Skip to main content

Edisi 12 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 310 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu pon, 12 juli 2017

Gerindra Masih Jajaki Koalisi PARTAI yang tidak bisa mengusung calonnya sendiri dalam Pilgub Bali 2018 rupanya masih mencari teman koalisi. Tidak hanya Partai Demokrat, juga Partai Gerindra. Sejauh ini tim yang sudah dibentuk masih melakukan penjajakan untuk berkoalisi. ‘’Gerindra masih menjajaki, masih terbuka, kita masih cair. Siapa pun bisa diajak berkoalisi,’’ ujar Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta, Selasa (11/7) kemarin. Sukarta menambahkan, poin dari penjajakan ini adalah mencari putra terbaik Bali yang akan memimpin Bali ke depan. Terkait proses penjaringan di partai lain seperti PDI-P dan Golkar, anggota DPR-RI ini mengaku tidak mau mencampuri. ‘’Itu mungkin yang terbaik bagi partainya masing-masing, kita tidak mencampuri bagaimana mekanismenya. Masing-masing partai punya mekanisme sendiri,’’ tandasnya. Hal. 19 Made Mudarta

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

PILGUB BALI 2018

DBM Suharya Maju dari Jalur Independen

PELUANG tampil menjadi calon gubernur Bali belum tertutup. Jalur independen dan pintu masuk di sejumlah parpol masih terbuka lebar. Jalan menuju Bali-1 dari jalur independen kini sedang digarap Wakil Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Bali Brigjen Pol. (Purn) Dewa Bagus Made Suharya. Putra Bali ini mengaku siap maju dalam perebutan Bali-1 dengan tetap memperhatikan peluang yang ada. ‘’Saya sudah membulatkan tekad maju dalam Pilkada Bali. Sampai saat ini

saya masih menunggu juknis dari KPU tentang pencalonan dari jalur independen,’’ jelasnya, Selasa (11/7) kemarin. DBM Suharya mengaku tinggal merapatkan barisan dengan calon wakilnya. ‘’Saya telah melakukan langkah panjang untuk mempersiapkan diri. Deklarasi pencalonan paling lambat akan saya lakukan September mendatang,’’ ujarnya. Ia juga mengapresiasi langkah politik dalam penjaringan pilgub yang dilakukan Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Menurutnya, otonomi politik

dalam hal ini harus dihormati. ‘’Peluang di jalur partai politik memang masih terbuka. Saya masih melihat celah itu. Namun, sampai saat ini saya pastikan akan mengakomodasi suara rakyat Bali dari jalur independen,’’ tegasnya. Ia mengingatkan dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur Bali 2018 mendatang, rakyat Bali memiliki hak otonomi untuk menentukan pilihannya. Hal. 19 Memiliki Peluang

’’Peluang di jalur partai politik memang masih terbuka. Saya masih melihat celah itu. Namun, sampai saat ini saya pastikan akan mengakomodasi suara rakyat Bali dari jalur independen,’’ DBM Suharya

Pertanggungjawaban APBN 2016 Diterima

DPR Nilai Ekonomi Masih Timpang

Bali Post/ant

RAPAT - Pakar hukum pidana Romli Atmasasmita menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Dalam RDPU tersebut Romli Atmasasmita mengatakan KPK gagal dalam mencegah tindak pidana korupsi, tidak bisa menjalankan koordinasi supervisi maupun pencegahan dan hanya mengutamakan penindakan.

Romli Minta Pansus KPK Telusuri Hibah Asing

Jakarta (Bali Post) Sepuluh fraksi di DPR-RI menerima laporan pertanggungjawaban pemerintah dalam pengelolaan anggaran tahun 2016. Persetujuan diputuskan dalam rapat paripurna DPR, Selasa (11/7) kemarin yang mengagendakan pandangan terhadap RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun 2016. Dalam rapat tersebut, banyak catatan kritis disampaikan DPR atas kinerja dan pengelolaan anggaran tahun 2016. Catatan kritis disampaikan Fraksi Gerindra yang dibacakan juru bicaranya, Heri Gunawan. ‘’Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga saat ini belum memberi perbaikan signifikan pada masalah ketimpangan ekonomi,’’ kritik Heri Gunawan. Kritik tersebut berdasarkan Indeks Gini yang masih berada di angka 0,394. Artinya, pembangunan hingga saat ini belum berkontribusi besar terhadap pengentasan ketimpangan. Tentunya keseluruhan ini menjadi salah satu evaluasi penting terhadap paket-paket program kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan. Realisasi penyerapan Anggaran Belanja Negara Tahun Anggran 2016 juga dinilai Fraksi Gerindra masih rendah, yakni Rp 1.864,27 triliun atau 89,5% lebih rendah dari penyerapan tahun 2015 yang mencapai 91%. Hal. 19 Tidak Berlanjut

Bali Post/ant

TERIMA LAPORAN - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima laporan dari Ketua Badan Anggaran DPR Aziz Syamsuddin saat Rapat Paripurna DPR ke-30 masa persidangan V tahun sidang 2016-2017 di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin.

Jakarta (Bali Post) Pakar hukum pidana Romli Atmasasmita mendesak Pansus Angket KPK DPR-RI mengklarifikasi dana hibah asing kepada Komisi Pemberantasan Korupsi yang digunakan Indonesia Corruption Watch (ICW). ‘’ICW perlu dipanggil ke sini (DPR) untuk klarifikasi, tolong tanya uang sebanyak itu untuk apa. Saya makin yakin ada persoalan antara KPK dan ICW,’’ kata Romli saat menjadi narasumber di Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Terungkapnya bantuan dana hibah 54 donor asing senilai Rp 96 miliar, kata Guru Besar Universitas Padjadjaran Bandung ini, ditemukan ‘’tidak sengaja’’ saat dirinya membuat buku dengan menyertai data keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Klausul temuan BPK itu, katanya, terdapat dalam laporan keuangan ICW dan KPK sesuai catatan kaki halaman 92 buku Akuntabilitas KPK di mana memperjelas ada pelanggaran UU Hibah oleh KPK Jilid III dengan LSM Antikorupsi ICW itu. ‘’Hasil analisis tentang kinerja KPK dan ICW itulah yang mendorong saya bersedia sebagai narsum Pansus Angket dengan tujuan koreksi dan bukan bubarkan KPK,’’ tegasnya. Sementara itu, anggota Pansus Hak Angket KPK Misbakhun mengungkapkan dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dirinya menemukan adanya penggelembungan anggaran pembangunan gedung baru KPK. Hal. 19 Gedung baru

Lagi, Terduga Teroris Ditangkap

Sukabumi (Bali Post) – Tim Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menangkap seorang terduga teroris berinisial AAB alias Abu Umar di Kampung Bobojong, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. ‘’Tersangka ditangkap di rumah mertuanya di Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin yang kemudian langsung dibawa dan diinterogasi di Polsek Caringin selanjutnya dibawa ke Mabes Polri,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) Komisaris Besar Yusri Yunus dalam siaran persnya, Selasa (11/7) kemarin. Terduga teroris itu ditangkap sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (11/7) kemarin, yang melibatkan 15 personel Densus 88 yang dibantu empat anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Caringin. Abu Umar sehari-hari tinggal di rumahnya Jalan Puncaksuji, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bali Post/ant

ALIANSI NELAYAN - Nelayan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Massa yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Indonesia itu menuntut pemerintah melegalkan alat tangkap ikan cantrang dan payang di tingkat nasional dengan tidak membatasi ukuran gross ton kapal. (Beritanya di halaman 18)

Bom Panci Sebelumnya polisi juga menangkap terduga teroris bernama Kodar (26) dan menggeledah rumahnya di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa kemarin, terkait kasus bom panci di Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, Kodar ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 bersama jajaran kepolisian setempat di Kampung Pasirpeuti, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Penangkapan dan penggeledahan rumah terduga teroris itu di Kampung Pasirpeuti RT 03 RW 01 Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Ia menjelaskan, penangkapan tersebut terkait kasus bom panci yang meledak, Sabtu (8/7) di rumah kontrakan Agus Wiguna Kampung Kubangbeureum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung. Hal. 19 Satu Kamar

Jokowi Sudah Teken Perppu Pembubaran Ormas Radikal Bali Post/ant

DITOLAK - Buni Yani (kiri) terdakwa pelanggaran UU ITE berbincang dengan penasihat hukum pada lanjutan sidang dengan agenda putusan sela, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/7) kemarin. Pada sidang tersebut majelis hakim menolak 9 nota keberatan (eksepsi) pihak terdakwa Buni Yani yang diajukan 20 Juni 2017 lalu.

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) mengenai pembubaran organisasi masyarakat (ormas) radikal, kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi. ‘’Barusan saya tanya ke Presiden soal perppu ormas itu, dan jawaban Presiden kemungkinan besok akan disampaikan Pak Menkopolhukam,’’ ujarnya kepada wartawan di lingkungan Istana Presiden, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Pada 8 Mei 2017 pemerintah mengumumkan mendukung pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap tidak melaksanakan

peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional. Selain itu, HTI dinilai juga terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, asas dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sebagaimana diatur dalam Undangundang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat. Pemerintah menilai langkah itu ditempuh untuk mencegah berbagai embrio yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat dan mengganggu eksistensi Indonesia sebagai bangsa yang sedang membangun dan berjuang mencapai tujuan nasional karena HTI ingin mewu-

judkan pemerintahan berdasarkan khilafah atau pemerintahan Islam. ‘’Perppu sudah ada di tangan Presiden dan ditugaskan ke Menkopolhukam untuk mengumumkan besok. Menkopolhukam yang lebih tahu detailnya,’’ demikian Johan Budi. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj seusai bertemu dengan Presiden Jokowi pada Selasa ini juga menyatakan hal yang serupa. ‘’Perppu pembubaran ormas radikal insya Allah besok akan diumumkan. Sudah ditandatangani Presiden,’’ kata Said di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta. Namun, ia mengaku tidak mengetahui isi perppu tersebut. (ant)

Johan Budi


denpasar

2

Rabu Pon, 12 Juli 2017

figur

Lepas Jabatan

POSISI Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Denpasar kini sudah berganti. Sebelumnya I Made Westra menduduki posisi ini sejak 2012 lalu. Westra menggantikan almarhum I Wayan Darsa yang berhasil menjadi anggota DPRD Denpasar. Made Westra yang mendapat kepercayaan dari pemilik perusahaan daerah dalam hal ini Wali Kota Denpasar, sejatinya bukanlah orang baru di PD Pasar. Ia sudah bergabung di PD Pasar sejak tahun 2000. Artinya, sudah 16 tahun bergabung bersama PD Pasar. “Kami secara pribadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Wali Kota selaku pemilik perusahaan daerah yang telah diberikan kepada saya selama ini,” ujar I Made Westra yang ditemui di sela-sela upacara sertijab, Selasa (11/7) kemarin. Menurut Westra, cukup banyak pengalaman yang diperolehnya selama menduduki posisi Dirut. Suka dukanya dipastikan ada. Namun yang perlu dikenang adalah yang bisa membuat kita senang. Kalau yang kurang baik, diharapkan bisa dihapuskan dari ingatan. “Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak selama ini, sehingga bisa melaksanakan tugas hingga berakhirnya masa jabatan dan sekarang sudah saya lepaskan. Untuk sementara saya istirahat dulu,” ujarnya. (ara)

Bali Post/ian

MEMETIK KANGKUNG - Sepasang petani sedang memetik kangkung di kawasan Subak Sembung, Peguyangan, Denpasar. Selain ditanami padi, sejumlah petani di subak ini juga memanfaatkan sebagian lahan pertaniannya untuk menanam berbagai jenis sayuran seperti terong, cabai dan kangkung serta bunga yang umum dipergunakan oleh masyarakat Bali untuk sarana upacara keagamaan.

Selundupkan Sabu-sabu

Turis Afrika Terancam Hukuman Mati

Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/kmb42

Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.-KBD.

RSUP Sanglah Lakukan Operasi Cangkok Ginjal Keempat

Denpasar (Bali Post) Setelah tiga kali sukses melaksanakan operasi cangkok ginjal, RSUP Sanglah melaksanakan operasi cangkok ginjal keempat. Seorang pasien berusia 40 tahun dari Bali melakukan operasi tersebut, Senin (10/7) lalu. Operasi cangkok ginjal dilakukan pada pasien yang mengalami gagal ginjal. Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B.-KBD. mengatakan RSUP Sanglah sudah mengembangkan cangkok ginjal sejak tahun 2016 lalu. Rencananya, layanan cangkok ginjal tersebut akan menjadi layanan unggulan RSUP Sanglah untuk Indonesia bagian timur. Pada operasi kali ini, kata Sudartana, tim cangkok ginjal hanya ditemani dua dokter bedah urologi sebagai pendamping dari RSCM. Selanjutnya pada Agustus nanti akan dilakukan operasi cangkok ginjal berikutnya, tanpa didampingi RSCM. “Full time dari Sanglah. Karena sesuai hasil evaluasi, tim Sanglah sudah siap secara mandiri melakukan operasi cangkok ginjal,” katanya. Sudartana menambahkan, saat ini RSUP Sanglah sudah memiliki dua calon pasien cangkok ginjal yang akan dioperasi Agustus mendatang. Pihaknya masih melihat kesiapan kedua pasien untuk dioperasi. Selama empat kali melakukan operasi cangkok ginjal, kata dia pendonor ginjal merupakan related donor. Artinya, pendonor berasal dari keluarga dekat pasien, yaitu dari orangtua atau saudara kandung. “Kami belum berani mengambil donor di luar keluarga. Mungkin ke depan akan bisa dari luar,” ujar Sudartana. Menurut Sudartana, BPJS Kesehatan menanggung biaya operasi cangkok ginjal, baik penerima maupun pendonor. Pendonor ginjal ditanggung hingga Rp 250 juta dan penerima ditanggung hingga Rp 425 juta. Jika sebelumnya pasien cangkok ginjal baik penerima maupun pendonor hanya di-cover hingga Rp 250 juta, namun kini melihat manfaat dan keefektifan dari cangkok ginjal, biaya plafonnya ditambah. Malah paket plafon untuk biaya hemodialisa (HD) turun. Sudartana mengatakan, biaya yang dibutuhkan untuk melakukan cangkok ginjal tidak lebih dari Rp 450 juta. Sementara itu, jumlah pasien HD baru di RSUP Sanglah dari Januari hingga Juni 2017 fluktuatif. Namun rata-rata 76 pasien baru setiap bulannya melakukan HD di RSUP Sanglah. Sedangkan jumlah tindakan yang dilakukan RSUP Sanglah berdasarkan tahun 2016, rata-rata 2.587 tindakan. (kmb42)

Turis asal Afrika Selatan, terdakwa Olwethu Sizwekazi Mcina (28), Selasa (11/7) kemarin didakwa atas kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang beratnya hampir 1 kilogram. Modus yang dilakukan adalah menyembunyikan sabu di selangkangan. Jika melihat pasal yang didakwakan, wanita asal Afrika itu terancam hukuman pidana mati. JPU Fithrah di depan majelis hakim pimpinan Made Sukreni menjelaskan, terdakwa Olwethu Sizwekazi Mcina sebelumnya ditangkap di Bandara Internasional Ngurah Rai pada 19 Februari lalu. ‘’Terdakwa tanpa hak melawan hukum, memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I berupa menthapenthamin jenis sabu melebihi lima gram,’’ tegas jaksa dari Kejati Bali itu. Masih dalam dakwaan jaksa, dijelaskan awalnya terdakwa yang bekerja sebagai hair stylist bertemu dengan seseorang bernama Mr. William (DPO) dan menyampaikan pesan Mr. Victor (DPO) kepada terdakwa untuk datang ke Indonesia. Namun, saat itu terdakwa menolak dengan alasan paspornya hilang. Namun Mr. William menyerahkan uang 800 rands untuk mengurus paspor. Setelah paspor terbit, terdakwa dijemput William dan diajak ke sebuah Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

hotel di Afrika. Di sana terdakwa diminta mengenakan pakaian korset beserta tiga bungkus plastik bening yang dilapisi lakban yang diduga berisi narkoba. Bungkusan itu kemudian dipasang di perut terdakwa dan juga di selangkangan. Terdakwa kemudian diantar ke bandara di Afrika untuk selanjutnya terbang ke Bali dengan menggunakan pesawat Qatar Airways. Pada 19 Februari 2017, terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai. Saat itulah petugas melihat gerakgerik terdakwa mencurigakan dan dilakukan penggeledahan. Petugas kemudian menemukan dua bungkus plastik bening yang dilapisi lakban di dalam pakaian korset celana yang dipakai terdakwa, persisnya di selangkangan terdakwa. Hasil pemeriksaan laboratorium, kristal bening yang ditemukan itu positif mengandung sediaan menthapentamin. Rinciannya, satu paket berisi 323 gram brutto (kode A), satu bungkus lainnya berisi 416 gram bruto (kode B) dan plastik bening dibungkus lakban berisi 414

Denpasar (Bali Post) Ventilator dapat menularkan infeksi pada pernapasan pasien. Penggunaan ventilator merupakan metode menyelamatkan pasien saat tidak mampu bernapas, sampai infeksi atau kelainan itu bisa ditangani. Sementara kemampuan parunya sebagian atau seluruhnya diambil alih dengan alat ventilator. Dokter spesialis anak dr. Dyah Kanya Wati, Sp.A. mengatakan hal itu, belum lama ini.

Di satu sisi, kata Dyah Kanya Wati, pengggunaan ventilator yang tidak baik justru dapat menyebabkan mudahnya terjadi penularan infeksi pernapasan melalui bagian-bagian dari ventilator tersebut. Misalnya, pipa ETT harus masuk dalam kedalaman tertentu dan diganti secara periodik. Penggantian pipa ini harus diganti seminggu sekali. Begitu juga bagian-bagian lain yang tidak bisa digunakan beberapa kali. ‘’Jika tidak diganti dan tidak

FM 96,5

Topik : DEWAN AKAN DAPAT TUNJANGAN RESES Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

gram bruto sabu-sabu (kode C). Masih dalam dakwaan jaksa, sebagaimana yang terungkap di persidangan, terdakwa yang diminta menyelundupkan sabusabu itu akan diberikan upah 3.500 USD. Upah itu akan

diberikan William setelah barang itu sampai di Indonesia. Terdakwa dalam menyelundupkan narkoba jenis menthampetamin jenis sabu tidak ada izin dari pihak berwenang. Dalam perkara ini, jaksa men-

jerat terdakwa dengan Pasal 113 dan Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tak tanggungtanggung, ancaman hukuman maksimalnya yakni hukuman mati. (kmb37)

Ventilator Dapat Tularkan Infeksi Pernapasan

081 337 032 965, (0361) 819446

web E-mail

Bali Post/kmb37

PENYELUNDUPAN - Turis asal Afrika Selatan, terdakwa Olwethu Sizwekazi Mcina (28), didakwa atas kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang beratnya hampir satu kilogram.

Bali Post/kmb12

Kompyang Wiranata

disterilisasi dengan baik, maka ada lapisan dalam pipa ETT yang menjadi kolonisasi kuman,’’ katanya. Sumber kuman, katanya, ada yang berasal dari dalam dan ada yang dari luar pasien. Pipa ETT yang tidak diganti dan menjadi sarang kuman akan menjadi sumber penyebaran kuman dari dalam pasien. Dalam tenggorokan dan hidung terdapat kuman normal. Ketika pasien mengalami penyakit yang berat,

kuman tersebut menjadi over growth. ‘’Kuman tersebutlah yang masuk ke pipa ETT dan masuk saluran napas. Pada anak yang lebih kecil sering terjadi muntah karena kuman yang dari lambung masuk ke pipa ETT,’’ kata Dyah Kanya Wati mengingatkan. Dyah Kanya Wati menambahkan, kuman dari luar bisa datang dari petugas kesehatan sehingga petugas harus rajin mencuci tangan dengan benar. ‘’Itu harus dilakukan karena

ada dalam standar akreditasi rumah sakit. Kalau itu dilakukan dengan baik, itu suatu langkah yang baik agar kuman tidak masuk ke pipa ETT. Pemakaian ventilator harus dibarengi dengan tindakan preventif sebenarnya,’’ tegasnya. Dyah Kanya Wati mengatakan, infeksi melalui ventilator tersebut dapat menularkan kuman pneumonia. Namun dari penelitiannya belum ditemukan kuman tersebut pada ventilator di RSUP Sanglah. (kmb42)

Anggota Dewan Mundur, PAW Belum Diproses

Denpasar (Bali Post) – Salah seorang anggota DPRD Denpasar dari PDI-P dapil Denpasar Barat 1, I.B. Kompyang Wiranata, mengajukan surat pengunduran diri. Mundurnya Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini karena yang bersangkutan kini menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Denpasar. Bahkan serah terima jabatan di PD Pasar sudah berlangsung, Selasa (11/7) kemarin. Kompyang Wiranata yang ditemui di sela-sela sertijab Direksi PD Pasar mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat pengunduran diri per 7 Juli 2017 lalu. Pasalnya, SK pengangkatan sebagai Dirut PD Pasar turun pada saat itu. ‘’Untuk menghindari adanya rangkap

jabatan, maka saya harus menyampaikan pengunduran diri dan mengembalikan semua fasilitas yang diperoleh selama ini,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, tahapan Pergantian Antar-Waktu (PAW) prosesnya harus diawali dari partai. Artinya, partai menyampaikan adanya pergantian kadernya di dewan kepada pimpinan dewan. Kemudian pimpinan dewan mengajukan permohonan tersebut untuk mendapatkan persetujuan dari gubernur. Ia menambahkan, surat dari gubernur tersebut akan disampaikan kepada KPU oleh pimpinan dewan untuk mengirimkan nama pengganti dewan yang mundur

tersebut. Nama yang akan menjadi penggantinya yakni pemilik suara terbanyak dari dapil bersangkutan. ‘’Kalau tidak salah mungkin Pak Tjawi. Nanti saya lihat dulu, siapa pastinya. Selain itu, surat dari dewan juga belum ada,’’ ujar John Darmawan. Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede dalam sidang paripurna DPRD, Senin (10/7) lalu telah menyampaikan secara terbuka surat yang diterimanya dari Kompyang Wiranata. Yang bersangkutan menyatakan mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Denpasar. ‘’Surat pengunduran diri beliau sudah kami terima per 7 Juli lalu, sedangkan untuk proses PAW nanti setelah ada rapat di DPC PDI-P,’’ katanya. (kmb12)


BADUNG

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Kalah Main ”Game Online”

Sembilan Remaja Gasak ”Sesari” di Pura

Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta Selatan mengamankan sembilan orang remaja, karena telah melakukan pencurian sesari di beberapa tempat suci (pura) di wilayah Kuta Selatan. Kesembilan remaja tersebut meliputi KFDY (19), KYA (14), MHA (14), LSH 16, REK (16), INAH (16), RRM (15), ASM (15) dan PAP (14). Menurut Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra, kejadian itu berawal saat penjaga di Pura Telaga memergoki ada orang mencurigakan masuk ke dalam pura yang berlokasi di Jalan Pantai Balangan, Jimbaran tersebut, sekitar pukul 02.00 Wita, Senin (10/7) lalu. Selanjutnya penjaga pura melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Selatan. “Dari laporan tersebut, kami melakukan pencarian. Saat itu anggota menemukan beberapa sepeda motor pelaku yang dirusak masyarakat di sana. Sekitar pukul 07.00 Wita, empat orang pelaku diamankan dan sempat diamuk massa,” kata Latra saat memberikan keterangan, Selasa (11/7) kemarin. Setelah dilakukan interogasi, kata Latra, akhirnya jumlah pelaku bertambah dan ada sembilan remaja diamankan di Mapolsek Kuta Selatan. Sebagian besar dari mereka masih di bawah umur dan hanya satu orang pelaku yang berusia 19 tahun. “Dari sembilan remaja tersebut, ada yang berstatus pelajar dan ada juga yang sudah putus sekolah,” ujarnya. Latra menambahkan, kesembilan remaja itu nekat mencuri sesari karena mereka sebelumnya kalah main game online. Kesembilan anak ini memang saling kenal dan biasa ketemu di tempat game online. Mengingat mereka masih di bawah umur, pihak kepolisian akan memanggil orangtua masing-masing. Namun proses penyidikan akan tetap dilakukan. “Beberapa orangtua yang sudah datang ke sini, banyak yang mengeluhkan anak-anaknya sering keluar malam,” ujarnya. Latra menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap keberadaan usaha game online yang ada di Kuta Selatan. Dari hasil pertemuan yang dilakukan, pihaknya akan melakukan pembatasan jam operasi usaha game online, yakni maksimal hingga pukul 23.00 Wita. Lebih lanjut, Latra juga mengimbau para orangtua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya, sehingga mereka tidak sampai salah pergaulan. (kmb23)

Bali Post/kmb23

KETERANGAN - Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra saat memberikan keterangan, Selasa (11/7) kemarin.

Kasus Pengeroyokan di Bazzar

Sembilan Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Mangupura (Bali Post) Polres Badung mengambil alih penyidikan kasus pengeroyokan saat bazzar di Banjar Telugtug, Desa Carangsari, Kecamatan Petang. Kejadian itu mengakibatkan I Ketut Suwantara (45) meninggal dunia. Terkait kasus itu, ditetapkan sembilan orang tersangka. Rinciannya, tujuh orang berstatus sebagai mahasiswa berinisial GY (19), DE (22), NA (24), GP (19), WP (20), GW (26) dan GB (20). Sedangkan GR (17) berstatus sebagai pelajar dan WDP (25) berstatus swasta. Selama proses hukum berlangsung, delapan orang tersangka ditahan. Sedangkan GR yang masih berstatus sebagai pelajar tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur. “Kesembilan tersangka ini menjalani proses hukum di Polres Badung. Tersangka GR tidak ditahan, tapi proses hukumnya tetap berjalan,” kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Selasa (11/7) kemarin. Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas sangkaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Para pelaku dikenai Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi saat bazzar di Banjar Telugtug, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Senin (3/7) lalu. Dua kelompok pemuda bentrok dan mengakibatkan dua orang luka parah, yaitu Gusti Ngurah Widnyana (24) dan I Ketut Suwantara (45). Kondisi Suwantara paling parah sehingga dilarikan ke RSUD Mangusada dan dirujuk ke RSUP Sanglah. Setelah beberapa hari dirawat, Suwantara akhirnya meninggal dunia. Kejadian mengenaskan itu terjadi pukul 00.30 Wita. Dari keterangan saksi-saksi, pada Minggu (2/7) pukul 19.00 Wita bazzar tersebut dibuka dan pengunjung mulai berdatangan. Semakin larut malam, semakin banyak pengunjung yang datang. Pukul 00.30 Wita terjadi keributan dipicu kesalahpahaman antara Petris dengan Bisma. Panitia bazzar langsung melerai mereka. Namun keributan itu berkembang lebih besar karena teman-teman mereka tidak terima dan terjadi kericuhan. Akibat kejadian itu, Gusti Ngurah Widnyana kena sabetan pisau di tangannya. Kelompok Widnyana tidak terima dan langsung mengeroyok Suwantara hingga luka parah di bagian kepala. (kmb36)

3

As Ban Patah, Truk Pengangkut Batako Terguling Mangupura (Bali Post) Sebuah truk dengan nomor polisi DK 9442 HB yang bermuatan batako, tiba-tiba terguling di tengah jalan di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, Selasa (11/7) kemarin. Kejadian tersebut diduga akibat as ban depan truk patah. Kejadian

ini sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Bahkan kemacetan parah hingga puluhan kilometer sempat terjadi saat truk itu dievakuasi. Menurut Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Saat

itu sopir truk bernama Putu Cana asal Payangan, Gianyar melaju dari arah Jimbaran menuju kawasan Nusa Dua. Saat tiba di By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, as ban depan truk yang mengangkut 1.000 batako dan tiga orang penumpang itu tiba-tiba patah. Hal itu diduga karena

beban yang terlalu berat. Akibat kejadian tersebut, jalur dari Kuta menuju Nusa Dua mengalami kemacetan parah. Sebuah mobil derek diturunkan untuk mengevakuasi truk naas tersebut. Proses evakuasi dilakukan selama satu jam lebih. (kmb23)

Bali Post/kmb23

TERGULING - Truk bermuatan batako yang terguling di Jalan By-pass Ngurah Rai, Nusa Dua, Selasa (11/7) kemarin. Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan parah di jalur tersebut.

Dewan Pertanyakan Rencana Pembangunan RS di Kuta Selatan Mangupura (Bali Post) –

Wakil rakyat di DPRD Badung mempertanyakan rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) di Kuta Selatan. Pasalnya, hingga memasuki pertengahan tahun ini, belum ada pembahasan maupun lokasi yang direncanakan sebelumnya. Padahal, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa dalam arahan direktifnya sempat menyampaikan dinamika masyarakat, khususnya di sektor pelayanan kesehatan, Badung Selatan sangat membutuhkan RS dan puskesmas rawat inap. Ketua Komisi II Wayan Luwir Wiana mengatakan, sejauh ini belum ada tanda-tanda RS pemerintah akan dibangun di wilayah tersebut. “Kebutuhan rumah sakit adalah kebutuhan dasar masyarakat di bidang pelayanan kesehatan. Apalagi masalah RS di Kuta Selatan ini sudah sering dibicarakan di masyarakat,” ujar Luwir Wiana,

Selasa (11/7) kemarin. Oleh karena itu, legislator asal Kuta Selatan ini akan terus mendorong agar RS di Kuta Selatan ini segera direalisasikan. Sebab, selama ini masyarakat cukup kesulitan mendapat pelayanan kesehatan lantaran jarak RS cukup jauh. “Masyarakat berharap pembangunan RS itu segera direalisasikan, kare-

na tidak mungkin masyarakat Kuta Selatan masuk ke RS yang di Kapal,” ungkapnya. Hal senada dilontarkan anggota DPRD Nyoman Mesir. Politisi asal Kuta Selatan ini juga mendesak agar pembangunan RS di kawasan pariwisata tersebut segera terwujud. Bahkan pihaknya di Desa Kutuh siap memfasilitasi lahan, apabila

diperlukan oleh pemerintah sebagai lahan RS. “RS di Kuta Selatan cukup mendesak direalisasikan, namun kami berharap RS ini dibangun langsung oleh Pemkab Badung tanpa harus menggandeng atau kerja sama dengan pihak swasta. Kami di Kutuh sudah siapkan satu hektar tanah untuk rumah sakit,” sebutnya. Sementara itu, Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Badung mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pembuatan Detail Engineering Design (DED) RS di Kuta Selatan. “Pemban-

gunan RS itu ada DED-nya. Kalau tidak salah di perubahan (APBD Perubahan 2017 - red) sudah disiapkan untuk DEDnya,” katanya. Terkait kerja sama dengan pihak ketiga, Adi Arnawa mengaku tidak menutup kemungkinan akan dilakukan. Wacananya, kerja sama akan dilakukan dengan pihak Universitas Udayana. Hanya semua itu harus berdasarkan kajian. “Kalau soal tourism hospital, mungkin ke sana (kerja sama red), tapi lokasi di Desa Kutuh ada lahan satu hektar yang dapat dimanfaatkan,” tegasnya. (kmb27)

Litbang Jantung Pembangunan Kabupaten Badung LITBANG Kabupaten Badung sebagai perangkat daerah yang baru terbentuk mempunyai peranan yang sangat strategis, karena kajian yang dilakukan oleh Litbang merupakan dasar bagi Bappeda dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, Litbang merupakan jantung dalam pembangunan di Kabupaten Badung. Demikian ditegaskan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Badung dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Puspem Badung, Selasa (11/7) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta memaparkan grand design pembangunan Badung lima tahun ke depan, sebagaimana yang dirumuskan di dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021. Diingatkan agar Badan Litbang harus tahu dan paham isi, kepala, badan dan kaki Kabupaten Badung. Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemkab Badung terdiri dari Ketua: Bupati Badung, Wakil Ketua: Wakil Bupati Badung dan Sekretaris Daerah, Sekretaris : Kepala Balitbang, anggota: Kepala Bappeda, para Asisten Setda, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.- KEMD., Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, M.S., M.M., Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak., CPA., Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. dan Prof. Dr. I Made Arya Utama,

S.H., M.H. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta berharap agar para akademisi turut memberikan sumbangan pemikiran dalam membangun Badung yang berorientasi kepada pertumbuhan serta pemerataan pembangunan, baik antarwilayah maupun antarsektor sebagai implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Bupati Giri Prasta juga meminta kepada Majelis Pertimbangan Kelitbangan untuk memikirkan kebijakan perkuatan sektor pertanian dari berbagai aspek. “Ciptakan masyarakat bangga menjadi petani” tegas Giri Prasta. Sementara itu, para akademisi yang duduk dalam Majelis Pertimbangan Kelitbangan memberikan apresiasi sangat positif. Mereka menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dalam memajukan pembangunan Kabupaten Badung. Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara melaporkan bahwa pembentukan Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Badung ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah yang memiliki tugas memberikan arah dan kebijakan umum Kelitbangan memberikan pertimbangan pemanfaatan Kelitbangan dan memberikan dukungan

RAPAT KOORDINASI - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Kepala Badan Litbang Wayan Suambara saat rapat koordinasi di Puspem Badung, Selasa (11/7) kemarin. pelaksanaan Kelitbangan. Pada bagian akhir rapat koordinasi tersebut, Bupati Giri Prasta menugaskan kepada Badan Litbang untuk melakukan survei pengukuran tingkat kebahagiaan masyarakat Kabupaten Badung, kerukunan umat beragama, kepuasan masyarakat, mengkaji pembentukan

desa berdikari, meneliti model pengembangan industri pedesaan berbasis sumber daya lokal, mengkaji pemanfaatan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu), indeks pembangunan gender serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan program Kartu Badung Sehat (KBS). (ad877)

Meningkat, Angka Kunjungan ke Perpustakaan Mangupura (Bali Post) – Angka kunjungan ke perpustakaan di Kabupaten Badung makin meningkat selama beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data dari Kantor Perpustakaan Daerah Badung, selama periode Januari hingga Juni 2017, jumlah kunjungan cenderung bertambah. Yakni, Januari kunjungan sebanyak 835 orang dan Juni tercatat 1.245 orang. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani mengatakan, peningkatan angka kunjungan ke perpustakaan itu ternyata tidak berbanding lurus dengan minat baca masyarakat. “Minat baca masyarakat dan anak sekolah saat ini kan sangat rendah. Hal

itu tentunya dipengaruhi oleh kemajuan teknologi yang sangat pesat, sehingga menyebabkan literasi yang digunakan adalah literasi media sosial,” ujar Kristiani, Selasa (11/7) kemarin. Menyikapi hal itu, Wayan Kristiani mengimbau agar masyarakat terutama anak sekolah mau memanfaatkan perpustakaan daerah secara maksimal. Sebab, di perpustakaan ini tersedia sangat banyak koleksi buku yang tentunya menambah wawasan setiap individu yang ingin membaca. “Dari Januari cenderung meningkat kunjungannya. Selain masyarakat umum, anak sekolah seperti SD, SMP dan SMA/SMK dan mahasiswa juga kerap berkunjung ke

perpustakaan,” katanya. Menurut Kristiani, jumlah kunjungan cenderung bertambah dari periode Januari hingga Juni 2017. Rinciannya, per Januari tercatat angka kunjungan mencapai 835 orang, Februari sebanyak 883, Maret sebanyak 1.117 dan angka kunjungan per April tercatat 1.132 orang. “Kemudian angka itu meningkat lagi pada Mei, yakni sebanyak 1.577 pengunjung dan hanya menurun pada Juni sebanyak 1.245 orang,” katanya memaparkan. Kristiani mengakui, bangunan perpustakan di Badung cenderung formal, sehingga animo masyarakat yang ingin datang membaca buku agak sedikit berkurang. Padahal,

sesungguhnya terdapat banyak sekali literasi yang bermanfaat. “Nanti rencananya akan kami ubah konsep gedungnya. Karena kan kegiatan membaca itu merupakan hal yang bersifat rekreasi, sehingga seseorang yang membaca menjadi santai,” ujarnya. Guna meningkatkan minat baca, kata Kristiani, pihaknya akan mengubah beberapa ruangan dengan konsep yang sesuai peruntukkannya atau menjadi nyaman. Misalnya pada ruang baca anak akan menerapkan konsep taman kanak-kanak yang khusus diperuntukkan untuk anak-anak. Sehingga anak-anak yang datang ke ruangan tersebut menjadi tertarik. “Jika ruangannya saja sudah menarik, praktis

anak-anak maupun masyarakat akan tertarik untuk membaca,” harapnya. Kristiani menjelaskan, Perpustakaan Badung sudah memiliki dua mobil perpustakaan keliling (pusling) dan satu ruangan diorama berkapasitas 44 tempat duduk untuk pemuteran film sejarah yang dijadwalkan untuk anak sekolah jenjang SD setiap Selasa dan Kamis. Sementara untuk masyarakat umum diarahkan selain hari tersebut, namun sesuai dengan persetujuan yang diawali dengan surat permintaan dari masyarakat. “Saat ini baru dua. Belum mencukupi untuk menjangkau seluruh sekolah yang ada di Badung,” ujarnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Siswa Baru Pilih SMK PGRI 5 Denpasar karena Berkualitas

MPLS - Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Ni Ketut Nuka (kanan) didampingi Kepala TU I Gusti Agung Wiranata (kiri) menyalami siswa saat membuka MPLS. MENJELANG tahun ajaran baru, suasana di SMK PGRI 5 Denpasar penuh dengan senyum. Pertama, karena pimpinan dan dewan guru sukses merekrut siswa baru sesuai target. Kedua, siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan gembira. Ketua Panitia MPLS A.A. Gde Agung Udayana Putra, S.Pd. mengungkapkan, kegiatan MPLS diikuti 100 persen siswa baru. MPLS mengedepankan suasana kebersamaan, menyenangkan dan berbudaya. Salah satu penguatan materi MPLS tahun ini berbasis lingkungan. Siswa baru diajak melakukan aksi penghijauan di lingkungan sekolah serta menyumbangkan tanaman hias untuk taman sekolah dan jaba Pura Puseh Sumerta di Banjar Sima. Mereka sudah disiapkan taman-taman kelas untuk menjadikan kampus baru SMK PGRI 5 Denpasar di Jalan Kenyeri sebagai sekolah indah dan bersih.

Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Dra. Ni Ketut Nuka saat membuka MPLS sangat mengapresiasi kegiatan guru dibantu OSIS yang konsekuen dengan rambu-rambu MPLS. Dengan demikian MPLS di sekolah ini berlangsung menyenangkan, sejuk dan berintegritas. Ia juga berterima kasih karena masyarakat memberi kepercayaan penuh mendidik putraputrinya di sekolah berkualitas ini. Banyak siswa datang dari luar Denpasar. Kepercayaan ini akan dibalas dengan pelayanan akademis terbaik dengan fasilitas terbaik pula. Dengan demikian mereka kelak menjadi SDM yang memiliki masa depan. Siswa baru SMK PGRI 5 Denpasar, Luh Septiani Wulandari, mengakui memilih sekolah ini karena dikenal memiliki fasilitas lab yang lengkap dan lulusannya dikenal sangat cepat bekerja. ‘’Saya punya angan-angan sejak SMP untuk sekolah di sini,’’ ujarnya.

Siswi lainnya, Ni Ketut Ayu Puspitadewi, mengatakan memilih sekolah di SMK PGRI 5 Denpasar karena kualitasnya bagus. ‘’Keluarga saya juga tamatan SMK PGRI 5 dan sudah bekerja,’’ tegasnya. Mendapat pujian demikian, Ketut Nuka menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mutu lulusan. Pihaknya menerapkan disiplin, yaitu pukul 07.30 Wita pintu sekolah sudah ditutup. Siswa yang terlambat dibina dan hasilnya dilaporkan kepada orangtuanya. Kepala TU SMK PGRI 5 Denpasar Drs. I Gusti Agung Ngurah Wiranata, M.M. menambahkan, siswa baru dibagi untuk program keahlian Akomodasi Perhotelan (AP) dan Jasa Boga. Tahun depan sekolah akan menambah lab restoran dan kitchen serta tiga ruang kelas baru (RKB). Sementara itu, Pembina SMK PGRI 5 Denpasar Drs. I Wayan Darya Kusuma, M.Pd. menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan pendidikan anaknya di SMK PGRI 5 Denpasar. Menurutnya, kampus baru dan fasilitas lengkap ditambah model pelayanan dari hati ke hati membuat semua siswa merasa dilayani dengan baik. Sekolah kembaran SMKN 5 Denpasar ini juga memiliki gedung di kampus barat Jalan Ratna, namun secara bertahap semua pembelajaran dipusatkan di kampus Kenyeri. Ini diawali langkah komite membangun kampus dengan 28 ruangan. Itulah yang menjadikan semua siswa SMK PGRI 5 Denpasar masuk pagi. (ad881)

Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Siswa SMP Dwijendra Raih Emas di UDG Nasional Dipersembahkan untuk Pemprov Bali

TIGA siswa SMP Dwijendra Denpasar yakni Ni Wayan Mutiara Nandini, I Made Surya Adi Prabawa Karang dan I Putu Yogi Arimbawa sukses meraih medali emas untuk Bali pada Lomba Cerdas Cermat (Dharma Widya) Agama Hindu serangkaian Utsawa Dharma Gita (UDG) ke-13 Tingkat Nasional di Palembang, Sumsel, 6-10 Juli. Prestasi ini sekaligus memperkokoh Tim UDG Bali sebagai juara umum dengan 23 medali emas. Sebelumnya, siswa Dwijendra merebut juara umum Jambore Agama Hindu. Tiga siswa SMP Dwijendra Denpasar bersaing dengan duta dari 33 provinsi. Di babak penyisihan, wakil Dwijendra beradu melawan 12 tim dan sukses menjadi peraih nilai tertinggi (1.000). Pada babak sembilan besar (perempatfinal) menghadapi Sumsel, NTB dan DKI Jakarta, Tim Dwijendra juga menyabet nilai tertinggi 1.100, sehingga otomatis masuk babak semifinal (enam besar). Di babak ini Dwijendra yang berlomba dengan NTB, Jateng dan Jatim kembali mengumpulkan nilai tertinggi 900. Pada babak final, Dwijendra melawan Sumsel dan NTB. Nilai Dwijendra tetap teratas 1.100, disusul NTB meraih 650 dan Sumsel 400, sehingga berhak atas medali emas. Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. dan guru pembina Ni Nyoman Maryani, M.Pd.H. mengungkapkan, kunci sukses anak-anaknya karena tampil penuh konsentrasi dan menguasai materi mata pelajaran agama Hindu di SMP dan materi umum. Mereka dibina intensif selama sebulan karena harus hapal nama rektor lembaga pendidikan Hindu, pejabat di Kemenag, isi Weda dan Niti Sastra serta seloka-seloka.

MEDALI EMAS - M.S. Chandra Jaya, Putu Dyatmikati, Nyoman Maryani dan siswa SMP Dwijendra yang meraih medali emas di UDG bersama Wisnu Bawa Tenaya. Prestasi ini membuat bangga Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. yang ikut mendampingi di UDG di Palembang. Ia bersama Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. dengan biaya mandiri menemani anak-anak ke Palembang. Siswa Dwijendra bersama Chandra Jaya, Dyatmikawati, Ni Nyoman Maryani, sempat berfoto bersama Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya. Chandra Jaya mengungkapkan, semua prestasi ini dipersembahkan untuk Pemprov Bali sebagai bentuk kesuksesan warga Dwijendra mengimplementasikan visi dan misi melestarikan dan mengembangkan sastra, budaya dan agama Hindu. Menurutnya, ajaran disiplin dan agama Hindu menjadi unggulan materi pelajaran di kelas serta diimplementasikan sehari-hari oleh warga sekolah di Dwijendra.

Makanya warga Dwijendra dikenal SDM suputra (putra terbaik keluarga dan negara) dan memiliki masa depan. Keunggulan inilah yang membuat Yayasan Dwijendra yang mengelola lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah hingga pendidikan tinggi terkenal berkualitas dan diminati masyarakat. Dikatakannya, Dwijendra dikenal menerapkan disiplin ketat ala Hindu. Artinya, membelajarkan budaya berprestasi lewat muditha (pengendalian diri, kasih sayang dan cinta kasih) dan upeksa (menghormati semua orang). Yang luar biasa, pengelolaan pendidikan di Dwijendra berdasarkan satyam (kebenaran), siwam (keyakinan) dan sundaram (pelayanan menyenangkan). Ini pas dengan tujuan Dwijendra menciptakan rasa nyaman, senang dan gembira menjalakan swadharma sisya dan profesionalisme guru. (ad879)

Warga Kerasan dan Tista ’’Mesadu’’ ke DPD-RI Terkait Status

FKUB Badung Gelar Dialog Generasi Muda Lintas Agama Wedakarna Minta Desa Adat Stop Kebiasaan Bongkar Pura Klasik

BUKA DIALOG - Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika membuka dialog generasi muda lintas agama di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung. FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Badung menggelar dialog generasi muda lintas agama di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, Selasa (11/7) kemarin. Kegiatan yang dibuka Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika ini dihadiri A.A. Gde Agung selaku pelindung FKUB Badung, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Badung Nyoman Suendi, pihak Kepala Kantor Kementerian Agama Badung dan puluhan peserta lintas agama.

Dalam sambutannya, Kompyang Swandika menekankan pentingnya menjalin tali silaturahmi antarumat beragama. Dialog ini menjadi salah satu upaya untuk memperteguh kerukunan antarumat beragama di kalangan generasi muda di Badung. ‘’Kerukunan antarumat beragama ini harus terus dijaga, jangan sampai kita terkotak-kotak karena agama,’’ pesannya. Panitia Kegiatan I Made Arnaya melaporkan, dialog generasi muda lintas agama ini dilaksanakan

dengan tujuan memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya menjalin kerukunan di antara semua agama yang berada dalam bingkai kesatuan Republik Indonesia khususnya lembaga keagamaan di wilayah Badung. Kegiatan ini juga untuk mempererat ikatan silaturahmi dan saling menghargai, hormat-menghormati, toleransi interumat, antarumat dan toleransi umat beragama dengan pemerintah. ‘’Mari terus jaga keharmonisan umat beragama di Badung. Jadikan Tri Kerukunan umat beragama sebagai dasar dalam membangun Badung berdasarkan Tri Hita Karana menuju masyarakat Badung yang Santhi dan Jagaditha,’’ katanya. Dijelaskannya, memelihara kerukunan umat beragama adalah tanggung jawab bersama untuk lebih meningkatkan kerukunan dalam kehidupan beragama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Puluhan peserta berasal dari PHDI Badung, MUI, Makin Badung, Walubi, Katolik dan MPAG Badung. Narasumber didatangkan dari Kodim 1611/ Badung, Polres Badung, Badan Kesbangpol Linmas, Kantor Kementerian Agama dan Ketua FKUB Badung. (ad876)

Udayana OHCC

Gelar ’’One Health Forum Human and Animal Health Welfare Responding to the Dog Meat Trade’’

PENJELASAN - R. Vensya Sitohang (dua dari kiri) didampingi Ira Firgorita (dua dari kanan) dan Ni Nyoman Sri Budayanti (kanan) memberikan penjelasan tentang dampak mengonsumsi daging anjing. PUSAT Kajian One Health Universitas Udayana atau Udayana One Health Collaborating Center (OHCC) menggelar One Health Forum Human and Animal Health Welfare Responding to the Dog Meat Trade di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar, Selasa (11/7) kemarin. Diskusi tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Animals International for A Kinder World dan melibatkan stakeholder terkait, seperti Dinas Kesehatan, Pariwisata, Peternakan, Pertanian di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kabupaten/Kota se-Bali dan instansi terkait lainnya yang mengupayakan implementasi One Health. Diskusi One Health Forum ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kement-

erian Pertanian drh. Ira Firgorita, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid. dan Ketua Pusat Kajian One Health Unud Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp.MK.(K). Ni Nyoman Sri Budayanti mengatakan, tujuan One Health Forum ini adalah untuk merespons isu yang berkembang di masyarakat tentang konsumsi daging anjing dan penjualan daging anjing yang sangat berdampak pada pariwisata di Bali. Sebab, banyak masyarakat yang menanyakan dan menghendaki adanya regulasi dari pemerintah untuk mengatur permasalahan tersebut. Apalagi, anjing bukan termasuk hewan ternak untuk dikonsumsi karena dapat menularkan penyakit rabies. Bagi

masyarakat Bali, anjing juga digunakan sebagai sarana upacara keagamaan tertentu. Oleh karena itu, Udayana OHCC sebagai pusat kajian yang menanggulangi masalah di bidang kesehatan menggunakan konsep One Health, mencoba mencari dan menggali permasalahan tentang isu tersebut dari semua stakeholder terkait. Diharapkan nantinya tercetus rekomendasi yang bisa disampaikan kepada Pemprov Bali sebagai pemangku kebijakan untuk mengklarifikasi dan bisa membuatkan regulasi tentang permasalahan tersebut. Dengan demikian, ke depan ada regulasi yang digunakan sebagai acuan oleh instansi dan masyarakat tentang layak tidaknya daging anjing dikonsumsi dan diperjualbelikan di Bali. Melalui One Health Forum, pihaknya berharap penduduk pendatang yang tinggal di Bali dengan budaya yang berbeda turut berpartisipasi menjaga budaya Bali yang sudah ada (tidak mengonsumsi dan menjual daging anjing), meskipun regulasi tentang konsumsi dan penjualan daging anjing belum ada. Ira Firgorita menyambut baik One Health Forum ini. Menurutnya, One Health dengan konsep Health Welfare sangat membantu mempromosikan dan mendukung ketahanan pangan, sustainability, mengurangi penderitaan manusia dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui pemahaman yang lebih baik mengenai nilai standar kesejahteraan tinggi. (ad880)

KEUNIKAN kekayaan budaya sebuah desa biasanya memicu seseorang untuk tertarik dan menoleh potensi tersebut, bahkan bisa jadi menimbulkan rasa penasaran. Ini terbukti ketika sosok tokoh Hindu Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di Desa Adat Kerasan dan Desa Adat Tista, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Ia datang karena penasaran terhadap dua hal, yakni adanya simbol Dalem Waturenggong serta Pura Desa dan Pura Dalem dalam satu natah, padahal lazimnya di Bali yang selalu bersanding adalah Pura Desa (Brahma) dan Pura Puseh (Wisnu). Demikian yang terekam dalam kunjungan kerja Gusti Wedakarna ke Bantang Banua. Selain meninjau pura dan bersembahyang, ia juga didaulat untuk bertemu warga di madyaning mandala pura dan tokoh adat yang menyampaikan sejumlah aspirasi. ‘’Kami senang sekali bahwa Ratu Gusti Wedakarna sampun berkenan tedun ke desa kami. Kami ingin menyampaikan bahwa sampai saat ini kami belum mendapatkan status sebagai desa adat atau banjar adat di Sukasada, begitu juga Desa Adat Tista. Permasalahan ini sudah terjadi bertahuntahun dan belum ada solusi. Tahun 2017 ini juga muncul masalah setra. Kami mohon bantuan dari DPD-RI untuk memediasi hal ini,’’ ungkap Jro Mangku Made Pasek Sugiarta, Klian Adat Desa Kerasan. Terkait hal ini, Gusti Wedakarna menyampaikan pandangannya bahwa sudah sepatutnya orang Bali bersatu, dan berharap masalah– masalah domestik yang melanda orang Bali diselesaikan dalam konteks manyama braya. ‘’Tiang sudah

DISAMBUT WARGA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III disambut warga adat di Sukasada, Buleleng. dengar semua aspirasi dan kronologi dari pihak desa adat. Sebenarnya permintaan warga sederhana saja, yakni ingin diakui sebagai banjar adat dan ikut bersama-sama membangun Sukasada dengan desa adat induk di Sukasada,’’ ujarnya. Senator Arya Wedakarna akan berkomunikasi dengan Bupati Buleleng, Dinas Kebudayaan Buleleng dan Majelis Desa Pakraman. ‘’Tiang yakin ada solusi karena aspirasi warga niatnya baik dan justru ingin sinergi. Tiang paham ada beberapa hal yang harus disepakati dan seharusnya itu mudah dicapai. Logikanya begini, UUD 1945 yang konstitusi republik saja bisa diubah, apalagi urusan di desa. Jika koridornya Pancasila pasti bisa. Tapi tiang harus mendengar dua arah dulu. Kita akan koordinasi di kabupaten,’’ ungkapnya. Sementara soal rencana pembongkaran panyengker kuno di Pura Desa dan Pura Dalem, Gusti Wedakarna dengan tegas menolak. ‘’Bagaimana mungkin tembok

panyengker kuno ini dibongkar? Kita punya UU Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010. Justru pura vintage (klasik) ini bisa didaftarkan menjadi cagar budaya. Saya menolak, apalagi pura ini, menurut informasi pangempon dibangun sebelum masa Dang Hyang Nirartha karena awalnya tidak ada palinggih Surya. Ini termasuk pura kuno, jadi jika dibongkar, direnovasi dan diganti maka bukan pura klasik lagi,’’ jelasnya. Gusti Wedakarna minta warga di Bali mengurangi kebiasaan membongkar Pura-pura kuno, karena taksu-nya akan jelas berbeda. ‘’Jangan sesekali mengukur keindahan niskala dengan keindahan duniawi (sekala). Kalaupun harus diperbaiki, libatkan arkeolog dan jangan mengubah bentuk asli atau bahan awalnya. Mungkin penyebab hilangnya taksu Bali ini karena secara spiritual Pura-pura kita sudah tidak asli lagi,’’ papar putra pendiri PHDI Shri Wedastera Suyasa ini. (ad871)

PD Pasar Denpasar Sertijab Direksi

PERGANTIAN Direksi di jajaran PD Pasar Denpasar secara resmi berlangsung yang ditandai serah terima jabatan (sertijab) antara direksi lama dan yang baru. Upacara sertijab dilaksanakan di aula Kantor PD Pasar Denpasar di Kompleks Pertokoan Suci, Selasa (11/7) kemarin. Dirut PD Pasar yang lama, I Made Westra, secara resmi digantikan Dirut PD Pasar yang baru, Ida Bagus Kompyang Wiranata. Selain posisi dirut, juga ada direktur baru yakni A.A. Ngurah Yuliarta yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengawasan PD Pasar. Sertijab dihadiri Badan Pengawas PD Pasar, unsur OPD terkait dan jajaran kepala unit pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Denpasar. Ketua Badan Pengawas PD Pasar I Made Westra dalam pengarahannya mengatakan, langkah ke depan yang harus dilakukan semua jajaran pengelola pasar adalah menjaga kebersihan. Setelah itu, harus ada swit mental di jajaran SDM, serta menghindari kegiatan yang mengarah pada pungli. Sebab, saat ini tim Saber Pungli sedang gencargencarnya melakukan pemantauan. ‘’Tiga persoalan ini sebenarnya arahan dari pemilik, yakni Wali Kota Denpasar kepada jajaran PD Pasar saat saya bersama direksi yang baru menghadap,’’ kata mantan Sekda Kota Denpasar ini. Sementara itu, Dirut PD Pasar

SERTIJAB - Suasana sertijab Direksi PD Pasar periode 20172021 di aula Kantor PD Pasar Denpasar, Selasa (11/7) kemarin. Denpasar yang baru, Kompyang Wiranata, menyatakan akan tetap melanjutkan program yang dinilai baik. Memperbaiki kebijakan yang kurang baik dan akan meninggalkan apa yang tidak baik bagi perkembangan PD Pasar ke depan. Ada beberapa program yang akan dilakukan dalam mengelola PD Pasar Denpasar pada periode 2017-2021. Menurut mantan Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini, pengelolaan PD Pasar ke depan harus dilakukan dengan profesional dan menerapkan manajemen perusahaan yang baik. Program selanjutnya melakukan restrukturisasi, baik ke dalam jajaran PD Pasar maupun dengan pihak luar. Program utama lainnya, yakni mengajukan usulan kepada pemilik melalui badan pengawas,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

untuk melakukan moratorium pegawai. Paling tidak selama tiga tahun ke depan, pihaknya berharap tidak ada lagi penambahan pegawai baru. ‘’Kami akan maksimalkan pegawai yang sudah ada, sehingga kesejahteraannya bisa ditingkatkan,’’ ujarnya. Di sisi lain, Dirut PD Pasar periode 2012–2016 I Made Westra menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama yang telah berjalan selama ini. Ia telah bergabung dengan PD Pasar sejak 16 tahun lalu, sehingga banyak pengalaman yang sudah dilalui, khususnya dalam mengelola perusahaan daerah ini. Saat ini banyak yang harus dicermati dengan bijak, terutama dalam hal kewajiban sebuah perusahaan daerah. (ad874)


Rabu Pon, 12 Juli 2017

Daerah

5

Diduga Mesinnya Rusak

KMP Elfina Terhambat di Selat Bali Negara (Bali Post) Diduga akibat kerusakan mesin, Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisakti Elfina mengapung. KMP yang bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk ke Ketapang itu tak dapat berlayar selama beberapa jam. Kapal sempat ditarik dengan KMP lain, namun belum berhasil. Hingga Selasa (11/7) sore kemarin, petugas masih melakukan evakuasi penumpang yang lama menunggu di atas kapal. Dari informasi yang didapat, KMP Trisakti Elfina yang dinakhodai Winda Refandi mengangkut satu unit truk tronton, satu unit truk double, satu unit truk engkel, empat unit mobil dan enam orang penumpang. Kapal terhambat sekitar 300 meter sekitar lampu merah barat Pura Segara, Gilimanuk. Kepala UPP Gilimanuk/Syahbandar Made Astika membenarkan kapal tersebut berhenti karena kerusakan mesin. Menurutnya, posisi kapal masih mengambang di lokasi semula dan sedang dilakukan perbaikan, sedangkan penumpang dievakuasi. Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono juga membenarkan adanya kejadian kapal tidak bergerak itu. Dikatakannya, KMP yang mengangkut sejumlah kendaraan barang itu bukan mengalami kerusakan mesin, melainkan kandas. ‘’Tadi sudah ditarik dengan kapal satu perusahaan, tapi sampai sekarang belum bisa jalan,’’ terangnya. (kmb26)

Bupati Anas Pastikan Maju Pilgub Jatim Banyuwangi (Bali Post) Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memastikan akan ikut bursa Pilgub Jawa Timur (Jatim). Kepastian ini setelah pihaknya mengembalikan formulir pencalonan di DPD PDI Perjuangan Jatim. Akan tetapi Anas enggan membocorkan posisi yang diincarnya, apakah cagub atau cawagub. Anas menegaskan dirinya masih menunggu proses di internal partai. ‘’Proses masih berlangsung. Kita tunggu saja. Saya akan mengikuti proses dan instruksi partai,’’ katanya usai sidak pelayanan KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuwangi, Selasa (11/7) kemarin. Menurut informasi yang berkembang, Anas yang mendaftar pilgub di internal PDI-P Jatim memilih posisi sebagai cawagub. Apalagi di beberapa lembaga survei, Anas menjadi cawagub terpopuler di Jatim. Di tempat terpisah, Ketua DPC PDI-P Banyuwangi Made Cahyana Negara mengatakan pihaknya hanya bertugas mengembalikan formulir pendaftaran pilgub di DPD PDI-P Jatim. Ketua DPRD Banyuwangi ini juga enggan membeberkan posisi yang diincar Anas di Pilgub Jatim. Formulir pendaftaraan pilgub ini dikembalikan ke DPD PDI-P Jatim di Surabaya, Minggu (9/7) siang. Jajaran DPC PDI-P Banyuwangi mengambil formulir pendaftaraan cagub/cawagub Jatim pertengahan Juni lalu. Anas masuk dalam daftar bursa pilgub di PDI-P bersama sejumlah tokoh lain di Jatim di antaranya Saifullah Yusuf (Wagub Jatim) dan Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya). Munculnya nama Anas ini juga hasil penjaringan aspirasi di tataran akar rumput DPC PDI-P Banyuwangi. (kmb30)

Khawatir Tergusur Tambang Emas

Warga Pancer Tuntut Sertifikat Tanah

Banyuwangi (Bali Post) Kehadiran tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai membuat warga di sekitarnya resah karena takut bakal digusur. Seperti dikeluhkan warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, yang mendesak Pemkab Banyuwangi segera memberikan rekomendasi pengurusan sertifikat lahan yang bertahun-tahun ditempati warga. Tuntutan warga ini diluapkan ketika bertemu DPRD Banyuwangi dan perwakilan pemkab setempat, Senin (10/7) lalu. Salah satu tokoh warga Pancer, Mbah Sunar, mengatakan pihaknya tak ada masalah dengan kehadiran tambang emas di dekat wilayahnya. Namun, yang ditakutkan, warga akan tergusur dengan hadirnya dua proyek tambang emas di dekat lokasi. Apalagi warga belum mengantongi sertifikat tanah. ‘’Ini yang kami takutkan. Wilayah kami dijepit dua perusahaan tambang emas. Takutnya kami digusur karena belum ada sertifikat,’’ ujarnya. Menurutnya, kekhawatiran warga cukup beralasan. Sebab, mereka tak memiliki lahan lain selain yang ditempati. Lahan seluas 12,466 hektar itu merupakan hibah dari negara sejak 1979 yang dikuatkan surat hibah dari Gubernur Jatim Soenandar Prijododarmo. Setelah itu, tahun 1994, tsunami menerjang. Akhirnya, Presiden kala itu kembali meminta lahan tersebut diberikan ke warga korban tsunami. ‘’Kami sudah lebih dari 30 tahun tinggal di sana. Bahkan, memberikan kontribusi dengan menjadi nasabah BRI sebagai nelayan,’’ tegas saudagar kapal ini. Oleh karena itu, pihaknya mendesak Pemkab Banyuwangi segera menerbitkan rekomendasi pelepasan lahan, sehingga warga bisa mengurus sertifikat hak milik. Mewakili warga, pria lanjut usia ini meminta DPRD Banyuwangi mengawal aspirasi warganya. Sebab, jika tak memiliki sertifikat, warga bisa tergusur sewaktu-waktu. Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara memberikan batas waktu tiga minggu bagi tim pemkab terkait lahan warga di Pancer. ‘’Yang jelas kami mendukung penuh warga bisa mendapatkan sertifikat. Itu hak warga,’’ ungkap Ketua DPC PDI-P Banyuwangi ini. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Pemkab Banyuwangi Nurhadi menegaskan, Bupati sudah membentuk tim untuk menangani persoalan lahan di Pancer. Tim sudah melacak dokumen resmi surat hibah lahan yang diterbitkan gubernur tahun 1979, namun belum ditemukan. ‘’Kami akan fokus dulu mencari dokumen asli, termasuk koordinasi dengan BPN. Jika tetap tak ketemu, kami akan pikirkan cara lain untuk penerbitan sertifikat lahan,’’ jelasnya. (kmb30)

Bali Post/eka

PENUSUKAN - Adegan penusukan korban Yanuar Setiawan oleh pelaku dalam rekonstruksi di Mapolresta Denpasar, Selasa (11/7) malam.

Rekonstruksi Pembunuhan Tentara

Tersangka Selipkan Pisau di Pinggang Denpasar (Bali Post) Satuan Reskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi pembunuhan anggota TNI Prada Yanuar Setiawan di jalan keluar Mapolresta, Selasa (11/7) kemarin mulai pukul 18.30 Wita. Dalam reka ulang tersebut terungkap tersangka DKDA dan korban sempat saling pukul. Setelah itu, DKDA yang anak anggota DPRD Bali itu mengeluarkan pisau di pinggang dan dipakai menusuk dada kanan korban. Rekonstruksi dipimpin Kasat Reskrim Polresta Kompol Aris Purwanto. Awalnya digelar reka ulang di TKP pertama di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta Selatan, depan SPBU

Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan. Waktu itu korban mengendarai sepeda motor sendiri, sedangkan Steafanus Iman membonceng Munajir. Sementara tersangka CI membonceng

DKDA dan RA membonceng FA (saksi). Sebelum sampai di TKP, topi tersangka CI jatuh saat menyalip korban. Selanjutnya CI balik untuk mengambil topinya. Setelah itu dia kembali menyalip korban. Setibanya di TKP, RA langsung memepet Steafanus karena sempat saling maki dan saling adu pandang. Setelah itu, RA memepet korban dan langsung menghadangnya. Saat korban turun dari motor, selanjutnya dikerumuni

Jaga Semangat Kebersamaan

Komunitas Honda CBR250RR Gelar Touring Jelajah Kintamani

SETELAH liburan panjang, komunitas CBR250RR kembali melakukan fun touring demi menjaga semangat kebersamaan, menambah pengalaman dan sensasi berkendara. Touring yang diikuti 40 peserta dilaksanakan 8 Juli 2017, melibatkan konsumen, komunitas CBR250RR dan internal dari Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar, sekaligus sebagai tempat berkumpul dan memulai gelaran fun touring ini. Peserta touring antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti mereka on time berkumpul di halaman Gedung Astra Motor. Sebelum menggeber ketangguhan motor dengan konsep total control ini, peserta diedukasi mengenai grup riding sekaligus memperkuat pesan kampanye safety riding terbaru dari Honda yang terintegrasi melalui tagline #Cari_Aman saat naik motor yang disampaikan oleh tim Safety Riding Astra Motor. Selanjutnya diberikan informasi rute Denpasar-Kintamani-Bangli dan berakhir di Denpasar sekaligus melakukan persiapan pribadi berkendara. Touring dengan rute Kintamani penuh dengan sensasi. Di samping hawanya yang dingin, keindahan pemandangan Gunung Batur dan danaunya dengan sensasi jalan berbelokbelok menanjak dan menurun menciptakan tantangan sendiri dalam mengendarai Honda CBR250RR. Setelah puas mengelilingi Kintamani, peserta beristirahat sejenak sambil makan siang di Cafe Motor Bangli. ‘’Kegiatan ini sebagai ajang tetap menjaga semangat kebersamaan setelah liburan panjang dan saling bertukar informasi terkait pengalaman baik berkendara maupun mod-

DARI COKROAMINOTO - Komunitas Honda CBR250RR memulai Touring Jelajah Kintamani dari Astra Motor Cokroaminoto, Denpasar. ifikasi motor,’’ ungkap Octa Wendy, Supervisor Area Type Sport Astra Motor Bali. Terkait info lebih detail tentang komunitas CBR250RR dan bagi yang ingin bergabung, bisa menghubungi Wing Dealer terdekat atau dapat juga menghubungi via WA di nomor 081 1338 7115. All New Honda CBR250RR menghasilkan tenaga maksimal 28,5 kW (38,7 PS) atau 12.500 rpm dan torsi maksimum hingga 23,3 Nm (2,.4 kgf.m) atau 11.000 rpm berkat penyematan mesin generasi terbaru 250cc liquidcooled 4-stroke DOHC 8-valve, paralel twin cylinder. Selain itu, dilengkapi tiga riding mode (comfort, sport, sport+) yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengendara. All New Honda CBR250RR menjadi model teringan di kelasnya dengan bobot 165 kg untuk tipe standar (STD) dan 168 kg untuk tipe ABS berkat penyematan rangka teralis terbaru dan mesin compact. Didukung bobot ringan dan bertenaga, akselerasi All New Honda CBR250RR luar biasa.

Motor ini hanya butuh waktu 8,65 detik untuk mencapai jarak 200 meter, mampu mencapai kecepatan puncak hingga 180 KPJ (kilometer per jam) serta mudah dikendalikan untuk menghadirkan rasa aman dan percaya diri pengendara saat berkendara di berbagai kondisi jalan. Ketangguhan motor supersport yang dirakit langsung oleh tangan putra bangsa di pabrik AHM Karawang ini menjadikan All New Honda CBR250RR sebagai Best of the Best Sport setelah memenangkan kategori motor Sport kategori Sport Fairing 250-300 cc. (bns1)

oleh pelaku DKDA dan RA. Korban lalu memukul RA dan mengenai kepalanya. RA membalas menendang dan memukul rahang korban. Saat itulah pelaku lain mengeroyok korban. Tersangka DKDA mengeluarkan pisau dari balik bajunya, lalu mendorong korban sambil menodongkan pisau ke leher. Korban langsung memukul DKDA, dan siswa SMA ini membalas menusuk dada korban. Setelah korban roboh, para pelaku langsung kabur. Kasat Reskrim Kompol Aris

mengatakan, rekonstruksi ini sesuai hasil pemeriksaan. Walaupun ada perubahan hanya sebatas posisi. Menurutnya, karena sudah malam hanya bisa melakukan rekonstruksi TKP pertama, sedangkan reka ulang TKP kedua dilakukan hari ini. Rekonstruksi usai sekitar pukul 20.00 Wita. ‘’Rencananya sore tapi karena menunggu saksi-saksi jadinya malam digelar. Dilakukan di Polresta karena kalau di TKP sebenarnya akan mengganggu lalu lintas,’’ tegasnya. (kmb36)

Dilanjutkan, Penataan Tukad Mati Kuta

Mangupura (Bali Post) – Penataan muara Tukad Mati, Patasari, yang sebelumnya bertujuan mengatasi banjir di wilayah Kuta, Badung, kini kembali dilanjutkan. Keberlanjutan penataan Tukad Mati sepanjang 14,2 km dari hulu ke hilir ini rencananya dilaksanakan akhir 2017 atau awal tahun depan. Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Pemanfatan Air Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Putu Edi Purnawijaya mengungkapkan, saat ini masih proses pengumpulan anggaran dan penyusunan kontrak. ‘’Bisa dibilang prakualifikasi. Sekarang sudah bulan Juli dan mudah-mudahan akhir tahun atau awal tahun bisa mulai dikerjakan,’’ ungkapnya saat dihubungi Senin (10/7) lalu. Dikatakannya, total dana yang dipersiapkan Rp 450 miliar. Dalam pengerjaannya nanti, bukan hanya membuat tanggul dan membendung air, tetapi juga mengeruk sedimentasi serta membuat jalan inspeksi di kanan dan kiri Tukad Mati. Penataan dari hulu ke hilir ini kemungkinan dibagi menjadi dua segmen, yaitu lanjutan dari long storage Patasari menuju ke hulu sepanjang 13 km dan ke hilir long storage sepanjang 1,2 km. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai Wilayah Sungai BaliPenida I Ketut Jayada menyatakan saat ini sudah dilakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan. Dinas Kehutanan memberikan izin untuk penataan lanjutan tersebut dan diupayakan melakukan pendekatan kepada masyarakat terkait jalan inspeksi di sana. Yang jelas jalan inspeksi nanti bisa dilewati mobil atau motor untuk pengangkutan sampah dan pemeliharaan. ‘’Yang di hilir disesuaikan dengan long storage yang dibangun Pemkab Badung dan yang ke hulu disesuaikan dengan keperluan,’’ terangnya. Penataan akan dilaksanakan secara bertahap dari hilir sampai hulu. Saat ini fokus penataan hanya untuk menata kawasan dari masalah banjir. Sementara penataan Tukad Mati berikutnya untuk menambah debit air di estuary dam. ‘’Arahnya dan desainnya ke situ, tapi bukan sekarang,’’ tambahnya. (kmb23)


OPINI

6

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sekolah Kemitraan Keluarga TAK bisa dibantahkan bahwa pendidikan keluarga adalah yang pertama dan utama. Pertama diterima setiap individu yang tumbuh dan berkembang secara normal, sedangkan utama dibandingkan bentuk pendidikan formal dan nonformal lainnya. Makanya salah kalau kita sebagai orangtua mengandalkan pendidikan anak-anak di sekolah alias formal saja. Demikian halnya dalam mengerem dampak kemajuan teknologi informasi (TI) yang sebenarnya orangtua sudah kalah jauh dari anakanaknya. Dampak kemajuan TI ini, kalau jujur kita sadari, jauh banyak negatif dari positifnya. Apalagi dilihat dari respons anak muda usia sekolah saat ini lebih banyak dipakai untuk kesenangan sendiri dibandingkan untuk menggali ilmu pengetahuan. Makanya guru di sekolah tak boleh hanya mengandalkan kemajuan TI untuk pembelajaran tanpa tatap muka. Sebab, proses belajar mengajar (PBM) dengan tatap muka tetap diperlukan guna memberi sentuhan kemanusiaan dan psikologis lainnya. Kedua, sebagai orangtua juga tak boleh mengandalkan Hp untuk mengontrol dan mengawasi anak-anak. Harus diperlukan sentuhan kasih sayang secara langsung, caranya luangkan waktu sekalipun sedikit di tengah kesibukan kita. Kemajuan TI membuat manusia manja. Padahal, kemajuan TI harus dipakai untuk mempermudah hidup. Kehidupan di keluarga bukan lagi didominasi ruang dialog antara anak dan orangtua atau antarsuami-istri, melainkan lebih banyak dengan cara mengirim pesan dan mem-posting sebagai ganti percakapan dan memiliki sedikit alat pelengkap (headset - Red.) yang keluar dari telinga mereka. Mereka terhubung (log on) untuk mengerjakan pekerjaan rumah mereka, mengirim email dan teks kepada guru mereka, dan putus dengan cinta pertama mereka dengan meng-update status. Setiap hari, mereka menyebarkan foto, lirik lagu, lelucon, dan daftar film harian. Mereka mengunduh musik, memburu aplikasi, dan hanya dapat melihat sedikit manfaat dari benda-benda, seperti kertas dan pena. Mereka melakukan penilaian, membentuk geng digital, dan tumbuh bersama di forum yang terbuka. Mereka secara alami akan mencari ke Google terlebih dahulu. Sangat mudah untuk merasa kalah sebelum memulai. Sebagai orangtua, kita harus melangkah guna menyelamatkan anak-anak tunas bangsa. Jangan biarkan anak dengan keasyikannya sendiri. Ajarlah anak-anak kita-tidak peduli seberapa kecilnya peluang yang tampak menghadang kita. Jadilah orangtua yang proaktif dalam percakapan. Hadapilah bersama-sama sebagai sebuah keluarga secara teratur dan berdoalah untuk perlindungan yang lebih bagi ikatan keluarga. Komunikasi adalah prioritas guna menjamin adanya transformasi nilai-nilai Konsep pendidikan yang humanis ini kembali dikuatkan di tengah kemajuan TI. Sejumlah sekolah pun dijadikan proyek percontohan di Bali untuk menerapkan pendidikan kemitraan keluarga. Konsep pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah. Konsep awalnya orangtua harus lebih banyak dilibatkan dalam masa siswa belajar. Tugas orangtua siswa tak sekadar mengantar ke sekolah tapi lebih dari itu.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Apresiasi Kuis KBS Peduli Pendidikan

Dengan ditayangkan Kuis KBS Peduli Pendidikan saya sangat mengapresiasi, demikian halnya beberapa masyarakat yang saya temui utamanya yang berada di pedesaan. Mereka sangat memimpikan tayangan seperti ini di media televise, sehingga para siswa tidak memikirkan hal-hal yang bersifat negatif, seperti halnya minuman keras, apalagi narkoba. Saya pribadi masih terkenang dengan mengikuti acara Cerdas Cermat ketika di bangku sekolah di era 1980-an. Secara otomatis energi baik itu akan memengaruhi masyarakat, baik orangtua maupun siswa, akan tergugah untuk dapat ikut dan berpartisipasi dalam acara ini, baik langsung maupun tidak langsung. Cerdas cermat baik yang dilakukan sebelumnya atau saat ini (Kuis KBS) punya tujuan yang sama. Yakni untuk perimbangan pendidikan yang dilakukan di dalam sekolah dan di masyarakat. Siswa terbukti mampu dan berani menampilkan diri tanpa ragu-ragu, sehingga masyarakat secara langsung bisa menanggapi mutu pendidikan, memberikan masukan serta harapan pendidikan yang kekinian itu seperti apa. Secara tidak langsung acara ini juga bisa diharapkan untuk menciptakan manusia yang berkompeten dan berbudaya, di mana semuanya bermula dari pendidikan. Saya telah melanglang buana, baik di Asia maupun Australia melakukan sharing knowledge pendidikan. Anak didik Indonesia, khususnya di Bali, tidak kalah dengan mereka namun perlu ditambah dengan keberanian tampil di publik, keberanian tampil berbicara di depan publik.

Widanti Denpasar

Tantangan Keluarga pada Era Teknologi Digital Keberadaan sistem keluarga, dalam arti kompleks yang di antaranya meliputi cara berkomunikasi, pembinaan, interaksi, pergaulan dan sebagainya, saat ini telah berubah banyak. Indonesia memperingati Hari Keluarga setiap tanggal 29 Juni. Akan tetapi, untuk tahun ini, puncak peringatan tersebut akan dilakukan tanggal 14 Juli. Menurut catatan, jumlah keluarga di Indonesia ada sekitar 65 juta. Ini artinya, rata-rata satu keluarga Indonesia terdiri empat orang jika penduduk Indonesia kurang lebih berjumlah 250 juta saat ini.

Oleh I Nyoman Laras erubahan sosial yang terjadi di berbagai bidang, membuat tantangan keberadaan keluarga di Indonesia cukup besar. Orang bijak mengatakan bahwa apa pun dan bagaimanapun perkembangan yang terjadi pada negara, sangat tergantung pada pola-pola yang terjadi di dalam keluarga. Indonesia yang mempunyai sejarah, tradisi, dan budaya tutur kata langsung dengan berbagai sentuhan fisik ketika saling berhadapan, kini harus menghadapi gerusan penggunaan gawai, internet, globalisasi, televisi dan lain sebagainya yang “menyerang” budaya dan tradisi tersebut. Akar adat budaya Indonesia mendapatkan tantangan yang besar. Yang paling utama harus dilihat adalah bahwa kini keluarga Indonesia mengalami gagap budaya. Gagap budaya bisa saja dikatakan sebagai keterkejutan budaya, yakni sebuah keadaan yang memperlihatkan anggota keluarga itu kikuk, bingung, bahkan cenderung berpikiran merusak dalam menghadapi perubahan sosial. Perubahan sosial hakikatnya juga mendorong

P

perubahan budaya. Kegagalan menghadapi gagap budaya ini bisa menjadi penyakit sosial, selanjutnya membikin frustrasi. Kegagalan memahami perilaku anak remaja yang membawa sepeda motor ke sekolah (SMA) di masa lalu, sering membuat kepala sekolah kesal. Bentuknya adalah pelarangan membawa sepeda motor. Tetapi perubahan sosial kemudian mendesak sekolah bersangkutan untuk memberikan izin. Dampak ikutannya, sekolah harus menyewa tempat parkir. Dekade delapan puluhan, jika orang tua gagal menghadapi hal ini (tidak mampu membelikan sepeda motor), anak tidak mau sekolah bahkan ada yang bunuh diri! Pada masa ini, banyak orang tua kelimpungan mendapatkan sepeda motor, baik dengan cara mencicil, berutang, menggadaikan sawah sampai dengan menjual tanah, semata-mata untuk mengatasi persoalan tersebut. Ini merupakan hasil dari perubahan sosial yang diawali dengan gagap budaya. Sebagai sebuah sarana transportasi, sepeda motor adalah produk keahlian manusia, yang jelas merupakan pembaruan budaya. Kasus seperti ini dapat dikatakan tantangan “ringan”

bagi orang tua karena “hanya” memenuhi keperluan ekonomis tetapi masih mampu tatap muka untuk mengontrol para remaja dan anak muda saat itu. Akan tetapi di zaman sekarang, perubahan sosial yang ditopang oleh teknologi gawai, mampu menjungkirbalikkan tatanan keberadaan keluarga. Teknologi internet dan dunia maya yang super cepat sekarang, membuat sistem keluarga tersebut benarbenar ditekan sampai “jungkir balik”. Otonomi keluarga seolah digerogoti oleh pihak yang kita tidak tahu dari mana datangnya dan interaksi sosial dibuat membingungkan. Dengan jagat digital melalui ponsel yang dipegang, seorang remaja akan betah di kamar seharian sambil melihat gawai, memesan makanan lewat gojek, memanggil temannya secara tiba-tiba berombongan hanya melalui ponsel, semuanya tanpa sepengetahuan orang tua. Mereka mencari nasihat entah dari mana melalui gawai. Fenomena demikian memperlihatkan ihwal budaya tradisional kekeluargaan Indonesiaa telah tercerabut jauh dari akarnya. Dasar-dasar budaya keluarga Indonesia sangat erat dengan

penghormatan dan pengakuan kepada orang tua (pihak yang lebih tua). Ini dilihat dari permintaan dan pemberian izin ketika remaja harus keluar rumah, interaksi sosial melekat dalam bentuk nasihat secara langsung tatap muka, penghargaan produk orang tua seperti masakan sendiri, dan suasana keguyuban karena baik nasihat maupun menikmati produk keluarga (makanan), akan dilakukan secara bersamasama. Pada situasi seperti ini, persoalan keluarga akan dipecahkan bersama dan semua pihak berkontribusi untuk pemecahan tersebut. Kontribusi itu erat dengan perkembangan pengetahuan keluarga, dan dalam hubungan anak-orang tua, Ketergantungan ini positif. Perkembangan pertumbuhan anak akan terkontrol dan mengikuti pola yang terjadi pada orang tua sebelumnya. Inilah yang membuat budaya tradisional itu menurun, dan kalaupun ada perubahan sosial, akan dilakukan secara bertahap. Kini, dengan perkembangan teknologi gawai, internet dan sebagainya, tradisi demikian terkikis deras. Dalam konteks hubungan anak dengan anak, gawai justru berpotensi membuat anak bersaing negatif, peran orang tua sebagai penengah dan penasihat, menurunkan nilai-nilai primer menjadi sangat meredup. Anak-anak dimungkinkan mencari jawaban dan solusi berdasarkan mesin informasi yang datang dari budaya sangat jauh berbeda. Padahal, keberadaan manusia dengan stabilitas dan kenyamanan hidupnya, justru ditopang dari budaya sendiri. Apabila sebelumnya global-

Pembelajaran Sains Melalui Pendidikan Multikultural Akhir-akhir ini, isu toleransi sangat hangat untuk diperbincangkan. Kejadiankejadian intoleransi banyak terjadi di lingkungan sekitar kita seperti pelecehan terhadap simbol negara, agama, ras, suku, dan adat istiadat yang mengancam persatuan negara. Indonesia merupakan salah satu negara multikultur terbesar di dunia dapat dilihat dari kondisi sosio-kultural Indonesia yang memiliki beraneka ragam etnis, budaya, bahasa, ras, dan agama. Multikulturalisme di Indonesia tidak dapat dihindarkan. Namun pada kenyataannya, kondisi demikian tidak pula diiringi dengan keadaan sosial yang membaik. Bahkan, banyak terjadinya ketidakteraturan dalam kehidupan sosial di Indonesia pada saat ini yang menyebabkan terjadinya berbagai ketegangan dan konflik. Berbagai faktor disinyalir menjadi penyebab hal ini. Para antropolog yang tergabung dalam Gerakan Antropolog untuk Indonesia yang Bhineka dan Inklusif (AUI) mengungkapkan tiga faktor yang memicu intoleransi di bangsa Indonesia yaitu pendidikan, ketidakadilan, dan penegakan hukum. Pendidikan menjadi faktor utama dikarenakan persoalan-persoalan intoleransi ini mengakar dari pendidikan yang paling dasar di tingkat PAUD (pendidikan anak usia dini) hingga perguruan tinggi. Pasal 4 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan ”Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai

Oleh

I Kadek Satya Dharma kultural, dan kemajemukan bangsa”. Bunyi pasal tersebut mencerminkan bahwa paradigm multikulturalisme menjadi salah satu perhatian dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Arah kebijakan pendidikan di Indonesia di masa mendatang menghendaki terwujudnya masyarakat madani, yaitu masyarakat yang lebih demokratis, egaliter, menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan persamaan, serta menghormati perbedaan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memegang peranan penting dalam menanamkan nilai multikultural pada siswa semenjak dini. Bila sejak awal mereka telah memiliki nilai-nilai toleran, kebersamaan, cinta damai, dan menghargai perbedaan, maka nilai-nilai tersebut akan terbentuk pada kepribadiannya dan tercermin pada tingkah laku mereka sehari-hari. Bila hal tersebut berhasil dimiliki oleh para generasi muda kita, maka kehidupan mendatang dapat diprediksi akan relatif damai dan dapat saling menghargai perbedaan. Pendidikan multikultural merupakan proses penanaman nilai-nilai dan cara hidup menghormati, tulus, dan toleran terhadap keragaman budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat plural. Dirjen Dikti (2004: 12) menyatakan pendidikan multikultur adalah salah satu pendidikan yang penerapannya dapat dilakukan

dengan pembelajaran berbasis budaya. Pembelajaran berbasis budaya merupakan strategi penciptaan lingkungan belajar dan perancangan pengalaman belajar yang mengintegrasikan budaya sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dalam penerapannya, pendidikan multikultural di sekolah-sekolah formal mengalami banyak problema seperti perbedaan pemaknaan terhadap pendidikan multikultural, munculnya gejala diskontinuitas yaitu ketidakkonsistenan budaya antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, rendahnya komitmen berbagai pihak, serta kebijakan-kebijakan yang lebih suka dengan keseragaman. Pendidikan multikultural tidak harus berdiri sendiri, tetapi dapat terintegrasi dalam mata pelajaran dan proses pendidikan yang ada di sekolah termasuk keteladanan para guru dan orang-orang dewasa di sekolah. Dalam pembelajaran sains di sekolah juga dapat menerapkan pendidikan multikultural dengan pembelajaran berbasis budaya. Pembelajaran berbasis budaya dilandaskan pada pengakuan terhadap budaya sebagai bagian yang fundamental bagi pendidikan, ekspresi dan komunikasi suatu gagasan, serta perkembangan pengetahuan. Dalam pembelajaran sains, budaya dapat dijadikan sebagai media pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai multikultur pada peserta didik. Budaya menjadi konteks dari contoh-contoh tentang konsep, prinsip atau prosedur dalam pembelajaran sains.

isasi lebih banyak menyentuh kota-kota dengan predikat sebagai pusat bisnis atau ibu kota, kini globalisasi tersebut sudah langsung menyentuh pelosok, bukan sekadar pedesaan tetapi juga gunungan. Di kota industri, pola kerja menjadi berubah dengan inti memanfaatkan waktu yang lebih banyak. Terjemahannya: karyawan swasta akan bekerja lebih berat dengan waktu lebih lama, pegawai negeri terpaksa menyesuaikan dan mereka yang bekerja independen menyerap waktu bekerja semaksimal mungkin (bisa saja 12 sampai 15 jam di depan komputer). Dengan demikian, globalisasi ini telah mengubah interaksi dan sistem kekeluargaan. Di Bali, model ini harus dapat diterima jika tidak mau digerus zaman. Lokasi hiburan mesti lebih banyak dengan infrastruktur jalan yang bagus dan fasilitas lengkap. Sekolah-sekolah tidak harus membebani siswa dengan pekerjaan rumah yang menghabiskan waktu luang. Dari titik ini, cocok ada sekolah lima hari, tetapi bukan dengan memperpanjang waktu sekolah anak-anak. Kurikulum harus dibenahi agar memungkinkan proses pembelajaran dengan mata pelajaran yang lebih inti. Di beberapa daerah yang adatnya ketat, seperti di Bali, haruslah bersedia menyederhanakan pola adat agar tidak membebani masyarakat. Dengan cara itulah, kita akan mampu mengimbangi perubahan sosial, sekaligus masih melekatkan hubungan keluarga dan mencoba tetap mengenal budaya tradisional dan secara pelan-pelan beradaptasi dengan perubahan sosial. Bukan tradisional yang kaku.

POJOK Sejumlah partai politik di Bali jajaki koalisi dalam Pilgub 2018. - Sebaiknya koalisi dengan rakyat. *** Gerindra nilai pertumbuhan ekonomi belum signifikan berantas ketimpangan. - Sebabnya masih banyak koruptor. *** Jokowi sudah tanda tangani perppu pembubaran ormas radikal. - Tinggal pelaksanaannya saja.

Penulis, mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: - Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

KANTOR DESA Sejumlah pekerja melakukan kegiatan pengecoran beton pada bangunan bertingkat gedung Kantor Desa Dangin Puri Kaja, Denpasar, Selasa (11/7) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Pon, 12 Juli 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Bali Post/rah

Tingkatkan Disiplin BERBAGAI kegiatan dilaksanakan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), termasuk peningkatan disiplin. Seperti MPLS SMP Negeri 1 Denpasar melibatkan Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra sebagai narasumber, Selasa (11/7) kemarin, di Lapangan I Gusti Made Agung (Puputan Badung) Denpasar. Pada kesempatan itu, Danramil Kapten Ngurah Putra memaparkan materi tentang penguatan sikap nasionalisme, kebinekaan, kemandirian, disiplin dan dilanjutkan dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). “Kami ingin di jiwa mereka terpatri sikap dan sifat seperti itu. Apalagi saat ini berbagai kenakalan remaja terjadi dan tidak sedikit pelajar yang terlibat,” tegas Danramil Kapten Ngurah Putra. Ia berharap dengan dipahaminya materi tersebut, makin menggelorakan semangat nasionalisme, sikap kemandirian, dan disiplin para siswa dalam menghadapi tantangan dalam era globalisasi saat ini. “Saya mengimbau agar pelajar tekun menuntut ilmu dan tidak terpengaruh hal-hal negatif. Mereka itu generasi penerus bangsa dan calon pemimpin ke depan,” ujarnya. (rah)

Bali Post/wan

CEKING – Petak sawah berteras sering di kawasan Ceking, Tegallalang, salah satu objek wisata favorit di Kabupaten Gianyar. Foto diambil belum lama ini.

BKK Desa Pakraman Hanya Boleh untuk Kegiatan Adat dan Budaya Denpasar (Bali Post) -

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Pakraman diusulkan naik dari sekarang, sebesar Rp 200 juta untuk masing-masing desa. Namun, bantuan ini hanya boleh untuk kegiatan adat dan budaya. Utamanya berkaitan dengan Tri Hita Karana menyangkut parahyangan, palemahan, dan pawongan. “BKK harus benar-benar digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan adat budaya. Misalnya, buat pasraman untuk anak-anak muda kita agar tahu bagaimana cara membuat klakat, kisa, dan sebagainya. Itu dibiayai dari sana. Janganlah nanti BKK desa pakraman digunakan untuk membuat taman seperti temuan dua tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana saat dikonfirmasi, Selasa (11/7) kemarin. Namun kini, lanjut Lihadnyana, peruntukan yang melenceng sudah dapat ditekan. Mengingat, desa pakraman harus mengajukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) penggunaan BKK

Rp 200 juta sebelum bantuan itu cair. Kalau misalnya akan dipakai untuk memperbaiki pura, harus ada bukti foto yang menunjukkan pura memang benar rusak dan mesti segera diperbaiki. “Kita yang memverifikasi sehingga kalau di luar ketentuan atau rambu-rambu tadi, jelas kita kembalikan RAB-nya untuk diperbaiki. BKK juga harus bersifat mendidik,” jelasnya. Menurut Lihadnyana, BKK Desa Pakraman juga dapat menjadi stimulan untuk meringankan masyarakat berkaitan dengan beban upacara agama. Apalagi, biaya upacara akan semakin besar ke depannya. Di desanya saja, pengeluaran untuk membeli banten upacara

seperti purnama, tilem, kajeng kliwon, odalan, Galungan, Kuningan, Nyepi dan sebagainya mencapai Rp 197 juta per tahun. “Bagi kami, karena itu adalah consern dalam rangka untuk pelestarian adat dan budaya apalagi dapat meringankan beban masyarakat Bali ya… bagus juga kalau ada usulan untuk dinaikkan. Namun, sepanjang anggaran yang tersedia dalam APBD memungkinkan,” imbuhnya. Lihadnyana menambahkan, BKK untuk desa pakraman sebetulnya telah beberapa kali mengalami kenaikan. Mulai dari Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta, hingga kemudian menjadi Rp 200 juta hingga sekarang.

BKK harus benar-benar digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan adat budaya. Misalnya, buat pasraman untuk anak-anak muda kita agar tahu bagaimana cara membuat klakat, kisa, dan sebagainya. Itu dibiayai dari sana. Janganlah nanti BKK desa pakraman digunakan untuk membuat taman seperti temuan dua tahun lalu. Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana

Bila ada kenaikan lagi, sangat bergantung dari kebijakan gubernur dan DPRD Bali. “Politik anggaran kan ada di eksekutif dan legislatif. Apabila menjadi sebuah kebijakan ya… kami pasti laksanakan,” tandasnya. Usulan untuk menaikkan BKK desa pakraman sebetulnya muncul dari Fraksi Partai Golkar dalam sidang paripurna DPRD Bali, Senin (10/7) lalu. Anggota Fraksi Golkar, I.B. Udiyana, meminta gubernur menaikkan BKK desa pakraman

secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk. “Bagi desa pakraman yang saat ini diberikan bantuan Rp 200 juta agar ditingkatkan minimal menjadi Rp 300 juta,” ujarnya. Pasalnya, lanjut Udiyana, BKK desa pakraman sangat penting sebagai upaya untuk pelestarian adat budaya Bali. Meringankan beban desa pakraman sekaligus menjadi perekat sosial kemasyarakatan atas program-program yang dibangun bersama. (kmb32)

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Sejak Dini

Bali Post/wan

SURFING – Dua wisatawan siap-siap melaksanakan surfing di laut Batubolong, Canggu, Badung, belum lama ini. Kawasan ini menjadi salah satu tempat favorit bagi turis mancanegara untuk menjajal ombak dengan papan selancar.

Denpasar (Bali Post) Rasa nasionalisme harus ditumbuhkan dan dipupuk sejak dini. Apalagi berbagai upaya mengikis nasionalisme terus terjadi. Untuk itu, Kodim 1611/ Badung menggelar lomba pidato tingkat SD dan SMP, Selasa (11/7) kemarin. Selain itu, juga dilaksanakan lomba foto dan karya jurnalistik. Kasdim 1611/Badung Mayor Czi. Dedi Hariyadi saat membacakan sambutan Dandim mengatakan, lomba pidato tingkat SD dan SMP se-Denpasar serta Badung ini dilaksanakan untuk membangun pemahaman dan pengertian serta melahirkan kepentingan bersama. Keberhasilan

pelaksanaan komunikasi sosial kreatif dengan seluruh komponen bangsa dan generasi muda ini, tidak terlepas dari peran penyelenggara dalam mencermati, mengantisipasi, dan mengelola secara tepat serta bertanggung jawab. Di samping itu harus mencermati berbagai kondisi yang berkembang saat ini, termasuk dalam memanfaatkan potensi yang ada di suatu wilayah sebagai media komunikasi sosial. “Lomba ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi dialogis antara TNI dan rakyat. Dengan demikian akan terpelihara keharmonisan dan siner-

gitas antara TNI dengan rakyat serta generasi muda dalam mewujudkan Bali yang aman, santhi, dan jagadhita,” ujarnya. Pemberdayaan wilayah pertahanan melalui pembinaan teritorial yang dilaksanakan Kodim Badung pada hakikatnya merupakan suatu upaya dan pekerjaan untuk membantu pemerintah daerah. Dalam hal ini untuk menyiapkan kekuatan pertahanan dan kekuatan pendukungnya. Sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat bisa terwujud. “Tema lomba kali ini adalah bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. (kmb36)

Bali Post/rah

PIDATO - Kodim 1611/Badung menggelar lomba pidato untuk tingkat SD dan SMP.

Ranperda Hak Keuangan DPRD

Dewan akan Dapat Tunjangan Reses

Denpasar (Bali Post) Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD hingga kini masih terus disempurnakan. Kendati, tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah No.18 Tahun 2017. Nantinya, ranperda akan dipakai sebagai pedoman dalam pemberian penghasilan, tunjangan kesejahteraan, uang jasa pengabdian serta belanja penunjang kegiatan untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi DPRD Bali melalui APBD. “Sebenarnya belum sempurna sekali ranperda ini karena ada peraturan men-

teri (permen) yang masih harus ditunggu tentang kemampuan keuangan daerah,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda, di Denpasar, Selasa (11/7) kemarin. Menurut Arda, kemampuan keuangan daerah ditentukan berdasarkan hasil perhitungan atas besaran pendapatan umum daerah dikurangi dengan belanja pegawai ASN. Kemudian dibagi dalam tiga kategori yakni tinggi, sedang, dan rendah. Lantaran belum ada permen, belum diketahui Bali masuk dalam kategori yang mana.

Oleh karena itu, ranperda baru sebatas menyadur dari PP tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. “Jadi, hampir sama dengan PP, kan dari perda nanti kita turunkan dalam pergub. Nanti baru kelihatan rinci, berapa besarannya,” tandasnya. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali I Wayan Suarjana mengatakan, sebetulnya ada tiga hal baru dalam PP No.18 Tahun 2017 pascadicabutnya PP No. 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Yakni, tunjangan

transportasi, tunjangan reses, dan pakaian bercorak khas daerah. “Tunjangan transportasi diberikan berupa uang, namun perhitungannya harus menunggu appraisal dari tim independen. Untuk tunjangan reses masih menunggu peraturan menteri tentang kemampuan keuangan daerah,” ujarnya. Suarjana menambahkan, jika Bali masuk dalam kategori tinggi maka tunjangan reses bisa diberikan paling banyak tujuh kali dari uang representasi ketua DPRD. Kalau masuk dalam kategori sedang, paling banyak lima kali dan paling banyak

tiga kali bila masuk dalam kategori rendah. Tunjangan reses nantinya diberikan kepada pimpinan dan anggota DPRD setiap melaksanakan tugas. Dalam sidang paripurna, Senin (10/7) lalu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali I Wayan Adnyana mengusulkan agar eksekutif dan legislatif bisa duduk bersama melakukan pembahasan ranperda. Dengan demikian, hasilnya bisa memenuhi asas efisiensi, efektivitas, transparan dan bertanggung jawab, serta disesuaikan dengan kelayakan dan kemampuan keuangan daerah.

Anggota Fraksi Gerindra I Wayan Tagel Arjana mengatakan, keseimbangan pengelolaan pemerintah daerah memang perlu ditunjang dengan kesejahteraan yang memadai bagi DPRD. Keberadaan ranperda diharapkan dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab DPRD sebagai wakil rakyat. Sementara itu, bila mengacu pada isi PP No.18 Tahun 2017, penghasilan pimpinan dan anggota DPRD terdiri atas uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan, tunjangan alat

kelengkapan lain, tunjangan komunikasi intensif, dan tunjangan reses. Uang representasi khususnya untuk ketua DPRD provinsi setara dengan gaji pokok gubernur. Sementara tunjangan jabatan yang diberikan setiap bulan kepada pimpinan dan anggota DPRD sebesar 145% dari uang representasinya. Ini belum termasuk jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, pakaian dinas dan atribut, rumah negara dan perlengkapannya, kendaraan dinas jabatan, belanja rumah tangga, dan tunjangan transportasi. (kmb32)


BANGLI

8 SOSOK Penguatan Modal Koperasi KOPERASI sudah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan perekonomian masyarakat. Koperasi merupakan lembaga ekonomi kerakyatan yang perlu terus dipertahankan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli I Dewa Gede Suparta, Selasa (11/7) kemarin. Pihaknya akan terus berupaya memajukan dan mengembangkan seluruh koperasi yang masih aktif. Untuk itu, perlu ditumbuhkan pula kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. ‘’Koperasi selama ini mempunyai tujuan yang sangat Bali Post/nan mulia, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Jadi, kita akan terus melakukan langkah-langkah yang konkret agar koperasi yang ada sekarang ini tidak sampai gulung tikar. Sebab masih banyak koperasi yang tidak bisa berkembang dengan maksimal karena masalah permodalan,’’ katanya. Terkait kendala permodalan itulah, pihaknya mengaku akan memfasilitasi bantuan penguatan modal bagi koperasi pemula. Dengan bantuan itu diharapkan koperasi pemula bisa maju. Selain modal, yang menjadi permasalahan koperasi adalah sumber daya manusia (SDM). Agar SDM koperasi memadai, pihaknya sudah memberikan pelatihan dan pembinaan bagi pengurus dan pengelola koperasi. (nan)

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Krismoni, Siswa Tunarungu Asal Serokadan

Wakili Bali ke Lomba Lukis Tingkat Nasional

PPDB di SMPN 1 Bangli Sesuai Aturan

Bangli (Bali Post) Memimpin sebuah sekolah yang sarat prestasi dan difavoritkan banyak masyarakat tidaklah mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi terutama saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung. Hal itu diakui Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandhi. Widiana Sandhi mengaku bahwa selama menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 1 Bangli sejak delapan tahun lalu, sudah cukup banyak pengalaman Bali Post/ina yang didapatnya. Tak hanya Wayan Widiana Sandhi pengalaman menyenangkan namun juga pengalaman kurang mengenakkan. Dia mengungkapkan, hampir setiap tahunnya ada saja komplain yang diterimanya saat masa PPDB berlangsung. Komplain biasanya datang dari beberapa orang tua yang tak puas karena anaknya gagal diterima di SMPN 1 Bangli. Tak hanya komplain, dia bahkan sampai dimusuhi hanya gara-gara tidak bisa memenuhi keinginan mereka. ‘’Hal-hal seperti itu sudah biasa saya terima, apalagi saat SMPN 1 Bangli jadi sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional - red). Banyak yang merasa tak puas karena anaknya gagal diterima di sini. Itu karena kita benar-benar mengedepankan proses penerimaan siswa sesuai aturan yang ada,’’ ujarnya saat ditemui, Selasa (11/7) kemarin. Meski kerap menerima komplain, namun hal itu tidak pernah dijadikannya beban. Pria asal Banjar Pule Kelurahan Kawan ini mengatakan, dalam proses PPDB, pihaknya tidak mau membuka keran kecurangan sedikitpun. Sebab kalau sedikit saja keran itu dibuka maka konsekuensi yang harus ditanggung, yakni kepercayaan masyarakat terhadap sekolah yang selama ini dipimpinnya akan berkurang. ‘’Untuk menanggapi komplain dari orang tua siswa, saya biasanya hanya bisa memberi pengertian saja,’’ kata pria kelahiran 1960 ini. (kmb40)

RASTRA - Petugas tengah mengangkut rastra. Bulog Bangli tengah mendistribusikan rastra ke 18 desa di Kecamatan Kintamani.

Rastra Didistribusikan ke 18 Desa di Kintamani Bangli (Bali Post) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangli telah mengeluarkan Surat Permintaan Alokasi (SPA) untuk pendistribusian Beras Sejahtera (rastra) di Kecamatan Kintamani bisa dilakukan. Rastra pun kini tengah didistribusikan ke 18 desa di wilayah tersebut. Kepala DPMD Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra, Selasa (11/7) kemarin menjelaskan, Bulog yang akan mendistribusikan rastra sesuai dengan SPA yang telah dikeluarkan. Rastra yang didistribusikan adalah jatah mulai Januari sampai Juni. Menurutnya, untuk tiga kecamatan lain yakni Bangli, Susut dan Tembuku sudah dilakukan pendistribusian. Meski demikian masih ada 30 desa yang belum menerima rastra. Untuk hal ini pihaknya akan mengeluarkan kembali SPA setelah pendistribusian di 18 desa di Kintamani rampung. ‘’Kita lebih dulu melakukan validasi data berapa warga yang benar-benar layak untuk menerima rastra ini. Kalau sudah valid, baru akan dibuatkan SPA,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Bangli A.A. Gede Oka didampingi Juru Timbang Gusti Putu Ngurah Arnaka membenarkan jika pihaknya sudah menerima SPA untuk pendistribusian rastra di Kintamani. Proses pendistribusian pun tengah berlangsung. ‘’Kita sudah lakukan pendistribusian rastra sejak sepekan lalu ke 18 desa di Kecamatan Kintamani,’’ kata Ngurah Arnaka. (kmb41)

Bali Post/nan

MELUKIS - Ni Putu Krismoni tengah melukis untuk mempersiapkan diri jelang lomba melukis tingkat nasional yang berlangsung di Surabaya, September mendatang.

Bangli (Bali Post) Meski tunarungu, siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Bangli Ni Putu Krismoni tidak pernah putus asa untuk terus mengasah kemampuannya di bidang seni. Berbekal keuletan dan kepiawaiannya di bidang melukis, siswa kelas III itu sukses meraih juara I lomba melukis di tingkat provinsi. Atas prestasi gemilang tersebut, siswa asal Serokadan, Susut itu berhak mewakili Bali dalam lomba melukis di tingkat nasional yang bakal berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, September mendatang. Kepala SLB Bangli I Made Sudarma, Selasa (11/7) kemarin mengungkapkan, Krismoni meraih juara I lomba melukis tingkat provinsi belum lama ini. Kini, Krismoni melakukan persiapan untuk mengikuti lomba di tingkat nasional. Dia dibimbing oleh guru seni lukis agar mampu memberikan yang terbaik pada ajang yang digelar September mendatang. Sudarma berharap anak didiknya mampu memberikan prestasi terbaik untuk sekolah maupun Bali. Dia berharap Krismoni bisa mengikuti jejak rekannya, Ni Wayan Ariandani, yang sukses merebut juara III tingkat nasional. ‘’Bahkan kalau bisa, prestasinya lebih baik dari dia (Ariandani - red),’’ kata Sudarma. Guru seni lukis, I Ketut Gede Susana, mengakui tidak banyak hambatan dalam mengajarkan Krismoni maupun siswa lainnya untuk melukis. Menurutnya, seorang pendidik harus

mengetahui karakter siswanya sehingga siswa merasa nyaman untuk mengikuti segala kegiatan di sekolah. ‘’Ketika dia sudah tidak mood saat melukis, kita tidak bisa paksakan. Kalau dipaksakan, bisa-bisa akan marah. Jadi untuk mengurus anak berkebutuhan khusus harus sabar. Karena tidak sama antara mengurus anak tunanerta, tunarungu dan yang lainnya. Jadi, kita harus pelan-pelan merayu mereka supaya mau melukis,’’ jelas Susana. Menurutnya, saat ini Krismoni terus mengasah kemampuannya untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba di tingkat nasional. Dia tidak membebankan anak didiknya dengan target tertentu. Dia hanya berharap anak didiknya itu bisa tampil semaksimal mungkin. ‘’Yang penting berusaha dulu. Masalah hasil sudah ada yang mengatur. Karena sebuah kesuksesan bisa diraih atas kerja keras,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, hasil karya Krismoni maupun siswa lainnya dijual oleh sekolah. Selain dijual, juga diikutkan pada pameran. ‘’Banyak yang langsung ke sini untuk membeli hasil karya anakanak. Sementara saat ikut pameran di Bandung belum lama ini, banyak hasil karya seperti keben, destar yang laku dijual. Karena pembeli senang dengan keunikan polesan lukisan yang dibuat. Hasil karya di sini berbeda dengan motif di luar,’’ kata Susana. (nan)

Terkait Temuan BPK atas Belanja Hibah Barang

Bupati Diminta Jatuhkan Sanksi untuk Tujuh OPD Bangli (Bali Post) -

Lima fraksi di DPRD Bangli, Selasa (11/7) kemarin, menyampaikan pemandangan umumnya terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016. Dalam pemandangan umum yang disampaikan I Dewa Anom Suta, Fraksi Demokrat menyoroti temuan BPK terkait pertanggungjawaban belanja hibah barang yang akan diserahkan untuk masyarakat tahun 2016 di tujuh SKPD yang tidak sesuai ketentuan. Terhadap hal itu, Fraksi Demokrat meminta Bupati memberikan sanksi kepada penerima bantuan hibah yang tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban, termasuk sanksi kepada tujuh OPD yang mengelola bantuan tersebut. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma, Fraksi Demokrat menyatakan pemberian sanksi terhadap tujuh OPD tersebut dimaksudkan agar ke depannya masing-masing OPD bisa meningkatkan pengendalian dan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan yang sudah tertuang dalam APBD. ‘’Apa langkah-langkah yang akan diambil pemerintah Daerah dalam mengatasi persoalan tersebut,’’ kata Anom Suta. Selain menyoroti persoalan itu, Demokrat juga menyoroti masalah kelebihan pembayaran pajak gaji dan tunjangan PNS Kabupaten Bangli. Demokrat berharap Pemkab Bangli lebih cermat, berhatihati serta memperhatikan SOP sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Berkaitan dengan pendapatan retribusi parkir dan retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan yang diterima oleh petugas pungut yang lambat disetor ke Bendahara Umum sehingga terjadi keterlambatan penyetoran pendapatan ke kas daerah, Fraksi Demokrat mempertanyakan langkah Bupati dalam menyikapi kinerja Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup. ‘’Secara umum kami belum puas terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2016 yang mana dari segi perencanaan, pengorganisasian, aktualisasi atau pelaksanaan serta pengawasan tidak sinkron dan belum maksimal,’’ kata Anom Suta. Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui pembicara I Wayan Jamin meminta Bupati menjelaskan penyebab tidak tercapainya target

Bali Post/ina

SIDANG PARIPURNA - Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma dan Komang Carles serta Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Gede Suryawan saat sidang paripurna DPRD Bangli, Selasa (11/7) kemarin. realisasi dari pelaksanaan APBD tahun 2016 yang telah direncanakan secara matang oleh perangkat daerah. Sedangkan Fraksi PKPI meminta Bupati untuk menjelaskan alasan tidak tercapainya target pendapatan daerah yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,144 triliun. Lain halnya dengan pemandangan umum yang disampaikan tiga fraksi tersebut,

Fraksi PDI-P melalui pembicaranya, I Wayan Wirya, menyampaikan rasa prihatinnya atas Silpa tahun 2016 yang mencapai Rp 37,408 miliar yang sangat jauh dari defisit anggaran tahun 2017. Salah satu penyebabnya adalah kas tahun anggaran 2016 dipergunakan untuk menutupi DAK yang tidak ditransfer di tahun 2016. Agar di tahun berikutnya hal itu tidak terulang,

Fraksi PDI-P menyarankan Bupati meningkatkan kinerja perangkat daerah sehingga target realisasi anggaran sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Sementara itu, Fraksi Golkar dalam pemandangan umumnya yang disampaikan I Nyoman Budiada hanya menyarankan Bupati untuk mempertahankan opini WTP dari BPK. (kmb40)

Tak Ingin Warganya Putus Sekolah

Bupati Made Gianyar Antar Pratama Yani ke SMP BUPATI Bangli I Made Gianyar merasa prihatin dengan kondisi Ni Kadek Pratama Yani (15), warga kurang mampu asal Banjar Serokadan Desa Abuan, Susut, Bangli yang nyaris tak

bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Nyoman Suteja dan Camat Susut A.A. Bintang, Selasa (11/7)

BERTEMU - Bupati Bangli I Made Gianyar saat bertemu Ni Kadek Pratama Yani.

kemarin, orang nomor satu di Kabupaten Bangli itu menyambangi langsung Pratama Yani di rumahnya. Tak hanya memberikan motivasi agar tetap melanjutkan pendidikan, Bupati Made Gianyar bahkan mengantar langsung Pratama Yani ke sekolah menggunakan mobil dinasnya. Kedatangan Bupati Made Gianyar ke Serokadan pagi kemarin disambut langsung Pratama Yani, Perbekel Abuan dan Kepala Dusun Serokadan. Dalam kesempatan itu, Bupati memotivasi Pratama Yani yang baru saja lulus dari SD 2 Abuan untuk tetap melanjutkan pendidikan ke bangku SMP. Bupati menjelaskan arti pentingnya pendidikan kepada Pratama Yani untuk masa depan yang lebih baik. Kepada Pratama Yani, Made Gianyar berpesan agar selalu fokus dan rajin belajar sehingga bisa mengikuti pendidikan di sekolah dengan baik. Untuk biaya dan keperluan sekolah, Bupati Made Gianyar menjanjikan akan memenuhi

apa yang dibutuhkan Pratama Yani. ‘’Kita ingin Kadek fokus dan rajin belajar serta rajin membantu orangtua. Tidak usah memikirkan biaya sekolah karena pasti akan kita bantu. Kita ingin Kadek tidak hanya tamat SMP tetapi minimal bisa tamat SMA/SMK. Karena pendidikan begitu penting untuk modal mencari pekerjaan,’’ ucapnya. Di kediaman Pratama Yani, Bupati juga meminta klian, perbekel, camat, guru dan seluruh masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Pihaknya meyakini masih ada anak yang bernasib sama seperti Pratama Yani yang tentu sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan untuk melanjutkan pendidikan. ‘’Kita ingin masyarakat lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Kalau ada yang kondisinya seperti Kadek, tolong didata dan segera laporkan ke instansi terkait atau langsung ke saya agar segera bisa ditangani,’’ katanya.

Terkait dengan kondisi keluarga Pratama Yani yang serba kekurangan dan hanya tinggal bersama neneknya yang sudah uzur dan ibunya, Nengah Munjuk, yang mengalami gangguan kejiwaan, Bupati Made Gianyar berharap masyarakat yang secara ekonomi sudah berkecukupan untuk ikut membantu keluarga tersebut demi keberlanjutan pendidikan Pratama Yani. Terlebih anak kedua dari Nengah Munjuk tersebut memiliki kemauan yang kuat untuk bersekolah. Semangat ini yang harus dijaga dengan memberikan dukungan moril maupun materiil. ‘’Kita berharap semakin banyak komunitas maupun donatur yang bisa membantu Kadek maupun warga yang kondisinya sama seperti Kadek. Kepada komunitas maupun donatur yang sudah membantu Kadek saya ucapkan banyak terima kasih, karena masalah kemiskinan bukan saja tugas pemerintah tetapi tanggung jawab kita bersama,’’ tegasnya. (ad875)


GIANYAR

Rabu Pon, 12 Juli 2017

9

Bali Post/nik

TERBAKAR - Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang yang ada di Art Shop Canang Sari yang tengah terbakar.

”Art Shop” di Batuan Terbakar

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kebakaran yang terjadi di Art Shop Canang Sari yang beralamat di Jalan Raya Batuan, Banjar Tegehe Desa Batuan, Sukawati, Selasa (11/7) kemarin. Kebakaran di art shop milik Mangku Wayan Suardana (55) ini terjadi akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material akibat kejadian ini mencapai jutaan rupiah. Pantauan di lapangan, sekitar pukul 11.00 Wita asap membumbung sudah terlihat dari kejauhan. Sejumlah kendaraan yang melintas di lokasi itu pun langsung balik arah setelah melihat kobaran api dari art shop papan nama yang terletak di pinggir Jalan Raya Batuan itu. Karyawan Art Shop Canang Sari Kadek Putra mengatakan, sebelum kebakaran ia melakukan pengecatan dan pengeringan papan nama. Dari hair dryer yang digunakan mengeringkan itulah keluar asap dan percikan api. ‘’Api ini menyambar bensin yang akan digunakan untuk campuran semir dan juga menyambar minyak thinner yang akan digunakan campuran cat,’’ ucap pria asal Karangasem ini. Api dengan cepat merembet ke garase mobil serta bangunan yang ada di sebelahnya. ‘’Apinya cepat sekali menyambar. Langsung saya ambil selang, tapi tidak cukup untuk memadamkan api,’’ kata karyawan lainnya, Made Wiradarma. Warga setempat turut membantu menyelamatkan sejumlah papan nama di lokasi tersebut. Namun saking besarnya api, hanya sedikit barang yang bisa diselamatkan. Sebelum datangnya petugas pemadam kebakaran, warga juga berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, mengingat besarnya api. Lima unit mobil pemadam kebakaran Gianyar tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 Wita. Sejumlah petugas pun bergerak cepat memadamkan api. Proses ini berlangsung cukup lama dan rumit. Sebab atap art shop yang tinggal kerangka hangus dikhawatirkan mendadak roboh. Alhasil petugas harus menyemprotkan air dari sisi lain, sehingga proses pemadaman ini baru rampung sekitar pukul 12.30 Wita. Pemilik art shop Mangku Wayan Suardana menyatakan, dari kejadian ini pihaknya mengalami kerugian jutaan rupiah. Ia pun sudah mengikhlaskan kejadian ini dan menganggapnya sebagai kecelakaan kerja. ‘’Ini kecelakaan kerja, karena di ruangan itu ada bensin thinner dan bahan lainnya yang mudah terbakar,’’ katanya. Selama ini Suardana mengaku sudah melakukan antisipasi dengan memasang papan larangan menyalakan api di depan ruangan yang menjadi sumber kebakaran tersebut. ‘’Peringatan sudah ada. Makanya di sana tidak ada yang sampai merokok, tapi tadi ada korsleting, ini tidak terhindarkan,’’ ucapnya. Sementara itu, Wakapolsek Sukawati AKP Yoga mengatakan. dari hasil penyelidikan dipastikan kebakaran dipicu korsleting listrik. ‘’Hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, ini kecelakaan kerja,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

BARANG BUKTI - Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya saat menunjukkan barang bukti senjata api rakitan dan tersangka.

Bawa Senpi

Anak Mantan Dewan Jadi Tersangka Gianyar (Bali Post) -

I Gede Ekananda Naradhiva Sudirga (23) yang terjaring sweeping beberapa waktu lalu kini ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi). Pemuda yang diketahui sebagai anak mantan anggota DPRD Provinsi Bali berinisial Made S ini dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan hukuman maksimal seumur hidup. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan, hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), dipastikan senjata rakitan menyerupai Revolver milik Sudirga merupakan senpi. ‘’Sudah kita pastikan ini memang senjata api,’’ tegasnya. Sebelumnya tersangka

yang bertatto di sekujur tubuhnya ini hanya dikenakan wajib lapor sambil menunggu hasil labfor. Setelah hasil labfor keluar, polisi langsung melakukan penahanan. Tersangka ditahan sejak, Senin (10/7). Selama dua hari ditahan, ada sejumlah kerabat tersangka yang menjenguk.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793

Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771 Puskesmas Sukawati I & II - 299155 & 294171

pernah memakai. Hanya untuk jaga diri. Pengakuannya, senjata belum sempat pakai tindakan negatif. Tapi kita akan kembangkan,’’ terang Kompol Wirajaya. Kini pihaknya masih berupaya mencari tahu apakah senjata ini sempat digunakan untuk mengancam atau tidak. ‘’Jika terbukti pernah digunakan mengancam, maka sesuai UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, pelaku dikenakan hukuman seumur hidup,’’ jelasnya. Untuk diketahui, pengungkapan kasus ini berawal saat polisi yang mengelar sweeping pada penyelenga-

raan bazzar di depan wantilan Pura Gaduh, Banjar Dangin Lebak, Singakerta, Ubud, Minggu (2/7) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. ‘’Nah pas dalam sidak itu ketemu dia (Sudirga - red) bawa benda seperti senjata api rakitan ini,’’ ungkapnya. Sudirga menyebut senpi tersebut hanya untuk jaga diri. Barang itu dibeli via online sekitar tiga tahun lalu seharga Rp 1,8 Juta. ‘’Ini cuma untuk jaga diri, karena kemarin pernah gabung dalam ormas. Tapi sekarang sudah tidak ikut keanggotaan,’’ katanya. (kmb35)

PEMKAB Gianyar melaksanakan upacara nganyarin serangkaian pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (11/7) kemarin. Prosesi panganyaran dimulai pagi pukul 08.00 WIB, dengan sarana bebangkit pekoleman. Prosesi nganyarin tersebut di-puput Ida Pedanda Made Mas Dwija Putra, Geria Taman Sari Baturiti, Tabanan. Usai beberapa tarian sakral dilaksanakan persembahyangan bersama, diikuti ratusan pegawai Pemkab Gianyar, para camat dan para kepala OPD.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Gianyar Ngakan Ketut Jati Ambarsika mengatakan, upacara nganyarin ini setiap tahun rutin dilaksanakan oleh Pemkab Gianyar, yang dilaksanakan secara bergilir selama pelaksanaan piodalan oleh kabupaten/kota di Bali dan Jawa. Prosesi nganyarin kali ini dilaksanakan dengan diiringi berbagai tarian wali, seperti Rejang Dewa, Topeng Sidakarya hingga Wayang Lemah. Pada kesempatan tersebut, Pemkab Gianyar juga menyerahkan sejumlah punia yang diterima panitia pura. Puncak pujawali di Pura Semeru Agung pada 8 Juli dan berlangsung atau nyejer selama 11 hari. Selanjutnya masineb, Rabu (19/7). Selama Ida Batara nyejer, Pemkab/ Pemkot di Bali dan umat Hindu di Jawa Timur secara bergiliran melaksanakan bhakti panganyaran. (ad878)

Pemkab Gianyar ”Nganyarin” di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

Pegawai Kontrak Diduga Simpan Narkoba

Gianyar (Bali Post) Pria berinisial I Gusti Ngurah W asal Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh diringkus aparat Sat. Resnarkoba Polres Gianyar, Senin (10/7). Pegawai kontrak Pemkab Gianyar ini ditangkap karena membawa barang diduga narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kini pria 35 tahun itu diamankan di Mapolres Gianyar. Informasi dihimpun, penangkapan ini berawal saat polisi menerima laporan adanya seorang pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Gianyar yang terlibat kasus narkoba. Menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas Gusti Ngurah W. Tidak mau kehilangan mangsa, polisi lantas melakukan penyergapan ke tempat tinggal pelaku yang ada di Desa Buruan. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti berupa kotak kaca mata warna hijau di dalamnya berisi serbuk kristal warna putih diduga SS. Barang bukti tersebut memiliki berat neto 0,16 gram. Selain itu polisi juga mengamankan pipa kaca, sumbu, potongan pipet warna putih, batang pembersih kaca, korek api, plastik klip kosong, HP, tutup botol dengan dua lubang dan alat isap atau bong. Pelaku dan sejumlah barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Gianyar untuk diproses hukum lebih lanjut. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha yang dikonfirmasi, Selasa (11/7) kemarin, membenarkan pihaknya mengamankan seseorang yang diduga menyimpan SS. Kini barang bukti tersebut tengah diuji laboratorium untuk memastikan apakah barang tersebut narkoba. ‘’Kami masih menunggu hasil laboratorium,’’ ujarnya. (kmb35)

Namun, Kompol Wirajaya mengaku tak pernah bertemu dengan orangtua tersangka. ‘’Ya, anak mantan anggota dewan. Tapi bapaknya belum pernah ketemu kita. Sebatas jenguk di sel tahanan saja,’’ terangnya. Bersama senpi ini polisi juga berhasil mengamankan sebanyak 13 amunisi aktif. Namun dari keterangan tersangka, awalnya sekitar tiga tahun lalu ia membeli sebanyak 17 amunisi. Tapi empat sudah dipakai saat awal senjata dicoba. ‘’Katanya dicoba di tegalan belakang rumahnya. Setelah itu tersangka mengaku tidak

NGANYARIN - Rombongan Pemkab Gianyar melaksanakan upacara nganyarin, serangkaian pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Selasa (11/7) kemarin.

Diancam, Pria Asal Bona Lapor Polisi

Gianyar (Bali Post) Ketut Kocong diringkus aparat Polsek Blahbatuh, Selasa (11/7) kemarin. Pria 29 tahun ini diamankan karena mengancam I Gusti Ngurah Putra dengan menggunakan celurit. Dari penangkapan ini, polisi juga mengamankan barang bukti celurit yang digunakan pelaku. Informasi dihimpun menyebutkan, insiden ini terjadi Senin (10/7) lalu, sekitar pukul 22.15 Wita. Awalnya korban mengobrol bersama temannya, I Wayan Pundung di BTN Wahyu Bona Asri di Banjar Kebon, Blahbatuh. Tiba-tiba saja datang pelaku dan langsung berteriak kepada korban. Tidak berhenti di situ, pelaku juga mengambil celurit yang diselipkan di pinggangnya kemudian ditodongkan ke arah korban. Gusti Ngurah Putra kaget. Pria asal Desa Bona, Blahbatuh ini pun langsung berlari ke belakang rumah. Pelaku mengejar korban. Korban yang panik sempat jatuh hingga mengalami luka. Lantaran merasa was-was, korban lantas melaporkan kasus ini ke Mapolsek Blahbatuh. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim membenarkan adanya laporan tersebut. Dikatakannya, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Blahbatuh. ‘’Dugaan sementara motifnya karena pelaku dendam dengan korban masalah yang sudah lalu, saat panyepian sekitar empat tahun yang lalu,’’ katanya seraya menambahkan, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kompol Nengah Sadiarta

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Bali Post/dok

Respons Cepat Laporan Masyarakat SEJUMLAH kasus telah terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung dalam sepekan terakhir. Kasus yang terjadi mulai dari kecil hingga menonjol. Hal inilah yang menjadi atensi Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta. Sebagai pelayan masyarakat, saat kembali terjadinya suatu insiden, maka seluruh personel harus merespons cepat laporan dan informasi dari masyarakat. Ia mengatakan kasus yang terjadi sepekan terakhir, yakni orang meninggal tertimbun tanah di Banjarangkan dan kasus meninggalnya seorang guru SD yang diduga bunuh diri di wilayah Dawan. Hal-hal semacam itu perlu mendapat perhatian serius untuk ke depannya. ‘’Apabila laporan atau informasi melalui telepon dari masyarakat, tanyakan dulu nama, alamat dan nomor telepon si pelapor. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti laporan palsu. Setelah didatangi ternyata tidak ada kejadian,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, laporan tersebut harus segera dikoordinasikan dengan bagian terkait dan menyampaikan ke Polsek terdekat untuk terlebih dahulu mendatangi TKP. ‘’Setelah itu baru disusul yang lainnya, untuk memastikan bahwa Polres Klungkung cepat dalam merespons setiap informasi atau laporan dari masyarakat,’’ katanya. Penanganan kasus, katanya, harus dilakukan seluruh piket fungsi yang bertugas saat kejadian dan harus turun ke TKP. ‘’Masing-masing piket fungsi berperan mulai dari pengamanan TKP sampai pengolahan TKP dan memberikan pertolongan pada korban. Laksanakan tugas sesuai prosedur dan mekanisme yang telah diatur,’’ imbuh Kompol Sadiarta. (sos)

Bali Post/sos

PELAMAR - Sejumlah pelamar tenaga kontrak RS Pratama Nusa Penida terlihat berbondong-bondong ke Dinas Kesehatan Klungkung, Selasa (11/7) kemarin.

Perekrutan Pegawai RS Pratama Nusa Penida

Terbentur Anggaran, Diskes Hanya Terapkan Tes Wawancara Semarapura (Bali Post) -

Ia menjelaskan, rekrutmen tersebut diumumkan 5 Juli lalu dan proses pendaftarannya berlangsung sejak 10 hingga 13 Juli. Jumlah yang direkrut 64 orang. Rinciannya perawat ners 4 orang, perawat D-3 sebanyak 6 orang, perawat gigi D-3 sebanyak 2 orang, asisten apoteker minimal SMK Farmasi 4 orang dan teknisi elektronik D-3 sebanyak 1 orang. Tak hanya itu, juga tenaga radiografer pendidikan D-3 radiologi 1 orang, kesehatan lingkungan pendidikan D-3 (1 orang), perekaman medik dan informasi kesehatan pendidikan D-3 kesehatan 13 orang, pemeliharaan instalasi RS minimal SMK jurusan listrik 1 orang, penyusunan perencanaan dan pelaporan minimal

D-3 kesehatan 1 orang, pengadministrasian kepegawaian S-1 hukum 2 orang. Kemudian diperlukan administrasi umum minimal D-3 komputer 2 orang, pengurus barang dan aset minimal D-3 kesehatan 2 orang, kasir minimal D-3 akuntansi manajemen 4 orang, bendahara S-1 ekonomi 2 orang, sopir SMA/K sederajat 4 orang, satpam SMA/K sederajat 4 orang, tukang kebun SMA/K sederajat 2 orang, cleaning service SMA/K 6 orang dan laundry SMA/K sederajat 2 orang. ‘’Pendaftarannya sudah dibuka. Itu dengan sistem kontrak. Rekrutmen itu mayoritas untuk tenaga nonmedis, seperti cleaning service, satpam, tukang kebun, dan tenaga laundry. Sementara untuk teknis di-

lakukan pada perekam medik, perawat, asisten apoteker dan radiografer,’’ sebutnya. Dua hari berjalan, pendaftar yang mengajukan lamaran mencapai 89 orang yang didominasi D-3 keperawatan. Mantan Direktur RSUD Klungkung ini menyebutkan dalam seleksinya pendaftar hanya mengikuti tes wawancara yang terselenggara 17 dan 18 Juli mendatang. Sementara untuk tes tulis ditiadakan dengan alasan keterbatasan anggaran, khususnya pencetakan soal yang harus dikoordinasikan dengan lembaga pendidikan kesehatan. ‘’Pendaftar hanya mengikuti wawancara. Pengumuman direncanakan 19 Juli. Untuk tes tertulis tidak ada, anggaran terbatas,’’ ucapnya.

Ditambahkan, pegawai yang akan bertugas di rumah sakit yang memiliki 50 bad itu diprioritaskan berasal dari Nusa Penida. Salah satu alasannya untuk menghindari pindah dalam waktu cepat ke RS lain. Mereka akan digaji Rp 1,3 juta di luar jasa pelayanan. ‘’Bukan berarti kami menutup kesempatan dari daerah lain. Kami tetap memberikan, tapi harapannya, jika diterima jangan langsung memilih pindah. Itu ditegaskan dalam wawancara,’’ terangnya. Selain kabupaten, perekrutan juga dilakukan Pemprov Bali sebanyak 68 orang. Namun, berdasarkan hasil seleksi, yang terisi baru 58 orang. Kekosongan masih terjadi pada dokter spesialis kandungan, spesialis bedah, dokter gigi. Demikian juga dengan asisten apoteker dan masih kekurangan. ‘’Untuk asisten apoteker, perlu tiga. Seluruhnya masih kosong. Untuk apoteker, perlu dua, baru terisi satu,’’ beber Swapatni. Jika merujuk dengan Per-

Semarapura (Bali Post) Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Klungkung akhirnya melimpahkan kasus dugaan korupsi hibah bansos dengan tersangka I Wayan Kicen Adnyana dan kedua anaknya, Ketut Krisnia Adiputra dan Ni Kadek Endang Astiti, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, Selasa (11/7) kemarin. Setelah dilimpahkan, ketiga tersangka itu dititip di Rutan Klungkung guna menunggu proses hukum selanjutnya. Berdasarkan pantauan, Kicen yang tercatat sebagai anggota DPRD Klungkung bersama kedua anaknya tiba di kejaksaan sekitar pukul 11.30 Wita. Setelah menjalani proses secara tertutup sekitar dua jam, mereka langsung digiring ke Rutan Klungkung.

Sebelum masuk ke mobil, Kicen, Krisnia Adiputra, dan Endang Astiti yang mengenakan kaos cokelat berbalut jaket hitam nampak sedih. Sesekali ia juga mengusap air mata dengan tangannya. Raut lesu juga terpancar dari wajah Kicen sebelum masuk ke mobil Toyota Rush milik seorang jaksa. Pemandangan itu langsung disaksikan istri Krisnia Adiputra, Putu Hemawati. Raut sedih pun tak dapat dipisahkan dari wajahnya. Kasi Pidsus Kejari Klungkung Meyer V Simanjuntak menegaskan, penggunaan mobil pribadi itu bukan berarti memberikan keistimewaan terhadap tersangka. Namun, karena kendaraan operasional kejaksaan dipakai dalam kegiatan di Kejati. ‘’Kendaraan

Kejaksanaan dipakai di kegiatan Kejati. Biar tidak salah pemberitaan,’’ tegasnya. Khusus untuk alasan penahanan, pria berkulit putih ini mengatakan karena tersangka sudah memenuhi persyaratan, di samping untuk mempermudah jalannya persidangan. Seiring dengan penahanan ini, berkas dakwaan juga sudah disiapkan jaksa. ‘’Untuk berkas perkara paling lambat Jumat ini sudah kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor. Semoga surat dakwaan segera di acc oleh tim jaksa,’’ ungkapnya. Sementara itu, kuasa hukum ketiga tersangka, Bernadin mengaku sudah mengajukan permohonan pengalihan penahanan kepada jaksa. Persetujuannya tergantung pimpinan Kejari. (kmb45)

DIGIRING - Tersangka I Wayan Kicen Adnyana dan kedua anaknya, Ketut Krisnia Adiputra dan Ni Kadek Endang Astiti, saat digiring ke Rutan Klungkung, Selasa (11/7) kemarin.

Perekrutan pegawai RS Pratama Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah bergulir. Akan tetapi, perekrutan ini hanya menerapkan tes wawancara. Sementara untuk tes tulis dan lainnya ditiadakan dengan alasan anggaran terbatas. Hal ini pun diakui Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung dr. Made Adi Swapatni saat dikonfirmasi, Selasa (11/7) kemarin.

Bali Post/sos

BANTUAN - Suasana pembagian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Balai Budaya Klungkung, Selasa (11/7) kemarin.

PKH Kekurangan Tenaga Pendamping

Semarapura (Bali Post) Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Klungkung mendapat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Pencairan bantuan berlangsung di Balai Budaya Klungkung, Selasa (11/7) kemarin. Program nasional ini sebagai salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi persoalan di daerah. Di balik sisi positifnya, program ini belum didukung jumlah petugas pendamping yang memadai. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung IB Anom Adnyana menjelaskan, sesuai data yang dikantongi, penerima program itu mencapai 3.390 KPM. Rinciannya, Kecamatan Klungkung sebanyak 681 KPM dengan total dana Rp 340.500.000, Banjarangkan 468 KPM dengan total dana Rp 234.000.000, Dawan sebanyak 458 KPM dengan dana Rp 229.000.000, dan Nusa Penida sebanyak 1.783 KPM dengan total dana Rp 891.500.000. Besaran manfaat yang diterima per KPM dengan komponen pendidikan dan kesehatan (reguler) mencapai Rp 1.890.000. Untuk komponen lansia/disabilitas (nonreguler) Rp 2 juta per tahun. Itu disalurkan empat kali melalui perbankan. ‘’Untuk pembagian kartunya, diawali Kecamatan Klungkung dan berlanjut ke kecamatan lainnya,’’ jelasnya. Program yang langsung dari pemerintah pusat ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesehatan keluarga sangat miskin, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak keluarga miskin dan meningkatkan akses serta kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Guna mengetahui program berjalan baik, pemantauan harus dilakukan secara rutin oleh petugas pendamping. Namun, itu diakui masih menjadi kendala lantaran jumlahnya tergolong minim, yakni hanya 17 orang. Rinciannya, sebagai koordinator 1 orang, operator 1 orang, pendamping di Kecamatan Nusa Penida 8 orang, Banjarangkan 2 orang, Klungkung 3 orang dan Dawan 2 orang. ‘’Dengan kondisi geografis seperti sekarang, jumlah pendamping masih tergolong sedikit. Itu yang masih jadi kendala,’’ katanya. Menyikapi hal itu, pengusulan penambahan ke pusat sudah dilakukan. Menurut analisisnya, petugas yang diperlukan sekitar 50 orang. ‘’Ini akan kami usulkan ke pusat,’’ imbuhnya. Koordinator PKH Klungkung Nengah Suriatna mengatakan dari jumlah petugas itu ditentukan langsung oleh Kementerian Sosial. Pendampingan masyarakat kisaran 200 hingga 250 KPM untuk setiap pendamping inilah sudah bisa berjalan normal. Namun, jika melihat kondisi Kecamatan Nusa Penida yang cukup menantang, petugas sering kewalahan. ‘’Kalau di Nusa Penida, cukup dibuat kewalahan. Apalagi sekarang ada satu pendamping yang berhenti. Itu cukup memengaruhi,’’ tandasnya. (kmb45)

menkes, RS Pratama yang masuk kelas D tidak wajib ada dokter spesialis. Namun pihaknya memandang, seiring dengan perkembangan pariwisata dan komitmen pemkab untuk mempercepat pelayanan kesehatan, maka itu dipandang perlu. ‘’Kalau provinsi tidak dapat (merektrut - red), kami akan mengusulkan itu kepada bupati. Tetapi itu perlu proses. Sambil jalan,’’ pungkasnya. Sementara itu, untuk pengoperasian rumah sakit itu ditargetkan sudah mulai pada triwulan IV tahun ini. Yakni paling cepat Oktober 2017 dan paling lambat awal Desember 2017. Seorang pelamar, I Gede Meyantara, asal Dusun Karang Desa Pejukutan, Nusa Penida yang mendaftar sebagai perawat mengaku ingin mengabdi di desa. Pria 24 tahun ini pun tak mempermasalahkan besaran gaji yang dibayarkan. ‘’Sebelum melamar, saya mengabdi di Puskesmas Nusa Penida I,’’ tuturnya. (kmb45)

Kasus Kicen dan Kedua Anaknya Dilimpahkan ke Kejari

Bali Post/sos

Gelombang Tinggi, Kawasan Pesisir Dikepung Sampah

Bali Post/sos

SAMPAH - Pantai Kusamba dipenuhi sampah kirimkan.

Semarapura (Bali Post) Gelombang tinggi yang terjadi belakangan ini menyebabkan kawasan pesisir Kabupaten Klungkung dipadati sampah. Sampah kiriman ini selalu muncul, kendati sudah dibersihkan warga dan pihak terkait. Bahkan, setiap gelombang tinggi, volume sampah naik hingga 15 persen. Banyaknya sampah di pesisir itu membuat pantai terlihat kotor dan kumuh. Berdasarkan pantauan Selasa (11/7) kemarin, kepungan sampah terjadi di Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan. Sampah tersebut tak hanya organik, tetapi juga nonorganik.

Kondisi ini cukup mengganggu pemandangan di pantai. Banyaknya sampah itu membuat desa setempat melakukan pembersihan. Meski demikian, sampah terus datang dan sepertinya terbawa ombak dari wilayah lain. Perbekel Kusamba Ketut Winastra mengatakan hal ini memang rutin terjadi saat gelombang tinggi disertai angin kencang berlangsung. Adanya sampah di pesisir pantai itu, ia menduga bahwa itu merupakan sampah kiriman. ‘’Itu (kiriman sampah - red) memang sering terjadi kalau gelombang tinggi,’’ katanya. Guna menghindari kesan

kumuh, pihaknya mengerahkan Karang Taruna dan STT di desanya untuk rutin melakukan pembersihan. ‘’Untuk perbersihan sudah dilakukan. Selain Karang Taruna, juga oleh STT. Jumlahnya sekitar 50 orang,’’ bebernya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Klungkung Anak Agung Kirana menyebutkan volume sampah di kawasan pesisir naik kisaran 15 persen. Selain di Kusamba, itu juga terjadi di pantai wilayah lain. ‘’Kami sudah sering turun melakukan pembersihan. Ini juga dibantu masyarakat,’’ tandasnya. (kmb45)


BULELENG

Rabu Pon, 12 Juli 2017

11

Muncul Spanduk Forkomdeslu Dukung ’’Ramayana’’

Singaraja (Bali Post) – Spanduk dukungan bakal calon pemimpin Bali, mulai muncul di Buleleng. Tidak hanya dari unsur partai politik (parpol), kelompok tertentu juga memasang spanduk untuk menunjukkan dukungannya kepada figur yang disebut-sebut akan mencalonkan diri dalam laga Pilgub Bali mendatang. Salah satu spanduk dukungan dipasang di pagar pembatas SPBU Banyuasri tepatnya di depan SMPN 2 Singaraja. Spanduk ini diikatkan pada batang pohon kemboja menggunakan tali rafia. Tidak diketahui pasti siapa yang memasang spanduk tersebut. Pada spanduk itu tertulis Forum Komunikasi Kepala Desa dan Lurah (Forkomdeslu) Buleleng mendukung kandidat bakal calon pemimpin Bali. Pada bagian atas terlihat jelas tulisan dengan huruf kapital “FORKOMDESLU BULELENG SETIA MENDUKUNG RAMAYANA DARI JALUR MANAPUN”. Selain tulisan itu, juga tampak foto dan nama Rai Mantra dan Suradnyana pada sisi kiri dan kanan spanduk tersebut. Ketua Forkomdeslu, Made Suteja, ketika dimintai konfirmasi mengaku tidak tahu pemasangan spanduk mendukung figur calon pilgub tersebut. Dia mengatakan, sejauh ini pengurus di kabupaten dan kecamatan tidak pernah membicarakan terkait pencalonan pilgub. Apalagi sampai membuat spanduk untuk mendukung figur. Sikap ini tidak lepas karena pihaknya paham bahwa regulasi mengatur perbekel atau PNS yang menjabat lurah tidak dibenarkan terlibat politik praktis. “Sampai hari ini (Selasa, 11/7), saya masih ada kegiatan di Denpasar. Pengurus di kabupaten dan kecamatan juga tidak pernah membicarakan terkait pencalonan dalam pilgub, apalagi sudah membuat spanduk sepert itu, saya tidak tahu,” katanya. Atas kondisi ini, pria asal Desa Dencarik, Kecamatan Banjar ini berjanji akan berkoordinasi dengan jajaran pengurus di kabupaten dan kecamatan. Langkah ini ditempuh untuk mendapatkan kepastian apakah spanduk itu dibuat oleh pengurus atau oknum tertentu yang mengatasnamakan Forkomdeslu Buleleng. Selain menelusuri pembuat sepanduk itu, dia juga akan kembali mengingatkan jajaran pengurusnya agar memerhatikan regulasi bahwa perbekel dilarang ikut terlibat aktivitas politik praktis. “Kami akan koordinasi dengan pengurus dan apa pun itu, kami minta pengurus dan anggota Forkomdes tetap menjaga profesionalisme dan tidak jor-joran terlibat politik praktis,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

MENGADU – Sejumlah sopir angkutam umum jurusan Singaraja-Amlapura mengadu ke DPRD Buleleng, Selasa (11/7) kemarin.

Tak Bisa Urus Izin Trayek

Sopir Angkutan Umum Mengadu ke Dewan

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah sopir angkutan umum jurusan Singaraja-Amlapura mengadu ke DPRD Buleleng, Selasa (11/7) kemarin. Pasalnya, mereka tidak bisa mengurus izin trayek ke Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng. Parahnya lagi, mereka tidak bisa menyamsat, karena usia kendaraannya sudah tua, sehingga harus dilakukan peremajaan mesin. Mereka meminta dewan memfasilitasi untuk tetap bisa mengurus izin kendaraan yang mereka gunakan mencari nafkah tersebut. Sopir jurusan SingarajaAmlapura ini tiba di gedung dewan sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka diterima Ketua DPRD Gede Supriatna didampingi Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengungkapkan kesulitan yang dialami selama ini. Para sopir yang tetap bertahan di tengah sepinya penumpang ini meminta agar DPRD membantu, sehingga perizinan kendaraan dipermudah, sehingga profesi sebagai sopir

yang digeluti sejak lama itu bisa tetap dijalankan. Koordinator sopir, Gede Suparwan, mengatakan persoalan ini muncul ketika dia dan rekan-rekannya akan menyamsat kendaraan. Saat itu, kendaraannya yang rararata tahun 1980-an, tidak bisa disamsat karena dianggap sudah tua. Kendaraan itu sebenarnya masih bisa disamsat asal pemiliknya bisa melakukan peremajaan mesin. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan karena bi-

ayanya mahal. Sementara, penghasilan mereka rata-rata Rp 50.000 per hari, hanya cukup untuk kebutuhan dapur dan sedikit biaya sekolah anak-anak. “Kalau meremajakan mesin, dari mana kami dapat biaya, terlebih penumpang sepi. Penghasilan kami hanya cukup untuk keperluan dapur,” katanya. Selain tidak bisa nyamsat, lanjut Suparwan, mengurus izin trayek atau memperpanjang izin trayek di Dinas Perhubungan juga tidak bisa

dilayani. Hal ini menambah kesulitan mereka. Pekerjaan yang dijadikan andalan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya itu, terancam. Di tengah situasi sulit itu, sopir asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ini tetap nekat beroperasi. Meski samsat kendaraan telah habis masa berlaku dan tidak memiliki izin trayek, dia dan rekanrekannya tetap beroperasi. Untuk itu, dia mendesak agar DPRD Buleleng bisa mencarikan jalan keluar, sehingga persoalan ini bisa diatasi dan mereka bisa tetap beroperasi seperti biasa. Menanggapi keluhan sopir tersebut, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengaku prihatin karena persoalan itu mengancam sopir jurusan

Singaraja-Amlapura kehilangan pekerjaannya. Untuk sementara, Supriatna hanya bisa menampung aspirasi tersebut dan berjanji dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mencari jalan keluar agar persoalan ini bisa diatasi. “Saya kira keluhan kawan-kawan sopir ini tidak bisa dibiarkan. Mereka mau mengikuti perizinan, tetapi karena terbentur persyaratan yang tidak bisa dipenuhi, kita carikan jalan keluar. Kami sudah perintahkan Komisi II untuk koordinasi, agar perizinan ini bisa dipenuhi karena sampai sekarang, mereka bertahan mencari penumpang karena tidak ada pekerjaan lain,” jelasnya. (kmb38)

Tingkatkan Jalinan Kerja Sama

Bali Post/kmb38

SPANDUK – Sebuah spanduk mendukung figur yang disebut-sebut mendaftar dalam Pilgub Bali, terpasang di pagar SPBU Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Selasa (11/7) kemarin.

UDG XIII 2017

Dua Guru Kontrak Raih Medali Emas

Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng berjaya dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional XIII 2017 dengan meraih dua medali emas. Kedua medali emas itu direbut oleh Kade Juni Artawan dan Putu Ryma Febriana pada bidang sloka hafalan tingkat dewasa putra dan sloka hafalan dewasa putri. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Buleleng Made Suriani, Selasa (11/7) kemarin, mengatakan Juni Artawan dan Ryma Febriana sehari-hari bekerja sebagai guru kontrak di SMAN 1 Banjar, Kecamatan Banjar. Keduanya mewakili Bali dalam laga UGD tahun ini. Setelah ditetapkan menjadi duta Bali, keduanya kemudian dibina Widyasabha dan melakukan latihan dengan giat dan dibina oleh guru pendamping di sekolah bersangkutan. Alhasil, kerja keras itu membuahkan hasil dan keduanya merebut medali emas. (kmb38)

Suara Buleleng Terminal Banyuasri

Jalan yang ada di Terminal Banyuasri sudah diaspal, namun sangat disayangkan terminal tersebut belum berfungsi. Masih adanya sopir bemo yang mencari penumpang di pinggir jalan. Pihak terkait diharapkan agar menyikapi hal ini. Begitu juga dengan retribusi masuk ke terminal agar ditinjau ulang dan ada kebijaksanaan bagi para sopir bemo. Dereksen, Jl. Teratai Singaraja

Tindak Tegas

Salut dengan kinerja Satpol PP Buleleng yang menindak tegas atribut bodong sesuai dengan Perda. Ke depan diharapkan secara kontinu dilakukann penertiban ini. Terkait dengan pengamanan secara ketat pada saat perayaan ke-71 Hari Bayangkara di Buleleng, sangat tepat. Hal itu diharapkan secara kontinu dilaksanakan, agar Bali pada umumnya dan Buleleng pada khususnya tetap aman. Gungde, Ngurah Rai Singaraja

Jembatan Diperbaiki

Jembatan penghubung Desa Banjar dengan Desa Kalianget yang diperlebar, mohon segera direalisasikan karena jembatan tersebut akses jalan alternatif yang menghubungkan beberapa desa. Nang Mologan, Mayong

Pasang LPJ

Mohon segera pasang LPJ di daerah Temukus, tepatnya di sebelah barat Hotel Nugraha. Sebab, jalan tersebut gelap gulita pada malam hari. Mohon pihak terkait menindaklanjutinya. Tino, Lovina

BPJS Kesehatan Buleleng Gelar Diskusi Manajemen Rumah Sakit Menguntungkan BPJS Kesehatan Cabang Buleleng tidak henti-hentinya mengajak dan meningkatkan jalinan kerja sama dengan stakeholders di wilayah kerjanya (Buleleng dan Jembrana). Kali ini, BPJS yang berkantor di Jalan Ngurah Rai Singaraja itu menggelar diskusi diikuti oleh pengelola rumah sakit pemerintah, swasta, dan poliklinik di Hotel Banyualit, Lovina, Selasa (11/7) kemarin. Sejumlah pengelola rumah sakit dan poliklinik di Buleleng dan Jembrana diajak diskusi bagaimana mengelola rumah sakit yang menguntungkan di era kebijakan pemerintah pusat yang menggulirkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Untuk memberikan inspirasi dan motivasi, BPJS Kesehatan Cabang Buleleng menghadirkan Direktur Rumah Sakit An-Ni-

sa Tangerang Dr. Ediansyah, MARS., M.M. dan konsultan dan trainer BPJS Kesehatan Ikacha Ibrahim. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Buleleng Made Sukmayanti mengatakan, selama ini seluruh stakeholders telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan baik. Selain itu, komunikasi dalam melaksanakan layanan JKN dan KIS berjalan dan dikomunikasikan dengan baik, sehingga para pihak ini dapat melaksanakan fungsi dengan baik. Namun, Sukmayanti melihat masih perlu dilakukan peningkatan kerja sama dan sekaligus memberikan motivasi kepada semua stakeholders terkait teknis pengelolaan sebuah rumah sakit di era JKN dan KIS. Hal ini penting karena belakangan ini masih ada anggapan pengelola rumah sakit atau poliklinik yang masih ragu

bahkan menganggap bekerja sama dengan BPJS Kesehatan justru merugikan. “Sinergi sudah baik, semua terinformasi dengan baik, sinergi sudah berjalan baik dan kami akan tingkatkan kembali, karena masih ada kesan kalau ikut JKN dan KIS rumah sakit merugi,” katanya. Untuk memberikan pemahaman dan berbagi tips mengelola rumah sakit yang mengungtungkan, Sukmayanti menghadirkan Direktur Rumah Sakit An-Nisa dan Dr. Ediansyah, MARS., M.M. dan konsultan dan trainer BPJS Kesehatan Ikacha Ibrahim. Narasumber ini diakuinya telah berhasil mengelola rumah sakit dengan bukti rumah sakit yang dikelola memberikan keuntungan. Dengan berbagi ilmu tersebut, pihaknya meyakini stakeholders BPJS Kesehatan Cabang Buleleng mendapat tambahan

DISKUSI – Meningkatkan pelayanan dan kendali mutu kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Buleleng menggelar diskusi melibatkan stakeholders Selasa (11/7) kemarin di Hotel Banyualit, Lovina. wawasan, sehingga manajemen rumah sakit tidak saja unggul dalam mutu, namun pengendalian mutu harus dijaga dengan optimal. “Bagaimana kita meningkatkan kendali mutu dan kendali

biaya, sehingga program JKN dan KIS ini bukannya merugikan rumah sakit, tetapi memberikan keuntungan dan meningatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (ad873)

grasi (Disnakertrans) Buleleng. Dia mengatakan, lahan ini luas totalnya mencapai 5 hektar dan hingga sekarang hanya difungsikan sekitar 2,5 hektar. Sementara sisanya 2,5 hekatr lagi dibiarkan nganggur. Sisa lahan yang tidak difungsikan itu perlu secepatnya dialihkan untuk gedung SMPN 8 Singaraja. Sementara itu, Kadisdikpora Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pemanfaatan sebagian lahan di LLK tersebut sudah diajukan kepada Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Karena lahan itu sudah menjadi aset pemerintah dan pemanfaatannya oleh pemkab maka dia optimis tidak akan memakan waktu lama. Apalagi, pemerintah pusat sebagai pemilik lahan itu dikabarkan akan menyerahkan aset tersebut menjadi aset pemkab, sehingga pemanfaatan sebagian lahan untuk sekolah akan semakin mudah. Pihaknya memperkirakan lahan yang diperlukan

hanya 1 hektar. Lahan seluas ini akan dibangun unit sekolah baru (USB) yang terdiri dari 15 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas penunjang lain. Untuk tahap awal, Disdikpora akan membangun lima ruang kelas sesuai dengan jumlah siswa yang sudah diterima saat ini sebayak 147 siswa. Terkait perkiraan biaya, Suyasa mengatakan pembangunannya menghabiskan anggaran antara Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar. Memenuhi kebutuhan dana sebesar itu, Disdikpora akan mengusulkan proposal yang dilengkapi dengan site plan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. ‘’Tadi surat sudah diajukan ke Sekda, kami optimis dalam waktu dekat lahan akan siap dibangun. Lahan sudah siap site plan dan proposal akan kita ajukan ke pusat, sehingga target 2018 gedung SMPN 8 Singaraja sudah kita bangun,’’ tegasnya. (kmb38)

DPRD Desak Pemkab Tetapkan Lahan SMPN 8 Singaraja

Singaraja (Bali Post) – Setelah sepakat membuka SMPN 8 Singaraja, selanjutnya DPRD Buleleng mendorong agar pemkab mempercepat penyiapan lahan untuk membangun gedung sekolah baru tersebut. Keberadaan sekolah ini dinilai penting agar persoalan siswa tidak mendapat sekolah seperti dalam PPDB lalu tidak terulang pada tahun ajaran berikutnya. Satu-satunya lokasi yang direkomendasi untuk dimanfaatkan gedung SMPN 8 Singaraja adalah memfungsikan sebagian lahan yang kini dijadikan gedung Lokal Latihan Kerja (LLK) di perbatasan antara Desa Kalibukbuk (Kecamatan Buleleng dengan Desa Kayuputih Melaka (Kecamatan Sukasada). Anggota Komisi IV yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, sekolah ini sangat dibutuhkan karena melihat perkembangan penduduk di Desa Kalibukbuk, Anturan,

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

Nyman Gede Wandira Adi

Gede Suyasa

Tukadmungga, dan Desa Pemaron yang semakin pesat, sehingga fasilitas pendidikan ini perlu dipersiapkan sejak dini. Untuk itu, Wandira meminta agar pemerintah menyiapkan lahan yang layak dijadikan gedung sekolah permanen. Sementara untuk alokasi anggarannya, perlu dipersiapkan mulai APBD Perubahan yang akan dibahas mulai Agustus 2017 ini. ‘’Kerja keras Disdikpora membuka sekolah baru sangat kita apresiasi. Agar ini tidak terkatung-katung lama,

kami minta lahan untuk sekolah permanen harus segera ditetapkan dan menginjak perubahan ini kita siapkan anggaran, sehingga sekolah yang baru ini berfungsi dengan baik,’’ katanya. Senada diungkapkan anggota Komisi IV lainnya, Ni Kadek Turkini. Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan lahan yang paling layak adalah menggunakan sebagian lahan yang kini dijadikan gedung LLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmi-


JEMBRANA

12 Sidak Penataan Trotoar

Wabup Ingin Posisi Jalan Nasional Tak Bertambah Tinggi

PEMKAB Jembrana semakin serius dalam menata dan mempercatik wajah Kota Negara dengan membangun trotoar/pedestrian yang mengadopsi model trotoar terbaru. Langkah ini sekaligus mengubah wajah Kota Negara lebih indah selain dari segi kualitas yang jauh lebih baik dari pemasangan sebelumnya. Selasa (11/7) kemarin, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan terjun langsung ke lapangan guna memeriksa pengerjaan penataan trotoar di Jalan Gajah Mada dan Jalan Ngurah Rai Jembrana. Kembang menjelaskan standar pemasangan trotoar mesti menggunakan paving, minimal dengan kualitas K-225 serta canstein yang kualitas 325 yang menggunakan precast dengan kualitas K-350 “Dengan menggunakan model baru, nantinya trotoar akan terlihat jauh lebih cantik dan bagus serta kualitasnya tentu lebih kuat 4 kali lipat dibandingkan model lama,” ujar Kembang. Selain mengecek standar pemasangan trotoar, Wabup Kembang juga ingin dalam penataan kali ini tidak mengesampingkan unsur estetika. Karena itu, ia akan segera berkoordinasi langsung dengan pihak Balai Jalan Nasional selaku

institusi yang memiliki kewenangan dalam mengelola jalan-jalan nasional. Wabup ingin memastikan ke depannya tidak ada lagi overlay (pelapisan ulang badan jalan/ aspal) dalam setiap proyek jalan nasional/pusat agar trotoar yang sudah bagus ditata posisinya tidak tenggelam karena terlalu rendah. Kalaupun ada perbaikan mesti ada pengerukan aspal sehingga ketinggian jalan tidak berubah. “Kita ingin di jalan-jalan provinsi/jalan nasional perbaikan yang dilakukan nantinya tidak diikuti dengan peninggian jalan. Jika ini terjadi tentu trotoar yang sudah cantik kita bangun kualitasnya menurun, mubazir dan berujung pada pembengkakan anggaran daerah guna merenovasi kembali,” harap Kembang. Kesempatan itu juga sekaligus untuk meneruskan beberapa masukan sekaligus kekhawatiran dari masyarakat pemilik rumah di sekitar jalan nasional. Kalau posisi rumah mereka akan semakin di bawah posisinya dibandingkan jalan. Kalau hal ini sampai terjadi tentu akan memicu mereka untuk melakukan renovasi (peninggian pondasi) sehingga mau tak mau ada biaya yang akan muncul. Penataan trotoar, kata dia, juga diikuti dengan penanaman pohon perindang.

Pohon seperti kayu tangi serta mahoni akan ditanam sehingga Kota Jembrana dan sekitarnya menjadi indah, nyaman, dan asri. Karena itu, pihaknya berharap setelah pembangunan ini selesai, semua pihak (masyarakat red) mampu memeliharanya. “Terkait pohon perindang ini, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN agar di sepanjang proyek trotoar jalan provinsi ini bisa menggunakan jaringan kabel yang telah diisolasi. Hal ini guna menghindari pemangkasan pohon dalam aktivitas PLN ke depannya,” ucapnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Jembrana I Nyoman Mayun menambahkan proyek penataan tersebut merupakan lanjutan dari perbaikan sebelumnya yang dikerjakan di dua tempat, yakni Jalan Gajah Mada dan Jalan Ngurah Rai. “Untuk Jalan Ngurah Rai akan ditata trotoar sepanjang 421 meter dengan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar. Sedangkan di Jalan Gajah Mada sepanjang 297 meter menelan anggaran Rp 671 juta. Seluruhnya bersumber dari Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Jembrana,” imbuhnya. (ad872)

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Kurir Narkoba Divonis 10 Tahun Penjara

Negara (Bali Post) Terdakwa kasus narkoba 94 gram sabu-sabu (SS), Nuryanto (36) divonis hukuman 10 tahun penjara saat sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (11/7) kemarin. Pria asal Banyuwangi ini dinilai terbukti menerima dan hendak mengantar paket berisi SS dan ekstasi. Terdakwa ini pun dibekuk di Terminal Ubung pada Mei 2017 lalu. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penutut Umum (JPU), yakni 16 tahun penjara. Dalam sidang dengan Hakim Ketua Dameri Frisella Selimanjuntak ini selain memutuskan pidana penjara 10 tahun, terdakwa juga didenda Rp 1 miliar dengan subsider 3 bulan penjara. Nuryanto yang mengaku kenal pengirim paket tersebut mengaku pasrah dengan putusan tersebut. Ia pun tak mengajukan banding kendati merasa hukuman itu berat. “Ya... saya jalani saja putusannya. Kalaupun banding belum tentu lebih ringan,” ujarnya saat ditemui usai sidang. Ia juga mengaku menerima kiriman dari temannya itu dengan ongkos Rp 500 ribu. Sejak ditahan, temannya itu tidak pernah lagi menghubunginya. Buruh bangunan yang memi-

liki tiga anak ini sebelumnya mengenal pemasok barang itu saat kos di Nusa Dua. Namun, ia tidak menampik bahwa dirinya juga pemakai SS. Penangkapan ini berawal dari pemeriksaan barang di Pos II Pelabuhan Gilimanuk. Anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang berjaga di pintu masuk Bali mencurigai paket yang dititipkan bus AKAP Tami Jaya AB 7122 AS. Paket dalam kardus cokelat di bagasi itu diturunkan di Terminal Ubung, Denpasar. Petugas melakukan penyelidikan dan setelah diambil tersangka didapatkan di dalam paket tersebut sabu-sabu seberat Brutto 94 gram dan berat Netto 93,1 gram. Selain itu juga ditemukan bungkusan kecil berisi 47 butir ekstasi. (kmb26)

Negara (Bali Post) Setelah beberapa hari melakukan pencarian, korban tenggelam di pantai Candikusuma, Melaya, Putu Agus Sinta Wirama, akhirnya berhasil ditemukan, Selasa (11/7) pagi. Tumbuh korban ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi

kejadian. Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam keadaan telungkup. Awal penemuan ini ketika ada seorang nelayan yang hendak melaut. Saksi melihat ada tubuh manusia mengambang di tengah laut. Penemuan itu pun dilaporkan ke Tim Basarnas

Negara (Bali Post) – Setelah melakukan protes terhadap pengelola kandang ayam di Banjar Anyar, Desa Tegalbadeng Barat karena menimbulkan dampak serbuan lalat ke permukiman warga, pihak desa setempat langsung melakukan mediasi, Selasa (11/7) kemarin. Selain warga penyanding dan pemilik usaha, pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Tegalbadeng Barat itu juga dihadiri pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan Kabupaten Jembrana serta aparat desa terkait. Dari pertemuan yang dilakukan lebih dari satu jam itu menghasilkan sejumlah kesepakatan. Salah satunya, pihak pengelola kandang ayam bersedia untuk mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Ada standar operasi yang harus dilakukan pihak pengelola agar mengurangi munculnya serbuan lalat ke permukiman. Sebab, dalam pengelolaan kandang ayam itu tentunya harus benar supaya bersih. Pertemuan tersebut berlangsung alot. Baik dari pihak warga maupun pemilik usaha menyampaikan permasalahan yang dialami. Sejumlah pengelola atau pengusaha kan-

dang ayam mengungkapkan berdasarkan survei dari pihak pemasok perusahaan besar di Jembrana, tidak perlu izin karena termasuk usaha kecil. Sementara, pihak Dinas Peternakan memaparkan sejatinya dampak lingkungan serbuan lalat ini bisa ditanggulangi apabila pengelolaan kandang dilakukan secara tepat. Pihaknya mencontohkan hal serupa yang terjadi di beberapa lokasi, tetapi bisa ditangani dengan standar pengelolaan kandang. Salah satunya dengan merabat dasar kandang dan rutin menabur kapur. Begitu juga halnya dengan Dinas LH menerangkan bahwa pemilik usaha harus memperhatikan dampak lingkungan. Pihak pengusaha mestinya memiliki SPPL (surat pernyataan pengelolaan lingkungan hidup). Hal itu mutlak diperlukan ketika usaha peternakan ini mengajukan izin. Salah apabila ada perusahaan pemasok yang membiarkan begitu saja usaha masyarakat ini tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Akhirnya, setelah beberapa jam melakukan pertemuan, terdapat sejumlah poin kesepakatan. Perbekel Tegalbadeng Barat Made Sudiana mengatakan warga dan pihak desa pada

Nuryanto

Bali Post/olo

Korban Tenggelam Akhirnya Ditemukan yang saat itu juga sedang melakukan pencarian. Petugas Basarnas kemudian melakukan evakuasi korban ke darat. Saat itulah isak tangis keluarga korban pecah. Kepala Basarnas Jembrana Ida Bagus Suryawan saat dikonfirmasi membe-

narkan bahwa korban sudah ditemukan. Keluarganya telah mengenali jenazah korban dari celana pendek warna merah yang dipakai. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Tuwed, Jembrana untuk selanjutnya dilakukan pengabenan. (kmb)

Pengelola Kandang Ayam Sepakat Ikuti SOP

Bali Post/ist

SIDAK – Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat sidak di proyek trotoar. Wabup meminta agar posisi jalan nasional tidak bertambah tinggi.

Jatuh di Kapal, Purnawirawan TNI Meninggal

Negara (Bali Post) Salah satu penumpang KMP Muntis, I Dewa Gede Sumantra (70), asal Ubud, Gianyar, dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Gilimanuk, Selasa (11/7) kemarin. Pria yang merupakan purnawirawan TNI dan saat itu sedang mengikuti perjalanan tirtayatra ke Pulau Jawa diduga jatuh dari kursi. Akibat benturan keras, nyawa korban tak tertolong. Dari informasi yang dihimpun, almarhum merupakan salah satu peserta tirtayatra dari Peguyuban Ubud Kabupaten Gianyar dengan tujuan Pura Bale Kambang, Banyuwangi, Gunung Arjuna, Malang dan Pura Lumajang di Kabupaten Lumajang. Rombongan

ini berangkat pada Sabtu (9/7) dengan menggunakan bus Merpati Transport DK 9179 FB yang dikemudikan I Gede Putrawan (39) dari Mengwi, Kabupaten Badung. Korban tertimpa musibah saat akan kembali ke Bali setelah selama empat hari melakukan perjalanan tirtayatra. Menurut seorang saksi, korban sebelumnya sempat duduk di dek kapal. Saat bangun dari tempat duduknya dan ingin membeli minuman di kantin kapal, tiba-tiba korban terjatuh. Melihat hal itu, pihak KMP Mutis sempat memberikan pertolongan dengan bantuan oksigen. Saat itu KMP Mutis akan sandar di Pelabuhan Gilimanuk. Ketua Rombongan Tirtayatra Putu Agus Budiada

saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui persis seperti apa kronologinya. Sebab, dirinya duduk terpisah dengan korban. Namun, dari informasi yang diterimanya korban diakui memang sempat jatuh dari kursi di dek kapal. Kemudian, dari keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki keluhan sakit sesak. Namun, dalam perjalanan tirtayatra, kondisi almarhum dalam keadaan sehat. Almarhum merupakan purnawirawan TNI. Sementara itu, Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol AA Gede Arka seizin Kapolres Jembrana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban merupakan peserta rombongan tirtayatra dari Ubud, Gianyar. (kmb)

Bali Post/olo

MEDIASI – Puluhan warga penyanding dan pihak pengelola kandang ayam saat melakukan mediasi di Kantor Desa Tegalbadeng Barat, Selasa (11/7) kemarin. prinsipnya tidak melarang ada usaha tersebut. Namun, hendaknya harus memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Apa yang menjadi saran pihak dinas terkait standar operasi, hendaknya diikuti pihak pemilik usaha. Akhirnya pihak pengusaha mau memenuhi standar yang dimaksud. Ketua LPM Tegalbadeng Barat Sukirman menerangkan ada beberapa poin kesepakatan yang dihasilkan. Pertama pengelola diminta untuk menjaga kebersihan kandang secara berkala dan sesuai standar dengan membuat

rabat. Kedua, bila hal tersebut sudah dilakukan, namun masih muncul serangan lalat, pengelola wajib memberikan serbuk pembasmi lalat. Bila masih timbul dampak itu, maka harus dilakukan pertemuan kembali pihak pengelola dan warga. Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Banjar Anyar, Desa Tegalbadeng Barat memprotes kandang ayam yang berdampak timbulnya serangan lalat di rumah warga. Mereka meminta agar hal tersebut segera disikapi apalagi sudah berulangkali terjadi. (kmb26)


Rabu Pon, 12 Juli 2017

Pembentukan Badan Pengelola Padangbai

Eksekutif Ngotot Cukup Perbup Amlapura (Bali Post) Rapat dengar pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD Karangasem dengan eksekutif membahas pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai, Selasa (11/7) kemarin, berlangsung sengit. Dewan terlihat gemas karena pembentukan badan pengelola itu dinilai dipaksakan dan mengabaikan ketentuan hukum di atasnya. Di lain pihak, rombongan eksekutif yang dipimpin Asisten I I.B. Ketut Sulendra ngotot penataan Padangbai untuk mencari kontribusi dari keberadaan pelabuhan rakyat cukup menggunakan perbup (peraturan bupati) saja. RDP yang dipimpin Ketua DPRD I Nengah Sumardi tersebut merupakan lanjutan kegiatan serupa, Senin (10/7) lalu. Hanya kemarin pembicaraan terpusat pada masalah pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai. Selain eksekutif, RDP juga dihadiri personel Badan Pengelola Padangbai lengkap dengan personel manajemen operasional bentukannya. Pada sesi pertama, anggota Dewan Wayan Swastika langsung menohok aspek hukum pembentukan badan pengelola. Menurutnya, dalam konsiderannya, Perbup No. 21 Tahun 2017 tentang Pembentukan Badan Pengelola Padangbai hanya menyebutkan tujuan pembentukannya adalah agar pengelolaan kawasan Padangbai menjadi profesional. Padahal kenyataannya Badan Pengelola dibentuk untuk kepentingan Pendapatan Asli Daerah. Namun perbup tersebut praktis tak mencantumkan Perda Karangasem No. 16 Tahun 2016 tentang Retribusi sebagai dasar hukumnya. Padahal Badan Pengelola melalui manajemen operasional yang akan melakukan pungutan. ‘’Mengapa Perda 16 tak dijadikan acuan. Lagi pula ketika melakukan pungutan, fasilitas apa yang kita berikan kepada pengguna jasa. Jangan sampai maunya dapat PAD malah membebani APBD,’’ tegasnya. Anggota Dewan Komang Sudanta bahkan lebih ekstrem. Pihaknya bukan hanya mempertanyakan legalitas perbup, tetapi juga pilihan membentuk badan pengelola. Menurutnya, poin utama dari badan pengelola adalah memungut retribusi terhadap pengguna jasa penyeberangan ke Gili Trawangan. Kerena hanya memungut retribusi, pekerjaan tersebut cukup ditangani Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah naungan OPD tertentu. Politisi PDI-P ini juga menilai Perbup 21 itu mengerikan karena menyebut pengelolaan kawasan Padangbai. Menurutnya, hal itu akan memberi kekuasaan sangat besar kepada Badan Pengelola, padahal kawasan Padangbai menyangkut zona yang luas. ‘’Soal penataan kawasan, tidak ada yang luar biasa di sana (di Padangbai - red). Sangat beda dengan Besakih ataupun Tanah Lot,’’ ungkapnya. Menjawab pertanyaan Dewan, Asisten III Wayan Purna mengakui perbup memang tak mengacu Perda 16. Nantinya perbup dengan Badan Pengelolanya, kata Purna, akan berjalan beriringan dengan Perda 16 tersebut. Soal pembentukan Badan Pengelola, dilakukan karena selama ini Pemkab Karangasem praktis tidak mendapatkan kontribusi dari aktivitas penyeberangan di pelabuhan rakyat tersebut. ‘’Dulu pernah dibentuk UPT, tetapi tidak bisa karena harus dibuatkan perdanya,’’ jawabnya. Kadis Perhubungan I.B. Putu Swastika juga bersikukuh cukup perbup saja. Dia bahkan sesumbar Pelabuhan Rakyat Padangbai akan memberi kontribusi karena struktur Badan Pengelolanya berasal dari kalangan profesional. Jawaban soal kalangan profesional itu sempat mengundang reaksi dewan. Belum adanya titik temu membuat rapat kerja berlangsung alot hingga harus diskors untuk istirahat. Ketua DPRD Nengah Sumardi sendiri mengharapkan perbup jangan dilaksanakan dulu sampai adanya kepastian dari sisi legalitas hukumnya. Aktivitas pemungutan retribusi Rp 60 ribu per wisatawan yang sudah dijalankan Manajemen Operasional sejak 8 Juli lalu, juga sebaiknya dihentikan sementara waktu untuk menghindari implikasi hukum. (kmb)

RDP - Rapat dengar pendapat (RDP) membahas pembentukan Badan Pengelola Kawasan Padangbai di DPRD Karangasem.

KARANGASEM

13

Telur Penyu Hijau Sumringahkan Candidasa Wisatawan Asing Saksikan Pelepasan Tukik Amlapura (Bali Post) Pantai Candidasa tak hanya dikenal menawarkan panorama pantai yang elok. Dulu pantai nan indah ini menjadi tempat berkembang biaknya penyu hijau. Setelah lama tak terlihat, penyu langka itu akhirnya meninggalkan jejak puluhan butir telur di pantai dekat Hotel Puri Bagus. Pantai Candidasa pun menjadi sumringah setelah telur-telur penyu itu berhasil ditetaskan sampai akhirnya tukiknya dilepas ke lautan, Selasa (11/7) kemarin. Ada 32 ekor tukik yang dilepas. Pelepasan tukik atau bayi penyu itu menjadi spesial karena juga disaksikan para wisatawan asing yang sedang berwisata. Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana didampingi Kasat Polair AKP Made Wartama memimpin kegiatan yang mendapat perhatian antusias pelaku wisata di kawasan Candidasa tersebut. ‘’Penyu hijau itu dilindungi karena langkanya. Pascapenemuan ini kita sudah perintahkan jajaran Polair mengintensifkan pemantauan di sepanjang Pantai Candidasa. Jangan sampai tukik-tukik yang baru menetas itu jatuh ke tangan orang tak bertanggung jawab,’’ kata Kapolres. Informasi yang dihimpun,

tukik yang dilepas itu merupakan hasil dari sambang anggota Sat. Polair Aipda Teguh Subagia ke Hotel Puri Bagus Candidasa. Di sana anggota polisi itu mendapat laporan dari satpam hotel bahwa telah ditemukan telur penyu yang tertimbun pasir di pantai Hotel Puri Bagus. Saat ditemukan, telur penyu itu belum menetas. Selanjutnya satpam hotel bersama anggota Sat. Polair mengamankannya sampai menetas. Munculnya tukik penyu hijau itu pertama kali diketahui dua hari lalu oleh dua orang wisatawan asal Amerika Serikat, Oleahna (21) dan Mechele (23). Saat itu sekitar pukul 20.00 keduanya berjalan di tepi pantai untuk menikmati suasana malam hari. Secara tidak sengaja mereka melihat tukik-tukik itu menyembul dari dalam pasir. Pemandangan langka itu pun langsung dilaporkan kepada satpam Hotel Puri Bagus. Selanjutnya pihak satpam menginformasikannya kepada personel Sat. Polair Polres Karangasem. Sebelum dilepas, tukik-tukik tersebut ditaruh dalam boks plastik besar yang sudah diisi air laut. Oleahna dan Mechele tak mau ketinggalan dalam pelepasan tukik, kemarin. Mereka tampak sumringah,

LEPAS TUKIK - Kapolres bersama masyarakat dan turis asing di Pantai Candidasa melepas puluhan tukik hijau ke laut agar selanjutnya bisa berkembang biak di sana. Setelah melepasnya, Kapolres mengimbau agar masyarakat memperhatikan tukik serupa bila tak sengaja menemukannya di sekitar pantai itu. terlebih melihat tukik itu merupakan pengalaman pertama mereka. ‘’Kami begitu terkejut, kami bingung harus melakukan apa. Sebagian ada yang berjalan dan berenang ke tengah laut. Lalu, kami memberi tahu security,’’ tutur

Oleahna. Warga setempat mengatakan Pantai Candisasa memang merupakan areal bertelurnya penyu hijau. Bahkan, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali memasang pelang yang menyebutkan areal

tersebut sebagai lokasi bertelurnya penyu yang sudah kian punah itu. Meski begitu, menurut karyawan Puri Bagus, Nyoman Satra (35), temuan tukik merupakan hal langka itu peristiwa terakhir terjadi sekitar 27 tahun lalu. (kmb)

SK Baru Dipersoalkan

Pengurus Pasar Telaga dan Karanganyar Kembali Bertugas Amlapira (Bali Post) -

Kisruh pergantian Pengurus Pasar Telaga dan Karanganyar, Desa Adat Sibetan, Bebandem, akhirnya berakhir. Pemkab Karangasem melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mencabut kembali SK baru dan mengakui kesalahannya menerbitkan SK baru tanpa koordinasi dengan prajuru Desa Adat Sibetan, sebagaimana bunyi Perbup Nomor 17 Tahun 2007. Sikap Pemkab Karangasem itu diambil, setelah masalah munculnya SK baru itu dipersoalkan desa adat, yang merasa haknya merekomendasikan calon pengurus dipangkas pemkab dengan menerapkan dasar baru berupa Permendagri Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional. Sikap Pemkab Karangasem itu disampaikan melalui Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta pada rapat kerja gabungan komisi di DPRD Karangasem, Selasa (11/7) kemarin. Disperindag tak bisa lagi mengelak. Munculnya SK baru ini terlalu banyak cacatnya. Terlebih, SK pengurus lama pasar tersebut sebenarnya masih berlaku hingga Desember 2017. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan sikap Desa Adat Sibetan, sebagaimana isi surat protesnya,

tentu masih berpegang pada perbup tersebut, karena perbup ini sendiri belum dicabut pemerintah. Kalau pemerintah daerah menggunakan Permendagri, seharusnya juga harus disampaikan dulu ke desa adat. Sebab, Pasar Telaga dan Pasar Karanganyar ini adalah pasar bersama. Tanahnya merupakan milik desa adat, sedangkan bangunannya milik pemerintah daerah. “Dengan demikian, pengurus lama Pasar Telaga dan Karanganyar kembalikan lagi,” kata Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi.

Jangan Ulangi Kesalahan Selanjutkan, Sumardi meminta agar Pemkab Karangasem jangan mengulangi kesalahan yang sama. Bagaimanapun pasar ini adalah pasar bersama. Pasar itu idealnya harus dikelola bersama, antara pemerintah daerah dengan desa adat. Jangan sampai hubungan kedua belah pihak kembali renggang. Komunikasi terkesan terputus lantaran ingin ‘’mengamputasi’’ kewenangan desa adat dalam merekomendasikan pengurus Pasar Telaga dan Karanganyar. Sebelumnya, mantan

Kepala Tugas (Plt.) Kepala Pasar Telaga I Made Sutama mengatakan awalnya Kepala Pasar Telaga dipimpin oleh I Wayan Buda (alm) bersama dirinya sebagai anggota. Setelah Wayan Buda meninggal, posisinya digantikan Sutama sebagai pelaksana tugas Kepala Pasar Telaga. Namun, tiba-tiba tanggal 8 Juni lalu, datang I Ketut Suana mengaku sebagai Kepala Pasar Telaga yang baru, bersama petugas teknis baru lainnya Putu Winata, dengan anggota Ketut Suarta dan I Gusti Lodra. Dia datang dan langsung mengambil alih tugas-tugas kepala pasar. Dia mengaku saat itu sudah mengantongi SK dari Pemkab Karangasem dan ditugaskan mengganti petugas lama. Demikian juga untuk Pasar Karanganyar. Mantan Kepala Pasar Kalanganyar Made Serana Kusuma mengatakan

pihaknya sempat kaget setelah mengetahui adanya pergantian itu. Awalnya, dia mengaku sempat dipanggil Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta. Saat dipanggil, Serana Kusuma mengaku langsung diberhentikan sebagai Kepala Pasar Kalanganyar. Padahal masa bertugasnya masih beberapa bulan lagi. Dia diberhentikan karena sudah ada SK baru Disperindag yang mengacu pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pasar Tradisional. “Waktu itu, katanya, saya diberhentikan, setelah pemerintah daerah mendapat persetujuan dari desa adat. Karena tidak percaya, saya sempat tanya langsung kepada prajuru desa adat. Ternyata desa adat belum pernah membahas ini. Dari situ awalnya persoalan ini mulai terungkap,” kata Made Serana. (kmb31)

Sidak Penegakan Perda KTR

Perokok Ditemukan di RS dan Perkantoran Setelah ketok palu, penerapan Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Penegakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tampaknya sulit diterapkan di tengah masyarakat. Faktanya, perokok masih mudah ditemukan merokok di tempat-tempat yang merupakan kawasan bebas rokok. Di tempat terlarang mana sajakah masih ditemukan perokok yang asyik mengisap batang rokok itu?

TIM Yustisi Pemkab Karangasem dalam sidaknya berhasil mengungkap beberapa pelaku perokok di kantor dan kawasan bebas rokok, Selasa (11/7) kemarin. Seperti di RSUD Karangasem dan Kantor Lurah Karangasem. Tim yang dipimpim Kabid Penegakan Perundangundangan Daerah I Gede Sukanta Winaya dibantu oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Provinsi Bali, Korwas Polda Bali, dan Polres Karangasem ini menemukan dua pelanggar yang merokok di area RSUD Karangasem.

Sukanta mengatakan, pelanggaran langsung ditindaklanjuti dengan diberikan teguran. Ini dilakukan agar jangan lagi merokok di tempat yang sudah ditetapkan sebagai KTR. Terutama di pusat kesehatan seperti rumah sakit. Merokok di rumah sakit itu sangat berbahaya bagi diri sendiri dan utamanya pasien yang terkena imbas sebagai perokok pasif. Seharusnya, pihak rumah sakit bisa menegur pasien maupun pengunjung rumah sakit, bila ditemukan ada yang merokok di dalam

rumah sakit. Tetapi, ini jarang dilakukan. Sehingga setiap sidak ke rumah sakit, selalu ditemukan pelanggaran terhadap Perda KTR ini. “Nantinya pelanggar akan dipanggil untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut, termasuk disidang tipiring yang telah dijadwalkan PPNS 20 Juli nanti,” kata Gede Sukanta. Selanjutnya, tim mengunjungi Kantor Lurah Karangasem. Di sini tim pun menjaring seorang warga kedapatan merokok di areal kantor. Fakta ini cukup dis-

ayangkan. Pasalnya sebagai aparatur pemerintah daerah justru ia sendiri tidak mengindahkan Perda KTR ini. Seharusnya, aparatur pemerintah daerah itu memberi contoh kepada masyarakat, agar menghormati hak-hak masyarakat yang tidak merokok, khususnya penegakan Perda KTR ini. Sukanta dan tim kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak merokok di areal KTR, terutama di kawasan pelayanan masyarakat. Ia menjelaskan merokok itu sangat tidak baik bagi per-

okok maupun perokok pasif. Alasannya, bisa menyebabkan kanker, sakit ginjal, impoten, kelenjar getah bening, dan kemandulan bagi perempuan. Sukanta menambahkan, sidak ini cukup membuktikan masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang KTR sebagaimana diatur di Perda Nomor 1 Tahun 2013 itu. Ini menandakan perlu diperkenalkan lebih gencar lagi, apa itu KTR dan lain sebagainya. Untuk itu, Tim Yustisi akan terus gencar melakukan inspeksi mendadak ke kecamatan

lain, di mana Perda KTR ini harus ditegakkan. Seperti areal perkantoran, sekolah, dan pusat pelayanan kesehatan. Selain penegakan Perda, juga sekaligus melakukan pembinaan KTR agar masyarakat bisa memberikan nasihat apabila kembali ada yang melanggar di areal lingkungan kantor berstiker KTR (Kawasan Tanpa Rokok). “Jangan merokok di kawasan dengan stiker KTR. Kalau tidak sayang nyawa sendiri, setidaknya jangan korbankan nyawa orang lain,” tegasnya. (gik)


TABANAN

14

Rai Dwipayana

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Bali Post/kmb28

Penerbitan KIA Gunakan Sampel Kecamatan

Tabanan (Bali Post) Terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 terkait Kartu Identitas Anak (KIA), tidak pelak menjadi perhatian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan. Rencananya usai tahapan sosialisasi rampung sekitar Juli ini, Disdukcapil akan mengambil beberapa kecamatan sebagai sampel dalam upaya penerbitan KIA. “Saat ini kita masih sosialisasikan ke masing-masing kecamatan. Setelah itu baru mulai pencetakan,” beber Kepala Disdukcapil Gusti Ngurah Rai Dwipayana, Selasa (11/7) kemarin. Dijelaskan, KIA hampir mirip dengan KTP. Bedanya untuk KIA tidak perlu perekaman. Hanya menyetorkan formulir yang berisi biodata anak dan melampirkan foto, membawa Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran. Data disetorkan ke Disdukcapil dan langsung diterbitkan. “KIA bisa dimiliki oleh anak usia 0 sampai 17 tahun, kurang satu hari,” jelasnya. Usia 0 sampai 5 tahun tanpa foto, usia 6 sampai 17 tahun baru dilengkapi dengan foto. “Anggaran penerbitan KIA ini bersumber dari APBD,” ucapnya. Dijelaskannya, KIA ini bertujuan meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. Selan itu sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Untuk lebih meningkatkan pemahaman masyarakat tentang KIA, Disdukcapil Tabanan memiliki inovasi menggandeng objek wisata, toko buku, perbankan, maupun pengusaha. Mereka diajak dapat membantu memberikan potongan harga kepada anak-anak yang telah mempunyai KIA. Apabila berbelanja di tokotoko yang ada kerja samanya. “Memiliki identitas anak selain mempermudah administrasi, juga mencegah adanya perdagangan anak,” tegas Dwipayana. (kmb28)

Permintaan Pupuk Organik Tinggi

Produsen Kendala Bahan Baku

Tabanan (Bali Post) Minat petani menggunakan pupuk organik untuk tanaman pertaniannya kecederungannya mengalami peningkatan. Lebih diapresiasinya pupuk organik ini, diyakini berimbas pada permintaan pupuk menjadi naik. Sayangnya, peningkatan permintaan ini menghadapi kendala sisi produksi. Produsen pupuk organik kenyataannya ada kesulitan memperoleh bahan bakunya. Pasalnya, mereka harus bersaing ketat di samping kesediaannya juga terbatas. Produsen pupuk organik A.A. Nyoman Wijana beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini permintaan pasar pupuk organik semakin meningkat, karena pupuk ini kian dilirik petani. Pengunaannya pun semakin luas. Pupuk ini tidak saja digunakan untuk tanaman padi, juga untuk perkebunan. “Kini ada kecenderungan tidak hanya petani saja yang memanfaatkan pupuk organik ini. Penggunaannya sudah menyebar dikalangan usaha bidang pembibitan, industri budi daya, kolam ikan dan sektor pariwisata di Bali saat ini,” tuturnya. Peningkatan minat dan luasnya pemakaian pupuk organik, kata Wijana. karena teknologi pengolahan limbah semakin berkembang. Pengaruhnya, meningkat pula efektivitas pemanfaatan usaha pertanian. Secara umum adanya faktor dukungan pemerintah dipercaya relatif berhasil mendorong petani mengadopsi pola tanam organik ini. Produsen pupuk organik di Tabanan saat ini tercatat sepuluh kelompok pebisnis pupuk. Dengan semakin banyaknya usaha pembuatan pupuk organik, membuat persaingan mendapatkan bahan baku pun semakin ketat. Hal itu disebabkan pula limbah seperti serbuk gergaji, kotoran ayam, kotoran babi saat ini sudah memiliki nilai ekonomi tinggi. Sebab, kenyataannya harga-harga limbah itu sekarang cenderung naik. Wijana melanjutkan, persaingan ketat tersebut tidak hanya pada perolehan bahan baku, tetapi juga berkompetisi ketat dalam bidang terapan teknologi. Begitu pula dibidang pemasaran produk dilapangan, dan perekrutan sumber daya manusia (SDM), seiring terbatasnya jumlah SDM yang ahli dibidang pupuk organik. (kmb24)

Bali Post/kmb24

PASUKAN SI DB - Sosialisasi pentingnya PSN oleh tim yang tergabung dalam pasukan si DB Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu.

Tinggi, DBD di Tabanan

Ditangani Lewat Pasukan si DB

Tabanan (Bali Post) -

Angka kesakitan Deman Berdarah Dengue (DBD) di Tabanan ternyata masih tinggi, mencapai 250 per 100.000 penduduk. Sedangkan standar angka kesakitan DBD 49 per 100.000 penduduk. Selain angka kesakitan masih tinggi, angka bebas jentik juga masih di bawah angka standar yang ditetapkan, yakni 88,3 persen. Sedangkan standar nasional di atas 95 persen. Masih tingginya angka kesakitan dan belum tercapainya angka bebas jentik sesuai standar yang ditetapkan, disebabkan banyak hal. Salah satunya, masyarakat bergantung pada tindakan fogging tanpa dibarengi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Ada beberapa tempat yang tidak diketahui atau terpikirkan justru menjadi tempat sarang nyamuk. Karena itu, Dinas Kes-

ehatan Tabanan menggelar Pasukan si DB. Program ini sudah mulai berjalan. Dua banjar ditetapkan sebagai target beberapa waktu lalu, yaitu Banjar Pangkung Tibah Kelod dan Banjar Pangkung Baleran, Desa Pangkung Tibah Kediri. Kedua Banjar ini dipilih karena ditemukan kasus positif DBD. Kepala Bidang P2MPL Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana, Selasa

adap hukum. Hukum harus dijadikan panglima. Sudah patroli rutin dilakukan. Kalau salah harus diberikan punishment sedangkan jika berprestasi wajib diberikan reward. Selama ini penegakan hukum itu apakah sudah efektif menekan geng motor! Kiranya perlu ada evaluasi. Atasi geng motor dan ormas tak perlu tim khusus. Suardana menilai patroli rutin saat malam hari cukup efektif. Alasannya, geng motor beraksi kebanyakan saat malam hingga jelang pagi. Ketegasan hukum misalnya melumpuh-

si DB ini semakin rutin turun. Pendanaannya, kata Nariana sudah direncanakan di APBD tahun 2018. Nantinya yang menjadi sasaran utama desa dengan kasus DBD tinggi. Saat ini dua Kecamatan yang mencatat kasus DBD tinggi adalah Kediri dan Tabanan. Dengan adanya Pasukan si DB, ini diharapkan masyarakat lebih memahami informasi pentingnya PSN, sehingga ke depan akan terwujud satu jumantik satu rumah yang memantau jentik nyamuk dimasing-masing rumah. Dengan kewaspadaan langsung di setiap rumah, diharapkan angka kesakitan DBD bisa diturunkan dan angka bebas jentik di Tabanan bisa ditingkatkan. (kmb24)

Dibangun TPS 3R, Dialokasikan Rp 559 Juta

Bali Post/kmb/28

TPA OVERLOAD - Kondisi TPA Mandung mulai overload. Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup pun berupaya mengatasi masalah sampah dengan alternatif lain. Tabanan (Bali Post) Kondisi sampah yang membludak belum bisa diatasi secara maksimal di Tabanan, mendorong Dinas Lingkungan Hidup membuat kebijakan membangun dua Tempat Pembuangan Sampah (TPS). TPS yang akan dibangun itu nantinya bisa berfungsikan sebagai resues reduce recycle atau TPS 3R (menggunakan kem-

bali, mengurangi, mendaur ulang). Kedua lokasi proyek pembuatan TPS 3R masingmasing di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur dan Jatiluwih, Penebel. Untuk mewujudkan program itu, Dinas Lingkungan Hidup telah mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 559 juta di APBD 2017. Progresnya saat ini sudah masuk tahap penandatanganan kontrak.

Jadikan Hukum Itu Panglima

Selama sudah terlalu banyak ada tim khusus. Sepertinya mubazir hanya mengeluarkan anggaran saja. Gusti Sumardayasa di Denpasar mengatakan, kuncinya ada pada penegakan hukumnya. Ada peraturan ada sanksi yang harus ditegakkan. Mahayadi di Kuta Selatan dan Ugi di Tabanan juga tidak setuju dibentuk tim khusus ini. Sudah ada lembaga penegak hukum. Siapapun yang menyalahi hukum tanpa pandang bulu, mau pejabat, anak pejabat, keluarga pejabat semuanya harus patuh terh-

kung Tibah Kelod, dari 99 rumah yang diperika ada sebelas rumah positif ada jentik. Sedangkan di Pangkung Tibah Baleran dari 55 rumah ada empat yang positif jentik. Selain melakukan PSN, tim juga memberikan informasi mengenai fungsi fogging dalam memberantas nyamuk penular DBD. Kata Nariana, fogging berfungsi untuk membunuh nyamuk dewasa bukan jentik. Selain itu, dosisnya harus tepat. Jika berlebihan bisa menjadi racun bagi manusia. Sedangkan jika kurang, maka nyamuknya akan kebal. Karenanya dalam pemberatasan nyamuk penular DBD, fogging harus disertai PSN secara rutin. Ke depan Pasukan

Atasi Sampah ”Overload”

Warung Global

SIAPA PUN yang menyalahi hukum tanpa pandang bulu, mau anak pejabat, pejabat, aparat, keluarga pejabat, semuanya harus patuh terhadap hukum. Semua sama di mata hukum. Hukum harus dijadikan panglima. Kalau salah yang diberikan punishment, jika berprestasi berikan reward. Demikian opini berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik ‘’Polda Bentuk Tim Khusus’’, Selasa (11/7) kemarin, yang dipancarluaskan Radio Singaraja FM, Swara Negara FM, Genta FM dan SWiB Amlapura.

(11/7) kemarin, mengatakan tim yang tergabung dalam Pasukan si DB selain memberikan sosialisasi juga mengajak masyarakat untuk melakukan PSN. Pada kegiatan tersebut, tim yang terdiri dari Dinkes Tabanan, Puskesmas dan Jumantik mengedukasi masyarakat, tempat-tempat yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. ‘’Ternyata masyarakat umumnya hanya tahu jika nyamuk hidup di kamar mandi, karena di sana ada bak penampungan air. Padahal nyamuk tidak hanya berkembang di sana. Di Merajan, terutama tempat tirta dan gelas tirta juga potensial ditemukan di dua banjar ini,’’ jelas Nariana. Seperti di Banjar Pang-

kan pelaku dengan menembak kaki jika melakukan perlawan, bisa membuat efek jera. Paling tepat dan tegas dijatuhkan hukuman mati kasus kejadian penusukan oknum tentara kemarin hingga tewas. Pelaku yang sudah menghilangkan nyawa orang lain, tanpa melihat pelaku dari mana, anak siapa, tetap dihukum mati. Arya di Denpasar mengapresiasi usaha Polda Bali, dan Made Bimasena di Gianyar menilai tak cukup hanya dibentuk tim khusus saja. Tegakkan sanksi hukum itu yang paling tepat. Fera di Tabanan juga berpendapat sama. Tak ada yang kebal dengan hukum. Polda Bali bentuk tim khusus atasi geng motor dan Ormas ada bagusnya seperti itu, komentar Werdha di Gianyar. Asalkan tim khusus ini anggotanya memang benarbenar “khusus” bukan yang biasa-biasa saja, misalnya memiliki keberanian, bertindak adil dan objektif.

Menyikapi keberadaan geng motor dan Ormas, menurut Asta Guna di Bangli memang harus ada tindakan tegas, konsisten dan dibutuhkan keberanian. Winaja, Febri di Denpasar pesimis dengan pembentukkan tim khusus. Sering dibuat tim ini dan tim itu, sifatnya hangathangat tai ayam saja, Ketut Dawi di Abiansemal juga sependapat. Rasa aman dan nyaman memang sudah seharusnya diciptakan aparat keamanan kita. Sinergi dengan aparat lain, misalnya krama adat, pecalang. Bagi yang tersangkut kasus kriminal bukan hanya pelakunya saja, keluarga pelaku juga harus diberikan sanksi moril agar ada efek jeranya. Wayan Darmaya di Singaraja hanya berharap tim khusus nantinya bekerja dengan baik, sehingga ada rasa aman di masyarakat. Budi di Blahbatuh menekankan, tim khusus bekerja serius. (sikha)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, Ir. A.A. Ngurah Raka Icwara menjelaskan, pembangunan TPS 3R bertujuan mengoptimalkan penanganan sampah. Tahun ini memang difokuskan di dua lokasi tersebut. Alasannya, volume sampah yang dihasilkan cukup banyak. Disatu sisi penanganan sampah ditempat tersebut juga belum maksimal. “Kita harap masyarakat di wilayah yang dibangun TPS itu bisa mengelola sampah secara mandiri,” ucapnya, Selasa (11/7) lalu. Karena itu, sambung A.A. Raka Icwara, jika TPS 3R ini sudah berfungsi dengan baik, maka bisa menekan sampah. Sebab, dengan sampah itu dikelola di TPS, maka sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga tidak perlu dibuang sampai ke Tempat Pembuan-

gan Akhir (TPA). “Tidak hanya itu, juga nantinya tidak akan muncul TPS ilegal,” ucapnya. Selain menyasar dua lokasi tersebut, ke depan TPS 3R ini juga akan menyasar seluruh desa di Kabupaten Tabanan. Pejabat asal Kediri mengatakan pihaknya juga sudah bersurat kepada masing-masing Camat untuk mendapatkan data lokasi rencana pembangunan TPS 3R. “Dari data yang masuk ini, nantinya akan kita seleksi, mana yang layak. Karena untuk pembuatan TPS 3R ini minimal membutuhkan lahan seluas empat are,” ujarnya. Bahkan melalui penyediaan TPS 3R ini diharapkan bisa menghasilkan tambahan ekonomi masyarakat desa setempat. Sistem TPS itu secara suwakelola. “Misalnya saja setelah berjalan bisa mengelola sampah dari daun dan

jenis tumbuh-tumbuhan jadi pupuk organik atau barangbarang dari jenis plastik jadi biji plastik,” ucapnya. Dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat itu, diharapkan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat berubah secara signifikan menuju arah yang diharapkan. Dia juga menjelaskan, TPS 3R merupakan wadah pengelolaan persampahan berbasis masyarakat. Tujuan utamanya bisa tercapainya pengelolaan sampah yang proporsional, efektif dan efisien melibatkan semua komponen masyarakat, baik pemerintah, swasta dan masyarakat. “Untuk petugas, desa sendiri yang menyiapkan. Itu adalah persyarat alias hukum wajib untuk mendapatkan TPS 3R itu,” pungkasnya. (kmb28)


15

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Bali Post/rtr

Petenis Spanyol Garbine Muguruza.

Muguruza ke Semifinal

London Petenis Spanyol Garbine Muguruza meraih tiket ke babak semifinal grand slam Wimbledon, Selasa (11/7) kemarin. Unggulan ke-14 menghentikan langkah juara 2015 Svetlana Kuznetsova 6-3, 6-4. Pertandingan di Lapangan 1 itu merupakan lanjutan setelah laga sebelum ditunda kaibat hujan. Muguruza yang dua musim lalu mencapai final turnamen ini, selanjutnya akan menghadapi pemenang antara CoCo Vandeweghe atau Magdalena Rybarikova di babak empat besar. Bagi petenis Spanyol ini menjadi peningkatan setelah musim lalu langkahnya di turnamen ini terhenti di putaran kedua. Ironinya sebulan sebelumnya ia menggenggam gelar juara Prancis Terbuka yang membuatnya diunggulkan menjuarai turnamen Wimbledon. Pada laga lainnya unggulan kedua Simona Halep menyingkirkan petenis yang baru menjadi seorang ibu Victoria Azarenka dengan skor 7-6 (3), 6-2. Halep selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Inggris Johanna Konta di perempatfinal. Azarenka, yang memainkan turnamen keduanya setelah melahirkan putranya Leo pada Desember, direpotkan oleh lawannya asal Rumania itu pada sebagian besar set pertama. Pukulan groundstroke diselingi dropshot Halep menghasilkan banyak poin demikian pula dengan pertarungan di depan net. Namun, semifinalis dua kali di All England itu sempat menggebrak pada tiebreak set pertama sebelum kalah kalah 3-7. Di set kedua, Azaranka kembali membuat kesalahan yang membuatnya ketinggalan hingga 2-5. Pertarungan selama 90 menit itu berakhir setelah pukulan backhand Azarenka tidak menghasilkan poin. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

UJI COBA - Kiper Hertha Berlin Jonathan Klinsmann (kanan) menjalani sesi uji coba di Berlin. Hertha Berlin mengontrak kiper putra mantan penyerang timnas Jerman Juergen Klinsmann.

Putra Klinsmann Dikontrak Hertha Berlin

Berlin Klub Liga Jerman Hertha Berlin, Selasa (11/7) kemarin mengontrak kiper muda Jonathan Klinsmann. Namun tidak disebutkan durasi kontrak atas kiper timnas U-21 AS itu setelah menjalani masa uji coba. Jonathan merupakan putra mantan penyerang timnas Jerman Juergen Klinsmann. Bila bapaknya seorang penyerang, Jonathan meniti karier sebagai penjaga gawang. Kiper berusia 20 tahun itu untuk pertama kalinya menerima kontrak sebagai pemain profesional. ‘’Jonthan meyakinkan kami dengan kemampua, karisma dan ambisinya. Dia kini bersama kami dan mengembang diri setahap demi setahap,’’ jelas Manajer Umum Hertha Michael Preetz. Pada latihan perdana, Jonathan tidak hanya memperlihatkan keandalannya dalam menjaga gawang. Ia juga lihai dalam menendang bola hingga menghasilkan gol. Keterampilan ini mendapat pujian tersendiri dari pelatih Pal Dardai. Pemain bertinggi badan 1,94m itu terakhir kali tampil sebagai kiper tim University of California. Ia terkejut saat mendapat telepon dari Preetz saat sarapan pagi. ‘’Ini momen yang emosional bagi saya, karena klub ini mempunyai keterkaitan sejarah dengan keluarga saya,’’ ungkap Jonathan.. (kmb39/afp)

Muller Ganjal Nadal

MENANG - Petenis Luksemburg Gilles Muller merayakan kemenangan atas Rafael Nadal pada pertandingan putaran keempat grand slam Wimbledon, Selasa (11/7) kemarin.

London -

Juara bertahan Andy Murray dan unggulan kedua Novak Djokovic melaju ke babak perempatfinal turnamen grand slam Wimbledon, Selasa (11/7) kemarin. Sementara Rafael Nadal di luar dugaan ditumbangkan Giles Muller dalam laga maraton hingga Selasa dini hari. Djokovic tak menemui kesulitan saat menghentikan Adrian Mannarino dari Prancis 6-2, 7-6(5), 6-4. Djokovic yang sempat mendapat perawatan akibat cedera bagu di set ketiga, selanjutnya akan menantang Tomas Berdych untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Pertandingan Djokovic vs Mannarino seharusnya digelar kemarin usai duel Nadal vs Muller. Namun laga perempatfinal Nadal vs Muller berlangsung empat jam 48 menit, sehingga tidak memungkinan dilanjutkan karena cuaca keburu gelap. Mantan finalis Tomas Berdych mencapai delapan besar etelah menjalani pertarungan brutal lima set melawan petenis Austria Dominic Thiem. Berdych, yang kalah dari Rafa Nadal pada final 2010, menang 6-3, 6-7(1), 6-3, 3-6, 6-3 pada pertarungan selama dua jam 52 menit di Lapangan Tiga melawan petenis peringkat delapan dunia. Ekstra Keras Di lapangan satu, Nadal berjuang ekstra keras. Upaya juara Prancis Terbuka Rafael Nadal untuk meraih gelar Wimbledon ketiganya diakhiri petenis Luksemburg Gilles Muller. Petenis Spanyol itu takluk 3-6, 4-6, 6-3, 6-4, 13-15. Petenis 31 tahun Nadal mampu bangkit dari tertinggal dua set dan menyelamatkan empat match point pada set kelima yang berlangsung selama 135 menit. Nadal tidak mampu mengatasi tekanan yang diberikan Muller setelah pukulannya terlalu keras dan memberi poin kemenangan lawannya di set

pamungkas. Unggulan ke-16 Muller, yang melepaskan 30 ace dan 95 pukulan winner, akan menghadapi Marin Cilic di perempatfinal. Petenis Kroasia Cilic menaklukkan Roberto Bautista Agut dengan skor 6-2, 6-2, 6-2 untuk mencapai babak perempatfinal. Unggulan ketujuh berusia 28 tahun itu menjadi pusat perhatian pada pertandingan yang berlangsung satu jam 40 menit. Sementara itu juara bertahan Andy Murray mencapai perempatfinal untuk kesepuluh kalinya secara beruntun dengan kemenangan 7-6 (1), 6-4, 6-4 a t a s Benoit Paire. Murray tidak dalam penampilan terbaiknya saat melawan Paire dan servisnya kerap dieksploitasi oleh petenis Prancis itu pada laga yang berlangsung dua jam 21 menit. Ia dua kali mematahkan servis Murray secara beruntun pada set pertama. Murray, yang menuju kejuaraan ini dengan cedera pada pinggangnya, pada beberapa kesempatan terlihat tidak nyaman dan jarang menampilkan pergerakan khasnya. (kmb39/rtr/ ant)

Rekrut Pemain Muda, Wayne Rooney Real Madrid Fokus Masa Depan Targetkan Kembali Madrid Era ‘’Galactico’’ kelihatannya akan berakhir di Real Madrid. Namun setelah menjuarai Liga Champions dan Liga Spanyol, rasa lapar Real masih jauh dari terpuaskan. Juara Eropa itu mulai memfokuskan rekrutmen pemain muda dengan potensi tertinggi. Sebagian besar pujian untuk kesuksesan terkini tim semestinya diberikan kepada pemain-pemain seperti Casemir o atau Isco. Keduanya tidak

memiliki profil tinggi namun mereka masih lapar gelar dan menuju masa puncak. Pada beberapa musim panas terakhir Real memfokuskan pada masa depan dan pada bursa transfer kali ini strategi itu diintensifkan dengan perekrutan Theo Hernandez dan Vinicius Junior. Tim asuhan Zinedine Zidane itu juga tertarik mendatangkan pemain Real Betis Dani Ceballos yang menurut beberapa sumber sedikit lagi akan menuju Stadion Bernabeu. Bersama dengan bakat-bakat muda yang didatangkan dalam beberapa tahun terakhir seperti Marco Asensio dan Jesus Vallejo, presiden Florentino Perez berhati-hati saat membentuk tim dengan potensi besar dan banyak pemain lokal. Ini sangat jauh dari era ‘’Galactico’’ pada masa jabatan pertama Perez sebagai presiden, ketika nama-nama besar seperti David Beckham, Luis Figo, Zinedine Zidane, dan Cristiano Ronaldo didatangkan ke Bernabeu. Rekrutan terkini Real semacam itu adalah Gareth Bale pada 2013 dan James Rodriguez menyusul aksi briliannya pada Piala Dunia 2014. Bagaimanapun, keduanya tidak masuk tim inti saat Real tampil di final Liga Champions Juni lalu saat mereka menang atas Juventus di Cardiff. Strategi Perez dalam merekrut super bintang global telah menguras uang namun bertujuan pula untuk mendongkrak profil komersial klub. Tetapi pendekatan baru adalah mengenai menciptakan dinasti sepak bola baru dimana

tidak satupun dari para pemain yang direkrut sebelumnya telah dikenal luas di luar Spanyol. Hernandez tampil gemilang di Alaves sebagai pemain pinjaman dari Atletico Madrid dan perekrutannya dengan nilai transfer 30 juta euro merupakan suatu ‘’kudeta’’. Sementara itu, Vallejo bersinar di Eintracht Frankfurt setelah Real merekrutnya dari Real Zaragoza dua tahun silam dan meminjamkannya, pertama kembali ke bekas klubnya dan kemudian ke klub Jerman. Kehilangan dua pemain Portugal yang menua Fabio Coentrao dan Pepe dan menggantikan mereka dengan Vallejo (20) dan Hernandez (19) akan meningkatkan persaingan di pertahanan Real, salah satu area yang dapat dikembangkan mereka dengan bukti musim lalu. Ceballos, yang merupakan pemain paling impresif di Piala Eropa U-21 di Polandia, juga menjadi incaran Barcelona. Pemain 20 tahun itu adalah gelandang berpengaruh. Dan keberhasilan Real meyakinkan dia untuk bergabung ke klub ibu kota merupakan hantaman keras kepada klub Katalan itu yang berupaya untuk memiliki lebih banyak kendali di bagian tengah lapangan. Bersama Vinicius dan Hernandez, Ceballos melengkapi trio pemain muda yang dikaitkan dengan Barcelona, namun memilih bergabung dengan Real. Kesuksesan mereka di Eropa menjadi magnet penarik tersendiri. Bukan merupakan kejutan untuk melihat Real terus melakukan rekrutan pemain-pemain besar. Namun strategi klub kini lebih berpikir ke depan dan mereka dapat menuai berbagai penghargaan di masa-masa mendatang dengan mendominasi lanskap sepak bola dunia. (kmb39/rtr/ant)

THEO - Real Madrid memperkenalkan Theo Hernandez pada sesi presentasi di Stadion Santiago Bernabeu.

Bela Timnas Inggris

Liverpool Tidak hanya akan menjanjikan penampilan yang prospektif untuk Everton, Wayne Rooney juga berencana kembali membela timnas Inggris. Ia sangat merindukan kembali mengenakan seragam the Three Lions. ‘’Dia (pelatih timnas Inggris Gareth Southgate) bilang, jika saya bisa bermain setiap pekan maka pintu masih terbuka. Saya ingin bermain untuk Inggris,’’ kata Rooney dalam konferensi pers di klub barunya Everton, Selasa (11/7) kemarin. ‘’Kini saya fokus untuk Everton, kembali bermain dan tampil sebaik-baiknya. Jika saya mampu melakukan itu, Gareth Southgate akan membuat keputusan,’’ tambah pemilik rekor 53 gol untuk the Three Lions dalam 119 pertandingan internasional. Rooney terakhir kali mengenakan seragam timnas pada November tahun lalu pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Skotlandia. Setelah itu Southgate tak lagi menggunakan jasanya setelah dia tampil tak konsisten di Manchester United. Mantan kapten timnas Inggris itu tak masuk skuad inti tim arahan Jose Mourinho yang lebih memfavoritkan Zlatan Ibrahimovic dan Marcus Rashford. Dalam beberapa pertandingan Rooney juga tak masuk pemain pengganti MU. Rooney yang pindah ke MU pada Agustus 2004, tampil di 39 pertandingan dan menciptakan 8 gol musim lalu. Ia kemudian diizinkan kembali ke mantan klubnya Everton setelah MU mendatangkan penyerang baru Romelu Lukaku. Setelah 13 tahun di Old Trafford, pemain berusia 31 tahun akhirnya kembali mengenakan seragam biru Everton. Klub ini dibela sejak usia 9 tahun sebelum MU merekrutnya delapan tahun kemudian. Rooney juga menyebut dirinya akan pensiun dari laga internasional jika bermain di klub Tiongkok. ‘’Ini dikarenakan adanya perbedaan standar liga,’’ sebutnya. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

SERAGAM BARU - Penyerang Everton Wayne Rooney berpose dengan seragam barunya.


OLAHRAGA

16

Rabu Pon, 12 Juli 2017

160 Petenis Ikuti Kejurnas Junior

Denpasar (Bali Post) Sekitar 160 petenis mengikuti Kejurnas Tenis Junior 2017 di Lapangan tenis KONI Bali, dan DPRD Bali mulai Rabu (12/7) ini, sampai dengan Minggu (16/7) mendatang. Kejurnas dibagi dalam kategori KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, dan KU-18 yang mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra-putri. Sekum Pengprov Pelti Bali Agung Ngurah Susrama, di Denpasar, Selasa (11/7) kemarin menerangkan, peserta berdatangan dari Bali, NTB serta Pulau Jawa seperti DKI, Jatim, Jabar, Jateng dan Banten. Dikemukakan, event ini masuk agenda resmi PP Pelti dan masuk dalam Turnamen Diakui Pelti (TDP). ‘’Kejurnas junior ini, sudah kami gelar kelima kalinya sebagai kelanjutan Bimasakti Cup,’’ jelas Agung Ngurah Susrama. Yang membanggakan, katanya, ajang ini dipakai tryout bagi petenis sebelum berlaga di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, September mendatang. ‘’Secara kebetulan peraturan petenis yang turun di Porprov U-18,’’ katanya. Diakuinya, event ini cocok bagi petenis pemula maupun junior untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan meladeni petenis luar Bali. ‘’Peserta dari sekitar 60 atlet, mereka bisa uji kemampuan dan mengasah mental bertanding, dengan biaya yang relatif murah dibandingkan harus mengikuti turnamen ke luar Bali,’’ katanya. Hanya, tidak seluruh petenis unggulan Peringkat Nasional Pelti (PNP) bisa ambil bagian. Misalnya Made Eskar (peringkat 3 nasional) KU 14, serta Anggik (peringkat II nasional putri), memilih absen, sebab keduanya turun pada turnamen ITF Junior di Jakarta. (022)

Satlak Prima Tambah Empat Manajer Cabor Jakarta (Bali Post) Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menambahkan empat manajer tim cabang olahraga (cabor) dalam kontingen Indonesia ke SEA Games 2017 di Malaysia, pada Agustus. ‘’Semula kami menghitung ada 166 ofisial yang masuk dalam kontingen Indonesia, ternyata ada empat manajer yang terlewat yaitu manajer atletik, manajer angkat besi, manajer balap sepeda, dan manajer layar,’’ kata Ketua Satlak Prima Achmad Sutjipto di Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Kontingen Indonesia, lanjut Sutjipto, terdiri dari 527 atlet yang telah mengikuti pemusatan pelatihan di bawah pengawasan Satlak Prima sejak awal 2016 serta 170 ofisial dari 37 cabang olahraga. Sementara sejumlah cabang olahraga yang akan menyertakan lebih dari tiga orang pelatih ke SEA Games tidak mengirim manajer karena salah satu pelatih akan merangkap tugas sebagai manajer. ‘’Kami menganggap jumlah itu telah mewakili kekuatan pelatnas dalam SEA Games nanti. Tapi, mungkin dari Komite Olimpiade Indonesia masih mempertimbangkan sejumlah cabang olahraga yang akan diberangkatkan dalam SEA Games selain tim CdM,’’ katanya. Satlak Prima menargetkan kontingen Indonesia dapat memperbaiki peringkat dalam SEA Games ke-29 itu dari peringkat lima pada SEA Games 2015 di Singapura. ‘’Kami telah menghitung jumlah medali yang harus diraih untuk mencapai peringkat tiga atau empat adalah 50 hingga 60 medali emas. Itu target yang realistis untuk memperbaiki peringkat,’’ kata Sutjipto. Sutjipto menambahkan, atlet-atlet pelatnas yang berada di bawah pembinaan Satlak Prima tapi tidak mengikuti SEA Games 2017 akan langsung mempersiapkan diri menuju Asian Games 2018. Satlak Prima, menurut Sutjipto, optimistis persoalan keterlambatan honor dan akomodasi atlet akan selesai sebelum kontingen Indonesia berangkat ke Malaysia. ‘’Mulai Agustus, tidak akan ada lagi keterlambatan dukungan bagi atlet karena semua unit di Kemenpora telah menyelesaikan kendala dukungan untuk atlet,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ap

TINJAU ULANG - Petinju Australia Jeff Horn diarak leliling kota Brisbane usai merebut sabuk kelas welter WBO dengan mengalahkan Manny Pacquiao. WBO, Selasa (11/7) kemarin menegaskan kembali kemenangan Horn setelah dilakukan peninjauan ulang atas laga itu.

Horn Berhak atas Sabuk WBO

Sydney -

Badan tinju dunia WBO, Selasa (11/7) kemarin merilis hasil tinjau ulang pertarungan antara legenda tinju Filipina Manny Pacquiao vs Jeff Horn yang dinilai kontroversial. Hasilnya petinju Australia itu berhak atas sabuk kelas welter WBO. Horn di luar perkiraan dinyatakan juri meraih kemenangan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde melawan juara delapan kelas berbeda. Namun sejumlah pengamat menyatakan Pacquiao melontarkan lebih banyak pukulan dan diklaim layak sebagai pemenang dalam duel keras itu. WBO menggelar peninjauan tertutup setelah mendapat desakan dari

badan olahraga Filipina dan juga Pacquiao untuk menyelidiki hasil pertarungan di Brisbane 2 Juli lalu. WBO yang menegaskan tidak mempunyai kewenangan untuk mengubah hasil pertandingan kecuali ada kecurangan atau pelanggaran, membentuk tim panel independen. Para juri itu menyaksikan ulang pertarungan itu tanpa ada suara dan membuat penilaian atas

laga tersebut. Hasilnya ditabulasikan dan memperlihatkan ronde demi ronde yang dimenangi Pacquiao atau Horn dengan skala penilaian rata-rata 60, 80 dan 100 persen. Pemenang diputuskan berdasarkan persetujuan tiga dari lima juri panel tersebut. WBO menggunakan metode serupa pada kasus lain sebelumnya. ‘’Dari analisis tersbeut,

Bali Post/ist

TATAP KEJURNAS — Kenshi Nadya bersiap menatap Kejurnas Shorinji Kempo Anatarkota Wali Kota Tangerang Cup III/2017, di Tangerang, 12-15 Juli.

Horn menyambut baik hasil tinjau ulang WBO itu. Petinju Australia itu juga membuka kemungkinan terjadinya pertarungan ulang di mana opsi tersbeut tertuang pada kontrak pertarungan lalu. ‘’Biarkan mereka menyaksikan ulang pertarungan itu,’’ ungkap petinju berusia 29 tahun itu. ‘’Mereka menyaksikan itu di layar televisi yang mungkin sama seperti disaksikan yang lainnya bahwa saya adalah pemenangnya,’’ lanjut Horn seperti dikutip koran Queensland Courier Mail. (kmb39/afp)

Putra Pegok Ungguli Bintang Persi

10 Kenshi Porprov Denpasar ’’Try-Out’’ ke Tangerang Denpasar (Bali Post) Tercatat 10 kenshi Porprov Kota Denpasar bakal menjalani try-out di Tangerang, 12-15 Juli. Mereka akan berlaga di Kejurnas Terbuka shorinji Kempo Antarkota memperebutkan Wali Kota Tangerang Cup III/2017. Tim Kempo Denpasar itu adalah Agung Ratih Saraswati, Rosi, Nadya, Kartika, Juniantari, Kurniawan, Diliana, Awam, Giri, dan Fajar. Manajer Tim Made Dendy Mandiyasa, di Denpasar, Selasa (11/7) kemarin menerangkan, tim Porprov Denpasar berkekuatan 37 kenshi, tetapi pihaknya hanya memberangkan kenshi senior saja di ajang ini. ‘’Tujuannya, supaya mereka bisa tampil maksimal di event nasional, sehingga kelak di ajang Porprov mentalnya lebih siap, sebab meladeni atlet kempo kabupaten di Bali,’’ ujar Dendy. Pelatih kempo Kota Denpasar ini menambahkan, selama ini tim kempo Denpasar mencetak rekor tiga kali juara umum pada hajatan multi-event antarkabupaten dan kota se-Bali ini. Bahkan kini bertekad mempertahankan gelar juara umum keempat kalinya pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti. ‘’Anak-anak tampil maksimal saja di Kejurnas Wali Kota Tangerang, namun peluang merebut emas tetap terbuka lebar,’’ jelasnya. Para atlet turun di embu beregu (Nadya, Rosi, Agung Ratih, Kartika), embu kumi tingkatan yudansha (Rosi, Agung Ratih), embu kumi kyu kenshi putra (Kuriniawan, Fajar), dan putri (Juniantari, Diliana) serta embu kumi campuran kyu kenshi (Kurniawan, Juniantari). Sedangkan di embu kumi yudansha (Awam, Giri), randori (Kurniawan dan Kartika/60 kg), Nadya (50 kg), Diliana (45 kg). (022)

didapatkan data bahwa Pacquiao memenangkan ronde ke-3, 8, 9 dengan 100 persen; ronde ke-5 dimenangkan dengan 80 persen dan ronde 11 dengan 60 persen,’’ kata WBO dalam pernyataannya tertulisnya. ‘’Horn memenangkan ronde 1, 6, 12 dengan 100 persen; ronde 2,4 dan 7 dengan 80 persen dan ronde 10 60 persen.’’ ‘’Dari hasil itu, Pacquiao memenangkan lima ronde dan Horne 7 ronde. Berdasar data analisis ini, Jeff Horn menjadi pemenang pertarungan tersebut.’’

Bali Post/ant

RENOVASI - Foto areal Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang berada di kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai melakukan renovasi bagian dalam Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang akan digunakan pelaksanaan Asian Games 2018 dan ditargetkan selesai akhir tahun 2018.

Sriwijaya FC Pindah Markas

Palembang (Bali Post) Klub Liga 1 Sriwijaya FC bersiap pindah tempat berlatih dan bertanding dari Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ke Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang. Pemindahan markas tim itu terkait dengan akan digunakannya Stadion Jakabaring untuk Asian Games XVIII 2018 serta proses renovasi tempat itu. Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid di Palembang, Selasa (11/7) kemarin, mengatakan kemungkinan besar Sriwijaya FC akan mulai bertanding di Stadion Madya Bumi Sriwijaya pada September 2017. ‘’Saat ini Stadion Bumi masih dalam proses perenovasian. Nanti jika sudah selesai, Sriwijaya akan pindah ke sana karena Stadion Jakabaring juga mau direnovasi,’’ kata Faisal. Terkait kepindahan ini, manajemen akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak mengingat kapasitas Stadion Bumi hanya 8.000 tempat duduk, sementara Stadion Jakabaring berjumlah 40.000 penonton. Pihak pengelola tiket juga hanya dibolehkan menjual 80 persen dari tempat duduk. Sebelum renovasi, Stadion Bumi hanya berkapasitas 4.000

penonton. Hal ini yang masih menjadi pembicaraan antara manajemen klub, pengelola tiket, suporter, dan kepolisian. ‘’Mau tidak mau harus diupayakan tidak menimbulkan masalah karena pilihan hanya Stadion Bumi, sementara seperti diketahui bahwa stadion ini berada di tengah kota dan berdampingan dengan mall,’’ kata Faisal. Sementara itu, Manajer Proyek Perenovasian Stadion Madya Bumi Sriwijaya PT Breinsveri, Masruri, mengatakan saat ini sedang dilakukan penambahan tinggi tembok stadion 1,5 meter dan perbaikan rumput. Sementara untuk pemasangan kursi stadion belum bisa dilakukan pesanan masih berstatus inden. ‘’Kemungkinan akhir Oktober sudah selesai dan September sudah bisa dipakai tes event,’’ kata Masruri.

Rumput Stadion Perbaikan rumput Stadion Madya Gelora Sriwijaya di Palembang terbilang cukup merepotkan, mengingat cuaca yang kerap berubah-ubah dalam sebulan terakhir. Masruri mengatakan, pihaknya harus menggunakan pupuk khusus untuk menumbuhkan rumput

sesuai standar yang ditetapkan. ‘’Pupuk dan obatnya khusus sengaja kami impor dari luar negeri,’’ kata Masruri. Ia mengatakan, setiap hari setidaknya ada tiga orang pekerja yang khusus mengurus rumput stadion ini. Para pekerja ini akan mencabuti rumput liar, dan menyemprot dengan obat khusus supaya tidak tumbuh lagi. ‘’Pekerja ini juga merapikan pola rumput sehingga tumbuhnya menjadi teratur,’’ katanya. Menurut Masruri, perapian rumput stadion ini menjadi pekerjaan paling krusial jika dibandingkan pekerjaan lain, seperti penambahan tinggi tembok stadion, pemasangan tempat duduk, pemasangan lampu dan lainnya. Rumput ini ditanam dengan cara disemai, berbeda dengan sebelumnya yang ditanam satu per satu. ‘’Jadi dengan disemai diharapkan dapat tumbuh secara alami sehingga rumput stadion menjadi rapat dan tebal,’’ katanya. Sementara itu, perenovasian Stadion Bumi ini terus diusahakan mengingat akan menjadi lokasi baru Sriwijaya FC pada September 2017. (ant)

Denpasar (Bali Post) Tim Putra Pegok Denpasar mengungguli lawannya, Bintang Persi Jimbaran, dengan skor 2-1 (2-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (11/7) kemarin. Gol pembuka kemenangan Putra Pegok hasil bidikan Eka Pradana di menit ke-17, yang menjebol gawang Bintang Persi yang dikawal Ketut Adi Putra Wibawa. Di menit ke-35, Putra Pegok menggandakan kemenangan setelah gocekan Sedana Yoga kembali menggetarkan jala Ketut Adi Putra Wibawa. Sampai turun minum, Putra Pegok 2-0. Di paruh kedua, alur serangan Bintang Persi yang dimotori Timtom dan Ketut Sudi Katos Artawan sempat mengancam gawang Putra Pegok yang dijaga Indra Bayu. Sebaliknya, Putra Pegok yang diperkuat Putu Pelut Heryanto dan Putra Windu, juga berupaya menambah gol. Namun lini belakang Bintang Persi bermaterikan Wayan Eri Asnawa, Agus Arianto, dan Gede Rai Taruna cukup tangguh menghalau serangan yang dilancarkan penyerang-

penyerang Putra Pegok. Bintang Persi mampu mempertipis kekalahan pada menit ke-90, melalui sontekan Katos Sudi Artawan, yang menjebol gawang Indra Bayu. Sampai pertandingan berakhir, Putra Pegok tetap unggul 2-1. Kapten Putra Pegok Agus Wiranata mengakui kunci kemenangan timnya berkat kekompakan satu tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Hanya, dirinya kaget dalam regulasi 5 pemain senior, 6 junior, dan pergantian pemain. ‘’Saya kaget menjelang laga dimulai, baru diberi tahu pergantian hanya 3 pemain,’’ keluhnya. Di sisi lain, Manajer Tim Bintang Persi Wayan Sutaryasa mengakui, timnya tampil perdana agak grogi. Selain itu, Bintang Persi tanpa target di ajang Kompetisi Liga 3 ini. ‘’Yang penting, anak-anak bisa tampil maksimal,’’ tutur pria yang akrab disapa Yan Dus ini. Hasil lainnya, di Grup A, Tunas Muda Ubud juga unggul tipsi 2-1 atas Undiksha Singaraja, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Dua gol Tunas Muda Ubud diborong Ida Bagus Agung, dan satu gol balasan Undiksha hasil bidikan Joni Arta. (022)

Bali Post/022

GANGGU — Pesepak bola Putra Pegok (kiri) menggiring bola diganggu lawannya dari Bintang Persi dalam lanjutan Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Selasa (11/7) kemarin.


Rabu Pon, 12 Juli 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Tng U/Kolam Renang Umur Kontraktor Cr QS,Drafter MEP, max.25th,tmatan SMA&Pramuniaga Pelaksana Sipil&MEP, Estimator, Lmr ke Kelapa Gading, Jl.Cargo Admin Proyek CV: sdmsastramas@ 16X,Denpasar H. 0811398123 gmail.com T.410720(hrd) B.BP.004.07.17.0000825

B.BP.001.07.17.0000473

Bth Cpt Ksr Pram Toko Dapurku Supratman 275 Hub:089503501994 B.BP.001.07.17.0000641

Cr PRT Wnt 20-35Th Rajin Jujur Gaji 1,2-1,3Jt Hub087860956809

Dcr 2 Org Guru Produktif Jasa Boga & BK,Lam di bawa ke SMK Prshanti Nilayam,Jl.Kubu Anyar No.21 Kuta Tlp.0361-754516

B.BP.001.07.17.0000810

B.BP.001.07.17.0000854

B.BP.001.07.17.0000804

B.BP.001.07.17.0000744

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

Dcr Teknisi Komputer,Bw Lmaran ke Ruko Sudirman Agung B25 Dps

Dcr PRT,Wnt,Tdr dlm,Lgs Krj,Gj 1,3-1,5Jt Serius 081353193575

Dcr Tk.jahit/pengepul Kaos&Bag Gudang utk Garmen 08179728986

B.BP.001.07.17.0000826

B.BP.001.07.17.0000718

� � � �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr PRT Tdr Dlm Gj 1,3Jt Hub:081558623347

B.BP.001.06.17.0001931 Balindo Paradise Mbthkn PR !!Bth 8org Sopir B1/A, 8org Dcr 2 Tng Bs Masak Indonesia/ B.BP.001.07.17.0000406 (P/W)Max30Th,SIM A,Pnmpln Mnrk Tenaga Angkat Gaji 70.000/Hr Jawa Brpnglmn & Jaga kantin Cr Pmbantu Gj.1,5 yg antar dpt D1 Perhotelan Siap KrjKeras,CV: dpt Kos+U.Makan,Makmur Abadi 500 T085222555444/081805481810 Hub:082236277948 B.BP.001.07.17.0000816 PT.Bali Paradise Citra Dewata Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps B.BP.001.07.17.0000856 Dcr 3 Tng Cook dan Cook Helper B.BP.141.07.17.0000864 Jl.P.Ayu XIII/3 T.Umar T238513 Cr Supir Pglmn Mobil Mewah Gj di Sanur Hub.081999090908 “Dcr Staff Pria UMax 25Th,Min /E:info@baliparadisecrews.com 1,8Jt UMkn+Lmbur H081237576680 B.BP.001.07.17.0000819 SD,Gaji UMP Hub.081802777997" B.BP.001.06.17.0001957 B.BP.101.07.17.0000847 Dcr 4 Guide Perancis Jl.A.Yani B.BP.004.07.17.0000765 Look for Cook,Exp.Send CV to: Cr.Sales Aksesoris Gadget laki Jln. Merak No.5 ,T.421832 Dcr Adm,Sopir,Gdg CV.Tri Star New Skys Rest Jl.Werkudara 522 2 Berpengalaman Hub PT.Vivan B.BP.001.07.17.0000828 B.BP.145.07.17.0000842 Jl.Cargo No.24/413324, 419869 Dcr Design Grafis,Tkg Sablon bali HP:.081237763718 B.BP.001.07.17.0000776 *****We Are Hiring for Fun, B.BP.001.07.17.0000338 Plastik.Single max 25 Thn Dcr Admin Min.D3 Lam Jl.Cargo Energetic,Friendly&Attractive Dbthkn SPV Sales:S1 Sgl Jurusn lam Hang Tuah 36B Snr 4720908 Taman I No.5 Dps/081999105160 Girls who like to Earn Great B.BP.001.07.17.0000336 L/P Max35Th,Pglm SPV/Sls Exctv Email:adhyara@gmail.com Money.Height Min.160cm,Fluent Dcr Gr B.Indo,PAUD,B.Ing. Lam B.BP.141.07.17.0000858 min1Th,Salesman:Pend.min D3/S1 English is a must.Send Your CV sgr Sekolah Petra Berkat,Jln. DW House Keeping,Lulusan SMK/ Diutmkn Br Lls Kuliah Lmrn: to PT.Balinesia Jl.Kayu Aya No. Ciung Wanara II/20 Renon-Dps SMA Bawa CV lengkap Ke Hotel salestibdps@gmail.com/Lgs ke 104X,Seminyak,(0361)738720/21 Puri Cendana Seminyak,T.732947 B.BP.001.07.17.0000822 Dcr Sopir prbdi wktu fleksibel B.BP.001.07.17.0000853 Jl.Suwung Batan Kendal 33 Dps Looking for Experienced and B.BP.001.07.17.0000845 bs mobil mewah H:081338197238 For Our Fashion Store in SeB.BP.001.07.17.0000831 Qualified local English Dcr Guru Bhs Ing, Bhs Ind,PAI, B.BP.820.07.17.0000834 minyak We are Looking for SPG Dbthkn Tng Serabutan u/Pabrik Teacher’s for Primary and IPS,IT.Krm CV ke Harapan Mulia Dcr Sopir/Krywn utk Toko Mebel must SpeakEnglish,081999198578 School Jl.Pura Demak 19 T.Umar Paving diLepang H:081999433377 Secondary Contact 081999101808 Hub.(0361)262782/081238961963 B.BP.153.07.17.0000869

: : : :

B.BP.001.07.17.0000631

B.BP.001.07.17.0000824

Dcr Tng U/Kolam Renang Umur max.25th,tmatanSMA&Pramuniaga Lmr ke Kelapa Gading,Jl.Cargo 16X,Denpasar H. 0811398123

B.BP.004.07.17.0000825

Dicari Drafter,Sopir,Teknik Sipil Hub.8463609/082146750949 nuansabali1@yahoo.com

B.BP.001.07.17.0000739

Dcr penunggu kos SIM A tidur dalam KTP Bali Punya Motor 085100492291

B.BP.001.07.17.0000805

Dcr teknisi,sales,sopir Sim B1 Gaji+bonus+komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln.Tukad Banyumas No. 1 Panjer

B.BP.821.07.17.0000639

Dicari Kolektor laki-laki Usia Diatas 28Th 082145241706

B.BP.001.07.17.0000829

Dcr Tng Min.SMK Jasa Boga Bolh Masih Kuliah H.081808007888

B.BP.001.07.17.0000759

Dicari ART Tinggal Dalam Hub.085857036858

Dibutuhkan Segera Security Officer utk PT.Secure for Asia (SIA) Kirim CV Lengkap ke Jl. Pantai Berawa No.150,Canggu 081246971927

B.BP.001.07.17.0000753

B.BP.004.07.17.0000577

Dicari Apoteker & Ass untuk di Dibthkan:Therapist Salon utk Dps Kirim CV ke WA 0818565763 Daerah seminyak H.085107020386 B.BP.001.07.17.0000823

Dicari PRT wanita Kuta hrs bs masak Gaji 1,8jt,H.08123829539

B.BP.154.07.17.0000868

Dicari Sopir (Tinggal Dalam) Hub:081337429262

B.BP.001.07.17.0000806

Dicari Sopir Pribadi Lamaran Via SMS ke 081337646870

B.BP.001.07.17.0000813

B.BP.004.07.17.0000764

SPG for silver & accesories. Good English&experiences.Kuta: 081113866371/Sanur:08113866372

B.BP.821.07.17.0000638

Seorang pegawai-Wanita untuk Pmbantu Dokter Gigi yg mau Bekerja Serius Penampilan menarik 082242222099 (Gatsu Timur 99E)

B.BP.001.07.17.0000827

Lbg Keuangan Cari Admin,2ABM,4 Urgent@ Dibutuhkan Guru bahasa ASM & Marketing.H:081999930329 Inggris S1 Max 40Thn Email: B.BP.001.07.17.0000837 info@siki-bali.com Membutuhkan 2 Tukang Masak B.BP.001.07.17.0000150 utk di Renon Hub.081999744747 Urgently Echo Beach Club need B.BP.001.07.17.0000820

Needed:Office Admin w/Experience,Fluent English (if able in Japanesse/Chinesse is great). Good Salary.Recent Photo+CV ASAP :gm.asaproperty@gmail.com

B.BP.001.07.17.0000417

Sauce Chef,Cook,Bartender, Waiter/s,HK.CP:085100803436 E:manager@echobeachhouse.com

B.BP.001.07.17.0000752

Ymh Bisma Dicr:1.Supir SIM B1 2.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.07.17.0000807

Need Pattern Maker for Boutique re’FREZZ Spa Bth Terapis Cewek International Brand Speak Eng18-27Th,Pnghasilan Min 6-10Jt/ lish T.08113899556/08113800492 Bl H:081805360099/085829036897 B.BP.001.07.17.0000855

B.BP.001.07.17.0000239

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

DAIHATSU

Ayla Sporty Th2014 Abu TgnI As Bali Kon SptBaru H081238169620

B.BP.001.07.17.0000656

!!!Tnh 10A view laut,Airport Nusa Dua Kampial 085733777777

B.BP.001.07.17.0000867

Jual Sirion Slvr AT’2015 128Jt Nego:081337948888/081990027888

!!Tnh Kav 2,5A Pengalon Mnggis Murah Jl.4,5m H.081999437776

B.BP.101.07.17.0000849

B.BP.141.07.17.0000865

Jual Juke Th12 Merah H.182,5Jt Hub.087761540182 BU

Djl T 3 Are babakan Canggu Lgk Vila2 Besar Siap Bgn & 3Are Jl Raya Semat dkt pantai Brawa Hub:081246363776

TOYOTA

B.BP.141.07.17.0000859

B.BP.001.07.17.0000821

DIJUAL RUKO Dijual Ruko,Tanah kavling di Denpasar Hubungi 0811398086

B.BP.101.07.17.0000863

AvanzaG’2008 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

Rush S AT th 2012 putih DK Dps Tgn I Hub.087 862 270 180

B.BP.001.07.17.0000811

Dijual Tanah 3are lok .Taman Jimbaran Hub: 081338353447

B.BP.001.07.17.0000835

B.BP.001.07.17.0000866

B.BP.001.07.17.0000846

B.BP.001.07.17.0000734

Perum Bukit Hijau Jimbaran Hub:081338791301/081934310335

B.BP.001.06.17.0001999 Yaris S Limited’2011 AT 150Jt BsTT Splash Matic, 085100856999 Rumah Penamparan 2,5Are Pmilik B.BP.141.07.17.0000844 Bs TT Mobil H.085100856999 B.BP.141.07.17.0000843

DISEWAKAN RUKO Ruko 2Lt,2Blok Batubulan cck u/Kantor,Koperasi Cab.Bank Hub: 081338476145

B.BP.001.07.17.0000857

DIJUAL TANAH Tanah Strategis Kediri Tbn bs Ambil 1-2A H.081 2466 3130 B.BP.001.07.17.0000838

B.BP.101.07.17.0000850

B.BP.001.06.17.0001996

Jl Tnh 10A Jl.Cargo Gtsu Brt+ Ktrk Rk dpn Kmpus H081339563242

B.BP.001.07.17.0000862

Jual Tanah 18 Are,Dps-Gmnk Negara Hub.081239343333

B.BP.101.07.17.0000848

Jual Tanah 2Are Pinggir Jalan Batu Bulan,SHM,Hb.087862275114

B.BP.001.07.17.0000815

B.BP.001.07.17.0000808

B.BP.001.07.17.0000852

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.07.17.0000486

Sgr Tnh 180 m2 Jl.Akasia XVI/ Jl.Pakisaji 8 Dps 085100483408

B.BP.001.07.17.0000676

Dcr Kursi Kuliah& Lipat Meja & Alat Masak Stdr Resto& Hotel H.081808007888 / 082341423414

B.BP.164.07.17.0000860

B.BP.001.07.17.0000760

SERVICE

BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Bulanan NPWP SIUP 081338344155 B.BP.001.06.17.0001934

Siap Bantu Urus Pajak Bln&Thn (By Murah) H:087863113888

B.BP.001.07.17.0000809

UD. LINA JAYA lis Specia rah y Mu Canop litas a u Berk � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan

Jl. P. Batanta No. 26 Dps

Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645 C.0000462-BKL

INTERIOR

AC

Hilang BPKB SpdMotor Mio No. E5939708-O DK5772XL A/N:Ida Bgs Putu Darma Susila.082341006766

Telah Hilang Sertifikat SHM no. KONTRAKTOR 784 Alamat Medewi A/N I Nyoman Kresna AdiUtama Mngerjakan Rmh Pudet L.35Are Hub.081338243646 B.BP.159.07.17.0000841 TgglVila Ruko Pool081337099764 B.BP.166.07.17.0000870 PELUANG USAHA Buka Outlet Melia Laundry. RUPA-RUPA Sistembagihasil.Email:melia *Promo Bunga Simpanan 18%/Thn* laundry@dps.centrin.net.id Aman S&K Berlaku 081239011111 B.BP.001.07.17.0000769

DIJUAL RUMAH DISEWAKAN RUMAH B.BP.001.07.17.0000833 23Are Batubulan kangin Br.Puseh !Inden Rumah Murah Perum Green Dikont Rmh di Puri nusa-Dua H200Jt/Are 081337283254/081338 Tnh 1,5A 2A 3A Buduk&Rmh br,S. Lot Sambandha Hub.085100931195 3KT,2KM,Dpr,Grs Hb:08123916651 791301/081237449024/0361466840 Huni Pegnding Dlg,082147454248 B.BP.141.07.17.0000861

BIRO JASA

B.BP.000.07.17.0000226

B.BP.001.07.17.0000570

B.BP.167.07.17.0000836

Open House Jual Cepat Pindah Barang Rmh Lngkap.081337989977

RUPA-RUPA Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:Jl.Kerta Pura 081249025566

DISEWAKAN TOKO KEHILANGAN Dikontrakan Toko Jln.TirtaNadi Hilang BPKB L 51801 DK 2893 GD Dpn SMK 3 Sanur.085100854499 AN:Gusti Ayu Oko Nada Ningrat

B.BP.001.07.17.0000469

NISSAN

Kjg LSX’00 Silver 1.8cc AsBali Lelang 62Jt PjkOf.081999925143

DISEWAKAN TANAH Diswkn Tnh 3,7Are Lok Strategis di Denpasar Hub.081558509178

SERVICE

SERVICE

Free

n

Desig

CENTRAL JAYA Service Bergaransi Kerja ditempat

M.CUCI KULKAS FRESEER W.HEATER CHILLER

AC

082339189900 C.0000662-srv

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY


EKONOMI

18

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Target 11.000 Ton

Bulog Bali Hanya Serap 1.000 Ton Denpasar (Bali Post) Bulog Divisi Regional Bali menargetkan penyerapan beras lokal 11.000 ton. Namun saat ini pihaknya baru bisa menyerap beras lokal hanya 1.000 ton. Kendala yang dialami adalah harga gabah kering di Bali di atas harga yang ditetapkan pemerintah melalui Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 5 Tahun 2015. ‘’Di Bali kualitas beras cukup bagus, sehingga harganya cukup bagus, sudah di atas harga pembelian pemerintah,’’ kata Wahyu Sutanto, Kepala Bulog Divre Bali, Selasa (11/7) kemarin. Berdasarkan inpres tersebut, harga pembelian gabah kering panen dengan kualitas kadar air maksimum 25 persen dan kadar hampa/kotoran maksimum 10 persen adalah Rp 3.700/ kg atau Rp 3.750 di penggilingan. Harga pembelian gabah kering giling dengan kualitas kadar air maksimum 14 persen dan kadar hampa/kotoran maksimum 3 persen adalah Rp 4.600/ kg di penggilingan atau Rp 4.650/kg di gudang Perum Bulog. Harga pembelian beras dengan kualitas kadar air maksimum 14 persen, butir patah maksimum 20 persen, kadar menir maksimum 2

persen dan derajat sosoh minimum 95 persen adalah Rp 7.300/kg di gudang Perum Bulog. Sementara itu, harga di Bali di atas harga pembelian pemerintah. Harga gabah kering panen padi di Bali itu bervariasi, namun sudah di atas Rp 4.500/kg, beras di atas Rp 8.000. Dengan harga tersebut, petani di Bali termasuk untung. ‘’Dijual ke mana pun akan untung,’’ tandasnya. Maka dari itu, untuk dapat memenuhi targetnya untuk dapat menyerap 11.000 ton beras lokal, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan

petani dan mitra kerja. ‘’Jadi berapa harga yang ada, itu dikombinasikan, nanti akan ketemu dengan harga seperti itu, nanti masuk di PSO (public service obligation). Nanti kita beli dengan komersial. Nanti harga yang tinggi kita masukkan ke pasar. Kalau yang beras broken 20 persen tadi, masukkan di PSO, supaya kita bisa mendapatkan beras yang komersial maupun PSO,’’ urainya. Katanya, saat ini ketersediaan stok beras di Divre Bali cukup aman karena tersedia 16.000 ton beras. Penyaluran beras untuk Bali 2.000 ton per bulan, berarti Bali mempunyai ketahanan

stok beras lebih dari 8 bulan. ‘’Jadi aman sekali, apalagi harga sekarang cukup stabil,’’ pungkasnya. Selain itu untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, Bulog juga memiliki program Rumah Pangan Kita (RPK) yang saat ini telah ada 125 RPK tersebar di seluruh kabupaten/ kota di Bali. Bulog mempunyai tugas menjaga ketahanan pangan dengan tiga pilar yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisas harga. Sehingga dengan RPK, ia berharap masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah. (kmb42)

Defisit Tiga Persen Masih Jokowi Minta Aceh Akomodasi Pembangunan Ramah Investor Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan defisit anggaran yang saat ini ditetapkan di bawah tiga persen terhadap PDB masih bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan pembangunan Indonesia. ‘’Selama ini defisit tiga persen masih bisa mewadahi atau mengakomodasi kebutuhan dari Indonesia untuk menjalankan berbagai macam program,’’ kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Sri Mulyani mengatakan postur defisit anggaran yang relatif terkendali saat ini masih bisa memberikan ruang gerak bagi pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan investasi pada sumber daya manusia. ‘’Program infrastruktur sangat mendesak yang selama ini belum terbangun secara tepat waktu dan menyebabkan ekonomi kita mengalami biaya tinggi serta berbagai macam inefisiensi, dan investasi SDM karena populasi kita lebih banyak masyarakat muda,’’ ujarnya. Selain itu, kata Sri Mulyani, pemerintah masih bisa mengandalkan target defisit anggaran di bawah tiga persen terhadap PDB untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat. ‘’Anggaran untuk fasilitas pendidikan kesehatan untuk melindungi masyarakat miskin

itu tidak bisa ditunda namun tetap bisa diakomodasi dalam APBN dengan maksimum defisit saat ini,’’ kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. Sri Mulyani menambahkan, hal yang sangat penting dalam pengelolaan defisit anggaran adalah perencanaan yang matang dan penyerapan yang maksimal, agar tidak menimbulkan beban utang dalam jangka panjang. Menurutnya, apabila target defisit anggaran ditingkatkan namun tidak dieksekusi dengan baik maka justru akan meningkatkan jumlah utang dan berbagai biaya lainnya. Misalkan, kata Sri Mulyani, terdapat anggaran yang tidak terserap sebanyak Rp 2,5 triliun, padahal pemerintah telah mengusahakan dana tersebut melalui penerbitan surat utang, maka hal itu bisa mengganggu kredibilitas APBN. ‘’Biaya yang besar namun tidak terserap itu memberikan beban yang tidak baik bagi ekonomi maupun sisi kredibilitas APBN,’’ katanya. Sebelumnya, anggota Komisi XI DPRRI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan agar pemerintah mau melonggarkan batas defisit anggaran yang telah tercantum dalam UU Keuangan Negara sebesar tiga persen, agar pemerintah memiliki ruang gerak fiskal untuk mendorong pembangunan. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengungkapkan Presiden Joko Widodo berpesan agar Provinsi Aceh ramah terhadap para calon investor yang masuk. ‘’Pesan-pesan Presiden agar investor tidak ragu-ragu datang ke Aceh,’’ kata Irwandi saat konferensi pers usai bertemu dengan Presiden di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. Irwandi mengakui bahwa Aceh yang merupakan bekas daerah konflik sangat sensitif terhadap berbagai isu politik dan keamanan, sehingga bisa membuat calon investor khawatir masuk. ‘’Agar investor tidak khawatir masuk, saya akan segera menyiapkan cara-caranya,’’ kata Irwandi yang sebelumnya juga menjadi Gubernur pada periode 2007-2012. Kata Irwandi, sebetulnya keamanan Aceh itu lebih aman dari provinsi mana pun. Karena label bekas konflik, maka satu jarum jatuh pun akan berasa. Dia mengatakan berdasarkan data kriminalisasi di Aceh sangat jauh angkanya dibandingkan dengan daerah lainnya, termasuk provinsi tetangga. Untuk itu, Irwandi meminta pemerintah pusat dan duta-duta besar Indonesia di mancanegara untuk aktif menjelaskan kondisi Aceh sebenarnya agar para investor tidak ragu-ragu masuk. (ant)

Bali Potensi Kembangkan Bambu Tabah SELAIN pariwisata, ternyata Bali mempunyai banyak potensi. Terutama potensi pertanian, khususnya perkebunan bambu tabah. Bambu tabah rupanya tanaman bambu asli Bali yang mempunyai nilai gizi dan ekonomi yang tinggi. Namun tidak banyak yang tahu tentang potensi tersebut. Dr. Ir. Pande Ketut Diah Kencana, M.S., peneliti dan praktisi pertanian bambu tabah, telah membuktikan hal tersebut. Selama 30 tahun melakukan penelitian tentang rebung (tunas bambu), ia juga sembari melakukan pengembangan bambu tabah. Ia menyebutkan ada 1.600 jenis bambu di dunia, di Indonesia ada 160 jenis, sedangkan Bali 40 jenis, salah satunya jenis bambu tabah. Bambu tabah di Bali tumbuh pada awalnya di daerah Pupuan, Tabanan dan sekitarnya. Peneliti yang mulai mengkhususkan diri meneliti bambu tabah sejak tahun 2003 itu mengungkapkan rebung bambu dan khususnya rebung bambu tabah, belum diteliti sebagai salah satu sumber bahan pangan. Karena selama ini masyarakat hanya tahu bambu betung yang bisa dikonsumsi. Padahal bambu tabah juga bisa

dikonsumsi dan dijadikan pangan olahan lain. Tahun 2006, dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana itu mulai melakukan budi daya dari pembibitan bambu tabah. Butuh waktu 8 bulan agar bibit bambu tabah siap ditanam. Di Desa Batungsel, Pupuan, Tabanan, ia mengembangkan kebun percobaan khusus bambu tabah di lahan seluas 2 hektar. Bahkan di tempat tersebut kini menjadi destinasi wisata. Sementara itu, kantor pusat penelitian tentang bambu tabah ia lakukan di Desa Padangan Kaja, Pupuan, Tabanan. Tidak hanya meneliti, Diah juga mengajak petani di Pupuan untuk membentuk kelompok tani yang disebut Kelompok Tani Bambu Alam Sejahtera, untuk bersamasama mengembangkan pertanian bambu tabah. Kemudian di tahun 2010, ia membawa bambu tabah ke Gianyar, tepatnya di Desa Kerta Payangan dan Patas, Taro, Gianyar. Di sana bukan pertanian yang dikembangkan, melainkan lebih komprehensif lagi yaitu cooking class. Selain menanam bambu tabah, wisatawan juga memanen rebung bambu tabah kemudian belajar cara me-

masak rebung bambu tabah. Mengingat bambu tabah merupakan tanaman musiman yang tumbuh subur hanya pada musim hujan, maka paket cooking class hanya ada di bulan September hingga Maret. Setelah Gianyar, ia juga

membawa bambu tabah ke Bangli, tepatnya Kintamani di wilayah dusun bubungklambu, Badung dan Jembrana. “Di Jembrana ada 5 hektar. Yang belum hanya Karangasem, Klungkung, Denpasar dan Buleleng,’’ pungkasnya. (kmb42)

Wahyu Sutanto menunjukkan beras dan gula Bulog.

Nelayan ke Istana

Cantrang Ditoleransi hingga Akhir 2017 Jakarta (Bali Post) – Pihak Istana menemui Aliansi Nelayan Indonesia yang menggelar aksi unjuk rasa pada pukul 09.00-15.00 WIB di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/7) kemarin. ‘’Kami, Aliansi Nelayan Indonesia telah bertemu dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Teten Masduki. Beliau menyampaikan empat hal rekomendasi terkait kebijakan cantrang,’’ kata Koordinator Lapangan Aliansi Nelayan Indonesia Rusdianto Samawa. Empat rekomendasi tersebut yaitu, pertama, nelayan akan diberikan waktu hingga akhir 2017 untuk bisa melaut dan menggunakan cantrang. Kedua, pemerintah berjanji melakukan kajian lebih lanjut mengenai dampak dari kerusakan lingkungan oleh cantrang. Apabila tidak terbukti merusak, nelayan meminta cantrang dilegalkan secara nasional. Ketiga, Presiden berjanji akan mengunjungi sentra-sentra perikanan yang memproduksi ikan dengan menggunakan cantrang. Keempat, Presiden juga berjanji akan menemui aliansi nelayan secara langsung. Sekitar seribu masyarakat nelayan Indonesia mengadakan aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, menuntut kebijakan pen-

gelolaan cantrang. ‘’Kita dukung kebijakan Presiden, tapi jangan bunuh perekonomian kami. Jangan tolak cantrang, tapi dikelola,’’ teriak salah satu orator aksi di depan Istana Merdeka. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan berbagai pihak jangan menghabiskan energi untuk perdebatan alat tangkap cantrang yang tidak ramah lingkungan, dan menganggap pro-kontra dalam suatu kebijakan adalah hal biasa. ‘’Presiden sudah melarang saya keluarkan energi untuk cantrang,’’ katanya di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Pemberantasan Penangkapan Ikan Tidak Sah, Tidak Dilaporkan dan Tidak Teratur (Illegal, Unreported and Unregulated/IUU Fishing) di Jakarta, Selasa kemarin. Menurutntya, aksi yang dilakukan kelompok nelayan pada saat ini merupakan hal yang biasa terjadi bila ada kebijakan yang dikeluarkan oleh pihaknya. Susi mengingatkan bahwa pada 2016 juga pernah ada aksi demonstrasi setelah pemerintah mengeluarkan larangan penggunaan cantrang. ‘’Biasa, setiap tahun ada demo,’’ katanya. Susi Pujiastuti pun menambahkan bahwa aksi semacam itu juga biasa terjadi bila ada wacana perombakan (reshuffle) kabinet. (ant)


19

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Tidak Berlanjut Dari Hal. 1

‘’Hal ini mencerminkan kesiapan pemerintah dalam melaksanakan kegiatan. Kecenderungan penurunan realisasi belanja negara ini diharapkan tidak berlanjut. Jika tren ini terus berlanjut, maka kapasitas pemerintah dalam menjalankan pembangunan patut dipertanyakan,’’ kata Heri Gunawan. Juru bicara Fraksi Partai Demokrat Wahyu Sanjaya meminta pemerintah menindaklanjuti temuan BPK terhadap beberapa kebocoran anggaran. Fraksi Demokrat juga mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas belanjanya untuk

kesejahteraan rakyat. ‘’Kami meminta pemerintah meningkatkan kualitas belanja dalam APBN dengan sasaran pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja. Di sisi lain, pertumbuhan dinilainya masih lambat. Ini berdampak pada realisasi penerimaan pajak,’’ tegas Wahyu Sanjaya. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan, secara umum DPR menyambut baik status pengelolaan keuangan negara yang mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK. Ini capaian langka setelah 12 tahun terakhir. Ridwan Bae, juru bicara Frak-

si Partai Golkar, menyampaikan capaian WTP dengan menunjukkan pengelolaan APBN oleh pemerintah yang semakin baik. ‘’Rasio utang dinilainya masih wajar. Dan yang terpenting, pemerintah harus lebih baik lagi mengelola APBN untuk kesejahteraan rakyat,’’ katanya. Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Andreas Hugo Pariera menyatakan predikat WTP menjadi bukti pemerintah telah menjalankan rekomendasi BPK. Catatan kecil yang disampaikan F-PDI Perjuangan adalah perencanaan pajak harus terukur, karena ini menjadi pilar penting APBN. (kmb4)

Memiliki Peluang Dari Hal. 1

Rakyat Bali jangan sampai terjebak kepentingan-kepentingan politis temporer. ‘’Saya yakin rakyat Bali tahu siapa yang layak dan pantas menjadi gubernur Bali 2018-2023. Semua calon memiliki ruang dan peluang yang sama. Sekarang tinggal sejauh mana mereka diterima rakyat Bali sebagai pemegang hak pilih,’’ tegasnya. Ia pun mengingatkan agar Bali dikawal dan dijaga oleh semua komponen. Bali tentu tak bisa dipercayakan pengelolaannya hanya kepada orang per orang tanpa konsep dan strategi yang jelas. Ke depan, menjaga Bali dan membangun Bali harus dilakukan secara bersinergi melibatkan generasi yang cerdas dan

tetap memiliki karakter budaya yang adiluhung. ‘’Sinergi dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan untuk melahirkan kekuatan menjaga Bali. Untuk itulah pemimpin juga harus tahu realitas dan kondisi warganya,’’ ujar mantan Direskrim Polda Bali ini. Sosok yang mengaku sudah menjelajahi 562 desa untuk kepentingan simakrama dengan masyarakat Bali ini mengatakan, tanpa kecerdasan dan tanggap teknologi akan sangat sulit bagi generasi Bali menjaga Bali. Kecerdasan ini juga harus ditopang oleh mentalitas positif, termasuk tetap mengadaptasi kearifan budaya lokal. ‘’Cerdas dan berbudaya adiluhung harus menjadi identitas generasi Bali

ke depan. Pemimpin Bali harus terobsesi untuk mewujudkan hal tersebut,’’ tegas Ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Bali ini. DBM Suharya yang meraih pangkat jenderal bintang satu saat bertugas di Sarpras Polri sebagai Karo Perbelakan Umum ini mengatakan, selain membentengi generasi muda, pengelolaan Bali ke depan juga harus berbasis pada pemeliharaan alam, budaya dan tradisinya. Budaya Bali yang tak bisa lepas dari sektor pertanian harus dikelola dengan pendekatan yang lebih jelas. ‘’Pertanian Bali harus tetap diproteksi. Selain menjadi kekuatan dalam menjaga cadangan pangan, pertanian Bali juga merupakan sumber peradaban Bali. Ini harus tetap kita jaga,’’ ujarnya. (dir)

Satu Kamar

Made Mudarta

Gedung baru

Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Dari Hal. 1

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, kata Yusri, terduga teroris Kodar sehari-harinya berjualan bubur kacang hijau di Cijaura Girang, Buah Batu, Bandung. Kodar, lanjut Yusri, pernah satu kamar dalam rumah kontrakan terduga perakit bom panci Agus Wiguna yang saat ini sudah diamankan oleh Densus 88. ‘’Yang bersangkutan pernah satu kamar dengan saudara Agus Wiguna terduga bom panci,’’ katanya. Yusri menambahkan, sebelum terjadi ledakan, Kodar sudah pulang ke Tasikmalaya sebelum Ramadan 2017, hingga peristiwa ledakan itu Kodar belum kembali ke Bandung karena sakit. Selanjutnya kepolisian menggeledah rumah orangtua Kodar dan mengamankan sejumlah barang seperti dompet, SIM, KTP, dua buah buku, dan tas rangsel. (ant)

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Bali I Nengah Tamba mengatakan, Partai Demokrat Bali memang belum memutuskan hendak berkoalisi dengan siapa. Kendati sudah bulat mengusulkan Ketua Partai Demokrat Bali I Made Mudarta sebagai bakal calon yang akan diusung Partai Demokrat. Mudarta kini tengah disurvei untuk menentukan arahnya ke depan. Apakah akan maju sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur. Mengingat, Partai Demokrat harus berkoalisi untuk bisa mengusung calonnya dalam Pilgub 2018 mendatang. ‘’Untuk koalisi kita masih sangat cair, ke mana pun masih bisa. Untuk calon, bisa saja arahnya jadi gubernur, bisa saja arahnya jadi wakil gubernur. Nanti hasil survei yang menentukan. Apa pun bisa saja terjadi, namanya politik,’’ jelas Ketua Komisi III DPRD Bali ini. (kmb32)

Dana yang di-mark-up mencapai Rp 600 juta. Namun, dana itu kemudian dikembalikan ke kas negara. ‘’Ada mark-up gedung, mark-up gedung pembangunan gedung baru KPK. Sebesar Rp 600 juta dan itu dikembalikan. Dikembalikan,’’ kata Misbakhun. Meski dana kelebihan itu telah dikembalikan, Misbakhun tetap menyebut KPK melakukan mark-up anggaran gedung baru. ‘’Ya berarti sudah ada mark-up. Masak bangun gedung KPK ada mark-up. Itu ada audit KPK. Auditnya tahun 2017,’’ jelasnya. Selain itu, dia mengatakan ada hal lain soal penyelewengan anggaran oleh KPK. Salah satunya soal bantuan dana ke sejumlah LSM, termasuk ICW. Namun, dia enggan membeberkan datanya lebih lanjut. (kmb4)

Dewa-dewa Sembah Linggayoni, Buat Maheswara Senang

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Ratus Empat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-

gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

RUDRA juga disebut sebagai siang hari. Dia juga malam hari. Dia dua mingguan, satu bulan, dia adalah musim-musim. Dia senjakala pagi dan senjakala petang hari. Dia merupakan tahun. Dia Dhatri. Dia Vidhatri, dia adalah jiwa alam semesta. Dia pelaku seluruh perbuatan di alam semesta ini. Walaupun dirinya sendiri tanpa badan, itulah dia yang merupakan perwujudan kaum surgawi. Dilengkapi kemegahan tinggi, dia dipuja dan dipuji semua dewa. Dia adalah satu. Dia juga yang banyak. Dia seratus dan seribu. Brahmana yang paham Veda-veda mengatakan, dia memiliki dua wujud. Wujud yang mengerikan dan wujud yang baik. Kedua wujud ini beraneka ragam. Wujud-wujud yang baik adalah air, cahaya dan bulan. Apa pun yang sangat rahasia dalam beberapa cabang Veda, Upanishad, purana-purana, dalam pengetahuan-pengetahuan yang berhubungan dengan jiwa adalah Dewa Maheswara ini. Seperti itulah semuanya ini yang juga disebut Mahadeva. Dewa itu tanpa kelahiran. Semua sifat dewa itu tak mampu dihitung olehku. Bahkan, oh putra Pandu, tidak habis diceritakan

secara terus-menerus selama seribu tahun. Kepada mereka yang disengsarakan planet-planet jahat. Bahkan kepada mereka yang ternoda setiap dosa. Jika mampu menyenangkan Pelindung Agung itu maka Rudra akan menganugerahkan kepada mereka bukan saja penyelamatan. Shankara juga akan menganugerahkan dan memberi kehidupan, kesehatan, kesejahteraan termasuk kekayaan, berbagai macam tujuan keinginan. Kesejahteraannya terlihat dalam diri Dewa Indra dan dewa-dewa lainnya. Dia selalu terlibat dalam kebaikan dan juga keburukan manusia di dunia ini. Sebagai akibat keunggulannya, dia selalu mendapatkan apa pun tujuan yang diinginkan. Dia itu dipanggil Maheswara, yang merupakan penguasa dari orang-orang yang unggul dalam banyak wujud dan berbagai macam. Dia menyerap alam semesta ini. Mulut dewa itu adalah lautan. Mulut itu sangat dikenal bisa berubah wujud seperti kepala kuda betina. Mulut itu dapat meminum persembahan kurban di hamparan air. Dewa ini selalu bertempat tinggal di tempat pembakaran mayat. Banyak manusia menyembah Penguasa Tertinggi, yang ada di tempat

itu. Tidak seorang pun kecuali yang berani dapat pergi ke sana. Banyak wujud dewa ini termasuk wujud berkobar dan juga mengerikan. Rudra tidak henti-hentinya dibicarakan manusia dan disembah di dunia ini. Banyak nama yang mengonotasikan arti yang jujur dewa ini di seluruh dunia. Nama-nama itu ditemukan atas keunggulannya, kemahakuasaannya, dan perbuatan-perbuatannya. Dalam Veda-veda pada lagu pujian sangat baik yang disebut Sata Rudriya. Pada Veda Sata-Rudriya itu telah dinyanyikan dengan penuh penghormatan tentang dewa agung yang bernama Rudra, yang tak terbatas ini. Dewa itu merupakan penguasa semua keinginan yang manusiawi maupun yang surgawi. Dia mahakuasa dan merupakan tuan tertinggi. Sungguh Dewa itu meresapi alam semesta yang luas ini. Para brahmana dan para muni, menggambarkan dia sebagai kelahiran utama dari seluruh makhluk. Dia adalah yang utama dari seluruh dewa dari mulutnya terlahir Vayu alias angin. Karena itu dia selalu melindungi makhluk-makhluk di alam semesta dan juga bermainmain dengan mereka. Dia juga penguasa makhluk-makhluk,

karena itu dipanggil Pasupati. Lambangnya Phallic adalah selalu dimaksudkan sebagai ketaatan sumpah brahmacharya. Dia selalu menyenangkan dunia, ini karena itu dipanggil Maheswara. Para rishi, dewa-dewa, para gandharva, para apsara, selalu menyembah lambang Phallic-nya alias linggayoni yang diposisikan senantiasa berdiri tegak lurus. Sembah kepada linggayoni membuat Maheswara itu senang. Sungguh dengan menyembah linggayoni, Dewa Sankara menjadi berbahagia, senang dan sangat gembira. Dewa ini memiliki banyak wujud menyangkut masa lalu seka-

rang dan akan datang. Karena itu, dia dipanggil Vahurupa alias banyak wujud. Memiliki satu mata, dia terus berkobar dalam kemegahan. Dia bisa dianggap memiliki banyak mata di setiap sisi tubuhnya. Dia pemilik dunia-dunia ini. Karena alasan ini dia dipanggil Sarva. Karena wujudnya seperti asap dia dipanggil Dhurjjati. Dewa-dewa, para Viswedeva semua ada dalam dirinya untuk alasan ini dia dipanggil Viswarupa. Dan karena tiga dewi menyembah dan memiliki jalan ke penguasa alam semesta itu, yaitu angkasa, air dan bumi. Untuk alasan itu dia dipanggil Tryamvaka. (bersambung)

Sloka 14.9 Sattvam sukhe sanjayati rajah karmani bharata jnanam avrtya tut amah premade sanjayaty uta Wahai putra Bharata, sifat kebaikan mengikat seseorang pada kebahagiaan: nafsu mengikat dirinya pada kegiatan yang dimaksudkan untuk membuahkan hasil atau pahala; dan kebodohan, yang menutupi pengetahuannya mengikat dirinya pada kegilaan.


16 Pages

128 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

ne litary pla die in mi sippi sis At least 16 rural Mis crash in om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

2017 y, July 12,

Wednesda

, July 12, 2017 Wednesday

’ goes nt Jay Z’s ‘4:44 but abse platinum oard chart from Billb

be certified may already 200 album album “4:44” Billboard - Jay Z’s latest from Monday’s Tidal did not report absent LOS ANGELES it was noticeably streaming platform platinum but the rapper’s own his wife Beyonce cheating on an exclusive to chart because as Nielsen Music. Z addresses numbers to on which the Jay released on June 30 Corp, who were The album, their twins, was carrier Sprint of of wireless to listen to the album. platand the birthTidal and customers to Tidal and streaming Tidal on retailers members of six-month subscription chart is based to Nielsen SoundScan.David offered a free 200 album figures Nielsen, The Billboardsales and streaming figures of “4:44” to forms reportingfirst week streaming respond to said. week’s not immediately did not report Webb Nielsen MusicTidal and Jay Z did exclusion from this exREUTERS/Bria Bakula of s for platform’s album’s of the Apes” Representativefor comment on the time the streaming first the Planet its Reuters’ request but this is not theon Billboard. of “War for charts during at a screening Billboard chart, have not charted not enter the Billboardon the Billboard did the red carpet clusive releases “Life of Pablo” 2016. It only debuted in April last year seen on 10, 2017. Kanye West’srelease in February it available widely Serkis is U.S., July Actor Andy New York, West made Music and Spotify. exclusive Tidal Industry Associaat No. 1, after in Manhattan, 200 chart, including iTunes, Apple the Recording one million U.S. released, on platforms after “4:44” was as platinum, meaning BillJust six days certified the album the album. topped the downloaded Khaled’s “Grateful” with another tion of America had already Jay Z, DJ consumers week on Monday of featuring But instead for a second consecutive on July 7, chart stream widely been board 200 units sold. purchase and chart. The album has 70,000 album made available to Billboard n and socially conscious “4:44” was toward next week’s count Z’s raw self-examinatio which will 31 shows across critics for Jay and will play(rtr) praised by on Monday themes. a “4:44” tour October to December. announced from Z with Jay and Canada empathy of a lack of Planet North America

Apes’ flags ‘Planet of the of empathy, dangers of lack actor Serkis says

the risks of “War for the films highlight premiere of the Apes” said at the fiction. name, - The “Planetactor Andy Serkis off from science the same series spun novel of cultures, LOS ANGELES different said 1963 spawned a five-film a recent trilogy which to 1973. people from the final film of other people,” ran from 1968 starring Charother cultures, of the Apes”, the that

Rourke,

File

AP Photo/Matt during a Hillary Jay-Z performs candidate file photo, 4, 2016, presidential the “4:44” tour In this Nov. 2017, at rally for Democraticicon announced Oct. 27, campaign Cleveland. The rap kicks off Dec. 21, 2017, 2017, which Clinton in Calif. It wraps July 10, on Monday,Center in Anaheim, Calif. the Honda in Inglewood, at the Forum

tic world, Serkis. The first movie,an Oscar for its director of beSet in a post-apocalyp Matt Reeves, films in the cur- lton Heston, won an epic battleapes effects, and third hit the film depictsof intelligent second and called his five years prosthetic make-up commercial called Caesar, rent trilogy, in the tale a “great was a critical and television setween a band an army very bitled by a chimpanzee led to sequels, Serkis, and who is of immersion adding, “It’sthis chapter that and other related releases. of the played by colonel, journey”, now ries for the Planeton July led by a ruthless “The War tersweet because Woody Harrelson. sciof lack U.S. cinemas played by the perils a is over.”“Planet of the Apes” with Apes” hits “It’s (about)and we live in began The 14. (rtr) closer fiction franchise Boulle’s of empathy, of ence is sadly getting author Pierre world that a tipping point with French to reaching able to empathize No. 106 Dps not being Raya Puputan

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

for refueling plane used killing at least military — A U.S. in rural Mississippi, debris for t field ITTA BENA and spreading a soybean Managemen late a fiery wreckage crashed into aboard in Leflore County Emergency at a briefing 16 people said. told reporters the KC-130 miles, officials Frank Randle recovered after north had been (135 kilometers) Agency Director bodies that 16 bodies about 85 miles said some Monday the ground Delta. A witness spiraled intoin the Mississippi from the crash site. of Jackson more than a mile about waist-high, sticking out “Beans are were found

At least 16 die in military plane crash in rural Mississippi

n wasn’t much said. Jones spokeswoma and there he Marine Corps said in a state- above the beans,” his cellphone Burns a man borrowed that there Capt. Saraha KC-130 “experienced but said authorities ment that Monday evening is to report to across U.S. Highway the crash bodies a mishap” details. The KC-130 a mile from Sen. were provided no tanker. U.S.North 82, more than Fire Chief Marcus used as a refueling site. Greenwood Greenwood Comwho represents Thom Tillis, the plane was from Banks told the debris from the that said of Carolina, Corps Air Station Cherry in a radius is monwealth was scattered the Marine Carolina. Tillis, who Ser- plane 5 miles (8 kilometers). tried to put Point, North the Senate Armed about firefighters of on Personnel, Jones said chairman crash site but at the main forced vices Subcommittee Tuesday morning out the fire explosion extending withdrew after an produced towersaid in a statement fire his wife were to the visible back. The that he and condolences as them of black smoke and their deepestthe Marines killed, ing plumes the flat region miles across after dusk, more families of Cherry Point station. for the workto burn Aerial well as to said he was just continuedhours after the crash. farm showed Andy Jones than four by WLBT-TV family’s catfish ing on his when he heard a boom pictures taken of the plane burning before 4 p.m.up to see the plane cork- the skeleton and looked with one engine strongly. (ap) you downward and up also be heard screwing News can “You looked around,” he at Global smoking. twirling in “Bali Image” from 9.30 96.5 saw the planespinning down.” Jones Radio FM am. Listen to said. “It was hit the ground behind until 10.00 FM at http:// m and by the Global Radio said the plane ten2myradio.co soybean field, at http:// trees in the other reached the crash via AP globalfmbali.lis streaming http:// and Clarion-Ledger or live video ali.com and Mon- time he were burning too intensely Elijah Baylis/The li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba Bena, Miss., site, fires the wreckage. The force near Itta the plane, ustream.tv/chan Frank Randle approach plane crash Director nearly flattened after the to t Agency of a military recovered the Mis- of the crash Managemen to the site in had been Jones said. respond Emergency a dozen bodies north of Jackson officials County than Leflore Emergency that more miles (135 kilometers) 10, 2017. briefing day, July about 85 at a late told reporters into the ground KC-130 spiraled Delta. sissippi

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Rabu Pon, 12 Juli 2017

Rasta Flute

Padukan Musik Reggae dengan Seruling

Berawal dari keisengan dan kecintaan terhadap musik reggae, Rasta Flute mencoba mengolaborasikan musik reggae dengan salah satu alat musik tradisional Bali, yaitu seruling. Hal ini dilakukan untuk memperkaya jenis musik mereka yang selama ini belum ada yang melakukannya. “Berawal dari kesukaan kami terhadap musik Reggae, dan pada saat itu kami iseng berkumpul dengan kawan-kawan, ada yang bermain gitar, ada yang bermain tempo pakai botol minuman, dan tepat pada saat itu saya datang dari latihan mengambel dengan membawa Suling Bali. Secara spontan saya mencoba untuk memadukan nada suling dengan gitar yang waktu itu dimainkan oleh pemain gitar Rhytm. Dari sanalah muncul ide untuk membuat satu grup musik yang bergenre reggae dan dipadukan dengan suling Bali, Rasta Flute,” ujar Haradha Krisna, sang vokalis, Selasa (11/7) kemarin. Rasta Flute yang terbentuk sejak 20 November 2015 ini digawangi oleh I Putu Gede Haradha Krisna alias Tude Radha (vocal, lead guitar, flute), I Kadek Megianto alias Dek Antox (drum), I Kadek Riska Agung alias Reska (bass, backing vokal), I Wayan Yudi Setiawan alias Yudic (Guitar Rhytm) dan I Kadek Jopayana alias Jojo Gendut (Percussion). Ada beberapa lagu yang sudah mereka ciptakan, di antaranya ‘‘Barang Bangka’’, ‘‘Nyapa Kadi Aku’’, ‘‘Mangulayang,’’ dan ‘‘Yen Pikir-pikir’’. Namun, semua karya mereka tersebut masih dalam tahap rekaman. “Kami membentuk Rasta Flute ini karena tidak adanya band reggae yang menggunakan suling tradisional Bali. Dan di sini kami menggunakan guitar accoustic untuk rhytm agar lebih berkesan etnik,” lanjutnya. Dengan ciri khas musik yang mereka miliki, Rasta Flute berharap setelah rekaman dan dipublikasikan nanti, semua karyanya bisa diterima. “Tentunya kritik dan saran sangat kami butuhkan untuk menyempurnakan karya-karya kami ke depannya,” pungkasnya. (win)

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Delapan Orang Tewas Ditembak di Krabi Bangkok (Bali Post) -

Sekelompok orang bersenjata menembak mati delapan orang, salah satunya anak-anak. Sebelumnya para tersangka ini sempat menyandera para korban di sebuah rumah di Thailand. Demikian dikemukakan polisi pada Selasa (11/7) kemarin. Kedelapan orang ini tewas di Krabi, salah satu destinasi populer di Thailand, setelah para tersangka memasuki rumah para korban pada Senin larut malam. Polisi mengatakan bahwa para korban sempat disandera sebelum akhirnya ditembak mati. Tiga orang terluka dalam peristiwa ini. Polisi percaya bahwa motif dari aksi brutal ini

adalah konflik personal. “Mereka ditemukan pagi ini (kemarin, red). Delapan orang tewas, tiga lainnya terluka. Mereka semua ditemukan di sebuah rumah,” kata Manat In-prom, seorang polisi di Kantor Kepolisian Ao Luk yang ada di provinsi itu. “Kami memperkirakan jumlah pelaku sebanyak lima sampai enam orang,” katanya lagi.

Thailand termasuk negara yang pemilik senjatanya relatif besar. Mereka umumnya membawa senjata tersebut untuk perlindungan diri. Data dari Kementerian Dalam Negeri, terdapat 6,1 juta senjata api terdaftar di negara yang berpopulasi 67 juta jiwa ini. Diduga banyak pula senjata api yang tidak terdaftar beredar. (iah/ap)

Jay-Z

Oktober, Konser ”4:44” akan Mulai Digelar Jay-Z akan membawa album terbarunya melalui konser ke sejumlah kota pada Oktober depan. Ikon rap ini mengumumkan bahwa tur yang diberi nama sesuai dengan judul album terbarunya 4:44 akan mulai digelar 27 Oktober mendatang. Tujuan pertama dari tur Jay-Z adalah Honda Center di Anaheim, California. Konser akan berakhir pada 21 Desember di Inglewood, California. Tur sebanyak 31 hari ini akan digelar di sejumlah wilayah, seperti Brooklyn, New York; Nashville, Tennessee; Dallas; Atlanta; dan Washington, D.C. Booking tiket sudah bisa dilakukan para pelanggan Tidal dan pemegang kartu Citi. Sementara untuk pembelian secara umum akan digelar mulai Jumat (14/7) depan. Jay-Z merilis album terbarunya pada 30 Juni lalu. Dalam album tersebut terdapat sejumlah lagu tentang pernikahannya dengan Beyonce dan hidupnya sebagai pebisnis. Tak hanya menggelar konser untuk albumnya, Jay-Z juga dijadwalkan mengisi sejumlah festival, seperti Austin City Limits, the Meadows Music and Arts Festival, dan Made In America festival. (iah/ap)

Jay-Z

Bali Post/ap

Asthon Kutcher

Luruskan Pemberitaan Aktor Ashton Kutcher secara mendadak mengeluarkan pernyataan terkait pemberitaan sebuah majalah yang memuat artikel tentang seorang perempuan yang pergi bersamanya. Ia menyatakan bahwa perempuan tersebut adalah sepupunya. Kutcher mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan pemberitaan di Star yang berjudul “Hey Ashton! Who’s the girl?” (Hei Ashton! Siapa Perempuan itu?). Artikel tersebut menyertakan sejumlah foto Kutcher bersama seorang perempuan masuk ke dalam jet pribadi dan menyebutkan bahwa istri Kutcher, Mila Kunis, tidak menyertai. Kutcher mengunggah foto artikel tersebut di Twitter dan menambahkan: “Kamu harusnya mendengar seberapa kecewa Mila karena aku menghabiskan waktu dengan

sepupu kami.” Ia juga meminta maaf pada tantenya, “Majalah ini kurang memiliki integritas.” Perwakilan dari American Media, yang memiliki Majalah Star, tidak memberikan komen terkait hal ini. Kutcher dan Mila Kunis memiliki dua anak. Mereka menikah pada 2015 silam. (iah/ap)

Ilustrator/Suka Adnyana

REGENERASI kepemimpinan Bali mulai bergulir. Partai politik (parpol) mulai melakukan proses penjaringan kandidat dan memunculkan nama. Bersamaan dengan itu hak krama Bali dan elemen masyarakat Bali sebagai pihak yang akan berkontribusi langsung terhadap nasib Bali ke depan tentu juga harus diakomodasi. Partai politik dan masyarakat harus bersinergi dalam menentukan kandidat terbaik sebagai gubernur Bali dan wakil gubernur Bali 2018-2023. Sebagai rujukan, krama Bali dan elemen masyarakat Bali dalam ‘’merekomndasikan’’ kandidat tentu bisa mencermati wacana yang selama ini telah digulirkan Harian Umum Bali Post. Setidaknya aspirasi yang bergkembang, bahwa pemimpin yang layak direkomendasikan ke depan tentu harus paham Bali, paham budaya Bali dan mau mendengar aspirasi krama Bali. Calon pemimpin Bali hendaknya juga memiliki komitmen atau sikap wirang atau bela pati untuk menjaga tradisi dan budaya Bali. Pemimpin Bali harus berani dan punya strategi dalam mengawal krama Bali sebagai pendukung utama budaya dan tradisi Bali. Harapannya pemimpin Bali ke depan harus memiliki karakter Raja Rsi, memahami Asta Brata serta memiliki rekam jejak yang jelas, bersih dan berkomitmen menjaga dan menyelamatkan lingkungan Bali. Tak hanya itu, pemimpin Bali juga harus memiliki jaringan, dan kemampuan dalam melakukan pemetaan investasi tanpa harus mengorbankan tanah Bali. Hak-hak adat krama Bali sebagai penyangga Bali haruslah menjadi prioritas dalam mengelola kekuasaan di tanah Bali. Untuk mewadahi dan memediasi aspirasi krama Bali dan elemen masyarakat Bali dalam penjaringan calon pemimpin Bali ke depan, Bali Post akan menggelar polling Calon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023. Aspirasi krama Bali akan diwadahi dalam bentuk polling dengan cara mengirim nama kandidat yang kolomnya dimuat di Harian Bali Post di halaman 20. Hasil polling ini diharapkan bisa menjadi rujukan bagi para pengambil kebijakan dan keputusan di tingkat partai politik dalam merekomendasikan calon pemimpin Bali lima tahun ke depan. (*)

Calon Gubernur Bali Nama : Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama : Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook