Skip to main content

Edisi 13 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 342 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

minggu kliwon, 13 agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Korut dan AS Posisi Siap Perang

Pyongyang – Korea Utara (Korut) dan AS menyatakan dalam posisi siap perang. Korut menyatakan hampir 3,5 juta pekerja, anggota partai, dan tentara telah dengan sukarela bergabung atau bergabung kembali dengan militer negeri komunis tersebut. Menurut surat kabar resmi Korut, Rodong Sinmun, seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (12/8) kemarin, para relawan tersebut bergabung ke militer untuk melawan sanksi-sanksi baru PBB dan untuk memerangi Amerika Serikat di tengah ketegangan antara Pyongyang dan Washington. Otoritas Korut mengancam melancarkan serangan rudal ke Guam, wilayah AS yang berada di kawasan Pasifik. Kemudian KCNA menyebutkan pada Rabu (9/8) bahwa warga Korut menggelar aksi demo besar-besaran di Pyongyang untuk menunjukkan dukungan bagi pemerintah. Korut sebelumnya memang telah mengerahkan massa dalam jumlah besar untuk menunjukkan keteguhan mereka di saat ketegangan regional meningkat. Reaksi siap perang ini direspons langsung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui akun Twitter-nya, Presiden AS itu mengatakan, Amerika saat ini berada dalam kondisi locked and loaded. Istilah locked and loaded mengacu pada kondisi senapan yang sudah siap ditembakkan. Hal. 19 Tuduhan Korut

BPM/udi

PARADE - Parade kapal hias nelayan di Selat Bali, Sabtu (12/8) kemarin.

Mega Tantang Pihak yang Nuduh Jokowi Diktaktor

Salam Pancasila Ala Bung Karno

Bogor (Bali Post) Suasana menjelang Pilpres makin panas. Ketua Umum PDI-P yang juga Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKPPIP), Megawati Soekarnoputri, tidak terima Presiden Joko Widodo dituduh sebagai pemimpin diktator. Dia membela Jokowi serta meminta orang yang menuduh Presiden Jokowi diktator untuk membuktikan omongannya. “Kalau Pak Jokowi dibilang sebagai diktator, orang yang ngomong itu, hayo sanggup membuktikan,” ujar Megawati di sela-sela pidato penguatan pendidikan Pancasila di halaman Istana Presiden Bogor, Sabtu (12/8) kemarin. Megawati juga menantang

Donald Trump

orang yang menuduh Jokowi sebagai pemimpin diktator untuk menemui Jokowi langsung. Megawati ingin mengecek apakah orang tersebut berani atau tidak mengatakan tuduhannya langsung di depan Jokowi. “Bilang saja, Pak saya mau ketemu sama Bapak sebagai presiden, berhadap-hadapan. Nah, itu baru jantan,” lanjut Megawati. Hal. 19 Akun Palsu

BPM/ant

SALAM - Megawati Soekarnoputri mencontohkan salam Pancasila.

Bogor (Bali Post) Di depan ribuan mahasiswa se-Indonesia, Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Megawati Soekarnoputri, memperkenalkan salam Pancasila yang diajarkan oleh proklamator Ir. Soekarno. Salam Pancasila itu diperagakan Mega di mana tangan kanan pada posisi hormat. Namun, ujung jari tidak menempel di dahi, melainkan berjarak sejengkal dari dahi bagian kanan. Gerakannya pun mesti sedikit menghentak. Hal. 19 Diikuti Jokowi

Pendapatan Dewan Melambung, Rakyat Tersakiti

Tak Pas dalam Situasi Krisis

PENGHASILAN yang diterima para anggota wakil rakyat di Bangli segera mengalami kenaikan. Hal itu menyusul telah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan anggota DPRD Bangli belum lama ini sebagai penjabaran dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 tahun 2017 yang diterbitkan pemerintah pusat. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana ditemui belum lama ini mengatakan, meski perda telah disahkan, namun para anggota dewan di Bangli hingga saat ini belum menikmati kenaikan tunjangan. Kenaikan tunjangan baru bisa diterima dewan setelah nantinya perda tersebut diundangkan. “Sekarang, perdanya masih sedang diverifikasi di provinsi,” terangnya. Hal. 19 Tunjangan Reses

Kabar menggembirakan diterima para wakil rakyat di negeri ini. Dua tahun sisa masa jabatan DPRD bakal dilalui dengan gelimang pundi-pundi rupiah. Ini menyusul rencana kenaikan penghasilan anggota dewan. Pendapatan anggota dewan dipastikan melambung, sementara rakyat tersakiti. SEJUMLAH wakil rakyat di kota berwawasan budaya ini juga mengakui telah mendapat dampak terhadap keluarnya PP tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. “Kami di daerah tentu juga menerima kenaikan tunjangan sebagai anggota dewan, sebagai imbas dari keluarnya PP 18 tersebut,” ujar salah seorang anggota DPRD Denpasar, I Wayan Warka, S.H., Jumat (11/8) lalu. Hanya, seberapa besaran kenaikan tunjangan yang mereka terima, politisi PDI-P asal Kesiman Kertalangu ini, enggan menyebutkannya. Terlebih, di daerah keputusannya baru disahkan dalam sidang paripurna belum lama ini. “Kita kan belum menerima kenaikannya itu, mungkin nanti setelah selesai verifikasi,” jelasnya. Dari pembicaraan antar-anggota dewan, pendapatan tunjangan anggota dewan tahun lalu yang hanya Rp 8-10 juta kini naik menjadi Rp 35-40 juta. Itu baru tunjangan saja, belum gajinya sekitar Rp 8-10 juta. Hanya, anggota dewan yang mengambil tunjangan transportasi harus mengembalikan mobil dinas. Hal senada juga diungkapkan anggota dewan lainnya, I Nyoman Darsa. Politisi asal Panjer ini mengakui pihaknya akan mendapatkan perolehan dana tunjangan yang cukup signifikan mengalami kenaikan. Hal. 19 Tunjangan Transportasi

BPM/dok

TELANTAR - Rumah dinas anggota DPRD di Karangasem dibiarkan telantar.

Tunjangan untuk DPRD Bali

Tunjangan untuk DPRD Bali kini ditambah dari sebelumnya dianggarkan Rp 10 miliar menjadi Rp 27 miliar dalam Rancangan APBD Perubahan 2017. Untuk apa saja tunjangan itu?

Masih Dihitung Tergantung KKD

TAMBAHAN Rp 17 miliar utamanya dialokasikan untuk tunjangan reses dewan. Pemberian tunjangan ini merupakan amanat dari PP No.18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. “Tambahan dana reses belum tertampung, kita memang ada utang. Harusnya dalam satu tahun itu 3 kali, kan baru 2 kali. Tambahannya di perubahan sama Prolegda sehingga menjadi Rp 27 miliar, dari Rp 10 miliar ditambah menjadi Rp 17 miliar,” ujar Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali, I Putu Astawa, saat dikonfirmasi Sabtu (12/8) kemarin. Di sisi lain, Astawa mengaku belum menentukan Bali masuk dalam kat-

egori kemampuan keuangan daerah (KKD) tinggi, sedang, atau rendah. Walaupun kini sudah ada turunan dari PP 18 yakni Permendagri No. 62 tahun 2017. Padahal, kategori KKDlah yang ikut menentukan besaran tunjangan reses yang diterima dewan. “Sekarang, kita sedang menghitung,” kelitnya. Hal senada disampaikan Ketua Pansus Ranperda Hak Keuangan Dewan di DPRD Bali, I Wayan Gunawan. Menurut Politisi Golkar ini, ukuran kategori tinggi, sedang atau rendah ditentukan oleh pendapatan umum dikurangi belanja pegawai. Namun, pendapatan umum yang dimaksud adalah pendapatan yang terealisasi. Bahkan termasuk realisasi penda-

patan dua tahun sebelumnya. Jadi, bukan pendapatan yang direncanakan di dalam APBD. “APBD itu kan perencanaan, realisasi itu yang sedang dihitung. Persoalannya sekarang, realisasi itu terkait dengan DAU (Dana Alokasi Umum, red),” ujarnya. Gunawan menambahkan, DAU untuk Bali di tahun 2016 sempat ditunda oleh pemerintah pusat sebesar Rp 153 miliar. Memang akhirnya dibayarkan, namun hanya sekitar setengahnya saja di tahun lalu. Sedangkan sisanya sebesar Rp 76 miliar akan dibayarkan tahun ini plus ada tambahan Rp 20 miliar. Hal. 19 Kategori Tinggi

I Putu Astawa

Wayan Gunawan

BPM/rin


DAERAH

2

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

BPM/025

MURI- Putu Dyatmikawati dengan sertifikat Muri.

Undwi Pecahkan Rekor Muri

Pertama dan Terbanyak Bahas Artikel

Denpasar (Bali Post) Konferensi internasional yang ke-14 Perkumpulan Ahli dan Dosen Republikk Indonesia (ADRI) sejak Jumat hingga Sabtu (12/8) kemarin, berbuah manis bagi tuan rumah Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar. Saat itu, Ketua DPP ADRI Dr. H. Dr. Ahmad Fathoni Rodli dan Rektor Undwi, Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., menerima sertifikat dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai penyelenggara seminar internasional pertama dengan artikel terbanyak yakni 186 dan tuan rumah terbanyak melibatkan PT melakukan MoU dengan Directory of Open Access Journals (DOAJ). Di sel-sela seminar ternyata tercatat 70 rektor PT di Indonesia di Undwi meneken MoU dan kerja sama, serta tercatat sebagai yang terbanyak melakukan kerja sama dengan DOAJ yang dikenal jurnal bereputasi internasional. Rektor Putu Dyatmikawati mengungkapkan prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama, panitia, dosen dan karyawan menyukseskan seminar internasional ini. Bahkan selama 14 tahun melakukan seminar internasional ADRI, penyelanggaraan di Undwi paling banyak pesertanya yakni melibatkan 400 peserta, 186 pemakalah, dan 70 rektor. Bagi Undwi, seminar internasional ADRI ini memberi implikasi positf bagi jajarannnya untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian agar mampu menembus jurnal bereputasi internasional. Kendala utama yakni dalam bahasa, kata dia, sudah dientaskan dengan mewajiban dosen mengikuti kursus bahasa asing (Inggris) di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris di FKIP Undwi. Sedangkan soal materi, Undwi banyak memiliki keunggulan dan keunikan. Seperti di FH dengan hukum adat, Fakultas Pertanian dengan subak, FKIP dengan bahasa Bali, Fakultas Teknik dengan aristektur Balinya dan Fikom dalam bidang jurnalistik. Dengan ditekennya MoU dengan 70 PT, berarti anggota ADRI cukup melakukan teleconferens dengan Undwi jika ingin belajar subak, bangunan Bali, atau hukum adat Bali. Bahkan, para dosen juga kini memiliki jejaring yang lebih banyak dengan ilmu serumpun dan bisa melakukan penelitian bersama. Kedua, bagi para dosen akan makin tertantang untuk meningkatkan kualifikasi diri yakni yang S-2 wajib meraih doktor dan yang sudah doktor wajib sampai ke guru besar. Makanya dia mengatakan penelitian bukan saja wajib bagi dosen untuk kepentingan kenaikan golongan juga bagi peningkatan daya saing bangsa. (025)

BPM/wan

TABUR BUNGA - Menjelang peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, krama Bali melakukan sembahyang dan tabur bunga di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Sabtu (12/8) kemarin.

Gempa Bumi Tektonik 4,7 SR Guncang Nusa Dua Tak Berpotensi Tsunami

Denpasar (Bali Post) -

Berdasarkan update paramater pada pukul 18.17.25 wita, wilayah Sumbawa, Mataram, dan Nusa Dua diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,7 Skala Richter (SR), Sabtu (12/8) kemarin. Episenter gempa terletak pada koordinat 9,24 LS-116,72 BT, tepatnya di laut 39 Km barat daya Sumbawa Barat-NTB pada kedalaman 59 km.

Dampak gempa bumi berdasarkan peta tingkat guncangan (shake map) menunjukkan bahwa wilayah Sumbawa, Mataram hingga Bali mengalami guncangan dalam skala intensitas I-II SIG-BMKG atau (II-III MMI). Hal ini dikonfirmasi laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan lemah oleh

beberapa warga setempat di wilayah Nusa Dua dan Mataram. Gempa bumi ini terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang mehunjam ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju 70 mm/tahun. Hasil pemodelan menurut BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 19.00 wita hasil monitoring BMKG belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks). “Kepada warga di pesisir Selatan Lombok dan Bali kami imbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl. SEIS., dalam siaran persnya, Sabtu (12/8) kemarin. (kmb)

Anggota Bhayangkari Jembrana Kunjungi Dua Anak Lumpuh di Tuwed Negara (Bali Post) Anggota Bhayangkari Polres Jembrana, Sabtu (12/8) kemarin, mengunjungi dua anak lumpuh atau berkebutuhan khusus dari Dusun Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana. Dua anak berkebutuhan khusus tersebut di antaranya Ketut Ayu Purnamayanti (6) putri dari Nengah Sukanta dan Komang Karni. Ketut Ayu mengalami kelainan pada saraf motoriknya sehingga tubuhnya tidak mengalami perkembangan. Tangan dan kakinya kaku. Sehingga tidak bisa berjalan dan hanya bisa terbaring lemah dan jika tidur selalu dengan posisi miring. Untuk mencapai rumah, Ketut

Ayu Purnamayanti harus melalui jalan setapak dan melewati perkebunan. Sementara Hadi Solana (9) putra dari Bapak Mansur dan Ibu Siti Wahyuni juga mengalami kelumpuhan dan tubuhnya tidak berkembang bahkan cenderung mengecil. Badannya juga tinggal kulit dan tulang. “Makannya dan minum susunya biasa namun entah ke mana larinya. Seperti tidak terserap tubuh. Badannya cenderung mengecil dan tidak ada perkembangan,” kata Siti Wahyuni. Hadi Solana hanya bisa diam dan tidak bisa bicara dan hanya bisa terbaring lemah. Ketua Bhayangkari Jembrana Dini Priyanto, men-

gatakan prihatin dengan kondisi dua anak berkebutuhan khusus tersebut. Pihaknya berharap agar terapi tetap dilakukan serta makanan bergizi tetap diberikan. “Merawat anak berkebutuhan khusus memang membutuhkan kesabaran dan kami berharap para ibu yang memiliki anak seperti ini selalu kuat dan tegar serta merawat dengan kasih sayang,” harapnya. Dini Priyanto juga mengatakan pihaknya mengajak anggota mengunjungi anak-anak berkebutuhan khusus serangkaian HUT ke-72 RI ingin menumbuhkan kepedulian pada sesama. “Berbagi itu indah, dan saya melihat anggota sangat antusias dalam berbagi dan ikut blusukan,” tandasnya. (kmb)

BPM/ist

KUNJUNGAN - Pada Kamis (10/8), Bali Safari menerima kunjungan dari Ibu Hj. Iriana Joko Widodo (istri dari Presiden RI) dan Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla (istri dari Wakil Presiden RI) beserta istri para menteri (oase Kabinet Kerja). Kunjungan rekreasi ini disambut langsung oleh Direksi Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang dan Hans Manangsang, didampingi oleh istri Gubernur Bali, Ny. Ayu Pastika. Dalam kunjungannya, rombongan menikmati makan siang di Tsavo Lion Restaurant, dilanjutkan dengan menonton pertunjukan Bali Agung Show. Bertepatan dalam kesempatan ini sedang digelar pameran UKM Gianyar di lobi Bali Theatre yang kemudian mendapat respons positif dari para peserta rombongan.

BPM/kmb

KUNJUNGAN - Anggota Bhayangkari Jembrana ketika mengunjungi anak berkebutuhan khusus di Tuwed, Melaya.

BPM/ist

PENEMUAN - Petugas kepolisian saat turun ke lokasi penemuan mayat.

Hilang Sebulan, Nyoman Weni Ditemukan Membusuk

Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Bonian, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan, Sabtu (12/8) siang kemarin, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita dengan kondisi membusuk di kebun salah seorang warga. Mayat tersebut diketahui Ni Nyoman Weni (41), nenek paruh baya asal banjar setempat yang menghilang sejak sebulan lalu. Hal itu dikaitkan dengan ciri-ciri fisik mayat yakni tinggi sekitar 165 cm, berambut panjang dengan kulit kepala terkelupas, memakai kain rok gelap dan baju berwarna gelap bermotif bunga. Di lokasi temuan juga ada sepasang sandal berwarna putih. Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto saat dikonfirmasi membenarkan jika memang ada temuan mayat di setwilkum Polsek Selemadeg. Dikatakannya, sekitar pukul 10.00 wita, seorang warga bernama Ni Wayan Satri Alias Mak Alus (60), mencari kayu bakar, di ladang milik I Nengah Lantur alias Mangku Oki. Saat itu, ia mencium bau menyengat dari arah semak-semak. Penasaran, ia kemudian mendekat ke arah pusat bau

dan ditemukanlah mayat yang sudah membusuk. Mang Alus kemudian memberitahukan kepada warga sekitar untuk melihatnya. Setelah dilakukan pengecekan oleh warga, ternyata mayat yang ditemukan membusuk itu adalah mayat salah seorang warga bernama Ni Nyoman Weni (40) alamat Banjar Bonian, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan. Wanita ini diketahui mengalami gangguan ingatan dan menghilang sejak 29 hari yang lalu. Hal-hal yang meyakinkan terhadap pengenalan mayat yang membusuk juga dari pengenalan saudara kandungnya atas nama I Ketut Kawinaya (32). Ia meyakini bahwa mayat yang membusuk itu adalah kakak kandungnya yang telah menghilang. Hal-hal yang meyakinkan adalah sandal jepit yang digunakan, berwarna putih tali merah pembeliannya, tanda gelang benang putih yang ada di pergelangan tangan kanan, diketahui dipasang saat habis sembahyang sebelum menghilang. Hasil koordinasi dengan tokoh adat Mangku Dalem atas nama Made Nuada, jenazah korban langsung akan dikebumikan di kuburan Bonian. (kmb28)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


seremonial

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Pengobatan Tradisional Jnana Marga

3 Promosikan Pariwisata

Pemkab Klungkung Gelar Ungkap Rahasia Kebahagiaan Melalui Aktivasi Kejantanan “Kite’s Festival” di Pantai Sidayu BANYAK orang masih beranggapan jika aktivitas seksual tidak ada hubungannya dengan mutu kesehatan seseorang. Padahal aktivitas seksual justru menjadi indikasi keadaan kesehatan secara keseluruhan. Grand Master Metafisika Indonesia Bali, ahli seksual, owner yang sekaligus terapist pengobatan tradisional Jnana Marga I Nengah Edy Warsita, menjelaskan secara sederhana orang yang tidak mampu atau bermasalah dalam aktivitas seksual berarti terjadi gangguan kesehatan dalam diri orang tersebut. Entah itu kesehatan fisik, seperti diabetes, jantung dan lain–lain atau psikis seperti stres dan lain–lain. Bisa juga karena tersumbatnya sumber energi seksual yang letaknya dua jari di bawah pusar. Baik buruknya kualitas seksual seseorang memang bersumber di sini. Pengobatan Tradisional Jnana Marga dan Training Centre Metafisika Indonesia Bali menawarkan solusi bagi mereka yang ingin mendapatkan kesehatan seksual dan kesehatan tubuh secara menyeluruh dengan membuka pelatihan dan aktivasi energi seksual/aktivasi kejantanan. Mengupas tuntas rahasia kejantanan pria, membahagiakan diri sendiri dan pasangan. Aktivasi energi seksual yaitu melancarkan/mengaktifkan sumber energi seksual yang ada dalam tubuh yang sangat jarang diketahui dan dimanfaatkan. Sumber energi seksual ini terletak dua jari di bawah pusar dan sangat istimewa jika dibandingkan dengan sumber energi dalam tubuh lainnya. Selain mengatur reproduksi, dengan hanya mengaktifkan energi seksual akan memproduksi energi dan mengoptimalkannya pada tubuh secara menyeluruh, seperti menguatkan jantung, ginjal, melancarkan peredaran darah dan lain–lain yang berguna untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Pusat energi ini akan diaktifkan dengan menggunakan energi berkekuatan khusus, sehingga pusat energi akan menjadi aktif dan optimal. Bisa langsung dipraktekkan saat pelatihan dan hasilnya dapat dirasakan saat itu juga. Segera daftarkan diri di Pengobatan Tradisional Jnana Marga, beralamat di jalan Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 KM arah utara Apotek Anugrah) Denpasar. Telp. 085102111600. Pelatihan dilaksanakan pada Jumat (1/9) mendatang. Jumlah peserta di batasi. Pengobatan

I Nengah Edy Warsita tradisional Jnana Marga dengan izin dari dinkes no: 448stpt.41.07.17/Dinkes.17, sudah tergabung dalam IPATRI, AP3I, hingga saat ini tetap eksis memberikan bantuan bagi pria dengan berbagai keluhan seksual seperti ejakulasi dini, libido rendah/kehilangan libido, hiperseksual (menyeimbangkan energi seksual, menambah ukuran mr. P. dan lain–lain. Juga membantu pasutri yang susah mendapatkan keturunan. Menggabungkan kekuatan energi Janur Sakti, Piramida dan metode yadnya sarira menjadikan sistem penyembuhan ini seperti kinerja lebah. Menyerang penyakit dari segala penjuru untuk memberikan kesembuhan secara sempurna dan permanen. Buka setiap hari Senin sampai hari Sabtu pukul 10.00 sampai 17.00 Wita. (ad902)

Sambut HUT Ke-72 RI

Tropical Group Gelar Aksi Donor Darah PERINGATAN HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang jatuh 17 Agustus nanti, mulai disambut dengan beragam cara. Tropical Group misalnya, memeriahkan HUT RI dengan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan mata di Kantor Pusat Tropical Group, Sabtu (12/8) hari ini. Kegiatan rutin setiap tahun ini diikuti oleh sekitar 60 karyawan dari level staf sampai level managerial di setiap unit. Termasuk dihadiri oleh semua Top Management dari Holding. “Untuk tahun ini donor darah dan pemeriksaan mata hanya diikuti oleh internal Tropical Group. Kami merasa bahwa bisnis kami bisa berkembang karena salah satunya disuport oleh karyawan karyawati dari Bali yang selalu memberikan semangat tinggi dalam meningkatkan industri pariwisata Bali. Hati kami selalu tersentuh dengan pengabdian karyawan yang telah ikut membesarkan perusahaan ini,” ujar Corporate General Manager Tropical Group Made Rai Wirata. Menurut Rai, kegiatan ini mengusung tagline “A Drop of Blood, Hope For A Life”. Berkaitan dengan tujuan pelaksanaan donor darah, pihaknya ingin membantu pemerintah melalui PMI dalam mengumpulkan kantongkantong darah. Setelah terkumpul akan disumbangkan kepada masyarakat yang memerlukan. Aspek kemanusiaan menjadi pertimbangan utama, sehingga aksi donor darah selalu dilakukan setiap tahun. “Tentunya kami Management Tropical Group berharap karyawan bisa menyumbangkan darahnya untuk keperluan keselamatan rakyat Indonesia secara umum dan masyarakat Bali khususnya. Mengingat kebutuhan darah di provinsi Bali masih sangat kurang, yang mana target PMI per hari adalah 1.000 kantong sedangkan idealnya harus terpenuhi dua persen dari penduduk Bali,” jelasnya. Rai menambahkan, kegiatan ini sekaligus mewadahi para karyawan yang memang rutin melakukan aksi

DONOR - Corporate General Manager Tropical Group bersama karyawan saat mengikuti donor darah yang digelar untuk menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi rangkaian awal perayaan HUT ke-7 Tropical Group. donor darah agar tidak perlu mengantri di PMI. Pihaknya menyadari benar bahwa transfusi darah adalah salah satu kunci penyelamat nyawa pada penanganan kecelakaan, kehamilan atau melahirkan maupun penanganan kasus-kasus operasi. Sebagai salah satu perusahaan pribumi dari Bali, Tropical Group selama ini memang sangat memperhatikan aspek-aspek situasi dan kondisi sosial yang ada di Bali. Selain donor darah dan pemeriksaan mata, Tropical Group juga telah melakukan beberapa kegiatan sosial sebelumnya. Di antaranya, memberikan sumbangan kepada anak kandung karyawan berprestasi, kunjungan ke panti asuhan, serta kegiatan CSR seperti kunjungan ke panti jompo dan donasi ke sekolahsekolah pariwisata dalam bentuk beasiswa. “Tanggal 16 Agustus kami juga akan menggelar penyuluhan kesehatan terkait penanganan atau antisipasi penyakit kanker serviks,” imbuhnya.

Kegiatan donor darah dan pemeriksaan mata menyambut HUT-RI ini sejatinya merupakan rangkaian awal perayaan HUT ke-7 Tropical Group. Ketua Panitia HUT Tropical Group, Andran Suwardana mengatakan rangkaian HUT memang dimulai dari bulan Agustus. Sementara HUT Tropical Group sendiri jatuh pada 12 Desember 2017 mendatang. Sekitar 650 an karyawan dari seluruh unit Tropical Group akan dilibatkan pada puncak perayaan HUT bersama jajaran direksi dan sejumlah rekan bisnis. “Setelah ini akan ada penyuluhan kesehatan tentang kanker, lombalomba olahraga antar karyawan, kemudian bedah rumah di bulan November dan kegiatan sosial lainnya. Terakhir staff party tanggal 12 Desember. Biasanya kita juga mengundang artis nasional,” ujarnya. Tropical Group saat ini memiliki enam pokok bisnis dengan pengelolaan 27 unit. Meliputi, vila, SPBU, SPA, restoran, retail dan pengembang (Tropic Land). (ad903)

KABUPATEN Klungkung banyak menyimpan potensi wisata yang belum digarap maksimal, salah satunya Pantai Sidayu di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Pantai yang cukup indah mulai dipromosikan menjadi destinasi wisata melalui lomba layang-layang (Klungkung Kite’s Festival). Acara yang merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Klungkung ini berlangsung Sabtu (12/8) kemarin dan Minggu (13/8) hari ini. Lomba ini disambut antusias masyarakat maupun penggemar layang-layang di Bali. Itu terlihat dari adanya 669 peserta yang berasal dari kabupaten Klungkung sendiri maupun kabupaten lain. Itu dibuka langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang ditandai dengan menerbangkan sebuah layangan Janggan berlogo Pemkab Klungkung. Kategori layang-layang yang dilombakan kali ini mulai dari bebean remaja, pecukan remaja, janggan remaja, bebean dewasa, pecukan dewasa, janggan dewasa, jangan buntut dan jangan big size yang ukurannya lebih dari 5,5 meter. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengatakan berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Klungkung untuk mempromosikan pariwisata, salah satunya dengan menyelenggarakan lomba layang-layang. Event ini diharapkan mampu memberikan vibrasi terhadap perkembangan Desa Takmung atau memberikan nilai tambah kepada masyara-

FESTIVAL - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta membuka Kite’s Festival di Pantai Sidayu, Desa Takmung, Sabtu (12/8) kemarin. kat sekitarnya. “Masing-masing event harus menghasilkan output yang dapat meningkatkan ekonomi warga setempat. Festival ini merupakan salah satu wadah untuk memunculkan atau membranding apa yang ada di Pantai Sidayu,” ungkapnya. Lebih lanjut, Bupati Suwirta berharap festival ini akan menjadi event tingkat internasional yang melibatkan penghobi layang-layang dari luar negeri dengan menampilkan layang-layang kreasi mereka. “Kami ingin event ini bisa

Seminar dan Pameran IHKA Bali 2017 KEMAJUAN sebuah destinasi pariwisata tidak akan pernah tercapai tanpa didukung sumber daya manusia yang handal dan kompeten. Menyadari hal tersebut, Badan Pengurus Daerah (BPD) Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Bali secara berkesinambungan tiap tahunnya mengadakan pameran dan seminar. Kali ini IHKA kembali menggelar pameran dan seminar dengan tema “Personal Branding” di Sanur Paradise Plaza, Denpasar, Sabtu (12/8) kemarin. Ketua IHKA Bali Nyoman Sugiarta menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk membuka diri dengan pergaulan, sharing dan diskusi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan mutu pariwisata. Sehingga para wisatawan lebih senang dan kunjungannya meningkat. Untuk itu proposional dalam pelayanan perlu ditingkatkan pada setiap wisatawan yang datang ke Bali. “Kita ingin meningkatkan diri dan mampu memenangi persaingan dengan negara lain. Kita up grade diri kita, pengetahuan dan skill, sehingga kita dapat memberikan pelayanan, meningkatkan tingkat kepuasan tamu,” terangnya. Acara tahunan ini dihadiri semua anggota dari sejumlah daerah pariwisata di Indonesia. IHKA Bali sendiri merupakan sebuah organisasi profesi yang menghimpun semua Executive Housekeeper, Housekeeping Manager serta Assistant Executive House Keeper dari hotel di seluruh Bali, baik hotel berbintang, hotel melati maupun vila. Seminar menghadirkan pembicara dari ahlinya, dikenal luas di dunia perhotelan dan house keeping, sehingga mempunyai nilai edukasi yang tinggi untuk meningkatkan wawasan para anggota. Membangun rasa kebersamaan

IHKA - Ketua PHRI Bali membuka acara seminar dan pameran IHKA Bali di Sanur Paradise Plaza, Denpasar, Sabtu (12/8) kemarin. dan persaudaraan di antara semua sangat tepat, di mana bulan ini kita anggota, serta mempererat jalinan memperingati hari kemerdekaan, memperkokoh rasa persatuan dan kerja sama. Program kerja IHKA Bali tahun kebinekaan kita. Ia berharap, dengan mengiini fokus mengimplementasikan Tri Hita Karana. Berkontribusi, ber- kuti seminar ini dapat mempertanbagi pengalaman, pelatihan pada yakan kembali akan karakteristik rekan-rekan yang dianggap junior. apa yang perlu dikembangkan Begitu cepat dan kencangnya hotel- lagi. Yang dikemudian hari tidak hotel berdiri, sehingga banyak hanya menjadikan kita sebagai rekan-rekan yang karbitan, atau objek, namun mampu menjadi cepat mendapatkan posisi tetapi subjek pariwisata tersebut. “Ini tidak dibekali pengetahuan yang merupakan kesempatan baik untuk cukup. Sehingga begitu mendapat- menepis isu miring bagi kita pelaku kan posisi mereka kebingungan pariwisata yang dinilai hanya bisa harus bagaimana. Hal itulah yang menggrogoti, mendompleng di atas mendorong IHKA untuk berbagi kebesaran pulau Bali,” papar tokoh pengalaman tanpa maksud meng- pariwisata yang kerap disapa Cok gurui. Ace. Ketua PHRI Bali Cokorda Oka Selain pameran dan seminar, Artha Ardhana Sukawati menyam- pada kesempatan tersebut IHKA paikan, pada kegiatan kali ini ada Bali juga memberikan tali kasih hal yang unik, yakni para peserta pada sejumlah veteran pejuang menggunakan pakaian adatnya kemerdekaan dan penyandang divmasing-masing. Momentum ini able. (ad904)

Warga Pekutatan Ditemukan Meninggal di Kamar

BPM/olo

kamar- Seorang warga Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, I Gusti Putu Sujana (65) ditemukan meninggal di lantai kamar.

dikembangkan. Bisa diikuti lebih banyak peserta lagi,” katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita yang juga selaku Ketua Panitia menambahkan, lomba ini sudah memasuki tahun kedua yang diselenggarakan di wilayah Desa Takmung. “Kegiatan ini sebagai ajang untuk mempromosikan objek wisata yang dimiliki Kabupaten Klungkung dan sekaligus untuk melestarikan seni dan budaya layang-layang itu sendiri,” katanya. (ad905)

Negara (Bali Post) Seorang warga Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, I Gusti Putu Sujana (65) ditemukan meninggal di lantai kamar sudah membusuk. Diduga korban yang tinggal sendiri ini sudah meninggal beberapa hari, sehingga saat ditemukan sudah busuk. Korban diketahui pertama oleh saudaranya, I Gusti Putu Suyadnya yang berinisiatif melihat rumah korban karena lama tak terlihat, Sabtu (12/8) sekitar pukul 15.00 Wita. Di salah satu kamar tidur berukuran 3x3 m dalam rumah tercium bau menyengat. Ternyata di dalam kamar itu korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi sudah membusuk. Korban memang sejak beberapa hari ini tak terlihat dan terakhir sekitar empat hari lalu atau pada Selasa (8/8) lalu. Saat itu korban habis keluar rumah naik sepeda motor dan masuk ke dalam rumah. Kakaknya curiga melihat kondisi rumah korban sepi berhari-hari dan dalam keadaan terbuka. Mendapati hal tersebut, kakak korban melaporkan ke Polsek Pekutatan. Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Pekutatan I tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun korban diperkirakan meninggap tiga atau empat hari dengan kondisi pembengkakan. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diduga korban meninggal sudah beberapa hari sebelum ditemukan. Perbekel Pekutatan I Gede Silagunada mengatakan warganya yang meninggal itu tinggal sendiri. Korban memiliki dua anak, namun sudah menikah semua. Warganya ini sebelumnya sempat merantau lama di Sulawesi dan kembali ke Pekutatan. (kmb26)


4

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Catatan dari Kakawin Ramayana

Berguru pada Rawana SUDAH sangat lama bangsa ini alpa. Alpa untuk membuka kembali teks-teks lama, sambil berusaha untuk memahami makna yang tersirat maupun yang tersurat dalam teks-teks lama itu. Fokus dan perhatian yang kurang itulah yang menyebabkan bangsa dan anak negeri ini lupa tentang sejarah masa lalu dengan beragam filsafat yang dalam tentang hidup dan bernegara. Di usia tujuh puluh dua tahun ini, semoga bangsa ini kembali menimbang-nimbang teks lama untuk memahami makna menjadi: Indonesia. Tulisan ini adalah nukilan yang sangat kecil untuk mengingatkan kembali, betapa pentingnya mengurai kembali masa lalu dengan membaca lontar. Dan menjaga keindonesiaan, yang beragam dan majemuk. Selamat merayakan kemerdekaan Indonesia. Merdeka! Rawana adalah sosok yang dikalahkan Rama dalam Kakawin Ramayana. Beliau dilekatkan pada dunia yang gelap, sementara Rama adalah simbol terang dan kebenaran. Untuk mengetahui kadar kualitas Rama sebagai pelindung dunia, maka penting juga mengenali kehebatan musuhnya, yaitu Rawana. Konon bintang bersinar paling terang, pada malam yang paling gelap. Tanpa mengenal sosok Rawana, barangkali kemenangan Rama menjadi biasabiasa saja sebagaimana wiracarita yang selalu diakhiri dengan kemenangan tokoh yang baik atau protagonis. Kemenangan tokoh baik tersebut sering membuat seseorang menjadi malas menggali sisi lain dari seorang tokoh yang dikalahkan. Tokoh kalah seperti Rawana seolah tak penting diketahui silsilah leluhurnya, dipelajari kehebatan cara memimpinnya, terlebih dijadikan guru salampah laku kehidupannya. Citra Wujud Fisik Rawana Dengan meminjam mata Anoman, pengarang mendeskripsikan wujud fisik Rawana sebagai raksasa yang tubuhnya terdiri atas darah dan daging. Tubuh yang lebih jujur dari pikiran, menyebabkan pemiliknya haus, lapar, lelah, dan tidur. Pengarang tampaknya dengan sengaja menggambarkan Rawana melalui mata Anoman, terutama ketika beliau sedang tidur. Dalam keadaan tidur (supta/nidra/turu), Rawana melupakan dirinya, bahkan mungkin juga seluruh kesaktiannya. Jika pada posisi sadar (tutur), beliau sebagai raja raksasa yang berkepala sepuluh dan menghadap ke semua penjuru, tentu sulit dimata-matai oleh Anoman yang diutus Rama sebagai duta untuk mengetahui keadaan Dewi Sita di Alengka. Dalam keadaan tidur, tubuh Rahwana terbujur bagaikan kayu yang tidak menghiraukan dunia. Badannya seperti Gunung Kailasa. Kepalanya banyak seperti puncaknya yang tinggi. Lengan bahu tangannya berjumlah dua puluh terkulai lemas. Wajah Sang Raja berkumis ikal kemerahan tebal, selalu bergerak-gerak karena diterpa oleh napasnya yang kencang. Saking tebalnya, pengarang menganalogikan kumis itu dengan hutan gunung Meru yang diterpa angin ribut kencang. Melihat raga Rawana

yang besar, Anoman merasa takjub (adbhuta). Dasamuka Bagian penting dari tubuh Rawana yang menyebabkan beliau diberi gelar Dasamuka dan Dasanana digambarkan dengan jumlah yang lebih spesifik oleh pengarang justru ketika fragmen akhir pertarungan Rawana melawan Rama. Panah bernama Guhyawijaya yang dianugerahkan Indra digunakan oleh Rama untuk memotong kesepuluh kepala Rawana hingga berjatuhan ke tanah. Terpotongnya kesepuluh kepala Rawana itu menjadi penanda gugurnya Rawana di medan peperangan. Nama Rawana sendiri sesungguhnya sebutan yang diberikan oleh Siwa, setelah ia mengaum dengan keras ketika tangannya dijepit dengan Gunung Kailasa. Ia meraung kesakitan dan dihukum oleh Siwa atas perilakunya yang menggoncang-goncangkan Gunung Kailasa hanya dengan satu tangan kirinya. Siwa sebagai dewa penganugerah akhirnya membebaskannya dari hukuman setelah melakukan tapa brata yang kuat. Konon pedang Candrahasa yang dimilikinya juga anugerah Siwa. Secara genetis, Rawana bukanlah raksasa murni. Sebab, beliau sejatinya adalah anak dari raksasi Kaikasi yang dinikahkan oleh kakeknya, Sumali, dengan seorang pendeta bernama Bagawan Wisrawa. Ia memiliki tiga orang saudara yaitu Kumbakarna, Wibisana, dan seorang saudara perempuan bernama Surpanaka. Setelah mereka bertiga dewasa, Rawana, Wibhisana, dan Kumbakarna melakukan tapa yang kuat sehingga mendapatkan anugerah dari Brahma. Rawana memohon anugerah berupa kejayaan di ketiga dunia, sementara itu Wibhisana meminta agar memiliki segala kebajikan, sedangkan Kumbakarna atas siasat dari para dewa akhirnya memohon agar bisa tidur selama seribu tahun. Dalam Kakawin Ramayana, tidak disebutkan sosok istri Rawana yang menyebabkannya memiliki putra-putra tangguh yang nantinya siap mengorbankan nyawa di medan laga untuk membela Rawana. Putra-putra Rawana yang disebutkan di dalam Kakawin Ramayana adalah Dewantaka, Indrajit atau Meganada, Sang Aksa, Sang Tri Sirah, Sang Narantaka, dan Sang Tri Kaya. Di antara putra Rawana tersebut, Indrajit adalah anak yang paling menonjol. Dialah yang memiliki senjata panah Nagapasa, Wimohana, Adresiatantra, yang membunuh ribuan kera sampai membuat Rama dan Laksmana pingsan di medan pertempuran. Raja Sebagai raja, Rawana tinggal di sebuah istana yang bernama Ratnaprayana ‘istana yang dipenuhi permata ratna manikam’ di kerajaan Lengka, lengkap dengan dayang yang sangat piawai dalam ilmu cumbu rayu. Beliau memiliki fasilitas transportasi berupa kereta terbang yang bernama Puspaka. Kereta yang konon sebesar Gunung Mandara dan secepat pikiran tersebut didapatkan dari kakak tirinya yang bernama Waisrawana. Rawana didampingi oleh elite kerajaan yang sakti seperti patih Prahasta, Mitragana, Pragangsa, Jambu-

wali, dan yang lainnya. Sebagai purohita kerajaan, ada sejumlah wiku raksasa yang ditempatkan di sebuah balairung. Wiku raksasa itu selalu asyik memasang aji sasirep (wiku raksasekana isinya kabeh, mamasang-masang aji sirep), sihir, Aji Bajrakaya, Aji Abicara ‘ilmu yang menyebabkan orang tidak berani berkata-kata’, ilmu yang dapat membuat orang bertepuk tangan, berguling-guling di tanah, sangat hebat pelaksanaan yoganya sehingga menakutkan karena tertawa cekikikan (ati rodra yoga sabhay?ngkikikan). Para wiku raksasa tersebut juga mempelajari sastra, khususnya sastra w?gig. Sementara rakyatnya terbiasa memakan lauk berupa daging manusia (naramangsa), meminum darah (ininum rah wijah-wijah mawero), dan mabuk-mabukan. Di halaman istana juga terdapat

prasada-prasada sebagai tempat pemujaan yang terbuat dari permata hitam diukir (manik mahir?ng inukir). Pada prasada itulah Siwa dipuja oleh penduduk Rawana, Wibisana, dan seluruh penduduk Lengka. Mengenai ketaatan pemujaan Rawana kepada Siwa dapat dilihat pada saat beliau akan turun ke medan laga ketika menghadapi Rama. Berguru pada Rawana Uraian di atas memberikan sekilas gambaran bahwa Rawana juga seorang pertapa, bahkan menerima anugerah dari Brahma dan Siwa. Namun demikian, citra yang tidak baik sering dialamatkan kepadanya terutama atas penculikan Sita. Bahwa beliau menculik Sita, memang demikian diceritakan dalam Kakawin Ramayana. Menerima sesuatu yang sudah jadi, sebagian besar orang lupa alasan di balik penculikan Sita oleh Rawana. Awal mula diculiknya Sita oleh Rawana dapat dikatakan bermula dari cinta Surpanaka kepada Laksmana yang ditolak. Sebagai seorang raksasa perempuan Surpanaka terkena panah asmara ketika melihat Laksamana untuk pertama kalinya (sinaput de ni panah Bhatara kama). Batara Kama tampaknya tidak enggan berstana pada hati seorang raksasa perempuan sekalipun, walaupun raksasi dominan dicitrakan

Waspadai Infeksi Saluran Kemih INFEKSI saluran kemih merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi di masyarakat, mulai dari infeksi yang paling ringan ataupun hingga infeksi berat yang dapat mengancam jiwa. Infeksi saluran kemih atau ISK merupakan suatu istilah umum untuk menujukkan terjadinya proses peradangan yang melibatkan organ-organ tubuh yang berhubungan dengan fungsi berkemih yang dimulai dari ginjal hingga saluran kencing terluar yaitu disebut dengan uretra. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya ISK, seperti usia, gender, aktivitas seksual, kehamilan, status imunitas tubuh, dan faktor-faktor pencetus lain yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan struktur dari saluran kemih termasuk ginjal itu sendiri. ISK dapat menyerang masyarakat dari segala usia mulai dari bayi hingga orang tua. Pada umumnya, ISK lebih sering menyerang wanita dewasa dibandingkan pria, hal ini karena uretra wanita lebih pendek daripada pria. Faktor-faktor pencetus lain yang menyebabkan terjadinya ISK adalah adanya batu saluran kemih, adanya sumbatan pada saluran kemih, penyakit yang menyebabkan rendahnya imunitas tubuh seperti kencing manis, senggama, pengguna kontrasepsi, serta penggunaan alat bantu untuk berkemih seperti kateter. Pada keadaan normal, baik laki-laki maupun perempuan, urine selalu steril. Penyebab terbanyak pada ISK adalah bakteri. Tanda Tanda dan gejala dari seseorang mengalami ISK dapat berbeda-beda tergantung dari lokasi infeksinya. ISK sendiri dibagi menjadi dua, yaitu ISK bagian atas dan bawah.

Pada ISK bagian atas, gejala yang muncul dapat berupa demam yang tinggi (suhu tubuh 39-40°C) disertai dengan menggigil dan sakit pingang. Sering kali dijumpai pula adanya rasa mual ataupun muntah. ISK bagian atas biasanya didahului oleh gejala-gejala ISK bagian bawah. Gejala yang muncul bila seseorang mengalami ISK bagian bawah adalah nyeri pada perut bawah dan gangguan berkemih. Tanda-tanda gangguan berkemih pun bervariasi, contohnya adalah adanya rasa nyeri yang terjadi pada saat berkemih, jumlah berkemih dalam satu hari yang meningkat yaitu lebih dari

PENANGANAN - ISK merupakan penyakit yang dapat diobati dan sembuh dengan baik bila ditangani dengan tepat. Penanganan ISK dilakukan dengan pemberian obatobatan maupun dengan tanpa obat-obatan. Penanganan yang kurang tepat dan kebersihan diri yang kurang sering kali memicu terjadinya infeksi berulang dan komplikasi yang tidak jarang berbahaya. Oleh karena itu, segera konsultasikan diri untuk mendapatkan pengobatan yang tepat kepada dokter atau pusat pelayanan kesehatan terdekat.

8 kali sehari (normalnya adalah 5 sampai 6 kali dalam sehari), dan seringnya terbangun di malam hari karena berkemih (terbangun lebih dari 1 kali saat tidur malam hari untuk berkemih). Selain itu, sering kali tampak kelainan pada urine, seperti urine yang berbau dan berwarna keruh seperti susu, serta dapat dijumpai adanya darah pada urine baik yang terlihat oleh mata ataupun yang hanya dapat terlihat oleh mikroskop. Pemeriksaan Pemeriksaan yang dianjurkan pada seseorang yang dicurigai mengalami ISK adalah pemeriksaan laboratorium, yaitu berupa analisis urine rutin. Pada hasil pemeriksaan penderita ISK akan tampak adanya tanda-tanda infeksi. Hal ini dapat muncul baik pada penderita ISK yang belum memiliki gejala ataupun yang telah nampak gejalanya. Pemeriksaan penunjang lain seperti ultrasonography (USG) dan rontgen daerah perut tidak rutin dilakukan kecuali ada kecurigaan penderita memiliki faktor risiko yang memerlukan pemeriksaan tersebut. ISK merupakan penyakit yang dapat diobati dan sembuh dengan baik bila ditangani dengan tepat. Penanganan ISK itu sendiri dilakukan baik dengan pemberian obatobatan maupun dengan tanpa obatobatan. Penanganan yang kurang tepat dan kebersihan diri yang kurang sering kali memicu terjadinya infeksi berulang dan komplikasi yang tidak jarang berbahaya. Oleh karena itu, segera konsultasikan diri untuk mendapatkan pengobatan yang tepat kepada dokter atau pusat pelayanan kesehatan terdekat. l dr. Rista Agustin Margina, S.Ked.

buruk oleh para pujangga. Surpanaka dengan kekuatannya telah merubah wujud menjadi manusia cantik agar sepadan dengan Laksmana yang membuatnya jatuh hati. Namun sayang, setelah jatuh hati, ia tidak berhasil bangkit hati. Sebab, Laksmana malah menyarankannya untuk mencari Rama. Di hadapan Rama, cintanya juga ditolak karena hati Rama telah penuh oleh Sita istrinya. Menyadari hal itu, Surpanaka tidak memaksakan kehendaknya pada Rama. Ia kembali kepada Laksamana dengan lebih percaya diri dan mungkin sedikit agresif. Gerak-gerik yang tidak biasa tersebut menyebabkan Laksmana waspada, sampai akhirnya dia mengetahui bahwa perempuan yang sedang ingin mengabdikan hidup padanya adalah seorang raksasa betina. Dengan segera Laksamana memotong hidung Surpanaka.

Cinta Tentu perih, apabila menyaksikan kegagalan cinta Surpanaka. Tidak hanya disakiti hatinya, Laksamana juga menyakiti fisiknya terlebih pada bagian wajah yang menjadi sumber kecantikannya. Disakiti seperti itu, Surpanaka kembali pada jati dirinya sebagai seorang raksasi yang tentu merasa di belakangnya berdiri tegak menantang saudara dan kerabat raksasanya dengan penuh kesaktian. Maka dimintalah Sang Kara, Sang Dusana, dan Sang Tri Sirah untuk membalaskan dendamnya kepada Rama dan Laksamana. Sedikit membual, Surpanaka memprovokasi kakak-kakaknya dengan menyatakan dirinya diperkosa. Pasukan raksasa yang murka, menyerang Rama dan Laksamana meski ketiganya harus kalah. Kekalahan kerabatnya membuat Surpanaka sedih seraya menghadap Rawana raja Lengka. Surpanaka mengatakan bahwa semua raksasa yang diminta untuk berjaga-jaga di Gunung Dandaka telah dibunuh oleh Rama dan Laksamana. Pada saat itu pula sakit hati Surpanaka yang ditolak cintanya mendapatkan momentum untuk dibalaskan. Dia sampaikan kepada Rawana kesempurnaan kecantikan Sita untuk dimiliki Rawana. Dengan kasih sayang kepada adik perempuan

satu-satunya Rawana pergi ke gunung Dandaka untuk memenuhi permintaan sang adik (Saka ri yasihku tag wihang asing sapakonta rari). Sama seperti Laksmana yang setia pada Rama, maka dengan alasan yang sama Rawana juga setia untuk membela adiknya. Penculikan terhadap Sita dilakukan. Dengan bantuan Marica yang merubah wujud menjadi seekor kijang emas, Rawana pergi ke hutan Dandaka. Sita yang terus-menerus berada di hutan juga tampaknya memerlukan mainan bagi hatinya. Oleh sebab itu, ia meminta Rama untuk menangkap kidang siluman yang memikat hatinya. Rama Sang pemanah terbaik tentu tidak menolak permintaan itu. Disuruhnya Laksmana menjaga Sita, selama ia mengejar Si Kidang. Siasat yang telah disiapkan sebelumnya oleh Rawana dengan patih Marica berjalan mulus. Ketika dipanah oleh Rama, dia meraung seperti suara Rama yang meminta tolong. Mengetahui hal itu, Sita menyuruh Laksama untuk membantu saudara. Meski dipenuhi kegusaran, Laksmana mengikuti perintah Sita. Maka Sita sendirian berada di tengah hutan. Di sisi lain, Rawana mengubah wujud menjadi sosok pendeta. Hati Sita yang cemas kehilangan suami dibaca dengan sempurna oleh Rawana, sehingga ia memutuskan untuk menyamar menjadi pendeta. Sita yang haus nilai-nilai penguat hatinya yang rapuh, akhirnya berhasil diculik oleh Rawana dengan janji kebenaran melalui wujud pendeta. Meski Jatayu sempat berusaha menolong dengan sekuat tenaga, pedang Candrahasa akhirnya mengakhiri perjuangannya. Sita berhasil diterbangkan ke Lengka. Sita Sita telah berhasil diculik. Ia ditempatkan di sebuah taman yang bernama Angsoka. Posisinya di sebelah timur istana. Menyadari pujaan hatinya telah di istana, hati Rawana semakin gundah gulana. Perasaan rindunya bagaikan aliran air yang tak mampu lagi dibendung. Maka ia berusaha menyampaikan isi hatinya dengan bantuan kata-kata indah. Rawana menyatakan lebih baik mati tinimbang hidup menanggung nestapa jika ditolak cintanya oleh Sita. Menyimak kata-kata yang diucapkan kepada Sita, tampaknya Rahwana memiliki sisi-sisi yang romantis. Memang demikian barangkali cara untuk mendekati wanita-manusia. Kata-kata yang indah dijadikan sarana mendekati ia yang dianggap sebagai sumber keindahan. Rahwana tampaknya tahu betul, jika ia menggunakan kekuatan fisik untuk mendapatkan Sita, maka yang ia dapatkan adalah tubuh, bukan hatinya. Sesungguhnya tubuh Sita telah diraihnya, tetapi tampaknya Rahwana ingin mendapatkan tubuh dan juga hatinya. Di hadapan sosok yang ingin dimiliki tubuh dan hatinya, sang raja memohon belas kasihan. Kesaktian Sang Raja raksasa sirna di hadapan Dewi Sita yang ‘sakti’. Meski bujuk rayu telah disampaikan oleh Rahwana, hati Sita tak mampu lagi diisi pria lain, kecuali Rama. Ia teguh melaksanakan ajaran Patibrata yang diyakininya sebagai sikap setia seorang istri terhadap suami. Oleh sebab itu,

Sita menyikapi rayuan Rahwana dengan dingin. Sita membungkam seperti batu. Kebungkaman itu diartikan oleh Dasamuka sebagai bentuk penghinaan. Namun demikian, Rawana berhasil untuk menyembunyikan rasa marahnya di hadapan Sita. Rawana tetap tidak memperkosa Sita, meskipun hal itu dapat dilakukannya. Sita malahan ditempatkan di Taman Angsoka yang indah, ditemani oleh Trijata. Dalam konteks ini, kita melihat seorang raja raksasa yang sejatinya menang melawan hasratnya sendiri untuk tidak melakukan sifat-sifat keraksasaannya. Ketika perang terjadi karena proses negosiasi untuk berdamai dari pihak Rama ditolak oleh Rawana. Rawana sesungguhnya bukan hanya pelaku, dalam perang tersebut beliau juga korban. Anak-anak kesayangannya seperti Aksa, Sang Tri Sirah, dan Sang Narantaka termasuk adiknya Kumbakarna yang setia gugur dalam peperangan. Berita bahagia sempat berhembus, ketika Meganada dengan panah nagadhidewa berhasil melumpuhkan Rama dan Laksama bersama pasukan keranya. Akan tetapi, keadaan tersebut sirna ketika para dewa mengintervensi Rama dan Laksamana dengan mengingatkan kesejatian Rama yang merupakan reinkarnasi Wisnu di dunia. Bangkitnya Rama dan Laksmana menyebabkan Rawana menjadi gundah. Sesungguhnya beliau tahu kemenangan tidak mungkin berpihak padanya. Akan tetapi, Rawana piawai menyembunyikan kesedihannya. Dalam Kakawin Ramayana disebutkan sebagai berikut pamuninira yatanyan tar katon an pakingking ‘disembunyikannya sehingga kesedihannya tidak terlihat’. Dapat dimaklumi bahwa Rawana sebagai raja yang tangguh. Apabila kesedihan hatinya ditunjukkan kepada para bala tentara dan pasukannya, tentu mereka akan kehilangan semangat. Perang yang dahsyat memakan korban baik dari pihak Rama maupun Rawana. Meskipun akhirnya Rawana berhasil dibunuh dengan panah Guhya Wijaya oleh Rama. Sejatinya beliau merupakan lawan yang sangat tangguh. Rawana memiliki rekam jejak yang panjang dalam menaklukkan para Dewa di kahyangan. Kapak halilintar Hyang Indra hancur di dada Rawana, termasuk gajah kesayangannya. Rawana juga pernah mengalahkan kakak tirinya yang bernama Waisrawana, sehingga Puspaka dan kerajaan Lengka dikuasainya. Di sisi lain, Rawana juga pernah mengangkat Gunung Kailasa hanya dengan menggunakan tangan kiri, meski pada akhirnya dihukum oleh Siwa. Sementara itu, pedang Candrahasa berhasil mengalahkan Jatayu dalam perjalanan melarikan Sita. Dengan rekam jejak tersebut, sejatinya musuh yang dikalahkan Rama adalah sosok yang tangguh dan kuat. Musuh yang dikalahkan Rama itu juga sosok yang setia terhadap adik, pandai membaca psikologis rakyat, dan teguh menahan nafsu untuk tidak menjamah Sita sekalipun. Dari sejumlah hal itu, Rawana juga dapat dijadikan guru bagi murid yang siap belajar. l

Putu Eka Guna Yasa

Mengenal Bahaya

Kadar Asam Urat yang Berlebihan BANYAKNYA kasus nyeri-nyeri pada persendian di masyarakat kerap kali dianggap asam uratlah yang menjadi penyebabnya. Namun, sesungguhnya banyak orang yang kurang mengetahui mengenai penyakit yang disebabkan oleh asam urat itu sendiri. Asam urat adalah hasil produksi oleh tubuh yang merupakan hasil akhir metabolisme purin, yang termasuk golongan protein. Yang termasuk makanan yang mengandung tinggi purin adalah daging merah, mentega, durian, melinjo/emping, jengkol, petai, tape, sarden, santan, alpukat, bayam, alkohol, jeroan, hewan laut, kedelai, dan bunga kol. Penyakit yang sering kali muncul akibat kadar asam urat yang berlebih adalah artritis gout. Artritis gout adalah salah satu tipe dari radang sendi akibat adanya penumpukkan kristal asam urat pada jaringan tubuh oleh karena kadar asam urat yang berlebihan. Penyakit ini banyak terjadi pada laki-laki

ASAM URAT - Untuk itu, penting dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar asam urat di dalam darah kita. Kadar asam urat yang normal untuk laki-laki adalah kurang dari 7 mg/ dL. Sedangkan untuk perempuan adalah kurang dari 6 mg/dL. Jadi, jika ada yang mengalami gejala-gejala di atas dapat segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk penatalaksanaan yang diperlukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

terutama usia 30-40 tahun dan wanita pada usia 55-70 tahun (menopause). Adapun orang-orang yang berisiko dibagi menjadi 2 yaitu, berasal dari genetik (adanya riwayat keluarga yang mengalami penyakit yang sama) dan lingkungan (obesitas, konsumsi alkohol yang berlebihan, penyakit kulit psoriasis, penyakit gagal ginjal kronis, gangguan pada komponen darah, hipertensi, penyakit keganasan, dan adanya riwayat transplantasi organ). Gejala Gejala dari penyakit artritis gout dibedakan menjadi 4 tingkatan. Yang pertama yaitu terjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah namun belum menunjukkan gejala-gejala peradangan. Selanjutnya yang kedua adalah ditandai dengan peradangan pada satu sisi sendi yang timbul secara mendadak disertai nyeri yang hebat, kemerahan, dan peningkatan suhu di sekitar sendi yang terkena sehingga membuat orang yang terkena sering kali sulit untuk berjalan. Dapat pula muncul gejala lain seperti demam dan menggigil. Umumnya penyakit ini menyerang sendi pada ibu jari kaki, namun dapat pula mengenai sendi lain yaitu pergelangan tangan/kaki, siku, jari tangan, dan lutut. Tingkatan ketiga yaitu dimana biasanya tidak akan ada gejala yang timbul namun ditemukan adanya kristal asam urat bila dilakukan pemeriksaan cairan sendi. Keempat, ditandai dengan sendi yang terkena lebih dari 1 dan ditemukan adanya tofus. Tofus ini berupa benjolan yang muncul pada sendi-sendi yang terkena penyakit artritis gout. Pada stadium ini juga sering disertai batu saluran kemih sampai penyakit ginjal menahun serta dapat terjadi proses infeksi. Pemeriksaan Untuk itu, penting dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar asam urat di dalam darah kita. Kadar asam urat yang normal untuk laki-laki adalah kurang dari 7 mg/dL. Sedangkan untuk perempuan adalah kurang dari 6 mg/dL. Jadi, jika ada yang mengalami gejala-gejala di atas dapat segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk penatalaksanaan yang diperlukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. l dr. Rista Agustin Margina, S.Ked.


5

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Resensi Buku

Kain

CERPEN

Memahami Air Judul Buku : Air Menurut Veda Penulis : Gede Agus Budi Adnyana Penerbit: Pustaka Bali Post Tahun Terbit : 2009 Jumlah hal. : 122 hal.

AIR adalah isu yang mencemaskan di tengah zaman digital ini. Banyak hasil riset yang menyatakan, jika air tidak digunakan dengan bijaksana maka manusia di bumi akan kehabisan air. Sebuah deteksi yang mengerikan dan patut untuk kita perhatikan. Ini menunjukkan bahwa manusia di bumi ini benar-benar alpa pada alam. Jauh sebelumnya kitab-kitab suci sudah memuja kebesaran air. Buku ini menawarkan beragam hal-hal yang terlupakan. Bahwa kitab suci Veda yang memuat ilmu pengetahuan alam dari sisi ilmiah. Buku ini menyajikan sedikit gambaran mengenai keilmihan Veda yang tak terhingga, terutama bagaimana mantra Veda menjelaskan siklus air yang terdapat di alam semesta, para ahli menyebut: siklus hidrologi. (osi)

Resensi Film

Legenda Seorang Raja Judul Film : King Arthur: Legend of the Sword Sutradara : Guy Ritchie Penulis Naskah : Joby Harold Pemain : Charlie Hunnam, Jude Law, Àstrid Bergès-Frisbey, dll. Release : 2017

Film ini biasa-biasa saja, menceritakan tentang mitos-mitos Raja Arthur, raja legendaris dalam mitologi Britania Raya. Dia tinggal di camelot dan memiliki pedang Excalibur. Raja Arthur hidup pada akhir abad ke-5 sampai awal abad ke-6 . Dia pemimpin bangsa Keltik di Pulau Britania. Raja Arthur memiliki beragam mitologi yang tidak ada habis-habisnya, banyak buku-buku yang ditulis tentangnya dengan beragam cerita dan sudut pandang berbeda. Salah satu yang terkenal ditulis oleh Sir Thomas Malory, dalam beberapa film Raja Arthur dianggap sebagai pahlawan karena berhasil mencabut pedang dari sebuah batu dan ajaibnya hanya dia yang bisa mencabutnya. Arthur muda kembali ke London bersama krunya. Ia tidak mengetahui kalau ia masih keturunan kerajaan Inggris sampai ia berhasil mencabut Pedang Excalibur dari batu. Ia langsung berhadapan dengan pengaruh pedang. Ia dipaksa untuk mengambdi. Dia bergabung dengan para pemberontak dan seorang wanita misterius bernama Guinevere. Ia harus belajar menguasai ilmu sihir, berurusan dengan setan, dan menyatukan orangorang untuk mengalahkan diktator Vortigern, orang yang telah membunuh orangtuanya dan mencuri mahkotanya untuk menjadi raja. Film yang cukup menghibur dengan efek yang menakjubkan. (osi)

Oleh Sarasvati Putri KOPLAK terdiam, kupingnya dipasang dengan baik. Rasanya setiap bulan agustus Koplak selalu merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. Mungkin ini yang dinamakan rasa nasionalisme itu? Entalah. Tetapi yang pasti Koplak sangat bangga dengan ritual setiap bulan Agustus. Memasang bendera, kampung-kampung dihiasi dengan beragam pernakpernik bernuansa merah putih. Dan Koplak pun selalu mendengarkan suara Soekarna membacakan teks Proklamasi: Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno/Hatta Rasanya begitu menggetarkan. Sambil ditemani teks-teks yang membahas tentang sejarah bangsa ini berdiri. Pada 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima, Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau Dokuritsu Junbi Cosakai, berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km disebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan ‘hadiah’ dari Jepang. Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita

sendiri, bukan pemberian Jepang. Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong. Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No. 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan. Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana--yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dinihari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apapun risikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. Maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang ke rumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda

untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia. Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militerJepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokyo bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokyo dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan. Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshiguna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshiyang setengah mabuk duduk dikursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti. Bung Hatta, Subardjo, B. M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih di dengungkan. Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor(Laut) Dr. Hermann Kandeler. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan kekediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi no. 1). Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis diruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Begitulah perjuangan yang muda dan yang tua menyatu, Koplak terharu. Selalu terharu sambil menaikkan bendera merah putih dtiang bendera yang sudah di cat putih di rumahnya dengan rasa hormat dan sedikit sedih, mungkin terharu. Hanya selembar kain sudah menyentuhnya. Lalu bagaimana orang-orang masa kini justru berkelahi, korupsi dan begitu rakus seperti Cupak. Memakan apa saja. Bahkan tanah di Bali pun sudah hampir tidak lagi dikenal oleh pemiliknya. Koplak terdiam meandang langit sambil berdoa. Semoga di ulang tahun republik ke-72 ini orang-orang sadar dan hormat pada perjuangan masa lalu. Minimal punya rasa malu jika dipilih rakyat untuk mewakili aspirasi rakyat. Merdeka! Denpasar, 13 Agustus 2017

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Bakti Setyanta

M. Iskandar

Achmad Cholid

Wied. N

K. Ngurah

Bajra Bagaskara


DIMENSI

6 Capricorn Peruntungan: Sesuatu yang tidak Anda duga sebelumnya siap menghancurkan bisnis Anda jika tidak ada persiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan terburuk yang bisa timbul disaat seperti ini. Karier: Tetaplah maju dan selalu taburkan benih-benih kebaikan. Kesehatan: Jalanilah segala persoalan hidup ini dengan hati yang tenang dan penuh kedamaian, jangan sampai nafsu amarah, dendam dan irihati menghiasi lubuk hati Anda. Keuangan: Pemasukan masih berjalan mulus dan lancar sekalipun rintangan mulai datang menghambat. Asmara: Cobalah segala sesuatunya dimusyawarahkan dulu dengannya. Beda pendapat itu adalah hal yang wajar dan lumrah, jadi tak perlu dipersoalkan. Aquarius Peruntungan: Di minggu ini meskipun persoalan tiada hentinya sebaiknya konsentrasi tetap dipertahankan, jangan sampai menyerah dengan keadaan. Karena memang sudah begini jalan yang harus dilalui dengan penuh kemantapan hati. Karier: Tetaplah berusaha dan tidak berputus asa maka jalan keluar pasti akan dapat ditemukan juga. Kesehatan: Perbanyaklah makan sayur-sayuran terutama yang berwarna hijau, begitu juga dengan minuman ada baiknya Anda perbanyak minum air putih. Keuangan: Jangan terpropaganda oleh hasutan kompetitor Anda, jalani saja apa yang telah menjadi rencana Anda. Asmara: Bersikaplah dewasa dalam memutuskan suatu perkara dan jangan terlalu egois. Pisces Peruntungan: Jangan biarkan kecerobohan mengganggu kinerja dan kelangsungan bisnis Anda. Apalagi kompetitor tampak selalu memperhatikan setiap gerak-gerik Anda. Karier: Bila ada persoalan sebaiknya bisa segera diambil tindakan dengan penuh kesabaran dan pikiran yang jauh ke depan. Kesehatan: Jangan bosan untuk selalu mengkonsumsi buah-buahan seperti biasanya, agar kondisi badan tetap prima. Keuangan: Income di minggu ini sebenarnya lumayan tinggi, hanya saja jika tidak bisa memanagenya maka pemborosan akan siap membikin pusing Anda. Asmara: Masalah yang tengah Anda berdua hadapi saat ini segera saja dicari titik pemecahannya, jangan tunggu nanti. Aries Peruntungan: Jangan hanya diam saja melihat sikap orang lain meremehkan kemampuan diri Anda, segera lakukan gebrakan karena bagaimanapun juga mereka ternyata tidak bisa dihadapi dengan halus. Karier: Jika mereka dirasa sudah menginjak-nginjak harga diri Anda, maka tak perlu ragu untuk menegurnya. Kesehatan: Hindari dari perasaan jengkel yang tentu saja akan berdampak yang cukup fatal terhadap kesehatan Anda. Keuangan: Untuk sementara jangan beri pinjaman kepada siapapun juga. Asmara: Tak adalah ruginya jika Anda mengalah demi ketenangan hubungan perAsmaraan Anda dengannya. Taurus Peruntungan: Yakini intuisi yang timbul dari hati Anda yang paling dalam, dengan kata lain feeling akan pegang peranan dalam kesuksesan Anda di minggu ini. Karier: Banyak celah yang bisa dimanfaakan untuk itu yang pandai-pandai mengambil hati atasan. Kesehatan: Kondisi badan dan pikiran Anda tampak bagus dan tak perlu dikhawatirkan. Pertahankan kondisi yang bagus ini dengan selalu melakukan olahraga rutin setiap pagi hari. Keuangan: Pemasukan ternyata tak sebesar seperti yang Anda bayangkan untuk itu hindari pemborosan. Asmara: Bertutur katalah yang halus dan tanpa suara yang kasar karena akan mampu mengurangi ketegangan yang seringkali muncul bila ada perbedaan pendapat. Gemini Peruntungan: Pintu kemujuran seakan-akan mulai terbuka, walaupun belum cukup jelas akan tetapi hawa keberuntungan sudah mulai bisa dirasakan. Karena kemujuran masih belum terlalu dekat, ada baiknya jika Anda tetap berlaku hati-hati. Karier: Hindari berkata tak benar meskipun itu baik menurut Anda. Kesehatan: Masih sangat riskan jika melakukan olahraga yang terlalu berat, walaupun kondisi sudah terasa lebih baikan. Keuangan: Pemasukan masih terus mengalir dan cukup membikin Anda tenang di minggu ini. Asmara: Cekcok mulut mulai mereda, sehingga kehangatan akan lebih terasa. Cancer Peruntungan: Perjalanan Anda mulai mengalami hambatan, walaupun sinar mata minggu sudah menampakkkan sinarnya, tetapi angin kencang harus lebih diwaspadai karena bisa merusak apa saja. Itu perlambang bahwa di balik kemujuran tersebut muncul hambatan-hambatan. Karier: Jangan berpangku tangan terhadap situasi di sekitar Anda saat ini. Kesehatan: Cobalah positive thinking dan ambil hikmahnya dari semua permasalahan itu sehingga pikiran dan badan bisa tetap segar dan tidak timbul masalah. Keuangan: Jangan mudah terhanyut oleh perkataan orang, cobalah Anda bisa berpikir lebih realistis. Asmara: Komunikasi yang baik sebaiknya tetap dijaga jangan sampai timbul perselisihan apalagi hanya karena persoalan sepele. Leo Peruntungan: Perbintangan Leo di minggu ini tetap cerah dan tenang dan jauh dari marabahaya. Suasana yang berprospek cerah ini sebaiknya benar-benar bisa dimanfaatkan jangan hanya mengAndalkan bisnis yang sudah ada. Karier: Jaga motivasi Anda jangan sampai mengalami penurunan. Kesehatan: Perut sebaiknya tetap dijaga, jangan terlalu banyak makanan pedas. Keuangan: Tetap stabil, pengeluaran kembali normal sedangkan pemasukan semakin tinggi. Asmara: Jangan cemas, tidak semua perkataannya keluar dari lubuk hatinya. Virgo Peruntungan: Anda mulai memasuki cobaan-cobaan yang lumayan berat terutama segi emosi Anda yang tampak terus diganggu. Ini memang merupakan ujian untuk bisa meraih kesuksessan di masa mendatang. Karier: Hadapilah semua permasalahan yang muncul dengan sabar, bila perlu positive thinking saja. Kesehatan: Sehat tidaknya di minggu ini memang tergantung dari Anda sendiri. Keuangan: Walaupun hambatan cukup banyak, tetapi disegi keuangan tampak terus meningkat. Asmara: Selama tidak mengeluarkan perkataan yang kasar, maka minggu-minggu yang Anda lalui bersamanya akan terasa indah dan romantis. Libra Peruntungan: Jangan ragu dan pesimis dalam menyikapi setiap peluang yang muncul walaupun peluang itu datangnya memang tidak Anda duga sebelumnya. Karier: Memang lagi bersinar sehingga segala rencana akan dapat berjalan lancar. Kesehatan: Tidak mengalami masalah, bahkan kondisi badan dan pikiran benar-benar prima dan segar di minggu ini. Keuangan: Tak perlu banyak pertimbangan jika memang ada tawaran yang menguntungkan, tak perlu ragu untuk mengambil keputusan penting. Asmara: Terkadang sikap mengalah akan bisa melunakkan hatinya dan membikin sidia bertambah sayang pada Anda. Scorpio Peruntungan: Jangan gegabah dalam menyikapi setiap tAnda-tAnda yang muncul disekitar Anda, berkonsentrasilah terhadap suatu masalah yang benar-benar penting jangan sampai pikiran terpecah oleh suatu hal yang seharusnya tidak perlu terlalu dipikirkan. Karier: Dalam mengambil keputusan sebaiknya Anda tetap mendahulukan rasio daripada perasaan. Kesehatan: Omongan orang lain ada baiknya bisa disikapi dengan tenang. Hati boleh saja panas akan tetapi pikiran harus tetap dingin dan jernih. Keuangan: Sedikit seret, walau begitu bisnis tetap berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. Asmara: Ada pihak ketiga yang perlu diwaspadai, maka dari itu bila ada masalah sebaiknya jangan dibicarakan denan orang lain. Sagitarius Peruntungan: Tidak selamanya harapan akan menjadi kenyataan, terkadang sesuatu yang dikejar akan sulit diraih, akan tetapi jika sudah waktunya bila tidak dikejarpun maka akan datang sendiri. Karier: Walaupun harapan terasa masih diangan-angan akan tetapi hanya dengan kerja keraslah maka semua itu akan bisa teraih. Kesehatan: Masih rentan dengan sakit, makadari itu istirahat tetap harus diberi prioritas utama. Keuangan: Ada saja problem yang tak disangka yang juntrungannya bisa mengggoyang keuangan Anda. Asmara: Persoalan kecil tak perlu dimasukkan hati, cobalah bisa bersikap lebih dewasa agar hubungan tetap tenang dan jauh dari cekcok mulut.

Diasuh Oleh Putri Wong Kam Fu

Berlaku

: 13 - 19 Agustus 2017

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Ramayana dan Mahabharata: Antara Dongeng dan Kenyataan dharmartha-kamamoksanam upadesa-samanvitam purva-vrttam katha-yuktam Itihasam pracaksate (Visnu Dharma.1.15.1)

“Itihasa dikatakan sebagai Itihasa karena ia memuat ceritacerita yang sudah pernah terjadi sebelumnya. Pemaparan kejadian nyata (yang sudah pernah terjadi) tersebut dipergunakan untuk menyampaikan ajaranajaran mulia perihal dharma (kewajiban-kewajiban suci), artha (mengumpulkan uang dan harta benda), kama (pemenuhan keinginan-keinginan), dan moksa (pembebasan abadi dari kesengsaraan).” Acharya Dandi dalam karya terkenalnya bernama Sahitya Darpana menjelaskan persyaratan terpenting dan merupakan keharusan dari sebuah karya Itihasa. Menurut Dandi, karya sastra yang dapat dikelompokkan ke dalam karya Itihasa harus mengambil topik sejarah, atau kejadian yang telah pernah terjadi sebelumnya. Cerita nyata tersebut diceritakan kembali dalam bentuk karya sastra oleh para Rakawi yang bijaksana dan menguasai segala bidang pengetahuan. Melalui kejelian, keahlian, dan kebijaksanaan dari para Rakawi tersebut, kejadian sejarah tersebut lalu dijadikan medium untuk menyampaikan ajaranajaran suci Catur Purusartha, yaitu dharma, artha, kama, dan moksa kepada umat manusia. Dalam peradaban Veda khususnya sastra Veda, Itihasa atau sejarah dihubung-hubungkan sebagai penyampaian pesanpesan mulia kepada umat manusia, khususnya sebagai pembawaan “pesan” Dharma (kebenaran, kewajiban-kewajiban suci), Artha (harta benda), Kama (keinginan-keinginan di jalan dharma) dan Moksa (pembebasan dari kesengsaraan). Banyak yang menganggap Ramayana (dan Mahabharata) adalah suatu kisah fiktif yang berisikan ajaran luhur tentang kisah Sri Rama yang merupakah Awatara Visnu. Akan tetapi, Ramayana sesungguhnya adalah kisah nyata yang benar-benar pernah terjadi di masa lampau. Banyak bukti-bukti peninggalan sejarah yang menjelaskan tentang hal ini. Salah satunya yang terkenal adalah Ramsetu a t a u Set ub a nd ha na m ( se t u = jembatan), yaitu jembatan kuno yang memisahkan Teluk Mannar (Barat Daya) dari Selat Palk (Timur Laut). Jembatan ini terbentang melewati pulau

Redaktur Khusus weda

WAKYA Darmayasa Pamban (India) dan pulau Mannar (Sri Langka). Pada zaman dahulu kala jembatan tersebut dibuat oleh Sri Rama dibantu oleh pasukan kera untuk menyeberang ke Lanka mencari Dewi Sita. Perihal jembatan Ramsetu tersebut dijelaskan di dalam kitab Ramayana. Baru-baru ini NASA (National Aeronautics and Space Administration) merilis foto jembatan Ramsetu yang diambil dari luar angkasa. Bekas-bekas jembatan terbentuk sangat nyata dan jelas. Sekitar 31 tahun yang lalu kami sempat berkunjung ke sana dan bulan Juni kemarin kembali melihat Ramsetu tersebut yang berada di daerah Rameshwaram di pengujung India Selatan. Sama pula halnya bekas istana Dwarawati (Dvarika), istana Shri Krishna yang tenggelam di laut, sekitar tahun 1986 para arkeolog India mengadakan penelitian ke dasar laut, dijumpai bekas-bekas bangunan istana yang diperkirakan berasal dari tahun-tahun zamannya Krishna sekitar 5 ribu tahun lalu. Banyak pula peninggalan sejarah zaman Ramayana dan Mahabharata yang diyakini masih ada sampai sekarang, sebagai bukti sejarah Itihasa. Pada kelompok literatur Veda atau kitab-kitab suci agama Hindu, ada satu kelompok dinamakan Itihasa. Kitab-kitab suci termasuk dalam kelompok Itihasa adalah Mahabharata dan Ramayana. Sarasamuccaya yang merupakan “Bhagavad-gita”-nya umat Hindu di Nusantara menganjurkan agar mempergunakan Itihasa sebagai penunjang penting dalam mempelajari dan menjelaskan mantra-mantra Veda. Dikatakan bahwa ajaranajaran suci Veda sangat takut dengan orang yang sedikit pengetahuannya dikarenakan tidak mempelajari Itihasa dan Purana (apan sang hyang veda atakut ring akidik ajinya). Kitabkitab Itihasa mempunyai peran sangat penting dalam usaha pemahaman arti serta makna mantra-mantra Veda. Vayu Purana menegaskan pentingnya peran Itihasa dalam usaha mempelajari dan menjelaskan mantra-mantra Veda, yang sering mengandung arti ganda, mendalam dan

rahasia (itihasa-puranabhyam vedam samupabrmhayet bibhety alpa-srutad vedo mamayam praharisyati). Alpa-srutad berarti dari orang-orang yang sedikit pen getahuan atau orang-orang yang tidak mempelajari Itihasa. Bibheti berarti ketakutan, bahwa Veda merasa ketakutan dengan orang-orang yang tidak memanfaatkan Itihasa untuk menjelaskan rahasia-rahasia Veda. Menurut kitab-kitab Purana dan Sarasamuccaya, kitab suci Veda berkata, “Orang itu akan mengobrak-abrik diriku…” (mamayam praharisyati). Disebutkan bahwa mereka yang mempelajari mantra-mantra Veda tetapi tidak mempelajari Itihasa dan Purana, maka mereka kadang bisa keseleo memberikan penerjemahan serta pemahaman yang tidak benar atau bahkan pemaknaan terbalik pada mantra-mantra Veda tersebut. Dalam literatur Sanskerta, Itihasa mendapat tempat yang sangat penting tidak hanya dalam Purana-Purana tetapi juga dalam kitab-kitab Upanisad. Sama halnya dengan Veda, Itihasa pun dianggap keluar dari napas Tuhan Yang Maha Esa: “Asya mahato bhutasya nihsvasitametad yad rg-vedo yajur-vedah samavedo’tharavangirasah itihasah puranam.” (Brhadaranyaka). Selain itu, Itihasa juga diterima sebagai “Veda-nya Veda”: “Sahovaca rg-vedam bhagavo’dhyemi yajur-vedam sama-vedam atharvanam caturtham, Itihasa-Puranam pañcamam vedanam vedam.” (Chandogya Upanisad). Makna yang terkandung di dalam kutipan Chandogya Upanisad di atas adalah bahwa Itihasa bukan hanya dianggap sebagai Pañcama Veda atau Veda kelima saja melainkan ia juga adalah alat untuk menunjukkan arti Veda yang sebenarnya. Hal yang sama juga ditekankan oleh Bhagavata Purana: “ItihasaPuranani pañcamam vedam isvarah sarvebhya eva vaktrebhyah sasrje sarva-darsanah.” Beberapa kutipan di atas yang diharap dapat memberikan gambaran akan pentingnya Itihasa dalam pelajaran Veda. Kata Itihasa berasal dari kata iti+ha+asa. Iti berarti demikianlah seperti yang sudah tersebutkan, dalam hal ini merujuk pada kitab-kitab Ramayana dan Mahabharata. Ha berarti pasti, dan Asa berarti yang benar-benar telah terjadi. Istilah Itihasa sendiri mempertegas peristiwa Ramayana dan Mahabharata memang benar-benar telah terjadi. Ia merupakan kejadian nyata,

suatu sejarah nyata benar-benar telah pernah terjadi. Melihat pengertian kata Itihasa, mestinya tidak ada keraguan lagi menerima Ramayana dan Mahabharata sebagai sejarah yang memang benarbenar telah terjadi. Satu hal yang mungkin menyebabkan orang-orang meragukan kejadian Ramayana dan Mahabharata adalah karena Ramayana dan Mahabharata terbentuk atau tertulis dalam bentuk puisi (sloka-sloka). Akan tetapi, hampir semua kitab-kitab suci agama Hindu tertulis dalam bentuk puisi. Jadi, alasan ini tidak tepat untuk menyebutkan kitab-kitab Itihasa sebagai story dan bukan history, atau ia hanya dongeng yang berisikan ajaran-ajaran moral dan agama. Selain sebutan Itihasa, Ramayana dan Mahabharata juga disebut sebagai Akhyayika dan Mahakavya. Akhyayika dalam kamus Sanskerta terkenal Amarakosa oleh Amara Singh disebutkan sebagai cerita yang benar telah terjadi (akhyayikopalabdhartha). Ia juga disebut Mahakavya karena Akhyayika (dalam hal ini Ramayana dan Mahabharata) harus mengambil sumber cerita sejarah nyata atau mengambil sumber cerita satu tokoh amat terkenal di masyarakat. Bagi masyarakat Indonesia barangkali kakawin Nagarakrtagama dapat dipakai contoh karena ia adalah kejadian sejarah yang dipuisikan. Acarya Dandi dalam Kavyadarsa-nya menyebutkan persyaratan sebuah karya Mahakavya, yaitu: “sarga-bandho mahakavyam ucyate tasya laksanam asir-namaskriya vastur-nirdeso vapi tan-mukham, itihasa-kathodbhutam itarad va sadasrayam catur-varga-phalopetam caturodatta-nayakam” - yang dinamakan Mahakavya adalah karya sastra yang terbentuk dalam Sarga (bait-bait yang terikat oleh berbagai aturan-aturan). Ciri-ciri Mahakavya adalah: Asirvacana (kata-kata berberkah), sembah sujud kepada Tuhan, Dewa, Guru dan lain-lain atau dimulai dengan ulasan singkat tentang keseluruhan isi karangan/perkenalan para pelaku utama. Mahakavya harus berlindung pada cerita sejarah, atau tokoh amat terkenal, dan Mahakavya harus pula menjelaskan tentang Catur Varga (Dharma, Artha, Kama, dan Moksa) dan pahalanya, pelaku utama harus mempunyai sifat-sifat yang agung, dan lain-lain. Jadi, sebuah karya Mahakavya harus bernilai sejarah nyata (Itihasa-kathodbhutam). Hal inilah yang menyebabkan Mahakavya mendapat perhitungan-perhitungan penting dalam penyusunan sejarah.

MIMBAR AGAMA

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-72 Redaktur Khusus

KRISTEN PROTESTAN PDT. I P WIDIARSANA, S.Th. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”Yohanes 8:36 Dari tahun ke tahun kita memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan kita. Setiap tahun kita berharap menyongsong masa depan yang lebih baik, berharap bangsa ini tumbuh menjadi bangsa yang bermartabat, makmur, sejahtera, aman sejahtera dan hidup dalam damai. Sebanyak kita berharap, sebanyak itu pula kita terus dikejutkan akan berbagai kejadian yang bukan saja mempermalukan kita di mata dunia tetapi juga mengecewakan Tuhan. Disintergrasi, kekerasan, penindasan, ketidakadilan, pemaksaan kehendak, korupsi, mengorbankan orang banyak demi kepentingan kelompok, kecurangan-kecurangan dan sebagainya terus menciptakan instablitas negeri ini dengan skala yang makin tinggi. Pemerintah seakan tak berdaya melihat negara ini porak poranda dihancurkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Apa peran kita sebagai orang percaya yang tinggal di negeri ini? Apakah kita tidak bisa berbuat sesuatu? Apakah baik buat kita untuk diam berpangku tangan lalu mengeluh berkepanjangan? Atau tinggalkan saja negeri ini ke tempat yang lebih menjamin? Tidak, tentu tidak demikian. Tuhan tidak sembarangan atau secara kebetulan menempatkan anda sebagai bagian dari negara ini. Ada banyak peran umat Tuhan

yang bisa dilakukan, yang akan sangat menentukan masa depan bangsa meski jumlah kita masih tergolong minoritas. Satu hal yang bisa kita lakukan secara langsung, tapi tidak banyak diketahui orang adalah perintah untuk taat kepada pemimpin kita. Jika kota dimana kita tinggal berada dalam kondisi nyaman, aman, tentram dan damai, bukankah itu juga akan membuat kita sejahtera? Jika kita menginginkan kondisi seperti itu, peran nyata kita tentu sangat dibutuhkan. Kita bisa mulai dari lingkungan tempat tinggal dan kerja, kemudian kota, kemudian propinsi lalu kemudian meningkat kepada negara. Kita mungkin sulit membayangkan seandainya hanya kita sendirian yang berbuat, akankah itu bisa berpengaruh? Tapi coba bayangkan jika ada multitude effect. Orang percaya di seantero negeri melakukan hal yang sama, membawa hal positif baik lewat tindakan nyata maupun doa, dan itu menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk melakukan hal yang sama. Kemakmuran negeri ini tidak lagi menjadi sebuah utopia belaka, melainkan menjadi nyata. Mari mulai tampil dan berkontribusi positif. Jangan ikut-ikutan menambah masalah, tapi taat dan patuhlah karena Tuhan menginginkan kita untuk melakukan seperti itu. Peran aktif secara nyata dan keseriusan mendoakan akan menentukan kemana arah bangsa ini ke depan. Tanggal 17 Agustus adalah sebuah hari yang istimewa. Di banyak tempat masyarakat menggelar berbagai kegiatan untuk merayakan sebuah tanggal dimana 72 tahun yang lalu kita menyatakan kemerdekaan. Jalan-jalan di cat, bendera merah putih berkibar dimana-mana. Sebagian lainnya mendirikan gapura yang dihias dengan indah, menggantung spanduk ucapan selamat. Sebagian lagi mengadakan lomba-

lomba seperti balap karung sampai panjat pinang. Sebuah hari yang masih dirayakan, dan memang pantas dirayakan, terlepas dari kondisi bangsa dan negara saat ini. Proklamasi yang dikumandangkan pendiri negara ini, Soekarno dan Hatta, adalah bentuk dari pernyataan bahwa kita adalah bangsa merdeka dan berdaulat. Empat hari lagi kita memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Merdeka bermakna bebas dari penjajahan, penindasan, bebas dari intimidasi, berdiri sendiri, bebas dari tekanan, tidak lagi terikat pada sesuatu. Secara de facto dan de jure semua akan setuju bahwa bangsa ini telah merdeka sejak 72 tahun yang lalu.Tapi jika kita melihat realita yang terjadi saat ini, kita sulit menjawab apakah kita telah benar-benar layak disebut merdeka atau tidak. Kita sekarang dihadapkan pada krisis multidimensi yang berkepanjangan. Kita masih melihat keserakahan dan kerakusan sebagian orang menguasai apa yang bukan menjadi haknya. Presiden silih berganti, namun masih begitu banyak luka menganga yang seharusnya diobati. Kesejahteraan dan kemakmuran masih belum menjadi milik semua orang. Terlepas dari semua problema kehidupan yang menerpa kita, kita sesungguhnya adalah orang-orang merdeka. Lewat karya penebusan, Kristus telah memerdekakan kita. Banyak orang menyalah artikan kemerdekaan sebagai kebebasan absolut berbuat apapun sesuka hati. Reformasi ternoda oleh orang-orang yang salah kaprah dengan arti kemerdekaan. Ya, kita telah merdeka, kita telah dimenangkan, kita telah ditebus, namun bukan berarti bahwa kemerdekaan yang kita peroleh adalah sesuatu yang tanpa batas. Ada sebuah kalimat yang diucapkan Martin Luther King Jr mengenai makna kemerdekaan. “A Christian is a perfectly free lord of all,

subject to none. A Christian is a perfectly dutiful servant of all, subject of all, subject to all.” Seorang Kristen adalah tuan yang bebas dari segala hal, tidak terikat pada apapun. Disisi lain, seorang Kristen adalah hamba yang taat bagi semua orang, dan terikat pada setiap orang. Sebuah bentuk paradoks menarik yang bisa menggambarkan bentuk kemerdekaan yang sesungguhnya, seperti ungkapan Paulus yang bisa kita baca dalam 1 Korintus 9:19. “Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.” Inilah bentuk sebuah kemerdekaan, ketika kita bukan hanya bergembira atas sebuah kemerdekaan, namun kita juga punya komitmen memenangkan banyak jiwa, menyelamatkan lebih banyak lagi. Bangsa ini punya banyak pahlawan yang telah berkorban untuk memperjuangkan apa yang kita miliki saat ini. Tetes darah hingga penghabisan, nyawa mereka membuat kita bisa lahir di alam kemerdekaan sebagai bangsa yang berdaulat. Tapi diatas segalanya, kemerdekaan kita sebagai anakanak Tuhan, kita peroleh melalui darah Yesus Kristus. Lewat kematianNya di kayu salib Dia menebus dosa dan kematian kita semua. Hendaknya kemerdekaan yang telah kita peroleh benar-benar membuat kita mampu berdiri teguh dan tidak lagi terikat pada berbagai kuk perhambaan/dosa (Galatia 5:1). Kemerdekaan yang kita miliki akan sangat indah jika diisi dengan pelayanan untuk memenangkan banyak jiwa, agar lebih banyak lagi yang bisa merasakan sebuah kemerdekaan sejati dalam Yesus Kristus. Mari kita terus berdoa buat bangsa kita. Biarlah lewat iman kita bangsa ini dipulihkan dan menikmati apa yang terbaik yang datang dari Tuhan. Dirgahayu Republik Indonesia!


Redité Kliwon, 13 Agustus 2017

Bali L e m b a r

B a s a

7

B a l i

Bencingah I Madé Dwi Septian Cahyadi

Nénten Magentos

PINAKA sinalih tunggil parindikan sajeroning kahuripan, majanten budaya jagi nyarengin utawi nganutin sapunapi kahanan ring pakraman. Napi malih sakadi mangkin kahanan ring pakraman sayan modérn, sinah parikrama seni budaya tradisional taler madaging antuk teknologi modérn sajeroning parikramanipun. BPM/ist I Madé Dwi Septian Cahyadi, S.Pd.B., ketua Sekaa Seni Ciwa Klakah Pergung, Jembrana maosang, kahanan modern inucap nénten jagi ngulgul kahanan tradisional pakem saking seni prémbon sajabaning jagi ngawinang kramané sayan seneng nonton antuk inovasiinovasi sané prasida kadagingin. “Sangkaning kahanan seni prémbon inucap fléksibel, sinah tiang nyantenang pisan yéning kahanan modérn inucap nénten ngawinang kahanan tradisional sesolahan prémbon punika dados magentos wiadin ical,” baos Dwi Cahyadi sané taler prajuru sekaa jegog Sekar Taji Pergung puniki. Indik pisarat krama tatkala nonton sesolahan prémbon puniki, Penyuluh Bahasa Bali sané embas ring Pekutatan, 20 September 1990 puniki maosang, kantos mangkin kramané kantun seneng nonton prémbon yadiastun punika wantah sesolahan tradisional. Sakéwanten dané taler ngaptiang mangda pamerintah sayan urati ring sekancan seni sané wénten ring Bali mangda kasuén-suén sayan kukuh tur prasida katamiang ring para yowana Bali riwekasan. “Duaning sané kasub tur kauningayang saking Bali sané sampun dados genah tetujon wisata dunia puniki boya ja gedung miwah genah matetumbasan modern, sakéwanten wantah seni, tradisi miwah budaya sané mapaiketan ring kahuripan kramané saraina,” baos dané sané meneng ring Gria Agung Pasek Pergung, Br. Pergung Dauh Pasar, Desa Pergung, Jembrana puniki nugesang. (was)

Ni Putu Santini

Kantun Kasenengin KRAMA Bali utamanipun krama sané seneng ring sekancan budaya tradisional sapatutné setata nyuksamayang manah, duaning ring galah sané mangkin makudang-kudang soroh sesolahan tradisional minakadi prémbon kantun ketah kasolahang ring pakraman. Ni Putu Santini, angga Sekaa Arja PrémBPM/was bon Bangsing Bhuana Sari maosang, kantos mangkin prémbon ketah kasolahang ring makéh genah minakadi ring parikrama upacara yadnya, ring parikrama mamukur, pawiwahan miwah sané siosan. Indik lakon sané kasolahang majanten kaadungang sareng soroh upacara sané kamargiang, mangda anut. Sios punika, prémbon taler kasenengin ring genah transmigrasi yadiastun durung majanten makasamian krama irika sané nonton uning ring basa Bali. “Tatkala punika, sekaa sinah masolah antuk mabasa Bali sané kaartosang antuk basa Indonesia olih sané dados Parekan utawi Panasar miwah Kartala. Dadosné ngawigunayang kalih basa,” baos anak istri sané embas ring Mengwi, 21 September 1969 puniki. Pragina Mantri sané sampun ngamargiang seni tradisional Bali mawit warsa 2005 puniki ngwewehin, kramané mangkin akéhan sané seneng ring arja prémbon saihang ring arja sané jangkep. Duaning sajeroning sesolahan arja prémbon akéh madaging bebaudan, sesolahanipun taler wantah kalih kantos tigang jam kémanten. Matiosan ring sesolahan arja jangkep sané sesolahanipun kantos petang jam. “Tokoh sané patut kasolahang minakadi Inya, Galuh, Limbur, Desak, Liku, Mantri Manis kasarengin parekan kalih diri, miwah Mantri Buduh taler parekanipun sareng kalih. Yéning arja prémbon, sané kasolahang wantah Desak, Liku, Mantri taler Panasar miwah Kartala kémanten,” baos pragina sané meneng ring Br. Sayan Baleran, Werdhi Bhuwana, Mengwi, Badung. (was)

(89)

BPM/net

PREMBON – Pinaka sesolahan tradisional tetamian panglingsir, prémbon kantun ketah kasolahang ring pakraman. Minakadi dados unén-unén ring parikrama upacara yadnya utawi ring acara siosan.

Prémbon

Pepadonan Sesolahan Arja miwah Tapel RING Bali majanten akéh kapanggihin kawéntenan budaya tradisional. Wénten sané marupa piranti seni, wénten taler sané marupa parikrama miwah sesolahan sané ketah kamargiang ring parikrama acara wiadin upacara yadnya agama Hindu. Punika wantah cihna kawikanan para panglingsir krama Bali sané sampun makarya makudang-udang budaya sané mangkin sampun kataminin olih krama Bali saha patut kaupapira kahananipun mangda setata becik. Soang-soang sesolahan seni majanten madué pakem utawi tata-titi parikrama sané majanten dados cihna, sakadi sesolahan Prémbon. Tatkala nyaksiang sesolahan prémbon majanten kapanggihin pabinayan. Parindikan inucap

kabaosang Ni Putu Santini, pragina saking Sekaa Arja Prémbon Bangsing Bhuana Sari Br. Sayan Baleran, Mengwi. Prembon wantah sesolahan pepadonan saking arja sareng tapel. Pepadonan punika kasinahang sajeroning parikrama sesolahan prémbon inucap. Mawit kawéntenan pragina arja minakadi Desak, Liku, Mantri taler Panasar miwah Wijil taler kawéntenan sesolahan tapel. Ngeninin indik sesolahan tapelnyané dané maosang, akéhan kawigunayang dados tapel Panglembar utawi sesolahan pangawit sané nénten ngawigunayang bebaosan. Tapel sané kawigunayang inggih punika tapel keras miwah tapel lingsir. Yéning panglembarnyané tetiga sinah wusan kasolahang kalih tapel i wawu jagi kasolahang

malih tapel-tapel monyer pinaka panglembar kaping tiga. Wénten taler sesolahan Prémbon sané ngawigunayang tapel sajeroning pamargi sesolahanipun miwah nyarengin mabebaosan, boya dados Panglembar kémanten. Minakadi ngawigunayang tapel bebondrésan marupa tapel cungih utawi tapel pécéng sané jagi dados panjak. “Wénten taler tokoh sané ngawigunayang tapel tur majanten jagi kaadungang sareng lelampahan sané kamargiang, minakadi dados tokoh Pedanda utawi Ki Pasek Badak. Tatkala punika tapel sané kawigunayang wantah tapel asibak sakadi tapel bebondrésan duaning ipun taler jagi mabebaosan,” baos dané. Santini malih maosang, akéh

pragina sané masolah ring sesolahan Prémbon prasida kantos dasa diri, inggih punika nyolahang tapel panglembar tetiga, tokoh satua sané matapel asiki, bebondrésan asiki, dados arja malih lelima. Wénten taler sané kamargiang olih pragina nem diri kémanten duaning sekancan sesolahan sané ngawigunayang tapel minakadi panglembar, tokoh miwah bebondrésanipun prasida kamargiang olih adiri pragina. Ngeninin indik satua sané ketah dados lelampahannyané, dané maosang akéh pisan kawéntenanipun duaning sané utama wantah mangda nénten lempas saking parikrama sesolahan Prémbon inucap. Parindikan sané pateh taler kabaosang I Made Dwi Septian Cahyadi,

S.Pd.B., ketua Sekaa Seni Ciwa Klakah Pergung, Jembrana. Dané maosang, satua sané kalampahang ring sesolahan prémbon wantah mawit saking makudang-kudang sastra Bali taler kakawian saking pragina sané taler ngambil lelampahan saking satua kekunan. Satua sané kalampahang punika wantah nyantenang sapasira sané prasida dados tokoh mautama ring sesolahan punika. “Minakadi yéning satua sané kalampahang wantah satua Balian Batur majanten sané dados tokoh mautama wantah Ki Balian Batur. Wénten taler lakon sané tatkala kalampahang ring parikramanyané jagi ngawinang Mantri nénten malih kasolahang,” Dwi Cahyadi maosang. (was)

Ngamargiang Prémbon

Ketah Kasolahang dados Panyalonarangan ”Mini” SESOLAHAN tradisional sané ketah kamargiang ring Bali wantah makéh pisan kawéntenan ipun. Sangkaning punika akéh budayawan sané angob antuk kawagedan para panglingsir Bali sané sampun prasida ngaryanin sekancan seni sané kataminin krama kantos mangkin. Sinalih tunggil kasenian punika marupa sesolahan prémbon. Ring pamarginipun, sesolahan prémbon ketah karaketang sareng sesolahan siosan yadiastun sesolahan prémbon sujatiné wantah sesolahan pepadonan arja miwah panopéngan. Ni Putu Santini maosang, yadiastun sesolahan prémbon durung naen ngambil lakon jangkep saking panyalonarangan, nanging nénten arang sekaa prémbon tatkala ngaturang ayah ring pura kauningayang olih prajuru utawi krama irika yéning sesolahannyané kadagingin antuk parikrama patapakan Ida Bhatara Sasuhunan katurang tedun napak pertiwi. Mawinan punika, saking ngawit masolah prémbon, lelampahannyané karaketang sareng satua calonarang minakadi indik genah taler galah miwah kahanan indik Kediri Raja sané ketah kapanggihin ring satua inucap. Malih dané maosang, yadiastun asapunika, parikrama

sesolahan inucap boya sesolahan calonarang murni, duaning tatkala punika Pepatih miwah Matah Gedé pinaka pakem panyalonarangan murni nénten kasolahang. Dadosné parikrama sesolahan prémbon sané karaketang sareng parikrama patedunan patapakan Ida Bhatara Sesuhunan punika kawastanin antuk parikrama “panyalonarangan mini”. “Kantos mangkin durung naen tiang nyingak sesolahan calonarang jangkep antuk Matah Gedé miwah Pepatih sané kasolahang sareng prémbon. Sakéwanten tatkala panyalonarangan mini puniki kamargiang, sesolahan tapelnyané ketah kamargiang antuk parikrama telek sané taler kasolahang olih krama irika utawi sekaa sané taler nyarengin ngayah ring pura inucap,” baos dané. Satios punika, ketah taler kapanggihin sesolahan prémbon antuk Panasar miwah Kartala ngawigunayang tapel antuk lakon sané kalampahang wantah lakon Sidakarya. Ring lakon inucap, pragina sané masolah jakti patut pisan ngutamayang pakem taler lelampahanipun saha akidik ngwedar bebaudan yadiastun tapel sané kawigunayang olih PanasarKartala wantah tapel sakadi bebondrésan. Ri kala kamar-

MAKUDANG toris mapotrét saling gelut sareng pasanganné. Ayu Swandéwi meluk Lanang Geria mesra. Ngurah Jelada tan taan nyingakin Arniek bengong raris tedun saking motorné nyagjagin raris meluk gélanné saking pungkur. Arniek nyelélég ring dadanné Ngurah Jelada, “Tungurah ... ooh Sayang.” Sesampuné cliak-cliuk nembus alas padésan Pempatan, ngraris mararian ring Menanga ring jeronné Lanang Geria nyicipin sajeng manis wawu tedun. Ngurah Jelada pamit raris makembaran mamargi ka Nongan ngatehang Luh Suwarni mantuk, kasambut olih Mama Tan Tjing Gwan antuk téh manis masanganan manco lan lemper wawu rateng. “Mimiih kénkén Arniek sareng Tungurah dadi bisa rauh uli Kaja, kija niki malali?” “Sampun ka Danu Batur selametan pésta masakan Cina bé danu ajak Lanang Geria lan Swandéwi Mak. Kabenengan matemu ajak timpalé Tim Pang Siulan si koki ajaib.”

“Bééh yén masalah masakan Cinané, Pang Siulan eda papasa. Koki jebolan Taiwan. Mamak maan masih ngidih resépné, pidan cobakin ngaé masakan jumah. Terus kénkén asilé di sekolah? Pasti suksés kan?” baosné Mamak Gwan. Sang kalih sami ngédéngang raporné. “Naah… niki mara anak Mama, ranking satu lan dua. Dumadak selamet énggal lulus.” Saking senengné Mamak Gwan meluk sang kalih mangkepan dados siki saking welas asih. Arniek lan Ngurah Jelada tan kémad malih mapelukan ngempahang kangenné. “Nggih yén kénten Mak, tiang mulih malu. Mani buin mriki,” baosné Ngurah Jelada. Mamak Gwan liang manahné manggihin pianakné madandan ngateh gélanné medal. Rauh di jeronné Ngurah Jelada kasambut pelukan Ibu lan arinné garjita saking kangenné. “Kali kénkén majalan uli Taman Bali dadi kali jani mara teked? Mara Luh Méga maan nélpon nakonang Cening apa

BPM/dok

TAPEL – Sané dados cihna saking sesolahan prémbon wantah kawéntenan sesolahan tapel sané nyarengin parikrama pragina arja. Nénten wantah dados panglembar, nanging wénten sané matapel asibak duaning dados tokoh sané sareng mabebaosan. giang lakon Sidakarya inucap, sios Panasar-Kartala miwah Panglembar tigang diri, ring panguntat taler kawigunayang tapel Sidakarya. Sios punika taler kasolahang tapel Dalem Harsa Wijaya nanging nénten mabebaosan. Punika mawinan ring lakon inucap nénten malih kasolahang Mantri. I Made Dwi Septian Cahyadi, S.Pd.B. taler maosang, pinaka sesolahan pepadonan utawi kolaborasi, prémbon wantah

sesolahan sané mabinayan sareng arja miwah tapel duaning sekancan parindikan saking sesolahan arja, drama, bondres miwah panopéngan kamargiang tur kasikiang. Asapunika taler indik tetabuhan sané kawigunayang akéhan tetabuhan drama gong sané kapadonang sareng tabuh ring arja. Wénten taler sané ngawigunayang angklung, gong gebyar miwah semar pagulingan. Malih dané maosang, ri kala masolah, prag-

inané patut ngadungang sapunapi padum karang, parikrama pangawak tatkala masolah, nyumekenang tokoh sané kasolahang taler suara sané patut kasinahang tatkala matembang. “Sané méweh kamargiang olih pragina, tatkala ipun patut ngélingang parikrama sesolahansinarengan sareng ngélingang bebaosanipun. Punika patut kamargiang antuk pangulengan manah sané becik pisan,” baos dané. (was)

suba jumah?” baos ajinné mapi maseseleh okanné kija. “Aaah Luh Méga mula kénten. Yén tiang lunga padidi jeg busanbusan téleponina.” “Naah ento madan sawitra utawi nyama tresna sujati, setata uratian apang selamet.” “Ada main ni yé? Kocap witing tresno jalaran soko kulino,” Ayu Jeladi ngempulin. “Ooh, nika sampun Tuaji sané takutin titiang. Kadi pandikan Tuajiné, Luh Méga ipun anak tunggal. Sinah ipun dados panegulan manah reramanné mangda tetep jumah pinaka sentana rajeg. Punika mawinan titiang setata plapan mabaos kadi manyama sareng I Luh.” “Nanging kapolosan Ceningé ngawé anaké luh kapincut. Padalem Luh Suwarni ané satmaka uli cenik ngantungang pitresnanné tekén Cening. Ibu tusing mapilih ngalih mantu ané jegég, sugih. Pokokné asal ia bisa ngerti tekén kahanan iragané, tur bisa adung ngajak Cening mabesikan. Apa

puaranné ngantén ajak sameton nanging idupé satmaka pules di duur tabunané mabaa. Utawi ulian matunggu dadi paséréhan,” pitutur ibunné welas asih. “Cening eda kobet. Bapan Ceningé I Dauh anak ngerti tur saking susrusa nulungin Cening apang nyidaang masekolah. Eda éwuh pakéwuh. Sing ja cara Ajin Ceningé ba dangin, nimpug ngelidang lima, ngentungang blakas matali,” baosné Gusti Madé Taman gregetan. “Ooh inggih, sapunapi kocap jinahé sané kirimanga ring Pak Dauh, sampun durus anggén nebus bangketé? Ngawit malih asasih cicilan motoré Tuaji sané patut naur.” “Bééh, ento suba Wah. Pitunganné jeg pait makilit. Ané ngelahang pipisé boya ja I Duduk, nanging sujatinné Aji Karangé. Ia nundén I Duduk apang sing nyak nerima pipisé yén tondén telung masa. Syukur waneng perjanjiané suba teges paling cepet suud manyiné kapertama, lan paling

telat limang masa. Dadinné I Duduk tusing nyidaang buin makelid.” “Inggih, yén Tuaji durus ngadol banténg becik taler anggén setoran motoré, mangda kedikan cicilan sasihané. Sapunika pabesenné Bapa Dauh,” aturné Ngurah Jelada teges. “Nah lamun kéto lakar bayah buin limang juta. Sisanné cicil Rp. 250.000,- ngabulan. “Sios ring punika, Beli Ngurah Anom naen nélpon titiang yén sané mocorang Tuaji nerima jinah saking I Duduk daweg Tuaji kabaak kocap Aji Karang, napi yukti punika?” “Sajaan, mara seleh-selehina tekén Beliné, sajaba somahné Pan Gempol ada buin perawat luh ané ningeh Aji Karangé ngomong kéto tekén Pan Gempol. Nanging wiréh suba mavonis ngujang nyen iraga ngepitang ento. Apa buin raganné kanti bani nahap cor matilas sing ngaku mocorang. Jelé melahné dong raganné ané nemokang,” baos ajinné sendu. (Masambung)


Upacara

8

Redité Kliwon, 13 Agustus 2017

Bebantenan Katattwan Banten Pamakuhan Balé SESAMPUNÉ puput pula-pali upacara mendem dasar balé sané jaga kawangun, raris balé sané jaga kawangun punika kapidabdabin antuk tukang wangunan utawi undagi. Ngwangun balé manut dresta agama Hindu ring Bali kadasarin antuk uger-uger Asta Kosala-Kosali. Ri sampuné wus ngwangun baléné punika raris kawéntenang upacara yadnya sané mawasta pamakuhan. Upacara memakuh puniki waluya nyikiang sahananing piranti sané kanggén ngwangun baléné punika. Wénten kayu, tiing, batu, bata, bias, pamor miwah sané sios-siosan. Ri sampuné kadungang olih i tukang balé minakdi undagi, piranti punika sampun masiosan aran. Wénten dados sesaka, dados sunduk, dados kusén, dados pintu, dados iga-iga, dados tugeh, dados lambang miwah sané sios-siosan. Samian punika nénten malih mawasta kayu, tiiing, batu, bata santukan sampun maderbé aran manut wentuknyané. Banten Pamakuhan sané kaunggahan marupa banten peras, lis, banten soroan alit, daksina, étéh-étéh pamakuhan, banten bagia, orti, sapsap, ulap-ulap miwah caru ayam putih. Banten peras waluya niyasa mangda umah genah ngamargian urip labdaning. Uripé jaga prasida rauh ring tetujoné yéning Tri Gunané sampung sakti. Puja pangastawa banten peras punika sakadi puniki: “Om Prasida Tri Guna Sakti”. Artosnyané, Ratu Sang Hyang Widhi dumogi urip titiangé prasida malarapan kawisésan Tri Guna. Suksman sakti manut Wrehaspati Tattwa 14 inggih punika, anaké sané akéh madué kabisan utawi pangweruh miwah akéh malaksana madasar antuk pangweruh punika. Lis punika niyasa panyucian niskala baléné sané kawangun. Banten soroan alit minakadi banten peras, penyeneng, tulung miwah sesayut waluya tataban sané katiba ring sang sané jaga nongosin umahé punika. Tetujon upacara pamakuhan puniki wantah netepang mangda balé paumahan punika sampun janten kawéntenanyané sekala niskala. Sekalannyané dané tukang umah utawi undagi sampun nyikiang sahananing piranti sané kanggén nangun baléné punika. Upacara pamakuhan nyikiang antuk niskala sahananing piranti sané kanggén nangun baléné punika. Ri sampun ngamargiang upacara pamakuhan punika wawu sahananing baga ring baléné punika madué aran. Wénten sané kasengguh tugeh, lambang, raab, sesaka, langit-langit miwah sios-siosan manut genah miwah wentuknyané. Nénten malih mawasta kayu, tiing, bata, besi, semén miwah sané lianan sané dados lakar baléné punika. Sami piranti baléné punika sampun masikian saling urip sakadi tugeh sampun dados nyikiang lambang miwah langit-langit. Sesaka nyikian sendi sareng lambang baléné. Katattwan baga paumahan punika patut kauningin mangda lakar sané kanggen baléné punika prasida adung ring kawigunannyané. Upaminipun sesaka mangda sané tangkeng nénten lemet nyanggra baat lambang, raab miwah sahananing sané wénten ring duur sesakané. Yéning sampun sami adung baléné punika dahat mautama kawigunannyané. Adung sekala miwah adung niskala. Santukan umahé punika waluya genah ngamargiang urip sekala miwah niskala. Anaké sané nongosin umahé punika mangda labda urip ring jagaté. (Ida Rsi Bhagawan Smerti Kusuma Wijaya Sebali)

BPM/ist

MAPINTON - Tradisi mapinton kalaksanayang olih krama sané madué anak alit wawu embas saha kapertama kaajak nangil ka pura, inggian pamerajan, Pura Kawitan, Kahyangan Tiga, utawi Pura Kahyangan Jagat.

Mapinton, Tradisi Nyinahang Angga ring Pura

AKÉH tradisi sané kamargiang krama Hindu ring Bali. Bilih-bilih tradisi punika mapaiketan sareng agama. Sinalih tunggil tradisi sané kantun kamargiang krama kantos mangkin minakadi mintonang anak alit sané wawu kapertama kaajak nangkil utamanipun ring pemerajan, Pura Kawitan miwah Kahyangan Tiga. Mapinton wantah sinalih tunggil tradisi sané kaduénang olih krama sajebag Bali, pamekas sané nglaksanayang. Tradisi mapinton kalaksanayang mapaiketan sareng angga kulawarga sané madué anak alit wawu embas saha kapertama kaajak nangil ka pura. “Tradisi mapinton kalaksan-

ayang pinaka cihna nyinahang déwék (pernyataan diri) utawi nyinahang angga kulawarga anyar minakadi pianak sané kamargiang ri kala anak alit inucap kapertama kaajak nangil ka pura,” wedar Ida Rsi Bhagawan Smerti Kusuma Wijaya Sebali. Ida ngwewehin antuk conto, ri kala krama mapinton majeng anak alit wawu embas patut kalaksanayang minakadi ring Pura Kawitan utawi ring Pura Kahyangan Tiga olih kulawargannyané. Tetujonnyané, nyinahang yéning wénten angga kulawarga anyar antuk aran anaké alit majeng Ida Bhatara sané malingga irika miwah ngaturang parama suksma santukan sampun kaicén sentana.

Siosan punika, mapinton taler nyihnayang raré sané embas punika pacang kaiket olih awig-awig sané munggah ring pura irika, utamannyané indik ngamargiang ajahajahan agama Hindu. Ida nlatarang, mapinton boya wantah kalaksanayang majeng anak wawu embas kémanten, nanging mapinton taler kalaksanayang olih para pragina sané pacang masolah, kalaksanayang olih krama sané wusan madiksa majeng guru nabénidané. “Tegesnyané pateh, negesang déwék ring genah suci, ring Pura Kawitan, Kahyangan Tiga, wiadin pura siosan,” Ida negesang. Mapinton teges sujatiné wantah inisiasi negesang déwék majeng

Upacara Nyambutin, Cihna Raré Kaicén Ngenjek Pertiwi SAKATAH éédan upacara, pangastawan sané ketah kalaksanayang olih umat Hindu Bali pinaka rasa angayubagia majeng sakatah waranugraha sané sampun kaicén Ida Hyang Widhi wantah pinaka kapatutan sané patut kalaksanayang. Sapunika taler sinunggilnyané upacara nyambutin majeng raré, antuk nglaksanayang malarapan manah lascarya, kaaptiang sayan molihang waranu-

graha majeng kulawarga. Upacara nyambutin, kategesang olih Jero Mangku Nurata daweg muput banten tutug kambuhan wawu puniki maosang, upacara nyambutin ring pakraman ketah kalaksanayang ri kala sang raré matuwuh satus nanggu limang raina utawi tigang bulan. Punika awinan ketah kabaos upacara nelubulanin. Nyambutin utawi nelubulanin puniki wantah

BPM/ist

NYAMBUTIN - Upacara nyambutin kamargiang ri sampun anaké alit matuuh tigang bulan utawi satus nanggu limang raina.

upacara sané matetujon nunas ica majeng Hyang Widhi Wasa mangda sang raré paripurna. Ring upacara puniki, sang raré kaicén aran, kategesang arannyané pinaka jalaran sang raré katunasicaang majeng pertiwi duaning sang raré ngawit kaicén ngenteg tanah. “Matuuh amuniki biasané raréné ngenjek tanah, duaning sang raré sampun malajah negak,” baosnyané. Nyambutin manut dané pateh sakadi nyanggra raré, ngicén selah enteg bayu. Pangenteg bayu katunasang majeng Ibu Pertiwi mangda salanturnyané prasida kukuh, pait getih, panjang umur. Nyambutin pinaka sinunggil upacara baga saking Manusa Yadnya sajeroning Hindu sané kalaksanayang antuk pangapti mangda sang raré miwah kulawarga mangguh rahayu, paripurna. Jero Mangku ngwewehin, upacara nyambutin kalaksanayang ring natah umah, biasané nampek sareng ariarin raréné kapendem. Irika raré miwah reramannyané nyarengin upacara kantos puput, kapuput olih panglingsir kulawarga utawi pamangk Manut dané, tetujon nyambutin puniki katurang majeng Bhatara Surya, tegesnyané mangda raréné molihang waranugraha, sapunika taler katujuang majeng BhataraBhatari ring wewidangan pekarangan, majeng Ibu Pertiwi. “Tetujonné mangda raréné kaabih, kaicén karahayuan,” tutur dané. (uma)

napi sané pacang kalaksanayang. Yadiastun sajeroning pamarginnyané matios-tiosan, sané lewih penting wantah tetujon nglaksanayang mapinton punika. Mapaiketan ring tuuh sang raré dados nglaksanayang mapinton ring pura, Ida nguningayang sesampun abulan pitung dina (42 dina) utawi mawali malih manut désa, kala, miwah patra soangsoang désa adat. Duaning wénten ring sinunggil genah, anaké alit wawu dados kapintonang sesampun matuuh tigang bulan. “Ketah sesampun matuuh abulan pitung dina, raré sampun dados kairingang ka pura, karihinin antuk upacara mapinton.” Ngeninin indik pamargin map-

inton, sané becik tatacarannyané patut kalaksanayang ring jaba pura, ring panyawangan, wawu raris ka utama mandala pura. Mapinton mapaiketan ring sarana upacara sané kawigunayang. Ketah sané kawigunayang marupa banten pejati. Banten pejati punika pateh tegesnyané ring teges mapinton, pinaka paneges. Mapinton, napiké wantah kalaksanayang ring Pura Kawitan utawi Kahyangan Tiga kémanten? Ida negesang, yéning mrasidayang tradisi mapinton puniki taler kalaksanayang ring samian pura sané katangkilin, minakadi Pura Kahyangan Jagat miwah Dang Kahyangan Jagat. (uma)

Satua

Olih : Madé Taro

Sang Hyang Narawati Kauji Bhatara Siwa YADIASTUN Bhatara Siwa percaya ring kasatyan strinidané, nanging Bhatara Siwa meled taler nguji kasatyan strinidané punika. Sinunggil istri boya wantah patut satya dados panyanding rabi, sakéwanten taler patut madué pengalaman urip sané becik. Kawantu sareng sametonidané, Ida Bhatara Brahma miwah Ida Bhatara Wisnu, Bhatara Siwa nguningayang pikayunané nguji kasatyan istrinidané. Pamutusnyané, Ida Bhatara Siwa mapi-mapi sungkan rahat, salanturnyané istrinidané Sang Hyang Narawati kauduhang ngrerehang tamba. “Adi ané tresnain Beli,” baos Bhatara Siwa ring strinidané. “Mangkin Beli sedeng sungkan, wantah Adi ané prasida ngruruhang Beli tamba.” “Tamba napi sané patut rerehang tiang, Beli? Sapunapi antuk tiang molihang tamba punika?” saur Sang Hyang Narawati sedih santukan rabinidané sungkan sakadi punika. “Tamba sané cocok ring sungkan puniki wantah susu lembu. Durusang Adi tedun ka jagat pada, Adi patut nunas susu lembu punika ring pangangon lembu. Gelisang Adi mawali!” sinambi macekohan, Ida Bhatara Siwa nglantur mabaos, “Alon-alon tur melah-melahang Adi ring jagatpada. Makéh gegodan sané pacang panggihin Adi. Yéning Adi sampun mapikayun, malaksana tur becik mabebaosan, pastika Ida Sang Hyang Widhi pacang swéca ring Adi.” Antuk kateguhan pikayunan sareng sokongan saking Ida Bhatara Siwa, Sang Hyang Narawati tedun ka jagat pada. Ring tengahing sentéran matan ai, Sang Narawati mamargi, nrebak telabah, nedunin tangkid, tur menék gunung. Ring tengahing alas Ida matemu sareng pangangon lembu. Pangangon lembu punika nénten tios wantah Ida Bhatara Brahma, miwah lembu sané kangonang wantah Ida Bhatara Wisnu sané nyuti rupa. Samian sampun karincikang olih Bhatara Siwa, santukan punika Ida Bhatara Brahma miwah Ida Bhatara Wisnu sampun uning ring samian punika. Sakéwanten Sang Hyang Narawati sané kauji nénten uning ring parindikan inucap. “Pangangon lembu, ampurayang titiang ngaduk-aduk pakaryan jeroné! Titiang nunas tulung, icén titiang susu lembu puniki. Rabian titiang nedeng sungkan rahat, wantah susu puniki sané prasida ngawinang seger.” “Ampura, yéning dados uning sira Ratu puniki?” Pangangon lembu mapi nénten uning ring Sang Hyang Narawati. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


Minggu KLIWON, 13 AGUSTUS 2017

9

SPORT El Clasico

Laga Super di Awal Musim

Madrid –

La Liga akan segera dimulai. Yang menjadi pembuka persaingan adalah laga Barcelona melawan Real Madrid di leg pertama final Supercopa Espana, Senin (14/8) dini hari WIB di Stadion Camp Nou. Dua pekan lalu Barca dan Madrid sudah saling berjumpa pada laga pramusim di Amerika Serikat. Pada 30 Juli kemarin Barca menang tipis dengan skor 3-2. Tapi laga itu tentu saja sudah tidak bisa lagi dijadikan acuan karena hanya di level pramusim. Pada laga tandangnya ke Camp Nou, Madrid punya modal yang apik. Pasukan Zinedine Zidane baru saja merengkuh Piala Super Eropa dengan mengalahkan Manchester United. Namun hal ini juga bisa jadi bencana jika Madrid justru kelelahan, karena jadwal yang padat di awal musim. Madrid di laga ini juga dipastikan tidak bisa menampilkan motor lini tengahnya, Luka Modric karena akumulasi kartu. Tanpa Modric Isco akan jadi andalan untuk bermain bersama Casemiro dan Toni Kroos di lini tengah. Isco layak bermain karena baru saja tampil bagus lawan United dan jadi pemain terbaik di final Super Eropa. Menggeser Isco ke lini tengah, maka Zidane punya satu ruang di lini depan. Cristiano Ronaldo yang mulai fit bisa masuk dan tampil sejak awal. Trio BBC pun bisa diandalkan di lini depan. mengonfirmasi Jesus Vallejo mengalami cedera otot di kaki bagian kiri. Sang pemain dipastikan absen saat timnya bersua Barcelona pada laga bertajuk El Clasico di Stadion Camp Nou, Minggu (13/8). Real Madrid tidak memberikan keterangan resmi soal lamanya Jesus Vallejo harus menepi. Namun media-media Spanyol memprediksi bek 20 tahun itu akan menjalani perawatan selama dua pekan. “Setelah tes yang dilakukan Jesús Vallejo di Sanitas La Moraleja University Hospital, dia telah didiagnosis menderita masalah otot di paha kirinya. Kami akan terus mengawasi proses pemulihan cederanya,” bunyi pernyataan Real Madrid. Jesus Vallejo bergabung dengan Real Madrid pada Juli 2015. Namun dia langsung dikembalikan ke bekas klubnya, Real Zaragoza dengan status pemain pinjaman selama semusim. Setelah masa baktinya bersama Real Zaragoza berakhir, Real Ma-

drid kembali meminjamkan Jesus Vallejo ke Eintracht Frankfurt dengan kontrak berdurasi satu musim. Saat ini Jesus Vallejo diberitakan masuk, rencana Zinedine Zidane untuk mengarungi kompetisi musim 2017-2018. Sang pemain mengenakan kostum bernomor 3 di Real Madrid yang sebelumnya dipakai oleh Pepe. Sementara disaat Madrid berjibaku lawan United, Barca melakukan pemanasan dengan melawan klub Brasil, Chapecoense. Pasukan Ernesto Valverde pun menang dengan skor 5-0. Barca memberi bukti tetap bisa tampil produktif meski tanpa seorang Neymar. Pada laga ini Barca akan banyak berharap pada sosok Ivan Rakitic. Pemain asal Kroasia ini akan bertarung untuk bisa mematikan lini tengah Madrid. Selain itu, mantan pemain Sevilla juga diharap bisa lebih aktif menyerang untuk menutup lubang yang ditinggalkan Neymar. Sebagian pengamat menilai Barcelona akan sangat kehilangan sosok Neymar di pertandingan nanti. Diketahui dalam empat musim terakhir bintang asal Brasil tersebut selalu menjadi tumpuan utama lini depan bersama Lionel Messi. Ditambah pada saat pramusim Neymar menjadi aktor sentral di balik keberhasilan Barcelona. Tiga gol dan dua assist dikemas dalam pentas ICC. Memang masih ada Gerard Deulofeu yang siap dipromosikan mengisi kekosongan, apalagi pada pertandingan Joan Gamper Trophy pemain yang baru dipulangkan dari Everton itu mampu ujuk gigi. Dia menyumbang satu dari lima gol ke gawang Chapecoense. Tapi tetap saja banyak pihak yang kurang yakin dia bakalan langsung nyetel dengan Messi dan Luis Suarez, terutama menghadapi laga berat seperti El Clasico ini. Mantan pelatih Timnas

Spanyol, Vicente Del Bosque dalam hal ini punya pandangan berbeda. Dia malah melihat absennya Neymar malah akan membuat permainan Barcelona kian berkembang. Sebab selama ini performa dan sikap labil eks penggawa Santos tersebut kerap menjadi bumerang bagi tim. “Seringkali itu justru lebih berbahaya. Terutama ketika harus menghadapi perubahan mood penyerang sayap itu,” kata Del Bosque. “Barcelona telah menyingkirkan pemain yang dapat menyulitkan mereka di masa depan,” kata pelatih yang sukses mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 itu. Selain itu, laga ini juga akan jadi ujian pertama bagi pelatih baru Barca, Valverde. Mantan pelatih Athletic Bilbao ini akan men-

jalani debutnya di laga kompetitif sebagai pelatih Barca. Valverde belum lama ini telah mengeluarkan komentarnya mengenai kepindahan Neymar ke PSG. Menurutnya, Blaugrana harus tetap berkembang meski telah ditinggalkan oleh pemain yang dapat dikatakan sebagai aset berharga untuk masa depan itu. “Dia sudah menjadi pemain yang luar biasa untuk Barca, tapi dia sudah tidak ada lagi di sini dan kami harus bisa terus maju tentunya,” kata Valverde, Sabtu (12/8) kemarin. Dengan kata lain, Valverde ingin agar tim besutannya itu maupun para fans Blaugrana dapat segera move on untuk melupakan Neymar. Ia berharap agar Barcelona tetap menjadi tim yang terbaik di Eropa, meski harus kehilangan pemain bintang sekalipun. Tentu cukup disayangkan, karena Valverde hanya merasakan waktu yang singkat untuk melatih Neymar, yakni saat laga pramusim Barcelona yang masih sempat diperkuat Neymar. (kmb33/rtr)

Perdiksi Susunan Pemain: Barcelona [4-3-3]: Ter Stegen; Jordi Alba, Umtiti, Gerard Pique, Somedo; Ivan Rakitic, Busquets, Andres Iniesta; Deulofeu, Luis Suarez, Lionel Messi. Real Madrid [4-3-3]: Keylor Navas; Dani Carvajal, Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Toni Kroos, Casemiro, Isco; Gareth Bale, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo. Statistik Pertandingan: Head to Head 30/07/17 Real Madrid 2 - 3 Barcelona 23/04/17 Real Madrid 2 - 3 Barcelona 03/12/16 Barcelona 1 - 1 Real Madrid 02/04/16 Barcelona 1 - 2 Real Madrid 21/11/15 Real Madrid 0 - 4 Barcelona Lima Laga Terakhir Barcelona 23/07/17 Juventus 1 - 2 Barcelona 27/07/17 Barcelona 1 - 0 Manchester United 30/07/17 Real Madrid 2 - 3 Barcelona 05/08/17 Gimnastic 1 - 1 Barcelona 08/08/17 Barcelona 5 - 0 Chapecoense Lima Laga Terakhir Real Madrid 24/07/17 Real Madrid 1 - 1 Manchester United 27/07/17 Manchester City 4 - 1 Real Madrid 30/07/17 Real Madrid 2 - 3 Barcelona 03/08/17 MLS All-Stars 1 - 1 Real Madrid 09/08/17 Real Madrid 2 - 1 Manchester United

Rodgers Cup

Federer Lolos ke Semifinal

HAL 12

Madrid Juga Inginkan Dembele

Madrid – Ousmane Dembele sedang menjadi rebutan antara Real Madrid dengan Barcelona. Teranyar Real Madrid siap tambah pemain untuk dapatkan Dembele. Padahal gelandang Borussia Dortmund ini sudah jadi bidikan Barcelona untuk beberapa waktu. Dia diyakini menjadi pengganti yang pas untuk Neymar. Dembele pun dikabarkan sudah ingin gabung Barcelona. Buktinya dia absen latihan dengan Dortmund setelah klub asal Bundesliga itu menolak tawaran Barcelona. Tak menyerah, Barcelona yang baru saja mendapatkan pencairan cek transfer Neymar, diyakini bakal naikkan tawaran. Barcelona dikabarkan akan ajukan tawaran anyar 140 juta euro. T i b a tiba saja Madrid masuk dalam tikungan. Madrid siap untuk menawarkan satu pemain kepada Dortmund sebagai bagian dari transfer Dembele. Dembele sendiri dikabarkan ingin gabung Barcelona. Namun Presiden Madrid, Florentino Perez dikabarkan sudah rayu bos Dortmund, Rainhard Reuball. “Sebelum Anda jual dia, bilang kepada saya berapa harganya dan kami siap membayar,” kata Perez Sabtu (12/8) kemarin. Selain Dembele, Barcelona juga sedang berupaya datangkan Philippe Coutinho. Sama seperti Dembele, Barcelona juga belum sukses memboyong Coutinho. Jika keduanya gagal didapatkan, Barcelona juga inginkan eks Real Madrid, Angel di Maria. Barca membutuhkan striker sayap dan peran itu ada di Ousmane Dembele. Gaya permainan Dembele nyaris sama dengan Neymar. Dembele juga menciptakan 63 peluang musim lalu. Pemain berusia 20 tahun itu berhasil mencetak enam gol dalam debutnya di Bundesliga. Gol itu dilesakkannya dari kaki kanan dan kiri, sekaligus menunjukkan kemampuannya mencetak gol dengan kedua kakinya. Gaya Dembele sangat cocok untuk Barcelona karena dia bisa mencetak gol langsung melalui posisi sayap. Dembele juga mampu memotong bola dengan keterampilan dan kecepatan larinya. Karena itu Dembele masuk kriteria pengganti terbaik Neymar di Barcelona. (kmb33/rtr)


OLAHRAGA

10

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

MU Vs West Ham

Optimisme Tinggi Kedua Klub

Manchester – Manchester United akan mengawali musim kompetisi EPL 2017/2018 pada akhir pekan ini. Mereka akan menjamu West Ham United di Old Trafford malam nanti. Baik setan merah maupun West Ham sama-sama menjalani musim yang buruk di EPL tahun lalu. Manchester United hanya finish di peringkat enam, sementara kubu The Hammers juga mengalami kemerosotan, di mana musim lalu mereka turun ke peringkat sebelas. Untuk itu, kedua tim bertekad untuk meraih start bagus di awal musim ini.

ANDALAN - Romelo Lukaku menjadi andalan baru Manchester United di lini depan.

BPM/rtr

Neymar Setuju Bayar Denda Sao Paolo – Penyerang Paris St Germain (PSG) Neymar telah setuju untuk membayar denda kepada otoritas pajak di Brazil. Pengacara Neymar mengatakan, ini sebagai upayanya untuk menyelesaikan masalah-masalah hukumnya. Para pengacara mengatakan mereka diharapkan membayar denda sebesar delapan juta real (2,52 juta dolar AS) untuk mengakhiri kekisruhan panjang ini. Bagaimanapun kantor pajak Brazil mengatakan mereka belum sampai pada kesimpulan perhitungan total. Kantor pajak awalnya menuntut 188,8 juta real (59,44 juta dolar AS) dalam bentuk denda-denda, pengembalian pajak dan bunga, meski angka itu diyakini telah turun. “Meski ia tidak setuju dengan nilai (delapan juta), prosesnya telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun dan niatnya adalah mengakhirinya dan bergerak maju ke fase berikutnya untuk Neymar,” kata Marcos Nedes, salah satu pengacara sang pemain. Keputusan ini muncul sepekan setelah Neymar meninggalkan Barcelona untuk bergabung ke PSG dengan transfer yang memecahkan

rekor dunia, yakni 222 juta euro. Pemain 25 tahun itu telah dijerat sejumlah tuduhan bahwa ia melakukan penggelapan pajak di Spanyol dan Brazil. “Tuduhan-tuduhan terhadap kami dilakukan tergesagesa, di mana pada saat lain mereka menentang kami, namun hal itu meninggalkan bekas pada citranya dan seperti Anda tahu Neymar hidup dari citranya,” kata pengacara Gustavo Xisto Sabtu (12/8) kemarin. “Kami perlu berhati-hati tentang hal ini. Menurut saya ini adalah pelajaran yang harus kami pelajari,” tambahnya. Timnas Pelatih Timnas Brasil, Tite memanggil pemain termahal dunia, Neymar dalam skuat kualifikasi Piala Dunia 2018. Timnas Brasil dijadwalkan menghadapi Ekuador pada 31 Agustus dan Kolombia (5/9). Artinya, Neymar setuju pulang kampung guna memenuhi kewajiban tersebut. Selain Neymar, Tite juga merekrut penggawa PSG lainnya yakni Dani Alves, Thiago Silva dan Marquinhos. Hanya ada dua pemain dari Serie A, yakni kiper Alisson (AS Roma) dan Joao Miranda (Inter Milan) pada skuat terbaru.

Neymar

Jelang digelarnya laga perdana EPL ini kedua tim samasama menggelar sejumlah laga uji coba. Namun hasil uji coba kedua tim cukup berbeda, di mana Manchester United lebih banyak mendapatkan hasil positif ketimbang West Ham, di mana kubu The Hammers hanya meraih satu kemenangan di tujuh laga pra musim mereka. West Ham sendiri juga memiliki rekor yang kurang baik saat berhadapan dengan setan merah. Mereka hanya menang satu kali dari enam pertemuan terakhir melawan United. Selain itu, mereka juga tidak pernah menang di enam lawatan terakhir ke Old Trafford. Untuk itu, Slaven Bilic punya tugas yang berat untuk mencuri poin di markas MU nanti. Pertandingan pekan pertama EPL ini akan semakin dramatis dengan kepulangan Javier Hernandez ke Old Trafford. Striker Timnas Mexico ini kembali ke Inggris untuk membela West Ham setelah ia meninggalkan Manchester United pada tahun 2015 silam. Hernandez yang dikenal juga dengan nama Chicharito ini menjadi pujaan publik Old Trafford di periode 2010-2014, di mana ia sudah mencetak 44 gol dari 103 penampilan untuk setan merah. Untuk itu, ia bisa menjadi mimpi buruk tersendiri bagi anak asuh Jose Mourinho pada laga ini. Jelang laga ini, kubu tuan rumah tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya. Tercatat nama-nama seperti Ashley Young, Marcos Rojo dan Luke Shaw dipastikan absen karena

mengalami cedera. Mourinho sendiri kemungkinan masih akan menggunakan skema 4-3-3 pada laga ini, di mana Romelu Lukaku dibantu dengan Anthony Martial dan Henrikh Mkhitaryan akan menjadi trisula serangan setan merah pada laga ini. Di lini tengah Nemanja Matic akan membantu Ander Herrera dan Paul Pogba, sementara David De Gea akan diturunkan di bawah mistar gawang MU. Mourinho optimis dengan peluang menjuarai Premier League. Bukan cuma karena ia punya tradisi sip pada musim keduanya. Menurut peracik taktik asal Portugal tersebut, dirinya kini sudah lebih mengenal karakteristik para pemainnya. Terlebih lagi keberhasilan menjuarai Liga Europa musim lalu pun telah menebalkan rasa percaya diri para punggawa The Red Devils. Hal itu menambah keyakinan Mourinho yang sejauh ini selalu mampu menjuarai kompetisi liga pada musim penuh keduanya saat menangani FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea lagi. “Saya merasa bisa bukan karena saya senantiasa melakukannya,” ujar Mourinho, Sabtu (12/8) kemarin. “Tidak ada jaminan, tapi wajarnya seorang manajer di musim kedua sudah lebih tahu mengenai klub dan para pemainnya. Kami punya pramusim lebih baik dibandingkan tahun lalu dan kami memiliki level kepercayaan diri dari sebuah tim yang sudah menjuarai sebuah kompetisi

Eropa dan kembali main di Liga Champions. Saya kini memiliki kondisi-kondisi yang lebih baik untuk menjalani sebuah musim yang lebih bagus dibandingkan dengan musim pertama,” katanya. Di kubu tim tamu, pelatih Slaven Bilic memiliki sejumlah masalah cedera yang cukup pelik. Andy Caroll dan Cheikhou Kouyate dipastikan absen karena mengalami cedera, sementara James Collins, Diafra Sakho dan Sofiane Feghouli juga diragukan tampil karena kondisi mereka yang belum cukup fit untuk bermain. Bilic sendiri kemungkinan akan memasang skema 4-23-1 pada laga ini, di mana Chicharito akan diplot sebagai striker tunggal pada laga ini. Chicharito menegaskan bahwa dia ingin mencetak gol dan membantu West Ham meraih poin di kandang mantan klubnya. “Bayangkan emosi saya andai saya mendapatkan keberuntungan untuk mencetak gol di sana. Itu klub lama saya, dengan para fan’s lama di stadion lama saya, jadi kemungkinan saya takkan bisa berselebrasi,” kata Chicharito. Rekrutan baru lainnya, Marko Arnautovic juga kemungkinan akan tampil starter pada laga ini, di mana ia akan membantu Manuel Lanzini dan Michail Antonio di sektor gelandang serang. Di sektor pertahanan, Angelo Ogbonna kemungkinan akan berduet dengan Winston Reid, sementara gawang mereka akan dikawal oleh Kiper Timnas Inggris, Joe Hart. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

Neymar menjadi atensi publik setelah memecahkan rekor transfer. Paris SaintGermain (PSG) membelinya dari Barcelona senilai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Selecao sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2018. Tim Samba

mengoleksi 33 angka dari 14 pertandingan. Artinya, Timnas Brasil tidak mungkin terkejar menghuni peringkat enam klasemen sementara Ekuador, yang tertinggal 13 angka. Sebab penyisihan hanya menyisakan empat pertandingan. (kmb33/rtr)

mengakui perlu ada perbaikan di lini pertahanan. Di laga ini sendiri Arsenal tak turun dengan komposisi terbaiknya, khususnya di lini belakang. Bermain dengan pola tiga bek, Wenger menurunkan Rob Holding, Nacho Monreal dan Sead Kolasinac sebagai trio. “Saat menyerang dan secara karakter, kami sudah bagus. Kami kebobolan beberapa gol yang seharusnya bisa dihindari dan secara keseluruhan kami harus memoles itu,” ujar Wenger. “Kami tahu secara pertahanan kami bisa lebih baik lagi. Tapi secara keseluruhan kami menampilkan pertandingan yang top. Ketika para pemain pengganti masuk, mereka punya kualitas yang cukup untuk membuat perbedaan. Saya yakin bahwa laga semacam ini bisa memperkuat keyakinan. Ketika Anda berada dalam situasi sulit, Anda ingat bahwa Anda pernah melakukan comeback sebelumnya, jadi bisa melakukannya lagi,” dia menambahkan. Dua penyerang Arsenal, Alexandre Lacazette dan Olivier Giroud sama-sama mencetak gol ke gawang Leicester City. Lacazette mencetak golnya di detik ke-94 dari tembakan pertamanya dalam pertandingan, melalui sentuhan keduanya sebagai pemain Premier League (sentuhan pertamanya terjadi saat kick-off). “Lacazette bertambah tangguh dalam setiap pertandingannya dan malam ini ia memperlihatkan sebuah penampilan yang sangat meyakinkan,” terang Wenger. Dengan 129 gol dari 275 penampilannya selama delapan musim di Lyon, Lacazette memang menyandang ekspektasi be-

sar di klub barunya yang mendatangkan penyerang 26 tahun itu dengan banderol sekitar 58 juta euro (termasuk potensi bonus) di musim panas. Diplot sebagai tumpuan lini depan Arsenal, Lacazette diharapkan dapat melanjutkan ketajamannya di Lyon tersebut. Kedatangan Lacazette ke Arsenal sendiri tak ayal berimbas untuk ujung tombak lain, Giroud. Tapi menariknya, penyerang yang juga berasal dari Prancis seperti halnya Lacazette itu juga sudah berhasil unjuk gigi di partai pembuka musim. Semenjak bergabung ke Arsenal dari Montpellier pada tahun 2012, Giroud kini sudah mencetak 97 gol dari 231 penampilan. Semenjak awal musim lalu, ia sudah mencetak tujuh gol sebagai pemain pengganti (terbanyak di antara pemain lain dalam kurun waktu itu). Patut dicatat bahwa setelah Lacazette datang di musim panas, Giroud sebenarnya diberi peluang untuk hijrah oleh Wenger karena peluang mainnya pasti tambah sedikit. Tapi ia memilih bertahan untuk memperjuangkan posisi. “Pada satu ketika saya membuka pintu buatnya, karena saya tahu punya banyak penyerang dan pada akhirnya ia memutuskan bertahan. Ia tak mau pergi dan saya gembira ia mau bertahan,” kata Wenger. Dengan diawali gol Lacazette dan diakhiri gol dari Giroud, Arsenal pun meraih poin penuh dalam partai pertamanya di Premier League 2017/2018. Ini memutus rentetan buruk The Gunners setelah dua musim terakhir senantiasa kalah di laga pembuka musim. (kmb33/rtr)

Pertahanan Arsenal Harus Diperbaiki

BPM/rtr

BELAKANG - Dua pemain belakang Arsenal Sead Kolasinac dan Nacho Monreal, merayakan kemenangan timnya atas Leicester City di laga pembuka Liga Inggris, Sabtu (12/8) kemarin. London – Arsene Wenger senang melihat kemampuan menyerang dan kekuatan mental Arsenal usai melawan Leicester City. Tapi soal pertahanan, Wenger mengakui perlu perbaikan. Arsenal memetik kemenangan dramatis dalam duel seru melawan Leicester di Emirates Stadium, Sabtu (12/8) kemarin. The Gunners sempat unggul lalu tertinggal, hingga akhirnya kembali memimpin dan menang 4-3. Saat menyerang, Arsenal menunjukkan potensi bagus dengan banyaknya peluang yang diciptakan. Whoscored mencatat ada 27 percobaan yang dilepaskan Arsenal, sepuluh di antaranya men-

garah ke gawang. Sementara Leicester yang lebih banyak menunggu punya enam tembakan, dengan separuhnya tepat target dan berbuah gol. Problem Arsenal adalah rentan melakukan kesalahan. Gol pertama dan ketiga Leicester tercipta karena Arsenal gagal mengantisipasi dengan baik situasi yang bermula dari sepak pojok. Kedua gol ini dicetak Leicester dari umpan silang. Sementara pada gol kedua, gelandang Arsenal Granit Xhaka melakukan kesalahan umpan saat berada dalam tekanan. Kesalahan lain dalam waktu berdekatan berujung pada peluang Okazaki dan nyaris berbuah gol. Wenger

Philippe Coutinho

BPM/rtr

Cautinho Kecewa Tak Diizinkan Pindah

London – Philippe Coutinho dikabarkan kecewa dengan Jurgen Klopp karena tidak mengizinkannya untuk hijrah dari Liverpool ke Barcelona. Barcelona terus dikaitkan dengan Philippe Coutinho sepanjang bursa transfer musim panas 2017. Sang pemain diproyeksi akan menggantikan peran Neymar yang telah hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG). Philippe Coutinho menyambut baik minat Barcelona dan berencana angkat kaki dari Anfield. Sang pemain sulit berkata tidak terhadap tawaran yang datang dari tim Catalan. Philippe Coutinho lantas mengirim pesan kepada Liverpool melalui e-mail agar segera dijual ke Barcelona. Namun manajemen The Reds menolak keinginan gelandang Brasil tersebut. Coutinho diberitakan kecewa terhadap cara yang ditempuh manajemen Liverpool. Selain itu, sang pemain juga tidak senang atas perlakuan Jurgen Klopp yang menahannya hengkang ke Barcelona. Bahkan Philippe Coutinho dan Jurgen Klopp diberitakan sudah bersitegang selama enam bulan terakhir. Sang pemain diberitakan frustrasi terkait perannya di skuat Liverpool. “Coutinho telah berusaha sangat keras untuk menemukan solusi damai atas situasi

ini, tetapi tidak berhasil. Dia memiliki cinta yang luar biasa untuk Liverpool dan penggemarnya,” kata sumber terdekat Coutinho, Sabtu (12/8) kemarin. “Seperti yang ditunjukkan Steven Gerrard dan Luis Suarez pada masa lalu, Liverpool tidak membiarkan pemainnya pergi dengan syarat bersahabat,” lanjut pernyataan tersebut. Barcelona diberitakan telah menyiapkan rencana kedua untuk menggaet Philippe Coutinho. Manajemen klub siap mengucurkan dana 120 juta poundsterling (Rp 2,07 triliun) untuk memuluskan langkah sang pemain hijrah dari Liverpool. Coutinho memang telah menjadi aset penting Liverpool sejak era manajer Brendan Rodgers hingga Juergen Klopp. Dia menjadi roh penting permainan. Pelatih asal Jerman itu mengatakan tidak mungkin untuk memberikan banderol harga pada Coutinho, karena Liverpool akan sulit mencari penggantinya pada jendela transfer musim panas ini. “Mungkin setiap orang memiliki harga pada waktu yang tepat. Saat waktu yang salah, tidak ada harga,” kata Klopp. Pelatih berusia 50 tahun ini mengatakan butuh waktu yang tepat untuk membeli pemain. Sebagian besar klub tidak akan datang dan begitu saja menawarkan pemain

kepada mereka. “Ini tentang waktu. Begitulah saya memahaminya. Dan hanya itu yang harus saya katakan,” kata dia. Pemilik klub Fenway Sports Group mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka tidak akan mempertimbangkan tawaran apapun untuk gelandang timnas Brazil itu. Mereka menegaskan, pemain berusia 25 tahun itu akan tetap menjadi pemain the Reds saat jendela transfer musim panas ini ditutup akhir bulan ini. Posisi mereka pun tidak berubah, saat permintaan transfer dikirim Coutinho melalui surat elektronik ke direktur olahraga Michael Edwards. Liverpool dikatakan kecewa karena Coutinho meminta untuk pindah, meski sang pemain sudah diberi tahu oleh pemilik klub secara langsung. Harapan klub adalah Coutinho akan bersikap secara profesional dan tidak akan membiarkan rekan satu timnya atau pendukungnya turun. Coutinho melapor seperti biasa ke kamp latihan Liverpool di Melwood pada Jumat (11/8) pagi waktu setempat. Namun ia tidak melakukan perjalanan bersama anggota skuat lainnya ke Watford menjelang laga Liga Primer di Vicarage Road karena masalah punggung. (kmb33/rtr)


Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

11

GELANGGANG

Gede Siman Bawa Bendera di Pembukaan Jakarta (Bali Post) -

Atlet renang I Gede Siman Sudartawa mendapatkan kepercayaan untuk membawa bendara Indonesia pada defile pembukaan kejuaraan multievent dua tahunan, SEA Games 2017 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, 19 Agustus. Komandan Kontingen (CdM) Indonesia Aziz Syamsuddin di Jakarta, Jumat (11/8) lalu mengatakan penunjukan atlet renang asal Bali itu didasarkan pada prestasi yang selama ini diraih. Apalagi Siman juga sudah pernah tampil di Asian Games maupun Olimpiade. “ Unt uk kep ut usa nny a tidak saya lakukan sendiri. Namun saya juga konsultasi dengan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) hingga Satlak Prima,” katanya di

sela pelepasan tim aquatik Indonesia di Kuningan, Jakarta. P r i a y a ng j ug a Ke t ua Banggar DPR-RI itu menegaskan, tidak hanya Siman yang bakal mendapatkan tugas khusus saat pembukaan kejuaraan dua tahunan itu. Namun ada dua atlet lainnya yang akan mendampingi Siman, yaitu Christopher Rungkat (tenis) dan Elga Kharisma Novanda (BMX). Pemilihan dua atlet yang menjadi ikon budaya Indo-

nesia itu, kata dia juga melalui banyak pertimbangan yang keputusannya juga melibatkan banyak pihak. Mereka saat defile akan menggunakan pakaian adat Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. “Pakaian adat ini akan menandakan ciri khas Indonesia di SEA Games 2017 nanti,” kata Aziz Syamsuddin. Bagi Siman, membawa bendera Merah Putih saat kejuaraan multievent bukan yang pertama. Atlet

renang yang diharapkan menjadi pendulang emas bagi kontingen Indonesia itu sebelumnya mendapatkan tugas yang sama saat pembukaan Olimpiade 2012 dan Asian Games 2014. Sesuai dengan rencana, kontingen Indonesia akan berangkat bertahap ke Malaysia. Cabang olahraga yang sudah memberangkatkan atletnya lebih awal, di antaranya balap sepeda. Untuk sepak bola dijadwalkan berangkat pada Sabtu (12/8) kemarin. (ant)

I Gede Siman Sudartawa

Indonesia Buka Posko 24 Jam di Malaysia Jakarta (Bali Post)Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia bakal membuka posko 24 jam di Bukit Jalil, yang merupakan pusat pelaksanaan SEA Games 2017 Malaysia, 19-30 Agustus demi menunjang kebutuhan atlet selama turun di kejuaraan dua tahunan ini. “Pembentukkan posko ini adalah hasil koordinasi lintas kementerian, Satlak Prima dan KOI. Untuk memaksimalkan posko, kami juga akan melibatkan masyarakat Indonesia yang ada di Malaysia,” kata CdM kontingen Indonesia Aziz Syamsuddin di Jakarta, Sabtu (12/8) kemarin. Pendirian posko ini tidak lepas dari besarnya kontingen Indonesia yang turun di SEA Games 2017. Apalagi pertandingan tidak hanya dilakukan di satu titik. Dengan kondisi tersebut dibutuhkan koordinasi yang bagus, demi kelancaran perjuangan untuk mengibarkan Merah Putih. Sesuai dengan data yang ada, kontingen Indonesia pada SEA Games 2017 sebanyak 755 orang yang terbagi atas atlet, pelatih maupun tim pendukung lainnya. Untuk keberangkatan sendiri dilakukan secara bertahap, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Menurut dia, dengan didirikannya posko ini bisa mempermudah semuanya. Tidak hanya untuk atlet, namun juga masyarakat Indonesia yang ingin mengetahui secara langsung perkembangan pelaksanaan SEA Games 2017, terutama untuk kontingen Indonesia. “Posko ini kami harapkan bisa dimaksimalkan. Yang jelas ini semua untuk mendukung kesuksesan kontingen Indonesia,” kata pria yang juga Ketua Banggar DPR-RI itu. Dengan semakin dekatnya pelaksanaan kejuaraan dua tahunan itu, Aziz meminta kepada atlet benar-benar menjaga diri dengan baik. Apalagi pada kejuaraan ini Indonesia mendapatkan tugas yang cukup berat karena harus mampu merealisasikan target 55-57 medali emas. Dari 35 cabang olahraga yang diikuti, ada beberapa cabang unggulan untuk mendulang medali emas yang salah satunya cabang aquatik. Meski enggan mengumbar target tinggi, PRSI ternyata sudah menyiapkan atlet terbaik dan semuanya sudah siap bertanding. Bidikan emas dari cabang renang. Ada nama I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel Yus hingga perenang senior Indra Gunawan yang menjadi andalan. Selain itu, cabang polo air putra diharapkan mampu mematahkan dominasi Singapura. Selain aquatik, lumbung emas diharapkan berasal dari atletik, cabang bela diri hingga angkat besi putra. Namun cukup disayangkan cabang andalan Indonesia yaitu dayung tidak dipertandingkan di SEA Games 2017, begitu juga dengan angkat besi putri. (ant)

IB Ngurah Adisnara Pidada

BPM/022

Pelti Denpasar Turunkan Delapan Petenis Porprov Denpasar (Bali Post)Pengkot Pelti Kota Denpasar menurunkan delapan petenisnya, terdiri atas putra empat dan putri empat pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti. Pelti Kota Denpasar yang diketuai Ketut Dirga, menerjunkan IB Ngurah Adisnara Pidada, IB Gede Wisnu Antara, Gusti Ngurah Bagus Aditya Sambu dan Ahmad Febrianto, sedangkan di sektor putri Gilda Ramadani, Tjiu Erika H, K. Ayu Aryani, serta Manik Mustika Jayanti. Sementara tim tenis Buleleng mendaftarkan Komang Ari Sanjaya, Ngurah Bende, Ratu Rangga, Akdawijaya dan Gede Hendra Darmawan. Untuk putri Buleleng menurunkan Desak Meisa A, Desak Anngun, Gina K. Dewi, Made Adnyani dan Gusti Ayu Rismayani. Technical Delegate (TD) cabor tenis Rooslan di Denpasar, Sabtu (12/8) kemarin menjelaskan untuk cabor tenis selama Porprov, venue dibagi tiga yakni GOR Kebo Iwa, Celuk dan di Gianyar. ‘’Cabor tenis mulai dipertandingkan 16-23 September,’’ terangnya. Rooslan mengemukakan, untuk tim putra yang absen Klungkung dan Karangasem, sedangkan putri yang tidak ambil bagian Klungkung, Karangasem dan Tabanan. Dia menyebutkan nomor yang dipertandingkan tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, beregu putra dan putri, serta campuran (mix). ‘‘Untuk pendaftaran baik petenis putra maupun putri maksimal bisa lima atlet, namun pada pertemuan teknik yang akan digelar di Gianyar, Minggu (20/8) mendatang tiap kontingen maksimal diperbolehkan mendaftarkan hanya empat pemain,’’ jelas Rooslan. (022)

PS Badung dan Persekam Metro Saling Ancam Peringkat

BPM/ist

BEREBUT POIN — Tim tuan rumah PS Badung bersama lawannya, Persekam Metro Kabupaten Malang saling berebut poin dalam lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII di Lapangan Samudra Kuta, Minggu (13/8) sore ini. Perebutan poin ini demi mengamankan posisi guna eksis di kancah Liga 2 pada musim kompetisi tahun depan.

Mangupura (Bali Post)Tim tuan rumah PS Badung bertekad mencuri poin, saat menjamu tamunya Persekam Metro Malang dalam lanjutan Kompeisi Liga 2, Grup VII di Lapangan Samudra Kuta, Minggu (13/8) sore ini. Baik PS Badung maupun tamunya Persekam Metro hasil laga sore ini sangat penting, sebab saling mengancam peringkatnya. Pelatih PS Badung Nyoman Sujata mengakui, laga yang dilakoni Wayan Gede Bayu Yusa dan kawan-kawan ini sangat penting dalam upaya meraup poin penuh, sebab demi upaya menyelamatkan eksistensi Tim Keris di kancah Liga 2. Nyoman Sujata di Kuta, Sabtu (12/8) kemarin menegaskan pihaknya ingin menjungkalkan Persekam Metro FC, mengingat di putaran I grup VII lalu asuhannya dikalahkan 0-2. ‘’Saya kira persiapan tim lebih matang, ditambah merumput di kandang diharapkan mampu menjadi motivasi guna memenangkan pertandingan,’’ kata Sujata. Apalagi dalam tiga laga terakhir prestasi tim asal Kabupaten Malang ini kurang menggembirakan. Di sisi lain, Tim Keris pascamenahan tuan rumah Persekap Kota Pasuruan 1-1 pekan lalu, makin me-

nambah kepercayaan diri (self confidence) asuhannya. Dikemukakan, saat ini PS Badung meraup poin sembilan dan bercokol di peringkat kelima. Sedangkan Persekam Metro FC mengemas poin sebelas, menghuni peringkat keempat. ‘’Jadi kami harus memenangkan laga kalau ingin aman, sebab dengan tambahan poin tiga, PS Badung mengoleksi 12 poin otomatis menggeser Persekam Metro dan naik satu peringkat menduduki urutan keempat,’’ jelas dia. Sementara Asisten Pelatih Persekam Metro Kabupaten Malang, Mahmudiono menerangkan jika timnya saat ini sangat memerlukan kemenangan guna membangkitkan semangat juang timnya. “Kami terpuruk pada tiga laga terakhir. Kami pun masih ragu soal mental bertanding anak-anak. Saya harap motivasi anak-anak bangkit saat dijamu PS Badung di kandangnya,” ujar Mahmudiono. Namun pihaknya harus mewaspadai kebangkitan PS Badung, ditambah lagi menurutnya tuan rumah pasti bermain ngotot untuk menggeser posisi Persekam Metro FC di papan klasemen. “Intinya, kami tak mau kehilangan poin meskipun tampil di luar kandang,” sebut dia. (kmb)

Timnas U-22 Anggap Laga BU Belum Tentu Turunkan Penting Lawan Thailand Stefano Lilipaly Jamu Madura United

Mangupura (Bali Post)Tim tuan rumah Bali UNited (BU) belum tentu menurunkan pemain gres Stefano Lilipaly saat menjamu tamunya Maduran United, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (13/8) malam ini. Pasalnya, pelatih BU Widodo Cahyono Putro menyebutkan peluang untuk menerjunkan Stefano 50 persen. Widodo menerangkan, Stefano masih baru bergabung di BU, dan beberapa hari tinggal di Bali. Namun Widodo meyakini kehadiran pemain anyar ini diharapkan mampu memotivasi skuad lainnya. Dalam laga malam ini, Serdadu Tridatu selaku tuan rumah, mematok target memetik kemenangan, meskipun lawan yang diladeni saat ini Madura

United bercokol di puncak klasemen Kompetisi Liga 1. ‘’Kami akui Madura United adalah tim tangguh,’’ terang Widodo. Apalagi tim kandidat juara ini diperkuat sederet pemain berkualitas seperti Bayu Gatra, Greg, Thiago, Slamet Nurcahyo, walaupun marquee player Peter Odemwingie absen. ‘’Kami mewaspadai mereka yang sering bebas berkeliaran dan menukik ke jantung pertahanan lawan,’’ jelas Widodo. Kelebihan tim berjuluk Laskar Sappe Kerap, pemainnya cepat melakukan transisi antara penyerangan dan pertahanan. Selain itu, pasca kebobolan tiga butir gol saat dijamu Persipura Jayapura, Widodon mengevaluasi kinerja para defender. ‘’Para pemain belakang kami dituntut piawai menutup perger-

akan pemain lawan. Apalagi lini tengah Madura United solid dan para punggawanya piawai mengatur ritme penyerangan maupun pertahanan,’’ kata dia. Dijelaskannya, saat kondisi Agus Nova Sablun Wiantara didera cedera, ditambah gelandang serang Marcos Abdel Flores terkena akumulasi kartu, bahkan Nick Van Der Velden diragukan kondisinya. Pada bagian lain, pelatih Madura United Gomez de Oliveira menyebut Bali United kini sedang menggeliat, malahan kini peringkatnya menghuni papan atas. Sedangkan seorangan pemain Madura United yakni Bayu Gatra Sanggiawan bertekad mencuri poin di Gianyar. “Saya dan rekan setim berupaya tampil berjibaku,’’ jelas mantan pemain Bali United ini. (kmb)

BPM/wan

LAWAN TANGGUH — Tim tuan rumah Bali United bakal menjamu lawan tangguh, yakni Madura United yang kini bercokol di puncak klasemen, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Minggu (13/8) malam ini.

Tangerang (Bali Post)Bek kanan timnas U-22 Indonesia Gavin Kwan Adsit menyebut laga perdana di SEA Games ke-29 di Malaysia, kontra Thailand sangat penting. “Kami sangat fokus dan konsentrasi melawan Thailand karena itu pertandingan pertama,” kata Gavin ketika ditemui usai menjalani latihan terakhir jelang SEA Games 2017, Malaysia di Lapangan Sepak Bola Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Jumat (11/8) lalu. Dia melanjutkan, hasil positif di laga perdana bisa menentukan dalam usaha meraih target medali emas. Apalagi pertandingan melawan Thailand dipastikan tidak mudah, karena tim Negeri Gajah Putih tersebut merupakan juara bertahan SEA Games dan hampir selalu menjadi momok bagi Indonesia di persepakbolaan Asia Tenggara.

Terakhir Indonesia dan Thailand bertemu dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 di Bangkok, Juli 2017. Laga yang berlangsung di tengah genangan air itu berakhir imbang dengan skor 0-0. Ada pun di SEA Games 2017, Malaysia, timnas U-22 Indonesia ada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Timor Leste, Vietnam dan Kamboja. Timnas U-22 dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (12/8) dan akan melakoni laga pertama di Grup B pada Selasa (15/8) melawan juara bertahan SEA Games, Thailand. Pertandingan kedua dilangsungkan pada Kamis (17/8) kontra Filipina, lalu dilanjutkan versus Timor Leste pada Minggu (20/8). Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dan Kamboja masing-masing diadakan Selasa (22/8) dan Kamis (24/8). (ant)

Medan (Bali Post) – Indonesia perlu mewaspadai atlet tuan rumah Malaysia dalam upayanya mengejar medali pada cabang olahraga taekwondo di SEA Games 2017. Wakil Ketua PB Taekwondo Indonesia Brigjen (Purn) Nur Fazri di Medan, Sabtu (12/8 kemarin menyatakan meski persiapan atlet Indonesia sudah cukup matang menghadapi SEA Games di Malaysia, namun tentunya rintangan sekecil apa pun perlu diwaspadai. Seperti saingan terberat akan datang dari atlet-atlet Malaysia yang tentunya sebagai tuan rumah, para atletnya ingin menunjukkan yang terbaik bagi negaranya.

“Selaku tuan rumah tentunya atlet Malaysia punya semangat tambahan dalam upaya perburuan medali,” katanya yang hadir di Medan saat pembukaan kejuaraan daerah taekwondo memperebutkan Piala Gubernur Sumatra Utara. Selain atlet Malaysia, yang juga perlu diwaspadai adalah atlet Thailand yang dinilai juga akan menjadi batu sandungan bagi atlet-atlet Indonesia. “Kedua negara itu akan menjadi saingan terberat kita. Namun tentunya optimistis tetap kami usung, karena persiapan atlet kita sudah cukup matang,” katanya.(ant)

Taekwondo Indonesia Waspadai Malaysia


12

LAGA

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Rodgers Cup

Federer Lolos ke Semifinal

Montreal – Roger Federer memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi 15 pertandingan saat mengalahkan petenis Spanyol Roberto Bautista Agut. Kemenangan Sabtu (12/8) kemarin, membuat petenis Swiss tersebut mencapai semifinal Piala Rogers di Montreal. Petenis berusia 36 tahun itu menang mudah 6-4 6-4 dalam durasi 68 menit. Di semifinal, jawara Wimbeldon 2017 itu bertemu petenis asal Belanda Robin Haase yang mengalahkan petenis Argentina Diego Schwartzman 4-6,6-3, 6-3. Federer membidik kemenangan Rogers Cup ketiga dalam kariernya dan gelar keenam musim 2017. Federer memastikan break pertama yang menentukan pada kedudukan 4-4 pada set pembuka, kemudian mendapat tiga kali break berturut-turut di set kedua. Haase baru pertama mencapai semifinal Masters Series sepanjang kariernya. Saat ini Haase berusia 30 tahun, dan bertengger di peringkat 52 dunia. Federer mengatakan dia paham benar permainan Haase karena pernah berlatih ber-

sama. “Saya melihat ke depan untuk pertandingan yang sulit karena servis dia sangat baik dan dia banyak mencampur taktiknya,” kata Federer. “Terkadang dia cenderung hanya memutar bola dan menggunakan servis bertenaga, lain waktu dia sering menggunakan slice dan main ke depan. Jadi saya tidak tahu hasil apa yang saya dapatkan melawan Robin Haase. Tapi seperti yang telah saya lakukan dengannya, mungkin saya lebih siap,” imbuhnya. Dengan tersingkirnya petenis nomor dua Rafael Nadal oleh petenis muda asal Kanada berusia 18 tahun, Denis Shapovalov dan mundurnya Andy Murray dari pertandingan karena cedera tulang rusuk, maka Federer berpeluang bisa merebut kembali peringkat nomor satu dunia. Dia hanya perlu memenangi

Piala Roger dan menyamai atau lebih baik dari Nadal di Western & Southern Open di Cincinnati pekan depan untuk kembali menjadi petenis nomor satu dunia pada 21 Agustus 2017. “Sekarang Rafa sudah keluar dan saya tahu saya bisa membuat langkah besar, terutama jika saya bisa melaju dari semifinal di sini, tapi itu semua tergantung dengan permainan bagus,” kata petenis yang menjuarai Australia Terbuka dan Wimbledon. Pada pertandingan perempat final lainnya, Shapovalov bangkit dari tringgal satu set untuk kemudian mengalahkan petenis Prancis Adrian Mannarino 2-6 6-3 6-4, dan petenis Jerman Alexander Zverev melibas petenis Afrika Selatan Kevin Anderson lewat set langsung 7-5 6-4. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

LATIH - Floyd Mayweather berlatih jelang laga akbar kontra Conor McGregor.

Mayweather Yakin Kalahkan McGregor New York – Petinju Floyd Mayweather, sesumbar pertarungan melawan bintang mix martial arts, Conor McGregor tak akan berlangsung lama. Dia mengklaim sudah merampungkan seluruh pekerjaan rumah menjelang duel di Las Vegas pada 26 Agustus tersebut. “Pertarungan bakal menarik. Bakal banyak darah, keringat dan air mata,” kata Mayweather Sabtu (12/8) kemarin. “Pertarungan ini tentang mengerjakan PR Anda. Duel ini tak benar-benar tentang melihat rekaman pertandingan, tapi soal mengenali lawan yang Anda hadapi di ring. Anda ingin tahu apa makanan kesukaan mereka, apa yang mereka lakukan saat tak berada di kamp. Itu yang disebut menggunakan kecerdasan, mengerjakan PR Anda soal lawan yang akan dihadapi,” kata Mayweather. Floyd Mayweather mengklaim punya alasan sehingga percaya diri mampu menumbangkan McGregor. Apalagi pertarungan ini bakal menggunakan aturan tinju yang kurang familier untuk McGregor. Dia juga sudah mengantongi kelemahan petinju asal Irlandia tersebut. “Terakhir kali saya memeriksa data, saya tak terkalahkan. McGregor akan merangsek dan terus bergerak. Tapi jika Anda terus bergerak, Anda membakar energi,” ujar Mayweather. “Dia berkata bakal menyudahi pertandingan dengan cepat. Saya juga bakal mengakhiri pertandingan dengan cepat. Saya tak ingin bertarung lama-lama. Dia percaya diri. Selalu ada kepercayaan diri. Tapi bakal berbeda jika yang Anda hadapi adalah Floyd Mayweather,” tegas petinju Amerika Serikat itu. Mayweather menegaskan, bahwa duel lawan McGregor benar-benar akan jadi duel terakhir dalam kariernya. Ia tak berminat untuk bertarung lawan petinju lain termasuk melawan Saul ‘Canelo’ Alvarez maupun Gennady Golovkin. Mayweather Jr. memutuskan kembali ke ring tinju setelah menyatakan pensiun

pada 2015 lalu. Tantangan dari McGregor plus bayaran besar membuat Mayweather Jr. akhirnya kembali ke ring tinju. Sebelumnya Mayweather Jr. juga sempat vakum dari dunia tinju setelah menghadapi Ricky Hatton pada 2007 lalu, kemudian naik ring pada 2009. “Waktu pertama kali saya vakum adalah murni karena ingin liburan. Saya ingin menenangkan pikiran saat itu. Sedangkan yang kedua (2015), saya benar-benar tak punya rencana untuk kembali. Namun mereka memberikan penawaran yang tak bisa saya tolak untuk menghadapi McGregor,” kata Mayweather. Dia pun menyebut McGregor akan jadi lawan terakhir dalam kariernya sebagai seorang petinju. “Saya rasa tak akan ada tawaran lain di masa depan yang bisa membuat saya tak bisa menolak tawaran tersebut. Tak perlu berbicara tentang opsi Canelo atau Golovkin, karena tak akan ada hubungannya dengan tawaran yang mungkin terjadi. Pasalnya, saya juga sudah berjanji pada Al Haymon (manajer),” imbuhnya. Mayweather Jr.

mengaku telah berjanji pada Al Haymon untuk tak lagi terpancing naik ring di masa depan. (kmb33/rtr)

BPM/rtr

Roger Federer

Irving Ingin ke Clippers

Cleveland Klub NBA Los Angeles Clippers berpeluang besar mendapatkan point guard Cleveland Cavaliers Kyrie Irving. Sang pemain dikabarkan tergoda untuk pindah ke Los Angeles. Analis NBA Peter Vecsey mengklaim Irving telah menjatuhkan pilihan kepada Clippers. Meski diincar beberapa klub NBA lain, seperti Phoenix Suns, San Antonio Spurs dan Minnesota Timberwolves, Irving memprioritaskan gabung Clippers. “Saya diberitahu Irving ingin bermain untuk Clippers. Itulah tim yang ingin diperkuatnya. Irving mencintai Los Angeles. Dia sudah banyak berlatih di sana musim panas ini,” ungkap Vecsey Sabtu (12/8) kemarin. Jika pindah ke Clippers, Irving akan berduet dengan power forward Blake Griffin. Dia bakal menjadi pengganti ideal bagi Chris Paul yang hijrah ke Houston Rockets musim panas ini. Irving memang berniat meninggalkan Cavaliers pada musim panas ini. Pemiliki nomor punggung 2 itu tidak mau berada di bawah bayangbayang LeBron James lagi. Meski demikian, Clippers cukup sulit untuk mendapatkan Irving. Mereka tidak memiliki aset berharga untuk ditukar dengan Irving.

Berita terkait point guard andalan Cleveland Cavaliers itu memang terus beredar. Sang pemain meminta untuk di-trade oleh Cavs dan ini menjadi kejutan besar. Ada yang pro dan kontra. Irving kabarnya ingin menjadi bintang utama di tim lain karena selama bersama Cavs, dia akan berada di bawah bayang-bayang LeBron James. Menarik ketika legenda NBA, Charles Barkley berbicara. Dia mengkritik habis putusan Irving dan menganggap apa yang dia lakukan adalah kebodohan. “Anda ingin berada di tim yang baik dan bermain bersama pemain hebat lainnya. Sangat bodoh jika ada yang ingin menjadi pemain utama setelah kondisi seperti itu,” ujarnya kepada NBA TV. “Jika saya punya peluang untuk bermain dengan pemain hebat lain, saya akan mengambil kesempatan itu. Tujuan utama adalah meraih kemenangan. Jika dia ada di tim buruk, dia akan jadi pemain utama, tapi saya pastikan tak akan banyak hal yang terjadi,” tambah dia. Memang nasib Irving belum diketahui hingga saat ini dan masih menjadi bagian Cavs. Tapi pernyataannya soal keinginan hengkang itu jelas menjadi kegalauan tersendiri untuk tim. (kmb33/rtr)

Kyrie Irving

BPM/rtr


Sastra

Redité Kliwon, 13 Agustus 2017

I Kaki Dengkil

Sang Wijayasastra 18 SAMBILANGA srayang-sruyung mamargi, I Kaki Dengkil naanang gesit sasih Karoné. Napi malih mamargi sambilanga miak-miakang bet-betan alas sané ampehang sayong, rasaanga pisan gesité nyusup kantos ka tulangné. Sesampuné ngojog Balé Pasandekan pura ring tengahing wanané punika, I Kaki Dengkil ngelisang nlepék masadah nengkluk ring tampulé. Asapunapi minab sané ngawinang I Kaki Dengkil kampih ring Pura Siku. Kocap genah dahat mautama ngwawanin dharmayatra Ida Bhatara Sakti Wawu Rauh. Kocap, saking purané puniki, Ida Bhatara Dang Hyang Dwijendra nyukat Kangin Kauh Gumi Baliné, raris lunga nganginang nglitangin Désa Gading Wani pinih rihin. Sesampuné nglintangin alas sané kabaos Pulaki raiané mangkin. Ring Pura Siku, I Kaki Dengkil kanten nganggut-anggutang sirahné wenginé puniki sambilanga uab-uab naanang kiap. Wantah asapunika, sinah Ipun kenjekan lenged mamanah. Sira nénten uning solahné sakadi punika. Mamanah kamula geginané saking rihin. Papak-papak manahanga. Saking sané mabuat abot kantos sané kantené inganingan. “Siku, ngudiang Ida Bhatara nyiku rihin mara mamargi? Aluh pesan sinah tegesnyané! Apang tusing kababas, sinah tegesang malu Kangin-Kauhé. Yén suba tepuk Kangin-Kauhé mara tetepang kenehé lakar kija majalan. Manut tetujoné ané aptiang!” Asapunika I Kaki Dengkil kapiragi kisi-kisi mabaos. Sepat siku-siku, asapunika wewilangan uger-uger netepang Kangin-Kauhé manut Asta Kosala-Kosali. Sampun kapanggih Kangin-Kauhé, sinah Kalér-Kelodé naler kapangguh. Asapunika kocap wewilangané. Ngudiang I Kaki Dengkil kadropon ngamanahang sikuné punika? Kantos iriki durung kanten napi sané manahanga. Sané tilis kanten, sané mangkin Ipun kapanggihin sampun negak nengkluk naanang gesit sambilanga masadah ring tampul Balé Pasandekan Pura Sikuné punika. Nyansan wengi, naler nyansan gesit, I Kaki Dengkil kantun kémanten ngangut-anggutang sirahné sakadi ayam keni éndé. Punika napi, ayam sané keni sasab sanunggil sasih Karo. Waluya sampun sayan wengi sakadi puniki, kanten I Kaki Dengkil durung ngeniang paneges sané manahanga. Sayan sué, sayan lempuyengan sirahné mamanah. Sapunapi sacutet punika artos baos sepat siku-sikuné punika? Waluya ja saking pikamkam dharmayatra Ida Bhatara Dang Hyang Dwijendra sané negesang baos sepat siku-sikuné minakadi sepat jagi kija pacang mamargi ngamargiang dharmayatra. Nénten ké kabaos Ida Bhatara Dang Hyang Dwijendra dawegé punika ngamargiang pikamkam kadharman? Pikamkam sesana wiku sanyasin sané mabuat. Nyobyahang kadharman mangda jatmané sané durung tatas magama dados uning kasujatian manusané magama. Asapunapi panadosnyané? Asapunapi paneges sepat siku-sikuné punika sujatiné? Punika sané manahanga abot antuk I Kaki Dengkil. Pantes jenget pisan Ipun mamanah wenginé puniki. Napi malih genahné mamanah ring genah sané mautama. “Né ané tusing tawanga tekén sekancan anaké ané makeneh lakar ngitungang jagat. Patutné dini malu nakti. Dini malu mapinunas, lakar kija sujatiné majalan apang saja pabuaté dadi tedung jagat sajan-sajan turéksa. Lamun saja kenehé negak dadi Sang Angawarat kamula tetujoné pacang nyukertaang jagat! Ngudiang pikamkam netepang sepat siku-sikuné ento dahat mautama? Sujatiné apang beneng pajalan tur manahé manut gagelaran Sang Wijayasastra. Makejang waluya apang saja beneng leser cara joan kenehé tan obah!” I Kaki Dengkil marasa sayan nganampekang nepasin sepat-sikusikuné punika. Sesampuné ngrenggeng asapunika, I Kaki Dengkil ngadébras bangun. Uyenga limané, pitehanga jenget. Raris nigtig tangkahné sambilanga nungadah nyureng langit. Sayongé nyansan baret ngampehang taruné masuara sriut-sriut. Usané punika, I Kaki Dengkil raris malih negak sambilanga maangkian kebrus-kebrus sakadi banténgé kenjekan galak. “Lamun kéto, sujatiné makejang manusané apang nyepat siku-siku malu apang sumeken pamarginé ngraksa kahuripan. Apa buin Sang Angawarat, apang seken ngelarang Sang Wijayasastra malarapan baan nyepat sikusiku kahuripan!” Asapunika I Kaki Dengkil bengong sesampuné jenget mamanah. (Jelantik)

Gerantang IBW Widiasa Keniten TUSING ada melahan tekén dadi anak kembar buka Gedé Santosa tekén Gedé Santika. Di banjar apang aluhan ngaukin, I Cupak ajak I Gerantang adanina. Kijakija bareng. Madaar barengbareng. Mangguran barengbareng. Sakéwala, ané kéwehanga tekén reramanné di nganténé bareng-bareng. Ané jejehanga buin apang patuh maan anak kembar. Ngujang dadi kéto adanina? Sinah suba pastika nawang. I Gedé Santosa awakné gedé gangsuh, basang bécol, bungut luwér. I Gedé Santika mabading awakné berig gidig cara krupuk mlinjo. Bungut cupit. Angkihané a kepel. Énggal pesu peluh. Buka anak sakit jantung. Ané sanget padalem I Cupak taén ngutah-ngutah baan kabetekan madaar. “Sajan jelema tusing bisa nginihin basang,” kéto adinné ngrieng. Ia mula bisa manyama. Tusing demen miyegan. Apa lantas iyeganga. Ento suba ngranayang makadadua dadi

tetuladan di banjar tiangé. “Ento tuladin I Cupak ajak I Gerantang. Apa taén tungkasanga? Pragat ia seleg magaé, seleg malajah, seleg mapisaga. I Gerantang to iwasin. Makidung bisa, makakawin bisa. Ngrupak bisa. Ento tuutang. Eda ané tuara-tuara jemaka. Mecel hp dogén, apa bakatang. Maan orta ané tusing seken-seken. Baan I Cupak dogén ia gedénan basang. Jani apang tawang makadadua suba maan tongos melah. Ené Cai, apa bakatang. Sangkananga eda pengkung mara reramané nuturin. Resepang abedik. Nyén lakar nulungin awak? Yén tusing mula awak padidi nulungin. Eda anak lén dogén andelanga.” Sabilang ané ningehang tutur anak-anaké tua di banjar tiangé makejang demen. Kijakija I Cupak ajak I Gerantang dadi sesambatan. Manyama bisa, makrama bisa, apabuin matetulung. Eda suba sambatanga. Jelema mula bisa

13

nongosang awak. “Kola jani lakar maan proyék anyar.” “Man nyén ngéncakang?” “Lamun proyék gedé, kola ngéncakang. Lamun proyék legu Cai lakar baangin.” “Dadi kéto?” “Man? Awak Cainé berig lakar ngujang ngalih gaé ané gedé-gedé. Ané cenik dogén suba malengis bungut Cainé, maan susuk.” “Badah. Dong Icang pragat ané berig-berig dogén lakar bakatang.” “Beneh. Kola ané gedégedé.” I Gedé Santika alias Gerantang tetep ngaba catetan. Yadiastun belinné, tetep cateta. “I Cupak ngéncakang gaé jani krana ngalih susuk ané gedénan,“ kéto ia nulis di bukun catetanné. “Proyék anyar pangadaan barang.” I Gerantang marasa tekén awak berag. Kewéh lakar ada ané ajaka magaé. Buina mula bungutné cupit. Apa ané kemélanga tusing ada ané ngugu. Bungut maong. Sebengné masi tusing nyak nyerem-nyerem. Inget tekén awakné tusing lakar mati ngaba jabatan. Tuah karma melah tekén karma tusing melah ané lakar anggon nujuhang pajalan idupé. Sabilang ada proyék di kantorné, I Gerantang tetep tusing maan bebagian ané anut. “Ngujang ento sangetang,” kéto I Gerantang ngrieng. “Depang suba I Cupak ané makatang. Mirib karmané ipidan melah sangkananga jani terimana. Mirib karman i déwéké tuah a canting camplung sangkananga tusing atep marasa bakat idupé.” Sayan makelo sayan ngliunang dogén timpal-timplné I Cupak. Makejang suba pada ngelah-ngelah. Patuh bikasné. Ada nyilem cara lindung. Ngurek. Kija-kija ada ané ngatehang. Ané pinih pepesa nangkilang déwékné ka purapura. Ia ngaku matirtha yatra apang maan masi maseliahan kenehné. Bes bek misi proyék di sirahné. Sabilang ajakina I Gerantang pragat tusing nyak. Ada dogén anggona ngwaliang munyin timpal-timpalné I Cupak. Orahanga iju di désa. Orahanga ada kundangan di banjar lénan. “Depang suba eda runguanga adin tiangé. Ia mula kéto uli cerik. Jelema lekad makedeng mula kéto mélak buin malémpéd. Lén kola. Sabilang ada jeg jemak énggalang. Kalah saing ia.” Apang saruan bikas cupakné. Bijané tetep di gidatné. Kupingné tetep mabunga. Ubun-ubunné tetep misi bun-

di kenehné. “Uli tuni Kola ngantiang. Kija dogén Cai?” “Tusing kija-kija. Semengan bangun, nyampat, manjus, mabakti, madaar. Kéto dogén geginan Icangé.” “Ping kuda-kuda télpun. Dadi tusing jemak?” “Dugasé ento enu mabakti. Icang mabakti tusing ngaba Hp. Nyanan mara mabakti, sautina tekén Hp-né. Lek atiné. Ané nerima baktiné tuah Hp.” “Badah. Belog adané ento. Yén Kola, yadiastun mabakti tetep Hp-né di kantongé. Nyén nawang ada bapak jabat nélpun. Ento sing sautin. Dong rugi Kola. Proyék tusing bakat. Mabakti dadi jadengang.” “Nah lamun ento melah aba Beli lautang. Icang yén suba lakar mabakti Hp-né mamatiang. Pajalan pada lén. Eda ento sangetanga. Man apa lakar korahin kanti jerit-jerit?” “Ené Kola liu ngelah pipis. Jang di bank jebos. Yén sing kéto, punyaang.” “Punyaang kénkén Beli?” “Aa. Apang Cai ngelah adan di désa. Kadén lakar karya di désa. Jani suba galah melah. Kola ajak Cai apang sayan melah adanné. Manian nyén nawang Kola bisa nyeledi ngisiang gumi. Sing aluhan ngitukang abedik.” I Gerantang prajani pesu peluh pidit. Ia suba nawang. Pipisé ento tusing beneh. “Dong pipis kakéné punyaang,” ia ngrimik di kenehné. “Manian dogén punyaang Beli. Icang buin jebos lakar ada gegaén bedik.” “Gegaén apa?” “Ada dogén. Icang ituni maan tudtudan uli pisagané ada cucunné kepus pungsed. Mirib orahina ngaénang pagadangan.” “Nah lamun kéto manian dogén. Ingetang Cai suba masemaya. Yén bani tempal, yadiastun Kola manyama, Cai bisa entungang Kola.” “Eda ja nakut-nakutin kéto.” “Tusing nakut-nakutin. Kola suba lén jani. Manyama ya tuah manyama. Pipis ané utama.” “Lamun kéto, Icang mulih malu.” I Gerantang nrugtag kenehné ningalin pipis belinné. “Miih kéto liunné ngelah pipis kudang daya ada di sirahné?” Ia énggal-énggal majalan ka umahné. Saget di jalané ia mapapasan ajak polisi a kijang. “Ngujang dadi ka umahné I Cupak?” Ia matakon-takon di keneh sambilanga ngelapin peluhné. ***

Saking Langit Bali

Aswamédha Parwa

Kautaman Bhakti Maharsi Utanka SANG Prabhu Saudasa raris nyawis, “Uduh Brahmana utama, titiang sampun uning ring padéwékan dahat iwang, yéning sakadi asapunika atur Ida Sang Brahmana luwih, titiang pacang nagingin. Nanging, yéning napi sané kasaratang punika sampun wénten ring wewidangan titiangé. Sané mangkin, durusang baosang napi sané prasida aturang titiang majeng ring Ida Sang Brahmana utama?” Asapunika baos Sang Prabhu Saudasa sané ngawinang lédang manah Ida Brahmana Utanka. Digelis Ida nyawisin, “Nawegang Sang Prabhu Saudasa, yéning kamanah antuk titiang, kawéntenan palungguh Ratu wantah kawéntenan ksatria sané mautama sané patut kabhaktinin olih makasami parajanané ring jagaté. Palungguh Ratu sané kaloktah utama sajeroning dana punya, sané mangkin titiang wantah nunas anting-anting mawisésa sané kawigunayang olih permaisuri palungguh I Ratu!” Sakadi asapunika atur Brahmana Utanka. Mirengang pinunas sakadi asapunika, dahat tengkejut kawéntenan Ida Sang Prabhu Saudasa. “Anting-anting punika wantah sané dahat kasayangang olih dané permaisurin titiang. Sapatutnyané, palungguh Brahmana sané nangkilin saha nunas majeng ring dané. Mangkin titiang nunas mangda Ida nunas parindikan tiosan ring sariran titiangé!” Ida Sang Prabhu nesek kawéntenan Brahmana Utanka mangda nunas parindikan tiosan. Ida Maharsi Utanka raris nyawis; “Nawegang Sang Prabhu, palungguh Ratu sané kautamayang saha kabaosang mawisésa sané prasida ngawesa kawéntenan wewengkon palungguh I Ratu. Sané mangkin cutet titiang nunas ring anggan palungguh I Ratu antinganting emas punika mangda polihang titiang!” Ida Sang Prabhu nénten prasida malih nulak pinunasé punika, Ida mabaos, “Mangkin durusang tangkilin Maheswari saha makta pinunas titiangé, duaning dané sampun masemaya nénten pacang tempal ring sapatitah titiangé. Antuk titah titiangé, sinah sané aptiang palungguh Brahmana pacang kadagingin,” sakadi asapunika pangandikan Ida Sang Prabhu Saudasa. Ida Sang Brahmana Utanka raris mapitakén, “Nawegang Sang Prabhu, sané mangkin titiang jagi ngiringang pangandikan palungguh I Ratu punika. Sakémaon titiang meled pisan uning, ring dija minab kawéntenan Ida Sang Permaisuri galahé mangkin? Taler, napi mawinan palungguh I Ratu ngandikain dané meneng irika?” Sakadi asapunika Ida Brahmana Utanka mapitakén dahat nyesed, merihang panyawis. Ida Sang Prabhu sakadi nénten prasida nyawis, sakémaon antuk panyesed Brahmana Utanka, Sang Prabhu prasida nyawis pitakén inucap. “Nawegang Sang Brahmana, sané mangkin dané permaisuri prasida kapanggihin ring tengahing wana madurgama. Ring toyané ageng wénten batu asah asri pisan. Titiang sampun masemaya nénten pacang matemu sareng permaisuri yéning durung tepet galah sané sampun kacumawisang”! sakadi asapunika panyawis Ida Sang Prabhu Saudasa. Digeli Sang Brahmana Utanka mamargi saha ninggal genahé punika. Ida nyujur genah permaisuri Sang Prabhu Saudasa. Gelisang satua, Ida sampun

ga. Serdah suba ngenahné. Tusing ada selem nang abedik. Keyemné manis, munyinné renyah. Jeg ingan rasanné. Sabilang ada ané tepukina singsal tekén I Gerantang, pulpéné tetep tulisanga. Catetanné sayan bek krana bikasné I Cupak suba nglahlah. Ada dadi cupak jabatan, ada dadi cupak tanah, ada dadi cupak proyék, ada dadi cupak-cupak anyar. Buina ada cucu-cucun cupak, cara punyan kayu dogén rénggah macarang-carang .“Grantaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aaang! Tulungin Kola!” “Tulungin ngujang?” alus pasautné I Gerantang sambilanga mabalih matan ai ané mara endag uli kangin. “Semengan suba jerit-jerit buka anak karauhan dogén.” I Gerantang mula biasa sabilang semengan ka sanggahné. Ngaturang bakti. Nunas karahayuan ring Bhatara Kawitanné apanga selamet ngaba awak. Inget tekén pakibeh guminé sayan manesang dogén. Tuah ja ujané ngécél. Kéwala, di tengah ujané ada api rasaanga tekén I Gerantang. “Eda ngéndah mamunyi. Munyiné bisa manadi biyut. Bungut cupité ento bisa ngraranin. Mai énggalang ka umah Kolané.” “Lakar ngujang?” Jatiné I Gerantang ngekoh pesan ka umahné I Cupak. Yadiastun ngenahné tusing ngelah gaé, jatiné gegaén munduhang keneh ané melah tamtamina. “Tusing nawang apa. Mara lakar nelokin pisagané ané gelem di rumah sakit saget I Cupak nundén kemo. Sajan tusing dadi adéngang.” “Ené punduhang malu pipis Kolané.” “Munduhang pipis nagih tulungan?” “Keliunan.” I Gerantang kenyem-kenyem dugas ningeh belinné buka kéto. “Sajan jelema ajum.” Mara i déwék tuna, liu panagihné. “Nah, buin jebos. Icang kemo.” I Cupak sasukat dadi pejabat tusing nyak buin barengbareng ajak I Gerantang. Ia ngaé umah mapanta-panta. Cara puri. Ada jabaan. Ada jaba tengah. Lakar macelep dogén suba ada satpam. Agét satpamné nawang I Gerantang. Yén sing kéto, bisa kanti molas menit takonina. Cara nakonin anak matés ngalih pagawé. “ Mr i ka B e l i . T u a n S a ntosa sampun nyantos saking nuni.” “Suksma. “ Atehanga I Gerantang. “Dadi tuan, I Cupak jani. Magenep aken isin guminé.” I Gerantang ngrimik

Olih : I K. Satria, S.Ag manggihin genahé punika. Ida kaaksiang olih Ida Sang Madayanti sané pinaka permaisuri Sang Prabhu Saudasa sané tatkala punika sedek masandekan sangkaning panangkilan wang jeron dané ring genahé sané dahat asri. Nénten malih wénten akéh bebaosan, duaning sampun kapandikain olih Ida Sang Prabhu, raris Ida Sang Permaisuri sané mangkin ngandika. “Uduh Brahmana sané mautama, sané mangkin titiang jagi nagingin pinunas sakadi sané aturang palungguh Brahmana iwawu, sakémaon titiang meled pisan nguningin, napiké wiyakti puniki sangkaning pinunas Ida Sang Prabhu sané dahat utamayang titiang? Titiang banget nyaratang cihna-cihna sané katurang. Duaning sané kasaratang puniki wantah marupa anting-anting sané kekaryanin antuk emas saha manik sarwa mulia sané nénten wénten nyamén pada ring jagaté. Anting-antingé puniki taler madué kawisésan sané dahat mautama. Sangkaning punika, anting-anting puniki kasaratang pisan olih para dewatané, para yaksha, miwah para rsine. Yéning pradé sangkaning nénten becik antuk ngamel, raris anting-antingé puniki runtuh ka pertiwi, wantah pacang kaambil olih para nagané. Yéning sané ngawigunayang anting-antingé puniki wantah jadma sané nénten maraga suci, pramangkin anting-antingé puniki pacang kaambil olih para yaksha. Yéning pradé sané ngamel puniki nénten becik ngenahang ri kala marerepan, sinah pacang kaambil olih para dewata. Punika mawinan sami para dewatané, yaksa miwah para nagané dahat ngayunin anting-antingé puniki yéning pradé sané ngamel nénten becik ngawigunayang. Uduh Brahmana utama, patut pisan kauningin siang ratri anting-antingé puniki pacang setata ngamedalang emas, ngamedalang sunar sané prasida ngasorang sunar bintang ring akasa. Sang sapa sira ugi sané ngawigunayang anting-antingé puniki nénten pacang rumasa sungsut ring pikayunan, nénten malih merihang sarwaning boga miwah upabhoga! Sané ngawigunayang anting-antingé puniki wantah sampun nénten prasida keni pinyungkan baya ring jagaté. Yéning sang sané ngawigunayang anting-antingé puniki madué pangadegan alit, irika raris antingé puniki pacang kapikantenang alit. Asapunika taler yéning sané ngawigunayang anting-antingé punika pangadegané ageng saha tegeh, anting-anting puniki pacang ngagengang mawinan anut ring sang sané ngawigunayang. Punika wantah kawisésan anting-antingé puniki sané sampun kasub ring jagaté sané sujatiné titiang sané nuwenang. Anting-anting puniki nénten malih wénten sané nyamén pada ring jagaté. Asapunika taler makasujatinnyané anting-antingé puniki sampun kasub ring jagat tigané. Punika sané mawinan titiang banget nyaratang cihna sané wénten kapaicain olih Sang Prabhu junjungan titiangé”! Wawu sakadi asapunika pangandikan Ida Sang Permaisuri, Sang Brahmana marasa sungsut santukan nénten prasida ngaturang sakadi sané kapisaratang. Ida Brahmana Utanka dahat sebet sangkaning nénten prasida molihang napi sané kasaratang. (Masambung)

Ring Danu Batur Ring Danu Batur Tuturé nglantur Indiké lacur Pamuput atur Paplajahan toya Carita benéga Mapas dresta Ngréka daya Sulur dados apul atur magentos kembul Solah maunteng ambul Ring Danu Batur suksmané ungkur Tata-titiné luntur Samian naur (Nilarwati)


Kruna

14

Sri Ayu Pradnya Larasari

Cerakén

Nabdabang Sesolahan Sanga Nritya Murti

Lengkara Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;p\С(.

Pupuh Pangkur 11.synÙ)\isynál*,

Sayan wengi sayan galang, etjnÀød,

téjan Ida, sulu;jgetÑwirti;, suluh jagat Dewi Ratih, mk)z;nibninÑmu;,

makenyah nibanin damuh, \ulnÓ&r&muzÇ¡kæd*,

ngulanting ring muncuk padang, kdimnik/,

kadi manik, mgnÓ¡*r&dhunÓru,

magantung ring daun taru, smi\ul\uninßn;,

sami ngulangunin manah, r&pucká¡nue\\)mæi. ring puncak gunungé ngempi. 12.ewnÓ)nßt\iknt(,

Wénten matangi ka natar, \mãilá)n;,

ngambil genah, \it)rinÓbunná)ni, ngiterin tabunan geni, nunus\nnß\idu,

nunu sanganan mangidu, hnÓ¡kÑi\ienmnul*,

antuk dinginé manulang, winhê±ecokÞi,

Winahyu Cokli, \ir&rkenmnutu(,

ngiring rakané manutur, siewosá¡sÓiezomnãzé(,

sios Gusti Nyoman Banjar,

RI KALA nyanggra Hari Tari Sedunia daweg Saniscara (29/4) sané sampun lintang, Sri Ayu Pradnya Larasari kasinahang sibuk pisan. Mahasiswi ISI Denpasar punika nabdabang tur nyangkepang sekancan sané kaaptiang mangda gegarapan seni sané mamurda “Sanga Nritya Murti” prasida becik kasolahang. Ri kala pamucuk Hari Tari Sedunia punika, istri sané ketah kasengguh Laras punika dados “diréktur artistik” sané nabdabang satus pragina wimuda ISI Denpasar ring parikrama punika. “Tiang miwah para pragina mautsaha mangda prasida nyinahang parikrama gegelaran sané pinih becik,” baos yowana mimitan Banjar Babakan, Sukawati puniki. Pisarat sané kasinahang Laras sané embas daweg 16 Desember 1997 puniki sampun kasinahang pisan ngawit saking parikramannyané punika kakawatin. Napi malih tatkala kajudi dados artistic diréctor ring pangawit Maret 2017, juara Tari Trunajaya se-Bali tatkala kantun SMP kantos mangkin puniki setata sumeken nabdabang parikramannyané. Ipun nyelehin Rinarasila (tari-narasi-lagu) pinaka gegarapanipun antuk murdan gegarapan sané kakaryanin sangkaning parikrama UNESCO PBB sané nyantenang sia sesolahan Bali pinaka warisan budaya dunia ring warsa 2015. “Sanga Nirtya Murti prasida mateges sia sesolahan pinih becik sané kapaicayang Ida Hyang Paramakawi,” baosnyané. Laras nuturang sapunapi lakon “Sanga Nritya Murti” inucap. Kalampahang Ida Bhatara Siwa ngardi jagat saha dagingnyané antuk sekancan parikramanipun, sakéwanten kahuripan ring mercapada kausak-asik olih para raksasa corah. Ida Bhatara Siwa kasarengin antuk para dewata (Déwata Nawa Sanga) nepasin prakarané punika sakéwanten kaon. Mangda katreptian jagat prasida mawali malih, Ida Bhatara Siwa maprabawa Siwanataraja utawi Siwamurti ngardi puspa ragam seni sané kasanggra antuk rasa bagia olih jadmané sami. Kalewihan ragam puspa seni punika taler ngawinang para raksasané angob tur becik mawali malih ka genahnyané soang-soang. Seni punika nglimbak, mentik tur nayuhang manah, pikayunan jadmané sané kasuén-suén ngawi kahuripan ring mercapada mawali malih dados bagia tur kerta raharja. Laras malih maosang, sesolahan sané kasinahang tur kagarap puniki wantah pepadonan saking makudang-kudang seni minakadi seni tari, karawitan, padalangan, sastra miwah olah vokal paduan suara. Samian “aspek estetik” saking kasenian punika kasikiang tur kasinahang antuk gegarapan sané kréatif-inovatif.

“Mangda prasida ngamedalang sesolahan puniki nénten ja dangan duaning patut kasarengin olih makudang-kudang soroh seniman antuk soang-soang widangipun. Galah sané katelasang kanggén mapaurukan taler wantah ajebos kémanten,” baos Laras. Sangkaning samian sané nyarengin makarya garapan puniki sumeken tur sarat pisan ngamargiang parikramannyané soangsoang, gegarapan seni sané suénipun 60 menit punika prasida becik mamargi. Kasarengin malih antuk pasuryak miwah tepuk tangan para pamiarsa ring panguntat sesolahan, Laras ka kalangan nyarengin para praginané saha ngamolihang “banket bunga” pinaka cihna gegarapan “Sanga Nritya Murti” puniki sampun becik pisan kasinahang. “Bagia pisan rasayang tiang tatkala karya seni sané sumeken kagarap puniki kasenengin pisan olih para pamiarsa,” baos Laras bangga. Laras taler bagia pisan duaning tetuek saking gegarapannyané becik pisan kasaksiang olih pamiarsa. Tetuek utama saking gegarapan puniki wantah jagat seni utamanipun seni sesola- han mabuat pisan ring parikrama kahuripan kramané. “Sangk a n i n g punika ngiring lestariang seni miwah budaya puniki,” Laras nguntatin. (Sp. Nala/wan)

Isin Gumi

kkit)rinærputÉi.

kakiterin para putri.

Angga DPRD Nglaksanayang ”Tés Urine” BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali nénten surud-surud nglaksanayang upaya pencegahan utawi nabdabin penggunaan miwah peredaran narkotika pamekas ring Bali. Sinalih tunggilnyané antuk ngamargiang tés urine minakadi sané kamargiang majeng angganing DPRD Buléléng. Daweg raina Buda (9/8) lintang, wénten 28 diri pimpinan miwah angganing DPRD Buléléng sané sampun nyarengin pamargin tés urine. Petugas BNNP Bali ngambil conto urine wakil rakyat Bali

Utara, saking 45 diri mawit pimpinan kantos angganing DPRD Buléléng, wénten 17 diri angganing DPRD sané durung kambil sampel urine-nyané santukan ri kala tés urine, ipun nénten masuk kantor antuk makudang-kudang alasan. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Wraspati, 10 Agustus 2017 lintang. Gung Dé, Singaraja Rumasa aget pisan BNNP

Bali kayun tedun nglaksanayang tés urine majeng angganing DPRD pamekas ring Buléléng. Pidabdab becik antuk prasida ngirangain taler nguningin maédarnyané narkotika sayan nincap ring Buléléng. Santukan pinaka wakil rakyat minakadi DPRD mangda jatijati bersih saking narkoba miwah prasida ngicénin conto becik majeng krama. Pekak Mologan, Mayong Peredaran narkoba pamekas ring Bali sampun sayan

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

ibuh

1.

hibu;,

1. gemuk

2.

ibuk

2.

hibuk/,

2. bingung

3.

ibul

3.

hibul/,

3. tumpul

4.

ica

4.

hic,

4. tertawa

5.

ical

5.

hicl/,

5. hilang

6.

idep

6.

hid)p/,

6. pikiran

7.

igum

7.

higum/,

7. mufakat

8.

ilik

8.

hilik/,

8. cemburu

9.

ilikita

9.

hilikit,

9. surat perjanjian

10.

himã,

10. contoh

10. imba

Redité Kliwon, 13 Agustus 2017

Bahasa Indonésia

nglimbak. Korban penyalahgunaan narkoba sampun merambah samian kalangan masyarakat. Lianan punika, para pejabat, aparat taler makudang-kudang sélebritis utawi artis top taler dados korban. Yéning mangkin angganing DPRD sampun nyarengin tés urine, pidabdab puniki taler patut kalanturang ring pagawé tiosan. Saking iriki lantur mangda kamargiang majeng aparat miwah pagawé saking pemda kantos ka kelian banjar. Nengah Sudiasa, Seririt Pidabdab punika wantah becik pisan pinaka pencegahan mangda narkoba nénten sayan nglimbak. Minakadi sakadi pamargin tes urine majeng angganing DPRD. Yéning yukti kauningin positif narkoba mangda kalaksanayang réhabilitasi. Angganing DPRD sané malih 17 diri mangda kawawanin mawali nyarengin tés urine, karerehang malih galah. Tunas titiang mangda samian pagawé SKPD lingkup Pemkab Buléléng nyarengin tés urine. Putra, Pengastulan Tiang cumpu pisan yéning angganing DPRD nyarengin tés urine. Sakémahon yéning yakti terindikasi positif, napiké purun ngambil tindakan tegas? Ketegasan puniki janten kajantosang olih publik. Tunas titiang, anggota déwan mangda nénten takut nyarengin tés urine. (ama)

I Wayan Suweca

Nglestariang Kasenian Bali SAJERONING seni karawitan Bali, majanten sampun sami uning ring I Wayan Suweca S.S.Kar. M.Si. Seniman saking Banjar Kayumas, Dénpasar puniki sampun saking nguni ngamargiang parikrama nglestariang seni lan budaya pamekas ring widang seni gambelan. Dané ngwangun sekaa gambel istri sané kocap kapikayunin risampuné wusan nyarengin ngwangun Sekaa Gong Sekar Jaya ring California, Amerika. Sangkaning punika, aji saking tetiga oka puniki nglintangin makudang-kudang parikrama ngawinang dané ngamolihang penghargaan “Pengabdi Seni” ring widang seni karawitan daweg PKB kaping 39 warsa 2017 sané wawu lintang. Penghargaan punika wantah penghargaan sané kapaicayang majeng krama sané ngamariang parikrama nglestariang kasenian Bali, ngamargiang pembinaan taler nglimbakang kasenian antuk makudang-kudang parikrama ngripta seni anyar. Minakadi antuk parikrama dados pembina ring PKB, ring kabupaten soang-soang utawi ring wewidangan sios kantos ring dura negara. Dané wantah sampun kauningayang ngawit warsa 1971 setata mautsaha nglestariang seni karawitan Bali. “Sané ngusulang tiang wantah pemerintah Kota Denpasar sakéwanten tatkala punika Denpasar kantun dados ibukota Badung. Punika mawinan wénten sané mikayunin tiang ngabdi ring Kabupaten Badung, wénten taler sané maosang tiang ngabdi ring Denpasar,” baos dané. Lanang sané embas ring Denpasar, 31 Desember 1948 puniki maosang sampun malajah magambel ngawit saking matuuh 7 warsa. Sakéwanten tatkala punika sering dados pangengsub utawi panabuh sané jagi nimbal-nimbalin tatkala sekaa gong banjar ngayah. Tatkala punika dané ngawitin ring ngender wayang sakéwanten durung sumeken. Dané ketah nyarengin reramandané, Alm. I Wayan Konolan utawi Pan Weca ngurukang magendér. Mawit sakig kelas IV Sekolah Rakyat (SR) dané sampun kajudi dados panabuh gendér ngiringang dalang Alm. Ida Bagus Ngurah Buduk ngwayang.

Dané sareng masekaa ring sekaa gendér wayang Banjar Kayumas sané angganyané wantah kulawarga minakadi aji, paman miwah pekak dané. Parikrama punika kamargiang kantos SMP. “Dumun akéh krama sané takut gambelan gendér wayang punika jagi punah duaning dados kaucap méweh ngambelang,” baos dané sané ngamedalang parikrama rekaman lomba gender wayang mabarung miwah lomba makendang tunggal ring Pekan Seni Remaja (PSR). Seniman taler pensiunan dosén ISI Denpasar puniki malih maosang, dumun durung naenin mapikayunan jagi dados seniman utawi dados dosen seni. Duaning tatkala punika seni durung becik kasanggra utawi katrima ring pakraman. Sané becik kacingak wantah dados dagang utawi pagawé bank. Dadosné dané meled dados dagang utawi pagawé bank duaning sios saking seneng ring ngitung, taler sangkaning meled gelis makarya mangda prasida nincapang perekonomian kulawargannyané. Punika kakawitin antuk nglanturang masekolah ring Sekolah Menenengah Ekonomi Atas (SMEA) tur nglanturang kuliah ring Fakultas Ekonomi UNUD. Sakéwanten sangkaning akéh muatang prabéa saha dané akeh madué rai, dané wusan kuliah. Prabéa punika kanggén nagingin parikrama kulawarga saraina. Antuk kawagedan dané magambel, ring warsa 1969 dané nglanturang masekolah seni ring Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) sané mangkin sampun dados ISI Denpasar antuk pangapti prasida si-

nambi makarya. Tatkala punika, samian mahasiswa patut waged ngigel utawi magambel, sakéwanten dané nénten prasida ngigel sajabaning waged magambel kantos sareng ngurukang timpalnyané irika. Sangkaning kacingakin waged sakadi asapunika, dané kajudi nyarengin duta seni ka dura negara. Dané maosang, magambel wantah parikrama utawi “dunia” dané sangkaning punika pangapti dados dagang utawi pagawé bank lantas nénten kalanturang. Dané naen makarya ring Akademi Pariwisata dan Perhotelan Denpasar 1972 dados pagawé tata usaha indik keuangan. Wus punika dados guru honor gender wayang ngentosin Bapak Nyoman Sumandhi ring Amerika 1974. Risampuné dados dosén ring Brown University ring Providence Amerika Timur, ring University of Californian Los Angeles miwah University California San Francisco, Sonoma State University Loyola irika kacingak para krama istri taler seneng magambel. Sangkaning punika metu pikayunan dané ngwangun sekaa tabuh istri ring Bali sané mangkin taler dados materi pacentokan ring PKB. “Ring manah tiangé, magambel punika nénten ja ngametuang rasa becik kémanten nanging taler nincapang pikayunan dados sayan pradnyan. Alitalit sané waged magambel akéhan sayan disiplin tur andel ring raga,” baos penggagas pacentokan gender wayang sané kantos mangkin setata kamargiang ring Pesta Kesenian Bali (PKB). (bud/was)

Sampunang Engsap Menékang Bendéra! YÉNING nuju wénten Piala Dunia utawi Piala Eropa, nadaksara langité mawarna-warni. Makéh krama menékang bendéra negara dura negara sané dados pamilet sepak bola inucap. Mawarna-warni bendérané makibaran ring langité. Manut parajanané mangda ngraménin pesta akbar sepak bola punika. Sakéwanten matiosan pisan ri kala wénten Piala Thomas utawi Piala Uber sané kasarengin olih Panegara Indonesia. Nénten wénten sang Dwi Warna makibaran ring ambarané. Indayang kayunin soangsoang, cihna napi sapunika. Sané mangkin, ngranjing ring bulan Agustus, iraga pacang makéling kamahardika Panegara NKRI sané kaping 72. Sakéwanten ring langité durung janten naler mawarna mérah putih. Sané ramé wantah ring perkantoran ring sisi margi ageng. Minab agengan bendéra dura negara sané nyarengin pacentokan Piala Dunia saihang ring bendéra merah putih sané kakibarang. Napi nénten madué bendéra utawi nyaru-nyaru tan kapirungu kantos makéhan engsap menékang bendéra mérah putih. Minabang engsap dumun, mangda sang dwi warna makibaran, makudang-kudang sang prawira lina ring yuda nindihin jagat. Minabang engsap naénin kaparikosa

antuk sang durjana. Katungkulan iteh nyugjagang daging agama patut miwah tan patut ngantos lali ring panégara puniki. Sané kapisaratang wantah akuda polih boti, akuda jinah ring kantongé soang- soang. Boya ja merah putih, nanging wantah abu-abu kayun dané sakadi punika. Punika mawinan nyaru tan kapirungu kantos engsap menékang bendéra sang dwi warna ring ambarané. Kawéntenan sang dwi warna punika wantah banget mautama yadiapin bendéra punika wantah kain abidang. Kasujatian sang dwi warna punika wantah pinaka cihna paiketan ring panégara Indonesia. Diastun kain abidang, nanging punika wantah simbol manados bangsa lan negara. Sang dwi warna makibaran wantah makacihna mahardika bangsa lan panégara puniki. Élingang, yuda puniki durung puput. Yuda puniki kantun mamargi matititis tetujon Praklamasi antuk ngamolihang kasukertaning jagat gemah ripah loh jinawi. Sinah akéh meséh

saking wangsa padidi miwah saking bangsa tiosan. Mangda jayanti ring yuda patut sareng sami, dané parajana, dané sang guru wisésa malampah swadarmaning agama lan negara madasar mérah putih suci lan prawira. Wantah mautama sang dwi warna punika. Nanging, sang dwi warna makibaran, makibaran boya ring langité kémanten, boya makibaran nuju pakéling mahardika panégara puniki kémanten, nanging makibaran ring kayun iraga sareng sami. Patutné sang dwi warna makibaran boya ring pakéling mahardika kémanten, nanging makibaran ring kayun iraga sareng sami sakantun maurip, sakantun ngenjekin pertiwi nusantarané. Ngiring sampunang engsap menékang bendéra sang dwi warna! Ngiring sareng sami menékang bendéra merah putih ring manah soang-soang manadados laksana darmaning agama lan negara. (I Ketut Sandiyasa)

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Menuju Keseimbangan Hidup l

Hari-Hara Simpul Poros Nusantara l Catatan dari Bukit Kidul ing Bali Pulina~2

SITUS Wi sebagai Wit di Bukit Kidul ing Bali Pulina dalam perspektif energi spiritual bisa jadi merupakan titik sentrum simpul poros Nusantara Raya. Bali Tradisi membacanya sebagai kekuatan dahsyat Siwa Baruna Agni Rudra. Di titik itu energi gunung dalam wujud fisikal berupa bukit kapur sebagai hulu dan energi samudera sebagai hilir bersua sekaligus menyatu-padu. Siwa-Baruna yang mewujud berupa hamparan Bukit Kapur-Samudera Hindia nan lepas, dalam bacaan Bali Tradisi, sepadan dengan Lingga-Yoni, Purusha-Pradana. Juga sepadan dengan Hara-Hari—yang juga divisikan sebagai Siwa (Hara) Narayana (Hari). Hari menjadi kekuatan energi pemeliharaan, penumbuhan, pengembangan. Hara merupakan kekuatan energi pembersihan, peleburan, pemurnian. Hara-Hari adalah kesatu-utuhan Tuhan Mahaesa. Dalam posisi sentrum yang demikian, Lingga Acala dengan dasar Kurma Agni Rudra dan Lembu Nandini di Wi mengalirkan sekaligus mengaliri situs-situs Lingga-Yoni Siwaistik purba yang menyebar dan menebar memancangi dik-widik tanah-air natar Bumi Kauripan Bali Pulina. Di timur ada Lingga-Yoni Sagara Ujung; di selatan kaki Bali Pulina ada Lingga Acala Wi; di ujung barat ada Segara Rupek. Itu posisi dik tegak-lurus ngempat tapak-dara. Di posisi widik diagonal di timur laut adalah situs Tunggul Wesi Sinarata pas tepat di balik Tolangkir Gunung Agung; di tenggara ada Lingga-Yoni Pucak Mundi-Karangkeng dengan pusat simpul Pucak Temu Nusa Penida. Di baratdaya ada Luhur Hulu-Uwat-Utu, sedangkan di barat laut adalah Lingga-Yoni SiwaGuru di Kedisan, Bengkel, Buleleng, pas tepat di balik Gunung Batukau(h). Dengan situs-situs kuno itu tidak berlebihan bila peneliti situs-situs

energi Dunia, Robert Coon, dalam buku klasiknya Earth Chakras (1969-2009) menyebut tanah-air natar Bumi Kauripan Bali Pulina ini berperan penting dan strategis sebagai titik simpul purifikasi Dunia. Bali sangat beruntung karena dilalui dua energi kosmik Dunia, yakni energi maskulin dan feminin—dalam Bali Tradisi dinamakan purusha pradana. Lebih beruntung lagi karena di belahan Dunia Timur kedua energi kosmik itu bertemu-simpul di kawasan GunungDanau Batur sebagai situs penunggalan energi Api-Air. Inilah titik simpul hulu utama Peradaban Air Bali. Adapun di belahan Dunia Barat, kedua energi kosmik ini dipahami menyatu bertitik simpul di Danau Tititaca, Peru, yang di tengah-tengahnya ada Pulau Matahari (Sun Island). Karena Bali Pulina menjadi titik simpul penyatuan energi kosmik Dunia di belahan Timur itu, maka Robert Coon lantas menyimpulkan Bali secara spiritual merupakan pintu ke-7 bagi para pejalan spiritual untuk mencapai puncak cakra ke-7 mahkota Dunia di Tibet (Himalaya) di utara Bali Pulina. Di selatan Bali Pulina, pintu ke-7 Dunia ini berkaitan langsung dengan cakra ke-3 pusar Dunia di Urulu, Australia. Adapun di timur laut Bali Pulina pintu ke-7 ini terhubung langsung dengan pintu ke-9 di Gunung Fuji, Jepang. Dirangkai sebagai kesatu-utuhan maka tanah-air natar Bumi Kauripan Bali Pulina ini lengkap sempurna memetakan sekaligus mementaskan Swastika tarian Kosmik Siwa-NataRaja. Tepat bila panglingsir-panglingsir waskita-wicaksana Bali Pulina memformulasikan pulau alit berbentuk ayam bertelur emas ini sebagai swastika jeroning padma hrdaya, kebahagiaan terdalam di kedalaman padma hati. l nirta ks

Adanya dua asas yang berbeda dan bertentangan dalam pandangan manusia Bali adalah sebuah pengakuan dan keniscayaan. Konsep ini memberikan sebuah akibat ada dua sisi yang saling berdampingan berlawanan. Hal ini terlihat dalam sendi kehidupan masyarakat Bali. Dalam dimensi religius terdapat beberapa contoh seperti Purusa dengan pradana, Sekala dengan niskala, Lingga dengan Yoni, himsa dengan ahimsa. Pengakuan asas suka dan duka , kehidupan dan kematian merupakan contoh kecil refleksi dua asas berbeda dan bertentangan dalam kehidupan. Lalu bagaimanakah jalan tengah yang ditawarkan manusia Bali menuju terwujudnya keseimbangan hidup?. Apakah dua asas berbeda ini akan di pertentangkan atau ada sebuah penyatuan jalan tengah manusia Bali untuk menuju keseimbangan hidup. Walaupun memiliki keniscayaan yang kontradiktif. Namun bagi manusia Bali asas-asas berbeda tersebut justru menghadirkan jalan tengah menuju balancing life. menuju keharmonisan. Lihatlah pada pada kosmologi manusia Bali. Sebagian besar masyarakat merupakan pengikut ajaran siwa sidanta dengan pengakuan konsep purusa pradana sebagai dua benih kekuatan awal dalam penciptaan Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Purusa unsur (kejiwaan ) dan Pradana unsur (kebendaan) Salah satu sifat orang Bali yaitu kréatif dan éstetis (Naya sujana dalam Pitana (:1994) memungkinkan manusia Bali memiliki jalan tengah untuk pengharmonisan dua asas kontradiktif tersebut tersebut. Hal ini tergambar dalam beberapa dimnesi sosio religius masyarakatnya. Seperti halnya pada penyatuan terminologi purusa dan pradana. Manusia Bali tidak menyangkal adanya kontradiksi antara ke dua asas tersebut.Namun manusia Bali memiliki jalan tengah berupa penyatuan, pengharmonisan untuk sebuah keseimbangan. Manusia Bali percaya bahwa kehidupan/kesuburan akan tercipta jika ada pertemuan, penyatuan pengharmonisan antara purusa dan pradana. Jalan tengah ini menimbulkan simbol simbol relegi dan kebudayaan. Dalam simbol religi akan dijumpai Lingga yoni. Terlebih lagi budaya agraris akan dijumpai upacara upacara yang berisi simbol purusa pradana. Di Daerah Bali timur di Desa Bungaya, terdapat Upacara Dangsil. Di Desa Ngis penyatuan asas purusa dan pradana juga diwujudkan dengan upacara dan tarian sakral . Upacara tersebut dikenal dengan Ngusabha Kaulu/gedebong sedangkan tarian sakralnya disebut dengan Daa Malom Tarian sakral ini ditarikan oleh dua orang perempuan yang masih suci sebagai simbol asas purusa dan pradana. Apa yang diuraikan di atas hanya sebagian kecil jalan tengah yang dilakukan manusia Bali terhadap penyatuan dua asas berbeda menuju sebuah keseimbangan. Mengingat Bali dengan lokal jenius para tetua yang tinggi niscaya masih banyak jalan tengah seperti itu di wilayah Bali lainnya. Apa yang dilakukan oleh manusia Bali sebagai jalan tengah merupakan sebuah penyatuan untuk menujukkan saling ketergantungan . Kontradiksi dibalik dengan menunjukkan adanya saling ketergantungan di antara yang saling bertentangan. Purusa Pradana, Lingga Yoni, Himsa ahimsa dibuat dalam hubungan yang saling ketergantungan untuk menuju keharmonisan, balancing life . Jalan tengah manusia Bali juga berlaku dalam kosmologi masyarakat Bali. Dalam Masyarakat Bali Gunung dan laut merupakan lambang maskulin feminim. Nyegara Gunung adalah keseimbangan natural spiritual yang berorientasi kepada gunung dan lautan, luan-teben, sekala-niskala, sucitidak suci, dan sebagainya. Seperti halnya “nyegara gunung” sebagai konsep

l AA Rai Genjing Adiputra

Jengkerik Berkesuir (1) kenapa kau berhenti berkesuir, jengkerik akan menulis yang salahkah aku kuharap, sementara kueja mimpi kau berdoa bagi keselamatan daun pintu dan kusen yang memberimu celah menari

3) kesuirmu melintasi sujudku (entah benar ini bernama sujud yang pasti aku bersila dan jinakkan rasa) terpesona, kuhentikan sekaligus dua hal: diamku dan gerakmu siapa tahu kita bisa saling menyempurnakan 01.20 WIB

pernah kudengar arti doa katak bagi seorang rahib tapi tetap tak kupahami makna diam dan kesuirmu bagi tidur dan jagaku

(4) dari rumah peristirahatan matahari berjalan aku melintasi perkantoran ini entah apa, kantor polisi sepertinya ada tahanan, ada pula jenderalnya

suatu hari kita akan bisa bercakap-cakap dengan karib, jengkrik biarlah kini kita tak saling bersapa asal, sementara kueja mimpi kau rapal doa bagi apa pun pakailah seluruh celah di kamar sunyiku kelak kita akan bersama ke pusat suara, jengkrik 01.00 WIB

ruang ke ruang kumasuki malam ini semua tengah bahagia pertunjukan digelar, kursi tertata sama rata “inilah sel ternyaman yang kukenal,” gumam seorang tahanan

Bagi Bante Giri Rakhito Mahatera, AAG Oka, IBG Dwipa

(2) rumah tua ini kesepian sungguh, jengkerik para jompo kelelahan melawan renta rumput sejanggut dipatuk kantuk pot bunga penuh gulma hilang rasa dinding-dinding mimpi susut jadi lumut segera kesuirkan, jengkerik mestinya ke tanah saja agar tak sesat segala riwayat 01.14 WIB

Potret Jalan Tengah Manusia Bali

aku menabik ketika memasuki kabel-kabel cahaya kutelusup ruang-ruang tapi di sebuah sel, keributan terjadi seorang tahanan membacakan kesaksian dan udara menaburinya sambutan “tertiblah, begundal!” seorang kopral memamerkan pangkat badan tinggi besar menopang suaranya yang lantang “ini puisi, berhentilah memaki!” bantahku dengan keberanian setengah hati seringainya dan seringaiku pun berhadapan kuhadang kegeramannya dengan kegeraman pula sudah terlambat untuk gentar untunglah suaramu, jengkerik, meluluhkan kami jadi keringat

tata ruang dalam budaya Bali. Konsep nyegara gunung adalah pengakuan akan sebuah kekuatan yang sama dan saling ketergantungan. Simbolis dari konsep “nyegara gunung” sering diistilahkan dengan pertemuan lingga dan yoni. Di tempat-tempat seperti inilah diyakini bahwa vibrasi dari tempat tersebut akan memancarkan “aura” keagungNya. Dan biasanya akan dibangun tempat suci di sekitar areal tempat tersebut. Gunung sebagai sumber penghidupan dari mahluk tumbuh-tumbuhan binatang dan manusia. Sedangkan lautan mengelilingi daratan memenuhi hampir seluruh permukaan bumi. Dalam kehidupan religius penyatuan konsep tersebut menimbulkan sebuah kekuatan dan kesuburan. Nyegara gunung menjadi kiblat kehidupan religus masyarakat Bali . Banyak tempat suci dan upacara dilakukan berorientasi pada nyegara gunung. Jalan tengah ini menyebabkan manusia Bali tidak menganggap gunung atau lautan yang lebih utama/tinggi. Dalam kehidupan religus lainnya masyarakat Bali mengakui adanya dua alam sekala (tampak) dan niskala (tak tampak) manusia Bali tidak melakukan penyangkalan untuk kedua hal tersebut. Ada konsep keseimbangan yang dibangan kedua alam tersebut. Untuk alam niskala para dewa dan Tuhan melahirkan konsep persembahan bakti yang terfeleksi dengan simbol dan upacara. Sedangkan untuk alam niskala (bawah) terefleksi dalam somya, macaru dan masegeh. Cara-cara sederhana manusia Bali tersebut bertujuan untuk harmonisasi alam sekala dan niskala. Di samping hal tersebut manusia Bali juga memberikan jalan tengah menyangkut suka dan duka dalam kehidupannya. Suka dan duka bagi manusia Bali merupakan sebuah realitas dan keniscayaan yang dihadapi dalam kehidupan. Suka duka sedikit berbeda dengan asas- asas sebelumnya. Karena suka duka memiliki nilai yang diberikan oleh sebuah perbuatan baik dan buruk Manusia Bali memiliki sebuah kepercayaan bahwa semua tidak lepas dari karma dengan tiga dimensi waktu. Dahulu sekarang dan yang akan datang. Adanya asas suka dan duka diberikan jalan tengah oleh manusia Bali dengan melahirkan berbagai wacana yang digunakan sebagai way of life manusia Bali. Ada beberapa wacana sebagai dekontruksi terhadap suka duka tersebut. Amuncén leganné, amunto sebeté. Yén sedih da bes sebet, yén lega da bes lega. Seberapa besar kita bahagia. Maka sebesar itu pula rasa suka. Kalau sedih jangan terlalu sedih. Kalau bahagia jangan terlalu bahagia. Wacana tesebut memberikan jalan tengah bahwa jangan pernah terikat dari asas suka dan duka. Wacana tersebut memberikan keseimbangan sebagai jalan tengah mengatasi suka duka tersebut Apa yang telah di lakukan manusia Bali merupakan bukti sebuah jalan tengah menuju keseimbangan. Cara pandang manusia Bali terhadap asas tersebut adalah mengakui masing-masing asas tersebut memiliki kontradiktif. Namun manusia Bali tidak mempertentangkan asas tersebut melainkan menciptakan hubungan ketergantungan dan penyatuan untuk sebuah keharmonisan, Balancing life. Dekontruksi manusia Bali tersebut melahirkan berbagai tradisi yang menggambarkan penyatuan harmonisasi asas-asas tersebut. Sehingga tradisi dan wacana yang lahir dari jalan tengah tersebut wajib dijaga dan kita terjemahkan menjadi way of lipe dalam kehidupan nyata. l I Ketut Sandiyasa Pemerhati Budaya Mahasiswa Pasca Sarjana IHDN Denpasar

Drama Gong Banyuning l

KSB Putu Satria Kusuma Cs

Kemunculan drama gong di Bali di tengah-tengah era radio, pita, dan televisi ternyata kurang memberi peluang bagi seni pertunjukkan yang tercipta di awal zaman modern ini. Masa kejayaannya sendiri tidak lebih dari lima belas tahun. Walaupun singkat namun pada masanya drama gong sungguh merakyat dan mampu menjadi seni pertunjukan keliling paling komersial. Di beberapa desa muncul seka drama gong dan menjadi sangat terkenal. Desa Banyuning (Buleleng) memiliki tradisi kuat drama gong, yang mewakili gaya Bali Utara. Namun demikian, desa ini bukanlah satu-satunya tempat tumbuh dan berkembangnya drama gong. Beberapa desa di Buleleng, seperti Bungkulan, Sangalangit juga pernah memiliki seka terkenal. Di desa lain, Tamblang, Made Suita merintis drama gong dengan maksud untuk membebaskan masyarakat setempat dari rasa takut terhadap teror lokal dampak tragedi berdarah 1965. Drama gong di desa ini yang mengangkat lakon Jayaprana Layonsari, lambat laun membebaskan masyarakat dari trauma. Sejalan dengan semakin pulihnya keamanan di Bali, tahun-tahun awal pergantian pemerintahan, memberi iklim segar bagi pertunjukan keliling drama gong dengan ceritacerita unggulannya. Desa-desa di daerah pegunungan, seperti di Pupuan (Tabanan) secara rutin menanggap seka ini sepanjang musim kopi berlangsung. Pertunjukan drama gong dari berbagai seka, hadir bergiliran di belasan desa selama musim panen kopi (Juli-Agustus). Pertunjukkan drama gong tidak terikat upacara adat sebagai umumnya pertunjukan seni di Bali. Karena itu, seluruh biaya pertunjukkan ditanggung oleh masyarakat atau penonton. Hal ini merupakan ciri modern drama gong karena sudah mengenal sistem tiket seperti teater Barat. Untuk mengundang penonton, berita lisan mengenai suatu pertunjukan sudah beredar seminggu atau dua minggu sebelumnya, menginformasikan mengenai seka mana, desa lokasi pertunjukan, dan lakon yang dibawakan; menjadi obrolan warga di tengah-tengah kesibukan memetik dan menjemur kopi. Sore di hari pertunjukkan ada “koling” keliling desa-desa, membawa pengeras suara, menginformasikan pertunjukan nanti malam dan untuk mengundang lebih banyak penonton. Pertunjukkan biasanya berlangsung menjelang tengah malam hingga dini hari dengan listrik disel. Tempat pertunjukkan tidak ubahnya seperti arena pasar malam yang sangat meriah. Berbagai jenis barang dijual, dari makannan, lampu senter, batu akik, mainan anak-anak, hingga obat kuat. Tidak lupa pula pertunjukan akrobat atau sulap “potong leher” yang digunakan untuk trik jualan obat-obat mujarab, “mata gosok mata hilang”. Karena pertunjukan drama gong sebagai arena hiburan tahunan, maka menjadi alasan mengapa dilaksanakan bertepatan musim kopi. Pada musim kopi, para petani menikmati berkah ekonomi apalagi kalau buah kopi melimpah dan harga sangat mahal. Di samping dari segi pembiayaan produksi yang sepenuhnya dibebankan l

pada penonton, aspek modern drama gong ada pada bahasa Bali yang digunakan. Drama gong menjadi sangat profan dilihat dari bahasa pertunjukannya, sehingga lebih akrab dengan kehidupan penonton. Karena drama gong menjadi tontonan tahunan, kerinduan masyarakat menikmati pertunjukan ini diatasi dengan mendengar bersama pemutaran pita kaset di rumah-rumah. Hal ini amat dimungkinkan setelah sebuah perusahan rekaman di Tabanan (Aneka Reord) merekam sejumlah pertunjukan drama gong dan menjual kopinya dalam bentuk pita kaset. Perkembangan drama gong semakin surut ketika terjadi transformasi ekonomi, dari pertanian ke industri pariwisata. Perkebunan kopi tidak lagi menjadi satu-satunya sumber ekonomi desa. Urbanisasi terjadi dan orang-orang desa memperoleh pekerjaan di kota. Karena itu, agenda tahunan nonton drama gong bertepatan musim kopi tidak lagi ada. Lambat laun, kemeriahan arena pertunjukan drama gong di desa hilang. Namun terjadi pergeseran cara masyarakat menikmati drama gong, dari pertunjukan langsung ke televisi. Pertengahan era 1980-an. TVRI Denpasar sangat populer karena memiliki program unggulan, tayangan drama gong. Daya tarik drama gong TVRI Denpasar semakin surut juga ketika tidak kuasa menghadapi daya tarik baru sinetron “Tersanjung”. Pun program televisi swasta nasional ini pada akhirnya bikin drama gong TVRI Denpasar gulung tikar. Demikian pula yang terjadi dalam kehidupan drama gong di tengah-tengah masyarakat. Drama gong menyita simpati para ahli budaya dan seniman, menjadi topik perbincangan yang selalu menarik. Hal ini disambut oleh panitia PKB (Pesta Kesenian Bali) sehingga drama gong menjadi agenda rutin. Namun tidak bisa menyelamatkan hidup drama gong. Semakin terkubur dalam, pula oleh kejayaan lagu pop Bali yang sering konser keliling, meneruskan pola pertunjukan keliling drama gong. Legenda Desa Banyuning (Buleleng) dan drama gong-nya sedikitnya terselamatkan di tangan Putu Satria Kusuma, seorang dramawan/pegiat teater modern Indonesia. Putu memandang tradisi atau dunia drama gong Banyuning dari kaca mata teater modern. Pandangan ini menghapus garis demarkasi antara masa lalu drama gong Banyuning dan teater modern. Putu bekerja dengan mantan pemain drama gong di masa jayanya dan memasukkan pemain baru yang sama sekali tidak tahu menahu masa emas drama gong Banyuning. Putu tidak memodernkan drama gong tetapi konsep tetar modern justru ditransplantasi ke dalam tradisi drama gong. Hal ini bukan sebatas strategi berkesenian agar dirinya diterima oleh para mantan pemain drama gong tetapi proses pemberontakan dan penolakan konsepsional

terhadap teater modern. Salah satu wujud pemberontakan tersebut, Putu mulai meninggalkan terminologi “teater” dan menggantinya dengan “drama gong”. Di tangannya drama gong menjadi sangat modern dengan konsep penyutradaraan. Bagi Putu, konsep teater modern hanyalah alat berproses kreatif dan sama sekali bukan esensi dari proses kreatif tersebut. Putu memang sangat konsisten pada tradisi drama gong dan ia berpijak di atas landasan historis kejayaan Banyuning di masa silam dengan sejumlah lakon yang sangat sukses, seperti Sampik atau Jayaprana Layonsari. Hal ini dibuktikan oleh pembaruan cerita drama gong, dari cerita Panji bergeser kepada cerita-cerita yang tidak masuk sama sekali dalam daftar repertoar drama gong. Putu menggunakan cerita Koetkoetbi (karya Presiden Soekarno), menggarap novel Sukreni Gadis Bali (karya A.A. Pandji Tisna, sastrawan angkatan Pujangga Baru dari Singaraja, Bali) dan saat ini dalam proses studi menggarap kisah K’tut Tantri yang ditulis dalam buku Revolusi di Nusa Damai (karya K’tut Tantri). Bertempat di gedung Sasana Budaya Singaraja, 27 Juli 2017, drama gong Sukreni Gadis Bali kembali dipertunjukkan di tengahtengah masyarakat. Penggunaan istilah “drama gong” menimbulkan kesan akrab masyarakat terhadap pertunjukan ini. Karena itu, para penonton yang hadir adalah masyarakat umum dari berbagai kalangan, dari usia anak-anak hingga tua. Jika menggunakan istilah “teater” pastilah masyarakat tidak sudi menonton karena jenis pertunjukan ini asing. Walaupun pertunjukan ini menggunakan istilah “drama gong” namun aspek-aspek “jaringan” teater modern yang terplanstasi ke dalam tradisi drama gong, tetap dapat dirasakan secara kritis atau akademis. Tapi, hal ini bukan wilayah penonton. Penonton malam itu tetap menerima Sukreni Gadis Bali sebagai drama gong. Penonton dihadirkan kembali ke tradisi drama gong yang sudah sangat jarang mereka saksikan di tengah berbagai pilihan seni tontonan. Pentingnya pertunjukan ini adalah memperkaya khazanah tontonan masyarakat yang bersumber dari warisan leluhur. Memang terasa sangat ironis, drama gong terasa sebagai “barang” baru. Pada awalnya mungkin demikian, tetapi dengan usaha yang berkelanjutan, drama gong akan kembali hidup di zaman yang baru. Efek ikutan gaya berkesenian Putu, khususnya pada kaitannya dengan gaya dekonstruksinya atas teater modern, dengan berbasis pada legenda dan sejarah emas drama gong Banyuning; adalah hidup kembalinya warisan budaya, secara alamiah. Putu telah menunjukkan bagaimana sebuah kesenian yang punah digali agar hidup secara alamiah pula, demi terjadinya hubungan antara masyarakat dan kesenian tersebut; dan bukan semata-mata demi kesenian itu sendiri. Kehidupan drama gong bukan dalam proyek konservasi budaya atau dengan mendaftarkannya ke UNESCO untuk selembar setifikat; tetapi hidup bersama masyarakat dalam hubungan timbal balik. l Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.

JKPemerdekaan – 109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an….

CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta NUSANTARA 2017 l

Ngampoeng Seni JKP-109, Agustusan 27 Agustus 2017

l

Sangkan Paraning Dumadi, Yang Terpanggil Sepenanggungan

MINGGU Wage 27 Agustus 2017 di Jatijagat Kampung Puisi-109 yang mengundang semua yang LAHIR tanggal 27, Januari – Desember : Putri Suastini, Turah Abiyoga, Made Budhiana, I Gusti Ngurah Harta SM, Nyoman Erawan, Emha Ainun Nadjib, I Gusti Made Arsawan, I GPB Samar Gantang, Made Wiradana, Putu Sutawijaya, PARA Agustusan Made Sujaya, Joan Arcana, Dayu Suwiti… SERATUS (100) MONOLOG Putu Wijaya yang keliling Bali, mohon dihadang di kota masing-masing se-Bali sampai Desember 2017 berakhir…. PARA pencinta APRESIASI (terutama dari luar Bali) MOHON memantau dan menghubungi Facebook Wayan Jengki Sunarta. JANGAN sampai mendadak jika Anda ingin beraktivitas di JKP-109. LEBIH awal lebih baik agar sempat publikasi… SABTU Kliwon, 2 September 2017 Peluncuran Kumpulan Puisi Terbaru Penyair Perupa FRANS NADJIRA (75) di BBBali Ketewel, By-pass Prof. Mantra 88A Denpasar – Gianyar Road to Homecoming 230 years old Denpasart!!!


NASIONAL

16

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Nurmantyo Ingin Fokus Jadi Panglima TNI Bogor (Bali Post) Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merespons dukungan terhadapnya agar bisa maju dalam kompetisi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Ia hanya menegaskan ingin fokus menjalankan tugasnya saat ini. “Saya mengucapkan terima kasih. Tapi saya ingatkan bahwa saya sekarang adalah Panglima TNI,” kata Gatot di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8) kemarin. Ia sekali lagi menilai bahwa saat ini masih menjabat sebagai Panglima TNI. Sehingga, dirasa tak etis ketika memiliki keinginan untuk menjadi wakil presiden atau pun presiden. “Karena dua-duanya adalah atasan saya. Tidak etis begitu. Biarkan saya fokus sebagai Panglima TNI untuk melaksanakan tugas dan menjaga keutuhan NKRI,” kata Gatot. Sebelumnya, Gatot digembar-gemborkan bakal menjadi calon wakil presiden. Politikus NasDem Taufiqulhadi mengatakan peluang Gatot maju sebagai cawapres pendamping Jokowi cukup terbuka. Gatot juga menjelaskan program berdoa bersama 17 Agustus bukan hanya ditujukan kepada prajurit yang beragama Muslim. Mereka diminta berdoa bersama selama satu jam untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Mahaesa. “Kemudian meminta rahmatnya lagi agar Indonesia mendapat kasih sayang dari Tuhan Yang Mahaesa, Allah SWT. Kemudian agar bangsa ini mendapat kasih sayang dari sesama rakyat Indonesia menyayangi, sesama bangsa menyayangi, kita juga menyayangi terhadap alam,” imbuh Gatot. Menurutnya, jika sesama bangsa sudah saling menyayangi maka pembangunan dapat berlanjut. Para pejuang dahulu, kata Gatot, juga selalu bersyukur meski menang perang. ‘’Dia sudah berjuang pun tidak sombong karena rahmat Allah, rahmat Tuhan,” ujar Gatot.(ant/kmb)

BPM/ant

SENAM - Presiden Joko Widodo ikut melakukan senam dengan mahasiswa dalam program pendidikan penguatan Pancasila di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8) kemarin.

BPM/dok

PANGLIMA - Panglima TNI Gatot Nurmantyo di selasela munas partai politik.

Khofifah Termasuk Tokoh Berpengaruh

Jakarta (Bali Post) Media massa asal Amerika Serikat, Bloomberg, menyebut Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla. Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/8) kemarin, Khofifah juga dianggap sebagai simbol kesuksesan perempuan di kancah politik nasional. Pujian tersebut disampaikan Bloomberg lewat artikel yang diturunkan akhir Juli lalu berjudul “Worlds Biggest Muslim Country Puts More Women Into Senior Roles”. Khofifah yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial di Kabinet Kerja dinilai berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia. “Parawansa, merupakan salah satu contoh wanita menteri di negara Muslim terbesar di dunia. Ini merupakan contoh kesuksesan sebuah negara dalam memecahkan streotip gender dan agama,” kata artikel yang ditulis reporter Rieka Rahadiana, Molly Dai, dan Karl Lester M. Yap itu. Bloomberg juga menceritakan sedikit perjalanan Khofifah yang dinilai cukup berani mengambil risiko. Saat Soeharto masih berkuasa, Khofifah yang masih berusia 32 tahun membacakan pidato yang sangat kontroversial di hadapan parlemen yang membuat kaget banyak pihak. Khofifah melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Orde Baru dan pandangan-pandangannya tentang demokratisasi di depan sidang. Keberanian Khofifah tersebut membuat kariernya di bidang politik kian melejit. “Pidato tersebut cukup kontroversial sehingga suaminya khawatir akan keselamatannya,” tulis kembali Bloomberg. Menurut Khofifah, seperti yang dikutip dari Bloomberg bahwa kesempatan bagi perempuan di semua bidang atau lini kehidupan seharusnya tidak ditunggu melainkan dikejar. Mengingat saat ini perempuan dan laki-laki sekarang relatif memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama. Selain Khofifah, perempuan lain yang menempati jabatan strategis di pemerintahan Jokowi-JK yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Bloomberg merilis data dari Inter-Parliamantary Union, di mana Indonesia merupakan negara paling tinggi rasio perempuan yang menjabat sebagai menteri dari 10 negara yang memiliki populasi besar. Indonesia memperoleh angka rasio 26 persen, mengalahkan India (18 persen) dan Jepang (16 persen) dan negara berpenduduk terbesar di dunia, Tiongkok. (ant)

Pendidikan Pancasila Solusi Hadapi Masalah Bangsa

“Pendidikan Pancasila memiliki posisi strategis dan solusi untuk menghadapi permasalahan bangsa,” kata Nasir, saat peluncuran Program Pembinaan Ideologi Pancasila di Istana Bogor. Ia menyebutkan, peran pendidikan Pancasila antara lain dapat menghasilkan lulusan yang Pancasilais yang tidak saja pandai secara kognitif tetapi memahami

berbagai persoalan bangsa, dan bisa berkontribusi untuk membangun bangsanya. Nasir melanjutkan, proses pembelajaran pada pendidikan tinggi khususnya Pancasila yang merupakan mata kuliah wajib bagi program diploma dan sarjana. Sesuai dengan UndangUndang nomor 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional dan Undang-Un-

dang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, masih belum optimal sehingga perlu program penguatan nilai-nilai Pencasila dalam kegiatan kurikuler, kookurikuler, dan ekstrakurikuler. “Untuk menyempurnakan implementasi nilai-nilai Pancasila, Kemenristekdikti bersama dengan UKP PIP menyelenggarakan peluncuran program Penguatan Pendidikan Pancasila ini,”

katanya. Menurut Nasir, diperlukan internalisasi pengamalam nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di kampus. Setelah program Penguatan Pendidikan Pancasila diselenggarakan, akan terwujud percepatan kohesi sosial bangsa yag terjamin nilai-nilai Pancasila menjadi budaya dan karakter terpuji civitas akademika seluruh Indonesia. Presiden Joko Widodo didampingi Wiranto dan Vokalis Giring Nidji hadir di tengah-tengah ratusan mahasiswa dan dosen yang sedang melakukan senam di

Denpasar (Bali Post) Presiden Jokowi kini memiliki program Nusantara Sehat untuk memajukan daerah terpencil di Tanah Air. Namun, minat lulusan bidan dan perawat Bali masih minim mengikuti program tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua DPD Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Adi Andini, dan Ketua DPW PPNI Bali, IGN Sukadarma, SKP, M.Kes., di acara pelepasan dan pengangkatan sumpah lulusan bidan dan perawat Stikes Bali, Sabtu (12/8) kemarin. Adi Andini mengatakan saat ini baru tujuh bidan asal Bali mendaftar untuk bekerja sebagai CPNS di luar Bali. Padahal, peluang itu harus diambil karena peluang menjadi CPNS terbatas di Bali. Lulusan perawat juga demikian. Menurut IGN Sukardama peluang menjadi PNS bagi lulusan perawat sudah jenuh di Bali, kecuali mau bekerja di luar Bali. Makanya dia berharap perawat Bali mengikuti program Nusantara Sehat atau menjadi perawat mandiri lewat home care. Terhadap hal itu Kadiskes Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM., meminta di mana pun lulusan bidan dan perawat Bali boleh mengabdi untuk kemanusiaan. Dia memotivasi lulusan Stikes Bali

menjadi pionir meraih peluang kerja tak hanya di Bali namun di luar Bali. Minimnya peminat ke Nusantara Sehat, kata dia, mungkin masih melihat kesan jauh dari rumah. Padahal, negara memerlukan SDM membangun kesehatan daerah terpencil. Sedangkan soal Stikes Bali, dia menilai sudah terbukti berkualitas sehingga bisa diterima di mana saja termasuk membuka usaha mandiri serta bekerja ke luar negeri. Di acara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali, I Gede Putu Darma Suyasa, Ph.D., melepas 613 lulusan Stikes Bali. Mereka terdiri dari 187 dari program ners, 168 ahli madya keperawatan, 55 ahli madya kebidanan dan 168 sarjana (S-1) keperawatan. Saat itu juga DPW PPNI Bali dan DPD IBI Bali mengangkat sumpah para perawat dan bidan yang baru dilepas. Putu Darma Suyasa memaparkan hasil Tri Darma PT Stikes Bali selama setahun. Untuk Ahli Madya Kebidanan, dari 55 orang lulusan 29,1% lulusan lulus dengan predikat pujian. Untuk Ahli Madya Keperawatan, dari 168 orang lulusan, 14,3% lulus dengan predikat pujian, Sarjana Keperawatan, dari

203 orang lulusan 9% lulusan lulus dengan predikat pujian. Untuk Ners, dari 187 orang lulusan, 48% lulus dengan predikat pujian. Keberhasilan tersebut juga didukung oleh sebuah proses pendidikan yang baik dan terstruktur. Berkaitan dengan pengembangan tenaga dosen, Agustus 2017 sudah diberangkatkan dua orang dosen ke Mahidol University untuk S-2 Keperawatan dengan beasiswa LPDP, 1 orang untuk S-3 Keperawatan dengan beasiswa Ramathibodi Hospital di Thailand, serta 5 orang dosen

akan berangkat ke Shanghai untuk pendidikan Magister S2 Akupunctur. Hal tersebut juga dilakukan sebagai upaya persiapan pembukaan Magister Keperawatan, penambahan berbagai Program Studi dan perubahan bentuk dari Stikes Bali menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Pada 4 September nanti, kata dia, Stikes Bali akan mendapat kunjungan dari tim Dikti untuk mendapatkan simulasi visitasi dalam kaitannya pada peningkatan akreditasi dari B ke A. Sedangkan

Bogor (Bali Post) Menteri Riset, Tenologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, pendidikan Pancasila yang diluncurkan di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8) kemarin, bertujuan untuk memperkuat pemahaman berbangsa dan bernegara di kalangan mahasiswa dan dosen.

BPM/dok

di bidang Penelitian, dalam 2 tahun terakhir, Stikes Bali mengelola 84 judul penelitian dan 20 kegiatan pengabdian dengan dana dari Dikti, Yayasan, partner univesity dan dana dari Desa Binaan. Kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen terus dilakukan sejak 2008 serta menjadi salah satu program unggulan di Stikes Bali. Alumni yang mengikuti program ini terserap dengan sangat baik di lapangan kerja karena pengetahuan global serta kemampuan berbahasa asing yang mereka miliki. (bns)

Minim, Peminat Bidan dan Perawat Bali Ikut Nusantara Sehat

Densus Tangkap Terduga Teroris Kampung Melayu

Khofifah Indar Parawansa

Istana Bogor. Presiden berbaur di tengah-tengah mahasiswa dan dosen mengambil posisi paling belakang, sehingga banyak yang tidak menyadari kehadiran presiden yang ikut berolahraga bersama. Turut hadir Ketua UKP PIP Megawati Soekarnoputri, dan pembina UKP PIP, Tro Sutrisno, Prof. Mahfud MD, tokoh masyarakat Prof Syafii Maarif, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, serta sejumlah tokoh agama lainnya. (ant)

Sumedang (Bali Post) Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (12/8) kemarin. Densus 88 menangkap Dadang Gunawan alias Odong alias Zamzam. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Yusri Yunus menjelaskan bahwa terduga teroris Dadang Gunawan ditangkap di Perum Panorama Blok B41 RT 02 RW 12 Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjung Sari, Sumedang. Dadang merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Bandung dan disinyalir mengetahui rencana peledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, pada akhir Mei 2017. “Keterlibatannya, dia jaringan JAD Bandung yang ikut taklim tanggal 19 Mei di Assunah, sebelum kejadian bom Kampung Melayu,” katanya. Kombes Pol. Yusri Yunus, menjelaskan, terduga diamankan tim sekitar pukul 07.00 WIB. Dari penangkapan, Polda Jawa Barat menggeledah kediaman terduga, dan menemukan 1 pisau belati, 3 unit smartphone, dan beberapa dokumen pribadi. (ant)

KADIS - Kadiskes Bali, Suarjaya, bersama Putu Darma Suyasa, pengurus YPPLPK Bali, Nyoman Murdana.

Minggu, 13 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pitra yadnya (7) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Klip Anak 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Taman Sari TK Ana Kumara 09.30 Belajar Menggambar Menggambar Perayaan

17 Agustus 10.05 Education on Bali TV 11.00 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lila Cita 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Siswa yang Siap kerja Profesional & Berkarakter dalam menghadapi pasar Global (1) 12.30 Traventure 13.00 Wirasa 13.30 Lejel Homeshopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.05 Harmoni Bali

17.05 Inovator 17.30 Githa Santhi Sekaa Santhi Dharma Suwitra Marga (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis Cerebrovit 19.30 Kris 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lila Cita Gong Kebyar Wanita Denpasar 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Marga Tabanan (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Abianbase Gianyar (1)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr PRT Wnt 25-35Th Gj 2Juta Tinggal dalam Hub.082146808888

B.BP.001.08.17.0000827

Waiter/ss, Kasir,Cook, Barista Lmrn ke Jln.Danau Toba 7 Sanur Email:shankarakuta18@gmail.com

“Kerobokan.Assistant Manager Needed.Female.Perfect English Writing & Speaking.Good Excel, Word.Send CV,ID,New Photo to wati.indahlokakarya@gmail.com

B.BP.004.08.17.0000797

B.BP.001.08.17.0000784 *Dicari Staf Produksi bs Jarit Dbthkn(1)Driver SimA,ada SKCK Tangan,Gaji&Jam Kerja Menarik bs Matik& Manual,mw Krj Lembur 085100574646(No SMS) Urgent!! B.BP.001.08.17.0000579 (2)Electrician Pria Brpglman Bth Sgr 1Wnt Loket Garment Cek bs Instalasi Listrik & AC,Siap Set &Bagi Potongan utk Tuk/Jht Krj Lembur & Ditempatkan Luar Pnglmn Min 5Th,Kerjasama dg Bali(3)Manager Restaurant(P/W) Tuk/Pot.Ngerti & Jaga Kwalitas Brpglman,Siap Krj Lembur/Shift Kain&Potongan.Krobokan 8448485 Dtempatkan di Bali.CV:Sea SafaB.BP.004.08.17.0000789 ri Cruises Jl.Ry Pel.Benoa T:72 Bth Supervisor,pnglmn,Gj+Bns 1212/ hrd@seasafaricruises.com Laundry&Dryclean,081936110361

Cr.Sales Acc Gadget u/Bali & Lombok laki2 pengalaman. Hub. PT.Vivan Bali,081237763718

B.BP.001.08.17.0000800

B.BP.001.08.17.0000549

Dbth 3 staf wanita (waitress, single, good salary provided, 1th pengalaman kerja u/Resto/ Bar area Puri Gading Jimbaran Hub.Ibu Retno 085714320009

Dcr SPG/SPB PT.Bali Petshop Jl.Setiabudi 23A 0361-421100

Dcr Ahli Bikin Kue Kering Berminat Hub.081239994244

Dcr Tng Srabutan utk Villa Tidur Dalam Hub:081347366658

Dcr Bellboy&DW HK Cewek Bs Bhs Eng u/Petitenget/0361-4737597

Dcr Urg Asst. Villa Manager & Butles utk Seminyak/Umalas Hub:Agung 082146584344 or agung@bahasavilla.com

B.BP.001.08.17.0000873

Dcr Accounting min D3 Act Pria /Wanita utk garment Mengerti Lap.Keu Lam Kirim ke Sumber Busana Jl.G.Payung No.5 Br.Umadui Pd.Sambian Klod Dps Barat Tlp.730431 Email: sumberbusana2016@yahoo.com

Dcr PRT Tdr Dlm Gj.1,2jt/nego Daerah Gatsu Barat KTP ada serius T.085100482022

Dcr Admin Wanita bisa Computer Berpengalaman Min SMU Lamaran Jl.Mahendradata 97B Denpasar

B.BP.141.08.17.0000720

B.BP.154.08.17.0000883

B.BP.001.08.17.0000881

B.BP.001.08.17.0000899

Dcr Adm Toko,Sopir,Gdg.CV.Tri Star Jl.Cargo 24/413324,419869

B.BP.001.08.17.0000853

Dcr Guru SD/bhs.Ing/Part time Hub.087860332973 / 8442035 B.BP.166.08.17.0000900

Dcr Manager & Tkg masak babi Guling Gajibesar H.08123841764

B.BP.001.08.17.0000877

B.BP.135.08.17.0000893

B.BP.001.08.17.0000755

B.BP.001.08.17.0000874

B.BP.004.08.17.0000793

B.BP.001.08.17.0000676

Design Grafis P/W D3 Design Grafis E:secretary@daitoprinti ng.com / Hub.231111 (tri)

Dibutuhkan anak muda kreatif hobi masak u/Warung/Angkringan 081238563697

Dicari Accounting,bisa mengoprasikan MYOB minimal D3 Akuntansi Kirim CV ke:info@baliconsulting.net

Dicari 1org chef sushi/sashimi 1 org cook berpglmn,0813384205 25/E:sushi@baliadventures.com

B.BP.001.08.17.0000806

B.BP.001.08.17.0000847

Dcr Wanita Pembantu RT,Tinggal dalam untuk Rumah,Imam Bonjol Dps Gaji 1.7 SMS 0816571027

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr pria utk kasir, pramuniaga Dibut Accounting Garmen,SMU,D2 min SMA-D1 Tlp.087852459519 / S1 Jl.Gn.Kalimutu XIX IB Dps 085738559532 wil Denpasar WA:081547497086

B.BP.001.08.17.0000621

B.BP.821.08.17.0000537

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.154.08.17.0000884

B.BP.154.08.17.0000815

Dicari Chef (Thai Cuisine/ Dibutuhkan Western Cook max 40 Asian Cuisine) Hubungi: th pglmn min 3th,waiter/ss max 081 333 2727 48/0821 51515 081 30th, pglmn 2th. Laota Garden & B.BP.004.08.17.0000468 Fishing Club Jl.Poh Gading TiDicari sopir Proyek Gj 2-2,5jt mur No.1 Jimbaran,081293902357 +bonus Hub.087861548333 B.BP.001.08.17.0000515

B.BP.154.08.17.0000882

Dicari Karyawan bisa Komputer utk di Tampak Siring Gianyar Hub:WA/Line/HP:08123805533

B.BP.001.08.17.0000757

Dicari Pegawai Counter HP utk jaga malam Hub.081236213313

B.BP.001.08.17.0000862

Dicari Sgr SPG/SPB,Penampilan Menarik,English,Berpengalaman UMK,5Hr Krj.Send CV Email: balisurflife33@gmail.com

B.BP.001.08.17.0000623

Dicari Sopir pariwisata Hub:085737317070

B.BP.001.08.17.0000783

PT ABC Cr Supir(SMU/K,B1/A), Sales (SMU/K,min 23th) Lam Gatsu Timur 0361-462733 B.BP.001.08.17.0000869

B.BP.001.08.17.0000872

Dicari segera pegawai khusus bisa pajak Hb.08174716050

B.BP.001.08.17.0000876

Distributor Building Material Bth:Auditor,Collector,Adm Pajak Krm Lam:bit.hrd.ga@gmail.com Jl.Gatsu Barat 376

B.BP.001.08.17.0000772

Garment membutuhkan tenaga harian beading,penjahit & ahli patrun(perempuan)pasif English Hub.Raya Bumbak 169 Umalas 2 Kerobokan 081217000080

B.BP.001.08.17.0000871

Sales keToko2 Bangunan wil.Dps &sekitarnya.L/P Pend.SLTA, Max. 27th, SIM C.Lmrn ke Jl.Suwung Batan Kendal No.33 Dps

B.BP.001.08.17.0000453

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jazz RS’2010 matic abu mtlc se rvice Honda 48.500 jok kulit pjk pjg 150jt Eka 081246646755

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Ayla 2014 Putih Asli DK Hub.081916796999

B.BP.154.08.17.0000887

SUZUKI

Djl rmh lt 2 Jl.Tukad Asahan Telp.08155724666/085100869118

NISSAN

*Sidekick Stil Offroad Hitam Bemper ARB audio ban 31 Baru 59Ng Hub:081558332999

X-Trail 2.5 A/T’14 Silver Asli Bali Hub:08123850111

B.BP.001.08.17.0000868

B.BP.001.08.17.0000746

Rmh 2KT KitchenSet Asri Tenang Nyaman Komp.Elit 0811395051

!Djl Mrh Tnh 118m2 Jl.6m sblh DISEWAKAN RUMAH DIJUAL TANAH DIJUAL VILLA Kantor Lurah Sempidi & 346m2 2Lt 3KT KM dlm Lux Komp Elit,Re- Jl.3m Blanjong Sanur H:0857395 Jual Tnh+Rmh 11,5 Are,Pesiapan Djl villa di Seminyak LT 286m2 nonLaksamana XIIA/9 0811395051 05040 /082146569243 Bpk.Nyoman Tbnan 275 Jt/Are 082145066060 Hub.0817727750/081282274849 B.BP.001.08.17.0000779 B.BP.001.08.17.0000879

B.BP.166.08.17.0000901

B.BP.001.08.17.0000620

B.BP.001.08.17.0000842

B.BP.154.08.17.0000886

TOYOTA B.BP.001.08.17.0000895 Tnh 1Are Pmlk Lngsng Pakerisan DICARI MOTOR B.BP.001.08.17.0000880 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih BUC Karimun Th’15 GX Asli Bali Soluna GLi’01 Biru Asli Bali DIJUAL TANAH dkat Hardys STIKI 081999105488 Dcr Motor Bekas Segala Merk PondokCitra Pmogan 08123871809 Rumah 2,30Are Penamparan HONDA Tgn1 SptBaru bsTT,082342490222 Samsat Baru AC Dingin Interior BIRO JASA B.BP.001.08.17.0000619 Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & B.BP.001.07.17.0002008 B.BP.164.08.17.0000898 Jmpt 082340857099/087860002630 H.2M Pemilik Hub.085100856999 Honda Freed PSD’2012 Plat B Asli 44 Nego Hub.085737775877 Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.001.08.17.0000399 BU.T.Umar 1,6Are 1M Strategis DISEWAKAN TOKO B.BP.141.08.17.0000889 Dijual Estillo’2011 harga nego B.BP.001.08.17.0000896 abu-abu mulus BU,082144995599 Bulanan NPWP SIUP 081338344155 B.BP.001.08.17.0000695 Alfian:081284120025 NoPrantara Dikon Toko 8x7m Jl.Pdak Sari 75jt Hub.085737658311 Rumah Baru Siap Huni 600 juta Djl Truk Dyna 130HT’2007 Bak B.BP.001.08.17.0000867 B.BP.001.07.17.0002123 B.BP.001.08.17.0000878 B.BP.001.08.17.0000870 Jl Tnh 1A 200jt di Batuyang/ DIJUAL RUMAH Kdongnan.082147038579 Dalung Mau Pindah,082147454248 Hidrolik Angkut Motor,Kondisi Jazz RS Manual Silver’2009 Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi Dijual Karimun Th 2001 Silver B.BP.004.08.17.0000787 1,25 150jt Ktewel 081237676375 KEHILANGAN B.BP.164.08.17.0000897 Dijual Rmh Denbatas&Nyitdah H.150Jt Pribadi T.085100871119 Ok,Hrg 170jt Nego,087860607189 Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226 Full Variasi Hub:081246197532 B.BP.001.08.17.0000875 Hlg BPKB No.F42003000-O AN Jual Rumah+Kost 4Kt Garase air Tbn Bali Hrg.450Jt DP.Min 20% B.BP.005.08.17.0000759 B.BP.141.08.17.0000890 KONTRAKTOR B.BP.001.08.17.0000760 B.BP.001.08.17.0000843 Dijual tanah Dalung 4,6Are Luh KT Ayu Wintariani Bagi yg PAM LT.1,42A Palapa-Sidakarya Rmh Minimalis.Hub.Ria 08233255 Mobilio’14 Putih Metik Tangan1 Yaris S Limited Silver AT’2011 Jl Tnh Sawah Subur 28A Jln.3m Jual Jimny 2004 Mulus Pribadi Swimming Pool Specialist Con7418 08563925491 Type 55/100 P.Turi081213480168 Hok 1,5M Ng 335/AreNego Jl.7m.085100073585 H:100Jt Nego Hub:081338437917 tractor,Pny Mslh.082144464070 Menemui Tlg Hub.082339447449 Tk.PancoranIV A2/3,087662433522 H.150Jt Pribadi T.085100856999 Hub:081338632784 B.BP.001.08.17.0000859

B.BP.135.08.17.0000894

DWIJAYA TEKNIK SERVIS AC & KOMPOR GAS

B.BP.001.08.17.0000858

B.BP.141.08.17.0000891

SERVICE

B.BP.001.08.17.0000495

B.BP.001.08.17.0000448

SERVICE

SALON

SPA

SERVICE

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.08.17.0000864

B.BP.001.08.17.0000092

BIRO JASA

BIRO JASA

MENERIMA PANGGILAN SERVIS :

KULKAS BONGKAR PASANG M.CUCI CHILER W HEATER FREEZER BERGARANSI

AC

085935324152 081338192225 C.0002128-srv

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

BALI WANGI

081999111542 082144420026

085 337 361 233 0877 6129 5235

AC

KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR

WC

C.0000701-brj

C.0000360-SRV

PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP

HONDA

PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal

DEWATA JAYA TEKNIK

Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000819-SRV

XENIA

12

SIGRA

14Jt-an

DP

DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

PICK-UP

5Jt-an

DP

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH

PROMO BUNGA

0%

WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252 C.0000546-mbl

DP

20Jt

DP

47Jt

READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt

* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah

081 337 565 872| 081 805 536 640 Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal C.0000332-mbl


REKREASI

18

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

TTS Bali Post

Pertanyaan

Menurun: 1. Burung bersuara merdu 2. Tumbuhan semak 3. Dibalik: Wajib militer 4. Hawaian salam 5. Tiru (Bali) 6. Perbintangan untuk meramalkan nasib orang 7. Nama buah kaya air 14. Lelap 15. Bantuan 17. Nama ikan air payau 18. Yang berkaitan atau yang diadakan dengan tenaga listrik 20. Sikap duduk (Bali) 22. Satuan ukuran berat 24. Inpres daerah tertinggal 28. Tajam ; rapi (Inggris) 29. Tangis (Bali) 30. Alkana yang mengandung delapan atom karbon 31. Tapal 32. Huruf ke-24 Abjad Yunani 34. Tampak mengagumkan ; gagah ; mulia 35. Lambat

2

1

3

terbaik dunia, dan mengalahkan London yang menempati posisi kedua dan Paris di posisi ketiga. Selain itu, Bali merupakan destinasi pariwisata dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia bahkan di ASEAN dengan pertumbuhan pariwisata yang mencapai 23 persen. Sementara itu, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara mengatakan, Sanur melakukan pengembangan pariwisata yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat. Hal semacam ini sangat diperlukan sebagai strategi un-

tuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan, sekaligus sebagai faktor pendorong ekonomi berbasis kreativitas dan kearifan lokal di kawasan pariwisata Sanur. “Melalui kegiatan SVF ini kita berupaya menggemakan kembali hakikat atau makna di balik semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila tentunya. Dan kita seharusnya menyadari bahwa di balik keberagaman dan kemajumukan bangsa kita, bersemayam nilai-nilai perekat kebangsaan,” kata Jaya Negara. Pihaknya berkeyakinan

BPM/wan

PANTAI - Keindahan pantai Sanur telah menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata tertua di Bali ini.

bahwa seni dan budaya merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang dilandasi rasa pengabdian. Melalui SVF ini dapat mengumandangkan keharmonisan dan keindahan dalam bahasa yang universal, yakni bahasa cinta kasih dan damai. “Semoga dari kawasan Sanur yang dikenal sebagai mornning of the world, akan dapat memancarkan kebahagiaan dan kedamaian ke seluruh penjuru dunia,” pungkasnya. Sementara, Ketua SVF I.B. Gede Sidharta mengatakan, kegiatan tahunan ini merupakan kegiatan yang spesial baginya, karena ada pihak swasta yang menggandeng sehingga event ini bernama BritAma Sanur

5

6

7

8 9

11

10 12

13

14

16

15 19

21

23

18

24

25

26 27

29

17

20

22

30

31

32

28 33

34

35

36 37

38

39 40

41

42

KUPON TTS No.308 Ketentuan Menjawab Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 308 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 19 Agustus 2017. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 27 Agustus 2017. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 306 Mendatar: 1. Puspita 4. Cekakak 8. Nya 9. Siluman 10. Cat 11. Kes 12. Uda 13. Talenta 16. Risalah 19. Uli 21. Agunan 23. WaterPas (Water Pas) 25. Karangan 26. Kempot 27. GNA

29. Patroli 33. Odyssey 36. NHK 37. Rak 38. EKG 39. Terkuak 40. Apa 41. Ornamen 42. Halimun Menurun: 1. Pusat 2. Pause 3. Anual 4. Cacar 5. Kates 6. Kakul

Sanur, “Community Based Tourism” Terbaik MENTERI Pariwisata RI Arief Yahya saat membuka Sanur Villa Festival XII belum lama ini menyampaikan, Sanur sebagai model terbaik dari community based tourism. “Bahkan kami sering mengirim para pemangku kepentingan pariwisata untuk belajar tentang bagimana membangun pariwisata berbasis komunitas, dan Sanurlah model yang terbaik,” kata Menpar Arief Yahya. Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi Bali karena telah terpilih oleh Trip Advisor sebagai destinasi pariwisata

4

SPT2017

Mendatar: 1. Burung pengantar surat atau pesan 4. Lawan kata 8. Ruang tahanan 9. Penekanan 10. Burung hantu (Inggris) 11. Maskapai penerbangan Jepang 12. Perempuan (Bali) 13. Bisikan Hati 16. Bagian tubuh yang berisi alat-alat pencernaan 19. Sawah (Bali) 21. Teratur dan rapi 23. Iri hati ; tidak senang atau dendam 25. Lagu 26. Wujud atau sesuatu yang sungguh-sungguh ada (Inggris) 27. PNS 29. Salah satu zodiak 33. Kencing di celana atau di tempat tidur 36. Titel strata dua untuk administrasi bisnis 37. Satuan terkecil di sistem informasi 38. Lihat (Inggris) 39. Bagian tubuh di belakang pangkal paha 40. Jurang pemisah 41. Emas 42. Susu asam yang dibuat dari susu sapi dengan bakteri tertentu

Village Festival dan event ini memasuki tahun XII. “Event ini diselenggarakan tujuannya tidak lain adalah untuk mempromosikan kepariwisataan Sanur, dimana kita berajak dari tragedi bom Bali. Dan kami ingin tetap ada eksistensi bahwa Sanur tetap melakukan usahanya dalam membangkitkan kepariwisataan,” kata Gus De. Selain itu, event ini merupakan media yang ditunggu-tunggu bagi mereka para kreatif talenta, artis maupun seniman. Dan dari SVF ini menurut Gus De, ada sekitar 20 program yang dilaksanakan, seperti internasional kite festival, photografi, jukung dan lain sebagainya. (ara)

7. Kisah 14. Angkara 15. Tunggal 17. Iktikad 18. Abalone 20. Iwang 22. NPA 24. Rim 28. Noktah 29. Porto 30. Tekun 31. Oleum 32. Ingan 34. Saksi 35. Yakin

Pemenang TTS No. 306 Ika Purwaningrum Jl. Gadung Gg. III/No.7 Lingkungan Br. Merta Nadhi, Denpasar Utara (Hp: 0822 3634 6393) I Komang Sudikayasa Jl. Ir. H. Soekarno No.235, Kediri, Tabanan Wayan Suryadi Desa Sidemen, Kec. Sidemen, Kab. Karangasem 80864 (Hp: 089 689 704 884) I Putu Indramawan Jl. Darma Wangsa No.28, Semarapura, Klungkung Ni Made Sekarini Br. Blanjong Sanur 80227 (Hp: 082 236 291 442) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama: Sagung Dewi Estyasari, SE Alamat: Br. Panca Yasa, Desa Mengwitani, Mangupura 80351


19

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

Tunjangan Reses Dari Hal. 1

BPM/wan

Merah putih - Banjar Binoh dan Banjar Dadakan kini dijuluki Banjar Merah Putih karena dipasang ratusan bendera merah putih.

72 Perahu Merah Putih Parade di Selat Bali

Banyuwangi (Bali Post) Nelayan Selat Bali memiliki cara unik merayakan HUT ke- 72 Kemerdekaan RI. Mereka menggelar parade perahu di Selat Bali dengan start di pantai Grand Watudodol (GWD) Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (12/8) kemarin. Kegiatan diikuti gabungan personel Satpolair Polres, pegiat pariwisata bahari, pelajar dan Kelompok Masyakarat Pengawas (Pokmaswas). Puluhan kapal wisata yang biasa melayani trip Pantai GWD – Pulau Tabuhan – Pulau Menjangan – Bangsring Underwater terlibat dalam parade yang menempuh rute di sepanjang perairan GWD. Hiasan bendera serbamerah putih ditonjolkan dalam event perdana yang baru kali ini digelar. Ada pula perahu yang memasang replika Watudodol sebagai hiasan. Iringan parade kapal mulai bergerak dari Pondok Apung milik BMR. Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi mengatakan jumlah 72 unit kapal mewakili angka kemerdekaan. Dari Pondok Apung rombongan parade melaju menuju arah selatan di sekitaran Patung Gandrung yang merupakan titik perbatasan antara Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo. Barisan kapal yang dikawal Kapal Polisi X-1033 milik Satpolair Polres Banyuwangi kemudian berbalik menuju Pondok Apung. “Seluruh peserta parade kapal merupakan nelayan Bangsring. GWD sengaja kita pilih sebagai lokasi karena menjadi ikon wisata Banyuwangi,” terangnya. Demi mempercantik kapal agar serbamerah putih, pihaknya membagikan kurang lebih 150 lembar bendera Merah Putih berbagai ukuran. Bendera itu kemudian dipasang oleh para peserta di atas perahu wisatanya masing-masing. Kapal yang memasang bendera paling banyak dan berinovasi dalam menghias dipilih tiga pemenang. Masingmasing jawara mendapat trofi serta uang pembinaan. “Jarang nelayan dilibatkan dalam keg-

iatan event tujuh belasan. Tahun ini, kami sengaja menggelar Parade Kapal Hias Merah Putih untuk menggugah semangat nasionalisme di kalangan nelayan dan pegiat wisata bahari. Rencananya tiap Agustus akan digelar sebagai event tahunan,” jelas Subandi. Sebelum parade kapal dimulai, ratusan pelajar SMK Pelayaran Glagah membentuk formasi tulisan HUT RI di tepi Pantai GWD. Mengenakan seragam lengkap, membawa bendera Merah Putih ratusan pelajar tampak semangat memperingati kemerdekaan di tepi laut. Bahkan melakukan lari-lari kecil bersama anggota Polair menyisir Pantai GWD sambil menyanyikan Mars Pelaut. Para istri anggota Polisi Perairan juga turut memeriahkan parade. Usai mendengar instruksi dari Kasat Polair AKP Subandi, satu per satu anggota Bhayangkari yang mengenakan seragam kebesaran berjejer di pantai. Siang itu, para personel Korps biru-biru mempertontonkan fragmen ketika Polisi Perairan hendak menunaikan tugas di perairan. AKP Subandi memimpin 17 anggotanya menuju laut. Proses pamitan yang diperagakan anggota Satpolair Polres Banyuwangi dilepas oleh para istri dengan muka haru. Seorang Bhayangkari bahkan melontarkan doa keselamatan bagi suaminya. Prosesi itu kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera di laut. Parade kapal merah putih tak menganggu aktivitas wisata di perairan setempat. Kegiatan wisata berjalan normal. Sejumlah perahu wisata tetap melayani trip menuju Pulau Tabuhan maupun Menjangan. Bahkan, event terbaru ini turut mendongkrak nama GWD di kancah pariwisata nasional. “Kami sepakat apabila Parade Kapal Hias Merah Putih digelar tiap tahun. Tentu saja itu bakal mendongkrak nilai jual GWD dimata wisatawan,” kata Abdul Azizn, salah satu nelayan. Rencananya, September mendatang pihaknya mengikuti perlombaan objek wisata kategori bersih tingkat ASEAN. (kmb30)

Tunjangan Transportasi Dari Hal. 1

Misalnya saja, tunjangan transportasi. “Kalau dilihat dari jenis tunjangannya, tidak ada yang baru. Hanya terjadi peningkatan nominalnya saja,” ujarnya. Pendapat lainnya datang dari Ketua Fraksi Hanura DPRD Denpasar, I.B. Ketut Kiana. Politisi asal Sanur ini bahkan menyambut baik bila mobil dinas yang selama ini diberikan akan ditarik kembali. Mengingat, sudah ada dana tunjangan transportasi. Baginya, tidak masalah bila pemerintah menarik mobil dinas yang selama ini digunakan. “Kami akan diberikan dana tunjangan transportasi, kan bisa digunakan untuk mencicil beli mobil. Dalam setahun kan bisa lunas, setelah itu mobil menjadi milik sendiri,” katanya. Seperti diketahui, naiknya tunjangan itu termuat dalam Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. PP 18/2017 resmi diundang-undangkan pada 2 Juni 2017. Dengan demikian, aturan soal tunjangan untuk anggota DPRD yang sebelum-

nya diatur dalam PP 24/2004 tidak lagi berlaku. Rakyat Tersakiti Untuk anggota DPRD Bali kenaikan pendapatannya tak tanggung-tanggung. Penghasilan DPRD Bali dari uang representatif (gaji pokok), tunjangan komunikasi intensif dan reses dirancang naik hingga tujuh kali lipat. Rencana kenaikan gaji ini akan terealisasi jika PP No.18 tahun 2017 dituangkan dalam Perda dan Permendagri tentang klasifikasi atau penggolongan kemampuan keuangan daerah. Permendagri tersebut juga harus dijabarkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Kendati demikian, rencana kenaikan gaji DPRD tersebut menuai kritik dari masyarakat dan beberapa tokoh akademisi. Salah satunya adalah Akademisi hukum, Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. Radendra menilai rencana kenaikan gaji DPRD tersebut sungguh sangat disayangkan. Sebab, gaji dan tunjangan DPRD saat ini sudah relatif besar jumlahnya. “Kalaupun ingin menaikkan gaji dan tunjangan, naikkanlah dahulu kinerja dan kesungguhannya dalam

memperjuangkan kepentingan rakyat. Bukan mengatasnamakan kepentingan rakyat tapi sesungguhnya memperjuangkan kepentingan sendiri atau kelompok. Apalagi, saat ini ekonomi rakyat belum bebas dari kemiskinan. Maka menaikkan gaji dan tunjangan wakil rakyat adalah menyakiti hati rakyat,” kritiknya. Menurutnya, DPRD yang merupakan penyambung lidah rakyat harus berpikir menyampaikan aspirasi rakyat dan bisa menyejahterakaan rakyatnya. Bukan malah memperkaya diri sendiri. Wakil rakyat juga harus bisa menunjukkan kehormatannya di hadapan rakyatnya. Apalagi, terpilihnya mereka menjadai anggota dewan karena pilihan rakyat. Sehingga, tujuan utama mereka adalah memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan rakyatnya. “Selama rakyat yang diwakilinya itu sendiri belum menjadi sejahtera, atau kinerja wakil rakyat itu sendiri tidak maksimal, maka tidaklah pantas jika sang wakil rakyat malah menaikkan gaji dan tunjangan. Itu sikap yang tidak terpuji,” tegasnya. (ara/win)

Dijelaskan Agung Panji, selain menerima kenaikan tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi, para anggota dewan di Bangli juga dirancang menerima tunjangan reses dan tunjangan transportasi. Untuk tunjangan transport akan diterima dewan setiap bulannya, sementara tunjangan reses diterima tiga kali setahun setelah masa reses. “Mengenai berapa nilai tunjangannya yang akan diterima dewan nanti belum ditentukan. Nanti tergantung kajian appraisal. Kami juga masih menunggu Permendagri tentang cluster daerah,” jelasnya. Lanjut dikatakan Agung Panji, kajian appraisal oleh lembaga independen yang kompeten melakukan kajian baru bisa dilaksanakan pada APBD perubahan. Karena itu, peningkatan kesejahteraan baru bisa diterima dewan setelahnya. Disampaikan juga bahwa dengan adanya tunjangan transportasi, maka seluruh mobil dinas yang selama ini digunakan oleh dewan akan ditarik. Kecuali mobil dinas yang selama ini diperuntukkan untuk pimpinan dewan. “Sesuai hasil rapat, pimpinan dewan tetap akan pakai mobil dinas karena beliau tidak mengambil bagian uang transport,” jelasnya. Untuk menunjang kegiatan dewan seperti sidak maupun lainnya, pihak Sekretariat DPRD tetap akan menyediakan beberapa unit mobil operasional hanya saja dengan jumlah yang terbatas. “Saat ini, ada enam mobil dinas yang diperuntukkan untuk alat kelengkapan dewan. Nanti setelah dikembalikan akan kita pakai beberapa sebagai mobil operasional. Kelebihannya kita akan kembalikan ke sekretariat daerah,” imbuh Agung Panji. Sementara itu, adanya kenaikan berbagai tunjangan yang akan diterima para wakil rakyat mendapat tanggapan dari masyarakat. Tokoh m a sya ra ka t ya ng juga mantan anggota DPRD Bangli periode 2004-2009, Kadek Ardhi Negara mengatakan kenaikan tunjangan untuk para wakil rakyat saat ini tidak pantas dengan kondisi krisis keuangan negara saat ini yang tengah banyak utang. Dengan adanya kenaikan tunjangan ini dipastikan ke depannya perlahan akan berimplikasi terhadap kenaikan pajak yang harus ditanggung masyarakat. Ardhi Negara

menilai selama ini kinerja anggota DPRD di Bangli masih belum maksimal. Peran dan fungsi yang dijalankan dewan masih sangat lemah. “Saya objektif saja menilai, bukan saja saat ini, sedari dulu saat saya masih di dewan juga saya akui fungsi dan peran dewan sangat lemah dalam menyejahterakan rakyat,” ungkapnya belum lama ini. Dewan yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan, menurut Ardhi semestinya dapat mengawasi sekaligus mengevaluasi dana yang selama ini dialokasikan eksekutif ke desa-desa. Sejauh mana efektivitas dan efek yang dirasakan masyarakat terhadap penggelontoran dana ke desa-desa harus diawasi dan dievaluasi sehingga memiliki bahan untuk kajian ke depannya. “Seberapa jauh dana itu memberikan kesejahteraan di masyarakat. Itu yang perlu dievaluasi. Kalau memang dewan malas turun ke lapangan, buat saja kuesioner. Atau dewan bisa kerja sama dengan LSI (lembaga survei Indonesia) misalnya. Daripada indengindeng (jalan-jalan-red) terus,” ujarnya. Selain itu, Ardhi juga menilai keterlibatan dewan dalam perencanaan kesejahteraaan masyarakat selama ini masih sangat minim dan lebih didominasi pihak eksekutif. Dalam perencanaan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dewan menurut Ardhi harusnya lebih banyak mengambil peran dalam kegiatan musyawarah perencanaan (musren) baik di kecamatan maupun kabupaten. “Dalam musren selama ini 80 persen planning peningkatan kesejahteraan masyarakat dibuat pihak eksekutif. Sementara legislatif hanya disertakan lima persen. Harusnya dari musrencam legislatif aktif. Di sana ajang memperjuangkan perencanaan,” jelasnya. Dengan adanya peningkatan tunjangan yang akan segera diterima kalangan legislatif, ke depan diharapkan terjadi peningkatan kinerja. Dewan diharapkan dapat lebih serius dalam membangun kesejahteraan masyarakat di daerah dan tidak sekadar bekerja diatas meja. “Saya akui dewan rajin rapat ngomongin pembangunan pasar, jalan, pariwisata dan lainnya. Tapi ada implikasinya gak? Yang rakyat inginkan ada implikasi bukan ngomong di meja,” kata Ardhi. (ina)

Tuduhan Korut Dari Hal. 1

Pernyataan Trump disampaikan sebagai jawaban atas tuduhan Korea Utara, yang mengatakan AS tengah membawa Semenanjung Korea ke arah perang nuklir. Kondisi AS dan Korea Utara juga mulai membuat khawatir negara-negara maju. Usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley, Trump mengatakan, situasi di Korea Utara sangat berbahaya, namun itu tak akan berlangsung lama. “Kita akan lihat apa yang terjadi. Kami masih melihat banyak hal baik yang akan terjadi, tetapi kami juga menyiapkan solusi terburuk,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu kemarin. Gedung Putih juga menyampaikan kesiapan pasukan militer AS tersebut

usai pembicaraan telepon antara Presiden Donald Trump dengan Gubernur Guam, Eddie Calvo. Disebutkan Gedung Putih seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/8) kemarin, dalam percakapan tersebut, Trump meyakinkan Calvo bahwa militer AS akan memastikan keselamatan dan keamanan rakyat Guam, beserta seluruh Amerika. Terkait krisis Korut, Trump juga telah berbicara via telepon dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Dalam pembicaraan tersebut, Trump dan Xi memuji resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB terhadap Korut sebagai langkah maju yang penting dan diperlukan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, demikian statemen Gedung Putih. (rtr/afp)

Diikuti Jokowi Dari Hal. 1

Megawati kemudian berteriak, “Salam Pancasila”. Serentak, para mahasiswa melakukan persis yang diperagakan Megawati. “Salam Pancasila”. Presiden Joko Widodo yang juga hadir dan memberikan pidato usai Megawati juga memperagakan hal yang sama. Megawati melanjutkan, sebenarnya ada dokumen autentik yang menunjukkan salam tersebut diciptakan oleh Bung Karno. “Beliau (Bung Karno) berkeinginan setiap warga negara secara fisik itu memberikan salam hormatnya satu sama lain dengan cara salam Pancasila itu,” ujar Megawati. Namun, Megawati tidak mengetahui di mana keberadaan dokumen itu saat ini. Mega juga menyinggung dokumen autentik pida to proklamator, Soekarno, mengenai Pancasila yang

disampaikan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), 1 Juni 1945, belum ditemukan. “Sulit ditemukan. Karena saya kira itu disembunyikan atau di-destroyer. Itulah ironisnya sejarah bangsa kita,” lanjut dia. Diketahui, pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPK itu merupakan momen sejarah. Dalam pidato itulah konsep serta rumusan awal Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia. Momen itu disebut sebagai lahirnya Pancasila. Pemerintahan Joko Widodo pun menjadikan dasar momen itu sebagai salah satu bahan pertimbangan penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Megawati melanjutkan, UKP-PIP akan berupaya mendapatkan dokumen asli dan autentik. (ant/kmb)

Akun Palsu Dari Hal. 1

Presiden kelima RI itu melanjutkan, di era tekologi informasi seperti saat ini, orang sering melakukan bullying terhadap orang lain lewat media sosial. Tidak berani berhadapan langsung. Bahkan, ada netizen yang sengaja menggunakan akun media sosial palsu hanya untuk menjelek-jelekkan orang tertentu. Bersama Mahasiswa Sementara itu, Presiden Joko Widodo berbaur dengan mahasiswa dengan mengikuti senam bersama. Dalam ceramahnya, Jokowi mengatakan banyak orang mengira bahwa pertarungan ideologi di dunia sudah selesai, karena tembok Berlin di Jerman sudah roboh dan usainya perang dingin antara blok Barat dan blok Timur. “Tidak, dengan cara berbeda mereka akan masuk, entah lewat musik, entah lewat tari, entah lewat budaya, ekonomi,

hati-hati,” kata Presiden. Presiden mengatakan ideologi Pancasila itu bisa mengarahkan kembali kepada cita-cita bangsa Indonesia dan untuk membendung infiltrasi ideologi dari luar. Jokowi kembali mengingatkan bahwa sekarang ini perubahan dunia sangat cepat dan transisi ini harus diantisipasi agar tidak terlindas. “5-10 tahun lagi, generasi W generasi Y akan memengaruhi politik, memengaruhi landscape pasar, memengaruhi ekonomi landscape sosial. Perubahan itu sudah nyata di depan kita sehingga perlu dilakukan untuk memperkuat diri dengan nilai-nilai karakter bangsa dan keagamaan. Dia mengungkapkan banyak anak muda saat ini sudah kehilangan karakter bangsa, sehingga perlu diingatkan kembali agar nilai-nilai karakter ke-Indonesia hilang karena terjangan infiltrasi ideologi atau pertarungan ideologi yang menjadikan kita kalah. (ant/kmb)

Kategori Tinggi Dari Hal. 1

“Ketika kita berbicara realisasi 2015, DAU ini tidak menjadi masalah. Tapi ketika kita bicara 2016, berarti yang Rp 76 miliar itu belum masuk. Berarti pendapatan kita kan masih kurang Rp 76 miliar. Itulah yang masih dihitung eksekutif,” jelasnya. Selain itu, lanjut Gunawan, eksekutif juga masih menghitung kembali jumlah pegawai honorer dan pegawai tidak tetap dalam dua tahun terakhir. Pasalnya, belanja pegawai juga termasuk belanja pegawai honorer dan pegawai tidak tetap. “Kalau itu dikurangi kan berarti menambah pendapatan. Itu sedang dihitung,” imbuh anggota Komisi I ini. Dia tak menampik bila dalam penyusunan ranperda tentang hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD Bali menggunakan asumsi kategori tinggi. Dengan demikian, beberapa tunjangan yang harus didasari KKD seperti tunjangan reses misalnya, dibuat paling tinggi 7 kali dari uang representasi ketua

DPRD. “Kami sengaja bikin itu. Kalau nanti ada perubahan Permendagri, perda tidak terganggu karena kan diasumsikan paling tinggi. Paling tinggi bukan berarti harus dilaksanakan paling tinggi itu, tinggal disesuaikan dengan kondisi,” terang politisi asal Bangli ini. Dengan adanya PP 18, Gunawan menyebut kini ada pembedaan antara penghasilan dan tunjangan. Penghasilan dewan memang tidak meningkat, namun dari sisi tunjangan sebaliknya. Selain mendapatkan tunjangan reses, dewan kini juga mendapatkan tunjangan perumahan dan transportasi yang sifatnya rutin serta tunjangan penghargaan terhadap anggota Dewan. Namun disebutkan bila ada tim appraisal independen yang ikut menghitung besaran tunjangan untuk dewan. “Sesuai dengan amanat daripada PP 18 tahun 2017 dan turunannya adalah Permendagri No.62 tahun 2017, kami hanya melaksanakan amanat itu,” tandasnya. (rin)


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu Kliwon, 13 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

De’ian Triji Swasthika

Bangga Bali Cinta Indonesia

Eka Kurniawan

BPM/kmb23

Eka Kurniawan Luncurkan Novel

Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash

Mangupura (Bali Post) Eka Kurniawan yang merupakan penulis buku terkenal, serta peraih beberapa penghargaan, dan juga sebagai pemikir paling berpengaruh secara global, kembali meluncurkan novel berjudul ‘’Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash’’. Buku ini merupakan versi bahasa inggris dari buku Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang diterbitkan oleh Periplus. Bertempat di Discovery Kartika Plaza, Kamis (10/8) lalu, peluncuran buku ini juga dihadiri oleh pencinta cerita fiksi. Dalam novel ini, menceritakan tentang budaya kekerasan, yang memengaruhi hubungan personal. Kisah ini bermula dari satu peristiwa, dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya. Karya fiksi ini berisi tentang peristiwa-peristiwa sederhana yang mampu menebar renungan menyangkut kehidupan manusia. (kmb23)

MELAKUKAN sesuatu yang bukan pada keahlian, bukanlah penghalang. Justru terkadang menjadi sebuah tantangan bagi Ian Triji, pria yang memang getol di bidang pergerakan dan aksi-aksi sosial. Pria bertubuh tambun, kelahiran Banjar Kedaton Kesiman ini juga vokalis andalan di Denpasar. Pada 17 Agustus 2017, dia genap berusia 40 tahun. Ian Triji adalah sosok pribadi yang begitu semangat dan antusias ketika diajak berbicara dan berdiskusi terutama permasalahan alam dan sosial. Dari kebiasaan yang memang senang menuangkan kata-kata bernada selentingan di media massa akhirnya memberanikan diri untuk menuangkan ide serta pemikirannya melalui lagu. Pria yang bernama asli Deian Swasthika ini tertarik dengan keberadaan tradisi adat di desa pakraman yang menjadi roh dan benteng untuk menjaga keajegan serta taksu Bali. Patut dijaga dan dilestarikan utamanya oleh kalangan generasi muda, khususnya di Kesiman. Yang mana pemikiran ini dituangkan dalam lagu Kesiman Kertha Raharja. Dengan keberadaan sosiologi warga Kesiman dan masyarakat sekitar yang mewilayahi Pantai Padanggalak di Denpasar Timur khususnya, sangat merasakan pantai adalah tempat melakukan segala aktivitas terutama yang berkaitan dengan tradisi adat, budaya dan keagamaan. Atas dasar itu Ian Triji menyampaikan dan menyatakan bahwa Padanggalak adalah sebuah tempat/segara suci untuk melakukan ritual adat dan keagamaan tersebut. Seiring dengan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar mulailah dilakukan penataan kawasan Padanggalak, guna menjadi destinasi wisata baru di Denpasar. Tidak hanya berhenti sampai disitu, sebagai warga Kota Denpasar, ayah satu putri ini merasa bangga atas apresiasi serta perhatian dari pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan dan mendukung kreativitas generasi muda terutama di kalangan sekaa teruna, seperti adanya anggaran dana motivasi dan pembinaan untuk pembuatan ogoh-ogoh pada momen pangerupukan yang dituangkan dalam lagu tawur agung ring catus pata, sejalan juga dari segi pelayanan kepada masyarakat yang dirasakan sudah bagus. Terbukti seringnya Kota Denpasar mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat, maka dari itu, Ian Triji mencoba menuangkan idenya dalam lagu ‘’Denpasar Kotaku Rumahku’’. Dengan

brolan BALE BANJAR ARIDUS KAMI bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan lainlain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, 17 Agustus 1945 Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno – Hatta “Pernyataan kemerdekaan itu dibaca Ir. Soekarno alias Bung Karno, didampingi Drs. Moch Hatta di hadapan beberapa anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang juga anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), di Jl. Pegangsaan Timur Nmr 56, Jakarta, hari Jumat pukul 10 pagi, 17 Agustus 1945. Peristiwa bersejarah tersebut dikumandangkan lewat stasiun radio kecil milik Domei cikal bakal Kantor

BPM/kmb23

KOPI - Berbagai foto kini bisa dinikmati di atas kopi melalui Coffee Printing.

Nikmati Foto Terbaik Melalui Coffee Printing

De’ian Triji Swasthika

Mangupura (Bali Post) Berbagai cara dilakukan untuk menikmati secangkir kopi. Kali ini, ada inovasi cukup unik dari sebuah warung atau kafe mini di daerah Jalan Sibang Gede Abiansemal Badung, yaitu Coffee Printing. Inovasi ini tentu terdengar tak biasa, karena kopi ini terbuat juga dengan proses dari mesin printer. Dengan mesin khusus ini, foto cantik, ganteng atau selfie (wefie) terbaikmu bisa langsung dicetak. Menurut Admin De Pandawa Coffee, Eva Oktarianti, ‘De Pandawa Coffee’ memang menawarkan yang baru bagi para penikmat kopi di Bali. Kopi printing ini, menurutnya proses print atau mencetak gambar dari Hp pembeli atau pelanggan di atas kopi. Tentu saja, mungkin tidak terbayangkan, bagaimana printer dengan tintanya bisa un-

tuk dikonsumsi oleh manusia. “Tinta yang dipakai itu adalah tinta makanan, yang layak konsumsi alias food great dengan izin resmi,” kata Eva saat ditemui Sabtu (12/8) kemarin. Dijelaskannya, untuk proses pembuatan, barista (peracik kopi) meracik kopi terlebih dahulu, bisa memakai kopi panas atau dingin. Setelah itu, ditambahkan ‘White Cream’, lalu diratakan sampai rata dan halus. Kemudian, cangkir kopi ini diletakkan di alat print. Terobosan dari DePandawa Coffee ini dikatakannya, untuk memfasilitasi kebiasaan anak muda saat ini. Suka berfoto bersama atau selfie dari tempat indah atau tempat favorit lainnya. “Maka akan jadi menarik ketika foto-foto terbaik pencinta kopi itu ada dalam segelas cangkir panas atau dinginnya kopi,” ujarnya. (kmb23)

Aksi Blues di Panggung Britama SVF

Gugun Kaget Penonton di Luar Espektasi TAMPIL pertama kali di panggung Sanur Village Festival, kelompok blues yang satu ini mengaku kaget dengan antusias penonton. Panggung Britama Sanur Village Festival (BSVF) XII 2017, Jumat (11/8) malam, menampilkan musisi nasional Gugun Blues Shelter terbilang sukses memuaskan hasrat penggemarnya. Meski bukanlah panggung pertama yang dilakoninya di Bali, kehadiran band bergenre rock, blues, dan funk ini di atas pang-

Cita-cita Proklamasi Berita Antara, ke seluruh dunia. Hadirin tidak begitu banyak, karena bergesernya lokasi proklamasi yang rencana awalnya di lapangan Ikada (Monas saat ini), akibat penguasa pendudukan Jepang ingkar janji. Marsekal Terauchi yang berkedudukan di Dalat, Vietnam pada 12 Agustus 1945 mengizinkan Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dilakukan 24 Agustus, namun saat Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu 14 Agustus, janji lalu diabaikan. Sebab, sehari menjelang proklamasi, pimpinan angkatan darat Jepang, Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, mengatakan, serdadu Jepang harus menjaga status quo, menunggu tibanya pasukan Sekutu di Indonesia. Tipu daya penjajah sudah diperkirakan kaum revolusioner muda seperti Sukarni, Chaerul Saleh, Wikana dan Shodancho Singgih, sehingga Bung Karno bersama Ibu Fatmawati dan anaknya Guntur serta Bung Hatta sempat dibawa ke Rengasdengklok, pada dini hari 16 Agustus. Tujuannya, agar kedua pemimpin bangsa tersebut tidak keburu dipengaruhi atau diculik penguasa Jepang, guna membatalkan proklamasi,“ tutur Rubag. “Syukur, di antara perwira tinggi Jepang ada yang tetap menjunjung sikap ksatria atau bushido, yakni Laksmana Muda, Tadashi Maeda yang paham rasa kecewa akibat janji palsu itu. Dia merelakan rumah jabatannya digunakan para pemimpin

harapan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih mencintai kota Denpasar. Melihat fenomena yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia belakangan ini, dengan semangat dan jiwa patriot, cinta tanah air, Ian Triji juga menuangkan kreativitasnya dalam sebuah lagu yang diberi judul ‘’Saya Indonesia, Saya Pancasila’’. Setiap warga negara yang lahir, hidup, bahkan nanti mati pun di Indonesia, sudah menjadi hal yang wajib untuk menjaga keutuhan NKRI dengan keberagaman budaya nusantara,” selorohnya dengan penuh semangat. Semua karya tersebut merupakan ciptaannya dan sudah di-share dalam bentuk mP3 dan di media sosial. (sue)

bangsa untuk merancang teks proklamasi dan rencana lain terkait deklarasi kemerdekaan Indonesia. Rupanya Maeda siap menerima risiko atas pembangkangannya. Setelah PPKI rapat dari pagi hingga siang 16 Agustus, Dr. Radjiman bersama Singgih menjemput Bung Karno sekeluarga dan Bung Hatta dari rumah persembunyian milik Djiaw Kie Siong di Rengasdengklok untuk dibawa ke rumah Maeda, Jln. Imam Bonjol Nmr 1, Jakarta. Di situ hingga pukul 4 pagi, Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Subardjo membahas teks proklamasi, disaksikan Soekarni, B.M. Diah, Mbah Soediro, Sayuti Melik dan didengar Myoshi, anak buah Maeda. Naskah proklamasi yang merupakan tulisan tangan BK atau proklamasi klad sempat dibuang ke tong sampah, untung diselamatkan B.M. Diah dan kini menjadi dokumen negara. Teks Proklamasi Otentik yang dibaca BK diketik Sayuti Melik. Selain dilengkapi upacara mengerek Sang Saka Merah Putih, menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, sebelum proklamasi dibacakan BK mengawali dengan pidato tentang hakikat kemerdekaan Indonesia saat itu. Boleh jadi, ada kesan kita menyandarkan diri pada Jepang, ulasnya, namun sebenarnya kemerdekaan merupakan hasil jerih payah bangsa sendiri. Sekarang tibalah saatnya kita benarbenar mengambil sikap nasib bangsa dan tanah air dengan tangan kita sendiri karena

gung mampu membuat ribuan penonton malam itu terhibur. “Kami baru kali ini main di panggung Britama Sanur Village Festival. Kesannya di luar ekspektasi. Ini merupakan salah satu festival yang cukup ramai,” tandasnya. Pada penampilan malam itu, Gugun Blues Shelter tampil membawakan 12 lagu. Untuk diketahui sejak keluarnya Jono yang sebelumnya berposisi pada bass, di 2016 lalu, di tahun yang sama, band Gugun Blues Shelter langsung mendatangkan personel baru.

Fajar merupakan sosok baru yang mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jono. pada tahun yang sama, tepatnya di akhir tahun 2016, band rock yang terbentuk 13 tahun silam ini juga membuat kreasi yang cukup berbeda dari ciri khas mereka sebelumnya. Hal ini dituang dalam album ke-9 mereka. Uniknya, semua lagu dalam album yang bertajuk Hitam Membiru ini adalah lagu-lagu dengan lirik bahasa Indonesia. Hal ini sangat kontras dengan 8 album sebelumnya, di mana Gugun

Blues Shelter lebih banyak memasukkan lagu berlirik bahasa Inggris ke dalam album mereka. Menurut Gugun alasan lahirnya album berbahasa Indonesia ini, cukup simpel. Karena band beranggotakan Gugun (gitar), Fajar (bass) and Bowie (drum) ini ingin menambah banyak penggemar saja. “Karena selama ini kan penggemar kami kebanyakan anak kuliah, orangorang kantoran yang levelnya di atas. Lewat album ini, kami juga ingin kami digemari orang-orang Indo-

nesia yang tidak bisa bahasa Inggris,” katanya usai manggung di ajang BSVF XII 2017. Lagu-lagu pada album tersebut sebenarnya bukanlah lagu baru. Sebagian besar lagu-lagunya merupakan lagu-lagu berlirik bahasa Indonesia yang dikompilasikan menjadi satu di dalam album Hitam Membiru ini. “Di album tersebut hanya ada satu lagu barunya, yang kemudian diambil sebagai judul dari album ini,” ujarnya. (win)

percaya pada kekuatan dan tenaga bangsa kita, tegas BK. Karena itulah, BK berani menggunakan kediaman keluarganya Pegangsaan Timur 56 sebagai tempat pembacaan proklamasi meskipun Ikada diblokade ketat serdadu Dai Nippon,” komentar Made Surjanegara. “Patriotisme dan nasionalisme BK yang siap menerima segala risiko demi kemerdekaan bangsa dan negerinya, perlu disimak secara mendalam oleh warga bangsa yang kini hidup di alam kemerdekaan. Betapa berani dan siap berkorban nyawa, mereka yang berkumpul di Pegangsaan Timur itu. Coba renungkan! Hiroshima dan Nagasaki yang dibom atom Sekutu 6 dan 9 Agustus 1945, juga rentetan kekalahan di kawasan Pasifik membuat para serdadu Jepang mengalami pukulan psikologis luar biasa. Juga instruksi menyerah tanpa syarat dari kaisar 14 Agustus, sedangkan mereka siap mati sebelum berangkat perang dengan teriakan ‘Banzai!‘, membuat temperamen mereka meledak bila terusik masalah sepele sekali pun! Kalau dianalogikan dengan bebotoh di Bali, yang secara beruntun kalah dalam berjudi, cepat kalap setiba di rumah. Istri atau anak yang menyapa atau menawarkan makan, terkadang dianggap mengejek sehingga kalau tidak dimaki ya dipukul. Itulah psikologi orang kalah! Mungkin karena paham masalah, maka BK siap menerima akibat menggunakan rumahnya sebagai tempat proklamasi, demi terhindarnya rakyat dari amukan serdadu Jepang yang kalap bila dilangsungkan di Lapangan Ikada. Apalagi

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) baru terbentuk 24 Oktober 1945, sehingga tidak ada lembaga yang melindungi hak asasi manusia kala itu,“ tambah Wayan Wijaya. “Persis! Itulah sebabnya saat pasukan Sekutu yang bernama Allied Force Netherlands East Indies (AFNEI) yang membonceng NICA (Netherlands Indische Civil Administration) di bawah pimpinan Van Mook, berlabuh di Tanjung Periuk 29 September 1945, tidak ada negara yang menggubris. Memang saat itu, semua negara sibuk membenahi negeri sendiri akibat Perang Dunia II dan dalih AFNEI ke Indonesia dengan tiga divisi pasukan untuk Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera adalah untuk melucuti senjata serdadu Jepang. Namun, tujuan sebenarnya yakni penyerahan kekuasaan dari Jepang ke Hindia Belanda dan menafikan proklamasi kemerdekaan RI. Bahkan, NICA mempersenjatai lagi para mantan serdadu Koninkljk Nederlands Indische Leger (KNIL) yang sempat dibubarkan selama pendudukan Dai Nippon. Akibatnya, terjadilah pertempuran besar di beberapa wilayah Indonesia karena NKRI telah memiliki angkatan bersenjata dan rakyat dilengkapi bambu runcing. Terkenal di antaranya, Bandung jadi lautan api, pertempuran Ambarawa, Manado, Medan, lalu heroisme masyarakat Surabaya yang masyhur dengan Pertempuran 10 November 1945, yang kemudian dijadikan Hari Pahlawan. Bali di bawah I Gusti Ngurah Rai juga bertempur hingga titik darah penghabisan, terkenal dengan Puputan Margarana,

20 November 1946. Cukup banyak darah terkucur dan jiwa melayang untuk mempertahankan kemerdekaan negeri ini, kok sekarang ada kelompok yang seperti baru bangun lalu mengigau buat mendirikan Negara Khilafah?“ tanya Nyoman Muka di akhir penuturannya. “Justru yang paling keberatan terhadap NICA saat melancarkan Aksi Polisionil atau Agresi Militer I (21 Juli5 Agustus 1947) adalah India dan Australia yang melakukan protes ke PBB, sehingga dimasukkan ke Agenda Dewan Keamanan PBB pada 31 Juli 1947. Kedua negera itu kembali mengajukan protes saat Belanda melakukan Agresi Militer II ke Yogyakarta 19 Desember 1948 dan menangkap seluruh pimpinan NKRI dan dibuang ke Bang-

ka. Secara de facto Indonesia dengan kelengkapan aparatur dan lembaganya diakui PBB, sehingga lembaga dunia tersebut ikut memprakarsai Konferensi Meja Bundar di Den Haag, yang menelurkan keputusan, Belanda menyerahkan kekuasaan ke Republik Indonesia Serikat (RIS) pada 27 Desember 1949. RIS cuma berusia seumur jagung, karena rakyat menghendaki kita kembali ke cita-cita proklamasi dan pada 17 Agustus 1950, NKRI kembali tegak. Jadi, bagiku, NKRI adalah harga mati, biarkan saja para pemimpi Negara Khilafah tidur terus, sambil menyanyikan lagu almarhum Mbah Surip, bangun tidur, tidur lagi, tidur lagi bangun lagi, bangunnn….tiduuurrr lagiii !“ lantun Anom Wijaya. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu