika melawan Belgia. Finis posisi keempat di Piala Dunia 2018 bukan bencana bagi timnas Inggris, melainkan sebuah prestasi cukup luar biasa. Tidak ada yang memprediksi Inggris bisa melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2018 mengingat banyaknya pemain minim pengalaman di sepak bola internasional. Penampilan timnas Inggris sempat memunculkan euforia luar biasa. Para suporter Inggris sangat percaya diri The Three Lions bisa merebut gelar Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1966, dengan jargon ‘’Football’s Coming Home’’ digaungkan. Melihat penampilan Inggris di dua laga terakhir, saat kalah dari Kroasia di semifinal dan Belgia di perebutan peringkat ketiga, tepat kiranya jika Harry Kane dan kawankawan hanya menempati posisi keempat di Piala Dunia 2018. Inggris, khususnya manajer Gareth Southgate, terlalu naif untuk mempertahankan strategi yang sama saat dikalahkan Belgia. Pelatih 47 tahun itu tidak mampu bersikap dinamis, terus meyakini formasi 3-5-2 yang diterapkan bisa membuat Inggris menjadi juara dunia. Southgate seperti tidak memiliki Rencana B, C, atau D. Mantan bek Aston Villa terlihat tidak memiliki variasi strategi. Belgia pun dengan mudah mengalahkan Inggris tanpa susah payah untuk kali kedua di Piala Dunia 2018. Sejak awal ada ketakutan Southgate akan terlalu memaksakan formasi 3-5-2 sepanjang turnamen. Tidak ada inovasi permainan yang ditunjukkan Inggris selama Piala Dunia 2018. The Three Lions harus memikirkan strategi yang lebih matang agar mampu berbicara lebih banyak di turnamen selanjutnya. (kmb33/afp)
Saint Petersburg –
Pelatih Inggris Gareth Southgate mengatakan dirinya sudah mulai berpikir soal Euro 2020 setelah The Three Lions hanya menduduki urutan keempat Piala Dunia 2018. Timnya kalah 2-0 di tangan Belgia pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018 di Saint Petersburg, Sabtu (14/7) malam. Sebelumnya, mereka kalah 2-1 melalui perpanjangan waktu saat melawan Kroasia pada babak semifinal. Dengan demikian Inggris gagal mencapai final turnamen besar kedua mereka sepanjang sejarah. Namun, Southgate sudah mulai memikirkan event Euro 2020. Eropa menjadi tuan rumah bersama Euro 2020 dan Stadion Wembley akan kebagian menjadi tuan rumah semifinal dan final. Southgate mengatakan, ‘’Kami seperti memiliki turnamen di kandang sendiri, jadi ini akan sangat brilian.’’ ‘’Apa yang akan dialami para pemain akan sangat mirip dengan apa yang kami alami pada tahun 1996 dan tahun 1966. Itu luar biasa bagi semua orang.’’ ‘’Kami sudah berbicara dengan para pemain tentang itu sebelumnya. Tapi ide menjadi tuan rumah itu terlalu sulit untuk dipahami. Kebanyakan mereka belum lahir pada tahun 1990, dan mereka terlalu muda untuk memahami 1996. Jadi mereka belum pernah merasakan apa yang membuat Inggris benar-benar bersemangat tentang tim nasional sepak bola mereka itu. Mereka merasakan itu sekarang,’’ katanya lagi. Tim Inggris akan kembali ke Bandara Birmingham setelah pertandingan mereka melawan Belgia, dan Southgate berencana untuk kembali bekerja di St George’s Park minggu depan sebelum pergi berlibur. Tetapi, meskipun ingin segera memikirkan turnamen berikutnya, Southgate mengakui dia mungkin tidak akan pernah pulih dari kekecewaan tersingkir keluar dari Piala Dunia ini. ‘’Kami hanya selisih 20 menit saja dari final Piala Dunia – yang akan hidup dengan saya selamanya, tidak ada keraguan tentang itu. Saya sadar saya harus membangkitkan semangat semua orang, tetapi saya menonton kembali pertandingan itu pada pukul empat, Jumat pagi,’’ terang mantan pemain Aston Villa tersebut. ‘’Tanggung jawab Anda berbeda saat menjadi manajer. Sangat berbeda dibandingkan menjadi pemain, tetapi sama menyakitkannya, pasti.
Misteri Kaos Kaki Rose
Saint Petersburg – Inggris yang digadang-gadang bisa membawa pulang trofi Piala Dunia, ternyata hanya sanggup finis di urutan ke-4. Pada Sabtu (14/7), Tim Tiga Singa ini kalah 2-0 atas Belgia dalam perebutan peringkat ke-3 di Stadion Saint Petersburg, Rusia. Bukan hanya pertandingan yang menjadi perbincangan hangat warganet. Salah satu pemain tim nasional Inggris bernama Danny Rose jadi sorotan. Bek timnas Inggris ini terlihat menggunakan kaos kaki bolong-bolong di kedua kakinya. Kaos kaki berwarna merah tersebut tampak berlubang di beberapa bagian. Banyak pencinta sepak bola yang bertanya-tanya tentang kaos kaki bolong milik Danny Rose. Banyak warganet mengira pemain nomor punggung 3 ini kehabisan stok kaos kaki untuk berlaga di Piala Dunia 2018. Danny menggenakan kaos koki bolong bukan tanpa alasan. Disebutkan bahwa bukan hanya Danny Rose yang terlihat menggunakan kaos kaki bolong. Sederet bintang Premier League juga melakukan hal sama jelang akhir musim lalu. Pemain Kyle Walker pernah menggunakan kaos kaki bolong saat bermain di Manchester City. Ada pula Arthur Masuaku yang pernah tertangkap kamera menggunakan kaus kaki dengan tiga lubang besar. Ternyata penggunaan kaus kaki berlubang ini memang sengaja dilakukan oleh para pemain. Disebutkan bahwa alasan menggunakan kaos kaki berlubang karena kaos kaki model baru dianggap terlalu ketat. Padahal, otot betis tiap pemain memiliki ukuran berbeda. Bagi pemain berotot betis besar, model kaos kaki ketat membuatnya kurang nyaman. Sehingga mereka melubangi kaos kaki itu agar lebih nyaman dikenakan. Lubang-lubang di kaos kaki di bagian bawah sengaja dibuat untuk mencegah rasa sakit setelah pertandingan. Kaos kaki berlubang yang dikenakan Danny Rose membuat warganet membicarakannya. Tak sedikit warganet yang menuliskan komentar kocak di jagat maya. Ada yang ingin mencoba? (kmb33/afp)
Kaos Kaki yang dikenakan Danny Rose.
Bali Post/afp
Hazard Layak Raih ’’Golden Ball’’ Saint Petersburg – Menampilkan permainan cantik dan membantu timnya meraih juara tiga Piala Dunia 2018, bintang timnas Belgia Eden Hazard mengaku layak meraih penghargaan pemain terbaik turnamen. ‘’Sepertinya lancang kalau bilang saya layak mendapat penghargaan pemain terbaik Piala Dunia, tapi saya pikir penampilan saya menjamin raihan itu,’’ ucapnya, Minggu (15/7) kemarin. Pada laga terakhirnya melawan Inggris di Stadion Saint Petersburg, Sabtu (14/7), Hazard mencetak salah satu gol untuk memastikan gelar juara tiga Piala Dunia 2018. Bermain di posisi sayap kiri di formasi 3-4-3 timnas Belgia, Hazard berulangkali merepotkan lini belakang The Three Lions. Ia melepaskan tiga umpan berbuah peluang, dengan akurasi umpan 75,9 persen, dua percobaan tembakan, dan satu berbuah gol. Sepanjang enam penampilan di Piala Dunia 2018, Hazard mencetak tiga gol, salah satunya dari titik penalti, dan dua assist, 17 percobaan tembakan, enam di antaranya tepat sasaran, serta 19 kali mendribel bola ke area penalti lawan. Ia juga mencadi top scorer kedua di timnas Belgia setelah Romelu Lukaku yang mencetak 4 gol. Gelar pemain terbaik di Piala Dunia sendiri ditandai dengan pemberian trofi Golden Ball. ‘’Saya bermain baik karena tim membantu saya. Sepak bola adalah olahraga tim,’’ lanjut hazard. Meski demikian, dia mengaku pemain yang tampil di final Piala Dunia 2018 akan lebih berpeluang mendapatkan gelar pemain terbaik itu. ‘’Pemain lain bisa bermain bagus di final. Jadi, mendapat gelar pemain terbaik itu tak terlalu penting buat saya,’’ ujar pemain Chelsea itu. Terlepas dari itu, raihan juara ketiga Piala Dunia disebutnya memberi kepuasan tersendiri bagi timnas dan warga Belgia. ‘’Apa yang kami raih itu luar biasa. Kami memberi kebahagiaan kepada warga Belgia, dan kami akan merayakannya bersama mereka besok,’’ lanjutnya. Skuad timnas Belgia yang disebutsebut sebagai generasi emas ini pun akan bersiap meraih prestasi di turnamen besar berikutnya yaki Euro 2020. ‘’Dua tahun lagi Piala Eropa, empat tahun lagi Piala Dunia berikutnya. Kami akan memberikan segalanya,’’ tutup Hazard. (kmb33/afp)
Kane Inginkan Gelar Top Skor
Harry Kane
Bali Post/afp
Saint Petersburg – Penyerang timnas Inggris Harry Kane tetap berharap menjadi top skor Piala Dunia 2018 setelah gagal mencetak gol melawan Belgia pada perebutan peringkat ketiga di Stadion Saint Petersburg, Sabtu (14/7). Inggris kalah 0-2 dari Belgia pada perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2018. Dua gol dari Thomas Meunier dan Eden Hazard memastikan Belgia meraih hasil terbaik di Piala Dunia. Kane gagal mencetak gol saat melawan Belgia dan gagal memperlebar jarak di puncak daftar top skor Piala Dunia 2018. Kane berada di puncak dengan koleksi enam gol. Dua pemain Prancis, Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann, masih berpeluang mengge-
ser Kane dari puncak top skor Piala Dunia 2018. Mbappe dan Griezmann yang akan menghadapi Kroasia di final Piala Dunia 2018 sama-sama memiliki tiga gol. Kane mengaku kecewa gagal menambah gol saat melawan Belgia. Penyerang Tottenham Hotspur itu berharap tetap menjadi top skor Piala Dunia 2018. ‘’Jelas saya kecewa tidak bisa mencetak gol di beberapa pertandingan terakhir, tapi itulah sepak bola. Terkadang berjalan lancar untuk Anda, terkadang tidak,’’ ujar Kane. ‘’Kita lihat apa yang akan terjadi di final. Jika
saya bisa menjadi top skor, maka gelar itu menjadi sesuatu yang akan saya banggakan,’’ sambungnya. Timnas Inggris meninggalkan Rusia dengan menduduki peringkat keempat Piala Dunia 2018. Kane meyakini timnas Inggris akan lebih sukses di turnamen besar berikutnya. ‘’Saya tidak menyalahkan para pemain, kami sudah memberikan segalanya. Kami semakin mendekati tim terbaik, tapi hari ini menunjukkan masih ada ruang untuk diperbaiki. Kami masih belajar, masih berusaha memperbaiki penampilan,’’ tutup Kane. (kmb33/afp)