20 HALAMAN
NOMOR 88 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa wage, 15 november 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Selasa Ini Gelar Perkara Ahok
Janji Donald Trump
Hadirkan 20 Saksi Ahli
Tak Ambil Gaji dan Usir 3 Juta Imigran Washington – Miliarder dari Partai Republik Donald Trump menyatakan dia tidak akan mengambil gaji 400.000 dolar AS (sekitar Rp 5,36 miliar) dari jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) dalam satu wawancara yang disiarkan Minggu (13/11) lalu. ‘’Saya tidak akan mengambil gaji. Saya tidak akan mengambilnya. Saya rasa menurut hukum, saya harus mengambil satu dolar AS (sekitar Rp 13.415), jadi saya akan mengambil satu dolar AS setahun,’’ katanya dalam wawancara siaran program 60 Minutes CBS. Selain tak ambil gaji, Donald Trump juga menyatakan akan menepati janjinya untuk mendeportasi jutaan imigran yang tak berdokumen dari Amerika Serika (AS). ‘’Yang akan kami lakukan adalah mengeluarkan para penjahat dan mereka yang memiliki riwayat kejahatan, anggota geng, pengedar narkoba, mungkin dua juta orang, atau bahkan tiga juta - kami akan mengusir mereka dari negara kami atau memenjarakan mereka,’’ katanya dalam kutipan wawancara yang dirilis menjelang siaran program 60 Minutes CBS. Hal. 19 Tembok Pembatas
Jakarta (Bali Post) – Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilakukan di Gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Selasa (15/11) ini. ‘’Selasa akan dilakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Bapak Basuki Tjahaja Purnama pada pukul 09.00 WIB di Mabes Polri,’’ kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/11) kemarin. Dalam gelar perkara tersebut, Polri telah mengundang 20 saksi ahli untuk turut hadir. Sementara perwakilan dari berbagai instansi dan lembaga terkait juga diundang. Undangan bagi sejumlah pihak untuk hadir sebagai pengawas dalam gelar perkara Ahok sudah dikirimkan sejak Jumat (11/11). Beberapa pihak yang diundang tersebut adalah Ombudsman RI, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan anggota Komisi III DPR-RI. ‘’Unsur pengawasan dari eksternal diperkuat,’’ katanya. Sementara dari unsur internal Polri yang akan hadir dalam gelar perkara tersebut yakni dari Profesi dan Pengamanan (Propam), Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) serta Biro Pengawasan dan Penyidikan (Wasidik). Dalam gelar perkara tersebut, para saksi
Ahok
Tergantung Pengacara CALON Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakin polisi bekerja secara profesional dalam menangani kasus dugaan penistaan agama yang menyeretnya dan akan menerima apa pun keputusan perkara itu. Ia mengaku belum tahu pasti apakah akan datang langsung ke gelar perkara yang akan dilaksanakan di Badan Reserse Kriminal Polri, besok. ‘’Saya enggak tahu, tergantung tim pengacara,’’ kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (14/11) kemarin. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap tidak ada demonstrasi lagi setelah polisi menjalankan tugasnya dalam memproses hukum laporan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ‘’Tentang Saudara Ahok
itu dapat segera ditanggapi atau dijalankan polisi dengan sebaikbaiknya, sehingga tidak perlu lagi ada demo berikutnya,’’ katanya saat ditemui di Kantor Wapres, kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore kemarin. Oleh sebab itu, Kalla meminta semua pihak untuk menahan diri dan tetap menunggu gelar perkara yang dilakukan oleh polisi benar-benar tuntas. Kepada para pengunjuk rasa, Wapres meminta agar melakukan aspirasinya secara tertib dan tidak melanggar aturan serta melakukan tindakan anarkisme. ‘’Sekali lagi, demo itu adalah hak suatu warga negara untuk memberikan aspirasinya, menyampaikan aspirasinya, tetapi selama tidak melanggar aturan. Mudah-mudahan ada solusi,’’ ujarnya. Hal. 19 Kekuatan Nasional
ahli secara bergiliran akan memberikan pandangannya sesuai bidang keahlian masing-masing. ‘’Apa yang dijelaskan akan dicatat oleh tim penyidik. Mereka (saksi ahli) satu per satu diberi kesempatan untuk menjelaskan,’’ katanya. Melalui gelar perkara ini, penyidik akan memutuskan tentang kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut dan jika ada maka kasus ini akan dilanjutkan ke proses penyidikan. ‘’Hasil gelar perkara paling lambat hari Kamis (17/11). Jadi kita tunggu saja proses gelar perkara dan perumusan hasilnya nanti akan disampaikan kepada masyarakat luas,’’ ujarnya. Gelar perkara tersebut akan dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto. Hal. 19 Jaga Independensi
’’Hasil gelar perkara paling lambat hari Kamis (17/11). Jadi kita tunggu saja proses gelar perkara dan perumusan hasilnya nanti akan disampaikan kepada masyarakat luas.’’ Irjen Pol. Boy Rafli Amar Kadiv Humas Polri
Donald Trump
Bom di Gereja Oikumene
Bocah 2,5 Tahun Itu Akhirnya Meninggal
Juhanda Merakitnya Tiga Hari
Jakarta (Bali Post) – Juhanda, tersangka pelemparan bom rakitan di halaman Gereja Oikumene, Kota Samarinda, Minggu (13/11), membutuhkan waktu selama tiga hari untuk merakitnya. ‘’Bom dirakit sendiri selama tiga hari. Kemudian pada
(hari Minggu), pelaku mendatangi TKP dan melempar bom itu ke halaman gereja,’’ kata Kadivhumas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/11) kemarin. Hal. 19 Sebagai Buruh
Bali Post/ant
MENINGGAL - Intan Olivia Marbun (2,5 tahun) yang menderita luka paling parah, Senin (14/11) subuh meninggal di rumah sakit.
SALAH satu korban ledakan bom molotov di Gejera Oikumene, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, meninggal dunia pada Senin (14/11) kemarin pukul 04.00 Wita. Korban bernama Intan Olivia Marbun (2,5) itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie Samarinda. ‘’Korban meninggal dunia akibat menderita luka bakar cukup parah yakni mencapai 78 persen,’’ ujar Direktur RSUD AW Sjahranie Samarinda, Rahim Dinata Majidi, Senin kemarin.
Selain menderita luka bakar cukup parah, dia juga mengalami pembengkakan paruparu akibat menghirup asap saat terjadi ledakan. ‘’Luka bakar di atas 45 persen bagi orang dewasa saja sudah tergolong parah, apalagi sampai 78 persen dan ini dialami oleh balita. Korban juga mengalami pembengkakan paru-paru akibat menghirup asap saat terjadi ledakan,’’ ucap Rahim Dinata. Hal. 19 Cukup Parah
Tsunami Landa Selandia Baru
Wellington – Gempa kuat 7,8 magnitudo dan serangkaian gempa susulan mengguncang Selandia Baru, Senin (14/11) dini hari. Gempa hebat itu juga disusul tsunami, sehingga ribuan orang melarikan diri ke dataran yang lebih tinggi. Tim tanggap darurat dikirim dengan helikopter ke wilayah dekat pusat gempa, sekitar 91 km utara timur laut Christchurch di South Island, di tengah laporan cedera dan bangunan-bangunan runtuh, menurut Reuters dalam laporannya. Listrik padam dan saluran telepon terputus di banyak daerah di negeri itu, jalan-jalan tertutup longsor, dan Departemen Pertahanan Sipil memperingatkan bahwa gelombang hingga lima meter tetap menjadi risiko untuk beberapa jam. Hal. 19 Dampak Gempa
Bali Post/rtr
GEMPA BUMI - Warga sedang melihat kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi di sepanjang State Highway One dekat kota Ward, selatan dari Blenheim di Selandia Baru, Senin (14/11) kemarin.
Pansus Pertanyakan Dana Pembagian
LP LPD Dinilai Tak Profesional Pansus Revisi Perda No.4 Tahun 2012 tentang LPD, Senin (14/11) kemarin menggelar dengar pendapat. DPRD Bali mengundang Lembaga Pengawas (LP) LPD. Dalam rapat itu Dewan mempertanyakan pembagian dana pemberdayaan. Sebab, bila melihat tahun 2015 saja, pembagian untuk LP LPD sebesar 55% (Rp 10,785 miliar) dan untuk Badan Keja Sama (BKS) LPD 35% (Rp 6,863 miliar). Sedangkan dana perlindungan 7,5% (Rp 1,470 miliar) dan dana penjamin simpanan 2,5% (Rp 490 juta).
ANGGOTA Pansus I Gusti Putu Budiartha menyoroti pembagian dan besarnya dana yang dikelola LP dan BKS LPD. ‘’Untuk apa LP LPD dan BKS LPD mengelola dana yang begitu besar,’’ ujarnya. Anggota Pansus lainnya, I Nyoman Wirya, juga mempertanyakan apakah tidak ada tumpang tindih antara LP LPD dan BKS LPD yang sama-sama berperan dalam proses pembinaan LPD. ‘’Masalah SOP penggunaan anggaran, banyak yang bertanya apa yang dikerjakan dua lembaga itu. BKS LPD kemarin ada melakukan bedah rumah menggunakan dana pemberdayaan, apakah tidak salah?
Bedah rumah itu kan wewenang LPD, bukan BKS LPD,’’ ujarnya. Anggota Pansus IGA Diah Werdhi melihat pengelolaan LP LPD tidak profesional. Baik dari segi SDM maupun SOP, sehingga berpotensi akan berpengaruh ke pembinaan LPD. Politisi PDI Perjuangan ini juga mempertanyakan mengapa tidak ada rincian pemasukan dan pengeluaran dari dana pemberdayaan 5% yang dikelola LP LPD. Laporan keuangan yang disebutnya manual ini dikatakan tidak baik dan tidak profesional. Hal. 19 Umumkan ke Publik
Bali Post/kmb23
DANA PEMBERDAYAAN - Pertemuan LP LPD dengan Pansus LPD, Senin (14/11) kemarin di kator DPRD Bali. Pertemuan ini membahas dana pemberdayaan 5%, yang dikelola oleh LP LPD Bali sesuai dengan Keputusan Gubernur Bali No. 11 Tahun 2013.
DENPASAR
2
Selasa Wage, 15 November 2016 DIAMANKAN
FIGUR
- Barang
Ingin Mencerdaskan Kehidupan Bangsa MANUSIA hendaknya hidup damai dan berdampingan dengan manusia lainnya. ‘’Semua manusia itu sama derajatnya,’’ ujar Adrie Sutantio Sesadho, S.Sos., S.H., M.H., dosen di Universitas Ngurah Rai Bali. Ia mengingatkan agar manusia menghormati sesamanya dan bergaul tanpa harus membedakan status sosial. Anak dari seorang anggota TNI H. Mustopo ini mengaku sebagai anak tentara tentunya bukan hal asing untuk tinggal dari suatu daerah ke daerah lain. Ini menjadikannya banyak memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang perikehidupan daerah-daerah lain di Indonesia. Ia mengaku sejak kecil ditempa dengan pendidikan dan peraturan Islami yang kental dalam keluarga. ‘’Semua manusia itu sama derajatnya, hanya ibadah dan ketaatannya yang membedakannya,’’ tegasnya. Ia mengaku memiliki keinginan yang besar untuk turut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itulah, ia terjun ke dunia pendidikan. Terhitung sejak 2003, ia memilih menjadi dosen di Universitas Syahkiakerti, Palembang dan sejak tahun 2009 menjadi dosen di Universitas Ngurah Rai, Bali. Ia bahkan berkeinginan untuk terus menjadi pendidik hingga hari tuanya. Kecintaannya terhadap dunia belajar dan mengajar, membuatnya tak bosan menuntut ilmu. Kandidat doktor ini mengaku tetap akan mengabdikan diri untuk Pulau Bali. Pria asal Yogyakarta ini bertekad sampai akhir masa baktinya akan tetap bermukim di Bali dan ikut menjaga Bali. Bahkan, ia ingin menikmati masa pensiunnya di Bali. (kmb)
Cakupan Layanan PDAM Baru 47,25 Persen
Denpasar (Bali Post) Pelayanan PDAM Denpasar dalam melakukan distribusi air bersih, belum mampu memenuhi seluruh wilayah. Bahkan, cakupan layanan masih berkisar pada angka 47,25 persen (September 2016). Ini menunjukkan masih banyak yang belum terlayani air bersih. Hal itu Bali Post/ara disampaikan Direktur I.B. Gede Arsana Utama PDAM Kota Denpasar Ida Bagus Gede Arsana, S.T. didampingi Humas PDAM Anom, Senin (14/11) kemarin. Arsana menyatakan masih ada beberapa kendala dalam distribusi air bersih. Salah satu yang utama, yakni perkembangan penduduk yang cukup cepat, tak mampu diimbangi dalam perluasan jaringan pipa. Kondisi ini juga mengakibatkan belum semua calon pelanggan bisa terlayani. ‘’Kalaupun sudah ada jaringan, masih ada beberapa lokasi yang belum mengalir 24 jam secara penuh,’’ katanya. Dikatakannya, saat ini jumlah produksi PDAM Denpasar mencapai 3.366.613 m3. Jumlah ini bersumber dari produksi sendiri 3.006.906 m3 dan produksi dari membeli 359.707 m3. Produksi sendiri bersumber dari air permukaan (sungai) di IPA Blusung, IPA Paket Ayung III, dan IPA Ayung hilir Waribang. Sedangkan sumur dalam sebanyak 20 unit. Sebelumnya, awal minggu lalu distribusi air bersih di Kota Denpasar sempat mengalami gangguan pasokan ke palanggan. Hal itu dikarenakan sedang dilaksanakan pekerjaan pembersihan lumpur di bak fulsator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung. Gangguan pengaliran air dialami Denpasar Utara, Denpasar Barat, Denpasar Timur bagian utara. Pembersihan lumpur bak fulsator IPA Belusung ini harus dilakukan agar air yang tertampung kebersihannya tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa menikmati air yang jernih. (kmb12)
bukti obat dan kosmetik yang diamankan Polresta Denpasar. Bali Post/ist
Tak Kantongi Izin Edar, Toko Obat Kuat Digerebek Denpasar (Bali Post) -
Sat. Reskrim Polresta Denpasar mengendus banyak beredar obat dan kosmetik yang tidak mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hasil penyelidikan, petugas menggerebek toko di Jalan Subur, Monang-Maning, Denpasar Barat, Kamis (10/11) lalu. Di toko obat kuat tersebut, diamankan 1.222 obat termasuk kosmetik berbagai jenis dan merek. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhad H. Nainggolan, Senin (14/11) kemarin, penggerebekan itu dilakukan pukul 15.30 Wita. Polisi mengamankan pemilik toko berinisial MA yang tinggal di
Jalan Raya Pemogan, Denpasar. Sementara barang bukti yang diamankan yaitu 24 pax obat kuat, 80 kotak minyak lintah, 234 kotak minyak lintah hitam, 180 kotak cream, 23 buah vitamin E, 102 kotak suplemen milk tablet,
72 kotak sabun herbal dan 260 botol obat tetes mata. Selain itu, disita 60 kotak lintah, 8 botol sampo, 15 botol obat tetes, 23 kotak cream minyak kemiri dan 13 kotak minyak zaitun. ‘’Pelaku mengaku baru tiga bulan berop-
Denpasar (Bali Post) Saat ini ada 24 rumah sakit (RS) milik pemerintah dan swasta di wilayah Denpasar, Badung dan Tabanan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dari awalnya tahun 2014 hanya 12 RS yang bekerja sama. Sehingga hampir 80 persen RS di tiga kabupaten/kota tersebut telah menjadi provider BPJS Kesehatan. Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR) BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Ni Made Dwi Diantari mengatakan, semua RS tersebut sebelum membuka kerja sama dan melanjutkan kerja sama, harus menjalani tahap kredensialing oleh BPJS Kesehatan. Kredensialing bertujuan untuk mengecek kesiapan dan komitmen RS dalam memberikan pelayanan ke peserta JKN. ‘’Dari hasil kredensialing, semua faskes yang bekerja sama masuk dalam kategori faskes yang direkomendasikan. Minimal nilainya C, kalau nilai D tidak ada. Nilai D angkanya 60 ke bawah, itu tidak direkomendasikan,’’ ungkapnya, belum lama ini. Nilai A terbanyak diraih RS pemerintah, namun ada dua RS swasta yang mendapat nilai A. Dari kredensialing yang dilakukan, pihaknya hanya meminta kepada RS agar pasien JKN dilayani dengan baik sesuai prosedur yang berlaku. Prosedur itu pun dibuat bukan dari BPJS Kesehatan, tetapi memang ada yang dibuat oleh Kemenkes, organisasi profesi dan RS. ‘’Kita minta pasien JKN dilayani sesuai dengan SOP RS, sesuai clinical pathway, sesuai dengan panduan praktis klinis. Kalau dia butuh obat kemo yang harganya ratusan juta, silakan diberikan, BPJS Kesehatan akan jamin. Tapi kalau dia tidak butuh paracetamol yang harganya Rp 50, semurah apa pun tidak akan kita jamin. Jadi benar-benar sesuai dengan indikasi medis, itu maksud kami dilayani dengan baik,’’ ungkapnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, untuk mencegah terjadinya fraud (kecurangan), pihaknya memiliki tim pemantau dan monitoring JKN. Terkait adanya keluhan yang mengharuskan peserta naik kelas, pihaknya telah melakukan warning pada semua RS. ‘’Semua peserta harus memahami hak dan kewajiban, contohnya pasien kelas I, hak kelasnya kelas I. Begitu masuk RS, peserta juga berhak memilih siapa dokter spesialisnya,’’ tegasnya. (kmb42)
gal beredar di Denpasar. Saat ini proses penyelidikan sedang dilakukan. ‘’Kami berharap informasi dari masyarakat. Sekali lagi saya tegaskan, jangan sampai tertipu dan obatobatan seperti itu berbahaya,’’ ungkapnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Final, Pembahasan Pembongkaran Pasar Badung Ranperda Bantuan Hukum Capai 70 Persen Denpasar (Bali Post) – Proses pembongkaran gedung Pasar Badung yang dilakukan sejak Kamis (13/10) lalu, hingga Senin (14/11) kemarin telah mencapai 70 persen. Melihat realisasi yang seperti ini, PD Pasar Denpasar berkeyakinan pembongkaran akan rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ketua Panitia Lelang Bangunan Pasar Badung A.A. Ngurah Yuliarta, S.H. yang dimintai konfirmasi menyatakan pembongkaran saat ini lebih cepat karena sudah mencapai lantai dasar. ‘’Tingkat kesulitannya sudah terlampaui, sehingga saya kira pekerjaannya akan lebih cepat,’’ katanya. Yuliarta optimis pelaksana pembongkaran akan mampu menyelesaikan
sisa pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan, yakni 15 Desember mendatang. Sementara itu, pelaksana pembongkaran Pasar Badung H. Nur yang diminta konfirmasinya menyatakan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, pihaknya yakin akan bisa merampungkan pembongkaran sesuai jadwal yang ditetapkan Pemkot Denpasar. Sebelumnya, pihaknya telah mengerahkan 24 tenaga dan dua alat berat. Pembongkaran sempat terhambat karena adanya keterlambatan membongkar tower yang ada di depan tangga gedung tersebut. Mandor Proyek Budi Santoso mengatakan, selama dilaksanakan pembongkaran dia mengakui sudah tidak ada lagi hambatan karena tower yang sempat men-
jadi penghalang sudah dibongkar. Ditanya apakah proses pembongkaran bisa dilaksanakan tepat waktu, Budi Santoso menyebutkan, dengan sisa waktu yang ada, pihaknya optimis pembongkaran bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya menggenjot pembongkaran. Sesuai hasil lelang pembongkaran gedung Pasar Badung, rekanan hanya diberikan waktu selama dua bulan. Itu artinya, paling lambat 15 Desember 2016 areal Pasar Badung sudah harus bersih dan rata dengan tanah. Setelah areal tersebut bersih, akan dilakukan pengukuran terkait penyusunan DED. Sedangkan pembangunan fisik dimulai awal 2017 mendatang. (kmb12)
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
RS Harus Jalani Kredensialing
erasi dan barang tersebut didatangkan dari Jakarta,’’ ujarnya. Terkait pengungkapan kasus itu, lanjut Reinhard, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, termasuk Dinas Kesehatan. ‘’Promosi obat seperti ini marak dilakukan lewat online. Kami mengimbau masyarakat jangan tertipu,’’ tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Reinhard tak menampik banyak obat dan kosmetik ile-
Bali Post/eka
PASAR BADUNG - Salah seorang pedagang sambil membawa sesaji melintas di sekitar puing-puing bangunan Pasar Badung, Denpasar, Senin (14/11) kemarin. Para pedagang yang pernah berjualan di tempat ini datang ke bekas Pasar Badung yang terbakar untuk melakukan persembahyangan saat ‘’petoyan’’ atau ‘’piodalan’’ di Pura Melanting Pasar Badung.
Denpasar (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Bantuan Hukum yang dibahas Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Kota Denpasar bersama jajaran eksekutif, dinyatakan sudah final. Pembahasan terakhir dilakukan dalam rapat kerja, Senin (7/11) lalu di ruang pertemuan DPRD setempat. Pihak eksekutif menghadirkan Asisten I Ketut Mister, Kabag Hukum Made Toya, serta penasihat hukum Pemkot Denpasar. Meski sudah final, beberapa redaksional dalam ranperda tersebut perlu dilakukan penyempurnaan. Artinya, dengan penyempurnaan itu, ranperda tersebut sudah siap untuk diparipurnakan. ‘’Ada beberapa yang perlu disempurnakan sebelum disahkan menjadi perda,’’ ujar anggota Pansus VII Made Sukarmana, S.H., Minggu (13/11). Dikatakannya, dalam rapat kerja yang dibuka Ketua Pansus VII Ketut Suteja Kumara, selanjutnya dipandu Wakil Ketua Pansus I.B. Ketut Kiana beberapa waktu lalu, hanya mempertajam beberapa hal yang sebelumnya telah dibahas. Terlebih, setelah mendapat komparasi dari hasil studi banding pansus. Salah satu yang mendapat penajaman dan penegasan adalah masalah ruang lingkup bantuan hukum terutama bantuan hukum bagi warga kurang mampu. Pembahasan terkait ruang lingkup bantuan hukum ini disampaikan, kata Sukarmana, karena perlu adanya frase tersendiri tentang ruang lingkup bantuan hukum untuk masyarakat miskin. Selain itu, Sukarmana juga menekankan agar dalam perda bantuan hukum ini nantinya dapat mencantumkan kejelasan besaran dana bantuan yang diberikan dalam menyelesaikan kasus hukum yang dihadapinya. Kejelasan bantuan itu juga harus dipertegas penyelesaian hingga di tingkat mana. Apakah cukup di tingkat pengadilan atau di tingkat selanjutnya. Menanggapi hal itu, Asisten I Ketut Mister justru mengkhawatirkan manakala dalam perda secara tegas mencantumkan nilai nominal bantuan yang diberikan. Pihaknya bersama tim telah merancang klausul terkait bantuan ini sesuai proposal yang diajukan dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. ‘’Artinya, sumber dana bantuan jelas dari APBD. Hanya, nilai nominalnya tidak ditentukan karena ini bersifat teknis dan akan diatur dalam Perwali,’’ terang Mister. Mendapat penjelasan seperti itu, Wakil Ketua Pansus yang memandu jalannya rapat kerja serta para anggota Pansus sepakat nilai nominal bantuan hukum tidak dicantumkan dalam draf ranperda yang diharapkan dapat secepatnya ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda). ‘’Jika semua sepakat, sebelum ditetapkan, kita hanya menunggu perbaikan redaksional,’’ tandas ketua Pansus Ketut Suteja Kumara. Penasihat hukum Pemkot Denpasar Prof. Made Suwitra juga setuju dengan pandangan yang diberikan Sukarmana terkait kejelasan subjek hukum dan frase tersendiri terkait bantuan hukum ini. Hanya, pihaknya kurang sependapat jika frase tersebut dibuat menjadi satu pasal tersendiri. Bagi Prof. Suwitra, apa yang telah dirumuskan dalam draf ranperda ini sudah mempertimbangkan kemungkinankemunginan seperti yang disampaikan Sukarmana. ‘’Jadi, dengan adanya masukan dari anggota pansus, kita hanya perlu penyesuaian secara redaksional,’’ katanya. (kmb12)
Wali Kota Rai Mantra dan Wali Kota Gyeongju Korea
Tanda Tangani ’’Friendship City’’ dan Kerja Sama Budaya WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra terus menggalang kerja sama dengan berbagai kota, baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk lebih mengangkat kemajuan Kota Denpasar. Belum lama ini dalam lawatannya ke Korea Selatan, Wali Kota Rai Mantra menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait bidang ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan, teknologi dan bidang lainnya dengan Wali Kota Gyeongju, Korea Selatan, Yang Sik. Kunjungan Wali Kota Rai Mantra yang didampingi Kabag Kerja Sama Dewa Made Ariawan dan Kabag Kesra I Gusti Bagus Mataram ke Korea Selatan, dalam rangka menghadiri Regional Conference Organisation World Heritage City (OWHC) se-Asia Fasific. OWHC yang dibentuk oleh UNESCO ini concern terhadap pelestarian berupa bangunan dan benda pusaka alam, pusaka budaya dan pusaka Saujana. OWHC memiliki anggota 298 kota yang tersebar di 8 Sekretariat Regional di seluruh dunia dengan Sekretariat Regional Asia Pasifik berada di Kota Gyeongju. Sebagai Regional Coordinator memiliki 23 kota anggota di kawasan Asia Pasifik, termasuk Denpasar yang telah bergabung pada tahun 2013 lalu. Pada bulan Juli 2016 lalu,
Kota Denpasar juga terpilih sebagai tuan rumah pertemuan Strategic Meeting OWHC Asia Pasifik. Dari pertemuan tersebut, dilanjutkan dengan kesepakatan kerja sama yang dilakukan
Wali Kota Rai Mantra bersama Wali Kota Gyeongju, Korea Selatan, Yang Sik. Melalui kerja sama budaya hingga kerja sama teknologi, kini dipertegas kembali bersama kedua pimpinan daerah dari dua negara tersebut
melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk Friendship City pertukaran persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua kota. ‘’Berbicara masalah budaya, tidak bisa hanya dari satu sudut pandang saja, karena masalah budaya merupakan bidang yang holistik dan terkait dengan bidang ekonomi, sosial, kesehatan dan bidang lainnya,’’ ujar Rai Mantra. Peran dan kontribusi budaya terhadap sektor lainnya, lanjutnya, sangat signifikan dalam pembangunan baik di sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan dan bidang lainnya. Sehingga keberpihakan terhadap budaya adalah menjadi suatu keharusan dalam era kekinian saat ini. Letter of Intent merupakan pernyataan minat dari kedua kota untuk meningkatkan intensitas
kerja sama melalui kerja sama Friendship City (Kota Bersahabat), dilaksanakan berdasarkan pada kesetaraan dan kepentingan bersama serta saling pengertian yang berkeinginan untuk memperkuat dan mengembangkan pertukaran persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua kota dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan, teknologi dan bidang lain yang disetujui oleh kedua belah pihak. Diharapkan, Letter of Intent yang dibangun ke depannya akan menjadi langkah nyata dan keseriusan Kota Denpasar meningkatkan pelestarian pusaka. Di samping itu, menjadi peluang strategis Kota Denpasar untuk memperluas ajang promosi pariwisata serta memperluas akses jaringan dan informasi dalam kancah pergaulan internasional. (ad462)
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
LOI - Wali Kota Rai Mantra saat bertemu dan menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait kerja sama bidang kebudayaan, pendidikan dan teknologi dengan Wali Kota Gyeongju, Korea Selatan, Yang Sik, beberapa waktu lalu.
Topik : JALAN DI BADUNG DIUSULKAN DIBETON Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
BADUNG
Selasa Wage, 15 November 2016
3
Dewan Usulkan Jalan di Badung Dibeton
Oknum Guru Diduga Cabuli Siswinya
Mangupura (Bali Post) Orangtua siswi berinisial Rc melaporkan dugaan kasus pencabulan yang dialami anaknya ke Polres Badung, Senin (14/11) kemarin. Korbannya, SR (8), berstatus siswi salah satu sekolah swasta di wilayah Kuta Utara, Badung. Yang dilaporkan, oknum guru sekolah tersebut, Km (30). Petugas Polres Badung mengatakan, kejadiannya Rabu (9/11) lalu, tetapi baru dilaporkan kemarin. Dari keterangan Rc, pada Rabu pukul 15.00 Wita, korban dijemput di sekolahnya. Saat di sekolah, korban tidak berani cerita. Setiba di rumah, korban baru berani cerita tidak mau sekolah di TKP. Alasannya, ada gurunya nakal. ‘’Ibu korban menanyakan maksud cerita itu,’’ tegas sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Korban lantas menjelaskan, saat mengikuti pelajaran olahraga, bagian terlarangnya sempat dipegang oknum guru tersebut. ‘’Mendengar hal itu, ibu korban tidak terima. Setelah sempat minta pertimbangan kepada teman-temannya, kejadian itu dilaporkan ke Polres Badung,’’ ujarnya. Kasat Reskrim Polres Badung AKP Michael Hutabarat saat dimintai konfirmasi, kemarin, mengatakan belum menerima laporan kasus tersebut. ‘’Nanti saya cek dulu,’’ tegasnya. (kmb36)
Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung mengusulkan ruas jalan Kabupaten Badung dibeton. Usulan pembetonan ruas jalan ini untuk menghidari terjadinya kerusakan, terutama di sejumlah titik yang tanahnya labil. Hal itu dikemukakan anggota Dewan Badung Nyoman Mesir dalam sidang paripurna, belum lama ini.
Kasus Korupsi Bantuan Babi
Diputus MA Setahun, Dagang Canang dan Suaminya Menangis
NI GUSTI Ayu Nyoman Suciati, wanita yang sehari-hari memelihara babi, tidak bisa lama-lama menghirup udara bebas. Oleh hakim Pengadilan Tipikor Denpasar, wanita yang didakwa atas dugaan korupi dana bantuan SPP PNPM-MPd (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan) Petang, Badung itu, memang dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Namun, pihak kejaksaan sebagai penuntut rupanya menempuh upaya hukum kasasi. Hasilnya, pedagang canang asal Dusun Tiyingan, Desa Plaga, Petang, Badung tersebut dinyatakan bersalah oleh majelis hakim MA (Mahkamah Agung), dan wanita yang sidang perdana tampak lugu dan melepas alas kakinya (sandal) itu dihukum selama setahun penjara. Sepintas, tak seorang pun menyangka dia melakukan korupsi bantuan pemerintah. Baik dari segi penampilan maupun kehidupan ekonominya. Apalagi, dia tetap membayar cicilan sebagaimana dalam perjanjian karena menggunakan uang bantuan tersebut. Namun jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Senin (14/11) kemarin harus melakukan eksekusi sebagaimana putusan kasasi yang diterima pihak kejaksaan. Saat datang ke Kejari Denpasar yang beralamat di Jalan P.B. Sudirman, Suciati diantar oleh suaminya, Wayan Wandra. Pasutri ini naik sepeda motor dan tiba di kantor kejaksaan sekitar pukul 11.00 Wita. Di sana, Suciati bertemu kuasa hukumnya yang sedari awal mendampinginya. Dia adalah Edy Hartaka. Saat di kantor kejaksaan, Suciati sudah membawa pakaian. Sesekali dia tampak meneteskan air matanya. Apalagi, suaminya ikut mengantar. ‘’Intinya klien saya siap menjalani eksekusi,’’ ucap Edy. Sementara Suciati tampak sedih atas putusan MA itu. ‘’Saya kaget dengar putusan MA itu. Saya tidak menyangka kenapa bisa sampai begini,’’ katanya. Namun karena itu sudah putusan MA, Suciati mengaku pasrah. Tetapi jika masih bisa, dia meminta keringanan hukuman. ‘’Saya orang miskin. Saya tidak bersekolah,’’ ucapnya. Tak hanya dia, suaminya yang bekerja sebagai buruh juga menangis atas turunnya putusan tersebut. Satu yang harus diteladani. Walau dia didakwa atas kasus korupsi, dia bertekad melunasi utangnya, walau dengan cara mencicil sekalipun. Sesuai perjanjian, uangnya bisa dicicil Rp 200 ribu per bulannya. ‘’Saya nyicil Rp 200 ribu cuma tiga kali. Sisanya selalu saya lebihi. Kadang Rp 600 ribu, kadang Rp 500 ribu. Saya ingin utang saya cepat lunas,’’ imbuhnya. Dalam kasus ini, Suciati dinyatakan bersalah sesuai dakwaan subsider. Yakni melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 KUHP. (asa)
Politisi Golkar ini berharap kondisi jalan di Gumi Keris meniru konstruksi jalan di sepajang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra. ‘’Bila anggaran memungkinkan, dilakukan betonisasi terhadap jalan-jalan di wilayah Badung. Seperti Jalan Ida Bagus Mantra,’’ ungkapnya. Anggota Komisi II ini juga mengusulkan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Badung tidak dilakukan tambal sulam, sehingga keberadaan aspal mudah mengelupas ketika dilalui kendaraan. ‘’Ketika terjadi perbaikan, semestinya dilakukan pembongkaran terlebih dahulu aspal yang lama, sehingga tanpak rapi, tidak tambal sulam,’’ ucapnya. Menyikapi usulan tersebut, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana mengatakan, perlu adanya kajian matang untuk menerapkan betonisasi jalan-jalan di Badung. ‘’Memungkinkan saja pakai beton, tapi perlu studi lagi. Sebab, jalan yang menggunakan be-
ton biasanya merupakan jalan yang dilintasi kendaraan bertonase berat dan kondisi tanah juga labil dan jalan terendam banjir,’’ ujar Oka Permana, Senin (14/11) kemarin. Selain biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, lanjutnya, struktur jalan yang memanfaatkan beton tidak nyaman dilalui oleh pengendara. Sementara ruas jalan di Kabupaten Badung tidak ada yang dilalui oleh kendaraan bertonase berat, sehingga secara ekonomi akan mubazir. Terkait adanya tambal sulam, Oka Permana mengakui akibat proyek utilitas terpadu dan galian pipa, namun tidak serta merta bisa digantikan dengan beton. ‘’Memang umur jalan panjang kalau dengan beton, tetapi biaya operasional kendaraan juga akan tinggi,’’ katanya. Pihaknya telah memiliki rancangan agar jalan sepanjang 600 kilometer lebih di Kabupaten Badung dilakukan pengerukan sebelum melakukan perawatan berkala atau pengaspalan. (kmb27)
Denpasar (Bali Post) Kasus pengeroyokan oleh gerombolan pemotor kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di kawasan pantai dekat BTID Serangan, Denpasar Selatan, Minggu (13/11) lalu. Empat pemuda asal NTT, Alo Wisus Pandang (31), Yudiyatno Doni Pandango (23), Fransiskus Wali Wunga (23) dan Jonatan Muda Konda (32) dikeroyok hingga babak belur. Selain itu, motor mereka juga dirusak pelaku. Informasi di lapangan, kasus itu terjadi pukul 19.00 Wita. Sebelumnya, keempat korban usai jalan-jalan di pantai di BTID Serangan. Selanjutnya, mereka hendak pulang mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, dari arah belakang datang segerombolan pengendara sepeda motor. Mereka langsung menghadang korban.
‘’Pelaku menanyakan, kenapa korban menyalipnya. Perang mulut sempat terjadi dan berujung pengeroyokan,’’ ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Menurut Jonatan, awalnya Fransiscus minta bantuan diantar pulang ke kosnya di Jalan Suwung Batan Kendal. Setibanya di TKP, mereka dihadang segerombolan pemotor dan langsung dikeroyok. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian mata kiri, leher sebelah kanan dan pinggang kiri bengkak. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan. Kapolsek Denpasar Selatan AKP Aris Purwanto saat dimintai konfirmasi, kemarin, mengatakan belum menerima laporan kejadian tersebut. ‘’Kami belum terima laporan korbannya,’’ tegas Kapolsek. (kmb36)
Gerombolan Pemotor Keroyok Empat Pemuda
Bali Post/kmb23
TPI - Kondisi di sekitar kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kedonganan terlihat masih sedikit kotor. Padahal, kawasan ini dulunya sempat dirancang untuk menjadi kawasan Minapolitan. Tujuan awal dari konsep Minapolitan, yakni pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan.
Perluas Pasar UMKM, Pemkab Gelar Pameran Mangupura (Bali Post) – Permasalahan yang masih dihadapi pelaku UMKM hingga saat ini, terkait dengan pemasaran produk untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Berbagai pameran produk menjadi salah satu kesempatan yang baik untuk mereka mempromosikan produk usahanya, sekaligus belajar dari produk-produk daerah lainnya. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Diskoperindag) dan UKM Badung Ketut Karpiana, Senin (14/11) kemarin. Menurutnya, Pemkab Badung akan terus mendorong kalangan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro menguatkan persaingan secara sehat melalui peningkatan kualitas dan pameran. Salah satu upaya yang akan ditempuh adalah lewat pameran yang bertajuk ‘’Badung Creative Expo 2016’’. ‘’Pameran ini menguatkan daya saing di kalangan para perajin dan pengusaha, khususnya UMKM,’’ katanya. Dikatakannya, pameran produk UMKM ini akan diselenggarakan di Central Parkir Kuta mulai 16 hingga 20 November 2016 mendatang. Pameran ini akan diikuti oleh sejumlah UMKM Kabupaten Badung serta sejumlah perajin
Bali Post/eka
CENTRAL PARKIR - Sejumlah kendaran transportasi parkir di Central Parkir Kuta. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung tengah menyiapkan lokasi tersebut untuk Badung Creatif Expo 2016. Expo tersebut digelar untuk membantu pemasaran produk UMKM di Badung. nasional dari sejumlah provinsi di Indonesia. ‘’Pameran ini diikuti sekitar 50 lebih peserta, sementara untuk peserta dari Kabupaten Badung sebanyak 20 perajin. Rencananya, kegiatan seperti ini akan dilakukan rutin,’’ katanya. Disebutkannya, tujuan penyelenggaraan Expo UMKM ini untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro dalam pengembangan pasar. Membuka ruang kerja sama antarpelaku UMKM dan pengembangan ekono-
mi kerakyatan. ‘’Yang cukup penting dalam kegiatan ini adalah menggali kreativitas, inovasi, penciptaan produk yang mampu bersaing, sehingga UMKM ke depannya mampu bersaing di kancah nasional,’’ terangnya. Pejabat asal Desa Cemagi ini mengaku tidak menargetkan transaksi yang akan dihasilkan dalam ajang ini. Sebab, kegiatan serangkaian HUT ke-7 Mangupura ini merupakan ajang promosi bagi UMKM agar lebih dikenal. (kmb27)
Untuk Desa Sobangan
Bupati Giri Prasta Serahkan Bantuan Hibah Rp 1,27 Miliar BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menyerahkan bantuan dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016. Kali ini Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah total Rp 1.270.000.000 untuk Desa Sobangan Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Banjar Adat Tegal Narungan, Minggu (13/11). Penyerahan bantuan dana hibah juga dihadiri Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Perbekel Sobangan I Ketut Mas Budiartha dan Bendesa Adat Sobangan I Kadek Oka Suarya, disaksikan ratusan krama Desa Adat Sobangan. Bantuan hibah Rp 1.270.000.000 yang diterima Klian Banjar Adat Tegal Narungan I Wayan Sujana itu di antaranya diberikan kepada Pura Sari Rp 400 juta, Banjar Adat Tegal Narungan Rp 300 juta, Pura Anyar Rp 70 juta dan Banjar Adat Tengah Rp 500 juta. Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali meng-
HIBAH - Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah untuk Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, bertempat di Wantilan Banjar Adat Tegal Narungan, Minggu (13/11). ingatkan kepada penerima hibah agar menggunakan dana hibah sesuai peruntukan, yang dicantumkan dalam proposal permohonan. Kewajiban penerima hibah, lanjut Bupati, juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban pada bulan Januari tahun 2017. ‘’Manfaatkan bantuan dana hibah ini sesuai dengan peruntukan, dan sampaikan
laporan pertanggungjawaban tepat waktu. Jangan sampai, maksud baik pemerintah membantu masyarakat berdampak yang kurang baik karena kelalaian penerima hibah,’’ kata Bupati. Bupati juga memaparkan prioritas pembangunan Kabupaten Badung yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) Semesta Berencana tahun 2016-2021. Ada lima skala prioritas pembangunan, di antaranya ketersediaan sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Menerapkan konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB) yang merupakan buah pikiran Plokamator RI Ir. Soekarno, program pembangunan dicanangkan dari hilir ke hulu. Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang baik, sehingga hasil dari program kegiatan tersebut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ditambahkannya, programprogram yang dirancang mencakup mulai lahir, menjalani kehidupannya hingga pada akhirnya meninggalkan dunia ini. ‘’Saat lahir, persalinan gratis dan langsung diberikan akta kelahiran. Pada menjalani kehidupannya, sejak 2017 kita rancang pendidikan gratis secara penuh. Untuk warga kurang mampu, kita berikan
bantuan kualitas rumah sehat yang nilainya nanti mencapai Rp 50 juta per rumah tangga kurang mampu. Pada kematian, kita memberikan santunan Rp 10 juta yang sudah kita laksanakan sejak bulan Oktober lalu,’’ paparnya. Pembangunan di Badung juga berlandaskan agama, adat dan budaya. Untuk pembangunan Pura Khayangan Tiga hingga Paibon, asalkan sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan, Bupati asal Desa Pelaga, Petang ini memastikan akan mendapat bantuan pemerintah. Termasuk, akan memberikan kesejahteraan kepada para pemangku Khayangan Tiga. Klian Banjar Adat Tegal Narungan I Wayan Sujana mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Badung serta fasilitasi anggota DPRD Badung. Dengan bantuan dana hibah yang diberikan pemerintah, bisa digunakan untuk melanjutkan pembangunan di wilayahnya, sekaligus mengurangi beban masyarakatnya. (ad463)
Buat Debitur BRIGuna Fiktif
AO BRI Singaraja Diadili
Mangupura (Bali Post) Account Offsier (AO) BRI Cabang Singaraja, terdakwa I Wayan Gede Supartha, S.Pd., Senin (14/11) kemarin mulai diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Wayan Suardi, dkk. di hadapan majelis hakim pimpinan Dr. Yanto membacakan dakwaan atas perbuatan terdakwa yang diduga merugikan negara hingga Rp 3,8 miliar atau persisnya Rp 3.813.956.654. Kerugian tersebut berdasarkan audit BPKP Perwakilan Bali. Jaksa di muka persidangan mengatakan, perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara membuat seluruh dokumen permohonan kredit BRIGuna fiktif dengan mengambil arsip debitur pada BRI Cabang Singaraja. Di samping itu, terdakwa juga memalsukan tanda tangan seluruh dokumen pengajuan kredit dan menggunakan dana setoran pelunasan atau angsuran debitur/nasabah untuk kepentingan sendiri. ‘’Uang pelunasan debitur tidak digunakan untuk melunasi pinjaman debitur, sehingga terdakwa sudah bekerja tidak sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya selaku AO,’’ tandas jaksa. Masih menurut dakwaan jaksa, terdakwa I Wayan Gede Supartha melakukan perbuatan tersebut dengan membuat debitur fiktif sebanyak 38 debitur pada Bank BRI Cabang Singaraja dengan cara mengambil arsip debitur serta memalsukan tanda tangan seluruh dokumen pengajuan kredit. Dalam perkara ini, ada pihak lain yang turut serta menandatangani debitur BRIGuna fiktif yakni
Anak Agung Kusuma Putra asal Seririt, Buleleng. ‘’Namun, orang tersebut tidak terdaftar pada Kantor Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Buleleng,’’ urai jaksa. Lantas soal tujuan terdakwa memalsukan debitur BRIGuna fiktif, terdakwa dalam pemeriksaan mengatakan, tujuannya tak lain supaya dapat membobol atau mengeluarkan dana uang BRI Cabang Singaraja. Di samping itu, terdakwa juga dapat menggunakan uang karena angsuran yang dibayarkan debitur tidak disetorkan ke BRI serta uang pelunasan tidak digunakan untuk kepentingan nasabah. Melainkan, digunakan untuk kerja sama bisnis bersama Agung Kusuma Putra untuk dibelikan tanah. Di antaranya di Desa Patas, Gerokgak sebanyak 1,4 hektar, Desa Air Sanih 40 are, di Desa Jineng Dalem 6 are dan Desa Banyuning 7,5 are. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 1 huruf a dan huruf b ayat 2 dan ayat 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor, jo Pasal 64 ayat ayat 1 KUHP dalam dakwaan primer. Juga, UU yang sama Pasal 3 dalam dakwaan subsider. Atas dakwaan itu, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Benny Hariyono dkk., tidak keberatan atau tidak mengajukan eksepsi. Dengan begitu, sidang hari ini langsung dilanjutkan memeriksa tujuh orang saksi. (kmb37)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E
STIMI Handayani Gelar Musyawarah Kerja Mahasiswa SELURUH komponen organisasi kemahasiswaan di lingkungan STIMI Handayani, Jumat (11/11) lalu, menggelar Musyawarah Kerja Mahasiswa di aula Kampus STIMI Handayani Denpasar. Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II, mewakili Pimpinan STIMI Handayani. Selain dihadiri oleh Ketua Yayasan sebagai penyelenggara Pendidikan STIMI Handayani Denpasar Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H., juga dihadiri oleh para dosen pembina kemahasiswaan. Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan, kegiatan kemahasiswaan merupakan salah satu indikator kampus yang ideal dan sehat. Muskermas yang diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tersebut bertujuan membahas, mendiskusikan, merancang, dan mengusulkan kegiatan kemahasiswaan setahun ke depan. Kegiatan-kegiatan kemahasiswaan tersebut bukan hanya di dalam bidang olahraga dan kesenian, tapi juga meliputi penalaran, penelitian dan kewirausahaan. ‘’Bahkan, untuk perencanaan setahun ke depan ini, kegiatan kemahasiswaan kami rencanakan lebih dititikberatkan pada bidang-bidang yang menjadi keunggulan STIMI
Handayani Denpasar,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Radendra Suastama juga mengingatkan kepada para mahasiswa agar menjadikan organisasi kemahasiswaa sebagai tempat berlatih berorganisasi secara baik, akuntabel, transparan dan bertanggungjawab. ‘’Jangan organisasi dijadikan tempat latihan korupsi. Banyak tokoh yang sukses karena senang berorganisasi sejak mahasiswa. Tapi, tidak sedikit juga di antara mereka yang kemudian terlibat kasus korupsi. Mungkin juga mereka berlatih korupsi sejak mahasiswa,’’ ujarnya. Radendra Suastama berpesan agar para mahasiswa atau generasi
MUSYAWARAH KERJA - Ketua Yayasan Pendidikan STIMI Handayani Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H. bersama pimpinan, dosen pembina mahasiswa dan para mahasiswa Musyawarah Kerja STIMI Handayani Denpasar.
Serangkaian HUT Ke-14
Pascasarjana Unhi Gelar Pengabdian Masyarakat di Tejakula
PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar pengabdian masyarakat serangkaian HUT-nya ke-14, Senin (14/11) kemarin. Pengabdian masyarakat itu berupa anjangsana ke salah satu siswa kurang mampu di Desa Tejakula, Buleleng. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel didampingi Wakil Direktur II Dr. Dra. I Gusti Ayu Wimba, M.M., Wakil Ketua Panitia HUT Dr. Wayan Winaja, M.Si. dan Koordinator Seksi Pengabdian Dr. I Gusti Lanang Jelantik mengatakan, kegiatan pengabdian itu juga dirangkai dengan tirtayatra ke Pura Ponjok Batu dalam rangka meningkatkan sradha bakti. Dikatakannya, seorang anak yatim piatu menjadi sasaran pengabdian masyarakat Pascasarjana
Unhi di Desa Tejakula tersebut. Anak ini diasuh kakeknya karena ayahnya telah meninggal dan ibunya kawin lagi. Ia bersaudara dua orang, adiknya baru berumur 4 tahun. Ia saat ini sedang sekolah di SD. Untuk membantu meringankan biaya sekolahnya, Pascasarjana Unhi memberi punia berupa sembako, bekal uang selama setahun, tas sekolah beserta alat tulis dan pakaian. Gelgel menambahkan, perayaan hari jadi Pascasarjana Unhi ke14 kali ini diisi dengan berbagai kegiatan tri dharma perguruan tinggi. Selain pengabdian kepada masyarakat, Pascasarjana Unhi mengawali kegiatan dengan menggelar Sarasehan Sastra Hindu tanggal 28 Oktober 2016. Sarasehan Sastra Hindu itu menghadirkan beberapa narasumber antara lain
C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
muda mulai berlatih akuntabel dan transparan sejak muda. Sebab, dikatakan penyelenggaraan Mukermas juga menjadi indikator intensitas aktivitas kemahasiswaan STIMI Handayani dan implementasi konsep penyaluran aspirasi dan inspirasi mahasiswa yang bersifat bottom up. ‘’Yang terpenting adalah kreativitas mereka ditumbuhkan, namun yang tidak kalah penting lagi adalah kebebasan dan kreativitas yang bertanggungjawab,’’ tegas Radendra yang semasa kuliah di Fakuktas Hukum Unpad Bandung ini juga aktif dan bahkan menjabat Ketua Senat Sementara dan Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Internasional. (ad914)
PUNIA - Pascasarjana Unhi menyerahkan bantuan kepada seorang siswa yatim piatu di Tejakula, Senin (14/11) kemarin, serangkaian HUT ke-14 Pascasarjana Unhi.
Diane Butler, Jean Couteau, Elisabeth Inandiak, Sri Yudari dan Kun Adnyana. Kemudian, menggelar seminar hasil penelitian dosen Pascasarjana Unhi yang dibiayai Ditjen Bimas Hindu, Sabtu (12/11). Hasil penelitian itu berjudul ‘’Kearifan Lokal dalam Pembangunan Hukum’’ dengan peneliti Prof. Dr. Putu Gelgel, Prof. Wayan Suka Yasa, Dr. Wayan Budi Utama, dan Dr. IB Dharmika. Kedua, penelitian berjudul ‘’Kinerja Guru Pendidikan Agama Hindu’’ dengan peneliti Dr. Wayan Paramarta, Dr. Ni Putu Suwardani, Prof. IA Yadnyawati, Dr. Gusti Ayu Wimba, dan Dr. N Raka. Pembahas penelitian pertama Dr. Subha Karma Resen dari FH Unud dan pembahas penelitian kedua Prof. Dr. A.A. Gde Agung, M.Pd. dari Undiksha. Kegiatan akademik lainnya berupa pelatihan penulisan pada jurnal internasional, Sabtu (19/11) mendatang. Pelatihan ini menghadirkan pembicara Dr. Mohammed Ale Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D. (UI) dan Prof. Dr. N. Semadi Antara (Unud). Dalam kegiatan tersebut akan diisi dengan pelantikan pengurus anak cabang Asosiasi Dosen Indonesia (ADI). Kegiatan lain berupa bedah buku ‘’Perempuan dan Kesuburan dan Hukum Pidana Hindu’’ tanggal 25 November. Tanggal 26 November digelar senam jantung sehat dan pelayanan kesehatan. Tanggal 28 November studium generale ‘’Wisdom untuk Mencapai Kebahagiaan Perspektif Wedanta Sutra’’ oleh Dr. Dewi Yulianti. Sementara tanggal 30 November puncak HUT Pascasarjana Unhi dengan agenda pameran buku, hasil penelitian, pameran jurnal, kesenian dan lain-lain. (ad915)
Iwan Sunito: Inisiasi ’’Without Borders’’ Beri Dampak Positif bagi Generasi Muda Indonesia
IWAN Sunito, CEO & Founder Crown Group Holdings, salah satu perusahaan pengembang swasta terbesar di Australia, hadir di Denpasar, Bali untuk menjadi salah satu pembicara kunci di acara konferensi global ‘’Without Borders’’. Iwan Sunito hadir bersama-sama dengan Founder Cooke Pictures and Co-Founder TWC Film Phil Cooke, Co-Founder Gloria Jeans Coffee Peter Irvine, CEO NET Wisnuhutama, mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal serta Miss Indonesia 2005 Imelda Fransisca yang juga ikut berpartisipasi dalam konferensi tersebut. Ini untuk kali pertama mereka berkumpul di Denpasar untuk berbagi pengalaman dan tips dalam konferensi global ‘’Without Borders’’. Iwan Sunito adalah pendiri dan CEO dari Crown Group Holdings, salah satu perusahaan pengembang swasta terbesar di Australia dan pada akhir tahun 2015 didaulat menjadi Property Person of The Year oleh Urban Task Force Australia. Sebuah pencapaian tertinggi dalam industri pengembangan hunian Australia. Peter Irvine memiliki lebih dari 40 tahun pengalaman dalam bisnis pada tingkat manajemen yang memiliki profil tinggi. Peter memulai karier profesionalnya sebagai junior di DDB Needham, Sydney - agen periklanan terbesar kedua di Sydney. Tahun 1996, Peter mulai mencoba peruntungannya di bisnis waralaba dan bersama dengan mitra bisnisnya Nabi Saleh, mendirikan waralaba Kopi Gloria Jean’s di Australia. Saat ini, ada lebih dari 400 toko dan kios Gloria Jean’s di seluruh Australia dan lebih dari 800 rumah kopi di 39 negara di seluruh dunia. Phil Cooke adalah seorang penulis, produser televisi dan konsultan media berbasis di Burbank, California. Dia juga telah menghasilkan materi pemasaran dan bahan promosi untuk studio film besar dalam kampanye iklan nasional mereka. Cooke, dengan istrinya, Kathleen, mendirikan Cooke Pictures pada tahun 1991. Cooke adalah co-founder dari TWC Films yang menghasilkan dua 2008 iklan Super Bowl. Wishnutama Kusubandio adalah salah satu pendiri PT Net Mediatama atau dikenal dengan NET. Tama menghabiskan masa SMA-nya di Kooralbyn International School di Queensland Australia dan di International School of Singapore. Ia memulai karier dari bawah sebagai Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat dan menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston. Tama juga pernah mengenyam pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University. Sementara Dino Patti Djalal adalah mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Dia juga pendiri Foreign Policy Community of Indonesia. Putra kedua
dari Hasyim Djalal yang merupakan seorang diplomat Indonesia ternama dan ahli hukum laut Internasional ini lahir di Beograd, Yugoslavia. Dino Patti Djalal juga merupakan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia pada tahun 2014. Imelda Fransisca yang merupakan alumnus University of Ohio ini adalah pemenang Miss Indonesia pertama pada tahun 2005 dan juga merupakan penulis buku You Can Be Anything and Make Changes. ‘’Saya yakin dengan kehadiran kami bersama-sama di sini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi kaum muda bukan hanya yang berada di Bali namun ke seluruh penjuru Nusantara. Saya selalu terkenang dengan perkataan dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno yang menyatakan ‘Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia’. Saya percaya bahwa masa depan bangsa ini berada di pundak generasi muda dan adalah mimpi kami semua untuk bisa mendidik para calon pemimpin Indonesia melalui forum informal ini,” tambahnya. Konferensi global ‘’Without Borders’’ akan diselenggarakan Sabtu, tanggal 19 November 2016 dari pukul 09.00– 17.00 Wita. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Yulia Yoelan di 087862222914, Imanuel Novianto di 082237783888, Erwin Wijaya 08156566644, Fenty Zara 0818357080. (ad459)
Iwan Sunito
Selasa Wage, 15 November 2016
Belajar ”Public Speaking”
Cara Tercepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum
KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun, saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stres, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Danaswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan presentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Mentor program ini Kadek Eni Marhaeni telah belajar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins (Guru komunikasi dan motivator nomor 1 dunia). Program Public Speaking Clinic akan diselenggarakan Sabtu, 19 November 2016, pukul 09.00-12.00 Wita. Biaya per orang Rp 275.000 sudah termasuk bonus 3 kali pertemuan gratis untuk konsultasi dan praktik (spesial discount pendaftaran sebelum hari H). Alamat Danaswara Training Jalan Diponegoro
704, Pesanggaran, Denpasar (depan SDN 5 Pedungan/dari Sesetan 300 meter sebelum traffict light Pelabuhan Benoa). Segera daftar, ketik [nama] SMS/ WA ke 0821 4454 3311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad912)
DPD-RI Mediasi Warga Adat dan Kelompok Pradewa di Babakan
Wedakarna Tegaskan Kesucian Leluhur Tak Ternoda karena Fisik Pura
SENGKETA Pura Dalem di Desa Babakan, Kediri beberapa waktu lalu memasuki babak baru. Setelah muncul surat penolakan dari Desa Pakraman Babakan terkait sejumlah poin permintaan kelompok Pradewa, akhirnya membuat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan langsung ke lapangan untuk memeriksa fisik pura yang disengketakan tersebut. Kehadiran Gusti Wedakarna disambut oleh masyarakat adat Babakan dan juga kelompok Pradewa. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna mendengarkan semua secara cermat argumentasi kedua kelompok terkait eksistensi Pura Dalem yang dianggap sebagai Pura Dalem Desa (Durga) oleh desa adat. Namun, di satu sisi dianggap sebagai Pura Dalem Ksatria (Dalem Sagening) oleh kelompok Pradewa. Masalah muncul karena Desa Adat Babakan tidak menyetujui syarat dan kondisi yang disampaikan oleh kelompok Pradewa terkait adanya pemangku dan waktu odalan secara terpisah. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menyampaikan sejumlah nasihat kepada kedua kelompok. ‘’Untuk warga adat Desa Babakan saya ucapkan terima kasih karena desa adat tidak melarang kelompok Pradewa untuk berdoa dan bersembahyang di sini, karena selama ini hubungannya baik dan harmonis. Saya kunci di sana, jangan sampai ada yang melarang siapa pun masuk ke pura, apalagi ini adalah pura publik. Sekarang perlu disikapi
MEDIASI – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memediasi perdamaian warga adat dan keluarga Pradewa di Babakan, Tabanan.
manten, ke depan kelompok Pradewa jika ingin membawa pemangku atau pemangku dari Desa Adat dan pemangku dari dadia bersama-sama sejajar mengantarkan upacara. Karena saya yakin pemangku itu setara dan sama–sama punya hak untuk mengantarkan upacara. Begitu pula jika nanti ada semeton tiang dari trah Ksatria Dalem Sagening ingin membawa pratima atau cihna leluhur untuk bersama-sama nyejer saat odalan Pura Dalem Durga, tiang harap tidak ada larangan. Pura Dalem ini adalah stana Dewa Siwa Mahadewa, tidak bijak ribut di hadapan beliau,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Begitu juga ia memberikan pengertian terkait eksistensi semeton Pradewa. ‘’Saya minta warga desa adat jangan lagi meributkan status leluhur seseorang. Saya paham dulu kelompok ini sama dengan kebanyakan warga adat dan nyineb wangsa yang kini bergelar Pradewa. Ini urusan rasa, urusan niskala dan tidak ada seorang pun bisa menggugat. Apalagi secara hukum positif keluarga Pradewa ini sudah memiliki akta, KTP, KK dan syarat kependudukan resmi sebagai WNI yang dilindungi UU. Jangan ada yang mengungkit keleluhuran seseorang. Kepada keluarga Pradewa, jika pura ini menurut keluarga diklaim oleh pihak desa, mari ikhlaskan dan berilah Siwa Mahadewa tempat yang baik. Saya yakin leluhur Bali Dalem Sagening juga tersenyum jika warih-nya ikhlas, legowo dan bijaksana. Intinya tidak ada pelarangan dari desa adat untuk berdoa. Nanti jika saatnya harus membuat dadia atau pasimpangan leluhur yang baru, mari kita mulai lagi, yang penting beragama tidak rusuh dan kisruh. Ini masalah sudah terjadi puluhan tahun dan sudah saatnya 2016 ini diakhiri, agar anak-cucu kita tidak tersandera. Tiang salut dengan kebesaran jiwa semeton Pradewa, tunjukkan jati diri sebagai ksatria,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Sekjen Pasemetonan Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori ini. Atas saran DPD-RI, rencananya pada akhir November 2016 bertepatan dengan odalan atau wali ini akan diselenggarakan upacara Guru Piduka dan perdamaian secara niskala, sehingga masalah yang terjadi selama puluhan tahun bisa diselesaikan dengan kekeluargaan demi kebangkitan Desa Babakan. ‘’Saya percaya hukum karma. Baik desa adat dan keluarga Pradewa akan terikat pada hukum karma ini. Jika niatnya baik, maka akan baik juga hasilnya. Semua terikat pastuning pastu leluhur. Saya cuma minta masyarakat jujur. Ini karakter yang harus kita bangun,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad485)
”Piodalan” di Yayasan Dwijendra
Membentuk SDM ”Suputra” dengan Pendidikan Kasih Sayang
KITA patut meniru model praktik upacara piodalan di Yayasan Dwijendra. Semua rangkaian upacara dilakoni oleh warga Dwijendra. Hal itu tampak pada puncak piodalan Pura Maha Widya Dwijasrama Dwijendranenra pada purnama kalima, Senin (14/11) kemarin. Upacara piodalan tingkatan madya di-puput Ida Pedanda Oka Pemaron Sidemen. Sehari sebelumnya, diadakan upacara macaru asu belang bungkem dan melaspas gedung baru SMP Dwijendra. Gedung baru dibangun bersamaan SMK Dwijendra dan ruang yayasan dengan anggaran sekitar Rp 20 miliar. Eed upacara dimulai Jumat lalu dengan upacara nunas tirtha ke Pura Kahyangan Tiga dan Pura Uluwatu serta nanceb sanggah surya. Upacara piodalan kemarin benar-benar bernuansa spiritual. Semua warga Dwijendra ikut ngayah. Semua kelas ngaturang banten gebogan dengan buah lokal. Siswa SMA Dwijendra ngayah menari topeng bondres, siswa SD Dwijendra ngayah menarikan Tari Rejang Dewa. Tak ketinggalan para guru, dosen dan karyawan dipimpin Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. memimpin ngayah menari rejang. Para karyawan menari Topeng Sidakarya, sementara para penabuh dilakoni siswa SMP Dwijendra. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. mengungkapkan rasa bangganya. Dikatakan, lewat kebersamaan kita mampu tampil luar biasa. Sebab, segala potensi seni ada di Dwijendra. Ketika memberikan dharma wacana, M.S. Chandra Jaya juga me-
nekankan agar warga Dwijendra serius menjalankan dharma negara dan dharma agama. Ditegaskan, semua insan Dwijendra dididik untuk menjadi SDM Suputra (putra yang baik). Mereka dididik dengan penuh kasih sayang. Semua yang didik adalah SDM Bali yang memiliki masa depan. Makanya, dia menilai keliru kalau ada yang menduga siswa Dwijendra terlibat dalam aksi kriminal. Faktanya, tak ada siswa Dwijendra yang ditahan akibat kasus kriminal. Ia mengajak warga Dwijendra ngayah menjalankan dharmaning agama berupa menyebarluaskan sradha dan bhakti atas kemahakekuasaan Tuhan. Termasuk menyebarkan agama Hindu secara inovatif serta menghargai perbedaan agama. Sementara dharma negara diisi oleh umat Hindu untuk mengisi pembangunan dengan cara belajar yang baik sesuai konsep Catur Bhakti. Ia tak lupa menyelipkan dalam menjalankan pengabdian agama dilandasi dengan kasih sayang, saling menghargai sesama
manusia dan sesama makhluk ciptaan Tuhan. Itulah yang dia katakan sarwaprani hitangkara untuk kesejahteraan bersama. Piodalan di Pura Maha Widya Dwijasrama Dwijendra, kata dia, adalah ungkapan rasa syukur dan terima kasih warga Dwijendra kepada Tuhan atas segala anugerah yang diberikan kepada warga Dwijendra sehingga hidup dalam kedamaian dan ketenangan. Kedamaian inilah yang mampu menghantarkan warga Dwijendra mampu menjalankan swadharmanya dengan berkualitas. Di puncak piodalan yang secara harafiah diartikan hari kelahiran dan ngenteg linggih berstananya Ida Batara Sakti di Dwijendra sangat tepat dipakai momentum warga Dwijendra meningkatkan pelayanan kepada siswa. Di era global ini, perhatian penuh harus diberikan guru kepada siswa agar terhindar dari pengaruh negatif. ‘’Kami bertekad akan memberikan perhatian lebih kepada siswa,’’ tegasnya. (ad913)
DHARMA WaCANA - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya saat memberi dharma wacana pada piodalan di pura setempat.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Wage, 15 November 2016
5
Keberadaan Mahasiswi Uniba Masih Misterius Kendala Cuaca, Pencarian Dihentikan
Banyuwangi (Bali Post)Mahasiswi Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) yang hanyut di air terjun Kedung Lowo, Desa Jelun, Kecamatan Licin, Banyuwangi, keberadaannya masih misterius. Tim gabungan Satpolair dan Basarnas, Senin (14/11) kemarin, belum berhasil menemukan korban. Cuaca dan derasnya aliran sungai merepotkan petugas. Hingga pukul 16.00 WIB, pencarian harus dihentikan. Sebab, kondisi cuaca mulai tak bersahabat. Air sungai mulai deras, kondisi TKP juga gelap. “Pencarian kita hentikan sementara. Besok (hari inired), kita lanjutkan lagi,” kata Kasatpolair Banyuwangi AKP Subandi di sela memimpin operasi pencarian korban. Perwira ini menjelaskan, korban diduga tersangkut palung di bawah air terjun. Kedalamannya sekitar 10 meter. Karena airnya sangat deras, petugas SAR kesulitan melakukan penyelaman. “Kita sudah coba sisir seluruh area bawah air terjun, tetapi masih nihil hasil,” jelasnya. Muncul juga dugaan, tubuh korban hanyut terbawa air
sungai. Sebab, saat kejadian, Minggu (13/11) siang, kondisi air sangat deras. Apalagi sempat hujan deras di lokasi. Dari lokasi hanya ditemukan tas, hijab dan sepatu korban. Pencarian juga diperluas di aliran sungai di bawah air terjun. Namun, hasilnya tetap nihil. Menurut Subandi, tim akan bergerak lagi mencari korban, Selasa hari ini. Selain di sekitar air terjun, juga di bantaran sungai. Pencarian korban tak hanya dilakukan petugas. Warga di sekitar lokasi juga ikut melakukan pencarian. Mereka menyisir aliran sungai menggunakan alat bambu panjang. Pencarian korban ini cukup menarik perhatian warga. Bahkan mereka ikut bergerombol di atas air terjun hingga proses pencarian dihentikan. Perwakilan keluarga korban juga ikut di lokasi. Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi Uniba, Rita Marta Ayu (19), hilang setelah perahu karet yang ditumpangi bersama kelima temannya terbalik. Korban hanyut di air terjun. Peristiwa tragis itu bermula saat korban berwisata arum
jeram. Mereka menyusuri Sungai Kedung Lepen. Satu jam kemudian, perahu yang ditumpangi mulai mendekati air terjun. Nahas, tak lama berselang, mendadak perahu terbalik dan terempas arus sungai. Seluruh penumpangnya ikut hanyut. Namun, kelima penumpang berhasil menyelamatkan diri. Hanya korban yang tak terlihat. Salah satu teman korban, Andri Saputra, mengaku saat kejadian, pihaknya bersama temannya asal Segobang, Licin, menyewa perahu karet. Lalu berwisata arum jeram. Tak ada firasat apa pun sebelum kejadian. Dia baru sadar ada air terjun sekitar 20 meter dari lokasi. “ Akhirnya kita minta terjun dari perahu. Ternyata, korban tak muncul,” ujar Andri. Dia mengaku baru kali ini menyusuri sungai setempat dan berujung petaka. Saat menaiki perahu karet, kata Andri, seluruhnya tak menggunakan pelampung maupun helm pengaman. “Ini memang murni wisata menyusuri sungai. Bukan latihan penjelajahan alam,” pungkasnya. (kmb30)
ANTRE - Warga antre mengajukan perceraian di PA Banyuwangi, Senin (14/11) kemarin.
Di Banyuwangi, Sebulan Angka Perceraian Tembus 500 Kasus
Banyuwangi (Bali Post) -
Kasus perceraian di Kabupaten Banyuwangi tergolong tinggi. Dalam sebulan rata-rata kasus perceraian mencapai 500 perkara. Dari segi motif, kebanyakan dipicu karena faktor ekonomi. Dari data yang diperoleh Bali Post, hingga Oktober kemarin sebanyak 5.550 kasus yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi. Dari jumlah ini masih tersisa 1.719 kasus yang belum diputus majelis hakim.
Bali Post/udi
HANYUT - Tim Satpolair Banyuwangi bersama SAR dan warga melakukan pencarian mahasiswi yang hanyut di air terjun Kedung Lowo, Desa Jelun, Licin, Banyuwangi, Senin (14/11) kemarin.
Yang unik, dari seribuan kasus yang masuk kebanyakan diajukan pihak wanita. Artinya, pihak istri yang melayangkan gugatan. ‘’Kebanyakan gugatan dilayangkan pihak istri. Alasannya faktor ekonomi,’’ kata Humas Pengadilan Agama Banyuwangi Amroni, Senin (14/11) kemarin. Dia menjelaskan, kasus perceraian yang masuk memang cenderung meningkat. Namun tak terlalu tajam. Tahun 2015 sebanyak 7.665 perkara masuk ke PA. Dari jumlah ini, perkara yang diputus sebanyak 7.953 kasus. ‘’Itu termasuk tambahan sisa dari
Warga NTB Kembalikan 15.794 Kartu Indonesia Pintar Mataram (Bali Post) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Barat mencatat sebanyak 15.749 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dikembalikan oleh warga karena penerima ganda dan ada yang mengakui tidak berhak menerima. “Kartu itu dikembalikan oleh penerima langsung ke kantor desa/kelurahan karena ada penerima ganda dan salah nama, sehingga tidak berhak menerima,” kata Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Irfan di Mataram, Senin (14/11) kemarin. Pengembalian KIP, katanya, merupakan salah satu dari sekian temuan permasalahan pada saat melakukan sensus siswa penerima KIP di NTB pada 24-28 Oktober 2016. Sensus selama lima hari tersebut dilaksanakan den-
gan menyasar 1.126 desa/ kelurahan dan 116 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB. Masalah lain yang menjadi temuan, kata Irfan adalah jumlah penerima KIP yang terdata di kantor desa/kelurahan sebanyak 372.196. Sementara alokasi yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk NTB sebanyak 579.190 penerima. “Informasi yang kami peroleh dari pihak ketiga selaku penyedia, bahwa sebanyak 206.994 penerima KIP yang tidak terdata sudah menerima langsung atau tidak melalui kantor desa/kelurahan,” kata Irfan didampingi Kepala Seksi Sistem Informasi LPMP NTB, Sri Sukriyani. Ia menambahkan, ada juga KIP yang belum dibagikan kepada penerima sebanyak 8.793 orang. Namun sudah termasuk dalam 372.196
orang penerima yang terdata di kantor desa/kelurahan. Tim sensus yang berasal dari pegawai LPMP NTB dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten/kota juga menemukan adanya penerima yang belum masuk usia sekolah. “Kami juga menemukan siswa sebagai penerima yang sudah putus sekolah karena menikah. Ada juga yang sudah meninggal dunia,” ujarnya. Berbagai permasalahan tersebut, kata Irfan sudah dilaporkan ke Kemendikbud untuk dijadikan bahan evaluasi program KIP. LPMP NTB juga menyampaikan harapan para lurah dan kepala desa dalam laporan hasil sensus agar pemerintah memperkuat sosialisasi tentang KIP, baik tentang manfaat yang diperoleh oleh penerima dan tata cara pencairan bantuan tunai terse-
Bali Post/ant
BANJIR - Sejumlah anak bermain di air yang merendam Perumahan Total Persada, Periuk, Tangerang, Banten, Senin (14/11) kemarin. Banjir setinggi dua meter menenggelamkan rumah penduduk di Perumahan Total Persada sejak Minggu (13/11) malam dan membuat 4.369 orang, yang terdiri atas 1.082 keluarga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.
Bali Post/udi
but. “Sebagian besar lurah dan kepala desa menginginkan agar sosialisasi KIP diperkuat karena belum terlalu paham dengan program KIP,” ucapnya. KIP diberikan sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk mendapatkan manfaat program Indonesia Pintar bila terdaftar di sekolah, madrasah, pondok pesantren, kelompok belajar (kejar paket A/B/C) atau lembaga pelatihan maupun kursus. Program Indonesia Pintar melalui KIP adalah salah satu program nasional yang tercantum dalam RPJMN 2015-2019, di mana salah satu tujuannya untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan dasar dan menengah. (ant)
tahun sebelumnya,’’ jelasnya. Menurut Amroni, tingginya perceraian di Banyuwangi menempati urutan keempat nasional. Dan ketiga di Jawa Timur setelah Malang. Kasus perceraian ini, kata Amroni sempat berkurang ketika sedang tren batu akik tahun lalu. ‘’Kemungkinan saat itu ekonomi sedang baik. Jadi jarang yang mengajukan gugatan,’’ imbuhnya. Sebab, selama ini gugatan yang masuk didasari ekonomi. Biasanya pihak perempuan mengeluhkan suami yang tak bertanggung jawab. Kasus perceraian ini, kata
Amroni, biasanya cenderung naik setelah Lebaran. ‘’Ini fenomena tahunan di Banyuwangi,’’ sambungnya. Banyaknya angka dalam kasus perceraian membuat majelis hakim PA Banyuwangi menangani perkara rata-rata 30-40 kasus per hari. Total hakim sebanyak 25 orang, terbagi dalam 4 majelis per hari. ‘’Kalau tahun lalu kita kekurangan hakim. Sekarang sudah normal,’’ tegasnya. Dahulu, katanya, jadwal sidang sempat digelar hingga pukul 17.00 WIB. Sejak majelis hakim bertambah, jadwal sidang kembali normal.
Menghindari pungli, pihaknya membuat standardisasi biaya perceraian. Nilai biaya ini didasarkan pada lokasi tempat pemohon. Rata-rata Rp 75.000 hingga Rp 150.000 sekali sidang. Biaya ini adalah administrasi untuk pengiriman surat panggilan sidang. Menghindari tingginya perceraian, pihaknya meminta warga siap lahir batin ketika menikah. Sehingga, jika terjadi cekcok keluarga tak langsung mengajukan gugatan cerai. Selain perceraian, PA Banyuwangi juga menangani pengajuan poligami, dispensasi nikah hingga permohonan asal usul anak siri. ‘’Kalau poligami pengajuannya sangat kecil,’’ jelasnya. Selain itu, PA menangani sengketa hak waris dalam keluarga. (kmb30)
Bali Post/ant
PENGGUNA – Pengguna jalan melintas di depan truk kontainer bernopol L 8309 UM yang terguling dan jatuh ke sungai sedalam tujuh meter di Jalan Raya Malang-Surabaya, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (14/11) kemarin. Meski kecelakaan tersebut terjadi Minggu lalu, petugas belum melakukan evakuasi karena dalamnya dasar sungai.
Terserang ’’Hypothermia’’, Tim SAR Evakuasi Tiga Pendaki Gunung Sumbing
Temanggung (Bali Post)Tim (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi tiga wanita pendaki Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang mengalami serangan hypothermia. Komandan Lapangan Regu Basarnas Jawa Tengah, Basuki di Temanggung, Senin (14/11) menyebut ketiga pendaki itu bernama Yuni Purwanti (22) warga Sendangsari, Sleman Yogyakarta, Rahma Fatimullah (21) warga Tirtomartani Sleman Yogyakarta, dan Nurul Dwi Fajariyani (22) warga Perum Batan Serpong, Tangerang. Ia mengatakan ketiganya terserang hypothermia saat akan turun gunung menuju pos empat di jalur pendakian Banaran, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Te-
manggung, bersama tujuh rekan sesama pendaki lain pada Minggu (13/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Hypothermia merupakan kondisi medis yang terjadi ketika tubuh seseorang kehilangan suhu panas dan kemampuannya memproduksi suhu lenyap seketika. Hal ini menyebabkan suhu tubuh menjadi rendah sehingga sangat berbahaya. Suhu tubuh normal manusia berkisar 37 derajat celcius. Namun saat mengalami Hypothermia suhu tubuh akan turun hingga di bawah 35 derajat Celcius. “Saat mereka turun situasi memang cuaca buruk,” kata Basuki. Ia mengatakan, meskipun tergabung dalam rombongan yang sama namun proses evakuasi oleh petugas dilakukan secara terpi-
sah, mengingat keberadaan mereka yang terpencar. Ia menyebutkan korban pertama atas nama Yuni berhasil dievakuasi pada Senin (14/11) sekitar pukul 03.00 WIB, kemudian Rahma dievakuasi pukul 05.00 WIB, dan Nurul berhasil dievakuasi pukul 13.30 WIB. “Saat proses evakuasi petugas mendapati mereka sudah dalam keadaan lemah. Kemungkinan mereka kelelahan harus bertahan dalam keadaan darurat sebelum sampai pos tujuan,” katanya. Kasi Penanganan Darurat dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, mengatakan para pendaki naik Gunung Sumbing dari Pos Banaran di Kecamatan Tembarak, Temang-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
gung pada Sabtu (12/11) sekitar pukul 17.00 WIB. “Pada Minggu (13/11) sekitar pukul 23.30 WIB kami sempat menerima laporan mereka tersesat. Kemudian dilakukan pencarian. Diketahui mereka berada di Pos 3 dalam kondisi hypothermia,” katanya. Ia menuturkan, pencarian dan evakuasi para pendaki melibatkan sedikitnya 30 orang, yakni gabungan dari kelompok pecinta alam Banaran, Basarnas, dan BPBD Temanggung. Kondisi kedinginan yang dialami para pendaki, menurut Gito terjadi karena cuaca buruk, kabut tebal, hujan disertai angin kencang. Ia mengimbau dalam kondisi cuaca ekstrem seperti yang terjadi belakangan ini agar masyarakat tidak melakukan pendakian. (ant)
OPINI
6
Selasa Wage, 15 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Menunggu Keberanian Politis Kebijakan Dunia Pendidikan BERBAGAI kebijakan datang silih berganti dalam dunia pendidikan. Mulai dari wacana One Day School (belajar di sekolah sehari penuh), larangan guru mengadakan les, larangan sekolah mengadakan berbagai pungutan, terus bergulir seakan tiada henti. Belum lagi kurikulum yang diberlakukan, belum kelar penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sudah muncul Kurikulum 2013 (tematik terintegrasi). Sampaisampai, muncul kesan di masyarakat (kalangan pendidikan) ganti pejabat ganti kurikulum (kebijakan). Di sisi lain, perubahan kebijakan tiap saat telah membuat para guru bingung. Mereka akhirnya menjadi sibuk sendiri agar bisa mengikuti kebijakan yang baru, sementara anak didik mereka terkadang seperti terabaikan. Jadilah anak didik dijejali beban Pekerjaan Rumah (PR) dan tugas-tugas kelompok lainnya, sementara untuk mengejar ketertinggalan materi ajar di sekolah mereka terpaksa diharuskan ikut les dan sejenisnya. Namun, kondisi juga tidak berjalan lama dan mulus, karena telah muncul lagi wacana kebijakan tidak boleh ada PR bagi siswa dan sekolah dilarang mengadakan jasa les. Di tengah simpang-siurnya wacana liar ini, muncul kebijakan baru lagi. Sekolah kini dilarang melakukan pungutan terhadap siswa/orangtua siswa. Di Badung, komitmen menghapus segala bentuk pungutan di sekolah ini telah ditegaskan Bupati Giri Prasta. Sementara komitmen untuk membebaskan segala bentuk pungutan pada jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) di Kota Denpasar, ditargetkan mulai 2017. Selama ini, alasan pungutan di sekolah-sekolah hampir senada seirama, yakni untuk penambahan atau peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, operasional sekolah, honor pegawai serta guru honorer, dan lain-lain. Alasan lain yang kerap dipakai melakukan pungutan adalah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tidak cukup untuk membiayai semua kebutuhan sekolah selama satu tahun. Namun, berbagai alasan tersebut langsung terpental dengan kebijakan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, yang mengeluarkan instruksi untuk meniadakan pungutan di SD dan SMP Negeri. Hal sama dilakukan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Dilihat dari sisi siswa dan orangtua siswa, tentu saja kebijakan ini sangatlah positif. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat karena meringankan biaya sekolah. Masyarakat yang memiliki anak sekolah lebih dari dua orang sangat merasakan manfaat kebijakan bupati pada tahun 2017 nanti. Hanya, permasalahan mendasarnya tidaklah sampai di sana. Kebijakan yang muncul silih berganti tanpa ada sebuah perencanaan jangka panjang yang jelas, justru akan memunculkan prasangka seperti telah disebutkan di atas tadi, yakni ganti pemimpin ganti kebijakan. Karena itu, semestinya ada semacam desain jelas sebuah kebijakan politis dalam jangka panjang dalam dunia pendidikan ini. Untuk merumuskan sebuah desain kebijakan politis jangka panjang ini, tentu saja harus ada keberanian politis untuk melepaskan ego politis itu sendiri. Dalam arti, kebijakan yang dibuat tersebut harus benar-benar lepas dari siapa atau partai mana memimpin sekarang. Kebijakan politis dalam dunia pendidikan itu haruslah benar-benar bermuara pada tujuan diselenggarakannya pendidikan itu, yakni mencerdaskan kehidupan anak bangsa ini. Untuk hal ini, tentu saja mereka-mereka yang menyusun kebijakan dunia pendidikan ini harus benar-benar tidak terkontaminasi oleh kepentingan politis, apalagi kepentingan politis sesaat seperti untuk pencitraan dan sejenisnya. Jika para perancang desain kebijakan pendidikan ini berani dan mampu mengambil risiko politis seperti itu, maka mereka akan mempunyai pandangan murni dan jernih akan pendidikan anak bangsa ini ke depan. Mengingat, tantangan ke depan tidak lagi sebatas pendidikan gratis, kurikulum ini dan itu, tetapi bagaimana memenangkan persaingan global. Dalam dunia yang sudah tidak ada batasan ruang dan waktu dengan kecanggihan dunia maya ini, para perancang desain kebijakan pendidikan ini harus sudah mempunyai gambaran, model pendidikan seperti apa yang diperlukan anak bangsa ini ke depan. Untuk bisa melakukan hal itu, tentu saja mereka harus memiliki visi jauh ke depan, tidak lagi sekadar berwacana pendidikan gratis, seharian di sekolah, atau hal-hal teknis lainnya. Dengan begitu, para pendidik (guru dan dosen) bisa fokus mengajar, mendidik dan mengarahkan peserta didik pada satu tujuan, yakni menjadi generasi cerdas (smart). Generasi yang smart inilah yang akan mampu bertahan bahkan memenangkan persaingan nanti yang boleh dikatakan mengarah pada kanibalisme, persaingan di rimba raya kesejagatan. Sementara masalah yang teknis-teknis seperti pendidikan gratis, tidak boleh ada pungutan, tidak boleh ada PR dan berbagai hal lainnya, biarlah menjadi urusan pemerintah. Sebab, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memfasilitasi dan menyelesaikan hal-hal teknis tersebut. Sementara untuk sebuah kebijakan apalagi dalam jangka panjang, memang diperlukan sebuah keberanian melepaskan ego politis.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Revisi Perda LPD Belakangan ini DPRD Bali membahas revisi tentang Perda Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Revisi ini tentu arahnya untuk menyempurnakan dan menguatkan peran LPD di desa pakraman. Untuk itu, sosialisasi isi materi revisi agar dijelaskan kepada masyarakat bukan sebatas hanya kepada pengurus LPD. Selama ini keberadaan LPD memang telah membantu perekonomian desa. Namun, banyak hal yang perlu diatur kembali dalam pengelolaan LPD, baik dari masa jabatan ketua LPD maupun tata kelola dan istilahnya. Saya sebagai krama Bali berharap LPD ke depan memiliki regulasi yang utuh dan jelas sehingga keberadaan LPD benar-benar bisa menjadi kekuatan ekonomi dalam konteks meringankan beban warga desa dalam mengawal peradaban dan budaya Bali. Putu Sumarta Gianyar, Bali
Proyek Pendidikan Kaum Politisi Walaupun Paulo Freire mengemukakan, pendidikan sesungguhnya amat politis namun kaum politisi memandang pendidikan tidak banyak menjanjikan sebagai komoditas politik. Barangkali karena modal politik proyek pendidikan sangat besar sementara hasil langsung tidak terasa. Mungkin pula karena kaum politisi menilai bahwa pendidikan tidak patut lagi dipersoalkan. Atau lantaran pendidikan telah ditangani dengan baik oleh pemerintah. Bisa pula, kaum politisi menyikapi dunia pendidikan harus steril politisasi.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. eberapa politisi pemberani membangun proyek pendidikan, misalnya lewat “sekolah gratis”. Namun, proyek ini tidak diapresiasi tinggi oleh masyarakat karena dinilai belum menawarkan terobosan hebat dan memperbaiki kualitas pendidikan secara mendasar. Proyek politik “sekolah gratis” sama saja dengan proyek-proyek politik sesaat menjelang pemungutan suara, sebagaimana transaksi di sebuah pasar, segalanya berakhir hari itu pula. Setelah pencoblosan, transaksi politik selesai. Transaksi ini minus ikatan politik karena tanpa loyalitas ideologis. Rasa enggan kaum politisi menggarap proyek pendidikan didasari alasan yang mencerminkan hakikat pendidikan, sebagai proses yang berkelanjutan, hasilnya tidak bisa dilihat dalam waktu singkat. Berbeda halnya dengan proyek infrastruktur fisik, dengan hasil seketika. Kaum politisi memandang, proyek fisik lebih menjanjikan dukungan masyarakat karena dalam waktu singkat janji menjelma bukti. Meski demikian, sedikit politisi tampil berani menggarap proyek pendidikan, jika mau sungguh-sungguh ternyata menghabiskan anggaran yang sangat besar, tidak cukup hanya untuk satu atau dua tahun tetapi berkelanjutan. Pilihan dalam bidang proyek pendidikan ternyata menjadi batu ujian kualitas visi politiknya, yang tidak semata untuk meraih kendaraan dan kedudukan politik tetapi benar-benar melaksanakan idealisme pendidikan. Tanpa banyak omong, politisi melakukan kajian terhadap segmen-segmen pendidikan mana yang diabaikan oleh pemerintah, dengan cara “membongkar” segala kemapanan pendidikan, yang menjadikannya tampak tanpa ada persoalan berarti. Dalam hal ini,
B
politisi tidak menomorsatukan pembangunan fasilitas pendukung pendidikan tetapi yang menjadi sasaran adalah sistem ideal pendidikan yang terukur dan operasional. Proyek pendidikan ini dimulai dari nol, dengan pembangunan fondasi, bukan mendompleng pendidikan yang telah ada. Dalam hal ini politisi bekerja dengan melibatkan para ahli dan praktisi pendidikan yang hebat, dengan tetap harus memiliki visi ideologis pendidikan yang merupakan agenda politiknya. Ideologi politik merupakan dasar, panduan, dan tujuan. Sebut saja, ideologi pendidikan yang dipilih dari sejumlah kemungkinan. Pertama, apakah pembangunan sistem pendidikan bagi kaum teknokrat. Kedua, apakah mendirikan sekolah supermewah eksklusif bagi kaum kaya raya. Ketiga, apakah sekolah bagi kaum miskin dengan boleh saja mengabaikan kualitas. Maka di antara berbagai kemungkinan ini, yang dipilih, sekolah yang benar-benar berkualitas bagi anak-anak cerdas yang lahir di keluarga miskin di pedesaan. Mereka tidak memiliki kesempatan bersekolah berkualitas karena sekolah kategori ini kini sangat mahal dan berada di kota sehingga untuk meraihnya diperlukan biaya sekolah yang sangat mahal serta biaya hidup selama di kota. Sejalan dengan pilihan tersebut, penyediaan biaya sekolah saja masih sangat jauh memadai. Demikian pula hanya dengan pembebasan uang administrasi, seperti SPP. Karena itu, proyek pendidikan ini mengambil alih seluruh tanggung jawab orangtua terhadap anaknya, sekurang-kurangnya selama tiga tahun. Bukan sekadar tanggung jawab dalam rangka hanya sanggup memenuhi kebutuhan minimal, sebagaimana halnya anak-anak yang dipelihara di panti-panti
sosial. Proyek pendidikan ini memberi segala jaminan kualitas tinggi. Orangtua sama sekali tidak dibebani oleh biaya apa pun. Orangtua bisa memperoleh garansi atas pengasuhan anaknya dengan sangat baik, tanpa harus dikhawatirkan. Bisa dihitung, selama tiga tahun misalnya beban orangtua beralih dari keluarga ke proyek pendidikan ini. Dalam rangka mencapai kualitas ideal pendidikan yang ditawarkan, para siswa dididik secara holistik dalam sistem asrama, sistem persekolahan yang telah hilang dari masyarakat. Hal ini menunjukkan, pendidikan tidak hanya proses setengah hati yang berjalan di kelas-kelas tetapi merupakan proses holistik, sebagaimana kehidupan para calon pendekar di biara Shaoilin. Dengan sistem asrama, pendidikan hidup berjalan tiada henti selama 24 jam dalam asuhan para guru terpilih. Dengan demikian, para siswa melakoni hidup belajar holistik, bermakna, dan optimistik terhadap masa depan. Mereka belajar dalam tindakan nyata dan bukan belajar dalam paksaan formalisme sosial, di mana siswa sesungguhnya mengalami keterasingan seperti halnya kaum buruh menurut teori Karl Marx. Proyek pendidikan memang melewati tahap-tahap berliku. Mulai dari memilih siswa yang cerdas namun terancam putus sekolah karena lahir di keluarga miskin. Memastikan bahwa mereka memiliki harapan terhadap sekolah, memiliki daya juang dan daya saing, berani melawan kemiskinan dengan kekuatan mimpi dan harapannya, mendesain lembaga pendidikan yang menjadi “candradimuka” penuh kasih saya dan disiplin tinggi, jalan menuju masa depan yang jauh lebih menjanjikan daripada masa kini di keluarganya. Harapan ini sangat penting diyakini bahwa
masih ada pada calon siswa mengingat banyak sekolah yang tidak memupuk dan membina harapan apa pun atas masa depan para siswa. Tahap selanjutnya, memasukkan mereka di dalam sistem sekolah, membiayai seluruh kebutuhan hidupnya selama tiga tahun, menyediakan guru terbaik, mengembangkan pola asuh, dan memberi layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan mereka serta visi ideologis, termasuk mempersiapkan kehidupan mereka setelah tamat. Seluruh tahap ini harus dilakukan oleh tim kerja yang dibentuk sendiri oleh politisi. Ibarat membangun taman, sang perancang turun langsung menemukan aneka bibit tanaman untuk dibawa ke taman. Keberhasilan proyek ini yang secara angka politik sebenarnya tidak spektakuler karena kapasitasnya tergolong sangat terbatas, namun keberhasilannya menjadi gema yang luar biasa dan menyebar luas dalam waktu singkat. Perhatian publik tertuju kepadanya. Sang politisi menuai pujian. Gema inilah buah politik. Setelah bertahun-tahun, barulah masyarakat bisa menyaksikan sosok proyek politik ini. Sesuatu yang semula dirasa tidak mungkin, idealisme politisi ternyata sanggup mewujudkannya. Politisi memiliki segala daya sosial. Sayang sekali terlalu banyak politisi yang “keder” dan kurang berani mengambil risiko sosial. Kaum politisi merendahkan segala daya politik yang dimilikinya dengan hanya bermain di zona nyaman atau zona status quo. Artinya proyek politik kaum politisi pada umumnya kurang humanis, tidak bersentuhan dengan segi kemanusiaan. Karena itu proyek politik tidak berdampak terhadap perbaikan kualitas hidup sosial masyarakat. Dewasa ini, kaum politisi berhadapan dengan masyarakat yang cerdas, tidak cukup lagi bermain di zona nyaman. Masyarakat membutuhkan kaum politisi yang berani “bereksperimen” dan mengambil risiko ketika menyelenggarakan proyek politik. Proyek pendidikan kaum politisi merupakan satu pilihan proyek politik kemanusiaan dalam membangun infrastruktur sosial untuk mengimbangi proyek politik yang hanya berupa infrastruktur fisik. Penulis, Dosen Undiksha Singaraja, Bali
Suara Publik Guru Melawan Korupsi Lewat Tulisan SEBAGAI bangsa yang dikaruniai kekayaan alam melimpah, Indonesia memiliki potensi menjadi bangsa yang besar. Kekayaan alam yang ada bisa digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Namun, kondisi yang terjadi malah sebaliknya. Kekayaan yang seharusnya dinikmati rakyat malah hanya dinikmati segelintir orang. Banyak dari kekayaan itu yang dikorupsi, termasuk oleh petugas negara yang dipilih oleh rakyat. Korupsi yang semakin menjamur ke semua lapisan masyarakat harus diperangi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi garda terdepan dalam melawan korupsi. KPK melakukan berbagai upaya untuk tetap progres dalam memberantas korupsi, salah satunya dengan merangkul guru-guru dari seluruh Indonesia untuk ikut ambil bagian dalam memberantas korupsi. Diadakanlah kegiatan Teacher Super Camp 2016 dengan tema kegiatan “Guru Menulis Antikorupsi”. Di dalamnya terdapat berbagai kategori kegiatan; 1) Cerita Bergambar (Guru TK/PAUD/RA/SD Kelas 1-3); 2) Cerita Pendek Anak (Guru SD/MI Kelas 4-6); 3) Komik (Guru SD kls. 4-6, SMP/MTs/SMA/K/ MA); dan 4) Skenario film pendek remaja (Guru SMP/MTs/SMA/K/MA). Semua kategori harus mengandung konten antikorupsi dan mengangkat kearifan lokal. Dari ratusan karya guru-guru seluruh Indonesia yang masuk ke panitia, dipilihlah 50 karya terbaik untuk mengikuti workshop Teacher Super Camp 2016: Guru Menulis Antikorupsi di Bali. Workshop tersebut diadakan pada tanggal 31 Oktober-4 November 2016.
Oleh Aldi Yudawan 50 karya tersebut terdiri dari delapan cerita bergambar dan cerita pendek anak, 18 komik, dan 16 skenario film pendek. Karya-karya tersebut merupakan buah tangan guru dari Sabang sampai Merauke. Pada hari pertama, acara diawali dengan seminar panel yang dibuka langsung oleh Komisioner KPK, Laode M. Syarif. Pemateri yang hadir adalah Totok Suprayitno dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Laode M. Syafir dari KPK, Prof. Dr. Arief Rahman Hakim, praktisi pendidikan, dan Made Taro, budayawan Bali. Korupsi merupakan musuh bersama yang harus diberantas. Benih-benihnya harus dihilangkan sejak dini. Laode berpendapat bahwa sekolah merupakan tempat yang ideal untuk mengajarkan pendidikan antikorupsi. Dia mengatakan bahwa dirinya pun belajar antikorupsi dari guru-gurunya di sekolah. Guru mengajarkan sekaligus menjadi contoh perilaku antikorupsi. Sementara Totok mengatakan bahwa antikorupsi memang perlu diintegrasikan ke dalam pendidikan di sekolah. Pihak kemendikbud sedang menyusun kontennya agar tepat sasaran. Antikorupsi nantinya akan terintegrasi dan terkandung dalam setiap mata pelajaran di sekolah. Antikorupsi merupakan gabungan dari beberapa karakter. Prof. Arief Rahman menambahkan bahwa terdapat empat nilai karakter yang harus dikuatkan untuk anti-
korupsi, yaitu nilai karakter dengan Tuhan, dengan diri sendiri, dengan sesama dan lingkungan, dan nilai karakter kebangsaan. Empat nilai karakter dapat dibangun melalui sikap disiplin, kemartabatan (honour), dan struktur (hierarchy) yang tepat. Beliau menekankan perlunya guru meningkatkan mutu agar menjadi pilar dalam membangun budaya antikorupsi. Sebenarnya nilai-nilai antikorupsi sudah ditanamkan para pendahulu kita, termasuk di Bali yang mengajarkan nilai antikorupsi sejak dini. Dalam budaya lokal Bali, nilainilai antikorupsi ditanamkan melalui lagulagu, cerita, dan permainan. Made Taro menyebutkan bahwa banyak lagu, cerita yang didongengkan, dan permainan daerah. Hari-hari selanjutnya, para peserta diberikan materi tentang KPK, kepenulisan, penguatan pendidikan karakter di sekolah, setiap kategori lomba secara umum maupun khusus setiap kategori, dan bagaimana menyusun rencana pembelajaran yang menyenangkan dan mengandung nilai-nilai antikorupsi.Para peserta sungguh mendapatkan ilmu dan pengalaman yang luar biasa. Fasilitas yang disediakan pun sangan menunjang sehingga menambah kenyamanan. Ditambah para mentor yang kompeten di bidangnya seperti Achi TM dalam kategori skenario film pendek, Sweta Kartika di komik, Beni Rhamdani di cerita bergambar, dan Eva Y. Nukman di cerita pendek anak, membuat para peserta lebih bersemangat dalam merampungkan karya masing-masing. Penulis, guru IPA tinggal di Bogor, Jawa Barat
POJOK Pansus LPD DPRD Bali pertanyakan pengelolaan dana LP LPD. - Pertanyakan juga kinerjanya. *** Rencananya hari ini Polri melakukan gelar perkara kasus Ahok. - Jangan ada yang merasa dikorbankan. *** Perluas pasar UMKM, Pemkab Badung gelar pameran. - Siapkan pula subsidinya.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
MEMBELUDAK Pengunjung keluarga pasien membeludak di loket pendaftaran RS Mangusada Kapal, Badung, Senin (14/11) kemarin. Pemkab Badung berupaya meningkatkan pelayanan.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/adhi
Selasa Wage, 15 November 2016
Figur
Hukum Internasional
BEREDARNYA foto perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Turki dengan para peserta aksi demo damai pada tanggal 4 November 2016 membuat situasi hubungan diplomatik Indonesia dan Turki jadi perbincangan hangat. Dengan kejadian tersebut seakan-akan perwakilan dari Kedubes Turki merestui dan menduBali Post/win kung aksi demo damai berkenaan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang dilakukan oleh para demonstran. “Melihat kondisi tersebut, pihak Kedubes Turki di Jakarta segera mengambil langkah untuk mengklarifikasi insiden tersebut melalui website Kedubes mereka yang menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar dan pihaknya tidak ikut campur urusan domestik dari Indonesia,” ujar praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Senin (14/11) kemarin. Dalam hukum internasional khususnya hukum diplomatik, dikatakan jika pemerintah Indonesia memanggil dan meminta penjelasan pihak Kedubes Turki berkaitan dengan hal tersebut sangat diperbolehkan dan tidak melanggar hukum internasional. “Jika seandainya ada negara lain ikut campur dalam urusan dalam negeri Pemerintah Indonesia, perwakilan diplomatiknya dapat dipersona non-gratakan atau penolakan terhadap perwakilan diplomatiknya. Pemerintah berhak melakukan itu, jika di dalam menjalankan tugasnya terdapat perwakilan diplomatiknya melakukan tindakan yang dilarang dalam Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik,” jelas calon kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta ini. (win)
Pengeroyok Polisi Dites Narkoba dan Alkohol
Denpasar (Bali Post) Penyidik Sat. Reskrim Polresta Denpasar mendalami pemeriksaan pengeroyok dan penusukan sopir Dir. Sabhara Polda Bali, Bripda I Putu Agus Adnyana. Saat ini, penyidik mengajukan surat tes narkoba dan alkohol terhadap anggota salah satu ormas di Bali, tersangka IBRW (25), IBKK (34), dan WS (51) ke Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar. Selain itu, pakaian para tersangka tak luput dari pemeriksaan labfor. “Ya, sedang dilakukan pendalaman itu,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhad H. Nainggolan Senin (14/11) kemarin. Selain itu, lanjut Reinhard, pimpinannya secara tegas memerintahkan memproses kasus itu lebih dalam. Selain itu tidak ada penangguhan penahanan terhadap para tersangka. Tujuannya supaya ada efek jera dan tidak ada lagi jatuh korban akibat ulah anggota ormas. “Perintahnya seperti itu. Jangan sampai kasus seperti itu terus berulang. Polisi saja berani dibegitukan (dikeroyok -red), apalagi masyarakat. Ini pembelajaran bagi ormas lainnya,” tegas perwira asal Sumatera Utara ini. Selain itu, penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi-saksi, termasuk Babinkamtibmas saat kejadian akan dimintai keterangan. Sebelumnya, kericuhan terjadi di depan Puri Pemayun di Jalan WR Supratman, Kesiman, Denpasar Timur, Kamis (10/11) lalu. Sopir Dir. Sabhara Polda Bali, Bripda I Putu Agus Adnyana (20) dikeroyok dan ditusuk tiga anggota salah satu ormas. Akibat tusukan di bagian belakang leher, korban sempat kritis dan langsung dirawat di rumah sakit. Terkait kasus itu, tiga tersangka berinisial IBRW (25), IBKK (34), dan WS (51) diamankan di Jalan Akasia, Denpasar. Tersangka IBRW mengaku menendang mobil dan memukul muka korban, IBKK yang menusuk leher korban pakai pisau lipat, dan WS memecahkan kaca mobil korban pakai paving. (kmb36)
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Dua Tahun Tak Ekspor Lobster
7
Nelayan Mengadu ke DPRD Bali Denpasar (Bali Post) -
Para nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Nelayan Bali tak henti-hentinya memperjuangkan nasib mereka. Utamanya terkait pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.01/KP/2015 tentang pembatasan penangkapan lobster dengan ukuran 300 gram ke bawah. Sementara di Bali banyak hidup lobster pasir yang rata-rata berukuran 100-200 gram. “Bali ini spesial lobster pasir, 80 gram sudah bertelur dan hasil kajian IPB dengan Badan Riset dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2015, kita belum overfishing juga. Oleh karena itu, untuk kesejahteraan rakyat kami berjuang bagaimana agar bisa kembali ekspor untuk ukuran lobster yang 100 gram ke atas sehingga kesejahteraan nelayan bisa terjamin,” ujar Ketua Paguyuban Nelayan Bali, Ketut Arsana Yasa, saat mengadu ke DPRD Bali bersama puluhan nelayan, Senin (14/11) kemarin. Arsana menambahkan, 90% hasil tangkapan lobster nelayan
Bali berjenis lobster pasir. Lobster yang utamanya diekspor ke Taiwan dan Cina ini juga mempunyai rasa paling enak dan bernilai jual tinggi. Namun 83%nya berukuran 100-200 gram, sehingga membuat nelayan mati karena tidak bisa menangkap dan mengekspor sesuai isi Permen KP No.01/KP/2015. “Negara tetangga seperti Vietman, Malaysia, dan Thailand tidak memberlakukan aturan seperti Permen KP itu, sehingga harga yang mahal di daerah tujuan ekspor itu dinikmati oleh negara luar. Potensi penyelundupan lobster Indonesia khususnya jenis
pasir ke Vietnam dan Thailand sudah terjadi,” imbuh pria yang akrab disapa Pak Sadam ini. Bila melihat data Dinas Perikanan dan Kelautan Bali, lanjut Arsana, ekspor lobster Bali memang tidak menurun secara signifikan akibat adanya Permen KP. Hal itu karena setelah ditelusuri ke Balai Karantina, lobster yang diekspor lewat Bandara Internasional Ngurah Rai ternyata bukan dari Bali. Melainkan dari NTB, NTT, bahkan Papua yang kemudian diberangkatkan ke negara tujuan ekspor. “Hasil tangkapan nelayan
yang lagi 17% (yang memenuhi size pemasaran, red) itu dikumpulkan di Jakarta. Dari sana, baru dikirim ke negara tujuan. Jadi, sebenarnya lobster asli Bali itu tidak ada yang diekspor ke luar dari Bandara Ngurah Rai sejak Permen KP ini dua tahun berlaku. Itu bukti bahwa nelayan kita sudah mati,” jelasnya. Arsana berharap DPRD Bali menindaklanjuti ke Gubernur maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan agar lobster pasir yang tidak bisa diekspor dapat dipasarkan di pasar lokal Bali. Terlebih, lobster pasir sangat dibutuhkan oleh sektor pariwisata. Di samping meminta pula agar Permen KP No.01/KP/2015 direvisi. Di sisi lain, pihaknya meminta agar Kapolda Bali tidak melakukan penangkapan atau proses hukum terhadap nelayan lobster dan nelayan kepiting.
“Di Tabanan kemarin, semua gudang penyimpanan lobster didatangi dan diperiksa aparat keamanan, Pol. Air, termasuk nelayan dan pengepul lobster sehingga menimbulkan rasa takut. Berikanlah kenyamanan kami bermasyarakat dan kami semua berkelakuan baik, memiliki identitas nelayan jadi bukan illegal fishing,” tandasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama mengatakan sesegera mungkin berkoordinasi dengan Gubernur. Termasuk berjanji untuk mengeluarkan kebijakan supaya lobster pasir bisa dipasarkan di Bali untuk menghidupi para nelayan. Untuk memunculkan rasa nyaman kepada para nelayan, Kapolda Bali juga akan diajak berkoordinasi supaya memoratorium petugasnya turun ke lapangan. (kmb32)
Pilkada Buleleng
Tahapan Tetap Berjalan walaupun Masih Ada Banding
Bali Post/rah
PIODALAN - Bertepan dengan Rahina Purnama, Senin (14/11) kemarin, berlangsung piodalan di Pura Koramil 1611-01/Denpasar Timur (Dentim). Danramil Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra (paling kiri) bersama Kapolsek Dentim Kompol Gede Redastra dan Kasdim 1611/Badung Mayor CZI Dedi Heryadi bersama jajarannya hadir pada piodalan tersebut. Selain Denpasar Timur, Koramil beralamat di Jalan Melati, Denpasar ini juga mewilayahi Denpasar Utara.
Dewan Bahas Anggaran Pilgub
Usulan Mendekati Rp 500 Miliar Denpasar (Bali Post) Komisi I DPRD Bali merapatkan sejumlah stakeholder untuk membicarakan masalah anggaran Pilgub Bali 2018, antara lain mengundang KPU Bali, Bawaslu Bali, serta Polda Bali di Ruang Banmus DPRD Bali, Senin (14/11) kemarin. Secara keseluruhan, usulan anggaran Pilgub Bali yang dirancang multiyears mendekati Rp 500 miliar. “Sudah hampir mendekati angka Rp 500 miliar, totalnya. Karena dana besar, tidak mungkin bisa sekalian akan dianggarkan. Jadi mungkin nanti teman-teman di Banggar akan menghitung berapa nanti bisa masuk di induk dulu sesuai dengan tahapan pemilihan gubernur nanti. Berapa nanti di induk 2017, berapa nanti di perubahan 2017, termasuk juga nanti di induk 2018 sehingga nanti bisa ter-cover,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya. Tama merinci, KPU Bali mengusulkan Rp 254 miliar lebih, Bawaslu Bali Rp 57 miliar, Polda Bali Rp 157 miliar lebih, dan Korem sekitar Rp 4,5 miliar. Khusus dana pengamanan melibatkan Polda Bali dan Korem akan dibahas lagi karena per-
Bali Post/kmb23
PILGUB - KPU Provinsi Bali, Senin (14/11) kemarin, menyampaikan paparan terkait kesiapan pelaksanaan Pilgub Bali, saat melakukan pertemuan dengan pihak DPRD Bali. wakilan dari Korem tidak ada yang menghadiri rapat kemarin. Pihaknya tidak ingin anggaran untuk Polda dan Korem sampai terlalu timpang. “Dari Polda Rp 157 miliar lebih dari tahap awal persiapan Pilkada sampai akhir, kalau tidak salah ada 11 item kegiatan. Kalau Korem sekitar Rp 4,5 miliar. Itu kan jauh, nanti kita akan lihat detailnya khusus pengamanan,” jelas Politisi PDI Perjuangan ini. Tama melanjutkan, Pilgub
Bali juga dibarengi dengan Pilkada Gianyar dan Pilkada Klungkung. Oleh karena itu, pihaknya juga mengoordinasikan soal sharing anggaran. “Apakah nanti akan menambah beban di provinsi atau bisa sharing dengan kabupaten. Ini yang perlu kita segera mendapat jawaban. Bawaslu tadi yang belum jelas dari kabupaten/kota, kalau KPU sudah merancang bahwa provinsi yang akan meng-cover untuk Pilkada dua kabupaten,” paparnya. (kmb32)
Denpasar (Bali Post) Tahapan Pilkada Buleleng akan tetap berjalan sebagaimana yang sudah ditentukan. Kendati, bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-I Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) masih tidak puas dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) di Surabaya. Upaya banding dilakukan setelah Paket Surya kembali dinyatakan kekurangan 47 dukungan sesuai hasil virtual ulang di lima wilayah. “KPU menghormati proses hukum itu, karena memang menjadi hak dari peserta dan kita akan mengikuti proses itu. Kita berharap memang segera ada penyelesaian yang baik, yang demokratis yang bisa diterima oleh semua pihak,” ujar Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, saat ditemui di Denpasar, Senin (14/11) kemarin. Raka Sandi menambahkan, pihaknya akan menunggu putusan PT-TUN atas banding Paket Surya. Sengketa Pilkada Buleleng ini diharapkan bisa diputuskan secara objektif dan jernih sesuai dengan mekanisme atau ketentuan yang ada. Bila PT-TUN mengabulkan banding, maka KPU wajib untuk melaksanakan putusan pengadilan itu. “Saya melihat, kalau dalam proses sengketa selama ini di Panwas Kabupaten Buleleng, itu kan ada tuntutan verifikasi ulang yang saya tangkap setidaknya mereka menuntut ada 14 desa, kemudian yang dikabulkan adalah lima. Saya tidak tahu, karena kami juga belum menerima salinan gugatan mereka ke PT-TUN. Jadi, kita tunggu,” imbuhnya. Menurut Raka Sandi, ada proses yang harus dilakukan jika PT-TUN memerintahkan KPU untuk melakukan verifikasi lagi. Paket Surya tetap harus memenuhi syarat minimal dukungan yang ditentukan untuk bisa ditetapkan menjadi pasangan calon. Namun bila putusan PTTUN ternyata sebaliknya yakni menolak banding Paket Surya, pihaknya akan melakukan me-
kanisme yang sudah ada. “Memang sesuai putusan KPU Buleleng yang ditetapkan sebagai pasangan calon tetap adalah baru satu paslon, tapi paslon yang lain masih melakukan upaya hukum. Jadi, nanti kita lihat, semua ada mekanismenya baik paslon lebih dari satu, maupun jika hanya ada satu paslon. Cuma memang untuk satu paslon ini harus kita intensif berkoordinasi karena sebagian regulasi juga harus kita pelajari karena ini satu pengalaman baru bukan hanya di Bali tapi juga di Indonesia,” paparnya seraya meminta seluruh elemen masyarakat di Buleleng sama-sama berkomitmen untuk menjaga proses demokrasi ini berjalan dengan baik, serta tetap dalam suasana kondusif dan damai. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mendukung Paket Surya mengajukan banding ke PT-TUN dan melaporkan ke DKPP karena sejak awal sudah menduga rekomendasi Panwas Buleleng hanyalah jebakan batman. Dua dari lima desa yang direkomendasi untuk virtual ulang yakni Gerokgak dan Banjar Jawa diyakini sudah dikunci. “Semua laporan Surya atas situasi dan kondisi yang terjadi di dua desa itu, pasti direspons dengan teori buying time sampai dengan waktu maksimal sehingga pada akhirnya Surya tidak punya waktu lagi. Dengan kredibilitas DKPP dan Hakim PT-TUN, kami berharap penyelamatan demokrasi dan keadilan untuk Surya bisa ditegakkan,” ujarnya. (kmb32)
“KPU menghormati proses hukum itu, karena memang menjadi hak dari peserta dan kita akan mengikuti proses itu. Kita berharap memang segera ada penyelesaian yang baik, yang demokratis yang bisa diterima oleh semua pihak”. Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi
Sepekan, Empat Pelaku Curanmor Ditangkap
Bali Post/ist
DITANGKAP - Tersangka Herman Lorensius asal NTT saat ditangkap tim Resmob Polresta Denpasar.
Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar terus memburu pencuri motor yang beraksi di Denpasar, bahkan pengejaran dilakukan hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur. Alhasil, dalam sepekan tim tersebut menangkap empat tersangka yaitu Sirajuddin (35), Arling Yudi Pratama alias Yudi (31), Soiman Fidriansyah alias Dopir, dan Herman Lorensius (28). “Saat petugas mendatangi tempat tinggalnya di Jalan Palapa XI Gang Casanemo, Denpasar, tersangka Sirajuddin sembunyi di kamar mandi,” kata sumber di Polresta Denpasar, Senin (14/11) kemarin. Terungkapnya kasus itu, lanjut sumber, berawal dari laporan curanmor di Jalan Serma Made Pil Gang II, Denpasar. Hasil penyelidikan
oleh tim yang dipimpin Kanit I Iptu Sulhadi berhasil mengantongi identitas tersangka. Selanjutnya, polisi mencari tersangka asal Wawonduru, Dompu, NTB, ke tempat kosnya di Jalan Palapa XI Gang Casanemo, Denpasar. Tersangka tak berkutik saat ditangkap ketika sembunyi di kamar mandi. Barang bukti yang diamankan BlackBerry dan sepeda motor Honda Supra. Tersangka mengaku beraksi bersama iparnya berinisial Ad alias Adi. Selanjutnya, motor curian itu dijual kepada kerabatnya di NTB seharga Rp 4,8 juta. “Tersangka Sirajuddin dapat bagian Rp 3,8 juga, sementara Ad Rp 1 juta. Uang tersebut dipakai biaya hidup sehari-hari. Anggota masih koordinasi dengan Polres Dumpu untuk mencari
barang bukti dan Ad masuk DPO,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Sementara tersangka Arling dan Soiman dibekuk di Dusun Krajan Barat, Sesa Segobang, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (12/11) pukul 21.30 WIB. Komplotan maling mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik Kade Juni Astriniwati di Jalan Tuka Yeh Aya, Denpasar Selatan. Tim bentukan Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo ini, langsung memburu kedua tersangka ke Banyuwangi berdasarkan keterangan saksi. Selanjutnya, tim Resmob menggerebek tersangka di rumahnya. Saat ditangkap mereka sedang tidur. Kepada petugas, tersangka mengaku awalnya melihat kunci kamar kos korban, lalu diambil dan dibuatkan kunci duplikat. Dua bulan
kemudian, mereka mengambil HP, BPKB, dan kunci sepeda motor. Selanjutnya membawa kabur motor milik korban. “Motor tersebut sudah dijual. Berhubung motor itu dijual ada BPKB-nya dikira bukan curian. Pembeli motor itu mencari alamat korban di Negara dan barang bukti langsung diamankan,” ujarnya. Pencuri motor terakhir yang ditangkap yaitu Herman Lorensius asal NTT, Minggu (13/11) lalu. Awalnya, anggota Resmob mendapat informasi di Jalan Gunung Resimuka Barat, Monang Maning, Denpasar Denpasar, ada sekumpulan orang Sumba sedang pesta miras. Salah satunya tersangka Lorensius dan langsung ditangkap. Saat diinterogasi, tersangka mengakui mencuri sepeda motor milik Mohammad Rifai (45) di
Jalan Pulau Adi Gang Ujung, Denpasar, Minggu (6/11) lalu. Saat itu, motor korban diparkir di dalam proyek dalam keadaan kunci nyantol. Selanjutnya, tersangka mengganti pelat motor asli dengan DK 7308 IO (palsu). Sedangkan pelat aslinya dibuang di Pulau Serangan, Denpasar. Tersangka minta tolong kepada temannya, Dominggus untuk mencarikan tempat gadai dan diantar ke RM (21) di Jalan Tukad Bilok, Denpasar. Motor curian itu digadai Rp 800 ribu dan uang tersebut dipakai pesta miras. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhad H. Nainggolan, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menangkap empat pencuri motor tersebut. Ia menambahkan tersangka sudah ditahan dan kasusnya masih didalami. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Wage, 15 November 2016
SOSOK
Bali Post/sos
BANGUNAN - Bangunan di lingkungan Kota Bangli. Ranperda RDTR dinilai mendesak untuk dibahas agar penataan ruang Bangli ke depan bisa lebih baik.
Ranperda RDTR Belum Diajukan ke Dewan Bali Post/sos
Bina Generasi Muda SENI pertunjukan cukup banyak berkembang di Kabupaten Bangli. Fungsinya tak hanya sebagai hiburan pada waktu-waktu tertentu, tetapi juga pelengkap upacara agama. Seiring perkembangan zaman, masyarakat yang berkecimpung seni pertunjukan semakin sedikit. Untuk itu pemerintah dinilai perlu melakukan pembinaan secara berkelanjutan. ‘’Saya perhatikan, potensi seni-budaya di Bangli cukup banyak. Tapi belakangan yang menggeluti semakin sedikit. Ini harus diperhatikan oleh pemerintah. Pembinaan kepada generasi muda perlu lebih maksimal,’’ tegas anggota DPRD Bangli, I Wayan Subagan, Senin (14/11) kemarin. Guna membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda untuk menggeluti hal berbau kearifan lokal, Pemkab juga perlu memberikan wadah untuk berekspresi, salah satunya dalam kegiatan ulang tahun kabupaten. ‘’Selama ini acara saat ulang tahun terkesan monoton. Coba libatkan generasi muda, minta mementaskan atraksi, pasti keinginannya untuk belajar akan semakin tinggi,’’ ujarnya. Politisi PDI-P ini juga mengatakan selain dalam bentuk seni pertunjukan, pemahanan generasi muda terhadap banten juga semakin menipis. Jika memerlukan, mereka lebih banyak membeli. Hal ini secara tidak langsung akan menyebabkan warisan leluhur lambat laun semakin pudar. ‘’Sekarang pemahaman untuk buat banten juga semakin kurang. Ini perlu dibina. Libatkan sejumlah serati,’’ pungkasnya. (sos)
Pemkab Dituding Kurang Serius Tata Pembangunan
Bangli (Bali Post) -
Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) belum juga diajukan pemkab ke legislatif. Padahal penyusunannya sudah berlangsung sejak tahun lalu. Hal ini dipertanyakan anggota Komisi III DPRD Bangli I Made Sudiasa. Pemkab pun dituding kurang serius dalam mengatur tata ruang daerah. Dikatakan Sudiasa, Senin (14/11) kemarin, pembangunan terutama di lingkungan kota beberapa tahun belakangan berkembang cukup pesat. Tak hanya berupa tempat tinggal tetapi juga untuk usaha. Akan tetapi, berdasarkan pengamatannya, penataan ruang terkesan tak mendapatkan perhatian dari pemkab. Keberadaan bangunan seperti tak tertata dan pada akhirnya menimbulkan kesan semrawut. Supaya tak terus berlanjut, itu
perlu disikapi dengan Perda RDTR yang merupakan turunan Perda RTRW. ‘’Nah, RDTR itu yang belum ada sampai sekarang. Katanya proses membuat ranperdanya sudah sejak tahun lalu, tetapi sampai saat ini belum ada diusulkan untuk dibahas. Gimana itu?,’’ ujarnya. Terkait belum adanya usulan pembahasan ranperda RDTR, politisi Demokrat ini menuding perhatian pemkab dalam mengatur tata ruang daerah kurang serius. Jika itu terus
berlanjut, dikhawatirkan tata ruang kota ke depan semakin buruk. ‘’RDTR itu harus secepatnya ada. Sebelum pembangunan semakin banyak. Kalau terus ditunda-tunda, nanti malah jadi sulit melakukan penataan. Tak hanya di kota, daerah Kintamani bisa juga seperti itu,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal (Bappeda-PM) Bangli, I Nyoman Widiana, mengatakan, Ranper-
untuk Kecamatan Bangli yang mencakup Kelurahan Kawan, Kelurahan Cempaga, Kelurahan Bebalang dan Kelurahan Kubu. ‘’Tahun ini baru satu kecamatan saja. Karena pembangunannya paling pesat,’’ katanya. Sementara untuk Kecamatan Kintamani, Susut dan Tembuku direncanakan tersentuh tahun selanjutnya dan dilakukan secara bertahap. Anggaran yang dihabiskan dalam pembuatan RDTR sekitar Rp 45 juta untuk pengadaan Peta Citra, dan sekitar Rp 45 juta untuk review. ‘’Anggaran yang diperlukan juga cukup besar. Itu juga menjadi pertimbangan untuk membuatnya,’’ pungkasnya. (kmb45)
Cuaca Buruk, Serangan Hama Dikhawatirkan Meluas
Petani Serokadan Terpaksa Lewati Pinggir Jurang
Bangli (Bali Post) Sejumlah petani Banjar Serokadan, Desa Abuan, yang memiliki lahan pertanian di Subak Gonjan, Desa Apuan, Susut, selama ini terpaksa harus melintasi pinggiran jurang untuk mencapai lahan garapannya. Hal ini dikarenakan tidak adanya akses yang memadai yang bisa dilalui warga ke subak tersebut. Salah seorang warga Banjar Serokadan, Ketut Artana, Senin (14/11) kemarin, mengungkapkan satu-satunya akses jalan yang selama ini bisa dilalui warga untuk menuju Subak Gonjan kondisinya cukup membahayakan. Akses jalan yang berupa jalan setapak tersebut berada di pinggiran jurang yang cukup dalam. Tak hanya itu, badan jurang di bagian tengahnya membentuk goa sehingga dikhawatirkan longsor. ‘’Itu satu-satunya jalan terdekat untuk menuju Subak Gonjan. Kalau muter ke Apuan bisa, tapi jaraknya cukup jauh,’’ terangnya. Dikatakannya, jalan yang berada di sebelah barat Pura Dalem Pingit Serokadan tersebut akan menjadi sangat licin saat musim hujan tiba. Kondisi tersebut cukup membuat petani kesulitan melintas apalagi kondisi jalannya yang menurun. Saat ini sedikitnya ada sekitar sepuluh kepala keluarga (KK) warga Banjar Serokadan pemilik lahan pertanian di Subak Gonjan yang sering melintasi jalan tersebut. Atas kondisi ini Artana pun berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada petani. Dirinya meminta instansi terkait dalam hal ini Dinas P3 bisa turun melihat kondisi tersebut. ‘’Harapan kami agar instansi terkait bisa turun melihat kondisi tersebut dan ke depan dapat memberikan bantuan akses jalan yang memadai. Kasihan petaninya harus jalan di pinggir tebing,’’ harapnya. (kmb40)
da RDTR sudah tuntas disusun. Hanya saja pengajuannya ke legislatif untuk dibahas belum bisa dilaksanakan tahun ini lantaran masih menyesuaikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru. Dari segi waktu juga dirasa tidak memungkinkan diajukan. Sebab menjelang akhir tahun ini ada pembahasan APBD 2017. ‘’Untuk ranperda belum diajukan karena ada perubahan SOTK, nanti itu ditangani Dinas PU. Ini akan dikoordikasikan secepatnya. Tahun depan (2017red) siap untuk akan diajukan dan siap dibahas,’’ ucapnya. Ranperda RDTR, kata mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli ini baru sebatas
Bali Post/ina
PASAR - Pasar Yangapi yang kini mati suri.
Warga Tembuku Berharap Pasar Yangapi Tak Berubah Fungsi Bangli (Bali Post) Keinginan Bupati Bangli mengubah Pasar Amerta Gunung Sari atau yang lebih dikenal dengan nama Pasar Yangapi menjadi pasar agro nampaknya belum bisa diwujudkan di tahun 2017. Sebab sesuai hasil pertemuan yang dilakukan tim dari Disperindag bersama para perbekel dan kadus di Kantor Camat Tembuku, sebagian besar masyarakat masih menginginkan Pasar Yangapi tetap dijadikan pasar tradisional. Selain menjual kebutuhan pokok, masyarakat juga berharap pasar yang kini mati suri tersebut juga dapat menjual hasil ternak selain sapi. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli, Nengah Sudibya, saat ditemui, Senin (4/11) kemarin, menjelaskan untuk menindaklanjuti rencana Bupati Bangli mengubah Pasar Yangapi
menjadi pasar agro, pihaknya bersama tim yang terdiri dari beberapa instansi terkait sudah melakukan sejumlah kegiatan. Selain menggelar rapat, pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan para perbekel dan kadus se-Kecamatan Tembuku di kantor Camat Tembuku. Dalam sosialisasi yang dilakukannya sekitar sebulan lalu itu, pihaknya mendapatkan masukan agar Pasar Yangapi tetap dijadikan sebagai pasar tradisional. ‘’Masyarakat masih menginginkan agar Pasar Yangapi menjadi pasar tradisional. Di samping menjual kebutuhan pokok seperti yang sudah ada sekarang, masyarakat juga berharap agar di pasar tersebut ada penambahan menjual hasil ternak seperti ayam, babi,’’ terangnya. Sudibya mengakui bahwa masyarakat di wilayah Kecamatan Tembuku selama ini memang
kebanyakan menghasilkan ternak, salah satunya ayam. Hanya sedikit yang menghasilkan buah-buahan. Kendati demikian pihaknya tetap berupaya mengarahkan secara perlahan agar Pasar Yangapi yang dibangun saat era pemerintahan Bupati Ida Bagus Ladip tersebut bisa menjadi pasar agro. ‘’Tetap kita upayakan. Semuanya butuh proses,’’ ujarnya. Disinggung mengenai rencana renovasi dan penataan pasar lainnya, salah satunya ruko di Pasar Kidul, pejabat asal Desa Penglipuran ini mengatakan hal itu akan direalisasikan di APBD induk 2017. Anggaran yang disiapkan senilai Rp 7 miliar. Selain ruko di Pasar Kidul, pihaknya tahun depan juga akan menata Pasar Kayuambua. ‘’Untuk Pasar Kintamani kita akan tata tahun 2018. Kita akan perbaiki jalan dan parkirnya,’’ kata Sudibya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Ratusan hektar tanaman padi yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangli terancam terserang penyakit. Hal tersebut disebabkan meningkatnya kelembapan sebagai imbas cuaca buruk yang belakangan ini berlangsung. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli, Ni Wayan Manik, menyebutkan, sejak September lalu, cuaca buruk kerap melanda wilayah Bangli. Hal tersebut menyebabkan kelembapan lingkungan semakin meningkat. Kondisi yang demikian memicu munculnya penyakit, salah satunya belas. Berdasarkan data Oktober, padi yang terserang penyakit itu mencapai 9,2 hektar yang tersebar di seluruh kecamatan. Namun, sesuai pengamatannya, penyakit itu berpotensi meluas ke lahan sekitarnya. ‘’Sampai saat ini masih ada ratusan hektar padi yang terancam terserang penyakit itu. Itu imbas dari padi yang sudah terserang sebelumnya,’’ katanya didampingi Kasi Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, I Wayan Sentana. Selain penyakit, ancaman
serangan hama tikus juga masih menghantui lahan pertanian. Lokasinya, yakni 36 hektar di Kecamatan Tembuku dan 28 hektar di Kecamatan Bangli. ‘’Sebelumnya juga ada serangan hama keong di Subak Mengani, Kintamani,’’ sebutnya. Mengatasi itu, Manik menyebutkan salah satunya bisa dengan pembasmian secara massal dan serempak khususnya pada subak yang berdekatan. Selain itu, pola penanaman padi juga harus diperbaiki dalam artian tidak dilakukan secara terusmenerus. ‘’Gerakan massal ini bisa jadi salah satu cara. Tetapi sayangnya tak semua petani mau seperti itu,’’ ujarnya. Khusus serangan hama pada pertanian kering, dia mengakui masih berlangsung, terutama pada jeruk. Hamanya berupa lalat buah. Mengantisipasi serangan hama, selain melakukan gerakan pembasmian massal, petani juga telah diminta menerapkan cara lain, salah satunya dengan menfaatkan petrogenol. ‘’Ini sudah berkali-kali kami sampaikan saat pembinaan. Tapi petani masih ada yang enggan mencoba. Ada saja alasannya,’’ pungkasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
MEMBASMI HAMA - Jajaran Dinas P3 Bangli sedang membasmi hama secara massal beberapa waktu lalu.
Tambah Rambu Lalin
Dishubkominfo Minta Masyarakat Patuhi Aturan
Bali Post/ina
RAMBU LALIN - Salah satu rambu lalin yang baru dipasang Dishubkominfo di Jalan Brigjen Ngurah Rai.
Bangli (Bali Post) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli menambah puluhan rambu lalu lintas (lalin) di sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Bangli. Pemasangan puluhan rambu ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus memenuhi kekurangan rambu saat penilaian lomba Wahana Tata Nugraha (WTN). Dengan penambahan rambu lalu lintas ini, masyarakat pun kembali diimbau untuk menaati rambu yang ada demi keselamatan bersama di jalan raya. Kepala Dishubkominfo
Bangli, Gede Arta, Senin (14/11) kemarin, mengatakan total jumlah rambu yang dipasang mencapai puluhan. Rambu lalin berupa larangan parkir dan tanda larangan lainnya tersebut diadakan melalui dana alokasi dana khusus (DAK) senilai Rp 200 juta lebih. Selain di wilayah Kota Bangli, pihaknya juga mengaku melakukan pemasangan rambu lalu lintas di tiga wilayah kecamatan lainnya. ‘’Kita juga pasang beberapa di Kintamani, Susut dan Tembuku,’’ terangnya. Dijelaskan Gede Arta, rambu lalin yang dipasang saat ini sedikit berbeda den-
gan rambu yang dipasang sebelumnya. Rambu sekarang bentuknya memanjang dan mengarah ke jalan raya, sedangkan rambu sebelumnya dipasang satu per satu di telajakan. Alasan pemasangan rambu lalin model sekarang agar keberadaannya tak sampai membuat kawasan sekitarnya semrawut. ‘’Agar tidak terlalu ramai, tulisannya pun ditambah dengan sampai rambu berikutnya,’’ jelasnya. Ditambahkan Gede Arta, meski saat ini rambu lalin tersebut sudah dipasang namun pihaknya belum akan menindak pengguna jalan yang kedapatan melanggar.
Pihaknya saat ini masih melakukan sosialisasi dan pembinaan selama sebulan kepada masyarakat. Jika sudah lewat dari sebulan, tetapi masih ada pengguna jalan yang melanggar, barulah akan ditindak tegas. Penindakan akan dilakukan bersama aparat kepolisian dari Satlantas Polres Bangli. ‘’Kita imbau kepada masyarakat untuk bersama-sama lebih disiplin dan menaati rambu lalu lintas yang ada demi keselamatan bersama. Tanpa kesadaran masyarakat, keberadaan rambu yang kita pasang tidak ada artinya,’’ kata Arta. (kmb40)
GIANYAR
Selasa Wage, 15 November 2016
9
Aji Wijayanto Masih Buron Gianyar (Bali Post) Genap sebulan pascakabur dari sel Polsek Ubud, keberadaan Aji Wijayanto (21) belum juga mampu dideteksi aparat kepolisian. Padahal, brosur DPO (Daftar Pencarian Orang) dengan foto yang bersangkutan sudah disebar. Selain itu, sepeda motor anggota Bhabinkamtibmas Desa Peliatan yang dilarikan oleh pelaku juga belum terdeteksi. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Senin (14/11) kemarin, mengatakan bahwa tim khusus dari jajaran kepolisian masih bergerak di lapangan memburu pelaku asal Jawa ini. Tidak hanya di Bali, pengejaran juga dilakukan di wilayah Jawa, Lombak, serta daerah berpotensi lainnya. ‘’Polisi masih tetap mencari keberadaan Aji. Rekan dari polsek lain juga bergabung dengan kami. Yang jelas, pengejaran masih kita lakukan,’’ ucapnya. Dikatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di luar Polda Bali guna mempercepat pencarian pelaku. Namun hingga kini usaha tersebut memang belum membuahkan hasil. ‘’Mohon doanya semoga lekas terungkap keberadaan Aji,’’ katanya. (kmb35)
Soal Beda Nama Air Terjun
Tokoh Masyarakat Saba Minta Dikembalikan seperti Semula
Gianyar (Bali Post) Salah satu potensi pariwisata di Banjar Blangsinga Desa Saba Kecamatan Blahbatuh adalah Blangsinga Waterfall. Akan tetapi, air terjun tersebut sejatinya sama dengan Tegenungan Waterfall, Desa Kemenuh. Guna menyikapi hal ini, tokoh masyarakat Saba pun berharap nama air terjun tersebut dikembalikan ke nama aslinya yakni Air Terjun Trogtogan. Tokoh masyarakat Saba, Nyoman Artawa Putra, Senin (14/11) kemarin, mengatakan air terjun itu bisa dicapai dari sisi timur yakni dari Banjar Blangsinga dan dari sisi barat yakni Banjar Tegenungan. Maka tidak salah kemudian satu objek wisata tersebut diberikan branding oleh masing-masing wilayah yakni Tegenungan Waterfall dan Blangsinga Waterfall. ‘’Atas persoalan ini, akan dilakukan mediasi antara tokoh masyarakat Desa Kemenuh dan Desa Saba agar hal ini tidak menimbulkan konflik,’’ terang anggota DPRD Gianyar ini. Dijelaskan, secara potensi pihak Desa Saba sudah melakukan pengembangan objek wisata berupa perbaikan terhadap akses sejauh seratus meter lebih hingga tempat parkir. Dari Desa Saba, objek wisata ini juga ditunjang dengan fasilitas wisata lainnya seperti Pasar Yadnya, Pura Muen, Puri Ageng Blahbatuh dan terdapat monkey river tracking. Sampai saat ini, rata-rata kunjungan wiatawan per hari mencapai 250 wisatawan dan mampu mendulang pemasukan sekitar Rp 2,5 juta setiap harinya. ‘’Namun apa pun persoalannya, sebaiknya dilakukan mediasi, utamanya berkait nama air terjun dan dikembalikan ke nama asalnya. Selanjutnya, pihak Pemkab Gianyar yang melakukan mediasi,’’ harapnya. Sementara itu, Kadisparda Gianyar A.A. Dalem Jagadhita menjelaskan bahwa pihaknya memang sedang melakukan feasibility study dan beberapa hari lalu juga dilakukan focus group discussion dengan Dinas PU, BLH, dan tokoh masyarakat Desa Saba guna mengembangkan potensi kawasan tersebut. ‘’Hal ini kami lakukan karena melihat keragaman hayati dan potensi di Balangsinga. Jadi, ini rencananya kita kembangkan, sehingga dibuatkan kajian terlebih dahulu,’’ jelasnya. Salah satu potensi yang sedang dilirik selain air terjun dan jogging track ialah monkey river tracking di Banjar Blangsinga. Jadi, dalam hal ini pemerintah diharapkan membantu melakukan pengembangan. ‘’Tahap awal kita kaji dulu, mendengar aspirasi masyarakat. Yang jelas di sana sudah ada aktivitas pariwisata. Setelah itu, kita lihat kebutuhan seperti apa, baru kita masukkan dalam pembahasan APBD,’’ jelasnya. Disinggung terkait adanya harapan pengembalian nama air terjun yang kini bisa dinikmati dari sisi barat dan timur itu, Dalem Jagadhita mengatakan pembahasan yang ia lakukan belum sampai pada tahap tersebut. ‘’Kami belum sampai di situ. Sementara kita serahkan pada masing-masing wilayah. Yang jelas, harmonisasi dan saling pengertian ini harus tetap dijaga,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
AIR TERJUN - Sejumlah wisatawan saat menikmati objek wisata air terjun yang menjadi pemisah antara Banjar Blangsinga Desa Saba dan Banjar Tegenungan Desa Kemenuh.
Jadi Tuan Rumah Porprov 2017
Gianyar Masih Kekurangan ’’Venues’’
Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII tahun 2017. Sejumlah persiapan pun dilakukan, seperti pelantikan panitia yang dilaksanakan di Balai Budaya Gianyar, Senin (14/11) kemarin. Namun di balik sejumlah persiapan yang dilakukan, ternyata belum memadainya venues masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan. Persoalan itu diungkapkan Ketua Pelaksana Panitia Induk Porprov XIII Pande Made Purwata. Usai dilantik dia mengatakan, komitmen Pemkab Gianyar sangat besar dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov tahun depan. Pihaknya pun akan all out memberikan yang terbaik mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga prestasi. Meski demikian, dia mengakui posisi Kabupaten Gianyar sebagai tuan rumah belum bisa dikatakan siap sepenuhnya. Hal itu bisa dilihat dari beberapa venue cabang olahraga yang belum dimiliki Gianyar. Salah satunya adalah venue cabang olah raga renang. Terkait persoalan itu, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya. Koordinasi dengan Kabupaten Klungkung untuk meminjam fasilitas akan dilakukan guna mengatasi persoalan di bidang fasilitas. Ini dikarenakan lokasi geografis Klungkung yang dekat dengan Gianyar. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan memberdayakan beberapa venue di kecamatan baik milik sekolah maupun balai serbaguna di desa-desa. Dengan demikian, pertandingan akan tersebar di seluruh kecamatan. Hal ini sebagai upaya memotivasi masyarakat, agar terlibat secara langsung dalam memberikan dukungan. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandhi mengatakan, dalam menciptakan penyelenggaraan yang sukses, panitia induk harus solid dalam menyusun program yang terukur. Apalagi sekarang prestasi atlet Bali sedang dalam perkembangan positif. Atlet-atlet Bali mulai menunjukkan prestasi yang diperhitungkan di kancah nasional. (kmb25)
Bali Post/nik
RAPAT BANGGAR - Suasana rapat Banggar di Gedung DPRD Gianyar, Senin (14/11) kemarin, sebelum akhirnya ditinggalkan oleh sejumlah anggota dewan.
Seribu Lebih Proposal Bansos-Hibah Tak Cair
Kinerja Pemkab Dipertanyakan Gianyar (Bali Post) -
Kalangan DPRD Gianyar dibuat geram oleh eksekutif lantaran 1.300 proposal bansos-hibah di Kabupaten Gianyar tidak bisa cair hingga pertengahan November ini. Padahal, Bupati Gianyar sudah mengeluarkan Perbup nomor 48 tahun 2016 guna menyederhanakan regulasi pencairan dana bantuan tersebut. Sebagai bentuk kekecewaan, rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gianyar dengan agenda pembahasan KUA-PPAS 2017, Senin (14/11) kemarin, hanya dihadiri lima anggota dewan dari Fraksi PDI-P. Sementara sisanya absen dan memilih angkat kaki dari pertemuan tersebut. Anggota Komisi III DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra mengaku belum mau membahas KUA-PPAS 2017 lantaran belum ada kejelasan terkait seribu lebih pengajuan proposal hibah-bansos yang hingga kini tidak bisa dicairkan. ‘’Kita diminta bahas anggaran, apa yang mau dibahas? Kalau sampai sekarang semua hibah-bansos 2016 ini belum ada yang bisa dicairkan,’’ tegasnya. Diungkapkannya, sampai saat ini ada hampir 1.300 proposal hibah-bansos yang
mandek. Ia pun menyayangkan kinerja eksekutif. Padahal sudah ada payung hukum berupa Perbup No. 48 tahun 2016. ‘’Perbup sudah ketok palu beberapa bulan kemarin. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati sudah menginstruksikan agar ini dipercepat, bila perlu jemput bola. Tapi kenapa sampai sekarang masih tetap begini, apa saja yang dikerjakan jajaran di eksekutif itu hingga November ini,’’ kritiknya. Ngakan Putra mengungkapkan, sudah banyak ke-
luhan masyarakat yang ia terima terkait proses pencairan hibah bansos. Bahkan disebutkan ada masyarakat yang harus sampai sepuluh kali bolak-balik ke Pemkab Gianyar, namun belum bisa memenuhi persyaratan pencairan bantuan. ‘’Banyak masyarakat Gianyar yang kecewa. Sekarang sisa waktu sampai Desember, apa bisa mengejar ini?’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gianyar Kadek Wisnu Wijaya men-
gaku sudah berupaya mendorong untuk mempercepat proses pencairan hibah-bansos. Ia juga mengaku sudah melakukan rapat rutin guna melakukan evaluasi terkait kendala pencairan hibah-bansos. ‘’Dari evaluasi ini banyak kita temukan proposal yang tidak sesuai, misal pekerjaan yang sudah selesai tapi baru diajukan. Ini kan tidak bisa,’’ katanya. Dikatakan, total ada sekitar 1.600 proposal hibah bansos yang diajukan 2016 ini. Yang sudah cair baru 240 proposal, selain itu ada 290 proposal sudah masuk ke Bagian Keuangan. Sisanya ini masih dalam proses. Sementara itu untuk tahun ini dianggarkan sekitar Rp 33 miliar untuk hibah-bansos. ‘’Ada sekian ribu proposal harus diverifikasi. Ini jelas membutuhkan waktu, sedan-
gkan kita tidak bisa fokus mengerjakan ini saja. Ada serapan dana lainnya yang perlu juga kita genjot sehingga kita tidak terkesan menganaktirikan bansos,’’ tandasnya. Sementara itu, dari 20 anggota Banggar DPRD Gianyar, yang hadir dalam rapat kemarin hanya sembilan orang. Namun dari mereka yang hadir itu, empat di antaranya yakni Ngakan Ketut Putra, Cok Putra Indrayana, Cok Wisnu Parta, dan Made Rai Arimbawa memilih keluar sebelum rapat dengan agenda pembahasan KUA-PPAS itu dimulai. Sementara lima anggota DPRD Gianyar dari Fraksi PDI-P tetap mengikuti rapat. Melihat kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Ginyar Made Togog akhirnya memutuskan menunda rapat tersebut. (kmb35)
Mahayastra Imbau Pemilik Toko Modern Bodong Urus Izin
Gianyar (Bali Post) Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Senin (14/11) kemarin, memimpin langsung sidak ke toko modern. Pada sidak tersebut, Mahayastra meminta seluruh pengusaha toko Modern di Gianyar agar segera mengurus izin. Pada sidak kemarin, Mahayastra yang didampingi tim gabungan dari instansi terkait menyasar toko modern yang melanggar waktu operasional. Toko modern di Tebongkang tersebut buka 24 jam. Padahal, Pemkab Gianyar tidak pernah mengeluarkan izin operasional 24 jam untuk toko modern tersebut. Tak hanya itu, dari laporan masyarakat sekitar disinyalir toko modern ini d ija d ika n t em p a t t ra ns aksi obat-obatan terlarang serta tempat berkumpul anak muda yang mengarah ke hal-hal negatif seperti mabuk-mabukan. ‘’Selain itu, aktivitasaktivitas di areal toko pada malam hari sangat meresahkan masyarakat sekitar. Jadi untuk selanjutnya khusus untuk toko modern ini, kami berikan kebijakan buka sampai jam sepuluh malam. Jadi tidak lagi 24 jam, sampai pihak toko mengantongi izin buka 24 jam,’’ ucap Mahayastra. Dalam kesempatan itu juga ditandatangani surat pernyataan dari pihak toko modern tersebut yang hanya akan buka sampai pukul 22.00 wita. Selepas itu, rombongan Wabup juga meninjau proyek bangunan yang rencananya diperuntukkan sebagai toko modern di Singakerta. Hingga proses pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen lebih, pemilik belum mengurus izinnya. ‘’Terhadap bangunan ini, bila pemilik belum mengurus izinnya akan dilakukan tindakan oleh
petugas,’’ katanya. Lebih lanjut, Mahayastra mengimbau agar semua pemilik toko modern bodong di Kabupaten Gianyar segera mengurus izin. ‘’Seluruh toko modern di Gianyar agar segera mengurus izin. Kalau nanti kami temukan keberadaan toko yang tidak memiliki izin, kami akan berhentikan sampai memiliki izin,’’ ucap Made Mahayastra. Pernyataan Mahayastra ini berbeda dengan pernyataan sebelumnya yang disampaikan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Beberapa waktu lalu, Bupati sudah menegaskan komitmennya membela pedagang tradisional dengan mengeksekusi toko modern bodong hingga jumlah ideal toko modern di Gianyar tercapai yakni hanya 79 unit. Di sisi lain, BPPT Gianyar memastikan sudah tidak bisa lagi mengeluarkan izin, lantaran jumlah toko modern yang berizin saat ini sudah melebihi kuota 79 unit. Pernyataan Bupati itu pun sudah direspons positif oleh kalangan legislatif. Ketua Komisi I DPRD Gianyar Nyoman Artawa meminta eksekutif segera bertindak melakukan eksekusi terhadap toko modern bodong. ‘’Di sini, kami mendesak instansi terkait agar segera melakukan eksekusi secepatnya tanpa harus menunggu akhir tahun ini,’’ katanya. Hal senada juga dikatakan anggota dewan lainnya, I.B. Nyoman Rai. Belum lama ini, dia mengungkapkan, keberadaan toko modern terlebih yang bodong memberi pengaruh besar terhadap pasar tradisional. Retribusi di sejumlah pasar di Gianyar mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir lantaran pesatnya pertumbuhan toko modern. (kmb35)
Bali Post/nik
SIDAK - Wakil Bupati Made Mahayastra saat melakukan sidak toko modern, Senin (14/11) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Selasa Wage, 15 November 2016
Ditinggal Makan Sate
Uang Rp 110 Juta di Mobil Hilang Semarapura (Bali Post) –
Kawanan pencuri berhasil menggasak Rp 110 juta di wilayah Banjarangkan, Klungkung, Senin (14/11) kemarin. Uang ini milik Ketut Arkayasa (35) yang menjadi korban pencongkelan mobil di Dusun Pagutan, Desa Banjarangkan. Kendaraan pria asal Banjar Dinas Kodok, Ulakan, Manggis, Karangasem, ini dicongkel oleh maling ketika asyik makan sate di depan kursus mengemudi Arjuna, jalan raya umum Banjarangkan.
Bali Post/dwa
PATROLI- Anggota Satuan Sabhara Polres Klungkung melaksanakan patroli dialogis ke tempat-tempat keramaian.
Jaga Keamanan Wilayah, Polres Patroli Dialogis
Semarapura (Bali Post) – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Satuan Sabhara Polres Klungkung melaksanakan patroli dialogis ke tempat-tempat keramaian, Senin (14/11) kemarin. Personel menyambangi dan berdialog dengan masyarakat yang ditemui sembari memberikan pesan-pesan kamtibmas. Patroli menyambangi pasar, tempat perbelanjaan dan kawasan yang menjadi konsentrasi masyarakat di seputaran Kota Semarapura. Anggota yang melaksanakan patroli dialogis langsung memantau situasi kamtibmas di beberapa tempat yang dilewati termasuk arus lalu lintas. Kasat Sabhara Polres Klungkung AKP Cokorda Gde Agung Puspagana mengharapkan melalui patroli dialogis ini masyarakat dapat memberikan informasi dan keluhan terkait situasi lingkungan sekitar. Patroli dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Klungkung yang sedang melaksanakan aktivitas di luar rumah, baik pagi, siang maupun malam hari. ‘’Kegiatan ini juga bertujuan menangkal kegiatan negatif, seperti mengkonsumsi miras dan narkoba yang sangat merugikan diri sendiri dan keluarga,’’ katanya. (dwa)
Dari informasi yang didapat di lapangan, kasus pencongkelan mobil itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wita. Korban baru saja menarik uang Rp 110 juta di salah satu bank swasta di Klungkung sekitar pukul 11.30 Wita. Arkayasa bersama rekannya Jamhur (39) asal Dusun Bungaya Kangin, Bebandem, Karangasem, selanjutnya menuju Gianyar menggunakan mobil Avanza warna Silver DK 811 FQ. Dalam perjalanan mereka membeli aki di wilayah Batutabih, Desa Takmung, Banjarangkan. Setelah itu keduanya melanjutkan perjalanan dan membeli sate kambing di depan kursus mengemudi Arjuna di Dusun Pagutan, Desa Banjarangkan. Mobil korban diparkir dipinggir jalan tidak jauh
dari korban makan. Setelah selesai makan sekitar 30 menit, Arkayasa kembali ke mobil. Alangkah terkejutnya dia setelah melihat pintu mobilnya dalam kondisi terbuka. Curiga terjadi sesuatu, korban kemudian mengecek uang miliknya yang ditaruh di laci sebelah kiri. Ternyata uangnya yang baru ditarik dari bank telah raib digondol pencuri. Korban lalu melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Banjarangkan. Kapolsek Banjarangkan, AKP Ni Luh Wirati ketika diminta konfirmasinya membenarkan ada kasus pencongkelan mobil di wilayahnya. Menurutnya kasus ini masih dalam penyelidikan. “Kasusnya masih lidik. Anggota kami sudah turun melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan,” tegasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP kasus pencongkelan mobil di Jalan Raya Umum Banjarangkan, Klungkung, Senin (14/11) kemarin.
PAD 2017 Naik Rp 20,08 Miliar
DPRD Apresiasi Kinerja Eksekutif DPRD Klungkung sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Klungkung yang pro rakyat. Hal ini terlihat dari tujuh program unggulan untuk mengatasi permasalahan masyarakat Kabupaten Klungkung. Meski dinilai telah pro rakyat, DPRD akan tetap memantau dan mengawasi agar anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan dan membantu masyarakat tidak disimpangkan. Pemkab Klungkung juga didorong menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi memajukan pembangunan di Klungkung. Pada sidang paripurna penyampaian nota pengantar RAPBD 2017, Senin (14/11) kemarin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan tujuh program unggulan untuk periode anggaran 20132018. Program itu meliputi pembangunan Klungkung sebagai pusat sentra seni dan budaya, peningkatan akses dan mutu pendidikan, pusat rujukan rumah sakit Bali Timur, pengembangan Nusa Penida sebagai pusat pariwisata terpadu, peningkatan pendapatan petani, menurunkan angka kemiskinan dan pelestarian lingkungan hidup. “Pokok-pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat itu sudah pasti (jadi program unggulan),” tandasnya. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menyampaikan penilaiannya terhadap kinerja eksekutif. Menurut politikus asal Nusa Penida ini,
pemerintahan yang dipimpin Bupati Suwirta sudah sangat mengenal permasalahan masyarakat. Pihaknya meminta agar program-program pro rakyat terus digalakkan. Meski begitu, para wakil rakyat akan terus melakukan pengawasan agar anggaran yang disahkan terserap dengan benar. “Kami tetap akan lakukan pengawasan seperti yang sudah berjalan agar tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya. PAD Kabupaten Klungkung pada APBD 2017 Rp 124,01 miliar. Angka ini meningkat Rp 20,08 miliar atau 19,33 persen dari pada APBD 2016 yang tercatat Rp 103,92 miliar. Itu artinya, dalam setahun PAD Kabupaten Klungkung naik Rp 20,08 miliar. Kendati PAD meningkat tajam, APBD 2017 dirancang mengalami defisit Rp 104,25 miliar atau 10,15 persen dari perkiraan pendapatan daerah tahun anggaran 2017. Defisit ini ditutupi dari penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari perkiraan sisa lebih perhitungan APBD 2016 Rp 84,25 miliar dan pinjaman penerimaan daerah Rp 20 miliar. Pendapatan daerah yang sah juga mengalami kenaikan. Pada APBD 2017 dirancang Rp 229,79 miliar. Meningkat Rp 49,27 atau sekitar 27,29 persen dibandingkan APBD 2016 sebesar Rp 180,52 miliar. Dana perimbangan yang bersumber dari pemerintah
RAPAT - Rapat paripurna penyampaian nota pengantar RAPBD Klungkung 2017, dihadiri Bupati I Nyoman Suwirta (kiri) dan Ketua DPRD I Wayan Baru (tengah). pusat mengalami penurunan Rp 98,60 miliar. Pada APBD 2017 dana perimbangan dirancang Rp 673,75 miliar, sedangkan pada APBD 2016 Rp 772,36 miliar. Sumbersumber dana perimbangan diantaranya bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak, DAU dan DAK. Dari sekian item sumber dana perimbangan, DAK menurun drastis. Pada APBD 2017 DAK Rp 111,41 miliar turun Rp 101,12 miliar atau sekitar 47,58
persen dibandingkan APBD 2016 Rp 212,53 miliar. Belanja daerah pada APBD 2017 dirancang Rp 1,13 triliun, meningkat Rp 5,70 miliar atau sekitar 0,51 persen dari pada APBD 2016 yang tercatat Rp 1,12 triliun. Belanja daerah dialokasikan untuk belanja tidak langsung Rp 634,01 miliar. Dengan rincian, belanja pegawai Rp 481,86 miliar, belanja bunga Rp 2,00 miliar, belanja hibah Rp 38,12 miliar, belanja bagi
hasil Rp 6,01 miliar, belanja bantuan keuangan provinsi, pemerintah desa, partai politik Rp 104,30 miliar serta belanja tidak terduga Rp 1,71 miliar. Belanja langsung dirancang Rp 497,80 miliar. Belanja langsung terdiri atas belanja pegawai Rp 22,18 miliar, belanja barang dan jasa Rp 284,32 miliar serta belanja modal Rp 191,24 miliar. Sementara pembiayaan dirancang Rp 112,28 miliar. (ad460)
Surat Sakti Ngurah Rai Disemayamkan di Balai Banjar Pangi Bali Post/dwa
BINA PRAMUKA – Satuan Binmas Polres Klungkung membina dan melatih 110 siswa dari seluruh SMA dan SMK tergabung dalam Pramuka Saka Bhayangkara Polres di halaman Mapolres, Minggu (13/11). Pelatihan ini untuk mengarahkan remaja melaksanakan kegiatan positif dan menghindari pergaulan bebas.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Bali Post/dwa
SERAH TERIMA - Serah terima pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai dari Karangasem di Lapangan Puputan Klungkung.
Semarapura (Bali Post) – Setelah diarak di wilayah Karangasem, pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai akhirnya tiba di Kabupaten Klungkung, Senin (14/11) kemarin. Serah terima dilaksanakan di Lapangan Puputan Klungkung. Pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai diterima Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra yang sekaligus menjadi inspektur upacara, disaksikan perwakilan FKPD dan SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung dan Pemkab Karangasem, serta para veteran/pejuang. Upacara diawali pembacaan surat Kapten JBT Konig dan surat Pimpinan Dewan Perjuangan Bali I Gusti Ngurah Rai (surat sakti) dilanjutkan serah terima pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai oleh pembawa dari Karangasem dan diterima oleh pembawa dari Klungkung. Sekda Klungkung selanjutnya menyerahkan pataka, panjai-panji dan surat sakti tersebut kepada petugas di depan Puri Agung untuk diarak mengelilingi Kabupaten Klungkung. Dari depan Monumen Puputan Klungkung, pataka, panji-pani dan surat sakti dibawa menuju tugu pahlawan di Gelgel, ke arah barat perempatan Lepang, Tugu Banjarangkan, kembali ke Dusun Banda, Tihingan, Pegending, Kota Semarapura, ke timur menuju Sampalan, Dawan Kelod dan terakhir di Banjar Pangi, Desa Pikat. Seusai diarak, pataka, panji-panji dan surat sakti tersebut disemayamkan di Balai Banjar Pangi, Desa Pikat yang diisi acara sarasehan bertemakan “Nilai-nilai Kepahlawanan”. Keesokan harinya pataka, panji-panji dan surat sakti I Gusti Ngurah Rai diserahkan ke Kabupaten Bangli. (dwa)
BULELENG
Selasa Wage, 15 November 2016
11
’’Piodalan’’ di Pura Sanggha Bhuana Singaraja (Bali Post) Bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng melangsungkan piodalan di Pura Sanggha Bhuana Senin (14/11) kemarin. Selain diikuti staf sekretariat dewan, persembahyangan diikuti pimpinan dan anggota DPRD. Piodalan rutin ini di-puput Ida Pedanda Putra Kemenuh Puri Penarukan, Kecamatan Buleleng. Ketua DPRD Gede Supriatna didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Gede Wisnawa di sela-sela persembahyangan mengatakan, Pura Sanggha Bhuana sejak di-pelaspas telah menetapkan jadwal piodalan rutin yang jatuh setiap
Purnama Kelima. Untuk memohon tuntutan dan kerahayuan Ida Batara yang berstana di pura ini, pihaknya melaksanakan piodalan rutin seperti ini. Apalagi, DPRD yang merupakan pelaksana pemerintahan dengan aktivitas yang lebih banyak menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga tuntutanan secara niskala sangat diperlukan, sehingga baik kalangan pegawai dan anggota dewan sendiri dapat melaksanakan swadharma dengan baik demi menjaga situasi Buleleng yang kondusif. Apalagi saat ini sudah memasuki tahapan Pilkada Buleleng situasi kondusif patut dijaga. (kmb38)
Sukrawan Layangkan Gugatan ke PT TUN
Bali Post/kmb38
KLARIFIKASI - Anggota DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan keterangan kepada komisioner Panwaslih terkait laporan intimidasi saat virtual ulang KTP di Desa Gerokgak, Senin (14/11) kemarin.
Dugaan Intimidasi Saat Virtual
Anggota DPRD Beri Keterangan
Singaraja (Bali Post) Pasca-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng menggelar rapat pleno rekapitulasi verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Paket Surya), tetap melanjutkan gugatan ke PT TUN dan DKPP. Hasil penelitian faktual dilakukan PPS terhadap dokumen dukungan perbaikan bakal calon perseorangan tindak lanjut atas putusan sengketa nomor permohonan: 001/ PS/PWSL BLG.17.04/10/2016, jumlah dukungan perbaikan paslon perseorangan hasil rekapitulasi dukungan tingkat kabupaten yang memenuhi syarat (MS): Kelurahan Banjar Jawa Kecamatan Buleleng (63), Desa Gerokgak Kecamatan Gerokgak (28), Desa Bila Kecamatan Kubutam bahan (80), Desa Mengening Kecamatan Kubutambahan
(16), dan Desa Pelapuan Kecamatan Busung Biu (1). Jumlah MS sebanyak 188 dari kekurangan 235 dukungan KTP. Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan sudah melihat fakta di lapangan terdapat intervensi besar dan menginginkan paket Surya tidak lolos. Seluruh prosedur ditempuh paket Surya dan selanjutnya akan menggungat ke PT TUN di Surabaya. “Kalau pleno ditetapkan ya sudah berarti ada kekurangan dari pasangan kami 47 suara. Kembali saya mengingatkan keputusan Panwaslih yang dilaksanakan KPU Buleleng, tidak ada ranahnya dengan kami. Walau kami diundang sebagai prosedur proses, kami tetap menyatakan keberatan dengan proses tiga hari verifikasi faktual dilakukan KPU. Langkah hukum ke PT TUN kami juga laksanakan,” ujarnya Minggu (13/11). (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Anggota DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, memenuhi undangan untuk memberikan keterangan kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Senin (14/11) kemarin. Dia memberikan klarifikasi setelah dilaporkan atas dugaan melakukan perbuatan mengintimidasi saat verifikasi faktual (virtual) ulang di Desa Gerokgak.
Bali Post/kmb38
NGAYAH - Ketua DPRD Gede Supriatna dan Sekretaris Dewan Gede Wisnawa ngaturang ayah serangkaian piodalan di Pura Sanggha Bhuana DPRD Buleleng, Senin (14/11) kemarin.
SMKN Bali Mandara
Cetak SDM Unggul di Bidang TI Singaraja (Bali Post) SMKN Bali Mandara mengasah kemampuan atau keterampilan siswanya di bidang perakitan komputer. Kerja sama digalang untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi informasi. Dalam konteks itu, SMKN Bali Mandara akan bekerja sama dengan perusahaan komputer Axioo di Bandung, Jawa Barat. Kepala SMKN Bali Mandara Ida Bagus Pawanasuta, S.Pd., M.Pd. mengatakan, kerja sama dilakukan sekolah yang beralamat di Jalan Air Sanih Desa Kubutambahan, Buleleng untuk melahirkan siswasiswi terampil di bidang perakitan serta perbaikan komputer dan laptop. Selain memiliki keahlian khusus, siswa-siswi dibekali kemudahan memperoleh pekerjaan atau melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama di Tanah Air. “Kami berpikir ke depan
apa yang bisa dikembangkan di tengah kemajuan teknologi informasi. Kami kerja sama dengan Axioo agar siswa-siswi yang tergolong dari keluarga kurang mampu memiliki skill dalam perakitan dan memperbaiki komputer atau laptop,” ujar Pawanasuta didampingi Head of Public Affair Ni Luh Putu Indah Yuliani, M.Pd. yang ditemui, Sabtu (12/11). Dia menambahkan, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) bahkan sudah memberi sinyal di tahun ajaran 2017-2018 untuk menunjuk SMK Negeri Bali Mandara langsung menerapkan Kurikulum 2013 (K13). “Tujuan penjajakan ke Bandung ke depan, setelah tamat siswa-siswi mudah mendapat kerja. Anak-anak bisa menjadi pionir melebarkan sayap dan memotivasi adik-adik kelasnya. Kami membuka gerbang ilmu pengetahuan TI,” tambah mantan Wakil Kepala SMAN 2 Semarapura ini. (kmb34)
Bali Post/kmb34
Kepala SMKN Bali Mandara Ida Bagus Pawanasuta, S.Pd., M.Pd. (paling kanan).
Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara Motor Tewas
Singaraja (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Natuna Kelurahan Penarukan, Buleleng, Minggu (13/11) pukul 21.30 wita. Pengendara motor Honda DK 7524 UX, Kadek Tody Wiratanaya (22), beralamat Dusun Dalem Desa Kerobokan Kecamatan Sawan, Buleleng, menabrak pejalan kaki Komang Ary Sudiadnyana (21), alamat Jalan Setiabudi Gang Yudistira Kelurahan Penarukan. Saat itu, Kadek Tody mengendarai motor tanpa helm. Akibatnya, ia mengalami luka lecet pada kaki kiri dan kanan, luka lecet di tangan kanan dan kiri, keluar darah dari telinga. Nyawanya tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia di RSUD Buleleng. Sedangkan Komang Ary mengalami luka lecet di kaki kiri, memar di tangan kanan dan patah kaki kanan. Ia dirawat di RSUD
Buleleng. Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Gede Sumadra Khertiawan, S.H., M.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (14/11) kemarin, mengatakan peristiwa bermula dari pengendara motor DK 7524 UX melaju dari utara dan menabrak pejalan kaki di seberang jalan. Komang Ary saat kejadian sedang berdiri di bahu jalan sebelah barat. Lakalantas dipicu karena pengendara motor diduga tidak mampu menahan laju kendaraannya. Kemudian terjadi benturan di kepala pengendara motor yang tidak memakai helm. “Peristiwa terjadi karena pengendara kurang hati-hati yang tidak memerhatikan pejalan kaki di pinggir jalan dan menyebabkan terjadinya lakalantas. Pengendara motor sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi tidak dapat diselamatkan,” ujar Khertiawan. (kmb34)
Ngurah Arya bersama kuasa hukumnya tiba di Sekretariat Panwaslih Buleleng sekitar pukul 11.00 wita. Ngurah Arya kemudian mendapat giliran untuk diklarifikasi oleh Komisioner Panwalsih Putu Sugi Ardana. Setelah berlangsung sekitar 30 menit, dia keluar dari ruang pertemuan Panwaslih. Kepada wartawan, Ngurah Arya mengatakan, sejak virtual ulang dukungan KTP untuk bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Paket Surya), dirinya mendapat informasi kalau ada warganya yang ikut-ikutan dalam verifikasi itu. Padahal, warganya itu yang juga tetangga dekatnya tercatat sebagai pegawai kontrak di Sedahan Pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Sawan. Karena mengetahui pegawai kontrak dilarang terlibat politik, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Buleleng ini kemudian menemui pegawai kontrak itu untuk memberi-
tahukan pegawai kontrak dilarang berpolitik. Dia mengetahui kalau warganya itu bersama seseorang yang telah diverifikasi diiming-imingi uang Rp 1 juta agar mengubah dukungan menjadi memenuhi syarat (MS -red). Dengan keterangan ini, dia membantah kalau dilaporkan telah mengintimidasi pelaksanaan virtual di Desa Gerokgak. Terkait keberadaan calon petahana Putu Agus Suradnyana (PAS) di rumahnya saat verifikasi, Ngurah Arya mengatakan hal itu tidak ada hubungan apalagi menghalangi proses virtual KTP. Kehadiran PAS di rumahnya itu kebetulan datang dari persembahyangan kemudian mampir di rumahnya untuk bertamu. Selain Ngurah Arya, Panwaslih juga mengklarifikasi oknum Perbekel Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Putu Mangku. Dia juga dilaporkan dengan dugaan melakukan intimidasi saat virtual berlangsung di daerahnya. Atas tuduhan itu, dia
membantah melakukan intimidasi. Dia mengaku sering datang ke rumah warga untuk mengimbau kepada semua warga agar tetap menjaga situasi desa tetap kondusif. Sementara itu, Komisioner Panwalsih Putu Sugi Ardana mengatakan, oknum anggota DPRD dan Perbekel Desa Gerokgak itu diklarifikasi untuk mendapatkan keterangan terkait dugaan yang dituduhkan telah melakukan perbuatan mengintimidasi. Selain terlapor, pihaknya juga sudah mendengarkan keterangan saksi yang diduga melihat saat Ngurah Arya memanggil tetangganya yang ikutikutan dalam vertual KTP. Hanya, keterangan saksi ini hanya lewat di depan rumah dan tidak melihat apa yang terjadi di dalam rumah. Atas keterangan saksi dan keterangan dua terlapor, Panwaslih masih melakukan kajian. Sesuai kewenangan yang ada, Panwaslih akan memutuskan dugaan intimidasi ini pada Rabu (16/11) pekan ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) menertibkan vila tanpa izin Menyusul temuan vila tanpa tersebut. Untuk mendapatkan izin di Dusun Brongbong Desa data tersebut, pihaknya sudah Gerokgak Kecamatan Ger- berkoordinasi dengan Badan okgak, jajaran Satuan Polisi Pelayanan Perizinan Terpadu Pamong Praja (Satpol PP) Pem- (BPPT) Buleleng. Berdasarkab Buleleng terus melakukan kan data tersebut, petugas penertiban. Memastikan doku- akan mengetahui sasaran men perizinan vila itu, Satpol yang akan ditertibkan. PP menjadwalkan akan turun Mantan Camat Buleleng ini ke lokasi dalam waktu dekat menambahkan, langkah penini. Tak hanya di Brongbong, ertiban ini bukan karena ada beberapa vila yang dicurigai temuan DPRD Buleleng, nabodong di Kecamatan Gerokgak dan Kecamatan Banjar juga akan dibidik sebagai sasaran penertiban. Kepala Satpol PP Pemkab Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H., Senin (14/11) kemarin, mengatakan sejauh ini pihaknya banyak menerima informasi atau pengaduan masyarakat terkait keberadaan vila atau akomodasi wisata lain yang terindikasi tanpa izin. Wilayah Gerokgak dan Banjar akan disasar lebih awal karena informasi di lapangan dan pengamatan di lapangan menyebutkan bahwa di dua wilayah ini marak berdiri vila atau akomodasi wisata baik dikelola oleh warga negara asing (WNA) maupun warga lokal. Satpol PP memerlukan data tambahan Bali Post/kmb38 sebagai bekal untuk Ida Bagus Suadnyana, S.H.
mun fakta bahwa keberadaan usaha ini belakangan seperti jarang disentuh upaya pengendalian dengan mengikat pengusaha melalui dokumen perizinan yang ada. Selain itu, upaya ini untuk menyadarkan warga atau pengusaha agar senantiasi mengikuti mekanisme yang ada sebelum menanamkan modalnya di daerah. Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menemukan vila yang sedang dibangun dengan bertahap di Dusun Borngbong belum mengantongi izin dari pemerintah daerah. Tidak hanya tanpa izin, namun vila dengan kapasitas delapan kamar, kolam renang, bar, dan kantor depan ini melanggar aturan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) Buleleng. Sesuai aturan, Kecamatan Gerokgak ditetapkan sebagai zona industri, namun faktanya pemilik modal malah mendirikan vila untuk dikomersialkan. Atas temuan ini, lembaga dewan menyarankan agar pemiliknya mengurus izin dan menunggu izin terbit pembangunan diminta dihentikan untuk sementara. Tidak hanya itu, wakil rakyat meminta agar Satpol PP segera turun ke lapangan untuk mengambil tindakan tegas atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Dugaan praktik politik uang saat verifikasi faktual (virtual) ulang di Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai pelanggaran pidana pemilihan. Keputusan ini diambil setelah Panitia Pengawas Pemilihan (Panwalsih) Kabupaten Buleleng mendapat rekomendasi dari sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Sesuai rekomendasi itu alasan dugaan ini tidak memenuhi syarat karena hingga batas waktu penanganan
dugaan pelanggaran diterima panwaslih pihak yang disebut-sebut memberikan sejumlah uang kepada dua warga yang akan diverifikasi tidak memenuhi undangan Panwaslih. Komisioner Panwaslih Putu Sugi Ardana, Senin (14/11) kemarin, mengatakan, sejak menerima pengaduan dugaan politik uang pada Rabu (9/11) lalu, pihaknya sudah meminta keterangan dari pihak yang mengadukan dan keterangan dari saksisaksi yang diduga mengetahui praktik politik uang
Satpol PP Bidik Vila Bodong di Gerokgak dan Banjar
Bali Post/kmb34
PILKADA - Dewa Nyoman Sukrawan usai menemui Ketua KPU Buleleng Gede Suardana menyatakan paket Surya kekurangan 47 KTP. Tim kuasa hukum Sukrawan sudah melanjutkan laporan ke PT TUN dan DKPP, Minggu (13/11).
Hendak Pesta Narkoba, Gading Ditangkap
Singaraja (Bali Post) Peredaran narkoba tampaknya tidak pernah surut di Buleleng. Sat Reserse Narkoba Polres Buleleng kembali menangkap pemakai narkoba. KS alias Gading (52) diciduk di rumah kos, Rabu (9/11) lalu pukul 15.30 wita, ketika akan berpesta narkoba. Polisi menciduk tersangka setelah memperoleh informasi dari masyarakat. Dari penelusuran tersangka Gading ternyata sudah sepuluh bulan memakai sabusabu yang dibeli dari seorang temannya. “Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Desa Kaliasem, beredar narkoba dan kemudian ditelusuri di lapangan. Kami tangkap tersangka Gading bersama barang bukti 1 paket sabu-sabu dan 1 alat isap bong,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng I Ketut Adnyana TJ, S.Sos., S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (14/11) kemarin. Barang bukti yang diamankan yaitu 1 bungkus bekas permen berisi paket sabu-sabu seberat 0,12 gram bruto (0,04 gram neto), 1 buah alat isap sabu-sabu, dan 1 unit handphone. Seluruh barang bukti diamankan untuk pendalaman
lebih lanjut. “Tersangka Gading belum banyak bicara siapa yang memberi sabusabu. Kami sudah lakukan pengembangan,” ucapnya. Adnyana TJ yang mantan Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang ini menambahkan, tersangka Gading kini berstatus pemakai narkoba. Semula ia hendak berpesta narkoba dengan teman-temannya. “Dia keburu ditangkap polisi bersama barang bukti. Selama OktoberNovember 2016 kami sudah menangkap sepuluh tersangka narkoba. Masyarakat bisa menghubungi polisi jika menemukan aksi-aksi peredaran atau pesta narkoba di lingkungannya. Pemberi informasi dijamin kerahasiaannya,” imbuhnya. Sementara itu, tersangka Gading mengaku menyesal memakai narkoba. Akibat perbuatannya tersangka Gading dikenakan pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 (1) huruf e UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ini sudah hampir sepuluh bulan memakai sabu-sabu. Ada teman yang bawa barangnya, sa y a cum a n ikut -ikut a n memakai. Harga narkoba Rp 250 per paket hemat kecil dan itu bisa dipakai untuk sebulan,” ucap Gading. (kmb34)
Bali Post/kmb34
NARKOBA – Tersangka Gading diringkus Sat Res Narkoba Polres Buleleng.
Panwaslih Hentikan Penanganan Kasus Dugaan Politik Uang
Bali Post/kmb38
Putu Sugi Ardana
tersebut. Sesuai mekanisme yang berlaku, Panwaslih memiliki waktu tiga hari sejak pengaduan diterima dan jika masih memerlukan keterangan tambahan Panwaslih bisa melanjutkan penanganan dalam dua hari ke depan. Hanya, dalam batas waktu yang ditentukan itu, pihak yang disebut-sebut melakukan praktik politik uang tidak hadir memenuhi undangan Panwaslih. Menurut Dekan Fakultas Hukum Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini, Panwaslih dua kali mengirim-
kan surat undangan kepada yang bersangkutan. Hanya, undangan itu tidak dihadiri dan yang bersangkutan tidak menyampaikan alasan mengapa tidak hadir memenuhi undangan itu. Berdasarkan kondisi tersebut, Panwalsih mengeluarkan surat keputusan rapat pleno yang menyatakan, bahwa dugaan politik uang di Kelurahan Banjar Jawa tidak memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti. Keputusan ini karena tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilihan. (kmb38)
JEMBRANA
12
Selasa Wage, 15 November 2016
Dilacak Lewat ’’Facebook’’
SOSOK Dianggap Gila karena Doyan Akik SEMPAT heboh dengan fenomena batu akik. Bahkan hingga saat ini, sebagian wilayah di Indonesia, masih ada yang tergila-gila dengan batu akik. Khususnya batu yang mempunyai nilai sejarah atau batu yang mempunyai makna tertentu. Demam batu akik tersebut juga melekat pada sosok AKP Yusak Agustinus Sooai. Perwira yang saat ini memangku jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Jembrana itu bahkan dulu sering dicemooh oleh rekan-rekannya sesama anggota. Namun, perwira asal Kupang ini tetap mengkoleksi batu akik untuk mengisi kegemarannya. Dia kumpulkan saat tugas di pulau terpencil di Maluku Utara. AKP Yusak mengatakan, dia dicemooh bahkan dianggap gila oleh rekannya saat batu akik belum setenar saat ini. Tanpa disangka, setahun kemudian pamor batu akik menanjak dan hobinya itu mendadak menjadi kegemaran masyarakat umum. “Sampai waktu sekolah PTIK, sudah mulai demam batu akik. Banyak yang tertarik dengan batu bacan dari Maluku, tempat saya bertugas. Untungnya saya dulu sudah banyak punya koleksi dan tak canggung ketika ditanya,” ucap mantan Wakapolsek Blahbatuh ini. Batu-batu yang awalnya ia kumpulkan tak bernilai mendadak menjadi primadona. Bahkan selang beberapa bulan kemudian, rekan sejawatnya yang sempat mencemoohnya, malah berbalik ikut larut demam batu akik. Kini, seiring berjalannya waktu dan kesibukan tugas, kegemarannya itu menurutnya mulai ditinggalkan. Apalagi demam batu akik juga sudah mereda. (olo)
Setubuhi Anak di Bawah Umur, Karyawan Hotel Dibekuk
Negara (Bali Post) – Bermula dari perkenalan dengan seorang lelaki dari media sosial (medsos) Facebook, seorang anak di bawah umur asal Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, NLD (16) dilarikan dan disetubuhi oleh lelaki bernama I Made Su. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orangtua korban berinisial I Putu J. Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Melaya kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pelaku asal Tabanan itu berhasil dibekuk. Kapolsek Melaya Kompol Ketut Darmita seizin Kapolres Jembrana, Senin (14/11) kemarin menyatakan memang benar bahwa pihaknya menangkap pelaku yang notabene adalah salah satu karyawan di sebuah hotel di Kuta. Dikatakan, penangkapan ini berawal dari laporan orangtua korban asal Banjar Warnasari Kelod, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Minggu (6/11) malam.
Dikatakan, pada Sabtu (5/11) malam, I Made Su berkunjung ke rumah I Putu J dan mengaku bahwa dia adalah teman anaknya (korban), NLD. Saat itu korban yang tamatan SMP bersama lelaki itu ngobrol duduk di bale depan rumah hingga larut malam. Mengingat waktu sudah malam, pelapor mengantuk dan masuk ke dalam rumah dan tertidur. Selang satu jam, persisnya pukul 23.30
Wita, pelapor terbangun dan mengetahui anak sudah tidak ada di bale. Khawatir keberadaan anaknya, pelapor mencari anaknya hingga ke rumah tetangga, namun tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan hingga esok paginya ke rumah sejumlah kerabat di Negara. Namun, korban juga tidak ditemukan. Malam Minggu (6/11) lalu, I Putu J melaporkan ke Mapolsek Melaya. “Dari laporan itu anggota
buser melakukan penyelidikan dan menanyakan ke pihak keluarganya. Korban akhirnya ditemukan di rumah kakeknya di Pancardawa, Pendem, Selasa lalu,” ujar Kapolsek. Selanjutnya dari pengakuan korban, ia merasa ketakutan pulang ke rumah orangtuanya lantaran pada Sabtu lalu diajak pergi oleh pelaku yang saat itu mengaku bernama Kadek Adi. Korban diajak menuju Negara naik mobil Karimun biru. Di Negara, korban diajak mencari penginapan di salah satu Pondok Wisata di Desa Baluk. Korban mengaku sempat diajak melakukan hubungan badan layaknya suami-istri oleh tersangka. Hingga keesokan harinya sekitar pukul 06.00 Wita,
korban dan pelaku meninggalkan penginapan. Namun, korban tidak diantar pulang ke rumah orangtuanya melainkan ke rumah kakeknya di Pendem, Kecamatan Jembrana. Setelah ditinggalkan, korban tidak pernah komunikasi lagi dengan tersangka. Bahkan saat dihubungi, ponsel pelaku juga dalam keadaan mati. “Dari hasil penyelidikan mobil Karimun biru dan akun Facebook, pelaku terlacak di Kuta dan kami amankan,” tambah Kapolsek. Pelaku dibekuk di rumahnya di Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan tanpa perlawanan. Tersangka juga mengakui perbuatannya. (kmb26)
Satroni Rumah Tetangga, Residivis Dibekuk
Negara (Bali Post) Gara-gara terkuak menyatroni rumah tetangga, seorang residivis kasus pencurian, tersangka Aziz Kurniawan (20) warga Kelapa Balian, Desa Pengambengan, dibekuk petugas Polsek Kota Jembrana, Senin (14/11) kemarin. Oleh polisi, pria yang juga menjadi Anak Buah Kapal (ABK) ini kemudian dijebloskan ke dalam sel tahanan. Kapolsek Kota Jembrana AKP Herson Djuanda didampingi Panit I Reskrim Ipda Agung Setyo Negoro seizin Kapolres Jembrana mengatakan tersangka Aziz Kurniawan merupakan residivis kasus pencurian. Bahkan disebutkan, tersangka sebelumnya sudah beberapa kali menyatroni rumah korban Nurliana (35), yang masih bertetangga dengan tersangka. Aksi pelaku akhirnya terbongkar saat mencuri sejumlah barang pada Minggu (13/11) malam. Pelaku yang mengetahui seluk-beluk rumah korban, masuk sekitar pukul 23.30 Wita atau menjelang tengah malam saat korban lelap tertidur. Karena sudah sering masuk ke rumah korban, pelaku dengan mudah bisa masuk ke rumah korban. Namun, di tengah malam, kata polisi, Nurliana sempat terbangun dan keluar kamar. Saat keluar itu korban curiga melihat
posisi mie instan miliknya bergeser. Karena curiga, korban kemudian mengecek handphone yang ditaruh di atas kulkas dan dompet di kamar sebelah. Ternyata, barang-barang tersebut hilang dan ia meyakini barangnya dicuri. Sebelumnya, korban juga sering mengalami kehilangan uang dan barang. Termasuk gel pembersih muka yang ditaruh di kamar mandi ikut hilang. Korban pun curiga pada tersangka. Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi dan pelaku yang sempat meninggalkan rumah berhasil diamankan. AKP Herson Djuanda mengatakan sejumlah barang bukti disita dari tangan tersangka. Di antaranya dua buah handphone merek Cross dan Samsung, gel sabun muka dan tas berisi uang. Atas terkuaknya aksi tersangka, polisi kemudian mengembangkan kasusnya. Ternyata pelaku juga pernah mencuri uang di rumah korban senilai Rp 690.000. Tersangka mengaku uang yang dicurinya itu sudah habis untuk keperluan sehari-hari. Atas kasus ini, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Tersangka ini residivis dan beberapa kali berurusan dengan polisi,’’ ucap kapolsek. (kmb26)
Bali Post/olo
Diamankan – Pelaku pencurian yang juga residivis di Pengambengan diamankan di Polsek Kota Negara.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
Silaturahmi – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama Bupati Jembrana I Putu Artha bersilaturahmi dan tatap muka dengan alim ulama dan pimpinan pondok pesantren di Jembrana di Mapolres Jembrana.
Jaga Situasi Kamtibmas
Kapolres dan Bupati Tatap Muka dengan Tokoh Umat Muslim but merembet ke daerah, khususnya di Jembrana, yang dikhawatirkan bisa mengganggu kerukunan maupun kamtibnas yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Polres Jembrana selama ini sudah berupaya untuk menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Jembrana tetap kondusif dengan menekan angka kriminalitas. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat memahami perkembangan situasi dan tidak mudah diadu domba, namun menjaga kekompakan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kapolres juga menegaskan, terkait permasalahan dugaan penistaan agama oleh Ahok, Polri telah melakukan penyelidikan dan akan melakukan gelar perkara secepatnya secara transfaran dan objektif serta menjamin tidak ada intervensi dalam proses hukum. Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk bisa
Negara (Bali Post) Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo menggelar silaturahmi dengan para tokoh umat muslim, alim ulama serta pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Jembrana, Senin (14/11) kemarin di Mapolres Jembrana. Silaturahmi ini turut dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Kepala Kantor Kesbanglinmas IGN Dharma Putra, Kodim 1617/ Jembrana serta jajaran setingkat polsek. Kapolres Djoni Widodo mengatakan, acara pertemuan dengan tokoh-tokoh umat muslim itu merupakan silaturahmi yang digelar Polres Jembrana bersama pemerintah daerah guna mendinginkan suasana sehubungan memanasnya situasi di Jakarta akhir-akhir ini. Yakni, terkait polemik dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama yang kasusnya saat ini sedang ditangani Mabes Polri. Lebih lanjut, AKBP Djoni Widodo, mengimbau, jangan sampai polemik terse-
menerima segala keputusan hasil gelar perkara termasuk menjaga keamanan Kabupaten Jembrana. Begitu juga adanya isu yang berkembang di sosial media (sosmed) adanya rencana aksi unjuk rasa susulan. Kapolres berharap agar tidak berdampak hingga di Kabupaten Jembrana. Karena, disinyalir hal ini hendak dimanfaatkan oleh orang/ kelompok tertentu yang turut menjadi provokator. “Polri dalam hal ini Polres Jembrana tidak akan melarang apabila terdapat umat muslim yang akan turut serta dalam aksi dimaksud. namun demikian, diimbau agar permasalahan tersebut diserahkan kepada alim ulama di Jakarta,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha selaku kepala daerah mengapresiasi langkah Kapolres Jembrana dalam menjaga situasi Kamtibmas. Bupati juga mengapresiasi atas kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jembrana yang selama ini sudah
Efek Cuaca Buruk
Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Negara (Bali Post) – Sejumlah harga kebutuhan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jembrana mengalami kenaikan. Khususnya pada kebutuhan alat dapur dan sayur mayur. Kenaikan ini disinyalir akibat terjadinya cuaca buruk. Kenaikan harga yang paling menonjol dialami komoditi cabai merah kecil. Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Umum Negara, Pasar Jembrana, Pasar Tegalcangkring, Pasar Melaya dan Pasar Pekutatan, harga cabai merah kecil naik drastis. Dari harga yang awalnya per kilogram Rp 35 ribu, kini melonjak menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Sejumlah pedagang yang ditemui, Senin (14/11) kemarin mengaku harga itu menyesuaikan dari pemasok. Harga di petani juga tinggi karena kondisi
cuaca memasuki musim hujan. Banyak tanaman petani yang mati. “Informasinya karena dampak cuaca. Memang hampir sebagian besar bahan makan hasil bumi naik. Yang paling terasa cabai merah kecil ini,” ucap Ketut Suarti (45), salah satu pedagang bumbu dapur. Kendati harga naik, pasokan bahan kebutuhan sehari-hari itu masih bisa didapat. Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi I Made Sudantra, Senin (14/11) kemarin mengatakan kenaikan harga kebutuhan khususnya hasil bumi ini juga terpantau oleh jajarannya. Selain cabai merah, kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah. Dari mulanya Rp 35 ribu per kilogram, naik Rp 10 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Namun, untuk cabai merah besar, menurut-
nya justeru harganya turun. Dari awalnya Rp 60 ribu per kilogram kini menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Penyebab kenaikan harga kebutuhan ini, menurutnya karena memasuki musim penghujan. Produksi panen hasil bumi agak menurun karena terdampak cuaca buruk. “Sebenarnya ini siklus tahunan. Setiap memasuki musim penghujan biasanya dibarengi lonjakan harga seperti ini,” tandas Sudantra. Selain rutin melakukan pemantauan harga, dinas menurutnya juga mengawasi jalur distribusi kebutuhan pokok sehari-hari. Dinas memastikan agar penyaluran bahan-bahan kebutuhan benar-benar sampai dan diprioritaskan ke pedagang dan konsumen di Jembrana. Sehingga masyarakat tidak kesulitan memperoleh kebutuhan tersebut. (kmb26)
terjaga dengan baik. Di hadapan alim ulama, bupati juga meminta kepada umat agar jangan mudah terprovokasi. Sebaliknya, bersama-sama menjaga empat pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Bupati, silaturahmi yang diselenggarakan oleh Kapolres Jembrana ini merupakan langkah awal untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Bupati Artha juga tidak ingin kasus itu melebar sampai ke daerah, yang dapat menimbulkan kebencian serta merusak kerukunan yang selama ini sudah terjalin dengan baik khususnya. Selama ini, menurutnya, tingkat kerukunan umat beragama sudah terjalin dengan baik, timbul saling menghormati dan tidak terjadi gesekan. Karena itu dirinya tidak ingin kasus dugaan penistaan ini sampai meluas dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab, untuk mengganggu kerukunan
yang sudah dibangun. Kebhinekaan adalah napas bangsa. Ini yang harus senantiasa dijaga dan dipertahankan,” kata Artha. H. Zakiar, selaku pimpinan Pondok Pesantren Mabaul Ulum Loloan Timur sepakat untuk menjaga agar kasus ini tidak melebar sampai ke daerah. Biarkan yang di Jakarta menyelesaikannya dan tetap tenang. Dia sependapat memberikan kepercayaan penyelesaiannya kasus ini melalui jalur hukum. Pihaknya juga menyerukan kepada semua umat untuk tetap menjaga kerukunan, menjaga ucapan, saling menghormati seperti yang sudah terjalin selama ini. “Di Jembrana sendiri kerukunan sudah cukup baik. Bahkan sejak dahulu di sini kita biasa menyebut saudara umat lainnya dengan istilah nyama selam maupun nyama Bali. ini menandakan meskipun berbeda keyakinan namun tetap saling menghargai dan menghormati,” ungkapnya. (kmb26)
Selasa Wage, 15 November 2016
KARANGASEM
13
SOSOK Stop Alih Fungsi Lahan DESA Tianyar Barat Kecamatan Kubu, tidak hanya menghadapi persoalan gepeng. Kini, desa di wilayah pinggiran Karangasem ini juga menghadapi persoalan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Tercatat sudah ada seratus hektar lahan pertanian beralih fungsi menjadi permukiman, dari total 320 hektar lahan pertanian di desa setempat. Guna mengantisipasi alih fungsi lahan ini harus ada upaya penghentikan sebelum terjadi dampak lebih besar. Perbekel Desa Tianyar Barat, Agung Pasrisak Juliawan, menyampaikan hal itu Senin (14/11) kemarin. Dikatakan, tingkat penyusutan lahan pertanian setiap tahun rupanya cukup tinggi. Menurutnya, penyusutan mencapai sekitar 50 are per tahun. “Laju pertumbuhan penduduk cukup tinggi. Namun lahan pertanian terus berkurang akibat alih fungsi menjadi permukiman,” keluh tokoh pemuda di Karangasem ini. Melihat perkembangan ini, pihaknya mengaku belum membicarakan lebih jauh mengenai rencana membuat aturan khusus untuk memproteksi lahan pertanian di sana. Tetapi, keinginan ke arah itu perlahan akan dilakukan untuk mengendalikan alih fungsi lahan di desa yang dikenal penghasil mete dan kerajinan khas dari daun lontar ini. Bahkan, desa sendiri juga masih kesulitan lahan untuk membangun sekolah dan tempat penampungan air, dalam kaitannya mengantisipasi saat terjadi krisis air. Meski alih fungsi lahan cukup tinggi, Agung Pasrisak Juliawan, menegaskan ini belum berdampak pada terjadinya krisis pangan. Ini lantaran mayoritas masyarakat setempat memilih merantau ke Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. (gik)
Dikeluhkan
Persyaratan Jadi Klian Banjar Dinas Amlapura (Bali Post) Pascapengesahan Perda nomor 8 tahun 2016, sejumlah desa di Karangasem sudah memulai proses pemilihan perangkat desa. Ada yang menunjuk langsung, ada pula yang memilih perekrutan melalui penjaringan dengan membentuk panitia pemilihan di tingkat desa. Namun, proses ini enggan diikuti masyarakat di desa, karena persyaratannya cukup ketat. Sebagaimana diatur pada perda tersebut, persyaratan yang tercantum mulai dari yang bersifat umum hingga khusus. Seperti, berpendidikan minimal SMA, berusia 20 tahun sampai 42 tahun, tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara, tidak sedang dicabut hak pilihnya, berbadan sehat dan melengkapi persyaratan administrasi. Persyaratan administrasi ini cukup banyak, seperti surat permohonan, surat pernyataan bertakwa kepada Tuhan, surat pernyataan setia dan taat kepada Pancasila, fotokopi ijazah, fotokopi akta kelahiran, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan dari pengadilan tidak pernah dihukum penjara, hingga surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba dari RSUD. Persyaratan terakhir ini, yakni bebas dari narkoba yang paling banyak dikeluhkan para peminat klian banjar dinas. Sebab, surat keterangan bebas narkoba ini tak bisa dicari di Karangasem. Perbekel Pertima, Gusti Ayu Biksuni, yang dihubungi Senin (14/11) kemarin, mengakui salah satu persyaratan ini membuat para peminat sedikit kurang antusias. Meski demikian, pihaknya mengaku belum mendapat keterangan lebih lanjut dari panitia pemilihan yang dibentuk di desanya. “Kami lihat dulu respons masyarakat, kalau memang dirasa terlalu berat, nanti akan dibicarakan lebih jauh di tingkat panitia,” kata Biksuni. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Karangasem AKP Agus Widarma Putra mengakui surat keterangan bebas narkoba memang tidak bisa diurus di Karangasem. Masalahnya, Karangasem belum terbentuk BNK (Badan Narkotika Kabupaten). Sehingga, bagi masyarakat yang hendak mengurusnya, disarankan ke RSUD Gianyar, agar diperiksa langsung oleh dokter setempat dan hasilnya langsung dikeluarkan dokter setempat kepada pemohon. “Kami di Karangasem, sementara belum punya kewenangan mengeluarkan itu. BNK di Karangasem belum terbentuk. Biasanya kami hanya menerima tembusan dari pihak rumah sakit yang melakukan pemeriksaan,” katanya. Perbekel Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat, Wayan Suara Arsana, juga mengakui persyaratan menjadi klian banjar dinas tahun ini memang cukup ketat. Apalagi yang terakhir melampirkan surat bebas narkoba, biayanya juga tidak sedikit, mencapai ratusan ribu rupiah. Ini yang membuat sebagian masyarakat enggan menjadi perangkat desa. Pihaknya menyarankan agar hal tersebut setidaknya ada kebijaksanaan. Akan tetapi, pihaknya menegaskan tergantung masing-masing desa menyikapinya, agar perangkat desa yang baru segera dipilih, guna membantu beban berat tugas-tugas perbekel. Kabid Pemerintah Desa, BPMPD Karangasem, I Komang Subadra, yang dihubungi Senin kemarin, belum bersedia memberikan komentar. Dihubungi beberapa kali melalui handphonenya, dia tidak memberikan jawaban. (kmb31)
Cuaca Tak Menentu
Ribuan Salak Terancam Gagal Panen Amlapura (Bali Post) – Petani buah-buahan di Karangasem, kelimpungan akibat cuaca tak menentu. Saat ini sering sekali hujan lebat turun, padahal sedang musim pohon buah berbunga. Akibatnya pohon buah seperti salak itu menjadi rusak, karena banyak bunga-bunga itu gugur. Dampaknya, ribuan hektar tanaman salak terancam gagal panen. Hal itu disampaikan salah seorang tokoh petani salak asal Banjar Pengawan, Sibetan, Wayan Putu, di Karangasem, Senin (14/11) kemarin. Wayan Putu menambahkan, petani salak tak bisa berbuat banyak melawan situasi alam itu. Mau tidak mau para petani hanya bisa pasrah. Soalnya, masalah cuaca itu di luar kemampuan petani dalam mengendalikannya. Berbeda bila tanaman salak itu terserang hama atau penyakit, barangkali petani akan berusaha menanggulangi dengan memberikan obat-obatan. Pohon salak yang tengah berbunga, kata Wayan Putu, bila terguyur hujan yang lebat, maka bunganya menjadi membusuk sebelum mengalami persarian. Tidak aneh akibatnya, produksi buah salak ini menjadi langka. ‘’Harga buah salak saat ini per kilogram memang melambung mencapai Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu. Hal karena memang buah salaknya jarang,’’ katanya. Di lain pihak, sejumlah petani salak di Banjar Kalanganyar Desa Sibetan, beberapa hari lalu ditemui tengah memagari kebun salak mereka di pinggir jalan. Pagar yang digunakan adalah pelepah salak. Pelepah salak itu berduri tajam. Karena itu, petani mesti berhati-hati menaklukkan duri-duri pelepah salak itu, agar jari atau telapak tangan mereka tak tertusuk duri tajam saat membuat pagar itu. Mereka memagari kebun salaknya, agar tampak rapi di pinggir jalan. Pemagaran itu dilakukan, agar saat salak berbuah tidak dicuri orang. Petani di wilayah objek wisata agrosalak Sibetan itu memang rutin sekitar tiap enam bulan sekali memperbaiki pagar salaknya. Kalau tidak bunga salak hancur diguyur hujan saat ini, sebenarnya bulan ini salak berbunga bahkan sebagian sudah menjadi buah kecil-kecil. Dikatakan, musim panen raya salak pada Februari sampai April. Di lain pihak, anggota DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara menyampaikan, tak hanya petani salak yang merana akibat cuaca tak menentu. Petani buah-buahan lainnya juga terancam tak bisa panen buah-buahan, seperti petani mangga dan jambu mete. ‘’Belasan hektar kebun mete mertua saya hancur. Padahal, sudah dibelikan obat antihama dan pupuk. Buah mangga juga langka, karena bunga mangga rusak akibat diguyur hujan pada musim ini,’’ kata Musna Antara. (013)
Bali Post/kmb31
PELABA DIKAPLING - Lahan pelaba Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem yang dikapling di Banjar Pesuguhan Desa Seraya. Tampak tumpukan kayu yang dipotong pihak yang mengkapling lahan.
Kasus Tanah ’’Pelaba’’ Pura Dikapling
Polisi Telusuri Pembeli dan Pengembang Amlapura (Bali Post) -
Penyelidikan kasus pengambilan tanah tanpa hak dan perusakan di Banjar Pesuguhan Desa Seraya, Karangasem, terus berlanjut. Tanah hak milik Desa Pakraman Karangasem itu, tiba-tiba dikapling-kapling oleh oknum warga. Saat ini, kasusnya terus didalami pihak kepolisian. Polisi sedang memburu para pembelinya yang sudah membayar uang muka dan tentu oknum pengembangnya. Klian Desa Pakraman Karangasem, I Wayan Bagiarta, M.H., Senin (14/11) kemarin, mengaku sudah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan dari pihak penyidik Sat. Reskrim Polres Karangasem. Setelah kasusnya dilaporkan, pihak kepolisian dalam surat bernomor B/78/ XI/2016/Reskrim tersebut, menerangkan pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi dari warga sekitar. Ada juga satu orang saksi dari pembeli tanah. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak BPN (Badan Pertanahan Negara) Kabu-
paten Karangasem, terkait objek Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 1214 dan SHM nomor 1215 yang dikeluarkan BPN Kabupaten Karangasem. Demikian juga terkait adanya penemuan sejumlah patok yang diduga diletakkan pihak BPN. Namun, seperti apa hasil pemeriksaan itu belum dijelaskan lebih jauh. Setelah kasus ini terus didalami, rencananya pemeriksaan selanjutnya dilakukan kepada saksi Ida Bagus Alit, mantan Bendahara Desa Pakraman Karangasem. Rencananya, pemeriksaannya di Mapolres Karangasem, Selasa (15/11) ini. Pemeriksaan mantan bendahara desa
pakraman ini, erat kaitannya dengan bagaimana sebelumnya lahan seluas 15 hektar tersebut dikelola pihak Desa Pakraman Karangasem. Lahan itu sebagai tanah pelaba pura, Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. “Ada juga salah satu koperasi di Desa Seraya akan diperiksa, karena diduga ikut membeli dan sudah membayar uang muka Rp 100 juta terhadap tanah kapling tersebut,” ujar Bagiarta. Sudah Bayar Uang Muka Penelusuran terhadap para pembeli yang sudah membayar uang muka ini sebagai tindak lanjut lapo-
ran pihak prajuru Desa Pakraman Karangasem yang menyebut sejumlah pihak yang sudah membayar uang muka. Hal itu merujuk pada penemuan beberapa kuitansi hasil penjualan tanah pada lokasi tersebut. Salah satunya selembar kuitansi atas nama Nyoman Manis sebagai pembeli. Sedangkan pihak yang menerima uang atas nama Nyoman Wija senilai Rp 190 juta untuk uang muka tanah di wilayah setempat seluas 5 are, tertanggal 20 September 2016. Selain itu, dalam dokumen laporannya kepada polisi, juga ada atas nama UED (Usaha Ekonom Desa) Seraya membeli lahan seluas 5 are dengan uang muka Rp 100 juta. Ada juga CU (Credit Union) Banjar Tenggang, membeli lahan seluas 3 are, dengan informasi awal yang diterima pra-
juru, sudah membayar uang muka Rp 100 juta. Ada juga atas nama I Wayan Kayun asal Banjar Gambang I Komang Diarmara asal Banjar Bungkulan, Desa Seraya. Namun, Bagiarta menegaskan, belum dapat informasi detail, berapa luas lahan yang telah dibeli itu. Berapa biayanya dan kepada siapa lahannya itu dijual. Dari data itu, pihak kepolisian akan melacak siapa pengembang yang berani mengkapling tanah pelaba pura dan menjualnya kepada warga dan unit usaha di wilayah sekitarnya. Bagiarta menambahkan, rencananya Rabu (16/11) besok, pihak penyidik Polres Karangasem bersama BPN akan melihat langsung lokasi tanah yang dikapling itu untuk menentukan dan membuktikan posisi SHM Desa Pakraman Karangasem yang dikapling. (kmb31)
Puncak ’’Ngenteg Linggih’’ di Pura Penataran Kenusut
Ketua DPRD Ikut ’’Nubung Padagingan’’ BERTEPATAN pujawali purnama kalima dilaksanakan puncak Karya Mamungkah, Nubung Padagingan, dan Ngenteg Linggih, di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar, Kenusut, Karangasem, Senin (14/11) kemarin. Selain Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Wabup Wayan Artha Dipa, juga Ketua DPRD Nengah Sumardi ikut prosesi nubung atau mendem padagingan. Puncak karya kemarin dihadiri ribuan krama, tak hanya dari Karangasem, juga dari kabupaten/kota lainnya. Bupati Mas dan Wabup Artha Dipa tampak mundut tigasan yang merupakan pratima Ida Batara saat murwa daksina, yakni upacara mengelilingi areal pura sebanyak tiga kali. Usai prosesi agung itu dilaksanakan persembahyangan muspaang karya. Persembahyangan berlangsung khusuk diawali Puja Tri
Sandya dan muspa sebelas kali. Sebanyak 21 sulinggih mamuput secara bersamasama, pada puncak karya itu. Tari wali pun dipentaskan berupa wayang lemah (sudhamala), tari baris pasraman, rejang dewa, dan topeng sidha karya. Pada momen prosesi mendem padagingan, Ketua DPRD Nengah Sumardi, berpartisipasi aktif. Sumardi tampak ikut mendem padagingan disaksikan tokoh-tokoh masyarakat. Ditemui usai mengikuti mendem padagingan, Ketua DPRD Nengah Sumardi menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pangayah, panitia karya dan krama Desa Pakraman Jumenang dan sekitarnya yang telah memberikan rasa baktinya secara tulus ikhlas ngaturang ayah-ayahan. Rasa bakti totalitas itu yang ditunjukkan umat sejak dulu, sehingga output-nya saat ini adalah bisa terwujud telah dilang-
sungkan karya besar ini, dengan lancar setelah tuntas pembangunan fisik pura bertahun-tahun yang dilakukan bertahap tersebut. Tentunya, masih ada runtutan (prosesi) lanjutan usai karya ngenteg linggih ini. Dikatakan, keberadaan Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar itu sangat penting bagi umat Hindu. Pura itu statusnya sebagai pura kahyangan jagat. Karena itu, pihaknya mengajak semua pihak turut menjaga kesucian pura ini. Substansi dari karya agung ini, hendaknya dapat diejawantahkan secara pribadi di hati masing-masing dalam kehidupan sehari-hari untuk selalu bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Usai prosesi mendem padagingan, Bupati Mas Sumatri juga menandatangani prasasti dan menanam bibit pohon sebagai pengingat karya. Masyarakat diharap-
MENDEM PADAGINGAN - Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, ikut mendem padagingan saat puncak karya, kemarin. kan turut menjaga kelestarian lingkungan maksudnya tidak hanya suka menebang, tetapi harusnya lebih suka menanam pohon, sehingga alam semesta ini tetap dalam keseimbangannya. Kita harus ikut bagian yang aktif dan
produktif dalam pelestarian itu. Sebab, Ida Sang Hyang Widhi telah menganugerahkan alam semesta ini beserta isinya, dari tanaman bahan pangan yang ditanam manusia, sudah tumbuh subur dan menghasilkan. (ad461)
Dilewati Dangsil, Tanaman Tumbuh Subur Di Pura Penataran Kebon Agung, Banjar Kebon, Kertha Mandala, Abang, dilaksanakan Aci Purnama Kalima Senin (14/11) kemarin. Uniknya, pada prosesi itu dihaturkan sepuluh dangsil. Proporsinya sembilan dangsil merupakan aturan pribadi dan sisanya satu dangsil merupakan dangsil banjar. Dari semua dangsil yang dihaturkan, dangsi banjar itulah yang terbesar yakni tumpang – bertingkat -- sembilan. Sementara dangsil aturan pribadi dari krama hanyalah tumpang lima. Masyarakat di sana mempercayai dangsil tersebut sebagai simbol atau perlambang apa dalam hierarki pemujaan Trimurti bertepatan momen pujawali di Pura Penataran Kebon Agung, Abang itu?
KLIAN Banjar Pakraman Kebon, Ketut Dayuh Ardana, didampingi pamangku Pura Penataran Kebon Agung Jero Mangku Nyoman Pica, mengatakan pada intinya upacara dangsil itu adalah memohon keselamatan agar segenap warga terhindar dari marabahaya. Prosesi lainnya, saat pujawali di pura itu yakni mendak tirta di mata air yang besar. Harapan warga, air dari mata air yang berisi kolam ditumbuhi bunga lotus itu tetap mengalir lancar dan besar sepanjang tahun untuk mengairi sawahsawah di desa itu. Saat ini, mata air di Kebon Agung itu debit airnya kecil. Karena itu, melalui upacara ini warga mohon kepada Sang Hyang Shiwa Giri Natha di Pura Penataran itu. Memang di pura itu stana Shiva, di candi bertingkat sembilan. Candi itu merupakan pelinggih Hyang Shiva Giri Natha. ‘’Di jeroan selain padmasana, ada palinggih utama berupa candi sebagai palinggih Sang Hyang Siwa Giri Natha, selain bale pesamuan. Kenapa kami percaya di pura ini disungsung Hyang Siwa Giri Natha. Karena Ida Pemangku saat masehe –mengucapkan formulasi mantra suci ala
Bali Post/bud
DIRIKAN DANGSIL - Krama Banjar Kebon membuat dan mendirikan dangsil.
tradisi Bali --, selalu didahulu Om Giri Murti…. Candi sesungguhnya adalah lambang atau miniatur gunung. Gunung disucikan sebagai palinggah Ida Batara Lingsir, yakni Ida
Batara Siwa,’’ ujar Jero Mangku Nyoman Pica, pamangku pamucuk di pura itu. Dangsil persembahan krama itu kata Jero Mangku Pica, dibuat menyerupai candi. Kerangka dangsil itu bisa dari kayu bisa juga dari bambu. Pada rangka itu, ditanding (dirangkai) berbagai jenis jajan produk dari sawah. Dangsil dihias dengan janur, daun, dan bunga sehingga tampak indah. Dangsil banjar dibuat secara bergotong royong oleh krama banjar yang ditugasi untuk itu. ‘’Pada aci kali ini ada sembilan krama yang ngaturang dangsil. Umumnya krama yang ngaturang dangsil, karena sudah mendapatkan anugerah atas permohonannya kepada-Shiva Giri Nata,’’ ujar Jero Mangku Nyoman Pica. Prosesi kemudian ada arakarakan, dangsil di-pundut dari banjar ke simpang tiga di depan Pasar Desa Culik. Kemudian dangsil itu diusung ke pura dan berikutnya ke persawahan warga di wilayah desa hingga ke tempat mata air yang mengairi sawah di seluruh Desa Kebon Agung. Prosesi arak-arakan dangsil juga diiringi seluruh arca alias pratima Ida Batara di
wilayah desa itu. Istilah di banjar setempat, prosesi seperti itu disebut Ida Batara ngelanglang buana. Krama percaya di mana dangsil serta pratima Ida Batara melintas di areal persawahan, di sana sawah akan subur nantinya dengan hasil melimpah. ‘’Yang tidak habis pikir, tanaman di sawah yang semula rebah karena terinjak pamundut dangsil dan pratima Ida Batara. Keesokan harinya tidak ada bekas sama sekali. Bahkan sudah berdiri tegak seakan tidak ada sesuatu sebelumnya,’’ ujar seorang krama pamundut dangsil, Nengah Aryana. Jero Mangku Pica mengatakan, aci di Pura Penataran setempat digelar rutin tiap tiga tahun sekali. Hari baiknya pada purnama kalima. Pura Penataran merupakan pura utama di Desa Kertha Mandala, Abang ini. Di sebelahnya, ada Pura Subak Abian, Pura Puri Tengah dengan palinggih utama yang khas berupa candi. Di sebelah Pura Puri Tengah, ada Pura Subak Carik (bangket). Usai ngiring Ida Batara maider ngelanglang buana, Selasa (15/11) ini, krama ngaturang dandanan disertai babi guling. (bud)
TABANAN
14
Selasa Wage, 15 November 2016
Pagi Ini Apel Besar Cinta Damai
Tabanan (Bali Post) Buntut aksi demo di Jakarta pada 4 November lalu muncul reaksi keras dari masyarakat yang menolak perpecahan, apalagi yang menggunakan isu SARA. Untuk mencegah terulangnya kembali hal serupa, Kapolri menginstruksikan seluruh jajarannya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lewat gelaran Apel Besar Cinta Damai yang dilaksanakan di wilayah hukum masing-masing. Di Kabupaten Tabanan, apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Selasa (15/11) ini mulai pukul 09.00 Wita. Pemkab Tabanan selaku pendukung kegiatan yang digagas jajaran kepolisian ini menerjunkan kurang lebih 200 PNS. Apel juga melibatkan seluruh potensi masyarakat, baik tokoh formal seperti karang taruna maupun tokoh informal (ulama dan kyai, habib, pendeta, romo, biksu, ormas keagamaan dan potmas binaan Polri). “Ibu Bupati didaulat menjadi irup. Kepanitiaan juga melibatkan ormas kepemudaan setempat, “jelas Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa. Apel mengambil tema ‘’Melalui Hikmah Hari Pahlawan ke71 Tahun 2016, Kita Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat guna Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan NKRI yang Kokoh’’. Dalam apel akan ada pembacaan deklarasi bersama dengan harapan dapat memelihara kebhinekaan. Apel dilanjutkan kegiatan kemasyarakatan/kebudayaan yang disesuaikan dengan tradisi/budaya setempat dan dimeriahkan joged bumbung. (kmb28)
PETANI – Seorang petani bawang putih di Tabanan. Tanaman bawah putih terganggu cuaca sehingga hasil panennya tidak maksimal.
Pengembangan Bawang Putih Terkendala Cuaca
Bali Post/kmb24
Tabanan (Bali Post) –
Tanaman bawang putih merupakan salah satu program hortikultura dari pemerintah pusat. Hasil panen tahun 2016 ini mengalami peningkatan meski tidak maksimal. Jika tahun lalu keberhasilan panen hanya 20 persen, kali ini 40 persen. Ada pun permasalahan yang dialami masih sama, yaitu cuaca yang tidak bersahabat untuk pertumbuhan dan perkembangan bawang putih. Bali Post/kmb28
RAPAT - Rapat koordinasi menjelang pelaksanaan Apel Besar Cinta Damai di Tabanan.
Pengadaan Pakaian Putih Hitam Dirancang Rp 7 M
Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan berancang-ancang melakukan pengadaan pakaian kemeja putih dan bawahan hitam pada tahun anggaran 2017. Total anggaran yang diajukan Rp 7 miliar untuk 13 ribu lebih pegawai. Ini adalah konsekuensi kebijakan penggunaan pakaian baju kemeja putih dan bawahan hitam, baik bagi PNS maupun tenaga kontrak. Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa membenarkan rencana pengadaan pakaian bagi seluruh pegawai di lingkungan pemkab, baik PNS maupun tenaga kontrak. Menurutnya, sudah lama tidak ada pengadaan pakaian untuk pegawai, termasuk seragam baru baju putih bawahan hitam. ‘’Tetapi pengadaan ini sangat tergantung dari ketersediaan anggaran dan kebijakan bupati,’’ ungkapnya belum lama ini. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tabanan I Made Yasa dihubungi terpisah mengatakan, pengadaan pakaian ini terkait kebijakan Pemkab Tabanan. Bupati telah mengeluarkan edaran bahwa tenaga kontrak wajib mengenakan kemeja putih lengan pendek dan bawahan rok/celana hitam setiap Senin sampai Rabu. Pihaknya mengusulkan anggaran Rp 7 miliar untuk sembilan ribu lebih PNS ditambah tiga ribu lebih tenaga kontrak. Namun dia tidak berani memastikan, apakah akan disetujui atau tidak. “Semuanya terserah tim anggaran, kami hanya mengajukan,” tandasnya. Dana tersebut sesuai harga hasil survei yang dilakukan di lapangan. Satu setel pakaian kemeja putih dan bawahan hitam diperkirakan seharga Rp 250 ribu. Setiap pegawai akan mendapatkan satu setel pakaian, termasuk tenaga kontrak selama tiga hari berturut-turut. Pihaknya juga mengajukan tiga rancangan bentuk pakaian nantinya. (kmb28)
KK Miskin Dapat Listrik Bersubsidi
Tabanan (Bali Post) Mulai awal 2016 lalu, pemerintah menetapkan aturan bahwa pemasangan listrik dengan daya 450 VA dan 950 VA hanya boleh untuk warga yang masuk KK miskin. Agar lebih tepat sasaran, pada awal Januari 2017 akan diterapkan tarif listrik normal bagi pemasang daya 450 VA dan 950 VA yang tidak masuk KK miskin. Tarif ini bakal dinaikkan secara bertahap hingga sama dengan tarif listrik daya nonsubsidi lainnya. Hal itu dipaparkan Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN Rayon Tabanan, Agung Suyadnya beberapa waktu lalu. Di Kabupaten Tabanan ada sekitar 4.700 KK miskin yang masuk dalam jatah pemasangan listrik daya 450 VA dan 950 VA. ‘’Dari data TNP2K, kurang lebih 4.700 KK miskin yang berhak mendapatkan listrik bersubsidi,’’ ujarnya. Melalui KTP saja pihak PLN akan mengetahui mana yang masuk KK miskin dan berhak mendapatkan listrik bersubsidi atau KK yang tidak terdaftar. Jika pada awal 2017, ada pembayaran listrik dari warga yang tidak masuk KK miskin tetapi memakai daya 450 VA dan 950 VA, akan diterapkan tarif tidak bersubsidi. Jangkauan listrik di Tabanan indeksnya mencapai 100 persen dengan total sekitar 125.000 pelanggan. Meski begitu, ada beberapa warga yang belum terjangkau listrik karena berada di permukiman baru dan listriknya diputus akibat tidak membayar. ‘’Yang kesulitan membayar listrik biasanya warga lansia atau jauh dari tempat pembayaran. Untuk membayar mereka menunggu petugas PLN datang ke rumahnya,’’ jelas Agung. Karenanya PLN berusaha menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan, seperti bank dan LPD sehingga layanan pembayaran listrik menjangkau hingga ke pelosok. (kmb24)
Kepala Bidang Pengembangan Produksi Hortikultuta Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, mengatakan permasalahan program hortikultura bawang putih hampir sama dengan tahun lalu, yaitu terkendala cuaca. Bedanya tahun 2015, kekeringan panjang menyebabkan tanaman banyak mati, sedangkan tahun ini hujan terus-menerus sehingga tanaman terserang hama
jamur. ‘’Tahun lalu kemarau ekstrem, sedangkan tahun ini curah hujan tinggi. Namun, jika dilihat dari produksi terjadi peningkatan 20 persen,’’ ujarnya, Senin (14/11) kemarin. Di samping kendala cuaca, pembersihan lahan dari gulma tidak dilakukan petani secara berkala. Agar lingkungan bawang putih tidak lembab yang memicu pertumbuhan hama jamur, petani harusnya menyiangi gulma setidaknya
Aset dan Anggota Terus Meningkat
satu bulan sekali. Tetapi hal ini tidak dilakukan sehingga pada usia satu setengah bulan bawang putih sudah mulai diserang hama jamur. Akibatnya, petani memilih memanen bawang putih lebih awal atau pada usia tiga bulan, padahal seharusnya saat berumur empat setengah bulan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian lebih besar. Menurut Wiadnyana, Tabanan mendapatkan bantuan program hortikultura seluas 40 hektar. Sebagian besar sudah dipanen awal, sedangkan kurang lebih lima hektar akan dipanen akhir November atau awal Desember mendatang. Tabanan juga mendapatkan program hortikultura untuk bawang merah dan cabai. Hasil bawang merah belum memuaskan, sebab
petani kebanyakan menanamnya untuk dipanen daunnya. Oleh karena itu, saat menanam kebanyakan memakai pupuk dengan unsur N yang tinggi. Padahal untuk menghasilkan umbi, tanaman bawang merah membutuhkan unsur P dan K. Kedua unsur ini justru rendah pada lahan pertanian karena kondisinya yang asam akibat terlalu banyak unsur N. ‘’Hanya sedikit petani yang memberikan
kapur untuk memenuhi unsur P dan K bagi tanaman bawang merah, sehingga hasilnya tidak begitu baik,’’ terangnya. Dari pengalaman ini, Wiadnyana melihat perlunya pembinaan lagi agar petani memberikan perlakuan yang tepat dan benar bagi tanaman hortikultura. Dengan demikian hasilnya diharapkan lebih baik lagi tahun depan. (kmb24)
Anggota Berperan Besar Majukan KSP Sesana Karya
Tabanan (Bali Post) Sebuah koperasi tidak akan berkembang tanpa ada rasa kebersamaan dan saling memiliki, baik pengurus maupun anggota. Apalagi di tengah persaingan lembaga keuangan, koperasi diharapkan bisa bertahan untuk dapat mensejahterakan anggotanya. Guna mempererat jalinan silaturahmi antara pengurus dan anggota, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sesana Karya menggelar acara tirtayatra ke sejumlah pura di Bali, Sabtu (12/11) lalu.
Lokasi yang dituju adalah Pura Pucak Bukit Sinunggal di Tajun, Buleleng, Pura Pucak Penulisan di wilayah Kintamani dan Pura Batur Kintamani di Bangli. “Tirta yatra rutin kami laksanakan tiap tahun, tapi mengajak sejumlah anggota baru kali ini. Kurang lebih 400 orang menaiki delapan bus. Ini sebagai bentuk syukur atas perkembangan koperasi,” ujar Manajer Koperasi Sesana Karya, I Made Sumardana, Senin (14/11) kemarin. Ke depannya agenda tirtayatra
Bali Post/kmb28
TIRTAYATRA - Manajer dan jajaran Pengurus KSP Sesana Karya serta sejumlah anggota saat berfoto bersama usai melaksanakan tirtayatra.
dengan mengajak anggota akan diagendakan lima tahun sekali. “Kami lihat dulu anggaran yang ada. Kalau memungkinkan bisa dilakukan lima tahun sekali,” ucapnya. Terkait perkembangan, manajer pensiunan bank ternama itu membeberkan KSP Sesana Karya yang didirikan tahun 2004 di jalan utama Marga-Apuan tiap tahun mengalami peningkatan cukup signifikan dalam hal aset dan jumlah anggota. Semua ini tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat dan anggota terhadap keberadaan koperasi. “Kami selalu melakukan pendekatan dan memperkuat rasa kekeluargaan, karena koperasi ini adalah milik para anggota,” jelas Sumardana. Hingga November ini, total aset yang dimiliki Rp 12 miliar lebih, dengan jumlah anggota 572 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2015 yang hanya beranggotakan 447 orang dengan aset Rp 8 miliar lebih. Sementara dana yang disalurkan untuk pinjaman pada 2016 tercatat Rp 6 miliar lebih. “Koperasi berkembang karena anggota, dan kami memiliki moto menyejahterakan anggota,” imbuhnya. Tahun 2017 mendatang, KSP Sesana Karya akan meningkatkan layanannya dengan menempati gedung kantor baru di dekat kantor layanan PLN Marga, tepatnya di Jalan Wisnu. Kantor berlantai tiga ini akan diresmikan sekitar Agustus. (kmb28/k250)
Bali Post/kmb24
BUKA - Acara pembukaan kemah budaya di Selemadeg, Minggu (13/11) lalu.
Kemah Budaya, Gali Potensi Generasi Muda
Tabanan (Bali Post) – Generasi muda tidak cukup hanya dibekali dengan pendidikan akademik. Untuk bekal sebagai penerus pembangunan bangsa, generasi muda juga harus dibekali pengetahuan budaya. Guna memenuhi hal ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tabanan menggelar acara Kemah Budaya secara rutin yang bertujuan membangun generasi muda kreatif dan berpijak pada budaya. Kemah budaya tahun ini diselenggarakan di Selemadeg yang dibuka, Minggu (13/11) lalu. Kepala Disdikpora Tabanan I Putu Santika dalam kesempatan itu menyebutkan, Kemah Budaya 2016 merupakan penyelenggaraan keenam. “Kegiatan ini diadakan untuk menggali potensi peserta. Tema yang diusung adalah ‘’Menjadi Matahari’’. Peserta diharapkan bisa menjadi sinar, minimal bagi dirinya untuk mencari arah hidup,” tandasnya. Antusiasme peserta cukup besar. Proses audisi pada 23 Oktober 2016, diikuti ratusan orang. Namun, sesuai ketentuan, audisi yang diisi tes kesehatan dan interview bidang kesenian hanya meluluskan 50 peserta. Mereka yang lolos seleksi berhak mengikuti kemah hingga 18 November nanti. Pada 19 November para peserta akan mengikuti pentas budaya. Selama mengikuti kemah, para peserta diajak mengolah potensi yang dimiliki masing-masing, dekat dan bersenyawa dengan alam. Peserta dibimbing oleh mentor seperti Sawung Jabo bersama personel Sirkus Barock, Ayu Weda, Kadek Jango Pramartha dan Putu Liong Sutawijaya. (kmb24)
Program Celengan Sosial untuk Warga Miskin Tabanan (Bali Post) Beragam cara dilakukan pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat miskin. Di Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), terobosan unik yang kini menjadi unggulan adalah program celengan sosial di masing-masing desa. Program ini mendapat apresiasi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat parade budaya dan pesta rakyat beberapa hari lalu. Bahkan bupati didaulat memecahkan celengan sosial warga Desa Tegal Mengkeb. Hasil celengan itu lalu diserahkan kepada I Ketut Kasna, warga miskin dari Banjar Beranjingan yang mengalami stroke. Menurut bupati, program ini sangat bermanfaat untuk membuka rasa kepedulian masyarakat. “Ini ide yang patut dicontoh oleh kecamatan dan desa lainnya. Adanya celengan sosial semacam ini membuat saya bangga dan tersentuh. Jangan dilihat nilainya, tapi kepeduliannya. Mari galang sisi sosial bantu sesama,” ujar Eka. Bupati Eka juga memberikan jempol untuk Dara Manis Kelar Raskin, program yang bertujuan mengurangi jumlah keluarga miskin di Seltim. “Kecamatan lain
jangan malu copy paste untuk kebaikan. Kita juga tidak boleh pelit berbagi ilmu dan pengalaman. Jangan hanya mau dengar diri sendiri,” katanya. Sebelumnya Camat Selemadeg Timur I Gusti Putu Ngurah Darma Utama menjelaskan, Dara Manis Kelar Raskin merupakan program yang berlaku di masing-masing desa. Celengan ditempatkan di kantor desa. “Kebetulan saat ini Pak Kasna dari Banjar Beranjingan mengalami musibah. Dia sakit stroke dan perlu biaya pengobatan. Semoga bantuan ini bisa meringankan biaya pengobatan yang harus ditanggungnya,” jelasnya. Seltim senantiasa berusaha berinovasi dalam hal pembangunan, sekali pun merupakan kecamatan termuda yang baru lahir pada 12 Juni 2002. “Kami tidak ingin tertinggal. Kami tetap ingin menjadi yang terdepan. Kegiatan pembangunan kami tahun ini mengambil tema “Selamadeg Timur Metaksu Menuju Tabanan Serasi”. Salah satunya kami wujudkan dengan program peningkatan ibu kota kecamatan lewat pembangunan catur buana dan patung catur dewi di Desa Megati,” imbuhnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PECAHKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memecahkan celengan sosial warga Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur.
15
Selasa Wage, 15 November 2016 Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo.
Bali Post/rtr
Ronaldo Gagal Cetak Gol dari Titik Penalti Faroe -
Gagal mencetak gol dari titik penalti, Cristiano Ronaldo masih mampu menghasilkan dua gol saat Portugal menundukkan Latvia 4-1 dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Senin (14/11) kemarin. Ronaldo membawa juara Eropa memimpin dari eksekusi penalti pertamanya pada menit ke-28. Namun penyerang Real Madrid itu gagal menggandakan keunggulan mereka saat penalti keduanya mengenai tiang gawang.
Kegagalan itu terlihat berisiko tinggi ketika Arturs Zjuvins menyamakan kedudukan untuk Latvia pada menit ke-68. Namun tandukan William Carvalho membawa Portugal kembali unggul dua menit kemudian, Ronaldo mencetak gol
ketiga melalui sepakan voli menit ke-85 dan Bruno Alves melengkapi kemenangan tim tuan rumah di injury time babak kedua. Tambahan tiga poin ini membawa Potugal tetap menghuni peringkat kedua di Grup B dengan
sembilan angka dari empat pertandingan. Ronaldo dkk. tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen grup Swiss yang mengalahkan Kep. Faroe 2-0. Portugal mampu selamat dari ancaman di awal pertandingan ketika tendangan sudut jatuh ke kaki Igors Tarasovs, namun ia gagal meneruskannya dengan sempurna ke gawang Portugal. Kiper Rui Patricio mampu menyelamatkan
Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa
1. Prancis 2. Belanda 3. Swedia 4. Bulgaria 5. Belarus 6. Luksemburg Grup B Hungaria Portugal Swiss 1. Swiss 2. Portugal 3. Hungary 4. Kep. Faroe 5. Latvia 6. Andora Grup H Belgia Siprus Yunani 1. Belgia 2. Yunani 3. Bosnia 4. Siprus 5. Estonia 6. Gibraltar
vs Belarus vs Belanda 4 4 4 4 4 4
3 2 2 2 0 0
1 1 1 0 2 1
0 1 1 2 2 3
4 4 4 4 4 4
4 3 2 1 1 0
0 0 1 1 0 0
0 1 1 2 3 4
4 3 2 1 1 0
0 1 1 0 0 0
0 0 1 3 3 4
4-0 4-1 2-0
8-1 3-1 1-1
21-1 12 9-2 10 8-5 7 3-8 3 5-15 3 2-17 0
Hasil Balap GP Formula 1 Brazil 1. Lewis Hamilton (Mercedes) 3:01:01,335 2. Nico Rosberg (Mercedes) +00:11,455 3. Max Verstappen (Red Bull) 00:21,481 4. Sergio Perez (Force India) 00:25,346 5. Sebastian Vettel (Ferrari) 00:26,334 6. Carlos Sainz Jr ( Toro Rosso) 00:29,160 7. Nico Huelkenberg (Force India)00:29,827 8. Daniel Ricciardo (Red Bull) 00:30,486 9. Felipe Nasr (Sauber) 00:42,620 10. Fernando Alonso (McLaren) 00:44,432 Klasemen Pembalap 1. Nico Rosberg (Jerman) 2. Lewis Hamilton (Inggris) 3. Daniel Ricciardo (Australia) 4. Sebastian Vettel (Jerman) 5. Max Verstappen (Belanda) Konstruktor 1. Mercedes 2. Red Bull 3. Ferrari 4. Force India 5. Williams
poin 722 446 375 163 136
DUNK - Pemain Cleveland Cavaliers Kevin Love melepaskan dunks di ring Charlotte Hornets pada pertandingan kompetisi NBA, Senin (14/11).
9-3 12 16-3 9 8-3 7 2-8 4 2-8 3 1-13 0
vs Estonia vs Gibraltar vs Bosnia 4 4 4 4 4 4
1-0 1-3
7-2 10 8-4 7 6-3 7 6-10 6 2-6 2 5-9 1
vs Andora vs Latvia vs Kep. Faroe
poin 367 355 246 197 192
bakan Ronaldo mengenai sisi tiang gawang dan keluar. Sepuluh menit kemudian, Latvia, menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Zjuzins. Namun Carvalho mengembalikan keungguilan Portugal lewat sundulan kepala. Setelah Ronaldo menciptakan gol kedua atau ke-68-nya di pentas internasional, Alves menutup kemenangan Portugal dengan gol sundulan kepala. (kmb39/afp/ant)
Abu Dhabi Jadi Penentu Gelar
Hasil Pertandingan
Grup A Bulgaria Luksemburg
sarangnya. Setelah hanya mampu mengancam melalui tembakan-tembakan jarak jauh, Portugal memecah kebuntuan ketika Nani dijatuhkan Gints Frimanis, dan Ronaldo mengeksekusi penalti ke sisi kanan Andreis Vanins. Portugal mendapatkan penalti lagi ketika Glebs Kluskins menjatuhkan Andre Gomes pada menit ke-58, namun kali ini tem-
Bali Post/ap
Cavs Ukir Rekor Tembakan Tiga Angka di Awal Musim Cleveland Channing Frye memasukkan lima dari 14 tembakan tiga angka Cleveland Cavaliers saat timnya itu menang 100-93 atas Charlotte Hornets pada kompetisi NBA, Senin (14/11) kemarin. Cavaliers menjadi tim pertama yang setidaknya mencatatkan sepuluh tembakan tiga angka dari sembilan pertandingan pertamanya di awal musim. Frye mencetak 20 poin sebagai pemain pengganti dan LeBron James mengemas 19 poin, mencatatkan delapan rebound dan memberikan delapan assist. Poin James pada menit terakhir memperpanjang keunggulan Cavs menjadi sembilan angka dan memberikan kekalahan kedua secara beruntun kepada Hornets. Kyrie Irving mengemas 19 poin, sedangkan Kevin Love membukukan 17 poin dan melakukan 11 rebound untuk Cavas. Iman Shumpert menyumbangkan 15 angka sebagai pemain pengganti. Hornet mendapat angka dari Kemba Walker 21 poin. Michael Kidd-Gilchrist yang baru sembuh dari masalah cedera punggung mencetak 11 poin dan sepuluh rebound. Setelah memulai musim dengan catatan 6-1, Hornets kalah pada dua pertandingan terakhirnya dari Raptors dan Cavs, dua tim terbaik
di Wilayah Timur setelah pertemuan di final wilayah tahun lalu. Cavs mematahkan rekor tembakan tiga angka yang diukir oeh Houston Rockets, yang mencatatkan setidaknya sepuluh tembakan tiga angka pada delapan pertandingan pertama untuk membuka musim 2014/2015. Cleveland dengan rekor menang kalah 8-1, membuka hari dengan menduduki peringkat kedua di liga dalam rekor tembakan tiga angka, ratarata mencatatkan 13,1 tembakan tiga angka per pertandingan. (afp/ant)
Bali Post/rtr
berhadapan dengan mobil-mobil yang datang dalam kondisi yang kacau. ‘’Bendera merah diperlukan, kami perlu menghentikan balapan. Berapa banyak orang yang ingin mereka mengalami tubrukan? Saya nyaris menubruk Kimi pada bagian tengah (trek) lurus, saya tidak dapat melihat apa pun,’’ tambah sang juara dunia tiga kali. Bendera merah dikibarkan beberapa saat kemudian. Hamilton yang tertinggal 12 poin dari rekan setimnya Nico Rosberg di klasemen, unggul 3,1 detik atas rekan setimnya itu ketika balapan dihentikan. Rosberg, pemenang balapan untuk dua musim terakhir di Brazil, dapat meraih gelar perdananya jika ia mendulang kesuksesan pada balapan kemarin atau meraup tujuh angka lebih banyak daripada Hamilton. Pembalap Prancis Romain Grosjean menubrukkan mobil Haasnya ke dinding pembatas saat ia keluar dari starting grid, setelah ia kehilangan kendali mobilnya. Hasil buruk juga dialami pembalap pujaan tuan rumah Felipe Massa. Pembalap tim William itu berencana mengakhiri kariernya musim ini. Namun penampilan pamungkasnya di depan pendukung sendiri berakhir buruk. (kmb39/afp/ant)
Hasil Pertandingan Portland vs Denver 112-105 Golden State vs Phoenix 133-120 Minnesota vs LA Lakers 125-99 Cleveland vs Charlotte 100-93 Oklahoma City vs Orlando 117-119
Belgia Pesta Gol
GIRING BOLA - Pemain Belgia Axel Witsel (kiri) menggiring bola melewati hadangan lawannya dari Estonia Konstantin Vassiljev pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Senin (14/11) kemarin di Stadion King Baudouin, Brussels.
Sao Paulo Gelar juara dunia Formula 1 akan ditentukan di seri pamungkas di Abu Dhabi pekan ini. Grand Prix Formula 1 Brazil berakhir Senin (14/11) kemarin dengan hanya memainkan 20 dari 71 putaran akibat hujan lebat dan pembalap Mercedes Lewis Hamilton diputuskan menjadi pemenang. Di Sirkuit Yas Marina nanti, Hamilton harus menjadi pemenang bila ia ingin menjadi juara. Namun bila Rosberg naik podium, hasil apa pun Hamilton di sirkuit ini termasuk kemenangan sekalipun tidak akan ada artinya. Sejumlah kecelakaan terjadi dan saftey car memimpin jalannya lomba di trek yang basah. Balapan di Sirkuit Interlagos ini sebelumnya tertunda selama sepuluh menit karena sejumlah kondisi. Safety car keluar untuk tujuh putaran pembukaan, dan pembalap asal Swedia Marcus Ericsson harus keluar pada putaran ke-13 ketika mobil Sauber-nya menghantam pagar pembatas. Balapan dilanjutkan pada akhir putaran ke-19 namun mobil Ferrari Kimi Raikonen melintir dan menghantam tembok beberapa saat kemudian. Pembalap Finlandia itu nyaris menubruk rekan setimnya yang berasal dari Jerman Sebastian Vettel. ‘’Ini buruk,’’ kata Vettel yang terpelintir pada putaran kesepuluh
Brussels Dries Mertens dan Romelu Lukaku masing-masing mencetak dua gol saat Belgia pesat gol ke gawang Estonia dengan skor 8-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2018, Senin (14/11) kemarin. Belgia yang belum terkalahkan dalam empat pertandingan memimpin klasemen Grup H. Pasukan Roberto Martinez juga mendapat sumbangan gol dari Thomas Meunier, Eden Hazard, Yannick Carrasco, dan gol bunuh diri dari Ragnar Kvalan. Satu-satunya
gol balasan Estonia lahir dari Henri Anier. Gol internasional pertama Menunier tercipta pada menit kedelapan, ketika ia berlari dengan sempurna mendekati gawang untuk menanduk bola umpan silang Carasco. Tembakan Mertens dari luar kotak penalti terdefleksi untuk menjadi gol kedua pada menit ke16, dan Hazard mengubah skor menjadi 3-0 melalui sepakan kerasnya menit ke-25. Sedikit kecerobohan di sektor pertahanan membuat Anier dapat berbalik untuk kemu-
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton menjuarai GP F1 Brazil di Sirkuit Interlagos, Senin (14/11).
dian menaklukkan kiper Thibaut Courtois sebelum turun minum. Belgia menambahi tiga gol lagi dalam rentang waktu enam menit setelah menit ke-60. Carrasco yang tidak terkawal memaksimalkan operan dari Lukaku, sebelum Kavlan membelokkan bola sepakan Mertens ke gawangnya sendiri. Mertens kemudian mengemas gol keduanya dengan sepakan cungkil melewati kiper, setelah upaya Lukaku dapat digagalkan. Lukaku mendapat penghargaan untuk kontribusinya ketika tembakannya pada menit ke-83 terdefleksi, untuk mengecoh kiper Mihkel Aksalu.
Penyerang Everton itu kemudian mendapat umpan lima menit berselang dengan bola cerdik dari lapangan tengah, dan ia berlari menuju ke gawang sebelum menembakkannya ke sudut gawang. Belgia mengoleksi 12 angka dari empat pertandingan, unggul dua angka atas tim peringkat kedua Yunani dan lima angka atas Bosnia yang berada di peringkat ketiga. Yunani diselamatkan Giorgos Tzavellas yang mencetak gol di pengujung akhir pertandingan sebelum bermain imbang 1-1 melawan Bosnia. Tim tamu memimpin berkat gol bunuh diri Orestis Karnezis menit ke-33.
Kedua tim sama-sama bermain dengan 10 pemain setelah pemain Yunani Kyriakos Papadopoulos dikartu merah menit ke-80 bersamaan dengan penyerang Bosnia Edin Dzeko. Peringkat keempat Siprus mengemas tiga poin dengan menghancurkan Gibraltar 3-1. Kostas Laifis membuka gol tim tuan rumah menit ke-29 disusul Pieros Sotiriou (65) dan Valentinos Sielis (87). Tim tamu sempat membalas lewat Lee Casciaro menit ke-51 namun upaya Gibraltar mencetak gol tambahan terhambat setelah kehilangan Jayce Olivero yang dikartu merah. (kmb39/afp/ant)
OLAHRAGA
16
Selasa Wage, 15 November 2016
Kebobolan Dua Gol di Babak Kedua, BU Telan Kekalahan Samarinda (Bali Post) -
Dua gol yang tercipta di babak kedua memaksa Bali United (BU) harus mengakui keunggulan Mitra Kukar 1-3 pada pertandingan kompetisi Torabika Soccer Championship, Senin (14/11) kemarin di Stadion Aji Imbut, Tenggarong. Tim berjuluk ‘’Naga Mekes’’ tersebut mencetak gol melalui Yogi Rahardian menit ke-15, Arthur Cunha (55) dan Anindito Wahyu menit 83. BU sempat menyamakan skor 1-1 lewat gol Nemanja Vidakovic di akhir babak pertama. Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, utamanya ketika memasuki babak kedua. ‘’Babak pertama memang pemain kami sedikit ada
Leonard Maliki Somma
beban, namun memasuki babak kedua para pemain bisa tampil lepas, dan hal itu membuahkan hasil positif berupa dua gol yang menjadi penentu tiga poin,’’ jelasnya. Ia mengaku salut dengan kerja keras anak asuhnya. Meski sejumlah pemain andalannya absen, namun mereka masih bisa mewujudkan target kemenangan untuk tim. Pada laga itu, top skor Naga Mekes Marlon da Silva tak bermain, begitu juga den-
gan Hendra Bayauw dan Asri Akbar juga absen lantaran masih cedera. ‘’Anak-anak lebih disiplin dan konsentrasi di babak kedua dan alhamdulillah bisa mencetak dua gol,’’ ucap Jafri. Jafri berharap hasil tiga poin ini bisa mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya usai dihajar Bhayangkara FC pekan lalu. Sementara itu, pemain Mitra Kukar M Bachtiar memuji penampilan rekanrekannya. Secara khusus
Kroser Maliki Juara Nasional Kelas 65 CC
Denpasar (Bali Post) Kroser Bali Leonard Maliki Somma keluar sebagai juara dalam Kejurnas Motocross 2016 di kelas 65cc, usia 10-12 tahun, pascamelahap seri pamungkas ke-12 di Sirkuit Pantai Prigi, Trenggalek, Jatim, 12-13 November lalu. Maliki total meraup poin (343), disusul Panji Mahesa (DKI/330), dan Nakami Vidi Makarim (NTB/293). Maliki yang baru tiba di Denpasar, Senin (14/11) kemarin, menerangkan dirinya akan kembali berlaga tahun depan pada Kejurnas Motocross 2017 di kelas 85cc, untuk usia 13-15 tahun. ‘’Tahun depan, saya harus naik kelas,’’ kata kroser kelahiran Denpasar, 13 Agustus 2004 ini. Selain itu, dirinya juga turun di balap motor jalan raya (roadrace) mengusung bendera Golden Racing Team, Subang, Jabar , mengikuti jejak sang kakak Yaasiin Gabriel Somma. ‘’Saya harus membalap di motocross dan road-race tahun depan,’’ tutur siswa kelas 1 SMP Raj Yamuna ini. Dikemukakan, dirinya juga bakal turun pada Indospeed Racing Series (IRS) yang khusus menggunakan Sirkuit Sentul, termasuk berguru ilmu balap pada Honda Schooling di Sentul. ‘’Untuk event IRS ini, saya menunggang CBR 150 cc,’’ ucapnya. Selain itu, Maliki juga diproyeksikan turun pada Honda Dream Cup, dan harus melakoni beberapa seri keliling Indonesia. ‘’Sementara pada event Honda Dream Cup, saya siap menggeber motor Sonic,’’ katanya. Maliki sendiri meskipun usianya masih muda, tetapi dirinya telah berlaga pada Kejurnas Motocross selama tiga tahun. (022)
Mauresmo Dikabarkan Lepas Jabatan Kapten Tim Prancis
hasil pertandingan final Piala Fed: Karolina Pliskova/Barbora Strycova (Ceko) vs Caroline Garcia/ Kristina Mladenovic (Prancis) 7-5, 7-5. Barbora Strycova (Ceko) vs Alize Cornet (Prancis) 6-2, 7-6(4). Caroline Garcia (Prancis) vs Karolina Pliskova (Ceko) 6-3, 3-6, 6-3. Caroline Garcia (Prancis) vs Petra Kvitova (Ceko) 7-6(6), 6-3. Karolina Pliskova (Ceko) vs Kristina Mladenovic (Prancis) 6-3, 4-6
guasai lapangan tengah dan menyamakan kedudukan di menit akhir babak pertama. ‘’Tapi di babak kedua saya memperbaikinya dan lebih bermain ke dalam. Selanjutnya saya akan fokus memainkan peran saya di tim. Yang pasti, kemenangan ini buat masyarakat Kukar dan keluarga,’’ ungkap pemain asli Bumi Etam ini. Hasil ini membuat Mitra Kukar naik ke peringkat enam dengan koleksi 43 poin. Sedangkan Bali United tetap mengumpulkan 32 poin. Pertemuan Mitra Kukar dan Bali United ini merupakan pertandingan pada pekan ke-28. (ant)
Voli Bali dan Regenerasi Pemainnya
Bali Post.ist
Paris Surat kabar Prancis L’Equipe, Senin (14/11) kemarin melaporkan Amelie Mauresmo akan melepas jabatannya sebagai kapten tim tenis putri Prancis setelah kekalahan di final Piala Fed atas Republik Ceko. Federasi Tenis Prancis mengatakan, Mauresmo akan melakukan konferensi pers resmi di Stadion Tenis Roland Garros, Paris. Mouresmo, dua kali juara Grand Slam tunggal putri, sempat melatih petenis Inggris Andy Murray selama dua tahun sebelum keduanya memutuskan berpisah pada Mei 2016. Sejak itu, Andy Murray semakin berkibar dan menjadi petenis tunggal putra nomor satu dunia mulai awal November 2016. Di final Piala Fed, Prancis harus mengakui keunggulan Rep. Ceko 2-3. Ceko tercatat lima kali menjuarai turnamen ini dalam enam tahun terakhir atau 10 kali secara keseluruhan. Karolina Pliskova dan Barbora Strycoba menaklukkan pasangan Kristina Mladenovic dan Carolina Garcia 7-5, 7-5 pada partai ganda yang memastikan kemenangan Ceko dalam final kejuaraan dunia tenis beregu putri tersebut. Ceko, ketika sebagai Cekoslovakia di tahun 1970-an dan 1980-an pernah lima kali juarai Piala Federasi. Kini dalam beberapa tahun terakhir tim tenis negeri ini cukup dominan di tingkat dunia. Hanya tim AS yang dapat mengungguli Republik Ceko dalam koleksi gelar Piala Federasi, yakni 17 kali sejak kejuaraan ini pertama digelar tahun 1963. Petra Kvitova, dua kali juara Wimbledon, semula diharapkan dapat menjadi andalan Ceko namun setelah kekalahannya pada partai pertama, ia tidak dapat tampil hari Minggu. ‘’Kvitova tidak bisa tampil hari ini, kami tidak punya pilihan, namun Strycoba tampil sangat bagus,’’ kata kapten tim Republik Ceko Petr Pala. ( kmb39/afp/ant )
pujian itu diberikan kepada Ronal Setmot yang tak canggung dimainkan sejak menit awal. Pergerakan cepat Ronal mampu mengecoh perhatian barisan pertahanan Serdadu Tridatu. ‘’Alhamdulillah di pertandingan ini kami bisa meraih hasil maksimal. Saya apresiasi pemain muda, terutama Ronal Setmot yang jarang main. Dia sudah menunjukkan penampilan yang baik ketika dipercaya jadi starter,’’ ujar Bachtiar. Ia mengakui dirinya sempat melakukan kesalahan di babak pertama. Ia bergerak terlalu ke depan, sehingga Bali United leluasa men-
Bali Post/net
MUNDUR - Pebulutangkis spesialis ganda Hendra Setiawan (depan) memutuskan mengundurkan diri dari Pelatnas.
Mundur dari Pelatnas, Hendra Setiawan Main Dua Tahun Lagi Jakarta (Bali Post) Pebulutangkis nasional Hendra Setiawan menyatakan mundur dari pemusatan pelatihan nasional PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mulai 1 Desember 2016. Namun kariernya di bulu tangkis masih dijalani selama dua tahun ke depan. ‘’Sudah waktunya bagi saya untuk berkarier di dunia bulu tangkis profesional,’’ kata peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 pada nomor ganda putra bersama Markis Kido itu dalam situs resmi PP PBSI yang dipantau Antara di Jakarta, Senin (14/11) kemarin. Atlet yang meraih gelar juara dunia pada 2007, 2013, dan 2015 bersama Mohammad Ahsan itu berharap regenerasi sektor ganda putra pelatnas PBSI semakin baik dengan kehadiran pemainpemain muda. ‘’Saya berharap pada adik-adik saya di pelatnas untuk berlatih lebih baik lagi supaya regenerasi sektor ganda putra bisa berjalan maksimal. Saya juga
ingin pemain-pemain muda semakin berprestasi,’’ kata atlet kelahiran Pemalang, Jawa Tengah pada 25 Agustus 1984 itu. Turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka 2016 dan Hongkong Terbuka 2016 akan menjadi dua turnamen terakhir Hendra sebagai atlet pelatnas. Atlet akan berpasangan dengan Berry Anggriawan di Tiongkok dan Hongkong. ‘’Selama berpasangan dengan Ahsan saya cukup puas. Saya mendapatkan gelar juara pada All England, Asian Games, Juara Dunia dua kali. Hanya dalam Olimpiade 2016 yang gagal. Saya tidak menyangka akan meraih pencapaian sebanyak itu,’’ katanya. Hendra mengatakan sudah punya keyakinan bermain bagus bersama Ahsan ketika mereka dipasangkan pada 2012. ‘’Saya mengira akan butuh waktu lama untuk penyesuaian. Tetapi, kami sudah langsung juara superseries, juara dunia dan lainnya,’’ ujarnya. Meskipun belum me-
mutuskan pasangan pada pertandingan ganda putra selepas keluar dari pelatnas, Hendra memastikan masih akan bermain sebagai atlet profesional hingga dua tahun mendatang. ‘’Ada beberapa kandidat pemain yang bisa menjadi partner saya dan juga ada kemungkinan saya berpartner dengan pemain luar negeri,’’ kata Hendra. Keputusannya untuk meninggalkan pelatnas PP PBSI, lanjut Hendra, telah mendapatkan dukungan dari keluarga dan pelatih. ‘’Seandainya saya masih dipangil untuk pertandingan beregu atau saya masih dibutuhkan, saya bersedia untuk membantu,’’ katanya. Hendra Setiawan pertama kali masuk pelatnas PP PBSI pada 2002. Atlet peraih medali emas pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok dan Asian Games 2014 di Incheon, Korea itu sempat keluar dari pelatnas PBSI pada 2009. Hendra kembali masuk pelatnas PP PBSI pada 2012 dan berpasangan dengan Mohammad Setiawan. (ant)
ANIMO masyarakat menyaksikan pertandingan voli di Bali cukup tinggi. Itu juga didukung dengan banyaknya event yang dilaksanakan di masing-masing kabupatan/kota di Bali. Di balik itu, turnamen voli tidak semata hanya hiburan. Lewat event ini proses penjaringan atlet dilakukan. Atlet-atlet berkualitas itu terseleksi dan nantinya bisa memperkuat tim-tim lokal untuk tampil di event daerah sekelas Porpov atau membela Bali di ajang nasional maupun memperkut klub ternama di luar Bali nantinya. Namun untuk mencetak pemain muda berkualitas, diperlukan program pembinaan secara berkesinambungan di masingmasing kabupatan/kota. ‘’Untuk pembinaan pemain voli di Bali harus dilakukan lewat event di daerah. Sehingga dari sanalah Pengprov bisa memonitor atau memantau pemain yang berkualitas. Dengan begitu, nantinya juga bisa membangkitkan semangat mereka untuk bisa mewakili daerah mereka masingmasing lewat ajang antarkabupatan seperti Porprov dan kejuaraan lainnya,’’ ungkap Pelatih Tim Bola Voli PON Bali I Wayan Windu Segara di kedimannya di Pemogan, Denpasar Selatan, Senin (14/11) kemarin. Apalagi, dikatakannya, pascahilangnya klub bola voli Bali Tirta Dewata, sampai sekarang ini belum ada tim bola voli di Bali bisa bermain sampai ke level nasional. Kala itu para pemain Tirta Dewata diperkuat sebagian besar para pemain PON. ‘’Prestasi terbaik Tirta Dewata mampu meraih juara kedua di level nasional di bawah Surabaya Samator waktu itu. Tapi saya lupa tahun berapa itu. Yang jelas itu prestasi terbaik Tirta Dewata di level nasional,’’ kenangnya. Dijelaskannya, hilangnya nama besar Tirta Dewata lantaran tidak adanya regenerasi pemain. Karena mempertahankan suatu prestasi itu tidak mudah, maka diperlukan regenerasi pemain. Ketidaksiapan menciptakan tim pelapis lewat regenerasi pemain, inilah yang membuat tim Bali tidak stabil penampilannya. Untuk itu, mantan pe-
main timnas itu berharap, lewat kejuaraan di daerah diharapkan muncul pengusaha yang mau memback-up tim voli di Bali untuk menjaga eksistensinya, apalagi bila tampil di level nasional. ‘’Sebenarnya banyak penguaha besar di Bali, hanya mereka belum mau untuk membekingi sebuah tim, harus membutuhkan orang yang benar-benar loyal dengan olahraga voli. Itu yang saya belum lihat. Karena jika tidak maka tim juga akan kesulitan untuk terus eksis akibat tidak ada dana untuk menunjang sebuah tim,’’ jelasnya. Mantan pelatih Tim Bola Voli PON Bali itu berharap, meskipun tim Tirta Dewata tidak bisa hidup lagi seperti sedia kala, namun dirinya berharap nantinya ada tim voli di Pulau Dewata yang bisa mengikuti jejak Tirta Dewata. Seleknas Voli Dikatakannya, dari hasil PON Jabar lalu, Bali mampu mempertahankan prestasi yakni peringkat keempat seperti dicapai di PON Riau 2012. Meski begitu, ada dua pemain PON Bali yakni Kadek Juliadi dan I Nyoman Juliata berpeluang untuk dipanggil mengikuti seleksi nasional (seleknas). ‘’Keduanya memang berpotensi untuk dipanggil seleknas. Itu karena potensi dan pengalaman mereka bermain di level nasional. Apalagi keduanya juga langganan bermain di Pro Liga. Kadek Juliadi pada 2015 memperkuat Jakarta Pertamina dan juga mantan permain nasional. Tetapi itu tergantung komposisi kekurangan pemain di timnas,’’ ucap Windu Segara. Pria yang juga sempat membela timnas Indonesia di SEA Games 2003 dan 2005 itu berharap kesuksesan kedua pemain yang sudah sering memperkuat tim di Pro Liga itu memotivasi pemain-pemain lain meningkatkan prestasi mereka agar bisa mengikuti jejak keduanya bermain di level nasional. ‘’Kami harap itu bisa menjadi lecutan semangat dan motivasi para juniornya untuk terus meningkatkan kualitas mereka agar bisa berprestasi nantinya,’’ tutur mantan pemain Jakarta BNI 46 itu. (nan)
Delapan Petenis ke Babak Utama
Bali Post/ap
JUARA - Kapten tim Rep. Ceko Petr Pala (tengah) dan rekan-rekannya menjuarai turnamen Piala Fed dnegan mengalahkan Prancis di final, Senin (14/11) kemarin di Strasbourg.
Denpasar (Bali Post) Tercatat delapan petenis yang melenggang ke babak utama dalam turnamen bertajuk Nusa Dua Bali PGN Open setelah mereka melakoni babak prakualifikasi di Lapangan Tenis KONI Bali dan DPRD Bali, Senin (14/11) kemarin. Mereka adalah Agung Bagus (Jatim), Renato Lombardi (Swiss), Indra Wahyu (Kaltim), Joshua Gunawan (DKI), Roy Cahya (Jatim), Obert Mulyadi (Jateng), M. Rafidhiya (Sumsel), serta Dheo Agustian (Kalbar). Agung Bagus melaju
setelah mengalahkan Giovanni Rizaldy (DIY) 6-0, 6-0, kemudian Renato Lombardi menundukkan Adimas Tahta (Bali) 6-2, 6-0. Indra Wahyu menaklukkan Tariuc Evgheni (Moldova) 6-1, 6-2. Joshua menang atas M. Surya Krisna (Jabar) 6-3, 6-4. Roy Cahya unggul atas Armindo da Costa (Timor Leste). Obert mengalahkan Yogi Ardiansyah (DKI) 6-2, 6-2. Rafidhiya menaklukkan Wido Oksar (Jatim) 6-2, 6-0, serta Dheo Agustian mengalahkan Dewana Gustaman (DIY) 6-3, 6-2.
Sementara unggulan tunggal putra adalah David Agung Susanto (Riau) dengan Peringkat Nasional Pelti (PNP/3). Atlet Bali Gede Falyawan jumpa Wisnu Adi Nugroho (Jateng), sedangkan Agus Satria Bombom bertemu Ahmad Imam Ma’ruf (Jabar). Di sektor tunggal putri, unggulannya Septiana Nur Zahirio (Papua) yang menduduki PNP-3. Atlet Bali Putu Nonik Armini jumpa Sediati Merdiningsih (Bali), serta Gilda Ramadhani (Bali) juga meladeni Wulan Krisnadewi (Bali). (022)
Bali Post/kmb41
Pelatih Tim Bola Voli PON Bali I Wayan Windu Segara.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Wage, 15 November 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Sales Counter & Supervisor Project, bs Inggris E:info@maitaru.com Tlp.427575
Dicr Cook Helper/Waiter/ss. ***Dcr Adm Bs Comptr,Pglm,Sari Dbthn Mrktng Resto Lk/Pr, pnglm SMA,SMK penglmn Resto,max 27th Dana V/8 Bluh Indh,08123997672 min 1-2th ramah bs kerja tim. A.BP.001.11.16.0000785 u/Resto Jimbaran,TubanSeminyak Email ke hrd@emabali.com *Receptionist,SPV & SpaTherapist B.BP.141.11.16.0000454 (Jl.Sunset Road) 081236215048 A.BP.001.11.16.0000698 RebornSpa Jl.Sunset Ph:766744 Sardine Restaurant Dcr 2 org Marketing u/property B.BP.154.11.16.0000410 A.BP.001.11.16.0000798 Looking for Cook for di Sempidi Hub.087862668722 Dcr Karyawan/Karyawati Toko A.BP.001.11.16.0000732 Dinner,Waitress,Bartendres, Tamatan SMA Sdrjt.0811394065 Bebek Semar Warung at Mas Ubud Need Waiter/ss,Bar, Cook,Call: Dcr Bnyak Krywan/ti Pbrk Roti: A.BP.153.11.16.0000910 Barback Must Speak English 087860071555/dyoyona@yahoo.com Sales,Sopir,Baker&Produksi, Utk Dicari: Front Office, House Jl.Petitenget 21 Telp:733617 A.BP.001.11.16.0000880 Restorant:Cook,Waiters&Manager Keeping,Driver,Engineering Mail:sardine@sardinebali.com Bth Baby Sitter/Perawat Hub/SMS”081999057909 Bell Boy,Security & PRT Untuk B.BP.141.11.16.0000453 Hub:083831713800 A.BP.001.11.16.0000878 Hotel,Hb.PO BOX 2015 Kuta Bali Urgent SPG,Nusa Dua A.BP.001.11.16.0000900 Dcr Kary Artshop(SMA,Inggris) B.BP.164.11.16.0000441 (Bali Collection) Cari Krywn Cewek Jaga Toko dan Sopir SIM A/B1 Telp:297643 Dicari sopir wanita max 30th Gaji 2.250.000+1% Komisi Pmbantu Rmh Tngga,081558424242 A.BP.001.11.16.0000883 Hub.081339180838 Hub:085100730980/082144725490 B.BP.141.11.16.0000446 Dcr Receptionist u/Klinik SOS Jl.Pemecutan Ungasan B.BP.004.11.16.0000435 Cr Accounting,Daerah Kuta,Wanita, Gatotkaca Hub:085101421022 B.BP.101.11.16.0000321 Dcr Sopir Jujur&Bersih Min D3, bs MS Office,Email: A.BP.001.11.16.0000861 Dcr Sgr Terapist/Reception(F) Koki/Tkg Masak H.082247191953 lovina@dps.centrin.net.id Dcr Sgr Staf Accounting Hub: A.BP.153.11.16.0000909 Hub PT.QRG Jimbaran.8480379/82 A.BP.001.11.16.0000863 PT.Adi Murti Jl.Plawa No.37 A.BP.001.11.16.0000728 Dicari Supir Pribadi utk Cust. Srvc(F)for School,Good Eng Daerah Sanur SMS ke:0811394065 Driver Pglmn & Tau Jln,Seminyak Exp,Max30 E:info@balikiddy.com Dps 0361-224109/08113975654 A.BP.001.11.16.0000881 A.BP.153.11.16.0000911 B.BP.164.11.16.0000443 Call:081338328877/081999906535 Bth Staff Villa Wnt Bs Masak & Dcr:Marketing & Accounting, A.BP.153.11.16.0000908 Dbthn Chef u/Chinese Resto,Lk, Cleaning Srv Pria Bs Bhs Inggris PT.Sumber Urip CV:sumberuripdps@ Progammer Full Time S1/D3/SMK pglmn di htl/resto min 1-2th Sdh Penglmn 0811397727 gmail.com 0361-419721 Email ke hari@esolindo.com Email ke hrd@emabali.com B.BP.154.11.16.0000456
A.BP.001.11.16.0000699
A.BP.001.11.16.0000624
Dcr Sopir bs Bhs Ing Aktif Utk Travel Max 30Th,081999156365
A.BP.001.11.16.0000859
Dcr Staf Serabutan T Dalam & Security u/Cafe Widuri Jl.P. Moyo I/3 Pedungan 081246554645
A.BP.001.11.16.0000901
Dcr Staf Surveyor max 30Th Hub Indohome Finance Jln Cokroaminoto 165 Ubung(Samp. Bank Mandiri Taspen Post) Dps Tlp.429047
A.BP.001.11.16.0000877
Dcr Tkg Sablon(laki2)/Srabutan Jl.Patih Nambi 7A 085103008088
A.BP.001.11.16.0000868
Dcr Tng Serabutan laki2 Tgl Dalam Max30Th G1,2Jt 08113854405
A.BP.001.11.16.0000903
Dcr laki2 Pnggu Kos/Pny SIM A/ Srbutn KTP Bali Hub.0811387484 A.BP.001.11.16.0000885
Dcr/Kami memerlukan Spa Receptionist di Sanur pengalaman, bs Bhs Inggris Ph.087861219163 E:manager@aromasparetreat.com
A.BP.001.11.16.0000871
A.BP.001.11.16.0000888
Dibutuhkan Segera HRD&Security Dicari Peg.Salon Wanita,bisa Officer utk PT.Secure for Asia Naik motor,cuci muka,crembat (SIA) Kirim Lamaran ke Hub:081353145550 A.BP.001.11.16.0000875 Jl.Pantai Berawa No.150,Canggu 081246971927 (CV Lengkap,SKCK, Dicr Penjahit,Bag.Produksi(SIM A), Tk Potong,Tk Setrika utk Foto Copy Ijazah,Surat Garmen,LamJl.LaksamanaI/6 Keterangan Sehat Dokter,Pas Dps,Email:lgproduction168@ Foto.Diutamakan Sertifikat yahoo.com Hp.08123678295 Security Garda Utama) A.BP.001.11.16.0000898 B.BP.004.11.16.0000437 Job Vacancy: The Griya Villas Dibutuhkan Sopir Box Jln.Hang & Spa Bunutan-Amed look for Tuah 35 Sanur 0361-288460 Experienced & qualified Chef. A.BP.001.11.16.0000870 CV info@thegriya.com Dicari 2 Tng Msk u/Catering & A.BP.012.11.16.0000867 1 PRT. Gaji+Fasilitas. Hub: 08123846867 / 081338739292 MultifinanceMembthkanAO,Adm, OB,kirim ke Jl.Buluh Indah A.BP.001.11.16.0000858 No.90A C/Q BESS Central Insurance Dicari Engineering u/Hotel A.BP.001.11.16.0000862 Hub:0361 736301/736305 A.BP.001.11.16.0000899 Urgent! Rest Manager,Marketing Accounting,Bartender,Waitress Dicari Karyawati u/Toko,Jl.Gatot Good Looking+English,Benefit: Subroto Barat,085100475105 A.BP.005.11.16.0000895 Salary+Serv.Charge+Intensive Dicari therapist Spa untuk di Telp:0361-755204, Email: Seminyak Hub. 081 999 050712 angelbl@dps.centrin.net.id A.BP.154.11.16.0000851
A.BP.001.11.16.0000897
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
TOYOTA
Xenia X Dp 9Jt,Pick UP Dp4,7Jt Avanza G’11 Silver, Ayla X Dp 8Jt Hub:081936231521 Samsat Baru,Mulus T.0811386300 A.BP.001.11.16.0000419
A.BP.001.11.16.0000906
Xenia XI Th’11 Silver AsliBali Avanza G’2012 Putih Hrg.105Jt Hub:082340377111 TT AsBali Rp.147Jt H.087860002341
Grand New Innova,Abu-Abu Met th’11 akhir Hub.085706625400 A.BP.001.11.16.0000874
Jual Avanza Silver’05 Mls Prum Giriasri J4 Nusa2, 081338613795
DIJUAL RUMAH !!Jl Rmh Mrh Mnmls Siap Huni Siulan Penatih H.081558041018
B.BP.141.11.16.0000445
Dikontrakan Rumah Di Abian Tuwung Hub:085935259199
A.BP.001.11.16.0000857
Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5mPav Ng,081337332121
A.BP.001.11.16.0000842
DkntRmh2Lt/2KT+2KMDlm+RK+Dp Djl Tnh Tulikup Gianyar 14,2A 35Jt/Th MalboroXX,081999715914 SHM Strtgs Jln6m,081338003303
Djl Rmh Bongan Kediri Tbn Tnh A.BP.001.11.16.0000869 A.BP.001.11.16.0000904 1 Are H.520 Nego 087761627802 DktRmh 4KTdr,2KMdi,Jl.Ry Sesetan Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih B.BP.101.11.16.0000444 A.BP.001.11.16.0000902 B.BP.141.11.16.0000452 A.BP.001.11.16.0000866 G.TamanSari II/081339811677 PondokCitra Pmogan 08123871809 Xenia Xi’05 Silver 1.3 AsDK Or Yaris E’06 Hitam, Manual, Jual Fortuner VNT Manual 2014 Djl sgr Perum Permata Hijau, A.BP.001.09.16.0001743 A.BP.001.11.16.0000891 sinil 84Jt Smst Br 08123804634 T.081353156600 Dalung Jl.Ry Abianbase Dalung KM 19000,Putih,Diesel,Fulvar, !Umalas Krbkn 2A,7A,20A,KomerA.BP.001.11.16.0000905 A.BP.001.11.16.0000907 DISEWAKAN RUKO Hrg 1.750 Jt/Unit 2Lt 120m2 LT sial Area Kmp Bule,085733777777 harga Nego Hub.081338572669 Innova V Luxury’2014 Putih MITSUBISHI A.BP.001.11.16.0000656 Sewa Ruko Gatsu Timur Uk.16x6m 160m2,0361466842,081934310335 A.BP.001.11.16.0000876 Manual Asli Bali H.0811395948 Mitsubishi Mirage’14 AsBali A.BP.001.11.16.0000118 Per Thn 85Jt Tlp:(0361)466840, 3Kav bs 1Kav 1,9A Prum.Gria Wika, B.BP.141.11.16.0000451 Rush TRD Sportivo Putih Manual Rumah 2,5Are Penamparan Bs Tkr 081934310335,081337283254 089619874461 Wijaya Kusuma,081238262325 Innova G Manual Abu Met’2015 A.BP.001.11.16.0000882 A.BP.001.11.16.0000740 2014 AsBali KM15rb,0811395948 Tnh/Mobil,085100856999 Pemilik A.BP.001.11.16.0000718 KM14rb Asli Bali,085100434008 SUZUKI Djl Kav Baru 1Are Kota Gianyar B.BP.141.11.16.0000449 B.BP.141.11.16.0000450 B.BP.141.11.16.0000448 DIJUAL TANAH Swift GT3’12 AT+G.Max’14 PU Jln 6mtr Hotmik H:081999025757 Alphard G’12Hitam AsliBali Tg1 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.11.16.0000332 Dijual Tanah Jln Tegal Cupek JazzMMC’12+CRV’09/085100856999 bs TT&Krdt Dp140Jt,08124611999 DICARI MOBIL B.BP.141.11.16.0000447 Dikont Rmh 2KT,2KM Jl.Jepun Djl Tanah di Jl WR.Supratman Gang Berata Kerobokan L.7Are B.BP.164.11.16.0000442 Dcr Mercy/Alphard Over Kredit, Ertiga GX Silver AsBali+Ijin Dijual Avanza Silver’2006 Pipil No.9 Gryatama Resident Daerah Kodya Dpsr Bali L.50,5 Hub.081337283254,081338791301, Serius Hub.081999394000 Prwisata’2013 BUC,082146321008 Mulus Hub.08123867588 Hub.081238308630 Are Hub:082144331168 081237449024 B.BP.164.11.16.0000440
A.BP.001.11.16.0000872
PINJAMAN
BENGKEL LAS
SPA
BENGKEL LAS
A.BP.005.11.16.0000894
KOMPUTER
A.BP.001.11.16.0000889
A.BP.001.11.16.0000719
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL ALUMINIUM
DIJUAL MOTOR
FURNITURE
ALUMINIUM
KONTRAKTOR
PERCETAKAN
C.0000847-kom
A.BP.001.11.16.0000890
Jual T.1,32Are Perum JepunBali Pelunasan/Gestun kartu kredit KONTRAKTOR Br.Perang,5Are Jl.Cokroaminoto promo 2,3% Hub.082340004545 Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh A.BP.001.10.16.0002001 Dpn Deler Hino Hub:08123970292 A.BP.001.11.16.0000860 Tggl Vila RukoPool081337099764 SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th B.BP.166.11.16.0000455 Kav SHM Taman Pancing,Permata NPWP PasportHP.081.338.344.155 DISEWAKAN TEMPAT Anyar Sempidi 081337327078 A.BP.001.11.16.0000834 A.BP.001.11.16.0000892 Over Kontrak Warung dan Isinya Kav Sading,Babakan,T.Tutul KEHILANGAN Jl.Gatsu Barat Telp. T.Bayuh Canggu 081337327078 087850896053 / 081703889329 Hilang Sertifikat No.SHM:9675 A.BP.001.11.16.0000893 A.BP.001.11.16.0000865 Atas Nama Ni Ketut Metri Ry Tuban 5A+4A,Ry Malrboro 8A, A.BP.001.11.16.0000879 Ry Pemogan 7A.085100803572 RUPA-RUPA A.BP.001.11.16.0000873 BIRO JASA 1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% Tnh 3 are dan 5 are Penarungan !Urus Amnesti Pajak,NPWP,SIUP H.087861895055 / 081238979088 Badung 081338681038 IMB,UKL/UPL T.081235887887 A.BP.169.11.16.0000886 B.BP.164.11.16.0000438 A.BP.001.11.16.0000715 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat DIJUAL RUKO T.085337370228 / 412815 PELUANG USAHA Djl Ruko 2Lt bs utk 2 Ruko, TP A.BP.001.11.16.0000748 Bth Peluang Usaha Sbg Tambahan Jl.Tukad Citarum No.28 Panjer Jl.Sgr Taxi Mrh Komotra/Kalos, Hub.08991170163/085339348888 Yang Serius Hub:08123694555 Hub:087861965576-081999415846 A.BP.001.11.16.0000569
A.BP.014.11.16.0000887
A.BP.001.11.16.0000896
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
RUPA-RUPA
EKONOMI
18
Selasa Wage, 15 November 2016
Tahun 2016
Maksimal 20 Persen
Home Credit Targetkan Rp 1,7 Triliun Pembiayaan Mangupura (Bali Post) Sejak resmi beroperasi di Denpasar akhir bulan Juli 2016 lalu hingga Oktober 2016, Home Credit, perusahaan pembiayaan yang berasal dari Republik Ceko, itu telah berhasil melayani lebih dari 1.600 pelanggan dengan total pembiayaan sebesar hampir Rp 5 miliar. Per Oktober 2016, kontribusi terbesar 80 persen itu berasal dari pembiayaan untuk pembelian mobile phone dan gadget, diikuti 20 persen dari elektronik, furniture dan komputer. Hal itu diungkapkan Jaroslav Gaisler, CEO PT Home Credit Indonesia, Senin (14/11) kemarin, saat press conference di Hotel Pullman, Kuta. Tahun 2016 pihaknya menargetkan Rp 1,7 triliun pembiayaan, sedangkan pada tahun 2017 ditargetkan Rp 4,2 triliun. Sementara untuk Denpasar yang notabene masih terbilang baru berdiri ditargetkan tahun 2016 Rp 5 miliar pembiayaan dan tahun 2017 ditarget tiga kali lipatnya yaitu Rp 15 miliar. Sampai saat ini Home Credit telah melayani lebih dari 320.000 pelanggan. Mereka rata-rata baru pertama kali mengambil pinjaman di perusahaan pembiayaan ini.
Pelanggan baru itu merupakan total keseluruhan customer Home Credit yang beroperasi di tahun 2016. Dengan data itu, artinya telah mengalami peningkatan tiga kali lipat dari periode yang sama tahun 2015. Dalam upaya menguasai pasar, strateginya harus ada secara geografis di wilayah Indonesia, di provinsi dan kantong-kantong nasabah untuk mencapai skala bisnis yang diinginkan. Ada garansi dalam waktu singkat di bawah 30 menit dapat memproses pengajuan kredit nasabah, padahal 60 persen nasabahnya merupakan nasabah baru pertama kali meminjam di perusahaan pembiayaan ini. Ia beralasan berbekalkan pengalaman selama 20 tahun menggunakan analisis-analisis prediktor mengenai behavior dari customer atau kelakuan nasabah, pihaknya dapat melakukan proses apply dengan cepat. Hanya terkait analisis detail untuk memberikan pinjaman enggan disebutkan, karena merupakan rahasia perusahaannya. ‘’Itu adalah kompetitif advantages kita, tetapi pada prinsipnya ada dua hal kita tahu nasabah itu siapa dan kita tahu dia bisa bayar,’’ tegasnya. (may)
Kepemilikan Asing di Jasa Pembayaran
RESMIKAN RUMAH SAKIT - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah Ade Muhammad Djoen Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat didampingi Bupati Sintang Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang Askiman dan Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward, Senin (14/11) kemarin.
Kemitraan RI-Singapura
Diperkirakan Serap 4.000 Tenaga Kerja Semarang (Bali Post) Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dalam pernyataan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proyek kerja sama yang dikembangkan kedua negara di Jawa Tengah diperkirakan mampu menyerap 4.000 tenaga kerja.
Bali Post/ant
TRANSAKSI - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin (14/11) pagi 13.447 per dolar AS.
Rupiah Melemah 67 Poin
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta Senin (14/11) pagi turun 67 poin menjadi 13.447 per dolar AS. ‘’Ketidakpastian global meningkat ketika pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia diumumkan relatif melambat. Hal itu sudah cukup memicu pelemahan rupiah terhadap dolar AS,’’ kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta. Ia mengatakan, tekanan terhadap rupiah berpeluang bertahan dalam jangka pendek ini, paling tidak sampai pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Desember. ‘’Namun ruang pelemahan bisa tertahan dengan intervensi Bank Indonesia di pasar valas dan surat utang negara,’’ katanya.
Ia memperkirakan dalam jangka menengah membaiknya indikator fundamental seperti defisit neraca transaksi berjalan, inflasi serta prospek perbaikan defisit fiskal akan menjaga tren penguatan rupiah. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova, mengatakan di tengah sentimen yang masih cenderung negatif, aksi hindar terhadap aset mata uang berisiko masih berlanjut sehingga menambah tekanan terhadap mata uang rupiah. Di sisi lain dia menjelaskan, sebagian pelaku pasar mulai melirik komoditas emas sebagai pengalihan, karena logam mulia dinilai dapat menjaga nilai aset agar tetap stabil. (ant)
Bali Post/ant
BUAT GAMELAN - Pekerja melakukan proses pembuatan gamelan di sentra industri gamelan Wirun, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (14/11) kemarin. Gamelan tersebut dijual per setnya seharga Rp 250 juta hingga Rp 500 juta, tergantung jenis dan kelengkapannya. Produk itu untuk memenuhi pesanan, baik pesanan lokal sejumlah daerah juga diekspor ke sejumlah negara.
PM Lee dan Presiden Jokowi memberikan pernyataan pers bersama di Wisma Perdamaian Semarang, Senin (14/11) kemarin. Lee mengatakan banyak perusahaannya berinvestasi di Indonesia tidak hanya di Batam-Bintan-Karimun (BBK) tetapi juga di daerah lain di Indonesia. ‘’Termasuk di Kendal Industrial Park yang akan diresmikan siang ini,’’ katanya. Proyek di Kendal, kata Lee, merupakan proyek kerja sama yang sangat penting dengan skala besar dan mampu menciptakan 4.000 lapangan kerja baru di Semarang, khususnya di Kendal. Ia mengatakan kerja sama tersebut merupakan lang-
kah win-win outcome antara Singapura dan Indonesia. ‘’Kami juga membahas perkembangan kerja sama di bidang lain, termasuk khususnya pariwisata dan kami setuju untuk meningkatkan trafik wisatawan yang akan menguntungkan kedua negara,’’ katanya. Kedua negara merancang destinasi bersama yang memungkinkan wisatawan untuk berkunjung ke Singapura dan Indonesia dalam satu trip. Lee berharap melalui penandatanganan kerja sama di bidang pariwisata antara Indonesia dengan Singapura diharapkan akan semakin membuka jalur rute kapal pesiar, sehingga
Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI), Senin (14/11) kemarin mengeluarkan peraturan pemerosesan transaksi pembayaran. Salah satu ketentuannya menyebutkan bahwa kepemilikan asing di perusahaan penyelenggara jasa sistem pembayaran maksimal 20 persen. “Dasar ketentuan ini adalah kepentingan nasional dan perlindungan konsumen,” kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Jakarta. Ketentuan itu tercantum pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18/40/ PBI/2016 yang dikeluarkan Senin (14/11) kemarin. Dalam ketentuan tersebut BI mewajibkan perusahaan penyelenggara jasa pembayaran harus dimiliki minimal 80 persen oleh warga Indonesia atau badan hukum Indonesia. Perusahaan penyelenggara jasa pembayaran yang diatur struktur kepemilikannya antara lain, prinsipal, penyelenggara switching pembayaran, perusahaan penyelenggara kliring, perusahaan penyelenggara penyelesaian akhir, dan perusahaan penyelenggara jasa pembayaran lainnya yang ditetapkan BI. Ronald mengatakan sangat riskan jika sektor jasa pembayaran domestik dibuka terlalu lebar bagi kepemilikan asing. Pasalnya, pada sistem jasa pembayaran terdapat data dan transaksi keuangan
milik warga negara Indonesia yang rentan disalahgunakan. “Bisnis di jasa pembayaran itu isinya adalah informasi transaksi keuangan di Indonesia. Maka itu, riskan jika data tersebut jalan-jalan dulu di luar negeri,” katanya. Ronald mengatakan BI juga mengantisipasi ancaman-ancaman dari pesatnya perkembangan dunia maya dan teknologi ke depannya. “Ke depannya perang di dunia itu bukan lagi fisik, tapi juga perang cyber. Maka itu kita harus menjaga akses informasi tentang keuangan dari kepentingan-kepentingan lain,” ujarnya. BI menyatakan ketentuan kepemilikan domestik minimal 80 persen dan kepemilikan asing maksimal 20 persen tidak berlaku surut. Dalam penjelasn PBI tersebut, BI menuliskan “persentase kepemilikan dimaksud baru wajib dipenuhi apabila pihakpihak melakukan perubahan kepemilikan setelah PBI Pemrosesan Transaksi Pembayaran (PTP) berlaku”. Pada PBI PTP itu juga BI mengatur mengenai sistem pembayaran dalam pengembangan industri keuangan berbasis teknologi (Financial Technology/Fintech), Gerbang Sistem Pembayaran (Payment Gateway), Transfer Dana, Kliring, Uang Elektronik dan Dompet Elektronik. (ant)
mendorong makin berkembangnya pertumbuhan industri cruise. ‘’Kami mendorong capacity building Indonesia di bidang hospitality dan sektor pariwisata,’’ katanya. Kedua pihak juga membahas investasi antara dua negara, misalnya akan dikembangkan di bidang energi, di antaranya solusi energi yang bisa dikontribusikan ke Indonesia mencapai 35.000 MW. PM Lee menyarankan kepada Presiden Jokowi yang kemudian disetujui terkait pembentukan Indonesia-Singapura Business Council untuk memberikan nilai tambah pada kemitraan dua negara. (ant)
Sofyan Djalil
Bali Post/ant
Pulau Jawa Krisis Air
Bali Post/ant
PERTEMUAN BILATERAL - Kemitraan RI-Singapura diperkirakan serap 4.000 tenaga kerja.Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kiri) pada pertemuan bilateral di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/11) kemarin.
Arcandra Wakomut Pertamina
Jakarta (Bali Post) Menteri BUMN Rini M Soemarno menunjuk Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) PT Pertamina (Persero). Salinan Keputusan Pengangkatan Arcandra Tahar diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin
(14/11) kemarin. Penetapan Arcandra Tahar sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina berdasarkan Salinan Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Pertamina nomor : SK-254/MBU/11/2016 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris serta penetapan Komisaris Independen Peru-
sahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina. Berdasarkan SK tersebut, Rini juga memberhentikan dengan hormat Widhyawan Prawiraatmadja sebagai Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan Pertamina. “Saya mengucapkan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut,” ujar Rini. (ant)
Jakarta (Bali Post) Pulau Jawa sedang mengalami masalah yang nyata yaitu krisis air. Tata ruang harus dilihat lagi dan pemerintahan harus mengadakan evaluasi terhadap planologi, kenapa bisa banjir di satu daerah namun daerah lain juga kekurangan air. Demikian disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil ketika hadir dalam Diskusi Nasional dengan tema “Penyelamatan Hutan, Tanah dan Air” di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Senin (14/11) kemarin. Ia juga menjelaskan masalah air dan penyelamatan hutan, kalau dilihat undang-undang dan dijalankan dengan benar, seharusnya tidak ada masalah. Alasannya, fisik Indonesia 67 persen hutan, sehingga yang perlu dibenarkan hanya 33 persennya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Untuk menanggapi permasalahan itu, sebanyak delapan kementerian telah menyepakati untuk merevitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) dalam upaya penyelamatan hutan, tanah dan air. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga menyampaikan guna mengatasi hal itu, salah satunya perlu adanya deregulasi peraturan undang-undang. “Saya yakin kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memadukan program, aksi yang ada di masing-masing kementerian dalam rangka upaya penyelamatan air. Partisipasi dari seluruh stakeholder merupakan kunci utama suksesnya GNKPA,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (ant)
19
Selasa Wage, 15 November 2016
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Bali mengemban tugas sebagai pusat informasi dan pengetahuan khususnya di Bidang Keciptakaryaan melalui PIP2B atau Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan dengan layanan unggulan terkait arsitektur tradisional Bali. Merupakan tugas yang sangat besar bagi PIP2B untuk mengemban amanat tentang arsitektur tradisional Bali tersebut. Banyak pola pikir dan cara pandang masyarakat yang berbeda tentang hal ini. Seiring dengan kultur yang heterogen dan lahirnya para arsitek melalui pendidikan formal yang mengedepankan kreativitas, lebih mengutamakan bentuk yang ‘’menonjol’’ dari lingkungan sekitar, prinsip efisiensi ruang, pemanfaatan material yang ekonomis, mudah dikerjakan dengan waktu cepat, menyebabkan wujud arsitektur tradisional bercampur tanpa makna, karena tidak peduli terhadap hirarki, makna yang terkandung dalam wujud aslinya didukung oleh perkembangan teknologi, teknik konstruksi dan ketidakterbatasan material baru. Sebelum lebih jauh memahami arsitektur tradisional,
Arsitektur Tradisional Bali
masyarakat hendaknya perlu memahami terlebih dahulu tentang arsitektur vernakular. Istilah vernakular maupun istilah tradisional Bali sebetulnya memiliki konteks ataupun makna yang hampir sama, terkait masalah lokalitas setempat. Perbedaannya bahwa arsitektur vernakular beranjak dari prinsip nilai-nilai, ekonomi dan cara hidup serta budaya yang berkembang pada suatu tempat. Hal ini dikutip dari encyclopedia of vernacular architecture. Arsitektur vernakular lebih dikenal dengan sebutan arsitektur rakyat. Banyak penelitian sudah mengkaji terkait hal ini. Hasilnya bahwa arsitektur vernakular dibuat oleh masyarakat biasa sebagai langkah adaptif dan atisipatif manusia lokal untuk melindungi diri secara try and error. Prinsip-prinsip ini kemudian ditularkan secara estafet antara satu kelompok dengan kelompok yang lain dengan cara turun-temurun yang diwariskan. Prinsip inilah yang kemudian menjadi tradisi. Kemudian dikenal dengan arsitektur tradisional yang kemudian kita lontarkan sebagai hasta kosala-kosali. Penelitian oleh Suharjonto, Gatot (2011), vol. 2 no. 2, Architecture Departement Faculty of Engeneering Binus University, memberikan ilustrasi tentang perjalanan arsitektur tradisional. Berawal dari munculnya
arsitektur vernakular yang erat dengan nilai lokalitas adapun prinsip pembangunannya berlandaskan kepercayaan, kemampuan, sosial ekonomi, geografi, teknologi, bahan baku, sumber daya dan iklim. Setelah nilai ini ditransfer secara turun-temurun selanjutnya menjadi sebuah pakem/doktrin, prinsip pembangunan tersebut lebih kompleks sebagai wujud komunikasi yang estafet, yaitu menyangkut kepercayaan, hukum, adat, kekuasaan, agama, sosial, budaya dan mistis. Pada umumnya arsitektur vernakular asli dapat kita temui di daerah pedesaan sebagai saksi atas kejeniusan masyarakat lokal yang adaptif. Arsitektur sebagai manifestasi religi setempat dengan konsep keagungan, dan konsep ini dijadikan patokan dalam membagi ruang/zoning, demikian pula dengan konsep kekuatan bangunan beserta ukuran-ukuran yang berpatokan dengan tubuh manusia. Lalu bagaimana dengan kondisi saat ini? Banyak tipologi bangunan baru bermunculan yang tidak ada pada tataran bangunan tradisional. Contoh keberadaan toko, hotel, dan bangunan penunjang pariwisata lainnya. Lalu prinsip arsitektur tradisional Bali yang seperti apa dapat diaplikasikan dalam hal ini? Apakah ukuran bangunannya masih dapat disesuaikan dengan ukuran si pemilik bangunan?
Umumkan ke Publik Dari Hal. 1 ‘’LP LPD harus profesional. Ada LPD yang tidak menyetor karena tidak ada trust, makanya setengah-setengah. Coba diberdayakan, rekrut orang yang paham akuntansi. Laporan keuangan harusnya diumumkan ke publik, sehingga LP LPD akan dapat kepercayaan dari masyarakat,’’ tandasnya. Sebelumnya, Ketua LP LPD Bali I Nyoman Arnaya menegaskan, LP LPD sejak 2013 mulai mengelola secara penuh dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD. Ini tidak lepas dari terbitnya Perda No.4 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perda No.8 Tahun 2002 tentang LPD. Kendati ada LPD yang tidak mau menyetor dana pemberdayaan 5%, namun nominal yang dikelola LP LPD terus meningkat dari tahun ke tahun. ‘’Jadi kita mulai pada perda ini (Perda No.4 Tahun 2012), baru diberi wewenang penuh untuk memungut dan membagikan sesuai porsi yang ada,’’ ujarnya. Arnaya memaparkan, tahun 2013 LP LPD menerima total dana pemberdayaan Rp 9,807 miliar dari yang seharusnya Rp 16,591 miliar atau 59,11%. Hal ini karena seluruh LPD di Kabupaten Badung pada saat itu tidak ada yang menyetor keuntungan 5%. Tahun 2014, ada peningkatan dana pemberdayaan yang diterima yakni sebesar Rp 15,740 miliar (77,16%) dari target Rp 20,399 miliar. Saat itu sudah mulai ada LPD di Badung yang mau menyetor dana pemberdayaan. Kemudian di tahun 2015, LP LPD menerima dana pemberdayaan Rp 19,445 miliar dari target Rp 24,680 miliar atau 78,79%. Dengan kata lain, masih ada LPD di Badung yang belum mau menyetor dana itu meski sebagian sudah menyetor. ‘’Tahun 2012 saat terjadi perubahan perda, sedikit terjadi gonjang-ganjing. Ada yang menyetor, ada yang
tidak. Apalagi muncul saat itu berbagai macam statemen tentang LPD, perubahan nama, dan sebagainya,’’ jelasnya. Dari total dana pemberdayaan yang diterima, lanjut Arnaya, sebesar 55% digunakan oleh LP LPD untuk gaji, tunjangan pegawai, dan operasional. Dalam hal ini, LP LPD tidak ada mengambil dana dari APBD. Saat ini tercatat ada 65 pegawai LP LPD dari idealnya 90 pegawai untuk melakukan pembinaan LPD, dengan porsi 50:50 pegawai berpendidikan S-1 dan SMA. Kemudian 35% dana pemberdayaan digunakan untuk operasional Badan Kerja Sama (BKS) LPD dan pelatihan LPD. Sebesar 7,5% sebagai dana perlindungan yang digunakan untuk melayani pinjaman modal dalam rangka penyehatan LPD. ‘’Jadi untuk LPD-LPD yang kurang sehat kemarin, kita porsikan dia untuk menyehatkan kembali dari dana perlindungan ini sesuai dengan kondisi mereka. Terutama LPD kecil yang memang benar-benar potensinya bergerak, kita akan tambah pinjaman modal dari dana perlindungan. Kita berikan dari Rp 20 juta sampai Rp 100 juta sesuai dengan kondisi mereka masing-masing,’’ jelasnya. Arnaya melanjutkan, 2,5% sisanya digunakan sebagai dana penjamin simpanan nasabah (DPS) LPD untuk subsidi modal. Konsep ini baru dibuat dan sudah disosialisasikan ke Gubernur Bali, bagaimana melindungi LPDLPD yang dalam kondisi kolaps. Namun, DPS LPD saja tidak cukup, sehingga setiap LPD yang menjadi anggota DPS harus memberikan dana awal sebesar Rp 2 juta. ‘’Selanjutnya dia akan membayar kewajiban sesuai dengan besarnya dana pihak ketiga, sehingga nantinya kalau dia kolaps kita akan bisa bayarkan dana pihak ketiga itu. Tentu sesuai dengan porsinya, itu semua ada sistem yang kita bangun,’’ tandasnya. (kmb32)
Sebagai Buruh Dari Hal. 1 Boy menyebut Juhanda belajar merakit bom di Aceh pada kurun waktu 2009-2011. Menurutnya, hingga saat ini sebanyak 15 orang saksi telah dimintai keterangannya dalam penyidikan kasus tersebut. Identitas pelaku bom Gereja Oikumene adalah Juhanda (32) alias Joh alias Muhammad bin Aceng Kurnia. Juhanda diketahui bekerja sebagai buruh dan tinggal di sebuah masjid tanpa nama yang terletak di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 4 Kelurahan Sengkotek Kecamatan Samarinda Seberang. Pelaku pernah menjalani hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan sejak Mei 2011 atas kasus teror bom Puspitek, Serpong, Tangsel, Banten. Kemudian Juhanda dinyatakan bebas bersyarat setelah mendapatkan remisi Idul Fitri pada 28 Juli 2014. ‘’Kemudian pelaku pindah ke Samarinda dan bekerja sebagai buruh di sana,’’ katanya.
Tak hanya terlibat kasus teror bom di Serpong, Juhanda alias Joh juga diduga terkait dengan kasus bom buku di Jakarta pada 2011 yang tergabung dalam kelompok Pepy Fernando. ‘’Ini jaringan lama. Sekarang dia bergabung dengan JAD (Jamaah Anshar Daulah) Kaltim,’’ ujarnya. Peristiwa ledakan bom di halaman Gereja Oikumene, Jalan Cipto Mangunkusumo Nomor 32 RT 03, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) mengakibatkan empat orang anak dan balita mengalami luka serius, bahkan seorang korban di antaranya bernama Intan Olivia Marbun yang berumur 2,5 tahun meninggal dunia. Akibat peristiwa tersebut, tubuh Intan mengalami luka bakar 70 persen dan infeksi saluran pernapasan. Balita malang itu akhirnya meninggal ketika menjalani perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie Samarinda, Senin kemarin. (ant)
Bagaimana dengan prinsip konstruksinya? Apakah masih dapat diaplikasikan untuk bangunan skala besar? Sebagai referensi hendaknya para arsitek muda perlu memahami beberapa karya arsitek senior dalam melestarikan ‘’tradisi’’ seperti karya Robi Sularto, Ida Bagus Tugur, I Wayan Gomudha dan masih banyak arsitek lainnya. Pada prinsipnya karya-karya tersebut merupakan hasil penggalian akar budaya setempat atau bangunan yang erat dengan tradisi dan mitologi Hindu. Bangunan didesain dibuat dekat dengan keseharian masyarakat baik dari cerita pewayangan Hindu hingga pemanfaatan material lokal. Hal tersebutlah yang menyebabkan karya-karya mereka
menjadi terlihat selaras dengan lingkungan walaupun dengan dimensi atau skala bangunan yang megah dipadukan dengan teknologi yang modern. Terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa ada tiga nilai pemahaman terkait arsitektur tradisional Bali antara lain sepanjang mengandung nilai yang mengakar di masyarakat, keterkaitan dengan proses transmisi sebelumnya serta mengandung value kolektif masyarakat, maka dapat digolongkan sebagai bagian arsitektur tradisional Bali. Keberakaran sebuah karya dapat dilakukan reinterpretasi, rekreasi dan diberi pemaknaan ulang sesuai zaman. (Informasi dari berbagai sumber). (ad457)
Tembok Pembatas Dari Hal. 1 Miliarder real estat itu menjadikan pengamanan perbatasan AS-Meksiko sebagai fokus kampanye pemilihan presiden. Trump menambahkan bahwa tembok pembatas yang akan dibangun di perbatasan Meksiko kemungkinan tidak seluruhnya meliputi batu bata, tetapi pemagaran dapat digunakan di beberapa area. ‘’Mungkin akan ada beberapa pagar,’’ kata Trump dalam wawancara pertamanya sejak terpilih menjadi presiden pekan lalu. ‘’Namun, (untuk) areaarea tertentu, tembok lebih cocok. Saya sangat mahir dalam hal ini,’’ katanya dalam wawancara dengan CBS yang dikutip kantor
berita AFP. Trump juga melakukan penunjukan pejabat pertama dalam pemerintahan barunya pada Minggu (13/11). Ia mengangkat Reince Priebus sebagai kepala staf Gedung Putih dan Steve Bannon sebagai kepala strategi dan penasihat senior. ‘’Saya senang punya tim sukses yang akan terus bersama saya dalam memimpin negara ini,’’ kata Trump dalam sebuah pernyataan. ‘’Steve dan Reince adalah para pemimpin berkualitas yang bekerja sama dengan baik dalam kampanye kami dan membawa kami menuju kemenangan bersejarah. Sekarang saya akan bekerja sama dengan mereka di Gedung Putih, sementara kami
berusaha membuat Amerika kembali jaya.’’ Priebus, kepala Komisi Nasional Partai Republik, adalah politikus berpengalaman yang bisa menjadi jembatan ke pemimpin Partai Republik, khususnya ketua parlemen Paul Ryan, seorang sekutu lama. Sementara Bannon adalah pengusaha jejaring sosial antikemapanan yang memimpin kampanye kepresidenan Trump dalam beberapa bulan terakhir. ‘’Kami punya kemitraan sukses dalam kampanye, satu yang membawa ke kemenangan. Kami akan memiliki kemitraan serupa guna membantu presiden terpilih Trump mencapai tujuannya,’’ kata Bannon. (ant)
Dampak Gempa Dari Hal. 1 ‘’Gelombang pertama telah tiba, Tetapi kami tahu bahwa itu terlalu dini untuk mengatakan dampak (gempa) telah terjadi,’’ kata Sarah Stuart-Black dari Kementerian Pertahanan Sipil. ‘’Kekhawatiran kami adalah apa yang akan terjadi. Gelombang yang akan datang selanjutnya mungkin lebih besar dari apa yang datang sebelumnya.’’ Gempa pertama berpusat hanya pada kedalaman 15 km, melanda negara kepulauan itu setelah tengah malam, menyentak banyak dari mereka yang sedang tidur dan mengingatkan kembali gempa 6,3 magnitudo Christchurch pada 2011, yang menewaskan 185 orang. Geonet Selandia Baru mengukur gempa pada Senin dini hari ini berkekuatan 7,6 mangnitudo. Di Wellington, terjadi kemacetan di jalanjalan menuju Gunung Victoria ketika banyak warga berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri ke dataran tinggi. Di Christchurh, di mana sirene tsunami terus berbunyi, tiga pusat evakuasi disiapkan untuk menerima pengungsi. Polisi telah menyiapkan penghalang untuk mencegah orang kembali ke daerah-daerah pantai, demikian mengutip laporan Reuters. Sementara itu, Kedutaan Besar Indonesia di Wellington, Selandia Baru, melaporkan, WNI yang berada di sekitar wilayah gempa di Selandia Baru dalam keadaan aman. ‘’Berdasarkan komunikasi awal KBRI Wellington dengan masyarakat Indonesia, diperoleh informasi bahwa masyarakat di sekitar
Jaga Independensi Dari Hal. 1 Sementara itu, Komisi III DPR-RI sudah menyatakan tidak akan menghadiri gelar perkara tersebut. ‘’Tanpa mengurangi rasa hormat kami, Komisi III DPR sepakat tidak hadir (dalam gelar perkara kasus Ahok) untuk menjaga independensi Polri sebagai institusi sebagaimana diamanatkan undang-undang,’’ kata Ketua Komisi III Bambang Soesatyo. (ant)
gempa (Christchurch, Dunedin, Invercargill, dan Nelson) dalam keadaan aman,’’ kata keterangan pers tersebut. S a m p a i s e k a rang Kedutaan Besar Indonesia di Wellington terus menjalin komunikasi dengan WNI
yang tinggal di kota terdekat dengan pusat gempa, Kaikoura, mengingat masih terus adanya gempa susulan. Dari data Kedutaan Besar Indonesia di Wellington, terdapat sekitar 4.000 WNI di Selandia Baru. (ant)
Selasa, 15 November 2016 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 08:35 Wita 09:05 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita
Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Wirata Parwa (1) Education On Bali TV Bali Channel Tourist TV Halo Kamtibmas Lejel Home Shopping Yowana Magz Bali Channel Tourist TV Dunia Kita Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (2) Berita Siang Klip Bali Lejel Home Shopping Klip Bali
14:30 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:05 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 21:35 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 24:00 Wita
Lila Cita Sanggar Tari Kumara Werdhi Budaya (2) Education On Bali TV Upakara Nangun Yadnya Taman Sari PAUD Tresnaning Kumara Shanti (2) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Solusi Alternatif BHCC Bali Channel Berita dan Bincang Terkini Taksu Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Kecak Bondres Bala Bali Bulih (2) Lila Cita Calonarang Sukawati (2) Closing
Kekuatan Nasional Dari Hal. 1 Mengenai Presiden Joko Widodo yang makin rajin melakukan konsolidasi dengan para ulama dan tentara, Wapres menyatakan sebagai tindakan yang sangat baik untuk membangun kekuatan nasional. ‘’Konsoli-
dasi dilakukan biar bersatu, bukan konsolidasi untuk... katakanlah melawan rakyat. Sama sekali tidak. Tetapi bersatu mengonsolidasikan unsur-unsur, baik masyarakat, pemimpinnya, tentara untuk bersatu agar negara ini aman dan maju serta tidak terjadi konflik,’’ ujarnya. (ant)
Cukup Paraah Dari Hal. 1 Tim dokter, lanjut Rahim Dinata, telah berupaya memberi pertolongan kepada dua korban ledakan yang dirujuk ke RSUD AW Sjahranie pada Minggu sore (13/11) itu, namun akibat luka bakar yang diderita cukup parah sehingga jiwa Intan Olivia Marbun tidak dapat tertolong. Sementara satu korban lainnya yakni Triniti Hu-
tahaya (3) yang mengalami luka bakar mencapai 50 persen, saat ini masih dalam perawatan intensif tim dokter. ‘’Luka bakar yang dialami Triniti mencapai 50 persen dan juga mengalami pembengkakan paru-paru akibat menghirup asap saat ledakan. Masa kritis biasanya berlangsung 10 sampai 12 hari dan kami terus berupaya agar korban bisa melewati masa kritisnya,’’ katanya. (ant)
16 Pages
215 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
Tuesday,
r 15, 2016
Tuesday, Novembe
er 15, 2016
Novemb
Jackie Chan
REUTERS/Mario
Anzuoni
s and 200 Five decadeJackie Chan films later, s Oscar ‘finally’ win Hanks said
gratiit was especially to acknowledge
at Sylves- fying to be able martial arts and because an Oscar Chan saw was the moment Chan’s work films were two genres - When Jackie during awards action comedy he said that years ago, of Motion LOS ANGELES often overlooked house 23 so many season. The Academy hosts of one. Sciences, ter Stallone’s having made he wanted Arts and also bestowed lade despite he decided Hong Pictures ceremony, Goverfilm editor
annual British at the annual and movies.praised his hometown to be the Lynn Oscars on On Saturdaythe Chinese actor his He him “proud say- honorary casting director for making V. Coates, his fans, documentarian nors Awards,star finally received Oscar Kong and thanked “I continue Anne and prolific martial arts Chinese,” Stalmaster an honorary were the reason through Frederick Wiseman. attended by film. little gold statuette, was of work in industry, ing they movies, jumping Denzel The evening and punching, for his decades to make in the film elite, including Nifilms, after windows, kicking “After 56 years Nyong’o, than 200 62, by his Hollywood’s Lupita Stone, Ryan my bones.” making more finally,” Chan, Washington, Emma was introduced dinner breaking bones, and Dev The actor co-star Chris Tucker, cole Kidman, so many the star-studded gala Tom Amy Adams Hour” quipped at Yeoh and Reynolds, his Oscar. the “Rush to him as “Jackie Patel. (rtr) while holding recalled watching his actress Michelle The actor his parents and he Hanks, who referred Chan.” with why ceremony asking himtop acco- ‘Chantastic’ father always Jl. D.Tamblingan Hollywood’s Sanur didn’t have
You can
st.com. http://epaper.in
online: http://www.inte
ional Bali find Internat
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
hu Sharma/Files
REUTERS/Himans
Sweltering 2016 to set heat record, stoked by man-made warming - WMO
, heat record O - WM 2016 to set Sweltering n-made warming ma stoked by Buffaloes
sit in a lake
on a hot
summer
day near
away from
Ajmer, India,
May 28,
2015.
towards fossil fuels MeteoWorld
energy. The (WMO) said heat omy renewable up a new Organizationwarmest since stokes set to notch be the world is as global warming said rological this year wouldin the late 19th century, SH - The agency 2015 began MARRAKE after a sizzling the U.N. weather ed by Donald recordsaverage surface temperatures 2016 levels, Fahrenheit) with record in and rising sea Celsius (2.2 talks overshadow times. Sixteen 1.2 degrees more floods at climate change have United States above pre-industrial years recorded on Monday to pull the election win. of the 17 hottest quick ways 2015 Paris Agreement, Trump’s record,” has called in this century. of the world econt Trump a source in President-elec a hoax and climate changeteam says he is seeking his transition
out to shift the which aims
been year. Another Taa“Another eral Petteri in Marrakesh, WMO Secretary-Gen a statement las said in where almost 200 nations climate Morocco, ways to slow such are discussingheat, with impacts ice and damage change. The was Greenland as melting Great Barrier Reef,event weather by to Australia’s an El Nino and by almost PARIS DEAL stoked by early in the year deal, backed The Paris including the United gases, mainly in the Pacific has greenhouse 200 nationsrejected by Trump, the man-made fossil fuels. from burning heat from the power- States but goal of limiting beto “well disappeared. an overriding “The extra event has ful El Ninofrom global warming rise in temperatures above pre-industrial WMO 2C (3.6F) The heat he said. The 2016 low” ideally 1.5C (2.7F). page 6 that to times, will continue,” Continued “very likely” a freak said it was hottest, barring the would be weeks. chill in coming
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
SELASA WAGE, 15 NOVEMBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
KALENDER BALI Seorang perajin daun lontar menjelaskan kepada wisatawan isi di dalam lontar yang memuat kalender Bali dan berbagai info lainnya.
A.A. Ngurah Gede Widiada
HUT Ke-5 Partai NasDem
Kirab Persada Indonesia Diapresiasi PARTAI NasDem baru saja merayakan HUT-nya yang ke-5, Jumat (11/11) lalu. Puncak peringatan untuk di Bali diselenggarakan di Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandi), Renon, Sabtu (12/11) lalu. Setelah seremonial perayaan HUT kali ini, dilanjutkan dengan menyelenggarakan Kirab Persada Indonesia. Seluruh kegiatan yang berjalan dengan sukses, mendapat apresiasi dari seluruh kader Partai NasDem di Bali. Kegiatan yang diikuti seluruh kader partai di Bali digelar oleh jajaran DPW yang dipimpin I.B. Oka Gunastawa dan DPD kabupaten/kota se-Bali. Wakil Ketua DPW Partai NasDem A.A. Ngurah Gede Widiada memberikan apresiasi atas ide dan gagasan dalam memperingati HUT tahun ini. Terlebih, pada saat ini juga diluncurkan tagline Partai NasDem di Bali yakni ‘’Sing NasDem Sing Keren’’. Apa yang dilakukan ini dinilai telah mampu memberikan kejutan kepada insan politik pulau dewata tercinta ini. Momentum ultah dan Kirab Persada Indonesia ini dinilai menjadi komunikasi politik yang gaul dan gampang diingat oleh kawula muda di Pulau Bali dan akan mampu menasional. Tagline ini mengandung makna, kalau belum masuk NasDem berati belum keren. Kenapa jadi keren kalau gabung ke Partai NasDem tiada lain karena partai ini ingin mengawal restorasi tanpa henti. Artinya dalam usia lima tahun di panggung politik nasional dan Bali telah mampu melakukan lompatan langkah dan perbuatan dengan mengedepankan empati dan sensitivitas sebagai pendatang baru dalam kebijakan politik oleh ketua umum dengan politik tanpa mahar. Beberapa yang telah dilakukan, yakni Fraksi NasDem mengembalikan dana aspirasi. Tidak bepergian ke luar negeri, kalau anggaran tidak memungkinkan dan yang utama adalah dalam hitungan detik, bila sebagai kader berbuat malu atau korupsi harus segera keluar dari partai atau dikeluarkan dari partai. Menariknya, kegiatan kirab tersebut juga diwarnai dengan kegiatan sembahyang di Pura-pura dang khayangan oleh seluruh peserta. Ini menunjukkan sepirit spiritualitas dengan politik, sehingga akan melandasi pola pikir dan moralitas serta etika para kader, sehingga demokrasi yang ingin diwujudkan adalah demokrasi yang memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. ‘’Inilah obsesi besar Partai NasDem dalam mengusung komitmen gerakan perubahan. Dirgahayu Partai NasDem ke-5,’’ ujar Widiada. (kmb12/k100)
Desa Tenganan Pegringsingan
Aset Kota Pusaka Karangasem
DESA Tenganan Pegringsingan, Karangasem senantiasa memberikan kesan berbeda bagi pariwisata Bali. Tenganan Pegringsingan tumbuh dan berkembang tanpa keluar dari kesan aslinya Desa Bali Aga, desa yang masih mempertahankan pola hidup mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka. Hal itu justru membuat Tenganan Pegringsingan menjadi istimewa dibandingkan desa lainnya sebagai destinasi daya tarik pariwisata di Bali. Kini, Tenganan Pegringsingan telah menjadi salah satu aset Kota Pusaka Karangasem. Desa Tenganan Pegringsingan memiliki wilayah seluas 917.200 hektar. Terbagi menjadi areal sawah 255.840 hektar, lahan kering 583.035 hektar termasuk tegalan dan hutan. Sedangkan sisanya 78.325 hektar berupa lahan permukiman dan fasilitas sosial lainnya. Secara geografis, data Bappeda Karangasem menunjukkan posisi desa ini diapit dua perbukitan. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Muncan, sisi timur Desa Bungaya dan Asak, sisi selatan
Desa Adat Pasedahan dan sisi barat Desa Adat Ngis. Desa Tenganan Pagringsingan terletak pada ketinggian 50 sampai 500 dpl dengan suhu 28-30 derajat Celsius dan curah hujan 620 mm/tahun. Jumlah penduduknya hanya 688 orang, laki-laki sebanyak 333 orang, perempuan 355 orang dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 232 KK. Secara umum, mata pencaharian warga setempat adalah petani dan sebagian lagi wirausaha pariwisata. Namun
ada pula yang membuat aneka kerajinan. Beberapa kerajinan khas dari Tenganan adalah anyaman bambu, ukiran dan lukisan di atas daun lontar yang telah dibakar. Di desa ini pengunjung bisa menyaksikan bangunan-bangunan desa dan perajin-perajin muda yang menggambar lontar. Sejak dulu masyarakat Desa Tenganan juga telah dikenal atas keahliannya dalam menenun kain gringsing. Cara pengerjaan kain gringsing ini disebut dengan teknik dobel
MENYUSUL kesuksesannya dalam pergelaran ‘’Semar Gugat’’, Maret lalu, Teater Koma yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan lakon berjudul ‘’Opera Kecoa’’. Produksi ke-146 ini dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki mulai tanggal 10 hingga 20 November 2016. Lakon ini mengisahkan perjuangan seorang bandit kelas teri, Roima, yang sedang berada di persimpangan jalan. Dia tertarik kepada Tuminah, seorang pekerja seks komersial, meski sudah punya pacar, Julini si waria. Ketiga orang ini dan tokoh-tokoh lainnya melakoni perjuangan hidup yang hanya punya dua risiko, yakni jadi ada atau tersingkir. Nasib baik jarang memihak mereka. Tempat mereka seperti sudah digariskan, gorong-gorong, di dalam got, di kolong jembatan, di kawasan kumuh yang jorok, yang gelap dan berbau busuk. Pementasan ‘’Opera Kecoa’’ tahun 2016 ini didukung oleh Ratna Riantiarno, Budi Ros, Rita Matu Mona, Dorias Pribadi, Alex Fatahillah, Daisy Lantang, Sri Yatun, Ratna Ully, Raheli Dharmawan, Julius Buyung, Ina Kaka, Ledi Yoga, Dodi Gustaman, Sir Ilham Jambak, Bangkit Sanjaya, Rangga Riantiarno, Adri Prasetyo, Tuti Hartati, Bayu Dharmawan Saleh, Didi Hasyim dan Joind Bayuwinanda. Lirik-lirik gubahan N. Riantiarno akan diiringi oleh komposisi musik almarhum Harry Roesli dengan aransemen garapan Fero Aldiansya Stefanus, tata gerak garapan Ratna Ully serta bimbingan vokal Naomi Lumban Gaol. Penataan busana oleh Alex Fatahillah, tata artistik dan tata cahaya panggung digarap oleh Taufan S. Chandranegara, didukung oleh Pimpinan Panggung Sari Madjid, pengarah tehnik Tinton Prianggoroserta Pimpinan Produksi Ratna Riantiarno, di bawah arahan Co-Sutradara Ohan Adiputra dan Sutradara N. Riantiarno. (pik)
Bali Post/ist
ADEGAN - Salah satu adegan dalam ‘’Opera Kecoa’’.
anyaman ata, lontar, tuak) dan kuliner lokal. Sebagai aset kota pusaka, desa Bali Aga ini mendapat perbaikan-perbaikan fasilitas umum. Tempat parkir nampak sudah diperluas. Demikian juga penambahan fasilitas umum lain, seperti toilet pada pintu masuk. Putu Yudiana menambahkan, selain tetap mempertahankan kearifan lokal, Desa Tenganan Pegringsingan juga mematangkan jalur trekking untuk menambah daya tarik Tenganan terhadap wisatawan. Jalur trekking ini membentang dari Bebandem atau Kastala sejauh lima kilometer ke selatan menuju Tenganan. Ini sudah digagas sejak tahun 2013 dan diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan saat ini yang rata-rata 50 ribu per tahun. (gik)
Acha Septriasa Jadi Wanita Buton di ’’Barakati’’
’’Opera Kecoa’’
Potret Masa Lalu untuk Masa Kini
ikat. Teknik tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia dan kain gringsing yang dihasilkan terkenal istimewa hingga ke mancanegara. ‘’Kearifan lokal tetap menjadi andalan kami. Ini akan selalu ditemukan di Desa Tenganan Pegringsingan,’’ kata Perbekel Desa Tenganan Pegringsingan Putu Yudiana, belum lama ini. Sebagai aset Kota Pusaka, desa ini memiliki pusaka alam, seperti sawah, hutan desa, permukiman, batu peninggalan megalitik (legenda desa) dan flora serta fauna lokal (kerbau). Untuk pusaka budaya ragawi, ada rumah tinggal tradisional dan bangunan suci (bale agung, bale patemu, pura dan lainnya). Sementara untuk pusaka budaya nonragawi ada ritual dan upacara, kalender tradisional, kerajinan (tenun gringsing,
Bali Post/may
MENU IKAN - I Made Surya Adnyana membawa sajian menu ikan khas Warung Makan Pan Brayut.
Kolam Pancing dan Warung Makan Pan Brayut
Sensasi Makan Ikan dari Hasil Pancingan
KOLAM Pancing Pan Brayut kini selalu ramai dikunjungi warga kota, termasuk kalangan anak muda. Ada yang asyik bercengkerama, ada juga yang hanya memanfaatkan wifi, ada yang asyik melahap ikan dan ada juga yang memancing. Kolam pancing yang berlokasi di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar ini dilengkapi warung makan. Barangbarang recycle seperti kayu bekas pakai, besi bekas dimanfaatkan pemiliknya untuk tempat duduk, meja, atap dan sebagian material dari bangunan semipermanen tersebut. Meski terbilang sederhana, namun beberapa pejabat pernah makan di Warung Makan Pan Brayut. Bangunan dibuat sengaja tidak terlalu formal agar semua kalangan baik kelas menengah ke bawah maupun kalangan menengah ke atas dapat menikmati tempatnya. Menu olahan ikan mendominasi menu di Warung Makan Pan Brayut. Ada nila nyatnyat, goreng, bakar dan asam manis, tempe, ayam gerang asem, ayam bakar, ayam goreng, sate ayam plecing dan nasi campur sudang lepet jukut undis. Bagi pecinta ikan, tentu
mendambakan rasa ikan yang fresh. Sensasi fresh didapat dari ikan yang belum mati dan belum dimasukkan ke mesin pendingin. Maka dari itu, I Made Surya Adnyana, pemilik Kolam Pancing Pan Brayut, baru menangkap ikannya ketika pengunjung memesan makanan. Tak butuh waktu lama untuk menangkap ikan itu. Kurang dari 10 menit, sajian menu ikan telah tersaji di meja makan. Kolam seluas 1 are itu berisi banyak ikan seperti nila, gurami, lele dan sidat sehingga mudah menangkapnya. Di awal Agustus 2015, Made Surya hanya membuka kolam pancing untuk dipasok ke warung-warung makan dan restoran. Lama-kelamaan, atas permintaan seorang ibu yang sedang menemani anaknya memancing, meminta Made Surya agar sekaligus menyiapkan tempat makan. Maka, sejak Januari 2016, Made Surya juga membuka warung makan yang diberi nama Warung Makan Pan Brayut.
Kini, warungnya makin ramai. Tidak hanya datang sekadar untuk memancing, tetapi juga untuk makan atau untuk berkumpul dengan teman-teman. ‘’Juga ada family gathering, ulang tahun dan diskusi juga ada,’’ ujarnya. Menurut Made Surya, kolam pancingnya yang dilengkapi warung makan saat jam kerja kantor banyak didatangi pegawai untuk makan siang. Sedangkan Sabtu dan Minggu, biasanya dipenuhi rombongan keluarga yang menggelar family gathering, sambil memancing lalu makan. Awalnya, Kolam Pancing Pan Brayut memasok ikan untuk restoran, tempat makan atau pasar. Namun, kini stok ikannya menipis karena juga untuk memenuhi kebutuhan warungnya. Oleh karena itu, ia mulai jarang memasok ikan ke restoran, pasar tradisional atau warung makan. ‘’Setiap minggu, untuk suplai ikan ke restoran, pasar tradisional dan konsumsi Warung Makan Pan Brayut menghabiskan sekitar tiga kuintal ikan,’’ ujar Made Surya yang mengaku juga memiliki kolam ikan di Singaraja untuk memenuhi kebutuhan warung makannya. (may)
ACHA Septriasa akan berperan sebagai wanita Sulawesi di film sejarah berjudul ‘’Barakati’’. Dalam film tersebut, Acha akan adu akting dengan aktor tampan Fedi Nuril. Acha berperan sebagai Wabe, penyelam asal Buton, Sulawesi Tenggara. Karena keahliannya itu, Wabe sekaligus menjadi tour guide di Buton. ‘’Ini pertama kali saya memerankan wanita Sulawesi,’’ ujar Acha saat ditemui di Epicentrum, Jakarta, baru-baru ini. Film yang disutradarai Monty Tiwa itu juga membuat Acha banyak mempersiapkan diri untuk berlatih menyelam dan menolak untuk menggunakan stuntment. Tetapi, Acha juga mengaku banyak berlatih hal lain agar lebih mendalami sosok wanita Sulawesi tersebut. ‘’Selain mendalami karakter wanita Sulawesi, saya juga harus mahir menyelam. Saya pun menjalani latihan khusus meski enggak terlalu lama. Menyelami karakter sebagai penyelam. Menyelam di kedalaman 20 meter. Ini satu petualangan yang sangat luar biasa. Untuk film ini spesial belajar nyelam sama Fedi, enggak pake stuntment. Saya juga belajar bahasa, kebudayaan, beladiri balaba. Beladiri itu susah banget,’’ ujarnya. (pik)
Bali Post/ist