Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu pon, 15 oktober 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Sail Selat Karimata 2016
Kampung Bali Jadi Unggulan
Kayong Utara (Bali Post) Desa Sedahan Jaya merupakan miniatur Bali di Kabupaten Kayong Utara. Daerah otonom baru ini, terpilih menjadi salah satu program unggulan wisata 2016 pada puncak Sail Selat Karimata, Sabtu (15/10) ini. Desa Sedahan Jaya dikenal sebagai kampung Bali di Kayong Utara. Dari generasi ke generasi masyarakat Hindu di Kayong Utara kukuh menjaga adat dan tradisi yang mereka bawa dari Bali. ‘’Masyarakat di Desa Sedahan dikenal unggul di sektor pertanian. Membangun tanah yang awalnya hutan menjadi lahan persawahan. Dan mereka berhasil,’’ kata Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO), putra asli kelahiran Sukadana, di rumah dinas Bupati Kayong Utara, Jumat (14/10) kemarin. OSO mengatakan dari sejumlah destinasi wisata yang akan dijual dalam Sail Karimata, Desa Sukadana menjadi objek wisata yang dipromosikan. Hal. 19 Kerajinan Tangan
Jokowi Sebut Jonan-Arcandra Keras Kepala
0Jakarta (Bali Post) – Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar kembali masuk Kabinet Kerja Jokowi. Keduanya dilantik Presiden Joko Widodo, Jumat (14/10) kemarin. Ignasius Jonan yang pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan, dilantik sebagai Menteri ESDM. Sementara Arcandra Tahar yang sempat menduduki kursi Menteri ESDM selama dua minggu, akhirnya dilantik kembali sebagai Wakil Menteri ESDM. Usai pelantikan, Jokowi memuji keduanya sebagai sosok yang berani, sehingga diharapkan keduanya melakukan reformasi besar-besaran di Kementerian ESDM. ‘’Meskipun dua-duanya keras kepala tapi suka terjun di lapangan,’’ kata Presiden Jokowi. Presiden juga yakin bahwa baik Jonan maupun Arcandra merupakan figur yang tepat untuk mengisi kekosongan di kementerian tersebut. ‘’Saya yakin keduanya adalah figur profesional yang tepat, yang berani, yang punya kompetensi untuk melakukan reformasi besar-besaran di ESDM,’’ katanya. Presiden menyatakan sangat berharap kedua sosok yang sudah
Saat Demo Tolak Reklamasi
DPRD Bali Kosong Bukan Disengaja Denpasar (Bali Post) Tidak hadirnya satu pun anggota DPRD Bali pada saat aksi damai Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Kamis (13/10) lalu, bukan disengaja. Sebab, kebetulan ketika itu semua anggota dewan tugas luar yang sudah terjadwal sebelumnya. ‘’Kosongnya gedung dewan pada saat itu bukan lantaran disengaja. Melainkan karena dewan memang kebetulan sedang ada dinas luar,’’ kata Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama. Ditemui usai memimpin Rapat Paripurna Internal DPRD Bali di Ruang Rapat Gabungan Dewan, Jumat (14/10) kemarin, ia mengatakan Dewan tidak pernah menganaktirikan. Buktinya, pada aksi sebelumnya semua anggota dewan hadir. Itu artinya, dewan siap menyerap aspirasi masyarakat. Hal. 19 Sangat Subjektif
PELANTIKAN - Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) bersama Wamen ESDM Arcandra Tahar meninggalkan ruangan seusai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10) kemarin. Presiden melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sementara Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM pada sisa masa tugas Kabinet Kerja 2014-2019.
Lini Belakang The Blues Hadapi Teror The Foxes
London Stamford Bridge mendapat tamu juara bertahan Leicester City pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (15/10) malam ini. Leicester City mengandalkan trio Jamie Vardy, Islam Slimani dan Riyad Mahrez untuk meneror pertahanan tuan rumah sekaligus mengembalikan kejayaan sang juara bertahan. Ini menjadi ajang pembuktian bagi pelatih Chelsea Antonio Conte untuk menjawab keraguan semua pihak atas kehadiran dirinya di klub kaya kota London itu. Chelsea baru saja mendapat dukungan sponsor dari perusahaan peralatan olahraga AS berupa kontrak senilai 60 juta pound per musim selama 15 tahun ke depan. Dukungan finansial ini tentu saja memberi nilai positif pada kepemimpinan Conte di depan sang pemilik Roman Abramovich. Pelatih berusia 47 tahun yang mendapat kontrak tiga musim, sempat diisukan bakal dipecat setelah gagal menghasilkan start cemerlang musim ini. Chelsea tertambat di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan perolehan 13 poin atau terpaut 5 poin dari sang pemuncak Manchester City. Memang Conte sempat meraih tiga kemenangan beruntun di awal kompetisi. Namun kekalahan atas tim tangguh Arsenal dan Liverpool kemudian membuat mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu diragukan mampu memboyong gelar juara kompetisi ini kembali ke Stamford Bridge di musim pertamanya di Inggris. Di sisi lain, Conte menyiapkan musim ini dengan sedikit tergesa-gesa dengan merekrut David Luiz dan Marcos Alonso untuk memperkuat lini belakang. Target utamanya yakni mempertajam lini depan gagal. Pada pertandingan terakhir sebelum jeda internasional, Chelsea menggulung Hull City 2-0. Pada laga itu Conte menempatkan tiga bek yang untuk kedua kalinya formasi itu mem-
Penyerang Leicester City Islam Slimani. Bali Post/rtr
Praktik Pungli
’’Permainan-permainan di lapas memang masih ada, kunjungan yang banyak sering dimanfaatkan oknum.
Yasonna Akui Terjadi di Lapas, Ganjar Keluhkan Sulit Pecat PNS PRESIDEN Jokowi telah memerintahkan untuk berantas pungutan liar (pungli). Bahkan, ia memerintahkan memecat aparat yang terbukti melakukan pungli. Rupanya perintah itu telah dijabarkan Polri. Terbukti aparat yang terlibat pungli dalam pengurusan SIM tertangkap tangan (OTT). Rupanya tak hanya dalam pelayanan administrasi kental dengan pungli, di lembaga pemasyarakatan (lapas) pun ada pungli. Hal itu diakui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly, Kamis lalu. Ia mengungkapkan, praktik pungutan liar di lapas masih terjadi terhadap keluarga pengunjung warga binaan, sehingga harus secepatnya diberantas.
20 HALAMAN
NOMOR 57 TAHUN KE 69
‘’Permainan-permainan di lapas memang masih ada, kunjungan yang banyak sering dimanfaatkan oknum,’’ kata Yasonna. Ia menyampaikan upaya menghapus praktik pungutan liar di Kemenkum HAM salah satunya dengan cara menerapkan sistem pelayanan online. Sebab, pelayanan publik yang berbentuk langsung harus dihindari agar tidak terjadi pungutan liar. ‘’Kalau langsung potensi punglinya ada, maka akan diarahkan ke sistem online,’’ katanya. Ia menambahkan, beberapa pelayanan publik di Kemenkum HAM sudah diterapkan sistem online seperti pembuatan paspor. Hal. 19 Pecat PNS
Yasonna Laoly Menkum HAM
’’Hanya satu persoalan, kita mengajak orang untuk berubah, tetapi regulasi tidak mendukung. Saya kesulitan mencopot PNS. Sudah jelas-jelas jadi calo, masak diberhentikan dengan hormat. Gak fair.’’ Ganjar Pranowo Gubernur Jateng
dikenal baik di kalangan masyarakat itu mampu melakukan reformasi besar-besaran di sektor energi. Presiden juga enggan mengenalkan kembali kedua sosok tersebut kepada publik karena dianggapnya sudah sangat populer. ‘’Ini setelah sekian lama kosong siang hari ini telah saya lantik Pak Ignasius Jonan, saya kira semuanya sudah kenal sebagai Menteri ESDM dan Pak Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM saya kira tidak usah saya kenalkan juga sudah sangat terkenal,’’ kata Presiden. Ia menegaskan bahwa reformasi di sektor energi berkaitan erat dengan pembenahan manajemen. Ia juga meminta penunjukan Jonan dan Arcandra tidak dikaitkan dengan isu politik atau pun isu personal. ‘’Ini isu manajemen, jangan ditarik ke isu-isu personal ke isu politik,’’ katanya. Presiden mengatakan sosok yang kompeten dan tepat diperlukan untuk reformasi besar-besaran di sektor energi. Meski bukan sesuatu yang mudah, Presiden yakin kolaborasi Jonan dan Arcandra akan mampu menyelesaikan persoalan di sektor energi. ‘’Saya yakin Pak Menteri dan Wakil Menteri bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada di ESDM dan menjadi sebuah team work yang baik,’’ kata Presiden. (ant)
buat gawang Chelsea tak kebobolan dalam dua pertandingan. Dengan bek veteran John Terry siap bermain, Conte memiliki lebih banyak opsi untuk memilih dua di antara Luiz, Gary Cahill dan Cesar Azpilicueta. Kiper Asmir Begovic pun meyakini absennya Terry membuat penampilan the Blues merosot. Harapannya kembali sang kapten itu bisa masuk tim inti dan mendongkrak penampilan klub. Conte tak bisa memainkan pemain sayap Willian namun itu memberi ruang bagi Oscar atau Cesc Fabregas beraksi dilapangan tengah. Fabregas dua kali mengoyak gawang Leicester saat Chelsea menang 4-2 di Piala Liga bulan lalu. Sementara itu, Leicester mengawali musim dengan buruk setelah hanya mengemas dua kemenangan dalam tujuh pertandingan. Tim asuhan Claudio Ranieri itu sepertinya kesulitan mengulangi kisah dongeng seperti musim lalu yang berujung pada gelar juara. Jika Leicester sampai kalah malam nanti, maka the Foxes menjadi tim pertama juara bertahan yang keok di empat laga tandang di awal musim sejak Blackburn Rovers pada 1995/1996. Ranieri mengakui tiga kekalahan awal itu di mana dua di antaranya memang layak karena menghadapi Liverpool dan Manchester United. Namun menghadapi Chelsea, Leicester telah dipersiapkan untuk terhindar dari kekalahan. Mantan pelatih Chelsea itu memberi latihan khusus pada trio pemain kuncinya yakni Jamie Vardy, Islam Slimani dan Riyad Mahrez. Diharapkan ketiganya bisa menghadirkan teror bagi pemain belakang the Blues. ‘’Saya percaya dengan ketiga pemain ini,’’ ungkap pelatih Italia itu. Terutama Slimani yang telah menghasilkan tiga gol dalam lima pertandingan. Sementara Vardy macet produksi golnya sejak kedatangan penyerang Aljazair itu. ‘’Dia tangguh terutama untuk bola-bola di udara. Jadi penting bagi pemain-pemain lain untuk mendukung dia,’’ tambah Ranieri. (kmb39/afp)
denpasar
2
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Oknum Anggota TNI Terlibat Narkoba Terancam Dipecat
figur
Denpasar (Bali Post) -
Oknum anggota Kodam IX/Udayana Serka PH yang diduga terlibat kasus narkoba, mendapat perhatian serius Pangdam Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Menurut Pangdam, jika ada anggota TNI terlibat narkoba, ancamannya dipecat. ‘’Sedang dilakukan penyidikan dan penyelidikan kepada yang bersangkutan. Kami pastikan diproses hukum. Seperti kasus-kasus sebelumnya, hukumannya dipecat dari dinas aktif TNI,’’ tegas Mayjen Kustanto, Jumat (14/10) kemarin.
Bali Post/may
’’Cumlaude’’ S-2 di USA
SEWAKTU kecil sering sakit, membuat orangtuanya mendoakan agar Ketut Suarjaya sehat dan kelak menjadi dokter supaya bisa menjaga kesehatan. Berawal dari situlah dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mulai berjuang untuk menjadi dokter dan bekerja keras untuk kesehatan masyarakat. Pria kelahiran Pengastulan, Seririt, 15 Januari 1962 itu, akhirnya memutuskan kuliah di Fakultas Kedokteran (FK) Unud pada tahun 1980. Setelah menamatkan sekolah di SMAN 1 Singaraja, ia pun melanjutkan kuliah kedokteran dan tamat tahun 1987. Dengan tambahan gelar dokter di bagian depan namanya, ia langsung menjadi dokter Inpres di Puskesmas Tanjung, Lombok Barat, NTB. Kariernya menanjak menjadi Kepala Puskesmas Bayan, Lombok Barat. ‘’Pengalaman di Lombok ini yang sangat menarik, karena di sana fasilitas sangat minim, tidak ada listrik, memakai air sumur, dokter hanya saya sendiri. Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) sangat tinggi di sana karena masyarakat di sana masih ke dukun, karena jarang ada bidan. Saya berhasil menurunkan AKI dan AKB, mencegah penyakit menular seperti diare yang sebelumnya sangat tinggi di sana,’’ tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini. Tak hanya itu, di sana ia berhasil mengajak masyarakat untuk ber-KB hingga mendapat juara I pengelola KB terbaik. Selain keberhasilannya dalam bidang KB, ia juga berhasil menjalankan program imunisasi hingga meraih juara I pengelola program imunisasi. Tahun 1991, ia dipindahtugaskan ke Bali tepatnya di Puskemas Sukawati mulai tahun 1993. Ia juga diangkat menjadi Kepala Puskesmas Sukawati 2, lalu pindah lagi tahun 1998 ke Kanwil Depkes Bali sebagai Kasie Pelayanan Rujukan dan Kasie P2M. Tak berhenti dengan gelar pendidikan yang dimiliki, Suarjaya mematangkan ilmunya ke University of Southern California Los Angeles, USA pada tahun 2001. Ia pun memperoleh gelar S-2-nya yaitu Master of Public Policy and Managemet (MPPM) dengan predikat cumlaude. ‘’Saat di sana saya mengalami peristiwa WTC yang sangat menegangkan, lalu Juli 2002 saya selesai pendidikan, balik ke Bali (Kanwil) yang sekarang menjadi Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan saya menjadi Kasie Yan Rujukan,’’ kenangnya. Pada akhirnya, 7 April 2012 ia pun diangkat menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (may)
denpasar
& Sekitarnya
Kasus UP Bangli Disidang Pekan Depan PENYIDIK Pidsus Kejari Bangli sudah melimpahkan berkas dan tersangka atau dikenal dengan tahap II kasus dugaan korupsi upah pungut (UP) ke jaksa penuntut, dilanjutkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Informasi Jumat (15/10) kemarin, kasus UP yang menyeret dua tersangka mantan Kadispenda Kabupaten Bangli itu bakal disidangkan pekan depan. Dimintai konfirmasi sore kemarin, Acmah Hadiana, kuasa hukum mantan Kadispenda Bangli Bagus Rai Dharmayudha, membenarkan hal tersebut. (asa)
Berantas Pungli, Polda Bentuk Satgas Denpasar (Bali Post) Sesuai perintah Presiden Joko Widodo untuk memberantas pungli (pungutan liar), Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto langsung membentuk satgas. Sasarannya, semua kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pelayanan. Jika ada anggotanya terlibat, akan ditindak tegas. ‘’Baru kemarin (Kamis - red) dibentuk, hari ini (kemarin - red) mulai kerja. Hari ini belum dapat hasil,’’ tegas Irjen Sugeng Priyanto, Jumat (14/10) kemarin. Menurut Kapolda, tim Satgas yang beranggotakan Propam tersebut diperintahkan menyelidiki di bidang pelayanan seperti pelayanan SIM, STNK, BPKB, SKCK, termasuk pelayanan bidang reserse dan pelayanan publik lainnya. Tim ini akan menyasar Mapolda, Polres hingga ke Polsek-polsek. ‘’Kalau ada hasil, pasti kami informasikan. Jika terbukti, kita proses. Sudah jelas Bapak Presiden beri arahan sangat tegas untuk tindak kasus pungli,’’ ujarnya. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko mengatakan, di TNI tidak ada pelayanan publik. Meski demikian, pihaknya memastikan kegiatan pedaftaran penerimaan prajurit TNI tanpa biaya. ‘’Tidak boleh ada yang main-main. Kami awasi sangat ketat,’’ tegas Pangdam. (kmb36)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : sekolah dilarang jual jasa les Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/rah
KUMPUL - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko saat kumpul dengan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, di Renon, Jumat kemarin.
Pascakebakaran SDN 2 Sumerta
PBM Dipindahkan ke Sekolah Terdekat MUSIBAH kebakaran yang menimpa SDN 2 Sumerta Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (13/10) pukul 13.30 Wita, mendapat perhatian khusus Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Di sela-sela kunjungan kebersihan, Jumat (14/10) kemarin, Wali Kota Rai Mantra mengunjungi sekolah di Jalan Plawa tersebut. Kehadiran Wali Kota didampingi Plt. Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, disambut Kepala SDN 2 Sumerta Putu Putrini serta para guru dan murid. Para guru dan murid terlihat sedang melakukan aksi bersihbersih puing-puing kebakaran. Aksi ini dilakukan agar proses belajar-mengajar bisa dilakukan secepatnya. Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra langsung menuju ke arah ruang guru yang
telah hangus dilalap si jago merah. Melihat situasi dan kondisi sekolah seperti itu, Rai Mantra menginstruksikan Plt. Kadis Dikpora Denpasar untuk segera melakukan langkah-langkah proses perbaikan sekolah setempat sehingga tidak menghambat proses belajarmengajar. Dengan kondisi ruangan kelas pascakebakaran, gedung SDN 2 Sumerta dapat dilakukan pembongkaran dan pembangunan kembali yang tentunya dapat dilakukan perencanaan keamanan dengan kelengkapan alat-alat pemadam kebakaran. Untuk proses belajar dan mengajar siswa, dapat dilakukan koordinasi dan komunikasi sehingga para siswa dalam minggu depan sudah dapat mengikuti pelajaran seperti biasa. ‘’Disdikpora Denpasar dapat segera melakukan koordinasi dan komunikasi yang nantinya proses
belajar-mengajar dapat segera dilaksanakan seperti biasa,’’ ujar Rai Mantra. Kepala SDN 2 Sumerta Putu Putrini mengatakan, saat kejadian seluruh guru dan siswa sudah pulang dari sekolah. Dengan kebakaran melalap plafon ruang guru, untuk sementara proses belajar-mengajar (PBM) dipindahkan ke sekolah terdekat yang masih berada satu gusus di kawasan Desa Sumerta. Proses belajar-mengajar sempat diliburkan sementara untuk melihat situasi gedung sekolah dan menjaga keamanan para siswa, sembari menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian dan pembersihan puing-puing bekas kebakaran. ‘’Hari Senin depan para siswa sudah mulai mengikuti pelajaran seperti biasa dengan meminjam ruang kelas,’’ ujarnya. (ara)
Pasar Badung Mulai Dibongkar Denpasar (Bali Post) Rencana untuk melakukan pembongkaran gedung Pasar Badung, akhirnya terealisasi. Setelah dilakukan lelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Denpasar, kini pemenangnya sudah mulai bekerja. Pantauan Jumat (14/10) kemarin, sejumlah pekerja sudah mulai membongkar bangunan yang terbakar, Februari lalu itu. Sejumlah pekerja yang ditemui di lokasi mengaku sudah mulai bekerja sejak dua hari lalu. Yang pertama dilakukan pembongkaran yakni bagian atas serta bangunan yang ada di sisi depan. Sedangkan di lantai empat, juga sudah mulai dibongkar. Hanya, masih dilakukan secara manual. Dirut PD Pasar Kota Denpasar I Made Westra didampingi Kabag Pengawasan AAN Yuliartha mengatakan, pembongkaran gedung Pasar Badung dipercepat dari jadwal semula. Sebelumnya, pembongkaran rencananya baru akan dilaksanakan Sabtu (15/10) hari ini. Yuliartha menambahkan, pembongkaran sudah dimulai Kamis
Bali Post/ara
DIBONGKAR – Gedung Pasar Badung di Jalan Gajah Mada, Denpasar telah dibongkar sejak beberapa hari lalu. lalu. Sebelum dilakukan pembongkaran, diawali dengan ngaturang pejati di Pura Melanting Pasar Badung. Menurut Yuliartha, tahap awal dikerahkan 25 pekerja. Rencananya Sabtu (15/10) ini akan datang lagi lima orang sehingga total pekerja yang akan dikerahkan 30 orang. ‘’Tahap awal pembongkaran dilakukan secara manual, dan seminggu setelah itu baru akan menggunakan alat berat berupa bleker atau escavator,’’ ujar Yuliartha yang juga Ketua Panitia Lelang JualBongkar Pasar Badung itu.
Seperti diberitakan, panitia lelang telah menetapkan H. Su It asal Surabaya selaku pemenang lelang. Pengusaha yang beralamat di Jalan Tambak Dalam Utama No. 49 Surabaya itu mengajukan penawaran tertinggi Rp 670 juta dari limit harga terendah yang ditetapkan Rp 88 juta. Terkait dengan waktu pembongkaran, Yuliartha mengatakan tetap pada komitmen awal, yakni selama dua bulan. Itu artinya, per 15 Desember 2016 nanti areal Pasar Badung sudah bersih. (kmb12)
Pangdam kembali menegaskan, bila ada anggotanya terlibat narkoba, dipastikan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Ia berharap jajarannya jangan main-main dengan narkoba. Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto mengungkapkan, Briptu Km yag disebut-sebut menyerahkan sabusabu kepada PH, sudah ditahan dan kasusnya didalami. Ia menegaskan masih dialami keterlibatannya sebagai pengedar. ‘’Akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Penyidik masih mendalami pemeriksaannya,’’ ujarnya. Seperti diberitakan, setelah menangkap GS asal Australia di rumahnya di Jalan Tunggak Bungin, Sanur, Sabtu (8/10), anggota Polresta Denpasar mengecek
SMS ke HP yang bersangkutan. Setelah SMS dibaca, ternyata pengirimnya atas nama Luki. Saat itu Luki menawarkan sabusabu (SS) dengan sandi insentif. Petugas kemudian menyuruh GS memesannya dan minta dikirim ke TKP. Sekitar pukul 17.00 Wita, PH melintas di sana dan langsung ditangkap. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan ditemukan dua paket SS dan bong di dalam tas kulitnya. Berdasarkan pengakuan PH, barang terlarang tersebut didapat dari Km. Selanjutnya, Km diamankan di salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Denpasar. Sementara Serka PH diserahkan ke Denpomdam IX/ Udayana untuk diproses lebih lanjut. (kmb36)
Penutupan Bandara Cermin Buruknya Kinerja Pengelola Denpasar (Bali Post) Penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (14/10) kemarin, membuat Ketua DPRD Badung Putu Parwata geram. Politisi PDI Perjuangan ini menilai penutupan akibat kerusakan landasan itu merupakan cermin buruknya kinerja pengelola bandara internasional tersebut. ‘’Saya kecewa mendengar kalau bandara ditutup saat jam-jam traffic. Ini akan membuat image pariwisata Bali tidak bagus akibat kerja bandara tidak cermat mengamati kondisi bandara,’’ ungkap Putu Parwata. Menurutnya, kerusakan yang terjadi di tengah padatnya penerbangan sangat fatal. Harusnya, pihak pengelola cepat tanggap dan segera mengambil tindakan sebelum aktivitas di bandara meningkat. ‘’Masak lubang landasan pacu baru ketahuan pagi, lalu petugas malamnya ngapain. Ini benar-benar mengecewakan,’’ ucapnya. Penutupan bandara sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 09.30 Wita, katanya, membuat jadwal penerbangan sejumlah maskapai tertunda. ‘’Ini termasuk merugikan masyarakat. Dari segi ekonomi juga tersendat akibat kinerja bandara yang tidak cermat dalam memonitoring kondisi landasan pacu,’’ ujarnya. Politi asal Dalung ini meminta pihak pengelola bandara dalam hal ini Angkasa Pura I memperbaiki manajemen dengan meningkatkan kinerja pelayanan. ‘’Selaku wakil rakyat, saya minta petugas bandara membenahi manajemennya supaya lebih meningkatkan kerja dan sistem monitoring bandara, khususnya landasan pacu yang sangat fatal,’’ tegasnya seraya menyebutkan akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Supravogi, menjelaskan kronologi perbaikan landasan (runway). Berdasarkan hasil koordinasi dengan tim Air Navigation (Air
Nav), maka dilakukan penutupan sementara mulai pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 09.30 Wita. Hal tersebut diputuskan berdasarkan hasil pemeriksaan rutin pukul 05.00 pagi. ‘’Hasil runway check pagi tadi ditemukan adanya titik yang harus diperbaiki. Hal ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan yang lebih besar,’’ ujar Yanus Supravogi. Menurutnya, titik yang diperbaikan berada di ujung barat landasan (Runway 09). Sedangkan pergerakan pesawat yang akan take off maupun landing, dari sisi timur tepatnya pada Runway 27. ‘’Maka kami masih dapat melayani pesawat yang akan terbang. Sedangkan pesawat yang mendarat, hanya dapat melayani tipe pesawat berbadan kecil saja,’’ terangnya. Bandara I Gusti Ngurah Rai meminta pengertian dan kerja sama seluruh pihak terkait, khususnya para penumpang yang akan mengalami keterlambatan. ‘’Tindakan ini kami ambil untuk keselamatan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai,’’ tegasnya. Akibat perbaikan, sejumlah maskapai yang akan ke Bali dan dari Bali mengalami keterlambatan. Di antaranya, kedatangan domestik 11 penerbangan, keberangkatan domestik 11 penerbangan, kedatangan internasional 6 penerbangan, dan keberangkatan internasional 7 penerbangan. Penerbangan yang kali pertama datang dan berangkat adalah Silk Air dengan nomor penerbangan MI 176 dari Singapura, mendarat pukul 10.28 Wita. Sedangkan maskapai yang berangkat dari Denpasar menuju Singapura adalah Air Asia dengan nomor penerbangan QZ504 pada pukul 11.38 Wita. Untuk penerbangan domestik, maskapai yang kali pertama mendarat adalah Wings Air (IW 1853) dari Lombok pada pukul 10.59 Wita. Sedangkan keberangkatan pertama pada pukul 10.30 maskapai Wings Air IW 1826 tujuan Denpasar-Bima. (kmb27)
Cara Wali Kota Rai Mantra Jaga Kebersihan Sungai
Langsung Datangi Warga, Ajak Jangan Buang Sampah Sembarangan
KEBERSIHAN lingkungan termasuk menjaga kebersihan sungai-sungai di Kota Denpasar, menjadi konsentrasi dan komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Beberapa kawasan sungai telah mendapatkan sentuhan program penataan, seperti di kawasan Sungai Tagtag Lumintang, Sungai Bindu Kesiman, Sungai Pengembak Sanur, hingga kawasan bantaran Sungai Badung di Jalan Taman Pancing. Dari program ini, Wali Kota Rai Mantra memiliki mimpi besar dalam keberlanjutan program pembangunan kota khusunya membawa kawasan hulu dan hilir sungai menjadi kawasan yang bersih. Di mana keberadaan sungai menjadi tempat edukasi, rekreasi, sport, dan peningkatan usaha ekonomi masyarakat. Dengan mendatangi langsung warga secara door to door yang tinggal di kawasan bantaran sungai, menjadi salah satu cara Wali Kota Rai Mantra dalam program keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan tidak
menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Seperti Jumat (14/10) kemarin, Wali Kota Rai Mantra mendatangi satu per satu kawasan permukiman warga di Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan. Berjalan menyisiri hulu hingga hilir sungai yang berada di kawasan tersebut, Wali Kota Rai Mantra mengingatkan warga setempat untuk menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Mari jaga kebersihan lingkungan bersama-sama, bantu kami pemerintah untuk terus mewujudkan lingkungan bersih dengan tidak membuang sampah ke sungai,’’ ujar Rai Mantra sembari memberikan selebaran sosialisasi Perda Nomor 1 dan Nomor 3 Tahun 2015 tentang ketertiban dan pengelolaan sampah Kota Denpasar yang menegaskan hukuman pidana dan denda hingga Rp 50 juta bagi warga yang buang sampah sembarangan. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, tahun 2017 nanti dengan support dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Balai
Wilayah Sungai Bali-Penida, akan membuat kawasan hilir Sungai Badung yang berada di kawasan Taman Pancing menjadi River Work. Kawasan ini dengan pemberdayaan masyarakat, perbaikan infrastruktur akan segera dilakukan replanning arus lalu lintas. ‘’Pembangunan kota ke depan harus memperhatikan lingkungan, tidak bisa dilakukan sendiri, namun dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat, pihak swasta, membangun masalah lingkungan dan masalah kemasyarakatan,’’ ujarnya. Dari penataan sungai ini, ke depan akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat setempat. Hal ini juga tak terlepas dari kawasan sungai sebagai kawasan suci yang saat ini pengembangannya lewat pemberdayaan masyarakat mulai dari penataan kawasan, penghijauan, rekreasi, dan olahraga. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra juga melakukan penanaman 3.500 pohon flamboyan di kawasan Taman Pancing yang
INGATKAN WARGA - Wali Kota Rai Mantra mendatangi satu per satu kawasan permukiman warga di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (14/10) kemarin. Berjalan menyisiri hulu hingga hilir sungai yang berada di kawasan tersebut, Wali Kota Rai Mantra mengingatkan warga setempat untuk menjaga kebersihan lingkungan. merupakan bantuan dari Corporate Social Responsibility PT Indonesia Power. Wali Kota Rai Mantra juga sempat meninjau ke-
bakaran gudang Dinas PU Kota Denpasar dan meninjau gedung SDN 2 Sumerta yang terkena musibah kebakaran. (ad521)
Badung
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
3
Sepulang dari Bali
Penyakit ’’Legionnaire’’ Jangkiti Warga Australia Mangupura (Bali Post) Kasus penyakit Legionnaire ditemukan menjangkiti warga negara Australia di Bali. ‘’Anehnya, hanya ada di Bali, di luar Bali tidak ada, dan kebetulan juga data kasus saya di kantor. Yang terinfeksi semuanya warga negara Australia,’’ ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Jumat (14/10) kemarin. Warga Australia yang berkunjung ke Bali lalu kembali ke negaranya, kata Suarjaya, di sana menunjukkan gejala seperti batuk, pilek dan dengan ciri khas sesak napas. Setelah diperiksa, paru-parunya terinfeksi bakteri legionella pneumonia. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan petugas hotel dan memang ada yang positif, namun tidak menunjukkan gejala. ‘’Orang Bali ada juga yang kena yang kerja di hotel, tetapi tidak menunjukkan gejala,’’ imbuhnya. Bakteri tersebut dikatakan ada di air conditioning (AC), air kolam renang, cooling tower yang ada di hotelhotel dengan suhu-suhu tertentu. Maka dari itu, AC dan kolam renang perlu dibersihkan secara rutin dan diberikan klor. (kmb42)
Kejati Bidik Tiga Dugaan Penyimpangan di Pemkab Mangupura (Bali Post) Beberapa kali dugaan penyimpangan di Pemkab Badung dibidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Namun ujung-ujungnya gagal dibawa ke pengadilan. Salah satu kasus yang sempat mencuat yang sempat dilakukan pemeriksaan bahkan menetapkan tersangka, di antaranya kasus Ocean Blue Pool. Sedangkan yang masih proses penyelidikan kasus tirtayatra. Pihak Kejati Bali sempat memeriksa kasus perizinan, termasuk soal Organda. Namun semua itu kandas di tengah jalan. Teranyar, Tim Pidsus Kejati Bali dikabarkan sedang membidik sejumlah dugaan penyimpangan di pemda yang bermarkas di Puspem, Sempidi itu. Setidaknya ada tiga proyek pengadaan yang diduga ada penyimpangan, sehingga Pidsus Kejati Bali saat ini sedang melakukan pengumpulan data (puldata). ‘’Ya, memang ada puldata di Badung. Ini ada ketidakberesan,’’ ujar salah seorang penyidik Kejati Bali, Jumat (14/10) kemarin. Dimintai konfirmasi soal dugaan penyimpangan tersebut, Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan didampingi Kasipenuntutan Wayan Suardi membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan puldata di Pemkab Badung. ‘’Memang benar ada sejumlah dugaan yang kami perlu dalami,’’ ujar jaksa bertubuh tambun itu. Objek-objek yang dibidik itu di antaranya pengadaan pakaian Porprov di Buleleng, pengadaan komputer tahun 2013 dan irigasi di Petang. ‘’Soal pengadaan baju Porprov di Badung ini kami lihat adanya ketidakberesan,’’ sebut jaksa. Saat dikejar di mana letak penyimpangannya, baik Ashari maupun Suardi belum mau membeber lebih mendalam. Dalilnya, ini masih puldata. Namun demikian, pihak Kejati Bali sedikit membocorkan bahwa ketidakberesan tersebut dilihat dari pengadaan. ‘’Masak ada pengadaan baju setelah Porprov. Ini ada keanehan. Mestinya kan sebelum Porprov. Ini ada permainan apa?’’ tanya mantan Kasipidsus Kejari Buleleng tersebut. Atas kondisi tersebut, Pidsus Kejati Bali bakalan melakukan penyelidikan. Pun soal pengadaan komputer dan irigasi. Namun soal dua kasus ini, pihak kejaksaan betul-betul masih menutup diri dengan dalih bahwa tim masih lakukan puldata. ‘’Jika tidak salah pengadaan komputer itu tahun 2013. Data awalnya sudah kami pegang. Nantilah, setelah semua jelas baru kami sampaikan ke media,’’ tutup Suardi didampingi Ashari Kurniawan. (kmb37)
KUTA – Pantai Kuta menjadi favorit warga Australia yang berkunjung ke Bali. Bahkan, mereka sudah menganggap Kuta sebagai kampung kedua mereka.
Sekolah Dilarang Jual LKS dan Jasa Les
Mangupura (Bali Post) – Kebijakan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) terkait menjual Lembar Kerja Siswa (LKS) dan membuka jasa les, akan segera diberlakukan di Kabupaten Badung. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung Ketut Widia Astika mengaku telah menerima surat imbauan terkait kebijakan tersebut. ‘’Mengenai LKS, sudah ada imbauan dari pemerintah pusat tidak boleh ada LKS karena LKS kadang tidak jelas penulisnya atau penyusunnya. Yang diinginkan dari pihak Kemendikbud adalah buku-buku
Bali Post/ara
Bupati Ingatkan Pegawai Loyal dan Kawal RPJMD Semesta Berencana
PIMPIN - Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa memimpin penyusunan dan pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah bersama segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Badung, Jumat (14/10) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung. masyarakat Badung yang sejahtera. Berkenaan dengan Rancangan APBD Tahun 2017 mendatang, Bupati optimis dengan pengalaman yang dimiliki, SKPD mampu mengeksekusi APBD dan dapat melaksanakan anggaran kegiatan yang diorientasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Yang terpenting dalam penyusunan anggaran agar diperhatikan 5 bidang yang menjadi perioritas dalam PPNSB, yang meliputi sandang, pangan, papan, bidang pendidikan, kesehatan, adat, agama dan budaya serta pembangunan di bidang pariwisata. Tentunya dengan tetap mengikuti prinsip money follow program,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan Wabup Ketut Suiasa, yang juga mengapresiasi forum curah pendapat dalam pembahasan SOTK ini sebagai forum yang sangat baik dalam rangka membuat SOTK yang berdaya guna dan memiliki asa manfaat bagi pencapaian tujuan peneyelengga-
yang diberikan kepada siswa itu adalah buku berstandar yang sudah diverifikasi oleh Kementerian,’’ ungkap Ketut Widia Astika, Jumat (14/10) kemarin. Dia mengakui masih terda-
pat sejumlah sekolah yang memanfaatkan LKS asal-asalan sebagai panduan dalam proses belajar-mengajar. Karena itu, pemerintah melarang LKS digunakan di sekolah. ‘’Kami di Badung mengimbau agar jangan pakai LKS yang tidak jelas,’’ ujarnya. Pejabat asal Kerobokan, Badung ini juga sepakat melarang guru-guru memberikan les atau privat terhadap anak didiknya. Aturannya sudah jelas melalui peraturan pemerintah, guru salah satunya dilarang untuk
melaksanakan les kepada anak didiknya. ‘’Itu tidak fair, kadang besok ulangan di sekolah malah sebelumnya dibahas soal-soal di rumah guru tempat les sehingga tidak objektif,’’ katanya. Menurutnya, orangtua perlu cermat dan cerdas dalam mengambil keputusan terkait memberikan waktu tambahan belajar di luar jam sekolah. ‘’Kami tidak menuduh, tetapi kadang kala atau potensi itu ada (guru menerima les rumahan - red),’’ katanya. Pernyataan larangan mem-
berikan LKS dan jasa les, disampaikan Mendikbud Muhadjir usai pembukaan World Culture Forum (WCF) 2016 di Nusa Dua, Badung. Dia merasa memiliki alasan kuat mengeluarkan larangan itu. Terkait penggunaan LKS, misalnya, dia merasa ada hubungan yang bias antara guru dengan penerbit LKS. Selain itu, buku-buku resmi keluaran Kemendikbud juga sudah dilengkapi dengan butir-butir soal sehingga dapat menghapus fungsi LKS. (kmb27)
Denpasar (Bali Post) – Satu unit bangunan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Denpasar, Jumat (14/10) kemarin terbakar. Bangunan yang berada di sebelah utara bangunan utama tersebut dilalap si jago merah sekitar pukul 07.30 Wita, saat para pegawai mulai berdatangan. Kobaran api terlihat pertama di salah satu ruangan bangunan yang hendak direnovasi itu. Upaya penyelamatan pun dilakukan dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam. Kabid Bina Marga
Dinas PU Wayan Dirgayasa yang ditemui di lokasi mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui penyebab terbakarnya bangunan yang kini digunakan untuk menyimpan beberapa arsip tersebut. ‘’Saat saya tiba di ruangan, sedang membaca koran, tibatiba ada asap yang terlihat dari gedung ini. Saya pun langsung turun,’’ ujar Dirgayasa. Dikatakannya, gedung tersebut selain untuk arsip, juga ada salah satu ruangan paling utara untuk PNPM. Sedangkan aktivitas lain sudah dipindahkan ke gedung utama yang berada di bagian selatan. ‘’Kalau barang yang terbakar memang lebih banyak arsip, dan ada beberapa komputer,’’ katanya. (kmb12)
Kantor Dinas PU Denpasar Terbakar
Pimpin Pembahasan SOTK Bersama SKPD
MENYADARI penyusunan KUA (Kebijakan Umum Anggaran) PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Tahun Anggaran 2017 mesti selaras dengan Organisasi Perangkat Daerah yang baru sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin penyusunan dan pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah bersama segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Badung. Dalam direktifnya, Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati (Wabup) Ketut Suiasa menegaskan bahwa dalam penyusunan SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) ini semua mesti komit, taat dan patuh dengan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap pula memperhatikan prinsip-prinsip efektif, efisien dan asas manfaatnya bagi krama Badung. Penegasan ini disampaikan Bupati Badung pada acara Rakor dengan SKPD dalam rangka pelaksanaan Anggaran Perubahan APBD Tahun 2016, penyusunan Rancangan APBD 2017 serta persiapan penerapan perangkat daerah yang baru di lingkungan Pemkab Badung, Jumat (14/10) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung. Bupati Giri Prasta juga menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kehadiran segenap SKPD dalam rangka persiapan pelaksanaan APBD Perubahan. Bupati juga minta agar segenap kepala SKPD untuk senantiasa loyal dan berdedikasi untuk mengawal RPJMD Semesta Berencana ini untuk mewujudkan
Bali Post/dok
raan pemerintahan di daerah. Menurut Suiasa, penerapan prinsip-prinsip normatif memang telah menjadi alas dan kerangka berpikir bersama dalam menyusun Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah di Kabupaten Badung. Selain mengikuti ketentuan, yang paling penting adalah memperhatikan aspek-aspek lainnya yang sepenuhnya dapat mendukung pencapaian dan goal yakni terwujudnya kesejahteraan, pelayanan publik dan daya saing daerah. Sekda Badung Kompyang R. Swandika dalam laporannya mengungkapkan, yang hadir pada rakor selain segenap pimpinan SKPD, juga para camat dan para lurah se-Badung karena mereka ini yang bertugas mengeksekusi anggaran. Sedangkan terkait persiapan pelaksanaan anggaran perubahan, setelah hasil verifikasi pemerintah provinsi maka kewajiban masing-masing SKPD untuk segera mengeksekusi anggaran. (ad520)
TERBAKAR - Wali Kota Rai Mantra meninjau bangunan kantor PU yang terbakar.
Lokasabha PHDI Badung Momen Bangkit dan Bersatu DIGELARNYA Lokasabha PHDI Badung menjadi titik balik setelah bertahuntahun terkesan ada matahari kembar pada lembaga umat ini. Selama bertahun-tahun pula masyarakat bingung atas keberadaan dua lembaga dengan nama yang serupa ini. Upaya untuk menyatukan lembaga ini pun telah dilakukan oleh PHDI Bali. Tim penyelamat PHDI Badung yang disebut Tim 7 pun telah terbentuk. Entah kenapa, kerja belum tuntas, tim ini kabur tanpa bekas. Berbagai kalangan pun berharap dua lembaga ini menjadi satu. Keinginan agar lembaga ini bersatu, juga disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat membuka Lokasabha PHDI Badung di Puspem Badung, Jumat (14/10) kemarin. Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, tak ada lagi Parisada Campuhan dan Parisada Besakih. Giri Prasta menginginkan hanya ada satu PHDI di Kabupaten Badung. Sebab, mantan Ketua DPRD Badung ini paham betul tentang keberadaan dua lembaga umat ini. ‘’Terkait keberadaan PHDI, saya berharap agar tetap memberikan tuntunan kepada umat. Apa sebabnya saya berkata demikian, karena dulu ada yang disebut Parisada Campuhan dan Parisada Besakih. Saya mohon kedua ini agar tidak lagi seperti itu dan bersatu. Di pusat satu, provinsi satu dan Kabupaten Badung juga harus satu (PHDI),’’ imbuhnya. Dulu, kata Bupati, sampai ada yang disebut penyelamat Parisada. Dengan keta penyelamat, sebutnya, ada yang salah dengan keberadaan Parisada. ‘’Karena ada yang
terpilih dari lokasabha ada pula yang terpilih dari paruman. Ke depan jangan sampai ada hal yang begitu lagi agar masyarakat tidak bingung,’’ sebut Bupati Giri Prasta. Untuk itu, ditegaskannya, ke depan pihaknya hanya akan mengakui satu Parisada yang terlahir dari Lokasabha PHDI Badung. ‘’Siapa pun yang nantinya terpilih dalam lokasabha ini, saya akan ikut itu,’’ tegasnya saat memberikan sambutan pembukaan lokasabha, kemarin. Hadir dalam Lokasabha PHDI Badung, Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma, para sulinggih, pemangku serta bendesa adat se-Kabupaten Badung. Ketua PHDI Bali Prof. IGN Sudiana mengatakan, Lokasabha PHDI Badung sebagai barometer kejayaan PHDI. ‘’Lokasabha Badung yag san-
LOKASABHA - Bupati Giri Prasta membuka Lokasabha PHDI Badung di Puspem Badung, Jumat (14/10) kemarin. gat penting. Kalau Badung bergetar maka seluruh Bali bergetar, sebaliknya kalau Badung tis (tenteram) maka semua tis,’’ katanya. Oleh karena itu, lanjutnya, perjalanan PHDI Badung harus menjadi lebih baik karena semua akan terimbas. ‘’Saya yakin perjalanan baik diawali
dari Badung, karena Badung sebagai kunci,’’ tambah dosen IHDN Denpasar ini. Karena itu, pihaknya sangat berharap PHDI Badung menjadi pelopor untuk menjadikan umat Hindu lebih baik. Untuk mewujudkanya, katanya, maka diperlukan sinergi dengan Pemkab Badung. (ad519)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
PT Indonesia Power UP Bali Tanam Pohon di Bantaran Tukad Badung
MENYAMBUT Hari Listrik Nasional ke-71 dan HUT ke-21 PT Indonesia Power Unit Pembangkit (UP) Bali, digelar aksi tanam pohon jenis flamboyan di bantaran Tukad Badung, Jalan Taman Pancing, Pemogan, Jumat (14/10) kemarin. Kegiatan tanam pohon ini merupakan program PT Indonesia Power dalam mendukung Bali Clean
and Green serta Denpasar Clean and Green dengan menanam 3.500 pohon. Kegiatan ini juga dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. General Manager PT Indonesia Power UP Bali IGAN Subawa Putra mengatakan, kegiatan tanam pohon ini melibatkan Saka Wanabakti, Saka Kalpataru, PP3E Region-
TANAM - Suasana kegiatan penanaman pohon di bantaran Tukad Badung yang diselenggarakan PT Indonesia Power, Jumat (14/10) kemarin.
al Bali Nusra, BLH Bali dan Denpasar. Selain itu, PT Indonesia Power juga melibatkan Desa Adat Pemogan, PT Pelindo Energi Listrik (PEL) serta Bank BNI 46 Cabang Denpasar. Selain menanam pohon di bantaran Tukad Badung (Denpasar), pihaknya juga telah melakukan aksi serupa di Badung, tepatnya kawasan Petang dengan menanam 250 pohon jenis sandat, majegau dan cempaka. Sedangkan yang di Pemogan, jenis pohon yang ditanam dari jenis flamboyan. Selain itu akan ditanam juga pohon sawokecik di lingkungan Gilimanuk. Kemudian di Pemaron, Buleleng, akan ditanam mahoni, mangga dan sandat. “Untuk yang di Pemogan ini kami menanam 200 pohon flamboyan dengan ketinggian 4 meter dan diameter 10-15 sentimeter dengan total biaya sekitar Rp 200 juta,” ujarnya. Dikatakan, program penaman pohon ini selaras dengan misi PT
Indonesia Power, yakni menyelenggarakan bisnis pembangkitan dan jasa terkait yang bersahabat dengan lingkungan. Tema HUT Indonesia Power kali ini, yakni “Go 90 Membangkitkan Listrik dengan Aman, Bersih, Hijau, Andal serta Efisien”. Selain menaman pohon, PT Indonesia Power melalui CSR-nya tahun 2016 ini sudah melaksanakan pembuatan 1.000 lubang biopori secara bertahap di sekolah yang ada di Denpasar. Pelepasan 300 ekor tukik di Pantai Mertasari, Denpasar, Pantai Gerokgak, Buleleng serta menyerahkan bantuan sepeda motor pengangkut sampah di Kelurahan Pedungan. Wali Kota Denpasar Rai Mantra menyambut baik kegiatan yang dilakukan PT Indonesia Power, karena akan berdampak baik bagi lingkungan. Bukan hanya itu, aktivitas di bantaran sungai ini juga akan makin baik, karena sudah bersih dan rindang. (ad524)
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
BNNP Bali Rancang Pembentukan Relawan P4GN
BNNP Bali menggelar pertemuan dengan orangtua murid, mahasiswa dan tokoh masyarakat di Cidy School, Jalan Cekomaria, Denpasar Utara, Jumat (14/10) kemarin. Pertemuan tersebut menghadirkan Kabag Umum BNNP AKBP Sang Gede Sukawiyasa dan melibatkan 34 peserta. Menurut AKBP Sukawiyasa, ada bebarapa hal penting disampaikan menyangkut strategi bagaimana Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilaksanakan. Selain itu, bagaimana upaya setelah tahu narkoba itu berbahaya. ‘’Setelah masyarakat paham, baru mengajak masyarakat dalam memerangi narkoba. Melibatkan masyarakat dalam rangka menciptakan partnership building,’’ ujarnya. Saat ini, kata Sukawiyasa,
BNNP punya berbagai program terobosan, di antaranya Kurikulum Terintegrasi yang menyasar generasi muda dan pelajar. Selain itu, sedang dirancang pembentukan relawan P4GN di desa pakraman dan cikal bakalnya pacalang. ‘’Kami sudah bersurat ke Dinas Pariwisata, bendesa dan ketua pacalang. Kami melibatkan pacalang karena punya kekuatan luar biasa di wilayah desa adat. Karangasem sudah mengirim nama-nama pacalang ke BNNP,’’ ujarnya. Setelah terhimpun, lalu dibuatkan surat keputusan (Skep) Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Setelah di setiap kabupaten terbentuk, baru dikumpulkan di Denpasar untuk me-launching program tersebut. ‘’Program-progam yang sudah terlaksana dan
STP Nusa Dua Bali dan Republic Polytechnic Singapore
Jalin Kerja Sama Bidang Pengembangan SDM
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali meluncurkan program “Hospitality and Tourism Capability Development”, Jumat (14/10) kemarin. Program ini merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Pariwisata yang menangani pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan Temasek Foundation melalui Republic Polytechnic Singapore. Saat ditemui usai pembukaan, Ketua STP Nusa Dua Bali DGN Byomantara mengatakan, kegiatan ini adalah peluncuran program Hospitality and Tourism Capacity Development, di mana kerja sama ini dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia khususnya dan sumber daya pada umumnya. Untuk itu, saat ini baru difokuskan pada empat lembaga pendidikan yang dimiliki oleh Kementerian Pariwisata yaitu STP Nusa Dua Bali, STP Bandung, Politeknik Makassar dan Akademi Pariwisata Medan. “Tentunya pengembangan SDM tersebut nanti tidak hanya di empat lembaga pendidikan tersebut. Namun kepada seluruh masyarakat dalam pengembangan kepariwisataan, khususnya pengembangan SDM,” katanya.
Melalui program ini, lanjut Byomantara diharapkan akan ada sharing baik dari Republic Polytechnic Singapore maupun dari STP Nusa Dua Bali dan bisa juga diterapkan untuk masyarakat baik itu untuk industri pariwisata maupun lembagalembaga pendidikan di Bali. Pihaknya juga berharap melalui kegiatan ini bisa dilakukan penelitian bersama dengan Republic Polytechnic Singapore dan juga kegiatan pengabdian Masyarakat. Deputi Asisten Bidan Sumber Daya Manusia Kementerian Pariwisata Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya, S.E., M.M. sangat menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, ini merupakan ide yang bagus, den-
gan harapan nantinya bisa membangun SDM khususnya bidang pariwisata. Momen seperti ini, kata dia bisa membangun sumberdaya melalui pendidikan di mana saat ini sudah dikembangkan kurikulum berbasis kompetensi. Ke depan pihaknya berharap kerja sama seperti ini bisa terus dilakukan, sehingga bisa membangun SDM yang lebih baik lagi terutama di bidang Pariwisata. Output yang diinginkan adalah pengembangan proses pembelajaran bisa ngengarah kepada apa yang sudah dijalankan yaitu kompetensi. Karena kata dia, di ASEAN sudah sepakat menggunakan regional standar. Yang paling memungkinkan juga adalah diharapkan dosen
PEMBUKAAN - Suasana pembukaan program Hospitality and Tourism Capability Development di STP Nusa Dua, Jumat (14/10) kemarin.
bisa berkembang, tidak hanya memahami internal saja, namun juga harus melihat keluar. Selain itu, juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar mempunyai wawasan yang lebih luas. “Di sini nantinya kita akan saling sharing, apa keunggulan yang dimiliki masingmasing perguruan tinggi ini. Apabila ada hal yang harus dipelajari, maka di sinilah kesempatannya untuk mengembangkan program-program,” pungkasnya. Deputy Principal of Republic Polytechnic Singapore Sito Lok Yin menegaskan, program ini bukan masalah Singapura yang akan mengajarkan Indonesia, namun di sini adalah kesempatan untuk belajar bersama. Kedua pihak akan saling berbagi dalam berbagai hal, termasuk pengetahuan untuk membuat priwisata lebih baik lagi di antara kedua negara. Dia juga memuji Indonesia yang sangat sukses mengelola pariwisata, terutama Bali yang sukses dengan pariwisatanya. “Kami berharap nantinya wisatawan dari berbagai negara bisa datang ke Indonesia, begitu juga ke Singapura atau sebaliknya. Itulah tujuan dari kerja sama ini,” ujarnya. (ad522)
PMHD Unwar Gelar Diklat Asta Brata
Perkuat ”Softskill” Lulusan dan Kader Pemimpin Bali SETELAH menggelar upacara Mahasisya Upanayana bagi mahasiswa baru yang beragama Hindu, Pasemetonan Mahasisya Hindu Dharma (PMHD) Universitas Warmadewa (Unwar), Jumat (14/10) kemarin menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Asta Brata. Pelatihan selama tiga hari ini dipusatkan di Wantilan Pura Sakenan, Denpasar. Pelatihan diawali dengan persembahyangan bersama dipimpin Wakil Ketua Umum PMHD Unwar Kadek Dwi Mahendra Putra. Pelatihan dibuka Rektor Unwar diwakili WR III Dr. I Wayan Parwata, M.T., dihadiri Wakil Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali I Ketut Sugihantara. Kadek Dwi Mahendraputra didampingi Ketua Panitia I Gede Pradina Utama menjelaskan, pelatihan kepemimpinan dan manajemen ala Hindu ini diikuti 205 orang mahasiswa baru. Tujuannya untuk melahirkan kader pemimpin mahasiswa Hindu. Mereka yang lulus akan dilantik menjadi pengurus PMHD Unwar. Saat itu juga di-launching Majalah Maha Widya PMHD Unwar edisi kedua, serta temu alumni. Mahaputra menegaskan, kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun
dan tahun ini sudah memasuki tahun ke-11. Pelatihan Asta Brata sengaja dilakukan di kawasan suci untuk memberi pencerahan kepada p eserta PMHD Unwar untuk selalu berbuat demi kebenaran. Pelatihan juga mendatangkan sejumlah narasumber dari unsur PHDI, juga diisi pelatihan yoga, membuat canang sari dan makidung serta ceramah soal tata cara busana ke pura yang benar. Kegiatan ini dilanjutkan dengan lomba busana adat ke pura. Paiketan Alumni PMHD Unwar Dwija Suastana mengatakan, peserta diklat ini adalah kader-kader berkualitas Hindu, kader pemimpin Unwar sekaligus kader pemimpin Bali ke depan. Jadikan PMHD sebagai media pembelajaran dan melatih diri serta membangun networking. Di samping itu, perkuat diri dengan penguasaan bahasa asing. WR III I Wayan Parwata memberi apresiasi diadakannya Diklat Asta Brata di kawasan suci. Diklat ini bagian dari softskill, guna menjadi lulusan Unwar berkualitas. Mereka ini adalah kader pemimpin mulai dari keluarga hingga masyarakat. Dia berharap dalam Pekan Seni Mahasiswa
Nasional (Peksiminas) di Kendari, didominasi mahasiswa seni. Ke depan Peksiminas ini bisa diisi oleh PMHD Unwar. Mahasiswa PMHD Unwar juga diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti student exchanges dengan kampus di Australia dan Inggris mulai 2017. Dari kegiatan ini, kata Parwata juga bisa dijadikan bahan membuat sekripsi dan PKM guna mendapat dana Dikti. Pem im p in, ka t a d ia adalah orang yang memahami, mengetahui dan memberi arti dan menilai dirinya sendiri. Makanya dia menegaskan agenda ini adalah memperkuat softskill mulai dari menjalin komunikasi dan bekerja sama. Dia mengingatkan, mahasiswa Unwar
memperkuat jati dirinya dengan spirit Sapta Bayu guna membentuk insan Unwar yang cerdas secara intelektual, sosial dan spiritual. Pembina PMHD Unwar Dewa Bagus Sumantra berharap, lewat Diklat Asta Brata mahasiswa Hindu mampu mengalahkan musuh utamanya yakni dalam diri sendiri. Jika sudah mampu, dia yakin akan mampu mengalahkan persaingan dunia luar. Wakil Ketua Yayasan Ketut Sugihantara menegaskan, Diklat ini mampu membuka pikiran mahasiswa serta mempertajam keilmuan yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia juga memaparkan materi politik ala Hndu. (ad1012)
ASTA BRATA - Wakil Rektor Unwar Wayan Parwata didampingi Ketut Sugihartana saat membuka Diklat Asta Brata PMHD Unwar.
HADIAH - Kabag Umum BNNP AKBP Sang Gede Sukawiyasa menyerahkan hadiah kepada peserta.
sedang dirancang kami sampaikan kepada peserta. Kami juga memberi pengetahuan tentang apa itu narkoba, bahayanya seperti apa dan cara memeranginya,’’ ujar mantan Wadir Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Bali ini. Menurut Sukawiyasa, peserta antusias mengikuti kegiatan itu. Bahkan banyak yang mengaku baru memahami bahaya narkoba tersebut. Dalam pertemuan itu juga disampaikan ada gejala-gejala pengguna narkoba di wilayahnya dan sudah disampaikan ke BNNP Bali. ‘’Banyak juga yang bertanya soal permen diduga mengandung narkoba. Kami sampaikan masih dilakukan pendalaman, penyelidikan dan dicek di laboratorium. Informasinya, ada pakai rokok elektrik indikasinya dicampur sabu-sabu,’’ ungkapnya. Pada kesempatan itu juga disampaikan peran masyarakat dalam memerangi narkoba telah diatur UU No.35 Tahun 2009. Istimewanya, dalam undang-undang itu mengatur tentang pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan P4GN. ‘’Maka dari itu, BNNP gencar merekrut dan memotivasi masyarakat agar ikut andil dalam memerangi narkoba. Agar upaya menekan peredaran narkoba lebih optimal, semua komponen masyarakat ikut andil,’’ tegasnya. (ad523)
Penutupan ”Open House 2016 Teknik Sipil”
PNB Juara Lomba Beton Nasional
SELURUH rangkaian “Open House 2016 Teknik Sipil” Politeknik Negeri Bali (PNB), Jumat (14/10) kemarin secara resmi ditutup. Penutupan tersebut juga diisi dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada juara-juara seluruh lomba. Sebelumnya pada pagi harinya rangkaian Open House diisi dengan kegiatan gathering yang dihadiri Ikatan Orangtua Mahasiswa (IOM) semester I, D-3 Teknik Sipil dan D-4 Manajemen Proyek Konstruksi, dengan jumlah peserta sebanyak 203. Gathering ini dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan mengenai sistem pendidikan di Jurusan Teknik Sipil PNB termasuk juga memperkenalkan sarana dan prasarana perkuliahan kepada orangtua mahasiswa. “Gathering ini diisi dengan sosialisasi sistem pendidikan serta sarana dan prasarana. Ini agar orangtua mahasiswa lebih yakin terhadap sistem pendidikan Jurusan Teknik Sipil PNB yang pada akhirnya menghasilkan IOM,” kata Ketua Panitia Open House 2016 Nyoman Anom Purwa Winaya, S.T., M.Si. Untuk rangkaian kegiatan lomba, kata dia, seluruh pemenang pada penutupan Open House sudah diumumkan. Salah satu yang paling bergengsi adalah Lomba Beton tingkat nasional yang kedua. Peserta dari PNB berhasil menjadi juara I dan juara II diraih oleh peserta dari Universitas Udayana dan juara III diraih oleh peserta dari Aceh. Sedangkan untuk Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dimenangkan oleh
OPEN HOUSE - Ketua Jurusan Teknik Sipil PNB Ir. I Wayan Arya, M.T. (kanan) bersama Ketua Panitia Open House 2016 Nyoman Anom Purwa Winaya, S.T., M.Si. (kiri) usai penyerahan piala bergilir Gubernur untuk juara lomba LKTI.
Denpasar (Bali Post) Saat ini di Bali sudah menerapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2011. Setiap kabupaten/kota juga sudah memiliki perda maupun perwali yang sudah diterapkan. Di satu sisi perda itu merupakan salah satu upaya menciptakan kawasan bebas rokok, tetapi di sisi lain tantangan yang dihadapi adalah begitu masifnya iklan rokok luar ruangan seperti baliho, neon box atau pun videotron. “Kita lakukan berbagai upaya inisiasi dan juga pendekatan dengan pemerintah. Sampai saat ini kita bisa mengatakan bahwa sekitar lima kabupaten/kota sudah meniadakan iklan rokok luar ruangan,” kata Made Kerta Duana, MPH., Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Bali yang juga Koordinator Bali Tobacco Control Initiative (BTCI) PSKM Unud, Jumat (14/10) kemarin. Kerta Duana menambahkan, di Pemkab Klungkung sudah mengeluarkan perbup yang tegas mengatur tidak ada lagi iklan rokok luar ruangan. Empat kabupaten/
kota lagi yaitu Denpasar, Gianyar, Jembrana dan Bangli diatur dengan moratorium dan surat edaran untuk meniadakan iklan rokok luar ruangan. “Artinya, upaya ini sangat positif dikembangkan kabupaten/kota untuk melindungi anak-anak atau generasi muda untuk tidak menjadi perokok atau mencegah perokok pemula,” pungkasnya. Sementara beberapa daerah lainnya sudah dilakukan inisiasi dan pihaknya terus mendorong untuk meniadakan iklan rokok luar ruangan. Ia menegaskan, pemerintah tidak perlu khawatir akan terjadi penurunan pendapatan dari iklan, karena terbukti tidak mempengaruhi penurunan pendapatan. “Kita bisa membuktikan hal tersebut dari kajian dan beberapa data yang dikumpulkan bahwa pelarangan iklan rokok akan tergantikan oleh iklan lainnya. Itu sudah nyata, misalnya videotron yang dulunya untuk iklan rokok sekarang sudah diisi dengan iklan bank sehingga bisa meng-cover penurunan pendapatan tersebut,” jelasnya.
peserta dari SMAN 1 Mengwi dan berhak menerima piala bergilir dari Gubernur Bali. Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. I Wayan Arya, M.T. dalam sambutannya yang sekaligus menutup rangkaian Open House 2016, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan tahunan ini. Dikatakan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan sampai puncak acara sudah berjalan dengan lancar. Pihaknya juga menegaskan, untuk Lomba Beton tingkat Nasional juri yang digunakan adalah dari luar PNB, bukan dari lingkungan PNB sendiri. “Kami awalnya khawatir, karena PNB berhasil menjadi juara Lomba Beton. Kami tegaskan, untuk juri seluruhnya berasal dari luar, bukan dari lingkungan PNB,” tegasnya. Kepada seluruh peserta lomba, Wayan Arya menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih. Menurutnya, apa
yang diraih saat ini, tentu merupakan prestasi yang sangat membanggakan karena yang berkumpul pada puncak kegiatan adalah para finalis yang sudah berhasil menyisihkan peserta lain. “Hasil juara yang sudah diraih adalah untuk menunjukkan bagaimana kita berhasil mengasah diri kita masing-masing,” ujarnya. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Provinsi Bali Drs. Wayan Sudarsana, M.Pd. yang mewakili Gubernur Bali menyampaikan penghargaan kepada para juara dan PNB selaku pelaksana kegiatan. Atas nama pemerintah, pihaknya sangat mendukung kegiatan seperti ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena selain berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, ini juga sebagai ajang mengasah kompetensi atau kemampuan dalam persaingan global,” pungkasnya. (ad525)
Pemda Tak Perlu Takut Kehilangan Pendapatan dari Iklan Rokok
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Memang untuk beberapa bulan akan terjadi penurunan, tapi setelah itu akan kembali ke tingkat pendapatan semula bahkan meningkat. Sehingga diharapkan kabupaten/kota dapat menginisiasi sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarkat. “Ada daerah yang pendapatan dari reklamenya tidak lebih dari 10 persen sehingga sebenarnya berani untuk menghilangkan iklan rokok luar ruangan,” tegas Kerta Duana. (kmb42)
Pembetulan Pada bagian keterangan foto info seremonial berjudul ‘’Ramaikan Pasar Obat Herbal Nasional: Ribuan Orang Rasakan Manfaat Kesehatan Amrita 108 Herbal’’ yang diterbitkan Jumat (14/10) kemarin terjadi kesalahan penulisan. Di sana tertulis Klinik Herbal Amrita 108, yang benar seharusnya Toko Herbal Amrita 108. Dengan ini kesalahan telah dibetulkan.
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
DAERAH
5
Sosok
Komit Berantas Pungli
Bali Post/olo
I Putu Artha
OPERASI pemberantasan pungli yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha. Bupati Artha menyatakan keseriusan dan mengajak semua komponen komitmen dalam pemberantasan pungli di lingkungan
Pemkab Jembrana. Bupati asal Melaya ini mengaku sudah memberikan arahan kepada Kepala–kepala SKPD Pemkab Jembrana, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. “Apa yang dinstruksikan oleh Presiden Jokowi kami di Pemkab Jembrana akan menindaklanjutinya. Dan kami sesegera mungkin melakukan tindak lanjut dan sosialisasi kepada SKPD dan masyarakat,” kata Artha. Pada dasarnya pungli tersebut terjadi karena dilanggarnya SOP (standard operating presedure) yang ada pada layanan kepada masyarakat (layanan publik) tersebut. Baik dari pemberi layanan maupun penerima layanan. “Jadi kedua belah pihak harus komit dalam hal ini,” jelasnya. Pemberi layanan menurutnya harus mengacu pada standar pelayanan yang telah ada mulai dari standar persyaratan, standar waktu, dan standar biayanya. Demikian juga dengan masyarakat atau pihak yang memanfaatkan atau mendapatkan layanan tersebut harus memahami standar tersebut. “Jangan coba coba memberikan imbalan kepada petugas ketiga persyaratan tidak terpenuhi. Jangan pula segan-segan melaporkan petugas jika tidak melayani sesuai standar,” tandas Artha. Bupati Artha mewanti–wanti bahwa instruksi Presiden Jokowi sudah sangat jelas dan tegas untuk memberantas pungli. Ketika ada PNS yang tertangkap tangan sesuai instruksi Presiden, yang bersangkutan harus diberhentikan. Bupati Artha juga menghimbau agar dalam pemberantasan pungli tidak boleh gegabah. “Sang pelapor harus disertai dengan bukti– bukti yang valid, tidak bisa hanya mengandalkan isu saja. Harus ada bukti mana yang pemberi, mana penerima. Masyarakat juga dihimbau agar tidak memberikan peluang terjadinya pungli” pesan Artha. (olo)
ABRASI - Salah satu titik abrasi di wilayah Pantai Delodberawah.
Penanganan Abrasi di Jembrana
Pemkab Tunggu Anggaran Pusat Negara (Bali Post) -
Wilayah pesisir Jembrana kerap diterjang abrasi. Dari 76 kilometer panjang pantai yang dimiliki, tercatat puluhan titik pantai yang terkena abrasi. Mulai dari Kecamatan Pekutatan hingga Gilimanuk. Selama ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana tidak berdaya karena besarnya biaya. Untuk itu, penanganan abrasi bergantung dan mengandalkan anggaran dari Pemerintah Pusat (APBN) melalui Kementerian PUPR. Dari data di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jembrana, sejak tahun 2014 lalu, telah diberikan bantuan penanganan bencana abrasi. Di antaranya, di Pantai Candikusuma,
Pangyangan, Baluk, Cupel, Gilimanuk dan Perancak. Akan tetapi, belum semua titik yang tertangani hingga sekarang lantaran mengandalkan anggaran pusat.
Penanganan abrasi, Pemkab Jembrana tidak memiliki anggaran untuk pembangunan revertment. Sebab, nilainya cukup besar sehingga penanganannya ada di pemerintah pusat dan provinsi. Bencana abrasi kemungkinan dialami di sejumlah daerah di seluruh Bali dan Indonesia pada umumnya. Tetapi, Pansus berharap agar di Bali Barat menjadi titik prioritas karena merupakan wilayah paling rawan abrasi. Kepala Dinas PU Jembrana,
I Gusti Putu Mertadana mengatakan untuk penanganan abrasi mengandalkan anggaran dari pusat. Pasalnya, anggaran yang digunakan untuk mengatasi abrasi itu tidak sedikit. Setiap bulan, pihaknya terus melakukan pendataan progres titik abrasi dan selalu berkoordinasi dengan Balai Sungai Wilayah Bali-Penida. Tahun ini, memang belum ada pembangunan senderan pantai seperti tahun sebelumnya. Dalam kurun setahun ini sudah banyak daratan di sepa-
Bali Post/olo
BEKUK – Jajaran Reskrim Polsek Mendoyo saat membekuk pelaku pencurian sepeda motor.
njang pantai di Jembrana yang hilang karena abrasi. Kondisi yang terparah terjadi di Gilimanuk, yakni di Jineng Agung, Pengambengan, Pebuahan dan Banyubiru. Sayangnya, hingga kini belum ada penanganan. Karena tidak ada penanganan itu, makanya warga di Pengambengan dan Gilimanuk memasang spanduk sebagai bentuk protes. Mereka meminta agar tanah miliknya diselamatkan sebelum benar-benar lenyap karena abrasi. (kmb26)
Banyuwangi Siapkan Angkot Bersubsidi bagi Pelajar
Curi Motor yang Digadaikan Sendiri, Ditangkap Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Mendoyo menangkap pelaku pencurian sepeda motor, Kamis (13/10). Pelakunya adalah I Made Widiarta (49) alias Belanda, asal Banjar Sembung, Desa Penyaringan. Pelaku mencuri motornya sendiri setelah digadaikan kepada Ni Putu Suwintari. Pelaku mengaku nekat mencuri motornya karena kepepet uang untuk berjudi. Kapolsek Mendoyo Kompol I Gusti Agung Sukasana didampingi Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu Andi Yaqin, Jumat (14/10) kemarin, membenarkan penangkapan pelaku tersebut. Sebelumnya polisi menerima laporan dari korban. Setelah diselidiki ternyata pelaku yang mencurinya dan ditangkap di rumah saudaranya di Tegalcangkring. Pelaku kemudian digelandang ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mencuri motor Honda Vario DK 8184 KY miliknya itu dan kembali digadaikan kepada temannya di Denpasar Rp 3,5 juta. Kepada korban Suwintari, pelaku menggadaikannya senilai Rp 4 juta pada Juli 2016 lalu. Pelaku mencuri motor itu awal Oktober lalu. Ketika itu motor diparkir di garase rumah korban. Sebelumnya pelaku sempat menemui korban untuk meminjam uang lagi untuk menebus BPKB motornya. Korban dijanjikan akan diberikan BPKB itu. Korban pun memberikan uang senilai Rp 2,2 juta kepada pelaku. Tetapi setelah diberikan, pelaku tidak pernah muncul lagi hingga terjadi kasus pencurian itu. (kmb26)
Bali Post/dok
Bali Post/udi
TATA - Pengepul janur di Kalipuro, Banyuwangi sedang menata janur yang akan dikirim ke Bali, belum lama ini.
2017, Revisi Perda Janur Dibahas Banyuwangi (Bali Post) DPRD Banyuwangi memastikan akan menggodok revisi Perda Perlindungan Tanaman Kelapa atau Perda Janur di tahun 2017. Alasannya, masa sidang tahun 2016 tinggal dua bulan lagi. Padahal masih ada beberapa perda yang harus diselesaikan. Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Banyuwangi Kusnan Abadi mengatakan revisi Perda Janur akan masuk program legeslasi daerah (prolegda) tahun 2017. “Kalau tahun ini waktunya mepet. Kita akan bahas di tahun 2017,” kata Kusnan, Jumat (14/10) kemarin. Politisi PKB ini menambahkan, di tahun 2016 pihaknya menargetkan membuat 9 perda. Dari target itu baru 1 perda yang sudah disahkan. Yakni Perda Ketertiban Umum. Sisanya 8 rancangan perda (ranperda) masih dalam tahap pembahasan. Di antaranya, Ranperda Rentenir, Ranperda Sumber Daya Air, Ranperda Perlindungan Disabilitas dan Ranperda Desa
Wisata. Lalu Ranperda Perlindungan TKI dan Madrasah Diniyah. “Khusus ranperda desa wisata sudah finalisasi. Tinggal di bawa ke paripurna,” tegas Kusnan. Pihaknya menargetkan di sisa waktu dua bulan ranperda yang belum diselesai dibahas bisa diselesaikan sebelum akhir tahun. Untuk itu, tahun depan pihaknya bisa memprogramkan ranperda yang baru lagi. “Termasuk ranperda janur itu,” imbuhnya. Menurut Kusnan, revisi Perda Janur sangat dibutuhkan. Sebab untuk melindungi tanaman kelapa di Banyuwangi. Begitu juga memberikan tambahan retribusi ke daerah. Selama ini pengambilan janur diatur dalam Perda No. 5/1996. Namun perda ini dianggap sudah kadaluarsa. Pasalnya, sanksi dendanya terlalu ringan, hanya Rp 50.000, kurungan 3 bulan. Akibat rendahnya sanksi, kata dia pengiriman janur dari Banyuwangi ke Bali makin tak terkendali. Dampaknya produksi kelapa tak
menunjukkan data menggembirakan. Bahkan dibandingkan dengan penambahan luas tanam, justru terkesan menurun. Pihaknya khawatir pengambilan janur tanpa diatur Perda akan berdampak pada produktivitas tenaman kelapa di Banyuwangi. Apalagi Perda yang sudah ada terkesan kurang menggigit. “ Parahnya lagi, nyaris tak pernah ada proses penyidikan terkait pelanggaran Perda Janur. Padahal sudah ada aturannya,” kata Kusnan. Yang disayangkan lagi, tak ada retribusi apapun ke Pemkab dari besarnya pengambilan janur yang dijual ke Bali. Menurut Kusnan, tingginya pengiriman janur juga berimbas pada aksi kriminal. Pihaknya banyak mendapatkan laporan terkait maraknya aksi pencurian janur. Jika perda ini jadi direvisi, pengiriman janur dari Banyuwangi ke Bali tak selonggar sekarang. Dalam perda rencananya setiap orang yang menjual janur ke Bali harus memiliki izin khusus. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Program angkot bersubsidi bagi pelajar yang berlaku di Tabanan sepertinya mulai dilirik di Banyuwangi. Pemkab Banyuwangi berencana memberikan subsidi bagi angkot pelajar. Gebrakan ini diharapkan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar. Lalu melestarikan angkot yang menjadi ciri khas kota. Rencananya program angkot bersubsidi ini akan mulai digulirkan tahun 2017. “Kita sedang ajukan dalam rancangan APBD 2017 untuk angkot bersubsidi. Kita juga akan konsultasi dengan BPK,” kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Jumat (14/10) kemarin. Menurutnya, selama ini persoalan angkot menjadi masalah klasik. Banyak keluhan dari para pelajar terkait angkot. Mereka enggan naik angkot lantaran kerap ngetem untuk menunggu penumpang. Sehingga pelajar tak bisa tepat waktu ke sekolah. Sebaliknya para sopir angkot berdalih terpaksa ngetem untuk menunggu penumpang. “Ini kan persoalan yang klasik. Untuk itu harus dicarikan solusi. Salah satunya kita siapkan subsidi angkot,” imbuh Anas. Program subsidi angkot ini, kata dia diprioritaskan
bagi angkot yang melintasi jalur sekolah. Saat jam masuk sekolah angkot dilarang ngetem. Namun terus berkeliling, sehingga para pelajar bisa memanfaatkannya ke sekolah. “Jadi pagi saat jam ke sekolah dan pulang sekolah angkot kita larang keliling. Mereka kita subsidi. Tujuannya agar pelajar tak kebingungan mencari angkutan,” jelasnya. Pihaknya berharap program angkot bersubsidi ini akan disetujui DPRD, sehingga para pelajar bisa ke sekolah tanpa membawa motor. “Ini akan memudahkan para orangtua, tak perlu ribet antar jemput anak,” tutur Anas. Selain angkot, pihaknya merencanakan membuat alternatif bus pelajar. Tahap awal pihaknya mengusulkan menyewa armada untuk angkutan bus ini. Menurutnya, menyewa bus akan lebih efesien dibanding membeli bus baru. Sebab biayanya sangat mahal, termasuk perawatannya. Apalagi bus sekolah ini hanya digunakan pagi dan jadwal pulang sekolah. Selain bus sekolah, Pemkab Banyuwangi berencana membuat subsidi angkutan ke kawasan wisata. Tujuannya memudahkan wisatawan ke lokasi wisata yang tak dilewati angkutan umum. Seperti ke Kawah Ijen dan Pantai Pulau Merah. (kmb30)
Bali Post/udi
PARKIR - Sebuah angkot parkir di pinggir jalan utama Banyuwangi akibat sepi penumpang, Jumat (14/10) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Mungkinkah Petani Hidup Sejahtera? MENJADI petani memang bukanlah pilihan hidup bagi kebanyakan orang. Terdampar dan sukses menjadi petani hanya dinikmati segelintir orang. Dan itu pun bukan petani ‘’beneran’’. Ada praktik ekonomi, konglomerasi dan kapitalisme dalam mengelola pertanian. Dengan cara inilah pertanian baru bisa menjanjikan kesejahteraan. Saat ini jumlah korporasi yang sukses mengelola perkebunan, pertanian dan bisnis pertanian sangat terbatas di negeri ini. Kondisi ini makin sulit ketika ruang investasi untuk sektor pertanian dinilai tak strategis terlebih untuk dikembangkan di Bali. Maka sangatlah wajar jika ada penilaian jika petani di Bali takkan pernah bisa kaya. Selain hanya fokus mengembangkan pertanian padi, petani di Bali juga tak memiliki etos kerja yang total. Artinya, hanya sebagian kecil petani yang melakukan pekerjaan total dari mengolah lahan, merawat tanaman hingga mengelola pascapanen. Banyak petani Bali yang justru menjadi ‘’bos’’ bagi pekerja pertanian. Petani Bali banyak yang mempekerjakan tenaga kerja orang lain untuk mengolah lahannya. Mereka mengeluarkan uang untuk kegiatan bertani. Sistem ini makin membudaya ketika pertanian di Bali makin sulit menemukan orang Bali yang siap melakukan kegiatan mengolah lahan hingga melakukan penen padi. Peluang kerja memanen padi dan membajak sawah dengan mengolah sawah justru ditangani pendatang. Ini bentuk nyata bahwa petani Bali adalah petani ‘’bos’’ yang melakukan sistem pengupahan dalam mengelola lahan pertanian. Dengan sistem pertanian ini, maka penikmatan hasil pertanian tak optimal. Saat panen hingga pengolahan hasil panen, hasil yang dinikmati petani dari lahannya sangatlah kecil. Bahkan hasil ini nyaris tak cukup untuk menopang hidup sampai masa penen berikutnya. Hal yang membuat petani sulit kaya adalah selain harga gabah saat panen raya anjlok, luas garapan mereka juga sangat jauh dari ideal yakni rata-rata 0,25 ha. Dalam kondisi prihatin akibat krisis air dan terbatasnya luas lahan, petani juga berhadapan dengan serangan hama dan mahalnya harga pupuk. Masa panen yang lama membuat petani juga gagal melakukan pendekatan ekonomi dalam mengelola hasil pertaniannya. Untuk dikonsumsi saja kurang, apalagi bisa dijadikan cadangan dana untuk kepentingan dana-dana sosial, sakit dan keperluan pendidikan bagi anak-anaknya. Itulah sebabnya menjadi petani bukanlah profesi yang dipilih dan ditekuni generasi muda Bali. Karenanya, petani di Bali jangan lagi berorientasi menjadi penghasil beras. Mereka harus berorientasi untuk memenuhi kebutuhan upakara dan hotel yang jumlahnya ribuan di Bali. Sebab, selama ini kedua kebutuhan tersebut dipenuhi dari luar daerah, khususnya Banyuwangi. Seperti kelapa dan sayur, sebagian besar dipasok dari luar daerah. Demikian pula sarana upakara. Sebagian besar dipasok dari luar daerah. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, subak harus dilibatkan. Mereka harus membentuk kelompok-kelompok untuk memproduksi produk tertentu. Sebab, pasar memerlukan tiga K; kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Karenanya peran akademisi, pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mendorong bangkitnya pertanian Bali. Sebab, pasar produk pertanian di Bali sangat luas. Namun sayang luasnya pasar itu diisi oleh petani dari luar daerah dan luar negeri. Selain itu, pendekatan agribisnis sebagai suatu sistem usaha pertanian juga layak dijabarkan. Konsep pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis ditujukan untuk membangun usaha rakyat. Caranya bisa dengan mengaitkan usaha rakyat pada usaha pertanian yang telah memenuhi kriteria agribisnis atau menggabungkan beberapa subsistem tersebut ke dalam suatu sistem agribisnis. Apabila usaha rakyat dengan skala kecil dan pemilikan modal serta sumber daya sangat terbatas, maka strategi usaha pembangunan usaha rakyat itu adalah dengan mengintegrasikan budi daya rakyat dengan industri pengolahan atau usaha rakyat bermitra dengan perusahaan yang membutuhkan hasil produksi usaha rakyat seperti pedagang besar dan sebagainya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Berantas Pungli, Mungkinkah? Gerakan berantas pungutan liar baru terdengar. Padahal pungli nyaris menjadi budaya bahkan telah mengakar di kalangan birokrat. Kini gerakan berantas pungli terdengar keras dan nyaring. Sebagai warga negara saya merasa bangga dengan gerakan ini, tetapi mungkinkah akan efektif? Lalau siapa yang akan melakukan pengawasan jika pungli dilakukan oleh ‘’pelaku’’ yang sudah terbiasa menyetor hasil pungli kepada atasannya? Mohon gerakan berantas pungli ini tak hanya menjadi wacana politis tetapi harus diterapkan. Pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman yang selama ini memegang kendali sektor hukum harus melakukan langkah nyata. Melakukan gerakan berantas pungli dan pelayanan publik yang dikelola lembaga ini harus bisa menjadi komitmen. Selain itu, sebagai warga negara saya juga mendukung jika pelaku pungli dipecat. Rasanya tak perlu lagi ada upaya-upaya pembuktian, mengingat birokrat yang melakukan pungli mengingkari tugasnya sebagai abdi negara. Intinya saya mendukung gerakan berantas pungli. Gede Witarka Yuda Badung, Bali
Pilihan Sikap Politisi di DPRD Bali Politisi di DPRD Bali hingga kini belum menjelaskan sikapnya terhadap wacana reklamasi Teluk Benoa, Badung. Padahal desakan untuk itu telah bergulir. Apa pun alasannya, mestinya politisi di DPRD Bali memiliki sikap. Tak bisa wakil rakyat hanya jadi kurir tanpa bisa mengambil sikap atas gerakan masyarakatnya. Saya mohon DPRD Bali segera bisa menjadi penyalur aspirasi publik yang efektif bagi krama Bali. Jangan terus-terusan menjadi penampung aspirasi tanpa pernah melakukan pilihan sikap yang jelas. Sekali lagi, kami krama Bali berharap politisi di DPRD Bali bersikap. Setidaknya pribadi-pribadi di DPRD Bali bisa memosisikan diri, pilih mendukung atau menolak reklamasi. Ini penting sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada rakyat Bali. Putu Trinatha Gianyar, Bali
Pendekatan Agribisnis Total Pembangunan pertanian tetap dianggap terpenting dari keseluruhan pembangunan ekonomi di Indonesia umumnya dan Bali khususnya. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pembangunan pertanian di Bali adalah; (1) potensi sumber dayanya yang besar dan beragam, (2) pangsa terhadap pendapatan cukup besar, (3) besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini dan (4) menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Ironis memang, di mana potensi pertanian yang besar namun sebagian besar dari petani banyak yang termasuk golongan miskin. Dengan demikian, perlu adanya grand strategy pembangunan pertanian melalui pendekatan agribisnis total. Melalui konsep tersebut, maka diharapkan mampu menumbuhkan sektor pertanian sehingga pada gilirannya mampu menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian Bali, khususnya dalam hal pencapaian sasaran: (1) menyejahterakan petani, (2) menyediakan pangan, (3) sebagai wahana pemerataan pembangunan untuk mengatasi kesenjangan pendapatan antarmasyarakat maupun kesenjangan antarwilayah, (4) merupakan pasar input bagi pengembangan agroindustri, (5) menghasilkan devisa, (6) menyediakan lapangan pekerjaan, (7) peningkatan pendapatan masyarakat, dan (8) tetap mempertahankan kelestarian sumber daya.
Oleh I Nyoman Sucipta endekatan agribisnis total sebagai suatu sistem usaha pertanian yang mencakup empat subsistem yang harus ada, yakni subsistem pengadaan sarana produksi, subsistem budi daya, subsistem pengolahan dan subsistem pemasaran. Pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis total adalah membangun usaha pertanian rakyat dengan memperhatikan kelengkapan dalam keempat fungsi agribisnis tersebut. Konsep ini mempunyai arti, bahwa pembangunan pertanian harus berorientasi pasar dan tidak lagi sekadar berproduksi. Konsep pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis total memang banyak ditujukan untuk membangun usaha rakyat, yakni dengan mengaitkan usaha rakyat pada usaha pertanian yang telah memenuhi kriteria agribisnis atau menggabungkan beberapa subsistem tersebut ke dalam suatu sistem agribisnis. Apabila usaha rakyat dengan skala kecil dan pemilikan modal serta sumber daya sangat terbatas, maka strategi usaha pembangunan usaha rakyat itu adalah dengan mengintegrasikan budi daya rakyat dengan industri pengolahan atau usaha rakyat bermitra dengan perusahaan yang membutuhkan hasil produksi usaha rakyat seperti pedagang besar dan sebagainya. Dari sisi pengadaan sarana produksi, usaha rakyat dapat dibantu oleh perusahaan skala besar, melalui koperasi dan sebagainya. Sehingga pembangunan
P
usaha rakyat dengan pendekatan agribisnis mempunyai pengertian bahwa sebenarnya tidak ada hambatan lain dalam pembangunan tersebut, kecuali jika salah satu sistem agribisnis belum ada dalam perekonomian tersebut. Selama ini, pembangunan pertanian yang berorientasi pada produksi saja sekarang tidak sesuai lagi. Konsep lain adalah bahwa pembangunan pertanian dengan pendekatan agroindustri adalah salah satu subsistem agribisnis yakni pengolahan baik yang ada di hulu ataupun yang ada di hilir. Dengan demikian, konsep pendekatan agribisnis meliputi juga pendekatan agroindustri. Hal ini penting untuk mengingatkan bahwa agroindustri telah dibangun di wilayah konsumsi dan bukan di wilayah sentra produksi bahan baku. Penerapan teknologi agribisnis total dalam pembangunan pertanian menuntut pemecahan masalah secara agregat dan mendasar melalui perbaikan setiap subsistem yang menjadi unsur agribisnis tersebut. Seberapa jauh pandangan agregat perlu dilakukan, sangat tergantung pada sistem agribisnis komoditas itu sendiri, dan seberapa jauh kaitannya dengan agribisnis komoditas lain. Dalam subsektor tersebut terdapat kelompok agribisnis yang berfungsi sebagai meningkatkan nilai tambah produksi. Atas dasar itu, bahwa kebijakan pengembangan agribisnis harus mendapat dukungan dan kebijakan yang ada pada agribisnis pendukung tersebut. Hal ini sangat penting, karena kebijakan dalam pembangu-
nan agribisnis pendukung tersebut akan berhubungan erat dengan kemampuan meningkatkan produksi pertanian. Khususnya jika peningkatan produksi tersebut mengandalkan usaha pertanian rakyat, maka mau tidak mau, kita membutuhkan suatu bentuk pengaturan agribisnis tersebut. Lebih jauh, kebijakan pengembangan agribisnis harus memandang empat unsur berikut yakni unsur pendekatan teknis subsektor pertanian dalam mendukung industri, penerapan teknologi tepat guna, penerapan budi daya dan perdagangan. Keempat unsur tersebut merupakan satu paket yang utuh. Bali mempunyai potensi yang sangat besar dalam pengembangan agribisnis. Potensi sebagai berikut: 1) Dalam pembentukan produk domestik bruto, sektor agribisnis merupakan penyumbang nilai tambah (value added) terbesar dalam perekonomian daerah. 2) Sektor agribisnis merupakan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar. 3) Sektor agribisnis juga berperan dalam penyediaan pangan masyarakat. Keberhasilan dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok beras telah berperan secara strategis dalam penciptaan ketahanan pangan nasional (food security) yang sangat erat kaitannya dengan ketahanan social (socio security), stabilitas ekonomi, stabilitas politik, dan keamanan atau ketahanan nasional (national security). 4) Kegiatan agribisnis umumnya bersifat resource based industry. Tidak ada satu pun negara di
dunia yang kaya dan beraneka sumber daya pertanian secara alami (endowment factor). Kenyataan telah menunjukkan bahwa di pasar internasional hanya industri yang berbasiskan sumber daya yang mempunyai keunggulan komparatif dan mempunyai kontribusi terhadap ekspor terbesar, maka dengan demikian pengembangan agribisnis di Bali lebih menjamin perdagangan yang lebih kompetitif. 5) Kegiatan agribisnis mempunyai keterkaitan ke depan dan ke belakang yang sangat besar (backward dan forward linkages) yang sangat besar. Kegiatan agribisnis (dengan besarnya keterkaitan ke depan dan ke belakang), jika dampaknya dihitung berdasarkan impact multilier secara langsung dan tidak langsung terhadap perekonomian diramalkan akan sangat besar. 6) Dalam era globalisasi perubahan selera konsumen terhadap barang konsumsi pangan diramalkan akan berubah menjadi cepat saji dan pasar untuk produksi hasil pertanian diramalkan pula terjadi pergeseran dari pasar tradisional menjadi model modern. Dengan demikian, agroindustri akan menjadi kegiatan bisnis yang paling atraktif. 7) Produk agroindustri umumnya mempunyai elastisitas yang tinggi, sehingga makin tinggi pendapatan seseorang makin terbuka pasar bagi produk agroindustri. 8) Kegiatan agribisnis umumnya menggunakan input yang bersifat renewable, sehingga pengembangannya melalui agroindustri tidak hanya memberikan nilai tambah, namun juga dapat menghindari pengurasan sumber daya sehingga lebih menjamin sustainability. 9) Teknologi agribisnis sangat fleksibel yang dapat dikembangkan dalam padat modal ataupun padat tenaga kerja, dari manajemen sederhana sampai canggih, dari skala kecil sampai besar. Sehingga Bali yang penduduknya cukup padat, maka dalam pengembangannya dimungkinkan oleh berbagai segmen usaha. 10) Bali punya sumber daya pertanian yang sangat besar, namun produk pertanian umumnya mudah busuk, banyak makan tempat, dan musiman. Sehingga dalam era globalisasi di mana konsumen umumnya cenderung mengonsumsi nabati alami setiap saat dengan kualitas tinggi dan tidak busuk dan makan tempat, maka peranan agroindustri akan dominan. Penulis, Guru Besar pada Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian
Pengendalian Rabies Berbasis Budaya Bali
UPAYA pengendalian rabies telah dilakukan dengan memberikan vaksinasi massal secara serentak setiap tahun sekali. WHO telah merekomendasikan untuk mengendalikan rabies dilakukan vaksinasi minimal 70 persen dari populasi anjing yang ada. Dengan demikian, maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Herd immunity adalah sebagian besar populasi telah mendapatkan vaksinasi sehingga mampu melindungi populasi lainnya, termasuk yang belum mendapatkan vaksin. Bali salah satu pulau kecil yang memungkinkan untuk dilakukan pengendalian penyebaran rabies secara tuntas. Melaksanakan program pemusnahan massal terhadap anjing terbukti tidak efektif dalam mengatasi kejadian rabies. Justru ini dapat menurunkan populasi kekebalan kelompok karena anjing yang sudah tervaksin bisa terbunuh. Terbukti setiap dilakukan pemusnahan massal jumlah anjing turun hanya sementara di banjar atau desa tersebut, kemudian dalam waktu yang tidak lama akan datang anjing baru yang tidak jelas status vaksinasinya. Sehingga menyebabkan risiko besar terhadap penularan rabies.Anjing lain tersebut datang ke daerah yang tidak ada populasi anjingnya, umumnya untuk mencari sampah makanan yang menumpuk di daerah tesebut. Kita sudah memiliki kearifan lokal menjaga keseimbangan alam dan lingkungan dengan ajaran Tri Hita Karana. Menyelaraskan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan, serta ekosistem yang ada di dalamnya.Apabila binatang dan tumbuhan tidak terawat dengan baik, maka akibatnya dapat menimbulkan berbagai penyakit dan bencana. Penerapan ajaran Tri Hita Karana dapat juga diterapkan dalam upaya pengendalian rabies. Masyarakat Bali sudah sejak lama
Oleh Sang Gede Purnama
memiliki budaya memelihara anjing di rumahnya. Hubungan mereka cukup akrab, antara pemilik dengan anjingnya. Anjing biasanya berfungsi sebagai penjaga rumah. Anjing yang ditugaskan menjaga rumah biasanya dilepas oleh pemiliknya. Meminta masyarakat untuk mengikat anjing Bali sulit dilakukan, menimbang anjing mereka biasanya menjadi stres, galak dan tidak bisa menjaga rumah lagi jika diikat. Jika anjing mereka diikat, bagaimana anjing tersebut bisa menjaga rumah. Mungkin kita harus bijak dalam melihat persoalan ini, menimbang budaya memelihara anjing sudah turun-temurun dilakukan di Bali. Lalu apakah salah masyarakat yang melepaskan anjingnya? Anjing yang sudah tervaksin justru dapat menjaga lingkungan dan orang yang ada di sekitarnya. Apabila ada anjing luar daerah yang rabies masuk ke wilayah tersebut, anjing inilah yang akan melakukan perlawanan. Sehingga kawasan tersebut bisa aman dari rabies. Oleh sebab itulah anjing harus divaksin anti-rabies. Namun, jika anjing yang tidak tervaksin yang dilepasliarkan, maka risikonya justu sebaliknya anjing itu bisa tertular rabies. Masyarakat kita juga sering tidak perhatian terhadap makanan dan minuman pada anjingnya, sehingga anjing tersebut biasanya mencari makan di sampah dan liar. Anjing yang kurang perhatian dari majikannya saat mereka lapar dapat sensitif pada orang sekitarnya, sehingga kasus gigitan anjing peliharaan yang dilaporkan bisa banyak, salah satunya karena perilaku ini. Masyarakat yang memiliki anjing harus bertanggung jawab untuk memberi makan dan memelihara anjing yang dimilikinya. Perilaku buruk buang sampah semba-
rangan justru menyebabkan banyak kantong makanan di kawasan tersebut. Hal ini yang biasanya dicari oleh anjing liar di luar kawasan. Anjing liar yang tidak jelas status vaksinasinya yang masuk ke wilayah banjar atau desa untuk mencari makan dapat menimbulkan masalah baru. Jika anjing ini terinveksi rabies, tentu berbahaya bagi warga sekitar. Beberapa titik sering ditemukan banyak anjing liar, seperti di pasar yang memang banyak pedagang yang membuang makanan. Kuburan, di mana sisa upacara agama yang berisi makanan, dan kawasan pantai di mana banyak pengunjung dan penjual makanan. Oleh sebab itu pengelolaan sampah perlu dilakukan dengan baik, terutama dibuang dalam wadah tertutup. Perilaku masyarakat yang mambuang anjing ke areal pasar, kuburan dan kawasan pantai juga menimbulkan masalah baru. Anjing yang tidak dikehendaki keberadaannya justru dilepasliarkan di kawasan tertentu yang dipandang banyak makanan. Anjing yang tidak jelas status vaksinasinya ini dan diliarkan tanpa ada kontrol justru berisiko. Sebaiknya memang jika memiliki anjing betina yang tidak diharapkan untuk beranak dilakukan sterilisasi sehingga populasi anjing dapat stabil. Kebiasaan kita memelihara anjing tidaklah salah, namun semestinya kita lebih bertanggung jawab lagi dengan melakukan vaksinasi secara rutin, memberi makan dan minum serta merawat kesehatannya. Perhatian dan kasih sayang majikannya akan membuat anjing merasa aman dan nyaman. Kebalikannya, perilaku kita tidak memvaksin, tidak peduli kepada peliharaan dan membiarkan mereka penuh kuman dapat membahayakan kesehatan pemilik serta lingkungan kita. Penulis, dosen PS Kesehatan Masyarakat FK Universitas Udayana
POJOK Sekolah dilarang jual LKS dan jasa les. - Kalau kunci jawaban? *** Berantas pungli, Polda Bali bentuk Satgas. - Calo pasti tiarap. *** Jokowi nilai Jonan dan Arcandra keras kepala. - Kalau bikin gaduh, percuma.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAWAH – Seorang ibu membawa sesajen melintasi persawahan di wilayah Mambal, Badung belum lama ini.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/martawan
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
KUA-PPAS APBD Induk 2017 Direvisi
Bali Post/kmb32
DILANTIK - Made Suardana saat dilantik Jumat kemarin.
PAW Anggota DPRD Bali
Made Suardana Gantikan Almarhum Suania Denpasar, Bali Post Pengganti Antar-Waktu (PAW) anggota DPRD Bali, Ketut Suania (alm.), dilantik dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali, Jumat (14/10) kemarin. Kursi anggota Fraksi Golkar yang meninggal pada 28 Maret 2016 itu kini diisi Made Suardana. Setelah menunggu 6 bulan, Suardana akhirnya dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No: 161.51-9206 tahun 2016 tertanggal 22 September 2016. Usai pelantikan, Suardana mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPD I Golkar Bali yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai anggota DPRD Bali. Pria asal Desa Dauhwaru, Jembrana ini selanjutnya akan menjadi anggota Komisi II. “Selaku PAW sudah barang tentu kami melanjutkan tugas-tugas sebagai wakil rakyat,” ujarnya. Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, mengharapkan para anggota bisa berinteraksi dengan baik di tengah gesekan berbagai kepentingan yang terjadi begitu cepat di era globalisasi. Keberadaan DPRD sebagai satu lembaga yang mewakili masyarakat, lebih jauh diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat. Untuk itu, para anggota dewan bisa berfungsi sebagai agen perubahan sosial. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, mengatakan, pergantian antarwaktu anggota DPRD Provinsi Bali merupakan bagian dari dinamika keanggotaan lembaga dewan yang dapat terjadi kapan saja. Dinamika internal sebagai salah satu faktor pendorong bagi upaya memantapkan kolektivitas dewan dalam menjalankan fungsi pokoknya, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Anggota dewan pun diharapkan tetap konsisten mengawal seluruh kebijakan dan program pembangunan. “Saya berharap pengganti bisa melaksanakan tugas sebagai anggota sebaik-baiknya, serta bisa menjalin hubungan yang baik antarsesama anggota baik dalam satu fraksi maupun lintas fraksi,” ujarnya saat hadir mewakili Gubernur. (kmb32)
7
Belanja Pegawai Naik Dua Kali Lipat
Denpasar (Bali Post) -
Badan Anggaran DPRD Bali dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bali menyepakati adanya revisi dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Induk 2017. Target pendapatan daerah tetap dirancang menurun, namun penurunannya lebih rendah dari rancangan semula. Perubahan mengejutkan justru terlihat pada belanja daerah, khususnya belanja pegawai yang justru meningkat hingga dua kali lipat. “Belanja pegawai naik drastis karena SMA/SMK ke provinsi. Guru kontrak SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi minimal harus digaji sebesar UMP (Upah Minimum Provinsi, red),” ujar Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry usai memimpin rapat Banggar dan TAPD di gedung DPRD Bali, Jumat (14/10) kemarin. Dalam revisi KUA-PPAS APBD Induk 2017, belanja pegawai dalam komponen belanja tidak langsung yang semula dirancang Rp 967 miliar lebih naik menjadi Rp 1,837 triliun lebih. Sementara komponen belanja tidak langsung lainnya seperti belanja subsidi pupuk organik, belanja hibah, belanja
bansos, belanja bagi hasil dan belanja BKK, seluruhnya mengalami penurunan. Termasuk belanja langsung ikut diturunkan dari rancangan semula Rp 1,509 triliun menjadi Rp 1,430 triliun. Hanya belanja tak terduga yang tetap dirancang Rp 10 miliar. Target pendapatan daerah tidak luput mengalami revisi meskipun tetap menurun dibandingkan target APBD 2016. Jika sebelumnya dirancang Rp 4,439 triliun, kini menjadi Rp 4,517 triliun (di luar DAK dan BOS) atau hanya turun Rp 159 miliar dari target pendapatan 2016 Rp 4,617 triliun. Dalam hal ini, hanya komponen pendapatan asli daerah (PAD) yang besarannya direvisi dari Rp 3,172 triliun
menjadi Rp 3,250 triliun. Bila dibandingkan dengan target PAD 2016, penurunannya hanya menjadi Rp 100 miliar. “Penurunan PAD disepakati dari Rp 3,350 triliun (APBD 2016, red) menjadi Rp 3,250 triliun berdasarkan pertimbangan perkembangan ekonomi. Sebelumnya, pembahasan PAD telah dibahas oleh Komisi II dengan Dinas Pendapatan dan instansi terkait,” jelas Sugawa Korry. Lebih lanjut dikatakan, secara keseluruhan total pendapatan daerah Rp 4,517 triliun dan belanja daerah Rp 5,523 triliun menimbulkan defisit Rp 1,005 triliun. Angka defisit ini meningkat dari rancangan sebelum adanya revisi karena proyeksi besaran alokasi
Dana Alokasi Umum (DAU) untuk gaji guru SMA/SMK ke provinsi belum disampaikan oleh pemerintah pusat. “Walaupun yakin DAU Rp 153 miliar (DAU 2016, red) bisa dibayar pemerintah pusat di awal tahun 2017, tapi Badan Anggaran sepakat tidak memasukkan DAU dalam pendapatan 2017 karena belum adanya info tertulis dari Menteri Keuangan,” jelas Sugawa Korry. Anggota Badan Anggaran DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan secara prinsip apa yang menjadi urusan wajib sudah bisa terpenuhi dalam revisi KUA-PPAS APBD Induk
2017. Meliputi anggaran pendidikan minimal 20%, kesehatan minimal 20%, dan infrastruktur minimal 10%. Alokasi fungsi pendidikan bahkan dirancang Rp 1,586 triliun atau 26,46% dan alokasi urusan kesehatan dirancang Rp 546,2 miliar atau 11,01%. ‘’Hari Senin (17/10), KUAPPAS ini akan ditandatangani pimpinan DPRD Bali dan Gubernur,” ujarnya. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian RAPBD 2017 dan penyampaian Ranperda inisiatif dewan tentang revisi Perda LPD dalam Rapat Paripurna, Selasa (18/10). (kmb32)
’’Belanja pegawai naik drastis karena SMA/SMK ke provinsi. Guru kontrak SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi minimal harus digaji sebesar Upah Minimum Provinsi.’’ Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry
Waduk Tamblang
Areal Genangan Perlu Ratusan Hektar Singaraja (Bali Post) – Pembahasan rencana proyek pembangunan Waduk Tamblang Kecamatan Kubutambahan semakin intens. Selain melakukan sosialsiasi, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida telah melakukan pendataan terhadap lahan yang akan dibutuhkan. Dari pendataan itu, waduk kedua di Bali Utara ini diperkirakan memerlukan lahan hingga ratusan hektar. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Jumat (14/10) kemarin, menyebutkan, tiga instansi pemerintahan desa yang terdampak pembangunan Waduk Tambang ini yakni Desa Bila, Bontihing, dan Desa Sawan, Kecamatan Sawan. Sejak awal rencana proyek ini, ke-
tiga perbekel ini sudah berkali-kali diundang rapat di kantor BWS Bali-Penida di Renon, Denpasar. Selain itu, BWS selama ini telah berkali-kali melakukan survei ke titik lokasi waduk di Dusun Kawanan, Desa Bila. Dari survei dan informasi warga menyebut bahwa di lokasi ini dulu diketahui menjadi tempat memantau ketinggian aliran sungai. Bukti adalah bekas tembok yang berisi angkaangka yang kemungkinan menjadi patokan pengukuran ketinggian air sungai. Sementara bangunan lainnya tidak lagi ditemukan di lokasi ini. Tak hanya survei, petugas BWS mulai mengumpulkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang
(SPPT -red) warga pemilik lahan. BWS sudah mengklarifikasi dokumen SPPT lahan milik warga tersebut ke kantor Perbekel Bila. Dari pengumpulan SPPT tersebut diperkirakan waduk ini membutuhkan lahan hingga ratusan hektar. Tidak saja di wilayah Desa Bila, tetapi lahan milik warga yang akan menjadi areal genangan waduk hingga ke Desa Bontihing. Perbekel Desa Bila Ketut Citarja Yudiarta mengatakan, warga mendukung pembangunan waduk tersebut. Terkait kebutuhan lahan, sejauh ini harga jual tanah di daerahnya masih stabil dan belum ada informasi lonjakan harga. (kmb38)
Bali Rawan Disusupi Narkoba Jenis Baru
Bali Post/rah
BNN - Tim BNN RI didampingi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat menghadiri rapat di Sanur. SAAT ini beredar 641 jenis narkoba di dunia. Sedangkan di Indonesia terdeteksi 44 jenis. Bali sebagai tujuan wisata dunia, dinilai rawan penyelundupan narkoba jenis baru, karena banyak wisatawan asing yang datang ke Pulau Dewata ini. “Salah satu dampak negatif dari pariwisata yaitu meningkatnya peredaran narkoba. Turis yang datang ke Bali akan membawa kebiasaan di negaranya. Kalau mereka biasa kon-
sumsi narkoba, jelas saat di Bali akan pakai (narkoba -red),” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Jumat (14/10) kemarin, usai menghadiri rapat teknis layanan pascarehabilitasi di Sanur. Tingginya pengungkapan dan semakin banyak pecandu direhabilitasi, menurut Suastawa, sangat bagus. Pasalnya, peredaran narkoba di bawah permukaan lebih banyak lagi dan harus diperangi bersama-sama.
Ke depan, kata mantan Direktur Binmas Polda Bali ini, narkoba sangat sulit dikendalikan dan peredarannya pasti ada. Kalau banyak pengungkapan sehingga Bali darurat narkoba, Suastawa menegaskan, itu berarti polisi dan BNNP tidak tidur. Jika polisi dan BNN tidak menindak peredaran narkoba maka jaringannya semakin menggurita. Guna menekan peredaran narkoba di Bali, pihaknya menggenjot para konselor dan perawatan pascarehabilitasi. Menurutnya, pecandu yang direhabilitasi baru 30 persen pulih sehingga wajib ditindaklanjuti dengan perawatan pascarehabilitasi supaya 100 persen pulih. “Klien yang direhabilitasi rawan kumat lagi apalagi kembali ke komunitas atau temantemannya pecandu. Kami sudah punya Rumah Damping untuk melayani pascarehabilitasi,” ungkapnya. Direktur Pascarehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI Brigjen Pol. dr. Budiyono menyampaikan negara kita dalam keadaan darurat narkoba. ‘’Untuk mengatasinya harus dengan cara luar biasa dan dilaksanakan secara sinergi oleh seluruh komponen bangsa, dari upaya pencegahan,
pemberantasan, rehabilitas dan pascarehab. Kalau sendiri-sendiri tidak efektif,” tegas Brigjen Budiyono. Meskipun baru ada 44 jenis narkoba beredar di Indonesia, Budiyono mengungkapkan, kemungkinan jumlahnya lebih, tapi belum ada yang tahu. Oleh karena itu, seluruh komponen bangsa harus ikut memeranginya terutama dalam bidang pencegahan dan demand (permintaan). “Rehabilitasi dan pascarehabilitasi sangat signifikan tekan peredaran narkoba. Kalau semua pecandu direhabilitasi maka demand akan turun sehingga suplai akan turun juga,” tegasnya. Menurutnya, penyalah guna narkoba tidak bisa dibuat zero. Ratusan ton narkoba diamankan dan dimusnahan, tapi masih saja ada yang beredar. Pasalnya yang bisa diungkap hanya 20 persen, sementara 80 persen narkoba masih beredar. “Narkoba itu kan drug desain sehingga akan selalu muncul narkoba jenis baru. Maka dari itu demand-nya ditekan dengan cara merehabilitasi para penyalah guna narkoba. Kalau permintaan atau kebutuhan narkoba turun, supply-nya akan berkurang,” ungkapnya. (rah)
Bali Post/martawan
NYAIK – Warga mengikuti tradisi nyaik atau makan bersama serangkaian Usaba Gumang di Desa Adat Bugbug, Karangasem, Jumat (14/10) kemarin.
BANGLI
8
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Belanja Pegawai Berpotensi Menurun
Poli Alternatif RSU Bangli Sepi Pasien
Bangli (Bali Post) Perubahan susunan perangkat daerah Kabupaten Bangli telah mengakibatkan sejumlah jabatan terpangkas. Sejalan dengan itu, belanja pegawai pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 berpotensi menciut. Demikian disampaikan Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra, Jumat (14/10) kemarin. Dijelaskan, anggaran belanja pegawai selama ini bersumber dari pemerintah pusat berupa Dana Alokasi Umum (DAU). Adanya perubahan susunan perangkat daerah yang mengakibatkan hilangnya sejumlah jabatan, berpotensi mengakibatkan anggaran tersebut pada APBD 2017 juga terpangkas. Sementara untuk belanja modal, diperkirakan mengalami peningkatan sebab alokasinya bersumber dari pendapatan daerah. ‘’Meskipun susunan perangkat daerah berubah, tetapi struktur pegawainya tetap. Tidak ada pengurangan. Efisiensi tunjangan jabatan bisa saja terjadi. Tetapi itu rasanya tidak signifikan. Untuk pastinya kami belum bisa menyampaikan,’’ jelas Giri Putra. Meski belum mengetahui besaran dana perimbangan yang diterima dari pemerintah pusat, mantan Kepala Bappeda-PM Bangli ini menegaskan, pengelolaan anggaran di daerah tetap mengacu pada prinsip efisiensi, efektif dan akuntabel. ‘’Perubahan susunan perangkat daerah ini supaya tak berpengaruh pada anggaran dari pusat. Kami berharapnya seperti itu,’’ katanya. Pembahasan APBD 2017 baru dilakukan setelah penyesuaian Rencana Strategi Kerja (Renstra) dengan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) selesai dilakukan. Jika mengacu pada aturan, ketok palu harus dilakukan paling lambat akhir November mendatang. ‘’Tentunya kami juga menunggu APBD pusat dan provinsi ketok palu. Karena ada beberapa dana diarahkan ke kabupaten,’’ imbuhnya. Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana juga mengungkapkan hal senada. ‘’Hilangnya sejumlah jabatan, secara otomatis ada efisiensi belanja pegawai. Terjadi penurunan,’’ katanya. Khusus untuk percepatan ketok palu APBD 2017, pihaknya meminta eksekutif untuk segera menyelesaikan SOTK dan penyesuaian renstra. ‘’Harus kerja lebih cepat. Ini penting untuk pembangunan Bangli ke depan,’’ tandasnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) -
Minat masyarakat Bangli untuk berobat menggunakan metode tradisional masih sangat minim. Hal ini terbukti dari sedikitnya kunjungan pasien ke Poli Alternatif dan Komplementer yang dimiliki RSU Bangli. Sejak dibuka pertengahan 2015 lalu, tercatat jumlah pasien yang berkunjung ke poliklinik ini hanya 99 orang. Hal itu diakui Dokter Saintifikasi Jamu di Poli Alternatif dan Komplementer RSU Bangli dr. Anak Agung Gede Putra, Jumat (14/10) kemarin. Menurut dr. Agung, ada beberapa penyebab minimnya jumlah pasien yang berobat ke Poli Alternatif dan Komplementer di RSU Bangli. Salah satunya yakni minimnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan poliklinik ini. Hal lainnya karena masih banyakya masyarakat yang belum percaya dengan khasiat dari pengobatan tradisional yang menggunakan ramuan jamu dari kombinasi beberapa simplisia tanaman obat tersebut. ‘’Banyak juga pasien yang masih enggan berobat karena menganggap rasa obatnya yang pahit,’’ ujarnya. Pengobatan tradisional
menurutnya memiliki banyak kebaikan. Salah satunya adalah efek samping yang ditimbulkan dari obat herbal lebih sedikit dari obat konvensional. Terlebih bahan obat herbal yang digunakan di Poli Alternatif dan Komplementer RSU Bangli selama ini tidak didapat sembarangan melainkan sudah melalui serangkaian riset para ahli. Dia menyebutkan, jumlah simplisia yang digunakan sebagai bahan obat di Poli Alternatif dan Komplementer sebanyak 32 jenis. Dari seluruh jenis tersebut bisa diramu untuk mengobati sedikitnya sebelas jenis penyakit. ‘’Pengobatan tradisional ini tidak untuk menyaingi pengobatan konvensional melainkan sebagai komplementer atau melengkapi pengobatan konvensional,’’ ujarnya.
SEPI PASIEN - Poli Alternatif dan Komplementer di RSU Bangli yang sepi pasien. Sementara itu, Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana dikonfirmasi terpisah juga mengakui minimya kunjungan pasien ke Poli Alternatif
dan Komplementer. Untuk meningkatkan minat pasien berobat menggunakan obat herbal tradisional pihaknya akan melakukan promosi den-
Bali Post/ina
gan meminta batuan para bidan desa serta puskesmas yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. (kmb40)
Disdikpora Berencana Ngantor di TK Internasional Bangli (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli berencana memanfaatkan bangunan TK Internasional yang berlokasi di Kelurahan Kubu Bangli sebagai kantor. Hal itu dilakukan lantaran masa pinjam bangunan sekolah milik Yayasan TP 45 Bangli yang ditempati Disdikpora Bangli sejak Januari lalu akan berakhir Desember men-
datang. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Jumat (14/10) kemarin, mengatakan sebagaimana kesepakatan, pihaknya hanya akan menempati gedung sekolah milik Yayasan TP 45 Bangli sampai 31 Desember 2016. Itu artinya mulai Januari 2017, Disdikpora harus sudah pindah dari gedung sekolah tersebut. Namun, karena sampai saat
ini belum ada bangunan kantor milik Pemkab yang representatif untuk ditempati, pihaknya pun berencana memanfaatkan bangunan TK internasional yang dulunya sempat bermasalah karena menjadi barang bukti kasus korupsi. ‘’Rencananya seperti itu. Kita akan mengajukan permohonan ke Bapak Bupati terkait pemanfaatan bangunan TK internasional,’’ ujarnya.
Dikatakan Suteja, jika permohonannya tersebut tidak disetujui, maka dengan terpaksa pihaknya bakal memanfaatkan kembali kantor Disdikpora yang lama sebagai kantor. ‘’Kalau tidak dapat persetujuan, ya kita manfaatkan sebagian bangunan kantor lama yang kita rehab tahun ini. Ya mau bagaimana lagi,’’ imbuhnya. Untuk diketahui, Disdikpora Bangli semula berkantor di Jalan
Brigjen Ngurah Rai, Bangli. Karena ada rencana pembangunan gedung kantor baru, Disdikpora kemudian ‘’mengungsi’’ dan meminjam gedung di yayasan TP 45 Bangli. Namun dalam perjalannya, ternyata rencana pembangunan gedung yang telah dianggarkan Rp 5 miliar itu dibatalkan. Penyebabnya, rencana pembangunan kantor Disdikpora tak sesuai master plan pusat pemerintahan Bangli. (kmb40)
Kadek Erawan, Penyandang Disabilitas di Tamanbali
Tukang Sol Sepatu yang Punya Pelanggan Kalangan Pejabat
KONDISI fisik yang tak sempurna bukan halangan bagi Kadek Erawan untuk berkarya. Warga Banjar Siladan Desa Tamanbali, Bangli ini mampu menghidupi keluarga dengan membuka usaha sol sepatu. Ketekunan dan kerja kerasnya selama ini membuatnya punya cukup banyak pelanggan. Tak hanya masyarakat biasa, tetapi juga dari kalangan pejabat. Bali Post/sos
UJI KIR - Petugas Dishubkominfo Bangli sedang melakukan uji kir. Guna menghindari pungli, pengawasan diperketat.
Antisipasi Pungli, Pengawasan Uji Kir Diperketat Bangli (Bali Post) Kasus pungli belakangan ini cukup banyak terungkap di sejumlah daerah. Oknum yang terlibat justru dari sejumlah instansi pemerintah. Hal ini pun membuat Pemkab Bangli mengambil langkah preventif. Pengawasan pelayanan umum, salah satunya uji kir kendaraan semakin diperketat. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli, I Gede Arta, Jumat (14/10) kemarin. Dijelaskan mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini, kasus pungli seperti yang tengah santer beredar di masyarakat, belum pernah terjadi di tempat uji kir kendaraan. Hal tersebut ditandai dengan tidak adanya keluhan masyarakat. Meski demikian, pengawasan tetap diperketat. Demikian juga dengan waktu pelaksanaannya yang awalnya seminggu satu kali menjadi tiga kali. ‘’Selama ini belum pernah ada masyarakat yang mengeluhkan soal pembayaran atau pungli. Masih aman,’’ ujarnya. Sebagai bentuk transparansi kepada publik, besaran retribusi uji kir tetap disesuaikan dengan yang tertuang dalam perda Nomor 25 tahun 2011. Uji berkala kendaraan JBB 0 sampai 2.500 Kg, sekelas pick-up dikenakan Rp 50 ribu. Sementara JBB 2.500 Kg sampai 7.800 Kg sekelas truk dikenakan Rp 60 ribu. ‘’Itu
besaran retribusi. Sudah sesuai perda. Warga jangan coba-coba memberikan uang lebih. Ini sudah kami sampaikan,’’ tegasnya. Lanjut dia, pengawasan serupa juga dilakukan pada penyeberangan dari Dermaga Kedisan-Terunyan. Besaran tarif sudah dipasang di sejumlah tempat yang menjadi perhatian banyak orang. Melalui hal ini masyarakat diharapkan bisa memahami peraturan yang berlaku. ‘’Parkir juga begitu. Tarifnya sudah jelas. Kami juga sudah pasang pengumuman. Pembayaran ikuti itu saja,’’ katanya. Selain pemkab, antisipasi pungli juga dilakukan Polres Bangli, salah satunya dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). ‘’Calo benar-benar kami perangi. Tidak boleh ada. Yang ngurus harus langsung sendiri, tidak isi diwakilkan. Tes fisik, fotokopi KTP, semua zero,’’ tegas Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Ketut Mastra Budaya. Pembayaran langsung dilakukan pada salah satu bank yang membuka layanan di kantornya. Besarannya sesuai dengan pendapatan negara di luar pajak (PNDP) yang telah disampaikan pemerintah. Khusus untuk pengawasan samsat dilakukan dengan penambahan Propam. ‘’Kalau pas nyamsat tidak bawa BPKB, tidak bisa ditangani oleh petugas. Jangan main-main,’’ pungkasnya. (kmb45)
Melintas di jalur Tamanbali, tepatnya di Banjar Siladan, yang terlihat tak hanya berupa ruko mewah yang menjual beraneka jenis barang. Tepat di bawah pohon singapur, terlihat bangunan sederhana berukuran sekitar 5x2 meter. Warna temboknya sudah cukup usang. Itu adalah bangunan yang disewa Kadek Erawan untuk tempat usahanya. Kesan ramah menjadi ciri khas Erawan. Di tengah pertumbuhan kakinya yang tak sempurna, ia menyapa satu-per satu warga yang datang untuk
memperbaiki sepatu dan sandal yang telah rusak terjamah usia. Saat bekerja, dia sangat cekatan dan telaten. Kepiawaian tangannya dalam menancapkan jarum dan menarik benang tak diragukan lagi. Seakan-akan, profesi ini sudah sangat menyatu dengan dirinya. Sesekali ia menyempatkan diri untuk bercanda gurau dengan pelanggan yang sedang menunggu. ‘’Saya ingin membuktikan, keterbatasan fisik tak menjadi penghalang untuk bisa bekerja. Bangunan ini saja ngontrak,’’ ujar Erawan, Jumat (14/10) kemarin. Sembari sibuk bekerja, ia menceritakan sekilas mengenai perjalanan hidupnya. Awalnya, rasa malu saat bertemu orang banyak sangat kuat dirasakan. Keinginan untuk memiliki fisik yang lebih baik memang terngiang di batinnya. Tapi itu mustahil. Hingga pada 1997, rasa malu itu secara perlahan terkikis. Dia mulai merasa beruntung saat mengikuti pelatihan produksi sepatu di Yogyakarta selama delapan bulan. Di sana dia melihat masih banyak orang yang kondisinya lebih menyedihkan. ‘’Sejak itu saya termotivasi untuk bang-
kit. Tidak malu lagi,’’ katanya. Berbekal tekad untuk tidak bergantung pada orang lain, sepulang dari Yogyakarta, pria kelahiran 1977 ini mulai mencoba memproduksi berbagai jenis sandal di tempatnya yang sekarang. Namun, karena peminatnya tak begitu banyak, usaha perdananya ini kolaps. Hal itu tak mengakibatkanya patah arang. Peluang bisnis terus dicari dan pada akhirnya berlabuh menjadi tukang sol sepatu. Selama 12 tahun berjalan, usaha ini telah mampu menjadi sumber penghasilan utamanya. ‘’Saya tidak mungkin bekerja berat. Kondisi seperti ini. Jadinya saya pilih sol sepatu. Kerja bisa duduk,’’ tuturnya. Kualitas garapannya yang baik tak hanya mampu menarik masyarakat biasa untuk menjadi pelanggannya. Sejumlah pejabat di Kabupaten Bangli juga dibuat kepincut. Pada hari tertentu, dia sampai kewalahan melayani konsumen. Meski pekerjaannya terlihat enteng, penghasilan yang didapatkan cukup lumayan. Untuk upahnya di kisaran Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu per sepatu. ‘’Kalau buka dari jam delapan
Bali Post/sos
DISABILITAS - Kadek Erawan, penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai tukang sol sepatu di Banjar Siladan, Desa Tamanbali. sampai jam empat, bisa dapat sampai sepuluh sepatu,’’ terang suami Gusti Ayu Ariani ini. Hasil yang didapatkan cukup untuk membiayai pendidikan dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SD. Di tengah perkembangan usahanya yang cukup gemil-
ang, ia pun tak pelit dengan ilmu. Warga yang ingin membuka usaha serupa dibinanya. ‘’Kalau ada yang belajar sol, saya tetap ajari. Ada yang sudah bisa mandiri,’’ katanya seraya berharap ke depannya bisa memiliki tempat usaha sendiri. (sos)
GIANYAR
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Gandeng Kejaksaan, Bupati Tegaskan Siap Berangus Pungli Gianyar (Bali Post) Pelaku pungutan liar (pungli) kini harus berpikir dua kali melakukan aksinya. Pasalnya, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyatakan akan memberantas segala bentuk pungli dan menindak tegas oknum yang terlibat di dalamnya. Hal ini menyusul telah dilakukannya kerja sama antara pemkab dengan Kejari Gianyar terkait penegakan dan pelayanan hukum. ‘’Presiden Joko Widodo telah membentuk Tim Operasi Pemberantasan Pungli dan telah berhasil melakukan operasi tangkap tangan. Untuk itu, pungli agar tidak terjadi di semua instansi di lingkungan Pemkab Gianyar,’’ tegas Bupati Agung Bharata di sela-sela penandatanganan perjanjian dengan Kejari Jumat (14/10) kemarin. Sampai saat ini, Pemkab Gianyar telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Namun, pihaknya tetap mengharapkan kesadaran semua pihak untuk mencegah terjadinya pungli. ‘’Keterlibatan semua pihak ini sangat penting, karena pencegahan tindakan pidana korupsi memerlukan kerja sama dan kesadaran bersama, termasuk kerja sama dengan Kejari Gianyar untuk mengawal pembangunan untuk mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme,’’ paparnya. Sementara itu, terkait pencegahan korupsi di pemerintahan, Kepala Kejari Gianyar Diah Yuliastuti menyampaikan, Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) telah dicanangkan Oktober 2015. TP4D berfungsi mencegah penyimpangan dan kerugian negara yang dilakukan melalui pengawalan dan pengamanan baik dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, maupun pemanfaatan hasil pembangunan. ‘’Pengawalan ini mengedepankan sisi pencegahan sehingga APBD terserap secara maksimal dan penyertaan modal pemerintah,’’ ujar Diah Yuliastuti. (kmb35)
Marak, Pembangunan Akomodasi Pariwisata
Potensi Pelanggaran Tata Ruang Makin Tinggi Gianyar (Bali Post) -
Pemkab Gianyar terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Gianyar Selatan. Salah satunya dengan mengarahkan investor membangun destinasi baru atau akomodasi wisata seperti di seputaran Desa Keramas dan Lebih. Namun sayangnya, tidak sedikit dari pembangunan akomodasi wisata yang melabrak aturan tata ruang. Berdasarkan pantauan, fasilitas pariwisata baru terus bermunculan di Gianyar khususnya di kawasan pantai di Kecamatan Sukawati, Blahbatuh, dan Gianyar. Pesatnya pembangunan akomodasi wisata membuat alih fungsi lahan pertanian menjadi restoran, vila hingga hotel dalam skala besar tak terelakkan. Pertumbuhan yang tidak terbendung tersebut juga banyak yang tak sesuai tata ruang. Pelanggaran yang cukup marak yakni pelanggaran sempadan pantai. Sejumlah pelanggaran sudah ditindak tegas pemerintah. Terkait hal ini, Kadisparda Gianyar A.A. Dalem Jagadhita menjelaskan, Pemkab Gianyar memang sedang berupaya menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata. ‘’Di sini kan terkait
kebijakan kawasan, di Gianyar selatan khususnya Lebih dan sekitarnya memang kita proyeksikan pengembangan pariwisata dengan potensi yang ada,’’ jelasnya. Dari proyeksi pengembangan kawasan tersebut, Pemkab Gianyar pun mendorong pembangunan infrastruktur pariwisata. Akan tetapi, hal itu dengan catatan tetap sesuai rambu-rambu tata ruang. ‘’Jadi, kalau memang ada potensi di lokasi kawasan yang memungkinkan untuk dikembangkan, kami dari pariwisata pasti mendorong,’’ katanya. Disinggung terkait pengendalian pembangunan, pihaknya menyerahkan hal itu pada instansi terkait, dalam hal ini BPPT Gianyar selaku penentu izin dan Satpol PP Gianyar
Tak Ada Trotoar, Warga Negari Mengeluh Gianyar (Bali Post) Trotoar kini menjadi kebutuhan pejalan kaki. Namun, sejumlah Banjar di Desa Negari justru tidak memiliki trotoar. Hal ini pun kerap
9
dikeluhkan mengingat lalu lintas di jalur alternatif menuju Ubud, Blahbatuh dan Kota Gianyar itu selalu padat setiap harinya. Informasi yang dihimpun, tidak
Bali Post/nik
TANPA TROTOAR - Ruas jalan di Desa Negari yang tanpa trotoar. Hal ini menuai keluhan dari warga setempat.
adanya trotoar di pinggir jalan dapat ditemui di Banjar Bucuan, Banjar Penida dan Banjar Tegeha, Desa Adat Negari, Sukawati. Warga kesulitan ketika akan berjalan kaki termasuk juga anak sekolah karena kawasan tersebut merupakan jalur sibuk. ‘’Ini kan jalur alternatif. Jadi, kendaraan khususnya bus dan angkutan pariwisata banyak yang melintas di sini. Karena tidak ada trotoar warga acap kali terserempet kendaraan yang melintas,’’ jelas Wayan Eri, salah seorang warga. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gianyar Nyoman Nuadi yang dikonfirmasi hal ini mengakui kawasan itu belum dilengkapi trotoar. Menanggapi keluhan warga, ia pun mengaku akan mengusulkannya untuk masuk APBD 2017. ‘’Pembuatan trotoar ini memang tidak bisa sekaligus. Harus bertahap,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
WISATA - Sepasang wisatawan sedang berwisata naik kuda melintas di depan restoran yang dibangun sangat dekat dengan bibir Pantai Keramas, Jumat (14/10) kemarin. selaku penegak Perda. ‘’Untuk pengendalian tentu kita harapkan perizinan untuk melakukan filterisasi di awal,’’ jelasnya. Sementara itu, anggota DPRD Gianyar Ketut Karda menyampaikan dukungannya terhadap upaya eksekutif dalam upaya pemerataan pem-
bangunan pariwisata. Namun, dia mengingatkan dengan semakin banyaknya pembangunan maka potensi pelanggaran tata ruang juga semakin tinggi. Dia pun berpesan dalam mengarahkan investor, pemerintah harus tetap memperhatikan tata ruang.
‘’Terkait pelanggaran sempadan pantai dari pembangunan akomodasi baru, nanti kita akan cek ke lapangan bersama tim. Bila memang tidak memungkinkan untuk membangun, kita akan desak eksekutif melakukan penertiban,’’ tegasnya. (kmb35)
Pengadaan Konten Museum Subak
Pemkab Usulkan Rp 15 Miliar ke Pusat Gianyar (Bali Post) Pembangunan gedung dan fasilitas penunjang Museum Subak Kabupaten Gianyar saat ini tengah memasuki tahap finishing. Tahun depan, proyek berlanjut pada pengadaan konten museum. Pemkab Gianyar mengusulkan bantuan dana Rp 15 miliar untuk kepentingan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I G.N. Wijana, Kamis (13/10), mengungkapkan pembangunan yang kini tengah berjalan antara lain finishing gedung utama museum dan areal parkir. Anggaran finishing gedung museum bersumber dari APBN sedangkan areal parkir dari APBD Gianyar. ‘’Itu lanjutan proyek museum tahun ini,’’ katanya. Tahun depan direncanakan pengisian konten museum. Konten dimak-
sud seperti alat-alat pertanian, story line hingga pembuatan miniatur sawah di sebelah timur museum. Untuk pengadaan tersebut diperlukan dana sekitar Rp 15 miliar. Anggarannya direncanakan berasal dari APBN 2017. ‘’Memang proyeknya tidak bisa sekaligus jadi. Pemerintah pusat mengucurkan dana tiap tahun untuk pembangunan museum. Dan tahun depan rencananya dana APBN diarahkan untuk konten museum,’’ jelasnya. Wijana menyebut pihaknya telah mengajukan proposal ke Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memohon bantuan dana. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata juga telah mempresentasikan rencana pembangunan museum di pemerintah pusat.
Diharapkan tidak ada kendala dalam penganggaran pembangunan tahap akhir ini. Disinggung mengenai penghematan anggaran yang kini tengah dilakukan pemerintah pusat, Wijana mengaku punya kekhawatiran hal itu akan berimbas pada anggaran museum. Namun, dia menyebut, di awal perencanaan pembangunan, sudah ada memorandum of understanding (MoU) antara pemerintah pusat dan Pemkab Gianyar yang intinya penyelesaian Museum Subak Kabupaten Gianyar sudah menjadi prioritas dari Dirjen Kebudayaan. ‘’Mudah-mudahan saja tidak terpengaruh. Kita terus melobi pusat agar proyek ini bisa tuntas. Kalaupun nanti kena (penundaan bantuan -red), kita akan coba lagi mohonkan dana pusat,’’ tegasnya. (kmb25)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor Tewas Semarapura (Bali Post) –
Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Gunaksa, Dawan, Klungkung, Kamis (13/10) malam. A.A. Ngurah Putrawan (35), pria asal Dusun Peninjoan, Desa Paksebali, Dawan, tewas setelah menabrak truk yang diparkir di badan jalan raya Gunaksa persisnya di depan Bengkel Marta Nadi Motor. Informasi yang didapat di lapangan, Jumat (14/10) kemarin, kasus lakalantas itu terjadi sekitar pukul 23.22 Wita. Berawal ketika sepeda motor Vario DK 4805 MN yang dikendarai Putrawan datang dari arah barat menuju timur. Saat meluncur dengan kecepatan tinggi, korban tidak melihat ada truk DK 9536 GI yang diparkir di badan jalan persisnya di utara jalan mengarah ke timur. Korban langsung menyeruduk bagian bak belakang kanan truk dan terjatuh dari sepeda motornya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban dan membawanya ke RSUD Klungkung. Nahas, nyawa korban tidak tertolong. Putrawan meninggal karena mengalami cedera kepala berat, luka robek pada tangan kiri, lecet muka kanan, bibir bawah bengkak, bahu kanan lecet, kaki kiri lecet, dan dada kiri lecet. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wayan Mudiasa membenarkan adanya kasus laka lantas tersebut. Menurutnya, kecelakaan ini akibat kelalaian pengemudi truk yang parkir di badan jalan tanpa memasang tanda peringatan segi tiga atau menyalakan lampu hazard ketika situasi gelap. “Kita sudah cari pengemudi truk itu dan masih menjalani pemeriksaan,” kata Mudiasa. (kmb)
Bali Post/dwa
WISATA BAHARI - Aktivitas wisata bahari di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida.
Nusa Penida Minim Pengawas Wisata Bahari Semarapura (Bali Post) – Meski menjadi tujuan utama wisata bahari di Bali, hingga saat ini Kecamatan Nusa Penida masih sangat minim infrastruktur wisata. Kondisi ini menjadi ancaman terhadap terumbu karang dan berbagai makhluk hidup yang ada di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida. Akademisi mendorong peran pemerintah dalam mengelola dan mengatur aktivitas di dalam kawasan perairan. Tidak adanya pengawasan selama ini membuat pelaku pariwisata dan wisatawan dapat berbuat apa saja yang dapat berdampak negatif terhadap keberlangsungan wisata bahari. Dosen Fakultas Perikanan
dan Kelautan Universitas Warmadewa sekaligus asesor uji kompetensi wisata selam, Ir. I Ketut Sudiarta, M.Si., menilai kondisi wisata bahari yang dimiliki Nusa Penida sangat layak dikunjungi. ‘’Hal ini tidak terlepas dari masyarakat yang sadar terhadap pelestarian alam. Tidak ditemukan masyarakat lokal yang melaku-
kan pengeboman, memancing dengan alat yang dapat merusak dan menggunakan zat kimia,’’ katanya, Jumat (14/10) kemarin. Ia sangat menyayangkan pelaku pariwisata dan wisatawan tidak ikut menjaga wisata bahari tersebut. Sejumlah kasus ditemukan mulai dari kerusakan terumbu karang akibat injakan wisatawan, corat-coret karang hingga pemasangan ponton permanen yang membuat terumbu karang di sekitarnya mati. Banyaknya pintu masuk menuju KKP Nusa Penida ditambah pengawasan yang sangat terbatas, membuat
praktik-praktik seperti itu masih terjadi hingga sekarang. Di sisi lain infrastruktur wisata bahari baik itu tempat tambat, rambu-rambu dan pengamanan wilayah masih sangat minim di KKP Nusa Penida. Minimnya infrastruktur ini membuat wisatawan yang juga penyelam amatir tidak mengetahui aturan dalam melakukan penyelaman. “Banyak yang perlu diperbaiki dan dibenahi terutama keselamatan wisata bahari yang kita dorong pengembangannya,” ujarnya. Tidak dipungkiri hingga saat ini Nusa Penida atau
Kabupaten Klungkung belum memiliki petugas khusus untuk mengawasi keselamatan wisatawan yang ada di wilayah perairan. Hal ini pula yang menyebabkan terjadinya sejumlah kasus tenggelam di kawasan perairan Nusa Penida yang menelan korban jiwa atau tidak ditemukan jazadnya. ‘’Jangan sampai kasus yang menelan korban wisatawan asing menjadi preseden buruk terhadap aktivitas wisata bahari di Nusa Penida, mengingat saat ini Pemkab Klungkung sedang gencar-gencarnya mempromosikannya di mata internasional,’’ jelas Sudiarta. (dwa)
Calonarang ”Mapendem” di Getakan
Dewa Aji Tapakan Siap ”Ngayah” Lagi Bali Post/dwa
SISWA - Satuan Narkoba Polres Klungkung menyosialisasikan gerakan antinarkoba kepada siswa SMA Negeri 1 Semarapura.
Siswa Diminta Jauhi Narkoba Semarapura (Bali Post) –
Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan sekolah, Satuan Narkoba Polres Klungkung menyosialisasikan gerakan antinarkoba kepada siswa SMA Negeri 1 Semarapura, Kamis (13/10). KBO Satuan Narkoba Polres Klungkung Ipda I Nyoman Suparwata sebagai pemberi materi dalam sosialisasi tersebut. Suparwata menyatakan peredaran narkoba merupakan musuh bersama, apalagi diketahuinya sejumlah siswa ada yang menjadi pemakainya. Pada sosialisasi tersebut ia menyampaikan materi tentang jenis-jenis narkoba dan efek samping atau dampak dari penyalahgunaannya. Dirinya mengimbau para siswa agar tidak terlibat atau terkena pengaruh dari peredaran gelap narkoba. KBO Satuan Narkoba Polres itu juga mengajak seluruh siswa SMA Negeri 1 Semarapura untuk menolak dan bersamasama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. “Laporkan segera ke kepala sekolah atau pihak kepolisian bila menemukan orang yang dicurigai terkait dengan narkoba,” tegasnya. (dwa)
RIBUAN warga dari pelosok Bali tumpah ruah datang ke Banjar Adat Getakan, Banjarangkan, Klungkung, untuk menyaksikan pementasan Calonarang Mapendem, Kamis (13/10) malam. Mereka ingin menyaksikan watangan atau bangke matah dikubur yang diperankan Dewa Aji Tapakan. Warga datang dari segala penjuru untuk memastikan kebenaran ada watangan yang dikubur hiduphidup. Rasa penasaran warga baru terobati sekitar pukul 24.00 Wita. Watangan yang diperankan Dewa Aji Tapakan benar-benar dikubur menggunakan peti di dalam tanah selama empat jam. Sebelum dikubur, Dewa Aji Tapakan harus menjalani proses seperti orang mati. Tubuhnya diarak keliling desa oleh warga dengan diiringi baleganjur. Suasana semakin terasa sakral ketika beberapa wanita tiba-tiba kesurupan. Baleganjur yang sebelumnya sangat riuh, berganti alunan gamelan klentangan (angklung red) yang terdengar sangat sendu. Tibalah saatnya prosesi layon dari Dewa Aji Tapakan dimandikan dan diupacarai selayaknya orang meninggal. Tubuh pria paruh baya tersebut tampak tegak dan kaku ketika dimandikan dengan air dingin. Setelah dimandikan langsung dibalut kain kafan dan tikar. Usai dilakukan berbagai
ritual, layon Dewa Aji Tapakan diarak ke kuburan sekitar pukul 24.00. Ribuan warga ikut mengantar watangan Dewa Aji Tapakan menuju Setra Getakan. Meskipun harus berdesakan hingga sulit melangkahkan kaki, warga tetap antusias menyaksikan layon Dewa Aji Tapakan dikubur di liang yang dibuat keluarganya sore harinya. Skenario penonton berjarak minimal 200 meter dari kuburan tidak berjalan mulus. Masyarakat tumpah ruah sampai areal setra. Layon Dewa Aji Tapakan dimasukkan ke dalam peti berukuran sekitar 1,15 meter dengan panjang 2 meter dan tinggi sekitar 1,2 meter. Peti lalu ditutup dengan triplek, diuruk tanah dan ditutup dengan rumput atau bintak. Di sekitar kuburan dipasangi ancak saji. Setelah prosesi tersebut, warga kembali dari setra dan berjalan menuju perempatan Getakan untuk mengikuti lanjutan cerita Calonarang. Hanya beberapa kerabat Dewa Aji Tapakan yang boleh menunggu di setra. Petapakan Ida Batara Ratu Mas Klungkung mulai masolah sekitar pukul 02.30. Semakin banyak warga Banjar Adat Getakan yang mengalami kesurupan. Sekitar pukul 04.00, Ida Batara Ratu Mas Klungkung mamargi menuju
setra, diikuti sejumlah warga yang kesurupan dan puluhan ribu warga. Ribuan pasang mata menjadi saksi bangunnya layon Dewa Aji Tapakan dari liang kubur. Setelah melewati berbagai prosesi, perlahan tanah tipis yang menutupi liang kubur Dewa Aji Tapakan bergerak. Di hadapan Ratu Mas Klungkung, Dewa Aji Tapakan terbangun. Ia mengangkat penutup peti yang sebelumnya diuruk dengan tanah. Diikuti tepuk tangan dan sorai penonton, Dewa Aji Tapakan terbangun dengan kondisi berpeluh keringat. Ia lalu berjalan bertelanjang dada menuju Catus Pata Banjar Adat Getakan. Dewa Aji Tapakan berasal dari keluarga besar Dewa Kedisan Maha Gotra Tamanbali. Salah seorang kerabatnya, Dewa Sukaryanida, tidak percaya Dewa Aji Tapakan berani menjadi watangan dan dikubur. Selama ini dia mengenal Dewa Aji Tapakan sosok pria yang sangat penakut. Buang air kecil saja terkadang minta diantar oleh istrinya. Dewa Aji Tapakan ditemui usai ritual sakral tidak mau berkomentar banyak ketika ditanya apakah akan kembali melakoni peran sebagai layon tahun berikutnya. ‘’Jika kehendak Ida Sesuhunan, saya siap ngayah dengan ikhlas,” ungkapnya. (kmb)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Bali Post/kmb
DIARAK - Tubuh Dewa Aji Tapakan yang menjadi watangan diarak warga Banjar Adat Getakan, Banjarangkan, serangkaian pertujunkan Calonarang, Kamis (13/10) malam.
Bali Post/dwa
HAM - Personel Polres Klungkung mengikuti sosialisasi UU tentang HAM.
Polisi Jangan Langgar HAM Semarapura (Bali Post) –
Bidang Hukum Polda Bali mensosialisasikan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia dan Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang implementasi prinsip dan standar hak asasi manusia. Sosialisasi dilaksanakan dalam upaya mencegah terjadinya pelanggaran HAM pada penyelengaraan tugas Polri. Kegiatan sosialisasi yang diikuti personel Polres Klungkung dan jajaran Polsek digelar di Gedung Nusa Penida Harapan Polres, Jumat (14/10) kemarin. Acara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran tentang UU Nomor 39 Tahun 1999 dan Perkap Nomor 8 Tahun 2009 agar bisa dijadikan pegangan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta mendampingi tim sosialisasi yang dipimpin Kasubbid Sunluhkum AKBP A.A. Wirahatiningsih mengatakan sosialisasi tentang HAM sangat penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM yang dapat menjerat personel saat bertugas di lapangan. Wirahatiningsih mengharapkan peserta sosialisasi dapat menerapkan UU tentang HAM. Ia juga mewanti-wanti agar jangan sampai anggota Polri melakukan pelanggaran HAM. “Anggota Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang selalu bersentuhan dengan HAM,” tuturnya. Kaur Sunkum Bidkum Polda Bali Agus Wirawan memberikan materi UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia, sedangkan Kaur Kermalem Kompol I Wayan Sedeng memberikan materi Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang implementasi prinsip dan standar hak asasi manusia dalam penyelenggaraan tugas Polri. (dwa)
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
BULELENG
11
Pasar Rakyat Miliki Andil Besar Tingkatkan Ekonomi Singaraja (Bali Post) -
Pasar tradisional memiliki andil besar meningkatkan ekonomi masyarakat. Pasar tradisional di Buleleng antara lain Pasar Anyar, Pasar Buleleng, Pasar Banyuasri, Pasar Seririt, dan Pasar Banjar. Keberadaan pasar ini sekaligus memberi cerminan terhadap pola pembangunan ekonomi kerakyatan. Bali Post/kmb34
KUNKER – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat kunker di Desa Sari Mekar, Jumat kemarin.
Jalan Rusak di Sari Mekar akan Diperbaiki
Singaraja (Bali Post) Jalan rusak di Desa Sari Mekar Kecamatan Buleleng segera diperbaiki. Jalan tersebut menghubungkan Desa Sari Mekar - Desa Padang Keling dan Desa Bantang Banua. Jalan itu akan diperbaiki melalui anggaran perubahan 2016. ‘’Kami perbaiki jalan di desa lebih dulu. Tujuannya agar arus ekonomi rakyat dari desa ke perkotaan lancar. Tahun 2017, jalan di wilayah perkotaan pasti selesai,” ujar Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) saat kunjungan kerja hari terakhir di Desa Sari Mekar Kecamatan Buleleng, Jumat (14/10) kemarin. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng, Ketut Suparta Wijaya, S.T., menyampaikan, jalan tembus dari Desa Sari Mekar menuju ke Desa Padang Keling sepanjang 1 km berstatus jalan kabupaten, sisanya berstatus jalan desa. “Kami minta Kepala Desa Sari Mekar mengusulkan perubahan status jalan menjadi status jalan kabupaten,” ucapnya. Ia menambahkan, 82 km jalan diperbaiki pada anggaran perubahan tahun 2016. Jalam itu meliputi Jalan Serma Karma, Jalan Gunung Rinjani, Jalan Hotel Puri Bagus di Desa Pemaron dan lainnya. “Anggaran perubahan tahun 2016 kami dapat tambahan dari dana alokasi khusus sebesar Rp 70 miliar lebih. Nah itu untuk memperbaiki jalan di perkotaan,” paparnya. Kepala Desa Sari Mekar, Made Suka Sandiada, mengapresiasi rencana Bupati PAS. Ia menilai perbaikan jalan rusak di wilayahnya sudah lama diharapkan masyarakat. “Jalan rusak sudah lama ingin diperbaiki dan akhirnya dapat terwujud,” tuturnya. (kmb34)
Terkait Rangkap Jabatan Wakil Ketua DPRD
Setelah Dilaporkan ke BK, Kini ke Polres Buleleng
Singaraja (Bali Post) – Setelah dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK), kini Wakil Ketua DPRD Buleleng Made AP dilaporkan ke Polres Buleleng oleh Ketua LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni. Made AP Jumat (14/10) kemarin, dilaporkan ke Polres dengan dugaan merangkap jabatan sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alasangker. Selain itu, dia juga dilaporkan karena diduga menerima tunjangan rangkap yakni sebagai Wakil Ketua Dewan dan Ketua BPD. Antonius Sanjaya Kiabeni didampingi tokoh LSM Jari Simpul Buleleng Wayan Purnamek dan Ketua Forum Pemerhati Pembangunan Masyarakat Buleleng (FP2MB) Gede Agastia mendatangi Mapolres Buleleng sekitar pukul 10.00 wita. Antonius Sanjaya Kiabeni mengatakan, persoalan ini dilaporkan ke polisi karena ada ada dugaan penyimpangan amanat Undang-undang (UU) No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam pasal 64 huruf F itu diatur bahwa BPD dilarang merangkap jabatan. Selain pelanggaran regulasi, dia menduga ada pelanggaran lain menyangkut penerimaan tunjangan rangkap sejak Juli 2014 yakni sebagai Ketua BPD Alasangker dan sebagai Wakil Ketua DPRD. Dari bukti yang dikumpulkan, tunjangan yang seharusnya tidak diterima oleh Made AP tersebut mencapai belasan juta rupiah. “Sepatutnya oknum pimpinan dewan tidak lagi menerima tunjangan apa pun karena ini dilarang oleh pasal 64 huruf F UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa,” katanya. Untuk melengkapi bukti laporannya itu, Anton menyerahkan dokumen berupa fotokopi Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali No. 1405/04-A/HK/2014 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Buleleng Periode 2014-2019 dan Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD Buleleng Periode 2009-2014, fotokopi SK Bupati Buleleng No. 140/556/HK/2013 tentang Peresmian dan pengangkatan BPD Desa Alasangker Kecamatan Buleleng dan fotokopi bukti penerimaan nafkah ketua BPD atas nama Made AP. Sebelumnya, Made AP dilaporkan kepada BK DPRD dengan dugaan merangkap jabatan sebagai Ketua BPD Alasangker. Selain menyebutkan Made AP melanggar UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, tugas-tugasnya sebagai BPD tidak dijalankan dengan baik. Bahkan, ketika pemerintah desa mengambil keputusan atau menyusun program pembangunan, Made AP sering tidak hadir, sehingga pemerintahan desa mandek. Mencegah agar situasi di desa kondusif, pemerintahan desa segara memberikan sanksi tegas. Di sisi lain, Made AP menyadari bahwa BPD dilarang merangkap jabatan sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Melalui forum rapat di desa dia menyampaikan agar jabatan Ketua BPD diganti. Permintaan itu tidak ditanggapi dan justru anggota BPD lainnya meminta agar dia tetap menjadi BPD membantu desa mengakses dana bantuan ke kabupaten atau pihak lain untuk kepentingan desa. Terkait penerimaan nafkah, Made AP juga membantah menerima gaji bulanan sebagai BPD. Gaji yang kala itu hanya Rp 300.000 dan kini dinaikkan menjadi Rp 800.000 per bulan itu tidak diterima. Gaji itu kemudian diserahkan kepada anggota BPD lainnya menunjang keperluan internal BPD. (kmb38)
Suara Buleleng TL Segera Diperbaiki Traffic light (TL) di simpang empat catus pata, Singaraja mohon segera diperbaiki. Rambu TL itu sudah lama padam sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi kalau pagi hari, simpang empat itu pasti ramai karena ada Pasar Buleleng di kawasan itu. Dek Suri, Banyuasri
Monumen Jagaraga Astungkara, pembangunan monumen Jagaraga berjalan lancar dan semoga semua berjalan sesuai dengan rencana. Namun kalau bisa, tembok panyengker monumen itu tidak terlalu tinggi agar tidak terkesan seperti tembok penjara. Tut Pocol, Gitgit
Direktur PD Pasar Buleleng, I Putu Gede Satwika Yadnya, Jumat (14/10) kemarin, mengatakan, peranan pasar tradisional atau lazim disebut pasar rakyat tidak bisa dianggap sebelah mata. Pasar rakyat memberi ruang kemudahan jual beli kebutuhan sehari-hari masyarakat. “Kalau berbicara pasar tradisional di bawah naungan manajemen PD Pasar Buleleng, jangan dikomparasi dengan pasar di luar PD Pasar, sebab ada pula pasar dikelola desa adat. Nah di Buleleng misalnya ada Pasar Tamblang. Jadi, eksistensi keberadaan pasar rakyat kami kelola ada 14 buah dan sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya. Melihat luas wilayah dan penduduk cukup banyak di Kabupaten Buleleng, kebutuhan pangan tidak mudah diperoleh di pasar modern atau supermarket. Pola komunikasi melalui budaya tawar-menawar masih melekat di masyarakat bawah. Interaksi antara penjual dan pembeli bukan hanya di Buleleng, bahkan di seluruh Bali. Dengan demikian, pasar memiliki peran sosial mempererat masyarakat melalui budaya berbelanja.
I Putu Gede Satwika Yadnya Pasar memenuhi kebutuhan pangan dari pagi hingga malam hari. Sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo, dengan memerhatikan pembangunan pasar rakyat, akan memberi kekuatan terhadap ketahanan ekonomi. Sehingga tidak dimungkiri ekonomi rakyat perlahan terbangun melalui pasar. “Tapi, kebanyakan pasar di Buleleng dan seluruh Bali, sering kita perhatikan bangunannya masih belum memenuhi persyaratan. Satwika Yadnya me-
Bali Post/kmb34
nambahkan, pasar rakyat memiliki local genius dan konten antardaerah berbedabeda. Pasar rakyat memiliki pendekatan aspek teknis, format dan ukuran lapak, termasuk kelas pasar disesuaikan standar nasional Indonesia. “Hal lainnya bila menggunakan APBD, pasar rakyat perlu memerhatikan manajemen, profesionalitas dan nonpolitis. Pelayanan diutamakan pedagang dan keuntungan dikumpulkan bersama PD Pasar idealnya mampu membangun konstruksi pasar menjadi lebih baik,” tandasnya. (kmb34)
Buleleng Targetkan Raih Predikat Kabupaten Sehat Singaraja (Bali Post) – Terbitnya peraturan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan (Menkes) tahun 2005, Buleleng menargetkan meraih predikat Kabupaten Sehat. Langkah awal yang dilakukan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Lovina, Kamis (13/10) lalu. Dalam FGD itu, dua orang narasumber dihadirkan yakni Fungsional Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Dewi Marlina, dan Wakil Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Blitar, Wijianto. Dewi Marlina mengatakan, untuk meraih gelar Kabupaten Sehat itu, terlebih dahulu Buleleng harus membentuk Forum Kabupaten. Sebenarnya, forum itu sempat diinisiasi tahun 2015 yang lalu, namun belum terlaksana. Setelah gagal, tahun ini forum yang disyaratkan itu telah terbentuk. Tugas dari forum ini terbilang kompleks karena harus menjembatani program di pemerintah dan mengakomodasi keinginan masyarakat. Selain itu, forum ini juga harus mensinergikan program pemerintah lintas sektoral yang terkait dengan kesehatan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara instansi satu dengan yang lainnya. “Tugas forum ini kompleks. Bukan hanya menyelenggarakan program hidup bersih dan sehat, tapi juga menata soal sampah, air bersih, dan infrastruktur,” katanya. Di sisi lain, Dewi mengatakan, belum banyak daerah di Indonesia yang mempraktikkan amanat peraturan bersama itu. Buktinya baru 146 kabupaten/kota yang menyelenggarakan forum tersebut. Sementara yang telah meraih penghargaan Swasti Saba Padapa dari pemerintah pusat, baru 137 daerah. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng, Ida Bagus Geriastika, menjelaskan, selama ini pemerintah telah membentuk Tim Pembina Kabupaten Sehat. Selain itu, pemerintah juga tengah gencar menggulirkan program-program yang terkait dengan indikator terwujudnya Kabupaten Sehat. Program itu seperti rumah sakit, infrastruktur jalan, penanganan sampah, perlindungan perempuan dan anak, perlindungan sosial, dan ketahanan pangan. (kmb38)
PILKADA
Ditemukan, PNS dan TNI/Polri Panwaslih Proaktif Awasi Masuk Daftar Pendukung Verifikasi Faktual
Singaraja (Bali Post) – Kerja keras KPU Kabupaten Buleleng memverifikasi bukti dukungan KTP bakal pasangan calon perseorangan tampaknya tidak diimbangi dengan penyajian data yang akurat. Buktinya, data dukungan yang sudah lolos administrasi justru banyak ditemukan yang tidak valid. Salah satu bukti PNS, anggota TNI/Polri, dan bahkan pihak penyelenggara pemilu juga ditemukan masuk sebagai pendukung bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya. TNI dan Polri jelas-jelas dilarang berpolitik, namun fakta justru masuk menjadi pendukung calon perseorangan. Data dukungan yang tidak akurat ini ditemukan oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng yang mengawasi jalannya verifikasi faktual (virtual) sejak Rabu (12/10). Temuan itu kemudian direkomendasikan kepada KPU sebagai bahan catatan untuk ditindaklanjuti. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani Jumat (14/10) kemarin, menjelaskan, selama pelaksanaan virtual hampir di semua tempat pihaknya menemukan data dukungan yang tidak akurat. Ada beberapa nama berlatarbelakang sebagai anggota TNI/Polri, PNS dan bahkan penyelenggara pemilu masuk dalam daftar dukungan model B1 KWK. Selain itu, pihaknya juga menemukan pendukung yang sudah tercatat masuk dalam dukungan valid tahap pertama, justru kembali tercatat
dalam dukungan tahap dua yang saat ini sedang diverifikasi faktual. Atas temuannya itu, Ariyani telah mengirimkan surat rekomendasi kepada KPU agar data yang tidak valid itu segera ditindaklanjuti. Selain itu, pihaknya juga meminta agar KPU menginstruksikan petugas pemungutan suara (PPS) di masing-masing Desa/ Kelurahan bertugas lebih cermat dalam memverifikasi dukungan. Apalagi, saat virtual ada warga yang didatangkan justru namanya tidak tercatat dalam daftar dukungan. Ketua KPU Gede Suardana belum bisa memberikan konfirmasi terkait rekomendasi panwaslih tersebut. Dia berjanji akan mengkaji temuan data pendukung yang tidak valid tersebut. Yang jelas, apapun temuan panwaslih akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada di KPU. Sementara bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan menyampaikan, data dukungan yang ditemukan panwaslih tidak ada hubungannya dengan dirinya selaku calon. Pihaknya telah menyerahkan dokumen pendukung sepenuhnya pada KPU untuk diverifikasi secara administrasi. Kalau tercatat ganda atau pendukung berlatarbelakang TNI/Polri masuk dalam daftar harusnya sudah dicoret oleh KPU. Banyak data pendukung tidak valid, Sukrawan meyakini 80 persen dukunganya yang diverifikasi saat ini telah lolos. (kmb38)
Bali Post/kmb34
Ketua Panwaslih Ketut Ariyani
Singaraja (Bali Post) Panwaslih Buleleng proaktif melakukan pengawasan verifikasi faktual di masyarakat menghindari intrik dan intimidasi. “Kami melakukan pengawasan verifikasi faktual di desa melibatkan PPL. Sejumlah lokasi verifikasi diawasi dan dibantu panwascam. Ini bertujuan meyakinkan tidak ada hambatan dan seluruhnnya diberi ruang berjalan sesuai prosesnya,” ujar Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani belum lama ini. Proses verifikasi faktual di
lapangan selama 12-17 Oktober mendatang dilakukan secara kolektif. Panwaslih bekerja profesional bersama KPU sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. “PPL akan memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan tertib,” imbuhnya. Pihaknya berharap verifikasi faktual kolektif terhadap paket Surya dapat berjalan tertib. “Bila ada tekanan, masyarakat yang mendukung paket dapat melapor ke Panwaslih. Tapi, kami yakinkan jangan sampai ada tekanan atau intimidasi,” harapnya. Ariyani menyampaikan, pembenaran dukungan KTP dalam verifikasi faktual terhadap pendukung paket Surya di luar Buleleng, dapat dicek melalui video call memanfaatkan aplikasi HP android dan jaringan internet. “Kebenaran dukungan paket Surya selain melalui kolektif di desa, juga diperkenankan mengecek melalui video call. Nah misalnya ada pendukung bakal paslon berada di Denpasar di hari pengecekan, bisa membenarkan lewat video call dan disaksikan petugas lapangan,” tuturnya. (kmb34)
Digunakan Sarana ’’Upakara’’
Krama Busungbiu ’’Maboros’’ Kijang
MASYARAKAT Desa Pakraman Busungbiu, Buleleng, melakukan tradisi maboros kijang di hutan sekitarnya, Rabu (12/10) lalu. Tradisi ini dilangsungkan serangkaian pujawali alit di desa pakraman setempat. Lokasi maboros kijang dipilih dekat perkebunan Pangkungbiu, Desa Titab, Busungbiu. Tradisi yang merupakan warisan leluhur ini digelar melibatkan 1.000 lebih krama Desa Pakraman Busungbiu. Warga mengawalinya dengan berkumpul di Pura Desa untuk memohon keselamatan. Sehari sebelumnya, warga sudah menyurvei lokasi, bertujuan mempermudah perburuan kijang. Warga mengenakan pakaian adat ringan dan memakai mukih atau udeng terbuat dari pelepah pohon pinang. Di tempat perburuan, warga bersoraksorai agar kijang keluar dari persembunyiannya. “Ketika itu kijang tampak keluar, kemudian warga memburunya. Seekor kijang berhasil ditangkap dan diusung beramai-ramai ke Desa Pakraman Busungbiu. Di wilayah perbatasan desa, rombongan pengarak kijang disambut dengan gamelan baleganjur,” ujar Klian Desa Pakraman Busungbiu I Ny-
oman Dekter, belum lama ini. Sebelum disembelih untuk bukakak, kijang tersebut diupacarai terlebih dahulu. Dikatakannya, kegiatan maboros dengan pujawali diberi tenggat waktu tiga hari. Sebab, warga tidak mudah menangkap kijang di hutan. Syukurnya warga memperoleh kijang pada hari pertama. Pujawali di Desa Busungbiu umumnya dilakukan dua kali dalam lima tahun. Jarak waktu antara pujawali agung dengan pujawali alit, dua tahun. Selanjutnya dari pujawali alit ke pujawali agung, tiga tahun. “Pujawali akan diundur jika warga tidak memperoleh kijang. Kijang digunakan sebagai sarana upakara. Fungsi kijang dalam pujawali sangat penting. Pujawali alit akan dilangsung Sabtu (15/10) ini,” imbuhnya. Ditambahkan, populasi kijang kian menurun. Warga tentu tidak mudah mendapatkan kijang untuk upacara. Salah satu penyebabnya luas hutan di Busungbiu makin berkurang dan berubah menjadi perkebunan. “Kijang sekarang sulit didapat. Di sisi lain, pujawali tetap harus memakai kijang sebagai sarana upakara,” tandasnya. (dgk)
Bali Post/kmb34
KIJANG – Pelaksanaan pujawali alit di Desa Pakraman Busungbiu diawali tradisi maboros kijang, Rabu (12/10) lalu.
JEMBRANA
12 Truk dan Bus Tabrakan Beruntun
Tiga Penumpang Luka-luka Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (13/10) malam. Dua truk dan satu bus terlibat tabrakan beruntun dan mengakibatkan tiga penumpang bus luka-luka. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jembrana masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Informasinya, truk dengan nopol AD 1330 SA sedang mogok di TKP karena kerusakan mesin. Truk tersebut parkir di badan jalan sebelah kiri. Kemudian, truk bernopol DK 9391 AE melaju dari arah timur. Kuat dugaan, sopir truk ini tidak memperhatikan adanya kendaraan parkir di badan jalan karena mogok. Tiba-tiba, truk tersebut diseruduk dan terjadilah tabrakan. Sementara, bus dengan nopol AB 7780 DK yang dikemudikan Tugino melaju di belakang truk DK 9391 AE. Karena menabrak truk mogok itu, secara otomatis sopir bus kaget. Sang sopir tidak bisa mengendalikan busnya sehingga juga menyeruduk dua truk tersebut. Kedua truk dan bus yang mengangkut rombongan pelajar asal Yogyakarta ini mengalami kerusakan cukup parah. Beruntung para sopir truk dan penumpang bus selamat dari maut. Hanya, tiga penumpang bus yang mengalami luka karena pecahan kaca dan langsung dibawa ke rumah sakit. Tugino mengaku sempat terkejut karena tiba-tiba kendaraan di depannya ngerem mendadak. “Saya sudah berusaha ngerem, tapi tidak bisa. Tidak tahu ada truk mogok,” jelasnya. Sementara, salah satu penumpang bus, Hadi, mengaku tidak mengetahui bagaimana kejadiannya. Sebab, dirinya sedang tidur ketika terjadi tabrakan. “Tahu-tahu sudah tabrakan,” katanya. Sementara, Selain mengakibatkan tiga korban luka lecet, kecelakaan beruntun ini juga membuat arus lalu lintas dari Denpasar ke Gilimanuk sempat macet sepanjang 3 kilometer. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material mencapai Rp 10 juta. Pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. (kmb)
Bali Post/kmb
SELIDIKI - Sejumlah petugas ketika sedang melakukan penyelidikan dan olah TKP di lokasi kecelakaan beruntun di Banyubiru, Negara.
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Bangunan Bodong Marak
Pengawasan di Tingkat Desa/Kelurahan Lemah Negara (Bali Post) -
Maraknya bangunan bodong atau tak berizin di wilayah Jembrana menjadi sorotan banyak kalangan. Pasalnya, ada sejumlah bangunan seperti vila, perumahan dan tower seluler yang belum mengantongi IMB atau kelengkapan izin lainnya, tetapi sudah mulai membangun. Bahkan, ada juga yang sampai selesai membangun dan hingga beroperasi, namun belum memiliki izin.
lahan, pengurusan izin sendiri dan lain-lainnya. Untuk itu, di lapangan terkadang tidak menghiraukan izin yang harus terpenuhi secara menyeluruh sebagai tower seluler. “Untuk semua tower yang disegel beberapa hari lalu, kami sudah mengeluarkan kajian teknis zona menara. Kami sampaikan ke KPPT,” tandas Putra Riyadi. Mantan Kepala KPPT Jembrana ini menerangkan adanya kajian itu, maka tower bisa mendapat izin. Tetapi, banyak persyaratan lain yang juga harus dipenuhi. Di pihak lain, Kepala KPPT Jembrana, I Komang Suparta, mengatakan yang paling efektif untuk melakukan pengawasan sejatinya pihak desa/kelurahan dan disampaikan ke kecamatan atau Satpol PP. KPPT hanya berada pada ranah saat pengajuan izin. Ketika ada pengajuan izin, maka KPPT
melakukan pengecekan bersama tim teknis terkait izin yang diajukan. Hal serupa juga disampaikan Kepala Kantor Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budhi. Menurutnya, Satpol PP akan menindaklanjuti ketika ada laporan dari desa/ kelurahan. Ternyata memang banyak temuan yang belum mengantongi izin, namun sudah melakukan pengerjaan atau bahkan ada yang beroperasi. Dengan demikian, yang mestinya paling mengetahui yakni pihak desa/kelurahan. Sebab, segala pengurusan izin bermula dari tingkat desa/ kelurahan. “Mestinya pihak desa yang aktif. Kalau tidak mempan ketika melakukan tindakan, maka sampaikan ke Satpol PP Kecamatan. Jika tidak mempan juga, maka kami yang akan turun,” tegasnya. (kmb26)
Hal inilah yang menjadi tanda tanya sejauh mana pengawasan pemerintah sehingga sampai kecolongan. Padahal, sejatinya sudah sangat jelas payung hukumnya yang mengatur, yakni Perda (Peraturan Daerah) berikut prosedur pengurusan izin. Maraknya bangunan bodong itu disinyalir karena pengawasan yang lemah, terutama di tingkat desa/kelurahan. Sebab, lokasi pembangunan proyek adalah di wilayahnya sendiri. Artinya, sudah atau belumnya pihak pengelola maupun pemilik proyek mengantongi izin, pihak desa/kelurahan yang mestinya paling tahu. Jika izin belum lengkap misalnya,
maka pihak desa/keluarahan bisa melaporkan hal itu ke camat atau pihak terkait lainnya. Dari data yang dihimpun di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) Jembrana, saat ini ada sejumlah bangunan yang diketahui belum mengantongi izin. Kemudian ada ratusan tower berdiri di wilayah Jembrana. 10 di antaranya, diketahui baru berdiri dan belum mengantongi izin yang dikeluarkan dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT). Termasuk juga dua tower yang disegel petugas Satpol PP di Desa Baluk beberapa hari lalu. Prosedur pengurusan izin
ini sejatinya dimulai dari desa/ kelurahan, dengan mengeluarkan rekomendasi untuk syarat pengurusan izin di kabupaten dan diketahui oleh camat. “Sebenarnya yang paling tahu masalah itu adalah desa/kelurahan karena itu wilayahnya. Pengawasan juga dilakukan di sana,” ujar Camat Negara, I Ketut Karyadi Erawan. Sementara, Kepala Dinas Hubkominfo Jembrana, I Gusti Bagus Putra Riyadi, Jumat (14/10) kemarin mengakui persoalan tower seluler yang sering muncul selama ini. Sebab, banyaknya investor melakukan pengurusan izin. Misalnya, bagian pengurusan pembebasan
Negara (Bali Post) – Permukiman warga di Sebul, Desa Dangintukadaya dan Kelurahan Lelateng, dua hari belakangan ini diserbu hama serangga. Hama yang sering disebut “kelengan” itu muncul malam hari dan menyasar tempat terang seperti lampu dan televisi. Meski serangga tersebut tak menggigit, namun baunya sangat menyengat. Menurut warga, serangga kecil berwarna hitam ini memang sering muncul setiap pascapanen padi. Bahkan, salah satu warga mengumpulkan bangkai serangga itu hingga satu plastik ukuran sedang. “Sudah dua malam ini kami mematikan lampu di dalam rumah. Paginya, kami lihat banyak sekali bangkai serangga itu di halaman rumah,” ujar Kadek Intan, warga Dangintukadaya, Jumat (14/10) kemarin. Kendati tidak menggigit, namun baunya begitu menyengat. Hal itu pun mengusik ketenangan warga. Apalagi,
serangga itu sampai masuk ke dalam rumah. Selain di permukiman warga, serbuan serangga ini juga terjadi di lampu-lampu penerangan jalan. Salah satunya di SPBU Sebual. Ribuan hama ini menyerbu lampu yang menyala di sana. Kondisi serupa juga dialami sejumlah warga di Kelurahan Lelateng. Di jalan menuju Desa Baluk, banyak ditemui serangga serupa. Serangga itu mengerumuni LPJ. “Saya kira, LPJ-nya mati, tapi ternyata dikerumuni serangga. Di bawah lampu juga banyak bangkai serangga,” terang Ketut Muliadi, warga Lelateng. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Jembrana, I Ketut Wiratma, mengatakan hama itu memang biasa muncul terutama pascapanen. Tetapi jumlahnya kerap tidak terlalu banyak. Hama itu biasanya mencari cahaya. Terutama, rumah yang dekat dengan persawahan. (kmb26)
SERANGGA - Hama serangga mengerumuni salah satu SPBU di Negara. Terlihat, puluhan ribu serangga berada di lantai dan mesin SPBU.
Lagi, Hama ”Kelengan” Serbu Permukiman
Bali Post/olo
KARANGASEM
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Berakhir Damai
Soal Pemangkasan TPK
Bupati Mas akan Kaji Wacana Itu Amlapura (Bali Post) – Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, di Karangasem, Jumat (14/10) kemarin, mengatakan pihaknya bakal memikirkan dan mengkaji kemungkinan pengurangan atau rasionalisasi Tunjangan Perbaikan Kinerja (TPK) pejabat birokrasi. Hal itu dinilai krusial, jika melihat kondisi APBD Karangasem di mana Dana Alokasi Umum (DAU) dipangkas Rp 53 miliar. Selain itu, kata Bupati, bantuan pemprov juga turun lebih dari Rp 8 miliar. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak galian C diprediksi turun sampai Rp 15 miliar akibat usaha galian C tanpa izin masih buka secara kucingkucingan. Di lain pihak, galian C berizin yang pajaknya bisa dipungut oleh petugs Dispenda ternyata tidak banyak dapat jualan. ‘’Soal rasionalisasi atau pun pengurangan TPK tentu melihat kinerja aparatur. Kalau mereka berprestasi dengan tolok ukur kepuasan masyarakat terhadap kinerja aparat dan APBD membaik, sudah tentu tak adil kalau TPK itu dirasionalisasi,’’ paparnya. Selama ini, tambah Bupati Mas, TPK itu berdasarkan surat keputusan Bupati Karangasem sebelumnya. SK Bupati itu memang bisa direvisi, meskipun belum lima tahun usia SK tersebut. Sebelumnya, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi menyatakan setuju dengan aspirasi masyarakat kalau TPK pejabat itu dipangkas atau diturunkan nilainya. Pemangkasan itu sebagai apresiasi keprihatinan, di mana kondisi ekonomi dunia berdampak pada kelesuan ekonomi nasional, kemudian berimbas kepada APBD Karangasem. Selama ini, TPK di Karangasem dinilai relatif besar. Faktanya, Sekda per bulan mendapatkan TPK Rp 18,5 juta di luar gaji. Asisten Sekda Rp 13 juta.
Perseteruan Klian dengan Perbekel Seraya Amlapura (Bali Post) –
Perseteruan antara sejumlah klian banjar dinas Desa Seraya dengan Perbekel Nyoman Suardana dimediasi di kantor desa setempat, Jumat (14/10) kemarin. Perseteruan mereda setelah Suardana yang merupakan perbekel baru itu, mau meminta maaf atas terjadinya miskomunikasi dengan sejumlah klian banjar dinas di sana.
Bali Post/ist
Bupati IGA Mas Sumatri
Kepala SKPD seperti Kadis Rp 12 juta. Pejabat setingkat kabag Rp 8 juta. Bupati Mas mengatakan, pimpinan SKPD dirancang nanti mampu berprestasi lebih optimal. Tolok ukurnya, tiap dinas minimal memiliki kinerja lima kegiatan yang anggarannya diperoleh dari bantuan pusat atau dibiayai APBN, bisa juga dari bantuan keuangan khusus (BKK) Pemprov Bali. ‘’Kalau minimal dinas mampu menyerap lima kegiatan dari dana pusat dan pemprov per tahun. Prestasi itu barulah mengindikasikan dinas atau badan itu menonjol kegiatannya. Masyarakat pasti memberi penilaian kinerja dinas itu baik,’’ katanya. Sekda Karangasem, Gde Adnya Mulyadi, sebelumnya menyampaikan, TPK itu wujud kepedulian pemerintah terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN). Besar TPK itu sudah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Kini, menurutnya, kalau ada wacana pengurangan di tengah keprihatinan kondisi perekonomian yang berimbas pada menurunkan APBD, pihaknya tidak masalah dan siap melaksanakan. (013)
Penanganan Buta Aksara
Disdikpora Sasar 3.500 Orang Per Tahun Amlapura (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menargetkan penanganan buta aksara bisa menyasar 3.500 orang setiap tahun. Angka ini cukup tinggi bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, Disdikpora bisa menuntaskan buta aksara selama empat tahun ke depan. Kepala Disdikpora Karangasem, I Gede Ariyasa, belum lama ini, mengatakan target penanganan 3.500 ini mulai disasar tahun depan. Tahun ini, penanganan sudah dilakukan sebanyak 1.500 orang buta aksara. Dari jumlah itu, 1.000 di Kecamatan Kubu, sisanya 500 orang lainnya dipusatkan di Seraya. “Kami merasa lebih optimis. Selain ada dana dari APBD, pemerintah pusat juga berencana melakukan penanganan 1.000 orang buta aksara setiap tahun,” katanya. Penanganan satu orang buta aksara direncanakan menghabiskan anggaran Rp 890 ribu. Anggaran sebesar itu, untuk berbagai pembiayaan, seperti biaya buku, ATK, modul untuk guru atau tutor. Bahkan, warga buta aksara mendapat insentif. Ini merupakan tindak lanjut Disdikpora Karangasem
13
setelah menerima hasil sensus pendidikan yang dilakukan secara manual, sehingga datanya by name by adress dan by photo. Sebelumnya melalui sensus pendidikan melibatkan seluruh Klian Banjar Dinas, didapat angka riil buta aksara 14.498 atau 3,37 persen dari total jumlah penduduk. Data ini jauh lebih rendah dari data buta aksara yang dikeluarkan BPS sebelumnya, yang mencapai 21 persen. Melihat data tersebut, angka buta aksara tertinggi terdapat di Kecamatan Kubu, yakni mencapai 5.046 orang, Karangasem 2.677 orang, Abang 2.449 orang, Selat 1.417 orang, Rendang 921 orang, Bebandem 808 orang, Sidemen 800 orang, dan Manggis 380 orang. Persentase tertinggi penyandang buta aksara terjadi pada kelompok usia 45 tahun sampai 59 tahun. Pada rentang umur itu mencapai 57,59 persen. Sedangkan, kelompok usia 25 tahun sampai 44 tahun 36,22 persen dan kelompok usia 15 tahun sampai 24 tahun 6,19 persen. Setelah mengantongi data inilah, Disdikpora langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal pengentasan buta aksara itu. (kmb31)
Dua pekan lalu, sejumlah klian banjar dinas di desa tandus itu, melayangkan surat kepada Ketua BPD Seraya. Sejumlah klian banjar dinas dengan menandatangani surat lengkap disertai cap klian banjar dinas, mereka meminta tanggapan Ketua BPD Ketut Wirna, S.H. Para klian banjar melalui suratnya itu menyampaikan kalau Perbekel Suardana sudah bertindak arogan. Para klian banjar dinas itu mengancam akan mendemo untuk memberhentikan Perbekel Seraya. Mereka juga mempertanyakan soal keputusan pembagian bedah rumah kepada warga miskin yang tidak sesuai mekanisme. Pembagian dinilai tidak transparan. Selain itu, ada penerimaan karyawan baru di kantor perbekel, tanpa melalui musyawarah. Perseteruan antara sejumlah klian banjar dinas dengan Perbekel Suardana itu, kemarin, dimediasi Ketua BPD Ketut Wirna. Hadir juga Camat Karangasem Cok Alit Putra Prabawa, Ketua Komisi Bidang Pemerintahan Desa setempat Made Sudiadnyana
serta Kapolsektif Karangasem Kompol Anwar Sasmito. Pada mediasi itu juga dihadiri 14 orang dari total 15 klian banjar dinas di desa itu. Saat itu, Klian Banjar Dinas Peninggaran Gede Pageh mengatakan secara pribadi pihaknya tetap baik dengan Perbekel Suardana. Namun saat kebenaran tidak diletakkan pada tempatnya, pihaknya tak bisa mendiamkan. Dia mencontohkan saat ada pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), informasinya tak melalui klian banjar dinas. ‘’Padahal yang memiliki warga itu para klian banjar dinas,’’ keluh Pageh. Rehab Rumah Tambah Pageh, saat ada pendataan dan pemberian rehab rumah warga yang memiliki rumah tak layak huni itu mestinya layak mendapat bantuan di wilayah banjarnya, justru kebanyakan tidak dapat, padahal sudah dilaporkan 36 KK. Namun hanya dua KK yang menerima rehab rumah itu. ‘’Mekanisme memutuskan siapa
dapat rehab rumah dari 34 KK itu tidak jelas. Saya sendiri terus dicari warga soal bantuan bedah rumah itu,’’ ujar Pageh. Klian Banjar Dinas Benesari Nengah Dugdug mengatakan, surat para klian banjar kepada BPD sebenarnya minta tanggapan dari BPD. Surat itu sifatnya intern kepada BPD selaku badan kontrol Perbekel. ‘’Namun kenapa membias, seolah-olah Seraya seperti ter-
bakar,’’ ujar Dugdug. Rekannya Klian Banjar Ketut Ardika, menilai sikapnya seperti anak kecil karena mengancam-ancam akan memberhentikan, dirinya sebagai klian banjar. Merujuk Perda, pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa sudah ada mekanismenya. ‘’Asalkan sesuai mekanisme, kalau saya salah, saya siap dipecat,’’ ujarnya dengan tegas . Perbekel Suardana, dengan rendah hati mengatakan sesungguhnya pihaknya hendak membicarakan masalah yang ada sebelumnya sesuai mekan-
isme antara dirinya selaku perbekel dengan para klian dinas yang dianggap sebagai anak dari perbekel. ‘’Saya sebagai perbekel tak perlu dihakimi di depan forum begini. Saya tanggapi positif walau kritik sekalipun. Kritik sebagai masukan penting guna instrospeksi, membangun Desa Seraya lebih baik. Nanti tiap Jumat, mari kita kumpul dengan semua klian banjar. Barangkali ada masukan dan siapa tahu para klian banjar memiliki gagasan jitu guna memajukan desa kita,’’ tandas Suardana, yang juga mantan anggota DPRD Karangasem itu. (013)
Bali Post/013
BERAKHIR DAMAI - Perseteruan antara sejumlah klian banjar dinas di Seraya Tengah dengan Perbekel Nyoman Suardana, berakhir damai ditandai jabat tangan, kemarin.
Dewan Kurangi Perjalanan Dinas dan Sekretariat
Tunjangan Perumahan Dinilai Rasional
Amlapura (Bali Post) – Cekaknya APBD Karangasem akibat dana alokasi umum (DAU) dipotong pusat Rp 53 miliar, serta menurunnya bantuan Pemprov Bali hingga Rp 8 miliar. Hal itu memaksa DPRD Karangasem lebih dahulu mengurangi anggaran perjalanan dinasnya. Rencananya pada APBD Perubahan dialokasikan Rp 6,2 miliar, kemudian sudah dipotong dan tinggal Rp 5,2 miliar saja. Terjadi, pemotongan hingga Rp 1 miliar di APBD Perubahan itu, diakui Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, di Karangasem, Jumat (14/10) kemarin. Dewan memang sangat prihatin dengan turunnya APBD serta turunnya pendapatan asli daerah (PAD) di
antaranya akibat galian C banyak tidak berizin di wilayah bukan zona seperti di Bebandem, Selat, dan Rendang, sehingga operasionalnya ditutup. Pengurangan anggaran dewan, juga diakui Sekwan DPRD Wayan Ardika. Anggaran sekretariat Setwan juga sudah dipangkas sebesar Rp 1,8 miliar pada APBD Perubahan ini. Sejumlah pengadaan juga ditunda seperti genset untuk tenaga menaikkan air dari bawah. Soalnya, aliran air PDAM tak kuat sampai ke lantai tiga, sehingga kamar mandi di lantai atas, sering ngadat aliran airnya. ‘’Anggaran perjalanan dinas sudah diefisienkan. Yang tak mendesak dan masih bisa ditempuh dengan transportasi darat
atau laut, dilakukan bukan menggunakan pesawat terbang,’’ ujar Ardika. Ketua DPRD Sumardi menambahkan, selain anggaran perjalanan dinas yang dipangkas, juga pengurangan biaya makan dan minum di Setwan mencapai Rp 1,8 miliar. ‘’Anggaran perjalanan dinas di DPRD Karangasem sudah diturunkan sekitar 20 persen. Hanya perjalanan dinas yang sangat penting saja yang dibiayai,’’ katanya. Sebenarnya, ada rencana pemberian dana transpor kepada anggota dewan. Namun hal itu juga ditunda. Terkait soal tunjangan perumahan, tambahnya dinilainya sudah rasional. Tunjangan perumahan dewan juga diatur UU. Pria asal Desa Sibetan itu
menambahkan soal kenapa DPRD Karangasem berhak mendapatkan tunjangan perumahan? Karena anggota tak memiliki rumah dinas. Hanya ada dua rumah dinas pimpinan dewan di Jl. Diponegoro, Amlapura. Namun, rumah dinas itu dipinjam pihak Kejari Amlapura sebagai kantor sementara. Soalnya, gedung Kejari Amlapura dipugar sejak tahun lalu dan diperkirakan baru tuntas tahun ini. Dari informasi lingkungan pemerintah di Karangasem dan diakui DPRD Karangasem, 41 anggota DPRD Karangasem masing-masing mendapatkan tunjangan perumahan per bulan Rp 15 juta. Sementara, pimpinan dewan masing-masing menerima Rp 19 juta. Anggota
DPRD juga membawa mobil dinas dengan status pinjam berupa Avanza dan sejenisnya. ‘’Tunjangan perumahan itu besarnya sudah rasional sesuai SK Bupati dan dibenarkan UU,’’ kata Sumardi. Terkait anggaran perjalanan dinas dewan yang jumlahnya 45 orang termasuk pimpinan total dananya di APBD Induk Rp 18 miliar. Anggaran di induk itu sudah jauh lebih kecil dengan kabupaten kota lainnya. Seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan. Sebenarnya, tambah Sumardi pada APBD Perubahan ini direncanakan ada dana reses dan juga pemberian trasportasi. Namun karena melihat kondisi keuangan daerah, reses APBD-P ditunda atau ditiadakan. (013)
Polisi Ringkus Pencuri Perhiasan Emas di Pura Gumang Amlapura (Bali Post) Petugas Polsek Bebandem hanya butuh waktu sehari mengungkap kasus pencurian perhiasan emas. Lewat sebuah pengejaran petugas hingga ke Denpasar dan balik lagi ke Karangasem, korp baju cokelat itu akhirnya berhasil meringkus pelaku pencurian di Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Bebandem. Pelaku baru bisa diringkus setelah jejaknya tercium sedang berada di Pura Gumang, Kamis (13/10) malam. Sebelum pelaku diringkus petugas, seorang korban Ni Komang Puji (44) melaporkan kehilangan perhiasan emas di
rumahnya. Dugaan sementara langsung mengarah ke pelaku, setelah menginterogasi korban dan saksi-saksi lainnya. Dugaan itu diperkuat fakta bahwa pelaku sebelum kejadaian dapat ke rumah korban. Diduga juga, pelaku mengetahui persis seperangkat perhiasan itu. Pelaku juga sering meminjam uang kepada korban. Berdasarkan petunjuk di TKP dan keterangan saksisaksi, pelaku pernah dilihat korban ada di Lapangan Melawa. Dia sempat mengaku kepada korban hendak pergi ke Denpasar. Sejak saat itu, korban mengaku sudah me-
naruh curiga pada pelaku. Padahal, sehari berikutnya ada aci besar, Usaba Gumang. Berbekal fakta tersebut, pelaku langsung dikejar personel Unit Reskrim Polsek Bebandem ke Denpasar, sekitar pukul 14.00 wita. Pelaku dikejar hingga ke tempat kos adiknya di Jalan Gadung. Tetapi di sana polisi menerima informasi kalau adiknya pulang kampung. Informasi dari warga sekitar kos itu, pelaku bersama adiknya rupanya sudah pulang lagi ke Karangasem. Petugas di Karangasem mengecek keberadaan pelaku dari para tetangganya. Informasi pun
diperoleh, kalau pelaku sempat dilihat berada di wilayah Sang Hyang Ambu, akan naik menuju Pura Gumang. Informasi ini lantas ditindaklanjuti Kanit Reskrim Ipda Gede Suastawan, dengan memerintahkan anggota yang kebetulan sembahyang di Pura Gumang untuk mencari keberadaannya. Keberadaanya baru diketahui sekitar pukul 23.00 wita. Pelaku langsung digiring ke Polsek Bebandem. “Setelah kami interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Kemudian langsung ditetapkan sebagai tersangka,” katanya. Tersangka langsung digiring kembali ke parkiran
Sang Hyang Ambu, Jumat (14/10) pagi kemarin, untuk menemukan barang bukti hasil curiannya yang disimpan di jok sepeda motornya. Hasilnya, polisi menemukan barang bukti perhiasan emas masih utuh senilai Rp 26 juta. Rinciannya, emas berupa rantai 20 gram, gelang 20 gram, cincin 8 gram, dan sumpel 4 gram. Total keseluruhan 52 gram. Saat diinterogasi pelaku nekat mencuri karena desakan ekonomi. “Tersangka dijerat pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” tegasnya. (kmb31)
”Mabiasa”, Temu Kangen Batara Catur Desa
Setelah malinggih selama sehari di Pura Gumang, seluruh pralingga Ida Batara Catur Desa (Desa Bugbug, Ngis, Bebandem, dan Jasri) menuruni bukit. Ida Batara mamargi menuju simpang empat Desa Adat Bugbug, Jumat (14/10) kemarin. Prosesi upacara apakah yang menarik pada hari kedua serangkaian Usaba Gumang itu? KHUSUS pada hari kedua Usaba Gumang ini, terdapat prosesi mabiasa. Prosesi ini berlangsung dalam suasana magis. Dari belasan ribu umat Hindu yang memenuhi seluruh sudut Desa Adat Bugbug itu, banyak pangiring yang karauhan. Sejak pagi, seluruh akses jalan menuju Desa Bugbug ditutup total. Umat Hindu menyemut di setiap sudut tempat teduh. Tujuannya, agar warga bisa menyaksikan iring-iringan pralingga Ida Batara Catur Desa. Pralingga Ida Batara Desa Jasri mamargi lebih dulu, disusul pralingga Ida Batara Ngis, kemudian pralingga Ida Batara Desa Bebandem. Suasana simpang empat Desa Adat Bugbug mulai terasa magis manakala belasan warga pangiring masing-masing pralingga Ida Batara karauhan. Sambil menghunus keris, dalam kondisi tidak sadar, mereka menancapkan keris-keris itu ke
dada dengan sekuat tenaga. Semakin siang, ritual mabiasa ini kian memperlihatkan kesakralannya. Satu per satu pralingga Ida Batara Desa Bebandem dengan ribuan pangiring berusaha mendekati pralingga Ida Batara Desa Jasri saat berhadap-hadapan. Tetapi, setiap jempana yang hendak mendekati pangiring pralingga Ida Batara Desa Jasri dihalangi pralingga Ida Batara dari Desa Adat Bugbug dari arah samping. Pada saat itulah puncak prosesi mabiasa yang mempertemukan pralingga Ida Batara Desa Bebandem dengan pralingga Ida Batara dari Desa Bugbug. Kedua kelompok pangiring terlihat saling dorong, menggambarkan suka cita di antara pangiring, setelah terjadi pertemuan dua jempana tersebut. Berulang Selama Satu Jam Prosesi ini berlangsung
berulang-bulang pada beberapa jempana, selama hampir satu jam di bawah panas terik matahari. Setiap jempana yang hendak mendekati pralingga Ida Batara Desa Jasri, tak bisa menembus hadangan dari pralingga Ida Batara Desa Bugbug. Usai mabiasa, jempana yang runtuh,
langsung diarahkan menuju Pura Bale Agung Desa Adat Bugbug. Sementara ritual sakral mabiasa ini kemudian diakhiri kemunculan jempana Ida Batara Gede Gumang, di sebelah kanannya didampingi pralingga Ida Batara Ayu Ketut dari Desa Adat Ngis dan Ida Betara Gede Puseh atau
Ida Batara Gede Bandem di sebelah kirinya. Kemunculan tiga pralingga Ida Batara di tengah kerumunan pangiring ini, disambut sukacita belasan ribu warga yang memadati Desa Adat Bugbug. Tidak ada perasaan dendam di antara warga. Ini menjadi sebuah proses, memelihara hubungan
Bali Post/gik
PROSESI MABIASA - Pralingga Ida Batara Desa Adat Bebandem saat melakukan prosesi mabiasa di simpang empat Desa Adat Bugbug.
kasih sayang, welas asih, di antara warga catur desa. Klian Desa Adat Bugbug, Jero Wayan Mas Suyasa, yang ditemui usai ritual mabiasa, mengatakan prosesi mabiasa ini seharusnya memang hanya antara pralingga Ida Batara Desa Bebandem dengan Desa Jasri. Dalam legenda, Ida Batara dari Desa Adat Jasri, seharusnya marabian ke Bebandem. Tetapi, karena suatu sebab, akhirnya justru marabian ke Jasri. Sehingga seolah-olah, jika dilihat secara sekala Ida Batara dari Bebandem marah dan kecewa. Rasa kecewanya ini, dilampiaskan kepada Ida Batara Desa Adat Jasri. Tetapi, sebelum itu terjadi, upaya tersebut dihalangi Ida Batara dari Desa Adat Bugbug, sebagai Aji Ida Batara dari Ngis, Bebandem dan Jasri. “Pertemuan pralingga Ida Batara dari Desa Bugbug dengan Bebandem, terkesan hangat dan penuh sukacita. Secara niskala, ritual mabiasa ini juga dapat dimaksudkan sebagai temu kangen, di antara Ida Batara Catur Desa,” katanya. Ida Batara dari Ngis tidak ikut mabiasa. Alasannya,
tidak ada sangkut pautnya persoalan antara Ida Batara Bebandem dengan Jasri. Sedangkan, khusus Datah yang juga berkaitan erat dengan Bugbug, tidak diundang secara khusus. Hanya nuur dari luhur. Khusus Ida Batara dari Datah, baru diundang khusus saat Usaba Kaja. Dalam ritual mabiasa ini, ketika Ida Batara Gede Gumang (Bugbug) dengan putranya di Ida Batara Gede Bandem istilahnya sudah rujuk, berarti ritual mabiasa ini sudah somia. Artinya, ritual selanjutnya sudah bisa dilaksanakan. Setelah prosesi mabiasa, dilanjutkan ritual tatebahan di Pura Bale Agung. Rencananya, serangkaian Usaba Gumang ini, Ida Batara katur mantuk ke desa masing-masing Sabtu (15/10) hari ini. Antusiasme warga setiap Usaba Gumang sangat tinggi. Ini tidak terlepas dari kemahakuasaan Ida Batara Gede Gumang, yang dikenal maha pemurah bagi warga yang punya permintaan khusus dalam berbagai hal duniawi. “Ajegkan adat, tradisi, dan budaya. Kita harus tetap kokoh, dari pengaruh budaya luar. Ini merupakan jati diri kita,” tegasnya. (gik)
TABANAN
14
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Masyarakat Mulai Coba Layanan SIM dan Samsat ”Online”
Tabanan (Bali Post) –
Untuk mencegah pungli dan calo serta melancarkan sistem birokrasi, Polres Tabanan meluncurkan layanan online untuk pendaftaran SIM, Samsat dan Quick Respons, Rabu (12/10) lalu. Program berbasis teknologi ini dianggap efektif untuk mencegah terjadinya pungli yang juga rencananya diterapkan Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Tabanan. Sementara untuk layanan parkir sedang dibuat kajian mengenai sistem elektronik.
Bali Post/kmb28
PENJELASAN - Petugas pemandu memberikan penjelasan kepada pengunjung terkait alat-alat dan benda yang ada di Museum Subak Sanggulan.
Pengunjung Museum Subak Dominan Pelajar
Tabanan (Bali Post) Kunjungan ke Museum Subak sanggulan, Kediri, Tabanan, dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Menariknya pengunjung dominan dari kalangan siswa dan mahasiswa. Kebanyakan datang bukan karena ingin tahu tentang subak, tetapi terkait tugas sekolah atau kampus. Kepala UPTD Museum Subak Sanggulan, Ida Ayu Ratna Pawitrani, mengakui tingkat kunjungan terus meningkat tiap tahunnya kebanyakan mengikuti program sekolah dan bukan atas keinginannya sendiri. “Kalau ada pengunjung domestik, saya senang memandunya. Ingin tahu saja mengapa mereka ingin ke museum,’’ ujarnya belum lama ini. Untuk itu, pihaknya akan terus membenahi perwajahan museum yang mengoleksi alat-alat pertanian ini agar lebih modern. “Alat-alat kami sudah kuno. Kalau tidak ditampilkan sesuai zaman tentu saja kurang menarik,” ucapnya. Dayu Ratna juga berencana membuat informasi alat-alat subak dan menjelaskan subak dengan layar sentuh. Sebab, sampai museum berusia 35 tahun, alat/barang museum masih sangat sederhana. Selama ini setiap alat ada caption berisi nama benda
dan kegunaannya, dan setiap pengunjung mendapat fasilitas pemandu untuk menjelaskan secara detail. “Kalau ada layar sentuh fungsi pemandu bisa berkurang dan museum akan tampil lebih menarik lagi,” jelasnya. Pejabat asal Kerambitan itu memiliki keinginan untuk memberikan tampilan yang maksimal pada museum subak, sehingga jauh dari kesan jadul, kusam atau hanya sebagai lokasi/tempat menyimpan barang-barang kuno. Menjadikan Museum Subak di Sanggulan sebagai tempat yang nyaman untuk belajar tentang sistem persubakan di Bali merupakan impiannya sejak lama. Pihaknya telah mengajukan proposal anggaran ke Kemendikbud yang nantinya diarahkan untuk perbaikan candi bentar di pintu masuk. Dari data kunjungan selama lima tahun terakhir, Museum Subak Sanggulan merupakan salah satu tujuan wisata yang mulai menggeliat di Kabupaten Tabanan. Jumlah kunjungan tahun 2016 hingga September sebanyak 4.956 orang yang terdiri atas 958 wisatawan mancanegara dan 3.998 domestik. Sementara tahun 2015 tercatat 4.903 pengunjung, meningkat dibanding 2014 yang mencapai 4.627 orang. (kmb28)
Suara Tabanan Harus Berpikir Jernih Sumpah Pemuda kita perlu pembenahan, sedangkan penghayatan Pancasila mesti direvitalisasi demi persatuan dan kemajuan bangsa. Kita bukan negara agama tetapi berdasarkan Pancasila. Perlu pendidikan dan pencerahan makna bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu Indonesia. Rakyat harus jeli dan berpikir jernih agar tidak ditertawakan negara lain. Budiada, Yeh Gangga, Tabanan
Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Gede Eka Putra Astawa memaparkan, pelayanan pendaftaran online sudah mulai dicoba masyarakat. “Kami pantau ada beberapa yang mulai mencoba tetapi belum ada yang datang membawa registrasi pendaftaran secara online,’’ jelasnya, Jumat (14/10) kemarin.
Saat ini masyarakat masih melakukan pengurusan SIM dan Samsat secara manual. Kunjungan ke web Polres lebih pada ingin tahu dan mencoba. Belum ada yang benar-benar memakai karena layanan online ini belum tersosialiasi. Untuk itu pihaknya menempelkan pengumuman atau banner mengenai adanya layanan pendaftaran online
dan berencana menyebarkan stiker ke sekolah-sekolah dan layanan umum pada Senin lusa. Jika masih bingung mengenai cara mendaftar online, Astawa minta masyarakat mengunjungi account Youtube resmi Polres yang memaparkan langkah-langkahnya. Lewat layanan online masyarakat tidak perlu antre
lama hanya untuk mendaftar karena sudah bisa dilakukan di rumah. Efisiensi waktu tentu mengecilkan kesempatan terjadinya pungli dan praktik calo. Penerapan layanan berbasis teknologi juga direncanakan Dinas Perhubungan khususnya layanan parkir. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Hartawiguna menyatakan, saat ini sedang dibuat kajian mengenai penerapan sistem elektronik untuk parkir. Kajian ini nantinya bisa diterapkan apabila hasilnya bermanfaat untuk masyarakat. “Jika dari kajian nanti penerapan sistem
elektronik untuk parkir bermanfaat bagi masyarakat, tentu dipikirkan kelanjutannya ke depan,” jelas Agus. Selama ini penarikan karcis parkir dilakukan secara manual. Tarifnya sama antara parkir yang hanya satu jam dan yang seharian. Dengan sistem elektronik biaya parkir bakal disesuaikan dengan lamanya parkir. Mengenai adanya jukir yang hanya menerima pembayaran parkir tanpa memberikan karcis, Agus meminta kerja sama masyarakat. “Masyarakat yang membayar diharapkan meminta kartu karcisnya,” ujarnya. (kmb24)
Pemkab Rancang Perda Garam Beryodium Tabanan (Bali Post) – Konsumsi garam beryodium (gayo) di Bali sangat rendah. Presentase cakupan gayo termasuk kedua terendah se-Indonesia setelah Provinsi Aceh. Untuk meningkatkan konsumsi garam beryodium di masyarakat, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan merancang peraturan daerah (perda) mengenai peredaran, pen-
gawasan dan pengendalian garam beryodium. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Jumat (14/10) kemarin, mengatakan perda nanti akan mengatur peredaran garam beryodium di Tabanan. Para pedagang harus menjual garam yang mengandung yodium. Jika diketahui menjual garam tanpa yodium akan dikenakan sanksi.
Begitu juga produsen garam, harus mendapatkan izin dari bupati dan garam yang dihasilkan wajib mengandung yodium. Bagi produsen atau pembuat garam akan dikenakan sanksi jika garam yang dibuatnya tidak mengandung yodium. Ada pun sanksi yang nantinya diberikan adalah kurungan enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta. Suratmika melanjutkan,
Tabanan dulu pernah memiliki petani garam, tetapi saat ini tidak ada lagi. Meskipun begitu, masih ada masyarakat yang membuat garam menggunakan bahan baku dari luar. Produsen inilah yang dipantau nantinya selain kios, toko dan supermarket. Mengonsumsi gayo, lanjut Suratmika, sangat penting terutama pada tahap pertumbuhan bayi dan
balita serta ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Kekurangan yodium akan menyebabkan anak menjadi kerdil, tingkat kecerdasannya rendah serta yang sering dijumpai adalah penyakit gondok atau pembengkakan kalenjar tyroid. Kasus gondok masih ditemukan merata di berbagai daerah Tabanan di samping tubuh pendek akibat kekurangan yodium. (kmb24)
Warung Global
Orangtua Mesti Ajarkan Anak Berbahasa Bali
GUNG Derah dan Van Basten dari Denpasar mengapresiasi baik ide melestarikan budaya daerah melalui bahasa Bali. Mesti berkelanjutan terlebih Denpasar merupakan kota yang berwawasan budaya. Keduanya mengutarakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pegawai Wajib Berbahasa Bali’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (14/10) kemarin. Dukungan diberikan Werdha di Gianyar dan Arya di Denpasar. Menurutnya, ide ini sangat bagus, namun jangan seperti yang sudah-sudah program hanya baik di awal ibarat hangathangat tahi ayam. Gunakan bahasa Bali di mana pun, kapan pun dan siapa pun agar bahasa ibu ini tidak punah. Keduanya prihatin dengan adanya berita bahwa penyuluh bahasa Bali tidak diminati sebab dinilai tidak profitable. Kunci melestarikan bahasa Bali dimulai dari
keluarga baru kemudian masyarakat. Ayu di Petang juga setuju akan ide ini. Di Pemkab Badung, pegawai wajib menggunakan bahasa Bali setiap Jumat. Semoga dengan surat edaran ini, penggunaan bahasa Bali lebih meningkat lagi. Pada intinya Gusti di Renon mendukung bahasa Bali dipergunakan di kantor serta instansi pemerintah dan swasta. Bila perlu dalam hal apa pun memakai bahasa Bali agar tidak punah. Meskipun ada yang menilai
mempelajari bahasa Bali cukup sulit, kalau sudah dibiasakan tidaklah demikian. Wayan Gama di Singaraja menyarankan agar kalangan keluarga kecil dulu dimulai dari orangtua menggunakan bahasa Bali ketika berbicara sehari-hari dengan anakanak dan anggota keluarga lainnya. Siapa lagi yang melestarikan kalau bukan orang Bali sendiri. Bahasa menunjukkan jati diri. Jadi, menurut Fera di Tabanan dan Made Bimasena di Gianyar, berbahasa dengan baik adalah cerminan jati diri yang baik. Berbahasa merupakan sebuah kesadaran, sehingga tanpa diberikan surat edaran pun harus tetap menggunakan bahasa Bali. Jika surat edaran dilengkapi dengan sanksi, Kak Kumpi di Mengwi yakin akan dituruti. Ia mengamati
keberadaan bahasa Bali sudah mulai sedikit tergerus. Kebanyakan masyarakat Bali memakai bahasa luar bali (asing). Hal itu terjadi, versi Ketut Dawi di Badung, karena kegengsian orangtua yang tidak pernah memberikan contoh menggunakan bahasa Bali dalam pergaulan sehari-hari. Terlebih di wilayah perkotaan yang penduduknya heterogen, bahasa Bali semakin tergerus oleh globalisasi. Budi di Blahbatuh, Wayan Agus di Nusa Dua dan Suastika di Denpasar sangat setuju bahasa Bali dilestarikan. Jika pemerintah menyerukan hal ini, sebaiknya mulainya dari pemerintah. Dalam rapat atau pertemuan, pejabat wajib menggunakan bahasa Bali. Begitu pula penggunaan bahasa pada lagu-lagu Bali, harus diseleksi, jangan
dicampur dengan bahasa lainnya. Selain bahasa bali, Wilson di Canggu menyarankan agar aksara Bali juga dipelajari. Sebab, aksara Bali jarang dipahami terutama oleh anak muda Bali zaman sekarang. Nyoman Tirta di Darmasaba, Sugik di Mambal dan Made Bukit di Jimbaran berpendapat kalau bukan kita orang Bali, siapa lagi yang akan mengajegkan bahasa Bali. Jadi, tidak perlu diwajibkan melalui surat edaran, cukup dengan kesadaran masing-masing. Menurut Made Karya di Mengwi, surat edaran wali kota ini sebagai keprihatinan atas penggunaan bahasa Bali di kalangan masyarakat Bali saat ini. Langkah ini mesti dipresiasi, sebab bahasa Bali hampir jarang digunakan masyarakatnya. (sikha)
15
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Hadapi AS Roma, Napoli Persiapkan Gabbiadini
Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (15/10) malam Leganes vs Sevilla Barcelona vs Deportivo Coruna Minggu (16/10) dini hari Atletico Madrid vs Granada CF Real Betis vs Real Madrid Minggu (16/10) malam Alaves vs Malaga Athletic Club vs Real Sociedad Senin (17/10) dini hari Sporting Gijon vs Valencia Villarreal vs Celta Vigo
Milan Striker Arkadiusz Milik dipastikan absen saat Napoli menjamu AS Roma di kompetisi Seroie A Liga Italia, Sabtu (15/10) malam ini. Posisinya akan digantikan Manolo Gabbiadini saat Napoli berusaha mengamankan posisinya di papan atas klasemen.
Selasa (18/10) dini hari Eibar vs Osasuna Liga Inggris Sabtu (15/10) malam Chelsea vs Leicester City Arsenal vs Swansea City Bournemouth vs Hull City Manchester City vs Everton Stoke City vs Sunderland W.B.A vs Tottenham
Napoli menduduki posisi kedua klasemen dengan selisih 4 poin dari Juventus yang berada di puncak. Laga malam nanti menjadi ujian terbesar klub tersebut sejak Milik cedera fatal pada pertandingan internasional. Penyerang Polandia itu bahkan diprediksi absen hingga 6 bulan ke depan akibat cidera pada tulang tempurung kakinya. Dengan Roma di posisi ketiga terpaut satu poin, Napoli berusaha menghindarkan diri dari potensi hasil imbang. Hanya kemenangan yang akan menjauhkan mereka dari kejaran klub ambisius Roma. Gabbiadini amat frustrasi tak bisa masuk tim inti Napoli dan memimpin serangan. Sepeninggal Gonzalo Higuain yang pindah ke Juventus, Milik menjadi penyerang utama. Kepercayaan itu dibalas dengan menghasilkan empat gol dalam tujuh pertandingan Serie A dan tiga gol di dua pertandingan Liga Champions. Tetapi Dino Zoff, mantan kiper legendaris Napoli selama lima musim sebelum pindah ke Juventus pada 1972, kepada koran Corriere della Sera mengatakan, ‘’Jika Gabbiadini menggantikan Milik, selanjutnya Napoli akan memulai proses perburuan gelar juara.’’ ‘’Empat poin memang banyak namun tidak pula terlalu berlebih. Tunggu saja apa yang akan terjadi sepanjang Oktober ini, ini akan menentukan.’’
Minggu (16/10) dini hari Crystal Palace vs West Ham United Minggu (16/10) malam Middlesbrough vs Watford Southampton vs Burnley Selasa (18/10) dini hari Liverpool vs Manchester United Liga Italia Sabtu (15/10) malam Napoli vs AS Roma Pescara vs Sampdoria Minggu (16/10) dini hari Juventus vs Udinese Minggu (16/10) malam Fiorentina vs Atalanta Bergamo Genoa vs Empoli Inter Milan vs Cagliari Lazio vs Bologna Sassuolo vs Crotone Senin (17/10) dini hari Chievo Verona vs AC Milan Selasa (18/10) dini hari Palermo vs Torino Liga Jerman Sabtu (15/10) malam Cologne vs FC Ingolstadt Moenchengladbach vs Hamburg SV Eintracht Frankfurt vs Bayern Munich FC Augsburg vs Schalke Hoffenheim vs Freiburg Werder Bremen vs Bayer Leverkusen Minggu (16/10) malam Mainz vs SV Darmstadt VfL Wolfsburg vs RB Leipzig Liga Prancis Sabtu (15/10) malam AS Nancy-Lorraine vs Paris St Germain Minggu (16/10) dini hari Guingamp vs Lille FC Lorient vs Nantes Montpellier HSC vs Caen Bastia vs Angers SCO Minggu (16/10) malam Stade Rennes vs Bordeaux St Etienne vs Dijon FCO Senin (17/10) dini hari Marseille vs Metz
Hulkenberg Bela Renault Musim Depan
London Pembalap Formula 1 Nico Hulkenberg akan meninggalkan Force India dan membela Renault mulai 2017. Kepergian Hulkenberg akan menyisakan satu posisi lowong di tim tersebut. ‘’Selalu menjadi mimpi saya untuk bekerja bagi tim pabrikan. Peraturan-peraturan baru F1 akan mengubah permainan dan memberikan peluang bagus kepada tim kami,’’ kata pemenang Le Mans 2015 ini dalam pernyataannya, Jumat (14/10) kemarin. Force India yang disokong Mercedes menghuni peringkat keempat di klasemen, mengungguli Williams. Renault yang membeli tim Lotus, mengalami kesulitan sehingga hanya mampu menghuni peringkat kesembilan. Namun sebagai mantan juara dengan sumber-sumber daya yang kuat, Renault diperkirakan akan mampu untuk tampil jauh lebih kompetitif. Mesin mereka telah membantu Red Bull mendulang dua kemenangan pada musim ini. ‘’Musim ini adalah mengenai meletakkan dasar-dasar untuk kesuksesan di masa yang akan datang,’’ kata ketua balap Renault Sport Jerome Stoll. Hulkenberg (29) belum mampu finis di podium dalam tujuh musim yang mencakup satu musim bersama Williams dan satu musim dengan Sauber, namun ia berharap dapat memperbaiki prestasinya bersama tim baru yang memiliki sejarah yang mengesankan. ‘’Pada masanya bersama Renault, Michael Schumacher bukan hanya membuat Jerman menjadi negara F1, dia juga memicu antusiasme saya,’’ ucapnya. Kedatangan Hulkenberg di Renault berarti salah satu, atau mungkin kedua pembalap sebelumnya, Kevin Magnussen (Denmark) dan Jolyon Palmer (Inggris) akan hengkang pada musim depan. (afp/ant)
Penyerang Napoli Manolo Gabbiadini.
Aoyama Gantikan Pedrosa di GP Jepang
Tokyo Sesi latihan MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jumat (14/10) kemarin diwarnai sejumlah kecelakaan termasuk Dani Pedrosa dari tim Repsol Honda. Akibatnya pembalap Spanyol itu akan digantikan Hiroshi Aoyama pada lomba Minggu besok. Pedrosa, pemenang GP San Marino pada bulan lalu, menderita patah pada tulang selangka kanannya akibat terjatuh dengan keras saat latihan kemarin. Ia selanjutnya diterbangkan kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi. ‘’Saya tentu saja sangat sedih atas apa yang terjadi, sebab saya tidak sabar untuk membalap di Jepang di sirkuit yang merupakan kandang Honda, dan salah satu trek favorit saya,’’ kata Pedrosa yang menghuni peringkat keempat di klasemen. ‘’Kini saya hanya ingin fokus pada pemulihan agar dapat kembali ke sepeda motor saya sesegera mungkin. Saya mendoakan yang terbaik untuk Hiro, yang menggantikan saya dan akan membalap di depan para penggemar tuan rumah,’’ katanya dalam pernyataan yang dirilis Honda. Rekan setimnya Marc Marquez, yang berupaya mengamankan gelar juara MotoGP pada akhir pekan ini, hanya mampu menempati urutan keempat kemarin. Pembalap Spanyol itu tampil hati-hati meski berada di kandang sendiri. Marquez memulai rangkaian tiga balapan di Asia Pasifik selama tiga pekan yang berturut-turut di Jepang, Australia, dan Malaysia, dengan keunggulan 52 poin atas Valentino Rossi (Yamaha) dan unggul 66 angka atas Jorge Lorenzo (Yamaha0 pada klasemen. Dengan 25 angka untuk satu kemenangan, Marquez perlu memenangi balapan Minggu besok dengan kondisi Rossi finis di urutan ke-15 atau lebih rendah, dan Lorenzo tidak lebih baik dibanding peringkat empat. Kondisinya mengamankan langkahnya ke tangga juara di mana musim ini menyisakan empat seri.
Lorenzo mencatatkan waktu tercepat (1 menit, 45,151 detik) pada sesi kedua latihan kemarin, mengungguli pembalap Ducati Andrea Dovizioso (1:45,204), pembalap Suzuki Maverick Vinales (1: 45,248), dan Marquez (1:45,303). ‘’Ini merupakan sirkuit yang selalu sedikit menantang bagi kami,’’ kata Marquez. ‘’Jika Aragon adalah trek yang saya tandai untuk menyerang, Motegi merupakan salah satu yang saya tandai untuk melepaskan poin sesedikit mungkin.’’ Rossi, yang memenangi gelar terakhir dari tujuh gelar dunianya pada 2009, menjadi pembalap tercepat urutan ketujuh pada Jumat kemarin dengan catatan 1:45,532. Marquez merupakan salah satu dari sejumlah pembalap yang terjatuh dari sepeda motornya kemarin. Ia tergelincir pada tikungan 10 namun mampu untuk kembali bergabung pada sesi itu. Tetapi Pedrosa tidak beruntung akibat terjatuh dengan keras dari motornya. Pembalap Irlandia Eugene Laverty harus ditandu setelah terjatuh di Ducati-nya pada sesi kedua, namun rekan setimnya di Aspar belakangan mencuit bahwa ia mampu berjalan menuju pusat medis. (kmb39/afp/ant) Hasil Latihan II MOtoGP Jepang 1.Jorge Lorenzo 2.Andrea Dovizioso 3.Maverick Vinales 4.Marc Marquez 5.Cal Crutchlow 6.Aleix Espargaro 7.Valentino Rossi 8.Danilo Petrucci 9.Dani Pedrosa 10.Pol Espargaro
(Yamaha) (Ducati) (Suzuki Ecstar) (Honda) (LCR Honda) (Suzuki Ecstar) (Yamaha) (Octo Pramac) (Honda) (Yamaha Tech 3)
1:45,151 1:45,204 1:45,248 1:45,303 1:45,501 1:45,513 1:45,532 1:46,172 1:46,227 1:46,245
Bali Post/ap
LATIHAN - Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa menjalani sesi latihan pertama MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jumat (14/10) kemarin.
Diapit oleh duet Dries Mertens dan Jose Callejon, Gabbiadini tidak memiliki banyak waktu untuk segera beradaptasi dengan format 4-3-3. Dibandingkan dengan Milik, dia lebih tajam lewat serangan dari sisi kanan dan melepaskan tembakan dengan kaki kiri. Bahkan legenda Roma Francesco Totti menyebut Napoli sama kuatnya tanpa Milik. ‘’Saya perkirakan pertandingan akan sulit,’’ kata pemain senior Roma itu. Tim asuhan Luciano Spaletti belum sekalipun meraih kemenangan dalam tiga kali memainkan laga tandang. Laga terakhir berujung dengan kekalahan 1-3 saat berkunjung ke markas Torino. Mantan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti kepada koran Il Messaggero, menyatakan laga di kandang Napoli itu akan berlangsung seru. ‘’Napoli lebih unggul dalam penguasaan bola. Roma amat mematikan bila memainkan serangan balik,’’ jelas mantan penyerang Roma yang sukses menangani klub-klub top dunia itu. Pada laga lainnya, Juve akan diuji tamunya Udinese. Pelatih Juve Massimiliano Allegri berencana mengistirahatkan penyerang Gonzalo Higuain agar striker Argentina itu bisa bugar saat menghadapi Olympique Lyon di kompetisi Liga Champions pekan depan. (kmb39/afp)
Son dan Klopp Terbaik pada September
London Penyerang Tottenham Hotspur Son Heung Min dan Manajer Liverpool Juergen Klopp, Jumat (14/10) kemarin mendapat penghargaan sebagai yang terbaik di September dari kompetisi Liga Utama Inggris. Ini menjadi kado tersendiri bagi Son jelang timnya menghadapi tuan rumah West Broomwich Albion, Sabtu malam ini. Trofi Pemain Terbaik untuk September itu menjadi penghargaan pertamanya sejak menorehkan laju penampilan impresif di Spurs. Son mampu mengisi absennya penyerang Harry Kane yang cedera. Pemain bertubuh jangkung itu mengemas tiga gol liga pada September untuk membantu mendongkrak timnya menuju peringkat kedua di klasemen, di bawah Manchester City. ‘’Inilah mimpi saya, untuk mendapatkan penghargaan. Saya ingin mendapatkannya untuk kedua kalinya, ketiga kalinya. Ketika saya membawa pulang penghargaan, keluarga saya akan larut dalam suka cita. Mereka akan benar-benar gembira,’’ kata Son. Sementara itu, Klopp juga tak kalah gembira dengan penghargaan tersebut. ‘’Saya pergi menuju kantor. Para pelatih berkata, ‘Kita adalah manajer terbaik bulan ini!’ Saya tidak memerlukan hadiah-hadiah pribadi namun kini rasanya menyenangkan untuk memiliki salah satunya,’’ kata Klopp. ‘’Kami berada di jalan yang bagus namun ada banyak tim bagus di liga ini dan begitu banyak pertandingan sulit untuk kami, yang harus benarbenar kami persiapkan.’’ Liverpool akan menjamu tim peringkat keenam Manchester United pada Selasa dini hari dan unggul tiga angka atas pasukan Jose Mourinho yang menghuni peringkat keenam di klasemen. Permainan Fisik Pelatih Stoke City Mark Hughes meyakini reputasi timnya yang dianggap sebagai tim paling mengandalkan permainan fisik di Liga Utama Inggris telah memengaruhi keputusan wasit saat pertandingan. Menurut Mark Hughes, tindakan wasit tersebut telah merugikan Stoke, yang sama sekali belum memetik kemenangan dari tujuh laga pertama liga. ‘’Mungkin para wasit merasa harus memberikan kartu kuning lebih awal untuk menenangkan pemain kami dan memudahkan mereka memimpin pertandingan. Atau bisa saja wasit berpikir begitu saja bahwa pemain saya adalah orang yang pantas dikartu kuning. Saya terus terang tidak sepakat dengan tindakan seperti itu,’’ ujar pelatih yang juga mantan pemain Manchester United tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Hughes juga mengungkapkan kondisi terbaru bek sayap kanan Stoke City Glen Johnson yang cedera. ‘’Glen Johnson mengalami cedera paha saat latihan dan kemungkinan harus absen tiga sampai empat minggu,’’ tutur Hughes. Adapun cedera Johnson tersebut menghalanginya membela tim nasional Inggris melawan Malta dan Slovenia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018. Stoke City saat ini berada di posisi ke-19 klasemen Liga Inggris dan menjadi satu dari dua tim yang tanpa kemenangan setelah tujuh pertandingan selain Sunderland yang berada di dasar klasemen. (afp/ant)
OLAHRAGA
16
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Pebulu Tangkis Unggulan Melaju di Kejurprov
Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis unggulan (seeded) melaju ke babak selanjutnya pada hari pertama Kejurprov Bulu Tangkis di GOR Sarwa Guna, Porwaja, Wangaya Kaja, Denpasar, Jumat (14/10) kemarin. Kategori tunggal anak, unggulan pertama Wayan Agung Wijaya (Denpasar) mengalahkan Hadi Aldiansyah Suhanda (Jembrana) 21-17, dan 21-8. Unggulan kedua K Dwipa Adnyana (Buleleng) juga menundukkan Bryan Agustinus Sugiarto (Jembrana) 21-11, dan 21-8. Unggulan ketiga Kadek Guruh Sucahya (Buleleng) menang atas Kadek Riki Sastrawan (Tabanan) 21-6, 21-2. Unggulan keempat Ganesh (Denpasar) menaklukkan Jaya Pramana Kuesnaedi (Badung) 21-9, 21-9. Seeded kelima William Santosa (Denpasar) unggul atas Kadek (Gianyar) 21-2, 21-7. Unggulan ketujuh Evo Reziana (Buleleng) juga menundukkan Aris (Denpasar) 21-9, 21-1. Untuk kategori tunggal pemula, unggulan pertama Ghosan (Denpasar) juga menang atas Yudha Mahendra (Badung) 21-6, 21-4. Unggulan ketiga Gede Fajar Wedananta (Badung) mengalahkan M. Holil (Denpasar) 21-5, 21-6. Unggulan delapan Prabda (Gianyar) menang atas Komang Putra (Badung) 21-5, 21-11. Penanggung Jawab Pertandingan Made Darmiasa menyatakan Kejurprov melibatkan 306 pebulu tangkis dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Dijelaskannya, Kejurprov mempertandingkan kategori usia dini, anak-anak, pemula, remaja, dan taruna, putra dan putri, plus ganda mulai anak-anak sampai dengan taruna putra dan putri. ‘’Jadi, hanya kategori usia dini yang tidak mempertandingkan ganda,’’ ungkap Darmiasa. Menurutnya, kejurprov ini wajib dihelat tiap tahun sekali, sebagaimana amanat AD/ART. Tujuan kejurprov yang berakhir hingga Minggu (16/10) besok, untuk mengasah kepiawaian atlet dari kota dan kabupaten, agar diketahui prestasinya untuk tingkat provinsi Bali. (022)
Kejurprov Softball
Tim Putri Smapan Jumpa Smanela di Semifinal
Bali Post/022
JAGA - Kiper Perseden Denpasar Gede Bambang Arimbawa berjaga-jaga mengantisipasi bola serangan Pusaka Kapal pada laga uji coba di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (14/10) kemarin.
Bali Post/rah
Tingkatkan Sinergitas, Polda-Kodam Gelar Olahraga Bersama
Denpasar (Bali Post) Ribuan anggota Kodam IX/Udayana dan Polda Bali beserta jajaran, Jumat (14/10) kemarin berkumpul di Lapangan Bajra Sandi, Renon, Denpasar Timur, untuk olahraga bersama. Kegiatan yang dihadiri Pangdam Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko dan Kapolda Irjen Pol. Sugeng Priyanto bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan soliditas guna mewujudkan stabilitas kamtibmas di Bali. Menurut Kapolda, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menjaga soliditas antara TNI-Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas, khususnya menjaga keamanan di Bali. ‘’Kita akan melaksanakan kegiatan ini secara rutin. TNI-Polri khususnya di Polda Bali dan Kodam Udayana saat ini sangat solid. Ini perlu dijaga terus untuk kepentingan kita semua,’’ ungkapnya. Adanya beberapa gesekan TNI-Polri di luar Bali, mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini berharap tidak terjadi di Bali. Pasalnya hal tersebut terjadi karena adanya pihak tertentu yang dengan sengaja ingin mengadu domba TNI-Polri. Sesuai tema olahraga bersama tersebut, menurutnya, merupakan momentum untuk membina hubungan yang sinergis dan harmonis dalam pelaksanaan tugas. Kebersamaan TNIPolri adalah kekuatan yang tidak terkalahkan dalam menjaga kedaulatan NKRI. Olahraga bersama ini sebagai sarana untuk memupuk persaudaraan TNI-Polri yang berada di wilayah Bali. Selain senam erobik, olahraga bersama itu diisi dengan berbagai lomba seperti lomba lari bakiak, tarik tambang dan lomba berjoged berpasangan menggunakan bola. ‘’Kami juga menyiapkan acara makan bersama sehingga anggota Polri-TNI membaur,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Sudana. (kmb36)
enam bulan di sekolah kami. Namun, kami berharap Windu dan kawan-kawan bisa memenangkan pertandingan,’’ kata Sarya. Sementara hasil tim putri Bakta mengalahkan Bisma 16-4, kemudian Smapan unggul atas SMAN 2 Denpasar (Resman) 10-3, dan SMAN 1 Abiansemal (Smanab) menang atas SMAN 1 Denpasar (Smansa). Pelatih Smansa Andi mengakui Smansa juara Porjar Denpasar dan Piala Wali Kota dua kali berturutturut. Diakuinya, kekalahan ini memang pemain yang merebut juara sekarang duduk di kelas XII Smansa. ‘’Pemain kami yang juara sekarang ini fokus Ujian Nasional (UN),’’ kilah Andi. Andi mengaku bersalah, lantaran terlambat melakukan regenerasi pemain, sebab dirinya sibuk melatih tim baseball PON Bali. ‘’Ya... saya juga salah, siswi Smansa kelas II prestasinya di bawah kakak kelasnya yang duduk di bangku kelas III,’’ jelasnya. (022)
Perseden Tundukkan Pusaka Kapal
Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar yang menyiapkan diri mewakili Bali di ajang Liga Nusantara (Linus) berhasil menundukkan tamunya Putra Angkasa Kapal (Pusaka) dengan skor 4-0 pada latih-tanding di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (14/10) kemarin.
OLAHRAGA BERSAMA - Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko dan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto olahraga bersama di Lapangan Bajra Sandi, Renon, Jumat kemarin.
Denpasar (Bali Post) Tim putri SMAN 8 Denpasar (Smapan) bertemu SMAN 5 Denpasar (Smanela) pada babak semifinal Kejurprov Softball 2016 di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (15/10) ini. Semifinalis lainnya, SMAN 1 Kediri, Tabanan (Bakta) berjumpa SMAN 1 Kuta Utara (Sakura). Pelatih Bakta Arya memilih merendah saat timnya meladeni Sakura. Alasannya, timnya baru terbentuk dua bulan, dan Kejurprov ini dipakai sebagai batu loncatan sebab sasaran sesungguhnya pada Porjar Tabanan. Hasil pertandingan Jumat (14/10) kemarin, tim putra Jalak menang atas Golden Wing B 15-1, kemudian Sakura menundukkan Smanela 7-6, dan SMAN 2 Tabanan (Bisma) mengalahkan Bakta 25-9. Laga berikutnya, Bisma jumpa Smanela. Pelatih Bisma Ketut Sarya menyatakan peluang timnya fifty-fifty, tergantung kemahiran pengumpan bola (pitcher). ‘’Padahal, olahraga softball ini baru berkembang
Dalam laga yang dipimpin wasit Ali Baco, keempat gol yang bersarang ke gawang Pusaka hasil bidikan Agus Kayun Dwipayana (2 gol), kemudian masing-masing sebiji gol dari Anta Wijaya Mucin, serta Putu Esha. Asisten Pelatih AAK Bramastra menyatakan pihaknya tak mempermasalahkan timnya menang atau kalah, sebab Tim Laskar Catur Muka cukup lama
tak menjalani uji coba. ‘’Kami ingin tahu pola permainan anakanak, sebab mereka lama tak latih-tanding,’’ jelasnya. Gung Bramastra kembali mengagendakan uji coba pada Jumat (21/1) mendatang, sekaligus pembentukan tim definitif pemain yang bakal diboyong melakoni Linus babak regional. ‘’Kebetulan, kami kedatangan striker PON Jateng Andika, pekan depan,’’ ucapnya.
Mitra Devata Ungguli Birlian Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata berhasil mengalahkan lawannya Birlian FC Legian dengan skor 6-2 (4-1) pada uji coba di Lapangan Tri Cakti Legian, Jumat (14/10) kemarin. Keenam gol kemenangan Mitra Devata yang membobol gawang Legian FC dipersembahkan Sudarna, Nyoman Rafik Armawan, Pasek Alit, Edy Supriyono, Komang Mariawan, serta Purwanto. Purwanto Iman Santoso selaku koordinator mengemukakan, tim Birlian FC bermaterikan pemain U-21 dipersiapkan mengikuti Mangupura Cup. Purwanto mengakui semangat juang skuad Birlian cukup tinggi. Hanya, dalam passing maupun operan bola masih ditemukan banyak kesalahan, hingga sering diserobot pemain Mitra Devata yang notabene mantan pesepak bola profesional. ‘’Selain itu, tim Birlian dalam kerja sama juga kurang padu,’’ jelasnya. Keunggulan Mitra Devata, menurut Purwanto, mampu menguasai lapangan tengah, sehingga suplai bola dari lini belakang ke depan cukup lancar. Di samping skuad Mitra Devata cukup piawai dalam memainkan masa transisi baik saat melakukan penyerangan (ofensif) maupun ketik bertahan (defensif). Persentase ball possesion Mitra Devata masih unggul 60 : 40 persen. Mitra Devata kembali menjadwalkan latih-tanding melawan Bali All Star (BAS), di Lapangan Buduk, Sabtu (15/10) ini. (022)
Tim Pusaka diperkuat sederet pemain berkualitas seperti kiper Maruti, Gusti Komang Merta, Komang Elo Suartawan, Agus Desi, serta Rio Febrianto. Pelatih Pusaka Kadek Loco Ediana menyatakan pihaknya baru menyeleksi pemain sebagai persiapan Mangupura Cup. Di sisi lain, Manajer Tim Pusaka Made Sucipta mengakui Pusaka lama vakum, dan kini baru terbentuk guna meramaikan Mangupura Cup. ‘’Pusaka ingin bangkit lagi,’’ tutur Sucipta. Bahkan, pihaknya berniat melakukan pembinaan sepak bola menyasar usia dini. ‘’Kami ingin membentuk SSB,’’ terangnya. (022)
Bali Post/022
SIAP - Pemain softball SMAN 1 Kediri, Tabanan atau Bakta (kanan) memegang stick bersiap-siap memukul bola saat meladeni SMAN 2 Tabanan (Bisma) pada Kejurprov Softball, di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (14/10) kemarin.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Sardine Restaurant Looking for Cook,Waitress, Bartendres,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com
B.BP.141.10.16.0000513
Expression of Interest Administration Lead - Ubud Adventure Travel Company. Send Covering Letter & CV to darrenstone72@outlook.com for Position Description. Only females with competent computer and excellent English (witten & oral) shall be considered.
A.BP.001.10.16.0000742
Dibth Auditor Min D3,Kirim CV ke Email divisiaudit4@gmail.com /Jl.Tk Irawadi 18A Panjer Dps KAP Budhananda Munidewi,245644
A.BP.001.10.16.0000710
Exp Gardener.Speak&Understand English.Walk-in Interview on Monday 17Th Oct-11.00 AM-02.00 PM.Villa Plemboyan Gg Nakula No.10 Legian Kaja Kuta.
A.BP.001.10.16.0000991
!!! All Jobs Available Send CV mail@concordservices-bali.com Garment PM, Secr/PA, Sales Mgr Office Mgr, Acc Mgr, Villa Mgr Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm www.concordservices-bali.com
B.BP.004.10.16.0000506
Bella Vista Coffee Shop/Super Market urgent need,Waitress,SPG, Waiter,Cook Helper,Barista DW send cv direct to Jl.Padma utara No.2 Legian Kuta
Cr Teknisi STM List/Elect Siap Kirim Luar Kota,085100426116
Dcr Waiter/s,Chef 087786173355 Email:ucik_chayank@yahoo.com
Kary.WR Makan Sanur SMS 08562939836
Cri Sopir Pribadi ada KTP, SIM-A,Bsa Matic(Marcy,BMW, Alphad)Hafal Daerah Bali,Krm ke Jl.Buluh Indah No.99-X,Dps Email:hrd@tmstours.net atau hrd@dewatatransport.com
Dcr Waiter/ss, Barista Sacred Ground Jl.DoubleSix Legian036173 0961/info@sacredgroundbali.com
Low.Marketing Pengalaman & Programmer,utk Prshn IT Email:sales@glsolusi.com
A.BP.001.10.16.0000809
B.BP.154.10.16.0000507
Bth Cpt! Sales,Sopir,&Promosi/PO. Gaji+fasilitas Bagus. Hub: PT.ASPP/Kratingdaeng.Jl.Tunjung Kuning No.1Dps(0361-467519)
A.BP.001.10.16.0000971
A.BP.001.10.16.0000415
A.BP.808.10.16.0000936
B.BP.004.10.16.0000493
A.BP.001.10.16.0000896
B.BP.001.10.16.0000490
Bth Reception Sgr Min.1Th S2S Crossfit Jimbaran Tlp.08993112000 eunike@s2scroossfit.com
A.BP.001.10.16.0000375
Bth Sgr Sales ke Hotel2,Sopir SIM A/B,Staf Umum(Cowok)Min. Peng.1Th Fas:GP,UM,U.Lembur, Instf,Bonus,THR,BPJS,dll.yang Serius Sgr Bw Lam ke Jl.Nangka Utr Gg.Belibis No.38 (Jam Krj) Tlp:0361-422235
Dimas Fashion Mencari Penjahit Halus wanita Berpengalaman, Bisa Patrun.Gaji Terbagus 082147942963
B.BP.004.10.16.0000498
Dbthkn 1 Org Marketing P.Belitung 44 Dps Hub:081916484755
Dcr sgr Tnga Kasir , Kolektor, Dcri 2 orng sopir dan 1 orng Dicari Staff Konsultan Managependdkn SMU/SMK,Koordinator Tnaga Gudang Max 32Thn,Min SMA ment untuk Perusahaan PMA Simpan Pinjam, pnddkn S1 semua Almt:Jl.Pemogan No.114 Densel yg Berpengalaman dgn Gaji 10Jt jurusan, Pria/Wanita, umur Telp.087862061555/0361-729058 0361-4490319 & 082134356114 maks. 27th.Lam ke KKB Bali Mart, A.BP.001.10.16.0001001 A.BP.001.10.16.0000983 Dcri Pmbantu Teknisi Sdh Pernh Dicari Teknisi Komputer Gaji+ Jl .Kepundung No. 61 A Dps atau Email:kkb_jobvacancy@yahoo.com Kerja di bengkel 081237384100 Bonus,Hubungi Hp. 08123600152 G.01 A.BP.001.10.16.0001002 A.BP.001.10.16.0000411 Lowongan 1.Manager 2.Sales Dibthkan Tkg.Jarit&Serabutan Dicari Therapist(Laki-Laki) 3.Teknisi 4.HK 5.Receptionist Berpnglmn Sgr Hub:082146365552 yang bisa Bahasa Inggris, min.D3/D4 Perhotelan (1,2) A.BP.001.10.16.0000873 Tinggi Min 160,Min Tamatan SMA Dibutuhkan Tenaga Pengiriman Max 35 Tahun,punya Kendaraan Menguasai OTA(1,2) Good in English(1,2,5) min.SMK Perhotelan Min.SMA,Max.28Th,KTP/SIM Bali Sendiri,Sehat dan Pekerja (4,5) Pengalaman min.1thn di Kirim Lamaran ke V-Gen Memory Keras,Pengalaman tidak Hotel(1,2,4,5) kirim CvLengkap RTC.Rimo Lantai Basement 7-8 Diutamakan.Kirim CV ke Jl.Raya Lmrn ke:hrd@hotelratnabali.com Tlp.08561070707 (Up.Billy) Basangkasa #47 Seminyak / A.BP.001.10.16.0000960
Dicari 2Cook Helper&2 Receptionist Fasih Bhs Inggris,diutamakan Blm Menikah.CV diantar ke Artur Suites, Jl.Sri Kresna 939 Legian Kuta
A.BP.167.10.16.0000907
jarimenari@jarimenari.com Phone 0361-736591
!!!Job Resmi Aussie,Korea, Dcr Marketing Gaji min.2jt blm !!!Urgent! Butuh 10 terapis B.BP.004.10.16.0000255 Pabrik,Chef,Kebun,Pst brangkat bonus,OB.Krm Lam PT.Rumah wanita di Renon&Canggu,Gj MenaDicr Adm,SMA,D1,D2,Tng Srbutan Hub:081237893017/082247523856 Moda rik+Bonus+Lembur+THR Telp: Krm E:cahayahrd99@gmail.com A.BP.001.10.16.0000990 Tara Jl.Dewi Sri No.17 Kuta A.BP.001.10.16.0000845 9002588,081239621123 Bth Akuntan,Pengalaman,(F) Gd.StudiMaya 081999414577 A.BP.001.10.16.0000774 Dicr PRT Serius Bkrj 1Jt/Bln A.BP.001.10.16.0000157 A.BP.001.10.16.0000937 Max.27 CV:info@balikiddy.com A.BP.001.10.16.0000940 Dicari Adm Purchasing wanita Bth Sgr Spv Sales Sndl + Spt B.BP.164.10.16.0000508 **** Holycow Steak House****** Jujur Rajin Prestasi Bagus DcrMktP/W,GP+Kms+Umk3JtLam Berpengalaman bs Computer utk Dicr Steward,Server,Host, Peng 2Th Jl.P.Misol 49 Dps Urg Required FO,Waiter/ss, Gaji Naik di bulan berikutnya Bw ke Jl.T.Umar Brt 341-D Dps Garment E:hrd@buddhawear.com Pengalaman/tdk. Bawa CV lgsung 081236859629/221185 Bartender for Villa Hub.081805528603 A.BP.033.10.16.0000986 B.BP.004.10.16.0000503 Hp.085100050706 ke Kuta,di Jl.Dewi Sri & Renon @Petitenget T:4739659 A.BP.001.10.16.0000973 Dcr PRT Tinggal di Luar A.BP.001.10.16.0000927 Bth Waiter/s,Bartender,Cook, B.BP.004.10.16.0000450 Pertokoan Bajra Sandhi Dicr Sgr Marketing Alat Hub.081239887999 Dicari Cepat HRD(S1 Hukum/PsiSushi,Sales Mrktg,Krm Lam ke: Project Coordinator,Syarat: A.BP.001.10.16.0000790 B.BP.004.10.16.0000499 Kedokteran dan teknisi Elktro kologi)Peng.Min.1 Thn Dibidangnya Samasama Group Jl.By Pass Ngr Pria,S1 Interior/Arsitek, **Dcr Segera Guru SD Perempuan Dcr Pegwai Wr.Makan Lsng Kerja Kirim Lamaran Lkp ke:Jl.Gunung Email:office.permataayung@ Rai 128ND Hp08123841129/771129 3Th Pengalaman di Lapangan Tamatan S1 Mipa utk Sekolah di Tidur Dlm Hub.082144536053 Andakasa No.31 Gatsu Barat Dps B.BP.101.10.16.0000510 A.BP.001.10.16.0000963 yahoo.com Tlp.8494220/8494221 Project Interior,mampu Dalung Hub:085100861502 Cari Krywti Artshop SunsetRoad Telp.0361-431010 B.BP.166.10.16.0000517 Dcr QS Berpengalaman PT.Dika Senin s/d Jumat Mengkoordinasikan Team A.BP.001.10.16.0000944 SMS 081239995037 Admin Wnt bs Word&Exel 2Jt+BBM A.BP.001.10.16.0000995 Email dharmaintikarya@yahoo.com Internal & Subkon,English, A.BP.001.10.16.0000953 FO Kasir & General Kasir,Acct Dicari Sastra Inggris S1 Woman CV ke moniq_irawan@yahoo.com Tlp.081239693760 Technical Background, Cari Krywti Bersih2 Rumah Admin(Min 2Th),Ticketing Rsv A.BP.001.10.16.0000958 A.BP.001.10.16.0000964 Domisili Sekitar Lampu Merah Reporting,CAD,Kirim ke Sunset Road SMS 081239995037 Dcr Segera Admin Jahit&Tukang Tour & Htl,CS,OB :081999031967 BPR Hari Depan mbtuhkn Mrkting Saba Prof.IB.Mantra Gianyar arik@cempaka.biz A.BP.001.10.16.0000952 A.BP.001.10.16.0000954 Funding&Lending(AO),bagian Potong utk Garmen di Kerobokan Hp:08123633448 Bu Sri B.BP.004.10.16.0000453 Cat Vila Bth Tng Cleaning Pria Dcr:Salesman,2 org,u/Oli Shell Urgent Resto Indo di Italy, A.BP.001.10.16.0000869 Golden Monkey a Chinese Rest Pengawasan Kredit,Fslt:Gaji ***** Walk Interview ***** Hub.081239622523 Tggl dlm bujang 08786-068-5601 Peng.Dipelumas,Lk Srt Bw ke France,Spain looking for Cook & A.BP.001.10.16.0001003 Dicari Security & Engineering in Ubud Looking for:Chinese Menarik,Hub:081936284213 1.Helper&Tinter Kaca Films A.BP.001.10.16.0000976 PT Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps Waiter 082144667201 for CV A.BP.001.10.16.0000657 Dibutuhkan Segera Waitress utk Resto Kirim CV ke Jl.Ry Chef,BBQ Chinese Chef,& cutter Dcr Spv Sales Miwon Mamasuka 2.Sales Counter A.BP.001.10.16.0000599 A.BP.001.10.16.0000977 bawa lamaran langsung ke LemoUluwatu Km 9 Ruko El-Merkat Min 2 yrs Exp.Please send your Min D3/S1 Jl.Gatot Subroto I/5 Hub:Autocams Jl.Cokroaminoto Cr SPG max28th minD1 pglmn 2th DcrTherapist for Seminyak Area Urgent.Accounting SMK/D3/S1/S2 Gj UMK+Bns dll 769677/767006 081236326826/087765475769 ngras Jln.Melasti/081333339243 BasicMassage&Mani 081805554516 Email:tab_consultant@yahoo.com No.1,Pecatu,Telp:081353476337 CV to:dewisyrowatika@gmail.com No. 18C Dps T.0361-423208 A.BP.001.10.16.0000685
A.BP.001.10.16.0000447
A.BP.001.10.16.0000909
A.BP.001.10.16.0000996
B.BP.166.10.16.0000518
A.BP.001.10.16.0000948
B.BP.004.10.16.0000378
B.BP.820.10.16.0000448
A.BP.001.10.16.0000969
PRT Tinggal Dlm Lok Kuta Utara gj brsih Nego,diutmkan bs Naik motor085737143479/081999472616
B.BP.004.10.16.0000500
Reservation/Reception Staff, Excellent English,Positive Attitude.CV to bali@tropical-infusions.com
B.BP.004.10.16.0000492
Snow House Bth Karyawan/i Max. 35Thn,Min.SMU,Pnmpilan Menarik Bawa Lamaran Langsung Tg 20-21 Okt2016 Jam 10.00-14.00 Jl.Ry Ubud No.888x CP:082227339922 A.BP.001.10.16.0000824
Solar Teknisi.Pria Max 35Thn Min D3 Elektro.Diutamakan: Sertifikat Keahlian(Ahli Tng Listrik,K3 Listrik&Sjenisnya), Pnglmn Instalasi Listrik, Ex.Teknisi Instalasi di MEP/ Telekomunikasi Pengetahuan Sistem Instalasi PLTS.Bhs Inggris. Siap Tgs Sluruh Indonesia cv@containedenergy.com B.BP.004.10.16.0000501
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post CHEVROLET
DIJUAL MOTOR
MITSUBISHI
Captiva’2011 Diesel AT Abu Spr Istimewa Spt Baru 083114742888
1 Colt DFE74HDV 2011,1 Hino Dutro 130HD 2007 Hp.085102820331
DAIHATSU
NISSAN
A.BP.001.10.16.0000989
HONDA
A.BP.001.10.16.0000945
Djl Terios TX Htm Mnl Des’14 AsBali Istimewa H:085339072222
Nissan Teana’2010 hitam terawat Hub.081999111342
Jual Xenia Xi 2005 AsDK Trawat Putih Silver Hub.081239613845
SUZUKI
A.BP.001.10.16.0000988
A.BP.153.10.16.0001005
B.BP.154.10.16.0000514
A.BP.001.10.16.0000872
Splash’2014 Putih MT AsBali Asrs 3Th,134Jt Ng,085101855556
A.BP.001.10.16.0000831
Dijual Katana’91 Akhir,Putih 36Jt Ng Hub:08123984247
Jual Xenia’12 Type X Jok Kulit 125Jt Nego Hub.081353078889
B.BP.141.10.16.0000512
KIA
KIA Pregio Diesel SE 2.7L 2011 Tgn Pertama dr Kondisi Mulus Jual Cepat Hub.081547444999 A.BP.001.10.16.0000808
A.BP.001.10.16.0000998
JEEP
ISUZU
Isuzu Panther’2002 Matic, H-Grade Hub: 082145327335
A.BP.001.10.16.0000941
HONDA
CRV RM3 2WD 2.4AT Warna Hitam Mutiara Th 2013 Hub.0817342811 A.BP.001.10.16.0000980
Jazz New’13 Pth Low Km,DK Pjk/B Br Pribdi, 081239907101 Istw A.BP.001.10.16.0000966
Jazz RS Putih DK Matic Trwt Baik 081337216703 187Jt Ng
A.BP.001.10.16.0001008
TOYOTA
New Alphard G’12Hitam AsliBali Tg1,Brg Simp,085107985999 Prbd
B.BP.164.10.16.0000509
Toyota Yaris TRD’13 Akhir Mnl A/N Sdr Istmw 081805613699
A.BP.001.10.16.0001007
Yaris S’08 Silver Matic Smst Br Cat Asli 128Jt,08179755000Prbd
B.BP.141.10.16.0000511
AC
DIJUAL MOBIL
INTERIOR
DIJUAL MOBIL
Dijual Vario’2010 Hrg=8,2Jt, Jl Mertanadi No.35 H:081338159713
Jeep Mercedes 280 GE,1985 Koleksi,Pjk Hidup,AC,Winch 4WD Hub:0812-1946-1835 / 0812-9036-2988
Djl Honda Bebek Modif Clasik 1984 Hub.Bawa 081237725809 A.BP.001.10.16.0000744
DIJUAL RUMAH Rmh Baru Jl.Kebo Iwa Sltn Lt2 (2,1Mly)Tnh Stgs di A.Yani Pusat Bisnis(1,1Mly) Ruko di Gianyar Kota(1,1Mly)Pemilik 0811396569 (Bisa Tukar Tambah) A.BP.001.10.16.0000910
B.BP.031.10.16.0000491
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.10.16.0001009
“081916157168” Beli Vario,Scopy,Beat&sgl merk
Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran L132m2,LB100m2 Tlp(0361)466840 081934310335,085100919617 A.BP.001.10.16.0000582
Djl Perum Permata Hijau Hub. (0361)466840, 081934310335, 081936072348 A.BP.001.10.16.0000581
Djl Prumahan Gyr Kota Hrg.285Jt Type 36/65 Hub:082236342842
A.BP.001.10.16.0000816
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.10.16.0000962
Jual Rmh Kost Elite 8Kmr,Isi Penuh,Tukad Badung Utama Hub.081337700355/ 08124696545
A.BP.001.10.16.0000762
Jual Rmh Tnh 4Are Lt3 Jl.Goa Gong sebelah kampus Udayana Gg.Citra 1 Hub:085880707032 085338461439
A.BP.001.10.16.0000942
Rm LT 088 H 570jt Gg Culeg I Br.Seseh Singapadu 087761115907
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko Lt2 Komp.Sesetan Agung B17 & Rmh+Gudang, Jl.Ry Sesetan Gg.Lely 7.081337251456
A.BP.001.10.16.0000993
DISEWAKAN RUMAH Kont Rmh Minimalis 3KT,R.Tamu, Dapur,Carport H.08123888637 A.BP.001.10.16.0000842
Rmh+isi L.2,5A,5kmr+3T.Tidur, R.Kerja Luas,18jt/th Jl.Buluh Indah III/14 DpsH:085338864423 A.BP.001.10.16.0000965
Sewa Rmh LT1,5A 4KT Jl.Swamandala 12/12,239875/087861867938 A.BP.001.10.16.0000939
TOUR
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
A.BP.001.10.16.0000975
A.BP.001.10.16.0000994
BUC Tnh 1,25Are SHM Dpn BaliTv P.Swamandala Hp:087860798789
A.BP.001.10.16.0000884
DIJUAL GUDANG Dijual/sewa Gudang 10Are ByPas I.B Mantra Hub.081238442711
DIJUAL TANAH 7.7Are ±3KM RS.Kasih Ibu Saba Gianyar 081337561687
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121
Rmh Br Lt2 Prm Tmn Palapa XI (XIV)Jl.Palapa Dps081558687881
A.BP.153.10.16.0001006
A.BP.001.10.16.0000974
A.BP.001.09.16.0001110
Rmh 2Lt,LT163,LB200 & LT200, LB 125 Sulatri Dps,081337561687
DISEWAKAN TOKO Dkntrkn Toko Jl.Batu Bolong Dkt Segara Madu 8x4 H:085738208220
DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2Lt+Rmh 2Lt Ahmad Yani Utara Dps BU Hub.085792225555
A.BP.001.10.16.0001004
A.BP.001.10.16.0000883
A.BP.001.10.16.0000934
Tanah Dijual Bali di Daerah Negare 2,36Ha,langsung dapat Digunakan untuk Shrimp Farm Hubungi Kent.08196015552
B.BP.033.10.16.0000374
Dijual Tanah 1,08 Are 600Jt Tnh Kav Darmasaba dkt Gumuh Nego Jl.Gn.Agung,081239441846, Sari Rec. bisa ambil 1 are 085739013240 Hub.081337700355/08124696545 A.BP.001.10.16.0000968
Dijual Tanah di Sembung Mengwi 150Jt/Are Nego 081239013392
Jual Tnh 3Are Perum Pesona Udayana Goa Gong,085338461439
Djl Tnh Kav 1Are,Jln 5m-Paving SHM-Dalung 450Jt.081916444170
Tnh 105m2 SubakDalem Dps Akses Mobil SHM 350Jt 087761606106
A.BP.001.10.16.0000810
A.BP.001.10.16.0000935
Djual Tanah 3,6Are Jl.Bedahulu XVIII Hub:081246204689 A.BP.001.10.16.0000822
SERVICE
A.BP.001.10.16.0000943
A.BP.001.10.16.0000760
JEMBRANA
Tnh Kav 20 Jt/are SHM Negara bebas biaya Tlp.087862581804 A.BP.001.10.16.0000992
DISEWAKAN TANAH Tnh Kavling Jl.Sekar Tunjung X Dikont Tnh Luas 15Are Jln.Prof Hub.081337700355,08124696545 IB.Mantra Ketewel.085237374690 A.BP.001.10.16.0000676
A.BP.001.10.16.0000761
SERVICE
A.BP.001.10.16.0000967
SALON
BENGKEL LAS
RUPA-RUPA Krdt Srtfkt Prss Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn Hb:082144394889 A.BP.001.10.16.0000570
Tkng:Cat Tembok,Politur,Tekstur &Pasang Plafon Dll,08179731814 A.BP.001.10.16.0001010
JASA Terima jasa Pengurusan Ijin Usaha,Ijin Prinsip,IMB dll 081337680729 A.BP.001.10.16.0000985
RUPA-RUPA
PELUANG BISNIS
BIRO JASA
PERCETAKAN
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
SPA
BIRO JASA FURNITURE BIRO JASA
ALUMINIUM
KONTRATOR
EKONOMI
18
Bangun Kepercayaan Masyarakat Melalui UU Perpajakan Jakarta (Bali Post) Pemerintah bertujuan membangun kepercayaan masyarakat melalui sejumlah undang-undang yang berkaitan dengan perpajakan, seperti tax amnesty maupun perbaikan undang-undang yang mengatur PPh dan PPN. Presiden Joko Widodo mengatakan hal itudi Jakarta, Kamis (13/10) malam. “Yang paling penting yang ingin kita bangun sebuah kepercayaan, sebuah trust dari masyarakat, bahwa pembangunan ini akan cepat bisa kita lakukan apabila masyarakat membayar pajak dan pajaknya juga digunakan untuk pembangunan negara dan masyarakat bisa melihat,” kata Jokowi. Pemerintah pada Juli 2016 telah mengesahkan UU tentang Pengampunan Pajak Nomor 11 Tahun 2016, yang mengatur tentang peng-
hapusan pajak yang seharusnya terutang tanpa ada sanksi dengan mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur undang-undang tersebut. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan revisi sejumlah undang-undang, antara lain yang mengatur ketentuan umum perpajakan, Pajak Penghasilan serta Pajak Pertambahan Nilai untuk meningkatkan penambahan pendapatan negara. Dengan upaya tersebut,
pemerintah merencanakan agar terjadi reformasi perpajakan, sehingga masyarakat memberikan kepercayaan lebih kepada negara untuk mengelola pajak dan pembangunan negara. Kendati demikian, total jumlah rupiah yang didapat dari pajak bukan merupakan tujuan akhir pemerintah. “Jadi jangan kita selalu berargumentasi terus dengan hal-hal yang berkaitan dengan uang, dengan duit dan tujuannya tidak ke sana.
Bali Post/ant
PENCAPAIAN - Presiden Joko Widodo (kedua kiri) menjawab pencapaian dua tahun kepemimpinannya, di antaranya di bidang kemaritiman dan tax amnesty.
Ya... itu juga diperlukan, tapi tidak ke sana,” tegas Kepala Negara. P re s i d e n m e ni l a i m a suknya dana baik dari kebijakan pengampunan pajak maupun undang-undang lainnya terkait pajak akan menjadi upaya kesatuan masyarakat Indonesia menjawab tantangan ekonomi global dengan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. “Kita memberikan sebuah gambaran betapa sangat sulitnya ekonomi dunia yang berimbas juga kepada sulitnya ekonomi kita sehingga memerlukan sebuah partisipasi dari masyarakat, partisipasi dari dunia usaha untuk yang memiliki uang itu mau dibawa kembali ke dalam negeri, ke Indonesia,” ujar Presiden. Untuk menyerap dana yang masuk tersebut, pemerintah telah menyiapkan sejumlah instrumen investasi seperti portofolio, obligasi, infrastructure bond maupun saham. Sebelumnya pada Agustus 2016, Presiden mengatakan dirinya telah mengantongi nama-nama pengusaha di Indonesia yang menjadi wajib pajak dan berpotensi menjadi peserta dalam program amnesti pajak. (ant)
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Rupiah Menguat 23 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (14/10) sore bergerak menguat sebesar 23 poin. Rupiah menjadi 13.042, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.065 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat kemarin mengatakan harga minyak mentah yang stabil berada di
level 50 dolar AS per barel, masih menjadi salah satu penopang bagi mata uang komoditas seperti rupiah bergerak di area positif. “Pergerakan harga minyak mentah dunia memang bervariasi, namun masih terjaga di level psikologis,” katanya. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude naik sebesar 1,05 persen menjadi 50,97 dolar AS per barel, dan Brent Crude
bergerak menguat 0,67 persen ke posisi 52,38 dolar AS per barel, pada Jumat sore ini. Pidato Ketua The Fed Janet Yellen pada konferensi bank sentral Boston, mengatakan pelaku pasar akan mencari sinyal terkait peningkatan suku bunga AS pada akhir tahun ini. “Saat ini 70 persen dari pendapat pasar masih optimis akan adanya peningkatan suku bunga AS,” katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Industri kreatif dalam negeri dinilai potensial untuk berkontribusi menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional, demikian disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Haris Munandar. “Saat ini kontribusi industri kreatif masih relatif kecil, yakni 7 persen dari kontribusi pertumbuhan industri nasional sebesar 18-20 persen terhadap pertumbuhan ekonomi, tapi ini sangat potensial,” kata Haris, Jumat kemarin. Haris memaparkan hal tersebut saat Talkshow “Kebijakan, Strategi, Peluang dan Tantangan Industri Kreatif di Indonesia” pada pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 di Jakarta Inter-
national Expo di Kemayoran. Haris menyampaikan, potensi tersebut dapat dilihat dari berbagai peluang untuk pengembangan industri kreatif di Indonesia, diantaranya peningkatan jumlah kelas menengah Indonesia yang potensial menjadi konsumen produk kreatif. “Beberapa tahun terakhir tumbuh kelas menengah yang cukup pesat, ini menjadi peluang yang besar,” ungkap Haris. Selain itu, keberagaman sosial budaya dan sumber daya alam Tanah Air bisa menjadi inspirasi industri kreatif untuk terus berinovasi. “Ditambah dukungan pendidikan formal dan informal bidang industri kreatif yang semakin marak,” ujar Haris. Meski demikian, Haris mengatakan teknologi men-
jadi salah satu tantangan pengembangan industri kreatif nasional. Di bidang teknologi pendukung industri kreatif, Indonesia masuk dalam kategori dynamic adopter, atau hanya satu tingkat di atas negara-negara yang termarjinalkan. Hal tersebut terjadi karena Indonesia masih menjadi pengguna teknologi yang diciptakan oleh negara lain. “Kami berharap ke depan Indonesia bisa berkontribusi menciptakan teknologi sendiri,” pungkasnya. Adapun menurut Perpres 28 Tahun 2008, yang masuk industri kreatif yakni industri perangkat lunak dan konten multimedia, industri kerajinan dan barang seni, industri kreatif teknologi informasi dan komunikasi, serta industri mode. (ant)
Industri Kreatif Potensial Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
19
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
Penerimaan Uang Fadilah Punya Konsekuensi Yuridis Jakarta (Bali Post) – Anggota Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indah Oktianti menyatakan penerimaan sejumlah uang oleh mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam perkara tindak pidana korupsi atas nama Rustam Syarifuddin Pakaya mempunyai konsekuensi yuridis. ‘’Karena Siti Fadilah selaku penyelenggara negara dilarang melakukan korupsi dalam menjalankan tugas jabatannya, dalam hal ini menerima sejumlah Mandiri Traveller’s Cheque (MTC),’’ kata Indah dalam lanjutan sidang praperadilan yang diajukan Siti Fadilah Supari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (14/10) kemarin. Hal tersebut diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme dan merupakan perbuatan melanggar Pasal 12 b atau Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, sebagaimana putusan majelis hakim Pengadilan Jakarta Pusat pada 2012 dengan Nomor 42/Pid.B/TPK/2012/PN.Jkt.Pst. diketahui adanya buktibukti penerimaan MTC hasil tindak pidana korupsi kepada Siti Fadilah Supari antara lain 50 lembar MTC dengan nomor seri FA 476731-476780 senilai Rp 1,250 miliar yang telah diterima Menteri Kesehatan periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari. Kemudian 10 lembar MTC yang diterima oleh Sri Wahyuningsih dari Siti Fadilah Supari dengan Nomor EA 371131-EA 371140 masing-masing senilai Rp 10 juta dengan total nilai Rp 100 juta dan 1 lembar MTC nomor seri FA 476729 senilai Rp 25 juta diterima oleh Cardian Hendiana dan Rosdiah Endang Puji Astuti sebagai pembayaran editor penerbit buku mengenai flu burung yang ditulis oleh Siti Fadilah Supari. Siti Fadilah Supari ditetapkan sebagai tersangka terkait peristiwa pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(ant)
Sangat Subjektif Dari Hal. 1
Terkait tuntutan Pasubayan agar dewan bersikap, Wiryatama mengatakan sikap dewan sebetulnya sudah jelas bahkan sudah dikirim ke Presiden. Pihaknya langsung bersurat ke Presiden, sehari setelah pertemuan dengan Pasubayan pada 3 Oktober lalu. Kalau Pasubayan tetap tidak puas, itu merupakan hak pribadi seseorang yang sifatnya sangat subjektif. ‘’Sebagai lembaga perwakilan rakyat, kami wakil rakyat Bali sudah menampung aspirasi dan aspirasi tersebut sudah disampaikan ke Presiden. Kalau puas, tidak puas itu hak 4 juta rakyat Bali. Kalau puas semua sulit rasanya,’’ jelasnya. Wiryatama menambahkan, pihaknya juga tidak akan merekomendasikan Gubernur Bali agar mencabut rekomendasi gubernur pada 23 Desember 2013. ‘’Kami tidak masuk ke situ, saya tidak mau melihat ini itu lagi. Kami hanya ingin mengajukan kepada Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di republik ini. Gubernur setuju, tidak setuju, desa adat setuju, tidak setuju, tetapi kalau Presiden menyatakan setuju akan akhirnya setuju. Itu terletak pada keputusan Presiden,’’ tandasnya. Seperti diketahui, Pasu-
bayan kembali menggelar aksi di DPRD Bali sebagai buntut dari tidak jelasnya sikap dewan dalam pertemuan yang digelar 3 Oktober lalu. Saat itu, sikap DPRD Bali dinilai tidak jelas apakah akan bersurat kepada Presiden untuk meminta pencabutan Perpres 51 Tahun 2014 atau tidak. Pasubayan akhirnya memberikan batas waktu selama 10 hari. Dalam aksi itu, para bendesa juga kembali membacakan pernyataan sikap. Isinya antara lain, menuntut DPRD Bali segera bersikap secara kelembagaan untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa dan meminta agar Perpres 51 Tahun 2014 dibatalkan. Selanjutnya sikap DPRD Bali tersebut dikirim kepada Presiden agar Presiden segera membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014 dan mengembalikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi,’’ kata Pubanegara. Selain itu, Pasubayan juga menuntut DPRD Bali segera menerbitkan rekomendasi kepada Gubernur Bali agar Gubernur Bali bersurat kepada Presiden untuk membatalkan rencana reklamasi Teluk Benoa sekaligus meminta Presiden membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014. (kmb32)
Pecat PNS Dari Hal. 1
Pelayanan secara online itu mampu mencegah praktik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum petugas. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan kesulitan memecat pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah terbukti melakukan kesalahan berat, karena terbentur regulasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. Dalam memberikan pembekalan mengenai pemberantasan pungutan liar (pungli), Ganjar mengatakan PNS yang kedapatan menjadi calo atau menerima pungli seharusnya dipecat dengan tidak hormat. ‘’Hanya satu persoalan, kita mengajak orang untuk
berubah, tetapi regulasi tidak mendukung. Saya kesulitan mencopot PNS. Sudah jelasjelas jadi calo, masak diberhentikan dengan hormat. Gak fair. Nanti mereka akan mikir, aku dipecat dengan hormat ini, masih dapat pensiun,’’ kata Ganjar di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jakarta, Jumat (14/10) kemarin. Ganjar meminta Menteri PAN-RB untuk meninjau kembali seluruh birokrasi untuk melakukan pemecatan terhadap aparatur negara. Menurutnya, masih banyak PNS yang mau berubah dan bekerja jujur. Jika tidak, PNS yang menyesatkan tersebut akan menghambat pemerintah dalam mewujudkan revolusi mental, salah satunya pemberantasan pungutan liar. (ant)
Kerajinan Tangan Dari Hal. 1
Bali Post/ade
PENISTAAN AGAMA - Ribuan massa Front Pembela Islam (FPI) dan berbagai elemen organisasi keagamaan serta kedaerahan saat berunjuk rasa terkait dugaan penistaan agama yang mereka nilai dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Jumat (14/10) kemarin. Mereka mendesak aparat kepolisian segera melakukan pemeriksaan terhadap Ahok yang dianggap telah melakukan penistaan terhadap Alquran Surat Al Maidah ayat 51.
Jokowi akan Buka Sail Karimata
Promosi Wisata, Kokohkan NKRI Kayong Utara (Bali Post) Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meyakini program pengembangan pariwisata melalui gelaran seperti Sail Selat Karimata 2016 mampu menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, dengan gelaran seperti ini membuktikan adanya kepedulian pusat dengan daerah. ‘’Jelas sekali seluruh titik bagian tidak terpisahkan karena semua potensi daerah wisata dapat komuniksikan kepada dunia tentang ikon pariwisata. Ini dapat mengokohkan NKRI. Karena memang tidak boleh ada daerah yang tidak diperhatikan,’’ kata Hidayat Nur Wahid di sela-sela persiapan Puncak Sail Selat Karimata di Kayong Utara, Kalimantan Barat, Jumat (14/10) kemarin. Menurutnya, gelaran promosi wisata seperti Sail Karimata tentunya diikuti oleh pembangunan infrastruktur di daerah setempat. Ada perhatian dari pemerintah pusat untuk membangun daerah tersebut. ‘’Karenanya ini bagian yang bisa menguatkan NKRI. Saya berharap bisa dimaksimalkan,’’ ujarnya. Ketua DPD-RI Mohammad Saleh mengakui banyak segi dimensi yang dapat memberikan dampak positif di satu daerah melalui promosi wisata seperti kegiatan Sail Karimata. ‘’Kita berharap pariwisata setempat berkembang yang akhirnya perekonomian tumbuh. Begitu sektor ekonominya seperti kerajinan UMKM. Orang akan berdatangan dan menjadi tujuan wisatan,’’ kata Saleh. Dia mengakui percepatan dan pembangunan pariwisata di satu daerah tidak lepas dari pembangunan infrastruktur di wilayah bersangkutan. ‘’Tentunya pembangunan pariwisata tidak lepas dari infrastruktur. Kami berharap pemerintah juga membangun infrastruktur yang mendukung promosi wisata yang dilakukan seperti pembangunan fasilitas transportasi agar mudah dijangkau,’’ katanya. Gelaran Puncak Sail Karimata akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi hari ini. Acara dilaksanakan di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Ka-
limantan Barat. Sejumlah menteri Labinet Kerja juga mendampingi Presiden. Selain itu, pimpinan lembaga negara juga hadir antara lain tiga Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahd, Mahyudin, dan Oesman Sapta Odang, Ketua DPD Muhammad Saleh, sejumlah gubenur, dan wali kota/bupati, serta 3000 tamu undangan lainnya. Beragam kegiatan akan dilaksanakan pada acara puncak tersebut, antara lain demo Air Medevac (Evakuasi Medis Udara) oleh TNI-AL, sailing pass kapal layar ringan (yacht) yang berasal dari 9 negara, demo terjun bebas (free fall), Heli Bolco yang membawa banner Sail Selat Karimata 2016 serta tari kolosal yang akan dibawakan oleh 1,000 pelajar dari Kabupaten Kayong Utara. Selain kegiatan yang telah disebutkan di atas, beragam kegiatan dilakukan sebelum dan sesudah acara puncak Sail Selat Karimata di Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain pameran produk unggulan daerah pesisir, pelayaran Nusantara Jaya, seminar kemaritiman, pelayanan kesehatan, kerja bakti pembersihan lokasi acara puncak oleh sekitar seribu relawan Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS), penanaman pohon untuk pelestarian plasma nutfah, festival kuliner, kompetisi perahu naga, pembangunan sentra informasi nelayan, lomba desain tenun khas Kalimantan, pembangunan Masjid Sukadana, pembenahan akses jalan di Kabupaten Kayong Utara. Pemerintah pusat dan daerah melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut dengan tujuan untuk mempercepat pembangunan dan mempromosikan potensi daerah penyelenggara event tersebut. Pada acara puncak, Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan Masjid Agung Sukadana, melakukan penanaman pohon jeruk Pontianak dan durian Kalimantan, mengunjungi sentra informasi nelayan di Sukadana serta mengunjungi pameran potensi daerah di sekitar pantai Pulau Datok. Bupati Kayong Utara Hildi Hamid menyatakan rasa optimisnya terhadap keberhasilan kegiatan Sail untuk membantu daerahnya. ‘’Saya yakin kegiatan ini akan memberikan efek
positif pada sektor pariwisata karena ada puluhan yachter dari mancanegara sudah datang ke tempat kami dan akan mengikuti rangkaian sail ini,’’ ujarnya. Untuk mengamankan kegiatan tersebut, Pangdam Tanjung Pura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Musyafak serta Danlanud Supadio Marsekal Pertama Tatang telah memberangkatkan 3.308 pasukan gabungan TNI dan Polri dari Kodam Tanjungpura, Senin (10/10). Selain personel, pasukan gabungan TNI dan Polri tersebut juga dilengkapi dengan truk besar dan kecil, Baracuda, kendaraan tempur, satu unit Jihandak, kendaraan logistik, truk tangki air, motor trail dan kendaraan penerangan. (kmb4)
Ada kekhususan dan daya tarik yang membuat wilayah yang didiami sekitar 125 KK itu layak dipromosikan. Selain pertanian, objek wisata air terjun, juga perkampungan yang menjual beragam kerajinan tangan. OSO mengakui kehadiran warga Bali ke Kayong Utara membawa perubahan positif. Ada nilai-nilai budaya, teknik pengelolaan pertanian seperti subak dan nilai-nilai toleransi. Meski diakui gerakan sadar wisata belum diterapkan, tetapi dia meyakini wisatawan tidak akan kecewa mengunjungi Kayong Utara. ‘’Sadar wisata memang belum diberikan. Tetapi warga di sini sangat menghormati tamu. Ada sifat-sifat orang Bali. Jadi kalau ada fasilitas wisata, akan mendorong pertumbuhan perekonomian,’’ ujarnya. Suasana budaya dan adat istiadat Bali sangat terasa di desa itu. Ada pura, bale banjar dan tempat upacara di masing-masing rumah. Ada tiga pura warga Bali di desa itu. Pura Gri Amertha Buana terbesar di daerah itu. Meski jauh dari tanah asal, warga Sedahan Jaya masih memegang teguh ajaran agama dan adat Bali. Saat upacara Nyepi, misalnya. Tradisi di Bali juga dilaksanakan di tempat itu. Mereka melakukan ritual Nyepi di dalam rumah tanpa ada satu pun umat yang berbeda agama maupun penduduk asli yang mengganggu. Etnis Bali di Sedahan Jaya hidup rukun di tanah Kayong. Mereka hidup berdampingan dengan beberapa etnis lainnya, di antaranya Dayak, Melayu, dan Tionghoa. ‘’Mereka teguh mempertahankan budayanya. Oleh karena itu, saya bantu. Saya tampilkan kepada publik,’’ kata Bupati Kayong Utara Hildi Hamid. Bahkan, untuk men-
jaga kemurnian ajaran, budaya dan adat istiadat termasuk kesenian Bali, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengundang pelatih tari dari Bali secara langsung untuk mengajar anak-anak Bali mempelajari kesenian dari tanah leluhurny a . B eg it u jug a peralatan gamelan yang mendapat bantuan dari Oesman Sapta. Tak heran jika warga Sedahan Jaya dikenal sebagai daerah penari Bali di kabupaten hasil pemekaran dari Kabuptaen Ketapang sebagai kabupaten induk. Oesman Sapta menaruh harapan besar agar Kayong Utara semakin maju dan berkembang. Banyak potensi di tanah Kayong Utara berupa keindahan laut dan hasil laut serta pariwisatanya. Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mengakui kerukunan warga kampung Bali dengan penduduk setempat sangat harmonis. Keberhasilan orang-orang Bali membangun kehidupannya tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Warga kampung Bali di Sedahan bisa hidup berdampingan dengan masyarakat lokal. ‘’Itu kekayaan kami. Hidup berdampingan, rukun, dan damai dalam membangun Kayong Utara, termasuk membangun sektor periwisata,’’ kata Hildi. Soal latar belakang kehadiran suku Bali di Kayong Utara, Hildi menjelaskan bahwa dari cerita sejarahnya, warga kampung Bali berasal dari orang-orang Bali yang mengungsi karena adanya letusan Gunung Agung. Sebagian warga Bali mengungsi ke Pulau Kalimantan. Salah satunya ke Kayong Utara. Selain terkenal dengan kebudayaan dan adat istiadat Bali, Sedahan Jaya juga dikenal sebagai sentra peternakan sapi dan perkebunan durian. (kmb4)
Bhima Banyak Bantai Ksatria Kuru Gunakan Tangan
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Enam Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PANGERAN Duryodhana kemudian dengan cepat mengirim seorang sais kereta agar bisa mengendalikan keretanya Guru Drona. Setelah tali kekang kudakuda itu telah diambil sais kereta baru itu, Guru Drona sekali lagi menyerang musuh-musuhnya dengan dashyat. Sedangkan penguasa Kalinga, yang didukung pasukan-pasukan Kalinga, menyerbu melawan Bhimasena. Mereka menyerang Vrikodara, karena dipenuhi kegeraman atas pembantaian ayahandanya oleh ayah Gatotkhaca itu. Setelah menyerang Bhima dengan lima batang panah, dia sekali lagi menyerang menggunakan tujuh panah tajam. Serangan juga diarahkan kepada Visoka, sais keretanya Bhima, dengan tiga batang panah, dan tiang bendera yang belakangan dengan satu panah. Atas serangan-serangan itu, Vrikodara dipenuhi kegeraman. Bhima dengan cepat melompat dari keretanya sendiri menaiki kereta musuhnya. Putra kedua Pandu itu membantai lawannya hanya dengan kepalan-kepalan
tangannya pahlawan–pahlawan dari keluarga Kalinga itu. Tulangtulang pangeran-pangeran itu bukan saja dipatahkan pada pertempuran oleh Bhima yang perkasa dengan hanya pukulan kepalan-kepalan tangannya. Ksatria Kalinga itu dibantai sehingga mereka terjatuh ke bumi terpisah badanya dengan tubuh-tubuh lainnya. Karna dan saudara dari pangeran yang terbantai itu serta yang lain tidak dapat membiarkan perbuatan sadis dari Bhima itu. Semua dari mereka mulai mengeroyok Bhimasena dengan melepaskan panah-panah tajam. Panah itu menyerupai ular-ular berbisa dan sangat mematikan. Setelah meninggalkan kereta musuhnya itu kemudian Bhima meneruskan menuju kereta Dhruva. Dengan cepat Vrikodara menyerbu, juga menggunakan sebuah pukulan kepalan tangan pangeran yang telah menyerangnya terus-menerus itu. Demikian dipukul putra kekdua Pandu yang perkasa itu, Dhruva terjatuh. Setelah membantainya, oh raja, Bhimasena yang didukung kekuatan besar itu meneruskan
menuju kereta Jayarata. Bhima mulai meraung berulang-ulang seperti seekor singa sedang lapar. Sambil menyeret Jayarata, dengan lengan kirinya juga meraung. Bhima membantai prajurit itu dengan sebuah tamparan dari telapak tangannya. Pembantaian itu benar-benar dalam penglihatan Karna. Kemudian Karna melemparkan kepada putra Pandu itu sebuah panah yang dihiasi emas. Pangeran Pandava itu, bagaimanapun, sambil tersenyum beberapa saat dengan enteng menangkap menggunakan tangannya panah tersebut. Vrikodara yang tak terkalahkan dalam pertempuran itu, lalu melemparkan benar-benar panah itu ke punggungnya Karna. Kemudian Sakuni, dengan sebuah panah yang telah minum banyak darah, memotong panah itu ketika melintas menuju Karna. Setelah mencapai prestasi-prestasi perkasa itu, dalam pertempuran, Bhima yang keberaniannya menakjubkan itu kembali ke keretanya sendiri dan menyerbu menghadapi serangan pasukan-pasukan paduka.
Bhima terus maju sambil membantai pasukan-pasukan paduka, seperti sang Penghancur itu sendiri dalam kemarahan. Oh baginda, ksatria-ksatria Kuru itu berusaha menahan kemarahan pahlawan Bhima yang berlengan perkasa itu. Sungguh, prajurit-prajurit kereta perkasa itu menutupinya dengan sebuah hujan anak-anak panah sangat lebat. Vrikodara sambil tersenyum beberapa saat, mengirim dalam pertempuran itu panah-
panahnya, sais kereta, kudakuda dari Durmada ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Namun, Durmada atas serangan itu dengan cepat menaiki kereta Dushkarna. Kemudian penghangus musuh-musuh dua bersaudara itu mengendarai kereta yang sama. Keduanya menyerbu melawan Bhima di depan barisan Kuru. Tampak seperti pengawas airair, matahari menyerbu melawan Taraka, yang utama dari para Daitya itu. (bersambung)
Sloka 10.15 Svayam evatmanatmanam vettha tvam purushottama bhuta-bhavana bhutesu deva-deva jagat-pate Sebenar-benarnya hanya dikau sendiri yang mengetahui diri-Mu sendiri melalui diri-Mu sendiri, oh manusia nan agung, sumber dari semua yang ada. Tuhan, dari semua makhluk, Tuhan dari segala dewa, penguasa dunia ini.
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Pon, 15 Oktober 2016
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Sosialisasi Bright Gas 5,5 Kilogram di Puspem Badung
MENDUKUNG program pemerintah supaya subsidi elpiji tepat sasaran, Pertamina bekerja sama dengan PT Yasa Nusantara Gemilang dan PT Indo Bali Gas Group melakukan sosialisasi bright gas 5,5 kilogram di Puspem Badung, Jumat (14/10) kemarin. Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. bersama seluruh pegawai yang bertugas di Puspem. Saat itu diperkenalkan jika bright gas 5,5 kilogram lebih aman, nyaman dan terjangkau. Pada kesempatan itu, hadir Operation Area Manager Domestic Gas Pertamina Jatim dan Bali Nusra Nyoman Surmarjaya, Dirut PT Yasa Nusantara Gemilang Nabil Al Jubaidi dan PT Indo Bali Gas Group Dewi Supriyani, S.H. Menurut Ketut Suiasa, sebagai abdi negara, semua PNS yang bertugas di Kabupaten Badung wajib mendukung program pemerintah tersebut. Apalagi program tersebut bisa mengurangi beban dana subsidi. Dengan demikian, bisa
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
mempercepat pembangunan di Indonesia. ‘’Elpiji 3 kilogram bersubsidi untuk masyarakat kurang mampu. Sedangkan para PNS berpenghasilan cukup sehingga jangan menggunakan elpiji subsidi. Kami berharap beralih ke tabung elpiji nonsubsidi,’’ tegasnya. Sementara itu, Nyoman Sumarjaya menyatakan Pertamina akan terus mempermudah konsumen terutama mendapatkan elpiji nonsubsidi tersebut. Di samping tersedia di 16 agen dan 46 SPBU di seluruh Bali, bright gas 5,5 kilogram dan bright 12 kilogram tersedia di 221 Indomaret di Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan. ‘’Pembelian bisa langsung melalui outletoutlet yang sudah ada. Pertamina juga hadir dengan keunggulan dan pelayanan pesan antar ke rumah konsumen, silakan hubungi nomor kontak 1500000. Kami juga punya program promo tukar tabung elpiji 3 kilogram dengan tabung bright gas 5,5 kilogram,’’ ujarnya. (kmb36/k100)
Bright Gas - Operation Area Manager Domestic Gas Pertamina Jatim dan Bali Nusra Nyoman Surmarjaya menyerahkan tabung bright gas 5,5 kilogram kepada Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa.
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Bali Bike Festival 2016
Dimeriahkan Touring Denpasar-Singaraja, Kawasaki Unjuk Motor Premium
Bali Post/ist
TOURING - Peserta touring berpakaian “’’gentlemen ride’’ saat mengikuti touring Bali Bike Festival 2016. BALI Bike Festival 2016 dipusatkan di Krisna Water Sport Lovina, Buleleng, Sabtu (8/10) lalu. Acara yang disponsori Kawasaki lewat PT Duta Intika yang merupakan main dealer Kawasaki Bali ini dihadiri kurang lebih seribu bikers, baik Bali maupun luar Bali. Sebelum berkumpul di Lovina, mereka melakukan touring bersama dari Denpasar menuju Singaraja. Touring bikers Kawasaki menuju Lovina mengambil start di dua lokasi berbeda. Pemilik Kawasaki Esterella start dari Outlet Duta Intika Marloboro, sedangkan Ninja di Outlet Duta Intika Jl. Dewi Sri. ‘’Kami sengaja tampilkan motor untuk sport, sport touring, adventure, cruiser hingga yang klasik,’’ kata CEO PT Duta Intika, Jurgen Limbunan. Puluhan biker dengan motor ‘’retro’’ Kawasaki Estrella 250cc bertolak dari Duta Intika Jalan Teuku Umar Barat. Pengguna Estrella yang rata-rata pria paruh baya ini cukup unik. Bukan hanya motornya yang retro, namun mereka berpakaian gentleman rider dengan menggunakan jas, celana kain, bahkan ada yang mengenakan dasi kupu-kupu. Selain dari Denpasar dan Badung, biker Kawasaki dari Gianyar, Tabanan serta Buleleng pun meramaikan event yang memasuki tahun ketiga tersebut. Dengan kawalan voorijder PJR Polda Bali, rom-
bongan memulai perjalanan menuju Singaraja. Walaupun hujan, rombongan tetap semangat hingga sampai tujuan. ‘’Kebetulan kami sebagai sponsor utama, jadi kami kerahkan bikers untuk meramaikan acara,’’ ungkap Sales Manager PT Duta Intika Kawasaki Joko Prihadian. Hal ini pun diiyakan GM Duta Intika Kawasaki Calvin Gozali. Ia mengatakan para bikers dari berbagai klub motor tersebut akan memeriahkan Bali Bike Fest III 2016.
‘’Kita melakukan touring dari sini menuju Krisna Watersport Lovina untuk memeriahkan event tahunan Bali Bike Fest,’’ jelasnya. Dalam kegiatan itu, sejumlah motor premium Kawasaki pun dipajang. Salah satu yang mendapatkan banyak perhatian adalah Kawasaki Ninja H2. ‘’Kawasaki Ninja H2 merupakan produk premium dari Kawasaki yang bermesin 1.000 cc. Selain itu, beberapa motor baru juga kami showing seperti New Ninja Fi, Kawasaki W800 Authentic Classic, Versys 1000 dan lainnya,’’ tutur Calvin. Di antara ‘’armada’’ premium yang dihadirkan terlihat ZX-10R, ZX-14R, Z-1000, W-800 klasik, Versys 1000, hingga H2 yang dikenal sebagai supercharged supersport. Acara tahunan ini merupakan gawe biker yang tergabung dalam klub Night Angel yang merayakan ulang tahunnya. Dalam acara yang digelar dua hari tersebut, dimeriahkan pula dengan penampilan Gugun & The Blues Sheter, Crazy Horse, Jony Agung & 2T Band, Blues and Rock Activities dan DJ Performance. (bns)
Bali Post/ist
BALI BIKE FESTIVAL 2016 - CEO PT Duta Intika Jurgen Limbunan (tengah) saat menghadiri Bali Bike Festival 2016 yang dipusatkan di Lovina.
PKPA - Panitia dan tenaga pengajar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) berfoto bersama, Jumat (14/10) kemarin.
DPC Peradi Denpasar Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat
GUNA meningkatkan pendidikan profesi advokat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Denpasar bekerja sama dengan Fakultas Hukum Unud menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diikuti 35 peserta. Kegiatan pendidikan yang akan berlangsung selama 26 kali pertemuan (dari 14 Oktober hingga 18 November 2016) ini akan dididik oleh tenaga pengajar dari akademisi Fakultas Hukum Unud dan praktisi hukum para advokat senior dari Peradi serta dilaksanakan setiap akhir pekan. Ketua DPC Peradi Denpasar I Wayan Purwita, S.H., M.H. mengatakan, tujuan dari pendidikan ini adalah meningkatkan keahlian dan mempersiapkan tahapan calon-calon advokat untuk menjadi advokat yang profesional dan bermanfaat. Tidak hanya kemampuan dalam pendidikan advokat, calon-calon advokat ini diharapkan mengikuti kursus bahasa Inggris hukum yang sudah dijalankan oleh Peradi Denpasar, sehingga calon-calon advokat tidak hanya siap dalam materi advokat itu sendiri, tetapi juga dari segi bahasa kaitannya dalam menghadapi persaingan MEA. Dekan Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum. mengapresiasi positif kegiatan PKPA yang dilaksanakan di Fakultas Hukum Unud. Dikatakan, persoalan hukum menjadi tantangan mendasar ke depannya dalam persoalan
kerangka penegakan humum. Oleh karena itu, pihaknya berharap kegiatan PKPA bisa dilaksanakan dengan sebaikbaiknya, sehingga bisa melahirkan advokat-advokat yang mampu bersaing dalam menghadapi MEA. ‘’Di samping meningkatkan kompetensi advokat itu sendiri, calon-calon advokat juga harus mampu berkompetensi dalam MEA dan dalam rangka menegakkan hukum dengan tetap berpegang teguh pada dharma hukum, yaitu keadilan dan kebenaran,’’ tandas Arya Utama. Wakil Dekan I Fakultas Hukum Unud Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. menambahkan, materi yang diberikan pada PKPA ini berkaitan dengan hukum formal dan juga tidak terlepas dari materi hukum material. Selain itu, katanya, sebagai calon advokat yang profesional tidak terlepas juga dari kode etik. Sebab, di Indonesia masih banyak antara hakim, jaksa, polisi dan advokat yang tidak kuat dengan kode etik profesinya, sehingga bisa menjerumuskan mereka. Oleh karena itu, kegiatan PKPA ini dipandang sangat penting dalam membentuk kode etik profesi advokat yang lebih banyak porsinya dibandingkan hukum acara yang lainnya. ‘’Kode etik yang ditekankan pada kegiatan PKPA ini adalah aspek moralitas sehingga calon-calon advokat mengerti kode etiknya sebagai advokat yang profesional,’’ ujarnya. (win/k100)