Skip to main content

Edisi 14 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 343 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Penolakan terhadap Kebinekaan

Jangan Ditutup-tutupi, Harus Diselesaikan Indonesia faktanya memang berbeda-beda. Kondisi geografis dengan puluhan ribu pulau menyebabkan ada bermacam budaya dan adat istiadat serta beragam agama. Kenyataan itu tidak bisa dihindari namun harus dirawat sebagai kekuatan bangsa.

KETUA MPR-RI Zulkfili Hasan mengatakan, ribut-ribut soal suku, agama dan ras seharusnya tidak perlu ada lagi. Karena perdebatannya sudah selesai sejak 72 tahun lalu yaitu ketika bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Kemudian para pendiri bangsa berdebat merumus-

kan Pancasila sebagai ideologi dan pedoman hidup bernegara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan hidup bangsa Indonesia, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, dan NKRI disepakati sebagai bentuk negara. Bahkan ketika itu, putra dari Bali I Gusti Putu Pudja telah berhasil meyakinkan bahwa perlunya merevisi sila pertama Pancasila karena menggunakan rumusan ‘’Ketuhanan Yang Maha Esa dengan keharusan menjalankan syariat Islam bagi pengikut-pengikutnya’’ yang mengadopsi Piagam Jakarta. Hal. 19 Syariat Islam

Jajak Pendapat Yakinkah Anda, investor yang menawarkan solusi penanganan sampah di Bali bisa membantu Bali mengatasi sampah? 61,67% Tidak Yakin

Bali Post/ant

1.000 METER - Bendera Merah Putih dipasang di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (13/8) kemarin. Bendera sepanjang sekitar 1.000 meter yang dipasang warga menyambut HUT ke-72 RI.

Jokowi akan Terbitkan Perpres Ganti Permen ’’Full Day School’’ Jember (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo menyatakan segera menerbitkan peraturan presiden (perpres) tentang penguatan pendidikan karakter untuk menggantikan Peraturan Kementerian (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan tentang kebijakan sekolah lima hari atau full day school. ‘’Perpres sudah kami godok dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, nanti kalau selesai akan diumumkan,’’ kata Jokowi usai memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP Negeri 7 Kabupaten Jember, Minggu (13/8) kemarin.

32,35% Yakin 5,98% Tidak Tahu responden : 683 grafis: tomik cahya

Ia menegaskan, tidak ada keharusan sekolah menerapkan kebijakan lima hari sekolah, sehingga sekolah yang sudah melaksanakan kebijakan enam hari sekolah tetap bisa dilanjutkan. ‘’Perlu saya tegaskan berkali-kali, sekolah ti-

dak wajib mempraktikkan sekolah lima hari, namun apabila sudah ada sekolah yang menerapkan full day school bisa dilanjutkan asalkan tidak ada keberatan dari semua pihak,’’ tegas Presiden. Sementara itu, Menteri Pendi-

Bali Berpotensi Darurat Sampah PERDEBATAN dan wacana soal penanganan sampah di Bali telah bergulir begitu lama. Bahkan, hingga tahun ini tercatat ada 60 lebih investor yang sempat menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Bali termasuk kabupten/kota dalam penanganan sampah. Namun, realisasi atas penanganan sampah hingga kini tak menujukkan hasil yang efektif. Sampah justru terus menggunung di TPA Suwung. Bahkan ada kekhawatiran, tumpukan sampah ini bisa menjadi ancaman serius bagi Bali. Bali darurat sampah diyakini sangat mungkin terjadi. Bahkan jika gas metana sampai terbakar dan aroma busuk terus mengotori udara, sanitasi lingkungan Bali pun dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi kehidupan dan bisnis di Bali. Menyikapi fakta ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan efektivitas penanganan sampah di Bali melibatkan investor. Jajak yang dilakukan di seluruh Bali, dimaksudkan untuk mencari solusi mengatasi sampah. Berdasarkan tabulasi terhadap jawaban responden, hanya sebagian kecil responden yang yakin, bahwa kehadiran investor dalam penanganan sampah akan membantu Bali mengatasi masalah sampah. Hanya 32,35 persen responden yang merasa yakin bahwa sampah di Bali bisa ditangani jika investor melakukan investasi dalam bidang ini. Mereka menilai investasi pengelolaan sampah memerlukan modal besar di tengah rendahnya kesadaran masyarakat Bali mengelola sampah. Hal. 19 Problem Sampah

dikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengatakan, perpres ini mengatur kebijakan sekolah lima hari sebagai pilihan, bukan kewajiban. Hal. 19 Merupakan Pilihan

Muhadjir Effendi

Bali Post/ist

Jelang Operasi Besar Seru, MotoGP Austria

Dovizioso Salip Marquez di Tikungan Terakhir

BALAPAN di MotoGP Austria, Minggu (13/8) kemarin berlangsung seru. Pembalap Ducati Andrea Dovizioso akhirnya menjadi yang tercepat. Sebelum finis, kejar-mengejar terjadi di lap terakhir antara pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Dovizioso. Dovizioso akhirnya berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga akhir balapan. Dovizioso sukses mencatatkan waktu 39 menit 43,323 detik. Marquez yang ada di posisi kedua terpaut 0,176 detik dari Dovizioso. Ia yang memulai lomba dari tempat kedua berhasil menyelesaikan 28 putaran dengan catatan waktu tercepat. Pembalap asal Italia itu sukses meraih kemenangan dramatis setelah berhasil menyalip Marc Marquez (Repsol Honda) di tikungan terakhir pada lap pamungkas balapan. Marquez harus puas menyelesaikan lomba di urutan kedua dengan selisih waktu 0,176 detik. Rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, melengkapi komposisi podium dengan menempati peringkat ketiga. (ant)

Novel Diperiksa Senin Ini, Didampingi Ketua KPK Jakarta (Bali Post) – Novel Baswedan, Senin (14/8) ini akan diperiksa polisi sebagai saksi korban. Ketua KPK Agus Rahardjo akan mendampingi Novel yang diperiksa di KBRI Singapura. ‘’Rencananya Ketua KPK akan ikut mendampingi,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Minggu (13/8) kemarin. Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat subuh di masjid dekat rumahnya. Mata Novel pun rusak sehingga harus dirawat di Singapore National Eye Centre (SNEC) sejak

12 April 2017. Novel diperiksa Senin karena Kamis, 17 Agustus, dia akan menjalani operasi besar pada mata kirinya. ‘’Dari pekan lalu intensif pengecekan dokter untuk persiapan operasi sehingga hari Senin (14/8) dinilai paling tepat karena setelah operasi tidak memungkinkan lagi mengingat harus ada pemulihan lama, begitu menurut dokter,’’ kata abang Novel, Taufik Baswedan. Menurut Febri, apa pun yang terjadi pasca-operasi, Novel sudah ikhlas. Hal. 19 Penegak Hukum

Novel Baswedan

Bali Post/ist

Bali Post/ist

Buleleng Jalin Kerja Sama dengan BATAN

Kembangkan Pertanian Berbasis Teknologi Nuklir

MOU - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana usai menandatangani MoU dengan BATAN.

SEKTOR pertanian menjadi fokus kebijakan Pemkab Buleleng di bawah kepemimpinan Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. periode 2017-2022. Berbagai upaya dilakukan untuk membangkitkan dan mengatasi permasalahan di sektor pertanian di Bali Utara. Salah satunya membangun kerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Kerja sama ini kini direalisasikan dengan penandatanganan

Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama itu ditandatangani dalam acara Business Comittment Meeting and Gala Dinner serangkaian simposium internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha, Jumat (11/8) lalu. Kepala BATAN Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan, sebelum menan-

datangani MoU dua bulan lalu, Bupati Putu Agus Suradnyana mengunjungi kantornya dan berdiskusi untuk membahas meningkatkan komoditas pertanian, terutama buah lokal asli Buleleng. Bagaimana membasmi hama pada buah-buahan. Dalam diskusi itu, pihaknya menawarkan teknologi iradiator. Iradiator gamma merupakan suatu alat pada teknologi nuklir yang sudah lazim digunakan di berbagai negara

dan tergolong aman. Indonesia saat ini sudah membangun teknologi tersebut di Serpong, Tangerang. Selain itu, agar produksi buah tahan lama memakai teknologi radiasi. ‘’Teknologi tersebut bisa digunakan dan bisa dimanfaatkan. Bisa jadi teknologi tersebut bisa dibangun di Buleleng. Teknologinya bagus, misalnya untuk ekspor buah ataupun domestik,’’ jelasnya. Hal. 19 Tanaman Padi


denpasar

2

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

figur

Bali Post/asa

Tanpa Penangguhan Penahanan

PIHAK TNI memberikan atensi serius atas kasus meninggalnya salah satu prajuritnya, Prada Yanuar Setiawan. Bahkan petugas di Bidang Hukum Kodam Udayana melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja kejaksaan, termasuk dalam hal penentuan proses hukum lanjutan atau banding maupun menerima putusan hakim pascaputusan dengan empat terdakwa yang masih tergolong anak di bawah umur. Pascaputusan atau vonis kasus empat terdakwa itu, kasus tewasnya Prada Yanuar bukanlah selesai. Namun, pihak kejaksaan kembali menerima pelimpahan tahap II, yakni penerimaan berkas dan tersangka atas nama Fajar dan Revo. Status keduanya sudah dewasa. Kasipidum Kejari Denpasar I Ketut Maha Agung membenarkan sudah ada pelimpahan dan tersangka ditahan di Lapas Kerobokan. Pria asal Buleleng itu mengatakan, pihaknya tidak ada melakukan penangguhan penahanan terhadap dua tersangka itu. “Tidak ada penangguhan penahanan dalam perkara ini,” jelas pria yang pernah menjabat di Gianyar dan Jakarta. Sebagai langkah lanjutan, pria kalem ini menegaskan pihaknya segera melimpahkan berkas dua tersangka itu ke pengadilan. (asa)

Bawa Narkoba, ”Guide” Asal Cina Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim gabungan BNNP Bali dan Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali menangkap turis asing karena membawa narkoba. Jumat (11/8) lalu, petugas menangkap Wang Tiecheng (33) guide asal Cina saat tiba di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung dengan barang bukti satu paket sabu-sabu (SS). Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan hal itu, Minggu (13/8) kemarin Suastawa menambahkan, pihaknya sebelumnya juga menangkap turis Amerika. Ini membuktikan bahwa bandara masih dimanfaatkan oleh sindikat narkoba. “Untungnya pengamanan semakin ketat dan anggota kami khusus ada yang ditugaskan di sana,” katanya. Kerja sama antara BNNP Bali dan Bea Cukai, kata Suastawa memang makin diintensifkan. Apalagi berbagai upaya dilakukan mafia narkoba untuk menyelundupkan barang terlarang itu ke Bali. Terkait pengungkapan kasus itu, mantan Karo Rena Polda Bali ini menegaskan, seperti biasa pengawasan dan pemantauan terhadap penumpang yang mendarat di Terminal Internasional maupun Terminal Domestik dilakukan tim gabungan ini. Pada Jumat (11/8) pukul 00.00 Wita, mendarat pesawat Citilink QG 8839 rute Ningbo Cina - Denpasar. Seperti biasa, barang bawaan penumpang diperiksa menggunakan mesin X-ray dan petugas mencurigai benda di dalam tas punggung milik tersangka. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu plastik klip berisi SS. Petugas lalu menimbang barang bukti itu dan beratnya 0,40 gram netto. “Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor BNNP Bali untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, barang bukti itu mau dipakai sendiri,” ujar Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Ketut Arta. Suastawa mengatakan, kasus tersebut masih didalami karena tidak menutup kemungkinan tersangka terlibat sindikat narkotika lintas negara. Kasus ini tetap diproses sesuai prosedur dan BNNP akan berkoordinasi dengan Konsul Cina yang ada di Indonesia. (kmb36)

Bali Post/wan

LAHAN PERTANIAN - Laju alih fungsi lahan pertanian menjadi ruang terbangun di Kota Denpasar cukup besar. Akibatnya, keberadaan Ruang Terbuka Hijau Kota (RTHK) makin berkurang. Melihat kondisi ini, Fraksi PDI-P DPRD Denpasar mendorong Pemkot Denpasar melakukan terobosan, salah satunya membeli lahan untuk RTHK.

Pertahankan Jalur Hijau

Pemkot Didorong Beli Lahan RTHK

Denpasar (Bali Post) -

Keperluan ruang terbangun di Denpasar semakin besar. Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya urbanisasi ke kota ini. Dampaknya, alih fungsi lahan pertanian menjadi ruang terbangun di kota ini cukup besar. Bahkan tidak sedikit alih fungsi ini juga terjadi di kawasan jalur hijau. Akibatnya, keberadaan Ruang Terbuka Hijau Kota (RTHK) makin berkurang. Melihat kondisi ini, Fraksi PDI-P DPRD Denpasar mendorong Pemkot Denpasar untuk melakukan terobosan. Salah satunya membeli lahan untuk RTHK. Hal ini telah dilakukan Pemkot Bandung melalui belanja modal secara rutin. “Kami mendorong pemerintah melakukan inovasi untuk mengatasi berkurangnya RTHK akibat alih fungsi lahan,” ujar Ir. I Ketut Budha saat membacakan

pandangan akhir Fraksi PDI-P dalam sidang paripurna DPRD Denpasar, belum lama ini. Fraksi ini juga mendukung upaya Pemkot Denpasar melakukan penataan ruang publik agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Pasalnya, saat ini ruang publik bisa dimanfaatkan masyarakat untuk tempat rekreasi maupun olahraga. Di sisi lain, pantauan selama ini terlihat banyak kasus pelang-

garan di kawasan terbuka hijau. Seperti yang terjadi di sejumlah titik jalur hijau, salah satunya di Jalan Hangtuah, Sanur, Denpasar. Kawasan terbuka hijau tersebut kini makin menyempit karena terdesak bangunan. Ketua Fraksi Hanura DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana, S.H. mengakui jika kawasan tersebut masih berstatus ruang terbuka hijau dengan KDB 0 persen. Oleh sebab itu, idealnya di kawasan itu tidak boleh berdiri bangunan. Tapi kenyataannya kini sudah banyak berdiri bangunan di kawasan tersebut. Berkenaan dengan kondisi tersebut, pihaknya mendesak Pemkot Denpasar segera melakukan langkah antisipasi. Sementara itu, RTHK di Denpasar semakin terdesak oleh

perkembangan permukiman. Terlebih adanya pembukaan land consolidation (LC) di areal sawah produktif, menambah panjang daftar penyusutan RTHK. Bahkan pada 2013 ini diperkirakan sekitar 100 hektar lahan sawah akan berubah menjadi LC. Kondisi ini juga secara otomatis akan mengubah fungsi RTHK menjadi kawasan permukiman, seperti yang terjadi di Subak Margaya yang dalam RTRW telah berubah menjadi kawasan terbangun. Sementara itu, dalam Perda RTRW No. 27 Tahun 2011 tentang RTRW Denpasar tecantum Ruang Terbuka Hijau (RTH) dikembangkan seluas kurang lebih 4.700 hektar atau 36 persen dari luas wilayah kota, terdiri atas RTH publik dan RTH privat. RTH Publik

dikembangkan seluas kurang lebih 2.480 hektar atau 20 persen dari luas wilayah kota berupa taman-taman kota, taman rekreasi kota, lapangan olah raga, jalur hijau jalan, sempadan pantai, sempadan sungai, Tahura Ngurah Rai, hutan kota, setra, makam, estuary dam serta areal persawahan ekowisata. RTH privat dikembangkan seluas kurang lebih 2.220 hektar atau 16 persen dari luas wilayah berupa areal persawahan, kebun campuran serta taman pekarangan rumah dan perkantoran. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Putrawan Jadikan Dangri Kangin Berprestasi

DESA Dangin Puri Kangin (Dangri Kangin) sejak dipimpin Kepala Desa IGN Putrawan mengalami kemajuan pesat berkat tata kelola desa yang baik. Sejumlah penghargaan diterima oleh Desa Dangri Kangin. Belum lama ini, Desa Dangri Kangin meraih predikat juara II di Bali dalam lomba desa terpadu tata kelola pemerintahan seBali. Saat itu piala diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo. Selain itu, Putrawan juga sukses mengantarkan Desa Dangri

Kangin sebagai desa terbaik perintis penggiat antinarkoba di Bali dan meraih juara II lomba desa 2017. Putrawan juga sukses membangkitkan perekonomian warga desa lewat programprogram yang didanai dana desa. Selain itu, kepala desa energik ini selalu menjadi bagian warga sekolah di lingkungannya. “Setiap ada acara di sekolah, saya selalu dilibatkan. Itulah pentingnya komunikasi dan koordinasi, karena semua permasalahan desa harus diketahui perangkat desa,” kata Putrawan, Minggu (13/8) kemarin.

Selain meningkatkan potensi desa, Putrawan juga sukses menggerakkan warganya lewat Porseni desa, pekan kesenian desa dan mengkomunikasikan warganya yang rumahnya dekat dengan sekolah negeri untuk jalur zonasi. Kuncinya, kata dia semua kegiatan desa melibatkan warga. (sue) Bali Post/ist

BERSAMA – Kepala Desa Dangin Puri Kangin IGN Putrawan bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Dewan Apresiasi Penataan Bantaran Sungai

Bali Post/ist

DITAHAN - Tersangka Wang Tiecheng asal Cina ditahan di BNNP Bali setelah ditangkap di Bandara Ngura Rai, Tuban, Badung.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PENGEMBANGAN PAUD BERNUANSA HINDU DIMANTAPKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Penataan sejumlah bantaran sungai di Denpasar yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Tahun ini program penataan bantaran sungai terus berlanjut. Hal ini untuk meminimalisasi pembuangan sampah ke sungai dan membuat aliran sungai berjalan dengan baik. Dikonfirmasi Minggu (13/8) kemarin, anggota Komisi IV DPRD Denpasar Wayan Suadi Putra mengapresiasi langkah PUPR dalam menata alur sungai tersebut. Bahkan kini sudah digarap Detail Enggenering Desain (DED) long storage di alur Tukad Ngenjung. Long storage tersebut akan sejajar dengan Tukad Loloan di Sanur Kauh dan hilir Tukad Rangda di Sesetan. Politisi asal Sidakarya ini mengatakan, pembuatan long storage tersebut akan memberikan banyak manfaat dalam upaya menanggulangi ancaman banjir di kawasan bantaran sungai. “Bukan

hanya itu, saat terjadi rob, long storage juga bisa menjadi tempat penampungan air laut yang pasang,” kata Suadi Putra. Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU dan Penataan Ruang Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T. mengatakan, pada 2016 lalu bantaran sungai yang telah ditata meliputi Tukad Loloan, Tukad Tagtag dan Tukad Badung (di bawah Jembatan Jalan Gajah Mada). Sedangkan penataan lainnya juga dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Perumahan (kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-red). Bantaran yang ditata oleh DTRP, yakni bantaran Tukad Bindu. Sementara untuk bantaran Tukad Punggawa ditata oleh Desa Sidakarya. Menurut Putra Sanjaya, tahun ini sudah ada agenda untuk melanjutkan penataan sejumlah bantaran sungai dengan penggunaan dana pusat. Bantaran sungai yang akan ditata kembali, yakni melanjutkan penataan di Tukad Badung, Tukad Tagtag (di

bawah Yout Park) dan Tukad Badung bagian hilir (kawasan Taman Pancing). Selain itu, bantaran Tukad Mati juga akan menjadi agenda penataan tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan bantaran sungai yang lebih bersih dan indah. Bantaran sungai yang telah ditata, yakni Tukad Bindu di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, bantaran Tukad Badung yang dimulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan Tukad Tagtag di sebelah timur SMPN 10 Denpasar. Menurut Kepala DPUPR Kota Denpasar Ir. I Ketut Winarta, tahap awal penataan ini masing-masing digarap sepanjang 80 meter di sebelah kanan dan kiri alur sungai. Selain pemasangan paving dipadu dengan hiasan batu sikat, di kawasan tersebut juga dilengkapi lampu taman. “Penataan berupa pemasangan paving dan batu sikat di sisi bantaran ini untuk menghilangkan kesan sungai yang kumuh, angker dan jorok menjadi sesuatu yang menarik, indah dan bersih,” ujar Winarta. (kmb12)

Bali Post/wan

PENATAAN SUNGAI - Sejumlah pekerja melakukan penataan bantaran sungai di sebelah timur Taman Kota Lumintang, Denpasar.


BADUNG

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

3

Pengembangan PAUD Bernuansa Hindu Dimantapkan Mangupura (Bali Post) -

Kebijakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernuansa Hindu terus dimantapkan. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, saat ini terdapat 12 PAUD bernuansa Hindu yang tersebar di Gumi Keris.

Bali Post/kmb23

PENGASAPAN - Seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di salah satu perumahan di kawasan Jimbaran, Minggu (13/8) kemarin. Kegiatan fogging ini dilakukan untuk menekan perkembangan nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan penyakit demam berdarah.

Bupati Giri Prasta Dukung ”Nyekah” Massal Desa Adat Tiyingan BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian Upacara Nyekah massal di Desa Adat Tiyingan, Desa Plaga, Kecamatan Petang, Sabtu (12/8) lalu. Turut hadir anggota DPR-RI I Wayan Koster, Alit Kusuma Kalakan, Camat Petang I.B. Nata Manuaba beserta Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Plaga Gusti Lanang Umbara, Perbekel Belok Sidan I Wayan Rumawan, kelian dinas dan adat se-Desa Plaga serta tokoh masyarakat, bertempat di Balai Banjar Tiyingan. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi karena masyarakat Desa Adat Tiyingan telah melaksanakan rangkaian upacara Nyekah massal. “Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakat,” katanya. Menurut Bupati Giri

Prasta, pihaknya bahkan berharap masyarakat tidak ada lagi mengeluarkan urunan dalam kegiatan adat, yadnya bahkan untuk pembangunan. Ia memaklumi kebanyakan waktu masyarakat habis di adat serta dana masyarakat kebanyakan habis untuk melakukan yadnya. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat. Lebih lanjut, Giri Prasta menyampaikan keinginannya agar segala kegiatan adat dan agama di Badung masyarakat tidak sampai mengeluarkan urunan. Hanya saja pihaknya berharap agar dalam kegiatan adat dan agama masyarakat selalu kompak, bersatu, salunglung sabayantaka. Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan upakara sebesar Rp 440 juta dan Perbekel Plaga Gusti Lanang Umbara sebasar Rp 60 juta.

katan suara di Kabupaten Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung mengatakan, pendeklarasian dukungan ini sah-sah saja, karena itu adalah keputusan masyarakat di Dalung. “Kami sangat menghargai sikap politik masyarakat Dalung. Kami sebagai pemerintah akan siap memfasilitasi kegiatan di Desa Dalung, mengingat Dalung merupakan contoh masyarakat yang memiliki pluralisme yang tinggi. Di sana semua elemen agama ada dan masyarakatnya hidup rukun,” ujarnya. Parwata menambahkan, jika seperti itu kemauan masyarakat, pihaknya juga siap mendukung apa kebutuhan masyarakat untuk membantu memfasilitasi sarana dan prasarana di Dalung dan Dalung Permai. “Mulai dari pembinaan sumber daya manusia, seni, adat dan budayanya,” terang alumni Doktor Universitas Udayana ini. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Nyoman Giri Prasta mewakili Wayan Koster, berterima kasih atas dukungan yang diberikan untuk Ketua DPD PDI

pan budaya Hindu tetap eksis. Salah satu caranya dengan memasukkan pelajaran bernuansa Hindu dalam kurikulum TK di Kabupaten Badung,” tegasnya. Tidak tanggung-tanggung, Disdikpora Badung menganggarkan dana hibah Rp 2,5 miliar lebih untuk 12 PAUD tersebut di tahun 2017. “Ini tidak terlepas dari program Bapak Bupati, terutama dalam bidang pendidikan, agama, seni dan budaya,” ujarnya. Widia Astika mengatakan, tahun 2016 lalu baru ada enam PAUD bernuansa Hindu di Badung. Sedangkan pada tahun 2017 ini ada tambahan enam PAUD lagi, sehingga total menjadi 12 PAUD. Keduabelas PAUD tersebut meliputi TK Hindu Darma Sastra, TK Prawidia Dharma Kumara, TK Budhi Kumara, TK Pradnyandari III, TK Karang Kemanisan

dan TK Tri Eka Dharma Loka. Selanjutnya, ada TK Kumara Ngurah Rai I, PAUD Werdi Kumara I, TK Widya Kumara I, TK Dharma Kumara I Tibubeneng, TK Dharma Putra Kedonganan dan PAUD Widya Kumara Desa Adat Kutuh. Meskipun bernuansa agama, kata Widia Astika PAUD tersebut masih bernaung di bawah Disdikpora Badung. “Masih dalam naungan Disdikpora, bukan Kementerian Agama. Hanya saja kurikulumnya agak sedikit berbeda dengan PAUD lainnya, yakni berisi pembentukkan karakter agama Hindu serta nilai-nilai seni dan budaya,” ungkapnya. Widia Astika menegaskan, lulusan PAUD tersebut dapat melanjutkan ke sekolah umum atau nantinya ke sekolah pasraman yang rencananya akan dibentuk. (kmb27)

2017, 82 Ribu HPR Ditargetkan Divaksinasi

Pemkab Tambah 10 Ribu Vaksin Rabies

MENGHADIRI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian upacara Nyekah massal di Desa Adat Tiyingan, Desa Plaga, Kecamatan Petang, Sabtu (12/8) lalu. Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Wintra melaporkan, jumlah sawa sebanyak 33 diri, di antaranya perempuan 17 diri dan laki-laki 16 diri serta yang Nglungah 25 diri. Ada pun dana untuk melakukan

upakara yadnya ini bersumber dari urunan pemilik sawa yang masing-masing sebesar Rp 14,5 juta dan yang mengikuti Nglungah sebesar Rp 500.000, sehingga terkumpul dana sebesar Rp 491 juta. (ad940)

Masyarakat Dalung dan Dalung Permai Deklarasi Kebulatan Tekad Dukung KBS Gubernur 2018 RIBUAN masyarakat Dalung dan Dalung Permai di Desa Dalung, Sabtu (12/8) menggelar deklarasi untuk mendukung Wayan Koster (sering disebut Koster Bali Satu -- kbs) maju dalam Pemilihan Gubernur tahun 2018, serta siap untuk memenangkan bakal calon dari PDI Perjuangan tersebut. Tidak hanya itu, masyarakat Dalung juga mendeklarasikan dukungan kepada I Bagus Sucipta untuk maju menjadi legislatif di tingkat DPRD Bali dan Putu Parwata menjadi anggota DPRD Badung untuk yang kedua kalinya. Hadir dalam deklarasi tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan I Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata serta sejumlah tokoh masyarakat Dalung dan Dalung Permai. Suara di Desa Dalung dan kawasan Perumahan Dalung Permai cukup strategis, mengingat wilayah ini jumlah penduduknya cukup banyak dan sangat kental pluralismenya. Dengan deklarasi ini, suara KBS jika mendapat rekomendasi dari partai akan dapat menambah pening-

Kepala Disdikpora Badung Widia Astika mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kebijakan yang merupakan program prioritas di bidang pendidikan, agama, adat, seni dan budaya tersebut. “Keduabelas TK ini akan terus kami evaluasi dan dimantapkan, sehingga ke depannya dapat bertambah lagi jumlah TK yang bernuansa Hindu di Kabupaten Badung,” ujar Widia Astika, Minggu (13/8) kemarin. Menurut Widia Astika, pengembangan sekolah bernuansa Hindu ini bertujuan untuk membangkitkan budaya Hindu di Badung. Terlebih dewasa ini terus masuk budaya-budaya asing yang belum tentu lebih baik dari budaya yang telah diwariskan leluhur. “Untuk itu, perlu kiranya dilaksanakan pembelajaran budaya Hindu lebih dini lagi, sehingga ke de-

DEKLARASI - Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Putu Parwata saat menghadiri deklarasi dukungan masyarakat Dalung dan Dalung Permai untuk Wayan Koster maju dalam Pilgub Bali 2018, Sabtu (12/8) lalu. Perjuangan Bali. “Aspirasi masyarakat ini akan kami sampaikan ke ketua kami. Kami juga berpesan agar masyarakat Dalung ikut berperan dalam pembangunan di Kabupaten Badung. Selain saya sebagai pangayah di partai, saya juga pangayah untuk masyarakat Badung. Jadi

kami berharap masyarakat Dalung ikut bersama-sama kami membangun Badung lebih baik lagi. Kami juga siap memfasilitasi apa kebutuhan masyarakat untuk mencapai visi-misi pemerintah yang salah satunya adalah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” terangnya. (ad942)

Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan Badung melakukan pengadaan vaksin rabies sebanyak 10.000 ampul. Penambahan ini untuk memenuhi target vaksinasi hewan penular rabies (HPR) sebanyak 82 ribu hewan pada 2017. Sebelumnya, program vaksinasi massal rabies menggunakan sharing dana baik dari APBN, Pemprov Bali, maupun dari Pemkab Badung sendiri. Dana yang telah dipersiapkan berjumlah Rp 1 miliar lebih. Anggaran ini diperuntukkan

untuk pengadaan vaksin dan operasional petugas di lapangan. Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, saat ini pihaknya baru memvaksinasi sebanyak 72.280 lebih hewan yang tergolong HPR yang terdiri dari anjing liar mencapai 43.017 ekor dan anjing rumahan sebanyak 25.911 ekor. Sedangkan untuk kucing 3.317 ekor dan monyet sebanyak 35 ekor. “Tahun ini kami sedang melakukan pengadaan vaksin sebanyak 10.000 dengan anggaran sekitar Rp 400 Juta. Anggaran sudah termasuk bi-

aya untuk operasional selama proses vaksinasi,” ujar Asrama, belum lama ini. Setelah pengadaan vaksin tersebut, kata Asrama vaksinasi akan dilanjutkan ke Kecamatan Mengwi dengan 12 desa. Upaya ini juga termasuk salah satu upaya untuk mendata hewan peliharaan rumahan dan hewan yang masih liar. “Sesuai target, Pemkab Badung akan melakukan vaksinasi sebanyak 82 ekor hewan. Namun yang menjadi kendala di lapangan adalah menangkap anjing liar. Karena mereka tidak berkalung, jadi agak susah menangkapnya,” jelasnya.(kmb27)

Mangupura (Bali Post) Pemberlakuan kebijakan bebas visa bagi warga negara asing (WNA) yang masuk ke wilayah Indonesia, tentu saja akan mempermudah wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia. Namun di balik kemudahan itu, justru mempersulit pihak imigrasi untuk melakukan pengawasan terhadap WNA yang masuk ke Indonesia. Meski telah dilakukan berbagai pola pengawasan, namun pihak imigrasi tetap mengalami kesulitan. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Ari Budijanto mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Ari Budijanto, di Bali yang menjadi tempat tujuan utama wisatawan mancanegara (wisman) sudah terbentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Meskipun Timpora terbentuk sampai ke tingkat kabupaten/ kota, ia mengakui pengawasan tersebut masih mengalami kesulitan. Tantangan tersebut perlu dihadapi dengan cara mengintensifkan

koordinasi dengan stakeholder yang berkaitan dengan kegiatan WNA. “Kebijakan pemerintah yang memberikan bebas visa kunjungan, maka konsekuensi logisnya adalah semakin berkurangnya filter terhadap WNA yang masuk ke Indonesia dan Bali khususnya,” katanya. Dalam rangka pencegahan dan penindakan terhadap WNA yang melakukan kegiatan melanggar hukum, kata Ari Budijanto, pihaknya mengaku bekerja sama dengan Polda Bali. Bahkan sepanjang 2017 ini, pihak imigrasi dan Polda Bali telah melakukan penindakan terhadap WNA yang terlibat narkoba, terorisme dan sejumlah pelanggaran lainnya. Dengan semakin beragamnya orang yang masuk ke Indonesia, khususnya Bali, tentu selain dampak positif juga akan membawa dampak negatif. Bahkan banyak WNA yang tinggal berbaur di lingkungan masyarakat. Sehingga segala kegiatan yang dilakukan, banyak yang tidak

terendus oleh pihak imigrasi maupu masyarakat setempat. “Banyak wisatawan yang sengaja tinggal berbaur di lingkungan masyarakat, sehingga kita sulit mendeteksi keberadaannya,” kata Ari Budijanto. (kmb23)

Kebijakan Bebas Visa Persulit Pengawasan WNA


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Penutupan Porsenides Sibangkaja

Bupati dan Wabup Badung Lepasliarkan Jalak Bali

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan I Bagus Alit Sucipta menghadiri acara peringatan HUT ke-72 RI sekaligus penutupan Porsenides Sibangkaja dan pelepasliaran burung jalak serta penyerahan bak sampah CSR Pertamina DPPU Ngurah Rai di Lapangan Ngurah Rai, Desa Sibangkaja, Minggu (13/8) kemarin. Acara ini juga diikuti anggota DPRD Badung yaitu Nyoman Oka Widianta, Putu Alit Yandinata, Ponda Wirawan, Nyoman Wiradana, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya serta masyarakat Desa Sibangkaja. Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa sangat mengapresiasi kegiatan Porsenides Sibangkaja. Menurutnya, Porsenides mampu memperekat rasa persatuan dan kesatuan antarmasyarakat Sibangkaja serta dapat melahirkan atlet dan seniman potensial. ‘’Potensi olahraga harus dipetakan. Banjar mana yang mempunyai potensi olahraga seperti sepak bola dan voli, sehingga ke depan dapat dibina dan dikembangkan,’’ kata Giri

LEPAS JALAK - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, anggota Komisi X DPR-RI I Wayan Koster, Cok Ace dan I Bagus Alit Sucipta menghadiri acara peringatan HUT RI sekaligus penutupan Porsenides Sibangkaja, pelepasliaran burung jalak dan penyerahan bak sampah CSR Pertamina DPPU Ngurah Rai di Lapangan Ngurah Rai, Desa Sibangkaja. Prasta. Bidang seni juga akan didukung oleh Pemkab Badung, seperti kebutuhan akan gong, alat musik dan lainnya guna mendukung kegiatan banjar dan sekaa teruna. Berkaitan CSR Pertamina, Bupati pun sangat mengapresiasi. Ke depan para pemberi CSR akan dikumpulkan serta diberikan tugas menjaga dan membina sampai tatanan sumber daya manusia. Perbekel Sibangkaja Ni Nyoman Rai Sudani mengatakan, suksesnya Porsenides Sibangka-

ja tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Sibangkaja, perangkat desa dan perangkat adat. Melalui Porsenides ini telah muncul potensi-potensi olahraga terutama di cabang voli putri. ‘’Kami telah memiliki tim voli putri sebagai kebanggaan kami,’’ ujarnya. Pada Porseni ke depan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan terutama di bidang seni. ‘’Kami yakin dengan dukungan masyarakat, tahun depan Porsenides akan lebih meriah,’’ tambahnya. (ad939)

Setelah 15 Tahun Menyandang STMIK Stikom Bali

Bulan Depan Jadi Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali

MEMASUKI usia 15 tahun pada 10 Agustus 2017, Stikom Bali bakal mendapat kado istimewa dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Bulan depan (September), Stikom Bali akan naik kelas dari sekolah tinggi menjadi institut. ‘’Kami mendapat kepastian September keluar izinnya. Nanti namanya menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali,’’ kata Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti --yayasan yang menaungi Stikom Bali -- di sela-sela Dies Natalis XV Stikom Bali di Sanur, Kamis (10/8) malam. Menurut Prof. Bandem, dengan menjadi Institut Teknologi dan Bisnis, nantinya Stikom Bali tidak hanya menerima mahasiswa bidang IT tetapi juga mahasiswa ekonomi dan bisnis. ‘’Khusus bidang IT rata-rata kami menerima 1.300 mahasiswa baru. Setelah menjadi institut diharapakan jumlah mahasiswanya lebih banyak karena ada fakultas ekonomi dan bisnis,’’ terangnya. Sejak berdiri 10 Agustus 2002, Stikom Bali telah mendapat kepercayaan dari masyarakat Bali dan nasional, bahkan dunia internasional. Ini karena Stikom Bali selalu menjadi terdepan dalam menghasilkan karya-karya yang bermanfaat untuk kemajuan masyarakat serta para mahasiswa dan dosen selalu menunjukkan prestasi di tingkat nasional. ‘’Salah satu prestasi spektakuler adalah Stikom Bali menjadi mitra strategis Dr. Edward Herbs dari The Research Foundation of the City University of New York (CUNY) dan The Andrew A. Mellon Foundation untuk Bali 1928. Ini adalah proyek pembuatan

HUT Ke-59 Provinsi Bali

UU tentang Provinsi Bali Harus Diperbarui

SEMAKIN maju suatu daerah, semakin banyak pula tantangan yang dihadapi. Seperti itulah Provinsi Bali yang merayakan HUT ke-59 pada 14 Agustus 2017 ini. Di usia yang semakin matang, Bali telah menorehkan banyak kemajuan, tetapi undang-undang yang mengatur Provinsi Bali yakni UU Nomor 64 Tahun 1958, disebut sudah kedaluwarsa dan harus segera diperbarui. ‘’Kita ketahui, undang-undang provinsi itu jadi satu dengan NTB dan NTT. Itu produk lama sekali, sedangkan umur kita sudah 59 tahun. Di mata pemerintah pusat, kita akhirnya tidak punya potensi apa-apa,’’ ujar Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. dikonfirmasi, Minggu (13/8) kemarin. Wiryatama menambahkan, UU tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT itu memang harus segera direvisi. Pihaknya berencana melakukan pembahasan pada sidang paripurna DPRD Bali berikutnya, termasuk mengenai revisi UU 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. ‘’Ke depan UU ini harus kita perbarui juga sehingga pemerintah pusat bisa memberikan dana perimbangan yang sesuai. Kalau sekarang, berapa pun besarnya devisa dari pariwisata tidak berarti. Nah, mudah-mudahan dengan makin tua umur, kita juga makin eksis,’’ jelas politisi PDI-P ini. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi Bali masih masalah keamanan dan terorisme. Pulau Dewata juga harus waspada dengan ancaman lain seperti narkoba. ‘’Semakin banyak orang datang, macam-macam tingkah polahnya.

Adi Wiryatama

Sugawa Korry

Narkoba itu sudah masuk ke jaringan, ke mana-mana kita harus antisipasi bersama,’’ ungkap Adi Wiryatama. Wakil Ketua DPRD Bali Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., Ak., M.M. mengatakan, Bali saat ini berada pada posisi terbaik secara nasional dari berbagai indikator pembangunan. Di antaranya kemiskinan (nomor dua terendah nasional), pengangguran, indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi. ‘’Bali juga mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Ini berkat implementasi visi Bali Mandara yang direncanakan, diimplementasikan, dikoordinasikan dan dievaluasi dengan baik oleh eksekutif dan legislatif,’’ jelas politisi Golkar ini. Di sisi lain, lanjut Sugawa Korry, masih ada hal yang harus ditangani ke depan, menyangkut kesenjangan dan ketimpangan antardaerah. Sebab, ada kabupaten yang kaya raya, namun ada pula kabupaten yang sangat terbatas kemampuan anggarannya. Kesenjangan dan ketimpangan ini disebabkan oleh tidak meratanya hasil dari kue

I Kadek Diana

pariwisata melalui Pajak Hotel dan Restoran (PHR). ‘’Ke depan, UU No. 28 Tahun 2009 harus direvisi. Begitu juga UU No. 33 Tahun 2004 harus memasukkan pariwisata sebagai sumber dana bagi hasil untuk dana perimbangan bagi Bali sebagai daerah pariwisata,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Kadek Diana, S.H. menyatakan Bali yang kini dipimpin Gubernur Made Mangku Pastika sudah cukup mengarah pada kesejahteraan masyarakat. Ini bisa dilihat dari tingkat kemiskinan yang relatif kecil, inflasi terkendali dan pendapatan asli daerah (PAD) cukup bagus. ‘’Cuma memang dua tahun terakhir agak stagnan, bahkan cenderung menurun sedikit, karena PAD kita sangat berkaitan dengan ekonomi dikaitkan dengan pajak-pajak yang dipungut seperti PKB, PBBKB dan BBNKB,’’ tandasnya. Menurut Diana, masih ada hal yang perlu dikembangkan ke depan, utamanya berkaitan dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (ad926)

Unwar Jaring 2.626 Mahasiswa Baru Terapkan Standar Mutu yang Kompetitif

POTONG TUMPENG - Manajemen Stikom Bali menyaksikan Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., memotong tumpeng HUT XV Stikom Bali. ulang film Bali kuno bertajuk ‘Restoration, Dissemination and Repatriation of the Earliest Music Recording And Films in Bali’,’’ papar Bandem. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menambahkan, proses perubahan dari sekolah tinggi menjadi institut sudah diajukan dua tahun lalu dan telah dua kali dilakukan revisi, sehingga tinggal menunggu keluar izinnya. ‘’Kami sudah usulkan ke Dirjen Dikti dan telah tahap revisi kedua. Berbagai persyaratan sudah dipenuhi, hanya tinggal menunggu waktu. Bila tak ada halangan diharapkan September sudah keluar. Pak Prof. Made Bandem sudah menjajaki hal itu ke pusat untuk mempercepat prosesnya,’’ bebernya. Dikatakannya, perubahan menjadi institut sangat penting terutama dalam konteks menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri. Sebab, perguruan tinggi di luar negeri tidak mengenal istilah sekolah tinggi. Setelah menjadi institut, pihaknya akan meningkatkan

akreditasi Stikom Bali dari B saat ini menjadi A. ‘’Sebelumnya kami yang memimpin dengan akreditasi B. Tapi kami harus meningkat lagi agar bisa A,’’ tambah Dadang. Stikom Bali pada awal berdirinya hanya mendapat 40 mahasiswa. Setahun kemudian meningkat menjadi 200, lalu naik jadi 370, terus meningkat menjadi 500 dan sejak pindah ke Renon rata-rata 1.300 mahasiswa. Tahun 2017 jumlah mahasiswa 5.500 dan 1.130 calon mahasiswa baru yang sudah lulus tes dan melakukan registrasi ulang. Stikom Bali sudah menghasilkan lulusan 4.624 orang, terdiri atas Sarjana Komputer 3.996 orang dan Ahli Madya Komputer 627 orang. Jumlah beasiswa yang menggunakan dana murni Yayasan Widya Dharna Shanti untuk mahasiswa miskin Rp 6,5 miliar. Sebanyak 75 persen diterima putra-putri Bali, sedangkan sisanya mahasiswa asal luar Bali yang datang dari seluruh Indonesia. (ad933)

Pemkot Denpasar Gelar Malam Hiburan Rakyat ’’Semarak Merah Putih’’

SEMARAK HUT ke-72 RI di Kota Denpasar digelar dengan berbagai kegiatan dari lingkungan masyarakat banjar hingga di tingkat Kota Denpasar. Malam hiburan rakyat ‘’Semarak Merah Putih’’ akan digelar Pemkot Denpasar pada Kamis (17/8) mendatang dipusatkan di Lapangan Lumintang. Tujuh artis pop Bali, lawakan dari Codet dan Ayu Petong bakal memeriahkan hiburan gratis malam puncak HUT RI. Kabag Pemerintahan dan Otda Sekda Kota Denpasar Dewa Gede Juli Artabrata yang juga Koordinator Kegiatan HUT ke-72 RI di Denpasar, Minggu (13/8) kemarin, mengatakan puncak HUT RI pada pagi hari diisi upacara bendera di Lapangan Lumintang. Acara dilanjutkan pada malam harinya berupa hiburan rakyat ‘’Semarak Merah Putih’’ menghadirkan artis Bali seperti Raka Sidan, XXX, 4WD, Tika Pagraky, Margi, Eka Jaya, Codet, Ayu Petong dan Bali Kumara. Menurutnya, kegiatan memeriahkan HUT RI dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar dari tanggal 1 Agustus hingga 30 Agustus mendatang. Pada 6-18 Agustus diselenggarakan lomba video Vlog Tingkat SMA/SMK se-Kota Denpasar, Sabtu (12/8) dilangsungkan Reli Sepeda Sehat dan Minggu (13/8) pagi diadakan kegiatan sepeda hias bekerja sama dengan SAMAS bertempat di Lapangan Lumintang. Selasa

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Dewa Gede Juli Artabrata (15/8) sore dilaksanakan parade Merah Putih anak-anak TK di Taman Kota Lumintang, dan Rabu (16/8) diselenggarakan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Pancakatirta Tabanan melibatkan Kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali. Di samping itu pada hari yang sama bertempat di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung diadakan pementasan Arja Kota Denpasar. Masih dalam rangkaian puncak HUT RI juga digelar lomba penjor, gebogan, dan ngelilit sate di Kantor Perbekel Desa Sumerta, lomba panjat pinang, lomba ngejuk bebek, lari karung dan

makan kerupuk di Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman. Dewa Juli menjelaskan, kegiatan Agustusan ini juga melibatkan komunitas di Denpasar dan berlanjut pada 18-20 Agustus. Pemkot Denpasar akan menggelar Denpasar Book Fair di pedestrian Jalan Kamboja dan lomba lari yang diselenggarakan Perguruan Sandhi Murti di depan Kantor Wali Kota Denpasar. Pada 27 Agustus diselenggarakan lomba mancing di Tukad Cacung Kelandis, Dusun Kelandis, Desa Sumerta Kauh. Pada 28-30 Agustus, Pemkot Denpasar melaksanakan Petinget Tumpek Landep di depan UPTD Museum Bali. Ditambahkannya, Pemkot Denpasar mengimbau seluruh warga, instansi pemerintah, sekolah dan lembaga swasta untuk mengibarkan bendera Merah Putih selama lima hari berturut-turut satu tiang penuh pada 14-18 Agustus dan memasang umbul-umbul Merah Putih pada 1-18 Agustus di depan kantor, sekolah, perusahaan dan balai desa/kelurahan. ‘’Guna menanamkan semangat proklamasi dan jiwa nasionalisme, maka tanggal 1-31 Agustus seluruh ASN, pegawai BUMN/BUMD dan perangkat desa di lingkungan Pemkot Denpasar wajib memakai lencana/pin Merah Putih yang dipasang pada dada sebelah kiri di atas logo Korpri,’’ jelas putra mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha ini. (ad932)

MESKI berstatus perguruan tinggi swasta (PTS), Universitas Warmadewa (Unwar) tidak asal-asalan menerima calon mahasiswa baru, hanya karena mengejar target kuantitas. Para calon mahasiswa harus mengikuti sejumlah tes yang dibagi ke dalam dua gelombang. Sabtu (12/8) lalu Unwar menggelar tes seleksi gelombang kedua yang diikuti 740 calon mahasiswa dari 822 pendaftar. Demikian dikatakan Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. di sela mamantau seleksi. Pada gelombang I, pendaftar menembus angka 2.880, sedangkan gelombang II sebanyak 822 pelamar. ‘’Jika digabung pendaftar awal tembus angka 3.702, namun yang mendaftar kembali sekitar 2.626 orang. Jumlah ini akan meningkat sebelum pendaftaran ditutup akhir Agustus mendatang,’’ ujarnya. Menurutnya, dibandingkan tahun ajaran sebelumnya, perolehan mahasiswa baru di Unwar cukup stabil. ‘’Seluruh PTS memang mengalami penurunan jumlah mahasiswa baru pada tahun ajaran ini. Semua PTS merasakan hal serupa, karena masih terjadi dikotomi

antara PTN dan PTS, tapi kami di Unwar sangat stabil. Namun, di sisi lain, khusus mahasiswa Kedokteran, kami mengalami peningkatan. Lebih baik pelanpelan tapi meningkat,’’ ucapnya. Lebih lanjut Widjana menyampaikan, Fakultas Ekonomi Unwar masih menjadi favorit, disusul Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Sementara Fakultas Sastra dan Pertanian sudah menunjukkan peningkatan kendati tidak banyak. Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Ko-

rpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menyampaikan seleksi masuk bagi calon mahasiswa baru rutin dilakukan tiap tahun, demi menjaring input yang berkualitas. ‘’Kalau input bagus, proses pembelajaran baik, output-nya otomatis bagus,’’ terangnya. Berbicara mutu, menurut Wisnumurti, akan dinilai oleh pihak eksternal atau stakeholder. Untuk itu, pihak Unwar wajib melakukan pembenahan setiap saat, bahkan mulai hal-hal kecil yang dianggap sepele sekalipun. (ad934)

PANTAU SELEKSI - Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti memantau seleksi calon mahasiswa baru.

Peringatan Harlah Ke-88 Shri Wedastera Suyasa Tokoh Politik Sukarnois Ternama di Bali

BERTEPATAN dengan peringatan HUT Provinsi Bali yang jatuh pada 14 Agustus 2017, di hari dan waktu yang sama rakyat Bali khususnya kaum Marhaenis tengah memperingati hari lahir (harlah) ke-88 salah seorang tokoh besar paling dikenal yang merupakan bagian dari sejarah perpolitikan di Tanah Dewata khususnya pada zaman perjuangan PNI dan zaman Bung Karno, yakni Shri I Goesti Ngoerah Wedastera Soeyasa atau yang lebih akrab dipanggil Shri Wedastera Suyasa. Tokoh asal Puri Tegeh Kori Penyaringan, Mendoyo, Jembrana, kelahiran 14 Agustus 1929 ini dikenal sebagai pemimpin besar Partai Nasional Indonesia (PNI) di Bali yang kerap dikaitkan memiliki kedekatan dan kesamaan karakter dengan Presiden Soekarno. Salah satu bukti kedekatannya adalah dengan dibangunnya sejumlah simbol dan peninggalan sejarah bangsa di Bali yang merupakan hasil pemikiran dan diskusi antara Bung Karno dan Shri Wedastera Suyasa, di antaranya Universitas Udayana, Universitas Marhaen (Mahendradatta), RS Sanglah, Istana Presiden Tampaksiring, Landasan Pacu Airport I Gusti Ngurah Rai, Kawasan Wisata Sanur (Grand Bali Beach), Parisada Hindu Dharma, serta ide untuk melestarikan Museum Puri Lukisan di Ubud. Demikian diungkapkan Sukmawati Soekarno Putri (putri Bung Karno) dalam sambutannya terkait hari lahir Shri Wedastera Suyasa. ‘’Saat saya masih anak–anak hingga remaja, Bung Karno sering menceritakan sosok Shri Wedastera Suyasa ketika berkunjung ke Bali. Dia adalah tokoh PNI yang paling dipercaya oleh Bung Karno dan paling disayangi. Buktinya, beliau diangkat menjadi DPR GR/MPRS dari PNI. Bapak Wedastera adalah sosok bangsawan Bali yang memiliki nilai–nilai kesederhanaan, keberanian dan kejujuran, termasuk konsistensinya terhadap Bung Karno di masa sulit,’’ katanya. Sukmawati Soekarno menyatakan pada zaman orba banyak yang mencari selamat karena tekanan rezim Soeharto, tetapi itu tidak berlaku bagi sosok Shri Wedastera Suyasa. ‘’Anak muda sekarang harus tahu sejarah (Jas Merah). Shri Wedastera Suyasa adalah sosok yang paling berani menantang orde baru. Beliau tetap teguh melanjutkan perjuangan Universitas Marhaen walau diancam–ancam. Beliau kuat bertahan dan berani. Waktu itu banyak tokoh PNI di Bali yang cari selamat, bergabung dengan partai fusi sampai tega meninggalkan ajaran Bung Karno,’’ jelasnya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Terkait sejarah PKI di Bali, Sukmawati mencatat bahwa tokoh PNI Shri Wedastera Suyasa sangat berjasa dalam melindungi kaum marhaen. ‘’Dari saksi sejarah dan yang saya tahu, salah satu kisah heroik Shri Wedastera Suyasa adalah berani menentang tokoh–tokoh PKI yang berkuasa saat itu. Di Penyaringan sampai ada kejadian bentrok fisik antara PKI dan PNI pendukung Wedastera. Rakyat Bali tidak akan lupa dengan aksi heroik perkelahian fisik Shri Wedastera Suyasa dengan pemimpin Bali saat itu di podium Lapangan Puputan Badung. Beliau menyelamatkan banyak nyawa. Entah apa yang terjadi saat itu jika pada zaman kudeta Soekarno (1965–1967) tidak ada Shri Wedastera Suyasa di Bali,’’ ujar Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme ini. Acara peringatan Harlah Shri Wedastra Suyasa dipusatkan di Kampus Universitas Mahendradatta pada Senin ini diisi sejumlah agenda di antaranya pembacaan Kitab BhagawadGita, renungan sejarah Shri Wedastera Suyasa dan ramah tamah pemuda Marhaen. (ad922)

DI INDIA - Shri Wedastera Suyasa (kanan) bersama Perdana Menteri India Indira Gandhi dan International Academy of Indian Culture Dr. Sharada Rani di Madras, India.


seremonial

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

5

FH UNR Lepas 66 Calon Wisudawan BritAma SVF XII/2017 Ditutup dengan Capaian Lulusan Lampaui Target Akademik Pelepasan 120 Balon Merah Putih

BRITAMA Sanur Village Festival (BSVF) XII/2017 yang berlangsung selama lima hari ditutup Wakil Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara, Minggu (13/8) malam kemarin. Penutupan ditandai pelepasan 120 buah balon merah putih ke udara diiringi gamelan baleganjur. Hadir anggota DPR-RI Komisi X Ida Bagus Sukarta dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar dan Nyonya Jaya Negara. Wawali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara mengungkapkan rasa bangga terhadap konsistensi Sanur yang menyelenggarakan festival untuk ke12 kalinya. Ia berharap BSVF terus berlanjut dan semakin meningkatkan kualitas dalam menggerakkan potensi warga untuk kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Semoga Sanur tetap mempertahankan pariwisata berbasis komunitas yang mampu menggerakkan potensi seni budaya, lingkungan dan daya dukung lainnya,’’ katanya. Ketua Umum BSVF 2017 Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde mengatakan festival ke-12 ini kian mengukuhkan kemauan warga untuk bersamasama mendorong perekonomian melalui pariwisata budaya yang berkelanjutan. Dalam promosi ini terdapat upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya serta lingkungan. ‘’Festival juga memberikan ruang bagi aktivitas kreatif warga termasuk usaha mikro, kecil dan menengah,’’ tandasnya. Festival kali ini melibatkan 56 peserta food festival yang berasal dari kafe, restoran dan hotel di Sanur. Menu kuliner ini paling diminati warga karena bisa dibeli dengan harga khusus festival. Selain itu, terdapat 10 truk kuliner yang menawarkan aneka jajanan

LEPAS BALON - Wawali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara bersama Ketua Umum BSVF XII/2017 Ida Bagus Gede Sidharta Putra dan anggota DPR-RI Komisi X Ida Bagus Sukarta melepas 120 buah balon merah putih pada penutupan BSVF XII/2017. dan makanan. Stan bazar juga menampilkan 34 UKM binaan Bank BRI dan 34 UKM lain yang menjajakan produk-produk terbaik untuk keperluan rumah tangga, fashion, aksesoris dan kerajinan. Seluruh transaksi di festival dilakukan secara nontunai menggunakan uang elektronik BRIZZI produk Bank BRI. Ajang festival yang digelar secara konsisten selama 12 tahun ini juga berpengaruh terhadap okupansi hotel di Sanur. ‘’Tetapi secara pasti belum dirinci kenaikan tingkat isian kamar hotel di Sanur dan sekitarnya. Panitia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan festival,’’ ujar Gusde. Sementara itu, Koordinator Umum BSVF XII/2017 Ida Bagus Wisnu Diwantara berharap BSVF dapat menyumbangkan nilai tambah terhadap perkembangan industri

kreatif dan industri Bali serta Indonesia pada umumnya. Apalagi Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk kedua kalinya menyatakan Desa Sanur adalah branch march terbaik untuk periwisata berbasis komunitas. ‘’Pujian ini menambah semangat kami untuk tetap menjaga kelestarian budaya dan lingkungan hidup Desa Sanur yang telah diwariskan oleh leluhur kami,’’ ungkapnya. Pada sore harinya digelar parade budaya melibatkan sekitar 1.000 warga yang berpawai dari Jalan Danau Tamblingan menuju Area Maisonette Inna Grand Bali Beach. Arak-arakan didahului Marching Band Gita Merdangga SMP Wisata Sanur. Sejumlah wisatawan asing yang mengenakan pakaian adat ikut menyemarakkan parade dengan tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika’’. (ad944)

Pelepasliaran Jalak Bali

Kerja Sama Pertamina DPPU Ngurah Rai di Desa Sibang Kaja

PT Pertamina Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai memberikan bantuan CSR berupa pelepasliaran enam pasang burung jalak Bali dan pemberian tong sampah kepada Desa Sibang Kaja, Minggu (13/8) kemarin. Pelepasliaran jalak Bali merupakan hasil dari penangkaran yang dilakukan sebelumnya oleh Kelompok Kembang Sari Segara, Desa Sibang Kaja. Operation Head Pertamina DPPU Ngurah Rai, Arnaya Gula, mengatakan program CSR DPPU Ngurah Rai di Desa Sibang Kaja berupa program Kartika Bali Bestari. Program yang bekerja sama dengan Agrowisata Sutera Sari Segara ini adalah program konservasi dan penangkaran jalak Bali sebagai upaya pemberdayaan masyarakat menuju kawasan heritage tourism. PT Pertamina (Persero) DPPU Ngurah Rai sebagai entitas bisnis memiliki komitmen dalam upaya menjaga keberlanjutan ekologi yang dituangkan dalam program Kartika Bali Bestari. Tujuan program ini untuk meningkatkan populasi dan habitat jalak Bali agar tidak punah, menyadarkan masyarakat mengenai keberadaan jalak Bali sebagai upaya pendukung kehidupan berkelanjutan, membuka ruang edukasi bagi masyarakat untuk melakukan perawatan dan penangkaran jalak Bali dan membangun kesadaran untuk menangkap peluang potensi wisata alam di lingkungan sekitar. Region Manager Aviation V Per-

PELEPASLIARAN - Pelepasliaran jalak Bali di Desa Sibang Kaja oleh PT Pertamina DPPU Ngurah Rai, Bupati Badung, I Wayan Koster dan Kepala Desa Sibang Kaja. tamina Heru Gani Purnomo me- membina, desa mana saja, sampai ke nyatakan visi-misi CSR Pertamina taman kota. Kami akan berikan tugas adalah dari sisi aspek sosial dan dan fungsi untuk menjaga sampai lingkungan, sehingga pihaknya men- ketatanan sumber daya,’’ ujarnya. cari mitra yang bisa diajak bekerja Anggota DPRD Kabupaten Basama untuk program CSR. Desa dung Alit Yandinata mengungkapSibang Kaja juga memiliki program kan, setelah melihat potensi Desa membangun desa wisata. ‘’Karena Sibang Kaja, berdasarkan hasil kakesamaan program inilah kerja sama jian pemerintah memang ada geliat bisa terjalin,’’ katanya. desa wisata. Oleh karena itu selain Bupati Badung Nyoman Giri mengintegrasikan dengan potensi Prasta mengapresiasi PT Pertamina wisata yang sudah ada seperti subak karena ikut membangun desa di dan green school, pengembangan Kabupaten Badung. Menurutnya, Desa Wisata Sibang Kaja juga mePemerintah Kabupaten Badung nerima bantuan penunjang dari juga telah merancang tatanan regu- CSR Pertamina sehingga semakin lasi tentang CSR. ‘’Siapa yang akan berkembang. (ad924)

PKKMB Unud

Menteri Pertahanan Berikan Pemahaman Bela Negara UNIVERSITAS Udayana (Unud), Minggu (13/8) kemarin menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Bertempat di Auditorium Widyasabha Kampus Jimbaran, kegiatan ini diisi kuliah umum oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dengan materi wawasan kebangsaan dan bela negara serta pencegahan radikalisme. Ketua Panitia PKKMB Drs. I G.N. Indra Kecapa, M.Ed. dalam sambutannya mengatakan, PKKMB diikuti 5.909 orang. Ini merupakan peserta terbanyak yang dibagi menjadi 59 gugus dan masing-masing terdiri atas 100 orang. ‘’Peserta kali ini tidak hanya mahasiswa dari Bali, namum juga dari 34 provinsi di Indonesia yang diterima di Unud. Merata dari Papua sampai Aceh,’’ ujarnya. Tema PKKMB tahun ini ‘’Membangun Sinergitas Menuju Unud yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya serta Memperkokoh Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara’’. Tujuan dilaksanakannya PKKMB ini sebagai upaya universitas agar mahasiswa baru lebih mudah beradaptasi dengan proses pembelajaran dan kegiatan akademik di Unud. ‘’Materi pertama yang disampaikan adalah wawasan kebangsaan dan bela negara yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu,’’ ucapnya. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H. mengatakan, PKKMB merupakan kegiatan rutin untuk memberikan kesempatan beradaptasi dengan lingkungan termasuk proses

KULIAH UMUM - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan kuliah umum dalam PKKMB Unud di Kampus Jimbaran. pembelajaran di perguruan tinggi. Kesiapan mahasiswa dalam memasuki kehidupan kampus sangatlah penting karena dapat memengaruhi kesuskesan mahasiawa dalam menempuh studinya. ‘’Melalui PKKMB diharapkan setiap mahasiswa mempunyai kesiapan lebih dini untuk menghadapi proses pembelajaran,’’ katanya. Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam paparannya saat memberikan kuliah umum berharap mahasiswa terus meningkatkan pemahaman tentang bela negara. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Mendikbud agar pemahaman bela negara bisa diajarkan sejak kelas I SD namun dengan proporsi lain. Menhan juga berpesan kepada peserta PKKMB untuk menjadi generasi masa depan yang maju

dan unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta terus berkarya. Selain itu, memiliki integritas kepribadian pancasilais, mental kokoh, kuat, ulet, tegar dan pantang menyerah serta terus berjuang demi kemajuan bangsa. Mahasiswa di mana pun berada agar bisa menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa. Pertahankanlah kedekatan persaudaraan dan kekompakan ketika melangkah ke depan menuju masa depan lebih baik. ‘’Jangan melihat agamanya apa, orang apa. Kalau ada yang mempermasalahkan itu, dia bukan orang Indonesia. Orang Indonesia harus mengakui dari Sabang sampai Merauke. Orang Indonesia mengakui agama Islam, Hindu, Buddha, Kristen dan Konghucu,’’ tegas Ryamizard. (ad935)

FAKULTAS Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) melaksanakan yudisium, Sabtu (12/8) lalu. Pada yudisium kali ini, FH UNR melepas 66 sarjana hukum. Di usia yang ke-38 ini, FH UNR telah melaksanakan yudisium dengan melepas 2.648 sarjana hukum. Pada kesempatan itu juga diumumkan lulusan terbaik. Lulusan terbaik I diraih Gusti Gede Padang, S.H., terbaik II Agung Intan Ary Dwi Mayasuksma, S.H., dan lulusan terbaik III I Nengah Ruji Antara, S.H. Dekan FH UNR I Dewa Ayu Yus Andayani, S.H., M.H., didampingi Wakil Dekan Kadek Ary Purnama Dewi, S.H., M.H., dan Kaprodi I W.P. Sucana Aryana, S.E., S.H., M.H., mengatakan, secara keseluruhan mahasiswa yang dinyatakan lulus telah melampaui sasaran akademik yang ditargetkan, yaitu lulus skripsi 66 orang dengan IPK tertinggi 3,92 dan IPK rata-rata 3,45. Rata-rata masa studi delapan semester. “Dilihat dari spesifikasi tersebut, para mahasiswa telah mampu membuktikan bahwa mereka benar-benar melaksanakan kegiatan perkuliahan dengan baik selama delapan semester,” ujarnya. Tingkat capaian lulusan dari yang mendaftar skripsi 100 persen. Nilai IPK rata-rata mahasiswa tahun ini juga melebihi nilai IPK rata-rata yang ditargetkan, yakni 3,45 dari nilai minimal 3,00. Sementara itu, dilihat dari skripsi mahasiswa, berbagai permasalahan yang diangkat telah menunjukkan

LEPAS WISUDAWAN – Dekan Fakultas Hukum UNR I Dewa Ayu Yus Andayani melepas wisudawan, Sabtu (12/8) lalu. kedalaman argumentasi hukum ter- di masyarakat. Gelar sarjana hukum hadap isu-isu aktual yang diangkat. akan menjadi modal bagi mereka Ia berharap hasil penulisan ilmiah untuk mencari pekerjaan yang lebih tersebut dapat menjadi rujukan dalam baik, meningkatkan karier dan terjun menyelesaikan persoalan hukum yang langsung di masyarakat sebagai sesada di masyarakat dan menjadi bahan eorang yang profesional,” paparnya. dalam pembaruan hukum nasional. Para alumni FH UNR telah memYus Andayani minta para lulusan berikan kebanggaan bagi almamater selalu menerapkan nilai-nilai luhur dengan mengisi jabatan-jabatan dalam filosofi Tri Hita Karana yang penting di pemerintahan, menjadi telah diresapi oleh seluruh civitas polisi, jaksa, hakim, panitera, adakademika UNR dalam kehidupan vokat, notaris, pimpinan lembaga sehari-hari. Berbekal ilmu hukum swadaya masyarakat, petinggi pada yang dimiliki, ia berharap banyak hal sektor perbankan dan wirausaha yang dapat dikontribusikan kepada serta sukses sesuai visi FH UNR masyarakat dan almamater. “Momen- menjadikan FH UNR menghasilkan tum penyelesaian suatu jenjang pen- lulusan yang berkualitas, profesional didikan sebenarnya merupakan awal dan berintegritas berlandaskan Tri mula perjuangan calon wisudawan Hita Karana. (ad936)

300 Mahasiswa Perebutkan Beasiswa Generasi Lestari

SEKITAR 300 mahasiswa memenuhi ruangan ballroom Hotel Harris Cokroaminoto, Denpasar, 9 Agustus lalu. Mereka berebut untuk mendapatkan beasiswa Generasi Lestari dari BPR Lestari. Sejak pagi, meja pendaftaraan sudah dipadati oleh peserta ujian Tes Potensi Akademik (TPA) seleksi beasiswa Generasi Lestari. ‘’Tahun ini mahasiswa yang mendaftar untuk menerima beasiswa sangat tinggi. Kami menyeleksi 900-an aplikasi yang masuk dan meloloskan sekitar 300 mahasiswa untuk mengikuti tes,’’ kata Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Tes potensi akademik ini harus diselesaikan oleh para peserta selama dua jam. Hari itu juga diumumkan langsung 100 orang yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap selanjutnya, yaitu seleksi interview. ‘’Deg-degan juga menunggu hasilnya. Astungkara lulus ke tahap selanjutnya,’’ ujar salah satu peserta yang dinyatakan lolos. Selagi menunggu hasil tes potensi akademik, para mahasiswa juga mengikuti Seminar ‘’Why School Is Not Enough’’ dari Chairman Lestari Group Alex P. Chandra. Seminar ini bertujuan memberikan wawasan dan mindset kepada mahasiswa bahwa belajar di bangku sekolah sampai universitas sangat penting, tetapi itu saja tidak cukup. ‘’Ada keterampilan lain yang harus dikuasai oleh setiap orang jika ingin sukses. Tidak hanya sekolah formal (academy) tapi ada skill lainnya, yaitu keterampilan hidup (life skill) dan keterampilan pengeloaan keuangan (financial literacy),’’ ungkap Alex. Ia menambahkan, ada fakta menarik yang terjadi, yaitu siswa yang pintar grade A, tidak semua bekerja kepada siswa yang gradenya C, sedangkan siswa grade B biasanya jadi dosen

SEMINAR – Mahasiswa mengikuti seminar yang diberikan Chairman Lestari Group, Alex P. Chandra, sebelum pengumuman pemberian beasiswa. atau PNS. Materi seminar ini diambil dari materi bukunya dengan judul yang sama. Seminar bertambah menarik karena ada kejutan yang dipersiapkan oleh panitia, yaitu ke-300 mahasiswa langsung mendapatkan buku ‘’Why School Is Not Enough’’. Acara dihadiri sebagian besar penerima beasiswa Generasi Lestari dari angkatan pertama sampai ketujuh. Beberapa mahasiwa generasi Generasi Lestari juga diminta memberikan testimoninya dan berbagi pengalamannya. ‘’Saya berasal dari keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi. Seandainya saya tidak mendapatkan beasiswa Generasi Lestari ini, mungkin saya tidak akan bisa berdiri di sini sekarang dan mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang arsitek,’’ jelas Genah Sari, penerima beasiswa Generasi Lestari Angkatan ke-4 yang sekarang melanjutkan studi S-2 Arsitektur di Universitas Gajah Mada melalui jalur beasiswa. Beasiwa Generasi Lestari yang diterimanya berbeda dengan beasiswa-

beasiswa lainnya. Tidak hanya di-support dari segi pendanaan kuliah sampai wisuda, melalui beasiswa ini juga diberikan pelatihan dan pendampingan dari BPR Lestari yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja atau usaha. Di akhir acara, diumumkan 100 mahasiswa yang dinyatakan lolos ke tahap interview dan penyerahan hadiah kepada lima peringkat teratas. Putu Muli Laksmi Dewi dari SMA 1 Gianyar berhasil menduduki peringkat pertama dan berhak mendapatkan hadiah satu unit laptop dari BPR Lestari. ‘’Terima kasih kepada BPR Lestari untuk hadiahnya. Laptop ini bisa saya gunakan saat kuliah nanti,’’ tutur Muli. Ranking kedua I Made Andika W. berhak mendapatkan satu unit handphone. Posisi ketiga Luh Kadek Meilina P. menerima satu unit Harddisk. Peringkat keempat dan kelima masing-masing A.A. Mas B. Rahita dan I Gede Maha Hendra P. mendapatkan modem internet. (ad928)

Gandeng Undhira

Kemenristek Dikti Kembali Gelar Klinik Artikel Ilmiah untuk Dosen

DIREKTORAT Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek Dikti kembali bermitra dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura (LP2M-Undhira) menggelar ‘’Klinik Penulisan Artikel Ilmiah Nasional’’ bagi dosen perguruan tinggi seluruh Indonesia di Hotel Harris Sunset Road Denpasar. Kegiatan yang berisi pelatihan, coaching clinic dan pemberian umpan balik bagi para dosen berlangsung 10-12 Agustus 2017 dengan mendatangkan delapan pakar/ fasilitator yang berkompeten di bidang penulisan artikel ilmiah, di antaranya Prof. Mien A. Rifai, seorang tokoh botani dan bahasa Indonesia. Tercatat 50 dosen/peneliti dari seluruh Indonesia dipilih untuk mendapatkan klinik dari ratusan dosen yang mengajukan artikel ilmiahnya. Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. membuka pelatihan secara resmi dan mengapresiasi Kemenristek Dikti yang kembali mempercayakan Undhira sebagai tuan rumah kegiatan pelatihan dosen/peneliti di Bali. Tahun lalu bermitra untuk acara serupa dan akhir Juli 2017 bekerja sama dalam Pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian Berpotensi Paten. Rektor Dr. Nyandra juga mengapresiasi peserta yang bahkan datang dari Kepulauan Riau sampai Gorontalo untuk mendapatkan ilmu dan umpan balik dari para pakar Kemenristek Dikti. ‘’Semakin banyak dosen yang ingin maju dan mendorong dirinya untuk bergerak maju, semakin majulah bangsa kita ke depannya,’’ ujarnya. Klinik artikel ilmiah ini tidak hanya membekali peserta dengan

ARTIKEL ILMIAH - Para pakar membaur dengan peserta dan panitia klinik artikel ilmiah untuk dosen. strategi menulis artikel ilmiah yang Kasubdit Fasilitasi dan Publikasi benar dan prosedur publikasi hasil Kemenristek Dikti Aldi Haryadi penelitian yang efektif, namun juga dalam paparannya yang sekaligus mengajak peserta memahami filosofi menutup kegiatan mengungkapkan, publikasi ilmiah, meningkatkan akses tahun 2017 ini Ristek Dikti semakin keterbitan berskala ilmiah nasional gencar mengajak dosen melakukan terakreditasi serta meningkatkan publikasi guna mengejar ketertingkesadaran peserta akan pentingnya galan dari negara-negara tentangga peran akademisi sebagai agen peruba- di ASEAN dalam hal publikasi ilmiah. han. ‘’Semua hal tersebut berlandas- Salah satunya melalui sistem informakan pada kemampuan dosen berpikir si online SINTA yang merekam jejak kritis dan menulis artikel ilmiah yang publikasi dosen dan peneliti Indonesia. baik,’’ kata Prof. Mien A. Rifai. Lembaga Penelitian dan PengabKegiatan klinik yang padat tidak dian Masyarakat (LP2M) Undhira menyurutkan semangat peserta untuk bangga dapat memfasilitasi para mendapatkan ilmu dari para pakar, dosen dari berbagai perguruan tinggi sekaligus kesempatan mendapatkan di Indonesia dalam upaya terus meumpan balik. Usai klinik, peserta ningkatkan kompetensi, utamanya dapat memasukkan tulisannya dalam publikasi ilmiah sebagai salah satu terbitan berkala ilmiah nasional. bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Para peserta juga mendapatkan Tinggi. ‘’Satu hal yang luar biasa, umpan balik dalam kelompok kecil kegiatan ini tidak hanya memberikan dengan fasilitator seperti Prof. Ali bimbingan teknis bagi para dosen Saukah (UM), Prof. Suminar Achmadi peserta, namun juga bimbingan (IPB), Prof. Suminar Pratapa (ITS), moral untuk menjadi penulis artikel Prof. Wasmen Manalu (IPB), Dr. Jaka ilmiah yang jujur dan berintegritas,’’ Suryana (UII), Dr. Wahyu Wibowo jelas Ketua LP2M Undhira Dr. Diana (UNAS) dan Dr. Lusitra Munisa (UI). Erfiani. (ad937)


OPINI

6

Tuntaskan Amanat Proklamasi

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Penerapan Pancasila Perlu Keteladanan PANCASILA sudah final. Nilai-nilai yang melekat dan tumbuh di masyarakat telah dirumuskan dalam bentuk sila-sila Pancasila. Jadi sepanjang nilai-nilai itu ada dan dianut oleh warganya maka selama itu pula Pancasila itu harus ada. Demikian pula ribut-ribut soal suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) seharusnya tidak perlu ada lagi. Memang harus diakui, orientasi kepentingan politik terkadang menyeret-nyeret bangsa ini menjadi seolah terkotak-kotak. Karenanya perlu dibangun saling percaya antaranak bangsa. Jangan sampai kepentingan politik, pilihan politik mengorbankan kepentingan bangsa. Untuk membangun saling percaya di antara kelompok masyarakat perlu keteladanan. Keteladanan ini harus diawali oleh pemimpinnya. Pilih kasih dan membedakan suku atau agama, harus dijauhkan. Demikian pula kelompokkelompok atau ormas yang tidak mengakui perbedaan agama maupun suku juga harus ditindak. Artinya, seorang pemimpin atau pejabat negara yang diberi kewenangan untuk menjalankan tugasnya harus mampu memberikan rasa adil dan aman bagi semua warga negara. Sikap itu bisa tumbuh apabila hukum berlaku adil terhadap semuanya, kebijakan seorang pemimpin juga dapat dirasakan oleh semua rakyatnya. Karena itu kita perlu mengapresiasi kebijakan pemerintah mengeluarkan Perppu 2/2017. Ini perwujudan ketegasan pemerintah terhadap organisasi masyarakat maupun kelompok masyarakat yang anti-Pancasila. Semua pihak harus terbuka terhadap realitas itu, sehingga penanganannya bisa lebih intensif dan tidak menjadi bom waktu. Namun bukan berarti mereka yang selama ini berbeda pandangan soal Pancasila harus dikucilkan, apalagi langsung dihukum. Bukan! Pemerintah harus mampu mengambil jalan tengah dengan membangun dialog dan pendekatan secara persuasif. Sehingga mereka dengan sadar kembali kepada paham dan keyakinan yang telah 72 tahun kita diklarasikan, Pancasila. Proklamasi Kemerdekaan RI yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 merupakan tonggak sejarah bangsa Indonesia untuk secara bersama-sama meraih cita-cita mewujudkan masyarakat adil dan makmur. 17 Agustus 1945 juga harus menjadi tonggak untuk secara bersama-sama menjaga serta merawat Pancasila sehingga tetap menjadi perekat bangsa yang bineka ini. Dengan demikian maka Pancasila akan tetap menjadi dasar negara, pandangan hidup dalam membangun masyarakat yang berke-Tuhan-an menuju masyarakat yang adil dan makmur. Karena itu, Pancasila harus diterjemahkan dalam berbagai kebijakan dan pola kehidupan sehari-hari. Kebijakan itu tidak dogmatis seperti masa lalu. Harus kekinian, sehingga nilai-nilai Pancasila dapat diresapi dan dipraktikkan generasi milenial saat ini. Misalnya dalam bentuk film, musik, dan kreativitas media sosial lainnya. Selain itu, implementasi nilai-nilai Pancasila tidak serta-merta diserahkan kepada masyarakat. Perlu ada panduan, seperti sebuah lembaga baru dan kreatif yang bertugas membuat rancangan perihal bagaimana nilai-nilai Pancasila harus diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari dan sekreatif mungkin.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Jangan Hanya Buta Aksara

Perbekel Desa Abang, Karangasem, sempat menyampaikan keluhan kepada para mahasiswa Universitas Warmadewa yang menyelenggarakan KKN di desa tersebut beberapa hari lalu, tentang susahnya pengentasan buta aksara yang terbentur dengan kendala usia. Perbekel Abang A.A. Mahesarani Karang mengaku di desanya saat ini terdapat sekitar 100 orang buta aksara, terbanyak ada pada usia lanjut. Terhadap permasalahan ini sebaiknya diambil kebijakan bahwa pada usia 60 tahun ke atas dianggap sudah tidak buta aksara lagi alias diputihkan. Kalau tidak salah kebijakan seperti ini sudah ada dasar hukumnya, dan kalau toh ingin mencari kepastian informasi ini, staf kedesaan bisa berkonsultasi ke Bidang PNF (Pendidikan Non-Formal) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora Kabupaten). Di samping itu, jangan hanya buta aksara tetapi perlu pula dicari mereka (warga masyarakat) yang tergolong buta angka (berhitung) dan buta pengetahuan dasar. Sekiranya, data tentang mereka yang buta aksara, buta angka, dan pengetahuan dasar sudah ditemukan secara pasti, ada baiknya digagas program penuntasan buta aksara secara terpadu, misalnya dengan pemberian modal untuk pengembangan usaha secara kecil-kecilan, dalam bentuk kerajinan/ industri rumah tangga. Dari hal itu akan tercipta semboyan ‘’Belajar sambil bekerja, dan bekerja sambil belajar’’. Namanya juga usaha, tentu belum ada jaminan akan berhasil. Tetapi jika di desa bersangkutan sudah terbina sinergitas antarsektor-sektor terkait diyakini program pendidikan nonformal di Desa Abang akan menuai keberhasilan. Semoga. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan penyerahan sertifikat hak atas tanah dalam rangka program strategis nasional di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Jumat (Bali Post, 5/8/2017) pagi. Dalam kesempatan itu, Presiden menyerahkan 5.903 sertifikat kepada warga Bali. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berjanji pada tahun 2019 semua tanah di Bali sudah bersertifikat.

Oleh Ngurah Karyadi anji Presiden tersebut terkait dengan pemenuhan Amanat Proklamasi, 17 Agustus 1945. Namun terkesan hati-hati, mendahulukan sertifikat hak individu dan belum menuntaskan konflik dan sengketa pemilikan atau penguasaan tanah dan sumber daya agraria (SDA) di Bali. Mudah-mudahan ke depan sejumlah kasus seperti Sumber Klampok, Gilimanuk, Selasih, dan sudah tentu reklamasi Serangan, ataupun Benoa dapat dituntaskan! Hal ini mengingat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui negara modern, Indonesia menyisakan sejumlah masalah tanah dan SDA. Salah satu amanat tersebut terkait dengan Pasal 18 B junto Pasal 33 UndangUndang Dasar 1945. Berupa pengakuan hak masyarakat (hukum) adat, serta diikuti pemastian hak rakyat atas tanah dan SDA. Alih-alih menuntaskan amanat tersebut, para wakil rakyat di Senayan kini sibuk membahas RUU Pertanahan. Mempertanyakan kembali soal pengakuan hak masyarakat hukum adat. Padahal, kita tahu, UUD 1945 telah mengakui hak-hak masyarakat (hukum) adat sebagaimana yang tercantum pada (Penjelasan) Pasal 18 (sebelum amandemen) dan dipertegas Pasal 18 B Ayat 2 (setelah amandemen tahun 2000). Termasuk, mempertanyakan hak-hak rakyat atas tanah (Reforma Agraria) seperti tercantum pada UU Pokok Agraria 1960. RA seperti mengulang (kembali) sejarah masa lalu, yang ditandai pengingkaran dan/atau pelanggaran terhadap hak rakyat, saat nasionalisasi 1957. Semakin masif pada masa Orde Baru, di mana sebuah peraturan pemerintah tentang investasi, baik di setor perkebunan, kehutanan, tambang dan pariwisata telah

J

mengabaikan/membatalkan hak rakyat dan masyarakat adat. Khusus dengan hak masyrakat adat, reformasi 1998 membawa angin baru. Setidaknya ada 5 putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan pengakuan atas hak masyarakat hukum adat, termasuk atas tanah adat/tanah ulayat. Putusan MK itu telah merumuskan kriteria dan kondisionalitas serta proses pengakuan yang lebih pasti dari masa sebelumnya. Saat ini setidaknya ada 5 perangkat peraturan perundang-undangan yang dapat digunakan untuk memperoleh pengakuan hak-hak masyarakat (hukum) adat secara hukum, yakni (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa; (2) Permendagri No. 52/2014 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat; dan (3) Peraturan Bersama Mendagri, Menteri Kehutanan, Menteri Pekerjaan Umum, dan Kepala Badan Pertanahan No. 79 /2014 (dalam tiga nomor) tentang Tata Cara Penyelesaian Penguasaan Tanah yang Berada di Dalam Kawasan Hutan. Kemudian (4) Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN No. 9/2015 tentang Tata Cara Penetapan Hak Komunal atas Tanah Masyarakat Hukum Adat dan Masyarakat yang Berada dalam Kawasan Tertentu; dan (5) Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 32/2015 tentang Hutan Hak. Persoalannya, tiap kebijakan menempuh pengakuan berbeda satu sama lainnya. UU Desa menempuh cara berbeda dengan peraturan perundangundangan lain, termasuk jika dibandingkan UU No. 41/1999 tentang Kehutanan. Jika peraturan perundang-undangan yang lain memberlakukan pemenuhan kriteria secara akumulatif (harus terpenuhi seluruhnya), UU Desa menerapkan pemenuhan kriteria fakultatif (cukup sebagian

saja). Di atas kertas pemenuhan ketentuan versi UU Desa jauh lebih mudah ketimbang pendekatan akumulatif yang memang agak tak mungkin dipenuhi. Dengan memakai peraturan daerah sebagai instrumen hukum, diharapkan penetapan suatu masyarakat adat sebagai suatu desa adat sebagaimana diatur UU Desa 2014 syarat yang ditentukan pada Pasal 67 UU 41/1999 itu sekaligus dapat dipenuhi. Hak Adat Bali Tunduk pada amanat proklamasi, maka pembahasan RUU Pertanahan harus dihentikan. Logika pengakuan yang digunakan mengikuti Putusan MK 35/2012 sudah cukup, yakni tanah adat bukan tanah negara; tanah adat berada di wilayah adat/ulayat masyarakat hukum adat; hak masyarakat hukum adat diakui jika keberadaan masyarakat hukum adat yang bersangkutan telah ditetapkan dalam peraturan daerah. Pengaturan sudah cukup, tinggal pelaksanaan melalui penetapan presiden (perpres) sebagaimana sudah dirumuskan sejak Jokowi di lantik sebagai Presiden. Sekaligus dikaitkan dengan pengakuan hak adat, yang dapat saja berupa hutan, tanah dan pantai/pesisir di Bali. Hal tersebut mengikuti Poedja (1989), disebutkan bahwa tanah adat selalu berkaitan dengan pranata religi, pranata kekerabatan, di samping juga pranata ekonomi dan politik. Di mana dalam struktur kehidupan masyarakat Bali, tanah adat memiliki kaitan erat dengan budaya. Tanah merupakan simbol ikatan kekerabatan dan adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun, dan tidak dapat dipandang hanya sebagai komoditas yang bermakna ekonomis. Hal ini dapat dikaitkan dengan pola kehidupan masyarakat Bali. Dalam tataran keluarga di atas tanah

tempat tinggal mereka akan selalu ada bangunan suci, yaitu sanggah merajan (pura keluarga). Sementara itu, di tingkat desa adat terdapat Kahyangan Tiga (Pura Puseh, Dalem dan Pura Desa). Kesatuan tempat dan tanah di mana warga bertempat tinggal serta beraktivitas, sebagian merupakan tanah yang dimiliki desa adat (tanah adat) atau merupakan semacam tanah ulayat. Di samping itu juga terdapat tanah guna karya, yaitu tanah miliki warga secara perseorangan. Pada umumnya tanah adat pada desa adat di Bali dapat berupa: (1) tanah druwe desa; (2) tanah laba pura; (3) tanah ayahan desa (AYDs) dan (4) tanah pekarangan desa (PKD). Jika dilihat dari siapa yang menguasai, tanah adat tersebut dapat dikelompokkan menjadi: (1) tanah adat yang dikuasai oleh desa adat, seperti tanah laba pura dan tanah druwe desa (tanah bukti); tanah yang dikuasai oleh perorangan atau masing-masing warga desa adat, seperti tanah pekarangan desa dan tanah ayahan desa. Menguasai dalam pengertian di sini adalah yang mengelola warga desa adat (krama desa) pemegang tanah adat memiliki hak kelola secara turun-temurun dengan kewajiban yang melekat terhadap desa adat berupa ayahan, yaitu tenaga atau materi yang wajib diberikan kepada desa adat. Menurut ketentuan konversi, Pasal II ayat (1) hakhak atas tanah yang memberi wewenang sebagaimana atau mirip dengan hak yang dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) UUPA seperti yang disebut dengan nama di bawah ini, yaitu hak agrarisch eigendom, milik yayasan andarbeni, hak atas druwe desa, pesini, grand sultan, landerijenbezitrecht, altijdduren ie epacht, hak usaha atas bekas tanah partikelir dan hak-hak lain dengan nama apa pun juga yang akan ditegaskan lebih lanjut oleh Menteri Agararia. Sejak mulai berlakunya undang-undang ini menjadi hak milik tersebut dalam Pasal 20 ayat (1) kecuali jika yang mempunyai tidak memenuhi syarat sebagai yang disebut dalam pasal 21. Sementara Perda Nomor 03 Tahun 2001 dalam Bab V yang mengatur mengenai Harta Kekayaan Pakraman pada Pasal 9 ayat (5) tanah Desa Pakra-

Jakarta dan Urgensi Pemindahan Ibu Kota

PADA tahun 1066, Inggris melakukan pemindahan ibu kotanya dari Winchester ke London. Hasilnya seiring dengan perubahan London menjadi kota besar, Inggris pun mengalami perkembangan yang signifikan. Terbukti, merujuk data The World Bank (Bank Dunia), Inggris berhasil menempati posisi kedua puluh tiga sebagai negara terkaya di dunia. Demikian halnya dengan Brazil, sejarah mencatat Negeri Samba tersebut dulu beribu kota di Rio de Janeiro sebelum akhirnya dipindahkan ke Brasilia. Kini, Brasilia telah tumbuh menjadi kota besar dan menjadi yang terpadat keempat penduduknya di Brazil. Secara keseluruhan, Brazil pun mengalami kemajuan yang signifikan dari hasil kebijakan pemindahan ibu kota negara tersebut. Di sisi lain, wacana mengenai pemindahan ibu kota negara belakangan ini berembus kencang di Tanah Air. Mengutip pernyataan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), fakta adanya ketidakmerataan pembangunan di Tanah Air menjadi alasan utama dilakukannya kajian mengenai kemungkinan pemindahan ibu kota negara. Harus diakui, arah pembangunan di negeri ini memang masih berorientasi pada Pulau Jawa saja (baca: Jawa Sentris). Sementara itu, wilayah lain di luar Pulau Jawa, terutama yang berada di wilayah Indonesia Bagian Timur masih sangat minim pembangunan, baik terkait infrastruktur maupun sarana penunjangnya. Di luar itu, faktor kompleksitas persoalan Jakarta juga sepatutnya dipertimbangkan karena berpotensi membahayakan status dan fungsinya sebagai ibu kota negara sekaligus pusat pemerintahan. Terkait persoalan banjir misalnya, Wahana Lingkungan Hidup

Oleh

Sumarsih Indonesia (Walhi) memprediksi Jakarta akan tenggelam pada tahun 2030 apabila penduduk dan pemerintah daerah (pemda) tidak memperhatikan keseimbangan ekologis wilayahnya. Jika itu terjadi maka sudah pasti jalannya roda pemerintahan akan terganggu, bahkan tidak menutup kemungkinan akan berhenti total. Itulah sebabnya, wacana pemindahan ibu kota negara penting untuk secara sungguh-sungguh direalisasikan oleh pemerintahan negara ini. Pernah Dimunculkan Di era Presiden Soekarno (19451967), wacana pemindahan ibu kota negara sudah pernah dimunculkan. Kala itu, Presiden Soekarno menunjukkan ketertarikannya untuk memindahkan ibu kota negara ke salah satu kota di Pulau Kalimantan, yakni Palangkaraya. Alasannya, Palangkaraya dianggap relatif lebih aman dari ancaman terjadinya bencana alam dan mempunyai keunggulan sebagai benteng pertahanan (buffer). Kini di rezim pemerintahan Presiden Jokowi, Pulau Kalimantan kembali menjadi opsi paling utama sebagai lokasi baru calon ibu kota negara. Bedanya, kini Presiden Jokowi tidak langsung menempatkan pilihannya pada Palangkaraya. Akan tetapi, masih melakukan kajian di beberapa wilayah di Pulau Kalimantan yang dianggap laik menggantikan Jakarta sebagai ibu kota negara baru. Meski begitu, tercatat setidaknya sudah ada tiga wilayah di Kalimantan yang secara terbuka telah

menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintah dalam merealisasikan keinginannya memindahkan ibu kota negara. Ketiga wilayah tersebut yakni Provinsi Kalteng, Provinsi Kalsel dan Provinsi Kaltim. Itu berarti, hambatan yang dihadapi untuk merealisasikan pemindahan ibu kota negara akan bisa ditekan seminimal mungkin, termasuk dari sisi anggaran. Terlepas dari itu semua, pemindahan ibu kota negara tidak mungkin bila harus ditunda-tunda kembali. Pasalnya, jika pemindahan ibu kota negara tidak betul-betul direalisasikan mulai dari sekarang, maka potensi kerugian yang akan dihadapi bisa berkali lipat jauh lebih besar dari soal nilai anggaran yang diperlukan untuk memindahkan ibu kota negara. Mafhum disadari, Jakarta termasuk wilayah yang rawan terkena gempa bumi. Willard A Hanna dalam buku karyanya berjudul ‘’Hikayat Jakarta’’, mengungkapkan bahwa gempa bumi disertai letusan gunung berapi pernah memporak-porandakan kota yang kala itu dijuluki ‘’Ratu Timur’’ pada 4 dan 5 November 1699. Maka itu, wacana pemerintah untuk melakukan pemindahan ibu kota negara sudah sepatutnya untuk didukung oleh semua pihak. Sebab, pada hakikatnya yang diuntungkan dari pemindahan ibu kota negara tidak hanya pemerintah saja, tetapi juga masyarakat dan swasta. Dengan dipindahkannya ibu kota negara ke wilayah yang lebih acceptable, kecuali akan ada jaminan bahwa roda pemerintahan akan dapat terus bergulir, percepatan dan pemerataan pembangunan pun tidak mustahil akan lebih mudah tercapai. Semoga!

man dan atau tanah milik Desa Pakraman tidak dapat disertifikatkan atas nama pribadi, ayat (6) tanah desa pakraman dan tanah milik desa pakraman bebas dari pajak bumi dan bangunan. Jadi, dengan perbedaan konsepsi di antara keduanya, karena UU Nemor 5 Tahun 1960 bersifat nasional oleh karenanya beberapa pasal yang tersirat dan tersurat dalam perda tadi pada dasarnya adalah untuk mencegah tanah desa diperjual-belikan atas nama pribadi. Pertanyaannya, apakah dibutuhkan revisi Perda 03/2001 agar hak-hak adat (ulayat) dapat diakui oleh negara sebagaimana dimaksudkan putusan MK 35/2012? Termasuk akomodasi terhadap realitas Bali yang multi-kultural hari ini, sehingga perlu pengaturan hak kolektif seperti Wakaf (Islam), Tanah Perjanjian (Kristen) dan sejenisnya. Jika jawabannya ‘’ya’’, maka kita bermula dari sini dalam pengakuan hak masyarakat hukum adat, pemastian hak rakyat (individual) dan upaya penyelesaian konfik/sengketa tanah dan SDA. Karena itu, tanpa mengurangi nilai-nilai positifnya, implementasi putusan MK 35/2012 perlu dilengkapi dan/ atau didekati dengan perspektif sosio-antropologis. Ini diperlukan agar jangan sampai putusan dimaksud justru menjadi sumber konflik atau sengketa yang baru akibat pengakuan hak-hak masyarakat adat. Terlebih lagi, pada dasarnya, putusan MK 35/2012 itu sebenarnya juga mengukuhkan keberadaan Pasal 67 yang memberatkan masyarakat adat atas pengelolaan hutan. Sudah saatnya lebih memahami realitas sosio-antropologis dari apa yang disebut sebagai masyarakat (hukum) adat dan hak rakyat itu secara lebih empiris ketimbang berdebat soal konsep yang generik itu. Hentikan stigma soal pengakuan hak rakyat dan masyarakat adat ini sebagai kiri atau PKI. Toh, beberapa negara maju, seperti AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, telah ‘’mengakui dosa masa lalunya’’ dengan mengembalikan hak rakyat dan masyarakat adat. Penulis, pemerhati masalah sosial budaya, aktivis KPA dan penulis lepas

POJOK Mendikbud sebut program ‘’full day school’’ bukan wajib. - Tetap saja buat bingung. *** Penerapan Pancasila harus diteladani pejabat dan tokoh masyarakat. - Salah satunya tak korupsi. *** Jajak pendapat Bali Post, Bali berpotensi darurat sampah. - Dulu darurat narkoba.

Penulis, peneliti Alwi Research and Consulting

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan menikmati waktu liburannya ke Bali dengan mengunjungi Pantai Sanur, belum lama ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

SENIN UMANIS, 14 AGUSTUS 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Narkoba Rambah Desa, Tiga Pengguna Diamankan

Bali Post/wan

BENDERA - Warga Banjar Batu Paras, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, menaikkan bendera Merah Putih berukuran besar, Minggu (13/8) kemarin. Kegiatan itu diiringi dengan tabuh baleganjur oleh anak-anak banjar setempat. Tampak hadir Klian Dinas Banjar Batu Paras Made Ranu.

Pengangguran di Bali 1,28 Persen

Disnaker Rancang Belajar Sambil Pelatihan Denpasar (Bali Post) -

Angka pengangguran di Bali kini tercatat 1,28 persen, mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Buleleng dan Karangasem sejauh ini diprediksi menyimpan kantong-kantong pengangguran di Pulau Dewata. Namun Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali masih terus mencari tahu untuk mendapatkan data yang lebih valid. “Kita lihat dulu daerahdaerah yang miskin, karena orang miskin pendidikannya kurang, tidak bisa menyekolahkan anaknya. Sudah itu keterampilan kurang, keinginan untuk belajar, bekerja keluar juga kurang, justru ini yang akan kami cari nanti,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi dikonfirmasi, Minggu (13/8) kemarin. Menurut Wiratmi, pendidikan memang nomor satu dalam masalah tersebut. Namun pelatihan juga harus tetap diberikan kepada mereka. Jangan sampai orang miskin yang tidak berpendidikan hanya terhenti pada program kejar paket A, B, atau C dan selanjutnya tidak diberikan pelatihan. “Justru saya berkeinginan sambil belajar sambil ikut pelatihan, apa yang dibutuhkan oleh daerah itu, apa kompetensi daerah, bagaimana kondisi daerah, itu yang akan kita cari,” imbuh mantan Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali ini. Wiratmi mengaku masih menggencarkan konsolidasi dengan kepala dinas tenaga kerja di Sembilan kabupaten/kota. Utamanya dalam menangkap kantong-kantong pengangguran supaya program yang digelontorkan benar-benar menyentuh para penganggur. Mengingat program yang sudah rutin dibuat seperti job fair, masih belum banyak menyerap tenaga kerja. “Seperti contoh kemarin kita sudah mengadakan job fair tiga kali dengan lapangan pekerjaan kurang lebih 3.400 dari 40 perusahaan, sedangkan yang mendaftar cuma 1.500, berarti kan tersisa 1.900. Anak-anak muda yang sudah kita siapkan lapangan pekerjaan itu, justru mereka milih-milih pekerjaan,” jelasnya. Wiratmi menambahkan, anak-anak muda yang cenderung memilih-milih pekerjaan juga memicu adanya pengangguran. Mereka lebih menginginkan pekerjaan formal, seperti pegawai negeri atau pegawai kontrak. “Padahal sebenarnya yang menjanjikan pegawai swasta, kewirausahaan, itu kan sangat menjanjikan kalau mau seperti itu,” pungkasnya. Sebaliknya, anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali I Nengah Tamba justru meminta Pemprov Bali agar menampung dan merekrut angkatan kerja miskin. Begitu juga pemerintah

di kabupaten/kota agar melakukan hal yang sama. Dalam hal ini, menjadikan angkatan kerja miskin sebagai pegawai negeri atau pegawai kontrak. “Ini gerakan 72 tahun Indonesia merdeka. Ternyata masih ada generasi Bali yang tidak kerja dan miskin. Saatnya kita berdayakan mereka, beri mereka kesempatan, beri mereka ruang, beri mereka status,” ujar Ketua Komisi III ini. Tamba memberi contoh dalam perekrutan siswa miskin di SMA dan SMK Bali Mandara. Angkatan kerja miskin yang dijadi-

kan pegawai oleh pemerintah merupakan reward bagi mereka. Mengingat kemiskinan terjadi karena tidak ada pemerataan eko-

Bali Post/kmb32

Ni Luh Made Wiratmi

nomi di Bali. Orang Bali selama ini tidak banyak yang menjadi pelaku usaha dengan skala besar. “Pengusaha besar itu bukan orang Bali. Uang dari pariwisata hanya dititip di sini, lalu dibawa ke luar. Orang Bali tidak banyak yang menikmati,” pungkas pria yang digadanggadang maju ke DPR-RI di Senayan ini. (kmb32)

Bali Post/kmb32

I Nengah Tamba

Mangupura (Bali Post) Wilayah perdesaan terus di-sweeping aparat keamanan, khususnya BNNP Bali dan BNNK. Tujuannya untuk menangkal merambahnya narkoba di wilayah perdesaan. Pada Sabtu (12/8) lalu, BNNK Badung bersama instansi terkait menggelar sweeping di dua banjar wilayah Desa Angantaka dan hasilnya tiga orang diamankan karena pengguna narkotika. Dalam operasi tersebut, BNNK Badung melibatkan 50 personel bersinergi dengan aparat Desa Angantaka, Kesbangpolinmas Badung, Satpol PP Badung, anggota Polres Badung dan Polsek Abiansemal dan Koramil Abiansemal. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini. Setelah melaksanakan apel, personel dibagi dua, yaitu tim I bergerak menuju sasaran kos-kosan di Banjar Puseh dan Banjar Kekeran. Sedangkan Tim II bergerak di Banjar Desa dan Banjar Dalem. Petugas pemeriksaan 32 sampel urine penghuni kos yang dicurigai terindikasi penyalahgunaan narkotika dari 12 tempat koskosan. Alhasil ditemukan satu orang pengguna ekstasi, satu orang pengguna benzodiazepines dan satu orang mengakui mengonsumsi narkoba, namun hasil test urine negatif. Selanjutnya ketiga orang itu diproses rehabilitasi. Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, Minggu (13/8) kemarin, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menanggulanginya penyalahgunaan narkoba, salah satunya melalui sweeping. Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bukti nyata sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. Di samping itu, diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Begitu juga kepada seluruh personel yang bertugas

dapat bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh, harus ada komunikasi dan koordinasi yang baik di lapangan sesuaikan dengan prosedur yang berlaku serta utamakan faktor keamanan dan keselamatan diri sendiri. Kaposek Abiansemal Kompol Nyoman Weca menegaskan

kegiatan ini sebagai upaya dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Badung. Namun bila ditemukan barang bukti berupa narkoba langsung dibawa ke BNNK Badung untuk dilakukan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (kmb36)

Bali Post/ist

SWEEPING - Tim gabungan BNNK Badung dan instansi terkait saat menggelar sweeping di wilayah Desa Angantaka, Abiansemal, Badung.


BANGLI

8

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Jabatan Eselon II Lowong Bertambah

SOSOK Semangat Nasionalisme Masyarakat Indonesia khususnya Bangli sudah menunjukkan semangat dan jiwa nasionalisme. Hal itu dibuktikan dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan masyarakat untuk menyemarakkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Hal itu diungkapkan Bupati Bangli I Made Gianyar, Minggu (13/8) kemarin. Dia menjelaskan, semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan bangsa sangat tinggi. Diharapkan hal ini juga sejalan dengan semangat masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan. ‘’Sebagai warga negara, sudah sepantasnya masyarakat Indonesia khususnya Bangli memiliki Bali Post/nan semangat untuk mengisi kemerdekaan ini,’’ katanya. Menurutnya, tahun ini peringatan HUT Kemerdekaan RI dimaknai lebih luas. Berdasarkan surat edaran Mensesneg, momen ini dirayakan sebulan penuh atau disebut bulan kemerdekaan. Peringatan dilaksanakan di seluruh Indonesia. ‘’Jadi Kita minta bagi masyarakat yang belum mengibarkan bendera agar segera memasang bendera merah putih di rumah masing-masing. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,’’ tegasnya. (nan)

Bangli (Bali Post) -

Deretan jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Bangli yang lowong kembali bertambah. Hal ini menyusul pensiunnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli I Ketut Kayana per awal Agustus lalu. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Minggu (13/8) kemarin, mengatakan untuk mengisi kekosongan tersebut, Bupati Bangli I Made Gianyar sudah menunjuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Putu Koesalireni sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Mengenai apa pertimbangan

ditunjuknya Koesalireni sebagai Plt. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Giri Putra tidak bisa memastikannya. ‘’Mungkin karena menyangkut urusan perempuan,’’ ujarnya. Dengan pensiunnya Ketut

Bali Post/ina

GERABAH MOZAIK - Kerajinan gerabah mozaik kaca buatan Nengah Kita yang sudah merambah pasar luar negeri.

Gerabah Mozaik Yangapi Tembus Pasar Luar Negeri

berdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, terdapat lima posisi eselon II lainnya yang juga kosong. Dari lima posisi yang kosong, dua di antaranya Staf Ahli Bupati, satu posisi Asisten dan dua pimpinan OPD. Kedua pimpinan OPD yang masih kosong yakni Kepala Dinas Pol PP serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Bupati telah menunjuk sejumlah pejabat untuk menjadi Plt. (kmb40)

SDT Putra Dharma Seraya

Gelar Bangli Ceki Tournament Bale Agung Cup II

Harga Daging Ayam Melonjak Bangli (Bali Post) Harga daging ayam mengalami peningkatan cukup signifikan di pasaran. Hal ini disebabkan pasokan daging yang menurun. Kondisi tersebut terjadi sejak dua pekan terakhir. Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Kidul, Suratmini mengungkapkan, sebelum mengalami kenaikan, harga daging ayam di pasaran berkisar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kg. Tetapi sejak beberapa hari terakhir, harganya meningkat tajam menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Bahkan di Pasar Kintamani, harga daging ayam dijual Rp 40 ribu per kg. ‘’Kenaikan harga daging ayam per kilogramnya berkisar Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu. Melonjaknya harga daging akibat pasokan daging ayam sedikit,’’ ungkap Suratmini, Minggu (13/8) kemarin. Dia menjelaskan, lonjakan harga menyebabkan turunnya minat pembeli. Jika biasanya pelanggan membeli daging 4 kg, sejak kenaikan harga terpaksa menguranginya menjadi 2 kg. Tak hanya harga daging, harga ayam di tingkat peternak juga meningkat. Biasanya satu ekor ayam pedaging dibelinya Rp 18 ribu, namun kini naik menjadi Rp 26 ribu. ‘’Pemicu naiknya harga daging karena cuaca buruk yang mengakibatkan banyak ayam mati,’’ katanya. (kmb41)

Kayana dari posisi tersebut, otomatis menambah deretan kursi jabatan eselon II yang kosong. Terkait kekosongan beberapa jabatan eselon II, Giri Putra mengatakan bahwa Bupati sudah merancang pengisian dan mutasi. Panitia seleksi (pansel) pun sudah dibentuk.

Sesuai mekanisme, sebelum pengisian jabatan kosong, harus didahului dengan mutasi. Jabatan-jabatan kosong nantinya akan dilelang. Giri Putra menyatakan, untuk melaksanakan pengisian jabatan pihaknya saat ini masih menunggu rekomendasi KASN. ‘’Setelah ada rekomendasi untuk rotasi baru pansel bekerja,’’ imbuhnya. Selain posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pem-

Bali Post/ina

CEKI - Gede Wisnu Ari Saputra dan Dr. Ir. Wayan Koster saat pembukaan Turnamen Ceki Bale Agung Cup II.

Bangli (Bali Post) Setelah sukses menyelenggarakan Ceki Tournament Bale Agung Cup I, Sekaa Deha Teruna (SDT) Putra Dharma Seraya Banjar Adat Gunaksa kembali menggelar turnamen tersebut tahun ini. Bekerja sama dengan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Bangli, turnamen ceki yang digelar untuk memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI ini diselenggarakan selama lima hari mulai 12 sampai 17 Agustus. Total hadiah yang disediakan dalam turnamen ceki senilai Rp 50 juta. Turnamen ceki yang dihadiri masyarakat dan dulu adat Banjar Gunaksa dibuka secara resmi oleh Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. dalam kapasitasnya sebagai salah figur yang sangat gigih memperjuangkan keajegan

Dinas PKP Imbau Petani Kembangkan Kopi Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli berupaya meningkatkan luas lahan perkebunan kopi khususnya di wilayah Kintamani. Hal ini mengingat potensi pengembangan kopi di wilayah tersebut sangat tinggi. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sukartana, Minggu (13/8) kemarin, mengatakan saat DPRD Bangli sidak di pabrik kopi di Mengani belum lama ini, pihaknya diminta meningkatkan kapasitas produksi kopi. Hal ini mengingat sejak beberapa tahun belakangan, produksi kopi khususnya di Kintamani kian merosot. Terkait hal ini, dia mengaku sudah mengimbau petani yang lahannya masih berpotensi agar kembali mengembangkan kopi. Apalagi, kopi Kintamani sudah mampu menembus pasar ekspor. Kopi Kintamani jangan sampai punah dan harus terus dikembangkan. ‘’Semenjak harga kopi kembali normal, para petani yang sebelumnya menebang kopikopi mereka kini kembali ingin membudidayakan kopi secara swadaya,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sudah menginstruksikan Bidang Penyuluhan supaya terus melakukan koordinasi dengan Kepala UPTD di masing-masing wilayah dalam rangka mengajak petani kembali membudidayakan kopi. Dengan upaya yang telah dilakukan selama ini, pihaknya optimis luas lahan pertanian kopi Kintamani akan semakin bertambah. ‘’Kita targetkan tiga sampai empat tahun ke depan lahan kopi kembali seperti semula,’’ jelasnya. Disinggung terkait desakan dewan untuk memak-

KOPI - Kebun kopi di Kintamani. simalkan lahan pemerintah yang kosong untuk dimanfaatkan sebagai perkebunan kopi, Sukartana mengaku mengapresiasi hal tersebut. Bahkan dia menyebut potensi untuk itu cukup besar. Dia mencontohkan, aset milik Pemprov Bali di Banjar Kembang Sari Desa Satra, Kintamani yang luas lahannya mencapai 20 hektar sangat cocok untuk digunakan

Bali Post/nan

mengembangkan bibit kopi. ‘’Mengingat itu aset provinsi, kini tinggal bagaimana Pemkab melalui BKPAD melakukan pendekatan agar aset itu bisa menjadi milik kabupaten. Jika nanti aset itu sudah menjadi milik kabupaten, maka akan sangat bagus digunakan untuk mengembangkan kopi Kintamani,’’ tegas Sukartana. (kmb41)

Bangli (Bali Post) – Aneka produk kerajinan yang dihasilkan para perajin di Bangli telah mampu menembus pasar luar negeri. Salah satunya gerabah mozaik buatan Nengah Kita, perajin di Banjar Kalanganyar Desa Yangapi, Tembuku. Ditemui, Minggu (13/8) kemarin, Wayan Locong, kakak dari Nengah Kita, yang selama ini turut bergelut dalam usaha yang sama mengatakan produk kerajinannya antara lain guci, tempat lilin, piring tempat buah dan hiasan dinding lainnya. Selain dijual di pasar lokal, produk ini banyak dikirim ke Eropa, Spanyol dan Argentina. Locong menuturkan, untuk membuat gerabah mozaik, bahan baku dibeli dari luar Bangli misalnya gerabah dari Lombok. Sementara kacanya didatangkan dari Gianyar. Proses pembuatan gerabah mozaik diawali dari mengamplas gerabah hingga halus. Selanjutnya dicat dan digambar sesuai desain yang diMENGUCAPKAN : inginkan. Setelah itu barulah gerabah dipasangi potongan kaca bening yang sebelumnya sudah diwarnai. Bersama 13 pekerja, dalam sehari dirinya bisa menghasilkan belasan hingga puluhan produk. Sama seperti usaha kerajinan lainnya, ada saja kendala yang dihadapi perajin. Locong mengatakan, dalam memproduksi gerabah mozaik, yang menjadi kendala Melalui peringatan ini adalah cuaca. Jika hujan terus menerus, pasokan gerabah dari Mari gunakan sebagai energi pendorong Lombok kerap terlambat. Harga gerabah mozaik bersinergitas pemerataan pembangunan di Bali variasi, tergantung ukuran. menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia Untuk satu set guci isian tiga, dijual dari Rp 100 ribu hingga I MADE GIANYAR, SH., M.Hum SANG NYOMAN SEDANA ARTA,SE Rp 500 ribu. Sementara temBUPATI BANGLI WAKIL BUPATI BANGLI pat lilin dijual mulai harga Rp K.0000913-rpa 20 ribu. (kmb40)

PEMERINTAH DAN JAJARAN

SERTA MASYARAKAT KABUPATEN BANGLI

Selamat Ulang Tahun

PROVINSI BALI KE-59 (14 AGUSTUS 2017)

budaya, adat dan kesejahteraan masyarakat Bali, Sabtu (12/8) sore. Tampak hadir dalam acara tersebut Relawan KBS Bangli yang merupakan penggagas terlaksananya simakrama di sela-sela turnamen in. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Turnamen Ceki Bale Agung Cup II Gede Wisnu Ari Saputra mengatakan turnamen kali ini diikuti 1.250 peserta dari seluruh Bali. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-72 RI sekaligus upaya pelestarian permainan ceki sebagai salah satu olahraga rekreasi masyarakat Bali. Aturan permainan mengacu pada aturan permainan ceki yang telah ditetapkan oleh FORMI Bali. ‘’Kami ingin menyosialisasikan bahwa ceki bukan judi, melainkan satu olahraga rekreasi masyarakat

Bali,’’ terangnya. Sementara itu, Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan, selama ini Bali dikenal dunia dengan pariwisatanya. Dengan demikian, Koster berharap seluruh masyarakat Bali bersinergi dan komit mengembangkan semua potensi yang dimiliki Bali sehingga taksu pariwisata Bali di mata dunia makin meningkat. Dalam kesempatan tersebut, Koster yang merupakan salah satu kandidat kuat Gubernur Bali 2018-2023 itu menyempatkan diri melakukan simakrama dengan masyarakat Desa Pakraman Cempaga. Kegiatan berakhir dengan kunjungan ke Pura Manik Tirtha Puseh Pakraman Cempaga Bangli untuk melihat langsung swadaya masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di pura tersebut. (kmb40/k250)

Pemilik Yayasan Pendidikan Dipolisikan Bangli (Bali Post) Seorang pemilik yayasan pendidikan di Tembuku berinisial I Nengah MD alias S (43) dilaporkan ke Polsek setempat, Minggu (13/8) kemarin. Ia dilaporkan setelah melakukan perusakan mobil milik I Ketut Sarna (28), warga Banjar Kalakat Desa Abang Batudinding, Kintamani. Kejadian itu berlangsung ketika keduanya menonton gerak jalan di Jalan Raya Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, Sarna yang mengendarai mobil X-Over bernopol DK 970 AN mengikuti siswa yang tengah gerak jalan sambil membawa suplai air mineral untuk peserta. Tepat di jalan Banjar Metro Kaja, Sarna berhenti untuk memberikan air mineral kepada siswanya. Di depan yayasan pendidikan yang ada di banjar setempat, Sarna kemudian dipanggil oleh terlapor. Sarna pun menghampiri terlapor dan memberikan air mineral. Ketika itu keduanya sempat berbincang-bincang. Sarna sempat mengungkapkan ke terlapor bahwa anak-anak di banjar setempat ramah dan mudah bergaul. Korban juga menyatakan naksir dengan siswa di sana. Namun, ucapan

Sarna justru dijawab dengan nada keras oleh terlapor. Terlapor mempertanyakan siapa yang dimaksud. Sarna yang ketika itu kaget melihat reaksi terlapor, langsung mengklarifikasi ucapannya. Korban menyampaikan bahwa dirinya senang bergaul dengan pemuda dan pemudi di setempat. Mendengar klarifikasi Sarna, terlapor langsung membanting air mineral yang dibawanya. Keduanya sempat terlibat cekcok dan dilerai oleh I Komang Artanita, rekan Sarna. Meski demikian Sarna saat itu sempat terkena pukulan pada bagian bibir sebanyak satu kali. Karena terlapor terus mengamuk, Sarna dan Artanita bergegas meninggalkan terlapor. Akan tetapi, terlapor yang terus emosi tetap mengejarnya dan melempari paving hingga menyebabkan kaca bagian belakang mobil pecah. Tak terima dengan kejadian itu, Sarna kemudian lapor polisi. Kapolsek Tembuku AKP Sunjaya Wirya saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut. Pihaknya mengaku sudah melakukan olah TKP serta memintai keterangan saksi-saksi. ‘’Kami juga sudah mengamankan pelaku,’’ katanya. (kmb40)


GIANYAR

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

9

Harga Jeruk Anjlok

Petani di Desa Kerta Tunda Panen Gianyar (Bali Post) -

Memasuki masa panen, sejumlah petani di Desa Kerta Kecamatan Payangan mengeluhkan turunnya harga jeruk di pasaran. Apalagi penurunan harganya cukup signifikan. Agar tak merugi, petani pun terpaksa menunda masa panen.

Bali Post/nik

SERAHKAN BIBIT - Ketua Panitia HUT Pramuka Kwartir Cabang Gianyar Dewa Ngurah Adi saat menyerahkan bibit kelapa kepada Perbekel Desa Kerta Made Gunawan.

Pramuka Kwarcab Gianyar Tanam Ratusan Bibit Kelapa

Gianyar (Bali Post) Menanamkan semangat patriotisme tentang cinta terhadap tanah air khususnya lingkungan, Pramuka Kwartir Cabang Gianyar melakukan penanaman pohon di dua tempat dengan konsep nyegara gunung. Hal ini dilakukan serangkaian Hari Pramuka ke-56 yang jatuh pada Senin (14/8) hari ini. Ketua Panitia Hari Pramuka Kwartir Cabang Gianyar Dewa Ngurah Adi mengatakan, pihaknya menggelar penanaman pohon serentak di dua tempat yakni Pantai Masceti dan Gumi

Perkemahan Puncak Sari, Banjar Pilan Desa Kerta, Payangan, Minggu (13/8) kemarin. ‘’Kami melakukan penanaman 200 bibit pohon kelapa secara serentak di dua tempat dengan konsep nyegara gunung,’’ ucapnya usai penanaman pohon di Banjar Pilan. Dijelaskannya, 200 bibit tanaman upakara itu terdiri dari sembilan jenis yakni kelapa Udang, Julit, Surya, Bulan, Rangda, Mulung, Sudamala, Gading dan Daksina. ‘’Di sini kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk melestarikan tanaman lokal

yang bermanfaat, sebab sekarang banyak datang tanaman hias dari luar yang justru kurang bermanfaat khususnya untuk upakara,’’ terangnya sembari berharap kegiatan ini bisa menanamkan pendidikan karakter tentang semangat patriotisme cinta tanah air. Sementara itu, Perbekel Desa Kerta Made Gunawan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gianyar tersebut. Menurutnya, Pemerintah Desa Kerta juga memiliki program pengembangan ekonomi berbasis alam. (kmb35)

Menurut petani jeruk di Banjar Marga Tengah Desa Kerta, Made Budana, jeruk kualitas A yang sudah matang dan besar yang baru dipetik harganya kini hanya Rp 3 ribu per kg. Sementara kalau sudah dikirim ke Pasar Kumbasari di Denpasar hanya naik menjadi Rp 4 ribu sampai Rp 4.500 per kg. Hal ini jelas sangat disayangkannya, sebab biasanya harganya di pasaran bisa mencapai Rp 8 ribu per kg. ‘’Sementara untuk jeruk matang dengan kualitas B kategori sedang dan C kategori kualitas rendah, bila sudah di pasaran sekarang harganya jauh lebih murah yakni mencapai Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu per kg. Padahal sebelumnya harga kualitas B itu Rp 6 ribu sampai Rp 7.500 dan yang C harganya Rp 5 ribu. Kalau di lahan saya yang luasnya satu hektar itu masih sisa jeruk terakhir yang kualitas C,’’ ujarnya. Dikatakannya, selama musim panen yang berlangsung sejak Juli, pihaknya sudah beberapa kali memanen. Hasil di atas lahan satu hektar itu mencapai lima ton lebih. Namun di tengah penurunan harga jeruk, hasil itu diakuinya tidak seimbang dengan pengeluaran, khususnya untuk

harga pupuk yang menghabiskan jutaan rupiah. ‘’Kalau beli pupuk saja habis Rp 3,8 juta. Belum lagi biaya yang lain,’’ keluhnya. Kondisi ini juga dikeluhkan petani lain, Ni Made Dera. Petani di Banjar Pilan Desa Kerta ini lebih memilih menjual jeruk hasil panennya yang masih hijau di pasaran, meski harganya relatif murah yakni Rp 3 ribu per kg. ‘’Kalau jeruk yang hijau ini biasanya untuk jualan di es jeruk. Harganya di pasaran beda tipis dengan jeruk yang sudah matang kualitas A,’’ ucapnya. Sementara itu, Perbekel Desa Kerta Made Gunawan mengatakan, akibat turunnya harga jeruk di pasaran, sejumlah petani di desanya memilih untuk menahan masa panen. Petani cenderung menunggu harga jeruk stabil untuk meminimalisir kerugian. Kalaupun ada petani yang memanen sekarang, itu dikarenakan kebutuhan ekonomi yang bersangkutan. Dijelaskannya, jeruk di Desa Kerta ini bisa tahan hingga September. Itu berarti, jika pasokan jeruk dari daerah lain sudah habis atau berkurang di pasaran, diperkirakan harga jeruk dari de-

Bali Post/nik

JERUK - Petani di Desa Kerta menunjukkan tanaman jeruk di lahan pertaniannya. sanya baru bisa meningkat hingga Rp 8 ribu per kg. Perkebunan jeruk di desa ini bisa ditemui di delapan banjar. Luas totalnya sekitar 226 hektar. ‘’Itu untuk jeruk saja. Komoditi lain hasil produksi pertanian di desa saya harganya masih stabil,’’ terangnya. Diungkapkannya lebih lanjut, perekonomian di Desa Kerta

digerakkan sektor pertanian. Komoditi dihasilkan antara lain jeruk, kopi, sawi dan cabai. Hasil pertanian ini setiap harinya dijual di pasar tradisional meliputi wilayah Gianyar, Denpasar dan Badung. ‘’Setiap harinya ada sekitar 24 pick-up yang bergerak membawa hasil pertanian ke seluruh pasar tradisional itu,’’ ujarnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Pengembangan Pariwisata Desa Jumpai Terbentur RT/RW Semarapura (Bali Post) Potensi pariwisata Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung cukup besar, terutama kawasan pesisir. Masyarakat sangat mengharapkan itu bisa dikembangkan dan dikenal masyarakat luas. Namun, hal tersebut belum bisa terwujud secara penuh. Penyebabnya, karena sesuai Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kawasan itu masuk zona perindustrian. Perbekel Jumpai Wayan Sudiarna mengungkapkan sejak beberapa tahun belakangan, wisatawan asing yang datang ke pantai di wilayahnya cukup banyak. Mereka tak hanya menikmati suasana laut, namun juga langsung surfing. Atas hal tersebut, masyarakat berharap bisa dikembangkan menjadi tujuan destinasi. Akan tetapi, ini belum bisa terwujud secara maksimal. Upaya penataan, utamanya fasilitas pendukung surfing belum mampu dilaksanakan. “Masyarakat dari dulu sangat berharap sekali pantai bisa dikembangkan jadi kawasan destinasi pendukung surfing. Tapi dulu kawasan ini masuk zona perindustrian di RTRW. Ini yang masih jadi kendala,” ungkapnya, Minggu (13/8) kemarin. Mengatasi hal itu, ia sudah mengajukan permohonan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klungkung untuk melakukan kajian terhadap status kawasan tersebut. Diharapkan bisa segera mendapatkan jawaban. “Ini sudah sempat disampaikan. Kami berharap bisa dijadikan kawasan pariwisata,” ucapnya. Meski masih terbelit persoalan, langkah-langkah promosi potensi laut sudah dilakukan melalui penyelenggaraan event “Jumpai Surfing Club” yang digagas Sekaa Teruna Çanthi Wacana Samanjaya, Desa Jumpai. “Hari ini (kemarin-red) sudah ada acara surfing. Itu salah satu cara untuk mempromosikan potensi laut,” katanya. Event ini pun mendapat respons positif dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. (kmb45)

Sampah Plastik akan Diolah Jadi Listrik

Semarapura (Bali Post) -

Pengolahan sampah plastik menjadi listrik segera diuji coba Pemkab Klungkung. Sebagai langkah awal, akan diterapkan di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Hal ini pun akan diikuti sosalisasi ke masyarakat. Jika program terobosan ini mampu berjalan maksimal, maka akan dilanjutkan pada skala yang lebih besar. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, Anak Agung Kirana, Minggu (13/8) kemarin menjelaskan persoalan sampah, khususnya di bumi serombotan belakangan ini sudah tergolong mengkhawatirkan. Hal tersebut salah satunya sebagai imbas rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pengolahan. Sampah dibuang begitu saja tanpa memperhatikan kon-

Bali Post/ist

SURFING - Sejumlah pemuda Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung melakukan aktivitas surfing, Minggu (13/8) kemarin.

Produsen Gula Aren di Besan Kesulitan Pemasaran

Semarapura (Bali Post) Produksi gula aren di Kecamatan Dawan tak hanya terdapat di Desa Dawan Klod. Hal serupa juga ditemui di Desa Besan. Produknya pun cukup berkualitas. Namun di balik itu, produsen masih kesulitan dalam pemasaran. Perbekel Desa Besan Made Suryata G. Puri menuturkan masyarakat di desanya tak hanya bekerja sebagai petani. Sejak turun-temurun, kaum perempuan, khususnya yang telah berumah tangga juga ada yang menjadi produsen gula aren. Pembuatannya dengan tradisional, produknya memiliki kualitas cukup baik. Tak kalah dengan daerah lain. Namun, di balik itu, ada sebuah persoalan yang membelit usaha rumahan ini. Produsen masih kesulitan dalam melakukan pemasaran. Selama ini penjualannya lebih banyak melalui pengepul. Alhasil, harganya menjadi lebih murah. Bahkan tak jarang dipermainkan. Kondisi ini berdampak pada penghasilannya menjadi tak menentu. “Itu hanya lebih banyak dijual ke pengepul. Belum bisa langsung tembus ke pasar,” ujarnya, belum lama ini. Penghasilan yang demikian, sambung dia secara perlahan menyebabkan produsen beralih ke profesi lain yang penghasilannya dipandang lebih menjanjikan. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah pun diharapkan bisa memberikan perhatian. “Kami berharap pemerintah bisa membantu dalam pemasaran. Biar usaha bisa menggeliat,” imbuhnya. (kmb45)

disi lingkungan. Menangani hal ini, pemkab sejatinya sudah melakukan penanganan. Salah satunya dengan melakukan pengangkutan secara rutin ke TPA Sente di Desa Pikat. Langkah ini pun telah dimbangi dengan pemilahan. Namun, sejak beberapa tahun belakangan, TPA seluas 98 are ini sudah tergolong overload. Setiap harinya terdapat sedikitnya 20 truk sampah yang masuk. “Untuk

SEJUMLAH sarana fasilitas umum di sekitar Lapangan Puputan Klungkung kondisinya memprihatinkan. Kerusakan sudah terjadi di beberapa bagian. Padahal usianya belum tergolong tua. Selain itu, kesan jorok juga nampak sangat melekat. Hal tersebut terungkap saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pemantauan di sela-sela menghadiri acara car free day, Minggu (13/8) kemarin. Dihadapkan kondisi demikian, Bupati asal Nusa Ceningan ini langsung geram. Kerusakan tersebut ditemukan pada sejumlah keran toilet di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Selain itu, toilet yang telah direnovasi bak kelas hotel ini juga terkesan jorok. Sejumlah lampu penerangan juga ditemukan hilang. Atas hal tersebut, Bupati Suwirta langsung geram. “Jika perilaku masyarakat selalu seperti ini maka sebesar apapun anggaran pemeliaha-

raan, tidak akan pernah cukup, maka dari itu kepada seluruh warga masyarakat mari kita bersama-sama menjaga dan merawat seluruh fasilitas umum,” ujarnya. Salah seorang petugas kebersihan Balai Budaya, Made Wardani mengaku kewalahan merawat toilet. Hal tersebut sebagai imbas dari rendahnya kesadaran masyarakat. “Saya jengkel Pak, padahal setiap pagi kami bertiga selalu bersihkan namun keesokan harinya selalu kotor dan jorok, bahkan mampet dan juga lampu penerangan setiap kami pasang selalu hilang keesokan harinya,” ucapnya. Mendengar keluhan itu, Bupati Suwirta langsung memberikannya uang Rp 500 ribu dari kantong pribadinya untuk membeli sejumlah lampu penerang. Pada kesempatan itu bupati juga menemukan rumput di area lapangan dan arena bermain anak banyak mati. Selain

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

nantinya akan dikembangkan pada skala yang lebih besar. Ditegaskan, langkah tersebut bukan satu-satunya bentuk penanganan sampah plastik. Pemkab juga mendorong pemilik produk untuk ikut turun tangan. “Kami ada gerakan berburu sampah plastik. Nanti akan dipilah sesuai merek produknya,” tegasnya. Sementara itu, disinggung menyikapi TPA yang overload, pemkab berencana membuang sampah ke TPA Regional di Kabupaten Bangli. Hanya ini masih proses pembahasan. “Sampai sekarang belum bisa membawa sampah ke sana. Masih dibahas,” tandasnya. (kmb45)

itu, plafon ruang ganti pada panggung juga telah jebol dan mengalami kerusakan yang lumayan parah. Namun, upaya pemkab untuk melakukan perbaikan tak bisa dilakukan lantaran statusnya masih menjadi milik pemerintah provinsi. Kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang turut mendampingi, Bupati Suwirta meminta untuk selalu peka terhadap aset yang dimiliki Pemda. Sarana prasarana yang telah dibangun dengan dana besar tak hanya dijaga dan dirawat petugas kebersihan, tetapi juga seluruh warga masyarakat. Dirinya menegaskan tidak mau anggaran perbaikan aset membengkak setiap tahun akibat kurangnya pemeliharaan. “Lebih baik tambah tenaga untuk memelihara aset kita, tenaga yang malas terutama yang kontrak jangan diperpanjang dan jika ada pihak outsourcing yang kerjanya tidak benar, lebih baik diganti saja,” ketusnya. (ad927)

Bali Post/ist

PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pemantauan fasilitas Lapangan Puputan Klungkung di sela-sela menghadiri acara car free day, Minggu (13/8) kemarin.

Tiga Desa Masuk ”Blank Spot”, Pemkab Kejar Investasi Provider

kLUNGKUNG (0366)

TPA sebenarnya tidak lagi bisa menampung,” ungkapnya. Atas dasar itu, pemkab berupaya mencari terobosan pengolahan sampah, khususnya plastik. Itu direncanakan diolah menjadi briket yang dapat digunakan menjadi listrik. Hal tersebut akan bekerja sama dengan PT PLN Persero. Sebagai langkah awal, ini akan diterapkan di Desa Gunaksa, Kecamatan

Dawan dan di-launching pada November mendatang. Pada percontohan, ditargetkan satu ton sampah yang dapat diolah menjadi briket per harinya. “Satu ton sampah akan diolah menjadi 400 kilogram briket atau setara dengan listrik 15 ribu watt,” terangnya. Lahan untuk pengolahan, sambung kirana sudah disediakan desa. Demikian juga untuk beberapa tenaga kerjanya. Sementara untuk peralatan, tenaga ahli yang akan mendampingi selama satu tahun, serta biaya lainnya, akan ditanggung PT PLN. Jika itu telah membuahkan hasil, sambung Kirana

Sarana Fasilitas Lapangan Puputan Rusak, Bupati Suwirta Geram

Telepon Penting Polres Klungkung

Bali Post/dok

TPA SENTE - Kondisi sampah di TPA Sente di Desa Pikat.

Bali Post/sos

TOWER - Tower telekomunikasi berdiri di dekat permukiman warga di Bukit Tengah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Fasilitas seperti itu perlu ada di tiga desa lainnya yang masuk blank spot.

Semarapura (Bali Post) Tiga desa di Kabupaten Klungkung masih masuk sebagai daerah blank spot. Hal tersebut sebagai dampak nihilnya tower telekomunikasi. Atas hal itu, pemkab pun terus mengejar provider untuk bisa menanamkan modal di wilayah tersebut. Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung, Wayan Parna, Minggu (13/8) kemarin. Sesuai pemetaan, desa yang tercatat blank spot tersebar di dua kecamatan, yakni Nusa Penida pada Desa Sekartaji dan Klumpu serta Kecamatan Dawan terjadi pada Desa Pikat.

Kondisi ini telah terjadi selama bertahun-tahun. “Di sana benar-benar blank spot. Sama sekali tidak ada tower seluruh provider,” ungkapnya. Dihadapkan kondisi demikian, masyarakat menjadi kesulitan dalam berkomunikasi via telepon. Hal yang bersifat urgent tidak dapat disampaikan secara cepat. Supaya tak terus berlanjut, pemkab telah melakukan upaya penanganan. Seluruh provider sudah diajak komunikasi supaya bisa menanamkan modal di wilayah tersebut. Namun, sampai sekarang belum ada yang menyatakan kesiapannya. “Kami terbuka sekali untuk seluruh provider.

Ada yang mengajukan, tapi lokasi yang dinginkan bukan di sana. Tapi daerah pariwisata,” jelas Parna. Hal tersebut, sambung dia masih tetap diupayakan. Minimal, harapannya tower bisa ada di perbatasan desa tersebut. Jaringan telepone dinilai sangat penting untuk mendukung program pemkab berupa smart city yang ditargetkan sudah berjalan akhir tahun ini. Berbagai hal nantinya akan diakses dengan melalui internet. “Ini sangat penting untuk mendukung smart city. Informasi harus bisa disampaikan secara cepat,” tandasnya. (kmb45)


Senin Umanis, 14 Agustus 2017

BULELENG

11

Arus Pendek, Rumah Nyoman Kantor Terbakar

Singaraja (Bali Post) – Sebuah rumah permanen di Banjar Dinas Dauh Pangkung, Desa Umajero, Kecamatan Busungbiu, terbakar Minggu (13/8) kemarin pukul 09.30 Wita. Rumah milik Nyoman Kantor (65) tersebut terbakar diduga karena hubungan arus pendek listrik. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta. Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan pihaknya telah menerima laporan kebakaran rumah di Desa Busungbiu. AKP Muliadi mengatakan, api ditemukan pertama kali oleh istri Kantor, Wayan Setemi yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Saksi terkejut karena tiba-tiba bagian atap salah satu kamar berukuran tujuh kali lima meter persegi tersebut terbakar. Kobaran api dengan cepat melahap ruang kamar hingga merembet ke kamar yang lain. Setemi kemudian berteriak kebakaran, sehingga tetangganya datang ke lokasi kejadian. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya warga membuahkan hasil dan api berhasil dijinakkan hingga kebakaran tidak meluas ke bangunan rumah milik warga lain. Meski api berhasil dipadamkan, korban mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta. “Awalnya istri korban yang menemukan api sudah membakar bagian atap dan cepat sekali api membesar. Warga kemudian berhasil memadamkan api hingga tidak merebet ke rumah tetangganya. Barang perlengkapan rumah korban hangus dan hanya tinggal puing-puing,” katanya. Penyebab kebakaran, kata AKP Muliadi, masih dilakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Dari pemeriksaan awal, rumah tersebut terbakar diduga akibat hubungan arus pendek listrik. (kmb38)

TERBAKAR – Diduga karena hubungan arus pendek listrik, rumah milik Nyoman Kantor terbakar, Minggu (13/8) kemarin.

Bali Post/kmb38

Penataan Kawasan Tugu Singa Ambara Raja Terganjal Anggaran

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menunda penataan kawasan Tugu Singa Ambara Raja yang memanfaatkan sebagian halaman rumah dinas (rumdin) dan gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, karena kesulitan anggaran. Apalagi tahun ini akan fokus menggarap sektor pertanian yang notabene menyerap anggaran besar.

Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D.

Bali Post/kmb38

Dosen UGM Sumbang ’’Screening’’

Budi Daya Kerang Mutiara Terganjal Alat Pemantau PENGEMBANGAN budi daya kerang mutiara di Buleleng mendapat perhatian serius kalangan akademisi. Salah seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. menemukan alat untuk screening kerang mutiara. Alat yang ditemukan oleh dosen asal Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng ini memudahkan pembudi daya memantau perkembangan mutiara, mulai saat menyuntikkan benih ke dalam kerang dan memisahkan mutiara dari grade tertinggi ke grade yang paling rendah. Screening kerang mutiara ini sebenarnya sudah ditemukan sejak beberapa tahun lalu. Di beberapa wilayah penghasil kerang mutiara, alat ini sudah dioperasikan. Sementara di Buleleng penyerahan alat ini bersamaan dengan simposium internasional tentang pemanfaatan energi tenaga nuklir di kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), beberapa waktu lalu. Sumber daya manusia (SDM) yang akan membantu nelayan, rencananya akan disiapkan oleh dosen dan mahasiswa Undiksha. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. mengatakan, budi daya kerang mutiara di beberapa daerah di Indonesia termasuk Buleleng masih terganjal teknik untuk memantau perkembangan atau masa panen. Minimnya peralatan itu membuat budi daya ini digeluti dengan untung rugi. Pasalnya, masa panen yang diperkirakan selama dua tahun dan setelah panen tidak semua kerang menghasilkan mutiara sesuai dengan grade yang memiliki nilai jual. “Mulai benih disuntik tidak bisa dipantau perkembangannya dan masa panen harus dua tahun, tidak bisa di bawah itu. Pada saat panen ini pengusaha atau nelayan gambling karena tidak semua kerang akan berisi mutiara dan grade nya pun tidak bisa diprediksi,” jelasnya. Menyusul kondisi itu, dosen Program Studi (Prodi) Matematika ini berhasil menemukan alat screening menggunakan sinar-X. Alat ini tidak ubahnya dengan alat rontgen yang banyak diaplikasikan dalam bidang kedokteran. Dengan sinar X, kerang di-screening kemudian datanya direkam dalam bentuk image. Dari tampilan image tersebut dapat diketahui apakah setelah benih disuntik kerang akan bisa hidup normal atau sebaliknya. Selain itu, pertumbuhannya akan bisa dipantau secara rutin dan masa panen bisa dilakukan tanpa harus bermain untung rugi menunggu sampai dua tahun. Dengan pemantauan ini, pembudidaya bisa memisahkan mutiara yang masuk grade tertinggi hingga yang paling rendah. “Saya kira alat ini bisa membantu nelayan atau pengusaha yang mengembangkan budi daya kerang mutiara di Buleleng. Dari uji coba dan daerah yang sudah menggunakan dari awal pertumbuhan benihnya bisa dipantau dan kalau gagal tumbuh bisa disuntik kembali. Bahkan pembentukan kerang sesuai grade yang diminta pun bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan alat temuan kami ini,” jelasnya. Suparta menambahkan, tidak cukup dengan menyiapkan alat yang ditemukan dari penelitiannya itu. Akan tetapi dukungan dari dosen peneliti atau mahasiswa di Undiksha atau kampus lain bisa dimanfaatkan untuk melakukan riset dalam hal teknik budi daya kerang mutiara. Selain itu, lembaga pendidikan di Bali Utara diharapkan berpartisipasi membantu nelayan atau pihak lain dalam mengembangkan usaha budi daya mereka. “Kami hanya membuat alatnya dan Undiksha atau lembaga lain bisa memanfaatkan dalam melakukan risetnya dan juga menciptakan SDM yang nantinya bisa mengoperasikan screening ini, sebab pengoperasiannya membutuhkan skill tersendiri,” tegasnya. (mud)

Awalnya penataan ini dirancang melalui APBD Induk tahun 2018. Dalam penataan tersebut, sebagian halaman rumdin seluas 500 are dari 1,4 hektar dimanfaatkan ruang terbuka hijau (RTH). RTH ini menyediakan tempat bermain anak-anak. Sedangkan areal gedung Wanita Laksmi Graha dijadikan stop over bus pariwisata yang datang dari arah Denpasar. Gedung Wanita Laksmi Graha dibangun bertingkat dengan memanfaatkan lahan dari Kantor Sat Pol PP yang berada di sebelah utara gedung Laksmi Graha. Sedangkan Kantor Satpol PP akan dipindah ke bekas Gedung Badan Keuangan Daerah. Penataan ini dirancang

agar wajah Gedung Kantor Bupati Buleleng di belakang Tugu Singa Ambara Raja lebih terlihat. Di samping itu, penataan tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan agenda Buleleng Festival (Bulfest) tiap tahunnya. Menyusul program ini, pemerintah tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) dengan alokasi anggaran dari APBD Perubahan tahun 2017. Perkiraan awal penataan kawasan Tugu Singa Ambara Raja itu menghabiskan dana hingga Rp 10 miliar. Namun anggaran itu belum bisa terpenuhi di tahun 2018, sehingga rencana penataan itu pun ditinjau ulang. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Minggu

(13/8) kemarin mengatakan, pihaknya masih tetap berupaya mendapatkan tambahan dana, sehingga rencana penataan kawasan Tugu Singa Ambara Raja terwujud di tahun 2018. Harapan mendapatkan tambahan dari upaya mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang baik hingga mendapat opini Wajah Tanpa Pengecualian (WTP). “Karena sudah diprogramkan, maka kita akan coba cari dana di pusat sebagai penghargaan, sehingga program penataan ini bisa kita realisasikan,” katanya. Menurut Bupati, upaya penataan itu akan mendukung gelaran Bulfest ke depannya. Karena saat ini, gelaran Bulfest sudah memberikan dampak ekonomi yang baik

bagi masyarakat. Di samping itu, sejak Bulfest digelar kesenian di Buleleng mulai hidup hingga ke desa-desa. Apalagi di masing-masing kecamatan juga ada tempat bagi seniman menuangkan karya seninya. “Bulfest yang akan datang dibuat lebih baik lagi. Salah satunya dengan menata kawasan Tunggu Singa Ambara Raja, karena Bulfest yang baru berlalu saja diterima oleh masyarakat yang memang haus hiburan dan mampu mendongkrak perekonomian,” jelasnya. Pertanian Diplot Rp 23,8 M Sementara itu, dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD tahun 2018, sektor pertanian mendapat alokasi dana sebesar Rp 23,8 miliar, atau paling tinggi di banding sektor lainnya. Alokasi dana sektor pertanian tersebut, jika dibanding tahun

Bali Post/kmb38

Putu Agus Suradnyana

2017 mengalami kenaikan hingga 86 persen dari yang semula sebesar Rp 13 miliar. (kmb38)

Maknai Nilai Perjuangan

48 Regu Gerak Jalan Berkompetisi Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 48 regu gerak jalan berkompetisi dalam lomba gerak jalan 45 kilometer serangkaian HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Minggu (13/8) kemarin. Puluhan regu gerak jalan dari pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah dan kelompok pemuda ini antusias mengikuti lomba bergengsi dan sudah menjadi tradisi, karena memperebutkan total uang Rp 295 juta. Lomba ini dilepas Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Sabtu (12/8) lalu di Lapangan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Lomba gerak jalan tahun ini menempuh rute sejauh 39,4 kilometer, dibagi tiga etape. Start di lapangan Desa Celukan Bawang dan finish etape pertama di lapangan Seririt. Etapa kedua dari lapangan Seririt berakhir di Pantai Binaria, Lovina. Dari Lovina peserta kembali menjalani kompetisi untuk mencapai garis finish di Gor Bhuana Patra, Singaraja. Dari etapa pertama dan ketiga lomba berjalan seru dan menjadi hiburan masyarakat di lokasi yang dilintasi. Bahkan meski lomba dari malam hingga berakhir dinihari kemarin, penonton antusias menyaksikan lomba yang dihelat setiap tahun tersebut. Wakil Bupati Nyoman Sutjidra mengatakan, lomba gerak jalan ini untuk menanamkan dan membangkitkan semangat dalam memaknai nilai perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Dari kegiatan positif ini, generasi muda maupun masyarakat umum diharapkan dapat memaknai nilai perjuangan itu dalam mengisi pembangunan di masa kini.

“Gerak jalan yang menempuh jarak 39,4 kilometer ini mencerminkan bagaimana pejuang dengan semangat pantang menyerah untuk merebut kemerdekaan. Untuk itu, ini tidak sekadar lomba, tapi menanamkan semangat perjuangan itu patut diteladani dalam mengisi pembangunan di segala bidang,” tegasnya. Sementara itu, panitia menyediakan total hadiah uang sebesar Rp 295 juta. Rinciannya juara pertama Rp 50 juta, juara dua Rp 30 juta dan juara tiga Rp 20 juta. Sedangkan regu yang tidak mendapatkan juara tetapi berhasil masuk finish dengan jumlah peserta dalam satu regu sembilan orang diberikan uang Rp 2,5 juta. (kmb38)

Bali Post/kmb38

GERAK JALAN – Memperebutkan total hadiah uang Rp 295 juta, sebanyak 48 regu gerak jalan mengikuti lomba gerak jalan 45 kilometer kategori dewasa putra, Minggu (13/8) kemarin.


JEMBRANA

12

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Bupati Artha Dorong Kemudahan Investasi di Sektor Pariwisata

KESERIUSAN Pemkab Jembrana menggenjot pertumbuhan pariwisata di wilayahnya disertai dengan komitmen untuk memberikan kemudahan birokrasi dalam iklim berinvestasi. Hal ini diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha usai menerima salah satu investor yang hendak berinvestasi di sektor perhotelan, Jumat (11/8). Dengan sederet kebijakannya, ia mengaku sangat mendorong tumbuh dan berkembangnya investasi di semua sektor, termasuk di bidang pariwisata. Bahkan payung hukumnya sudah disediakan, tertuang dalam Perda No. 2 Tahun 2017 tentang Pemberian Insentif/atau kemudahan kepada masyarakat dan/atau

penanam modal. Di antaranya adalah kemudahan di bidang perizinan dan non-perizinan yang diselenggarakan melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana. Bahkan inovasi pun dilakukan terkait dengan pelayan perizinan dan nonperizinan, apabila persyaratan administrasi dan kajian teknis sudah terpenuhi, maka dalam waktu tiga hari izin sudah diterbitkan. Ditambahkan Artha, berbagai kemudahan itu diberikan agar para investor tidak perlu ragu menginvestasikan uangnya di Jembrana. “Saya membuka seluas-luasnya bagi pemilik modal untuk berinvestasi di Jembrana. Sepanjang

Bali Post/ist

PAPARAN - Bupati Jembrana I Putu Artha saat memaparkan tentang kemudahan investasi pariwisata di Jembrana.

memenuhi syarat serta aturan, kita tidak akan mempersulit orang yang ingin berinvestasi. Karena investasi yang masuk secara tidak langsung menguntungkan kami guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Makepung ini,“ ujar Artha. Tidak hanya soal perizinan, berbagai perbaikan sarana pendukung wisata seperti infrastruktur, penataan objek wisata terus digenjot. Seperti halnya dengan memperbaiki akses jalan penunjang ke kawasan wisata dengan fasilitas hotmik. Selain itu beberapa objek daerah tujuan wisata juga mulai ditata. Mulai dari kawasan Teluk Gilimanuk dengan membangun sentra kuliner serta penambahan fasilitas guna membangkitkan atmosfer Bali di sana. Bergerak ke kota, saat ini juga tengah dibangun Kebun Raya Jagatnatha (KRJ), dengan konsep tanaman usadha serta upakara yang digadang-gadang beroperasi tahun 2019. Ada pula pembangunan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) yang merupakan proyek pusat sebagai rest area terpadu, serta memperbaiki tata kelola objek wisata yang sudah ada sebelumnya. “Selain memiliki pesona gunung serta laut eksotis, kami juga tawarkan kekayaan budaya melalui kesenian Jegog serta Makepung yang tiada duanya. Selama ini sudah menjadi napas masyarakat Jembrana,“ kata Artha. Bupati juga berharap yang terpenting investor masuk dulu ke Jembrana dan jangan diganggu, sebab mereka juga akan menciptakan lapangan kerja baru. Namun pada jangka panjang, Jembrana-lah yang akan diuntungkan karena memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (ad925)

DITATA - Salah satu view yang sudah ditata pemerintah di Pantai Yeh Leh, Desa Pengeragoan.

Bali Post/olo

Panorama Pantai Yeh Leh Kerap Terhalang Truk Parkir Negara (Bali Post) Penataan kawasan perbatasan Jembrana-Tabanan di Desa Pengeragoan mulai nampak. Tugu dan patung Makepung yang menjadi ikon Jembrana kini lebih diperhatikan, begitu juga ditambah sarana lainnya yang menunjang wisata Pantai Pengeragoan yang berbatu tersebut. Setiap pagi atau sore hari, kawasan perbatasan yang dilengkapi dengan rest area yang dikelola desa itu ramai dikunjungi, sekadar berfoto. Namun, sayangnya penataan jalan Denpasar-Gilimanuk itu terkadang tertutupi truktruk yang parkir, bahkan bermalam. Namun, karena merupakan jalan umum pihak pengelola rest area tak bisa tegas melakukan pelarangan. Seperti yang terlihat Ming-

gu (13/8) kemarin. Kawasan yang tertata dengan memasang ejaan nama Pantai Yeh Leh di bahan batu besar itu tertutupi truk yang parkir. Perbekel Pengeragoan Wayan Balikari saat dikonfirmasi tak menampik adanya kondisi itu. Pengelola Rest Area Yeh Leh sejatinya sudah berulangkali menegur para sopir truk, namun tak memiliki dasar kuat lan-

taran di sana merupakan jalan umum. “Sudah sering kita berikan teguran, tapi tidak mempan. Kami juga harapkan agar jalan di sana steril sehingga tidak menutupi view pantai yang sudah ditata,” terangnya. Pihaknya, kata dia, juga sudah mulai menjajaki bersama Bappeda untuk menata lebih lanjut kawasan perbatasan itu agar lebih elok. Ke depan, tempat melasti yang berada

di timur akan dipindah ke rest area baru yang tidak jauh dari lokasi awal. Pinggiran sungai tempat melasti ini akan disender ke utara dan dibuat jogging track. Pihaknya juga berharap ada gelung kori seperti di Gilimanuk atau setidaknya di kanan kiri ada apit surang. Di sebelah tugu perbatasan, juga ada lahan kosong yang bisa ke depannya untuk lahan parkir. “Tanah itu masih milik warga dan dijual. Kami harap Pemkab bisa memfasilitasi membeli tanah itu untuk lahan tempat parkir yang terbatas,” tambahnya. (kmb26)

Belasan Lansia Gaungkan Semangat Kemerdekaan RI Negara (Bali Post) Belasan lansia di Kabupaten Jembrana datang ke acara “Panggung Lansia” serangkaian peringatan HUT ke-72 RI di Desa Tegal Badeng Timur Negara, Minggu (13/8) kemarin di Negara. Para lansia yang rata-rata berusia 70 hingga 90 tahun ini terlihat masih semangat dalam menjalani hidup meski penuh kekurangan.

Selain berjoged dan senam, para lansia ini juga begitu semangat menyanyikan lagu ‘‘Indonesia Raya’’ bersama anak-anak dan remaja. Kiang Nyoman Kilo yang fanatik dengan pakaian TNInya dan kakek H. Ramin yang mengenakan pakaian hansip ini tampak gagah memegang bendera merah putih. Di usia yang sudah uzur itu rupanya tak menyurut-

kan semangatnya untuk menyuarakan semangat kemerdekaan. Bahkan dengan lantang meneriakkan kata “Merdeka, Merdeka, Merdeka”. Semangat para lansia tersebut membuat haru para warga yang ikut hadir. “Kami merasa salut. Lansia seperti Kiang Kilo jauh-jauh datang menggunakan sepeda gayung isi bendera merah putih untuk ikut menggaungkan seman-

gat NKRI. Demikian juga Kakek Ramin dan lansia lainnya. Bahkan nenek yang kakinya sakit (kaki gajah) juga hadir, kami sangat terharu,” kata Serda Yosafat Banu, Babinsa Tegal Badeng Timur kemarin. Mereka semua merupakan pejuang kehidupan. Seperti Kiang Kilo masih harus berjuang dan bekerja di usia tua meski sering sakit sesak napas dengan menjadi pemanjat

pohon. Demikian juga Kakek Ramin yang tinggal di gubuk reot di Pengambengan. Nenek yang mengalami sakit kaki gajah dan harus dibalut kain setiap harinya mengais rezeki dengan menumbuk bata merah sebagai bahan telur asin. Serta lansia lainnya yang masih berjuang demi hidup. Sebagai ganjaran atas perjuangan mereka diberikan bantuan sembako gratis. (kmb)

Bali Post/olo

LANSIA - Para lansia yang masih semangat menggaungkan semangat kemerdekaan dan NKRI harga mati.


Senin Umanis, 14 Agustus 2017

KARANGASEM

13

Senam Sehat Bersama Bupati Karangasem Amlapura (Bali Post) Senam sehat bersama menjadi pemanis rangkaian peringatan HUT RI di Karangasem. Bertempat di Stadion Amlapura, Jalan Vetaran Jalur 11 Padangkerta, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri memimpin langsung kegiatan yang dilaksanakan Jumat (11/8) lalu. Bupati yang hadir bersama Wabup Wayan Artha Dipa tampak sumringah dan sangat bersemangat mengikuti gerakan senam yang dipandu dua orang instruktur senam tersebut. ‘’Dirgahayu RI ke-72, mari kita pupuk semangat kebersamaan dengan mengabdi bagi nusa dan bangsa dengan menyuarakan Karangasem The Spirit of Bali. Semangat, taksu, fibrasi dan inner beauty yang dimiliki Kabupaten Karangasem untuk Bali ini harus kita jaga, tata dan lestarikan bersama,’’ tandas Bupati sebelum acara. Mas Sumatri juga meminta partisipasi aktif semua pihak, termasuk seluruh instansi untuk ikut mendukung dan mewujudkan visi-misi dan program Pemkab Karangasem. Program pembangunan yang dirancang tersebut dituangkan dalam sembilan program unggulan yang dikemas dalam Nawa Satya Dharma. ‘’Dengan semangat goton royong dan pengabdian, yakin kita pasti bisa,’’ ujar Bupati. (kmb)

Bali Post/kmb31

TATA - Wantilan lama ini direhab total agar lebih menambah kesan nyaman. Proyek penataan ini didanai dari APBD Provinsi Bali.

Bali Post/kmb

SENAM - Senam sehat bersama peringatan HUT RI di Stadion Amlapura.

Diikuti 66 Siswa, MGMP Matematika Gelar Olimpiade

Amlapura (Bali Post)Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Karangasem, Minggu (13/8) kemarin menggelar Pekan Olimpiade Matematika (POM). Olimpiade Matematika SMP se-Karangasem ini diikuti 66 orang siswa. Olimpiade yang bertujuan untuk menumbuhkan minat siswa terhadap matematika ini, melahirkan siswa terbaik dalam bidang matematika dari SMPN 2 Amlapura atas nama I Putu Aditya Swarmanta. Ketua MGMP Matematika SMP di Karangasem I Nyoman Rauh mengatakan ajang Olimpiade Matematika ini sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya melatih dan menjaring siswa dalam ajang serupa di tingkat provinsi maupun nasional. Proses Olimpiade Matematika ini digelar dalam dua tahap. Tahap pertama, 40 orang siswa dari 20 sekolah SMP dari Kecamatan Abang, Karangasem, Bebandem dan Manggis, bersaing menjawab soal-soal dalam ajang tersebut. Tahap kedua, giliran peserta dari Kecamatan Kubu, Selat, Sidemen dan Rendang, sebanyak 26 orang siswa dari 13 sekolah bersaing menjadi yang terbaik. “Tiap sekolah mengirim dua siswa. Antusias sekolah luar biasa. Hanya dua sekolah di Kecamatan Kubu yang tidak mengirim peserta,” katanya. Pelaksanaan olimpiade ini dilakukan sejak pagi hingga sore. Sebab, setelah melewati tahap satu dan dua, peserta yang berhasil masuk babak final, kembali mengikuti pelaksanaan lomba selama dua jam. Setelah melewati babak final, beberapa siswa berhasil merebut juara. Selain I Putu Aditya Swarmanta dari SMPN 2 Amlapura sebagai juara I, juara II direbut oleh siswa dari SMPN 2 Rendang atas nama I Made Sutantra Dwi Putra. Sementara untuk juara III siswa dari SMPN 1 Selat, I Gede Surya Wirawan. Selanjutnya untuk juara harapan I diraih Ni Luh Putu Yonita Putri Utami dari SMPN 4 Bebandem, juara harapan II I Ketut Yudi Sucipta dari SMPN 1 Abang dan juara harapan III Ni Luh Sinta Septiari dari SMPN 1 Sidemen. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Gusti Ngurah Kartika, usai membuka kegiatan Pekan Olimpiade Matematika ini mengapresiasi pelaksanaan Pekan Olimpiade Matematika yang digagas MGMP Matematika Karangasem. Menurutnya, MGMP Matematika SMP, organisasi paling solid dan aktif dalam menggelar berbagai kegiatan untuk menunjang peningkatan prestasi siswa. “MGMP Matematika SMP ini pintar mengkemas sebuah kegiatan yang menunjang prestasi siswa. Juga aktif menjalin kerja sama dengan lembaga lain,” tegasnya. Dia berharap ini bisa menjadi contoh bagi MGMP yang lain, dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk terus mengasah siswa-siswa terbaik bumi lahar dalam berbagai bidang keilmuan. (kmb31)

Barang Bukti Sabu di Baturinggit 6,67 Gram

Amlapura (Bali Post) Barang bukti (BB) yang diamankan Tim Khusus Pemberantasan Narkoba Polres Karangasem dalam penggerebekan di Banjar/Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, cukup mencengangkan. Dari pemiliknya yang akhirnya ditetapkan sebagai bandar berinisial IKO (25), sabu-sabu yang terbagi dalam 18 paket siap edar itu total beratnya 6,67 gram. Pelaku digerebek di rumahnya, Selasa (8/8) sekitar pukul 06.00 Wita. Dalam operasi itu, tim khusus bersama personel Sat. Reskoba Polres Karangasem juga mengamankan dua orang lainnya yakni istri IKO berinisial NKE (23) dan rekannya, IGS (46). Belakangan polisi mendapatkan indikasi bahwa IGS saat itu datang ke rumah IKO untuk membeli satu paket SS kemasan hemat. ‘’BB yang 6,67 gram itu berat kotor, berat bersihnya 4,1 gram,’’ terang Kasat Reskoba Polres Karangasem AKP Agus Trisnadi, Minggu (13/8) kemarin. BB yang diamankan itu terdiri dari 16 paket yang sebelumnya sempat dilemparkan IKO ke atas genteng rumah tetangganya, satu paket yang disembunyikan di halaman rumah dan satu paket yang sudah dijual kepada IGS. Barang bukti yang sudah pindah tangah ke tangan mantan anggota dewan itu seberat 0,12 gram ditemukan di dapur IKO. Sebelumnya diberitakan, pengungkapan kasus narkoba itu bermula dari penangkapan pelaku jambret Muhamad Amin Saini alias Agus. Yang bersangkutan pada Minggu (6/8) lalu menjambret turis asal Kanada di kawasan Pantai Amed. Amin Saini ditangkap dalam kondisi fly karena pengaruh sabu-sabu. Dia mengaku membeli barang psikotropika itu dari IKO. Kasat Res. Narkoba AKP Agus Trisnadi mengatakan pelaku mendapatkan narkoba dari bandar di Denpasar. Namun, upaya mengungkap keberadaan pemasok masih buntu karena pelaku bungkam. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan lanjutan serta barang bukti yang ditemukan, dalam kasus tersebut pelaku berkapasitas sebagai pengedar. Indikasi IKO sebagai pengedar diperkuat dengan adanya barang bukti pendukung di antaranya uang hasil transaksi Rp 600 ribu dan sebuah HP. Sementara itu terkait peran NKE dan IGS, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Khusus untuk NKE yang hasil tes urinenya negatif, tak menutup kemungkinan nantinya dijerat pasal yang sama dengan suaminya. ‘’Yang bersangkutan masih kita periksa, kita masih menunggu hasil finalnya,’’ jelas Agus Trisnadi. (kmb)

Direhab dengan Anggaran Rp 933 Juta, Wantilan di Besakih Dibongkar

Amlapura (Bali Post) -

Penataan Pura Agung Besakih terus berlanjut. Setelah menata pengelolaan secara menyeluruh melalui pembentukan MO (Manajer Operasional) Besakih, penataan kini menyentuh fisik bangunan di areal pura. Salah satunya, wantilan yang sudah tua mulai dibongkar. Penataan fisik areal Pura Agung Besakih tersebut didanai dari APBD Provinsi Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dengan nilai proyek Rp 933 juta lebih. Seperti yang nampak Minggu (13/8) kemarin, beberapa pekerja sudah membongkar bagian atap wantilan tersebut. Proyek penataan dan lingkungan Pura Agung Besakih ini dikerjakan kontraktor CV Ratu Gede selama 120 hari dengan waktu pengerjaan sejak 1 Agustus lalu. Bandesa Besakih Jro Mangku Widiartha mengatakan rencananya wantilan ini

akan direhab total dan diganti dengan wantilan baru. Tetapi bentuk wantilannya sama seperti sekarang. Selain wantilan yang baru, lingkungan sekitar juga ditata ulang dengan penambahan fasilitas umum dan kebun. Hal itu dilakukan untuk menambah keasrian di lingkungan Pura Agung Besakih. ‘’Kita ingin penataan dilakukan bertahap. Wantilan

ini salah satu bagian penataan, agar pamedek lebih nyaman saat masuk lingkungan Pura Agung Besakih,’’ katanya, kemarin. Tidak hanya wantilan, akses jalan menuju Pura Agung Besakih juga sudah diaspal sekaligus pembuatan drainase pada beberapa ruas jalan menuju Pura Agung Besakih. Namun, satu masalah yang belum berubah adalah

penataan pedagang di pintu masuk pura. Pedagang kaki lima di sana masih membawa kesan kumuh. Sejak awal, pedagang ini dikatakan akan ditata dan dicarikan tempat baru, tetapi sampai sekarang pedagang kaki lima masih susah diatur dan tetap bertahan di pintu masuk pura. Selain itu, meski kini sudah ditempatkan Pos Informasi di pintu masuk Pura Agung Besakih, tetapi papan informasi yang terpasang di sana sudah usang. Sehingga sejumlah wisatawan kesulitan melihat gambaran umum Pura Agung Besakih dari papan informasi itu. ‘’Pada dasarnya penataan Pura Agung Besakih sudah bagus. Ada perubahan cukup

signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Tetapi ada beberapa hal kecil justru tak tersentuh. Seperti penataan pedagang hingga papan informasi ini yang sudah usang. Namanya papan informasi, tapi tidak memberikan informasi apa-apa,’’ keluh salah satu wisatawan asing yang disampaikan lewat pemandu wisatanya. Besakih memang memasuki era baru dalam pengelolaan kawasan pura. Sejak dibentuk Badan Pengelola dan MO Besakih di dalamnya, sekarang penataan kawasan Besakih menjadi lebih terarah. Keluhan wisatawan soal Besakih juga mulai berkurang. (kmb31)

Meriahkan HUT Ke-72 RI

Bupati Mas Sumatri Lepas 83 Peleton Gerak Jalan 45 Km BERBAGAI perlombaan gerak jalan telah mewarnai perayaan dalam menyambut HUT ke-72 RI di Kabupaten Karangasem. Salah satunya Gerak Jalan 45 Km yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Karangasem. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Sekda I Gede Adnya Mulyadi dan Forkopimda melepas 82 peleton barisan gerak jalan. Di antaranya 67 peleton yang akan memperebutkan trofi kemenangan dan 15 peleton penggembira dari SKPD, GMT dan desa-desa se-Kabupaten Karangasem, Sabtu (12/8) lalu. Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ini ternyata masih mendapat perhatian masyarakat. Terbukti, walau pelaksanaannya dilaksanakan hingga malam hari, namun masyarakat masih tetap membeludak untuk menyaksikan

dan memberikan semangat kepada peserta di sepanjang rute yang dilalui peserta dari Yeh Malet menuju Kota Amlapura. Bupati Mas Sumatri usai melepas peserta gerak jalan mengatakan semangat para pejuang terdahulu patut diperingati bersama dengan lebih menekankan semangat melalui kegiatan-kegiatan. Ini memberikan makna dan ungkapan mensyukuri Kemerdekaan RI saat ini. Kemerdekaan suatu bangsa tidak turun begitu saja, namun melalui perjuangan penuh pengorbanan doa dan air mata. ‘’Kami berharap para peserta gerak jalan 45 kilometer bisa menjadikan semangat nasionalisme dan patriotisme hendaknya menjadi pedoman peserta dalam mengikuti kegiatan ini,’’ ujar Bupati IGA Mas Sumatri. Sementara itu, Kadisdikpora I Gusti Ngurah Kartika mengatakan, untuk tahun ini gerak jalan 45 km yang me-

Air Karangasem Dilirik Investor Singapura Amlapura (Bali Post)Meski banyak daerahnya kering, namun potensi sumber air yang ada di bumi lahar itu dilirik investor. Pemodal asal Singapura yang melirik potensi air Karangasem adalah Victory Engineering and Resources PTE Ltd. Keinginan mereka disampaikan melalui audensi dengan Wakil Bupati (Wabup) Wayan Artha Dipa di Kantor Bupati Karangasem, Jumat (11/8) lalu. Audensi juga dihadiri Berjaya Karangasem Consulting Group. Juga hadir Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, I Nengah Toya, dan para kepala instansi terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan PDAM. Artha Dipa menyampaikan apresiasinya kepada pihak investor atas kunjungannya ke Karangasem. Pihaknya juga menyambut rencana investasi tersebut. “Saya sangat berharap kerja sama ini segera terealisasi karena akan memberikan dampak positif bagi peningkatan di segala sektor dan memberikan manfaat bagi masyarakat Karangasem,” ujarnya. Chief Marketing Officer Victory Engineering and Resources PTE Ltd. Tommy Pratomo memaparkan pihaknya tertarik

berinvestasi di tiga bidang usaha yaitu produk air kemasan, proyek listrik tenaga surya dan pariwisata. Ketertarikan itu muncul karena Karangasem memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. “Salah satunya air yang berlimpah. Untuk hal tersebut, kami berencana membangun sebuah pabrik air minum dengan konsep berbeda lengkap dengan pusat pendidikan. Dengan begitu masyarakat dapat melihat dan mengetahui langsung cara pengolahan airnya,” jelasnya. Tommy Pratomo berharap proyek ini nanti dapat bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan target pasar ekspor, diharapkan pola kerja sama itu dapat memberikan keuntungan bagi kedua pihak yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat. Sementara itu, Yualita Prabowo dari Berjaya Karangasem Consulting Group Yualita Prabowo, mengatakan investor asal Singapura itu telah berhasil melakukan investasinya di beberapa negara. Di Indonesia, Kabupaten Karangasem akan dijadikan proyek percontohan. “Semoga proyek ini bisa terwujud dan memberi kontribusi bagi PAD dan masyarakat Karangasem,” katanya. (kmb)

libatkan puluhan regu putra, dimulai dari pukul 15.00 Wita sampai malam hari. Adapun jalur yang dilalui mulai start dari Yeh Malet selanjutnya menuju ke arah timur dengan jarak tempuh 45 km hingga finis di GOR Gunung Agung Amlapura. Pemenang nantinya akan diumumkan pada malam resepsi puncak Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang. Hasil dari penilaian juri Gerak Jalan 45 Km, keluar sebagai juara I peserta dengan nomor dada H 18 dari SMAN 1 Amlapura, juara II dengan nomor dada H 17 dari Purba Karangasem dan juara III dengan nomor dada H 16 dari STT Susuan. Sementara juara harapan I diraih barisan dengan nomor dada H 39 dari Pemuda Perum, juara harapan II dengan nomor dada H 33 dari SMAN 1 Selat dan juara harapan III adalah barisan dengan nomor dada H 01 dari STT Padangkerta. (ad931)

LEPAS - Bupati Mas Sumatri saat melepas barisan gerak jalan 45 km, serangkaian memeriahkan HUT ke-72 RI, Sabtu (12/8).


TABANAN

14

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Hingga Agustus

Pendapatan DTW Tanah Lot Tembus Rp 74 M

Tabanan (Bali Post) -

Upaya eksekutif dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata terus dilakukan. Salah satunya melalui DTW Tanah Lot di Kecamatan Kediri, Tabanan. Di objek wisata yang terkenal dengan pura di tengah laut dan keindahan pantai bebatuan itu bahkan menyumbang PAD tertinggi. Dari data yang ada, hingga bulan Agustus 2017 pendapatan objek wisata di sana sudah tembus di angka Rp 74 miliar lebih. “Dari total jumlah itu merupakan pemasukan kotor, belum dipotong biaya operasional,” tandas Manager DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, belum lama ini. Dikatakannya, untuk pendapatan bersih DTW Tanah Lot hingga bulan Agustus kurang lebih sudah di angka Rp 55 miliar. Jumlah pendapatan ini meningkat jika dibandingkan dengan pendapatan di bulan yang sama di tahun 2016. Apalagi mengingat Oktober 2016 silam sudah diberlakukan kenaikan tarif tiket masuk hing-

ga 100 persen. “Memang ada target peningkatan pendapatan. Dan itu pun hanya dari tiket masuk, karena memang tidak ada potensi pendapatan lain di sini,” ucapnya. Mengingat potensi pendapatan hanya berasal dari tiket masuk kunjungan, tentu pihaknya hanya bisa berupaya terus melakukan promosi untuk meningkatkan

jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot, baik itu wisatawan domestik maupun internasional. Di samping itu, juga dilakukan pembenahan sarana pendukung areal objek seperti perluasan lahan parkir. “Kami sudah lakukan perluasan lahan parkir lagi 24 are di areal tengah, dan proses paving sudah 90 persen rampung,” bebernya.

Target kunjungan DTW Tanah Lot untuk tahun 2017 ini adalah 2,8 juta pengunjung. Meski demikian pihak pengelola berharap target kunjungan bisa melampaui jumlah tersebut, bahkan menembus angka empat juta pengunjung. Harapan ini didasari oleh kunjungan tahun 2016 lalu yang melampaui target, yakni di angka 3,5 juta pengunjung. Berdasarkan data kunjungan terakhir memang terjadi peningkatan setidaknya lima persen dibandingkan tahun lalu. Hingga Juni total kunjungan tahun 2017 tembus 1.775.203. Jumlah ini mengalami peningkatan dari kunjungan tahun 2016

Warung Global

Tingkatkan Kinerja, Sasarannya Harus Tepat Guna SEMUA daerah di Bali berlomba mewacanakan peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Namun seiring wacana itu, mestinya juga ditingkatkan kinerja petugas bersangkutan. Sehingga apa yang diangankan bisa terwujud dan penggunaan PAD juga tepat sasaran. Demikian terungkap dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Tingkatkan Pendapatan PAD Diminta Lakukan Inovasi” Sabtu (12/8) lalu. Acara ini juga dipancarluaskan Radio Genta FM, Swara Negara FM, Singaraja FM dan SWiB Amlapura. Mursi di Denpasar berharap agar jangan hanya mengejar pendapatan saja, tapi kinerjanya juga harus ditingkatkan. Coba saja dalam bekerja dan pengelolaan pendapatan dilakukan dengan jujur dan transparan. Jika pendapatan sudah meningkat harusnya bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. Dia juga berharap perusahaan daerah (PD) di manapun itu jangan hanya menjadi sapi perah yang hanya ditekan untuk meningkatkan pendapatan saja, tapi tidak dibarengi peningkatan kualitas. Ia berpesan jangan lupa di manapun itu PD-nya, tetap harus diaudit dan di awasi kinerjanya. Pendapatan boleh naik, tapi hasilnya tepat guna dan dirasakan manfaatnya

oleh masyarakat banyak. Made Bimasena di Gianyar mengatakan, jika ada oknum pejabat, pegawai dan pelayan masyarakat yang tidak berbuat baik untuk rakyat, korupsi dan sebagainya, dikenakan sanksi yang sangat berat mestinya. Fera di Tabanan juga menyampaikan agar pengelolaan pemasukan PD harus dikelola dengan terbuka. Selama itu, Febri di Denpasar sering melihat ulah juru parkir nakal yang bisa membuat pendapat perusahaan daerah terutama PD Parkir jadi berkurang. Sering tidak diberikan karcis. Pelayanan juga sangat kurang. Parkir tidak diatur dan keamanan diabaikan. Banyak lahan parkir dadakan. Ini juga merupakan kebocoran

pendapatan parkir. Arya di Denpasar juga menyampaikan pendapat yang sama. Mestinya dilarang parkir menggunakan badan jalan. Pemerintah mestinya mengawasi, sekarang dagang di pinggir jalan juga harus bayar karcis parkir. Bagaimana pertanggung jawabannya? Apakah sudah masuk ke pendapatam daerah? Lahan parkir yang memadai harus disediakan dengan memanfaatkan aset-aset berupa lahan yang dimiliki oleh pemerintah. Mahayadi dan Ayu di Badung memprediksi jika ini hanya alih-alih atau alasan saja untuk meningkatkan tarif parkir. Selama ini juga tidak jelas kalau PD menerima keuntungan, masyarakat juga tidak tahu. Kalau rugi baru

diumumkan. Kalau begini masyarakat kecil yang dirugikan. Ia juga menyarankan agar perusahaan daerah diawasi dengan baik dan diaudit secara berkala. Banyak inovasi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pendapatan salah satunya dengan menggelar undian berhadiah. Nang Kenceng di Jimbaran memprediksi dengan cara ini mampu manarik minat masyarakat menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh PD. Dengan tujuan meningkatkan pendapatan, secara otomatis pelayanan juga ditingkatkan. Demikian Gusti di Renon menyampaikan. Sistem parkir misalnya, selama ini banyak lahan parkir yang ilegal. Di pinggir jalan mestinya dilarang tegas oleh pemerintah. Ugi di Tabanan menambahkan, juga menyayangkan seragam juru parkir yang seolah bukan tukang parkir. “Untuk itu jangan hanya ditekan untuk tingkatkan pendapatan saja dong,” keluhnya. (sikha)

Bali Post/dok

KUNJUNGAN - Wisatawan domestik membeludak berkunjung beberapa waktu yang lalu. Objek wisata Tanah Lot menyumbang PAD tertinggi. Hingga Agustus 2017 pendapatan objek wisata ini tembus Rp 74 miliar lebih. direntang waktu yang sama yaitu 1.692.481 kunjungan. Toya Adnyana mengatakan, kunjungan masih didominasi wisatawan domestik sebanyak 54 persen dan 46 persen, sisanya merupakan

wisatawan mancanegara. Disinggung tentang penerapan e-billing, Toya Adnyana mengatakan pihaknya hanya menjalankan instruksi dari badan pengelola. Karena ia tidak memiliki kewenangan

untuk mengambil keputusan. Namun untuk realisasi rencana tersebut, ia tengah menyiapkan rumah untuk mesin e-billing. “Rencananya akan kita siapkan di dua pintu masuk,” pungkasnya. (kmb28)


15

Senin Umanis, 14 Agustus 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Inggris ------------------------------------------------------Brighton and HA Chelsea Crystal Palace Everton Southampton Watford West Bromwich Arsenal

vs vs vs vs vs vs vs vs

Manchester City Burnley Huddersfield Town Stoke City Swansea City Liverpool Bournemouth Leicester City

0-2 2-3 0-3 1-0 0-0 3-3 1-0 4-3

--------------- Liga Prancis ----------------------------------------------------Amiens SC Nantes Bordeaux Caen Toulouse Nice Stade Rennes

vs vs vs vs vs vs vs

Angers SCO Marseille Metz St Etienne Montpellier HSC ESTAC Troyes Olympique Lyon

0-2 0-1 2-0 0-1 1-0 1-2 1-2

--------------- Piala Italia Putaran III -------------------------------------Bari (II) vs Cremonese (II) Chievo Verona vs Ascoli (II) Crotone vs Piacenza(III) Sampdoria vs Foggia (II) Sassuolo vs Spezia (II) Udinese vs Frosinone (II) Benevento vs Perugia (II) Brescia (II) vs Pescara (II) Pordenone(III) vs Lecce(III) SPAL vs Renate(III) Bologna vs Cittadella (II) Torino vs Trapani(III) Cagliari vs Palermo (II) (Cagliari menang adu penalti 4-2) Carpi (II) vs Salernitana (II) (Carpi menang adu penalti 4-3)

2-1 2-1 2-1 3-0 2-0 3-2 0-4 1-3 3-2 1-0 0-3 7-1 1-1 3-3

--------------- Piala Jerman Putaran I -----------------------------------Wurzburger Kickers (III) Arminia Bielefeld (II) Jahn Regensburg (II) Rot-Weiss Erfurt (III) FC Rielasingen-Arlen(VI) Chemnitzer FC (III) Germania Halberstadt (IV) Leher TS(V) Luneburger SK Hansa (IV) Unterhaching (III) SV Eichede(V) TuS Erndtebruck (IV) Holstein Kiel (II) Karlsruhe SC (III) Rot-Weiss Essen (IV) TuS Koblenz (IV)

vs Werder Bremen vs Fortuna Dusseldorf (II) vs SV Darmstadt (II) vs TSG 1899 Hoffenheim vs Borussia Dortmund vs FC Bayern Munich vs Freiburg vs Cologne vs Mainz vs FC Heidenheim (II) vs Kaiserslautern (II) vs Eintracht Frankfurt vs Eintracht Braunschweig (II) vs Bayer Leverkuse vs Borussia Moenchengladbach vs Dynamo Dresden (II)

Spurs Diuntungkan dengan Kartu Merah Shelvey

London -

Tottenham Hotspur memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat membekuk tuan rumah Newcastle United 2-0 pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Minggu (13/8) kemarin. Dele Alli mencetak satu gol dan membantu terciptanya gol lain pada laga yang digelar di St James’ Park. Alli memecah kebuntuan pada menit ke-60 setelah tim promosi Newcastle harus kehilangan Jonjo Shelvey yang diusir keluar lapangan pada menit ke-48. Shelvey dianggap sengaja menginjak kaki Alli hingga wasit melayangkan kartu merah pada menit ke-48. Alli kemudian membantu proses lahirnya gol kedua yang dibukukan bek kiri Ben Davies bersama dengan Christian Eriksen menit ke-70. Pertandingan yang berlangsung dengan tempo sedang dan minim aksi di mulut gawang pada babak

pertama. Namun temponya berubah menjadi menarik setelah Shelvey mendapat kartu merah karena pelanggarannya terhadap Alli, sosok penting bagi sang runner-up Liga Inggris musim lalu. Ia menyambar umpan silang akurat dari Eriksen untuk menghasilkan gol pembuka. Sodoran Alli kemudian membantu pemain Denmark itu membuka pertahanan tim tuan rumah dengan permainan operan satu-dua, yang membuat Davies dapat melakukan penyelesaikan sederhana dari jarak tujuh meter. (kmb39/rtr/ant)

Cukur MU, BU ke Puncak Klasemen

0-3 1-3 3-1 0-1 0-4 0-5 1-2 0-5 1-3 0-4 0-4 0-3 2-1 0-3 1-2 2-3 Bali Post/rtr

KESAKITAN - Pelari Jamaika Usain Bolt (kedua dari kanan, depan) mengerang kesakitan saat akan menyelesaikan nomor 4x100m putra pada kejuaraan Dunia Atletik di London, Minggu (13/8) kemarin.

Hasil GP Austria MotoGP 1. 2. 3. 4. 5.

Andrea Dovizioso Marc Marquez Dani Pedrosa Jorge Lorenzo Johann Zarco

(Ducati) (Honda) (Honda) (Ducati) (Yamaha)

39:43,323 39:43,499 39:45,984 39:49,986 39:50,585

Klasemen 1. Marc Marquez (Spanyol) 2. Andrea Dovizioso (Italia) 3. Maverick Vinales (Spanyol) 4. Valentino Rossi (Italia) 5. Dani Pedrosa (Spanyol)

poin 174 158 150 141 139

Moto2 1. 2. 3. 4. 5.

Franco Morbidelli Alex Marquez Thomas Luethi Francesco Bagnaia Mattia Pasini

(Kalex) (Kalex) (Kalex) (Kalex) (Kalex)

37:39,370 37:40,682 37:41,914 37:42,440 37:43,115

Klasemen 1. Franco Morbidelli (Italia) 2. Thomas Luethi (Swiss) 3. Alex Marquez (Spanyol) 4. Miguel Oliveira (Portugal) 5. Francesco Bagnaia (Italia)

poin 207 181 153 133 100

Moto3 1. 2. 3. 4. 5.

Joan Mir Philipp OEttl Jorge Martin Livio Loi Aron Canet

(Honda) (KTM) (Honda) (Honda) (Honda)

Klasemen 1. Joan Mir (Spanyol) 2. Romano Fenati (Italia) 3. Aron Canet (Spanyol) 4. Jorge Martin (Spanyol) 5. Fabio Di Giannantonio (Italia)

37:23,124 37:26,169 37:26,501 37:26,509 37:26,626 poin 215 151 137 105 95

Akhir Tragis Bolt

London (Bali Post) Upaya Usain Bolt mengukir kemenangan jelang pensiun, berakhir tragis. Sprinter Jamaika itu mundur akibat cedera otot kaki saat menjadi pelari terakhir pada final nomor 4 x 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik 2017 di London, Minggu (13/8) kemarin. Pelari berusia 30 tahun itu menerima tongkat ketika timnya sudah ketinggalan beberapa meter dari dua tim di depannya Inggris dan AS. Saat mencoba melesat untuk mengejar, tiba-tiba Bolt terlihat perpincang-pincang karena kram pada kaki kirinya. Ia kemudian terjatuh di treknya. Tim Inggris yang diperkuat Chijindu Ujah, Adam Gemili, Danny Talbot dan Nethaneel Mitchell-Blake menjuarai nomor ini dengan waktu 37,47 detik. Inggris memecahkan rekor nasional yang berumur 18 tahun dan juga rekor Eropa. Kemenangan ini tercatat sebagai yang pertama dalam sejarah bagi Inggris di nomor ini. AS meraih medali perak di posisi kedua dengan waktu 37,52 detik disusul Jepang dengan medali perunggu setelah membukukan 38,04 detik. Bolt yang meraih medali perunggu di nomor favoritnya 100m, tergeletak sementara tim medis segera mendekatinya dengan membawa kursi roda. Sprinter legendaris dunia itu,

Gol Agus Cair Bawa Tim Keris Unggul Mangupura (Bali Post) Gol semata wayang yang dilesakkan Wayan Agus Cair Ekaputra mampu membawa kemenangan PS Badung atas tamunya Persekam Metro FC Kabupaten Malang dengan skor 1-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 2 Grup VII, di Lapangan Samudra, Kuta Badung, Minggu (13/8) kemarin. Raihan tiga poin membawa Tim Keris naik satu seterip, dari posisi kelima ke urutan keempat yang sebelumnya dihuni Persekam Metro FC. Berkat gol tunggal Agus Cair, Tim Keris meraup poin 12, sedangkan Persekam Metro FC mengoleksi 11 poin. Gol tunggal Agus Cair tercipta melalui skema serangan yang dibangun apik tim polesan Nyoman Sujata dan Freddy Herlambang. Berawal dari serangan melalui sayap, Agus Cair memenangkan duel bola atas dengan lawannya. Bola sundulan Agus Cair sempat memantul, namun kemudian laju bola nyelonong ke gawang Persekam Metro FC yang dikawal Yudik Raharjo. Gol yang dicetak Agus cair di babak pertama, bertahan hingga turun minum. Di paruh kedua, Persekam Metro yang

Bali Post/rtr

TEMBAKAN - Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli (kedua dari kanan) melepaskan tembakan ke gawang Newcastle United pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (13/8) kemarin.

tertinggal 0-1, berupaya bangkit dan menyamakan kedudukan. Akan tetapi serangan rancak yang diperagakan anak-anak Kabupaten Malang ini mampu dihalau defender Tim Keris yang digalang Nengah Repot Sulendra. Bahkan, sampai pertandingan berakhir, PS Badung tetap unggul 1-0. Sebelumnya, pada putaran pertama lalu, PS Badung ditundukkan 0-2 oleh Persekam Metro FC di Kabupaten Malang. Pelatih PS Badung Nyoman Sujata mensyukuri kemenangan asuhannya, sebab lawan tampil menawan, ngotot, bahkan serangan Persekam Metro beberapa kali menyulitkan lini pertahanan PS Badung. ‘’Kami syukuri pemain belakang kami tak panik ketika ditekan, bahkan mampu mematahkan tiap serangan yang digalang pemain Persekam Metro,’’ sebut Sujata. Di sisi lain, pelatih Persekam Metro FC Siswanto menilai semestinya gawang Persekam Metro tak perlu kebobolan, jika saja para pemain lini belakangnya fokus dan konsentrasi. ‘’Sederet peluang emas kami tak mampu dikonversi menjadi gol, kami hanya kurang beruntung,’’ kilah Siswanto. (kmb)

yang berencana pensiun usai kejuaraan dunia ini, juga dikelilingi rekan setimnya, Omar McLeod, Julian Forte dan Yohan Blake yang mencoba membantu serta memberinya semangat. ‘’Dia terus meminta maaf kepada kami, tapi kami katakan kepadanya bahwa tidak ada yang perlu dimaafkan. Cedera adalah bagian dari olahraga,’’ kata Forte. Rekan lainnya, Mc Leod mengatakan, ‘’Nama Usain Bolt akan tetap hidup.’ Pelari AS Justin Gatlin, yang mengalahkan Bolt di final 100 meter, juga memberi apresiasi pada rivalnya tersebut. ‘’Kami prihatin ia mengalami cedera. Bolt masih yang terbaik di dunia,’’ ujar Gatlin yang bersama tim estafet 4x100 meter putra AS meraih medali perak. Kevin Jones, dokter tim Jamaika, mengatakan bahwa Bolt mengalami sakit kram pada hamstring kaki kirinya. ‘’Tapi yang lebih menyakitkan adalah kekalahan pada lomba ini. Dalam tiga pekan terakhir kami berupaya keras untuknya yang terbaik,’’ katanya. Sementara manajer tim Jamaika berharap cedera Bolt tidak terlalu parah. Ia bersama timnya akan melakukan diagnosis untuk melihat seberapa serius cederanya. ‘’Dia masih bisa berjalan kaki ke bus, itu mudah-mudahan tanpa bahwa cederanya tidak terlalu berat,’’ ujar Forbes. (kmb39/rtr/ant)

Gianyar (Bali Post) Hujan gol terjadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (13/8) kemarin, saat tuan rumah Bali United (BU) mencukur tamunya, Madura United (MU), 5-2 pada lanjutan ajang Liga 1. Tambahan tiga poin ini mengatrol posisi BU ke puncak klasemen dengan raihan 35 poin. MU di posisi kedua dengan poin sama setelah menyelesaikan 19 pertandingan. Sejak babak awal dimulai, kesebelasan Bali United mendominasi serangan ke daerah pertahanan Madura United dan terbukti gol cepat berhasil diciptakan Nick van Der Velden pada menit ke-5 melalui sepakan keras yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Hery Prasetyo (Madura United). Unggul satu gol, tua rumah kembali mendobrak pertahanan tim tamunya itu dan berhasil mencetak dua gol dari kaki penyerang Sylvano Comvalius (Bali United) pada menit ke-13 melalui proses sundulan dan gol melalui titik penalti pada menit ke-22 dalam laga itu. Tertinggal tiga gol, kesebelasan Madura United mendapat hadiah penalti dan berhasil dieksekusi dengan baik oleh Fabiano Beltrame pada menit ke-36, sehingga skor berubah menjadi 3-1 untuk babak pertama dalam laga itu. Pada babak kedua, Bali United kembali mencetak gol lewat titik putih melalui sepakan Sylvano Comvalius pada menit ke-62. Tidak puas dengan empat gol yang tercipta, Bali United kembali mencetak gol tambahan melalui Gede Sukadana pada menit ke-65 dari luar kotak penalti yang mengarah keras ke pojok kanan gawang Madura United. Melihat kelengahan pemain belakang Bali United, pemain depan Madura United Bayu Gatra berhasil mencetak gol pada menit ke83, sehingga menambah gol

untuk timnya dalam laga itu. Hingga wasit Evans Shaun Robert meniup peluit panjang skor tetap bertahan 5-2 untuk keunggulan tuan rumah Bali United atas Madura United. Berkat kemenangan itu, Bali United berhasil mencuri tiga poin dalam laga tersebut. Pada pertandingan itu, wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada empat pemain Bali United yakni Abdur Rahman menit ke-35, Van Der Velden menit ke-40, Dias Angga Putra pada menit ke68, Wahyu Trisnajaya menit ke-73. Kemudian, tiga kartu kuning diberikan kepada pemain Madura United yakni Fabiano pada menit ke-61, Andik Rendika pada menit ke-71, Bayu Gatra menit pada menit ke-92. Pelatih Madura United Wesley Gomes mengucapkan selamat Bali United karena mampu memenangkan pertandingan kali ini

dan pihaknya menyesalkan keputusan wasit yang tak menganulir gol pertama tuan rumah yang sudah dalam kondisi offside. ‘’Sebenarnya banyak peluang yang diciptakan pemain kami, namun gagal dimanfaatkan dengan baik. Ke depannya, kami akan mengevaluasi tim agar mampu memenangkan laga berikutnya,’’ kata Gomes. Sementara itu, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menambahkan, pertandingan hari ini cukup menegangkan dan jumlah gol ini sangat penting untuk menjaga performa pemain. ‘’Kemenangan hari ini patut disyukuri karena merupakan kerja keras para pemain dan pertandingan melawan Madura United sangat luar biasa,’’ ujar Widodo. Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada pemain karena menyuguhkan permainan yang menarik untuk para pendukung Bali United. (ant)

Bali Post/wan

SELEBRASI - Pemain Bali United Dias Angga Putra melakukan selebrasi mengelap sepatu sang pencetak gol Gede Sukadana dalam pertandingan melawan Madura United pada kompetisi Gojek Traveloka Liga I yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (13/8) kemarin.

Pesenam Karangasem Nyoman Ria Boyong Piala Menpora Denpasar (Bali Post) Pesenam asal Karangasem Nyoman Ria Rena Savitri berhak memboyong Piala Manpora dalam Lomba Senam Aerobik serangkaian HUT ke-69 Bali Post serta HUT ke-72 Kemerdekaan RI, di Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (13/8) kemarin. Ria berhak membawa pulang Piala Menpora setelah menjadi juara I salsarobik dan aerobik 35 tahun ke bawah, juara II aerobik dangdut, serta juara harapan II hip-hop. Usai merebut gelar juara umum, Ria menjelaskan, dirinya memang menyiapkan diri secara matang dengan berlatih fisik di Cita Studio, di Amlapura. ‘’Saya memang hobi senam sejak duduk di bangku SMA,’’ jelas alumnus SMAN 1 Selong, Lombok Timur ini. Diakuinya, dirinya sering mengikuti lomba senam aerobik, tetapi hanya mengikuti dua atau empat kategori. ‘’Saya optimis juara umum, sebab mengikuti lima kategori,’’ sebut alumnus Stikes Budi Waluyo, Semarang, Jateng ini. Perawat di RSUD Karangasem ini rutin men-

jaga kebugarannya dengan berlatih aerobik dua kali dalam sepekan. Sementara untuk peserta Merah-Putih direbut Ida Bagus Krishna (Jembrana) dan peserta

termuda Angel (5 tahun) dari Buleleng yang duduk di bangku TK RA Mujahidin, Singaraja. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung patut berbangga suk-

Bali Post/wan

LEPAS BALON - Pimpinan Lala Studio Grace Tangkudung bersama Pemred Bali Post Nyoman Wirata melepas balon ke udara saat membuka lomba senam aerobik Merah Putih di halaman Gedung Pers Bali K. Nadha, Bali TV, Minggu (13/8) kemarin. Lomba yang digelar Lala Studio ini merupakan serangkaian HUT ke-69 Bali Post serta memperingati HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI.

sesnya event ini, sebab pesertanya mencapai 218 orang, termasuk melibatkan 21 regu dan tiap regu bermaterikan 6 pesenam. Yang membanggakan, di antara peserta banyak yang menyatakan diri menjadi anggota Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali. ‘’Struktur dan hirarki Asiafi ini jelas, mulai daerah sampai ke tingkat pusat,’’ terang Ketua Asiafi Bali ini. Pada bagian lain, Ketua Dewan Juri yang juga Ketua Umum Asiafi Pusat Erna Wahyo salut atas penyelenggaraan lomba aerobik yang dihelat Bali Post dan LKP Lala Studio. Alasannya, melalui lomba ini makin banyak menelurkan instruktur, yang pada gilirannya memasyarakatkan olahraga. ‘’Kalau orang sehat jasmani dan rohani, pasti bisa berpikir positif,’’ sebut Pendiri Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) ini. Ia pun berharap Bali bisa mengirimkan atlet terbaiknya pada Fornas IV di Banjarmasin, Kalsel, 20 Oktober mendatang. (022)


seremonial

16

Unhi Gelar Upacara ’’Mahasisya Upanayana’’

711 Mahasiswa Baru Diharapkan Menjadi ’’Man of Analisys’’

MAHASISYA UPANAYANA - Sebanyak 711 mahasiswa Baru Unhi Denpasar mengikuti upacara Mahasisya Upanayana ‘’Pawintenan Saraswati’’ yang dipuput oleh Ida Pedanda Istri Raka di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Minggu (13/8) kemarin. SEBANYAK 711 mahasiswa baru S-1 Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mengikuti upacara Mahasisya Upanayana di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Minggu (13/8) kemarin. Upacara Mahasisya Upanayana ini dirangkai dalam bentuk Pawintenan Saraswati dan Majaya-jaya yang bertujuan untuk menyelaraskan pemikiran mahasiswa baru sebelum memasuki dunia pendidikan S-1 di Kampus Unhi Denpasar. Upacara Mahasisya Upanayana ini di-puput Ida Pedanda Istri Raka dari Geria Gede Mundeh Kesiut Kawan Kerambitan, Tabanan. Ketua LPPM Unhi Denpasar

Drs. IB Suatama, M.Si. didampingi Ketua Panitia Mahasisya Upanayana I Ketut Mona Arsika, S.Ag. menjelaskan kegiatan Mahasisya Upanayana merupakan kegiatan yang rutin dilakukan pada awal penerimaan mahasiswa baru yang dirangkai dengan upacara Pawintenan Saraswati. Tujuan dari upacara ini agar mahasiswa-mahasiswi baru tetap setia menjadi mahasiswa di UnhiI Denpasar, pintar dalam menyerap ilmu pengetahuan dan tetap sehat, sehingga bisa menerima ilmu pengetahuan dengan baik. ‘’Untuk itu, sudah menjadi tradisi di Unhi Denpasar, bahwa mahasiswa baru harus di-pawinten Saraswati terlebih

dahulu sebelum mengikuti mata kuliah selanjutnya nanti,’’ ujar IB Suatama, Minggu kemarin. Lebih lanjut dikatakan, yang menjadi titik fokus dalam upacara Mahasisya Upanayana ini adalah Pawintenan Saraswati. Sehingga mahasiswa bisa menjadi ‘’kesaraswaten’’, yaitu tekun dan sukses di dalam menempuh perkuliahan di Unhi Denpasar. Di samping itu, sebelum mengikuti mata kuliah nanti, mahasiswa baru juga akan diberikan sosialisasi dengan ceramah-ceramah dari tokoh-tokoh agama, budaya dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Sehingga mereka (mahasiswa baru - red) sudah siap mengikuti mata kuliah dan segala aktivitas di kampus Unhi Denpasar. ‘’Apalagi mahasiswa baru merupakan mahasiswa dalam keadaan transisi, sehingga kami berharap mereka mampu mengadaptasikan diri dan mengadopsi hal-hal yang positif sebagai Man of Analisys,’’ tandasnya. Selain itu, upacara Mahasiswa Upanayana ini juga sekaligus bentuk ucapan rasa sukur kepada Tuhan, karena Unhi Denpasar yang terdiri dari 6 fakultas dengan 12 program studi S-1 selalu mendapatkan mahasiswa baru sesuai dengan target yang diinginkan setiap tahunnya. ‘’Di sinilah letak rasa syukur kita, di samping kita mengadakan pawintenan kita juga menghaturkan angayu bagya atas paican Beliau (Tuhan - red) kita dapat mahasiswa yang stabil dari tahun ke tahun,’’ pungkasnya. (ad938)

Dukung BPR Lestari di UMKM, Hana Bank Kucurkan Rp 200 Miliar

DI TENGAH kondisi ekonomi yang lesu saat ini, BPR Lestari tetap berkomitmen untuk mendukung usaha UMKM khususnya di Bali dengan menyiapkan likuiditas yang cukup untuk disalurkan. Dukungan dari beberapa bank pun terus berdatangan, salah satunya adalah Hana Bank. Melalui program linkage pembiayaan, Hana Bank mengucurkan Rp 200 miliar kepada BPR Lestari untuk disalurkan ke sektor tersebut. Penandatanganan kerja sama telah dilakukan pada Rabu, 3 Agustus 2017 di BPR Lestari Pusat Teuku Umar, dengan dihadiri langsung oleh Komisaris Utama BPR Lestari Alex P. Chandra, Direktur Utama BPR Lestari Pribadi Budiono dan dari Hana Bank dihadiri oleh Konstantinus Liem, Business Director, Suharta Effendy, Branch Manager, beserta jajaran manajemen lainnya. ‘’Hana Bank melihat BPR Lestari merupakan mitra strategis untuk mendukung program kami di sektor UMKM, dan BPR Lestari merupakan salah satu batu loncatan untuk memperkuat bisnis Hana Bank di sektor ini,’’ kata Konstantinus Liem. ‘’Kami percaya bahwa dengan adanya kerja sama ini, BPR Lestari dan Hana Bank dapat bersinergi dalam mendorong penguatan sektor UMKM di Bali khususnya,’’ terang Pribadi.

DUKUNG UMKM - Kerja sama bisnis BPR Lestari dan Bank Hana untuk mendukung usaha UMKM. Ia pun menambahkan bahwa kredit tersebut mayoritas akan disalurkan kepada sektor perdagangan dan industri rumah tangga. ‘’Kerja sama ini merupakan pertama kalinya Hana Bank lakukan dengan BPR Lestari. Dan harapan kami, semoga kerja sama ini semakin meningkat di tahun berikutnya,’’ tambah Konstantinus Liem. Posisi per Juli 2017, BPR Lestari telah merealisasikan kredit sebesar Rp 2,435 triliun dengan aset tembus mencapai Rp 4,196

triliun. ‘’Di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih ini, kami berhasil menjaga tren positif dalam ekspansi bisnis BPR Lestari. Hal ini sejalan dengan keinginan kami untuk dapat terus berperan optimal dalam mendorong laju perekonomian Bali khsusunya,’’ jelas Pribadi. Dengan pencapaian aset Rp 4,196 triliun, menjadikan BPR Lestari tetap mempertahankan posisi keduanya sebagai BPR terbesar secara nasional di Indonesia. (ad930)

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

AHM Sabet 13 Penghargaan ’’The Best Contact Center Indonesia 2017’’ PT ASTRA Honda Motor (AHM) berhasil menyabet 13 penghargaan di ajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia 2017. AHM pun dinobatkan sebagai 6 besar perusahaan dengan raihan medali Platinum terbanyak dalam aktivitasnya melayani konsumen melalui Contact Center Honda. Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2017 diterima oleh AHM berupa 7 medali Platinum, 1 medali Gold, 4 medali Silver dan 1 medali Bronze. Penyerahan penghargaan dilakukan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, 10-11 Agustus. The Best Contact Center Indonesia 2017 diselenggarakan oleh Indonesian Contact Center Association (ICCA) untuk memberi dukungan peningkatan kompetensi praktisi contact center dan perusahaan dalam pelayanan konsumen. Program ini melibatkan dewan juri dari kalangan akademisi, praktisi, pengurus ICCA, profesional dan juri internasional dari anggota APCCAL. Seleksi diikuti oleh lebih dari 46 perusahaan dan lebih dari 779 peserta baik untuk kategori individu, teamwork, talent dan korporat program. Untuk para peserta kategori individu diseleksi mulai dari tes tertulis dan presentasi pada 22 Mei – 27 Juli 2017. Untuk kategori teamwork dilombakan pada 1-2 Agustus 2017 dan kategori korporat program pada 7-9 Agustus 2017. Pada kategori korporat, AHM menyabet 5 penghargaan tertinggi dengan medali Platinum untuk bidang The Best Operation, The Best Business Contribution, The Best People Development, The Best Employee Engagement, The Best Social Media. Selain itu, medali Silver diberikan untuk AHM sebagai The Best Technology Innovation.

13 PENGHARGAAN - General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati (kiri) menerima penghargaan pada ajang ‘’The Best Contact Center Indonesia 2017’’ dari Ketua Indonesia Contact Center Association Andi Nugraha (kanan). AHM berhasil menyabet 13 penghargaan di ajang bergengsi ‘’The Best Contact Center Indonesia 2017’’. AHM pun dinobatkan sebagai 6 besar perusahaan dengan raihan medali Platinum terbanyak dalam aktivitasnya melayani konsumen melalui Contact Center Honda. Pada kategori Teamwork, AHM meraih penghargaan medali Silver sebagai The Best Business Process dan medali Bronze sebagai The Best Telesales. Untuk kategori individual, penghargaan tertinggi dengan medali Platinum diraih dalam bidang The Best Supervisor dan The Best Team Leader Customer Service. Medali Silver pun diserahkan kepada tim Contact Center Honda dalam bidang The Best Trainer dan The Best of The Best Back Office. Medali Gold pun diraih AHM sebagai The Best Video dalam kategori Talent. GM Honda Customer Care Center AHM Istiyani Susriyati mengatakan dalam menjalankan bisnis, AHM bersama jaringan main dealer-nya di seluruh Indonesia selalu menempatkan kepuasan konsumen sebagai prioritas tertinggi. Oleh karena itu, selain menyuguhkan produk terbaik, AHM pun meramu sistem dan sumber daya yang mumpuni un-

tuk memberikan layanan terbaik sesuai dengan kebutuhan yang semakin beragam saat ini. ‘’Penghargaan ini merupakan hasil dari konsistensi kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen melalui Contact Center Honda. Bagi kami, upaya mewujudkan kepuasan konsumen menjiwai setiap aktivitas dalam berinteraksi dengan konsumen dari sebelum pembelian hingga perawatan sepeda motor Honda,’’ ujar Istiyani. Layanan contact center Honda senantiasa siap melayani konsumen Call Center 24 jam di nomor 1-500-989. Konsumen juga dapat menghubungi AHM maupun jaringan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia melalui SMS 0811-9-500989, atau email customercare@ astra-honda.com (hari dan jam kerja), atau Social Media Facebook Fanpage Astra Honda Care, atau Twitter @astrahondacare (setiap hari Pkl. 08.00 – 00.00). (bns1)

punya 5 BPR di Jawa dan 1 di Bali,’’ tambahnya. Pergantian nama dari BPR Gondangrejo menjadi BPR Lestari Jateng telah disetujui oleh otoritas sejak awal Agustus ini, dan saat ini sedang proses penggantian semua desain logo dan nama pada semua warkat dan media promosi. ‘’Selain penggantian nama, BPR Lestari Jateng juga akan dinakhodai oleh manajemen yang baru yang kami datangkan dari Bali. Dengan manajemen yang baru kami berharap ada akselerasi bisnis ke depannya,’’ ujarnya lagi. Adalah Dewa Putu Raka Suprapta yang didaulat untuk mengemban misi membesarkan BPR Lestari Jateng. ‘’Setelah ganti nama ini kami lebih siap dan percaya diri untuk membawa misi menjadi Local Champions di Solo dan Jateng nantinya,’’ kata mantan kepala kantor yang sebelumnya berhasil memimpin BPR Lestari WR Supratman Denpasar. Untuk target ke depannya, Dewa

Raka juga menerangkan selain mewujudkan misi jangka menengahnya untuk menjadi Local Champions, target jangka pendeknya saat ini adalah membangun dan memperbaiki infrastruktur serta mengembangkan human capitalnya agar siap bersaing. Sebelum berganti nama menjadi BPR Lestari Jateng, BPR Gondangrejo merupakan BPR dengan aset sekitar Rp 5 miliar. Kini asetnya telah mencapai Rp 19 miliar lebih atau naik 240%. Di sisi penyaluran kredit pun mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 133,5% dari Rp 3,7 miliar menjadi Rp 8,6 miliar per Juli 2017. Sedangkan dari kinerja dana pihak ketiga juga mengalami pertumbuhan sebesar 226% dari Rp 4,5 miliar menjadi Rp 14,6 miliar di akhir Juli lalu. Ini menandakan tingkat kepercayaan masyarakat Solo dan sekitarnya sudah mulai tumbuh. Dengan membawa nama BPR Lestari sebagai brand perusahaan yang baru, diharapkan mampu menjadi salah satu pilihan masyarakat Jawa Tengah untuk produk perbankan yang lebih kompetitif. Selain itu, Dewa Raka juga yakin bahwa dengan meng-copy strategi yang telah dilakukan oleh BPR Lestari Bali, BPR Lestari Jateng akan mampu bersaing dan kemudian menjadi Local Champion. ‘’Tinggal satu lagi yaitu Yogyakarta, maka Lestari Group akan berada di seluruh provinsi di Jawa dan Bali,’’ kata Alex lagi. Saat dikonfirmasi kapan akan terealisasi, ia hanya menjawab, ‘’Secepatnya.’’ (ad929)

Jejak Keempat Lestari Group di Tanah Solo SETELAH menjejakkan kakinya di beberapa kota di Pulau Jawa seperti Malang (BPR Lestari Jatim), Tangerang (BPR Lestari Banten) dan Bekasi (BPR Lestari), kini Lestari Group resmi menjejakkan kaki keempatnya di Solo. BPR Gondangrejo kini telah resmi berganti nama menjadi BPR Lestari Jateng. Dengan demikian 4 BPR yang diakuisisi oleh Lestari Capital di tahun 2016 kemarin, sudah memakai nama BPR Lestari. ‘’Puji syukur semuanya sudah selesai proses akuisisi dan ganti namanya. Mereka sekarang tinggal mulai running the business-nya aja,’’ kata Alex P Chandra, Chairman Lestari Group. Meski demikian, di tahun 2017 ini Lestari Capital mengakuisisi lagi BPR di wilayah kerja Jakarta. ‘’Ya, kemarin kita akuisisi lagi di Jakarta, sekarang sedang proses penyelesaian administrasinya ke otoritas. Mudah-mudahan tahun ini juga selesai semuanya. Jadi saat ini kami (Lestari Capital) total

Lomba Mancing Berpasangan di DPRD Bali

Dewan Ajak Gemar Makan Ikan

DPRD Bali menggelar lomba mancing berpasangan di gedung dewan, Minggu (13/8) kemarin. Lomba mancing berpasangan memanfaatkan kolam hias yang mengelilingi ruang sidang utama DPRD Bali. Pesertanya tidak lain adalah para politisi didampingi istri atau suami masing-masing. Acara ini digelar serangkaian Hari Jadi Provinsi Bali ke-59 yang jatuh pada 14 Agustus 2017. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, lomba mancing berpasangan juga merupakan upaya dewan untuk mengajak masyarakat Bali gemar makan ikan. Mengingat, makan ikan belum menjadi kegemaran masyarakat Bali secara keseluruhan. Padahal, ada banyak petani ikan di Bali yang berusaha memproduksi ikan-ikan berkualitas. Di sisi lain, pemerintah juga diharapkan terus memberikan

perhatian bagi para petani ikan. ‘’Pemerintah tidak boleh berhenti memberikan bantuan dan pembinaan lewat Dinas Perikanan. Pemerintah harus tetap membantu petani ikan dalam penyiapan bibit serta pemasaran hasil produksinya sehingga mereka menikmati hasil yang bisa menyejahterakan petani,’’ ujarnya. Selama lomba berlangsung, Wiryatama juga bertindak sebagai host yang memandu jalannya lomba. Politisi PDI-P dari Tabanan ini bahkan sempat memperpanjang waktu selama 30 menit, dari seharusnya satu j a m saja. Pasalnya, anggota DPRD Bali yang menjadi peserta lomba belum banyak mendapatkan tangkapan ikan. Yakni, ikan lele berukuran jumbo yang ditebar hingga ratusan ekor, sebelum lomba dimulai.

LOMBA MANCING - Suasana lomba mancing di DPRD Bali yang diikuti para politisi Bali dan keluarganya.

Sekretaris DPRD Bali I Wayan Suarjana mengatakan, lomba mancing ikan lele ini baru kali pertama digelar sejak kepemimpinan Adi Wiryatama di DPRD Bali. Para peserta memperebutkan sejumlah hadiah, seperti televisi berwarna layar flat 23 inci, kulkas dan kompor gas, serta doorprize satu unit sepeda motor Suzuki. ‘’Siapa yang meraih hasil tangkapan ikan lele terbanyak, itulah yang akan didaulat menjadi juara,’’ ujarnya. Hampir semua pimpinan dan anggota DPRD Bali hadir bersama pasangan masing-masing. Tampak Wakil Ketua Komisi IV Nyoman Wirya bersama istri mengikuti lomba di kolam hias sisi selatan. Lalu ada anggota Komisi IV I Gusti Putu Budiarta bersama istri, srikandi Partai Demokrat Utami Dwi Suryadi didampingi suami Gusti Ngurah Wiranata dan srikandi PDI Perjuangan asal Karangasem Kadek Darmini. Di sisi timur terlihat Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya berseragam kompak bersama istri dengan warna merah putih. Ada pula Ketua Komisi III Nengah Tamba bersama istri yang juga tak mau kalah mempergunakan pakaian kompak. Kemudian, Sekretaris Komisi III Ketut Kariyasa Adnyana yang juga hadir mengikuti lomba. Khusus bagi para pimpinan DPRD Bali, disiapkan tempat di bale bengong yang juga dikelilingi kolam hias. Di sana terlihat ada Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama bersama istri, Komang Suastika, IGB Alit Putra dan Nyoman Sugawa Korry. (ad923)

Alex P Chandra, Chairman Lestari Group.

Sambut HUT Ke-72 RI, RSUP Sanglah Gelar Kegiatan Olahraga DALAM rangka menyambut HUT ke-72 RI, RSUP Sanglah melaksanakan kegiatan olahraga pada Minggu (13/8) kemarin. Kegiatan olahraga yang dilakukan berupa jalan santai, fun bike, baleganjur, marching band, fun bike, motor besar, motor tua, mobil tua. Setelah kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan kegiatan yang sifatnya membangkitkan semangat nasionalisme. ‘’Karena kita tahu dalam rangka kemerdekaan, bagaimana para pejuang bisa memproklamirkan kemerdekaan ini, sehingga hari ini bisa menikmati hasil perjuangan, sebagai kewajiban kita sebagai generasi penerus agar bisa mengisi kemerdekaan tersebut,’’ kata dr. I Wayan Sudana, M.Kes., Direktur Utama RSUP Sanglah, didamping Direktur Keuangan, Direktur SDM, dan Direktur Medik dan Keperawatan. Pahlawan dulu memperjuangkan kemerdekaan dengan mengusir penjajah. Namun untuk melanjutkan kemerdekaan di zaman ini dengan mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan. Untuk itu stakeholder kesehatan yang dilibatkan selain karyawan/karyawati RSUP Sanglah juga melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), RS swasta, Forum STOVIA, FK Unud, dll. Selanjutnya, masih banyak rangkaian kegiatan yang akan

Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes. (tengah) dilakukan RSUP Sanglah hingga HUT ke-72 RI nanti pada tanggal 17 Agustus. ‘’Rangkaian kegiatan nantinya dilakukan beberapa lomba yang sifatnya menumbuhkan rasa semangat kebersamaan, nasionalisme, rasa cinta negara kesatuan RI,’’ imbuhnya. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945 alinea ke-4, ada 4 hal yang menjadi tugas stakeholder kesehatan yaitu melindungi segenap dan seluruh tumpah darah. ‘’Kalau di RS, tentunya bagaimana melindungi warga di lingkungan

RS,’’ jelasnya. Selain melindungi, juga memajukan kesejahteraan umum dimulai dari menyejahterakan karyawan dan karyawati RS. Ketiga adalah mencerdaskan bangsa dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan RS, sehingga bekerja secara profesional. Keempat adalah ikut melaksanakan ketertiban. Menjaga ketertiban dan keamanan ini sesuai dengan misi RS yang ke-4 yaitu menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan kerja RS. (ad2943)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Distri.Nestle Cr Sales Horeka Staff Admin SMK/tdk lg kuliah L/P Hub.0811394946 Indra/Hins

Dicari Gardener u/Villa di Jl. Tirta Akasa No.28Sanur T270260

Dcr Sopir Pariwisata Lamaran ke Putra Dalem Transport Jl.Hayam Wuruk No.82 Denpasar

Dicari Supervisor/Distribusi & Supply Material Min.2th Pglm Pria Hub.Tropical Pool,289104

B.BP.001.08.17.0000431

B.BP.001.08.17.0000829

Spa Trainer(Wnt 35Th)Pglm 3Th CustSrvce Wnt23Th,081999961157

B.BP.001.08.17.0000583

B.BP.001.08.17.0000792

!!Karyawati Mini Market SD/SMP Dalung Serius H:085102831808

Dcr Teknisi,Sales,Sopir SIM B1. Gaji+Bonus+Komisi+BPJS, Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

B.BP.001.08.17.0000848

BPR SinarKuta Bth AO/Marketing Hub : 0361757243 - 0361757384

B.BP.821.08.17.0000752

B.BP.004.08.17.0000791

Dcr pria utk kasir, pramuniaga min SMA-D1 Tlp.087852459519 / 085738559532 wil Denpasar

Bersih Kost Nusa2 Pria Tgl Dlm Rajin Jujur Sopan 085238203818

B.BP.001.08.17.0000510

Bth 15 lls SMU-S1 utk guru PG/ TK.Ada training.Langsung krj Hub:085857153581/0811380028

Cr pembantu brsih2 tinggal dlm Hub.081236151023 Gj.1,65jt

B.BP.821.08.17.0000088

Bth Sgr 1Wnt Loket Garment Cek Set & Bagi Potongan utk Tuk/Jht Pnglmn Min 5Th,Kerjasama dg Tuk/Pot.Ngerti & Jaga Kwalitas Kain&Potongan.Krobokan 8448485

B.BP.001.08.17.0000892

Cr.Sales Acc Gadget u/Bali & Lombok laki2 pengalaman. Hub. PT.Vivan Bali, 081237763718

B.BP.001.08.17.0000549

B.BP.004.08.17.0000789

Cari Salesman Gaji 2jt Tsp,Kms Bonus Hb:082147591197(tdk SMS)

B.BP.001.08.17.0000270

Dcari Sgera:HK Spv, Pnglaman, bs Bhs.Iggris Brjiwa Pmimpin CV ke info@hadipoetrahotel.com atau Lgsung ke Hotel Hadi Poetra Jl.Rya Kuta 323

B.BP.004.08.17.0000910

Cr Adm Wanita bs Comp,Min SMA Dcr 12 Karyawan/ti,Lls SMP/SMA 082139313737 6 Sopir,4Admin H:081999251555 B.BP.004.08.17.0000707

ALUMINIUM

Dcr Reservation,SPV,FO,HK, Sopir Hub:085337259786

Dcr 4 Sales T.O Horeca&Retail P/W.Lam:Jl.Himalaya 6 (Buluh Indah) Dps T.418531,08124646409

B.BP.001.08.17.0000781

Dcr Adm Toko,Sopir,Gdg.CV.Tri Star Jl.Cargo 24/413324,419869

B.BP.001.08.17.0000800

Dcr Bellboy&DW HK Cewek Bs Bhs Eng u/Petitenget/0361-4737597

B.BP.001.08.17.0000853

Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Lgs Krj,Serius 081353193575 Gj 1,3-1,5Jt

B.BP.001.08.17.0000013

Dcr Peg Administrasi,SMU Jl.Kusuma Bangsa 36 Dps,08113978786 B.BP.001.08.17.0000916

B.BP.001.08.17.0000909

RUPA-RUPA

B.BP.001.08.17.0000874

Dcr sales & Adm berpengalaman H:082141001560/087790122888

B.BP.001.08.17.0000888

Dcr:Acc,SA(SPG),Kasir,Komisi Lokasi Sanur Hub:081238311096

B.BP.001.08.17.0000751

Design Grafis P/W D3 Design Grafis E:secretary@daitoprinti ng.com / Hub.231111(tri)

B.BP.001.08.17.0000806

B.BP.001.08.17.0000719

PT Indotama Grosir bth 28 Kry: SPG/B,MD,Csir,Adm,Gdg,OB,Spv Gj UMR-3jt Hub B.Desak 0812367 76658 (lsg Krj/tnp pengalaman)

SUZUKI

Splash GL th 2012 silver DK, Dps Hub.087862270180 B.BP.001.08.17.0000917

B.BP.001.08.17.0000915

TOYOTA

B.BP.005.08.17.0000759

DIJUAL RUMAH BU Rumah/Villa 164/100 2Lt Br Semer Krobokan 081337290170

B.BP.001.08.17.0000763

B.BP.153.08.17.0000914

DISEWAKAN RUMAH Over Kontrak Rumah Jl.Saridana VII No.8 Dps Hub:085100535516

B.BP.001.08.17.0000770

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

SINGARAJA Lowongan1.SMA/SMK/STM(Admin) Spa Therapist Wnta Max.30Th 2.Mekanik,3.Supir SUM B1,Hub Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps Berpengalaman H.087 761 787000 B.BP.001.08.17.0000582 (0361) 232528

PT ABC cr Supir(SMU/K,B1/A), Sales(SMU/K,min 23th) Lam Gatsu Timur 0361-462733

Developer Terkemuka-Nusa Dua Bth:Supervisor Infra+Bangunan Syarat:D3/S1 Teknik Sipil B.BP.001.08.17.0000869 Min 3Thn Bangunan Hotel/Gedung Serabutan/OB Tdk Merokok Max30 Krm:hrd.knwh@yahoo.com Th,Dps Tidur Dlm 0811396250 B.BP.004.08.17.0000785

SERVICE

B.BP.001.08.17.0000854

B.BP.001.08.17.0000695

DIJUAL MOBIL

Dijual tanah Dalung 4,6Are 335/AreNego Jl.7m.085100073585

DAIHATSU

Jual Granmax box th 2012 silver metalik,kondisi bagus terawat Hub.087860945466

SERVICE

SERVICE

SERVICE

BENGKEL LAS

Candra Aluminium

RAJA BUNTU ATASI :

CA

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm. Harga Rak Aluminium Bersaing dan Roling Door Bergaransi

WC Garansi 1 bulan

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081338013066

Stainless Steel Pagar Besi/Tralis

081999111542 082144420026

C.0000816-BRJ

C.0000360-SRV

Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

413211-412051

BENGKEL LAS

C.0000860-ALM

SPA

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY

PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP SIGRA

XENIA

14Jt-an

DP DP Jt-an READY K C O PROSES CPT & MUDAH ST FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

12

PICK-UP

5Jt-an

DP

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH

PROMO BUNGA

0%

WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252 C.0000546-mbl

HONDA

PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal

DP

20Jt

DP

47Jt

READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt

B.BP.001.08.17.0000619

RUPA-RUPA Alhindo Fresh Menyediakan hasil pertanian & perkebunan.Bersumber dr Pulau Sumatera,khususnya daerah Berastagi(kol,sawiputih,wortel jahe,ubi,brokoli,paprika,dsb) CV.Alam Hijau Indonesia Jl.Cempaka No.10C Medan Telp: 061-8449849 Email: alamhijauindonesia@yahoo.com B.BP.004.08.17.0000863

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.08.17.0000620

B.BP.001.08.17.0000856

B.BP.001.08.17.0000908

B.BP.001.07.17.0002124

Kav SHM 1A cash&Kredit T.Tutul Bantu murah Pajak SPT Tahunan T.Pancing,Sading 081237200981 bulanan SIUP NPWP 081338344155

B.BP.001.08.17.0000920

B.BP.001.08.17.0000855

DIJUAL TANAH Jual Tanah Pecatu 3KM dari Pura Uluwatu, Jalan 6mtr ke Lokasi Tanah datar,Ls 1 Ha bs lebih Hub.081999456721

Djl Truk Dyna 130HT’2007 Bak B.BP.001.08.17.0000919 Hidrolik Angkut Motor,Kondisi Tnh 1Are Pmlk Lngsng Pakerisan Ok,Hrg 170jt Nego,087860607189 dkat Hardys STIKI 081999105488

GESEK TUNAI & PELUNASAN

C.0000756-rpa

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Sgr!Tenaga Srbutan u/ Catering B.BP.001.08.17.0000861 Dicari sopir berpengalaman bi- Makan/Tidur Dalam 081339216142 B.BP.001.08.17.0000907 sa Matic&Manual Hub.0361766308 Srbtn L Sim A/C kryw comp blk B.BP.154.08.17.0000588 Karyawati Min.SMA 081338251999 SR Siloam Sunset 087861144922 B.BP.154.08.17.0000885 Penampilan Menarik,Max.25Tahun B.BP.001.08.17.0000554 Staff who has knowledge of JAM Kuta:SPV Baresto-Waiter/s(3Jt) MU and speak English or JapaneKasir-SPA-Masak-CS-08123807241 se is wanted by Japanese PharB.BP.001.08.17.0000911 maceutical company.You work at Looking for Staff Kitchen send home.Send your resume to your CV to Villa Jodie Jln.Lakadaptgen0602@gmail.com smana 2 sminyak Kuta,Hb.737262 B.BP.001.08.17.0000524

BIRO JASA

H. 08-1234567-113

Informasi pasang iklan Telepon

* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah

081 337 565 872| 081 805 536 640 Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal C.0000332-mbl

SERVICE

SERVICE


EKONOMI

18

Pengda INI IPPAT Kota Denpasar Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah DALAM rangka HUT ke109 Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan menyambut HUT Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) ke-30, serta menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Pengurus Daerah (Pengda) INI IPPAT Kota Denpasar menggelar Bakti Sosial dan Donor Darah untuk petugas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Sabtu (12/8). Kegiatan yang dikemas dengan santai dan menyenangkan tersebut dibuka dengan ditandai pemotongan tumpeng dan pelepasan balon ke udara.

Berbagai jenis perlombaan dan hadiah menarik, serta pembagian sembako kepada petugas DKP Kota Denpasar juga dibagikan pada acara yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dan anggota INI IPPAT se-Bali. Ketua INI Pengwil Bali I Gede Semester Winarno, S.H. mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus INI dan IPPAT Bali dan Kota Denpasar pada khususnya yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial dan donor darah. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan, sehingga kekompakan dan rasa kekeluargaan para

anggota terus dapat terjalin untuk meningkatkan kinerja INI IPPAT yang lebih profesional. Sehingga dengan adanya rasa kebersamaan segala permasalahan yang semakin kompleks ke depannya bisa dihadapi dan diselesaikan dengan cepat dan profesional. ‘’Dengan berkumpul bersama maka semua permasalahan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan cepat. Dan saya berharap dengan bertambah usia INI, maka rekan-rekan notaris semakin matang ke depannya untuk selalu mengisi organisasi INI dan IPPAT,’’ tandas Gede Semester, Sabtu (12/8). Ketua Pengda INI Kota

Denpasar I Gusti Ngurah Mahabuana, S.H. menjelaskan, kegiatan bakti sosial dan donor darah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wujud syukur dan kepedulian INI dan IPPAT Bali kepada Tuhan, lingkungan dan sesama dalam hubungannya menjalankan konsep Tri Hita Karana. Apalagi, di dalam jiwa para anggota INI dan IPPAT telah terpatri jiwa yang kuat untuk berbagi dan mengabdi kepada masyarakat secara tulus ikhlas. Selain itu, acara ini juga merupakan momen untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan untuk bersatu padu menghadapi permasalahan, sehingga profesi INI dan IPPAT semakin profesional. Sementara itu, Dr. I Made Pria Dharsana, S.H., M.Hum.

selaku Ketua Bidang Peraturan dan Perundang-undangan INI mengatakan, di usianya yang ke-109, jumlah anggota INI di tingkat nasional telah mencapai 17.000 orang. Sementara di Bali telah mencapai 560 orang anggota. Melihat jumlah anggota yang semakin tahun meningkat, pihaknya berharap anggota INI tahun ini harus bisa memaknai pertumbuhan anggota tersebut dengan mengisi dan mengasah diri untuk meningkatkan keahliannya sebagai seorang notaris yang profesional dalam melayani masyarakat. Apalagi, perkembangan hukum, baik hukum perjanjian, hukum bisnis, dan hukum perbankan semakin berkembang pesat. Sehingga notaris harus bisa mengantisipasi seminimal mungkin kemungkinan masalah yang timbul, baik yang dibawa oleh para pihak

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

LEPAS BALON - Ketua Pengda INI Kota Denpasar I Gusti Ngurah Mahabuana, S.H. melepaskan balon ke udara sebagai tanda dilaksanakannya kegiatan Bakti Sosial dan Donor Darah dalam rangka HUT ke-109 INI dan menyambut HUT ke-30 IPPAT, serta menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 di Lapangan Bajra Sandhi, Renon. berkaitan dengan syarat formal. Wayan Sugita selaku Senior Notaris PPAT Bali mengungkapkan, kegiatan bakti sosial dan donor darah merupakan salah

satu kegiatan yang dilakukan di luar kegiatan pokok notaris yang telah dilakukan sejak lama sebagai ungkapan kepedulian terhadap sesama. (ad921)


19

Senin Umanis, 14 Agustus 2017

Problem Sampah Dari Hal. 1

di Bali. Responden kelompok ini malah menawarkan agar kabupaten/kota di Bali melakukan investasi secara patungan untuk membuat sistem pengelolaan sampah terpadu. Kabupaten/kota hendaknya melakukan perubahan cara pandang dalam menyikapi problem sampah di Bali. Sampah jangan dianggap masalah sepele. Tanpa dukungan modal dan kebijakan dari pemerintah daerah, Bali berpotensi darurat sampah dengan risiko fatal bagi lingkungan dan manusianya. Selebihnya, 5,98 persen re-

Dari Hal. 1

unggulan. Ke depan, sesuai dengan konsep memajukan pertanian di Bali Utara, kerja sama ini bisa bermanfaat. ‘’Kita tanda tangani MoU dengan BATAN. Mudah-mudahan kerja sama ini bermanfaat untuk masyarakat. Pak Kepala BATAN juga sangat mendukung,’’ tegasnya. Menurut Bupati, sesuai MoU itu, BATAN akan siap membantu teknologi pertanian seperti penanganan pascapanen dan penyiapan bibit unggul. Dia mencontohkan, teknologi iradiator gamma juga akan diaplikasikan dalam waktu dekat ini. Saat ini sudah dibangun satu di Serpong, Tangerang dan pemerintah pusat sudah mencanangkan pembangunan satu lagi teknologi yang sama. Menyusul rencana itu, Bupati merencanakan akan melakukan lobi dan pendekatan agar pengembangan teknologi iradiator gamma bisa dibangun

Sementara itu, 61,67 persen responden secara tegas mengatakan Bali tak akan bisa keluar dari problem sampah jika hanya mengandalkan investor. Mereka bahkan mengaku ragu dengan komitmen para investor mengingat sampai saat ini tak satu pun investor yang benar-benar merealisasikan proyeknya. Bahkan, kuat dugaan pemilik modal yang menawarkan kerja sama di bidang sampah hanya menjual proposal dengan harapan bisa mengeruk keuntungan besar

sponden yang tak memberikan jawaban pasti atas masalah sampah ini. Mereka mengaku tak tahu persis beban Bali terkait dengan pengelolaan sampah. Sampai saat ini mereka justru mengaku tak melihat ada masalah serius dalam kebijakan pengelolaan sampah. Terkait dengan ada atau tidaknya investor dalam pengelolaan sampah, mereka mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Efektif atau tidak tergantung pada komitmen dan menajemen bisnis pemilik modal. (dir)

Tanaman Padi

Mengenai kerja sama dengan Buleleng, Djarot mengatakan, keseriusan Pemkab dalam menjalankan kebijakan yang fokus pada pertanian 2018 BATAN siap mendorong hal tersebut. Tidak hanya untuk pertanian tanaman perkebunan, namun untuk padi pihaknya menawarkan varietas unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan memiliki kualitas terbaik. ‘’Nanti kita akan bantu Kabupaten Buleleng dalam mengembangkan pertanian melalui teknologi nuklir ini,’’ ujar Djarot. Bupati Agus Suradnyana (PAS) mengatakan, rencana kerja sama ini sudah dipersiapkan sejak lama bersama Undiksha Singaraja. Pemkab juga sudah melihat langsung pemanfaatan nuklir untuk kesehatan, pertanian untuk pascapanen serta benih-benih

Syariat Islam

di daerahnya. ‘’Mudah-mudahan pembangunan teknologi iradiator gamma lagi satu bisa kita lobi agar dibangun di Buleleng. Kita usaha untuk lobi dulu agar tujuan tersebut tercapai,’’ tegasnya. Simposium yang diselenggarakan oleh Kemeristekdikti untuk memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ini berlangsung dari tanggal 9-11 Agustus 2017. Kegiatan ini dihadiri oleh 29 keynote speaker dan 300 delegasi dari 14 negara. Para delegasi ini juga menandatangani perjanjian kerja sama di bidang teknologi nuklir antara BUMN, BUMD, Lembaga Internasional, Universitas di Indonesia dan perusahaan-perusahaan internasional. Dibuka langsung oleh anggota Wantimpres Suharso Monoarfa dan ditutup secara resmi oleh Kepala BATAN Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto. (ad941)

Merupakan Pilihan lima hari adalah pilihan, sehingga sekolah yang menerapkan sekolah enam hari bisa jalan terus, sedangkan sekolah yang sudah menerapkan lima hari juga bisa jalan terus, asal tidak mengganggu kegiatan diniyah. ‘’Di Indonesia tercatat sebanyak 9.000 sekolah yang menjadi percontohan dan hampir di semua daerah

Dari Hal. 1

‘’Kemungkinan perpres itu akan turun minggu depan. Peraturan Mendikbud ditingkatkan menjadi perpres dengan berbagai macam penyempurnaan, termasuk saran dari berbagai pihak,’’ kata Muhadjir. Ia mengatakan, sekolah

memiliki pilot project sekolah yang menerapkan lima hari sekolah,’’ kata Muhadjir. Selama ini, lanjut Muhadjir, masyarakat salah memahami kebijakan full day school yang mengartikan delapan jam belajar di sekolah, padahal delapan jam adalah beban kerja guru. (ant)

Penegak Hukum Dari Hal. 1

‘’KPK dan keluarga juga berharap doa dari seluruh pihak agar operasi dan segala perawatan berhasil, dan para penegak hukum diberikan kekuatan untuk mengungkap kasus ini,’’ ungkap Febri. Hingga lebih dari 100 hari pelaku penyeranan Novel belum ditemukan meski polisi sudah memeriksa banyak saksi, membuat sketsa terduga pelaku hingga menahan sejumlah orang yang kemudian dilepaskan lagi. Sketsa pelaku yang ditunjukkan Kapolri seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Senin (31/7) menunjukkan pelaku adalah pria dengan ciri-ciri tinggi 167170 cm, berkulit agak hitam, rambut keriting dan badan cukup ramping. Menurut Febri, meski pemeriksaan korban bukanlah syarat ditemukannya pelaku penyerangan, namun KPK berharap setelah pemeriksaan tersebut akan ada titik terang agar pelaku penyerangan bisa diproses segera.

‘’Kemudian aktor intelektual juga bisa ditemukan, apalagi beberapa waktu sebelumnya Presiden telah menunjukkan perhatian yang kuat untuk pengungkapan kasus ini.

‘’Sejumlah informasi yang dimiliki Novel pun pernah disampaikan kepada penyidik yang pernah datang ke Singapura sebelumnya,’’ tambah Febri. (ant)

Dari Hal. 1

Perdebatan itu pun berakhir dengan dihapusnya syariat Islam bagi pengikut-pengikutnya. ‘’Itu sudah kelar. Sudah selesai 72 tahun lalu. Indonesia memang faktanya berbedabeda. Jadi jangan dipersoalkan lagi. Walau berbeda kita satu. Saling bersaudara. Semua punya hak yang sama,’’ katanya. Selain sistem nilai yang harus dipahami semua lapisan masyarakat, pendidikan dan kepercayaan dari semua elemen masyarakat juga wajib ada. Negara, menurut Zulkifli, tidak akan maju apabila rakyat tidak dibekali ilmu pengetahuan yang cukup untuk mencerna berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi. Begitu juga dengan kepercayaan. Untuk membangun saling percaya di antara kelompok masyarakat memang tidaklah mudah. Penekanannya adalah keteladanan seorang pemimpin atau pejabat negara yang diberi kewenangan untuk menjalankan tugasnya secara amanah. Sikap saling percaya yang dibangun bisa tumbuh apabila hukum berlaku adil terhadap semuanya, kebijakan seorang pemimpin juga dapat dirasakan oleh semua rakyatnya. Ketua Alumni Sarjana Nahdlatul Ulama (ASNU) Dr. Ali Masykur Musa berpendapat terusiknya kebinekaan sehingga menimbulkan kegaduhan politik belakangan ini karena persoalan Pancasila belum sepenuhnya selesai. Itu terjadi karena masih ada sebagian masyarakat yang belum menerima sepenuh hati Pancasila sebagai ideologi negara. Sayangnya, penolakan Pancasila oleh sekelompok orang itu masih ditutup-tutupi, sehingga persoalannya tidak pernah bisa diselesaikan. Ali mengapresiasi ketegasan pemerintah saat ini terhadap organisasi masyarakat maupun kelompok masyarakat yang anti-Pancasila. Menurut mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR ini, semua pihak harus terbuka terhadap realitas itu, sehingga penanganannya bisa lebih intensif dan tidak menjadi bom waktu. ‘’Jadi harus diselesaikan, tidak malah ditutup-tutupi dan menjadi bahaya laten. Buktinya, masih ada yang menghendaki negara

agama. Bagi NU dan Muhammadiyah, Pancasila itu sudah final,’’ tegasnya. Sebaliknya, dia juga mengingatkan mereka yang sudah mengakui Pancasila tidak perlu merasa paling Pancasilais. Tidak perlu menggunakan kekerasan untuk mengingatkan kelompok yang masih berpikir tentang negara agama untuk menghentikan pemikiran itu. Pendekatan persuasif, dialogis dan penegakan hukum harus tetap dikedepankan, sebab bagaimanapun jika sudah ada pemikiran dan niat maka akan terus mengancam persatuan dan kesatuan. ‘’Pancasila itu tidak bertentangan dengan agama. Dan tidak ada satu agama pun yang bertentangan dengan Pancasila,’’ terangnya. Wakil Ketua MPR-RI merangkap Wakil Ketua Majelis Syura DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memperjelas soal orientasi politik yang dianggap telah menjadikan kebinekaan seolah tercerabut dari nilainilai kebangsaan. ‘’Politik itu sebenarnya tidak kotor. Tapi yang mengotori politik itu adalah sosok yang memiliki niatan buruk terjun ke dunia politik. Politik itu adalah pintu masuk untuk kita berkiprah di pemerintahan menjadi pejabat publik dan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan rakyat dengan prinsip keadilan,’’ katanya. Ada banyak jalur politik untuk menyatakan aspirasi. Seperti mahasiwa yang menyalurkan aspirasinya melalui alur kampus, atau kelompok lain yang menyampaikan aspirasinya di jalanan dalam menyampaikan orasi politiknya. Tetapi, ada juga mereka yang menempuh melalui jalur formal di parlemen baik di DPR atau di DPRD. Hidayat berpendapat, tidak seharusnya mengerdilkan politik dengan beranggapan bahwa politik itu kotor yang sangat jauh dari penghargaan akan nilai-nilai Pancasila dan Kebinekaan karena lebih memetingkan kepentingan pribadi dan partainya. Justru dengan terlibat di dalamnya, maka tiap kader yang terjun ke dunia politik harus memegang komitmen dan janjinya bahwa berpolitik itu harus amanah. Sehingga apabila dipercaya rakyat, diharapkan bisa membalikkan ketidakpercayaan rakyat. (kmb4)

Pembetulan Pada berita berjudul ‘’Eka Kurniawan Luncurkan Novel Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash’’ (BP, 13/8) terdapat kekeliruan. Pada alinea pertama tertulis ‘’…Rindu Harus Dibayar Tuntas yang diterbitkan oleh Periplus’’. Seharusnya ‘’Rindu Harus Dibayar Tuntas yang didistribusikan oleh Periplus’’. Demikian kekeliruan sudah diperbaiki. (red)

Sesak Napas, Dada Sakit, dan Kedingingannya Kini Jauh Berkurang

Masa kecil yang kurang begitu manis dialimi Putu Eka Bawa Utama. Anak kelas 4 SD ini sejak kecil diserang sesak napas, sakit di dada dan dahak yang tidak keluar. Terutama di udara dingin, berbagai keluhannya itu kerap kambuh. Usaha penyembuhan pergi ke dokter pun sering dilakukan, 1 atau 2 kali dalam sebulan, tapi hasil yang didapat kurang

memuaskan. Kondisi anak dari pasangan suami-istri Gde Sastra Buana dan Komang Sri Arini ini masih begitubegitu saja. Padahal, sebenarnya bocah yang tinggal di Dese Manis Tutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, ini cukup pintar. Bayangkan, ia jago main catur dan sering mewakili Kabupaten Jembrana untuk kejuaraan provinsi di Denpasar. Dalam kondisi yang kurang sehat saja, murid SDN 4 Desa Manis Tutu ini sudah mahir main catur. Apalagi kalau prima? Usaha penyembuhan

bocah 11 tahun ini terus dilakukan oleh orang tuanya. Beruntung, 8 bulan lalu ia “berkenalan” dengan Madu Bima 99, lalu diminumnya 1X1 hari madu hitam itu. Secara bertahap tapi pasti, berbagai keluhannya itu berangsur hilang. “Akhir-akhir ini sudah jarang kambuh,” jelas ibunya di akhir wawancara 4 Juni 2016 lalu. Mengonsumsi madu untuk membuat badan bugar dan bebas dari penyakit sudah dilakukan orang sejak dulu. Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agamaagama besar menyebutkan

bahwa madu memang bagus untuk kesehatan. {1} Al-Quran (An-Nahl: 69) menyatakan, "Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi

manusia dari berbagai macam penyakit." {2} Injil (Amsal 24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." {3} Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, “Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.” {4} Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, “Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni tak mengonsumsi apa-apa kecuali madu.” Nah, kalau kitab suci

yang menyatakannya, apakah kita masih berhak untuk menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu

Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 Adv.0002023-adv-13


16 Pages

146 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

“Lucifer” heat wave holds Italy, eastern Europe in fiery grip

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com.

online: http://www.inte

Monday,

Monday,

August 7,

http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

August 7,

2017

, Gloria Lionel Richie 2017 Estefan lead r honorees Kennedy Cente

2017

hipLionel Richie, and singer musician - Veteran Cuban-American Kennedy J and LOS ANGELES the prestigious actor LL Cool said Thursday. hop star and Estefan will receive network CBS on Dec. actress Gloria this year, CBSHonors, to air on culture, celebratCenter Center Honors arts. Other Kennedy awards in American The 40th the performing Lear and of the highest r Norman 26, is one achievements through writer-producede Lavallade. caing lifetime are television Carmen extraordinary the and actress 2017 honorees spotlights enriched and dancer, choreographer Center Honors ingenuity have chairman “The Kennedy whose talent and M. Rubenstein, will be David artists reers of five life in America,” a statement.The awards Center Opera shaped cultural Center, said in D.C.’s Kennedy by President attended Washington of the Kennedy e Photos at a gala at is expected to be and Trump. (rtr) REUTERS/Staff/Fil her presented on Dec. 3, lady Melania J, House Trump and first and choreograp dancer LL COOL Donald Actress, hip-hop artist Richie. Estefan, Center Honorees: Lionel Gloria Kennedy producer the 2017 gwriter and actress and record showing musician n photo (L to R), singer-son Lear and A combinatio Norman de Lavallade Carmen writer and producer television

isode rones’ ep rtner pa me of Th New ‘Ga e through HBO lin leaks on

REUTERS/Marko

and we this breach our and said in “We take investigations at grave issue spokesperson This is a Star India the cause. ated forensic action” a Inc. swiftly determine legal remedial Century Foxwas separate appropriate in of Twenty-First of War,” a statement. is a subsidiary titled “The Spoils this week, HBO said earlier Star India of the episode, Richard Plepler, chairman, the hackers had The leak that was disclosed that on HBO the company’s . from a hack In that incident, email seen by Reuters programming 1.5 some stole a statement. including in a Monday that hackers“Game of information,” on Monday told employees of the reported episodes stolen “proprietary t Weekly two unaired Entertainmen for regulatory of data, including is waiting terrabytes series. Inc, which billion deal. (rtr) Thrones” owned by Time Warner Inc in a $85.4 to AT&T HBO is to sell itself approval Clarke as shows Emilia Harington by HBO and Kit provided Targaryen of Thrones.” This photo Daenerys HBO’s “Game from of Dragons” “Mother Snow in a scene can as Jon

You

Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Djurica

Italy, ve holds p heat wa gri “Lucifer” rope in fiery Eu eastern A girl cools

HBO’s season of of the new online, the on fourth episode has been leaked India said THE unaired of Thrones” partner Star “Game hit series channel’s distribution initiimmediatelyend to premium and have partner’s Friday. very seriouslythe technology are taking

off in a

fountain

at Tasmajdan

park in

Belgrade,

Serbia,

August

health of

4, 2017.

the grapes

is severely Petrini

bears, who two polar melon. cool downfed ice-cold water wave the heat were also officials said halved ag-

had nearly accounts es “The by this weather,” ran the Bosnian which and drought growers tested in temperatur adding that fruit “cooked by ricultural output,of the country’s g Europe sweltered that has fanned wrote, percent finding the “Lucifer” and eastern were worst risk of and the burning heat”.issued for 10 output. Neighbourin situation of southern wave nicknamedand the Balkans have es, the sun economic a similar could Italy E - Swathes reported in a heat hot temperatur for 26 cities, Italian authorities /BELGRAD on Friday and damaged crops. in abnormally for 10 countries. warnings Venice and Serbiaexperts said drought production and weather risk SARAJEVO Celsius (104°F) basked alerts and soybean tourist hubsof the founwarning degrees “red” warnings Poland also slash corn including 6 above 40 triggered weather as southern its highest grade where many off due to a by a third. of the Red to page s issued as far north Federation Societies Rome,have been turned Continued forest fires, world-famou tains International though areas hub Meteoalarm heard drought. Thein Florence had affected, advised Cross and Red Crescent also be that people weather News can at Global when “It is vital plenty of lengthyart galleries week, authorities and European their water in Europe. on Friday Uffizi in “Bali Image” from 9.30 into next and drink

Helen Sloan/Courtesy

No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

of HBO

via AP

No. 106 Dps Jl. Raya PuputanRenon No 148 Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Mandala No. Manan Jl. Raya Niti 29 Dimsum Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Sanur Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget

Post at: Sanur ional Bali Jl. D.Tamblingan Sanur find Internat 19 Smirnof Cafee Jl. D.Tamblingan

broke to increase volunteers hydrated have died sun and avoid to shut temporarily system two peoplein Romania people and Red Cross the home- stay keep out of the told ANSA air conditioning At least water, director visited .” have the more intake heat - one other people over-exertion down, their in Italy from the Poland - and manysuffer- across Europe elderly and Wine growersthe grape harvest news agency. and one in taken to hospital heat- less and of exdue to the CROPS started gathering and other at risk. prolonged period have been than usual founder BEARS, sunstroke In Albania, 300 “This POLAR is particularly weeks earlier Petrini, ing from Budapest struggled tremely hot weather with existing extreme heat. Carlomovement, wrote SUFFER keepers at related conditions. to Food fires for people heart condiand soldiers that the In Hungary, huge ice blocks the Slow dangerous firefightersas many as 75 forest such and of La Stampa newspaper started European health problems Zoo provided pressure in to contain had never asked the high blood older people grape harvest in living memory. help. Fireand the country 15 emergency in Serbia, tions, as well as Jeya Kulasbefore Aug. asthma, Union for said also busy Croatia. children,”coordinator for the and fighters were to and ingam, health Bosnia, Macedonia expected Celsius With temperatures 40 degrees stay around

96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// .com Global Radio isten2myradio at http:// globalfmbali.l streaming http:// or live video ali.com and -bali. radioglobalfmbnnel/global-fm ustream.tv/cha

SENIN UMANIS, 14 AGUSTUS 2017

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Alyssa Soebandono

Tradisi Keluarga

Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti Indonesia Dude Harlino dan Alyssa Soebandono. Pasangan ini baru saja mendapatkan anak kedua berjenis kelamin laki-laki pada 2 Agustus lalu. Putra kedua dari pasangan artis ini dinamai Malik Mahendra Harlino. Sebelumnya pasangan ini telah memiliki anak laki-laki pertama yang diberi nama Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino yang lahir pada tanggal 19 Februari 2015. Untuk menjaga buah hatinya tetap hangat, ibu dua anak ini pun menggunakan minyak telon. Ia mengutarakan hal itu sudah menjadi tradisi keluarganya. Namun, ia mengaku kebingungan juga dengan banyaknya pilihan merek minyak telon yang beredar saat ini. Makanya, ia memilih minyak telon yang menghadirkan kampanye ‘‘3 Cek Kepercayaan Ibu’’. “Kampanye 3 Cek ini membantu saya dan ibu-ibu lainnya memilih merek minyak telon yang tepat sehingga anak terbebas dari berbagai risiko yang dapat membahayakan, apalagi My Baby kini sudah dilengkapi dengan sertifikat halal dari LPPOM MUI,” terang Alyssa. Dari hasil riset yang tahun ini dilakukan oleh My Baby terhadap 2.000 ibu berusia 20 hingga 45 tahun, terungkap bahwa halal, manfaat produk, dan merek terpercaya menjadi tiga hal utama yang menjadi pertimbangan para ibu dalam memilih produk minyak telon plus. Bahkan 99 persen ibu menyatakan produk minyak telon plus juga harus halal. Dengan tiga hal utama itu, 8 dari 10 ibu menjadi lebih percaya diri karena sudah melindungi juga merawat bayinya dengan aman, dan bangga karena sudah memberikan produk yang terbaik untuk buah hati. “Berdasarkan hasil riset tersebut, My Baby berinisiatif menghadirkan kampanye 3 Cek Kepercayaan Ibu, yaitu Cek Halal, Cek Manfaat, dan Cek Kualitas sebagai panduan para ibu dalam memilih merek minyak telon plus yang tepat,” kata General Manager Brand Portfolio Startegy & Innovation My Baby, Dahlia Yolanda. (kmb)

Bali Post/rtr

HUJAN METEOR - Sebuah meteor melintasi bintang-bintang di atas Kincir Angin Jill, saat hujan meteor di Brighton, Inggris, Sabtu (12/8).

Puluhan Ribu Telur dari Prancis Tercemar Fipronil Madrid (Bali Post) -

Departemen kesehatan wilayah Basque di Spanyol Utara, Sabtu (12/8), membenarkan telah menyita pengiriman 20.000 telur ayam yang tercemar fipronil dari Prancis. Spanyol baru kali ini mendapatkan penemuan telur-telur ayam yang terkontaminasi racun hama itu.

Komisi Eropa pada Jumat mengatakan telur-telur yang tercemar fipronil sudah ditemukan di 15 negara Uni Eropa. Media Spanyol membenarkan pengiriman telur itu ditujukan ke perusahaan produksi makanan di Provinsi Bizkaia dan akan memasuki jaringan makanan. Badan kesehatan mengetahui soal pengiriman itu pada Jumat sore dan langsung bergerak untuk memastikan

telur-telur itu tidak akan digunakan pada produk apa pun guna “menghilangkan risiko dalam bentuk apa pun terhadap kesehatan masyarakat.” Telur-telur yang terkontaminasi akan dimusnahkan dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, pihak berwenang akan terus melakukan pengawasan guna memastikan bahwa tidak ada produk lainnya yang tercemar

yang akan beredar dalam jaringan makanan. Fipronil adalah jenis obat semprot yang efektif digunakan untuk membasmi hama dalam jumlah besar. Fipronil dianggap cukup beracun oleh WHO, dan, karena itu, dilarang digunakan terhadap hewan-hewan untuk tujuan jaringan makanan agar dapat menghindarkan kerusakan hati, tiroid dan ginjal manusia. (ant)

Bali Post/rtr

CEK - Teknisi dari laboratorium di Jerman sedang mengecek telur untuk mendeteksi fipronil.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 14 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu