Skip to main content

Edisi 11 Januari 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 143 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Tolak Reklamasi Makin Masif

Baladika Jadi Garda Terdepan Pertahankan Teluk Benoa

Denpasar (Bali Post) – Kekuatan tolak reklamasi Teluk Benoa makin masif. Setelah ForBALI, STT, Jalak, LPM Tanjung Benoa, LPM Kedonganan, Forum Kuta Perjuangan, kini Baladika Bali juga menolak reklamasi. Ketegasan sikap Baladika Bali itu, diwujudkan dengan pembacaan sikap di tengah-tengah aksi tolak reklamasi. Aksi yang dihadiri ribuan anggota Baladika itu digelar di Lapangan Lagun, Nusa Dua, Minggu (10/1) kemarin. Ada dua poin pernyataan sikap Baladika Bali yang dibacakan Ketua Panitia

yang juga Humas DPD Baladika Bali, Nyoman Sudiarta. Pertama, menolak rencana reklamasi Teluk Benoa dan meminta pemerintah bersikap arif dengan menghentikan rencana tersebut. Kedua, meminta dengan hormat kepada Presiden Republik Indonesia agar mencabut dan membatalkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 dan selanjutnya mengembalikan kawasan tersebut sebagai kawasan konservasi. Pernyataan sikap tersebut merupakan keputusan organisasi berdasarkan rapat tahunan yang dilakukan

pada 24 Desember 2015 lalu. “Baladika Bali siap jadi garda terdepan pertahankan Teluk Benoa,” tegasnya. Hal. 19 Dampak Buruk BALADIKA BALI Perwakilan Suka Duka Baladika Bali dari berbagai daerah di Bali melakukan aksi tolak reklamasi Teluk Benoa di Lapangan Lagun, Minggu (10/1) kemarin.

Bali Post/kmb23

BUMN pun Dikritik Selain Nawa Cita, Mega juga mengevauasi kinerja kementerian. Salah satu kementerian yang disorot Megawati adalah BUMN yang saat ini dipimpin Rini Suwandi. Menurut Megawati, konstitusi sudah mengamanatkan, bagaimana pentingnya peran BUMN sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional. Sehingga dalam pembentukan awal-

Jokowi Bantah Tidak Berani

nya, BUMN memiliki fungsi dan menjadi alat negara yang sangat penting untuk meningkatkan kemakmuran rakyat. Berbeda dengan yang terjadi saat ini. BUMN hanya diperlakukan seperti ‘‘korporasi swasta’’ yang mengedepankan pendekatan bisnis semata. Hal. 19 Politik Ekonomi

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui banyak menerima ungkapan pesimis dan keraguan masyarakat tentang ketegasan dan keberaniannya sebagai presiden. Dia menegaskan apa pun akan dilakukan apabila dirinya menganggap suatu yang diyakininya benar. “Kalau itu saya anggap benar, tidak ada yang namanya tidak berani. Apa pun akan saya lakukan. Apa pun, dengan risiko yang akan saya terima,” kata Presiden

Bali Post/ant

NASI TUMPENG - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berjalan bersama Presiden Joko Widodo (tengah) dan Wapres Jusuf Kalla usai memberikan potongan nasi tumpeng HUT ke-43 PDI Perjuangan pada acara pembukaan Rapat Kerja Nasional I PDI Perjuangan di Hall D2 Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/1) kemarin.

Jajak Pendapat

Intensifkan Pengajaran Bahasa Inggris MENUSIA Bali harus melakukan langkah luar biasa di tahun 2016. Komitmen ini harus segera dibuatkan rencana aksi dan dijabarkan. Semua elemen hendaknya mendukung gerakan menuju SDM Bali yang berkarakter dan berbudaya agar manusia Bali tak menjadi SDM kelas dua. Salah satu terobosan yang bisa dilakukan dengan cepat dan memiliki potensi menguatkan daya saing SDM adalah memberikan bobot yang lebih pada penguasaan bahasa Inggris. Caranya bisa lewat pengajaran formal maupun nonformal. Pandangan ini mengemuka saat Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan perlukah pemerintah menggalakkan pengajaran bahasa Inggris untuk SDM krama Bali? Pada jajak yang dilakukan selama sepekan terakhir lewat kuesioner dan wawancara via telepon ini, 80,25 persen responden menilai gagasan ini sangat ideal untuk diaktualisasikan. Dalam konteks pembangunan SDM berkarakter dan berbudaya, responden menilai minimal ada dua unsur penting yang harus dikuasai. Pertama, SDM Bali harus memiliki daya saing. Kedua, tetap berbudaya. Dalam konteks ini, selain menguasai bahasa Bali sebagai identitas budaya, penguasaan bahasa Inggris harus diposisikan sebagai kebutuhan wajib bagi generasi Bali. Sistem dan pola pengajaran tambahan penguasaan bahasa Inggris bagi generasi muda Bali bisa didukung lewat APBD oleh pemerintah daerah. Hal. 19 Peluang Kerja

Jokowi dalam Rapat Pembukaan Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan, Minggu (10/1) kemarin. Di hadapan peserta rakernas, Presiden Jokowi menunjukkan sejumlah keberaniannya dalam melakukan gebrakan dari sejumlah persoalan yang selama ini dinilai sulit diberantas. “Banyak yang menyampaikan bahwa Presiden Jokowi itu tidak tegas, tidak berani, tidak komprehensif. Hal. 19 Tidak Tegas

’’Banyak yang menyampaikan bahwa Presiden Jokowi itu tidak tegas, tidak berani, tidak komprehensif. Mana tidak berani, tidak tegas, kalau tidak berani tidak mungkin meledakkan kapal pencuri ikan sebanyak 107 kapal. Masalah Petral. Ada yang bilang saya tidak tegas, ada yang bilang saya tidak berani, tetapi tahun kemarin sudah dibekukan yang namanya Petral.’’ Jokowi

Mega Ingin Kembalikan Fungsi MPR Jakarta (Bali Post) -

Rakernas I PDI Perjuangan membahas berbagai persoalan bangsa. Salah satunya membahas tentang kemungkinan mengembalikan fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai lembaga tertinggi negara agar bisa mengatur haluan negara seperti yang pernah diterapkan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Langkah ini dinilai sebagai cara untuk membuat roh dan spirit terjadinya pola pembangunan berkelanjutan, sehingga pembangunan nasional yang ada tidak terputus setelah presidennya berganti.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati pada pidatonya m eny at aka n, p erenca na a n harus dilakukan menyeluruh, tidak berdiri sendiri. “Suatu perencanaan semesta yang tidak hanya diletakkan untuk lima tahunan masa jabatan eksekutif daerah maupun pusat. Pembangunan Semesta membutuhkan perencanaan

semesta, guna melihat Indonesia secara utuh, memotret Indonesia dalam satu keindonesiaan yang tak bercerai berai,” ujarnya, Minggu (10/1) kemarin. Rancangannya tidak boleh berganti hanya karena pergantian pemimpin, dan dirumuskan oleh sebuah Dewan Perancang Nasional. ‘’Sehingga Indonesia

nantinya memiliki sebuah haluan pembangunan nasional jangka panjang, mencakup segala bidang kehidupan negara dan masyarakat. Kesemuanya terintegrasi dan bersinergi antarpulau, antardaerah, untuk menjadi Indonesia Raya,’’ katanya. Hal. 19 Bersifat Permanen

”Suatu perencanaan semesta yang tidak hanya diletakkan untuk lima tahunan masa jabatan eksekutif daerah maupun pusat. Pembangunan Semesta membutuhkan perencanaan semesta, guna melihat Indonesia secara utuh, memotret Indonesia dalam satu keindonesiaan yang tak bercerai berai.” Megawati

Bali Post/ant

GUNUNG SINABUNG Awan panas meluncur dari puncak Gunung Sinabung ketika terjadi guguran kubah lava terlihat dari Desa Tiga Pancur, Karo, Sumatera Utara, Minggu (10/1) kemarin. Aktivitas vulkanis Gunung Sinabung masih relatif tinggi, ditandai dengan adanya luncuran awan panas dan erupsi yang masih terus terjadi.

Kelompok Teroris Solo Digeledah di Bandung Bandung (Bali Post) – Densus 88 Mabes Polri dan Polda Jawa Barat menggeledah rumah di Jalan Mengger Girang RT10 RW08 Kelurahan Pasirluyu, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/1) kemarin. Penggeledahan ini terkait kelompok teroris Solo, Jawa Tengah. “Kami sudah

mengungkap bahwa kaitannya (penggeledahan rumah di Mengger Girang, Bandung) pelaku kelompok Solo kemudian ada kaitannya dengan pelaku tindakan terorisme di Bekasi,” kata Wakapolda Jabar Brigjen Pol. M Taufik di lokasi kejadian. Menurutnya, rumah petak

yang berada di sebuah gang tersebut merupakan rumah yang ditinggali oleh salah seorang pelaku terduga teroris. Ia mengatakan hingga saat ini masih melakukan pengembangan terkait penggeledahan di sebuah rumah petak tersebut. Hal. 19 Pelaku Teroris

Bali Post/dok

OLAH TKP - Petugas labfor melakukan olah TKP di area tempat tinggal terduga pelaku jaringan kelompok teroris di Perumahan Taman Harapan Baru, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, beberapa hari lalu.


DENPASAR

2 Kunjungan Pasien Mata di RSUD Wangaya Meningkat Denpasar (Bali Post) Kunjungan pasien mata di RSUD Wangaya tahun 2015 mengalami peningkatan dari tahun 2014 sebelumnya. Tahun 2014 jumlah kunjungan pasien mata di RSUD Wangaya tercatat 9.046 kasus, tahun 2015 naik menjadi 10.101 kasus. Data tersebut disampaikan Kasubag Humas RSUD Wangaya Agung Suastika, belum lama ini. Sementara itu, data kunjungan pasien mata di RSUP Sanglah mengalami penurunan, lantaran kasus mata sudah dapat ditangani di RSUD setempat. “Jika dilihat secara umum, kunjungan pasien mata ke RSUP Sanglah menurun,” kata Direktur Utama RSUP Sanglah dr. AA Sri Saraswati, M.Kes. Dikatakannya, mengingat era JKN, hanya kasus mata yang berat dan emergensi yang ditangani RSUP Sanglah, seperti tumor mata, retinoblastoma (RB), dll. Kasus mata ringan yang dibawa ke RSUP Sanglah tidak akan dijamin oleh JKN, kecuali kasus yang advance (emergensi). Dari sisi jumlah kunjungan, diakui memang mengalami penurunan. Namun, berdasarkan tingkat kesulitan, kasus yang datang ke RSUP Sanglah adalah kasus-kasus yang berat. (kmb42)

Bali Post/wan

BERSANTAI – Mengisi liburan hari Minggu dengan murah meriah, warga Kota Denpasar memilih mengajak sanak keluarganya bersantai di Lapangan Puputan Badung. Pamandangan ini tampak di alun-alun pusat Kota Denpasar, Minggu (10/1) kemarin. Selain bersantai di alunalun, ada juga yang menyaksikan keindahan air mancur di Patung Catur Muka. Pemandangan sama terlihat di Lapangan Lumintang, yang kini juga dihiasi air mancur warna-warni.

DENPASAR

& SEKITARNYA

Perawat Kehilangan Motor SEORANG perawat yang bertugas di di Ruang Nusa Indah RSUP Sanglah kehilangan sepeda motor Scoopy di areal parkir rumah sakit terbesar di Bali tersebut, Minggu (10/1) kemarin. Motor Scoopy dengan nomor polisi DK 3593 FV itu diparkir di belakang Ruang Nusa Indah, tepat di belakang Depo Farmasi. Pada saat itu, perawat tersebut sedang bertugas malam dan baru menyadari kehilangan motor pada pukul 08.15 Wita, saat ia selesai bertugas dan hendak pulang. Saat tiba di tempat motornya semula diparkir itu, ia kebingungan karena tidak menemukan motornya di sana. Ia pun memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke satpam yang bertugas. “Dia sempat mengaku bahwa kuncinya nyantol (tergantung) di motor,” kata seorang satpam. Satpam juga membenarkan bahwa lokasi parkir tersebut hanya diperuntukkan bagi petugas rumah sakit saja, sehingga keluarga dan penunggu pasien tidak diberikan izin memarkir kendaraan mereka di sana. (may)

Suara Denpasar & Badung Benahi Sektor Pendidikan Kami belum melihat adanya perubahan yang lebih baik pada sektor pendidikan di bawah Menteri Anies Baswedan. Dulu pernah ada wacana wajib belajar yang mestinya program ini gratis minimal di jenjang Sekolah Dasar saja. Banyak yang tak sesuai, baik wacana maupun realitanya. Kami harap pemerintah membenahi sektor pendidikan ini. Suardana, Tabanan Wayan Sukat, Tegallalang Made Bukit, Jimbaran

Janji Operator Seluler Saya sebagai pelanggan kartu As-Flexi merasa keberatan adanya janji-janji dari operator seluler ini melalui SMS-SMS yang dikirimkan ke nomor pelanggan. Setelah isi pulsa, dipakai nelepon, setelah dicek ternyata pulsa habis. Kemudian dikirim SMS masih ada sisa paket untuk bicara. Ini apa artinya? Terus terang saya agak keberatan dengan sistem seperti ini. Sebelum konsumen beralih ke yang lain, mohon berbenahlah. Gede Pande, Denpasar

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : rsud mangusada perlu diperluas Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Ratusan Hektar Sawah Diasuransikan Dinas Pertanian Pesimis Bisa Dicairkan

Denpasar (Bali Post) –

Program asuransi pertanian untuk lahan sawah yang digulirkan Kementerian Pertanian RI, juga diterapkan Dinas Pertanian, Tanamanan Pangah dan Hortikultura Kota Denpasar. Buktinya, 280 hektar lahan pertanian yang ada di Denpasar telah diasuransikan. Hanya, Dinas Pertanian pesimis dana asuransi itu akan diperoleh para petani di kota ini. Mengingat, persyaratan untuk bisa memperoleh dana asuransi cukup berat. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Denpasar Ir. I Gede Ambara Putra yang ditemui di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, belum lama ini, mengakui petani di Denpasar juga ikut dalam program asuransi pertanian dimaksud. Hanya, pihaknya pesimis dana tersebut akan cair di Denpasar. Mengingat, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi petani untuk bisa mendapatkan dana klaim asuransi. Dikatakannya, syarat utama yang harus dipenuhi yakni tingkat kerusakan padi mencapai 75 persen. Kerusakan itu akibat serangan hama dan kekeringan serta bencana alam. “Kalau kita melihat pertanian di Denpasar selama ini, untuk syarat seperti itu rasanya tidak mungkin. Karena itu, saya pesimis petani bisa mendapat dana klaim asuransi itu,” katanya. Bila lahan yang dimiliki petani mengalami kerusakan seperti yang disyaratkan itu, pemerintah pusat melalui pihak asuransi akan memberikan dana tanggungan. Besaran dana tanggungan yakni Rp 6 juta per hektar. Ambara Pu-

tra menjelaskan, untuk bisa ikut asuransi ini, petani tidak membayar secara penuh premi yang diharuskan. Di Denpasar petani hanya membayar Rp 36.000 per hektar per panen dari keseluruhan premi sebesar Rp 180.000. Sebab, sisanya itu dibayarkan oleh pemerintah. “Kami subsidi para petani itu untuk premi asuransinya,” katanya. Menurut Ambara, pola tanam yang dilakukan petani di Denpasar selama ini sangat kecil akan terjadi kerusakan akibat hama. Mengingat dengan pola taman berganti, akan memutus mata rantai hama. Demikian pula pembagian air yang berdasarkan subak, sangat menguntungkan petani di Denpasar. Buktinya, ketika lahan pertanian di daerah lain kekeringan, petani di Denpasar masih bisa memanfaatkan sawahnya dengan produktif. “Hama akan menyerang padi ketika petani menanam padi secara terus-menerus tanpa ada jeda untuk palawija atau yang lainnya. Pengalaman selama ini, kalau padi petani diserang hama, pasti karena mereka secara berturut-turut menanam padi,” jelasnya. (kmb12)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/wan

DIASURANSIKAN – Ratusan hektar lahan pertanian di Denpasar telah diasuransikan. Sayangnya, persyaratan klaim asuransi ini sangat berat. Selain itu, kebijakan ini seakan kontradiktif dengan kondisi lahan pertanian di Denpasar yang kian terdesak alih fungsi untuk bengunan perumahan, perkantoran dan sejenisnya.

Hingga Akhir 2015 Kemenkes Beri Penghargaan FKTP Berprestasi Tahun 2015 Kejati Gagal Limpahkan Enam Kasus Korupsi

PADA pengujung tahun 2015 tepatnya pada bulan November 2015, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan (Ditjen BUK) menetapkan penerima Penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Berprestasi yang terdiri dari Kategori Puskesmas Kawasan Perkotaan, Kategori Puskesmas Kawasan Pedesaan, Kategori Puskesmas Kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil dan Kategori Klinik Pratama Berprestasi. Dari ke-4 kategori tersebut, terdapat perwakilan dari Provinsi Bali yang meraih juara I pada FKTP Berprestasi Kategori Puskesmas Kawasan Pedesaan, yaitu Puskesmas Nusa Penida I Kabupaten Klungkung yang termasuk wilayah kerja dari Kantor Cabang Klungkung BPJS Kesehatan. Sementara di wilayah kerja Kantor Cabang Denpasar BPJS Kesehatan, terdapat Klinik Nurjaya Kabupaten Badung meraih juara I FKTP Berprestasi Kategori Klinik Pratama. Kriteria penilaian FKTP Berprestasi ini dilaksanakan berdasarkan Permenkes No. 24 Tahun 2015 tentang Penilaian FKTP Berprestasi. Penilaian menggunakan instrumen penilaian sesuai instrumen standar penilaian FKTP untuk menilai proses penyelenggaraan kegiatan, penilaian hasil kerja dengan indikator kinerja, serta inovasi yang dilaksanakan FKTP terutama dalam melaksanakan kegiatan promotif dan preventif serta dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat. Penghargaan tahunan FKTP Berprestasi ini merupakan salah satu bentuk usaha pemerintah

dalam memacu peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Melalui Ditjen BUK, penilaian FKTP Berprestasi dilakukan dalam bentuk pembinaan dan pengawasan secara terintegrasi dan berjenjang dalam mendukung keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan. Sejalan dengan hal tersebut, BPJS Kesehatan pada tahun 2015 lalu secara nasional juga memberikan apresiasi kepada FKTP yang melaksanakan program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Salah satu penerima apresiasi tersebut adalah Puskesmas Klungkung II Kabupaten Klungkung. Pemberian apresiasi ini dilaksanakan bersamaan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan pada tanggal 27 sampai 30 November 2015 di Bali. Dengan diberikannya apresiasi ini kepada FKTP yang melaksanakan

program Prolanis, diharapkan dapat meningkatkan kinerja FKTP dalam mengelola peserta yang mengidap penyakit kronis seperti diabetes mellitus dan hipertensi serta meningkatkan peran FKTP sebagai Gate Keeper pelayanan kesehatan melalui kegiatan/program promotif dan preventifnya. Mengawali tahun 2016 ini, BPJS Kesehatan Divisi Regional XI mengucapkan selamat kepada Puskesmas Nusa Penida I dan Klinik Nurjaya yang menerima penghargaan FKTP Berprestasi dari Kementerian Kesehatan dan apresiasi kepada Puskesmas Klungkung II yang telah menjalankan program pengelolaan penyakit kronis. Diharapkan pada tahun 2016 ini akan muncul dan tumbuh kembali FKTPFKTP berprestasi dan inovatif dalam pelaksanaan kegiatan/ program promotif preventif yang menjadikan FKTP kuat, niscaya Indonesia pun sehat. (ad470)

BERPRESTASI - Foto bersama penerima Penghargaan FKTP Berprestasi dari Kemenkes RI, Puskesmas Nusa Penida 1 (nomor empat dari kiri), Klinik Nurjaya (nomor dua dari kanan) didampingi Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fajriadinur (paling kiri) dan dari Kemenkes, Ditjen BUK.

Denpasar (Bali Post) Penegak hukum di Bali belum mampu menyeret pejabat aktif dalam penindakan pidana korupsi. Walau dalam penyelidikan, penyidikan hingga persidangan, nama pejabat aktif sering terkuak peranannya, namun mereka luput dari bidikan aparat. Tak salah jika praktisi hukum menilai bahwa penanganan kasus korupsi masih tebang pilih. Bahkan, aparat baru mau dan berani menyeret oknum pejabat ketika sudah purnatugas atau sudah tidak mempunyai kewenangan dalam pemerintahan. Demikian disampaikan praktisi hukum Gede Erlangga Gautama, S.H., M.H. melihat perkembangan dan penanganan kasus korupsi secara umum di Bali. Erlangga mengatakan, masalah korupsi, penerapan hukum di Bali bobotnya kurang berimbang. “Dalam artian bahwa banyak sekali kasus yang bermuatan politis. Artinya, berani tidak penegak hukum memperkarakan orang atau pejabat yang sedang aktif, dengan alasan apa pun. Jangan sampai, penegak hukum menunggu yang bersangkutan pensiun atau tidak menjabat lagi atau memiliki kekuasaan,” tantang Erlangga. Nuansa politis dalam penegakan hukum, tegasnya, mesti diabaikan. “Misalnya kasus hukum antara pihak swasta dengan pemerintah. Sangat tidak logis jika penegak hukum menetapkan satu tersangka karena di sana ada pemberi dan ada penerima. Penegak hukum harus siap menerima konsekuensi jika berniat memberantas korupsi,” tegasnya. Apa yang disampaikan Erlangga tergambar dari gagalnya harapan bagian Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk melimpahkan enam perkara korupsi ke Pengadilan Tipikor, akhir tahun 2005. Pasalnya, sejumlah perkara belum berhasil dirampungkan, bahkan ada satu perkara yang santer terdengar di lingkungan Kejati Bali akan dilimpakan ke Polda Bali. Kasus tersebut adalah kasus dugaan korupsi dengan modus fraud, yakni deposito fiktif hingga mencapai Rp 1,7 miliar di BPD Bali Cabang Tabanan. Pihak kejaksaan sejatinya sudah memastikan bahwa perkara tersebut sudah ditemukan unsur korupsinya. Selain itu, pihak penyidik juga sudah mendapatkan keterangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut informasi, tersangka juga ada indikasi melanggar UU Perbankan. Meski demikian, ada usulan untuk melimpakan kasus tersebut ke Polda Bali. “Memang ada usulan ke sana. Tapi akan kita lakukan ekspos dulu,” ucap salah seorang petugas kejaksaan yang enggan disebutkan namanya, akhir pekan kemarin. Perkara BPD ini adalah perkara yang ditarget rampung dan pelimpahannya ke Pengadilan Tipikor Denpasar sebelum ahir tahun 2015. Tersangka dalam perkara ini adalah Wayan Sukaja, karyawan (sekarang mantan) bagian kredit di Bank BPD Cabang Tabanan. Selain kasus BPD yang makin gamang, sejumlah perkara yang menjadi atensi publik yang belum dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Tipikor adalah perkara dugaan korupsi di Stitna/Stikes Jembrana yang menetapkan tiga tersangka, termsuk mantan Bupati Jembrana Prof. I Gede Winasa dan mantan Kadisdik Jembrana. Sebelumnya, penyidik sudah siap melimpahkan berkas perkaranya ke pengadilan. Dalam perkara ini, awalnya ada temuan BPKP dan diduga terjadi penyimpangan Rp 1,6 miliar. Dari temuan itulah petugas melakukan penyelidikana hingga tahap penyidikan. Hanya, untuk membawa kasus ini ke ranah peradilan harus ada data faktual atau audit resmi dari BPKP. (kmb37)

Sekkot Rai Iswara Kembali Terpilih Jadi Ketua Forsesdasi Bali SEKDA Kota Denpasar AAN Rai Iswara kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Bali dalam acara Raker Komisariat Forsesdasi Wilayah Bali yang digelar selama dua hari, 9-10 Januari di Hotel Puri Saron Singaraja. Raker yang digelar untuk menyusun dan memantapkan program kerja dan pemilihan pengurus masa bakti empat tahun ke depan yakni 2016-2020, para peserta dari Sekda seluruh Bali yang hadir, Minggu (10/1) kemarin, menyepakati memilih secara aklamasi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara untuk memimpin Forsesdasi Bali. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun dan Kabag Organisasi Kabupaten/Kota se-Bali. Terpilihnya Rai Iswara memimpin kembali Forsesdasi Bali karena semua peserta yang hadir menghendaki agar mantan Kadis Koperasi Kota Denpasar tersebut kembali memimpin Forsesdasi Bali. Rai Iswara

dinilai sebagai sosok yang tepat dalam mengoordinasikan dan mengomunikasikan forum para Sekretaris Daerah ini. “Beliau Pak Rai Iswara sebagai sosok yang tepat dalam menjembatani komunikasi dan koordinasi, baik antara para Sekda di kabupaten/ kota se-Bali maupun dengan Sekda dan Pemerintah Provinsi Bali,” kata Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Sekda Provinsi Bali Cok Ngurah Pemayun dalam arahannya meminta agar Forum Sekda ini dijadikan media komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah, sehingga dapat membantu tugas-tugas kepala daerah mempercepat proses pembangunan di masing-masing daerah. Dalam hal isu-isu strategis pembangunan, Cok Pemayun meminta para Sekda untuk memperhatikan soal pelimpahan kewenangan seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 120/253/ SJ tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan setelah ditetapkan Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemer-

intahan Daerah. Menurut Cok Pemayun, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan terkait dengan keluarnya SE Mendagri tersebut, yang berkaitan dengan P3D yakni menyangkut personel, pendanaan, sarana dan prasarana serta dokumen. Karena dengan diberlakukannya UU No. 23 Tahun 2014, ada beberapa urusan pemerintah mengalami perubahan. Seperti kewenangan SMA/ SMK yang dulunya merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sekarang menjadi kewenangan provinsi. Demikian juga terkait dengan pengelolaan terminal tipe A dan B. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang ditemui di sela-sela raker mengakui tugas sebagai Ketua Forsesdasi adalah sebuah kepercayaan yang diberikan para Sekda se-Bali. “Kepercayaan ini adalah sebuah tugas dan amanah yang harus saya jalankan dengan sebaikbaiknya untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan para sekda se-Bali dan Pemerintah Provinsi Bali dalam

membantu tugas-tugas kepala daerah masing-masing, sehingga dapat mempercepat pembangunan di daerah dan pelayanan kepada masyarakat. Kami sadari bahwa kunci utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan apa pun

adalah komunikasi dan koordinasi. Sebaik apa pun program yang akan dilakukan kalau tidak dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan baik, pasti akan menemui banyak kendala,” ucap Rai Iswara. (ad469)

FORSESDASI - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara (paling kanan pegang mikropon) bersama Sekda Provinsi Bali Cok Ngurah Pemayun (tengah) dan Sekda Buleleng Dewa Puspaka (kiri) pada pembukaan Forsesdasi Komisariat Wilayah Bali di Hotel Puri Saron Singaraja, Minggu (10/1) kemarin.


Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Badung

3

Proyek Puskesmas Abiansemal I Molor

Rekanan Didenda Rp 17 Juta Mangupura (Bali Post) Dinas Cipta Karya (DCK) Badung akhirnya menjatuhkan sanksi denda kepada pihak rekanan PT Asri Cipta Natha Alam. Pemenang tender proyek pembangunan Puskesmas Abiansemal I di Desa Blahkiuh itu dikenakan penalti sebesar 1/1.000 dari nilai kontrak. Dengan nilai kontrak proyek Rp 17 miliar lebih, maka pihak rekanan harus membayar denda keterlambatan sebesar Rp 17 juta kepada pemerintah. Kontrak dengan pihak rekanan sendiri berakhir pada 23 Desember 2015. Hanya, sampai tanggal itu proyek masih berjalan. Proyek dinyatakan selesai seluruhnya dua hari kemudian atau tanggal 25 Desember, ditandai dengan dilakukannya pamelaspasan. “Penalti pada PT Asri Cipta Natha Alam selaku penggarap proyek Puskesmas Abiansemal I dikenakan denda 1 hari,” ujar Kepala DCK Badung Ni Putu Dessy Darmayanti, Minggu

(10/1) kemarin. Menurutnya, serah terima oleh pihak kontraktor kepada DCK telah dilakukan. Namun, untuk serah terima ke Dinas Kesehatan (Diskes) masih dalam proses. “Serah terima pemanfaatan dulu dari DCK melalui Bagian Aset,” ucapnya. Seperti diberitakan, sekitar bulan November 2015, proyek tersebut menjadi bidikan Dinas Cipta Karya (DCK) Badung. Pasalnya, proyeknya berjalan dengan sangat lambat. Namun setelah keluar pernyataan ancaman penalti, pihak rekanan mengebut dan meminta para pekerjanya lembur siang-malam. Namun setelah rampung, ternyata persoalannya bukannya lantas selesai. Ternyata, tantangan terberat yang dihadapi adalah ketersediaan peralatan medis sekaligus sumber daya manusia (SDM) untuk menunjang puskesmas yang beroperasi 24 jam itu. (kmb27)

Kasus Bentrok Ormas

Belum Terlacak, GP Masuk DPO Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini salah satu eksekutor dalam kasus bentrok ormas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, GP (37), belum tertangkap. Guna mempercepat proses pelacakan tempat persembunyiannya, Polresta Denpasar menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap GP. “Sekarang semua polisi di seluruh Indonesia ikut mencari pelaku (GP - red). Dia kan sudah masuk DPO, jadi semua polisi bisa menangkapnya,” tegas petugas Polresta Denpasar, Minggu (10/1) kemarin. DPO tersebut bernomor DPO/101/XII/2015/Reskrim. Menurut petugas tersebut, surat DPO itu sudah disebarluaskan dan berisi data diri serta foto tersangka. Selama ini tersangka tinggal di Jalan Kargo Permai, Ubung, Denpasar. Sampai saat ini dia tidak ada di rumahnya. Kasat Reskrim Polresta

Denpasar Kompol Reinhard saat dimintai konfirmasi, kemarin, membenarkan dikeluarkannya DPO tersebut. “Sudah (DPO - red). Kami juga berharap pelaku secepatnya menyerahkan diri. Tetapi, tim kami tetap melakukan pengejaran,” tegasnya. Seperti diberitakan, Sat. Reskrim Polresta Denpasar tidak ingin setengah hati memproses kasus bentrok ormas di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Oleh karena itu, perburuan salah seorang eksekutor berinisial GP gencar dilakukan dan tempat persembunyiannya terus dilacak. GP diduga terlibat pembantaian Made Mertayasa alias Kadek Donal bersama tersangka Dd yang ditangkap di Banyuwangi. Dari pengakuan Dd kepada penyidik, ia membantai korban asal Abiansemal tersebut bersama GP. GP merupakan adik tersangka Gung Ad yang sudah ditangkap. (kmb36)

Bali Post/kmb23

SAMPAH - Selain di kawasan Pantai Kuta dan Kedonganan, sampah kiriman juga mulai memenuhi kawasan hutan mangrove di pinggir jalan tol, tepatnya di sebelah utara pintu masuk Tol Benoa. Sampah-sampah ini kebanyakan berupa sampah plastik yang dibawa sungai dari hulu. Sampah plastik yang nyangkut di akar pohon bakau akan mengancam kelangsungan hidup tumbuhan tersebut.

Banyak Pasien Dirawat Inap di UGD

RSUD Mangusada Perlu Perluasan

Mangupura (Bali Post) Wacana perluasan areal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada, Jalan Raya Kapal, Badung, kembali terkuak ke permukaan. Menyusul, masih cukup banyak pasien yang terpaksa dirawat inap di ruang UGD lantaran tidak kebagian kamar. Saat ini RSUD Badung memiliki empat gedung pelayanan, yakni Gedung A untuk poliklinik, administrasi, rekam medik, perawatan anak dan ibu hamil serta pelayanan jantung. Sedangkan gedung B untuk pelayanan emergency, ruang ibu dan melahirkan, instalasi bedah sentral dan tempat helipad. Sementara gedung C untuk pelayanan sterilisasi, laboratorium, bank darah, ICCU, ICU serta ruang perawatan kelas III yang jumlah tempat tidurnya sebanyak 164 buah. Terakhir adalah gedung paviliun untuk pelayanan ruang inap pasien VIP dan poliklinik. Kepala Dinas Kesehatan Kabu-

paten Badung Gede Putra Suteja mengakui jika usulan perluasan RSUD Mangusada memang mesti dilakukan. “Melihat dari kondisi pasien saat ini, memang cukup banyak pasien yang terpaksa diinapkan di ruang UGD karena tidak kebagian tempat rawat inap,” ungkap Suteja, Minggu (10/1) kemarin. Menurutnya, sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih, pelayanan rumah sakit ke depan akan lebih ditingkatkan lagi. “Ini juga sesuai dengan visi-misi bupati terpilih,” katanya. Direktur Utama RSUD Mangusada Agus Bintang Suryadhi juga mengakui perlu ada perluasan

RSUD Mangusada, seperti layanan gretrick lansia, rumah duka dan radiology kanker terpadu. “Pemerintah mesti sudah dari sekarang melakukan pengkajian perluasan lahan untuk membangun gedung layanan tersebut,” ucapnya. Dikatakannya, pihaknya telah mengusulkan pembangunan gedung pelayanan D, F dan G pada tahun 2017. “Rencananya tahun 2017 kami mengusulkan pembangunan gedung pelayanan D, F, G untuk menunjang pelayanan pada tahun 2018,” sebutnya. Wacana perluasan RSUD Mangusada juga didukung Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Bahkan, dia berharap pihak eksekutif melakukan kajian dalam perluasan RSUD Mangusada tersebut. “Semakin baiknya layanan RSUD Mangusada ini pastilah kapasitas

untuk menampung pasien semakin banyak. Dengan melihat kondisi pasien yang rawat inap ini semakin banyak, maka kita perlu adanya perluasan lagi untuk menampung pasien yang mesti dirawat inap,” ujarnya. Kendati demikian, politisi asal Dalung ini mengungkapkan, kondisi fisik infrastruktur serta layanan rumah sakit yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Badung sudah sangat baik. Bahkan, ia juga mengusulkan adanya pusat pemeriksaan jantung terpadu seperti di RSUP Sanglah. “Dengan dibangunnya pusat layanan pasien jantung secara terpadu di RSUD Mangusada ini, pasien yang dari Tabanan atau yang dari Jembrana bisa melakukan pengobatan di Kabupaten Badung dan tidak perlu harus ke RSUP Sanglah,” pungkasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Desa Adat Legian Gelar Upacara ’’Pamelaspas’’ Pura Dalem Kahyangan dan Pura Prajapati WARGA Desa Adat Legian, Kuta, Badung menggelar puncak karya pamelaspas Pura Dalem Kahyangan dan Pura Prajapati desa setempat, Sabtu (9/1) lalu. Puncak karya juga diisi tari wali seperti Rejang, Topeng Sidakarya dan Baris Punia serta wayang. Rangkaian upacara selanjutnya, Ida Batara nyejer tiga hari hingga Selasa (12/1) besok. Warga desa yang terdiri dari tiga banjar melakukan bhakti panganyar secara bergantian. Diawali oleh warga Banjar Legian Kelod, Banjar Legian Kaja dan Banjar Pekandelan Legian Tengah. Klian Desa Adat Legian I Gusti Ngurah Sudiarsa, S.H. mengatakan, puncak karya pamelaspas juga mengundang Kepala Balai Arkeologi Denpasar, Tim Penyusunan Purana Desa Adat Legian, Tim Pararem Desa Adat Legian, para mantan prajuru desa, klian suka-duka dan kepala lingkungan, di samping warga Desa Adat Legian selaku pangempon pura yang jumlahnya 650 KK atau sekitar 4.500 jiwa. “Upacara melaspas ini digelar setelah kami melaksanakan pemugaran pura. Pemugaran berjalan selama dua tahun karena kondisi bangunan sudah lama, kurang lebih usianya 50 tahun. Banyak yang perlu diperbaiki, kemudian dari luas pura dulu sempit sekarang sudah lebih luas dengan Tri Mandala,” ujarnya. Ketua Panitia Pembangunan Pura Dalem Kahyangan A.A. Made Raka Yasa, S.T. menambahkan, pemugaran pura menghabiskan biaya Rp 10 miliar. Dana pemugaran berasal dari kas desa, dana punia dan sumbangan dari para donatur. Proses

pemugaran dimulai 2 Februari 2014 dan berakhir 25 Desember 2015 lalu. Pembangunan pura juga meliputi dua Prajapati yang berlokasi di areal Pura Dalem dan di pantai. “Luas pura sekarang hampir 13 are, dilengkapi palinggih Gedong, dua palinggih Tugu Pengapit, palinggih Tajuk, bale gong, bale parerepan, bale agung dan candi bentar,” ujarnya didampingi Prajuru Desa A.A. Gede Suanda. Sementara itu, Koordinator Pemangku Mangku I Nyoman Radu mengatakan, upacara melaspas yang di-puput oleh Ida Pedanda Gede Pemaron ini bertujuan untuk menyucikan bangunan parahyangan itu sendiri. Menurut sastra, setiap wewangunan yang dibangun untuk parahyangan memang harus disucikan agar Tuhan mau berstana di sana. “Upakara awalnya ada yang namanya caru penyapsap tujuannya

adalah membersihkan, mungkin ada tanah-tanah, batu-batu dari mana itu harus disucikan dulu. Setelah itu ada proses pengruakan, itu artinya membuka lahan yang akan diwujudkan, apakah itu parahyangan. Setelah itu ada istilahnya mendem dasar, mamakuh dan pangurip-urip yang orientasinya penghidupan,” jelasnya bersama Sekretaris Pemangku Mangku I Made Dapet Subada. Mangku Radu menambahkan, setelah pangurip-urip barulah dilakukan pamelaspasan. Melaspas artinya melepaskan bahan-bahan yang tadinya hanya tanah atau batu menjadi wujud bangunan pura. Setelah itu, manifestasi Tuhan yang dipuja yakni Batara Siwa kembali distanakan di Pura Dalem yang rutin menggelar piodalan setiap Buda Umanis Prangbakat ini. (ad1097)

PAMELASPAS - Puncak Karya Pamelaspas Pura Dalem Kahyangan lan Pura Prajapati Desa Adat Legian, Kuta, Badung dilaksanakan Sabtu (9/1) lalu.

Pesta Wirausaha Bali Digelar

Ajang Pebisnis Lakukan ’’Networking’’ dan Promosi KOMUNITAS bisnis Tangan Di Atas (TDA) kembali menggelar Pesta Wirausaha (PW) di Bali, Minggu (10/1) kemarin. Acara yang merupakan kerja sama dengan Inkubator Bisnis Universitas Udayana ini digelar di Gedung Agrokomplek Unud. Menurut Presiden Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Mustofa Romdloni, pelaksanaan acara ini merupakan bagian dari tujuan utama dari keberadaan komunitas bisnis TDA. Ia mengungkapkan ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai dengan pembentukan TDA, yakni wirausaha bisa belajar dari anggota yang lain tentang wirausaha (lesson), wirausaha bisa melakukan tindakan setelah belajar dan berbagi dengan anggota yang lain (action) dan wirausaha bisa memperoleh pengakuan terkait usahanya (recognition). “Sebagai anggota TDA, wirausaha harus bertumbuh, baik dari sisi kepribadian maupun bisnisnya,” kata Mustofa. Ia mengatakan, sebagai upaya untuk mencapai tujuan itu, sejak 2013 TDA mulai menyelenggarakan Pesta Wirausaha di sejumlah kota. Untuk tahap awalnya, Pesta Wirausaha digelar di 10 kota. Pada 2015, lanjutnya, TDA mengadakan kegiatan ini di 22 kota, termasuk di Denpasar. Rencananya pada Mei 2016, sebuah kegiatan berskala nasional yaitu Pesta Wirausaha Nasional digelar di Jakarta. Khususnya untuk acara di Bali, sejumlah pakar di bidang bisnis dan pelaku usaha yang telah berhasil mengembangkan usahanya didapuk menjadi narasumber, di antaranya Mustofa Romdloni, Presiden Komunitas Binis Tangan Di Atas (TDA) Nasional, pengusaha plastik dan properti serta penulis buku ‘’Sederhana Tapi Dahsyat!’’; Witjaksono, CEO & Founder Pandawa Group, owner dari 24 perusahaan; Rawi Wahyudi-

ono, CEO Pendekar Digital, Direktur Pesta Wirausaha Nasional; Dominic Brian, pemegang Rekor Dunia untuk daya ingat, Konsultan Karakter yang akan berbagi tentang memetakan masa depan. Selain itu, ada pula Sayu Sutrisna Dewi, Founder Indonesia Young Entrepreneur School, Ketua Inkubator Bisnis Unud yang akan berbagi tentang akses permodalan bagi wirausahawan; Yayak E. Cahyanto, Ketua Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bali, pemilik usaha Sambel Bususan; Agusdin, pengusaha properti dan coach bisnis yang akan berbagi tentang bagaimana cara mengembangkan bisnis melalui cek financial; dan Hendra W Saputro, CEO BOC Indonesia dan Internet Marketer, yang akan berbagi tentang tren internet marketing 2016. Salah satu pembicara Sayu Sutrisna Dewi mengatakan, orientasi masyarakat saat ini masih cenderung pencari kerja dibanding pembuka peluang usaha. Untuk itu, diperlukan upaya kolaborasi antara pelaku bisnis dan akademisi untuk meningkatkan minat masyarakat melirik wirausaha

agar perekonomian bisa berkembang lebih pesat. Karena orientasi yang masih menjadi pencari kerja, Ketua Jaringan Pengusaha Hindu Indonesia ini mengatakan respons masyarakat Bali terhadap kegiatan semacam ini masih sangat rendah. Hal ini merupakan tantangan yang harus dicarikan solusinya. Padahal dalam kegiatan semacam ini, pelaku usaha bisa meningkatkan kapasitas bisnis dengan mengikuti seminar dan workshop. Kemudian ada pameran produk sebagai ajang para peserta pameran untuk mempromosikan produk-produknya, meningkatkan penjualan melalui transaksi retail dan peluang para peserta untuk mencari mitra kerja sama. Kegiatan ini juga bermanfaat bagi para pengusaha untuk gathering dan menjalin networking dengan para pengusaha lain. Acara PW Bali ini juga didukung penuh oleh Indonetwork.co.id dan juga e-commerce market place Mataharibiz.com yang sebentar lagi akan meramaikan industri ecommerce Indonesia. (ad1096)

Pj. Bupati Arda:

Pelestarian Warisan Pusaka Demi Kesejahteraan PENJABAT (Pj.) Bupati Karangasem IB Ngurah Arda saat membuka Simposium Internasional Pelestarian Warisan Pusaka di Gedung UKM Center, Minggu (10/1) kemarin mengatakan, pemerintah memiliki berbagai keterbasan dalam rangka pemugaran atau merevitalisasi dan merestorasi peninggalan warisan pusaka. Karena itu, masyarakat dan pemilik warisan pusaka itu lebih peduli ikut menjaga dan merawatnya. Kepedulian masyarakat dan pemilik penting, lanjut Pj. Bupati asal Banjar Siladan, Tamanbali, Bangli ini, pelestarian warisan budaya berpotensi besar memberikan dampak peningkatan ekonomi baik langsung maupun tak langsung. Dicontohkan, untuk di Karangasem pelestarian Taman Tirtagangga atau Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Desa Tenganan Pageringsin-

gan serta desa-desa lainnya sudah nyata memberikan dampak ekonomi karena daya tarik wisatanya. Diakui Ngurah Arda, di Karangasem sesungguhnya sangat banyak warisan pusaka baik yang sudah terkenal ke permukaan maupun masih terpendam, baik warisan tergolong benda maupun nonbenda. Kondisinya sudah ada yang nyaris punah dan terlupakan, yang benda sudah rapuh karena tak terawat. Ancaman lainnya yakni terdesak bangunan fisik modern, hal itu sebagai akibat kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat maupun pemiliknya. Ada juga taman warisan pusaka di Amlapura yang sudah perpindah tangan atau dimiliki individu atau kelompok, sehingga sulit untuk direstorasi. Di lain pihak, pemerintah terbatas dalam anggaran. Simposium itu dihadiri delegasi

13 negara selain dari Asia seperti Jepang, India, Thailand juga dari Australia, Inggris dan AS. Pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik cengceng oleh Pj. Bupati Arda, Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Catrini Kubon Tubuh dan delegasi lainnya. Simposium berlangsung sampai Senin (11/1) hari ini, dan sore ini tampil budayawan Made Taro asal Desa Sengkidu yang menampilkan permainan anak-anak tradisional Bali. Sementara Sabtu (9/1), delegasi 13 negara sudah melakukan jelajah pusaka seperti melihat hamparan sawah indah berteras di Selat, objek agrowisata salak Sibetan, Desa Tenganan Pageringsingan, ke Puri Karangasem dan malam hari di TSO selain ditampilkan berbagai tari tradisional Bali juga Gebug Ende Seraya serta Gebug Api. (ad473)

Pengundian Poin Hardys Club Card Periode X Tahun 2015

Waliman Bin Marto Raih Daihatsu Xenia

KAGET dan tidak menyangka. Malam itu Waliman Bin Marto yang sedang berjualan di warung nasinya di wilayah Sanur mendapat telepon langsung dari I Putu Ary Widiartha, S.H. selaku Direktur Corporate Secretary, yang didampingi Presiden Direktur Grup Hardys Holdings Ir. I Gede Agus Hardiawan. Pasalnya, Waliman berhak mendapatkan hadiah satu unit mobil Great New Xenia setelah nomor HCC (Hardys Club Card) yang dimilikinya terpilih secara acak oleh sistem komputer dalam pengundian poin HCC periode X tahun 2015. Pengundian poin HCC kali ini dilakukan di Hardys Rofa Hotel & Spa Legian, Jl. Nakula No.9, Sunset Road, Kuta, Rabu, 23 Desember 2015 lalu. Pelanggan asal Solo ini mengaku sering berbelanja di HardysMalls Sanur untuk memenuhi kebutuhan rumah makan yang dimilikinya. “Saya sudah hampir 9 tahun menjadi pelanggan di HardysMalls Sanur, selain lengkap, harga murah, tempatnya pun sangat nyaman dengan pelayanan yang ramah. Setiap berbelanja saya selalu menggunakan kartu HCC untuk mendapatkan poin, namun tidak menyangka akan mendapatkan hadiah mobil. Terima kasih Hardys,” ungkapnya. Ketut Sudarsana, Ketua Panitia Pengundian Poin HCC Periode X, dalam keterangannya mengimbau agar masyarakat Bali dan Jawa Timur terus mengumpulkan poin Hardys Club Card (HCC) dengan selalu menggunakan kartu HCC

PEMENANG - Ir. I Gede Agus Hardiawan (President Director) GH Holdings didampingi Direksi dan Ketua Panitia menyerahkan hadiah utama pengundian poin HCC (Hardys Club Card) Periode X tahun 2015 satu unit Daihatsu Great New Xenia kepada pemenang Waliman Bin Marto. setiap berbelanja di seluruh outlet pakan satu dari lima promo ungguHardysRetail. Grand Prize 1 Unit lan yang diberikan kepada pelangMobil, 1 Unit Sepeda Motor, 10 Unit gan setia. Promo unggulan tersebut LED TV 21 inci dan berbagai hadiah adalah Promo Paling Produk Murah, lain akan kembali diundi pada Pen- Promo Beli Lebih Banyak Lebih Mugundian Poin HCC Periode XI yang rah, Promo Produk Katalog Belanja rencananya akan dilaksanakan Juni Hemat, Promo Harga Jual Member 2016 mendatang serangkaian den- HCC dan Promo Produk Baru. gan Ulang Tahun XIX Grup Hardys Ir. Gede Agus Hardyawan, PresiHoldings dan Hardys Pesta Rakyat den Direktur sekaligus Founder (HPR). “Program pengundian ini Grup Hardys Holdings, didampingi kami harapkan agar pelanggan Komisaris Utama Ketut Rukmini setia Hardys terus mengumpulkan Hardy, S.P. menyampaikan ucapan poin dan memperbesar kesempatan selamat kepada para pemenang untuk memenangkan hadiahnya,” hadiah Pengundian Poin HCC ujarnya. periode X. “Program Pengundian Ditambahkan Operation Director Poin HCC (Hardys Club Card) ini HardysSupermarket Ketut Semara- kami laksanakan sebagai bentuk dana, S.E., banyak manfaat yang apresiasi kepada pelanggan seakan didapatkan dengan menjadi tia Hardys yang mempercayakan member Hardys Club Card. Salah momen selalu berbelanja segala satunya, langsung mendapat diskon kebutuhannya hanya di Hardys,” setiap pembelanjaan. Hal ini meru- ungkapnya. (ad1095)

Maha Wihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya Bali

PESTA - Komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA) menggelar Pesta Wirausaha Bali 2016, Minggu (10/1) kemarin. Tampak (kiri ke kanan) Presiden Komunitas Binis Tangan Di Atas (TDA) Nasional Mustofa Romdloni, CEO & Founder Pandawa Group Witjaksono, Member TDA Bali Putu Prita dan CEO Pendekar Digital Rawi Wahyudiono di sela-sela kegiatan PW Bali.

BaliMed, RS Pertama di Karangasem Layani Bedah Tulang Miliki 20 Dokter Spesialis

RUMAH Sakit (RS) BaliMed di Karangasem merupakan rumah sakit pertama di Karangasem yang melayani bedah tulang. RSUD Karangasem belum melayani bedah tulang. Hal itu disampaikan Direktur PT Sekar Tunjung Biru yang mengelola RS BaliMed Karangasem dr. IG Parwata Yasa, Sp.OG. saat menyampaikan sambutannya pada HUT ke-1 RS itu, Minggu (10/1) kemarin. Parwata Yasa mengatakan, RS yang dipimpin Direktur dr. I Nengah Suranten itu nantinya akan terus mengembangkan pelayanan. Baru setahun perkembangan RS itu sudah sangat baik dan dinilainya berkembang dengan cepat. Di lain pihak, Direktur Suranten mengatakan, BaliMed Karangasem sudah memiliki fasilitas 64 bed rawat inap, terdiri dari ruang ICU dengan dua bed. Sementara perinatalogi lima bed, ruang perawatan kelas III dengan 6 bed, perawatan kelas II dan Ruang Jepun untuk merawat pasien kelas I masingmasing empat. Di samping itu, RS yang dipimpinnya di Ruang Sandat dan Ratna masing-masing dengan 19 bed, ruang VIP dua bed, ruang VVIP dua bed dan Ruang Presiden Suit satu bed. Ditambahkan, poliklinik dengan delapan klinik yakni pelayanan klinik kebidanan dan kandungan, THT, internal, saraf, anak, gigi, kulit dan kelamin

PUSAKA - Pj. Bupati Ngurah Arda dan delegasi 13 negara foto bersama di depan bendera negara mereka pada Simposium Internasional Pelestarian Pusaka 2016 di Amlapura, Minggu (10/1) kemarin.

serta klinik bedah subspesialis bedah tulang (orthopedi) dengan dr. Bayu, Sp.OT. RS ini membuka layanan 24 jam untuk IGD, ambulans, farmasi, laboratorium, radiologi ruang bersalin dan ruang operasi, di samping ada empat layanan medical check-up. “Kami juga sudah melayani home care dan on call dokter dan perawat,” kata dr. Suranten. Ia menambahkan, RS ini sudah bekerja sama dengan sejumlah instansi, seperti asuransi dan rekanan termasuk sudah menerima pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Dari segi sumber daya, RS itu sudah memiliki 20 dokter spesialias, dua dokter gigi serta 10 dokter umum.

HUT ke-1 kemarin ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan burung bersama manajemen dan para pemegang saham. Saat itu juga diberikan penghargaan kepada karyawan terbaik dr. IW Yogi Primasatya, sementara dokter penanggung jawab pasien terbanyak dr. Parwata Yasa, Sp.OG. Dikatakan, terkait HUT itu, Minggu (3/1) lalu juga sudah digelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter umum dan spesialis kepada masyarakat di Desa Tribuana, Abang. Sementara Minggu kemarin digelar jalan sehat diikuti seluruh keluarga besar RS itu, donor darah serta family gathering. (ad474)

PUNCAK HUT - Manajemen Rumah Sakit BaliMed Karangasem dan para pemegang saham di antaranya mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg melepas puluhan merpati saat puncak HUT I rumah sakit itu, Minggu (10/1) kemarin.

Gelar Dialog Moralitas Dunia Satu Keluarga MAHA Wihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya Bali menggelar Dialog Moralitas Dunia Satu Keluarga, Minggu (10/1) kemarin. Dialog ini bertujuan memberikan pencerahan kepada seluruh umat agama tentang pentingnya hidup saling menghargai, saling mengasihi dan mempunyai pandangan yang sama dari hati ke hati. Dialog ini menghadirkan tiga narasumber berbeda agama yaitu Ida Pedanda Gede Sebali Tianyar Arimbawa selaku President Work Hindu Parisada yang mewakili agama Hindu, Dra. Pandita Anna Modita, M.TC., perwakilan agama Buddha, dan Dr. Fauzi Nuril Arifin, MBA., mewakili agama Islam. Dialog ini dihadiri juga Pimpinan Maha Wihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya Bali Pandita Adhi Sunyata, para sulinggih, pemangku, ida bhagawan, pendeta dan umat dari berbagai agama. Acara dialog diawali dengan tari Pendet persembahan dari Puri Kepaon. Pimpinan Maha Wihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya Bali Pandita Adhi Sunyata mengatakan, Dialog Moralitas Dunia Satu Keluarga diadakan karena adanya pro dan kontra di masyarakat. Terjadi perpecahan antara pimpinan dan rakyat, rakyat dengan rakyat dan antara pimpinan dengan pimpinan. Guna menghindari terjadinya perpecahan di masyarakat karena perbedaan, maka diadakan dialog yang terinspirasi dari rasa cinta kasih Prabu Udayana dan Mahayogi Mpu Kuturan 1.000 tahun yang lalu yang mengadakan pesamuan tiga di Gianyar untuk mengharmoniskan sembilan sekte yang ada di Bali melalui musyawarah dan dialog. “Dialog Moralitas Dunia Satu Keluarga diadakan karena mengingat kita berada di bangsa yang besar, banyak terjadi diskriminasi, perbedaan dan bagaimana manusia itu harus ber-

DIALOG - Narasumber dan peserta Dialog Moralitas Dunia Satu Keluarga berfoto bersama. tanggung jawab bahwa kita adalah tidak menganggap orang lain adalah satu keluarga. Kita tidak ada beda saudara, merupakan orang yang dengan bangsa lain. Meskipun kita tidak beretika dan menyalahi moral berbeda ras dan bahasa, tetapi kita dan etika Hindu. Hal serupa dilonberasal dari sumber yang sama, yaitu tarkan Dra. Pandita Anna Monita, Tuhan Yang Maha Esa (Bhinneka M.TC. Untuk menyelesaikan suatu Tunggal Ika) dan tentu kita akan perbedaan yang selama ini menjadi kembali pada sumber yang sama tembok pemisah yang memisahkan juga. Jalan kita berbeda-beda tetapi ras dan perbedaan aksara dan batujuannya sama,” ungkapnya. hasa, tidak lepas dari manusia itu Dunia satu keluarga merupakan sendiri. Untuk bisa meruntuhkan puncak suatu peradaban perjalanan dinding-dinding pemisah yang ada rohani manusia. Dikatakannya, di dalam diri setiap manusia, maka bagaimanapun perkembangan umat manusia harus menumbuhteknologi di dunia, kalau salah kan moralitas dunia satu keluarga. digunakan dan hanya digunakan “Konsep ini harus ditegakkan dalam untuk kepentingan dunia semata diri dan selalu ingat bahwa dentanpa didasari rasa cinta kasih, gan dunia satu keluarga ini yang maka akan merusak kepribadian dapat mempersatukan perbedaan manusia dan alamnya. dan meruntuhkan tembok pemisah Ida Pedanda Sebali Tianyar antarumat di dunia,” tegasnya. Arimbawa mengatakan, manusia Sementara itu, Dr. FH Fauzi yang bermoral adalah manusia yang Nuril Arifin, MBA. mengatakan, kaber-Tuhan dan berperikemanusiaan. lau agama masih jadi akhlak kekuaMoral yang dimaksud adalah moral saan dalam kehidupan dan ritualyang beragama, karena dalam sem- ritual agama jadi sekat atau pemisah boyan Pancasila yaitu Bhinneka umat, maka umat antaragama tidak Tunggal Ika merupakan suatu jami- akan pernah jadi satu keluarga. nan dalam suatu perbedaan untuk Rasa ego, prasangka buruk dan menjalin hubungan yang harmonis curiga adalah suatu hal yang akan dalam keluarga. Di Bali mengenal menjatuhkan moralitas dalam beadanya nyama (saudara). Semua ragama. Sehingga di antara umat orang Bali adalah saudara dan kelu- beragama tidak akan pernah bisa arga, baik itu orang Jawa, Kristen, menyadari bahwa semua yang ada di Buddha dan lainnya. Orang yang dunia ini adalah sama. (win)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

5

Rumah Sakit BaliMed Rayakan HUT Ke-8

Tingkatkan Pelayanan Fokus pada Keselamatan Pasien RUMAH Sakit (RS) BaliMed merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-8 pada Minggu (10/1) kemarin di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman. HUT BaliMed yang jatuh pada 8 Januari lalu bertemakan, melalui HUT Rumah Sakit BaliMed yang ke-8 kita tingkatkan semangat dan sinergitas antarelemen rumah sakit untuk terciptanya budaya dalam pelayanan yang berfokus pada keselamatan pasien - patient safety. Ketua Panitia Acara HUT dr. I Made Pradnyana Adiwiguna mengatakan, puncak perayaan HUT diawali dengan

fun walk di area persawahan Kertalangu, senam bersama, sambutan dari pihak Rumah Sakit BaliMed dan Direktur Utama PT BaliMed, acara hiburan, pelepasan balon, dan undian doorprize. “Dengan simbolis pelepasan balon diharapkan Rumah Sakit BaliMed semakin berkembang, semakin tinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat,” ujarnya. Direktur Rumah Sakit BaliMed dr. I Wayan Yupiterika Satrigraha, M.S. mengatakan, Rumah Sakit BaliMed mendapatkan kado terindah untuk tahun 2015 yaitu berhasil lulus

akreditasi KARS dengan peringkat utama, bintang empat. “Pencapaian itu bermakna, Rumah Sakit BaliMed sudah mendapatkan pengakuan dari pihak pemerintah (KARS) karena sudah terlaksananya pelayanan kesehatan yang memenuhi standar keselamatan pasien,” paparnya. Dengan meraih akreditasi KARS, pihaknya juga mempunyai tanggung jawab mempertahankan kualitas pelayanan sehingga dapat berlangsung secara terus-menerus. “Kami bisa memberikan pelayanan yang bagus sesuai dengan standar keselamatan pasien,”

HUT - Direktur Utama PT BaliMed dr. Kompyang Gautama, Sp.A. melakukan secara simbolis pemotongan tumpeng perayaan HUT Rumah Sakit BaliMed.

tukasnya. Selain itu, banyak pencapaian luar biasa yang berhasil diraih Rumah Sakit BaliMed, di antaranya memperoleh penghargaan The Best pada Bali International Customer Satisfaction Award, suatu lembaga independen yang melakukan survei kepada rumah sakit swasta se-Bali. Ia berharap agar masyarakat yang berobat ke Rumah Sakit BaliMed merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Ke depannya, rumah sakit yang mempunyai 475 karyawan itu akan lebih mengoptimalkan pelayanan yang sudah ada. Optimalisasi yang dimaksud ada dua yaitu memperbaiki prosedur layanan yang kurang dan prosedur yang telah dicanangkan, harus melalui kendali mutu kendali biaya. “Tahun depan kami tidak banyak menambah layanan, namun memang ada rencana membuka layanan fisioterapi yang sebenarnya sudah ada, tetapi akan coba dikembangkan lebih besar lagi,” paparnya. Pelayanan kateterisasi jantung yang merupakan pelayanan unggulan Rumah Sakit BaliMed akan terus dioptimalkan. “Pelayanan jantung sudah ada sejak tahun 2013, kami optimalkan dengan promosipromosi ke masyarakat,” imbuhnya. Pada intinya, Rumah Sakit BaliMed mengoptimalkan semua layanan yang sudah terstandar agar bisa berjalan lebih baik lagi. (ad472)

Pertandingan Tenis Lapangan Dies Natalis Undiksha

Rektor Undiksha Menang Lawan Rektor Unud SERANGKAIAN Dies Natalis-nya XXIII, Undiksha Singaraja menggelar pertandingan ekshibisi tenis lapangan. Dalam pertandingan itu Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menang dengan skor 8-6 satu set melawan Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. Kebersamaan dalam pertandingan itu menjadi momentum kedua universitas besar di Bali ini saling bergandengan tangan mendukung program akademik dan nonakademik. Menurut Jampel, jalinan persahabatan dilakukan Undiksha dan Unud, mendukung kemajuan pendidikan di Bali. Pertandingan ekshibisi tenis lapangan rutin digelar setiap dies natalis. Undiksha sendiri masih membutuhkan pembinaan akademik maupun nonakademik dari Unud. “Kami sering bermain tenis bersama, diikuti berbagai instansi pendidikan dan pihak swasta guna menjalin silaturahmi,” ujar Jampel, Minggu (10/1) kemarin. Sejumlah kalangan hadir di antaranya Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo, Kepala PN Singaraja Saifudin Zuhri, S.H., M.Hum., Pos Singaraja, Bank BNI, Mandiri, dan BRI. “Undiksha dan Unud masih satu-kesatuan, lewat pertandingan ekshibisi terjalin keakraban bersama antarpimpinan. Kebersamaan membuat kekompakan menjadi lebih baik,” tambah Jampel. Sementara itu, Rektor Unud Prof. Suastika mengungkapkan, berbagai kerja sama ke depan dikembangkan bersama Undiksha Singaraja, baik bidang olahraga, riset, kependidikan dan pengabdian masyarakat. Kebersamaan yang telah dijalin harus dijaga erat. Pihaknya sekaligus mengucapkan selamat Dies Natalis XXIII Undiksha Singaraja. “Kita bermain bersama dan bergembira dalam pertandingan ekshibisi ini. Kami merasa Undiksha ini masih ada ikatan batin dengan Udayana, dan masih seperti saudara. Kalau di Udayana atau Undiksha menyelenggarakan dies natalis, kita bergantian datang memeriahkan,” ungkap pria asal Desa Sangsit Kecamatan Sawan, Buleleng ini. Dikatakan I Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par., Dies Natalis XXIII mengusung tema ‘’Ayo kerja untuk melahirkan insan yang kompetitif dan berkarakter’’. Salah satu agendanya mengundang kalangan kampus dan instansi swasta serta pemerintahan ikut bermain tenis lapangan bersama. Ke depan civitas Undiksha

akan terus mengembangkan visi Universitas Pendidikan Ganesha, yakni menjadi perguruan tinggi pusat pengembangan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks) yang berbudaya dan humanis berlandaskan Tri Hita Karana, serta menghasilkan tenaga kependidikan dan nonkependidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Misi Universitas Pendidikan Ganesha adalah menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kerja sama dalam bidang kependidikan dan nonkependidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas

tinggi dalam bidang vokasional, akademik, dan profesi yang berkontribusi pada daya saing bangsa. Sementara itu, Motto Universitas Pendidikan Ganesha adalah Dharmaning sajjana umerdhyaken widyaguna, yang artinya kewajiban orang bijaksana adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dan pekerti. “Visi-misi dan motto Undiksha terus dikembangkan seluruh civitas akademik di Undiksha, maka salah satu jalinan kebersamaan dilakukan pihak kampus melalui dies natalis dan ekshibisi tenis lapangan bersama,” tegas Parma, yang juga Pembantu Dekan (PD)

III Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undiksha Singaraja ini. (ad471)

Bali Post/wan

JAJAKAN PISAU - Salah seorang pedagang pisau menjajakan barang dagangannya kepada sepasang turis di Jalan Pantai Kuta, Sabtu (9/1).

Puluhan Pekerja Proyek Mogok Singaraja (Bali Post) Puluhan pekerja proyek pembangunan sistem pengembangan air baku mata air Sanih, Kecamatan Kubutambahan, mogok kerja, Minggu (10/1) kemarin. Hal itu dipicu karena gaji mereka diduga terlambat dibayarkan. Persoalan ini sebelumnya sempat dibahas di internal pekerja dengan pihak yang mempekerjakan mereka. Negosiasi ini gagal menemukan jalan tengah. Pekerja ini menolak menerima uang persekot atas gaji mereka. Koordinator pekerja Ayub asal Jawa Timur mengatakan, dirinya bersama rekanrekan melakukan aksi mogok karena gaji yang diharapkan belum dibayarkan. Sementara

volume penyelesaian pekerjaan terus menunjukkan peningkatan. Sejak munculnya polemik ini sempat dilakukan upaya negosiasi dengan pihak yang mempekerjakan mereka. Dari negosiasi itu, pihak yang mempekerjakan untuk sementara memberikan uang persekot dari gaji para pekerja. Karena gaji tidak utuh dibayarkan, mereka pun menolaknya. “Sudah dua bulan belum dibayar dan maunya dibayar persekot dan kami tidak terima. Terus terang gaji ini penting bagi kami karena satu-satunya penghasilan untuk kami bawa pulang ke rumah,” katanya. Di sisi lain pihaknya selalu dituntut agar pekerjaan dis-

TENIS - Undiksha Singaraja menjalin persahabatan dan silaturahmi dalam rangkaian Dies Natalis XXIII melalui pertandingan ekshibisi tenis lapangan di kampus setempat, Minggu (10/1) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

elesaikan secepatnya. Sementara itu, Gede Bagiada selaku pihak yang mempekerjakan puluhan pekerja tersebut membantah kalau dibilang tidak membayar gaji. Dia mengatakan, sesuai dengan kontrak, pembayaran gaji dilakukan setelah pekerja menyelesaikan volume pekerjaan yang dihitung dengan istilah opnam. Lantaran opnam pekerjaan yang kedua belum dinyatakan selesai, sehingga dirinya belum membayar gaji untuk pekerja. Jika hal ini dilanggar, dirinya khawatir akan dipermasalahkan oleh atasannya. Pasalnya, sesuai kontrak pembayaran gaji setelah opnam pekerjaan dinyatakan selesai. (kmb38)


OPINI

6

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Masihkah Desa Pakraman Jadi Benteng Pertahanan Bali? KETIKA Bali makin terbuka menerima pengaruh luar, kehancuran pun diprediksi akan menjadi kepastian. Dalam kondisi makin menguatnya kekhawatiran seperti ini banyak orang merujuk desa pakraman sebagai benteng pertahanan terakhir mengawal Bali. Aturan desa pakraman serta dresta yang berlaku di masing-masing desa pakraman diharapkan menjadi penghambat mencairnya tradisi Bali. Namun, stigma ini kini tak bisa berdiri sendiri. Desa pakraman dengan awigawig-nya dan segala aturan internalnya tak lagi kokoh. Kini, banyak tokoh desa pakraman yang justru berpikiran modern dan menjadikan pendatang sebagai lahan bisnis. Pendekatan ekonomi telah membuat banyak tokoh adat di Bali memilih mengabaikan pararem desa adatnya. Pendekatan ekonomi justru menjadi prioritas ketimbang menjaga budaya dan mengawal Bali. Fakta bahwa kini banyak desa pakraman di Bali yang mulai membuka diri untuk mengelola kehadiran budaya asing, pendatang termasuk mengakomodasi pendekatanpendekatan sosio-kultural yang dibawa investor sulit dihindarkan. Itu artinya, desa pakraman tak lagi bisa diposisikan sebagai satu-satunya harapan untuk menjaga nasib Bali ke depan. Apakah akar budaya Bali masih akan berumur panjang atau malah tercerabut seiring dengan menyusutnya penutur bahasa Bali, itu akan terjawab oleh sejauh mana generasi muda Bali (Hindu) memahami hakikat pengelolaan desa pakraman dan budaya Bali. Militansi generasi muda Hindu dalam menjaga tanah Bali dan budaya Bali akan menjadi kekuatan baru dalam pengawalan terhadap Bali. Tantangan dahsyat lainnya dalam menjadikan desa pakraman sebagai benteng perlindungan Bali adalah era kesejagatan. Masa kekinian yang diwarnai dengan kemajuan teknologi, kehidupan praktis dan makin terkikisnya ruang dan jarak akan membuat batas-batas wilayah desa pakraman dan batas-batas layak dan tidak layak, tabu dan tidak tabu serta patut dan tidak patut menjadi hal yang sulit untuk diperdebatkan. Era globalisasi yang diikuti dengan perubahan-perubahan dalam bidang ekonomi dan sosial yang berkombinasi dengan pembentukan hubungan regional dan global yang unik. Globalisasi juga berpeluang membuka ruang dan komunitas baru, sehingga terbentuk komunitas baru yang tidak terbatas oleh batas-batas desa pakraman dan segala aturannya. Globalisasi telah membuka lebar jalinan interaksi dan transaksi antarindividu, kelompok dan antarnegara yang membawa implikasi politik, ekonomi, sosial dan budaya beserta iptek (PEST) pada tingkat dan intensitas yang berbeda. Ini jelas akan menjadi tantangan mengelola desa pakraman ke depan. Sejumlah pakar bahkan telah mengakui bahwa dalam konteks hukum, globalisasi memberikan pengaruh yang besar, di mana perkembangan sistem hukum Indonesia yang cenderung lebih memilih civil law dan common law system dan politik hukum Indonesia yang mengarah pada kodifikasi dan unifikasi hukum akan membuat peranan pranata hukum adat di Indonesia memudar. Padahal disadari atau tidak, hukum adat merupakan pranata hukum yang justru mampu menangkal pengaruh globalisasi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur maupun hukum positif yang ada di Indonesia. Tantangan lainnya adalah UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. UU ini secara signifikan telah memberi ruang terjadinya perubahan terhadap dinamika ketatanegaraan, termasuk dalam pengelolaan desa pakraman. Argumentasi yang mengilustrasikan bahwa desa adat adalah otonom, steril dari pengaruh internal-eksternal (intern-extern dissonance) sehingga timbul anggapan desa adat tidak boleh memasuki ranah administratif (modernitas), tidak boleh mengikuti perubahan, sama artinya menghentikan sejarah peradaban masyarakat adat yang akan terus berproses sesuai dengan perubahan zaman. Menjauhkan desa adat dari peradaban-masyarakat luar, akan melemahkan desa adat itu sendiri. Jika desa adat sebagai komunitas tidak memiliki kemampuan mengonstruksi sejarah pengalaman masa lalunya, maka komunitas-komunitas tersebut akan punah dengan sendirinya. Apakah kita tega memusnahkan khazanah budaya sendiri? Apakah kita bersedia betanggung jawab apabila kesalahan tersebut ditimpakan kepada kita semua yang tidak cerdas mengantisipasi predator-predator yang ingin menghancurkan budaya Bali? Pada saat daerah lain tidak begitu sulit untuk menentukan pilihan antara desa adat dan desa (dinas) untuk didaftarkan, di Bali justru muncul polemik berkepanjangan dan sampai saat ini masih berlangsung. Pro-kontra pendaftaran desa adat atau desa (dinas) memasuki ranah ketidakpastian. Dengan tidak mendaftarkan sama halnya menciptakan kondisi status quo atau dengan kata lain penetapan dilakukan sesuai dengan data desa yang ada sebelumnya. Sadar atau tidak masyarakat telah digiring ke dalam kegamangan, ketidakpastian yang berkelanjutan dalam pengawalan terhadap desa pakraman.

S URAT PEMBACA

Desa Adat Tersandera Beda Tafsir UU Desa Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa genap berusia dua tahun 15 Januari mendatang. Namun perdebatan tentang desa di Bali masih belum rampung, baik menyangkut pendaftaran, batas-batas kewenangan antara desa adat dan desa dinas dan kewilayahan. Keberadaan desa adat dan desa dinas di Bali di kalangan akademisi sudah cukup populer, dan sudah banyak kajian akademik baik berupa skripsi, tesis dan disertasi yang dihasilkan. Keberadaan desa adat dan desa dinas menjadi pemikiran dan isu menarik untuk dikaji dari perspektif keilmuan.

Oleh Supartha Djelantik

M

unculnya desa dinas di samping desa adat (Bali) merupakan kelanjutan dari rekayasa Belanda dalam pemerintahan desa. Belanda dengan segala upaya berusaha melegalkan dan melanggengkan kekuasaannya, upaya itu nyata ketika kehausan Belanda untuk menguasai aset-aset di tingkat grassroot bisa secara langsung, nyata tanpa diganggu raja-raja yang memiliki kekuasaan tak terbatas. Maka desa adat (Bali) sebagai basis kekuasaan raja-raja harus sungguh-sungguh mereka pahami dan kuasai. Belanda melakukan kajian dengan cermat, sehingga mereka paham betul dan sangat tepat memotret secara antroplogis maupun sosiologis sendi-sendi kebudayaan masyarakat adat di desa-desa, serta menemukan kekuatan desa sebagai entitas teritorial otonom. Maka kemudian diembuskan desa sebagai entitas otonom dan bermartabat agar memiliki kekuatan untuk melawan raja mereka. Kalau desa adat tak mampu ditaklukkan secara sosiologis, maka dilakukan sebaliknya yaitu pusat kekuasaan raja yang didekati agar raja mau menekan atau memaksa desa dan rakyatnya, tujuannya agar penguasaan aset-aset rakyat dengan mudah dilakukan secara langsung. Tipu-daya melalui sistem sosial, kebudayaan dan adat-istiadat yang nyaris tidak dirasakan sebagai eksploitasi dan eksplorasi dan malah dipuji dan diapresiasi oleh beberapa kalangan ahli yang menyesatkan. Tidak terbayangkan oleh Belanda sebelumnya, ternyata desa dinas yang pada masa penjajahan hanya alat untuk memeras rakyat keberadaannya tetap dipertahankan sampai saat ini. Kebenaran yang Salah Argumentasi yang mengilustrasikan bahwa desa adat adalah otonom, steril dari pengaruh internal-eksternal (intern-extern dissonance) sehingga timbul anggapan desa adat tidak boleh memasuki ranah administratif (modernitas), tidak boleh mengikuti perubahan, sama artinya menghentikan sejarah peradaban masyarakat adat yang akan terus berproses sesuai dengan perubahan zaman. Menjauhkan desa adat dari peradaban-masyarakat luar, akan

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Sudangga Denpasar

Momentum Kebangkitan UU Desa merupakan produk politis berbaju yuridis. Norma-norma pengaturannya merupakan turunan nilai-nilai Pasal 18 ayat (7) dan Pasal 18B ayat (2) UUD NRI 1945 yang mengandung esensi, antara lain: (1) desa adat di Bali adalah rumah masyarakat adat Bali dengan adat-istiadat dan budaya Bali yang dilandasi ajaran agama Hindu. (2) “Rekognisi” yakni negara wajib memberi pengakuan dan penghormatan kepada satuan masyarakat hukum adat dengan tulus. (3) Pendaftaran desa adat adalah kewajiban negara bukan kehendak desa adat. (4) pemerintah menjamin tidak terjadi tumpang tindih wilayah, kelembagaan dan kewenangan di wewengkon desa adat. (5) Desa adat sebagai titik kuat pertumbuhan pembangunan perekonomian untuk menyejahterakan rakyat berdasarkan nilai-nilai budaya Bali; (6) mewujudkan peradaban, cita-cita kemerdekaan, dan pemberdayaan masyarakat adat yang dilaksanakan dengan kearifan lokal. Pada prinsipnya UU Desa mengonstruksikan gabungan fungsi self-governing community dengan local self government, satuan masyarakat hukum adat mendapat ruang pengakuan dan penhormatan dalam pengaturan Bab XIII sampai dengan Bab XIV. Desa adat diharapkan mampu memberi pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan awig-awig. Awig-awig yang diputuskan dalam paruman desa adat merupakan keputusan politik masyarakat adat setidaknya memuat hak asal-usul, dan hak-hak tradisional lainnya. Tujuannya untuk memajukan kekhasan (kearifan lokal) berdasarkan tradisi dan budaya yang sesuai dengan peradaban. Hal ini dapat dijadikan momen “kebangkitan bagi penataan desain desa adat” yang bersifat khas, menghilangkan segi-segi negative, baik secara kelembagaan, kewenangan, kewilayahan, memajukan nilai-nilai luhur warisan nenek-moyang tentang konsep persaudaraan yang berbasis pharas-pharos salunglung sabahyantaka, berbasis nilainilai budaya yang berlandaskan ajaran agama Hindu. Kekinian adalah perjalanan panjang peradaban yang sepatutnya dilanjutkan dengan semangat ngayah untuk peradaban Bali yang lebih baik. Di dalam menata pembangunan, satuan masyarakat adat Bali mengenal adanya konsep “Pranata Patarana Tanah Bali” yang menjiwai pembangunan di setiap desa adat (sekarang disebut RTRWP) yang terdiri dari (1) Tata sukerta palemahan, (2) Tata Sukerta parhyangan, dan (3) Tata sukerta pawongan. Selanjutnya, berdasarkan

Membudayakan Ruang Ekspresi bagi Masyarakat

Hapuskan Egosektoral Sebagai warga Kota saya berharap Pemkot dan Pemprpov Bali segera mencari jalan tengah terkait polemik RS Indra dan Perwali Zonasi. Pembangunan RS ini telah membuat perwali yang selama ini menjadi rambu pembatas untuk menekan terjadinya penyalahgunaan ruang di Denpasar dicabut. Ini menjadi aneh, ketika kita berupaya untuk menekan penyalahgunaan ruang justru aturannya dicabut. Jika kini Perwali tentang Zonasi dicabut, sementara DPRD belum membuat aturan baru, apa yang dijadikan rujukan dalam mengatur pengelolana ruang di Denpasar? Dalam konteks revolusi mental, mestinya budaya saling menunjukkan kekuasaan dan egosektoral harus dihentikan. Pemimpin mestinya mengedepankan cara-cara yang lebih arif dalam mengelola kekuasaan. Tanpa bermaksud menyalahkan siapa-siapa, sebagai warga Denpasar saya hanya berharap agar Denpasar yang sudah padat dan sesak ini diatur sesuai kepentingan penduduknya. Aturan jangan dibuat hanya untuk memayungi kepentingan personal. Saya berharap semua pihak yang berkompeten menjelaskan kepada warga Denpasar mengapa perwali yang sudah diterapkan bertahun-tahun baru saat ini dicabut?

melemahkan desa adat itu sendiri. Jika desa adat sebagai komunitas tidak memiliki kemampuan mengonstruksi sejarah pengalaman masa lalunya, maka komunitaskomunitas tersebut akan punah dengan sendirinya. Apakah kita tega memusnahkan khazanah budaya sendiri? Apakah kita bersedia betanggung jawab apabila kesalahan tersebut ditimpakan kepada kita semua yang tidak cerdas mengantisipasi predator-predator yang ingin menghancurkan budaya Bali? Kesalahan kita yang mendasar adalah membiarkan kesalahan berlangung terus tanpa koreksi. Ironisnya, kesalahan tersebut dianggap sebagai kebenaran yang tidak terbantahkan. Sehingga menjebak komunitas masyarakat adat dalam situasi terkotak, konflik antardesa adat dan masyarakat dengan mudah terpicu, baik konflik horizontal atau konflik vertikal. Konflik dalam masyarakat adat merupakan bagian dari “sintesa dan antitesa” sosiologis. Konflik merupakan pergulatan eksistensi komunitas masyarakat adat asalkan tidak ada pihak ketiga yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Konflik tersebut termasuk juga pada level cendekiawan yang berpikir konvensional-romantis dengan menganut pemikiran modern-absolut yang ingin menghormati adat dengan cara menghentikan sejarahnya. Membayangkan desa adat dengan masyarakatnya yang tidak akan pernah berubah, steril dari pengaruh internalexternal dissonance factor adalah euforia romantika masa lalu. Padahal fakta sejarah kemerdekaan membuktikan zaman raja-raja runtuh digantikan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah suatu kenyataan dan terbukti desa adat tetap ajeg. Pada saat daerah lain tidak begitu sulit untuk menentukan pilihan antara desa adat dan desa (dinas) untuk didaftarkan, di Bali justru muncul polemik berkepanjangan dan sampai saat ini masih berlangsung. Prokontra pendaftaran desa adat atau desa (dinas) memasuki ranah ketidakpastian. Dengan tidak mendaftarkan sama halnya menciptakan kondisi status quo atau denggan kata lain penetapan dilakukan sesuai dengan data desa yang ada sebelumnya. Sadar atau tidak masyarakat telah digir-

ing ke dalam kegamangan, ketidakpastian yang berkelanjutan. Kondisi ini sudah tentu tidak menguntungkan bagi masyarakat Bali yang mayoritas menjadi pendukung adat-istiadat dan budaya Bali dengan desa adatnya yang meyatu.

Diadakannya Denfes merupakan suatu pemunculan kembali budaya A.A. Ngurah Oka Wiranata lokal yang diharapkan dapat membangkitkan jati diri Kota Denpasar. Budaya KEGADUHAN politik maupun lesu- lokal Kota Denpasar direpresentasikan nya kehidupan sosial ekonomi membuat dalam suatu bentuk kemasan festival. rakyat jenuh dan merasa tidak nyaman. Budaya lokal yang direpresentasikan Kondisi ini membuat masyarakat mer- meliputi kuliner tradisional, pertunjuindukan ruang-ruang publik yang dapat kan seni tari dan ragam tekstil. Sajian memberikan kenyamanan sebagai warga kuliner ini memang paling menonjol negara. Salah satu ruang yang dapat daripada unsur-unsur lokal yang laindimanfaatkan oleh masyarakat melalui nya. Stan-stan kuliner menghabiskan event Denpasar Festival (Denfes). hampir sebagian besar space yang Kehadiran Denfes sebagai event di disediakan dalam kegiatan Denfes pengujung tahun sebagai sebuah per- ini. Kegiatan ini banyak diisi dengan ayaan kekayaan ekspresi dan kreativi- kegiatan jual-beli di samping beberapa tas yang lekat dengan Kota Denpasar. acara pameran dan pementasan. Masih Denfes dengan menampilkan berbagai banyak masyarakat yang belum begitu agenda yang mengacu pada kondisi memahami apa sesungguhnya implikasi Denpasar yang terbuka, multikultur, dan makna dari kegiatan ini karena multidimensi, dan menjadi gerbang Bali. kebanyakan masyarakat yang mengunDenfes pun menjadi muara bagi insan jungi festival ini ingin berbelanja makakreatif yang secara terbuka diundang nan dan barang yang dijajakan. dan diberi kebebasan untuk melaDenfes awalnya di tahun 2008 berangkoni dialog, interaksi dan kolaborasi kat dari Gajah Mada Town Festival, sejak seni. Ajang Denfes merupakan ajang memasuki tahun berikutnya oleh Ida promosi gratis bagi para peserta yang Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat ikut berpartisipasi, terutama bagi para menjadi Wali Kota Denpasar kemudian pengusaha. bertransformasi menjadi Denpasar FesOleh

tival. Denfes merupakan sebuah strategi pemanggungan dan pengembangan pilarpilar industri kreatif yang telah terbukti memberi kemanfaatan yang sangat besar bagi masyarakat Denpasar. Denfes telah melahirkan bentuk-bentuk karya kreatif dan inovatif yang memiliki kualitas tinggi dan menjadi modal utama pengembangan ekonomi kreatif di Denpasar. Kehadiran Denfes yang setiap tahunnya mengusung tema berbeda paling tidak memiliki tiga alasan kenapa masyarakat harus mendukungnya. Pertama, karena event ini merupakan pengejawantahan dari semangat Denpasar untuk menjadikan dirinya sebagai sebuah kota kreatif berwawasan budaya. Kedua, festival tahunan ini merupakan perwujudan dari kerja sama erat masyarakat dan pemerintah, sebuah sinergi antara konsep pembangunan top-down dengan inisiatif bottom-up, guna menciptakan sebuah keseimbangan dalam perubahan dan tantangan dunia yang mengglobal melalui kegiatan-kegiatan serta inisiatif kreatif. Ketiga, dan yang terpenting, karena Denfes merupakan bentuk nyata dari seluruh energi potensial yang dimiliki oleh masyarakat Denpasar.

kajian MUDP terdapat 7 (tujuh) tipologi desa adat, ini mungkin menjadi momok bagi birokrat. Pemerintah kabupaten/kota tidak mau ribet dan ambil risiko untuk menata desa adat menyangkut wilayah yang berbeda dalam kabupaten (saling seluk) karena akan dapat mengubah batas wilayah kabupaten/kota. Sedangkan beda wilayah kecamatan dalam kabupaten/kota atau dalam satu desa terdapat beberapa desa adat atau sebaliknya dapat dilakukan kompromi dan pendekatan sosio-kultural. Seharusnya UU Desa dapat dijadikan momentum “kebangkitan kesadaran menata ulang desain desa adat” dalam perspektif “budaya Bali yang berlandaskan agama Hindu”. Dengan tidak mendaftarkkan desa adat, tampak ketidaksungguhan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk menghadirkan desa adat di rumahnya sendiri, dan menghilangkan momentum kebangkitan kesadaran untuk menata desa adat untuk kebaikan bersama. Pertanyaannya, kenapa pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/ kota tak acuh terhadap momentum pengakuan negara dan ragu untuk mendaftarkan desa adat sesuai dengan kehendak konstitusi? Kita sadar bahwa desa adat masih dan harus dibenahi seperti dalam hal batas wilayah, kelembagaan, kualitas SDM, adat-istiadat, pembangunan hukum adat (awig-awig) dan menjadikan hukum adat sebagai peraturan desa (pluralisme hukum) sesuai dengan Pasal 110 UU Desa dan penyelenggaraan perdamaian peradilan desa adat berdasarkan hukum adat, sehingga pembenahan dan perkuatan sendi-sendi budaya dapat dilakukan optimal berdasarkan Pasal 103 huruf d UU Desa. Setidaknya dengan mendaftarkan desa adat, sebagai perjuangan jilid II menuju otonomi asimetris (khusus/istimewa). Keberanian dalam mengambil sikap dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat adalah sisi lain dari keberhasilan membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Keraguan dan ketakutan menentukan pilihan terhadap desa adat sebagai desa di Bali adalah kesalahan. Bukankah kepala daerah dari gubernur sampai tingkatan yang paling bawah camat, kepala desa dan klian banjar adalah orang Bali yang notabene adalah bagian dari masyarakat adat Bali? Sungguh ironis di satu sisi kita menyatakan membela hidup mati budaya Bali, akan tetapi dalam tataran empiris ragu akan tekad dan semangat belaning-urip masyarakat dan budaya Bali. Pengajar Pascasarjana Universitas Ngurah Rai Aktivis LBF/Forum Pemberdayaan Desa Adat (Pakraman)

POJOK

Baladika bertekad menjadi garda terdepan pertahankan Teluk Benoa. - Perjuangan bela Bali makin jelas. *** Bekukan Petral dan musnaskan kapal asing, Jokowi bantah tak berani. - Ada juga yang hanya berani mengkritik. *** Mega sebut banyak program pemerintah Jokowi tak sesuai Nawa Cita. - Perlu minta petunjuk rupanya.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha  Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Sekretaris Redaksi: Sugiartha  Redaksi: Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra  Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto  Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/ Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta,  Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (99rb (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

WISATAWAN – Sejumlah wisatawan domestik menunggu angkutan pariwisata di depan pintu masuk Pantai Kuta, seusai menikmati liburan mereka di Kuta, Bali, Sabtu (9/1) lalu. Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Korban Persetubuhan Lahirkan Bayi Laki-laki

Bangli (Bali Post) Seorang perempuan muda asal Kampung Sudihati, Kintamani, berinisial SA yang menjadi korban persetubuhan di bawah umur, akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki melalui proses operasi caesar di RSU Bangli, Sabtu (9/1) sore. Ditemui di RSU Bangli, Minggu (10/1) kemarin, SA tampak masih tergolek lemah. Ibu muda yang kini dirawat di Sal Kenanga ini belum bisa banyak bergerak lantaran masih merasakan sakit pada perutnya pascamenjalani operasi caesar. Sementara itu SK, ibu korban, menyampaikan anak keduanya itu menjalani proses persalinan, Sabtu (9/1) sekitar pukul 15.00 Wita. Bayinya sehat dengan berat 2,7 kg. Dia mengungkapkan operasi caesar terpaksa dilalui anaknya lantaran setelah tiga kali diberi rangsangan, SA tetap tidak bisa melahirkan secara normal. SK mengaku masih belum tahu kapan SA dan bayinya bisa dibawa pulang. Meski demikian dari keterangan beberapa perawat rumah sakit, SA dan bayinya kemungkinan sudah bisa dipulangkan, Senin (11/1) hari ini. SK mengatakan bayi tersebut rencananya akan diserahkan kepada kakak kandung SA yang tinggal di Pasar Kintamani untuk diadopsi. Hal ini mengingat status SA yang masih belum menikah. “Nanti rencananya akan dirawat mbaknya,” ujarnya. Sementara itu, disinggung mengenai I Made A (30), pria yang selama ini tidak mau bertanggung jawab terhadap kehamilan anaknya, SK mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. “Saya sudah sempat menemuinya dan meminta dia bertanggung jawab secara baik-baik, tapi dia tidak mau. Dia malah minta dilaporkan ke polisi. Ya... sudah saya laporkan saja,” terangnya. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Oka mengatakan pihaknya kini sudah menetapkan I Made A sebagai tersangka. Kendati telah ditetapkan tersangka, pihaknya mengaku belum menahannya lantaran yang bersangkutan dianggap kooperatif. “Sekarang masih dalam proses penyidikan,” katanya. (kmb40)

7

Bali Post/kmb23

KAPAL - Seorang pekerja melakukan perbaikan kapal di kawasan Pantai Tanjung Benoa, Badung, Minggu (10/1) kemarin. Saat kondisi air laut surut, kawasan Teluk Benoa biasanya dipadati warga untuk mencari kerang laut.

Gali Tanah, Tewas Tertimbun

Singaraja (Bali Post) – Warga Dusun Nangka, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng, Gede Mertayasa (20), meninggal dunia setelah tertimbun tanah saat menggali pekarangan rumahnya, Minggu (10/1) kemarin. Diduga tanah dengan ketinggian sekitar 10 meter di atasnya labil, sehingga ambrol dan menimbun tubuh korban. Sementara dua pekerja lainnya berhasil selamat dari maut.

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo menunjukkan barang bukti milik tersangka SUT.

Residivis Simpan Ratusan Paket Narkoba

Denpasar (Bali Post)Sekitar empat bulan melakukan penyelidikan, akhirnya tim Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap residivis kasus narkoba berinisial DS di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan, Jumat (8/1) lalu. Dari tersangka DS, petugas mengamankan 318 paket sabusabu (SS) beratnya sekitar 200 gram. Menurut sumber di Polresta Denpasar, Minggu (10/1) kemarin, tersangka DS jadi buronan kelas kakap. Pasalnya sangat lihai sehingga sulit ditangkap. Apalagi punya strategi untuk mengelabui petugas dan punya 4 tempat kos. “Paket itu sisa yang belum dijual. Dia merupakan bandar besar di Bali,” tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah intensif melakukan perburuan, akhirnya tersangka dibekuk tim Unit I Sat. Resnarkoba Polresta. Selanjutnya ia langsung digelandang ke Mapolresta, berikut barang buktinya. Penyidik masih mengembangkan kasus itu dan berupaya mengungkap jaringannya. Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Gede Ganefo saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Besok (hari ini red) akan kami rilis kasus itu,” tegasnya. Selain itu, menurut Ganefo pihaknya mengungkap kasus kepemilikan 41 paket SS dan tersangka berinisial SUT (34) asal Banyuwangi. Tersangka dibekuk di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Rabu (6/1) pukul 22.30 Wita. “Barang buktinya seberat 34,29 gram diamankan di kamar kosnya, Jalan Pulau Misol, Denpasar,” ungkap Ganefo. Tersangka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi masyarakat. Ia mengedarkan barang terlarang tersebut di wilayah Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar dan sering melintas di Jalan Teuku Umar, serta Jalan Pulau Misol. Selanjutnya dilakukan pengintaian di sana dan pada Rabu lalu tersangka lewat mengendarai sepeda motor Honda Spacy. Polisi langsung menangkapnya dan saat digeledah tidak ditemukan barang terlarang. Saat diinterogasi, ia mengaku menyimpan narkoba di kosannya. Polisi langsung menggiring tersangka ke kamar kosnya di Jalan Pulau Misol. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 41 paket SS. “Tersangka mengaku mendapat sabu-sabu tersebut dari seorang laki-laki tidak dikenal, tapi tinggal di seputaran Panjer. Dia berperan sebagai pengedar dan belum pernah dihukum,” ujar mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar ini. (kmb36)

Informasi dikumpulkan Bali Post di TKP kemarin. Korban menggali tanah untuk pondasi cakar ayam bersama dua kerabatnya, Gede Gunar dan Nyoman Sariawan. Tanah yang digali itu posisinya miring dan berada di bawah lokasi rumah korban. Galian lubang cakar ayam itu awalnya masih menyatu dengan areal rumah korban. Karena ada rencana membangun rumah bertingkat, tanah pekarangannya itu digali agar posisinya lebih rendah. Saat menggali tanah untuk cakar ayam, tanah di areal rumahnya itu longsor dan menimbun tubuh korban. Rekan korban berteriak minta tolong hingga keluarga dan warga memberikan pertolongan. Tanah yang menimbun korban digali menggunakan peralatan manual. Sekitar 1,5 jam setelah kejadian, tubuh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Korban sempat dilarikan ke bidan untuk mendapat perawatan. Karena peralatan

tidak memadai, korban dirujuk ke rumah sakit. Diduga karena kondisi kritis, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Salah satu kerabat korban, Nyoman Sariawan, menyampaikan tanah tersebut amblas pukul 08.30 Wita. Saat itu dia bersama korban dan satu rekannya sedang menggali tanah. Korban berada di selatan. Sementara dirinya menggali di utara dan satu lagi rekannya di tengah-tengah. Saat sibuk menggali, saksi hanya mendengar suara tanah longsor. “Kejadiannya cepat sekali dan saya dengar suara tanah longsor dan tidak tahu kalau korban tertimbun,” teranggnya. Kapolsek Sawan AKP Made Mustiada seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Hariyadi Badjuri ketika dimintai konfirmasi mengaku menerima informasi kejadian tersebut. Dari laporan anggotanya, kejadian itu murni karena kecelakaan kerja. “Kami mendapat

Bali Post/kmb38

AMBROL - Pekarangan Gede Mertayasa ambrol setelah digali, Minggu (10/1) kemarin. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa. informasi tentang kejadian itu, dan itu murni kecelakaan kerja, dan korban sudah dikubur sesuai adat di Lemukih,” tegasnya. Senada diungkapkan Camat

Sawan Ida Bagus Suradnyana. Dari laporan stafnya, kejadian ini akibat kurang hati-hatinya korban, termasuk pekerja lainnya saat menggali tanah yang miring. Apalagi topografi

di Desa Lemukih yang kebanyakan daerahnya terjal, sehingga sebelum membangun itu perlu memperhatikan kondisi tanah atau bangunan di sekitarnya. (kmb38)

Nusa Penida Jadi Target Sindikat Narkoba BERKEMBANGNYA sektor pariwisata di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, membawa dampak negatif yakni peredaran narkoba. Saat ini Klungkung masuk ranking ke-5 penyalah guna dan peredaran narkoba di Bali. Banyak faktor yang menyebabkan maraknya peredaran barang terlarang tersebut, diantaranya pariwisata dan ada warga belum paham tentang bahaya narkoba tersebut. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memberikan perhatian khusus terkait pencegahan dan pemberantasan barang terlarang tersebut. “Untuk menyelamatkan pulau ini (Nusa Penida-red) dari narkoba, berbagai upaya harus dilakukan. Terutama preemtif dan preventif supaya masyarakat sadar serta mampu bentengi diri dari pengaruh narkoba. Hasil pemetaan kami, jumlah warga lokal jadi pecandu semakin banyak di sana,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Minggu (10/1) kemarin. Yang disorot saat ini terkait maraknya peredaran narkoba yaitu di Nusa Penida dan Lembongan. Oleh karena itu, BNNP Bali mengusulkan kepada BNN-RI supaya di Klungkung didirikan BNNK Klungkung, supaya penjangkauan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. “Bapak Bupati

Klungkung mendukung rencana kami ini,” tegasnya. Menurutnya, dari hasil pemetaan selama ini, peredaran narkoba di wilayah tersebut cukup tinggi. Pihaknya akan memprotek pelabuhan penyeberangan ke Nusa Penida dan Lembongan. “Kebanyakan yang terlibat warga lokal dan wistawan domestik yang berkunjung ke sana. Kami mengajak semua pihak dan instansi terkait untuk menyelamatkan pulau ini dari serangan sindikat narkoba,” ujar Suastawa. Sementara itu, menurut praktisi hukum Ahmad Hadiana, S.H., pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak bisa mengandalkan polisi serta BNN saja. Apalagi barang terlarang tersebut semakin

Ahmad Hadiana

Putu Gede Suastawa

banyak beredar, hingga pelosok pedesaan. “Kalau menurut saya solusinya harus diberdayakan adat atau desa pakraman untuk sama-sama memberantas peredaran narkotika dan harus ada sanksi. Kalau ada warganya yang terlibat atau pemakai narkoba, dikenakan sanksi adat, baik ringan atau berat. Saya rasa itu paling efektif,” ujarnya. Terkait maraknya narkoba di Kecamatan Nusa Penida, menurut Ahmad, karena bandar narkoba yang jeli cari celah dan potensi. Walau Nusa Penida kecil, tetapi sudah menjadi tujuan wisatawan dunia dan

domestik. “Apalagi di Denpasar dan kabupaten lain polisi terus memburu mereka (sindikat narkoba - red),” kata Ahmad. Di sinilah, lanjut pengacara asal Kerobokan, Kuta Utara ini, kepolisian, BNN dan desa pakraman harus bersinergi untuk menyelamatkan Nusa Penida dari narkoba. Polisi dan BNN tugasnya menindak serta pencegahan, sedangkan desa pakraman tugasnya menegakkan etika dan sanksi sosial. Pariwisata menjadi faktor utama mengiringi masuknya sindikat narkoba di suatu wilayah. Selain itu, keluguan masyarakat Nusa Penida di-

manfaatkan pengedar dan bandar barang terlarang tersebut. Ahmad menegaskan, jika narkoba masuk ke Nusa Penida akan berdampak pada gangguan kamtibmas. “Pasti akan merembet ke gangguan kamtibmas karena pecandu yang kehabis uang, akan melakukan apa saja supaya bisa beli narkoba. Makanya dari sekarang harus semua pihak, baik adat, polisi dan pemerintah Klungkung serta masyarakat di sana dilibatkan memerangi narkotika,” ucapnya. “Sekarang ini kan Nusa Penida jadi ikon pariwisata, jadi semua orang yang niat baik atau buruk akan ke sana untuk berwisata. Nah kalau niatnya jelek, Nusa Penida akan dijadikan lahan baru peredaran narkotika. Nusa Penida harus diselamatkan sejak dini,” ungkap pengacara berambut gondrong ini. (rah) Barang Bukti Narkotika 2015 Jenis Berat Sabu-sabu 6.439,89 gram Ganja 13.957,35 gram Ekstasi 4.309 butir dan 174,32 gram Herion 70,15 gram Sumber: BNNP Bali


BANGLI

8 Jatuh dari Pohon Kelapa, Lansia Tewas

Bangli (Bali Post) Nasib malang dialami I Wayan Kecig (60) warga Banjar Jehem Kaja, Desa Jehem Tembuku. Bermaksud mencari busung (janur) di tegalan miliknya, lansia itu justru tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi belasan meter yang dipanjatnya, Minggu (10/1) kemarin. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 08.00 wita itu pertama kali diketahui oleh saksi I Wayan Kariawan (24), keponakan korban. Ketika itu, saksi dikejutkan dengan adanya suara cukup keras seperti benda terjatuh di sekitar kebun tempat korban memanjat pohon kelapa. Karena penasaran dengan sumber suara tersebut, Kariawan lantas mendatangi kebun yang jaraknya sekitar 20 meter dari rumahnya. Saat tiba di lokasi, Kariawan terkejut karena menemukan pamannya itu tergeletak di bawah pohon kelapa dengan kondisi hidung mengeluarkan darah. Oleh saksi, korban lantas digotong menuju ke rumahnya dan kemudian melarikan korban ke RSU Bangli. Namun nahas, saat dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa Kecig sudah tidak bisa lagi diselamatkan. Kapolsek Tembuku AKP Made Adi Suryawan saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan Adi Suryawan, berdasarkan hasil olah TKP, disimpulkan bahwa korban yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu tewas akibat terjatuh dari pohon kelapa setinggi 14 meter. Kesimpulan ini diperkuat dari hasil pemeriksaan medis terhadap tubuh korban. Petugas tidak menemukan adanya luka bekas penganiayaan. Pada tubuh korban, hanya ditemukan adanya luka lecet di pipi kiri dan patah pada bagian hidung. ‘’Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi,’’ terangnya. (kmb40)

Baladika Bangli Tolak Reklamasi Bangli (Bali Post) Aksi tolak reklamasi Teluk Benoa, Badung Selatan tidak hanya datang dari masyarakat pesisir. Masyarakat Bangli yang bergabung dalam Ormas Baladika Bali juga turut menyuarakan hal itu. Penolakan tersebut dilontarkan dalam gerakan aksi damai yang diselenggarakan di Nusa Dua, Minggu (10/1) kemarin. Berdasarkan pantauan, puluhan anggota ormas mulai berkumpul di Lapangan Kapten Mudita, Bangli pukul 12.00 Wita. Mereka mengenakan pakaian adat madya Bali dengan baju hitam bertuliskan Baladika Bali. Selain itu, mobil yang berangkat juga dilengkapi bendera Baladika Bali. Saat seluruh peserta sudah datang, anggota ormas itu langsung menggelar doa bersama dan berlanjut menuju lokasi pelaksanaan aksi damai dikawal kepolisian. Ketua DPC Baladika Bangli I Dewa Dharma Putra mengungkapkan, aksi tolak reklamasi Teluk Benoa diikuti seluruh DPC dan seluruh Korlap di Bali. Dijelaskan pula, khusus Bangli, massa yang terjun dalam aksi tersebut mencapai 200 orang. ‘’Untuk di Bangli, yang ikut dalam aksi damai ini 200 orang. Nanti kami akan bertemu dengan DPC Klungkung dan Karangasem di sekitar Pantai Lebih, Gianyar dan terus berlanjut ke Benoa,’’ ujarnya. Ia pun menegaskan, meskipun Bangli tak memiliki laut, namun langkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan untuk masyarakat Bali. ‘’Pada intinya hal yang kami lakukan ini sebagai salah satu bentuk dukungan penyelamatan Bali dari kerusakan lingkungan,’’ tegasnya. Pria berkumis ini juga mengatakan, selain menolak reklamasi Teluk Benoa, pihaknya juga komit untuk menolak jenis kegiatan perusakan lingkungan lainnya. Di samping itu, dinyatakan pula pihaknya siap menjalin kerja sama dengan pemerintah ataupun masyarakat umum dalam hal membangun Bali ke arah yang lebih baik. ‘’Kami komitmen menolak segala jenis perusakan lingkungan,’’ pungkasnya, sebelum meluncur ke lokasi acara. (kmb45)

Bali Post/sos

TOLAK REKLAMASI - DPC Baladika Bangli berkumpul di Lapangan Kapten Mudita sebelum menggelar aksi damai tolak reklamasi Teluk Benoa, Minggu (10/1) kemarin.

Hutan Desa Batur Selatan Ditanami Ribuan Pohon Bambu

Bali Post/ina

RUSAK - Jalan penghubung Desa Landih Kecamatan Bangli dengan Banjar Mukus Kecamatan Kintamani yang kondisinya rusak parah.

Jalan Landih-Mukus Rusak Parah

Dinas PU Segera Lakukan Perbaikan

Bangli (Bali Post) Ruas jalan yang menghubungkan Desa Landih Kecamatan Bangli dengan Banjar Mukus Kecamatan Kintamani kondisinya sudah rusak parah. Hal ini mengingat sudah sejak lima tahun terakhir, jalan yang banyak dilalui wisatawan menuju agro wisata perkebunan kopi itu tak pernah mendapat sentuhan perbaikan. Berdasarkan pantauan Minggu (10/1) kemarin, kondisi jalan terse but benar-benar sangat memprihatinkan. Hampir semua lapisan aspal yang ada di sepanjang jalan tersebut terkelupas. Lantaran sudah lama tak pernah mendapat perbaikan, yang nampak pada ruas jalan tersebut saat ini hanya tonjolan batu geladaknya. Akibat kondisi yang rusak parah tersebut, jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer tersebut kini menjadi sulit dilalui kendaraan. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Landih Putu Sedan mengatakan, sudah sejak lama jalan tersebut tidak pernah tersentuh perbaikan. Bahkan sebelum pihaknya menjadi anggota BPD 2013 lalu. ‘’Sebelum 2013 lalu kondisi jalan itu memang sudah rusak parah. Kerusakannya sudah cukup lama,’’ ujarnya. Hal serupa juga diungkapkan anggota DPRD Bangli Nengah Darsana. Dia mengatakan, jalan tersebut tidak mendapatkan jatah perbaikan hampir lima tahun. Karena kondisinya yang sudah rusak parah, pihaknya mengaku telah mengusulkan ke pemerintah agar dilakukan perbaikan. Hanya saja, dia mengaku tidak tahu pasti kapan perbaikannya akan direalisasikan. ‘’Kami sudah usulkan ke dinas PU untuk diprioritaskan,’’ kata Darsana. Dikonfirmasi terkait kerusakan jalan tersebut, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli Putu Wida Gunawan mengatakan, jalan penghubung Landih-Mukus yang mengalami kerusakan panjangnya mencapai 1,5 kilometer. Pada tahun ini jalan tersebut bakal mendapat jatah perbaikan hotmik menggunakan DAK infrastruktur publik daerah tahun 2016. Dia mengatakan, proses perbaikan akan dilakukan bersamaan dengan perbaikan beberapa ruas jalan, di antaranya Blantih-Pengejaran di Kecamatan Kintamani sepanjang 1,25 kilometer, jalan DausaCenigaan, Kintamani sepanjang 2,9 kilometer serta PenulisanDaup sepanjang 1,65 kilometer. Pihaknya pun menyebut pengerjaan akan dilakukan sesegera mungkin. ‘’Proses pengerjaan sudah bisa dilaksanakan pada tri wulan pertama tahun ini,” ujarnya. (kmb40)

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Bangli (Bali Post) Ratusan krama Subak Abian Pelisan, Banjar Masem Dwi Tirta, Desa Batur Selatan, Kintamani menanam ribuan bambu di hutan desa yang luasnya mencapai puluhan hektar, Minggu (10/1) kemarin. Langkah ini dimaksudkan untuk melestarikan lingkungan yang belakangan ini rentan terjadi kerusakan. Selain krama, kegiatan itu juga melibatkan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli, DPRD Bangli, Polsek dan TNI Kintamani serta lembaga lain yang bergelut di bidang konservasi hutan. Berdasarkan pantauan, aksi penanam yang dimulai pukul 08.00 wita. Berbekal cangkul dan sabit, mereka langsung menyebar untuk menggali tanah. Ada pula yang mengambil bibit tanaman yang telah disediakan sebelumnya. Plt. Kepala Dinas P3 Bangli Ni Wayan Manik menjelaskan, adanya upaya dari masyarakat untuk melakukan penanaman bambu merupakan hal yang sangat baik. Selain dalam rangka melestarikan lingkungan, juga dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan air di bawah tanah. Menurutnya, aksi penanaman yang kali pertama digelar pada 2016 ini menyasar 57 hektar hutan lindung. ‘’Yang ditanam dua ribu pohon bambu. Nanti ada juga tambahan berupa pohon cempaka dan tanaman buah,’’ jelasnya, didampingi Kabid Rehabilitasi Perkebunan dan Perhutanan Dinas P3 I Ketut Gede Wiradana. Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini juga menyampaikan, kerajinan bambu belakangan sangat diminati di pasaran. Melalui penanaman ini diharapkan juga bisa berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. ‘’Bambu yang ditanam ini bisa dijadikan kerajinan yang bernilai jual tinggi,’’ ujarnya. Ia pun menegaskan, pelestarian lingkungan oleh masyarakat sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan. Jika hal itu diterapkan dengan serius, pemerintah daerah pun akan memberikan dukungan dan memfasilitasi secara penuh. “Kalau ada masyarakat yang mengusulkan bibit untuk penghijauan hutan, dipersilakan. Kami akan fasilitasi itu,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Desa

Hadapi UN

Disdikpora Bangli Tak Lagi Gelar ”Try Out” Bangli (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli tahun ini tidak lagi menyelenggarakan ujian pemantapan atau try out. Untuk memantapkan para siswa dalam menghadapi ujian nasional (UN), Disdikpora Bangli menyerahkan persiapan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Kabiddikmen Disdikpora Bangli Sang Nyoman Nada saat dikonfirmasi, Minggu (10/1) kemarin mengatakan, selama ini ujian pemantapan atau try out tingkat kabupaten biasanya diselenggarakan Disdikpora pada Februari atau sebelum pelaksanaan ujian pemantapan tingkat provinsi. Namun tahun ini, pihaknya tidak lagi menyelenggarakan try out karena beberapa hal. Salah satu alasannya, pelaksanaan try out yang selama ini diselenggarakan Disdikpora Bangli belum bisa menyesuaikan

dengan sistem ujian nasional yang menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). ‘’Karena try out yang selama ini kita laksanakan sistemnya masih belum bisa mengikuti UN yang menggunakan komputer sehingga banyak kepala sekolah yang kemudian mengganggap try out kabupaten kurang efektif dan sedikit merepotkan saat proses pemeriksaan,’’ terangnya. Namun demikian dia menyebut, dari segi pelatihan kesiapan siswa dalam menghadapi UN, pelaksanaan try out diakuinya sudah cukup baik. Kini karena try out sudah tidak lagi diselenggarakan Disdikpora Bangli, maka untuk memantapkan para siswa dalam menghadapi ujian nasional (UN) nanti, pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran. Pihak sekolah juga masih bisa melaksanakan try out namun dengan dana masing-masing. (kmb40)

Telepon Penting TANAM POHON - Aksi penanaman pohon di hutan Desa Batur Selatan. Kegiatan bertujuan melestarikan lingkungan dan menjaga sumber mata air yang berada di sekitar kawasan tersebut. Batur Selatan I Gede Sarjana menyampaikan, di samping untuk penyangga mata air di sekitar hutan, tanaman bambu ini juga bisa digunakan untuk memenuhi perlengkapan upacara yang digelar masyarakat, salah satunya Ngaben. “Bambu sangat penting untuk masyarakat Bali,” ucapnya. Dijelaskan pula, pengelolaan hutan yang dipadati pohon pinus itu sesungguhnya sempat menjadi kewenangan pemerintah pusat. Akan tetapi, pada 2015 lalu diusulkan agar dikelola oleh desa. “Rekomendasi pengelolaannya sudah turun akhir tahun kemarin. Kami diminta melengkapi persyaratan lainnya. Mudahmudahan serah terima itu segera bisa dilakukan,” ujarnya. Dikatakan juga, jika serah terima pengelolaannya sudah selesai dilakukan, rencananya

hutan itu akan dimanfaatkan untuk agrowisata. Sejumlah jenis tanaman pun akan dikembangkan. “Rencananya itu akan dijadikan agrowisata. Yang jelas kami tetap mempertahankan kelestarian hutan itu,” ungkapnya. Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles berharap kegiatan pelestarian lingkungan ini tidak hanya seremonial saja. Akan tetapi, hal yang tak kalah penting dilakukan, yakni pemeliharaan yang berkelanjutan. Sementara terkait adanya rencana pengembangan agrowisata dari desa, dikatakan pihaknya akan mendukung dan siap memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pusat. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Komunikasi dengan pemerintah pasti kami bantu,” pungkasnya. (kmb45)

Bangli RSU Bangli : 0366-9152 91002 Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut : 0366-51004 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122

Damkar PDAM PLN Telkom BPBD Kodim

: 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268 : 0366-91108 : 0366-91448 : 0366-91024


GIANYAR

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

9

Belum Ditentukan, Kriteria Seleksi Pejabat Eselon II Pansel Tunggu Arahan Bupati

Gianyar (Bali Post)

Gede Widarma Suharta

Bali Post/dok

DIPA APBN 2016

Disnakertrans Targetkan Kegiatan Dimulai Februari

Gianyar (Bali Post) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gianyar berupaya mempercepat pencairan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2016 sesuai arahan pemerintah pusat. Ditargetkan, sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan perluasan lapangan pekerjaan tersebut sudah berjalan mulai Februari mendatang. Kepala Disnakertrans Gianyar Gede Widarma Suharta yang dihubungi, Minggu (10/1) kemarin, mengungkapkan DIPA APBN 2016 bakal diarahkan untuk enam kegiatan. Kegiatan dibagi dalam dua kategori yakni padat karya dan pemberdayaan wirausaha. Masing-masing kategori akan terdiri dari tiga kegiatan. Kegiatan padat karya diantaranya meliputi kegiatan produktif dan infrastruktur, seperti pembangunan jalan subak, jalan desa, serta pemberdayaan kelompok ternak sapi dan babi. Sedangkan pemberdayaan wirausaha diarahkan untuk wirausaha pemula. “Kita ingin menumbuh kembangkan jiwa wirausaha di masyarakat dalam upaya memperkecil angka pengangguran,” katanya. Menurut Widarma Suharta, pihaknya baru saja menerima, baik DIPA maupun petunjuk operasionalnya. Maka dari itu, masih terdapat sejumlah tahapan sebelum DIPA bisa dicairkan. Apalagi dari sekian banyak proposal yang diajukan masyarakat, masih harus terlebih dahulu diverifikasi. Meski demikian pihaknya mengaku akan berupaya agar bantuan dari pusat itu bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dikatakannya, guna mempercepat pencairan DIPA sesuai arahan pemerintah pusat, sejumlah hal akan dilakukan. Sesuai perencanaan, Januari ini dilaksanakan survei dan penentuan lokasi kegiatan. “Setelah itu tuntas, baru kegiatan bisa berjalan. Kita harapkan bulan Februari sudah siap jalan,” katanya. Untuk diketahui, Kabupaten Gianyar menerima DIPA APBN Tahun 2016 akhir tahun lalu. Totalnya senilai Rp 2.123.742.000. DIPA tersebut untuk dua Satker yakni Disnakertrans sebesar Rp 1,15 miliar dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebesar Rp 973 juta lebih. Sesuai arahan pusat, pencairan DIPA diharapkan bisa dipercepat. Bahkan jika anggaran digunakan untuk kegiatan fisik, proses pelelangan bisa dilakukan lebih awal sebelum DIPA dicairkan. Hal ini bertujuan mempercepat proses penyerapan anggaran dan menghindari keterlambatan pembangunan. Dengan demikian diharapkan serapan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun seperti selama ini terjadi. (kmb25)

Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang dibentuk Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata untuk proses mutasi jabatan eselon II, ternyata belum bergerak. Meski lima anggota pansel sudah sempat berkumpul, namun mereka masih menunggu instruksi bupati untuk menyamakan persepsi dalam penentuan kriteria mutasi tersebut. Prof. I Wayan Dibia yang dihubungi, Minggu (10/1) kemarin, mengaku sudah menerima surat dan pemberitahuan via telepon dari Bupati Agung Bharata untuk diharapkan kesediaannya menjadi anggota pansel pejabat eselon II di Pemkab Gianyar. “Saya sudah mendapat surat sebelumnya dan juga sudah dikontak langsung oleh Bapak Bupati untuk dimintai kesediaannya (sebagai panselred),” tegasnya. Dikatakan, pada 7 Januari ia bersama empat anggota pansel lainnya juga sudah melakukan pertemuan. Pertemuan awal itu dalam rangka menyamakan visi dan misi mengenai apa yang akan

dilakukan pansel. Disinggung apakah sudah ada kriteria untuk seleksi pejabat eselon II, Prof. Dibia menjawab sampai saat ini kelima anggota pansel belum bisa menentukan apa saja yang akan dicantumkan dalam proses seleksi. Pansel masih harus menunggu kesempatan bertemu langsung Bupati Gianyar untuk membicarakannya. “Kamis (7/1) lalu, kami baru rapat visi dan misi dengan anggota panitia saja. Stelah ini baru menunggu kabar bapak bupati kapan bisa menerima anggota, karena infonya beliau masih ada kesibukan di luar Bali,” jelasnya. Karena belum membahas lang-

sung dengan Bupati Gianyar, Prof. Dibia pun tidak menampik bila ia belum menyusun kriteria yang akan digunakan dalam proses seleksi itu. Namun, Guru Besar ISI Denpasar ini mengatakan, karena proses seleksi tersebut berkaitan dengan jenjang kepangkatan, jadi selain kompetensi tim pansel juga akan menyoroti kemampuan peserta di setiap bidang. “Kalau kriteria ini belum disusun, karena baru kita omongkan dengan sesama anggota saja. Yang jelas ini kan urusan jenjang kepangkatan, jadi saya kira yang paling penting selain kompetensi, juga kemampuan peserta di setiap bidang,” ujarnya. (kmb35)

Awal Tahun, Kasus Pencurian Marak Polisi Tingkatkan Patroli

Gianyar (Bali post) Kasus pencurian marak terjadi di awal tahun 2016. Bahkan dalam seminggu terakhir terjadi sejumlah kasus yang cukup menyita perhatian, seperti yang menimpa korban wisatawan asal Jerman dan dua kali aksi pembobolan rumah. Menyikapi hal ini, jajaran Polres Gianyar bakal mempertebal keamanan dengan meningkatkan patrol, termasuk lebih memberdayakan patroli bersepeda. Kasus pencurian dengan korban wisatawan asal Jerman yang terjadi pada Rabu (6/1) malam itu, masih menjadi atensi aparat Polsek Sukawati. Dari kasus yang dialami Eugen Streck (32) dan Anna Leviteun (28) ini, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Namun hasilnya masih nihil. “Dari remaja dan orang tua yang ditemui wisatawan itu sudah kami periksa. Namun memang belum ada menunjukan titik terang dalam kasus ini,” jelas Kapolsek Sukawati Kompol Ketut Dana saat dihubungi, Minggu (10/1) kemarin. Kompol Dana menambahkan, di sisi lain polisi sempat meragukan pengakuan dua wisatawan tersebut. Pasalnya kasus seperti ini sering terjadi untuk menghebohkan kondisi keamanan dan pariwisata Bali. “Seperti pengakuan salah seorang warga yang melihat dua wisatawan itu mengendarai sepeda motor saat baru memasuki kawasan Pantai Lembeng. Namun, karena saat itu sudah malam, tetapi dengan tegas saksi ini mengaku tidak melihat kalau wisatawan itu membawa dua tas saat baru datang. Meski demikian kasus ini tetap kita selidiki,” terangnya. Selain kasus dengan korban wisatawan itu, seminggu terakhir ini juga terjadi dua

kasus pencurian dengan modus membobol rumah kosong. Seperti aksi pencurian yang menyasar rumah milik Ketut Sudarta di Banjar Pejengaji, Desa Melinggih Kelod, Payangan, yang juga terjadi Rabu lalu. Di lokasi ini garong berhasil melarikan sejumlah perhiasan dan barang berharga dengan total nilai sekitar Rp 21 Juta. Dua hari berselang tepatnya, Jumat (8/1) lalu, aksi pembobolan rumah kosong kembali terjadi. Dari rumah milik Juni Arsih Wati (38) yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Desa Bitera, Gianyar ini, pelaku pencurian juga berhasil melarikan sejumlah barang berharga senilai Rp 9,5 juta. Kemarin juga terjadi aksi pencurian di Banjar Tedung, Abianbase. Dikonfirmasi terpisah terkait maraknya kasus pencurian, Kapolres Gianyar AKBP Farman mengaku sudah memerintahkan jajarannya di Sat Reskrim Polres Gianyar untuk bergerak lebih cepat mengungkap kasus-kasus tersebut. “Setiap kasus pencurian kita atensi. Dari bobol rumah atau pun pencurian seperti yang dilaporkan wisatawan Jerman kemarin itu. Semua kita atensi agar pengungkapan lebih cepat,” ucapnya. Selain itu, perwira melati dua ini juga sudah memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli baik siang atau pun malam. Guna lebih menjaga keamanan masyarakat, Polres Gianyar kini juga sudah memberdayakan patroli bersepeda. “Polisi bersepeda ini sudah mulai dilakukan, baik itu di Polres atau pun di masing-masing polsek. Di Polres sudah ada empat unit sepeda yang rutin digunakan keliling oleh jajaran. Sementara di Polsek Ubud juga ada empat, Polsek Kota dua dan Sukawati dua,” tandasnya. (kmb35)

kendaraan. “Jelas mengganggu karena jalanan gelap. Apalagi jalan By-pass Mantra saat sore menjelang malam itu ramai dan saya sering melihat kecelakaan terjadi,” katanya, Minggu (10/1) kemarin. Ditegaskannya, bila melintas By-pass IB Mantra harus benar-benar seksama memperhatikan jalur di depan. Mengingat tanpa adanya LPJ, pandangan pengguna jalan hanya mengandalkan lampu kendaraan . Selain mengganggu pandangan ketika melintas di malam hari, jalanan yang gelap juga sangat rawan terjadi aksi kejahatan. “Saya paling takut kalau pulang tengah malam, makanya saya lebih memilih lewat kota Gianyar saja. Walau lebih jauh, tapi merasa aman,”

ucapnya. Secara terpisah, Kapolres Gianyar AKBP Farman juga menyampaikan keluhan pada LPJ By-pass Ida Bagus Mantra yang lebih sering mati. Perwira melati dua di pundaknya ini menjelaskan, dengan jalanan yang padat kendaraan, plus jalur tersebut yang merupakan jalur cepat, sangat rentan menimbulkan kecelakaan dengan kondisi jalan yang gelapgulita. “Untuk rambu jalan dan peringatan sudah mencukupi di jalur tersebut. Tapi kendalanya memang pada LPJ yang mati, sehingga saat malam di sana gelap sekali. Padahal tidak adanya lampu ini menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan,” katanya, belum lama ini.

AKBP Farman menambahkan, Satlantas Polres Gianyar sudah pernah bersurat ke Pemprov Bali mengenai matinya LPJ di By -pass IB Mantra seputaran Gianyar. Namun sampai saat ini tidak ada respon dari pemerintah. “Sudah sempat bersurat ke provinsi, tapi sejauh ini belum ada respons. Makanya untuk Operasi Lilin beberapa waktu lalu, masih banyak bagian Jalan By-pass Mantra yang gelap-gulita,” tutupnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Gianyar Cokorda Agusnawa mengatakan, terkait LPJ yang ada di Gianyar berada di bawah Bagian Pembangunan Setda Gianyar. Tapi untuk LPJ dan traffic light di Jalan By-pass Ida

LPJ MATI - LPJ di By-pass IB Mantra khususnya di wilayah Kabupaten Gianyar kerap tak berfungsi. Hal ini dikhawatirkan memicu berbagai persoalan, terutama kecelakaan lalu lintas.

Bali Post/nik

Kasus Penyalahgunaan Aset Metro Pemprov Bali

Kerugian Negara Ditaksir Rp 43 Juta Gianyar (Bali Post) Kasus dugaan penyalahgunaan aset Metro Pemprov Bali di Gianyar yang menyeret dua pegawai Pemkab Gianyar, Ida Bagus Nyoman Sukadana (52) dan Nyoman Pasek Sumertana (51), mendekati babak akhir. Inspektorat Gianyar sudah menyerahkan hasil audit ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar. Kerugian negara sementara ditaksir kurang lebih Rp 43 juta. Kini Kejari Gianyar tinggal menunggu print out rekening koran dari Pemprov Bali untuk disinkronisasikan dengan hasil audit tersebut. Kasipidsus Kejari Gianyar Herdian Rahadi, Minggu (10/1) kemarin, mengatakan Inspektorat Gianyar sudah menyerahkan keseluruhan hasil audit dari kasus yang dilakukan dua PNS pemkab Gianyar itu. “Sejauh ini perkembangannya cukup signifikan. Karena hasil audit yang dilakukan Inspektorat Gianyar yang kami tunggu sudah kami terima. Data mereka, kerugian negara sekitar Rp 43 juta,” ucapnya. Namun Herdian menjelaskan, bila penghitungan audit dari kerugian negara cq Pemkab Gianyar dan Pemprov Bali itu belum final. Sebab sampai saat ini Kejari Gianyar masih menunggu satu berkas lainnya berupa print out rekening koran dari Pemprov Bali. “Artinya dari perhitungan Inspektorat Gianyar dengan jumlah Rp 43 juta itu, akan dikurangi dulu total rekening koran Pemprov. Baru kelihatan total besaran keru-

Warga Keluhkan Kondisi LPJ By-pass Mantra

Gianyar (Bali Post) Minimnya perhatian pemerintah terhadap pelayanan infrastruktur di Jalan By-pass IB Mantra menjadi keluhan banyak pengguna jalan. Seperti lampu penerangan jalan (LPJ) yang ada di sepanjang kawasan tersebut yang lebih sering mati. Warga mengeluh lantaran kondisi jalan yang gelap gulita sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Made Ayu salah seorang pengguna jalan asal Klungkung mengaku sangat terganggu saat harus melintas di By-pass IB Mantra pada malam hari, dengan kondisi jalanan yang gelap gulita. Ia sendiri rutin melintas jalur itu menjelang malam, sehingga harus fokus pada kecepatan

Prof. I Wayan Dibia

Bagus Mantra merupakan kewenangan Pemprov Bali melalui satuan kerja yang ada. “Sebenarnya kami sendiri sudah meminta supaya itu dialihkan saja ke kabupaten. Supaya ketika ada traffic light yang mati, kami bisa langsung perbaiki. Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan,’’ katanya. (kmb35)

giannya,” katanya. Herdian menambahkan, jika dari klarifikasi yang dilakukan jajarannya ke Pemprov Bali malah menyatakan tidak ada penyetoran yang dilakukan kedua tersangka, maka kerugian negara dari aksi kedua PNS ini bisa saja akan konsisten pada besaran Rp 43 juta. “Kalau tidak ada setoran ke Pemprov Bali, berarti kerugiannya itu tetap sesuai perhitungan Inspektorat Gianyar tadi,” tegasnya. Kini kejari Gianyar juga sedang menyiapkan proses pemerisaan saksi ahli dari Inspektorat Gianyar. Pemeriksaan ini sebagai upaya singkronisasi hasil audit yang dilakukan dengan print out rekening koran tersebut. Setelah itu tinggal pemberkasan, dan pembuatan dakwaan sebelum proses tahap II, yakni pelimpahan dari jaksa penyidik ke Jaksa Penuntut Umum. Diberitakan sebelumnya, kedua tersangka, Ida Bagus Nyoman Sukadana dan I Nyoman Pasek Sumertana sudah ditahan di Rutan Kelas 2 B Gianyar sejak 14 Desember lalu. Kedua tersangka diduga telah melakukan tindakan penyalahgunaan aset Pemprov Bali yang ada di Gianyar, dengan memalsukan tanda tangan dan cap Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Cara itu dilakukan dalam upaya mengeluarkan surat keputusan terhadap pengelolaan atas aset Pemprov Bali di wilayah Gianyar yang digarap para petani. (kmb35)


10

KLUNGKUNG

Pentaskan Tari Kecak untuk Kebersamaan

Pengunjung Buang Sampah Sembarangan

Semarapura (Bali Post) – Sekaa Teruna Yowana Bhakti Banjar Sampalan, Desa Pakraman Dalem Setra, Batununggul, mementaskan seni tari kecak pada saat nyejer Ida Batara upacara ngadegang di banjar setempat, Sabtu (9/1). Tari ini ditampilkan untuk menumbuhkan kekompakan dan rasa kebersamaan. Ketua Sekaa Teruna Yowana Bhakti I Dewa Made Dwipayana, menyebutkan, setiap dilaksanakannya upacara ngadegang, sekaa teruna selalu tampil membawakan tarian. Di samping menghibur masyarakat, partisipasi ini sebagai bentuk melestarikan budaya. Seni tari ini menggambarkan perpaduan karakter yang menjadi satu kesatuan, karena memiliki filosofi saling asah, asih, asuh. Jadi, tepat dipentaskan di zaman globalisasi saat kebersamaan gotong royong semakin memudar. Menurut Bendesa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara, peran sekaa melestarikan budaya sangat penting untuk melestarikan budaya yang sudah mengakar di Bali. Alunan suara kecak membuat para wisatawan asing larut dalam cerita. Rebeca, wisatawan asal Swiss, mengatakan senang menonton tari kecak. Menurutnya, tarian yang ditampilkan apik ini sangat mengibur. “Kebetulan di Nusa Penida dapat informasi, tanpa ragu saya langsung menonton,’’ terangnya. (dwa)

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Sejumlah Objek Wisata Kumuh Semarapura (Bali Post) –

Masalah sampah belum bisa diatasi di Nusa Penida. Minimnya kesadaran para pengunjung membuat beberapa objek wisata di kecamatan ini menjadi kotor dan kumuh, seperti di Angel Billabong dan Mata Air Guyangan di Desa Kutampi. Sampah puntung rokok, botol, plastik dan lainnya berserakan. Bila tidak diatasi, tidak dipungkiri sejumlah destinasi di Nusa Penida yang mulai dilirik wisatawan tidak akan nyaman lagi dikunjungi.

Bali Post/dwa

BERSIH - Seorang warga Nusa Penida melakukan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang pantai beberapa waktu lalu.

Keberadaan sampah itu mendorong sejumlah masyarakat lokal untuk memungut secara mandiri. Salah satunya pemandu wisata Bagus Erawan. Ia mengaku sangat kecewa dengan ulah pelancong yang membuang sampah begitu saja sehabis menikmati pemandangan alam. “Mereka meninggalkan sampah. Wisatawan domestik justru berperilaku tidak terpuji,” ungkapnya, Minggu (10/1) kemarin. Erawan meminta para pengunjung tidak membuang sampah sembarangan. Para pelancong mesti menjaga tempat wisata agar terbebas dari sampah plastik. “Kalau pengunjung tidak membuang sampah di sembarang tempat, pasti tempat wisata sedap dipandang,” katanya. Di tempat terpisah, warga Nusa Penida, Dewa Santana, meminta para klian dinas atau warga sekitar destinasi menyediakan bak sampah se-

hingga mempermudah pelancong membuang sampah. “Pelancong tidak boleh membuang sampah sembarangan. Perilaku demikian mengurangi nilai keindahan destinasi yang dikunjungi,” tegasnya. Sementara itu, Kadisbudpar Klungkung Wayan Sujana mengatakan, persoalan yang ada di kawasan objek wisata ditangani tim terpadu. Soal jalan ditangani Dinas PU, sedangkan masalah kebersihan ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Camat juga berperan di lokasi objek wisata. Dia mengakui belakangan ini persoalan sampah di kawasan objek wisata cukup menonjol termasuk di Nusa Penida. Di sisi lain, tim terpadu telah melakukan pembinaan secara berkala kepada masyarakat setempat dan pemilik hotel. “Masalah kebersihan juga tergantung kesadaran pengelola objek

wisata,” kilah Sujana. Bupati Kesal Pada kunjungan kerja ke Pulau Lembongan dan Ceningan, Sabtu (9/1), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dibuat kesal oleh kondisi pantai yang penuh sampah plastik dan puluhan kaleng cat berserakan. Kondisi ini membuat kumuh kawasan jembatan Lembongan-Ceningan. Menurut keterangan Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya, kaleng–kaleng itu ditinggalkan oleh para tukang yang telah selesai memperbaiki perahu. Bupati meminta perbekel lebih tegas kepada warganya supaya ikut menjaga kebersihan pantai. “Jika semua semua warga kelakuannya seperti ini, saya yakin lima tahun ke depan Nusa Lembongan dan Ceningan akan ditinggalkan para turis,” ungkap Suwirta. (dwa/kmb)

Ormas Mulai Turunkan Baliho

Bali Post/dwa

TARI KECAK - Sekaa Teruna Yowana Bhakti Banjar Sampalan, Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul, mementaskan seni tari kecak.

Perusahaan Lokal Tak Mampu Penuhi UMK Semarapura (Bali Post) – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klungkung tahun 2016 ditetapkan Rp 1.839.750. Gaji minimal ini disambut antusias oleh para pekerja. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya banyak perusahaan lokal tidak mampu memenuhi, sehingga tenaga kerja di Kabupaten Klungkung masih mendapatkan gaji jauh di bawah UMK. Kabid Pengawasan Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Widiana mengakui masih banyak perusahaan lokal yang tidak bisa menggaji karyawannya sesuai UMK. Kondisi ini menyebabkan sejumlah tenaga kerja mendapatkan bayaran di bawah kelayakan. Berbeda dengan perusahaan nasional yang sudah mampu membayar gaji tenaga kerja sesuai UMK. “Merupakan tantangan bagi perusahaan lokal karena tidak bisa memberikan gaji ke tenaga kerjanya sesuai UMK,’’ tuturnya, Minggu (10/1) kemarin. Di bagian lain, Kepala Disosnakertrans Kabupat-

en Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengungkapkan, setiap menentukan UMK pihaknya turun melakukan pembinaan dan pengarahan ke perusahaan swasta. Menurutnya, selama ini tidak ada perusahaan yang melaporkan penangguhan UMK ke Disosnakertrans. “Bisa saja perusahaan mengajukan keberatan, tapi kalau penangguhan harus diperiksa akuntan publik,” jelasnya. Menurut dia, perusahaan swasta yang patuh terhadap UMK yang ditentukan pemerintah kebanyakan perusahaan akomodasi pariwisata, terutama yang ada di Nusa Penida. Meski begitu, tidak sedikit perusahaan yang tutup mata dengan kenaikan UMK dan menggaji karyawannya jauh di bawah UMK. Untuk itu, pegawai perusahaan tersebut diharapkan berkoordinasi dengan pengelola perusahaan untuk menindaklanjuti keputusan UMK. Jumlah pencari kerja di Kabupaten Klungkung pada 2016 tercatat 424 orang. Sebanyak 257 orang laki-laki dan 167 lainnya perempuan. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Ormas di Kabupaten Klungkung akhirnya menepati janjinya menurunkan baliho yang mereka pasang sendiri. Minggu (10/1) kemarin, sejumlah baliho yang berdiri kokoh di beberapa ruas jalan di Klungkung sudah mulai diturunkan oleh pemiliknya masing-masing. Dari pantauan di lapangan, beberapa anggota ormas menurunkan baliho di Desa Sampalan, Dawan, dan di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra di kawasan pertigaan Tiingadi, Gunaksa. Penurunan baliho dilakukan pagi hari. Sementara sore harinya dilakukan penurunan baliho di Desa Tangkas. Anggota ormas membuka satu per satu baliho yang dipasang untuk kemudian dinaikkan ke mobil pick-up. Kepala Badan Kesbangpolinmas Klungkung Wayan

Sumarta mengakui adanya penurunan baliho ormas tersebut. Penurunan baliho ormas oleh pemiliknya masingmasing ini sudah dilakukan sejak Minggu pagi. Ini sesuai kesepakatan sebelumnya bahwa baliho ormas diturunkan mulai 11 Januari. ‘’Hari ini (Minggu) sudah ada penurunan di Sampalan, Dawan, dan Perempatan Tiingadi,” ujarnya. Menurut Sumarta, penurunan baliho ormas di-deadline sampai Selasa (12/1) besok. Jika masih ada yang tercecer, tim penertiban Pemkab Klungkung yang akan melakukan eksekusi dimotori anggota Satpol PP. Pemasangan baliho diberikan toleransi sampai besok karena ada yang berisi ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada masyarakat. (kmb)

Bali Post/kmb

TURUNKAN - Sejumlah anggota ormas mulai menurunkan baliho yang dipasang di wilayah Tiingadi, Gunaksa.

Marak, Pencurian Ikan di KKP Lembongan

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

Bali Post/kmb

PERINGATAN - Tim KKP Nusa Penida memberikan peringatan kepada sejumlah nelayan yang memasuki zonasi KKP beberapa waktu lalu.

Semarapura (Bali Post) – Nelayan asal Serangan, Denpasar, kepergok warga Nusa Penida mencari ikan menggunakan kompresor di zona pariwisata bahari, persisnya di sebelah barat Pulau Lembongan. Hal ini akhirnya dilaporkan warga ke tim Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida. Tim KKP yang didukung anggota Pol Air dan TNI AL kemudian turun melakukan penangkapan terhadap sampan berlambung Segara Madu itu. Petugas KKP tidak membawa sampan dan nelayan itu ke darat. Pasalnya, saat ditemukan mencari ikan di tengah laut sekitar pukul 21.30 wita, salah seorang dari ABK mengalami gangguan kesehatan. ABK ini diketahui kebanyakan minum air laut ketika menyelam mencari ikan. Dengan kejadian ini, tim KKP akhirnya memutuskan hanya menyita dokumen kapal. “Kami biarkan mereka kembali untuk menyelamatkan salah satu ABK yang kemasukan air laut,’’ kata Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan, Minggu (10/1) kemarin. Tim KKP Nusa Penida mengetahui ada nelayan yang mencari ikan menggunakan kompresor di perairan Lembongan sekitar pukul 19.00 wita. Informasi ini diperoleh

dari warga Lembongan yang juga anggota KKP. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim KKP yang dibantu anggota Pol Air dan TNI AL akhirnya turun melakukan penangkapan sekitar pukul 21.30 wita. Saat ditemukan, tim tidak langsung memeriksa identitas nelayan yang mencari ikan menggunakan kompresor tersebut. Hal ini terjadi karena gelombang yang cukup besar dan sangat gelap. Sampan Segara Madu itu diketahui milik warga Serangan bernama I Wayan Ledra. Saat ditangkap tercatat membawa tujuh nelayan termasuk kapten kapal. Mereka mencari ikan mulai pukul 19.00 wita sampai pukul 03.00 wita. Tetapi karena ada insiden yang menimpa salah seorang anggotanya, waktu pencarian ikan menggunakan kompresor ini dihentikan pukul 21.30 wita. Karyawan mengakui selama ini banyak terjadi pencurian ikan di kawasan KKP. Tim KKP masih terkendala menangani hal ini karena patroli yang bisa dilakukan hanya sebulan sekali. Itu pun dengan dana yang minim dan didukung LSM. Pemkab Klungkung tidak mempunyai anggaran untuk patroli. Kapal juga harus menyewa. ‘’Sekali patroli kami habiskan anggaran sekitar Rp 7 juta,” ujarnya. (kmb)


Senin Kliwon, 11 Januari 2016

BULELENG

11 Jaringan Pipa Putus, PAM di Tamblang Terganggu

SOSOK Jro Pasek Warkadea

Keuntungan untuk Bangun Desa LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Pekraman Kubutambahan Tahun 2015, berhasil membekukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 921.140.725. Tahun 2014 lalu SHU terealisasi Rp 745. 485.373, jadi naik Rp 175. 655.352 atau 23,56 persen. Bukan hanya SHU yang meningkat, tetapi aset LPD Pekraman Kubutambahan menjadi Rp 18.625.018.758 tahun 2015, dari aset yang dikelola tahun sebelumnya Rp 16.539.944.872. OtoBali Post/mud matis kekayaannya naik Rp Jro Pasek Warkadea 2.085.073.886 alias 12,61 persen. Kelian Desa Pekraman Kubutambahan Jro Pasek Warkadea, mengatakan selaku pengelola lambaga keuangan mikro di desanya, setiap tahun wajib mempertanggungjawabkan perkembangan usaha secara menyeluruh di hadapan krama desa. Dan juga disaksikan badan pengawas. Selain pengelolaan usaha, krama desa juga diberikan kesempatan menyampaikan usul dan saran demi pertumbuhan usaha berikutnya.Peningkatan target SHU itu berhasil dicapai berkat kerja keras pengurus dan dukungan dari nasabah, serta krama desa yang memanfaatkan LPD sebagai lembaga penggerak roda perekonomian di desa pekaraman. Hingga tahun buku 2015, LPD Pekraman Kubutambahan melayani nasabah penabung sebanyak 3.120 orang, deposito 255, dan nasabah peminjam terdaftar 855. “Saya kira capaian SHU yang meningkat ini berkat dukungan krama dan nasabah turut membesarkan LPD,” katanya.Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini menambahkan, keuntungan yang berhasil dibukukan setiap tahun disumbangkan kepada desa pekraman dalam pelaksanaan upacara dewa yadnya, pitra yadnya dan pembangunan fisik di lingkungan desa pekraman. Warkadea mencontohkan, 20 persen dari total SHU telah disumbangkan untuk pembangunan seperti membangun pura di lingkungan desa pekraman. Selain itu, SHU juga untuk mendukung program pengabenan di desa pekraman Rp 175.000.000, dan sumbangan dalam bentuk lain. “Partisipasi ini sebagai komitmen LPD, di mana keuntungan yang dikumpulkan kami kembalikan untuk membangun desa itu sendiri,” jelas Warkadea. (mud)

Bali Post/kmb34

AIR SANIH - Tampak permandian Yeh Sanih di Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, Kubutambahan, Minggu (10/1) kemarin.

Permandian Yeh Sanih

Idealnya Manfaatkan Mata Air di Hilir

Singaraja (Bali Post)Potensi mata air di permandian Yeh Sanih tidak pernah surut di musim hujan atau kemarau panjang. Warga melalui tokoh masyarakat Banjar Dinas Sanih, Desa Bukti, Kubutambahan, Made Sukresna (49) alias Jero Cilik, menilai pembangunan sistem pengembangan air baku mata air sanih harus dilakukan bijaksana. Hematnya, jangan mengambil air di bagian hulu melainkan tetap di titik hilir. Harapan itu disampaikan setelah ada proyek dari Balai Wilayah Sungai Bali (BWS) Bali-Penida dengan kontrak Rp 42.110.456. 000. Jero Cilik menjelaskan, perbedaan pendapat sempat terjadi antara warga bersama perwakilan pengelola proyek menyangkut lokasi pengambilan mata air. Duduk persoalannya telah diiyakan pengelola. Katanya, akan memanfaatkan mata air di hilir, bukan lagi dihulu sesuai bestek rencana pertama. “Ini tadinya mau dikembangkan air baku, harusnya kan diambil di hilir tidak dihulu. Memang sempat banyak warga tidak tahu, sebelumnya mau mengambil di hulu mata air. Masyarakat mendukung tetap di hilir sesuai perencanaan diawal, nah syukurnya, Sabtu (9/1) pagi lalu, sudah deal disetujui kembali di hilir,” ujar Jero Cilik didampingi tokoh pemuda Komang Putra dan Gede Widiasa, S.H., Minggu (10/1) kemarin. Pihaknya menilai sangat rentan jika terus-menerus menyedot air di sana. Idealnya menyedot air di Yeh Sanih tiga jam per hari. Jero Cilik telah berkoordinasi dengan pihak BWS Bali-Penida melalui perwakilannya Deni. Ia meminta pengambilan air dilakukan dari pukul 23.00 - 02.00 Wita. Warga juga berharap supaya mekanisme proses pekerjaan proyek diberi tahu dengan jelas. “Oke kalau warga memang menginginkan di hilir, mari kita kembali ke bestek pertama di hilir,” ucap Jero Cilik menirukan pendapat perwakilan BWS Bali- Penida, Deni, asal Banjar Tegal. Potensi mata air di bawah tanah, diakui Jero Cilik, tersebar dari wilayah Pura Penegil Dharma di Kubutambahan, hingga ke arah

Pura Ponjok Batu di Desa Pacung, Tejakula. Pemanfaatan sumber air di Yeh Sanih alokasinya harus mendapat solusi teknologi tepat guna. Proyek itu dikerjakan supaya berhasil demi kepentingan masyarakat luas. “Kami berharap supaya proyek dengan sistem pengembangan air baku tidak gagal seperti pengalaman proyek P2AT dan kolam air deras diwaktu silam,” kata Jero Cilik yang juga mantan Klian Desa Pakraman Yeh Sanih. Ke depan proyek air baku yang terkumpul, itu sedianya diberikan kepada desa tetangga, seperti Bungkulan, Bondalem, Bukti, Bulian, Kubutambahan, dan Tejakula. Diyakini dapat juga mengantisipasi kekeringan di musim kemarau panjang. Di sisi lain, ia berharap perlu dilakukan pembangunan krib pengaman di sepanjang pantai. Pihak Prebekel Bukti Gede Wardana dan Klian Desa Pakraman Air Sanih Jro Putu Jeneng Kawi pun diminta mengintensifkan kordinasi bersama warga masyarakat. “Yeh Sanih harus dilestarikan dan pertemuan warga bersama tokoh masyarakat di desa harus lebih diintensifkan,” kata dia. Meski proyek di awal sempat mendapat reaksi warga lewat pemasangan baliho “Selamatkan Kolam Renang Yeh Sanih”, tertanggal 30 Desember 2015 lalu. Alat berat berupa eksavator tetap bekerja sesuai mekanisme berlaku dengan mematuhi aturan dan kaidah kesepakatan bersama. “Pembangunan ini dilakukan BWS BaliPenida, didanai lewat APBN. Tentu pembangunan spam mata air Yeh Sanih debitnya 250 liter per detik, itu yang baru dimanfaatkan PDAM Buleleng baru 35 liter per detik. Selebihnya digunakan di kolam permandian, dan sisa air sangat disayangkan jika terbuang percuma ke laut. Lewat pengembangan ini tentu bisa menjawab kebutuhan air masyarakat kita di Buleleng Timur. Pemanfaatannya sekarang baru akan digunakan 125 liter per detik, itu masih setengah dari debit yang ada,” tandas Dirut PDAM Buleleng Made Lestariana. (kmb34)

Bali Post/kmb34

DIBLOKADE - Lokasi tambak nener atau bandeng milik Rudi asal Surabaya dirusak dan diblokade massa menggunakan batu, Minggu (10/1) kemarin. Massa berasal dari pihak Made Wenten, selaku pemilik lahan yang tinggal di Desa Sanggalangit, Gerokgak.

Massa Rusak dan Blokade Tambak Milik Pengusaha Bandeng di Sanggalangit

Singaraja (Bali Post)Sejumlah massa di Desa Sanggalangit, Gerokgak, tiba-tiba mendatangi areal tambak nener atau bandeng milik pengusaha Rudi asal Surabaya, Jawa Timur. Warga spontan memblokade dan merusak dengan batu pintu masuk lokasi tambak tersebut. Dalihnya, penghuni tambak melanggar kesepakatan tempat tinggal. Peristiwa itu terjadi Minggu (10/1) kemarin sekitar pukul 08.00 Wita. Beberapa bangunan budi daya tambak nener dan bandeng itu mengalami kerusakan, termasuk kaca jendela pecah berantakan. Warga selanjutnya memindahkan batu-batu berukuran sedang, kemudian memblokade pintu masuk tambak. Barangbarang yang ada di dalam dikeluarkan ke halaman. Rudi pemilik tambak lari tunggang langgang menyelamatkan diri ke Polsek Gerokgak. Pemicu keributan itu merupakan buntut atas kekesalan pemilik lahan Made Wenten. Ia menilai Rudi tinggal secara ilegal di lahan miliknya. Secara persuasif sudah dilakukan komunikasi sebelumnya. Wenten meminta Rudi mengosongkan lahan yang ditempatinya itu. Tetapi permintaan Wenten tidak pernah digubris Rudi. Akhirnya kemarahan Made Wenten memuncak dan bersama massa buat aksi blokade areal tambak itu. “Sebetulnya masalah ini pernah dimediasi sampai ke Polres. Sudah selama dua tahun berlalu yang bersang-

kutan menyewa sebesar Rp 75 juta. Ada kesepakatan, semua aset di atas bangunan itu setelah kontrak berakhir menjadi milik kami, namun itu ditolak pihak Rudi,” kata Wenten. Kerja sama yang melibatkan Rudi itu, kata Wenten, memang tidak diikat surat perjanjian. Ia bersama keluarga besarnya Putu Merta, Kadek Pasek, dan Nyoman Sukerta, sepakat mengeluarkan Rudi. Ia tidak mengizinkan Rudi tinggal di atas lahanya lagi. Lokasi tambah itu tinggal berisi induk bandeng, itu pun harus dibersihkan dengan deadline, Selasa (12/1) depan. “Kami somasi dia beberapa kali. Sesungguhnya kami punya niat baik penyelesaian secara damai, namun hal itu tidak ditanggapi Rudi. Dia tetap saja membangun di atas tanah kami, padahal mereka tidak mengantongi izin. Kami akan tindak tegas sampai batas waktunya,” jelasnya. Merasa tidak nyaman tempat usahanya diblokade. Rudi didampingi kuasa hukumnya Ketut Sringge, S.H.

meminta perlindungan ke Polsek Gerokgak. Kericuhan disebabkan ketidakcocokan antara dua pengusaha bisnis tambak, Rudi dan Paulus. Keduanya menempati dua hektar areal tambak itu, lalu dibuat sejumlah blok petak tambak. Singkatnya, bisnis yang dikelola itu mandek. Kemudian terjadi perselisihan, berujung permintaan Paulus kepada pemilik tanah menyingkirkan Rudi. “Soal perusakan kami akan tempuh jalur hukum. Kami minta perlindungan ke polisi. Perkara ini karena ketidaksepahaman menyangkut pekerjaan,” ujar Rudi didampingi kuasa hukumnya, Sringge. Kapolsek Gerokgak Kompol I Gusti Ngurah Alit Putra, S.Sos. seizin Kapolres AKBP Harry Haryadi membenarkan kericuhan itu. Mediasi diakui telah dilakukan kepada dua pihak terkait. “Keduanya dimediasi dan diberi pengertian dalam usaha menuntaskan masalah itu dengan jernih dan baik-baik. Penjagaan dilakukan di sekitar lokasi perusakan,” terangnya. (kmb34)

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Buleleng tahun ini memasuki kegiatan sekala besar Dies Natalis ke-7 pada 9 Januari 2016 lalu. Segenap mahasiswa-mahasiswi setempat dilibatkan pada momen itu. Acara berjalan lancar. Kampus berbasis kesehatan ini dulunya bernama Stikes Majapahit, lalu dalam perkembangannya berubah nama menjadi Stikes Buleleng. Ketua Stikes Buleleng I Made Sundayana, M.Si. mengatakan pengembangan dilakukan dengan memprioritaskan tiga program studi diantaranya, Prodi Kebidanan Diploma 3 (D-3), Prodi Keperawatan Strata 1 (S-1), dan Profesi Ners. Memasuki usia ketujuh tahun, Stikes Buleleng memacu lulusan siap bersaing secara global. “Jadi, Stikes sebenarnya su-

dah tujuh tahun, namun untuk Stikes Buleleng ini merupakan tahun pertama. Saya harap Dies Natalis ini bisa berjalan sukses,” terang Sundayana, Minggu (10/1) kemarin. Dies Natalis tidak terpengaruh terhadap putusan Mahkamah Agung tertanggal 19 Oktober 2015, sebab masih menunggu PK. Kata Sundayana, dulunya Yayasan Mojokerto sebagai penyelengara Stikes Majapahit Singaraja. Dalam perjalanan waktu, disinyalir yayasan itu hendak direbut pihak Sunjaya. “Nah karena mahasiswanya dilihat banyak dan sistem pembelajaran berjalan lancar, kemudian Menteri Pendidikan minta supaya diganti namanya menjadi Stikes Buleleng, dengan yayasan yang menaunginya berbeda serta berbadan hukum di Buleleng. Otomatis

yang lama tidak dipakai lagi, jadi Stikes Majapahit dengan yayasannya sudah dicabut dari putusan kasasi. Sementara menunggu PK,” jelas Sundayana. (kmb34)

Stikes Buleleng Gelar Dies Natalis

Bali Post/kmb34

DIES NATALIS - Dies Natalis di Stikes Buleleng berjalan lancar, meski isu persoalan dengan Stikes Majapahit Singaraja masih belum tuntas sepenuhnya, Sabtu (9/1) lalu.

Singaraja (Bali Post) – Distribusi air bersih di Desa Tamblang, Kubutambahan mengalami gangguang beberapa hari lalu. Gangguan ini terjadi karena jaringan pipa induk yang terpasang di sekitar Pura Dalem, Desa Pekaraman Kelampuak, Kubutambahan putus. Lokasi pipa berada pada kemiringan tanah 90 derajat. Akibat kemiringan tanah itu, pipa induk tidak ditanam, namun diikat pada batang pohon. Saat hujan deras disertai angin kencang seminggu lalu, pohon itu tumbang. Pipa air bersih yang terikat menjadi tertarik hingga putus. Informasi yang diperoleh dari lapangan, Minggu (10/1) kemarin, sejak putusnya pipa itu pasokan air bersih di desanya menjadi mati total. Untuk sementara warga mencari air bersih ke sumber-sumber air terdekat. Beberapa warga juga terpaksa memanfaatkan air hujan untuk mencuci pakaian atau untuk hal lain. Menyusul terganggunya pasokan air bersih itu, warga telah mendapat penjelasan dari pihak pengelola. Aparat desa setempat menyatakan jaringan pipa yang putus itu akibat dampak hujan deras beberapa waktu lalu. Atas kondisi ini warga menerima dan mengharapkan perbaikan segara dilakukan, sehingga pasokan air bersih normal kembali seperti biasanya. Perbekel Desa Tamblang Mangku Nengah Sudarsana ketika dimintai konfirmasi kemarin, membenarkan pelayanan air bersih di desanya sempat mengalami gangguan. Dia mengatakan, air bersih di desanya dikelola PAM Desa. Selain itu, ada kelompok masyarakat dengan jumlah anggota sekitar 20 kepala keluarga (KK) juga mengelola usaha air bersih itu. PAM Desa memanfaatkan mata air yang bersumber di Desa Depaha dan Desa Tambakan. Dalam upaya menambah produksi, pengelola PAM Desa memanfaatkan sumber mata air baku. Dari total produksi air bersih itu, hingga kini warga yang terlayani sekitar 1.600 sambungan rumah (SR). Pasokan air bersih

itu dialirkan melalui jaringan pipa induk dengan ukuran antara tiga dan empat dim. Akibat topografi wilayah, jaringan pipa induk ini melintasi medan sangat terjal. Dia mencontohkan, pipa induk yang terputus di sekitar areal Pura Dalem, Desa Pekaraman Kelampuak, tingkat kemiringan tanahnya 90 derajat. Pipa induk itu kemudian diikat pada batang pohon. Selain dua pipa induk milik PAM Desa Tamblang, ada puluhan pipa air bersih yang mengambil dari sumber yang sama juga diikatkan pada batang pohon. Saat hujan deras dan angin kencang, pohon tersebut tumbang. Pipa induk ini ikut tertarik hingga aliran air nya terputus. “Memang sempat padam karena pipa induk kita di atas putus. Karena daerahnya terjal, pipa itu tidak bisa ditanam dan hanya diikat di pohon dan saat tumbang pipa putus,” jelasnya. Setelah mengetahui terputusnya pipa induk itu, pengelola PAM Desa telah diperintahkan melakukan upaya penyambungan. Penyambungan pipa memakan waktu lama. Alasannya, akibat medan sulit dijangkau. Kerusakan pipa yang sudah tertangani itu masih belum aman betul, karena itu rawan terjadi hal serupa. Apalagi hujan mulai turun, sehingga bisa saja terjadi jaringan pipa terputus lagi akibat cuaca ekstrim. Untuk mengoptimalkan pengawasan dan pemeliharaan jaringan pipa induk itu, pihaknya sudah membentuk petugas khusus. Personel ini rutin melakukan pemantauan pada lokasi jaringan pipa induk yang rawan putus, baik akibat hujan deras atau gangguan lainnya. “Perbaikan tidak bisa cepat karena medan sulit dijangkau. Pipa yang sudah tersambung itu masih rawan mengalami gangguan, apalagi musim hujan dan angin kencang ini bisa saja menimbulkan tanah longsor. Kami bentuk tim khusus mempercepat perbaikan kalau nanti ada kerusakan pipa akibat bencana alam,” imbuhnya. (kmb38)

KEPERLUAN tenaga keperawatan dan kebidanan di Buleleng relatif tinggi, apalagi memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diperlukan tenaga terampil dalam upaya pemenuhan pelayanan kesehatan di masyarakat. Dibukanya Rumah Sakit Pratama di Tangguwisia dan IRD di RSUD Buleleng, tak pelak perlu tenaga perawat tamatan mumpuni dari kampus-kampus kesehatan di Buleleng. Era MEA memang menjadi relatif berat, karena menuntut kesiapan kompetensi, adaptasi, dan bersaing kompetitif. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Buleleng I Made Sundayana, M.Si. mengatakan munculnya MEA membuat tenaga perawat banyak dibutuhkan, tetapi perlu kompetensi memadai

agar menang dalam persaingan di dunia kesehatan itu. “Kami antisipasi MEA ini dengan cara mahasiswa-mahasiswi diberi kemampuan mumpuni di bidangnya,” ujar Sundayana, Minggu (10/1) kemarin, usai melakukan gelaran Dies Natalis VII Stikes Buleleng. Era MEA ini memang individu ditunggu sigap memiliki potensi diri memadai. “Di situlah perlu kemampuan individu memacu diri dalam MEA,” ucapnya. Tenaga keperawatan dan kebidanan kata Sundayana, mestinya dilatih agar mereka bisa menyaingi tenaga kesehatan luar Bali. Atas tuntutan itu, Ia sengaja mengenjot penguasaan ketrampilan pelayanan perawat dan bidan lewat pengajaran bahasa Inggris, Jepang, dan Mandarin. (dgk)

Kompetensi Diri


JEMBRANA

12

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Abrasi di Pebuahan Makin Parah

Lagi, Lima Rumah Tergerus Negara (Bali Post) Abrasi di pesisir Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, semakin parah. Lima rumah dan dapur hancur diterjang ombak seminggu belakangan ini. Anisa, warga setempat, Minggu (10/1) siang mengatakan dapurnya hancur dan jebol pada Minggu (3/1) malam lalu. Kerugian akibat kejadian itu mencapai puluhan juta rupiah. Untuk melindungi rumahnya dari terjangan ombak dia memasang batu-batu yang diikat sejak Jumat (8/1).

SEMAKIN PARAH - Abrasi di Pebuahan Banyubiru yang semakin parah dan beberapa hari menghantam rumah warga dan membuat sejumlah bangunan hancur.

ambruk. Dari informasi, sebagian gedung yang masih berdiri tetap digunakan untuk ruang belajar-mengajar siswa kelas V dan VI. Sedangkan siswa kelas I-IV, oleh pihak sekolah diungsikan di gedung lainnya yang berada di sisi utara jalan. Salah seorang pemilik warung ikan bakar, Sri Astuti mengatakan sudah dua tahun terakhir ini abrasi cukup berdampak di pantai Pebuahan. Ia mengaku sudah kehilangan sejumlah bangunan akibat daratan lenyap terseret air laut. Suandi (55), mengatakan sejak seminggu belakangan ini ombak memang sangat besar. “Saya tidak bisa tidur nyenyak

karena takut. Apalagi kami tidak punya tempat tinggal lain,” jelasnya. Nurhakim juga mengaku kini rumahnya sudah hampir roboh karena sempat diterjang ombak. “Terpaksa kami buat pelindung dari kaping diisi pasir,” jelasnya. Warga di Pebuahan sangat mengharapkan agar pemerintah segera menyender pantai tersebut seperti di Baluk Rening dan Candikusuma. “Karena di Cupel dan Baluk Rening disender, maka dampaknya ombak di sini sangat besar,” kata beberapa warga. Kini para warga secara swadaya melindungi tempat mereka dengan memasang batu-batu dan diikat dengan jaring. (kmb)

Polisi Gagalkan Penyelundupan Daging Sapi Ilegal

SOSOK Berharap Lebih Baik Lagi Persiapan pemindahan kewenangan pengelolaan SMA/SMK Negeri ke provinsi nampaknya juga mencuri perhatian DPRD Jembrana. Komisi A yang membidangi pendidikan, saat ini mengaku sedang aktif berkonsultasi dan menggodok pentingnya Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun. Ketua Komisi A DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, belum lama ini mengatakan, BP/olo merunut dari amanat UU maka Ni Made Sri Sutharmi kewenangan SMA/SMK ada di provinsi. Komisi A saat ini juga masih memantau perkembangan persiapan peralihan pengelolaan tersebut. “Ada berbagai poin yang menjadi perhatian kita, terutama terkait dana pendamping dari daerah untuk siswa dan para guru kontrak/honorer,” terang dewan asal Yehembang ini. Sutharmi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI-P Jembrana ini juga mengusulkan untuk Ranperda Wajar 12 Tahun. “Sebenarnya dari dulu kita sudah melaksanakan ini (wajar 12 tahun), apakah dengan peralihan ini masih memungkinkan, ini yang akan kita dalami,” tambahnya. Selama ini, selain mendapatkan bantuan operasional sekolah dari pemerintah pusat, Kabupaten Jembrana juga menganggarkan dana pendamping untuk siswa SMA/SMK. Sehingga para siswa tidak perlu lagi dibebani SPP. Apakah nantinya ketika diambil alih provinsi, hal tersebut masih tetap berlaku atau bahkan lebih baik lagi, itu yang perlu dikoordinasikan lebih jauh. Sejauh ini, instansi terkait yang menangani peralihan ini cukup aktif melakukan persiapan. Pihaknya berharap dengan peralihan ini, pengelolaan SMA/SMK Negeri di Jembrana lebih baik. (olo)

Di beberapa warung lesehan dipasang batu bronjong secara swadaya oleh pemilik, namun banyak pula yang hanya mengandalkan karung-karung berisi pasir. Dari pengamatan Minggu (10/1) siang, air laut tampak berobak tinggi. Hal itu membuat warga selalu waswas. Banyak di antara mereka harus berjaga-jaga pada malam harinya. Sebelumnya bangunan sekolah MIN yang menampung siswa sekolah dasar di wilayah pesisir tersebut juga hancur. Sebagian gedung yang baru dibangun itu sudah hilang di bagian dasarnya. Untuk mempertahankan atap bangunan, sengaja dipasang kayu untuk menyangga agar atap tidak

Bali Post/kmb

CIPTA KONDISI - Jajaran Polres Jembrana ketika melakukan operasi cipta kondisi, Sabtu (9/1) malam.

Negara (Bali Post) – Sebuah mobil Izuzu Panther DK 1563 DE bermuatan dua kuintal lebih daging sapi, diamanan Polres Jembrana, Sabtu malam. Daging sapi yang terbungkus dalam enam boks sterofoam itu tidak dilengkapi dokumen resmi utamanya dari karantina. Ketika itu jajaran Polres Jembrana melaksanakan operasi cipta kondisi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Jembrana. Operasi dipimpin Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Ketut Sukarta didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra. Operasi digelar di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk kawasan Jalan Jenderal Sudirman Depan Taman Pecangakan dengan melibatkan

60 personel. Pemeriksaan dilakukan terhadap orang, barang dan kendaraan. Dari operasi yang digelar selama dua jam dari pukul 22.30 Wita hingga pukul 00.30 Wita berhasil mengamankan sebuah mobil Izuzu Panther warna biru tua nomor polisi DK 1563 DE. Mobil tersebut melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi yang berusaha menerobos dan menghindar dari pemeriksaan petugas, hingga akhirnya berhasil dihadang oleh petugas yang melakukan pemeriksaan di bagian timur. Setelah berhasil dihentikan, petugas yang melakukan pemeriksaan di dalam mobil, mendapati 6 boks sterofoam yang di dalamnya masingmasing berisi bungkusan daging sapi dalam kantong plastik ukuran besar tanpa dilengkapi dokumen resmi dari karantina.

Pemilik daging sapi, Rudi Harisiswanto (38) yang beralamat di Gatot Subroto Timur, mengaku membeli 208 Kg daging sapi tersebut dari seseorang yang bernama Haji Nur dengan alamat Kelurahan Loloan Barat Negara seharga Rp 17 juta untuk dijual kembali di Denpasar. Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Ketut Sukarta didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gusti Made Sudarma Putra mengatakan pemilik daging sapi tersebut tidak dapat menunjukan dokumen resmi dari karantina dan hanya dapat menunjukan nota pembelian. Saat itu juga pemilik beserta barang bukti daging sapi tersebut langsung digiring ke Polres Jembrana untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Operasi cipta kondisi ini juga dilaksanakan secara rutin. (kmb)

Polisi Amankan Ratusan Burung Jalak Nias

Bali Post/olo

PERAIRAN JEMBRANA - Perahu selerek (purse seine) yang banyak ditemui di perairan Jembrana sebagai perahu tangkap yang sering digunakan para nelayan.

Hindari Konflik di Perairan Bali

Perahu Tangkap di Dua Provinsi Dibatasi

Negara (Bali Post) – Sesuai kesepakatan dua pemerintah provinsi, yakni Bali dan Jawa Timur, disepakati pembatasan perahu tangkap, selerek (purse seine) yang beroperasi di perairan Bali. Pembatasan itu selain untuk menjaga jumlah ikan di perairan Bali tetap terjaga, juga menghindari konflik antar-nelayan rebutan lahan tangkap. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan I Made Dwi Maharimbawa, ditemui akhir pekan lalu membenarkan adanya pembatasan perahu tangkap yang berbobot 30 GT itu di perairan Bali. “Aturan ini berlaku untuk nelayan di Jawa Timur dan Bali. Ini kesepakatan untuk pembatasan jumlah kapal,” terang Maharimbawa. Kapal tangkap di Selat Bali yang ada saat ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kapal tangkap lainnya. Kapal jenis purse seine ini sering disebut perahu selerek. Satu unit kapal berbahan kayu itu, terdiri dari dua perahu dengan puluhan anak buah kapal. Berbekal alat tangkap berupa jaring berukuran besar dan panjang, kapal ini menangkap dengan cara menggiring gerombolan ikan masuk ke jaring. Dari kesepakatan yang telah ditetapkan, menurut Mahari-

mbawa, untuk di wilayah Bali dibatasi maksimal 176 pasang atau 74 unit. Sedangkan yang dari Jawa Timur berjumlah 250 pasang atau 125 unit. Namun untuk di Bali, menurutnya baru sekitar 40-an unit yang aktif melaut setiap harinya. Kendati telah ditentukan jumlah kapal, namun dalam Kesatuan Negera Republik Indonesia (NKRI) nelayan dari berbagai daerah di Indonesia boleh mencari ikan di perairan Bali. Namun, untuk melindungi nelayan lokal, pemerintah daerah melindungi dengan Peraturan Daerah (Perda). Lebih lanjut dijelaskannya, Perda yang mengatur nelayan ini khususnya terkait nelayan yang berasal dari luar Jembrana. “Kita memiliki pelabuhan ikan, dan diatur di dalamnya nelayan dari luar (daerah) tidak boleh melakukan transaksinya di sini,” tandasnya. Begitu pula diatur dalam masalah kependudukan, apabila nelayan tersebut menginap di pelabuhan. Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jembrana Made Widanayasa, mengatakan terkait perda itu memang sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu. Hal itu untuk melindungi para nelayan lokal terutama dalam menjual hasil tangkapan mereka. “Kita memiliki dua macam nelayan, nelayan tra-

disional dan nelayan perahu selerek, semuanya terdata dan jumlah kita terbanyak di Bali,” tambahnya. Yang sering muncul belakangan ini, justru konflik antar-nelayan lokal, yakni nelayan tradisional (jukung) dengan selerek. Namun permasalahan itu bisa diselesaikan dengan mediasi. (kmb26)

Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Minggu (10/1) mengamankan ratusan burung jalak nias yang dilindungi. Ratusan burung jalak nias ini hendak diselundupkan dari Jawa Timur ke Mataram dengan menggunakan bus dari Malang ke Mataram. Guna mengelabui petugas, ratusan burung ini ditempatkan dalam lima keranjang buah. Muslimin kondektur bus yang membawa ratusan burung mengaku hanya dititipi seseorang yang ia tidak kenal di Malang untuk dibawa ke Mataram dengan upah Rp 200 ribu. Kapolsek Gilimanuk Kompol Nyoman Wirya Sucipta melalui Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk Iptu Julkifli Ritonga mengaku ratusan burung selundupan ini tidak dilengkapi surat kepemilikan ataupun kesehatan hewan dari Karantina. Kini ratusan burung jalak nias dan kondektur bus tersebut masih diamankan di Polsek Gilimanuk guna penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan balai Karantina hewan kelas II A Denpasar wilayah Kerja Gilimanuk untuk penanganan terkait ratusan burung selundupan yang diamankan tersebut. (kmb)

Bali Post/kmb

JALAK NIAS - Ratusan burung jalak nias yang diselundupkan diamankan di Gilimanuk.


Senin Kliwon, 11 Januari 2016

KARANGASEM

13

Usaba Muhu-muhu di Desa Adat Timbrah

”Nyomia” Bhuta Kala agar Warga Hidup Harmonis DESA Adat Timbrah, Pertima, Karangasem menjadi salah satu desa tua di Bali. Setiap ritual adat dan keagamaan di desa ini selalu menyimpan keunikan dan tujuan yang mulia untuk menjaga keutuhan dan kerukunan warganya. Seperti ritual Usaba Muhu-muhu, Sabtu (9/1) lalu, yang dilaksanakan dalam bentuk caru desa untuk nyomia bhuta kala menjadi bhuta hita. Sehingga warga setempat senantiasa hidup harmonis, di antara keharmonisan alam semesta. Pelaksanaan tradisi ini diawali dari ritual nyaga. Tiga hari sebelum Usaba Muhumuhu, warga melaksanakan ritual ini untuk nyomia bhuta kala dalam tingkatan yang lebih kecil, agar tidak mengganggu pekarangan warga. Saat ritual ini juga disebut dengan Matuun Buah. Pada saat Usaba Muhumuhu, ritual nyomia dilakukan dalam tingkatan yang lebih tinggi oleh desa adat dengan sarana caru seekor kerbau. Prosesi undagi saat menyembelih sapi sebagai sarana caru ini selalu menyedot perhatian warga sekitar. Sapi yang diikat di sebuah tiang beton, ketika disembelih undagi berlangsung menegangkan. Sapi yang meronta-ronta saat disembelih membuat warga sekitar tegang. Namun prosesi ini lebih aman ketimbang ritual serupa di Desa

Asak, di mana sapinya dilepas lantas baru dihujani pedang, golok dan sajam lainnya saat Usaba Kaulu di desa itu. Tokoh masyarakat setempat, Nengah Sukada, Minggu (10/1) kemarin, menyampaikan tradisi ini dilaksanakan setiap tahun sekali, tepatnya setiap Tilem Sasih Kapitu. Krama empat banjar pangarep dan dua banjar sesabu desa tedun ke desa melaksanakan tugas ayah-ayahan banjar, masingmasing untuk mempersiapkan sarana ritual Usaba Muhumuhu ini. Mulai dari mebat, ngarah, ngikih hingga murak sapi. Selain krama, desa adat juga menunjuk saya dan malun saya, tukang banten, tukang base dan undagi untuk menuntaskan beberapa tugas-tugas adat, guna mempersiapkan sarana ritual ini. Jadi, sebelum sapi sarana caru disembelih juga ada ritual khusus. Mulai dari nganteb banten di Pura Dalem Tengah (matur piuning), nganteb banten di depan sapi itu, kembali ke Pura Bale Agung untuk melengkapi daging klakat, nanding banten kemulan, hingga norek sapi tepat di dahinya. “Setelah seluruh ritual ini dilaksanakan, barulah sapinya katebekin (ditusuk red),” tegasnya. Tokoh masyarakat lainnya, Nengah Supartha menambahkan, setelah prosesi ini

SOSOK Susah Bikin Hijau KARANGASEM selama ini dikenal daerah rawan kriminalitas. Banyak kasus-kasus besar terjadi di Karangasem. Bahkan saat pilkada lalu, Karangasem menjadi satu-satunya zona merah pilkada di Bali. Menjaga keamanan Karangasem diakui cukup berat oleh Kapolres Karangasem AKBP I Gedi Adhi Mulyawarman. “Saya hampir tiga tahun menjaga situasi Karangasem. Susah lho, bikin Karangasem ini hijau (aman-red),” kata Adhi Mulyawarman belum lama ini, usai sukses mengawal pilkada hingga berlangsung aman dan lancar. Capaian itu juga sekaligus menepis anggapan tokoh masyarakat bahwa Karangasem bakal ribut pascapilkada digelar. Karena Bali Post/gik AKBP I Gedi Adhi Mulyawarman capaiannya itu, Kapolres Karangasem rencananya akan digeser ke Polda Bali. Sesuai dengan surat telegram Kapolri nomor ST/ 2719/XII/2015 tanggal 31 Desember 2015, ia direncanakan akan memegang jabatan baru sebagai Kabagdalpers Polda Bali. Ia akan menggantikan posisi AKBP I Gede Reseken yang digeser menjadi Pamen Polda Bali. Sedangkan posisi AKBP I Gede Adhi sebagai Kapolres Karangasem akan digantikan oleh AKBP Sugeng Sudarso yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimum Polda Bali. “Saya bersyukur pergi dari Karangasem tanpa meninggalkan masalah pascapilkada. Semoga penerus saya nanti juga bisa menjalankan tugas dengan baik. Karena menjaga situasi Karangasem tetap kondusif tugas cukup berat. Tetapi ini tantangan,” tegasnya. Digesernya Kapolres bersamaan dengan digesernya Dandim 1623/Karangasem Letkol ARM Erdi Eka Widjayanto. Sebelum kapolres yang baru bertugas di Karangasem, bakal digelar kegiatan serah terima antara pejabat kapolres yang lama dengan yang baru di Mapolres Karangasem. (gik)

”Nyepi Luh” di Ababi, Pasar dan Kios Tutup Amlapura (Bali Post) – Nyepi Luh atau brata panyepian yang dilakukan kalangan wanita dilaksanakan di Desa Pakraman Ababi, Minggu (10/1) kemarin. Saat Nyepi Luh kemarin, para wanita tidak bekerja, tapi ngiring Ida Batara yang disungsung di Pura Kedaton di wawengkon desa dengan sembahyang ke sejumlah pura desa setempat. Rangkaian Nyepi Luh dimulai dengan aci di Pura Kedaton dan Ngejaga (menjaga wilayah desa secara spiritual - red) pada Tilem Kapitu, Sabtu (9/1) lalu. Keesokan harinya, yakni Minggu kemarin dimulai Nyepi ditandai dengan bunyi kulkul desa dan para wanita sembahyang di Pura Kedaton. Para wanita sembahyang, matirtayatra di sejumlah pura di desa itu. Para wanita tak bekerja, warung dan pasar semuanya tutup, termasuk aktivitas kios dan pedagang di objek Taman Tirtagangga. Di lain pihak, saat para wanita nyepi, yang bekerja yakni kaum lelaki. Para lelaki tetap bekerja sepeti biasa, termasuk bekerja di sawah dan ladang. Nyepi Luh ini digelar setelah sehari sebelumnya digelar aci di Pura Kedaton. Saat itu, selain digelar pacaruan, pihak desa juga membuat nasi kalesan. Nasi itu dicampur menjadi satu dan akhirnya direbut di bawa pulang. Nasi itu disebarkan di pekarangan rumah, di sawah dan ladang. Makna dari nyambehang nasi itu guna mohon kerahayuan di wilayah desa, terhindar dari marabahaya dan penyakit. Sementara hasil sawah dan ladang di desa yang dikenal memiliki tradisi nanggluk merana lewat palebon jero ketut (ngaben tikusred) itu diharapkan melimpah dan terhindar dari serangan hama dan penyakit. Bulan depan yakni pada Tilem Sasih Kawulu, giliran digelar Nyepi Muani (brata panyepian yang dilakukan kaum pria - red). Nyepi ini sehari usai ngusaba di Pura Dalem desa setempat. Brata penyepian sama dengan Nyepi tahun baru Saka yakni catur brata panyepian. Warga yang nyepi tak boleh bekerja (amati karya), tak boleh bepergian ke luar wilayah desa, tak menyalakan api, termasuk api dalam diri dan tak berfoya-foya. Selain tradisi ngaben tikus, Nyepi Luh dan Nyepi Muani di desa ini termasuk satu-satunya tradisi di Karangasem, bahkan di Bali. (013)

selesai masyarakat melaksanakan persembahyangan di Pura Dalem Tengah. Ritual di pura ini kapuput Buyut dan Dahyang. Buyut muput banten kemulan di atas tepas, sedangkan Dahyang nganteb banten kemulan di bawah tepas. Uniknya, setelah proses persembahyangan bersama, krama setempat mulai dari orangtua hingga anak-anak megibung bersama, dari olahan daging sapi sisa setelah dipakai sarana ritual. Warga duduk bersama di tempat-tempat yang sudah disediakan desa adat, seperti Bale Pauman, Bale Lantang hingga di Bale Sekaa Gong. Selain bermakna nglungsur merta Ida Batara, megibung ini menjadi sarana untuk merekatkan tali persaudaraan di antara krama desa. Sebab, saat itu seluruh krama yang tinggal di desa maupun warga perantauan ikut duduk bersama dalam tradisi khas Karangasem ini. “Tapi, perlu diingat, tujuan utama ritual ini bukan untuk magibung, tetapi adalah caru desa untuk nyomia bhuta kala,” kata Supartha yang pernah menjadi Klian Desa Adat Timbrah tahun 2002 sampai 2007 lalu. Dari beberapa sumber lain di desa setempat, tradisi aci Usaba Muhu-muhu ini juga dipandang sebagai penerapan dari Kitab Shiva Purana, yaitu

ketika Dhurgha melawan Raksasa Mahisasura berwujud sapi atau kerbau. “Pada zaman terkini diperingati sebagai bentuk pengendalian diri, agar manusia terhindar dari sifat hewani,” ujar salah satu warga setempat, Luh Sri Suaryani. Bhuta kala selalu dibayangkan sebagai suatu makhluk berwajah seram. Imajinasi oleh para seniman dan rohaniwan seperti itu memang dianggap wajar. Karena bila manusia tidak harmonis dengan bhuta kala, maka sosok maupun peristiwa menyeramkan seperti di atas bisa menjadi nyata. Namun, perlu diluruskan bahwa bhuta pada intinya dibangun dari lima elemen yang disebut panca maha bhuta, yaitu tanah, air, api, udara dan ether. Kelima unsur inilah yang membangun alam semesta (bhuana agung). Bahkan jasmani manusia juga disebut alam kecil atau bhuana alit. Sehingga dalam istilah macaru untuk nyomia bhuta kala, tujuan utamanya adalah mengubah bhuta kala menjadi bersifat lembut, sehingga tak mengganggu kehidupan manusia. Demikian juga manusianya, untuk terus belajar mengendalikan diri dan mengembangkan perbuatan baik, sehingga terwujudlah keharmonisan. (gik)

PHRI Soroti Sampah Plastik dan Pungli Amlapura (Bali Post) -

dari sedang sampai buruk. Jika ini dibiarkan tentu akan berdampak buruk terhadap pariwisata Karangasem. Ia meminta selama setahun ini, pihak terkait dari pemerintah daerah harus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Ia yakin potensi pariwisata Karangasem masih bisa digenjot lebih dari capaian sekarang. Karangasem menurutnya harus bisa memanfaatkan situasi jenuhnya pariwisata di Bali Selatan, agar bisa beralih berwisata ke Bali timur, khususnya Karangasem. Guna menindaklanjuti masalah ini, Kariasa menegaskan, PHRI akan melakukan audiensi dengan bupati yang baru nanti. Menawarkan

rancangan kerja untuk meningkatkan kualitas pariwisata Karangasem. “Kalau terus promosi, sementara masalah lama belum bisa diselesaikan, kan jadi percuma saja,” sorot Kariasa. Dia berharap ada perbaikan pengelolaan objek wisata maupun meningkatkan fasilitas objek wisata itu sendiri. Ia memberikan perhatian khusus kepada Besakih, agar masalah yang membelit objek yang menjadi ikon Karangasem ini segera dapat dituntaskan. Terakhir Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem, menyampaikan rencana pembentukan Badan Pengelola untuk kawasan Objek dan Daya Tarik Wisata

(ODTW) Besakih, Karangasem makin pelik. Sebab, rencana pembentukan Badan Pengelola tersebut selama ini belum pernah melibatkan Pemprov Bali. Padahal, di antara kawasan Besakih cukup banyak terdapat aset Pemprov Bali. Kondisi ini membuat rencana pembentukan badan pengelola terancam batal. Pasalnya, di pihak lain juga muncul wacana pembentukan Badan Otoritas Besakih oleh Pemprov Bali. Kondisi itu diakui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem Wayan Purna saat ditemui di ruangannya belum lama ini. Purna menyampaikan, selama ini pembahasan rencana pembentukan badan pengelola ini dilakukan di antara Disbudpar Karangasem dengan pihak Desa Adat Besakih atas mediasi Bagian Tata Pemerintahan (Tapem). Hasil pembahasan sepanjang tahun ini, belum ada kesepakatan apapun di antara keduanya, karena keduanya

perdata yang masuk ke PN Amlapura. Pada 2015 tercatat masing-masing perkara pidana dan perdata yang didaftarkan ke PN kurang dari 100, di mana pidana masuk 71 dan perkara putus 75. Berarti ada tunggakan perkara pidana tahun 2014 yang baru putus awal 2015. Sementara perkara perdata pada 2015 masuk 101 dan putus 108, karena ada tujuh perkara tahun 2014 yang baru diputus awal 2015. Sementara sidang bukti pelanggaran lalu intas tahun 2015 mencapai 2.243 yang semuanya diputus. Dzurkarnain menambahkan, pihaknya memberdayakan enam hakim yang ada dengan membentuk tiga majelis. Tentunya ada tim yang anggota majelisnya ada di dua atau tiga tim tersebut. Sementara ruang sidang ada dua. Dengan hakim yang jumlahnya terbatas, tentunya kerap sidang dengan anggota majelis yang sama di tim berbeda tidak bisa sidang

secara bersamaan. Di mana ketika satu tim majelis sidang kebetulan anggotanya ada di dua tim itu, sidang satu majelis lagi menunggu sampai anggota yang sidang di tim majelis lainnya usai. Dzurkarnain mengatakan pihaknya kini menertibkan

saksi yang bakal ke ruang sidang memberikan kesaksian. Di mana para saksi yang hanya mengenakan celana pendek nantinya disediakan kain atau sarung di pos Satpam. Hal itu guna menghormati tata tertib dan persidangan, sehingga tak terkesan bisa berpakaian

Sepanjang 2015, banyak persoalan yang menjadi sorotan PHRI Karangasem. Beberapa diantaranya adalah masalah ancaman sampah plastik dan pungli di Kawasan Besakih. PHRI mendesak agar tahun ini minimal dua masalah tersebut dapat diatasi untuk menciptakan iklim pariwisata yang lebih baik bagi para wisatawan yang berwisata ke Karangasem. Demikian disampaikan Sekretaris PHRI Karangasem Wayan Kariasa, belum lama ini, setelah PHRI mengundang berbagai pihak terkait dan pelaku pariwisata di Candidasa untuk mengevaluasi pelaksanaan pariwisata di Karangasem selama setahun. Dari berbagai persoalan, Kariasa mengatakan persoalan sampah plastik dan pungli di Besakih paling menjadi sorotan. “Lebih dari 65 persen wisatawan yang berkunjung ke Besakih komplin, karena masih banyak pungutan liar (pungli),” terang Kariasa. Sepanjang 2015, kata Kariasa, lebih dari 50 persen respon wisatawan terhadap pariwisata di Karangasem, mulai

Amlapura (Bali Post) – Pengadilan Negeri (PN) Amlapura sampai kini kekurangan hakim. Saat ini hanya ada enam hakim, termasuk Ketua baru Dzurkarnain, S.H., M.H. dan Wakil Ketua Putu Ayu Sudariasih, S.H., M.H. Soal kekurangan hakim bagi PN yang dipimpinnya, disampaikan Ketua PN Dzurkarnain beberapa hari lalu di PN Amlapura. Dikatakan, untuk PN sekelas PN Amlapura idealnya ada 12 hakim. Namun, saat ini hanya ada enam orang. Berarti kekurangan enam orang hakim lagi. Kendati begitu, mantan Wakil Ketua PN Semarapura ini menegaskan, persidangan baik perdata dan pidana serta tugas lainnya masih bisa berjalan dengan baik. Pria asal Pati, Jateng, yang baru sekitar 27 hari menjabat Ketua PN Amlapura itu mengatakan, kebetulan belakangan ini tak begitu banyak kasus pidana maupun

PN Amlapura Kekurangan Hakim

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988

Bali Post/gik

SARANA CARU - Sebelum sapi ini disembelih menjadi sarana caru, desa adat setempat melakukan ritual khusus terhadap sapi tersebut.

Bali Post/013

SUBUR - Padi di sawah dekat Taman Tirtagangga di Desa Ababi, tampak subur. Usai ngaben atau palebon jero ketut (tikus) beberapa tahun lalu, kini hasil padi di Desa Ababi cukup melimpah dan terhindar dari serangan hama tikus.

masih sama-sama tidak ada yang mau mengalah. Setelah pembahasan ini selalu berakhir dengan deadlock, pihaknya baru menyadari kalau selama ini Pemprov Bali belum pernah diajak berkoordinasi. Padahal aset Pemprov Bali cukup banyak di kawasan Besakih, diantaranya adalah hektaran halaman parkir, bangunan-bangunan hingga tempat pos informasi di sejumlah titik di kawasan Besakih. Meski sudah menyadari itu, pihaknya mengaku belum juga berkoordinasi dengan Pemprov Bali. Namun rencana ke arah itu diakui sudah dirancang. Kalau wacana pembentukkan Badan Otoritas Besakih itu jadi dibentuk Pemprov Bali, maka rencana pembentukan Badan Pengelola dipastikan batal. Nantinya yang terlibat di dalamnya ada tiga komponen, diantaranya Pemprov Bali, Pemkab Karangasem dan Desa Adat Besakih. (kmb31)

seenaknya. “Kita ini orang timur, dan persidangan yang mulia harus ditegakkan. Saksi tak boleh lagi hanya mengenakan celana pendek. Nanti saksi yang hadir dan hanya mengenakan celana pendek akan diberi pinjaman kain untuk dipakai ke ruang sidang,” ujarnya. (013)


TABANAN

14

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Pemkab Alokasikan Rp 138 Miliar untuk Pendidikan

Tabanan (Bali Post) – Undang-undang mewajibkan negara mengalokasikan dana pendidikan sedikitnya 20 persen dari total belanja negara. Sehubungan dengan itu, Pemkab Tabanan pada anggaran 2016 ini mengalokasikan dana Rp 138 miliar untuk program di bidang pendidikan di luar gaji. Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan Ida Bagus Wiratmaja mengungkapkan, dana tersebut digunakan untuk beberapa program pendidikan, yaitu pendidikan dasar sembilan tahun Rp 67 miliar lebih, pendidikan menengah Rp 37 miliar, dan pendidikan anak usia dini Rp 7 miliar. Sisanya digunakan untuk program penunjang urusan pendidikan. ‘’Dana berasal dari berbagai sumber baik dari dana alokasi khusus APBN, APBD murni maupun dana pendidikan sekolah,’’ jelasnya, Minggu (10/1) kemarin. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tabanan Putu Santika mengungkapkan, pendidikan tingkat SMA/SMK mulai tahun anggaran 2016 tidak lagi ditangani oleh pemkab, tetapi diambil alih oleh provinsi. Hal ini menyebabkan beban pendidikan di Tabanan sedikit berkurang. Meski begitu, masih ada persoalan terkait penggajian guru dan staf non-PNS atau tenaga kontrak di SMA/SMK. “Kami berharap kewenangan menggaji juga diambil alih oleh provinsi, tetapi belum ada kepastian,’’ ujarnya. Terkait hal itu, akan ada pembahasan lebih lanjut dengan provinsi. ‘’Provinsi sudah mendata tenaga kontrak di SMA/SMK baik guru maupun staf. Pembahasan mengenai tenaga kontrak ini akan dilaksanakan dalam rapat koordinasi dengan provinsi pada Selasa (12/1),’’ tegas Santika. (kmb24)

Suara Tabanan

Kantor Tetap Buka

Saya salut dengan instansi atau kantor yang tetap buka meskipun libur karena perayaan Siwaratri. Saya mengharapkan instansi/kantor yang melayani public, misalnya puskesmas juga tetap buka saat hari libur. Ugi, Tabanan

Lintas Tabanan Rumah Tertimpa Pohon

HUJAN deras disertai angin kencang (puting beliung) terjadi di wilayah Banjar Bugbugan Sari, Senganan, Penebel, Tabanan, Kamis (7/1) sore lalu. Sebuah dahan pohon bunut patah dan menimpa rumah milik I Wayan Gemuh alias Pan Suka (55). Menurut warga setempat, I Gusti Ngurah Sanjaya, hujan lebat disertai angin kencang datang sekitar pukul 15.30. Akibatnya, dahan pohon bunut patah. Dahan besar tersebut kemudian menimpa rumah milik Pan Suka yang ada di bawahnya. Dahan menimpa bale daja, bale, dan dapur milik korban hingga rusak di bagian atap. Menurut anggota DPRD Tabanan itu, warga sekitar berdatangan membantu memotong dahan yang menimpa rumah korban. Menyusul kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta. Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra seizin Kapolres Tabanan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. (kmb24)

Ratusan Hektar Kebun Cokelat ditelantarkan

Melihat potensi ini dibentuklah kelompok tani Pala Werdhi beranggotakan petani dari Subak Semingan, Desa Petiga. Mereka mendapatkan pembinaan mengenai pemeliharaan pohon cokelat sampai penjualannya. Salah satu pembina di kelompok Pala Werdhi Dr. Ir. I Wayan Alit Artha Wiguna, men-

gatakan, pembudidayaan cokelat di Kecamatan Marga tepatnya di Desa Petiga mulai dilakukan dua tahun lalu. “Petani di daerah ini menanam cokelat meski bukan monokultur,’’ ujarnya, Minggu (10/1) kemarin. Cokelat termasuk tanaman komoditi yang banyak dicari dan nilai jualnya cukup tinggi. Saat

ini harganya Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kg di tingkat petani. Namun, sayang potensi ini tidak bisa digarap maksimal karena tanaman dan buah cokelat yang dimiliki petani kebanyakan rusak dimakan hama. Wiguna kemudian melakukan pembinaan kepada petani mulai dari pemeliharaan tanaman cokelat, pemberian pupuk organik sampai membuka pasar. ‘’Saat ini dalam kelompok Pala Werdhi baru ada 26 petani. Ini baru sebagian kecil petani cokelat di Marga,’’ katanya. Sekitar 13 hektar lahan yang ditanami cokelat diberikan perlakukan perawatan yang baik dan kembali menggunakan pu-

Tabanan (Bali Post) Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk dan menelan korban jiwa kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan. Sebuah truk menabrak pohon di pinggir jalan umum Surabrata, Selemadeg Barat, menuju Belatungan, Pupuan, tepatnya di Banjar Delod Ceking, Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, Minggu (10/1) kemarin. Akibat kejadian ini, sang sopir tewas. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 wita. Saat itu truk Nopol

AA 1801 GF yang dikemudikan korban Hamad Bolot (60) asal Purworejo, Jawa Tengah, datang dari arah utara menuju Surabrata. Setiba di TKP, memasuki jalan turunan tajam dan tikungan ke kiri, pengemudi tidak mampu menguasai kendaraanya. Truk menabrak pohon yang ada di sebelah barat jalan dan langsung terguling ke kanan. Pengemudi tewas di tempat tanpa sempat mendapat pertolongan akibat benturan keras dan terjepit. Kecelakaan lalu lintas juga terjadi, Sabtu (9/1) sekitar pukul 21.00 wita di jalan umum Den-

pasar-Gilimanuk dekat Mapolsek Kerambitan tepatnya di Banjar Mandung, Sembung Gede. Kecelakaan terjadi antara sepeda motor. Dari informasi yang diperoleh, kecelakaan berawal ketika motor DK 7169 HY yang dikendarai Polce Welwam Bachu (39) asal Bantiran, Pupuan, membonceng Gis Kill (27) datang dari arah Gilimanuk dengan kecepatan tinggi. Setibanya di TKP jalan datar menjelang menikung tajam ke kiri, Polce menyalip kendaraan di depannya sampai melewati garis pembatas jalan. Saat bersamaan dari arah berlawanan

Tabanan (Bali Post) –

Wilayah Kabupaten Tabanan potensial ditanami lahan basah dalam hal ini padi dan lahan kering, yaitu cokelat, yang jika dikelola dengan baik mampu meningkatkan ekonomi petani. Seperti di Kecamatan Marga, petaninya memiliki perkebunan cokelat selain menanam padi. Namun, karena tidak dirawat dengan baik, ratusan hektar perkebunan cokelat telantar dan tidak menghasilkan buah.

dengan menghidupkan genset untuk kelancaran transaksi. Petugas bernama I Putu Aries Pramana Putra (22) yang bekerja sebagai mekanic enginering (ME) menghidupkan genset. Namun, sekitar 20 menit setelah dihidupkan tepatnya pukul 11.20 wita, genset tiba-tiba mati dan mengeluarkan banyak asap. Hal ini dilihat oleh petugas pakir I Gede Putu Edy Kusuma Merta (25) dan melaporkannya. Tidak lama berselang, muncul api yang semakin membesar hingga nyaris mengenai atap bangunan

Dilaporkan Hilang

puk organik berupa kotoran kelelawar dan kotoran sapi. Pohon cokelat yang dulu tidak terawat dan tidak menghasilkan buah berkualitas, kembali tumbuh dengan baik dan berbuah banyak. ‘’Satu pohon bisa berbuah lebih dari 80,’’ jelasnya. Akan tetapi pohon cokelat yang dimiliki petani berusia di atas 10 tahun, sehingga memerlukan peremajaan yang selama ini tidak pernah dilakukan petani. Untuk itu, dilakukan pembibitan sendiri sehingga bisa meremajakan pohon cokelat. ‘’Kami mencari bibit ke kabupaten sampai provinsi tidak ada, jadi terpaksa membibit sendiri,’’ tuturnya.

Hasil dari buah cokelat petani ini sebagian diserap oleh Cau Chocolate milik Wiguna yang berlokasi di Dusun Cau, Desa Tua, dan ada juga yang diserap oleh pengepul cokelat lainnya. Wiguna juga hendak merangkul petani di luar Kecamatan Marga karena permintaan cokelat cukup besar di pasar domestik. Salah satu petani cokelat, Wayan Suena, mengaku menanam cokelat sejak 2005. Pada usia 3-5 tahun menghasilkan buah yang baik dan banyak. Setelahnya secara serentak buah rusak dimakan hama. Dengan perlakuan yang baik, tanaman cokelat kembali berbuah banyak dan berkualitas. (kmb24)

datang motor DK 7275 GN yang ditunggangi Putu Agus Hendra Putra Giri (18), pelajar SMA asal Banjar/Desa Gadungan, Selemadeg Timur. Tabrakan pun tidak bisa dihindari. Ketiga korban kecelakaan dilarikan ke BRSUD Tabanan. Agus Hendra mengalami luka pada mata sebelah kiri dan sakit pada paha sebelah kiri. Gis Kill mengalami luka terbuka pada bagian belakang kepala, lecet pada lutut kiri, dan lecet pada punggung. Polce Welwam Bachu mengalami bengkak bibir atas dan luka lecet di tangan kiri.

Kanit Laka Polres Tabanan Ipda I Made Sukiarta saat mendampingi Kasat Lantas AKP I Wayan Sudita seizing Kapolres membenarkan dua kecelakaan tersebut. Dijelaskannya, kecelakaan truk yang menyebabkan pengemudinya tewas dikarenakan sopir kurang berhatihati saat memasuki turunan dan tikungan tajam. Sementara kecelakaan antara motor terjadi karena pengendara motor DK 7169 HY menyalip menjelang tikungan ke kiri sehingga tidak melihat kendaraan dari depannya. (kmb24)

Truk Tabrak Pohon, Pengemudi Tewas

Genset Hardys Terbakar

Tabanan (Bali Post) Genset milik Hardys Tabanan mengeluarkan percikan api dan asap, Minggu (10/1) kemarin. Kejadian ini membuat panik karyawan dan pengunjung. Pihak manajemen terpaksa menutup layanan hingga dua jam. Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian berawal saat terjadi pemadaman listrik di areal Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Akibatnya, aktivitas dalam transaksi di Hardys terganggu sehingga pihak manajemen mengatasinya

Bali Post/kmb24

BUAH - Pohon cokelat di Dusun Cau, Desa Tua, Marga, menghasilkan buah berkualitas dan banyak.

I Kadek Iin Wulandari (16) dilaporkan telah meninggalkan rumah di Banjar Pemenang, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, sejak 31 Desember 2015 lalu. Ciri-cirinya; berambut panjang, tinggi badan 160 cm, kulit sawo matang, memakai celana jins dan jaket jins, sandal cokelat bertali, serta mengendarai sepeda motor Beat DK 2236 GG. Keluarganya I Nyoman Sudarsana telah melaporkan kasus ini ke Polsek Kediri pada 6 Januari 2016. Masyarakat yang menemukan gadis dengan ciri-ciri tersebut diharapkan menghubungi I Nyoman Sudarsana di Banjar Pemenang, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, pada nomor telepon 085 860 114 164. (r)

swalayan. Para pelanggan dan karyawan sempat panik. Para personel bagian ME yang bertanggung jawab terhadap genset dan beberapa karyawan segera mematikan api memakai alat pemadam kebakaran, karung basah, dan air serta memanggil petugas pemadam kebakaran. Api berhasil diatasi 30 menit kemudian. Penanggung jawab bagian genset, Komang Subawa, mengatakan ada dua dugaan penyebab kebakaran. Pertama, di cerobong fleksibel genset terdapat timah yang kemungkinan panas sehingga menimbulkan percikan api. Kedua, adanya kebocoran selang yang menyembur ke knalpot timah sehingga panas. ‘’Ini perkiraan kami. Untuk pastinya menunggu pemeriksaan dari kepolisian,’’ ujarnya. Akibat kejadian ini, Hardys diperkirakan mengalami kerugian Rp 100 juta. Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama seizin Kapolres membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Mengenai penyebab kebakaran, pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Dugaan sementara karena hubungan pendek pada bagian mesin radiator yang memunculkan kepulan asap pertama kali. (kmb24)

Warung Global

Pengurusan JKN Jangan Rumit SEKARANG banyak program dan kartu jaminan kesehatan untuk masyarakat. Sebaiknya cukup satu saja. Arya dan Tut Dawi dari Denpasar menyampaikan pendapatnya ini dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’JKN Diusulkan Dibayar Pemerintah’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara, dan SWiB Amlapura FM, Sabtu (9/1). Terpenting, lanjut keduanya, dalam pengurusannya tidak rumit, pelayanannya baik dan yang ditanggung semua. Program yang banyak hanya menguntungkan ke-lompok tertentu sebagai lahan bisnis. Budiada di Tabanan setuju JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) sebaiknya ditanggung pemerintah.

Program pemerintah banyak yang tidak mengena ke masyarakat. Karakter dan moral petugas rumah sakit perlu dibenahi supaya tidak materialistis, melainkan harus melaksanakan pelayanan dengan serius dan profesional. Menurut Bu Ayu di Denpasar, JKN harus ditanggung pemerintah su-

paya seluruh masyarakat bisa menjadi peserta serta mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merata. Fasilitas kesehatan yang kurang baik agar diperbaiki. Peningkatan mutu pelaya-nan kesehatan, lanjut Amira di Denpasar, agar diberikan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Biaya pelayanan kesehatan supaya lebih terjangkau agar setiap orang dapat menikmati hidup sehat. Artana di Tabanan mengharapkan peserta JKN memperoleh JKN termasuk pelayanan obat sesuai dengan kebutuhan medis yang diperlukan. Pemerintah harus mengontrol dan menjaga mutu pelayanan JKN

yang dilakukan secara menyeluruh serta memastikan proses pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Menurut Putra Yasa di Karangasem, berbagai upaya telah dilakukan oleh peme-rintah dalam memenuhi hak setiap warga negara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, salah satunya JKN. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. JKN bertujuan agar masyarakat memperolah manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Hal ini merupakan salah satu cara agar masyarakat dapat dengan mudah melakukan akses ke fasilitas kesehatan. (dika)


15

Senin Kliwon, 11 Januari 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Barcelona vs Granada 4-0 Getafe vs Real Betis 1-0 Sevilla vs Athletic Bilbao 2-0 Real Madrid vs Deportivo La Coruna 5-0 Levante vs Rayo Vallecano 2-1 -----------------------------------------------------------1. Barcelona 18 13 3 2 44 -15 42 2. Atletico Madrid 18 13 2 3 25 -8 41 3. Real Madrid 19 12 4 3 52 -18 40 4. Villarreal 18 11 3 4 24 -16 36 5. Celta Vigo 18 9 4 5 28 -25 31 6. Sevilla 19 8 5 6 26 -21 29 7. Athletic Bilbao 19 8 4 7 27 -22 28 8. Eibar 18 7 6 5 25 -19 27 9. Deportivo La Coruna 19 6 9 4 26 -23 27 10.Valencia 18 5 8 5 23 -17 23 Pencetak gol : 15 - Neymar, Luis Suarez (Barcelona) Liga Italia Carpi vs Udinese 2-1 Fiorentina vs Lazio 1-3 AS Roma vs AC Milan 1-1 ------------------------------------------------------------1. Inter Milan 18 12 3 3 24 -11 39 2. Napoli 18 11 5 2 33 -14 38 3. Fiorentina 19 12 2 5 37 -19 38 4. Juventus 18 11 3 4 31 -14 36 5. Roma 19 9 7 3 36 -22 34 6. AC Milan 19 8 5 6 25 -23 29 7. Sassuolo 17 7 7 3 22 -17 28 8. Empoli 18 8 3 7 23 -23 27 9. Lazio 19 8 3 8 23 -27 27 10.Atalanta 18 7 3 8 20 -21 24 Pencetak gol : 16 - Gonzalo Higuain (Napoli) Liga Prancis PSG vs Bastia 2-0 Lyon vs Troyes 4-1 Angers vs Caen 2-0 Monaco vs Gazelec Ajaccio 2-2 Montpellier vs Bordeaux 0-1 Reims vs Toulouse 1-3 Rennes vs Lorient 2-2 --------------------------------------------------------1. PSG 20 17 3 0 50 -9 54 2. Angers 20 9 7 4 19 -11 34 3. Monaco 20 8 9 3 27 -25 33 4. Caen 20 9 3 8 21 -24 30 5. Nice 19 8 5 6 32 -23 29 6. Lyon 20 8 5 7 27 -24 29 7. Saint-Etienne 19 9 2 8 22 -22 29 8. Rennes 20 6 10 4 27 -23 28 9. Lorient 20 6 9 5 29 -28 27 10.Bordeaux 20 6 8 6 24 -28 26

Lyon Menang Besar di Stadion Baru

Lyon Olympique Lyon merayakan pembukaan stadion baru mereka ‘’Parc OL’’ dengan kemenangan 4-1 atas tim juru kunci Troyes di Liga Prancis, Minggu (10/1) kemarin. Alexandre Lacazette, Rachid Ghezzal, Jordan Ferri, dan Claudio Beauvue menjadi pencetak gol ketika Lyon naik ke peringkat keenam di klasemen dengan mengumpulkan 29 poin dari 20 pertandingan. Penyerang Prancis Lacazette membuka gol pada menit ke-18 dengan tembakannya setelah diberi umpan oleh Clement Garnier. Fabien Camus menyamakan kedudukan pada menit ke-67 dengan sepakan keras dari jarak 25 meter. Ghezzal melepaskan tembakan melengkung yang indah lima menit kemudian sebelum Ferri, seperti rekan setimnya, juga mencetak gol ke sudut atas gawang sembilan menit sebelum pertandingan usai. Lyon mengubah skor menjadi 4-1 berkat

tandukan Beavue dua menit menuju masa tambahan waktu. Kemenangan besar ini menjadi kado terbaik bagi klub yang berusaha mengembalikan nama besarnya, saat Paris Saint Germain mendominasi dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, stadion ini juga menjadi kebanggaan masyarakat Lyon karena akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Eropa musim panas nanti. Meski menang telak, Lyon masih tertinggal 25 angka dari pemuncak klasemen Paris St Germain (PSG) yang menang 2-0 atas Bastia sehari sebelumnya. Troyes baru mengoleksi delapan poin dan terlihat berantakan, terpaut 11 angka dari zona aman. Angers naik ke peringkat kedua klasemen dengan 34 angka setelah mengalahkan tamunya Caen dengan skor 2-0. Rival terdekatnya Monaco turun ke peringkat ketiga dengan 33 poin ketika tim kerajaan itu bermain imbang 2-2 dengan tim promoisi Gazelec Ajaccio. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

BARU - Stadion baru klub Olympique Lyon yang akan digunakan sebagai tuan rumah pertandingan Piala Eropa musim panas mendatang.

Zidane Raih Momentum Madrid Zinedine Zidane meraih momentum di awal kariernya menangani klub besar saat Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan 5-0 atas tamunya Deportivo La Coruna pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (10/1) kemarin. Pada laga di Santiago Bernabeu itu, Gareth Bale memborong tiga gol. Zidane, mantan gelandang Real dan Prancis, yang menggantikan Rafa Benitez, mendapat sambutan bak pahlawan oleh para penggemarnya di Bernabeu. Pasukannya kemudian merespons dengan penampilan dominan, di mana Karim Benzema mencatatkan

dua gol ke gawang Deportivo yang menghuni peringkat kesembilan. Pada laga lain Villarreal tetap menempel para pemuncak klasemen Liga Spanyol ketika penyerang Kongo Cedric Bakambu mencatatkan dua gol untuk mengamankan

kemenangan 2-0 atas tamunya tim promosi Sporting Gijon. Bakambu membuka keunggulan timnya pada menit ke-26 di Madrigal, ketika ia menyambar operan Roberto Soldado, dan menggandakan keunggulan tuan rumah pada

Pencetak gol : 15 - Zlatan Ibrahimovic (Paris St Germain) Piala FA Inggris Putaran III Man.United vs Sheffield United (III) Arsenal vs Sunderland Birmingham(II)vs Bournemouth Brentford (II) vs Walsall (III) Bury (III) vs Bradford City (III) Colchester (III) vs Charlton Athletic (II)

Doncaster Rovers (III) vs Stoke

1-0 3-1 1-2 0-1 0-0 2-1 1-2

Eastleigh (V) vs Bolton Wanderers (II) 1-1 Everton

vs Dagenham &amp; Redbridge (IV) 2-0

Hartlepool Unit.(IV) vs Derby County (II) 1-2 Huddersfield Town (II)vs Reading (II) 2-2 Hull City (II) vs Brighton and Hove Albion (II) 1-0 Ipswich Town (II)vsPortsmouth(IV) 2-2 Leeds Unit.(II)vs Rotherham United(II) 2-0 Middlesbrough (II) vs Burnley (II) 1-2 Newport County (IV)vs Blackburn (II) ditunda Northampton Town (IV) vs Milton Keynes Dons (II) 2-2

Norwich City vs Man.City Nottingham Forest (II)vs Q.P.R.(II)

Peterborough Uni.(III) vs Preston North End (II)

0-3 1-0 2-0

Sheffield Wednesday(II)vsFulham (II) 2-1 SouthamptonvsCrystal Palace 1-2 Watford vs Newcastle United 1-0 W.B.A. vs Bristol City (II) 2-2 West Ham

vs Wolverhampton Wanderers (II) 1-0

Wycombe Wanderers(IV)vs Aston Villa 1-1 Exeter City (IV)vs Liverpool 2-2

Bali Post/rtr

SUNDUL BOLA - Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo (atas), Karem Benzema (tengah) dan Gareth Bale (bawah) menyundul bola bersama pemain Deportivo La Coruna pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (10/1) kemarin.

skor menjadi 2-0 tujuh menit kemudian ketika ia menyundul bola kiriman Dani Carvajal. Pemain Wales itu mengirim umpan silang untuk disambut tandukan Cristiano Ronaldo yang membentur tiang gawang enam menit sebelum turun minum. Ronaldo menjadi pengumpan saat babak kedua bergulir empat menit dan Bale mencungkil umpan silang mendatar penyerang Portugal itu melewati Lux untuk mengubah skor menjadi 3-0. Bale melengkapi ketigagolnya pada menit ke-63 ketika ia menanduk bola masuk dari tendangan sudut Toni Kroos. Bale merupakan pemain pertama di Liga Spanyol yang mencatatkan dua hat-trick pada musim ini, dan para penggemar memberinya sambutan hangat ketika ia digantikan oleh James Rodriguez saat pertandingan tinggal 15 menit lagi. Ronaldo menyia-nyiakan beberapa peluang sebelum Benzema memasukkan gol melalui tembakan pada masa tambahan waktu. “Merupakan hal yang menakjubkan untuk kembali ke Bernabeu menyusul tahun baru,” cuit Bale di akun Twitter-nya dengan gambar dirinya bersama Zidane. (afp/ant)

Penalti Berardi Tumbangkan Inter Milan Milan Domenico Berardi mengonversi penalti pada menit kelima masa tambahan waktu untuk membawa Sassuolo menumbangkan Inter Milan 1-0 di markas pemuncak klasemen Serie A Liga Italia itu, Minggu (10/1) kemarin. Meski pemain-pemain tuan rumah mendominasi permainan, namun berulang kali peluangnya digagalkan oleh kiper tim tamu

Andrea Consigli. Berardi mengecoh kiper Inter Samir Handanovic untuk melengkapi kemenangan luar biasa bagi Sassuolo, yang takluk 0-7 pada pertandingan yang sama musim lalu. Kekalahan ini membuat pelatih Inter Roberto Mancini tidak percaya. Penalti itu diberikan setelah bek Inter Jeisson Murillo keliru melakukan perhitungan

saat menyundul bola, kemudian rekan setimnya Miranda melanggar Gregoire Defrel, ketika tuan rumah gagal menghalau serangan Sassuolo. Inter menyia-nyiakan peluang pada awal pertandingan. Adem Ljajic melepaskan sepakan melengkung ke gawang Sassuolo sebelum turun minum, tapi upayanya dapat ditepis oleh Consigli. Consigli kembali menggagal-

Start Sempurna Djokovic di Awal Tahun

Doha Petenis Serbia Novak Djokovic memenangi gelar pertama pada 2016 dengan menaklukkan rival abadinya, Rafael Nadal, melalui straight sets di final Qatar Terbuka. Petenis peringkat satu dunia itu bermain nyaris tanpa cela untuk menang 6-2, 6-1 pada pertandingan yang hanya berlangsung selama satu jam 13 menit, Minggu (10/1) kemarin. Kemenangan ini bukan hanya mengamankan gelar ke-60 bagi petenis Serbia ini. Namun, ia juga memimpin untuk pertama kalinya pada persaingan head to head” dengan Nadal, memenangi 24 dari 47 pertandingan yang mereka mainkan. “Saya memainkan tenis yang sempurna pada hari ini, dari awal saya mampu melepaskan setiap tembakan dengan cara yang saya inginkan,” kata Djokovic setelahnya. Nadal pun tidak segan menyampaikan pujian kepada Djokovic, dengan mengatakan ia belum pernah melihat seorang pun memperlihatkan penampilan seperti itu. “Saya bermain melawan petenis yang melakukan semuanya dengan sempurna,” katanya. Selama sepekan di Qatar, Djokovic tidak kehilangan satu set pun dan kemenangannya ini berarti ia memenangi satusatunya turnamen yang belum pernah dicapainya sampai final

menit keenam babak kedua melalui sepakan melengkungnya. Sebelumnya Lionel Messi terlebih dahulu menginspirasi Barcelona untuk menang 4-0 atas Granada, yang mengangkat juara Spanyol dan Eropa itu menggeser Atletico Madrid di puncak klasemen pada paruh kedua musim ini. Barca memimpin klasemen dengan 42 poin. Disusul Atletico Madrid dengan 41 poin, jelang laga lawan peringkat kelima Celta Vigo. Real memiliki 40 angka di peringkat ketiga. Sevilla naik ke peringkat keenam setelah dua gol penyerang Prancis Kevin Gameiro mengamankan kemenangan 2-0 atas tim peringkat ketujuh Athletic Bilbao (28) di Sanchez Pizjuan. Rival lokal Sevilla, Real Betis, kalah 0-1 di markas Getafe, untuk menambah tekanan terhadap pelatih Pepe Mel. Zidane harus berterima kasih kepada kompatriotnya Benzema, yang mencetak gol pembuka pada menit ke-15 ketika ia dengan cerdik menyambut bola umpan sodoran Sergio Ramos dengan sepakan tumit melewati kiper Deportivo German Lux. Bale yang mencetak empat gol saat melawan Rayo Vallecano bulan lalu, mengubah

pada 2015. Pertandingan itu kian lengkap karena di deretan bangku penonton terdapat pemain dan ofisial Bayern Munich termasuk pelatih Pep Guardiola saat timnya melakukan pemusatan latihan pada jeda musim dingin Eropa. Federer Gagal Milos Raonic menaklukkan Roger Federer 6-4, 6-4 untuk

menjuarai Brisbane International. Raonic berhasil membalas dendamnya kekalahannya dari petenis Swiss itu di final tahun lalu. Raonic melepaskan servisservis keras namun justru pukulan-pukulan groundstroke petenis Kanada itu yang terlihat begitu impresif. Ia mengungguli lawannya dari Swiss itu dengan penampilan cemer-

lang melalui pukulan-pukulan dari baseline. Raonic menerima

kan peluang pemain Serbia itu setelah turun minum. Kemudian ia menepis sepakan mendatar dari Geoffrey Kondogbia saat ia mempertahankan gawang tim peringkat keenam Sassuolo untuk tidak kemasukan di pertandingan ini. Menjelang akhir pertandingan, penyerang Inter Rodrigo Palacio melepaskan tembakan yang dapat dihalau sebelum melintasi garis gawang, sedan-

trofi juara dari legenda Australia, Rod Laver. (afp/ant)

gkan di sisi lain, Handanovic melakukan penyelamatan dengan mengandalkan refleksnya untuk menghentikan sepakan voli akrobatik dari Antonio Floro Flores. Consigli kembali menggagalkan peluang Ljajic dan menepis sepakan melengkung dari pemain pengganti Stevan Jovetic, sebelum Berarardi mencetak gol penentu kemenangan untuk Sassuolo. (afp/ant)


OLAHRAGA

16 Bali Bentuk Tiga Pos Pemantau di PON

Denpasar (Bali Post) Tuan rumah Jawa Barat mempersiapkan venue yang tersebar di 14 saat pelaksanaan pertandingan PON XIX Bandung, Jabar, September mendatang. Melihat banyak venue yang dipersiapkan tuan rumah tersebut, KONI Bali akan membentuk tiga pos pemantau yang ditempatkan guna memudahkan melakukan monitoring dan komunikasi dengan cabor yang melakoni pertandingan. Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra saat dikonfirmasi, Minggu (10/1) kemarin mengatakan, tempat pelaksanaan PON di 14 kabupaten mulai dari Kota Bandung, Kab. Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Cimahi, Indramayu, Pangandaran, Subang, Karawang, Sukabumi, Cirebon dan Bekasi. Namun, kontingen Bali tidak ikut di 3 kabupaten yakni Karawang, Cirebon, dan Pangandaran. “Di tiga lokasi berbeda itu tempat pertandingan cabor terjun payung dan berkuda. Sementara kontingen Bali dipastikan absen di cabor terjun payung dan berkuda. Absen karena tidak ikut di cabor tersebut,” ungkapnya. Yamadhiputra mengatakan untuk pos yang akan dibentuk nantinya pertama meliputi Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi. Pos dua, meliputi Indramayu, Subang, dan Sumedang. Pos tiga Sukabumi, Bogor, dan Bekasi. “Pos pemantau ini memudahkan koordinasi dengan cabor dan atlet dalam komunikasi. Jika ada sesuatu yang perlu dikomunikasikan, nanti bisa koordinasi dengan koordinator pos pemantau tersebut,” terangnya. Terkait jarak antara venue dengan lokasi penginapan, Yamadhiputra menjelaskan, tidak ada kendala berarti. Karena, cabor yang diikuti telah diketahui venue-nya. Sehingga diupayakan tempat menginap yang dekat dengan lokasi pertandingan. “Kita sudah antisipasi hal tersebut jauh hari sebelumnya,” kata Yamadhiputra. (kmb41)

LINTAS Olahraga Gashuku Gojukai Badung SEKITAR 300 kaarteka dari perguruan Gojukai Badung dari seluruh ranting melakukan latihan bersama (gashuku) dan ujian kenaikan tingkat (UKT) di GOR Mengwi, Minggu (10/1) kemarin. Rincian peserta gashuku terdiri atas sabuk putih (125 karateka), sabuk kuning (70 karateka), sabuk hijau (30 karateka), serta sabuk biru dan sabuk cokelat (20 karateka). Gashuku dibuka Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali Brigjen Putu Suasta. Gashuku dan UKT merupakan agenda tahunan dan digelar tiap enam bulan. Tujuan gashuku untuk mengevaluasi kemampuan gerakan para karateka. Gashuku juga dihadiri Ketua Dewan Guru Ngurah Wijana. (022)

Kontrak dan ’’Salary Caps’’ Pemain Sepak Bola SEKRETARIS Korporasi PT Liga Indonesia (PT LI) Tigorshalom Boboy menegaskan akan perketat regulasi kompetisi atau turnamen jangka panjang yang dimulai pada Maret nanti pada kontrak pemain dengan klub. Langkah ini dilakukan setelah melihat banyak pemain mudah berpindah-pindah klub sejak kompetisi dihentikan. Seperti diketahui sejak kompetisi terhenti, para pemain berganti-ganti klub yang bertanding di turnamen jangka pendek untuk mempertahankan konsistensi bertanding dan pemasukan keuangan. Tercatat di antaranya Sandi Sute, Sultan Samma, Zulham Zamrun, TA Musyafri, Yu Hyun Koo, dan Ferinando Pahabol, yang membela klub-klub berbeda dengan status pinjaman, dan setelah turnamen selesai kembali ke klub asal. Tigor mengaku, kompetisi atau turnamen jangka panjang nanti akan memberlakukan pembatasan gaji bagi pemain, dan salary caps menjadi pertimbangan untuk diberlakukan agar tidak BIRO JASA memberatkan klub, apalagi penghentian kompetisi memengaruhi keuangan klub. (pts)

SERVICE

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Uluwatu Putra Boyong Piala Pesanku Mangupura (Bali Post) -

Kesebelasan Uluwatu Putra berhasil memboyong trofi Pesanku Cup U-18 usai menang tipis atas lawannya Purnama Seminyak dengan skor 1-0 (1-0) pada babak grandfinal di Lapangan Samudra, Kuta, Badung, Minggu (10/1) kemarin. Sebiji gol sudah cukup bagi Uluwatu untuk menjuarai turnamen Pesanku Cup. Gol semata wayang dilesakkan gelandang serang Rahmad Sofyan, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Wayan Wasista baru bergulir empat menit. Berawal dari umpan terobosan dari sektor kiri, kemudian bola disodorkan ke tengah. Rahmad yang menerima umpan matang mengontrol sejenak kemudian mencocorkan bola ke gawang Purnama yang gagal diselamatkan kiper Purnama Febri Andika. Tertinggal 0-1, Purnama berupaya bangkit. Skuad Purnama seperti kapten Agus Setiawan, Agus Novic, Ketut Tirtanadi, dan Azmi berupaya keras menyamakan kedudukan, namun serangan yang dibangun mampu dipatahkan barisan belakang

Uluwatu yang dikomandoi Arif Kurniawan. Memasuki babak kedua, Purnama kembali memborbardir benteng pertahanan Uluwatu. Menit ke-78 bomber Roy Firdaus sontekan bolanya yang mengarah ke gawang mampu ditepis ki p er U l uwat u Waya n Yoga Antara. Selang semenit, kembali kemelut di depan gawang Yoga, mampu dihalau lini belakang bermaterikan Arif, Wayan Artha Mahardika, dan Erdin Pratama. Sampai wasit Wasista meniup peluit panjang, skor akhir Uluwatu tetap unggul 1-0. Manajer Tim Uluwatu Putra Nyoman Gunawan mengakui timnya underdog tetapi mampu juara. ‘’Kami sekadar ikut meramaikan turnamen, ternyata bisa juara,’’ kata Gunawan. Berkat keberhasilan timnya

merebut gelar juara, kini banjir permintaan untuk diikutikan berbagai kejuaraan. Ketua Panpel Wayan Dana menerangkan, juara I Uluwatu, juara II Purnama, juara III Putra Mumbul, dan juara IV tuan rumah Pesanku. ‘’Kami menggelar turnamen ini bertujuan mengisi kevakuman agenda sepak bola PS Badung,’’ tutur Dana. Pada bagian lain, Ketua Umum Pesanku Nyoman Merta menegaskan agar secepatnya digelar Muskab PPSI Badung. Tujuannya, supaya segala aktivitas persepakbolaan di Badung kembali menggeliat. ‘’Kepengurusan PS Badung ini berakhir sejak September 2014 silam. Kami ingin KONI Badung supaya turun tangan mencarikan kepengurusan yang definitif,’’ saran Merta. (022)

Bali Post/wan

KAWAL - Pemain Purnama (kiri) mengawal pemain Uluwatu Putra dalam babak final pertandingan sepak bola Turnamen Pesanku Cup yang berlangsung di Lapangan Samudra Kuta, Minggu (10/1) kemarin.

Sean Gelael Juara Le Mans Series di Thailand Tim Basket Putra Bali Tak Lolos PON

Jakarta (Bali Post) Pembalap Indonesia dari tim Jagonya Ayam with Eurasia, Sean Gelael, berhasil menjuarai putaran ketiga Asian Le Mans Series di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, Minggu (10/1) kemarin. “Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras menyiapkan mobil yang kompetitif. Ini modal yang bagus dan menambah semangat saya untuk kembali menjadi juara di Sepang (Malaysia),” kata Sean dalam siaran pers, Minggu kemarin. Dalam balapan ketahanan selama tiga jam itu, Sean yang berpasangan dengan Antonio Giovinazzi dari Italia tampil sebagai pembalap pertama. Kepercayaan itu tak lepas dari penampilan primanya selama sesi latihan di

sepanjang Jumat-Sabtu. Di sesi kualifikasi, pembalap berusia 19 tahun itu menorehkan waktu tercepat yang membawa timnya start dari posisi terdepan. Setelah memimpin hingga lap keempat, Sean sempat menemui kendala saat memasuki putaran berikutnya ketika ban belakang mobilnya pecah sehingga posisinya melorot ke urutan 15 dari 16 peserta. Sean tetap tenang dan berusaha menyalip satu demi satu lawannya. Setelah berjuang keras selama hampir 50 menit, Sean berhasil merebut kembali tampuk pimpinan lomba. Ia bahkan mampu meninggalkan tim Algarve Pro Racing yang berada di posisi kedua hingga satu putaran saat bertukar posisi dengan Antonio di lap ke-63.

Pembalap asal Italia itu pun sukses mempertahankan posisi terdepan hingga balapan sebanyak 113 putaran itu berakhir. Sementara itu, Ricardo Gelael, ayah dari Sean, mengatakan keberhasilan ini diharapkan meningkatkan kepercayaan diri Sean yang akan tampil di ajang GP2 tahun ini. Gelar juara di Buriram juga menjadi modal bagus untuk menjalani musim yang lebih baik. “Salah satu tujuan tampil di Asian Le Mans Series untuk menambah rasa percaya diri Sean. Saya senang itu tercapai,” kata Ricardo yang juga mantan pembalap nasional itu. Seri terakhir Asian Le Mans Series akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Januari mendatang. (ant)

Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia Hadapi Misi Berat Jakarta (Bali Post) Skuad tim bulu tangkis Indonesia dipastikan memiliki misi berat menghadapi turnamen Piala Thomas dan Uber, yaitu lolos dari babak kualifikasi yang akan diselenggarakan pada Februari mendatang. Kerja keras tim Indonesia ini terlihat dari lawan yang akan dihadapi, seperti Tiongkok, Korea dan Jepang. Indonesia akan memanfaatkan perhelatan ini untuk mengejar poin menuju Olimpiade 2016, Brazil. Menurut Komandan Kontingen Indonesia untuk Thomas dan Uber Cup, Achmad Budiharto, walau dengan kondisi ini, pihaknya berharap tim Merah Putih bisa lolos mudah saat babak penyisihan nanti, dan berharap tidak berada satu grup dengan tim seperti Tiongkok, Korea dan Jepang. Hal ini dikarenakan kondisi skuad Indonesia

SERVICE

AC

yang prestasinya tidak kuat di tunggal putra dan putri. “Kami ingin meloloskan kedua tim saat penyisihan nanti. Setelah putaran final, target kami adalah tim Thomas masuk semifinal dan Uber yang realistis delapan besar. Itu sudah menggembirakan, dan Indonesia hanya mengandalkan kategori ganda,” ujar Budiharto ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (10/1) kemarin. Selain persaingan lawan dan nomor yang diandalkan, masalah lain yang dihadapi pemain Indonesia yaitu konsentrasi sejumlah pemain yang akan terpecah, mengingat selain fokus ke Piala Thomas dan Uber, pemain seperti Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan serta pasangan ganda putri Greysia Polii dan Nitya Krishinda harus menatap Olimpiade 2016. “Konsentrasi mereka lumayan

RUMAH MAKAN

terpecah karena bersamaan dengan jelang Olimpiade,” tutur Budiharto. Beban ini semakin berat, di mana pada Olimpiade yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, 5-21 Agustus nanti, tim bulu tangkis Indonesia diharapkan menyumbangkan medali emas setelah tradisi itu putus pada Olimpiade London 2012. “Kami tetap optimistis para pemain bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Selain ThomasUber Cup, Olimpiade hingga turnamen All England yang menargetkan dua gelar dari ganda putra dan ganda campuran. Kami juga kedepannya menentukan target untuk regenerasi di antaranya lewat penyelenggaraan turnamen seperti yunior master, sirkuit nasional, Milo Cup, Superliga Junior dan sebagainya,” jelas Sekjen PP PBSI Anton Subowo. (pts)

PAKAIAN

Denpasar (Bali Post) Tim basket putra Bali tidak lolos ke PON Jabar 2016, meskipun sudah mengajukan surat protes ke PP Perbasi, terkait dicurigainya pebasket Kalsel yang atletnya turun di ajang Porprov Jatim 2015. Sebaliknya, tim putra Kalsel tetap melenggang ke PON Jabar. Manajer Tim Pra-PON Putra Bali Denny Setiawan di Denpasar, Minggu (10/1) kemarin menerangkan, tim putra Bali tak lolos PON. Ia mengakui dirinya tidak begitu kecewa, sebab target memang di tim putri. Selain itu, kata Denny, sebagaimana arahan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Bali tak perlu mengirimkan tim yang tak berpeluang mendapatkan medali pada hajatan multi-event nasional empat tahunan tersebut. ‘’Saya kira untuk tim putra di ajang PON, tim Jawa masih mendominasi,’’

jelasnya. Berdasarkan Surat PP Perbasi bernomor 009/PP/I/2016, tertanggal 9 Januari 2016, yang ditandatangani Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih, bahwa menindaklanjuti surat protes tertanggal 8 Oktober 2015, perihal protes keberatan Manajer Tim Putra Pra-PO Bali terhadap pemain Kalsel di ajang Pra-PON Wilayah III (Kalimantan dan Bali). Putusan ini sudah final dan mengikat. Dalam putusannya terungkap, Gifferdi Venadito dan Wahyudi Yunarto terbukti secara sah dan meyakinkan terdaftar dalam Porprov Jatim 2015. Menghukum Gifferdi Venadito dan Wahyudi Yunarto tidak dapat dimainkan Kalsel di ajang PON. Protes terhadap Amri Mustofa gugur, sebab tidak didapati bukti pemain tersebut masuk dalam daftar Pra-PON Kalsel. (022)

Denpasar (Bali Post) Petinju Bali Kornelis Kwangulangu yang masuk di timnas bersama tujuh rekannya dituntut mampu merebut tiket lolos ke Olimpiade, saat melakoni pra-Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil, 23 Februari sampai 4 Maret mendatang. Ketua Harian pengprov Pertina Bali Harry Trimulia Putra di Denpasar, Minggu (10/1) kemarin, mengatakan untuk merebut satu tiket ke Olimpiade memang tidak mudah. Pasalnya, petinju yang bakal turun di kelas layang (49 kg) itu harus berjuang ekstra keras de raihan target tersebut. Harry Trimulia menambahkan, lawan-lawan yang

bakal dihadapi Kornelis bukan petinju sembarangan. Mereka merupakan petinju berkualitas level dunia. “Jadi, dia harus benar-benar berjuang keras demi maraih satu tiket ke Olimpiade,” katanya. “Saya masih belum dapat informasi, petinju yang turun di kelas masing-masing, nanti masuk berapa besar mengantongi tiket lolos ke Olimpiade. Target itu saya pancang, karena memang saat inilah Kornelis harus membuktikan dirinya mampu melakukan apa yang menjadi target yang diembannya,” paparnya seraya menambahkan jam terbang Kornelis belum banyak namun peluang lolos tetap ada. (kmb41)

Kornelis Dituntut Lolos ke Olimpiade

KOMPUTER

KURSUS

SPA

SERVICE

ALUMINIUM

BAJA RINGAN

FOTO COPY

BENGKEL LAS ALUMINIUM Telp. 8448032 HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 C.0001025-SRV

SERVICE

KONTRAKTOR

AC

BARITO TEHNIK SERVICE PANGGILAN

AC Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah

KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL

ALUMINIUM BENGKEL LAS

Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001806-SRV

Free

n

Desig

INTERIOR Money Back Guarantee

�

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dibthkan Security Pria & Wanita Sebanyak2nya Hub.085238567235/081236461474

!!Job Luar Negri Resmi Butuh !!All jobs available.Send CV Candidasa Resto Karangasem Banyak Gj36Jt Kebun Restu mail@concordservices-bali.com Cr Cepat 1 Orang Senior Cook Proses Cpt bisa Lihat Pemberang- Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm Min.Exp 3Yrs Fushion Food,Good A.BP.001.01.16.0001093 katan,No Pendidikan 0822336688 B.BP.004.01.16.0000385 Salary.Langsung Kerja.Kirim CV Cr Tenaga Wnt Pengalaman 78,081337042299,085237574242 !Dcr Guru Paud Hub Paud Pelita divinediva_189@hotmail.com u/Bersih2 di Spa Gj.1,5-2Jt Kasih Tlp.9003638,0817350308 B.BP.166.01.16.0000462 T.0361-732393/08174786533 B.BP.166.01.16.0000465 MySpa Gatsu Barat H.0811396612 Bth Karyawan Toko,Wanita,SMA A.BP.001.01.16.0001012 !Dcr PRT/jga ank Tgldlm G.1,3jt B.BP.141.01.16.0000453 Bs Komputer+Tenaga Serabutan, Cari 5 Sales pngalaman,30Th ke !!Dcr Karywn Agen Property Laki,SMA.Lam ke BuluhIndah 124 081237903622/087861412911Lgskr Atas 082-147591197(Tidak SMS) B.BP.135.01.16.0000455 Mengerti IT Hub.081999088709 B.BP.164.01.16.0000410 A.BP.001.01.16.0000991 *Dcr PRT Wnt!!!Lgs Krj,Jjr, Rjn B.BP.166.01.16.0000464 Cr Pembantu Gj.1,5 yg nganter Cari Supir (SIM A/B1) & Packer Dcr Sgr Karyawan Serabutan Dpt 500 T.081805481810/487612 Tdr Dlm Gj1-1,3Jt 081353193575 Tamatan SMA Krm ke PT.Prathama A.BP.001.01.16.0000677 untuk Salon Mbl Hub/Lam Jl.Gn. A.BP.001.01.16.0001083 Line Logistics Jl.Teuku Umar AB Travel di Kuta membutuhkan Agung 183(Auto Nyaman)T.424390 Cr Therapis wnt Pglmn/Blm.Gj. Barat No.128,Selambatnya 15Jan Segera:Front Office Wanita, B.BP.141.01.16.0000418 Pokok+U.Mkn+Komisi081237679758 A.BP.001.01.16.0000538 Driver pariwisata,Staff Admin, B.BP.156.01.16.0000220 Dicari:Penjahit,Tkg.Potong, Cr Accounting Cook Waiter,ZIZZ Staff Accounting, manager Dcr Sgr Krywti u/Therapist yg Admin(Wanita),Tkg.Celup,Tkg Hotel Mudutaki V/2 Ph.8947628 Restaurant dan Waitress,Telp. Blm Berpengalaman,085792736425 B.BP.166.01.16.0000466 Overdek,Pengepul,Jahit&Sequin. A.BP.001.01.16.0001092 Cr Drafter Arst/Sipil&STM Bang Jl.P.Ambon 25S,Dps Tel:236087 Kumon Kuta Cr Admin&Guru Math 08579737822/082237413225 A.BP.001.01.16.0000699 Max 30Th.Bujang.H.085333468877 A.BP.001.01.16.0000235 /B.Inggris/PGSD Min.SMU Tdk Adm Sales Lk Min.D1 CV:dpspers A.BP.001.01.16.0001068 Marketing P/W Gj1,8Jt+Bonus Perlu Penglman H.081999456618 onalia@diamond.co.id Cr Krywati,Bs Komputer,Min.SMU B.BP.145.01.16.0000301 Jutaan+Kend+Bensin Telp.418855 A.BP.001.01.16.0001088 Hub:082139313737 A.BP.001.01.16.0000972 Receptionist Cewek Dcr Penam- Adm WHD Lk Min.D1 CV:dpsperson A.BP.001.01.16.0001055 alia@diamond.co.id Cr Mrkting,P/W,B.Ingg,Gj.2,5Jt SMK yg sdg Brkbang Bth Guru pilan Menarik Hub.0361-289700 B.BP.145.01.16.0000300 +UM600Rb Jl.D.Tempe 1 Gg.Padma B.Indo Senior,PKN Native English A.BP.153.01.16.0001086 Admin Pria/Wnt D3 Brpengalaman No.7 Sanur Hub:081353209082 Email:tugasbali@yahoo.com SpaDubai,India,Srilanka&Rusia Kirim CV Jl.Gn.Catur 37 Dps A.BP.001.01.16.0000579 A.BP.001.01.16.0000752 Resmi081337327057/081999913777 A.BP.001.01.16.0000191 Cr Pegawai L/P max.23 min.SMA, A.BP.001.01.16.0000320 Bank Mbthkn Adm,AO & Mrfkting Sdh tdk kuliah,H.081338251999 !!!Kpl pesiar-Celestyal Cruises H.751795,Jl.Raya Tuban No.56 A.BP.001.12.15.0001940 require 300 crew:Kitchen,Bar, A.BP.001.01.16.0000567 Cr Tng Srbutan Tggl Dlm,u.Cafe Restaurant&Housekeeping Dpt. Bth 25 Llsn SMU max 26th u/Kru Widuri P.Moyo I/3.081999018270 PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B Bandara Ada Diklat081999123181 A.BP.001.01.16.0001062 A.BP.001.12.15.0002368 Renon,Phn:0361-226636/226736 Dbth Cook,Waiter/ss,Bar utk Bth Cpt Staff Admin Wanita A.BP.001.01.16.0001026 White Canny Bali Restaurant bsa Kmptr,min SMA Krim CV: C’Bezt Resto Cari Karyawan/ti Jln.Tukad Gangga 16 Renon b295.admin@gmail.com /SMK/SMA Hub:Jl.Sidakarya 157 Denpasar Hp:083117244525 A.BP.001.01.16.0001061 (PT Asuransi Allianz) A.BP.001.01.16.0001050 B.BP.004.01.16.0000413 Dbthkn Sgr Adm Marketing,SM, Bth SPG/SPB Butik di Ubud Gaji Surveyor Hub.081246380456 Bgs Pengalaman Inggris Bgs Tlp A.BP.001.01.16.0000985 Majalah 081238000067 / 082145510777 DbutuhkanMin.SMA/SMKSbgCook, B.BP.004.01.16.0000234 PORTAL NEWS Waitress,Resto di Kerobokan Bth Tkg.Masak,Karyawati Resto& Kirim Lamaran ke Jl.Letda Reta INTERNATIONAL Srbtan Gj Menarik 081337212288 Gg.XII/5 Dps/Tlp:081805512833 A.BP.001.01.16.0001058 Bergabunglah bersama kami A.BP.001.01.16.0001066 Cr SPG/SPB Butik Baju Pengalmn menjadi wartawan/Jurnalis Multi Media : Dcr 2 Org Krwt Salon • Pendidikan S1 semua jurusan Inggrs Bgs Lokasi Gili Air Krm Hub.08124626437 0361231590 • IPK minimal 3,0 CV:yosi.gingersnap@gmail.com A.BP.001.01.16.0001007 • Belum menikah B.BP.030.01.16.0000285 Dcr 2 tng Pijat Refleksi&2 Tng • Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya Candidasa Resto Karangasem Pangkas rambut Hb.082146482221 • Bersedia bertugas di Kabupaten/Kota di Bali A.BP.001.01.16.0000881 Cr Cepat 1 Org Consultant Cook Lamaran lengkap ditujukan kepada Bali Post, Dcr 3 Org Security Sertifikat Min.Exp 3Yrs Fushion Food,Good Jalan Kepundung 67 A Denpasar, Bali, u/Htl di Smyk Fas Gj UMK THR Salary.Langsung Kerja.Kirim CV atau email ke hrd@balipost.com pada pojok kiri amplop, BPJS Srgm Hub Padang Griya divinediva_189@hotmail.com lengkapi foto full body diri Anda T.0361-732393/08174786533 No.12 Tlp.085100433449 A.BP.001.01.16.0001011

G.0000007-low

A.BP.001.01.16.0001070

BthPemetikBuahAustralia,Gj32Jt Biaya 5Jt&Jepang,082247699000

Dcr Krywan/ti Sbg Cook Terang- Dcr Teknisi minSMK/STM diutmkn Dicari Karyawan Laki2 Minim D3 Dcr Marketing Eksekutif dan Kolektor. Syarat : pria/wanita, bulan Royal diwarung Besanur Jur Otomotif/Listrik Lam bw /S1&bisa Bhs Inggris punya berpenampilan menarik, mampu A.BP.001.01.16.0001059 Renon Jl.Tantular 99 Renon lgsg PT.Liqtro Sanurbali Jl.Ry Pengalaman Kerja Marketing & bekerja dgn target, usia maks. 30 Dcr 3PRT,3Tk.Kbn,2Spr,2Satpam Hub.081238553557/081227601463 Pelabuhan Benoa Gg.Sinar Mutiara bisa Nyetir u/P Direktur Utama tahun, pend. Min Diploma segala Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II A.BP.001.01.16.0001018 Indah Telp.085101473697 PT.Gaya Media Investama jurusan. Kirim lamaran ke Jl. /21X Kerobokan 4731979/736353 Dcr Laki2 Tmt SMA u/Kerja Hub. A.BP.001.01.16.0000903 Email:pt.gayamedia@gmail.com Kepundung No. 61 A B.BP.154.01.16.0000468 Jam 10 Pagi,0361-287535 Dcr Tenaga Srbtn Suami Istri A.BP.001.01.16.0001002 G.01 Dcr Adm,Bag.Pengiriman/Driver A.BP.001.01.16.0001025 utk jg Rmh diUbud 089605087700 Dicari Karyawati Buat kue Pie Log.Adm,Project,D3 Tek.Komptr, Dcr Mekanik Motor Utk di Kuta Sales Counter.Sanidata A.BP.001.01.16.0001017 Susu Brpengalaman,082158791777 hrgaaju@gmail.com/081337747209 082144877778 Segera Dtg Lngsng Jl.Teuku Umar 24 Dps Dcr Tk Las & tenaga Angkut A.BP.001.01.16.0000988 A.BP.001.01.16.0000673 A.BP.001.01.16.0000962 A.BP.001.01.16.0000916 u.Gudang Hub.425082 Dicari Spa Therapist Daerah PT.Duta MG Prsh Retail&Grosir Dcr Motoris & SPG u/Kopi Luwak Dcr Cleaning Service u/Tubes A.BP.001.01.16.0000806 Nusa Dua Tanjung Benoa Hub: Bth Kry Gj/Bl 2,2Jt Pss:SPG/B, Mandailing,Gj+Bns 085100619419 Dcr kryti Tmt SMA U/Pramuniaga Rest Jl.Poppies 2 Hub:753510 08123881571/0361776323 Gaji A.BP.001.01.16.0000838 Csir,Adm,Acct,Gdg,OB.Gj 3Jt/Bl B.BP.145.01.16.0000426 Lam PT.Tohpati Poultry, Jl.WR. Memuaskan Sesuai Standart. Dcr Ofice Boy Kntr Notaris Wil Spv,MD,MT,HRD.SMS:081236776658 Dibthkan Marketing Dana&Kredit Supratman 281 Dps 081337273111 A.BP.001.01.16.0001047 085100456837 (15plmr Tnp Tes&5 Plm Lng Krj) A.BP.001.01.16.0000745 Pria min SMA/SMK Hub.297837 Saba Ketewel Gnyr Dicari Tenaga Admin Lam ke Jln A.BP.001.01.16.0001067 A.BP.001.01.16.0001051 Dcr kryw min SMA/STM.Toko Jam Danau Tamblingan No.22 Sanur PT.BPR Suadana Jl.Raya Celuk DcrPegawaiSe-Byk2nyau/Waiter/ess Percetakan Dcr 2 Krywn Laki, Bali Permai Kuta, tlp 753335 A.BP.001.01.16.0000392 Sukawati Hub.287174/081803006399 B.BP.004.01.16.0000232 Gj Mnarik Lam:Jayagiri XII/2 Dps Dicari Tk.Maintenance & A.BP.001.01.16.0001046 A.BP.001.01.16.0000674 Dcr marketing Kredit BPR Picu A.BP.001.01.16.0000693 Engeneering Pengalaman untuk Hub:467745/468399 Perusahaan distribusi ban&oli Kerja di Villa-Hotel Daerah A.BP.001.01.16.0000855 membutuhkan Salesman & SuperSeminyak.Sms:081999830058 Dicari Staf Admin (Ubud) B.BP.004.01.16.0000363 visor kirim CV ke Toko Hero Jl. Hub.087862021180 Dicari Wanita/Pria Lulusan A.BP.001.01.16.0000257 Cokroaminoto no.1 Dps T.427355 SMEA atau Sederajat untuk Bag Dibthkan Krywn/i Max.25Th utk B.BP.004.01.16.0000230 Toko di DSM-Kuta0812.3601.7599 Admin yg Berminat Hub .Hendra Purchasing,Kpl Gdg,Tkg Listrik di 081238303958 B.BP.004.01.16.0000451 Delivery Operator:085103167222 B.BP.004.01.16.0000379 Dibthkan Trainer brpnglm&Fasih A.BP.001.12.15.0002581 Dicari cashier,Cook Helper, English utk mengajar group Shopkeeper/SPM Fluent English, Waitress Hub:081338957772 Class&Personal training utk B.BP.145.01.16.0000294 Suami-Istri Srbt RT,0811392860 motion fitness Bali CV krm ke A.BP.001.01.16.0000977 Dicari:Pria Max.25 thn,bujang foodorder@motionfitnessbali.com Serabutan dapur/Bengkel, Spa Therapis Wnt,Pgl,Gj2,5-3Jt Phone 08135334510 Tinggal Dalam,085 739 158 381/ Max30 Krobokan 24 081339864107 A.BP.001.01.16.0000965

081 916 563 972/085 100 444474

Dibthkn Sgra Acct Wanita bisa lap.Keu (Utama Pglmn Travel) Lamrn ke Ph.0361-729196

Taco Casa-Ubud,Seminyak,Canggu Krywti u/Kntr Hukum,Pnmpln is hiring now Waitress hard Mnarik Diploma/S1 (0361)-233415 working,dedicated person,at A.BP.001.01.16.0000984 least 1 year experience in the Urgent need Waiter/ss,Cook Helsame field max 26 y/o,Single per,bartender,DW.Please Send CV : info@tacocasabali.com CV to Bella Vista Coffee Shop SMS : 0821 4524 5144 Padma Utara 2 Legian A.BP.001.01.16.0000160 B.BP.154.01.16.0000467 Urgent Grocer and Grind,Req Moena Fresh Bth Staf Toko Admin,Cleaning,Kitchen,Security, SMA/SMK,max 25th,Single CV to:admin_jimbaran@grocer T/461617/Outlet MF tdkt A.BP.001.01.16.0000291 andgrind.com,naeni@grocerandgr ind.com,(0361)737321, My Adventure Rafting Urgently Jl.Kayu Jati 3X Kerobokan need Reservation/FO,Accounting A.BP.001.01.16.0000667 Staf M/F Fresh Graduate Welcm Ymh Bisma Dcr:1.Supir Matic/ CS,Driver,Security,.Pls Brg CV Supir Truck 2.Mekanik 3.SI Ek to SekarTunjung XV/3 Dps,Email ndiana24@yahoo.com/08113982020 Hub T.Umar 142 Dps

B.BP.145.01.16.0000298

Dcr Cook Penglmn:FO Pria/Wnt u/Hotel di Kuta-087860355476

DcrSales+Gaji+Bns+Kms+BPJSKes CV PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps.

Dcr Cpt Tukang Masak/Waiter/ess, H:08123858710

Dcr Sgr Driver,Security,Admin, CSO.Syrt.Pend Min SMA,Lmrn Bw Lsg ke BEC Jl.Teuku Umar 180 Denpasar Hub: 0361-255080

B.BP.154.01.16.0000459

A.BP.001.01.16.0000993

Dcr Drapter &QS Pnddkn Max S1. TSipil/Arsitek.LmrnJl.Cempaka Dalung No.8 Tlp.087862904007

A.BP.001.01.16.0001003

Dcr Karyawan Salon Hairdresser ;Stylist/Capster-081936074041

B.BP.154.01.16.0000460

Dcr Karyawan/i,Teknisi STM Listrik Hub.Eka Print 240459

A.BP.001.01.16.0000918

Dcr Kasir dan Waitress.Bawa CV ke Arena Pub&Rest Jl.Bypas Ngr Rai 115 Sanur Tlp.287255

A.BP.001.01.16.0000571

B.BP.818.01.16.0000283

A.BP.001.01.16.0000989

Dcr Sopir Pariwisata bs Bhs Inggris Tlp.085101898234 Sgr

A.BP.001.01.16.0001081

Dcr T.Sipil/Arst/STM Bangunan Hub.Jl.Merpati 26B Monang Maning Tlp.0361486572

A.BP.001.01.16.0001009

Dibutuhkan Staf Adm(P)Max 30Th Lmrn Bawa Langsung ke Indohome Jl.Uluwatu II No.2 Jimbaran

A.BP.001.01.16.0001034

Dibthkan Worker PT.Sukanda Djaya Hub:087863246329

A.BP.001.01.16.0000960

Dibutuhkan Cook,Cook Helper, Waiter,Kasir.Lamaran diantar ke Warung Putri Hijau;Dewi Food Center,Jl.Dewi Sri 1 Kuta Hp.082165885888

B.BP.154.01.16.0000461

Dibutuhkan Min.SMA(Min 21Th) Utk Karyawan Notaris di Kerobokan Lamaran ke Jl.Letda Reta Gg.XII/5 Dps/Tlp:081805512833

A.BP.001.01.16.0001065

Dicari 2 SPG Di Seminyak B.Ing Aktratif,Good Looking Krm CV info@frankensteinslaboratory. net

B.BP.004.01.16.0000368

A.BP.001.01.16.0001087

A.BP.004.01.16.0000836

Dicr:Waiter Angkringan (16.3000.00) Min SMU H.08113866707

Supir SIM B1 U Max 35 PT.Sukanda Djaya Hub.087863246329

B.BP.145.01.16.0000299

A.BP.001.01.16.0000710

A.BP.001.01.16.0000618

A.BP.001.01.16.0001006

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Isuzu Elf Body Merpati 2010+ Ijin 081916142718-081337221736

Dijual Rmh Mnmlis Lt2 260/235 Jl 6mtr Jl.Nuansa Kori Ubung Dps Hub:087862555933

A.BP.001.01.16.0001077

SUZUKI

B.BP.141.01.16.0000456

Djl Rmh Br 2Lt Lok.Prum Dalung Permai LT100m2 LB171m2 890jt Hub.081315832747/08123949180

A.BP.001.01.16.0001048

Djl Rmh T36,T47,T75,Sisa 11 Unit Dati River Side Kediri Tbn (0361)424133. 418311

20

Jt-an

Djl Mbl Escudo Nomade Th’98 Merah Slvr Metalik Jl.Raya Tegalalang Hub:081236277041 Jual APV’05+Ijin Hb:085100133332

A.BP.001.01.16.0001052

081 999 138898 C.0000054-mbl-2

TOYOTA

Avanza G’2010+2012 Hitam Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

DAIHATSU

Luxio M’11 Manual Putih AsDK Dp.25Jt Sisa Krd,085102530081

A.BP.001.01.16.0001074

HONDA

Jazz S’2009 AT Abu Met 147Jt Bs TT/Krd Dp25Jt, 085100871119

B.BP.141.01.16.0000452

Dijual Mobil Jazz Th 2006 Warna Silver Hub:0361-416174

A.BP.001.01.16.0001057

Honda Freed PSD Th’09 Silver Asli Bali Tgn1 Hub:0817552974

A.BP.001.01.16.0001063

B.BP.141.01.16.0000457

Avanza G’04Slvr Ori Mlus 91Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.01.16.0001094

Kjg SSX’98 asDK,H.63Jt,Terios TX’09 H.139Jt T.0817555449

A.BP.001.01.16.0001091

Avanza G’11Silver Ayla X Elegn ’14 Htm Salah 1, 081936090257

DISEWAKAN MOBIL Disewakan Mobilio,Avanza,Xenia APV Bulanan/Mingguan 085953805444/081999385601

A.BP.001.01.16.0001079

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi Motor Bks Sgl Merk

A.BP.001.01.16.0001090

B.BP.166.01.16.0000463

Hardtop Diesel’83 cat Full Ori Simpn,Penggemar H.08123806259

A.BP.001.01.16.0001078

DIJUAL MOTOR HONDA

Djl Vario 125 CBs Idling Stop Hub:081936227234

A.BP.001.01.16.0000822

Lexus RX270’12+Harrier LPrem10 Scoopy Th’2014 Warna Merah Jazz RS’10+Yaris TRD11+City’06 Avanza G’11+13+14+Terios TX’11 Vellfire V11+CRV13 AT Prestige Htm Mulus KM.6000 082341168381 A.BP.001.01.16.0001027 Inova G’12 Istw,Buluh Indah 124 G.Fortuner TRD Vnt’12+G.Lux’08 B.BP.164.01.16.0000411 Camry V’11 Istw,BuluhIndah 124 B.BP.164.01.16.0000412 ISUZU DIJUAL RUMAH New Avanza G’12 Htm AsDK Istw Jl Rmh 1,5A 3KmrTdr Temesi Gyr ELF’10 Pmk Ijin Kuning Morodadi NKR,Pendidikan 68 Sdkry TT/Krd Dp.35Jt Sisa Krd 085102530081 H.081337198501 Hrga 750jt Nego B.BP.141.01.16.0000458

DIJUAL MOBIL

A.BP.163.01.16.0000978

A.BP.001.01.16.0001075

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

A.BP.005.01.16.0000544

BUC Dijl Tnh 9,3 Are Dkt Pura Tnh Lot Cck Utk Vila 700Jt/Are SHM+IMB Hub: 081338259824

A.BP.001.01.16.0000986

Dijual Tanah 4 Are di M.Yamin Dps Hub.Liana 081239291567

A.BP.001.01.16.0001054

Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Jln 5 Mtr Hub:081999025757

A.BP.001.01.16.0000700

Djl Tanah L.9,48are Seputaran McD Jimbaran Hub:087860918866

Rmh Lt2 Jl.Lembu Sura G.Arjuna No.6 Dps Hub:085100297171

TABANAN

A.BP.001.01.16.0001030

A.BP.001.01.16.0000849

A.BP.001.01.16.0000861

Dktrkn Rmh Br Kdri Tbn 2KT,1KM Dpr 081339590500/087862986661

A.BP.001.01.16.0000998

Sewakan Rumah Lokasi Renon Hub.0811388438-082340016498 A.BP.001.01.16.0000691

DIJUAL MOTOR

C.0000744-mbl

AGUS SUSANTA AYU HITA

Bunga 0,3% Kredit Max 6 th Bisa T. Tambah Free Souvenir Menarik

Ready Stock KTP Luar BISA

08510 360 9000 087 8600 77772 081 999 497 797 085 100 848 837 C.0000625-mbl-1

A.BP.001.01.16.0000959

DIJUAL TANAH BUC Dijual Tanah di Taman Mumbul Nusa Dua 156m2 Nego 081337171703/087761477545 A.BP.001.12.15.0002597

DIJUAL MOBIL

BUC Jual Tnh Kebun 1Ha 14Are Sdh Isi Albesia Cck U/Kandang ternak di Selemadeg Timur 18Jt Per Are Hub.081338259824

A.BP.001.01.16.0000976

BIRO JASA

BIRO JASA

A.BP.001.01.16.0000546

A.BP.001.01.16.0001060

BIRO JASA

BIRO JASA

KURAS Limbah Sari

Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN, PAJAK, PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001435-BRJ

085205873333 / 087861553892

DP. 4 Jt DP. 7 Jt DP. 22 Jt DP. 25 Jt DP. 23 Jt DP. 4 Jt

Rmh Lt2 T220/200 Jl.Maluku II/9 Dps & Lt2 T100/100 Jl.Kargo S Dana II/11 Dps,081558177519

SULASTRI - BIRO JASA

KREDIT S/D 6 TH Ready Stock FREE ACCESORIES GRAND NEW AVANZA BISA TUKAR TAMBAH

A.BP.001.01.16.0000981

A.BP.001.12.15.0002268

RUPA-RUPA Mendesak Perlu Uang Hari Ini Kami Siap Membantu Gadaikan BPKB Mtr/Mbl H.264014/226891

Spsialis Rmh Bocor dak Dinding Tlng Air,Atap dll, 085338857757 A.BP.001.01.16.0001080

DISEWAKAN TEMPAT KURSUS Djl cepat Tnh 4A Nego Pemilik Disewakan/Dijual Tempat Usaha B.BP.141.01.16.0000443 Les:SD-SMP-SMA semua Pljrn,Bhs u/Kos/Tmp Tinggal 082339362999 di Jl.Teuku Umar LB:28x12.5mtr Taneko CBU Genset Powered By Ingg,guru kerumah, 081936128717 A.BP.001.01.16.0001064 LT:465m2 Hubungi:081 139 7484 Perkins,Cummins,Mitsubishi,MTU A.BP.001.01.16.0001082 A.BP.001.01.16.0001024 MAN,Deutz,Yanmar,Doosan.T:4191 Jl Tnh kav stratgis area Kutuh dekat Pantai Pandawa. Listrik+ BIRO JASA 14/9005897 E:branchbali@taneco DISEWAKAN GUDANG PDAM masuk Hub.082339390333 .co.id (Contractor Welcome!!!) Sda PRT Disewakan Gudang Jl .Tukad A.BP.004.01.16.0000589 A.BP.001.01.16.0000405 Hub.082144519900 Barito No.34 Tlp.08123841576 Tanah 1,7are Jimbaran di bela“UD Cahaya” Menjual Plastik A.BP.001.01.16.0001085 A.BP.001.01.16.0000729 kang Politeknik 082145996685 Gudang Jl.P.Moyo35 LT600m2,Bgn Sampah,dll, Hub:0361-256210 KESEHATAN A.BP.001.01.16.0000935 A.BP.155.01.16.0001071 300m2 0361-234430/082144736771 Loloh pak Oles,Organik Brkwlts Dcari Property macet di Bank/ Tnh @Denbar SHM 8Are Akses Lbr A.BP.001.01.16.0000150 Kena Rentenir Sms 087760451006 Rp.10.000/Botol(330Ml)Melancar H.08194822888Murah Jrg Ada BUC DIJUAL VILLA A.BP.001.01.16.0001084 A.BP.001.01.16.0001089 kan Pencrnaan,Sehat & Tokcer, Djl Cepat Villa Kutat Lestari Jasa Bank/Prbdi Jmnan Srtifkat Hub:Konter-Jl.P.Komodo No.38 Tnh 1,26Are Akasia XVI Gg.Ratna Dps Tlp.0361224917-262854 Blkng UNWAR Hub.08123639817 Hub:0361-289329/087860183220 Tnh/Rmh/Villa Tlp:081999273685

GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar

50 JT

PU. G MAX XENIA TERIOS LUXIO SIRION AYLA

A.BP.001.01.16.0000987

Gbr IMB R.Tinggal Vila Ruko 3D Borong Bangunan H:081337230907

08124651138-085103005620

PROMORINGAN SPECIAL BUNGA

DAIHATSU PUSAT

A.BP.001.01.16.0000974

A.BP.001.01.16.0000726

Dp.100Jt Rmh Siap Huni Dekat RS.W.Prasanti Tbn, 081337380202

Dikont Rumah di Kerobokan/Kuta Hub.0361-223003

A.BP.001.01.16.0000690

ARSITEKTUR Arsitek-Hunian-Komersil-Publik IMB+Kontraktor-081337400384

A.BP.001.12.15.0001634

Rmh Tipe 50 Siap Huni Dalung Bisa KPR Dp.20% T.081934371675

S/D

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.01.16.0000180

Rmh Dijual LT.4Are LB.160m2 Jl.G.Soputan Tlp.085338588843

PROMO TAHUN BARU DISKON

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.12.15.0001632

A.BP.001.01.16.0000532

TOYOTA

DIJUAL MOBIL

Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung kauh H08123871809/081337569788 1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP

DISEWAKAN RUMAH Rmh Kalimutu 3KT 2KM Garasi+ RT+R.Makan Hp.082112213377

DISEWAKAN VILLA Jual/Sewa 2Lt Unfurnished Villa Pererenan,Canggu.Lt.2.74/Lb. 2.9(IMB)Lok.Tenang Nyaman 3Kmr Tdr/3Kmr mandi(AC&WH)/opn Liv Kitch/Pool, Tmn, Garase. Hub.08179965168

A.BP.001.01.16.0000823

A.BP.001.01.16.0001056

DP

APV Arena GX’10+13 Silver Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

Dijual Tanah 11Are Lokasi Lodtunduh Ubud Hb:081338305818

MURAH

A.BP.001.01.16.0000504

A.BP.001.01.16.0000512

BIRO JASA

RUPA-RUPA

BIRO JASA

RUPA-RUPA

WC

0812 3990761 0851 08777500 C.0000539-brj

BIRO JASA

BIRO JASA


18

EKONOMI

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Sudah Benar, Data Penerimaan Pajak 2015

Jakarta (Bali Post) – Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) menyebutkan data penerimaan pajak tahun 2015 sudah benar, sehingga apabila ada pihak-pihak yang menyebutkan angkanya tidak benar itu merupakan informasi yang menyesatkan. “Kami berharap pihak-pihak yang menganggap data penerimaan pajak 2015 tidak benar, untuk menghentikan penyebarluasan informasi tersebut karena tidak berlandaskan fakta,” kata Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo di Jakarta, Minggu (10/1) kemarin. Menurutnya, anggapan seperti itu tidak didukung data akurat dan pemahaman teknis administratif memadai. Untuk itu, masyarakat diminta tetap mempercayai pernyataan resmi Menteri Keuangan terkait data penerimaan pajak 2015. Yustinus mengatakan, data realisasi penerimaan pajak sekarang ini didukung sistem perbedaharaan dan anggaran negara (SPAN) yang andal dan akuntabel yang dikeloa Dirjen Perbendaharaan dan Anggaran. Hal senada disampaikan pengamat perpajakan Rony Bako yang menyebutkan setiap hari Kanwil Pajak yang ada di daerah-daerah selalu meng-update setiap penerimaan pajak melalui SPAN. “Sehingga kalau sistem pelaporannya semacam itu jelas tidak mungkin salah atau disalahgunakan. Semua yang disampaikan Kanwil-kanwil yang ada di daerah itu tentunya dapat dipertanggungjawabkan seluruhnya,” ujarnya. Apalagi realiasi penerimaan pajak dihitung dari pembayaran pajak yang disetorkan wajib pajak ke kas negara melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos. Setoran pajak kemudian masuk ke kas negara melalui Modul Penerimaan Negara (MPN) yang dicatat secara real-time. Selanjutnya, untuk menjaga akurasi penerimaan negara dari pajak, proses rekonsiliasi selalu dilakukan instansi terkait yaitu Bank Persepsi, PT Pos Indonesia (Persero), dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Detail penerimaan pajak akan disajikan dalam Laporan Tahunan Ditjen Pajak dan menjadi bagian dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat yang akan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pemerintah melalui Menteri Keuangan sebelumnya mengumumkan angka realisasi penerimaan pajak per 31 Desember 2015 sebesar Rp 1.055 triliun, menurut Yustinus maupun Rony, angka tersebut valid. Menurutnya, apa yang disebut oleh LBH Pajak dan Cukai angka yang disetor wajib pajak tidak sebesar itu, jelas keliru dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hemat Rony, sistem penerimaan pajak bersifat real time dan tidak bisa dimanipulasi. Data penerimaan negara (pajak dan bea cukai) merupakan sistem modul penerimaan negara generasi 1 dan generasi 2 (MPN G1 dan G2) yang keandalannya dapat dipertanggungjawabkan. Prastowo mengatakan, Tahun Anggaran 2015 segenap tantangan dapat dilewati. Kinerja penerimaan perpajakan 2015 masih cukup baik di tengah perlambatan ekonomi. Meski demikian, tahun 2016 kita akan menghadapi tantangan lebih besar, karena Indonesia harus melakukan pemulihan ekonomi, mengoptimalkan penerimaan negara, dan melanjutkan pembangunan bagi kesejahteraan rakyat. (ant)

Institut Tanggung Renteng

Turunkan Kredit Bermasalah hingga Nol Persen Jakarta (Bali Post) – Kementerian Koperasi dan UKM segera membentuk institut tanggung renteng. Hal itu sebagai salah satu sistem yang telah terbukti mampu menurunkan tingkat kredit bermasalah hingga nol persen. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta, Minggu (10/1) kemarin, mengatakan sistem tanggung renteng akan dijadikan salah satu cara menyehatkan koperasi di Indonesia. “Di Jawa Timur sudah ada institut tanggung renteng yang menjadi tempat studi banding tentang efektifnya sistem tanggung renteng untuk menyehatkan koperasi,” katanya. Karena itu, pihaknya berencana memperbanyak institut serupa dalam lingkup lebih luas, agar lebih banyak koperasi bisa disehatkan dengan cara tersebut. Sistem tanggung renteng didefinisikan sebagai keadaan di mana setiap ada hal yang menyimpang atau tidak memenuhi persyaratan yang terjadi pada kelompok tertentu, maka semua anggota kelompok akan menanggung akibat dan konsekuensinya. “Dalam implementasinya, koperasi yang menggunakan sistem ini menggunakan kelompok-kelompok anggota sebagai sarana untuk menerapkannya,” katanya. Untuk itu, berbagai program pembinaan telah dilakukan pengurus, yang menekankan efektivitas dinamika kelompok anggotanya. Braman berharap dalam lingkup lebih luas, sistem tanggung renteng pada koperasi akan bermanfaat dalam hal mengubah sikap dan perilaku anggota kelompok menjadi lebih positif. “Dengan teraplikasikannya pola sistem ini diharapkan koperasi makin tertib administratif dalam kegiatan simpan-pinjam, disusul perubahan pada sisi kualitas sikap dan perilaku dalam mengambil keputusan rasional,” katanya. Selain itu, katanya, dengan efektivitas kelompok anggota dalam menerapkan sistem tanggung renteng itu maka masalah yang terkait dalam kelompok akan tetap dapat dikendalikan dan tidak mengganggu koperasinya. “Dengan demikian sumber kehidupan tetap terjaga, sementara masalah dapat diselesaikan oleh kelompok,” katanya. (ant)

Sun Life Optimistis Raih Pertumbuhan Tinggi

Bali Post/ant

Pupuk bersubsidi.

Dari Dana APBN

Izin Pupuk Palsu Dicabut

Jakarta (Bali Post) Disayangkan peredaran pupuk palsu untuk program Gernas Kakao yang pengadaannya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Anggota DPR Komisi IV Firman Subagyo di Jakarta, Minggu (10/1) kemarin mengatakan, produsen yang mengarahkan pupuk palsu berjenis NPK dapat dicabut izinnya. “Bisa dicabut izin usaha karena itu pengadaan dengan APBN, pemalsuan ada unsur pidananya,” katanya. Secara nasional alokasi pupuk bersubsidi tahun 2016 sebesar Rp 30,063 triliun untuk pengadaan, dengan distribusi pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton, jumlah yang sama seperti 2015. Jumlah itu terdiri dari pupuk urea sebanyak 4,1 juta ton, SP-36 sebanyak 850 ribu ton, ZA sebanyak 1,050 juta ton, NPK sebanyak 2,550 juta ton dan pupuk organik sebanyak 1 juta ton. “Dengan temuan pupuk palsu, diharapkan masyarakat melaporkan ke pihak yang berwajib,” katanya. Ia meminta Kementerian Pertanian agar menindak tegas apabila ada pihak Kementan yang terlibat. “Kita harus mengawal pelaporan sampai tuntas,” jelasnya. Sebelumnya, Irjen Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan menyata-

kan pihaknya akan menurunkan tim untuk mengusut dugaan pupuk NPK Gernas Kakao palsu yang beredar di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). “Paling lambat minggu kedua bulan ini tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Pertanian akan turun ke lapangan,” katanya. Sebelumnya diberitakan, pupuk NPK yang disalurkan pemerintah melalui program Gerakan Peningkatan Mutu dan Produksi Nasional (Gernas Kakao) ke sejumlah petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga pupuk palsu dengan kualitas rendah. Pemerintah pusat diminta menindak tegas produsen. Di Kabupaten Luwu, Sulsel, misalnya, petani yang menerima pupuk bantuan tersebut merasa ragu menggunakannya karena pupuk warna tanah setelah dites dengan air, ternyata tidak

larut. “Ini artinya pupuk tersebut palsu,” kata Darlis, pengurus Kelompok Tani Suka Makmur 1, Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Luwuk, Sulsel. Menurutnya, jika pupuk tersebut palsu justru akan merusak tanaman, bukan menyuburkan tanaman kakao. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat segera turun ke lapangan memeriksa pupuk itu serta melihat apa pupuk palsu yang digunakan peteni tersebut berdampak terhadap tanaman kakao. Menurutnya, kelompok tani yang dia pimpin menerima bantuan pupuk NPK sekitar 200 karung pupuk Gernas Kakao dengan kemasan 25 kilogram/karung yang diproduksi oleh sebuah perusahaan di Jawa Timur. (ant)

Surabaya (Bali Post) PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) mencanangkan target pencapaian tahun ini dengan optimisme tinggi. Itu didasarkan kinerja dan pertumbuhan sangat baik seperti apa yang telah dicapai beberapa tahun lalu, termasuk pencapaian 2015 yang meningkat, walaupun di tengah kondisi ekonomi yang lesu. Tahun ini, Sun Life memulai gerak bisnisnya dengan mengumpulkan 1.200 tenaga penjual terbaik dari berbagai penjuru Nusantara. Mereka berkumpul di Surabaya, Jatim, 10-12 Januari 2016 mengikuti acara Sun Life Financial Indonesia Year Start 2016. Presdir Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan, tiga tahun terakhir Sun Life meraih pertumbuhan premi bisnis baru di atas yang dicapai industri asuransi di Indonesia. Tahun lalu, katanya, pendapatan premi hingga triwulan ketiga tumbuh 16% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan premi bisnis baru naik 19%, jauh lebih tinggi dari pasar industri asuransi yang hanya sekitar 9%. ‘’Aset Sun Life juga meningkat 7% yang sebesar Rp 5,7 triliun,’’ ungkapnya. Mencermati capaian tahun lalu, Elin meyakini pertumbuhan tahun ini jauh lebih baik. Apalagi Sun Life membuka banyak kantor pemasaran baru baik kantor konvensional maupun syariah di berbagai kota di Indonesia, seperti membuka dua kantor pemasaran konvensional di Malang, dan satu kantor syariah di Gresik. Elin menambahkan, Jatim menyumbangkan 14% pendapatan bagi Sun Life di 2015. Sejalan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kesadaran masyarakat pentingnya asuransi, pihaknya menyediakan akses lebih mudah bagi nasabah memperluas bisnis Sun Life di Jatim dan sekitarnya. Presiden Sun Life Financial Asia Kevin Strain menjelaskan, dengan kantor baru itu nantinya dapat menyediakan pelatihan dan pengetahuan tentang produk bagi para tenaga penjual, agar mereka dapat memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Termasuk meningkatkan pertumbuhan dan kesuksesan Sun Life di Indonesia. Mengusung tema “Year Start 2016 I’m possible Indonesia#lebihbaik”, Kevin mendorong tenaga penjual Sun Life untuk yakin mereka dapat mencapai target, termasuk berkontribusi dalam meningkatkan standar kehidupan masyarakat Indonesia lebih baik. ‘’Kami melihat Jatim memiliki potensi besar, terutama di Surabaya, serta di kota-kota menengah seperti Malang dan Gresik,” papar Kevin. Kevin menilai pertumbuhan ekonomi di Asia, termasuk di Indonesia sangat cepat, apalagi pertumbuhan di kelas menengah. Hal ini menunjukkan besarnya peluang industri asuransi bisa tumbuh tinggi. ‘’Saya optimistis ekonomi Indonesia tumbuh. Dan ini merupakan hal baik untuk pertumbuhan industri asuransi di Indonesia,’’ katanya. Chief Agency Officer Sun Life Syariah M Norman Nugraha menjelaskan, Sun Life makin fokus pada pengembangan bisnis asuransi syariah. Ia meyakini program perekrutan tenaga pemasar yang berkualitas, dan menambah kuantitasnya, Sun Life bisa menjadi pemimpin pasar industri asuransi syariah. Norman menambahkan, kontribusi pendapatan premi dari syariah sebesar 20% yaitu sekitar Rp 35 miliar dengan total nasabah sekitar 3.000 orang. Padahal, distribusi syariah Sun Life baru diluncurkan Juli 2014 lalu. Ia meyakini tahun ini diperkirakan tumbuh jauh lebih tinggi melihat potensi yang besar. (010)

Bali Post/010

SUN LIFE - Presiden Sun Life Financial Asia Kevin Strain (tengah) bersama Presdir PT Sun Life Financial Indonesia Elin Waty (kedua kanan), Chief Agency Officer Syariah Norman Nugraha (kiri), Head of Partnership Distribution Evelyn Simanjuntak (kedua kiri) dan Chief Agency Officer Wirasto Koesdiantoro (kanan) berbincang di sela-sela acara Sun Life Financial Indonesia Year Start 2016 di Surabaya, Minggu (10/1) kemarin. Sun Life telah mencatat pertumbuhan jumlah tenaga penjual melampaui 9.800 se-Indonesia, dengan pertumbuhan 18,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri ESDM

Kilang Blok Masela Diputuskan Presiden Ambon (Bali Post) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan penetapan lokasi kilang liquefied natural gas (LNG) Blok Masela di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku, merupakan kewenangan penuh Presiden Joko Widodo yang memutuskannya. “Bapak Presiden yang akan memutuskan lokasi kilang LNG Blok Masela. Dibangun di laut atau di darat semuanya memiliki dampak negatif maupun positif,” kata Menteri Sudirman di Ambon, Sabtu (9/1). Dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov Maluku dan pimpinan DPRD setempat dipimpin Gubernur Maluku Said Assagaff, Menteri Sudirman menegaskan telah

meninjau berbagai persiapan yang telah dilakukan untuk pembangunan megaproyek pada ladang gas abadi di Saumlaki, ibu kota Kabupaten MTB maupun Pulau Selaru yang merupakan daerah terdekat proyek tersebut. Menteri ESDM memandang perlu melakukan pertemuan dengan jajaran Pemprov dan DPRD Maluku untuk menghimpun berbagai masukan dan masalah guna melengkapi berbagai laporan terkait rencana investasi dan pengelolaan Blok Masela di masa mendatang. “Berbagai pertemuan yang dilakukan termasuk pimpinan dan tokoh masyarakat Maluku di Ambon adalah melengkapi pertimbangan yang sedang kami lakukan menjelang pengambilan keputusan oleh

Presiden Joko Widodo,” katanya. Menyangkut sikap Pemprov Maluku, DPRD serta tokoh-tokoh masyarakat agar kilang LNG Blok Masela dibangun di darat, Menteri Sudirman Said menegaskan, semua pertimbangan dan keputusan memiliki unsur positif maupun negatif. “Hal terpenting ditekankan Bapak Presiden, kilang tersebut dibangun secara off shore atau on shore, harus memberikan manfaat besar dan maksimal bagi kesejahteraan masyarakat dan pengembangan wilayah setempat,” katanya. Karena itu, ia meminta semua komponen masyarakat di Maluku mempercayakan penetapan lokasi kilang LNG Blok Masela diserahkan ke-

pada pimpinan tertinggi yakni Presiden Joko Widodo. “Presiden memiliki wisdom (kebijaksanaan) sangat tinggi dalam mempertimbangkan berbagi hal terbaik, menyangkut masa depan proyek gas abadi ini serta mengutamakan pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat setempat,” tegasnya. Sudirman Said juga menambahkan, Presiden Joko Widodo telah menyarankan agar proyek kilang Blok Masela dikaji oleh konsultan profesional, sehingga bebas dari berbagai pikiran nonteknis. “Malah Presiden menyarankan menggunakan konsultan internasional, sehingga bebas dari berbagai pemikiran negatif dan menimbulkan bias di kemudian

hari,” ujarnya. Presiden Joko Widodo juga telah melakukan rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja di antaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dikti) M. Nasir serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) Sofyan Djalil menyangkut masalah pengembangan Blok Masela. “Jadi semua pihak harap bersabar, karena dalam sebulan hingga dua bulan ke depan sudah ada keputusan Presiden Joko Widodo terkait rencana investasi Blok Masela,” ujar Sudirman Said. (ant)


19

Senin Kliwon, 11 Januari 2016

Dampak Buruk Dari Hal. 1

Menurutnya, pernyataan sikap tersebut dilandasi tiga hal. Pertama, Teluk Benoa adalah kawasan koservasi sehingga tidak bisa sewenang-wenang diubah menjadi kawasan budi daya semata-mata dengan tujuan reklamasi melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2014. “Beberapa riset menyatakan jika kawasan tersebut direklamasi, maka akan menimbulkan dampak buruk bagi daerah sekitar. Mulai dari ancaman banjir, menurunnya kualitas ekosistem dan keanekaragaman hayati, serta degradasi ekologi lainnya,” tegasnya. Kedua, Teluk Benoa adalah kawasan suci, di mana beberapa riset menyatakan di dalam kawasan tersebut ada 60 titik suci. “Terdapat daratan pasang surut (muntig - red) dan alur teluk tempat aktivitas ritual adat serta agama dari masyarakat adat di sekitar Teluk Benoa. Reklamasi seluas 700 hektar di kawasan itu akan berdampak pada menurunnya nilai suci kawasan tersebut,” lanjutnya. Ketiga, berkaitan dengan argumentasi lain seperti yang disampaikan oleh para ahli kebencanaan, pariwisata, pertanian, budaya, dan lain sebagainya. “Pernyataan sikap ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai wujud

Dari Hal. 1

bakti Baladika Bali kepada Pulau Bali yang kami cintai. Pernyataan sikap ini sekaligus sebagai komitmen dari kami untuk terus berjuang sampai rencana reklamasi tersebut dibatalkan,” ucapnya mengakhiri pembacaan pernyataan sikap tersebut. Selain itu, Baladika Bali juga meminta Gubernur Bali serta Wali Kota dan Bupati se-Bali untuk bersama-sama menghentikan rencana reklamasi Teluk Benoa. Ia mengajak bersama rakyat Bali untuk menyelamatkan Teluk Benoa dengan menerapkan kebijakan-kebijakan konservasi di Teluk Benoa dan secara tegas menolak reklamasi Teluk Benoa dengan dalih apa pun. “Kami juga mengajak seluruh eksponen dan komponen rakyat Bali untuk terus bersinergi menjaga alam Bali dari eksploitasi demi Bali yang jagadhita,” ujar Humas DPD Baladika Bali ini. Sementara itu, Ketua Litbang DPD Baladika Bali Komang Merthajiwa menyebutkan bahwa sebenarnya ada sekitar 1.500 hingga 2.000 anggota Baladika Bali yang turun mengikuti aksi tersebut. Jumlah tersebut sangat jauh dari angka total keanggotaan Baladika Bali yang sebenarnya mencapai puluhan ribu orang. “Hari ini kami hadir murni untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Kami tidak turunkan

Bersifat Permanen

Mengenai bentuk haluan yang diinginkan, Megawati mengatakan haluan negara tersebut bersifat permanen, bahkan mampu merancang sampai seratus tahun ke depan. Rancangannya pun tidak boleh berganti hanya karena pergantian pemimpin. “Sudah saatnya bangsa ini memiliki sebuah haluan pembangunan nasional jangka panjang, sebuah rencana berupa pola pembangunan nasional di segala bidang kehidupan negara dan masyarakat; membangun serentak dalam bidang ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan kebudayaan, juga yang tak kalah penting: bidang spiritual.

Presiden Joko Widodo mengatakan mendukung ide tersebut. Menurutnya, apa yang akan dikerjakan dalam 5 tahun, 10 tahun, 50 tahun bahkan 100 tahun mendatang haruslah dirancang. Sehingga semua memiliki panduan, haluan tentang ke mana negara ini akan dibawa. Oleh karena itu, pembangunan Nasional Semesta dan Berencana akan menjadikan pekerjaan menjadi lebih mudah karena arahnya semakin jelas. Nawa Cita Pada pidatonya, Megawati mengungkapkan implementasi program pembangunan yang dijalankan pemerintahan Presiden Jokowi seringkali tidak ses-

Pelaku Teroris Dari Hal. 1

seluruh anggota, agar tidak malah menimbulkan gesekan atau isu baru. Penolakan ini kami lakukan secara baik dan santun,” bebernya sembari mengatakan, Baladika Bali akan terus berjuang tanpa henti menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Dipaparkannya, rencana reklamasi Teluk Benoa menjadi isu yang cukup penting dalam dinamika di Bali dalam tiga tahun ini. Selama itu pula rencana reklamasi telah ditolak oleh sebagian besar eksponen dan komponen rakyat Bali. Selain itu, hasil kajian Universitas Udayana yang menyatakan reklamasi Teluk Benoa tak layak, mestinya dijadikan pegangan oleh semua komponen di Bali. Sebab, hasil itu telah menjadi keputusan universitas terbesar di Bali yang diisi putra-putri Bali yang mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing. Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Nusa Dua Tolak Reklamassi (Formanusa) Wayan Sumantra Karang mengatakan merasa lebih bersemangat lagi dengan hadirnya Baladika Bali untuk menyelamatkan Bali. Dia juga menegaskan sikapnya di Formanusa yang akan terus berjuang untuk menolak rencana reklamasi ini. Setelah melakukan orasi dan yel-yel seribuan massa Suka Duka Baladika Bali akhirnya membubarkan diri. (kmb36)

“Nanti dihubungkan antara apa yang sudah kita dapat di rumah salah satu terduga pelaku teroris dengan keterangan yang sudah

kita himpun,” katanya. Sementara itu, menurut warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menuturkan, penggerebegan tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. “Sempat

uai dengan Nawa Cita. Bahkan, ia langsung menyindir Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kinerjanya seperti perusahaan swasta. “Hasil kajian sementara yang dilakukan oleh Pusat Analisis dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan, terlihat ada perbedaan yang cukup signifikan pada tataran implementasi program. Apa yang ada di Nawa Cita sering berbeda dengan program yang ada di kementerian dan lembaga. Bahkan road map pembangunan dan politik anggaran yang disusun, terindikasi banyak yang tidak selaras dengan Nawa Cita, yang sesungguhnya juga merupakan penjabaran Trisakti,” katanya. (kmb4)

kaget, karena waktu jam 2 siang tadi tiba-tiba polisi datang. Yang digerebek itu rumahnya deketan sama rumah saya,” ujar salah seorang ibu yang enggan disebutkan namanya. (ant)

Tidak Tegas Dari Hal. 1

Mana tidak berani, tidak tegas, kalau tidak berani tidak mungkin meledakkan kapal pencuri ikan sebanyak 107 kapal,” katanya. Persoalan lain yang selama ini juga dinilai buntu dan sulit diberantas terkait dengan mafia minyak yaitu pembubaran Petral. “Masalah Petral. Ada yang bilang saya tidak tegas, ada yang bilang saya tidak berani, tetapi tahun kemarin sudah dibekukan yang namanya Petral,” imbuhnya. Begitu juga dengan pemberantasan mafia narkoba, dan itu dibuktikan oleh Presiden Jokowi selama satu tahun pemerinthannya sudah menghukum mati bandar narkoba sebanyak 14 orang. “Kalau tidak diperintah mana ada yang berani. Jadi memang kita ingin berdaul-

at, kita ingin berdikari, dan kita ingin berkepribadian,” tegasnya. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengakui masih tingginya tingkat ketimpangan ekonomi antardaerah, terutama Pulau Jawa dengan daerah di luar Pulau Jawa. Juga ketimpangan antara kelompok masyaraat kaya dengan miskin. “Ketimpangan wilayah, ketimpangan kaya dan miskin dan ketimpangan harga. Ketimpangan itu nyatanya memang ada, faktanya ada,” kata Jokowi. Jokowi mencontohkan ketimpangan harga BBM jenis premium di daerahdaerah tengah pegunungan Papua di Wamena. Harga terakhir premium di Pulau Jawa hanya Rp 7.050, sedangkan di daerah-daerah pedalaman pegunungan Papua mencapai puluhan ribu rupiah. (kmb4)

Peluang Kerja Dari Hal. 1

Bahkan, sejumlah responden menegaskan penguasaan bahasa Inggris akan memudahkan generasi muda Bali mengakses perkembangan teknologi informasi yang umumnya menggunakan bahasa Inggris. Pemerintah harus memiliki tanggung jawab moral menyiapkan SDM yang siap merebut peluang kerja dan peluang ekonomi dalam era kesejagatan. Sementara itu, 18,36 persen responden mengaku pengajaran bahasa Inggris lewat mata pelajaran formal di sekolah sebenarnya bisa diefektifkan. Pemerintah tak perlu menambah jam pelajaran bahasa Inggris jika orientasinya untuk menambah keterampilan penguasaan bahasa di kalangan siswa. Yang mestinya didorong melakukan langkah cepat dalam hal ini adalah swasta. Swasta atau bimbingan belajar mestinya menambah kursus-kursus bahasa Inggris. Jadi di sini ada sinergi. Di sekolah pengajaran bahasa Inggris khusus untuk penguasaan tata bahasa, sedangkan di luar itu untuk penguasaan bahasa Inggris aktif. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah menambah fasilitas lab-lab bahasa di setiap sekolah. Sementara 1,30 persen responden tak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan ini. Mereka hanya berharap pemerintah bertanggung jawab secara moral

meningkatkan SDM krama Bali. Tidak hanya bahasa Inggris yang harus dikuasai, keterampilan profesi lainnya juga harus dioptimalkan. Mestinya untuk kepentingan peningkatan kualitas SDM dari jalur pendidikan, kurikulumnya harus berorientasi pasar kerja, bukan pada penguasaan teori. (dir)

Politik Ekonomi

Dari Hal. 1

“Atas dasar hal tersebut, PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus guna meluruskan politik ekonomi BUMN melalui perubahan Undang-undang tentang BUMN,” ujarnya. Demikian halnya, ketika DPR-RI memutuskan untuk menggunakan hak dewan, melalui pembentukan Pansus Angket Pelindo II. Fraksi PDI-P yang turut menyokong Pansus tersebut berkeyakinan bahwa

Pansus menjadi pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi. “Saya yakin jika BUMN dikelola dengan baik, akan memberikan kontribusi optimal kepada pembangunan negara. Selain itu, BUMN harus dikembalikan menjadi alat negara untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui fungsi re-distributif, membuka akses permodalan, dan meningkatkan produktivitas rakyat,”

tegasnya. Setelah memberikan sambutannya, Mega dengan didampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemukulan gong tanda acara tersebut secara resmi dimulai. Selain itu, Megawati juga melakukan seremoni pemotongan tumpeng di atas panggung acara. Dengan disaksikan seluruh peserta rakernas, potongan tumpeng tersebut diberikan kepada Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. (kmb4)

Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Aed Upacara Usabha Pura Dalem Puri Besakih Tahun 2016 Saniscara Pon Gumbreg, 9 Januari 2016 - Upacara Petabuhan Usabha di Pura Ulun Kulkul, Besakih. - Nedun Ida Batara di Pura Merajan Selonding, Besakih. Redite Wage Wariga, 10 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. Soma Kliwon Wariga, 11 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan, di Pura Dalem Puri, Besakih. Anggara Umanis Wariga,

12 Januari 2016 - Upacara Pecayan Usahabha di Pura Ulun Kukul Besakih. - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. - Puncak Usabha di Pura Delem Puri, Besakih. Buda Paing Wariga, 13 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri Besakih. Wrespati Pon Wariga, 14 Januari - Ngaturang Ayaban/Rayunan di Pura Dalem Puri, Besakih. Sukra Wage Wariga, 15 Januari 2016 - Ngaturang Ayaban/Rayunan. - Nyineb di Pura Dalem

Puri, Besakih. Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman.

Senin, 11 Januari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Sesana Kepemangkuan, Serati lan Uparengga (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Klip Bali RGB 08.05 Suluh Indonesia 08.35 BCTTV/Glimpse Of The Island 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Etalasa 11.05 BCTTV 11.30 DW TV

12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Sesama Kepemangkuan, Serati lan Uparengga (3) 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali/BCTTV 14.30 Yowana Live Duta Remaja Sehat 15.30 Ista Dewata Pura Besakih-Kramas 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV Inovator 17.30 Lila Cita Sanggar Miniartis (1) 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif SPP 20.30 Lila Cita Sanggar Kundalini (3) 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Seputar Bali Terkini 21.35 Suluh Indonesia 22.00 Seputar Bali Terkiti 22.05 Lila Cita Sendratari Dalem Siakara Nusa Dua (1) 23.00 Lila Cita Prembon Taro Arja Sutasoma (1) 23.30 Bali Channel Tourist TV 00.00 Closing

Krishna Berpikir Demi Sukses Arjuna Bantai Jayadratha

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Seratus Enam Puluh Empat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH menempatkan penjaga pintu dan juga pengawal bersenjata lengkap, Kesava yang terberkati diikuti Daruka, sais keretanya pergi menuju tendanya sendiri. Dia kemudian membaringkan diri di tempat tidur berwarna putih. Krishna memikirkan berbagai langkah yang diambil. Kesava, yang matanya seperti kelopak bunga lotus itu, mulai berpikir keras untuk kepentingan Partha. Berbagai cara dipikirkan sebagai solusi untuk menghilangkan kesedihan dan kecemasan Partha. Selain itu memperbesar keberanian dan kemegahannya. Dengan jiwa melakukan yoga intensif, penguasa tertinggi pemelihara alam Vishnu yang ketenaran sangat meluas. Krishna selalu melakukan apa yang menyenangkan kepada Jishnu. Untuk manfaat buat Arjuna itu, Krishna melakukan meditasi. Tidak ada seorang pun di tendanya Pandava bisa tidur pulas pada malam itu. Kelesuan menguasi setiap orang, oh baginda, setiap orang di perkemahan Pandava berpikir tentang pemegang Gandiva yang berbudi luhur, yang

dibakar kemarahannya lantaran kematian putranya. Arjuna secara tiba-tiba bersumpah membantai kepala keluarga Sindhu itu. Bagaimana pembantai pahlawanpahlawan musuh, putra Vasava, ksatria berlengan perkasa itu dapat menyempurnakan sumpahnya? Sebab, putra Pandu yang berbudi itu sungguh-sungguh membuat tekad sangat sulit buat dirinya. Sebab, Raja Jayadratha sendiri dilengkapi energi kuat, walau begitu, biarlah Arjuna berhasil memenuhi sumpahnya itu! Memang, sangat sulih sumpah itu, apalagi Palguna dirundung kesedihan mendalam kematian putranya. Sedangkan saudara-saudara dari kubu Kuru, Duryodhana dkk., itu semuanya memiliki keberanian besar, selain kekuatan pasukan tak terhitung. Putra Dhritarashtra itu telah menetapkan semua ini untuk Jayadratha sebagai pelindungnya. Oh biarlah Dhananjaya datang kembali ke tendanya, setelah membantai penguasa Sindhu itu dalam pertempuran besok. Setelah mengalahkan musuh-musuhnya, biarlah Arjuna tidak mendapat

kesulitan menyempurnakan sumpahnya. Jika dia gagal membantai penguasa Sindhu itu besok, maka pemanah perkasa itu pasti terjun ke dalam api berkobar. Dhananjaya, putra Pritha itu, tidak akan berbohong dengan janjinya yang telah disumpahkan itu. Jika Arjuna mati, bagaimana putra Dharma itu berhasil mendapatkan kembali kerajaannya? Sungguh, putra Pandu, Yudhishthira, itu telah meletakkan semua harapan untuk kemenangan Arjuna. Jika kita telah mencapai sesuatu pahala religius. Jika kita selalu menuangkan persembahan mentega murni ke dalam api, biarlah Savyasachin, dibantu buah-buah karma baiknya sendiri, mengalahkan semua musuhnya. Demikian pembicaraan, oh tuan, antara satu dengan lainnya tentang sumpah sulit harus dihadapi Arjuna hari besok. Malam panjang itu, oh raja, akhirnya berakhir. Tengah malam, Janardana setelah bangun tidur, ingat akan sumpahnya Partha. Krishna menyapa Daruka, sais keretanya,

‘’Arjuna dalam kesedihannya karena kematian putranya, telah bersumpah, oh Daruka, sebelum terbenamnya matahari besok, sudah membantai Raja Jayadratha. Setelah mendengar hal ini, Duryodhana pasti meminta nasihat dari para penasihatnya agar dengan cara apa pun Partha bisa gagal menyelesaikan tujuannya itu. Beberapa akshauhini pasukannya akan melindungi Jayadratha. Dengan paham cara-cara mempergunakan semua senjata, Drona dengan putranya akan melindungi Jayadratha.

Pahlawan yang tidak ada tandingannya, Dewa bermata seribu Indra sendiri, penggusur kesombongan para daitya dan danava, tidak berani coba-coba membantainya dalam pertempuran, siapa pun mereka yang dilindungi Drona. Karena itu aku akan melakukan sesuatu besok di mana Arjuna, putra Kunti itu, bisa membantai Raja Jayadratha sebelum matahari terbenam. Istri-istriku, sanak saudaraku, para kerabatku, tidak ada di antara mereka ini, karena mereka lebih sayang kepadaku daripada kepada Arjuna. (bersambung)

Sloka 4.26

Srotradinindriyany anye samyamagnisu juhvati shabdadin visayan anya indriyagnisu juhvati Ada pemuja yang mempersembahkan pendengaran dan indria-indria lainnya ke api pengorbanan — menjauhi kontak-kontak sesuai indraindra mereka dari objek-objek indra-indra ini. Ada yang mempersembahkan suara dan objek-objek sesual mereka ke api indra-indra mereka.


16 Pages

11 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balippost.com. ternationalbali

st.com.

rnationalbalipo

online: http://www.inte

L O N A A T I E R N I N T

rviews lam n Penn inte Actor Sea man while on the Chapo Guz Monday,

January 11,

2016

WEATHER DPS

Tulum

Monday,

January

Real Madrid wins in debut Zidane’s coach as head Page 8

first Egypt’s ent parliam in 3 years es conven

http://epaper.in

l US Powerfu flies bomber Korea as over S. deepens f standof Page 8

ract could att tourism Village urist to Bali to French

Abrams skirts for Oscars talk The ‘Star Wars: ens’ Force Awak

Page 6

five of — J.J. that killed , California in a shootout one marine. PASADENA of the blockbuster is director Awakens,”but Abrams, The Force “Star Wars:Oscars talk for himself in the deflectingother people involved is hoping see their work recognized.s nomination film will Awards Abrams Academy Thursday. on the working will be announced that he the gift of said that was enough, and But facturing to world markets, franchise further validation. members and heroin would be didn’t needco-workers he interview, operation U.S. market. didn’t get after the an there are for if they name any Three days Navy launchedGeneral Arely disappointedHe declined to Attorney of the Mexican aborted becausea him, but nominated. to capture Friday that it was women and the ninth of them. by two eight people, he said to harm. Gomez said “If I name like, ‘thanks,’” did not want in Los be he was accompanied whom they to a home for a person willconference on Saturday. anyone young girl,was later tracked at a news he’s grateful to has But he under surveillance Friday. He said the movie, which that was moved in was arranged Mochis American marines who’s seen top-grossing Guzman del Castillo, milwith month before the $800 become time as it nears last Penn’s meeting actress Katea female drug of Mexican film of all It was released by the through in 2012 her portrayal lion in earnings. known forwas first contacted that he should some peomonth. anecdotally that her lord. She after tweetingHe contacted movie seven “I hear to to see the drug kingpin with love.” 2014, when have gone he said. “I just want ple February “trafficking in story,” start (ap) his arrest to tell his or eight times,” again after to their parents.” scrambling apologize with Guz- “gringos were of his the story interview wrote. in seeing telling the first-ever world’s most wanted interested would entrust its in an Penn the Penn had “He was but having escaped seOctober while trade at on film, wrote. (ap) the drug way to man in was on the lam, maximum life told he said he entered no other to buy drug lord tunnel from Mexico’swas recaptured only to Kate,” Guzman there was money elaborate in his home in July. Guzman way to have age 15 because curity prison city of Los Mochis “The only to grow poppy, marijuana, survive. is to cultivate Friday in the to grow it, tell you.” food, to survive, I can age, I began called the and at that it. That is what camp a sell at it and to Bieber visited Maya communities Park, saidlot of interest in a Jungla Maya “expressed the environpre-Hispanic Jan. 5 and to preserve climb some rope off the work we do of- leave.” and but officials Visitors can that A Mexican star respectful, cerin Mexico, on some ruins ment.” pop CITY — completely pyramids entry’ signs Canadian MEXICO “He was or unstable. ‘no in the welcoming shaman,” Friday thathis entourage were vulnerablebeen on vacation he participated al or place by a local ficial said and archaeologic to are considered apparently Caribbean emony performed Justin Bieber the Mayan tried Bieber hasarea, on Mexico’s leave the traditional days. s,” asked to said Leno. ate some of for several Tulum after he apparently File the ruins. of in the south of Cancun, reputation fora “He even by local communitie site of Tulum Cironneau, or among National Institute e of coast AP Photo/Lionel the singer’s climb onto food prepared on conof the in several Despite line, the representativ Bieber she noted. The officialy and History spoke years. camp that been involved or she was getting out of before deecotourism Bieber has America in recent because he Anthropolog in Latin anonymity quoted by name. on native MayaTulum several days respectful.” dition of to be n for incidents visited near as “completely seaside ruins not authorized (ap) visiting the scribed him Leño, the spokeswoma effort with Bieber was the incident occurred. Nathalie e, a cooperative when specify which Thursday could not allegedly The officialstructures Bieber “asked to AllTournativ was of the site’s but said he had climbed,

of Sinaloaand wounded official said was state in the Guzman in his associates law enforcement ns “El Chapo” A Mexican the October interview in the northJoaquin organizatio track of Tamazula drug lord drug trafficking late Saturday. Saturday that captured helped authorities earns remote community Recently the world’s biggest Penn published of Durangothe drug lord, whomanuCITY — Sean of ern state of and MEXICO for running one American actor amine ic the whereabouts tons of cocaine with shipping methamphet unapologetStone interview millions and transporting the largest in the a Rolling

e Mexico’s d to leav er aske Justin Bieb

FORECAST 23 - 32

11, 2016

ruin site

are widely foreign sites, which and could attract R - Tourism DENPASA Balinese villagesas long as hygiene France, spread across the mainly from tourists, ensured.

for special impression local tourism create a here in Bali,” tourism could “Village spend their holiday Budiasa said. and American Rai tourists who observer, Dewa in helping French Melinggih Pengaji, Denpasar and cultural of quite experienced in Banjar northeast Dewa is visit his lodgings who 35 kilometers tourists, traditional is located schools, Kelod, which elementary city. tourists visit activities. is Payangan villagers’ a lot of people, In that area, attract and observe markets, the sites, which Budiasa stated. “Komunitas “One of district,” foundation called programs, Gianyar various cultural market in operates a tourism He also which promotes Sedana,” making. ceremony. “janur” Yasa Putra “sarana banten” Yadnya God’s how to string Pangaji such as theoffering for the also learn at Jero It is an from France they gather dance and Young people leaves) whentraditional “barong” the of (young coconut the director before watching Payangantheir dinner. the “Yasa people, including enjoying are a lot of French Marc Piton, visiting There d’IndonésiePayangan village. tourists from at Institut Françaisfoundation period in Office, 115,288 November Putra Sedana”to the Bali Tourism January to 3.6 million foreign the According Bali during the percent of (ant) France visitedmade up 3.43 of God. 2015, which visited that Land Global Radio who Image” at Radio tourists,

safety are

IBP/Wawan

Village tourism could attract French tourist to Bali

“Bali heard in am. Listen to Global live video also be io.com or http://usuntil 10.00 News can from 9.30 and ali.listen2myrad FM 96.5 alfmbali.com FM at http://globalfmb at http://radioglob li.

streaming el/global-fm-ba are widely tream.tv/chann sites, which as hygiene Tourism as long in Bali. France, their holiday mainly from during tourists, Regency foreign Balinese Ubud, Gianyar could attract visited villages bafor us to develop Tourists Balinese important on an ongoing across for the resources gather together spread are ensured. and strive most human let’s but let forward The Come on, and safety gazebo, by to move ideals possible. is charac- sis.the shade of the there. Use the in moderated highest thing, he said, No with the never daydream for sharing. The discussion, Raka Suardana, important which starts or our us as a place without willincludIda Bagus Prof. Dr. speakers, Teach- ter building, of spirituality by gazebo can come for identifying followed Bali greatness learn, without diligently responsible . These were included several the PGRI Dr. I Made strengtheningwith God, behaviour. to - to be were Rector of K E Y S with such development and fair to make ingness said Wisnu. points that of ing Training College,the Chamber relationship D the main correct, honest remember future practicing,” of ers’ W O R and some of by former commander to page 2 ChairmanIndustry (Kadin) We must also Region, In the ... Continuer Military a dis- Suartha, and he added. ‘dignified’to the conveyed is today. Learning Alit Wiraputra sacrifices, be better than it it sturdy during IX/Udayana of Commerce are essential human the University, Bali must Towards A.A. Ngurah make Bawa Tenaya, It is Bali and Undiknas ‘cultured’, t of Balinese happen Wisnu entitled “The WayBalinese Bali, “Sustain Rector of Darma, DBA intelligence. to and cussion with developmenthat needs Sri took and Cultured Prof. Gede said that the younger and robust (HR)” that Quality resources,awareness and capacity be prepared of those Human Resources the conferment Wisnu Bali must through The capacities need following Press Awards on generation of building. every profession, of place Nadha in of the K. working on the concept respect). Tuesday (Jan. 5). to be based need braya (mutual manyama people themselves Balinese

ese move Balin s must

culture

forward

Change

balipost (99rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

senin kliwon, 11 Januari 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

PENGEBOM - Pesawat B52 Stratofortress, yang mampu mengangkut senjata nuklir, terbang secara singkat di atas Pangkalan Udara Osan yang terletak sekitar 72 kilometer ke arah selatan perbatasan antarKorea.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Pamer Kekuatan

Pesawat Pengebom AS Terbang di Korsel

Seoul -

Sebuah pesawat pengebom Amerika Serikat terbang di atas Korea Selatan (Korsel), Minggu (10/1) kemarin. Pihak militer Amerika Serikat mengatakan aksi ini dilakukan beberapa hari setelah Korea Utara diduga menguji bom hidrogen pertamanya tanpa mempedulikan sanksi-sanksi internasional. Pesawat B52 Stratofortress, yang mampu mengangkut senjata nuklir, terbang secara singkat di atas Pangkalan Udara Osan yang terletak sekitar 72 kilometer ke arah selatan perbatasan antarKorea, ujar pihak militer dan saksi mata. Pesawat itu dikawal oleh sebuah pesawat jet Korea Selatan dan sebuah pesawat milik Amerika Serikat.

B52 tersebut terbang mengitari langit di atas pangkalan sebelum kembali ke Pangkalan Udara Andersen di Guam di mana unit pesawat itu bermarkas. Pesawat itu terkenal telah ikut serta dalam latihan militer gabungan tahunan antara Amerika Serikat dengan Korea Selatan yang telah membuat marah Pyongyang, namun penerbangan mereka di atas Korea

KESENIAN

Kencing 2 Liter Sehari, Atasi Asam Urat yang Menumpuk Denpasar (Bali Post) Asam urat yang menumpuk harus dikeluarkan berupa air kencing sebanyak 2-3 liter per hari. Asam urat merupakan produk limbah dari pengelolaan zat gizi makanan berupa protein dalam tubuh. Produk limbah asam urat ini dibuang oleh tubuh melalui ginjal. Ginjal dapat melakukan tugasnya dengan baik dan lancar, maka ginjal membutuhkan air dalam jumlah banyak. “Agar pembuangan asam urat oleh ginjal berjalan lancar, air kencing yang keluar harus 2-3 liter dalam 24 jam,” kata dr. I Gusti Ketut Sudana, dokter Puskesmas Baturiti, Minggu (10/1) kemarin. Selain pencegahan asam urat, mengeluarkan air kencing (berkemih) sebanyak 2 liter sehari juga dapat mencegah rematik dan kencing batu. Cara mengukurnya dengan menampung air kencing dari sejak bangun pagi hingga bangun pagi lagi keesokan harinya (24 jam) ke dalam botol air mineral volume 1.600 ml dan 600 ml. Maka dari itu, ia menyarankan untuk banyak minum dan tidak memberi kesempatan rasa haus muncul. “Jangan sibuk menghitung jumlah air yang diminum, yang lebih penting dan lebih dekat dengan sasaran adalah berapa liter kencing yang dikeluarkan,” katanya. Jika kurang dari 2 liter, berarti air yang diminum masih kurang. Kebosanan akan minuman air putih juga dapat divariasikan dengan menambahkan kuah sayur, jus buah, buah dengan kandungan air yang banyak seperti melon, semangka, mentimun, dll. Minum air juga dapat ditingkatkan dengan menambah sesendok makan peres gula pasir dan sedikit garam dapur dalam segelas air, dan diminum pada kondisi hangat. “Kalau dengan segala usaha juga belum bisa mencapai target air kencing 2 liter dalam 24 jam, maka periksa kondisi lambung ke dokter,” ujarnya. Hal itu dikarenakan, kemungkinan seseorang mengalami masalah lambung sehingga tidak sanggup minum banyak atau merasa mual. (kmb42)

Selatan jarang dipublikasikan. Penerbangan sejenis terbaru yang telah dipublikasikan dilakukan pada 2013, setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir mereka yang ketiga. Pada saat itu, pihak Amerika Serikat menerbangkan sebuah pesawat B52 dan sebuah pesawat siluman pengebom B2 ke Korea Selatan dalam unjuk kekuatan militer

melawan Korea Utara. Pyongyang pada Rabu melakukan uji coba nuklir keempatnya, menyebabkan komunitas internasional marah dan mengangkat ketegangan di sepanjang perbatasan lintas Korea. Letnan Jenderal Terrence J. OShaughnessy, komandan pasukan Angkatan Udara ketujuh Amerika Serikat dan Wakil Komandan Pasukan Korea Amerika Serikat, mengatakan bahwa Amerika Serikat mempertahankan sebuah komitmen yang kuat dalam pertahanan Korea Selatan. Komitmen itu termasuk memperpanjang ancaman yang diberikan oleh pasukan

konvensional dan payung nuklir mereka, ujarnya dalam sebuah pernyataan pers. “Misi B52 memperkuat komitmen Amerika Serikat terkait keamanan para sekutu dan rekan kami, dan menunjukkan salah satu dari sejumlah kemampuan sekutu yang tersedia untuk pertahanan Korea Selatan. Seperti yang ditunjukkan oleh misi hari ini, angkatan udara gabungan Amerika Serikat dan Republik Korea bekerja dan berlatih bersama berdekatan tiap harinya, dan kami sangat siap untuk menghadapi ancaman apa pun terhadap persekutuan kami,” tambahnya.

Latihan militer gabungan tahunan Amerika Serikat dengan Korea Selatan berulang kali memicu reaksi marah dari Korea Utara yang menyebutnya sebagai latihan perang nuklir melawannya. Pengulangan latihan yang serupa diperkirakan akan dilakukan pada Maret. Korea Selatan menjadi tuan rumah bagi 28.000 pasukan Amerika Serikat saat kedua Korea secara teknis masih dalam perang dikarenakan Perang Korea 1950 hingga 1953 lalu berakhir dengan gencatan senjata dan bukan diakhiri dengan sebuah perjanjian damai. (afp/ant)

Polisi Duga Kematian Mirna Akibat Zat Korosif Jakarta (Bali Post) Penyidik Polda Metro Jaya menduga Wayan Mirna Salimin atau Mirna (27) meninggal dunia akibat zat korosif yang menyebabkan kerusakan pada lambung. “Diduga zat korosif itu dicerna merusak sistem tubuh yang menyebabkan kematian,” kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Poliis Musyafak saat dihubungi di Jakarta, Minggu (10/1) kemarin. Dokter forensik telah mengautopsi jasad Mirna di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur pada Minggu kemarin mulai pukul 00.00 WIB hingga 01.00 WIB. Musyafak menuturkan, penyebab utama kematian Mirna bukan karena kerusakan lambung tanpa sebab, namun diduga ada zat korosif. Diungkapkan Musyafak, dugaan kerusakan lambung Mirna akibat zat korosif jenis sianid

berdasarkan ciri reaksi korban seperti kejang, mulut mengeluarkan buih. Namun, Musyafak menyebutkan dugaan itu akan dipastikan melalui analisis yang dilakukan tim dokter RS Polri Kramatjati. Dokter forensik kepolisian itu telah membawa sampel hati, lambung dan empedu guna memastikan penyebab kematian Mirna. Sementara itu, penyidik menganalisis kamera tersembunyi di lokasi kejadian namun tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Pasalnya kamera tersembunyi itu tidak merekam lokasi tempat duduk Mirna maupun rekan korban yang tiba lebih dulu di lokasi kejadian. Namun, polisi mendalami keterangan sejumlah saksi, termasuk seorang saksi “kunci” terkait kematian korban yang diduga tidak wajar, sehingga dicurigai terjadi tindak pidana. Sebelumnya, Wayan Mirna

Salimin alias Mirna meninggal dunia usai meminum kopi es Vietnamens di Restoran Olivia di West Mall Grand Indonesia Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/1). Awalnya teman korban Siska tiba lebih awal dibanding Mirna dan seorang rekan lainnya Hani di gerai tersebut pada pukul 16.09 WIB. Siska memesan minuman Cocktail dan Fashioned Sazerac untuk dirinya dan Hani, sedangkan Mirna dipesankan kopi es Vietnam kopi. Selanjutnya, Mirna dan Hani datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Mirna menyeruput minuman es Vietnam kopi, namun korban kejang-kejang setelah minum sekali sedot. Korban sempat dibawa ke klinik di pusat perbelanjaan terkenal tersebut ,lalu dirujuk ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Mirna meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut. (ant)

Janji Tindak Keras Pengungsi Kriminal

Angela Merkel

Bali Post/rtr

Berlin Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan bahwa partainya memutuskan menerapkan tindakan lebih keras terhadap pengungsi yang melakukan tindakan kejahatan, setelah serentetan serangan dan pelecehan seksual yang tersangka pelakunya antara lain pengungsi di Cologne. “Jika serangan kejahatan dilakukan dan orang berdiri di luar hukum, maka harus ada konsekuensi bagi permohonan suaka dan permohonan izin tinggal,” kata Merkel, Minggu (10/1) kemarin. Perubahan itu, ia mengatakan, dilakukan “untuk kepentingan warga, tetapi juga untuk kepentingan mayoritas pengungsi.” Dia juga mengatakan bahwa pelanggar yang berulangkali mencuri atau berulangkali menyerang

perempuan perlu “merasakan kerasnya hukum.” Pada malam tahun baru, sekelompok orang yang terdiri atas sekitar seribu orang mengepung, melecehkan dan merampok, khususnya perempuan, di Kota Cologne, Jerman Barat. Menurut para saksi mata dan korban, para pelaku kejahatan adalah pria dengan penampilan Arab dan Afrika Utara. Serangan di Cologne “menjijikkan, perbuatan kriminal yang perlu respons kuat,” kata Merkel. Jumlah dakwaan pidana setelah serangan di Cologne telah meningkat drastis dari sekitar 170 menjadi 379, menurut polisi Jerman. Sejauh ini polisi Jerman sudah mengidentifikasi total 31 tersangka, kebanyakan pencari suaka. (xin/ant)

Maudy Ayunda

Targetkan Selesai Kuliah Tahun Ini

AKTRIS dan penyanyi Maudy Ayunda menargetkan kuliahnya di Inggris selesai tahun ini. “Tengah tahun ini,” kata Maudy di sela peluncuran lagu “Jakarta Ramai” di Jakarta. Maudy kini sedang menempuh pendidikan di Oxford University jurusan filsafat, politik dan ekonomi. Selama di sana, Maudy memusatkan perhatiannya pada studi, meskipun sesekali mengerjakan proyek bermusiknya seperti saat sedang menggarap single “Jakarta Ramai”. Kala itu, ia pulang sekitar dua bulan sekali untuk menyelesaikan lagunya. “Ka-

lau di sini, saya kerja. Di sana, belajar,” kata Maudy saat ditanya soal membagi waktu. Saat sedang libur kuliah, seperti saat ini, ia memilih pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Selain berkomitmen pada pekerjaan, ia harus pandaipandai mengatur diri agar dirinya tidak merasa tertekan bekerja saat sedang libur. “Melihatnya begini, di sini lagi istirahat belajar,” katanya. Maudy mengaku ingin melanjutkan studinya di bidang filsafat, ekonomi dan politik. “Tapi, itu masih rencana jauh,” katanya. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook