terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Minggu wage, 14 januari 2018
u g g n Mi Pengemban Pengamal Pancasila
20 HALAMAN
NOMOR 143 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
2
Sisi Lain
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Hadiri - Pasangan Mantra-Kerta saat menghadiri aksi BTR, Sabtu (13/1) kemarin.
Hadiri Aksi BTR Usai Tes Psikologi
Mantra-Kerta Serap Langsung Aspirasi Masyarakat Keseriusan Paket Mantra-Kerta (I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta) dalam menolak reklamasi Teluk Benoa tampak semakin nyata. Setelah sebelumnya saat deklarasi turut dilaksanakan penandatanganan pakta integritas penolakan reklamasi Teluk Benoa, yang dilanjutkan dengan masuaka (tatap muka) dengan Ketua Pasubayan Desa Pakraman/Adat Tolak Reklamasi, I Wayan Suarsa. Kali ini Paket Mantra-Kerta yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) turut hadir dan menyerap langsung aspirasi masyarakat pada aksi Parade Budaya Bali Tolak Reklamasi di Depan Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/1) kemarin, usai pelaksanaan tes psikologi di Kantor KPUD Bali bersama seluruh Paslon Pilkada Serentak 2018 di Bali. Rai Mantra yang hadir lebih dulu menggunakan sepeda motor yang selanjutnya disusul kehadiran Sudikerta. Keduanya tampak mengenakan pakaian adat Bali dengan baju yang dominan berwarna putih yang selanjutnya memilih duduk di pelataran depan Lapangan Niti Mandala Renon untuk mendengarkan orasi dan aspirasi masyarakat yang tergabung dalam gerakan Bali Tolak Reklamasi (BTR). Diwawancarai di sela-sela menghadiri aksi, Rai Mantra mengatakan bahwa sikap penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa telah disampaikan sejak tahun 2013. Hal ini lantaran sesuai dengan studi kelayakan yang dilaksanakan oleh Universitas Udayana dan didukung oleh Bhisama PHDI yang menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa, Bali. “Kita sudah menolak sejak 2013 lalu, iya itu berdasarkan atas kajian dan Bhisama PHDI, itu penting untuk ditaati oleh semua pihak di Bali,” ujarnya. Kehadiranya di aksi BTR ini kata Rai Mantra adalah inisiatifnya sendiri lantaran adanya undangan terbuka untuk masyarakat Bali terkait aksi BTR. Rai
Mantra juga menegaskan bahwa Mantra-Kerta tidak memanfaatkan keadaan termasuk aksi BTR kali ini sebagai ajang untuk kampanye. “Ya ini jangan dikira memanfaatkan momentum aksi BTR ini, jadi intinya karena ada undangan terbuka di media sosial ya saya berpartisipasi untuk mendengarkan dan menyerap apa saja yang disampaikan masyarakat BTR dan ini menjadi salah satu upaya serius untuk menolak reklamasi,” pungkasnya. Hal senada turut disampaikan Ketut Sudikerta. Pihaknya mengatakan bahwa partai pengusung paslon Mantra-Kerta yakni KRB secara tegas telah mengikrarkan penolakan terhadap Reklamasi Teluk Benoa dalam bentuk pakta integritas. “Kita (KRB) senapas dengan ForBali dan masyarakat lainnya yang tergabung dalam BTR, kemarin, juga sudah ditandatangani pakta integritas penolakan reklamasi teluk Benoa,” ujarnya. Bahkan, saat ini, Sudikerta telah menyusun draf usulan penolakan Reklamasi Teluk Benoa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Bali kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahkan, Sudikerta telah merancang investasi yang sebelumnya untuk Reklamasi Teluk Benoa ini dapat dialihkan untuk dimanfaatkan di Bali Utara. “Saya sudah membuat surat usulan kepada DPP Golkar untuk melakukan tindak lanjut pencabutan Perpres Reklamasi,” jelas Sudikerta. Sudikerta juga menampik anggapan bahwa dirinya baru hadir pada aksi BTR saat menjelang Pilkada saja. Dalam kesempatan tersebut, Sudikerta mengaku telah menerima beberapa kali masyarakat dari berbagai elemen masyarakat BTR. Pun demikian, pihaknya mengaku ada beberapa aksi yang belum sempat dihadiri lantaran ada tugas yang lain dan tidak bisa ditinggalkan. “Kami telah menerima beberapa kali, tapi pada saat aksi kebetulan saya ada tugas,” tandasnya. (kmb)
ForBALI Tegaskan Gerakan Tolak Reklamasi Independen dan Mandiri Denpasar (Bali Post) Penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa oleh Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) kini sudah memasuki tahun kelima. Membuka tahun 2018, ForBALI kembali menggelar aksi turun ke jalan di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu (13/1) kemarin. Ribuan massa bersama Pasubayan Desa Pakraman/Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa berjalan kaki dari parkir timur lapangan Renon menuju Kantor Gubernur Bali. Seperti aksi-aksi sebelumnya, pertunjukan budaya juga masih mewarnai barisan ForBALI. Hal itu tampak dari adanya fragmentari baleganjur dan tektekan anak-anak di dalam barisan. Salah satu musisi yang getol menolak reklamasi yakni Rollfast juga tampil untuk menghibur massa. Menariknya, ForBALI kemarin, juga membuka posko peduli pengungsi Gunung Agung meski tengah melakukan aksi penolakan reklamasi. Koordinator ForBALI, I Wayan “Gendo” Suardana, mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun penentuan bagi rencana reklamasi Teluk Benoa. Pasalnya, izin lokasi reklamasi Teluk Benoa yang sempat diperpanjang pada 25 Agustus 2016 lalu oleh PT TWBI akan habis pada 25 Agustus mendatang. “Jika izin lingkungan tidak dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga tanggal 25 Agustus, maka izin lokasi yang diajukan oleh PT TWBI akan dinyatakan gugur dan tidak dapat diperpanjang lagi,” ujarnya. Dalam orasinya, Gendo juga menegaskan bila ForBALI belum bersikap terhadap pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018. Sampai detik ini, penolakan reklamasi Teluk Benoa oleh ForBALI merupakan gerakan yang independen dan mandiri. ForBALI masih menunggu saat untuk bersikap, karena selama lima tahun gerakan ini berjalan tidak pernah dianggap penting di hadapan kekuasaan atau termarginalkan. “Lima tahun kami menjadi gerakan yang yatim piatu. Kita berjalan dengan kekuatan kita sendiri. Kita berjalan dengan tekad kita sendiri, kita tidak pernah diperhatikan. Kita menjadi penting kali ini karena keniscayaan politik,” tegasnya. Menurut Gendo, calon gubernur dan wakil gubernur tidak perlu bertemu ForBALI kalau belum ada tindakan nyata yang dilakukan. Terlebih, calon-calon yang ada sekarang masih memiliki jabatan strategis
baik di eksekutif maupun legislatif. Mulai dari anggota DPR RI, Wali Kota Denpasar, hingga Wakil Gubernur Bali. Tindakan nyata yang diharapkan juga bukan sekadar membuat pakta integritas atau berpidato menolak reklamasi. “Kalau serius menolak reklamasi, berani tidak bikin surat kepada presiden, meminta presiden untuk membatalkan rencana reklamasi Teluk Benoa dan membatalkan Perpres No.51 tahun 2014? Partai politiknya juga membuat kebijakan yang sama, lalu perintahkan fraksi-fraksi di DPR RI sampai DPRD kabupaten/kota juga bersurat ke presiden,” tantangnya. Gendo menambahkan, setelah ada tindakan nyata seperti itu barulah masyarakat yang terlibat dalam gerakan Bali Tolak Reklamasi yakin dan menentukan pilihannya. Pihaknya akan menunggu adanya tindakan nyata mulai Senin (15/1) besok. Sebab, ForBALI bukanlah kuda tunggangan dan tidak mau menunggu adanya tindakan nyata sampai para calon itu terpilih. “Tidak akan kita gadaikan gerakan ini hanya untuk semata-mata kontestasi lima tahunan,” tandasnya. (kmb32)
BPM/rin
TOLAK REKLAMASI- Masyarakat Bali kembali menggelar aksi tolak reklamasi Teluk Benoa.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
terbit sejak 16 agustus 1948
u g g n Mi
perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Minggu wage, 14 januari 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
20 HALAMAN
NOMOR 143 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Prabowo dan La Nyalla segera Dipanggil Bawaslu
Jakarta (Bali Post) Kisruh soal kicauan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta mahar politik Rp 40 miliar terus bergulir. Bawaslu akan memanggil Prabowo dan La Nyalla.
La Nyalla Mattalitti
Prabowo
grafis/dewiryawan/balipost
Fredrich Ditahan Satu Atap dengan Novanto Jakarta (Bali Post) Nasib yang menimpa mantan pengacaranya Setya Novanto, Fredrich Yunadi, sama dengan terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto. Fredrich yang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menghalangi penyidikan, kini satu atap dengan Novanto yakni Rumah Tahanan KPK, di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Keduanya
ditahan persis di belakang Gedung Merah Putih KPK. Pengacara kontroversial itu resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan hampir sebelas jam, sejak Jumat lalu. “Kini, tersangka Fredrich Yunadi ditahan di Rutan KPK, Kavling K4,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu (13/1) kemarin. Penahanan terhadap Fredrich
akan dilakukan selama 20 hari ke depan. Fredrich usai diperiksa oleh KPK dengan mengenakan rompi tahanan, menyatakan tak terima atas keputusan lembaga antikorupsi itu memperkarakannya. “Saya dibumihanguskan. Ini suatu pekerjaan yang saya perkirakan untuk menghabisi profesi advokat,” kata dia. Hal. 19 Hebohkan Publik
Bali Restart
Membangun Pertanian Secara Holistik Pembangunan Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata harus diimbangi dengan penguatan di sektor unggulan lainnya. Salah satunya, yakni partanian dalam arti luas. Terlebih, perkembangan sektor pariwisata di Bali selama ini tidak bisa dipisahkan dari pertanian. Karena itu, pembangunan yang dirancang ke depan salah satunya penguatan terhadap sektor pertanian yang digarap secara holistik, terintegrasi, dan tematik. Putu Astawa
Hidroponik Lebih Efektif dan Efisien
KEPALA Bappeda dan Litbang Provinsi Bali, Ir. Putu Astawa, M.MA., mengungkapkan tema Bali Restart menambah referensi Bappeda untuk merancang pembangunan Bali ke depan. Dikatakan, yang menggerakkan pembangunan Bali itu sesungguhnya bersumber dari tiga hal, pertama pariwisata, kedua pertanian dalam arti luas, dan ketiga, industri kreatif dan UKM. Dalam merancang rencana pembangunan ke depan, pihaknya fokus agar keajegan ekonomi Bali bisa tetap terjaga. Karena sektor pariwisata sangat rentan akan isu-isu keamanan dan bencana. Ini artinya, kita tidak boleh alpakan guru dengan ibu yang melahirkan pariwisata ini. Ibu itu adalah pertanian.Keberpihakan agar pertanian bisa terus berlanjut, harus menjadi perhatian Bappeda ke depan. Hal. 19 Daya Saing
Anggota Badan Pengawas Pemilu RI, Rahmat Bagja, mengatakan pemanggilan terkait mahar politik ini menunggu klarifikasi Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti. “Kita tunggu dulu perkembangan klarifikasi dari La Nyalla, itu yang menentukan kami akan panggil Pak Prabowo atau tidak,” kata Bagja di Cikini, Jakarta, Sabtu (13/1) kemarin. La Nyalla yang juga merupakan kader Gerindra, sebelumnya mengaku dimintai dana Rp 40 miliar oleh Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat untuk membayar saksi pilkada. Dana tersebut, menurut La Nyalla juga menjadi syarat dirinya kelak menerima rekomendasi dari Gerindra untuk maju sebagai calon kepala daerah di Jawa Timur. Mantan Ketua Umum PSSI itu menambahkan jika dana tersebut tidak diserahkan sebelum 20 Desember 2017, dirinya tidak akan mendapatkan rekomendasi Gerindra untuk maju di Pilgub
Jatim. Terkait dengan masalah itu, Bawaslu Jawa Timur kemudian melayangkan surat pemanggilan kepada La Nyalla untuk meminta keterangan dan bukti atas pernyataannya yang menyeret pimpinan Partai Gerindra tersebut. Bagja kemudian menjelaskan
Jakarta (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk tidak melakukan foto bareng atau selfie dengan calon kepala daerah (paslon) yang maju pilkada tahun ini. Pelarangan itu sudah jelas tertera dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang mulai
berlaku pada 1 Januari 2018. “ASN (PNS) tidak boleh berfoto bareng dengan calon,” kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, di Jakarta, Sabtu (13/1) kemarin. Selain dilarang selfie dengan paslon Pilkada, PNS juga dilarang memberi like atau berkomentar di jejaring di status media sosial Facebook yang bersangkutan. Hal. 19 Hukuman Tegas
Negara (Bali Post) Pilkada serentak 2018 juga banyak diikuti oleh mantan anggota TNI. Namun, netralitas TNI dalam Pilkada 2018 ini, tidak bisa ditawar lagi. Penegasan itu disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Mulyono, saat mengunjungi Markas Komando Yonif Mekanis 741/Garuda
Nusantara, Jembrana, Bali, Sabtu (13/1) kemarin. Tahun 2018 ini, TNI menghadapi tantangan yang lebih besar dengan terkait situasi politik yang berkembang. Termasuk memasuki tahun demokrasi, peran TNI jelas yakni dalam menghadapi politik, TNI harus netral. “Kita sampaikan kepada prajurit netralitas,
kita kawal dan awasi terus. Tidak bisa ditawar lagi. Netralitas TNI itu mutlak,” tegasnya. Walaupun dalam pilkada serentak ini ada paslon gubernur/bupati berasal dari mantan tentara, namun menurut Kasad tidak ada hubungannya. Hal. 19 Sesuai Prosedur
ketika partai politik terbukti meminta mahar atau melakukan politik uang, maka sanksinya parpol tidak diperkenankan mengikuti pilkada selama lima tahun ke depan. Ini artinya, Gerindra terancam tak bisa ikut Pilkada selama lima tahun. Hal. 19 Didiskualifikasi
PNS Dilarang ’’Selfie’’ dengan Paslon Pilkada
Kasad Tegaskan TNI Netral
KASAD Kasad Jenderal Mulyono (kiri) bersama Pangdam IX/Udayana, Mayjen Komaruddin Simanjuntak saat kunjungan ke Yonif Mekanis 741/GN Sabtu (13/1) kemarin.
BPM/olo
Berkebun di Lahan Sempit
Ladang dan sawah yang mulai menyempit bukan alasan untuk tidak berkebun. Pasalnya, ada cara-cara berkebun yang tidak membutuhkan lahan yang luas. Apalagi musim hujan seperti sekarang adalah momen tepat berkebun.
BERKEBUN dengan teknik hidroponik saat ini mulai menjadi budaya bagi para petani maupun masyarakat umum di perkotaan. Selain karena alasan semakin terhempitnya lahan pertanian di perkotaan karena pembangunan industri pendukung pariwisata, berkebun hidroponik lebih efektif dan efisien, ramah terhadap lingkungan, dan terkontrol dengan baik. Akademisi Pertanian Unud, Prof. I Wayan Sucipta, mengatakan berkebun dengan teknik hidroponik dibandingkan berkebun secara konvensional yang menggunakan media tanah yang luas, jauh lebih efektif dan efisien. Sebab, berkebun hidroponik membutuhkan lahan lebih sedikit di pekarangan rumah dan tidak dipengaruhi oleh musim karena bisa dikondisikan. Selain itu, menjaga kesehatan tanaman dari hama penyakit juga mudah dikontrol. Saat musim hujan seperti sekarang ini, tanaman rentan terhadap serangan hama penyakit karena kelembapan dan aktivitas air sesuai dengan pertumbuhan mikroba. Hal. 19 Lebih Mudah
DENGAN berkebun atau menanam tanaman juga memiliki banyak manfaat. Tidak hanya bagi lingkungan tapi juga bagi manusia. Dengan banyaknya tanaman, maka produksi oksigen pun akan semakin banyak. Oksigen sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Selain itu, dengan berkebun atau bercocok tanam juga salah satu kegiatan olah tubuh yang dapat membuat tubuh menjadi sehat. Tubuh dapat bergerak layaknya sedang berolahraga. Semua organ gerak baik tangan dan kaki pun bergerak. Hati pun menjadi senang ketika berkebun. Berkebun pun tak memerlukan gelar sarjana dan ahli di bidangnya. Yang utama dulu adalah minat dan niat. Hal itu tergambar dari pemilik Bali Fruit Garden, Made Sumertana. Walaupun ia bukan seorang lulusan sarjana pertanian, namun ia menguasai cara-cara berkebun. Kesibukannya berkebun juga membuat tubuhnya lebih bugar dan lincah bergerak. “Bertani itu kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan,” katanya. Hal. 19 Tabulampot
Ekstrak Tembakau Pembasmi Hama Alami Hidroponik JIKA kita menemukan hama pada tanaman hidroponik, jangan buru-buru menggunakan kimia atau pestisida. Siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar menemukan cara alami dan sederhana menyelamatkan tanaman hidroponik dari serangan hama. Hasil penelitiannya mampu meraih medali perunggu di ajang bergengsi Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) 2017 yang dulu bernama LPIR. Adalah Manik Cahya Sanjivani dan Gusti Ayu Maheswari Wirawan yang menemukan obat pembasmi hama pada kebun hidroponik. Dia memaparkan hasil penelitian berjudul ‘’Pertumbuhan, perkembangan dan ketahanan hama tanaman Pakcoy (sayur hijau) hidroponik yang diberi esktrak tembakau yang diaplikasikan pada media tanam air’’. Keduanya menyimpulkan bahwa ekstrak tembakau ini efektif membunuh hama siput tanpa cangkang sekaligus tak menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanamannya. Siswa ini menemukan manfaat tem-
bakau untuk mencegah hama. Kebetulan Manik dan keluarganyah suka bertanam hidroponik. Landasan teorinya bahwa tembakau itu mengandung nikotin yang dapat dipakai mengendalikan beberapa jenis hama. Ide cemerlang kedua siswa ini berawal dari banyaknya petani sayur hijau di Wongaya Gede, Tabanan yang mengeluh karena tanamannya terserang siput karena lahannya lembap. Hama ini sangat cepat menyerang tanaman sayur. Manik mengaku ada petani yang menggunakan tembakau, namun masih dalam bentuk disemprot. Namun, Manik dan Mahasewari bisa disebut menemukan terobosan baru bahwa dalam aplikasi tembakau secara langsung pada media airnya. Tembakau direndam dibuat ek-
straknya, setelah diteliti ternyata kandungan ekstra 5 persen yang paling ampuh membunuh hama dan menjaga perkembangan dan pertumbuhan tanaman sayur hijau. Sebab jika ekstrak terlalu banyak justru membuat sayuran terganggu yakni tumbuh kuning dan jika terlalu rendah tak mampu membunuh hama siput. Dengan modal Rp 15 ribu kedua siswa SLUB Saraswati ini melakukan penelitian untuk lahan 4 x 3 M. Hasilnya, sangat memuaskan. Pertumbuhan sayur hijau hidroponik sukses hingga panen. Padahal aplikasinya hanya sekali dalam musim panen. Caranya cukup mencampur esktra tembaku ke dalam gentong air. Keduanya belajar dari nol soal penelitian. Hanya, dia didukung oleh keluarga yang suka berkebun. (sue)
BPM/
LAYU - Tumbuhan sayur hijau yang layu karena hama siput, diubah menjadi sayuran segar dengan pembasmi hama alami.
4
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Kalaidoskop Sastra Bali Modern
Hingga akhir tahun 2017, sastra Bali modern menapaki usianya yang ke-107 tahun. Hal ini jika ditilik dari kelahiran sastra Bali modern pada kisaran tahun 1910-an (Darma Putra, 2010). Rentang usia yang tergolong cukup panjang ini, tidak serta merta menghadirkan wajah sastra Bali modern yang mapan dan tangguh. Kini generasi baru penulis sastra Bali modern telah lahir, peran mereka cukup signifikan dalam mewarnai wajah sastra Bali modern belakangan ini. Penulis generasi baru ini sebagian besar anak-anak muda yang ketertarikannya pada dunia sastra, khususnya sastra Bali modern sangat dalam. Bahkan empat tahun terakhir, selalu generasi baru ini yang mewakili penerima hadiah Satera Rancage dari sastra Bali. Jika sempat, bertandang saja pada grup facebook Suara Saking Bali maupun grup facebook Bangli Sastra Komala (Baskom), setiap hari akan berseliweran karya-karya penulis baru sastra Bali modern. Secara spesifik menarik melihat bagaimana riak sastra Bali modern di tahun 2017, sebab banyak kejutan-kejutan yang dihadirkan sastra Bali modern pada kehidupan sastra Bali secara keseluruhan. Kejutan-kejutan ini menjadi salah satu indikator bahwa benih sastra Bali modern yang disemai oleh para pendahulunya telah mulai tumbuh dengan baik dan mapan. Generasi penulis baru ini mendominasi jagat sastra Bali modern, baik dalam penerbitan buku, kemunculan karya di media masa, maupun dalam menciptakan panggung-panggung kreatif lainnya. Kehadiran mereka bukan berposisi menggantikan peran penulis pendahulu mereka, namun inilah hasil dari pembinaan sukses dari para penulis senior yang dengan tekun membimbing penulis-penulis muda ini.Dalam hal ini, penulis senior sukses meregenerasi, menganakpinakkan semangat mereka pada yang lebih muda. Menakar Kuantitas, Menimbang Kualitas Tahun 2017 jumlah penerbitan buku sastra Bali modern hingga pengujung tahun memang tidak sebanyak tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya jumlah terbitan buku sastra Bali modern terdapat 10 buah buku, tahun ini hanya terdapat 7 buah terbitan buku. Ketujuh buah buku tersebut merupakan hasil dari pergolakan batin penulis-penulis yang terbilang baru dalam kancah sastra Bali modern. Buku-buku tersebut di antaranya adalah Bulan Sisi Kauh (Pustaka Ekspresi) karya Nirguna, Cetik Dadong Tanggu (Pustaka Ekspresi) karya Wayan Selat, Gebug Ende (Pustaka Ekspresi) karya I Wayan Wikana, Sesangi (Pustaka Ekspresi) karya Ida Ayu Marhaeni, dan Sangsiang Kélangan Somah (ESBE Buku) karya I Gde Nala Antara. Sementara dua judul lagi yaitu Bojog Lua (Pustaka Ekspresi) karya Putu Supartika dan Surat Uli Amsterdam (Pustaka Ekspresi) karya Ketut Sugiartha, merupakan dua buku yang diterbitkan sebagai pemenang sayembara penulisan yang diselenggarakan oleh Pustaka Ekspresi. Sayembara ini sekaligus merupakan pemberian penghargaan
“Gerip Maurip”, sebuah bentuk penghargaan yang digagas oleh Made Sugianto sebagai bentuk apresiasi terhadap pengarang sastra Bali modern. Penghargaan dan sayembara penulisan ini sedianya akan digelar setiap tahun, dan pemenangnya akan mendapatkan kesempatan menerbitkan karya melalui Pustaka Ekspresi. Usaha mengadakan sayembara dan pemberian penghargaan ini memang belum maksimal menarik minat penulis-penulis baru dalam sastra Bali modern. Namun demikian, langkah awal di tahun 2017 ini tentu saja akan berdampak sangat besar jika saja akan berlanjut secara konsisten. Penghargaan ini akan mengikuti sukses gelaran Sastera Rancage, dan semangat itu terlihat jelas dari seorang Made Sugianto. Ketujuh penulis yang karyanya terpublikasi melalui buku pada tahun 2017, hanya I Putu Supartika yang sebelumnya pernah melahirkan buku. Sementara enam penulis lainnya merupakan pendatang baru dalam dunia sastra Bali modern. Meskipun keenam penulis tersebut memang telah lama bergelut dalam dunia tulis menulis, khususnya sastra, namun baru kali ini menerbitkan buku sastra Bali modern. Jumlah terbitan buku yang menurun secara kuantitas memang terlihat cukup signifikan, jika dibandingkan dengan tahun lalu apalagi dua tahun lalu yang terbit hingga 17 judul buku.Namun jumlah penerbitan buku ini tidak serta merta mencerminkan secara keseluruhan kehidupan sastra Bali modern turut surut. Barangkali terdapat banyak alasan mengapa para penulis sastra Bali modern tidak menerbitkan buku, terutama penulis-penulis yang dikenal rajin menerbitkan buku seperti IBW.Widiasa Keniten, Made Suarsa, maupun Made Sugianto. Salah satu alasan di antaranya adalah perihal mengumpulkan material tulisan untuk buku yang belum rampung dikerjakan. Seperti yang kita ketahui, mengumpulkan material tulisan, lalu mengolahnya menjadi sebuah karya adalah perkara yang tidak mudah. Semuanya bertemali dengan ide, suasana hati menulis, bahkan hingga harga bahan kebutuhan sehari-hari, ini mungkin saja.
Menimbang Kuantitas dan Kejutan-kejutan Menggembirakan Namun demikian, tulisan-tulisan lepas yang hadir di media masa, ketiga nama di atas sama sekali tidak pernah absen. Secara berseling ketiga nama di atas selalu hadir karyanya pada rubrik mingguan berbahasa Bali, atau pada wall media sosial masingmasing. Mereka berkarya, namun belum membukukannya, tinggal tunggu waktu saja, itu pasti dan sudah terbukti.
pengalaman yang cukup mapan pada bidang sastra sebelumnya.Satu yang jadi contoh adalah kumpulan prosa liris Bulan Sisi Kauh, kualitas bertutur dan pilihan leksikon khas tutur Bali lahir dari seorang pengarang bernama Nirguna.Pengarang muda yang sangat sukses mengolah rasa dalam bingkai kata.
SASTRA BALI - Kesemarakan dunia sastra Bali modern di tahun 2017 kian menjadi karena hadirnya diskusi dan acara bedah buku yang terbilang cukup intensif. Setahun belakangan, telah dilakukan enam kali kegiatan bedah buku dan diskusi sastra Bali modern.Jumlah ini bisa dikatakan jumlah yang sangat menggembirakan, sebab tahun-tahun sebelumnya kegiatan diskusi dan bedah buku sangat sulit didapati. Secara kualitas, sastra Bali modern mulai menunjukkan peningkatan yang luar biasa.Hal ini dapat dilihat dari tujuh buku terbitan yang menawarkan kualitas sastra Bali modern kian baik.Meski sebagian baru pertama kali berkarya dalam sastra Bali, namun kedekatan mereka dengan dunia sastra tentu saja telah mengasah kemampuan mengolah rasa, hanya kali ini mereka memilih menggunakan media bahasa Bali sebagai ruang berkreasi.Mereka melahirkan anak-anak sastra Bali modern dengan
Kejutan dan Semarak Bedah Buku Sastra Bali modern tahun 2017 menawarkan kejutan, di antaranya pada ajang Sastera Rancage. Untuk kali pertama penulis perempuan meraih penghargaan Sastera Rancage sejak sastra Bali modern menjadi bagian dari Sastera Rancage tahun 1998. Penulis perempuan pertama yang akhirnya mengakhiri masa paceklik Rancage setelah 19 tahun adalah Dewa Ayu Carma Citrawati. Citrawati memeroleh Sastera Rancage melalui buku kumpulan cerpen
Kutang Sayang Gemel Madui. Pada penerimaan penghargaan Sastera Rancage 2017, Bali juga mendapat apresiasi khusus karena mengirimkan penerima Sastera Rancage termuda sejak penghargaan ini mulai dicanangkan.Putu Supartika merupakan penerima Sastera Rancage dari bidang jasa, yang saat menerima penghargaan berusia 23 tahun.Putu Supartika memeroleh Sastera Rancage atas dedikasinya yang luar biasa dalam mengembangkan keberadaan sastra Bali modern.Salah dedikasi Supartika adalah melalui penerbitan jurnal berbahasa Bali, Jurnal Suara Saking Bali.Jurnal yang terbit berkala setiap bulan ini menampung karya-karya penulis sastra Bali modern, baik puisi, cerpen, prosa liris, karikatur, maupun ulasan karya. Kesemarakan dunia sastra Bali modern di tahun 2017 kian menjadi karena hadirnya diskusi dan acara bedah buku yang terbilang cukup intensif. Setahun belakangan, telah dilakukan enam kali kegiatan bedah buku dan diskusi sastra Bali modern. Jumlah ini bisa dikatakan jumlah yang sangat menggembirakan, sebab tahun-tahun sebelumnya kegiatan diskusi dan bedah buku sangat sulit didapati.Bahkan sebuah karya antologi prosa liris Bulan Sisi Kauh karya penulis muda Nirguna, dalam sebulan melewati dua kali proses diskusi dan bedah buku. Ini menjadi menarik, mengingat Nirguna adalah sosok baru dalam dunia Sastra Bali modern namun karyanya telah mampu menarik minat banyak khalayak. Barangkali ini bisa jadi indikator kian semaraknya dunia kritik sastra Bali modern, setidaknya terbuka ruang diskusi, terbangun kekuatan baru dalam keliterasian sastra Bali modern. Ruang-ruang diskusi ini juga mampu menjadi wadah bagi para penulis untuk melihat kekurangan karyanya, untuk kemudian berkarya lebih baik lagi ke depannya. Bagi penulis yang mampu menerima kritik, inilah kesempatan menakar kualitas karya, akan tetap bertahan atau beranjak makin tinggi. Muaranya adalah pada segala usaha membayar hutang pada sastra yang terlampau besar kita miliki, akan dibayar atau kita biar menjadi tumpukan saja. Mari sambut tahun baru dengan karya. l I Gede Gita Purnama A.P Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unud
Siwaratri
Siwaratri sebagai hari raya Hindu memujaTuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Siwa. Siwaratri memberikan ruang pada umat Hindu lebih mendekatkan diri pada Dewa Siwa. Dewa Siwa adalah penyebab pertama dari alam semesta . Siwaratri diperkuat lagi dengan adanya kisah Lubdaka (Nisada) dalam kekawin Siwaratri Kalpa. Kisah Lubdaka mencari Siwa selalu menarik untuk dikenang dan dihayati. Lubdaka seorang Nisada yang belum mendapatkan karunia Dewa Siwa terus berupaya mencari jalan pencerahan (jagra). Pencerahan ditemukan saat Panglong ping empat belas sasih Kapitu (sekitar Desember-Januari) yang pada tahun 2018 ini jatuh pada hari Senin, 14 Januari 2018 (Soma Kliwon, Uye). Bulan Tilem (bulan gelap), puncak gelap alam semesta, justru Lubdaka mendapatkan pencerahan. Apakah ini yang sering diberbincangkan oleh tetua yang menggeluti dunia spiritual bahwa di dalam kegelapan Jiwa hendaknya ada sinar penerang, cahaya kesadaran.. Siapa sinar itu. Tetua akan menjawab atma. Mengapa atma, karena atma sebagai percikan terkecil dari Paramatma. Perjalanan demi perjalanan yang dilakoni Lubdaka tentulah tidak sekali dua kali. Ia berlangsung selama hidupnya. Berlangsung selama prana ada dalam tubuh Lubdaka. Lubdaka yang tiada lain adalah kita yang sedang mencari hakikat sang sejati. Tidak cukup dijalani dengan satu atau
Perjalanan Mencari Tuhan
dua langkah. Mpu Tanakung mengilhami perjalanan Lubdaka yang berburu sampai ke puncak gunung. Gunung sebagai simbol lingga. Lubdaka mempersembahkan daun
kinan akan kebesaran Dewa Siwa. Dewa Siwa pun memberi karunia. Lubdaka bisa melepaskan keterikatan karma-karma yang melekat dalam dirinya setelah ber-
dan mendapatkan anugerah Dewa Siwa. Ini sebuah kisah yang amat menarik karena siapapun yang tulus ikhlas memuja Dewa Siwa akan diberikan anugerah. Ke-
SIWARATRI - Kisah pertemuan dengan Dewa Siwa bisa disimak dalam “Siwaratri “karya Mpu Tanakung yang menokohkan Nisada seorang jelata yang papa. Yang sama sekali tanpa ada pretensi apapun bisa bertemu dan mendapatkan anugerah Dewa Siwa. Ini sebuah kisah yang amat menarik karena siapapun yang tulus ikhlas memuja Dewa Siwa akan diberikan anugerah. Kesucian pastilah sebagai landasan agar bisa bertemu Dewa Siwa. Tanpa itu mustahil. Kesucian hanya bisa didekati dengan kesucian. Panglong Ping Empatbelas sasih Kapitu dipilih oleh Dewa Siwa menganugerahi pemuja-Nya. bilwa sebanyak 108 buah pada lingga Dewa Siwa. Pencarian puncak gunung tidaklah mudah perlu pendakian, perlu keyakinan, perlu ketulusan untuk mendekatkan diri kepada Pemilik Ruh ini. Lubdaka tanpa henti mencari Itu (Tat), pengarang menggunakan kata kebiasaannya berburu ke puncak gunung dengan beragam tantangan yang harus dihadapi. Lubdaka tidak pernah menyerah. Keya-
Di awal tahun 2018 ini marilah kita berkomitmen
hadapan dengan Sang Kala Mretiu (Dewa Kematian). Siwa memberikan tempat untuknya di Siwaloka. Siwaratri Kalpa dan Arjuna Wiwaha Dua kisah pertemuan dengan Dewa Siwa bisa disimak dalam Siwaratri karya Mpu Tanakung yang menokohkan Nisada seorang jelata yang papa. Yang sama sekali tanpa ada pretensi apapun bisa bertemu
sucian pastilah sebagai landasan agar bisa bertemu Dewa Siwa. Tanpa itu mustahil. Kesucian hanya bisa didekati dengan kesucian. Panglong Ping Empatbelas sasih Kapitu dipilih oleh Dewa Siwa menganugerahi pemuja-Nya. Jika Siwaratri menokohkan Lubdaka, pemuja papa. Arjuna Wiwaha karya Mpu Kanwa sebaliknya. Arjuna sebagai adik dari Dharmawangsa diberikan tugas
mencari anugerah panah Pasupati Sastra, dengan Cadhusakti (kemahakuasaan Sanghyang Widhi Wasa). Jika dalam Arjuna Wiwaha ada tujuan tertentu agar bisa memenangkan perang (Bharata Yudha). Hakikat perang dalam diri inilah yang ingin dimenangkan, makanya pengarang menggunakan dialog Arjuna menuliskan bahwa ia bertapa mengabdi pada Dharma (hana pinaka kakangkwa Sri Dharmawangsa karengo, Sira ta pinatapaken). Arjuna tokoh yang cerdas dengan latar belakang pendidikan yang mumpuni, berguru pada Bhaghawan Drona, sedangkan Lubdaka hanya berguru pada alam perburuan. Singa, beruang, gajah, lebatnya hutan, indahnya gunung itulah sebagai sarana belajarnya. Arjuna sebelum mendapatkan anugerah perlu berperang terlebih dulu dengan Dewa Siwa setelah diyakini bahwa yang dihadapi bukan pemburu biasa, Arjuna menjadi sadar. Sebuah kisah yang menghadirkan pemburu. Dewa Siwa sebagai pemburu dalam Arjuna Wiwaha. Sebaliknya dalam Siwaratri Kalpa, Lubdaka sebagai pemburu. Jika dicermati, sebuah pencarian Siwa dengan berburu. Berburu kesadaran, berburu kebenaran akan hakiki Tuhan. Kedua kekawin ini memuliakan Dewa Siwa yang memberikan karunianya pada pemujanya yang sejati. Pemuja yang dengan kesadaran dan ketulusan akan diberikan pencerahan. Kesadaran akan Siwa setiap hari inilah yang perlu ditumbuhsuburkan selama ruh masih bersama di dalam tubuh. l IBW Widiasa Keniten
Senam Kebugaran Indonesia (1)
untuk menjaga kebugaran tubuh di sepanjang tahun agar dapat meningkatkan kualitas hidup. Berlatih Senam Kebugaran Indonesia bisa jadi pilihan dan ikuti peragaan berikut ini bersama Maria Yeni dari Lala Studio.
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio ( Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 0361. 283226. Cantumkan kupon” “Bugar” di sudut kiri amplop.
Gb. I : Awali dengan pemanasan, yaitu memberi salam, lengan kanan depan dada (1, 2) lalu kiri (3, 4) menundukkan kepala (5, 6) tegakkan (7, 8). Setelah itu lakukan juga dari kiri.
Gb. II : Lengan kanan ke atas menyusul lengan kiri ( 1 – 4) kemudian kedua lengan turun dari depan tubuh, lakukan mulai dari kiri (5 – 8)
Lakukan dengan gembira bersama keluarga di rumah dan salam bugar dari Lalal Studio.
Gb. III : Kaki kanan melangkah ke kanan sambil kedua lengan lurus depan dada lalu ayunkan ke belakang (1, 2, 3, 4) tutup, lakukan arah kiri.
Kupon
Gb. IV : Kedua kaki tetap buka, telapak tangan kanan di pinggang belakang dan telapak tangan kiri di pinggang kanan, badan diputar ke belakang sambil menoleh ke belakang, tahan ( 1 – 8) , lakukan ke kiri juga.
5
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Prajurit yang Sakit Hati
CERPEN
oleh Alfian Dippahatang Jauh sebelum ia menawarkan kebebasan, aku sudah menolaknya. Aku tak ingin jadi boneka. Ia datang memuji prestasiku yang pernah jadi prajurit komando Belanda di akhir Perang Dunia II di Eropa. Di balik pujiannya, aku diminta menjadi pengawal keselamatan pemimpin besar revolusi tanah air. Tawaran menarik perwira itu terdengar di telingaku—hal yang malah menambah sakit hatiku, terpaksa menjauh dari kampung halaman. “Jika semuanya membaik. Pulanglah. Pikirkan Andi Sahi.” Perkataan Ayahku ini dipertegas lagi dengan permohonan istriku, agar aku pulang membimbing darah bangsawan Sahi. Namun, waktu sehari berleha-leha tak mudah kuperoleh. Harapan untuk balik ke rumah selalu terkendala, terkubur bertahun-tahun. Membayangkan pipi keriput dan mata Ayahku, sakit hati ini terus tertumpuk. Ditambah perkataan istriku yang memelas. Pesan Ayah terus kugenggam, harapan istriku terus berdengung di telingaku, tapi langkahku tak henti diintai. Memasuki tahun 1963 ini. Aku diperhadapkan kenyataan baru dan mengejutkan. Pemerintah semakin menganggapku indisipliner. Sejak tertangkap, utusan demi utusan terus berdatangan menemuiku, meminta untuk berunding, tapi sakit hati terlanjur menjalar di tubuhku. Mereka juga enggan membunuhku—sebab otot dan otakku masih bisa mereka pakai sebagai alat negara. Dalam keadaan seperti ini, lebih baik mati ketimbang memperoleh siksaan bertubi-tubi. Tapi, aku akan jadi manusia celaka jika mati sebelum bertemu Ayah, Sahi, dan istriku. Memang sakit hati dituduh sebagai pemicu terjadinya pemberontakan mantan serdadu Koninklijk Nederlands Indisch Leger di Makassar. Padahal, aku tak tahu apa-apa tentang persoalan itu. Pemerintah telah bertindak sesuka hati menilaiku seperti penjahat bertangan dingin dalam peperangan. Aku hanya bisa menahan berang dengan semua keadaan ini. Sama sekali tak ada waktu menemui Sahi, aku dibuat tak mengenalnya, sebaliknya juga Sahi tak bisa mengenal siapa aku. “Angin segar menantimu untuk kau hirup hari ini.” Ia tak jauh berdiri di hadapanku. Di belakangnya ada tiga orang pengawal. Wajar, ia perwira penting yang diutus untuk merekrut. Seolah bibirku dijahit, sakit hatiku bertambah jika memberi tanggapan. Aku tetap duduk malas bersandar di tembok yang tak jelas lagi warna cat dasarnya. “Aku kemari bukan untuk mendengar penolakanmu.” Ucapannya menjijikkan. Memualkan. Aku ingin muntah. “Kedudukan penting ini diinginkan banyak orang. Menjadi perwira tentu kebanggaan. Kau beruntung langsung diminta menjadi bagian dari pasukan elite negeri ini.” Aku sudah menduga, bahwa semua ini hanya latar dan akal-akalan pemerintah yang berjuang keras menahanku. Ia kira dengan kondisiku ini aku akan menyerah. Tunduk dan gagal mempertahankan ideologi. “Tak ada lagi kabur-kaburan jika kau sepakat. Aku tahu, ruangan ini pengap dan memuakkan bagimu. Maka dari itu, aku datang menawarkan kebaikan.” Utusan pemerintah orde lama di hadapanku ini tak jauh berbeda dengan utusan sebelum-sebelumnya, sungguh membawa kebaikan yang bobrok. Dikiranya aku tolol dengan menyerah begitu saja pada keadaan. “Kau sangat dibutuhkan.” Ekspresinya meyakinkan. Namun, tetap saja menjengkelkan. Ia kira aku takut dengan rahangnya yang kokoh tahan pukulan sana-sini dan juga ia kira permintaan tegasnya, lekas membuat hatiku membaik. Sejak berakhirnya Perang Dunia II, dengan alasan ingin bertemu keluarga, kuputuskan berhenti berkarier dalam militer asing. Meski pasca itu, aku harus menanggung nasib buruk—harapan untuk memeluk tubuh Sahi, sirna. Sekarang, Sahi
pasti sudah menginjak remaja. Aku di tanah air menanggung perlakuan tak wajar, begitulah kondisi tak tentu arah mata anginnya—kata sepakat dalam perundingan butuh timbangan waktu sebelum disepakati. Aku dianggap terlambat, padahal bukan aku yang memulai biang masalahnya mengulur-ulur waktu. “Tak usah berpikir lama. Putuskan saja. Ini demi kebaikan. Kau akan dapat kenyamanan yang tak diperoleh banyak orang masa ini.” Perwira di hadapanku ini berceloteh lagi tentang kebaikan. Memuakkan memang mendengar sesuatu yang diulangulang. Apa yang ia tahu tentang kebaikan sepihak? Aku masih memilih membisu. Sepertinya, ia tahu aku tidak suka menunggu satu, dua kabar dengan bertopang dagu di meja. “Kebaikan yang kami pahami saat ini, salah satunya ada pada dirimu.” Sungguh, kebaikan yang ia jelaskan adalah basa-basi, bagian dari siasat dan tentu sesat bagiku. “Menjadi prajurit komando berpengalaman, membuat kami kagum sepak terjangmu dan keterlibatanmu dalam militer asing.” Kedatangannya memang mewakili seseorang yang berpengaruh di tanah air ini. Aku harus menanggung beban berada di ruangan pengap memendam keluhan. Padahal pemberontakan yang dituduhkan kepadaku didalangi politisi Republik Indonesia Serikat. “Tak ada susahnya. Kau cukup mengatakan setuju untuk lepas dari sini.” Tentu mengatakan setuju adalah ledakan, malah jika sepakat akan membuka gerbang kehancuran bagiku. Mungkin, aku bisa menghirup udara lepas, tetapi tak akan bebas dan leluasa bertindak. Tindakanku harus menurut dari perintah pemimpin besar revolusi. Menjadi pengawal adalah bajingan yang tak termaafkan bagi kawankawanku di luar
sana. “Suatu kehormatan bagi kami jika kau bergabung. Jangan ngotot begitu menolak maksud kedatangan seseorang yang memberi tawaran istimewa.” Kukira ia akan kembali mengatakan perihal kebaikan. Lantas, kehormatan macam apa yang akan kuperoleh jika harus tunduk dan meninggalkan seluruh perjuanganku? Sekarang, kucoba terus tenang mempergunakan akal, agar bisa meninggalkan tempat ini. Tindakan perwira di hadapanku ini sudah jadi kunci yang membukakan
aku pintu. “Kau berharga bagi kami. Harga mati untuk menindaki segala carut-marut mengenai kondisi tanah air. Kau dinanti untuk membungkam segalanya.” Kuharap ia bosan berada di sini, ternyata tidak. Sekarang, ia duduk di kursi yang tadi diambil oleh salah satu pengawalnya. Ia tak henti meminta kesepakatanku. Sepertinya ia memang diminta datang kemari untuk tidak bosan merayu. Agar, pulang tak membawa kekecewaan untuk kesekian kalinya. Sekarang kuluruskan sepasang kakiku. Ia menyodorkan keretek. Aku menolaknya. “Amat langka prestasi diperoleh seseorang di usia muda, kau sangat dikenal zaman ini sebagai prajurit yang rela bertaruh jiwa dan raga.” Ketimbang memberi tanggapan berbusa-busa bukan dari hati, memilih diam memang pilihan. “Cakrabirawa diinginkan memiliki pasukan hebat. Jika kau bergabung, langkah mewujudkan cita-cita itu segera terwujud.” Cakrabirawa dikenal sebagai pasukan yang disegani masa ini. “Sikapmu sudah mewakili kekerasan hati orang-orang Indonesia Timur. Orang Bugis yang susah diatur.” Aku tak mewakili tanah kelahiranku. Ingin kusumpal mulutnya. Bicaranya kotor sekali. Tak banyak orang Indonesia Timur sekeras diriku, terlebih berani memutuskan tindakan. Apalagi bersikap melawan pemerintah, karena tak memperoleh kesepakatan. Masa ini, orangorang lebih mencari aman dengan menjadi mata-mata, menyeleweng, dan berkhianat. Hal ini lumrah terjadi di sekitarku. *** Belum cukup dua Minggu Sahi lahir, aku berikrar akan kembali ke Barru. Pulang selamat dengan semangat menggebu akan mengajari Sahi menyentuh tanah yang bersih dan suci dari darah. Inti surat dari sahabatku Rido di Makassar mengatakan, bahwa pasukan TNI satu batalion dari Jawa dalam waktu dekat akan tiba di Makassar. “Ingat, kembalilah menengok kami. Sahi membutuhkan sentuhanmu. Jika nyawa bisa dibeli, apa pun kulakukan untuk melihatmu betah mendidik Sahi. Kau akan menambah kekacauan jika tak segera menyerah. Apakah kau tega melihat orang semakin banyak bergelimpangan di jalan-jalan?” Kalimat Ayah adalah pengharapan. Ia juga menegaskan padaku untuk tetap berhatihati, agar bisa kembali menengok Sahi dan istriku. Sayangnya, waktu sehari untuk menengok orang di rumah tidaklah mudah. Aku berusaha keras meyakinkan Ayah,
aku akan pulang. Sebabnya, tak secuil keraguan kutunjukkan padanya. Aku tak tega melakukan semua ini, tapi keadaan menuntutku melakukannya. Dukungan dari beberapa kelompok telah kuterima. Di sisi lain, antek pemerintah melalui kelompok masyarakat anti-federal terus berdemo, mendesak Negara Indonesia Timur bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sungguh keadaan memuakkan. Sahabatku, Rido juga meyakinkan perjuangan kami belum selesai. Satu yang kusyukuri, Rido tak ikut tertangkap. Beruntung ia menolak ajakanku bertemu presiden NIT Sukawati yang mendesakku ke Jakarta. Saat tertangkap, aku terus berusaha melarikan diri dari tempatku mendapat hukuman di Jakarta selama 8 tahun. Begitulah, kakiku tetap dijaga, agar tak lepas kendali. Tiga tahun di Wirogunan Yogyakarta. Sempat dipindahkan ke Cimahi, aku juga sempat memberontak di sana, sebelum akhirnya dijebloskan kembali. Selanjutnya dipindahkan ke Ambarawa. Tak lama, aku kembali diadili di Yogyakarta. Tindakan pemerintahan RIS yang menangkapku di sekitar istana negara tahun 1950 terus berbekas. Menolak menjadi komandan Cakrabirawa suatu kemerdekaan bagiku. Aku merasa pemerintah kalah dengan penolakanku. Namun, saat kekacauan meledak di bulan April tahun 1950 di Makassar, Ayahku terbunuh. Bukannya menjaga keamanan, kedatangan TNI malah menambah kegaduhan. Selepas bebas dari tahanan, kusaksikan masyarakat pro-federal yang ikut dalam komandoku ditumpas habis. Cerita dari Rido sekilas membuatku tampak tegar di hadapannya, walau air mataku ingin meleleh. Sesalku datang belakangan. “Ayahmu sempat bilang kepadaku, ia datang ke Makassar bermaksud menemuimu. Ayahmu ingin menghentikan tindakanmu yang keras kepala mempertahankan NIT. Namun, ia tak percaya padaku, bahwa kau ke Jakarta. Cerita para sahabat mantan KNIL kita mengatakan, Ayahmu terkena peluru dari TNI, karena ia berusaha menembus kekacauan.” Cerita dari Rido juga membuat hari-hariku lebih banyak diam. Diamankan oleh Rido, akhirnya aku tiba di tempat istriku dan Sahi berada. Namun, yang kutemukan hanya tulisan istriku di sobekan kertas yang tergeletak di meja. Istriku bilang, jika aku ingin bertemu dengannya dan Sahi, aku harus kembali ke Barru. Sakit hatiku tak akan sembuh pada orde lama. Makassar, 2017 Alfian Dippahatang, lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tidak Selesai di Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar dan memutuskan lanjut lagi kuliah di Sastra Indonesia Universitas Hasanuddin. Bergiat di sebuah ruang diskusi dan menulis bernama Kelompok Belajar Memancing. Bukunya yang telah terbit, Dapur Ajaib, (Basabasi, 2017).
Resensi Buku
Membaca Peta Perjalanan Hidup
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
Judul Buku : Penangkal Bekisar Penulis : Kiki Sulistyo Penerbit: Nuansa Cendekia Tahun Terbit : 2015 Jumlah hal. : 79 hal.
PENYAIR satu ini memang memiliki kekuatan untuk memotret beragam kejadian-kejadian kecil di dalam hidupnya. Lima puluh puisi di dalam buku ini menawarkan beragam detail-detail perjalanan hidupnya. Kiki mampu mendeteksinya dengan detail. Membaca puisi-puisi di dalam buku ini juga membawa kita seperti menikmati keindahan bahasa. Karena Kiki mampu memainkan bunyi-bunyi bahasa, seperti percikan-percikan yang menggugah dan rapi membangun keterkaitan dengan menata irama dan rima internal yang resik, begitu catatan yang diberikan Ari. J. Adipurwawidjana untuk buku ini. (osi)
W.G. Sumarta
Puspa Dewi
Refleksi
6
Menembus Malam Gelap Siva melalui Sinar Kecil Jagra Om yaj jagrato duram udaiti daivam tadu suptasya tathaivaiti, durangamam jyotisam jyotir ekam tan me manah Siva-sankalpam astu (Yajur Veda, Samkalpa Sukta1)
“Om…, Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, kekuatan pikiran yang menjelajah sangat jauh pada waktu seseorang terjaga, dan juga bergerak sangat jauh ketika sedang dalam keadaan tertidur, bergerak sangat jauh, merupakan satu cahaya cemerlang dari banyak cahaya, semoga pikiran hamba bertekad lelap di dalam Siva.” Siva Sankalpa Sukta di atas merupakan kutipan dari salah satu deretan kitab suci tertua dalam literatur Veda, yaitu Yajur Veda. Terdiri dari 6 bait mantra. Sangat bagus dibaca pada malam Sivaratri demi melelapkan pikiran dalam carana-paduka Siva. Kata jagrata pada mantra di atas berarti keadaan terjaga, awas selalu, melek, tidak tidur. Jagrata atau jagra merupakan keharusan untuk diterapkan bersama-sama dengan tapa-brata lainnya. Ketika dilaksanakan menyendiri, hanya jagra tidak tidur semalaman, tidak disertai oleh pelaksanaan mauna (tidak bicara) dan upavasa (puasa) maka ia termasuk pelaksanaan brata Sivaratri yang teringan (kanistha-vrata). Ketika jagra digabungkan dengan upavasa dan mauna-vrata maka ia dinamakan Uttama-vrata. Sedangkan jika jagra hanya bersama upavasa-vrata maka ia termasuk pelaksanaan brata Sivaratri yang madhyama-vrata. Kemuliaan jagra dalam Sivaratri diberikan melalui cerita sang pemburu bernama Lubdhaka yang melek semalaman di atas pohon disebabkan rasa takut karena kemalaman di hutan (irika tikang nisada memenek pang ing maja). Ia tidak pernah melakukan kebaikan berupa punia, yaSa, dharma, dan brata (satata turung mapunya yasa dharma len brata katinya kasmala dahat). Di lain pihak dalam praktik spiritual Veda, tradisi jagra merupakan tradisi yang sangat kuna. Tradisi bagi para pemuja Siva untuk mempraktikkan puja-dhyana atau sembahyang dan meditasi khusus pada Siva. Para bhakta Siva dan Yogi lebih mementingkan jagra dalam menyelamatkan pikiran dari kejatuhan di malam gelap Sapta Timira, yaitu 7 jenis kegelapan berupa
Redaktur Khusus MIMBAR
Khonghucu Js. Ang Cuan Yen Wei De Dong Tian (Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan ) Iman adalah hal paling mendasar atau essensial di dalam menjalani kehidupan beragama, karena Iman itu adalah pangkal dari ujung segenap wujud. Maka seorang Junzi (Susilawan) memuliakan Iman (Zhong Yong XXIV: 2). Kata Iman dalam bahasa aslinya disebut “Cheng” bila ditinjau dari sudut etimologinya atau akar katanya berasal dari 2 kata yg disatukan yaitu “ Yan dan Cheng. Yan berarti kata atau ucapan , Cheng berarti sempurna. Jadi Cheng / Iman berarti: Sempurnanya kata atau ucapan, bathin atau pikiran dan perbuatan.Terjemahan bebasnya adalah : Perbuatannya sesuai atau cocok dengan pikiran dan ucapannya.Iman juga bisa diterjemahkan sebagai kejujuran atau ketulusan. Pada saat ini sudah sedikit sekali kita jumpai orang yang tulus dan jujur. Kepada diri sendiri saja mereka sering kali tidak jujur apalagi kepada orang lain. Berbicara mengenai Iman, umat kita atau masyarakat Tionghoa pada umumnya memiliki iman paling lemah diantara umat Agama lainnya.Maklum orang tua kita / luluhur kita dahulu waktu datang / merantau sampai ke Indonesia tidak membawa Kitab Suci ( Si Shu , Wu Jing) tetapi secara turun temurun hanya mengajarkan kepada kita tata upacara / ritual persembahyangan seperti yang kita ketahui selama ini. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui Agama yang mereka yakini. Mereka tidak tahu bahwa ritual yang mereka jalankan adalah ritual Agama Khonghucu.Tepat sekali apa yang dikatakan Bing Cu di dalam Kitabnya: “Menjalankan tetapi tidak mengerti maksudnya, Berkebiasaan tetapi
Redaktur Khusus weda
WAKYA Darmayasa kecantikan, kebangsawanan, masa muda, kekuatan, kecerdasan, kemabukan, dan kekayaan. Jagra pada malam Siva dimaksudkan menjaga agar manah (pikiran) yang dalam aktivitas super cepat, baik keadaan jaga (jagrata) dan tidur (svapna) untuk dapat diarahkan pada Siva (tan me manah Siva-sankalpam astu). Ketika pikiran sedang terjaga maka ia akan bergerak maha cepat dan maha jauh ke mana-mana. Demikian pula ketika pikiran sedang tertidur maka ia akan bergerak maha cepat dan maha jauh, kapan saja dan ke mana saja. Oleh karena itu, orang akan menjaga bukan hanya jaganya pikiran melainkan juga tidurnya pikiran agar tetap berada lelap dalam sankalpa pada malam Siva. Pengertian Jagra bukan hanya berarti tidak tidur dalam kegelapan melainkan juga tidak tidur dalam terang. Tetap terjaga dalam sentuhan karunia Dewa Siva. Menjaga pikiran dengan jagrata atau terjaga adalah dengan memusatkan pikiran kepada Siva sebagaimana sang Lubdhaka memusatkan pikirannya pada lingga Dewa Siva. Dengan demikian, gerak super cepat pikiran akan menjadi terkontrol serta terarah dengan baik menuju pada Siva sendiri. Pelaksanaan kanistha-brata Sivaratri yang hanya dengan jagra atau tidak tidur semalamam seharusnya diarahkan sebagai vratam (brata), tidak hanya sebagai memenuhi persyaratan begadang Sivaratri. Mahadeva menyelamatkan Lubdhaka karena ia telah begadang dalam bentuk vratam walau tanpa sengaja melakukannya. Takut dirinya terjatuh dari atas pohon maka Lubdhaka memetik lembaran-lembaran daun bilva dan dijatuhkan ke bawah. Ternyata di danau di bawah ada Sivalinga dan lembaran daun bilva tersebut terjatuh di atas Sivalinga tersebut. Saat-saat tersebut juga bertepatan dengan detik-detik puncak dari malam Siva (purwaning tilem sasih ka pitu). Tanpa sengaja Lubdhaka telah melakukan pemujaan pada Siva dalam bentuk jagra (menjaga kesadaran diri), upavasa (tidak makan dan minum sehari penuh), dan mempersembahkan daun bilva ke atas Siva lingga.
Setelah meninggal, Lubdhaka mencapai Sivaloka. Itulah brata kecil yang memberikan hasil besar kepada Lubdhaka dan hanya itu perkecualian bagi orang-orang loba yang diwakili oleh Lubdhaka (lubdhaka berarti orang loba) untuk mendapatkan pembebasan. Sedangkan hukum dharma yang dipegang teguh oleh Dewa Yama adalah; para dharmika yang berada di jalan dharma akan pergi ke Sivaloka setelah meninggal (ikang wwang ahajong hulahnya tuwi dharmika ya ta musireng Sivalaya). Sebaliknya mereka yang tergolong adharmika akan pergi ke neraka kawah go-mukha (tuhun ya ahalatidusta datengeng kami pakena nikesya ning kawah). Akan tetapi, perkecualian berlaku bagi mereka yang melaksanakan jagravratam, begadang malam Sivaratri dalam bentuk sumpah suci vratam. Brata Sivaratri disebutkan sangat kuat memberikan pahala baik (kalewih ing bratenajarakon mami niyate maweh phaladhika). Menghilangkan keburukan dan memberikan kemuliaan. Orang yang mempraktikkan brata Sivaratri akan dihancurkan segala dosanya (jana gumayaken tikang brata, sapapaka nika Sirna den i phalaning brata winuwusakenku). Apa pun dosa-dosa yang dilakukan, “sepapa nika naSa de Sivaratri” seluruh dosa atau seberat-berat dosa, semuanya akan habis lebur oleh brata Sivaratri. Tentu saja jika orang melaksanakan dengan penuh penyerahan diri sambil jagra/atangi pada Brata Sivaratri ini, dalam kelelapan men-Japa-kan mantra Om Namah Sivaya. Tradisi ini dilanjutkan oleh umat kebanyakan melalui pelaksanaan kirtanam-bhajanam, menyanyi kekidungan dan bagi yang terlalu awam mereka hanya melewatkan malam Sivaratri dengan cara begadang sambil melakukan apa saja yang membuat mereka tetap bisa melek. Mereka tidak mendapatkan sentuhan ajaran lebih jauh perihal ajaran-ajaran suci Veda khususnya tentang Sivaratri. Mereka yang mempraktikkan puja-dhyana pada malam Siva, selalu berusaha mengintip detik-detik yang penuh karunia dari Siva. Sambil menunggu detik-detik karunia tersebut, mereka mengucapkan berbagai mantra dan melakukan meditasi. Ketika ada perusahaan yang sedang cuci gudang, maka orangorang menunggu kapan pintu gudang dibuka. Mereka semua antre di depan pintu. Begitu pintu gudang dibuka, orang bisa mendapatkan apa saja yang mereka perlukan dari gudang tersebut.
Malam Siva adalah malam “banjir karunia” Dewa Siva. Pada malam Sivaratri, Siva membuka pintu “gudang” karunia-Nya. Sebagaimana orang-orang menunggu di depan pintu gudang dengan uang, semakin banyak membawa uang maka semakin banyak pula barang yang bisa dapatkan. Demikian pula dengan para bhakta Siva. Mereka mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menerima karunia Siva. Jika orang mempersiapkan uang hanya beberapa ribu rupiah maka mereka hanya akan bisa mendapatkan satu handuk kecil dari gudang besar. Jika mereka membawa uang milyaran rupiah maka mereka akan mendapatkan barang-barang berharga yang banyak seperti berlian, mutiara, karpet Turki, dan lain-lain. Demikian orang-orang suci mempersiapkan dirinya pada malam Siva dengan melaksanakan tapa, brata, yoga, samadhi sehingga karunia terbaik Siva bisa didapatkan. Sedangkan mereka yang hanya sekadar begadang maka mereka tidak akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala mulia yang didapatkan oleh mereka yang melaksanakan brata Sivaratri. Sekarang tergantung pada umat untuk memilih jagra yang mana mereka hendak lakukan karena jagra-nya yang akan menentukan bagaimana dan apa yang didapatkan dari malam Siva. Cara pelaksanaan kanistha adalah dengan cara hanya melakukan Jagra, yaitu melaksanakannya dengan cara tidak tidur pada malam itu (malam ini) sampai pagi. Itulah cara pelaksaan Maha Sivaratri yang paling ringan. Hanya saja, pengertian Jagra yang hanya begadang bukanlah Jagra. Nasib kita bukanlah nasib Lubdhaka. Begadang dengan “cekian” dan entertainment hiburan lainnya mungkin tidak dapat dikatagorikan sebagai Jagra. Dari waktu ke waktu umat Hindu di Indonesia semakin semangat melaksanakan perayaan Sivaratri, khususnya di kalangan generasi muda. Ada yang merayakan di kantor, kampus, maupun sekolah. Kita tentu berbahagia dengan tumbuhnya kesadaran ini. Para tokoh Hindu Dharma perlu mengantisipasi semangat ini sehingga tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial belaka dan kehilangan makna serta tujuan yang sesungguhnya, yaitu menjauhkan diri dari kegelapan dan kebodohan (tamasah ma) dan agar terbimbing ke dalam jalan terang spiritual (jyotih gamaya). Dengan demikian, umat dapat menjalankan kegiatan Sivaratri dengan benar dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang justru bisa menodai kesucian hari Sivaratri.
MIMBAR AGAMA
Menguji Keimanan Umat Khonghucu tidak mau memeriksa, Sepanjang hidup mengikuti tetapi tidak mau mengenal Jalan Suci, Begitulah kebanyakan orang” (Bing Cu VII A:5).Oleh karena itu menjadi kewajiban kita sebagai orang yang mengerti , lebih dulu memberi tahu orang yang belum mengerti. Di dalam Kitab Zhong Yong Bab XIX:18 tertulis:” Iman ialah Jalan Suci Tian. Tuhan YME, berusaha beroleh Iman, itulah Jalan Suci manusia, yang sudah didalam Iman itu dengan tanpa memaksakan diri , telah dapat berlaku tengah; dengan tanpa berpikirpikir telah berhasil dan dengan wajar selaras dengan Jalan Suci , dialah seorang Nabi. Yang beroleh iman itu ialah orang yang setelah memilih kepada yang baik lalu di dekap sekokoh-kokohnya”. Mengapa dikatakan Iman itu adalah Jalan Suci Tuhan? Di dalam pokok-pokok keimanan kita disebutkan bahwa “ Firman Tian itu dinamai Watak Sejati, berbuat mengikuti Watak Sejati dinamai menempuh Jalan Suci, bimbingan menempuh Jalan Suci dinamai Agama” (Zhong Yong Bab Utama:1). Firman Tian itulah Watak Sejati manusia yang menjadi kodrat kita sebagai manusia berupa nurani yang mengadung benih kebajikan yaitu: Ren (Cintakasih), Yi (Kebenaran), Li (Kesusilaan), Zhi (Kebijaksanaan): Kitab Bing Cu VII:21/4. Di dalam Kitab Yi Jing / Kitab Perubahan tersurat sifat-sifat Tian yaitu: Yuan:Maha besar, Maha Sempurna Khalik Semesta Alam. Heng: Maha Meliputi, Maha Menembusi, Maha Indah. Li: Maha Pemberkah menjadikan setiap perbuatan menerima buahnya. Keempat hal tersebut di atas merupakan aspek makro dan inilah yang terwujud di dalam diri manusia menjadi sifat-sifat kebajikan yang merupakan aspek mikronya.Dari sini dapat diketahui bahwa antara makro dan mikro terdapat hubungan yang erat, terpadu dan harmonis. Dengan kata lain menurut Iman Khonghucu berkeyakinan bahwa sifat-sifat kebajikan manusia yaitu: Ren, Yi, Li, Zhi merupakan percikan dari sifat-sifat Kebaji-
kan Tuhan yaitu: Yuan, Heng, Li, Zhen. Bila sifat kebajikan manusia memang merupakan percikan Kebajikan Tuhan maka watak sejati pada hakekatnya adalah baik.Namun dalam kehidupannya manusia dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan yang tidak benar, maka watak sejati manusia diselimuti oleh hawa nafsu yang tidak baik. Bila manusia mampu mengikuti Watak Sejatinya maka dikatakan dia hidup didalam Jalan Suci. Bagaimana agar manusia senantiasa berada didalam Jalan Suci? Maka oleh
Tuhan diturunkanlah Agama melalui para Nabi.Hal ini dilakukan agar manusia dapat belajar dengan benar mengenai misteri dirinya dan dapat hidup selaras dengan Jalan Suci. Sebagai penutup simaklah Ayat Suci dibawah ini : ”Orang yang oleh Iman lalu sadar , dinamai hasil perbuatan Watak Sejati, dan orang yang karena sadar lalu beroleh Iman dinamai hasil mengikuti Agama. Demikianlah Iman itu menjadikan orang sadar dan kesadaran itu menjadikan orang beroleh Iman”.
Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@ yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Capricorn Peruntungan: Ketenangan dan kesabaran adalah kunci untuk melewati berbagai kesulitan di minggu ini. Berhati-hatilah dalam mengambil keputusan jangan asal bicara tanpa pikir panjang, karena masalah muncul begitu banyaknya sehingga jika hati tidak tenang maka keruwetan akan semakin bertambah saja. Kesehatan: Patuhilah nasihat dokter serta mengurangi makanan yang berlemak bisa dipastikan penyakit akan takut hinggap di tubuh Anda. Walaupun Anda harus mau mengekang diri sendiri untuk sementara ini. Keuangan: Masih perlu dijaga dana yang ada agar tetap stabil dan tidak sampai memusingkan. Asmara: Bertambah mesra saja, namun jangan terlalu girang dulu, sebab ada beberapa pihak yang menghendaki hati Anda panas. Aquarius Peruntungan: Tak ada ruginya banyak sahabat apalagi persahabatan itu tulus dan tak saling menguasai. Untuk saat ini Anda diharapkan untuk mau peduli pada lingkungan khususnya lingkungan rekan dekat Anda. Kesempatan dan peluang muncul justru dari orang yang selama ini dekat dengan Anda, untuk itu jangan ragu untuk menindaklanjutinya. Kesehatan: Merokok mulailah dikurangi sebab bagaimanapun juga merokok tidak baik bagi kesehatan Anda, bila sudah bisa mengurangi maka hilangkan hobby tersebut agar kondisi tetap bugar dan fit selalu. Keuangan: tidak ada masalah segalanya masih memadai untuk bisa membantu rekan Anda yang lagi membutuhkan pertolongan. Asmara: Selama tidak mementingkan diri sendiri dan mau mengerti kemauannya tak akan banyak masalah yang muncul. Pisces Peruntungan: Di minggu ini dibutuhkan prinsip yang tegas dan teguh serta tidak mudah digoyahkan. Hadapilah tantangan ini sebagaimana adanya, tak perlu pesimis ataupun berkecil hati. Teruslah berkreasi dan tak perlu mendengarkan ocehan orang yang belum tentu seperti realita yang ada. Kesehatan: Luapan kegembiraan bila berlebihan bisa menimbulkan penyakit, paling tidak Anda kemudian kurang kontrol sehingga penyakit yang sudah pergi menjadi kembali mengintip dalam kehidupan Anda lagi. Keuangan: Lagi kacau walau begitu tak perlu mengkambinghitamkan orang lain, teliti dulu kerja Anda selama ini. Asmara: Utarakan saja padanya bila ada persoalan takperlu ada yang ditutup-tutupi. Aries Peruntungan: Peluang di minggu ini cukup terbuka lebar, tetapi bila Anda kurang berminat maka akan hilang musnah begitu saja. Kejenuhan serta kemalasan akan muncul di minggu ini, untuk itu Anda perlu mengatur waktu dengan setepat mungkin sehingga tidak terjadi penumpukan pekerjaan di satu waktu saja. Kesehatan: Kurangi makanan terlalu pedas karena perut Anda masih rentan dengan makanan yang cukup pedas. Untuk jogging di pagi hari bisa dicoba untuk menghilangkan kejenuhan dan pikiran lelah. Keuangan: Walaupun kebutuhan tampak cukup tinggi tetapi semua itu masih bisa diatasi dengan pemasukan yang juga tinggi pula. Asmara: Hindari ucapan keras agar pertikaian tidak akan terjadi di minggu ini. Taurus Peruntungan: Tiada problem yang tak dapat teratasi selama Anda masih mau berusaha. Tak perlu menggantungkan harapan pada orang lain, karena jika tidak sesuai dengan hati Anda maka akan menimbulkan kekecewaan yang mendalam. Cobalah yakin dengan cara kerja dan prinsip Anda sendiri karena hanya dengan inilah Anda bisa lebih tenang dalam mengarungi hidup ini. Kesehatan: Meski sudah lebih memuaskan tetapi bukan harus menganggap enteng nasihat dokter. Ada waktu senggang sebaiknya digunakan untuk beristirahat agar kondisi badan tetap selalu fit di dalam menghadapi berbagai macam acara yang tampak padat di minggu ini. Keuangan: Lumayan, walau begitu bukan berarti Anda boleh seenaknya saja membelanjakan dana yang ada. Asmara: Sikap kurang respek dan terlalu masa bodoh dengan dirinya segera saja diubah, karena belajar ikut bertanggung jawab itu yang perlu diperhatikan. Gemini Peruntungan: Segala rencana bisa berjalan dengan cukup lancar karena kemujuran masih memayungi cancer di minggu ini, hanya saja Anda harus lebih sedikit cuek terhadap lingkungan di sekitar, tak perlu diperdulikan omongan yang memerahkan telinga. asalkan diri Anda selalu tekun dan ulet dalam berusaha. Kesehatan: Hindari makan cepat saji jika kebugaran tubuh Anda sulit untuk dikendalikan. Keuangan: Tidak ada masalah hanya saja jangan terlalu boros untuk itu jangan menyimpang dari anggaran yang telah Anda susun. Asmara: Tak perlu cemas dan berpikiran yang aneh-aneh, karena segalanya masih bisa diatasi dengan penuh kesabaran. Cancer Peruntungan: Cobalah untuk mau mengerti dan menyadari akan posisi bintang Anda saat ini, yang lagi berada di bawah. Sehingga jika akan melangkah sebaiknya telah dipikir seribu kali agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Kesehatan: Kondisi badan lagi lemas sehingga tak heran jika gairah kerja juga menurun. Jika ada waktu senggang sebaiknya tak perlu segan untuk beristirahat saja. Keuangan: Income di minggu ini sudah cukup membikin tenang. Asmara: Jangan cemas, itu hanya gertak sambalnya untuk menguji kesetiaan dan rasa Asmara Anda padanya. Leo Peruntungan: Bangkit dan tegar dari segala tekanan-tekanan berat ini, hindari keragu-raguan yang hanya akan memperburuk suasana saja. Percayalah pada mata hati Anda yang sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah namun apa mau dikata belenggu itu masih membebani. Kesehatan: Jangan terlalu mendengarkan omongan orang apalagi sampai mengabaikan nasehat dokter karena itu sangatlah beresiko tinggi. Keuangan: Masih belum rezeki Anda, untuk itu tak perlu terlalu disesali karena masih banyak kesempatan yang akan dapat Anda raih nantinya. Asmara: Serahkan pada yang di atas kalau Anda sudah merasa tidak mampu untuk menemukan jalan keluarnya. Virgo Peruntungan: Jangan merasa kalah sebelum maju bertempur karena itu sama saja dengan bertindak konyol. Sekalipun hari ini sikonnya masih tidak menguntungkan, janganlah ambil sikap negatif yang bisa merugikan diri sendiri. Kesehatan: Omongan yang menyakitkan hati sebaiknya tak perlu dimasukkan hati, anggap semua itu merupakan lika-liku kehidupan yang harus dijalani dengan sabar. Keuangan: Bila tak benar-benar penting sebaiknya jangan ambil tabungan Anda, agar tak kebiasaan nantinya. Asmara: Rupanya cobaan itu masih ada dan jangan luntur cintanya karena itu. Libra Peruntungan: Walaupun penuh liku-liku tajam dan menantang ternyata ada hasil yang bisa dibanggakan. Teruslah berjuang dan jangan mudah puas dengan apa yang sudah dicapai sebab menuntut ilmu itu tiada batasnya dan memang harus selalu ditimba demi kematangan diri sendiri. Kesehatan: Pulang larut malam sebaiknya dihindari, ingatlah bahwa esok hari Anda sudah harus bekerja lagi. Keuangan: Ada saja pengeluaran di minggu ini yang tak tersangka sebelumnya. Asmara: Jangan biarkan emosi merasuki hati Anda berdua. Scorpio Peruntungan: Jaga tindakan agar tidak sampai salah langkah di minggu ini. Banyak hal yang mudah menimbulkan kerugian, untuk itu teliti sekali lagi setiap langkah yang akan Anda ambil. Saran dari pihak luar pertimbangkan dengan matang, jangan sampai menimbulkan keruwetan baru. Kesehatan: Kesempatan untuk istirahat manfaatkan sebaik mungkin, karena kalau terlalu memforsir diri akan mudah sakit dan tentu saja yang rugi bukan orang lain melainkan diri sendiri. Keuangan: masih kurang lancar walaupun Anda sudah banyak berhemat. Tetaplah Anda kendalikan setiap keinginan terhadap kebutuhan sekunder agar tidak terjadi pemborosan. Asmara: Tak perlu emosi dalam menghadapinya, pikiran mesti tetap jernih dan hati harus selalu lapang. Sagitarius Peruntungan: Peruntungan Anda di minggu ini bertambah baik dan menguntungkan, walau begitu Anda sebaiknya tidak terlalu mengharapkan bantuan dari orang lain, karena akan nihil hasilnya seperti mengharapkan hujan di musim kemarau. Kesehatan: Ambillah hikmah dari setiap kegagalan yang dialami, jangan terlalu lama memendam rasa kecewa di dalam hati karena dampaknya akan terasa bagi kesehatan Anda. Keuangan: Masih cukup stabil, tapi kalau Anda tak mau berhemat bukan mustahil akan terjadi kemacetan di sana-sini. Asmara: Tak banyak masalah, bahkan kehadiran pihak Diasuh Oleh ketiga dalam masalah Putri Wong Kam Fu cinta ini akan lebih mengakrabkan hubungan Berlaku : 14 - 20 Januari 2018 Anda berdua.
Redité Wagé, 14 Januari 2018
Bali L e m b a r
Bencingah Jero Gede Yudhi Suryawan
Nganutin Daging Sastra Usada KLUNGAH wantah sinalih tunggil soroh wohwohan sané kantun prasida kapanggihin kantos mangkin. Toyannyané taler becik kawigunanipun, minakadi kanggén matetamban sajeroning parikrama usada Bali. Sakéwanten, manut Jero Gede Yudhi Suryawan sané ngamargiang swadharma dados Jero Balian Usada, sajeroning parikrama nambanin, klungah sané kangén patut taler kajangkepin antuk makudang-kudang mantra sidhi sakadi sané munggah sajeroning daging sastra usada Bali olih jero balian usada sané nambanin. Yéning nénten wénten klungah, prasida taler kagentosin antuk toya inem sané patut taler kajangkepin antuk mantra-mantra indik usada. Duaning toya klungah wiadin toya resik punika wantah sarana, sané taler mautama wantah sidhi mantra suci sané kadagingin ring sarana inucap. “Parindikan punika mawali malih ring soang-soang balian usada, duaning wénten sané patut nganggén toyan klungah, wénten taler sané prasida nganggén toya sané kémanten,” baos dané. Ring pakraman kabaosang, nginem toya klungah utawi toya kuud wantah nénten becik santukan prasida ngawinang kahanan angga sayan ngenduk utawi lesu. Jero Yudhi maosang, parindikan punika nénten patut. Manut ring kahanan medis, nginem toya sané madaging mineral miwah vitamin sané becik wantah becik pisan kamargiang. Sakéwanten, sangkaning parikrama absorpsi sané mamargi ring basang wayah miwah basang alus taler recovery utawi ngamecikang “selsel” ring angga kramané, majanten angga sarira jagi ngenduk abosbos, tur malih jebosnyané jagi gelis marasa seger. “Yéning krama madué panyungkan maag dados nginem toya klungah saraina riwusan ngajeng semengan utawi nganggén toya klungah pinaka ineman ri kala ngajeng. Santukan yéning nénten asapunika sinah asam lambung jagi nincap tatkala keni toyan klungah sané prasida ngawinaang waduké marasa ngaap miwah nyeb-nyeb,” asapunika dané nartayang. (was)
I Wayan Sumara
Sumeken Karereh KAWÉNTENAN klungah yukti mabuat pisan sajeroning upacara yadnya antuk sorohipun sané makéh pisan. Klungah sané ketah kawigunayang ring pakraman wantah dasa soroh. Manut I Wayan Sumara, sinalih tunggil juru banten ring Br. Abasan, Singapadu, Gianyar, klungah-klungah inucap wantah mawit saking soroh taru nyuh sané nénten soroh unggul. Yéning wénten sané nandur majanten suénan pisan galahnyané mangda prasida mabuah yéning saihang ring nyuh sané kaucap soroh unggul. Sakéwanten arang pisan mentik ring pakraman, nanging tatkala jagi kanggén ring bebantenan utamanipun ring banten pacaruan, majanten nénten méweh kapolihang yéning kramané punika sumeken ngrereh. “Yadiastun klungah sané kaptiang prasida kagentosin antuk klungah siosan, nanging majanten wénten rasa sebet tatkala nénten ngamolihang klungah sané sapatutné kaptiang manut saking tat-titi. Sangkaning punika, yéning sumeken karereh sinah klungah inucap prasida kapolihang,” baos dané. Dané sané embas ring Abasan, 31 Desember 1957 puniki maosang, krama Hindu ring Bali jakti nénten prasida lémpas saking kahanan makarya upakara utawi bebantenan. Duaning sampun manados swadharma saking krama Bali mangda setata nglestariang sekancan sima taler dresta becik ring pakraman mangda nénten katilarin. Dané setata ngaptiang mangda krama utamanipun para yowanané uning tur kayun malajahin indik upakara utamanipun indik soroh-soroh klungah taler kawigunannyané. “Sangkaning kahanan punika, ri kala ngayah ring pura tiang sareng krama siosan setata ngajak tur ngajahin alit-alit utawi para yowanané indik piranti tur panyangkep banten utamanipun indik soroh taler kawigunan klungah. Sané ngawinang lega manah tiangé, alit-alit inucap seneng malajahin tur ngélingang indiké punika,” Wayan Sumara makenyem. (was)
(111)
B a s a
7
B a l i
Makudang-kudang Soroh Klungah
Panyangkep Caru Manut Pangider Bhuana KRAMA Hindu Bali sinah uning, sajeroning kahuripannyané patut ngelarang utawi ngamargiang parikrama upacara yadnya. Wénten sané kamargiang saraina, wénten ri kala rerainan kémanten. Sangkaning asapunika, makéh kramané meled uning ring sapunapi wangun-wangun upakara taler sapunapi carané makarya upakara inucap. Soang-soang banten jakti madué kawigunan sané mabinayan nganutin kapatutan taler tata-titi indik banten punika. Piranti sané kanggén makarya taler majanten mabinayan, minakadi sinalih tunggilnyané marupa klungah antuk makudang-kudang sorohnyané. Klungah utawi sané ketah kasengguh bungkak olih krama Bali wantah buah nyuh sané kantun alit utawi nguda, sakéwanten durung dados kuud. Klungah inucap ketah karereh utawi kaaptiang krama pinaka sarana sajeroning yadnya, utamanipun sajeroning banten prayascita miwah ring pacaruan. Manut I Wayan Sumara, juru banten saking Br. Abasan, Singapadu, Gianyar, soroh klungah sané kanggén sajeroning banten pacaruan wantah mabina-binayan manut sapunapi pangider-ider utawi genah caru inucap kagenahang miwah soroh ayam sané kawigunayang. Minakadi ring caru Panca Sata sané ngawigunayang limang soroh ayam ring soang-soang pangider bhuana, ring Kangin wantah nganggén ayam putih tur jagi ngawigunayang klungah nyuh bulan. Yéning ring Kelod utawi caru ayam biing ngawigunayang klungah nyuh udang. Ring Kaja utawi ring
caru ayam selem ngawigunayang klungah nyuh mulung. Ring Kauh utawi ring caru ayam putih siungan ngawigunayang klungah nyuh gading. Ring tengah-tengah utawi ring genah caru ayam brumbun kawigunayang klungah nyuh sudamala. “Ngeninin indik klungah nyuh sudamala, wénten kalih sorohipun luiré; klungah sudamala bang utawi barak gigis warnanipun miwah klungah sudamala ijo. Pabinayanipun, tios kawéntenan paang utawi katik klungah sané wénten gempelnyané, makekalih soroh klungah inucap mentik saking taru nyuh sané mabinayan,” baos dané. Sios saking limang soroh klungah inucap, dané taler maosang yéning ring Tawur Agung sinah kadagingin malih antuk caru ring soang-soang bucu. Minakadi ring bucu Kelod Kauh ngawigunayang klungah rangda utawi klungah alit sané warnanipun barak-barak kidik tur lantang wangunnyané. Ring caru Kaja Kauh ngawigunayang klungah julit. Ring caru sané magenah ring Kaja Kanginan ngawigunayang klungah bojog. Ring caru Kelod Kanginan kadagingin antuk klungah surya. Sakéwanten sangkaning pinaka Tawur Agung, sinah ring tengah-tengah bant en c ar u sané sampun madaging klungah sudamala, malih kadagingin antuk klungah kalih soroh, luiré; klungah nyuh gading miwah klungah nyuh bulan. Dané maosang, klungah-klungah sané kawigunayang ring banten inucap majanten jagi kakasturi tur karereh toyanipun. Sios punika wénten taler sané jagi
BPM/was
KLUNGAH – Sajeroning kahuripan krama Bali, makudang-kudang soroh klungah wantah kabuatang olih krama. Wénten sané kainem toyannyané duaning becik rasané, wénten taler kawigunayang ring makudang-kudang bebantenan. kadagingin antuk “nyonyo” utawi tiing bawak sané mapacek ring klungah inucap miwah madaging antuk jinah kepeng antuk akéh manut saking pangurip-uripnyané. Minakadi ring klungah nyuh bulan majanten jagi kadagingin antuk nyonyo miwah jinah kepeng lelima duaning asapunika pangurip-uripnyané ring caru ayam putih. Tiosan saking kawigunayang ring banten pacaruan, klungah
taler ketah kawigunayang ring banten tiosan minakadi ring banten durmanggala sané ngawigunayang klungah nyuh gadang. Dané maosang, klungah punika kawigunayang pinaka panyudamalan ring sekala miwah niskala taler kanggén makelud utawi nglebur leteh sangkaning sebelan utawi cuntaka. Sios punika, ring prayascita taler ngawigunayang klungah nyuh gading antuk tetujon mangda Ida Sang
Hyang Widhi Wasa malancub irika taler jagi katunasang pamrayascitan saking Ida malarapan antuk ngetisin toyan klungah inucap ring krama. “Wénten taler makudangku d a n g p a n g l u ka t a n s a né nganggén sarana klungah. Minakadi panglukatan Panca Dewata sané ngawigunayang limang soroh klungah sakadi sané kawigunayang ring caru panca sata,” Wayan Sumara nguningayang. (was)
Klungah ring Sajeroning Usada
Pinaka Tirta Awang-awang
BANTEN – Sinalih tunggil kawigunan klungah ring kahuripan krama Hindu Bali wantah kawigunayang sajeroning banten. Sané ketah kapanggihin, kawigunayang ring banten prayascita miwah durmanggala.
suplemén vitamin sané prasida ngamecikang malih bayun krama inucap mangda prasida becikan. Yéning mangkin, majanten sampun ketah kapanggihin ubad-ubad vitamin sané becik tur “praktis”. “Ring spiritual utawi tattwa kasidhian Bali, toya klungah ketah kabaosang tirta awangawang, toya sané nénten medal saking tanah taler nénten tedun saking langit sajabaning magantung ring tengah-tengahnyané. Punika kabaosang dados toya sané becik kawigunayang matetamban utawi kawigunayang ring kasidhian spiritual,” baos Jero Yudhi. Wénten taler parikrama ngicénin toya klungah ring krama sané punyah duaning akéh pisan nginem ineman madaging alkohol sané kabaosang olih Jero Yudhi wantah matetujon mangda punyah prasida icalan. Punika wantah cihna yéning toya klungah nénten kawigunayang pinaka suplemén vitamin miwah mineral kémanten, nanging taler pinaka antidotum utawi prasida ngicalang “zat racun” ring angga sarira. Punika yéning kahanan zat racun ring angga wantah akidik, risampuné kainemin toya klungah sinah zat racun inucap jagi makutang malarapan antuk ekskresi utawi makoratan sané marupa diare utawi mising. Sakéwanten yéning minab akéhan kahanan zat racun inu-
cap, ketah katambanin antuk toya klungah sané kadagingin antuk adeng sané sampun macakcak kantos dedek. Sios saking cihna Wisnu antuk warnanyané selem, adeng ring widang medis taler pinaka antidotum sakéwanten nénten dados setata kaajeng sajabaning kawigunayang tatkala ngicalang zat racun ring angga sané kamargiang olih balian usada. Katakénin indik kawigunan klungah dados tamba tios saking toyannyané, Jero Yudhi maosang, kekerikan ring wadah toyanipun taler becik kawigunannyané, nanging wantah kawigunayang nagingin toya sané kainem. Sakéwanten tatkala sampun manados kuud wawu jagi kapolihang dagingnyané sané marupa semambuhan utawi toya sané sampun kentel sakadi “jéli” sané mawarna putih. Dagingnyané inucap becik kaajeng duaning dagingnyané pateh sakadi ring toya klungah. “Napi malih ring usada, semambuhan saking kuud punika becik kawigunayang panglanang utawi ngamecikang kahanan “spérma” majeng ring krama lanang mangda dados subur. Inggih punika semambuhan inucap kadagingin antuk gula Bali, kaajeng utawi kainem, duaning dagingnyané wantah becik pisan, madaging mineral Zn miwah Ferium,” Jero Yudhi maosang. (was)
“YÉNING alih selameté, melahan ja yén Gék Citra nyak nuut munyi buka pangaptiné apang tetep jumah ngantén ajak Dé Penida. Yadiapin beling masih saruan. Kari gigisan jengahé. Yén ten nyak terpaksa belingané ulungang apang Gus Catra nyidaang tetep kuliah.” “Béh, kéné sampun pajalan iragané ngalih panak uli tan patut. I Cening tan patuuh. Buin ngulah aluh ngidih pianak tan pasulur paperasan. Mangkin panaké nampedang dosané. Ngalih calon mantu cara Ngurah Jelada masih cara ngelébang ngikuhin, mawanan raganné budal tan papamit. Miribang niki mula dosan tiangé durhaka ring rerama. Tuara inget tekén Tri Renam, mutang ring Hyang Widi, ring para rsi lan sulinggih, ring rerama lan leluhur yadiapin antuk sumbah akapiutan dugas aji lan ibun tiangé séda, kantos maplebonang,” sesambatné Gusti Biang Sisu sedih bekut marasa dosanné tan pangampura.
idaang nglanturang kuliahné, saha cening nyidaang wisuda dadi perawat pidan jumah.” “Sujatinné punika sané kelidin titiang mawinan puniki dosané sané ambil titiang.” “Yén cening ngomong lamun benehé malu, tuaji tusing maksaang. Kadén tuaji amung mara matari? Sing kénkén cening mamilih padidi ané lakar nyentana jumah,” baos ajinné. Ayu Citra marasa kabelet yadiastun niki metu saking tan sida ngeretin nafsu birahi. “Inggih tuaji, ibu, icén titiang mamanah dumun kantos usan wisuda,” aturné nyerah. “Nah lamun kéto, eda cening ngéndah pélag. Apang tusing ngawé jengah di guminé,” pandikan anaké lingsir. Ayu Citra sareng Gus Catra saling gelut matetangisan wau uning ring raganné masameton. Kayunné dekdek renyuh kadi sematé incuk, berontak kadi lindungé uyahin, kadelumuk ngrasayang nikmat bungan tresnané akejepan, tebus antuk jengah miwah
dosané tan patanding salawasé. Kabanda antuk jagi wisuda, mangda nénten sami mamocol wicarané kararianang dumun. Sané gumanti dados dasar papineh rahasia sang kalih masameton kembar buncing sampun kauningin. Punika sané ngawinang sang kalih nénten dados aor salulut. Bebaosan rahasia pantaraning kulawargan Gusti Gedé Karang sareng Gusti Bagus Saputra miwah rabi lan okanné kasineb dumun. Gusti Ayu Citra kairing mantuk ka Selat. Gusti Bagus Catra sareng rakanné Gusti Bagus Cakra bénjang wau jaga lunga ka Denpasar. Wenginé punika sabehé bales kadi béokang saking langité, ngawinang gentuh blabar nyalah masa. Ayu Citra miwah Gus Catra Andana marasa ajerih, kadi tuding agawé gamia gamana. Katemah angkara murka déning amada Raja Masula-Masuli ngepét pati. (Masambung)
SAKADI sané ketah kauningayang, klungah wantah sinalih tunggil paletan ring panglimbak nyuh. Kakawitin saking bungsil, dados klungah, nglantur dados kuud sané puput antuk dados nyuh. Punika wantah sinalih tunggil wohwohan sané akéh pisan madué kawigunan utamanipun ring krama Hindu Bali. Sios saking toyanipun becik kainem, klungah taler mabuat sajeroning makudang-kudang tetandingan banten pinaka sarana panyangkep. Punika makacihna klungah utawi risampunné dados nyuh wantah mawiguna becik ring pakraman, asapunika taler
prasida kawigunayang pinaka tamba utawi ketah kawigunayang sajeroning pamargi usada. Jero Gede Yudhi Suryawan, jero balian usada sané taler manados dokter puniki maosang, daging ring toya klungah inucap, manut fisiologis wantah akéh madaging antuk ion taler “mineral alami” sané becik pisan ring angga. Pateh sakadi toya murni utawi toya sané ketah kadagingin ring infuse ring rumah sakit. Duaning sekancan mineral-nyané jagi gelis ka-absorpsi utawi gelis kaisep ring lambung utawi basang wayah miwah ring usus
utawi basang alus tur prasida taler gelis ngwaliang “sistem cairan tubuh” krama inucap becik. Sangkaning punika, klungah ketah kawigunayang utawi kainem olih sang sané matamba, sajabaning krama sané keni panyungkan ginjal duaning nénten dados ngamolihang “asupan” mineral sané akéh. Dané maosang, tatkala wénten kramané sungkan majanten krama inucap kasinahang lemet satmaka nénten mabayu. Sangkaning sané dumun durung ketah kapanggihin soroh- soroh vitamin sakadi mangkin, sinah dané kaicénin toya klungah sané dados
BPM/was
“Nanging eda anaké adi nyekjekang kapelihané tekén beli dogén. Jani kénkénang apang ané suba pelih nyidaang dadi beneh,” baosné Gusti Gedé Karang bingung paling. “Béh yén beli nyak sadar, ngiring mangkin jagjagin panaké. Ngaku terus terang yén Gus Catra ajak Gék Citra mula manyama kembar buncing. Iraga ané pelih meras panak tan paupakara. Indik dosa gamia gamana tunasang pamatut ring sang wiku saha nganténang ia ngajak misanné, katimbang nerusang dosané ngantén sareng nyamanné,” baosné sigsigan. “Nah, yén kénten kénkén Gus Saputra? Iraga ané pelih. Beli ten bisa makeneh buin.” “Inggih ngiring lascaryang. Dosan iragané nénten dados tebus amung antuk bebaos. Ngiring mangkin mantuk ka Ujung. Sinahang saduajeng ring okané makekalih sasiliban.” “Bééh, dadosné sapunika kawiyaktianné, wau tiang uning,” aturné Gus Cakra sendu.
Sami mangkin lunga mawali ka Ujung makta kahyun buut, samben kadi bun tan pajalaran. Ring jeronné dapetanga Gusti Bagus Catra lan Gusti Ayu Citra kantun ngunngun sedih bekut. Gusti Biang Sisu ngelut okanné ngwarangin tangis. Ayu Citra tan nyidaang mabaos malih. Ajinné makekalih alon ngawitin mabaos nyihnayang sujatinné raganné makekalih mula masameton kembar buncing. Ayu Citra ambila lan pasusuina olih Gusti Biang Sisu santukan okan raganné wau embas séda. Terus terang aji lan ibunné ngangken iwang meras oka sasepian tan pasulur ring sekala nganggén akta lan niskala upacara paperasan. “Yén dadi idih tuaji ajak ibuné makejang, jani lakar gaénang pula-pali lan upakara paperasan, nglantur lantas cening lakar jangkepang aji ajak belin ceningé, Dé Penida apang cening Gék Citra tetep jumah nyeledi aji suba sayan tua. Sejaba kéto masih saru Gus Catra enu ny-
8 Parahyangan Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis
Panyawangan Candi Sapto Argo PURA Kerta Bhuwana Giri Wilis rumasuk sinalih tunggil pura pinih tua ring Jawi. Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis puniki magenah ring abing Gunung Wilis, ring Dusun Cukrik, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Krama sané magama Hindu ring Dusun Cukrik puniki sampun wénten saking dumun, saking zaman Kerajaan Kediri daweg kejayaan pemerintahan Prabu Airlangga. Wénten kirang langkung 114 kepala keluarga ring wewidangan Dusun Curik, antuk wilangan 500 krama sané magama Hindu. Krama irika prasida urip madampingan sareng krama sané magama tiosan sané meneng ring wewidangan Desa Bajulan, Loceret. Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis rumasuk Pura Panyawangan saking Candi Sapto Argo sané magenah ring puncak Gunung Wilis pinaka genah ngastawa Sang Hyang Wisnu, Dewi Sri, miwah para leluhur. Krama Hindu ring Desa Bajulan nyabran awarsa apisan setata munggah ka puncak Gunung Wilis ngamargiang parikrama mareresik ring Candi Sapto Argo sapisanan ngamargiang pamuspaan. Ring wewidangan Candi Sapto Argo wénten situs-situs, arca Bhatara Wisnu miwah Dewi Sri sané wénten ring Candi Sapto Argo sampun ical. Para lelingsir umat Hindu ring Desa Bajulan ngangken yéning ring wewidangan Candi Sapto Argo wénten lelima prasasti, sakéwanten sané wawu kapanggihin wantah tetiga prasasti. Makatiga prasasti inucap kapaet ring batu. Satios punika, krama Hindu ring Desa Bajulan taler nénten prasida ngwacén daging prasasti inucap, santukan makatiga prasasti inucap kasurat antuk niyasa-niyasa sakadi lingkaran, tanda silang, jalan, air terjun, miwah sané tios-tiosan. Genah makatiga prasasti punika ring tiga titik sané ngwentuk segi tiga, magenah ring abing sisi Kangin, ring tengah, miwah ring abing sisi Kauh saking Candi Sapto Argo. Ring abing Gunung Wilis wénten genah-genah matapa, utamaipun ring abing Gunung Wilis wagian tengah wénten kalih goa ageng pinaka genah masamadi. Genah Candi Sapto Argo kapah dados limang mandala, genah candi wantah ring tengah-tengah mandala. Para lelingsir Hindu ring wewidangan Gunung Wilis nénten wénten sané uning daweg pidan candi inucap kawangun. Umat Hindu irika manggihin pajenengan ring wewidangan Candi Sapto Argo marupa Genta berhulu Triwikrama, Lonceng berhulu Narasingha, miwah pasepan antuk ukiran para déwata sané samian kapendem pinaka pajenengan ring Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis. (kmb)
BPM/ist
Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis
Dura Désa
Redité Wagé, 14 Januari 2018
Klebutan Sumber Urip
Toyané Prasida Kadadosang Tamba MAGENAH ring abing Gunung Raung, Banyuwangi Selatan, akéh wénten klebutan toya sané alami. Sakadi klebutan Sumber Urip ring Dusun Wonoasih, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Toya saking klebutan puniki kaprecaya prasida kadadosang tamba, ngicalang panyungkan. Satios punika, genah klebutan inucap taler kasuciang. Kocap, wewidangan genah klebutan inucap mapaiketan ring tokoh penyebar agama Hindu ring Bali, Maharsi Markandeya. Klebutan Sumber Urip taler kasub antuk aran Sumber Béji. Kapanggihin daweg warsa 1990an. Sadurungnyané, klebutan inucap katangkeb antuk ngesnyané tetaruan ring hutan lindung. Klebutan Sumber Urip puniki toyannyané metu saking bongkahan batu. Mawit warsa 2007, wewidangan inucap kawangun,
kabecikang. Pawangunannyané kamanggalain olih komunitas Hindu ring wewidangan inucap. Ring duur klebutan kagenahang arca Dewi Gangga makta kendi. Saking sumber utama, toya saking klebutan inucap kapah dados akutus pancoran mawentuk sirah naga. Embahan toya inucap taler kaembahang ka carik-carik krama.
Genah puniki taler kawigunayang pinaka genah pangambilan toya sané pacang kawigunayang sajeroning upacara yadnya olih krama Hindu. Nyabran raina pastika wénten krama sané rauh irika. Krama sané rauh akéhan peziarah spiritual. Wénten sané ngambil toya sané pacang kabakta budal. Ring wewidang inucap ta-
balipost/udi
SUMBER URIP – Wangun pancoran sané wénten ring klebutan Sumber Urip, Desa Bumiharjo, Glenmore, Banyuwangi.
Candi Cangkuang miwah ”Makam” Arif Muhammad
Cihna Kahuripan Adung Pantara Hindu-Muslim CANDI Cangkuang wantah sinalih tunggil candi Hindu sané magenah ring Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Candi puniki taler pinih kapertama kapanggihin ring Tatar Sunda taler wantah asiki candi Hindu ring Tatar Sunda. Candi puniki magenah madampingan sareng makam Embah Dalem Arief Muhammad, sinalih tunggil makam kuno pemuka agama Islam sané kaprecaya krama pinaka leluhur Desa Cangkuang. Aran Candi Cangkuang kambil saking aran désa genah candi kapanggihin. Kruna ‘Cangkuang’ wantah aran tetanduran soroh pandan (pandanus furcatus), sané akéh wénten ring wewidangan makam Embah Dalem Arief Muhammad. Daun cangkuang prasida kadadosang makarya tudung, tikeh taler sané tiosan. Cagar budaya Cangkuang puniki magenah ring daratan ring tengah danu alit (sajeroning basa Sunda kasengguh situ), mawinan punika yéning wénten krama sané meled ka genah inucap patut nyebrang ngawigunayang pedau. Satios candi, ring pulo puniki taler wénten pemukiman adat Kampung Pulo, sané taler dados wagian kawasan cagar budaya. Candi Cangkuang sané rumasuk ring candi Hindu puniki pinih kapertama kapanggihin daweg warsa 1966 olih tim peneliti, sinalih tunggilnyané mawasta Uka Tjandrasasmita. Penelitian punika kamargiang sangkaning laporan ring buku sejarah ngeninin indik kawéntenan arca Siwa miwah makam Muslim ring bukit Kampung Pulo. Candi Cangkuang wantah candi kapertama sané kapugar, taler pinaka utsaha mengisi kekosongan sejarah pantara
Purnawarman miwah Pajajaran. Para ahli narka Candi Cangkuang kawangun daweg abad ke-8. Parindikan punika kabaosang antuk dasar tingkat kelapukan batuan miwah kesederhanaan bentuk (nénten wénten relief). Wus kapugar, Candi Cangkuang madué ukuran sané adung sareng kahanan wewidangan irika. Tegeh wangunan kantos ka puncak atap wantah 8,5 m. pangawak candi ukurannyané 4,5 X 4,5 m. Atap candi masusun-susun ngwentuk piramid. Sapanjang tepian nyabran susunan kaiasin antuk mahkota-mahkota kecil, mesib sakadi sané wénten ring candi-
ler kadadosang pinaka kawasan penyangga hutan lindung. Jimbarnyané kirang langkung 100 m2. Mawit kadadosang pinaka cagar budaya, krama irika nénten kadadosang ngebah kayu ngawag saha nyemerin genah inucap. Sumber Béji puniki taler kasub pinaka Sumber Urip santukan klebutannyané abadi, manados sumber kahuripan. Kahanan ring wewidang Sumber Béji puniki yukti-yukti asri santukan magenah ring wewidangan hutan lindung. Nénten ngon yéning dados tetujon para peziarah. Akéh krama saking makudang-kudang wewidangan ngrereh kaheningan ring genah inucap. Wénten taler sané ngrereh toya kadadosang tamba. “Genah puniki becik taler kadadosang pinaka genah masandekan, mapupul sareng kulawarga,” baos Eko Prasetyo, sinalih tunggil krama ring wewidangan inucap. Mawit genah Sumber Beji, wénten malih sinalih tunggil genah sané kasuciang. Genahnyané, kirang-langkung 1 km sisi Kaja. Nanging, krama sané pacang mrika patut mamargi. Genah inucap kasengguh Watu Gantung. wentuknyané unik. Bongkahan batu sané magantungan, nanging nénten jatuh. Genah inucap kocap mapaiketan sareng Sumber Béji. Nampek saking Sumber Beji, wénten Candi Agung Gumuk Kancil sané taler asri pakantenannyané. Candi sané mirib sakadi Candi Prambanan puniki
karesmiang daweg 11 Agustus 2002. Kocap, candi puniki ketah kadadosang genah naur sesangi (kaul). Tegesnyané, yéning pangaptiné kadagingin, i krama sané mapinunas pacang rauh malih ngamargiang ritual. Kocap, mawit dumun Gumuk Kancil, genah kawangunnyané candi inucap kabaosang tenget. Sadurung wénten wangunan candi, pengikut kajawén ketah ngamargiang upacara ritual ring genah inucap. Akéh taler sang sané maboros nunas waranugraha ring genah inucap sadurung dané maboros. Manut catatan sejarah, wewidangan abing Gunung Raung daweg dumun wantah kadadosang pusat asrama Maharsi Markandeya, tokoh spiritual abad ke-7 Masehi. Sadurung lunga ka Bali, Rsi Markandeya urip taler makéh madué pangiring ring abing Gunung Raung. Kacaritayang, Rsi Markandeya ngajak kirang langkung 800 diri pangiring nyebrang ka Bali. Rauh ring Gunung Tohlangkir, Besakih, Karangasem, akéhan saking pangiringnyané padem sangkaning keni panyungkan. Wus ngamargiang tapa brata, Rsi Markandeya kasarengin pangiringnyané sané kantun mawali malih ka Gunung Raung. Parindikan sané tawah metu, kocap para pangiringnyané mawali seger sakadi jatimula wusan masiran antuk toya klebutan ring abing Gunung Raung. Mawit punika, genah inucap kasengguh Sugihwaras. (udi/uma)
Satua
candi Gedongsanga. Genah ngranjing ka ruangan candi magenah ring sisi Kangin. Wénten makudang-kudang undagan nuju genah ngranjing inucap sané kaapit antuk dinding mawentuk bingkai pintu. Kantos mangkin, kawéntenan Candi Cangkuang kantun kukuh madampingan sareng makam Arif Muhammad ring Kampung Pulo taler sampun ngranjing ring kawasan cagar budaya. Kawéntenan candi Hindu miwah makam Muslim sané genahnyané madampingan nyihnayang pisan kahanan adung, saling ajiang saha saling uratiang pantra krama Hindu miwah Muslim ring Kampung Pulo. (kmb)
Pan Balang Tamak (2) Kaketus saking Satua-satua Bali (X)
BPM/ist
CANDI - Wangun Candi Cangkuang sané genahnyané madampingan sareng makam Arief Muhammad ring Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat.
KACARITA buin maninné Pan Balang Tamak kaarahin ngaba sengauk, bakal bekel menahin balé agung. Geret te Pan Balang Tamak ngaba sanggah uwug ka pura désa sambilanga makruna kéné, “Ené sanggah uwug apanga benahina baan désané.” Dadi engon désané ngenot abet Pan Balang Tamaké kéto, baan kéto masih tan sah keneh désané bakal ngaénang salah Pan Balang Tamak. Maninné Pan Balang Tamak kaarahin maboros ka gunung, buka kéné arah-arahnyané, “Mani désané maboros, apanga ngaba cicing galak. Nyén ja tuara ngelah cicing galak, bakal kena danda.” Kéto arah-arahé ané teka tekén Pan Balang Tamak. Yén mungguhin désané suba pada yatna, néné tuara ngelah cicing galak pada nyilih. Yén Pan Balang Tamak ngelah kuluk bengil aukud buin tuara pati bisa malaib. Kocap buin maninné luas désané maboros tur pada ngaba cicing galak-galak ngliwat pangkung, grémbéngan ané dalem-dalem. Yén Pan Balang Tamak majalan paling durina pesan sambilanga nyangkol cicingné. Mara ia neked sig grémbéngé, lantas ia ngaé daya apang mangdén désané teka nyagjagin ibanné. Laut ia jerit-jerit, “Bangkung tra gigina, bangkung tra gigina.” Mara dingeha baan désané kadéna timpalné nepukin bangkung, lantas pada nyagjagin. Mara neked ditu enota Pan Balang Tamak jerit-jerit, lantas takonina, “Apa kendehang Pan Balang Tamak?” Masaut Pan Balang Tamak, “Pangkung tra ada titina.” Ba, sengap désané, belog-beloga baan Pan Balang Tamak. Payu baangina titi, gantin Pan Balang Tamaké tuara kena danda. Kacarita suba neked di alasé, lantas désané pada ngandupang cicingné ka tengah beté. Ada ngepung kidang, ada ngepung céléng, ada ngepung manjangan, ada ngongkong bojog di punyan kayuné. Yén Pan Balang Tamak kelad-kelid sambilanga nyangkol cicingné. Mara neked di punyan kétkété, lantas entunganga cicingné ka punyan kétkété, ditu kaing-kaing cicingné ngengsut, tuara bisa tuun, tra bisa menék. Laut Pan Balang Tamak masaut, “Ih jero désa, tingalin cicing tiangé ngragas punyan kétkété! Nyén désané ngelah cicing galak buka cicing tiangé? Jani tiang nandain désané, baan désané sing ada ngelah cicing galak buka cicing tiangé.” Kéto munyin Pan Balang Tamaké, dadi désané sing ada bisa masaut, payu kenaina danda baan Pan Balang Tamak. (Masambung)
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Wall Pecahkan Rekor
9
SPORT
HAL 12
BPM/rtr
Perkiraan Susunan Pemain: Liverpool (4-3-3): Mignolet; Gomez, Matip, van Dijk, Robertson; Can, Lallana, Oxlade-Chamberlain; Salah, Firmino, Mane. Manchester City (4-3-3): Ederson; Walker, Stones, Otamendi, Delph; De Bruyne, Fernandinho, Silva; Sterling, Aguero, Sane. Statistik Kedua Tim Head to Head: 09/09/17 Manchester City 5-0 Liverpool (Premier League) 19/03/17 Manchester City 1-1 Liverpool (Premier League) 01/01/17 Liverpool 1-0 Manchester City (Premier League) 03/03/16 Liverpool 3-0 Manchester City (Premier League) 28/02/16 Liverpool 1-1 (p) Manchester City (Piala Liga) Lima Pertandingan Terakhir Liverpool: 06/01 Liverpool 2-1 Everton (FA Cup) 01/01 Burnley 1-2 Liverpool (Premier League) 30/12 Liverpool 2-1 Leicester City (Premier League) 27/12 Liverpool 5-0 Swansea City (Premier League) 23/12 Arsenal 3-3 Liverpool (Premier League) Lima Pertandingan Terakhir Manchester City: 10/01 Manchester City 2-1 Bristol City (Piala Liga) 06/01 Manchester City 4-1 Burnley (FA Cup) 03/01 Manchester City 3-1 Watford (Premier League) 31/12 Crystal Palace 0-0 Manchester City (Premier League) /12 Newcastle 0-1 Manchester City (Premier League)
FANATIK - Suporter fanatik Loverpool membentangkan spanduk dukungan kepada klubnya di Stadion Anfield jelang laga Premiership beberapa waktu lalu.
Liverpool Vs Manchester City
The Reds Siap Balas Dendam Liverpool –
Pertandingan big match yang seru akan terjadi di matchday 23 Premier League saat Liverpool menjamu Manchester City di Anfield, malam nanti. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan emas bagi pasukan Jurgen Klopp untuk membalas kekalahan di putaran pertama lalu. Usaha revans pada pasukan Josep Guardiola ini akan didukung oleh rekor bagus Liverpool saat menjamu Manchester City di Anfield. Belakangan ini performa Liverpool semakin membaik, tepatnya sejak pertengahan Desember. Jordan Henderson cs bahkan terlihat memiliki mental tanding yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Contohnya bisa dilihat saat lawan Leicester. Saat itu mereka bisa bangkit dan menang meski sempat tertinggal. Lalu saat melawan Burnley, The Reds nyaris ditahan imbang setelah sang lawan menyamakan kedudukan jelang laga berakhir. Akan tetapi Liverpool tak putus asa, terus menyerang dan akhirnya bisa mencetak gol kemenangan. Hal yang sama juga terjadi saat mere-
ka bermain melawan Everton plus saat melawan Arsenal di Emirates sebelumnya. Hal itu bisa menjadi modal yang sangat penting dalam pertandingan besar melawan City akhir pekan ini. Untuk pertandingan kali ini, Liverpool masih tak akan bisa berlaga dengan memakai jasa Nathaniel Clyne, Alberto Moreno, dan Jordan Henderson yang semuanya masih cedera. Sementara itu Sturridge masih diragukan bisa bermain. Bagusnya ada kemungkinan Mohamed Salah bisa bermain kali ini. Ia sebelumnya disebut mengalami masalah di pangkal pahanya dan kini sudah terlihat kembali berlatih dengan rekan-rekannya. Klopp juga bakal bisa memainkan bek anyarnya yakni Virgil van Dijk. Salah, Mantan pemain Chelsea dan AS Roma telah melewatkan dua pertandingan terakhir yang dijalani Liverpool pada laga kontra Burnley dan Everton akibat cedera pangkal paha. Beruntungnya, tanpa hadirnya Salah Liverpool tetap mencuri kemenangan pada laga tersebut. “Jika tidak ada masalah, Mo (panggilan Salah) bisa
kembali. Dia sudah latihan seperti biasa. Itu sangat penting bagi kami,” ujar Klopp, Sabtu (13/1) kemarin. Liverpool sendiri memang memiliki catatan yang sangat baik saat menghadapi Manchester City di depan pendukungnya sendiri. Pasalnya, sejak 2003 silam The Reds sama sekali belum menelan kekalahan ketika bermain di Anfield Stadium. Namun langkah Liverpool kali ini kemungkinan akan menjadi sulit. Mengingat tim berjuluk The Citizens tersebut tampil begitu fantastis pada musim 2017/2018 ini. Bahkan mereka belum terkalahkan di liga domestik sejak awal musim. Beralih ke sang tamu, City. Pasukan Josep Guardiola sampai saat ini masih tak terbendung. Dalam performa terbaiknya mereka bisa menang besar atas tim manapun. Saat tak dalam performa terbaiknya sekalipun, mereka juga masih bisa meraih kemenangan. Dalam 10 laga terakhirnya, The Citizen berhasil menang sembilan kali dan hanya imbang sekali saja. Satu-satunya hasil imbang itu didapat saat tandang ke markas Crystal Palace.
Untuk laga ini, Guardiola tak akan bisa memainkan Ben Mendy, Phil Foden, Vincent Kompany dan Gabriel Jesus. Semuanya tumbang karena cedera. Namun David Silva mungkin juga bisa saja absen karena masalah personal. Selain dari itu, Guardiola masih bisa memainkan komposisi pemain terbaiknya, termasuk Aguero di depan, Kevin De Bruyne di tengah dan Stones di belakang. Guardiola pun menyebut lawatan ke Anfield pekan ini sebagai laga berat. Rapor City ketika melawat ke Anfield terbilang buruk. Bahkan sejak era Premier League baru satu kali The Citizens bisa meraih kemenangan di markas Liverpool itu, yakni pada Mei 2003 (2-1). Dalam lawatan terakhir City ke Anfield pada Desember 2016, kekalahan dengan skor 0-1 pun dirasakan. Guardiola pun sadar timnya ditunggu laga amat berat di Anfield. “Kami tahu seberapa beratnya melawat ke Anfield, tapi semoga kami bisa unjuk gigi. Saya cuma mau para pemain saya memperlihatkan hal tersebut dalam pertandingan,” katanya. Guardiola kemudian memuji Klopp yang dulu pernah jadi rivalnya semasa
mereka sama-sama masih melatih di Jerman, Guardiola dengan Bayern Munich dan Klopp di Borussia Dortmund. “Kami cukup akur, saya dulu bertemu dengannya di Jerman dan punya respek besar terhadap dirinya. Saya selalu mengagumi timnya Klopp semenjak ia masih di Dortmund dan saya amat menghargai pendekatannya terhadap pertandingan,” ucapnya. Liverpool juga dianggap Guardiola sebagai salah satu tim yang terlibat dalam persaingan berebut gelar juara Premier League saat ini, kendatipun City kini memuncaki klasemen dengan keunggulan 18 poin atas The Reds yang berada di peringkat keempat. “Tentu saja mereka juga menjadi salah satu penantang. Datang ke kandang Liverpool tak pernah mudah. Senantiasa jadi tantangan untuk tampil lebih baik lagi dan melihat apa kami mampu mengatasi situasi saat ini,” ujar Guardiola. Di pertandingan terakhir kedua tersebut, yakni di Emirates, City berhasil menang dengan skor 5-0. Sementara itu di pertemuan terakhir keduanya di Anfield Liverpool menang 1-0. Lalu akan seperti apa hasil pertandingan kali ini? (kmb33/ rtr)
Klopp Siapkan Strategi Khusus Kalahkan Manchester City Liverpool – Sang pemuncak klasemen sementara Premier League, Manchester City bakal bertandang ke Anfield untuk menantang Liverpool, malam nanti. Manajer klub asal Merseyside tersebut, Juergen Klopp mengakui sudah tahu rahasia kekuatan lawannya tersebut. Klopp menilai kunci dari kesuksesan Manchester City terletak pada sikap disiplin dalam menyerang. Hal itu yang membuat klub besutan Pep Guardiola
tersebut belum terkalahkan di Premier League musim ini. “Kekuatan terbesar mereka adalah disiplin saat melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Mereka melakukannya secara fantastis,” ungkap Klopp Sabtu (13/1) kemarin. Juru taktik asal Jerman itu melanjutkan, meski lawan-lawan Manchester City memilih untuk bermain bertahan tetap saja mereka akan mengalami kesulitan. “Manchester City memiliki pemain kelas dunia di setiap posisi. Anda bisa saja bermain bertahan, tapi tentu saja sangat sulit.”
Klopp beranggapan satu-satunya cara mengalahkan The Citizens adalah mengacaukan permainan mereka. Apalagi dia yakin bahwa Anfield bakal menjadi modal mereka rebut poin penuh saat menghadapi Sergio Aguero dkk. “Kami perlu menunjukkan dapat menyebabkan masalah bagi mereka. Jadikan mereka sulit bermain. Kami akan mencoba untuk menang. Terkadang Anda mendapat kesempatan untuk melakukan sesuatu dengan benar,” tegasnya. “Bermain di Anfield dan kami harus memanfaatkannya. Saya sangat menantikan pertandingan ini,” tutupnya. (kmb33/rtr)
10
Profil
Bola
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Ingin Bertahan
MASA depan Franck Ribery kini tengah dispekulasikan. Terkait hal itu, Ribery menegaskan kesetiaannya untuk Bayern Munich. Wajar jika masa depan Ribery tengah terombang-ambing karena belum ada tanda-tanda bakal diperpanjang kontraknya. Padahal masa tinggal Ribery di Allianz Arena tinggal tersisa enam bulan lagi. Ada kabar bahwa Ribery ingin pergi dan mencari tantangan baru. Apalagi kondisinya tak lagi prima menyusul seringnya dibebat cedera. Beberapa klub Eropa, Tiongkok dan Timur Tengah sudah bersiap menawarkan kontrak wah untuk pemain berusia 34 tahun. Di tengah spekulasi yang merebak, Ribery pun angkat bicara. Apa katanya? “Keinginan saya adalah bertahan selama mungkin di Bayern Munich,” ujar Ribery. Ribery musim ini baru bikin dua gol dan satu assist dari 15 penampilan di seluruh kompetisi. Rata-rata Ribery main sekitar 60 menit lebih per laga. Cedera yang kerap menimpa jadi alasan mengapa dia sering bolak-balik ruang perawatan. “Biasanya sih saya cuma memberi assist atau menggocek bola, tapi senang rasanya jika mencetak gol,” sambungnya. “Saya senang dalam kondisi sehat dan fit. Saya have fun dengan rekan-rekan setim, menikmati permainan dan juga sesi latihan,” ujar pemain yang sudah memperkuat Bayern sejak 2007 itu. (kmb33/rtr)
Siap Belajar Banyak
BARCELONA telah resmi mendapatkan Yerry Mina beberapa hari lalu. Bek asal Kolombia itu mau belajar dari Gerard Pique dan Samuel Umtiti. Barca menggaet pesepak bola berusia 23 tahun itu dari Palmeiras dengan mahar senilai 11,8 juta euro (sekitar Rp 188,6 miliar). Mina dikontrak selama 5,5 tahun dengan klausul pelepasan yang mencapai 100 juta euro. Mina sudah diperkenalkan ke publik pada Jumat (12/1) kemarin. Dalam sesi perkenalan itu, Mina mengaku akan berusaha belajar banyak dari dua bek andalan Barca, yakni Pique dan Umtiti. “Saya berharap bisa belajar banyak dari Pique dan Umtiti,” kata Mina. Mina juga melontarkan pujian untuk klub barunya itu. Barca dia sebut sebagai tim terbaik di dunia dengan selalu dominan dalam penguasaan bola di setiap pertandingan. “Barca adalah tim yang sangat solid dan kompak. Mereka dominan dalam penguasaan bola dan seperti yang kita semua tahu, mereka adalah tim terbaik di dunia,” sambungnya. “Semoga saya bisa belajar, sering bermain dan memenangi banyak piala yang merupakan hal paling penting,” tutup Mina. (kmb33/rt)
GOL - James Rodriguez merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bayern Leverkusen, Sabtu (13/1) kemarin.
Bayern Awali Tahun dengan Kemenangan
Munich – Meski bermain tandang ke markas Bayer Leverkusen, Bayern Munich sukses raih kemenangan meyakinkan 3-1 pada spieltag 18 Bundesliga Jerman, Sabtu (13/1) dini hari kemarin. Bertandang ke BayArena, Sabtu (13/1) dini hari WIB, Bayern sebenarnya tak tampil full team. Manuel Neuer, Robert Lewandowski dan Mats Hummels absen karena cedera. Tapi itu tak menghalangi Die Roten untuk membawa pulang poin penuh. Arturo Vidal berpeluang membawa Bayern memimpin pada menit ke-17. Tapi sundulannya meneruskan sepak pojok Arjen Robben dengan mudah ditangkap kiper Bernd Leno. Berselang semenit, giliran Leverkusen yang mendapatkan peluang melalui sepak pojok. Namun sundulan Dominik Kohr tak menemui sasaran. Memasuki menit ke-25, Bayern mengancam melalui tembakan keras James dari luar kotak penalti. Sial buat James, sepakannya masih sedikit menyamping. Sementara itu, tembakan Vidal dari dalam kotak penalti dihalau oleh Leno dengan tangan. Bayern akhirnya unggul 1-0 setelah Martinez mencetak gol di menit ke-32. Berawal dari sepak pojok Robben, Martinez menjebol gawang Leverkusen melalui tembakan jarak dekat. Berselang enam menit, Martinez punya kans mencetak gol lagi. Namun kali ini sundulannya meneruskan sebuah tendangan sudut masih melenceng dari sasaran. Leverkusen nyaris menyamakan skor di menit ke55. Leon Bailey melakukan
penetrasi ke kotak penalti dan melepaskan tembakan dengan kaki kirinya. Namun bola tembakan Bailey hanya mengenai mistar. Ribery memperbesar keunggulan Bayern menjadi 2-0 di menit ke-59. Pemain sayap asal Prancis itu menusuk ke kotak penalti dan sukses menaklukkan Leno lewat tembakan keras kaki kanannya. Leverkusen menipiskan ketertinggalan menjadi 1-2 saat pertandingan berusia 70 menit. Tembakan Volland dari luar kotak penalti mengenai Niklas Suele dan membuat bola berubah arah. Kiper Bayern, Sven Ulreich yang sudah terlanjur melompat pun akhirnya tak bisa mencegah gawangnya kemasukan. James memantapkan kemenangan Bayern melalui gol indahnya di injury time. Pemain pinjaman dari Real Madrid itu mengeksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti dan sukses mengirim bola ke pojok atas gawang tanpa bisa dijangkau Leno. Tampak mudah memang, tapi pelatih Bayern, Jupp Heynckes mengaku sempat dibuat tegang lantaran Leverkusen tampil begitu percaya diri. Namun pada akhirnya performa luar biasa Franck Ribery cs membuat
Die Roten meraih kemenangan. “Sulit untuk mengalahkan Bayer Leverkusen, mereka punya pemain-pemain yang masih muda dan haus kemenangan. Setelah mereka mencetak gol, kami sedikit kehilangan konsentrasi dan membuat beberapa kesalahan,” ujar Heynckes. “Setelah gol itu, ditambah dukungan dari para pendukung mereka, menurut saya segalanya bisa terjadi. Namun saya menganggap kami mampu bermain luar biasa pada pertandingan ini. “Tim bermain sangat baik secara taktis dan defensif untuk. Setelah unggul 2-0 kami kehilangan sedikit konsentrasi dan melakukan kesalahan sendiri dengan bola, tapi sulit untuk menang di sini. “Leverkusen adalah tim muda dan sangat berbakat yang bermain sangat ofensif. Kami bersyukur bisa membawa pulang tiga angka dari BayArena,” tutupnya. Dengan hasil ini, Bayern mengumpulkan 44 poin dari 18 pertandingan dan memimpin klasemen Bundesliga. Mereka unggul 14 poin atas Schalke yang berada di peringkat kedua. Sedangkan Leverkusen menempati posisi keempat dengan 28 poin. (kmb33/rtr)
Turin – Juventus telah bergerak untuk mendapatkan gelandang potensial Real Madrid
Dani Ceballos. Sepanjang pekan ini, pihak Bianconeri membuka pembicaraan dengan manajemen Los Blancos
dan siap melepaskan tawaran besar demi mengamankan pemain kelahiran Spanyol itu. Ceballos diyakini memang menyimpan niatan untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu lantaran menyesal telah meninggalkan Real Betis untuk merapat ke klub ibu kota di musim panas lalu. Ceballos menargetkan punya klub baru di musim dingin ini. Pemain Spanyol U-21 itu benar-benar tidak mendapatkan porsi bermain yang cukup di bawah komando pelatih Zinedine Zidane. Fakta ini membuat sang pemain frustrasi. Di tengah situasinya yang tidak menentu, Juve membaca dengan seksama perkembangan Ceballos dan berencana menyelamatkan kariernya. Kendati Zidane mengabaikan bakat Ceballos, rupanya sang juru taktik enggan kehilangan satu pun anggota di skuatnya. Dia menyatakan tetap memerlukan seluruh anak didiknya untuk melakoni paruh kedua musim. Saat ini sang youngster terus mendesak pihak Madrid agar memasukkan namanya ke dalam daftar jual klub. Juve disebut-sebut telah melayangkan penawaran terhadap Ceballos dan sejauh ini belum mendapatkan respons dari Madrid. Selain Ceballos, Lorenzo Pellegrini dan Bryan Cristante juga jadi buruan Juventus. (kmb33/rtr)
Juve Incar Ceballos
Tak Takut Kehilangan Pemain
PELATIH Inter Milan, Luciano Spalletti mengaku tak takut kehilangan dua bintang timnya, Mauro Icardi dan Ivan Perisic. Ia yakin manajemen La Beneamata tak kan membiarkan keduanya pergi. Icardi belakangan dihubungkan dengan Real Madrid. Sementara Ivan Perisic jadi buruan Manchester United. Tak hanya keduanya, gelandang asal Portugal, Joao Mario juga dogosipkan bakal meninggalkan San Siro. Ketika ditanya tentang peluang ditinggal pemain bintangnya, Spalletti mengaku tenang-tenang saja. Ia percaya pemilik klub takkan membiarkan mereka pergi. “Kami akan bertindak selaras dengan apa yang menjadi kebutuhan Inter. Pemain masih terikat kontrak di sini adalah pemain kami,” kata Spalletti. “Pemilik dari Tiongkok membawa konsistensi terhadap sejarah Inter, karena mereka memiliki keahlian dan kemauan untuk berkontribusi memperbaiki segala hal di klub,” imbuhnya. Financial Fair Play membuat Inter tak bisa mendatangkan pemain baru, sebelum menjual pemain yang mereka miliki saat ini.“Saya pasti tidak menunggu apapun dari bursa transfer. Tim dan klub sudah kuat dan mereka yang bertanggung jawab di bursa transfer akan tahu bagaimana memanfaatkan peluang yang mungkin untuk memperbaiki skuat kami. Secara numerik, jika seseorang pemain baru datang, itu lebih baik lagi,” Spalletti menambahkan. (kmb33/rtr)
Dani Ceballos
BPM/rtr
BPM/rtr
Conte Tolak Tinggalkan Chelsea London Antonio Conte menegaskan tak akan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Chelsea pada musim panas mendatang. Kursi sebagai juru latihnya dikabarkan tengah goyang menyusul performa The Blues di pentas Liga Primer Inggris. Sejumlah nama pun dikabarkan sudah jadi pertimbangan manajemen. Aroma Italia akan tetap dipertahankan mengingat sang pengganti adalah Massimiliano Allegri dan Maurizio Sarri. Conte menurut sumber tak tertarik untuk memperpanjang kontraknya pada musim panas lalu dan hanya ingin menuntut kenaikan gaji. Sementara kontrak mantan pelatih Timnas Italia itu baru akan berakhir pada 2019. “Tidak. Saya tetap berkomitmen penuh dengan Chelsea. Saya dan pemain akan memperbaiki penampilan,” tegasnya, Sabtu (13/1) kemarin. “Saya penuh komitmen dan bahagia dengan apa yang saya lakukan sekarang dan apa yang saya lakukan di masa lalu. Tapi lebih senang dengan apa yang saya lakukan sekarang,” sambung Conte. Sebelumnya Conte juga telah dikaitkan dengan klub besar asal Prancis, Paris Saint Germain. Dari Italia, AC Milan dikabarkan menaruh minat menggunakan jasa pria 48 tahun itu. Conte bergabung degan Chelsea pada 3 Juli 2016. Sejak saat itu Conte telah mencatatkan 70,4 persentase kemenangan dari total 81 pertandingan. Conte juga sukses mempersembahkan gelar Premier League 2016-2017. (kmb33/rtr)
Antonio Conte
BPM/rtr
Madrid Tidak dalam Tekanan
Madrid – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyebut Cristiano Ronaldo dkk tak menderita meski mendapat tekanan dari fans terkait hasil pertandingan dalam beberapa laga terakhir. Real Madrid menuai dua hasil seri dan sekali kalah pada tiga partai terakhir. Hasil kurang bagus di kancah La Liga, terutama pada dua pertandingan terakhir, membuat Real Madrid berada BPM/rtr di posisi ke-empat klasemen Zinedine Zidane sementara. El Real tertinggal 16 poin dari sang pemuncak klasemen, sekaligus rival abadi, Barcelona. Situasi tersebut membuat para pemain dan Zinedine Zidane tertekan. Kalangan media di Spanyol menyebut fans sudah mendesak agar Real Madrid berubah usai bursa transfer pemain musim dingin 2018. Tak heran jika spekulasi beredar kalau Real Madrid sedang menderita. Namun Zidane memastikan tak terjadi kondisi negatif tersebut. Ia mengungkapkan, seluruh anak asuhnya berpikir positif, terutama terkait tiga hasil terakhir. Real Madrid kalah 0-3 dari Barcelona, dan sekali imbang versus Celta Vigo di medan La Liga, serta seri 2-2 kontra Numancia di pentas Copa del Rey. “Saya sudah berdiskusi mendalam dengan para pemain, dan sejak itu terjadi perubahan. Kami tak menderita, dan hanya tak konsisten saat kami kurang percaya diri,” ungkap Zidane. Mantan pemain Juventus tersebut menganggap duel kontra Villarreal bakal menjadi titik balik permainan anak asuhnya. Ia percaya Real Madrid akan bangkit dengan kondisi yang semakin tertekan. “Tekanan itu bagus ketika bisa mengatur ritme dengan baik. Villarreal datang untuk menguji kami, dan itu menimbulkan sisi positif bagi tim. Kami akan mengubah skala determinasi, yakni menjadi lebih besar,” tegas Zidane. Bagi Real Madrid, bertemu Villarreal menjadi momen krusial. Mereka tertinggal 16 poin dari Barcelona, serta terancam dengan tim tamu. Saat ini Villarreal hanya tertinggal empat poin dari El Real. Karena kondisi tersebut, rumor pun mulai berhembus. Sebuah media Spanyol memberitakan Zidane dipastikan bakal lengeser di akhir musim meski ia memiliki kontrak di Madrid hingga 2020. Posisi mantan penggawa Timnas Prancis itu akan digantikan oleh pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew yang akan bergabung usai Piala Dunia 2018. Loew yang kontraknya berakhir bersama Timnas Jerman pada 2020 dibidik untuk menjadi sukseor Zidane yang dianggap gagal bersama Madrid musim ini. Pelatih 57 tahun itu memiliki deretan prestasi gemilang bersama Der Panzer. Selama membesut Timnas Jerman, Loew sukses memberikan gelar juara Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2017. Selain itu, Low juga berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2006, 2012 dan Euro 2016, dan menjadi runner-up Euro 2008. Selain Joachim Loew, pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino juga dibidik menjadi pelatih anyar Real Madrid. Pelatih Argentina itu dianggap cukup sukses membawa Tottenham melesat di Liga Primer Inggris. (kmb33/rtr)
Juara
11
Minggu Wage, 14 Januari 2018
PROFIL
Lily Sulistyadewi Thirtajaya
Persipura Tagih Tunggakan Subsidi Liga Jakarta (Bali Post)-
Ingin Jadi Psikolog
Panitia pelaksana (OC) Piala Presiden 2018 menolak berandai-andai terkait keikutsertaan Persipura Jayapura di Piala Presiden 2018.
PETEMBAK Bali Lily Sulistyadewi Thirtajaya baru saja menggondol dua medali emas di ajang Jabar Open pada akhir 2017 lalu. Kedua emas dipersembahkan Lily di nomor air pistol putri youth (U-17), dan air pistol junior 10 meter (U-21). Lily juga mendulang emas di nomor air pistol youth pada event Awang Faroek Cup di Balikpapan, Kaltim. Lily juga menyabet emas untuk Kota Denpasar pada Porprov Bali, XIII/2017 September tahun lalu. ‘’Saya belajar tembak ini sejak duduk di bangku kelas IV SD Pelita Bangsa, awalnya turun di nomor Air Rifle Hunting (ARH) pakai senjata pompa,’’ kenang atlet kelahiran Denpasar, 12 Oktober 2001 ini. Bakat dan talenta siswi kelas II IPA 2 SMN 7 Denpasar ini makin kelihatan, ketika dia beberapa kali juara di ajang Piala Wali Kota. Kini kesuksesan Lily menekuni cabor tembak diikuti dua sang adik, yakni Andre Kurniawan Tirthajaya dan Albert Kurniawan Tirthajaya. Lily bertekad kelak menjadi petembak nasional. ‘’Saya ingin terus menggeluti olahraga tembak ini,’’ terang putri pertama pasangan I Ketut Tirthajaya dengan Lay Prima Rani ini. Disinggung soal cita-citanya, Lily berniat melanjutkan kuliah di Fakultas Psikologi. Alasannya, selama ini dirinya merasa menjadi tumpahan curhat rekan-rekannya dan ingin segera minta solusinya. ‘’Saya tetap ingin membantu mereka mencarikan jalan keluar. Oleh sebab itu, saya ingin menjadi psikolog supaya bisa menolong seseorang dari segi kejiwaannya,’’ tuturnya. (nel)
“Apakah Persipura ikut atau tidak, kita lihat saja nanti ketika kick off perdana Grup B,” ujar anggota OC Piala Presiden 2018 Risha Adi Widjaya di Jakarta, Jumat (12/1) lalu. Persipura sendiri, yang di Piala Presiden 2018 bergabung di Grup B bersama Mitra Kukar, Martapura FC dan Barito Putera, dikabarkan belum bisa memastikan keterlibatannya di Piala Presiden terkini. Dikutip dari laman media sosial resminya, Persipura menyebut beberapa hal yang menjadi penyebab ketidakpastian itu adalah pemain yang belum lengkap dan masih adanya hak yang belum dibayarkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pihak Persipura mengungkapkan, tunggakan itu merupakan subsidi Liga 1 dan kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016 yang jumlahnya sekitar Rp 15-20 miliar.
Anggo Julian
Menanggapi hal itu, Risha mengaku terus menjalin komunikasi dengan pihak Persipura. Pria yang juga direktur operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut menyatakan paham atas permasalahan yang menimpa Persipura. “Pembicaraan terus kami lakukan. Secara verbal Persipura sudah menyatakan akan mengikuti Piala Presiden 2018,” tutur dia. Sebagai informasi, Persipura bersama PSM Makassar tidak menghadiri pertemuan manajer tim peserta Piala Presiden 2018, yang digelar Jumat (12/1) di Jakarta. Namun berbeda dengan Persipura, PSM Makassar memberikan surat resmi tentang alasan ketidakhadiran rapat tersebut. Sementara Ketua OC Piala Presiden 2018 Berlinton Siahaan menolak jika Piala Presiden dikaitkan dengan soal-soal yang menyangkut LIB. “Turnamen
ini adalah agenda PSSI dan yang menyangkut LIB tidak boleh dibawa-bawa. Lagi pula semua klub sebelumnya sudah menyatakan akan ikut,” tutur Berlinton. Piala Presiden 2018 akan dibuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Selasa (16/1) lusa, disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kompetisi ini dijadwalkan berakhir pada 16 Februari, dengan pertandingan final rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Turnamen pra-musim ini sendiri diikuti 20 tim yang dibagi dalam lima grup. Pertandingan Grup A dilangsungkan di Bandung, beranggotakan Persib, Sriwijaya FC, PSM Makassar, dan PSMS. Kemudian Grup B digelar di Tenggarong, Kalimantan Timur, ada Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Martapura FC, dan Barito Putera. Persebaya Surabaya, Madura United, Perseru Serui, dan PS TNI mengisi Grup C dan akan dilaksanakan pertandingannya di Surabaya. Grup D mempertanding-
BPM/ant
TAGIH - Persipura Jayapura menagih tunggakan subsidi Liga yang nominalnya mencapai Rp 15-20 Miliar. kan Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru, Borneo FC, dan Bali United. Semua laga grup ini digelar di Bali. Terakhir di Grup E akan
Ditawari Tiga Klub Kejurprov Judo Libatkan Polri PESEPAK bola Anggo Julian terahir kali memperkuat tim Liga 2 Persemi Timika, Papua pada 2017. Memasuki musim kompetisi 2018 ini, dirinya juga menerima tawaran tiga klub Liga 2, yakni PSIM Yogyakarta, PSS Sleman dan Persiba Balikpapan. Hanya dirinya harus menunggu keputusan regulasi PSSI terkait regulasi Kompetisi Liga 2. ‘’Hampir semua tim kontestan Liga 2 masih menunggu regulasi, sebab klub juga tak mau merugi, khawatirnya terlalu lama ikut seleksi, namun kenyataannya batal direkrut utamanya menyangkut batasan usai,’’ jelas pemain kelahiran Denpasar, 7 Juli 1987 ini. Meksipun memasuki umur 30 tahun, Anggo siap bersaing dengan pemain yang lebih muda. ‘’Apakah kompetisi Liga 2 pakai batasan umur pemain?‘’ tanya pemain yang biasa berposisi di gelandang bertahan ini. Anggo sendiri sejak kecil dibina di SSB Denpasar, bahkan berkali-kali membela Tim Laskar Catur Muka. Ia tercatat pernah bermain di Persekaba Badung, PSGC Ciamis, Pelita Bandung Raya, Persijap Jepara, PSS Sleman, Persiba Balikpapan, Persis Solo, sampai Arema Malang. Anggo ikut andil mengantarkan Tim Singo Edan tembus ke babak delapan besar Liga Champion Asia (LCA). Sementara di tim lokal, Anggo Julian pernah membela tim Chidehafu dan Margoz. ‘’Untuk menjaga kebugaran tubuh, saya juga biasa bergabung dengan Legend Mitra Devata,’’ sebut dia. Secara jujur Anggo punya obsesi ingin merumput bersama tim profesional Bali. Bahkan Anggo sempat seleksi di Bali United, ketika tim Serdadu Tridatu ditangani pelatih Indra Sjafri. ‘’Esok pagi diagendakan teken kontrak, mendadak malam sebelumnya saya dicoret,’’ keluh dia. Kendati demikian, Anggo masih tetap berharap suatu saat bisa berkostum tim pro yang bermarkas di Bali. (nel)
Berharap Satu Seri ”Region” 3 di Bali Denpasar (Bali Post)Pengprov IMI Bali mengagendakan balap motor jalan raya (road-race) Region 3 (Bali, NTB, NTT), yang di bagi dalam tiga seri, Bali bertekad mengajukan jatah satu seri, persisnya seri II pada Agustus mendatang. Sementara seri I dan III dipastikan digelat di Sirkuit Selagalas, Lombok, NTB. Humas Pengprov IMI Bali Gede Gordon Sukarna di Denpasar, Sabtu (13/1) kemarin menjelaskan, pihaknya bersama Pengprov IMI NTB sepakat Bali minta jatah satu seri, dan NTB juga menyetujui, mengingat di Bali tak punya sirkuit. Oleh karena itu, Gordon masih menjajaki lokasi yang bisa dipakai arena balap motor. ‘’Salah satu lokasi yang bisa dipakai yakni GWK, Jimbaran,’’ terang Gordon. Hanya, kata dia untuk memastikan tempat tersebut pihaknya harus berkoordinasi dengan GWK. ‘’Saya kira bukan hanya road-race, slalom mobil dan supermoto juga bisa digelar di GWK,’’ kata dia. Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya keras supaya satu seri bisa diselenggarakan di Pulau Dewata. ‘’Seandainya mentok dan tidak ada alternatif lokasi lain yang bisa difungsikan menjadi sirkuit, kami akan mengembalikan penyelenggaraan seri II dan lagi-lagi diadakan di Sirkuit Selagalas,’’ ujar Gordon. Dijelaskannya, Pengprov IMI Bali juga mau mengadakan Rakerprov di Denpasar, Sabtu (27/10 nanti dengan agenda menyusun agenda otomotif 2018, serta mengevaluasi kegiatan IMI Bali selama 2017 lalu. ‘’Kami akan melibatkan klub-klub otomotif anggota IMI Bali, termasuk anggota klub baru,’’ ucap dia. Selain itu pihaknya juga ingin melakukan sosialisasi pendaftaan klub baru ke PP IMI saat ini bisa lewat online, bukan lagi manual. (022)
dan Kelompok Umur
Denpasar (Bali Post)Kejurprov judo rencananya digelar di GOR Lila Bhuana, 26-28 Januari nanti, melibatkan pejudo kelompok umur ditambah unsur Polri. Untuk kelompok umur dibagi dalam kategori U-10,
BPM/wan
TARUNG - Dua pejudo sedang bertarung dan berupaya saling membanting lawannya pada kejuaraan di GOR Lila Bhuana, 2017 lalu.
10-13 tahun, 13-16 tahun, serta 16-21 tahun. Wakil Ketua umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, di Denpasar Sabtu (13/1) kemarin mengemukakan tiap kategpri mempertandingkan tujuh pejudo putra dan tujuh putrid. Sedangkan khusus anggota Polri, ditunggu partisipasinya, mengingat pada Kejurnas Kapolri Cup juga dipertandingkan khusus anggota Polri. ‘’Seandainya anggota Polri tak ada yang mendaftar, ya batal kami gelar dan kami cukup mempertandingkan kelompok umur saja,’’ kata dia. Dikemukakan, bagi judoka yang berlaga di kelompok umur para juaranya akan dilatih lagi bersama pejudo Porprov, kemudian dipersiapkan berlaga pada Kartika Cup di Palembang, Sumsel, April mendatang. ‘’Untuk Kartika Cup melibatkan pejudo kategori 14-17 tahun dan 1721 tahun,’’ terang Sudiartha. Menurut dia, seluruh pengkab dan pengkot PJSI, termasuk klub telah menyiapkan pejudo terbaiknya. ‘’Yang dipastikan absen Pengkab PJSI Jembrana, sebab hanya memiliki atlet senior, sedangkan pejudo junior tak punya,’’ jelasnya. Pejudo yang turun di kejurprov bisa mengusung bendera Pengkab atau Pengkot PJSI, dojo, serta klub. ‘’Kami mau menjaring atlet yang terbaik di kelasnya,’’ ungkap Sudiartha. (022)
KLB PSSI Hasilkan Lima Keputusan Tangerang (Bali Post)Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia telah menyelesaikan agenda kongres luar biasa (KLB) sebagai bagian dari Kongres PSSI 2018 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/1) kemarin yang menghasilkan lima keputusan. KLB sendiri dilangsungkan tak lebih dari satu jam dan disetujui oleh semua peserta kongres. Ada pun keputusan yang dibacakan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono adalah pertama adanya penambahan klausul tentang asosiasi kabupaten dan asosiasi kota di pasal 2A statuta PSSI. Kedua, setiap klub di bawah PSSI harus mempunyai badan
hukum perusahaan atau yayasan demi menghindari dualisme. Selanjutnya, tentang pengembangan pesepak bola usia muda, di mana dicanangkan pembentukan sebuah lembaga khusus di bawah PSSI untuk mengurusi hal ini. Keempat adalah jumlah pemberi suara (voter) ditetapkan 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, delapan klub Liga 4, 34 asprov, asosiasi futsal, sepak bola putri, pelatih dan wasit. Sementara PSSI menegaskan bahwa perhimpunan pemain sepak bola profesional Indonesia bukan merupakan voter PSSI. “PSSI mengikuti bagaimana hubungan yang
dilakukan FIFA dan FIFPro, hanya dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU,” ujar Joko. Terakhir, keputusan kelima atau terakhir, PSSI mengurangi jumlah komite tetap dari 17 komite menjadi 12 komite. Sebagai informasi, setelah KLB kongres PSSI dilanjutkan dengan kongres biasa. Beberapa agenda kongres biasa, seperti pengesahan agenda kongres, penambahan agenda baru, laporan kegiatan dan keuangan PSSI selama 2017. Lalu ada rencana program strategis dan kerja PSSI pada tahun 2018. Selain itu, terdapat pengesahan anggota baru dan pengangkatan, peresmian dan pemberhentian orang atau badan. (ant)
bertanding di Malang, Jawa Timur, yaitu Arema FC, Bhayangkara FC, PSIS Semarang, dan Persela Lamongan. (ant)
Edy Berobsesi Timnas Lolos ke PD dan Olimpiade Jakarta (Bali Post)Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi membuka kongres PSSI dengan menggaungkan cita-cita besar sepak bola nasional. “Kami punya rencana besar yang puncaknya dicapai pada tahun 2045. Untuk itu, kami berusaha masuk Piala Dunia (PD) 2034 dan sebelumnya bercita-cita lolos ke Olimpiade 2024. Tolong BPM/ant ikuti tahun-tahun ini Edy Rahmayadi dan kami sudah menyiapkan programnya,” ujar Edy dalam pidato pembukaan Kongres PSSI di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (13/1) kemarin. Dia melanjutkan, untuk mencapai hal tersebut, PSSI mesti menyiapkan anak-anak yang kini berusia 1213 tahun atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Karena itulah komunikasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sangat penting,” kata Edy. Harapan PSSI itu, sejalan dengan Wakil Ketua Umum I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Suwarno. Suwarno berharap PSSI memiliki rencana-rencana pembinaan pesepak bola jangka panjang. Dia menyebut hal itu penting disusun, agar PSSI bisa menjawab kebutuhan terkait sepak bola dalam puluhan tahun ke depan. “Jadi, kami berharap ada pemisahan tugas pokok, yaitu kepentingan jangka panjang dan jangka pendek. Selain jangka panjang, juga perlu program jangka pendek untuk menjawab tuntutan masyarakat pada umumnya,” tutur Suwarno. Ada pun Kongres PSSI pada Sabtu (13/1) di ICE BSD Tangerang dibagi dalam dua agenda, yakni kongres luar biasa (KLB) dan kongres biasa. KLB akan diikuti oleh 106 voter, dengan agenda seperti pengesahan nama petugas notulensi, dan pemeriksa berita acara kongres, pengesahan kongres, penjelasan latar belakang amandemen pada statuta PSSI, dilanjutkan amandemen statuta PSSI hingga penjelasan serta persetujuan statuta PSSI. Sedangkan untuk kongres biasa ada agenda seperti pengesahan agenda kongres, penambahan agenda baru, laporan kegiatan dan keuangan PSSI selama 2017. Lalu ada rencana program strategis dan kerja PSSI di tahun 2018. Selain itu, terdapat pengesahan anggota baru dan pengangkatan, peresmian dan pemberhentian orang atau badan. (ant)
Karateka Coki Berlaga ke Prancis Makassar (Bali Post)Tujuh karateka dari berbagai daerah di Indonesia dipercaya memperkuat tim nasional menghadapi kejuaraan internasional bertajuk, “Premier League” di Prancis, 26-28 Januari. Pelatih karate Sulsel dan timnas, Mursalim Bado’o di Makassar Sabtu (13/1 kemarin mengatakan tujuh karateka itu masing-masing Ahmad Zigi Yudha (NTB/Inkai), Iwan Bidu Sirait (Sumut/ KKI), Sisilia Agustina Ora (Jatim/Inkanas), dan Srunita Sari dari Sumatera Utara mewakili perguruan karate Inkai. “Selanjutnya Cokorda Istri Sanistya Rani yang akrab disapa Coki (Bali/Inkai), Desyita Banurea (Sumut/Inkai) serta Krisda Putri asal Sulawesi Selatan dari perguruan Ink-
anas,” katanya. Para karate wakil Indonesia ini nantinya akan tampil di berbagai kategori dan kelas pertandingan, seperti Ahmad Zigi Yudha (kata perorangan putra), Iwan Bidu Sirait (kumite -60kg putra), Sisilia Agustina Ora di kata perorangan putri. Sementara Srunita Sari akan berlaga di kumiyte -50 kg putri, Cokorda Istri Coki (kumite -55kg putri), Desyita Banurea (kumite +68g putri serta krisda Putri di kata perorangan putri. Ia menjelaskan, terpilihnya para atlet itu didasarkan peringkat atau rangking WKF untuk olimpiade 2020. Artinya, keterlibatan atlet ini memang dilakukan secara ketat dan diharapkan bisa bersaing dalam perebutan juara di ajang tersebut.
“Para atlet akan didampingi dua pelatih yang memiliki pengalaman yakni Omita Ompi dan Syamsuddin,” jelas Mursalim. Mengenai peluang timnas, dirinya yang beberapa kali mendapatkan kepercayaan menangangi timnas itu, mengaku tetap optimistis dengan kemampuan atlet yang kini sudah fokus meningkatkan kemampuan di pemusatan latihan nasional (pelatnas) tersebut. Khusus atlet Sulsel Krisda Putri, dirinya juga percaya merupakan atlet yang punya potensi dan itu telah dibuktikan diberbagai kejuaraan nasional dan internasional. Seperti yang terbaru yakni dengan keberhasilan menembus babak final kejuaraan karateka antarmaster di Jakarta, Desember 2017. (ant)
BPM/022
Karateka andalan Bali Cokorda Istri Sanistya Rani alias Coki (kanan), bersama Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Ketut Rochineng.
12 Profil
ArenaJohn Wall
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Pecahkan Rekor
Washington – John Wall mencatat sejarah pada NBA musim ini. Dia menjadi pemain termuda Washington Wizards sepanjang sejarah franchise yang mencapai 10 ribu angka. Wall melakukannya dengan memasukkan lay up pada kuarter pertama laga melawan Orlando Magic di Capital One Arena, Sabtu (13/1) kemarin. Total dia menghasilkan 30 angka pada pertandingan tersebut. Selain Wall, Bradley Beal juga menciptakan 30 poin di partai ini. Kontribusi keduanya membantu tim berjaya 125-119.
Tak Lagi Cedera RAFAEL NADAL memang kandas di laga perdana Kooyong Classic. Namun ada kepuasan yang dirasakan petenis Spanyol itu.Nadal langsung tersingkir dari Kooyong Classic. Dia dikalahkan petenis Prancis, Richard Gasquet dengan skor 4-6, 5-7.Namun Nadal cukup puas dengan hasil akhir itu. Dia menganggap satu laga sudah cukup untuk merasakan lututnya sudah membaik. Dia siap tempur di Australia Terbuka mulai 15-28 Januari. “Saya senang bisa kembali ke Australia. Saya menjalani tahun yang berat pada 2017 dan menggeber persiapan lebih lambat ketimbang biasanya,” ujar Nadal. “Tapi saya datang cukup awal. Sangat bagus bisa merasakan lagi atmosfer pertandingan. Ini tes yang bagus setelah menjalani latihan. Itu yang lebih penting,” Nadal menambahkan. “Lutut saya sudah oke. Saya sudah di sini. Kalau kondisi saya tidak bagus maka saya tak akan berada di sini. So, itu menjadi kabar bagus. Saya akan berlatih keras beberapa hari ke depan untuk menghadapi Australia Open. Saya akan siap tampil di sana,” ujar dia. (kmb33/rtr)
Wall mencapai rekor ini di usia 27 tahun 128 hari. Dia setahun lebih muda dari pemegang sejarah sebelumnya, Jeff Malone. Selain sejarah Wall bersama Wizards. Di partai lain, Houston Rockets merupakan salah satu tim dengan catatan tandang terbaik sejauh ini. Kemenangan 112-95 di markas Phoenix Suns menegaskan status tersebut. Di Talking Stick Resort ArenaRockets sebenarnya sempat beberapa kali tertinggal dari Suns di kuarter pertama kendatipun tetap mampu unggul 27-23 di akhir kuarter ini. Dimotori Chris Paul yang akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kontribusi 25 poin, delapan rebound dan enam assist, Rockets tanBPM/rtr
John Wall
Mulai Merasa Nyaman
Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo merasa telah banyak mengalami perubahan usai mengarungi MotoGP 2017. Lorenzo menilai, dia punya gaya balap lebih baik ketimbang saat masih memperkuat Yamaha. Pernyataan yang dilontarkan Lorenzo berpotensi merusak keharmonisannya dengan Yamaha, Betapa tidak, di awal bergabung dengan Ducati, dia merasa sulit beradaptasi dengan motor Desmosedici GP17. “Jujur saja saya merasa sebagai pembalap yang lebih baik sekarang dari pada dua tahun lalu,” ungkap Lorenzo. “Saya mengendarai motor lain, di mana saya mendapatkan hal positif dan negatif, dan sedikit demi sedikit saya bisa memanfaatkan motor ini dengan maksimal,” terangnya. Sekarang Lorenzo punya pernyataan berbeda. Pembalap berusia 30 tahun ini bahkan menyebut dirinya lebih baik dibanding ketika memenangi gelar ketiga MotoGP bersama Yamaha pada 2015. “Tapi saya masih belum sepenuhnya nyaman, saya tidak bisa mengendarai Desmosedici GP17 dengan cara alami yang saya inginkan,” papar Lorenzo. “Setiap kali saya merasa dekat, saya sangat senang dengan hasil kerja tim, karena mereka mencoba memberi kami motor yang lebih baik. Saya pikir kami akan cukup siap untuk mencoba lagi memenangkan kejuaraan tahun ini,” ujarnya. Lebih lanjut, sejak memutuskan pindah ke Pabrikan Italia pada musim lalu, Lorenzo sudah memperkirakan bakal mengalami kesulitan yang luar biasa, terutama merebut gelar juara dunia MotoGP. Akan tetapi, yang sering dikatakan Lorenzo adalah bahwa dirinya ingin melakukan sesuatu yang lebih merangsang motivasi. Dia yakin ini hanya masalah waktu untuk bisa kembali mencapai performa terbaik di lintasan balap. “Saya perlu mengendarai motor dengan gaya berlawanan yang saya biasa lakukan, tapi seperti yang Anda lihat, ini masalah waktu,” katanya. “Saya selalu kompetitif dengan semua motor yang saya miliki dalam karier saya, dan saya tahu itu akan sama dengan Ducati. Saya hampir mendemonstrasikan itu sekarang,” tutp Lorenzo. (kmb33/rtr)
Reli Dakar Menelan Banyak Korban Bamako – Reli Dakar memang menjadi ajang balapan yang paling banyak memakan korban, baik cedera fisik, bahkan hingga memakan nyawa. Kompetisi ke-40 itu kini tengah dihelat di tiga negara Amerika Selatan. Tengah mencapai stage enam, Sabtu (13/1) kemarin kompetisi tersebut telah mengeleminasi 28 peserta di kategori motor. Bahkan juara Reli Dakar musim lalu, Sam Sunderland harus dibuat bertekuk lutut dengan medan lintasan yang begitu berat. Di etape empat Sunderland terpaksa menghentikan perjuangannya usai terjatuh dari motor yang ia kendarai. Ia pun memutuskan untuk tidak
melanjutkan lomba maraton tersebut. Pada etape-etape sebelumnya, ada begitu banyak korban dari peserta yang mengalami kecelakaan hingga menyisakan cedera. Kondisi tersebut memaksa para peserta untuk menyelesaikan perlombaan lebih dulu sebelum mencapai stage selanjutnya. Di stage pertama, cedera tubuh sudah menggagalkan langkah dua pembalap. Mereka adalah Joaquim Rodrigues yang mengalami jatuh hingga membuat retak tulang belakangnya. Begitu pula Juergen Droessiger yang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan pergelangan tangan patah. Pada etape kedua, sebagian
besar pembalap mengalami malfungsi. Namun sejumlah pembalap juga tercatat mengalami patah tulang, dari tulang kering, tulang jari, hingga tulang panggul maupun tulang selangka. Hal itu dialami oleh Adrien Metge, Pablo Oscar Pascual, Jeroen Ramon dan Olivier Hember. Di stage-stage selanjutnya, kondisi patah tulang hingga luka memar masih terus mewarnai laga para peserta Reli Dakar. Hal itu yang kemudian masih membuat Reli Dakar sebagai kompetisi balap yang banyak mengorbankan fisik. Ini baru kategori motor, masih tersisa balap di kategori lain mobil, quad, truk dan UTV yang tentunya juga memakan korban. (kmb33/rtr)
BPM/rtr
KECELAKAAN - Pembalap Rusia Eduard Nikolaev and Evgeny Yakovlev mengalami kecelakaan saat berlaga di ajang Reli Dakar.
Bukan Promotor Gagal Tidak ada yang menyangkal bahwa Floyd Mayweather Jr. adalah juara tinju dunia yang sukses. Namun petinju tak terkalahkan ini dikritik sebagai promotor yang gagal, karena tak banyak menghasilkan juara dunia. Mayweather merintis usaha kepromotorannya sejak 2013. Beberapa petinju yang berada di bawah promosinya dan digadang-gadang menjadi bintang tinju dunia, antara lain Gervonta Davis, Mickey Bey, Badou Jack, dan Ishe Smith. “Harap tidak dikaitkan antara kesuksesan saya sebagai petinju dan profesi sebagai promotor. Saya menjalankan profesi sebagai promotor dengan benar-benar, dan mampu membawa beberapa petinju ke tingkat dunia,” ujar Mayweather. “Tugas saya mempromosikan mereka, soal keberhasilan itu adalah tugas masing-masing petinju. Satu hal yang harus dilakukan petinju terhadap saya sebagai promotor adalah mendengarkan dan patuh. Sekali saja petinju abai dan tidak menuruti kata-kata saya, risiko kegagalan akan menjadi tanggungan mereka,” katanya lagi. Salah satu petinju kebanggaan Mayweather Promotions, Davis pernah menggenggam gelar kelas bulu super IBF. Namun gelar tersebut melayang tahun lalu, karena Davis kelebihan berat badan saat harus mempertahankan gelar melawan Francisco Fonseca. Ironisnya, penampilan Davis saat itu adalah sebagai pendukung laga bosnya, Mayweather melawan Conor McGregor. Pertarungan itu digelar di T-Mobil Arena, Las Vegas pada 26 Agustus 2017. Meskipun dikritik kurang sukses sebagai promotor, Mayweather bertekad untuk terus melanjutkan profesinya sebagai promotor tinju dunia. (kmb33/rtr)
Puig, Pengganti Livio Suppo di Repsol Honda
London – Repsol Honda sudah resmi memiliki pengganti Livio Suppo sebagai manajer tim. Ia adalah Alberto Puig, yang sosoknya secara khusus tak asing buat Dani Pedrosa. Puig, yang membalap di kelas 250cc dan 500cc pada periode 1987-1997, pernah menjadi mentor dan manajer untuk Pedrosa selama bertahun-tahun. Pria yang akan berulang tahun ke-51 pada 16 Januari mendatang itu kemudian juga menjadi Penasihat HRC, sekaligus menjabat sebagai direktur Asia Talent Cup dan British Talent Cup. Atas kedekatannya dengan Honda itulah Puig dinilai sebagai pengganti yang tepat untuk Suppo. Kini Puig bertugas untuk mempertahankan
Alberto Puig
BPM/rtr
Triple Crown 2017 Honda, juga mulai merancang line-up Repsol Honda untuk musim 2019 mendatang. “Saya sangat bersyukur kepada HRC atas kesempatan yang sudah mereka berikan ini dengan Tim Repsol Honda,” kata Puig, Sabtu (13/1) kemarin.
“Saya sudah bersama Honda selama 25 tahun terakhir dalam karier profesional, awalnya sebagai rider lalu manajer tim di kelas yang lebih rendah, lalu melatih banyak rider Asia yang dimiliki Honda di penjuru dunia. Sebuah kehormatan besar buat saya untuk menempati posisi ini di sebuah tim tersukses MotoGP, sehingga saya cuma bisa fokus mengerahkan usaha maksimal untuk Honda dan berupaya membantu mereka mencapai target-targetnya,” imbuhnya. “Saya yakin para rider kami akan siap ketika waktunya nanti tiba dan kami sebagai tim juga akan kembali siap memperebutkan gelar juara, dengan kerendahan hati dan determinasi besar,” tutupnya. (kmb33/rtr)
cap gas di kuarter kedua. Paruh pertama pun diakhiri tim tamu dengan keunggulan 57-44. Keunggulan tersebut berhasil dijaga Rockets di kuarter ketiga, saat mereka menambah keunggulan jadi 22 poin atas Suns. Upaya tim tuan rumah mengejar di kuarter terakhir pun tidak berhasil. Hasil ini membuahkan kemenangan ketiga beruntun Rockets, yang kini menyandang laju 30-11 untuk bertengger di bawah Golden State Warriors selaku pemuncak klasemen Wilayah Barat. Rockets juga mengilapkan catatan tandangnya yang kini menjadi 15-5, cuma kalah bagus dari Boston Celtics (16-5) dan Warriors (18-3) di musim reguler saat ini. (kmb33/rtr)
Life Sport
Latihan Ringan untuk Mencegah Jatuh pada Lansia Denpasar (Bali Post)Risiko jatuh pada orang tua sangat besar pada lansia. Cedera lain akibat dari jatuh pada lansia akibatnya sangat berbahaya, terutama jika mengalami cedera pada kepala bisa mengakibatkan kematian. Menurut dosen Fisioterapi di Fakultas Kedokteran Unud, I Putu Gde Surya Adhitya, S.Ft., M.Fis.,” walaupun angka jatuh pada lansia masih sangat tinggi di Indonesia, tapi kejadian seperti itu bisa dicegah dengan latihan ringan setiap hari di rumah. Menurut Fisioterapis yang sering dipanggil Surya ini, hilangnya keseimbangan pada saat lansia beraktivitas adalah salah satu penyebab jatuh pada lansia, selain tertabrak dan tergelincir. Kehilangan keseimbangan diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti: gangguan pada telinga, mata, dan kelemahan otot pada lansia. Pentingnya melakukan pemeriksaan berkala ke dokter dan fisioterapi merupakan salah satu strategi untuk mencegah jatuh pada lansia. Dosen Fisioterapi FK Unud ini juga memberikan tips latihan untuk mencegah jatuh pada lansia: 1). Berjalan santai 15-30 menit setiap hari. Berjalan mampu mengaktifkan dan meningkatkan kerja sama otot pada kaki, ankle, lutut, pinggul hingga perut. Kerja sama otot sangat dibutuhkan untuk meningkatkan stabilitas pada sendi-sendi pada kaki, jika sendi-sendi pada kaki stabil maka keseimbangan tubuh akan terjaga. 2). Latihan berdiri satu kaki. Latihan berdiri satu kaki merupakan salah satu latihan keseimbangan. Lakukan sambil perpegangan di pintu, tembok, tempat tidur, kursi atau dengan orang lain yang membantu bisa dilakukan untuk permulaan. Berdiri dengan satu kaki selama 10-20 detik sangat cukup dan diulangi pada kaki pasangannya dan lakukan 12-15 kali pengu-
langan. Latihan ini sangat baik untuk meningkatkan kerja sama pada otot-otot kaki, meningkatkan kestabilan sendi. 3). Jika tidak ada nyeri lutut, latihan naik-turun tangga juga bisa dilakukan. Lakukan latihan ini 5-10 kali naik dan turun tangga satu hari sudah sangat cukup untuk meningkatkan menjaga kekuatan otot pada kaki dan menjaga kestabilan sendi-sendi kaki. 4). Push up di tembok. Beberapa penelitian terkini tentang keseimbangan menyebutkan jika sendi bahu dan perut stabil, keseimbangan lansia akan juga meningkat. Lakukan 5-10 kali setiap hari sudah cukup untuk menjaga kestabilan sendi bahu dan perut. Penurunan keseimbangan pada lansia mempunyai tandatanda seperti: 1). ara jalan semakin melambat, 2). sudah membutuhkan pegangan saat berjalan, dan 3). langkah pendek merupakan tanda-tanda penurunan keseimbangan pada lansia. Jika sudah terjadi seperti itu, sebaiknya segera diperiksakan ke fisioterapi untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif. Menurut Surya, penurunan keseimbangan akibat ketidakstabilan sendi bisa juga disebabkan oleh kekakuan sendi, contohnya seperti kekakuan sendi kaki, ankle, lutut, di mana mengalami penurunan mungkin akibat pengapuran sendi akibat proses penuaan. Dosen muda ini juga menyebutkan, pencegahan cedera tidak hanya peran dari lansia itu sendiri, melaikan peran keluarga, tenaga kesehatan seperti fisioterapi, dokter, kesehatan masyarakat, perawat, hingga pemerintah sangat memiliki peranan penting dalam pencegahan cedera jatuh seperti ini, karena dampak cedera seperti ini tidak sedikit, bisa juga bisa menghabiskan anggaran negara yang besar untuk proses pengobatannya. (kmb33)
BPM/ist
OLAHRAGA - Olahraga juga diperlukan untuk menjaga kesehatan manula.
Redité Wagé, 14 Januari 2018
I Kaki Dengkil
Laku Agni
SABEH-sabeh asapuniki, I Kaki Dengkil nyedut lulu sané sampun akéh numpuk ring bucun témboké. Makasami maboya manggihin Ipun masolah sakadi punika. “Nyem apa, ujanujan kakéné nyedut lulu?” Asapuniki pisagané ngrémon. Nanging nénten wénten sané purun masadu arep nelémékin. Waluya I Kaki Dengkil ngrahina demenan urip néwék sakadi anak ngamona brata, nanging sampunang baosanga wantah tungkasin napi sané karyanina tur baosanga, midep delémékina kantos kablet enggang-ngep nénten nué kanda araina négdég. Asapunika naler rainané mangkin, nénten wénten sané purun nungkasin ri kala Ipun nyedut lulu sané kantung beseg. Iteh I Kaki Dengkil ngarya baleman mangda luluné prasida ngendih murub. Sémprong panjang anggéna ngupinin balemané. Seka kidik, luluné ngendih krépék-krépék santukan kantun beseg durung tuh. Kasuén-suén, geniné ngagengang, andusné malepug makeber ka langité remrem santukan gulem. Sesampun geniné urip nilap lulu, I Kaki Dengkil ngadohang. Sambilanga nyirup wédang, Ipun iteh mabalih geniné sayan sué sayan ngagengang. Sakadi kalangen Ipun manggihin geniné sakadi nénten surud-surud mautsaha ngeseng luluné kantun beseg. Napi sané manahanga antuk I Kaki Dengkil nyedut lulu beseg raris pabaliha sué asapunika? Agung kalangené manggihin geni ngendih murub waluya luluné sané seduta kantun belus? “Ento madan Laku Agni! Tusing makéséran, aéng gedé bayuné nyedut lulu waluya kéwené tusing bakat wilangin. Yén irgamayang luluné ento meseh, tusing makéséran tur ksatria wirang Sang Hyang Agni nyirnayang sekancan mala, sekancan meseh ané patut sirnayang!” I Kaki Dengkil marnayang geniné punika sakadi madué bayu agung nyirnayang meseh sané patut sirnayang. Punika wantah kanten nyakala mesehé. Luluné sané kanten, waluya kantun beseg tur matah pasikiané, aluh antuka Sang Hyang Agni nyirnayang. Napi malih wénten I Kaki Dengkil sané ngupin-upinin antuk sémprong. Wénten sané ngupinang paragaan Sang Hyang Agniné mangda medal kadigjayané. Wantah maya tur nyansan nglimbakang mesehé sakadi mangkiné sapunapi? Sapunapi térorisé punika? Sapunapi sekancan malané punika? Minakadi sengkaon agung sané mawasta ha i pé? Sapunapi mesehé I Maling Ngalang? Tur sané siosan? Wantah punika nibén warginé, sapusira? Dong punika sané manahanga antuk I Kaki Dengkil? Ngudiang papak-papak manahang? Nénten ké sampun wénten sané patut ngamanahang indiké punika? Ngayudain sekancan malané sané ngawinang warginé papa? Kocap punika gagelaran Sang Angawarat. Kocap gagelarané nyirnayang kapapaan warginé makasami. Ksayanikang papa nahan prayojana, asapunika kabaos mungguh ring sastrané. Sané mangkin I Kaki Dengkil nyansan nginguhang. Sanunggil mamarna Sang Angawarat, waluya Ipun asapunika. Sapunapi minab sané ngawinang. Nanging sering pisan Ipun nyobyahang, kocap sasukat Sang Angawaraté kapalih antuk warginé asapuniki panadosnyané. Makasami Sang Angawaraté pitananga ngetung sugih kamanten. Nénten pisan sujatiné ngenehang warginé. Kocap sané ruruha kuasa kamanten, nénten pisan madrué gagelaran sané gamela. Nénten pisan marasa wantah dados Sang Angawarat sujatiné swadharmané ngayahin wargi. “Nu dogén cara iluné, dadi Sang Angawarat nagih patuhanga cara dadi raja. Makejang nagih ayahin. Nagih agungang cara bhatara. Nagih sunggi cara nyunggi pratima! Lamun ada warginé kabrebehan, ané salahanga tidong déwékné. Apa buin demen pesan ngarebatin wargi?” Aéng pisan tluktukan I Kaki Dengkilé asapunika wantah sampun ngawicaraang Sang Angawaraté sané mangkin. Mangkin sampun nyansan nglemahang. I Kaki Dengkil kantun matajuh ring ambén kubonné. Kebyar-kebyar sénteré saking diwangan panggihina. Nanging Ipun nénten ngrengeang, santukan wilangina sané ngendihang sénter punika pastika I Doglagan. Kenjekan nguyuk nyeriet engsap, I Doglagan ngesiabang kakinné. “Mimih... Kaki kali jani kondén masaré? Tiang mara suud siskamling né... nyelehin apa ada wargi tamiu tawah-tawah teka mai ka Tepisiring? Jejeh né nyanan ada bom buin!” Asapunika I Doglagan marerasan. “Nah melah kéto, tulungin Sang Angawaraté. Yén kéto, patuh masé nulungin warginé. Yén buin mani tepuk Sang Angawaraté, orahin kapah-kapah gelarang Laku Agniné. Apang seken satria wirang, seken-seken nyirnayang meseh guminé!” Usan mawacana asapunika, I Kaki Dengkil ngojog balé tur masaré, nénten rengaanga cucunné sané kantun mamanah mabebaosan. (Jelantik)
Nyastra
MULA ia anak luh jegég. Adegné langsing lanjar, kulitné putih gading, pamuluné nyadat gading, bangkiang rengkiang tur maimbuh tetikas sané lincah miwah munyi jangih renyah. Akéto yéning sambatang kamelahan praciri ané ada diukudan Ketut Sunari. Pantes pesan ajak kawagedan iané ngigelang jogéd. Ento makada sekaa jogéd bungbung “Apsari Mayapada” setata lais kaupah olih warga désané miwah saking dura désa sajebag Gumi Bali. Risedek Ketut Sunari tusing kaupah maigelan, ditu ia katuturin tekén mémé bapanné. “Cening Ketut pianak bapa, melahang pesan ngaba ukudan ceningé, apang bisa ngaba kabajangan ceningé,” akéto raos bapanné. Kacawis olih Ketut Sunari, “Nah bapa ajak mémé, tiang setata inget tekén piteket bapané, tiang lakar ngamiikang kulawargané dini.” Lantas buin kacawis tekén bapanné, “ Cening ingetang piteket bapané, apang ngalih sentana, sawiréh dini tusing ngelah sentana purusa, wantah cening ajak mbok ceningé dogén.” Malih kacawis olih Ketut Sunari, “Nah bapa, tiang setata inget tur lakar ngisinin pangidih bapané.” Duk raina Buda Umanis Medangsia, jogéd bungbung “Apsari Mayapada” kaupah ka Désa Wanakerti, risedekan sekaa truna désané ngadaang ulang taun. Ditu lantas sekaa gambel miwah pragina jogédé ané liunné nem diri, sané kaping pamucuk wantah Ketut Sunari siaga mataki-taki lakar ka Désa Wanakerti. Ketut Sunari mula jogéd idola truna-truna sajebag purwaning Gumi Bali. Di pesunné Ketut Sunari ngigel, makejang ané mabalih ulangun tan sipi, buka kebo mabalih ombak yéning irgamayang. Ditu lantas ada anak truna ané ngibingin. Adan anak trunané ento Wayan Danasmara. Ia mula demen ngibing tur buduh paling ngigel, ngibingin Ketut Sunari. Ada sawetara molas menit ia ngibing, ia makenyem manis, tur kawales taler antuk kenyem manis olih Ketut Sunari. Disubané Ketut Sunari suud ngigel, ditu lantas Wayan Danasmara maan galah makenalan tekén Ketut Sunari di belakang panggungé. “Sira adan Luhé? saking napi asalé?” akéto pitakén Wayan Danasmara. Kacawis olih Ketut Sunari, “Adan tiangé Ketut Sunari, saking Désa Margapati.” Malih Wayan Danasmara nimbal, “Dadi Beli malali kema sik umah Ketuté?” Kacawis malih olih Ketut Sunari, “Dadi Beli, kanggoang umah tiangé jelék. Yéning saja Beli lakar malali, alih galahé jam empat soré, eda petengpeteng sawiréh tiang terus polih orderan ngigel.” Buin Wayan Danasmara nimbal, “Nah suksma Ketut, antuk kalegané nerima Beli, buin mani Beli lakar seken malali kema.” Disubané suud maigelan di Désa Wanakerti, ditu Ketut Sunari nyaritayang tekén mémé bapanné, ada anak truna lakar nagih malali. Bapanné girang pesan, sawiréh dikenehné lakar maan mantu sentana cara pangaptiné. “Cening Ketut melahang regepang aji pangasih Ratu Apsariné, apang nyidayang ngaé buduh paling anaké truna ento,” akéto raos bapanné. Kacawis olih Ketut Sunari, “Nggih bapa, tiang jani lakar ka kamar suci ngregepang aji pangasihé.” “Nah lautang cening, nyén nawang buin mani anaké truna ento payu malali
13
Ratun Jogéd Pandé Putu Alit Antara
mai,” kéto katimbal baan méménné. “Om idep ingsun Hyang Ratuning Widyadari Manjing maring angga sariranku Ametuaken téja dumilah Maring angga sariranku Sewatek jatma ring mayapada Teka lengleng bunger aninggalin awak sariranku Teka asih…, teka asih…, teka asih…, Kaliput Sanghyang Semara Ratih Wastu buduh paling maring awak sariranku Om Ang Ung Mang, wastu sidi mandi mantranku”. Asapunika regepan aji pangasih Ratu Apsari, gagelaran Ketut Sunari pabaang bapanné duk awarsa sané suba liwat. Aji pangasih gagelaran Ketut Sunariné ento nyidayang nyusup “mendarah daging” yéning suba kabrataang pitung dina ngajeng nasi putih, nginem yéh putih tur melukat aji yéh klebutan solas klebutan, bunga solas warna. Ento suba prasida kalaksanayang baan Ketut Sunari, ento makrana suba nyusup ka angga sarirané. Sanjané sawetara jam empat soré, teka Wayan Danasmara ka umahné Ketut Sunari. Ditu ia katerima olih bapanné. Ia ajaka negak di ampik umahné ba daja. Ditu lantas teka Ketut Sunari tur nyapa Wayan Danasmara, “Suba uling tuni Beli? kanggoang umah tiangé jelék,” kéto raosné Ketut Sunari. Kacawis olih Wayan Danasmara,
“Mara Tut, ampurayang Beli sing ngaba gapgapan malali mai.”Kéto raosné ajaka dadua saling timbalin. Pada adung pakedék pakenyung ajaka dadua. Di pamuput, satondén Wayan Danasmara mulih, ditu bapanné Ketut Sunari ngraos, kakéné, “Cening Wayan, dadi nemenin tur ngantén ajak pianak bapané, sakéwala Wayan apang dini nyentana di umah bapané.” Kacawis olih Wayan Danasmara, “Inggih bapa, tiang kari mapineh-pineh tur lakar ngorahang tekén reraman tiangé.” Sujatiné Wayan Danasmara suba ngelah tunangan jegég madan Luh Ayu Dwiyanti. Paturu ajaka magaé dadi pagawé hotel di Kuta, Badung. Ia suba majanji ngantén ajak tunanganné buin nem bulan ané lakar teka. Sakéwala, guna pangasih Ketut Sunari suba nyusup, ento makada ia engsap tekén tunanganné. Ané jani Wayan Danasmara uyang paling sadina-dina, setata marawat-rawat kajegégan Ketut Sunariné. Nemonin dina selikur Galungan, payu Wayan Danasmara kasentanayang ngantén ajak Ketut Sunari. Ané makada saisi Désa Margapati miwah Désa Wanakerti gempar mabyayuhan tusing ada ngugu tekén unduké ento. Sawiréh reramanné Wayan Danasmara anak sugih tur Wayan mula sentana tunggal. Sakéwala garis idupé suba ada ané nyuratang, ento mawinan reramanné tusing nyangetang, bandingan tekén I Wayan ngemasin mati, sawiréh ia maan mabesen tekén reramanné, yén tusing
***
Saking Langit Bali
Aswamédha Parwa
Panyucian Sang Prabhu Yudisthira Olih : I K. Satria, S.Ag SAWUS pamargin upacara Aswamedha Yadnya kamargiang, kalanturang sané mangkin indik kawéntenan ring Hastinapura ri sedek Ida Sang Prabhu Yudisthira kasuciang sadurung Ida madeg dados prabhu ring Hastinapura. Tatkala punika, makasami para ratuné sampun kaulemin, wénten brahmana sané dahat mautama sané sampun sayaga pacang nyuciang kawéntenan Ida Sang Prabhu, sakadi sané kaptiang sajeroning tetujon pamargin yadnya ageng Aswamedha Yadnya. Sesampuné Ida Sang Prabhu kasuciang, sami raris wewalungan sané kanggén yadnya taler kasuciang mangda patut sakadi sané munggah ring sastra wédané. Sesampuné kasuciang, Ida Sang Prabhu Yudisthira malinggih ring ajeng para brahmana sané wénten irika, kaksiang dahat mautama kawéntenanidané tatkala punika. Jarané sané kanggén yadnya raris kalepasang olih para brahmana sané wénten irika kadulurin antuk mantra-mantra sané mautama olih Ida Bhagawan Wyasa, brahmana sané dahat mautama. Sang Prabhu Yudisthira kacaritayang sampun puput ngamargiang yadnyané punika saha sampun madeg ratu. Ida ngawigunayang sarwa mulia sané ngawinang pikantenanidané dahat mautama. Wénten kwaca sané kakaryanin antuk carma beboron sané mautama, salanturnyané kadagingin sutra sané mawarni bang saha ngamel teteken sané dahat mautama kawéntenannyané. Sang Prabhu tatkala punika tan bina sakadi Sang Prajapati sané malinggih ring ajeng pamujané sané mautama saha kapikantenang agung pisan. Para brahmanané utawi ritwija sané sampun polih amongan muputang yadnya taler ngawigunayang wastra sané pateh warninnyané. Ida sang Arjuna sané wénten irika sampun polih karya sané dahat utama, sayaga sampun becik pisan kawéntenanidané. Ida Sang Arjuna sampun sayaga nglinggihin kréta jangkep sareng jaran mawarni putih. Ida sampun sayaga pacang nantanang jaran yadnyané sané mawarni selem saha ngamel senjata panah sané dahat mautama. Sadurungé memargi, Ida Sang Arjuna nyuarayang senjata mautama sané kagamel sané kapepasih Gandhiwa utama. Tanganidané sampun nganggén carma beburon utama, sami busananidané tan bina sakadi Ida Bhatara Yama sané sayaga pacang mabéla pati ngutamayang saha mélanin yadnya mautama Aswamedha Yadnya prasida mamargi antar. Parajanané ring Hastinapura taler rumasa angayubagia pisan duaning prasida nyaksiang ksatria utama sané kasumbungang saha kabaktinin pacang ngamargiang swadharma ngiterin
baanga ngantén ajak Ketut Sunari, ia lakar mati ngulah pati. Miribang guna pangasih “Ratu Apsariné” suba ngliput kasmarané Wayan Danasmara, ento mawinan ia tusing inget tekén suba ngelah tunangan miwah mémé bapa. Payu ia nyerahang déwék, kaduduk mantu mawak pradana ngantén ngajak Ketut Sunari mawak Purusa. Minab unduké ento suba suratan Widhi, akéto pagrenggeng wargi Désa Margapati miwah Wanakertiné. Disubané ngantén sawetara duang tiban, kondén masi Ketut Sunari nyidayang ngelah pianak. Ditu lantas bapanné Ketut Sunari ngajakin marembugan Wayan Danasmara matuturtuturan. “Cening Wayan mantun bapa, suba makelo cening ngantén ngajak Ketut Sunari, sakéwala kondén masi nyidayang ngametuang sentana, miribang bapa kurenan Wayané tusing nyidayang beling, sawiréh ia kadung suba ngagemang ajining ratun jogéd,” kéto raos matuanné. Kacawis baan Wayan Danasmara “Men kénkénang tiang madaya bapa, apang nyidayang Ketut Sunari ngelah sentana?” “Kéné cening, ento ada mbokné Ketut Sunari, ento anggon kurénan apang nyidayang bapa ngelah sentana dini.” “Tiang nuutin pangidih bapané, sakéwala sobyahang unduké ené tekén kulawargan bapané dini, miwah para manggala adat Désa Margapatiné.” Malih gempar mabyayuhan wargi Désa Margapatiné, sawiréh Wayan Danasmara buin kajangkepang ngajak mbokné Ketut Sunari ané madan Nyoman Ambarwati. Masaih jegégné maka dadua, ento makada Wayan Danasmara lega pesan kenehné ngelah kurénan dadua jegég-jegég, tur maka dadua nyak pada adung ngayahin ia, sawiréh suba kapituduhang olih reramanné apang prasida ngelah sentana. Di hotél tongosné Wayan Danasmara magaé, setata kagulgulin olih timpaltimpalné. “Jani Wayan mara melah pesan nasibné, cara raja, sawiréh ajak dadua ngayahin, maka dadua jegég tur nyak adung makurenan,” kéto raos timpalné. Ada buin besik timpalné nyautin, “Ingetang uling jani Wayan munduhang pongpongan, apang buin pidan di kadituané bedikan negen pongpongan,” kéto raos timpalné ané jail. Patut ia magaé, jag magaé, patut mulih jag mulih ia, akéto laksanané sadina-dina Wayan Danasmara ring hotél tongosné magaé, tusing sanget ngrunguang timpal-timpalné ané jail tekén ia. “Ené mirib suba paduman idup déwéké, nah lakar jalanin dogén, kénkén ja panadiné,” kéto krengkengan Wayan Danasmara jeroning ati. Sesukat ngantén ngajak Nyoman Ambarwati, suba nyidayang ngelah pianak luh adiri. Pianakné ento kadanin Luh Apsari Déwi, sawiréh ulian pinunas kurenané Ketut Sunari ring Hyang Ratuning Widyadari. Sawiréh tusing nyidayang buin kurenané ngelah pianak, ditu lantas matuanné mwah Wayan Danasmara ngadopsi anak cenik muani, ané katitipang di rumah sakit Denpasar tekén méménné. Kocap anaké cerik muani ento méménné uling dangin pasih, uling Gumi Sumawané, kéto anaké nyambatang. Ento kaupapira, kaupacarain manut awig-awig adat ring Désa Margapati.
jagaté. Sami parajanané masegseg ngulati mangda prasida nyaksiang makasami jarané kalepasang kanggén yadnya Aswamedha Yadnya. Punika sané ngawinang kawéntenané panes tan kadi. Suarannyané sakadi gambelan sané katabuhang ngrudug ngebekin jagat. Parajana sané prasida nyaksiang jarané saha nyaksiang Ida Sang Arjuna nglinggihin kréta mautama rumasa dahat angayu bagia, masuryak sakadi anak kapiodal. Dahat ngangobin kawéntenannyané! “Wantah patut kawéntenan ksatria mautama sané nindihin jagat antuk kawisésan miah tapa brata utama! Ida sané ngamel senjata mautama sané ngawinang magingsir sarwa mesehé!” Sakadi asapunika pakébék parajanané sané ngamanggihin kawéntenan Ida Sang Arjuna. Wénten sinalih tunggil sané masuryak kadulurin antuk mantra-mantra ngaptiang karahayuan luirnyané sakadi asapuniki. “Dumogi yadnyané puniki prasida mamargi antar, nénten kirang sekancan sané kabuatang ring yadnya inucap!” sakadi asapunika pangaptinnyané. Ring genah sané tiosan, wénten parajana sané nénten prasida nyaksiang kawéntenan Ida Sang Arjuna. Sané nénten manggihin punika taler masuryak sakadi asapuniki. “Ring dija, ring dija Ida Sang Arjuna sané dahat baktinin titiang? Titiang nénten pisan prasida nyaksiang! Titiang wantah nyaksiang senjatanidané sané mautama! Inggih, wantah patut punika sané kabaosang senjata mautama Gandhiwa sané suarannyané sakadi suaran don tiing ring tengahing wanané ageng! Dumogi Ida Sang maraga ksatria mautama setata kénak, rahayu ring sajeroning margi. Dumogi nénten keni kapialang sajeroning pamargi. Dumogi nénten jerih ring sekancaning meseh. Yukti sampun makasami pacang prasida mawali jaya ring pamargi. Titiang cumpu sami pacang memargi antar labda karya sidaning don.” Sakadi asapunika pasuryak parajanané sané wénten irika. Ida Sang Arjuna mirengang sami pasuryak parajanané ring selantang pamargi. Ida dahat angayubagia pisan sangkaning nyaksiang sami parajanané irika. Wénten brahmana Yajnawalkya sané sampun kaloktah ring jagaté indik kawisésanidané muputang sahananing yadnya, Ida taler sareng ring pamargin Sang Arjuna tatkala punika. Sangkaning titah Ida Sang Prabhu Yudisthira, akéh kawéntenan brahmana taler ksatria sané mautama nyarengin pamargin Ida Sang Arjuna. (Masambung)
Karangasem Kangin genahnyané ring Bali Pulina Amlapura satya manados ibu kota Rasmi Taman Ujung, Tirta Gangga Anggén genah nyelimurang hredaya Nudut kayun Tenganan Pagringsingan Giri Agung tegteg ngadeg nyujur akasa Amed miwah Candidasa kalintang mangoda Susastra adiluhung iriki akéh karipta Élogan ron tal kari lemuh ngenyorin pangrupak Merik asep menyan ring Pura Besakih ngawi santih Madé Suar-Timuhun
Baya Bencana Bet pikobet Susut maruket Jejeh ngetor nglidu Gentuh longsor dini-ditu Kuusan ujan angin Magulungan ngunting nekain Gunung makeplug maceduran Jadma patisili magaburan Baya sengkala makacakan Bencana aya makalukan Yatnain matindakan Nyaga ngabih kahuripan I Ketut Aryawan Kenceng
Jayanti
14
I Déwa Ayu Putu Sashika Artakirana
Cerakén
Seneng Nelebin Sesolahan Condong
Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha.
pupu;p\С(.
SAMPUN akéh piala taler piagam sané kapolihang utawi kadruénang Ugek Sashi – asapunika siswa kelas IIIC SD Saraswati 1 Denpasar puniki ketah kasambat. Sekancan penghargaan sané kapolihang becik kagenahang ring genahnyané, punika samian kapolihang sangkaning nyarengin pacentokan sesolahan kémanten, utamanipun sesolahan Condong. Manut yowana antuk aran jangkep I Dewa Ayu Putu Sashika Artakirana puniki, kawagedan seni katami saking makekalih rerama sané taler seneng ring seni. Sangkaning punika, pisaratnyané ring seni tari raris kasokong becik olih makekalih reraman dané, minakadi setata ngateh Ugek Sashi nyarengin ring dija ugi wénten pacentokan masolah alit-alit. “Tiang seneng pisan ngigel, sangkaning punika tiang setata nyarengin pacentokannyané,” baos Ugek cutet. Seneng ring seni sesolahan sampun kamargiang Ugek Sashi mawit kantun ring TK. Dané ngranjing ring Sanggar Tari Canting Camplung ring Jalan Kartini, Denpasar. Yowana sané embas ring Denpasar, 21 Februari 2009 puniki maosang, parikrama masolah sané kantun kamargiang boya sangkaning ngrereh prestasi kémanten. Kantun kaélingang ring pikayunannyané piteket makekalih reramané utamanipun ajiknyané sané setata miteketin mangda anggané setata éling ring jati raga dados krama Bali. Patut kayun nelebin taler malajahin sekancan budaya Bali minakadi seni tradisional sané akéh sorohipun, napi malih kawéntenannyané nénten prasida kapasahang saking parikrama kahuripan spiritual krama Bali. Minakadi conto ri kala wénten parikrama upacara adat utawi agama Hindu sané kamargiang olih krama Bali, majanten kajangkepin antuk kasenian sajeroning parikramaipun. Mawit seni tabuh kantos seni sesolahan. Parindikan punika sané nincapang pisarat yowana sané masametonan sareng patpat puniki mangda sayan jemet malajah taler ngulengang pikayunan nénten jagi matilar ring seni sesolahan sané sampun ngawinang anggané ngamolihang makéh piala miwah piagam
Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
Pupuh Pangkur 55.du;b)linikihutm,
Duh Beli niki utama, phicen, paicané,
he\ánæsik)pné¡rit/,
anggén pasikepan jurit, em*omuelhsßenksub/,
Mong Mulé asmané kasub, pnu\Сluæ(wglk/,
panungkul sarwa galak, musu;ewci,
musuh wéci, mt)tmãnÓ2(ptut/,
matetamban taler patut, pmun;edsÕidu(jn,
pamunah désti durjana, pnw(s(wp)zkit/. panawar sarwa penyakit. 56.m\Ðinuæomæunå)dsÞ)m;,
Mangkin sampun ngedas lemah, c)ek;hym/, cekéh ayam,
stwnsl&shurin/,
sata wana saling saurin, h\iendi\inßzu(su(,
anginé dingin manyursur, \mæ)h*hmã¡ens)k(,
ngampehang ambuné sekar, s(wmiyik/,
sarwa miyik, pzÇesonhrumÑlu, panca sona arum dalu, senm)nÓikÉ&puriyn/, sané mentik ring purian,
penghargaan. Tatkala katakénin napi sané ngawinang Ugek Sashi akéhan jayanti ring pacentokan sesolahan Condong, oka I Dewa Ketut Adi Pradnyana, S.ST., M.T., - dr. Ni Wayan Kurniasari puniki nartayang, seneng ngamolihang tantangan. Ring sesolahan Legong Kraton, pragina nénten wantah masolah, nanging patut prasida ngamargiang parikrama dados tokoh. Napi malih sesolahan inucap satmaka masatua sané ngawinang patut prasida mapitutur malarapan antuk masolah ring para pamiarsa. Nénten meled pang kuala malajah kémanten, Ugek Sashi ngrauhang panguruk masolah ka genahnyané antuk tetujon mangda prasida nelebin malih sapunapi parikrama taler agem sané becik ring sesolahan inucap. “Yéning sampun nampek dina pacentokan, tiang sareng sami utamanipun ajik sareng biang sané gupuh nabdabang sekancan sané kaaptiang. Rumasuk nabdabang galah mangda prasida ngateh tiang ka genah pacentokan,” baos Ugek Sashi makenyem. Yadiastun nénten setata ngamolihang juara kapertama, nénten ngawinang dané marasa sebet. Waged nyolahang makéh sesolahan Bali taler bani masolah ring sekancan pacentokan wantah dados parindikan sané ngawinang yowana istri sané ma-zodiak Pisces puniki setata marasa bangga. Sakéwanten tatkala prasida ngamolihang jayanti utawi juara, punika wantah bonus sané patut kasuksmayang. Raka I Dewa Made Gede Gio Jatajuna Bramartha, I Dewa Ayu Komang Kinara Anamaya Kosha, taler I Dewa Ayu Ketut Tara puniki mapikayun setata ngulengang tur nelebin seni sesolahan. Sakéwanten dané taler nénten jagi lémpas ring prestasi akademis sané sampun kapolihang, sangkaning punika tatkala wénten ulangan Ugek ketah makta buku ka genah malajah masolah. Indik cita-cita, Ugek Sashi sumeken maosang meled nuutin parikrama niangnyané sané dados guru. “Dados guru ngawinang iraga setata malajahang raga,” asapunika Ugek Sashi sané seneng ngwacén komik miwah masepédaan punika maosang. (ast/was)
Isin Gumi
kdi\jkinßbkÓi.
kadi ngajakin mabakti.
Kaaptiang, Disnakertrans Ketah Ngamargiang ”Job Fair” KIRANGNYANÉ peluang kerja pungkuran puniki kaselehin sumeken pisan olih angganing DPRD Buléléng. Antuk ngwewehin lapangan pekerjaan ring Bali Utara, déwan ngusulang mangda Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buléléng lewih ketah ngamargiang bursa kerja (job fair). Yéning utsaha puniki prasida kalaksanayang becik olih pemerintah daérah, peluang kerja pacang sayan terbuka saha prasida menyerap lewih akéh krama sané ngrereh karya ring
wewidangan puniki. Parindikan inucap kasinahang ri kala Komisi IV DPRD Buléléng sané kapucukin Ketua Komisi IV Gede Wisanaya Wisna nglaksanayang kunjungan ka Disnakertrans Buléléng wawu puniki. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Wraspati, 11 Januari 2018 lintang. Cindy, Sangsit Ring Buléléng yakti sayan
arang pisan kawéntenan lowongan kerja. Pantaraning lulusan SMA/SMK nénten sabanding sareng lapangan kerja sané wénten. Yéning para lulusan puniki mapikayun ngamungkah usaha kémahon nénten madué modal janten tan prasida, mawinan iriki kabuatang mangda wénten krama lewih mampu sida ngicénin nyelang modal usaha. Direksen, Jl. Teratai Singaraja Tunas titiang taler majeng ring para anggota dewan
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
maboya
1.
meboy,
1. bergurau
2.
mabudi
2.
mbudi,
2. berniat
3.
magimeh
3.
mgim);,
3. pontang-panting
4.
magumana
4.
mgumn,
4. sengaja
5.
makleteg
5.
mkÞ)t)g/,
5. teringat
6.
mamung
6.
mmu*,
6. sepi
7.
manjing
7.
mzé&,
7. masuk
8.
mantuk
8.
mnÓ¡k/,
8. pulang
9.
manuh
9.
mnu;,
9. jinak
10.
m(dw,
10. halus
10. mardawa
Redité Wagé, 14 Januari 2018
Bahasa Indonésia
nénten wantah mendesak Disnakertrans, kémahon sareng-sareng ngrereh pamargi sapunapi antuk ring Buléléng wénten lapangan kerja. Tiosan punika, ngicénin saran majeng pihak pemerintah miwah mligbagang program napi sané patut kalaksanayang kanggén nyalurang lulusan SMA miwah SMK ring Buléléng. Pasek, Bantang Banua Yén umpamiang, pemerintah punika satmaka i bapa ring kulawarga, rakyat pinaka pianak-pianaknyané. Mangkin i pianak mangda madué pakaryan napimalih pinaka lulus SMA/SMK, patut i bapa sané sareng ngutsahayang ngruruhang pakaryan. I bapa sinah akéh madué kanti sané prasida ngicén wantuan, ngicén tulungan ngrerehang pakaryan, utawi i bapa sané makarya utawi mungkah utsaha mangda prasida mungkah lapangan kerja majeng krama sané kantun nganggur. Gung Dé, Ngurah Rai Singaraja Kaperluang prakanti para anggota dewan miwah angganing pemerintah nabdabin indiké punika. Minakadi antuk nglimbakang genah-genah pelatihan kerja sakadi Unit Pelaksana Teknis Daérah (UPTD) Lokal Latihan Kerja (LLK) ring Kalibukbuk. Kapungkur program-programnyané katincapang malih. Indik materi sané kaicén mangda kanutang sareng peluang kerja sané kaperluang olih pihak perusahaan. (ama)
I Wayan Ardana
Ngayah ring Désa
POLIH makarya ring Kota Denpasar, pamuput I Wayan Ardana mamilih mawali ka tanah palekadannyané, Désa Panglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli. Pak Wayan – sapunika dané ketah kasambat nyaritayang, dané makarya ka Kota Denpasar sangkaning sokongan saking sawitran dané. Satua becik makarya ring kota ngawinang Ardana mangulayang saha mapikayunan pacang molihang pakaryan sané becik saha sangu sané ageng. “Tiang rumasuk anak sané gelis percaya, gelis tergoda ring bebaosan indik pakaryan becik. Nénten mapineh malih, tiang nyarengin timpal tiangé makarya ring Badung, jejuluk Kota Denpasar manut krama sané makarya irika. Nanging, napi sané ring pikayunan titiangé nénten pasaja sakadi sané rasayang tiang,” baos Ardana. Kapanggihin daweg dané ngamargiang swadharma ngayah ring gapura Desa Wisata Panglipuran wawu puniki, dané nyaritayang yéning anggané nénten nyelsel mawali makarya ring désa. Napi malih marasa elek. Sadurungnyané, kurenan Made Sugiarti puniki nénten mikayunin yéning makarya ring kota muatang kawagedan taler ijazah. Sanistané kawagedan sané prasida molihang pakaryan becik antuk sangu sané ageng. Durung malih prabéa urip ring kota sané maal, miwah patut nyéwa kos pinaka genah meneng. Pamuput Ardana mawali ka désa. Aget taler lanang sané mayusa tigang dasa tiban puniki polih pakaryan ngayah dados pecalang sané polih amongan ring Objek Desa Wisata Panglipuran, sinalih tunggil kawasan wisata ring Kabupaten Bangli. Ardana nyaritayang paserainan dané pinaka pecalang, akéhan suka katimbang duka sané karasayang. Dané nerus mawanti-wanti maosang nénten marasa gengsi sangkaning mawali makarya ring désa, wus nénten prasida malih nglanturang urip antuk kahanan sakadi punika ring Kota Denpasar. Antuk tabuh basa
sané sederana, Ardana maosang, sangkaning rasa gengsi sané kalintang sané ngawinang akéh krama tiosan lek mawali ka désa. Sangkaning desakan ekonomi miwah tuntutan idup sané ngawinang akéh krama sané nekat dados maling kantos mamati-mati anak tiosan. “Yukti, idup ring kota doh matiosan sareng ring désa, sané lewih danganan. Tiang aget madué pengalaman sané ngawinang tiang éling yéning satua punika setata ngulangunin saking kasujatiannyané,” tutur Ardana makenyem. Wus mawali ka désa taler dados pecalang, Ardana prasida molihang sangu kantos séket tali araina. Sangu sané kabaosang alit yéning kantun ring kota, nanging manut Ardana urip sederana sampun cukup. Santukan ring désa, satios dados pecalang dané prasida ngambil pakaryan tiosan, minakadi ngubuh sampi wiadin céléng saha luas ka carik. Dané taler nénten perlu malih nyéwa umah, sakadi ri kala makarya ring Kota Denpasar. Bapak saking Wayan Gede Suardiana lan Kadek Yuni Siantini puniki ketah ngepah pengalaman sareng alit-alit sané meled ka kota tan patetujon sané pasti. Rumasuk majeng ring sané seneng coba-coba. Dané taler nyeh yéning alit-alit ring désané mengadu nasib ka kota, bilih-bilih kantos makarya sareng sindikat narkoba. “Yéning antuk tetujon sekolah wiadin kuliah nika becik. Yéning makarya, patut madué kawagedan sané prasida kandelang saha pendidikan sané pasti. Yéning sampun sakadi punika, becik prasida masaing. Sampunang kantos, tetujon ngrereh merta nemu pikobet,” Ardana nguntatin. (ast/ uma)
Ngicalang Tambet D w ani ng si nah kaprajnyanané totonan, Ngi cal ang tambeté sami , Muceh momon manah, Si dha mangruw atang, Saki ng hal a sedi h ki ngki ng, Pacang ngaw i nang, Kasubhagyané mahuri p. ( G . Putra Sesana ol i h I Ketut Ruma, Kaca: 9) SANG madrué kawikanan tan bina sakadi téja santukan prasida ngicénin pamargi ring sang kantun tambet. Tambet ring kaweruhan janten pacang ngwetuang tambet taler ring pamargi. Sapasira sang tambet punika, minakadi sang nénten polih pangajahajah saking sang maangga guru yan turah mangkin durung prasida puput tamat pinih nénten tamat pendidikan dasar. Kantun katah kawéntenan sang tambet ring sajeroning praja mandala. Kantun wénten anak alit ngrereh pangupajiwa mangda prasida nglanturang kahuripanipun. Taler kantun katah sang katunan arta brana durung prasida ngranjingang sentanan druwénné. Sang ngamel jagat sampun mautsaha, sakéwanten janten durung prasida sida paripurna. Pamargi-pamargi sakadi ngicénin Bantuan Oprasional Sekolah, béasiswa ring anggan sang katambetan. Sampun kauningin, sang tambet dangan antuk ngétakang olih sang madué kawigunan. Tambeté ngwetuang méweh milah pamargi. Sang kantun tambet janten patigrépé ngrereh sané katuju. Ring sapunapiné midep runtuh samaliha durung janten kauningin ring dija genah sané katuju. Ring sapunikané, meled nué panuntun kahuripan marupa kapradnyanan. Kapradnyanan punika nujuhin mangda prasida manggihin sané katuju, sané kaapti. Manut geguritan ring ajeng, patut pisan ngruruh kapradnyanan santukan irika pacang prasida asiki ngica-
lang momon manah, pingkalih ngicalang kasungsutan, pingtiga prasida ngwetuang kasubhagiaan kahuripan. Momo manah gumanti gelis pisan ngrubéda samaliha katah pisan sané meledanga antuk manahé. Momo manah gelis pisan ngigu pamarginé. Momo manah punika minakadi seneng nguluk-nguluk timpal mangda prasida gelis kapikolihan padruwéan anak lian. Nénten seneng ngantenang anak mikolihang agengan ring padruwéané. Malaksana ngodag-ngodag wau nué kuasa. Sang nué kapradnyanan janten prasida ngimpasang kamomoan pikayunané. Pamarginé taler ingan utawi dangan. Ring kahuripané katah sané ngawinang kasungsutan. Sungsut santukan nénten polih sané kaapti. Sang meled ring jabatan sungsut santukan nénten kajudi utawi usan kanggén. Sang kantun aném sungsut santukan katinggal olih sang kapitresnain. Rerama sungsut santukan sentanané nénten maparipolah manut sesana. Sang meled dados anggota déwan sungsut santukan nénten kajudi. Sang ngamel jagat sungsut santukan durung prasida nuléngayang utawi matetulung ring i pratakjana. Sang nué kapradnyanan nénten pacang
kabanda olih kasungsutan pikayun samaliha mapakéling mangda digelis purna pikayunané. Cecirén sang sampun nénten kabanda olih kasungsutan sakadi kasurat ring geguritan prasida molihang kasubhagiaan. Bagia punika gumanti apti-aptian sang sampun pradnyan. Bagia setata nué rasa angayubagia majeng ring Ida Sang Hyang Widhi. Bagia manresti dados manusa. Kaucap manresti dados manusa utama pisan prasida ngirangin pamarginé sané nénten manut sané dumun. Mataki-taki ayu pacang ngruruh genah nganutin swadarma utawi karma wasanané. Janten sang asapunika sampun nénten kabanda ring kasungsutan kaucap prasida nyuluhin angga antuk kapradnyanan. Sakéwanten, gumanti sripit pisan pacang mikolihang kasubhagiaan. Punapi malih ring aab jagat sakadi mangkin, katah kaucap kaliyuga. Kasubhagiaan ring manah bilih-bilih prasida ngamolihang bagia ring budhi sayan-sayan doh. Pigodané katah rupanipun. Kalangkung liang ri kalané sané kaaptiang kapanggih. Kalangkung sungsut ri kalaning sané kaaptiang nénten kapolihang. Seneng ngantenang anak lian manggihin pikobet. Pikayunan-pikayunan sané ngabanda punika patut sayan kidik icalang ring pikayunan. Sang sané nué kapradnyanan prasida milah sané antes margiang taler sané nénten. Kapradnyanané pinaka téja jaga nuntun kahuripané. (IBW Widiasa Kenitén)
Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com
Minggu Wage, 14 Januari 2018
15
KARENA AKAN MENERIMA tamu dari Thailand, maka Kiai itu merasa harus menyuguhkan Jawa. Segala yang nampak pada Pondok Pesantren yang dipimpinnya, sebenarnya relatif sudah mengekspresikan tradisionalitas Jawa. Potret desa, modelmodel bangunan dan irama kehidupannya. Sang Tamu besok mungkin akan mendengar para santri berbincang dalam bahasa Arab atau Inggris. Tapi tentu bukan itu masalahnya. Yang penting Kiai kita ini tidak akan mungkin menyodorkan Coca Cola ke depan hidung tamunya dari tanah Thai ini. DEMIKIANLAH AKHIRNYA sekalian santriyah yang tergabung dalam Qismul Mathbah (Departemen Dapur) bertugas memasak berbagai variasi menu Jawa. Dari sarapan grontol, makan siang nasi brongkos, malam gudeg, besoknya pecel, lalu sayur asem dengan snack lemet dan limpung. SANG KIAI SENDIRI’ cancut tali wondo’ mempersiapkan suguhan ekstra siang hari yang diperkirakan bakal terik. Ia dengan vespa kunonya melaju, membawa semacam tempat sayur yang besar. Empat kilometer ditempuh, dan sampailah ia ke warung kecil di tepi jalan. Seorang Bapak tua penjual cendol. Sang Kiai sudah perhitungkan waktunya untuk sampai pada Bapak Cendol ini pada dinihari saat jualannya. Yakni saat stok masih melimpah. Terjadilah dialog dalam bahasa Jawa krama-madya. “Masih banyak, Pak?” “Masih, Den. Wong baru saja bukan beberan.” “Alhamdulillah, ini akan saya beli semua. Berapa?” Pak Cendol kaget. “Lho, jangan Den!” jawabnya spontan. Sang Kiai tak kalah kagetnya. “Kok jangan.” “Lho, kalau dibeli semua bagaimana saya bisa berjualan?” SANG KIAI terbelalak. Hatinya mulai knocked-down, tapi belum disadarinya. “Lho kan saya beli semuanya, jadi Bapak tak usah repot-repot berjualan lagi di sini hari ini.” Pak Cendol tertawa. SANG KIAI MAKIN TERPERANGAH. “Orang jualan kan untuk dibeli. Kalau sudah laku semua kan malah beres?” PAK CENDOL makin terkekeh. “Panjenengan ini bagaimana toh Den! Kalau dagangan saya ini dibeli semua, nanti kalau orang lainnya mau beli bagaimana! Mereka kan tidak kebagian!” Knocked-out-lah Sang Kiai. Ia terpana. Pikirannya terguncang. Kemudian sambil tergeregap ia berkata: “Maafkan, maafkan saya, Pak. Baiklah sekarang Bapak kasih berapa saja yang Bapak mau jual kepada saya…” SEPERTI SEORANG AKTOR di panggung yang disoraki penonton, ia kemudian segera mendapatkan vespanya dan ngeloyor pulang. Sesampainya di Pondok ia langsung kasih itu cendol ke dapur dan memberi beberapa penugasan kepada Santriyah, kemudian ia menuju kamar, bersujud syukur dan mengucap istighfar, lantas melemparkan tubuhnya di ranjang. ALANGKAH DINI pengalaman batinku, gumamnya dalam hati, sembahyang dan latihan hidupku masih amat kurang. Aku sungguh belum apa-apa di depan orang luar biasa itu. Ia tak silau oleh rezeki nomplok. Ia tak ditaklukkan oleh kemudahan-kemudahan memperoleh uang. Ia terhindar dari sifat rakus. Ia tetap punya darma kepada sesama manusia sebagai penjual kepada pembeli-pembelinya. Ia bukan hanya seorang pedagang. Ia seorang manusia! REPORTER KECIL INI sebenarnya sudah sangat kuat tampil sebagai karya seni yang tidak lagi memerlukan deskripsi atau tangan panjang yang merentang dijelaskannya lebih lanjut. Apalagi ia bukan reporter fiktif. Ia kejadian nyata, meskipun ia tidak akar, bisa menjadi big-news di koran-koran seperti kalau
seorang Panglima negara mengutuk komentar-komentar umum atas kasus Tampomas II. Komando Jihad yang superfiktif. ADEGAN KECIL ITU berlangsung di pinggiran Muntilan, sebuah kota kecil. Tokoh-tokohnya pun kecil-kecil. Pak Cendol itu seekor teri di antara puluhan juta teri yang hanya bisa menjadi berita apabila kereta api yang mereka tumpangi tabrakan atau kapal mereka meledak dan tenggelam. TAPI SOALNYA, apa kira-kira bunyi refleksi zaman ini atas repertoar itu. Di mripat kita yang modern (’Majulah Bersama Bir Bintang’) terlihatlah betapa bodoh itu Pak Cendol. Ia tidak realistis. Sok moralis. Kenes. Bahkan sok arif dan snob. Kalau pelaku adegan itu ialah Anda yang berpakaian necis, Anda bisa dituduh, jangan-jangan Cuma mau cari popularitas! AKAN TETAPI, Pak Cendol ini berbeda dengan Yenni Rachman yang memakai gaun seharga 1,25 juta rupiah dan mengacungkan tinju angkat bicara soal keadilan sosial. Berbeda juga dengan ironi tak terelakkan dari sebuah seminar tentang kemiskinan yang bertempat di hotel kelas satu. Atau seminar dakwah bagaimana memanfaatkan sagu sebagai makanan pokok yang diakhiri dengan dinner-party yang menyuguhkan beras istimewa serta seperangkat menu super lainnya. Berbeda juga dengan karya masterpiece klasik seorang pemimpin penganjur hidup sederhana yang meneriakkan kata-kata bijak dari atas gunung, kebunkebunkomoditas serta dari tiap atas pabrik-pabrik rakl Dari sasa. Pak Cendol sungguhsungguh orang tepian jalan yang terlepas dari mata sejarah, meskipun sabuk antiknya bisa saja suatu hari dibeli oleh jenderal anu dari ibu kota. SABUK ANTIK atau batu akik dengan harga amat mahal, berkhasiat untuk memperbesar datangnya sarana modal, sehingga keuntungan meningkat, kemudian modal pun meningkat, untuk keuntungan yang akan berlipat-lipat. Demikian jenjang tangga yang harus ditempuh oleh seorang wiraswastawan yang baik. Orang tidak boleh mandek saja dengan setiap hari bertanya Apa besok makan?. Ia mesti berusaha keras untuk bisa bertanya Besok makan apa?, lalu Besok makan di mana?, dan akhirnya Besok makan siapa? DAGANG adalah dagang. Kehidupan adalah keuntungan. Kemajuan ialah merebut peruntungan. Gobloklah siapa pun yang menolak keuntungan, seperti Pak Cendol itu. Bahkan keuntungan, keuntungan material tentu saja, haruslah menjadi satu-satunya yang substansial dalam hidup ini kalau bisa. Begitu, bukan? CITA-CITA harus untuk sukses. Sukses harus dibeli, dengan ongkos apa pun. Dengan sekolah, belajar, menggenggam kerja dan kesempatan, mengeruk untuk sebanyak-banyaknya, apa boleh buat dengan sedikit atau banyak penipuan, kalau bisa halus kalau tak bisa ya kasar. Sesekali, atau dua tiga empat kali, boleh juga dengan korupsi. Temukan sistem yang memberi peluang untuk itu. Boleh juga dengan pisau, kekuasaan, senapan. Kita hidup bukanlah untuk gagal! SEORANG mbakyu dari Srandakan Bantul menggendong sekian sisir pisang. Dijual antara 50 sampai 100 perak sesisir. Dan bayangkanlah di sebuah Hotel Lux harga itu menjadi 200 perak perbiji. Ini adalah sistem. Ini adalah berkat struktur. Seorang wiraswastawan yang kreatif harus bisa menembus tabir jarak itu untuk memperoleh keuntungan yang setinggitingginya. Manfaatkan sistem. Jadilah makelar. Baik makelar motor, mobil, atau makelar ide, atau makelar yang menjual kepala orang lain kepada taring harimau. APA PUN PROFESIMU, apa pun bidang kerjamu, di mana pun tempat tinggalmu, tapi yang terpenting capailah sukses. Anak istri mesti dibikinkan rumah sendiri, kalau bisa yang luks tak kalah
Sangat boleh jadi ia juga bukan sebuah prasasti. Masa lalu itu mungkin saja tidak akan ada yang bakal menemukannya kembali. PAK CENDOL BARANGKALI tidak dilemparkan. Ia hanya terlempar. Abad ini bukanlah milik orang yang tak praktis, tak prospektif, tak dinamis. Orang macam ini jumud, beku, mandek. sama tetangga sebelah dan sedulur di kota sana. Cukupi kesejahteraan kalau perlu Persis warung Gua Hira kecil di plengsampai anak turun kelak. Apa pun caranya. kung Ngasem Yogya yang begitu-begitu Perlihatkan makmur subur raharjamu. terus keadaannya dari tahun 1946 sampai Hidup ini yang penting sosok penampilan, sekarang. gleger rumahmu, properti, dan kostum YU RESO di seberang rumah sakit serta make up raga jiwamu. Pugeran menganggap warungnya sebagai Ya toh? kesenian yang ia nikmati betul. Ia buka TETAPI RUPANYA Pak Cendol warungnya kapan saja ia mau, terkadang tidak sedang berdagang. Ia bukan wiras- pukul 22.00, terkadang pukul 02.00, kapan wastawan yang baik. Ia bukan pedagang saja ia syuur. Ia tidak kelihatan berusaha yang kreatif. Maklum tak tahu Pancasila meningkatkan langganannya misalnya dan tak mungkin dapat giliran, ditatar dengan kepekaan terhadap mekanisme P-4. Ia tak tahu bagaimana mesti hidup. pembeli. Paralel dengan susur dan kenTak paham prinsip kemajuan. Tak ngerti ingnya: ia kunyah dan kulum kapan saja jenjang karier. Tak sadar mesti merangkak ia suka. Para langganan pembeli pun tidak memperjuangkan peningkatan taraf hidup menuntut disiplin waktu darinya, atau sampai ke puncak Monas yang bergelimang turut menikmati ‘’kesenian’’ ini sehingga emas, sambil mata jeli sigap merebut setiap tercipta irama kebersamaan yang khas. bayangan keuntungan yang melintas di Berjualan tidak identik dengan berdadepan hidung. Puncak Monas, Bung, pun- gangnya baginya—kalau saja Yu Reso bisa cak Monas. Simbol dari tingkat tertinggi merumuskan konsepnya sendiri. Berjuakejiwaan manusia: tak terguncang oleh lan, seperti juga bernapas, mandi, istirahat, badai, tak lapuk karena panas, tak lumu- sembahyang, dikerjakan kapan saja ia in. tan karena hujan. Bahkan tak mungkin Sebab sembahyang tanpa niat murni, tanpa ditabrak Colt yang ngebut mengejar jumlah kondisi in, berarti dipaksakan. Dan dipaksakan itu sia-sia. Yu Reso ini suatu tipologi karakter yang lain, tetapi dengan Pak Cen“Indonesia Bagian dari Desa Saya”, 1983 dol ia berada bersama dalam intenuang setoran. Pak Cendol tak paham dunia sitas diri dan sikap bulat. luas. Tak bisa membayangkan Jakarta. P AK WON G SO p e m i l i k w a r u n g Tak menemukan metafor bahwa hidup ini klasik di barat perempatan Wirobrajan bagaikan naik lift, atau karena suratan terkantuk-kantuk sepanjang malam nasib terpaksa naik tangga biasa saja. tatkala meladeni tamu-tamu pembeli Pak Cendol hanya menengadah ke puncak jualannya. Kalau kau mau cari nasi atau candi Borobudur, lambang jiwa moksa itu. rondo-kemul-nya gampang sekali. Atau Tapi Borobudur adalah nostalgia. Nostalgia sikat itu rempeyek dan pisang goreng belaka. Hanya tempat pariwisata. Tempat sepuluh biji, nanti bilang saja cuma habis melancong sejenak, sejenak saja. tiga. Pak Wongso tak akan menangkap PAK CENDOL tak tahu itu semua. Ia basah setiap pencuri. Ia fly terus. Ia hanya orang yang setia kepada orang-orang pasti sudah bayangkan kemungkinan lain teman hidupnya di alam semestaini. pencurian itu, tapi ia pasrah. Becik ketiKepada para pembeli yang merupakan tik ala ketara. Ada piwales. Ada walat. bagian yang erat dari komunitasnya. Ia Maka, ia ngantuk terus. Mesti pesen teh hanya seorang manusia. Ia hanya men- kental tiga empat kali baru dibikinkan. jalankan—tanpa pengertian yang rasional- Dia raih gelas, memasukkan sendok ke intelektual—naluri kemanusiaannya un- toples gula, sang tangan tertidur sebentar tuk memelihara keutuhan, keseimbangan, di dalamnya sampai Anda tegur untuk keadilan, dan kebersamaan. Ia berdagang, meneruskan kegiatannya. Ia mengambil tapi bukan dagang itu sendiri esensi per- ceret air panas dan menumpahkan air itu buatannya. Dagang hanya suatu jalan, ke gelas itu sambil tidur hingga meluber suatu jalur, suatu lorong menuju titik yang dan air panas itu melimpah menciprati lebih inti dari proses manusianya. Untuk pahanya,baru ia terbangun kembali. Ia manusia Jawa seperti Pak Cendol ini, tu- mengembalikan uang kembali Anda juan adalah jalan itu sendiri, sebab dalam dengan mengantuk. Mungkin saja ia mengalami jalan itu ia berada secara satu memberikan lembaran ribuan untuk yang dengan jagatnya, Gustinya. Sehingga titik seharusnya ratusan. Bu Wongso setali yang dituju itu berada di dalam dirinya tiga uang. Mencuci gelas dan piring densendiri. Sikapnya kepada Sang Kiai itu gan fly juga. Besok pagi tiba-tiba mereka adalah suatu sujud, samadi, demi kerin- lenyap tak berjualan sampai beberapa duannya terhadap Guru Sejati, inti yang lama. Ternyata pulang mudik. Ke daerah berada dalam dirinya sendiri. Madiun, jalan kaki. Kok tidak naik bus PAK CENDOL SENDIRI pastilah atau sepur? Wong jalan kaki saja bisa tidak tahu perumusan semacam ini. Ia kok, repot-repot naik bis, nak! hanya mengalami saja. Ia hanya hidup, Ini sebuah batu purba juga, bukan? melakoni secara alam saja. Ia tidak akan PAK WONGSO BERJUALAN tidak pernah maju: Fuji Kodak akan tetap dengan keketatan disiplin bisnis. Berjuamenangkap baju kumalnya sepanjang lan adalah wujud ungkapan hidupnya, tahun sampai akhir ajalnya. Ia juga bu- lengkap dengan integritasnya, moralitas, kan tampil sebagai cuatan, alienasi, atau kesetiaan. Bahkan wujud kesatuan dan suatu fenomena di tengah galau zaman kepasrahannya dengan Kang Murbeng yang sama sekali sudah menjadi lain. Dumadi. Eksistensi ialah lenyap ke Sang Tidak tertimbun. Terkubur. Mungkin ia Nya itu. Sehingga perlakuan para penipu sudah tidak ada. itu terpulang kepada-Nya. Betapa keriuIA HANYA SISA lagu monoton dari han hidup dunia ini tak terlampau penting, sayup masa lalu. Deru Boeing 747 dan betapa sementara, amat sementara. perjudian buah-buah catur sistem dan Pak Wongso tidak gandrung terhadap struktur nilai modern menggilasnya, Dewa Kemajuan. mengibaskannya lenyap ke angkasa. Pak DI PARANGKUSUMA Parangtritis, Cendol adalah seonggok batu kuno yang Pak Amat meninggal dunia beberapa terlindas ban-ban mobil dan truk kemudian waktu yang lalu dengan tetap pada sikap terlempar ke dasar sungai yang curam. kulturalnya: Silakan Mas menginap di
kamar-kamar jelek yang saya sediakan ini tanpa bayar, cukup mengganti beras dan lauk pauk yang akan saya suguhkan kepada Mas. TENTU SAJA POLA INTEGRITAS semacam ini dungu dan tidak menguntungkan. Tentu saja usahanya tak berkembang. Ia tak berusaha membangun penginapannya menjadi lebih representatif, kalau perlu menjadi semacam losmen yang mendatangkan banyak income. TETAPI MUNGKIN SAJA ada sesuatu yang lain berkembang pada hidup Pak Amat, di sisi keuangannya yang tak berkembang. Pak Amat nampaknya memang tidak sedang melakukan suatu usaha dagang dalam konteks ekonomi seperti yang kini dianut orang banyak. Ia sekadar melakukan upaya pengakraban, penyatuan, kebersamaan, kesetiaan, pengabdian, komitmen, solidaritas terhadap sesama jagat yang lebih riil bagi dirinya. Disadari atau tidak. SEPERTI JUGA Pak Cendol, Yu Reso, Bu Gua Hira, Pak Wongso, Pak Amat tidak berdagang buat berdagang. Secara naluri dan tradisi, mereka mungkin melakukan sesuatu yang lebih tinggi, paling tidak sesuatu yang lain. Seperti juga orang-orang Jawa itu nonton wayang, tidaklah dalam rangka nonton kesenian. Tidak untuk berhenti pada wayang itu sendiri. Melainkan untuk meneguhkan kembali sesuatu yang lebih dalam, lebih inti, dan lebih murni dalam jiwa manusia mereka. Mungkin falsafah nilai, mungkin sikap hidup, mungkin kekariban bersama. Mungkin nonton wayang ialah semacam latihan memelihara keyakinan akan kebenaran, memelihara kesatuan dengan Yang Lebih Inti daripada yang nampak sehari-hari. Meneguhkan kembali keyakinan itu, menggarisbawahi, menjustifikasi, menyatakan sumpah kembali secara diam-diam dalam batin jiwa, segala komitmen kemanusiaan mereka. LEBIH DARI ITU mereka memang bukanlah manusia modern yang mampu mengungkapkan kepada masyarakat lingkungannya sikap dan ’agama’-nya itu. Mereka juga bukan mahasiswa Fakultas Anu yang bisa me-release di mass media serta mengabadikan di kaos-kaos kenangan mereka segala kegiatan masyarakat mereka yang luhur; yang tidak boleh tidak harus dicatat oleh sejarah betapa lebih dekatnya mereka dengan Pancasila beserta P-4nya. Bukan pula pimpinan Yayasan Lotre Nasional yang mendengungkan betapa melimpah bantuan mereka kepada anak-anak yatim piatu. Atau bukan pula seorang Menteri Perhubungan yang meskipun sekian ratus orang terkubur di lautan oleh kapal penumpang yang tenggelam, tak bakalan mengundurkan diri dari jabatannya, justru untuk lebih menunjukkan darma baktinya kepada negara dan bangsa. Pak Cendol hanya Pak Cendol, yang tak tahu ekshibisi. Yu Reso hanya Yu Reso, yang bekerja begitu saja, Pak Amat hanya Pak Amat, yang takmembanggakan kerja, Pak Wongso hanya Pak Wongso, yang tak menyadari nilai kepahlawanannya. ATAS NAMA APA PUN kita tidak akan melanjutkan kejumudan semacam itu. Kita jangan bikin zaman jadi koyak moyak. Tak cocok dengan derap abad ke-20. Sang Kiai itu memang tak akan menyuguhkan Coca Cola untuk tamu Thailand itu. Apa salahnya Coca Cola. Ia toh memberi kesegaran yang lain. Tapi kalau kita berfoto dengan menggenggam botol Coca Cola sambil memakai surjan blangkon, memang hasil potret jadi lain. Jadi baur identitas. Jadi rancu, sosok fisik kita, dan barangkali juga struktur batin kita. TETAPI COCA COLA ada di mana-mana, kapan saja, dan siapa saja. Tak bisa kita elakkan, dan memang tak perlu dielakkan. Cuma kita belum menguasainya. Belum menggenggamnya, sebagai fenomena baru yang bisa mematangkan kesempurnaan manusia kita. Kita masih digenggamnya. Demikian ‘paribasan’nya. l Emha Ainun Nadjib Patangpuluhan - Kadipaten P.P
Lawan muwah hana purwa dharma sasana winawana sira, kaniscayan de nira, pasung ira kaki Bhatara Yama nguni sira, sakeng niti Bhatara Mahadewa, Inajongan de sang Nawa dewata kabeh, mwang Rsi dewa gandarwa, lawan catur lokphala, ndah sampun sinakseenan de sang Hyang Surya Chandra, restya ning agama Tri Kaya Parisuddha ngaranya, lwir sokta ning aji, somah-somah ikang wwang, kinena agawe sanggar dengen, kabuyutan,mwang Sad Kahyangan, sahob ing desa-desa, mwang saligyana rare, manuddhamala ring dumadi, mwah ring harta pararatga, weineh preteka ning sawa, panuddhamala ning atama lepaseng madhyapada, mulih ri sangkanya nguni, maka nguni denya bhakti ring dewa, mwang bhuta tarpana, pinuja de sang bramana Catur Asrama. Sang pinaka purohita desang prabhhu, rakwa sinanggah Panca Yadnya, karma sanyasa ngaranya waneh, samngakana ling ing purwa dharma sasana.” Jawaban Bhima sebagai utusan penguasa adalah wacana yang menjadi gejala bagi seluruh kekuasaan yang menafsirkan agama dengan pendekatan hukum manusiawi. Gejala umum bila proses sosial
diproses dengan inKarma sanyasa. titusi sosial; dimana Dapat dipasemua agama mehami mengapa miliki yang disebut dalam tradisi ma‘Hukum’ dikaitkan bebasan di Bali, badengan tata tertib gian Kuntiyadnya dalam relasi antar l Tulisan Ini Terinspirasi oleh Sikap Gus Palguna, Nilachandra ini kemanusia dan juga mudian dipisahkan. yang Memilih ”sunyi” dalam Keriuhan Zaman tata krama dengan Jarang dibacakan kekuasaan- tentu dan cenderung ‘didengan bungkus atas nama keyakinan suci. menentang kebijakan ini. Tujuan Bhima sakralkan’. Lazim dibaca oleh para pendeta Betapa riskannya menjelaskan ‘moralitas’ menyusup ke semua wilayah tak peduli yang memiliki garis pengetahuan tatwa dan “ moral” itu sebagai kesepakatan sos- itu sebagai wilayah Hastina ataukah tidak, yang kuat. Sebab memang ini adalah ial, bukan semata nilai-nilai keagamaan. yang hendak ditertibkan adalah bagaimana “kritik’ yang membelah batin bila tidak Namun situasi kondisi yang lebih luas peradaban moralitas itu terbangun; yakni memiliki pengetahuan kuat mengenai daripada itu, menyangkut kesemestaan dimulai dengan mengecek dari masalah pengetahuan keagamaan dan hukum keetika, moral, dst; mengenai perkawinan agamaan, juga harus disertai kebijakan dan kebhinekaan. Penyusunan struktur kekuasaan yang sesat, memeriksa tindakan-tindakan dan kecerdasan emosional. Kaum fanatik ini yang menyangkut agama, sifatnya yang membuat sengsara. Panji-panji yang pasti akan segera menyingkirkan karya mengikat dan dikuasai oleh tafsir pengua- ditawarkan demikian humanis oleh kekua- ini. Bahkan dapat jadi menganggap ini sa atau oknum, individu yang dipercaya, saan. Lalu Bhima memaparkan kewajiban ‘musuh”. menjadi pimpinan dan tokoh, panutan, yang harus diiikuti oleh semua manusia di Tokoh Chadra Bherawa digamdll. Bhima mewakili mimpi besar oknum muka bumi, mengikuti kebijakan yang di- barkan tidak detail, biasanya dalam tradisi yakini Hastina; dengan penjelasan melanpenguasa yang hendak memadukan agama penulisan karya lama, karakter yang berdan negara dengan tafsir dari kepentingan jutkan tradisi keagamaan, penyucian atma beda sikap dengan karakter kisah utama dikekuasaan. Dimulai dengan isyarat bahwa: bahkan sampai soal tata tertib panca beri kesan karakter antagonis. Dalam kisah Hastina, atas nasehat Kresna, tak akan yadnya. Bhima menyebutkan: mari wajib ini. Baik pihak Yudistira, Krsna sampaipun ragu memerangi negeri manapun yang mentaati apa yang disebut sebagai ajaran Candra Bherawa tidak dalam deskripsi :
antagonis, protagonis, dll sebagainya; Ini adalah proses dialog antara kekuasaan, percakapan mendalam antar umat agama, yang sebenarnya berakar dari ajaran yang sama namun membangun proses sosialnya dengan cara berbeda dalam menjalankan keagamaannya. Betapa dengan kelembutan Chandra Bherawa menyampaikan kritik terhadap cara Kresna dan Yudistira, pemenang perang di Bharata, keduanya secara implisit mewakili dua keyakinan; waisnawa dan siwait. Yang diterjemahkan oleh kekuasaan agama melalui lembagalembaga, menjadikan seruan suci kaki tangan penguasa, seolah-olah melaksanakan Karma Sanyasa. Chandra Bherawa mengingatkan; betapa bahayanya penguasa, kelompok, tokoh dalam agama apapun yang hendak menggunakan ajaran agama dengan harfiah, dengan tafsir absolut dari keegoan maisng-masing dapat menjauhkan dari hakekat ajaran agama itu sendiri. Jika itu, hasrat menguasai dunia dengan mengatasnamakan ‘kesucian’ untuk mengurus keseharian kemanusiaan, maka yang terjadi adalah keresahan lahir batin. l Cok Sawitri
Kebijaksanaan Cendol
CHANDRA BHERAWA : SEBUAH KARYA SASTRA PEMIKIRAN, (2) KECERDASAN SUKMA MULIA HINDU BALI, AWALAN KABHINEKAAN SIWA BUDHA
Naura Shinta dan Putri SMA 5 Menutur Membacakan Puisi
Cok Sawitri dan Putri TuRah
Suasana Pemanasan Sanggar Purbacaraka menjelang 60 tahun FAKSAS - FIB UNUD
l Anggur
Merah Persibu Ngampoeng Seni untuk Fenomena 27 dalam 72…
Kardanis Muda Wijaya Baca Puisi
BPM/ist
l Spirit Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita
CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2017 l
JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an l
Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan
January-Rememberance 27 in 72…, 72 in 27
Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart!
Daerah
16
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Manusia Biasa
Paslon Ikuti Tes Psikologi Denpasar (Bali Post) Seluruh bakal pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada serentak di Bali mengikuti tes psikologi di Kantor KPU Bali, Sabtu (13/1). Baik bakal pasangan calon untuk Pilgub Bali, maupun bakal pasangan calon untuk Pilkada Klungkung dan Gianyar. Proses pemeriksaan kesehatan aspek psikologi rohani ini berlangsung sekitar enam sampai tujuh jam. Sebelumnya, Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Wilayah Bali Retno IG Kusuma mengatakan, aspek pemeriksaan terbagi dalam tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis dimulai pukul 09.00 hingga 11.30 Wita. Saat tes tertulis, bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berada dalam satu ruangan tes. Sementara bakal pasangan calon bupati dan wakil bu p ati K l u n g k u n g s e rt a Gianyar berada di satu ruangan tes lainnya. Setelah
tes tertulis, dilanjutkan tes wawancara mulai pukul 12.00 Wita secara individual di ruang wawancara. Bakal calon wakil gubernur yang diusung PDI-P, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace tercatat sebagai yang pertama merampungkan tes tulis dan wawancara. Sementara bakal calon gubernur yang didampinginya, I Wayan Koster baru mendapat giliran wawancara setelah Cok Ace. Koster sendiri tampak keluar dan meninggalkan ruangan wawancara sekitar pukul 13.30 Wita. “Tadi memang Cok Ace dulu baru saya,” ujar Koster. Menurut Koster, materi tes tertulis umumnya berkaitan dengan tiga hal. Yakni, logika dan struktur berfikir, kepribadian dan konsistensi, serta kemampuan berekspresi melalui kegiatan menggambar. “Susah tidak susah itu relatif. Saya sudah biasa, enjoy saja, ikutin saja. Ini kan aturan, bagian dari
proses yang harus diikuti,” imbuhnya. Sebelum Koster, bakal calon Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan bakal calon Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta juga telah merampungkan tes tertulis dan wawancara. Mengingat, ada tiga ruang wawancara terpisah, masing-masing untuk peserta Pilgub Bali, Pilkada Gianyar, dan Pilkada Klungkung. Baik Mahayastra maupun Suwirta memang mendapat giliran wawancara pertama usai mengikuti tes tertulis. Keduanya kompak mengaku kesulitan pada saat harus mengatur gambar dalam tes tertulis. “Sekarang ini memang lebih lengkap dan lebih serius dari pada lima tahun lalu yang sudah saya ikuti,” ujar Mahayastra diamini Suwirta. Seperti diketahui, keduanya merupakan calon incumbent di kabupaten masing-masing. Suwirta menambahkan, tes wawancara
memakan waktu hingga satu jam. Menurutnya, ada tiga psikolog yang mewawancarai dalam satu ruangan. “Dari tes kesehatan sampai sekarang memang lengkap. Ini sebuah persyaratan, kalau menjadi bupati tidak boleh kesehatan jasmani dan rohaninya terganggu,” ujarnya. Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur yang diusung Koalisi Rakyat Bali, I Ketut Sudikerta justru mengaku kesulitan saat diminta menggambar. Hingga akhirnya pria berkumis ini memilih untuk menggambar security-nya. “Maunya menggambar perempuan cantik, tapi karena saya bukan seniman terpaksa menggambar security saya dengan penampilan dia yang punk rock. Kemudian dengan sifat-sifatnya dia yang positif, ulet dan rajin, sifat negatifnya sembarangan membuang puntung rokok atau naruh cangkir saat ngopi,” kelakarnya. (kmb32)
Selama Empat Hari, Astra Motor Bali Gelar Virtual Exhibition Honda PCX
UNTUK memberikan apresiasi dan memenuhi kebutuhan konsumen akan informasi dari generasi terbaru Honda PCX 150, Astra Motor Bali didukung oleh jaringan resmi sepeda motor Honda Bali menggelar pameran virtual exhibition Honda PCX yang dilaksanakan di Mall Bali Galeria (MBG) selama empat hari, dari tanggal 11-14 Januari 2018. Dalam pameran Virtual Exhibition kali ini dikemas sangat menarik dengan konsep berisikan informasi motor dan pengunjung juga dapat melihat tampilan exclusive motor Honda PCX 150 yang di suguhkan dalam bentuk Hologram. Setiap sudut di dalam ruang exhibition memberikan informasi tentang fitur-fitur keunggulan Honda PCX 150. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti games di Attractive booth PCX dan yang berhasil menyelesaikan games, serta posting di sosial media masing-masing, akan mendapatkan exclusive PCX leather keychain. Bagi konsumen yang ingin mewujudkan impiannya untuk segera memiliki Honda PCX, dapat melakukan pemesanan di lokasi pameran secara on the spot dan berkesempatan untuk mendapatkan direct gift berupa jaket exlusive untuk 1.000 konsumen indent di Bali. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menuju launching Honda PCX 150 yang sebentar lagi
PAMERAN - Suasana pameran virtual exhibition Honda PCX yang dilaksanakan di Mall Bali Galeria (MBG) selama empat hari, dari tanggal 11- 14 Januari 2018. akan dilangsungkan, tentunya bagi konsumen setia Honda di Bali yang sudah cukup lama menunggu dapat menjadi konsumen yang nantinya akan terlebih dahulu memiliki motor PCX ini,” ungkap Yehezkiel Felix, selaku Area Sales Supervisor Astra Motor Bali. Honda PCX 150 adalah produksi anak bangsa ini te-
lah lama ditunggu kehadirannya oleh para pecinta skutik yang menyukai kenyamanan, desain elegan dan tampilan mewah. Tampilan barunya semakin mewah melalui penyematan bodi samping berkontur baru, penyematan desain baru pada lampu depan dan belakang yang meningkatkan tampilan mewah dari desain styling Sophisticated
& Luxurious. Dilengkapi juga dengan beberapa keunggulan lain, seperti Honda Smart Key system yang berfungsi sebagai sistem keamanan, Full Digital SpeedoMeter, Double Disc Break, ABS (ABS type) & CBS breaking system. Serta motor ini bisa di dapatkan di semua jaringan penjualan Honda, Big Wing Dealer, Wing Dealer dan regular dealer. (bns1)
RAT Koperasi Satya Bhakti
Wabup Kembang: Koperasi Kuat karena Rasa Memiliki
RAPAT Anggota Tahunan (RAT) KPN Satya Bhakti tahun buku 2017 dilangsungkan di Wantilan Pura Jagatnatha, Jembrana, Sabtu (13/1). Selain SHU, berbagai hadiah serta door prize dihadiahkan kepada ratusan anggota yang notabena berasal dari kalangan PNS dan pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. RAT dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan I Made Gede Budhiarta, Ketua Dekopinda Gede Gunadnya, Ketua PKPRI, pengawas, pengurus dan ratusan anggota. Dalam kesempatan itu, Wabup I Made Kembang Hartawan minta agar anggota koperasi Satya Bhakti wajib mempunyai rasa memiliki. Pasalnya, koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan rohnya dari oleh dan untuk anggota. Untuk itu anggota itu sendiri wajib merasa memiliki, bukan sebaliknya koperasi hanya menjadi milik para pengurus. “Koperasi bisa tumbuh dan kuat apabila ada rasa memiliki dari seluruh anggota. Bukan saat RAT saja hadir. Tapi ikut memiliki dengan memanfaatkan jasa pelayanan koperasi, seperti saat pemenuhan kebutuhan. Jadi saya ingatkan koperasi itu merupakan milik anggota, bukan milik pengurus,” ujar Wabup I Made Kembang Hartawan seraya memuji jumlah kehadiran anggota saat RAT
RAT – Wabup Kembang Hartawan saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPN Satya Bhakti Tahun buku 2017. Wabup mengingatkan bahwa koperasi kuat karena rasa memiliki. saat itu. Lebih lanjut Wabup Kembang menambahkan persoalan yang terjadi selama ini dijumpai, anggota koperasi kerap kali kurang menyadari memiliki koperasi. Parahnya lagi anggota hanya ingat saat RAT saja. “Sesuai azas dari koperasi yakni, dari, oleh dan untuk anggota itu sering kali dilupakan. “Karena itu saya minta manfaatkan jasa koperasi dengan baik, bila perlu semua kebutuhan dalam rumah tangga memanfaatkan jasa koperasi itu sendiri. Jika semua anggota koperasi Satya Bhakti saat ini yang berjumlah 862 orang ini memanfaatkannya, bayangkan keuntungan yang bisa dihasilkan dan anggota juga akan turut merasa-
kan,” tutur Kembang. Wabup asal Desa Pangyangan ini juga amat yakin ke depan koperasi ini akan semakin kuat. Hal ini telah dibuktikan oleh negaranegara maju di dunia. Di tengah terjangan krisis apapun negara itu tetap kuat, karena sebagian besar perekonomiannya dikuasi oleh koperasi. Selain kesadaran dari para anggotanya, faktor lain yang turut memiliki andil dalam memajukan koperasi menurut Wabup Kembang juga muncul dari faktor penting lainnya, yakni pengurus. Pengurus mesti memiliki inovasi serta didukung manajemen yang modern. “Produk yang dijual kepada anggota dari sisi harga tentu dapat menjangkau ke-
butuhan anggota. Tidak itu saja, pola yang diterapkan oleh pengurus koperasi, ke depan saya harapkan menggunakan manajemen modern, misalnya dengan sistem online agar lebih efektif dan efisien,” ungkapnya. Sementara Ketua Koperasi Satya bhakti I Made Berata mengatakan, koperasi Satya Bhkati merupakan satu-satunya koperasi yang melakukan RAT yang pertama kali di Kabupaten Jembrana. Selain itu, pihaknya juga mengaku koperasi Satya Bhakti yang dipimpinnya telah dilakukan audit oleh akuntan publik dengan opini penilaian wajar, “RAT tahun buku 2017, koperasi Satya Bhakti merupakan koperasi yang pertama melakukan RAT. Selain itu, koperasi ini pada tahun 2011 telah di audit oleh akuntan publik dengan opini penilaian Wajar,“ ujarnya. Berata juga mengaku, dalam RAT tahun buku 2017 ini KPN Satya Bhakti mampu meraup SHU sebesar Rp 253.452.225 atau 105,65 persen dari rencana sebesar Rp 239.903.431. SHU yang diperoleh dalam RAT tahun buku 2017 itu terdiri dari dua jenis usaha. Usaha di KPN ini kami baru terapakan dua jenis bidang usaha, yakni Simpan Pinjam dan usaha pertokoan. “Khusus untuk usaha pertokoan kami menjalankan usaha sehariharinya berupa penjualan barang palen-palen, barang elektronika termasuk pakaian jadi,” pungkasnya. (ad692)
POLITIK adalah kekuasaan! Politisi merupakan orang yang sebagian besar dari waktunya untuk memburu kekuasaan. Mereka juga disebut zoon politicon. Pada hakikatnya, semua manusia adalah makhluk politik, sadar atau tidak. Bukan hanya penguasa, yang dikuasai pun adalah makhluk politik. Ini tercermin dari ungkapan para kawula tempo dulu pada pimpinannya, pejah gesang nderek Gusti yang berarti siap mati dan hancur demi junjungan. “Cuma manusia yang berpolitik secara nyata. Hewan berpolitik dalam fable seperti dalam Animal Farm karya George Orwell. Di rimba raya, atas keputusan manusia, singa ditunjuk sebagai raja hutan, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Binatang bertubuh lebih besar daripada singa, masih ada, seperti badak, gajah, beruang, dan banteng. Kekuasaan di dunia binatang pernah kusaksikan di hutan kera Sangeh. Di situ kulihat kera mendiami dua zona dan mereka bermusuhan. Kegaduhan disertai teriakan-teriakan monyet kecil, bila mereka melihat kera dari kelompok lain melintas di area mereka. Teriakan tersebut mengundang hadirnya kera bertubuh lebih besar untuk mengusir monyet pelintas batas. Hebatnya, di antara dua zona ada tempat suci yang dihubungkan dengan jalan buat para pamedek melintas saat piodalan atau sembahyang. Baik Pura maupun jalan tersebut bagi kedua kelompok yang berseteru dianggap semacam demilitarized zone atau zona bebas untuk dilintasi tanpa takut diteriaki. Aku tidak tahu, apakah proses pemilihan pemimpin di hutan ini lewat adu kekuatan atau kecerdasan, namun yang jelas, masing-masing kelompok punya kera besar yang menurut petugas di hutan itu disebut raja. Di samping raja, juga ada pembantu raja, yang juga bertubuh besar. Mereka punya privelese atau hak istimewa dalam hal makanan, seks, dan hiburan. Kera betina harus mengikhlaskan tubuhnya dinikmati Sang Raja dan para pembantunya. Kera-kera kecil juga harus siap setiap saat untuk membersihkan badan bos besar dari kutu,“ tutur Rubag. “Ya, di tahun 1970-an ada pakar zoologi , kalau enggak salah dari Jerman, selama berbulan-bulan meneliti perilaku monyet di Sangeh. Sebab, manusia dianggap
serumpun dengan monyet, tarsius, dan chimpanse yang digolongkan ke primata. Ternyata dari pengamatannya, kendati monyet tetap juga teritori atau wilayah kekuasaan sangat penting bagi mereka. Kemudian makanan dan selanjutnya seks! Primata berasal dari bahasa Latin, yang berarti yang terbaik atau mulia. Mungkin itu sebabnya dalam cerita Ramayana, Prabhu Rama memerlukan bantuan pasukan monyet dipimpin Hanoman, untuk menyerbu Alengka buat merebut istrinya Dewi Shinta yang diculik Rahwana. Monyet-monyet yang jumlahnya jutaan membangun jembatan spektakuler yang menghubungkan India dengan Sri Lanka, yang bernama Situbanda. Meski ada di bawah permukaan laut, ternyata konstruksi jembatan tersebut masih terlihat ketika difoto lewat satelit NASA. Dari penuturan kera di Sangeh dan kera di Ramayana, kusimpulkan bahwa binatang yang derajatnya lebih rendah dari manusia saja berpolitik, mengapa kita harus menghindar dari politik? Memang aku tahu, orang-orang takut berpolitik karena tragedi G-30-S/PKI tahun 1965, yang menimbulkan banyak korban gara-gara sentimen pribadi. Ya, saat itu kita baru 20 tahun merdeka, kini sudah hampir 73 tahun. Kukira, pikiran kolot seperti setengah abad lalu tidak akan terjadi,“ ujar Wayan Wijaya. “Kata-kata bijak Bung Karno yang tidak bisa kulupakan adalah perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri! Untaian kalimat ini menandakan bahwa Bung Karno sangat mencintai bangsanya. Bangsa yang terdiri dari ratusan suku, bahasa, budaya, agama, ras dan tradisi, yang dipersatukan lewat Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, merupakan karya agung melebihi pembuatan Borobudur. Coba bandingkan dengan jazirah Balkan yang hanya terdiri dari Albania, Bosnia, Herzegovina, Bulgaria, Yunani, Macedonia, Montenegro, dan Kosovo, hancur lebur dilanda perpecahan. Kita bersyukur kendati sejak merdeka sering diterpa kekacauan politik dan pemberontakan bersenjata, namun tetap utuh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau mau jujur, Pancasila adalah lem perekat atau alat pemersatu bangsa dan negara ini. Meskipun kita bersyukur atas warisan budaya bernama wayang, namun kita harus menolak dijadikan wayang demi kepentingan politik. Hakikat wayang, tidur di satu rumah bernama keropak, namun diadu saat Ki Dalang menerima orderan mementas. Di setiap lakon pasti ada perkelahian atau pertempuran. Nah, pada saat ada hajatan politik
seperti pemilu atau pilkada, kita harus menolak dijadikan wayang oleh para dalang, yang tentunya menerima ongkos untuk mengadu para pendukung,” komentar Made Surjanegara. “Benar tahun 2018 dan 2019 dinamakan Tahun Politik, karena akan ada pilkada serentak dan selanjutnya Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019. Seandainya pun ada perang saat Pilkada yang akan datang, seharusnya perang gagasan. Demikian pula tim sukses masing-masing paslon seyogianya tidak mengompori masyarakat dengan isu-isu murahan, yang dapat memecah belah masyarakat. Kita mendapat pelajaran yang tidak mendidik secara politik dari Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Di samping menampilkan keseraman dengan demo berjilid-jilid dan mendapat sorotan dari dalam maupun luar negeri, ironisnya hasilnya minimalis. Bali dengan keunikan budaya dan tradisinya, seharusnya mampu memperlihatkan Pilkada yang bermutu dan simpatik. Apalagi pasangan calon, baik untuk gubernur dan wakilnya, juga para calon bupati dan wakilnya adalah semeton Bali, sehingga tidak perlu ada ucapan-ucapan provokatif yang merusak kerukunan. Aku yakin, dengan jumlah perguruan tinggi yang ada di Bali, tidak akan ada seperti sinyalemenmu, orang Bali diadu seperti wayang. Kita harus belajar dari sejarah, yakni sejarah kelam 53 tahun silam,” ulas Nyoman Muka. “Pendukung, simpatisan atau konstituen, seharusnya sadar. Mereka memang boleh memberi semangat pada calon dukungannya dan juga keyakinan pada sesama pendukung untuk tetap loyal pada pilihannya. Namun bukan berarti harus fanatik dan mengejek pilihan orang lain sebagai pilihan bodoh. Kita harus paham bahwa Pilkada atau Pemilu hanya berlangsung sekali dalam lima tahun, tentunya kita tidak harus memutuskan persahabatan demi pemilihan pemimpin. Ada risiko yang harus dibayar kalau kita terlalu fanatik terhadap pilihan, apalagi pilihan kita cuma manusia biasa. Manusia biasa sering berubah. Saat kita memilihnya, dia menunjukkan karakter yang sesuai dengan kriteria kita. Saat menang dan menjabat mulailah muncul karakter asli yang memuakkan. Bukan tidak mungkin, orang-orang yang terpengaruh dengan bujukan kita untuk memilih tokoh yang kita idealkan, menuntut tanggung jawab kita. Aku hanyalah manusia biasa. Yang tak pernah lepas dari khilaf. Kumencoba mengubah segalanya. Mungkin ada kesempatan untukku,“ lantun Anom Wijaya mengutip lagu ‘ Manusia Biasa’ dari Radja di akhir argumennya. (aridus)
Yamaha Gelar Semifinal Kontes Modifikasi ”Online Customaxi” di Bali
MEREBAK luasnya tren berkendara dan lifestyle ala Maxi Yamaha (TMAX, XMAX, NMAX dan AEROX 155) membuat banyak aktivitas digelar untuk menampung kreativitas para pecintanya. Konsumen dan komunitas Maxi Yamaha berkembang pesat serta penjualannya terus tumbuh hingga mencapai lebih dari 600 ribu unit sejak 2015. Fenomena itu turut merangsang menjamurnya modifikasi yang merupakan salah satu aktivitas yang paling disukai penggila motor. Untuk menampung hobi dan kesukaan mereka, Yamaha mengapresiasinya dengan menggelar Customaxi Yamaha. Ajang modifikasi motor-motor Maxi Yamaha ini bisa dibilang sebagai online kontes modifikasi terbesar dan pertama dilakukan secara online di Indonesia. Uniknya, kontes ini tidak seperti biasanya dibuat dengan motor-motor peserta berjejer di tempat modifikasi yang terlihat langsung oleh pengunjung, tapi ini cukup dilihat di www.customaxiyamaha.com. Kategori Customaxi dibagi tiga, yaitu XMAX, NMAX dan AEROX 155. Selain itu juga ada kontes Maxi Lady sebagai ajang pamer Maxi Outfit bagi para perempuan pengguna Maxi Yamaha. Setelah melewati tahap registrasi dan eliminasi yang berlangsung sejak 12 November 2017, para kontestan yang lolos berhak mengikuti tahap semifinal di masing-masing region yang tersebar di delapan kota se-Indonesia. Untuk di Bali, semifinal digelar Sabtu (13/1) kemarin di Angkringan Monjali Jalan Mahendradatta, Denpasar. Andri Fistulariyanto, Promotion DDS Bali mengatakan
KONTES - Suasana semifinal kompetisi kontes modifikasi online Customaxi. Tampak Andri Fistulariyanto memberikan penjelasan kepada finalis ajang Customaxi. peserta Customaxi di Bali mencapai 65 peserta, dan yang lolos ke semifinal hanya 33 peserta yang terdiri dari tiga peserta XMAX, 23 peserta NMAX, tujuh peserta Aerox 155, dan tujuh peserta Maxi Lady. Pada tahap semifinal ini, Yamaha memberikan kesempatan pada para semi finalis memperlihatkan hasil karya modifikasi Maxi Yamahanya. Lalu dilakukan penjurian langsung untuk menentukan tiga pemenang regional Bali (1 pemenang/kategori) yang berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 3.000.000 dan berkesempatan mengikuti tahap final Customaxi di Jakarta pada 24 Februari 2017 mendatang. “Sebelum memasuki tahap final Customaxi Yamaha, masingmasing finalis akan dibuatkan mini movie modifikasi yang akan di-upload di Instagram @maxiyamahaindonesia. Masing– masing finalis diberi kesempatan untuk mengumpulkan dukungan untuk mini movie mereka sebagai salah satu kriteria penilaian tahap final yang
akan memperebutkan satu unit Aerox 155 S Version, satu unit NMAX ABS, satu unit NMAX ABS, dan satu unit XMAX,” ujar Andri, Sabtu (13/1). Ignatius Eggy, Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor MFG menjelaskan, penilaian kompetisi mengutamakan penampilan luar bukan kecanggihan atau modifikasi mesin. Ide atau inovasi, tampilan luar dan trik modifikasi (tingkat kesulitan) menjadi faktor utama dalam penilaian. Adapun motor yang mengikuti kompetisi harus dilengkapi komponen wajib sesuai peraturan lalu lintas. Peserta diperbolehkan melakukan perubahan perangkat handle bar, namun wajib mempertahankan logo Yamaha dan logo merek motor. Setelah dilakukan penjurian, finalis yang lolos ke final yaitu Roberth Elim (Yamaha XMax 2017), Anak Agung Ngurah Ascarya (Yamaha Aerox 2017), Teguh Kartika Putra (Yamaha NMax 2015), dan Putu Lea Epardi (Maxi Lady). (bns2)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Wage, 14 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Guru Private B.Inggris utk remaja special need,sabar,telaten, dsiplin,pglm min2th,F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Dcr SMK Teknik Bangunan,Muda utk Pelaksana Lap.Lam:CV Karya Gedong,Jl.Tukad Musi 7x Renon
B.BP.001.01.18.0000548
Dcr Guru Private Renang,sabar, telaten,dsiplin,pglm min 2th, P.time.CV:hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000410
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
B.BP.001.01.18.0000414
Dcr karyawan pria SMU/Sedrajat KTP,Sim C utk Bag Teknisi Lapangan Fasilitas:Gaji UMR,Bonus Tunjangan Kesehatan termasuk anak istri.Lam ke CV Gong Dewata Tlp.0361-722709/0361-728443 081246383864
B.BP.817.01.18.0000597
!Dcr Butler utk Villa Uma Wana Prasta Munggu hrs bisa Bhs.Ing gris pglm min2th H:08174704403
B.BP.166.01.18.0000689
Dcr 1 Karyawati &2 Tukang Masak Masakan Rumahan,H:081246431931
B.BP.001.01.18.0000640
B.BP.004.01.18.0000609
SERVICE
Bongkar / Pasang AC Isi / Nambah Freon AC
AC
�
C.0000620-SRV
SERVICE
BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER Service panggilan BERGARANSI W.HEATER BALI WANGI
WC
JASA KURAS
082331838863 LIMBAH MELAYANI MAMPET
C.0000606-SRV BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
DIJUAL RUMAH 0877 6129 5235 081 238 450 210
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
Looking for Buttler Villa, High salary in area Seminyak Hub.(0361)4490319,CV to Email: asavillasproperty@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000579
DP
DP
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL,DLL
5
B.BP.001.01.18.0000457
B.BP.001.01.18.0000412
B.BP.004.01.18.0000668
B.BP.001.01.18.0000602
B.BP.001.01.18.0000416
C.0000395-MBL
HR-V
JAZZ
PUTU OKA
081337565872 081805536640 C.0000431-MBL
ASTRA DAIHATSU BALI PROMO AWAL TAHUN
C.0000509-BRJ
ANTI MAMPET
� PROSES CEPAT � DISKON PULUHAN JUTA
� BUNGA RINGAN 0,3% � READY STOCK
� KTP LUAR BISA � TENOR 6-8TH
SALON
081 239 534 731 C.00000511-BR
RAJA BUNTU
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0000582-SLN
BAHAN BANGUNAN
JASA KONSTRUKSI
PICK UP DP 6JT ALL NEW XENIA CUSTOM READY STOCK ALL NEW TERIOS Terima Tukar Tambah
081246730700, 081999043890
Peluang BIT COIN
KUNCI KAYU UTAMA
JASA KONSTRUKSI
Profit Perhari 3% selama 200 Hari (Tanpa Bekerja)
Kami menyediakan kayu dengan berbagai macam jenis dan segala ukuran, seperti kayu
� DESAIN ARSITEKTUR � JASA GAMBAR � KONSTRUKSI / BANGUN BARU � RENOVASI � RUMAH BOCOR � LAS PAGAR/KANOPI � SUMUR BOR
BANGKIRAI, ULIN, MERBAU, KAMPER, KERUING GRATIS ONGKOS KIRIM Untuk Informasi dan pemesanan hubungi
0878-5395-7650 (XL) 0852-3714-0236 (AS) C.0000352-BBN
HUB.
081 338 744 141 087 860 300 744 C.0000674-JK
www.daihatsukreditbali.com C.0000478-MBL
PROMO ALL NEW DAIHATSU DISKON BESARBESARAN
PROSES CEPAT & MUDAH
PICK UP DP 5Jtan
READY STOCK NEW VARIAN
B.BP.001.01.18.0000658 MITSUBISHI
PT.Dipo Star Finance Mits.Colt T120SS PU Th’17,15-18 Jan 2018 Telpon:0361-265007
Urgent-private guru Tehnik yg dedikasi tinggi,disiplin,sabar KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Rest Jepang Cri Waitress,Cook, Staff Bar&Floor Supervisor. Hub:(0361)8451152/082237175378
Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
HUBUNGI :
HONDA
Dijual Mbl CRV Thn 2005 Mulus Hubungi HP:081339103563
Segera Admin,Marketing,Design Grafis.Lam ke 085333124775 nugreenworld@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000580
A TERIM R TUKAAH TAMB
BRIO
DIJUAL MOBIL
Dcr Guru Pendamping(Shadow)utk remaja special need,sabar,telaten, dsiplin,pglm min2th,F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Looking for Staff IT/Web,Good English,Good Salary in DPS Hub.(0361)4490319,CV to Email: asavillasproperty@gmail.com
Jt-an
BENGKEL LAS
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Sebuah Perusahaan Garment Export Quality membutuhkan sgr Manager Produksi&Asisten syrat B.BP.001.01.18.0000589 mahir bhs Inggris,Komputer, pengalaman Min 5th dibidangnya SUZUKI Profesional&jujur,bsa kerjasma Szk Splas Mnual silver th 12 F sebuahteam,Gji&Fas.menarik. Var VR17 istimewa,081238169620 Berminat sgr krim Lamaran ke B.BP.001.01.18.0000681 email:tm_mamil01@yahoo.com Szk Swif Th2011 mnual Fvariasi B.BP.001.01.18.0000389 Travel Agent Mencari Accoun- spt baru VR17 Hp.082146454964 ting Manager bisa Berbahasa IngB.BP.001.01.18.0000683 gris,Computer,Berpengalaman. TOYOTA Lam.CV,Photo,Peng.Kerja.Kirim Agya TRD S Th’2014 Tangan 1 ke hr@lotus-enterprises.com Warna Silver Hub.087862270180
B.BP.001.01.18.0000578
HONDA promo di awal tahun
C.0000198-BRJ
C.0000659-PB
B.BP.145.01.18.0000678
HUB AYU 085238555858
PELUANG BISNIS
Hub 081386216001, 081318274567 https://cryptosystem.biz.
Looking for Experienced Villa Garden maintenance,hard worker Good salary in area Seminyak Hub.(0361)4490319,CV to Email: asavillasproperty@gmail.com
Jt-an
081236774491
081 338 013 066
Modal Min 10$ = Rp.139.000
B.BP.001.01.18.0000555
Urgent Kontraktor di Dps Membutuhkan:Supervisor Lapangan,Logistic,QS/Estimator(SMK D3/S1 Teknik Sipil/Arsitektur,Peng Min 2Th Dibidangnya)Kirim CV ke:accounting@pansa-karya.com Up.Dewi Hub.0361-8947645/47
IGNIS
ATASI :
C.0000620-brj
ERTIGA
CARRY
BERGARANSI 6 BULAN
082 236 620 990 081 939 797 598
B.BP.001.01.18.0000635
Dcr pengirim&gudang u/Farmacy max 25th punya sim C&A.Lamaran ke PT.BKS Jl.Suli 102 Denpasar
PROMO SUZUKI
GARANSI
CHELEER FREZEER
Dicr Sopir Wanita/Pria KTPBali Domisili Sktr Prof Mantra,Saba Pring,Thpti-Gianyr/08123633448
DIJUAL MOBIL
MITRA JAYA TEKNIK SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT M. CUCI KULKAS
Dicari Staff Reservation. Hub:0818556261/081338573148 Email:info@jabatobali.com
B.BP.001.01.18.0000601
B.BP.145.01.18.0000613
B.BP.166.01.18.0000688
Dicari Sales Kanvas Sembako/TO DPS,Badung,L.Kota/08123865672
B.BP.001.01.18.0000481
B.BP.001.01.18.0000581
Dibutuhkan Spa Therapist(2org) Syarat:Pria&Wanita,min 21 th bisa Bhs Inggris,Pengalaman 2th. Lamaran:recruitment@zenjiw araga.co.id/T.289752/Abing Resort.Br.Kebon,Tegalalang
B.BP.001.01.18.0000553
Dicari Staff Kitchen.Lam Langs ke Kokoya Jl Danau Tamblingan No.178 Sanur.Telp:0361-289252
Dibthkan Staff Admin Menguasai Komputer,Bhs.Inggris,utk Villa Area Sanur.Telp:0361-4490319/ CV:asavillasproperty@gmail.com
LOWONGAN B.BP.001.01.18.0000413 We are Looking for a Retail Dcr Mekanik Pglm u/Bengkel Resmi Professional Sale Girls/Boys Honda Gianyar,085105177488 for Boutique in Hotel in Nusa B.BP.101.01.18.0000200 Dua,Speak English and other Dcr PRT/Ngasuh Anak Lok.Dalung Language is Necessary.Pls Call Hub:082147470987,SMS aja 081338183438 or 082144011683
B.BP.001.01.18.0000408
Dicari Karyawati S1,Bagian Adm Textile. Hub:08813601211
B.BP.001.01.18.0000534
B.BP.001.01.18.0000670
Dcr Guru Home Schooling untuk remaja special need,sabar,telaten, dsiplin,pglm min2th,F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Dcr Guru Private memasak untuk remaja special need,sabar,telaten, dsiplin,pglm min2th,F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Informasi pasang iklan Telepon
KTP LUAR BISA
BUNGA RINGAN 0,3%
TENOR s/d 8TH
NEW TERIOS DP 30Jtan
081336764836 | 082244459698 | 081999745123 C.0000496-MBL
B.BP.164.01.18.0000675
Avanza E’2015 Matic Hitam 135 Mazda CX7 Hub.087860856999 B.BP.141.01.18.0000687
Avanza G’11Hitam SamsatBaru Jl Soka,Kertapura 2/4,0817555449
B.BP.001.01.18.0000690
DIJUAL RUMAH Djl Murah Rmh 2Lt Jl.Gatsu No.1 Hub.082236702739
B.BP.001.01.18.0000677
DISEWAKAN RUMAH Disewakan 1 Unit Rmh 3KmTdr,2K Tm,2Kmnd,1Kpmbt,Grs u/2mbl,Jln Alor 1 DPS.Hub:081936235044
B.BP.001.01.18.0000660
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit,087862450004
B.BP.001.01.18.0000604
Kavling 1Are P.Bungin & P.Moyo Hub.081236795696/081936246405
B.BP.153.01.18.0000684
Pgr Jl.Ry.Angantaka Kutri 4,5A SHM.325jt/A,2A 160/A;10A 125/A Jagapati Jl.3m Hb.081338437957
Tn 4A PadangKartika Pd.Sambian 650jt/A u/Rmh/Kos 087862392060
B.BP.001.01.18.0000686
DISEWAKAN GUDANG OvrKont Gdg 8,5A Blk Wr.Mufida Bypas SoekarnoTbn,082236366999
B.BP.164.01.18.0000676
RUPA-RUPA Ahli Rmh Bocor,Dak,Dinding,Tlg dll Grs P.Joni 085237991833 B.BP.001.01.18.0000616
KEHILANGAN Telah Hilang BPKB No.E8054588-O Atas Nama: I Putu Oka Nurija,085238075111 B.BP.141.01.18.0000663
Kehilangan Dompet Srt Lengkap AtsNm Arya Wiguna 083119554021 B.BP.101.01.18.0000679
BIRO JASA Sy Punya Brevet A/B siap Bantu Tanah/Gudang 1are J.Abianbase Adm Pjk,Bayarkn/Laporkn PjkBln Mengwi @425jt,082339431386 BUC Thn/SPT Tahunan HP082146461910 B.BP.001.01.18.0000685
B.BP.001.01.18.0000607
B.BP.001.01.18.0000356
18
Asah
Kupu-kupu Barong Jadi Idola Wisatawan PESONA kupu-kupu barong menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Desa Kemenuh. Di desa yang terletak di Kecamatan Sukawati, Gianyar itu menyimpan potensi alam. Kupu-kupu langka yaitu kupu-kupu barong menjadi ikon tempat tersebut. Keindahan warna sayap serta lebar sayap menjadi ciri khas kupu-kupu barong ini. Oleh karena itu, selain menjadi tempat wisata, Taman Kupu-kupu Kemenuh (Kemenuh Butterfly Park) juga menjadi tempat konservasi kupu-kupu barong. Tour guide Taman Kupu-kupu Kemenuh, Gusdek menuturkan, kupu-kupu ini terbilang langka lantaran hanya hidup selama lima hari. Padahal siklus hidup mulai dari ulat kemudian menjadi kepompong dan kupu-kupu membutuhkan waktu 2 bulan. Taman tersebut terdiri dari taman utama kupukupu, sudut air terjun buatan dilengkapi patung kupukupu dan jembatan buatan, larva breeding, dan rumah kepompong. Larva breeding adalah lokasi khusus untuk mengembangbiakkan ulat,
sebelum menjadi kepompong. Di area larva breeding hanya ditanaman pohon dadap/ cangkring dengan beratap jaring. Di pohon inilah, ulatulat bergelantungan, memakan daun-daun dadap. Ulat akan berhenti makan ketika akan menjadi kepompong. Saat itulah, kepompong akan dipindahkan ke rumah kepompong, karena hujan dapat mempengaruhi siklus kehidupannya. Di rumah kepompong ini merupakan area yang berbeda dengan area lain karena tertutup atap. Sehingga ketika hujan, area ini tidak akan terkena hujan. “Kalau musim hujan banyak kupu-kupu yang mati. Makanya kita rawat di rumah kepompong ini,” tuturnya. Rumah kepompong itu jugalah yang menyelamatkan kupu-kupu barong yang hidupnya memang tak lama. Pengunjung yang datang kebanyakan wisatawan mancanegara. Saat Bali Post mengunjungi tempat tersebut, dominan tamu yang datang adalah warga negara asing. Hanya 5-10 orang wisatawan domestik. Benar saja, kata Gusdek tamu yang datang
dominan wisatawan Eropa. Sementara tamu Tiongkok yang merajai kunjungan wisman ke Bali biasanya datang bergrup. Ratusan kupu-kupu tampak memenuhi taman tersebut. Ketika memasuki area taman, di antara tanaman bunga-bunga, kupu-kupu beterbangan kesana kemari. “Ini adalah sebuah rumah besar kupu-kupu,” kata seorang turis asal Arab. Berjalan mengitari taman, pengunjung akan bertemu dengan sudut air terjun buatan. Kembali berjalan menelusuri jalan yang terbuat dari batu koral, maka pengunjung akan menemukan area larva breeding. Sekali mengitari area itu cukup membuat pengunjung puas, karena areanya tidak terlalu luas. Keluar dari area larva breeding, jalur batu koral akan membawa pengunjung ke area rumah kepompong. Di situlah banyak kepompong bergelayut di sebuah media dari kayu. Dua kupu-kupu barong tampak menempel pada bekas rumahkepompongnya. Tanda kupukupu barong baru menetas. (kmb42)
Menteri LHK Rilis Nama Spesies Baru Burung Pulau Rote MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam kunjungan kerjanya ke Kota Manado, Sulawesi Utara, merilis nama spesies baru burung yang ditemukan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, yakni Myzomela irianawidodoae. “Kami memberikan apresiasi atas penemuan spesies burung baru di Indonesia,” katanya di Manado, pekan ini. Spesis burung Myzomela irianawidodoae ditemukan oleh peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan dikategorikan pemakan nektar (cairan manis yang
terdapat pada bunga). “Sungguh luar biasa bisa temukan spesies burung baru. Kebinekaan ekosistem bisa baik kalau semua kerja bersama-sama dan wisata alam harus didukung oleh semua pihak,” katanya. Selain merilis nama spesis burung baru, Menteri juga memberikan nama “Anara” bagi bayi kedua satwa Anoa (Bubalus depressicornis) yang lahir alami di “Anoa Breeding Centre” (ABC), Balai Penelitian dan Pengembangan LHK (BP2LHK) Manado. “Kelahiran bayi kedua Anoa ini memberikan hara-
pan dalam pelestarian satwa ini,” ujarnya. Kelahiran “Anara” melengkapi satwa Anoa yang saat ini ditangkar di ABC seperti Rambo, Rocky, Rita, Denok, Ana, Manis, Stela, dan Maesa. “Diperlukan upaya yang lebih kuat dari berbagai pihak dalam mengembalikan kelestarian Anoa di alam,” harapnya. Selain Wakil Gubernur Steven Kandouw, sejumlah pejabat yang hadir pada acara tersebut yaitu anggota Dewan Pertimbanga n Presiden Jan Darmadi, Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Prof. Dr. Enny Sudarmowati, Kepala Badan Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr Agus Justianto. (ant)
DIJUAL TANAH
Myzomela irianawidodoae
BPM/ist
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Pertanyaan TTS No. 330
TTS Bali Post
Mendatar: 1. Dan 9. Mantan Ketua DPR RI yang terlibat kasus megakorupsi E-KTP 6. Siput yang besar ; “Pomacea Canaliculata” 10. Nama salah satu Gamelan (Bali) 11. Galangan kapal 12. Pabean 13. Banyak (Jepang) 15. Golongan Brahmana yang ibunya berasal dari Kesatria Blambangan 17. Minyak (Jepang) 20. Alat untuk bermain jangkungan 23. Keluar (Bali) 25. Games of the new emerging forces 28. Tajam ; Runcing ; Jelas (Inggris) 31. Sejenis gitar kecil berdawai empat 33. Degup ; Detak 34. Bentuk drama panggung dengan kata-kata yang dinyanyikan 35. Pacar 36. Orang yang memimpin rapat, organisasi dll. 38. Aksara suci simbol Ida Sanghyang Widhi Wasa 39. Nama Uku ke-21 (Bali) 40. Satuan ukuran panjang Menurun: 1. Tumor ganas pada tulang dan otot 2. Satu istilah dalam bertinju 3. Nama bunga/tanaman hias ; “Pavetta Indica” 4. Bukti (Inggris) 5. Salah satu transportasi dalam kota 6. Terkenal 7. Organisasi angkutan darat 8. Kereta kecil pengangkut barang/ bahan bangunan 14. Burung hantu berjambul di telinga ; “Bubo Sumatranus” 16. Belut (Inggris) 18. Bara (Bali) 19. …. Sita Supit, Nama aktris senior kita (Alm) 21. Jiwa 22. Cahaya 23. Cangkir besar dari kaleng 24. Sesuatu yang menimbulkan kesenangan 25. Kromoson seks yang menentukan jenis kelamin 26. Novel pendek 27. Kawah lubang di daerah vulkanis yang mengeluarkan gas bercampur uap 28. Derma 29. Cela ; Noda 30. Masalah 32. Tenaga ahli 37. Yang sedang anda hadapi
Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 330 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/HP. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 20 Januari 2018 Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 28 Januari 2018. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 328 Mendatar: 1. Selesma 4. Stadium 8. Pengeta huan 10. Eson (Nose) 11. Reda 12. Butut 14. Telope (Epolet) 16. Imersi 18. Tradisional 21. Timbun 23. Pimpro
25. Amril 26. Reog 28. USNO 29. Klasifikasi 30. Resensi 31. Stempel Menurun: 1. Semesta 2. Even 3. Mugabe 5. Tahiti 6. Dear
BPM/may
7. Mekanis 8. Pool 9. Netral 13. Tekstur 15. Pratu 17. Mandi 18. Tombok 19. Starter 20. Kolonel 22. Narsis 23. Plakat 24. Pasi 27. Glue 28. Usam
Pemenang TTS No. 328 I.A. Ketut Seri Astiti Br. Umadiwang, Desa Batannyuh, Kec. Marga, Tabanan 82181 Ni Ketut Rastini Br. Banda, Saba, Blahbatuh, Gianyar 80581 (HP: 081933 058773) Ni Nyoman Jati Br. Tangguntiti, Kel. Tonja, Denpasar Utara, Denpasar (HP: 081237 47101) Muhamad Yusup Sedayu Selatan, Desa Kediri Selatan, Kec. Kediri, Lobar (HP: 081999 137781) I Made Yogi Priyadi, SP. Br. Dinas Kastala, Desa Bebandem, Kec. Bebandem, Karangasem 80861 (HP: 085238 169099) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : Ni Nyoman Suryani Alamat : Br. Lumajang, Desa Samsam, Kec. Kerambitan, Kab. Tabanan (HP: 087860 835677)
19
Minggu Wage, 14 Januari 2018
Pura Beji Tukad Singa Tertimbun Longsor Gianyar (Bali Post) Bencana alam terus terjadi di Kabupaten Gianyar, khususnya kawasan utara. Seperti bencana longsor yang menimpa Pura Beji Tukad Singa, Desa Pejeng, Tampaksiring, Sabtu (13/1) kemarin. BPBD Gianyar langsung turun ke lapangan melakukan evakuasi. Informasi yang dihimpun, bencana longsor diperkirakan terjadi pukul 15.00 wita. Material tanah longsor menutupi areal Pura Beji seluas 3 x 3 meter itu dengan ketinggian 50 cm. Sementara proses evakuasi yang dilakukan petugas BPBD hanya memerlukan waku 30 menit. “Ya ada bencana longsor itu, sudah dievakuasi, tidak ada kerugian korban maupun material,” ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. (kmb35)
Hebohkan Publik
Dari Hal. 3
Jika ditelisik ke belakang, pembelaan Fredrich terhadap Novanto memang menghebohkan publik. Mulai dari kecelakaan Novanto yang mengakibatkan benjol sebesar bakpao hingga dugaan dirinya menyewa satu lantai ruangan Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Namun, ia tak terima atas tudingan itu yang menyatakan perihal sakit Novanto telah direkayasa. Meski membantah, dalam waktu bersamaan KPK juga turut menetapkan tersangka serta menahan Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika yang merawat Novanto saat kecelakaan. Fredrich Yunadi tak terima atas status tersangka yang ditetapkan oleh KPK. Ia menilai KPK salah alamat menyebut dirinya menghalangi proses penyidikan. Ia menyebut, status ini bisa mengganggu kerja advokat atau pengacara ke depannya saat mendampingi pihak yang berperkara. “Ini suatu pekerjaan yang saya perkirakan untuk menghabisi profesi advokat. Hari ini, saya sudah diperlakukan oleh KPK, nanti semua advokat akan diperlakukan seperti ini juga,” kata Fredrich usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (13/1) kemarin. Fredrich menyebut ia tak bisa diperkarakan mengacu pada Undang-Undang tahun 2003 tentang Advokat. Hal itu kemudian ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 26 tahun 2013 tentang hak imunitas bagi pemberi bantuan hukum. “Advokat tidak dapat dituntut baik perdata maupun pidana. Baik dalam pengadilan maupun luar pengadilan,” ujarnya. Selain itu, Fredrich menambahkan, perkara yang disangkakan terhadapnya menjadi alasan nantinya bagi aparat
hukum lain. Kerja-kerja tim pembela hukum akan dibatasi atas sikap hukum KPK yang dianggap tak memiliki acuan berdasarkan aturan undangundang. Kejar Ajudan Sementara itu, KPK menyurati Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian untuk memeriksa anak buahnya bernama Reza Pahlevi yang merupakan ajudan Setya Novanto. Reza rencananya diperiksa atas dugaan menghalangi penyidikan kasus korupsi E-KTP yang sebelumnya juga dilakukan terhadap Fredrich Yunadi dan seorang dokter Bimanesh Sutarjo. “Penyidik telah menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap saksi Reza Pahlevi yang tidak hadir dalam agenda pemeriksaan Rabu, 10 Januari 2018,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Sabtu kemarin. Menurut Febri, pemeriksaan ulang bagi Reza akan dilakukan, Senin (15/1) besok. Surat yang disampaikan kepada Kapolri ini juga ditembuskan kepada Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Martuani Sormin. Ia berharap, dengan surat permohonan yang sudah dikirim kepada pejabat Polri itu bisa memeriksa perwira menengahnya yang diketahui berpangkat Ajun Komisirasi Polisi itu. “KPK juga surati Kapolri dan Kadiv Propam Polri untuk minta bantuan menghadirkan saksi ke KPK,” kata dia. Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, menyatakan bahwa Reza Pahlevi tidak terlibat dalam perkara hukum yang disangkakan kepada Setya Novanto. Reza hanya mengawal mantan Ketua DPR itu selayaknya polisi lain dalam hal pengamanan bagi pejabat negara. (ant/kmb)
Lebih Mudah Dari Hal. 3
Akan tetapi, dengan budi daya bertanam hidroponik jauh lebih mudah dikendalikan karena suhu baik di media air maupun di lingkungannya mudah dikontrol. Sedangkan di kebun karena media tanah dan pada hamparan yang luas, kontrol suhu, kelembapan, dan aktivitas air memerlukan biaya yang lebih tinggi, sehingga kurang efektif dan efisien, ungkap Prof. Sucipta, Sabtu (13/1) kemarin. Hal senada juga dikatakan pemerhati pertanian, Djaya Wirata. Pihaknya menyarankan budaya berkebun hidroponik perlu dikembangkan di Bali, mengingat pemilikan lahan oleh petani sangat kecil. Ter-
lebih, berkebun secara hidroponik dapat mengurangi kerusakan lahan pertanian atau lingkungan dari bahan-bahan kimia. Lingkungan pertanian tetap subur secara alamiah dan menghasilkan hasil pertanian yang organik yang bagus untuk kesehatan. Di samping itu, berkebun hidroponik juga dapat mengurangi masuknya produk luar ke dalam negeri dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya. “Berkebun hidroponik di pekarangan rumah pada musim apa pun lebih mudah mengawasinya. Selain dekat, pelaksanaan budi daya tanaman juga sudah dirancang yang disesuaikan dengan kemampuan sendiri,” ujar Djaya Wirata. (win)
Hukuman Tegas Dari Hal. 3
Untuk itu, apabila ada masyarakat yang menemukan PNS berkomentar di jejaring media sosial calon kepala daerah maka bisa langsung melaporkan ke Bawaslu atau pejabat pembina kepegawaian. Dikatakannya, apabila ditemukan PNS yang masih membandel maka tentunya akan ada hukuman yang tegas. “Seperti
penundaan kenaikan pangkat. Sanksi dari pejabat pembina kepegawaian,” ujarnya. Dalam pesta demokrasi Pilkada 2018, ada 171 daerah yang akan berpartispasi yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 11 kabupaten. Dari jumlah itu, KPU menyebutkan ada 13 pasangan tunggal yang akan melawan kotak kosong pada agenda pilkada secara serentak tersebut. (ant)
BPM/eka
ABG - Pelaku pembunuhan terhadap Darius masih ABG.
Pembunuh Darius Ternyata Sekelompok ABG Juga Terlibat Begal dan Curanmor
Denpasar (Bali Post) Pelarian pelaku pembunuh Darius Taba Kababa (32) asal NTT diakhiri oleh tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra. Pelakunya anak baru gede (ABG) berjumlah 8 orang tapi baru 7 yang ditangkap, Jumat (12/1) lalu. Mereka yang ditangkap berinisial AN (15), Ar (15), MR (16), FAP (17), Yu (13), DR (17), dan SGIR (14). Sedangkan kasus ini ditangani Polsek Kuta Utara karena TKP-nya di depan Sekolah Dasar Imanuel Dalung di Jalan Raya Dalung, Kwanji, Kuta Utara, Badung. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, didampingi Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Sabtu (13/1) kemarin, mengatakan, awalnya anggota Reskrim dipimpin Iptu Aan Saputra dan Panit Reskrim Ipda Nengah Seven Sampeyana menyelidiki kasus begal. Hasil penyelidikan terlacak bila pelaku tidur di areal Pasar Sengol Pidada, Ubung, Denpasar. Saat digerebek, ditangkap FAP dan DR. “Selanjutnya dilakukan pengembangan dan ditangkaplah tujuh orang,” tegasnya. Tersangka Yu dan MR dibekuk di Terminal Ubung, SGIR di RSUD Mangusada. Selanjutnya, pengejaran dilakukan ke Jalan Pidada
XIII dan diamankan AN dan Ar. “Pelaku yang menusuk korban ada dua orang,” ucap Kapolresta. Terkait kasus ini diamankan barang bukti di antaranya samurai sepanjang 50 sentimeter dan pisau lipat. “Pelakunya semua di bawah umur. Kalau profesinya kebanyakan menganggur,” kata Hadi Purnomo. Seperti diberitakan, kasus pengeroyokan kembali terjadi di wilayah Badung. Pada Rabu (10/1) pukul 04.00 wita, pemuda asal NTT, Darius Taba Kababa (32) dikeroyok di Jalan Raya Dalung, Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Pemicunya karena korban menolak menyerahkan dompet dan HP. Akibatnya Darius mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Mangusada, Kapal. Mantan Koorspripim Polda Bali ini menegaskan, komplotan ini terlibat kasus begal di depan masjid di Jalan Gatot Subroto Barat, Denbar, Selasa (9/1). Korbannya, Abdul Rohman beralamat di Jalan Panji, Dalung. Sekitar pukul 01.00 wita, korban sedang menunggu temannya di TKP. Saat itu, datanglah para pelaku dari arah timur mengendarai sepeda motor. (kmb36)
Tabulampot
Dari Hal. 3
Salah satu sistem pertanian yang diunggulkannya adalah tabulampot (tanaman buah dalam pot). Cara ini tak banyak membutuhkan lahan. Pasalnya, tanaman buah ditanam dalam pot. Dalam ukuran pohon kecil pun dapat berbuah lebat. Tak perlu menunggu pohon menjadi besar untuk mendapatkan buahnya. Dari bertani tabulampot pun lebih hemat lahan. Konsep urban farming seperti tabulampot itu, dengan tanah satu are bisa seperti 20 are. “Dengan teknik tabulampot, pohonnya bisa dipindahpindah, berbuahnya bisa diatur, ukuran tanaman pun bisa diatur bahkan menjadi kerdil, dan menghasilkan uang cukup besar,” tuturnya. Hidroponik Selain tabulampot, masih ada teknik hidroponik dan vertikultur. Cara ini juga tak banyak membutuhkan lahan. Hidroponik adalah teknik bertani dengan mengandalkan aliran air, tanpa tanah. Ketua
Komunitas Hidroponik Bali, Handoyo mengatakan, keunggulan lain sistem hidroponik adalah, di saat kebun sayuran di kawasan Bedugul gagal panen akibat curah hujan yang sangat tinggi, tidak demikian halnya dengan hidroponik. Hidroponik tidak terpengaruh oleh iklim, sehingga cuaca seperti apa pun, baik hujan ataupun kemarau, pertanian hidroponik tetap bertahan. “Saat petani sayur di Bedugul gagal panen membawa dampak pada melambungnya harga sayuran. Hal ini bisa diatasi dengan pertanian hidroponik,” katanya. Bila pertanian hidroponik lebih dikembangkan di Bali maka kelangkaan pasokan sayur mayur akibat musim tidak akan terjadi. Keunggulan lain dari hidroponik adalah masa panen 30 persen lebih cepat dari sistem pertanian konvensional. “Kalau bicara keunggulan hidroponik yang pertama memang tidak membutuhkan lahan yang luas, panen juga lebih cepat dan yang terakhir adalah hasil panen memiliki kualitas yang lebih baik,” ujarnya.
Produk yang dihasilkan dari sistem hidroponik adalah sayuran organik, yang teksturnya lebih baik dari sistem konvensional sehingga untuk mengonsumsinya lebih mudah. Ketua WTI Provinsi Bali, Tutik Kusuma Wardani, S.E., mengatakan untuk mencapai target ketahanan pangan hidroponik salah satu solusinya. Sehingga hidroponik sangat tepat bila dikembangkan di Bali yang lahan pertaniannya mulai menyusut. “Untuk di perkotaan, sistem hidroponik ini sangat bagus untuk dikembangkan. Untuk itulah, kami akan terus memperkenalkan sistem ini ke masyarakat, agar dapat diterapkan mulai dari rumah tangga,” ucapnya. Bila ini bisa dilakukan mulai di rumah tangga, ia yakin persoalan harga cabai yang melambung tinggi akan dapat teratasi. “Kondisi menyempitnya lahan pertanian dan cuaca ekstrem yang tidak bersahabat dengan sektor pertanian, jawabannya adalah pertanian hidroponik. Wajar segera dikembangkan di Bali,” tandasnya. (may)
Sesuai Prosedur Dari Hal. 3
Para kontestan itu sudah sesuai prosedur dan statusnya lepas dari tentara begitu masuk di politik. “Tidak ada hubungan lagi dengan TNI. Jangan dikhawatirkan TNI tidak netral, tidak ada itu,” tambahnya. Dalam kunjungan ke Jembrana memasuki awal tahun baru ini, Kasad juga meminta kepada jajaran untuk merefleksikan program-program yang sudah dilaksanakan ta-
hun 2017. Apa yang belum dilakukan tahun lalu dilakukan tahun ini. Begitu halnya program yang belum sempurna disempurnakan. Terkait ketahanan pangan, Kasad menegaskan akan tetap melanjutkan. Berdasarkan evaluasi, menurutnya, Indonesia sudah swasembada pangan. Tahun 2018 ini, akan ditingkatkan lagi dan terus dipacu agar swasembada pangan terpelihara untuk seterusnya. Kasad datang ke Bali Barat menggunakan helikopter Mi-
17 TNI-AD dan Hely Beld 412 di Stadion Pecangakan, Jembrana, Bali. Hadir dalam kunjungan di Mako Yonif Mekanis 741/GN tersebut Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal Komaruddin Simanjuntak, bersama jajaran, Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Kajari, dan Kepala PN Negara. Kasad memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif Mekanis 741/GN dan Kodim 1617/Jembrana serta Balakdam IX/Udayana. (kmb26)
Didiskualifikasi Dari Hal. 3
Sementara itu, calon kepala daerah yang terlibat dalam pemberian mahar politik akan didiskualifikasi. Bawaslu Jawa Timur juga akan memanggil untuk mengklarifikasi pernyataannya terkait mahar politik. Rahmat Bagja menjelaskan surat yang dikirim Bawaslu Jatim ke La Nyalla merupakan surat pemanggilan yang juga berisi permohonan klarifikasi mengenai mahar politik hingga Rp 40 miliar, yang diduga ditagih Prabowo Subianto sebagai syarat mendapatkan dukungan dari partai berlambang Kepala Garuda tersebut untuk maju pada Pilgub Jawa Timur 2018. Bagja akan meminta bukti dari La Nyalla terkait pernyataannya tentang adanya politik uang dalam pilkada serentak. Ia mengatakan ketika tuduhan La Nyalla kepada Prabowo kelak tidak terbukti, maka mantan Ketua Umum PSSI itu dapat dikenakan sanksi mengenai penyebaran berita bohong. “Makanya kami minta kepada Bawaslu Jawa Timur untuk menindaklanjutinya dengan memanggil yang bersangkutan. Jangan sampai buat kegaduhan,” ujarnya.
Harus Punya Uang Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pernah mengaku sedih atas kondisi dan sistem demokrasi yang berlangsung selama ini. Sebab, figur-figur yang berprestasi dan berakhlak baik tak mungkin bisa menjadi pemimpin bila tak punya uang. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, menyebut apa yang dipaparkan Prabowo sebagai bentuk keprihatinan sekaligus kritik atas kebiasaan politik yang terjadi di Indonesia setiap pilkada. Prabowo hanya memberikan contoh, bukan fakta yang terjadi di partainya. “Itu kritik, bukan kebiasaan di Gerindra,” tegasnya. Tingginya biaya untuk pilkada, dia melanjutkan, membuat Gerindra pernah mengusulkan agar kepala daerah tidak lagi dipilih langsung, melainkan kembali melalui DPRD. Pada bagian lain, Ferry membantah pernyataan La Nyalla Mattalitti yang mengaku pernah dimintai uang Rp 40 miliar untuk mendapatkan rekomendasi sebagai calon gubernur Jawa Timur. Menurutnya, pernyataan tersebut harus dipertanggungjawabkan dan ditindaklanjuti. (ant/kmb)
Daya Saing Dari Hal. 3
Oleh karena itu, ke depan persoalan daya saing juga menjadi pemikiran jajaran Bappeda untuk bisa memberi nilai yang lebih terhadap sektor partanian. Hal ini dilakukan tidak lain supaya sektor ini tetap eksis dan memberi nilai tambah sekaligus juga dalam rangka mengatasi kesenjangan. Adapun kegiatan yang akan dilakukan, di antaranya mulai dari perbaikan jaringan irigasi, asuransi gagal panen, bebas pajak, bantuan Rp 50 juta kepada petani, simantri serta program lainnya. Semua itu sebagai wujud merealisasikan program yang pro kepada pertanian. Program yang namanya subsidi, proteksi, promosi harus dibangun dalam sektor pertanian. Untuk proteksi misalnya, pihaknya mengim-
bau seluruh masyarakat Bali, dalam ber-yadnya, agar bisa menggunakan produkproduk yang dihasilkan oleh petani kita. Misalnya saja salak, jeruk, manggis, serta yang lainnya. Ini pasti akan memberikan multiplier efek yang bagus. Makanya kita harus bicara pertanian dalam arti luas dengan pola pendekatan yang holistik. Di mana jaringan irigasi, di mana pemasarannya sampai pada mengedukasi petani harus kita dampingi. Holistik dan terintegrasi juga dengan OPD lainnya. Bukan hanya itu, harus tematik. Misalnya tidak cukup hanya membangun bendungan, tanpa ada saluran yang jelas. “Ke depan, kita tak mau seperti itu lagi. Bagaimana pembangunan yang dilakukan bisa memberi nilai tambah dan berkelanjutan dalam semua bidang,” ujarnya. (ara)
Nyeri di Lututnya Minggat, Tubuhnya Kini Lebih Sehat
Kepala Dusun ini kerap merasakan nyeri-nyeri di lututnya. Di samping menjabat kepala dusun di wilayah tempat tinggalnya, lelaki berusia 47 tahun ini berprofesi menjadi penjahit pakaian, dan kerap pergi berladang. Mungkin aktivitas kesehariannya yang padat
itulah yang menyebabkan rasa nyeri-nyeri menyerang lututnya. Bukan itu saja, ia jadi mudah sakit dan staminanya pun menurun. Tentu saja berbagai keluhan ini akan mengusik urusan dapur dan kasurnya. Tak boleh dibiarkan berlarut-larut kalau sang istri tak ingin cemberut. Maka itu, ayah dua anak ini mencari solusi. Kebetulan, sekitar sebulan lebih yang lalu lelaki bernama I Wayan Astika ini membaca manfaat Madu Bima 99 di koran setempat. Karena tertarik, lelaki yang tinggal di Dusun Uma Bali, Desa Gelantung, Kecamatan Marga, Kabupaten Taban, ini
langsung mengonsumsi Madu Bima 99 itu 2 sendok setiap akan tidur. Hasilnya? Sekarang nyeri-nyeri di lututnya menghilang dan ia pun jadi jarang sakit. “Stamina menjadi lebih bagus, dan vitalitas meningkat,” jelasnya senang. “Ada teman, nyeri sendi juga. setiap malam lututnya terasa nyeri dan panas,” katanya diakhir pertemuan pada tanggal 1 Juni 2016 lalu. “Lalu diolesinya dengan Madu Bima 99 setiap mau tidur, dan kini tidak nyeri lagi,” imbuhnya kemudian. Mengonsumsi madu untuk membuat badan bugar dan bebas dari penyakit sudah
dilakukan orang sejak dulu. Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agama-agama besar menyebutkan bahwa madu memang bagus untuk kesehatan. {1} Al-Quran (AnNahl: 69) menyatakan,
"Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari berbagai macam penyakit." {2} Injil (Amsal 24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." {3} Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, “Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.” {4} Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, “Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni tak
mengonsumsi apa-apa kecuali madu.” Nah, kalau kitab suci yang menyatakannya, apakah kita masih berhak untuk menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu
Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-14
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Minggu WAGE, 14 Januari 2018
Konseling Remaja
u g g n Mi
Mimpi Basah Tanya: Putra: Hai Kak, beberapa hari yang lalu saat saya bangun tidur, ada cairan gitu di kasur, saya seperti ngompol gitu loh kak. Itu gimana ya kak? Saat ini saya berusia 14 tahun kak. Apa saya baik-baik saja kak? Mohon dijawab ya kak. Terima kasih kak. Jawab: KISARA: Hai Putra, wah kayaknya kakak harus bilang selamat dulu nih karena apa yang kamu alami itu menandakan kamu sudah beranjak dewasa! Apa yang kamu alami itu adalah hal yang wajar untuk laki-laki usia 13 tahun. Pada usia ini kamu akan memasuki masa peralihan dari masa anakanak ke masa dewasa yang sering disebut dengan masa pubertas. Pubertas ditandai dengan kematangan organ reproduksi dan perubahanperubahan pada tubuh. Nah, perubahan-perubahan apa aja sih yang terjadi pada laki-laki selama masa pubertas? Jadi, selama masa pubertas laki-laki akan mengalami beberapa perubahan secara fisik. Hormon testosteron yang dimiliki oleh laki-laki akan membantu pertumbuhan rambut-rambut halus di sekitar ketiak, alat kemaluan
Fotografi KOMPOSISI merupakan salah satu unsur utama dalam fotografi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang komposisi yang baik bersifat wajib bagi seorang fotografer. Secanggih apa pun kamera yang dipergunakan, tapi jika dia tidak optimal dalam mengomposisikan fotonya, maka hasilnya akan terlihat biasa-biasa saja. Begitu pula sebaliknya, pengguna kamera sederhana seperti kamera poket sekalipun tetap berpe-
laki-laki, dagu (janggut), dan atas bibir (kumis). Pada masa pubertas juga terjadi perubahan pada suara menjadi berat, tumbuh jerawat, dan mulai diproduksinya sperma yang sewaktu-waktu dapat keluar sebagai mimpi basah. Perubahan lainnya yang juga terjadi pada laki-laki adalah tubuh yang mulai bertambah berat dan tinggi, keringat yang bertambah banyak, kulit dan rambut mulai berminyak, dada membidang, tumbuh jakun, penis dan buah zakar membesar. Lalu kenapa bisa terjadi mimpi basah? Nah, jadi secara singkat mimpi basah itu terjadi karena produksi sprema (air mani) secara terus menerus itu sudah tidak bisa ditampung lagi sehingga perlu dikeluarkan. Saat air mani itu keluar di malam hari dikala kamu tidur, itulah disebut mimpi basah. Eits, tapi mimpi basah beda loh sama ngompol. Kalau ngompol yang keluar adalah air kencing, sedangkan saat mimpi basah yang keluar adalah air mani (sperma). Mimpi basah ini adalah hal yang normal bagi remaja laki-laki dan menandakan bahwa remaja laki-laki itu sudah memiliki kemampuan untuk bereproduksi. Selain mimpi basah, hal penting yang kamu harus ketahui adalah ereksi. Apa itu ereksi? Ereksi merupakan pengerasan
dan pembesaran penis yang terjadi ketika pembuluh darah di penis dipenuhi dengan darah. Ereksi ini mungkin kamu kenal dengan sebutan ‘tegang’ yaa. Ereksi dapat hilang dengan sendirinya atau dengan terjadinya ejakulasi, yaitu keluarnya air mani lewat saluran uretra, baik itu saat berhubungan seksual dengan pasangan, onani ataupun mimpi basah. Apa sih yang menyebabkan ereksi? Ereksi itu bisa disebabkan karena adanya rangsangan seksual, seperti berfantasi seksual, melihat gambargambar seksi, menonton adegan seksi, dan sebagainya. Oh iya, tadi KISARA sempat menyebut sedikit tentang onani kan. Nah, mungkin sedikit lagi KISARA akan menjelaskan ke Putra apa sih onani itu. Jadi, onani itu adalah rangsangan yang dilakukan oleh remaja laki-laki pada alat kelaminnya sendiri untuk mengeluarkan air mani atau untuk menghilangkan ketegangan pada alat kelaminnya. Biasanya remaja-remaja sering menyebut onani itu dengan ‘ngocok.’ Nah jadi itu, Putra, semoga menjawab pertanyaan-pertanyaan kamu yaa! Kalau kamu masih bingung dan masih pengen tahu informasi lebih lanjut lagi, silakan kontak KISARA di sosial media KISARA yaa.
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Memperkenalkan budaya karya I Wayan Sumatika.
Memetik Jamur Tiram, karya I Wayan Sumatika.
dikelilingi elemen lain dalam foto. Framing bisa dicapai salah satunya dengan menempatkan elemen foto yang jaraknya dekat dengan kamera sebagai latar depan (foreground) yang mengelilingi POI. Saat melakukan framing dalam foto, pikirkan dengan matang kesesuaian dan irama antara latar depan (foreground) dengan latar belakang (background), sehingga perpaduan seluruh elemen dalam foto tampak
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Krama Bali Jangan Sering Makan ’’Lawar’’ Hindari Stroke dan Serangan Jantung
STROKE dan jantung kini menjadi penyakit mematikan di dunia. Salah satu gejala ringan dan sering disepelekan adalah sakit kepala ringan kemudian berkembang menjadi sakit kepala yang sering terjadi perlu diwaspadai sebagai gejala awal munculnya stroke. Sakit kepala yang rutin terjadi dan semakin inten, kata Prof. Dr. dr. Sri Maliawan, Sp.B. (K) FICS, akan membuat tersumbatnya pembuluh darah di otak dan terjadinya stroke. Ketika berbicara di depan guru dan dosen di Dwijendra, Sabtu (13/1) kemarin, dia meminta guru dan dosen jangan menyepelekan sakit kepala berkelanjutan. Selain sakit kepala, kebiasaan mengemil dan makan karbohidrat yang tinggi juga menjadi penyebab utama stroke. Karbohidrat yang berlebihan jika tak digunakan atau dibakar bisa menjadi penyumbat pembuluh darah dalam tubuh. Soal kebiasaan orang Bali makan lawar, kata
BPM/025
dr. Rani Paramitha Iswari Maliawan.
dia, boleh-boleh saja asalkan tidak berlebihan. Yang tak dibolehkan makan lawar setiap hari apalagi membuat berat badan bertambah. Makanya, dia menyarankan orang dewasa di atas 40 tahun agar mengontrol berat badan serta menghindari banyak nasi dan karbohidrat lainnya. Kemudian banyak bergerak dan olahraga yang seimbang. Sementara itu, dr. Rani Paramitha Iswari Maliawan, Biomed., Sp.JP., FIHA., membenarkan serangan jantung sering terjadi datangnya tibatiba. Bahkan, serangan jantung lebih sering terjadi ketika pasien di luar rumah sakit. Penyebab utama serangan jantung adalah pola hidup yang serbamodern dengan pola makanan cepat saji sehingga menyebabkan kegemukan. Perisiko serangan jantung adalah hipertensi, kegemukan dan pengindap kencing manis. Makanya serangan jantung tak hanya terjadi pada orang dewasa namun juga bisa me-
BPM/025
Prof. Dr. Sri Maliawan
Kreatif dengan ”Framing” luang mendapatkan foto yang “wah” dan layak dinikmati jika komposisinya tertata dengan apik. Salah satu komposisi populer yang sering diterapkan oleh fotografer untuk mendapatkan foto menarik adalah framing atau pembingkaian. Framing ini bisa dimaknai dengan menempatkan objek utama foto atau point of intereset (POI) dalam posisi yang sedemikian rupa sehingga
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
wajar dan terjalin satu kesatuan cerita yang utuh. Perhatikan juga porsi yang diambil oleh frame, jangan sampai porsi frame berlebihan yang justru “menenggelamkan” objek utama dalam foto Anda. Secara sederhana, framing adalah teknik komposisi dengan sengaja “membingkai” sebuah objek sehingga mata kita langsung tertuju pada objek utama atau point of interest (POI) tersebut. Seluruh
benda yang ada di sekitar objek yang kita foto berpeluang dijadikan sebagai bingkai atau frame. Bentuknya tidak mesti segi empat seperti bingkai lukisan, tapi bisa juga berbentuk lingkaran, oval, acak-acakan, tidak simetris dan sebagainya. Framing tidak harus menutupi sekeliling POI, tapi bisa jadi hanya satu atau dua sisi pada foto. Yang jelas, efek framing ini akan memunculkan dimensi jarak dan mengarahkan perhatian penikmat foto tersebut menuju POI. Aturlah tingkat terang, warna, dan motif dari bingkai sehingga tidak sampai mengalihkan perhatian dari POI. Lantas, apa keuntungan yang bisa diperoleh dengan melakukan komposisi framing? Pertama, memberikan konteks pada foto. Penggunaan framing akan memberikan kesan sebuah pembatasan dan pemahaman terhadap lingkungkan yang dipotret. Kedua, memberikan kedalaman pada foto. Sebab, framing biasanya akan menempatkan sesuatu benda atau objek pada foreground yang bisa memberikan dimensi pada foto. Ketiga, menuntun mata langsung menuju ke point of interest karena framing berarti menutup ruang kosong dan memaksa mata menuju ke arah point of interest yang dipilih. Keempat, menggugah rasa keingintahuan penikmat foto. Penggunaan framing yang tepat dan kreatif bisa membuat penikmat foto berpikir. Bahkan, berimajinasi apa sejatinya yang ada di belakang frame tersebut. Selamat mencoba! (ian)
nyerang anak-anak. Program preventif menghindari serangan jantung dengan cara menjaga pola makan seimbang. Soal kebiasaan krama Bali makan lawar, bagi dia, bukan di situ masalahnya. Namun, perlu diwaspadai kolesterol pada lawar bisa menghambat
pembuluh darah dan timbulan lemak ini akan menutup pembuluh darah koroner ke jantung. Inilah alasan Ketua Yayasan Dwijendra, Dr. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., menyebarkan informasik soal stroke dan jantung agar guru dan dosen bisa mengajar dengan baik. (025)