12 HALAMAN
NOMOR 252 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu pON, 13 mei 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 ,233801Faksimile: 227418
Piala Dunia 2018
Tim Panser dan Sejumlah Kekhawatiran Di Rusia nanti, Tim Panser Jerman berada di Grup F. Grup ini cukup menantang karena berisikan Meksiko, Korea Selatan, dan Swedia. Ketiganya adalah langganan Piala Dunia yang sudah punya jam terbang cukup tinggi di ajang besar ini. Pemain-pemain yang menjadi komponen penting Jerman meraih juara dunia empat tahun lalu masih bercokol di dalam tim. Toni Kroos, Thomas Mueller, Mesut Oezil, Sami Khedira, dan Mats Hummels akan bahu-membahu dengan pemainpemain muda seperti Joshua Kimmich, Emre Can, dan Leroy Sane. Meski diunggulkan, kekhawatiran tiba-tiba mencuat. Jerman
belum sekalipun meraih kemenangan sejak dinyatakan lolos kualifikasi untuk berlaga di Rusia. Mereka hanya mendapat hasil imbang melawan Inggris, Prancis, dan Spanyol pada laga persahabatan. Akan tetapi, mereka kalah melawan Brasil, yang mengakhiri rekor tidak terkalahkan mereka pada dua pertandingan. Jelas kondisi tersebut menjadi kekhawatiran Jerman. Padahal, mereka berambisi untuk mempertahankan gelar juara dunia, seperti yang berhasil ditorehkan Brasil pada 1962. Hal. 11 Hasil Mengecewakan
Pascainsiden Napi Teroris
Presiden Jamin Pertemuan IMF di Bali Aman
Bogor (Bali Post) Kasus penyanderaan oleh napi teroris membuat Presiden Joko Widodo turun tangan. Dia ingin supaya penjara bagi narapidana teroris tidak lagi dibuat bersatu dengan markas Kepolisian.
Prabowo Mengaku Banyak Dibenci Orang Bandung (Bali Post) Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kembali melontarkan keluhannya. Dia mengaku banyak elite politik di Indonesia yang membencinya. Kebencian tersebut disebabkan dia selalu memprotes kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. “Saya diprotes elite politik di Jakarta. Elite di Jakarta enggak ada yang suka sama Prabowo. Emang gue pikirin,” kata Prabowo pada acara kampanye di Bandung, Sabtu (12/5)
kemarin. Prabowo menambahkan, salah satu pernyataan dirinya yang mengundang kontroversi hingga akhirnya menjadi pangkal kebencian elite politik kepadanya adalah tentang kekayaan Indonesia yang tidak dinikmati bangsa sendiri.(kmb)
“Harus ada evaluasi total, koreksi. Koreksi baik untuk penjaranya, apakah perlu di markas atau di luar markas,” ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/5) kemarin. Selain itu, menurut Jokowi, pemerintah juga mengkaji pemeriksaan khusus yang dilakukan kepada para tersangka teroris. “Akan menjadi sebuah evaluasi total dari Polri supaya tidak ada lagi kejadian seperti itu,” ujar Jokowi. Lebih lanjut, Presiden menjamin bahwa insiden di Mako Brimob tidak akan berpotensi menjadi gangguan keamanan di dalam negeri sepanjang 2018. Mantan Gubernur DKI ini memastikan bahwa sejumlah perhelatan besar seperti Asian Games XVIII di Jakarta-Palembang serta pertemuan tahunan IMF di Bali akan aman. “Saya kira aparat kita siap mengawal perhelatan besar yang ada di Tanah Air. Bahwa ada peristiwa (terorisme), saya kira tidak hanya di Indonesia. Di negara lain juga karena tidak ada yang bersih dari peristiwa teror,” ujar Presiden Jokowi. (kmb)
PEMERIKSAAN - Petugas lapas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengunjung yang akan menyeberang ke Nusakambangan, di Dermaga Penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (12/5) kemarin.
Robot Vs Dokter Kehidupan manusia seperti Doraemon dan manusia robot di film Terminator awalnya hanya imajinasi, namun kini sudah terbukti. Pada era revolusi industri 4.0 ini, Presiden Jokowi sudah mengingatkan kita bahwa manusia siap bersaing dengan robot. Saat itu, sebagian tugas-tugas manusia akan digantikan oleh robot.
ROBOT MEDIS - Robot medis yang kini menjadi saingan para dokter.
BPM/ist
SAAT ini saja, robot medikal sudah merambah pada bidang ilmu kesehatan untuk membantu para pasien serta mempermudah para dokter dan suster. Beberapa robot ternyata sudah ada yang terwujud dan tinggal mematangkan lagi agar bisa benar-benar bermanfaat untuk kehidupan manusia. Beberapa robot medis tersebut memiliki fungsi yang beragam, mulai dari robot yang membantu lansia, robot pemindah supply rumah sakit, sampai dengan robot yang bisa membantu dokter untuk mendiagnosis penyakit dalam dengan mudah dan cepat. Kehadiran para robot tersebut sangat membantu dalam bidang medikal bahkan untuk kelangsungan hidup umat manusia. Ini menjadi tantangan besar bagi SDM kesehatan dokter dan perawat ke depan karena mau tak mau akan bersaing dengan para robot. Ini artinya, sebagian profesi tenaga medis dan nonmedis bisa digantikan oleh robot. Pengamat kesehatan yang juga dokter spesialis penyakit dalam dr. Julius Daniel Tanasale, DTM&H., TIDC., FINADIM., membenarkan robot boleh ada namun kinerja robot masih dikontrol oleh dokter (manusia). Dia melihat kecanggihan pelayanan kesehatan di luar negeri yang dikerjakan oleh robot. Bahkan, hasil kerjanya bisa melebihi kemampuan manusia. Namun, dia tekankan sepintar robot tetap diawasi dan dikontrol dokter. Hal. 11 Melebihi Manusia
Kisah Tenaga Kesehatan di Desa Terpencil
Jalan Kaki Melintasi Bukit Berjam-jam Era revolusi industri 4.0 boleh saja berlalu. Ketika robot menguasai kehidupan manusia, namun tugas bidan di desa terpencil masih diperlukan. Kita lihat saja kisah bidan di Terunyan dan Nusa Penida. MENJALANI profesi sebagai bidan desa memiliki banyak tantangan. Apalagi jika ditugaskan di wilayah desa terpencil. Bidan tak hanya dituntut mampu memberikan pelayanan kesehatan dan menggerakkan masyarakat agar memiliki kesadaran berperilaku hidup bersih dan sehat, namun juga harus memiliki fisik yang kuat dan tangguh. Karena tak jarang, seorang bidan desa yang bertugas di daerah terpencil harus kuat berjalan jauh melintasi medan yang berat demi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Seperti yang selama ini dijalani Dewa Ayu Megayani,
bidan desa di Desa Terunyan, Kintamani. Bidan berstatus PTT Pusat asal Desa Apuan Susut ini, setiap minggunya harus menaiki bukit terjal selama berjam-jam demi bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Dusun Madya desa setempat. Sebagaimana yang diketahui, Dusun Madya adalah salah satu dusun yang ada di wilayah balik bukit Terunyan. Dusun tersebut hanya bisa ditempuh dari Desa Terunyan dengan cara berjalan kaki melintasi bukit. Hal itu dikarenakan tidak adanya akses jalan memadai yang bisa dilalui kendaraan menuju Dusun Madia sampai
saat ini. Megayani mulai menjalani profesi sebagai bidan sejak 2006. Hanya, saat awal menjadi bidan dia mengabdikan diri di Denpasar. Baru sejak 2011, diangkat pemerintah sebagai bidan desa dan ditugaskan di Desa Terunyan. Seperti halnya tugas bidan desa lainnya, setiap harinya wanita 39 tahun ini harus melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Terunyan terutama kesehatan ibu dan anak. Selama bertugas diakuinya, tantangan terberat yang dihadapi adalah kondisi geografis desa yang berbukit dan terjal, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Dusun Madia. Dia pun selalu menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit. Meski tantangan yang dihadapinya dalam bertugas menjadi bidan desa di Terunyan cukup berat, Megayani mengaku tidak pernah mer-
atapinya. Dia cukup menikmati tugasnya tersebut. Tingginya tingkat kesadaran masyarakat di Desa Terunyan untuk menjaga dan memeriksakan kesehatannya ke
puskesmas, adalah salah satu hal yang memotivasi dirinya untuk semangat menjadi bidan di Desa Terunyan. Hal. 11 Harus Bolak-balik
BPM/ina
BIDAN DESA - Bidan Dewa Ayu Megayani saat memeriksa kesehatan warga Terunyan.
BPM/ant
Tak Semua Pekerjaan Bisa Diambil Robot
PERKEMBANGAN teknologi semakin pesat. Termasuk penggunaan tenaga robot yang telah terjadi di beberapa negara termasuk Asia. Namun, tidak segala aspek di bidang kesehatan bisa tersentuh teknologi apalagi digantikan tenaga robotik. Pakar ilmu kedokteran Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, mengatakan, hal-hal yang praktis tidak semua bisa digantikan. “Yang memerlukan logika ilmiah itu tidak bisa. Pekerjaan tertentu itu mungkin bisa, misalnya memasukkan sampel darah ke tabung, memasukkan darah ke alat laboratoriun tapi tetap dalam pengawasan,” ujarnya seraya mengatakan pengunaan robot di luar bidang kesehatan mungkin sangat revolusioner. Sementara pekerjaan merawat pasien menurutnya tidak bisa tergantikan oleh tenaga robotik. “Perawatan memerlukan hubungan interpersonal, ada efek psikologis, tetap diperlukan dalam bidang kedokteran,” ujarnya. Di beberapa negara sudah menggunakan tenaga kerja robot. Seperti kasir sudah menggunakan mesin. Menurutnya, jika ingin menjadi negara maju, teknologi tenaga robotik ini merupakan suatu hal yang positif. Negara maju sudah menunjukkan bahwa mereka tidak tergantung pada manusia. “Jadi, tidak ada demo, mogok,” selorohnya. Maka dari itu, semua bidang harus siap ke arah itu karena hal itu pasti akan terjadi. Hal. 11 Tak Bisa Dihindari
Dokter Dituntut Kreatif
TEKNOLOGI robot saat ini tengah berkembang dan digunakan sebagai pembantu tenaga medis di rumah sakit saat melayani pasien. Beberapa negara maju, seperti Tiongkok dan Singapura telah memanfaatkan kecanggihan teknologi robot dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan. Bayangkan, apabila hal ini terus terjadi dan dimanfaatkan oleh setiap rumah sakit, maka akan ada kecenderungan rumah sakit tidak memerlukan lagi tenaga medis manusia ke depannya. Hal ini mungkin saja terjadi bahwa robot dapat menggantikan manusia dalam setiap kegiatan yang manusia lakukan. Namun, hal ini tidak menjadi ancaman bagi lulusan tenaga medis, seperti perawat dan dokter ke depannya. Tenaga medis masih menjadi prioritas utama di dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien. Kehadiran robot membantu mempercepat dalam memberikan pelayanan,” tandas Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB., Sp.OT (K)., belum lama ini. Robot merupakan salah satu hasil dari pewujudan sebuah artificial intelligence (kecerdasan buatan), tentu kecerdasan tersebut memiliki batasan-batasan dan kekurangan-kekurangan yang sangat wajar. Tidak seperti manusia yang merupakan ciptaan Tuhan yang kecerdasannya akan terus berkembang ataupun berkurang dari waktu ke waktu. Suyasa mengatakan masih belum ada satu robot yang dapat melakukan berbagai macam kegiatan. Sebab, mereka dibuat hanya dengan satu atau beberapa kemampuan khusus yang sifatnya rutinitas. “Kita tidak perlu khawatir dengan hal-hal yang akan berimbas kepada kita terutama menyangkut menurunnya kebutuhan tenaga medis di setiap rumah sakit karena akan digantikan dengan robot. Itu semua tidak akan terjadi selama kita tetap mau meningkatkan kualitas diri dan selalu kreatif dalam berpikir,” tegasnya. Meskipun pemanfaatkan robot sudah berkembang di negara maju, namun untuk di Indonesia, dikatakan masih jauh dari angan-angan. Sebab, perkembangan teknologi, khususnya teknologi robotik di Indonesia masih jauh dari negara maju dan fasilitas yang diperlukan untuk menunjang pengoperasian robotik tersebut masih jauh dari kata layak di Indonesia. (win)
2
Daerah
Minggu Pon, 13 Mei 2018
Perahu Berawak 13 ABK Tenggelam di Perancak Negara (Bali Post) -
Sebuah perahu penangkap ikan Sekar Abadi milik Ahmadi asal Desa Mimbo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur tenggelam di perairan Perancak, Jumat (11/5) sore. Badan perahu warna cokelat motif strip putih yang mengangkut belasan anak buah kapal itu hancur setelah diterjang ombak. Tiga belas anak buah kapal (ABK) yang tenggelam berhasil selamat setelah diangkut dengan kapal Sumber Wangi yang kebetulan juga melintas di lokasi. Hingga Jumat malam, belasan ABK tersebut berada di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Tim SAR dan Satpolair Jembrana sempat melakukan penyisiran di lokasi tenggelam. Lantaran kondisi cuaca dan waktu yang tak memungkinkan, perahu masih tenggelam di pintu muara Perancak sekitar 100 meter dari bibir pantai. Kepala Satuan Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo seizin Kapolres Jembrana yang dikonfirmasi Sabtu (12/5) kemarin, membenarkan adanya kejadian kapal tenggelam tersebut. Perahu dengan panjang 7 meter dan lebar 3 meter itu berangkat dari Pelabuhan Pengambengan pada
BPM/mud
LAKALANTAS – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) melibatkan dua pengendara sepeda motor di pertigaan Desa Jagaraga-Giri Emas Sabtu (12/5) kemarin.
Lakalantas, Pengendara Sepeda Motor Luka Parah Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Buleleng bisa dibilang tinggi. Dalam sehari saja terjadi dua kali lakalantas. Beruntung, dari kedua kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun pengendara yang terlibat lakalantas ini mengalami luka parah dan dirawat di rumah sakit. Kasus lakalantas pertama terjadi di simpang tiga Desa Jagaraga-Giri Emas, Kecamatan Sawan. Peristiwa ini melibatkan pengendara sepeda motor DK 5674 DB, Komang Pantiasa (31), warga Dusun Tegal, Desa Sangsit dan pengendara sepeda motor nopol DK 8422 UT, Komang Kurniati (16), pelajar dari Dusun Dauh Munduk Desa Bungkulan. Berawal ketika pengendara Pantiasa yang seharihari menjadi staf Laboratorium Stikes Singaraja datang dari arah Desa Bungkulan menuju Desa Sangsit dengan kecepatan sedang. Sementara pengendara Kurniati datang dari arah Desa Jagaraga menuju Desa Bungkulan. Tepat di pertigaan, Kurniati kurang hait-hati saat akan memotong jalan ke utara. Saat bersamaan, pengendara Pantiasa meluncur dari arah Desa Bungkulan, sehingga terjadi tabrakan. Karena benturan itu kedua pengendara terpental keras dan mengalami luka serius. Pengendara ini sempat tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian ini langsung menghubungi polisi dan kedua pengendara
langsung diantar berobat ke IGD RSUD Buleleng. Seorang saksi Komang Putu Baruyasa warga Desa Bungkulan menuturkan, sebelum kejadian, dirinya sempat bertemu dengan pengendara Pantiasa. Tidak berselang lama, pengendara Pantiasa berpamitan untuk melintas lebih dahulu. Belum terlalu jauh, saksi kemudian melihat kendaraan yang dikendarai Pantiasa bertabrakan dengan pengendara Kurniati. Saat menolong, kedua pengendara mengalami luka parah dan mengeluarkan darah dari kepala. Bahkan, helm yang dikenakan pengendara Kurniati pecah diduga akibat benturan keras saat kejadian. “Tidak terlalu kencang, dan saya lihat terjadi tabrakan tepat di pertigaan itu. Kedua pengendara itu tergeletak di tengah jalan dengan posisi berjauhan. Saya cari kendaraan lain untuk mengantar kedua pengendara itu untuk mendapat pengobatan ke rumah sakit,” katanya. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., mengatakan, kesimpulan sementara penyebab kecelakaan ini karena kurang hati-hatinya pengendara Kurniati saat akan memotong jalan untuk berbelok menuju Desa Bungkulan. Karena tidak melihat situasi arus kendaraan dari kedua arah, sehingga memicu tabrakan. Kasus ini masih ditangani Unit Lantas Polsek Sawan untuk menjalani pemeriksaan
lebih lanjut. “Kedua pengendara ini dirawat di IGD RSUD dan keduanya sadarkan diri, namun masih perlu perawatan medis. Keterangan saksi dan pemeriksana di lokasi kejadian itu, karena pengendara Kurniati ini kurang hati-hati saat memotong jalan dan terjadi tabrakan itu,” jelasnya. Sementara itu, pada hari yang sama sekitar pukul 07.00 wita, juga terjadi lakalantas di jalan Singaraja-Seririt Km 6-7 wilayah Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Lakalantas ini melibatkan pengendara sepeda motor DK 8983 VZ, I Kamang Switra Yasa (23) asal Desa Tukadmungga dengan pengendara DK 8834 IK, Salahuddin (56), warga Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt. Lakalantas berawal pengendara Switra Yasa datang dari barat dengan melawan jalur di selatan jalan. Dia kemudian berusaha menyeberang menuju ke timur. Saat bersamaan datang pengendara Salahuddin dari timur, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Akibat kecelakaan ini, kedua pengendara sama-sama mengalami luka serius dan dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Parama Sidhi, Singaraja. Untuk sementara pengendara Switra Yasa diduga kurang hati-hati dan nekat melintas di jalur berlawanan, sehingga memicu kecelakaan. Kedua kendaraan tampak rusak berat dan diamankan di Satlantas Polres Buleleng untuk pemeriksaan. (kmb38)
Jumat pagi sekitar pukul 08.00 wita. Perahu yang berawak 13 orang itu berlayar mencari ikan ke laut sekitar Perancak. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 wita, karena angin kencang dan tidak ada ikan, kapal memutuskan untuk balik pulang. Namun satu jam kemudian saat hendak pulang, tepatnya di pintu muara Perancak perahu dihantam
ombak dari belakang. Akibat gempuran ombak itu, satu mesin mati dan akhirnya perahu tenggelam. Seluruh ABK Sekar Abadi pindah ke perahu Sumber Wangi yang kebetulan jalan bersamaan. Saat itu, posisi perahu Sumber Wangi berada di belakang perahu Sekar Abadi. Seluruh ABK kapal termasuk juragan selamat.
Mereka di antaranya Ahmadi (30), Madrus (45), Satori (30), Hendra (20), Ahmad Rianto (15), Hendrianto (19), Hariyanto (29), Choirul Umam (20), Mianadi (22), Bukhori (37), Apit Fariski (18), Edi (32), dan Ediyanto (34). Selain 13 ABK yang tenggelam, juga mengangkut jaring jurung sepanjang 50 meter, 1 unit mesin disel 300 PK, serta 1 unit mesin disel 20 PK. Akibat kejadian itu diperkirakan kerugian mencapai Rp 80.000.000. (kmb26)
BPM/olo
ABK - Sejumlah ABK perahu Sekar Abadi yang tenggelam berada di pos Polair Pengambengan kemarin malam.
TENGGELAM - TKP perahu penangkap ikan Sekar Abadi yang tenggelam di perairan Perancak.
BPM/olo
Kodim Bangli Gelar Kegiatan Wawasan Kebangsaan
BPM/nan
PERSEMBAHYANGAN - Jajaran anggota Polsek Susut saat melaksanakan persembahyangan bersama.
Doakan Pilgub Bali agar Aman
Anggota Polsek Susut Gelar Persembahyangan Bersama Bangli (Bali Post) Jajaran anggota Polsek Susut, Sabtu (12/5) kemarin, melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Padmasana Polsek Susut. Persembahyangan dilaksanakan selain serangkaian upacara 42 hari ngenteg linggih padmasana tersebut, kegiatan itu juga untuk mendoakan agar pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada
27 Juni mendatang berjalan aman, lancer, dan kondusif. Kapolsek Susut, AKP Ida Bagus Ketut Karyawan, mengungkapkan, pelaksanaan persembahyangan dalam rangka 42 hari karya ngenteg linggih di Pura Padmasana Polsek Susut. Selain itu, persembahyangan ini juga sekaligus untuk mendoakan tahapan Pilgub Bali agar berjalan kondusif. “Persembahyangan ini di-
ikuti oleh seluruh personel Polsek Susut bersama Bhayangkari. Persembahyangan ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur dan bakti ke hadapan Ida Hyang Widhi Wasa serta memohon ke hadapan-Nya agar kita diberikan perlindungan dalam setiap pelaksanaan tugas serta perhelatan politik dalam Pilgub Bali 2018 agar berjalan aman, tertib, dan damai,” tegas AKP Bagus Karyawan. (nan)
Bangli (Bali Post) Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan, Sabtu (12/5) kemarin. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula SMKN 1 Bangli itu diikuti oleh ratusan siswa, para guru, dan KBT TNI dilaksanakan. Dandim 1626/Bangli, Letkol Cpn Andy Pranoto, mengungkapkan, pelaksanaan wawasan kebangsaan merupakan kegiatan peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa, khususnya untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar untuk mendorong percepatan pencapaian tujuan dan cita-cita nasional dalam kerangka NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kata Letkol Andy Pranoto, saat ini kondisi wawasan kebangsaan sudah mulai memudar. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa indikasi seperti rusaknya lingkungan hidup, illegal logging, serta merebaknya penyakit masyarakat misalnya judi, pornografi, pornoaksi, narkoba, dan kriminialitas. “Ancaman terhadap wawasan kebangsaan yang terjadi yaitu mulai dari lemahnya penghayatan dan pengamalan agama, kurangnya pema-
haman kemajemukan bangsa, lemahnya kemampuan budaya lokal dalam memfilter budaya asing yang negatif. Untuk menyikapi hal tersebut, maka pendidikan wawasan kebangsaan merupakan suatu yang sangat penting diberikan di kalangan pelajar karena mereka merupakan generasi penerus bangsa yang sangat diharapkan dalam menjaga negara kesatuan RI,”
ucap Andy Pranoto. Sementara itu, Kepala SMK Negeri Bangli, I Gede Aster, menyampaikan terima kasih kepada Dandim 1626/ Bangli beserta jajaran yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada peserta didiknya. Pihaknya berharap kepada para siswa agar kegiatan ini dilaksanakan dengan baik serta bisa
dicermati setiap materi yang disampaikan dengan saksama dan apabila ada hal yang belum dipahami agar ditanyakan kepada narasumber. “Kami pihak sekolah sangat mendukung kegiatan ini. Karena diyakini lewat kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah dan generasi muda,” papar Aster. (nan)
BPM/kmb41
KEBANGSAAN - Kodim 1626/Bangli saat melaksanakan wawasan kebangsaan di SMKN 1 Bangli, Sabtu (12/5) kemarin.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/ Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Minggu Pon, 13 Mei 2018
SMPN 2 Denpasar Kembali Kawinkan Piala Juara Porjar dan PSR ANAK-anak SMPN 2 Denpasar Spentwo) belum tergeserkan sebagai juara umum Porjar dan PSR Kota Denpasar 2018. Pada penutupan Porsenijar Denpasar 2018,Sabtu (12/5) kemarin SMPN 2 Denpasar kembali mengawinkan juara umum dan piala bergilir untuk Porjar dan PSR tingkat SMP. Piala diserahkan Plt. Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara kepada Kasek Mercy Victoria Gigir. Di ajang Porjar 2018, SMPN 2 Denpasar meraih 29 emas. Emas terbanyak diraih di cabang renang (10), sepak takraw (6), judo (5), panjat tebing (3). Sedangkan taekwondo, karate, silat, bulutangkis dan senam masingmasing menyumbang satu emas. Siswa SMPN 2 juga meraih predikat atlet terbaik atas nama Kadek Giri Wulan Wijayanti dari cabang judo. Sementara di PSR, seniman Spentwo meraih emas di baca puisi putri, baca puisi putra, merindik, pidarta putri dan perak di Tari Galang Bulan. Ketua OSIS SMPN 2 Den-
PIALA - Kepala SMPN 2 Denpasar, Mercy Victoria Gigir usai menerima piala juara umum Porjar dan PSR bersama guru dan OSIS. pasar, Bagus Weda mengungkapkan rasa syukurnya perjuangan atltet dan seniman SMPN 2 Denpasar membuahkan hasil. Hal ini juga berkat dukungan supporter anakanak Spentwo yang kompak. Kedua, berkat disiplin pelatihan dan pembinaan di tiap ekstra. Dia berharap tahun depan bisa dipertahankan oleh adik-adik kelasnya. Kepala SMPN 2 Denpasar, Mercy Victoria Gigir, S.Pd. M.M. didampingi Wakasek Dra. Ni Wayan Muliastini, M.PSi. I Putu Seneng, S.Pd. dan I Nyoman Gede Wias-
tra, S.Pd. M.Pd., ikut larut dalam kegembiraan usai menerima dua piala bergilir. Dia mengungkapkan, ucapan selamat bagi siswa dan guru pembina atas perjuangannya yang maksimal. Tahun depan menjadi tantangan bagi Spentwo untuk mempertahankan prestasi ini dengan meraih kembali piala bergilir Porjar dan PSR. Selain itu, ia berjanji terus membenahi prestasi di Porjar dan PSR. Salah satu caranya saat perekrutan calon siswa baru yang berprestasi di cabang olahraga dan seni me-
laui PPDB. Selain itu, juga mengintensifkan pembinaan lewat pengembangan diri sebanyak 32 di seni, budaya dan olahraga. Yang luar biasa, sekolah gratis ini mampu menghasilkan prestasi. Semua biaya Porjar dan PSR ditanggung secara mandiri. Mercy mengatakan, menggunakan model pembinaan berkelanjutan dan menyenangkan. Kedua, menanamkan rasa soliditas dan solidaritas warga sekolah sehingga selalu tampil kompak. Bahkan dia terharu melihat kekompakan perjuangan anak-anak Spentwo memberi support memperjuangkan rekannya berlomba. Ini menunjukan pola kerja sama yang dibangun semua komponen Spentwo demi mengaktualisasikan visi sekolah unggul dalam akademis dan nonakademis, berbudi luhur dan berwawasan budaya dan lingkungan. Selain juara umum Porjar, anak-anak Spentwo juga memboyong juara KSPAN seBali, duta Denpasar di lomba perpustakaan dan segudang prestasi lainnya. (ad702)
Menjajal Ketangguhan Honda Supra GTR150, Komunitas ”Touring” Jelajah Kota UNTUK mempererat kebersamaan dan sebagai ajang penyaluran hobby touring, Komunitas Honda Supra GTR 150 bersama dengan Honda Community Bali (HCB) melakukan kegiatan dengan mengusung tema “Touring Jelajah Kota Bersama Supra GTR 150”. Dengan peserta 30 biker yang terdiri dari komunitas HCST Bali, HCRC Bali, VIBER, Beat Owner Club, HVIC Bali, HSFCI Bali, dan BTC, para biker melewati rute mulai start dari Astra Motor Cokroaminoto menuju kota Denpasar-By Pas I Gusti Ngurah Rai-By Pas IB Mantra-Pantai Watu Klotok-Klungkung-Kerta Gosa-Banjarangkan- Taman kota Gianyar-Finish di Astra Motor Gianyar. Selain touring, acara kebersamaan pun di gelar Jumat (11/5), dengan acara dilanjutkan silaturahmi sesama anggota komunitas, games dan sebagai penutup acara makan malam bersama.
TOURING - Komunitas Honda Supra GTR 150 bersama dengan Honda Community Bali (HCB) melakukan kegiatan dengan mengusung tema touring jelajah Kota bersama Supra GTR 150. “Acara ini diharapkan dapat memberikan sharing pengalaman berkendara dengan Honda Supra GTR 150 sesama komunitas sehingga dapat semakin kompak dan semakin solid sebagai satu keluarga besar
Honda Community Bali,“ ungkap Ngura Iswahyudi selaku PIC Community Astra Motor Bali. Honda Supra GTR150, Model flagship sport cub ini didesain dengan posisi berkendara yang menghadirkan
kenyamanan optimal, mudah dikendalikan dan stabil dikendarai selama berpetualang dan berkendara jarak jauh. Hal ini didapatkan dari ban tubeless depan dan belakang berukuran besar serta rem cakram depan dan belakang yang memberikan rasa percaya diri saat menjelajah hingga ke pelosok negeri. Kenyamanan berkendara ini juga didukung oleh posisi berkendara yang tegak (upright riding position) dan twin tube frame yang kuat (rigid). Honda Supra GTR150 telah dilengkapi berbagai fitur unggulan, seperti LED Headlight dengan dual layer multireflektor yang mampu memberikan pencahayaan sempurna saat menjelajah. Combine digital panel meter pada model ini memberikan tampilan sporty dan canggih, namun tetap memberikan kemudahan informasi kecepatan maupun jarak jelajah pengendara. (bns)
Viva Cosmetics Menjadi Sponsor dalam ”Bali Fashion Trend 2019” Mangupura (Bali Post)Viva cosmetics menjadi sponsor dalam Bali Fashion Trend 2019 yang diadakan Indonesian Fashion Chamber di TS Suite Seminyak pada Jumat (11/5). Dalam fashion show itu, para model menggunakan Viva Cosmetics. Riasan dengan tampilan natural tampak serasi dengan balutan busana etnik rancangan desainer dan produk UMKM Bali. Direktur Distribusi Viva Cosmetics wilayah Indonesia Timur Yusuf Wiharto mengatakan, memasuki usia 56 tahun, Viva Cosmetics selalu memberikan dukungan, tidak hanya pada fashion desainer
pada hari itu tapi juga pada fashion desainer Indonesia untuk dapat terus melebarkan sayap go internasional. “Visi misi kami adalah terus memberikan support pada masyarakat Indonesia agar bisa membuahkan kreativitas dan inovasi baru agar dapat berkompetisi di era persaingan yang ketat,” ujarnya. Pada fashion show itu ada 20-25 produk baru dari Viva Cosmetics yang ditampilkan. Semuanya digunakan oleh para model. Seperti pensil alis crayon dan matic dan lipcream. Pemasaran Viva selain untuk kebutuhan dalam negeri
juga diekspor ke luar negeri. Namun ekspor masih terbatas pada negara yang beriklim tropis yaitu Asia Tenggara. Karena formulasi produk Viva disesuaikan untuk produk tropis. “Kami bangga karena kami diproduksi di Indonesia dan kami juga bangga dapat men-support anak-anak Indonesia,” tandasnya. Menghadapi persaingan di dalam negeri, Yusuf mengaku tetap mempertahankan mutu dan kualitas. Selain itu, harganya tetap terjangkau sehingga semua masyarakat dapat menjangkau. “Karena kami harus menyebarkan seluas mungkin,” imbuhnya.
VIVA - Para model menggunakan Viva Cosmetics.
BPM/may
Dalam bisnisnya ia menerapkan motto 3Mu yaitu murah, mudah dan mutu. “Murah itu agar dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, mudah dijangkau oleh masyarakat dengan distribusi barang yang baik hingga ke pelosok negeri. Dan yang terakhir adalah mutu yang tetap terjamin, jadi murah bukan berarti murahan, namun murah dengan tetap mengedepankan kualitas,” kata Yusuf Wiharto. Dengan 3Mu tersebut ia optimistis dapat bersaing di era globalisasi dan pasar bebas yang syarat akan persaingan ini. Dengan tetap menjaga kualitas produk, maka Yusuf optimis para pelanggan tetap setia dan tidak akan berpaling pada merk lain yang belum tentu lebih baik dari segi kualitas. Selain 3Mu tadi, ia juga menerapkan berbagai inovasi dan setiap tahun selalu meluncurkan 5-10 produk baru, tentunya untuk menarik konsumen baru serta mempertahankan para pelanggan setianya. Namun tahun ini ia mengaku hanya meluncurkan lima produk baru, karena melihat kondisi perekonomian yang masih mengalami perlambatan. Meski demikian ia mengaku dari segi penjualan masih cukup bagus. “Saya sangat bersyukur karena produk kami masih dipercaya masyarakat. Ini karena produk kami yang memasyarakat dan distribusi yang baik hingga ke pelosok desa,” tukasnya. National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma berharap, acara ini dapat memberikan inspirasi bagi semua kalangan desainer. Indonesia memiliki potensial dan memiliki sesuatu untuk industri fashion. Selain itu, Indonesia memiliki budaya yang sangat kaya yang dapat diterjemahkan dalam produk fashion. “Kami bangga menjadi Indonesia. Kami bangga memiliki begitu banyak produk budaya,” ujarnya. Ia juga berharap acara ini bisa menjadi awal mula untuk ekonomi tumbuh, khususnya dalam bidang fashion industry. (kmb42)
Daerah
3
Smansa Kembali Boyong Juara Umum Porjar Kota Denpasar Tak Ada Konvoi dan Euphoria Berlebihan
TIADA kata lain selain luar biasa yang pantas diberikan kepada anak-anak SMAN 1 Denpasar (Smansa). Tahun lalu mereka mampu memboyong piala tetap Porjar Kota Denpasar karena tiga kali berturut-turut juara umum, tahun ini anak-anak Smansa juga belum terkalahkan. Smansa kembali meraih juara umum Porjar 2018 dan berhak memboyong kembali piala bergilir Porjar.Bahkan Smansa menceta atlet terbaik atas nama Agus Nuarta di cabang renang dengan tiga medali. Di Porjar Smansa mengoleksi 39 emas, 15 perak dan 14 perunggu. Penyerahan piala dilakukan di acara penutupan, Sabtu (12/5) kemarin. Piala langsung diterima Kepala SMAN 1 Denpasar yang baru dilantik, M. Rida, S.Pd. M.Pd. dari Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. Usai peanyerahan, Kasek dan wakasek beserta OSIS langsung berfoto selfi di depan piala. Menariknya, anak-anak Smansa menunjukkan diri SDM berkarakter. Kali ini piala bergilir Porjar yang kembali bersemayam di Smansa tak diikuti dengan arak-arakan dan konvoi. Hal ini dilarang oleh Kasek M. Rida, guna menjaga stabilitas keamanan dan untuk menghindari didomplengi pihak lain. Alasan yang paling penting, kata dia untuk menjaga suasana menjelang siswa kelas IX dan X menyongsong tes semester mulai Senin besok. ‘’Benar kami melarang lewat surat edaran yang dipatuhi OSIS agar kemenangan ini tak dicederai oleh konvoi dan euphoria berlebihan,’’ tegasnya.
JUARA UMUM - Kepala Smansa M. Rida bersama wakasek dan OSIS Smansa usai menerima piala juara umum Porjar Denpasar 2018. M. Rida didampingi Wakasek Cok. Gede Anom Wiratmaja, IGK Adiawana, Gede Sugita, dan Dewa Merta yang ikut larut dalam kegembiraan memuji anak-anak Smansa tertib dan penuh disiplin mengamankan piala bergilir tanpa konvoi. Prestasi ini, kata dia adalah wujud keberhasilan Smansa membina dan mengembangkan semua potensi siswa baik di akademis maupun di nonakademis. Dengan rendah hati dia menyebutkan sukses ini adalah kerja tim. Apalagi Smansa berpengalaman mengelola dan menghadapi Porjar secara berkualitas, mulai dari panitia, siswa hingga panitia guru. Sekaligus prestasi ini cermin keberhasilan pembinaan ekstra di sekolah. Hanya saja dia sayangkan dengan model PPDB jika murni menggunakan jalur zonasi, Smansa kesulitan mendapatkan input berprestasi. Namun di sisi lain sangat diuntungkan karena siswa berprestasi akan menyebar ke semua sekolah hingga tingkat persaingan makin ketat. Sukses Smansa ini juga tak lepas dari manajemen Ketua OSIS Smansa, Putu Agus Wa-
hyu Amertadana. Dia mengungkapkan kunci sukses ini adalah soliditas dan solidaritas anak-anak Smansa yang tak pernah absen memberi dukungan di semua cabang. Smansa hanya mempersiapkan diri selama sebulan, namun sudah mampu menghasilkan prestasi maksimal. Untuk itu dia mengucapkan terima kasih kepada atlet dan semua komponen sekolah, panitia Porjar, guru hingga pesuruh sekolah yang ikut mendukung anak-anak Smansa mampu menunjukkan jati dirinya di Porjar. Dia berharap adik kelasnya bisa mempertahankan prestasi ini. OSIS Smansa, kata dia memiliki manajemen untuk tetap memompa semangat para atlet. Hal ini perlu dilakukan guna menunjukkan jati diri warga Smansa yang kompak, solid dan berprestasi. Sebelumnya di bidang akademik, anak-anak Smansa juga meraih prestasi luar biasa di UNBK. Pertama sebagai ranking 1 sekolah di Bali peraih nilai rata-rata UNBK MIA yakni 84,10. Siswanya Ananda Sri Parthiswari peraih UNBK tertinggi II di Bali. (ad701)
Penerimaan Mahasiswa Baru di STPBI-SPB Tahun Akademik 2018/2019
TAHUN Ajaran Akademik 2018/2019 sudah dimulai dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Sekolah Perhotelan Bali (SPB) sudah membuka Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PENSISBA) Gelombang I pada tanggal 31 Januari 2018 - 8 Maret 2018 dengan tes seleksi gelombang I taggal 9-10 Maret 2018. Gelombang II pada tanggal 12 Maret 2018 - 9 Mei 2018 dengan tes seleksi gelombang II tanggal 11-12 Mei 2018 serta Gelombang III pada tanggal 14 Mei 2018 - 21 Juli 2018 dengan tes seleksi gelomang III tanggal 23-24 Juli 2018. Syarat Pendaftaran yang wajib di serahkan oleh calon pendaftar adalah Pas photo 3x4 (2 lembar), Foto copy KTP/KITAS/KK (1 lembar), Surat Keterangan Sehat (1 lembar), Foto copy ijasah yang sudah di legalisir (1 lembar). Dalam hal ini STPBI sudah memiliki total pendaftar pada gelombang I sebanyak 530 orang, Gelombang II sebanyak 865 orang dan Gelombang III sebanyak 41 orang yang
terdiri dari program jurusan STPBI dan SPB. Sabtu (12/5) telah diadakan tes interview/ wawancara Gelombang II di STPBI yang diuji oleh dosendosen terbaik STPBI. Calon mahasiswa telah sangat mempersiapkan diri untuk mengikuti tes wawancara ini, yang dapat dilihat dari kedisiplinan mereka datang tepat waktu sebelum tes wawancara dimulai dan disertai dengan pakaian rapi yang mereka kenakan. Tes dimulai pada pukul 08.00 Wita oleh semua peserta.
STPBI juga menyediakan layanan tes online jika calon mahasiswa yang bersangkutan berasal dari luar pulau Bali. Tujuannya agar dapat memudahkan calon mahasiswa untuk melakukan tes dengan jarak yang sangat jauh. Tes online yang tersedia untuk menggantikan tes wawancara adalah berupa pengumpulan video yang berisi perkenalan diri secara personal dengan batas waktu yang sudah ditentukan oleh panitia Pensisba. (ad703)
Buntut Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua
Polres Buleleng Gelar Persembahyangan Singaraja (Bali Post) – Gugurnya lima orang anggota Brimob Kelapa Dua dalam peristiwa kerusuhan dengan narapidana (napi) terorisme beberapa hari lalu, terus mengundang simpati di daerah. Jajaran Polres Buleleng Sabtu (12/5) kemarin, menggelar persembahyangan di Mapolres setempat. Selain mendoakan agar arwah kelima anggota Brimob yang gugur mendapat tempat di sisi Tuhan, juga untuk memohon tuntunan dan keselamatan bagi setiap anggota polisi dalam melaksanakan tugastugasnya. Persembahyangan kemarin, dilakukan secara Agama Hindu dihadiri Kapolres AKBP Suratno, S.IK, Wakapolres Kompol Ronny Riantoko, dan para perwira di jajaran Polres Buleleng. Persembahyangan dipimpin oleh Pemangku Ida Bagus Adnyana. Kapolres AKBP Suratno, S.IK., didampingi Wakapolres Kompol Ronny mengatakan, persembahyangan ini merupakan aksi spontan untuk mendoakan agar ar-
wah kelima anggota Brimob yang gugur dalam kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua mendapat tempat di sisi Tuhan sesuai amal dan baktinya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Persembahyangan ini juga untuk memohon keselamatan bagi semua jajarannya dalam melaksanakan tugas seharihari, sehingga peristiwa serupa tidak terulang. Sementara itu, pascaperisiwa itu, Kapolres Suratno telah menginstruksikan semua jajarannya untuk tetap mewaspadai aksi-aksi terorisme. Pengamanan mulai di Mapolres dan Mapolsek ditingkatkan. Selain itu, kepada semua anggotanya diingatkan tetap bertugas sesuai prosedur tetap (protap). “Sebagai anggota Polri, kami prihatin dengan kejadian yang yang merengut lima nyawa anggota Brimob dalam melaksanakan tugasnya. Mudah-mudahan arwah dan jasanya diterima di sisi Tuhan, dan lewat persembahyangan ini kita memohon keselamatan bersama dalam melaksanakan tugas,” kat-
anya. Sementara itu, sejumlah mahasiswa Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja Jumat (11/5) malam lalu, juga melakukan aksi yang sama. Selain menggelar doa bersama, mahasiswa menyalakan lilin sebagai wujud dukacita atas gugurnya kelima anggota Brimob Kelapa Dua. Salah seorang perwakilan mahasiswa Nyoman Novianti mengatakan, aksi ini mendoakan agar semua anggota polisi diberikan kekuatan dan mendapat tuntunan Tuhan dalam melaksanakan tugas terutama dalam pemberantasan aksi-aksi terorisme yang mengancam keselamatan bangsa. Dia pun mengecam aksi brutal para napi terorisme tersebut. “Kami menggelar doa agar polisi yang ditugaskan sebagai penegak hukum diberikan tuntunan dan keselamatan. Lewat aksi ini, kita mahasiswa tetap mengecam aksi brutal terorisme dan mendukung pemberantasan oleh aparat penegak hukum di negara kita,” tegasnya. (kmb38)
4
Minggu Pon, 13 Mei 2018
Bali Fashion Tren 2018
Melirik Koleksi Busana Pria Menuju 2019
BPM/ist
SIAPA bilang kaum pria tidak suka mengikuti beragam busana-busana unik yang bisa dikenakan untuk “hang out” atau sekadar berkumpul dengan teman. Minggu ini kita bisa melihat beragam rancangan desainer dari ajang Bali Fashion Tren 2018 yang memilih mendandani para pria. Simak juga beragam tip memilih busana yang tepat dirangkum dari pelbagai sumber. Bali adalah sebuah tempat yang memiliki legitimasi yang besar dan luas untuk mengembangkan industri fashion di Indonesia. Program Bali Fashion Tren 2018 (BFT 2018) ini juga diharapkan mampu membangkitkan gerak desainer lokal, khususnya Bali mampu bersaing dengan beragam industri fashion besar. BFT 2018 ini diharapkan bisa mengangkat beragam karya-karya desainer lokal, khususnya di Bali dalam satu wadah yang tentunya bukan sekadar untuk ajang berkumpul, tetapi jadi ajang bertukar pikiran, juga bertukar gagasan untuk membangun industri fashion di Bali. Kegiatan ini akan mengundang sekitar 40 perancang yang akan menggelar karya-karya mereka dengan desaindesain terbaru untuk membaca arah mode menuju 2018. Acara digelar selama tiga hari, 11-13 Mei 2018. Perancang-perancang akan datang dari seluruh penjuru Indonesia. Dalam satu hari akan dibuat dua slot. Salah satu yang menarik dari ajang ini adalah pilihan-pilihan busana untuk para pria. Survei menunjukkan bahwa lelaki pun mengalami masalah dalam me-
milih pakaian yang akan dikenakan. Faktanya ada 7 bentuk tubuh yang berbeda yang dimiliki oleh para pria. Bentuk Tubuh Mengenakan atasan berukuran medium akan membuat yang bertubuh sedang terlihat lebih sempurna. Skinny jeans juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu. Namun, untuk kamu yang memiliki tubuh yang pendek kamu akan terlihat lebih baik ketika mengenakan celana pendek atau celana di atas lutut. Kombinasikan warna kontras pada celana dan atasan untuk mengalihkan pandangan orang terhadap bagian bahumu. Untuk yang bentuk tubuhnya gendut dan pipi chubby, cobalah menggunakan pakaian yang berbahan lembut, lemas dan sedikit longgar. Jangan sampai pakaian itu terlalu ketat dan terlalu panjang, karena itu akan membuat telihat pendek. Hindari menggunakan sweater turtle-necked, pakaian yang terlalu menutupi bagian leher kamu akan memberi efek kamu terlihat seperti banteng. Untuk tubuh kurus cobalah memakai pakaian slim-fit. Ingat kamu
harus menghindari baju yang kebesaran karena akan menenggelamkan bentuk tubuh ramping bahkan itu akan membuat lebih terlihat kurus. Pakaian yang cocok untuk tubuh lebar pakaian yang berukuran sedang, tipis dan agak ketat. Pakaian ini akan menonjolkan sisi atletis, pilihlah celana slim-fit dikombinasikan dengan atasan yang mampu menonjolkan beberapa area tertentu di tubuh, seperti dada dan otot bisep. Ingat untuk menghindari pakaian berbahan spandex atau pakaian ketat lainnya. Untuk tubuh kurus dan tinggi bisa memadukan pakaian dengan warna kontras dan selalu gunakan ikat pinggang yang akan membantu penampilan terlihat proporsional. Ingat untuk menghindari pakaian yang bergaris vertikal dan warna yang senada dari atas sampai bawah dan jangan menggenakan skinny jeans. Yang pasti hal utama yang penting adalah membuat Anda nyaman, desainer-desainer dalam ajang BFT 2018 menawarkan beragam busana pria yang menggugah dan patut dicoba. Sesekali bereksprimen juga penting. (osi)
BPM/ist
BPM/ist
Menjaga kebugaran tubuh melalui Senam Kebugaran Jasmani 2018 (SKJ 2018) Indonesia Bersatu, merupakan suatu latihan yang mengasyikkan karena gerakannya yang mudah dilakukan. Ikuti peragaan berikut ini bersama Sinchan yang rajin berolah raga setiap hari.
Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post ( Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232) Atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio ( Jl. Veteran 66E, Puri Satria Denpasar, telp. 0361. 283226. Cantumkan kupon” “Bugar” di sudut kiri amplop.
Senam Kebugaran Jasmani 2018 (2) Gb. 1 Untuk gerakan bahu, melangkah 1x ke kanan sambil angkat bahu kanan (hit. 1, 3, 5, 7) dan melangkah 1x ke kiri sambil angkat bahu kiri (hit. 2, 4, 6, 8) lanjutkan melangkah 1x ke depan sambil memutar kedua bahu ke arah belakang (hit. 1, 3, 5, 7) dan melangkah 1x ke belakang sambil meluruskan kedua lengan di samping badan, tangan mengepal (hit. 2, 4, 6, 8). Lanjutkan melangkah 1x ke samping kanan sambil angkat kedua bahu (hit. 1, 3, 5, 7) dan ke arah kiri (hit. 2, 4, 6, 8), lanjutkan melangkah 1x ke belakang sambil memutar kedua bahu ke arah depan (hit 1, 3, 5, 7) dan melangkah 1x ke belakang sambil meluruskan kedua lengan samping badan.
Gb. 2 Tumit kanan ke depan sambil menarik kedua lengan depan badan menyerong ke bawah 45 derajat hingga kedua lengan ke samping (hit. 1, 3, 5, 7) ulangi gerakan ke sisi kiri (hit. 2, 4, 6, 8). Lalu melangkah 1x ke kanan sambil angkat kedua siku ke samping badan, kedua lengan ditekuk menyiku 90 derajat (hit. 1, 3, 5, 7) dan ulangi ke sisi k i r i (hit 2, 4, 6, 8)
Gb. 3 Buka kaki kanan ke samping 2x sambil menarik siku lengan ke samping badan sejajar bahu, tangan kanan di atas tangan kiri (hit. 1, 2, 5, 6) lakukan gerakan ke sisi kiri (hit. 3, 4, 7, 8) lanjutkan melangkah 2x ke kanan sambil merentangkan kedua lengan ke samping setinggi bahu dan menekuk (hit. 1, 2, 5, 6) dan gerakan ke sisi kiri (hit. 3, 4, 7, 8)
Gb. 4 Letakkan ujung kaki kanan di samping ujung kaki tumpu, lengan kanan d i a y u n dari depan badan ke samping badan, siku lengan kiri ditekuk depan dada (hit. 1, 3, 5, 7) lalu gerakan ke sisi kiri (hit. 2, 4, 6, 8). Dorong kaki kanan ke belakang sambil kedua siku lengan didorong ke depan badan setinggi dan sejajar bahu, tangan mengepal hadap dalam (hit. 1, 3, 5, 7) dan ulangi ke sisi kiri (hit. 2, 4, 6, 8).
Selamat berlatih bagi pembaca yang ingin sehat dan salam bugar dari Lala Studio.
Kupon
”Move on” dari Mantan Pacar
Kisara Kakak Kisara! Sudah enam bulan sejak aku putus dengan pacar, aku masih saja sedih dan belum bisa “move on” dari mantan. Kira-kira gimana ya Kak caranya biar bisa “move on” dari mantan? Terima kasih. Putri, 17 tahun
Halo Putri, terima kasih sudah mau berbagi cerita ya. Kakak juga mau bilang salut nih sama Putri karena sudah bertanya dan berbagi cerita seperti ini, itu juga salah satu tanda bahwa Putri sudah mau berusaha untuk move on. Memang kalau masalah perasaan itu cukup sulit untuk dikendalikan apalagi ketika sudah putus dengan pacar. Tapi tidak ada salahnya untuk kita perlahan-lahan mulai move on dengan beberapa hal dan kegiatan yang bisa Kakak bagi di sini.
Pertama-tama Putri bisa menenangkan dan menyemangati diri Putri dengan mendengarkan musik yang memiliki nuansa semangat baru. Usahakan tidak mendengarkan musik bernuansa sedih, karena itu bisa saja menambah kesedihan Putri dan gagal move on, apalagi musik yang mengingatkan Putri tentang mantan. Selain mendengarkan musik, Putri juga bisa mulai sekarang menyibukkan diri dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif, misalnya mengikuti organisasi, menjadi
relawan, mengikuti event-event seperti pelatihan atau bahkan melakukan hobi yang Putri sukai. Kembangkan potensi diri yang Putri punya dan lakukan apa yang membuat Putri bahagia. Melalui kegiatan-kegiatan positif ini, cukup membuat Putri lupa akan kesedihan yang pernah Putri alami. Dengan hal itu juga bisa membuat Putri lebih menghargai diri Putri sendiri dan membuka pandangan Putri bahwa masih banyak hal penting yang harus Putri lakukan dibandingkan hanya memikirkan mantan. Di
sela-sela kesibukan itu, Putri juga bisa mencoba meluangkan waktu sekadar untuk jalan-jalan atau mengobrol bersama sahabat Putri. Mengobrol dan mencurahkan isi hati kepada sahabat juga bisa sebagai wadah untuk mengurangi beban pikiran Putri. Ketika Putri sudah bisa move on secara perlahan-lahan, mulailah buka hati Putri dengan rasa bersyukur kepada Tuhan. Buka hati Putri untuk memaafkan kesalahan-kesalahan mantan yang mungkin pernah menyakiti Putri dan tidak mengganggap mantan
sebagai musuh. Pikirkan hal-hal positif yang pernah dilakukan oleh mantan dan ucapkan terima kasih bahwa dari apa yang sudah dijalani bersama mantan membuat Putri belajar banyak hal. Ok Putri, itu beberapa yang bisa Kakak sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Putri dan tetap semangat menjalani hari ya! Kalau ada yang ingin ditanyakan lagi atau masih ada yang mengganjal di hati, bisa hubungi kami melalui line@ di @ozy7685j atau instagram @kisara_bali ☺ Viva Youth Viva Kisara!
Minggu Pon, 13 Mei 2018
Capricorn Jangan keburu negative thinking dengan bantuan dari orang lain, apalagi di saat ini Anda memang membutuhkan semua itu. Tak perlu terlalu mempertahankan gengsi kalau akhirnya Anda menjadi pusing sendiri. Mengenai karier tampaknya banyak tuntutan yang harus Anda penuhi, untuk itu cobalah Anda lebih bisa mengatur waktu agar semua pekerjaan dapat terselesaikan semua. Asmara: Saat ini si dia lagi membutuhkan support untuk itu beri dorongan positif jangan malah menakutnakuti. Kemujuran: Ke arah selatan dan timur. Aquarius Memang dalam teori dan praktiknya belum tentu sama, untuk itu cobalah untuk bisa memikirkan kemungkinan terburuk dari semua rencana Anda. Anggaplah ini semua sebagai batu loncatan untuk dapat meraih semua apa yang Anda impikan. Asmara: Nafsu amarah hanya akan bikin si dia menjadi jauh dengan diri Anda. Pisces Jika ingin tenang maka tak perlu ikut campur urusan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan diri Anda, cobalah lebih concern dengan urusan yang lagi dihadapi apalagi waktu penyelesaiannya sudah sangat mendesak sekali. Batu ujian tampak terhampar di depan Anda, untuk itu berusahalah lebih teliti dalam menilai suatu permasalahan jangan hanya menilai dari sisi luarnya saja. Asmara: Apa susahnya bagi Anda untuk memarahinya, tetapi itu semua untungnya apa? Jangan-jangan malah akan lebih menyakiti hatinya. Aries Yakinlah dengan kemampuan diri sendiri, karena keyakinan adalah modal utama dalam meraih kesuksesan. Tak perlu terombang-ambing oleh omongan orang yang kurang bisa dipertanggungjawabkan.Ketegasan dan keberanian merupakan kunci sukses di minggu ini. Berilah prioritas terhadap tugas yagn diberikan oleh atasan, berusahalah selesai tepat pada waktunya. Asmara: Pertahankan suasana yang baik ini jangan sampai terganggu oleh datangnya pihak ketiga. Taurus Tak ada gunanya mementingkan kepentingan diri sendiri sehingga kepentingan orang lain menjadi terabaikan, cobalah lebih bisa bersosialisasi dengan lingkungan Anda agar dalam kehidupan bermasyarakat bisa berjalan lebih harmonis lagi. Saat ini Anda lagi disorot oleh atasan, sehingga cobalah dibenahi kinerja Anda agar bisa lebih baik di kemudian hari. Asmara: Jangan main-main, pihak ketiga tampak mulai bergerak untuk itu cobalah kekompakan mulai dijaga dengan lebih menaruh perhatian padanya. Gemini Tak ada gunanya keras kepala, apalagi jika dirasa Anda di pihak yang salah ada baiknya segera melakukan perubahan, jangan biarkan pembenaran dalam bertindak kesalahan karena hanya akan menghancurkan apa yang telah Anda bangun dengan begitu susah payah. Asmara: Rasa memiliki yang terlalu berlebihan itu sangatlah tidak baik, ingatlah bahwa si dia juga punya hak untuk bisa menemukan kebahagiaan. Cancer Jangan mengedepankan perasaan di dalam menghadapi segala macam persoalan, terutama dalam menentukan sikap dari setiap permasalahan yang ada, agar terhindar dari kesalahan dalam pengambilan keputusan. Omongan orang anggap saja sebagai bahan pertimbangan, tetapi pengambilan keputusan yang utama tetap di tangan Anda. Asmara: Usahakan untuk positive thinking agar suasana hati tetap selalu happy dan tak gelisah. Leo Bersabarlah dalam menghadapi berbagai macam rongrongan yang muncul dari rekan Anda, karena kemujuran masih menjauh dari perbintangan Anda, untuk itu ada baiknya mengalah sajalah. Bila perlu diam saja, karena percuma kalau diri Anda terus mempermasalahkan persoalan tersebut sedangkan rekan-rekan di sekeliling Anda tampak kurang mensupport. Asmara: Suasana yang dingin ini bisa kembali menghangat terutama dengan sikapnya akhir-akhir ini yang tampak manis dan menyenangkan. Virgo Buat apa dimasukkan hati segala macam sikap mereka yang jelas-jelas menyinggung hati Anda, biarkan saja tak perlu dihadapi dengan emosi. Ada baiknya nikmati saja minggu ini dengan hati yang tenang dan penuh kedamaian. Asmara: Jujur saja, buat apa menutup-nutupi kesalahan karena bagaimanapun juga yang namanya busuk pasti akan tercium juga. Libra Biarkan mereka bertindak semaunya, yang terpenting kewaspadaan tetap selalu dijaga. Di minggu ini suasana hati Anda cukup senang sehingga terkadang kewaspadaan menjadi terabaikan, cobalah untuk tetap waspada terutama terhadap pujian-pujian karena semua itu pasti ada maunya. Asmara: Asmara yagn hakiki tidak memandang materi ataupun harta, untuk itu jangan selalu melihat dirinya selalu dari sisi pandang materi. Scorpio Jangan terbayang-bayang dengan persoalan yang menjengkelkan hati, biarkan yang lalu biarlah berlalu agar hati bisa selalu tenang dan tidak merasa galau. Ide dan rencana yang akan dilaksanakan di besok hari sebaiknya mulai dipersiapkan sekarang, apalagi di minggu ini suasana hati tampak tenang dan mampu menciptakan inspirasi baru. Asmara: Sadarlah bahwa si dia tampak cemburu berat dengan Anda minggu ini sehingga usahakan untuk bisa membuktikan kesetiaan Anda pada dirinya. Sagitarius Situasi dan kondisi di minggu ini cukup tenang dan hampir tidak ada masalah yang mengganggu, sehingga bisa lebih santai dan rileks. Bila ada rencana untuk bepergian juga tidak ada masalah, yang terpenting semua dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Asmara: Teruslah mengalah, tidak ada gunanya berselisih pendapat h a n y a Diasuh Oleh karena perPutri Wong Kam Fu soalan yang Berlaku : 13 - 19 Mei 2018 tidak terlalu prinsip.
Refleksi
5
Tidak Menyimpan Keburukan Sampai Mati
durjanam sajjanam kartum upayo na hi bhutale apanam satadha dhautam na sresthamindriyam bhavet (Canakya Niti Sastra 10.10) “Tidak ada upaya apa pun di atas muka bumi ini untuk mengubah orang jahat menjadi orang baik mulia, sebagaimana anus walaupun dengan berbagai cara dan ribuan kali dicuci, tetap saja ia tidak bisa menjadi mulut.” Ada kata durjana, dan ada kata sujana atau sajjana. Kata jana berarti orang. Durjana berarti orang jahat, sujana berarti orang baik, sajjana berarti orang yang selalu berada dalam jalan kebenaran. Dikatakan, mengubah orang jahat menjadi orang baik-baik bukan susah melainkan tidak mungkin. Sifat dan kelakuan jahat sudah menjadi darah dan daging bagi orang jahat. Kejahatan sudah menjadi dan memberikan “kepuasan” tersendiri baginya. Bahkan ia tidak akan bisa hidup tanpa “kepuasannya” tersebut, yaitu tanpa berbuat jahat mereka merasa hari-harinya menjadi aneh dan “tanpa rasa”. Hariharinya seperti sudah menjadi keharusan untuk diisi dan dihias dengan kejahatan atau perbuatan-perbuatan tidak baik. Sebagaimana orang tidak bisa hidup tanpa nafas, seperti itulah sang durjana tidak akan bisa hidup tanpa melakukan keburukan dan kejahatan. Itulah durjana yang dimaksudkan di sini, dan bukan orang yang “mengalami kecelakaan” berbuat tidak baik atau jahat. Orang yang karena sangat terdesak oleh situasi dan kondisi hidup, berada dalam
Redaktur Khusus
Redaktur Khusus weda
WAKYA Darmayasa
pilihan antara hidup dan mati, maka dari pada anak istrinya mati, barangkali kesempatan melintas di hadapannya, maka ia “keseleo” berbuat jahat. Kejahatan karena “kecelakaan” seperti itu tidak dimasukkan ke dalam katagori durjana karena bukan sifat aslinya jahat melainkan keadaan dan “kesempatan” yang “memaksa” ia untuk berbuat jahat. Mereka bukanlah para durjana luar-dalam, depan-belakang, atas-bawah dipenuhi oleh keburukan dan kejahatan. Durjana yang darah dan dagingnya dipenuhi oleh kejahatan, berbuat baik hanyalah “kemasan” luar demi penyempurnaan kejahatannya. Mereka tidak memperlihatkan kejahatan melainkan manyajikan kejahatan. Mereka memerlukan kemasan serapi mungkin sehingga kejahatan “berubah” di mata orang menjadi kemuliaan, sebagaimana perusahaan “batu berlian” mengolah bahan kaca menjadi kelihatan seperti berlian asli. Durjana seperti itulah yang dimaksudkan oleh Canakya Pandit sebagai orang yang tidak mungkin berubah dan tidak mungkin dapat diubah, oleh siapa pun dan dengan cara apa pun. Dikatakan, Dewa Brahma sekali pun datang ke dunia, tidak mungkin berhasil mengubah durjana menjadi sujana. Jika Dewa Brahma pun tidak mungkin berhasil melakukan “pekerjaan mulia” tersebut, lalu bagaimanakah dengan kita orang-orang biasa, yang mempunyai kecendrungan
H. Kusnadi Musthofa “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelummu agar kamu menjadi orang yang bertakwa”. (Q.S. al-Baqarah [2]: 183). BULAN Ramadhan yang beberapa hari lagi akan segera tiba, sebagaimana kebiasaan selama ini, selalu disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat Islam di mana pun mereka berada. Maklum, pada bulan yang penuh keberkahan itu, peluang untuk mendekat kepada Allah Ta’ala (Taqorrob ilallah), terbuka sedemikian luas melalui beragam bentuk ibadah. Dari sisi terminologi kebahasaan, takwa bermakna taat dan takut (kepada Allah SWT). Namun pernahkah kita selama ini mencermati dengan seksama diri kita sendiri, setelah sekian kali melaksanakan ibadah Ramadhan, semakin meningkatkan ketakwaan kita? Apakah selama ini diri kita belum bertakwa? Dalam banyak hal, tentu su-
“Itulah terjemahan lagu yang aslinya berbahasa Belanda berjudul “Wilhelmus van Nassouwe”. Konon lagu itu terdiri dari 15 bait, namun hanya bait pertama yang kerap dinyanyikan para pelantunnya. Pengarangnya tidak diketahui meski tahun pembuatannya dikatakan tahun 1574. Sering dinyanyikan suku Batavia yang hijrah dari sebuah kawasan terpencil di Jerman ke delta sungai Rhein yang berawa dan sering dilanda banjir. Teritori buatan manusia lewat pengeringan, pengurugan, pembuatan tanggul dan bendungan air, akhirnya menjadi wilayah
dagingnya jahat melainkan karena kegelapan avidya, ditambah lingkungan pergaulan jahat. Orang-orang seperti itu memerlukan sentuhan-sentuhan satsanga atau sadhu-sanga untuk “merangsang” mereka kembali ke jalan mulia dharma. Sat-sanga merupakan pergaulan suci yang mengarahkan orang pada jalan kebenaran sejati Sat. Sedangkan Sadhusanga berarti pergaulan suci yang mengarahkan dan membentuk orang menjadi orang baik-baik serta mulia. Satsanga maupun sadhu-sanga dilakukan dalam naungan ajaran suci Veda sehingga menjadi pergaulan yang kuat dan pasti untuk mengarahkan orang ke jalan dharma yang indah dan mulia. Tentu saja dalam jalan dharma orang hendaknya menempatkan pertama-tama keyakinan sraddha pada apa yang sedang dilakukannya. Setelah mereka menciptakan dan menjaga keyakinannya menjadi sangat kuat dan ajeg, maka dianjurkan untuk melanjutkan dengan menjaga pergaulan suci di dalam jalan dharma (adau sraddha tatah sadhu-sangga). “Durjanam sajjanam kartum upayo na hi bhutale” – mengubah durjana menjadi sujana dimaksudkan oleh Resi Canakya sebagai suatu yang sangat amat sulit dilakukan. Orang hendaknya tidak membiarkan diri dipenuhi oleh sifatsifat tidak baik, dan juga orang hendaknya menyelamatkan diri dari pergaulan yang tidak baik. Hal-hal yang tidak baik, terlebih yang mengarah kepada kejahatan hendaknya dengan segera ditinggalkan. Semua itu bukan bekal yang harus dikemas dan disimpan rapi sampai mati, melainkan satu per satu segera harus ditinggalkan demi kelancaran “perjalanan” menuju alam setelah kematian, menuju kedamaian abadi, menyambut kematian tanpa berbangga menyimpan keburukan.
Ramadhan dan Ketakwaan
dah. Namun dalam sejumlah hal lainnya, sangat mungkin kita belum (sepenuhnya) bertakwa. Paling tidak, “kadar” ketakwaan kita belum sebagaimana mestinya. Karenanya, apabila pada tahun ini kita dikaruniai kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan dan diberi kekuatan untuk memanfaatkan moment itu dengan baik, sungguh hal itu merupakan karunia yang sangat besar dari Allah SWT bagi kita. Alangkah indahnya kalau “grafik umum” ketakwaan kita bertambah baik dari tahun ke tahun seiring dengan bertambahnya umur kita. Jika tidak, maka sungguh layak disesalkan. Maklum, karunia waktu yang diberikan oleh Allah SWT, bagaimanapun kelak akan Dia mintai pertangguangan jawab kepada kita. Dalam pandangan Rasulullah SAW, kalau ketakwaan kita pada hari ini (atau tahun ini) lebih baik dibanding tahun sebelumnya, maka kita tergolong orang yang beruntung. Kalau kondisinya “jalan di tempat” alias sama antara tahun ini dengan tahun sebelumnya, maka menurut Nabi, tergolong orang yang merugi. Sedangkan apabila kondisi (ketakwaan) kita lebih buruk pada tahun ini ketimbang tahun sebelumnya,
maka kita termasuk orang yang celaka. Begitu pentingnya soal masa (waktu) dikaitkan dengan perjalanan hidup kita, sampai-sampai Allah SWT bersumpah: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Ke-cuali orang-orang yang beriman, berbuat beramal shaleh, dan saling menasehati dalam hal kebenaran dan kesabaran” (Q.S. al-Ashr [103]: 1-3). Apabila kita dikaruniai Allah umur panjang (dipertemukan dengan bulan Ramadhan mendatang), sehingga bisa melaksanakan puasa sebulan penuh, maka tidak bisa tidak, masa sebulan di bulan yang penuh berkah itu sudah seharusnya kita manfaatkan dengan sebaikbaiknya dalam meraih keridhoanNya. Apabila waktu yang ada pada bulan Ramadhan tidak dimanfaatkan dengan baik, bukan tidak mungkin kita bisa tergolong sebagai orang yang merugi, bahkan bisa pula termasuk “barisan” orang yang celaka. Ramadhan dengan segala fasilitas yang disediakan Allah pada bulan yang mulia itu, adalah peluang emas bagi siapa saja yang berminat meningkatkan nilai ketakwaan dirinya terhadap Al-
Pecundang Jadi Raja Wilhelmus dari Nassouwe Apakah benar-benar aku berdarah Belanda Setia pada Ibu Pertiwi Yang aku pertahankan sampai aku mati Oh Pangeran Oranye Aku merdeka dan tak kenal takut Raja dari Spanyol Aku selalu mengabdi padanya.
Mereka tidak “menutup” pintu untuk berubah. Orang bijaksana menghindari “mengadili” orang selamanya jahat. Orang seperti itu barangkali kelihatan berbuat jahat, namun pada waktunya akan memperlihatkan diri bahwa dirinya bukan durjana melainkan adalah orang yang layak berubah menjadi sujana. Bukan tidak mungkin bisa berubah menjadi orang yang sangat baik serta mulia melebihi orang baik-baik pada umumnya. Contoh orang-orang seperti itu dalam sejarah jumlahnya sangat banyak. Ratnakar adalah seorang perampok di hutan. Hidupnya dan cara menghidupi keluarganya hanyalah dari cara merampok orang. Ayah, ibu, istri dan anak-anaknya hidup dari hasil rampokan Ratnakar. Akan tetapi, pada akhirnya sentuhan kebaikan sedikit saja membuat dirinya berubah sebesar 108 derajat, berbalik arah dari seorang perampok jahat dan ganas berubah menjadi seorang Rakavi maha agung, yaitu Maharesi Valmiki. Munshiram, seorang pemabuk dan atheis berubah menjadi orang suci ahli Veda dan menyerahkan seluruh diri serta kekayaannya untuk menyebarkan dan menegakkan ajaran Veda. Belakangan terkenal dengan sebutan Svami Sraddhananda Sarasvati dan menjadi orang nomor 3 di dalam gerakan pembangkit, penyebar, dan penegak ajaran Veda dari gerakan Arya Samaaj, setelah Swami Virajananda Dandisha dan gurunya sendiri, yaitu Svami Dayananda Sarasvati. Orang-orang seperti itu sangat banyak dan jauh lebih banyak jumlahnya dari pada orang durjana yang memang darah dagingnya durjana. Oleh karena itu, tidak dianjurkan “mengadili” orang jahat selamanya jahat. Sebagian besar mereka dapat diperbaiki. Kejahatannya bukan karena darah
MIMBAR AGAMA
MIMBAR
ISLAM
berbuat salah, akan mampu mengubah durjana menjadi sujana? Itu adalah pekerjaan yang impossible alias tidak mungkin. Terhadap durjana orang hendaknya berhati-hati memberi dan menerima pergaulan. Kitab suci mengajarkan agar orang menyelamatkan diri dengan “tyaja durjana sanggatim”, jauhkanlah diri dari pergaulan dengan orang-orang jahat durjana. Meninggalkan pergaulan dengan orang-orang jahat tidak dilakukan dalam kebencian melainkan dalam kasih. Siapa pun di atas muka bumi ini tidak boleh membenci siapa pun. Hak orang hanyalah mengasihi dan bukan membenci. Menjauhkan diri dari pergaulan dengan orang jahat hanyalah cara menyelamatkan diri demi tidak terbawa arus ikut menjadi jahat. Sebab, pergaulan sangat kuat menarik orang ke arah lingkungan pergaulan, perlahan-lahan orang akan menyenangi dan akhirnya menjadi lingkungan itu sendiri. Usaha sia-sia mengubah durjana menjadi sujana dan/atau hal yang tidak mungkin durjana berubah/mengubah diri menjadi sujana diumpamakan oleh Canakya Pandit sebagai usaha menuangkan madu Sumbawa yang asli dan sangat manis berdrum-drum pada pohon Nimb atau Intaran dari atas sampai ke bawah, dari ujung daun paling atas sampai pada akar pohon Nimb, maka pohon Nimb akan tetap mempertahankan rasa pahitnya. Ia tidak akan pernah berubah menjadi manis. Ia dengan bangga tetap mempertahankan rasa pahitnya dari ujung daun sampai ke akar terdalam. Durjana seperti itu tidak mungkin berubah menjadi sujana. Sedangkan mereka yang karena “kecelakaan” lalu menjadi alpa sehingga berbuat salah atau jahat, tersedia kesempatan luas untuk berubah.
brolan BALE BANJAR ARIDUS sebuah bangsa dan negara, yang bernama Belanda. Meski dianggap sebagai bangsa dan negara kecil malah distigma pecundang di Eropah, hebatnya mereka berhasil menguasai sebuah wilayah subur dan makmur di kawasan Asia Tenggara, bernama Nusantara. Itu diawali pendaratan seorang penjelajah bernama Cornelis de Houtman di Banten, 27 Juni 1596. Kendati Cornelis akhirnya mampus di Aceh akibat duel dengan Malahayati, panglima pasukan Inong Balee
tahun 1599, namun dampak dari penjelajahannya melahirkan Vereenigde Oostindische Copagnie (VOC ). Perusahaan dagang ini mengawali penjajahan Belanda di Indonesia,” tutur Rubag. “ Memang banyak yang protes kalau Indonesia dikatakan dijajah Belanda selama tiga setengah abad. Alasannya, yang dijajah sekian lama hanya beberapa kawasan di Jawa dan daerah lain, sebagian besar Indonesia baru terjajah sejak tahun 1905-1942, lalu Papua Barat dilepas tahun 1963. Apa pun argumennya, para pendahulu kita sudah dibikin menderita sejak bangsa yang tidak begitu diperhitungkan di Eropah itu menguras kekayaan alam kita dan menyiksa penduduknya tanpa perikemanusiaan. Sedikit yang tahu kalau Belanda adalah penjajah yang juga terjajah di negerinya sendiri. Itulah alasan mereka distigma sebagai bangsa pecundang. Bahkan karena takut diserbu bangsa-bangsa lain, juga agar tidak disebut bangsa Jerman, Belanda pernah minta perlindungan bangsa Spanyol. Untuk
lah SWT. Bahkan kita pun layak berburu “bonus” dari-Nya, yaitu berupa Lailatul Qadar. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an pada malam kemuliaan. Sejauh mana pengetahuanmu tentang Lailatul Qadar (malam kemuliaan) itu? Malam itu adalah suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu para malaikat beserta Jibril dengan izin Tuhannya turun ke bumi untuk mengatur segala urusan. Malam itu, malam penuh kesejahteraan sampai terbit fajar” (Q.S. al-Qadr [97]: 1-5). Seribu bulan (sekitar 83 tahun lebih), memang bukan waktu yang pendek. Usia kita pun belum tentu sampai ke angka itu. Kalau dalam kehidupan kita yang singkat ini (Q.S. 10: 45), kita mendapatkan beberapa kali -- atau setidaknya sekali saja -- Lailatul Qadr, niscaya kita termasuk mereka yang beruntung. “Bonus” Lailatul Qadr itu, sebenarnya adalah jawaban Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dalam merespon kegundahan kekasih-Nya, Rasulullah SAW, saat menyadari betapa pendek usia rata-rata umatnya dibanding umat-umat terdahulu yang ratusan, bahkan ada yang mencapai seribu tahun. Nampak-
nya Allah SWT ingin menghibur Rasulullah SAW beserta umatnya, bahwa usia pendek (antara 60 - 70 tahun) bukanlah halangan untuk meraih “bonus” yang tidak kalah nilainya dibanding mereka yang berusia panjang. Lailatul Qadr itulah jawaban atas kegundahan Rasulullah SAW itu. Dan peluang pun terbuka luas bagi kita yang mau bersungguh-sungguh mendapatkannya. Persoalannya kini, benar-benar seriuskah diri kita untuk mendapatkan Lailatul Qodr? Apabila memang ada kesungguhan di dalam diri kita untuk meraihnya, maka ibarat suatu pertandingan olah raga, kita memang mesti serius sejak di “babak penyisihan”. Pada babak “semi final” pun kita tetap bersungguh-sungguh beribadah. Lebih-lebih pada “babak final” di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan “stamina” ibadah kita dalam mendapatkan Lailatu Qodar mesti terjaga kesungguhannya, khususnya di malam-malam ganjil. Dengan kesungguhan yang dibuktikan dengan usaha yang optimal itulah, mudah-mudahan diri kita mendapatkan malam yang lebih baik dari seribu bulan itu. Insya Allah. Amin.
itulah Raja Willhelmus alias Pangeran Oranye seperti tertera di lagu yang kemudian dijadikan lagu kebangsaan, sebenarnya keturunan Wangsa Habsburg, Spanyol, dijadikan junjungannya . Belanda juga pernah dijajah Prancis, dimana Louis Napoleon yang memerintahkan Willem Daendels menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda (1808-1811 ). Selama Perang Dunia II, Belanda diduduki serdadu NAZI Hitler dan baru merdeka setelah Sekutu memenangkan perang,” komentar Nyoman Gede Sudiantara. “Wah, aku baru tahu kalau bangsa kita yang dulu besar di kejayaan Majapahit, akhirnya dijajah bangsa pecundang. Jadi pembelaan Bung Karno di Pengadilan Hindia Belanda, yang kemudian diberi judul “Indonesia Menggugat”, kubaca, kekayaan alam bangsa kita dikuras habis, demi menjaga eksistensi yang terkikis penjajahan toh ? Bila tidak mendengar paparanmu, kukira, Belanda adalah negara besar yang hebat. Juga kubaca dalam sejarah, guna kepentingan ekonomi dan militer Belanda, Daendels memerintahkan pembangunan jalan dari Anyer-Penarukan dengan sistem kerja paksa, membuat 12 ribu penduduk tewas
jadi tumbal. Sistem Tanam Paksa atau cultuurstelsel yang diwajibkan Gubernur Jenderal, Van den Bosch mulai tahun 1830 yang sangat kejam, membuat penderitaan rakyat bertambah dan banyak merenggut nyawa. Pecundang kok bisa jadi maharaja ya, kenapa ?” tanya Wayan Sugita mengakhiri argumennya. “Tidak aneh, karena bangsa kita sangat mudah diadu domba karena kebhinekaannya. Metode dan sistem kolonialisme Belanda dalam menjajah negeri ini, justru kini diadopsi para elite politik yang gemaruk kekuasaan. Bertbagai perbedaan di masyarakat dipertajam dan dibenturkan satu sama lain, sehingga gejolak bernuansa kheos terus terjadi. Padahal kalau kita amati benar, para elit yang gemar mengagitasi tersebut, kebanyakan mantan pecundang juga di kancah kekuasaan. Kalau saja masyarakat bersatu dan meningkatkan kecerdasan, agaknya para pecundang tersebut tidak akan berdaya. Sayang, tidak sedikit masyarakat yang mengalami minderwadig inferioreteit complex atau rendah diri yang fatal, sebaliknya menganggap elit politik superman. Itulah penyebab pecundang bisa jadi raja!” ujar Made Wardana.
Bali
6
Redité Pon, 13 Mei 2018
Sesolahan Dalem Sidakarya
Mangda Yadnya Puput Sida Sidaning Don KAHURIPAN krama Hindu ring Bali miwah sané meneng ring dura désa majanten nénten prasida lémpas ring pamargin upacara yadnya. Ngeninin indik pamargin upacara yadnya, majanten mabina-binayan. Satios punika, pamargin upacara yadnya nénten prasida kapasahang ring kawéntenan kasenian sané setata dados panyangkep upacara. Yadiastun pinaka panyangkep parikrama upacara yadnya, parikrama kasenian inucap ketah katonton pinaka bebalihan olih krama tatkala yadnyané kamargiang. Sinalih tunggil wangun kasenian inucap minaka-
di sesolahan tapel yadnya sané kapucukang antuk parikrama sesolahan Tapel Dalem Sidakarya. Tapel Dalem Sidakarya wantah sinalih tunggil éédan sajeroning sesolahan tapel sané kamargiang ring upacara yadnya. Manut I Gusti Bagus Kesuma Jaya S.Pd., pragina tapel saking Br. Nyelati, Kuwum, Mengwi, Badung, sesolahan tapel Dalem Sidakarya kasolahang sajeroning upacara yadnya sané wangunnyané agengan. Yadiastun pinaka pamucuk ring sesolahan tapel, sesolahan Dalem Sidakarya kasolahang pinih untat. Kasolahang sinarengan Ida Ratu Padanda mapuja utawi ngwéda. Kahanan inucap nyinahang parikrama sesolahan
nganutin tattwa Siwa-Budha pinaka pralambang pepadonan sané setata madampingan tur ngamedalang kasukertan ring jagaté. Manawita Ida Padanda sané munggah muput maparagayan Padanda Budha, raris Ida Dalem Sidakarya sané masolah wantah maparagayan Padanda Siwa. Asapunika taler yéning Ida Padanda sané munggah maparagayan Padanda Siwa, raris Ida Dalem Sidakarya sané maparagayan Padanda Budha. “Sangkaning punika, sajeroning upacara yadnya setata kaaptiang mangda parikramannyané prasida kapuput antuk wali ring Siwa miwah wali ring Budha. Sesolahan tapel Ida Dalem Sidakarya raris kamar-
giang mangda upacara yadnya prasida puput sida sidaning don,” baos dané. Dané malih maosang, sajeroning pidabdabnyané taler kasolahang sesolahan tapel tua, sané nénten mabebaosan, maparikrama reruyudan tur prarai tapelnyané makenyem miwah marambut putih satmaka cihna krama lanang sané sampun lingsir. Tapel tua wantah niyasa krama panglingsir sané kasinggihang duaning kajantenang sampun tatas uning saha éling ring sapunapi sesana dados manusa miwah éling ring sahananing daging tetuek sajeroning bebaosan miwah laksana. Satios punika, sesolahan tapel tua inucap satmaka cihna yéning sang pragina ngwedar pitutur
ring para krama utamanipun para yowana indik tata-titi makrama saraina malarapan antuk pidabdab sesolahan tapel yadnya. Punika sané ngawinang sesolahan tapel tua satmaka dados tetuladan. Ketah taler kapanggihin tapel tua punika masolah nganampekin alit-alit tur ngicén ipun jinah. Punika kabaosang dané pinaka improvisasi saking sesolahan antuk tetujon mangda alit-alit punika nénten marasa takut ring tapel sané jagi masolah. “Unteng tetueknyané wantah mapangapti mangda alit-alité sida sayan raket ring panglingsir saha kayun satinut ring sahananing pitutur luwih sané kaicén,” I Gusti Bagus Kesuma Jaya nguningayang. (was)
Tapel Yadnya
Kaepah Dados Tapel Pajegan miwah Tapel Panca Bencingah I Gusti Bagus Kesuma Wijaya
Malajah Salantang Tuuh SAKADI sané ketah kabaosang, samian krama jagi malajah salantang tuuhnyané. Bebaosan punika satmaka nugesang, nénten wénten krama sané jagi wusan malajahang raga yadiastun sampun wus masekolah. Kahanan punika kamargiang ring samian parindikan rumasuk ring sesolahan tapel yadnya. Manut I Gusti Bagus Kesuma Jaya S.Pd., ri kala masolah sajeroning upacara pitra yadnya, ketah krama sané nuénang karya nunas mangda lakon sané kasolahang indik sorohnyané, minakadi Pasek, Pande, Arya miwah sané siosan. Tatkala punika sampun pastika sang pragina nagingin pangaptin krama. Punika mawinan sang pragina patut ngwacén saha malajahin indik daging-daging babad taler pitutur indik soroh wangsa sadurung masolah. “Pangaptin krama inucap matetujon mangda kulawarga pamekas para yowananipun prasida mirengang saha tatas nguningayang indik lelintihan wangsannyané. Sangkaning punika, para pragina ngwewehin pauningan antuk malajahin indik lelampahan sané jagi kasolahang,” baos dané. Prajuru Adat ring Br. Adat Nyelati, Desa Kuwum, Mengwi Badung puniki ngwewehin, sané mabuat sajeroning ngamargiang swadharma panopéngan, sang pragina patut waged saha tatas uning ring dasar-sadar sesolahan, seneng ngwacén makudang-kudang satua, tutur wiadin babad indik soroh-soroh ring Bali. Sané taler mautama, patut ngresepang tetuek parikrama upacara yadnya pamekas sané nedeng kamargiang. “Sang pragina taler patut éling ring sahananing tata-titi makruna wiadin mabebaosan, santukan punika wantah sinalih tunggil pakem sané nénten dados kalémpasin tatkala nyolahang sesolahan tapel. Pakem inucap sujatiné sampun wénten panuntunnyané. Sané mangkin mawali malih ring soang-soang pragina, kayun malajahang raga napi ten,” Gusti Bagus Kesuma Jaya metuéling. (was)
SAKADI sané sampun kauningayang, sesolahan tapel Dalem Sidakarya wantah sesolahan sané kasolahang sajeroning upacara yadnya sané ageng. Pamargin sesolahan taler kamargiang sinarengan Ida Padanda mapuja. Yadiastun pinaka sesolahan sané kajantenang ngawinang karya sané kagelar kawastanin puput paripurna, nanging sesolahan tapel Dalem Sidakarya nénten kamargiang pinaka sesolahan niri-niri, sajabaning kasolahang antuk éédan sesolahan tapel siosan sané nénten dados kapasahang. Sangkaning punika sesolahan tapel Dalem Sidakarya kangkepang ring tapel siosan saha ngranjing ring tapel yadnya. Sesolahan tapel yadnya manut I Gede Agus Budi Adnyana S.Pd.B., M.Pd.H., pragina tapel saking Banjar Kaja Kangin, Desa Beng Gianyar, ngranjing ring sesolahan Wewali. Sesolahan punika taler kaepah dados kalih soroh manut akéh pragina sané masolah, luiré; tapel pajegan miwah tapel panca. Yéning pragina sané masolah wantah preragan saha nyolahang makudang-kudang tapel, kawastanin tapel pajegan. Kasinahang saking arannyané, inggih punika “pajegan” sané tegesipun wantah baborongan. Yéning kasolahang antuk pragina sané akéhipun tetiga wiadin limang diri, soang-soang tapel kasolahang olih pragina adiri-adiri. Yéning kasolahang olih pragina limang diri, sesolahan tapel yadnya inucap kawastanin sesolahan tapel panca. “Yéning katilik saking dasaripun,
sesolahan kasenian tapel yadnya nganutin Bhisama saking Ida Bhatara Dalem Sidakarya utawi Brahmana Walasakta. Manawita wénten parikrama upacara yadnya sané paletan yadnya utawi ageng bantenipun kantos macatur utawi nyatur, sinah patut ngamargiang sesolahan tapel Dalem Siddhakarya pinaka panyangkep upacara,” baos dané. Sesolahan inucap nénten kagelar sajeroning upacara dewa yadnya kémanten, taler ring upacara pitra yadnya antuk lelampahan sané matios-tiosan nganutin yadnya sané kamargiang. Yéning upacara sané kamargiang wantah dewa yadnya, lakon sané ketah kasolahang wantah Dalem Waturenggong Nangun Kerti ring Tohlangkir. Yéning wantah upacara pitra yadnya minakadi maligia utawi nyekah, lakon sané kamargiang minakadi Pitara Mukta. Wénten taler lakon sesolahan nganutin babad indik soroh wangsa, utawi sané tiosan manut pangaptin krama sané ngelarang upacara yadnya. Kawewehin malih, ring sesolahan tapel pajegan, dudonan sesolahanipun kakawitin antuk tapel Keras Manis, raris kalanturang antuk Tapel Tua, Panasar, Padanda, wawu pamuput Dalem Sidakarya. Sakéwanten yéning kasolahang antuk tigang diri wiadin limang diri pragina, Panasar medal kasarengin Wijil sané jagi mabebaosan sareng kakalih. Kadagingin malih antuk Dalem Harsa Wijaya sané wantah masolah tan pabebaosan. Wus punika wawu pateh kalanturang antuk Padanda raris Dalem
Sidakarya niyasa pamuput sahananing karya yadnya. Satios Dalem Sidakarya, soang-soang tapel sané kasolahang taler madué tetuek. Tapel keras manis niyasa pepatih, tapel tua niyasa Werdha sané teges kaniskalanipun wantah panglingsir tur patut kasolahang ring ajeng pinaka panglembar. Tapel Panasar miwah Wijil pinaka niyasa panjak susatya, Dalem Harsa Wijaya niyasa raja utawi pamerintah, tapel Padanda pinaka panglingsir sané jagi ngicénin tatuek indik upacara sané kamargiang sadurung kapuput olih Ida Dalem S i d a karya.
“Ketah taler pragina nénten nyolahang Padanda, sajabaning wantah Tapel Dukuh pinaka krama lingsir sané jagi mabebaosan nartayang indik tetuek saking upacara yadnya sané kamargiang. Tapel Dukuh wantah tapel sibak sané taler madaging carawis putih makacihna krama sané sampun maraga lingsir,” Budi Adnyana nartayang. (was)
Dura désa
”Eksotisme” Tanjung Bloam ring Lombok Timur
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
wadih
1.
wdi;,
2.
wadon
2.
wedon/,
3.
wadua
3.
wdÙ,
4.
waduk
4.
wduk/,
5.
waged
5.
wg)d/,
6.
wahing
6.
wh&,
7.
walék
7.
welk/,
8.
waluya
8.
wluy,
9.
wanén
9.
wenn/,
10.
we\Ñ,
10. wangdé
BPM/kmb
KABUPATEN Lombok Timur akéh pisan madué genah destinasi wisata sané patut karauhin. Boya wantah “Pantai Pink”, wénten taler Pasih Tanjung Bloam sané pungkuran puniki ramia karauhin wisatawan sangkaning kaasriannyané sané ngulangunin. Pasih puniki genahnyané madampingan sareng Pasih Kaliantan sané ketah kadadosang pinaka genah ngamargiang acara Bau Nyale ring Lombok Timur. Pungkuran puniki, sayan akéh wisatawan sané rauh ka Tanjung Bloam. Kaasrian palemahannyané sakadi magnet sané ngarad para wisatawané rauh ka genah inucap, pamekah wisatawan lokal. Santukan durung akéh wisatawan dura negara sané uning ring kawéntenan pasih puniki.
Tanjung Bloam lewih kasub pinaka wewidangan konservasi penyu antuk habitat-nyané sané wénten ring sapanjang pasisi pasih. Satios punika, Tanjung Bloam taler madué kaasian sané ngulangunin, antuk kahanan sané eksotis ngawinang para wisatawan nénten marasa wadih malancaran ka genah inucap. Rauh ring pasisi, para wisatawan pacang ngaton pasih sané mabias putih miwah warna toyan pasihé sané pelung bresih pisan. Pasih inucap taler ramia antuk para bendéga sané ngrereh bé antuk jukungnyané. Sayan ngwewehin kaasrian Tanjung Bloam. Sané pinih ngulangunin ring genahé puniki wantah kawéntenan kalih tebing batuan cadas. Kekalih tebing batuan cadas sané ngapit Tanjung Bloam puniki yukti eksotis pisan.
Ring sisi kiwa, pacang kapanggihin asiki tebing mawentuk setengah bulat miwah ring sisi tengennyané prasida kapanggihin tebing cadas sané wentuknyané nénten prasida kabaosang. Warnanyané kuning emas antuk corak selem. “Tiang marasa seneng sangkaning rauh mriki sareng anak-anak pencinta alam miwah nénten ngawigunayang biro perjalanan wisata. Santukan kocap Tanjung Bloam puniki nénten akéh sané nguningin. Sané rauh akéhan wisatawan lokal,” baos wisatawan saking Makassar, Nano Putra, daweg Anggara (1/5) lintang. Pasih puniki magenah ring wewidangan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Yéning karereh saking Kota Mataram, pacang nelasang
galah salami kalih jam langkungan. Yéning para wisatawan sampun naan ka Tanjung Ringgit, nénten pacang méweh ngrereh genah pasih puniki. Saduruh ngranjing ring Tanjung Ringgit, malékok ka tengen. Saking irika pacang kapanggihin pendopo alit sané nyihnayang sampun ngranjing ring wewidangan Tanjung Bloam. Kahanan margi sané ebeking buk miwah krikil puniki nyinahang pisan yéning Tanjung Bloam sakadi nénten kauningin wisatawan. “Patut kayun akéh matakén mangda nénten kesasar. Santukan genahnyané doh saking genah-genah krama. Risampun ngranjing ring wewidangan pasih, wantah angob sané karasayang,” baosnyané. (lin/uma)
Jayanti
Redité Pon, 13 Mei 2018
Cerakén
7
Rayendra Umbara
Lengkara
Ngamedalang Album ”Demi Iluh”
Punggelan geguritan puniki kanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
pupu;s)mrnÑn. Pupuh Semarandana 5.s&ptutÇ)n&\Þimædin/, Sing patut cening nglimpadin, \Þ\Ðhinñmk)lihn/, nglangkahin nyama kelihan, hlekojrnñÏeko, ala kojarannya reko, mg)n)pæc*tmæ)d*, magenep pacang tampedang, biskp)gtnænk/, bisa kapegatan panak, enl\Ðhinãishudu, né langkahin bisa udu, tÙrmt)mudik(m. tuara matemu di karma.
MAWIT sangkaning kasenengan, mangkin nglantur manados profési. Sakadi punika pamargin anak lanang antuk aran jangkep I Komang Rayendra Umbara. Lanang sané embas ring Negara, Jembrana 22 Agustus 1986 puniki ketah kasambat Mr. Rayen. Dané kasarengin sawitra-sawitrannyané naanin ngwentuk grup band antuk genre rock maran “Batara” daweg warsa 2006 lintang. Ring warsa 2010, dané malih ngwentuk band “Bluebery”, asiki band antuk genre pop. “Kekalih band ‘Batara’ miwah ‘Bluebery’ puniki, daweg masannyané naan ngamolihang juara ring makudang-kudang féstival musik inggian ring ting-
kat daérah rauh ring tingkat nasional,” baos dané kalem. Sué vakum ring widang musik sangkaning karepotan pinaka pengusaha muda, ngawinang Mr. Rayen marasa rindu ring dunia musik. Punika mawinan, ring warsa 2017 lintang, dané malih ngwentuk band antuk aran “Mr.Rayen”. Band sané kawentuk punika lewihan ring solo karir antuk genre modern Pop Bali. “Santukan karepotan titiang pinaka pengusaha ngawinang tiang sué vakum. Ring warsa 2017 lintang, titiang malih ngwentuk Mr.Rayen,” baosnyané makenyem. Mr. Rayen ngwewehin, mawalinnyané ngraménin
blantika musik Bali, santukan salami puniki akidik wénten pemusik sané ngambil aliran modérn pop. Salami awarsa, Mr. Rayen prasida mumuputang album perdana “Demi Iluh”. Album inucap madaging adasa tembang, luiré; Demi Iluh, S.T.I (Suami Takut Istri), To The Point, Ngalah, Liunan Masalah, Piteket, Tusing Maan Jodoh, Jaman Méwah, Sing Sanggup, miwah Tresna No. 1. Kahanan sané unik miwah matiosan saking album-album musik Pop Bali sané sampun ketah kawedar, kabaosang musikalitas Mr. Rayen lewih modérn. Arransemennyané lewih ka modérn pop, sakéwanten ngawigunayang
lirik mabasa Bali. Tembang sané wénten ring album puniki akéh terinspirasi saking kahuripannyané saraina. Minakadi kahuripan makulawarga, miwah pamargin tresna para sawitrannyané. Wénten tembang spésial sané mamurda Piteket, dagingnyané indik piteket rerama miwah panglingsir pinaka dasar ngamargang kahuripan. Vidio klip tembang Piteket miwah Jaman Méwah sampun kaunggahang ring média sosial sakadi Facebook miwah Youtube. Sané ngawinang Mr. Rayen ngranjing ring musik Pop Bali, santukan nyingak panglimbak musik Pop Bali sayan becik, sayan kasenengin krama Bali.
I Gede Eka Putra
Ngutsahayang sané Pinih Becik AKEH gegarapan tembang Pop Bali sané kamedalang I Gede Eka Putra ring parikrama Paradé Pop Bali Pésta Kesenian Bali. Kaicén galah prasida ngamedalang karya nyabran warsa nénten naenin kalémpasin. Dané setata mautsaha nyinahang saha ngamedalang pakaryan sané pinih becik. Pak Eka – asapunika dané ketah kasambat olih para siswannyané maosang, nénten wénten pisarat ageng sané meled karereh tatkala nabdabang miwah nyiagayang gegarapan musik. Sajabaning prasida nyinahang pakaryan sané pinih becik majeng Kabupaten Badung. Sangkaning punika, dané sané nuénang Sanggar Musik miwah Vokal Mahardika puniki maosang, galah sané kabuatang makarya gegarapan sané becik boya ja ajebos. Duaning akéh parikrama sané patut kalintangin. Mawit nyelehin pamilet, nuwasén malajah, kantos matirtayatra nunas karahayuan sajeroning muruk kantos macentok. “Becik manut sakadi pikayunan tiang, durung majanten becik manut krama siosan. Duaning karya seni wantah “relatif” saha mabina-binayan manut sapunapi seni punika kacingakin. Punika mawinan tiang setata ngutsahayang ngwedar sané pinih becik,” baos dané cutet. Tatkala kacunduk wawu puniki, Eka Putra wantah nyuksmayang
pisan duaning gegarapan sané kadabdabang punika sampun prasida becik mamargi tan pawénten piambeng sané abot. Napi malih sajeroning pacentokan sané kamargiang, Duta Kabupaten Badung sampun nyinahang raga pinaka pamilet pacentokan sané nénten wantah waged matembang, nanging taler waged masolah, dados dalang miwah sané siosan. Kajantenang pisan yéning pikobet sané kapanggihin nénten ja akidik taler majanten kauningin pisan olih krama sané nyarengin pidabdab gegarapan inucap. Sakéwanten, kadasarin an-
tuk manah sumeken taler unteng pikayunan ngaturang ngayah ring Kabupaten Badung, sinah samian pikobet sané metu nénten ngicalang pisaratnyané makarya. Satios punika, samian alit-alit utawi siswannyané disiplin pisan tatkala muruk. Napi malih kasarengin olih para rerama ri kala muruk, ngawinang dané sayan sumeken. Bapak saking kalih pianak puniki taler maosang, ketah dané ngrasayang nénten madué “ide”, sakéwanten raris katepasin antuk dokumentasi paradé tembang Pop Bali nyabran warsa sané sampun lintang. Saking dokumentasi punika, anggané prasida molihang inspirasi ngamedalang gegarapan sané anyar. Para siswannyané taler setata kayun ngantosang saha satinut ring pituduh saking dané. Eka Putra taler kasarengin olih makudangkudang krama pinaka angga tim kreatif tatkala ngaryanin gegarapan tembang pop Bali kanggén ring PKB. Wénten sané ngarap koréo, tembang pangiring miwah gegambelan taler busanannyané. Sangkaning sampun makudang-kudang warsa ngarap paradé tembang pop Bali pinaka Duta Kabupaten Badung, ngawinang dané uning pisan yéning ngaryanin pakaryan sané becik nénten ja dangan. Majanten wénten kakirangan yadiastun tatkala ngréka pidabdab
ring kertas sampun kajantenang becik. Parikrama ri kala muruk wiadin pidabdab nyayagayang sarana miwah piranti sané kabuatang ketah nénten prasida becik kajantenang. Samian punika sané manados tetimbang tatkala makarya gegarapan kabénjang pungkuran. “Tiang meled malajah saking makudang-kudang krama seniman tiosan. Mangda tiang prasida nguningin kakirangan miwah kalewihan tiang. Seniman punika marasa bangga tatkala gegarapannyané kaajiang. Nika kémanten,” baos dané nyantenang. Eka Putra sané kantun pinaka sinalih tunggil angganing staf ring Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung puniki malih maosang, prasida ngaryanin gegarapan manut sakadi sané kaaptiang olih atasannyané, ngwetuang rasa bangga. Rasa kenyel sangkaning makarya lemah peteng sareng para angga gegarapan satmaka ical. Punika raris manados “targét” dané prasida nagingin kapercayan sané sampun kapaicayang ring dané. “Prasida ngamolihang kapercayan wantah sané pinih utama. Kapercayan punika sukil kapolihang. Punika mawinan tiang sumeken mautsaha mangda kapercayan punika nénten ical saking déwék tiangé,” Eka Putra nyumekenang. (kmb)
I Nyoman Ardika
”Kritik Sosial” Pinaka Unteng Bebanyolan SENGAP, sira sané nénten uning ring seniman bondres puniki? Minab samian krama uning sangkaning seneng mabalih bebayolanipun. Satios banyol, akéh tetuek sané kawedar ring bebanyolanipun. Tetuek sané ketah kawedar madaging antuk “kritik sosial” sané pinaka unteng bebayolanipun. Kacunduk daweg masolah ring acara wanti warsa Kota Gianyar sareng sekaa Celekontong Mas wawu puniki, Sengap sané aran sujatinnyané I Nyoman Ardika puniki maosang, akéh parikrama sané kalintangin kantos ipun prasida dados sinalih tunggil pragina bondrés. “Tiang nénten naenin mapikayunan dados pragina bondrés, duaning tiang éling, ngawi anak kedék punika méweh. Yéning ngawi anak ngeling wawu dangan. Napi malih ring kahanan ekonomi sakadi mangkin,” baosnyané. Sadurung dados pragina bondrés sané setata kaptiang pangrauhnyané ring pakraman, Ardika naen ngawitin parikramanyané pinaka MC mabasa Bali. Tatkala polih selah mondrés, raris kamargiang manten olih lanang sané embas ring Tabanan, 9 Mei puniki. Parikrama sané kamargiang antuk pidabdab sané wawu malajah kapanggihin sampun prasida ngawinang kramané kedék ngelkel. Punika raris ngawinang ipun mapikayunan sumeken pinaka pragina bondrés. Kasub pinaka pragina sané waged ngawigunayang “isu sosial” pinaka unteng bebanyolan sujatiné nént-
en lémpas saking parikrama kahuripannyané saraina. Kahanan Ardika daweg alit akéhan ring gria, duaning makekalih reramannyané pinaka pangayah ring gria. Akéh pisan kahanan sané ngawinang staf pengajar ring UNHI Denpasar puniki sayan becik ngidepang pidabdab kahuripan. Sinalih tunggilnyané, ipun nénten cumpu yéning wénten krama Bali sané mina-minayang raga kadasarin antuk soroh. Yadiastun wénten, sapatutné nénten kaageng-agengang malih. Bali pinaka pulau sané alit patut masikian ngajegang Jagat Bali. Mawinan tatkala nepasin pikobet, krama nénten malih mina-minayang raga. Ngawitin masekolah ring SD No. 1 Tanguntiti, Tabanan, Ardika sampun nyinahang kawagedannyané dados seniman. Kahanan punika raris kalanturang tatkala ngranjing ring SMPN 4 Selemadeg Timur. Sangkaning meled nglimbakang wawasan taler pengalaman pinaka perantau, Ardika nglanturang masekolah ring Denpasar, ring SMA PGRI 4 Denpasar. Pisarat nglanturang pendidikan raris kacihnayang antuk nyelehin kuliah ring IHDN Denpasar. Sangkaning lascarya nepasin sekancan pikobetan sané kapanggihin ngawinang ipun prasida tamat S1 irika. Sangkaning meled malih masekolah raris ipun nglanturang pendidikan Pasca Sarjana ring IHDN Denpasar. “Parikrama kahuripan sané “berproses” punika ngamedalang rasa
bangga. Tiang nyuksmayang pisan,” baos Ardika. Sadurung kasub pinaka Sengap, dumun Ardika naenin dados jadma cacat. Sangkaning eling yéning piteket sané kasinahang antuk “bahasa bondrés” inucap kirang becik kasinahang, raris dané nyantepang raga mabondrésan dados Sengap. Prasida madué sawitra saking makudang-kudang krama raris kanggén Ardika ngamolihang gatra utawi “isu” sané anyar sané salanturnyané kanggén unteng bebanyolan. Maosang “isu sosial” antuk basa bebondrésan sujatiné nénten ja dangan, patut akéh malajah. Ngeninin indik mupulang karma sané setata kabaosang ring bebanyolanipun, Ardika maosang yéning krama Bali patut nyantenang, maosang karma wasana nénten prasida sakadi maosang matematika. Karma melah sané kamargiang mangkin nénten ja setata ngawinang bagia ring galah inucap asapunika salanturnyané. Napi malih majeng ring krama millennium sakadi mangkin, sampunang kantos lempas saking cihna raga pinaka krama Bali. (kmb)
“Sakadi mangkin, musik Pop Bali panglimbaknyané sayan becik taler sayan kasenengin krama. Mawit saking alit-alit kantos anak lingsir,” baosnyané ri kala simpang ring Radio Singaraja FM. Satios punika, dané meled nglestariang basa Bali majalaran matembang Bali. Pangaptiannyané, tembang-tembang ring album “Demi Iluh” prasida katerima olih krama, pamekas krama sané seneng ring tembang Bali. “Kapungkur titiang mapangapti prasida kacunduk sareng produser sané prasida ngwantu tiang miwah kayun maprakanti sareng tiang nglimbakang asil karyan tiang salanturnyané,” dané nguntatin. (kmb)
Satua
Adi Sudi Anggara
Pan Angklung Gadang (3) Kaketus saking Satua-satua Bali (VI) MARA kéto kapireng atur Pan Angklung Gadangé, raris Ida méling tekén pangandikané i tuni, kabaes-bawesang raganidané iwang ngandikain I Angklung Gadang, mawinan prajani Ida lédang tur ngaksama tekén Pan Angklung Gadang. Kacarita buin puanné, buin Pan Angklung Gadang kandikaang ngiringang masiram, tumuli Ida mamargi ka tukad kairing baan Pan Angklung Gadang. Di subané Ida rauh di tukadé, raris Ida makayun makebotan, tumuli Ida nyongkok duur batuné di tengah tukadé. Pan Angklung Gadang masih bareng nglesitang kamben, nyongkok duur batuné di luanan Ida Anaké Agung tur ia maseden, mligedang mesuang bacin. Kandugi bendu pesan Ida, tumuli kajambak boknyané Pan Angklung Gadang, tur kasilemang kanti slegak-slegak. “Jani suba taanang dosan ibané langgia tur pasemu tekén gelahé.” Mara keto dingeha pangandikanidané, laut Pan Angklung Gadang ngénggalang nuléngék tur nyumbah nunas pangampura, “Inggih Ratu Déwa Agung, boya ja titiang sangkaning langgia ring Palungguh Cokor I Déwa, mula titiang mamanah subakti pisan mamarekan ring I Déwa. Sakadi mangkin I Déwa makoratan, bacin Cokor Déwa anyud ngatebénang, manah titiangé mangda rauhin tain titiangé taler bakti ngiring bacin Cokor I Déwa,” kéto aturné Pan Angklung Gadang, kandugi ica Ida Anaké Agung, nuli ngandika, “Nah Pan Angklung Gadang, jani kema suba mulih, suud suba iba marekan tekén gelah!” Suba koné kéto kacarita jani Pan Angklung Gadang nongos di désa anu ngajak kurenannyané tur ngelah kuluk berag abesik. Kacarita ané nyanan dauh teluné, banjarané lakar masangkepan. Dadiannya Pan Angklung Gadang inget tekén déwékné danda, bané tuara sangkep ané abulan. Lantas ia nagih pipis duang dasa tekén kurenanné, tur clepanga di jit kulukné. Suba kéto laut ia nyemak saput tur majalan sambilanga ngaukin kulukné. Kacarita jani krama banjaré suba pepek masangkepan, ditu laut Jero Klian ngujangang kramané ané mutranin. “I Sendi.” “Tiang nika.” “Naur nika!” srét ngembud satakan laut mayah. “I Tampul” “Tiang... mangkin, mangkin, tiang naur.” Krasak-krisik ngagah bebuntilan laut mayah. Nah suba kanti pragat pailehané nuduk putra, jani buin Jero Klian ngujangang, nuduk bebakatan ané tuara sangkep abulan. (Masambung)
8
Minggu Pon, 13 Mei 2018
Terkandung Rahasia dalam Rahasia
Seger tidak putus asa. Ia mencuri peluang lain untuk menggali. Dapatnya Pakde Sundusin. “Pakde, hidupnya Mbah Markesot itu menurut Pakde bahagia atau menderita?” Sundusin tertawa lebar. “Haha. Pertanyaanmu itu hitam putih, hidup atau mati, ya atau tidak, seperti milisi berangkat perang. Hidup setiap orang itu ya dinamis antara ya dengan tidak, bergerak-gerak antara hidup dan mati, timbul tenggelam antara hitam dengan putih. Tidak ada yang Kafir Mutlak atau Muslim Absolut” Seger tidak mau mundur. “Pakde tahu saya tidak mungkin bertanya tentang keadaan makhluk dengan tujuan absolut. Yang saya ingin capai adalah titik berat keadaan hidup Mbah Sot. Kecenderungan utamanya. Prosentasenya atau primersekunder-tersiernya. Wajah utama kehidupan Mbah Sot itu kebahagiaan ataukah penderitaan?” Sundusin tertawanya menurun, tapi tetap tertawa. “Kebahagiaan Mbah Markesot adalah penderitaan, dan penderitaan Mbah Markesot adalah kebahagiaan”, jawabnya. “Kurang ajar orang-orang tua ini”, kata Seger setengah menggerundal, “Kalau kami anak-anak muda ini tenggelam dalam keasyikan olah nilai hidup seperti para Pakde, naga-naganya kami kelak juga tidak akan pernah mencapai apa-apa secara keduniaan…” Sekarang tertawa Sundusin mengeras. “Memangnya seberapa luas dan hebat dunia ini sehingga mampu mengakomodasi pencapaian makhluk sempurna yang bernama manusia. Hidup di dunia ini dolanan PAUD, kelas Taman Kanak-kanak. Sejauhjauh yang bisa dicapai di dunia hanyalah
kemewahan temporer, hedonisme yang sebenarnya hanya khayalkhayal pendek, tipuan-tipuan kejiwaan. Yang semuanya memperlambat pencapaian sejati pada diri yang juga sejati. Yakni yang diperjanjikan dengan Allah sebelum lahir. Bukan diri yang dipalsukan di dunia” “Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu”. “Jangan lari terlalu jauh, Pakde”, Seger memprotes, “Yang saya tanyakan adalah kehidupan pribadi Mbah Sot”. “Yang mana kehidupan pribadi Mbah Sot itu?”, jawab Sundusin dengan bertanya balik, “kalau semua makhluk berasal dari Diri Yang Satu dan bergerak ke Diri Yang Satu, inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, maka diri Markesot bergerak meluntur, menyamar, men-sirna, karena diri Markesot tidak bisa duduk sejajar dengan Diri Yang Satu. Semua diri musnah menjadi bagian dan akhirnya menyatu dengan Diri Yang Satu” Seger kembali ke sasaran. “Mbah Sot itu berwajah tenang dan bahagia di hadapan dunia, tetapi ia menyimpan kesengsaraan batin yang harus ia rahasiakan. Sebab kalau ia mengungkapkannya, akan memunculkan retakan-retakan dan tabrakantabrakan di dunia. Mbah Sot sering menghilang karena ia sering tidak kuat menahan rahasia itu di tengah khalayak ramai. Benar nggak itu Pakde?” Sundusin tertawa lebih keras, tapi tampak ia menyembunyikan sesuatu. “Yang sebenarnya saya ingin tahu adalah”, Seger melanjutkan, “rahasia yang dirahasiakan itu menyangkut keadaan dunia, ummat manusia, bangsa-bangsa, ummat dan golongan-golongan, ataukah tentang diri Mbah Markesot sendiri?”
Sastra dan Perjalanan (3)
Varian Perjalanan sebagai Tantangan
TRAVELOGUE memiliki varian yang kaya. Selain perjalanan jurnalistik, juga bisa berupa catatan harian di sesuatu lokasi, catatan pada minat utama (misalnya, tentang kuliner atau destinasi wisata), catatan observasi, catatan ziarah, korespondensi (surat-menyurat) atau mengolahnya dalam bentuk karya sastra. Gaya dan penyajiannya beragam mulai penulisan popular, konvensional maupun berbentuk feature, esei-foto atau observasi. H.O.K. Taunzil merupakan seorang pejalan yang melakukan perjalanan terencana ke berbagai Negara serta dalam negeri. Ia menuliskan pengalamannya secara berseri di majalah Intisari. Tulisan tersebut kemudian dikumpulkan ke dalam sejumlah buku yang sangat menarik dan informatif. Sok Hok Gie waktu mendapat mendapat
l Anggur
kesempatan berkunjung ke Amerika juga menuliskan catatannya. Para penulis yang naik haji melahirkan buku antara lain Orang Jawa Naik Haji (Danarto) dan Orang Batak Naik Haji (Aritonang). Generasi travel writer terus lahir, bahkan semakin subur, seiring banyaknya media yang menampung tulisan tentang perjalanan. Majalah, surat kabar, dan media online memiliki rubrik dan segmen pembaca fanatik untuk perjalanan. Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya UGM yang dikepalai Prof.Dr. Faruk juga membuka program studi travel-writer! Maka deretan penulis catatan perjalanan lahir di tanah air, mulai generasi Maria Hartiningsih di Kompas, Eugline Paulina dan Yati Asfan Lubis yang banyak menuliskan lapo-
Puisi dan Politisi
Ternyata, di “tahun politik” 2018 ini, puisi telah dimainkan secara “akrobatik” oleh sejumlah politisi dan pejabat. Kelompok yang kadang menggunakan berbagai macam strategi untuk meraih tujuan tertentu secara masif. Walaupun kadang hanya untuk mendapatkan tepuk tangan, atau apresiasi audiens ketika tampil di depan khalayaknya. Minimal ada tiga “tokoh” yang menjadi buah bibir massa dan media sosial gara-gara “baca puisi” dalam sebuah even berskala nasional maupun regional. Sukmawati (anak Bung Karno) dengan puisi yang seakan mengkritisi cadar dan adzan. Setya Novanto (mantan Ketua DPR RI) yang membacakan puisi pada pembelaaan dirinya di sidang pengadilan Tipikor mengenai kasus E-KTP. Kemudian Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) yang membacakan puisi Mustofa Bisri ketika melakukan pertemuan dengan masyarakat
di Jawa Tengah. Setelah tiga kejadian tadi, pada suatu malam, seorang penyair “gurem” datang ke pondokan saya di bawah pohon sawo, dan langsung bertanya dengan nada tinggi. Mengapa mereka yang awalnya tidak pernah perduli dan memandang sebelah mata pada puisi, tiba-tiba berlagak seperti penyair yang membacakan puisinya dalam perhelatan sastra? Mengapa mereka tega memanipulasi puisi menjadi sekadar iklan murahan untuk mengatrol atau menaikkan harga dirinya di mata orang banyak? Lepas tengah malam, saya masih berusaha menenteramkan teman penyair tersebut, yang puisinya (walau menurut saya pribadi cukup bagus dan berbobot) hanya sekali dua kali dimuat lembar kebudayaan koran dan majalah sastra. Ketika larut malam bunyi jengkerik berhenti berbunyi di halaman, barulah saya peluk bahunya dan dia saya suruh pulang sambil saya ingatkan. Bahwa puisi kadang bisa digunakan untuk obat penyembuh, kadang seperti dupa kemenyan yang setelah dibakar bau wanginya menstimulir fenomena tertentu. Namun, kadang juga dapat dijadikan iklan untuk menarik perhatian khalayak ramai agar apa yang dijajakan laku dan produsen memperoleh laba yang diharapkan. Mendengar uraian tadi, dia langsung menyangkal. “Tidaklah! Penyair itu bukan pedagang. Puisi bukan materi yang punya nilai tukar seperti beras, rumah, dan emas!” Sampai di sini saya yang terdiam. Benar juga! Tapi, mana ada politisi yang ngerti hakikat puisi seperti penyair gurem yang tidak terkenal dan tidak suka mengemis belas kasihan di negeri ini? l Iman Budhi Santosa
melalui backpacker, sepeda motor dan naik sepeda. Ahmad Yunus, misalnya, bersama Farid Gaban keliling Indonesia naik motor. Hasilnya sebuah buku yang menarik dan gokil: Meraba Indonesia-Ekspedisi “Gila” Keliling Nusantara (2011). Upaya-upaya kreatif-kolektif juga tumbuh dalam dunia traveling. Di media sosial grup-grup traveling banyak peminat di mana anggotanya saling berbagi informasi, saling bantu saat berkunjung ke suatu tempat dan “jumpa darat”. Ada pula upaya partikelir semisal Fatris M Faiz bersama M. Fadli membuat proyek The Banda Journal, tempat mereka meng-up date segala hal tentang Banda dan mendokumentasikannya.
Syafrizaldi Al membuat “proyek keluarga” melibatkan anak istrinya dalam perjalanan ke sejumlah titik, seperti ke Gunung Kerinci, Komunitas Anak Dalam dan Suaka Alam Rimbo Baling. Puthut Ea dkk mengadakan “Ekspedisi Cengkeh” dengan merancang perjalanan ke pusat-pusat cengkeh Nusantara, lalu menuliskannya dalam buku yang representatif. Ini belum tercatat dunia pertelevisian dan film dokumenter yang mengangkat perjalanan sebagai garapan---tentu dengan script penulisan. Dari sini kita tahu bahwa potensi, khazanah dan peluang perjalanan dalam dunia literasi sangat menantang. l Raudal Tanjung Banua
Pemanasan Ulang Tahun 25 Mei 2018
Jatijagat Kampung Puisi Bersama Sanggar PURBACARAKA Sanggar CAKRAWALA Jalan Nias 13 Denpasar Menjelang Enampuluh (60) Tahun FAKSAS-FIB UNUD Jumat Kliwon, 25 Mei 2018 pukul 19:30 wita di JKP-109 Sundusin akhirnya berhenti tertawanya. Ia terdiam beberapa saat. Kemudian menjawab pelan. “Seger, qadla dan qadar Allah, konsep dan formula sistem yang Allah terapkan pada hidup manusia itu paling banyak seper-sejuta persen yang kita bisa meraba. Dan di dalam yang sepersejuta itu terkandung miliaran rahasia lain yang manusia hanya bisa menerimanya sebagai rahasia. Mari kita islami rahasia itu…”. l Emha Ainun Nadjib rannya di majalah wanita, Gola Gong yang menerbitkan catatan keliling Asia di majalah remaja, sampai Fatris M. Faiz yang banyak menulis untuk Destin Asia, sebagian diterbitkan dalam buku Merobek Sumatera (2015). Syafizaldi Aal di The Jakarta Post dan National Geography, Faustinus Hadi dan Febriyanti di Koran Tempo, dan seterusnya. Buku perjalanan juga diminati, sehingga seringkali terbit berseri. Untuk menyebut beberapa ada seri Lorong-lorong Dunia karya Sigit Susanto, The Naked Travelling dari Trinity dan seri perjalanan Asia Tengah Agustinus Wibowo hingga Aguk Irawan MN yang menulis Haji Backpacker. Tidak kalah menarik M. Faizi, seorang kyai muda dari tlatah Anuqayah, Sumenep, menulis catatan perjalanan sembari menunaikan hobinya naik bis, Fauzi memang dikenal sebagai sesepuh “Bismania” (komunitas pecinta bis). Selain itu, wahana perjalanan juga makin beragam, tidak saja mengandalkan moda transportasi konvensional, namun juga
Merah Persibu Ngampoeng Seni untuk Fenomena 27 dalam 72…
l Spirit Ruh Bangsa, Tes Ke-Indonesiaan Raya Kita
CAKRA Yadnya EDUKASI (H) Cinta Nusantara 2018 l
JKPemerdekaan-109, Pijakan Start Ke-rasadiri-an l
Sangkan Paraning Dumadi, yang Terpanggil Sepenanggungan
April-Rememberance 27 in 72…, 72 in 27
Road to Homecoming 230 Years Old Denpasart!
HUBUNGI dan Aktif Mengikuti Wayan Jengki Sunarta via Facebook dua(2) Minggu sebelum KOMUNITAS ANDA di JKP-109
Fotografi
Menyiasati Pencahayaan untuk Fotografi ”Prewedding”
DALAM fotografi prewedding, lokasi pemotretan sangat penting untuk menghasilkan foto-foto yang indah. Baik indah secara komposisi dan cahaya. Pilihan lokasi bisa di dalam ruangan seperti studio, kafe dan vila atau bisa juga di luar ruangan atau alam bebas. Untuk lokasi di luar ruangan, pasangan biasanya memilih lokasi-lokasi yang populer atau menjadi ikon sebuah daerah. Pemilihan lokasi prewedding juga akan sangat menentukan busana yang akan digunakan. Sebagai contoh, pemotretan di lokasi pura atau background etnik/budaya sebaiknya menggunakan busana sesuai tema, seperti pakaian adat. Sedangkan untuk busana casual dan gaun bisa dipilih bangunan modern atau alam seperti hutan atau pantai. Dengan begitu, antara busana dengan lokasi akan menyatu dalam sebuah cerita. Berikut tips praktis dari Gede Lila Kantiana untuk menghasilkan foto-foto prewedding yang indah. Menurut fotografer profesional yang khusus menggeluti genre wedding/prewedding photography ini, seorang fotografer prewedding wajib memahami teknik pencahayaan dan karakter cahaya di sebuah lokasi. Kecuali pemotretan dilakukan di studio, tentunya kita bisa men-setting semuanya sesuai dengan yang diinginkan. Namun, jika pemotretan dilakukan di luar ruangan perlu menyiasati pencahayaan dengan mengkombinasikan cahaya yang tersedia (available light), memodifikasi cahaya misalnya dengan lampu tambahan (flash light) atau pemantulan cahaya dengan reflector. “Dalam fotografi prewedding, terkadang kita dituntut menghasilkan foto-foto bagus dengan jumlah banyak dan lokasi yang lebih dari satu dalam sehari. Jadi, tantangannya di sini adalah waktu dan alat,” ujarnya.
Seluruh foto ini karya Gede Lila Kantiana!
Mengetahui Waktu Pemotretan Lila Kantiana menegaskan, seorang fotografer prewedding harus mengetahui kapan dia akan melakukan pemotretan terbaik dan menyampaikannya kepada klien atau pasangan yang akan difoto. Pasalnya, proses pemotretan bukan hanya mengambil gambar di lokasi semata. Namun, perlu waktu untuk make up dan mengenakan pakaian (wardrobe) sehingga koordinasi antara fotografer, make up artist dan jarak ke lokasi semua harus terukur. Lila Kantiana menambahkan, fotografi prewedding merupakan fotografi yang bersifat konseptual. Jadi, alat yang digunakan sebaiknya sesimpel mungkin sesuai dengan kebutuhan. Apalagi, kita seringkali harus berpindah spot atau lokasi sehingga alat yang digunakan harus seminimal mungkin. “Untuk body kamera bisa gunakan satu atau dua body jika tidak ingin mengganti lensa di lapangan. Pilih lensa dengan range 35 mm dan 85 mm atau mendekati tergantung dari style fotografer. Gunakan lensa-lensa dengan bukaan diafragma lebar untuk menciptakan foto-foto indah dengan kedalaman dimensi yang bagus. Tapi, ingat jangan semua gambar background-nya blur. Ambil beberapa yang backgroundnya tajam atau masih terlihat lokasi karena tidak semua pasangan menyukai background blur,” katanya mengingatkan. Untuk alat bantu pencahayaan, kata Lila Kantiana, cukup menggunakan satu hingga dua flash dan satu reflector. Jika inggin menghasilkan foto dengan dimensi bagus dan lebih natural, gunakanlah trigger yang support hight speed (berkecepatan tinggi) di atas 1/200 karena kita akan membutuhkannya saat suasana terang yang memerlukan bukaan diafragma lebar. Soft Box juga dapat digunakan untuk menghasilkan cahaya lembut dan terkesan natural. Untuk reflector (alat pemantul cahaya) sebaiknya pilih yang lebar karena cahaya yang dihasilkan lebih merata dan lembut. “Dalam penggunaan alat bantu cahaya sangat perlu diperhatikan shadow (bayangan-red), karena setiap cahaya yang kita pantulkan atau pancarkan pasti akan menghasilkan bayangan. Padukan flash dengan reflector agar cahaya utama (main light) memiliki gradasi lembut sesuai dengan hasil yang diinginkan,” katanya memaparkan. (ian)
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
I Wayan Nuriarta
dr. Ketut Ngurah
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Pon, 13 Mei 2018
9
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Sardine Restaurant Looking For Cook, Pastry Cook Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com
B.BP.141.05.18.0000541
Urgent! Bar Waitress,Cook, Steward and Store.Send CV to Mamas German Rest T:0361754831 /Email:kadimamas@yahoo.co.id
B.BP.001.05.18.0000625
Dicari Pembantu untuk Villa Alamat Jl.Kesambi Gang Kesambi Indah No.22 Kerobokan Hubungi: 081337542061, 081381302935 B.BP.001.05.18.0000696
Urgent Housekeeping/Cleaning Service pglmn min 1 Th.Krm CV: hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.05.18.0000639
Urgent Staff Notaris,Laki2 S1 Hukum,Team Work,Disiplin.Kirim CV: hrdbali2018@gmail.com B.BP.001.05.18.0000641
Accountant needed for International Travel Agent. Min 5 years experience.English speaking. Send letter of application and resume to: receptifindo@gmail.com B.BP.001.05.18.0000663
Adm,25Th+Lam Jl.Bajataki Perum Grahalia 10.SMS 081338888833 B.BP.001.05.18.0000633
BIRO JASA
Bali Solar Roof.Cari Tekhnisi, Sales dan Admin,UMR+Fee,dll Lmrn:ikadekswanjaya@gmail.com
Dcr Staf Sushi,Kitchen,Bar.Lam ke Kokoya Jl.Danau Tamblingan No.178 Sanur.Telp:0361-289252
Bth Senior Cook.Krm Lam ke Mbox Jl.Raya Seminyak 19 Kuta (Mario Silver). 081238578801
Dcr Staff GRO,Recept,Waitress, U/Htl Nusa Dua/WA:087861389190 E:ayet@indoluxeholidayclub.com
Coco Group Bali Looking for: Asst.Accounting Mgr.Min.1 Year Experience in the same position in retail Industry CV Send to hrm@cocogroupbali.com
Dcr:Supir untuk Pick Up Kantor Hubungi Segera 08113999159
Dibutuhkn Kryawati u/Toko Baju Wil.Sidakarya Hub.082147319073
Cr Pembantu Gj.1,5jt yg antar dpt 500 T.488315/081805481810
Dicari Driver,Cleaning Service Front Office Hub.085238311111
Dbth sgr therapist wnt berpeng penmplan mnrik max30th WA 0812 86859195 (nama,umur,almt skrng)
Dicari Sgera Admin Wanita 22th Disiplin & Mandiri, 0817566499
B.BP.004.05.18.0000617
B.BP.001.05.18.0000629
B.BP.803.05.18.0000579
B.BP.001.05.18.0000686
B.BP.154.05.18.0000674
Dbutuhkan Security Pria&wanita Hub:085858974414/081236035887
B.BP.153.05.18.0000699
Dcr 5Supir Pariwisata bs Inggris Merrys Travel 0361-238041
B.BP.004.05.18.0000535
Dcr Marketing Aluminium YKK Pintu WPC Duma & Atap Rooftop Lam:Mahendradata Selatan 6 Dps
B.BP.004.05.18.0000681
Dcr Pelaksana Proyek Min.SMK Fresh Graduate Hb.085225972222 B.BP.001.05.18.0000444
Dicari segeraSopir utk pribadi bs matik Hub.081236155572 B.BP.154.05.18.0000637
SERVICE
B.BP.001.05.18.0000516
B.BP.004.05.18.0000627
B.BP.001.05.18.0000578
B.BP.001.05.18.0000695
B.BP.001.05.18.0000514
B.BP.001.05.18.0000602
Dicari Tukang Jahit/Potong/ Mote Pengalaman untuk Butik di Renon Hub.083119980802 B.BP.001.05.18.0000666
Dicr Staf u/Kitchen & Waiter/s Max.30Th.Japanese Restoran “Ramen 7 Tori Samurai” Jl.Sunset Road Kav.8 sebelah Kantor Pos (0361) 8475933 Pengalaman tidak diutamakan! B.BP.004.05.18.0000529
Indigo Japanese Restaurant Canggu is looking for Waitress Good English, Good Salary. Call:08123840242 B.BP.001.05.18.0000231
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
PELUANG BISNIS
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id G.01
One of Leading Cargo Company in Bali Looking for Marketing & Customer Service. Please Send CV to: document@bayusbalicargo.com B.BP.004.05.18.0000331
Paul Ropp Looking for SPG English Fluently, Seilling skills, computer skills,motivated Send your CV to Paul Ropp Jl.Pengubengan 1X Opposite LP Kerobokan Tlp. 0361 730023 B.BP.001.05.18.0000438
Pramuniaga,Cewek,Lam Happy Kids Jl.Padang Luwih 214D SMS 081338888833 B.BP.001.05.18.0000632
Spr,Ksir,Pram.Toko Dapurku Supratman275/081939084292THR,Bns B.BP.001.04.18.0001622
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
BUC-Griya Loka Tbn Uk.45/91m2 Rp.435Jt Nett, 081932236003
Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitraPmogan08123871809
Djual Mobil Mazda CX5 asBali Tgn pertama Th’14 081246766777
Dijual Rumah T.45/100 Jl.Puspa Wresti Penarungan,08164742997
Djl 2are,4are&8are Jln. Merdeka Hrg 1,1M Hub.087860156001
Mazda CX7 GT’10 Pth 225Jt Bs TT/Krd DP 35Jt H.087860856999
DISEWAKAN RUMAH
TABANAN
DIJUAL MOBIL MAZDA
B.BP.001.05.18.0000582
B.BP.141.05.18.0000693
SUZUKI
Karimun GX 2003 Tgn 1 Silver DK Denpasar Hub.087862270180
B.BP.001.05.18.0000661
TOYOTA
Fortuner’12 Putih TRD-VNT Turbo Pribadi AT 08124695875
B.BP.001.05.18.0000697
Fortuner VNTI TRD’13 Putih AT Solar 330Jt,085100856999 Prbdi
B.BP.141.05.18.0000692
Land Cruiser’04 VX,DK Disel,AT hijau tua mls,081999317074,Ngo
B.BP.001.05.18.0000672
JEEP
#Hummer H3 ’2011 hitam DK #New Harrier ‘2015 hitam DK #HRV Prestige’2015 putih DK #Wrangler Rubicon’2010 hitam DK Bypass Tohpati / 087853223812 B.BP.001.05.18.0000704
DIJUAL RUMAH
B.BP.004.05.18.0000621
B.BP.001.05.18.0000689
Dkntrkn Rmh Lt2,PAM,Lstrk 3000 Gunung Fujiama 5E,Buluh Indah Rp.35jt/Th Ng Hub:085237158600
B.BP.001.05.18.0000593
DIJUAL TANAH Kav.Ketewel Jln.Kecubung Sari 160Jt/Kav Hub.081805505465/ 0816578679/081933013620
B.BP.001.05.18.0000591
Luas Tanah 200 m2, lokasi Desa Cemagi,Mengwi Badung Hub:0811-3862-910. Maaf T.P B.BP.001.05.18.0000668
Luas Tnh 2,427 m2,lokasi Desa Pengubengan Singapadu,Sukawati Hub:0811-3862-910. Maaf T.P B.BP.001.05.18.0000667
Tanah 2,60Are Lok.Taman Mumbul (Perum Giri Puspa) Harga 750Jt/ Are.Hub:081999068805,Maaf TP B.BP.001.05.18.0000508
Tnh 2A Tumbak Bayuh,2A Dalung 1,5A10ABudukGng, 082147454248 B.BP.164.05.18.0000691
Urgent Looking for Staff GRO/ FO Exp Min.2yrs,Fluent English Send CV:hrdbali2018@gmail.com
Rumah Lantai II,Jl.Taman Wedasari,Keboiwa Utara Gatsu Barat LT 200/LB 200m2, Hp.0811398154
Tnh Kav 1-1,5-2-9-16 are CashKrd Jl.Tangkuban Perahu Padang Smbian0817342802,085100878402
B.BP.001.05.18.0000642
B.BP.001.05.18.0000635
B.BP.001.05.18.0000685
B.BP.001.05.18.0000082
B.BP.001.05.18.0000682
Tnh 8A Murah! Tmbok Kliling Jl. 6m LB26M,175jt/A dkt RS.Bhakti Rahayu,Btukaru,Tbn087761724888 B.BP.001.05.18.0000687
DIJUAL RUKO Djl Cpt & Murah Ruko 2 Unit Jl. Tegal Wangi II/34 Sesetan Densel Hrg 2M Hub.087864154888 TP
B.BP.030.05.18.0000454
RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798
B.BP.001.05.18.0000588
Dicari/Beli Rumput/Daun2 utk MakananSapiSMS/WA:0811394065
B.BP.153.05.18.0000698
KEHILANGAN BPKB No.C8757062-O DK 8272 EH An.A.A.Ngr.Ketut Winata,ST
B.BP.001.05.18.0000587
Hlg BPKB & STNK Honda Scoopy Th’2013 DK 6309 DN AN.Pelapor
B.BP.001.05.18.0000645
BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155
B.BP.001.05.18.0000058
10
Minggu Pon, 13 Mei 2018
Pertanyaan TTS No. 346 Mendatar: 1. Ambil dengan paksa 4. Antena TV berbentuk bundar 7. Pengumuman ; Penerbitan 9. Baju luar berbentuk jas untuk wanita 10. Yang 11. Pintar ; Pandai 13. Usul perubahan undangundang 16. Mainan (Jawa) 20. Menara lonceng (Inggris) 23. Kereta listrik 26. Greenwich mean tima 28. Karangan prosa yang membahas satu masalah 30. Umbi yang dapat dimakan 31. Cantik 32. Salah satu gunung berapi aktif di Italia 33. Arah mata angin antara timur selatan 35. Ekor 36. Ilmu pengetahuan alam 37. Bau wangi yang merata 38. Pemimpin universitas Menurun: 1. Palem rawa yang daunnya acap dipakai atap 2. Bencana ; Celaka 3. Serundeng (Bali) 4. Istana (Inggris) 5. Almon ; Badam ; “Prumus Amygdalus” 6. Abang ; Kakak laki-laki (Sunda) 7. Bandul bertali panjang 8. Manusia 12. Akhir 14. Telinga (Inggris) 15. Salah satu varian Yahama 17. Kabar (Bali) 18. Kartu AS 19. Orang yang bertugas mengatur arah pesawat 21. Jerawat (Inggris) 22. Berperilaku eksentrik 24. Arena tinju 25. Persetujuan 26. Lemah lembut ; Ramah ; Jinak (Inggris) 27. Menurut aturan ; Teratur 29. Kode untuk derajat kekentalan oli 31. Kol 34. Dekat (Inggris)
Tersisa 200 Pasang
TSI Bogor Kembangbiakkan Elang Jawa
BPM/ant
ELANG - Dua ekor burung Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) berjenis kelamin jantan dan betina bertengger di kandang penjodohan dalam proses penangkaran di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5). TAMAN Safari Indonesia (TSI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat melakukan pengembangbiakan Elang Jawa yang saat ini populasinya hanya tersisa 200 pasang di alam bebas. “Itu banyak terdapat di kawasan Gunung Halimun Salak dan Gede Pangrango Kabupaten Bogor,” kata Staff Humas TSI Kabupaten Bogor, Julius Su-
prihandono di Cisarua, belum lama ini. Menurut dia perburuan liar juga sebagai salah satu penyebab menurunnya populasi Elang Jawa pada habitatnya. Selain itu, juga disebabkan oleh adanya pembalakan liar pada hutan-hutan yang biasa sebagai tempat berkembangbiak dan mencari makan.
Pasalnya, burung tersebut termasuk pemakan daging (Carnivora). Yang dimakan antara lain anak ayam, tikus hutan, kelinci, dan lain sebagainya. Namun dengan adanya perburuan liar maupun pembukaan lahan untuk pertanian, perumahan, maka dapat ditarik kesimpulan menjadi salah satu penyebab utama menurunnya populasi burung tersebut. Oleh sebab itu, TSI melakukan pengembangbiakan secara alami untuk memperbanyak burung Elang Jawa yang sekarang hampir punah. Ia menambahkan, dalam perkembangbiakan tersebut dilakukan menggunakan penangkaran yang ada pada kandang. “Tapi isi kandang menyesuaikan seperti habitat aslinya dan sistem pemberian makanan sesuai dengan makanan pada umumnya. Ini agar burung tidak mengalami stres,” katanya. Tapi kebersihan kandang juga harus diperhatikan, agar burung tidak terserang berbagai penyakit yang timbul karena virus. Lanjut Julius menjelaskan, dalam hal ini sudah harus ada yang mengembangbiakan agar generasi muda dapat mengetahui dan melihat terkait keberadaan Elang Jawa. Selain itu, dapat mempelajari tentang burung tersebut dari makanan, tingkah laku, dan lain sebagainya. (ant)
Kucing Hutan Langka Dilepasliarkan PETUGAS Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi telah melepasliarkan kucing hutan (felis bengalensis) yang diamankan dari seorang warga Kota Jambi beberapa hari lalu. “Setelah diamankan dari pemiliknya, kucing hutan yang sudah langka itu kemudian dilelepasliaran oleh petugas di kawasan habitatnya pada hutan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi,” kata Tim Penanganan Konflik Hewan dan Manusia BKSDA Jambi, Hefa Edison, di Jambi Sabtu (12/5) kemarin. Kondisi terakhir sebelum dilepas liarkan hewan dilindungi itu dalam keadaan sehat dan langsung dilepasliarkan bersama sepasang anaknya untuk proses perkembangbiakan di hutan Tanjabtim. “Kucing hutan ini tidak boleh lama dilakukan rehabilitasi, makanya segera dilepasliarkan ke habitatnya,” kata Hefa.
Saat ini, pihaknya kata Hefa, juga masih menyisir kawasan yang diduga masih ada seekor kucing hutan jantan ditempat saat kucing itu terjerat perangkap ikan milik warga yang kemudian dipeliharanya. Sebelumnya, kucing hutan yang dipelihara oleh seorang warga di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, diamankan oleh BKSDA. Kucing hutan atau kucing kuwuk berjenis kelamin betina berusia empat tahun dan diamankan petugas setelah adanya laporan dari masyarakat dan upaya persuasif oleh BKSDA Jambi pada pemilihara satwa dilindungi tersebut. Saat akan diamankan petugas, kucing hutan tersebut juga telah memiliki sepasang anak yang masih berusia empat hari. Kucing hutan tersebut juga didapat oleh warga saat terjerat diperangkap jeratan ikan yang dipasang oleh warga dikawasan semak belukar di dekat perkampungan. KUCING HUTAN - (BKSDA) Jambi telah Dari pengakuan warga, kucing hutan tersebut melepasliarkan kucing hutan (felis tidak sengaja terjerat diperangkap ikan, karena bengalensis) yang diamankan dari seorang kucing hutan ini juga sangat suka memangsa dan warga Kota Jambi. berenang diperairan. (ant)
Ketentuan Menjawab Jawaban ditulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 346 dan cantumkan identitas lengkap serta nomor telepon/HP. Kirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 19 Mei 2018. Pemenang diumumkan pada Koran Bali Post Minggu 27 Mei 2018. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang (@Rp.200.000,-) dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga (2 dewasa + 2 anak). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos. Jawaban TTS No. 344 Mendatar: 1. Investasi 5. Satak 8. Wau 9. Asrama 12. Altar 13. Rikuh 15. Onak 16. UDG 17. Amril 19. KOL 21. Lesu 22. Kuat 23. TLO 25. ATM
27. KES 28. Esa 29. RIP 30. Uli 32. IUR 34. DAM 36. Opsi 37. Jail 38. LUK 40. DIKTI 43. Tas 44. Spin 45. GAMAL 47. Nekat 48. Agonis
50. AUR 51. Label 52. Antropoid Menurun: 1. Intrik 2. Enau 3. TAR 4. Iwang 5. Suaka 6. Tutor 7. Korelasi 10. Shelter 11. Modul 14. Kolusi
16. Ustad 18. MAT 20. OKE 24. ORMAS 25. Apologi 26. Muslim 27. Kardinal 31. Liu 33. UPT 36. Ajang 39. Keloid 41. Kekeb 42. Istal 43. Tiara 46. Asap
Pemenang TTS No. 344 1. AA. Oka Puspawati SDN 2 Gumbrih, Dusun Serong, Desa Gumbrih, Pekutatan, Negara 82262 2. Ni Ketut Yuliani Br. Tegal, Desa Tulikup, Kec. Gianyar, Kab. Gianyar (HP: 081999 353565) 3. I Ketut Sualita, S.Pd Br. Dinas Kanginan, Desa Kekeran, Kec. Busungbiu, Buleleng 81154 (HP: 081916 173089) 4. I Made Sudarma Yadnya Kantor BMKG Wilayah III Denpasar, Jl. Raya Tuban, Kuta, Badung (HP: 082144 845556) 5. I Made Wijana Br. Pendem, Desa Karangasem, Kec. Karangasem, Kab. Karangasem (HP:087762 857385) 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket bisa langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Nama : I Wayan Gede Sentana Putra Alamat : Br. Tihingan, Desa Tihingan, Kec. Banjarangkan, Kab. Klungkung (HP: 085337 185584)
Hiu Paus Dekati Pantai Bone Bolango
“Bahkan pada hari Sabtu (5/5), dua ekor hiu paus berenang di perairan ini,” paparnya. Arfan mengatakan, agar hiu paus tidak pergi, ia bersama warga lainnya menebar makanan yaitu kepala udang. BPM/ant “Beberapa MAKAN - Pengunjung memberi makan hari yang lalu seekor hiu paus (Rhyncodon typus) sudah ada pendi lokasi objek wisata perairan Desa gunjung yang Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, datang dari Jakarta untuk meGorontalo, Senin (7/5). lihat hiu paus ini,” ucapnya. SEEKOR hiu paus (Rhyn- Ia berharap, hiu paus yang codon typus) sejak pekan lalu datang secara musiman itu hingga pekan ini mendekati dapat lebih berlama-lama perairan pantai Desa Botu- di perairan itu, agar geliat barani, Kabupaten Bone Bo- pariwisata dapat ramai lagi lango, Provinsi Gorontalo. dan kembali meningkatkan “Terlihat satu ekor hiu perekonomian masyarakat paus berenang di perairan sekitar. dekat bibir pantai,” ujar “Untuk sewa perahu melisalah seorang warga, Arfan hat hiu paus pun harga masih Napu. sama seperti dulu, yaitu Rp Ia mengungkapkan, hiu 15 ribu per orang, dan makapaus mulai terlihat sejak hari nan kepala udang Rp 10 ribu Kamis (3/5).
per bungkus,” pungkasnya. Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Jakarta, Devyani Anggraini mengaku senang dan bahagia bisa melihat hiu paus dari dekat. “Ini pertama kali saya melihat hiu paus, selain bisa dekat
dan memotret, kita juga bisa memberi makan secara langsung,” ungkap dia. Ia berharap bisa kembali datang ke Gorontalo dan melihat hiu paus serta menikmati wisata bahari Gorontalo lainnya. (ant)
INspirasi
Minggu Pon, 13 Mei 2018
11
Yan Mintaraga Sulap Kaleng Bekas Jadi Miniatur Vespa SELAMA ini, kaleng bekas belum banyak diolah menjadi produk bernilai jual. Sebaliknya, kaleng hanya dikumpulkan oleh pengumpul besi tua (rongsokan -red) kemudian dijual kembali ke pabrik daur ulang di luar Bali. Namun di tangan Yan Mintaraga (39) asal Kampung Kajanan, Singaraja, kaleng bekas mampu dijadikan kerajinan kreatif. Sejak beberapa bulan terakhir ini, Yan mengolah kaleng bekas untuk bahan kerajinan miniatur vespa. Dipilihnya kaleng sebagai bahan karya seninya, karena dia ingin kaleng bekas yang setiap hari dihasilkan oleh penduduk bisa diolah langsung dan hasilnya menambah penghasilan sehari-hari. Pria yang sempat putus kuliah Jurusan Seni Rupa di STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan) sekarang Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja ini menuturkan, awal mengolah kaleng bekas menjadi miniatur vespa karena kegemarannya terhadap vespa. Dari hobinya itu, Yan mencoba mengolah kaleng bekas yang dikumpulkan di lingkungan rumah tinggalnya. Kaleng itu kemudian
“disulap” menjadi miniatur vespa yang digemarinya. Miniatur vespa yang dibuatnya sangat detail, sampai karyanya itu sama seperti vespa aslinya dan hanya berbeda dari ukuran fisiknya. Selain itu, desain miniatur vespa didapatkan dari referensi sejarah vespa lewat jejaring media sosial (medsos) salah satunya dari video youtube. “Saya suka naik vespa dan dari sana muncul ide untuk membuat miniaturnya dari kaleng bekas minuman,” katanya. Temuan pertamanya itu kemudian menumbuhkan semangatnya untuk terus memproduksi minatur vespa. Tercatat hingga puluhan model kerajinan miniatur vespa mampu diproduksinya dari kaleng bekas. Karena sudah banyak karya, Yan kemudian mencoba mengenalkan kerajinan ciptaannya itu. Saat itu, kebetulan dia menyewa kios berjualan di los Pasar Anyar Singaraja beberapa miniatur vespa itu kemudian dipajang bercampur dengan barang dagangan yang lain. Dari sana kemudian seorang wisatawan mancanegara membeli kerajinannya. Dari pengalaman ini,
dia kemudian memasarkan produk kerajinan tangan buatannya itu kepada masyarakat umum. “Bule itu mengaku suka karena kerajinan miniatur ini bahan bakunya kaleng bekas. Kalau kerajinan miniatur yang pernah dibelinya itu berbahan kayu atau bahkan seng pelat. Dari kesukaan orang asing terhadap produk dengan memanfaatkan barang bekas, saya menjadi semakin yakin kalau karya seni memiliki pasar,” tegasnya. Untuk membuat sebuah miniatur vespa, Yan harus membeli kaleng bekas dari pedagang rongsokan yang sudah menjadi langganannya. Rata-rata satu kilogram yang berisi sekitar 50 kaleng bekas berbagai jenis dibeli Rp 20.000. Kaleng tersebut tidak semuanya bisa diolah untuk kerajinan. Kaleng yang penyok atau warnanya buram dipisahkan karena tidak bagus untuk dijadikan miniatur vespa. Satu kerajinan biasanya memerlukan sembilan buah kaleng. Ini karena motif asli pada kaleng tetap dipertahankan, sehingga hanya beberapa bagian kaleng yang bisa digunakan untuk bahan kerajinan.
Selain itu, Yan menyebut tingkat kesulitan dalam memproduksi benda seni dari barang bekas ini adalah saat merakit beberapa desain yang sudah digunting sesuai ukuran mal. Perakitan ini menggunakan lem khusus. Hanya, dia menemukan kesulitan yakni pada bagian lekukan sangat sulit dirakit karena lem tidak dapat merekatkan dua permukaan dari bahan samasama kaleng. Kesulitan ini berhasil diatasi setelah dia menemukan teknik penambahan bahan kalep yang banyak digunakan untuk kulit jok sepeda motor atau mobil. Bapak dua anak ini menambahkan, walau tingkat kesulitan dalam memproduksi karya seni, hasil karyanya itu dijual dengan harga yang bervariasi. Ratarata sebuah miniatur vespa dijual Rp 50.000 - Rp 150.000 per unitnya. Untuk meningkatkan pemasarannya, Yan bercita-cita hasil karyanya itu bisa dijual di artshop atau galeri di kawasan wisata, sehingga hasil ciptaannya itu bisa lebih banyak dikoleksi oleh penggemar vespa di daerah sendiri atau wisatawan asing yang ber-
BPM/mud
MINIATUR VESPA – Yan Mintaraga menyulap berbagai jenis kaleng bekas menjadi miniatur vespa yang diminati penggemar vespa dalam negeri dan wisatawan asing. libur di Buleleng. “Pingin dipajang di galeri, sehingga lebih banyak lagi yang mengoleksi karya saya ini.
Mudah-mudahan ke depan ada yang bisa memfasilitasi perajin seperti saya, sehingga dengan menciptakan
produk berbahan bekas bisa memberi tambahan penghasilan buat anak dan istri,” jelasnya. (mud)
Melebihi Manusia Dari Hal. 1
BPM/gik
RS PRATAMA - Gedung RS Pratama Kubu di Banjar Dinas Labuan Sari, Desa Tianyar Barat.
Warga Kubu Dorong RS Pratama Naik Jadi Tipe C
HIDUP di daerah terpencil membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai. Kecamatan Kubu sebagai daerah tandus dan jauh dari pusat kota, kerap mengalami kendala penanganan kesehatan. Meski sudah ada RS Pratama Kubu, namun kenyataannya masyarakat setempat kerap harus dirujuk ke RSUP Sanglah. Situasi demikian membuat masyarakat Kubu menuntut adanya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dari pemerintah daerah. Menjawab harapan masyarakat Kubu, dewan mendorong agar RS Pratama Kubu bisa baik kelas menjadi RS Umum atau setidaknya tipe C. Salah satu anggota DPRD Karangasem dapil Kubu, Nyoman Musna Antara, Sabtu (12/5) kemarin, mengatakan saat ini RS Pratama sudah dilengkapi dengan gedung megah dan tenaga kesehatan yang berkompeten. Tinggal selangkah lagi, seharusnya RS Pratama Kubu, bisa jadi RS Umum. Peningkatan pelayanan kesehatan ini, menurutnya sangat penting bagi masyarakat Kubu, agar pelayanan kesehatan dasar bisa dilakukan di Kubu. “Dokter-dokter dan tenaga medis lainnya yang dari Kubu, pulangkan semua ke Kubu. RS Pratama Kubu
itu gedungnya megah, kalau tenaga medisnya memenuhi syarat, sangat layak naik kelas jadi tipe C,” katanya. Dia meminta ini bisa disikapi serius oleh pemerintah daerah. Pihaknya mengaku sudah beberapa kali menyampaikannya kepada eksekutif. Tetapi, eksekutif mengaku masih akan mengkajinya lebih dulu. “Tenaga kontrak provinsi juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kekurangan tenaga medis itu,” tegasnya. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Partama, mengatakan belum ada rencana untuk meningkatkan kelas RS Pratama Kubu menjadi tipe C. Saat ini, seluruh pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kubu, kata dia, sudah terlayani dengan baik. Dia mengakui, tak mudah untuk menaikkan kelas rumah sakit. Butuh proses dan dukungan semua pihak agar itu dapat diwujudkan. “Mengikuti Permenkes nomor 56 tahun 2014, secara garis besar ada beberapa persyaratan, seperti aspek pelayanan, SDM, sarana prasarana, peralatan, administrasi dan manajemen,” katanya. Klasifikasi Rumah Sakit diatur pada UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan Permenkes No. 56 tahun 2014 tentang klasifikasi
rumah sakit. Klasifikasi itu antara lain, rumah sakit umum tipe/kelas A, B, C, D, dan D Pratama. RS Kelas D Pratama didirikan dan diselenggarakan untuk menjamin ketersediaan dan peningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tingkat kedua. RS Pratama ini hanya dapat didirikan dan diselenggarakan di daerah tertinggal, perbatasan, atau kepulauan. “Dengan naik jadi RS Umum, maka akan ada peningkatan pelayanan, baik dari tenaga dokternya (medik), kefarmasian, keperawatan maupun tenaga kesehatan dan nonkesehatan. Sehingga, warga kami cukup berobat di Kubu dan tidak sedikitsedikit dirujuk ke RSUP Sanglah,” tegas politisi muda Golkar ini. Gedung RS Pratama ini dibangun di Banjar Dinas Labuan Sari, Desa Tianyar Barat tahun 2014. Terdiri dari 1 unit gedung poliklinik, 1 unit gedung UGD dan rawat inap serta beberapa unit lainnya untuk rumah dinas dokter dan petugas medis. Seluruh gedung itu berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektar di atas lahan Pemprov Bali. RS Pratama ini dibangun melalui anggaran BKK Provinsi Bali senilai Rp 15 miliar tahun 2014. (gik)
Tabanan Perlu Tenaga Kesling
Tabanan (Bali Post) Basis profesi kesehatan lingkungan memilik nilai yang amat besar dalam penentuan derajat kesehatan masyarakat, bahkan sebagian besar permasalahan kesehatan dapat diperbaiki dengan melakukan intervensi pada faktor lingkungan tersebut. Tenaga kesehatan lingkungan (kesling) mempunyai peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sayang-
nya, Tabanan belum memiliki jumlah tenaga kesling yang ideal. Ketua HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) Tabanan, I Made Supardiyadnya, mengatakan saat ini di Tabanan ada 91 tenaga kesling yang tersebar tidak hanya puskesmas, RS dan Dinas Kesehatan tetapi juga OPD di luar kesehatan seperti DLH, Bappeda dan kantor camat. ‘’Saat ini di Dinkes Tabanan ada dua
kesling berstatus PNS. Untuk setiap puskesmas sudah ada satu tenaga kesling kecuali Puskesmas Selemadeg Barat yang belum memiliki petugas kesling,’’ ujar Supardiyadnya yang juga Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan ini. Meski setiap puskesmas sudah memiliki tenaga kesling namun jumlah tersebut dianggap masih kurang ideal, di mana petugas kesling memiliki banyak tugas. (kmb24)
Makanya, dia mengatakan kalangan medis tak usah khawatir soal era robot pada revolusi industri 4.0. Dia juga tak menampik jika nanti ada hasil ciptaan robot mampu melebihi kemampuan manusia (medis dan paramedis) dipastikan kesempatan kerja manusia makin terkikis. Julius Daniel Tanasale yang sudah keliling di 17 negara di luar negeri sudah melihat sebagian pelayanan kesehatan sudah dikerjakan oleh mesin. Robot ini membantu mengurangi beban manusia untuk bekerja. Namun tetap peran robot ini belum bisa menggantikan peran dokter atau perawat. Robot bisa membantu membawakan makanan ke pasien namun yang menyuapi tetap manusia. Apalagi dalam hubungan upaya meningkatkan kehidupan pasien diperlukan sentuhan hati dokter atau perawat. Hubungan kejiwaan ini jauh lebih
penting daripada peran robot. ‘’Bisa saja robot diciptakan hampir sama kemampuannya dengan manusia bahkan lebih, namun kedekatan kejiwaan manusia dengan manusia tak bisa digantikan,’’ tegas dr. Julius yang lulusan Belanda ini. Pendapat itu BPM/ist didukung oleh BPM/ist Prof. I Nengah Dasi Astawa Koordinator KoJulius Daniel Tanasale pertis VIII Prof. I Nengah Dasi robot pasti berbeda. perawat juga demikian. SDM Astawa bahwa dewasa ini Dia mencontohkan ke- perawat Bali tak boleh jago sebagian tugas manusia tika pasien bertemu dok- kandang yakni bekerja di digantikan oleh robot, na- ter sebelum minum obat Bali melainkan harus bermun tetap cara kerjanya yang diberikan sudah mera- pikir pada diversifikasi kerja dikendalikan oleh manusia. sakan sembuh. Makanya ke luar negeri. Jika pasar loNamun, dia menyadari cepat dia menyebutkan betapun kal sudah jenuh carilah pasatau lambat peran SDM ke- majunya teknologi tetap ar ke luar negeri. Sekali lagi, sehatan seperti dokter dan memerlukan manusia. Kata hal ini hanya bisa dilakukan perawat akan digeser oleh kuncinya adalah manusia oleh SDM perawat yang robot, tergantung kecang- yang berkualitas. Hanya ma- berkualitas dan go global. gihan teknologinya. Namun, nusia model ini yang mampu ‘’Jangan takut soal kawitan, ia setuju dengan dr. Julius adaktif dengan kemajuan di mana kita berada, di situ bahwa sentuhan kejiwaan teknologi super canggih. kita eling dengan kawitan,’’ tenaga kesehatan dengan Urusan pelayanan oleh tegasnya. (sue)
Hasil Mengecewakan Dari Hal. 1 “Kami tidak sebaik yang kami inginkan atau tidak seperti yang kami kira. Masih banyak hal yang harus ditingkatkan,” ujar Toni Kroos. Rentetan hasil yang mengecewakan pada laga persabatan tersebut, dapat menjadi berkah tersendiri untuk tidak lengah atau terlena ketika berlaga di Piala Dunia 2018 nanti.
“Saya tidak khawatir. Pada 2014 dan 2010, kami juga menelan kekalahan di bulan Maret,” ujar Joachim Low, pelatih Jerman. Tugas pertama anak asuhan Joachim Low adalah memastikan mereka harus menjuarai Grup F Piala Dunia 2018. Hal itu guna menghindari tim seperti Brasil pada babak 16 besar. Catatan terbaik Jerman adalah Piala Dunia 1934 saat mereka menjadi semifinalis. Namun pada 1954,
Harus Bolak-balik Dari Hal. 1 Di sisi lain, Nusa Penida juga masih memerlukan sentuhan tenaga kesehatan. Banyak tenaga kesehatan di Nusa Penida bukan asli warga Nusa Penida bahkan
tak seluruhnya tinggal di mes. Ada yang harus bolakbalik alias ngajag setiap hari, Bali daratan-Nusa Penida. Ni Wayan Ekayanti, tenaga kesehatan bidang gizi asal Nongan, Karangasem yang
Tak Bisa Dihindari Dari Hal. 1 Hal serupa juga diungkapkan Ketua Perhimpu-
nan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. Sampai saat ini di
saat Jerman sudah terbagi dua, Jerman Barat dan Jerman Timur, kejayaan Jerman Barat dimulai. Keberhasilan Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1954 disambut meriah. Kesuksesan ini disebut sebagai keberhasilan tertinggi mereka di level dunia pascamenderita kekalahan di Perang Dunia II. Trofi Piala Dunia 1954 itu merupakan tonggak awal kehebatan Jerman Barat di kancah sepak bola. Sejak saat itu, nama Jerman Barat selalu diperhitungkan dalam tiap gelaran Piala Dunia.
Jerman Barat sering menjadi tim favorit juara dan langganan masuk final. Setelah kalah di final Piala Dunia 1966, Jerman Barat memenangkan Piala Dunia 1974 setelah mengalahkan Belanda dengan skor 2-1 di partai puncak. Gelar Piala Dunia keempat bagi Jerman akhirnya datang di Piala Dunia 2014. Jerman berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Argentina 1-0 di partai final, setelah sebelumnya di babak semifinal menghadirkan pembantaian 7-1 atas tuan rumah Brasil. (kmb33/afp)
menikah ke Abiansemal, Badung, adalah salah satunya. Sejak memiliki anak kembar, dia harus bolak-balik Nusa Penida-Abiansemal setiap hari. “Bangun pagipagi. Mengurus anak dulu. Kadang jam setengah tujuh pagi berangkat ke pelabuham di Klungkung dari Abiansemal. Sorenya balik lagi,”
tuturnya. Melakoni aktivitas yang demikian tak dimungkiri terasa berat. Fisik cepat lelah karena menempuh perjalanan cukup jauh. Pikiran terbagi untuk keluarga. Akan tetapi, tetap disyukuri. Tuhan masih memberikan kesehatan. (ina/sos)
Indonesia ia belum melihat penggunaan tenaga nonmanusia. Di Singapura beberapa operasi dilakukan robot, namun tetap dikendalikan manusia. Ia mengatakan perkem-
bangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa dihindari, tapi di bidang kedokteran sentuhan manusia masih diperlukan untuk perawatan atau mengobati orang sakit. (may)
t r o Sp
Minggu PON, 13 mei 2018
Banyak Dibantu Rekan Setim MOHAMED Salah baru saja menyabet dua penghargaan internal Liverpool. Penggawa tim nasional Mesir itu menjadi pemain terbaik the Reds sepanjang musim 2017/2018 bergulir versi penggemar (player of the season) dan juga rekan setim (players’player of the season). Usai mendapat trofi ini, Salah diminta menyebutkan rekan yang paling membantunya saat unjuk gigi. “Semua pemain. Saya tidak bisa mengatakan hanya satu nama,” kata pesepak bola 25 tahun mengutip dari laman resmi klub, Jumat (11/5). Penghargaan ini melengkapi kegemilangan eks AS Roma itu di Anfiled. Sebelumnya ia telah meraih dua penghargaan bergengsi di Inggris dalam skala individu. Bulan lalu ia dianugerahi gelar pemain terbaik versi asosiasi pesepak bola profesional di Inggris (PFA). Ia menyisihkan beberapa nama beken, seperti Kevin De Bruyne dan David Silva (Manchester City), David de Gea (Manchester United), dan juga Harry Kane (Tottenham Hotspur). (kmb33/afp)
Keluhkan Mobil
FERNANDO Alonso sering mengeluhkan ketidakpuasannya dengan McLaren musim ini, karena ketidakmampuan mereka menyediakan mobil yang mampu berbicara di trek balapan. Dengan tidak beruntungnya tim di Grand Prix Spanyol akhir pekan ini, Alonso mengisyaratkan keluar dari balapan Formula One (F1) musim depan. Juara dunia dua kali itu telah mencatatkan kemenangan di Sircuit de Catalunya, dan mengatakan kepada wartawan bahwa ia merasa sedih dengan F1 saat ini. Pembalap asal Spanyol itu akan berakhir kontraknya di akhir musim ini dan spekulasi memang mengarah bahwa ia akan meninggalkan balapan selamanya. Alonso berbicara menjelang Grand Prix Spanyol dengan mengungkapkan kesulitan yang ia rasakan untuk menggabungkan balapan di seri berbeda, yakni F1 dan balapan klasik Le Mans 24-Hours. “Saya mencoba dua kejuaraan dunia pada saat yang sama. Saya senang dengan kemajuan yang kami lakukan di McLaren, dan hal-hal yang terjadi, jadi saya senang. Tapi itu cukup menantang, khususnya musim F1,” katanya. Ia mengaku bahwa musim F1 adalah hal yang bisa diprediksi sehingga itu bisa menjadi perhitungan untuk keputusan masa depan setiap pembalap. “Hal terbesar di sini adalah semuanya dapat diprediksi. Kita dapat melihat catatan siapa yang lolos kualifikasi pada hari Sabtu, apa yang akan terjadi di Monaco, dan apa yang terjadi di Silverstone,” ujar Alonso. “Jadi, ini perlu Anda perhitungkan untuk keputusan masa depan. Menyedihkan melihat cara Formula One, segala arahan menghilang,” tambah pembalap yang dalam lima tahun terakhir belum meraih gelar. (kmb33/ap)
balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost
Gelar Ketujuh di Depan Mata
Denpasar (Bali Post)Kesebelasan Mandala United menantang lawannya, Bali United (BU) pada babak final Piala Soeratin U-13 Rayon Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (13/5) sore ini. Pada babak semifinal Mandala United menang tipis 1-0 (0-0) atas lawannya Putra Pemenang di Lapangan Kompyan Sujana, Sabtu (12/5) kemarin. Gol semata wayang kemenangan Mandala United hasil bidikan Ahmad Shidqy di menit ke-64 yang mengoyak gawang Putra Pemenang yang dikawal kiper Wayan Tino K. Sampai wasit Khotib meniup peluit panjang, skor akhir Mandala United tetap unggul 1-0. Hasil semifinalis lainnya, di tempat yang sama Bali United menang 2-1 atas lawannya Bali FC. Pada babak pertama, persisnya menit ke18 Bali United unggul 1-0 melalui sepakan AA Made Apriangga, yang menjebol gawang Bali FC yang dijaga Revano Athaila. Sampa jedah Bali United masih memimpin 1-0. Pada babak kedua Bali FC yang tertinggal 0-1 berupaya keras menyamakan kedudukan. Alhasil Putu Budi Arshana di menit ke-42 mampu menggetarkan jala Bali United yang dikawal kiper M. Alvinnur. Gol penentu kemenangan Bali United dipersembahkan Kadek Aril Priyatna di menit ke-49, yang lagi-lagi membobol gawang kiper Revano Athaila. Sampai pertandingan berakhir, Bali United tetap unggul 2-1. Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha, menyatakan tim juara Rayon Bali bakal mewakili Pulau Dewata ke tingkat regional meladeni wakil NTB dan NTT, Agustus mendatang. ‘’Tim wakil Bali bisa menambah pemain maksimal 30 pemain,’’ ujar Anom Prenatha. (022)
Turin Laga di Stadion Olimpico ini bisa menjadi ajang bagi Juventus meraih gelar juara Liga Italia mereka yang ketujuh dalam tujuh musim beruntun. Juventus tinggal membutuhkan satu poin di klasemen Liga Italia untuk merebut scudetto. Saat ini klub berjuluk Bianconeri tersebut memiliki 91 poin, atau enam poin di atas Napoli, satu-satunya tim yang mungkin menghentikan mereka. l a g i dalam dua partai terakhir. Dengan demikian, tidak ada kesempatan bagi Inter yang saat ini ada di peringkat kelima klasemen. Dalam lima pertemuan terakhir, Juventus menang tiga kali melawan Roma. Namun dalam tiga laga pamungkas di Olimpico, Roma mengalahkan Juve dua kali, dan hanya sekali seri. (kmb33/afp)
Porjar Denpasar
Tim Sepak Bola SMP Saraswati 1 Juara
Tim sepak bola SMP Saraswati 1 (SLUB)
BPM/ist
Denpasar (Bali Post)Kesebelasan SMP Saraswati 1 (SLUB) keluar sebagai juara di ajang Porjar Kota Denpasar 2018, setelah di final menang atas lawannya SMPN 9 melalui adu penalty di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (12/5) kemarin. Selama melakoni laga normal 2x30 menit, kedua tim belum mampu mencetak gol hingga skor akhir 0-0. Selanjutnya dilakukan adu penalty, skor tetap imbang 4-4 dan dilanjutkan lagi coin-toss, SMPN 9 memilih melakukan eksekusi, namun tendangannya membentur tiang gawang, sehingga SMP Saraswati 1 dinyatakan menang. Porjar Denpasar juga memutuskan atlet terbaik SD Agastya Revananda (SDN 8 Dauh Puri/karate) dan Putu Dyasti Anindya Maharani (SDN 17 Dauh Puri/renang). Tingka SMP, atlet terbaiknya dinobatkan kepada I Komang Dio Pradita Sanendra (SMPN 3/tenis lapangan), dan Kadek Giri Wulan Wijayanti (SMPN 2/judo). Di tingkat SMA/SMK, atlet terbaiknya jatuh kepada Agus Nuarta (SMAN 1/renang), serta I Gusti Agung Intan Padma Kristi (SMAN 1/judo). (022)
Perolehan Medali Akhir SMA/SMK 1. SMAN 1 2. SMAN 2 3. SMAN 4 4. SMKN 1 5. SMAN 5
37 22 22 18 14
16 27 9 17 29
15 19 15 25 16
33 31 18 17 14
26 24 13 5 8
38 14 27 15 7
49 41 32 21
48 50 26 21
52 44 63 57
SMP 1. SMPN 2 2. SMPN 3 3. SMP PGRI 5 4. SMPN 10 5. SMPN 7 SD 1. Denbar 2. Denut 3. Dentim 4. Densel
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Mandala United U-13 Tantang BU di Final
AS Roma Vs Juventus
Juventus hanya akan gagal juara jika Napoli dalam dua pertandingan terakhir mampu menang dengan total 15 gol, sementara Bianconeri kalah dua kali. Artinya, tim asuhan Massimiliano Allegri 99,9 persen bakal meraih gelar kedua musim ini, setelah Coppa Italia. Dalam 18 laga di Olimpico, Gialorossi tercatat kalah enam kali. Bahkan rekor tandang tim asuhan Eusebio Di Francesco lebih baik, dengan hanya satu tumbang. Catatan kebobolan Roma di kandang 19 kali dalam 18 partai. “Kami menunggu hingga kompetisi ini berakhir, karena hal terpenting bagi kami adalah memenangi gelar dan Coppa Italia,” tutur Benedikt Howedes, bek Juventus, Sabtu (12/5) kemarin. AS Roma sendiri kehilangan tiga pemain untuk laga ini. Rick Karsdrop, Gregoire Defrel, dan Bruno Peres mengalami cedera. Namun kekuatan Roma masih sangat berbahaya untuk Juve. Mereka memiliki Edin Dzeko yang sudah mencetak 16 gol. Ada pula Cengiz Under yang dari sisi kiri mampu mengukir tujuh gol. AS Roma lebih punya kepentingan dalam laga ini dibandingkan dengan Juventus. Untuk lolos ke Liga Champions, Gialorossi membutuhkan tiga poin
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom