16 HALAMAN
NOMOR 339 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Pesawat Jatuh di Papua
Co-Pilot Wayan Sugiarta Meninggal, Bocah 12 Tahun Selamat
Jayapura (Bali Post) –
Pesawat milik Dimonim Air, Sabtu (11/8) siang jatuh. Pesawat berpenumpang tujuh orang itu dipiloti Leslie Sevove dan Co-pilot Wayan Sugiarta. Pesawat perintis itu terbang dari Tanah Merah, Sabtu (11/8) pukul 13.42 WIT dan dijadwalkan tiba di Oksibil pukul 14.20 WIT. Satu-satunya penumpang yang selamat dalam peristiwa itu adalah Jumaidi, bocah berumur 12 tahun. Tim SAR di Papua, Minggu (12/8) kemarin, mengevakuasi seluruh korban pesawat milik Dimonim yang jatuh di Gunung Menuk ke Oksibil. Evakuasi seluruh penumpang dan kru pesawat sudah berhasil dilakukan, termasuk korban bernama Jumaidi yang selamat dalam insiden tersebut. Kepala SAR Jayapura Putu
Agra mengatakan, saat ini seluruh korban yang meninggal sudah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan berada di RSUD Oksibil untuk dilakukan identifikasi. Secara keseluruhan kondisi jenazah utuh dan dimasukkan ke dalam delapan kantong, sedangkan satu yang selamat yakni Jumaidi (12) sudah dievakuasi ke Jayapura. (ant)
Bali Post/ant
DIMONIM AIR - Petugas dan warga berada di dekat pesawat milik Dimonim Air dengan kode penerbangan PK-HVQ yang jatuh di Gunung Menuk, Minggu (12/8) kemarin.
Saat Ditemukan Jumaidi Masih Sadar
PESAWAT JATUH Dimo
nim A
ir PK
-HVQ
Bali Post/afp
GUNUNG MENUK - Warga dan aparat mengevakuasi korban kecelakaan pesawat di Gunung Menuk, Oksibil, Papua.
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Candra Winata Gusti Ngurah Adi Kusuma
Rp 1.000.000 Rp 200.000 3 tas pakaian layak pakai
Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp 1.200.000 Rp 25.889.867 Rp 27.089.867
Rute: Tanah Merah-Oksibil Pilot: Leslie Suvuve (PNG) Co-pilot: Wayan Sugiarta Penumpang Selamat 1 Orang
Penumpang Tewas
Sudir Zakana Martina Uropmabin Hendrikus Kamiw Lidia Kamiw Jamaludin Naimus Grafis: tomikcahya
PENCARIAN korban pesawat dilakukan lewat darat dan udara. Pencarian dipusatkan di Gunung Menuk. Seorang sumber menjelaskan, pesawat ditemukan masyarakat pada Sabtu (11/8) malam. Namun karena lokasinya sangat berbahaya, maka pencarian dilanjutkan Minggu (12/8) kemarin pukul 05.00 WIT. Tim SAR bersama masyarakat langsung menuju lokasi. Saat tiba di lokasi, tim gabungan dan warga langsung menemukan delapan korban sudah tidak bernyawa. Tidak jauh dari delapan korban meninggal, tim gabungan dan warga menemukan seorang anak berusia 12 tahun atas nama Jumaidi yang masih dalam keadaan sadar. Karena medan yang berat, tim gabungan agak kesulitan untuk mengevakuasi korban tewas dan selamat. Selain terjal, lokasi jatuhnya pesawat dan posisi korban juga berada di antara gunung. Namun berkat upaya keras tim, akhirnya semua korban tewas maupun selamat berhasil dievakuasi. (ant/kmb)
Asian Games 2018
Indonesia Unggul 4-0
Ancaman Sampai Pedesaan
SUMBER daya manusia (SDM) Bali sejak lama menjadi kekhawatiran. Khawatir terkait kualitasnya yang menurun, khawatir karena disiplinnya makin rendah dan khawatir akan kemampuan beradaptasi pada tugas atau pekerjaan makin sulit dilakukan. Sulit memang mengakui hal itu secara jujur. Namun itulah yang selama ini menjadi sorotan. Dalam diskusi kecil saya dengan sejumlah guru besar dua tahun lalu, kondisi ini diakui oleh mereka. Bahkan diakui sudah berlangsung sejak beberapa tahun sebelumnya. Bukti yang ditunjukkan mereka adalah sedikitnya tampil generasi muda Bali untuk menjadi ‘’pemimpin’’ di komunitasnya. Demikian pula ketika diadakan kegitan pendampingan di kampus, sedikit sekali generasi muda Bali yang secara suka rela mengajukan diri sebagai peserta. Justru yang banyak berminat adalah mereka yang berasal dari luar daerah. Ini artinya, generasi muda Bali
Bali Post/afp
SELAMAT - Tim mengevakuasi satu-satunya penumpang yang selamat dari lokasi kecelakaan pesawat di Gunung Menuk, Papua.
Bali Post/ant
SERANGAN - Penjaga gawang Taipei Wenchieh Pan menggagalkan serangan Timnas Indonesia, Minggu (12/8) kemarin.
Bekasi (Bali Post) – Tim nasional Indonesia mengalahkan timnas Chinese Taipei pada laga lanjutan Grup A cabang olahraga sepak bola putra Asian Games XVIII 2018, Minggu (12/8) kemarin, di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat. Timnas unggul 4 gol tanpa balas. Keempatnya tercipta pada babak kedua. Dua dari empat gol itu diciptakan Stefano Lilipaly dan satu gol masing-
masing diciptakan Alberto ‘’Beto’’ Goncalves dan Hargianto. Bahkan, Hargianto dengan nomor punggung 8 memasukkan gol semenit sebelum peluit panjang dibunyikan. Di babak pertama, Indonesia tampil lebih dominan dari lawannya. Mengandalkan kecepatan sayap kiri dan kanan yang diisi Febri Hariyadi serta Irfan Jaya, Indonesia menggebrak hampir di sepanjang babak pertama. Namun hal itu ternyata dapat diantisipasi oleh barisan pertahanan Chinese Taipei. Hal. 15 Tendangan Salto
Jokowi-Ma’ruf Mengaku Sehat
kurang berani untuk tampil dalam situasi apa pun. Termasuk dalam bidang prestasi. Sekali lagi, anggapan ini pasti banyak yang tak setuju bahkan membantah dengan seribu macam argumen. Tak masalah. Namun setidaknya hal itu mengingatkan kita sebagai krama Bali untuk tampil di depan, mengasah keterampilan dalam berbagai bidang dan tidak lagi koh ngomong, koh belajar dan koh bekerja. Hal. 15 Zaman Berubah
Jakarta (Bali Post) – Bakal calon presiden-calon wakil presiden 2019, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Minggu (12/8) kemarin menjalani cek kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Keduanya tidak didampingi istri. Jokowi-Ma’ruf memilih anak bungsu untuk mengantar ke rumah sakit. Jokowi didampingi Kaesang Pangarep dan Ma’ruf Amin didampingi Siti Haniatunnisa. Saat sudah mengenakan piyama kimono abu-abu, keduanya menyapa wartawan yang telah menunggunya sejak pagi. Keduanya mengaku sehat dan optimis untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Sementara itu, ratusan personel
keamanan dari Polri dan Pengamanan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto mengamankan dan mensterilkan area sekitar Medical Check-Up Joko Widodo-Ma’ruf Amin. ‘’Dari pihak kami ada 220 personel yang dikerahkan dalam pengamanan tes kesehatan,’’ ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Juang Andi Priyanto, di Jakarta. Sementara itu, Kepala Bagian Pengamanan RSPAD Gatot Soebroto Letnan Kolonel TNI Harja Sujarto mengatakan pihaknya mengerahkan satpam rumah sakit, serta kepolisian, Kodam dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) guna mengamankan lokasi pemeriksaan kesehatan. (ant)
Bali Post/ant
DIPERIKSA - Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menujukkan bekas pengambilan darah usai pemeriksaan, Minggu (12/8) kemarin.
DENPASAR
2
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
FIGUR Tingkatkan Standar Bangunan GEMPA bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam sepekan ini telah meluluhlantakkan puluhan ribu bangunan. Tidak hanya di Lombok, gempa ini juga dirasakan di Pulau Bali dan merusak sejumlah bangunan. Melihat hal tersebut, akademisi Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. (c). Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., M.AP. mengingatkan, sudah seharusnya pemerintah mengevaluasi standar bangunan terhadap potensi gempa bumi di Tanah Air. “Sudah saatnya pemerintah pusat maupun daerah mengevaluasi standar bangunan. Misalnya, dengan menggunakan acuan gempa berkekuatan minimal 10 SR, karena selama ini rata-rata standarnya hanya 6 SR,” ujarnya, Minggu (12/8) kemarin. Ia mengatakan, ada dua hal yang tidak bisa diprediksi dalam gempa, yaitu waktu terjadinya gempa dan kekuatan gempa. Ia mencontohkan yang terjadi di Fukushima, Jepang. Pemerintah setempat pernah menggunakan standar kekuatan 7 SR, namun faktanya gempa yang terjadi berkekuatan 9 SR lebih. Saking banyaknya korban jiwa dan kerugian material, pemerintah negeri Matahari Terbit itu telah mengantisipasinya dengan menerapkan standar bangunan 12 SR. “Paling tidak harus ada peraturan daerah untuk standar bangunan. Aturan ini bukan mewajibkan bangunan tidak roboh atau rusak ketika gempa, karena itu mustahil. Tapi, minimal bangunan tersebut memberikan kesempatan untuk orang di dalamnya bisa menyelamatkan diri atau evakuasi,” tegasnya. Direktur II Program Pascasarjana UNR ini menambahkan, dengan keilmuan yang ada, sudah seharusnya pembangunan gedung dibarengi dengan kompetensi mahasiswa yang menimba ilmu di bidang jasa kontruksi, yakni teknik sipil dan arsitektur. Sehingga mahasiswa yang berhadapan langsung dengan proyek pembangunaan gedung wajib untuk menguasai kalkulasi pembangunan gedung. Dari sisi keilmuan, pihaknya telah mengelola Konsentrasi Kebencanaan pada Prodi Magister Ilmu Administrasi, yang mana salah satu dosennya adalah alhi bencana dan konsultan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBP) Bali. “Ilmu ini khusus mendalami kebijakan kebencanaan. Bukan pada teknisnya,” ujarnya. (win)
Peringati HUT Ke-70 Bali Post
Ratusan Orang Ikuti Senam Poco-poco
Denpasar (Bali Post) Memperingati HUT ke-70 Bali Post, Minggu (12/8) kemarin, digelar senam poco-poco di Gedung Pers Bali Ketut Nadha. Senam diikuti ratusan warga. Usai senam poco-poco dilanjutkan lomba senam aerobik memperebutkan Piala Bali Post. Lomba senam aerobik ini diawali dengan pelepasan balon oleh Pimpinan KMB Satria Naradha diikuti para peserta lomba melepas 70 balon merah putih. Pada kesempatan itu, para peserta lomba juga mengenakan pakaian olahraga bernuansa merah putih. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung mengatakan, acara ini merupakan upaya memasyarakatkan senam poco-poco yang sudah mendunia. ‘’Kami suguhkan gerakan senam bersama ini, sangat sederhana, tetap enerjik dan makin bugar,’’ tutur Grace. Meskipun gerakannya simpel dan mudah diikuti seluruh peserta, namun pihaknya bangga karena para peserta tampak sangat ceria. ‘’Gerakannya sederhana dan cocok bagi segala umur. Yang penting, mereka happy, enjoy, dan penuh keceriaan saat melalukan gerakan,’’ jelas Grace. Khusus senam poco-poco, kata Grace, baru saja memecahkan rekor dunia dan masuk dalam Guinness World Record (GWR) di Jakarta, Minggu (5/8) lalu. Saat itu, jumlah peserta yang dilibatkan 65 ribu orang, mulai dari Monas sampai dengan Istana Negara. ‘’Banyak peserta yang terkagum-kagum dengan gerakan rancak poco-poco GWR,’’ kata pemilik Lala Studio ini. Para peserta senam bersama juga berdatangan dari kabupaten/kota se-Bali, karyawan instansi pemerintah dan swasta, warga banjar, penggiat Senam Tera Indonesia (STI), serta berbagai sanggar senam. ‘’Kami kalkulasi, total pesertanya mencapai 238 orang,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Ir. Ketut Rusmulyani, M.Pd. terpilih sebagai peserta Merah Putih. Ia berhak menerima trofi dan uang pembinaan. (022)
Bali Post/kmb36
Musibah Terbakarnya Pasar Anyar Sari
Kerugian Material Diperkirakan Rp 9 Miliar Denpasar (Bali Post) -
Musibah terbakarnya Pasar Anyar Sari (Batu Kandik) di Jalan Gunung Galunggung, Denpasar masih diselidiki secara intensif oleh Tim Labfor Denpasar. Tim ini sudah melakukan olah TKP, Minggu (12/8) kemarin. Tim Labfor mengobok-obok kios blok 1 nomor 2 dari selatan yang ditempati Admi karena sumber api diduga dari sini. Sejumlah barang bukti diamankan petugas. Sedangkan kerugian material akibat terbakarnya pasar buah dan peralatan upacara tersebut diperkirakan mencapai Rp 9 miliar. Ditemui seusai mendampingi polisi melakukan olah TKP, Kepala Pasar Anyar Sari I Ketut Adiyasa mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dan rapat bersama pimpinannya kemarin, total kerugian yang dialami PD Pasar Anyar Sari dan para pedagang sebesar Rp 9 miliar. “Itu hitungan sementara. Kerugian PD Pasar
Anyar Sari dari bangunan saja Rp 2 miliar dan pedagang Rp 7 miliar. Sedangkan jumlah kios yang terbakar 61 unit dan los 47 unit. Totalnya 108 unit dari 590 unit yang ada,” ujarnya. Untuk sementara, kata Adiyasa, operasional pedagang yang tempat usaha terbakar akan direlokasi ke areal pasar yang memungkinkan. Misalnya, ke tempat parkir. Oleh karena itu, areal parkir untuk sementara dialihfungsikan untuk lokasi berjualan. “Selama masa relokasi ini, PD Pasar menggratiskan areal relokasi itu sebagai wujud berduka. Perintah pimpinan, secepatnya direlokasi,” katanya. Adiyasa menegaskan, pasar ini tetap buka karena menyang-
kut kebutuhan publik. “Luas pasar ini dua hektar sembilan are dan yang terbakar hanya seperempatnya saja,” tegasnya. Sekitar pukul 11.00 Wita kemarin, Tim Labfor Denpasar dan Unit Identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP Pasar Anyar Sari. Setibanya di TKP, petugas langsung mengobokobok kios blok 1 nomor 2 dari selatan. Beberapa barang bukti diamankan petugas. Proses olah TKP diamankan anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar). Petugas juga meminta keterangan dari pemilik kios, Admi dan satpam pasar. “Saya tidak ada masak. Paginya saya masak, tapi kompornya sudah saya matikan lalu keluar membeli gula,” kata Admi kepada
petugas. Admi menjelaskan, dirinya jualan pisang sejak 15 tahun lalu. “Saya dikasi tahu Ibu Agus kalau ada api di kios dan langsung balik,” tegasnya. Sementara itu, Muhammad Khoirullah mengaku awalnya ia berada di gudang. Begitu mendengar ada kebakaran, ia bergegas ke kios dan menyelamatkan Admi yang sedang berusaha menyelamatkan barang dagangannya. Menurut salah seorang petugas dari Polsek Denbar, pemeriksaan terhadap Admi akan dilanjutkan di Mapolsek Denbar. Sedangkan Tim Labfor mengamankan sejumlah barang bukti untuk diproses lebih lanjut. Interogasi juga dikakukan di TKP yaitu Admi, Muhammad Khoirullah, satpam dan Kepala PD Pasar. Seperti diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran
melanda Pasar Anyar Sari atau yang lebih dikenal dengan Pasar Batu Kandik, Jalan Gunung Galunggung, Denpasar Barat dilalap si jago merah, Sabtu (11/8). Dari pantuan di lapangan, kebakaran yang melanda blok 1 dan blok 2 ini menghanguskan beberapa kios dan los yang sebagian besar menjual pisang dan perlengkapan upacara. Berdasarkan data sementara, sedikitnya terdapat 108 kios dan los yang terbakar dari 590 total kios dan los yang ada. Jumlah tersebut terdiri atas 19 kios di blok I, 47 los di blok I, dan 42 kios di blok II. (kmb36)
misteri dan terus mengumbar daya tariknya untuk terus dieksplorasi. “Keindahan seni yang memadukan unsur agama dan budaya ini mempunyai nilai sejarah yang harus tetap kita jaga serta lestarikan untuk mewujudkan kelanggengan Bali atau Ajeg Bali. Adalah tugas kita semua untuk menjaga ajeg Bali ini sebagai ungkapan terima kasih kita atas hasil yang telah kita nikmati dari pulau yang indah ini,” katanya mengingatkan. Menurut Susena, event ONB rencananya digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (8/12) mendatang. Melalui event ini, pihaknya mengajak para enterpreneur atau pelaku bisnis, pengelola daerah, pusat, maupun para pecinta seni dan budaya Bali untuk berkontribusi
mewujudkan keajegan Bali dengan memberikan dukungan untuk mempertahankan seni, budaya serta kearifan lokal Bali melalui pagelaran seni dan budaya yang berjudul One Night in Bali. “Melalui charity event ini, diharapkan bisa terkumpul dana yang nantinya bisa disalurkan untuk mendukung kegiatan PHDI dalam upaya menjaga kelestarian dan keajegan Bali, baik budaya, lingkungan, serta SDM-nya. Melalui dana ini, diharapkan program-program PHDI dalam melakukan langkah nyata membina potensi dan sumber daya serta mempertahankan daya tarik Bali untuk menata sustainabilitas Bali menghadapi dinamika perubahan dan tantangan zaman bisa terwujud,” katanya. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
PHDI akan Gelar ”One Night in Bali” Denpasar (Bali Post) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat berencana menggelar gala dinner One Night in Bali (ONB). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pengurus Harian PHDI Pusat guna menggalang dana untuk menjalankan roda organisasi dengan lebih baik. Ketua Panitia ONB Wayan Susena didampingi para panitia lainnya di Denpasar, Sabtu (11/8) lalu mengatakan, PHDI sebagai majelis tertinggi Agama Hindu di Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan sraddha dan bhakti umat Hindu di Indonesia. Di samping itu, PHDI juga berperan dalam meningkatkan peran serta, eksistensi, dan kontribusi umat Hindu dalam
Bali Post/kmb12
ONB - Wayan Susena (tengah) bersama panitia ONB lainnya. peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Susena menambahkan, Bali dengan segala keunikan dan keindahan alam serta budayanya selalu menjadi magnet bagi
para wisatawan dan investor untuk selalu mengeksploitasi pesonanya. Nuansa spiritual dan mistis sebagai hasil perpaduan agama, seni dan budaya menghadirkan Bali yang penuh
Ajang Melestarikan Tradisi ”Malayangan”
Wali Kota Rai Mantra Buka ”Denpasar Kite Festival 2018”
Bali Post/wan
SENAM - Para peserta melakukan gerakan senam pocopoco, Minggu (12/8) kemarin.
Topik : Pemkab akan Sertifikatkan Danau Batur
PERSATUAN Layanglayang Indonesia (Pelangi) Denpasar kembali menggelar “Denpasar Kite Festival 2018” yang tahun ini telah memasuki tahun pelaksanaan keempat. Event yang melombakan ratusan layang-layang tradisional Bali dan kreasi ini dibuka oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (12/8) kemarin. Wali Kota Rai Mantra hadir didampingi sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan tokoh masyarakat setempat. Wali Kota Rai Mantra saat diwawancarai di sela-sela kegiatan mengatakan, layanglayang merupakan tradisi warisan leluhur masyarakat Bali. Hal ini dibuktikan dengan adanya Bhatara Rare Angon sebagai penggembala sawah yang menjaga stabilitas panen petani. “Malayangan biasanya menjadi tradisi saat panen tiba. Ini salah satu kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan budaya pertanian di Bali, sebagai implementasi Tri Hita Karana,” jelasnya. Ketua Pelangi Denpasar yang juga Ketua Panitia Acara I Wayan Mariyana Wandhira saat ditemui mengatakan, Denpasar Kite Festival ke-4 Tahun 2018 ini merupakan upaya Pelangi Denpasar dalam melestarikan tradisi malayangan. “Layang-layang tradisional Bali sudah diakui
publik internasional memiliki ciri khas keunikan, baik bentuk, proses pembuatan maupun filosofi yang terkandung di dalamnya. Perbedaan yang juga kentara antara layangan tradisional Bali dengan jenis layangan di tempat lain adalah saat menerbangkannya. Untuk menerbangkan layanglayang tradisional Bali dibutuhkan kerja sama tim atau istilah Balinya manyama braya. Hal ini tidak terlihat pada jenis layangan di tempat lain yang biasanya bisa terbang walaupun hanya dimainkan satu orang individu saja. Ini tentunya hal luar biasa yang telah diterapkan oleh leluhur kita yang berakar pada filosofi gotong royong,” ujarnya. Selain itu, kata Mariyana Wandhira, Pelangi Denpasar juga mewadahi para undagi atau kreator layanglayang tradisional Bali melalui pelatihan dan workshop rutin. Makin tingginya minat masyarakat memainkan layang-layang tradisional tentu meningkatkan permintaan kepada para undagi untuk mengerjakan layang-layang tradisonal Bali. Akhirnya, pembuatan layang-layang tradisional Bali ini dapat menjadi mata pencaharian dan dapat menggerakkan sektor UMKM. “Pelangi Denpasar juga memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan layang-layang tradisional kepada anak-anak usia dini. Untuk itulah Pe-
langi Denpasar mengadakan workshop bagi anak-anak usia dini tentang bagaimana proses dasar mengerjakan satu layang-layang trdisional Bali yang baik dan benar. Tentu ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak tersebut, yang kami harapkan agar mereka lebih mengenal permainan tradisional dan mengurangi bermain video game dan internet secara berlebihan,” ujar pria yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini. Mariyana Wandhira menambahkan, Denpasar Kite Festival Tahun 2018 Ini diikuti oleh 700 sekaa layang-layang tradisional dari seluruh penjuru Bali. Sistem lombanya, para peserta mendaftar yang registrasinya telah dimulai sejak Juli lalu. Peserta mendapat nomor lomba dan jadwal menerbangkan layangan. Di hari perlombaan, layangan para peserta diukur terlebih dahulu sebelum diterbangkan. Setelah dipanggil nomor seri bersangkutan oleh juri, maka para peserta bersiap menerbangkan layangan berdasarkan jenis layangannya. Masing-masing peserta diberikan waktu menerbangkan layangan 10 hingga 15 menit dan dalam rentang waktu itulah dinilai tim juri. Peserta dinyatakan didiskualifikasi apabila tidak mengukur layangan sebelum terbang, layangannya
MEMBUKA - Wali Kota Rai Mantra saat membuka Denpasar Kite Festival ke-4 Tahun 2018 di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Minggu (12/8) kemarin. jatuh atau makorod (bergesekan) dengan layangan peserta lain. Jenis-jenis layangan yang dilombakan adalah Janggan plastik dengan ukuran maksimal dua meter, Bebean dengan ukuran maksimal lima meter, Pecukan dengan ukuran maksimal lima meter, Janggan Buntut (ekor pendek) dengan ukuran minimal 3,5 meter, Janggan ekor panjang dengan ukuran minimal 3,5 meter dan maksimalnya lima meter, layangan Kreasi serta layangan ukuran big size. “Kriteria penilaian antara lain dari segi guangan, kombinasi warna, jejer (pembawaan tali), bentuk dan keharmonisan saat di udara,” katanya me-
maparkan. Salah satu peserta, Alit Wijaya dari Sekaa Layangan Gamang Langit Banjar Tampak Gangsul, Denpasar melombakan layang-layang kreasi berjudul Calonarang. “Proses pembuatan layanglayang kreasi Calonarang ini menghabiskan waktu sekitar dua minggu dan memang sejak awal sekaa kami memfokuskan pada jenis layang-layang tradisi. “Tentu kami sangat antusias mengikuti event Denpasar Kite Festival 208 ini dan senang dapat menjadi bagian pelestarian layang-layang tradsional di Kota Denpasar,” ujar seniman alumnus ISI Denpasar ini. (ad588)
BADUNG
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
3
Membengkak, Kerugian Akibat Gempa Lombok
Mangupura (Bali Post) -
Kerugian material di Kabupaten Badung akibat gempa Lombok, meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, kerugian yang diderita masyarakat telah mencapai Rp 25 miliar dari Rp 15 miliar yang dilaporkan pada Minggu (5/8) lalu.
Bali Post/edi
LPJ - Penggantian LPJ di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai.
Dukung Kegiatan IMF-WB
Penggantian LPJ Dikebut
Mangupura (Bali Post) Penggantian lampu penerangan jalan (LPJ) di sepanjang Jalan By-pass Ngurah Rai, Jimbaran dan Nusa Dua, terus dikebut. Hal ini dalam mendukung pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting pada Oktober mendatang. Dari pantauan di lapangan, Minggu (12/8) kemarin, sejumlah pekerja terlihat melakukan penggantian perangkat LPJ. Kabid Bina Marga PUPR Badung Sang Nyoman Oka Permana mengatakan, untuk pemasangan di sepanjang By-pass Ngurah Rai, Jimbaran hingga Nusa Dua saat ini sudah mencapai 51,5 persen. Pemkab Badung melalui Dinas PUPR, rencananya akan mengganti sebanyak 600 titik LPJ di kawasan tersebut.
‘’Saat ini sudah sebanyak 308 unit terpasang di sepanjang By-pass atau sekitar 51,5 persen. Namun, dari jumlah yang sudah terpasang, belum semua menyala maksimal, karena ada yang menunggu sambungan PLN,’’ ujarnya. Dikatakannya, untuk perbaikan LPJ tidak hanya di Jalan By-pass Ngurah Rai, tetapi juga pada titik lainnya. Ada sekitar 10 ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan. Nantinya akan ada perbaikan mulai dari Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara hingga Petang. Menurut Oka, pengerjaan penggantian LPJ ini sudah dimulai sejak 21 Juni lalu dan ditargetkan rampung secara keseluruhan pada 18 Desember
mendatang. Meski demikian, untuk yang di sepanjang By-pass Ngurah Rai, pengerjaannya diharapkan bisa rampung sebelum pelaksanaan IMFWB Annual meeting. Khusus di By-pass Ngurah Rai, yang diganti hanya lampunya. Sementara untuk tiangnya masih tetap menggunakan yang sama karena kondisinya masih bagus. Sementara di Jalan Pratama dan Sligita, akan dipasang tiang baru. Berbeda dengan perangkat sebelumnya yang menggunakan solar cell sebagai sumber energi, untuk LPJ yang dipasang nanti akan menggunakam lampu LED dan menggunakan listrik PLN sebagai sumbernya. (kmb23)
Seminyak Konsisten Kelola Sampah Berbasis Kearifan Lokal
Bupati Giri Prasta Resmikan TPST3R Mandiri Pertama di Indonesia BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reuse, Reduce, Recycle (TPST3R) Seminyak Clean di Kelurahan Seminyak Kecamatan Kuta, sebagai tempat pengolahan sampah berbasis kearifan lokal atau desa adat, Minggu (12/8) kemarin. TPST3R Seminyak Clean yang berdiri sejak tahun 2003 ini merupakan TPST pertama yang dikelola secara mandiri di Bali dan juga di Indonesia. Peresmian TPST3R Seminyak Clean turut dihadiri Ketua DPRD Badung yang diwakili anggota DPRD, I Gusti Anom Gumanti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung I Putu Eka Merthawan, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma, Camat Kuta dan Lurah seKecamatan Kuta. Turut hadir, Bendesa Adat Seminyak terpilih periode 2018-2023 I Wayan Windu Segara yang pada kesempatan tersebut dikukuhkan oleh Majelis Madya Kabupaten Badung. Kepala Dinas LHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, Desa Adat Seminyak selama ini telah fokus dalam pengelolaan sampah. Tak heran, bila dalam perjalanannya Desa Adat Seminyak memiliki badan usaha yang kini dikenal sebagai TPST3R. ‘’TPS3R Seminyak Clean
PERESMIAN- Bupati Giri Prasta meresmikan TPST3R Seminyak Clean sebagai tempat pengolahan sampah berbasis kearifan lokal atau desa adat, Minggu (12/8) kemarin. ini sejak awal fokus dalam pengelolaan sampah dan kebersihan di wisata Pantai Seminyak. Begitu juga dalam pengelolaan jasa pelayanan pengangkutan sampah, pengelolaan sampah organik serta pengelolaan sampah anorganik, jasa bank sampah, termasuk juga TPST edukasi atau TPST yang menerapkan konsep learning centre,’’ terang Merthawan. Lebih lanjut dikatakannya, TPST3R Seminyak Clean berdiri tahun 2003 di atas lahan seluas 15 are dengan status tanah 3 are milik desa adat dan 12 are milik Pemprov Bali dengan status sewa.
Saat ini TPST3R Seminyak Clean berkembang amat pesat dengan jumlah pelanggan kurang lebih 827 pelanggan, khususnya yang berada di wilayah Desa Adat Seminyak. ‘’Sejauh ini, walaupun dikelola secara mandiri, namun TPST3R memiliki armada 16 truk dan pick-up dan dua lowder, dengan tenaga kerja sebanyak 36 orang,’’ urai pejabat asal Sempidi, Mengwi itu. Yang menjadi salah satu prestasi, lanjut Merthawan, setiap hari TPST3R Seminyak Clean mampu mengolah sampah kurang lebih 30 ton. Total sampah yang dikelola tersebut sebagian besar sam-
pah organik yang lalu diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik dipilah serta dicacah untuk kemudian dijual. ‘’Hasil kompos olahan dijual kembali kepada semua jasa pariwisata yang punya taman di Desa Adat Seminyak. Sedangkan hasil penjualan kompos maupun bank sampah dilakukan guna menutup biaya operasional TPST3R Seminyak Clean agar konsisten dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Sampah yang tidak bisa dimanfaatkan akan dibuang ke TPA Suwung,’’ jelas Merthawan. Dengan keberhasilan TPST3R Seminyak Clean tersebut, Dinas LHK Badung sebagai pembina, akan menjadikan TPST 3R ini sebagai percontohan mandiri pertama di Indonesia dengan klasifikasi mandiri utama dengan konsep manajemen one stop solution berbasis kearifan lokal atau desa adat. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberi apresiasi tinggi atas konsistensi Desa Adat Seminyak dalam tata kelola sampah dari hulu sampai hilir dengan konsep kearifan lokal atau desa adat. Bupati juga berharap TPST3R ini menjadi role model untuk dikembangkan di desa/kelurahan lainnya di Badung. (ad591)
Bendesa dan WHDI Seminyak Dikukuhkan di TPST3R
Bupati Giri Prasta Minta Bendesa Adat Seminyak Kerja Keras BENDESA Adat Seminyak masa bhakti 2018-2023, I Wayan Windu Segara, dikukuhkan oleh Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Badung, Minggu (12/8) kemarin. Pengukuhan ini cukup unik ini, yakni dilakukan di TPST3R Seminyak Clean yang sekaligus juga diresmikan oleh Bupati Badung I
Nyoman Giri Prasta. Ketua Panitia Pengukuhan Bendesa Adat Seminyak, WHDI, dan Peresmian TPST3R, I Komang Ruditha Hartawan, mengatakan pemilihan Bendesa Adat Seminyak periode 2018-2023 berlangsung lancar dan tertib. Pemilihan berlangsung pada 15 Juli lalu. ‘’Pemilihan dilakukan di Ban-
PELANTIKAN - Bupati Badung Giri Prasta berfoto bersama Bendesa Adat Seminyak I Wayan Windu Segara (baju merah).
jar Seminyak. Dari empat calon Bendesa Adat yang ikut dalam bursa pemilihan Bendesa, terpilih I Wayan Windu Segara,’’ ujarnya. Di samping pengukuhan Bendesa Adat, juga dilakukan pelantikan WHDI Desa Adat Seminyak oleh Ketua WHDI Kecamatan Kuta, serta dilanjutkan dengan peresmian TPST3R Seminyak Clean sebagai TPST mandiri percontohan pertama di Indonesia yang berbasis Desa Adat oleh Bupati Badung. ‘’Pengukuhan ini dilakukan di TPST bukan untuk pencitraan semata, tapi hal ini memberikan cermin kesungguhan Desa Adat Seminyak untuk melakukan pengelolaan sampah. TPST ini merupakan TPST terbaik nasional dan boleh dibilang TPST eksklusif serta tidak kotor yang dibayangkan masyarakat,’’ paparnya. Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menegaskan, Bendesa Adat harus bisa merangkul semua pihak
dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada krama Desa Adat Seminyak untuk mewujudkan Desa Adat Seminyak yang berlandaskan Tri Hita Karana. ‘’Saya apresiasi kegiatan ini di TPST. Kami harapkan pihak desa adat bekerja sama dengan pemerintah dalam bekerja keras memerangi masalah sampah di Badung. Apalagi kawasan Seminyak adalah kawasan pariwisata, kebersihan adalah image pertama dalam destinasi pariwisata yang berstandar internasional,’’ ujarnya. Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan, Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Ketua DPRD diwakili anggota DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Camat Kuta I Made Widiana, Lurah se-Kecamatan Kuta, tokoh dari empat banjar adat se-Desa Adat Seminyak, seluruh anggota PKK, sekaa teruna di Desa Adat Seminyak hingga para pemangku dan pecalang. (ad590)
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung Ermy Setiari memprediksi kerugian akibat goncangan gempa dua peka n l a l u i t u a ka n t e r us meningkat. Sebab, ada beberapa desa yang belum melaporkan kerugian yang diderita. ‘’Hingga saat ini, di Kabupaten Badung sudah tercatat kerugian sebesar Rp 25 miliar lebih. Banyak masyarakat yang mengadukan ke desa, dan desa mengajukan data tersebut ke BPBD. Tapi ada juga beberapa desa yang belum mengajukan kerugian tersebut,’’ katanya saat dikonfirmasi, Minggu (12/8) kemarin. Menurutnya, banyak bangunan yang roboh, di antaranya rumah warga dan juga palinggih atau tempat suci. BPBD terus turun ke lapangan untuk melakukan pendataan kerugian seraya membantu masyarakat yang terdampak. ‘’Kami mengimbau
agar masyarakat melaporkan ke kliannya agar bisa cepat dilaporkan ke BPBD,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, kerugian material berasal dari beberapa desa di Badung, di antaranya Desa Plaga, Beloksidan, Carang Sari, Sulangai dan Petang. ‘’Ada tiga rumah warga yang sudah diverifikasi dan diberikan bantuan logistik,’’ ucapnya. Pihaknya mengimbau masyarakat yang ingin berdonasi ke Lombok untuk melaporkan ke BPBD setempat atau provinsi untuk mendapatkan surat jalan. Dengan membawa surat jalan dari BPBD, akan mendapatkan penyeberangan gratis dari Pelabuhan Padangbay menuju pelabuhan Lembar. Sebelumnya, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengatakan, akan mendukung penanggulangan dampak bencana yang terjadi di wilayahnya. Dia juga memerintahkan ja-
jarannya untuk mendata secara pasti warga yang terkena dampak gempa. Selain menjadi tanggung jawab pemerintah, pejabat asal Desa Pecatu itu juga meminta masyarakat bahu-membahu menangani dampak bencana mengingat bencana merupakan sebuah tragedi yang datang kapan saja. Suiasa mengatakan, sejumlah tempat suci di Badung juga mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa. Pura Luhur Pucak Mangu merupakan salah satu dari tempat suci Umat Hindu yang rusak akibat diguncang gempa. Beberapa bangunan suci, seperti meru, tembok panyengker yang mengalami kerusakan yang cukup parah serta candi bentar agung yang mengalami keretakan. Selain Pura Luhur Pucak Mangu, Pura Desa Auman dimana wantilan Pura Desa Auman mengalami kerusakan yang sangat parah. ‘’Ini juga harus mendapat penanganan segera, karena wantilan ini di samping dipakai sebagai pesamuan atau pertemuan warga setempat juga dipakai sebagai bale gong,’’ tegasnya. (kmb27)
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Disparda Optimalkan Promosi ”Offline” dan ”Online”
Mangupura (Bali Post) Target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali untuk tahun 2018 adalah 7 juta orang. Dari jumlah itu, hingga semester I tahun ini sudah mencapai 52 persen. Sedangkan untuk kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ditargetkan 12 juta. Terkait target tersebut, Disparda Badung optimis mampu meraihnya. ‘’Kami sangat optimis bisa mencapainya. Apalagi nanti peak season, tepatnya saat penyelenggaraan IMF-WB, Oktober mendatang,’’ kata Kadisparda Badung Made Badra, Minggu (12/8) kemarin. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus mengoptimalkan sejumlah kegiatan khususnya, promosi online dan offline. Untuk kegiatan offline, dilakukan dengan mendatangi negara tujuan pasar. ‘’Kemarin
kami melakukan kunjungan ke Moscow. Minggu depan kami ke India,’’ katanya. Sejauh ini kunjungan wisatawan India sangat bagus. Banyaknya kunjungan wisatawan dari negara ini lantaran sudah ada penerbangan langsung dari India ke Bali. Untuk menambah penerbangan langsung, kata dia, pengaturan slot penerbangan di Bandara Ngurah Rai menjadi kendala. Guna menambah pili han atraksi agar wisatawan tinggal lebih lama di Bali, Kuta Sea Sand Land akan kembali digelar pada 15 - 19 Agustus. Kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-73 RI ini akan menampilkan atraksi tradisional hingga lifestyle. Atraksi wisata ini diharapkan mampu menyedot kunjungan wisman maupun wisdom. ‘’Kami berharap kunjun-
gan wisatawan selama kegiatan ini meningkat. Targetnya 15 ribu kunjungan per hari. Untuk mengantisipasi itu, sudah disiapkan rekayasa lalin, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua LPM Kuta Gusti Agung Made Agung mengatakan, pada event nanti, nuansa yang paling mencolok di kawasan Pantai Kuta adalah merah putih. Peserta atau kontingen yang terlibat tak hanya dari Kuta atau Bali, tetapi juga dari daerah lain sehingga menunjukkan kebinekaan. ‘’Kami ingin tunjukkan bahwa perbedaan itu tidak membuat kita bermusuhan. Peserta yang dari luar Bali itu menunjukkan bahwa kebinekaan itu indah. Dalam kegiatan itu nanti kami juga mengundang FKUB,’’ ujarnya. (kmb23)
info seremoniAL
4
Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-73
Parwata Lepas Jalan Santai Desa Dalung
MENYAMBUT Hari Kemerdekaan RI sejumlah masyarakat menggelar berbagai kegiatan, salah satunya adalah kegiatan gerak jalan santai. Kali ini kegiatan gerak jalan santai dilaksanakan oleh masyarakat Desa Dalung, Minggu (12/8) kemarin. Kegiatan jalan santai tersebut dilepas Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang saat itu hadir berbaur dengan masyarakat Dalung. Hadir pula Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, Gatriwara Badung, Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, BPD Dalung, LPM, Bendesa Adat Dalung, klian banjar adat dan dinas. Ketua DPRD Badung Putu Parwata dalam sambutannya mengatakan, selaku pemerintah dan mewakili lembaga Dewan Badung pihaknya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Pihaknya juga mengajak seluruh komponen masyarakat Dalung untuk bersatu membangun Desa Dalung. ‘’Rangkaian menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI ini kami mengajak semua komponen untuk mengenang perjuangan para pahlawan kita, untuk kemerdekaan bangsa ini serta memberikan jalan kepada generasi muda untuk meneruskan perjuangan yang telah dicapai. Dengan gerak jalan santai ini diharapkan masyarakat menjaga kekompakan, khususnya para pemuda sehingga tidak terpecahpecah dan terkotak-kotak di era milenia ini,’’ ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, pemuda bisa melihat jatidiri guna membangun bangsa, khususnya di Desa Dalung. ‘’Semangat ini kita perkuat dengan mendorong semua potensi di desa serta memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membangun desanya. Selaku wakil rakyat yang ada
LEPAS JALAN SANTAI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa dan Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya saat melepas gerak jalan santai serangkaian HUT ke-73 RI di Desa Dalung, Minggu (12/8) kemarin. di Desa Dalung dan diberikan mandat oleh masyarakat, tentunya saya akan melakukan hal yang lebih baik untuk masyarakat, mulai dari memfasilitasi pembangunan infrastruktur, SDM dan ekonomi masyarakatnya agar lebih sejahtera lagi,’’ terangnya. Perbekel Dalung Gede Putu Arif Wiratya mengatakan, kegiatan gerak jalan santai ini selain untuk menyambut HUT ke-73 RI, juga dirangkai dengan Festival Budaya Masyarakat Dalung. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah membantu serta ikut serta dalam perayaan Kemerdekan ini. Ke depannya apa yang telah dilakukan selama ini, mari bersama-sama menjaganya. Dengan bersatu, kita
harapan Dalung lebih jaya dan maju sesuai harapan bersama,’’ paparnya. Lebih lanjut ia juga mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang telah membantu cukup banyak untuk Desa Dalung. Seperti untuk kegiatan infrastruktur di desa yang setiap tahunnya difasilitasi sekitar Rp 43 miliar. ‘’Mudah-mudahan ke depan bisa ditingkatkan dan dari Bupati Badung memberikan semangat kepada masyarakat, dari masyarakat sejahtera ke depannya menjadi masyarakat yang bahagia. Kami juga berharap Putu Parwata bisa kembali duduk di Dewan Badung periode 2019-2024,’’ terangnya. (ad587)
Taman SMK Penerbangan Cakra Nusantara Wujud Bakti terhadap Masyarakat dan Lingkungan
NAMA SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah tak asing lagi terdengar di telinga masyarakat. Kiprah SMK Penerbangan Cakra Nusantara tak hanya di bidang pendidikan dan tenaga kerja, tetapi juga di masyarakat dan lingkungan sekitar. Salah satu wujud kiprah di bidang lingkungan adalah dengan pembangunan Taman SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Taman SMK Penerbangan adalah wujud bakti Taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara kepada masyarakat dan lingkungan terdekat juga sebagai implementasi ISO 14001. Taman SMK Penerban-
gan diresmikan oleh Perbekel Desa Sumertha Kelod Gusti Ngurah Ketut Anom Ardana beserta jajaran pengurus desa serta Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Indra Gita Saragih, S.Pd. Kegiatan diawali dengan krida, yakni kerja bakti di lingkungan Desa Sumertha Kelod bersama Tarunataruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara kemudian peresmian dan ramah tamah. Turut juga hadir dan menyaksikan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Pertamanan Kota Denpasar. ‘’Terima kasih yang sebesarbesarnya atas perhatian SMK Pen-
erbangan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, dengan hadirnya SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang turut mengelola taman Desa sumertha dengan baik diharapkan berkelanjutan dan semakin baik. Semoga kiprah SMK Penerbangan Cakra Nusantara makin berkibar,’’ kata Gusti Ngurah Ketut Anom Ardana. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memanggil putra dan putri bangsa untuk berkarier di dunia penerbangan dan kedirgantaraan dengan 6 program keahlian di antaranya: Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics), Teknik Telekomunikasi (Penerbangan), Teknik Komputer dan Jaringan, Usaha Perjalanan Wisata (Internasional). Atas permintaan masyarakat pendaftaran siswa baru 2019/2020 sudah dibuka mulai sekarang, pihak sekolah memberikan beasiswa senilai Rp 19 juta untuk pendaftar sampai dengan bulan Oktober 2018 (Gelombang 1). Untuk info lebih lanjut bisa datang langsung ke Jalan Drupadi No. 25 Denpasar atau kunjungi website www.smkpenerbangan. sch.id atau hotline 0361 4748124/ 081237098090. (ad582)
RKB Telkom Perkuat Pasukan Pendamping UKM
BERTEMPAT di Ruang Rapat Kantor Telkom Denpasar (8-9 Agustus), tim Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom melakukan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator RKB kawasan Indonesia Timur. ToT dibuka GM Kandatel Bali I Komang Widnyana Karang didampingi Budiarto, Manager Pengembangan dan Pembinaan UKM RKB Telkom Divisi Business Service Jakarta, dan Ciput Gatot Agus Saksomo, Manager Product Sourcing & Solution Development. Dalam sambutannya, Komang berpesan agar fasilitor menjawab tantangan untuk memajukan UKM di daerahnya. ‘’Jadikan Rumah Kreatif BUMN sebagai pusat kreativitas yang men-drive para UKM sebagai engine ekonomi di sekitarnya,’’ pesannya. Hadir pada ToT ini para fasilitator yang ditempatkan di Kawasan Indonesia Timur seperti Puncak Jaya, Manokwari, Sorong, Kepulauan Siau, Air Madidi, Tarakan dan lain-lain. Sebagian peserta bahkan belum pernah pergi ke Bali. Hari pertama peserta pelatihan mendapatkan tiga materi sehari penuh di dalam ruangan.
Membawakan materi tentang Rumah Kreatif BUMN, Budiarto menjelaskan konten RKB mulai dari awal dibentuknya RKB oleh Rini Sumarno, Menteri BUMN RI, maksud dan tujuan dibentuk RKB sampai dengan perkembangannya hingga saat ini. ‘’Bekerja di RKB merupakan pekerjaan mulia dan banyak pahalanya karena bertugas membantu memajukan dan mengembangkan UKM dalam membuat produk berkualitas dan memasarkannya secara online,’’ jelasnya. Selanjutnya Manager Product Sourcing & Solution Development Ciput Gatot AS membawakan detail materi Wifi Corner yang akan dipasarkan para fasilitator di lokasi-lokasi UKM RKB yang tersebar di 41 lokasi seluruh Indonesia. Materi terakhir disajikan oleh tim blanja.com yang merupakan market place bagi pemasaran hasil produksi UKM binaan RKB yang pasarnya tidak terbatas karena sudah Go Online. OSM RKB Sabri Rasyid berpesan agar fasilitator selalu menjaga endurance dalam memotivasi dan melayani
UKM, membantu para UKM untuk berbagi ilmu dan selalu memanfaatkan sosial media dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, termasuk menempelkan KPI di meja kerjanya. Di hari kedua, peserta mengunjungi lokasi-lokasi Wifi Corner sebagai benchmark sesuai realisasi di lapangan, baik yang ada di lingkungan kantor Telkom maupun pihak lain yang merupakan mitra. Pada kunjungan di sebuah warung yang tidak terlalu besar, para peserta tertarik karena omset penjualan voucher-nya cukup besar yaitu 85 voucher per bulan dan cukup membantu manaikkan omset penjualan makanan dan minumannya karena menjadi tempat nongkrong. Perjalanan dilanjutkan benchmark ke RKB BUMN lain dan dilanjutlan ke RKB Telkom yang berlokasi di samping Plaza Telkom Tabanan. Peserta disambut Kakandatel Tabanan I Wayan Gde Suka Wijaya dilanjutkan presentasi fasilitator Agung dan Tya tentang kegiatan RKB Tabanan melalui video disertai tanya jawab suka duka dan kendala yang ada. Pada kunjungan ini hadir beberapa UKM yang telah berhasil karena bantuan RKB. Salah satunya Ibu Made Ayu yang merupakan mantan perawat dan sudah merasakan hasil jualan produksi dupa berkat informasi yang diperoleh dari RKB Tabanan. ‘’Saya sebelumnya tidak tahu RKB itu apa, tetapi setelah saya datang ke RKB ternyata bisa membantu ilmu berjualan saya yang sekarang sudah listing di blanja. com. Saya juga sudah pernah ikut pelatihan di sini. Pesanan dupa saya sekarang sudah diorder dari beberapa kota seperti Jakarta, Bitung, Palembang dan lain-lain,’’ jelas Made Ayu sambil mempromosikan produk dupa Merta Pudak Wangi. Acara pelatihan diakhiri dengan wisata di Tanah Lot. (bns1)
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
’’Karya Atiwa-tiwa lan Atma Wedana’’ Desa Adat Kedonganan
Melalui Produk ’’Sipadat’’, LPD Jadi Penopang Utama Pembiayaan
DESA Adat Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung kembali menggelar Karya Atiwa-tiwa lan Atma Wedana ngemasa. Puncak karya atiwa-tiwa dilaksanakan 2 Agustus 2018 lalu dan puncak karya atma wedana digelar pada 14 Agustus 2018 besok. Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kedonganan menjadi menopang utama pembiayan program tiga tahunan ini melalui produk Simpanan Upacara Adat (Sipadat). Karena itu, krama pemilik sawa tidak dikenai beban biaya urunan. Ketua LPD Kedonganan I Ketut Madra menjelaskan, LPD Kedonganan memang berkomitmen menopang program desa adat berupa karya atiwa-tiwa lan atma wedana ngemasa setiap tiga tahun sejak pertama kali dilaksanakan tahun 2006. ‘’Ini wujud nyata LPD sebagai penyangga adat dan budaya Bali di desa adat yang dijiwai nilai-nilai agama Hindu,’’ kata Madra di Kedonganan, Sabtu (11/8). Karya atiwa-tiwa lan atma wedana Desa Adat Kedonganan tahun 2018 diikuti krama pemilik sawa, meliputi 50 sawa ngaben, 98 sawa nyekah, 86 sawa ngelangkir, dan 14 sawa ngelungah. Total biaya karya atiwa-tiwa lan atma wedana yang ditanggung LPD Kedonganan senilai Rp 1,050 miliar. ‘’Biaya itu berdasarkan proposal yang diserahkan panitia melalui prajuru desa kepada LPD Kedonganan,’’ kata Madra. Menurut Madra, Sipadat merupakan tabungan khusus krama Desa Adat Kedonganan di LPD yang memberikan labda atau nilai manfaat berupa kepesertaan dalam karya atiwa-tiwa lan atma wedana ngemasa di desa adat. Karena semua krama desa menjadi peserta Sipadat, sehingga setiap krama yang menjadi peserta karya atiwa-tiwa lan atma wedana berhak mendapat fasilitas itu.
NGABEN DI KEDONGANAN - Prosesi karya atiwa-tiwa lan atma wedana ngemasa Desa Adat Kedonganan, Agustus 2018. LPD Kedonganan menjadi penopang utama pembiayaan yadnya yang digelar tiap tiga tahun itu. Bendesa Adat Kedonganan I Wayan Mertha secara terpisah, Minggu (12/8) kemarin menjelaskan, karya atiwa-tiwa lan atma wedana ngemasa tiap tiga tahun merupakan amanat pararem Desa Adat Kedonganan. Dalam pararem disebutkan, karya atiwa-tiwa lan atma wedana ngemasa itu merupakan kewajiban desa adat. Karena itu, beban pembiayaan menjadi tanggung jawab desa adat. ‘’Untuk mengemban kewajiban itu, desa adat itu memiliki unit-unit usaha. Di antara berbagai unit usaha yang dimiliki desa adat, LPD yang mampu berkreasi dengan membuat produk Sipadat. Kami mengapresiasi kreasi LPD melalui Sipadat itu sehingga menjadi penopang utama pembiayaan karya atiwa-tiwa lan atma wedana ini,’’ kata Mertha. Namun, imbuh Mertha, bukan berarti tidak ada sumber pembiayaan lain. Desa adat serta krama pemilik sawa maupun krama desa lain
juga mapunia dalam bentuk uang, barang maupun tenaga. Selain itu, sesuai amanat pararem, desa adat juga dimungkinkan mencari sumbersumber pembiayaan lain yang sah dari berbagai pihak terkait. ‘’Tahun ini, kebetulan ada program Pemkab Badung yang mendukung penguatan adat, budaya dan agama, termasuk pelaksanaan yadnya seperti karya atiwa-tiwa lan atma wedana ini, kami mencoba mengajukan proposal kepada Bupati Badung. Kami bersyukur, proposal kami itu direspons positif oleh Bupati Badung,’’ beber Mertha. Namun, Mertha tetap menegaskan sumber utama pembiayaan karya atiwa-tiwa lan atma wedana ini berasal dari LPD. Mertha mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya LPD Kedonganan mengkreasi produk Sipadat. Dia berharap produk serupa bisa terus dikreasi LPD sesuai kebutuhan krama dan selaras dengan program-program desa adat. (ad589)
Upacara ’’Pawintenan Mahasisya Upanayana’’ Unhi Denpasar
Mahasiswa Baru Diharapkan Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pawintenan Saraswati - Sebanyak 720 mahasiswa baru Unhi Denpasar mengikuti upacara ‘’Pawintenan Mahasisya Upanayana’’ yang di-‘’puput’’ oleh Ida Pedanda Istri Raka di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Minggu (12/8) kemarin. SEBANYAK 720 lebih mahasiswa baru S-1 Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mengikuti upacara Mahasisya Upanayana di Pura Maha Widya Mandira Kampus Unhi Denpasar, Minggu (12/8) kemarin. Upacara Mahasisya Upanayana ini dirangkai dalam bentuk Pawintenan Saraswati yang bertujuan untuk menyelaraskan pemikiran mahasiswa baru sebelum mengikuti pebelajaran pendidikan S-1 di Kampus Unhi Denpasar. Upacara Pawintenan Mahasisya Upanayanaini di-puput oleh Ida Pedanda Istri Raka dari
Geria Gede Mundeh Kesiut Kawan Kerambitan, Tabanan. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, M.T. didampingi Ketua Panitia Mahasisya Upanayana I Ketut Mona Arsika, S.Ag., M.Si. menjelaskan, kegiatan Mahasisya Upanayana merupakan kegiatan rutin dilakukan pada awal penerimaan mahasiswa baru yang dirangkai dengan upacara Pawintenan Saraswati. Tujuan dari upacara ini agar mahasiswa-mahasiswi baru mendapatkan wahyu ilmu pengeta-
huan melalui pemujaan kepada Dewi Saraswati yang merupakan saktinya Dewa Brahma. Sehingga seluruh mahasiswa baru siap secara mental dan niskala mengikuti pembelajaran dan menerima wahyu ilmu pengetahuan selama delapan semester nanti. ‘’Upacara Pawintenan Saraswati ini merupakan awal bagi mereka (mahasiswa baru - red) untuk memasuki lingkungan yang baru dan harus seizin alam yang tidak nyata atau alam niskala menurut kepercayaan umat Hindu. Tujuannya agar mahasiswa mempunyai bekal ke depannya, sehingga mampu dan secara efektif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dicanangkan di Universitas Hindu Indonesia ini,’’ tandas Wayan Muka. Dari 720 orang mahasiswa baru yang tercatat, dikatakan tidak hanya berasal dari delapan kabupaten/kota di Bali. Namun, ada beberapa mahasiswa baru berasal dari luar daerah. Seperti dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengambil Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Selain itu, juga ada umat Hindu dari luar Bali yang tercatat untuk kuliah di Unhi Denpasar. ‘’Untuk tahun akademik 2018/2019 ini jumlah mahasiswa baru yang sudah tercatat calon mahasiswa adalah 720 orang mahasiswa yang tersebar di 6 fakultas dari 12 program studi S-1 yang ada di Universitas Hindu Indonesia. Mereka tidak hanya berasal dari Bali saja, tetapi juga dari daerah luar Bali,’’ pungkasnya. (ad586)
Manjakan Pelanggan dengan Paduan Suara
ACE Hardware Kuta Beri Promo ’’Time for Aceventure’’ Bulan Agustus MENUMBUHKAN kecintaan terhadap nusa dan bangsa, serta mengedukasi lagu nasional dan lagu daerah, ACE Hardware Istana Kuta Galeria mempersembahkan Paduan Suara selama bulan Agustus 2018. Kegiatan Paduan Suara ini akan rutin dilakukan setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) untuk memanjakan pengunjung, khususnya pelanggan ACE Hardware Kuta. Lagu yang dibawakan yaitu dua lagu wajib dan satu lagu daerah. Paduan suara ini terselenggara di 55 toko ACE Hardware yang tersebar di 30 kota di Indonesia. Store Manager ACE Hardware Istana Kuta Galeria, Putu Ada, mengatakan kegiatan paduan suara merupakan unique activity yang dilakukan ACE Hardware sebagai retail di Indonesia dalam rangka memperingati Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 tahun. Melaui kegiatan paduan suara ini diharapkan dapat memberikan persembahan yang sifatnya edukatif kepada pelanggan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia melalui kegiatan rutin di bulan kemerdekaan ini. ‘’Tidak hanya pada akhir pekan, khusus nanti pada 17 Agustus, paduan suara dari karyawan kami juga akan memanjakan dan menghibur para pelanggan kami,’’ tandas Putu Ada, Sabtu (11/8). Selain itu, pada Bulan Ke-
merdekaan ini berbagai promo menarik juga ditawarkan ACE Hardware kepada pelanggan setianya. Bertajuk ‘’Time for Aceventure’’, ACE Hardware memberikan promo diskon hingga 50 persen untuk produk di dalam brosur. Promo diskon berlaku dari 1 sampai dengan 28 Agustus 2018 mendatang. Bahkan, khusus member yang jumlah belanjaannya minimum 3 juta rupiah akan mendapatkan 1 buah
tangga 1 step, namun tidak berlaku kelipatannya selama persediaan masih ada. ‘’Diskon yang kami berikan yaitu untuk berbagai perlengkapan travel, automotive, tools, tangga, dan sebagainya. Khusus member ACE atau pemegang kartu BNI kami berikan diskon aneka brankas, kamera CCTV, pemanas air, setrika uap, lampu LED, dan masih banyak lagi yang lainnya,’’ pungkasnya. (bns2)
PADUAN SUARA - Beberapa pelanggan menikmati paduan suara yang dipersembahkan karyawan ACE Hardware Istana Kuta Galeria, Sabtu (11/8).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
daerah
5
Unwar Peduli Korban Gempa Lombok GEMPA bumi tektonik yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan magnitudo 7,0 SR dan beberapa gempa susulan sepekan ini, telah merenggut ratusan korban jiwa. Tidak hanya itu, puluhan ribu rumah penduduk dan ratusan fasilitas umum lainnya juga ikut rusak. Saat ini ribuan masyarakat Lombok sedang mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik dan medis. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan, Universitas Warmadewa (Unwar) yang merupakan salah satu perguruan tinggi terbesar di Bali bergerak cepat untuk memberikan bantuan logistik kepada para korban gempa. Bantuan logistik yang diberikan berupa makanan, pakaian, selimut, dan obatobatan, serta mengirim satu unit mobil ambulans ke lokasi. Bantuan yang diberikan
Unwar diterima langsung Bupati Lombok Barat didampingi Kepala BPBD dan Kepala Puskesmas Narmada, Jumat (10/8) lalu. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan sebagai rasa empati dan peduli terhadap para korban gempa Lombok, Unwar telah menggali potensi dengan membentuk Tim Penanggulangan Bencana Bantuan Gempa Lombok untuk menggalang dana bantuan terhadap korban bencana. Pada tahap awal telah terkumpul dana sebesar Rp 75.000.000. Dana tersebut telah dibelikan logistik yang urgent dibutuhkan oleh warga korban gempa. ‘’Bantuan telah kita kirim ke lokasi pada tanggal 10 Agustus lalu dan diterima langsung oleh Bupati Lombok Barat bersama Kepala BPBD Lombok. Kita serahkan bantuan kepada mereka untuk
BANTUAN UNWAR - Tim Penanggulangan Bencana Bantuan Gempa Lombok Unwar saat menyerahkan bantuan logistik yang diterima langsung Bupati Lombok Barat didampingi Kepala BPBD dan Kepala Puskesmas Narmada, Jumat (10/8) lalu.
didistribusikan kepada orangorang yang memerlukan,’’ tandas Prof. Widjana, Sabtu (11/8) lalu. Selain itu, pihaknya akan segera mengirim tim medis dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar untuk membantu tenaga medis di lokasi pengungsian. Utamanya tenaga medis untuk menangani korban gempa yang menderita fisik. Di samping juga mengirim tim untuk merehabilitasi korban yang mengalami gangguan secara psikologis pascadilanda gempa. ‘’Untuk tahap berikutnya kita akan terus memberikan bantuan. Kita akan kerahkan mahasiswa kita untuk KKN tematik di sana sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana,’’ tukasnya. Untuk bisa memberikan bantuan secara berkelanjutan, Prof. Widjana akan terus mencoba menggali potensi yang ada di Unwar. Sebab, bantuan pada tahap pertama merupakan sumbangan spontan dari unit-unit besar yang ada di lingkungan Unwar. Pihaknya akan menggali potensi dari masyarakat dan komunitas alumni Unwar yang saa ini telah mencapai 14.000 orang. ‘’Mudah-mudahan mereka (alumni Unwar - red) juga mempunyai perasaan dan empati yang sama kepada saudara-saudara kita di Lombok, sehingga kita bisa menggali potensi mereka untuk kita sumbangkan kepada korban di Lombok dan di Bali. Jangan lupa, di Bali juga ada beberapa yang terkena musibah dan bahkan ada yang meninggal. Hal yang sama juga sudah kita lakukan pada korban erupsi Gunung Agung di Karangasem,’’ pungkasnya. (bns)
Senator RI Terima Pimpinan KPP Madya Denpasar di Istana Mancawarna
Bali Post/ist
Pengiriman Bantuan ke Lombok Pakai Truk Gratis Biaya Penyeberangan
BANTUAN UNTUK LOMBOK - Anggota Polda Bali saat melepas truk mengangkut bantuan logsitik ke Lombok.
Denpasar (Bali Post) Bantuan untuk korban gempa di Lombok, NTB terus mengalir dari Bali. Sejak Sabtu (11/8) hingga Minggu (12/8) pagi kemarin tercatat 37 kendaraan mengangkut bantuan menyeberang dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Polda Bali mengimbau bantuan dikirim menggunakan truk karena akan diprioritaskan dan gratis. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, 37 unit kendaraan terdiri dari mobil boks, ambulans, truk dan mobil pribadi membawa bantuan makanan, minuman, pakaian, genset dan obat-obatan berangkat ke Lombok melalui Pelabuhan Padangbai, Karangsasem. Personel Polsek KP3 Padangbai terus melakukan pendataan terhadap kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan tersebut. Selain itu, Polres Karangasem juga berkoordinasi dengan pihak ASDP agar memprioritaskan penyeberangan dan membantu pembiayaannya. ‘’Sesuai perintah Menteri Sosial dan Perhubungan truk besar mengangkut bantuan kemanusiaan
digratiskan. Kalau kendaraan kecil dan relawan masih dipungut biaya,’’ tegasnya. Oleh karena itu, Kombes Hengky mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan agar dikumpulkan menjadi satu, sehingga lebih banyak dan bisa diangkut menggunakan kendaraan truk agar penyeberangannya gratis. Tetapi truk pembawa bantuan logistik harus dilengkapi dengan surat jalan dari instansi atau asal bantuan tersebut. Diharapkan truk pengangkut bantuan itu berangkat rombongan. Pada Jumat (10/8) lalu, Polda Bali mengirim bantuan logistik berisi makanan, minuman, selimut dan pakaian dikirim
Denpasar (Bali Post) Tokoh pendidikan Bali, Drs. Dewa Putu Tengah, Sabtu pkl. 16.00 Wita telah berpulang. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jalan Teuku Umar Denpasar. ‘’Tidak ada firasat apa pun, dan pagi harinya masih sempat jalan-jalan di sekitar rumah. Sore hari bapak mengatakan lelah mau tidur. Tanpa pernah dibayangkan ternyata tidurnya berlanjut tidak mau bangun dan akhirnya meninggalkan kami semua,’’ ujar istri almarhum Dewa Putu Tengah, Dra. Komang Suarsining. Almarhum meninggalkan 5 anak dan 9 cucu. Menurut Komang Suarsining, semasa hidupnya hampir sebagian besar waktunya diabdikan untuk kepentingan dunia pendidikan. ‘’Pendidikan itu dapat membuat orang pintar, cerdas, dan berwawasan luas. Oleh karenanya, dapat dikatakan pendidikan itu penting untuk masyarakat, sebab melalui pendidikan masyarakat bisa maju dan berkembang setara dengan bangsa lainnya di dunia,’’ ujar Komang Suarsining menirukan ungkapan almarhum. Mengingat obsesi almarhum begitu mu-
lia, Suarsining sebagai istri dan juga anakanaknya selalu mendukung segala upaya yang dilakukan almarhum untuk memajukan dunia pendidikan. Oleh karenya tidak berlebihan jika orang-orang menyebutnya sebagai tokoh pendidikan. Dewa Putu Tengah dilahirkan di Klungkung 21 Mei 1939, almarhum setamat SMA memilih kuliah di IKIP Malang cabang Singaraja, hingga sarjana muda. Program S-1 diselesaikan di IKIP Singaraja hingga diangkat menjadi dosen di sana. Sebelum menjabat sebagai Dekan di FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) Universitas Udayana di Singaraja, juga sempat menjabat sebagai Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling, Pembantu Dekan III dan Pembantu Dekan I. Prestasinya di bidang pendidikan dinilai bagus oleh atasannya, maka tahun 1983 almarhum diangkat sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VIII, hingga tahun 1987. Di akhir jabatannya, Dewa Putu Tengah duduk sebagai anggota DPRRI Komisi IX menangani bidang pendidikan. Usai duduk di DPR-RI, almarhum kembali pulang ke Bali menjabat sebagai
ke Lombok, NTB menggunakan dua truk. Bantuan tersebut merupakan sumbangan sukarela dari personel Direktorat Reskrimsus dan Persekutuan Doa Polda Bali. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kepedulian Polda Bali terhadap korban bencana gempa Lombok. Kerusakan bangunan sangat parah, sehingga bantuan yang dikirim dalam bentuk logistik untuk kebutuhan seharihari. Perwira melati tiga di pundak ini menyampaikan, bantuan ini baru sebagian saja karena saat ini jajaran Polda masih mengumpulkan dana untuk membantu para korban gempa. Bantuan dikirim secara bertahap agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para pengungsi. ‘’Mudahmudahan apa yang kami lakukan dapat membantu dan meringankan beban mereka. Semoga bencana ini tidak terjadi lagi,’’ ujarnya. (kmb36)
Shri Arya Wedakarna Dukung Zona Integritas Tokoh Pendidikan Drs. Dewa Putu Tengah Berpulang Bebas KKN di Lingkungan Pajak
SEBAGAI wujud dukungan dan teladan dalam zona integritas bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), anggota DPD-RI Utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Denpasar di Istana Mancawarna Tampaksiring. Dipimpin oleh I Made Artawan (Kepala KPP), mereka menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan bertemu Senator adalah untuk meminta dukungan terkait dengan penilaian dari pusat tentang kinerja kantor pajak madya khususnya di Denpasar sebagai wakil Bali untuk menjadi yang terbaik. Secara umum, Senator Arya Wedakarna (AWK) mendukung terciptanya situasi kerja yang profesional di KPP di seluruh Indonesia, terlebih di Bali yang merupakan etalase Indonesia khususnya di bidang jasa pariwisata. ‘’Saat bertemu dengan Ibu Menteri Keuangan saat peluncuran Pajak 5 persen UMKM di Sanur beberapa waktu lalu, saya sudah sampaikan masukan-masukan terkait dengan pelayanan kantor pajak di Bali. Secara umum sudah bagus, tetapi ada concern kita agar ke depan lebih banyak SDM putra terbaik Bali yang mengisi posisi-posisi strategis, selain menempatkan SDM di front liner agar lebih banyak mengakomodir staf yang bisa mengadopsi budaya Bali. Jangan menempatkan staf dengan identitas yang tidak bernuansa Bali. Saya rasa Ibu Menteri sudah memahami,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna. Ia pun menilai bahwa target pajak di Indonesia harus ditingkatkan, karena target negara di APBN selalu me-
KUNJUNGAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Pimpinan KPP Madya Denpasar di Istana Mancawarna Tampaksiring. ningkat. ‘’Di zaman Presiden Joko Widodo ini, ada dua rekor tercipta dalam hal keuangan negara yakni untuk pertama kali APBN kita tembus hingga Rp 2.000 triliun dan di tahun 2018 ini tidak ada anggaran perubahan (APBN-P). Saya sebagai pendukung Jokowi pasti mendukung hal ini, apalagi kita melihat arah negara dalam membelanjakan uang pajak memang terfokus pada infrastruktur. Di sini tugas KPP di seluruh Indonesia untuk selalu memperbaiki kinerja agar wajib pajak semakin sadar dan tentu ada kenyamanan dalam berkomunikasi dengan petugas pajak,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang sarjana ekonomi asal Trisakti Jakarta ini. Terkait dengan komitmen bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), bagi dirinya merupakan hal yang biasabiasa saja karena itu kewajiban setiap aparat negara dan pejabat yang tertuang dalam sumpah jabatan. ‘’Saya setuju
sebagai pejabat negara kita harus menjadi teladan anti-KKN. Kita harus tegakkan aparat yang bebas korupsi. Selama ini kan jabatan bekerja di kantor pajak selalu identik dengan lahan basah, juga adanya peluang-peluang untuk terseret KKN. Dalam catatan hukum di Indonesia banyak oknum pejabat dan petugas pajak yang bermasalah dengan hukum. Saya setuju, jika masyarakat, mengamati kehidupan staf karyawan kantor pajak. Jika dirasa gaya hidupnya berlebihan ya… laporkan, dan nanti di pengadilan bisa dibuktikan dengan pembuktian terbalik. Ini pesan saya, laksanakan semua swadharma dengan sebaik-baiknya dan bekerjalah dengan jujur. Kita harus tiru kinerja Presiden kita yang jujur dan transparan. Letak integritas itu ada di keteladanan,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna yang juga Duta Besar WUSME yang berbasis di Republic San Morino ini. (ad585)
Drs. Dewa Putu Tengah (alm) Kakanwil Depdikbud Provinsi Bali hingga enam tahun. Menyusul sebagai anggota DPRD Bali tahun 1998. Jabatan lainnya yang pernah diemban sebagai Ketua PGRI Bali, Ketua KNPI Bali, Wakil Ketua KONI Bali, Ketua Badan Akreditasi Nasional SD, SMP, dan SMA. (r)
Umat Hindu di Tangerang Belum Miliki Pura Denpasar (Bali Post) Dalam upaya untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, umat Hindu di Kabupaten Tangerang, Banten berniat membangun pura. Terlebih, sampai saat ini di Kabupaten Tangerang belum ada tempat ibadah untuk umat Hindu. Karena itu, umat Hindu yang tergabung dalam Krama Suka Duka Hindu Dharma Banjar Tigaraksa, Tangerang sejak berapa tahun lalu telah merintis pendirian Pura Parahyangan Agung Bhuawana Raksati. Pura ini akan berlokasi di Desa Sodong, Tigaraksa, Tangerang di atas lahan seluas 4.575 meter persegi. Hal ini ditegaskan Ketua Pembangunan Pura yang sekaligus Ketua Krama Suka Duka Hindu Dharma Banjar Tigaraksa Nyoman Suasta didampingi Ketua Parisada Kabupaten Tangerang I Gde Nyoman Soewandhi, M.M. di Denpasar, Sabtu (11/8). Suasta mengatakan, saat ini terdapat 65 KK umat Hindu yang ada di Tangerang. Melalui berbagai upaya, keinginan untuk
Bali Post/ara
PURA - Ketua Pembangunan Pura yang sekaligus Ketua Krama Suka Duka Hindu Dharma Banjar Tigaraksa Nyoman Suasta didampingi Ketua Parisada Kabupaten Tangerang I Gde Nyoman Soewandhi, M.M. saat menunjukkan proposal pembangunan pura. memiliki pura sebagai tempat persembahyangan, dan juga tempat kegiatan dharma lainnya, akhirnya sudah berhasil memiliki lahan untuk pura. Namun, karena keterbatasan dana, pembangunan fisik pura belum
bisa dilakukan. ‘’Untuk itu, kami berharap umat se-dharma di Bali pada khususnya dan seluruh Indonesia ini bisa membantu agar pembangunan pura ini bisa segera terwujud,’’ kata Suasta. Dikatakan, selain sudah memiliki lahan, segala perizinan terkait dengan pembangunan pura serta fasilitas pendukung lainnya sudah berhasil dikantongi dari pemerintah daerah setempat. IMB pembangunan pura ini sudah dikeluarkan Pemkab Tangerang per 27 September 2017 lalu. Soewandhi menambahkan, rencananya pembangunan ini dilakukan secara bertahap. Mengingat dana yang diperlukan cukup besar, yakni mencapai Rp 5,2 miliar lebih. Adapun rencana bangunan meliputi Padmasana, Bale Pepelik, Taman Sari, Anglurah, Bale Pawedan, Bale Panyimpenan, Bale Pasandekan, Candi Bentar Utama, dan panyengker. Bila umat se-dharma membantu bisa menyalurkan bantuan melalui BRI Unit Tigaraksa atas nama KSHD Banjar Tigaraksa dengan nomor rekening 3850-01-026248-53-5, katanya. (kmb12)
OPINI
6
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
’’Full Day School’’ Jangan Tinggal Wacana KEHADIRAN gadget sudah tak bisa dibendung. Bahkan sudah merasuki dunia anak. Bahkan, anak umur lima tahun sudah terbiasa ‘’bermain’’ dengan gadget. Semua orangtua menyadari bahwa penggunaan gadget yang berlebihan sangat membahayakan tumbuh kembang anak. Namun apa daya, tidak semua orangtua bisa membatasi anaknya ‘’kecanduan’’ akan tekonologi tersebut. Apalagi beraneka permainan ada di situ. Semua anak akhirnya terhipnotis untuk menjadikan gadget selalu dalam genggaman. Kalau tidak, serasa dunia ini akan kiamat. Mereka galau, cemas, dan cepat-cepat minta uang untuk beli pulsa. Bagi sebagian siswa, pulsa merupakan kebutuhan nomor satu. Mereka lebih galau kalau HP tak berisi pulsa daripada tidak punya buku pelajaran. Demikian pula mereka akan cemas kalau tidak ada charger di tasnya, tinimbang kalau tidak bawa alat tulis. Alasannya sangat singkat. Kalau alat tulis bisa pinjam dengan kawan, kalau charger agak sulit untuk meminjam. Lalu apa langkah untuk menghindari hal tersebut? Sebagian orangtua sudah bisa melakukan. Terutama orangtua yang berani tegas pada anak. Demikian pula ada anak yang mempunyai kesadaran untuk membatasi diri bermain dengan gadget. Kelompok ini biasanya mereka yang cerdas, sehingga belajar sudah menjadikan kebutuhannya. Lalu bagaimana memperlakukan mereka yang sudah terbiasa dekat dengan gadget. Melarang, sudah tidak mempan. Memarahi juga sudah bebal. Artinya, omelan masuk kanan keluar kiri. Berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh pesatnya kehadiran dan pemakaian gadget di kalangan anak-anak tentu harus dicarikan jalan keluarnya. Salah satu solusi terbaik yang secara tidak langsung dapat mengurangi atau bahkan mencegah pemakain gadget yang berlebih bagi anak sehingga anak-anak terhindar dari berbagai dampak buruk pemakaian gadget adalah dengan pelaksanaan program pendidikan full day school. Hal itu pernah digagas Kementerian Pendidikan. Banyak orangtua yang menyambut gembira. Sebab, dengan lebih banyak berada di sekolah, berarti lebih banyak mendapat pengawasan guru. Demikian pula di sekolah mereka bisa berinteraksi dengan teman-temannya, termasuk olahraga, diskusi, serta kegiatan yang positif. Namun, wacana tersebut terbelenggu kurangnya fasilitas di sekolah. Misalnya ruang kelas yang tak mencukupi, sehingga siwa dibagai dua shift yakni masuk pagi dan siang. Demikian pula tidak semua sekolah memiliki fasilitas atau ruang bermain yang lapang. Sehingga secara teknis tidak bisa melaksanakan program ‘’sekolah seharian penuh’’. Namun bukan berarti program tersebut harus dikubur. Tidak. Beberapa sekolah sudah menerapkannya. Secara fisik berhasil. Artinya, jam bermain gadget sudah terkurangi. Demikian pula sampai di rumah, mereka juga lebih sedikit memilki waktu untuk bermain. Sebab, sampai di rumah, mereka tentu sudah lelah dan kesempatan mereka untuk lebih cepat tidur. Oleh karena itu, ke depan konsep full day school ini harus didesain dan diformulasikan dengan baik. Demikian pula sekolah yang belum mampu melaksanakan full day school, ke depan juga harus merencanakan dalam pelaksanannya. Berbagai fasilitas yang dianggap kurang tentu bisa diusulkan kepada pemerintah untuk diadakan. Demikian pula pemerintah harus memerhatikan dan menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yang beragam, kondisi geografis dan kearifan lokal setiap daerah. Sekolah juga harus menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bisa dipilih siswa secara representatif, nyaman, dan menyenangkan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Investasi dan Penyelamatan Jalur Hijau Keseimbangan alam tampaknya terus dikondisikan oleh alam. Banyaknya bencana dan anomali cuaca mungkin merupakan proses ke arah itu. Untuk itu, kita mesti tetap menjaga keseimbangan alam. Namun, belakangan ini walaupun ekonomi melemah tetapi di beberapa tempat saya lihat pembangunan terus dilakukan. Entah itu untuk perumahan, hotel, vila, maupun tempat usaha. Sebenarnya, saya merasa bersyukur terhadap masih adanya pihak-pihak yang memiliki kekuatan ekonomi untuk membangun dan berinvestasi. Yang saya khawatirkan justru lemahnya pengawasan pembangunan. Kini, saya lihat banyak pembangunan dibangun hanya untuk kepentingan investasi tapi mengabaikan keseimbangan tata ruang. Buktinya, ada bangunan di kawasan jalur hijau, di areal persawahan bahkan ada yang dibangun dekat aliran sungai. Banyak bangunan juga berada di dekat jurang. Saya mohon pemerintah memiliki kepedulian terhadap hal ini. Jangan hanya sibuk urusan politik dan kekuasaan. Coba turun dan jalanjalan lihat perkembangan wilayah. Saya juga berharap pemerintah jangan gunakan lembaga perizinan sebagai lahan untuk melakukan kompromi. Artinya, jika ada permohonan izin di kawasan yang tidak sesuai peruntukan pemerintah mestinya berani menolak. Jangan karena kompromi akhirnya izin diterbitkan. I Gede Subaga Gianyar, Bali
Meminimalkan Dampak Negatif ”Gadget” Kehidupan pada era ini yang lebih dikenal dengan era digital. Pada setiap kesempatan utamanya pada saat libur atau sepulang sekolah, anak-anak remaja, bahkan anak usia dini cenderung asyik bermaian gadget. Walaupun memiliki pengetahuan tentang bahaya gadget bagi anak, orangtua terkadang tak sanggup mengatasinya. Anak cenderung melawan atau mengeluarkan “senjata pemungkasnya” yaitu menangis apabila dilarang.
Oleh I Wayan Kerti
S
ecara umum, dampak negatif pemakain gadget bagi anak, yaitu berdampak pada perilaku sosial, anak cenderung menyendiri dan lupa bersosialisasi. Akibatnya, anak-anak mulai melupakan kodratnya di samping sebagai makhluk individu, juga sebagai makhluk sosial. Gadget juga berdampak terhadap kesehatan fisik, misalnya; ada kecenderungan anak mengalami kegemukan atau obesitas karena kurang aktif bergerak; terlalu sering menatap layar gadget otomatis refleks untuk kedipan mata menjadi berkurang, oleh karena hal tersebut lapisan air mata menjadi lebih mudah menguap dan sangat rentan membuat mata kering; radiasi gadget berisiko mengakibatkan gangguan terhadap sistem imun anak dan perkembangan pada otak anak; dan berbagai permasalahan kesehatan fisik lainnya. Sedangkan dampak psikologis, anak yang terbiasa terpapar gadget secara psikologis, misalnya; tayangan yang berisi kekerasan berisiko membuat anak cenderung agresif, semakin sering anak terpapar tayangan kekerasan, maka semakin besar pula kemungkinan anak menjadi lebih agresif kepada orang-orang di sekitarnya; bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang atensi, autisme, kelainan bipolar, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya;
anak juga mulai mencari penghiburan dari gadget yang pada akhirnya membuat mereka kecanduan teknologi, dan tidak bisa lepas darinya; kecepatan kontens gadget pada membuat anak memiliki attention span yang pendek, tidak fokus pada satu hal, dan mudah berganti fokus, menurunkan kemampuan konsentrasi dan memori, dan anak susah memusatkan perhatian; dan lain sebagainya. Berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh pesatnya kehadiran dan pemakaian gadget di kalangan anak-anak tentu harus dicarikan jalan keluarnya. Salah satu solusi terbaik yang secara tidak langsung dapat mengurangi atau bahkan mencegah pemakain gadget yang berlebih bagi anak, sehingga anak-anak terhindar dari berbagai dampak buruk pemakaian gadget adalah dengan pelaksanaan program pendidikan full day school. Ada berbagai pendapat tentang difinisi full day school. Echols dan Shadily (1996) mengatakan bahwa full day school berasal dari bahasa Inggris, yaitu full artinya penuh, day artinya hari, sedangkan school artinya sekolah. Jadi, pengertian full day school adalah sekolah sepanjang hari atau proses belajar mengajar yang diberlakukan dari pagi hari sampai sore hari, mulai pukul 06.45-15.30 WIB, dengan durasi istirahat setiap dua jam sekali. Dengan demikian, sekolah dapat mengatur jadwal pelajaran dengan leluasa, disesuaikan
dengan bobot mata pelajaran dan ditambah dengan pendalaman materi. Hal yang diutamakan dalam full day school adalah pengaturan jadwal mata pelajaran dan pendalaman. Berdasarkan uraian pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa full day school adalah sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran sehari penuh dari pagi hingga sore, dengan sebagian waktunya digunakan untuk program pelajaran yang suasananya informal serta menyenangkan bagi siswa. Sekolah dapat mengatur jadwal pelajaran dengan bebas sesuai dengan bobot mata pelajaran. Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 mengamatkan agar sekolah-sekolah melaksanakan pembelajaran secara full day school. Namun, program tersebut mendapatkan berbagai reaksi dari berbagai kalangan. Sesungguhnya, pelaksanaan full day school merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi berbagai masalah pendidikan, utamanya terhadap dampak negatif pemakain gadget bagi anak. Dengan mengikuti full day school, orangtua dapat mencegah dan menetralisir kemungkinan dari kegiatan-kegiatan anak yang menjerumus pada kegiatan yang negatif. Beberapa alasan mengapa full day school dapat mengurangi dampak negatif pemakian gadget pada anak, yaitu: Meningkatnya jumlah orangtua yang bekerja (parent-career) yang kurang memberikan perhatian
kepada anaknya, terutama yang berhubungan dengan aktivitas anak setelah pulang dari sekolah. Dengan memberikan kesempatan pada anak untuk belajar dan bermaian di sekolah lebih lama atas bimbingan para gurunya, maka kesempatan anak untuk bermain gadget akan berkurang. Perubahan sosial budaya dari masyarakat agraris menuju ke masyarakat industri berpengaruh pada pola pikir dan cara pandang masyarakat yang menjurus ke arah individualisme, begitu pula pada pola pikir anak. Full day school yang memberi ruang 3-4 jam sehari dalam suasana formal dan 7-8 jam sehari dalam suasana informal, akan membuat anak lebih banyak waktu untuk belajar-bermain dan bersosialisasi dengan rekan-rekannya. Peran ibu mulai tergantikan oleh pembantu rumah tangga atau baby sister. Para pembantu rumah tangga atau baby sister, belum tentu memiliki pengetahuan dasar akan dampak negatif pemakaian gadget pada anak. Bahkan mereka terkadang melakukan pembiaran pada anak untuk bermain gadget agar tidak rewel dan mendapatkan kesempatan melakukan aktivitas tugas rumah tangga lainnya. Dengan memberikan anak lebih lama lagi di sekolah sesuai konsep full day school, otomatis akan mengurangi waktu anak mendapat kesempatan bermain gadget. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu cepat akan menimbulkan korban, khususnya korban teknologi komunikasi pada anak. Penerapan full day school yang dibarengi dengan kualitas belajar dan penerapan pembelajaran yang menyenangkan, akan menyebabkan anak betah dan merasakan manfaatnya berlam-lama di sekolah, sehingga secara otomatis perlahan-lahan akan mengurangi ketergantungan pada gadget. Berbagai permasalahan jika full day school diterapkan, harus
Measles dan Rubella, Imunisasi Lagi? SETELAH Outbreak Response Immunization (ORI) difteri yang dimulai pada Desember 2017 diikuti dengan pemberian imunisasi Japanese Encephalitis pada April sampai Maret 2018, kini pemerintah kembali mengampanyekan imunisasi Measles dan Rubella (MR) yang dimulai bulan Agustus sampai September 2018 di Bali. Baik Measles maupun Rubella merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan menular lewat cairan saluran pernapasan lewat udara saat bersin maupun batuk. Measles atau lebih dikenal sebagai campak memiliki tanda dan gejala antara lain, demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta bercak kemerahan pada kulit. Komplikasi penyakit ini sangat berbahaya antara lain diare, radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis) dan bahkan dapat sampai menyebabkan kematian. Rubella atau lebih dikenal sebagai campak jerman memiliki tanda dan gejala yang mirip dengan campak hanya saja lebih ringan, antara lain demam ringan, bercak kemerahan pada kulit serta pembesaran kelenjar getah bening di belakang telinga dan leher bagian belakang. Namun, jangan sepelekan Rubella karena apabila menginfeksi wanita hamil maka dapat menyebabkan keguguran, kematian janin dan juga sindrom rubella kongenital (Congenital Rubella Syndrome/CRS) pada bayi yang dilahirkan. Sindrom
Oleh dr. Leni Lukman ini dapat menyebabkan kecacatan permanen seumur hidup pada bayi yang lahir, di mana terdapat kelainan jantung, kelainan pada mata, kelainan pendengaran, dan kelainan sistem saraf pusat seperti retardasi mental. Pada tahun 2000 sebelum adanya imunisasi Measles, lebih dari 562.000 anak per tahun meninggal di seluruh dunia karena komplikasi penyakit tersebut. Sejak pemberian imunisasi Measles, pada tahun 2014, angka kematian akibat Measles menurun hingga 80 persen menjadi 115.000 per tahun. Sedangkan untuk angka kejadian Rubella sebelum imunisasi di Asia Tenggara pada tahun 1996 mencapai 46.000 kasus bayi lahir dengan CRS. Meskipun terdapat komplikasi-komplikasi membahayakan yang dapat terjadi karena Measles dan Rubella, tidak ada pengobatan khusus dan spesifik untuk menyembuhkan virus penyebab kedua penyakit tersebut. Pengobatan yang diberikan hanya bersifat suportif untuk meringankan keluhan yang dirasakan. Oleh karena itu, tindakan pencegahan memegang peranan yang sangat penting dalam mengendalikan kedua penyakit ini. Pemerintah Indonesia sejalan dengan Global Vaccine Action
Plan dari World Health Organization (WHO) berkomitmen untuk mengeliminasi Measles dan Rubella pada tahun 2020. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan kampanye imunisasi MR. Kampanye imunisasi MR dibagi menjadi II fase di seluruh Indonesia. Fase I telah dilakukan di Pulau Jawa pada Agustus sampai September tahun 2017 dan fase II dilakukan di luar Pulau Jawa pada Agustus sampai September tahun 2018. Kelompok usia yang diimunisasi adalah anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Hal ini karena menurut data prevalensi sekitar 70 persen kasus terjadi pada anak usia di bawah 15 tahun. Imunisasi dilakukan di pospos pelayanan imunisasi yaitu posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, rumah sakit, dan di sekolah-sekolah yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), SD/sederajat, dan SMP/ sederajat. Setelah kampanye, imunisasi MR akan dimasukkan sebagai salah satu imunisasi wajib sebagai pengganti imunisasi campak pada bayi usia 9 bulan. Imunisasi MR berisikan virus Measles dan Rubella hidup yang dilemahkan (live attenuated) dan diberikan dalam satu suntikan. Setelah disuntikkan, tubuh akan
merespons dengan cara membentuk sel-sel imun sebagai bekal proteksi tubuh jika suatu saat nanti terpapar kembali dengan virus Measles maupun Rubella. Virus Measles dan Rubella tidak dapat hidup di luar tubuh manusia, sehingga jika cakupan imunisasi suatu daerah tinggi, maka akan tercipta imunitas kelompok (herd immunity). Dengan adanya imunitas kelompok tersebut maka diharapkan dapat mengurangi penularan virus ke kelompok usia lainnya dan juga melindungi kelompok usia yang diimunisasi ketika memasukki usia reproduksi. Imunisasi MR adalah imunisasi yang sangat aman dan dapat diberikan pada semua anak sehat. Efek samping atau dikenal dengan Kejadian Ikutan PascaImunisasi (KIPI) yang mungkin muncul adalah antara lain reaksi lokal seperti nyeri, bengkak, dan kemerahan di lokasi suntikan dan reaksi sistemik seperti alergi, munculnya bercak kemerahan seluruh tubuh, demam, dan badan terasa lemas. Imunisasi MR tidak diberikan pada anak yang memiliki alergi terhadap komponen dari imunisasi dan ditunda pada anak-anak yang sedang demam, batuk pilek dan diare. Apabila anak menderita penyakit, kelainan maupun mengonsumsi pengobatan jangka panjang tertentu, konsultasikan kembali kepada dokter spesialis anak sebelum melakukan imunisasi MR.
dicarikan jalan keluarnya, di antaranya: 1) siswa yang lapar di sore hari karena uang jajan sudah habis di waktu pagi, maka orangtua juga harus menyediakan uang jajan lebih atau bekal makanan yang cukup sampai sore hari. 2) Siswa dari keluarga kurang mampu dan keluarga tidak mampu, maka pihak sekolah bisa menerapkan sistem subsidi silang dengan mengenakan biaya makan tambahan pada siswa dari keluarga mampu untuk biaya makan tambahan yang disediakan pihak sekolah (utamanya pada sekolah-sekolah swasta). Solusi lain adalah pemerintah dapat mengalokasikan dana khusus untuk biaya makan tambahan bagi siswa dari kalangan keluarga kurang mampu dan dari keluarga tidak mampu. 3) Siswa merasa bosan dan capek lama berada di sekolah, maka lingkungan sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang menyenangkan dengan kehadiran guru kreatif dan interaktif yang mampu memotivasi siswa agar betah di sekolah. Kegiatan belajarmengajar di sekolah hendaklah menyenangkan dan dirindukan peserta didik yang dibarengi dengan kualitas para pengajar yang mampu mengelola pembelajaran secara kreatif, efektif, dan menyenangkan. Oleh karena itu, konsep full day school harus didesain dan diformulasikan dengan baik dan tepat sasaran dengan menerima dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, terutama sekolah sebagai pihak penyelenggara. Pemerintah harus memperhatikan dan menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yang beragam, kondisi geografis dan kearifan lokal setiap daerah. Sekolah juga harus menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bisa dipilih siswa secara representatif, nyaman dan menyenangkan. Penulis, Guru SMP Negeri 1 Abang
POJOK
Lagi, terjadi tremor harmonik di Gunung Agung - Eling untuk kita semua. *** Lama istirahat, nelayan Karangasem mulai melaut. - Badai pasti berlalu. ***
Tingkatkan kunjungan wisman, Badung optimalkan promosi. - Dengan gerakan ajeg Bali.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Usulan Pembangunan Gedung Perpustakaan Belum Diakomodir Pusat
Tabanan (Bali Post) Keinginan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan untuk memiliki gedung layanan perpustakaan yang representatif, akhirnya kandas. Sebab, bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 yang berasal dari Pemerintah Pusat, kemungkinan besar tidak bisa didapatkan. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan I Wayan Kotio, belum lama ini menjelaskan, setelah di-cross check ke Bappeda, ternyata usulan tersebut tidak diterima. ‘’Alasan belum diterima, belum tahu. Katanya, ada lima kabupaten di Indonesia yang diterima karena usulan ini memang serentak diusulkan,’’ jelasnya. Ia pun menyatakan, kemungkinan besar dana tersebut tidak bisa didapatkan, meskipun usulan tersebut untuk tahun anggaran 2019. Menurutnya, anggaran tersebut ia usulkan pada awal tahun ini dengan nilai Rp 3 miliar. Pihaknya bahkan sudah sempat dipanggil ke Gedung Bidakara di Jakarta untuk memeriksa usulan. Dan jika ini terealisasi, rencanya akan dibuat gedung layanan perpustakaan yang nyaman dilengkapi dengan WiFi dan sesuai standar gedung perpustakaan. ‘’Jadi, akan kami buat senyaman mungkin supaya mereka mau ke gedung itu,’’ tegasnya. Menurutnya, gedung layanan perpustakaan tidak untuk dipakai sarana baca saja. Perpustakaan bisa untuk rekreasi, belajar bareng, diskusi dan lain sebagainya. ‘’Artinya, supaya Tabanan memiliki gedung baca yang kondusif dan tempatnya memang ideal karena dekat dengan kota. Optimis pasti akan digemari dan banyak yang datang,’’ jelasnya. Menurut rencana, gedung layanan perpustakaan tersebut didirikan di sebelah utara Lapangan Alit Saputra di Banjar Dangin Carik Desa Dajan Peken Kecamatan Tabanan. Di lokasi tersebut, terdapat lahan kosong sekitar dua are yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan gedung berlantai tiga tersebut. Lokasi itu dipilih lantaran sangat strategis. Selain dekat dengan pusat kota, di sekitar lokasi juga terdapat sarana olahraga dan sarana penunjang lainnya. (kmb28)
Polisi Gadungan Diringkus
Tabanan (Bali Post) Hanya berselang dua hari setelah kejadian, tim Opsnal Reskrim Polres Tabanan berhasil mengungkap pelaku kasus penipuan yang berhasil membawa kabur enam unit hp milik sejumlah siswa SMPN 2 Tabanan. Pelaku yang bernama I Putu Mertayasa (21) berhasil diringkus di rumahnya di Banjar Dinas Pelem Gede Desa Batuaji Kecamatan Kerambitan pada Minggu (12/8) kemarin, sekitar pukul 01.30 wita. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Surya Kusuma mengatakan, penangkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya seseorang yang mengaku anggota Polri yang membawa kabur hp beberapa siswa SMPN 2 Tabanan pada 9 Agustus lalu. Mendapat laporan tersebut, tim Opsnal Polres Tabanan di bawah komando Kanit 1 Polres Tabanan kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mendeteksi keberadaan polisi gadungan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku bekerja sebagai cleaning service di bandara. Selain barang bukti hp yang dibawa kabur, anggota juga mengamankan satu unit sepeda motor Vario yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. ‘’Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ ucapnya. Seperti diketahui, kasus ini berawal dari adanya laporan dari masyarakat yakni pada 9 Agustus lalu sekitar pukul 07.00 Wita, salah satu ruang kelas siswa kelas VII SMPN 2 Tabanan didatangi seseorang tidak dikenal yang mengatasnamakan dirinya sebagai anggota Polri. Kemudian pelaku berdalih mengadakan sidak hp siswa terkait waspada ancaman terorisme. Beberapa siswa tidak menaruh curiga dan menyerahkan hp kepada pelaku. Kemudian untuk meyakinkan, pelaku mengajak salah satu siswa ikut ke Polres Tabanan. (kmb28)
Atasi Kesemrawutan Jatiluwih
Dewan Kembali Usulkan Pembangunan Terminal Transit
Tabanan (Bali Post) –
DTW Jatiluwih menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan selain DTW Tanah Lot dan Ulundanu Beratan. Hal ini dibuktikan dengan tingkat kunjungan wisatawan ke Jatiluwih yang terus meningkat setiap tahunnya. Sayangnya, perkembangan pariwisata tersebut tidak dibarengi kesiapan pemerintah terkait infrastruktur. Salah satu masalah yang menyelimuti DTW Jatiluwih adalah kekroditan lalu lintas dan minimnya areal parkir. Akibat persoalan tersebut, Jatiluwih dan jalur menuju kawasan tersebut terkesan semrawut. Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mengatakan, jalur menuju Jatiluwih kini sudah sangat semrawut. Akses jalan menuju Jatiluwih terutama dari Senganan, Penebel, sangat
BUMDesa Bersama Selemadeg Kelola Mesin Penyosohan Padi Tabanan (Bali Post) Untuk menjaga dan meningkatkan harga jual gabah di tingkat petani, pemerintah pusat memberikan bantuan berupa mesin penyosohan padi ke Kecamatan Selemadeg, Tabanan. Nantinya, mesin penyosohan padi ini dikelola oleh BUMDesa Bersama Kecamatan Selemadeg. Diharapkan dengan adanya mesin ini, gabah petani langsung dibeli oleh BUMDes dengan harga yang sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) atau bahkan di atas HPP. Bendahara BUMDesa Bersama Selemadeg yang juga Perbekel Bajra Utara, Wayan Sukanata, mengatakan mesin penyosohan beras ini merupakan bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. ‘’Bantuannya satu paket. Jadi, tidak hanya mesin
tetapi fasilitas pendukungnya seperti gedung tempat mesin dan lantai jemur,’’ ujarnya, Minggu (12/8) kemarin. Nantinya bantuan ini dikelola oleh 10 BUMDes yang ada di Selemadeg di bawah naungan BUMDesa Bersama Selemadeg. Saat ini, proses pengerjaan bangunan untuk mesin serta lantai jemur sedang berlangsung. Menurut Sukanata, latar belakang bantuan ini untuk membantu menjaga maupun meningkatkan harga jual gabah petani di Selemadeg. Sebab selama ini, petani di Selemadeg masih banyak bergantung pada tengkulak sehingga harga gabah terkadang tidak sesuai dengan biaya produksi yang dikeluarkan petani. Jika nanti alat dan bangunan sudah siap, sebagai langkah awal BUMDesa Bersama Selemadeg akan membeli
gabah di wilayah Selemadeg. ‘’Nantinya bisa masing-masing BUMDes yang ada di Selemadeg yang membeli gabah ke petani. Tetapi di BUMDesa Bersama ini juga akan ada tenaga khusus untuk membeli gabah ke petani. Karena melihat modal, tahap awal masih di wilayah Selemadeg dulu,’’ ujarnya. Pembelian gabah ke depannya tidak menutup kemungkinan akan menyasar seluruh Tabanan, mengingat BUMDesa Bersama ini bekerja sama dengan PDDS Tabanan. Sementara itu, Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Darmawan menyampaikan, dengan adanya mesin penyosohan beras yang dikelola oleh BUMDesa Bersama Selemadeg, maka ke depan PDDS tidak hanya membeli beras tetapi langsung gabah dari petani. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Bencana gempa yang menimpa NTB dan juga dirasakan di Bali beberapa waktu lalu, tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berlibur ke Bali. Ini bisa dilihat dari jumlah kunjungan ke DTW Tanah Lot pascagempa yang tetap stabil. Dari data per Jumat (10/8), kunjungan wisatawan mencapai 9.173 pengunjung yang terdiri dari 1.924 wisatawan domestik (wisdom) dan 7.249 wisatawan mancanegara (wisman). Sementara kunjungan pada Juli tercatat 111.335 wisdom dan 159.371 wisman. Total kunjungan mencapai 270.706 orang. ‘’Kunjungan masih stabil. Rata-rata sembilan ribuan per hari. Harapannya, tidak ada pengaruh terlebih akan ada festival sebentar lagi,’’ ujar Manajer DTW Tanah Lot, Ketut
Toya Adnyana, Minggu (12/8) kemarin. Meski tak berdampak pada angka kunjungan, pihak pengelola tetap menerapkan langkah pengamanan seperti melakukan penutupan sejumlah akses menuju pantai saat cuaca buruk. Langkah ini sebagai antisipasi jika terjadi gelombang besar maupun antisipasi pascagempa Lombok. Selain itu, manajemen menerjunkan semua personel lifeguard untuk melakukan pengawasan di kawasan bibir pantai. Toya melanjutkan, pascagempa Lombok hingga kini belum ada peralihan kunjungan wisatawan dari Lombok ke Bali, khususnya DTW Tanah Lot. Jumlah kunjungan ke DTW Tanah Lot masih didominasi wisman yakni sekitar 70 persen. (kmb24)
Ketut Toya Adnyana
Gempa Lombok Tak Pengaruhi Kunjungan ke Tanah Lot
Bali Post/san
sempit. Kendaraan roda empat sulit berpapasan. Salah satunya harus mengalah ke luar badan jalan. Apalagi saat ada bus melintas, dipastikan semua badan jalan hanya untuk bus tersebut. Inilah yang kemudian kerap menimbulkan kemacetan. Belum lagi, katanya, di DTW Jatiluwih tidak ada areal parkir yang memadai. Banyak kendaraan yang terpaksa diparkir di badan jalan. ‘’Perlu dicari solusi untuk mengatasi
hal tersebut,’’ kata Arnawa, Minggu (12/8) kemarin. Solusi harus segera dirumuskan sebelum Jatiluwih semakin semrawut. Dia khawatir, karena masalah-masalah tersebut, turis membatalkan kunjungan ke Jatiluwih. Untuk itu, pihaknya kembali menggulirkan wacana pembuatan terminal transit. Terminal ini nantinya menampung setiap kendaraan pengangkut wisatawan, sehingga tidak ada yang lang-
sung menuju Jatiluwih. ‘’Saya kira solusi yang bisa ditempuh dengan membuat terminal transit. Lokasinya di areal Pasar Senganan. Sementara wisatawan diantar dengan shuttle bus ke lokasi,’’ katanya. Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Tabanan, I Wayan Lara. Menurutnya, kemacetan menuju areal Jatiluwih harus dipikirkan dan dibuat tindakan cepat. Dia tidak ingin Jatiluwih jadi semrawut, karena masalah transportasi dan parkir. Apalagi jalan masuk menuju Jatiluwih kecil dan sulit untuk diperlebar karena sudah padat penduduk. ‘’Tidak mungkin membangun areal parkir yang luas
di Jatiluwih karena akan merusak alam. Saya kira terminal transit di Senganan segera harus diwujudkan,’’ tegasnya. Sementara untuk penataaan pasar, dikatakannya bisa dicarikan alternatif lain atau bisa bersinergi di satu tempat. Pemikiran ini kembali dimunculkan pihaknya karena berkaitan dengan potensi pendapatan daerah. Jatiluwih harus terus dikembangkan sehingga pendapatan daerah bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakat sekitar semakin baik. ‘’Saya harap instansi terkait mulai membahas hal tersebut dan segera diwujudkan,’’ katanya. (kmb28)
Cuaca Membaik, Nelayan Mulai Panen Lobster Tabanan (Bali Post) Setelah tidak melaut hampir satu bulan lamanya, nelayan di Tabanan akhirnya kembali melaut. Kondisi gelombang sudah mulai tenang dan diperkirakan akan bertahan sampai satu pekan ke depan. Meski baru beberapa nelayan yang melaut, hasil tangkapan lobster sudah mulai terlihat. Bahkan, sebagian besar lobster yang ditangkap memiliki berat yang memenuhi syarat ekspor yaitu minimal 205 gram. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan Ketut Arsana Yasa, Minggu (12/8) kemarin, mengatakan cuaca mulai membaik sejak Sabtu (11/8). ‘’Hari Minggu ini, gelombang sedikit naik. Tetapi Sabtu kemarin, sudah ada beberapa nelayan yang mulai melaut dan sudah menangkap lobster. Satu nelayan rata-rata dapat Rp 800 ribu sekali melaut,’’ jelasnya. Ia melanjutkan, meskipun kemarin, gelombang kembali naik, tetapi cuaca diperkirakan kembali membaik dan bisa untuk melaut selama sepekan ke depan. ‘’Diperkirakan Selasa hingga Kamis nanti, cuaca kembali baik
NELAYAN - Nelayan di Pantai Kelating. dan nelayan bisa melaut,’’ ujarnya. Mengenai bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang diusulkan agar bisa didapatkan nelayan karena hampir sebulan tidak melaut, dia menyatakan hal itu tetap diusahakan HNSI. ‘’Sedang dalam proses verifikasi nelayan di masing-masing kelompok. Jika tidak berhalangan, Agustus ini CBP disalurkan,’’ katanya. Sementara itu, salah satu pengepul lobster di Yeh Gangga Desa Sudimara, Tabanan,
Dewa Gede Ada Artana, mengatakan stok lobster sempat kosong sejak 14 Juli lalu. Namun karena cuaca membaik, sudah ada nelayan yang melaut dan menangkap lobster. ‘’Sabtu kemarin, ada sebanyak empat nelayan di Yeh Gangga melaut dan dapat sepuluh kilogram lobster,’’ ujarnya. Meski sempat kosong selama satu bulan lebih, menurut Dewa Ada, permintaan ekspor lobster tetap ada. ‘’Ekportir tetap menunggu hasil tangkapan lobster dari Tabanan. Tidak
Bali Post/san
ada penurunan permintaan, hanya saja tidak bisa dipenuhi karena sebulan nelayan tidak bisa melaut,’’ jelasnya. Kondisi paceklik lobster tidak hanya terjadi di Tabanan tetapi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Karena stoknya yang masih minim, harga jual lobster untuk ekspor saat ini di tingkat nelayan mengalami peningkatan yaitu Rp 350 ribu hingga Rp 380 ribu per kilogramnya. Musim lobster akan terus berlangsung hingga April 2019 mendatang. (kmb24)
BULELENG
8 Pascagempa
Warga Butuhkan Sembako dan Air Bersih Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 28 orang dari tujuh kepala keluarga (KK) korban gempa yang rumahnya rusak berat itu hanya menempati dua buah tenda dari bahan plastik yang kurang memadai. Sehingga warga Dusun Kelandis, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan ini tidurnya sangat tidak nyaman kalau enggan disebut mereka itu tidur berdesak-desakan. Di tempat dibangunnya tenda itu tampak masih berserakan material rumah yang hancur dan rata dengan tanah dari keluarga Gede Sidi Mantra (29). Rumah miliknya itu rata dengan tanah setelah diguncang gempa Minggu (5/8) lalu. Keluarga ini menempati satu tenda bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Sedangkan, satu tenda lainnya adalah tenda yang diberikan secara swadaya dari para pengungsi pascarumahnya rusak. Keterbatasan tempat itu membuat barang-barang yang ada juga berserakan. Parahnya lagi mereka harus tidur beralaskan terpal plastik yang tak layak. Selain persoalan tempat tidur, mereka juga mengalami kesulitan memasak. Pasalnya, peralatan memasak dan dapur yang dipergunakan sebelumnya sudah porak-poranda. Gede Sidi Mantra mengatakan orang-orang yang menempati dua buah tenda itu merupakan keluarga besarnya. Mereka di antaranya Jero Ketut Mangku Rentena, Wayan Sugita, Nyoman Rentana, Made Teken, Nyoman Sukadana, dan Nyoman Rentada. ‘’Mereka mengungsi di halaman rumah saya ini. Rumahnya yang rusak akibat gempat itu jauh dari sini. Ada di pedalaman sana,’’ katanya. Sejak mengungsi, warga itu mengalami persoalan serius. Hingga kemarin, warga itu belum mendapat bantuan sembako dari pemerintah. Bahkan, warga itu harus mencari air bersih yang jauh dari lokasi pengungsian untuk sekadar buat memasak dan juga minum air. Sekretaris BPBD Buleleng Ketut Susila mengaku sedang mengurus sembako ke provinsi untuk dibagikan kepada pengungsi. Saat ini, stok sembako di BPBD Buleleng sedang kosong. Terkait keperluan tenda pengungsi, Susila tidak menampik BPBD Buleleng tidak punya jumlah tenda yang memadai. Apalagi keberadaan tenda yang diperlukan relatif banyak di beberapa titik. Untuk keperluan air bersih, Susila berjanji akan memasang tandon air guna mengatasi persoalan air bersih bagi pengungsi di Klandis itu. ‘’Stok air yang ada memang terbatas. Makanya kami berharap pengungsi bersabar. Kami masih menunggu bantuan logistik dari provinsi,’’ katanya. (kmb38)
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Pasokan Turun
Warga Desa Patemon Kesulitan Air Bersih Buleleng (Bali Post) -
Pasokan air bersih di Desa Patemon, Seririt sejak tiga hari lalu terganggu. Warga di desa ini pun kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) dan juga memasak. Menyusul situasi ini, warga pun terpaksa menampung air bersih bantuan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng Warga di desa Patemon saat ini, mengandalkan pasokan air bersih dari jaringan PDAM Buleleng. Memasuki musim kemarau ini, pasokan air bersih menurun. Hal itu mengganggu pelayanan air bersih. Warga pun kemudian menerima pelayanan air bersih secara bergiliran. Puncaknya tiga hari lalu, pelayanan air bersih di desa ini mati total. Sejak itu, warga tidak dapat pasokan air bersih optimal. Terpaksa untuk keperluan minum dan memasak, warga membeli air dalam kemasan. Sedangkan, untuk MCK beberapa warga ada yang mendatangi sumber air terdekat atau menumpang MCK ke rumah tetangga, yang masih mendapat pelayanan air bersih normal. Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka, Minggu (12/8) kemarin, membenarkan warga Desa Patemon, kesulitan pasokan air bersih. Dia mengatakan, sejak musim kemarau tiba, pelayanan air bersih dari PDAM di desa itu mulai ada gangguan. Ini karena turunnya debit
air, sehingga pasokan air bersih itu tidak mencukupi seluruh warga. Karena itu dilakukan pelayanan secara bergilir. Atas situasi itu, pemerintah desa dan kecamatan sudah berkoordinasi dengan manajemen PDAM agar diberikan bantuan air tangki. Dengan bantuan PDAM, keperluan air minum dan memasak bisa dipenuhi. Sedangkan, untuk MCK, warga masih bisa mengatasi dengan mencari sumber air seperti sungai atau meminta air dari desa tetangga. Selain Desa Patemon, kata Riang Pustaka, ada beberapa desa lainnya yang mengalami hal berupa. Seperti Lokapaksa, Pangkung Paruk, Banjar Asem, dan Desa Kalisada. Beberapa desa ini sudah menjadi langganan kesulitan air bersih ketika memasuki musim kemarau. “Bisa dibilang rawan krisis air bersih. Harapan kami masalah ini ada solusinya setelah pembangunan reservoar dari Bendungan Titab-Ularan itu,” jelasnya. Direktur Utama (Dirut)
Bali Post/kmb38
KESULITAN AIR BERSIH – Warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt kesulitan air bersih. Ini karena pasokan air bersih dari PDAM terganggu akibat musim kemarau dan akibat gempa, kaptering mengalami kerusakan. PDAM Buleleng, Made Lestariana, mengatakan, ada lima desa di Kecamatan Seririt yang mengalami gangguan air bersih. Desa itu yakni Rangdu, Ringdikit, Patemon, Banjar Asem, dan Desa Lokapaksa. Pelayanan air bersih di lima desa itu terganggu lantaran pasokan air dari kaptering di Desa Gunung Sari menurun.
Ini karena kaptering tersebut mengalami kerusakan akibat bencana gempa susulan yang berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis (9/8) lalu. Akibat gempa itu, sekitar dua meter dari lokasi kaptering keluar aliran air, sehingga daya tampung air di kaptering itu menjadi turun. Pascakejadian itu, PDAM
telah memasok air tangki, sehingga bisa membantu warga mendapatkan pasokan air bersih. “Gempa itu membuat ada pergerakan tanah sehingga air keluar di luar kaptering. Hal itu memicu turunnya pasokan air, untuk daerah pelayanan kami di Kecamatan Seririt,’’ katanya. (kmb38)
Sikapi Krisis PPNS
Pemkab Didesak Lakukan Upaya Serius Lembaga dewan di Buleleng prihatin dengan eksistensi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang terjadi belakangan dalam kondisi krisis personel. Betapa tidak, situasi ini dianggap kontradiktif. Regulasi mengamanatkan keberadaan PPNS dalam jumlah ideal. Namun sisi lain, justru pemerintah kesulitan merekrut PPNS itu. Tidak heran atas situasi itu, dewan menilai terjadi diskresi. Karena itu, dewan mendorong pemkab melakukan upaya serius. Bagaimanakah solusinya untuk menambah pegawai yang memiliki kompetensi di tengah belum adanya formasi perekrutan dari pusat?
Bali Post/kmb38
KORBAN GEMPA – Warga korban gempa di Dusun Kelandis, Desa Pakisan mengharapkan bantuan sembako dan air bersih.
KETUA Komisi I DPRD Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, mengatakan hal itu pada saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian
Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng akhir pekan lalu. Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, keperluan PPNS itu diperkirakan semakin ber-
tambah. Ini sejalan dengan ditetapkannya sejumlah peraturan daerah (perda) baru. Idealnya, pemerintah memiliki lima belas orang PPNS. Faktanya, pemerintah baru bisa menyiapkan 10 orang PPNS yang sudah mengantongi sertifikat. Selain itu, pemerintah juga memerlukan pegawai dengan kompetensi juru sita. Ini penting, untuk mempercepat proses penagihan tunggakan pajak. Ditambah lagi perlu tenaga auditor untuk ditugaskan di Inspektorat Buleleng. “Dalam kondisi seperti ini, kami berharap pemerintah harus mengambil sebuah diskresi,” katanya. Karena itu, politisi dari Desa/Kecamatan
Banjar ini meminta pemerintah mengambil kebijakan khusus untuk menangani krisis PPNS di daerahnya ini. Perlu juga pegawai kompetensi khusus lainnya yakni juru sita, PPNS dan juga auditor. Selama ini, Inspektorat Buleleng mempekerjakan tenaga auditor hanya 21 orang. Sesuai kajian luas wilayah dan jumlah desa yang ada di Buleleng, idealnya inspektorat itu punya tenaga 42 orang auditor. Kalau pemerintah pusat tidak membuka kembali keran moratorium perekrutan PNS. Dirinya berharap pemerintah pusat menerbitkan peraturan pemerintah yang bisa dijadikan sebagai pedoman
pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sesuai UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan cara ini, pemerintah pun memiliki pedoman, pegawai dengan kompetensi seperti apa yang bisa diangkat dengan skema tersebut. Dalam waktu dekat ini, Komisi I DPRD Buleleng akan menyusun sebuah kajian pada pemerintah untuk dijadikan referensi. Selain itu, dewan melakukan konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). (mud)
GIANYAR
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
9
Peringati ”World Elephant Day”
Sepuluh Gajah Diperlakukan Spesial
Gianyar (Bali Post) PBB sudah menetapkan setiap 12 Agustus sebagai Hari Gajah Sedunia (World Elephent Day). Momentum ini juga untuk mengingatkan populasi hewan terbesar di dunia semakin menurun. Bali Zoo sebagai lembaga konservasi yang berlokasi di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati memberikan perlakuan spesial terhadap sepuluh ekor gajah, Minggu (12/8) kemarin. Head of Public Relations Bali Zoo, Emma Chandra, mengatakan peringatan Hari Gajah Sedunia ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap mamalia darat terbesar tersebut.
Pasalnya, populasi hewan ini khususnya di Indonesia semakin menurun. “Sudah semestinya hewan ini diberi perhatian lebih, sebagai wujud pelestarian,” ujarnya. Emma Chandra menambahkan, panitia menyiapkan sajian buah-buahan secara prasmanan. Buah dengan total berat 100 kilogram itu ditata sepanjang 15 meter. Dipandu oleh pawang, seekor gajah jantan dan sembilan gajah betina itu tampak makan dengan lahap. Sejumlah wisatawan yang berkunjung bisa langsung berinteraksi dengan gajah-gajah tersebut. Seperti memberi makan hingga berfoto dan selfie. “Semua gajah terlihat sangat bahagia me-
nyantap buah-buahan yang telah disediakan. Ini terlihat dari kibasan telinga gajah,” ujarnya. Puas makan bersama, gajah-gajah tersebut dituntun menuju kolam besar untuk mandi bersama. Menurut Emma Chandra, saat ini, Bali Zoo memiliki 13 ekor gajah Sumatra yang terdiri dari 2 jantan dan 11 betina. Tiga di antaranya tidak diikutsertakan karena ada yang dalam kondisi bunting. Setiap hari, seekor gajah wajib makan sekitar 250 kilogram buah maupun umbi-umbian. “Selain itu, gajah juga mendapatkan vitamin, obat cacing, dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter secara rutin,” katanya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus pelaku pencurian, Wayan Sumerta (36). Aksi pencurian handphone (HP) ini dilakukan pelaku di sebuah rumah kos di Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, Sabtu (11/8) malam. Dari aksi ini, jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati mengamankan dua buah HP curian. Dikonfirmasi Minggu (12/8) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Winangun menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan aksi pencurian, Sabtu malam sekitar pukul 18.30 Wita. Berdasarkan LPB/98/ VII/2018/BALI/RES GR/ SEK SKWT itu, polisi melakukan
penelusuran. Tidak butuh waktu lama, HP milik korban yang hilang itu terdeteksi di wilayah Denpasar. “Tim Opsnal Polsek Sukawati mendapatkan informasi bahwa salah satu HP yang hilang tersebut berada di sebuah counter HP Asti Cell di Jalan Kemuda Nomor 18 Denpasar Timur,” kata Winangun seizin Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta. Akhirnya, polisi langsung mendatangi pemilik counter HP tersebut. Setelah dicek, ternyata benar HP itu milik korban. Menurut hasil interogasi, HP tersebut dibawa oleh seorang pria untuk diperbaiki karena kunci HP tidak bisa
dibuka. Polisi kemudian mendatangi alamat pria tersebut di seputaran Desa Blahbatuh. “Di lokasi itulah, kami mendapat pelaku bernama Wayan Sumerta,” kata Iptu Winangun. Berdasarkan pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, kata Winangun, pelaku Wayan Sumerta mengakui perbuatannya melakukan aksi pencurian di dua kamar kos. Pertama, di kamar kos Genip Istanto (34). “Padahal, di kamar yang tidak terkunci ini Genip sedang tidur. Pelaku mengaku sempat melangkahi tubuh korban yang tidur, namun dia tidak terbangun,” ujarnya. Berhasil mengambil HP milik Genip Istanto, pelaku lantas mengarah ke kamar lain di rumah kos itu yang juga tidak terkunci. Di kamar kos yang ditempati Sulismi (24), pelaku mengambil HP dan barang berharga seperti perhiasan dan dompet. “Tapi dari keterangan pelaku, barang berharga berupa emas dan dompet ini dibuang saat bergegas kabur, karena terkejut saat diteriaki oleh seorang warga,” ujarnya. Namun, saat polisi menelusuri keterangan pelaku, di tempat pembuangan barang berharga itu sudah tidak ditemukan apa pun. Polisi kini masih mendalami keterangan pelaku. “Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang curat, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ujar Winangun. (kmb35)
Pencuri HP Diringkus Polisi
Bali Post/kmb35
DIRINGKUS - Pelaku Wayan Sumerta (jongkok) usai diringkus polisi.
Bali Post/kmb35
PERINGATAN - Serangkaian peringatan World Elephant Day, sejumlah gajah di Bali Zoo mendapat perlakuan spesial.
Aniaya Tetangga Kos, Pasutri Asal Lombok Diamankan Polisi
Gianyar (Bail Post) Pasangan suami-istri (pasutri) Amak Sadikin (46) dan Murniati (30) diamankan polisi karena melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga di sebuah kos-kosan di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Sabtu (11/8) malam. Ironisnya, dalam aksi penganiayaan itu, pelaku Murniati menggigit jari manis korban Jumayah (30) hingga putus. Kasus ini masih ditangani aparat Polsek Sukawati. Informasi yang dihimpun Bali Post, Minggu (12/8) kemarin, pelaku dan korban memang tinggal bertetangga di kos-kosan milik Wayan Gunawan di Desa Ketewel. Diketahui antara Murniati asal Lombok dan Jumayah memang sering berselisih. Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita, percekcokan kembali terjadi. Percekcokan yang semakin memanas, akhirnya berujung aksi penganiayaan antarkedua ibu
rumah tangga ini. Amah Sadikin yang melihat kejadian ini diketahui turut membantu istrinya, dengan cara memegang korban Jumayah. Alhasil, Murniati dengan leluasa menganiaya korban, termasuk menggigit jari manis kiri korban hingga putus. Tak pelak, kejadian ini membuat penghuni kos lainnya geger. Beberapa dari mereka berupaya melerai, serta ada pula yang menghubungi aparat kepolisian.
Usai aksi penganiayaan itu, pasutri asa Lombok ini melarikan diri ke arah Denpasar. Sementara korban Jumayah dilarikan oleh warga ke rumah sakit terdekat. Polisi yang mendatangi lokasi tersebut, lantas berupaya menelusuri keberadaan pasutri asal Lombok tersebut. Polisi juga berupaya menghubungi Amak Sadikin melalui ponsel yang nomornya diperoleh dari seorang warga. “Kami membujuk Amak
Sadikin dan akhirnya dia bersedia balik ke kos-kosan itu bersama istrinya. Mereka langsung kami giring ke Mapolsek Sukawati untuk dimintai keterangan,” kata Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta seizin Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Berdasarkan hasil interogasi, kata Pande Sugiharta, pasutri asal Lombok ini mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap korban. Dugaan sementara, aksi penganiayaan ini terjadi lantaran kesalahpahaman. “Dugaan sementara hanya karena salah paham. Mereka masih kami amankan di Mapolsek,” tegasnya. (kmb35)
10
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
KARANGASEM
Gunung Agung Tremor Harmonik Amlapura (Bali Post) Seiring peristiwa gempa bumi di Lombok, belakangan terjadi penurunan aktivitas Gunung Agung. Tetapi, situasi seketika kembali berubah sejak Sabtu (11/8) lalu. Selain mulai terpantau adanya aktivitas embusan, juga kembali terekam adanya gempa tremor harmonik. Warga Karangasem, khususnya yang tinggal di kaki Gunung Agung, kembali diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data dari PVMBG, tremor harmonik terekam Sabtu lalu pada periode pengamatan pukul 12.00 Wita sampai 18.00 Wita. Tremor yang terekam hanya satu kali. Amplitudonya 5 mm berdurasi 47 detik. Meskipun pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menya-
takan intensitas gempa harmonik yang terjadi belum signifikan, tetapi ini merupakan peringatan kalau ancaman bencana dari Gunung Agung juga belum selesai. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Dr. Devy Kamil Syahbana, Minggu (12/8) kemarin, mengatakan meski intensitas tremor harmonik belum signifikan, tetapi perlu diingat, dengan atau tanpa tremor harmonik, aktivitas Gunung Agung masih berada di level tiga, Siaga. Itu artinya, erupsi itu dapat terjadi sewaktuwaktu. “Parameter yang mengawali terjadinya erupsi itu tidak harus berupa tremor harmonik,” katanya. Tremor harmonik menggambarkan adanya pergerakan fluida magmatik yang mengalir
dari kedalaman dangkal. Pergerakan fluida dapat berupa gas atau cairan. Namun, pihaknya menekankan, sampai saat ini tidak ada teknologi yang mampu menentukan atau memastikan terjadinya erupsi apalagi sampai detail ke waktunya. Manifestasi permukaan akibat tremor harmonik ini bisa berupa erupsi atau embusan. Minggu kemarin, sedikitnya terekam tiga kali terjadi aktivitas embusan. Periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 Wita terjadi tiga kali embusan dengan amplitudo 4-6 mm durasi 18-30 detik. Periode pukul 06.00-12.00 Wita satu kali embusan, amplitudonya 10 mm berdurasi 50 detik. Juga terekam adanya gempa tektonik lokal dan tektonik jauh. (kmb31)
11
Gelombang Tenang, Nelayan Melaut Amlapura (Bali Post) Sejak tiga hari belakangan ini, sebagian besar nelayan sudah mulai berani melaut mengingat gelombang mulai tenang bersahabat. Sebelumnya, memang sempat ada ketakutan, akibat gelombang besar. Seorang nelayan di Pesisi, Desa Tumbu, Karangasem, Ujang, mengatakan Minggu (12/8) kemarin, memang sempat sekitar sepekan dirinya dan rekan-rekannya tidak berani melaut, akibat gelombang tinggi. Apalagi, setelah adanya gempa dahsyat di Lombok, tersebar isu bakal berpotensi tsunami. Hal itu membuat dirinya harus mengurungkan niatnya turun ke laut, mencari ikan. “Saya baru tiga hari ini kembali melaut. Sebelumnya, sempat libur sekitar sepekan. Kini, sebagian besar warga yang berkecimpung sebagai nelayan sudah berani melaut, karena ombaknya mulai sedikit bersahabat. Tetapi masih ada sejumlah nelayan yang perahunya kecil belum juga berani melaut karena masih ada
gelombang. Yang perahunya besar lebih aman karena itu tidak masalah turun melaut,” ujarnya. Ujang sudah tiga hari ini menjalani rutinitasnya sebagai nelayan. Selama ini, ikan yang ditangkap pun lumayan banyak. “Selalu dapat saja ikan setiap turun. Tangkapan ikan hari ini (Minggu - red) sebanyak 300 ekor,” paparnya. Lebih lanjut dikatakannya, hasil tangkapannya itu selain untuk lauk-pauk setiap harinya, juga sisanya dijual kepada pengepul. “Beberapa untuk lauk pauk, sisanya saya jual. Untuk menjualnya gampang, karena ada pengepul yang langsung mencari ke sini,” ujar Ujang. (kmb41)
Bali Post/kmb41
HASIL TANGKAPAN - Nelayan saat menurunkan hasil tangkapan dari melaut.
12
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
U.0000567-peng
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dibutuhkan Segera SPG untuk Bakery Hub.085101979497
LOWONGAN Dcr: FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta40, Kuta
B.BP.001.08.18.0000354
Dibutuhkan Segera Sopir untuk Bakery Hub.081321123422
B.BP.001.08.18.0000544
!!!! Sopir SIM A,CV Kirim: Jln Kartini No.80/WA:081238122222
B.BP.001.08.18.0000355
Dicari Supir SIM B1,Jl.Gatsu Timur No.266 Telp:(0361) 413068
B.BP.001.08.18.0000173
!Dcr serabutan wanita u.Toko Dalung dan PRT H.085102831808
B.BP.001.08.18.0000436
Dcr Tukang Perak,usia max 35th. Hub.08113990076
B.BP.001.08.18.0000580
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto PastiBrangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.07.18.0001548
Dcr:Kurir,Telemarketing, Teknisi. Hub.0361-239117 B.BP.001.08.18.0000548
B.BP.004.08.18.0000579
Dcri slles UPVC Sliding door &kitchen set almnium Ada Mtor+ gaji+incentive wa 08155702438 / fadjarlontoh1@gmail.com
Cr Gr Prvt Renang&B.Inggris.u/ malam,CV:hrdbali2018@gmail.com B.BP.001.08.18.0000571
Dbtuhkan Satff yang bisa berbahasa Jepang,Bhs Inggris & bisa mengoperasikan computer dengan baik.Gaji 10jt/bln.0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com
B.BP.004.08.18.0000497
Gardener(Boy)& Housekeeping (girl) experince villa/hotel English speaking motorbike & SIM C.Good salary Tlp.081238845170
B.BP.001.08.18.0000104
B.BP.145.08.18.0000575
Dcr Accounting, mahir Exel, Diploma, pengalaman 0818346584
Kafe Kerobokan,Waitress,Casir, Cook Helper,Tnpa Pglmn Dilatih dg Cr Profesional,087861378730
B.BP.004.08.18.0000501
Dcr Kary Pria utk Laundry bisa nyetir Hub. 081238563697
B.BP.001.08.18.0000543
B.BP.004.08.18.0000498
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
ALUMINIUM RUPA-RUPA
FOTO COPY
B.BP.004.08.18.0000285
Rmh Minimlis 45/80.C/Krd, 250Jt Lok.IB Mantra/081703280603Pmlk B.BP.001.08.18.0000572
DIJUAL TANAH Tanah Kvl di Mengwi 140Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit, 087862450004 B.BP.001.08.18.0000573
G.04
SERVICE
BIRO JASA
B.BP.001.08.18.0000450
Djl Rmh 6are Lt.2 Jl.Gelogor CarikPemoganHub.081338882895
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
BIRO JASA
SERVICE
DIJUAL RUMAH Dijual Rumah di Jl.Utama Tukad Badung Dps,LT570m2,SHM & IMB, Pemilik Langsung,085238311111
G.03
BIRO JASA
ALUMINIUM
B.BP.001.08.18.0000480
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
G.05
DIJUAL MOBIL
SUZUKI
Dilelang Suzuki Pick Up 2015 Asli Bali hub.089619874461
G.02
B.BP.001.08.18.0000577
B.BP.001.08.18.0000554
DIJUAL MOBIL
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000581
G.07
G.01
Urgen DW Cook for villa App to Jl.Daksina No.33 Batubelig Ph.081325458734/0361-4732527
B.BP.821.08.18.0000541
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
Dcr Tmt ST Sipil berpengalaman SMKBangunan,SMKAkuntansi,SMK Mesin,087760070441 Jl.Plawa 37
Dcr Min Lls SMU utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj.0811380028
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Villa Seminyak Teknisi Enginer Maintenance sms 081999882123
Dcr Karyawati u/Wr.Babi Guling Sari Kembar di Taman Kerobokan yg Brpglmn,Gj.2Jt,081338665134
B.BP.001.08.18.0000578
Informasi pasang iklan Telepon
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
G.06
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172 B.BP.001.08.18.0000574
BANGLI
14
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Pemkab akan Sertifikatkan Danau Batur
Bangli (Bali Post) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli berencana menyertifikatkan Danau Batur di Kintamani. Hal itu dilakukan agar ada kejelasan mengenai kepemilikan Danau Batur. Adanya rencana penyertifikatan danau itu diungkapkan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengelolaan Danau Batur yang juga Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Minggu (12/8) kemarin.
Bali Post/ina
LONGSOR - Mobil patroli Satlantas Polres Bangli (ditutup terpal) yang terperosok ke sungai akibat tanah dan tembok lapangan tembak tergerus longsor.
Longsor, Mobil Patroli Satlantas Terperosok ke Sungai
Di Bebalang, Kandang Babi dan ’’Panyengker’’ Ambles Bangli (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli sejak beberapa hari terakhir, memicu longsor di sejumlah titik. Pada Minggu (12/8) kemarin, longsor menggerus lapangan tembak Polres Bangli hingga mengakibatkan mobil patroli Satlantas jatuh ke sungai. Di lingkungan Bebalang, longsor menggerus tembok panyengker dan kandang babi milik warga hingga menyebabkan pemiliknya mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, longsor di lapangan tembak Polres Bangli yang lokasinya berada di sebelah
selatan garasi Sat Sabhara, terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Tanah yang ketika itu mengalami longsor menyeret tembok lapangan tembak sepanjang 15 meter. Satu unit mobil patroli milik Satlantas yang saat itu kebetulan terparkir di dekatnya juga ikut terseret dan jatuh ke sungai. Sulhadi mengatakan, mobil patroli berjenis sedan tersebut kondisinya memang sudah rusak. Pascakejadian, sore kemarin pihaknya melakukan evakuasi terhadap mobil patroli tersebut menggunakan alat berat milik Dinas PUTRPerkim Bangli. Tidak ada korban
jiwa dalam kejadian itu. ‘’Nihil korban jiwa. Kerugian materi akibat jebolnya tembok penyengker kurang lebih Rp 70 juta,’’ terangnya. Sementara itu, di Kelurahan Bebalang, hujan deras juga memicu longsor di belakang rumah milik Wayan Wija. Longsor menyeret tembok pekarangan rumahnya sepanjang kurang lebih 25 meter. Tak hanya itu, empat kandang yang berisi enam ekor babi di dekatnya juga ikut ambrol dan jatuh ke jurang. Wija yang ditemui siang kemarin mengatakan, longsor terjadi pada Sabtu (11/8) dini hari sekitar pukul 02.12 Wita. Sebelum longsor, wilayah Ban-
gli diguyur hujan deras selama seharian penuh. ‘’Saat kejadian hujannya gerimis. Terdengar suara gemuruh. Setelah saya cek ternyata tembok dan kandang babi saya sudah ambles ke jurang,’’ terangnya. Dia dibantu warga lainnya baru bisa melakukan evakuasi pada pagi hari. Akibat kejadian itu, dia mengalami kerugian hingga Rp 250 juta. Wija kini khawatir hujan yang terus melanda Bangli mengakibatkan merajan-nya yang berada di dekat jurang mengalami hal serupa. ‘’Sekarang yang saya khawatirkan merajan saya, karena kondisi temboknya sudah mulai retak-retak,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli mencari pinjaman daerah untuk menutupi defisit, kabarnya ditolak Kemendagri. Hal ini menyebabkan sejumlah kegiatan yang telah dirancang di APBD 2018 terancam tak bisa berjalan. Sesuai kesepakatan dengan DPRD beberapa waktu lalu, besaran dana yang akan dipinjam Pemkab Bangli sebesar Rp 81 miliar. Dikonfirmasi terkait kebenaran kabar tersebut, Minggu (12/8) kemarin, Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli Gede Suryawan enggan memberikan jawaban. Pejabat asal Kelurahan Kubu ini beralasan, dirinya tak bisa memberikan penjelasan karena masalah itu menyangkut kebijakan. Sementara itu, anggota DPRD Bangli Made Sudiasa mengungkapkan, untuk bisa mendapatkan pinjaman daerah, Pemkab harus membuat perencanaan matang. Perencanaan minimal dilakukan setahun sebelum APBD berjalan. Tak hanya itu, dana yang akan dipinjam juga harus jelas penggunaannya. Pinjaman daerah bisa dilakukan untuk kegiatan-kegiatan yang memberikan titik balik seperti untuk pembangunan rumah sakit. ‘’Tidak bisa pemerintah meminjam dana karena kekurangan anggaran,’’ jelasnya. Terkait kabar penolakan dari Kemendagri, politisi Demokrat ini berpendapat, Bupati Bangli kini harus mencari solusi lain untuk menyelesaikan defisit angga-
ran. Upaya yang bisa dilakukan Pemkab adalah dengan menghitung ulang programprogram mana saja yang pelaksanaannya tidak terlalu urgen dan bisa ditunda tahun ini untuk selanjutnya bisa dijadwalkan ulang di tahun anggaran berikutnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Bangli berencana mencari pinjaman dana sebanyak Rp 81 miliar. Itu dilakukan lantaran pada tahun ini Pemkab Bangli mengalami masalah kekurangan anggaran untuk pembiayaan kegiatan APBD 2018. Sekda Bangli Ida Bagus
Giri Putra belum lama ini mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian melalui Bagian Hukum terkait rencana Pemkab mencari pinjaman daerah. Hal yang dikaji meliputi mekanisme, prosedur peminjaman, termasuk bank yang akan dituju. Pinjaman daerah diperlukan mengingat adanya belanja yang berlebih. Untuk membiayai belanja tersebut, Silpa yang dimiliki daerah tidak mencukupi, sehingga terjadi kekurangan anggaran. Ditambahkannya, berdasarkan hasil rapat bersama DPRD, Pemkab Bangli memutuskan untuk mencari
pinjaman daerah ketimbang terlalu banyak merasionalisasi kegiatan. Alasannya karena sebagian besar kegiatan yang telah dirancang dalam APBD 2018 bersentuhan langsung dengan masyarakat. ‘’Awal dasar telaahan kami ke Bapak Bupati, kita harus lakukan rasionalisasi kegiatan yang ada. Akan tetapi, karena mungkin dipandang pak Bupati dan DPRD, belanja-belanja yang akan kita rasionalisasi bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, akhirnya jalannya yang dipilih adalah dengan melakukan peminjaman daerah,” jelasnya. (kmb40)
Ditolak, Rencana Pemkab Cari Pinjaman Daerah
Giri Putra menyebutkan, pensertifikatan Danau Batur ini berdasarkan arahan pemerintah pusat. Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Negara (BPN). ‘’Pentingnya disertifikatan, untuk mencari kejelasan dan ketegasan tentang siapa pemilik Danau Batur. Dan dengan ini nantinya jelas jadi milik Pemkab Bangli di atas perairan,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, setelah dilakukan pensertifikatan danau, pihaknya juga akan menyusun peraturan daerah (perda) tentang tata kelola Danau Batur. Dengan adanya produk hukum tersebut, Pemkab nantinya bisa memberikan dukungan terhadap program daya tampung dan daya dukung Danau Batur. Pejabat asal Geria Bukit, Bangli, menjelaskan, dalam upaya penyelamatan Danau Batur, pihaknya bersama anggota Pokja Pengelolaan Danau Batur pada pekan lalu telah melakukan pemaparan atau presentasi mengenai sejumlah program penyelamatan danau kepada pemerintah pusat. Dalam presentasi yang dilaksanakan di sebuah hotel di Jakarta tersebut, pihaknya menyajikan secara detail programprogram, sasaran serta posisi rencana aksi yang akan dikerjakan selama lima tahun ke depan sesuai matrik yang telah dibuat, termasuk di dalamnya memohon kepada pemerintah pusat untuk ikut mendukung pembiayaan pelaksanaan program tersebut. ‘’Secara umum, tim pengamat danau di pusat memberikan apresiasi terhadap
pemaparan yang kita lakukan. Kita juga dianggap paling siap dari ke-15 danau yang mendapat prioritas penanganan pemerintah pusat,’’ jelasnya. Dia menyebutkan, ada beberapa program yang akan dikerjakan untuk menyelamatkan Danau Batur dari masalah pendangkalan dan pencemaran selama lima tahun ke depan. Selain upaya pensertifikatan Danau Batur, beberapa langkah prioritas yang akan dikerjakan untuk mengatasi meluapnya air danau, yakni dengan melakukan pengangkatan air danau untuk selanjutnya ditampung di danau buatan yang akan dibangun di wilayah Suter. Dengan upaya itu nantinya air danau bisa dialirkan ke wilayah lainnya yang membutuhkan. Selain itu, untuk menekan pencemaran akibat limbah rumah tangga dan usaha yang langsung masuk ke danau, Pokja akan membuat demplot IPAL Komunal. Untuk meningkatkan kualitas air
danau, Pokja merencanakan penggunaan mesin nanobuble yang pengadaannya dimohonkan ke pemerintah pusat. Yang tidak kalah pentingnya, Pokja juga akan terus berupaya mensosialisasikan keberadaan Danau Batur kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga, memulihkan dan melestarikan Danau Batur. Diharapkan melalui presentasi tersebut, mulai tahun depan ada aksi dari pemerintah pusat untuk membantu menangani masalah yang mendera Danau Batur. ‘’Intinya pusat sangat mengapresiasi pemaparan kita dan siap akan didiskusikan lebih lanjut antarlembaga kementerian. Kita sekarang menunggu komitmennya. Kita sudah ngomong dengan lantang di sana, agar jangan sampai ini hanya menjadi program yang hanya sebatas penyusunan buku dan sebagainya tanpa ada rencana aksi,’’ tegasnya. (kmb40)
15
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Peringati HUT Kota Negara dan Proklamasi RI
Pameran Industri dan Kerajinan Dibuka
MENYEMARAKkAN HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI dan HUT ke123 Kota Negara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana menggelar kejuaraan Catur DPRD Cup V. Kejuaraan yang digelar di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (10/8) hingga Minggu (12/8) kemarin. Peserta berasal dari kalangan pelajar SD, SMP, SMA/SMK dan masyarakat umum. Berbeda dengan tahuntahun sebelumnya, pelaksanaan kejuaraan yang digelar di Gedung DPRD tahun ini diselenggarakan di GKBK. Hal tersebut dimaksudkan agar para peserta yang sebagian besar pelajar ini bisa leluasa bermain. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa mengatakan, tujuan dari kejuaraan ini adalah selain untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Negara, HUT ke-60 Provinsi Bali dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, juga salah satu upaya memajukan cabang olahraga catur. Di samping itu juga memperkenalkan lembaga DPRD kepada masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Ketua Panitia Kejuaraan Catur DPRD Cup V D. Wicak-
Artha mengatakan ajang pameran kali ini merupakan ajang perbandingan bagi UMKM Jembrana. ‘’Setiap tahunnya diadakan pameran ini dan mengundang UMKM di luar Jembrana dan luar Bali. Tujuannya agar UMKM Jembrana bisa membandingkan dengan UMKM luar Bali. Jika tidak membandingkan dengan UMKM lain, tentunya akan merasa selalu lebih baik. Dengan melihat UMKM lain bisa jadi termotivasi. UMKM kita juga bisa belajar pemasaran, tren yang ada dan melihat pangsa pasar agar tidak terjadi ketimpangan,’’ ungkapnya. Selain itu, menurut Bupati Artha, ajang ini juga sebagai ajang evaluasi, di mana nantinya UMKM yang digemari masyarakat akan terus didorong untuk maju. Artha menambahkan, pameran ini agar setiap tahunnya bisa berevolusi. ‘’Dibuat agar tidak monoton dan selalu menarik perhatian masyarakat. Dengan begitu masyarakat tidak bosan untuk datang ke pameran ini. Akan lebih baik jika tidak melihat saja, namun juga bisa membeli kerajinan UMKM Jembrana,’’ ucapnya. Sementara itu dalam laporannya, Kadis Koper-
Denpasar (Bali Post) Kasus gantung diri terjadi di Jalan Tukad Yeh Penet Gang IV, Renon, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (12/8) kemarin. Karyawan kapal pesiar berinisial I Gusti NA (42) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya. Pemicunya diduga lantaran korban ketahuan selingkuh dan sedang digugat cerai oleh istrinya. Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika mengatakan, kasus ini baru diketahui sekitar pukul 06.00 Wita. Korban gantung diri menggunakan selendang warna hijau yang diikat di rangka atap kamar mandi. Dari
Gelar Kejuaraan Catur DPRD Cup V Bupati Artha Musnahkan Barang Kedaluwarsa
sono didampingi Sekretaris DPRD Jembrana Made Sudantra mengatakan, total yang mengikuti lomba ini sebanyak 277 peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum. Para peserta ini bertanding dengan sistem gugur selama tiga hari. Pertandingan final sekaligus penyerahan hadiah digelar Minggu kemarin. Para pemenang dari berbagai kategori, menerima hadiah. Di antaranya trofi, uang pembinaan dan sepeda dayung. Untuk juara I senior putra menerima hadiah Rp 1 juta plus bonus Rp 300 ribu dari DPRD, juara II uang Rp 750
ribu dan juara III Rp 500 ribu. Sementara untuk kategori pelajar (SD, SMP dan SMA) juara I mendapatkan hadiah sepeda dayung dan uang pembinaan dari Bupati Jembrana dan DPRD Jembrana. Penyerahan hadiah dilakukan langsung Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Bupati Jembrana I Putu Artha, Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok dan Ketua Panitia D. Wicaksono. Final kejuaraan catur ini juga dihadiri para anggota DPRD Jembrana, KONI Jembrana dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (ad583)
PAMERAN Industri dan Kerajinan ke-14, dalam rangkaian HUT ke-123 Kota Negara dibuka Bupati Jembrana I Putu Artha di Parkir Belakang Kantor Bupati Jembrana, Sabtu (11/8). Berbeda dengan pameran yang di gelar tahun sebelumnya, pada tahun ini diadakan pemusnahan makanan dan minuman kedaluwarsa secara simbolis oleh Bupati Artha bersama Kepala Balai Besar POM di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni. Makanan yang dimusnahkan sebanyak 900 buah. Makanan dan minuman ini merupakan hasil razia di Kecamatan Negara yang digelar 30 Juli 2018. Pada kesempatan tersebut Bupati Artha mengimbau kepada masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan teliti dalam membeli produk. Ia mewanti-wanti agar produsen atau distributor juga aktif dalam mengecek barang yang dijualnya. ‘’Distributor juga harus ikut rutin mengecek barangnya, dan menukar barang yang sudah kedaluwarsa dengan yang baru. Kasihan masyarakat kita yang awam,’’ ujar Artha. Di sisi lain, dalam kaitan pameran Industri dan Kerajinan ke-14, Bupati
listrik terbarukan dengan tenaga bayu dan matahari masih dimanfaatkan warga Desa Sekartaji. Namun jumlahnya tergolong kecil. ‘’Hasilnya belum maksimal. Untuk tenaga bayu di Puncak Mundi, Desa Klumpu juga begitu. Sama juga dengan tenaga arus laut,’’ sebutnya. Hal demikian diperkirakan akibat lokasi yang kurang mendukung. Khusus untuk tenaga bayu, dinilai perlu kajian ulang oleh pemerintah pusat selaku pembangun. ‘’Asetnya masih
milik pusat. Jadi di sana yang memiliki kewenangan untuk review,’’ sebutnya. Menurut Wasta, penerapan energi terbarukan di Kepulauan The Blue Paradise Island itu cukup tepat lantaran wilayahnya terpisah dengan daratan. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Klungkung Ketut Kusmayadi sempat menjelaskan produksi listrik di kepulauan ini baru 5,6 MW, yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tena-
ga Diesel (PLTD) Kutampi, Nusa Penidan dan Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan. Sesuai analisis, kebutuhan pada 2020 mencapai 7 MW dan 10 MW pada 2025. ‘’Kebutuhan cenderung meningkat,’’ ucapnya. Memenuhi itu, sudah dipersiapkan master plan. Penyediaan listrik dilakukan dengan energi terbarukan. Alternatif lain dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Mini (PLTGM). ‘’Arahnya memang pengembangan energi terbarukan,’’ katanya. (kmb45)
Bali Post/ist
HADIAH – Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa bersama Bupati Jembrana dan Dandim 1617/Jembrana menyerahkan hadiah kepada para juara Catur DPRD Cup V, Minggu (12/8) kemarin.
Hasil Penggunaan Energi Terbarukan di Nusa Penida Belum Maksimal
Semarapura (Bali Post) Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung tak sebatas menyandang status sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), namun juga tempat penelitian energi terbarukan. Hal tersebut sudah berjalan, seperti tenaga listrik tenaga bayu, tenaga surya dan arus laut. Hanya, hasilnya belum maksimal. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung I Wayan Wasta mengatakan, energi
Tendangan Salto Dari Hal. 1 Sedikitnya ada tiga peluang berbahaya Indonesia hasil umpan silang dari sayap yang berhasil mereka patahkan dengan baik. Di sela-sela itu, Alberto Goncalves sempat mendapatkan peluang di menit ke-19, tetapi tendangannya masih mengarah tepat ke tubuh kiper Pan Wenchieh. Setelah itu, Evan Dimas, Zulfiandi bergantian
mengancam gawang Chinese Taipei, tetapi tidak ada yang berbuah gol. Chinese Taipei yang terkurung beberapa kali mencoba membalas melalui serangan balik. Akan tetapi, tidak menghasilkan apaapa. Skor 0-0 pun bertahan sampai turun minum. Sama seperti babak pertama, pada babak kedua Indonesia terus menyerang. Bahkan sejak menit-menit awal. Perjuangan panjang anak buah Luis Milla akh-
irnya membuahkan hasil. Stefano Lilipaly memecah kebuntuan. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Febri Hariyadi, Lilipaly sukses meneruskannya melalui sundulan yang tak bisa diantisipasi kiper Teipei. Indonesia kembali mencetak gol kedua di menit ke-70. Kerja sama apik dilakukan oleh Stefano Lilipaly dan Alberto Goncalves, mampu diselesaikan dengan baik oleh Beto.
Setelah itu gol terus mengalir. Gol ketiga diciptakan Lilipaly dengan tendangan salto. Sementara gol terakhir diciptakan Hargianto dengan tembakan jarak jauh. Bola sempat ditepis kiper Teipei, namun lolos dan membentur tiang gawang dan akhirnya tercipta gol. Semenit kemudian wasit meniup peluit panjang yang disambut gemuruh yang memadati Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi. (kmb)
Zaman Berubah Dari Hal. 1 Dunia sudah berubah. Tuntutan zaman juga berubah. Perubahan ini harus disikapi oleh generasi muda Bali. Tak ada lagi ruang untuk bermalas-malasan. Apalagi hanya memupuk kesenangan. Sebab, fakta menunjukkan, serbuan naker luar termasuk luar negeri telah membanjiri Bali. Tak hanya di kota juga di pedesaan. Kita bisa lihat toko berjaringan yang telah sampai ke pelosok desa. Banyak di antaranya mempekerjakan naker luar daerah. Sementara mereka yang berada di sekitarnya masih menganggur. Alasannya sederhana, pekerjaannya tak cocok dengan ilmu yang mereka pelajari selama ini. Demikian pula di sektor
yang lebih ‘’bergengsi’’, dunia pariwisata. Banyak tenaga kerja luar yang berkecimpung di dalamnya. Alasannya juga sederhana. Mereka lebih siap bekerja, tidak banyak libur dan kemampuan untuk berbahasa dan melayani tamu lebih andal. Lalu apa yang menjadi ‘’tugas’’ kita sebagai orang Bali yang sejak kecil mengenal pariwisata. Apakah hanya mau sebagai penonton? Tentu tidak. Semangat krama Bali harus berubah. Jangan lagi pilih-pilih pekerjaan. Pos kamling yang selama ini dijadikan ajang kumpul-kumpul mesti berubah fungsi. Jangan lagi hanya sebagai ruang basabasi, apalagi minum-minum, pos kamling mesti juga difungsikan untuk penguatan kualitas krama Bali.
Ini adalah tugas para wakil rakyat yang sudah terbiasa bersentuhan dengan akar rumput. Para anggota dewan yang terhormat mesti turun langsung membina konstetuannya. Jangan hanya bertemu menjelang hajatan politik. Apalagi ‘’mengurug’’ mereka dengan uang untuk minumminum. Tapi harus rajin menjalin komunikasi positif untuk bergerak bersamasama membangun Bali dan penguatan kesejahteraan krama Bali. Ini adalah tantangan semua komponen di Bali, para pemimpin Bali. Kita jangan terlena dengan kehadiran investor. Apalagi dininabobokan oleh investor. Kita harus mampu bersinergi dengan mereka untuk menyejahterakan
Bali. Sejahtera jangan dipandang semata dari PAD, penyerapan tenaga kerja, pemerataan ekonomi, bertumbuhnya sektor pertanian dan sektor riil harus pula menjadi target. Artinya, kehadiran investor harus pula memberi nilai tambah kepada krama Bali. Misalnya dalam penyerapan produk-produk lokal yang dihasilkan masyarakat. Mereka, para investor juga harus dekat dengan lingkungan. Bukan pada saat melengkapi perizinan saja, mereka harus saling mendukung dalam menghidupkan ekonomi krama Bali. Kalau itu terjadi maka apa yang menjadi tujuan dari pengembangan pariwisata akan terwujud. * Wirata
Bali Post/sos
PEMUSNAHAN – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Kepala BBPOM Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni dan Forkopimda Jembrana melakukan pemusnahan mamin kedaluwarsa saat pembukaan pameran Industri dan Kerajinan memperingati HUT ke-123 Kota Negara, Sabtu (11/8) malam. indag Kabupaten Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan pameran ini diselenggarakan 11 hari, mulai 11-21 Agustus. Menempati 113 stan dan diikuti oleh 207 peserta dari berbagai bidang UMKM dan BUMD. Selain pembukaan pameran, dilaksanakan juga fashion show dengan kain endek, festival kuliner, penandatanganan MoU HKI (Hak Kekayaan
Intelektual) dengan Kemenkum HAM, launching maskot dan penyematan PIN Si Koncer (Konsumen Cerdas). Pembukaan pameran juga dihadiri Wabup Made Kembang Hartawan, anggota Forkopimda Jembrana, Ketua Pengadilan Negeri Negara, para Kepala OPD Pemkab Jembrana, Kepala Dinas Koperasi UKM seBali. (ad584)
keterangan ayah korban, I Gusti BN (80), sekitar pukul 06.00 Wita, ia berniat buang air kecil di kamar mandi. Saat membuka pintu kamar mandi, BN kaget melihat anaknya tergantung. Setelah dicek, korban sudah tidak bernapas lagi. Selanjutnya, BN menghubungi cucu dan saudaranya. “Keterangan saksi (BN - red), korban dengan istrinya sedang mengurus perceraian, diduga dilatarbelakangi masalah cemburu. Namun saat persidangan sedang berjalan, dari pihak korban tidak pernah menghadiri sidang,” ujarnya. Anak korban, Gusti Ayu In (18), mengungkapkan ia tahu
ayahnya meninggal setelah diberi tahu kakeknya. Ayu In mengakui kedua orangtuanya sedang mengurus perceraian akibat ayahnya diduga berselingkuh. Karena tidak tahan, ibu Ayu In mengajukan gugatan perceraian. Sejak saat itu, ia dan ibunya tinggal di Mambal, Abiansemal. Setelah olah TKP dilakukan anggota Inafis Polresta Denpasar, jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans. “Tidak ada tandatanda kekerasan di tubuh korban dan dia meninggal murni akibat gantung diri,” kata Iptu Hadimastika. (kmb36)
Digugat Cerai, Karyawan Kapal Pesiar Gantung Diri
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Senin Kliwon, 13 Agustus 2018
Kadek Suryani Boyong Piala ’’Bali Post’’ Denpasar (Bali Post) Pesenam Kadek Suryani dari Badung keluar sebagai juara umum dalam lomba senam aerobik memperebutkan Piala Bali Post yang digelar di halaman Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Denpasar, Minggu (12/8) kemarin. Kadek Suryani mengoleksi total poin 1.740 dan berhak memboyong Piala Bali Post. Ketua Panpel Adolfina Gracer Tangkudung menyatakan, Kadek Suryani meraup nilai tertinggi dari berbagai kategori yang diikutinya. Ia dinobatkan sebagai juara umum berdasarkan akumulasi perolehan poin yang diberikan para juri senam yang bergabung dalam Persatuan Juri Senam se-Bali (Perjusba). Para juri bekerja secara objektif, netral, fair-play dan menjunjung tinggi sportivitas. Lomba senam aerobik yang digelar LKP Lala Studio bekerja sama dengan Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali ini untuk merayakan HUT ke-70 Bali Post. Para peserta wajib mengikuti senam massal serta berbusana olahraga warna merah dan putih. Senam massal juga diisi senam poco-poco yang sudah mendunia. ‘’Para peserta mengikuti gerakan yang diperagakan instruktur Lala Studio. Mereka kagum sebab poco-pco memecahkan rekor dunia, hingga penasaran untuk mendalaminya,’’ jelas Grace. Untuk itu, pihaknya berniat mengadakan sosialiasi pocopoco di Wantilan Bali TV pada Minggu (19/8) mendatang. Sosialisasi diberikan secara gratis sebagaimana amanat Kemenpora agar poco-poco diperkenalkan kepada masyarakat sampai ke pelosok Nusantara. ‘’Upaya pemasyarakatan senam poco-poco ini disetujui Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Bali,’’ ujar Ketua Harian FOKBI Bali ini. Lomba senam aerobik serangkaian HUT ke-70 Bali Post berikut pengenalan gerakan poco-poco bakal dilaporkan kepada Menpora. ‘’Lala Studio mengikuti pemecahan rekor dunia senam pocopoco di Jakarta, 5 Agustus lalu dan berkewajiban mensosialisasikan kepada masyarakat Bali,’’ tambah Grace. (022)
al Pancasila
235 | Agustus 2018
Pengemban Pengam
Bersatu Jaga Bali
Bali Post/afp
Marc Marquez (kiri), Jorge Lorenzo (tengah) dan Andrea Dovizioso.
Juara, Lorenzo Masuk Tiga Besar Speilberg – Pembalap Ducati Jorge Lorenzo sukses mengalahkan Marc Marquez untuk menjuarai balapan MotoGP Austria, Minggu (12/8) kemarin. Aksi kejar-kejaran antara Lorenzo dan Marquez sudah terjadi sejak balapan dimulai. Setelah beberapa lap, Marquez menyodok ke posisi terdepan. Bahkan, pembalap berjuluk The Baby Alien ini sempat unggul hampir 1 detik dari Lorenzo dan Dovizioso yang berada di posisi kedua dan ketiga. Namun, ketika balapan tersisa 10 lap, Lorenzo berhasil mengejar bahkan mendahului Marquez. Sebuah hal yang tidak lazim, sebab biasanya jika Marquez sudah melaju jauh akan sangat sulit dikejar. Pada sembilan lap terakhir, Lorenzo bertarung sengit melawan Marquez. Duel calon rekan setim musim depan ini semakin panas saat memasuki tiga lap terakhir. Terjadi aksi salip-menyalip di tikungan 9 dan 10 dengan The Baby Alien merebut posisi pertama pada dua lap tersisa. Puncaknya saat lap terakhir. Lagilagi Lorenzo dan Marquez saling men-
dahului hingga nyaris bersentuhan. Namun, balapan akhirnya dimenangi X-Fuera yang dengan briliannya menaklukkan sang rival tepat di tikungan 9. Red Bull Ring pun menjadi Lorenzo’s Land sekaligus kemenangan ketiganya musim ini. Dovizioso harus puas finis ketiga. Cal Crutchlow membawa LCR Honda pada posisi keempat di depan Danilo Petrucci. Rossi memetik hasil yang cukup baik lewat keberhasilan mengklaim urutan keenam dikuti Dani Pedrosa di depan Rins dan Johann Zarco. Hasil tersebut semakin membuat Marquez menjauhi Rossi di posisi kedua. Marquez kini memiliki 181 poin, berselisih 59 poin dengan Rossi. Sementara Jorge Lorenzo berhasil masuk tiga besar klasemen sementara, mengungguli Andrea Dovizioso, rekan
Edisi Baru Bulan Agustus Majalah Bali Post Made Mangku Pastika pada 28 Agustus 2018 akan mengakhiri masa jabatannya.
RP 20.000
Bagaimana 10 tahun kepemimpinannya di Bali? Apa kata Mangku Pastika terkait 2 periode kepemimpinannya?
setimnya di Ducati dengan perbedaan satu angka. Menurut Marquez, tenaga Ducati yang menjadi pembeda di Austria. ‘’Ketika keluar dari tikungan, ketika melakukan pengereman, kami dapat meningkatkan motor dengan mengubah setelan. Namun, ketika pembalap Ducati beralih ke persneling empat atau lima di sini, sebuah letupan terjadi di mesin itu,’’ ucapnya. Marquez menganggap motor Ducati, Desmosedici, punya kecepatan lebih dari motor Honda miliknya, RC213V. ‘’Mereka memiliki mesin yang sangat kuat dalam rentang kecepatan. Itulah titik saat kami tidak dapat bersaing. Jadi, kami harus berusaha mengalahkan mereka di area lain. Kami tahu bahwa ketika berakselerasi, Ducati lebih unggul,’’ kata Marquez. Tahun lalu pembalap Spanyol itu juga kalah dari pembalap Ducati lainnya, Dovizioso, di sirkuit itu. MotoGP berikutnya akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, 26 Agustus mendatang. (kmb33/afp)
Hasil Sepak Bola, Minggu (12/8) Asian Games Indonesia vs Taiwan Palestina vs Laos
4-0 2-1
Liga 1 Indonesia Barito Putera vs Persebaya Persija vs PSMS
3-2 0-0
Liga Inggris Huddersfield Town vs Chelsea Newcastle vs Tottenham Hotspur Crystal Palace vs Fulham Cardiff City vs Bournemouth Watford vs Brighton Hove Albion
0-3 0-2 2-0 0-2 2-0
Klasemen Sementara Grup A Palestina Indonesia Hongkong Taiwan Laos
2 1 1 2 2
1 1 1 0 0
1 0 0 1 0
0 0 0 1 2
2-1 4-0 3-1 0-4 2-5
4 3 3 1 0
Majalah Bali Post dapat diunduh secara digital di HIGO. The social branding platform for magazine. Caranya mudah. Download aplikasi HIGO di Play Store atau App Store pada smartphone maupun tablet Anda. Dapatkan Majalah Bali Post dalam bentuk digital seharga Rp 15.000 per edisi. Anda juga dapat berlangganan seharga Rp 45.000 per tiga edisi. Selamat membaca!
Baca juga sejumlah program andalan Bali Mandara, seperti RSMBM yang jadi RS rujukan dan SMA/SMK Bali Mandara yang mampu mencetak siswa berprestasi. Simak komentar Ketua DPRD Bali tentang kinerja Mangku Pastika. Berlangganan Edisi Cetak: Rp. 20.000
Telp. : 0361-225764, 08111876363 (Ayu)