20 HALAMAN
NOMOR 173 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (103 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu pon, 13 Februari 2016
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Jokowi Minta Gubernur Dekat dengan Rakyat Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik tujuh pasang gubernur dan wakil gubernur hasil pilkada serentak tahap pertama di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Pelantikan tersebut menandai dihapusnya rapat paripurna istimewa pelantikan gubernur dan wakil
gubernur terpilih di DPRD provinsi seperti yang selama ini dilakukan. Prosesi pelantikan kali ini juga berbeda, karena usai pembacaan keppres dan penandatanganan berita acara pelantikan, Presiden memberikan amanat. Hal. 19 Gubernur Terpilih
Gempa Taiwan
67 Orang Tewas
Taipei Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Tainan di Taiwan Selatan, Sabtu (6/2), telah naik 67 orang sampai pukul 21.48 waktu setempat, Kamis (11/2), dan 57 orang lagi belum ditemukan. Gedung 16 lantai Wei Guan ambruk ke arah jalan di sisi timur beberapa detik setelah gempa, demikian keterangan resmi terkini mengenai korban jiwa sebagaimana dilaporkan Xinhua, Jumat (12/2) pagi kemarin. Sebanyak 238 orang diselamatkan dari gedung itu, tetapi 57 orang masih belum ditemukan hampir enam hari setelah gempa. Gempa tersebut, yang oleh Lembaga Gempa Bumi Tiongkok dicatat memiliki kekuatan 6,7 pada skala Richter, mengguncang Taiwan Selatan pada pukul 03.57 pada Sabtu, cuma dua hari sebelum Tahun Baru Tionghoa, Imlek. Petugas pertolongan yang melancarkan upaya pencarian segera setelah gempa dan masih bekerja keras untuk melucuti gedung itu dan mencari orang yang hilang. Tetapi lebih dari tiga hari berlalu sejak penyintas sebelumnya diselamatkan, demikian Xinhua. (ant)
Diduga WNI
Jakarta (Bali Post) – Satu jenazah diduga warga negara Indonesia (WNI) ditemukan pascagempa 6,4 pada skala Richter yang melanda Tainan, Taiwan, Sabtu (6/2) lalu. Direktur Perlindungam WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan di Jakarta, Jumat (12/2) malam, bahwa kondisi jenazah sudah rusak sehingga tidak mungkin diidentifikasi secara visual. “Karena itu, kami belum bisa memberikan informasi lengkap mengenai korban karena tim di Tainan dan di Kemenlu sedang melakukan upaya verifikasi dan identifikasi,” kata Iqbal. Menurut informasi dari Direktur PWNI-BHI Kemenlu, jenazah itu ditemukan di reruntuhan Gedung Crown Victoria di Distrik Yongkang Tainan City. Menurut Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, jumlah WNI yang tinggal di Tainan mencapai 17 ribu orang. Dari jumlah tersebut, 16.800 orang merupakan TKI, sementara sisanya adalah pelajar dan lainnya. (ant)
Bali Post/ant
LANTIK GUBERNUR - Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) beserta tujuh pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih dengan dikawal pasukan kehormatan berjalan bersama menuju Istana Negara untuk mengikuti acara pelantikan di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin.
PKS Juga Tolak Revisi UU KPK
Jakarta (Bali Post) –
Setelah Gerindra dan Partai Demokrat, kini PKS juga menyatakan menolak revisi UU KPK. Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini menegaskan fraksinya menolak melanjutkan pembahasan revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 itu, yang saat ini sedang dibahas di Badan Legislasi DPR. “Hasil keputusan rapat pleno Fraksi PKS pada Kamis (11/2) adalah menolak melanjutkan pembahasan revisi UU KPK,” katanya di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Jazuli menyatakan F-PKS setuju revisi apabila pemerintah kompak dan konsisten membahasnya bersamasama dengan DPR. “Jangan sampai terkesan centangperenang antara Menkum HAM dengan istana seakan ada ketidakkompakan antara mereka,” katanya. Dia menjelaskan, revisi UU ini bisa dilanjutkan apabila melibatkan KPK untuk memberikan
masukan-masukan yang substansial. Sebelumnya Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Demokrat di DPR menolak isi draf revisi UU KPK terbaru hasil harmonisasi di Baleg karena dinilai melemahkan KPK. Sikap kedua fraksi itu membuat beberapa fraksi lainnya berpikir ulang, sehingga pengesahan draf revisi UU KPK
Pemerintah Tidak Boleh Diatur Preman
Kasus AS dan BW
Jaksa Agung Isyaratkan Deponering
Jakarta (Bali Post) – Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengisyaratkan tetap akan mengeluarkan opsi deponering atau pengesampingan perkara bagi kedua mantan pimpinan KPK Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW), meskipun DPR menolak mentah-mentah rencana tersebut. Menurut Prasetyo, opsi deponering mengemuka sebab dirinya khawatir jika seorang aktivis antikorupsi dipidanakan, maka akan menurunkan semangat pemberantasan korupsi. ’’Saya ingin jelaskan, pemberantasan korupsi adalah kepentingan umum. Kami tahu bagaimana akibat yang ditimbulkan bila pidana korupsi bukan hanya merampas hak hidup dan ekonomi, tetapi juga sosial politik,’’ kata Prasetyo. Prasetyo menambahkan, tidak menjabatnya lagi AS dan BW sebagai pimpinan KPK bukan berarti alasan kepentingan umum untuk mengeluarkan de-
ponering jadi hilang. Pasalnya, dalam jiwa keduanya masih melekat sebagai aktivis antikorupsi. Hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan secara resmi surat deponering bagi AS dan BW, pasalnya masih terus mengkaji dan menunggu berbagai saran dan pendapat hukum dari beberapa lembaga penegak hukum lain. Sementara tim, kuasa hukum mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto menyambut baik rencana Jaksa Agung H.M. Prasetyo yang akan mengeluarkan opsi deponering. ’’Kami mengapresiasi langkah hukum yang akan dikeluarkan Jaksa Agung. Entah bentuknya deponering atau Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP),’’ kata tim kuas hukum Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, Julius Ibrani, Jumat (12/2) kemarin. Hal. 19 Hak Prerogatif
’’Saya ingin jelaskan, pemberantasan korupsi adalah kepentingan umum. Kami tahu bagaimana akibat yang ditimbulkan bila pidana korupsi bukan hanya merampas hak hidup dan ekonomi, tetapi juga sosial politik.’’ Prasetyo Jaksa Agung
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah tidak boleh diatur preman dalam menyelesaikan hal-hal mendasar di masyarakat. Pemerintah harus bisa mendisiplinkan bangsanya. Itu adalah penegakan peraturan perundang-undangan. Demikian penegasan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaiatan, Jumat (12/2) kemarin. Ia menilai saat ini pemerintah masih kurang menyentuh hal-hal mendasar yang ada di masyarakat terkait kedisiplinan karena menghindari “gesekan”. “Kalau kita menyentuh, takut terjadi gesekan. Kenapa harus takut kalau kita benar?” katanya. Luhut mencontohkan kasus pertikaian dua kelompok organisasi di Medan beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal tersebut mesti ditertibkan oleh pemerintah. “Kalau merusak kita tindak. Kalau perlu kita bekukan organisasinya. Kalian coba-coba boleh lihat, saya sebagai Menko Polhukam, dia boleh lihat,” tegas Luhut. Ia menekankan bahwa setiap warga negara dibebaskan dalam berdemokrasi asalkan sesuai dengan aturan dalam perundang-undangan. Ia mencontohkan buruh atau siapa pun boleh berunjuk rasa. namun harus dengan izin dan mematuhi waktu serta lokasi berunjuk rasa. Jika peraturan tersebut dilanggar maka aparat akan mengingatkan, namun apabila tetap dilanngar baru ditindak tegas. Hal. 19 Tunduk Aturan
2015
100 Persen Asing di Sektor Pariwisata
investasi asing yang dibiarkan terlalu bebas tidak akan menguntungkan pengusaha lokal. Adi menegaskan, pemikiran dalam bentuk kajian sangat diperlukan untuk menyikapi kebijakan pemerintah pusat itu. Jangan sampai nanti Bali yang memiliki banyak tempat suci justru banyak di-block oleh pengusaha asing. Budaya yang menjadi kekuatan pariwisata harus berjalan sesuai dengan Tri Hita Karana. “Budaya ini harus berjalan sesuai dengan adanya tetapi turis itu bisa menikmati, jadi upacara jangan diganggu oleh penikmat itu sendiri. Bali bukan untuk turis, tetapi turis untuk Bali. Budaya dikedepankan dulu, baru turisnya bisa menikmati,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Bali Ida Bagus Made Parwata mengatakan, dalam Undang-undang No.25 Tahun 2007 disebutkan bila pemerintah tidak boleh memberikan perlakuan berbeda dalam pelayanan perizinan untuk penanaman modal asing (PMA) maupun dalam negeri. Hal. 19 Cari PMA
KARANGASEM Rp 78,4 miliar
KARANGASEM
39
DENPASAR BADUNG
BADUNG Rp 1,658 triliun
BANGLI Rp 23,12 miliar
TABANAN
15,5 juta US$ 54,3 juta US$
260,8 juta US$
BANGLI 108 ribu US$ DENPASAR Rp 1,016 triliun
KLUNGKUNG 524,3 ribu US$ GIANYAR KARANGASEM
12
80,7 juta US$
JEMBRANA 666,7 ribu US$ BULELENG
BULELENG Rp 259,7 miliar
TABANAN Rp 98,5 miliar
BADUNG
NILAI PMA DENPASAR
JEMBRANA Rp 215,6 miliar
JUMLAH PROYEK
7
2014
NILAI PMDN
GIANYAR Rp 430,4 triliun KLUNGKUNG Rp 65,37 miliar
(hingga 31 Maret 2015)
8
GIANYAR
Pengusaha Bali akan Tergusur Denpasar (Bali Post) Pemerintah telah menerbitkan Paket Kebijakan Ekonomi X. Salah satunya memberi ruang kepada asing untuk memiliki 100% saham di 35 bidang usaha. Salah satunya di bidang usaha pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Bali. Di satu sisi, kebijakan ini memang mendorong kemajuan investasi yang masih dianggap lesu. Tetapi di sisi lain, Bali khususnya harus berhati-hati. Selain mengandalkan budaya sebagai daya tarik pariwisatanya, pengusaha lokal Bali juga akan terancam. “Kita harus berhati-hati. Karena pariwisata Bali ini unik. Pariwisata Bali itu pariwisata budaya. Jangan sampai kehadiran investasi asing 100 persen menggerus sektor budaya,” ujar Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama di Denpasar, Jumat (12/2) kemarin. Adi menambahkan, kebijakan ini juga akan sangat berdampak pada pengusaha lokal. Sebab, pengusaha lokal tidak memiliki modal besar seperti halnya pengusaha asing. Bila dianalogikan seperti lomba lari, maka sudah dipastikan pengusaha lokal akan kalah. Dengan kata lain,
menjadi RUU inisiatif DPR yang direncanakan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR ditunda hingga Kamis pekan depan. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan poin-poin revisi Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi tidak perlu dikhawatirkan. Hal. 19 Memiliki Pengawas
9,4 juta US$ 5,06 juta US$
BULELENG
7
JEMBRANA
1
TABANAN
BANGLI
4
KLUNGKUNG
0 0
NILAI PMDN DAN PMA 13,540 juta US$ 719,5 ribu US$ 7,165 juta US$ 12,635 juta US$ 3,487 juta US$
BADUNG DENPASAR TABANAN BULELENG GIANYAR
126,2 ribu US$ KARANGASEM
TOTAL Rp 3,846 triliun
TOTAL 427,163 juta US$
TOTAL 37,673 juta US$ grafis:asd/BaliPost
DENPASAR
2
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Akreditasi Puskesmas Terkendala Izin
Denpasar (Bali Post) Tahun 2019, Kementerian Kesehatan menargetkan seluruh puskesmas yang ada di Indonesia menyandang status terakreditasi. Salah satu tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi puskesmas demi berjalannya sistem rujukan di era JKN. Selain itu, puskesmas selama ini mendapat stigma pelayanan kesehatan untuk kalangan bawah, sehingga dengan adanya akreditasi ini, masyarakat kalangan menengah ke atas dapat memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ini. Di Bali sendiri terdapat 120 puskesmas, dan belum ada sama sekali yang terakreditasi. “Tapi kami targetkan minimal 24 puskesmas tahun ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Jumat (12/2) kemarin. Belum terakreditasinya puskesmas lantaran masalah perizinan. “Banyak puskesmas belum mempunyai izin sesuai dengan Permenkes karena sebelumnya tidak dipersyaratkan ada izin,” jelasnya. Untuk mengejar target akreditasi, tahun 2016 pihaknya mengawali dengan pelatihan TOT (training of trainer) oleh tim pembina, kemudian dilakukan pembinaan, baru selanjutnya penilaian oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri. Di Bali memang sudah ada puskesmas yang telah memiliki sertifikat ISO, namun belum terakreditasi sesuai standar Kemenkes yaitu sesuai dengan Permenkes No. 75 Tahun 2014. (kmb42)
Bali Terkini Jalur Taksi Saya mengharapkan trasportasi seperti taksi agar lebih jelas mencantumkan jalur yang dilalui juga tarifnya. Sehingga penumpang tidak lagi bertanya dan terjebak dengan tarif yang tinggi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Agung Jaya Negara Denpasar
Lampu Penerangan Jalan Mohon kepada instansi terkait agar memperbaiki lampu penerangan jalan di depan LPD Dalung menuju ke pompa bensin. Ada sekitar 10 titik yang mesti diperbaiki. Hari Dalung
Bali Post/kmb23
PANTAI KUTA - Abrasi kini telah menggerogoti sejumlah pantai di Bali. Sejumlah pemerintah daerah belum maksimal memberi penanganan terhadap abrasi yang banyak menggerus lahan pertanian, rumah dan tempat ibadah. Seperti di Pantai Kuta, abrasi juga mengikis pantai yang banyak dikunjungi wisatawan. Foto diambil Jumat (12/2) kemarin.
085 100 400 391, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : 100 PERSEN ASING DI SEKTOR PARIWISATA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
SAMPAH - Sampah menumpuk di sejumlah ruas jalan di Denpasar pascahari raya Galungan. Melubernya sampah ke jalan tersebut mendapat sorotan dari DPRD Denpasar.
Sampah Meluber Disorot Dewan
DKP Akui Kewalahan
Denpasar (Bali Post) –
Tumpukan sampah di pinggir jalan yang belum terangkut petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar menjadi perhatian DPRD setempat. Terlebih, peningkatan sampah pascahari raya sudah menjadi tradisi. Artinya, bila ditangani dengan manajemen yang baik, maka dipastikan tidak ada lagi kondisi seperti sekarang ini. Karena itu, DKP diminta melakukan pengkajian terhadap pola penanganan sampah di Denpasar.
Kepala DKP Ketut Wisada mengakui jika pola penanganan sampah belum maksimal. Ia mengaku karena volume sampah membeludak menjadikan DKP kewalahan. Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Komisi III DPRD Denpasar dengan DKP serta Dinas Perhubungan (Dishub) di ruang sidang utama gedung dewan, Jumat (12/2) kemarin. Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi III Eko Supriadi didampingi Sekretarisnya I Ketut Buda, dihadiri Kepala DKP I Ketut Wisada dan Kadishub I Gede Astika. Eko Surpiadi mengatakan, setiap usai hari besar keagamaan seperti Galungan, Kuningan, serta Nyepi terjadi peningkatan volume sampah. Ini artinya, ada siklus yang tetap dan semestinya sudah bisa diantisipasi, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah di pinggir jalan serta tempat pembuangan sementara. “Ini kenapa tidak selesai, sampah sampai membeludak, apakah ada kendala di angkutan atau mungkin ada permasalahan pada kesejahteraan pegawai, mohon kami diberikan penjela-
san,” tanya Eko Supriadi. Hal senada juga disampaikan anggota Komisi III, A.A Susrutha Ngurah Putra. Ia menilai DKP semestinya sudah memiliki antisipasi terhadap membeludaknya sampah pascahari raya Galungan. “Kita tahu, dan DKP pasti juga sudah tahu, sampah akan menumpuk pascahari raya. Namun yang saya sesalkan kenapa penumpukan sampah yang merupakan siklus enam bulanan ini tidak diantisipasi dengan baik. Ini kan cerita lama, seharusnya DKP dari jauh-jauh hari sudah melakukan antisipasi. Tidak ada alasan lagi penanganan sampah lelet karena alasan melonjak volume sampah. Jauh-jauh hari seharusnya sudah diantisipasi. Apakah dengan menyewa truk, sehingga sampah bisa terangkut tepat waktu. Jangan seperti sekarang ini, sampah meluber hingga ke jalan,” kritik Susrutha. Susruta Ngurah Putra menegaskan, selain mengubah sistem pengelolaan, pihaknya minta produktivitas kerja petugas kebersihan ditingkatkan. Dengan mencontoh di Sidoarjo, hanya dengan 750 orang petu-
gas, penanganan kebersihan berjalan dengan baik. Padahal, luas wilayahnya dua kali lipat dari Kota Denpasar. Keluhan atas penanganan sampah juga datang dari anggota Komisi III I Wayan Narsa dan Wayan Suadi Putra, serta Tananjaya. Mereka memberi perhatian khusus terhadap melubernya sampah di TPS Pulau Kawe. Pihaknya mengaku TPS tersebut sering dikeluhkan warga karena sampah seringkali meluber hingga ke jalan. Kepala DKP Ketut Wisada mengakui jika pola penanganan sampah belum maksimal. Pihaknya mengaku memang
erapkan swastanisasi dengan pola 40 persen dikelola pemerintah dan 60 persen ditangani swasta. Di Denpasar pola seperti itu sejatinya sudah dirintis dan telah diterapkan di Jalan Imam Bonjol. Hasilnya juga bagus. Namun, untuk mencapai pola yang maksimal, pihaknya kesulitan mencari rekanan. “Di Denpasar sulit mencari perusahaan yang mau bergerak dalam bidang persampahan,” katanya. (kmb12)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446
Bali Post/ara
SAMPAH - Rapat kerja antara Komisi III DPRD dengan DKP dan Dishub, Jumat (12/2) kemarin, menyoroti masalah penanganan sampah yang belum maksimal.
Kasus Undiksha
Tinggal Dengarkan Keterangan Ahli
Denpasar (Bali Post) Pemeriksaan saksi-saksi atas perkara dugaan markup pengadaan tanah di Kampus Fakultas Olahraga dan Keguruan (FOK) Universitas Ganesha (Undiksha) Singaraja dengan terdakwa I Wayan Suarsa (Ketua Panitia Pengadaan Lahan) dan Nyoman Mustiara (pemilik tanah dan makelar) sudah dilakukan. Kini, pihak JPU Wayan Suardi dkk. ting-
gal menghadirkan ahli terkait proses pengadaan tanah. Di sisi lain, pihak terdakwa dikabarkan juga akan nenghadirkan ahli yang dipersiapkan tim kuasa hukumnya. Informasi Jumat (12/2) kemarin, sebagaimana dalam jadwal persidangan, untuk mendengarkan saksi ahli dari jaksa rencananya digelar Selasa (16/2) mendatang. Sebelumnya, dalam pemer-
iksaan saksi-saksi, kedua terdakwa sempat terpojok karena sebagian besar pejabat di kampus yang berlokasi di Buleleng itu mengaku tidak pernah dilibatkan. Meski demikian, sidang Selasa (2/2) lalu, baik Mustiara maupun Suarsa sedikit bisa lega karena keterangan para saksi kunci cukup meringankannya. Misalnya keterangan penaksir harga tanah dari Kantor Penilaian Publik. Saksi men-
gatakan ditunjuk panitia pengadaan lahan untuk menaksir harga tanah di sekitar kawasan Jinengdalem yang akan digunakan sebagai kampus FOK Undiksha Singaraja. Setelah melakukan survei dan perhitungan, saksi mendapatkan penilaian jika harga tanah di kawasan tersebut Rp 7,5 juta hingga Rp 18,5 juta. Dan saksi pun mengaku bekerja tanpa tekanan alias independen. Sementara
dalam pembebasan lahan, panitia pengadaan membayar ganti rugi kepada pemilik tanah Rp 18 juta yang berarti di bawah harga perkiraan dari appraisal. Saksi Notaris Made Darmatenaya yang dihadirkan kala itu juga menguntungkan bagi para terdakwa. Menurutnya, seluruh proses pengadaan tanah yang dilakukannya sudah sesuai prosedur dan sah menurut hukum. (kmb37)
Gung Panca Mengaku Sembunyi di Bangli, Banyuwangi, dan Malang
Berkas Bentrok Ormas Dibagi Sembilan
Denpasar (Bali Post) Pemberkasan tersangka bentrok ormas yang sempat menggemparkan masyarakat Bali belum rampung, sehingga perkara tersebut belum bisa disidangkan. Informasi lainnya, dari 14 tersangka bentrok ormas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar membagi dalam sembilan berkas terpisah. Kasipidum Denpasar Ketut Maha Agung belum lama ini membenarkan bahwa kasus itu dibagi dalam sembilan berkas. Berkas tersebut dibagi berdasarkan peran para tersangka. Pasalnya, peranan tersangka beda-beda, yakni ada sebagai eksekutor, ada yang ikut menganiaya dan beberapa peran lainnya. Hingga saat ini, berkas tersebut baru masuk tahap P-16. Sehingga penyidik kepolisian masih membutuhkan proses dalam merampungkan berkas yang menewaskan sejumlah orang ini. Untuk kasus yang terjadi di dalam Lapas Kerobokan, Kejari Denpasar membaginya dalam dua berkas terpisah. Ada dua pelaku utama sebagai eksekutor dalam kasus bentrok ini dan beberapa sisanya ikut serta melakukan penganiayaan hingga korban tewas. (kmb37)
sempat terjadi keterlambatan dalam penanganan sampah karena volume sampah yang membeludak pascahari raya. “Untuk Galungan kami sudah siagakan 43 angkutan untuk menangani sampah. Kami pikir itu akan mampu, namun karena volume sampah membeludak memang kami agak kewalahan,” kata Wisada. Terkait usulan agar pengelolaan sampah di Denpasar seperti Sidoarjo atau daerah lainnya, Wisada mengakui memang ada perbedaan pola penanganan yang dilakukan daerah tersebut. Di Sidoarjo, penanganan sampahnya men-
I Gusti Agung Gede Agung alias Gung Panca (kanan).
BP/dok
SELAMA jadi DPO kasus bentrok di Jalan Teuku Umar, Denpasar, tersangka I Gusti Agung Gede Agung alias Gung Panca (27) terus pindah tempat persembunyian. Sebelum ditangkap di Banyuwangi, dia sempat sembunyi di Denpasar, Bangli hingga perbatasan MalangBlitar, Jawa Timur. “Tersangka sembunyi di rumah teman-temannya. Meski demikian akhirnya bisa kami lacak dan tangkap dia,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard didampingi Kanit I Iptu Sulhadi, Jumat (12/2) kemarin. Sulhadi menambahkan,
tersangka dipantau saat naik bus dari Malang menuju Banyuwangi. Hal itu dilakukan supaya petugas tidak kehilangan jejak. “Setibanya di pasar Jalan Raya Srono, Banyuwangi, langsung kami tangkap,” ujarnya. Sementara parang yang dipakai membunuh Donal, kata Sulhadi, sudah diamankan sebelumnya. Parang bersarung kulit warna cokelat sudah disita dan ditemukan di rumah teman Gung Panca berinisial DI di Monang Maning, Denpasar Barat. “Alat bukti lengkap. Bahkan sajam dipakai bunuh korban duluan kami sita,” tegasnya. Seperti diketahui, Gung
Panca masuk DPO sejak Desember lalu. Dia ditangkap di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (10/2) lalu. Anggota Laskar Bali ini diburu terkait kasus bentrok di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Tersangka ditangkap pukul 22.40 WIB. Tersangka bertubuh kurus ini dibekuk di pertigaan pasar Jalan Raya Srono, Banyuwangi. Diduga dia hendak pulang ke Bali karena hari raya Galungan. Anggota Laskar Bali wilayah Kargo ini ditangkap saat turun dari bus CWM jurusan MalangBanyuwangi. Penangkapan itu dipimpin Kanit I Iptu Sulhadi. (kmb36)
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Badung
3
Jepang Bantu Penanganan Abrasi di Badung Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanlaut) Kabupaten Badung Made Badra. Menurutnya, pemerintah daerah segera melakukan rapat koordinasi pekan depan bersama TKMPT (Tim Koordinasi Manajemen Penataan Pantai) yang terdiri dari instansi teknis dari BLH, Bappeda. “Sudah ada kesepakatan dari pemerintah Jepang. Informasinya, bulan April 2016 akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang,” terang Made Badra, Jumat (12/2) kemarin. Bahkan, pejabat asal Kuta
ini mengatakan, pihak Balai Wilayah Sungai Bali-Penida sudah meminta data pada pemda setempat terkait lokasi mana yang akan jadi prioritas dilakukan penanganan abrasi. “Prinsipnya kalau ada yang perlu ditata, kami masukkan untuk mendapatkan penanganan. Termasuk juga di Pantai Kedonganan, Jimbaran, juga jadi prioritas,” katanya. Dijelaskan, kawasan pantai di Badung yang mengalami abrasi parah sehingga perlu penanganan prioritas hampir merata dari pantai di Cemagi, Canggu, Legian sampai Kuta. “Misalnya di depan setra Desa Adat Kuta abrasi sepanjang
200 meter, di Pantai Cemagi sepanjang 100 meter dan Pantai Canggu sepanjang 200 meter,” ucapnya. Sayangnya, Badra tidak berani memastikan kapan proyek tersebut dapat terealisasi. Sebab, penandatanganan kerja sama dengan pihak pemerintah Jepang sendiri baru dilakukan pada bulan April mendatang. “Kemungkinan proyek baru bisa dimulai tahun 2017. Sekarang kami fokus dulu melakukan pendataan, garis pantai mana yang perlu penataan, berapa keperluan anggarannya, kan harus dihitung,” sebutnya. Seperti diberitakan, penanganan abrasi di Badung sudah pernah dilakukan pemerintah bekerja sama dengan pemerintah Jepang. Pada tahun 2008, keja sama pemerintah RI-Jepang terkumpul anggaran Rp 400 miliar untuk penataan tahap pertama. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Wakil rakyat di Kabupaten Badung tengah berupaya membebaskan masyarakat dari biaya cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Catatan Sipil. Bahkan, dewan telah membentuk panitia khusus untuk pembahasan Ranperda Administrasi Kependudukan tersebut. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, pansus administrasi kependudukan, ini telah mengadakan rapat mengenai retribusi penggantian biaya cetak KTP dan akta
catatan sipil. “Jadi setelah ranperda ini selesai dan diketok palu bulan Maret, masyarakat Badung akan digratiskan biaya cetak KTP dan akta catatan sipil,” ungkapnya. Menurutnya, pelayanan mengenai administrasi kependudukan ini juga akan dilaksanakan hingga tingkat desa. Saat ini pelayanan administrasi kependudukan, yakni mencetak KTP dan akta catatan sipil baru bisa di tingkat kabupaten. “Ke depan inovasi yang perlu dilakukan adalah keg-
iatan seperti itu sudah bisa dilakukan hingga ke tingkat desa maupun kelurahan dan dengan biaya yang gratis,” terangnya. Guna menyukseskan program tersebut, pihak dewan sudah melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok, dan Pemerintah Kota Depok sudah menerapkan hal tersebut. “Kami yakin kabupaten dengan memiliki kemampuan pendapatan asli daerah yang cukup besar pastilah bisa melakukan hal tersebut di tahun 2017,” pungkasnya. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Pemerintah Jepang akhirnya sepakat membantu Indonesia dalam program Government to Government (G to G) guna mengatasi abrasi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Badung. Kabarnya, kerja sama tersebut akan disepakati pada April mendatang.
Dirancang Gratis, Cetak KTP dan Akta Catatan Sipil
Bali Post/eka
ABRASI - Hampir sebagian besar kawasan pesisir Bali mengalami pengikisan oleh air laut (abrasi). Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah pantai di Badung, salah satunya di Pantai Brawa, Canggu. Kini pemerintah telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Jepang dalam penanganan abrasi.
Lindungi Naker Lokal, Badung Revisi IMTA Mangupura (Bali Post) – Kalangan parlemen di Kabupaten Badung berencana merevisi Perda Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Upaya ini guna melindungi tenaga kerja lokal dari pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Rancangan perda tersebut, Jumat (12/2) kemarin mulai dibahas Pansus DPRD Badung. Dalam rapat itu terungkap bahwa naker asing yang bekerja di Badung akan diatur secara ketat dan detail. “Di Badung banyak tenaga kerja asing yang bekerja sembunyi-sembunyi. Mereka bahkan mengambil semua profesi. Kalau ini tidak diatur kita khawatir tenaga kerja lokal akan tersisih,” terang Ketua Pansus Perpanjangan Retribusi IMTA DPRD Badung, IGN Sudiarsa. Meskipun MEA sudah berlaku, katanya, keberadaan naker asing harus tetap diatur. Sebab, banyak orang asing menyerbu Badung hanya untuk mengais rezeki. “Intinya dengan perda ini kita ingin mengatur semua masalah
tenaga kerja asing yang ada di Badung,” ujarnya. Menurutnya, dewan berkeinginan mengembangkan lagi Ranperda Perpanjangan Retribusi IMTA mulai dari izin, retribusi hingga sektor tenaga kerjanya. “Perda ini akan kami kembangkan lagi. Logikanya bagaimana mengatur retribusi kalau izinnya tidak jelas,” katanya. Kendati demikian, dalam mengatur persoalan naker asing di Badung, pansus akan berkonsultasi dengan Kemeterian Tenaga Kerja dan pihak Imigrasi. “Segera kami akan konsultasikan ke lembaga yang lebih tinggi. Sebab, yang paham orang asing itu kan pihak Imigrasi. Kami juga ingin tahu sejauh mana kewenangan kabupaten,” ungkapnya. Dia mengakui, Gumi Keris telah diserbu naker asing, baik yang bekerja secara legal maupun ilegal. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum banyak orang asing memakai visa turis dan visa tinggal sementara bekerja di Badung. “Kami juga ingin kejelasan hubungan retribusi ini
dengan MEA. Apakah kami harus menghapus retribusi naker ASEAN atau bagaimana. Kalau dihapus, berarti naker asing yang dari luar ASEAN saja dipungut retribusi,” katanya. Senada diungkapkan anggota Pansus I Made Duama, Nyoman Dirga Yusa, Made Subawa dan Made Ponda Wirawan. Mereka berpendapat, Ranperda Perpanjangan Retribusi IMTA harus diperluas pembahasannya mulai dari izin, retribusi hingga pengaturan tenaga kerjanya. “Kalau tidak begitu kami khawatir semua profesi akan disapu oleh orang asing. Sekarang tenaga kerja asing tidak hanya bergerak di sektor pariwisata, tetapi sudah menyasar semua perusahaan nonpemerintah,” ungkap Duama. Dia mensinyalir di Badung banyak naker asing terselubung bekerja secara ilegal. Mereka biasanya memakai visa turis, visa kultur dan visa tempat tinggal sementara, namun kenyataan mereka bisnis di Badung. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) Ni Ketut Singkrung (90) dilaporkan hilang sejak Selasa (9/2) lalu. Setelah dilakukan pencarian tim gabungan Polsek Abiansemal, Polres Badung dan Polda Bali, nenek beralamat di BTN Intan Asri Blok B, Banjar Aseman, Desa Sedang, Abinasemal ini, sudah meninggal. Mayatnya ditemukan mengambang di sungai Subak Umabun, Angantaka, Kamis (11/2) lalu. Informasi diperoleh di Polres Badung, Jumat (12/2) kemarin, pada Selasa pukul 14.15 Wita, korban diduga terseret arus sungai yang berada dekat rumahnya. Keluarga korban yang sempat melakukan pencarian tetapi hasilnya nihil, lalu melapor ke Polsek Abiansemal. Selanjutnya anggota Polsek melakukan pencarian di areal sungai bergabung dengan
BPBD Badung dan Basarnas serta tim Polda Bali. “Polsek Abiansemal menerima laporan bahwa ada korban jatuh ke sungai. Oleh karena itu pencarian difokuskan di sekitar aliran sungai,” kata sumber di Polres Badung. Sementara dari keterangan saksi-saksi, ada yang melihat nenek tersebut berada di sungai. “Pencarian terus dilakukan hingga Kamis,” ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Pada Kamis lalu, pencarian diperluas hingga ke wilayah Angantaka. Sekitar pukul 17.00 Wita, mayat korban akhirnya ditemukan nyangkut di aliran sungai Subak Umabun, Angantaka, Abiansemal. Saat ditemukan posisi mayat korban telungkup dan langsung dibawa ke RSUD Badung untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu dikembalikan kepada
keluarga korban. Kapolsek Abiansemal Kompol Anak Agung Oka Kusuma membenarkan mayat nenek itu sudah ditemukan di Subak Umabun. Selanjutnya korban dikembalikan kepada keluarganya dan akan dilakukan upacara pacaruan di tempat ditemukannya korban. “Jarak rumah dengan ditemukan mayatnya sekitar satu kilometer. Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita. Kami mengimbau kepada masyarakat supaya hati-hati saat berada di pinggiran sungai, apalagi saat musim hujan seperti sekarang,” tegasnya. Diduga korban terpeleset dan terseret arus sungai yang berada dekat dengan rumahnya, Selasa lalu. Oleh karena itu pencarian dilakukan di sepanjang sungai tersebut. (kmb36)
Mayat Nenek Mengambang di Sungai
u. 0000409
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S
kan, kunjungan Gilarsi Wahju Setijono selaku Dirut Pos Indonesia ke Telkomsel Bali Nusra tentu akan semakin memotivasi pihaknya sebagai satu-satunya operator milik Indonesia untuk selalu melakukan inovasi, baik terkait produk maupun layanan terutama di era digital sekarang ini. “Selain itu, kami juga saling memanfaatkan kapabilitas sehingga akan semakin meningkatkan kinerja dan produktivitas bisnis masing-masing,” ujarnya. Sementara itu, GM ICT Operation Regional Bali Nusra Danny A Triawan menambahkan, ada
HUT Ke-31 STT Semara Winangun
Berkomitmen Ajegkan Bali
beberapa potensi bisnis yang akan dikembangkan pihaknya bersama PT Pos ke depannya. “Potensi itu antara lain berupa pengembangan infrastruktur terutama yang berhubungan dengan ICT, penyediaan booth Telkomsel di setiap kantor cabang PT Pos di wilayah Bali Nusra yang potensial, dan membuat layanan SMS ADN yang nantinya akan memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi terkait dengan layanan PT Pos,” ungkap Danny A Triawan. (ad777)
SINERGI - Sinergi antara GM ICT Operation Telkomsel Regional Bali Nusra Danny A Triawan & GM Sales Telkomsel Regional Bali Nusra Ihsan dengan Dirut PT Pos Indonesia Gilarsi Wahju Setijono dan perwakilan manajemen PT Pos Indonesia wilayah Bali Nusra.
SEKAA Teruna-Teruni (STT) Semara Winangun Banjar Wangsian Desa Talibeng Kabupaten Karangasem berdiri sejak 23 Agustus 1985 lalu. Puncak HUT ke-31 STT Semara Winangun, Kamis (11/2) malam, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Klian Banjar Adat I Putu Suweta didampingi Klian Dines I Wayan Sudiarna dan Ketua STT Semara Winangun I Wayan Yasa Putra. Memperingati hari ulang tahun kali ini, STT Semara Winangun menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertemakan “Ajeg Bali”. Menurut I Wayan Yasa Putra, konsep ini diambil karena ajeg Bali merupakan benteng dari kehidupan masyarakat Bali. Konsep ini harus dimulai dari komitmen sekaa teruna untuk melestarikan seni budaya Bali dan harus tetap bisa menjaga keajegan Bali di tengah arus globalisasi, utamanya teknologi, menyebabkan perubahan yang sangat cepat dalam segala bentuk tatanan dan nilai-nilai kehidupan, sehingga disimpulkan bahwa barang siapa yang tidak mengikuti perubahan akan tertinggal, bahkan tergilas oleh zaman. Oleh karena itu, STT Semara Winangun ingin mengembalikan kebudayaan Bali dengan serangkaian acara HUT ke-31 yang secara inspiratif berasal dari ide dan masukan paruman sangkep sekaa teruna, yang berlangsung dari 7-12 Desember 2016. Dimulai pada Minggu (7/2) dengan lomba tari Bali tari tunqgal Merak Angelo, tari Margapati dan tari Condong sebagai bentuk pelestarian kebudayaan Bali khususnya tari Bali. Apresiasi tersebut mendapat
HUT - Puncak peringatan HUT ke-31 STT Semara Winangun, Kamis (11/2) malam, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Klian Banjar Adat I Putu Suweta. respons positif oleh para remaja penampilan grup band lokal putri di desa yang terkenal dengan yaitu D’bungsil serta penyanyi kain songket dan endek tersebut. lokal yang turut menghibur kaSelanjutnya, pada Senin (8/2) langan masyarakat sekitarnya. kembali melaksanakan lomba “Budaya Bali ini tidak hanya majejaitan canang dan Kuangen dilakukan pada saat lomba dan bagi kaum remaja putri dan menguntungkan secara individu lomba membuat ancak dan ngu- itu sendiri, te yang paling penting lat klabang bagi para remaja adalah implementasi di dalam putra. Melalui lomba tersebut masyarakat seperti yang sudah diharapkan dapat menumbuhkan kita lakukan sebelumnya yaitu kreativitas dan keterampilan persembahyangan bersama dikaum remaja putra maupun pu- lakukan setiap rahina Purnama tri tentang pembuatan upakara di Pura-pura sekitar desa dan yadnya. Sekaligus sebagai media melakukan sistem ngayah pada melestarikan dan mengembang- saat piodalan. Selain itu, tidak kan seni budaya. lupa juga kita melakukan gotong Pada saat puncak HUT STT Se- royong setiap hari Minggu di sekimara Winangun ini selain ditan- tar Desa Talibeng,” tegas Ketua dai dengan pemotongan tumpeng STT Semara Winangun yang serjuga ada beberapa hiburan yaitu ing disapa Yande. (bns)
Kampanye HIV/AIDS
Cak Gareng Jalan Kaki Keliling Indonesia
Banyuwangi (Bali Post) Tingginya kasus peredaran HIV/ AIDS membuat pria satu ini tergugah. Dialah Cak Gareng, pria asal Nganjuk, Jawa Timur. Prihatin dengan HIV/ AIDS, dia memutuskan berjalan kaki keliling nusantara. Perjalanan yang dimulai 7 November 2015 ini tiba di Banyuwangi, Jumat (12/2) kemarin. Semangatnya menjelajah Indonesia ini bukan tanpa alasan. Pria 33 tahun ini sengaja meluangkan waktunya menjelajah negeri dengan jalan kaki karena prihatin orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) kerap dikucilkan. Termasuk, mereka yang positif ODHA memilih menutup diri. “Sesuai misi saya ingin memberi motivasi pada temanteman HIV positif bahwa AIDS bukan akhir dari segalanya. Karena selama ini yang saya lihat, setelah divonis positif malah sembunyi. Ambil obat aja seperti tikus, sembunyisembunyi. Buktinya saya mampu, berarti teman-teman ODHA lainnya pun yakin pasti mampu,” tegas Cak Gareng di lounge Pemkab Banyuwangi. Selama berjalan kaki, dia membentangkan spanduk bertuliskan “Langkah Kaki Jelajah Negeri, Cegah Penularan HIV dan Dukung Orang yang Terinfeksi”. Lalu, sebuah
bendera Merah Putih berukuran sedang dikibarkan di atas tasnya. Tak hanya prihatin dengan tingginya HIV/AIDS, pemuda ini ingin mengampanyekan hidup sehat. Menurutnya, dengan berjalan kaki dan membuka komunikasi pada semua lapisan masyarakat, dia ingin memberi motivasi pada teman-teman komunitasnya. Isinya, orang yang positif HIV/AIDS bukanlah akhir dari hidup. Karena itu, dia ingin membongkar pandangan negatif tentang penderita HIV/AIDS.
Cak Gareng pertama kali menjejakkan kaki keliling Indonesia dari Jakarta, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-33. Tak banyak perbekalan yang dibawa. Hanya pakaian seadanya, peta, buku catatan, buku materi, obat-obatan dan obat Anti-Retroviral (ARV). Setiap kabupaten dan kota yang disinggahi, dimanfaatkan untuk memberikan sosialisasi kepada remaja di sekolah-sekolah. Intinya, para ODHA tak pernah menderita. Menurutnya, sebutan penderita bagi ODHA tidaklah tepat lantaran kaum
komunitasnya masih bisa berekspresi, membagi pengalaman positif dan bermanfaat bagi sesama. Menurutnya, selama ini anggapan salah. Kata dia, ODHA bisa sehat dan mampu bersilaturahmi, memberikan manfaat dengan bekal pengalaman serta sosialisasi. Dari Banyuwangi, Cak Gareng akan melanjutkan perjalanannya ke Bali, NTT, NTB, Sulawesi dan seluruh penjuru nusantara. Misi jalan kaki tersebut dijadwalkan akan berakhir 7 November 2017 di Jakarta. (kmb30)
TRIK & RAHASIA SUKSES BISNIS CRYPTOCURRENCY ONECOIN Profit 1000% or more
Cocok utk Anda yang ingin SUKSES & FINANCIAL FREEDOM, Owner, Profesional & Perusahaan yang ingin diversifikasi asset dan meningkatkan LABA atas modal
John Sadewa
Hp/WA. 08113801502
Modal awal min Rp.3 jt s/d 400 juta, sekali SPLIT untung 100%
Ikuti training bisnisnya di BIC, Jl. Sentanu 37, peguyangan kaja-Denpasar. www.eramea.blogspot.co.id
Melayani panggilan: Untuk open presentasi bisnis dan training back office onecoin seluruh kota di Bali, *syarat & ketentuan berlaku*
C.0000721-RPA
POLSEK SELEMADEG TIMUR
ASTRA
U
MEGATI ASRI
LOKASI
TABANAN
KANTOR CAMAT SELEMADEG TIMUR
SHORTCUT
DP 15jt
081936217899 082341673319
HARGA MULAI
T. 36/100, T. 45/100
Bali Post/ist
ODHA - Cak Gareng, pria asal Nganjuk, melintas di jalan Banyuwangi di sela misi berjalan kaki keliling nusantara berkampanye HIV/AIDS, Jumat (12/2) kemarin.
TREND BISNIS ERA MEA 2016
JL. DENPASAR - GILIMANUK
D I S I N I
DIREKTUR Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahju Setijono melakukan kunjungan ke Kantor Regional Telkomsel Bali Nusra, Jumat (5/2) lalu. Gilarsi disambut GM Sales Regional Bali Nusra Ihsan, GM ICT Operation Regional Bali Nusra Danny A Triawan serta jajaran manajemen Telkomsel Bali Nusra. Kunjungan ini merupakan ajang silaturahmi dalam rangka mempererat hubungan baik yang telah terjalin selama ini sekaligus untuk memperkuat sinergi bisnis antara sesama perusahaan milik Indonesia. Selama ini, kerja sama yang terjalin antara PT Pos Indonesia dengan Telkomsel Regional Bali dan Nusa Tenggara (NTB & NTT) yakni terkait dengan penyediaan warehouse dan distribusi produk, baik berupa pengiriman kartu prabayar, kartu ganti maupun voucher fisik. Adapun jumlah distribusi kartu prabayar di Regional Bali dan Nusa Tenggara per bulannya rata-rata mencapai lebih dari 100.000 kartu, sedangkan jumlah distribusi voucher fisik per bulannya rata-rata mencapai lebih dari 25.000 voucher. Selain itu, bentuk dukungan Telkomsel untuk PT Pos Indonesia sejauh ini berupa penyediaan layanan komunikasi, layanan broadband dan jaringan di seluruh kantor cabang PT Pos Indonesia hingga mencapai ke pelosok wilayah Tanah Air, di mana coverage PT Pos saat ini tersebar di lebih dari 70% jumlah kecamatan dan lebih dari 50% jumlah kelurahan. GM Sales Regional Bali dan Nusa Tenggara Ihsan memapar-
JL. ARJUNA
B R A N D I N G
Dirut PT Pos Indonesia Berkunjung ke Kantor Telkomsel Bali Nusra
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
200Jt-an
C.0000416-bgn
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
NASIONAL
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
5
22 Orang Ditahan Terkait Bom Thamrin
Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti
Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti menyebutkan sudah 22 orang ditahan terkait aksi peledakan bom di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, 14 Januari lalu. “Yang ditahan kemarin sudah ditambah lagi, 19 ditambah 3 jadi 22 (orang) total,” kata Badrodin di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Badrodin menambahkan, para pelaku tersebut kemungkinan besar sudah berkolaborasi dari berbagai kelompok. Ia mencontohkan beberapa yang berkolaborasi berasal dari Suriah, Poso, dan kelompok lokal. “Begini mereka sudah berkolaborasi ada yang dari Syria, Poso, dan lokal. Tidak bisa dikatakan hanya satu, tetapi mereka berkaitan,” katanya. Pihaknya mengaku sudah mengetahui jumlah aliran dana untuk menyokong aksi tersebut. “Sudah. Kalau yang ini hanya 900.000 (dolar AS),” katanya. Ia menambahkan bahwa kepolisian juga telah mengantongi data dan aliran rekening tersebut.Kasus tersebut, katanya, akan menjadi salah satu fokus perhatian kepolisian sehingga diharapkan tuntas sesegera mungkin. (ant)
Revisi UU Antiterorisme Diharapkan Segera Disahkan
Bali Post/ant
BELA NEGARA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kedua kiri), Dirjen Potensi Pertahanan Timbul Siahaan (kiri) bersama Gabungan Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh masyarakat di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Kesepakatan bersama itu dilakukan sebagai bagian dari proses pembinaan kesadaran bela negara untuk membangun jiwa nasionalisme, patriotisme serta ketahanan nasional dalam menghadapi ancaman kedaulatan bangsa.
20 Ormas-Kemenhan Tanda Tangani Kesepakatan Bela Negara
Tantangan Implementasi Pancasila Makin Besar
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah mengharapkan revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dapat segera disahkan DPR tidak lebih dari dua bulan. Demikian dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan. “Kalau boleh tidak lebih dari dua bulan (dapat disahkan),” kata Luhut di Kantor Kemenko Polhulkam, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Ia mengatakan demikian karena selama masa penyusunan rancangan revisi UU Antiterorisme tersebut pemerintah sudah berkomunikasi dengan DPR agar urusan tersebut dapat diselesaikan
dengan cepat. “Ada komunikasi dengan DPR, karena ‘janjian’ kami dengan DPR ini segera diselesaikan,” kata Luhut. Mantan Kepala Staf Kepresidenan tersebut mengatakan sudah mendaftarkan rancangan revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tersebut kepada DPR setelah dikoreksi usai permintaan Presiden yang memberikan perhatian pada sejumlah detail. Rancangan pasal-pasal revisi antara lain mengenai pencabutan paspor bagi warga negara Indonesia yang tergabung dengan kelompok bersenjata ISIS, dan penindakan terhadap orang-orang yang berada dalam satu perkumpulan dan membicarakan masalah-masalah terkait
tindakan terorisme. Selain itu juga rancangan pasal penindakan terhadap orang-orang yang membantu memfasilitasi aksi terorisme, penambahan masa penahanan menjadi 30 hari dan masa penuntutan 120 hari, serta bukti berupa informasi elektronik. Poin-poin rancangan revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tersebut menyoroti soal pencegahan, penanganan, hingga program deradikalisasi. Sementara rancangan pasal menyangkut program deradikalisasi dilakukan secara holistik dengan menggandeng berbagai lembaga dan isntitusi kepada terpidana terorisme melalui berbagai macam pendekatan. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta Presiden Joko Widodo hati-hati dan dapat memperjelas mendefinisikan makna terorisme, saat menjadi pembicara mengenai isu terorisme dalam US-ASEAN Summit. “Misalnya definisi terorisme bagi AS dan ASEAN berbeda. Ini harus diperjelas karena di Indonesia adalah mayoritas beragama Islam,” katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Dia mengatakan, Presiden harus menjelaskan bahwa pemahaman Indonesia terhadap terorisme berbeda dengan perspektif negara-negara Barat yang mengaitkannya dengan agama tertentu. Presiden Jokowi, menurutnya, harus menjelaskan bahwa terorisme adalah sebuah tindakan teror dan tidak terkait dengan salah satu agama. “Definisi terorisme adalah kegiatan teror bukan seperti
yang dianggap negara-negara Barat yaitu terkait agama tertentu,” ujarnya. Meutya menilai Presiden Jokowi harus hati-hati jangan sampai forum tersebut menggiring opini bahwa Islam terkait dengan kegiatan terorisme. Namun, menurutnya, Presiden harus membawa perspektif sendiri dalam mendefinisikan terorisme. “Definisi terorisme sangat luas dan jangan digiring oleh pemahaman terorisme ala Barat,” katanya. Selain itu, dia menilai didaulatnya Presiden Jokowi sebagai pembicara utama dalam pertemuan itu karena Indonesia dinilai berhasil menangani aksi terorisme. Namun, menurutnya, hal itu jangan sampai Presiden lupa mendefinisikan makna terorisme sesungguhnya sehingga harus diperjelas dalam pidatonya. “Saya apresiasi (Presiden Jokowi menjadi leader speak-
er) karena Indonesia memiliki pengalaman mengatasi terorisme, namun harus hati-hati menyampaikan definisi terorisme,” katanya. Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden AS Barack Obama menunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi leader speaker dalam salah satu sesi yang ada dalam KTT US-ASEAN Summit di Sunny Land, California. Obama meminta Presiden Jokowi menjadi pembicara utama soal terorisme di KTT US-ASEAN Summit karena kesuksesan Indonesia mengatasi teror bom yang terjadi pada 14 Januari 2016 di Jakarta. KTT tersebut akan dihelat pada tanggal 15-16 Febuari 2016 dan akan dihadiri Presiden Jokowi beserta dengan Menlu Retno Marsudi. Ke-10 negara anggota ASEAN sudah dipastikan hadir bersama dengan Amerika Serikat. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, harus ada penelitian untuk mengevaluasi terjadinya sejumlah kecelakaan pesawat TNI. “Hemat saya memang perlu ada satu penelitian kenapa ini (kecelakaan pesawat TNI) terjadi,” kata Luhut di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Penelitian tersebut, kata Luhut, untuk mengevaluasi terjadinya kecelakaan dilihat dari sisi teknis seperti alutsistanya sendiri dan sisi sumber daya manusianya atau pilot pesawat
yang jatuh. Purnawirawan jenderal TNI tersebut berpandangan bahwa sebaik-baik teknologi pesawat tempur pasti memiliki kelemahan. “Punya Amerika F-15 (jenis pesawat) Stealth dia crash juga,” ujar Luhut yang merupakan mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan tersebut. Meski demikian, Luhut mengatakan tetap mendiskusikan kejadian sejumlah kecelakaan pesawat bersama Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. “Saya, Menhan, juga sharing beberapa hal yang tidak bisa
kami sampaikan ke publik,” katanya. Sejumlah kecelakaan pesawat TNI terjadi dalam kurun 2015-2016 dan menelan korban dari militer maupun warga sipil. Sejumlah pesawat milik TNI yang jatuh antara lain pesawat latih tempur Super Tucano 1308 yang jatuh di pemukiman warga di Malang, Rabu (10/2) lalu, Golden Eagle yang jatuh di Yogyakarta pada Desember 2015, Hercules C-130 jatuh di Medan pada Juni 2015, dan pesawat tempur F-16 jatuh di Halim Perdanakusuma, Jakarta pada April 2015. (ant)
Tabanan (Bali Post) Mengantisipasi membeludaknya pamedek dan mencegah terjadinya kemacetan parah, jajaran Polsek Penebel melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin) pamedek yang datang untuk melaksanakan persembahyangan pada puncak piodalan di Pura Luhur Batukaru, Banjar Wongaya Gede, Wongaya, Penebel. Pujawali di pura sad kahyangan ini akan kasineb, Minggu (14/2) besok. Puncak pujawali Kamis (11/2) lalu. Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra seizin Kapolres Tabanan, Kamis (11/2) menjelaskan, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan memisahkan jalur datang dan pulang. Pamedek yang datang dialihkan mulai perempatan Desa Wongaya Gede ke barat menuju Banjar Batukambing ke utara langsung menuju parkir bawah di Obeng-obeng. Selanjutnya pamedek harus jalan kaki menuju pura sekitar 1 kilometer. Usai sembahyang atau ketika balik, umat menggunakan jalur biasa lurus ke selatan dari arah parkir. Oleh karena banyaknya pamedek yang datang, arus lalu lintas yang awalnya terkendali baik menuju maupun balik dari parkir bawah Pura Batukaru, mulai macet Kamis (11/2) terutama di jalur Desa Penatahan tepatnya di Banjar Penatahan Kaja. Pasalnya, banyak pengendara mobil baik warga setempat maupun pengunjung air panas memarkir kendaraannya di kedua sisi jalan. Mengingat jalan yang relatif sempit, Kapolsek mengimbau pamedek tidak menggunakan kendaraan besar seperti bus karena sulit melaju. Piodalan di Pura Luhur Batukaru akan kasineb Minggu (14/2) besok. Pamedek melakukan prosesi persembahyangan tiga kali, yakni di Pura Beji di sisi timur, Pura Luhur, dan terakhir di Pura Dalem di sisi barat daya wantilan. (kmb24)
Meulaboh (Bali Post) Sebanyak 36 warga Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dieksekusi ukubah (hukuman) cambuk karena terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2003 tentang Perjudian (maisir). Bupati Aceh Barat HT Alaidinsyah di Meulaboh, Jumat (12/2) kemarin mengatakan, sebagai kepala daerah dirinya merasa malu dengan perlakuan demikian, karena harus dicambuk dengan rotan di depan khalayak ramai.
“Sebagai kepala daerah cara begitu, ya malu, tapi apa boleh buat, kitakan tidak mungkin mengatur individu mereka. Apalagi kita sudah cukup menyosialisasikan, mengajak amar makruf nahi mungkar,” katanya. Hal itu disampaikan Alaidinsyah usai menyaksikan eksekusi ukubah cambuk kepada 36 terpidana maisir di halaman Masjid Baitul Makmur Meulaboh yang disaksikan ribuan warga Aceh Barat usai solat Jumat. Dia menyampaikan, ek-
sekusi kepada 36 warga tersebut merupakan putaran pertama untuk 2016 dan masih akan ada lagi menyusul pelanggar qanun Aceh lainnya, meski demikian Alaidinsyah menyampaikan kesadaran pelanggar qanun Aceh sudah mulai tumbuh. Kata dia, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terbuka dan tidak akan menutupi kepada siapa pun yang melanggar kearifan lokal yang sudah dibuat Pemprov Aceh, semua yang terbukti dibawa ke pengadilan untuk dijatuhi
hukuman setimpal atas perbuatannya. “Ini sebuah realitas, kita tidak menutupi, kalau memang itu bersalah kita sudah komitmen bersama Kapolres, Kajari, Dandim untuk tidak ada pilih kasih, semua dibawa ke pengadilan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Meulaboh Ahmad Sahruddin menambahkan, eksekusi yang dilakukan hari itu merupakan putaran kedua setelah dilakukan pada 2015 kepada tiga orang terpidana mai-
Komisi I Minta Presiden Perjelas Definisi Terorisme
Perlu Ada Penelitian Kecelakaan Pesawat TNI
Jakarta (Bali Post) –
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, tantangan terhadap implementasi Pancasila makin besar. Desakan dan pengaruh budaya asing semakin kuat terhadap eksistensi budaya Indonesia.
“Oleh karenanya, jadikan Pancasila dan nilai-nilai bela negara sebagai landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pelopori dan perkokoh persatuan dan kesatuan antara seluruh elemen bangsa, karena hanya melalui persatuan dan kesatuan, kita dapat menyelesaikan setiap permasalahan,” kata Menhan saat acara penandatangan kesepakatan bersama 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) terkait pelaksanaan pembinaan kesadaran bela negara. Penandatanganan dilaksanakan Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan Timbul Siahaan dengan Ketua Umum dan Pimpinan 20 organisasi kemasyarakatan disaksikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kantor Kemenhan, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Ryamizard menyebutkan, berbagai persoalan kebangsaan, hiruk-pikuk dan kegaduhan yang disaksikan dewasa ini justru harus semakin menggugah semangat komponen bangsa untuk me-
nyadari betapa pentingnya implementasi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila. Selain itu, dalam berdemokrasi di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk, musyawarah untuk mencapai mufakat merupakan cerminan Pancasila yang harus dikedepankan. Keterlibatan masyarakat dalam mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi terwujudnya kesadaran bela negara. “Untuk menciptakan rasa aman tergantung pada diri kita sendiri. Kita harus satu dalam rasa dan pemikiran, untuk bertanggung jawab dan peka terhadap segala hal yang janggal dan mencurigakan,” ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) ini. Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang merupakan upaya membangun karakter bangsa Indonesia, yang dalam pelaksanaannya diperlukan upaya yang terpadu dan melibatkan seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah serta segenap komponen bangsa yang lainnya
termasuk peran serta organisasi kemasyarakatan serta para tokoh adat dan tokoh agama. Ormas yang menandatangani kesepakatan itu antara lain Dharma Wanita Persatuan, Komite Nasional Pemuda Indonesia, BP Silaturahmi Nasional Raja-Sultan Nusantara Indonesia. Ada pula Senkom Mitra Polri, Laskar Merah
Putih, Ikatan Kebangsaan dan Bela Negara RI, Lembaga Indonesia Cerdas, Barisan Patriot Bela Negara, Bandung Karate Club, Garda Tipikor, dan Silat Sunda Institute. Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kemenhan dan 20 ormas tentang pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara ini dihadiri oleh Irjen Kemenhan Marsekal Madya TNI Ismono Wijayanto, Rektor Unhan, pejabat eselon I dan II Kemenhan serta perwakilan masing-masing ormas. (ant)
Besok, Piodalan di Pura Batukaru ”Kasineb”
Bali Post/ist
MASINEB - Setelah nyejer selama tiga hari, pujawali di Pura Luhur Batukaru, Wongaya Gede, Tabanan, Minggu (14/2) besok kasineb. Sedangkan puncak pujawali di pura ini bertepatan dengan Umanis Galungan, Kamis (11/2) lalu.
Berjudi, 36 Warga Aceh Barat Dicambuk
sir. “Putaran pertama sudah dilakukan pada 2015 dan putaran selanjutnya masih memungkinkan ke depan karena masih ada 10 orang lagi yang belum ditemukan,” tegasnya. Kajari Meulaboh menjelaskan, dari ke-36 warga terpidana maisir tersebut, 29 orang merupakan kasus yang ditanggani selama 2016, sementara tujuh orang lain merupakan terpidana maisir kasus 2015 yang belum dieksekusi pada putaran pertama. (ant)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Kondisi Ideal Menekan Kesenjangan Sosial POLITIK kepemerintahan di Indonesia, boleh dikatakan saat ini semakin kondusif untuk membuat kebijakan. Kita katakan demikian karena kalkulasi kekuatan politik yang ada di pemerintahan, sepertinya sudah berimbang. Bergabungnya Partai Golkar Munas Bali memberikan indikasi bahwa perimbangan kekuatan itu telah ada. Dengan demikian kegaduhan seperti yang kita lihat setahun lalu, saat awal Joko Widodo memegang kekuasaan, relatif kecil kemungkinannya terjadi. Atau kalaupun tetap ada potensi seperti itu, kiranya dapat ditekan melalui negosiasi-negosiasi politik tingkat pimpinan. Pada kubu Koalisi Merah Putih, kini boleh dikatakan hanya menyisakan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra. Perimbangan kekuatan seperti ini menarik perhatian, terutama dalam hal peran Presiden dalam menjalankan kebijakan atau instruksinya. Secara tidak langsung, sesungguhnya Joko Widodo mempunyai power yang apabila dimanfaatkan dengan baik, akan mampu memberikan dan menguatkan stabilitas politik. Jika kita lihat secara lebih mendalam, ada semacam poros yang menghubungkan pemerintah dengan Koalisi Merah Putih. Secara jujur harus diakui, kekuatan poros itu ada di Partai Golkar versi Munas Bali. Hubungan partai ini dengan KMP masih dalam keadaan “baik-baik saja” seperti yang disinyalkan oleh para elite mereka. Itu memungkinkan bagi pemerintah memanfaatkannya sebagai jalur diplomasi dan dapat dipergunakan manakala ada kebuntuan komunikasi, terutama di badan legislatif. Katakanlah misalnya, sikap kritis yang diperlihatkan oleh PKS dan Gerindra di DPR, dapat saja dilunakkan oleh Partai Golkar yang kini telah bergabung dengan pemerintahan. Kondisi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintahan dalam membuat kebijakan politik, terutama yang menyangkut masalah ekonomi dan pemerataan. Mengapa kita tekankan pada dua hal ini? Kebijakan ekonomi sangat diperlukan sekarang di saat perekonomian sedang lesu. Pada tingkat akar rumput kelesuan itu sangat terasa. Jadi, pemerintah haruslah membuat kebijakan positif yang dapat diterima semua pihak. Kebijakan ini sepertinya untuk sementara harus minim dari kritik karena akan memancing investor untuk bersikap hati-hati. Jika kritik dapat dikelola secara konstruktif, investor akan lebih leluasa dan tidak takut menanam modal. Di sinilah perlu adanya diplomasi kepada politisi kritis yang mungkin akan datang dari KMP. Sedangkan pemerataan, sangat diperlukan karena kesenjangan itu sekarang terlihat semakin melebar. Mengenai kesenjangan ini, kita merasa prihatin. Beberapa indikasi dan berita menyebutkan bahwa kesenjangan di Indonesia sekarang yang paling kelihatan justru di kota. Banyaknya kampung kumuh di perkotaan dan pengemis mengindikasikan hal itu. Maka tidak bisa lain bagi pemerintah kecuali dengan menggerakkan perekonomian tersebut agar kesenjangan itu semakin dapat ditekan. Secara sederhana kita dapat melihat bahwa kesenjangan di kota itu sesungguhnya berasal dari desa juga. Urbanisasi yang terjadi di daerah perkotaan, disebabkan oleh tidak adanya pekerjaan di desa. Sekali lagi pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo mempunyai kesempatan untuk memperbaiki perekonomian itu secara lebih baik dan fokus karena secara politik, stabilitas itu sekarang dapat lebih dijamin. Seperti yang telah dikemukakan, ini dapat terjadi karena perimbangan kekuatan politik di Indonesia telah memberikan kondisi yang memungkinkan untuk pembangunan yang kondusif. Pekerjaan besar lain yang menunggu adalah ancaman dari kelompok onar, yaitu teroris. Inilah yang harus difokuskan pemerintah sekarang demi memberikan stabilitas nasional yang mendukung pembangunan ekonomi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Mempertanyakan Revisi UU KPK KPK sampai saat ini masih menjadi lembaga yang disegani rakyat Indonesia. Komisi ini juga termasuk lembaga yang paling gencar memberantas korupsi dengan tingkat penuntasan kasus membanggakan. Jika sekarang DPR ingin melakukan revisi terhadap UU KPK, saya sebagai rakyat Indonesia juga bertanyatanya. Apakah revisi ini untuk membangun kompromi dengan lembaga DPR sehingga tak ada lagi anggota DPR yang ditangkap basah oleh KPK? Langkah DPR merevisi UU KPK juga mencerminkan para wakil rakyat tidak peka dengan aspirasi rakyat. Ketika rakyat menolak revisi mengapa DPR ngotot. Apakah wakil rakyat bisa mengambil sikap dan keputusan sesuai dengan kehendaknya tanpa lagi mendengar aspirasi publik? Kasus bahwa para wakil rakyat tak aspiratif terhadap keinginan rakyatnya juga saya lihat di Bali. Para wakil rakyat di Bali juga diam seribu bahasa ketika krama Bali berjuang menolak reklamasi Teluk Benoa. Apa model wakil rakyat zaman reformasi ini seperti itu? Apakah anggota DPR ‘’wajib’’ ngotot membela kehendak elite politiknya tanpa lagi memikirkan suara rakyat? Bagus Purbajuwana Denpasar, Bali
Gerakan Berantas Narkoba Polisi melakukan langkah tegas untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Gerakan polisi ini mendapat simpati publik. Polisi memang sepantasnya seperti itu karena menindak kejahatan adalah tugas polisi. Saya berharap polisi dan BNN melakukan sinergi untuk melakukan pemberantasan narkoba. Namun, yang saya dengar sering benarkah ada oknum yang berusaha melindungi bandar narkoba sehingga pemberantasan narkoba tak pernah tuntas dan peredarannya cenderung berkembang? Bahkan saya dengar konon ada pihak-pihak yang sengaja melakukan pembelaan kepada jaringan pengedar narkoba untuk kepentingan mendapat upeti. Selain pemberantasan narkoba, polisi juga saya harapkan lebih serius menangani isu terorisme. Ini penting digaungkan agar masyarakat bisa menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan. Wayan Sudira Gianyar, Bali
Kekuatan Politik Merapat ke Pemerintah Setelah Golkar Munas Bali menyatakan bergabung dengan pemerintah, juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz melakukan tindakan yang sama, maka boleh dikatakan kekuatan pemerintah sudah “mutlak” apabila dibandingkan dengan saat awal pemerintahan Joko Widodo.
Oleh GPB Suka Arjawa ebaliknya membuat kekuatan Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi relatif melemah karena hanya Partai Gerindra dan PKS yang masih secara de facto di kubu tersebut. Partai Demokrat konon berada di tengahtengah. Komposisi politik ini sesungguhnya mempunyai nilai ideal bagi pemerintah untuk menjalankan fungsinya. Sebab, lebih banyak kekuatan politik yang ada di pemerintahan, tetapi tetap memiliki “oposisi” dan “partai penengah”. Idealisme pemerintahan adalah adanya komposisi seperti itu. Dalam konteks apa yang terlihat pada pemerintahan Joko Widodo sekarang, idelisme itu tergambarkan pada kekuatan politik yang bersumbu pada pemerintah dengan pengimbang yang juga berkualitas. Kekuatan Partai Gerindra dan PKS sebagai “oposisi” memberikan nilai kritis yang sifatnya positif. Kedua partai tersebut mempunyai orang-orang yang kritis, cerdas, berani dan mampu memberikan input kepada negara dan masyarakat. Suara kritis yang dikeluarkan dari dua kubu itu tidak boleh disepelekan karena mempunyai banyak manfaat bagi perkembangan pemerintahan dan negara. Posisi tengah yang diambil oleh Partai Demokrat, boleh dimanfaatkan oleh pemerintah, terutama dalam hal sebagai pengimbang netral. Artinya posisi partai tersebut harus benarbenar netral, menyuarakan apa adanya dalam real politik maupun real sosial. Jika kekeliruan kebijakan pemerintah memang demikian adanya, maka Partai Demokrat tidak usah ragu-ragu mendukung dan menyuarakan apa yang dikritisi oleh “oposan”. Sebaliknya apabila kritik itu hanya semata-mata untuk menjatuhkan pemerintah, Partai Demokrat tidak
S
usah ragu pula mengritik balik apa yang disuarakan oleh PKS dan Gerindra. Semua akan diuntungkan dengan komposisi kekuatan politik Indonesia sekarang ini. Karena itulah kemudian, migrasi politik dari pihak “oposisi” menuju pemerintah itu sebaiknya stop saja sampai di sini. Apabila kelak Gerindra atau malah PKS ikut lebur ke pemerintah, maka bukan saja akan menohok konsistensi dua pertai tersebut, tetapi juga akan merugikan negara sendiri. Kekuatan kritis sebagai pengimbang pemerintah akan hilang. Kekhawatirannya penggabungan mutlak itu ada dua. Bagi dua partai tersebut, kekuatan citranya pasti akan melemah karena sikap bergabung ke pemerintahan ini sangat bertolak belakang dengan semangat idealis masa lalu yang demikian getol menjadi oposan. Termasuk juga akan terbuka kelemahan dan kekalahan para pemimpin mereka karena kelihatan tidak mampu membaca arah politik masa depan. Malah bisa jadi dipandang sebagai partai politik yang lemah pendirian, padahal keduanya dipandang sebagai partai yang mempunyai rasa percaya diri yang kuat. Partai Demokrat juga harus menyimpan baik-baik posisinya seperti sekarang. Sekali bergeser dari posisi itu, maka partai yang sudah tidak sekuat pemerintahan SBY ini akan kembali merosot dan tertimpa tangga. Kekhawatiran kedua adalah terhadap stabilitas pemerintah. Masuknya sebagian kekuatan Koalisi Merah Putih menuju kubu pemerintah ini secara samar-samar memperlihatkan bahwa ternyata banyak pihak memang menginginkan jabatan atau pengaruh yang ada di pemerintah. Atau jangan-jangan itu cerminan dari kondisi partai yang kolaps keuangan. Jika perkiraan ini benar, maka keberadaan pe-
merintah akan bahaya. Pemerintah akan dapat digerogoti oleh perebutan pengaruh dan politik. Bisa dibayangkan kemudian, bagaimana jadinya pemerintah apabila semua komponen KMP masuk ke pemerintahan. Dalam pemerintahan, pengaruh dan politik itu ada pada posisi kabinet. Ini justru akan dapat membuat pemerintah mempunyai keinginan untuk gonta-ganti kabinet. Jelas bukan pemerintahan yang bagus apabila terjadi hal seperti itu. Kalau memang menginginkan pembiayaan partai, bisa-bisa anggaran negara akan mengecil lagi karena dana habis terhisap untuk pembiayaan partai. Karena itu, sebaiknya tidak lagi ada partai politik yang menyeberang ke pemerintahan. Seharusnya, dengan melihat fenomena partai politik akhir-akhir ini, pemerintahan Joko Widodo mempunyai semacam kebijakan untuk menyetop adanya partai politik yang hendak bergabung lagi dengan pemerintahan. Meski secara teknis dan formal cara menyetop itu tidak ada, tetapi melalui komunikasi politik atau wacana politik dapat dikatakan bahwa “…pemerintah tidak memerlukan lagi anggota koalisi tambahan.” Cara guyon seperti ini akan lebih mengena di Indonesia. Banyaknya partai yang sebelumnya begitu “PD” di Koalisi Merah Putih hijrah ke pemerintahan, membuktikan posisi pemerintah (Joko Widodo) kuat. Kekuatan itu sesungguhnya dapat dilihat dalam konteks sosiologis, di mana pada waktu pemilihan umum yang lalu, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapatkan suara yang jauh di atas lawan. Bahkan jauh di atas perolehan suara PDI Perjuangan pada pemilu legislatif. Maka, kekuatan politik yang kini dikuasai pemerintah seharusnya dipakai sebagai sumber daya untuk melanjutkan dan
Suara Mahasiswa Budaya Cara Berpakaian Krama Bali BALI merupakan salah satu contoh pulau yang unik, yang terkenal akan keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan keindahan alam yang memanjakan mata para wisatawan, sehingga Bali memiliki banyak julukan, baik itu sebagai “Pulau Seribu Pura” ataupun The Last Paradise. Namun selain keindahan alam dan budaya yang mencolok, tanpa kita sadari pakaian juga merupakan salah satu letak keunikan Bali itu sendiri. Hal sederhana yang bisa kita amati adalah banyaknya produk pariwisata Bali yang di dalam kemasannya menunjukkan masyarakat Bali dengan mengenakan pakaian adat Bali. Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok selain makanan yang difungsikan sebagai penutup badan, namun seiring dengan perkembangan zaman, pakaian menjadi penanda kedudukan, ciri kebudayaan dan adat istiadat di suatu daerah, status social, bahkan beberapa di antaranya menunjukkan aktivitas yang akan dilakoni oleh sesorang, misalnya pakaian untuk sembahyang, bersepeda, berenang, dll. Kebiasaan berpakaian yang digunakan oleh orang tertentu dengan ciri-ciri yang khas yang dilakukan secara turun-menurun membuat terben-
Oleh Kadek Meliana Windawati tuknya suatu budaya, meskipun tidak ada hukum pasti tentang peraturan bahwa dalam setiap aktivitas harus berbeda pakaiannya. Namun kita selalu melakukannya, saat kita akan sembahyang kita cenderung memakai pakaian yang sopan, rapi dan menyesuakian dengan adat setempat, saat kita pergi ke pantai kita menggunakan pakaian yang santai dan memberikan kenyamanan tersendiri untuk melakukan gerak yang lebih luas, dan masih banyak contoh lainnya. Seiring dengan tren atau hal-hal baru yang sering bermunculan pada zaman ini, banyak orang yang mengikuti hal-hal baru, dan banyak pula yang bertahan pada kebiasaan lama, baik
itu perubahan sikap, gaya berbicara, bahkan gaya berpakaian yang dewasa ini sangat terasa perubahannya. Dengan adanya perubahan sedemikian rupa, maka terjadi pula perubahan nilai yang ada. Dahulu orang-orang yang bepergian ke tempat suci cenderung menggunakan pakaian yang sopan, namun dewasa ini banyak orang yang cenderung menggunakan pakaian lebih terbuka dan terkesan seksi ke tempat suci. Perubahan pakaian tidak hanya dari segi desain, sehingga menimbulkan persepsi yang kurang baik di benak masyarakat yang masih mempertahankan kebiasaan seperti dahulu sehingga beberapa tempat terpaksa menerapkan aturan yang lebih ketat mengenai aturan berpakaian, termasuk tempat suci, demi mempertahankan nilai-nilai tertentu yang telah dipercayai oleh masyarakat secara turun-temurun di tiap-tiap daerah, termasuk di Bali. Meskipun belum ada peraturan pasti yang mengatur pakaian untuk ke tempat suci, namun ada baiknya masyarakat Bali tetap menjaga kelestarian aspek-aspek yang memperkuat dan menonjolkan budaya orang Bali.
membuatkan kebijakan yang benar-benar pro-rakyat. PDI Perjuangan yang menjadi penyokong Joko Widodo mesti memahami ini dan sebaiknya tidak terlalu memojokkan Joko Widodo sebagai presiden karena kekuatan politik yang riil di basis bawah, ada pada diri Joko Widodo. Masuknya sebagian besar kekuatan politik itu ke kubu pemerintah, membuat upaya mengatasi DPR sebagai pengimbang eksekutif, relatif menjadi lebih mudah. Justru di sinilah tantangan tebesar bagi pemerintahan sekarang. Semakin besarnya kekuatan pemerintah sekarang dalam “menaklukkan” suara-suara DPR dalam meloloskan aturan atau kebijakan publik, bisa-bisa itu menjadi sandungan di tingkat akar rumput. Dan inilah yang menjadi tugas besar dari kekuatan “oposisi” yang kini dipegang oleh PKS dan Partai Gerindra. Mereka bertugas mengkritisi kebijakan pemerintah. Tidak itu saja, meskipun kesempatan untuk membuat kebijakan publik itu lebih besar, Joko Widodo mesti juga cermat. Pada sidang kabinet paripurna yang berlangsung beberapa waktu lalu di Istana Negara, Jakarta, Presiden menginstruksikan untuk mengefisiensikan anggaran untuk rencana kerja tahun 2017. Diinstruksikan oleh Presiden bahwa menteri-menteri harus mampu menolak anggaran yang tidak jelas manfaatnya. Dalam arti lain, dalam kementerian itu, lembaga-lembaga yang ada di bawahnya harus membuat perencanaan terlebih dahulu, tentu dengan rencana biayanya. Jika sebelumnya hampir seluruh lembaga di dalam kementerian itu mendapatkan dana, tahun 2017 nanti lembaga yang benar-benar jelas penggunannnya saja yang mendapat dana yang pantas. Yang lain mungkin dananya akan kecil. Instruksi ini pun berpotensi besar mendapatkan kritik dari lembaga-lembaga kementerian yang tidak puas. Karena itulah, dengan komposisi kekuatan politik seperti sekarang itu, justru Presiden harus benar-benar membuat rancangan kebijakan yang tepat agar tidak mendapatkan tanggapan yang pedas juga. Penulis, Staf Pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK 100 persen asing di sektor pariwisata, pengusaha Bali akan tergusur. - Serangan kedua setelah reklamasi. *** Pemerintah tidak boleh kalah dengan preman, penegakan hukum harus tegas. - Sekarang tegas untuk rakyat kecil. *** Kepada gubernur yang baru dilantik, Jokowi minta agar dekat dengan rakyat. - Saat ini, dekat rakyat saat pilkada.
STIE Satya Dharma Singaraja
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Desa Pemuteran Dilanda Banjir
Calon Kepala BPKAD Ikuti Tes Kompetensi Singaraja (Bali Post) – Lima calon Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Buleleng mengikuti tes kompetensi, Jumat (12/2) kemarin. Nantinya tiga calon akan diusulkan kepada Bupati Buleleng Putu Aus Suradnyana (PAS) untuk dipilih menjadi Kepala BPKAD. Lima calon ini sebelumnya lolos seleksi administrasi dan menjalani tes wawancara dan penyampaian visi dan missi di hadapan Panitia Seleksi (Pansel) Calon BPKAD. Kelima calon ini masing-masing Bimantara, S.E., Desak Putu Rupadi, S.E., Putu Parwata S.E., Ir. Wayan Pasek Swastika, M.Si. dan Kadek Yoni, S.E., M.M. Tiga calon sekarang sedang menjabat di BPKAD, yakni Bimantara menjabat sebagai Sekretaris BPKAD sekaligus PLT BPKAD. Rupadi menjabat Kabid Perbendaharaan dan Parwata sebagai Kabid Analisa Kebutuhan. Sedangkan Pasek Swastika berlatarbelakang pejabat fungsional Pengawas Benih Tanaman pada Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) dan Kadek Yoni menjabat Inspektur Pembantu Wilayah II pada Inspektorat Daerah Buleleng. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPKAD) sekaligus anggota pansel Ni Made Rousmini, mengatakan seleksi kompetensi ini dilakukan bekerja sama dengan Assesment Center (AC) Kantor Regional (Kanreg) X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar. “Ini menjadi tahapan dalam lelang jabatan Kepala BPKAD yang kita lakukan untuk kali pertama. Alasan melibatkan AC Kanreg BKN X Denpasar ini karena diwajibkan oleh amanat undang-undang, sehingga ini harus kita tempuh untuk menghasilkan pejabat berkwalitas,” katanya. Menurut pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini, tahapan seleksi yang sudah dilalui oleh kelima calon nantinya akan ada nilai yang dijadikan indikator penentu untuk mencari tiga dari lima calon yang mengikuti seleksi. (kmb38)
SEPI – Pasar Gianyar tampak sepi pada Umanis Galungan, Kamis (11/2). Aktivitas pasar mulai normal Jumat kemarin.
7
Singaraja (Bali Post) –
Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Kali ini Desa Pemuteran yang menjadi daerah tujuan wisata dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Banjir melanda jalur pantai utara (pantura) Seririt-Gilimanuk hingga mengganggu arus lalu lintas. Kondisi ini juga menganggu aktivitas wisatawan yang tengah berlibur di desa yang terkenal dengan wisata bahari itu.
Bali Post/eka
AYUNAN - Sejumlah anak mengikuti tradisi ayunan di Munggu, Badung. Tradisi ini digelar bertepatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Saat Galungan tradisi ini digelar selama 4 hari dan Kuningan selama 3 hari.
Kasus Pencurian Ban Serep
Banyak Korban Belum Lapor
Denpasar (Bali Post) Pengungkapan kasus pencurian ban serep mobil masih dikembangkan Polsek Denpasar Timur. Tersangka Suyatno mengaku beraksi 20 kali, tapi dominan korbannya belum lapor. Tersangka paling sering beraksi di areal parkir Gereja Katedral, Renon. “TKP-nya banyak, tapi korbannya belum lapor karena kemungkinan tidak menyadari kalau ban serep mobilnya hilang,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur AKP Nyoman Darsana saat mendampingi Kapolsek Kompol Redastra, Jumat (12/2) kemarin.
Oleh karena itu pihaknya pada Minggu mendatang akan mengumumkan pengungkapan kasus itu di daerah Renon, terutama di Gereja Katedral karena di sana TKP-nya banyak. “Mungkin tersangka beraksi saat pemilik mobil lagi sembahyang. Kami mengimbau kepada korban segera lapor,” pintanya. Sementara kepada penyidik, tersangka mengaku beraksi sejak dua bulan lalu. Dari hasil curian itu, dia mengantongi uang Rp 4 juta. Sementara mobil Suzuki Swift yang dipakai beraksi diduga sewaan. “Kami
masih cek status mobil itu di Pasuruan. Pengakuan tersangka tidak punya mobil. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan ini. Seperti diberitakan, kesibukan krama Bali merayakan Galungan dimanfaatkan tersangka Suyatno (48) untuk mencuri ban serep mobil. Pada Rabu (10/2) lalu, ia beraksi di Jalan Lely, Denpasar Timur. Namun aksinya dipergoki korban Wayan Subrata dan langsung teriak maling. Akibatnya tersangka dihajar massa dan mobilnya juga dirusak. Tersangka berasal dari
Desa Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dia ke Bali naik mobil Swift merah marun dengan nomor polisi N-492-VG dan baru mengaku beraksi 20 kali. Sedangkan ban curian itu dijual di Jawa dan dikirim pakai truk. Kepada penyidik tersangka baru mengakui beraksi di Jalan Nangka, Kereneng dan Renon. Hasil pengembangan kasus itu baru dua korban yang melapor. Sedangkan korban di Jalan Nangka masih sembahyang. Barang bukti yang diamankan polisi yaitu satu unit mobil Swift, empat ban serep dan kunci leter T. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Pelantikan Bupati dan Wali Kota kali ini sedikit berbeda, karena akan dipusatkan di provinsi. Tidak seperti sebelumnya melalui sidang paripurna dewan di masing-masing kabupaten/kota. Upacara pelantikan memang sudah dijadwalkan pada 17 Februari mendatang. Namun Pemprov Bali masih belum memiliki petunjuk teknis terkait pelantikan, termasuk belum memutuskan di mana lokasinya. “Untuk lokasi kalau memang itu gabung harus di provinsi, kemungkinan di Wiswa Sabha.
Tapi saya masih mau mencari informasi detail soal itu pada Karo Tapem,” ujar Plt. Kepala Biro Humas Pemprov Bali I Ketut Teneng dikonfirmasi, Jumat (12/2) kemarin. Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama membenarkan bila belum ada kepastian lokasi pelantikan. Menurutnya, hal itu baru akan dibicarakan dalam rapat koordinasi antara Pemprov Bali dan kabupaten/kota pada 15 Februari mendatang. “Itu nanti akan banyak yang datang. Kalau tempatnya di Wiswa Sabha tidak mungkin. Apakah nanti di Art Center
atau Gedung DPRD, masih akan dibicarakan melalui rapat koordinasi,” ujarnya. Adi menambahkan, kabupaten/kota hanya melakukan penetapan bupati/walikota terpilih di DPRD masingmasing. Sementara pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh gubernur. Sistem baru ini menurutnya lebih efisien dari segi waktu dan biaya.
“Diefisiensi karena dulu dianggap memakan waktu, kalau di daerah masing-masing gubernur sibuk juga mengurus pelantikan. Mungkin pemerintah pusat ingin seremonialnya disederhanakan. Tidak mengurangi maknanya tapi waktunya disederhanakan, diefisienkan sehingga Gubernur mempunyai waktu untuk mengurus rakyat,” paparnya. (kmb32)
Pemprov Belum Tentukan Lokasi Pelantikan Bupati dan Wali Kota
Motor Masuk Got, WNA Tewas
Mangupura (Bali Post) Turis asal Afrika Selatan Gerhard Engel (42) meregang nyawa di Jalan Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara, Jumat (12/2) kemarin. Awalnya Gerhard naik motor dan setibanya di TKP hilang keseimbangan lalu masuk got. “Korban bekerja sebagai fotografer dan menginap di Jalan Brawa, Gang Jalak, Kuta Utara,” kata Kapolsek Kuta Utara Kompol I Wayan Arta Ariawan. Keterangan saksi-saksi, lanjut Kapolsek, sekitar pukul 04.00 Wita, korban mengendarai sepeda motor dan melaju dari selatan. Setibanya di TKP tepatnya depan restoran, korban tidak bisa mengendalikan laju motornya. Diduga korban memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Akibatnya korban bersama motornya jatuh ke got dan membentur dinding got sebelah timur. “Korban tewas di TKP. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Badung. Kasus ini ditangani Unit Laka Sat Lantas Polres Badung,” ujarnya. (kmb36)
Pantauan di lokasi kejadian, Jumat (12/2) siang kemarin, banjir terjadi sejak sepekan terakhir melanda Banjar Dinas Loka Segara. Setiap hari mulai pukul 13.00 wita, aliran air datang dari arah bukit kemudian membanjiri Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Air menghanyutkan kerikil dan lumpur. Pengendara yang melintas nekat menerobos banjir. Akibat kemasukan air banyak kendaraan yang mogok di tengah jalan. Bahkan ada pengendara yang terjatuh karena sepeda motor yang dikendarainya terseret banjir. Menariknya warga melakukan aksi snorkeling di lokasi banjir. Aksi itu disebarkan melalui media sosial. Aksi warga ini rupanya untuk menyindir pemerintah yang dianggap kurang memperhatikan drainase di Pemuteran. Salah seorang warga Putu Hendra Prayoga menyampaikan banjir cukup mengganggu aktivitas warga, terutama wisatawan yang berkunjung ke Pemuteran merasa tidak nyaman akibat banjir. Warga sudah sering mengadukan kepada pemerintah untuk melakukan pencegahan jangan sampai banjir. Karena tidak ada tanggapan, warga kini bingung mencari solusi untuk mengatasi banjir agar tidak terulang setiap hujan turun. “Kalau ini tidak dicarikan solusi dampaknya akan sangat luas. Termasuk pemerintah akan mendapat dampaknya
Bali Post/kmb38
BANJIR - Banjir menggenangi badan jalan SingarajaGilimanuk, tepatnya di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Jumat (12/2) kemarin. karena aktivitas wisata yang terganggu akibat banjir, maka otomatis akan tidak membayar pajak kepada pemerintah,” ujarnya. Di tempat terpisah, Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi membenarkan banjir menjadi peristiwa tahunan. Banjir ini terjadi karena volume air hujan dari hulu begitu besar. Sementara saluran drainase di sepanjang jalan tidak ada. Akibatnya air tidak bisa dialirkan ke arah utara, hingga menggenangi badan jalan Seririt-Gilimanuk. Pemerintah bingung karena untuk membuat saluran drainase merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) BaliPenida. Sementara pembuatan saluran drainase di sepanjang Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk ada di bawah wewenang Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN). Dia mengaku pemer-
intah daerah tak bisa berbuat banyak, karena tak memiliki kewenangan untuk membuat drainase dan sodetan. “Saya cek langsung di lapangan, air sudah naik mengalami banjir dari pukul 13.00 Wita. Nah banjir itu sampai membawa material kerikil dan pasir. Kami berusaha menanggulangi memakai alat berat milik Dinas PU Bali, itu dibawa ke wilayah Pemuteran membantu proses pembersihan di jalanan utama,” ujar Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi dikonfirmasi melalui selulernya, Jumat (12/2) kemarin. Sementara itu, hingga sore kemarin banjir di badan Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk belum surut. BPJN hanya menyiagakan loader dan beberapa personil untuk membersihkan lumpur dan kerikil pascabanjir. (kmb38/kmb34)
BANGLI
8 Pengelolaan Dana Desa Harus Sesuai Aturan
Bangli (Bali Post)Dana Desa tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Jumlahnya yang mencapai puluhan miliar difokuskan untuk kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Aparat desa pun diminta mempergunakannya sesuai dengan aturan yang ada. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Bali Post/sos dan Pemerintahan Riana Putra Desa (BPMPD) Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Jumat (12/2) kemarin menjelaskan, pada 2015 dana desa yang digelontor pemerintah pusat hanya Rp 19.197.775.000. Sementara tahun ini mencapai Rp 43.090.305.000. ‘’2016 ini dana desa naik seratus persen lebih dari tahun lalu,’’ kata Riana Putra didampingi Kasubag Kesatuan Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Bagian Humas Dan Protokol Setda Bangli I Nengah Karya Atmaja. Penyebab kenaikan ini, kata dia, karena pemerintah menginginkan masyarakat tak lagi menjadi objek pembangunan desa. Masyarakat diharapkan bisa duduk sebagai subjek pembangunan. Ditegaskannya dengan pengingkatan ini, secara otomatis dana yang diterima desa turut naik. Tahun ini, desa yang mendapatkan dana terbesar masih tetap Songan B, Kintamani yang mencapai Rp 918.453.000 yang sebelumnya hanya Rp 401.212.451. Sementara penerima terendah jatuh pada Desa Gunungbau, Kintamani, yakni Rp 596.095.000. Lanjut Riana Putra, perbedaaan jumlah dana yang diterima tiap desa ini berdasarkan alokasi yang dihitung dengan memperhatikan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis. ‘’Pembagian ini sudah diatur oleh pusat. Kami hanya memfasilitasi saja,’’ tegasnya. Sementara itu, mekanisme penyalurannya ke desa, dikatakannya merujuk pada Peraturan Bupati No. 43 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa Setiap Desa. Pejabat asal Desa Kayubihi, Bangli ini pun menegaskan dana itu hanya fokus digunakan dalam bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Bidang Pembangunan Desa untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu programnya meliputi pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur atau sarana prasarana fisik untuk penghidupan termasuk ketahanan pangan dan pemukiman. Sementara untuk bidang pemberdayaan masyarakat, dijelaskan dana tersebut dialokasikan untuk mendanai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa. ‘’Itu harus fokus digunakan untuk program yang telah ditentukan. Jangan sampai melenceng dari aturan yang ada,’’ pintanya. Mantan Camat Bangli ini juga mengakui meningkatnya dana yang didapatkan desa, secara otomatis kekhawatiran akan penggunaannya yang melenceng pada aturan semakin besar. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, pengawasan akan lebih diintensifkan. ‘’Dulu kalau ada masalah, desa yang datang ke kami. Tapi sekarang caranya beda. Kami yang datang ke desa. Ini sebagai bentuk pengawasan dari kami,’’ terangnya. Disinggung realisasi dana desa 2015, dia menyebut sudah berjalan dengan maskimal. Berdasarkan pemeriksaan dari BPK, tak ada ditemukan terjadinya penyelewengan. ‘’Dana Desa 2015 sudah masuk tahap pelaporan. Itu tidak ada masalah. Semua berjalan sesuai aturan main,” pungkasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb40
BELUM DIEVAKUASI - Mobil jenis sedan yang nyungsep di bebatuan Kaldera Batur hingga kemarin belum ada upaya evakuasi.
Jadi Tontonan Warga, Sedan Nyungsep di Kaldera Batur
Bangli (Bali Post) Sebuah kendaraan jenis sedan nyungsep di kawasan bebatuan kaldera Batur Kintamani, tepatnya wilayah Toya Bungkah, Desa Batur, Kintamani. Diduga, mobil dengan nopol DK 299 CE itu nyungsep lantaran pengemudinya hilang kendali saat melintas dalam kondisi gelap. Lantaran belum dievakuasi hingga Jumat (12/2) kemarin, mobil ringsek tersebut menjadi tontonan warga yang melintas. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, mobil sedan tersebut dikemudikan oleh salah seorang warga Toya Bungkah bernama Rio. Mobil tersebut mengalami kecelakaan pada Rabu (10/2) sekitar pukul 02.00 dini hari lalu. Kendati kejadiannya sudah beberapa hari, namun hingga Jumat (12/2) kemarin, mobil sedan yang kondisinya sudah ringsek tersebut belum dievakuasi. Menurut salah seorang warga, mobil tersebut awalnya datang dari arah Desa Songan. Saat tiba di lokasi, tiba-tiba pengemudinya mengaku melihat sebuah bayangan hingga membuat pandangannya terganggu. Karena hal itulah, sedan yang dikemudikannya akhirnya hilang arah dan kemudian nyemplung ke bebatuan yang berada di sisi kanan jalan. Kendati demikian, beruntung pengendara mobil tersebut berhasil selamat dari maut. “Kecelakaan memang sering terjadi di sana,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi membenarkan ada informasi tersebut. Pihaknya mengakui bahwa memang sering kecelakaan di lokasi tersebut. (kmb40)
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Mangkrak, Proyek Jalan di Desa Gunung Bau Bangli (Bali Post) -
Pembangunan jalan di Desa Gunung Bau, Kintamani mangkrak sejak setahun terakhir. Hingga saat ini belum jelas kelanjutan pembangunan jalan penghubung tiga desa, yakni Desa Gunung Bau, Belanga dan Binyan tersebut. Sebelumnya jalan itu sempat dikerjakan secara swakelola dengan dana yang bersumber dari bantuan Bupati Bangli sebesar Rp 1 miliar. Berdasarkan pantauan Jumat (12/2) kemarin, kondisi jalan yang baru dibuka di Desa Gunung Bau tersebut cukup memprihatinkan. Selain karena proses penggeladakannya tidak kelar dikerjakan, jalan itu juga tidak bisa dilalui kendaraan lantaran beberapa titik badan jalan tergerus hujan. Salah seorang warga setempat, Wayan Ganti mengatakan, jalan itu mulai dibuka sekitar tahun 2014 lalu. Adapun dana yang dipakai untuk membuat jalan tersebut, kata dia, berasal dari bantuan Pemkab Bangli. Pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh masyarakat. Dikatakan Ganti, selain proses penggeladakannya mangkrak hampir 300 meter, pembuatan jembatan penghubung di Tukad Melunjung juga gagal dilakukan. Menurutnya penyebab gagalnya pembuatan jalan dan jembatan tersebut karena medan yang dilalui rusak sehingga kendaraan tidak berani membawa material bangunan ke lokasi tersebut. ‘’Padahal material bangunan berupa batu, besi dan ratusan
sak semen sudah siap. Tetapi entah kenapa pembuatan jembatannya batal,’’ terangnya. Karena tidak jadi dikerjakan, kini ratusan sak semen dibiarkan membantu di lokasi tersebut. Demikian juga besinya yang sudah mulai mengkarat dibiarkan masih berada di sana. Dikatakan pula tanah dekat lokasi yang direncanakan untuk membuat jembatan juga mulai longsor sehingga sama sekali tidak bisa dilalui. ‘’Sejak hujan turun jalan tergerus sehingga tidak bisa dilalui,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, panitia pembukaan dan penggeladakan jalan Wayan Surata menjelaskan, proyek yang dikerjakan swakelola itu awalnya mendapat jatah dana Rp 1 miliar dari bantuan Bupati Bangli kala itu. Dana tersebut digunakan untuk pembukaan jalan mulai dari sewa alat berat hingga penggeladakan. Sesuai perencanaan awal, dana Rp 1 miliar digunakan untuk membuka jalan sepanjang 2,1 kilometer. Tetapi setelah proyek berjalan, badan jalan yang terbentuk hanya
Bali Post/ina
MANGKRAK - Proyek jalan di Desa Gunung Bau mangkrak sejak setahun terakhir. sepanjang 1,8 kilometer. Dari panjang tersebut, yang berhasil digeladak hanya sepanjang 1,3 kilometer, sementara sisanya mangkrak. Sedangkan untuk pembuatan jembatan, pihaknya mengaku telah membeli besi, batu, pasir termasuk 300 sak semen. Akan tetapi karena terbentur waktu pelaksanaan, proyek yang itu akhirnya gagal dikerjakan.
Dari Rp 1 miliar, dana yang telah terpakai dari proses pembukaan hingga penggeladakan adalah Rp 800 juta lebih. Atas gagalnya pembuatan jalan ini pihaknya mengaku telah melakukan pengembalian dana ke Pemkab Rp 190 juta. ‘’Jembatan tidak bisa dikerjakan karena medannya jelek. Kendaraan tidak ada yang berani ke sana membawa material,’’ terangnya.
Dia mengatakan karena jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, dia pun berharap Pemkab Bangli turun tangan dan mengambil proyek tersebut tanpa melalui swakelola. ‘’Harapan kami sekarang Pemkab Bangli agar melanjutkan proyek tersebut,’’ ujarnya seraya mengakui bahwa penyidik kepolisian dan BPK sempat turun menyelidiki masalah itu. (kmb40)
Anggaran Swasembada Pangan Menurun, Petani Mengeluh Bangli (Bali Post) Menurunnya anggaran swasembada pangan yang cukup drastis dari pemerintah pusat tahun ini, mulai dikeluhkan petani. Persoalan tersebut dikhawatirkan menyebabkan semangat untuk menggarap lahan semakin lesu. Bahkan kemungkinan terburuk, sektor pertanian semakin ditinggalkan. Klian Subak Tegalalang Bangli Sang Ketut Rencana, Jumat (12/2) kemarin menilai sikap pemerintah pusat untuk menurunkan anggaran tersebut tak melihat secara mendetail kondisi di lapangan. Persoalan yang dialami petani masih banyak yang membutuhkan anggaran pendukung. ‘’Anggaran yang turun ini sangat disayangkan. Saat anggaran lebih besar saja petani banyak yang lesu. Apalagi sekarang, pasti tambah lesu lagi. Sebaiknya kondisi di lapangan harus benar-benar dijadikan pertimbangan,’’ ujarnya. Lanjut dia, turunnya anggaran ini dikhawatirkan menjadi bumerang untuk program swasembada pangan. Di samping akan memunculkan kerugian, hal ini juga berpotensi menyebabkan dunia pertanian akan semakin ditinggalkan. ‘’Kalau serius menjalankan program ini, anggaran itu harus dimaksimalkan. Jangan justru diturunkan. Meskipun program itu sudah mengarah ke pemantapan,” tegasnya. Di sisi lain, Rencana juga mengeluhkan nihilnya bantuan pupuk. Padahal itu sangat diperlukan petani. Kata dia, bantuan lain yang perlu segera digelontorkan yakni pembuatan jalan setapak di lingkungan persawahan. Hal ini dimaksudkan
untuk mempermudah akses alsintan, terlebih yang berukuran besar, seperti combine (alat panen padi). ‘’Menurut info yang saya dapatkan, bantuan pupuk katanya tak ada lagi. Padahal itu sangat perlu. Petani hanya dapat bibit saja. Soal bantuan alsintan juga perlu diperhitungkan. Barang ada, tapi jalannya tak ada,’’ imbuhnya. Turunnya anggaran ini juga menjadi sorotan anggota DPRD Bangli. Anggota Komisi II I Nyoman Gelgel Wisnawa salah satunya. Menurutnya, meskipun program swasembada pangan itu sudah mengarah ke pemantapan, anggaran itu masih sangat diperlukan oleh petani. ‘’Saluran irigasi sebagai salah satu pendukung utama masih banyak yang rusak. Ini sangat perlu ada anggaran lebih,’’ ungkapnya. Disampaikan juga, untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah daerah diharapkan bisa memfasilitasi petani untuk mencari bantuan lain di luar pemerinth pusat. ‘’Pemerintah
daerah juga perlu mengupayakan bantuan lain,’’ harapnya. Sementara itu, Kabid Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli I Wayan Tagel Sujana mengharapkan turunnya jumlah anggaran pusat ini tak membuat petani melesu. Pihaknya pun berusaha semaksimal mungkin untuk mengusulkan bantuan pada anggaran berikutnya. ‘’Mudahmudahan nanti dapat di anggaran perubahan,’’ katanya. Sebelumnya ia menyampaikan, anggaran pusat untuk pengembangan swasembada pangan pada 2015 mencapai Rp 2,9 juta per hektar. Sementara untuk 2016 ini hanya Rp 275 ribu per hektar. Anggaran lain yang juga mengalami penurunan yakni perbaikan irigasi. Tahun lalu, Kabupaten Bangli mendapatkan jatah seribu hektar. Namun kini hanya 300 hektar. “Optimasi lahan dulu seribu hektar. Sekarang sama sekali tak dapat. Ini turun karena sudah mengarah ke tahap pemantapan,’’ ungkapnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PETANI - Para petani tengah memanen padi. Turunnya anggaran swasembada pangan menyebabkan para petani mulai mengeluh.
Bali Post/sos
MUBAZIR - Alat penyaring air bantuan Pemrov Bali yang tak pernah digunakan.
Mubazir, PDAM Bakal Kembalikan Alat Penyaring Air Bangli (Bali Post) Bantuan alat penyaring air dari Pemprov Bali kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli tak pernah difungsikan alias mubazir sejak diserahkan beberapa tahun lalu. PDAM pun berencana mengembalikan alat tersebut. Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara, Jumat (12/2) kemarin menjelaskan, alat tersebut diserahkan Pemprov Bali pada 2010 lalu dengan maksud untuk menyaring air agar layak konsumsi. Alat ini juga sekaligus diharapkan bisa menambah pasokan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Akan tetapi, lantaran pasokan air bersih yang masih tergolong mencukupi, alat tersebut praktis tak pernah difungsikan. ‘’Sejak awal alat ini belum pernah difungsikan,’’ ujarnya, seraya menyampaikan pihaknya tak mengetahui berapa harga alat tersebut. Dijelaskannya, sebelum alat ini datang, pihak PDAM sesungguhnya mengusulkan bantuan
berupa dua unit mobil tanki yang sangat dibutuhkan. Akan tetapi, yang datang justru bantuan berbeda. ‘’Kami hanya punya satu unit mobil tanki. Tapi yang datang alat seperti ini,’’ jelasnya. Supaya tak semakin mubazir, kata Askara, alat tersebut akan dikembalikan ke provinsi. Namun hal tersebut memerlukan komunikasi lebih lanjut. ‘’Kami berencana akan mengembalikan alat ini ke provinsi. Mohon untuk ditukar dengan mobil tanki,’’ ungkapnya. Pejabat asal Kelurahan Kawan, Bangli ini mengatakan, mobil tanki sesungguhnya sangat diperlukan, terlebih saat musim kemarau tiba. Sejumlah daerah, khususnya di Kintamani sangat sering memerlukan pasokan air bersih. ‘’Kami baru punya satu unit. Idealnya ada tiga,” imbuhnya. Sementara itu, berdasarkan pantauan, alat penyaring air tersebut berada di halaman kantor PDAM. Di beberapa bagian sudah ada yang mengkarat dan catnya mengelupas akibat hujan dan panas. (kmb45)
Batur Natural Hot Spring
Gelar Penarikan Undian Berhadiah Yamaha X-Ride SEBAGAI wujud apresiasi terhadap pengunjung, Batur Natural Hot Spring menggelar penarikan undian berhadiah, Jumat (12/2) kemarin. Acara penarikan undian yang diselenggarakan untuk pertama kalinya tersebut dihadiri ratusan pengunjung setia Batur Natural Hot Spring. Selain memberikan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride, dalam acara kemarin, tempat wisata pemandian air panas alami yang berlokasi di Toya Bungkah, Desa Batur itu juga memberikan sejumlah hadiah lainnya berupa kulkas, TV LED, sepeda gunung, serta ratusan hadiah hiburan. Operational Manager Batur Natural Hot Spring Nengah Suryadi didampingi Ketua Panitia Acara Nyoman Widiada menjelaskan, acara penarikan undian periode I tahun 2016 ini digelar sebagai wujud apresiasi Batur Natural Hot Spring terhadap para pengunjung yang selama ini telah setia berlibur di tempat wisata pemandian
air panas alami ini. Di samping itu acara ini juga sebagai promo hari raya Galungan dan Kuningan. Dikatakan Suryadi, pengunjung yang berkesempatan mengikuti undian ini adalah yang datang ke Batur Natural Hot Spring selama sebulan terakhir tepatnya sejak 15 Januari hingga Jumat kemarin. ‘’Untuk periode pertama ini, total ada 7.500 tiket pengunjung yang kami undi,’’ terangnya. Dalam acara penarikan undian berhadiah ini, Batur Natural Hot Spring bekerja sama dengan Yamaha Waja Motor. Adapun sejumlah hadiah utama yang diundi kemarin yakni berupa satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride, satu unit TV LED 32 inci, satu unit kulkas dan satu unit sepeda gunung. Tak hanya itu, tempat wisata pemandian air panas alami yang dikelola Desa Adat Batur ini juga mengundi ratusan hadiah hiburan lainnya. Suryadi mengatakan, acara penarikan undian ini tidak hanya dilakukan kali ini. Usai hari
raya Nyepi Maret mendatang, Batur Natural Hot Spring akan kembali menyelenggarakan penarikan undian berhadiah periode II. Pengunjung yang berkesempatan ikut memenangkan undian pada periode II yakni yang datang ke Batur Natural Hot Spring mulai Sabtu (13/2) hingga paing Nyepi mendatang. Agar pengunjung bisa memenangkan hadiah, pihaknya pun mengajak masyarakat untuk berkunjung ke Batur Natural Hot Spring. Selain bisa berelaksasi, pengunjung sekaligus mendapat kesempatan untuk mengikuti undian berhadiah periode II. ‘’Pengunjung yang datang ke Batur Natural Hot Spring juga sekaligus bisa mapunia. Karena sebagian hasil penjualan tiket masuk selama ini dipakai untuk kegiatan sosial dan pembangunan pura,’’ terangnya. Sementara itu, dalam acara penarikan undian kemarin, adapun pengunjung Batur Natural Hot Spring yang berhak membawa pulang satu unit Yamaha X-Ride yakni yang
HADIAH - Hadiah-hadiah yang diundi dalam penarikan undian periode I Batur Natural Hot Spring. memiliki tiket masuk dengan nomor 01433, sementara satu unit TV LED berhak dibawa pulang pengunjung dengan tiket nomor 00554. Satu unit kulkas dimenangkan pengun-
jung dengan tiket nomor 06342 dan satu unit sepeda gunung untuk pengunjung dengan tiket nomor 01675. ‘’Hadiah ini dapat diambil hingga 12 Maret mendatang,’’ kata Suryadi. (ad778)
GIANYAR
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
9
Resahkan Warga, Ardika Diamankan Satpol PP Gianyar (Bali Post) Petugas Satpol PP Gianyar kembali mengamankan warga pengidap gangguan kejiwaan. Belum lama ini, warga bernama Dewa Gede Ardika diamankan petugas Satpol PP Gianyar di rumahnya di Desa Medangan Kelod, Petak Kaja. Menurut Kepala Satpol PP Gianyar Made Krya Gunarta, Jumat (12/2) kemarin, pihaknya mendapat laporan dari perangkat desa mengenai keberadaan Ardika yang telah meresahkan warga. Disebutkan, pihak keluarga Ardika sudah meminta agar masalah tersebut segera ditangani. Krya menyebut dari keterangan Dewa Munyuk (sang ayah) Ardika yang berumur 34 tahun ini sudah sejak lama mengidap kelaian jiwa. Kesehariannya Ardika sering mengamuk dan membawa senjata tajam. “Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk melapor ke kami guna mengamankan Ardika dan memperoleh penanganan lebih lanjut,” katanya. Pihaknya pun langsung menerjunkan anggota untuk mengamankan Ardika. “Petugas yang beranggotakan tiga orang langsung menuju rumah Ardika. Saat diamankan Ardika sempat melakukan perlawanan. Namun dengan kesigapan petugas, Ardika bisa segera dilumpuhkan,” katanya. Ditegaskannya, Ardika diamankan atas permintaan keluarga karena sering mengamuk dan mengganggu ketertiban umum. Tindakan yang dilakukan petugas telah sesuai Perda Nomor 12 Tahun 1992 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. (kmb25)
Ambil Paket SS di GOR Kebo Iwa
Seorang Pedagang Bakso Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Peredaran narkoba di Kabupaten Gianyar semakin mengkhawatirkan. Berbagai kalangan masyarakat bisa mendapatkan barang haram ini dengan mudah. Buktinya seorang pedagang bakso berinisial YD (41), diringkus aparat Sat Narkoba Polres Gianyar usai mengambil tempelan paket sabu-sabu (SS) di GOR Keba Iwa, Rabu (10/2) malam. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha, Jumat (12/2) kemarin menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari adanya informasi seorang pengguna narkoba di Gianyar. Polisi yang melakukan penyelidikan. Petugas mendapat informasi lebih lanjut tentang keberadaan pelaku berinisial YD yang tinggal di Lingkungan Kelod Kauh, Kelurahan Abianbase, Gianyar. “Setelah penyelidikan, polisi langsung menjadikan YD sebagai target,” ucapnya. Hingga saat Galungan, tepatnya pada Rabu malam sekitar pukul 21.45 wita, polisi menemukan pelaku sedang berkeliaran di seputaran areal GOR Keba Iwa, Gianyar. Dari pantauan polisi, setelah beberapa kali berputar pelaku terlihat mengambil sesuatu di sekitar tangga padmasana. “Usai dari padmasana di GOR Kebo Iwa itulah polisi langsung mencegat pelaku. Saat digeledah ditemukan satu paket serbuk putih yang diduga SS. Selanjutnya pelaku dengan barang bukti digiring ke Maporles Gianyar,” katanya. Dari penyergapan itu polisi mengamankan barang bukti SS seberat 0,78 gram. Termasuk beberapa barang bukti lainnya seperti alat hisap (bong), korek api, handphone, termasuk beberapa barang bukti lainnya yang terkait dengan kasus ini. “Atas perbuatan ini pelaku bakal dijerat dengan pasal 127 ayat 1, huruf a, atas Undang Undang Nomor 35 tentang Narkotika. Sebagai ganjarannya pelaku terancam hukuman paling lama empat tahun penjara,” bebernya. Meski ancaman hukuman untuk penyalah guna narkoba sudah tegas, namun Kasat Narkoba menyatakan bila jajarannya juga akan berkoordinasi dengan BNNK Gianyar untuk memastikan apakah pelaku akan direhabilitasi atau tidak. “Apakah nanti akan masuk rehabilitasi atau tidak, tentu akan kami sampaikan sesuai hasil koordinasi dengan BNNK Gianyar,” pungkasnya. Sementara itu, YD yang mengaku sudah tinggal di Bali sejak 1997, mengaku baru sejak empat bulan lalu mengonsumsi narkoba. Dia mengaku barang haram itu dibeli dari seorang kenalannya yang diduga bandar narkoba di Denpasar, dengan harga Rp 1,5 juta. SS itu dibelinya melalui komunikasi lewat handphone. Kemudian barang itu dikirim dengan cara ditempel di sekitar GOR Kebo Iwa sebagai upaya mengelabui polisi. “Maunya barang itu saya pakai sendiri untuk menambah semangat kerja,” katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
PEDAGANG BAKSO - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha menunjukkan pedagang bakso yang diringkus setelah mengambil paket SS di GOR Kebo Iwa.
JEBOL - Tanggul di Pura Sang Hyang Aya, Banjar Pabean, Ketewel, jebol akibat kerasnya terjangan ombak.
Makin Parah, Abrasi di Pantai Ketewel
Gianyar (Bali Post) -
Pantai Ketewel merupakan salah satu pantai di Bali yang mengalami abrasi cukup parah. Abrasi sudah sangat mengkhawatirkan sehingga masyarakat berharap penanganan dari instansi terkait bisa segera dilakukan. “Abrasi yang terjadi di Pantai Ketewel cukup mengkhawatirkan. Kerasnya gelombang laut yang kian menyerbu bibir pantai mengakibatkan bangunan-bangunan di pesisir rusak dan terjadi pengikisan lahan,” ujar Perbekel Desa Ketewel I Wayan Gede Wijaya, Jumat (12/2) kemarin.
Dampak dari abrasi di Pantai Ketewel disebabkan oleh perubahan iklim, dampak reklamasi di Serangan dan pengambilan pasir secara liar oleh warga setempat. Dikatakannya, dari sekian pantai yang ada di Desa Ketewel semuanya mengalami abrasi. Tetapi yang paling parah
ini dimulai sekitar satu bulan terakhir. Makanya karena terus terjadi, lebih baik kami laporkan saja ke polisi,’’ ucapnya. Dia menyatakan, enam rumah yang dimasuki maling itu, saat kejadian memang dalam keadaan kosong lantaran para penghuninya tengah ngayah ke pura. Dari yang dia ingat, enam warga yang kemalingan tersebut seperti dialami Kadek Gempa yang kehilangan uang tunai sekitar Rp 500 ribu. Kemudian korban Wayan Kisid. Lucunya di kasus ini, pelaku mengambil uang anaknya sekitar Rp 200 ribu berupa uang kertas yang disimpan dalam celengan. Tapi uniknya lagi, uang receh dalam celengtan tersebut tidak dibawa pelaku. Lalu ada Kadek Ubud dan Kadek Budi. ‘’Lucunya, di rumah warga saya yang lain I
adalah pantai di sekitar Pura Sang Hyang Aya, Banjar Pabean. Indikasinya, di kawasan pura ini pernah dibangun tanggul atau krib, tetapi beberapa bulan belakangan ini sudah jebol. “Ini disebabkan oleh kerasnya deburan ombak yang menerjang tanggul sehingga tidak kuat menahannya dan akhirnya jebol,” katanya. Bukan hanya abrasi, masalah yang terjadi di daerah pesisir pantai adalah masalah lainnya seperti limbah. Dijelaskannya, pencemaran yang terjadi di pesisir
Pantai Ketewel merupakan sesuatu yang sangat merugikan bagi manusia. Ini terjadi dikarenakan kurangnya rasa kepedulian masyarakat atau pun pengunjung pantai terhadap lingkungan di sekitar pantai. “Dulu sebelum abrasi semua pantai yang ada di Desa Ketewel digunakan sebagai tempat upacara melasti. Tetapi sekarang sudah rusak dan kotor. Bahkan kunjungan wisatawan pun agak jarang untuk berselancar ke pantai ini,” lanjutnya.
Selaku perbekel pihaknya sangat berharap agar pemerintah segera memberikan solusi berupa bantuan pembangunan tanggul atau krib, sehingga abrasi pantai bisa segera diatasi dan tidak semakin parah. “Dulu pemerintah juga pernah merencanakan untuk membuat pemecah gelombang di areal pantai Pura Sang Hyang Aya. Semoga itu cepat terealisasi dan memprioritaskannya di pantai dekat dengan pura di daerah Pantai Ketewel,” harapnya. (win)
Kasus Korupsi Aset Metro Pemprov Bali
Dua PNS Segera Disidangkan
Bali Post/nik
TAHAP DUA - Dua PNS Pemkab Gianyar yang terlibat kasus menjalani tahap dua di kantor Kejari Gianyar, Jumat (12/2) kemarin Gianyar (Bali Post) Kasus korupsi yang menjerat dua PNS di lingkungan Pemkab Gianyar yakni Ida Bagus Nyoman Sukadana (52) dan Nyoman Pasek Sumertana
(51) sudah memasuki tahap dua, Jumat (12/2) kemarin. Berdasarkan perhitungan Inspektorat Pemkab Gianyar, dipastikan kerugian Rp 46 juta dari tahun 2013 sampai 2015.
Kasipidsus Kejari Gianyar Herdian Rahadi, mengatakan setelah cukup lama ditahan selama proses penyidikan, Jumat (12/2) siang kemarin, kasus mereka sudah dinyatakan lengkap dan masuk tahap dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gianyar. “Sesuai prosesnya, untuk berkas kedua tersangka sudah dinyatakan lengkap, baik formil maupun materiil. Jadi usai tahap ini kedua tersangka tinggal menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar,” ucapnya. Herdian membeberkan hasil penyidikan dari penyalah gunaan wewenang terhadap uang aset lahan metro Pemprov Bali menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 46 juta. Kerugian itu diambil dari 343 bidang
lahan yang disewakan kedua tersangka kepada para penggarap sepanjang 2013-2015. Selama itu total pembayaran yang mereka dapatkan sekitar Rp 53 juta lebih. “Dari total 53 juta itu, kenyataannya kedua tersangka hanya nyetor ke Pemprov Bali sebesar tiga jutaan dan Pemkab Gianyar sekitar tujuh jutaan,” ungkapnya. Herdian melanjutkan, dari selisih yang ditarik dari penyewaan dan yang disetorkan itulah kerugian negara terjadi. Hasil perhitungan Inspektorat Pemkab Gianyar menemukan total kerugian Rp 46 juta. Padahal mestinya dari total sewa yang mereka tarik itu 60 persennya harus masuk Pemprov dan 40 persen lainnya masuk ke Pemkab Gianyar. Herdian juga membeberkan mengenai besaran sewa yang
diberikan kepada petani melalui SK bodong dengan tanda tangan palsu Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Ratarata harga sewa yang diberikan kepada para penggarap senilai Rp 90 per meter persegi setiap tahun. Namun angka itu bervariasi, sesuai dengan lokasi lahan dan luas lahan yang digarap para petani. “Jadi kesalahan mereka, SK yang digunakan itu bodong karena memalsukan tanda tangan dan cap Bupati Gianyar. Kemudian hasil pungutan mereka juga tidak sepenuhnya disetorkan ke kas daerah,” ucapnya. Herdian juga mengatakan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3, pasal 9 atau lebih subsider pasal 12 huruf e, jo pasal 18 pada UU Tipikor. (kmb35)
Hari Ini Polisi Gelar Simulasi Penanganan Teroris Gianyar (Bali Post) Jumat (12/2) siang kemarin, suasana di depan Mapolres Gianyar mendadak tegang akibat suara ledakan. Aksi adu tembak terjadi. Namun itu hanyalah bagian dari gladi bersih simulasi penanganan teroris yang rencananya dilakukan hari ini, Sabtu (13/2), dengan mengambil lokasi di seputaran Jalan Ngurah Rai dan Mapolres Gianyar. Berdasarkan pantauan di ruas Jalan Ngurah Rai yang menjadi lokasi utama gladi simulasi itu, penutupan arus sudah dilakukan dari arah timur atau pun barat sejak Jumat pagi sekitar pukul 09.00 wita. Ketegangan pun dimulai ketika seorang pengendara sepeda motor meluncur dari arah timur sekitar pukul 11.00 wita. Ia selanjutnya berupaya
menyerang Mapolres Gianyar, tepatnya di depan Sat Lantas Polres Gianyar. Beberapa menit kemudian dua kali suara ledakan yang mengejutkan disertai asap tepat terjadi di depan Satlantas Polres Gianyar. Selanjutnya sejumlah peneror yang menaiki mobil terlihat melaju kencang dari arah barat berupaya menerobos Mapolres Gianyar dari pintu Timur. Namun laju mobil tersebut terhenti karena terhalang portal yang terpasang kokoh di pintu masuk Mapolres. Penerobosan ini langsung berlanjut dengan baku tembak antara empat orang penyerang dengan personel kepolisian. Beberapa menit kemudian dua satuan khusus bersenjata lengkap mengepung para peneror dari arah barat dan timur. Dari sergapan itu baku tembak pun
Marak, Aksi Pencurian di Desa Mas
Gianyar (Bali Post) Kasus pencurian cukup banyak terjadi di Desa Mas, Ubud. Namun dari beberapa kejadian, sejumlah korban enggan melapor ke polisi. Hal itu diakui Klian Adat Banjar Tarukan, Desa Mas Wayan Ariawan, Jumat (12/2) kemarin. Ariawan mengatakan, aksi pencurian yang menimpa rumah kosong memang sering terjadi di wilayahnya. Awalnya pihaknya sendiri enggan melaporkan kejadian itu lantaran korban tidak melapor. Tetapi, lantaran sudah ada sekitar enam korban dalam kurun waktu yang tidak lama hal ini pun praktis menimbulkan keresahan. Apalagi, kemarin, warga setempat Made Putra Edi (39) menjadi korban pencurian. ‘’Setidaknya ada enam rumah warga kami yang sudah dimasuki maling. Kejadian
Bali Post/win
Wayan Untung, dari uang Rp 3 juta, hanya diambil Rp 1,5 juta oleh pelaku. Terakhir yang hari ini Putra Edi sebanyak Rp 500 ribu. Makanya ada enam warga kami yang kemalingan, termasuk seorang warga di Banjar Juga,’’ imbuhnya. Selain itu, dari informasi yang didapatkan kemarin. Pelaku pencurian ini ternyata tidak serakah dalam mengambil barang korbannya. Sebab selain kerap menyisakan uang korbannya, uang tunai jenis dollar, laptop, dan perhiasan juga tidak ikut diembat. Untuk kemarin di rumah Made Putra Edi, kasus ini diketahui pertama kali oleh istri korban, Ni Putu Wulandari sekitar pukul 12.00 wita. ‘’Saat itu, rumah memang sepi karena kami ngayah. Sedangkan orang tua kami sedang menjaga toko,’’ ucapnya.
Ketika Wulandari pulang dari ngayah di salah satu pura, didapati salah satu jendela rumah dalam kondisi terbuka. Selain itu, daun pintu rumah juga dalam keadaan rusak. Saat itulah Wulandari langsung memeriksa tas yang ternyata uang tunai Rp 500 ribu telah raib. Nah uniknya, beberapa barang berharga korban tetap utuh. Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada mengatakan bahwa polisi masih menunggu laporan dari para korban sehingga bisa dilakukan pemeriksaan, termasuk pemeriksaan para saksi. ‘’Kalau pencurian di Mas itu anggota memang sudah ke lokasi melakukan olah TKP, tapi korbannya belum datang ke kantor. Jadi ini yang kita tunggu agar segera bisa dilakukan pemeriksaan lebih dalam,’’ katanya. (kmb35)
kembali terjadi. Di tengah suasana tegang itu, salah seorang peneror melempar sebuah tas yang jatuh di badan jalan. Polisi yang berhasil menjatuhkan keempat peneror, selanjutnya berupaya menjinakkan bom di dalam tas yang sebelumnya dilempar salah seorang pelaku. Usai menjatuhkan para pelaku, polisi selanjutnya melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga TKP dinyatakan steril. Sementara empat pelaku penyerangan yang sudah jatuh setelah dihujani peluru, selanjutnya diangkut ke RSUD Sanjiwani. Selang beberapa menit, Jalan Ngurah Rai akhirnya dibuka kembali. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Ketut Dana yang terlihat memimpin penyerga-
pan peneror itu mengatakan kegiatan tersebut hanya gladi bersih dari rencana simulasi yang akan dilangsungkan hari
ini. “Belum, ini masih gladi bersih. Besok (hari ini-red) simulasinya,” ucapnya singkat. (kmb35)
Bali Post/nik
PEMERIKSAAN - Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku teror. Adegan ini merupakan salah satu bagian dari gladi bersih simulasi penanganan teroris yang dilakukan, Jumat (12/2) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Periksa Bansos Dewan
Unit Tipikor Polres Diminta Tak Tebang Pilih Semarapura (Bali Post) – Dana bantuan sosial (bansos) dan hibah yang difasilitasi DPRD Klungkung ke Nusa Penida diobokobok Unit Tipikor Sat Reskrim Klungkung. Tindakan ini menuai pertanyaan di kalangan masyarakat Nusa Penida. Pasalnya, dari sejumlah bansos yang diperantarakan anggota Dewan, Unit Tipikor Polres Klungkung hanya menyasar yang ada di Banjar Ambengan Linggah.
Bali Post/kmb
EVAKUASI - Petugas dari Polsek Nusa Penida mengevakuasi jenazah wisatawan asal Tiongkok.
Klian Banjar Ambengan Linggah, Desa Sebunibus I Made Subur, mengaku didatangi anggota kepolisian dari Unit Tipikor Sat Reksrim Polres Klungkung. Ia ditanyai terkait pembangunan panyengker di Balai Banjar Ambengan Linggah dan bangunan gelungan di
Pura Dalem Desa Pakraman Sebunibus. “Untuk gelungan kori agung di Pura Dalem dapat bansos Rp 70 juta, sedangkan balai banjar terima Rp 100 juta,” ujarnya saat diminta konfirmasi, Jumat (12/2) kemarin. Dana Rp 100 juta dari dana hibah dimanfaatkan
untuk pembuatan panyengker dan pemasangan lantai batu sikat yang menghabiskan Rp 150 juta. Sementara pembuatan gelungan kori agung di Pura Dalem menghabiskan dana Rp 400 juta. Subur mempertanyakan kedatangan Unit Tipikor tersebut, mengingat dari dana hibah yang dikucurkan, sudah terealisasi bangunan sesuai dengan rencana. “Bangunannya sudah selesai sekitar setahun lalu. Petugas kami antar langsung ke lokasi,” tuturnya. Ketua Forum Peduli Nusa Penida Nengah Setar menilai
janggal kinerja Unit Tipikor Sat Reskrim. Pasalnya, jajaran Polres Klungkung hanya memeriksa proyek bansos Dewan yang ada di Banjar Ambengan Linggah. Padahal ada sejumlah proyek bansos dan hibah yang difasilitasi DPRD bermasalah di Nusa Penida. “Kenapa tidak semuanya diperiksa kalau memang untuk pengecekkan saja,” ujarnya. Pihaknya mempertanyakan bila pemeriksaan dari unit Tipikor ini terkait dengan adanya indikasi korupsi. Pasalnya, bangunan yang memanfaatkan dana dari APBD tersebut sudah
terealisasi. Ia meminta penyidik Polres Klungkung tidak tebang pilih. “Banyak proyek yang difasilitasi Dewan bermasalah. Tetapi saya tidak bisa menyebutkannya, karena baru mendapatkan informasi saja, belum ada bukti,” tambahnya. Orang terpercaya di lingkungan Polres Klungkung membenarkan kedatangan Unit Tipikor Sat Reskrim ke Banjar Ambengan Linggah. Pihaknya tidak bisa berkomentar banyak mengingat operasi yang dilaksanakan Unit Tipikor bersifat rahasia dan sedang pengumpulan data. (dwa)
Berenang di Pantai Lembongan
Wisatawan Tiongkok Tewas Terseret Ombak Semarapura (Bali Post) –
Wisatawan asal Tiongkok bernama Zhu Guangyao (58) tewas terseret arus ketika mandi dan berenang di Pantai Dream Beach, Desa Lembongan, Nusa Penida, Jumat (12/2) kemarin. Jenazah korban baru ditemukan mengapung oleh petugas setelah melakukan pencarian selama 30 menit di sekitar lokasi korban terseret arus. Kasat Pol Air Polres Klungkung AKP I Putu Ardana mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut mantan Kapolsek Banjarangkan ini, kejadian berawal ketika korban bersama istri, anak, dan menantunya berlibur di Pulau Nusa Lembongan. Korban yang berangkat dari Pantai Sanur tiba di Nusa Lembongan sekitar pukul 10.00 wita. Setelah merapat di Pelabuhan Tanjung Sangyang, korban bersama keluarganya kemudian menyewa kendaraan untuk berkeliling menikmati aneka tempat wisata yang ada di Nusa Lembongan. Saat tiba di Pantai Dream Beach, korban terkesan dengan keindahan panorama pantai yang berada persis di wilayah batu belek Lembongan. Korban kemudian memutuskan mandi di sana sendirian, sedangkan istri, anak, dan menantunya menunggu di kapal. “Beberapa menit berselang korban digulung ombak dan langsung tenggelam,” kata Putu Ardana. Melihat kejadian tersebut, istri korban Li Yasen (57), bersama anak, dan menantunya berteriak minta tolong kepada warga yang ada di sekitar. Warga bersama petugas Pol Air air langsung melakukan pencarian di sekitar korban terseret arus. Proses pencarian berlangsung lama karena cuaca tidak mendukung. Tubuh korban ditemukan mengapung dalam keadaan tidak bernyawa. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Nusa Penida II untuk dilakukan pemeriksaan medis. Namun, dari hasil visum luar, korban dinyatakan telah meninggal dunia karena paru-paru pecah akibat terlalu banyak kemasukan air laut. “Jenazah korban langsung diseberangkan oleh pihak keluarga lewat Sanur dan selanjutnya dititip di ruang jenazah RSUP Sanglah,” jelas Putu Ardana. (kmb)
Pascapengamanan Hari Raya
Polres Laksanakan Jalan Santai Semarapura (Bali Post) –
Sebagai bentuk kebersamaan dan penyegaran setelah melaksanakan pengamanan Imlek dan hari raya Galungan, Polres Klungkung melaksanakan jalan santai. Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Sik., dan Waka Polres Kompol A.A. Gede Mudita, S.H., memimpin langsung gerak jalan santai yang melibatkan seluruh personel Polres beserta Polsek sejajaran di seputaran Kota Semarapura, Jumat (12/2) kemarin. Kegiatan jalan santai bersama ini dilaksanakan setelah apel pagi di Mako Polres Klungkung. Peserta menempuh rute dari Polres, Jalan Untung Surapati, melewati Jalan Flamboyan, Jalan Kecubung, Jalan Puputan, dan kembali ke Mapolres. Setelah sampai di Mapolres dilanjutkan dengan olahraga umum meliputi melompati teman, memikul teman, serta push-up. Kapolres Klungkung mengatakan, olahraga ini sebagai bentuk refreshing setelah disibukkan dengan pelaksanaan tugas sehari-hari yang cukup menguras tenaga, pikiran, dan waktu. Jalan santai diharapkan bisa mengurangi rasa jenuh dan tegang akibat kesibukan pekerjaan yang dijalani selama ini. Suasana keakraban dan rasa kebersamaan segenap personel Polres Klungkung terlihat saat menikmati kacang, ubi, dan jagung rebus seusai olahraga bersama. Polres Klungkung mengerahkan 222 personelnya terkait dengan perayaan Imlek dan Galungan. Penerjunan personel ini guna memberikan pengamanan menjelang, selama, dan sesudah perayaan. Untuk pengamanan jalannya perayaan Galungan dan Kuningan bagi umat Hindu, jauh-jauh hari Polres Klungkung sudah menyiagakan personelnya di beberapa titik, seperti Pura Goa Lawah, Watu Klotok, Kentel Gumi, dan Pura Gelgel. (dwa)
Bali Post/kmb
CEK - Wabup Klungkung Made Kasta (kanan) mengecek keberadaan proyek sumur bor di Banjar Sangging, Desa Akah, Jumat (12/2) kemarin.
Belum Ada Kajian dan MoU dengan PDAM
Proyek Sumur Bor di Akah Dipertanyakan Warga
Semarapura (Bali Post) –
Proyek sumur bor yang dibuat PT Investama di Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, persisnya di lokasi reservoar PDAM ternyata belum ada kajian dan MoU dengan PDAM. Keberadaan sumur bor ini mulai dipertanyakan warga karena disinyalir berdampak terhadap menurunnya debit di sumber mata air yang ada di desa setempat. Para petani juga mulai khawatir karena keberadaan sumur bor tersebut dianggap dapat memperkecil debit air di subak. Keluhan warga dan petani ini disampaikan
ke Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Wabup asal Desa Akah ini langsung turun mengecek keberadaan sumur bor tersebut, Jumat (12/2) kemarin. Dari hasil pengecekan, keberadaan sumur bor tersebut belum ada kajian dan MoU dengan PDAM. Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin menyatakan, sumur bor yang dibuat PT Investama masih uji coba. Sumur mulai dikerjakan Januari dan selesai November 2015 dengan kapasitas 12 liter per detik. Dengan adanya kerja sama ini, PDAM mendapat keuntungan dari PT Investama Rp 200 juta per
bulan dari menjual air. PDAM hanya membayar listrik karena lahan yang digunakan juga milik PDAM. Menurutnya, dalam kerja sama ini perlu ada kajian lagi, termasuk dampak yang ditimbulkan. Dampak sosialnya, harus memikirkan warga sekitar karena sumur bor berada di pinggir jalan. Oleh karena jika kerja sama ini jadi, akan ada truk yang keluar masuk setiap 10 menit. Sementara dampak politisnya, masyarakat khususnya pelanggan PDAM memprotes jika sampai tidak mendapat air. Di satu sisi PDAM malah menjual air.
Melonjak, Arus Balik Amankan Desa Pakraman dari Teroris Penumpang dari Nusa Penida Semarapura (Bali Post) –
Kabupatan Klungkung tetap melakukan antisipasi terhadap keberadaan teroris di wilayahnya. Anggota DPRD Klungkung menggandeng Satuan Intelkam Polres untuk saling berkoordinasi melakukan pengamanan di desa pakraman. Pecalang sebagai ujung tombak ketertiban di masyarakat dioptimalkan keberadaannya. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Tangkas, Jumat (12/2) malam kemarin, dihadiri ratusan masyarakat Desa Tangkas dan para pecalang. Dalam kesempatan
tersebut, Anggota Komisi I DPRD Klungkung I Wayan Mastra berharap kehadiran Satuan Intelkam Polres di tengah masyarakat dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Tangkas. Kasat Intelkam AKP I Wayan Sueca didampingi Kanit 1 Intelkam Ipda I Nengah Simpen mengungkapkan, tatap muka bersama masyarakat ini bertujuan menjalin kerja sama dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Klungkung. Ia juga memberikan arahan dan motivasi kepada para pecalang un-
tuk selalu waspada terhadap gerakan kelompok radikal. Sueca meminta para pecalang semakin mengoptimalkan pos kamling dan ronda malam. Untuk mengoptimalkan peran pecalang, ia memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi bilamana menemukan hal yang mencurigakan terkait aktivitas terorisme dan potensi gangguan kamtibmas lainnya. Pada akhir acara diserahkan bantuan dari Polres klungkung untuk mendukung kelancaran tugas para pecalang berupa lampu pengaturan lalu lintas lengkap dengan peluitnya. (dwa)
kLUNGKUNG (0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
di sekitar sumur bor terdapat dua sumber mata air, yakni Cengkokan di Dusun Yang Api dan Pasekan di Banjar Sangging. ‘’Jangan sampai sumur bor ini membuat debit air di dua sumber mata air tersebut kering,’’ ungkapnya. Sementara itu, Bendesa Adat Akah I.B. Nyoman Wirata, mengatakan, proyek sumur bor tersebut sudah dibahas dalam paruman melibatkan pihak PDAM dan investor empat bulan lalu. Warga tidak mempersoalkan adanya proyek sumur bor. Hanya, jika sampai membuat sumur warga kering, proyek tersebut diminta dihentikan. (kmb)
DPRD Gandeng Intelkam
Telepon Penting Polres Klungkung
Ditanya soal pembangunan sumur bor yang sudah selesai dikerjakan tanpa melalui kajian, Renin berkilah sudah ada sebelum dirinya menjabat Dirut PDAM. Diakuinya pihak PT Investama sudah sempat menghadap Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Saat itu bupati meminta agar keberadaan sumur bor dikaji lagi agar jangan sampai sudah selesai malah dipersoalkan warga. Hal senada dikatakan Wabup Kasta. Pihaknya berharap keberadaan sumur bor tersebut benar-benar dikaji lagi. Bila perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Apalagi
Bali Post/dwa
TATAP MUKA - Satuan Intelkam Polres Klungkung bertatap muka dengan masyarakat Desa Tangkas.
Semarapura (Bali Post) –
Pelabuhan tradisional di wilayah Nusa Penida, Klungkung, mulai ramai, Jumat (12/2) kemarin. Hal ini menyusul arus balik warga Nusa Penida yang menyeberang ke wilayah Klungkung daratan dan Sanur, Denpasar. Peningkatan arus balik warga Nusa Penida terjadi sejak Kamis (11/2) lalu. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah armada boat menambah trip penyeberangan menuju Lembongan, Tribuana, Kusamba, Klungkung, dan Sanur. Menurut pengelola Boat Gangga Express I Nyoman Landep, warga Nusa Penida yang ingin menyeberang atau balik sudah ramai mendaftar sejak pukul 06.00 wita. Kondisi ini membuat pemilik boat menambah trip hingga 11 kali dalam sehari. “Biasanya hanya tiga trip, tapi sekarang menjadi 11 trip pagi dan sore,’’ katanya. Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi sampai Minggu (14/2) besok. Apalagi dilihat dari pengalaman sebelumnya, banyak warga Nusa Penida yang masih menghabiskan libur hari rayanya sampai Minggu. Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi pada satu armada. Sejumlah armada di Nusa Penida juga dipenuhi penumpang.
Bahkan banyak dari warga Nusa Penida yang harus antre untuk bisa menyeberang ke Klungkung dan Sanur. Salah seorang penumpang bernama Ni Ketut Sundari asal Nusa Penida menyatakan, dirinya mendaftar sejak pagi di Pelabuhan Sampalan, namun baru mendapat tiket dan menyeberang siangnya. “Saya baliknya sendiri karena hari Minggu sudah harus kerja,” ucapnya sambil menenteng kardus yang berisikan berbagai buah-buahan yang dibawanya dari Nusa Penida. Di bagian lain, situasi Pelabuhan Tribuana, Kusamba, masih lengang. Ratusan sepeda motor milik penumpang masih terlihat parkir di pelabuhan. Banyak dari warga Nusa Penida yang belum balik untuk mengambil motornya. Kondisi ini diakui pengawas pelabuhan Dishub Klungkung I Made Sedana Yoga. Menurut Sedana Yoga, arus balik Galungan kali ini masih cenderung sepi dibandingkan dengan enam bulan lalu. Mengalami penurunan sekitar 10 persen. Penurunan ini diperkirakan terjadi karena cuaca buruk, sehingga masyarakat belum berani menyeberang. “Kemungkinan puncak arus balik terjadi pada Minggu,’’ jelasnya. (kmb)
BULELENG
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
11
Cuaca Buruk
Bali Post/kmb34
OPERASI - Satlantas Polres Buleleng mengamankan 13 motor hasil operasi trektrekan liar, Jumat (12/2) kemarin.
Diamankan, 13 Motor Trek-trekan Liar
Singaraja (Bali Post) Sebanyak 13 motor berbagai merk diamankan di halaman Mapolres Buleleng. Satlantas Polres Buleleng menjaringnya pada operasi trek-trekan liar di kota Singaraja belum lama ini. Sepeda motor yang disita kebanyakan dari pelajar SMP maupun SMA. Mereka nekat melakukan aksi kebut-kebutan liar itu padahal aksi nyeleneh-nya berpotensi membahayakan diri dan orang lain, soalnya menggunakan lajur lalu lintas umum. Kasat Lantas Polres AKP Nyoman Sugianyar Ardika seizin Kapolres AKBP Harry Haryadi Badjuri mengatakan operasi di lapangan dilakukan menjelang malam minggu. Seluruh anggota melakukan aksi mengamankan sepeda motor itu secara simpatik. Operasi itu juga melibatkan Kabag Ops Polres Kompol Ketut Gelgel dan sejumlah perwira Sat Lantas. “Jalur-jalur di seputaran Jalan Dewi Sartika dan Jalan A Yani. Di sana banyak kami temui jalan ‘tikus’. Jadi waktu dioperasi mereka pintar berkelit melewati jalan-jalan kecil. Maka jalur ‘tikus’ itu juga sengaja kami jaga. Selama operasi kami sudah amankan 13 motor di Mapolres. Sepeda motor itu sudah ditahan selama satu bulan. Kemudian segera akan dilakukan sidang,” ujar Sugianyar ditemui Bali Post, Jumat (12/2) kemarin. Mengatasi trek-trekan itu, kata Sugianyar, diyakini tidak mampu dilakukan sendirian. Dikatakan, perlu koordinasi dan kontribusi instansi lainnya seperti Dishub, Satpol PP, Hansip, bahkan pecalang adat. Atensi secara sinergi itu dipercaya cukup ampuh memberi pembinaan simpatik kepada remaja yang terlibat trektrekan liar. Sugianyar menilai belakangan ini sering menerima keluhan masyarakat terhadap aksi trek-trekan pada malam hingga dini hari. “Kami wajib melibatkan berbagai pihak. Kerja sama ini jelas sangat membantu tugas kepolisian meminimalisir trek-trekan liar itu. Warga, hansip dan pecalang memiliki peran penting menekan aksi trek-trekan, sehingga pengawasan tidak bertumpu pada kepolisian saja. Masalah keamanan, apalagi kenyamanan, perlu melibatkan berbagai pihak,” kata Sugianyar. (kmb34)
Petani Hentikan Budi Daya Rumput Laut Singaraja (Bali Post) –
Budi daya rumput laut di Dusun Alas Harum, Desa Kalianget, Seririt terpaksa dihentikan. Puluhan petani yang bisa membudidayakan rumput laut kini tak mampu melanjutkan usaha mereka lantaran cuaca laut tidak bersahabat. Bahkan akhir Desember 2015 lalu, peralatan budi daya mereka hanyut diseret ombak karena pasang. Mengisi waktu senggang ini, petani sekarang sibuk mengolah rumput laut hasil produksi sebelumnya. Informasi dikumpulkan di lapangan, Jumat (12/2) kemarin, cuaca laut tidak bersahabat sejak awal Februari 2015. Menyusul situasi ini, peralatan budi daya rumput laut diungsikan ke tempat lebih aman. Jika biasanya puluhan petani sibuk memelihara bibit rumput laut, kini usahanya terhenti total. Areal laut yang dijadikan lokasi budi daya rumput laut itu seluas tiga hektar. Di areal seluas itu petani kemudian memasang peralatan dalam bentuk petak untuk lahan budi daya. Namun petak budi daya itu telah hanyut diseret ombak seluas dua hektar. Hanya tinggal menyisakan satu petak seluas satu hektar. Meski demikian, petani nampaknya kesulitan melanjutkan budi daya ketika cuaca sudah normal. Pasalnya peralatan mereka sebagian sudah hilang. Untuk memasang petak budi daya dipastikan membutuhkan modal hingga ratusan juta rupiah. Ketua KN Jaya Sari I Nyoman Mendra saat ditemui, Jumat (12/2) kemarin, mengatakan budi daya rumput laut digeluti sejak tahun 2001 lalu. Budi daya digeluti setelah pemerintah daerah merealisasikan bantuan pembuatan
petak areal budi daya di tengah laut. Setelah bertahan cukup lama, petak budi daya seluas dua hektar itu hanyut akibat gelombang pasang Desember 2015 lalu. Petak yang masih selamat hanya satu hektar. Saat ini dia dan puluhan anggota lainnya memilih menutup budi daya untuk sementara. Hal ini karena cuaca buruk kembali terjadi sejak awal bulan ini. Peralatan Sudah Hilang “Cuaca saat ini tidak bagus untuk budi daya rumput laut. Apalagi peralatan sudah sebagian hilang. Untuk sementara kami tidak memelihara dulu. Sambil menunggu cuaca dan berusaha mencari modal memperbaiki petak yang hanyut itu,” katanya. Mengisi waktu luang ini, Mendra dan anggotanya mengolah produksi rumput laut hasil panen sebelumnya. Dari produk olahan rumput laut ini bisa dihasilkan aneka camilan, seperti dodol, kerupuk, permen, dan aneka olahan lainnya. Produk seperti itu kemudian dipasarkan melalui kelompok yang dipimpinnya. Untuk mendukung usaha pengolahan rumput laut,
KN Jaya Sari mendapat binaan dari program Pusat Penelitian Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP). “Pengolahan dilakukan di rumah anggota masing-masing. Kemudian produknya kita pasarkan melalui kelompok bersama P2MKP yang rutin membina kami untuk mengembangkan usaha pengolahan, sehingga ketika ada cuaca buruk seperti sekarang anggota tetap berproduksi,” jelasnya. Di sisi lain, Mendra mengatakan, selain dijual untuk bibit, produksi rumput laut di desanya itu dijual dalam kondisi basah. Saat produksi melimpah dia dan anggota lainnya mengolah rumput laut menjadi aneka pangan bergizi tinggi. Untuk bibit biasanya umur 25 hari sudah bisa dipanen. Sedangkan jika dikeringkan atau diolah, umur 45 hari rumput laut baru bisa dipanen. Rumput laut untuk keperluan bibit dijual Rp 2.500 per kilogram. Sedangkan harga rumput laut setelah dikeringkan Rp 10.000 tiap kilogram. “Lebih baik jual rumput laut basah. Harganya juga sama dengan rumput laut bibit. Kalau produksinya dikeringkan perlu ongkos tenaga menjemur dan mengolahnya,” tegasnya. (kmb38)
Widnyana Disiram Air Semen
Singaraja (Bali Post) Penanganan kasus penganiayaan terhadap korban Putu Widnyana (28) sudah berjalan dua minggu di Mapolres Buleleng. Namun siapa lima orang yang menganiaya korban yang tinggal di Banjar Dinas Juwuk Manis, Desa Alasangker, masih belum diketahui aparat. Pasca kalah mengikuti sabung ayam, Kamis (28/1) lalu, korban dilaporkan telah dianiaya lima orang di lingkungan Banyuning Utara. Tiga diantaranya dikenali korban. Sejumlah kerabat dan simpatisan korban Putu Widnyana mendatangi Mapolres. Mereka meminta kejelasan dan tindak lanjut kepolisian setelah kasus penganiayaan kepada korban sejak kejadian (28/1) pukul 14.00 Wita. Tindak spontanitas penganiayaan yang dialami Putu Widnyana mengakibatkan luka memar, berdarah di bagian wajah, mulut hingga kepala bagian belakang. “Kami datang ingin menanyakan perkembangan kasus penganiayaan Widnyana. Kenapa sampai lama begini, padahal saksi-saksi termasuk korban sudah dimintai keterangan. Anehnya kenapa sampai sekarang belum ada kejelasan dari polisi,” ujar paman korban Gede Artaba (47), Jumat (12/2) kemarin, di Mapolres. Pihaknya tak menuntut berlebihan. Sebagai masyarakat kecil, ia meminta keadilan menyangkut kasus penganiayaan yang melibatkan lima orang itu. Bukan saja korban disiram memakai air semen, juga dimasukan ke kandang ayam. Kasat Reskrim Polres AKP Teuku Ricki Fadliansyah membenarkan ada laporan kasus penganiayaan itu. Pihaknya tengah menyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi. “Kami masih tahap penyelidikan. Sehingga status pelakunya masih ditunggu. Pemanggilan untuk meminta keterangan sudah dilakukan,” pungkasnya. (kmb34)
Bali Post/kmb38
RUMPUT LAUT – Budi daya rumput laut terpaksa dihentikan menyusul cuaca buruk melanda perairan di Buleleng.
Bali Post/kmb38
IRIGASI RUSAK - Di Buleleng jaringan irigasi tersier masih mengalmai kerusakan. Distanak mengupayakan perbaikan melalui APBD. Ini dilakukan karena kucuran DAK dari pemerintah pusat telah dialihkan untuk perbaikan sumber mata air baru.
88.904 Meter
Jaringan Irigasi di Buleleng Rusak Singaraja (Bali Post) – Kerusakan jaringan irigasi tersier nampaknya masih banyak ditemukan di beberapa subak di Buleleng. Dari total panjang jaringan irigasi 833.032 meter, tercatat 88.904 meter mengalami kerusakan. Paling banyak kerusakan ini karena jaringannya belum dibangun permanen. Kerusakan juga terjadi akibat bencana alam. Seperti tertimbun tanah longsor dan jaringannya amblas lantaran tidak mampu mengalirkan volume air besar saat hujan. Sesuai ketentuan, perbaikan jaringan irigasi tersier (dari sungai ke petak sawah-red) dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak). Upaya perbaikan itu mengandalkan kucuran dana DAK dari pemerintah pusat. Kucuran DAK untuk perbaikan jaringan irigasi terakhir dikucurkan untuk Buleleng tahun 2015 lalu. Total kerusakan jaringan tersier saat itu sepanjang 495.978 meter. Tetapi sudah tertangani 407,074 meter. Itu artinya masih ada 88,904 meter. Kerusakan tidak mampu secara maksimal ditangani. Tahun 2016 Distanak sendiri sempat mengusulkan DAK, terutama untuk menangani sisa kerusakan jaringan. Sayangnya kucuran DAK dialihkan untuk pengembangan dan perbaikan sumber-sumber mata air. Kepala Distanak Nyoman Swatantra didampingi Kabid Pengembangan Padi dan Palawija (P2W) Gede Suadnyana, Jumat (12/2) kemarin, mengatakan alasan penghentian kucuran DAK untuk perbaikan
irigasi tersier karena pemerintah pusat mengklaim program perbaikan jaringan irigasi di daerah sudah tuntas. Acuannya berdasarkan indikator lahan minimal 20 hektar jaringan irigasinya dalam kondisi baik. Faktanya di Buleleng sebagian besar lahan sawah luasnya di bawah 20 hektar. Swatantra mencontohkan, luas sawah di daerahnya rata-rata belasan hektar. Apalagi alihfungsi lahan sawah sejak beberapa tahun belakangan marak, sehingga menambah sempit daerah sawah di Bali Utara ini. Atas kondisi ini jaringan irigasinya otomatis tidak dapat ditangani dengan kucuran DAK. “Secara nasional pemerintah pusat mengklaim irigasi tersier di daerah-daerah termasuk di Buleleng sudah tuntas ditangani. Jaringan irigasi yang masih rusak itu sebagian besar mengairi lahan sawah ratarata luas di bawah 20 hektar, sehingga tidak dapat diperbaiki dengan dana DAK. Apalagi tahun ini DAK fokus dialokasikan untuk perbaikan sumber mata air baru,” tegasnya. Perbaikan jaringan irigasi untuk lahan di bawah 20 hektar itu nantinya diupayakan melalui pemanfaatan dana APBD. Untuk mewujudkan hal ini, subak bisa mengusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. “Upaya perbaikan dari APBD memang ada, tetapi hal itu tidak bisa dilakukan segera. Masalahnya harus berdasarkan usulan dari subak melalui musrenbang,” tegas Swatantra diiyakan Suadnyana. (kmb38)
Diusulkan ke Pemprov Bali
Perbaikan Rumah Korban Bencana di Grokgak
Singaraja (Bali Post) – Pascasejumlah bencana melanda Buleleng belakangan ini, upaya rehabilitasi digenjot pemerintah daerah. Selain mengandalkan dana tanggap darurat melalui APBD Buleleng secara murni, pemerintah daerah mengajukan proposal agar mendapatkan sokongan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Untuk mendukung usulan bantuan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengajukan proposal ke BPBD Bali. Kepala Pelaksana BPBD I Ketut Yasa di ruang kerjanya, Jumat (12/2) kemarin, men-
gatakan pascabencana pihaknya telah mengumpulkan data terkait kerusakan infrastruktur termasuk kerugian secara meteriil. Dari data yang telah dirampungkan itu, BPBD mengusulkan perbaikan rumah penduduk yang dikategorikan rusak berat, sedang, dan perbaikan infrastruktur. Untuk bencana banjir bandang, Sabtu (23/1) yang lalu, tercatat 69 unit rumah penduduk di Desa Penyabangan dan Desa Musi. Di Desa Penyabangan tercatat 45 unit rumah dengan rincian 23 rumah kategori rusak berat dan 22 unit rumah masuk kategori rusak sedang. Sedangkan di Desa Musi ada 24 unit
rumah dengan rician tujuh unit rusak berat dan 17 rumah rusak sedang. “Data ini yang kita kumpulkan di lapangan untuk kami ajukan ke provinsi. Setelah ini akan ada verifikasi oleh BPBD Bali. Nantinya usulan mana yang disetujui,” jelasnya. Sementara untuk kejadian bencana di akhir Desember 2015 lalu, juga akan diusulkan penanganannya kepada BPBD Provinsi Bali. Usulan itu berupa perbaikan 50 unit rumah. Diantaranya di Desa Bondalem (Kecamatan Tejakula), Bungkulan (Sawan), Tajun (Kubutambahan), Poh Bergong (Buleleng), dan Desa Mayong (Seririt). Selain itu
juga diusulkan perbaikan infrastruktur berupa perbaikan senderan yang jebol dan kerusakan pelinggih di sejumlah lokasi di Bali Utara. “Kita juga usulkan akibat bencana pada Desember 2015 lalu dan hasil pengumpulan data di lapangan ketika usulkan perbaikan rumah dan perbaikan pura,” imbuhnya. Ditanya rehabilitasi pascabencana banjir bandang di Gerokgak, Yasa mengatakan, saat ini pembersihan material banjir sudah selesai dilakukan. Akses jalan juga sudah bisa dilalui kendaraan. Selanjutnya pengerjaan jembatan di Desa Penyambangan, dan di Desa Lokapaksa,
Seririt, pada tahap pembuatan konstruksi. Perbaikan infrastruktur akibat banjir bandang ini, sumber dana yang digunakan melalui anggaran tanggap darurat dari APBD Buleleng senilai Rp 1 miliar lebih. Dana sebesar ini juga dialokasikan untuk pembelian semen, pembetonan jalan rusak akibat diterjang banjir bandang. “Rehabilitasi sudah berjalan. Dan sekarang mulai pengerjaan konstruksi. Pembersihan memang terhambat, karena cuaca dan bertepatan Hari Raya Galungan. Hingga masih proses pengerjaan,” imbuh mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini. (kmb38)
Penangkapan Tradisional
Bertahan di Tengah Himpitan Modal Buleleng merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki potensi perikanan dan kelautan terbesar di Bali. Panjang pantainya sekitar 144 kilometer dari timur hingga barat. Sejauh ini nelayan melakukan penangkapan ikan dengan sistem tradisional. Hanya sebagian kecil nelayan menerapkan pola penangkapan modern. Apa saja kendala sangat krusial yang dihadapi nelayan bertahun-tahun di daerah ini? Potensi ikan di Buleleng sesungguhnya relative banyak. Bayangkan Kabupaten di Bali Utara ini memiliki bentang laut hampir 150 kilometer. Tak heran warga dari tujuh kecamatan mulai dari Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Banjar, Seririt, dan Gerokgak banyak yang men-
gantungkan hidupnya dari laut. Hanya saja nelayan di tujuh kecamatan pesisir itu rata-rata masih menangkap ikan dengan cara memancing. Sebagian lagi menjaring ikan pada rumah ikan (rumpon - red) yang sudah dipasang. Di tengah hambatan permodalan dan peralatan tangkap yang belum memadai, nelayan di daerah ini tetap melakoni aktivitasnya. Itu harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. Jadi terpaksa nelayan itu melakukan penangkapan secara tradisional. Alasannya sebagian besar masih tergolong masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Salah satu kelompok nelayan yang melakukan penangkapan tradisional adalah Kelompok Nelayan (KN) Jaya Sari Dusun Alas Harum, Desa Kalianget, Seririt. Komunitas ini beranggotakan 35 nelayan. Kelompok ini eksis sejak 1984
silam. Dan hingga sekarang kelompok ini menangkap ikan dengan cara tradisional. Walau dengan modal terbatas, nelayan ini berusaha keras menangkap ikan dengan cara mancing dan lokasinya tidak terlalu ke dalam. Hal ini karena nelayan ini tidak memiliki rumpon dan juga perahu berkapasitas kecil. Waktu penangkapan hanya dilakukan setengah hari saja. Mereka sudah berbalik dengan hasil tidak bisa dipatok. Ketua KN Jaya Sari I Nyoman Mendra mengatakan kendala permodalan yang dialami anggotanya merupakan persoalan klasik. Masalah itu belum mampu dipecahkan hingga sekarang. Nelayan tidak bisa mengakses modal dari lembaga perbankan. Soalnya mereka tidak memiliki jaminan kredit. Apalagi kemampuan ekonomi anggotanya hampir seluruhnya merupakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Atas kondisi ini pihaknya kemudian membentuk Koperasi Simpan
Pinjam (KSP). Anggotanya meminjam modal dalam jangka waktu satu tahun. Suku bunga hanya dua persen. Dengan modal semampunya, anggotanya bisa melakukan penangkapan. Sedangkan peralatan tangkap yang digunakan kapasitasnya tetap kecil. Dia sendiri ingin membeli alat tangkap lebih besar. Lagi-lagi karena modal tak mencukupi, sehingga keinginan itu tidak mampu diwujudkan sampai sekarang. “Dari dulu permodalan dan alat tangkap kapasitasnya kecil. Hal itu memang menghambat usaha anggota kami. Ingin mencari kredit, tapi agunan tidak punya. Kami tak menyerah. Melalui koperasi simpan pinjam ini anggota bisa meminjam modal, sehingga mereka bisa melakukan usaha penangkapan kendati tetap belum maksimal,” katanya. Ditanya soal hasil tangkapan, Mendra menjelaskan penangkapan dilakukan di luar rumpon, sehingga penghasilannya tidak bisa maksi-
Bali Post/mud
TERHAMBAT MODAL - Potensi perikanan dan kelautan di Buleleng sebagian besar dikelola dengan penangkapan tradisional. Nelayan yang sebagian besar merupakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah mengalami hambatan modal dan alat tangkap minim. mal. Apalagi semakin banyak rumpon dipasang di tengah laut, sehingga yang mencari makanan di luar rumpun mulai jarang. Meski demikian nelayan di desa ini tetap bekerja keras mendapatkan hasil tangkapan ikan memadi. Jika situasi laut normal pendapatan kotor anggotanya ratarata Rp 200.000 untuk satu kali melaut. Sebaliknya jika
cuaca buruk seperti sekarang ini anggotanya tidak berani melaut. Dampaknya pemasukan untuk kebutuhan keluarga terhenti. Mau tak mau harus menunggu sampai bisa kembali turun melaut. “Pagi hari kami sudah berangkat. Kalau situasi lagi baik siang hari kami sudah balik dengan pendapatan Rp 200 ribu. Itu belum dipotong biaya bahan
bakar mesin perahu. Sejak awal Februari ini anggota kami tidak ada melaut karena cuaca buruk. Sementara nelayan memperbaiki alat tangkap dan pendapatan keluarga nyaris tidak ada. Karena itu tidak sedikit berusaha mencari kerjaan sampingan, seperti menjadi tukang,” jelas Mendra. l mudiarta
JEMBRANA
12
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Operasi Jalan Raya, Amankan Badik
Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana mengamankan senjata tajam yang dibawa oleh pengendara sepeda motor asal Sumbawa, saat operasi jalan raya, Kamis (11/2) malam. Operasi di Jalan Sudirman jalur Denpasar-Gilimanuk yang digelar menjelang tengah malam itu mengerahkan puluhan personel. Selain mobil pribadi, kendaraan umum dan truk, polisi juga melakukan pemeriksaan kepada para pengendara sepeda motor. Saat memeriksa salah satu sepeda motor yang melintas, polisi mendapati senjata tajam berupa pisau badik. Pengendara Honda Beat putih nopol DR 5508 CB, Mifta Adi Candra (20) mengaku badik yang ditaruh bercampur dengan barang lain itu milik temannya. Mahasiswa di salah satu universitas di Mataram ini, mengaku badik itu sengaja dibawa untuk jaga-jaga. Mifta yang asal Dusun Tengah, Kecamatan Utan, Sumbawa Besar ini naik sepeda motor dari NTB bersama rekannya, Riza Muyasa (19) asal Bima. Lantaran perjalanan jauh itulah, sajam dibawa, khawatir ada hal-hal yang tak diinginkan. Selanjutnya Mifta dan Riza diamankan ke Sat Reskrim Polres Jembrana untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra membenarkan telah mengamankan badik saat operasi jalan raya yang digelar rutin tersebut. (kmb26)
LONGSOR - Pemilik rumah menunjukkan bangunan merajan yang ambruk akibat longsor di Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin. Nampak hanya tersisa tangga untuk ke merajan.
Bangunan dan Merajan Tergerus Longsor Bali Post/olo
Negara (Bali Post) -
Bangunan dua tingkat yang di atasnya digunakan untuk merajan milik warga di Tibusambi, Yehembang Kangin ambruk tergerus longsor, Kamis (11/2) lalu. Bangunan merajan yang akan rampung itu roboh karena tanah tebing sedalam kurang lebih 10 meter longsor.
Bali Post/olo
TERJARING - Badik yang diamankan dari pengendara sepeda motor saat terjaring operasi jalan raya di Jalan Sudirman, Negara.
Trotoar Amblas, Rekanan Diminta Memperbaiki
Negara (Bali Post) Proyek pengerjaan trotoar di Pangkung Dedari, Desa Melaya, yang dikerjakan oleh CV Istana Mas sejak awal sudah bermasalah. Pada masa pemeliharaan, trotoar itu amblas di bagian pinggirnya. Amblasnya trotoar sepanjang 300 meter tersebut diduga karena sejak awal sudah dibuat asal-asalan juga karena guyuran hujan deras. Apalagi campuran bahannya diduga tidak sesuai ketentuan, sehingga mudah pecah dan amblas. Dari pengamatan di pinggir jalan Pangkung Dedari, Melaya, Jembrana, Jumat (12/2) kemarin, kini pinggiran trotoar yang retak dan amblas itu sebagian dibongkar atas permintaan Dinas PU Pemkab Jembrana untuk diperbaiki. “Kami minta diperbaiki karena masih masa pemeliharaan,” kata Kadis PU Pemkab Jembrana IGP Mertadana. Kabid SDA Dinas PU Pemkab Jembrana Aryawan Sudirga mengatakan pihak rekanan berjanji akan menyelesaikan setelah hari raya karena itu masih menjadi tanggungan pemborong. Sementara sejumlah warga mengaku proyek itu sejak awal sudah bermasalah. Bahkan terkesan dibuat asal-asalan. Sebelumnya pihak rekanan sempat juga terancam putus kontrak atau di-blacklist, setelah perpanjangan waktu selama 50 hari yang diberikan Pemkab Jembrana melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) hampir habis dan pengerjaan proyek tersebut molor. Setelah digenjot akhirnya kelar juga. Kadis PU Pemkab Jembrana IGP Mertadana sebelumnya juga mengatakan pihaknya sempat memberikan perpanjangan waktu. “Demikian juga selama perpanjangan waktu tersebut, pihak rekanan dikenakan denda 1/1.000 dari nilai kontrak per harinya. Kini dalam masa pemeliharaan proyek diminta diperbaiki kembali karena pinggirannya retak dan amblas. Proyek saluran drainase/trotoar di Kecamatan Melaya tersebut dikerjakan CV Istana Mas dengan kontrak nomor 14 PPK-drainase/ SDA/III/2015, senilai Rp 565.703.000. Pengerjaannya dimulai tanggal 19 Maret 2015 dan berakhir tanggal 17 Juni 2015. Sementara itu penjamin proyek Wayan Mertayasa mengatakan pinggiran trotoar yang retak itu dibongkar sebelum hari raya Galungan. “Sedianya segera diperbaiki namun terbentur hari raya. Tapi sudah ada iktikad baik untuk memperbaiki. Tapi kalau tidak diperbaiki rekanan bisa di-blacklist,” jelasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
TROTOAR - Proyek pengerjaan trotoar di Pangkung Dedari, Melaya yang sejak awal bermasalah dalam masa pemeliharaan ini amblas dan diminta untuk diperbaiki lagi.
Dari keterangan pemilik rumah, Komang Ardita (37), Jumat (12/2) kemarin, sejatinya ia sudah punya firasat bangunan akan roboh. Pasalnya beberapa jam sebelumnya ia melihat ada retakan-retakan di sekitar bangunan seluas 4,5 x 5 meter tersebut. Sorenya, wilayah Desa Yehembang Kangin diguyur hu-
jan gerimis. Khawatir akan bangunan setinggi 4,2 meter itu ada yang roboh, ia pun berinisiatif menutupi retakan yang berada di pinggir-pinggir bangunan menggunakan terpal. Berharap air tidak masuk ke lubang retakan. “Saya sudah khawatir, sampai berharap kalaupun longsor jangan sampai bangu-
nan merajan ini, tapi ternyata semua jebol,” ujar warga asal Karangasem ini. Sejatinya, bangunan yang baru dibangun dua bulan ini juga sudah hampir rampung. Tinggal sisa palinggih yang belum jadi. “Semuanya sudah dibangun, tinggal palinggih saja. Saat roboh saya sangat dekat dengan
longsoran,” ujarnya. Robohnya bangunan dan merajan miliknya itu, menurutnya sangat cepat, bahkan baru sekejap dia menoleh bangunan di tebing itu sudah hilang ambruk ke bawah. Ardita mengaku menghabiskan biaya untuk bangunan itu Rp 87 juta. Saat ini pun, dirinya sementara tidur di bangunan di depan yang sebelumnya digunakan untuk warung. Ia mengaku sudah tinggal di rumah seluas tiga are itu sejak tahun 2001. Rencananya, pondasi di sebelah bangunan yang
ambruk itu juga akan dibangun untuk rumah. Setelah ambruk baru terlihat, pondasi di dalam tanah kurang kokoh. Perbekel Yehembang Kangin I Gede Suardika membenarkan kejadian tersebut. Suardika sempat mengecek ke lokasi setelah kejadian. Selain di pinggir tebing yang tanahnya rawan longsor, diduga penyangga bangunan kurang dalam dan kuat menahan bangunan. Ketika terjadi gerusan akibat hujan tanah bergeser sehingga bangunan ikut ambruk. (kmb26)
285 Sekaa Teruna Ikuti Lomba Ogoh-ogoh Negara (Bali Post) Guna memacu kreativitas para sekaa teruna-teruni di Jembrana hingga di pelosok desa, ogoh-ogoh akan dilombakan. Sedikitnya 285 sekaa teruna se-Kabupaten Jem brana akan mengikuti lomba tersebut menyambut hari raya Nyepi tahun ini. Ratusan teruna-teruni Jumat (12/2) kemarin berkumpul di Wantilan Pura Jagatnata mengikuti sosialisasi lomba yang baru beberapa tahun terakhir ini digalakkan. Ketua Sabha Yowana Kabupaten Jembrana Ketut Arya Tangkas mengungkapkan lomba ini digelar untuk menggali kreativitas anak muda serta memupuk kecintaan pada tradisi dan budaya, dimana fungsi
ogoh-ogoh untuk mem-prelina unsur-unsur negatif di dalam bhuana agung (alam semesta) maupun bhuana alit (tubuh manusia). Masing-masing desa pakraman melalui bendesa akan memilih dua yang terbaik di desa pakraman. Kemudian akan diseleksi tim penilai bertarung dengan ogoh-ogoh di desa lainnya. Selanjutnya mewakili kecamatan untuk dinilai di kabupaten. Para sekaa teruna ini juga ditekankan membuat ogohogoh dengan bahan yang ramah lingkungan dan melarang penggunaan gabus atau sterofoam. Masing-masing sekaa teruna yang dipilih diberikan bantuan biaya pembuatan senilai Rp 720 ribu. Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan
menyambut baik digelarnya kembali lomba ogoh-ogoh yang pesertanya para generasi muda. Menurutnya, upaya semacam ini merupakan kegiatan yang positif untuk menyambut hari raya, di samping bagian dari budaya. Wabup yang juga tokoh muda ini juga memberikan motivasi bagi para generasi muda untuk memberikan sumbangsihnya bagi tanah kelahiran. Salah satunya dengan mempromosikan wisata Jembrana melalui media sosial. Untuk memacu semangat, sekaa teruna ini juga diberikan motivasi oleh motivator asal Jembrana dan stand up comedy dari I Sengap. Selain parade saat malam Pangerupukan, para juara nantinya juga menerima uang pembinaan Rp 3-5 juta. (kmb26)
Bali Post/olo
BERKUMPUL – Para sekaa teruna berkumpul di wantilan Pura Jagatnata untuk sosialisasi terkait ogoh-ogoh yang akan dilombakan lagi.
Bali Post/kmb
JAMBAN-Dandim Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar ketika penyerahan empat kamar mandi/jamban kepada Kepala Desa Manistutu, Melaya.
TNI dan Warga Bangun Jamban di Jaba Pura Negara (Bali Post) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar didampingi Danramil 1617/03 Melaya Kapten Inf. Adwan menyerahkan bantuan empat kamar mandi/ jamban kepada Kepala Desa Manistutu Melaya Ketut Sukadana untuk dipergunakan oleh warga masyarakat Manistutu, Jumat (12/2) kemarin. Empat kamar mandi itu dibangun di Jaba Pura Dalem Manistutu, Melaya. Didanai dari CSR, sebuah perusahaan yang ada di Manistutu, bantuan ini dikerjakan bersama-sama antara TNI dan masyarakat Manistutu Bendesa Adat Manistutu, Melaya Made Waris Ardana menyampaikan terima kasih karena sudah dibantu empat jamban umum di Jaba Pura sehingga bisa dimanfaatkan warga masyarakat. Dandim Jembrana Sansan Iskandar mengatakan program jambanisasi Kodim Jembrana dilaksanakan sejak pertengahan
tahun 2015 lalu. Pihaknya sudah membangun 125 jamban. Tahun 2016 ini pihaknya berencana menargetkan pembangunan jamban 265 unit. “Kami berharap kita semua bisa berswadaya dan bahu membahu membantu warga kurang mampu dan fasilitas umum. Karena dari anggaran jambanisasi TNI hanya cukup untuk membeli jamban sehingga kita perlu bersinergi,” jelasnya. Pihaknya juga secara kontinu melakukan program pembangunan jamban bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu dan fasilitas umum. Dikatakannya, program jamban ini merupakan salah satu program 1.000 jamban TNI. Pihaknya berharap dengan program ini bisa membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga memiliki jamban dan hidup lebih layak. Dandim Sansan Iskandar berharap berbagai inovasi dan program yang menyentuh masyarakat bisa mendekatkan masyarakat dengan TNI. (kmb)
Hujan Seharian, Civic Center Tergenang Air
Negara (Bali Post) – Akibat diguyur hujan, sejumlah ruas jalan di areal civic center (pusat pemerintahan) Kabupaten Jembrana, Jumat (12/2) kemarin tergenang air. Genangan air ini diduga berasal dari saluran air pembuangan di Pura Jagatnata. Genangan air tertumpu di sebelah barat dan selatan (Jalan Sudirman) pura tersebut. Diduga, saluran air di dalam drainase tersumbat, sehingga saluran air tidak lancar mengalir dan menimbulkan kubangan. Dampaknya, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak keluar dari sisi timur gerbang civic center tidak bisa melintas. Bahkan saat jam padat, yakni saat para pegawai pulang, sekitar pukul 13.00 wita, mereka tidak bisa melintas, sebab
kubangan air cukup tinggi. Para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor tidak berani melintas, khawatir air masuk ke mesin. Mereka akhirnya memilih memutar lewat gerbang di sisi barat yang tidak tergenangi air. Namun, ada pula yang nekat dan akhirnya sepeda motornya macet di tengah genangan air di jalan itu. “Mungkin karena salurannya tersumbat, biasanya hujan lebat tidak sampai seperti ini genangannya,” terang Ketut Wijaya, salah seorang pengendara motor yang hendak melintas. Hingga sore kemarin, genangan masih terlihat di beberapa titik Jalan Surapati tersebut. Genangan seperti ini sejatinya rutin terjadi khususnya saat hujan lebat meng-
guyur. Belum diketahui pasti penyebab genangan air di pusat pemerintahan itu. Namun, diduga saluran drainase yang kurang lancar. Di samping itu, air buangan yang tertampung di kolam reservoar yang mengelilingi Gedung Kesenian Ir. Soekarno juga sudah penuh hingga nyaris meluap. Kolam yang sejak semula berfungsi sebagai kanal menghindari banjir ini sejak beberapa hari ini terlihat penuh. Hal inilah yang diduga memicu genangan air di kawasan civic center ini muncul. (kmb26) TERGENANG – Genangan air memenuhi Jalan Surapati di dalam areal Civic Center Negara.
Bali Post/olo
KARANGASEM
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
13
Tolak Reklamasi
Seraya Minta Seluruh Desa Adat Bersikap Amlapura (Bali Post) -
Penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa di Karangasem makin meluas. Kali ini suara penolakan datang dari Desa Adat Seraya yang wilayahnya kebetulan berada di pesisir timur Karangasem.
Bali Post/kmb31
LONGSOR – Material longsoran menutup akses jalan dari dua arah di Banjar Kikian, Desa Sinduwati. Akibat bencana longsor itu, jalur tersebut sempat lumpuh selama empat jam.
Longsor, Jalur Sidemen-Klungkung Lumpuh Empat Jam Amlapura (Bali Post) Hujan lebat kembali mengakibatkan bencana tanah longsor, Jumat (12/2) kemarin. Tanah longsor kali ini terjadi di Banjar Kikian, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Karangasem. Tanah longsor menumbangkan serumpun pohon bambu berbatang lebat menutup akses jalan dari Sidemen menuju Klungkung dan sebaliknya. Akibatnya jalur utama dua kabupaten ini lumpuh total sejak siang hingga malam. Tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 15.00 wita. Saksi mata Ni Nyoman Sami saat ditemui di lokasi mengaku hampir saja tertimbun longsor saat melintas di TKP. “Saya pulang dari sawah. Saya lihat tanah di depan saya bergerak. Saya langsung lari sebelum terjadi longsor,” kata Sami seraya mengaku handuk dan payungnya ikut tertimbun longsor karena lari menyelamatkan diri. Material longsoran itu langsung menutup total akses jalan dari dua arah. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu berupaya membuka jalan dengan peralatan seadanya. Namun timbunan longsor terlalu besar sehingga Ketua Tim Comunication & Rescue ORARI Lokal Karangasem I Wayan SuartaYD9BIS melaporkan kejadian itu ke petugas kepolisian dan petugas BPBD Karangasem.
Sesaat setelah kejadian, kemacetan langsung terjadi dari dua arah. Sebab badan jalan yang tertimbun longsor menjadi jalur utama Sidemen-Klungkung yang dimanfaatkan para sopir truk galian C menuju lokasi galian di Kecamatan Selat dan Bebandem. Petugas BPBD Karangasem langsung melakukan penanganan di lokasi, dibantu polisi, TNI dan masyarakat setempat. BPBD Karangasem harus mengerahkan satu alat berat untuk membantu memindahkan material longsoran dari badan jalan. BPBD Provinsi juga mengerahkan satu alat berat untuk membantu BPBD Karangasem melakukan penanganan. Hingga pukul 18.30 wita, penanganan masih terus berlangsung. Kemacetanpun makin panjang hingga belasan kilometer karena jalur ini sehari-hari cukup padat. Truk-truk galian C terus berdatangan dari arah Klungkung. Sedangkan truk galian C dari arah sebaliknya sudah dialihkan dari simpang tiga Bambang Biaung menuju Rendang agar tidak ikut terjebak macet di Desa Sinduwati. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimawa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, ia meminta warga sekitar
tetap waspada. Sebab jalur Sidemen-Klungkung merupakan salah satu wilayah rawan longsor. Penanganan dengan alat berat, selain untuk segera membuka jalur ini juga untuk mencegah adanya longsor susulan di sekitar lokasi. Selain jalur ini, kata Arimbawa, jalur lain juga meski diwaspadai. Seperti jalur Selat-Rendang-Klungkung dan di sekitar jalur perbukitan Sanghyang Ambu, Bugbug. Apalagi hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi di Karangasem selama beberapa pekan terakhir. Situasi di TKP di Banjar Kikian, Desa Sinduwati baru bisa berangsur-angsur normal sekitar pukul 19.00 wita, setelah alat berat berhasil memindahkan material longsor. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, petugas secara bertahap memberlakukan satu jalur secara bergantian sambil membersihkan sisa longsoran material tanah dan pohon bambu di TKP dibantu petugas Pemadam Kebakaran (damkar) Karangasem. “Hujan akan terus terjadi sepanjang Februari ini. Maka bencana serupa masih bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, sejak awal kami sudah mengingatkan warga yang tinggal diperbukitan sebaiknya mengungsi dulu ke tempat aman,” tegas Arimbawa. (kmb31)
Warga Miskin Meningkat
Pagu Raskin Diterima 24.260 RTS
Amlapura (Bali Post) – Pagu beras miskin (raskin) tahun 2016 ini diterima Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) untuk 24.260 RTS di Karangasem. Sementara warga miskin di Karangasem dilaporkan meningkat lagi menjadi 8 persen atau sekitar 29.000 jiwa. Hal itu mengemuka saat sosialisasi Pagu Raskin di Karangasem, Jumat (12/2) kemarin. Penjabat (Pj) Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan RTSPM di Karangasem tersebar di seluruh kecamatan. Pria asal Banjar Siladan, Tamanbali, Bangli itu mengatakan tahun 2015 perbekel/lurah di Karangasem mampu merealisasikan raskin mencapai
4.838.220 kilogram. Jumlah itu diakui menurun dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai akibat adanya tunggakan pembayaran sebelumnya. Padahal dari sistem pembayaran raskin itu tak boleh ada tunggakan, sebagai dasar penerbitan Surat Permintaan Alokasi (SPA) raskin tahun berikutnya. Guna memenuhi ketentuan, lanjut Ngurah Arda, dia minta pelaksana raskin itu mulai dari kabupaten, kecamatan tingkat desa/kelurahan dan klian banjar dinas mengawal pelaksanaan program itu dengan baik. Jika ada kendala segera dicarikan jalan ke luarnya, sehingga masyarakat miskin yang berhak menerima manfaat raskin itu terban-
tu. Ngurah Arda juga meminta seluruh perbekel/lurah mensosialisasikan data RTSPM. Apabila nantinya tak sesuai dengan kondisi sebenarnya, harus segera diadakan musyawarah desa (Mudes). Hal itu guna melakukan pemutakhiran data atau daftar penerima. Namun, meski ada pemutakhiran data jangan sampai ada penambahan dari pagu awal. Sementara itu, Ketua Tim Raskin Pemprov Bali yang diwakili Luh Rai Aryawati menyampaikan, penyaluran raskin terhitung mulai Januari selama 12 bulan masingmasing RTS menerima 15 kilogram per bulan dengan harga Rp 1.600 per kilogram. (013)
Delapan Tahun Rusak
Trotoar ”Margi Agung” Besakih Belum Diperbaiki
Amlapura (Bali Post) – Trotoar di tepi jalan utama atau margi agung di Besakih sudah rusak dan berlubang sejak sekitar delapan tahun lalu. Namun sampai kini trotoar itu belum diperbaiki, sehingga banyak pamedek dan bahkan wisatawan jatuh terperosok ke lubang trotoar. Anggota DPRD Karangasem Nyoman Ada mengatakan hal itu, Jumat (12/2) kemarin. Menurut wakil rakyat asal Besakih itu, pihaknya sudah berulangkali melaporkan masalah kerusakan trotoar itu kepada pihak Dinas PU Bali. Pasalnya, jalan itu merupakan jalan Pemprov Bali. “Saya sudah sampaikan beberapa kali kepada pihak Pemprov Bali. Sejak saya masih menjabat perbekel di Besakih. Namun sampai kini belum diperbaiki,” katanya menyesalkan.
Nyoman Ada menambahkan, pejabat penting dari Pemprov Bali juga sudah pernah meninjau dengan berjalan kaki. Bahkan dikatakan sudah dianggarkan untuk perbaikannya. Namun kenyataannya sampai kini trotoar itu belum juga diperbaiki. Selain dari segi keindahan sangat tidak dilihat, trotoar berlubang itu juga membahayakan. Nyoman Ada mengatakan sudah beberapa kali ada pamedek jatuh terperosok saat ngiring Ida Batara Besakih melasti. Sejumlah wisatawan mancanegara ada yang terjatuh dan itu sering kali jadi sorotan. Ada menambahkan, kerusakan trotoar itu sepanjang sekitar 800 meter dari depan Pura Manik Mas sampai ke depan Pura Goa Raja. Selain menimbulkan pemandangan
yang kurang enak dengan trotoar jebol berlubang, saat hujan lebat air juga kerap meluap dan menghanyutkan sampah. Diperkirakan trotoar itu jebol karena ada sumbatan sampah saat banjir. “Saya berharap trotoar maupun fasilitas lainnya yang sudah rusak atau perlu diganti mendapat perhatian serius dari pemerintah atau instansi yang berwenang menangani. Apalagi Tawur Agung Kasanga yang disusul Karya Ida Batara Turun Kabeh atau Ngusaba Kadasa sudah sebulan lagi yakni pada Maret ini. “Kami tak ingin lagi ada pamedek yang ngiring Ida Batara melasti jatuh terperosok ke lubang trotoar,” katanya dan menambahkan, trotoar jebol juga terdapat di sebelah terminal atas di timur Pura Dalem Puri. (013)
Bendesa Seraya Nyoman Matal, Jumat (12/2) kemarin, menilai reklamasi di Teluk Benoa jelas akan makin membuat Bali tak seimbang. Bahkan Seraya meminta desa adat lainnya di Bali juga harus bersikap karena reklamasi bukan hanya ancaman bagi wilayah pesisir, tapi juga ancaman bagi alam, adat dan budaya Bali. “Katanya revitalisasi kalau didomplengi kepentingan pariwisata sudah tak dapat diterima. Bali selatan sudah sesak, macet. Jangan bikin Bali makin tak seimbang. Itu berbahaya,” tegas Nyoman Matal. Jika Bali makin dibuat timpang, maka mantan Ketua DPRD Karangasem ini menilai pemerintah sudah tak berpikir lagi membangun Bali secara menyeluruh. Padahal wilayah lain seperti Bali utara dan Bali timur sudah lama menanti adanya kesimbangan ‘kue’ pariwisata agar terjadi pemerataan kesejahteraan. Jika ketimpangan terus terjadi di Bali, kata dia, maka kondisi itu akan makin
mempengaruhi ketenangan masyarakat Bali karena urusan kesejahteraan masih dianaktirikan. Selain itu, kalau bicara revitalisasi maka hampir seluruh garis pantai di Bali dalam kondisi rusak. Seluruh garis pantai perlu penanganan, bukan cuma di Teluk Benoa saja. Matal meminta pemerintah dan investor jangan memaksakan kehendak. Bali memiliki kekhasan yang tidak bisa disamakan dengan wilayah lain yang bisa maju dengan reklamasi. “Hentikan seluruh kegiatan yang berbau reklamasi di Bali. Tidak perlu lagi ada kaji amdal. Reklamasi sudah tidak memungkinkan di Bali,” tegasnya. Karena sikap penolakan mayoritas masyarakat Bali, khususnya di wilayah pesisir pantai sudah tidak dihiraukan investor dan pemerintah, Matal meminta seluruh desa adat di Bali segera bersikap. Sebab pemerintah maupun legislatif sudah tak mampu berbicara banyak mewakili masyarakat menghadapi ke-
Amlapura (Bali Post) Proses pelantikan Masdipa (I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karangasem pada 17 Februari nanti, nampaknya bakal berjalan mulus. Berkas pengusulan pengesahan yang sebelumnya sudah diambil alih KPU Karangasem sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat di Depdagri dan sudah maju ke meja Mendagri untuk memperoleh SK. Namun di tengah proses itu, ternyata DPRD Karangasem baru berproses secara kilat, Jumat (12/2) kemarin. DPRD baru menggelar rapat Banmus, dilanjutkan rapat paripurna istimewa dan ditindaklanjuti dengan mengusulkan ke Depdagri melalui Gubernur. KPU Karangasem Made Arnawa mengatakan KPU Karangasem sudah menuntaskan kewajibannya menyampaikan usul pengesahan kepada Gubernur melalui KPU Provinsi. Informasi yang diterima dari Kabag Otda Tapem Provinsi Bali I Gede Pranajaya dan Kasubag Jaya Kesuma, seluruh berkas sudah dibawa ke Depdagri, Selasa (9/2) lalu. Seluruh berkas itu dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat. “Kemungkinan hari ini sudah maju ke meja Mendagri. Tinggal menunggu SK saja,” kata Arnawa.
Perkembangan informasi ini lantas ditindaklanjuti Pemkab Karangasem untuk mempersiapkan pelantikan. Sebab, sesuai dengan surat Mendagri kepada Gubernur dan ditembuskan kepada Bupati, bahwa Bupati dan Wakil Bupati akan dilantik oleh Gubernur di ibu kota provinsi pada 17 Februari nanti. Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi bersama pimpinan SKPD terkait langsung melakukan pertemuan tertutup dengan pihak Masdipa di Sekretariat Masdipa di Jero Subagan, Kamis (11/2) malam. Pertemuan itu guna mempersiapkan sarana dan fasilitas protokoler yang dibutuhkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih saat dilantik. Ditemui seusai pertemuan tersebut, Sekda Adnya Mulyadi mengakui pertemuan mendadak dengan pihak Masdipa untuk mempersiapkan sarana-prasarana pelantikan pada 17 Februari nanti. “Kami siapkan lebih awal pelantikan, sertijab, banyak yang kami bahas,” kata Adnya Mulyadi seraya membantah ada hal lain yang dibicarakan di kediaman Mas Sumatri itu, lantaran pertemuan terkesan mendadak dan tertutup. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi usai rapat paripurna istimewa kepada wartawan, Jumat (12/2) kemarin, mengatakan
Bali Post/kmb31
Nyoman Matal
hendak investor yang kebablasan. Untuk mewadahi aspirasi lembaga adat di Bali, ia mendesak Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Bali mengakomodir aspirasi desa adat yang ingin bergerak mengamankan tanah Bali. Meski demikian, ia meminta lembaga adat tetap bersikap tenang menyikapi masalah reklamasi ini. Sebab sikap emosional apalagi mengarah ke sikap anarkis bukan menjadi budaya orang Bali. Namun, ia menegaskan, jika masalah reklamasi ini sudah disikapi serius desa
adat, maka sikap masyarakat Bali tak bisa lagi dianggap sepele karena lembaga adat sudah menjadi roh bagi Bali. Pihaknya mendesak MUDP segera mengakomodir aspirasi lembaga adat di Bali yang makin gencar menyuarakan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa. Sebelumnya dua desa lain yakni Desa Adat Ujung Hyang dan Desa Bugbug sudah tegas menyatakan menolak rencana reklamasi tersebut. Seperti diketahui Desa Seraya salah satu desa di Karangasem yang wilayahnya berada di pesisir pantai. Data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem menunjukan desa yang dikenal dengan tradisi Gebug Ende ini memiliki panjang garis pantai 13.764 meter yang terbagi ke dalam tiga desa dinas. Desa Seraya Barat sepanjang 2.618 meter, Seraya Tengah 5.094 meter dan Seraya Timur 6.052 meter. Dari panjang garis pantai itu, sepanjang 5.000 meter mengalami abrasi. Sedangkan yang tertangani melalui reveatment (dipasangi batu pengaman pantai) baru sepanjang 200 meter. Total Karangasem memiliki panjang pantai 85.017 meter dengan panjang garis pantai yang mengalami abrasi sepanjang 33,3 kilometer. (kmb31)
Masdipa Tinggal Tunggu SK, DPRD Baru Gelar Paripurna pihaknya memilih tetap berproses melakukan rapat Banmus dan ditindaklanjuti dengan rapat paripurna istimewa. Meski proses pengusulan pengesahan yang seharusnya dilakukan oleh DPRD justru sudah diambil alih oleh KPU Karangasem. Sumardi memastikan DPRD Karangasem tetap akan menyampaikan usul pengesahan kepada Depdagri melalui gubernur, Jumat kemarin, sebagaimana mekanisme yang tertuang melalui Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 100/140/SJ tertanggal 19 Januari lalu. Ditanya proses yang akhirnya baru dilakukan DPRD Karangasem, Arnawa tak mempersoalkannya. Langkah yang diambil dewan, menurutnya, sah-sah saja. Namun pihaknya mempertanyakan, apakah usul pengesahan dari DPRD Karangasem masih berfungsi atau tidak. Sebab, berkas serupa lebih dulu diserahkan KPU dan berkas sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat sehingga tinggal menunggu tanda tangan Mendagri. “Sekarang kami lihat saja, apakah Gubernur mau buat dua usulan yang sama ke Depdagri,” tegas Arnawa seraya menolak menyebut proses yang dilakukan DPRD Karangasem terkesan mubazir. (kmb31)
Bali Post/kmb31
Arnawa
Bali Post/kmb31
Sumardi
Bali Post/kmb31
Muliadi
Dewan Bantah Hambat Proses Pelantikan
Amlapura (Bali Post) – DPRD Karangasem rupanya terdesak dan akhirnya mempercepat proses pelantikan Bupati/Wabup Karangasem terpilih IGA Mas Sumatri-I Wayan Artha Dipa (Masdipa). Usai Badan Musyawarah (Bamus) rapat menyusun jadwal Rapat Paripurna Istimewa (RPI) khusus, Jumat (12/2) kemarin, mereka langsung menggelar RPI. Para wakil rakyat ini juga membantah jika pihaknya sengaja menghambat proses pelantikan. Isi RPI itu tentang pengumuman penetapan pasangan calon (paslon) Bupati/ Wabup Karangasem terpilih pada Pilkada 2015. Di mana paslon terpilih Masdipa yang meraup 104.560 suara atau 41,75 persen dari total suara sah. Sehubungan dengan hal itu, sesuai ketentuan yang berlaku selanjutnya oleh DPRD Karangasem diusulkan pengesahan pengangkatannya ke Mendagri melalui Gubernur Bali. ”Kami sudah merespons. Tidak benar kami di Dewan dikatakan menghambat proses pelantikan Bupati/Wabup terpilih,” kata Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi. Usai RPI Sumardi yang memimpin rapat itu mengatakan pihaknya menggelar rapat Bamus, disusul RPI guna merespons aspirasi masyarakat yang berkembang agar Bupati/Wabup
Karangasem terpilih bisa dilantik bersamaan dengan 200 bupati/wabup, wali kota/ wakil wali kota lainnya pada 17 Februari mendatang. Mengingat dua poin lagi persyaratan dari total 27 yang diminta Mendagri kini sudah terpenuhi, diyakini Masdipa bisa dilantik, Rabu (17/2) mendatang. Dua persyaratan itu, yakni RPI berikut berita acara RPI tersebut. “Karena dua persyaratan yang kurang kini sudah terpenuhi, kami kira Bupati/Wabup Karangasem terpilih di Karangasem bisa dilantik bersamaan pekan depan,” katanya. Sumardi menambahkan, dulu Bupati/Wabup terpilih
dilantik DPRD melalui sidang paripurna istimewa tentang pelantikan Bupati/Wabup terpilih. Namun kini dilantik bersamaan oleh Gubernur, sehingga di DPRD Karangasem cukup digelar RPI tentang pengumuman Bupati/Wabup terpilih. Setelah RPI, proses selanjutnya berupa berkas lainnya langsung dikerjakan dan dikirim ke Gubernur Bali dengan harapan segera pula disampaikan ke Mendagri. “Saya sudah minta kepada Bapak Sekwan segera memproses dan mengirim ke Gubernur Bali. Proses ini terus berjalan,” ujarnya. Sumardi menegaskan, pihaknya sudah merespons
Bali Post/013
PARIPURNA - DPRD Karangasem menggelar rapat paripurna khusus mengenai pengumuman Bupati/ Wabup Karangasem terpilih, Jumat (12/2) kemarin.
aspirasi masyarakat yang minta segera memproses Bupati/Wabup terpilih agar bisa secepatnya dilantik serentak. Sumardi menambahkan, pihak KPUD Karangasem tak benar melakukan intervensi terhadap DPRD Karangasem. Dikatakan, sesuai UU yang ada, yang memproses di RPI setelah KPUD menetapkan Bupati/Wabup terpilih dan diserahkan berkasnya ke DPRD Karangasem, yakni Dewan, bukan KPUD. ”KPUD tak boleh melakukan intervensi terhadap lembaga Dewan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Bamus direncanakan baru membahas proses RPI pengumuman Bupati/Wabup terpilih di Karangasem pada 18 Februari dan RPI diperkirakan baru bisa digelar 22 Februari. Karena itu Ketua Dewan sempat pesimis Bupati/ Wabup terpilih di Karangasem bisa dilantik serentak dengan lima bupati/wali kota lainnya yang tanpa ada gugatan sengketa pilkada sebelumnya. RPI kemarin dihadiri 23 orang dari 45 total anggota DPRD Karangasem. Artinya ada 22 anggota Dewan lainnya tak hadir dengan berbagai alasan. Sesuai tata tertib DPRD Karangasem, RPI itu tak menuntut kuorum. Pasalnya tidak dalam rangka mengambil keputusan, tetapi hanya menyampaikan pengumuman perihal telah ada Bupati/Wabup terpilih di Karangasem. (013)
TABANAN
14 Nenek Berusia 90 Tahun
Hanya Ditemani Kucing dan Anjing KESENDIRIAN dirasakan Sagung Nyoman Sulastri. Nenek berusia sekitar 90 tahun ini hidup seorang diri di rumah tua tidak layak huni di Banjar Taman, Desa Gubug, Tabanan. Oleh karena rumah utamanya yang terdiri atas satu kamar tidak bisa dihuni akibat bocor dan rusak, Nenek Sulastri terpaksa tidur di jineng dapur ditemani tiga ekor kucing dan tiga ekor anjing. ‘’Di sini nenek tidur. Dingin kalau malam, tapi ditemani kucing,’’ ujarnya ditemui, Jumat (12/2) kemarin. Sulastri atau biasa dipanggil Ninik, terkenal sebagai nenek yang periang. Meski sudah berumur, ingatannya masih sangat kuat. Ia masih ingat anak laki satu-satunya yang meninggal dan menantunya yang pergi meninggalkannya sendiri untuk kembali ke rumahnya di Pupuan. ‘’Saya punya dua cucu. Satu nikah ke Buleleng dan satu yang laki kerja di peternakan babi,’’ tuturnya. Raut wajah Sulatri sedikit sedih ketika ditanya apakah cucunya sering menjenguk. ‘’Tidak pernah. Yang lakilaki datang paling cuma buat penjor untuk Galungan,’’ katanya. Ia mengaku pernah diajak tinggal bersama cucunya, namun tidak mau karena khawatir tidak ada yang menjaga rumahnya. Untuk memenuhi kebutuhan akan lauk pauk, Sulastri berjalan kaki dari rumahnya menuju Pasar Dauh Pala. Ia
membantu pekerjaan yang diminta oleh pedagang dan sebagai gantinya mendapatkan sekadar tempe dan sayur untuk dibawa pulang. Mirisnya, ketika ditanya apakah sudah makan, Sulatri mengaku hari belum senja. Terakhir ia makan pada sore hari sebelumnya. ‘’Kemarin makan nasi dingin. Tadi pagi belum, tunggu sore dulu,’’ ungkapnya polos. Salah satu tetangganya, Toto (49), mengatakan, warga sekitar menyayangi Nenek Sulastri yang suka tertawa. Banyak warga yang membantu. Ia kerap melihat kondisi Sulastri apabila dalam tiga hari tidak datang ke rumahnya. ‘’Ninik ini badannya kuat. Jarang sakit. Kalau sakit paling demam soalnya tidur di luar,’’ jelasnya. Perbekel Gubung Nengah Mawan, mengakui memiliki warga lansia hidup seorang diri di Banjar Taman. Pihaknya telah memfasilitasi sehingga sang nenek mendapat bantuan dari pemerintah mulai dari raskin, bantuan langsung tunai, sampai JKN. ‘’Nenek ini masuk dalam warga kategori miskin. Jadi, semua program pemerintah sudah diberikan,’’ paparnya. Pihaknya memperjuangkan bedah rumah untuk Sulastri sejak 2014, tetapi sampai saat ini belum terealisasi. Akan tetapi, sang nenek mendapat kunjungan rutin dari puskesmas dan mahasiswa yang mengadakan KKN. (san)
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Petani Keluhkan Kualitas Pupuk Organik Subsidi Tabanan (Bali Post) –
Petani di Subak Lanyahan, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, mengeluhkan kualitas pupuk organik bersubsidi yang diterimanya. Mereka mengaku mendapat pupuk organik yang kotor, dipadati sampah, dan lebih mirip tanah biasa. Salah satu petani, Wayan B (45) mengatakan, saat ditebarkan di lahan, pupuk organik justru hanyut bersama air dan tidak terserap di tanah. Pupuk organik tersebut menurutnya diproduksi oleh Simantri 168 Desa Subabmia. Akan tetapi, Ketua Simantri 168 Desa Subabmia I Gusti Putu Widiana, berkilah tidak pernah mendapatkan keluhan dari petani. ‘’Kami memang menyuplai pupuk organik bersubsidi ke Desa Sudimara, namun sampai saat ini tidak ada keluhan,’’ ujarnya, Jumat (12/2) kemarin. Ia menyatakan tidak lepas tangan saat memberikan pupuk ke petani. Pihaknya turun ke lapangan untuk mengetahui pupuk organik yang diproduksi oleh kelompok simantrinya. Dalam beberapa kali pertemuan dengan petani, tidak ada keluhan mengenai pupuk produksi Simantri 168. Terkait pupuk yang hanyut, ditegaskan Widana bahwa yang hanyut tersebut bukanlah pupuk organic, dalam hal ini kotoran sapinya, tetapi abu dari arang sekam
yang menjadi campurannya. ‘’Abu dari arang sekam sangat ringan. Kalau terendam air akan mengambang. Ini yang hanyut, bukan pupuk organiknya,’’ jelasnya. Menurutnya, belum banyak petani yang tahu bagaimana cara mengaplikasikan pupuk organik ke lahan pertanian. Aplikasi tepat pupuk organik dilakukan pada saat tahap pertama pengolahan tanah. Dalam pengolahan tanah ada dua tahap pembajakan. Pada saat pembajakan pertama selesai inilah ditebar pupuk organik, kemudian dilakukan pembajakan kedua atau akhir. Kebanyakan petani justru menebar pupuk organik usai pembajakan kedua sehingga saat tahap penanaman yang membutuhkan banyak air, terjadi pengambangan bahanbahan yang ringan dalam hal ini abu sekam. Kalau sudah seperti itu ada triknya. ‘’Bisa dengan teknik pengurangan air atau namanya intermiten,’’ ungkapnya. Selaku petani, Widiana sudah menerapkan pupuk organik produksinya ke lahan pertanian sendiri dan hasilnya bagus. Pada pe-
makaian pertama dan kedua tampak tidak memuaskan, tetapi hasil akan muncul pada pemakaian keempat dan seterusnya. Banyak petani yang mengeluh saat memakai pupuk organik pertama kali, karena gulma yang muncul sangat banyak. Hal ini menunjukkan unsur hara lahan pertanian di Tabanan sudah sangat berkurang. Untuk mengembalikannya, pemerintah menerapkan pemakaian pupuk berimbang dengan perbandingan lima pupuk organik, tiga NPK, dan dua urea. ‘’Dalam pemakaian ketiga gulma yang tumbuh akan berkurang dan daunnya mulai lebar-lebar. Ini menandakan unsur hara sudah mulai kembali,’’ paparnya. Widiana berharap sosialisasi mengenai pemakaian pupuk organik dan manfaatnya semakin digencarkan. Sebab, belum banyak petani yang tahu manfaat pupuk organik. Namun, petani yang sudah mengetahui manfaat pupuk organik, bahkan tidak perlu pupuk subsidi. Mereka datang sendiri membeli pupuk organik. (kmb24)
Bali Post/kmb24
PERLIHATKAN – Seorang petani di Subak Lanyahan, Desa Sudimara, memperlihatkan pupuk organik bersubsidi yang diterimanya.
Warung Global
Mesti Ada Sistem Penanganan Sampah MASYARAKAT kurang menyadari bahwa sampah yang dihasilkan merupakan tanggung jawab bersama. Demikian pendapat Ireng di Bajera dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Sampah Hari Raya Menumpuk’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Jumat (12/2) kemarin.
Bali Post/san
DEPAN DAPUR - Sagung Nyoman Sulastri duduk di kamar tidurnya di depan dapur.
ACCESSORIES
Menurut Ireng, kita harus mempunyai rasa peduli dan memiliki. Solusinya, sampah yang ada di rumah dikumpulkan di tempat yang telah ditentukan supaya tidak berserakan. Dengan demikian petugas pengangkut sampah bisa bekerja lebih cepat. Akan tetapi versi Mahayadi di Kuta Selatan, yang salah sebenarnya bukan masyarakat, melainkan yang
mengelolanya, yakni kadis. Sampah sampai 10 hari tidak diangkut sehingga menumpuk, menimbulkan bau yang tidak sedap, dan pemandangan yang buruk karena bertebaran di mana-mana. Perilaku pemungut sampah tidak benar dengan meminta uang kepada warga. Sementara Werda di Tegalalang menyatakan, sampah menumpuk saat hari
CULINARY
raya sudah rutin dan pasti. Kalau sudah tahu mestinya ada gebrakan yang dilakukan untuk mengatasinya. Menjelang hari raya, DKP sebaiknya menambah tenaga dari non-Hindu agar bisa bekerja maksimal. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos. Arya di Denpasar menilai sampah sampai meluber karena terlambat ditangani. Sistem penanganan sampah agar dipikirkan kembali. Lokasi dan pembuangan sampah yang tidak terkontrol dapat menyebarkan penyakit yang membahayakan kesehatan. Sampah jenis bunga, daun, dan tangkai bisa diman-
BEAUTY
faatkan menjadi sumber energi listrik atau PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Ini sebaiknya segera direalisasikan. Sampah, menurut Agung Jaya Negara di Denpasar, bisa didaur ulang dijadikan pupuk sehingga mempunyai nilai ekonomis. Pemerintah harus jeli dan bergerak mengelola dan memanfaatkan sampah yang ada. Ini rezeki, bukan masalah. Pemerintah mesti membuat perusahaan pengelola sampah. Winaja di Denpasar minta Pemerintah Bali meniru pengelolaan sampah di luar negeri. Pemerintah harus m eng up a y a ka n m em b eli mesin pengolah sampah, se-
hingga bisa menyerap banyak tenaga kerja dan sampah tidak menumpuk. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kesehatan manusia. Lain lagi pendapat Tut Dawi di Denpasar. Menurutnya, inilah hasil dari perputaran yang baik dan yang tidak baik. Saat hari raya, dari penjualan alat upakara, penjual mendapatkan keuntungan, yang tidak baiknya menimbulkan sampah. Keterlambatan pengangkutan sampah wajar karena petugas juga orang Bali yang melakukan persiapan hari raya. Sampah akan diangkut walau agak terlambat. (dika)
COURSE
HEALTHY
ACCESSORIES
BAKERY
HEALTHY HEALTHY
15
Sabtu Pon, 13 Februari 2016 Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (13/2) malam Real Madrid vs Athletic Club Minggu (14/2) dini hari Villarreal vs Malaga Valencia vs Espanyol Deportivo Coruna vs Real Betis
Final Piala Raja Picu Persoalan Madrid Rivalitas Barcelona dan Real Madrid terus berlanjut, meski salah satunya tidak tampil di final Piala Raja. Pendukung Real tidak menginginkan Stadion Santiago Bernabeu digunakan sebagai tempat final Piala Raja yang mempertemukan Barca melawan Sevilla, Mei mendatang.
Minggu (14/2) malam Real Sociedad vs Granada CF Sevilla vs Las Palmas
Final Piala Raja memicu persoalan pada musim ini. Laga itu seharusnya digelar di stadion besar seperti Santiago Bernabeu. Namun sepertinya petinggi Real akan menyarankan stadion lain digunakan untuk acara itu. Baik Barcelona maupun Sevilla sama-sama menginginkan laga di stadion kebanggaan pendukung Real itu. Namun kubu tuan rumah sepertinya tidak menginginkan Barca mengangkat trofi juara dan melakukan selebrasi di Santiago. “Kami menginginkan pertandingan digelar di stadion dengan kondisi terbaik,” tegas Wakil Presi d e n Barcelona Carles Vilarrubi. Pihak Real belum mengeluarkan komentar resmi tentang topik tersebut. Disebutkan bahwa belum ada permintaan resmi terkait penggunaan stadion untuk pergelaran final Piala Raja. Petinggi Real tidak menginginkan pendukungnya tersinggung lagi seperti yang terjadi pada Piala Raja 1997. Kala itu Barca berhasil menundukkan Real Betis di final dan pendukung tim Katalan itu memadati Stadion Santiago dengan
Senin (15/2) dini hari Eibar vs Levante Getafe vs Atletico Madrid Barcelona vs Celta Vigo Liga Inggris Sabtu (13/2) malam Sunderland vs Manchester United AFC Bournemouth vs Stoke City Crystal Palace vs Watford Everton vs West Bromwich Albion Norwich City vs West Ham United Swansea City vs Southampton Minggu (14/2) dini hari Chelsea vs Newcastle United Minggu (14/2) malam Arsenal vs Leicester City Aston Villa vs Liverpool Senin (15/2) dini hari Manchester City vs Tottenham Hotspur Liga Italia Sabtu (13/2) malam Empoli vs Frosinone Minggu (14/2) dini hari Chievo Verona vs Sassuolo Juventus vs Napoli Minggu (14/2) AC Milan Palermo Sampdoria Udinese
vs Genoa vs Torino vs Atalanta Bergamo vs Bologna
Senin (15/2) dini hari Fiorentina vs Inter Milan Liga Jerman Sabtu (13/2) malam Borussia Dortmund vs Hanover SV Darmstadt 98 vs Bayer Leverkusen VfB Stuttgart vs Hertha Berlin VfL Wolfsburg vs FC Ingolstadt Werder Bremen vs Hoffenheim Minggu (14/2) dini hari Cologne vs Eintracht Frankfurt Minggu (14/2) malam Hamburg SV vs Bor.Moenchengladbach FC Augsburg vs Bayern Munich Liga Prancis Sabtu (13/2) malam Paris St Germain vs Lille Minggu (14/2) dini hari En Avant Guingamp vs Girondins Bordeaux Nantes vs FC Lorient GFC Ajaccio vs ES Troyes AC Montpellier HSC vs Toulouse Stade de Reims vs Bastia Minggu (14/2) malam Olympique Lyon vs Caen St Etienne vs Monaco Senin (15/2) dini hari Nice vs Olympique Marseille Hasil Piala Raja Spanyol Semifinal, Pertandingan II Celta Vigo vs Sevilla 2-2 (Sevilla unggul keseluruhan 6-2) Piala Prancis Babak 16 Besar Trelissac (IV)
vs Olympique Marseille 0-2
Uji Kekompakan Tim, Bali United Hadapi Persib
Denpasar (Bali Post) Bali United mempersiapkan diri melakoni turnamen Bali Island Cup (BIC) II, 18 Februari mendatang, dengan menggelar pertandingan uji coba. Setelah menantang PS TNI, kali ini skuad Serdadu Tridadu bakal menjajal ketangguhan tuan rumah Maung Bandung (julukan Persib) dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (13/2) malam ini di Stadion Siliwangi, Bandung. Asisten pelatih Bali United Eko Purdjianto saat dikonfirmasi dari Denpasar, Jumat (12/2) kemarin mengatakan, uji coba ini untuk memantapkan tim sebelum turun di Bali Island Cup II. Dipilihnya Persib sebagai lawan tanding, mengingat tim ini merupakan salah satu perserta BIC II nanti. Jadi, uji coba ini dipakai momentum persiapan Bali United sebelum tampil di BIC. “Karena laga ini, lebih kepada pemantauan setiap pemain serta mencari kekompakan tim agar lebih solid dan siap lagi sebelum tampil di BIC,” ungkap Eko Purdjianto. Tim asuhan Indra Sjafri ini sebelumnya juga sudah sempat menjajal kekuatan Maung Bandung. Kala itu, Bali United yang menjadi tuan rumah bermain di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar. Jadi, sudah diketahui karakter bermain tim pemegang juara bertahan Indonesia Super League (ISL) musim lalu itu. (kmb41)
Klopp Punya Banyak Pilihan London Pelatih Liverpool Juergen Klopp menghadapi banyak pilihan perihal pemilihan pemain intinya menjelang pertandingan Liga Utama Inggris melawan Aston Villa, Minggu (14/2) besok. Sejumlah pemain kunci the Reds telah bugar dalam waktu bersamaan. Klopp diganggu oleh masalah banyaknya pemain yang cedera sejak ia mengambil alih Liverpool pada Oktober. Kondisi itu tidak membantunya saat Liverpool menghadapi padatnya jadwal pertandingan. Bahkan klub Merseyside pernah menjalani pekan di mana 11 pemain tim inti yang cedera. Menjelang lawatan ke markas Villa yang terancam degradasi, Klopp memiliki empat penyerang senior yang dapat dimainkan untuk pertama kali. “Semua yang dapat berjalan dapat bermain. Sekarang, mudahmudahan, kami harus membuat sejumlah keputusan,” kata pria Jerman itu, Jumat kemarin. Klopp mempunyai banyak peluang dengan Philippe Coutinho, Daniel Sturridge, dan Divock Origi telah kembali bermain. Selain itu Roberto Firmino dan Christian Benteke juga telah siap. Klopp memiliki banyak pilihan di lini depan untuk dipilih selain Roberto Firmino dan Christian Benteke. Benteke, yang telah mencetak enam gol di liga musim ini, mendapat masukan dari pria Jerman itu menjelang pertandingan melawan bekas klubnya. “Saya berbicara dengannya selama beberapa kali, memberinya sejumlah masukan,” kata Klopp. Liverpool juga bisa diperkuat kembali bek Dejan Lovren ketika melawat ke Jerman untuk
berhadapan dengan Augsburg di Liga Eropa pekan depan. Martin Skrtel telah kembali berlatih dan mengembalikan kebugarannya. Bagaimanapun, gelandang Joe Allen menghadapi peluang harus menepi setelah mengalami cedera bahu saat melawan West Ham. Liverpool, yang menghuni peringkat kesembilan di klasemen dan melaju ke final Piala Liga, berharap dapat menghindari hasil tanpa kemenangan untuk ketiga kalinya secara beruntun di liga. Pertama Kali Penyerang Danny Welbeck sudah bisa memperkuat skuad Arsenal untuk pertama kalinya pada musim ini saat melawan Leicester City, Minggu besok. Tetapi pelatih Arsene Wenger mengisyaratkan bahwa bek Per Mertesacker belum siap menghadapi pemuncak liga itu. Welbeck absen sejak April karena cedera lutut, sementara Mertesacker terakhir bermain untuk The Gunners saat kalah 1-0 dari Chelsea pada laga 24 Januari. Leicester memiliki kecepatan dalam serangan balik dan Wenger mengatakan ia kemungkinan akan tetap mengandalkan dua pemain bek tengahnya, Laurent Koscielny dan Gabriel Paulista. “Saya pikir kadang-kadang saya menggunakan rumus yang berbeda,” kata Wenger kepada wartawan. Cedera jangka panjang menyebabkan gelandang Santi Cazorla dan Jack Wilshere harus absen dalam tiga sampai empat pekan ke depan. Arsenal mengakhiri tiga pertandingan tanpa kemenangan di liga ketika mereka mengalahkan Bournemouth 2-0 pada pekan lalu. (afp/ant)
warna kebesaran mereka. Bahkan sepanjang pertandingan yel-yel Barca terus berkumandang. Setelah kejadian itu, Real lolos ke final dua kali dan seluruhnya kalah yakni atas Atletico Madrid pada 2013 dan Deprotico La Coruno (2002). Sementara pada 2014, Real berhasil mengatasi Barca di final namun laga itu digelar di Stadion Mestalla, kandang Valencia. “Real Madrid ketakutan Barcelona mengangkat trofi (di Santiago Bernabeu),” jelas mantan Presiden Barcelona Joan Gaspart. “Jika itu alasannya, klub perlu berterus terang.” Tahun lalu Bernabeu direnovasi dan final yang mempertemukan Barcelona vs Atheltic Bilbao tak bisa digelar ditempat itu. Bila tahun ini, Bernabeu kembali tak bisa digunakan, final kemungkinan dilangsungkan di Vicente Calderon (markas Athletico Madrid) atau Mestalla, kendati kapasitasnya lebih kecil. Keputusan laga final akan ditentukan pekan depan. Pertemuan akan melibatkan kedua tim peserta final dan keputusannya diserahkan pada federasi sepak bola Spanyol. Selanjutnya federasi meminta izin pada pemilik stadion yang tidak wajib menerimanya. Final Sevilla lolos ke final Piala Raja Spanyol melawan Barcelona, berkat kemenangan agregat 6-2 atas Celta
Vigo. Di pertandingan kedua semifinal, Sevilla bermain imbang 2-2. Sevilla kemasukan gol untuk pertama kalinya di kompetisi musim ini pada menit ke-35, ketika pemain Celta Vigo Iago Aspas menemui bola umpan silang Fabian Orellana ke tiang jauh dan meneruskannya melalui Sergio Rico. Juara bertahan Liga Eropa Sevilla, yang menang 4-0 pada pertandingan pertama pada pekan lalu, nyaris menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian namun tandukan gelandang Vicente Iborra mengenai tiang gawang. Aspas kembali mencetak gol saat babak kedua berlangsung sepuluh menit. Dua menit kemudian gelandang Argentina Ever Banega memperkecil ketertinggalan Sevilla dengan serangan solonya. Celta semestinya dapat merestorasi keunggulan dua gol mereka melalui penalti pada menit ke-60, namun tembakan John Guideti mengenai tiang gawang. Sevilla menyamakan kedudukan tiga menit menjelang pertandingan usai, ketika pemain sayap asal Ukraina Yevhen Konoplyanka mencetak gol dari bola pantul setelah tembakan Vitolo dapat dibendung kiper Ruben Blanco. Sebelumnya Barcelona menang keseluruhan 8-1 atas Valencia. Di laga kedua di kandang Valencia, Barca menahan tuan rumah 1-1. (kmb39/afp/ant)
Lazio Menang Besar di Tengah Kasus Rasisme Milan Di tengah kasus rasisme yang melanda Lazio, klub kota Roma itu memetik kemenangan di kompetisi Serie A Liga Italia, Jumat (12/2) kemarin. Penyerang Alessandro Matri membuka hujan gol untuk Lazio saat menghancurkan klub papan bawah Verona 5-2. Verona melawat ke Stadio Olimpico untuk mengincar kemenangan kedua mereka musim ini. Sementara lawannya, Lazio, ingin mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kekalahan. Pada akhirnya, tim tamu yang dipimpin Luigi Delneri tak berkutik menghadapi ancaman degradasi usai dilumat tim tuan rumah. Tambahan tiga poin membawa Lazio naik ke peringkat ketujuh tertinggal 20 angka dari pemuncak klasemen Napoli. Di babak kedua gol-gol Lazio lahir meski tim tamu sempat membalas melalui Leandro Greco (72) dan Luca Toni (79). Stefano Mauri menggandakan kedudukan dengan golnya menit ke-50 diikuti Felipe Anderson (69), Balde Diao Keita (82) dan penalti Antonio Candreva di injury time. Lazio mendapat hukuman dari Komisi Disiplin setelah pendukungnya mengejek pemain berkulit hitam dari klub Napoli Kalidou Koulibaly. Piala Prancis Sementara itu, penyerang asal Skotlandia Steven Fletcher menandai penampilan perdananya di klub barunya Marseille dengan torehan gol. Marseille menggilas Trelissac 2-0 di Piala Prancis. Fletcher bermain penuh selama 90 menit pada putaran 16 besar di Bordeaux melawan tim yang beras-
Bali Post/ap
DIKAWAL - Pemain Lazio Felipe Anderson (kiri) dikawal Filip Helander dari Hellas Verona pada pertandingan Serie A Liga Italia, Jumat (12/2) kemarin. al dari strata keempat. Ia mengamankan kemenangan Marseille dengan mengonversi bola operan dari Abdelaiz Barrada pada fase akhir pertandingan. Sebelumnya ia memberi umpan kepada Romain Alessandrini untuk mencetak gol pembukaan pada babak pertama. Dengan kemenangan ini Marseille melaju ke perempatfinal. Marseille, yang terakhir kali menjuarai Piala Pranci
pada 1989, kini akan menghadapi tim amatir strata kelima Granville dari Normandia di kandang sendiri pada perempat final bulan depan. Juara bertahan Paris Saint Germain melaju ke delapan besar dengan menang 3-0 atas Lyon. Nantes, Lorient, Saint-Etienne, dan Gazelec Ajaccio merupakan timtim Ligue 1 lainnya di perempatfinal. Tim strata kedua Sochaux melengkapi susunan tim yang juga lolos. (afp/ant)
OLAHRAGA
16
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
Maskot AG Mulai Direvisi
Kesiapan Indonesia Ditunggu hingga Juni Jakarta (Bali Post) Dorna, selaku operator MotoGP, menunggu jawaban Indonesia hingga Juni untuk mempersiapkan diri menghadapi salah satu seri kejuaraan balap motor paling bergengsi di dunia yaitu MotoGP 2017. “Setelah kami melakukan komunikasi dengan Dorna, akhirnya batas waktunya diperpanjang hingga Juni. Bukan bulan Februari ini,” kata Menpora Imam Nahrawi di sela penandatangan MoU dengan Bekraf di Kantor Kemenpora Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Pertemuan antara pihak Dorna dengan Kemenpora telah dilakukan awal bulan ini. Dalam pertemuan tersebut diputuskan jika Indonesia tetap diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri, termasuk dalam menyiapkan persyaratan yang harus dipenuhi. Menurutnya, dengan diberikan tambahan ini menunjukkan jika Indonesia masih mendapatkan kepercayaan karena menjadi pangsa pasar. Untuk itu, kesempatan tersebut harus digunakan sebaik-baiknya meski hingga saat ini belum ditetapkan lokasi yang akan digunakan. “Memang ada usulan digelar di Gelora Bung Karno. Namun juga belum ditetapkan. Saat ini baru dilakukan pengukuhan dan perincian dari Kementerian Pekerjaan Umum,” katanya menambahkan. Selain itu, khusus untuk pelaksanaan 2017 tetap
ada opsi untuk digelar di Sirkuit Internasional Sentul di Bogor, Jawa Barat. Namun, untuk penganggarannya harus swasta murni. Dan posisi pemerintah jika menggunakan Sentul hanya akan sebagai pendukung seperti akses tol dan yang lainnya. “Jika akan digelar di Sentul kami juga harus mempersiapkan diri terutama yang berkaitan dengan publik,” kata menteri kelahiran Bangkalan, Madura itu. Dengan belum adanya kepastian tempat pelaksanaan MotoGP 2017, ternyata menjadi daya tarik sendiri bagi beberapa daerah di Indonesia untuk membangun sirkuit. Kondisi ini sangat diapresiasi oleh Kemenpora. DKI Jakarta bahkan sudah menyiapkan tempat di Tegal Alur. Tidak hanya itu, Jawa Barat juga ingin membangun sirkuit kelas internasional di wilayah Cisum Dawuh. Surabaya dan Bali juga tidak ketinggalan. “Untuk Bali rencananya akan dibangun di dekat bandara. Yang jelas, sirkuit yang akan dibangun harus sesuai dengan standar yang ditetapkan,” kata Menpora Imam Nahrawi menegaskan. Indonesia memang salah satu negara dengan pangsa pasar yang tinggi, terutama untuk kendaraan roda dua. Dengan demikian, tidak salah jika Indonesia menjadi tuan rumah balapan motor paling bergengsi tersebut. (ant)
PAGAR BETIS - Pemain Pespa Padangsambian (kiri) melepaskan tendangan bebas saat menghadapi Real Medura Sanur pada laga pembuka Sanur Open, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Jumat (12/2) kemarin.
Gol Bayu Yusa Menangkan Pespa
Denpasar (Bali Post) Gol semata wayang play maker Wayan Gede Bayu Yusa di menit ke-13, mengantarkan Pespa Padangsambian unggul atas tuan rumah Real Medura, Sanur, dengan skor 1-0 (1-0) pada laga pembuka turnamen Sanur Open di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Jumat (12/2) kemarin. Gol tunggal tercipta lewat tendangan bebas yang dilakukan Bayu Yusa. Sepakan keras pemain jangkung ini, berupaya diselamatkan kiper Made Delem Sukawirata sambil menjatuhkan diri, namun bola meluncur dengan deras hingga menggetarkan jala. Tertinggal 0-1, tuan rumah Real Medura berupaya mengejar ketertinggalan. Tercatat dua kali sontekan bomber Real Medura Kadek Sentana membentur gawang Pespa yang dikawal Gede Bambang Arimbawa. Selain itu, peluang bomber mungil Agus Desiartama di depan gawang juga belum mampu
menjebol gawang Bambang Arimbawa. Memasuki babak kedua, lagi-lagi Kadek Sentana yang berinisiatif mengambil tendangan bebas, sontekannya masih membentur mistar gawang. Justru di babak kedua inilah, Real Medura memborbardir serangan saat stamina pemain Pespa terkuras. Sebaliknya, pemain Pespa bertahan total dan memenuhi depan gawang. Libero Real Medura Nengah Repot Sulendra (eks Bali United) ikut membantu serangan. Serangan bertubitubi yang dilancarkan Real Medura mampu dihalau
Klasemen Grup A 1. Pespa 2. Real Medura 3. BSB 4. Pesanku
1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0
1-0 0-1 0-0 0-0
3 0 0 0
Jadwal Sabtu (13/2) Putra Kesiman vs Putra Pemenang
Tim Pra-PON Ladeni POPP Pegok
Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola Pra-PON diagendakan menjajal POPP Pegok dalam uji coba di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (13/2) ini. Pelatih AAK Bramastra menerangkan, dalam sesi latihan Jumat kemarin, yang hadir hanya 14 pemain. Sedangkan skuad Bali United U-21 absen, seperti Warih Sentanu, Fendi, Alfian, Andika Otong Wijaya, Gusti Bagus Alit Juniawan, Rio, Casala Pratama, Komang Sujana, dan Yudi Antara. ‘’Saya men-
dengar kabar mereka absen latihan karena melakukan latih-tanding melawan tim dari Malang,’’ ujarnya. Untuk itu, Gung Bram berharap manajemen melakukan pendekatan dengan skuad Bali United U-21. ‘’Kami tetap memerlukan tenaga pemain lokal yang tergabung dalam Bali United,’’ ucap Gung Bram. Di sisi lain, Bendahara Pra-PON Gede Made Anom Prenatha menegaskan, kehadiran pemain Bali United tetap ditunggu pada latih-tanding,
KONSTRUKSI BAJA
Bali Post/dwa
TENIS MEJA - Bupati Suwirta membuka kejuaraan turnamen tenis meja HIDAKA Cup II tahun 2016 se-Bali Timur.
dalam mengisi waktu libur anakanak sekolah dan perayaan hari raya Galungan dan Kuningan. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kelompok yang diikuti seratusan atlet Pengkab dan klub tenis meja se-Bali Timur. Kategori yang dipertandingkan meliputi tunggal dan ganda, mulai usia anak-anak, pemula, remaja dan dewasa. Bupati Suwirta dalam sambutannya menyatakan, dengan diselenggarakanya pertandingan kejuaraan tenis meja HIDAKA Cup II se-Bali Timur tahun 2016 di Kabupaten Klungkung ini akan lahir pemain-pemain terbaik cabang olahraga tenis meja. “Saya harap setelah selesainya pertandingan ini semua Pengkab maupun klub melakukan evaluasi terhadap kelemahan, baik itu atlet, pelatih maupun ofisial,” ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta menginstruksikan kepada Ketua KONI Klungkung bahwa semua cabang olahraga agar menyelenggarakan event. “Mohon dipersiapkan sebaikbaiknya sejak awal, termasuk juga kejuaraan tenis meja ini yang merupakan ajang bergengsi untuk mempersiapkan atlet-atlet dalam rangka kejuaraan tenis meja Bupati Cup mendatang,” tuturnya. (dwa)
BUKA - Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa membuka kejuaraan dengan melepaskan tembakan pertama di Lapangan Tembak Bhayangkara, Tohpati, Denpasar, Jumat (12/2) kemarin.
Hari Ini, Wali Kota Cup VII Dibuka Denpasar (Bali Post) Hari ini, Sabtu (13/2), kejuaraan Wali Kota Cup VII 2016 mulai digelar. Sebelum masing-masing cabang olahraga menjalankan pertandingan, lebih dahulu akan dilaksanakan upacara pembukaan yang dilaksanakan di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Acara tersebut akan dibuka Sekretaris Daerah Anak Agung Rai Iswara mewakili Penjabat Wali Kota Denpasar. Ketua Umum KONI Kota Denpasar I Nyoman Putrawan mengatakan, sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Denpasar siap meramaikan Wali Kota Cup VII 2016. Hanya, dua cabor yakni balap motor dan tinju tidak bisa menggelar Wali Kota Cup. “Keduanya tidak bisa mengadakan Wali Kota Cup lantaran terkendala dana. Meski dua cabor itu tidak bisa, namun nantinya cabor itu bisa mengikuti kejurnas sebagai pembinaan terhadap atlet,” ungkapnya di Denpasar, Jumat (13/2) kemarin. Putrawan mengatakan, pihaknya mengaku bangga dan senang karena cabor-cabor sangat antusias dalam menggelar Wali Kota Cup. Itu menandakan, kalau masing-masing cabor benar-benar ingin melakukan pembinaan atlet. “Pagelaran Wali Kota Cup sangat mendukung sekali di dalam proses pembinaan atlet di Denpasar. Sehingga lewat ajang ini, diharapkan akan muncul bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa diproyeksikan di event daerah sekelas Porprov maupun ajang nasional lainnya,” paparnya. (kmb41)
PROMO GALUNGAN & KUNINGAN READY STOCK
OPEN INDENT ALL CASH BACK s/d
50jt
BIRO JASA
BIRO JASA
PAK GEDE AHLI MAMPET
RATU MAMPET
BIRO JASA
TOYOTA
Klungkung Mencari Bibit-bibit Atlet dan Kuningan. Kehadiran Bupati Suwirta di kejuaraan tenis meja ini didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, Wakil Ketua Pengprov PTMSI Bali Ida Ayu Kalpikawati, Ketua KONI Klungkung I Dewa Gd. Oka Subawa, FKPC Kecamatan Banjarangkan, Perbekel Desa Banjarangkan I Wayan Suwastika dan seluruh pelatih. Ketua Panitia Kejuaraan I Gusti Ngurah Alit Arimbawa pada upacara pembukaan kejuaraan itu mengatakan kejuaraan tenis meja ini bertujuan untuk mencari bibitbibit atlet tenis meja yang andal. Di samping itu juga kegiatan ini
Sabtu (13/2) ini. Menurutnya, tim Pra-PON juga memerlukan tenaga Bali United senior seperti Felicianus Junius R. Bate, Komang Adi Parwa, dan kiper Putu Pager Wirajaya. ‘’Kami tunggu kehadiran mereka pada Sabtu (13/2) ini, seraya menunggu pertemuan manajer apakah pemain profesional ISL diizinkan atau dilarang tampil di Pra-PON,’’ kata Anom. Jika mereka tetap absen, maka manajemen bakal menghadap ke Bali United, Senin (15/2) lusa. (022)
DIJUAL MOBIL
Denpasar (Bali Post) Sebanyak 83 peserta mengikuti kejuaraan menembak serangkaian HUT ke-55 Korem 163/Wira Satya yang berlangsung di Lapangan Tembak Bhayangkara, Tohpati, Denpasar, Jumat (12/2) kemarin. Panitia Mayor CAJ A. Musa di Denpasar, Jumat (12/2) kemarin mengatakan, peserta yang mengikuti kejuaraan ini cukup banyak. Akibatnya, lomba terpaksa harus dilaksanakan di dua tempat. “Kejuaraan berangsung selama tiga hari yang dilaksanakan di dua tempat yakni di lapangan Tembak Bhayangkara Tohpati dan lapangan Tembak Rindam Tabanan. Itu dilakukan mengingat di lapangan Tembak Tohpati tidak memungkinkan untuk menampung semua peserta,” ungkapnya. Musa menambahkan, selain peserta dari Bali yang ikut meramaikan ajang ini, ada beberapa peserta dari luar daerah juga ikut ambil bagian yakni dari Jember, Malang, Surabaya, Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. “Ajang ini mempertandingkan enam nomor yakni nomor 300 meter Prone Ring Target, 100 meter M HOG Hunter (100m, 75 m, dan 50 m), 100 meter Prone Open, 20 meter Centre Fire Excecutive, 300 M Fun Gane, Speed Banchrest (Bolt Action) dan 100 meter Fun Games Speed (Bolt Action),” paparnya. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa mengatakan, antusiasme peserta untuk mengikuti kejuaraan ini cukup tinggi. Itu bisa dilihat dari banyaknya peserta. Bahkan ada beberapa peserta dari luar Bali ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini. “Antusias petembak di Bali cukup tinggi. Ini bagus untuk mencari bibit-bibit petembak andal di Bali untuk dibina lebih lanjut. Jadi, kami berharap semua elemen ikut mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti ini ke depannya,” harap I Nyoman Cantiasa. (kmb41)
Foto Bali Post/kmb41
KE JAKARTA - Pembalap MotoGP Marc Marquez, Jumat (12/2) kemarin di jejaring sosial Twitter menyatakan dalam penerbangan menuju Jakarta.
Kejuaraan Tenis Meja HIDAKA Cup II
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung mencari bibit-bibit atlet dengan menyelenggarakan turnamen tenis meja HIDAKA Cup II 2016 se-Bali Timur. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka turnamen yang diadakan untuk menjaring bibit-bibit atlet di Kabupaten Klungkung ini, Jumat (12/2) kemarin di Gedung PTM HIDAKA, Dusun Koripan, Banjarangkan, Klungkung. Turnamen yang diikuti sebanyak 100 peserta dari beberapa kabupaten di Bali Timur ini menjadi kegiatan positif untuk mengisi libur hari raya Galungan
kapten Antha Mucin Wijaya, dibantu Heru, Bagaskara, Agus Kayun Dwipayana, Gusti Komang Mertha. Tak cuma itu, kiper Bambang Arimbawa harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Sampai wasit Deddy Wahyudi meniup peluit panjang, skor akhir Pespa tetap unggul 1-0. Usai pertandingan, pelatih Pespa Kadek Loco Ediana mensyukuri kemenangan ini, mengingat pemainnya belum bugar usai merayakan Galungan. ‘’Kami akui fisik pemain drop, tetapi syukurnya Bambang piawai di bawah mistar,’’ ucap Kadek Loco. Di sisi lain, coach Real Medura Komang Adnyana menyatakan inilah permainan sepak bola, meskipun asuhannya mampu mengurung pertahanan Pespa, bahkan berkali-kali melancarkan serangan, namun tetap saja tak bisa mencetak gol. (022)
83 Peserta Ikuti Kejuaraan Menembak
KURAS
NEW FORTUNER
AVANZA : DP. 20Jtan INNOVA : DP. 70Jtan FORTUNER : DP. 140Jtan HILUX : DP. 50Jtan
WC
* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL
TANPA BONGKAR
GARANSI
XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528
081999145588 // 085100929445 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000437-mbl
C.0000397-mbl
GARANSI
hanya sebatas bikin logo atau maskot saja,” ujar Triawan usai penandatanganan di Jakarta, kemarin. Rencananya untuk bisa merampungkan revisi pada Mei mendatang, Triawan mengaku akan ada proses timeline-nya, di mana akan dibuka pengumuman, dan pihak Kemenpora akan mengundang beberapa perusahaan yang sudah diidentifikasi untuk melakukan presentasi-presentasi. “Jadi kita akan lihat kemampuan mereka, kesanggupan mereka, siapa saja ahlinya, lalu akan kami buat short list, untuk kemudian ditunjuk beberapa guna dinilai oleh para panel. Panel ini ada sekitar 10 orang, termasuk Menpora dan Ketua KOI,’’ ujarnya. Menanggapi hal ini, Ketua KOI Erick Thohir menjelaskan, nantinya hasil perkembangan revisi maskot AG 2018 akan disampaikan kepada Olympic Council of Asia (OCA). “Kita berharap revisi ini rampung pada Mei mendatang, karena akan dilakukan kembali Coordination Committe dengan OCA, tapi hak previllage untuk memiliki maskot ada di kami. Jadi kami yang memilih, pihak Kemenpora yang akan menyampaikan. Tidak perlu melibatkan OCA dalam panelis. Ini intinya prosedural saja,” tegasnya. (pts)
081338060813 C.0000736-BRJ
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
ATASI MAMPET MAMPET ATASI
Jakarta (Bali Post) Untuk mewujudkan perubahan pada maskot Asian Games (AG) 2018, Drawa, agar tampilannya lebih menarik, pihak Kemenpora dan Barekraf (Badan Ekonomi Kreatif) melakukan penandatanganan sayembara revisi maskot. Pihak Barekraf sendiri yang akan menjadi fasilitator dan mencari para desain atau pelaku profesional untuk merivisi Drawa, yang diperkirakan akan tampil pada Mei mendatang. Proses penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) ini sendiri dilakukan oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Kepala Barekraf Triawan Munaf serta Ketua KOI Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Menurut Triawan, sayembara maskot AG 2018 ini akan melibatkan profesional ahli desain grafis dalam bentuk perusahaan, bukan individu, sehingga proses penilaian akan dilakukan oleh tim panel. Tim panel tersebut akan diisi oleh Kemenpora, KOI dan Barekraf. “Sayembara ini dibuka untuk profesional ahli desain grafis. Kita memang punya individu-individu yang berbakat, tapi di dunia desain grafis mereka punya sistem yang bisa buat brand indentity system. Jadi bukan
WC GARANSI
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR
081236711931 XL 08175782707
Simp
C.0003316-brj
BIRO JASA
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) Jakarta Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) Surabaya : (031) 5633456 Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA Email: pembacabalipost@gmail.com Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Waiter/ss&Cook Brpglmn Ratatouille Resto Snr Jl.Danau Tamblingan No.64,0361285796
A.BP.001.02.16.0000703
!Paket Belajar Spa+Bekerja ke Luar Negeri(Resmi)081337327057
A.BP.001.02.16.0000271
Cr Therapist Pengalaman/tidak (Gj+Handle+Srvice)082237792255
A.BP.001.02.16.0000773
Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.
Sales Executive PT.Sukanda Djaya CV:dpspersonalia@diamond.co.id
A.BP.817.02.16.0000720
Perusahaan Hand Made Ceramics Membutuhkan 2Staff Sales Coor!!Therapis Spa!! Gj.1,5-2,5 T.Umar/085731011117 dinator Pria&Wanita Min D3,Bhs A.BP.001.02.16.0000743 Inggris,Multitasking,Krm CV ke Dicr Sopir B1,Adm,Sales hrd@kevalaceramics.com,Jl.Merberpengalaman hub.081237726794 tasari 21 Suwung Kangin,720718 A.BP.001.02.16.0000752 B.BP.164.02.16.0000389 Dcr karyawati Gaji menarik Spa Dubai,India,Srilanka&Rusia Hub.081805678442/087861070289 Resmi081337327057/081999913777 B.BP.145.02.16.0000121
A.BP.001.02.16.0000737
Urgent!! Kapal Pesiar: MV. Athena,MV.Arethusa,MV.Artemis MV.Corinthian all position, CV ke PT.BDM Jl.Kecak No.12 (kampus SPB). Ph.426724, balidutacv@gmail.com
A.BP.001.02.16.0000272
!!!All Jobs Available. Send CV mail@concordservices-bali.com Call:769073 Mon-fri 9am-5pm
B.BP.004.02.16.0000256
A.BP.001.02.16.0000748
Dicari Partner Bisnis Yg Mau Income5-80Jt&Sopir085100461881
B.BP.141.02.16.0000400
!!Dcr Adm Sopir&Staff utk Perush export ikan hias Jl.Muding Indah IV/12 Hub.08123806656
B.BP.166.02.16.0000403
!!Dicari Tukang Las pengalaman H: 081337031549/087868409089
***Dcr Receptionist&Terapist Hub.081999871115
A.BP.001.02.16.0000634
Bali Amenities(hotel supplier) Ubud bth Admin Sales dan Sales Executive berpglmn. Krm lam ke info@balihotelamenities.com Bali Amenities (0361)8988085
A.BP.001.02.16.0000685
A.BP.001.02.16.0000653
Cr Supir Operasional Pria Maks 32Thn & Adm Acc Wanita Maks 30 Thn.S1 Berpengalaman.Jl.Wijaya Kusuma IIIC/1 Dps 0361 249490
A.BP.001.02.16.0000719
A.BP.001.02.16.0000709
Dcr Pembantu RT u/Pribadi Gaji bgs Tidur Dalam H.087861009899
A.BP.001.02.16.0000774
Dcr Pembantu Rumah Tangga Tidur Luar/Dlm H:081238707572
A.BP.001.02.16.0000647
Dcr Staf & Manager Marketing FO unt Spa diBali Ratu Spa cabang Ubud& Kuta interview langsung ke Jl. Kartika Plaza 18 kuta email:hrd@baliratuspa.com
B.BP.001.02.16.0000387
Dcr Tkg Pattern bisa Sample Segera Hub:081235101479
A.BP.001.02.16.0000759
Dcr Pembantu Rumah Tangga di Utamakan Bisa Masak Hub:Ibu Anita (081374220873)
Dcr Tukang Bersih2 dan panjat pohon kelapa hub.08123912010
Dcr Penjahit u/ Butik Panjer SMS 083114991309
Dcr sgr Therapist/Waiter Gaji Memuaskan H:08123641079
A.BP.001.02.16.0000707
Dbthkan T.Arsitek,STM Bangunan SMKAdmin.Email:gntpartikel@ya hoo.com Hp.08179709228
B.BP.004.02.16.0000375
Dbthkn Sgr Adm Marketing dan Pelaksana Hub:081246380456
Bth Tng Kaki5 Area Dewi Sri Sore-Malam 081231000899
CSO PT.Sukanda Djaya CV:dpspersonalia@diamond.co.id
B.BP.145.02.16.0000119
Cari Sales/Driver/Accounting Igor’s Pastry-Seminyak jl.Petitenget No.12 Bali hrd@igors-pa stry.com Hub Hans 081216572744
A.BP.001.02.16.0000150
Cr Cook,Waiter,Ari Putri Hotel Jl.Cemara Sanur H:08976778-714
Dcr Admin,Sales,Supir Tk Bangunan,hub:085253988660
A.BP.001.02.16.0000706
B.BP.101.02.16.0000401
B.BP.004.02.16.0000374
Dcr Engineering utk Restoran di Uluwatu, T.735593 Email: mutiatrattoria@hotmail.com
A.BP.001.02.16.0000149
Dcr HK/Butler Hub: Bali Life Villa 081337460096 Sanur Bali
A.BP.001.02.16.0000684
Dcr Karyawati u/di Warung Babi Guling Sari Kembar Brpengalamn Gj 2Jt 081338665134 No SMS
B.BP.001.02.16.0000366
A.BP.001.02.16.0000756
B.BP.803.02.16.0000343
Dicari FO untuk Hotel di Kuta 08123813891
B.BP.001.02.16.0000383
Dicari Finance Manager utk Perusahaan di Sanur, Matang, Berpengalaman,Hub/SMS.08123838 635.suryaayu93@yahoo.com
A.BP.001.02.16.0000728
Dicari Pelaksana MEP QS Sipil& MEP Admin Logistik Hub.419677
A.BP.001.02.16.0000746
Dicari Tenaga serabutan utk Gianyar,SIM C.Hub:0361 975467
B.BP.004.02.16.0000371
A.BP.001.02.16.0000760
Dicari pengawas Proyek lulusan Sipil yang berpengalaman max40th Hp.081916752555 Segera
A.BP.001.02.16.0000727
B.BP.101.02.16.0000340
A.BP.001.02.16.0000691
Dibthkan Sgr Wnt min SMU Jujur displn u/SPG butik diKerobokan Hub.081999043231/081805550749
Dicari Therapist u/ditempatkan di Seychelles syarat Single 2025 bs Bahasa Inggris Akomodasi dan Sarana Ditanggung Kirim Lamaran ke PT.Lys Trading Jl.Sunset Road 555X 8947446
A.BP.001.02.16.0000677
Dcr Admin Waiter/ss Cookhelper Stw Hub:410383/410384
B.BP.001.02.16.0000381
A.BP.001.02.16.0000689
A.BP.001.02.16.0000618
Cr Cook berpengalaman gaji UMK u/hotel di Kuta, 081916756488
A.BP.001.02.16.0000669
A.BP.001.02.16.0000762
Dbthkn Sgr Staff Admin & Sopir min SMU bs Bhs Inggris,SIM A,C, B1 Umum.Hub Bali Access Trans 081933073089/081933008509
Cari T.Potong Garment,Sgr Hub: 082144661878
B.BP.004.02.16.0000373
A.BP.001.02.16.0000698
A.BP.001.02.16.0000725
Dcr Admin Perush Jasa di Nusa2 (Wanita)Min SMA(Sederajat)Bs Komputer Diprioritaskan Mengerti MYOB Max.35Th,082144810258
B.BP.820.02.16.0000334
Dcr Krywan Minimarket Wnt Blm Mnkh Hub:085737000495
Db Mnger,Telemarketing,Admin Serabutan,Operator,Spv Gudang Krm:ayuniasa07@gmail.com
Bth Cleaning Service,P/W,Rajin Ulet,jujur&Bertanggung Jawab Gaji 1,5Jt/Bln,Cocok bisa Langsung Kerja.Bawa Lamaran ke Acenet Jl.Tukad Batanghari 88 Panjer Telp.0361 8955888
Singapore Aice Group-Holding Cr Krywti U/Brsih2 di Pnginapan B.BP.166.02.16.0000404 Pte,Ltd(PT.Elang Samudra Bali) Cr Mkt & Tl U/Prod Cosm PT.GOC Umur35Th TidurDlm/085100402075 A.BP.001.02.16.0000650 bth: Mgr Finance, Mgr office, Pria/Wnt Jln.Penamparan Gatsu Supervisor, Marketing, Accoun- Brt. 081239989273/081246469000 Cr Pembantu Gj 1,5 Jt yg Antar ting, Mgr HRD dan Admin, Mgr A.BP.001.02.16.0000676 Dpt Bonus 500Rb T.0361 487612 A.BP.001.02.16.0000627 Gudang, Staff Gudang,Supir dan 1.Pelaksana S1 2.QS S1.3.Admin Dcr Cpt! Sales+Security,Gaji Helper, Translater B.Mandarin. Gudang SMA/D3 utk Proyek Hotel & Fas Bagus,Hub:PT.ASPP Bali/ Syarat SMA,D3,S1, pglm 2thn di Pecatu.Kirim Lamaran ke Kratingdaeng Jl.Tunjung Kuning dibidangnya. Hub.0361-443128, Email:ita_oreo@yahoo.co.id No.1 Dps PH:0361-467518/467519 0361-4715165 HP:082144065665 B.BP.004.02.16.0000323
Cr Sgr Sopir,Cleaning Service, Tlp.723593/723637/082147596115 /085953929345
Dcr SPG Wnta Blm Mnkh min SMA Hub: 085737000495 info@lualuacrochet.com
Dcr:Cook&Waiter/s.Email:raifit ness.sunset.bali@gmail.com T:08283605005
Dcr SPG u/Matahari Kuta Sqr Max 25Th Hub.082146202000
Dicari Pembantu Hub:Gusti 08123806901
A.BP.001.02.16.0000708
A.BP.001.02.16.0000660
Dcr SPG/SPB,Sopir Gudang,Staff Web Hub Bali Pet Shop Jl.Setiabudi No23A Dps Ph.085739342199
A.BP.001.02.16.0000621
Dcr Security bersertifikat H:081337460096/9000996 Bayad Ubud
A.BP.001.02.16.0000541
A.BP.001.02.16.0000680
Dibthkan Sgr Reservasi&Guide Cycling Hub.081237768888
B.BP.001.02.16.0000399
Housekeeping Public Attendant Status Permanen + Fasilitas Kesehatan. Febris Hotel Kuta Jl.Kartika Plaza Tel:754575
A.BP.001.02.16.0000686
B.BP.004.02.16.0000326
Dicr Segera sales Executive & Sales Manager Kirim CV ke: info@mixmedia.co.id
B.BP.004.02.16.0000377
Dicr u/Resort : FO, Manager OP, Waiter. Energic, Antusias, Great Opportunity Send CV to kesempatan.lowongan.kerja@ gmail.com
A.BP.176.02.16.0000711
Dicr:Staff Beauty Salon Capster /Therapis.Hub:081999881108
B.BP.004.02.16.0000408
Prushn Pembiayaan R4 Mbthkn CMO,Kasir,AdmMrkting,OB,Kirim Lam & CV ke Jl.Gatsu Barat No.450C Dps 0361-420872
JR Secretary PT.Sukanda Djaya CV:dpspersonalia@diamond.co.id
Salesman PT.Sukanda Djaya CV:dpspersonalia@diamond.co.id
Job Legal NZ Cook & Guru Bhs Visa Kerja Gj40Jt,081237320048
Sgr.Security Bersertifikat Siap Kerja Shift Hub:085107030000
Job Spa resmi Bali & Luar Negeri bs Potong Gaji 082247546608
Staf Adm,Bs Komputer,Lgs Intrv Lam ke Jl.P.Serangan 15/231237
JobAusi Ptg gj,NuansaUtm tmrII /38,082247012462,081936071589
Staf Manajemen Kost, min SMA, bs komputer, CV via email : eraking168@gmail.com
B.BP.145.02.16.0000120
A.BP.001.02.16.0000735
A.BP.001.02.16.0000734
B.BP.001.02.16.0000379
B.BP.145.02.16.0000122
A.BP.001.02.16.0000764
A.BP.001.02.16.0000661
Looking for 1 waitress,1 Cook A.BP.001.02.16.0000731 male/female, English speaking Team Primakara trdri dr orng2 good salary,send CV to: Jln. cerdas&kreatif dgn team work Kesari no.16B Sanur/email to: yg solid,kami membutuhkan team manager@klumpu.com/0811203081 HUMAS &DESAIN GRAFIS.jika anda A.BP.001.02.16.0000665 memiliki value yang sama kirim Looking for IT Staff, Able to CV+Foto,paling lambat 18/02/16 make Website,Good English, Jl.Tkd badung 135 Dps, 8956085 High Salary T.0361-8497275 A.BP.001.02.16.0000569
B.BP.810.02.16.0000368
Ubud Rest.Waiter/ress,Bar,Cook Looking for pattern maker man Opr Supervisor,CDP,Admin,Shop /woman, Experiences in garment dekco@dekco.com SMS 0811399375 manufactures, special woman B.BP.004.02.16.0000372 clotch CV.Contact:0361-4735429 Villa Pribadi Butuh Pembantu Email:bellsary88@gmail.com A.BP.001.02.16.0000417 Pengalaman,B.Inggris Dasar Need Home Tutor/English Hub.085100050706 Teacher, Salary 1,7/month. A.BP.001.02.16.0000761 Panjer SMS/Call:085784767574 We looking villa Supervaisor, A.BP.001.02.16.0000673 Villa staff (Butler) E;villabej PMA Company is Urgently Looking for Highly Qualified Person ibali@yahoo.com / 087862502426 to fill Position as Asst.Development Manager Requirement: Male,Good English,S1 all Majors able to Work Individually&Team Excellent Computer Especially Excel,Smart,Detailed&Self Motivated.Submit Resume & CV: novriati@wooden-ships.com A.BP.001.02.16.0000633
Sales/Marketing u/Sembako,Fas: GP+Ins UD.SariBumi081246290910
A.BP.001.02.16.0000678
A.BP.001.02.16.0000701
A.BP.153.02.16.0000747
We looking waitress for coofee shop Batubelig E:mooseespresso @hotmail.com/SMS 085969060951 A.BP.153.02.16.0000745 SINGARAJA
Dibthkan Marketing Officer min SMA Pria/Wanita max 35th.Kirim CV Ke Kredit Plus,Jl.Ngurah Rai No.49 Singaraja Tlp.0362 32850 (Interview Langsung) A.BP.009.02.16.0000671
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Etios Valco Silver Manual asBali Tgn1 Th’13/08113988588
DATSUN
Datsun Go+Panca T Option 1.2 MT Thn’15,Putih,Plat DK-Bali, Pjk7/16,84Jt,Hub.082147233316 (Yudi)/085695297131(Hen)
B.BP.141.02.16.0000392
Harrier 2.4 Th’11+08 Silver asDK Hub.464168/081238116467
B.BP.141.02.16.0000397
B.BP.031.02.16.0000339
Avanza G’2004Silver Orisinil Mulus 87Jt,081239600292 BUCpat
FORD
Dijl Ford Fiesta Des’13 1.5L AT Abu abu Metalik 165Jt+Assuransi,24rb KM, 081338529095
A.BP.001.02.16.0000768
Grand Innova G Luxury A/T’13 Hitam Seperti Baru, 0817356809
B.BP.164.02.16.0000382
A.BP.001.02.16.0000560
BUC Camry Hybrid’13 asDK Tgn 1 pth,LowKM,bsn Irit,08124611999
MERCEDEZ
Mercedez CLS 350 Hitam Th’12 Velg20" Istw Hub.08123907168
B.BP.141.02.16.0000398
Fs:Mercy Sportline 300E Th’92 AT W124UsVers Ori 08112915758
A.BP.001.02.16.0000681
MITSUBISHI
L300 Pick UP Th’2008 Mesin Prima Hub:0816574677
A.BP.001.02.16.0000656
NISSAN
COLT
A.BP.001.02.16.0000699
All New Nissan XTrail 2.5 Nik 2014 Pemakaian 2015 KM22000an Spt Baru Asli Bali Beli Dari Baru Rp.375 Nego Tlp08123856370
Suzuki APV2011 Matic 110Jt, Hitam Mulus:087761025361
DAIHATSU
A.BP.001.02.16.0000722
Carry Adi Putra’96 Abu2Met VR Mulus 37Jt,08123964757 BUC
Xenia Putih R Manual Th’2012 Full Var Audio H.087761102656
B.BP.141.02.16.0000391
Ayla Silver Matic Juli’2015 hub.087761206737
A.BP.001.02.16.0000771
B.BP.141.02.16.0000393
B.BP.164.02.16.0000388
A.BP.001.02.16.0000765
Djl Grand max Blind Van Putih APV’13 Silver+Ijin+No Antrean 13 Plat DK 50JtNg,081385365630 yg Nawar 185Jt Kbl081999467047
INTERIOR
A.BP.001.02.16.0000749
B.BP.004.02.16.0000376 KIA
KIA Sedona’05 LowKM OK Jl.Krena 11A, Blkg Ktr Bupati Tabanan A.BP.001.02.16.0000770 TOYOTA
A.BP.001.02.16.0000769
Over Krd Swift GL’07 Manual AirBag UM35Jt H.085100856999
ALUMINIUM
Rmh 2lt F Furnish 7,5x16 LB170 Oasis Residence-KeboIwa Sel.KT 3+1,KM3+2,AC5,Pool,0811328789
Harrier 2.4 AT asDK Tg1 Th’2008+Th’2011 H.081353696360
A.BP.001.02.16.0000603
Diswkn Ruko Lt2 Murah Jl.Utama Mahendradata Hub:082339929819
Over Kont Ruko 3,5x12m diMahendradata 18Jt/6bln,089682301303
A.BP.001.02.16.0000753
Jl Cpt Laksamana Renon,3Are SHM.BU.087722777735
A.BP.153.02.16.0000744
Jl Murah tnh 1,20A Jl.AYani&Jl. Kebo Iwa 1,30A H.081239708046
B.BP.166.02.16.0000405
A.BP.001.02.16.0000692
A.BP.001.02.16.0000754
A.BP.001.02.16.0000679
Over kontrak Ruko Jl.Seroja No Rmh Tkd Badung 13 Type 170/125 w/Kitchen set Ph.081338662288 65 12,5/thn nego 085739102225
Yaris S 2010 Tgn.1 wrna Silver Medium Hub.081999272379
Rmh,Toko&Gdg Diatas Tnh 1118m2 Bgnn ±950m2 Btbln Jl.Br.Sasih Perlimaan Hub.08123953129
A.BP.001.02.16.0000693
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk
A.BP.001.02.16.0000766
A.BP.001.02.16.0000648
A.BP.001.02.16.0000567 TABANAN
Cheap House in Tabanan 707M2/ 400M2 08179758408-0817340706
A.BP.001.02.16.0000682
DIJUAL RUMAH DISEWAKAN RUMAH ***Rumah Type 45/105 Perum Yeh Dikont Rmh Lt2 3KT Jl.Gn.Agung Aya Regency Jl.Tk Yeh Aya IXB Tembus Tk.BadungI,089668339366 Pdg Udayana No.11A,085237077978 A.BP.001.02.16.0000622
Dijual Rumah 1,1Are Jl.Pulau Flores VII/10 Dps,087861440422
A.BP.001.02.16.0000729
B.BP.141.02.16.0000406
B.BP.141.02.16.0000396
TIKET
A.BP.001.02.16.0000607
DIJUAL MOTOR
Tnh Kv 2A,1A SHM Guwang Skwti Jln 5m pmlik Lgsg 081238434725
B.BP.004.02.16.0000335
Tnh SiapBgn Ls6,5A,SHM,Jl.Aspl Ds.Buduk,BU,Hb.081223230203 TP
AC
AC
TOUR
SERVICE
A.BP.001.02.16.0000732
A.BP.001.02.16.0000767
Ahli Rmh bocor,Dak,Dinding,Tlg dll Grs.P.Joni 085237991833
B.BP.001.02.16.0000332
A.BP.001.02.16.0000655
DIJUAL MOBIL
SERVICE
SERVICE DIJUAL MOTOR
BENGKEL LAS
ARTA TEKNIK
MELAYANI SERVICE
M.CUCI KULKAS FREEZER CHILLER BERGARANSI W.HEATER
AC
TLP. 082144262089
n
Desig
C.0000741-srv
SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR
BALI JAYA TEKNIK
KULKAS M. CUCI KULKAS, WATER HEATER FREZZER MESIN CUCI, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE W.HEATER
Money Back Guarantee Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.004.02.16.0000407
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702
SERVICE
RUPA-RUPA
A.BP.001.02.16.0000652
DIJUAL RUKO A.BP.001.02.16.0000730 DISEWAKAN RESTORAN A.BP.001.02.16.0000740 Jl Tnh 2A Jln Raya Buduk Perum 2 Unit Ruko 2Lt BU Sgr Lks Restaurant Over Kontrak di Jln Ahli Rmh Bocor Dak Dinding Atap Priskilla Hub.087861122117 Strategis, Jln.Raya Sesetan A.BP.001.02.16.0000758 Monkey Forest Ubud.Saat ini Pesanggaran Hub:08123917545 Garansi Hub:Melki 085237357937 Jl Tnh Ls 1,30m2 Jl.Penamparan A.BP.001.02.16.0000718 Masih Beroperasi,Kontrak Masih A.BP.001.02.16.0000714 Ruko Lt3 Ubung Dps L259m2 LB Berlangsung Th2018.Hrg Perpan- P.Sambian Kaja 087861122117 Trm Psnan Kaos Print u/Srgm A.BP.001.02.16.0000757 200m2 3.2M Strgs 087862392060 Ogoh2 dll bs satuan,089682301303 jangan Bs Nego Lgs ke Pemilik Jl/Kont Tnh TP BU 2,5A Pidada A.BP.001.02.16.0000717 Yg Berminat Hub:081338176905 XIII. 081231972771/08123685939 A.BP.001.02.16.0000751 A.BP.001.02.16.0000724 A.BP.001.02.16.0000739 DIJUAL VILLA KEHILANGAN Jual Tanah Di Pinggir Jalan DIJUAL TANAH Djl Vila;Bukit Jimbaran LT:250 Tlh Hilang BPKB No.L.340710 Umum 1/2Are HP:087862273039 !Tnh 12Are Dpn GOR Buruan m2.LB:150m2,harga:2.250M/nego A.BP.001.02.16.0000674 DK 3670 GP a/n I Wayan Erik Gianyar Hb.081238169620 BUCpat hub:081933022895,08123838674 Tanah 2,5 Are. Area Wisata & A.BP.001.02.16.0000772 Indrawan Hub:085103102248 A.BP.001.02.16.0000775 Villa. Carangsari Petang Kav 1A SHM Jl.Batuyang Gg. A.BP.001.02.16.0000670 Badung. Hub.08123815195 Elang Batubulan 0811399266 C/K MESIN KURSUS A.BP.001.02.16.0000659 A.BP.001.02.16.0000723 Djl Mesin Sutir & Mesin Cetak Bimbel Anak Hiperaktif Autis Tnh 1,6A Jl.Tjng Tutur(A.Yani) **Tnh kavling Jln.Gatsu II Tbn RYIOBY 500KP Hub: 082139955115 Dll Denpasar Hub.082147642578 Prm Grya Utm Permai 08124698007 Akses 5mtr hotmix,081239529911
BENGKEL LAS
Free
A.BP.001.02.16.0000738
A.BP.001.02.16.0000649
Kijang Super’89 Biru Dongker Hrg 40Jt Hub:08124619015
A.BP.001.02.16.0000776
Djl Tnh kvl murah jalur pantai kws Prum elit&ccok u/villa H.85 jt/A 087760444123/082339594869 JT 205m2 Jl.Tkd.Balian Gg.Taman Sari Renon Hb:082145545670
Rmh TP45/85 Sstan,Carport Luas Bns 2AC 850jt, H.081999937900
DISEWAKAN RUKO B.BP.141.02.16.0000395 150jt/thn Overkont ruko 3A, A.BP.001.01.16.0001955 New Toyota Harrier’2015 Parkir luas,lok strategis,cocok Hny Dgn 695Jt Sdh Dpt Rmh Siap Warna Putih Hub.082339460794 Huni Siulan Pnatih 081558041018 utk Alfa/Indomart 082147606601
BAHAN BANGUNAN
A.BP.001.02.16.0000177
A.BP.001.02.16.0000726
B.BP.001.02.16.0000380
A.BP.001.02.16.0000755
A.BP.001.02.16.0000690
Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757
A.BP.001.02.16.0000667
Djl Kjg Innova’13 matic abu2 metalic orisinil,081999354227
Splash’11 Silver DK trwt baik 0818 0561 3699 Ng 103
SUZUKI
Rmh 175/256 Bale Mansion Sunset Road Hub: 08123966902
Dijual Suzuki Baleno Th 2000 BarangIstimewa/Orisinil Hub.08123677999
A.BP.001.02.16.0000613
B.BP.101.02.16.0000402
Dijual Tnh Los Pantai 3HA di Pabuahan Jmbrna H.087861836762
A.BP.001.02.16.0000666
Dijual Inova putih 2009 plat B Hub.0816580458
Karimun Estilo’2012 AbuMetalik 85jt nego hub.081908417850
A.BP.001.02.16.0000710
BU Mrh 1,25A Lok Strgis cck unt Rmh Denut H:085792224346
Perum I Villa Goagong,120/150, 143/160,184/180 H:08123966902
APV PickUp Mega Xtra Pwr Str Rendah Kilo 87Jt 08563762239
A.BP.001.02.16.0000695
2A Jl.Pantai Mengening Cemagi 350Jt/A Nego Hub:081999187306
A.BP.001.02.16.0000664
Rmh LT12,6 LB600m2 Fas.K.Rnang Toko Tempat Usaha KT7 Lok.Jl. Suli Info Lngkp:081239305899
Nissan Serena Putih HWS’2014 (Pmk) asli Bali H.085101477886
B.BP.141.02.16.0000394
Colt TSS New Armada Putih’2002 Komplit H.35Jt 082340377111 TT
B.BP.164.02.16.0000384
Djl Rmh LT3Are, LB170m2, fslts Lgkp Jl.Gn Andakasa Gg Melati, Hrg.1,6 M. 08113889831 (TP)
AC Service panggilan BERGARANSI
082331838863
Telp. 085100493221 081999614179 C.0000485-MTR
C.0000651-SRV
C.0000742-SRV
EKONOMI
18
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
RUU Larangan Minuman Beralkohol
Petani Bereaksi dan Minta Edukasi
BP/ant
melemah - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (12/2) pagi, bergerak melemah sebesar 20 poin.
Rupiah Melemah 20 Poin
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (12/2) pagi, bergerak melemah sebesar 20 poin. Rupiah menjadi 13.483 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.463 per dolar AS. “Harga minyak mentah dunia yang masih berada dalam tren pelemahan menjadi salah satu penahan bagi mata uang rupiah bergerak di area positif,” kata NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Jumat kemarin. Ia menambahkan, pelemahan mata uang rupiah juga seiring aksi sebagian pelaku pasar uang, yang mengambil posisi ambil untung setelah mata uang domestik itu mengalami penguatan cukup signifikan, beberapa hari sebelumnya. “Pelaku pasar uang dengan orientasi jangka pendek cenderung melakukan aksi ambil untung sehingga laju rupiah tertahan,” katanya. Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova menambahkan, paket kebijakan ekonomi X yang bertujuan memperlonggar investasi sekaligus meningkatkan perlindungan bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi dapat menambah prospek positif bagi perekonomian domestik. “Nilai tukar rupiah masih berpotensi kembali berada di area positf,” katanya. (ant)
Selama Februari
70.000 Turis Tiongkok Kunjungi Bali Jakarta (Bali Post) Hingga akhir bulan ini, sedikitnya 70 ribu wisatawan asal Tiongkok mengunjungi Bali. “Jumlah yang charter flight lewat Garuda Indonesia ada sekitar 23 ribu turis. Mereka menyewa 65 penerbangan. Yang non-Garuda dan pesawat reguler lebih dari 50 ribu wisatawan,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar Prof. I Gde Pitana pada diskusi dengan wartawan pariwisata di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Kebanyakan, kata Pitana, wisatawan asal Tiongkok yang berwisata ke Bali itu berasal dari Provinsi Xinjiang, Helongjiang, Hubei, Shanghai, Henan, Hunan, Liaoning, Beijing, Shenzhen, Guangzhou, Hangzhou, Wuhan, Chengdu, Chongqing, dan lainnya. Pitana mengatakan, nama Bali memang sangat terkenal di Tiongkok. Laksamana Cheng Ho dalam muhibah berlayar ke Laut Cina Selatan memang sampai ke Bali. “Itu yang sedang dipromosikan sebagai Jalur Cheng Ho yakni dari Aceh – Batam – Belitung – Palembang – Jakarta – Cirebon – Semarang – Tuban - Surabaya dan Bali,” kata pria asal Buleleng ini. Sebelumnya, Kemenpar bersama para pelaku industri pariwisata menyambut gelombang wisatawan Tiongkok dengan perayaan Imlek di Bali. Hemat Pitana, mereka menyewa 65 penerbangan untuk pesawat Garuda yang seluruh badan pesawatnya ditempel logo ‘’Wonderful Indonesia’’ itu. Sebelumnya, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo, mengatakan hingga Februari ini pihaknya telah menerima permohonan sebanyak 200 penerbangan dari Negeri Tirai Bambu itu. “Sejak pertengahan Januari lalu mereka sudah tiba hingga akhir Februari ini. Saat ini, sekitar 100 penerbangan sudah tiba. Untuk itu, kita pun berbenah melakukan berbagai persiapan,” katanya. (010)
Surabaya (Bali Post) Munculnya pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol mendapat reaksi dari petani kelapa dan siwalan di Jawa Timur (Jatim). Mereka meyakini kalau RUU tersebut sampai disetujui dan diundangkan, maka ribuan petani akan kehilangan pekerjaan yang selama ini berlangsung secara turun-temurun khususnya di Kabupaten Tuban, Lamongan dan Gresik. Petani meminta sebelum adanya pembahasan RUU ini, petani agar mendapatkan edukasi dari pemerintah. Koordinator Forum Petani dan Produsen Minuman Berfermentasi Indonesia, Adi Chrisianto, di sela diskusi terkait Pelarangan Rancangan Undang-undang (RUU) Minuman Beralkohol di Surabaya Jumat (12/2) kemarin, mengatakan RUU Pelarangan Minuman Beralkohol ini mengancam ribuan petani kelapa dan siwalan di Indonesia. Mereka terancam kehilangan pekerjaan dan juga kehilangan haknya atas pengelolaan tanah seperti yang diatur UU No. 13/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Hak atas tanah dijamin sepenuhnya UU No. 13/2013 dan redistribusi tanah pertanian dan usaha agraria harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. “Kami terancam kehilangan pekerjaan jika Rancangan Undang-undang Pelarangan Minuman Beralkohol diberlakukan. Seharusnya sebelum adanya pembahasan petani dan produsen arak, tuak dan minuman beralkohol tradisional lainnya, kami mendapat-
kan pembinaan agar mampu bersaing dengan wine, soju dan sake di era perdagangan bebas,“ katanya. Dikatakannya, banyak anak petani dan produsen minuman beralkohol tradisional yang putus sekolah jika sampai RUU ini diundangkan. Pihaknya setuju jika regulasi mengenai minuman beralkohol itu dikuasai negara, bukan sekelompok preman yang ingin menguasai pasar minuman beralkohol. Caranya, dengan pengawasan dan pembinaan bagi produsen minuman beralkohol tradisional agar mampu memproduksi arak sesuai standar konsumsi di Indonesia. “Jika arak dilarang dijual, maka penjual oplosan meningkat. Dan akan semakin banyak korban tewas akibat oplosan,” katanya. Bersamaan egiatan itu, sejumlah elemen pemuda yang tergabung dalam Forum Muda Berani dan Bertanggung Jawab (MBB) dan Freedom Society mengajak mahasiswa dan pelajar di Surabaya melawan bahaya oplosan dengan hastag
Lindungi Generasi Muda dari Dampak Pelarangan Minuman Beralkohol. “Kami sangat gelisah. Jika dahulu oplosan dikonsumsi masyarakat ke bawah. Kini oplosan juga dikonsumsi kalangan terpelajar (mahasiswa red). Di Yogyakarta, oplosan telah membunuh 26 korban jiwa dan mayoritas mahasiswa,“ kata Koordinator Freedom Society Fadly Noor Azizi. Fadly mengatakan, banyaknya kasus oplosan yang menelan korban jiwa, seperti halnya di Yogyakarta ini diakibatkan sejumlah regulasi pelarangan minuman beralkohol di beberapa daerah, termasuk RUU Pelarangan Minuman Beralkohol. “Pelarangan serta sejumlah razia terhadap minuman beralkohol juga mengancam anakanak di bawah umur. Di Bogor, Jawa Barat pernah beredar oplosan dengan kemasan minuman jus anak-anak. Kami tidak ingin anak muda mati garagara penanganan pemerintah yang salah,’’ katanya. (059)
Infrastruktur
ADB Danai 10 Miliar Dolar AS AS serta pinjaman program pengembangan sektor energi 400 juta dolar AS. Selain dukungan pembiayaan itu, juga dimanfaatkan sebagai pinjaman peningkatan dukungan jaringan transmisi, distribusi listrik di kawasan Sumatera sebesar 600
Jakarta (Bali Post) – Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Takehiko Nakao memastikan dukungan pembiayaan bagi Indonesia senilai 10 miliar dolar AS hingga lima tahun mendatang. Atau dua miliar dolar AS per tahun untuk pembangunan infrastruktur. Nakao mengatakan hal itu di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin, Menurutnya, peningkatan pendanaan ADB mendukung prioritas pembangunan pemerintah Indonesia, terutama infrastruktur fisik dan sosial. Dukungan ADB yang diberikan tahun 2016 itu akan dimanfaatkan untuk pembiayaan layanan pendidikan, pengelolaan keuangan publik, energi bersih, infrastruktur pedesaan dan pengendalian banjir. Pada 2015, ADB telah mengucurkan senilai 1,67 miliar dolar AS yang dimanfaatkan untuk pinjaman program pengembangan pasar dan inklusi keuangan 400 juta dolar
juta dolar AS. Hingga saat ini, ADB secara aktif mendorong pemanfaatan pinjaman berbasis kebijakan dan berbasis hasil, sehingga setiap pembiayaan proyek dikaitkan dengan hasil yang telah dicapai. Bukan dari biaya proyek yang telah dibelanjakan. (ant)
Bali Post/ant
ADB - Presiden Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) Takehiko Nakao (kiri) didampingi Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (12/2) kemarin.
Bali Post/ant
BERSIHKAN GERBONG - Seorang petugas sedang membersihkan gerbong kereta ekonomi Matarmaja jurusan Malang-Jakarta di Stasiun Senen, Jakarta.
Tarif Kereta Api Ekonomi Turun
Bandung (Bali Post) Tarif kereta api ekonomi jarak jauh dan sedang -- yang selama ini disubsidi pemerintah -- mulai 1 April 2016 turun. Vice President Public Relation PT KAI Agus Komarudin mengatakan hal itu di Bandung, Jumat (12/2) kemarin. “Penurunan tarif ini sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 13 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan 198 Tahun 2015 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO),” kata Agus Komarudin. Ia menyebutkan, total terdapat 17 rute perjalanan KA yang tarifnya turun dengan rata-rata penurunan hingga 5 persen. Penurunan tarif ini diberlakukan pemerintah sebagai respons turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku sejak 5 Januari lalu. Bagi penumpang yang telah membeli tiket untuk keberangkatan mulai 5 April yang masih mengacu tarif pada PM 198 Tahun 2015 (tarif lama), maka PT KAI akan mengembalikan selisihnya di stasiun kedatangan dengan cara menunjukkan tiket KA itu. Sebanyak 17 perjalanan kereta api yang tarifnya turun meliputi KA Logawa, KA Brantas, KA Kahuripan, KA Bengawan, KA Pasundan, KA Sri Tanjung, KA GBM Selatan, KA Matarmaja, KA Serayu, KA Kutojaya Selatan, KA Tawang Alun, KA Probowangi Prowangi Probolinggo - Surabayagubeng dan KA Probowangi – Banyuwangi – Probolinggo - Surabaya. (ant)
Sinergikan KUR dengan Kewirausahaan Jakarta (Bali Post) Kemenkop dan UKM akan mensinergikan pengembangan kewirausahaan dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), menyusul turunnya suku bunga KUR menjadi 9 persen. “Sasarannya pelaku usaha program kewirausahaan Kemenkop dan UKM dan yang telah memenuhi kriteria persyaratan KUR,” kata Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso pada diskusi di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Implementasi dari sinergi ini, kata Prakoso, telah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM dengan bank pelaksana yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI. “Momentumnya bertepatan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah,” ungkap Prakoso. Maksud dan tujuan sinergi pengembangan kewirausahaan dengan penyaluran KUR ini, kata Prakoso, untuk mengembangkan kewirausahaan sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dalam rangka penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, jelas Prakoso, untuk meningkatkan skala usaha bagi pelaku mikro, kecil dan menengah. Prakoso menambahkan, saat ini tingkat pengangguran cukup memprihatinkan, yaitu kisaran 5,92 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan minat generasi muda menjadi wirausaha dari perguruan tinggi mencapai 6,4 persen, dan dari lulusan SLTA mencapai 22,4 persen. (010)
BEAUTY
interior
accesSories
accesSories
BEAUTY
course
accesSories
accessories
S
chool Of Music
- Vocal - Guitar (acoustic, electric, Bass) - Keyboard - Drums - Sound engineering ance rform Studio - Saxofone e p e - Liv ng Room cher - Violin i a ists cord al Te t Fre Regis e trasi
- Re ffesion nted Ar - Pro ting Tale mo - dll - Pro
Jl. Imam Bonjol No. 119 Denpasar - Bali 0361 - 3705242
L.0000629-BLS
19
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
KTP Anak Gratis
Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pembuatan kartu identitas anak (KIA) atau umumnya disebut KTP anak adalah gratis atau tidak dipungut biaya. Untuk itu, Mendagri menyarankan masyarakat menolak bila ada oknum petugas yang meminta sejumlah uang untuk keperluan pendataan tersebut. “Sebenarnya tidak dipungut biaya, gratis. Akan tetapi, kan kita paham, orang-orangnya tidak sama, ada yang pungut biaya dan lainlain. Harusnya masyarakat menolak, ini kan gratis,” kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin, dikutip dari laman Kementerian Da-
lam Negeri. Secara pelan-pelan Kemendagri akan melakukan pengawasan. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan mendata, membina, memberi pelatihan kepada petugas di tingkat kelurahan/desa dan kecamatan, bagaimana memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat. Namun, ini dilakukan bertahap. Tjahjo dalam kesempatan tersebut juga meminta masyarakat memberikan kontrol kepada para petugas di kelurahan/desa serta kecamatan bila mereka meminta bayaran untuk keperluan KIA ini. “Satu rupiah pun harus ditolak. Ini juga anggaran dari rakyat,” katanya. (ant)
Memiliki Pengawas Dari Hal. 1
diawasi supaya berjalan sesuai aturan,” kata Kalla. Selain itu, terkait penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3), Wapres mengatakan, kewenangan tersebut sama seperti yang dimiliki lembaga penegak hukum lain. “Kalau soal SP3, ya… memang namanya manusia biasa, kalau tidak ada kesalahan kan pasti ada SP3nya, dan hukum umum pun begitu,” tambahnya. Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden yang juga mantan Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, izin penyadapan termasuk upaya memperlemah KPK. Dia juga
Dari Hal. 1
PMDN. Tetapi ketika PMDN tidak bisa memenuhi kebutuhan investasi, baru kita cari PMA. Tetapi perlakuan ke mereka tidak boleh diskriminasi,” ujarnya. Parwata menambahkan, tengah mendorong peningkatan jumlah investasi di Bali utamanya di daerah yang mengalami kelambatan ekonomi seperti Bali Utara, Bali Barat, dan Bali Timur. Berbagai kemudahan
“Saya pikir itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan, contohnya soal pengawasan, kenapa harus khawatir kalau KPK ada pengawasnya?” kata Wapres Kalla di Jakarta, Jumat kemarin. Dia mengatakan semua lembaga negara memiliki pengawas untuk menjadikan kinerja lembaga tersebut berjalan sesuai dengan aturannya. “Lagi pula pengawas itu melihat kebijakan, tidak ikut dalam kegiatan sehari-hari KPK (penyidikan dan pemeriksaan). Untuk apa khawatir, sistem pengawasan itu harus
Kendati, pihaknya tetap harus memprioritaskan penanaman modal dalam negeri (PMDN). “Logikanya begini, ketika investasi asing berarti untungnya akan mengalir ke luar negeri juga. Tetapi ketika investasi semuanya PMDN kan mutermuter di dalam negeri saja, kemudian jauh lebih untung kalau penanaman modal itu
menyebutkan revisi yang memperlemah KPK misalnya terkait pembatasan atau pemangkasan kewenangan yang selama ini dimiliki KPK. “Penghapusan atau pencabutan kewenangan penuntutan juga akan memperlemah KPK. Presiden tidak setuju dengan upaya melemahkan KPK,” katanya. Ia menyebutkan, Presiden akan mendengar suara-suara masyarakat yang kemudian mucul belakangan ini. “Itu tentu akan menjadi bahan pertimbangan penetapan kebijakan Presiden setelah muncul reaksi dari publik mengenai revisi UU KPK,” ujar Johan. (kmb4/ant)
Cari PMA
untuk investor juga sudah dituangkan dalam Perda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal bagi Investor maupun Masyarakat yang kini diverifikasi Mendagri. “Itu sudah ada, bisa memotivasi atau merangsang penanaman modal baik dalam maupun luar negeri untuk investasi di Bali. Kemudahannya perizinan, insentif fiskal dan nonfiskal,” jelasnya. (kmb32)
Gubernur Terpilih Dari Hal. 1
Kepada pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih, Presiden menekankan agar gubernur lebih sering turun ke lapangan melihat kondisi masyarakat secara langsung, sehingga tidak hanya berdasarkan laporan dari para staf nya saja.
Presiden juga meminta agar para gubernur dan wakil gubernur bekerja dengan baik dan penuh amanat serta tetap dekat dengan rakyat agar tetap menjadi pemimpin. “Jangan bekerja di belakang meja, turun langsung ke lapangan untuk mengurangi masalah,” kata Presiden Jokowi. Selain itu, sejalan dengan
komitmen pemerintah pusat membangun Indonesia dari pinggiran, Presiden Jokowi mengatakan peran gubernur harus dapat menjalankan fungsi sebagai simpul penting koordinasi percepatan pembangunan daerah. “Gubernur dan wakil harus bisa jadi dwitunggal, dengan saling memperkuat, saling melengkapi,” ujarnya. (kmb4)
KASUS NOVEL - Korban salah tangkap dan penganiayaan, Irwansyah Siregar (kiri) dan Dedi Muryadi (kanan), dikawal petugas usai melakukan pengaduan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/2) kemarin. Kedatangan mereka untuk melapor kepada pimpinan KPK terkait perlakuan yang mereka dapatkan dalam kasus pencurian sarang burung walet yang ditangani penyidik KPK Novel Baswedan saat menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu pada Tahun 2004. Bali Post/ade
Hak Prerogatif
Dari Hal. 1
tidak bisa diganggu gugat. ‘’Sebetulnya itu (deponering) diatur dalam Pasal 35 huruf c UU Kejaksaan. Di bagian penjelasan terkait dengan kepentingan umum memang di situ dijelaskan bahwa dengan memperhatikan syarat badan-badan negara terkait termasuk DPR, tetapi itu sifatnya memberitahukan
Dari Hal. 1
keluar (dari Indonesia) atau ubah undang-undangnya,” tegas Luhut. Seperti diketahui, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana untuk menertibkan lokali Kalijodo yang saat ini
Terkait adanya penolakan yang dilakukan DPR-RI ketika diminta pendapat oleh pihak Jaksa Agung, Julius mengaku tak mempermasalahkannya. Karena keputusan untuk mengeluarkan deponering atau SKPP adalah hak prerogatif Jaksa Agung yang
Tunduk Aturan
“Hak demokrasimu, setiap warga negara, kami hormati. Tapi juga setiap warga negara harus patuh tunduk pada peraturan undang-undang. Kalau kau tidak suka, kau
atau pemberitahuan, bukan izin jika ditolak tidak diambil langkahnya. Jadi ini harus dipandang hak prerogatif Jaksa Agung, karena ini tugas pokok dan fungsi Jaksa Agung, mau tolak atau gak hanya beri tahu saja tidak ada implikasi terhadap deponering atau SKPP,’’ terangnya. (wnd) banyak digunakan sebagai tempat judi dan prostitusi. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari warga setempat, terlebih oleh sekelompok orang yang mengambil keuntungan dari lokasi tersebut. (ant)
Bali Post/ade
GURU HONOR - Guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) saat berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (12/2) kemarin. Aksi yang telah berlangsung selama tiga hari itu menuntut pemerintah untuk merealisasikan janji pengangkatan status sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Sabtu, 13 Februari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Bentuk Rekonstruksi Diri (1) 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 08.05 Bali Channel 08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Agrobisnis 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.00 Dharma Wacana Bentuk Rekonstruksi Diri (1) 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 13.30 DW TV 14.05 Lejel Home Shopping 14.30 Yowana Magz
Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com
15.05 Parameter 15.30 Gita Shanti 16.05 Dialog Interaktif Ummi Siti 17.05 Wirasa 17.30 Lipsus Celah Kehidupan Mandiri 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Seputar Bali Terkini 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Seputar Bali Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Tari Arda Nara (1) 23.05 Lila Cita Sanggar Cilinaya (5) 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Lila Cita Calonarang Bahula Duta Padangsambian (1)
Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di
Tubuh Makin Sehat, Vitalitas Makin Meningkat Takut berenang di laut ternyata masih bisa menjadi anggota Angkatan Laut. Tak percaya? Tanyakanlah kepada Kolonel Laut (P) Muhammad Choyrobi, S.E., M.M. Menurut Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Armada Timur TNI-AL ini, sebenarnya ia agak takut berenang di laut. Penyebabnya adalah trauma yang menghantuinya sejak ia di SMA dulu. Karena, waktu itu ia pernah hampir tenggelam di laut ketika tengah berenang. Tapi, trauma itu tak menyurutkan niatnya untuk masuk Angkatan Laut, karena hal itu telah merupakan cita-cita pria 49 tahun ini sejak kecil. Meskipun demikian, setelah masuk Angkatan Laut salah satu kegemarannya justru berenang, walaupun di kolam renang. “Selain jogging tiap hari pada pagi dan sore hari masing-masing satu jam, dua kali dalam sepekan alumni AAL angkatan
90 ini merutinkan diri untuk berenang, masing-masingnya dengan jarak tempuh 1.000 meter. Tanpa berhenti? Tentu tidak. Oleh sebab itu, “Sampai sekarang secara umum kondisi fisik saya masih sehat walafiat,” ujar ayah tiga anak ini, saat ditemui di rumahnya, Jalan Kolonel Sugiono, RT 001, RW 001, Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, 26 Juli 2015. Selain itu, untuk memelihara kesehatannya tersebut pria yang sudah pernah berdinas di berbagai lokasi di seluruh Indonesia ini rajin mengonsumsi multivitamin dan obat herbal. Dan, sejak tujuh bulan sebelum wawancara ini dilakukan, yang diminumnya tiap hari adalah madu hitam pahit dengan merek Madu Bima 99. Hasilnya? “Tubuh makin sehat,” ungkap sarjana ekonomi lulusan STIE Wilwatikta, Surabaya, ini. Hasil lainnya? “Vitalitas meningkat,” lanjut magister manajemen lulusan Universitas Wijaya Putra, Surabaya, ini. Seorang manusia akan senantiasa sehat bila
metabolismenya lancar dan sistem imunnya tinggi. Itulah sebabnya ia mesti rajin memelihara kesehatan tubuh dengan berolahraga secara teratur, mengatur pola hidup dengan teratur, serta mengonsumsi food supplemen yang tepat. Dan madu adalah suplemen kesehatan yang dianjurkan oleh semua kitab suci untuk dikonsumsi. Lalu, berkaitan dengan vitalitas yang prima itu, surat kabar Indonesia Today pernah memuat tulisan seorang ahli yang menyatakan bahwa sudah lama madu diketahui memiliki banyak manfaat. Namun, banyak yang tak tahu madu termasuk makanan afrodisiak. Madu, konon, menjadi makanan pilihan rajaraja zaman dulu sebelum bercinta. Kehebatannya timbul lantaran di dalamnya terdapat mineral boron, yang membantu tubuh memanfaatkan estrogen, hormon seksual wanita, serta menambah testosteron, hormon seksual pria. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari,
Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman. Om Swastyastu: matur uning ring umat sane pacang medek tangkil ring Ida Batara Pura Dasar Buana (Gelgel Klungkung) Pujawali pacang kakawitin rahina Redite Wage, 14 Februari 2016 nedunang Ida Batara pukul 10.00; puncak Pujawali rahina Soma Kliwon ngawit pukul 13.00; Ida Batara nyejer 3 rahina, tur katuran panyineb ring rahina Wraspati Pon, 18 Februari 2016, sekadi punika atur titiang, mogi rahayu, Om Santi Santi Santi Om (Prajuru Desa Pakraman Gelgel - penyarikan)
karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 M.0000935-ADV-20
Gadanya Sendiri Tewaskan Srutayudha, Setelah Serang Krishna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Sembilan Puluh Dua)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KEMUDIAN Raja Srutayudha yang gagah berani itu meninggalkan kereta yang tanpa kuda-kuda, lalu dengan beraninya menyerang melawan Partha, menggunakan senjata gadanya. Raja Srutayudha yang gagah perkasa itu adalah putra Varuna. Ibundanya adalah pemilik sungai berair dingin perkasa bernama Parnasa. Permohonan ibunya kepada Varuna, oh raja, agar putranya tidak terkalahkan. ‘’Biarlah putraku ini menjadi tak terbantaikan di bumi.’’ Dewa Varuna, yang senang dengannya berkata, ‘’Aku memberikan kepadanya sebuah hadiah. Hadiah itu sangat bermanfaat untuk Srutayudha yaitu sebuah senjata surgawi. Hal itu untuk kebajikan putramu ini, yang akan menjadi tak terbantaikan di bumi oleh musuh-musuhnya. Tak seorang pun yang memiliki keabadian, oh yang utama dari sungai-sungai. Tetapi, setiap orang yang mengambil kelahiran harus mengalami kematian. Sesungguhnya kematian itu tak terelakkan. Anak ini, bagaimanapun, menjadi selalu tak terkalahkan musuh-musuh dalam
pertempuran. Melalui kekuatan senjata ini, biarlah demam dalam hatimu dihilangkan.’’ Setelah mengucapkan katakata ini, Varuna memberikan kepadanya mantra-mantra dan sebuah gada, senjata surgawi yang sangat hebat. Setelah mendapatkan gada itu, Srutayudha menjadi tak terkalahkan bertempur dengan siapa saja di bumi. Kepada dia, penguasa air-air yang terkenal itu lagi berkata, ‘’Gada ini tidak boleh dilemparkan kepada seseorang yang tidak terlibat pada pertarungan. Jika dilemparkan kepada orang seperti itu, maka senjata ini akan datang kembali dan mengenai dirimu sendiri. Oh anak yang terkenal, jika begitu dilemparkan saat itu juga gada ini berjalan berlawan arah dan membantai orang yang melemparkannya sendiri.’’ Itu kelihatan ketika saatnya telah datang, Srutayudha tidak mematuhi ketentuan. Dengan gadanya itu, pembantai pahlawan itu menyerang Janardana. Namun, Krishna yang gagah berani itu menyambut gada itu dengan bahunya yang berbentuk indah dan kokoh.
Serangan gada itu gagal mengguncang Sauri. Terlihat seperti angin, yang gagal mengguncang Gunung Vindhya. Gada itu kembali kepada sang pemilik Srutayudha sendiri, gada itu memukul raja pemberani dan pemarah itu yang sedang berada di keretanya. Seperti sebuah perbuatan yang penyelesaiannya tidak baik, gada itu kemudian langsung menghanguskan pelaksananya sendiri, dan membantai pahlawan itu lalu terjatuh ke tanah. Setelah menyaksikan gada itu berbalik dan kemudian Srutayudha terbantai, tangisan keras dan rasa kasihan muncul di sana di antara para pasukan melihat Srutayudha, pengukum musuh-musuh itu terbantai oleh sebuah senjata miliknya sendiri. Karena, oh baginda, Srutayudha telah melemparkan gada itu kepada Janardana yang tidak terlibat pada pertarungan. Demikian bhisama-nya, karena Srutayudha telah melemparkan, karena itu dia juga binasa di medan pertempuran oleh senjatanya yang berbalik sendiri. Kematian itu merenggut dengan cara yang
telah ditunjukkan Varuna sendiri, Srutayudha kehilangan nyawa. Dia jatuh di bumi di depan pandangan mata semua pemanah. Ketika terjatuh, putra Parnasa yang disayang itu bersinar gemerlapan. Srutayudha seperti sebuah pohon banian tinggi dengan dahan-dahan patah oleh angin. Kemudian seluruh pasukan, prajurit-prajurit utama itu melarikan diri, setelah me-
nyaksikan Srutayudha, penghukum musuh-musuh itu, terbantai. Putra penguasa Kamvoja Sudakshina yang pemberani itu menyerang di atas kudanya dengan cepat melawan Phalguna, pembantai musuh-musuh itu. Partha, oh Bharata, melepaskan tujuh batang panah kepadanya. Panah-panah itu menembus tubuh pahlawan, lalu masuk ke bumi. (bersambung)
Sloka 5.12
Yuktah karma-phalam tyaktva shantim apnoti naisthikim ayuktah kama-karena phale sakto nibadhyate Seseorang yang telah bersatu dengannya, yang telah mengesampingkan semua imbalan dari tindakan-tindakannya, mencapai ketenangan yang abadi, tetapi seseorang yang jiwanya tidak bersatu dengan-Nya. Didorong oleh nafsu-nafsunya dan terikat pada pamrih-pamrihnya, maka terbelenggulah dia.
balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Pon, 13 Februari 2016
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Reza Rahadian Kembali Jadi Habibie
Gedung Sate Bandung
DITAWARI kembali berperan sebagai BJ Habibie dalam film prekuel ‘’Habibie & Ainun’’ (Rudy Habibie), semula Reza Rahadian Matulessy (28) merasa terbebani. “Saya khawatir jika ada yang salah dalam bersikap sebagai tokoh penting di Indonesia,” lontar Reza, baru-baru ini. “Jujur, saya bingung dan enggak tahu harus ngomong apa. Pak Habibie itu tokoh fenomenal dan pernah jadi Presiden ke-3 RI setelah Soeharto lengser. Saya memang senang bisa terlibat meski berat juga. Saya enggak yakin apa bisa deliver dengan peran ini,” aku Reza. Namun, berkat rayuan habis-habisan Manoj Punjabi (produser MD Pictures), akhirnya Reza menyerah. “Dari matanya, mimiknya, Reza memang jago. Dia lihai jadi Habibie dari umur 19 tahun sampai usia 80 tahun. Rudy Habibie sudah jadi karakter masyarakat. Dan benar, nasibnya, atau bahkan takdirnya, Reza yang pantas berperan kembali sebagai Habibie,” rayu Manoj Punjabi. Reza sempat ragu menerima peran tersebut lantaran beban yang diterima lebih besar daripada harapan. Namun, ia berpikir, jika sukses memerankan sosok Habibie, Reza diprediksi bakal menuai prestasi.(pik)
Sebagian Gedung Sate Diubah Jadi Museum
Bandung (Bali Post) Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan Pemprov Jawa Barat mengubah sebagian bangunan Gedung Sate Bandung menjadi sebuah museum yang akan mulai dibuka untuk umum pada tahun 2017.
Reza Rahadian
Bali Post/pik
Gempa NTT Dirasakan hingga di Bali
Mataram (Bali Post) Gempa tektonik 6,6 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (12/2) kemarin. Guncangan gempa dirasakan hingga NTB dan Bali. Catatan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 9,77 Lintang Selatan dan 119,34 Bujur Timur, tepatnya di lepas pantai pada jarak 14 km arah barat daya Sumba Barat pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa bumi ini dirasakan dalam skala intensitas V-VI MMI (Modified Mercalli Intensity) di Waingapu, III-IV di Bima, II-III Denpasar, Dompu dan Mataram III MMI. “Hinga saat ini belum ada laporan kerusakan sebagai dampak gempa bumi,” kata Kepala BMG Stasiun Mataram Agus Riyanto kepada Suara NTB (Kelompok Media Bali Post), kemarin. Dijelaskan, gempa bumi ini merupakan jenis interplate dengan hiposenter menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh sebuah aktivitas sesar naik (thrust fault). Jika ditinjau hiposenter gempa bumi ini pada peta tektonik setempat, tampak bahwa sumber gempa bumi ini terletak di zona transisi antara zona Megathrust ke zona Benioff, dari zona penyusupan lempang landai menuju zona penyusupan lempeng curam di lepas pantai selatan Sumbawa Barat. Berdasarkan data parameter magnitudo dan kedalaman hiposenter gempa bumi ini, serta modeling tsunami yang dilakukan, menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Untuk itu, masyarakat pesisir Sumba dan Sumbawa, termasuk Lombok, diimbau agar tetap tenang,” sarannya. Sementara pantauan di Mataram, gempa tidak sampai memicu kepanikan berlebihan. Hanya, aktivitas di perkantoran yang masih berlangsung sempat terganggu. Sejumlah karyawan Suara NTB pun sempat keluar gedung. Warga yang tinggal di perumahan dan permukiman penduduk juga dikabarkan sempat keluar rumah meski sesaat. Sekitar pukul 18.30 Wita, aktivitas masyarakat normal kembali. (kmb)
“Jadi pendirian museum telah direncanakan sejak lama, namun dalam perjalanannya malah terkatung-katung. Kini, rencana tersebut akan segera direalisasikan. Dan rencana pendirian museum Gedung Sate sudah dari 2014, jadi harus terwujud di 2017,” kata Deddy Mizwar di Bandung, Jumat (12/2) kemarin. Ia mengatakan, untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya telah melakukan penelitian pustaka ke Belanda, Jerman dan Paris, Prancis demi menghimpun data sejarah tentang Gedung Sate.
“Pemprov Jabar terpaksa harus mencari data tentang Gedung Sate hingga ke luar negeri karena mereka punya kelengkapan informasi yang lebih baik dibandingkan Indonesia,” katanya. Menurutnya, dalam menelisik data tersebut pihaknya mendapat dukungan dari Mr. Nico Van Horn yang merupakan arsiparis dari Lembaga Independen tentang Kearsipan Negara Hindia Belanda. Selain itu, lanjutnya, dukungan penuh diberikan kepada Pemprov yang mendapat akses
data secara langsung kepada Leiden Univesity. “Sehingga dengan bantuan dari Mister Nico maka kita jadi tidak tersesat karena informasi yang dihimpun harus akurat,” katanya. Ia mengatakan, data sejarah Gedung Sate yang berhasil dihimpun terbilang cukup banyak, sehingga pihaknya akan mendokumentasikan data dengan memanfaatkan teknologi tercanggih. “Hal ini demi memudahkan pengunjung museum serta bisa lebih efisien dari sisi penggunaan ruangan. Adapun lokasi museum akan
Jessica akan Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Jakarta (Bali Post) Penyidik Polda Metro Jaya yakin tersangka Jessica Kumala Wongso (27) dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana terkait kematian Wayan Mirna Salihin alias Mirna. “Jadi kalau berkas kami sudah lengkap dengan alat bukti konstruksi kasus perbuatan sesuai Pasal 340 (pembunuhan berencana),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, di Jakarta, Jumat (12/2) kemarin. Krishna mengungkapkan, penyidik kepolisian mendalami permasalahan dan alasan dugaan Jessica melakukan pembunuhan terhadap rekannya, Mirna. Diungkapkan Krishna, hanya Jessica yang mengetahui alasan membunuh Mirna karena tidak mengakui dan mengungkapkan motif perbuatan tindak pidananya. Secara logika, Krishna menjelaskan, tidak patut perbuatan yang dilakukan Jessica terlebih tersangka tidak mangakui membunuh Mirna, namun penyidik kepolisian memiliki cara atau metode yang digunakan ahli psikiatri untuk mengungkap dugaan alasan pembunuhan itu. Krishna menuturkan, kasus yang menimpa Jessica terkait dugaan membunuh Mirna menggunakan senyawa kimia
Bali Post/ant
JESSICA - Tersangka pembunuhan Mirna, Jessica, saat melakukan rekontruksi ulang, Minggu (7/2) lalu. sianida termasuk pembunuhan berencana. “Seluruh kasus (pembunuhan) racun itu konstruksinya adalah berencana,” ungkap Krishna. Wayan Mirna Salihin alias Mirna meninggal dunia usai meminum kopi es Vietnamens di Restoran Olivia di West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1). Awalnya teman korban Jessica Kumala Wongso tiba lebih awal dibanding Mirna dan seorang rekan lainnya, Hani, di gerai tersebut pada pukul 16.09 WIB. Jessica memesan minuman
cocktail dan fashioned sazerac untuk dirinya dan Hani, sedangkan Mirna dipesankan es kopi Vietnam. Korban Mirna dan Hani datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Mirna menyeruput minuman es kopi Vietnam namun korban kejang-kejang setelah minum sekali sedot. Korban sempat dibawa ke klinik di pusat perbelanjaan terkenal tersebut lalu dirujuk ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Mirna meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut. (ant)
Skrining Indikasi Jual-Beli Ginjal
menggunakan ruangan khusus di ruang bawah tanah. Tidak akan makan ruangan besar karena menggunakan pendekatan digital,” katanya. Pihaknya menyatakan Museum Gedung Sate akan menjadi museum tercanggih di Indonesia yang memuat informasi dalam bentuk tulisan, gambar dan film dalam bentuk digital. Untuk Detail Engineering Design (DED) dari proyek museum Gedung Sate ini akan dilakukan pada akhir tahun ini dan akan langsung dilanjutkan dengan lelang dan pengerjaan. Sementara itu, Mr. Nico Van Horn mengatakan dirinya menjadi advisor (penasihat) dalam pendirian Museum
Gedung Sate dan dukungan penuh diberikan karena data yang dimilikinya ini juga milik masyarakat di Indonesia. “Kami punya arsipnya silakan jika ingin ke Belanda. Dan kami tidak mengklaim ini milik kami. Kami punya data tentang surat putusan pembangunan Gedung Sate,” katanya. Dikatakannya, surat ini juga memuat alasan pembangunan d imana Pemerintah Hindia Belanda memindahkan kantor pemerintahan dari Batavia ke Bandung. “Masyarakat Indonesia harus bangga dan menghargai Gedung Sate karena terdapat informasi adanya seorang insinyur lokal yang terlibat dalam pembangunan gedung heritage tersebut,” katanya. (ant)
Lagi, RSUP Sanglah Berhasil Lahirkan Bayi Tabung
Denpasar (Bali Post) RSUP Sanglah kembali berhasil membantu pasangan yang belum dikaruniai anak selama empat tahun lewat program bayi tabung. Bayi kembar yang dilahirkan Jumat (12/2) kemarin pukul 09.00 Wita itu berjenis kelamin laki-laki. Namun, sayang salah satu dari bayi tersebut tidak berhasil diselamatkan karena berat badannya 1,7 kg (di bawah normal). “Sedangkan yang lagi satu beratnya 2,5 kg,” kata Direktur Utama RSUP Sanglah dr. AA Sri Saraswati, M.Kes. Terkait identitas pasangan tersebut, pihaknya enggan menyebutkan untuk menjaga privasi pasien, mengingat stigma masyarakat akan bayi tabung. Program bayi tabung ini bukanlah keberhasilan bayi tabung yang pertama, namun sudah kesekian kalinya. Program bayi tabung di RSUP Sanglah telah dibuka sejak tahun 2001. Namun, karena gaungnya melemah disebabkan beberapa hal, maka dari itu pihaknya ingin membangkitkan lagi program bayi tabung tersebut. Sebelumnya, RSUP Sanglah pernah melakukan program bayi tabung pada ratusan pasangan, namun yang berhasil memperoleh ketu-
runan sebanyak 69 pasangan, sementara 31 wanita mengalami abortus. “Tergantung kondisi orangtua, ketaatan orangtua, harus istirahat lama,” jelasnya. Bayi dari hasil program bayi tabung juga memiliki kualitas hidup yang baik, sama dengan bayi normal lainnya. Untuk keselamatan ibu dan bayi, saat persalinan harus dilahirkan secara sexio. Mengingat RSUP Sanglah merupakan rumah sakit pemerintah, sehingga dari sisi biaya tidak setinggi yang dibayangkan masyarakat. “Karena orientasi kita bukan profit oriented, tapi juga misi sosial, membantu pasangan yang belum memiliki keturunan,” tandasnya. Saraswati berharap pihaknya dapat membantu pasangan yang tidak bisa memiliki keturunan, agar dapat memiliki keturunan. Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. I Nengah Kuning Atmadjaya, Sp.B.(K) Trauma, KKL., FINACS. menambahkan, proses bayi tabung pertama dengan mempertemukan sel sperma dan sel telur kemudian dikembangkan di luar tubuh. “Jika berkembang, baru kemudian dimasukkan ke dalam rahim ibu,” jelasnya. (kmb42)
RSUP Sanglah Dilengkapi Tim Komite Etik dan Hukum Denpasar (Bali Post) Untuk mengetahui indikasi jualbeli ginjal pada tindakan cangkok ginjal, RSUP Sanglah mempunyai tim komite etik dan hukum yang melakukan skrining terhadap pendonor dan pasien. Dalam komite tersebut juga terdapat tim psikiater yang akan melakukan skrining pada pendonor maupun pasien. Komite tersebut merupakan tim independen di luar unit nonstruktural RSUP Sanglah. Dokter Ida Bagus Putu Alit, Sp.F., DFM., Komite Etik dan Hukum RSUP Sanglah, menjelaskan transplantasi ginjal berpedoman pada UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, bagian kelima penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. “Di sana tertulis boleh ada transplantasi organ dan
implant organ/alat dengan tidak ada indikasi jual-beli,” tegasnya, Jumat (12/2) kemarin. Ada beberapa tahapan untuk melakukan cangkok ginjal yaitu advokasi, pre-tindakan, tindakan dan pasca-tindakan. Untuk menyaring ada tidaknya jual-beli, dilakukan pada tahap pertama yaitu advokasi. Pendonor harus membuat pernyataan di depan notaris bahwa dia menyumbangkan ginjal dengan tidak ada indikasi jual-beli. “Saat advokasi dan penandatanganan ke notaris, pendonor didampingi psikiatri. Psikiatri menanyakan terlebih dulu motifnya, segala risikonya dijelaskan,” imbuh dokter asal Karangasem itu. Donor cangkok ginjal bersumber dari dua yaitu, donor hidup dan donor meninggal. “Donor yang meninggal, sebelum meninggal
sudah membuat pernyataannya bahwa dia itu akan mendonorkan organnya, kalau sebelum meninggal belum membuat pernyataan maka itu tidak boleh,” jelasnya. Pada orang yang akan meninggal, begitu batang otaknya mati, ginjal boleh diambil, hanya waktu penyimpanan ginjal 45 menit hingga ginjal tersebut dipasangkan. “Sebelum dipasangkan hanya bisa bertahan 2x24 jam, setelah itu mati ginjalnya,” jelasnya. Selain itu donor juga ada dua yaitu, donor dari keluarga dan bukan keluarga. “Keduanya itu juga tidak boleh ada indikasi jual-beli,” imbuhnya. Diakui, setiap wilayah memiliki potensi untuk dilakukan jual-beli gunjal, tidak hanya di Bali, namun yang dapat dilakukan cangkok ginjal di rumah sakit adalah donor
yang legal. “Donor yang di atas tangan ini, yang tertulis saja, sedangkan di luar itu bukan menjadi tanggung jawab rumah sakit lagi,” tandasnya. Tindakan terhadap pelanggaran itu akan dihukum pidana, begitu juga dengan dokter yang melakukan praktik cangkok ginjal termasuk melanggar kode etik kedokteran, sehingga jika terbukti akan dihukum pidana. Cangkok ginjal ada, lantaran angka kematian tinggi akibat gagal ginjal, terjadi pemborosan uang negara karena biaya pengobatan HD yang dilakukan sehingga dirasa perlu dilakukan cangkok ginjal. RSUP Sanglah merupakan rumah sakit ke-15 yang ditunjuk harus bisa melakukan operasi cangkok ginjal. (kmb42)
Dr. AA Sri Saraswati, M.Kes.
Bali Post/may