Skip to main content

Edisi 13 Desember 2015 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 117 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

minggu

balipost (89rb Like) http://facebook.com/balipost

umanis, 13 desember 2015

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

ForBALI Demo Tolak Reklamasi Teluk Benoa di KLHK

Desak Presiden Lindungi Keanekaragaman Hayati Jakarta (Bali Post) ForBALI kembali menyuarakan menolak reklamasi Teluk Benoa di Jakarta. Kali ini seruan itu dilontarkan ForBali saat terlibat dalam Climate Art Day yang diadakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Penyelamatan Hutan dan Iklim Global di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sabtu (12/12) kemarin. Intinya, mereka menyuarakan perlindungan terhadap ekosistem perairan Teluk Benoa dari

ancaman reklamasi Teluk Benoa. Koordinator ForBALI, Wayan Gendo Suardana, mengungkapkan komitmen Presiden untuk menyelamatkan wilayah pesisir harus diikuti dengan pencabutan Perpres No. 51. Dia mengungkapkan, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya dalam sidang konvensi perubahan iklim (UNFCCC) mengatakan bahwa 60% masyarakat Indonesia hidup di wilayah pesisir dan memiliki kerentanan dari dampak peruba-

han iklim. Untuk mengatasinya, Indonesia telah berkomitmen menurunkan emisi sebesar 29% di bawah business as usual pada tahun 2030, atau 41% dengan bantuan internasional. Di dalam pidatonya, Presiden Jokowi juga menyatakan penurunan emisi dilakukan dengan mengambil berbagai langkah termasuk dengan cara melakukan perlindungan keanekaragaman hayati laut. Hal. 19 Pesisir Sempurna

Dirikan Patung 13 Meter Denpasar (Bali Post) Setelah sukses pada tahun 2014, kini sejumlah lembaga, komunitas, seniman, mahasiswa, pelajar, dan individu yang tergabung dalam bendera Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi (ForBALI) Teluk Benoa, kembali menggelar acara serupa. Hanya, menampilkan konsep yang berbeda dengan tema “Sanga Bhuana Art Event Bali Tolak Reklamasi 2015” Minggu ini (13/12) di Pantai Padanggalak, Kesiman. Event akbar yang digagas dengan semangat gotong royong ini menampilkan deretan band, seni tradisional bondres, tarian tradisional dari berbagai sekaa teruna banjar di Bali, dan teater. Selain itu, di sela-sela rangkaian event ini akan menyajikan patung kepalan tangan kiri setinggi 13 meter, diameter 5 meter sebagai simbol lingga yoni perlawanan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa seluas 700 hektar oleh investor. Hal. 19 Diarak ke Pantai

Nikita Mirzani

Nikita Bantah Terima Bayaran

AWALNYA bungkam. Namun dua hari setelah ditangkap polisi atas dugaan prostitusi online, Nikita Mirzani akhirnya buka suara. Nikita menggelar jumpa pers terkait kabar miring tersebut, Sabtu (12/12) kemarin, Banyak hal yang ia utarakan. Di antaranya kabar mengenai telah menerima transfer bayaran booking-an sebelum ia tertangkap di kamar hotel. “Sehubungan dengan adanya kabar tentang Niki selama ini. Niki ingin memberi klarifikasi, satu adanya beberapa pemberitaan yang bilang kalau Niki menerima transfer uang dari kejadian yang kemarin padahal tidak ada transferan ke rekening sama sekali dan ini bisa dibuktikan dari hasil buku tabungan yang telah di-print oleh Niki,” ujarnya. Hal. 19 Tak Kenal F

Reza Baru Disurati, ARB Melunak Jakarta (Bali Post) Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan melanjutkan sidang etik terhadap Ketua DPR Setya Novanto. Senin (14/12) besok, MKD akan menghadirkan dan memeriksa Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan. Sedangkan pengusaha Muhammad Reza Chalid ternyata baru disurati.

JAGAT BALI

Pura Bukit Buluh

BPM/ist

DEMO - ForBali kembali menyuarakan penolakan Reklamasi Teluk Benoa bersama warga sipil lainnya di KLHK Jakarta, sabtu (12/12) kemarin.

PURA Bukit Buluh memiliki nama yang sama dengan nama tempatnya berdiri yakni di daerah perbukitan Bukit Buluh, Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung. Pura yang berfungsi sebagai pemerintahan dan tempat mengambil keputusan pada zamannya dulu ini sebelumnya ludes terbakar pada tanggal 7 Agustus 2012. Pura tersebut menjadi kawitan Pratisentana Sira Dalem Mangori. Piodalan Pura Bukit Buluh jatuh setiap Anggarkasih Prangbakat. Biasanya Batara nyejer selama tiga hari berturut-turut mengingat banyaknya warga Bali bahkan di luar Bali datang untuk ngaturang bakti. Panitia Pembangunan Pura Bukit Buluh, I Wayan Nastra, mengungkapkan, Pura Bukit Buluh di-sungsung oleh warga Tutuan yang berasal dari Pratisentana Sira Dalem Mangori. Saat ini, jumlah warga Tutuan yang tercatat mencapai 2.500 KK tersebar di seluruh Indonesia. Pura Bukit Buluh menjadi satu kesatuan dengan pura lainnya yang ada di Desa Gunaksa di antaranya Pura Bukit Mastapa, Pura Bukit Tengah, Pura Dalem Setra, Pura Penataran, dan Pura Batur. Pura Bukit Buluh diyakini sebagai pusat pemerintahan di wilayah Gunaksa pada zaman kerajaan. Hal. 19 Pura Pedarman

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (12/12) kemarin. Dia mengatakan rapat pimpinan MKD memutuskan memanggil Luhut karena nama Luhut disebut-sebut dalam rekaman terkait dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden untuk meminta saham PT Freeport Indonesia. “Rapat pimpinan MKD DPR RI memutuskan untuk mengundang Menko Polhukam Luhut Panjaitan

pada Senin (14/12) pukul 13.00 WIB,” kata Dasco. MKD DPR juga melayangkan surat panggilan kedua untuk M. Reza Chalid. ‘’Kita punya alamatnya, tetap kita kirim,” kata dia. Sementara itu, pernyataan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, kian melunak membela Setya Novanto. Kalau dulu ARB membela bahwa Setya Novanto tak bersalah. Kini, dia meminta Ketua DPR Setya Novanto, gentle

menghadapi masalah yang kini dialaminya. “Ya hadapi saja, hadapi saja masalah ini, mudah-mudahan bisa diselesaikan,” ujar ARB di sela-sela acara Kongres XX Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sabtu kemarin. ARB menilai langkah Novanto yang juga Wakil Ketua Umum DPP Golkar, melaporkan Menteri ESDM, Sudirman Said, ke Bareskrim Polri, merupakan hak pribadinya. Apalagi, kalau menganggap dia dicemarkan nama baiknya. “Itu hak dong. Itu hak dari seseorang yang merasa nama baiknya tercemarkan. Saya kira wajar saja orang melakukan satu tuntutan,” jelas ARB seraya mengatakan persoalan ini tidak akan memengaruhi hubungan antara eksekutif dan legislatif. (ant)

Bangli Jaga Lingkungan Kaldera Batur

KOMITMEN pasangan calon yang dinyatakan menang sementara pada Pilkada serentak belum lama ini dalam menjaga alam Bali patut kita pertaruhkan. Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangli I Made Gianyar-Sang Nyoman Sedana Arta (Gita) yang sementara tampil sebagai pemenang dalam Pilkada Bangli kali ini sudah memiliki

rencana yang jelas menyelamatkan alam Bali. Sebagaimana visi dan misinya selama ini, pasangan incumbent yang diusung PDI-P ini akan melanjutkan kembali sejumlah program unggulan yang telah dijalankan selama lima tahun sebelumnya. Tak hanya itu, beberapa kebijakan dan program baru pun akan diterapkan untuk membangun Bangli ke arah yang lebih baik lima tahun ke depan. Dalam hal menjaga lingkungan khususnya kaldera Gunung Batur, calon bupati I Made Gianyar mengaku akan menata kembali dengan memperjelas regulasinya. Menurutnya, harus ditentukan mana kawasan yang boleh digali dan mana yang harus dikonservasi. Pemerintah tidak akan bisa berpikir untuk menghentikan aktivitas galian C secara total. Mengingat pembangunan selama ini tidak bisa dilepaskan dari bahan baku pasir. Hal. 19 Sadarkan Penambang

BPM/dok

KALDERA BATUR - Kawasan Kaldera Batur, Kintamani yang telanjur rusak akibat galian C.

Jembrana dan Tabanan

Menjaga Alam dan Budaya Bali, Membangun Kekuatan Desa

Pasangan I Putu Artha-Made Kembang Hartawan (ABANG) dari hitung cepat, unggul 66 persen sementara pada Pilkada Jembrana. Jago PDI-P Jembrana ini kendati tidak memenuhi target, namun tetap dipercaya masyarakat untuk memimpin Gumi Makepung lima tahun ke depan. Lantas, bagaimana komitmen ABANG terhadap penyelamatan budaya dan alam Bali?

KEDUA tokoh PDI-P ini mengungkapkan budaya merupakan akar suatu daerah sebagai kekuatan lokal. Karena itu, harus dipertahankan dan dijaga agar tidak luntur dan lenyap. Ia mencontohkan subak. Dia berjanji memberikan kewenangan subak untuk mengantisipasi gencarnya alih fungsi lahan. “Kalau itu (alih fungsi) mengganggu tentu tidak akan diberikan rekomendasi oleh subak, dan kami wajib melestarikannya,” tandas Artha. Perhatian untuk sektor pertanian juga diberikan melalui bantuan

sepeda motor baik klian subak basah dan kering. Selama lima tahun ke depan, Artha mengaku tetap konsisten menjaga kesenian-kesenian yang menjadi ciri khas Jembrana. Seperti jegog, makepung, preret dan kesenian lainnya yang harus dipertahankan dan dipatenkan. Selain menjaga budaya dan alam, Jembrana yang wilayahnya sebagai pintu masuk Bali, juga berkewajiban menjaga keamanan. “Sebagai ujung tombak ujung barat Bali, kami tata dan intensifkan pengamanan (kependudukan) di pintu masuk,” tambahnya.

Selain berkomitmen menjaga budaya dan alam Bali, menurutnya juga perlu pembangunan sumber daya manusia yang mumpuni menghadapi perekonomian global. Karena itu, pembangunan selama lima tahun ke depan difokuskan ke desa dan kelurahan. Ekonomi kerakyatan dikatakannya tertumpu di desa dan kelurahan, seperti dengan pembangunan pasar desa, peningkatan kualitas koperasi, LPD dan UMKM yang berada di desa. Hal. 19 Di Tabanan

I Putu Artha

BPM/olo

BPM/san

Komang Gede Sanjaya


DAERAH

2

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Telusuri Hilangnya C-1 Plano

Panwaslih Temukan Unsur Kesengajaan

Bangli (Bali Post) -

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bangli mulai menelusuri hilangnya formulir C-1 plano di TPS 1 Desa Undisan, Tembuku dari kotak suara. Sejumlah jajaran pelaksana di tingkat terbawah seperti PPK, KPPS, PPS, PPL, termasuk pengawas TPS pun dimintai keterangan atas kejadian tersebut. Dalam keterangan terungkap bahwa kotak suara penyimpanan formulir C-1 plano sempat dibuka saat ditransitkan di kantor desa. BPM/dgk

TUMPEK - Pelaksanaan penyucian dan persembahyangan bersama di Polres Buleleng serangakain hari Tumpek Landep, Sabtu (12/12) kemarin.

Ketua Panwaslih Bangli, Nengah Sandiarta, Sabtu (12/12) kemarin, mengatakan, dari hasil klarifikasi yang dilakukan menemukan adanya unsur kesengajaan dalam kasus tersebut.

Dijelaskan Sandiarta, sesuai keterangan Ketua KPPS TPS 1, Made Suardana, usai pencoblosan dan penghitungan suara, kotak tersebut ditransitkan di desa sebelum dibawa ke PPK. Saat ditaruh

di kantor desa, salah seorang PPS meminta surat lamaran yang ternyata sudah dimasukkan dalam kotak oleh KPPS. Karena telanjur dimasukkan, KPPS lantas berinisiatif membuka kembali kotak

Denpasar (Bali Post) Kandidat calon Wali Kota Denpasar nomor urut 3, I Made ArjayaA.A.Ayu Rai Sunasri (AS), menyatakan, meski tak akan berpengaruh terhadap hasil perolehan suara, namun menjelang pelaksanaan coblos ulang di tempat pemungutan suara (TPS) 6 di Jalan Pulau Saelus, Banjar Pembungan, Sesetan, Densel, pihaknya berharap agar munculnya pelanggaran dengan ditangkapnya enam pemilih palsu saat Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Denpasar, 9 Desember 2015 lalu, menjadi pengalaman dan pelajaran politik sekaligus pengalaman demokrasi bagi masyarakat dan utamanya bagi lembaga penyelenggara pemilu baik KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Denpasar maupun Panwaslih (Panitia Pengawas Pemilih) Kota Denpasar serta seluruh aparat maupun institusi di Bali. “Secara umum, kami menerima dan menghormati apa pun hasil rekapitulasi yang nantinya disampaikan KPU Kota Denpasar. Kami juga tidak mempermasalahkan dengan jumlah suara yang sudah kami raih,” tegas Arjaya Sabtu (12/12) kemarin. Bahkan, imbuh politisi yang akrab disapa “Si Udeng Poleng”

ini, melalui perhelatan Pilwali 2015 yang berlangsung aman, damai, dan kondusif itu, ia juga menyatakan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Denpasar, tim, partai pendukung di KBMMP, serta relawan yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Pilwali. “Banyak pengalaman yang kami petik. Bagi saya kemenangan dalam pertarungan lalu bukan sekadar kemenangan angka, namun kami lebih memaknai bahwa kemenangan Pilwali lalu juga bagian dari kemenangan demokrasi bagi semua masyarakat khususnya masyarakat Denpasar,” imbuh mantan Ketua Komisi 1 DPRD Bali ini. Sehingga dengan begitu, imbuh putra dari salah satu tokoh yang juga sesepuh PDI-P asal Sanur, almarhum Nyoman Lepug ini, ia juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus menyampaikan selamat kepada kandidat incumbent yang kembali terpilih untuk memimpin Denpasar periode 2016-2021 mendatang. “Tentu kami selaku paslon bahwa dinamika yang terjadi saat perhelatan Pilwali 2015 lalu bagian dari upaya untuk mewujudkan Denpasar yang lebih baik dan sejahtera. Termasuk

dengan terpilihnya kembali paslon petahana, selaku masyarakat yang juga paslon akan siap mendukung upaya-upaya wali kota/wakil wali kota untuk pembangunan Denpasar lima tahun mendatang,” paparnya. Selain itu, balik soal rencana coblos ulang yang akan dihelat di Banjar Pembungan, Densel, Minggu (13/12) ini, Arjaya berharap agar coblos ulang bisa berlangsung jujur dan adil serta tanpa rekayasa. “Poin itu penting karena dengan tercederainya demokrasi di Denpasar selaku barometer Bali, maka dampaknya akan sangat luas. Kami juga menginginkan agar bukan saja Panwaslih Denpasar, melainkan pihak kepolisian juga harus bersikap profesional dan serius untuk melakukan pengusutan maupun penyelidikan atas kasus pemilih palsu di Pilwali 2015 lalu,” pintanya. Sehingga dengan keterungkapan siapa di balik enam pemilih palsu, hal ini akan dijadikan sebagai evaluasi berharga pada pemilu-pemilu yang akan datang. “Termasuk bagaimana nanti KPU selaku penyelenggara pemilu mendatang untuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih,” ujarnya. (kmb)

Arjaya Minta Coblos Ulang Ratusan Senjata di Pembungan Jadi Pelajaran Demokrasi Diupacarai

yang telah disegel tanpa merusak tanda pengamannya itu. ‘’Dari pengakuan KPPS yang diambil saat itu hanya surat lamaran yang diminta. Tidak ada mengambil dokumen lain-lainnya,’’ ungkap Sandiarta. Kendati sesuai pengakuan yang diambil hanya surat lamaran, namun kenyataannya formulir C-1 plano justru raib. Panwaslih menilai dalam kasus tersebut ada unsur kelalain di mana PPS dan KPPS harusnya

menjaga dan mengamankan kotak suara tersebut. ‘’Kami menemukan ada unsur kesengajaan membuka kotak sehingga muncul masalah begini. Tidak menutup kemungkinan kami akan melanjutkan kasusnya ke kepolisian karena terjadi pencurian dokumen negara,’’ imbuhnya. Namun, sebelum sampai ke arah itu, pihaknya mengaku masih akan membahas hasil temuannya itu dengan Tim Sentra Gakumdu. (kmb40)

Tumpek Landep

Singaraja (Bali Post) Bertepatan dengan hari suci Tumpek Landep, Polres Buleleng melakukan upacara penyucian terhadap ratusan senjata api. Kegiatan diawali memercikkan tirta suci, kemudian dilakukan persembahyangan bersama. Ratusan senjata di antaranya jenis revolver, dan laras panjang diupacarai. Tidak ketinggalan sejumlah kendaraan dinas kepolisian, termasuk armored water canon ikut diupacarai. Tujuannya memberi ketenangan pada setiap petugas dalam menjalankan misi menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Polisi supaya lebih bijak dan berhati-hati membawa senjata api. “Yang diupacarai bukan hanya senjata, ada juga kendaraan dinas, termasuk yang disimpan di gudang. Ini merupakan kearifan lokal, serta diharapkan menjadi pengaruh baik bagi pengguna senjata di dalam melaksanakan tugas,” ujar Kabag Ops. Polres Buleleng Kompol I Ketut Gelgel, Sabtu (12/12) kemarin. Gelgel menambahkan, kegiatan serupa dilakukan di seluruh Polsek jajaran Polres Buleleng. Upacara dipimpin masing-masing Kapolsek. Seluruh peralatan terbuat dari bahan besi dan logam disucikan. “Bertepatan dengan Tumpek Landep sebagai wujud syukur masyarakat Bali, kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebagaimana telah memberi pengetahuan suci, dalam mengolah dan merancang benda terbuat dari logam besi dan berguna untuk keseharian umat manusia,” tambahnya. (dgk)

Kematian Notaris Agung Diduga Bunuh Diri

Negara (Bali Post) Pascaditemukannya mayat notaris Gusti Agung Gede Anom, S.H. (58) dari Jalan Gunung Bromo No. 27, Lingkungan Ketugtug Loloan Timur, Jembrana di tengah hutan Klatakan, Desa Melaya, Jumat (11/12) lalu keluarga korban mengikhlaskan ke pergian korban. Jenazah korban dibawa ke rumah kelahiran di Mengwi Badung untuk diaben. Kapolsek Melaya Kompol Nyoman Nirman yang didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Sabtu (12/12) kemarin, mengatakan keluarga korban menerima secara ikhlas atas meninggalnya korban. Pihak keluarga yakin kalau korban meninggal karena bunuh diri, sebab di TKP ditemukannya beberapa barang bukti. Barang bukti tersebut di antaranya satu mangkuk kecil yang masih ada sedikit cairan bening beserta uang tunai yang ada di saku pakaian korban Rp 3.690.000 dan dompet yang berisi identitas korban. “Keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan diketahui Perbekel Melaya,” jelas Nirman. Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra mengatakan pihaknya masih mengecek sisa cairan dalam mangkuk ke labfor. Pihaknya juga masih mengecek HP korban ke cyber crime. “Kakak korban di Mengwi sempat mengatakan kalau sebulan lalu, korban sempat mengeluh sakit namun tidak jelas apa sakitnya,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, mayat korban ditemukan Satpam Karang Mutiara Dusun Klatakan, Desa Melaya Kecamatan Melaya, Suyono (52), Jumat (11/12), saat masuk hutan Klatakan untuk mencari makanan kambing. Setelah menemukan mayat korban, saksi Suyono langsung melapor kepada Kepala Dusun Klatakan Abdul Syukur (39) dan diteruskan ke Babinkamtibmas Melaya. Kemudian petugas dari Polsek Melaya dan Polres Jembrana datang ke TKP dan melakukan olah TKP. Di sekitar TKP ditemukan sepeda motor skywave DK 5286 WW di pinggir pantai sekitar 500 meter di sebelah timur TKP penemuan mayat. (kmb)

PELAJARAN DEMOKRASI - Si Udeng Poleng Arjaya saat berfoto bersama dengan saksi dan pelaku pemilih palsu di TPS 6 Banjar Pebungan, Densel beberapa waktu lalu.

BPM/kmb34

KORBAN - Tampak korban mendapat perawatan intensif di ruang intermadiate RSU Paramasidhi Singaraja, Jumat (11/12) lalu.

Perbaiki Boiler

Dua Pekerja PLTU Celukan Bawang Luka Bakar Singaraja (Bali Post) Kondisi lemah dan memprihatinkan dialami pekerja teknisi mesin di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Mereka itu yakni Edi Rahman (22) dan rekannya I Gusti Made Ari Permana (26). Keduanya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Paramasidhi Singaraja karena mengalami luka bakar di seluruh bagian tubuhnya. Pekerja ini terkena siraman batubara panas ketika hendak memperbaiki mesin boiler. Akibat siraman itu, sejumlah bagian kulitnya melepuh. “Sakitnya masih cukup terasa di kulit tangan. Sudah lebih baik sekarang. Kemarin itu gak bisa digerakin,” kata Edi Jumat (11/12) lalu. Sedangkan I Gusti Ngurah Agung menjelaskan, kronologis kejadian terjadi, Kamis (10/12) lalu pukul 16.00 wita. Waktu itu, adiknya Ari Permana dengan rekan kerjanya Edi, dibantu dua pekerja lain. Mereka tengah membenahi alat boiler kondisinya rusak. Perbaikan dilakukan di bagian bawah dan atas boiler, dengan terlebih dahulu dibersihkan. Tidak lama berselang, boiler yang dibersihkan memakai air tersebut mendadak macet. Disinyalir ada bagian mesin ter-

sangkut, lalu mengakibatkan air tumpah ke dalam mesin boiler berisi batubara bersuhu panas. “Dari sana mendadak batubara panas ke luar di bagian atas mesin, dan adik saya tidak bisa menghindarinya. Langsung jatuh terkena debu itu,” ucap I Gusti Ngurah Agung. Kondisi Ari Permana pria asal Desa Tinga-tinga Kecamatan Gerokgak tersebut, lanjut Gusti Ngurah Agung, mengalami luka bakar di tangan, leher. Kulit tubuhnya mengelupas, hingga mengenai wajah dan belahan pinggang belakang. “Panasnya sampai membuat tubuh luka mengelupas, muka mengalami bengkak. Kalau sekarang setelah dirawat dokter, jadi lebih baik kondisinya,” katanya. Sementara itu, pihak Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Paramasidhi, Ni Desa Nyoman Yunita Pratiwi, menerangkan, korban luka bakar Edi mengalami luka bakar derajat dua dan mencapai 17 persen. Meliputi wajah, leher, dan tangan. Berikutnya terhadap kondisi yang dialami Permana, luka bakarnya 12 persen terkena di bagian wajah, tangan, dan leher. Berdasarkan pengamatan medis, kedua korban mengalami luka bakar telah melewati jaringan kulit dan mengenai areal saraf. (kmb34)

Denpasar Kembali Raih Penghargaan Tingkat Nasional Adibakti Mina Bahari BERBICARA masalah prestasi pada akhir tahun 2015, Pemerintah Kota Denpasar memang tidak pernah ada habisnya. Betapa tidak, setelah sebelumnya meraih penghargaan trofi Adipura, Paramakarya, penghargaan Kota Sehat, penghargaan dalam bidang Indek Kota Berkelanjutan (IKB) tertinggi di Indonesia, serta penghargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Kali ini Pemerintah Kota Denpasar meraih pengharaan Adibakti Mina Bahari melalui Pokmaswas Mina Werdhi Batu Lumbang, Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan, dan berhasil menduduki peringkat teratas pada kategori Pokmaswas Teladan Bidang Pelestarian Sumber Daya Perikanan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, kepada Ketua Kelompok Pokmaswas Mina Werdhi Batu Lumbang, I Made Murdita, Jumat (11/12) di Kementerian Kelautan, Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan pembasmian kapal-kapal asing yang melakukan praktik

illegal fishing di perairan Nusantara mendongkrak pertumbuhan sektor kelautan hingga kini mencapai 8,6 sampai 8,9 persen. “Atas kerja dan peran yang kita lakukan, dibantu oleh TNI AL, kepolisian, Bakamla yang bahumembahu kita basmi kapal-kapal ilegal negara asing terbukti menyumbangkan pertumbuhan 8,6 sampai 8,9 persen,” kata Susi. Lebih lanjut dikatakan, pencapaian itu merupakan karya nyata dari semua kerja anak bangsa di semua ini. Berkat pembasmian kapal ilegal itu juga, jumlah tangkapan ikan nelayan meningkat. “Nilai tukar nelayan pada tahun 2014 sudah 104, naik jadi 106. Pasar lokal sudah naik suplainya menjadi hampir 240 persen, pertumbuhan tangkap naik 40 persen, untuk budi daya dalam dua kuartal terakhir turun karena El Nino, tetapi budi daya pesisir justru naik,” katanya. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan pemerintah akan terus mendukung dan memberikan semangat bagi karya anak bangsa di sektor kemaritiman meskipun jauh dari Jakarta. Ia juga berharap Indo-

nesia ke depan bisa benar-benar menjadi poros perikanan dunia. “Saat ini, kita jadi poros suplai, Thailand sudah defisit dalam dua, tiga kuartal terakhir, begitu juga Filipina dan Vietnam,” katanya. Sementara Ketua Kelompok Pokmaswas Mina Werdhi Batu Lumbang, I Made Murdita, ditemui usai menerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar serta pihak lainnya yang selama ini membina maupun memberikan bantuan. Menurutnya, penghargaan ini diraih atas peran aktif serta kepedulian para pemangku kepentingan dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan. “Ke depan dengan diraihnya penghargaan ini diharapkan akan dapat memacu peran serta dan kinerja dalam melakukan pengawasan baik secara langsung maupun tidak langsung yang pada akhirnya akan menciptakan sistem pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang berhasil dan berdaya guna serta terintegrasi dengan baik,” kata Murdita. (ad658)

PENGHARGAAN - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, (kiri) menyerahkan penghargaan kategori Pokmaswas Teladan Bidang Pelestarian Sumber Daya Perikanan kepada Ketua Kelompok Pokmaswas Mina Werdhi Batu Lumbang, I Made Murdita, Jumat (11/12) di Kementerian Kelautan Jakarta.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha  Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata  Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata Sekretaris Redaksi: Sugiartha  Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto,Diah Dewi  Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra,Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana. Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani, . Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto, Banyuwangi: Budi Wiliyanto,  Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta,  Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Seremonial

3

’’Grand Opening”

Grand Mirah Boutique Hotel Tawarkan Villa di Tengah Kota GRAND opening Grand Mirah Boutique Hotel dilakukan, Jumat (11/12) lalu. Konsep yang diangkat adalah boutique hotel. Boutique artinya sebuah hunian yang jumlah kamarnya tidak terlalu banyak, di bawah 50 kamar. Mengingat di Denpasar banyak terdapat city hotel dengan luasan kamar yang kecil, maka Grand Mirah Boutique Hotel ingin menawarkan sesuatu yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pasar. Presiden Direktur Grand Mirah Boutique Hotel Mangku Wayan Sutedja mengatakan, Grand Mirah Boutique Hotel menyiapkan layanan special, yaitu desain room yang didesain mirip dengan hotel resort karena suasananya lebih santai dengan pemilihan warna-warna natural dengan luas kamar di atas rata-rata untuk city hotel. Hal itu memberikan kesan nyaman, lega untuk tamu-tamu yang menginap. Selain itu, Grand Mirah Boutique Hotel juga menyiapkan fasilitas kebun, kolam renang di antara fasilitas kebun yang ada padahal letaknya di tengah kota. “Itu yang membuat tamu yang tinggal menjadi lebih nyaman, sehingga tidak di pesisir pantai melulu, tapi di tengah kota pun wisatawan atau tamu asing bisa menikmati suasana resort itu,” paparnya. Kota Denpasar merupakan kota budaya, maka dari itu arsitektur Grand Mirah Boutique Hotel juga dide-

sain tidak jauh keluar dari pakem arsitektur Bali. “Makanya ada unsur batu, bata merah, unsur kayu dengan tambahan kebun yang mendukung,” jelasnya. Tak hanya itu, sebagai upaya menggalakkan kuliner lokal, Grand Mirah Boutique Hotel mengangkat masakan Bali yang autentik sebagai menu utama, dengan konsep all u ca n e at, dapat makan sepuasnya hanya dengan membawa uang Rp 60.000, mulai dari minuman sampai dengan dessert. “Jenis masakan banyak, berbagai jenis makanan sup, berbagai jenis sambal, ada 99 jenis sambal, pengunjung dapat menikmati makanan sepuasnya. Tidak perlu ke tempat yang berbeda untuk mendapatkan masakan khas Bali yang mereka sukai, misalnya sup gerang asem, lawar kuwir, lawar klungah,” bebernya. Generasi muda juga menjadi perhatian pihak Grand Mirah Boutique Hotel, karena pihaknya juga menyiapkan angkringan seperti mie, jagung, sosis bakar dan lain-lain. “Anak muda tidak lagi berpikir makan di hotel mahal, dengan membawa Rp 15.000-Rp 20.000, mereka sudah bisa menikmati makanan yang disuka,” katanya. Ia berharap Grand Mirah Boutique Hotel dapat menjadi center point untuk wisatawan atau pertemuan pemerintah, karena letaknya yang strategis

OPENING - Suasana grand opening Grand Mirah Boutique Hotel, Tawarkan Villa di Tengah Kota. dekat dengan Lapangan P uput an, k awas an he r itage, rumah sakit, museum dan fasilitas wisata yang lain. “Pelayanan utamanya adalah dari airport ke hotel kita siapkan bagi mereka yang tinggal di sini, makan di seputaran Denpasar, kita siapkan transportasi gratis any time, ini adalah pelayanan prima yang kita siapkan,” ujarnya. Seiring dengan program pemerintah membuat pariwisata yang berkualitas, maka pihaknya juga membuat suatu produk yang seirama dengan rencana pemerintah. “Sehingga apa yang diharapkan oleh pemerintah kita dukung melalui pembuatan fasilitas pariwisata yang kualitasnya lebih baik,” imbuhnya. Ia berharap, ke depan

langkahnya dapat diikuti oleh hotel-hotel lain dengan meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan, agar tercipta destinasi pari wisata budaya yang berkualitas. Owner Grand Mirah Boutique Hotel A.A. Sagung Rai Suniati didampingi kedua anaknya, I Gusti Ngurah Widya Sanjaya dan I Gusti Ngurah Satya Dharma mengatakan, Grand Mirah Boutique Hotel merupakan hotel pertama yang didirikannya. Warisan ini merupakan milik mertua, sehingga ia mempunyai kewajiban menjalankan amanah mertuanya, melestarikan peninggalannya. “Ini merupakan peninggalan mertua, akhirnya saya mencari operator untuk mengelola hotel ini,” ujarnya. (ad1282)

Reuni Akbar Berlian Ditawarkan Mulai Rp 399 Ribu SMAN 1 Tabanan Felice Jewellery Cuci Gudang Akhir Tahun

FELICE Jewellery menawarkan perhiasan emas bertabur berlian dalam pameran cuci gudang akhir tahun, di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Cuci gudang berlangsung, Minggu (13/12) ini sampai, Rabu (16/12) mendatang. Berlian ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp 399 ribu untuk liontin. “Banyak koleksi terbaru Felice Jewellery yang terdiri dari berlian fashion seperti pendant, earring, solitare dan ladies ring. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan man’s ring dengan batu mulia, black diamond,” ujar Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani dikonfirmasi, Sabtu (12/12) kemarin. enurutnya, desain berlian fashion dibuat di Hongkong mengikuti trend perhiasan terkini. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Sementara berlian yang dibuat perhiasan didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia. Ber-

lian fashion banyak diminati oleh konsumen perempuan. “Setiap pameran kami memang selalu mengeluarkan desain baru agar customer tidak bosan. Jadi satu desain untuk satu model,” jelas Kadek. Lebih lanjut dikatakan, cuci gudang akhir tahun ini tidak hanya menghadirkan berlian keluaran terbaru. Tapi juga beragam promo menarik seperti pemberian diskon untuk produk berlian one price. “Kami berikan diskon 20 persen untuk berlian yang harganya mulai Rp 2 juta sampai Rp 10 juta. Tapi jangan khawatir, produk lain juga kami beri harga spesial sehingga masih bisa terjangkau bagi customer,” jelas Kadek. Bagi para pria, lanjutnya, Felice Jewellery juga menyediakan cincin bertahtakan batu mulia. Terdiri dari blue sapphire, jamrud, cat eye, dan rubi, yang didatangkan dari Sri Lanka dan Kolombia. Batu mulia ini dijamin keasliannya. Beberapa bahkan sudah bersertifikat Internasional Laboratorium.

TREND - Berlian fashion seperti liontin dan earring ini merupakan koleksi terbaru Felice Jewellery yang kini menjadi trend dan banyak diincar kaum wanita. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas, dan renew sep-

erti baru lagi,” jelas Kadek. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran Felice Jewellery cuci gudang akhir tahun. Harga relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadikan berlianberlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (ad1283)

Sosialisasi Anti Narkoba di Desa Banjar

BNN Provinsi Sasar Generasi Muda KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali Brigadir Jenderal Polisi Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. menilai, kawasan pariwisata memiliki potensi terhadap peredaran narkoba. Ia mengajak generasi muda lebih peka dan tidak mudah terpengaruh mencoba-coba narkoba. Sosialisasi ke Bumi Panji Sakti Buleleng, menuju Desa Banjar Kecamatan Banjar. Kegiatan dihadiri Bendesa Adat Banjar Ida Bagus Kosala, STT Kusa Prabawa, Perwakilan Pemkab Buleleng, Kapolsek Banjar AKP Anak Agung Ketut Sena, S.H., Koramil 1609-06/Banjar diwakili Babinsa Pelda Gusti Made Witara dan undangan lainnya. “Desa Banjar dekat dengan kawasan pariwisata Pantai Lovina, di mana banyak tamu mancanegara melancong dan mencari tempat hiburan. Ditunjang keindahan alam dan aktivitas kesenian, daerah pariwisata ini bisa dibilang rentan terhadap masalah peredaran narkoba,” ujar Suastawa, Jumat (11/12) lalu, di Balai Desa Adat Kerta Locitta, Desa Pakraman Banjar. Pihaknya menekankan kepada generasi muda dan

tokoh masyarakat Desa Banjar, jika narkoba memiliki dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan jiwa manusia. Dampak penggunaan narkoba membutuhkan rehabilitasi khusus dalam waktu cukup lama. “Narkoba sebagai zat adiktif dan dapat mempengaruhi jiwa manusia, halusinasi khayalan tidak nyata seolaholah menjadi nyata sebagai keindahan semu. Narkoba sebagai stimulan, menimbulkan kekuatan sesaat semu dan mengakibatkan depresi. Zat adiktif itulah sangat berbahaya,” ucapnya. Ia menambahkan, tingginya antusiasme generasi muda di Desa Banjar memperhatikan sosialisasi anti narkoba. Salah satu cara menghindari narkoba dengan membuat nyaman dan harmonis kehidupan di keluarga dan masyarakat. Termasuk saling mengingatkan antara orang tua dan anak, jangan sampai ada persaingan dalam suatu keluarga. “Maka penyuluhan kami lakukan dalam memberikan proteksi diri generasi muda terhadap dirinya. Mereka diberikan pemahaman mengenai dampak dan bahaya narkoba, termasuk bagaima-

AKHIRNYA reuni akbar SMAN 1 Tabanan bisa terlaksana lagi, Sabtu (12/12) kemarin, di Aula SMAN 1 Tabanan. Dengan mengambil tema “Good to Great” diharapkan setelah menyelesaikan pendidikan dari SMAN 1 Tabanan, seluruh alumni bisa menjadi lebih baik dan sukses dalam menjalani kehidupan di masa depan. Reuni akbar ini dihadiri alumni dari tahun 1964. Suasana penuh kenangan terasa saat para alumni SMAN 1 Tabanan atau Smasta saling menyapa dan mengingat masa saat berseragam SMA. Acara temu kangen ini dikemas secara santai dan penuh kekeluargaan. Sebelumnya pada tahun 2005 sudah terbentuk kepengurusan Yayasan Alumni Smasta dan pada tahun 2006 reuni akbar pertama sudah pernah dilakukan. Acara ini juga dirangkaikan dengan pemilihan pengurus Yayasan Alumni Smasta yang baru. Yang terpilih sebagai Ketua Umun adalah dr. Wayan Panca yang dilantik langsung dalam acara temu kangen kali ini. Tidak hanya sebatas reuni, para alumni dari Smasta juga memberi sum-

Reuni- Sejumlah alumni menghadiri acara reuni akbar SMAN 1 Tabanan. bangan, baik secara materi maupun secara moril untuk mewujudkan Smasta yang lebih baik ke depannya. Apresiasi positif diberikan dari pihak SMAN 1 Tabanan. Dengan acara yang diadakan para alumni kali ini, pihak sekolah akan selalu siap memfasilitasi acara dari Yayasan Alumni Smasta karena sudah sangat banyak kontribusi yang

diberikan dari Yayasan Alumni untuk membantu pembangunan fisik maupun nonfisik SMAN 1 Tabanan. Acara temu kangen Smasta ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi alumni untuk menyalurkan aspirasi, maupun masukan bagi Smasta untuk Smasta yang jauh lebih berkualitas ke depannya. (ad1280)

Buleleng Peringkat Ketiga Pengguna Narkoba SOSIALISASI - Suasana sosialisasi anti narkoba kepada para generasi muda dan masyarakat di Balai Desa Adat Kerta Locitta, Desa Pakraman Banjar, Jumat (11/12) lalu. na cara mengindarinya,” tambahnya. Perang menanggulangi narkoba di Buleleng menjadi perhatian serius, BNN Provinsi Bali melakukan sosialiasi di tiga titik wilayah, pertama di Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, Desa Banjar Kecamatan Banjar, dan terakhir di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Perwakilan Majelis Madya Kabupaten Buleleng

P ut u D arsana menegaskan, melalui sosialisasi anti narkoba di mayarakat Desa Banjar, banyak pengetahuan diperoleh generasi muda. “Masyarakat menjadi lebih tahu dampak dan pengaruh narkoba. Generasi muda seharusnya dapat mengisi waktu dengan kesibukan positif, termasuk orang tua lebih memperhatikan perilaku anak-anak dan menghimbau menjauhi narkoba,” tegasnya. (ad657)

Singaraja (Bali Post)Pengawasan penggunan narkoba di masyarakat membutuhkan kerjasama berbagai pihak. Khususnya d i B ul e l e n g , d i se b ut ka n berada di peringat ketiga setelah Denpasar dan Badung dalam tingkat pelaku pengguna narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali Brigadir Jenderal Polisi Drs. I Putu Gede Suastawa,SH. mengatakan, tingkat penguna narkoba di berbagai daerah cukup variatif. Ia belum dapat menyebutkan angka perkembangan terkini keseluruhan, hanya saja Kota Denpasar disusul Badung dan Buleleng menjadi daerah dengan tingkat pengguna narkoba paling banyak.

Berdasarkan penelitian data internal BNNP, kasus narkotika di Buleleng sekitar 2,22 persen atau 10.112 orang dari jumlah kasus penyalahgunaan narkoba. “Pengguna narkoba di Buleleng menempati urutan ketiga setelah Denpasar dan Badung,” kata Suastawa, belum lama ini. Dia menerangkan, antisipasi pengunaan narkoba wajib melibatkan tokoh masyarakat di pedesaan. “Tokoh-tokoh masyarakat baik perbekel dan bendesa di desa harus ikut andil menjaga kondusivitas di desa. Mengajak generasi muda mengikuti aktivitas positif dan membangun,” terangnya. Sementara itu, meminimalisasi pengguna narkoba

di Buleleng, Suastawa berencana membangun gedung Kantor BNNK Buleleng di lahan seluas 10 are. Tujuannya membantu kinerja BNNP Bali beserta Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ide pembangunan gedung mendapat repson positif dan telah didukung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. “Bapak Bupati Buleleng memberikan kami tanah seluas 10 are, di areal dekat Terminal Sangsit. Mudah-mudah bisa segera terwujud Kantor BNNK dan dapat menambah kekuatan di Buleleng, selain Polres dan Polsek-polsek di Buleleng telah memiliki satuan narkoba,” paparnya. (kmb34)


PERNIK

4

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Busana Pria 2016

Elegan, dengan Motif Etnik KE MANA arah mode busana pria tahun 2016? Dwi Iskandar, desainer muda Bali yang malang melintang di dunia fashion nasional mencoba menjawab arah mode dan gaya busana 2016. Apa saja yang jadi patokan dan warna yang mungkin akan menjadi tren, atau aksesoris yang diminati para pria?

Busana Pria tahun 2016, akan lebih ke cutting longgar, banyak motif dan garis-garis. Warna lebih kalem dan paduan yang senada tidak lagi color blocking atau contras. Aksesories tetap akan memilih yang maskulin anak muda akan tetap tertarik dengan busana daerah, asal ditunjang dengan aktivitas budaya yang tepat. Dwi Iskandar sendiri ingin memopulerkan kembali sarung di zaman sekarang ini, membawa sarung lebih digemari masyarakat sebagai salah satu alternatif berbusana seperti busana-busana modern sekarang. Ide berangkat dari sarung yang hanya populer di kalangan tertentu saja dan dengan cara pemakaian yang monoton. Selain itu sarung juga cenderung disebut sebagai busana untuk beribadah bagi umat tertentu di Indonesia. Dengan karya dan ide ini Dwi ingin membawa sarung lebih menasional lagi dan tidak hanya untuk umat tertentu saja. Yang pada akhirnya bisa dipakai untuk berbagai macam aktivitas, dari santai sampai formal. Dan yang lebih penting lagi lebih kekinian sehingga generasi mudah sekarang mau memakainya. tidak mudah memang tapi Dwi yakin suatu saat ini akan bisa booming. Prosesnya tidak terlalu sulit karena hanya mengubah cara pemakaiannya dengan yang lebih gampang dengan teknik kerut, ikat dan kancing, sehingga orang akan lebih gampang memakainya. Bahan Untuk bahan sendiri Dwi kebetulan di-support oleh salah satu perusahaan tekstil yang memang fokus ke sarung, dan kebetulan mereka mengeluarkan brand baru yang namanya marrakech ini khusus untuk bahan-bahan non sarung. Kelebihannya adalah mereka memiliki motif-motif yang modern jadi cocok sekali untuk mengubah image sarung dengan karya-karya rancangannya. Kalau dibenturkan dengan trend tahun 2016, “saya tidak terlalu mengarah ke sana, karena di Indonesia kita punya trend sendiri dan itu yang justru ingin saya ciptakan sendiri. Kali ini saya memakai warna-warna kalem,” papar Dwi serius. Soal aksesoris tahun 2016, masyarakat mode di Indonesia suka-suka saja yang penting pas dan nyaman. Menuju 2016 Dwi ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai karya anak bangsa. Dengan begitu kita suatu saat nanti bisa memiliki trend sendiri dan itu harus kita mulai dari sekarang. Tetapi masih menurutnya, saat ini kita lebih mengadopsi unsur lokal kita dan diterapkan ke modern. Desainer Bali, sangat kreatif dan memiliki ide-ide cemerlang untuk mengangkat ide kearifan lokal jadi glamor dan modern. Soal selera fashion di Bali, fashion orang Bali, saat ini dengan kemampuan dalam hal financial mereka juga semakin ingin tampil dengan gaya dan fashionable. Tampil fashionable juga tidak harus mahal tergantung bisa tidaknya memilih busana yang tepat untuk setiap aktivitas. Secara umum publik fashion di Bali tidak ketinggalan dalam berbusana. Minggu ini kita bisa lihat, gaya sarung yang modern dan memikat. Gaya dan gaul. Siapa bilang budaya Indonesia ketinggalan zaman? Dwi membuktikkannya dengan cemerlang. (osi)

Memahami Arti Perkawinan Bahagia

BPM/ist

BANYAK pasangan yang telah lama menikah akhirnya memutuskan untuk bercerai. Penyebabnya diduga karena terlalu cepat mengambil keputusan tanpa mencoba memperbaiki hubungan dalam perkawinan.

Kini ada teori baru yang menyatakan, belajarlah membuat perkawinan bahagia dengan melakukan hal-hal kecil sehari-hari. Apa saja hal yang dilakukan untuk mendapatkan perkawinan bahagia?

Gandengan Tangan Kelihatannya gandengan tangan adalah hal yang tidak bermakna, akan tetapi gesture kecil tapi intim ini menujukkan bahwa kita memiliki perhatian satu sama lainnya. Gan-

dengan tangan dapat dilakukan saat melakukan sesuatu yang sederhana seperti jalan dari mobil ke toko atau saat menyeberang jalan. Luangkan Waktu Sendirisendiri Walaupun kita sudah menikah, bukan berarti pasangan kita harus ada 24 jam dan 7 hari seminggu bersama kita. Luangkan waktu bersama teman-teman perempuan ataupun teman-teman pria (bagi suami) akan membuat kita saling menghargai satu sama lain. Kadang sempatkan untuk menjalani waktu terpisah satu sama lain untuk periode tertentu. Misalnya, mengunjungi orangtua tanpa mengajak suami ataupun sebaliknya. Bertengkarlah Bila Perlu Hidup ini singkat dan terlalu banyak bertengkar merupakan hal yang sia-sia. Itulah sebabnya jika ingin bertengkar, bertengkarlah, akan tetapi batasi amarah kita. Boleh saja

marah untuk hal-hal yang penting. Tetapkan amarah kita. Pikirkan, apakah pertengkaran ini benar-benar diperlukan? Apakah kita marah dalam jangka lama? Jawabannya pastilah tidak karena marah akan menyakiti diri kita sendiri dan juga menyakiti pasangan. Jangan Selalu Mengomel Terlalu banyak mengomel akan menimbulkan kebencian. Mengingatkan pasangan akan sesuatu berkali-kali mungkin masih lumrah, tetapi jika itu terjadi terus-menerus justru akan menimbulkan kemarahan. Jika kita ingin mengingatkan sesuatu pada pasangan lakukanlah dengan pendekatan yang berbeda, minta secara manis, jelaskan apa yang perlu dikerjakan dan kapan harus diselesaikan. Dengan cara ini pastilah pasangan akan memahami keinginan kita dan hubungan akan semakin baik.

Hubungan Intim Masa perkawinan yang lama seringkali menyebabkan pasangan malas untuk berhubungan intim dengan alasan sakit, lelah ataupun alasan lainnya. Agar perkawinan bahagia, bahkan saat kita tidak ingin melakukan hubungan intim, tetaplah kita usahakan untuk melakukannya. Sebab kita perlu menjaga sexual chemistry dengan pasangan. Cobalah tampil lebih mesra dan tunjukkan cinta satu sama lain merupakan bagian bermakna dalam sebuah hubungan. Beri Pujian Memberi pujian yang tulus dapat melanggengkan hubungan perkawinan. Katakanlah pada pasangan bahwa dia hebat dalam melakukan sesuatu. Hal ini akan menimbulkan rasa bangga dalam dirinya. Dengan memberi pujian akan menunjukkan bahwa kita merasa sayang dan memperhatikan dirinya. Misalnya,

pujilah ketika ia berpakaian rapi menuju tempat kerja atau ketika ia membantu merapikan buku-buku koleksinya. Jika ia tahu pasangannya menghargai hal-hal yang dilakukannya, pastilah ia akan bersemangat untuk melakukan hal-hal lain yang terbaik. Jalin Komunikasi Menjalin komunikasi bukan hanya masalah perasaan, tetapi juga tentang hal-hal yang terjadi sehari-hari. Saling cerita satu sama lain tentang situasi tempat kerja teman, atau cerita apa saja yang kita dapatkan dari televisi ataupun surat kabar akan semakin mengeratkan hubungan perkawinan. Diskusi tentang hal sehari-hari sama pentingnya dengan memperhatikan perasaan satu sama lain. Jika hal ini kita lakukan seharihari, maka hubungan perkawinan akan terasa indah dari hari ke hari. lAsti Musnan

Makin Percaya Diri dengan Lengan Kencang Melatih otot lengan tak kalah pentingnya dengan melatih otot–otot tubuh lainnya. Dengan memiliki lengan yang kencang, penampilan jadi semakin percaya diri. Latihan dengan dumble secara rutin dan dengan teknik yang tepat dan benar, maka hasilnya akan diperoleh dengan sempurna. Baiklah ikuti peragaan berikut ini bersama instruktur Anik dari Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. 1 Posisi duduk tegak dengan kedua tangan memegang dumlbe. Kedua siku lengan ditekuk depan dada lalu arahkan ke samping kanan dan kiri, dengan tidak mengubah posisi siku lengan (siku lengan tetap setinggi bahu). Lakukan 2 x 8 hitungan.

Gb. 2 kedua lengan lurus depan dada memegang dumble, posisi lengan setinggi bahu. Tekukkan lengan kanan dan kiri bergantian dengan tidak mengubah posisi siku lengan tetap setinggi bahu. Lakukan 2 x 8 hitungan.

Gb. 3 Dengan posisi tetap duduk tegak, kedua lengan lurus ke atas. Tekukkan kedua lengan bersamaan hingga pada posisi di samping telinga (siku lengan menyiku 45 derajat), lalu luruskan kembali dan ulangi berapa kali hitungan.

Gb. 4 Untuk melatih otot lengan dengan punggung, ambillah posisi seperti yang nampak pada gambar. Silangkan kedua lengan depan dada, lalu rentangkan kedua lengan dan ulangi beberapa kali sesuai kemampuan.

Selamat berlatih bagi pembaca yang ingin tampil pede dengan lengan yang kencang dan salam bugar dari Lala Studio.


Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Resensi Buku

Membaca Kembali Kitab Suci Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Namaku Merah : Orhan Pamuk : Serambi : Agustus,2015 : 750 halaman

MEMBACA kembali agama adalah hal yang menarik, di tengah ketegangan beragama di dunia ini. Novel ini menawarkan perenungan tentang tafsir kitab suci. Pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang kehidupan beragama berdasarkan kitab suci. Layak untuk diperdebatkan kembali, ketika kehidupan beragama di dunia ini begitu “mencemaskan” “Namaku Merah” adalah sebuah novel Orhan Pamuk, sastrawan Turki. Orhan Pamuk telah memenangi Hadiah Nobel pada tahun 2006. Tokoh Utama pada novel ini adalah seorang seniman Turki dari Kekhalifahan Usmaniyah. Kejadian bergulir saat seorang pelukis ditemukan terbunuh, seperti tertulis di Bab I (Aku adalah seorang Mayat). Sudut pandang narator novel berubah setiap bab, dan pembaca akan menemukan kata-kata tak terduga dari seorang mayat, koin dan karpet merah. Novel ini menyampuradukkan ketegangan misteri, cinta dan teka-teki filosofis, membuka jendela kekuasaan Sultan Murad III pada musim dingin tahun 1591 di Istanbul. Enishte Effendi, paman dari ibu si Hitam, sedang membaca Buku Jiwa karangan Ibnul Qayyim al-Jauziyah. Novel dimulai dengan cerita matinya Enishte Effendi dan perjalanan nyawanya. Buku Jiwa sendiri adalah buku yang membahas tentang perjalanan sebuah jiwa ke alam selanjutnya yang dipakai oleh sebagian umat Islam sebagai acuan. Di Buku Jiwa dijelaskan bahwa yang mati dapat mendengar yang hidup. (osi)

Memahami Politik di Bali Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Presiden, Partai Politik, dan Masyarakat : GPB Suka Arjawa : Buku Arti dan Widya Pataka 2015 : Mei, 2015 : 219 halaman

GPB Suka Arjawa salah satu pemikir politik berdarah Bali yang gemilang, dan tajam. Fokusnya pada politik dan pergerakan sosial di dalam masyarakat Bali menarik untuk diberikan apresiasi. Bukunya kali ini memotret beragam geliat perubahan politik yang terjadi di Indonesia, tentu dengan diberi sentuhan tentang beragam kebijakan publik yang terjadi di pusat juga menimbulkan sedikit riak di daerah, terutama Bali. Buku ini di bagi atas sekuel-sekuel pendek, untuk memudahkan pembaca memilah-milah beragam topik lebih dalam. Sekuel tentang “Presiden” merangkum 15 artikel. Sekuel kedua tentang “Partai-Partai”, merangkum 15 artikel. Sekuel “Masyarakat”, 12 artikel. Dan “Rakyat dan Wakilnya” 13 artikel. Pemikir muda Bali yang ikut terlibat aktif dalam proses pendirian Fisip Universitas Udayana, dan aktif menulis opini di Bali Post ini memang seharusnya mulai menuliskan satu topik tentang “gerunjal” dan “onak” politik yang terjadi di Bali. Sayang sekali kalau hanya merangkum bunga rampai tentang sosial-politik. Tetapi, bagaimana pun buku ini penting untuk dikoleksi, sambil kita menunggu dari penulis untuk menulis satu topik pemikiran tentang Bali sampai tandas dan tuntas. Kita tunggu pemikiran kritis dan bernasnya. (osi)

CERPEN

JENDELA

5

Perempuan Kecil yang Mengigil Oleh I Putu Agus Phebi Rosadi

/1/ “Masihkah perempuan itu memenuhi kepalamu, sayang?” Daglish menyentak pundakku sewaktu kepalaku tamasya ke jauh waktu. “Tidak, dia laki-laki waktu itu. Kekuatan pukulan dan kekejamannya bukanlah naluri perempuan” Aku mulai menceritakannya pelan-pelan. Ini untuk kali pertama aku bercerita padanya setelah sekian lama aku menutupi cerita tentang perempuan yang membuat kepalanya dijejali penasaran. Aku kenal sekali perempuan itu. Tubuhnya tegap seperti laki-laki, namun cantik dengan gincu merah tua di bibirnya. Tubuh tegap itulah yang membuat kepalaku menyimpulkan bahwa dia adalah laki-laki yang cantik. Sewaktu ayah memelukku di suatu malam yang basah. Di luar, hujan mengguyur, rembesannya masuk lewat jendela yang belum tertutup rapat. Lampu tiba-tiba padam. Aku mengigil ketakutan. Napasku mendesis. Gerahamku menimbulkan getaran-getaran kecil menahan dingin. Seorang perempuan ---yang selanjutnya kusebut sebagai laki-laki, samar telah berdiri di depan pintu. Tangan kanannya memegang sebuah balok kayu. Kilatan petir membuat wajahnya nampak mucul-lenyap. Tapi perawakannya dengan cepat kurekam dalam kepala. Kilau merah tua di daun bibirnya, rambut panjang sedikit menguning, tubuh tegap dengan dada mengembung, lehernya dilingkari syal putih. Ayah tiba-tiba bangkit. “Maafkan aku. Aku hanya ingin menjenguk putriku” Ujarnya sambil memegang dada laki-laki itu dengan kedua tangannya. “Tapi dia selalu membuatmu ingin kembali pada perempuan itu” Tanpa banyak bicara ia langsung membenturkan balok itu ke kepala ayah. Darah memercik ke seluruh ruangan. Ia juga sempat mencengkram leher dan sesekali membenturkan kepala ayah ke dinding. Ayah terkulai di lantai. Tubuhnya tak bernapas. Darah semakin mengalir deras dari batok kepalanya. Membanjiri seluruh ruangan hingga berkubang serupa sungai merah. Melihat kengerian itu aku berlari ke pojok ruangan. Menahan tangis. Menahan mual dari cipratan darah yang mendarat di pipi dan rambutku. Laki-laki itu membiarkannya. Ia pergi melarikan diri. Tapi sebelum melangkah ke luar pintu, ia sempat menatapku. Sambil menahan takut aku bersumpah suatu saat akan membunuhnya. Seketika udara panas meletup dari ubunku dan menyeruak hingga ke sudut-sudut ruangan. /2/ Semenjak itu aku terus mengingat wajahnya. Dan yang paling kuingat jelas adalah sorot matanya yang sedikit sayu. Aku tak akan pernah melupakannya. Hingga di suatu waktu, sebuah pertemuan menyeret ingatan kembali. Aku menemukan mata yang sama seperti laki-laki itu. Sore di sebuah kedai kopi, hari pertama aku mulai bekerja. Hari yang kubayangkan akan menyenangkan. Tapi aku mengawalinya dengan terlambat. Seorang laki-laki tiba-tiba menghampiri saat aku mengganti pakaian di loker. Aku tak mengenalnya. Matanya membelalak. Seketika aku tahu, dia adalah pimpinan pegawai bagi yang bekerja di jam sore. “Kau terlambat” “Maafkan aku.Tapi kau tak perlu memandangku seperti itu” Aku menoleh ke dinding. Waktu menunjukan aku terlambat 20 menit. Aku bergegas dengan memasang wajah bersalah sebagai permintaan maaf pada lelaki itu. Kupacu langkah ke ruang depan toko. Seluruh meja telah penuh. Beberapa kolegaku mengerutkan dahi. Nampak kelelahan di wajahnya. 20 menit ternyata keterlambatan yang cukup lama bagi pergantian waktu bekerja. Pelanggan begitu ramai tanpa sedikitpun memberi celah untuk bersantai. Tak ada semacam kelengangan yang mencipta-

kan obrolan kecil antar pegawai, misalnya. Tentu karena ini musim hujan. Musim yang nikmat bagi penggemar kopi. Sambil kuantarkan pesanan, sesekali kupandang matanya yang sedari tadi selalu melirikku. Kupikir ada semacam sesuatu yang janggal yang membuat lelaki itu nampak sibuk melempar pandangnya. Tapi tak kutemukan sesuatu yang janggal. Pakaianku rapi, sama rapinya dengan pegawai lain. Semuanya bersih, tak ada noda tumpahan kopi yang menempel di bajuku. Akhirnya kuabaikan tatapan matanya yang tajam. Segala perkerjaan kembali kujalankan sebagai mana mestiya pegawai di kedai ini. Sepulang bekerja, lelaki itu tiba-tiba muncul lagi di sampingku. Tepat ketika aku hendak melepas seragam kerjaku. Mulanya memang hanya senyum yang ditebarkan di sela wajahnya yang ditumbuhi rambut-rambut tipis. Tapi beberapa menit kemudian, ia memberiku tangan kanannya. Kami bersalaman. “Aku Daglish” “Seisil” Ucapku sambil memberikan tangan kananku dan memandang matanya. “Ini, akan membantumu terjaga dari hujan” Ia menyodoriku sebuah payung putih. “Kenanpa kau berpura-pura baik?” “Karena kau berpura-pura pikun. Kau tentu tahu, di kota ini, hujan selalu turun. Dan perempuan seusiamu, terlalu berpurapura rasanya melupakan hal sepele seperti itu” “Baiklah. Kuanggap ocehanmu gombalan pertemuan pertama antara laki-laki dan perempuan” Aku menerima payung yang ditawarkannya. Padahal aku tahu, benda itu tentu membuatku semakin mengaduk-aduk gelisah. Dendam tentu akan membayang. Menyapu setiap ngantuk dan lelahku malam nanti. Aku bisa mengenalinya. Dan aku percaya bahwa laki-laki itu adalah pembunuh ayah. Entah kekonyolan macam apa yang telah menumbuhkan kepercayaan yang begitu tebal ini. Sekalipun seluruh

identitasnya dipalsukan, organ tubuhnya –mungkin- dimodivikasi. Tapi sorot mata? Dokter mana yang bisa mengubahnya?. Dalam mataku, ia tetap saja laki-laki waktu itu. Orang yang membuat tubuhku mengigil di bawah jendela dengan sungai darah yang menggenang di depan mata, laki-laki yang membuatku meletupkan sungai kesumat di dada. /3/ Seperti biasa, waktu itu hujan turun tak begitu deras. Tapi dingin tetap terasa sebab cuaca sedikit berangin. Aku berjalan menyibak jarum-jarum gerimis. Tanpa sadar tangan kiriku mengusap mata. Angin meniup payung di tangan kananku. Aku berusaha menahannya. Ia semakin kencang dilarikan angin. Sepanjang perjalanan tubuhku seperti menahan gigil yang berkepanjangan. Tapi ada juga rasa syukur karena hujan sedikit meneduhkan bara di kepalaku. Hari-hari berikutnya, ia selalu merayuku di loker. Dia memang sedikit tua, ---sekiranya 20 tahun jarak membentang antara kami--- tapi wajahnya masih segar. Hanya saja, beberapa helai rambutnya mulai memutih. Kupikir dia lelaki yang rajin menghitamkan rambut dan merawat tubuhnya hingga tak begitu terlihat ia jauh lebih tua dariku. Kebaikannya membuatku tak kuasa menolak setiap ajakannya. Kami sering pergi berkencan di akhir pekan. Hari-hari kami menyenangkan. Aku sering menatap matanya awas. Tapi tak pernah sekalipun ia menebar kecurigaan. Seandainya lelaki itu bukan pemilik mata sayu, mungkin cerita akan berbeda jauh. Mungkin aku tak begitu peduli tentang asal-usul hidupnya, mungkin aku tak perlu bertanya pada setiap orang yang mengenalnya, mungkin aku tak pernah tahu bahwa lelaki itu dulunya adalah seorang lelaki, kemudian perempuan, kemudian kembali menjadi lelaki seperti sekarang ini. /4/ Tepat di bulan Desember, bulan yang menurutnya romantis untuk menjatuhkan

cinta. Hatiku terang menolak, tapi mulut kubuat berucap sebaliknya. Sejenak aku mencoba mendinginkan kepala. Mencoba menahan laju ledakan darah. Kubiarkan tubuhku memeluknya. Dalam keadaan seperti ini, aku merasa tak kuasa, kebencian benar-benar membatu dalam kepala. Sekian tahun kepalaku terperangkap dalam peristiwa itu. Ketika seorang laki-laki bermata sayu membunuh ayahku. Laki-laki yang menurut teman ayahku, adalah kekasih gelapnya. Dia juga yang telah membuat kedua orangtuaku bercerai. Aku diasuh ibu. Mungkin lebih tepatnya diasuh kesunyian, sebab ibu begitu jarang di rumah karena pekerjaan. Tapi sesekali ayah datang menepikan sepiku. Diam-diam, tanpa sepengetahuan siapapun. Hingga suatu hari, laki-laki itu mengetahui ayahku yang diam-diam sering bertemu denganku. Ia murka dan memuarakan sungai darah di kepalaku. Kini, laki-laki itu di depanku. Masih memeluk tubuhku. Degup jantungnya terasa benar-benar berbeda dari biasanya. Lewat matanya kubaca, ia benar-benar mencintaiku. Ditambah sebuah pengakuan yang mengatakan ketulusan hatinya. Aku pun demikian, mencoba setulus hati benar-benar berpura-pura mencintainya. Ia mencoba melumat bibirku, tapi aku selalu berusaha mengelak. “Bukankah hujan dan gelap adalah penjara kebebasan untuk sebuah ciuman?” “Tapi kilat seperti hantu pengintai. Menakutkan dan menjemukan. Seperti seorang sipir yang mengawasi tahanannya” Ia mengumbar senyum. Tanda sebuah kepahaman pada ceritaku suatu waktu. Aku pernah menceritakan padanya bahwa aku perempuan yang takut pada kilat. Ia seperti hantu. Muncul tiba-tiba. Memompa jantungku yang lemah. Kadang membuat napasku terengah. Dalam keadaan seperti itu yang aku butuhkan hanyalah sebuah pelukan. Hujan masih mengguyur di luar kamar. Daglish menambah erat dekapannya. Kilatan petir membuat wajah kami saling muncul-lenyap. Tapi kepalaku begitu hangat. Padahal, sedari tadi dingin menerpa. Merembes masuk lewat celah jendela yang belum kututup dengan rapat. Malam ini kehangatan kepalaku bukan kehangatan biasa. Ia seperti bara merah saga yang meletup dari tungku dadaku. Menyeruak menebar bias panas ke seluruh kamar. /5/ Aku masih menceritakan pada Daglish pelan-pelan. Tentang lelaki pembunuh ayahku. Sangat pelan. Dia menikmati cerita itu sambil mengingat bibirnya yang pernah menyukai warna merah tua, rambutnya yang dulu panjang sedikit menguning, tubuh tegap dengan dada mengembung, dan syal putih favoritnya. Akhirnya ia sadar akulah perempuan kecil yang mengigil waktu itu. Kepala Daglish telah kubuat tamasya ke jauh waktu. Ia tersentak dan melepaskan pelukannya. Daglish memandangku dengan tatapan mata peluru. Aku membalasnya dengan senyuman dingin. Pelan-pelan tanganku mulai menyentuh belati yang sedari tadi kusimpan di bawah bantal. Dendam terus kuledak-ledakkan dalam kepala. Laki-laki itu mencoba mencengkram pundakku, tapi sayang, tanganku lebih dulu menikamkan belati. Tepat di bagian dadanya yang pernah mengembung. Lelaki tua itu memegang belati di dadanya. Aku bisa merasakan sakit yang menikamnya. Kupikir itulah rasa sakit yang setimpal dengan rasa sakit yang kuderita selama bertahun-tahun. Kupandang wajahnya. Kutatap rautnya dengan mata dingin. Dendam membuat kepalaku tak sedikitpun merasa iba. Aku berdiri dan menyodorkan wajah. Tak bergitu jauh dari wajahnya. “Aku Seisil. Perempuan kecil yang mengigil. Apa kau masih mengingatnya?” Lelaki itu diam. Matanya membelalak. Mungkin perempuan kecil yang mengigil itu kini memenuhi kepalanya. (*)

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Satya Dewi

W.G. Sumarta

Bakti Setyanta

Gus DW

Afrizal


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn Peruntungan : Nikmati minggu ini dengan penuh kedamian, tak perlu terbayang-bayang dengan persoalan yang menjengkelkan hati, biarkan yang lalu biarlah berlalu agar hati bisa selalu tenang dan tidak merasa galau. Karier : Ide dan rencana yang akan dilaksanakan di besok minggu sebaiknya mulai dipersiapkan sekarang, apalagi di minggu ini suasana hati tampak tenang dan mampu menciptakan inspirasi baru. Keuangan : Tidak ada masalah karena pemasukan dan pengeluaran masih cukup terkontrol. Asmara : Ada perkembangan yagn menarik, di mana si dia tampak cemburu berat dengan anda minggu ini. Aquarius Peruntungan : Keruwetan mulai teratasi namun mungkin akan muncul yang baru. Untuk itu jangan mudah percaya dengan omongan orang, berjalanlah dengan prinsip anda sendiri dan hiduplah yang sederhana. Kesehatan : Badan pegal-pegal segera saja dipijat, jangan tunda nanti. Keuangan : Perlu pengawasan ketat terhadap pengeluaran agar pemborosan tidak sampai terjadi di minggu ini.. Asmara : Hadapilah tantangan kecil dengan hati yang besar dan lapang dada, jangan cepat menyerah. Pisces Peruntungan : Keragu-raguan yang disertai sikap emosional tampaknya mendominasi setiap langkah Anda. Kalau hal ini dibiarkan terus sama sekali tak menguntungkan. Kesehatan : Migren cukup mengganggu konsentrasi dan ketenangan anda, untuk itu berusahalah pikiran dibuat serileks mungkin. Keuangan : Ada hambatan yang mulai terasa disegi financial. Namun bila anda mampu mengatasi dengan baik, dampak reisiko besar bisa dihindari. Asmara : Suasana tenang dan harmonis dan akan banyak kejadian yang membuat semuanya bahagia. Pertahankan suasana yang baik ini. Aries Peruntungan : Pengaruh serta kewibawaan Anda sangat menentukan bagi keadaan sekeliling. Hindari rasa kurang percaya diri, sebab pada hakikatnya hal ini hanya akan merugikan saja. Jangan terpancing dengan omongan-omongan, semua itu hanya akan menghalangi langkah Anda ke depan. Kesehatan : Stamina cukup prima dan pikiran tampak lebih tenang, sehingga sesulit apapun masalah yang anda hadapi akan teratasi dengan baik. Keuangan : Ibarat perahu layar saat ini kurang mendapat angin jadi jangan coba-coba dulu untuk main spekulasi. Asmara: Bersikaplah terbuka dengan pasangan anda, sehingga bisa terhindarkan dari segala fitnah dan omongan yang tidak benar. Taurus Peruntungaan : Berhati-hatilah dalam melangkah. Sebab jika anda salah dalam melangkahkan kaki maka bisa berakibat fatal. Bintang anda cukup bersinar terang hanya saja ada ombak yang datang menghantam anda, jika hati-hati maka akan selamat. Kesehatan : Biasakan berolahraga walau sebentar akan tetapi kontinyu, itu akan lebih baik daripada tidak sama sekali. Keuangan : Ingatlah di waktu susah mencari uang, lantas jika banyak uang jangan sampai lupa diri. Asmara: Anda sedang mengalami gelombang pasang yang hebat, cobalah mengerti dengan sikap yang anda lakukan dengan memberi kepercayaan tanpa perlu mendiktenya, seperti yang selama ini anda lakukan. Gemini Peruntungan : Di minggu ini perjalanan perbintangan Anda cukup bagus, walau banyak persoalan timbul tenggelam, namun semuanya bisa teratasi dengan baik. Tetaplah optimis, apalagi simpati orang lain terhadap Anda cukup besar sehingga anda harus bisa lebih percaya diri dan yakin dengan apa yang telah menjadi keputusan anda. Kesehatan : cuaca kurang begitu bersahabat, sehingga mau tidak mau Anda harus lebih bisa menjaga diri. Keuangan : Boleh meningkatkan hubungan kerja dengan partner lama, asal ada rasa saling pengertian. Asmara : Anda harus puas dengan apa yang selama ini dia berikan pada diri anda. Cancer Peruntungan : Isu di minggu ini ini sangat merugikan padahal kebenarannya sudah jelas disangsikan. Semua itu hadapilah dengan hati yang lapang dan kepala dingin, anggaplah semua ini merupakan ujian untuk meraih jenjang yang lebih tinggi. Kesehatan : Buat apa ngomongin orang kalau akhirnya diri anda sendiri yang menjadi stres dan cepat marah karena pikiran negatif yang bisa timbul dari semua itu. Keuangan : Rezeki boleh dibilang cukup lancar dan membikin hati tenang. Asmara : Hindarilah pertikaian yang hanya akan memperburuk suasana dan ketenangan saja. Leo Peruntungan: Egois dan rendah diri itu tidak ada untungnya, untuk itu alangkah baiknya disisihkan saja. Kalau dibiarkan berjalan terus yang rugi bukan orang lain tetapi diri sendiri. Kesehatan: Tidak ada problem hanya pandai-pandailah menjaga pola makan yang benar. Keuangan : Perbintangan Anda tampak kurang begitu baik, sehingga kalau dipaksakan untuk spekulasi harus membutuhkan konsentrasi tinggi untuk meraihnya. Asmara: Untuk lebih baiknya asmara memang tidak lantas tutup mata dan telinga, saran masuk mesti diterima dengan baik. Virgo Peruntungan : Minggu ini cukup semrawut maka dari itu jangan ragu untuk segera saja mengambil tindakan yang lebih tegas dan berani untuk melakukan pengaturan waktu yang baik dan seefisien mungkin. Terhadap tawaran kerjasama sebaiknya anda pelajari dulu dan tak perlu tergesa-gesa ambil keputusan. Karier : Tenangkan pikiran dan hati Anda, agar dapat berpikir dengan jernih sekalipun di pertengahan minggu ada perubahan suasana yang tegang menjadi tenang. Kesehatan : Performa tubuh anda tampak cukup baik dan segar serta bertenaga, sehingga dalam beraktivitas tidak sampai mengalami gangguan. Keuangan : Cukup stabil dan normal kembali, jika ada keinginan bisa tercukupi saat ini karena pemasukan cukup tinggi. Asmara: Walaupun menjengkelkan, akan tetapi suasana bisa dibilang cukup harmonis dan romantis. Libra Peruntungan : Waspadalah pada mulut manis tapi berbisa di ekornya. Usahakan untuk tidak mudah terpengaruh oleh apapun di awal bulan ini karena banyak yang iri hati dan ingin menjerumuskan anda namun tidaklah nampak alias semuanya transparan. Karier : Jangan emosi apalagi sampai terjadi perang mulut agar tidak mempengaruhi kinerja anda. Kesehatan : Bila ingin menurunkan berat badan diet sajalah, ini jalan yang terbaik untuk Anda saat ini. Jangan menggunakan obat-obatan tanpa konsultasi dengan dokter pribadi anda karena dampak negatifnya akan sulit untuk bisa dipantau. Keuangan : Rajinlah berhemat dan menabung, karena masa depan masih terbentang luas dan memerlukan dana yang tidak sedikit. Asmara : Usahakan untuk tidak marah walaupun ada hal yang menjengkelkan hati.

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Weda Wakya

Dana Punia yang Membawa Keluarga Bahagia

Nihan ta lwirning daana tan eweh lenge, wungkal wwai,wrttiphalania masukha-sukhan lawan kadang warga dlaha (Sarasamuscaya 202)

Maksudnya: Inilah mendanapuniakan barang-barang yang tidak begitu sukar memperolehnya seperti minyak, umbi-umbian, air, parem wangi dan peli ta. Pahalanya akan memperoleh kehidupan bahagia bersenang-senang bersama keluarganya. BERDANA punia merupakan cara beragama Hindu yang menjadi prioritas beragama pada zaman Kali seperti diajarkan dalam Manawa Dharmasastra I.86. Cuma sikap yang melatarbelakangi pelaksanaan berdana punia yang benar harus dipatuhi dengan baik dan tepat. Dalam Sarasamuscaya 207 dinyatakan: Meskipun semua yang dimiliki didanapuniakan, jika keji budhinya, bimbang tidak tulus ikhlas dalam melakukan dana punia (yan angeleh budhinia, kapa langalang tan tulus tyaga). Tidaklah berpahala dana punia tersebut. Karena itu berdana punia bukan sekadar memberikan milik sendiri begitu saja pada sembarang orang. Bhagawad Gita XVII.20 menyatakan bahwa berdana punia itu dilakukan sebagai suatu kewajiban suci atas dasar keyakinan (Daata wyam Daanam) dan sama sekali tidak mengharapkan balasan (Anupakarine). Dana punia itu dilakukan sesuai dengan desa, kala dan patra. Artinya, sesuai dengan aturan rohani setempat (desa), dengan waktunya (kala) dan diberikan pada orang yang tepat (patra). Dalam Sarasamucaya 271 dinyatakan: Paatra ngarania sang yogia wehana daana. Artinya, Paatra namanya orang sepatutnya

MIMBAR AGAMA “Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” ( Amsal 15:3) HAMPIR semua toko, bank atau tempat-tempat yang memerlukan pengawasan mempergunakan CCTV alias Closed Circuit Television. Teknologi memang sudah memungkinkan untuk melakukan pemantauan baik secara lokal maupun dengan menghubungkannya ke badan/ departemen terkait seperti kantor polisi misalnya. Teknologi yang semakin maju saat ini sudah memungkinkan kita untuk bisa memantau situasi dari jarak yang sangat jauh dari lokasi. Kalau dulu orang hanya mampu melihat sejauh jarak pandangan matanya, maka sekarang lewat teknologi kita bisa melihat lebih jauh dari kemampuan mata kita sendiri. Bahkan ada aplikasi yang bisa memungkinkan kita untuk melihat beberapa CCTV sekaligus dari belahan dunia yang berbeda secara nyaris real time. Jika teknologi masih terus berusaha untuk memampukan mata kita melihat hal-hal yang tadinya tidak bisa diwujudkan hanya dengan mengandalkan mata yang tertempel di wajah, mata Tuhan sudah sejak awal mampu berfungsi seperti itu. Tuhan sanggup berada di segala tempat pada satu waktu yang sama untuk memantau dan mengawasi segala sesuatu yang kita lakukan. Salomo berkata : “Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” (Amsal 15:3). Tidak ada satupun tempat di dunia bahkan di jagat raya ini yang berada di luar jangkauan penglihatan

diberikan dana dana punia untuk Oleh I Ketut Wiana punia. Pengertian mendidik anak umum tentang menjadi suputra. desa, kala dan patra di kalangan Karena dalam Manawa Dharumat Hindu sering tidak sesuai masastra I.86 beragama Hindu itu dengan teks sastranya dalam dilakukan dengan Tapa, Jnyana, Bhagawad Gita. Memang sampai Yadnya dan dana punia. Cuma saat ini kontek agama Hindu di prioritasnya yang berbeda-beda. Bali masih ada yang tidak konek Bahkan dalam Canakya Nitisasdengan teks sastranya. Kegia- tra VIII.10 dinyatakan : Upacara tan beragama yang demikian yadnya tanpa dana punia sia-sia. itu ada kegiatan beragama yang Ini artinya lakukanlah upacara sangat prinsip. Karena itu upaya yadnya tetapi saat itu lakukan juga untuk menegakkan kembali sas- bersamaan dana punia. Dengan detra agama semestinya menjadi mikian upacara yadnya dan aaana prioritas kita semuanya umat punia saling memberikan makna Hindu. Karena Sarasamuscaya secara terpadu pada umat yang 181 menyatakan: Agama ngarania melakukanya. kawarah Sang Hyang Aji. Artinya Tetapi yang utama dalam dana : Agama namanya apa yang din- punia itu bukanlah jumlah benyatakan dalam pustaka suci. De- danya, tetapi latar belakang sikap mikian juga halnya dengan dana mental yang tulus ikhlas melakupunia sebagai wujud pengamalan kan dana punia dan itu dilakukan beragama Hindu. atas dasar keyakinan bahwa berSemangat umat Hindu di dana punia itu sebagai kewajiban Bali untuk berdana punia cukup suci. Seperti dinyatakan dalam menggembirakan. Cuma arahnya Sarasamuscaya 202 meskipun yang yang belum seimbang dan tepat. didanapuniakan barang-barang keArah berdana punia untuk melaku- butuhan yang tidak susah didapat kan upacara yadnya dan memban- tetapi hal itu dilakukan dengan tulgun pura sudah luar biasa. Tentu- lus ikhlas sebagai suatu kewajiban nya hal ini tidak salah. Tetapi yang suci yang diajarkan dalam sastra perlu dilakukan adalah keseimban- Agama Hindu. Tuhan melalui Pusgan berdana punia itu. Dana punia taka suci menjanjikan bahwa dana untuk pendidikan membangun punia yang dilakukan demikian suputra perlu lebih mendapat itu akan memberi pahala mulia perhatian. Karena Slokantara 2 seperti kehidupan yang bahagia menyatakan: Yadnyasatad wai serta bersenang-senang dalam param’ pi putrah. Kunang ikang keluarga. wang mayadnya ping satus alah ika Untuk di Bali kondisinya sesphalania denikang wang manak- ungguhnya sudah sangat bagus anak tunggal, yan anak wisesa. untuk mengembangkan program Artinya : Orang yang melakukan dana punia yang seimbang. Seupacara yadnya seratus kali, kalah mangat dana punia umat dapat kemuliaanya dengan orang yang dimanajemen oleh LPD yang ada memiliki seorang anak tetapi anak di setiap desa pakraman di Bali. yang wisesa atau suputra. Na- Cuma perlu ada pendampingan mun hendaknya dipahami bahwa yang dilakukan oleh suatu tim upacara yadnya itu tetap utama, yang paham betul akan ajaran tetapi bukan yang mesti ditonjol- dana punia dan ajaran Hindu yang kan melebihi dengan melakukan benar, baik dan tepat. Lewat LPD

Mata Tuhan Melihat

Tuhan. penuh gejolak. Redaktur Kita bisa memTidak ada satuKhusus baca catatan lainpun yang luput nya lewat ayah dipantau-Nya, Salomo sendiri kita selalu ada KRISTEN dalam Mazmur dalam jarak pan139 yang bertajuk PROTESTAN dang-Nya. Tuhan “Doa di hadapan berada bersama Allah yang maha kita kemanapun PDT. I P WIDIARSANA, S.Th. tahu.” Dalam kita melangbagian Mazmur kah, dan itu bisa ini kita bisa melihat bagaimana membuat kita tidak perlu takut Tuhan menyelidiki dan mengenal menghadapi apapun. Menyadari kita. “Tuhan, Engkau menyelidiki keberadaan Tuhan dengan kasih dan mengenal aku.” (ay 1). Selan- setiaNya setiap waktu bersama jutnya dikatakan Dia mengetahui kita akan membuat kita mepikiran kita (ay 2), melihat kita nyadari bahwa semua yang kita bekerja dan beristirahat serta lakukan demi nama-Nya tidak mengetahui apapun yang kita akan pernah Dia abaikan, meski perbuat (ay 3), Dia pun tahu apa mungkin di dunia tidak ada satuyang menjadi isi hati kita sebe- pun orang yang mengapresiasi. lum kita mengucapkannya. (ay Bagaimana dengan orang yang 4). Tidak satupun tempat yang hidupnya melanggar ketetapantersembunyi dari-Nya (ay 7-10), ketetapan Tuhan? Buat orang bahkan di tempat yang tergelap yang terus memilih untuk hidup sekalipun Tuhan bisa melihat. cemar, ini jelas menjadi sebuah (ay 11-12). Semua ini menunjuk- kabar buruk. Jika ada orang yang kan bagaimana mata Tuhan tidak selama ini berpikir bahwa bisa pernah gagal menjangkau segala selamat jika perbuatan jahatsudut dari hidup kita. Mata-Nya nya tidak diketahui orang lain, ada di mana-mana, di segala berpikir bahwa jika tidak ada tempat, mengawasi yang jahat orang yang melihat maka mereka dan yang baik, memeriksa kita bisa selamat, mereka akan tahu sampai bagian yang terdalam, bahwa tidak ada tempat atau apakah ada niat-niat buruk yang kesempatan sedikitpun sebenarnya untuk menyembunyikan masih bercokol atau tidak. Bagi orang hidup benar, men- diri dari pandangan mata Tuhan. gasihi Tuhan dan rajin melaku- Tuhan melihat segalanya dan kan kehendak-Nya ini merupak- tahu segalanya. Meski kebohonan sebuah kabar yang menggem- gan, kecurangan atau kejahatan birakan. Dengan mengetahui hal bisa disimpan rapi sehingga bisa ini kita tahu sekarang bahwa lolos di dunia, serapi apapun Tuhan tidak pernah meninggal- penipuan atau kebohongan itu kan kita, Dia ada bersama kita sehingga mampu mengecoh madalam setiap waktu, baik dalam nusia, di mata Tuhan semua itu keadaan suka maupun duka, akan selalu terlihat dengan amat dalam keadaan tenang maupun sangat jelas.

dapat dikembangkan kehidupan yang hemat, sehat, cermat, tepat dan bermartabat. Kalau hal itu bisa menjadi paradigma umat Hindu di Bali dalam kehidupan, maka ajaran Agama Hindu akan semakin dapat menumbuhkan kebiasaan hidup hemat, meningkatkan kelestarian alam lingkungan (Butha Hita) dan kualitas hidup manusia baik sebagai manusia individu (Jana Hita) maupun sebagai manusia makhluk sosial (Jagat Hita). Kalau manusia mau hidup sederhana, hemat dan tepat, maka akan ada semangat menabung. Dari sana kita bisa membangun alam yang lestari dan hidup saling bantu membantu lewat sistem hidup moderen. Sesuai dengan fungsi desa pakraman untuk mengamalkan ajaran Catur Varna, Tri Kona, Tri Guna dan Catur Asrama. Dengan ajaran Catur Varna setiap umat memiliki keterampilan bahkan keahlian. Dengan keterampilan dan keahlian itu umat dapat bersaing secara sehat merebut lapangan kerja yang ada. Ajaran Catur Asrama umat dapat hidup saling terpadu antara generasi. Dengan ajaran Catur Asrama umat membangun kerukunan vertikal antara Asrama. Dengan ajaran Catur Varna umat dapat membangun kerukunan paralel horizontal antara profesi (Varna). Dengan ajaran Tri Kona dan Tri Guna umat dapat melakukan pembaharuan dengan benar dan tepat kearah yang semakin baik. Kondisi yang harmonis baik vertikal maupun horizontal itu stabilitas sosial dapat terwujud. Kondisi yang kondusif inilah program dana punia akan lebih dinamis dapat dilakukan sehingga kehidupan beragama Hindu di Bali akan dapat berkontribusi positif dan berkelanjutan yang lebih nyata berhasil guna untuk Bali.

Penulis Ibrani berkata : “Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.” (Ibrani 4:13). Baik atau jahat, semua perbuatan dan niat kita akan sangat transparan di mata Tuhan, bahkan apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita pun sesungguhnya terbuka di mata Tuhan. “Roh manusia adalah pelita Tuhan, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.” (Amsal 20:27). Apapun yang kita lakukan, rencana yang ada di pikiran kita atau perasaan dalam hati kita, ingatlah bahwa Tuhan sedang memandang dan akan terus memantau kita. Maka hendaklah kita menjaga sikap, perbuatan, pikiran, perasaan, tingkah laku dan perkataan kita agar tidak berseberangan dengan kehendakNya. Mari kita buat Tuhan tersenyum bahagia dan bangga melihat bagaimana kita menjalani hidup dengan sebaik-baiknya seperti yang Dia inginkan, baik ketika terlihat oleh orang lain maupun tidak. Sepanjang waktu Tuhan ada bersama kita, melihat dan menyelidiki kita, pergunakanlah kesempatan ini sebagai sebuah jaminan penyertaan dari Tuhan kepada anak-anak-Nya yang taat dan setia dan bukan sebagai sesuatu yang kita anggap mengganggu kebebasan kita dalam melanggar ketetapan-Nya. “Karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.” (2 Tawarikh 16:9).

PERMATA HATI Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Scorpio Peruntungan : Jangan berkecil hati dalam melaksanakan segala rencana yang sempat tertunda di masa lalu, di awal bulan inilah saat yang tepat untuk memperjuangkannya apalagi bintang anda lagi pada posisi yang menguntungkan dan cukup mujur. Karier : Hidup ini bak roda berputar semuanya tidak ada yang langgeng, oleh sebab itu sangat beruntung bagi orang yang selalu eling dan waspada. Kesehatan : Jauhkan pikiran Anda dari ketegangan dan kecemasan agar kesehatan tidak sampai terganggu karenanya. Ada baiknya anda menempatkan suatu permasalahan pada proporsi yang sebenarnya. Keuangan : Cash flow yang ada perlu diperhatikan, sehingga dapat menyadari dan bertindak lebih hati-hati dalam membelanjakan dana yang ada. Asmara : Cobalah introspeksi ke dalam apakah sudah benar perhatian Anda kepadanya. Sagitarius Peruntungan : Waspadalah! Jangan sembrono apalagi mentangmentang urusan lancar-lancar saja. Sebab ibarat cuaca bakal datang angin besar melandanya, oleh sebab itu apa salahnya kalau sedia payung sebelum hujan tiba. Karier : Jika ingin mendapatkan nilai lebih saat inilah merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan prestasi kerja. Kesehatan : Jika lapar segera saja makan, tak perlu terus memikirkan persoalan kantor yang tak bakal kunjung selesai tersebut. Ingatlah akan penyakit maag yang anda derita selama ini usahakan tidak sampai kambuh kembali. Keuangan : Pemborosan merupakan ancaman besar di awal bulan ini, jika tidak bisa berhemat maka Diasuh Oleh kekacauan akan segera menerpa keuangan Putri Wong Kam Fu Anda. Asmara Tak ada gunanya terus menBerlaku geluh di depannya, karena si dia sudah bosan 13-19 Desember 2015 dengan segala keluh kesah Anda.

Ni Putu Sahasya Kamaniya, permata hati pasangan Wayan Purbawa dan Ni Made Suastini tampak bahagia merayakan hari ulang tahunnya, 7 Desember 2015 lalu. Sehat dan sukses selalu ya, Say!

KAMIS, 10 Desember 2015, telah lahir cucu perempuan dari I Made Madra tepat pukul 12:40 Wita, dengan berat badan 3150 gram dan panjang 50 cm. Permata hati cantik ini diberi nama Putu Ayu Nareswari Garwita Mahendra


Redité Umanis, 13 Désémber 2015

Bali L e m b a r

Sangkaning Pusaka Nénten Kaupapira RING pakraman akéh pisan kapanggih napi sané dumun kadruénang olih leluhur, mangkin katami ring prati-sentanaipun. Yadiastun punika wantah katamiang utawi kapakidihang olih leluhurnyané, nénten ja patut yéning tetamian i wawu kaadol duaning sujatiné napi sané katami punika patut kajagra, kaupapira, miwah becik-becik kawigunayang mangda salanturipun prasida katamiang malih. Tetamian inucap wénten sané marupa tanah utawi carik, tegak umah, sesuratan utawi lontar, tur wénten taler sané marupa prabot utawi pusaka sané madué kasidhian. Punika mawinan patut pisan kajagra tur kaupapira kawéntenanipun sakadi sané kamargiang olih I Gusti Agung Oka Pabian, BBA. I Gusti Agung Oka Pabian, sinalih tunggil panglingsir Puri Senetan sané ngamargiang swagina ngwasuh pusaka minakadi keris, tumbak, utawi pedang mawit warsa 2002. Dané nyatuayang, dumun napi malih tatkala kantun masekolah ring Jawa, nénten wénten manahnyané jagi mapaurukan indik ngupapira keris. Sakéwanten sesukat makarya ring Fakultas Sastra UNUD ring warsa 1983, wawu metu pikayunan jagi ngupapira pusaka-pusaka sané kadruénang ring Puri Senetan. Antuk pikayunan punika, dané nunas ajah-ajah ring Denpasar, Lombok, Probolinggo nyantos Sukoharjo, nanging nénten wénten sané manut ring pikayunan duaning karasayang kirang jangkep ajah-ajahan sané kapolihang. Pamuputné ring warsa 1996 dané nunas ajah-ajah ka Pasuruan ring Pak Gunawan antuk meneng irika petang raina duaning kapaurukang ngwasuh keris saking kantun karatan nyantos puput. “Tiang meled pisan malajah ngwasuh keris miwah pusaka duaning panggihin tiang keriskeris tetamian saking panglingsir ring puri nénten wénten sané becik kahananipun santukan nénten wénten sané ngupapira. Punika mawinan tiang nincapang pikayunan jagi mapaurukan yadiastun maidehan nunas ajah-ajah,” baos dané sané dumun dados pagawé tata usaha ring UNUD puniki. Dané sané pinaka pamangku ring Merajan Kemimitan Puri Sibang puniki laut maosang, akéh panglingsir sané nénten ngicén tatkala dané ngaturang jagi ngwasuh pusaka tetamian puriné inucap. Napi malih wénten sané maosang dané tulah. Sesampuné ping akéh dané nunas mangda kaicén ngwasuh antuk kadagingin pikayunan misadia jagi kadukain manawita kaucap iwang, para panglingsir ngicénin dané ngamargiang pakaryan punika. Kakawitin antuk ngaturang daksina pejati mangda Ida Bhatara lédang micayang pamargi sané becik. Sesampuné keris inucap wusan kawasuh tur kawarangin, makasami panglingsiré i wawu angob manggihin dané sané embas duk tanggal 2 Mei 1934 ngwangsuh keris. Katakénin indik sané pinih ngangobin sesukat ngamargiang swagina inucap, rabi saking L.P. Priyatni puniki maosang kapanggih tatkala dané ngawitin ngwasuh keris pusaka druén Puri Mengwi sané sampun kasub antuk kasidhian ipun. Tatkala punika kamargiang upacara nedunang keris pusaka tur nglinggihang Ida sané malinggih ring pusaka i wawu ka soang-soang daksina palinggih sané sampun kasiagayang. Sesampuné punika, dané ngawitin parikrama pakaryannyané antuk ngemem ring toyané. Sadurung keris kacemplungang, langit sané sadurungnyané galang nadaksara peteng dedet sangkaning gulem tur ngametuang suara grudug-grudug. Irika dané tan purun nglanturang makarya. Sangkaning pituduh Ida Cokorda Mengwi, pakaryan inucap kalanturang nyantos prasida puput. “Ri kala punika tiang kanikain mangda nangkil ka Puri Mengwi duaning sampun kapiragiang indik ayah-ayah tiangé ngresikin keris pusaka druén kulawarga. Sesampuné tiang nangkil, irika tiang nénten masanggup utawi nulak sakémawon tiang nunas témpo 6 bulan duaning sujatinné tiang tan purun ngwasuh pusaka druén saking Puri Mengwi inucap. Sangkaning sué tan matur indik sanggup utawi nulak, malih tiang kanikain tangkil ka puri. Irika wawu tiang masanggup,” asapunika dané sané meneng ring di Puri Senetan, Sibanggede, Abiansemal, Badung puniki nguningayang sinambi makenyem. (wan)

(5)

B a l i

Ngwasuh Pusaka

Bencingah I Gusti Agung Oka Pabian

B a s a

7

Ngupapira Kahanan miwah Kasidhian Pusaka

SAKADI sané sampun kauningin, ring bumi Nusantara akéh kawéntenan agama duaning ring masané nguni pangajah-ajah indik agama kapolihang saking pandita-pandita utawi ulama sané rauh sareng krama padagang saking dura negara, minakadi saking India, Persia, utawi Gujarat. Wénten taler agama sané kaajahin olih misionaris Eropa tatkala jagi nyaluk masa penjajahan ring gumi Nusantarané. Sangkaning punika kasuén-suén sayan akéh kapanggih parikrama magama ring Indonesia. Nanging, sadurung pangrauh agama anyar punika, ring wewidangan Nusantara utamanipun ring Bali sampun kamargiang parikrama maagama sané wantah tetamian saking “jaman prasejarah” utawi masa ri kala kramané durung uning indik sesuratan. Parikrama maagama inucap minakadi Animisme utawi bakti ring atma utamanipun atman leluhur miwah Dinamisme utawi bakti tur éling ring piranti-piranti sané sakti utawi madué kasidhian. Yadiastun sampun kagingsirang olih agama-agama anyar, parikrama Animisme miwah Dinamisme kantun raket ring tengahing kahuripan krama tradisional Indonesiané. Indiké punika madampingan tur mamargi sinarengan sareng agama-agama anyar sané kagambel olih krama tradisional Nusantara inucap pinaka tetamian budaya leluhur. Ring Baliné, Animisme miwah Dinamisme kantun kamargiang ring upacara-upacara agama Hindu. Napi malih sering kapanggih ri kala Tumpek Landep, kantun akéh krama sané ngaturang banten utawi sesodan ring piranti, prabot, miwah sarana sané sering kabaosang pusaka sané kocap madué kasidhian. Rupanipun minakadi pedang, tumbak utawi sané pinih akéh kapanggih marupa keris. Sakancan soroh pusaka utamanipun keris patut pisan kawasuh pinaka jalaran ngupapira santukan pusaka i wawu jagi sering keni ius beseg sané ngawinang keris inucap karatan. Sios punika ring makudangkudang parikrama upacara yadnya,

keris inucap kaanggén tur jagi kasiratin tirta utawi toya klapa sané prasida ngawinang kerisé poléng-poléng tur karatan yéning nénten gelis katuhang. Punika mawinan mangda kahanannyané sétata becik, sapatutné keris utawi pusaka i wawu kasiratin tirta utawi kakeniang toya klapa sesampunné kasaungin. “Ngwasuh pusaka utawi keris janten mabuat pisan ring pakraman duaning kawiaktinin ring pakraman yéning pusaka utawi keris inucap sampun resik sinah kasidhian utawi indik “magis-religius” ipun sayan nincap taler mawiguna sakadi sapatutné. Nanging, patut pisan pusaka utawi keris inucap becik kaupapira mangda nénten beseg napi malih karatan,” baos I Gusti Agung Oka Pabian, BBA. sané sering ngwasuh pusaka utawi keris ring pakraman. Katakénin indik pusaka sané dados kawasuh, dané sané sering kasengguh Oka Pabian puniki maosang yéning sakancan piranti utawi prabot pusaka prasida kawasuh yadiastun sampun kakaryanin ring masan kerajaan utawi “jaman tua”, masa penjajahan utawi “jaman pertengahan” miwah masa sesampuné Jagat Indonesia mahardika. Napi malih pusaka anyar sané wawu kakaryanin ring masa modérn sakadi mangkin. Sios saking keris wénten taler sané marupa tumbak utawi pedang Samurai. Dané malih maosang, sesampuné wusan kawasuh sang sané madué pusaka patut becik-becik ngupapira pusakanyané minakadi antuk nagingin minyak aminggu apisan miwah ngaturang banten utawi sesodan ri kala rerainan mangda kasidhian sané wénten ring pusaka inucap becik mapikolih sakadi kawigunan ipun. “Yéning sakancan pusaka sampun becik kaupapira, sinah nénten gelis daki. Prasida nénten kawasuh nyantos 5 warsa suénipun. Asapunika taler yéning pusaka nénten beseg sangkaning tirta utawi toya klapa, sinah tuuh pusaka inucap sué tur prasida katamiang malih majeng ring para yowanané,” asapunika dané maosang. (wan)

BPM/net

TETAMIAN - Keris wantah sinalih tunggil tetamian budaya Nusantara sané sering pisan kadadosang pusaka ring pakraman. Punika mawinan patut pisan kajagra kawéntenanipun mangda setata becik tur sué tuuhnyané taler prasida katamiang malih.

Ritatkala Ngwasuh Pusaka

Patut Tangar ring Parikrama Ngawarangin SAKADI sané sampun kawedar i wawu, piranti utawi prabot saking besi sané beseg sinah gelis rusak duaning jagi amah barak utawi karatan. Asapunika taler yéning kantun belus, nénten gelis katuhang. Napi malih yéning piranti punika wantah pusaka sané mangan tur kocap sidhi sinah majanten sampun pusaka inucap sayan puntul, kasidhian ipun kocap sayan nguredang miwah nénten prasida kawigunayang sakadi sapatutné. Punika mawinan pusaka patut pisan kaupapira taler kawasuh yéning ipun cemer. Kawéntenan prabotan besi nénten pateh sakadi prabot utawi piranti kayu utawi batu sané sering kabaosang “mustika” sané dangan kaupapira. I Gusti Agung Oka Pabian, BBA. maosang, becik utawi kaon kahanan pusaka wantah

sangkaning parikrama ngupapira. Yéning pusaka kaupira tur karesikin nganém bulan apisan, janten pusaka utawi keris inucap gelis cemer. Sakéwanten yéning sampun sering kaupapira minakadi aminggu apisan kadagingin minyak sinah pusaka utawi keris inucap setata resik tur nénten ngaptiang sering kawasuh. Sané sering kapanggih, parikrama ngwasuh pusaka utawi keris puniki nelasang galah kalih kantos petang raina manut akéh miwah indik kasukilanipun. “Yéning sané kawasuh punika wantah pusaka utawi keris sané madué kasidhian, sadurung tiang masanggup sinah tunasin tiang dumun mangda sang sané madué pusaka inucap ngamargiang upacara nuntun Joni sané malingga malinggih ring pusaka i wawu mangda

malinggih ring Daksina Pejati ring merajan utawi genahnyané soang-soang. Mangda pusaka utawi keris sané wasuh tiang punika wantah besi biasa sané tan madaging antuk kasidhian punapa-punapi malih, mangda tiang nénten kadukain,” baos dané. Dané maosang, parikraman kakawitin antuk ngemem rain pusaka utawi keris sané nénten masaung miwah mapati ring toya sané sampun madaging toya juuk lengis ring kentongan utawi bak alit kirang langkung kalih raina. Parikrama inucap kamargiang sinambi nyikatin mangda karat miwah lad-lad minyak ring rainné prasida luntur, duaning minyak sané kantun neket ring rainné jagi ngulgul parikrama nglunturang karat i wawu. Punika mawinan sering pisan

minyak inucap kalunturang nganggén bénsin. Sios punika, karatan utawi daki-daki sané neket ring ukir-ukiran keris patut kacungkil mangda jaktijakti resik. Parikrama punika sané sué pisan kamargiang duaning patut sumeken mraktiaksayang mangda jakti-jakti resik. Sesampuné karat miwah dakinnyané telas tur besi keris inucap mawarna putih sakadi warna besi aluminium, wawu kaangkid lantur kasiam antuk toya tawar. Salanturnyané wawu katuhang. Sesampuné besi keris i wawu tuh, laut kamem malih ring kentongan sané sampun madaging warangan. Nénten sué kacemplungang kaping pertama laut rai keris inucap kaangkid tur sesampuné tuh akidik laut keris inucap kapijit-pijit mangda warangan rata ring bilahan

keris i wawu. Parikrama punika kamargiang terus kantos pang tiga utawi pang pat. Sesampuné katuhang wawu rain keris inucap kadagingin minyak sané sampun macampur antuk bunga miik nganggén kuas. “Parikrama mijit rain keris punika wantah parikrama sané pinih baya sios saking nénten dados nganggén selop mangda warangan inucap prasida rata ring rain keris i wawu taler nénten ngulgul pamornyané. Patut alon-alon mangda tangan sané nénten maselop inucap nénten katatunin olih rain kerisé. Sios punika, yéning tatu i wawu kakeniang olih warangan sinah baya pisan, dadosné yéning matatu patut mararian dumun makarya mangda nénten “infeksi” sangkaning warangan,” Oka Pabian nugesang. (wan)

“NGGIH dumadak apang pada lulus dogén malu. Bapak tiangé masih kari mulehan, yén nyidayang miribang lakar nglanjutang ka SMK Jurusan Teknik Otomotif apang énggalan magaé. Yén terpaksa kursus montir ten kénkén,” Gedé Pandé ané pinter nyelag. “Kéné sampun iraga di padésanan, ada SMP dogén suba sadia. Ipidan dugasé tondén ada SMP Negeri kadén SMP Swasta masih kanggo. Dugas Gunung Agungé maletus, SMP Gunung Agungé di Selat buin melaratan milu ngungsi, ajaka malajah uli banjar ka banjar tekén gurunné ané masih sukaréla tusing magajih. Kéto yadnyan pahlawané tanpa nama cara ipidan ngupadi apang génerasi panerusé sida cerdas. Jani iraga ngepah ngélél ngantiang SMA né buin amasa mara mabukak dini,” Nyoman Padmini matadah sedih. “Terus Mang Padmini kayang ento mara lakar masuk SMA?” patakonné Gedé Pandé. “Ulian tuara, kanggoang iraga masuk di SMK, nanging

cara jani jag kéweh ngomong SMK 1, 2, 3… aah nguda sing cara ipidan, SMÉA, SMOA, STM, SKKA, SPMA utawi SPG. Patuh cara SMA dadi SMU. Jani buin mabalik dadi SMA nuutang sakita karep menteriné. “Yén sing maan nguwah uwuhin, takut orahanga sing magaé yadin tetuekné patuh. Patuh cara buku palajahané ngatiban magenti sing dadi warisang tekén adin iragané. Pang ada pajalan pipis. Pejabaté pang maan komisi, kayang guru milu dadi agén buku, apa buin lakar nyétak soal Ujian Nasional jag pusat lan daérahé marebut kayang mréksa asil ujiané. Mara ada pipisné mapi-mapi sing percaya tekén bawahan. Pamuputné masih liu ané bocor, sing di soalé, di jawabanné tulungina tekén gurunné,” pajarné Ketut Pajar sada kurang ajar. “Nah kayang buin pidan Ketut dadi menteri buin benahin hukumé apang sing ada anak korupsi. Yén dadi tunas ring Sang Hyang Widi apang sumpah jabatan para pejabat lan pegawé negeriné setata manjur jag nepén cara

sumpah pocong lan cor ané mranén,” pasautné Lanang Geria nundikin Sudiari sané bibinné mapecat saking nilep kredit bank. Sapunika pabligbagan truna-truniné, nanging tetep pasrah indik biaya ring sang rerama. Saking irika sami raris magingsir ka pasisi mandus saling silemin namtamin toyan segarané sané kenjekan dedeh nénten koring ageng. Sané kanten kadi rumaket mapasangan wantah Putu Galang sareng Ketut Sulasih, Lanang Geria sareng Gusti Ayu Swandéwi, miwah Ngurah Jelada sareng Luh Adé Suwarni. Sané lianan amung kadi matimpal biasabiasa kémanten. Yadiastun yén selehin samian amung kadi cinta monyét, tresnané masa puber. Usan mandus lan masiram samian raris ngumpul ring batan taru ketapangé ngetis nyambil ngahgah bekelnyané soang-soang, ngajengang. Tan lali Putu Galang ngajakin pak sopir. Ngurah Jelada ngambil bekelné mawadah rantang sareng Luh Adé Suwarni ngebatang tikeh plastik. Lanang Geria ngebatang perlak. Lan

Kadék Bangdut ngambil karpét mobilé. Sami ngajeng saling cicipin pada nanjénang bekelné ring timpalné, saling ajumang jaenné. “Bli Dék Bangdut, niki tiang anak suba ngabaang lebihan kanggon Bli Sopir kok,” Luh Suwarni nanjénin Pak Sopir saha ngenjuhang rantangné misi nasi, bé siap, sambel goréng lan capcay. “Niki tiang arantang ajak Tungurah ten telah, nggih dong pada cicipin.” Timpalné tan marasa kimud pada nyicipin. Luh Suwarni mula barés tur mula bekelina tekén mamakné kayang jaja lan téh botol a kerat. “Matur suksma Luh Adé, tiang sujatinné mara meli tipat santok dauhné. Mangkin mara ngadek bon capcay jag buin seduk. Alon-alon ngajengang Gusti Ngurah, pidan malih maan mapestaan kadi mangkin yén sampun pada bubaran masekolah,” ucap Dék Bangdut. “Pisah sekolah ten kénkén, jauh di mata dekat di hati,” raosné Putu Swartini ngulgul. “Nah sing kéné sing kéto sujatinné sera panggang sera tunu ya, patuh bonné,” Luh

Adé makenyem guyonina kéto. Malah buin maekang ngisinin ajenganné Ngurah Jelada baan paan siap tulang lunak.“Nggih dong telasang apang ten ada baat lipetang mulih buin.” “Saja satya Luh Adé. Kampidné raganné naar, yén paanné baanga Ngurah Jelada.” “Apa paanné Luh Adé baanga Ngurah Jelada?” timpalné masuryak pada ngulgulin. “Nah dadi suryakin, bandingang tekén Budi demen teken kibul kénkén? Biasanné anak luh mara demen tekén kibul ngulah misi muluk liu,” pasautné Ngurah Jelada kalem. “Cobak téh pada rasanin. Tiang mula demen tekén kampid. Ada anak demen tekén tendas, cékér, tekén seguk. Malah ada ané demen tekén jeroan,” sautné Luh Adé ngadésem. “Ngujang ané kéto uyutang. Yén ada ané ten nganggoang tulang bokong lan baong mriki tiang mragatang apang ten rugi. Kadén ayam tulang lunak makejang jaen dadi ajeng. Apa buin timpalang bir ajak és pasti bérés haha…,” Pak Sopir Bangdut nyelag sambil kedék. (Masambung)


Upacara

8

Redité Umanis, 13 Désémber 2015

Bebantenan Tetuek Pujastawa ring Upacara Pawiwahan NGANININ pujastawa sané kanggén ngénter upacara pawiwahan olih Ida Pandita manut dresta Hindu ring Bali matios-tiosan pamarginnyané. Nanging, yéning ruruh unteng pujastawa punika tetueknyané pateh.Wénten tigang paos tetujon pujastawa Ida Ida Pandita ri kala ngénterang muput upacara pawiwahan punika. Pujastawa sané kapertama, ngénterang Panglukatan sané katiba ring sahananing sarana banten miwah sang kalih sané ngamargiang alaki rabi. Pujastawa Panglukatan puniki untengnyané waluya puja mapinunas ring Ida Hyang Widhi maraga Bhatara Ganésa. Tetujonnyané nunas manda nénten keni gegodan utawi wighna santukan Bhatara Ganésa kapuja waluya wighna-ghna Déwa. Malarapan antuk pujastawa panglukatan punika, kama petak miwah kama ratih sané wénten ring anggan sang alaki rabi mangda rahayu. Bhakti ring Bhatara Gana waluya nuntun mangda sang kalih ngamargiang urip alaki rabi sadia rahayu. Katattwan pujastawa panglukatan punika waluya nunas panuntun majeng Bhatara Gana mangda sang alaki rabi nangun kulawarga madasar papineh miwah wiwéka. Kruna Gana manut basa Sansekerta martos mapineh miwah ngwilangin. Suksmannyané ngamargian urip alaki rabi mangda madasar antuk papineh miwah wiweka mangda kulawarga sané kawangun prasida mamargi manut dharma. Dadosné, pujastawa miwah tirtha panglukatan punika déwannyané Ida Bhatara Gana. Pujastawa sané kaping kalih, pujastawa sané ngénter banten padengendengenan utawi pakala-kalaan. Tetuek pujastawa nganteb banten padengendengenan taler nganteb tirtha pabersihan puniki mangda sang kalih sané alaki rabi prasida masikian saking kadudut kayun suci nirmala madasar tresna asih ngamargiang pawiwahan. Tirtha pabersihan puniki déwannyané Ida Bhatara Siwa, nangun idep nirmala sané metu saking padma hredaya sang alaki rabi punika. Pujastawa ngénter banten padengen-dengenan puniki waluya pujastawa muput tur matutang pula-pali pawiwahan. Pujasatwa sané kaping tetiga, pujastawa sané masuksma majaya-jaya mangda sang kalih ri kala nangun kulawarga setata mamargi antar, garjita bagia manut swadharma Grehasta Asrama. Ri sampun upacara pawiwahan, sang kalih sampun dados asiki nabdab kulawarga sareng kalih. Pujastawa majaya-jaya puniki waluya pujastawa nunas mangda pamargin urip sang kalih mamargi lunas lanus, stithi bhakti ring Ida Bhatara Wisnu waluya bhatara sané ngardi pamargin urip sang kalih paras-paros ngadungang kalih kulawarga, minakadi kulawarga lanang miwah kulawarga istri. Punika mawinan ring upacara puncak pawiwahan kamargiang upacara majauman utawi wénten sané maosang upacara makta tipat bantal. Upacara punika waluya painget, malarapan pawiwahan sang kalih, wénten sambung pasawitra kalih kulawarga masikian mangda parasparos ring pakraman. (I Ketut Wiana)

ENDUT—Masabatan endut wantah sinalih tunggil parikrama sané kamargiang ri kala teruna-daha ring Désa Tenganan Pegringsingan ngamargiang dresta Materuna Nyoman. Dresta inucap patut kamargiang olih samian alit-alit ring Désa Tenganan pinaka cihna anaké alit sampun dados teruna miwah daha.

Materuna Nyoman, Ngajahin Alit-alité Tresna ring Palemahan BPM/dok

RING Tenganan Pegringsingan wénten dresta kuna sané kawastanin Materuna Nyoman. Materuna Nyoman wantah dresta pasraman alit-alit ngawitin pacang dados trunadaha. Tios punika, Materuna Nyoman puniki ngicén para teruna-daha irika ajah-ajahan indik ngamargiang ayahan désa adat utawi pakaryan ring kulawarga, tanggung jawab, nguningin palemahan Désa Tenganan Pegringsingan, nguningin dresta adat irika taler tradisi sané kaduénang. “Materuna Nyoman sané kamargiang salami awarsa puniki wantah pinaka cihna anaké alit sampun nincap dados teruna-

daha. Yéning imbayang, pamargin Materuna Nyoman sakadi i kekupu ngawitin ngebatang kampidnyané,” baos Klian Désa Tenganan Pengringsingan, I Ketut Sudiastika. Upacara Materuna Nyoman kakawitin antuk parikrama maajak-ajakan. Alit-alit sané Materuna Nyoman patut ngrauhin sajebag pura sawewengkon Desa Tenganan Pegringsingan, sakéwanten patut silib, nénten dados anak lian nguningin. Parikrama tiosan sané kamargiang minakadi masabatan endut. Salami nyarengin Materuna Nyoman, alit-alit Tenganan Pegringsingan kajak malan-

caran ring sawewengkon désa. Tetujonnyané mangda uning ring wewengkon désa taler kahananipun. Pamarginé ngiterin désa puniki kabaos ngiterang katekung. “Risampuné uning ring kawéntenan désa, uning ring palemahan, kaaptiang mangda alit-alité madué rasa tresna turmaning metu rasa wirang pacang ngajegang dresta miwah kawéntenan palemahan ring désa,” baos Sudiastika. Sajeroning Materuna Nyoman, alit-alit teruna kapah dados tigang soroh, luiré; Teruna Temu Kaja, Temu Tengah, miwah Temu Kelod. Yéning alit-alit daha karanjingang ka asrama

sané mawasta Asrama Gantih. Daha taler kapah dados tigang soroh, luiré; Gantih Wayah, Gantih Nengah, miwah Gantih Nyoman. “Samian nganutin garis bapa lan mémé. Yéning teruna ninutin garis bapa, daha ninutin garis i mémé. Ring dija dumun i bapa utawi i mémé Materuna Nyoman, pianaknyané taler ring soroh punika,” baosnyané. Salami nyarengin Materuna Nyoman, alit-alité nénten kalugra ngalap woh-wohan sané kapanggih ri kala ngiterin désa. Nénten kalugra mabebaosan kasar utawi bangras, nénten dados romon, taler patut sirep ring balé dungka, balé suci sané

sampun kakaryanin olih désa. Sajeroning sirep taler terunadaha magaleng kayu dapdap. Duaning jamané sampun sayan-sayan nglimbak, dresta Materuna Nyoman nénten prasida kamargiang sakadi dumun, ngawarsa. Galah Materuna Nyoman mangkin kaadungang sareng galah alit-alité masekolah. Tambis kamargiang nyabran lima kantos nem warsa apisan. Yadiastun asapunika, tetuek dresta Materuna Nyoman pinaka galah ngicén ajah-ajahan majeng alit-alité mangda setata ngajegang sima dresta nglestariang alam ring Tenganan Pegringsingan kantun kaajegang tur patut nerus kamargiang. (uma)

Malajah Nglestariang Palemahan saking Tenganan Pegringsingan

BPM/uma

ASRI--- Palemahan ring wewidangan Désa Tenganan Pegringsingan kanten asri. Prasida kapanggihin taru-taru irika kantun becik kaupapira. Samian sangkaning awig-awig sané kantun kasumanggemin olih krama adat irika kantos mangkin.

SANGKANING kapagehan krama Désa Tenganan Pegringsingan ngamargiang awig-awig indik utsaha nglestariang palemahan, alas Tenganan kanten asri kantos mangkin. Ri kala makéh alasé ring Bali sayan nguredang kawéntenannyané, ring Tenganan alasnyané kantun asri pisan. Sapunika taler tarutaru ageng irika kantun becik kaupapira. Krama irika prasida nglestariang palemahannyané sangkaning awig-awig sané kantun kasungkemin krama désa kantos mangkin. Yadiastun kocap dumun duk warsa 1841 awig-awig inucap naen puun, nanging antuk paingetan para panglingsir dumun ring warsa 1842 malih kasusun awig-awig sakadi dumun. Awig-awig pamekasnyané indik utsaha nglestariang palemahan, dagingnyané maosang indik nabdabin ngebah puyan-puyanan nénten dados ngawag taler nénten dados ngalap woh-wohan. Krama irika nénten kalugra ngebah puyan-puyanan yéning taruné kantun idup. Yadiastun taru inucap duén krama. Yéning marasa bimbang, krama sané mamanah jagi ngebah taru patut mapinunas dumun ring Kelian Désa. Klian Desa raris ngutus tetiga prejuru adat nuréksain kahanan taruné. Manut Klian Desa Tenganan Pegringsingan, I Ketut Sudiastika sakancan taru sané pacang kaebah kanggén makarya wewangaun patut kadulurin antuk paruman ring désa. Yening ring paruman desa kalurgayang ngebah taru, wawu taru inucap durus kaebah. “Yéning awig-awig punika nénten kamargiang, sang sané ngebah taru pacang katibakin denda. Denda inucap, taru

punika dados duén désa adat tur krama inucap naur denda nikel. Yéning argan kayuné punika ayuta, kramané patut naur kalih yuta,” baosnyané. Pak Timur, pecak prejuru adat Désa Tenganan taler maosang, tetiga prejuru sané kautus nuréksain taru sané pacang kaebah punika patut satinut. Yéning wénten sinalih tunggil sané nénten satinut, taru inucap taler nénten dados kaebah. Yadiastun asapunika, awig-awig Désa Tenganan Pegringsingan taler nglugrayang kramané ngebah kayu antuk pisarat sané mabuat pisan. Wénten sané kabaosang panaho, ngebahang taru mangda taru tiosan nénten mati, wénten sané mawasta pangapih, utsaha nglangahin taru sané kawéntenannyané sampun makuéh, miwah wénten sané kawastanin tumapung, pinaka hak sané kaicén majeng krama sané wawu nincap grehasta ngebah taru kanggén ngwangun umah. Duaning ring Desa Tenganan Pegringsingan, kulawarga anyar patut mapalasan sareng reramannyané tur ngwangun umah ring tanah sané sampun kasayagayang saking désa. Siosan ring ngebah taru, krama desa irika taler nénten kalugra sakewenang ngalap woh-wohan ring sawewengkon desa yadiastun punika duén soang-soang krama. Wénten petang soroh woh-wohan sané nénten dados kaalap ngawag, minakadi durén, pangi, teep, miwah tingkih. “Woh-wohan inucap wawu dados kambil olih sira ugi sané manggihin yéning sampun ulung. Sira ja kapertama manggihin, nika sané dados ngambil, boya sané nuénang karangé kémanten,” baos Sudiastika. (uma)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU UMANIS, 13 DESEMBER 2015

9

Donaire Rebut Gelar Kelas Super Bantam WBO HAL 12

Napoli Vs Roma Menanti Kebangkitan Serigala Ibu Kota NAPLES –

AS Roma sedang berusaha mencari setitik sinar agar bisa keluar dari kegelapan. Derby del Sole alias Derby Matahari melawan Napoli di San Paolo bisa jadi kesempatan bagus bagi Roma, guna bangkit dan kembali ke jalan yang terang. Peringkat empat Roma akan bertandang ke markas peringkat tiga Napoli di giornata 16 Serie A 2015/2016, Senin (14/12) dini hari nanti. Dua favorit juara saling berhadapan. Hanya saja, pasukan Rudi Garcia datang ke Naples dengan performa yang tidak ideal, tak pernah menang dalam lima laga terakhirnya di semua ajang. Napoli sebaliknya. Anakanak asuh Maurizio Sarri hanya terpeleset sekali dalam tujuh laga terakhirnya, yakni kalah 2-3 melawan Bologna. Enam lainnya selalu mereka tutup dengan ke-

menangan. Dalam laga kandang terakhirnya di Serie A, Napoli menekuk sesama pemburu Scudetto Inter Milan 2-1. Napoli juga baru saja menghabisi Legia Warsawa 5-2 di San Paolo dalam laga pemungkas fase grup Liga Europa dan maju ke babak 32 besar sebagai juara Grup D dengan perolehan poin maksimal 18. Melihat performa Napoli, terutama striker Gonzalo Higuain yang sudah mencetak 14 gol di Serie A 2015/2016, ini adalah laga yang sangat berbahaya bagi Roma. Mereka rawan kalah. Namun, jika bisa menang, apalagi dengan kekuatan yang tak sempurna akibat rentetan cedera di skuat, dampaknya akan sangat luar biasa bagi kepercayaan diri mereka. Periode kelam Roma dimulai dari laga di kandang Bologna. Mereka cuma imbang 2-2. Setelah itu, Roma dihajar habishabisan 1-6 oleh Barcelona. Atalanta membuat kursi Garcia

makin panas dengan kemenangan 2-0 di Olimpico, yang memicu protes wortel dari kelompok ultras Roma. Setelah itu, Roma tertahan 1-1 di kandang Torino. Terakhir, mengincar kemenangan menjamu BATE, hasil yang didapat justru cuma skor kacamata. Roma beruntung, Leverkusen juga gagal menang melawan Barcelona, jadi mereka berhak lolos ke babak 16 besar. Kelolosan ke fase knockout Liga Champions itu tak lantas mengurangi tekanan buat Roma, terutama Garcia. Pasalnya, gagal menang dalam lima laga beruntun adalah fakta yang tidak terbantahkan. Dengan kondisi seperti itu, mereka akan bertandang ke markas Napoli. Roma jelas kurang diunggulkan daripada tuan rumah. “Saya ingin menang. Saya harus menang. Dengan demikian, moral para pemain akan bangkit,” ujar Garcia, Sabtu (12/12) kemarin. Namun, itu justru bisa jadi

Lorenzo Isigne

BPM/rtr

01-11-2014 Napoli 2-0 Roma (Serie A) 10-03-2014 Napoli 1-0 Roma (Serie A) 13-02-2014 Napoli 3-0 Roma (Coppa Italia) 06-02-2014 Roma 3-2 Napoli (Coppa Italia) 19-10-2013 Roma 2-0 Napoli (Serie A). 5 Pertandingan terakhir Napoli (M-M-M-K-M) 22-11-2015 Verona 0-2 Napoli (Serie A) 27-11-2015 Brugge 0-1 Napoli (Liga Europa) 01-12-2015 Napoli 2-1 Inter (Serie A) 06-12-2015 Bologna 3-2 Napoli (Serie A) 11-12-2015 Napoli 5-2 Legia (Liga Europa). 5 Pertandingan terakhir Roma (S-K-K-S-S) 22-11-2015 Bologna 2-2 Roma (Serie A) 25-11-2015 Barcelona 6-1 Roma (Liga Champions) 29-11-2015 Roma 0-2 Atalanta (Serie A) 05-12-2015 Torino 1-1 Roma (Serie A) 10-12-2015 Roma 0-0 BATE (Liga Champions).

ROMA – AS Roma lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah bermain imbang 0-0 melawan BATE Borisov dan Bayer Leverkusen hanya bermain seri 1-1 melawan Barcelona. Meski lolos, AS Roma mendapat cibiran dari fans mereka sendiri karena gagal menghadirkan kemenangan buat mereka. Pelatih Rudi Garcia pun menyampaikan alasannya mengapa timnya gagal menang. “Tim sudah melakukan segalanya untuk mencetak gol dengan 24 kali percobaan. Memang kami bisa lebih baik lagi, dan Wojciech Szczesny melakukan penyelamatan penting, tapi untungnya kami lolos ke babak berikutnya,” kata Rudi Garcia, Sabtu (12/12) kemarin. “Fakta bahwa kami lolos ke babak selanjutnya mengungguli tim lain dan hal itu yang terpenting di fase grup. Kami harusnya bisa lebih baik, tapi

BPM/rtr

Pjanic Mengaku Romanisti Sejati

Miralem Pjanic

04-04-2015 Roma 1-0 Napoli (Serie A)

Roma Tidak Bermain Buruk

Zola: Insigne Bintang Napoli NAPLES – Kiprah Lorenzo Insigne bersama Napoli di Serie A musim ini begitu mengagumkan. Dari segi permainan dan kualitas, penyerang 24 tahun Italia itu seperti titisan Gianfranco Zola. Hal tersebut diakui sendiri oleh Zola yang merupakan bintang Napoli era 1990-an. Sejauh ini, Insigne sudah mengemas enam gol dan tiga assist dalam sembilan penampilan di Serie A 2015/2016. Torehan golnya untuk sementara kalah sang partner Gonzalo Higuain yang telah menyarangkan 14 gol. “Dalam diri Insigne, saya melihat begitu banyak kualitas yang dahulu pernah saya miliki, khususnya ketika saya memulai karier profesional di Napoli. Waktu itu, saya kuat dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan dan punya daya jelajah tinggi,” kata Zola, Sabtu (12/12) kemarin. “Saya rasa dia berada di jalur yang tepat. Semoga dia dapat melanjutkannya. Seorang pemain pasti pernah melalui periode bagus dan buruk. Saya harap dia bisa sukses,” imbuhnya. Zola memperkuat Napoli periode 1989-1993 sebelum bergabung dengan Parma. Selama berseragam Napoli, Zola mencetak 32 gol dalam 110 penampilan dan membantu Partenopei yang juga diperkuat Diego Maradona meraih Scudetto 1989/1990 di Serie A. (kmb33/rtr)

keuntungan bagi Roma. Dengan status underdog, plus kembalinya winger andalan Mohamed Salah, motivasi Roma seharusnya dapat lebih terlecut untuk mengembalikan kepercayan para tifosi mereka. Jika dapat menekuk tim sekuat Napoli, yang juga dianggap sebagai salah satu kandidat juara dan belum pernah kalah di San Paolo musim ini, maka itu bisa jadi titik balik kebangkitan Roma. Itulah sinar terang yang bisa membimbing mereka keluar dari kegelapan. Roma tak boleh menyia-nyiakannya. Melawan Legia Warsawa, Maurizio Sarri memilih mengistirahatkan Gonzalo Higuain, agar bisa fresh saat menghadapi AS Roma. Dries Mertens, yang mencetak dua gol dalam laga tersebut sepertinya bakal kembali jadi starter di San Paolo nanti. Sarri bakal memasangnya bersama Lorenzo Insigne dan Higuain di barisan depan. (kmb33/rtr)

Head to head (6 pertemuan terakhir)

ROMA – Desas-desus soal masa depan gelandang milik AS Roma Miralem Pjanic, musim depan tak reda berhembus. Maklum para peminatnya merupakan klub kelas kakap. Adalah Barcelona dan rivalnya, Real Madrid, yang terus dihubunghubungkan dengan pemain internasional Bosnia dan Herzegovina tersebut. Makin gemilangnya performa Pjanic bersama Roma musim ini jadi alasan, mengapa dirinya begitu diinginkan. Namun, dalam pernyataan terbarunya, Pjanic memberi isyarat ke klub mana dirinya akan berlabuh musim depan. Dia ingin terus bertahan di Il GIallorossi. “Saya tidak akan pergi berdasarkan pilihan individual saya. Saya selalu memilih para Romanista. Mereka mengajarkan saya menjadi Romanista sejati. Lima tahun sudah saya di Roma dan saya sudah merasa menjadi Romanista,” tegas Pjanic, Sabtu (12/12) kemarin. “Para pemain senior yang ada di klub ini juga mengajarkan saya bahwa jersey Roma bukan jersey biasa. Ini adalah jersey yang punya arti penting di kota ini. Sekarang saya sudah jadi penggemar klub ini dan ya, saya seorang Romanista sejati,” imbuhnya. Sang pemain mengaku gaya bermainya di lapangan terinspirasi dari Zinedine Zidane, yang menraih dua Scudetti bersama Juventus. “Zidane membuat saya ingin menjadi pemain sepakbola saat saya masih kecil. Saya suka gaya sepak bola Zidane, bagaimana ia bermain,” tutur Pjanic. “Bagi saya, ia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat. Saya suka melihatnya bermain. Apakah saya berusaha menirunya? Tentu, ia main di posisi yang sama seperti saya, jadi saya akan menyaksikan permainannya sepanjang waktu dan berusaha melakukan beberapa skill yang ia lakukan di lapangan,” tutupnya. (kmb33/rtr)

tim yang melakukan 24 tembakan bukanlah tim yang bermain buruk,” imbuhnya. Presiden AS Roma James Pallotta, menyatakan posisi Rudi Garcia masih akan aman. Bahkan Pallotta siap memberikan dukungan lebih bagi pelatih asal Prancis itu dengan menyediakan dana untuk membeli pemain pada bursa transfer Januari nanti. Sejak datang ke Roma pada 2013 lalu, Garcia memang mendapatkan kepercayaan dan proyek besar dari Pallotta. Sejatinya, Garcia sudah cukup berhasil kembali mengangkat Roma ke papan atas dan dalam dua musim terakhir menjadi runner-up Liga Italia serta lolos lagi ke Liga Champions. Sebagai tambahan, Garcia juga tak terkalahkan ketika Roma berhadapan dengan Lazio yang merupakan rival utama klub. Namun, memang harapan dari fans Roma sudah teramat tinggi. (ant/afp)


BOLA MANIA

10

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Mou Tidak Ingin ke Madrid MANCHESTER – Nasib Jose Mourinho di Chelsea mulai tidak jelas, karena performa klub yang tak memuaskan di ajang Premier League. Namanya pun mulai dikait-kaitkan dengan beberapa klub jika ia suatu saat nanti dipecat oleh The Blues. Salah satu yang berniat memakai jasa Mou ketika ia hengkang dari Chelsea adalah raksasa Spanyol Real Madrid. Bahkan beberapa media Inggris menyebut Madrid telah coba memberikan penawaran kepada Mou. Namun, The Special One tidak ingin kembali ke Santiago Bernabeu. Saat ini Chelsea masih terdampar di posisi 14 klasemen sementara Premier League dengan nilai 15 poin. Dari 15 pertandingan yang telah dilalui, London Biru

baru mendapatkan empat kemenangan, tiga imbang, dan menelan delapan kekalahan. “Saya dapat membayangkan diri saya menyelesaikan kontrak saya bersama Chelsea,” ujar Mourinho, Sabtu (12/12) kemarin. “Saya memiliki tiga setengah tahun tersisa dengan klub. Setelah itu, baru saya bisa membayangkan bisa melatih klub lain,” imbuhnya. Sang pelatih mengaku malu karena tetap mendap-

atkan dukungan luar biasa dari para pendukung Chelsea. Sebab, pada kenyataannya sekarang pasukan The Blues yang ada dalam genggaman Mourinho tengah terpuruk. “Ketika orang-orang baik pada saya dan menyanyikan nama saya, tetap mendukung Special One, saya merasa malu. Saya tak tahu bagaimana harus menanggapinya,” kata Mou. Chelsea baru saja menelan kekalahan, mengejutkan lawan Bournemouth

di kandang. Tekanan media yang mengatakan Mourinho akan segera dipecat semakin besar. Namun Mourinho sendiri yakin baru akan meninggalkan Chelsea jika kontraknya telah habis. The Cherries menjadi tim promosi pertama yang mengalahkan Chelsea di kandang, sejak Charlton pada bulan April 2001. Ini membuat klub London itu hanya dua poin di atas zona degradasi. “Meski kami kehilangan tiga poin terakhir melawan Bournemouth, saya yakin kami akan tetap berada di posisi empat klasemen akhir,” tutup Mourinho. (kmb33/ap)

Villa Siap Tampung Cole

Ashley Cole

BPM/rtr

BIRMINGHAM – Manajer Aston Villa Remi Garde, menjelaskan soal ketertarikannya memboyong Ashley Cole ke Villa Park. Akusisi ini rencananya akan dilakukan saat jendela transfer musim dingin dibuka pada 1 Januari 2016. Cole yang kini telah berusia 34 tahun memang sedang dibekukan statusnya oleh AS Roma. Dia sama sekali tidak mendapat kesempatan untuk tampil memperkuat Giallorossi di musim ini oleh manajer Rudi Garcia. Belakangan pun santer dikabarkan, kalau kontraknya akan diputus manajemen Roma. Jika hal tersebut benar terjadi, Cole tentu akan berstatus free agent. The Villans pun berniat mengambil keuntungan dengan merekrut mantan pemain Arsenal dan Chelsea itu secara gratis. Villa sendiri kini masih

terpuruk di papan bawah klasemen Premier League, setelah menjalani 15 laga. Garde tentu ingin memperkuat skuadnya pada Januari 2016, agar lolos dari jeratan degradasi. “Setiap pemain yang bagus menarik buat saya dan Ashley adalah pemain yang bagus. Dia punya segudang pengalaman dan saya kira dia masih punya kecepatan. Ashley akan jadi tambahan yang sangat bagus untuk skuad kami,” kata Garde, Sabtu (12/12) kemarin. “Pengalaman adalah sesuatu yang kami butuhkan. Skuad kami saat ini didominasi pemain-pemain muda. Saya akan segera berbicara dengan klub, dan saya sedang bekerja keras untuk menentukan target kami di bursa transfer Januari. Kami tahu apa yang harus kami lakukan,” tutupnya. (ant/afp)

Tawaran Fantastis untuk John Stones

MANCHESTER – Manchester United bertekad memperbaiki kinerja lini belakang timnya, dengan mendatangkan bek baru di bursa transfer musim dingin 2015–2016. Target utama United di bursa yang baru akan dibuka pada Januari 2016 adalah bek Everton, John Stones. Seperti diberitakan harian setempat, Sabtu (12/12) waktu setempat, United memang sudah lama dikabarkan tertarik untuk memboyong Stones ke Old Trafford. Bahkan, Setan Merah kabarnya sudah sempat mengajukan tawaran ke pihak Everton di bursa transfer musim panas 2015–2016, yang sayangnya masih ditolak. Meski sudah ditolak, hal tersebut sama sekali tak mengendorkan semangat The Red Devils. Di bursa transfer musim dingin ini Manchester Merah sudah menyiapkan fantastis untuk Stones. Dari rumor yang beredar, United sudah menyiapkan dana sebesar 50 juta poundsterling atau sekitar satu triliun. Dengan jumlah sebesar itu, Setan Merah berharap The Toffees akan luluh dan mau melepas Stones. United bukan satu-satunya klub yang sangat tertarik mendatangkan Stones. Di bursa transfer musim panas 2015–2016, Chelsea juga sempat mengajukan penawaran sebesar 38 juta pounds untuk bek 21 tahun tersebut dan langsung ditolak Everton. Selain Stones, The Red Devils dikabarkan akan mengajukan tiga tawaran terpisah den-

gan nilai sensasional. Masing-masing untuk penyerang Barcelona Neymar, serta dua juru gedor Real Madrid Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Setelah dua musim terakhir hampa gelar, United diyakini memang sangat bernafsu untuk berbicara banyak di musim ini. Sayang, musim belum juga setengah jalan, armada Louis van Gaal sudah tersingkir dari Piala Liga, dan yang paling anyar dari Liga Champions. Harapan The Red Devils kini tinggal Premier League, Piala FA, dan tentunya Europa League setelah mereka dipastikan turun kasta.

Van Gaal diyakini sangat ngebet untuk mendatangkan pemain berstatus superstar ke Old Trafford di musim panas 2016. Namun yang didatangkan tak hanya satu, melainkan tiga sekaligus. Sebagai alternatif untuk ketiga nama tersebut, United juga dikabarkan membidik bomber Bayern Munich, Robert Lewandowski dan bintang Tottenham Hotspur, Harry Kane. (kmb33/rtr)

John Stones

BPM/rtr

Ancelotti Merapat ke Zenit SAINT PETERSBURG – Masa depan Carlo Ancelotti tampaknya mulai menemukan jawaban. Setelah dikaitkan dengan berbagai tim besar Eropa, Ancelotti dikabarkan setuju untuk melatih raksasa Rusia Zenit Saint Petersburg. Pelatih berpaspor Italia tersebut diproyeksikan menjadi suksesor Andre VillasBoas. Villas-Boas dikabarkan telah memutuskan untuk hengkang pada akhir musim ini, karena alasan pribadi. Ancelotti otomatis akan bergabung pada musim panas 2016. Seperti yang sudah dikatakannya, ia hanya akan menerima dengan serius tawaran pekerjaan pada musim panas 2016, bukan di musim dingin atau periode Januari

Carlo Ancelotti

BPM/rtr

2016. Ancelotti disebut telah sepakat menerima kontrak selama dua musim bersama klub berjuluk Sine-BeloGolubye, julukan Zenit. Dana senilai 16 juta euro atau sekitar Rp 245 miliar dikucurkan oleh Zenit demi mendapatkan Ancelotti. “Saya belum memutuskan apa-apa. Memang ada banyak tawaran, tapi saya belum mempertimbangkanya,” ujar Ancelotti, Sabtu (12/12) kemarin. Don Carlo memang terkenal sebagai salah satu pelatih berkualitas yang ada di Eropa. Lima klub besar pernah merasakan tangan dinginnya. Prestasi terbaiknya, yakni pada saat ia masih membesut AC Milan. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

SEMANGAT - Pelatih Chelsea Jose Mourinho memberikan semangat kepada anak asuhnya yang sedang berlaga di lapangan beberapa waktu lalu.


Minggu Umanis, 13 Desember 2015

GELANGGANG

11

Semifinal Denpasar Cup

Kundalini Optimis, POPP Pegok Tak Menyerah Denpasar (Bali Post)-

BPM/022

BALI SOCCER - Manajer Tim Bali Soccer Boys (BSB) Setyo Budianto (tengah), diapit duet pelatih Bambang Subandrio (kiri) bersama Budi Santoso.

BSB U-21 Ikuti Turnamen

Safin Cup di Pati

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Bali Soccer Boys (BSB) mengikuti turnamen Safin Cup 2015, di Stadion Joyokusumo, Pati, Jateng, 17-20 Desember mendatang. Manajer Tim BSB Setyo Budianto, di Denpasar, Sabtu (12/12) kemarin, mengemukakan pihaknya berniat membangkitkan kembali BSB. ‘’Bahkan, BSB merupakan satu-satunya tim yang diundang turnamen bergengsi mewakili Bali,’’ kata Setyo Budianto. Dijelaskannya, turnamen Safin Cup melibatkan delapan tim dari Jatim, Jateng, Jabar, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, DIY, dan Bali. ‘’Tia peserta ditanggung biaya akomodasi, konsumsi, termasuk transportasi lokal,’’ ucap Budianto. Menurut dia, BSB berkekuatan 20 pemain ditambah duet pelatih Bambang Subandrio dan Budi Santoso, serta tiga ofisial. ‘’Jadi, total rombongan tim BSB ke Pati 25 orang,’’ katanya. Disinggung soal target, Setyo Budianto menegaskan, seluruh kontestan pasti mematok target juara. Pelatih Bambang Subandrio menjelaskan, Safin merupakan klub divisi utama nasional yang bermarkas di Pati. Oleh sebab itu, Bambang menginstruksikan kepada Aditia Yoga Pratama dan kawan-kawan agar tampil maksimal. ‘’Setidaknya, ajang ini untuk menambah jam terbang bagi pemain BSB,’’ ucapnya. Pada bagian lain, pelatih Budi Santoso patut berbangga, sebab tim BSB masih diperhitungkan di kancah persepakbolaan nasional, sebab sebelumnya rutin ikut turnamen di Jawa. ‘’BSB makin eksis lagi, dan akan berlatih di Lapangan Buduk,’’ ungkap dia. (022)

Kesebelasan Kundalini merasa optimis mampu menaklukkan lawannya POPP Pegok, pada babak semifinal turnamen Denpasar Cup I/2015, di Lapangan Kompyang Surabaya, Minggu (13/12) sore ini. Sementara POPP Pegok berjanji siap merepotkan Kundalini, dan tak mau menyerah begitu saja. Pelatih Kundalini Nyoman Oka Triana, saat dihubungi, Sabtu (12/12) kemarin, menyatakan pihaknya sudah mengetahui kelebihn dan kelemahan tim POPP Pegok. Kendati demikian, Oka Triana menginstruksikan kepada asuhannya agar jangan sekali-kali meremehkan tim lawan. ‘’Saya tekankan kepada seluruh skuad Kundalini, supaya jangan memandang enteng lawan,’’ pesan Oka Triana. Diakuinya, pihaknya sudah menyiapkan skema serangan setelah mengetahui kelemahan POPP Pegok. Sebagaimana biasa, di depan mesin gol andalannya Kushedya Hari Yudo, bakal ditandemkan dengan Anggo Julian, lalu ditopang Roy Firdaus. Untuk lini, tetap dikoordinasi Warih Sentanu, serta lini pertahanan dipercayakan kepada Putu Adi Purwanta. Sedangkan kiper yang dipercaya berdiri di bawah mistar gawang bisa Putu Dian Ananta atau Casala Pratam. ‘’Saya kira untuk posisi kiper tak masalah, tergantung persiapan mereka,’’ tukasnya.

Di sisi lain, Pelatih POPP Pegok Gusti Lanang Rai mengakui dirinya berpikir realistis, sebab secara materi pemain maupun kualitas permainan POPP Pegok masih satu level di bawah Kundalini. Meskipun demikian, pihaknya tak gentar, bahkan siap memberikan perlawanan sengit. ‘’Kami akan merepotkan permainan Kundalini di lapangan hijau,’’ kata Lanang Rai. Menurut dia, upaya meredam serangan pemain Kundalini, POPP Pegok cenderung bermain defensif. Walaupun bertahan, POPP Pegok bukan berarti tak melakukan perlawanan. ‘’Kami tak mudah menyerah begitu saja, sebab sepak bola itu segala kemungkinan bisa terjadi selama 2 X 45 menit,’’ tuturnya. Pola permainan yang diperagakan POPP Pegok, kata dia, memasang grendel pada benteng pertahanan, agar lawan tak leluasa berkeliaran di depan gawang POPP Pegok. ‘’Selain itu, kami akan menerapkan strategi serangan balik (counter attack) cepat,’’ jelas Lanang Rai. (022)

Daud Yordan Berlatih di Bali

Pebola Voli PON Perlu ’’Sparring’’ Denpasar (Bali Post)Bali meloloskan indoor putra dan voli pantai Putu Juniartha Wibawa/Made Vandim Sanjaya Putra. Khusus untuk indoor, dalam berlatih diperlukan pebola voli yang biasa diajak berlatih-tanding untuk sparring-partner. Binpres Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sudiantarayana, di Denpasar, baru-baru ini menyebutkan, voli indoor mulai berlatih Januari 2016 nanti, ditangani pelatih Wayan Windu Segara Acong, Dewa Gede Yuda Berata, Made J Wirantara, serta Manajer Tim Made Sukrisna Jaya. ‘’Untuk indoor perlu pemain beruji coba. Bahkan, jika perlu pemain sparring yang menunjukkan skill-nya mumpuni berhak menggeser pemain yang tidak menunjukkan kemajuan, sebab yang lolos kan tim voli putra Bali, sehingga pemainnya bisa diganti,’’ papar pria yang akrab disapa Mangkok ini. Mangkok mengevaluasi tim putra Bali lolos karena runner-up grup, dan saat grandfinal dikalahkan tuan rumah Papua 2-3, dalam Pra-PON, di Jayapura. Padahal, sebelumnya di babak penyisihan Bali mampu menekuk tim Papua 3-1, walaupun Papua bermaterikan gabungan pebola voli Jatim, Jateng, dan Jabar. ‘’Kekalahan kami di grandfinal, karena blokade dan pertahanan yang rapuh,’’ ungkap Mangkok. Sementara Mangkok dipercaya melatih tim voli pantai bersama Wayan Indrawan, dan telah menjalani program berlatih tiga dalam sepekan di Pantai Mertasari, Sanur. Ia mengagendakan menggelar turnamen PON mini di Bali, melibatkan tim yang lolos PON, termasuk program try-out ke luar Bali. (022)

Disiapkan Pengawas Penguji Doping PON Jabar Jakarta (Bali Post)Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) menyiapkan pengawas penguji sampel doping, yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, di Jawa Barat (Jabar), serta pada beberapa kejuaraan internasional yang telah terjadwal. “Tenaga pengawas doping di Indonesia sangat terbatas. Makanya kami terus mendorong pelatihan ini, demi memerangi penggunaan doping dalam olahraga,” kata Wakil Ketua Umum LADI Yusuf Mujeni, di Jakarta, Jumat (11/12) lalu. Menurut dia, dengan bertambahnya kuantitas dan kualitas tenaga pengawas penguji sampel doping, diharapkan memenuhi kebutuhan saat ini. Apalagi di Indonesia mulai banyak kegiatan olahraga baik level nasional maupun internasional termasuk PON 2016 di Jabar. “Intinya kami ingin menegakkan anti doping sesuai dengan aturan yang ada,” katanya pada pelatihan pengawas penguji sampel doping, di Bandung, Jawa Barat. Masalah doping dalam olahraga memang terus mendapatkan sorotan. Untuk itu pengawasan memang harus diperketat dan salah satu upayanya, adalah dengan menambah jumlah petugas, pengawas maupun fasilitas pendukungnya. Tidak hanya dilakukan untuk PON Jabar, Pengawasan juga akan dilakukan pada semua atlet yang akan bertanding pada Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro Brasil. Begitu juga dengan atlet yang disiapkan untuk kejuaraan internasional single event. “Pada PON 2016 kami harus sukses ganda. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi yang terbebas dari doping,” kata Yusuf Mujeni. Sesuai dengan aturan yang ada, atlet yang terbukti menggunakan doping akan mendapatkan sanksi tegas. Banyak atlet yang telah menerima sanksi termasuk atlet bulu tangkis asal Malaysia. Untuk itu, LADI terus berusaha menjalankan tugasnya sesuai standar baku dari World Anti Doping Agency (WADA). (ant)

BPM/wan

SUBUR - Mesin gol Kundalini Kushedya Hari Yudo (kiri), hingga kini mentahbiskan dirinya sebagai bomber tersubur dengan mengoleksi 9 butir gol.

Daud Yordan (kanan).

BPM/ant

Semarang (Bali Post)Juara kelas ringan (62,1 kg) WBO Asia Pasifik Daud Yordan, bakal menjalani latihan di Bali, sebagai persiapan menghadapi petinju Jepang Yoshitaka Kato di Jakarta, awal Februari 2016. “Saya berangkat dari Kalimantan Barat, Minggu (13/12) ini, menuju Jakarta, Senin (14/12) besok, rencana ada konferensi pers, Selasa (15/12) bertolak ke Bali,” kata Daud Yordan ketika dihubungi dari Semarang, Jateng, Jumat (11/12) lalu. Menurut petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut, dirinya berlatih di Bali hingga menjelang pertarungan. Ketika ditanya apakah ada rencana untuk mendatangkan teman latih tanding atau sparring partner dari luar negeri, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut, mengatakan hal itu baru bisa diketahui setelah konferensi pers, di Jakarta, mendatang. “Infonya soal itu baru diketahui setelah konferensi pers di Jakarta,” kata

petinju dengan rekor bertarung 34 kali menang (24 diantaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut. Selama menjalani latihan di Bali, Daud Yordan bakal ditangani dua pelatih, yaitu Craig Christian (mantan pelatih sekaligus manajer Chris John) dan temannya, Edin Diaz. Menurut dia, kedua pelatih itu bergantian menangani dirinya, baik fisik maupun teknik selama masa persiapan untuk pertarungan perebutan gelar mendatang. Daud Yordan sudah mendapatkan rekaman pertarungan petinju asal Jepang yang akan menjadi lawannya pada pertarungan perebutan gelar di Jakarta, Februari 2016. Pertarungan melawan petinju Jepang Yoshitaka Kato mendatang, merupakan pertarungan kedua bagi Daud Yordan untuk mempertahankan gelar yang didapat setelah menang KO ronde kelima, atas petinju Filipina Ronald Pontilas, di Pontianak, Kalbar, beberapa waktu lalu.

Daud berhasil mempertahankan gelar yang pertama kali setelah menang angka atas petinju Uganda Maxwell Akuwu, di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015. Sebelum menjadi juara kelas ringan WBO Asia Pasifik, Daud Yordan sempat merebut gelar juara dunia kelas ringan IBO setelah menang atas petinju Argentina Daniel Eduardo Brizuela, di Australia, 6 Juli 2013. Ia kemudian sempat mempertahankan gelar tersebut dengan mengalahkan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe, di Australia, 6 Desember 2013. Sebelum berkecimpung di kelas ringan, Daud Yordan juga sempat menjadi juara dunia kelas bulu IBO saat menang dengan KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva, di Singapura, 5 Mei 2012. Ia sempat mempertahankan gelarnya sekali, setelah menang atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev, di Singapura, 9 November 2012, namun akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka, di Jakarta, 14 April 2013. (ant)

KONI Tunggu Kepastian Pra-PON Sepak Bola Denpasar (Bali Post)Ketum KONI Bali Ketut Suwandi menyatakan hingga kini masih terus menunggu kepastian terkait prakualifikasi cabor sepak bola PON Jabar XIX 2016. Mengingat pasca batal pelaksanaan pertandingan yang sejatinya digeber di Stadion Wayan Dipta Gianyar, 4-9 Oktober lalu. Akan tetapi sampai detik ini belum ada kejelasan. “Kabar atau informasi apa pun memang belum kami terima, terkait prakualifikasi cabor sepakbola. Jadi, kami sifatnya masih menunggu. Sehingga apa yang akan terjadi ke depannya ada kebijakan atau tidak, itu memang belum jelas arahnya,” ungkap I Ketut Suwandi, di KONI Bali, Sabtu (12/12) kemarin. Suwandi mengatakan, belum jelasnya jadwal prakualifikasi cabor sepak bola itu, terlihat pasca

gagalnya pra kualifikasi Oktober lalu. Sampaisampai kemana arahnya, hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti. Sehingga bisa saja cabor sepak bola tidak dipertandingkan dalam PON Jabar. ‘’Jika itu terjadi, ini sejarah pertama kalinya cabor yang digemari dan digandrungi masyarakat itu tidak dipertandingkan di PON. Namun, spekulasi lain bisa saja terjadi. Akan tetapi, sampai memasuki pertengahan bulan Desember akhir tahun ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan babak kualifikasi,’’ katanya. Mantan Ketum KONI Badung itu, menambahkan, pihaknya berharap jadwal Pra PON sepak bola bisa secepatnya dipastikan. Sehingga ketidakpastian itu supaya tidak sampai berlarutlarut. (kmb41)

BPM/wan

TUNGGU - Pesepak bola Pra-PON Bali (kanan) sedang menunggu kepastian jadwal sampai dengan akhir Desember nanti, pasca pembatalan Pra-PON bersama NTB, dan NTT, di Stadion Dipta Gianyar, 4-9 Oktober lalu.

Denpasar Gelar Turnamen Pemain Kelahiran 1995

Denpasar (Bali Post)Pasca menggulirkan tunamen Denpasar Cup I/2015, dengan materi tiap tim lima pemain U-21, kini Askot PSSI Kota Denpasar berniat menggelar kejuaraan khusus melibatkan pemain kelahiran 1995 bertajuk Piala Perseden. Sekum Askot PSSI Denpasar Komang Merta, di Denpasar, baru-baru ini menerangkan, pihaknya tetap menggelorakan pembinaan, dan turnamen diadakan bertepatan liburan siswa. ‘’Jadi, kami menyelenggarakan turnamen pada Desember ini,’’ ucap Merta. Selain itu, pihaknya ingin sedini mungkin menjaring pemain yang diproyeksikan masuk skuad tim Porprov. ‘’Denpasar dua kali Porprov mempersembahkan medali emas, kami ingin mematok target menyabet emas ketiga kali. Walaupun kami mengakui mempertahankan lebih berat dibandingkan merebut gelar juara,’’ paparnya. Sejauh ini, pihaknya mengajak klub anggota Perseden termasuk Asosiasi Sekolah Sepak Bola (SSB) Kota Denpasar, agar ikut berpartisipasi dalam Piala Perseden. Diakuinya, para pemain U-21 yang turun di ajang Denpasar Cup, memiliki skill-ball lumayan. Hanya, kata dia, terkadang mereka masih canggung bermain satu tim dengan pemain senior. Karena itu, dirinya yakin jika mereka tampil dalam satu tim usia sebaya, maka mereka bisa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal. ‘’Persyaratan pemain kelahiran 1995 ini, harus memiliki KTP Bali,’’ kata dia. (022)


LAGA

12

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Donaire Rebut Gelar Kelas Super Bantam WBO MIAMI – Petinju Filipina Nonito Donaire berhasil merebut gelar juara dunia kelas super bantam versi WBO, melalui kemenangan angka atas Cesar Juarez dari Meksiko. Dalam pertarungan di San Juan, Puerto Riko, Sabtu (12/12) kemarin, Donaire menguasai ronde-ronde awal serta sempat menjatuhkan Juarez dua kali melalui pukulan hook kiri pada ronde keempat. Juarez yang 9 tahun lebih muda dapat bangkit dan melakukan perlawanan pada ronde-ronde pertengahan. Bahkan pada ronde ke-10 pukulan hook-nya sempat menjatuhkan Donaire. Namun Danaire bisa mengendalikan situasi pada ronde-ronde akhir dan meBPM/rtr

MENANG - Nonito Donaire menyandang predikat sebagai pemegang sabuk juara kelas bulu versi WBO, jr kosong usai menang atas Cesar Juarez.

BWF Super Series Finals

Tarung Tiga Set, Hendra/Ahsan Jejak Final DUBAI – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melangkah ke partai final BWF Super Series Finals. Lewat pertarungan tiga set, mereka mengalahkan unggulan teratas asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Dalam laga semifinal yang dilangsungkan, Sabtu (12/12) kemarin, Hendra/ Ahsan berhadapan dengan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Duel yang memakan waktu 69 menit itu tuntas dengan kedudukan 21-17, 22-24, dan 21-15. Di game pertama Hendra/Ahsan tak terkejar la-

wannya dalam pengumpulan poin. Memimpin sejak kedudukan 4-2, pasangan Indonesia itu terus berada di depan sampai akhirnya menuntaskan pertarungan dengan 21-17. Kondisi serupa terjadi di game kedua, saat Hendra/Ahsan terus memimpin perolehan angka sejak dalam posisi 4-3. Sayangnya, meski lebih dulu mencapai game poin dalam posisi 2017 mereka gagal menuntaskan game. Sebaliknya, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong bisa mengejar ketinggalan dan akhirnya menyamakan kedudukan jadi 1-1 dengan

keunggulan 24-22. Pada game penentuan duel kedua pasangan berjalan lebih sengit. Saling susul poin sempat terjadi sampai kedudukan 9-9. Dari situ Hendra/Ahsan bisa melepaskan diri dan akhirnya kembali meraih kemenangan dengan 21-15. Maju ke final, Hendra/ Ahsan akan berhadapan dengan unggulan empat asal China, Chai Biao/Hong Wei. Pada pertandingan lain, mereka menundukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan 17-21, 21-19 dan 24-22. (ant)

menangi pengumpulan angka 116-110, 116-110 and 117109. “Ini pertarungan yang luar biasa. Saya menaruh hormat padanya,” kata Donaire. Juarez yang rekornya turun menjadi 17-4 dengan 13 kali menang KO, menganggap angka yang diberikan juri

terhadapnya terlalu kecil. Namun ia tetap mengakui kemenangan Donaire Yang kini memiliki rekor 36-3 dengan 23 KO. Mantan juara dunia pada lima divisi itu, kini berhak atas sabuk kelas super bantam WBO yang sebelumnya kosong.

Gelar tersebut sempat dipegang Donaire sebelum dikalahkan Guillermo Rigondeaux pada 2013. Namun Rigondeaux tidak lagi berhak atas sabuk itu, karena tidak aktif lagi bertinju. Kemenangan ini merupakan yang ketiga berturutturut dicatat Donaire sejak ia kembali ke kelas 122 pon. Terakhir ia kalah pada 14 bulan lalu dari petinju Jamaika Nicholas Walters, dan harus melepas sabuk kelas bulu WBA. (ant/afp)

Kawasaki Tidak Tertarik ke MotoGP

AMSTERDAM – Kehebatan Kawasaki Racing Team di ajang World Superbike 2015 memang luar biasa. Bahkan, tim pabrikan asal Jepang itu sukses menyudahi musim sebagai juara konstruktor usai mengoleksi 599 poin dari 12 seri yang berlangsung. Melihat hal tersebut, membuat rumor terhadap Kawasaki bakal berpartisipasi di ajang MotoGP dalam waktu dekat ini kian gencar. Terlebih, Kawasaki memang sempat berlaga di ajang itu pada musim 2007 hingga 2009. Akan tetapi, rumor mengenai comeback-nya Kawasaki ke ajang MotoGP mendapatkan bantahan dari Ichiro Yoda. Pria yang menjabat Direktur Kawasaki Racing team itu menegaskan bahwa

timnya tak akan kembali ke ajang MotoGP. “Saya rasa kami akan bertahan di WSBK untuk beberapa tahun ke depan. Sebab, ajang ini sangat cocok dengan apa yang kami inginkan selama ini,” ucap Yoda, Sabtu (12/12) kemarin. Selain itu, Yoda juga membeberkan alasan mengapa Kawasaki tak berniat kembali berpartisipasi di MotoGP. Pria asal Jepang itu menilai, bahwa

mahalnya segala sesuatu di MotoGP menjadi alasan utama mereka enggan kembali mentas di ajang tersebut. “MotoGP merupakan ke-

juaraan motor yang paling mahal di dunia saat ini, dan kami takkan mampu mengimbanginya. Jadi, saya rasa itulah alasan mengapa kami tak terlalu tertarik kembali ke sana,” tutupnya. (kmb33/rtr)

KAWASAKI - Pembalap Kawasaki berlaga di Superbike.

Bulls Akhirnya Menang

CHICAGO – Setelah keok di tiga laga terakhir, Chicago Bulls akhirnya menang lagi. Menjamu LA Clippers di United Center, Sabtu (12/12) kemarin, Bulls menang tipis 83-80. Paul Gasol yang menjadi aktor kemenangan armada Fred Hoiberg. Gasol tampil menjadi bintang dengan raihan 24 poin dan enam rebound. Selain Gasol, shooting guard, Jimmy Butler, juga tampil gemilang dengan sumbangan 14 poin. Demikian pula Derrick Rose dengan raihan 11 poin. “Kami punya sebuah kesempatan di kandang untuk melakukan sesuatu yang

spesial. Beruntung kami melakukan tugas dengan baik, setelah tiga laga terakhir yang mengecewakan,” papar Gasol. Di kubu Clippers, sang power forward, Blake Griffin, tampil bagus dengan mengemas doubledouble, yakni 18 poin dan 11 rebound. DeAndre Jordan juga tampil cukup impresif dengan sumbangan 10 poin dan 14 rebound. Laga sendiri berjalan cukup ketat. Clippers bahkan sempat menyamakan skor 66-66 di pertengahan kuarter keempat. Namun, Bulls sukses menjauh dan menjaga jaraknya hingga pertandingan usai.

Golden State Warriors memperpanjang kemenangan beruntun sejak awal musim menjadi 24 kali. Meski mereka harus melalui pertarungan hingga dua kali perpanjangan waktu melawan tuan rumah Boston Celtics. Stephen Curry melesakkan dua lemparan bebas pada 13,4 sisa perpanjangan waktu kedua dan Andre Iguodala menambah dua tembakan pada 5,4 detik terakhir untuk memastikan kemenangan Warriors 124-119. Draymond Green ketika ditanya mengenai timnya mengatakan,” segalanya sudah kami sadari. Tim ini akan terus berjuang dalam situasi

apa pun.” Warriors yang belum terkalahkan dalam 28 penampilannya termasuk pada musim lalu, sempat tertinggal lima poin dalam sisa dua menit waktu normal. Namun, mereka dapat mengejar untuk memaksa perpanjangan waktu dan meraih kemenangan. “Kami terus berusaha. Kami percaya diri dan saling percaya satu sama lain. Jadi tidak ada yang baru,” kata Green. Curry total mencetak 38 poin, 11 rebound dan delapan assist. Ia hanya melesakkan sembilan dari 27 tembakan. (kmb33/afp)

Minggu, 13 Desember 2015 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna Warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It 08.45 BCTTV 09.05 Bintang Cilik Bali TV Episode 2 09.30 Belajar Menggambar 10.05 BCTTV/Ajeg Bali

10.30 Lila Cita 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 DW TV 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Massion 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Dunia Kita 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali

19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas berita 21.35 Parade Gender 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Arja Basur (4) 23.00 Lila Cita Wayang Kulit Amerih Bapa (4) 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (3) Closing

BEBEK GORENG IKAN GORENG + SOUP IKAN

pizza wood fired

35K

call service

285367 70K

60K

PIZZA SAMBAL MATAH

PIZZA RENDANG

PIZZA SERE TABIA

60K

55K

70K

65K

TEH TARIK KOPI BALI

10K 5K

Bali Coffee Warung 63

PIZZA V E G E TA R I A N

Pau Gasol

balipizza

BPM/rtr

BaliPizza Shankara

PIZZA SEAFOOD SHANKARA Jalan Danau Toba No. 7 Sanur - Bali

Jl. Veteran 63A Denpasar Telp. balicoffee63.com

227439

email : coffeebali@ymail.com web : www.balicoffee63.com

G.0000772-rmk

gerai iklan

http://facebook.com/balipost

Balipostcom

langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali

Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id

Balipostcom Balipost on Gadget

BERIKLAN VIA SMS

Iklan Bali Post

Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)

Kirim ke : 081

PIZZA MARGARETHA

1397 1818

www.iklanbalipost.com

Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.

G.0000771-rmk

LAYANAN ONLINE IKLAN DISPLAY IKLAN SOSIAL IKLAN ISLAND AD IKLAN PROSPEKTUS IKLAN KUPING IKLAN MEMORIAL IKLAN BERITA DUKA IKLAN BALI BIG SALE PROMO ADVERTORIAL

139 62168 PIN : 55C8E021

CUSTOMER CARE

: 081

email:pembacabalipost@gmail.com

G.0003283-RPA


Sastra

Redité Umanis, 13 Désémber 2015

I Kaki Dengkil

Mati Tan Tumut Pejah

GUMI Kalisanghara, sapunapi cecirénné? Sapunapi kawéntenan jagaté? Sapunapi kawéntenan sadaging jagaté? I Manusa, I Buron, miwah I Taru, asapunapi kawéntenané? Wenginé puniki, sambilanga uyuk-uyuk I Kaki Dengkil bengong mamarna. Kocap linduné rauh nyabran raina, sayongé ageng nadak rauh tan pa cirén. Tatit cetarcetar nénten karuan ring langité galang. Kerugé nurdar masaput gulem peteng didet. Ri kala soréné rauh, matan ainé engseb ba dauh, cayané kuning samur. Nyabran wengi bulané kapangan. I Kala Rahu nyabran wengi medal? Indik buroné sapunapi? Kocap buroné solahné sliwah. I Kambing masuara asu. Keboné embék-embék. Kruyukan ayamé cekurcekur sakadi suaran kukur. I Kaki Dengkil ingkel-ingkel mamarna wantah sayuwakti asapunika. Napi malih wénten macan ngéongngéong. Wantah buroné asapunika, sapunapi kawéntenan manusané? Kocap kabaos I Manusa masolah sarwi nungkalik. Sanunggil wengi, para istriné kocap ngaksinin Sang Cikrabala selem denges ngajengit giginé ranggap nagih mahpah. Sanunggil wengi para istriné jerit-jerit jerih kantos nglimuh. Nénten rasaanga sagét sampun lemah sesampuné limuh punika. Ajengan sané sampun lebeng usan ratenga antuk para istriné, aklimpengan pasil nénten dados ajeng. Asapunika kocap kawéntenané dawegé Kalisangharané rauh. Puniki malih ceciréné, jatmané pikenohné bencar tan tiling. Kirang awas tur tuna panerima. Nénten éling ring déwékné. Napi sané kenehanga pramangkinan laksanaanga, kirang pisan tetimbangné. Makeneh dados sulinggih, pramangkinan matapak, waluya tuna pauningé ring tata titi kasulinggihan, sesana dados sulinggih. Asapunika, sapusira kémanten makeneh dados Sang Angawarat, pramangkinan nyarengin pacentokan pamilihan, raris ngadeg ratu. Sulinggih adohing kasucian? Sampunang sampun baosanga. Napi jagi anggén nyukat? Wantah Sang Angawaraté masolah sliwah? Sinah jagi kanten, tinggar punika tuah ngwilangin déwék padidian. Tinggar wantah ipun kenjekan ngetung kasugihan. Mataledan antuk kawigunan warginé mangda sirna papané. I Kaki Dengkil mapangenan wenginé puniki santukan ngwilangin Jagat Kalisanghara. “Apa sajan Jagat Kalisangharané kamula ada?” Asapunika manahanga kantos sayan peteng ibut wenginé puniki. I Gadagan jegung-jegung masuara, raris krékék-kréké sakadi ngedékin ipun sané sempuut mamanah. Ngamanahang Jagat Kalisangharané sané katah baosanga ring sajeroning pustaka lontaré. Dados I Kaki Dengkil sangsaya sujatiné Kalisangharané nénten wénten? Nénten ké wantah sabehé rauh dados tambakin antuk laser? Ajengané pasil dados genahang ring méjikjéré mangda araina kantun anget? Wantah bawiné masuara asu, macané masuara méong, banténgé masuara manusa, tur sané siosan. Sinah jagi aluh nadosang jinah. Sané sénglad-sénglad biasané mael. Punikia aksinin ayamé ngrékék masuara sakadi anak ica, lais pisan mangkin ring Pasar Burung. Wantah mangkin Sang Angawaraté ngraina ngetung sugih, punika sampun lumrah kasengguh. Wantah sulinggihé ngwilangin muput yadnya ngraina, punika naler sampun katah kapangguh. “Béh… tusingké ené cecirén Jagat Kalisanghara?” Asapunika I Kaki Dengkil malih matakén ring manahipuné. Yukti-yukti, mangkin ipun sayan lempuyengan ngamanahang. Glebag-glebug, ipun blangsah ring galaré bubukan, lempuyengan mamanah. Sesampun wenginé jagi masalin nglemahang, I Kaki Dengkil wawu éling ring piteket tabé pakulun Ida Cokorda Mantuk Ring Rana. Kocap ring samudra jagat itek Kalisangharané puniki, wantah sang sané ngamel kasusilaning budhi pageh baktiné ring Sang Hyang Dharma jagi luput saking wancana kabéh. Dija ruruh kasujatiané? Kocap irika ring awak, matukul ring ati. Yén sampun tatas ring baosé punika, sinah jagi uning kasujatiané wénten ring sakatilanganing ambeké. Ring paneleng atiné sané sujati. Patuté sané sujati tindihin kantos kapatiané rauh. Santukan mati tan tumut pejah. Mademé punika kocap sujatiné nénten mati. Pademé cihna palekadané wawu kawawanin. Sesamampuné éling ring piteketé punika, saharsa I Kaki Dengkil ngadubug malaib jagi luas ka Kreneng. Jagi nambakin Sang Angawaraté ngwangun rumah sakit irika. “Né tusing beneh! Ngudiang dini paksaang wewangunan rumah sakité? Ada apa ené? Apang maan komisi?” Asapunika ipun ngrémon padéwékan, kantos sabilang sané mapas ring marginé nyengguhang ipun buduh. (Jelantik)

Surat I Ketut Rida NÉNG, néng, néng, bélé mamunyi jangih. Murid-muridé mabriuk mabaris ngarepin bendéra. Bapak Kepala, bapak muah ibu guru lénan pada majujuk ngarepin murid-muridé. Sasubané murid-muridé pada siep, Bapak Kepala ngandika, “Cerik-ceriké makejang, kayang Sukrané ané lakar teka tanggal 17 Agustus 1979. Dinané ento patut “hormatin”, ajinin tur sungkemin ajak makejang, sawiréh dina bébas bangsa Indonésiané, dina kemerdékaan. Dinané jani jalan gotong royong mersihin sekolahané. Buka pangumunan Bapak dibi, kénkén suba pada ngaba prabot?” “Sampun…!” mabriuk muridmuridé masaut. “Nah yén kéto, melahang madingehang. Bapak lakar ngedumang gegaén ané patut garap ajak makejang, luiré; kelas nem menahin pagehan, mersihin got tur nunjel luuné. Abasin masih beté delod marga apang nyak galangan.” “Enggih, Pak,” kelas nemé masaut. “Kelas lima, bersihin kelaskelasé makejang tur susutin masih kacan jendélané, kabang-kabangé yén ada gediang. Kelas pat nyiram punyan bunga, pabianané, tur mersihin wésé, ngisinin baké yéh! Kénkén, suba seken?” “Sampun….,” murid-muridé

masaut sambilanga ngrangganggrenggeng saling tolih. “Kelas teluné nyampat di natah sekolahané nganteg ka durin sekolahané. Kelas satu tekén kelas dua nyampat di margané nganteg ka balé désané. Cerikceriké katunggonin baan Bapak yadin Ibu Wali kelas. Nah amonto Bapak mapiseken, jani dadi suba magaé.” Kéto dané ngedumang gegaén tekén murid-muridé makejang. Cerik-ceriké laut mabrarakan buka nyawané ababin ngungsi dumanné soang-soang kaénterang baan bapak muah ibu gurunné. Kelas limané maan duman mersihin kelas. Bapak Madé Jagra, wali kelas lima ngedumang gegaén dadi pitung regu manut liun kelasé makejang tekéning rong guru buin abesik. Sasubané pada tetes tekén tongosné magaé lantas adiri aregu nyemak sampat lidi yadin sampat duk ka gudang. Pak Kebun ngampakang kurin gudangé, murid-muridé saling paliwat nyemak sampat. “Ih, adéng-adéng, da magrudugan apang tusing ulung dagangan muah praboté duur méjané!” Pak Kebun mapainget sada nengkik, nanging cerik-ceriké tusing rungu. Ketut Jiwata ngungkabang naré wadah jajané, “Aduh, pipis pamelin jajané ké liu, Gon.” Sam-

13

bilanga nundikin I Pagon. “Bah, tusing dadi ngungkab kéto!” I Pagon nolih I Jiwata paningalanné nelik. I Jiwata klingas-klingus sambilanga jebatjebét. Pak Kebun ngancing koriné buin sasubané cerik-ceriké pesu makejang. Masepuk buké di natah sekolahané, andusé malepug magulungan ampehang angin ngasirsir. Matuug suryaké kadulurin kedék ngakak. “Ayo, ayo, akrobat, akrobat. Buin cepok, buin cepok! Ha…ha… ha… haaa!” Ramé gati sawiréh I Sadra nyerod tur labuh ka kaléné sabarengan ajak luune ané entunganga. Magrudugan murid-muridé nelokin. I Sadra bangun ngajengit naanang sakit sambilanga ngusap-usap entud tekén bajunné ané kena buk. Bu Narti maekin I Sadra, “Kénkén, sanget Sadra?” I Sadra kituk-kituk, “Ten Bu,” lantas ia nyemak sampatné. Sawetara ajam tengah magaé, bélé buin mamunyi ciri suba nyandang marérén. “Eda mageburan!” Pak Wayan Somia nglémékin cerik-ceriké ané nakal macanda baan yéh. Dagang és, kacang muah krupuké kauk-kauk nanjaang daganganné. Sasubané ngejang prabot murid-muridé buin ramé magrudugan, ada ané mablanja, macanda, muah negak nutur ngajak timpal-timpalné. Bu Narti sedek mamaca surat kabar di kamar guruné tangkejut sawiréh Luh Sriani tekén Warsini jeek tur masebeng jengis matur, “Bu, jinah koperasiné ical.” “Ilang kénkén? Busan tusing kabenehang ngejang?” Bu Narti makesiab. “Sampun, Bu. Sampun becikang tiang tur sampun tekepin tiang betén jajané.” “Makejang ilang? Akuda?” “Ten, wantah samas rupiah, jinah kertasné kéwanten. Logamné kari tileh Rp 325,00.” Bu Narti, Pak Madé Jagra katututin baan Luh Sriani tekén Warsini nyagjag ka gudang tongosé ngejang dagangan, Pak Kebun saab-seeb betén méjané. “Pak,” Bu Narti matakon, “Kénkén tunian tusing kakancing jelanané?” “Sampun, Bu! Sampun kancing tiang, Alit-alité ngrereh sampat buka tiang, kéwala sampun kancing tiang malih.” “Men, dugas cerik-ceriké nyemak sampat, Bapak ten bareng ka tengah?” Pak Madé Jagra nyujutang. “Ten, tiang driki, ten sareng ka tengah,” Pak Kebun kituk-kituk. “Ooh!” Pak Madé Jagra anggutanggut. Ditu laut Pak Madé Jagra ngumumang apang kelas limané mabaris. Lantas dané matakon, “Nyén tunian ané ngwakilin reguné nyemak sampat ka gudang?” Pepitu limané menék. “Nah ané pepitu ento makejang masuk ka kelas, ané lénan nongos di sisi,” Pak Madé teges. Ané pepitu ento luiré; Ketut

Payudan ring Pasametonan (2)

Olih : I K. Satria, S.Ag

MIRENGANG bebaosané punika, Ida Sang Satyaki pinaka ksatria mautama saking Yadu nungkasin bebaosan Ida Sang Baladéwa. Ida Sang Satyaki mabaos; “Patut pisan napi sané kabaosang olih ksatria saking Pancala puniki. Nanging napi kawigunan paigumané taler pangutsaha ngamecikang kulawarga yéning setata nemu sané nénten pisan nindihin kapatutan?” Sangkaning kadaut tur marasa kasor ring bebaosan punika, Ida Sang Baladéwa manggihin Ida Sang Yudhistira sané maraga raja dharma. Uning ring kawéntenané punika, Ida Sang Yudhistira nyarengin mabaos; “Uduh putra sané mautama I Déwa, indayang degdegang dumun pikayunan I Déwané. Titiang pinaka pamucuk nénten pisan ngaptiang payudané punika mamargi. Matungkas pantara sameton wantah kasengsaran sané pacang kapangguh. Titiang mapikayun kawéntenané puniki nénten pacang prasida puput sangkaning patemon senjata ring payudan. Titiang mapikayun antuk kawicaksanan, manawi kantun prasida mautsaha mabebaosan antuk paum sareng sameton ring Astinapura. Sapunapi antuk mangda payudané nénten durus mamargi. Titiang ngaptiang kawicaksanan Sang Guru mangda kayun medal tur mikayunin mangda nénten ngambil pamargi mayuda.” Manggihin saha mirengang bebaosan Sang Yudhistira sakadi punika, Ida Sang Prabhu Krishna matangi saking linggihidané saha mabaos antuk kawibawanidané sané dahat mautama; “Uduh Beli, napi sané kabaosang Ida Sang Yudhistira taler sané kabaosang Ida Sang Dhrestadyumana punika patut pisan. Sapatutné ngiring mangkin mapikayun ngamargiang kapatutan antuk matimbang wirasa sareng sameton ring Astinapura. Ngiring selehin, sira sané waged ring pasawitran saha uning ring parindikané puniki mangda kayun sareng matimbang wirasa mangda molihang pamutus sané becik, boya kadasarin kroda ring angga.” Ida Déwi Pancali raris nimbalin baos punika; “Yéning jakti asapunika, napi ké semayan Ida Sang Bhima sané pacang ngelung anggan Ida Sang Duryodhana nénten pacang mamargi? Asapunika taler kawéntenan rambut titiangé pacang setata asapuniki, nénten mategul sangkaning semaya punika nénten kadagingin? Uduh sang ksatria sané dahat kaloktah ring jagaté, I Déwa sinamian sané wénten ring ajeng titiangé wantah ksatria sané mautama tur tindih ring kapatutan. Sami mapikayun mangda prasida manggih sané mawasta patut saha ngaptiang payudané nénten mamargi. Sakémaon, sira sané mikayunin saha sareng ngrasayang kahanan anggan titiangé sané nandang sengsara sangkaning parindikané dumun

ring Astinapura? Ri kala Ida Sang Karna maosang titiang pinaka anak istri sané asusila taler nyampahang anggan titiangé, napiké I Déwa lali? Taler indik Ida Sang Duryodhana sané nglepas mahkota mautama saking prabun Ida Sang Yudhistira taler nglalungin anggan titiangé, napiké I Déwa sampun lali?” bebaosan Ida Déwi Pancali matadah kroda pisan. Ida Sang Kesawa dahat uning ring kasengsaran saha kasungsutan sané karasayang Ida Déwi Pancali duké punika. Raris Ida Sang Prabhu Krishna mautsaha ngrumrum Ida Déwi Pancali antuk bebaosan Ida sané dahat plapan pisan. “Titiang sujatiné sampun uning indik pikayunan I Déwané sakadi punika. Sakémaon titiang taler nénten mikayunin Panca Pandawa sané kapertama ngawitin payudané puniki. Lelintihé jagi maosang kawicaksanan Ida Sang Yudhistira nénten mawiguna yéning pradé bénjangan Panca Pandawa sané ngawitin payudané punika. I Déwa taler patut éling, kawéntenan I Déwané pinaka putra saking ksatria mautama patut prasida welas asih ring sameton taler mesehé pinaka cihna tindih ring kapatutan.” Mawali matur Ida Déwi Pancali: “Napiké I Déwa jagi maosang kautaman majeng ring Ida Sang Duryodhana, Ida Sang Karna, Ida Sang Dursasana miwah Ida Sang Sakuni pinaka ksatria? Uduh Sang Prabhu Kesawa, yéning titiang ngayunin mesehé punika pinaka ksatria, pateh ring titiang nedudang kawéntenan Widhiné. Puniki wantah payudan yéning manahang titiang. Napiké patut sang sané kabaosang ksatria ngambil mahkota mautama ri kala maplalianan dadu? Nénten ké mautama kabaosang yéning mamargi payudané antuk nyentokang kawisésan? Boya ja maplalianan dadu kanggén dasar ngambil panagaran anak tiosan tan pa indik tan pa dasar kapatutan pinaka ksatria. Napi nika sané mawasta ksatria? Uduh Sang Prabhu Kesawa, napiké sané culig, sané nénten tindih ring kapatutané sané kabaosang ksatria? Titiang nanten pisan satinut….” Ida Sang Prabhu Kesawa nyawis; “Uduh Adi Déwi Pancali, wénten taler kautaman Ida Sang Duryodhana sané nénten uningin I Déwa, taler nénten pisan anut ring pikayunan I Déwané. Patut taler pikayunin indik kawéntenan Korawa wantah sameton Ida Sang Yudhistira. Durusang pikayunin, sang sané nénten madué asih ring I Déwa nyeletang bunga ring anggan I Déwané. Sampunang pisan I Déwa ngayunin mesehé mangkin pinaka meseh sané doh, kayunin taler punika wantah sameton I Déwané.” (Masambung)

Jiwata, Pagon, Wayan Gombloh, Muder, Madé Susila, Nengah Sugita tekén Wayan Parita. Muridmuridé lénan matuuk bek di arep koriné muah nyeeb uli jendélané saling maluin. Pak Madé Jagra nakonin muridé pepitu ento, sakéwala makejang tusing ada ngaku. Makejang katuréksa, kantong baju yadian celananné kabaliin masih tuara ada katepuk bukti. Tas bukunné kaseliksik masih tusing bakat. I Pagon ngaturang I Jiwata maan ngebitang naré tur ngataraang ada pipis liu. I Jiwata mapata gerah-geruh ngorahang tusing nyemak pipis. Pak Guru nyangsayain Ketut Jiwata, apa buin ia mula paling nakala di kelas lima. “Pang sander kilap tiang ten ngambil, Pak!” Sebengné jengis kajengahan. “Yakti tiang polih ngungkab jinahé, kéwanten I Pagon manggihin tiang ten ngambil.” Ketut Jiwata masebeng ngeling nolih I Pagon. Satondén Pak Madé suud nakonin Ketut Jiwata tekén timpaltimpalné, rauh Bapak Kepala tekén Bu Narti. Bapak Kepala mapiguman kisi-kisi ngajak Pak Made tur dané setata anggutanggut. Suud kéto lantas dané ngandika, “Cerik-ceriké ajak makejang tegarang siep malu dingehang tutur Bapaké.” Buka jangkriké ketebin makejang siep jampi nanging di sisi magoyalan saling tuuk. Bapak Kepala nglanturang, “Manut Pak Madé Jagra, tusing ada bukti ané lakar anggon bantang ngadanin cerik-ceriké mamaling pipis. Dadinné Bapak tusing nalih cerik-ceriké mamaling.” Mara amonto dané ngandika makejang muridé saling tolih, kéto masih ané ajaka pepitu ento. “Sakéwala kéné,” dané nyambungin, “Di mani puané yén ada ané mabukti mamaling, lakar suudang Bapak masuk dini. Kénkén, bani kéto?” “Bani Pak, bani, purun pak, tiang purun!” kéto pasauté maaduk-adukan saling pabecatin. “Sajabaning kéto,” dané buin ngwawanin, “Iraga ajak makejang suba malajahin agama, tur suba pada nawang indik karma pala. Ané malaksana melah sinah lakar nepukin rahayu, ané malaksana jelé pedas lakar nepukin ala. Alané ané lakar katemu, yén ajiang méh lebih tekén samas rupiah. Sangkan jalan ajak makejang malaksana ané patut mangdé Sang Hyang Widi nglingganin, apang kapangguh rahayuné, tusing nepukin pakewuh ri wekas.” Bapak Kepala madekesan tur nlektekang muridé kekes. “Nah jani kayang rainan Saraswatine ané lakar teka, Bapak lakar nglebihin ngaé banten pajati. Sajabining ngaturang bakti angayu bagia ring Hyang Widi Wasa. Jalan masih ngaturang bakti ngeningang keneh mangdé Ida ngicalang sarwa ambeké ané tan rahayu. Nyén ané malaksana melah apang icén Ida karahayuan, tur ané malaksana corah apang Ida nepas manut tekén kacorah-

anné. Amonto Bapak mapiteket sakéwala benehang ngresepang, benehang minehin apang tusing maselselan di mani puané.” Cerik-ceriké nguntul, bengong tusing ada ané bani masaut. “Jani dadi malu pesu ajak makejang,” laut dané ka sisi tur ngojog ka kantor. *** Buka biasa, semengan Bapak Kepala suba rauh. Pak Kebun nylebseb maekin Bapak Kepala nyerahang surat. “Pak, niki keniang tiang betén koriné daweg mukah kori sané tunian.” Bapak Kepala nrima suraté ento tur kabudang-badingang, sawiréh tusing misi adan ané ngirim. Buina suraté ento maamplop baan kertas tulis. Di kantor suraté gagah dané, di tengahné misi pipis satusan patpat. Suraté tusing misi tanggal, tusing misi alamat, buka kéné: Bapak Kepala sané baktinin tiang. Sausan miragi pitutur Bapak punika manah tiangé osah. Tiang setata jejeh, setata marasa déwék iwang. Wenginé tiang ten dados pules, takut jaga mamangguh kasinangkaon bénjang pungkur, kantos awak tiangé marasa gerah rauh mangkin. Jinahé tiang sané ngambil, engkebang tiang ring kaléné. Ketut Jiwata nénten ngambil, ipun nénten iwang. Sarengan ring surat puniki jinah punika waliang tiang malih. Pinunas tiang, mangda Bapak kayun ten ngwéraang indik tiangé puniki, mangda tiang ten dados sesenggak, dados ucap-ucapan rauh ka wekas. Tiang nunas pangampura ring Bapak/Ibu sareng sami, tiang ten malih jaga malaksana tan patut. Dumadak Bapak/Ibu arsa. Mangkin galang sampun manah tiangé. Tiang, Wayan Parita. Kenyem Bapak Kepala sasubané maca suraté ento, lantas Pak Madé Jagra ulapin dané. Sambilang kisi-kisi mapiguman, Pak Madé bareng kenyemkenyem. Bélé mamunyi, muridé makejang mabaris ngalih tongos soang-soang, lakar upacara bendéra, krana jani dina Soma. Suud ngormat bendéra, Bapak Kepala mapidarta, “Cerik-ceriké ajak makejang pipis koperasiné ané liang suba tepuk. Pak Kebun ané nepukin nylepit betén méjané di gudang. Eda jani cerik-ceriké saling sangsayain. Tusing ada timpal cerik-ceriké ané malaksana corah. Nah, dumadak Ida Sang Hyang Parama Kawi setata ngicén pituduh, apang prasida malaksana tur nepukin rahayu.” Wayan Parita nguntul, batisné ngurik tanak, Luh Sriani saling tolih ajaka Warsini, inget tekén suba maan ngalih-alihin di batan méjané, tusing nepukin apan-apan. “Ah, soléh rasana!” kéto mirib ia makeneh-keneh.

Saking Langit Bali Doh Sawat Tampak cokor ring ungkur kantun bengong, Déwa durung nglimbak segara jimbar durung ngregah gunung kawah kocap jagi makalah-kalah mutbut lateng ngiu morbor lateng layar Yéning wantah nolor nampek, dayuh tur landuh tan péndah i weteng ebuh nyedot angkihan ten kayun ngedigang tangkah ngwilang bintang ten ngamolihang lelintangan Napi luihan ring sang ngumbara makudang warsa ninggal genah makudang kadang sayang kutang punika katrugtug kategul karuruh sané patut kaweruh mimih kaliwat doh sawat, Déwa Tampak cokor ring ungkur kantun bengong, Déwa pitulas segara gunung durung prasida ngwangun raga napi malih ngorten jagat Becik urati soang-soang galah becik jegjegang soang-soang lawat sios punika doh sawat Madé Taro


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Dharma Sthiti sané katerbitang olih Penerbit Indra Jaya. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pucu*,

Pucung

15.enhhukud/,

Indra Bagus Kusuma

Ngimbangang Kasenengan sareng Prestasi YÉNING kasenengan jakti-jakti kapikenohin, prasida kapastikayang kasenengan punika pacang mapikolih prestasi. Minakadi Indra—sapunika siswa kelas VII K SMPN 1 Dénpasar ketah kasambat madué kasenengan magending. Sangkaning jakti-jakti ngamargiang kasenengané punika, pamuputnyané dané prasida molihang prestasi. Manut yowana sané embas ring Dénpasar, 12 Juli 2003 mawit kantun alit sampun seneng magending. Yadiastun seneng magending, paplajahan ring sekolahan tetep kautamayang. Ngaksi kasenengannyané punika, reramannyané nyokong pisan napi sané kasenengin olih Indra.

né aukud

p)pnd)knÐËx ± nÀp i n u /, pepandekan krunan ipun suzklwnÓ, sunya kalawan ta mt)g)sæuniks)pi, mateges punika sepi s)pisuwu*,

sepi suung b$si;sucilnÂ^ml, bersih suci lan nirmala 16.enhhukud/, né aukud sulwnñtpuniku, su lawan nyata puniku mo(ti2wi;t)r*, marti lewih terang hutwi2wih&psÓi, utawi lewihing pasti pg);kuku;, pageh kukuh l\ám % owkÐsj u tên/, langgeng mawak kasujatian

Kasenengan magending yowana antuk aran panjang Sang Nyoman Indra Bagus Kusuma puniki jakti-jakti katuntun. Minakadi sareng lés vokal ring Sanggar Cressendo, Sukawati, Gianyar. Yadiastun bolak-balik DénpasarGianyar, Ibun dané setata satia ngabih Indra. Rumasuk nganter lomba. Makudang-kudang juara lomba nyanyi prasida kapolihang. Minakadi lomba magending lagu-lagu sané wénten ring album Bali Kumara Generasi kapertama, sané kalaksanayang ring Wantilan Gedung DPRD Provinsi Bali. Indra prasida molihang juara kapertama. Sakatah prestasi setata kapolihang. Indra prasida dados juara kapertama katagori putra ring lomba magending solo Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Dénpasar. Ri kala nyarengin lomba magending lagu pop Bali sané kalaksanayang olih Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Indra medal pinaka penyanyi terbaik putra anak-anak. Kasidan punika pamuputnyané nyalantarayang Indra tampil ring Parade Lagu Pop Bali Pesta Kesenian Bali daweg Juli 2015 lintang. Sakéwanten Indra nénten nyeledi Kabupaten Badung, nanging nyeledi Kabupaten Gianyar, désan dané. “Titiang jakti seneng magending sasukat kantun alit. Cutetnyané seneng kémanten. Angayubagia, kasenengan tiangé magending pamuputnyané ngwetuang préstasi,’’ baosnyané. Ngraménin wanti warsa SMAN 4 Dénpasar, Indra mutusang nyarengin lomba. Dané éling sesaihnyané ratep pisan. Wénten akéh pikenoh nyarengin lomba sajabaning molihang juara. Minakadi sinunggilnyané ngwewehin jam terbang sané taler mabuat manut Indra. Nguji rasa percaya ring raga miwah anggén jalaran ngukur kabisan déwék sareng pamilet lianan. Ring genah lomba taler akéh polih malajah. Malajah saking kainggilan sané kaduénang olih pamilet lianan. Indiké punika sané ngawinang Indra nénten naenin absén nyarengin lomba. Rumasuk ri kala lomba ring SMAN 4 Dénpasar. Yadiastun nénten prasida dados sané pinih becik, Indra tetep bangga santukan kawagedan magending sané kaduénang kauratiang olih pamilet lianan. Dané ngaptiang, swagina magending tetep prasida kalaksanayang, tan panglaliang aguronguron sané pateh patut kautamayang. Yadiastun madué sakatah préstasi magending, arin Sang Putu Angga Mahendra Putra miwah Sang Madé Hery Krisna Loka puniki tetep mikayunin geginan magending pinaka kasenengan kémanten, nénten lewihan ring punika. (ast/yan)

Isin Gumi

Genah Kos-kosan Rawan Narkoba GENAH kos-kosan sakadi mangkin rawan pisan kadadosang genah pésta narkoba, sakadi sabu-sabu. Tambis nyabran dina media massa inggian cétak miwah éléktronik ngunggahang orti indik penangkapan warga sané ketara sedeng pesta sabu. Sakadi bola salju, perédaran narkoba sayan dina sayan ngakéhang kémanten. Polisi kaptiang nénten wantah meneng manggihin kahanan sakadi punika. Sakadi nyampat, sabilang wai sam-

patang, kantun kémanten wénten luu. Ilang luu sané makacakan, ebuk rauh makeber. Kawéntenan sabu-sabu taler sakadi punika. Tetep kémanten kantun, nénten wantah ring kota taler kantos rauh ka désa. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Soma, 7 Désémber 2015 lintang. Gung Surya, Lovina

Minab para pengédar narkoba sayan dueg pisan ngrereh sasaran. Janten sampun ring umah kos-kosan punika kagenahin olih para mahasiswa utawi pelajar sakadi SMP/SMA. Mawinan tunas titiang majeng pihak kepolisian mangda nerus nglaksanahang seseleh utawi sidak. Mangda para yowanané nénten keni barang kaon inucap. Pak Novi, Tunjung Wantah yukti umah kos-

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

kaluén

1. kluewn/,

2.

kasatan

2.

kstn/,

2. haus

3.

mimba

3.

mimã,

3. alis

4.

mincid

4.

mizÇid/,

4. beras pecah

5.

mijil

5.

mijil/,

5. keluar

6.

midep

6.

mid)p/,

6. mengerti

7.

piwal

7.

piwl/,

7. ingkar

8.

plangkan

8.

pÞ\Ðn/,

8. tempat tidur

9.

romon

9.

eroemon/,

9. kotor

10. rompod

Redité Umanis, 13 Désémber 2015

10. eroemæod/,

Bahasa Indonésia

1. lapar

10. umpuh

kosan sakadi mangkin dados genah ngédarang narkoba. Sapunapi antuk mangda yowanané nénten keni ius kaon ngawigunayang narkoba. Samian patut kadabdabin sareng-sareng. Tanaya, Kampung Tinggi, Singaraja Para petugas minakadi kepolisian, satpol PP, taler pihak TNI maprakanti tedun nglaksanayang panyuluhan ka umah kos-kosan punika. Yéning prasida nglantur patut turéksa utawi ngetés urin warga kos minakadi para mahasiswa utawi pelajar, miwah sapasira kémanten sané wénten ring genah kos punika. Yéning asil tés punika positif madaging zat narkoba mangda nglantur kaprosés manut sakadi aturan. Gung De, Jalan Ngurah Rai, Singaraja Nabdabin indiké punika mangda kakawitin saking tingkat kepala lingkungan soang-soang genah umah kos-kosan inucap. Santukan para kelian punika pinih pertama miwah pinih nampek sareng kawéntenan umah kos, Kepala lingkungan patut maprekanti sareng kelian banjar mangda sareng-sareng nguratiang parindikané punika. Lianan punika, patut sering nyobyahang indik baya narkoba, utamannyané majeng yowanané. (ama)

Srini

Tuntunan Jiwa MILIHIN profési guru pinaka tuntunan jiwa, ngawinang pasarainan Dra. Srini marasa bagia. Galahé karasayang digelis liwat, sané nyalantarayang anak istri sané embas ring Surabaya, 2 Februari 1955 puniki nguntatin masa tugasnyané. Tan pa karasayang ri kala yusa sampun 60 warsa, guru sané kaloktah setata katon antuk jejeleg naut uratian puniki ngranjing masa pensiun. Yéning kakantenang saking jejeleg, akéh sané nénten percaya yéning ibu tetiga pianak punika sampun mayusa 60 warsa, wates pinaka PNS. Majeng Bu Rin—sapunika guru enerjik puniki ketah kasambat, yadiastun sampun nénten malih pinaka guru PNS ring genah tugasnyané ring SMAN 3 Dénpasar, guru pengampu mata pelajaran Biologi puniki tetep ngabdi ring SMA negeri favorit ring wewidangan Jalan Nusa Indah Dénpasar. “Ngawit tanggal 2 Februari 2015 lintang, titiang madué status pinaka guru honor. Napi kémanten statusnyané, tiang tetep nresnain profési guru, nresnain alit-alit Trisma,” baosnyané lega. Kacunduk sesampun kalepas secara resmi olih Ketua Komite SMAN 3 Dénpasar Ir. Ida Bagus Putu Bintana, pinaka guru PNS, maruntutan sareng acara HUT PGRI kaping-70 miwah Hari Guru Nasional 2015 ring SMAN 3 Dénpasar, Buda (25/11) lintang, Srini katon bagia pisan. Nénten wénten sedih ring parasnyané. Manut rabin (alm) I Madé Pamit, sujatiné nénten wénten sané pisah sajeroning urip puniki. Yadiastun pisan anggané, nanging jiwa pacang setata bareng-bareng. Napimalih sampun dasaan warsa sareng-sareng ring SMAN 3 Dénpasar. Srini sané tamatan IKIP Surabaya sampun dados guru ring SMAN 3 Dénpasar sasukat pertengahan warsa 1979 lintang. Rasa tresnannyané majeng profési guru tur katugasang ring Pulo Bali, tan pa katarka jodoh taler kapolihang ring pulo puniki. Sajabaning rasa bagiannyané pinaka guru miwah kanampekannyané sareng anak alit, Srini naen ngarepin pikobet miwah kahanan nénten becik. Indiké punika ngawinang Srini musti akéh malajahin adat-istiadat miwah budaya Bali. Prinsip sané setata kagamel, nénten wénten sané nénten prasida kalaksanayang yéning kayun malajah. Indiké punika taler sampun kabuktiang malarapan swaginannyané pinaka krama Banjar Adat Abiankapas Kelod, Kelurahan Sumerta, Dénpasar Timur. Yéning wénten upacara adat dané sering nganggén kebaya ri kala ngajahin ring kelas. “Titiang nénten seneng atenga-atenga. Titiang meled total. Nénten wantah pinaka guru, taler pinaka rabi, ibu miwah krama sané ngusung panyamabrayan,” baosnyané. Srini nénten naen sedih ring ajeng siswannyané. Dané meled ngédéngang yéning anak istri punika patut sayaga ngarepin pikobet. Dané percaya, karmapala nénten prasida kapasahang sareng kauripan. Srini ring ajeng timpal-timpal guru ring SMAN 3 Dénpasar kaloktah pinaka guru sané ngicén inspirasi setata sayaga ring ajah-ajahan Hyang Widhi. “Titiang angayubagia, ri kala tiang pensiun putra bungsu tiang sampun muputang pendidikannyané ring ITS. Napi manten pikobet sané kaicén Hyang Widhi Wasa, tiang percaya wénten ajah-ajahan. Ida Hyang Widhi Wasa majanten nyayangin umat,” weweh anak istri sané seneng masak puniki. (ast/yan)

Tembang Pop Bali, Sinunggil Jalaran Nglestariang Basa Bali DADOS jatma sané embas miwah meneng ring Bali, iraga sareng sami patut ngaturang suksma majeng ring band utawi penyanyi Pop Bali, krana sangkaning tembang-tembang Balinnyané, ngawinang basa Bali kantun ajeg kantos mangkin. Lianan ring plajahan basa Bali sané sampun katerapang ring sekolah-sekolah, tembang Pop Bali taler wantah silih sinunggil plajahan basa Bali ring pakraman sané nénten kaajahin ring sekolah sareng madué andil nglestariang basa Bali. Indiké puniki prasida kakantenang ring kauripané mangking. Akéh penyanyi utawi band sané nembangang tembang pop Bali embas miwah polih genah utawi katerima becik olih krama. Band utawi penyanyi punika patut kaajinin. Mangkin, ngiring pikayunin sareng-sareng sapunapi panadosné yéning ring Bali nénten wénten tembang pop Bali, sinah anaké sané nénten seneng utawi nénten midep mabasa Bali nyansan nénten rungu ring basa Bali. Sangkaning kawéntenan tembang pop Bali, akéh warga sané nénten midep utawi nénten seneng mabasa Bali dados seneng. Yéning ida dané nénten percaya ring indiké punika, dados. Sakéwanten indiké puniki sampun akéh mabukti. Wénten anak sané nénten midep mabasa Bali, sangkaning ipun mirengang tembang pop Bali ring radio, TV, utawi HP, ipun seneng ring tembangé punika, ngawinang ipun sareng nembangang tembang punika. Yadiastun ipun durung janten nger-

ti utawi ngresep ring artos utawi teges tembangé punika, nanging ipun nembangang sangkaning rasa demené. Iraga patut bangga yéning wénten sakadi punika, santukan kantun wénten anak sané nénten midep mabasa Bali, nyobak nembangang tembang pop Bali. Nyansan makelo, sangkaning ipun seneng ring tembang pop Bali punika ngawinang ipun dot uning napi teges tembangé punika. Sinah ipun pacang matakén ring sang sané midep mabasa Bali nganénin indik teges tembangé punika. Risampuné ipun resep ring teges tembangé punika, ipun manados uning basa Bali yadiastun kantun akidik. Sakadi sané sampun ketah kauningin, akéh band utawi penyanyi pop Bali sané embas miwah suksés nembangang tembang pop Bali. Band utawi penyanyiné punika minakadi Lolot, Kiss, Motifora, Lééyonk Sinatra, AA Raka Sidan, Widi Widiana, Dék Ulik, miwah sané lianan. Band utawi penyanyi punika madué penggemar sané akéh ring Bali ngawit saking alitalit kantos anak sané sampun lingsir. Mangkin wénten band sané tembang-tembangnyané nganggén basa campuran basa Bali miwah basa Indoné-

sia utawi basa Inggris sakadi Kiss miwah Lééyonk Sinatra. Minab wénten sané nénten cumpu ring kawéntenané punika. Kawéntenan band punika manut padéwékan titiangé nénten ja pacang ngusak-asik kawéntenan basa Baliné. Krana iraga uning, akéh warga sané meneng ring Bali nénten ngerti ring basa Bali tulén. Anggén ngenalang miwah nincapang pengetahuan basa Balinnyané, kaperluang basa campur-campur sakadi ring tembangé punika. Napimalih band punika sampun madué nama ring Bali, sinah prasida dados jalaran nglestariang basa Bali. Antuk punika, ngiring mangkin ring jéro, ring puri, utawi ring griya ngawit mangkin mirengang tembang pop Bali sambil malajah mabasa Bali. Sampunang ngangken tembang pop Bali punika kuno utawi désa, krana sané kuno punika durung janten madué kawigunan sané kirangan katimbang sané modéren. Yadiastun ida dané seneng ring tembang-tembang dura Bali, nanging élingang iraga embas ring Bali sampunang lali ring tembang Bali, krana akéh tembang Bali sané becik miwah nénten kalah ring tembang saking dura Bali. (I Putu Supartika)

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Pikiran 4: Hidup Menghidupi MANUSIA yang landeping idep, yang pikirannya telah berkesadaran terang cemerlang, secara otomatis berarti telah turut memelihara keberlangsungan hidup dan kehidupan dengan segenap kekayaan keragaman hayati yang ada di ruang rahim Ibu Alam ini: mulai dari kekayaan keragaman sumber hayati flora, fauna, hingga keragaman bentuk ekspresi maupun aspirasi seni dan budaya. Sikap (attitude) sanggup mengakui dan menerima kekayaan keragaman dalam ruang rahim kandungan Ibu Alam Yang Tunggal itulah inti hakikat terdalam kehidupan demokratis, sesungguhnya. Inilah yang dinamakan urip-nguripi, Hidup saling menghidupi. Supaya dapat mengakui sekaligus menerima dengan penuh tulus, niscaya diperlukan kecerdasan, atau kewicaksanaan— bukan sekadar kepintaran—baik pikir, emosi, sosial, maupun spiritual sebagai basis internal manusia. Tanpa kecerdasan pikir, emosi, sosial, maupun spiritual sebagai basis internal, manusia tak bakal sanggup mengakui apalagi menerima kekayaan keragaman kehidupan Kesemestaan. Itu sebab konsepsi Tumpek dalam visi peradaban Bali mempersyaratkan ketajaman Kesadaran Diri (landeping idep) sebagai basis utama sekaligus pertama—sebagai bentuk pemaknaan momentum hari Tumpek Landep, Tumpek pertama. Tanpa basis internal landeping idep, yang muncul boleh jadi berupa keserakahan liar tanpa ujung, tanpa kendali. Bukan mengonsumsi secukupnya dari Alam, malah memamah berlebihan hingga overdosis. Manusia berkesadaran dengan landeping idep, karena itu, adalah mereka yang tergerak terpanggil merawat tetumbuhan

atau flora (Tumpek Wariga/Tumpek Bubuh/Tumpek Atag), menghormati jasa-jasa mulia leluhur, orangtua, dan generasi terdahulu (Tumpek Kuningan), menerima keragaman sebagai keniscayaan yang indah dan menyenangkan (Tumpek Krulut), lalu tak luput pula merawat serta menghargai jasa maupun peran beragam satwa atau fauna bagi kehidupan dan hidup spesies manusia sendiri (Tumpek Uye/Tumpek Kandang). Itu semua patut senantiasa diwujudnyatakan, dibabarkan secara nyata dalam tindak-laku (Tumpek Wayang), baik dalam ranah personal maupun sosial dan pengAlam-an (ekologis), sehingga bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan bersama di Bumi Yang Tunggal ini sebagai Rumah Bersama Keluarga Besar Kehidupan. Begitulah, tetua manusia Bali Tradisi di masa purba boleh jadi tak mengenal agama, tidak memberi judul kepercayaan dan pandangan hidup (way of life) mereka dengan label agama—apalagi lembaga agama dan pelembagaan agama yang sarat nafsu kuasa dan intrik politik. Mereka mungkin pula tidak memiliki kitab suci, belum mengenal aksara, huruf, buat mencatatkan pandangan hidup yang diyakini. Namun tetua manusia Bali Tradisi itu niscaya memiliki tata kepercayaan serta pandangan hidup sebagai dasar rancang bangun peradaban batin Bali. Peradaban batin dan pandangan hidup ini tidak hanya mendahului persemaian agama-agama di tanah Bali, tapi juga melintasi, melampaui agama-agama, karena memberi tuntunan manusia agar santun, adab, merunduk memeluk Ibu Alam, Ibu Bumi, dengan penuh cinta kasih. ldeprabas

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ...

16 Agustus 2015

16 Agustus 2018

lANGGA WIJAYA

SAJAK-SAJAK PULANG

Mimpi-mimpi Telah aku kubur Waktu mengajariku Menjejak tanah Menerima kenyataan Bersetuju Pada kehidupan

Potret hiasi dinding Mereka yang mati Sisakan kenangan Menganga di dada Kita bercakap Tentang masa lalu Tentang tetangga Menjadi kaya Dan kau ingin Aku seperti mereka

Sejak Desember Tak ada puisi hari ini Hanya pekat kopi Tandas di dasar gelas Waktu berlari cepat Sebentar lagi pagi Orang-orang Bergegas pergi entah apa yang dicari

Puisi-puisi

dewi mewujud nyata, seolah-olah sudah sampai di puncak ketinggian gunung kehidupan, namun di ujung ujian kehidupan nan sepele malah muncrat murka tak alang kepalang hingga akhirnya mengutuk pihak lain. Tak urung sang tokoh pun menggelincir terjerembab lagi ke dasar jurang pendakian terbawah. Entah berapa kali sudah sepanjang Waktu rumput-rumput tak berdaya yang setia memeluk tanah di bawah justru menyaksikan amarah gunung nan menjulang hingga meluluhlantakkan memorakporandakan beragam kehidupan pihak lain yang ada dalam radius jangkauannya. Itu sebab para penyelam tangguh ke dasar kedalaman kehidupan Bali Tradisi tiada jeda menuturkan, mengingatkan, sepanjang zaman: waspadailah watak keseolah-olahan pikiran itu. Seolah-olah air nan jernih, padahal api nun membara. Seolah-olah hening langit angkasa raya tak terbatas, padahal mungkin saja malah badai topan yang sedang mempersiapkan daya penghancuran dahsyat. Seolah-olah Matahari penerang seantero jagat, namun sejatinya cuma sekadar sorot lampu merkuri. Pikiran itu kerap kali menipu, tak jujur, justru karena amat kaya raya dengan keseolah-olahan yang serba paradoksal. Dia-lah yang membikin lidah dan tubuh kerap kali tak bertutur jujur, alami, apa adanya. Pikiran-lah yang suka pura-pura. Bahkan sekadar untuk menipu, berbohong, mangkir pun pikiran kerap justru tampak amat sangat bersungguh-sungguh. Purapura serius dan serius pura-pura, begitulah pikiran kerap menjebak. ldeprabas

sana, akhirnya malah terjungkal lunglai ke pekat tanah. Terang tiada didapatkan, kesempatan melanjutkan perjalanan kehidupan penuh makna pun malah hilang sudah! Kabar eloknya: pikiran sangat mungkin ditundukkan, dikendalikan, ditarik ke dalam hingga dipadamkan dari kecenderungankecenderungan liar ke luar. Pikiran itu sangat mungkin diserahkan kepada sang Pemikir Tunggal yang sekaligus sebagai sang Pemilik Pikiran. Bagaimana caranya? ”Latihan, latihan, latihan!” begitu para wicaksana menuturkan, berulang-ulang. Bagaimana cara latihan? Perihal

cara ini, nantilah dipercakapkan lebih terperinci. Satu hal yang pasti: begitu pikiran diserahkan sepenuhnya kepada sang Pemilik Pikiran, maka pikiran pun berhenti berpikir dan memikirkan. Tugas pikiran lantas diambilalih sepenuhnya oleh sang Mahapikir sebagai sang Pemikir Tunggal. Di titik ini pikiran berhenti cemas, gundah, khawatir, maupun tandruh. Pikiran berhenti bertanya dan mempertanyakan. Sebaliknya, Pikiran justru menerima jawaban, jawaban, dan jawaban utuh-menyeluruh dari kedalaman terdalam lubuk kalbu sang Hati Nurani. ldeprabas

Pulauku II Sumenep Pulauku, mungin kau masih hijau

Hujan Pertama Bertandang di Matamu

Tak akan melupakan wasiat waktu Meskipun telah direncanakan menjadi ibu kota Sebab di setiap gedung-gedung kuning tua Tempat pertapaan para raja Leluhur dan para wali masih kokoh bersila Masjid agung dan pendopo Berapakah usiamu? Tolong berbisiklah kepadaku Agar para pelancong tidak menggulungmu seperti batu Di setiap kembang yang mekar Di jalan-jalan kampung penuh belukar Betapa setiap yang lewat tetap tenang Tidak merasa takut pada bayang-bayang

Pulauku III

Pulauku I

Sampai dimanakah aku?

Telepon Tak Berdering Lagi

Jika kita berpisah Sunyi kembali Kuakrabi. Telepon Tak berdering lagi Tak ada rencana Dan mimpi tersusun Puisi menjadi tempat Pulang yang hakiki

PIKIRAN terang cemerlang. Itulah yang paling dimohonkan dalam setiap doa dan pujian para wicaksana kehidupan Bali Tradisi, sepanjang hayat. ”Dari gelap jadikanlah pikiran ini terang benderang gilang gemilang. Dari lupa dan tidak tahu jadikanlah pikiran ini sadar serta tahu. Dari ketidaklanggengabadian, jadikanlah langgeng abadi,” begitulah para wicaksana kehidupan mengumandangkan kidung harapan buat sang pikiran saban hari fajar datang menerangi Bumi. Kenapa berpengharapan begitu buat sang Pikiran? Karena pikiranlah satu-satunya aktor pengendali komunikasi yang ada di Dalam Diri manusia dengan yang di Luar Dirinya, sedangkan perasaan kalbu hati hanya bertindak sebagai perekam dan penyimpan komunikasi itu. Bila sang pikiran gelap gulita, memandang semua yang ada di luar diri ini tidak baik, tidak positif, tidak benar, dan semacamnya dan seterusnya, maka perasaan kalbu hati pun akan merekam menyimpan data penilaian demikian, lalu mewujudnyatakannya dalam kehidupan orang bersangkutan. Begitu pula sebaliknya, bila sang pikiran terang cemerlang, tersadar, berkomunikasi elok indah dengan yang ada di luar diri, maka perasaan kalbu hati pun tak punya pilihan lain kecuali merekam menyimpan lalu mewujudnyatakan senyata-nyatanya bagi kehidupan orang bersangkutan. Elok tak elok, baik tak baik, karena itu, bermula dari titik di dalam diri sendiri—yang bernama Pikiran. Dia-lah sang Penilai semu atas ke-ADA-an di luar Diri. Kabar tak eloknya: pikiran ego kerap kali menyabotase kesadaran hingga menjadi tuan majikan yang mendikte diri ini sebagai budaknya. Diri ini lantas menjadi kian erat terpaut melekat terikat dengan pesonapesona di luar diri, melupakan yang Ada di dalam. Serupa laron: maksud hati terbang dari kegelapan di balik tanah merengkuh pesona kemilauan binar-binar nun di luar

ADALAH penalaran yang mempersandingkan pikiran itu laksana air: bergelombang di permukaan, namun tenang damai nun di dasar kedalaman sana. Ada pula mempersamakan pikiran dengan langit angkasa raya, terutama manakala pikiran telah mencapai pembebasan pemerdekaan dari jerat-jerat ego kemelekatan kepemilikan: lepas bebas, bersih, tanpa goresan noda. Lebih kerap lagi teks susastra kehidupan kerohanian Bali Tradisi memperbandingkan pikiran itu layaknya Matahari yang memancarkan sinar terang cemerlang, sedangkan rasa kalbu hati itu dipersonifikasikan dengan Rembulan yang tenang menerima sinar terang dari sang Matahari. Dengan apa pun pikiran itu dipersandingkan dalam penalaran, pikiran tetaplah pikiran yang penuh dengan paradoks keseolah-olahan: seolah-olah tenang, namun dalam hitungan sepersekian detik malah sontak bergolak penuh gejolak; seolah-olah bersinar cemerlang, melahirkan gagasan-gagasan besar nan gemilang, tapi dalam menghadapi masalah kecil kehidupan malah buntu, menjadi bego; seolah-olah bijaksana, bertutur kata santun, berstatus sosial terhormat, namun dalam berperilaku sehari-hari malah kerap memunggungi yang dituturkan sehingga menjadi tidak terhormat; girang menerima julukan yang mulia namun tutur kata dan tindak-tanduknya justru bejat; begitu seterusnya. Entah berapa nama sudah dicatat sang Waktu perihal tokoh sakti mandraguna, hebat, tokoh yang disangka arif bijaksana, tenar, disanjung-sanjung, diperlakukan istimewa layaknya dewa-

lSubaidi Pratama

Di jalanan Aku melihat diriku Masa lalu yang kelu Selalu memburu

Kita mungkin berpisah Seperti aku melepasmu Di terminal keberangkatan Kutatap bayangmu Menjauh dan hilang Pergi dengan lambaian Dan pesan singkat Kau mencintaiku Kita akan bersama Suatu hari nanti

Pikiran 5: Sang Penilai Semu

Memang sebaiknya Kita tak berkabar Memendam rindu Juga dendam Masa kanang hilang Ditelan pertanyaan Perjumpaan kita Sebatas karma Terpisah waktu Kita bertemu Di ruang tamu Bagai orang asing Kehilangan alamat Kesunyiaan merayapi Tembok-tembok Kusam dan berdebu

Apa yang kita cari Dimana kebahagiaan

Saat hati tak sejalan Waktu tak berpihak Apa saja bisa terjadi Perangai kota tak mampu Kumengerti. Jarak yang Memisahkan kita Menjadi penguji abadi Jalan tak berujung Aku lewati dengan Perasaan tak menentu

Pikiran 6: Sungguh-sungguh Pura-pura

Kau dahulu titipkan namamu Di ketiak laut biru Lalu gelombang terus menyimpan Di kedalaman rahasia yang terkunci Lalu orang-orang menyeret nasibmu Dan meninggalkanmu begitu saja Mencari tempat tinggal yang menurutnya Lebih bersahaja

Pada pulauku, kemarau merentang panjang Tak dapat dijangkau oleh tangan musim Meskipun laut mengulur lidahnya ke utara Merasa tak pernah kalah pada wajah langit Yang mungkin lebih muda baginya sedikit Pada pulauku, pagi dan sore menyimpan terang yang sama Matahari berjalan menggiring senja mencari bayangnya Dan menepis segenap cahaya yang menggoda Orang menepis segenap cahaya yang menggoda Orang-orang saling bertemu membuka dada Sebagai semesta Pada pulauku, ombak hanya tinggal gemuruh Sebagian sibuk merencanakan provinsi di tengah kepentingan Pembangunan dan kesejahteraan ekonomi pribadi Orang-orang berpengaruh saling memadu lidah Menjilat bahasa kesepakatan Yang mungkin hanya akan membuat kaum lemah Akan terpinggirkan Pada pulauku, tanah sajalah kian kerontang Dan kelak mungkin akan terbakar Oleh rencana-rencana seekor ular

Tapi kau tak pernah memeram dendam Bahkan lubukmu rela dilubangi Menjadi sumur yang begitu dalam Kini degup jantungmu kudengar Bagai jejak barisan para pahlawan Dan di setiap jalan yang mendaki Aku musti ikut denganmu Sebab aku mencintaimu Lebih dari segala batas rindu

Lagu Kalbu Penyair Untuk dapat mengenangmu Aku hanya perlu menyibak tirai masa lalu Tapi buat apa memikirkanmu semalam suntuk Hanya membuat masa depan tertentu Dan aku bakal kehilangan bentuk rupa Sebab mengiba pada ketiadaan yang tidak nyata Untuk melupakanmu Aku hanya butuh warna cinta yang baru Tapi untuk apa jikalau luka menghilang Sementara sesal datang dari belakang Kau tahu, kalbu seorang penyair begitu luas Rumahbaka atas kehidupan kata-kata bebas

Puisi Gratiagusti Chananya Rompas pagi-pagi suaminya berangkat ke kantor. ia berangkat ke kamar mandi, mengambil cucian kotor lalu menyortirnya. pakaian berwarna putih, hitam, terang dan gelap. yang tumpukannya paling banyak akan dicuci duluan. kalau sampai memenuhi drum mesin cuci, gunakan 2 tutup deterjen. ini pekerjaan yang harus dilakukan dengan serius. karena kalau sudah jongkok akan sulit untuk berdiri lagi dan jongkok kembali.

kertas kertas menumpuk di atas meja selembar demi selembar masuk ke dalam mesin penghancur kertas aku memang ingin membuat kehancuran sambil mengisi tabel perbandingan harga sayur mayur

ia teringat beberapa hari lalu. waktu itu ia sedang di becak bersama anaknya, dalam perjalanan ke sekolah. sudah beberapa hari telinganya budek karena pileknya belum juga selesai. dan suara kendaraan lain yang melesat begitu cepat di sekitar mereka atau membunyikan klakson luar biasa keras membuatnya semakin sulit mendengar suarasuara lain. suara-suara yang lebih enak untuk didengar. ia melihat mulut anaknya dan tangan-tangan mungilnya bergerak-gerak ke sana kemari. dia memang senang bercerita tentang apa saja yang sedang dilihatnya. atau mungkin dia sedang bernyanyi-nyanyi sendiri. ia tersenyum dan membelai kepala anaknya yang besar seperti kepalanya dan suaminya. tapi ia juga tidak ingin berada di becak ini setiap hari. tapi lalu anaknya menoleh dan tersenyum.

jangan sampai kau membayar lebih mahal ibu rumah tangga yang baik harus bijaksana membelanjakan gaji suami

senyum adalah perkara yang serius, katanya sambil mengamati kemeja dan beha berputar-putar di balik pintu mesin cuci. sebuah senyuman yang begitu polos, sederhana sehingga begitu berharga dan tak mungkin akan ia lupakan sampai ia mati nanti, telah dibayar dengan pagi-pagi seperti ini.

kita lanjutkan lagi besok pagi mesin penghancur kertas terdengar begitu teratur

buku buku yang tak selesai dibaca berdebu di pojok kamar bukan salah siapa siapa selain diri sendiri mana obat tetes mata dan krim pelembab saatnya tidur pakai daster tua

mendengkur di dalam telinga

Kekasihku, selepas siang purna aku melihat hujan pertama jatuh Bersama cahaya menimpa rambutmu yang hitam membara Tapi aku tak mampu menyalakan rasa cemburu Padahal air itu mengguyur dan mengecupmu Dengan segala mabuk pasrah membasah Di atasku, separuh tubuh matahari terbenam Pada gamis mendung yang bergaris hitam Aku benar-benar hilang ingatan Pendar sinar kenangan berhenti Sebelum pada akhirnya kembali tersesat Di tempat keheningan luka yang menyayat Kini separuh sesal menggelinding Ditiup angin dendam sebuah lego waktu Yang terlanjut menipu jejak masa lalu Dan apa yang bakal kita maknai, kekasih Selain sisa basah ini yang menyapih Sedangkan kita telah menjerat kenangan Untuk saling melupakan sekaligus menanggalkan Maka yang terjatuh biarkan mengalir Dalam dendam waktu masing-masing Selepas Hujan Terkubur di Rambutmu Selamat pagi, kudengar bisik hujan] Setelah murung wajahmu terpantul di atas awan Apakah mendung pernah tersesat Membuat yang dipertontonkan ikut mengkilat Petir menyambar kepala pohon Merasa dunia tak pernah aman-aman Kesedihan pun bergemuruh dalam ketakutan Selamat siang, langkah hujan beranjak sepi Menyusun kembali wajah langit yang pucat pasi Dan kau kota impianku Ayolah jangan terus menutup pintu Ajaklah kampung-kampung ikut bermain Agar dapat menjadi tetanda Dan pelan-pelan menampung apa saja yang ada Selamat sore, sisa basah kian terlepas dari tubuh tanah Dan betapa gampang melihat kembang tumbuh Meskipun malam membikin kehangatan runtuh Diterpa dingin menggelembung di sebuah ranjang Selepas hujan terkubur di rambutmu

tengah malam terjaga dan terpaksa ke kamar mandi ada suara renyah anakku bertanya kepada mbaknya nanti habis makan jae nonton dulu ditemenin mbak terus kalau mama sudah selesai masak mama ceritain jae ya kan mbak? di samping toilet ada bungkus shampoo belum seluruh isinya dipindahkan ke botol air mengucur dari keran membuatku kaget suatu hari nanti aku tidak akan lagi membelikanmu shampoo buru-buru aku kembali ke ranjang masuk ke dalam selimut suatu hari nanti aku bahkan tidak akan mengerti apa yang kau katakan nanti habis makan jae nonton dulu ditemenin mbak terus kalau mama sudah selesai masak mama ceritain jae ya kan mbak? anakku bergerak-gerak di sebelah, kakinya mendarat di atas perutku ada perasaan yang akan hilang, ada juga yang terus berulang ini bukan kesedihan yang tak kuketahui namanya tapi di antara mimpi-mimpi yang terputus, tengah malam terjaga dan terpaksa ke kamar mandi, malam ini tiba-tiba terasa terlalu tenang ya kan ma?

Penulis lahir di Jakarta, tinggal di Tangerang. Ia adalah salah satu pendiri Komunitas Bunga Matahari. Beberapa puisinya pernah diterbitkan di koran, majalah dan beberapa antologi bersama, termasuk Antologi Bunga Matahari (Avatar Press, 2005). Buku kumpulan puisi pertamanya berjudul Kota Ini Kembang Api (iris Pustaka, 2008).


NASIONAL

16

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Kisah Raja Prithu, sang Kaisar Hebat

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Empat Puluh Tiga)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

RISHI Narada berkata, ‘Putra Vena, Raja Prithu, Oh Srinjaya, kami dengar, jatuh menjadi sebuah mangsa kematian. Dalam upacara kurban Rajasuya yang dia laksanakan, para Rishi agung menobatkan dia sebagai kaisar di bumi ini. Dia mengalahkan semuanya. Dengan prestasi-prestasinya, dia menjadi terkenal di seluruh dunia. Untuk ini, dia diberi nama Prithu orang terkenal, karena dia melindungi semua orang dari luka-luka dan kesakitan. Dia menjadi seorang ksatria sejati. Setelah menyaksikan putra Vena, Prithu disapa seluruh rakyatnya. ‘Kami sangat senang dengan baginda.’ Sebagai akibat dari kasih sayang ini yang dia nikmati dari rakyatnya. Dia dipanggil dengan sebutan Raja. Selama Prithu memerintah bumi ini menghasilkan bijibijian dalam jumlah yang cukup. Semua sapinya menghasilkan susu ketika mereka disentuh. Bahkan, setiap bunga lotus penuh dengan madu.

Lembaran rumput Kusa semuanya berupa emas. Rumput itu menyenangkan bagi yang menyentuhnya. Jika tidak, menggembirakan rakyatnya Prithu membuat kain dari lembaran-lembaran rumput ini, juga tempat-tempat tidur dengan nyaman bisa berbaring. Semua hasil buah-buahan di kerajaannya itu lembut dan manis seperti amrita rasanya. Dan semua ini merupakan makanan dari rakyatnya. Tidak seorang pun di antara warganya yang ada mengalami kelaparan. Semua orang pada waktu pemerintahan Prithu sehat walafiat, penuh kegembiraan. Tidak ada apa pun yang membuat takut rakyatnya. Di atas pohon-pohon, gua-gua mereka tinggal dengan kegembiraan. Daerah-daerah kekuasaannya tidak dibagi dalam provinsiprovinsi, kota-kota. Rakyatnya benar-benar hidup dengan bahagia, penuh sukacita seperti karena masing-masing mendapat apa yang diinginkan. Ketika Raja Prithu pergi

ke laut, ombak-ombak menjadi padat. Gunung-gunung pun terbiasa memberikan dia jalan lewat. Mungkin dia lewati melalui mereka. Tiang bendera dari keretanya tidak pernah patah kendati dihalangi apa pun. Pada suatu hari, pohon-pohon tinggi dari hutan, gunung-gunung, Dewa-dewa, para Asura, manusia, ular-ular, tujuh Rishi, para Apsara, dan para Pitri, semua menghadap Prithu, yang sedang duduk dengan damainya. Mereka semua menyapa, berkata, ‘Paduka adalah Kaisar kami. Paduka raja kami. Paduka pelindung kami dan juga seorang Ayah. Paduka adalah Tuan kami. Karena itu, Oh raja yang agung, berikan kami hadiah-hadiah setelah hati kami sendiri, melalui mana kami mungkin mendapatkan kepuasan dan kegembiraan selamanya.’ Kepada mereka semua Prithu, putra Vena berkata, ‘Demikianlah itu terjadi.’ Kemudian Prithu mengambil busur miliknya bernama Ajagava dan

beberapa anak panah mengerikan. Membayangkan sejenak kemudian dia menyapa sang bumi, ‘Datanglah dengan cepat, oh bumi! Berikan kepada mereka susu yang mereka inginkan. Terberkatilah mereka, aku akan memberikan makanan yang mereka minta.’ Demikian disapa, sang lalu Bumi berkata, ‘Sudah sepantasnya jika paduka, Oh pahlawan, menganggap hamba sebagai putri paduka.’ Prithu menjawab, ‘Terjadilah demikian!’ Kemudian

pertapa agung itu, yang nafsunya terkendali, membuat semua pengaturan untuk menyusu kepada bumi. Kemudian semua kumpulan makhluk itu mulai menyusu kepada bumi. Pertama kali dari semuanya, pohon-pohon tinggi dari hutan muncul menyusu kepadanya. Bumi dengan penuh kasih sayang, lalu berdiri di sana menginginkan seekor anak sapi, seorang penghasil susu, dan bejana-bejana ke dalam mana susu akan ditampung. (bersambung)

Sloka 4.5 Sri Bhagawan Uvaca: Bahuni me vyatitani Janmani tava carjuna Tani aham veda sarvani Na tvam vettha parantapa. Banyak kelahiran yang telah kualami dan juga olehmu, oh Arjuna, aku mengetahui semua itu, tetapi engkau tak pernah tahu akan kelahiran-kelahiran itu.

Sudirman Said:

Urusan Saya Sudah Selesai

Banda Aceh (Bali Post) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, yang menjadi pelapor Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus ‘‘papa minta

saham’’, menolak berkomentar lagi soal laporannya di ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) itu. “Saya sudah selesai urusannya melaporkan kepada

Sudirman Said

BPM/dok

TELEPON PENTING RUMAH SAKIT RSUP Sanglah : 227912-15 PMI/RSUP Sanglah : 227911 RSAD Udayana : 228061 RSU Wangaya : 222141 RSU Manuaba : 426393 RSUD Badung : 9006813 9006812 RSU Surya Husada : 235041 : 233786 : 233787 RSU Puri Raharja : 222013 RSU Saidharma : 227220 RSU Kasih Ibu Denpasar : 223 036 BaliMed Hospital : 484748 RSU Dharma Yadnya : 462629 : 462488 Fax. : 462488 RSU Dharma Usadha : 227560 : 234824 RSU Bina Atma : 425744 RSU Khusus Bedah Graha Usadha : 423467 : 426492 Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan

Medical Clinic : (0361) 8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung d.a. RSUP Sanglah Denpasar : 227224 : 227915 : 227911 s.d. 227915

MKD, kemudian menunggu prosesnya,” kata Sudirman dalam konferensi pers di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu (12/12) kemarin. Sudirman mengaku sekarang sudah kembali ke pekerjaan utamanya sebagai Menteri ESDM. Dia bahkan mengajak wartawan hanya berbicara mengenai energi, pembangunan, infrastruktur, dan ekploitasi. “Saya tidak ingin berkomentar apa pun lebih jauh tentang apa yang terjadi,” ungkapnya. Seperti diketahui, Sudirman menjadi pelapor dalam kasus dugaan pencatutan nama Presiden dan Wapres oleh Ketua DPR Setya Novanto ke MKD. Sudirman sudah memberikan kesaksian dalam sidang terbuka di MKD terkait pertemuan antara Novanto, pengusaha Reza Chalid dan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin. Baik Maroef maupun Novanto secara terpisah juga sudah memberikan kesaksikan di MKD. Ada dua nama lagi yang sudah dipanggil dan menyusul memberikan kesaksian, yaitu saksi Reza Chalid yang kini berada di luar negeri, dan Luhut Pandjaitan yang paling banyak disebut dalam rekaman. (ant/kmb)

Jika Digelar Tertutup

Girsang Ancam Keluar dari Sidang MKD

Surabaya (Bali Post) Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR pada Senin besok akan meminta keterangan pengusaha Muhammad Reza Chalid dan Menkopolhukam Luhut B. Pandjaitan. Wakil Ketua MKD Junimart Girsang akan mendesak pimpinan MKD, agar sidang tersebut digelar terbuka untuk umum. JIka tidak, dirinya mengancam akan keluar dari persidangan.

“Saya akan memaksa untuk terbuka. Kalau tertu: (0366) tup, saya akan keluar,” kata 91008, Junimart Girsang kepada 91052 wartawan usai menghadiri RSU Graha Asih : 764860 acara Pengukuhan Guru RSIA Puri Bunda : 0361- Besar Bidang Ilmu Hukum Perdata Fakultas Hukum 437999 Universitas Airlangga MoFax. : (0361) hammad Saleh di kampus 433988 C Unair, Surabaya, Sabtu Pelayanan Gawat (12/12) kemarin. “Kita harus transparan. Darurat 24 Jam Kita wakil rakyat. Rumah(Posko PSC Dinas rumah rakyat ini harus Kesehatan terbuka,” tambahnya. Propinsi Bali) : 7805498 Waktu persidangan Pesawat 118 dengan agenda memintai Informasi AIDS : 239191 keterangan Ketua DPR RI Setya Novanto, sidang terseYayasan Peduli Keluarga/ Narkoba : 259597/ but tertutup. Hal itu sangat 08123988429 disesalkan Junimart. Bahkan, dia pernah bertanya Dinas Kebakaran sampai dua kali ke Setya Kota Denpasar : 113.1 Novanto, bahwa kesempaDinas Kebakaran tan tersebut adalah waktu Kab. Badung : 113.2 untuk mengklarifikasi keGangguan PLN : 123 pada rakyat secara terbuka STB-N : 262872 dan tidak perlu ada yang ditutup-tutupi. Gangguan PDAM : “Beliau (Setya Novanto) Kodya Denpasar : 240749 mengatakan, banyak hal PDAM Badung : 421845 rahasia negara. Fakta persidangan, nggak ada rahasia negara. Jadi, kita terkecoh. Layanan Informasi & Akan tetapi, semua kita Pengaduan kembalikan ke pimpinan PT. Pertamina (Persero) sidang waktu itu. Kalau : 232222 saya pimpinan sidang, lain : 0800-13- lagi ceritanya,” jelasnya. 55555 Senin besok, sidang MKD (Bebas Pulsa) : 08155800 mengagendakan memintai 5555 (SMS) keterangan dua orang yakni Muhammad Reza ChaCall Center Safe Community lid serta Menkopolhukam Kota Denpasar : (0361) Luhut B Pandjaitan. Reza 223333 akan dimintai keterangan dan SMS (0361) pukul 10.00 WIB, sedang 8022232 kan Luhut pada pukul 13.00

UGD Jiwa 24 Jam RSJP Bangli

BPM/ade

DISKUSI - Anggota DPR dari Fraksi PDI-P Masinton Pasaribu (kanan) saat diskusi “Antara Freeport, Politik dan Kekuasaan” bersama Herdi Sahrasad, Fadli Zon, Yandri Susanto dan MS Marpaung, di Jakarta, Sabtu (12/12) kemarin.

WIB. Dari dua orang tersebut, yang sudah konfirmasi akan hadir yakni Luhut. Sedangkan Reza sampai saat ini belum ada konfirmasi kehadirannya. “Bagi saya sangat sederhana. Kalau Maroef (Presdir PT Freeport Indonesia) menjadi saksi, maka perkara ini tidak tuntas. Minimal ada dua saksi yang betul-betul memberikan kesaksian yang normal. Makanya saya sampaikan, namanya Muhammad Reza harus dipanggil. Apa pun alasannya, harus dipanggil,” ujarnya. MKD tidak mendapatkan rekaman asli pertemuan Novanto dari Kejagung karena tidak diizinkan oleh si pemilik ponsel, Maroef Sjamsoeddin. Hal itu disesalkan oleh Junimart. “Saya tidak menyalahkan Kejaksaan Agung. Saya hanya menyesalkan saja,” ujar Junimart. Alasan mantan pengacara yang menyesalkan sikap Kejakgung tidak memberikan rekaman yakni karena Maroef Syamsoeedin (Presdir PT Freeport Indonesia) membuat surat pernyataan, yang intinya tidak bersedia memberikan atau meminjamkan kepada siapa pun. “Padahal itu kan bukan barang sitaan. Pertanyaan saya, apa motivasi pak Maroef memberikannya ke jaksa. Jaksa tidak meminta dan itu bukan dalam keadaan sitaan. Ini kan aneh,” ujarnya. Apakah jaksa tunduk kepada Maroef sehingga

tidak mau meminjamkan atau memberikan rekaman tersebut ke MKD. “Silakan mengatakan begitu. Saya hanya menyesalkan, kok jaksa mau diperalat ini,” jelasnya. Jaksa Agung Prasetyo menyebut rekaman pertemuan ‘‘papa minta saham’’ lebih bermanfaat untuk penegak hukum. Namun, anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Ridwan Bae tetap berkukuh rekaman itu dibutuhkan. “Dalam tata beracara, sebelum dilanjutkan sidangnya harus uji materi yang dibawa pengadu. Bagaimana kalau pengadu cuma bawa kopian dan aslinya tidak dibawa. Maukah rakyat menilai orang langgar etika atau tidak hanya berdasar fotocopi,” kata Ridwan. Meski jaksa agung punya pendapat, Ridwan pun tetap berpegang pada pendapatnya. Bila hanya salinan, dia khawatir rekaman itu dipalsukan. “Itu pandangan orang (rekaman bermanfaat untuk kasus hukum). Fotocopi itu bisa dipalsukan,” ucap politikus Golkar ini. Sebelumnya, Prasetyo menilai lebih bermanfaat untuk kepentingan penegakan hukum. Rekaman asli ini memang diminta Mahkamah Kehormatan (MKD) DPR. ‘’Rasanya memang alat perekam itu lebih bermanfaat untuk kepentingan penegak hukum, yang sekarang kita lakukan,” kata Prasetyo. (kmb)

Konferensi Iklim di Prancis

Usulan Indonesia Diakomodasi pada Kesepakatan Paris Paris Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mengatakan perundingan iklim di Le Bourget, Paris, Prancis mengakomodasi beberapa tawaran Indonesia. Di antaranya diferensiasi atau perbedaan tanggung jawab mitigasi antara negaranegara maju dan negara-negara berkembang, pendanaan, peningkatan kapasitas dan transfer teknologi, hingga ambang batas peningkatan suhu bumi di bawah 2 derajat dan sedapat mungkin ditekan hingga 1,5 derajat celcius. “Meski belum ditandatangani dan disepakati sebagai Kesepakatan Paris, tapi dalam draf yang sudah mengerucut menjadi 27 halaman banyak poin tawaran kita yang diakomodasi, termasuk REDD yang sebelumnya hilang sudah masuk lagi dengan nama sustainable forest management,” kata Menteri di Le Bourget Paris, Prancis Sabtu (12/12) kemarin. Menurut Menteri, draf akan ditandatangani seluruh perwakilan pemerintah yang masih berada di Le Bourget, sebab perundingan diperpanjang selama satu hari karena belum ada kesepakatan. Sebelum rapat untuk memutuskan draf final tersebut, dokumen kesepakatan Paris sudah mengerucut dari hasil rapat pada 5 Desember setebal 148 halaman menjadi 29 halaman pada 9 Desember dan menjadi 27 halaman pada 10 Desember. Draf final kata Menteri akan diputuskan para menteri pada perundingan tingkat tinggi yang dipimpin Presiden COP/ Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, dan direncanakan ditandatangani perwakilan pemerintah 180 negara pada Sabtu (12/12) siang waktu setempat atau pada malam hari waktu Indonesia. Menurut Menteri, banyak pelajaran yang dipetik dari

COP-21 Paris, yang akan jadi bahan evaluasi internal delegasi RI. Setelah kembali ke Tanah Air, Menteri mengatakan akan menggelar evaluasi menyeluruh, termasuk materi yang diseminarkan dan diskusi panel di paviliun Indonesia di COP Paris. Menteri Siti mengatakan bahwa masyarakat bersama pemerintah dan kalangan swasta sudah melakukan usaha mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, namun belum “dijahit” menjadi satu dokumen yang baik untuk dibawa ke COP Paris. “Ini menjadi pelajaran penting, karena kita sudah banyak melakukan upaya dan secara kerangka peraturan perundangundangan juga sangat suportif tapi perlu dirangkai atau dijahit dengan baik,” ucapnya. Dalam perundang-undangan kata Menteri, pada pasal 28H UUD diamanatkan bahwa lingkungan yang baik dan sehat adalah hak asasi setiap manusia di Indonesia. Selanjutnya didukung pula dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menegaskan model pembangunan di Indonesia adalah pembangunan berkelanjutan. Selain itu, Menteri juga menambahkan bahwa pelibatan komunitas akan ditingkatkan pada COP berikutnya pada 2016 yang akan digelar di Maroko. “Banyak komunitas yang sudah melakukan kerja-kerja mitigasi dan adaptasi perubahan iklim tapi mereka tidak muncul di COP Paris, padahal delegasi kita termasuk banyak dari segi jumlah,” katanya. Konferensi Iklim di Paris yang berlangsung sejak 30 November seyogianya ditutup pada Jumat (11/12) diperpanjang satu hari hingga Sabtu (12/12) karena belum ada keputusan tingkat menteri yang dipimpin Presiden COP-21/ Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius. (ant)


Minggu Umanis, 13 Desember 2015

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!3 org Sopir B1, Gaji Tinggi+Mess Gratis,Toko Besi Murah Jl.Teuku Umar Barat No.17 (Sebelah Warung Buleleng)

B.BP.141.12.15.0000646

Dcr Reception Spa:Gaji+ Service+Bonus Hub.082237792255 Email:info@baliorchidspa.com

A.BP.001.12.15.0001195

Dcr: Karyawati/wan & Spv Restoran Dps-081280007606

B.BP.004.12.15.0000633

Need Cshier,Adm & Acct,min 2yr Exp,CV hr@porkiesbali.com

B.BP.004.12.15.0000500

HK,Waiter utk Sidoi Resto & Hotel Jl.Legian 363,0361754201

A.BP.001.12.15.0001060

Pusat Oleh-Oleh Kosayu Bali Membthkn Staff P/W Semua Posisi (Toko&Admin) min.SMA Hub:764696

B.BP.004.12.15.0000499

!Paket Belajar Spa+Bekerja ke Luar Negeri(Resmi)081337327057

A.BP.001.11.15.0003406

**Dicri Pengajar Parttime Bhs Inggris SD/SMP H.0817566499**

A.BP.001.12.15.0000985

Cr Cook Helper,Chef Waiter/s, Reservasi,Mrketing&Electrician SeaSafariCruise Jl.Pelabuhan Benoa/hrd@seasafaricruises.com

A.BP.001.12.15.0000974

Bth Admin Wanita Tmpt Kerja Jl.Cargo Dps Hub.08123958408

A.BP.001.12.15.0001044

Visnoe Restaurant Dcr Segera: Waiter/ss,Cook,head Cook, Purchasing,Cashier,Bartender & HRD.ramah penampilan menarik, disiplin, Optimis.Kirim CV dan Pasfoto ke Jl.Pelabuhan Benoa No.02 Pessanggaran (menuju arah tol) Tlp.0361-722344

BillabongFO,NeedSPG/B/Adm/Vm Cr Wnt u/Merawat Jompo Gj2,5Jt Driver.Send CV Bypas Ng Rai116 PRT Gj1,5Jt TglDlm081237665553 A.BP.154.12.15.0001269

A.BP.001.12.15.0001188

Dcr Security(Sertifikat & SIM A) FO Mengerti Computer,Inggris aktif untuk Losari Hotel.Krm balikarir@losarihotels.com T.8480986

Bth Sgr Marketing Peng,max 35th, Dcr Cleaning Service&Tk.Masak Reservasi, max 25th CV ke: Hub.081999150833/081337266329 A.BP.001.12.15.0001248 hm@kubuanyarhotel.com,T:766230 A.BP.005.12.15.0001140 Dcr Cpt Housekeeping u/Private A.BP.156.12.15.0001065 Dcr Staf Kitchen u/Restoran di Villa di Batu Belig Diutamakan Butuh Segera Tamatan D3 Wanita Uluwatu Tlp.735593 Email: yg bisa Memasak H.085333467475 Single,Lamaran ke PT.Intimas mutiatrattoria@hotmail.com A.BP.001.12.15.0001157 A.BP.001.12.15.0001185 Surya,Jl.Ikan Tuna Raya Pelb. A.BP.001.11.15.0001721 !Dcr Admin bs Computer,Lam Jl. Dcr Karyawan Serabutan Hub/Lam Dcr Staff Akuntansi yg Menguasai Benoa (0361 727099) MudingIndah IV/12,081805625285 A.BP.001.12.15.0001219 Auto Nyaman,Gn.Agung183/424390 Pajak Min.D1/SMK(Yg sudah B.BP.166.12.15.0000651 B.BP.141.12.15.0000514 Cocobistro Restaurant Looking Pernah PKL Di Pajak) **PRT Pnglmn u/Jaga Anak Gj1,3Jt Dcr Krywn Krd&Kolektor u/Kop. for:Restaurant Mgr,Captain, Hub:085100105889 Dapur Sunda Kdk:087860195288 Sidakarya Sgr.H.082340351965/03619004647 Sous Chef,Waiter/ss(DW).SendCV A.BP.001.12.15.0001255 Jl.Sunset Road 886 Kuta A.BP.001.12.15.0001150 corp-hrd@tropicalgroupbali.com Dcr PRT+Asuh Anak Tidur Dalam Bali Bargain hunter Furniture A.BP.001.12.15.0001220 B.BP.101.12.15.0000634 manufacture,wholesaler, Dcr Staff Reservasi -Adm Bs Pribadi Hub.081239357766 Dcr Karyawan utk Resto:Taho,Tkg retailer and sourcing agent English Hub: 288446 Krm CV ke A.BP.001.12.15.0001222 Masak,Waitress Hub:087882255 Dcr Pembantu Rumah Tangga,Tdr need experience in sales Jl.Duyung 43 Sanur 690 Jl.Raya Kuta Blok D No.104 A.BP.001.12.15.0001131 di dlm,Single,bisa Naik Motor marketing and shipping, A.BP.156.12.15.0001064 Dcr Teknisi Komputer Hub. Gaji Memuaskan.Segera. understanding of social media Dbthkan Staff IT Min.SMK info@dewatakomputer.com Hub:0361488572/0818569689 and be able to lead a small Penglmn 2Th.Krm CV ke Kntr Telp.244997/238778 Bu Agung Trisna team of associates.Please Prudential Jl.Gatsu Tengah A.BP.001.12.15.0001258 A.BP.001.12.15.0001218 send your C.V.to accounting@ba No.279 Blok 8 Denpasar Dcr Tng Mrktng,L/P Diutmkn min Dcr Penjahit Gorden Prfesional libargainhunter.com A.BP.001.12.15.0000847 D3,Design Grafis/Web Design, Gaji 9Jt/Bln Hub: 082341168381 B.BP.004.12.15.0000582 Dbthkn Sgr Driver/P,Adm Rsrvasi Menguasai Internet,Usia min 20 A.BP.001.12.15.0001249 Bth Kary S1/D3 Skrtrs,Adm,HRD, /W u/Htl payangan-Ubud Krm CV Dcr Security + Driver Gaji -35Th Sarana Dewata Bali Jl. Exportir,PT.Fish Mou non Ijsh ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id 2.5Jt,Serabutan Gaji 2Jt,dan Akasia 16x Dps (0361)237510 A.BP.001.12.15.0001138 u/Mitra Borongan Krj 1,5Jt/Bln A.BP.001.12.15.0001221 PRT dtg ke Jl.Glogor Carik Property in Sanur Looking for Hub.Mr.Michael:081331977847 Dbthkn Sgr:General Mgr,Opr Mgr, Perum Royal Orchild No.43 A.BP.001.12.15.0001162 Mrkting,Spvisor,Driver,Engineering, Listing Agent Staff,speak Pemogan,Hub:082145548444 Dcari Sales Conter Staf Gudang Brpglmn di Tourism, Hub: English(writting & oral)salary B.BP.004.12.15.0000585 Dcr Sgr Lulusan SMK Tataboga dan Kasir.Krm Lam & CV ke Nagisa Bali Jl.Nakula 51 Dps Starting from 3 Million Lam Jl.Mertasari 108 Sidakarya PT.Bali Tegehe Agung Email : hr@nagisa-bali.com 03618497275/082134356114 A.BP.001.12.15.0000919

A.BP.001.12.15.0001243

A.BP.001.12.15.0001259

A.BP.001.12.15.0000853

Dcr Tng Srbtan Pria Max.27Th diutamakan Jujur Krm CV ke 0361-8474248,710451

A.BP.001.12.15.0001018

Dcr Waiter,Waitris&Cook untuk Restaurant Alamat Jl.Sahadewa Legian Kelod Tlp.0361 755285

A.BP.001.12.15.0001126

Dcr staff Accounting,Sanur Hub.286275/081238311096

A.BP.001.12.15.0000988

Dcr:Bartender/Waiter/Sopir u/ Restaurant Baru Krm:Jl.Laksmana 11A Basangkasa (Wah Burger Rest)/ariwibawaimade@gmail.com

Dicari BabySitter Pengalaman Hub.081239999790/082164000027

A.BP.001.12.15.0000563

Dicari Karyawan/i u/Minimarket Single Min.SMA Hub.H.Wuruk 108

A.BP.001.12.15.0001035

Dicari Pembantu Tinggal dlm Daerah Sanur Hub:081337269802

A.BP.001.12.15.0000936

Dicari Segera!Terapis Spa di Canggu,tempat Exclusive Pglmn tdk utama Gj Menarik+Bonus+ Mess Hub: 08113857188

A.BP.001.11.15.0003298

A.BP.001.12.15.0001260

Dicari Sopir Alphard/Velvire Hub:08123886888 Jam Kerja

A.BP.001.12.15.0001252

Dicari karyawan salon Segera Hub:085609735375/081238464999

Dcr:Sopir B1 & Tng Serabutan, Max:40Th Lmrn Moh.Yamin 8 No.6 Dcri Accounting di Perusahaan Es Krim,Ubud,PT Gelato Bali. min.2th experience.Bisa MYOB, Mic.Office,Cashflow,Petite Cash.dan Design Grafis bisa Photoshop,Coreldraw.Tel:0361 8987407/08113865167,Email: ptgelatobali@gmail.com

B.BP.004.12.15.0000583

Dibth Waitress; bhs Inggris dpt Service;Makan;Kuta 081380880069-tidak SMS

A.BP.154.12.15.0001272

B.BP.101.12.15.0000640

A.BP.001.12.15.0001234

Dicr Admin Pembukuan Wil Bali Pria min D3/Akun Menguasai MS Office Penglmn Kerja 2Thn,Sbg Pembuk,CV kirim ke HRD PT.Gieb Indosenia Jln.Gatsu 66X Dps Kode Post 80239

A.BP.001.12.15.0001175

Dicr Spa Therapist Untk Daerah Renon Hub.087861469633

A.BP.001.12.15.0001069

Need Rsvn Staff E:info@balifun tasea.com P:03614723617

A.BP.001.12.15.0000992

Dicr Staf Operasional min SMU/ New Vila&Guest House in Berawa Pria(Sebanyak2nya)Hub:8466138 looking for HK,FO,your CV to SMS.081999080548/081338749432 kampoengcanggu2015@gmail.com A.BP.001.12.15.0000816

Our company based in Sanur looking for marketing that has some experience in resort operation and property development.please send C.V to adi@kuraresort.com

Peg.Adm.Koprasi min.SMA SIM C Patih Jelantik 92 Gianyar

B.BP.120.12.15.0000636

Segera!Prsh Retail PT.Grosir Maco Expo bth Krj pss:Adm,SPG/ B,Acct,csir,Gdg,OB Gj 1,9Jt+ B.BP.004.12.15.0000584 Bonus.MD,SPV,MT,HRD Gj 3Jt+Bns PAUD di Kerobokan Membutuhkan (15 org tnp Tes/Lgs Krja Ksmpatan berkarir)Hub.085969024085 Guru,Assisten,Pengalaman & Bhs A.BP.001.12.15.0001275 Inggris:8499441 Tropical Group Bali Looking CV:assistme01@gmail.com For Accounting Staff.Send CV: B.BP.145.12.15.0000592 riamarista@gmail.com / PT.Puji Home Japan Dcr Mrktg Ph:0361-775211 Ext 101 Property,Design/Arsitek/Peng. B.BP.101.12.15.0000637 Proyek Bs RAB,Quality Brpnglmn Urgently Need Waiter/s for Black Canyon Coffee Seminyak, min 1Th Dibidangnya H.4723564/ Pridrity for Freshgraduate Bring 087860692321 Your CV @ Black Canyon Coffee A.BP.001.12.15.0001199 Seminyak Square Jl.Kayu Aya Pacto Trvl Req:Reservation, Product,Contracting Staff,DIII/S1 Komplek Seminyak Square/738029 A.BP.001.12.15.0001238 Male/Female,English,Exp2Yr,CV Urgently required Accounting to sec_bp@pactobali.com for trading company in SemiA.BP.001.12.15.0001169 nyak female,experience, excel, Perusahaan Distributor Bahan English,univ graduate.Send Bgn bth:SPV,Sales, Auditor CV to:assistme01@gmail.com bit.hrd.ga@gmail.com B.BP.145.12.15.0000591 Gatsu Barat 376 Dps A.BP.001.12.15.0001118 Warung Enak Ubud is now hiring Cook,Bartender,Waitress and Ubud Padi Villas Looking For: Security as Daily worker or FO/Receptionist,M&E Spv/Staff Full Time - Call 0361972911 or Send CV:corp-hrd@tropicalbali. com / Ph:0361-775211 Ext 101 Email to hr@warungenakbali.com

B.BP.166.12.15.0000649

B.BP.101.12.15.0000638

B.BP.004.12.15.0000578

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Dijual Espas Pick UP Thn’97 Kondisi Bagus Hub:08124658217

Over Krd Jazz MMC’13 Pth Mnual UM50Jt Bs Tukar,085100856999

Kijang LGX’97 BiruMet Ors Luar Dlm asBali Istw,082147066424BU

MAZDA

Truk Toyota Engkel, Pajero 2009 Hub.081338536859 Gianyar

B.BP.141.12.15.0000645

A.BP.001.12.15.0001247

G.Max’11 Box Food Truk Siap Jualan 70Jt HP.081337039676

Mazda Biante’13 Putih Istmwa & H.Brio’14 Silver,081338581000

P.UP G.Max’12 AC/Htam Mulus 65Jt HP.081337039676

MERCEDEZ

A.BP.001.12.15.0001225

FORD

B.BP.004.12.15.0000581

Escape’06XLT+Captiva’07 AT+Ptr LS’05 Krd Dp25Jt,085100871119

B.BP.141.12.15.0000656

HONDA

Accord’08 V6 SunRoof LowKM Jarang Ada FullSpeck,081337039676

A.BP.001.12.15.0001226

Dijual Honda All New CR-V’2013 Matic Prestige Asli DK Tangan Pertama Hub:081238142917

A.BP.001.12.15.0001237

H.Fred’11 W.Htm asDK Orcat TV3 Jl.P.Adi I/10 082144395959 BUC

A.BP.001.12.15.0001251

Mobilio’14 Bln 12 AsDK Kon Mulus Putih Terawat Ng0818555225 B.BP.101.12.15.0000641

DIJUAL MOBIL

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk

Subaru XV Hitam’2014 Hub:085739406155

Taft GT’93 4x4AsDK,B31 M/Tbaru FullOrgnl/Simpnan,085100878001 Djl Ford Ranger Dbl Cab 2014 MT 3200CC Hitam 081338733333

B.BP.120.12.15.0000635

A.BP.001.12.15.0001132

A.BP.001.12.15.0001224

A.BP.001.12.15.0001263

B.BP.141.12.15.0000655

A.BP.001.12.15.0001262

A.BP.001.12.15.0001171

DIJUAL MOTOR

MITSUBISHI

BUC Rumah Hoki No.9 Denpasar Djl/Kontrak Jangka Pnjng Rumah Type 75/100 3KT 2KM Dapur,Tamu LT:1A LB:2,5A Hub:081339343533 A.BP.001.12.15.0001228 Carport Luas Hub:081916259599 Jual Rmh Lok Jl.Ry Sading A.BP.001.12.15.0001254 Ls Tnh 100m2 Gg Teratai No.4 Dijual Rukan LT 228m2 LB300m2, Mbl Bs Masuk Hub: 087862831930 IMB Rukan,cocok untuk usaha, A.BP.001.12.15.0001130 siap pakai,posisi strategis di dekat hardys Panjer,harga nego Kargo T200/130 Lt2PntGebyok Bns sampai deal.Hub 081246386588, AC TV Sanggah1,6m087761760444 B.BP.166.12.15.0000654 08174757682,087761202588, Rmh 45/92,Blahbth,SHM,IMB Good 081999850093 Qty H087761843602,081339662277 A.BP.001.12.15.0001167 A.BP.001.12.15.0000803

Djl 1unt Rmh 2Lt T220/236 Kusuma Rmh Baru Siaphuni Jl.Tk.Badung Beat’14 Htm Tgn1 KM9000 Mls Ex Bangsa Gatsu H.085792880030 Renon LT135 LB175 0811389370 A.BP.001.12.15.0001133 A.BP.001.12.15.0001277 Cwek Khs Pemakai,081338751115 B.BP.135.12.15.0000644 A.BP.001.12.15.0001216 Djl 2unt Rmh Mnimls 1Lt T50/100 Rmh T50/76 Lk Nymn,Tnng,Strtgs SUZUKI Ds.Beraban Tbn,085792880030 Btbulan Hrg Murah 085238755799 Dijual Cary PicUP Putih 2013 A.BP.001.12.15.0001134 A.BP.001.12.15.0001166 DIJUAL RUMAH Pemakaian 2014 Rp.85Jt nego / Djl Cpt Rmh 2Lt;3KT;Pool;Korji Rmh br siap huni 70/100,495jt Dijual Rmh Baru Perum Umah Over Kredit Hub.081236628355 Terrace Ungasan & 2Rmh 2Lt jl.aspal 6m bs KPR Sanggulan A.BP.001.12.15.0001235 Dkubu Jmbaran LB 54m2 LT 103m2 di Cabana Village Jimbaran Jadi Tbn, 08123879860 Suzuki Country th94Jl.Kerta2KT 1KM SHM Hub:081330040567 Hub:0816583107 A.BP.001.12.15.0000240 B.BP.004.12.15.0000415 raharja IV/49 Suwung-Kangin720884 A.BP.154.12.15.0001266 Goa Gong Rmh 100/70,3KT,1KM, A.BP.001.12.15.0001257 DISEWAKAN RUMAH Djl Rmh Lt2"allanna Prestige” IMB,One Gate,800Jt.08123803092 TOYOTA Dikon.Rmh 2,5A Jl.Tkd.Banyupoh Muding-Krobkan-Kuta-0361467292 A.BP.001.12.15.0000880 Avanza G’2010 Hitam original Gg.VI/32 Hub.087864487897 !RmhBekas H500jt diBuduk 10mnt -0895347679235 Laku Disewakan Mulus Hb:0817552974 Tnp Prntra A.BP.001.12.15.0001279 A.BP.001.12.15.0000996 A.BP.001.12.15.0001240 dr Gatsu 2KT krdt 085100610203 Dikont.Rmh Penamparan Indah I/ Djl Rmh dkt Gren Kori 720jt B.BP.166.12.15.0000653 Jl Avanza silver Matic th 2008 10 Jl.Gn.Agung Dps,08123636725 Nego Hub: 08563877111 BUC Jl Rmh Luas Tnh 2A Imam istimewa Hub.08113804238 A.BP.001.12.15.0001129 A.BP.001.12.15.0001121 Bonjol H.1.3M Ng, 081338546128 A.BP.001.12.15.0001015 Djl Rumah dan Mini Market Dikontrakkan Rumah 3KT,2KM, A.BP.001.12.15.0001223 Jual Kijang Capsul 1997 SGX BUC Rmh Mnimls Dkt Puspem Bdng Jln.Pidada 12 no.30 Ubung,Dps Luas tanah 2 Are Jl.Tk Otan 27 Tangan 1 Hub:08123973319 T66/110m2,Hub:081999914201 Hub.085277582733/082272998868 Panjer,0361225085-08199948239 Djl Cpt Mbl L300 New Armada, 08 Ijin Prwsta H.08123818557

HONDA

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.12.15.0000979

A.BP.817.12.15.0001038

A.BP.001.12.15.0001120

KONTRAKTOR

BIRO JASA

BIRO JASA

PT. ARYA BANGUN PERSADA

PAK LIA AHLI MAMPET

SERVICE MAMPET

Mengerjakan :

- Rumah Tempat Tinggal, Villa, Kost-kostan - Menerima Renovasi CEPAT DAN MURAH

3,5Jt/m2

KWALITAS DIJAMIN & BERGARANSI

Hub. 08112225156

KURAS

WC

* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL

TANPA BONGKAR

GARANSI

XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528

C.0001840-kont

DIJUAL MOBIL TOYOTA moving forward

COKROAMINOTO

PROMO AKHIR TAHUN

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM

TOYOTA

Agya tipe E DP 13jt Agya tipe G DP 15jt Agya tipe TRD DP 17jt

Angsuran 100 ribu/hari

081236059993 | 085792572000 C.0000707-MBL-2

OPEN INDENT ALL CASH BACK s/d

40jt

BIRO JASA AHLI WC MAMPET

KURAS

WC

NEW INNOVA

AVANZA INNOVA FORTUNER HILUX

C.0000690-BRJ

PAK KOMANG

PROMO AKHIR TAHUN READY STOCK

Bebas Tukar Tambah Segala Merk

: DP. 16Jtan : DP. 90Jtan : DP. 60Jtan : DP. 50Jtan

TANPA BONGKAR

GARANSI

081 933 098 639 081 238 503 877

081999145588 // 081236339051 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0001011-MBL-2

C.0000236-BRJ

DIJUAL MOBIL

C.0002624-MBL

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.12.15.0001116

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

ASTRA DAIHATSU PROMO AKHIR TAHUN AYLA

DP

3

JT

Great XENIA DP 3 JT

Grand Max PU DP 0

AGUS 08176638278 / 081216529883 C.0000284-MBL

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

Rmh 2Lt 2,5Are 50Jt/Th 4KT 4KM Strtgs Malboro,Putu08113800111

A.BP.001.12.15.0001256

DIJUAL TANAH Dijual Tnh Kav 75Jt/A Pusat Kota Negara hub.081999179888

A.BP.001.12.15.0001271

Djl Tnh 751m2 Br.Samu Jl.Mambal Sukawati Gnyr 08179787780

A.BP.001.12.15.0001101

BUC Tanah di Sempidi Kwanji Kj Link.Asri Jln5m.081337392721 / 083114216446

A.BP.001.12.15.0001050

BUC Tnh LC8 Jln Kumbakarna Bkd Singaraja 2,35A 081916202630

A.BP.001.12.15.0000971

Djl T.3A Gg.Mawar Sanur cocok Villa H.Owner 08123807782 BUC

A.BP.001.12.15.0000828

Jual Tanah 1Are Jimbaran Rumah Lantai 2 1Are 081338734870

A.BP.001.12.15.0001253

Kav Mlai 1A Prm Permata Anyar& Ekacakra dktPuspem085100221149

DIJUAL VILLA Djual Vila Pool Pantai Kedungu Tanah Lot 750Jt 083119593189

A.BP.001.12.15.0001245

DISEWAKAN VILLA Kavling Ruko Tabanan 9unit Disewakan Villa Lt1&Lt2 TwoBad Murah Psti Untung 082147659339 room,FullFurnish,WIFI,harian & A.BP.001.12.15.0001139 Bulanan,LokasiSeminyak. Tanah 1,7are belakang Politeknik Jimbaran Hub.082145996685 Hub:082145997989/0811395344 A.BP.001.12.15.0001264

Djl Tanah Kavling 1-2are di A.BP.001.12.15.0001241 A.BP.155.12.15.0001273 daerah kerobokan,dekat kantor Tewel1+2+3+4+20+30+16 Jl Mobil A.BP.001.12.15.0001159 camat kuta utara,hub.081246386 RUPA-RUPA Batubln2+4JlMobil 087761245398 *IB Mantra Br.Sba tnh 2A lbr9m 588,08174757682,087761202588, A.BP.001.11.15.0002101 Jual Mesin Pengering Laundry 081999850093 275Jt/a Jl.8hotmix085100179232 Tnh 3A PandanSari Keboiwa Sltn Kap 30Kg Hub:081238155885 A.BP.001.12.15.0001142 B.BP.166.12.15.0000652 A.BP.154.12.15.0001265 400 Juta/Are Hub:085102870707 Djl Tnh 1,2Are Jln.Cargo Gatsu *Kav Tabanan Soka SHM Jl.5mtr A.BP.001.12.15.0001165 Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Hub.085792880030 KPR Negara 74A+Phn Jati 0817344636 A.BP.001.12.15.0001135 B.BP.166.12.15.0000650 Tnh Kav Jl.Besakih Suwung Kauh Talang,Dll(Daris)085102796346 Djl Tnh 5Are Jl.Abianbase 1-2A SHM Jl.batuyang Gg.Elang A.BP.001.12.15.0001270 Dp10% 08123871809 081337569788 Btbln.0811399266(mbl msk aspl) Dalung Hub:085792880030 KPR A.BP.001.11.15.0002129 Kredit/Take Over Prses Cpt Tdk A.BP.001.12.15.0001136 A.BP.001.12.15.0000826 Tnh6,9A Jl.Tmn Ambengan Jimb 3 Ribet Dana Tlngn 082144394889 Jl Tnh Pnggr Pntai 2Ha Maci Surf 8A bisa ambil 2A Jl.Jaya Giri 00m dr McDonald 081236066176TP 081999680300 Beach Brhdpn dg Lakey Peak Renon Dps H.08123900191 TP A.BP.154.12.15.0001267 A.BP.001.12.15.0000716 SHM 150Jt/Ha,Tnh Kbn 60Jt/Ha A.BP.001.12.15.0001144 500m Dr Pantai 081909274586 SINGARAJA KEHILANGAN BUC Djl Tnh 85A 100m dr Pantai B.BP.101.12.15.0000639 Tnh3,75Are Jl.Bukit Indah,Timur Hlg sebuah Dompet a/n Moh.Eddy Kwsn Wisata 35Jt/A081237886688 Jl.Tanah 2Are 350Jt/A Nego Dkt Yotania Hub.085237287878 A.BP.001.12.15.0001261 Udayana Jimbaran 081337019323 RS Pramasidi Sgr HP.0811398154 A.BP.001.12.15.0001173 A.BP.155.12.15.0001274 Jual Tnh Lok.Pinggir Jln 1,8A/ A.BP.153.12.15.0001230 DISEWAKAN R.MAKAN Kapling H.425Jt Ds.Buahaan Tbn BIRO JASA Tnh Kavling 5Are Jl.Raya Pinggir Jln 4A 250Jt/A Ds. Dswkan WR.Banjar,lengkap Jl.Tk Pererenan Tumbak Bayuh Lap Pjk SPT th/bln,SIUP,NPWP, Tunjuk Tbn, H.085737074719 Balian Renon,Hub.087860087828 PKP,Paspor,PHR,081 338 344 155 Hub.085792880030 KPR Tanah 8A Lok Prangsada Gyr/6A Lok Btbln Sasih Hub:0811397745

A.BP.001.12.15.0001115

SPA

A.BP.001.12.15.0001137

SPA

A.BP.001.12.15.0001010

SERVICE SURYA SERVICE

POMPAAIR *KULKAS M.CUCI *W.HEATER Hub: 085100826208 / 087861695480 Panggilan C.0001024-SRV

A.BP.001.12.15.0000832

SERVICE


18

REKREASI

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Pertanyaan Mendatar:

1. Sudah menjadi kekuasan tuhan 4. Tempat penyelenggaraan Olimpiade 2000 7. Ibu kota Kabupaten Belu 11. Tempat uang 13. Universitas di Yogyakarta (singkat) 14. Lembaga Humor Indonesia 15. Dimiliki Gajah 17. Perlengkapan permainan bulutangkis 18. Kata penunjuk dekat 19. Pandangan,wawasan 21. Nama benua 22. Hendak,bersedia 23. Sakit (Inggris) 24. Tempat kapal bersandar 27. Zaman 28. Propinsi di Indonesia ( singkat ) 29. dibalik ,akhiran 31. Tameng 36. Menyuruh atau meminta atang 37. Alat perasa

Menurun

1. Garis lintang nol derajat 2. Tikus ( Inggris ) 3. Kelompok 4. Setelah SLTP 5. Kata petunjuk 6. Tunggal 7. Bercabang dua saling bertentangan 8. Semua ( Inggris ) 9. Klakson 10. Nama lain 11. Daerah objek wisata sejuk di bali 12. Tokoh wanita yang dijodohkan paksa 16. Nama belakang petinju dunia 20. Enak 21. Anjungan tunai mandiri 25. tiga hurup sama 26. Rusak karena tergosok 30. Mata uang jepang 32. Telur ( Inggris ). 33. Sirik, dengki 34. dan (Inggris)

Ketentuan Menjawab

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No 224 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 19 Desember 2015. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 27 Desember 2015. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 222 Mendatar 1.Polontos 4. Amplop 7. Edab (Bade) 8. Roker 10. Arloji 13. Albania 15. Elegi 17. Bonaparte 21. Ask 23. Anu 24. Top 26. Dek 29. Plagiator 33. Praha 35. Honorer

37. Novel 38. Kerapu 40. unta 41. Kemasan 42. Sentra Menurun: 1.Perifer 2. Terapis 3. Sembab 4. Abai 5. Pol 6. Printer 9. Kere 11. Raup 12. Onar

Berlibur ke Bali Menjadi ”Habit” Turis Australia BERLIBUR ke Bali sudah menjadi habit atau kebiasaan bagi wisatawan Australia. Meski terjadi serangan terorisme dua kali dan merenggut banyak korban warga Australia, serta sejumlah kasus narkoba yang berujung di penjara, namun wisatawan dari Negeri Kanguru tetap mengalir ke Bali. Demikian disampaikan Dr. Agnieszka Sobocinska, dosen senior National Centre for Australian Studies Monash University, dalam seminar di Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana, belum lama ini. Seminar yang bertema “Australian Perspectives on Tourism in Bali” juga menampilkan pembicara Prof. I Nyoman Darma Putra, Ketua Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud. Dalam makalahnya berjudul “Beers and Bombs : Australians in Bali”, Agnieszka Sobocinska memaparkan berbagai faktor yang membuat wisatawan Australia senang berlibur ke Bali. Faktor-faktor tersebut termasuk kedekatan geografis, perbedaan alam dan budaya, promosi media dan biro perjalanan serta paket yang hemat. Bali sudah mulai dipromosikan secara besar-besaran di media

Australia sejak awal 1970-an. Menurut catatan Agnieszka, tahun 1982, paket berlibur dari Australia ke Bali untuk 9 hari/7 malam adalah $490 termasuk tiket pesawat pp, akomodasi dan makan. “Ini paket yang hemat sekali, dibandingkan gaji per minggu pekerja Australia waktu itu adalah $340,” ujarnya. Data yang ada menunjukkan bahwa tahun 2014, dari 3,7 juta turis mancanegara ke Bali, jumlah turis Australia tercatat paling tinggi yaitu, mendekati satu juta orang, tepatnya 991.923 orang. Popularitas Bali meningkat terus di Aus-

tralia, dan wisatawan Australia yang berlibur ke Bali terbukti bisa mendapatkan apa yang diharapkan, buktinya mereka melakukannya berulang-ulang. Agnieszka menyebutkan bagaimana pasangan pengantin baru Australia datang ke Bali untuk wedding party, untuk honeymoon (berbulan madu) dan mengulangi lagi perayaan wedding anniversary-nya di Bali. “Ada budaya yang berbeda, alam yang indah seperti pantai. Fasilitas wisata yang tersedia termasuk belakangan trend health tourism seperti yoga dan detox,” kata Agnieszka. Dia menambahkan, siswa

Australia yang tamat sekolah juga suka memilih perayaan lulus mereka dalam program yang disebut schoolies di Bali. “Berlibur ke Bali seperti sudah menjadi habit bagi wisatawan Australia,” ujarnya. I Nyoman Darma Putra membahas perkembangan mutakhir pariwisata Bali melalui gerakan populer “Not for Sale”. Gerakan yang diinisiasi oleh pelukis Gde Suanda alias Sayur diawali tahun 2010 dengan cara memasang instalasi seni dari bambu dengan tulisan “Not for Sale”, dipasang di lahan sawah miliknya di Ubud. “Gerakan ini pada awalnya didorong oleh rasa prihatin inisiator dan timnya atas fenomena masifnya penjualan tanah (sawah) Bali untuk pembangunan hotel atau vila,” ujar Darma Putra. Menurut Darma Putra, frase

“Not For Sale” adalah ungkapan yang bernilai 3-S yaitu smart, sharp, serious dalam menyampaikan pesan. “Buktinya, instalasi ini menarik perhatian banyak orang, mendapat liputan media yang luas dan berdampak,” katanya. Salah satu dampak yang dicatat Darma Putra adalah ketika instalasi Not for Sale” dipasang di teras sawah indah di Ceking, Tegallalang. Karya itu diberangus sebelum berusia 24 jam dan petani diajak bernegosiasi. Dalam negosiasi itu disepakati, para petani mendapat kontribusi Rp 2 juta per bulan. “Sebelumnya, para petani yang sawahnya menjadi objek wisata, tidak mendapat hasil. Gerakan Not for Sale membuat petani lebih diperhatikan,” kata Darma Putra mengutip hasil wawancaranya dengan Sayur. (may)

INDAH - Panorama alam Bali yang indah menjadi daya tarik wisatawan mancanegara termasuk dari Australia berwisata ke Bali.

14. Non 16. Gaung 18. Outdo 19. Apek 20. Altar 22. Kija 25. Sputnik 27. Eror 28. Raimuna 30. Aliv (Vila) 31. Ikhlas 32. Tuntun 33. Pare 34. Area 36. Ekas (Sake) 39. Run

Pemenang TTS No. 222 1. Sang Made Widarta Puri Udayana 12 jimbaran 2.

Ni Kadek Siti Banjar Sari Ubung, Jl Cokrominoto Gg. Angsoka II No 28 Denpasar

3. Erta Jayanti Sari Jl. Gunung Agung Gg. 16 No.5A Pasekan-Tabanan 4.

Gusti Ngurah Bhisma Rascita SD 2 Singapadu Tengah-Gianyar

5. I Made Mahendra Desa Tuwed, Br puseh, Kec. Melaya 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : I Putu Ardana Alamat : Jl. Wijaya kusuma III Utara LP Negara


19

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

Pura Pedarman Dari Hal. 1 Menurut Wayan Nastra, keberadaan pura-pura tersebut memiliki umur sangat tua. Hal ini terlihat dari ditemukannya sarkofagus di Pura Bukit Tengah yang menjadi pura ibu atau paibon. Tidak seperti masyarakat Bali lainnya, warga Tutuan ini tidak memiliki Pura Pedarman di Pura Besakih karena pusat dari warga Tutuan berasal dari Desa Gunaksa itu sendiri. “Pusat dari kawitan warga Tutuan berada di Gunaksa. Namun, dari Ida Dalem Klungkung kami dipersilakan untuk bersembahyang di Pedarman Sri Aji Kresna Kepakisan,” tuturnya saat ditemui di rumahnya. Sejarah Pura Bukit Buluh tidak terlepas dari sejarah keberadaan Pratisentana Sira Dalem Mangori di Desa Gunaksa. Diceritakan berdasarkan Prasasti Tutuan yang tersimpan di Pura Bukit Buluh tentang perjalanan sejarah Dalem Mangori. Dalam perjalanan hidup, Dalem Mangori adalah seorang penguasa wilayah Keling di Jawa Dwipa. Dalem Mangori dikenal sebagai seorang Dalem yang suka berburu ke tengah hutan Keling. Suatu hari dalam perburuannya, beliau bertemu seorang gadis kecil di bawah sebuah pohon pisang yang berparas sangat cantik. Gadis itu dipungut dan dibawa ke kerajaan dan diberi nama Brit Kuning. Brit Kuning kemudian diketahui adalah seorang putri Kerajaan Airlangga dan setelah menginjak dewasa Brit Kuning dinikahi Dalem sebagai istri penawing di kerajaan dan berputra laki-laki yang diberi nama Mantri Anom. Mantri Anom kemudian diangkat putra oleh Dyah Mpu Wati bergelar Satrya Wangsa. Berselangnya waktu, Brit Kuning pun melahirkan putranya yang kedua. Entah karena salah paham, Brit Kuning membunuh putranya untuk dijadikan santa-

pan Dalem Mangori. Mengetahui keadaan demikian, betapa marahnya Dalem terhadap Brit Kuning, serta mengusirnya dari kerajaan dan diasingkan ke tengah hutan Keling. Dalam keadaan yang sedang marah begitulah runtuh sabda Dalem Mangori terhadap putranya. “Wahai Anakku, semoga engkau cepat manumitis dan menjelmalah engkau sebagai manusia yang bisa menghilang, lahirlah sebagai seorang gembala dengan nama Rare Angon. Waktu terus berlalu Satria Wangsa pun kini memasuki usia dewasa. Bertanyalah dia tentang keberadaan ibu kandung yang melahirkannya. Dalem tak kuasa untuk menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Dikatakanlah bahwa ibu kandungnya telah diusir dan diasingkan ke tengah hutan Keling karena kesalahannya telah membunuh adik kandung Satria Wangsa ketika masih bayi. Seketika itu muncul di dalam keinginan Satria Wangsa untuk bertemu ibunya seraya minta izin dari Dalem Mangori. Dalem mengabulkan niat Satria Wangsa untuk bertemu ibu kandungnya dengan suatu pesan yang tidak boleh dilanggar oleh Satria Wangsa yakni tak boleh menyembah ibunya. Karena secara status ibunya telah dikeluarkan dari status kerajaan akibat kesalahannya telah membunuh putranya sendiri. Satria Wangsa segera beranjak menuju hutan Keling dengan diiringi oleh pasukan kerajaan dan pengawal. Ketika berada di tengah hutan dan bertemu ibunya, Satria Wangsa merasa tidak tega untuk tidak menyembah sang ibu yang melahirkannya, kendatipun telah diperingatkan ayahandanya. Brit Kuning pun menolak untuk disembah karena telah mengetahui posisi dirinya dan status anaknya sebagai seorang putra Dalem. Brit Kuning berlari dan

Di Tabanan

Dari Hal. 1 Bali saat ini tidak hanya menghadapi persaingan global tetapi juga harus bertahan dengan masuknya budaya luar serta perusakan alam dan lingkungan dengan semakin banyaknya penduduk. Untuk itu, perlu seorang pemimpin sehingga budaya yang menjadi ciri khas Bali bisa dipertahankan begitu juga alam dan lingkungannya. Tabanan sebagai salah satu daerah di Bali tidak lepas dari hal tersebut. Dalam mempertahankan budaya, alam dan lingkungan Bali hal yang diutamakan adalah membangun kekuatan desa sesuai kearifan lokal Hal ini dipaparkan calon Wakil Bupati, Komang Gede Sanjaya. Dalam perhelatan Pilkada 2015, Rabu (9/11) lalu, Sanjaya bersama Calon Bupati, Ni Putu Eka Wiryastuti, memenangkan penghitungan data sementara dari berbagai sumber termasuk quick count PDI Perjuangan. Lebih lanjut, Sanjaya memaparkan dalam mempertahankan budaya, alam dan lingkungan Bali khususnya Tabanan, sesuai dengan komitmen pasangan Eka Jaya untuk mewujudkan Tabanan Serasi (sejahtera aman dan berprestasi). Ini juga sesuai juga dengan visi misi Eka Jaya dalam rangka menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan, maka untuk penyelamatan budaya adalah bekerja sama dengan tokohtokoh adat, bendesa adat dan parisadha. ‘’Dalam menjalank-

an kegiatan adat dan budaya, peran serta Pemda adalah ikut membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan secara massal dan kolektif sehingga biaya-biaya besar yang biasanya dikeluarkan seperti ngaben hingga matatah massal bisa menjadi lebih ringan,’’ ujarnya. Dengan mendukung kegiatan keagamaan maupun adat istiadat yang dilakukan secara bahu-membahu selain meringankan beban masyarakat juga sekaligus melestarikan budaya tersebut. Sanjaya melanjutkan, pihak Eka Jaya juga berkomitmen untuk mempertahankan budaya Tabanan terutama yang hampir punah dengan memperbanyak anggaran di Dinas Kebudayaan untuk merekonstruksi keseniankesenian langka yang hampir punah untuk ditampilkan lagi sehingga bisa hidup lagi. ‘’Budaya-budaya ini akan lebih sering dipentaskan sehingga diketahui oleh masyarakat,’’ ujarnya. Menghidupkan kembali sekaa-sekaa seni budaya dan sanggar-sanggar di setiap desa dirasakan penting sehingga kebudayaan akan berkembang sesuai dengan kearifan lokal desa itu sendiri. Tabanan yang memiliki pemandangan alam yang indah tentu menjadi sasaran pengembangan pariwisata. Untuk bisa melestrarikan alam tersebut, konsep pariwisata yang dikembangkan adalah konsep ecotourism serta mengembangkan desa wisata yang tetap menjaga

bersembunyi di balik tembok biliknya. Satria Wangsa tetap menyembahnya, sehingga keanehan terjadi dan terbelahlah bangunan bilik itu menjadi dua sehingga ada cerita tentang bale pegat di Bali. Brit Kuning tak henti berlari menghindari untuk disembah putranya hingga akhirnya dia terperosot ke dalam sebuah sumur di belakang rumahnya dan terjatuh. Dari dalam sumur seketika tumbuh pohon timbul dan di puncak hinggap seekor burung tuu-tuu. Ketika itulah, Satria Wangsa bersumpah untuk tidak memakan buah timbul dan tidak menyakiti burung tuu-tuu hingga keturunannya. Bahkan tidak juga boleh meminum air sumur. Setelah semuanya terjadi, kini Satria Wangsa bertolak ke istana dan bertemu ayahandanya serta menceritrakan kejadian di tengah hutan itu kepada ayahnya Dalem Mangori. Mendengar cerita Satria Wangsa, Dalem Mangori marah dan serta merta mengusir Satria Wangsa dari istana Kalingga serta mencopot gelar yang disandangnya sebagai seorang putra kerajaan. Satria Wangsa pun pergi dan menuju Kerajaan Airlangga untuk bertemu kakeknya Prabu Airlanga. Di kerajaan itu, Satria Wangsa menceritrakan hal yang terjadi kepada Sang Prabu Airlangga dan akhirnya menyarankan Satria Wangsa datang ke Bali untuk bertemu Dalem Tegal Belesung, dengan menyandang gelar baru yaitu Mantri Tutuan. Mantri Tutuan diterima Dalem Tegal Belesung, dan menetap di Bukit Buluh Gunaksa, Klungkung, Bali, yang selanjutnya menjadi pusat dari keturunan Ki Mantri Tutuan. Kehidupan Ki Mantri Tutuan tersuratkan pula di dalam piagam yang dianugerahkan oleh Dalem Tegal Belesung kepada Ki Mantri Tutuan yang berisikan tentang kewenangan Ki Mantri Tutuan dan keturunannya. (dwa)

alam dan lingkungannya. ‘’Desa wisata ini sendiri telah dibentuk dan beberapa sudah berjalan,’’ tutur calon wakil bupati incumbent ini. Selain itu, cara lain untuk menjaga alam adalah menggalakkan kembali penghijauan di daerah pesisir pantai. Dalam persiapan menuju era globalisasi, hal yang dilakukan untuk mempertahankan budaya serta mempersiapkan SDM Bali adalah dengan cara memperkuat adat di banjar-banjar dengan membuat pararem dan awig-awig yang berlandaskan ajaran Tri Hita Karana. Untuk SDM dan perekonomian lokal adalah dengan membangun Badan Usaha Milik Desa yang pro terhadap ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi desa. ‘’Kita jadikan desa kekuatan ekonomi sehingga desa menjadi kuat,’’ ujarnya. Menurutnya, persaingan global jangan dijadikan momok tetapi justru dijadikan potensi untuk memberikan pelayanan dan wahana promosi. ‘’Bahwa desa kita sangat kompetitif dalam era globalisasi. Tinggal kita perbaikan SDM di masing-masing desa. Apalagi sekarang di Tabanan semua perangkat desa ada komputer dan IT, saya yakin akan tumbuh masyarakat yang kuat dalam persaingan apa pun karena konsep kita membangun Tabanan berbasis desa,” paparnya. Intinya adalah dalam menghadapi persaingan global, kita perlu menjaga alam dan budaya Bali serta membangun kekuatan desa. (olo/san)

Sadarkan Penambang Dari Hal. 1 Selain memperjelas regulasi, Gianyar yang diwawancarai belum lama ini juga mengatakan akan berupaya membangun kesadaran masyarakat penambang. Ini harus dilakukannya mengingat kawasan itu tidak bisa terus-menerus digali. Suatu saat material pasir akan habis. Masyarakat yang selama ini berkecimpung dalam aktivitas galian C menurutnya perlu diberikan pelatihanpelatihan sehingga bisa menjadi kreatif. Dengan potensi bebatuan

Dari Hal. 1 Ia pun mengulang pernyataan Partahi Sihombing pengacara yang mendampinginya setelah dirinya tersangkut kasus ini. Niki mengungkapkan ia tak mengenal mucikari F dan O, dua muncikari yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tersebut. “Pokoknya Niki mau men-

yang ada, masyarakat setempat harus dilatih untuk menjadikan batu yang ada sebagai suvenir yang bernilai jual tinggi. Sehingga tidak lagi menjual batu per truk. “Kalau seandainya dalam regulasi nanti tidak semua kawasan diizinkan untuk digali, tentunya masyarakat yang sudah diberi pelatihan ini akan bisa beralih pekerjaan ke pekerjaan selain menambang pasir,” ujarnya belum lama ini. Di samping membangun kesadaran masyarakat, yang terpenting menurut Gianyar adalah perlu adanya dukun-

Tak Kenal F

egaskan yang namany F dan O tidak kenal dan berkomunikasi tidak pernah,” tambahnya. Tak banyak lagi yang diungkapkan bintang film ‘‘Lihat Boleh, Pegang Jangan’’ (2010) itu. Jumpa pers yang digelarnya berlangsung singkat. Ia pun berlalu meski wartawan memberikan pertanyaan tambahan. Ia hanya mengeluarkan

gan Gubernur Bali untuk membatasi pembangunan hotel di Bali Selatan dalam bentuk moratorium. Sebab tanpa adanya pembatasan, maka akan sangat mustahil aktivitas pengerukan pasir di Kintamani bisa dihentikan. Sementara itu, terhadap kerusakan lingkungan yang ada saat ini, Gianyar memandang perlu dilakukan revitalisasi. Agar bisa bermanfaat maka lahan-lahan bekas galian bisa ditanami dengan bambu. Selain menjadikan kawasan itu hijau kembali, juga bermanfaat baik bagi air danau. (ina)

pernyataan dan membantah keterlibatan dirinya dalam kasus prostitusi artis. Mantan istri Sajad Ukra tersebut bahkan mengatakan tidak pernah menerima uang bayaran atas booking dengan cowok lain. Seperti diberitakan, Nikita dikabarkan mendapatkan bayaran Rp 65 juta untuk melayani pria hidung belang selama tiga jam. (kmb)

Pesisir Sempurna Dari Hal. 1 Saat Presiden menyampaikan pidato, kata dia, kawasan perairan Teluk Benoa, Bali sedang menghadapi ancaman dari rencana reklamasi seluas 700 hektar. Teluk Benoa sendiri merupakan kawasan perairan dengan ekosistem pesisir yang sempurna yakni terdapat mangrove, padang lamun dan di sisi luar teluknya terdapat terumbu karang. Di dalam jejaring konservasi perairan di Bali, ekosistem pesisir Teluk Benoa dan kawasan sekitarnya seperti Sanur, Serangan, Nusa Dua memiliki keterkaitan yang erat dengan kantong-kantong keanekaragaman hayati perairan pesisir Kawasan Candidasa dan Kawasan Nusa Penida. Konservasi ekosistem pesisir Teluk Benoa dan kawasan sekitarnya akan semakin memperkuat ketahanan dan kelentingan (resistance and resilience) ekosistem pesisir Pulau Bali secara keseluruhan. Kawasan perairan pasang surut Teluk Benoa juga merupakan wilayah penting bagi burung-burung lintas benua yang melintas di sepanjang timur Asia dan Australia serta Pasific (EAAF) karena Teluk Benoa merupakan tempat untuk beristirahat dan makan bagi burung-burung tersebut. Masih kata Gendo, berdasarkan data IUCN (International Union for Conservation of Nature), burung dan habitat dari EAAF adalah warisan alam bersama bagi 22 negara, dan masing-masing negara memiliki hak untuk berbagi tanggung jawab dalam upaya pelestarian atau menerima kerugian apabila populasi burung migran menjadi hilang sebagai akibat dari kerusakan permanen situs EAAF ini di Teluk Benoa, Bali. “Fakta-fakta tersebut menunjukkan secara jelas bahwa Teluk Benoa kaya dengan keanekaragaman hayati. Hal tersebut harus diketahui oleh masyarakat dan juga pemerintah karena selama ini investor selalu menyatakan Teluk Benoa tidak memiliki keanekaragaman hayati. Jika reklamasi Teluk Benoa dipaksakan maka negara akan mengalami kerugian besar karena harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan tentu saja

komitmen Indonesia untuk melindungi keanekaragaman hayati gagal terwujud jika mendukung praktik pembangunan yang merusak seperti rencana reklamasi Teluk Benoa,” ujarnya. Dengan situasi tersebut, Presiden Joko Widodo, menurut Wayan Gendo Suardana, harus segera mencabut Peraturan Presiden No. 51 tahun 2014 yang dijadikan dasar untuk mereklamasi Teluk Benoa, karena Perpres tersebut bertentangan dengan komitmen Indonesia dalam upaya perlindungan kawasan lautnya. “Pencabutan Perpres nomor 51 tahun 2014 adalah langkah cepat menghentikan reklamasi Teluk Benoa untuk menghindarkan penghancuran keanekaragaman hayati ekosistem pesisir Teluk Benoa,” desak Gendo. Pada acara itu, Suriadi Darmoko, Direktur Eksekutif Walhi Bali, menyatakan kebijakan reklamasi Teluk Benoa yang dipaksakan dengan mengubah status Teluk Benoa dari kawasan konservasi menjadi non-konservasi. Hasil penelitian Walhi menunjukkan kebijakan reklamasi Teluk Benoa tersebut berpotensi menghambat komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi karbon. “Rencana reklamasi Teluk Benoa juga akan menghambat pencapaian Indonesia untuk menurunkan emisi sebesar 29% di bawah business as usual pada tahun 2030, atau 41% dengan bantuan internasional, harapan tersebut pasti gagal tercapai jika reklamasi di Teluk Benoa dipaksakan. Salah satu solusi untuk mencapai komitmen Indonesia tersebut adalah membatalkan rencana reklamasi Teluk Benoa,” ujar Suriadi Darmoko. Climate Art dengan tema “Dari Indonesia untuk Dunia” memiliki perhatian dalam penyelamatan hutan dan iklim global tersebut, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari gerakan sosial yang disuarakan oleh seluruh masyarakat internasional yang memperjuangkan keadilan iklim demi generasi hari ini dan generasi yang akan datang. Ini merupakan bagian dari peran yang diambil oleh masyarakat sipil di Indonesia dalam penyelamatan hutan dan iklim global, tambah Suriadi Darmoko. (kmb)

Diarak ke Pantai Dari Hal. 1 “Nantinya patung ini akan diarak ratusan orang menuju bibir pantai, kemudian dibakar sebagai pertanda api perlawanan rakyat Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa tak akan pernah padam dan kian kuat,” jelas arsitek kawakan, sekaligus penggagas event ini, Yoka Sara. Terkait dengan tema Sanga Bhuana dipaparkan Yoka Sara, merupakan gambaran 9 (sembilan) penjuru mata angin dalam filosofi Hindu, dan ini menjadi simbol perjuangan rakyat Bali melawan investor rakus dengan berbagai cara. Kesembilan penjuru mata angin ini atau sikap perlawanan disatukan dalam event akbar ini. “Di event inilah, rakyat Bali bersatu dengan berbagai bentuk media seni dari sejumlah komunitas kreatif di Bali, dan event ini adalah bentuk kecil dari besarnya penolakan rakyat Bali terhadap reklamasi Teluk Benoa,” ujarnya. Agung Anom yang juga salah satu penggagas dalam event ini menyatakan, secara keseluruhan dibuatnya acara ini untuk terus menggelorakan semangat perlawanan penolakan reklamasi bagi warga Bali yang tanah kelahirannya dirampok investor berse-

kutu dengan penguasa. “Seni adalah media kami untuk melawan ketidakadilan dan event ini salah satu cara kami untuk terus mengumandangkan suara penolakan. Di event ini, setiap penampil atau sia pun yang terlibat dalam event ini tidak ada satu pun yang dibayar,” tegasnya. Dikatakan Candra dari divisi kampanye ForBALI, bahwa dana acara ini datang dari masyarakat yang secara sukarela menyumbang tanpa ikatan dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak hanya materi, pun beberapa masyarakat turut menyumbangkan tenaga, pikiran, serta peralatan. “Acara besar dengan prinsip gotong royong menjadi lebih ringan dan bisa dijangkau. Hal ini penting kami sampaikan karena acara kami tahun lalu difitnah oleh antek-antek reklamasi, kalau acara kami dibiayai kelompok tertentu. Ini acara seni perlawanan dari rakyat untuk semesta,” tandasnya. Sama seperti tahun sebelumnya, event ini terbuka untuk umum, dan pengunjung hanya dikenakan donasi secara sukarela. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai kegiatan penolakan reklamasi Teluk Benoa selanjutnya dan bisa dipertanggungjawabkan. (rin)

Jl. Diponegoro No. 46 (Suci) Denpasar Telp. 0361 223787 C.0003515-bd

Jl. Diponegoro No. 46 (Suci) Denpasar Telp. 0361 223787 C.0003517-bd


balipost (89rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu Umanis, 13 Desember 2015

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TOKOH Utsawa Dharma Gita

Penerapan Konsep THK dalam Bidang Pelayanan Kesehatan

BPM/pik

Kado Akhir Tahun untuk Iwan Fals

Berkolaborasi dengan 4 Musisi

APA kabar Iwan Fals? Penyanyi balada ini menyambut akhir tahun 2015, dihadiahi sebuah kado istimewa berupa album kolaborasi bertajuk ‘‘Satu Project’’. Pihak yang memberi kado adalah Musica Studio’s, label pertama di mana Iwan Fals merekam sebuah debut kaset bertitel ‘‘Umar Bakri’’ yang bergenre country. Saat ini, bukan lagi era kaset, melainkan CD yang diisi oleh suara 5 musisi yang semuanya jebolan Musica, yaitu Noah, Nidji, D’Masiv, Geisha dan Iwan Fals. Ini peristiwa mahapenting dalam sejarah musik Indonesia yang terjadi di akhir tahun 2015. Pada awalnya, proses album ini tidak mudah terwujud. Pihak Tiga Rambu, manajemen Iwan Fals, mengajukan syarat untuk pembuatan lagu baru di album ‘‘Satu’’ ini. Setelah diskusi panjang dengan pihak Musica, ide tersebut akhirnya bisa diwujudkan dengan baik. Akan tercipta lagu-lagu baru di album ini. Terasa istimewa dan ada ‘rasa’ lain karena Steve illywhite, peraih 6 Grammy Awards bertindak menjadi produser album apik ini. “Konsep utama album ini adalah Bhinneka Tunggal Ika,” kata Iwan Fals kepada penulis baru-baru ini. Masing-masing karakter yang menjadi ciri diri musik masing-masing band dilebur dengan pesona dan karisma Iwan Fals. Berisi sepuluh tembang di mana masingmasing band mendapat kesempatan untuk membuat versi ulang lagu hits Iwan Fals. Untuk Noah, lagu ‘‘Yang Terlupakan’’, Nidji dapat ‘‘Pesawat Tempur’’, Geisha ‘’Izinkan Aku Mencintaimu’’, dan D’Masiv ‘’Entah’’. Khusus lagu baru, Iwan Fals dengan Noah , Nidji, Geisha dan ‘D’Masiv melahirkan lagu baru yang fresh. Iwan dan Noah dengan lagu ‘‘Para Penerka’’, Iwan dan Geisha ‘‘Tak Seimbang’’, Iwan dan D’Masiv ‘‘Satusatunya’’ dan Iwan dan Nidji ‘’Hidup Yang Hebat’’. Lagu ke-9 lagu lama Iwan Fals yaitu ‘‘Kemesraan’’ ciptaan almarhum Franky Sahilatua (awalnya dinyanyikan bareng oleh Iwan Fals dan Rafika Duri) dan lagu pemungkas adalah ‘‘Abadi’’, sebuah nomor anyar yang disenandungkan bersama-sama kolaborasi vokalis berlima, yaitu Ryan (D’Masiv), Giring (Nidji), Momo (Geisha), dan Ariel (Noah). “Lagu ‘Abadi’ saya tulis liriknya di Bali saat proyek ini digulirkan tahun lalu dalam sebuah pertemuan di Pulau Dewata,” tutur Iwan Fals. “Apa yang saya bayangkan kejadian. D’Masiv merasa terhormat diajak kolaborasi sama Iwan Fals yang saya idolakan sejak kecil dari kami yang belum rekaman waktu itu,” ujar Ryan, vokalis D’Masiv. Momo, vokalis Geisha berpendapat sama. “Ini proyek luar biasa. Akhirnya, kita bisa berkolaborasi dengan om Iwan dan awalnya membuat kami semua deg-degan. Ini kesempatan emas dan tercatat dengan tinta emas dalam sejarah musik pop Indonesia,” urai Momo. Iwan Fals sendiri cukup senang bisa sepanggung dan rekaman bareng musisi muda yang penuh potensi. “Saya senang, jadi terbawa lebih muda dan banyak belajar musik lagi, terutama dalam hal penampilan dan profesionalisme serta lebih percaya diri dalam karier di seni musik,” ujar Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto dan kini sudah berusia 54 tahun. (pik)

brolan BALE BANJAR ARIDUS PEMILIHAN Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015 serentak di Indonesia telah dilaksanakan, Rabu (9/12). Rupanya suasana pencoblosan berlangsung aman dan mulus, karena hingga pengumuman perolehan suara malam hari, tidak ada media mewartakan terjadinya konflik atau kerusuhan. Memang saat pencoblosan sedang berlangsung siang hari, di media online ada berita tentang pemilih siluman tertangkap di Denpasar Selatan. Berkat kesigapan para petugas Pilkada dan aparat kepolisian, kasus diselesaikan sesuai undang-undang yang berlaku sehingga tidak merebak dan menghambat jalannya pesta demokrasi. ‘’Meskipun politik uang sulit dimungkiri adanya, namun kukira tidak sehebat pemilu-pemilu sebelumnya. Isu serangan fajar nyaris tidak berembus lagi. Selain takut tertangkap basah, kupikir, banyaknya bupati, wali kota, dan gubernur yang harus menginap di hotel prodeo merupakan penyebab surutnya politik angpao kali ini. Mereka tertangkap KPK karena berupaya mengisi pundit-pundi yang kosong akibat bertindak seperti Santa Klaus saat berkampanye untuk menjadi kepala daerah. Break Even Point atau mengembalikan

BPM/may

LOMBA - Tim KPN Kamadhuk ketika tampil pada lomba Utsawa Dharma Gita yang diselenggarakan Bagian Kulit dan Kelamin RSUP Sanglah. Denpasar (Bali Post) karyawan RSUP Sanglah Tak ada yang menyangka, ketika ditemui pada acara seseorang yang selama ini lomba Utsawa Dharma Gita bekerja di bidang kesehatan RSUP Sanglah, Jumat (11/12) juga tetap memerhatikan bu- lalu, menuturkan, keahlian daya Bali, khususnya budaya makidung sudah dimilikinya makidung. Meskipun dalam sejak lama, bahkan ia kerap setiap upacara keagamaan di ngayah makidung di pura, di RSUP Sanglah, budaya maki- kampungnya. dung tetap dilakukan, namun Kini, ketika Bagian Kulit hal itu menjadi nilai positif dan Kelamin RSUP Sanglah bagi komponen di rumah menyelenggarakan lomba sakit yang masih mengge- Utsawa Dharma Gita, ia pun mari budaya makidung. Ni telah siap mengikuti lomba Ketut Verawati, salah satu tersebut. Ia bersama tim dari

KPN Kamadhuk, membawakan kidung wargasari. Alhasil mereka berlima berhasil memukau penonton yang hadir saat itu. Kelompok Utsawa Dharma Gita tersebut terdiri dari 2 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Mereka adalah Ni Ketut Verawati, Made Adi Parmini, Made Sukami, Wayan Suarbawa, Made Dwi Pradnya. Di akhir acara, panitia mengumumkan kemenangan timnya dalam lomba Utsawa Dharma Gita tersebut. “Padahal, kita baru latihan lima kali,” ujarnya. Namun diakui dirinya sudah memiliki basic makidung sehingga ketika membawakan kidung wargasari, ia cukup melatihnya kembali. Begitu juga dengan teman-temannya yang lain. Dalam setiap kegiatan Agama Hindu di RSUP Sanglah, masing-masing unit/bagian/instalasi mendapatkan tugas untuk makidung sehingga dengan cara itu mereka menjadi lebih mudah belajar. Selain itu, Verawati juga menjadi anggota pesantian di banjar sehingga ada media untuk tetap belajar budaya Bali yaitu makidung. Meskipun tidak rutin latihan, setidaknya banjar menyediakan media ke arah pelestarian budaya. Diakui, tim KPN Kamadhuk yang membawakan satu bait kidung wargasari tersebut,

mengalami kesulitan saat mengambil nada-nada tinggi karena pernapasan harus teratur. “Kita susahnya di mengatur napas itu,” imbuhnya. Prof. Dr. dr. I Made Swastika Adiguna, Sp.KK., Ketua Panitia HUT RSUP Sanglah mengatakan, lomba Utsawa Dharma Gita merupakan rangkaian acara HUT RSUP Sanglah. Lomba Utsawa Dharma Gita merupakan acara yang penting karena berhubungan dengan Tri Hita Karana. Tri Hita Karana merupakan filosofi Hindu yang memiliki makna yang tinggi, menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan manusia, anatar manusia dengan lingkungan. Dalam kidung-kidung tersebut mengandung pesan-pesan moral yang tinggi. “Salah satunya kidung wargasari ini, mengandung pesan hubungan antara manusia dengan Tuhan,” ujarnya. Dengan kidung ini, diharapkan pesan m o r a l

yang terkandung dapat dipahami dan diimplementasikan untuk membina lingkungan, antarsesama manusia sehingga terjadi jalinan harmonis di RSUP Sanglah yang tiada lain untuk melayani pasien. “Dalam konsepnya, bagaimana melayani pasien agar pasien, keluarganya, dan seluruh komponen RSUP Sanglah selamat,” jelasnya. Lomba Utsawa Dharma Gita sebelumnya pernah diselenggarakan dalam rangka HUT RSUP Sanglah. Namun belakangan, lomba tersebut ditiadakan. Sehingga pada tahun ini, Bagian Kulit dan Kelamin berusaha menghidupkan kembali lomba Utsawa Dharma Gita, sastra-sastra Bali yang memiliki pesan moral tinggi, yang merupakan warisan budaya yang adiluhung. (kmb42)

Titi DJ Tak Mau Nyanyikan Lagu Perselingkuhan SEPANJANG 30 tahun berkarier di bidang musik, Titi Dwijayati (DJ) 49 tahun, tak mau menyanyikan lagu tentang perselingkungan, orang ketiga dll. “Saya begitu senang ketika Yovie Widianto (47) minta saya merekam ulang lagu-lagu ciptaannya. Ini mimpi saya yang akhirnya terwujud dan ini kado akhir tahun dari saya untuk diri sendiri,” kata Titi DJ ketika meluncurkan album ke-15 yang bertajuk ‘‘Titi in Love with Yovie’’ di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kemang, Jaksel, belum lama ini. Album ini sebagai bukti eksistensi Titi di panggung musik meski usianya hampir setengah abad. “Dan al-

hamdullilah, dari 30 lagu yang kami berdua seleksi, terpilih 10 lagu yang pernah dibawakan penyanyi lain. Dan semuanya jadi hits dan semuanya enggak ada yang bertema selingkuh,” kata Titi. Di album ini, Titi sangat mantap mendendangkan lagu tentang hakikat cinta dan jatuh cinta seperti ‘‘Menikahimu’’, ‘‘Untukku’’, dan ‘‘Suami Terbaik’’ yang dibawakan Kahitna. “Ini obsesi dan cita-cita saya dalam kehidupan yaitu punya suami yang terbaik,” ujar Titi tersenyum di mana dirinya pernah menikah sebanyak tiga kali dan memiliki empat orang anak.

Lagu lain di antaranya ‘‘Bila Ku Ingat’’ (Lingua, 1996), ‘‘Terlalu Cinta’’ (Rossa, 2007), ‘‘Satu Mimpiku’’ (The Groove, 1999), ‘’Bukan Untukku’’ (Rio Febrian, 2001), dan 3 lagu dari Yovie & The Nuno yaitu ‘’Janji Suci’’, ‘‘Menjaga Hati’’ dan ‘‘Manusia Biasa’’. Yang istimewa, Yovie juga bertindak sebagai music director di album ini. “Lagu-lagu ciptaan Yovie punya melodi dan chord yang sederhana. Liriknya enggak rumit, tapi simpel dan penuh makna,” imbuhnya. Dan yang penting, hampir semua lagu ciptaan Yovie tak ada yang bertema tentang perselingkuhan yang dijauhi Titi DJ. Klop. (pik)

Pemimpin yang Negarawan modal yang lenyap begitu istilah ekonominya, membuat jabatan mereka anggap sebagai mesin uang. Apalagi istilah pemimpin atau leader sempat dipelesetkan menjadi dealer, karena politisi yang bermetamorfosa jadi pejabat negara banyak yang berakhlak seperti saudagar. Kembali modal adalah langkah awal mereka, lalu keuntungan sebanyakbanyaknya! Namun kalau mau berpikir dan bertindak adil, sebenarnya kita yang menyebut diri rakyat yang berposisi sebagai pemilihlah yang memproduksi koruptor alias maling uang negara itu. Bagaimana mereka tidak mencuri dan merampok setelah menjabat, bila untuk mendapat suara saat kampanye mereka harus menyuap? Katakan tidak pada korupsi, seyogianya diucapkan pada diri sendiri dahulu, sehingga pemimpin yang terpilih tidak terbebani utang setelah dilantik,“ imbau Rubag. “Setuju! Kalau kita ingin pemerintahan yang bersih dan berwibawa, seharusnya menghentikan kebiasaan minta angpao untuk suara yang kita berikan. Memang tidak menjadi jaminan bahwa orang yang tidak mengeluarkan sepeser pun untuk jadi pejabat publik, akan bersih, jujur dan punya integritas sebagai pemimpin. Itu tergantung mentalitas dan moralitas individu, yang meskipun ditutupi perilaku santun dan tutur manis, namun lambat atau cepat akan kentara aslinya. Di Bali pun kita bisa amati pejabat yang perilaku dan penampilannya sangat

kontroversial. Wajah klimis, rapi, dan penuh senyum di depan umum membungkus wataknya yang sangat rakus, kasar dan tidak bermoral. Memang, negeri dan pemerintahan yang kita warisi sekarang sulit dipisahkan dengan masa sebelumnya, yang bila diandaikan sebuah bangunan, merupakan gedung yang bahannya campuran. Kayu lapuk yang seharusnya dibuang, malah diukir dan diposisikan di gerbang kamar tamu sehingga serbuknya yang keropos mengotori seluruh ruangan. Terjadi semacam transfer of knowledge di bidang penyalahgunaan kekuasaan termasuk korupsi, apalagi sekarang kedudukan dibeli seperti komoditas. Aku jadi teringat pelesetan Pak Ruslan Abdulgani atas pakem kepemimpinan, bila menyimak kegaduhan para elite terkait kasus Papa Minta Saham. Ing ngarso mangun angkoro, Ing madyo numpuki harto, Tut wuri menadahi!“ ujar Wahyudita. “Mudah-mudahan Pilkada 2015 serentak ini menjadi tonggak Revolusi Mental seperti yang pernah digaungkan Jokowi saat Kampanye Pilpres 2014. Revolusi tanpa doktrin namun contoh perilaku, yang kendati tampak lugu namun bisa melumpuhkan yang banyak bacot dan arogan. Bila uang tidak lagi menjadi unsur utama dalam politik, maka semboyan Vox populi vox Dei kembali menggeser waham Vok populi vox argentum atau suara rakyat adalah gemerincing uang! Dengan demikian, pemimpin yang lahir adalah pemimpin

yang mengutamakan amanat rakyat, bukan pemimpin yang jadi komprador asing atau kapitalis neoliberal. Ahok boleh kusebut salah satu dari pemimpin yang dimaksud. Dia adalah kebalikan pemimpin santun namun tak bermoral seperti yang kau paparkan tadi. Kasar, vulgar, dan beringas tutur katanya, namun jujur, tegas dan berani, sehingga tidak ada lubang korupsi yang bisa dipakai lawan untuk menjatuhkannya. Malah tawaran Adyaksa Dault agar dia mengubah agama untuk mencalonkan diri dalam Pilgub DKI mendatang, dia tolak secara halus. Beda dengan Papa Minta Saham yang demi kekuasaan politik meninggalkan keyakinannya, kendati putrinya tetap menikah di gereja. Hebatnya, di Solo, Jawa Tengah, masyarakat yang sangat kental keyakinan agamanya, justru dalam berpolitik terutama dalam memilih pemimpin, malah mengabaikan isu SARA yang disebar sehari sebelum Pilkada. Ternyata FX Hadi Rudyatmo yang Kristen berpasangan dengan Ahmad Purnomo menang telak dalam Pilkada Rabu lalu,“ tutur Bakti Wiyasa. “Agaknya lemak skeptisme yang kian tebal akibat ditipu dan dibodohi berkalikali selama bertahun-tahun menyebabkan masyarakat belajar secara autodidak. Mereka tidak perlu doktrin, tidak suka mendengar pidato apalagi dijejali tutur kata yang manis, yang justru membuat mereka curiga. Kurasa

apa yang dipertunjukkan di panggung sandiwara politik Senayan saat ini, mengubah sikap masyarakat terhadap aktor-aktor politik. Sidang tertutup MKD terhadap oknum yang kini berjulukan Papa Minta Saham (PMS) yang sebenarnya berstatus terlapor, melukai hati kebanyakan masyarakat. Makanya, mendengar seruan agar dalam Pilkada masyarakat memboikot pasangan calon yang didukung parpol-parpol pendukung PMS, mereka serentak mengikutinya. Terutama di Bali tidak ada paslon dari parpol PMS yang berhasil terpilih jadi bupati dan wali kota. Penghukuman langsung dari rakyat atas perilaku elite-elite parpol, baik di parlemen maupun eksekutif, merupakan pendidikan politik yang baik. Ini lebih elegan daripada menyerbu atau demonstrasi di jalan yang terkadang diselipi tindakan anarkis dan kekerasan. Aku setuju untuk menganggap, berkurangnya politik uang, menampik isu SARA dan penghukuman parpol yang melukai perasaan rakyat, merupakan wujud dari revolusi mental yang pernah dilontarkan Jokowi. Bahkan intimidasi yang sering dilakukan menjelang pemilu seperti di era Orde Baru, kini nyaris tidak ada lagi,” komentar Pacet Sudiarsa. “Ya, semoga Pilkada serentak ini tidak seperti pemilu-pemilu sebelumnya yang dipenuhi sengketa yang terkadang harus dibawa ke Mahkamah Konstitusi penyelesaiannya. Meskipun

kecurangan masih tetap ada, kuharap, bukan kecurangan massal yang sistemik dan terorganisasi. Aku mengharap seperti iklan yang kutonton di televisi bahwa Pilkada serentak ini berhasil memilih pemimpin yang berahklak negarawan. Negarawan, menurut Prof. Syafii Maarief, adalah pemimpin yang melarutkan dirinya dalam aspirasi rakyat, bukan sebaliknya melarutkan masyarakat untuk memenuhi ambisinya. Dengan demikian akan lahir pemimpin yang saat berada di depan menjadi panutan, di tengah akan jadi motivator dan inisiator, serta

saat berada di belakang akan mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat. Pemimpin seperti inilah yang kita rindukan, sehingga aku setuju pendapat Wahyudita, kayu lapuk nggak usah diukirlah! Kalau tidak dijadikan kayu bakar, ditumpuk di gudang sebagai barang-barang inventaris. Kita sudah jemu pada pembodohan dan kegaduhan yang diakibatkan. Hentikan politik uang dalam berpolitik, enyahkan SARA dalam wacana dan jadikan parpol sebagai penghubung yang baik antara rakyat dengan pemerintah,“ ujar Wigunantara. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Desember 2015 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu