Skip to main content

Edisi 10 April 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 220 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (117 rb Like) http://facebook.com/balipost

minggu kliwon, 10 april 2016

@balipostcom (4.014 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

SABHA PANDITA - Sejumlah sulinggih mengikuti Sabha Pandita PHDI Pusat, Sabtu malam (9/4). BPM/wan

Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita

Teluk Benoa Kawasan Suci Denpasar (Bali Post) Pesamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat memutuskan bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. Keputusan ini mengacu hasil kajian dan rekomendasi Tim 9 PHDI dalam pesamuhan Sabtu (9/4) malam kemarin. Tim 9 menyatakan Teluk Benoa berdasarkan realita merupakan wilayah yang di dalamnya ada beberapa kawasan suci sesuai dengan struktur dan konstruksi kawasan suci dan tempat suci. Meliputi kawasan suci pantai yang masih digunakan oleh umat Hindu di sekitar Teluk Benoa untuk melakukan kegiatan ritual keagamaan seperti pamelastian dan penganyutan, kawasan suci campuhan, kawasan suci laut dengan zona inti Pura Karang Tengah, dan tempat suci

atau pura tersebar di Pulau Pudut, di pesisir daratan Serangan. ‘’Juga pesisir daratan Benoa, pesisir daratan Tuban, pesisir daratan Kelan, pesisir Tanjung,” sebut Ketua Tim 9 PHDI, Ida Pandita Mpu Jaya Acharyananda. Tim 9 merekomendasikan kepada Sabha Pandita PHDI untuk menegaskan bahwa di wilayah Teluk Benoa, ada beberapa kawasan suci di dalamnya. Kawasan suci itu harus dijaga, ditata, dan dilestarikan kesuciannya oleh semua pihak tidak terkecuali

sesuai dengan Bhisama PHDI 1994. Tim 9 juga mengusulkan kepada Sabha Pandita PHDI Pusat untuk merekomendasikan sejumlah hal kepada para tokoh dan umat Hindu, pemangku kebijakan di Bali, dan pemangku kebijakan di pusat (Jakarta, red). Rekomendasi kepada para tokoh dan umat Hindu, salah satunya ditujukan kepada masyarakat desa pakraman. Hal. 19 Bersikap Bijak

BPM/wan

GETOL- Tampak sulinggih getol memperjuangkan Teluk Benoa sebagai kawasan suci.

Gubernur Stop Moratorium Hotel

tinju

Laga Terakhir Pacman Las Vegas – Pertarungan tinju dunia Minggu ini (10/4) akan menjadi momen penting bagi Manny Pacquiao. Petinju asal Filipina itu berniat mengakhiri karier profesionalnya usai laga tersebut. Hal. 19 Bayaran Fantastis

Diduga Muluskan Reklamasi Teluk Benoa Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali pernah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.570/1665/BPM tertanggal 27 Desember 2010 terkait moratorium pembangunan akomodasi pariwisata baik hotel berbintang maupun hotel melati itu. Kini, SE itu dilabrak dengan mengizinkan pembangunan hotel dan kamar baru. Dengan distopnya moratorium pembangunan akamodasi pariwisata,

dipastikan Bali makin dijejali hotel. Namun Pemprov Bali memberi alasan sudah ada kajian dari Universitas Udayana (Unud) yang membolehkan adanya pembangunan akomodasi baru khususnya di Bali Selatan. “Kami dari BPM Provinsi Bali sudah melakukan kajian dengan Unud. Hasilnya disimpulkan tahun 2016 Badung sudah boleh membangun, menambah kamar. Hotel bintang maksudnya, termasuk juga

hotel melati. Pemkot Denpasar mulai 2017, sudah boleh menambah hotel lagi,” ujar Kepala Badan Penanaman Modal Provinsi Bali, I.B. Made Parwata, saat menggelar konferensi pers bersama Sekda, Cokorda Ngurah Pemayun dan Karo Humas, Dewa Mahendra, Sabtu (9/4) kemarin. Parwata menambahkan, izin prinsip pembangunan hotel di Kota Denpasar sudah bisa dikeluarkan mulai sekarang.

Asalkan, pembangunan fisiknya baru mulai dilakukan tahun 2017. Di sisi lain, Parwata juga menyebut data sebaran investasi di Bali tahun 2008 sampai 2015 masih banyak terkonsentrasi di Bali Selatan. Baik itu penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Hal. 19 Jadi Acuan

Langgar Asumsi Kajian Unud Pacquiao (kiri) dan Bradley

BPM/rtr

JAGAT BALI

Pura Ulundanu Batur KARYA Ngusaba Kedasa di Pura Ulundanu Batur, Kintamani rutin dilaksanakan setiap tahun sekali. Pada tahun ini, puncak karya dilaksanakan tepat pada rahina Purnama Kedasa Rabu (23/3) dan di-sineb pada Senin (4/4) lalu. Rangkaian upacara penyineban Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulundanu Batur dipusatkan di madya mandala pura. Sebelum bhakti pepranian dilaksanakan, ribuan pamedek yang hadir menjalani ritual matiti suara yakni mengumandakan ikrar suci. Penyampaian ikrar berupa petuah suci ini diikuti oleh seluruh pamedek. Hal. 19 “Matiti Suara”

Denpasar (Bali Post) Surat Edaran Gubernur Bali terkait moratorium akomodasi pariwisata memang berlaku sampai dengan adanya kajian detail terhadap kelayakan kebutuhan terhadap Bidang Usaha Jasa Akomodasi (Hotel Berbintang dan Hotel Melati) di Provinsi Bali. Namun, sejumlah asumsi dalam kajian Universitas Udayana yang dipakai acuan oleh Pemprov Bali rupanya sudah dilanggar. Itu artinya, kajian ini tidak cukup relevan lagi dipakai untuk menghentikan moratorium pembangunan hotel. “Asumsi (kajian) pada waktu itu bahwa harus ada moratorium. Tetapi kan kenyataannya moratorium itu dilanggar,

masih tetap saja hotel itu dibangun. Kajian inilah yang dipakai pemprov untuk tidak melanjutkan lagi moratorium hotel di Bali Selatan mulai 2016,’’ tegas akademisi Unud Prof. Dr. I Wayan Gede Supartha, S.E., S.U. di Denpasar, Sabtu (9/4) kemarin. Penulis buku “Penanaman Modal Tahun 2012 (Kebutuhan Akomodasi Hotel di Bali Tahun 2012-2022)” ini megatakan kajian hanya dibuat dari dua sisi yakni suplai atau ketersediaan kamar dan demand atau kebutuhan kamar. Namun yang terjadi sekarang, tingkat hunian hotel relatif rendah hanya 40 sampai 70 persen. Hal. 19 Menurun Drastis

Nelayan Bali Mulai Jual Jukung Kasus suap proyek reklamasi di DKI Jakarta bisa dipakai

NASIB serupa juga dialami nelayan di Pulau Serangan yang lebih dulu kena proyek reklamasi. Bentangan pantai dan arus berubah di Bali. Laut kini tak lagi bersahabat dengan nelayan. Laut yang dulu menjadi

sumber rezeki para nelayan, kini hanya tinggal cerita. Nelayan kini hanya menjadi pekerjaan sampingan, untuk meneruskan tradisi orangtua, guna membantu perekonomian keluarga dan melanjutkan pen-

didikan anak-anak mereka di sekolah. Akibat hasil tak menentu, tidak sedikit pula yang terpaksa menjual jukungnya (perahu, red). Situasi itu amat dirasakan para nelayan di Desa Adat Bug-

pelajaran bagi

bug, Karangasem. Garis Pantai Pasujan, Bugbug, yang dulu penuh dengan parkir perahu nelayan, kini keberadaan jukung itu dapat dihitung dengan jari. Hal. 19 Tak Bertahan

Nelayan Tabanan Enggan Melaut

masyarakat Bali. Para nelayan di daerah ini semakin terdesak, sulit melaut apalagi hidup sejahtera. BPM/gik

MELAUT - Nelayan di Pantai Pasujan, Bugbug, saat mendorong jukung sebelum melaut mencari ikan tongkol ke tengah laut.

MU S IM l o b s t e r y a n g menjanjikan kini tak lagi ditunggu-tunggu oleh para nelayan di pesisir Tabanan. Apalagi semenjak ada Permen (Peraturan Menteri) Kelautan dan Perikanan No.1/PermenKP/2015, para nelayan seperti enggan untuk melaut. Pasalnya dalam Permen Susi tersebut, berisi larangan me-

nangkap lobster yang ukuran karapasnya kurang dari 8 Cm atau setara dengan berat 300 gram. Meski terakhir keluar SE Menteri mengenai ukuran lobster yang boleh ekspor di ukuran 205 gram ke atas, namun geliat untuk melaut tidak lagi tampak seperti dulu. Hal. 19 Larangan Ekspor


DAERAH

2

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Teluk Gilimanuk Penuh Sampah

Petugas Kebersihan Terkendala Peralatan

Negara (Bali Post) Pesisir Teluk Gilimanuk yang dikenal dengan nama water bee sejak beberapa bulan belakangan ini penuh sampah plastik sehingga tampak kumuh. BPM/kmb31

DITEMUKAN - Nenek Sinem saat ditemukan dievakuasi oleh warga Desa Seraya Timur, Sabtu kemarin.

Empat Hari Menghilang, Sinem Ditemukan Selamat

Amlapura (Bali Post) Setelah dinyatakan menghilang selama empat hari, nenek bernama Ni Ketut Sinem (95) akhirnya ditemukan warga Desa Seraya Timur, Karangasem, Sabtu (9/4) kemarin. Warga menemukan nenek malang ini dalam keadaan selamat. Seorang warga mendengar nenek ini merintih dan kemudian meminta bantuan untuk proses evakuasi. Perbekel Seraya Timur I Wayan Geden, mengatakan warga asal Banjar Tinjalas Desa Seraya Timur ini, sudah menghilang sejak Selasa (5/4) lalu. Saat itu, nenek renta tersebut mengaku kepada kerabatnya akan pergi ke rumah anak pertamanya, sekitar pukul 19.00 wita. Namun, selang dua jam, pihak keluarganya mulai khawatir, soalnya nenek yang mengenakan kain dan baju warna abu-abu ini, tak kunjung sampai ke rumah anak pertamanya itu. Mereka sempat berupaya mencari tahu keberadaan nenek ini. Tetapi, tak ditemukan. Pihak keluarganya akhirnya meminta bantuan kepada krama desa setempat untuk membantu mencari korban. Namun, sepanjang hari hingga tengah malam proses pencarian, nenek ini belum juga ditemukan. Hari kedua, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. Petugas kepolisian dari Polsek Karangasem dan Polres Karangasem sempat membantu melakukan proses pencarian. Tetapi, hasilnya masih juga nihil. Demikian juga hari ketiga, proses pencarian semakin diperluas ke areal yang lain. Namun, tetap saja hasilnya nihil. Sempat putus asa, pihak keluarga akhirnya menyampaikan hilangnya kerabat mereka ke Pos SAR Karangasem dan BPBD Karangasem, Jumat (8/4) lalu. Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Sabtu (9/4) kemarin, mengatakan langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Karangasem. Pihaknya juga menghubungi tiga anggota BPBD yang paling dekat dengan TKP untuk mengecek lokasi. Proses pencarian dengan melibatkan banyak pihak sejak pagi ini akhirnya membuahkan hasil. Pukul 11.15 wita, salah satu warga setempat I Nengah Mendri mendengar suara rintihan nenek Sinem. Setelah dipastikan lokasinya bersama tiga anggota BPBD lainnya, asal suara tersebut ternyata benar berasal dari korban. Dia tampak tergeletak lemas di semak-semak lantaran sudah empat hari tidak makan dan minum. Selain lemas, nenek Sinem juga mengalami luka-luka dan patah tulang pada pergelangan tangan kanannya. Ia lantas dievakuasi ke tempat aman dan diberikan minum oleh petugas dan warga setempat, sebelum dirujuk ke rumah sakit oleh pihak keluarganya. (kmb31)

Meskipun sudah ada kelompok masyarakat yang dibentuk namun kebersihan juga masih kurang dan tampak sampah masih berserakan. Demikian juga sejak patung Siwa selesai dibangun di Gilimanuk kantor LHKP juga sudah menempatkan dua orang tenaga kebersihan. Namun, ini juga tampak belum efektif karena harus menangani lahan yang cukup luas. Menurut informasi warga setempat, Taman Siwa pascadibangun, setiap sore ramai dikunjungi masyarakat. Bahkan tidak saja warga Gilimanuk tetapi juga masyarakat luar seperti Banyuwangi dan pengunjung pun membuang sampah sembarangan. Melihat kondisi ini, pihak

Kelurahan Gilimanuk bersama Komunitas Relawan Jembrana (KRJ), Polsek Gilimanuk, anakanak sekolah, dan beberapa pihak lainnya, Jumat (8/4) pagi, melakukan kerja bakti membersihkan kawasan wisata Teluk Gilimanuk. Sampah-sampah plastik dipungut dan dikumpulkan sehingga diangkut oleh mobil LHKP dan rumput-rumput panjang dipangkas. Namun waktu dua jam tidak cukup untuk membersihkan lahan yang sangat luas. Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada mengatakan pihaknya akan secara rutin melakukan kegiatan kerja bakti. Sementara itu, dua orang petugas kebersihan di Teluk Gilimanuk, Parman dan Toni,

mengaku mulai bekerja sejak 1 April lalu. Pihaknya masih terkendala peralatan baik mesin pemotong rumput maupun personel. “Idealnya di sini minimal empat orang petugas. Untuk alat katanya memang akan segera datang,” katanya. Parman mengatakan memang sampah-sampah ini banyak dibuang oleh pengunjung yang membuang sampah sembarangan padahal sudah disediakan tempat sampah. Sementara itu setelah membangun gapura berarsitektur Bali, di pintu masuk Parkir Manuver, Bupati Jembrana Putu Artha juga menata objek wisata Teluk Gilimanuk dan membangun pertamanan dilengkapi Patung Bhatara Siwa yang tinggi mencapai 22 meter dan bisa terlihat dari laut Selat Bali. Bupati Artha berpesan agar kawasan ini dijaga kebersihannya dan dipasang lampu penerangan. (kmb)

BPM/kmb

PEMBERSIHAN - Kegiatan pembersihan wilayah Teluk Gilimanuk oleh pihak Kelurahan Gilimanuk dan para relawan.

Kafe Liar dan Tempat Hiburan di Buleleng Rawan Peredaran Narkoba BPM/kmb26

TERGULING - Truk penuh muatan kosmetik terguling akibat tanah di bahu jalan ambles.

Truk Bermuatan Kosmetik Terguling Negara (Bali Post) Truk penuh muatan kosmetik terguling di tikungan Banjar Yeh Kuning Desa Pekutatan, Sabtu (9/4) sore kemarin. Tidak ada korban dalam kecelakaan out of control itu. Namun, truk nyaris menimpa bangunan dapur milik warga. Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, truk terguling di tikungan menurun itu sekitar pukul 16.00 wita. Saat itu, hujan lebat disertai angin kencang sehingga jalan licin. Truk yang dikemudikan Syamsul yang saat itu melintas dari arah timur diduga terlalu minggir ke kiri. Tanah di senderan selokan tidak kuat menahan beban truk dan ambles. Sehingga truk dengan nomor polisi DR 8695 AA itu jatuh terguling di depan rumah Pan Sintia. “Untung tidak di belakangnya, kalau di sana pasti sudah menimpa dapur itu,” tandas salah seorang warga sekitar. Akibat kecelakaan itu, jalur Denpasar Gilimanuk sempat tersendat. Bahkan lantaran kondisi jalan licin, dua unit mobil sedan dan minibus dari arah timur sempat bertabrakan. Sopir truk, Syamsul, mengaku biasa saja melintas. Ia meyakini karena jalan licin dan hujan menyebabkan tanah labil. Sehingga truknya ikut ambles dan terguling. Sopir asal Lombok ini mengaku hendak membawa kosmetik itu ke Lombok dari Surabaya. Hingga petang kemarin, truk belum dievakuasi lantaran hujan lebat. (kmb26)

Singaraja (Bali Post) Peredaran narkoba di Buleleng, salah satunya melalui jalur kafekafe liar. Minimnya pengawasan dengan luasnya wilayah, membuat Kepolisian Resor Buleleng bekerja ekstra keras. Selama Operasi Bersinar Agung 2016, kafe dan tempat hiburan malam diintensifkan sidak. Pengunjung dan pekerja hiburan tidak luput tes urine, apabila ditemukan indikasi mencurigakan peredaraan narkoba. Kabag Ops. Polres Buleleng

Kompol Ketut Gelgel seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri mengatakan, sidak dilakukan mendadak di lapangan melibatkan Sat. Res. Narkoba Polres Buleleng, baik sidak minum-minuman keras dan narkoba. Jajarannya tidak main-main menekan sekaligus mengungkap peredaran narkoba di Bali Utara. “Peredaran narkoba ini sangat memprihatinkan di Buleleng. Kami terus dalami mengungkap pengedar dan pemakai narkoba, dengan mengintensifkan sidak di tempat hiburan malam serta kafe-kafe. Kampanye antinarkoba ikut digalakkan di sembilan kecamatan. Peredaran narkoba dicurigai cukup tinggi di Buleleng, khususnya kalangan pemakai,” ujar Gelgel mantan Ba Puskodal

Ops Polda Irian Jaya ini saat dikonfirmasi Bali Post, Sabtu (9/4) kemarin. Gelgel penghobi memancing ikan di laut ini menerangkan, sejumlah wilayah rawan narkoba di antaranya di Kecamatan Buleleng, Sawan, Sukasada, Tejakula, Seririt, Gerokgak. Kawasan pariwisata Lovina misalnya, setiap malam ramai didatangi pengunjung lokal dan luar negeri. Tingginya kunjungan penikmat hiburan malam itu, sering kali dimanfaatkan pengedar mencari mangsa baru. “Lovina belum ada lagi kami temukan pengedar atau pemakai. Tapi polisi terus melakukan antisipasi. Karena pengedar dan kurir narkoba itu sering berubah-ubah strategi memasarkan narkoba sabu-sabu kepada pembeli atau pemakai. Kami tetap intensifkan sidak di lapangan, dan diimbau masyarakat apabila menemukan hal-hal mencurigakan transaksi narkoba, segera lapor ke aparat kepolisian terdekat,” tandas Mantan Kapolsek Bebandem ini. (kmb34)

BPM/kmb34

OPERASI BERSINAR AGUNG - Kabag Ops. Polres Buleleng Kompol Ketut Gelgel, belum lama ini memimpin sidak Operasi Bersinar Agung memberantas narkoba di tempat hiburan malam dan kafe-kafe liar di Buleleng.

BPM/kmb38

WATER PARK - Sarana water park di Pantai Dusun Kalibukbuk Desa Kalibukbuk, Lovina kembali berlanjut. Pelaku pariwisata pun resah karena dikhawatirkan pemasangan sarana water park itu mengganggu lingkungan dan menghalangi view laut yang selama ini banyak dicari wisatawan asing.

Pelaku Wisata Resah

Pembangunan ’’Water Park’’ Kembali Berlanjut Singaraja (Bali Post) – Setelah sempat dibongkar beberapa bulan lalu, sarana permainan wahana air (water park) Desa Kalibukbuk, Lovina Kecamatan Buleleng kembali berlanjut. Konon, pihak perusahaan kembali memasang peralatan di tengah laut setelah mendapatkan surat izin lokasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Menyusul pembangunan sarana water park di tengah lautan lepas itu membuat sejumlah pelaku pariwisata di sekitar pantai Dusun Kalibukbuk dan Dusun Banyualit kini resah. Pasalnya, pihak perusahaan belum mengantongi seluruh dokumen perizinannya. Selain itu, akibat pemasangan sarana tersebut, dikhawatirkan akan mengganggu perkembangan terumbu karang di perairan setempat. Pantauan Bali Post di lokasi pemasangan sarana water park Sabtu (9/4) siang kemarin, tampak sarana water park dengan warna mencolok mengapung di tengah laut dengan jarak dari daratan sekitar puluhan meter. Untuk mengikat sarana yang mengambang agar tidak dihayutkan arus, perusahaan memasang jangkar ke tengah laut. Sarana tersebut mulai dipasang oleh perusahaan beberapa minggu yang lalu. Pascapemasangan itu, PT Kreasi Bali Utara (KBU) selaku pengelola telah melakukan uji coba terhadap sarana water park tersebut. Salah satu warga yang juga duduk dalam pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng Ketut Budiastra didampingi sejumlah pemilik hotel kemarin siang, mengatakan, sejauh ini, pemerintah provinsi yang disebut-sebut telah memberikan izin lokasi belum pernah melakukan pendekatan atau sosialisasi kepada warga dan pelaku pariwisata. Bahkan, pihak perusahaan juga belum mensosialisasikan rencana usahayanya. Padahal, di lokasi yang kini dipasangi sarana water park tersebut terdapat terumbu karang yang mulai dijaga kelestariannya. Bahkan, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng telah melakukan konservasi terumbu karang sepanjang sekitar lima kilometer. Selain itu, di sekitar lokasi sarana water park itu dasar lautnya penuh karang dan membahayakan jika ada aktivitas berenang. Selain itu, Budiastra mengaku khawatir kalau pemasangan sarana water park itu terkesan menghalani view laut yang selama ini diandalkan oleh pelaku pariwisata di Lovina dan sekitarnya. Jika situasi ini tidak ditangani, dirinya khawatir akan menimbulkan dampak buruk bagi konsep pengembangan wisata bahari di Lovina yang mengandalkan panorama laut berombak tenang dan atraksi lumba-lumba atau diving. Sarana water park yang dikembangkan oleh warga negara asing (WNA) ini mulai dipasang akhir tahun 2015 lalu. Saat itu, petugas Polisi Pamong Praja (Pol. PP) Provinsi dan Pol. PP Kabupaten Buleleng telah turun ke lokasi dan menemukan pemasangan sarana water park di tengah laut. Saat itu, pihak perusahaan belum melengkapi dokumen perizinannya. Atas pelanggaran ini, Pol.PP Provinsi Bali meminta agar sarana water park tersebut di tarik ke daratan. Perusahaan diminta mengurus izin sesuai dengan regulasi yang mengatur. Selang beberapa bulan, perusahaan kembali memasang sarana water park tersebut di lokasi semula. (kmb38)

Kebakaran di Tiara Dewata Mencurigakan Ada Bensin dan Minyak Tanah Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Barat menerima laporan kebakaran di Swalayan Tiara Dewata di Jalan Sutoyo, Denpasar, Sabtu (9/4) kemarin. Hasil olah TKP yang terbakar adalah stan perlengkapan rumah tangga dan gudang. Meski tidak besar, di dua lokasi tersebut masing-masing ditemukan botol diduga berisi minyak tanah dan bensin. “Hasil olah TKP kami, sangat tidak mungkin bisa ada api di TKP tersebut. Ada banyak kejanggalan terkait kejadian ini,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Lutfhi seizin Kapolsek Kompol Wisnu Wardana. Dari keterangan saksi, kata Lutfhi, sekitar pukul 10.00 wita, karyawati Tiara Dewata, Suni, melihat kepulan asap di stan perlengkapan rumah tangga. Setelah dicek ternyata tutup ember dari plastik terbakar. Suni langsung member tahu temannya, Surita. Surita langsung berusaha memadamkan api dengan tabung pemadam. “Setelah api padam di tempat tersebut ditemukan satu botol air mineral tanggung berisi minyak tanah,” ujarnya. Selanjutnya, pukul 11.00 wita, karyawan bernama Dewi melaporkan ke posko satpam bahwa ada bau seperti bensin di areal rock and blues. Satpam lalu memeriksa ke sana dan ternyata benar ada yang terbakar di dalam gudang di areal rock and blues. Satpam tersebut langsung mengambil tabung pemadam dan langsung disemprotkan ke dalam gudang tersebut. “Di gudang tersebut kami amankan satu botol air mineral tanggung diduga berisi bensin. Selain itu satu dus mi instan yang terbakar. TKP sudah dipasang garis polisi,” kata mantan Panit Reskrim Polsek Denpasar Selatan ini. Bagaimana dengan rekaman CCTV? “Saya sudah periksa rekaman CCTV-nya, tapi tidak kelihatan yang bawa cairan tersebut. Dugaan kami cairan itu bensin. Juga tidak terekam bagaimana api bisa menyala di sana,” ungkapnya. Mengingat kejadian itu berdampak luas, tegas Lutfhi, terutama gangguan kamtibmas lebih besar maka kasus tersebut diserahkan ke Polresta Denpasar. “Masih diselidiki apakah memang terbakar atau dibakar?” ucapnya. (kmb36)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


daerah

Minggu Kliwon, 10 April 2016

3

Penyembuhan dan Meditasi dengan Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan HARI ini Yayasan Mahattama Giri Kusuma kembali ngayah dengan melakukan penyembuhan gratis tanpa obat, dengan cinta kasih dan cahaya suci Tuhan, Minggu (10/4) mulai pkl. 08.00 s/d 12.00 WITA. Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Pembina Yayasan Ida Bagus D. Argawana. Bagi masyarakat yang mengalami berbagai keluhan kesehatan, masalah keluarga, rejeki, keturunan, deteksi pekarangan dan masalah medis, serta non-medis lainnya dapat menggunakan kesempatan baik ini untuk berinteraktif dengan Ratuaji secara langsung. Kegiatan penyembuhan gratis tanpa obat ini dilaksanakan di Asrham Mahattama Giri Kusuma, Jl. By-pass Ngurah Rai No. 18 Tohpati. Selain program ngayah penyembuhan gratis, Yayasan Mahattama Giri Kusuma juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas jati dirinya, meningkatkan kesehatan dan mengembangkan kualitas spiritual dengan mengikuti “Lokakarya Meditasi Cahaya Suci dan Cinta Kasih Tuhan”. Lokakarya dilakukan dengan pengaktifan 16 chakra, pembangkitan kundalini dan indra ke-6 dengan Ab-

hiseka & Saktipat, membuka aura positif dan cinta kasih, memperlancar rezeki, meningkatkan kesadaran, menciptakan kedamaian dan keharmonisan. Setelah melakukan lokakarya praktisi langsung dapat mempraktekkan ilmu cahaya suci dan cinta kasih Tuhan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain, membuat perlindungan dan menetralisir pekarangan dari jarak jauh. Lokakarya diadakan pada Minggu (10/4) hari ini, mulai pkl. 10.00 s/d 16.00 WITA, bertempat di Giri Kusuma Asrham Tohpati Denpasar. Untuk Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi : 081236810551, 081338327257, 081236810552 atau datang langsung ke YAYASAN MAHATTAMA GIRI KUSUMA, Jl. By-pass Ngurah Rai No.18 Tohpati Denpasar, Utara Desa Budaya Kertalangu Tohpati. Investasi Lokakarya Rp. 400.000,- meliputi, teori/ praktek meditasi, snack/makan siang, buku materi meditasi yang terdaftar di HaKI dan Sertifikat, selanjutnya praktisi dibina secara rutin 2 (dua) kali seminggu. Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan Kt. Supraptha S.SoS., MM, Sabtu (9/4) kemarin. (ad963)

Ida Bagus D.Argawana

Event IAPE:

Teknologi Membantu Daya Saing Menghadapi MEA PAMERAN Apparel Production Expo (IAPE) 2016 yang memamerkan beberapa teknologi canggih dibidang industri sandang telah berlangsung selama 3 hari. Pelaksanaan pameran diharapkan mampu memberi dukungan kepada para pengusaha agar bisa bersaing pada era MEA saat ini. Panitia penyelenggara Aulia Sunhandhyka saat ditemui, Sabtu (9/4) kemarin mengatakan bahwa teknologi dapat memberikan dukungan kepada para pengusaha, terutama produksi pakaian untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi. Menurutnya pada era MEA ini persaingan sudah semakin global. Hal ini menyebabkan pemasaran mudah dilakukan ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara bisa masuk ke mana saja, begitu pula negara luar bisa bebas melakukan transaksi di Indonesia. Dengan demikian, menurutnya Indonesia sendiri harus bersiap guna menghadapi persaingan pasar bebas ini. Persiapan harus dilakukan mulai dari saat ini agar tidak menjadi tertinggal atau jadi tamu di rumah sendiri. “Pada prinsipnya Indonesia yang memiliki 250 juta penduduk ini merupakan pasar yang sangat besar. Negara lain melihat Indonesia merupakan pasar yang memberi peluang besar, mereka akan masuk ke sini dengan izin yang sangat mudah,” katanya. Sehingga sangat diperlukan berbagai macam persiapan untuk mengatasi hal ini. Menurut Aulia, ada dua hal yang harus disiapkan oleh masyarakat, yaitu yang per-

PAMERAN - Suasana pameran beberapa teknologi canggih dibidang industri sandang telah berlangsung selama 3 hari dan hari ini akan berakhir. tama meningkatkan kualitas likasi kerja. Diharapkansumber daya manusianya dan nya mampu memberikan meningkatkan pengetahuan pengetahuan serta inovasi tentang teknologi. masyarakat dalam mengemSeperti yang sering terjadi bangkan usaha. bahwa masyarakat Bali cend“Pelaku usaha seharusnya erung lebih memilih sistem up to date, tidak hanya puas manual dalam melakukan dengan apa yang dimiliki, usaha, sehingga menyebabkan namun harus bisa melihat tidak maksimalnya kuantitas perkembangan terbaru agar dalam proses produksi. Hal tidak menjadi tertinggal. Kita ini yang akan memberikan harus bisa merespon ini denpengaruh pada konteks pe- gan terbuka, dengan adanya masaran. teknologi akan memberi pe“Misalnya yang pernah luang baru bagi masyarakat,” saya dengar ketika kain song- katanya. ket Bali digemari oleh negara Dia juga mengaharapkan Nugeria, namun masyarakat dari diadakannya pameran hanya mampu memproduksi ini juga dapat memfasilitasi 200 meter. Sedangkan per- UKM atau pelaku usaha kecil mintaan dari negara tersebut untuk mampu mengembangadalah satu kontiner. Un- kan usahanya. tuk itu sangat perlu dirasa “Jika melihat pengusaha masyarakat Bali diperkenal- besar, mereka sudah selalu kan dengan teknologi yang melihat pameran-pameran di dapat membantu produksi luar negeri untuk inovasi usamasyarakat,” katanya hanya. Dengan pameran ini Dengan diadakan pam- merupakan kesempatan yang eran ini, yang mengahdirkan sangat baik bagi masyarakat mesin-mesin yang memberi- sebagai pelaku UMKM untuk kan peningkatan kualitas, mampu melihat peluang inopeningkatan kerja dan pub- vasi tersebut,” tambahnya.

Dia mengharapakan agar Indonesia bisa bersaing dengan dunia-dunia lain, seperti halnya negara-negara lain yang telah siap untuk menghadapi persaingan dan melirik Indonesia sebagai pasar besar. Sehingga dengan berlakunya MEA ini tidak membuat masyarakat Indonesia hanya sebagai konsumen, namun juga mampu sebagai produsen terutama di dalam negara sendiri. Sementara itu, salah seorang pengunjung Ida Ayu Julia Prastiari mengatakan bahwa dengan adanya pameran ini memberikannya pengetahuan baru mengenai desain dan alat-alat yang sesuai bisnis yang dia lakoni. “Pameran ini sangat memberikan banyak manfaat bagi kami pengusaha kecil. Dengan banyaknya pengetahuan yang saya dapat, saya melihat peluang usaha lain yang bisa dilakukan,” katanya. Wanita yang sebelumnya mempunyai bisnis dupa ini mengaku akan mengembangkan bisnisnya dalam hal oleholeh khas Bali, terutama kain atau pakaian lainnya. Dengan diadakannya pameran ini sangat memberikan manfaat kepada masyarakat untuk mengembangkan usahanya atupun untuk membuka bisnis baru yang dirasa sangat tinggi peluang pasarnya. Pameran ini berlangsung selama 4 hari, yang dilaksanakan di Bali Creative Industri Center, beralamat di Jalan WR Supratman No. 302 Denpasar. Kegiatan ini akan ditutup, Minggu (10/4) hari ini. Untuk itu sangat disayangkan jika pameran ini dilewatkan. (bns1)

Maling Gasak Pratima di Pura Cempaga Tampurhyang Batur Bangli (Bali Post)Kasus pencurian pratima kembali terjadi di Kintamani. Kali ini giliran Pura Cempaga Tampurhyang Batur di Banjar Bubung Kelambu, Desa Batur Tengah, Kintamani yang menjadi sasaran pencurian. Akibat kejadian tersebut, sebuah pratima berupa batu hitam berukuran sekitar 5 cm yang selama ini disungsung warga raib dari dalam Gedong Meru Tumpang Tiga pura setempat. Petajuh Pura Cempaga Tampurhyang Batur Wayan Asta saat dihubungi, Sabtu (9/4) kemarin mengakui bahwa pratima yang selama ini di simpan di Gedong Meru Tumpang Tiga Pura Cempaga Tampurhyang Batur hilang. Dia mengaku baru mengetahui hilangnya pratima tersebut pada Jumat (8/4) pagi, dari salah seorang warga yang hendak melakukan persembahyangan di pura setempat. “Saya diberitahu oleh salah seorang warga yang hendak melakukan persembahyangan,” terangnya. Asta mengatakan, saat warga yang memberitahukan soal hilangnya pra-

tima tersebut memasuki areal pura, pintu gedong tumpang tiga tempat penyimpanan pratima dilihat dalam keadaan terbuka. Tak hanya itu, kotak penyimpanan pratima juga ditemukan tergeletak di atas tanah. Setelah dicek bersama beberapa warga pengempon lainnya, diketahui bahwa sebuah pratima berupa batu hitam berukuran kurang lebih 5 cm atau sebesar 2 kali biji salak raib dari dalam gedong penyimpenan. “Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi dan kemarin sudah langsung ditangani,” kata Asta. Selain menemukan gembok pintu gedong penyimpenan dalam kondisi rusak terpotong, pihak pengempon juga mendapati pintu tempat penyimpanan wastra yang dalam kondisi rusak seperti dibuka paksa. Namun demikian, dari tempat penyimpanan wastra tersebut tidak ada barang yang dinyatakan hilang. “Tidak ada barang yang diambil di sana,” ujarnya. Kini pascakejadian itu pihaknya mengaku akan melaksanakan paruman bersama warga pengempon lain-

Banjar Terora dan Pemuda Blahbatuh

Pasang Baliho Tolak Reklamasi Teluk Benoa

GERAKAN untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa terus mengalir. Desa Adat Bulau, Badung sebagai daerah terdampak langsung rencana penguruggan Teluk Benoa seluas 700 hektar yang sebelumnya secara resmi menyatakan sikap menolak, kini satu persatu diikuti oleh sekaa teruna masing-masing banjar di desa tersebut untuk memasang baliho. Sebelumnya sudah ada 5 sekaa teruna dari 8 banjar yang memasang baliho penolakan. Kini bertambah, yakni Sekaa Teruna Jaladi Kusuma Yowana dan Pecalang Banjar Terora, Desa Adat Bualu, Sabtu (9/4) kemarin memasang baliho Tolak Reklamasi di depan Banjar Terora yang berada di Jalan Pratama, Kelurahan Benoa. Dua baliho berukuran 4X3 meter milik sekaa teruna dan pecalang banjar ini pun dipasang oleh puluhan warga banjar. “Sudah ada kesepakatan desa dan banjar, bahwa

dengan berbagai pertimbangan kami menyatakan sikap tegas menolak reklamasi Teluk Benoa,” ujar Ketut Sumantra selaku Ketua Pecalang Banjar Terora. Lebih lanjut Sumantra menjelaskan, pemasangan baliho dengan dana saling menyumbang ini murni dari hati nurani sendiri. “Kami berada di daerah rendah. Jika Teluk Benoa di reklamasi, maka akan mengancam daerah kami di sini,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Pemuda Banjar Terora I Wayan Muliana mengatakan hal yang serupa. “Pembangunan harus menyungsung konsep Tri Hita Karana, sehingga Teluk Benoa mesti dijaga, bukan dieksploitasi hanya untuk kepentingan bisnis semata,” ujarnya. Pemasangan baliho dengan diiringi baleganjur ini pun menarik perhatian masyarakat sekitar. Massa aksi ini pun juga meminta kepada Presiden Joko Widodo

untuk mencabut Perpres 51 tahun 2014. Sementara itu, ratusan pemuda Blahbatuh, Gianyar yang dikoordinatori oleh Forum Generasi Muda Blahbatuh dan Sekaa Teruna Teruni Bina Karya Banjar Tengah Blahbatuh memasang satu buah baliho tolak reklamasi Teluk Benoa. “Meski kami jauh dari pantai, tetapi solidaritas dan kepedulian kami terhadap lingkungan Bali membawa kami untuk bersikap,” ujar Ida Bagus Putu Gede Sugiri Putra selaku perwakilan forum generasi muda Blahbatuh. Aksi yang dimulai pada pukul 18.00 WITA ini pun berjalan menuju perempatan Bencingah Desa Adat Blahbatuh. “Kami berharap dengan aksi ini dapat menggugah petinggi desa kami untuk bergerak dan menyatakan sikap untuk menolak reklamasi Teluk Benoa, serta berharap pemerintah tidak menutup mata dan telinga,” tutupnya. (kmb)

nya. Pihaknya juga akan melakukan kegiatan makemit untuk menjaga keamanan pura. Sebagaimana yang diketahui, akhirakhir ini kasus pencurian pratima cukup marak terjadi di Kintamani. Selain di Pura Cempaga Tampurhyang Batur, kasus pencurian pratima juga sempat terjadi di Pura Puseh dan Pura Anggar Kasih di Desa Belancan, Kintamani. Dari kedua pura tersebut, maling berhasih membawa kabur sejumlah pratima berupa cincin emas, uang kepeng dan pratima kayu yang disimpan di masing-masing gedong penyimpanan pura. Selain itu Pura Puseh Desa Adat Abuan di Desa Abuan, Kintamani juga sempat diobok-obok maling. Sebanyak dua buah pratima berupa pis bolong yang disimpan di gedong meru penyimpanan tumpang lima dilaporkan raib dibawa kabur pencuri. Di Pura Puseh desa Adat Bayung Cerik, Kintamani maling juga pernah mengobok-obok sejumlah pelinggih, salah satunya Gedong Ratu Bhujangga. Dari pura puseh di Bayung Cerik maling membawa kabur sejumlah sesari. (kmb40)

Tenaga Kesehatan Enggan Bekerja ke Luar Negeri Denpasar (Bali Post)Tahun 2016 yang disebut-sebut sebagai era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) nampaknya tidak disambut antusias oleh calon tenaga kerja di bidang kesehatan. Terbukti hingga kini belum ada tenaga kesehatan yang dikirim ke luar negeri untuk bekerja. “Secara resmi (pemerintah) untuk nakes (tenaga kesehatan) belum ada yang dikirim,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Sabtu (9/4) kemarin. Namun secara pribadi atau dari sekolah kesehatan memang ada yang bekerja di luar negeri.

Sementara itu, Direktur Akbid Kartini Ni Made Darmiyanti, S.ST., M.Keb., mengatakan memang pihaknya banyak mendapat permintaan tenaga kerja bidan untuk bekerja di luar negeri, seperti Korea, Arab, dan Jepang, namun alumninya banyak yang tidak mau lantaran terkendala izin orang tua. “Iya karena orang tua tidak mengizinkan,” katanya. Kabag Umum Kopertis Wilayah VIII A.A. Gede Agung Sapthayana, S.H., berharap pihak perguruan tinggi swasta (PTS) dapat menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri, baik dalam bidang penelitian, pendidikan

dan SDM. “Kalau memang ada tenaga medis yang bagus lulusannya diminta kerja ke luar negeri silahkan saja, itu kerja sama perguruan tinggi,” ujarnya. Kerja sama SDM tersebut dikatakan jarang terjalin, hanya sebatas kerja sama pendidikan, penelitan dan pengabdian. “Untuk tenaga (SDM) belum,” imbuhnya. Selain itu ia juga berharap jika PTS bekerja sama dengan pihak luar negeri, Kopertis diikutsertakan atau diundang untuk mengetahui kerja sama tersebut, karena selama ini kerja sama seperti itu jarang dilaporkan. (kmb42)

BPM/kmb

BALIHO - Sekaa Teruna Jaladi Kusuma Yowana dan Pecalang Banjar Terora, Desa Adat Bualu, Sabtu (9/4) kemarin memasang baliho Tolak Reklamasi di depan Banjar Terora yang berada di Jalan Pratama Keluharan Benoa.


PERNIK

4

Minggu Kliwon, 10 April 2016

TANTANGAN - Bahasa Bali menjadi media dokumentasi atas keagungan banyak sekali bentuk kebudayaan Bali, dan hingga kini terwariskan pada generasinya dengan cukup baik. Keberadaan bahasa Bali di tanahnya sendiri mendapat banyak tantangan yang tak pernah mudah, mulai dari tantangan internal maupun eksternal. Berbagai pengaruh luar mulai masuk dan mengakar pada kehidupan Bali, sehingga Bali tak lagi hanya milik manusia Bali tapi milik dunia.

Bahasa Bali di Tangan Generasi Muda Bali BAHASA Bali, bagaimana nasibmu kini? Pertanyaanpertanyaan itu seperti gasing yang tidak pernah tuntas. Selalu berdengung dan mengganggu telinga, tetapi tidak ada satu solusi untuk mengatasi dan menjawab pertanyaan, apa sebabnya generasi muda Bali buta bahasa Bali dan karya sastra berbahasa Bali? Bahasa adalah bagian paling mendasar dalam sebuah kebudayaan, sebab melalui media bahasa segala rupa kebudayaan terdokumentasikan dengan baik. Bahasa Bali sendiri menjadi media dokumentasi atas keagungan banyak sekali bentuk kebudayaan Bali, dan hingga kini terwariskan pada generasinya dengan cukup baik. Perihal keberadaan bahasa Bali di tanahnya sendiri mendapat banyak tantangan yang tak pernah mudah, mulai dari tantangan internal maupun eksternal. Tantangan eksternal sudah barang tentu dipengaruhi oleh kian berkembangnya pola kehidupan masyarakat dunia yang turut serta menyentuh Bali sebagai bagian dari pergaulan dunia. Berbagai pengaruh luar mulai masuk dan mengakar pada kehidupan Bali, sehingga Bali tak lagi hanya milik manusia Bali tapi milik dunia. Sebabnyalah, pergaulan bahasa di Bali menjadi kian jamak dengan hadirnya bahasabahasa asing yang menguasai “pasar bahasa” di Bali. Bahasa Bali kemudian tak lagi jadi bahasa komunikasi tunggal manusia Bali,

dan parahnya adalah bahasa Bali dianggap “tak menjual” di tengah kian semaraknya pergerakan bahasa di Bali. Tantangan internal bahasa Bali tentu saja lahir dari personal manusia-manusia Bali yang menjadi pewaris sah bahasa ini. Kecenderungan menilai bahwa segala sesuatu yang beraroma asing adalah baik, luwih, dan hebat telah meracuni banyak pikiran manusia Bali. Sehingga jadilah bahasa Bali seperti terpinggirkan, sebab dia adalah produk lokal yang telah dimiliki manusia Bali sejak dulu, jadi tak perlu dinilai lebih. Paradigma ini kemudian menjadi kesimpulan beberapa ahli bahwa bahasa Bali akan segera punah, sirna dari peradaban manusia Bali. Bahkan menariknya, paradigma ini disebarluaskan dan diturun-temurunkan ke generasi berikutnya, sehingga pandangan ini seolah menjadi kenyataan yang harus diterima oleh bahasa Bali. Fatal, sungguh sebuah kekeliruan besar yang seharusnya diputus mata rantainya, justru dibiarkan beranak pinak menjadi jamak. Usang Barangkali ini saatnya yang tepat bahwa segala paradigma usang terhadap bahasa Bali harus disingkirkan jauh-jauh. Tanggung jawab penuh atas masa depan bahasa Bali berada dipundak generasi mudanya. Semesta begitu mendukung dengan kian banyaknya lahir generasi-generasi muda emas diantara bahasa Bali. Fenomena kemunculan generasi emas bahasa Bali ini coba ditangkap dalam sebuah diskusi sehat yang diselenggarakan dalam rangkaian Wasana Parum Param oleh Sanggar Mahabajra Sandhi. Diskusi ini diselenggarakan di Gedung Lila Sanggraha ISI Denpasar. Narasumber dalam dis-

kusi tersebut adalah empat orang generasi muda Bali yang sumbangsih pikirnya dalam perjalanan bahasa Bali patut dipandang dengan mata tajam. I Nyoman Suka Ardiyasa adalah seorang pemuda pejuang bahasa Bali yang sangat serius berjibaku dengan kebijakan-kebijakan publik berkaitan dengan bahasa Bali. Sebagai ketua Aliansi Peduli Bahasa Bali, ia sukses gemilang mengantarkan bahasa Bali masuk kembali ke dalam kurikulum pendidikan formal, setelah sebelumnya sempat nyaris dihilangkan. Organisasi sosial yang digerakkannya lalu sukses pula menghadirkan gerakan penyuluh atau tenaga pendamping bahasa Bali di setiap desa dinas di Bali. Sebuah pergerakan luar biasa yang mampu dihadirkan oleh seorang generasi muda. Sebagai pemerhati pendidikan bahasa Bali, ia menjabarkan perkembangan pendidikan bahasa Bali sejak masa kolonialisme hingga masa postmodern, beserta berbagai bentuk perubahan-perubahan yang menghiasi perjalanan bahasa Bali di ranah pendidikan formal. Hal menarik yang patut disimak adalah bahwa keberadaan pendidikan formal ternyata memegang peranan besar dalam usaha mengembangkan bahasa Bali. Pendidikan formal bahasa Bali yang dirintis sejak jaman kolonial telah memberi warna tersendiri terhadap berbagai sisi kebahasaan dan keaksaraan Bali. Pendidikan formal juga mendorong lahirnya huruf cetak beraksara Bali, sehingga memungkinkan lahirnya media dokumentasi baru bagi sistem peradaban Bali. Teknologi Selanjutnya adalah Ida Bagus Komang Sudarma, seorang muda cerdas ini adalah lulusan

Teknologi Pendidikan, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Meski latar belakang pendidikannya jauh dari singgungan dengan bahasa Bali, namun kecintaannya membuat ia menyesatkan diri pada ibu bahasa Bali. Ketertarikannya pada dunia arkeologi dan paleografi, membuatnya sangat fasih bertutur soal perkembangan aksara Bali. Genetika aksara Bali dikupas tuntas dengan sangat jelas, bahkan dengan kemasan berbau modern, ia mampu mengusir kesan menjemukan pada aksaraaksara kuno tersebut. Ida Bagus Komang Sudarma telah mampu merampungkan sebuah font aksara Bali dengan nama Alphalange, font ini merupakan pengembangan dari beberapa font Bali yang telah dikerjakan sebelumnya. Kehadiran font Alphalange ini menjadikan kian semaraknya khasanah inovasi dalam bahasa Bali, terlebih font ini tengah dikembangkan untuk dapat diaplikasikan dalam berbagai media teks untuk telpon genggam. Beberapa handphone dengan basis Android telah mampu mendukung font alphalange ini, hanya masih membutuhkan penyempurnaan agar lebih mudah digunakan. Hal ini menjawab tantangan perkembangan IT, menjawab kekhawatiran berlebih terhadap keberadaan bahasa Bali, serta menjawab kegandrungan generasi penerus Bali terhadap dunia gadget. I Putu Eka Guna Yasa menjadi nara sumber ketiga yang mengangkat pembicaraan seputar hubungan antara ilmu modern linguistik dengan kesadaran mistik dalam aksara Bali. Pembicaraan yang ditawarkan oleh pemuda satu ini memang bukan hal yang ringan dan mampu dikonsumsi banyak khalayak, namun kemasan yang begitu menarik menjadikannya sangat easy listen-

ing dan easy understanding. Ulasan yang disampaikan oleh Guna Yasa barangkali masih tergolong baru dan sangat mungkin untuk menjadi sebuah penemuan yang canggih dalam penelitian kebahasaan. Bagaimana tidak, ranah pikir linguistik mencoba dikomparasi dengan ranah pikir tradisional yang kental unsur mistis. Pertemuan dua pola pikir ini dalam khasanah aksara Bali adalah pertemuan dua kutub yang berseberangan namun jelas dekat berhubungan. Seringkali dunia aksara Bali dipandang begitu mistis dan nirlogis, dan Guna Yasa sukses menghadirkan logika pikir yang sangat cerdas menyandingkan kedua hal tersebut. Materi “berat” yang disampaikan oleh Guna ini menepis kekhawatiran hilangnya kecintaan generasi muda pada aksara Bali yang dipandang tenget, menumbangkan ketakutan banyak pihak aksara Bali tenget ini akan kehilangan makna. Nyatanya di tangan Guna, aksara tenget ini mampu diinterpretasi maknanya dengan pemikiran baru dan cerdas! Pergumulan Ida Made Adnya Gentorang menjadi nara sumber terakhir yang menyampaikan hasil pergumulannya dengan aksara Bali khususnya pada dunia rerajahan. Antropolog muda ini sukses besar membaca bentuk, fungsi, dan makna dari rajahan kajang. Aksara Bali dan berbagai komponen kehidupan manusia Bali adalah sebuah kemelekatan abadi, nyaris setiap ritus manusia Bali menjadikan aksara sebagai dasar dan ujung perjalannya. Mulai sejak manusia Bali lahir, hingga harus lepas, tak terelakkan penggunaan aksara Bali. Kajang sebagai “pakaian” terakhir manusia Bali menjadi identitas khusus yang menandakan

ritus kematian dalam budaya Bali. Berbagai bentuk dan rupa kajang adalah sebuah puncak estetika-religius aksara Bali, sekaligus ujung jalan pulang manusia Bali dan bentuk kelepasan atas kemelekatan. Siapapun manusia Bali yang telah menggunakan kajang, berarti telah siap melepaskan kemelekatannya pada segala unsur duniawi. Keempat nara sumber diskusi tersebut berusia di bawah 30 tahun, sangat muda, sangat inovatif dan inspiratif. Diskusi yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut dipenuh-sesaki oleh peserta dari kaum muda. Hebatnya lagi, tidak satupun peserta yang beranjak pulang bahkan kian malam kian sesak saja tempat berdiskusi. Sungguh sebuah diskusi yang sangat sehat dan luar biasa luapan semangat kaum muda Bali ini menyelami kekayaan intelektualitas yang terwariskan pada mereka. Mereka adalah pewaris yang sah segala bentuk rupa budaya Bali, empat orang diantaranya telah ambil panggung. Sisanya akan muncul pada panggung-panggung diskusi lain yang akan berjamuran dan sesak oleh semangat kaum muda. Selebihnya akan muncul dalam ruang-ruang publik yang tadinya jauh dari bahasa Bali. Benar sebuah ungkapan bahwa pada ujung kecemasan akan hadir keemasan. Kita akan lihat era keemasan bahasa Bali dimotori oleh generasi mudanya. Generasi muda Bali telah jadi tamiang atas budaya bahasa yang mereka warisi, lalu masihkah anda tercekoki paradigma usang bahasa Bali akan sirna? Beranjaklah dari tidur anda dan minum secangkir kopi panas. lI Gede Gita Purnama Arsa Putra, Dosen IHDN Denpasar

Osteoarthritis pada Sendi Lutut Osteoarthritis sering dikenal dengan sebutan pengapuran tulang. Sebenarnya istilah ini kurang begitu tepat karena tidak ada penumpukan zat kapur yang terjadi pada penyakit ini. Kata osteoarthritis berasal dari bahasa Yunani yang berarti peradangan pada sendi tulang.

SENDI - Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang berhubungan dengan penuaan, dan merupakan penyebab rasa nyeri dan keterbatasan fisik utama pada individu berusia lanjut. Walaupun berhubungan dengan usia dan penuaan, namun penyakit ini juga dapat menyerang individu berusia muda. Hal ini disebabkan oleh adanya kelainan perkembangan sendi bawaan, infeksi dan peradangan, gangguan metabolisme dan hormon, serta akibat cedera pada sendi.

Osteoarthritis merupakan bentuk paling sering dari penyakit sendi yang berhubungan dengan penuaan, dan merupakan penyebab rasa nyeri dan keterbatasan fisik utama pada individu berusia lanjut. Angka kejadian penyakit ini semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan umumnya mengenai sendi yang menahan berat badan seperti pada sendi panggul, persendian tulang belakang, dan pada sendi lutut. Walaupun berhubungan dengan usia dan penuaan, namun penyakit ini juga dapat menyerang individu berusia muda. Hal ini disebabkan oleh adanya kelainan perkembangan sendi bawaan, infeksi dan peradangan, gangguan metabolisme dan hormon, serta akibat cedera pada sendi. Osteoarthritits pada sendi lutut merupakan tipe yang paling sering ditemui. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini antara lain adalah gerakan menekuk lutut berulang-

ulang dan mengangkat beban berat, cedera olah raga atau pekerjaan yang menimbulkan beban pada lutut, dan berat badan berlebih atau obesitas. Beban berlebih yang terus menerus pada sendi lutut mengakibatkan perubahan pada tulang rawan sendi lutut. Tulang rawan menjadi lebih tipis dan kaku dan berkurang kemampuannya dalam meneruskan beban ke tulang di bawahnya. Keadaan ini menimbulkan terjadinya nyeri dan kesulitan pergerakan pada sendi yang terkena. Gejala Nyeri merupakan gejala yang paling awal dan utama, yang membawa seseorang pergi menemui dokter. Nyeri pada osteoarthritis bersifat tajam dan memberi sensasi seperti rasa terbakar, terjadi secara hilang timbul, bertambah nyeri dengan pergerakan dan membaik dengan istirahat. Kekakuan sendi yang dialami umumnya berkurang setelah digunakan untuk aktivitas

ringan selama kurang lebih 30 menit, namun semakin bertambah dengan penggunaan sendi secara berlebihan dan dalam waktu yang lama. Terkadang pada saat digerakkan terjadi bunyi sendi yang terdengar atau terasa saat diraba. Pemeriksaan sendi untuk mengetahui ada tidaknya osteoarthritis pada sendi lutut dilakukan oleh dokter dengan cara melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan radiologi (Rontgen). Dari hasil pemeriksaan ini dapat ditentukan tingkat berat ringannya osteoarthritis yang dialami oleh seseorang. Penanganan yang diberikan bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri dan kaku sendi, mempertahankan atau memperbaiki fungsi sendi, menghambat keparahan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup seseorang. Seseorang yang menderita osteoarthritis dianjurkan untuk mengurangi berat badan bila ia memiliki berat badan berlebih, dan melakukan olahraga ringan yang tidak mem-

bebani sendi lutut. Pilihan olah raga yang dapat dilakukan adalah tai chi, berenang, dan peregangan otot sekitar sendi lutut dan tungkai. Pengobatan yang diberikan dapat berupa krim anti nyeri yang dioleskan pada sendi yang nyeri, obat anti nyeri, dan obat anti peradangan. Pada kasus yang berat mungkin diperlukan penanganan dengan penggantian sendi lutut oleh ahli bedah tulang. Nyeri Osteoarthritis memang dapat menimbulkan nyeri dan keterbatasan aktivitas sehari-hari, namun penyakit ini bukanlah penyakit yang tidak dapat dikendalikan dan diatasi. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami gangguan pada sendi sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar penyakit yang dialami dapat segera diatasi dan tidak menimbulkan kerusakan sendi yang lebih lanjut. ldr. Henry

Waspada Penyakit Kutil Kelamin pada Ibu Hamil Kondiloma akuminata (genital warts, kutil kelamin) atau lebih dikenal dengan istilah penyakit jengger ayam merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang terjadi pada daerah kelamin, daerah anus (dubur), di dalam vagina, serviks (leher rahim), dan uretra pria. Kondiloma disebabkan oleh infeksi subtipe Human Papillomavirus (HPV) yang menyebar melalui kontak langsung kulit ke kulit melalui oral, genital, atau anal seks dengan pasangan yang terinfeksi. Saat ini lebih dari 120 jenis subtype HPV telah dapat diidentifikasi. Sekitar 90 % kondiloma akuminata diyakini berhubungan dengan type 6 dan type 11. Penyebab Selama kehamilan prevalensi kondiloma meningkat dari trimester pertama sampai trimester ketiga dan menurun secara signifikan pada periode postpartum. Risiko kondiloma akuminata pada kehamilan adalah dua kali lipat. Lesi HPV yang berupa kondiloma dapat terjadi pada daerah servik (kondiloma serviks) atau kondiloma vulva cenderung berkembang dalam ukuran dan vaskularitas selama kehamilan karena adanya perubahan anatomi termasuk vaskularisasi selama kehamilan dan adanya penurunan kekebalan alami serta pengaruh hormonal. Keadaan ini dapat menghalangi

saluran reproduksi dan dapat berakibat terjadinya perdarahan banyak saat persalinan. Kehamilan dan obat-obat kontrasepsi oral merangsang pertumbuhan kondiloma akuminata, karena peningkatan hormon estrogen saat itu. Demikian juga pada pemakaian obat-obat imunosupresif yang menekan imunitas untuk melawan virus, dapat mempersulit berhasilnya penatalaksanaan. Kondiloma akuminata tumbuh lebih cepat pada wanita yang sedang hamil. Kondiloma akuminata pada wanita hamil dapat meluas pada serviks, vagina, vulva, dan dapat begitu luasnya sehingga menutupi jalan lahir. Penyebab perluasan lesi ini masih belum diketahui dengan

pasti tetapi memang terjadi penurunan kekebalan yang dihantarkan sel selama kehamilan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pertumbuhan lesi yang sangat cepat dan paparan terhadap fetus. Obat-obat imunosupresif yang menekan imunitas untuk melawan virus, dapat mempersukar berhasilnya penatalaksanaan. Manifestasi Klinis Kondiloma Akuminata Masa inkubasi kondiloma akuminata berlangsung antara 1-8 bulan (rata-rata 2-3 bulan). HPV masuk ke dalam tubuh melalui mikrolesi pada kulit, sehingga kondiloma akuminata sering timbul pada daerah yang mudah mengalami trauma pada saat melakukan hubungan seksual. Gejala klinik infeksi HPV dapat berupa pertumbuhan lesi yang proliferatif atau hiperplasia dengan ukuran yang bervariasi, lunak, berwarna pucat atau merah jambu. Penyakit ini terutama terdapat di daerah lipatan yang lembab, misalnya di daerah genitalia eksterna. Pada wanita di

daerah vulva dan sekitarnya, introitus vagina, kadang pada porsio uteri. Sering kali tanpa sebab yang diketahui pada saat kehamilan kondiloma akuminata akan memb-

esar dan meluas sampai memenuhi dan menutupi vagina dan perineum yang menyebabkan kesulitan persalinan pervaginam. Kemungkinan keadaan basah daerah vulva pada

saat kehamilan merupakan kondisi yang bagus untuk pertumbuhan virus. ldr. Putu Yunita, S.Ked.

KEHAMILAN - Kehamilan dan obat-obat kontrasepsi oral merangsang pertumbuhan kondiloma akuminata, karena peningkatan hormon estrogen saat itu. Demikian juga pada pemakaian obatobat imunosupresif yang menekan imunitas untuk melawan virus, dapat mempersulit berhasilnya penatalaksanaan. Kondiloma akuminata tumbuh lebih cepat pada wanita yang sedang hamil.


JENDELA

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Resensi Buku

Keindahan Budaya Majemuk Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: : : : :

Badriyah Ayu Weda Gambang 2016 207 halaman

APA yang ada di benak Anda, ketika seorang penyanyi tibatiba saja beralih profesi menjadi cerpenis? Ayu Weda, publik lebih mengenalnya sebagai penyanyi yang cukup andal, dengan suara apik. Tiba-tiba muncul membawa setangkup cerpen-cerpen, cukup apik untuk dipelajari. Jika Weda mau intens dan konsisten bisa jadi tema yang digarap dalam buku ini berkembang biak. Membawa hawa baru dalam khazanah sastra di Bali dan di Indonesia. Tema-tema yang digarapnya tentang kemanusiaan dengan masalah-masalah sosial yang tumpang-tindih dan seperti biasa tidak ada yang tuntas di dalam negeri ini. Rakyat masih harus berjuang keras. Berkutat dengan berkeringat untuk tetap hidup di liku kehidupan negeri ini. Yang menarik Weda juga mengambil tematema mistik Islam, dengan kaca mata yang cukup dalam. Meninggalkan perenungan yang dalam tentang makna keindonesian, agama, hubungan antarmanusia. Yang tidak lepas, perannya yang lebih luas sebagai perempuan Bali yang dibesarkan dengan budaya dan pergaulan yang majemuk. Dua belas cerpen yang cukup menjanjikan untuk sebuah awal yang baik. Bahwa wawasan pergaulan yang majemuk sesungguhnya adalah modal awal seorang cerpenis jika ingin berhasil di kacah literasi. (osi)

Memahami ”Genjek” Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Genjek : IBW Widiasa Keniten : Pustaka Ekspresi : 2014 : 73 halaman APA yang sesungguhnya menarik bagi pariwisata di Bali? Kenapa orang-orang mancanegara sangat mengagungkan Bali? Jawabannya sesungguhnya bukan keindahan alamnya. Karena jika mau kita jujur, Eropa memiliki pemandangan yang luar biasa indah bak siluet lukisan. Tetapi kenapa

mesti Bali? Jawabannya sederhana, budaya yang unik. Salah satunya yang menarik adalah genjek. Genjek sebagai salah satu tradisi berkesenian yang berkembang baik di Karangasem adalah salah satu budaya yang unik. Keberadaan genjek di Karangasem hampir ada di setiap kecamatan. Seni genjek awalnya disampaikan secara oral tanpa menggunakan alat-alat musik. Lantunan syair-syairnya umumnya bersifat menghibur, mendidik, mengkritik kehidupan sosial dengan lantunan-lantunan yang menggembirakan. Genjek sebagai salah satu seni tradisional yang mengkombinasikan beragam seni, antara lain seni tabuh, seni suara, seni tari. Dipadukan dalam satu komposisi. Buku kecil yang sangat informatif, sederhana dan layak dikoleksi. (osi)

5

Anjelina

CERPEN

Oleh Putera Manuaba Pagi yang redup. Di lobi pemberangkatan domestik Bandara Juanda, orang-orang mengantre. Gusti, lelaki setengah baya, yang berpakaian rapi, juga ikut ngantre. Dia menggendong tas yang tak seberapa besar, berisi laptop dan naskah. Jaket hitam diselempangkan di lengannya. Dia akan terbang tujuan Denpasar. Ketika Gusti menoleh ke belakang, seorang gadis bergegas berlari tergesa, mau ikut ngantre. Gadis itu membawa tas dan menyeret koper kecil. Ia nampak terengah-engah. Begitu khawatir. Mengira terlambat pesawat. “Mas, pesawat Lion Air tujuan Denpasar apa sudah berangkat? tanyanya pada Gusti. Nafas gadis itu terengahengah. Sambil menyusul ngantre di belakang Gusti. “Belum Mbak,” jawab Gusti dengan tenang. “Mbak mau ke mana?” tanya Gusti lebih lanjut kepada gadis itu. “Aku mau ke Waingapu Mas. Tapi aku transit dulu di Denpasar,” jawabnya. Setelah tahu pesawat belum berangkat, gadis itu nampak sedikit lega, Dia mengatur nafas. Beberapa saat kemudian, ia melanjutkan perkataannya. “Aku kira sudah berangkat Mas....” Nafasnya masih agak memburu. “O ya... berarti kita sama-sama ke Denpasar ya Mbak,” kata Gusti kepada gadis itu. “Ya Mas.., syukurlah. Jadinya aku juga ada teman,” sahutnya dengan nada lebih tenang lagi. Gadis itu sepertinya amat berharap ada teman. Kami kemudian masuk ke ruang pemeriksaan barang. Lalu check in sama-sama. Dan menuju gate Lion Air di lantai dua. Saat itu, pesawat Lion Air yang akan ditumpangi Gusti dan gadis itu ke Denpasar, ternyata belum juga datang di landasan. Waktu sudah menunjukkan pukul 07.10 WIB. Pesawat seharusnya berangkat tepat pukul 07.30 WIB. Dari pengumuman petugas Bandara Juanda, ternyata pesawat Lion Air delay satu jam. Semua penumpang harus menunggu, termasuk Gusti dan gadis itu. Gusti dan gadis itu kebetulan tak harus tergesa-gesa. Karena delay, mereka berdua kemudian mencari tempat duduk di ruang tunggu, sambil menanti pesawat tiba dari kedatangan Jakarta. *** Suara instrumen sexsofon Kenny G yang amat merdu mewarnai suasana seluruh ruangan bandara Juanda. Terdengar sayup-sayup di tengah keramaian para penumpang yang tengah menunggu pemberangkatan ke berbagai kota tujuan. Mereka asyik sendiri-sendiri. Ada yang mengisi waktu dengan bermain HP, baca koran, ngobrol, nonton TV, dan ada juga yang terkantuk-kantuk. Dari kaca riben ruang tunggu bandara, suasana pagi cukup cerah. Tak nampak ada mendung, apalagi tandatanda akan hujan. Ada beberapa pesawat tujuan pemberangkatan kota lain parkir berjejer. Ada juga pesawat yang persiapan tinggal landas di landasan pacu. Gusti dan gadis itu duduk di pinggir dekat kaca ruang tunggu sambil memandang ke luar landasan. “O ya, maaf Mbak, kita sampai belum sempat berkenalan tadi,” sergah Gusti memecah diam. “Aku Gusti. Mbak sendiri siapa?” kata Gusti kepada gadis yang duduk di sampingnya. Gusti memandang gadis itu sambil tersenyum. Bagi Gusti, wajah gadis itu cukup cantik dan modis, seperti pegawai kantoran. Nampaknya, gadis itu juga seperti bukan gadis kebanyakan. Wajahnya agak khas. Bukan tipologi gadis dari etnis Jawa, juga bukan Bali. “Aku Putri Anjelina, Mas. Panggil saja aku: Putri,” sahutnya sambil melempar senyum pada Gusti. “Aku dari

Waingapu, dan selama tiga tahun ini aku tinggal di Taiwan sebagai TKI. Dan aku kebetulan baru pulang ke Indonesia Mas, karena job-ku di sana sudah habis. Aku belum perpanjang lagi,” sahutnya. “Oya? Lalu..., Putri kenapa ada di Surabaya? Apa ada saudara atau teman barangkali di sini?” tanya Gusti. Gusti nampak amat penasaran ingin tahu, kenapa Putri yang dari Waingapu kok ada di Surabaya. “Aku sebenarnya ingin cari kerja di Surabaya, Mas.... Di Surabaya, aku memang nggak ada saudara. Tapi dulu pernah ada teman. Sekarang temanku itu sudah nggak di Surabaya lagi. Dia sudah pindah ke Taiwan. Dialah dulu pertama kali yang mengajakku ke Taiwan. Kendati aku berasal dari Waingapu, aku nggak ingin tinggal menetap di sana Mas,” jawab Putri. “Lho, kenapa begitu? Kenapa nggak ingin tinggal di kampung sendiri?” Gusti heran, dan ingin tahu. Sebab, dalam pikiran Gusti, lumrahnya, siapa pun pastilah akan senang tinggal di kampung kelahirannya. Rindu kampung halaman. Ini membuat Gusti jadi bertanya, ingin lebih banyak tahu tentang kondisi Waingapu. “Habis Mas..., kalau aku pulang kampung di Waingapu, banyak pemuda yang pura-pura menemuiku, ingin mengajakku kawin. Aku kan belum ingin kawin! Dan para pemuda di kampungku itu juga, banyak yang menganggur. Nanti aku kalau di sana, gimana? Aku nanti lalu makan apa? Mumpung masih muda, aku kan ingin cari pengalaman dulu. Tapi, bukan berarti aku nggak senang tinggal di kampungku. Aku suka. Aku kan juga kangen sama keluargaku, sama teman-temanku di kampung. Tapi, kalau aku di kampung terus, dan hanya diam, nggak melakukan apa-apa, kan cepat bosan Mas. Kalau aku pulang kampung ke Waingapu Mas, paling lama aku hanya ingin pulang seminggu saja. Terus nanti aku harus balik lagi,” sahut Putri, seperti mencurahkan unek-uneknya tentang apa yang dialaminya selama ini. “O begitu ya Putri.... Lalu, kamu nanti mau kerja di mana? Kembali ke Taiwan? Atau gimana?” tanya Gusti, ingin mengetahui kepastian Putri. “Sebenarnya sih, aku ingin kerja di Surabaya, Mas. Aku sudah ikut seleksi jadi instruktur bahasa Taiwan di perusahaan seorang bos laki-laki yang sudah menduda. Habiiis sih, aku hanya punya kemampuan bahasa Taiwan, dan pengalaman jadi TKI. Sebenarnya di perusahaan itu aku mau serius kerjanya Mas. Tapi, aku jadi nggak suka di situ,” jawabnya sambil sesekali memandang ke arah landasan. Memperhatikan barangkali saja pesawat yang ditunggu-tunggunya sudah datang. “Lho, kenapa nggak suka?” selidik Gusti, memancing alasannya. “Karena bosku itu terlalu ngebet padaku Mas.... Dan ia selalu mencaricari alasan, menggodaku juga. Bahkan, dia ingin memaksaku agar aku mau jadi pendampingnya. Istrinya, maksudku. Gimana ya Mas..., aku ini bingung jadinya. Kan aku ingin punya prestasi dulu, baru memikirkan ke soal kawin. Aku nggak ingin seperti perempuan lain yang meninggalkan kerjanya hanya untuk kawin. Aku juga ingin berkonstribusi Mas, walau sekecil apa pun,” kata Putri seperti mengadu kepadaku. Maklum Putri sepertinya tak punya teman curhat. Jadinya dia curahkan apa yang dialami kepada Gusti. “Ya terus gimana akhirnya, Putri?” tanya Gusti ingin memastikan. “Ya aku keluar saja. Aku heran, kok aku di Indonesia di mana-mana selalu saja diperlakukan seperti itu. Apa aku ini nggak boleh sukses dulu kali ya?!”

Wajah Putri nampak prihatin, seperti protes dengan situasi yang dialaminya selama ini. Dalam hati kecil Gusti, dia kasihan juga mendengar cerita Putri seperti itu. Putri yang mencoba untuk eksis, mengadu nasib, tapi banyak mengalami godaan. Tapi, Gusti amat salut dengan keberanian Putri. Seorang gadis. Jauh dari keluarga untuk bekerja. Pergi seorang diri sampai ke Taiwan. Gusti salut betul dengan perjuangannya. Gusti mengetahui, tak banyak gadis yang punya keberanian seperti itu. Putri tak ingin seperti teman-temannya di kampung, yang kesehariannya hanya dihabiskan untuk bersantai-santai. Menjadi pengangguran. Putri ingin jadi orang yang berguna, yang berpenghasilan, dengan mengerjakan sesuatu yang bermanfaat. Meski dia seorang perempuan, dengan pendidikan yang tak terlalu tinggi, tapi dia ingin berbuat sesuatu bagi masyarakat dengan apa yang dia mampu. “Ya, sudahlah Putri. Anggaplah itu sebagai romantika hidup saja. Yang terpenting sekarang bagi Putri, kamu punya sikap dan keyakinan yang tegas untuk berhasil. Sebab, jika tidak seperti itu, nanti bisa terpuruk juga,” kata Gusti berusaha untuk menyemangati dan motivasi Putri. “Terima kasih ya Mas.... atas nasihat dan motivasinya. Mas benar. Karena itulah, sepulang dari Waingapu nanti, aku akan kembali ke Taiwan saja. Aku merasa lebih cocok di sana. Karena di Taiwan aku diperlakukan amat baik. Di sana aku tidak digoda-goda dan juga tidak dijahilin seperti di sini.” Putri terdiam sejenak. Lalu ia melanjutkan lagi kata-katanya. “Semua orang di sana lebih memikirkan kerja yang benar Mas.... Kerja yang baik! Orang-orang di sana juga amat disiplin dan sportif! Aku suka dengan kondisi dan sikap hidup orang di sana. Aku juga merasa lebih aman di sana, karena tak banyak kekerasan di jalan-jalan. Kalau aku di sini, aku merasa ngeri, Mas.... Nggak hanya karena nggak merasa aman, tapi aku nggak tenang jika keluar sendiri. Sebenarnya, aku suka di sini Mas...,” sahutnya, dengan nada penyesalan. Aku juga sebenarnya ingin banget hidup dan bekerja di negeriku sendiri. Tapi, itu jika aku dapat merasa tenang, dan diperlakukan dengan baik oleh orangorang di sini,” tambahnya. Putri seperti menyesali kondisi yang dialaminya. *** Deru suara pesawat semakin mendekat. Dari kaca riben ruang tunggu penumpang, mereka melihat pesawat Lion Air yang ditunggu makin mendekat. Makin merendah. Roda pesawat sudah turun perlahan, hingga menyentuh landasan. Dan lalu mendarat di landasan. Gusti terdiam mendengar kata-kata Putri, sembari menatap pesawat yang mulai perlahan berhenti di titik parkir. Putri pun menghentikan kata-katanya. Gusti dan Putri melihat ke landasan. Pesawat Lion Air dari Jakarta, telah berhenti, serta menurunkan penumpang dan membongkar muatan. “O ya, Mas... maaf sementara aku sudahi ceritaku sampai di sini dulu ya... dan maaf aku cerita seperti itu padamu Mas. Aku suka bisa kenal dengan Mas. Dan juga bisa ngobrol dengan Mas. Habis aku nggak ada teman curhat sih. Aku suka dapat teman curhat,” sergah Putri memecah keheningan, sembari merapikan barangnya yang akan ditaruh di kabin pesawat yang sudah mendarat. Sesaat, Gusti agak terdiam sejenak mendengar kata-kata Putri. Dia seperti tak perlu menjawab. Tapi, hanya mendengar dan merenungi apa yang dikatakan Putri. Begitukah situasi lingkungan sosial kita? Dia seperti prihatin juga dengan situasi yang ada! Amat

prihatin! Namun, dia segera tersadar. Dan cepat-cepat memberi respons apa yang tadi dikatakan Putri. “Oh nggak apa-apa Putri, nggak apaapa kok... Aku justru berterima kasih mendapat cerita seperti itu darimu. Jadinya, aku tambah lebih tahu. Aku doakan, semoga Putri mendapat kerja yang cocok di Taiwan. Semoga sukses menapak masa depan yang kamu impikan,” sahut Gusti mendoakan dengan rasa tulus. Dari ceritanya, Gusti dapat merasakan perjuangan Putri, yang juga mandambakan situasi sosial yang lebih aman di negerinya. “Aku juga berterima kasih, Mas. Mas telah menemaniku, dan bersedia mendengarkan ceritaku walau untuk beberapa saat saja,” sahut Putri sambil tersenyum khas. Putri yang seorang gadis Waingapu dan berpengalaman kerja di negeri Taiwan, memang mampu membandingkan situasi negeri ini dengan negeri lain. Mungkin berkat pengalamannya, dalam gadis yang seusia itu, dia punya bahasa tubuh yang apik. Para penumpang yang akan menuju Bali, telah diminta persiapan melalui pengeras suara di ruang tunggu penumpang. Gusti dan Putri mengemas dan mengambil barang bawaaannya masing-masing, yang akan ditaruh di kabin pesawat. Gusti dan Putri bergegas menuju Pintu 1, untuk keberangkatan ke Denpasar. Lalu, memasuki pesawat. Namun, karena mereka mendapat tempat duduk berjauhan, mereka tak bisa duduk bareng. Juga tak bisa ngobrol lagi. Mereka mesti duduk di kursinya masing-masing. Sebab, kalau pindah tempat duduk, pasti ada penumpang yang komplain, dan pasti akan dipindah lagi sama Pramugari. Gusti dan Putri bersalaman. Berpisah, meskipun masih dalam satu pesawat menuju Denpasar. Pesawat Lion Air keberangkatan menuju Denpasar, yang ditumpangi Gusti dan Putri, perlahan bergerak, memutar, mendekati dan mencari landasan pacu. Di landasan pacu, pesawat itu ancang-ancang untuk take off. Dan pesawat itu pun mulai bergerak. Makin cepat. Makin cepat. Makin kencang lagi. Moncong depan pesawat mulai bertahap menaik, seperti ingin menohok langit. Roda depannya terangkat, di susul roda belakangnya. Dan kemudian suara pesawat makin mengaung tinggal landas. Melayang. Suurrrr. Dari tepi jendela, Gusti melihat rumah-rumah di bawahnya dalam pandangan mata, nampak makin mengecil dan menjauh. Jalan-jalan nampak seperti goresan putih panjang berliku. Dan akhirnya, pesawat terbang mengaung ke angkasa. Makin tinggi. Dan makin tinggi. Melintasi laut. Menembus embun yang bergumpal-gumpal, bagai lukisan alam. Beberapa penumpang lama-kelamaan nampak tertidur pulas sepanjang perjalanan di tengah dinginnya AC pesawat. Tapi, satu dua penumpang, ada juga yang masih asyik ngobrol bersama temannya, yang nampaknya obrolannya belum selesai juga. Ketika empat puluh lima menit kemudian, pesawat landing di Bandara Ngurah Rai, Bali. Gusti dan Putri, hanya sempat bersalaman. Karena dalam keramaian, penumpang yang berjalan berdesakan. Semua orang berjalan tergesa-gesa, seperti mengejar waktu. Gusti menuju pintu kedatangan domestik. Lalu, Putri harus pindah ke ruang transit untuk terbang lagi ke Waingapu setengah jam lagi. Mereka berpisah. Saling melambaikan tangan. *** Gusti hanya bisa berdoa untuk perjuangan hidup Putri dengan tulus. Mendoakan orang-orang yang mencoba mengadu nasibnya dengan segenap energi kerja yang penuh perjuangan di negeri orang.

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Adi Wiryadarma W.G. Sumarta

Y. Anang Jatmiko Windhu Segara

Bakti Setyanta


DIMENSI

6 ramalan

bintang

Capricorn Peruntungan: Suasana di pagi minggu masih tidak ada masalah, hanya saja menginjak di pertengahan minggu Anda harus lebih berhati-hati karena muncul gejala iri hati, yang jika tidak diwaspadai akan cukup mengganggu dan menghambat segala rencana yang telah Anda kerjakan. Karier: Minggu ini ada angin sejuk datang membantu, optimislah. Kesehatan: Bila sekiranya kondisi terasa kurang baik sebaiknya jangan dipaksakan, daripada akhirnya Anda jatuh sakit dan membuat semuanya terbengkalai. Keuangan: Di minggu ini memang tak selancar seperti Anda duga semula tetapi itu bukan berarti macet dan rewel, bila Anda mau sedikit mengaturnya maka akan berjalan stabil kembali. Asmara: Selama Anda tak berkhianat dan meremehkan asmaranya, maka hubungan Anda dengannya akan tetap berjalan lancar dan harmonis. Aquarius

Peruntungan: Di minggu ini masih ada rintangan yang harus diwaspadai, walau begitu tak perlu berkecil hati dan tak perlu risau akan ejekan yang muncul, biarkan saja omongan orang lain itu toh akhirnya akan berhenti sendiri. Karier: Minggu ini tiada kegiatan yang bersangkutan dengan Kariernya karena awan hitam datang melanda. Kesehatan: Kesehatan masih perlu perhatian, terutama bagian badan sebelah atas. Nasihat dan saran dokter jangan ditinggalkan hanya karena memburu kesenangan. Keuangan: Di minggui ni mulai tampak lancar, pengalaman buruk yang dapat menimbulkan pemborosan sebaiknya bisa dihindari. Asmara: Asmara yang mulus mesti dijaga keserasiannya, kalau ada pihak yang ingin mengacaukan suasana jangan dibiarkan saja. Pisces Peruntungan: Tak perlu takut untuk berimprovisasi dan berkreasi di minggu ini, cobalah Anda lebih berani untuk menerima tantangan. Apalagi semua faktor tampak mendukung sehingga sangatlah disayangkan jika Anda berkecil hati. Karier: Masih tetap dalam perjuangan dan perlu motivasi yang kuat. Kesehatan: Biarpun kondisi badan terasa lebih prima ada baiknya Anda tetap menjaga pola makan dan mengatur waktu dengan sebaik mungkin. Keuangan: Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pemasukan cukup lancar dan pengeluaran tak terlalu menekan. Asmara: Suasana lebih tenang dan jauh dari cekcok mulut, walau begitu kesabaran tetap harus dijaga. Aries Peruntungan: Laut yang permukaannya kelihatan tenang belum tentu dasarnya juga tenang. Karena di minggu ini dasar lautan terasa keras pusarannya, dan itu melambangkan bahwa Anda tidak boleh bersikap remeh dan santai, walaupun suasana kelihatan tenang-tenang saja akan tetapi di balik semua itu kewaspadaan harus tetap dijaga. Karier: Diam akan untung namun jika diurus malah buntung. Kesehatan: Problem masih disekitar perut untuk itu kebersihan makan tetap harus dijaga, bila perlu makanan di luar sebaiknya dihindari saja. Keuangan: Pengeluaran harus lebih diwaspadai dan dimanage dengan benar, jangan sampai melebihi dari pemasukan yang ada. Asmara: Keluarga harus tetap diberi porsi lebih, karena jika tenang maka akan berdampak juga bagi karier Anda. Taurus Peruntungan: Persoalan demi persoalan terus menghantui Anda, dan serasa pikiran ini serasa buntu untuk dapat mencari jalan keluarnya. Beginilah peruntungan ini, jika segala macam persoalan selalu dimasukkan dalam hati maka akan sulit untuk mencari ketenangan dan kedamaian. Maka dari itu walaupun masalah setumpuk sebaiknya ditempatkan pada porsi yang sebenarnya, tak perlu terlalu didramatisir karena bisa pusing sendiri. Karier: Yang dinanti tak didapat namun bukan keinginan menjadi bagian Anda. Kesehatan: Kondisi badan masih rentan dengan penyakit, untuk itu terus jaga kesehatan dengan tetap berpola hidup sehat. Cobalah jogging lari pagi, karena badan akan terasa lebih fresh daripada Anda terus mementingkan tidur. Keuangan: Ancaman dari teman lama yang baru saja berjumpa sebaiknya diwaspadai, jangan keburu percaya pada segala ucapannya walaupun sekilas memang nampak manis dan menarik hati. Asmara: Si dia lagi membutuhkan perhatian lebih banyak dari Anda, untuk itu pandai-pandailah membagi waktu. Gemini Peruntungan: Kegalauan hati segera saja dibuang jauh-jauh, tak perlu terbebani oleh persoalan yang telah berlalu, jadikan itu sebagai pengalaman yang sangat berharga. Yang terpeting saat ini tataplah visi jauh ke depan dengan perasaan optimis dan penuh keyakinan diri. Karier: Berjalan mulus tanpa rintangan. Kesehatan: Sudah lebih baikan, hanya saja harus tetap rajin check-up ke dokter agar penyakit itu tidak sampai kambuh kembali. Keuangan: Jangan beri pinjaman kepada siapapun juga sekalipun minggu ini pemasukan relatif lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya. Asmara: Jangan terlalu banyak mengharap yang bukan-bukan, karena masih belum waktunya. Cancer Peruntungan: Tak perlu menuruti gengsi kalau akhirnya diri sendiri menjadi kerepotan. Cobalah Anda bisa menyesuaikan dengan keadaan sehingga bisa mendahulukan rasio daripada perasaan. Apalagi di masa sulit seperti ini apa beratnya menerima uluran tangan dari orang lain. Karier: Jangan dipaksa jika memang merasa tidak ada kemampuan untuk mengerjakannya lebih baik Anda menolaknya secara halus. Kesehatan: Masih cukup baik dan terjaga, aktivitas olahraga sebaiknya bisa dikerjakan secara kontinu dan sewajarnya saja, tak perlu terlalu memaksakan diri. Keuangan: Cukup baik dan stabil, bila ingin berspekulasi yang terlalu berisiko sebaiknya ditunda dulu. Asmara: Bersabarlah dan yakinlah bahwa semua ini pasti akan berlalu, untuk itu yang tenang saja. Leo Peruntungan: Inilah saat yang tepat untuk istropeksi diri apalagi setelah mengalami banyak kejadian baik itu suka maupun duka, sebaiknya Anda bisa memetik pelajaran dari semua itu. Di dalam situasi seperti ini memang cukup riskan untuk memulai usaha yang terlalu berisiko, cobalah Anda cari yang ringan-ringan saja. Karier:Selama tidak meremehkan atau menyepelekan segala macam masalah maka mingguini sukses ditangan Anda. Kesehatan: Semakin baik dan sehat saja. Meski begitu tetaplah disiplin dalam menjalankan schedule yang telah Anda susun sendiri, sehingga pikiran dan badan tetap terjaga. Keuangan: Ada pemasukan yang tidak Anda sangka sebelumnya yang cukup membikin hati lega dan tenang. Asmara: Tersenyumlah di kala si dia lagi marah-marah, cobalah Anda diam saja karena dengan begitu persoalan tidak sampai berkepanjangan. Virgo Peruntungan: Problem berat memang lagi melanda Anda, usaha yang tadinya berjalan lancar kini mulai terhambat, walau begitu optimislah bahwa semua ini akan dapat diselesaikan. Karier: Perjalanan minggu ini memang terasa berat meski begitu berusahalah untuk tetap bersabar. Kesehatan: Jauhilah perasaan iri dengki kepada siapa saja, ada baiknya Anda bersyukur dengan apa yang telah Anda raih selama ini sehingga pikiran tetap terasa ringan dan tidak selalu terbebani. Keuangan: Sangatlah rugi besar jika Anda terus membiarkan pengeluaran membengkak tanpa ada iktikad untuk meredamnya, apalagi pemasukan sudah mulai seret kembali. Asmara: Perjuangan Anda selama ini untuk meraih danmendapatkan hatinya akan terbuang percuma jika Anda sampai berbohong kepadanya, karena kepercayaan adalah di atas segala-galanya. Libra Peruntungan: Agar tidak terkesan monoton maka mulailah mengakomodir segala tuntutan yang ada dalam pasar. Walaupun itu tidaklah semudah membalik tangan, akan tetapi dengan keseriusan maka kesuksesan akan tetap bisa teraih. Karier: Meskipun sekilas ada kesempatan sebaiknya Anda tetap perlu memperhitungkan segala faktor risiko yang bisa saja terjadi. Kesehatan: Walau masih terasa berat untuk memulai disiplin melaksanakan schedule Anda, akan tetapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Keuangan: Yang lebih cermat dalam mengalokasikan dana yang ada jangan sampai timbul pemborosan karena itu akan sangat mengganggu sekali. Asmara: Watak tetap saja sulit untuk diubah maka dari itu cobalah Anda ikuti saja apa maunya. Scorpio Peruntungan: Jangan menyerah apalagi dimingguini pintu kesuksesan mulai terbuka lebar sehingga Anda tetap bisa berusaha dengan lebih mantap dan yakin lagi. Karier: Dalam menerima pengaduan dari rekanrekan Anda, ada baiknya Anda tampung semua itu. Kesehatan: Kondisi badan tampak lesu maka tidak ada salahnya jika Anda meminum suplemen ataupun makan yang cukup bergisi, sehingga bekerja bisa lebih bergairah lagi. Keuangan: Di minggu ini masih banyak keuntungan yang dapat Anda raih, optimislah. Asmara: Kalau memang segala permasalahan ini bermuasal dari diri Anda, maka segera saja diubah sikapnya yang tidak benar itu. Sagitarius Peruntungan: Di minggu ini peruntungan lumayan bagus sehingga bisa dimanfaatkan untuk urusan penting. Cobalah untuk lebih tanggap dengan berbagai perubahan yang terjadi di sekitar Anda. Karier: Jangan menutup mata dan telinga, apalagi pura-pura tidak tahu dengan kondisi disekitar Anda. Kesehatan: Biasakan berolahraga walau sebentar tetapi kontinu, itu akan lebih baik daripada Diasuh Oleh tidak sama sekali. Keuangan: Rezeki boleh Putri Wong Kam Fu dibilang cukup lancar dan membikin hati Berlaku tenang. Asmara: Bersabarlah, dan tak perlu 10-16 April 2016 bersikap yagn aneh-aneh.

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Weda Wakya

Warisan Leluhur: Menerima Tuhan sebagai ”Parama Guru” Kārpanya-doso’pahatasvabhāvah Prcchāmi tvam dharmasammūdha-cetāh Yacchreyah syān niścitam brūhi tan me Śisyas te’ham śādhi mām tvām prapannam (Bhagavad-gitā 2.7) Kesadaran hamba menjadi sangat lemah dan kalut dipenuhi kebingungan tentang kewajiban hamba, maka hamba bertanya kepada Anda, beritahukanlah dengan pasti kepada hamba yang mana lebih baik. Hamba adalah śisya Anda, berikanlah pelajaran kepada hamba, dan hamba menyerahkan diri sepenuhnya pada Anda. Orang sering menyesal dan merintih dalam hidup ini. Akan tetapi, penyesalan tersebut adalah penyesalan dan rintihan yang membuat kita jatuh, kehilangan semangat hidup. Penyesalan seperti ini karena kita membandingkan diri kita dengan orang yang lebih “tinggi”. Sesungguhnya kalau kita membandingkan diri kita dengan orang lain yang hidupnya lebih menderita maka kita akan merasa bersyukur, berpuas hati, dan memiliki semangat hidup yang baik. Semua kemuliaan akan datang dengan sendirinya, tanpa usaha keras. Bercermin pada śloka Bhagavad-gitā di atas, orang boleh menyesal namun ia hendaknya penyesalan yang membuat hidupnya menjadi “terangkat”, dan bukan penyesalan serta rintihan hidup yang membuat hidupnya menjadi “runtuh.” Penyesalan Arjuna adalah karena ia harus memilih yang terbaik dari pilihan yang terba ik. Bukan memilih ya ng terbaik dari yang terburuk. Kalau keduanya dipilih ia akan beruntung. Seperti memilih berlian terbaik di antara kumpulan berlian berkualitas baik. Penyesalan Arjuna adalah karena ia tidak mampu menentukan pemilihan yang terbaik dari yang terbaik. Arjuna menyesalkan dirinya yang tertutupi oleh kelemahan “svabhāvah” (sifat bawaan alami), tertutupi oleh kelemahan yang disebut “krpana” (kārpanya) yang berarti

“orang pelit”. dalam hidup. Oleh Darmayasa Yang dimaksud Melalui alimat kārpanya (pelit) itulah Arjuna adalah punya segalanya, tetapi mendapatkan pencerahan dari tidak bisa menggunakan yang Śri Krsna. Sebelumnya Śri dimilikinya itu dengan tepat. Krsna tidak banyak menyamMisalnya, ada orang yang pu- paikan ajaran-ajaran kepada nya uang milyaran rupiah, tapi A r j u n a . S e t e l a h m e n d a p a t hanya disimpan di bank sedan- wejangan dari Śri Krsna-lah gkan untuk kehidupan sehari- maka Arjuna mendapatkan hari sangat sederhana. Jauh pencerahan hingga mampu lebih sederhana dibandingkan melihat ke-Sejati-an dan medengan orang yang hartanya lihat Wujud Semesta Tuhan, jauh lebih sedikit darinya. Ar- Viśvarūpa Vinuu Mūrti. juna mempunyai segala sifat Setiap orang hendaknya kebaikan tetapi tidak mampu menjadikan diri sebagai Śisya menyelesaikan permasalahn di hadapan Tuhan sebagai Bhahidupnya. tara Guru, Sang Guru Sejati Kembali kita melihat, apa atau Param Guru. Yang kedua, yang tersembunyi dari penye- kita menyerahkan diri secara salan Arjuna. Yaitu Arjuna sempurna (totalitas) kepada terlalu baik hati. Berlebihan Tuhan. Sepenuhnya berlindkebaikannya. Sehingga orang ung pada Tuhan. Jadikan Tuyang sudah ribuan kali berusa- han sebagai yang sepenuhnya ha membunuhnya pun, Arjuna melindungi kita. Ketika kita tidak mau melihat keburukan memiliki dua kunci ini maka mereka, tidak mau melawan, hidup manusia kita selesai. tidak mau membunuh. Hidup kita sempurna. Tujuan Orang yang tunduk hati luar hidup kita tercapai. biasa seperti Arjuna mengataDua hal itu yang harus kan, “Prcchāmi tvām dharma- k i t a l a k u k a n d a l a m h i d u p sammūdha-cetāh; wahai Śri ini. Sering kali kita juga bisa K r s n a a j a r k a n l a h h a m b a , melakukan hal yang dilakukan pikiran hamba sudah benar- orang lain, orang-orang hebat. benar sempurna bodohnya.” Ar- Apalagi di jaman kali yuga juna mengatakan dirinya sem- ini, sangat banyak guru-guru purna bodoh, dipenuhi segala spiritual yang pada awalnya kebodohan padahal ia adalah berbaju spiritual kemudian orang yang maha cerdas, dan baru mengisi diri dari informasi itu bukan basa-basi. di internet dan buku-buku. Prcchāmi, ajarkanlah ham- Sedangkan di masa lalu, ses b a . S a ng a t b e r s y a ra t y a ng eorang harus menjalankan diminta oleh Arjuna, yaitu yat s ā d h a n ā s u n g g u h - s u n g g u h śreyah, yang mana yang lebih terlebih dulu barulah layak baik? Niścitam brūhi, dengan menjadi Guru. Śisya berbeda dengan murid. kasih sampaikan kepada hamba. Segala hal yang baik, yang Murid itu yang belajar, bayar m e n g a n g k a t h i d u p h a m b a , SPP, dengarkan pelajaran, dan tidak ada utang piutang densampaikanlah dengan pasti. Pada akhirnya Arjuna men- gan guru karena guru mencari gatakan, “Śisyas te’ham Śādhi nafkah dan yang diajar adalah mām tvām prapannam.” Ham- hal-hal yang mencerdaskan, ba adalah Śisya Anda wahai bukan hal-hal rohani yang Tuhan, dan orang yang meny- membebaskan murid dari penderahkan diri sepenuhnya pada eritaan yang tiada batas. Śisya artinya dia yang didisiplinkan Anda. Dua hal ini merupakan kunci oleh guru. Dia yang berada yang paling penting dalam dalam disiplin guru. Bukan dia hidup kita yang harus kita pela- yang mendisiplinkan diri. Jika jari dari Arjuna. Dua kunci ini kita mendisiplin diri, kita akan yang secara pasti mengangkat melakukan praktik-praktik dihidup seseorang. Dengan dua siplin hanya yang memuaskan kunci ini, siapapun orangnya, diri kita, yang menyenangdalam keadaan apa pun dia, kan diri kita, yang bisa kita kalau memakai dua kunci ini lakukan dengan damai tanpa pasti akan mencapai pencera- bersakit-sakit. Tanpa berakithan dalam hidupnya. Apa yang rakit ke hulu berenang-renang disampaikan oleh Arjuna ini ke tepian. Bagusnya kita punya istilah adalah yang kita perlukan

taksu, jadi bukan hanya teori saja yang kita cari, melainkan teori dan taksu. Kalau tidak ada teori, taksu saja sudah cukup. Yang sempurna itu memang ilmu dan taksu, tetapi zaman dulu teori tidak penting, karena Guru itu hanya memberi taksu/isi. Ingat ceriteraceritera murid-murid jaman dahulu, begitu datang kepada Guru bukan dikasi pelajaran/ teori, tetapi disuruh menggembala sapi, disuruh nyangkul ke sawah, disuruh bekerja. Sebagai contoh, Sang Upamanyu, Sang Weda, Udalaka. Tidak dikasi teori apa, tidak dikasi pelajaran apa, tetapi disuruh kerja yang keras, bahkan tidak dikasi makan. Mereka berguru dengan perasaan murni, “Diapakan pun aku oleh Guru aku menyerah!” Murid menyerahkan diri sepenuhnya pada Guru. Setelah murid dianggap lulus dari ujian, Guru memanggil dan hanya disentuh saja kemudian murid diijinkan pulang dan segala ajaran Weda sudah tersalurkan dari Guru ke murid. Tanpa didahului teori. Penyerahan diri yang dimaksudkan di sini adalah penyerahan total, bukan karena kegagalan, karena orang mengalami kesulitan, atau patah hati. Penyerahan diri Arjuna bukan seperti itu, tetapi penyerahan diri sepenuhnya, betul-betul pasrah kepada Tuhan, dan seterusnya. Penyerahan diri yang ātma-samarpanam, sampai ātmā-nya pun dihaturkan. Bukan menyerahkan pikiran dan ketika keinginan dipenuhi trik pikiran itu bekerja, tidak ingat lagi pada Tuhan. Ātmā yang kita haturkan, ity ātmanam samarpaye. Ātmā kita yang berpasarah kepada Tuhan. Ketika kita mempunyai disiplin sisya seperti Arjuna, ketika kita memiliki penyerahan ātmasamarpanam seperti Arjuna maka penyesalan itu akan memberikan pencerahan, akan memberikan kesuksesan hidup. Tradisi leluhur, menerima Tuhan sebagai Bethara Guru, sebagai Parama Guru merupakan tradisi yang sangat indah dan perlu dilestarikan dalam praktik spiritual apa pun yang orang lakukan. Sebab, terdapat perbedaan signifikan memuja Tuhan sebagai Tuhan dengan Memuja Tuhan sebagai Guru. Cara belakangan ternyata lebih selamat. Astu.

MIMBAR AGAMA

Hubungan Tuhan, Manusia dan Lingkungan Hidup (Tian-Di-Ren-He-YI)

DARI pengakuan iman yang pok ok dal am agama K honghucu/Konfusianisme, dapat ditarik kesimpulan, bahwa seorang umat Khonghucu/ Konfusianisme Wajib beriman (Cheng), Percaya (Xin), Satya (Zhong) dan bertaqwa, hormat, sujud terhadap Tian, Tuhan yang Maha Esa, khalik semesta alam dengan segala ‘’Benda’’ dan ‘’Makhluk’’Nya. Hidup manusia adalah oleh firma n-Nya ma ka ma nusia mengemban tugas suci, sebagai manusia, makhluk berbudi luhur ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang wajib mempertanggungjawabkan hidupnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan firman Tuhan itu sekaligus menjadi watak sejati, hakekat kemanusiaan yang menjadikan manusia memiliki kemampuan melaksanakan tugas suci, sebagai mansuia dalam menggemilangkan/mengembangkan benih-benih kebajikan yang bersemayam hidup di dalam diri insani, yang di dalamnya mengandung sifat-sifat cinta kasih (Ren). Kesadaran menjunjung kebenaran/keadaan/

kewajiban (Yi), gan tiga pokok kesusilaan/ pengakuan Redaktur kepantasan (Li) iman ini, maka Khusus dan kecerdasan/ gemilangnya kekebijaksanaan bajikan dalam MIMBAR (Zhi), itulah tudiri manusia, gas suci sekaliadalah untuk Khonghucu gus tujuan hidup diamankan damanusia, yang lam hidup menWS. CH. Budhi S. Pribadi.SP menjalinkan gasihi sesama hubungan indah manusia tanpa dengan Tuhan, adanya perbekhaliknya. daan apapun, dan menyayangi/ Dan berdasarkan Kitab Suci melestarikan lingkungan hidup. agama Khonghucu, kitab yang Itulah jalan suci yang wajib keempat (Si-Shu) dan kitab ditempuh. Itulah jalan suciyang yang kelima (Wu-Jing), tiap- selaras dengan watak sejati manusia wajib beriman, bahwa manusia. Demikianlah jalan firman Tuhan yang Maha Esa, suci yang satu yang menembus/ itulah dinamai menempuh jalan menjalinkan semuanya, yakni suci, dan bimbingan menem- satya kepada Tuhan Yang Maha puh jalan suci itulah dinamai Esa dan mencintai, tenggang agama (Tengah sempurna B.U: rasa, tepa sarira kepada sesama 1). Adapun jalan suci yang manusia (Zhong-Shu). dibawakan ajaran besar (DaAjaran besar (Agama) adalah Xue) adalah menggemilangkan membimbingkan untuk menyekebajikan yang bercahaya; men- lenggarakan semuanya, Raja gasihi rakyat/ sesama manusia, sampai rakyat mempunyai satu dan berhenti pada puncak ke- kewajiban yang sama, yaitu menbaikan (ajaran Besar B.U ; 1) gutamakan pembinaan diri sebadan salam keimanan ‘’Hanya gai pokok (ajaran Besar: B.U;6). kebajikan yang satu yang murni Dan dalam ajaran besar Bab (Kitab Shu-Jing), Sesuai den- Utama: 4 tersurat ‘’yang hen-

PERMATA HATI Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@ yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

Yuka Aulia yang lahir 30 Maret 2014 kini tengah memasuki usia dua tahun. Putri pertama dari Kadek Denny Siswayudi dan Wati ini, baru saja merayakan hari jadinya.

NI Komang Apriliani, akrab dipanggil Mang Lia, lahir 5 April 2007 kini menginjak usia ke-9 tahun. Memiliki hobi menari kerap mengantarkan putri ketiga pasangan I Putu Yuliarsa dan Ni Ketut Suriati ini menjadi juara pada lomba-lomba pentas tari. Selain menari, kesenangannya dengan binatang peliharaan membuat siswa kelas 3 SD 1 Tonja Denpasar ini bercita-cita menjadi dokter hewan yang hebat.

dak menggemilangkan kebajikan yang di percaya’ itu, pada tiap umat di dunia, ia lebih dahulu berusaha mengatur negerinya. Untuk mengatur negerinya, ia lebih dahulu berusaya membereskan rumah tangganya, untuk membereskan rumah tangganya, ia lebih dahulu harus membina dirinya, untuk memberekan rumah tangganya, ia lebih dahulu harus membina dirinya, untuk membina dirinya, ia lebih dahulu meluruskan hatinya dengan mengimankan tekadnya, ia lebih dahulu mencukupkan pengetahuannya, dan untuk mencukupkan pengetahuannya. Dan untuk mencukupkan pengetahuannya, ia lebih dahulu harus meneliti tiap perkara yang ada dalam kehidupan. Demikianlah agama Khonghucu membimbing dan menyadarkan insan selaku makhluk ciptaan Tuhan, berusaha membina diri menjadi pribadi yang sebaik-baiknya, baik sebagai individu sebagai anggota keluarga warga masyarakat, warga negara. Dalam negara kesatuan Republik Indonesia. (NKRI).


Redité Kliwon, 10 April 2016

Bali L e m b a r

B a s a

7

B a l i

Anak Istri Dados Tukang Ukir

Bencingah

Makarya Nyambi Ngempu Pianak Ni Made Nadri

Malajah Ngukir sareng Pianak SINUNGGIL tetujon krama ngwangun kulawarga mangda prasida ngamolihang pianak utawi sentana. Nénten wantah ulah-ulah ngembasang sentana kémanten, nanging i pianak patut becik kaupapira taler kaicén paplajahan sané anut mangda prasida tumbuh dados pianak sané suputra. Ngicén paplajahan taler tata-titi sané patut wantah swadharmaning utama soang-soang rerama sadurung i pianak polih paplajahan ring sekolah. Yadiastun kapatutan i pianak molihang ajah-ajahan saking rerama, wénten taler galahnyané i pianak sané ngajahin rerama, utamanipun nganinin makudang-kudang parindikan anyar sané kapolihang i pianak ring sekolah utawi wewidangan sios saking umahnyané. Sakadi sané karasayang Ni Made Nadri. Krama istri sané dados tukang ukir saking Br. Batannyuh Kelod, Belayu, Marga, Tabanan puniki maosang, pakaryan ngukir ringring kakawitin saking warsa 2005 lintang. Tatkala punika pianaknyané sané kantun masekolah sinambi mamuruh ngukir ringring makta pasuhanné mulih. Irika lantas dané nguratiang sapunapi pianaknyané makarya, pamuputné dané meled malajah ngukir duaning sadurungnyané dané jakti nénten madué kawagedan ngukir. Sesampuné pakaryan punika prasida kamargiang, makéh krama istri tiosan sané meled sareng malajah ngukir ringring. Pamuputné nyantos mangkin akéh pisan krama istri ring Br. Batannyuh Kelod punika nyambil makarya dados tukang ukir ringring. “Tatkala punika pianak tiangé kantun kelas kalih ring SMP N 2 Kukuh, Marga. Tatkala ipun ngarap pasuhnyané jumah, tiang nguratiang ipun makarya sinambi iseng malajah. Pianak tiangé lantas kayun ngajahin tiang indik sapunapi parikrama ngetok paet, nyedek tur ngukir kayu. Pamuputné nyantos mangkin sampun solas warsa titiang makarya ngukir ringring,” baos ibu I Wayan Adhi Dharma Putra puniki makenyem. Dané nglanturang, sadurung ngambil pakaryan puniki sampun akéh pisan pakaryan sané kamargiang. Dumun naenin dané mamuruh magedigan utawi ngedig padi nyantos ka Munggu miwah ka Kerobokan, wus punika naenin taler mamuruh nuunang utawi ngajang bias, miwah naenin sareng maburuh proyek utawi buruh bangunan. Nénten wantah punika, pakaryan tiosan sané prasida kamargiang minakadi nyait baju bordiran miwah nenun kain songkét taler naenin kamargiang. Santukan jinah sané kapolihang karasayang kirang taler sué pisan wawu prasida kapolihang, majanten kurenan I Wayan Sugita puniki ngambil pakaryan dados tukang ukir ringring sané danganan karasayang kantos mangkin. Ri kala dané ngambil pasuh, majanten kayu sané sampun mabolongin taler madaging mal utawi gambar punika jagi kaambil dasa katih sané jagi wusan kagarap wantah limang raina kémanten. Sesampuné wus ngukir sané adasa punika, wawu dané malih ngambil pasuh antuk akéh sané pateh. Ri kala ngranjing pangawit bulan wawu kawilangin amunapi upah sané prasida kapolihang. Indik upah sané kapolihang nganutin akéh pasuh sané prasida kakaryanin abulan taler soroh sikut ringring napi kémanten sané sampun kakaryanin. Santukan lombéng utawi sikutnyané masios-siosan yadiastun akatihnyané sami pateh malantang petang meter. Yéning ringring sané kakaryanin malombéng 4 cm sinah upah akatihnyané wantah Rp 12.000. Yéning sané 8 cm kaupah kantos Rp 17.000 akatih, taler sané lombéngnyané kirang langkung 10 cm utawi marupa cakra sinah molihang upah kantos Rp 20.000 akatih. “Punika mawinan upah sané prasida polihang tiang abulan nénten tetep. Seringan polih wantah limangatus tali rupiah abulan,” krama istri sané embas ring Batannyuh, 2 Februari 1963 puniki maosang. (wan)

(22)

PAH-pahan sesana utawi swagina sané kamargiang soang-soang krama lanang miwah krama istri sampun saking nguni kasinahang ring kahuripan krama Baliné. Indiké punika pacang kapanggih tatkala kramané ngamargiang ayah-ayahan ring banjar utawi ring pura. Tatkala punika pakaryan sané pacang kaambil olih krama lanang majanten pakaryan sané pacang ngawigunayang bayu minakadi ngetep tiing, ngrereh klapa, nektek ulam miwah sané siosan. Sakéwanten yéning krama istri majanten pacang ngamargiang pakaryan alus-alus minakadi majejahitan, nanding banten tur wénten taler sané pacang maratengan ring pawaregan utawi ngaryanin wédang miwah sanganan sané pacang kaicen ring krama sané ngayah. Kahanan sané sampun kamargiang saking nguni satmaka nyihnayang pah-pahan pakaryan sané kamargiang olih krama lanang utawi istri ring Bali. Ngranjing aab jagat sané kasengguh globalisasi sakadi mangkin, sayan akéh kapanggih krama istri sané cacep ngambil pakaryan sané dumun kakaryanin olih krama lanang. Yadiastun krama istri saking nguni sampun sering keni tuyuh sakéwanten tetep ngangobin manah tatkala ipun kapanggih ngambil pakaryan krama lanang minakadi ngarit, numbeg ring carik utawi dados buruh bangunan. Sios punika wénten taler pakaryan seni ukir utawi ngukir kayu sané dumun wantah kamargiang krama lanang mangkin sampun sayan ngakéhang kamargiang olih krama istri. Sakadi sané akéh kapanggih ring wewidangan Batannyuh, Désa Belayu, Marga, Tabanan sané pamuputné ngawinang genah punika kasub dados désa para tukang ukir istri. Parindikan inucap kacumpuin Ni Made Nadri, sinalih tunggil

krama istri sané dados tukang ukir ringring ring Desa Batannyuh, Belayu. Dané maosang ring désannyané punika akéhan krama istri sané makarya dados tukang ukir utamanipun makarya ukiran ringring yadiastun kantun wénten taler sané makarya dados buruh dores miwah buruh kajang bias. Akéh krama istri dados tukang ukir duaning pakaryan punika prasida kamargiang sinambi ngempu pianaknyané soang-soang, negak-negak santai taler nénten makebus santukan prasida kakaryanin utawi kagarap ring umah utawi genahnyané soang-soang. “Tios punika, indik galah makarya taler prasida katreptiang sakadi pikayunan soang-soang. Indiké punika ngawinang lega makarya duaning pinaka krama istri Bali akéh pisan pakaryan sané patut kamargiang, nénten dados lémpasin, minakadi makarya jejahitan banten,” baosnyané. Parindikan sané pateh taler kabaosang Ni Wayan Suparti, krama Batannyuh Kelod, Belayu sané taler makarya dados tukang ukir ringring. Pakaryan puniki ngawit kamargiang duaning tatkala punika pianaknyané kantun alit-alit, sinah dané nénten mrasidayang makarya pesu napi malih pacang nilarin pianak mangda polih makarya. Tatkala dané uning makarya ukiran ringring prasida kamargiang sinambi dané ngempu, irika lantas dané malajah ngukir tur kantos mangkin kantun ngamargiang pakaryan punika saraina saking jam kutus semeng wus maratengan. “Sané ngawinang tiang meled makarya wantah kahanan galahnyané sané nganut ring pikayunan soang-soang. Punika mawinan tiang élahan tur nénten marasa mauber-uberan tatkala makarya, napi malih tiang prasida marérén ajebos tatkala pacang nabdabang pakaryan siosan pinaka Ibu Rumah Tangga utawi tatkala tiang marasa kiap,” Suparti makenyem. (wan)

BPM/wan

NGUKIR – Sané ketah kauningin, ngukir wantah pakaryan krama lanang, nanging mangkin sayan akéh krama istri sané waged ngamargiang pakaryan ngukir sané kakawitin antuk ngaryanin ukiran ringring. “NAAH, jani Cening nu perlu malajah. Maksud Ajiné mituturin apang tusing sépanan Cening nawang bandingan nglaksanayang apa ané dadi tetujon anaké lingsir. Apang sing bébas kebablasan dadi nyelsel di kaduriané,” pandikanné Gusti Biang Sisu nyambungin. “Inggih Ibu, Aji, wau titiang uning kilitan pasametonan iragané dumun. Dumadak Beli Ngurah Jelada minakadi misan mindon tiangé sami éling manyama,” aturné Ayu Citra. Alon-alon raganné ngampilang banten miwah canangé sané sampun usan matanding raris masiram nginkinang jaga maturan ka Mrajan miwah genah sané lianan kadi biasané. Aji lan Ibunné liang pisan kayunné nyingakin okanné cacep lan trengginas ngamargiang sopa carané yadiastu raganné wau munggah duur, sedeng ngembang payas pinaka bungan natah. .o*&*o. Soréné punika para sisia SMP Negeri Rendangé sampun makumpul ring sekolahan

jaga ngwéntenang perpisahan sareng sisia kelas tigané sané sampun namatang sekolahné. Sisia kelas satu sareng kelas kalihé kapimpin para guruné sampun mayasin aulané kadadosang genah perpisahan. Ring panggung dékorasi lan téndané asri pisan. Ririgan kursi-kursi genah para sisiané kelas tiga ring tengah-tengah, kaapit antuk sisia kelas satu ring kiwa lan kelas kalih ring tengen. Kursi para guru, pagawé lan undangan siosan malinggih ring ajeng. Sesampuné sami cumawis acarané raris kakawitin olih Sékretaris OSIS selaku protokol. Mahbahang indik daging acarané gumanti jaga nglepas para sénior kelas tigané sané sampun molihang Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) saking SMP Negeri Rendang pinaka tetuladan sané patut kanggén titi pangancan antuk adik-adik kelas salanturnyané. Sambutan salanturnyané saking Ketua OSIS anyar pinaka wakil saking kelas I, II, ngucapang selamet lan suksés majeng kelas tiga sané sampun

tamat jaga nglanjutang ka SMA utawi SMK ngetut Ilmu sané linuih anggén senjata pamungkas ngupadi karahayuan jagat, Negara lan Bangsa. Dumadak para sisiané alitan pinaka génerasi panerus nyidayang nuutang, nulad prestasi sané sida kapolihang olih séniornyané sané ngulangunin manah. Yadiastun sampun matilar saking iriki dumogi nénten lali ring almamater. Dumogi. Sambutan saking kelas tiga sané sampun lulus kawakilin olih Gusti Ngurah Jelada, mahbahang indiké ngawit ngranjing ring SMP Negeri Rendang, kabimbing lan kaasuh olih Bapak lan Ibu Guru kadi ngempu okané mangda midep magaang, mamargi lan malaib saha malajah mangda uning sané mawasta iwang patut. Makudang Ilmu lan keterampilan sampun kaurukang pinaka senjata anggén ngawujudang Catur Purusharta majalaran saking dasar Brahmacari asrama. Amung atur suksmaning idep tan patanggu katur ring Bapak lan Ibu Guru pinaka Guru Pangajian

BPM/wan

PAET – Sané patut kadruénang soang-soang tukang ukir inggih punika paet miwah semeti pinaka sanjata kanggén makarya ukiran. Asepel paet sané kanggén ngukir ringring wantah akidikan sareng asepel paet sané kanggén ngukir piranti siosan.

Ngukir Ringring, Muatang Paet Akidik YADIASTUN ring wewidangan Désa Belayu sampun akéh krama istri sané waged makarya ukiran sané sukil minakadi mayeng kantos gebyok, nanging kantos mangkin kantun akéh kapanggih krama istri makarya ukiran ringring. Kahanan inucap metu sangkaning galah sané patut kadruénang anggén makarya ringring nénten ja notok bandingang ring ngukir piranti siosan. Tios punika, parindikan inucap metu sangkaning nénten samian krama istri irika polih kaajahin ngukir piranti sané akéhan kamargiang krama lanang. Sakéwanten, yéning krama istri irika polih selah taler galah malajah saha wénten sané ngajahin, sinah samian krama istri sané dados sangging ukir waged makarya mayeng, gebyok Bali, jelanan taler jendela Bali sané kantun akéh kakaryanin olih tukang ukir lanang. Yadiastun asapunika, krama istri sané dados tukang patut madué piranti makarya pinaka “bekel” makarya marupa paet miwah semeti utawi piranti sané kanggén ngetok. Paet sané kadruénang soang-soang tukang ukir nénten ja pateh duaning kaanutang ring soroh ukiran sané pacang kakaryanin. Ni Made Nadri maosang, paet sané kadruenang olih tukang ukir ringring kirang langkung limolas katih. Kantun doh akidik yéning saihang ring tukang ukir sané makarya mayeng utawi gebyok sané madué paet kantos tigang dasa katih akéhnyané. Indiké punika sangkaning soroh ukiran sané pacang kakaryanin wantah akéhan taler rimitan bandingang ngukir ringring. “Paet sané druenang tur anggén tiang ngukir ringring jakti kidikan sareng sangging ukir mayeng utawi gebyok. Yadiastun kénten tetep kabaosang mael duaning asepel paet sané madaging antuk limolas katih tumbas tiang antuk pangarga Rp 375.000. Sané alit mapangarga Rp 15.000 akatih, sané ageng mapangarga Rp 25.000 akatih,” baosnyané. Malih kabaosang, indik ngarap pasuhan ukiran ringring punika sampun doh pisan danganan katimbang dumun. Yéning mangkin pasuh sané kagarap punika wantah kayu matebih sané sampun mabolongin taler madaging gambar, yéning dumun kayu punika wantah matebih kémanten taler durung mabolongin tur durung madaging gambar. Punika mawinan dané patut ngambar preragan taler ngetok tuun utawi molongin kayu sakadi sapatutné nganggén semeti miwah paet. Punika pacang nyihnayang kahanan paet sané kadruénang becik napi ten, duaning yéning paet punika nénten becik lakar taler kahanannyané sinah gelis bengkot tatkala kanggén molongin kayu. Tios punika, ngingetin soroh-soroh paetnyné taler pinaka parindikan sané mabuat pisan tur nelasang galah akéhan katimbang malajahin indik tata cara ngetok lan nyedekin kayu. Ni Wayan Suparti maosang tatkala ngawit malajah ngukir, nénten sué nelasang kanggén malajah nyedek kayu miwah ngukir. Wantah nelasang galah abulan. Sakéwanten tatkala dané ngélingang soroh paet, galah sané katelasang nénten ajebos, sakéwanten alon-alon kaélingang sinambi dané ngarap pasuhan. “Ngélingang soroh paet taler kawigunan soang-soang paet punika sané sué, duaning wénten akéh pisan sorohnyané minakadi sané lombéng asah, asah kewala cenik, cekok miwah sané siosan sané majanten kawigunannyané matiosan,” asapunika dané nartayang. (wan)

sané ngicén ilmu lan tetuladan mautama. Majeng ring sang ari kelas sané kantun nimba ilmu iriki dumadak setata ngugu lan niru sané kicén ring Bapak lan Ibu Guru mangda sadia selamet nglanturang sekolahané kaungkur. Dumadak mangda setata bakti ring sang Guru sané pinaka pahlawan tanpa tanda jasa. Kadi bulan nerangin jagat raya. Perpisahan puniki amung pasah ring angga nanging nampek ring ati. Tan bina mamargi ring sajeroning lingkaran pastika pacang matemu malih ring genah lan galah sané galuh kaungkur. Matur suksma, selamat tinggal sampai bertemu kembali.good bye, daag. Suryaké mawanti-wanti ngajum sambutan saking Ngurah Jelada ngwakilin kelas tigané sané sampun lulus, tamat saking SMP Negeri Rendang. Bahasané matata, lugas lan ngalap asor nyunyur manis. Saking lenggutné akéh sané padelengdeng toyan panonné. Sambutan si pungkur saking Bapak Kepala Sekolah sané ngicén warah-warah, patuah

lan patitih mangda para sisiané sané sampun tamat saking iriki nénten lali ngupadi rahayu, malaksana sané becik satmaka ngamiyikang aran SMP Negeri Rendang. Dumadak prestasi sané kapolihang ring wewidangan seni, olah raga lan nilai kalulusan sané becik muktiang yén para sisiané ring gunung nénten kasor ring sisiané ring kota. Pangaptin para guruné sami wantah mangda para sisiané sami sida nglanturang sekolahané ka SMA/SMK. Dumogi kaungkur wekas yén sampun polih pakaryan, jabatan lan pangkat sané becik nénten lali sakadi sesonggané “Kacang lupa akan kulitnya” dumogi rahajeng. Sesampun sambutané puput raris para sisiané sané katugasang magiang snék kotak madaging sanganan lan téh kotak majeng para tamiuné. Tan lali panitiané matur suksma saha pangampura yén pradé wénten kakirangan miwah kalepatan ring acara puniki. (Masambung)


Upacara

8 Bebantenan Bungan Padma Niyasa Bhuwana Agung BANTEN kawiaktiannyané pinaka niyasa anggén malajahin taler nelebang tattwa agama Hindu. Banten pinaka niyasa katattwan agama Hindu punika mangda kauningin saha sayan katelebin tattwannyané. Kahanan umat Hindu kawéntenannyané mapanta-panta (berlapis-lapis). Wénten sané wikan miwah teleb magama, wénten kirang teleb, wénten sané milu-milu tuung, wénten umat sané alit, sané truna, sané sampun lingsir miwah sané tiosan. Banten waluya niyasa kanggén nyinahang taler nelebang tattwa agama Hindu punika ngawigunayang piranti sané kaambil saking sahananing sarwa prani. Suksman sarwa prani kanggén lakar banten matetuek mangda umat Hinduné numbuhang pikayunan ngupapira saha nglimbakang sarwa prani mangda kawéntenannyané tetep lestari. Yéning kawéntenan sarwa praniné sampun lestari sinah dahat mawiguna nyanggra kahuripan i manusa ring jagaté prasida ngamolihang urip rahayu sekala niskala. Manur kecap Sarasamuscaya 135 maosang sakadi puniki; Matangnian prihen tikang Bhuta Hita, ayuwa tan masih ring sarwa prani. Artosnyané; Punika mawinan utsaha sané sumeken ngardi kalestarian bhuwanané (Bhuta Hita), sampunang pisan nénten ngardi welas asih ring sarwa praniné. Sarwa prani punika sakadi sarwa entik-etikan miwah sarwa tumitah sami. Sakadi sekar padma waluya sekar sané dahat utama. Sekar Padma siosan minakadi niyasa bhuwana agung Padma Asta Dala stana Sang Hyang Widhi sakadi manut ring Lontar Siwa Pakarana. Sekar padma taler waluya niyasa Sang Hyang Atma. Manut Lontar Purawagama Sesana, wénten kacaritayang payudan Sri Khrisna nglawan Prabhu Nilachandra. Ring payudan punika, Sri Khrisna sampun kalilih nglawan Prabhu Nilachandra. Nanging antuk wantuan saking Prabhu Dharmawangsa mapaica sipta cara ngasorang Prabhu Nilachandra, Sri Khrisna tinut ring pituduh Prabhu Dharmawangsa raris Sri Khrisna mrasidayang ngasorang Prabhu Nilachandra. Ri kala Prabhu Nilachandara sampun rebah nénten mrasidayang malih mayuda sakéwanten durung seda. Prabhu Nilachandra raris ngaud krisnyané tur nunden Sri Khrisna mademang anggané antuk keris punika. Ri kala anggan Prabhu Nilachandra katebek antuk kerisnyané saking anggan Prabhu Nilachandra metu sekar padma. Daweg metu padma punika, Prabhu Nilachandra durung taler seda. Prabhu Nilachandra nunas ring Sri Khrisna mangda sekar padma sané metu saking angganidané kabancut. Sesampuné sekar padma kabancut wawu Prabhu Nilachandra séda madasar ksatriya utama. Madasar satua ring Lontar Purwagama Sesana punika nyinahang sekar padma waluya niyasa Sang Hyang Atma. Nanging manut Lontar Siwa Pakarana sekar padma punika waluya niyasa Bhuwana Agung. Dadosnyané sekar padma punika waluya niyasa stana Sang Hyang Widhi sané kabahktinin taler sakadi niyasa atman umat Hinduné sané bhakti ring Ida Sang Hyang Widhi. Nika mawinan sekar padma waluya sekar simbol sané nemuang umat ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Redité Kliwon, 10 April 2016

Api Takep, Upasaksi taler Panyomya Bhuta Kala SAJERONING ngamargiang upacara Bhuta Yadnya, utamanipun masegehan utawi macaru pastika kajangkepin atuk api takep. Api takep sané kakaryanin antuk kalih kupak sambuk sané kagenahang nyilang puniki manut Jero Mangku Puja saking Tempek Tegal, Rendang, Karangasem, matetujon pinaka upasaksi sajeroning upacara Bhuta Yadnya sané katurang majeng Bhatara Kala. “Api takep pastika kawigunayang ri kala ngamargiang upacara pacaruan utawi ngaturang segehan ring rainan Kajeng Kliwon. Tetujonnyané pinaka upasaksi upacara sané katur majeng Bhuta Kala,” dané negesang. Parindikan sané pateh taler kabaosang I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H. Satria maosang, api takep kawigunayang pinaka aturan majeng Déwa Agni mangda dados upasaksi ring aturan sané katur majeng Bhuta Kala. “Api Takep kawigunayang pinaka upasaksi,” baos Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara Unhi puniki cutet. Aturan marupa segehan sané katujuang majeng Bhuta Kala manut Satria katurang ring tigang genah, minakadi ring natar merajan utawi sanggah katur ring Sang Bhuta Bhucari, yéning ring natar umah utawi pakarangan katur ring Sang Kala Bhucari, miwah yéning katur ring lebuh utawi pamesuan pakarangan katur ring Sang Durgha Bhucari. “Ri kala rerainan utamanipun Kajeng Kliwon, Purnama, utawi Tilem ring tetiga genah punika katurang segehan jangkep kadagingin api takep,” baos Satria. Satria ngwewehin, sajeroning upacara sané agengan malih sakadi upacara Panca Kelud, boya api takep sané kawigunayang nanging kawigunayang

api panimpug. Api panimpung puniki kakaryanin antuk tigang katih tiing sané kaiket dados siki tur kagenahang ring tungku sané kakaryanin antuk bata. Ri kala ngamargiang upacara inucap, api tetimpug puniki kageseng kantos ngamedalang suara makeplug pang tiga. “Tetujonnyané pateh, nyomya para Bhuta Kala inggian sané wénten ring Bhur loka, Bhwah loka, miwah Swah loka,” baonyané. Mapaiketan ring upacara matanjung sambuk sané taler ngawigunayang sambuk pinaka piranti utamannyané, Satria maosang upacara inucap ngawigunayang banten kala sepetan. Kala sepetan wantah niyasa Sang Bhuta Kala sané dados upasaksi ring upacara padengen-denganan utawi pawiwahan. “Yéning upacara matanjung sambuk, sambuk punika nénten kadagingin api sakadi makarya api takep. Sambuk telung kupakan sajeroning banten kala sepetan kaiket antuk benang tri dhatu sané ring tengahing sambuk madaging batu bulitan, jinah bolong, taler lidi tigang katih. Samian punika pinaka niyasa kala sepetan nyaksiang upacara pawiwahan,” Satria nlatarang. Kawewehin, ring makudang-kudang genah ring wewidangan Buléléng, wénten taler kawigunayang api kekeb sajeroning upacara pawiwahan. Tetujonnyané pateh, pinaka niyasa memuja Déwa Agni mangda nyomya Bhuta Kala utawi sakancan parindikan sané ngwetuang leteh. “Api takep, api tetimpug, utawi api kekeb tetueknyané pateh, pinaka sarana sané katur majeng Déwa Agni mangda nyomya para Bhuta Kala,” Satria nguntatin. (uma)

Masegehan, Utsaha Nyujuh Jagat Tegteg MANUSA madué sakatah aspék, wénten kepala, tangkah, miwah basang. Sapunika taler natah merajan, natah umah, miwah lebuh, makatiga punika penting sajeroning urip, patut karipta mangda imbang makasamian. Sajeroning ngawi teteg indiké inucap, duaning parindikan punika mapaiketan sareng alam, jagaté agung, bhuta miwah kala di lemah gumanti umat Hinduné sané éling setata ngaturang caru. Masegehan ring paserainan kabaosang pinaka caru pinih alit sané prasida kalaksanayang sajeroning nyujuh sakancan unsuré mangda imbang. Masegeh manut Jro Mangku Ni Luh Pariani sané taler pinaka pangayah ring serati banten, kacunduk wawu puniki ring Dénpasar, segehan wantah caru pinih alit pinaka pangruwat sané prasida kalaksanayang saraina. Yéning segehan punika katurang ring natar merajan utawi utamaning mandala katurang segehan manca warna, pangruwak katur

ring Sang Bhuta Bhucari. Ring natah umah utawi pakarangan katurang segehan manca warna nanging makepel katur ring Sang Kala Bhucari. Ring lebuh utawi pamesuan katurang segehan manca warna katur ring Sang Durga Bhucari. Jro Mangku maosang, segehan ketah warnannyané putih kuning, nanging yéning segehan katurang ring paon warannyané bang utawi barak, yéning ring sémér, bak, lédeng genah toya kanggén segehan selem ayat Ida Sang Bhatari Gangga (Wisnu), maka cihna nunas toya saraina. Nganinin indik ri kala napi masegehan inucap becik kalaksanayang, dané nlatarang lumrah masegehan nénten ja musti kalaksanayang semeng, siang, utawi sanja, nanging sabeciknyané kalaksanayang sadurung nglaksanayang aktivitas minakadi pacang lunga malancaran. “Sadurung malancaran beciknyané iraga muspa dumun, ring duur iraga ngaturang canang,

(I Ketut Wiana) BPM/ist

BPM/wan

API TAKEP-- Api takep kawigunayang ri kala ngamargiang upacara pacaruan utawi ngaturang segehan ring rainan kajeng kliwon. Tetujonnyané pinaka upasaksi upacara sané katur majeng Bhatara Bhuta taler pinaka panyomya.

ring sor katurang segehan, duaning ring duur kaayat Ida Bhatara, ring sor pangiringnyané Bhuta Kala,” baosnyané. Dané ngwewehin, canang wantah simbol panca déwata, punika awinan manut dané, nanding canang nénten dados ngawag, soang-soang dagingnyané madué teges lan simbol. “Cutetnyané, malih pidan iraga ngaturang canang sabeciknyané kadulurin antuk ngaturang segehan,” dané ngwewehin malih, masegeh sabeciknyané kalaksanayang saraina, yadiastun iraga nénten pacang lunga, duaning ring krama wénten sané ngaturang segehan wantah ring purnama lan tilem utawi kajeng kliwon kémanten. Segehan pinaka sarana nunas kekuatan, nepas wasana kaon saking Sang Kala, penétral kekuatan alam, simbol magis ngicalang wasana kaon antuk kekuatan becik. “Mangda iraga prasida urip harmonis pantara manusa sareng sadaging bhuwana,” tuturnyané. Malih dané nlatarang, segehan tegaknyané pateh sareng sayuban (nasi) sané kaaturang sesampuné wusan maratengan sané kaaturang ring pakarangan umah. Segehan lumrah nganggén tangkih, dagingnyané uyah, bawang, jaé, porosan, nasi putih kuning, putihnyané kagenahang ring tengen, kuningnyané ring kiwa, cihna purusa miwah pradana utawi cihna uning tengen miwah kiwa. “Akéh pisan tetueknyané yéning baosang. Punika awinan kaselehin saking étika nanding kémanten sampun nénten dados ngawag,” baosnyané. Pinaka umat Hindu, patut pisan nelebin indiké puniki pinaka ajah-ajahan. Akéh cacakan miwah filsafatnyané. “Punika wantah utsaha sajeroning nyujuh jagaté sané imbang, sané tegteg,” teges dané. (yan)

Satua

Bulan Péjéng Olih : I Madé Taro KÉNKÉN ya iding gunungé disubané liliga tekén bulané? Bulan ané baat tur nglilik becat pesan uli carang kayuné ngawinang gunung ané bet ento sahasa asah tur lisik. Batu-batu ané mabungkalan di bongkol gunungé masih dedek lidek sakadi tepung kanti mabesikan ajak tanahé. Tanah ané padet sahasa gebuh cara mara suud katekapin. Para malingé ané ngulungang bulané ento marasa jejeh yén tongos ané adoka mengkeb bakal ketara. “Pocol dadi maling yén jani ajak makejang bakal matangkep,” kéto tuturané. Kala para malingé ngencek-enjekin tanah ané suba gebuh ento, buin ia ngelah daya corah. “Ngadénan suud dadi maling. Mamaling ento tuah parilaksana corah ané ngaénang krama lénan sebet,” timpalné paturu maling ngrenggeng. “Lantas gaé apa ané patut jemak jani?” patakon malingé ané lénan. “Jani iraga malajah dadi petani. Tanah ané gebuh ené melah anggon ngaé carik.” Ditu lantas makejang malingé ento setuju. Para malingé ento lantas ngempel tlabah lan ngembahang yéh tlabahé ka bongkol gunungé ané suba asah, tur ngolah tanahé ento apang dadi tajukin. Makelo-kelo, disubané maan asil carik ané liu, ditu lantas para malingé ento ngwangun désa ané kaadanin Désa Sawah Gunung. Kasatuayang, disubané bulané ulung ka gumi, di langité enu ada bulan buin nemnem. Bulan ento sunarné nyansan galang, pateh

cara sunaran matan ainé. Ulian ento, para wargané di gumi tusing nyidaang minayang peteng lemah tur tusing nawang paitungan raina. Sunaran bulan ané nyangsan galang ento ngaé matan ai marasa iri. I matan ai marasa yén sunarané tusing buin karunguang olih kramané di gumi. Ulian ento, I matan ai nglaporang indiké ené ka ajeng Déwa Surya. Sedeng melaha, penguasa langit ento masih tusing demen tekén kahanané ento. Mawinan Dewa Surya meled di langité apang ada bulan abesik lan matan ai abesik. Ulian ento, lelima bulan ané enu masisa kabenyahang dadi bongkahan cenik-cenik. Bongkahan ento tusing dadi masunar tajeg surya, mawinan di langité tusing ada ané iri. Bongkahan ento kaadanin bintang. Kahanan ané luih ento ngawi angob kramané ané ada di gumi. Makejang tusing ngidaang ngengsapang kahanané ento. Ulian ento, para kramané ngélingang nemnem bulan ento dadi kalénder tahunan. Atiban kalender misi nem bulan ané kaadanin aoton. Abulan makelone telung dasa lima raina, mawinan aoton ento patuh tekén 210 raina. Kanti jani, krama Bali matingetin dina palekadané nyabran 210 raina acepok. Bulan ané ulung ka gumi kalinggihang pinaka genah suci/pura di Desa Péjéng. Para kramané percaya yén bulané ento madué kasidhian sané prasida ngawinang kramané kerta raharja. (Puput)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU KLIWON, 10 APRIL 2016

9

Jaga Asa Juara

HAL 10

Malaysia Terbuka Super Series Premier

Tontowi/Liliyana Tampil di Final Shah Alam –

Indonesia memiliki satu wakil di final Malaysia Terbuka Super Series Premier. Ini Setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melewati unggulan kedua asal Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Marc Marquez

BPM/rtr

Lorenzo: Marquez Sangat Cepat Austin – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berkomentar mengenai kansnya di seri ketiga gelaran MotoGP musim 2016. Pemilik julukan X-Fuera itu mengaku bahwa peluangnya untuk jadi juara tak lebih besar ketimbang pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez. Seperti diketahui dalam dua sesi latihan bebas yang berlangsung di Sirkuit Austin, Lorenzo memang gagal menunjukkan performa yang baik. Bahkan di sesi latihan bebas kedua, ia hanya mampu berada di tempat kelima dengan catatan waktu 2 menit 04.901 detik. Lorenzo lantas berkomentar tentang kondisi tersebut. Ia pun menilai bahwa Sirkuit Austin memang merupakan seri yang selalu menjadi favorit dari Marquez, sehingga akan sangat sulit untuk bisa mengalahkan pemilik julukan Baby Alien tersebut. “Akhirnya saya merasa bahwa potensi kami jauh lebih baik dari pada posisi lima dan jika kami bisa mengerahkan semua hal bagus bersamaan, maka kami yakin akan bisa menang di balapan,” ucap Lorenzo, Sabtu (9/4) kemarin. “Akan tetapi saya tidak mengetahui dengan pasti apakah bisa sama cepat seperti Marquez, karena dia sangat cepat. Terlebih lintasan ini memang selalu menjadi favoritnya,” tutup juara dunia MotoGP 2015 tersebut. (kmb33/ap)

Pada pertandingan semifinal yang dihelat di Malawati Stadium, Sha Alam, Sabtu (9/4) kemarin Tontowi/Liliyana menang 21-18 dan 21-17 atas Nielsen/Pedersen dalam waktu 42 menit, Di set pertama Tontowi/Liliyana berhasil mengatasi perlawanan Fischer/Pedersen. Keduanya dengan baik menerapkan pola permainan mereka. Masuk ke set kedua, laga semifinal ganda campuran ini berlangsung lebih ketat. Meski kerap memimpin, Tontowi/Liliyana sempat dibayang-bayangi langkah Fischer/Pedersen

yang coba menyusul namun mereka akhirnya bisa mempertahankan k e menangan. “Kalau lihat pertemuan terakhir k a m i menang dari mereka dan poinn y a juga

cukup jauh. Itu jadi modal buat kami juga, tapi kami tidak mau terlalu memikirkan itu. Pertandingan ini kami anggap nol-nol lagi. Kami main lebih fokus lagi. Gimana caranya supaya kami menerapkan permainan sesuai dengan strategi apa yang sudah kami atur,” ujar Liliyana. Tontowi/Liliyana dan Fischer/Pedersen sebelumnya sudah delapan kali berhadapan. Meski baru tiga kali menang, Tontowi/Liliyana pada pertemuan terakhir di All England 2015 lalu menang 21-17

dan 21-11. “Untuk permainan tadi, biarpun terkejar kami tetap fokus lagi ya. Kami tidak mau berpikir ini itu, yang penting kami fokus buat cari poin. Dan untuk saya pribadi, saya mau berpikir gimana caranya untuk bermain yang terbaik di lapangan,” timpal Tontowi. Di babak final Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. “Siapa aja kami siap, karena kalau suda final kan lawann y a sudah pasti

kuat. Siapa yang menang, kami pelajari lagi untuk mempersiapkan strategi,” tutup Liliyana. Menyelisik rekam jejak kedua pasangan, Tontowi/Liliyana di atas kertas jauh lebih diunggulkan ketimbang Peng/ Liu. Dari tujuh pertemuan, Owi/Butet sudah mengantongi enam kemenangan dan satu kekalahan. Bahkan dari dua pertemuan terakhir mereka di Kejuaraan Dunia 2015 dan Indonesia Terbuka 2013, Owi/ Butet selalu menang dengan straight game. Melihat rekor positif selama berhadapan dengan Peng/Liu, makin membuat pencinta bulutangkis di Indonesia menaruh harapan besar pada duet ini untuk menggondol mahkota juara di Malaysia Terbuka. (r)

Crawford Menangkan Clippers

Utah – Jamal Crawford melesakkan tembakan tiga angka dengan kurang dari satu detik tersisa untuk membawa Los Angeles Clippers menang 102-99 melalui overtime atas Utah Jazz, Sabtu (9/4) kemari. Clippers yang telah mengunci spot di posisi keempat pada playoff, bermain tanpa sejumlah pemain intinya ketika Chris Paul, J.J. Redick, Blake Griffin dan DeAndre Jordan diistirahatkan. Utah tidak dapat memaksimalkan absennya para pemain kunci Clippers. Penampilan gagah berani dari tim lapis kedua Clippers membuat Utah masih harus berjuang untuk berusaha lolos ke playoff untuk pertama kalinya sejak 2012. Cole Aldrich mendulang 21 angka dan melakukan 18 rebound. Sedangkan Paul Pierce dan Jeff Green masingmasing membukukan 18 angka. Gordon Hayward mencetak 24 angka untuk memimpin Jazz yang kini memiliki rekor 39-40. Rodney Hood dan Shelvin Mack masing-masing mencetak 13 angka. Utah unggul atas Houston untuk spot terakhir di playoff Wilayah Barat sebanyak satu game dengan tiga pertandingan tersisa. Utah mengejar defisit sepuluh angka untuk unggul tujuh angka pada akhir kuarter keempat, sebelum kebangkitan Clippers memaksa overtime harus dimainkan. Jazz memiliki peluang untuk unggul pada akhir overtime, namun tembakan Hood tidak menemui sasaran. Clippers menyerang pada 22 detik terakhir dan akhirnya meraih kemenangan. (kmb33/rtr)

BPM/ap

TEMBAK - Pemain LA Clippers Jamal Crawford melepaskan tembakan kemenangan bagi timnya saat berhadapan dengan Utah Jazz, Sabtu (9/4) kemarin.

BPM/PBSI

MENANG - Pasangan andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merayakan keberhasilan mereka lolos ke final Malaysia Terbuka Super Series Premier setelah mengalahkan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, Sabtu (9/4) kemarin.

West Ham Tahan Arsenal London – Arsenal sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum West Ham berbalik unggul, yang akhirnya disamakan oleh The Gunners. Itulah drama enam gol di Boleyn Ground yang berakhir dengan skor 3-3. Pada laga pekan ke-33, Sabtu (9/4) malam Arsenal sempat unggul 2-0 di awal

babak pertama. Pada menit ke-18 The Gunners mencetak gol pertama. Alex Iwobi memberikan umpan kepada Mezut Oezil di kotak penalti dan langsung mencetak gol. Sanchez menambah keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-34. Iwobi kembali jadi aktor lahirnya gol Arsenal ketika umpan terukurnya dari de-

pan kotak penalti diterima Sanchez dan dengan mudah menceploskan ke gawang Adrian. West Ham yang terus menggempur pertahanan Arsenal akhirnya mampu memperkecil skor di menit ke-44 lewat Carroll. Crossing Creswell dari sisi kiri disambut tandukan Carroll yang

lolos dari kawalan Nacho Monreal dan menjebol jala Ospina. Skor jadi 2-2 di menit kedua masa injury time ketika Carroll menjebol jala Ospina lagi lewat tendangan voli dari jarak dekat yang sempat membentur Gabriel sebelum bola masuk ke dalam gawang. Di babak kedua Carroll kemudian mencetak hat-trick untuk membawa West Ham memimpin 3-2 sebelum Arsenal menyamakan skor jadi 3-3

berkat gol Laurent Koscielny. Hasil imbang ini membuat Arsenal gagal memangkas jarak dengan Leicester City di puncak klasemen. Anak asuh Arsene Wenger masih ada di posisi ketiga dengan 59 poin dari 32 pekan, selisih 10 angka dengan Leicester yang baru bertanding lawan Sunderland hari ini. Sementara West Ham di posisi keenam dengan 52 poin dengan jumlah laga sama. (kmb33/ap)


BOLA MANIA

10

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Jaga Asa Juara London –

Ambisi Tottenham Hotspur untuk menjadi juara Premier League mendapat ujian serius pada akhir pekan ini. Mereka akan menjamu salah satu raksasa Inggris (Manchester United) pada pertandingan pekan ke-33 Premier League malam nanti.

Roberto Mancini

Sampai pada pekan ke-33 Premier League musim ini, Tottenham kokoh berada di peringkat kedua klasemen. Mereka unggul empat poin dari pesaing terdekat mereka, Arsenal yang berada di peringkat ketiga. Sedangkan mereka tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak klasemen sementara (Leicester City). Untuk menjaga harapan mereka menjadi Campiun Inggris, kemenangan wajib mereka raih atas Manchester United. Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim, Setan Merah merupakan salah satu lawan yang c u k u p menyulitkan T h e Lilly-

BPM/rtr

Mancini Bantah akan Pindah Milan – Pelatih Inter Milan Roberto Mancini membantah isu bahwa dirinya kini tengah diminati klub-klub Premier League. Fokus Mancini saat ini adalah menghabiskan sisa kontraknya bersama Nerazzurri. Mancini memang bukan nama baru untuk Premier League, karena dia pernah bekerja di sana selama hampir empat tahun bersama Manchester City. Sebelum akhirnya dipecat pada musim panas 2013. Selama menangani City, Mancini memberikan satu trofi Premier League dan satu trofi Piala FA. Bisa dibilang City bisa seperti sekarang juga berkat tangan dingin Mancini. Maka wajar jika nama Mancini muncul ketika Arsenal disebut-sebut akan mendepak Arsene Wenger musim depan. Tak cuma Arsenal, kabarnya beberapa klub Inggris lain juga tertarik pada pelatih 51 tahun tersebut. Masa depan Mancini sendiri di Inter tengah dispekulasikan menyusul performa buruk tim di paruh kedua musim. Dari yang tadinya bersaing memperebutkan Scudetto, kini malah tercecer jauh ke urutan kelima dan kesulitan untuk masuk ke tiga besar. Namun Mancini buru-buru membantah kabar tersebut dan memastikan akan tetap fokus pada pekerjaannya sebagai pelatih Inter. Setidaknya hingga kontraknya berakhir 2017 mendatang. “Saya tidak punya tawaran apapun dari luar Italia dan semua yang sudah ditulis serta dikatakan itu tidak benar,” ujar Mancini, Sabtu (9/4) kemarin. “Pelatih itu dinilai berdasarkan hasilhasil mereka, ini buah dari kondisi kerja kita. Tapi saya masih punya sisa kontrak setahun, jadi saya tidak perlu khawatir,” tutupnya. Mancini sebelumnya pernah merasakan gelar juara Premier League ketika ia masih menangani Manchester City. (kmb33/ap)

ANDALAN - Striker Hary Kane akan menjadi andalan Tottenham Hotspur saat berjumpa Manchester United malam nanti.

whites. Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Tim besutan Mauricio Pochettino tersebut hanya menang satu kali, di mana sisanya dua laga berakhir hasil seri dan dua laga berakhir dengan kemenangan setan merah. Spurs juga belum pernah menang melawan United di enam laga kandang terakhir mereka, di mana United menang sebanyak dua kali dan empat laga lainnya berakhir seri. Oleh karenanya United diprediksi akan menjadi ujian berat bagi jalan juara Spurs. Pada partai penting ini, Tottenham dipastikan tidak akan diperkuat oleh Nabil Bentaleb dan Clinton N’Jie yang masih dalam perawatan pasca mendapat cedera. Kondisi Jan Verthongen dan Erik Lamela yang sebelumnya dikabarkan sudah pulih dari cedera masih diragukan bisa tampil pada laga ini. Kendati tidak menutup kemungkinan bisa dimainkan sebagai pemain pengganti pada pertandingan ini. Mauricio Pochettino diprediksi akan menurunkan susunan pemain terbaiknya pada laga ini. Gawang mereka akan dijaga oleh sang kapten Hugo Lloris, sedangkan Bomber andalan mereka Harry Kane akan dimainkan sebagai starter pada laga ini dbantu oleh tiga gelandang serang mereka yang terdiri dari Christian Eriksen, Dele Alli dan Son Heung-Min. “Kemenangan harus kami raih jika ingin jadi juara. Meski lawan kami sangat berat, tapi saya yakin kami

akan meraih hasil maksimal,” ujar Pochettino, Sabtu (9/4) kemarin. Di kubu tim tamu, Louis van Gaal memiliki sejumlah masalah yang cukup pelik dengan cedera. Tercatat Adnan Januzaj, Bastian Schweinsteiger, Will Keane, Wayne Rooney dan Luke Shaw dipastikan tidak bisa main dalam pertandingan ini karena cedera. Sedangkan kabar buruk lainnya, Daley Blind dikabarkan mendapat cedera ringan pada pertandingan kontra Everton kendati belum jelas apakah ia bisa dimainkan atau tidak pada laga ini. Kemungkinan besar Louis van Gaal tidak akan mengganti susunan pemainnya pada laga ini. Di posisi penjaga gawang terdapat David De Gea, sedangkan duet Chris Smalling dan Daley Blind akan menjaga jantung pertahanan United. Di lini serang ada striker muda mereka Head to Head 08-08-2015 Manchester United 1 - 0 15-03-2015 Manchester United 3 - 0 28-12-2014 Tottenham Hotspur 0 - 0 02-01-2014 Manchester United 1 - 2 01-12-2013 Tottenham Hotspur 2 - 2

Marcus Rashford yang akan ditopang oleh pergerakan tiga gelandang kreatif pada diri Anthony Martial, Jesse Lingard dan Juan Mata. Pemain andalan Setan Merah Wayne Rooney tampaknya belum akan dapat diturunkan. Van Gaal enggan memberikan konfirmasi mengenai kapan sang kapten bakal kembali bermain untuk Manchester United. Rooney diperkirakan akan diberi kesempatan turun membela tim U-21 klub, sebelum kembali duduk di bangku cadangan dan merasakan atmosfer Premier League. “Saya tidak bisa katakan itu, karena ia bisa jadi amat bagus hingga saya harus memaksanya masuk ke dalam tim. Namun itu akan tergantung apa yang kami lihat hari ini dan besok,” tutur Van Gaal. MU tampaknya harus menemukan cara bermain tanpa Rooney. (kmb33/rtrt)

Tottenham Hotspur (EPL) Tottenham Hotspur (EPL) Manchester United (EPL) Tottenham Hotspur (EPL) Manchester United (EPL)

Lima Pertandingan Terakhir Tottenham Hotspur (K-M-K-M-S) 11-03-2016 Borussia Dortmund 3 - 0 Tottenham Hotspur (UEL) 13-03-2016 Aston Villa 0 - 2 Tottenham Hotspur (EPL) 18-03-2016 Tottenham Hotspur 1 - 2 Borussia Dortmund (UEL) 20-03-2016 Tottenham Hotspur 3 - 0 Bournemouth (EPL) 02-04-2016 Liverpool 1 - 1 Tottenham Hotspur (EPL) Lima Pertandingan Terakhir Manchester United (K-S-S-M-M) 11-03-2016 Liverpool 2 - 0 Manchester United (UEL) 13-03-2016 Manchester United 1 - 1 West Ham United (FA Cup) 18-03-2016 Manchester United 1 - 1 Liverpool (UEL) 20-03-2016 Manchester City 0 - 1 Manchester United (EPL) 03-04-2016 Manchester United 1 - 0 Everton (EPL)

Gagal Bersaing, Madrid Siap Cuci Gudang Madrid – Real Madrid ingin bersih-bersih pemain pada bursa transfer musim panas 2016. Los Blancos (julukan Madrid) dilaporkan siap melego delapan pemain bintang pada jendela transfer mendatang. Seperti diberitakan sebuah harian setempat pada Sabtu (9/4) kemarin, delapan pemain tersebut ialah Pepe Lima, Casemiro, Daniol Luiz, Sergio Ramos, James Rodriguez, Isco Alarcon, Toni Kroos dan Cristiano Ronaldo. Masuknya delapan pemain tersebut ke daftar jual Madrid memang bukanlah hal baru. Semua pemain yang disebutkan di atas sebelumnya pernah diisukan akan dilepas Madrid. Manajemen Madrid ditengarai tak lagi puas dengan kualitas

pemain-pemain tersebut. Sebagai gantinya Madrid akan berbelanja pemain pada bursa transfer musim panas 2016. Pemain-pemain seperti Sergio Aguero (Manchester City) dan Neymar da Silva (Barcelona) sempat masuk radar Madrid. Raksasa Spanyol dipercaya tengah merencanakan untuk merombak skuatnya secara besar-besaran, karena usai musim ini mereka gagal bersaing di La Liga dan Copa del Rey, serta terancam gagal masuk semifinal Liga Champions. Pekan ini tim asuhan Zinedine Zidane kalah 0-2 dari Wolfsburg di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Sekarang tinggal ditunggu bagaimana kelanjutan cerita transfer klub peraih 10 trofi Liga Champions tersebut. (kmb33/rtr)

Mourinho Tolak Jelaskan Klub Barunya London – Spekulasi seputar masa depan karier mantan pelatih Chelsea, Jose Mourinho masih menjadi tanda tanya besar. Namun pelatih asal Portugal itu santer diisukan segera mengambil alih kepemimpinan di Manchester United musim depan untuk menggantikan posisi Louis van Gaal. Sebelumnya pria berusia 53 tahun tersebut dipecat oleh manajemen The Blues pada Desember 2015. Saat itu ia berpisah dengan Chelsea tujuh bulan setelah membantu tim yang berbasis di London Barat untuk memenangkan gelar Premier League ketiga mereka pada musim 2014-2015. Meski spekulasi perpindahannya ke Old Trafford berembus kencang, namun Mourinho menyatakan masih memiliki banyak klub yang bisa menjadi pilihan selanjutnya untuk berkarier. Ia juga enggan berkomentar mengenai klub yang akan segera menjadi calon majikannya. “Saya bisa menjamin Anda, bahwa saya akan kembali bekerja pada musim panas ini. Jujur saat ini saya telah memiliki tawaran yang sangat baik untuk menangani klub,” kata Mourinho, Sabtu (9/4) kemarin. “Saya harus merasa nyaman dan menyukai klub yang akan menjadi tempat saya melatih. Saya ingin bekerja dengan tanggung jawab dan ingin menangani liga yang sulit,” lanjutnya. Mourinho pernah ditunjuk secara langsung oleh manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson ketika dia pensiun pada 2013. Sayang Mourinho menolaknya karena memilih untuk melatih Chelsea. Mourinho dikabarkan sudah menandatangani perjanjian prakontrak dengan Setan Merah bulan lalu. Dalam perjanjian tersebut, The Sun menyebut Mourinho bakal mendapat bayaran

sebesar 20 juta pound setiap musim. Bayaran yang diterima Mourinho itu lebih besar dari Pep Guardiola ketika menyepakati kontrak dengan Manchester City mulai musim depan. Guardiola mendapat gaji dari City sebesar 15 juta pound setiap tahun. Namun, jika pada 1 Juni 2016 Mourinho belum diumumkan sebagai manajer baru Setan Merah, maka mantan pelatih Chelsea itu bakal mendapat uang konpensasi sebesar 15 juta pound. Banyak pihak yang menunggu ke mana dia akan berlabuh. (kmb33/ap)

JUAL - Casemiro adalah salah satu yang terancam dijual oleh Real Madrid. Jose Mourinho

BPM/ap

BPM/ap


GELANGGANG

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Musprov PRSI Belum Hasilkan Ketum Baru

Jonatan Ditundukkan Chen Long Makassar (Bali Post)Atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie takluk dari pemain unggulan pertama Tiongkok Chen Long, pada laga semifinal turnamen Malaysia Terbuka 2016, yang digelar di Stadion Malawati Shah Alam, Malaysia, Sabtu (9/4) kemarin. Jonatan kalah dari Chen Long dengan skor 21-8, 19-21, 14-21. “Saya bangga karena capaian ini lebih dari target yang ditetapkan untuk saya. Tapi saya menyayangkan permainan tadi, karena saya semestinya bisa ke final,” ujar Jonatan usai pertandingan. Permainan atlet asal klub Tangkas Jakarta itu pada game pertama sangat mengesankan, karena mampu menekan Chen 2-0, 17-2, 18-3, hingga 21-8. Jonatan mengaku Chen belum fokus pada permainan pada game pertama, sehingga strategi pemain muda Merah-Putih itu berha-

Denpasar (Bali Post)PRSI Bali, Sabtu (9/4) kemarin malaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) di Aula KONI Bali untuk memilih Ketua Umum baru masa bakti 2016-2020 mendatang. Hanya dalam Musprov yang diikuti seluruh Pengkab itu, PRSI Bali belum bisa menentukan sosok ketum baru menggantikan Sudiana. Gede Arianta anggota DPRD Badung sementara ini digadang-gadang untuk menjadi Ketum PRSI. Hanya dia belum bisa diputuskan, mengingat yang bersangkutan tak bisa hadir. Untuk itu tim formatur akan bertemu dengan yang bersangkutan untuk memastikan apakah bersedia atau tidak. Caretaker Pengprov PRSI Bali Nengah Madiadnyana mengatakan sudah ada calon untuk menjadi Ketum PRSI Bali yang baru. “Sekarang kandidat ketum masih ada acara, jadi tidak bisa datang. Padahal sebelumnya sempat menyatakan siap menjadi ketum,” ungkap Madiadnyana kemarin. Madi mengatakan pihaknya masih mempunyai waktu sampai dua bulan ke depan untuk menentukan ketum PRSI Bali nantinya. “Kami bakal secepatnya melakukan audiensi. Karena, kalau orang bersedia untuk menjadi Ketum, maka orang tersebut harus bersedia mengabdi (ngayah) dan mempunyai komitmen tinggi untuk memajukan olahraga tersebut. Jika tidak mempunyai itu, maka sulit untuk menjadi ketum. Karena di olahraga,ketum harus rela mengabdi,” kata Madi. (kmb41)

Manggarai Cukur Sumba Barat

Denpasar (Bali Post)Kesebelasan IKMB Manggarai sukses mencukur Sumba Barat dengan skor 4-0 (1-0), dalam laga pembuka turnamen Kelimutu Cup Keluarga Besar Mahasiswa Kristiani (KBMK) IKIP PGRI Bali, Grup C di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (9/4) kemarin. Gol pembuka kemenangan Manggarai hasil bidikan Damianus Aprianto, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Wayan Artana baru bergulir sepuluh menit. Gocekan Aprianto sukses memperdaya kiper Sumba Barat Valdes. Hingga turun minum Manggarai unggul 1-0. Di babak kedua Aprianto menggandakan kemenangannya di menit ke-59 menjadi 2-0, ketika sepakannya gagal diselamatkan kiper pengganti Demus. Pemain Manggarai Doni membawa timnya unggul 3-0, saat sepakannya yang mengarah ke gawang kembali menggetarkan jala Demus. Pemain Manggarai Dedi lagi-lagi sontekkannya mengoyak gawang Demus di menit ke-85, hingga Manggarai unggul 4-0. Sampai wasit Wayan Artana meniup pelut penjang, skor akhir Manggarai menang 4-0. Usai pertandingan, pelatih Manggarai Polce mengakui selama ini dalam sesi latihan asuhannya tak pernah datang semua atau full-team. “Kami minta anak-anak tampil maksimal, mengingat Manggarai sebagai juara bertahan. Tim ini merupakan gabungan Manggarai Barat, Timur, dan Raya,” papar Polce. (022)

11

sil diterapkan. “Dia tampak gugup karena berkali-kali justru mati sendiri. Tapi pada game kedua dia lebih siap dan menerapkan gaya permainannya,” ujar atlet pelatnas PBSI itu. Pada game kedua Jonatan telah membuktikan kemampuannya dengan mencuri poin 8-4, 10-5, 12-8, hingga 19-16. Sayangnya keunggulan Jonatan itu tidak bertahan lama, setelah Chen dapat menyamakan skor 19-19 dan menutup game kedua 21-19. Jonatan dan Chen Long bersaing ketat pada awal game ketiga. Atlet Indonesia itu unggul tipis 6-5, sebelum lawan yang merupakan pemain nomor satu dunia itu kembali dengan permainannya. Chen Long semakin meninggalkan Jonatan 11-7, 17-10 hingga akhirnya menang 21-14. Malaysia Terbuka 2016 yang merupakan turnamen tingkat super series premier itu menjadi ajang pembuktian Jonatan sebagai pemain muda, karena mampu mencapai putaran semifinal. Pada dua kali turnamen tingkat super series premier, yaitu Indonesia Terbuka 2015 dan All England 2016, Jonatan mampu mencapai putaran perempatfinal dan babak pertama. (ant)

Jonatan Christie BPM/ist

Bali United Kalahkan PSM

Jakarta (Bali Post)-

Tim sepak bola Bali United berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0, pada ajang turnamen Trofeo Persija 2016 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (9/4) kemarin. Hamdi mencetak gol pertama bagi Bali United setelah menerima umpan tarik mendatar dari Wayan Sukadana melalui wilayah sektor kiri PSM Makassar. Kondisi hujan deras membuat permainan sedikit terhambat pada kedua tim, akibat banyaknya genangan air

di atas lapangan laju bola sering terhenti. Pertandingan sempat dihentikan akibat lapangan yang tergenang air hujan. Sekitar satu jam pertandingan dihentikan, kemudian dilanjutkan kembali. I Nyoman Sukarja mencetak gol kedua bagi Bali United.

Dengan begitu, sementara Bali United memimpin klasemen sementara Trofeo Persija dengan poin tiga, disusul oleh Persija dengan poin dua, dan PSM Makassar dengan poin satu. Pada laga sebelumnya Persija Jakarta mengalahkan PSM Makassar melalui drama adu penalti di turna-

men segitiga Trofeo Persija 2016, Jakarta kemarin. Skor akhir dari drama adu penalti adalah 4-1. Dengan kemenangan melalui adu penalti setelah bermain 1x45 menit di ajang turnamen segitiga Persija mendapat poin 2 dan PSM Makassar mendapat 1 poin dari kekalahan adu penalti. Pada pertandingan satu babak tidak terjadi gol atau skor masih 0-0, sehingga dilanjutkan adu penalti. Pe-

main PSM Makasaar, Alex Da Silva harus diganjar kartu merah setelah menerima dua kali kartu kuning akibat pelanggaran keras dan masih menendang bola setelah wasit memutuskan offside. Pemain bernomor punggung 11 PSM Makassar sempat mengancam gawang Persija melalui tendangan salto dari dalam kotak penalti, namun masih bisa ditangkap oleh Andritany, penjaga gawang Persija. (ant)

Hanya Sisakan Pebiliar Irwan Limardi

BPM/wan

TENDANG - Pesepak bola IKMB Manggarai (kanan) menendang bola, ditempel ketat lawannya dari Sumba Barat pada laga pembuka turnamen Kelimutu Cup Keluarga Besar Mahasiswa Kristiani (KBMK) IKIP PGRI Bali 2016, Grup C di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (9/4) kemarin.

THE

HEARING C E N T R E Quality Hearning Begins Here

MEYEDIAKAN

ALAT BANTU DENGAR YANG BERKUALITAS DISCOUNT

20%

GRATIS SCRENING TEST HANYA DENGAN PERJANJIAN Untuk Info selanjutnya Hub. 08123952504 / 081337437373

www.Thehearingcentre.sg C.0000190-RPA

Denpasar (Bali Post)Tercatat lima pebiliar putra PON Bali melakukan try-out dengan mengikuti kejuaraan Planet 9-Ball Open Tournament, di Planet Billiard Yogyakarta, Sabtu (9/4) kemarin. Sayangnya pebiliar PON Bali berguguran dan hanya menyisakan Irwan Limardi di babak 32 besar. Kabid Binpres Pengprov POBSI Bali Putu Pasek Swastawa yang dikontak kemarin menjelaskan, turnamen yang melibatkan atlet PON dari seluruh provinsi di Indonesia ini diikuti 128 atlet pada babak utama. ‘’Pada babak utama ini diberlakukan

double elimination, artinya jika pebiliar mengalami dua kali kekalahan otomatis tersingkir,’’ terang dia. Alhasil beberapa pebiliar sempat melaju ke babak 64 besar, seperti Yudarman, Oei Kim Han, serta Made Marsel Tirta. Namun langkah mereka terhenti dan hanya Irwan Limardi yang melenggang ke babak 32 besar. ‘’Yudarman, Made Marsel Tirta, Oei Kim Han, dan Yohanes Tinton tak bisa melanjutkan pertandingan,’’ kata Pasek Swastawa. Diakuinya, persaingan memang sangat ketat, sebab seluruh atlet PON turun pada turnamen ini guna mengukur

peta kekuatan lawan-lawannya. Di sisi lain, pihaknya menerjunkan pebiliar PON bertujuan mengasah mental bertanding jika meladeni atlet

PON dari daerah lain. Pasek Swastawa berharap Irwan Limardi bisa mengukir prestasi terbaik. Apalagi pada babak 32 besar ini, diber-

lakukan sistem gugur. ‘’Kami harapkan Irwan bisa melaju terus, sebab jika dia kalah pasti tersingkir,’’ ujarnya. (022)


12

Minggu Kliwon, 10 April 2016


Sastra

Redité Kliwon, 10 April 2016

tusing suryak siu adané?” “Apaké pelih yén Iang setuju tekén usul ané melah?” Wayan Japa siep. Ia nyemak gelas ané misi tuak atenga. Plalina. Suud kéto lantas glonggonganga lan genekané kutanga. “Yan, cobakin Wayan makeneh. Sing ada jelékné yéning Wayan setuju tekén usulé totonan.” “Iang tusing ja anak cerik ané demen ngintil.” “Wayan sing demen ngelah sekolah luung?” “Makejang anaké demen gaénanga luung, sakéwala tusing demen yéning paksana.” “Tusing ada ané mamaksa. Yéning Wayan tusing ngelah pipis anggon mayah urunan, Wayan terus terang dogén ngorahang tekén krama banjaré.”

I Kaki Dengkil

Wiku Tanpa Nata YADIASTUN makéh sané ngentenin tur sané ngajakin I Kaki Dengkil nangkil ka Pura Besakih, Ipun tan pasaur. Jagi nangkil mabakti utawi matur sisip, nénten wénten sané uning. Jeg ngep bibihné, jeg ngawang-awang paliatné, sanunggil wénten sané ngentenin utawi ngajakin mabakti ka Besakih. Inggih... karya agung ring Pura Basakih saking riin sapunika, setata ngawinang wargi Tepisiringé ijek. Wénten sané ijek ngaturang ayah naler ngaturang bakti. Napi malih sakadi mangkiné, ngayah mataur. Ngayah ngetisang tirta kamanten polih jinah, napi malih ngayah makarya banten utawi ngayah mareresik nikelnikel upahné. Kocap, mangkin aciné ring Pura Besakih kawilangin antuk jinah. Sakancan sanganan, sakancan sato, woh-wohan, ron-busung, sakancan dedaunan, phala bungkah, phala gantung, sakancan daging pasih, daging tukad, makasami matumbas. Napi anggén numbas? Sinah jinah! Aciné ring Pura Besakih mangkin sampun maarga. “Apa anggon meli? Sinah pipis! Kudiang ja ban makelid, pipisé jani kuasa! Tusing ada yadnya kawangun tusing nganggon pipis! Da pelihanga anaké ngorahang magama cara Bali kamula koos boros! To krana makejang mawilangin baan pipis.” I Kaki Dengkil ngamigmig padéwékan ngwilangin yadnyané kawilangin antuk jinah sané mangkin. Sapunapi punika sané ngawinang I Kaki Dengkil tan pasaur wawu kaentenin manda éling ngaturang bakti ka Pura Besakih. Nénten punika kamanten, sané wilangina dohan ring parikrama ngwilangin pangarga bantené punika. Sampun prasida wilangin saking riin, wantah aciné ring Besakih jagi akwéh pisan nelasang prabéa. Kawanten, prabéané punika ingan santukan wénten bangket tur abian sané mungguh dados karampag ri kala wénten aci ring Pura Besakih. Sakancan lakar bantené dados ambil saking tegal-bangket sané nampek. Mangkin? Santukan tegal tur bangketé asilnyané majinahang, nénten wénten malih dados karampag. Napi malih tegal bangketé punika sampun maadol. Sampun sapusira minab sané nuénang. Wantah tegal bangketé punika mungguh drué pemerintah, naler asapunika. Sakancan asil tegal bangketé ngranjing dados kas daerah. Nénten pisan dados pulihin anggén lakar banten. I Kaki Dengkil ngamanahang, krura méwehné nangun yadnya sané mangkin. Tuaha ja sayan sué, sayan karasaang kocap méwehné nangun yadnya santukan makasami mangkin kawilangin antuk jinah. Tuaha ja, wénten pawilangan nista, madya, utama wantah nangun yadnya. Napi malih wénten pawilangan nistaning nista, madyaning nista, utamaning nista. Asapunika naler wénten pawilangan nistaning utama, madyaning utama, tur utamaning utama. Sané kén jagi kaambil? Riantukan yadnyané punika manut pangrasa, sinah pangrasané jagi kaanggén. Sayan wengi, sayan lempuyengan sirah I Kaki Dengkilé ngamanahang indik yadnyané punika. Ipun waluya asapunika. Milehan manahnyané malingser wantah wénten sané manahanga. Sujatiné sané mangkin Ipun ngamanahang indik wiku tan panata. Ngudiang punika sané manahanga? Kocap sujatiné pikamkam yadnyané kaargain antuk jinah ungkuran puniki santukan wikuné tan panata. Patut pisan baos sastrané wiku tan panata ya ilang, nata tan pawiku ya sirna. Dados kamanten punika kaartosang, wantah wikuné nénten madrué raja jagi ical. Asapunika naler wantah rajané nénten madrué wiku jagi sirna. “Lamun atep-atepang kakéto miribné beneh kinucapé wikuné tusing ngelah raja lakar tusing nyidaang makiba. Kénkénang makiba lamun warginé tusing trepti? Kéto masé rajané lakar tusing guguna tekén warginé yén tusing maan pamatut wiku!” I Kaki Dengkil sayan lempuyengan ngamanahang indiké punika. Mangkin sampun sayan ngwengiang. Sayan luget I Kaki Dengkil ngamanahang baos wiku tan panata. “Tusing ké paragaan nataning natané ento tusing lénan tekén Ida Sang Hyang Widi? Lamun kéto ané madan wiku tan panata ento, sujatiné wiku ané tusing precaya tekén Ida Sang Hyang Widi?” Asapunika tepasanga antuk I Kaki Dengkil. Sambilanga nadah toya jagi ngarya wédang, I Kaki Dengkil ngrémon: “Pantes kakéné pakibeh jagaté jani, ngawai byutané ngrangsuk. Dong wikuné jani liunan tan panata? Liunan sujatiné tusing precaya tekén Ida Sang Hyang Widi? Sujatiné liunan maparagayan Cangak Maketu, wiku tan panata!” Wantah panjangang minab jagi lantang malémad I Kaki Dengkil marerasan. Aget sampun endag suryané mangkin, ngawinang paningalané sepet raris masaré. (Jelantik)

13

Paum I Putu Supartika “POKOKNÉ, tiang nénten setuju!” Makejang kramané ané milu paum nolih Wayan Japa ané negak di bucu mati sambilanga masadah di adegan balé banjaré. *** “Suba kakenehang asil paumé ibi Yan?” “Pokokné iang tetep tusing setuju,” kéto Wayan Japa masaut sambilanga nglonggongang gelas ané misi tuak di malun warungné Nyoman Bulak. “Ento tuah keputusan krama banjaré.” “Iang sing perduli.” “Men lakar kénkénang?” “Keputusané totonan bes mamaksa.” “Nanging krama banjaré ané lénan tusing marasa kapaksa.” “Cai nawang apa bani ngorahang krama banjaré tusing kapaksa?” “Buktiné makejang kramané setuju sajabaning Wayan.” “Apaké seken-seken makejang kramané totonan setuju?”

“Iang ajak Wayan ibi suba ningeh, kénkén pasaut kramané ngorahang setuju dugasé takonina tekén kelihan banjaré.” “Iang tusing percaya tekén munyin kramané totonan?” “Adi bisa Wayan ngomong kéto?” “Suryak siu. Milu-milu tuung.” “Tusing makejangné kakéto. Iang setuju tekén keputusané totonan ulian iang mula sekenseken setuju.” “Sing ngugu. Cai pasti bareng suryak siu.” “Tusing. Iang tusing ja cara kéto.” “Ah, Iang nawang kénkén krama banjaré dini. Kén ja ané liunan pendukungné, ento ané milunina. Nyangut. Ngalih aman.” “Apa buktiné yén Iang patuh cara kramané ané lénan?” “Iang nawang, uli mulai paum kanti suud Cai tusing ada mamunyi apa. Tau-tauné, dugas kelihan banjaré matakon setuju apa tusing, tepuk Iang Cai milu ngorahang setuju. Apaké ento

“Apaké tusing ada lénan tekéning mayah urunan?” “Men keneh Wayané kénkén?” “Sing dadi ngalih bantuan uli pamréntahé kéto?” “Dadi, sakéwala makelo Yan.” “Makelo?” “Tusing ja saaluh ngomongé. Perlu ngaé proposal, misi kéné, misi kéto. Mancan pesu pipis bantuané, sekolahé suba benyah.” “Sing ada jelékné yéning nyobakin.” “Sing ada jelékné masi yéning iraga ajak makejang mautsaha apang énggalan. Yén ada ané énggalan, nguda iraga harus ngantiang ané makeloan?” “Tetep dogén ento maatin krama banjaré.” “Ento tuah keneh Wayané dogén.” “Tusing. Krama banjaré ané lénan pasti ngelah keneh cara Iang, sakéwala sing bani ngorahang. Ngalih aman.” “Nanging ento tusing mabukti.” Wayan Japa buin mendep. Ia nyemak gelasé ané misi tuak atenga. Plalina setondéné isin gelasé totonan glonggonganga lan genekané kutanga. “Buin a bulan banjaré paum. Neked ditu masi dinané mayah urunan.” “Iang sing teka.” “Nguda Wayan mamunyi kéto?” “Apa alih kemu? Makejang krama banjaré suba pada dueg. Iang anak belog, kanggoang tusing milu majum-ajuman.” “Sing ada ané majum-ajuman. Krama banjaré dot ngaé melah.” “Melah apané? Sing ada melahné, sajabaning krama banjaré demen ngalih aman. Demen ngintil.” “Yén sekolahé totonan suba melah, tusing enu bocor, sinah murid-muridé ané masekolah

Disubané kalaksanayang paum, ajak makejang setuju yéning peréhaban sekolahé totonan tusing ja ngandelang tukang dogén, nanging perlu masi ngandelang bayun kramané yadiastun tusing ja sesai. Kéto tuah, sabilang Redité krama banjaré mapupul di malun sekolahé. Disubané liu ané teka, ajak makejang nulungin tukangé magarapan. Gegaén apa ja ané bisaina. Ngampilang belah-belahan genténg, utawi munduhang séséh ané suba romok amah tani, utawi ngenjuhang séséh lan ngenjuhang genténg. Wayan Japa tetep kukuh tekén munyiné. Uli panyumu tusing setuju, kanti jani ia masi tetep tusing setuju. Ento mirib ané makada ia tusing taén milu gotong royong nulungin peréhaban sekolahé. Ento mirib ané makada Wayan Japa tusing taén ngenah ri kala ada paum di balé banjaré. Risedek krama banjaré gotong royong, Wayan Japa mentas di jalané malun sekolahé. Sakéwala ia tusing ngelah keneh nang abedik lakar nindakang batisné ka sekolah. Ia tuah matolihan a cepok dogén ka sekolah lan ningalin krama banjaré ané seleg gotong royong. Selebihné, paningalané tuah marep ka malu, ningalin jalan ané entasina sambil mamunyi: “jelema ngalih aman.” Kanti sekolahé ento pragat, Wayan Japa tusing taén ngédéngang bulu di sekolahé totonan. Ia mamilih nyemak gaé ané lénan. Numbeg di tegalé, gulak-gulik, bengong sambil namping tuak, najuk panak biu, sambilanga dikénkéné yéning inget tekén peréhaban sekolahé totonan ia mamunyi: “jelema ngalih aman.” *** Sekolahé suba luung lan tusing enu bocor. Buina di pakarangané suba tanemina makudangkudang bunga, palem-paleman, anggrék miwah ané lénan. Dinané jani tuah dina muridmuridé ané suba tamat uli TK lakar madaftar masuk di SD. Uli semengan murid-muridé ané lakar madaftar totonan suba di sekolahan ajaka reramané ané ngatehin pianakné. Ri kala guruné suba teka tur méjané suba kadérékang di malun kantor guruné ané lakar anggona tongos madaftar, reraman muridé ajaka pianakné mabarisan, ngantré lakar naftarang pianakné. Ri kala makejang guruné sedek ibuk ngisinin formulir pendaftaran tur ngayahin anaké ané lakar madaftar, silih sinunggil guru matakon tekén reraman muridé ané ada di malunné. “Sira wastané pak?” “Tiang Wayan Japa.”

Saking Langit Bali

Udyoga Parwa

Matemu Sang Guru Parasurama Olih : I K. Satria, S.Ag WANTAH rumasa sungsut ring pikayunan Ida Sang Radhéya tatkala éling sampun mautsaha ngaturuningayang ring Ida Sang Parasurama parindikan Idané sané nénten maraga ksatria. Angga sané mawisésa saha utama wantah kapolihang ring sang sané ngamargiang yadnya tur semaya saha tapa brata sané mautama taler pinaka manusa sané sampun molihang waranugraha saking para déwata. Sesampuné mirengang samian daging bebaosan Ida Déwi Kunti Ida Sang Radhéya raris mapikayun tangkil ring Ida Sang Guru Parasurama nunas waranugraha. Ring sajeroning pamargi, Ida Sang Radhéya wantah mapikayun indik pangupaya nlatarang daging bebaosan Ida Déwi Kunti majeng Ida Sang Guru Parasurama. Ida Sang Radhéya nyayagayang pikayunan mangda degdeg, duaning Ida Sang Guru Parasurama boya sakadi maharsi tiosan. Ida wantah maharsi sané pacang brangti tatkala sampun manggihin kahanan sané nénten patut. Kahanan inucap ngawinang akéhan ksatriané rumasa jerih ring Ida Sang Maharsi Parasurama. Wantah mirengan pesénganidané kémanten, sami para ratuné rumasa gumeter sangkaning ngayunin kawisésanidané sané dahat mautama. Senjata panah saha kapak sané dahat mautama punika ngawinang para ksatriané nénten pisan naenin mapikayunan pacang nandingin Ida Sang Parasurama. Rauh ring genahidané, Ida Sang Radhéya ngaksi Ida Sang Rsi Parasurama kala punika kantun ngamargiang yadnya saha tapa brata sané dahat teleb pisan. Antuk manah sané degdeg Ida Sang Radhéya ngantosang pamargin yadnyané punika kantos kabaos puput. Sesampuné tigang sirihan laminnyané, Ida Sang Maharsi Parasurama puput ngamargiang yadnya. Ida manggihin sisyanidané sampun manyembah dahat bhakti saha ngulangunin pisan. Digelis Ida Sang Karna matangi saha nyujuh cokor Ida Sang Mahaguru. Ida Sang Karna raris matur, “Nawegang matur sisip titiang majeng ring Sang Guru, minab titiang pinaka sisya sané nénten patut kaicénin waranugrahan. Sané mangkin titiang tangkil manyembah ring ajeng Sang Guru minab sané kaping untat. Dumogi titiang setata prasida mangubhakti majeng ring Sang Guru, duaning payudané sampun pacang mamargi tur titiang pacang wénten ring payudané punika. Titiang nénten uning napiké titiang kantun prasida mangubhakti ring ajeng Sang Guru sesampuné payudané punika memargi.” Mirengang pangubhaktin Ida Sang Karna sakadi asapunika, Ida Sang Guru Parasurama raris nyawis, “Uduh Karna, sisyan Bapané Cening, yéning pikayunin kawéntenan guru miwah sisya nénten prasida kapalasang. Paiketannyané tan bina sakadi putra majeng ring yayahrena miwah sakadi bhakta majeng ring déwatané sané kapuja. I Déwa nénten perlu malih nlatarang parindikan sané sedeng rasayang cening, duaning Bapa sampun sauninga. Sakémaon Bapa dahat bangga Cening, duaning I Déwa sampun sakadi asapuniki kawéntenané. Sangkaning méweh kahuripan I Déwané, I Déwa prasida ngamarginin antuk manah sané dahat be-

ditu lakar demen lan jemet malajah. Krana ia tusing perlu inguh yén ada ujan bales. Tusing perlu takut yéh ujané macelep ka kelasé.” “To nguda krama banjaré ané tusing ngelah pipis tusing taén kenehanga?” “Cara munyin Iangé, yén Wayan sing ngelah pipis, orahang dogén tekén krama banjaré. Iang percaya, krama banjaré tusing ja lakar gedeg. “Hehh....” “Kenapa? Wayan lek ngorahang yén sing ngelah pipis?” Wayan Japa tusing nyautin patakoné totonan. Limané iteh ngudik gelas ané puyung. “Yén Wayan lek, Iang ané lakar nulungin ngorahang tekén kramané.” “Sing perlu.” “Men kénkén keneh Wayané?” “Iang sing perlu sekolah melah.” “Wayan mula sing perlu, sakéwala pianak Wayané ané perlu.” “Masalah pianak masekolah, ento masalah Iangé. Krama banjaré tusing nawang apa.” *** Buin a bulané, krama banjaré ngadaang paum. Makejang teka, makejangné masi mayah urunan anggon menahin sekolahé ané bocor totonan. Kakéto tuah jemet krama banjaré milu paum lan mayah urunan. Tusing ada ané ngalih aman cara munyiné Wayan Japa di malun warung tuakné Nyoman Bulak. Makejang dot ngelah sekolah melah. Tusing tuduh disageté ada ujan. Kéto masi kramané dot pianakné jemet masekolah lan malajah. Sakéwala Wayan Japa? Ia tetep teguh tekén munyiné. Tusing lémpas tekén apa ané suba pesuanga uli bibihné. Mabukti, dugas paumé totonan ia tusing ka balé banjaré. Ia tusing mayah urunan. Ia di jumahné negak di balé ané ada di émpér umahné marep kangin. “Jelema ngalih aman,” kéto ia nyeletuk sambilanga menahin tegakan. *** Pis urunané suba mapupul. Lumayan liu. Apabuin kaimbuhin iuran kramané sabilang paum, maimbuh maan masi bantuan uli kantor désa. Pisé totonan blanjaanga anggona meli bahan bangunan. Genténg, séséh, réng, makejang tuun di malun sekolahé. Kéto masi tukang ané lakar ngarap sekolahé totonan suba siapanga. Ri kala maan déwasa ayu lakar nyumunin ngréhab sekolahé totonan, semengan tukangé teka ka sekolah saha ngaba pekakasné. Krama banjaré marasa perlu ngejang dakin lima ditu.

cik. Parindikan punika sané ngawinang Bapa dahat bangga kapining I Déwa.” Ida Sang Karna mawali matur dabdab pisan, “Yéning payudané puniki mamargi sangkaning sampun manut ring wiwéka sané mautama, minab sampun asah ring pikayunan sang maraga guru sangkaning sampun pascat tur tatas indik kawéntenan uripé sané meweh taler akéh madué pikobet ring kahuripané yéning saihang ring kahuripan titiangé. Pangaptin titiangé wantah asiki kémanten, Ida Sang Arjuna mangda kasor ring payudané. Lianan punika nénten wénten malih sané saratang titiang duaning wantah malarapan sakadi asapunika titiang prasida nyawis bebaosan sané nénten becik saking para krama sané maosang titiang pinaka kasatria sané madué kawisésan kasoran ring Ida Sang Arjuna.” Kadi asapunika baos Ida Sang Karna majeng ring gurunidané. Ida Bhagawan Parasurama mawali nyawis, “Sangkaning atur Cening sakadi punika, Cening sisyan Bapa sané mautama, sampun macihna kawisésan I Déwané kaulatiang nuju kadharmané sané mautama. Sujatiné Bapa pinaka guru taler naénin marasa sakadi asapunika, ajerih sangkaning suaran panah mesehé. Sakémaon kasuén-suén Bapa eling, sané kabaosang krodha nénten pisan andel ring pikayunan sang maraga ksatria.” Ida Sang Karna nyawis, “Nawegang sang maraga luih, napiké kasujatian daging bebaosang Sang Guru puniki? Napiké titiang nénten patut nyawis bebaosan sané sumbung saking ksatria Pandawané? Napiké titiang nénten patut mapitulung ring sameton titiang Ida Sang Duryodhana sané ngicén titiang gelungan agung pinaka raja ring Jagat Angga?” “Boya sakadi asapunika Cening. Sampun kapatutan asing-asing senjata pinaka sarana kasujatian ksatriané, sakémaon ri kala ngawigunayang senjatané punika sampunang pisan malarapan antuk brangti ring pikayunan. Kawéntenané punika tan bina sakadi manusa maraga ksatria sané nénten nguningin indik aji pepanahan. I Déwa pinaka sisyan Bapa, ring tetiga jagaté Bapa sampun kaloktah pinaka guru para ksatria sané mautama. Bapa setata ngawigunayang senjata sané luih mautama kadasarin antuk manah sané degdeg, mawinan senjatané punika tan bina sakadi vairagya, nénten rumaket ring sadaging tetujon payudané....” “Nawegang sang maraga luih, yéning titiang ngawigunayang panah nénten malarapan antuk manah degdeg taler pikayunan sané ening, , napi minab sané pacang wénten…?” Ida Sang Karna nyawis. “Minab nénten wénten sané nguningin indiké punika. Yéning punika sané mamargi ring anggan I Déwané minab sangkaning sampun pamargi tur asapunapi ja pamarginé punika wantah pacang ngwetuang duka ring anggan I Déwané. Uningin indiké punika Cening Sang Radhéya. Durusang I Déwa mayuda sangkaning rumaket ring atman I Déwané, nénten sangkaning manah sané brangti....” panjang Ida Sang Maharsi Parasurama mituturin Ida Sang Radhéya. (Puput)

Ngadep Tanah Masila matimpuh ening Ening negtegang manahé paling Paling ulian kuangan daya lan papineh Papinehé kalahang loba nyapa kadi aku Aku paling aku… Aku … yéning aku sira sané bani? Baniné ulian mamaksa lan marikosa Marikosa gelah leluhur Leluhuré nyerit ngeling sigsigan Sigsigan ulian sedih kinkin lan lek Leké madasar antuk laksana putuné Putuné ngadep tanah tegal carik maan pipis Pipisé mapupul égar mabriak ngakak Ngakak di kafé Ngakak di tajen Ngakak di tangkah anak eluh Eluh sing enu luih Luihé suba makecos ka langit Langité panes nglablab manusané Manusané sayan campah cumangkah Campah cumangkah metu ulian jengah Jengahé metu bani Baniné metu siteng Sitengé metu bobab Bobabé metu laksana corah Corahé metu rug Rugé metu kasengsaran Dija jani benehé? Nyoman Sadwika


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;gind, Pupuh Ginada 5.tmãengumnÓid\n/, Tambané gumanti dangan, ehl;hnÓk ¡ Ï å Ïhin/, élah antuk ngarerehin, lzé*beslnÀill*, lanjang basé lan ilalang,

kpÐpÑk)pÑhunæidu;, kapkap dakep daun piduh, humãit)kis(wlt,

umbin teki sarwa lata,

mnutá)r&, manut gering, hilkæinkpmun;.

ilak pinaka pamunah.

6.m\Ðinßli;crity*, Mangkin malih caritayang,

enmli\ái;mr&puri, né malinggih maring puri,

wnÓ;gusÓiwynãzé(, wantah Gusti Wayan Banjar,

medÙputÉilisÓÛyu,

madué putri listu ayu,

kdis)k(n)d%k)mã*,

kadi sekar nedeng kembang,

kp)es\in/,

kapeséngin,

hyuhlietÇokÞei kocp/. Ayu Alit Cokli kocap.

Redité Kliwon, 10 April 2016

IGA Sri Wetrawati

Yudia

Waliang Kawigunan Kulawarga SEBET, wantah punika sané prasida kabaosang Dra. I Gusti Agung Sri Wetrawati, M.Si., tatkala manggihin akéh parikrama “kekerasan” sané kakeniang ring alit-alité mangkin. Parindikan inucap kabaosang Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Keluarga Berencana (KB) dan Permberdayaan Perempuan (PP) Kota Denpasar ring selagan acara Pemilihan Duta Anak Kota Denpasar ring Gedung Sewaka Dharma, Saniscara (19/3) sané lintang. Dané sané ketah kasambat Bu Gung puniki maosang yéning ring media cetak miwah elektronik utamanipun ring TV sering pisan kapanggih gatra indik kekerasan ring para alit-alité. Nénten wantah kekerasan fisik taler kekerasan méntal. Napi malih sané pinih baya indik kekerasan séksual ring alit-alit di bawah umur, sané sering pisan kalaksanayang olih krama sané pinih nampek ring anak alit punika taler sané sapatutné ngicénin ipun kahanan becik utawi nyagra alit-alit inucap mangda nénten keni baya. “Titiang marasa sebet tatkala ngwacén gatra nganinin indik sané tan patut nibénin alit-alité punika. Napi malih akéh sané ngemasin padem,” baosnyané. IGA Wetrawati ngwiaktinin kahanan kekerasan sané karasayang alit-alit ring Indonesia sangkaning swadharma kulawarga nénten prasida kadagingin sakadi sapatutné. Kulawarga pinaka pendidik sané pertama lan utama kirang becik nguratiang pianaknyané. Pangaptin ekonomi sangkaning panglimbak téknologi informasi lan komunikasi punika sané setata kanggén jalaran sané ngawinang parikrama ring kulawarga nénten prasida mamargi becik. Para rerama ibuk makarya mangda prasida nagingin pangaptin ekonomi kulawarga, sakéwanten alitalitnyané nénten becik kauratiang. Kawéntenan i rerama kagingsirang olih asistén rumah tangga utawi pembantu, sinah rasa tresna sané kapolihang i pianak wantah tresna maya utawi nénten sujati sakadi tresna sané kaicénin olih maekalih reramannyané. Sané malih ngawinang sebet, akéh pisan kahanan kekerasan ring anak alit sané kapanggih ring Bali. Santukan ius budaya ngawinang parindikan inucap arang pisan kalaporang ring pihak berwajib. Punika mawinan malarapan antuk

parikrama pariseleh duta anak puniki, Pemkot Denpasar ngaptiang para alit-alité mangda uning sakancan hak utawi kapatutan sané patut kapolihang. Utamanipun indik rasa trepti sané patut kautsahayang olih reramannyané soangsoang. Anak istri sané embas ring Badung, 11 Maret 1966 puniki maosang, sakancan parilaksana corah ring alit-alit patut pisan kaicalang mangda nénten kapanggih malih kahanan sakadi asapunika. “Tiang malih nyantenang yéning kulawarga sané jagi ngwangun sapunapi parisolah i pianak. Pianak sané becik majanten medal saking kulawarga sané becik, asapunika sawaliknyané yéning i pianak kual, majanten kulawarganyané kirang becik,” baos dané. Sri Wetrawati maosang kesiab tatkala ngwacén gatra anyar ring Harian DenPost indik pupulan duratmaka sané kapanggih ngamaling ring makudangkudang genah ring Bangli. Parilaksana sané kamargiang olih alit-alit sané kantun masekolah punika sinah ngawinang sebet manah dané, napi malih jinah sané kapolihang saking memaling punika kanggén masenengseneng. Sri Wetrawati mapitakénan ring dija kawéntenan reramanipun yéning sakadi gatrané sampun sering alitalit punika kapanggih memaling. Napi malih ipun kantun dados siswa SMA utawi SMK, yéning reramanyané ngeh tur éling ring pianaknyané sinah ipun nénten jagi maparilaksana sakadi punika. Sampun akéh pisan alit-alit sané maparilaksana sané nénten patut taler nyarengin kriminalitas miwah narkoba. Nénten wantah nganggén ubadubadan terlarang punika kémanten, taler dados sané ngadol. Sri Wetrawati nguningayang mangda kawigunan rerama kawaliang malih, duaning swadharma punika nénten prasida kasukserahang ring anak siosan. (ast/wan)

Ngaryanin Album Perdana ”Rubah Penampilan” EMBASNYANÉ penyanyi-penyanyi anyar ring blantika musik Bali ngawinang sang sané seneng ring lagu Bali nénten pelu rumasa jejeh. Makudang-kudang soroh genre sané kasinahang pacang ngwewehin daftar lagu pilihan. Kahanan inucap prasida ngawinang musik Bali sayan ngamolihang genah ring ati para pamiarsa. Yudia, wantah sinalih tunggil artis sané rumasuk anyar sané ngraménin blantika musik Bali. Anak istri antuk aran jangkepnyané Ni Madé Yudiartini puniki ngamedalang mini album perdana-nyané ring warsa 2016 puniki. Album mamurda “Rubah Penampilan” puniki madaging lelima lagu, minakadi ‘Pules Padidian’, ‘Suudang Ja Beli’, ‘Yén Mula Saja’, ‘Sing Taén Jumah’, miwah ‘Rubah Penampilan’. Mini album puniki wantah produksi saking Harta Pro druén Dék Artha. Yudia nlantarang, pamargin uripnyané yukti panjang sadurung ngranjing ring widang musik Pop Bali. “Saking alit tiang sampun seneng magending. Dumun ketah nyarengin paduan suara. Indik genre musik, titiang nénten mamilih. Manut tiang sané penting lagu taler musiknyané becik kapiragi,” baos anak istri sané embas ring Perancak, Jembrana, 6 Oktober 1980 puniki makenyem. Kasenengan magending sané kaduénang nerus kalimbakang ngantos dané makarya ring Dénpasar. Warsa 2001, Yudia ngamargiang upacara pawiwahan makurnan sareng Made Wira Mulyawan, krama Br. Bersih, Desa Darmasaba, Badung. Saking pakurnan puniki, Yudia madué kalih putra, Made Adi Wira Sep-

tiawan lan Nyoman Purnamadita Wira Febriawan. Pakaryan magending polih majanggelan santukan dané ibuk nguratiang kulawarga. Kantos wénten galah lomba désa sané sinunggil panuréksannyané simulasi. Saking iriki, Yudia kajudi mangda magending. Sang suami sané makarya ring hotél ngicénin sokongan. Mawit irika dané ngawit éksis malih ring widang tarik suara. “Tios punika tiang taler ngajak para yowana ngwentuk sekaa jangér. Tetujon tiang nglestariang kasenian tradisional. Saking latihan majangéran tiang matemu sareng Pak Ketut Sana. Ragané sané ngajahin tiang magending taler ngicén lagu ‘Pules Pedidi’. Lagu puniki salanturné karekam warsa 2014 lintang ring studio Harta Pro. Salanturnyané Bli Dék Artha nawarin tiang ngaryanin mini album,” Yudia nyaritayang. Sokongan saking pianak taler kapolihang duaning pianaknyané marasa bangga mirage lagu sané kagendingang ibunnyané kaputer ring radio. Yudia taler ngamolihang sokongan taler pabesen saking reramannyané mangda nénten sombong santukan kantun akéh sané patut kalaksanayang. “Ipian tiang sané utama wantah dados ibu rumah tangga sané becik taler kasenengan magending sida kasinahang. Dados penyanyi lagu Bali, tiang mapangapti prasida sareng nglestariang basa miwah budaya Bali. Majeng génerasi muda, ngiring sinahyang kabisan sané kaduénang. Majeng penggemar musik Bali mangda numbas album sané asli, sampunang numbas sané bajakan,” Yudia nguntatin. (ama)

Isin Gumi

Arga BBM Tedun, Arga Kaperluan Pokok Kantun Maal TEDUNNYANÉ pangargan BBM bersubsidi ring pangawit bulan April 2016 lintang yukti nénten kasarengin antuk panedunan arga sakatah kaperluan pokok ring pasaran. Makudangkudang kaperluan pokok argannyané sayan nincap, sakadi pangargan daging ayam miwah tomat, taler arga bawang mérah sané kantun maal. Parindikan punika kabaosang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi

Bali, Ni Wayan Kusumawathi wawu puniki. Parindikan puniki kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Buda, 6 April 2016 lintang. Nyoman Yasa, Lovina Pangaptin titiang, tedunnyané arga BBM mangda kasarengin antuk panedunan arga kebutuhan pokok krama. Santukan sané mawasta

kaperluan pokok banget kabuatang krama. Yéning arga kebutuhan pokok prasida katedunang, krama sané rumasuk menengah ka bawah pacang marasa bagia. Gung De, Jl. Nurah Rai Singaraja Yukti pisan. Tedunnyané arga BBM pangawit bulan April puniki nénten maius ring agra kaperluan pokok ring pasar. Sakadi sané kauningin, arga kaperluan pokok

Kruna Basa Bali

AKSARA BALI

1.

gentos

1. g)enÓos/,

1. ganti

2.

gerit

2.

g)rit/,

2. paceklik

3.

gipih

3.

gipi;,

3. bersemangat

4.

gimeh

4.

gim);,

4. repot

5.

goroh

5.

egoero;,

5. royal

6.

graha

6.

gÉh,

6. rumah

7.

jabag

7.

jbg/,

7. tidak sopan

8.

kagiat

8.

kgêt/,

8. terkejut

9.

kabilbil

9.

kbilãil/,

9. malu

10. kosek

10. ekos)k/,

Bahasa Indonésia

10. sempit

sayan nincap. Arga kaperluan pokok kaanutang ring kawéntenan barangnyané. Antuk punika, titiang mapangapti majeng Dinas Perdagangan mangda tedun ngalaksanayang sidak. Pidabdab punika matetujon ngawi imbang arga-arga kaperluan pokok sané sayan maal. Tanaya, Kampung Tinggi Pangaptin titiang, tios ring nedunang arga kaperluan pokok, Tunas titiang lianan ring arga-arga makudang kaperluang pokok ring pasaran sida katedunang, tarif angkutan umum ring Bali mangda prasida katedunang. Pidadab puniki pinaka wewenang pamerintah maprakanti sareng dinas terkait. Yéning samian puniki sampun sida kalaksanayang taler prasida imbang, janten napi sané dados tetujon pamerintah sida kapolihang. Gede Merta, Celuk Buluh Arga BBM sané sampun katedunang wantah becik wasanannyané. Yéning dumun, pamerintah sané nincapang arga BBM, iusnyané arga barang-barang ring pasaran samian nincap. Antuk punika pidabdab inucap mangda kaimbangin antuk operasi pasar mangda kayun para pedagang nedunang arga-arganyané, sané kerasayang masyarakat kantun tegeh. (ama)

Tetuek Ajahan Yoga Sajeroning Angga Sarira KRUNA yoga wit saking basa Sansekerta, inggih punika saking wit kruna “Yuj” sané mateges nyikiang. Parindikan punika matetujon nyikiang angga sarira majeng Ida Sang Hyang Widhi antuk pamargi ngeret pamineh mangda paminehé patut pamarginnyané. Pamargi ajahan yoga kalaksanayang antuk Samadhi, inggih punika nyikiang angga sarira majeng ring Ida Sang Hyang Widhi. Sané kanggén dasar pamargi kasucian pamineh punika kanggén mupulang kekuatan sajeroning batin sané kabaos Asana Pranayama. Kahanan inucap taler prasida kadadosang pamargi ngendaliang parilaksana sané matetujon maripurnayang angga sarira. Ajahan yoga punika wit saking ajahan Hindu, saking cakepan suci Yajur Wedha, raris nglimbak ngranjing sajeroning cakepan suci Wedanta Niyaya, Sangkhya, miwah Yoga Patanjali. Punika taler sajeroning cakepan suci Jawa Kuna inggih punika Ramayana, Arjuna Wiwaha, miwah Sutasoma madaging ajahan yoga.

Ajahan yoga inucap mangda kamargiang madasar rasa sumeken, lascarya. Ngamargiang yoga sapatutnyané risampuné paminehé ening, prasida kalaksanayang nyabran raina. Sajeroning yoga sané kalaksanayang, pastika wénten gegodan. Tetujonnyané mangda prasida ngendaliang panca indria utawi ngingsirang meseh-meseh sajeroning angga sarira. Nglaksanayang yoga sajeroning nyikiang pamineh prasida kamargiang antuk sikap angga sarira sané wénten sajeroning Yoga Asanas, upaminé Sirsasana, Shalabasana, Wercikasana, miwah asanas sané siosan. Yéning samian punika nerus kamargiang, pastika mabuat pisan santukan matetuek ngupapira karahayuan angga sarira taler prasida ngicalang rasa

obah ring pikayunan. Punika mawinan antuk ngamargiang yoga, krama inucap prasida ngamolihang katentraman jiwa. Manut pangandikan Sang Yogiswara, wagian pikayunan sané kabaos emosi lan ambisi, yéning sané asapunika prasida kakendaliang jagi mauwah dados kakuatan batin. Sajeroning latihan yoga prasida nangiyang kakuatan jiwa, krana sajeroning latihan yoga prasida ngendaliang angga sarira, taler prasida ngamolihang kakuatan rohani. Risampuné prasida nglaksanayang latihan yoga, prasida nuntun angga sarira saking nénten tentrem dados tentrem. Asapunika daging tetuek ajahan yoga sajeroning angga sarira. I Nengah Konten

Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com


15

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Hadapi Intaian Bencana dalam Keriangan l Bali, Bencana, dan Penundukan (1)

DERETAN julukan buat Bali mungkin patut ditambah lagi. Setelah para pelancong Barat di paruh awal abad ke-20 menjuluki “The Last Paradise”, Pulau Seribu Pura, lalu pujangga besar asal India, Rabindranath Tagore, memberi kesan sebagai “Fist Morning in the World”, tentu akan ganjil andai Bali diberi julukan baru: pulau intaian bencana. Bagi penggiat pemasaran bisnis pelesiran, julukan ini terang saja tak elok diucapkan karena pasti tak akan mendongkrak jumlah kunjungan pelancong. Tapi bagi para geolog tak ada yang aneh bila Bali “rajin” dicumbu bencana, mengingat posisi dan kondisi alam lingkungannya memang terbuka untuk itu. Deretan pegunungan di tengah-tengah menyimpan “bom waktu” ancaman letusan gunung berapi atau paling “untung” tanah longsor. Posisinya yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia nan lepas mengakibatkan angin kencang mudah menerpa keras. Dilalui garis sirkum Pasifik menjadikan Bali sangat rentan tonjokan gempa bumi. Bahkan termasuk bagi para tetua Bali yang paham watak alam tempat pulau alit ini mengapung, julukan “pulau intaian bencana” ini dirasakan tidak mengada-ada, apalagi mendramatisasi. Simak saja teks rontal-rontal penuntun pacaruan, seperti Widhisastra Roghasanghara Bhumi,

lI Putu Wahya Santosa Desa Sawan, pada Suatu Senja Selalu ada sebuah puisi yang teduh Singgah di kening senjamu yang ramah Dalam damai samadhi semestamu Jiwaku telah menemukan sebuah moksa Ketika setiap hari selalu aku bercengkrama dengan tutur-tutur penglingsir yang arif Kidung-kidung purba yang setiap saat selalu hangat menyapa pagi Yang akhirnya menuntun perjalanan hidupku Untuk menjadi seorang kawi Seseorang yang selalu mengerti tentang keindahan ombak dumadi Dalam denyut waktu yang mengalir sunyi Setiap saat hanya kepadamu aku belajar merajah taksu Agar dapat menari bersama katak-kata yang segalanya hanya dititahkan oleh para dewata Selalu ada sebuah puisi yang teduh Yang mengalir dari tabuh-tabuh gender Yang sujud dalam keramahanmu yang selalu jingga

Bamakertih, Bhutayajnya, hingga rontal-rontal perihal palelindon, misalnya. Dalam pemahaman para cendekiawan tradisi itu, Bali praktis dicitrakan sebagai tanah daratan yang tiada putus dirundung petaka dan bencana. Saban saat petaka demi petaka siap memagut, saban bulan bencana berganti bencana sabar memeluk. Maka hidup dalam alam lingkungan Bali sesungguhnya terus berpacu awas dengan intaian musibah yang mencemaskan, bermesraan dengan kengerian sambung menyambung. Tapi kecemasan dan kengerian tak mesti dinanti dengan kesedihan. Cendekiawan alamiah Bali generasi silam justru mengajak melakoni kecemasan dan kengerian itu dengan rasa riang, kejenakaan, sebagai “hiburan” yang mengaduk mencekam, seperti lakon Calonarang dengan sosok rangda, rarung, dan barong. Di situ senantiasa ada celah ruang untuk menggeliatkan tawa, dan juga pesona rasa indah—meskipun sejenak. Di situ beban jiwa mesti dilepaskan, seperti lewat mengarak wadah atau bade saat upacara ngaben; tindihan hidup ditumpahkan dalam magocekan alias tajen. Di situ jiwa dan keberanian mesti dibangkitkan, dikobarkan, dengan gempita irama gambelan balaganjur, agar tak lantas kerdil, ciut, dan bertakut-takut akut. ldeprabas

lI Putu Wahya Santosa Kidungmu, Pakang Raras Oh made, Kau adalah juru kidung yang terluka Di celah-celah suaramu yang kosong Aku mencari-cari cinta Aku terharu, taksumu memanggil-manggil Segala kenestapaan hidupku Seperti jerit panjang sunari tamblang Kau lemparkan aku ke setiap kenangan-kenangan Mendadak terbit sepenggalah rasa sakit yang gamang di masa lalu Aku seperti tertembak cakra wisnu Kidung-kidungmu adalah ratapan sendu Kidung-kidungmu adalah ratapan sendu Burung-burung yang kehilangan kicau Coba kupetik kata yang teduh Kugenggam matahari Ada yang membuatku tabah Bertahan dalam tamparan angin Meski berkalikali harus dikhianati Mendengar kidung-kidungmu yang kemayu Ada luka yang pelan-pelan terobati Kulempar kenistaan harga diri Merasakan cinta yang mengalir keceruk-ceruk hati Di wajahmu aku mengembun Bermekaran sebagai syair puisi yang layu Yang mencoba bangkit dari segala keterpurukan

Dahaga Jiwa Bersatu Mahajiwa lMembaca Denyut Mahaibu Laut (2) DALAM pandangan kosmologi Bali, laut memang memiliki fungsi utama sebagai pelebur segala mala (kekotoran), ragawi maupun batiniah, sehingga menjadi nirmala, jernih, bening, suci. Sungai Kuning di Cina sekalipun di tengah samudra airnya akhirnya juga menjadi bening, tak lagi kuning. Di kedalaman samudra, tak satu pun aliran air sungai dapat dikenali lagi, dapat dipilah-pilah. Keanekaragaman aliran sungai pada puncaknya akan menemu ketunggalan di dalam samudra. Di tengah samudra semuanya lebur, menyatu tunggal. Rg Veda, kitab suci tertua, bahkan telah mengkonsepsikan Rudra, Sang Dewata Agung, sebagai jalasya bheshaja, dalam arti bahwa air samudra memiliki kekuatan melebur segala mala. Dewa Agni (Api), yang mampu membakar segala kepapaan manusia, disuratkan bersemayam di dalam air samudra. Kepada Dewa Agni inilah segala upacara dipersembahkan, aneka puja dan doa dikumandangkan, dengan harapan agar segala kepapaan manusia dibakar, dilenyapkan. Di jagat spiritual personal, para yogin membakar segala kepapaan-nya dengan Siwa Agni, Api Siwa. Maka, bukanlah suatu kebetulan Pura Luhur Uluwatu, di atas tebing pantai Uluwatu, yang dalam kosmologi Bali terletak di arah barat daya itu diyakini sebagai tempat suci untuk memuja Hyang Widhi, Sang Mahakuasa, dalam manifestasi sebagai Rudra, Sang Dewata Agung Maha Pelebur. Dari konsepsi spiritual seperti itulah tradisi berkeagamaan manusia Bali lantas memandang laut dengan pantainya sebagai kawasan suci. Tak mengherankan bila saban setahun sekali Bali mempertontonkan drama kolosal prihal perjalanan manusia menuju ke laut atau sumber-sumber air, seperti danau, mata air. Drama itu terjadi setiap menjelang hari suci Nyepi, dinamakan malasti atau melis. Kata lasti pada muasalnya memang berarti tepi air, sedangkan lis bermakna bersih. Dengan begitu, melasti berarti perjalanan

lI Kadek Surya Kencana Bayangan Matahari Aku berjalan sendiri mengikuti bayangan matahari menyusuri rumah-rumah sungai yang dihapus dari ingatan, menghitung sirip kemilau ikan-ikan, pemancing rasa lapar dan kenangan lalu menirukan suara burung hujan, anjing jalanan, kupu-kupu bersayap bulan, pohon-pohon tua yang kesepian. Aku sendiri menari di antara gelisah upacara air mata yang nyanyikan doa-doa kesuburan hutan-hutan, lautan, api kehidupan tanah warisan kesedihan, tanah air yang kedinginan kutemukan diriku memasang wajah gembira dengan mata terpejam paling dalam sambil menunggu entah siapa yang sore ini berziarah bagi mereka yang hilang di negeri malang yang kini betah bersandiwara tanpa dalang. Aku melihat diriku berlari mengejar usia

lIlham Wahyudi Betapa...

lAA. Putu Santiasa Putra Melasti Diri Perjalanan jauh lumba-lumba merah adalah celah karang biru yang segaja menanggalkan Purnama untuk santapan Raksasa Kala Rau. Kemudian bintang laut kaki lima dan ikan purban penyendiri putus asa bersembunyi di dalam, jauh di dalam diri mendoa dewa daratan untuk datang ke pesisir menyalakan lampu suar petunjuk rumah menuju pulang. Mungkin suatu saat sore merekah tanpa warna tanpa bayangan mengenang kepak bendera ksatria tombak, keris dan tameng baja saksi haru kemenangan. Denting doa memanggil debur ombak pengampunan melantun kidung suci pemangku saat penghuni semesta menggigil melihat tingkah polah manusia. Asin terasa bias di tubuhku meluruh dosa dan dengki melarung menghulu ke samudra. Berpuluh jejak matahari setia mengiring leluhur sekali waktu. tetabuhan menerka-nerka mengantar ke garis pantai begitu samar, tak mudah di temukan. Pada menit rasa sia-sia aku dan diriku yang lain datang dari datang kemudian hilang menuju moksa.

lAA. Putu Santiasa Putra Tukang Becak Di bawah pohon ketapng daun kuning gugur coklat tempat menunggu penumpang sembari berkabar ke kampung saat jenuh di batas ambang. Sepotong, hanya sepotong tersangkut di roda becakmu begitu kau mengingatnya begitu pula kau melupakannya. Jika sepi, teguklah kopi dingin bekal istri dari tidurnya nasi berbungkus daun pisang sekedar jeda pengingat bahwa duri diri jauh di hati. Rompi berkantong enam Warna merah bara setengah lengan satu untuk menyimpan harapa dua untuk bingkisan masa depan tiga untuk menyimpan benih bunga ditanm di sepanjang aspal agar sedikit terasa indah. Senyum merekah melati jauh, samar-menyamar. Pernah sekali ia berpelanggan ke tampat yang tak dikenalnya ia lihat belukar-belukar kering tumbuh sembarang ada pohon besar di tenagh sawah tempat ia dan anaknya bermain boneka. Gadis sepucuk subuh ayunan bersuluh berpuluh-puluh Ini jalan kerumahku, bisiknya.

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2015

16 Agustus 2018

SUNGGUH, betapa butuhnya ia pada omong kosong. Setiap pagi ia kumpukan omong kosong yang berhamburan dari tabung televisi tetangganya. Dari loper-0loper korang yang gelisah sebab semakin menyusutnya pelanggan. Dari majelis-majelis yang mengatasnamakan cinta. Dan dari apa saja yang ia jumpai sepanjang harinya. Dengan kesabaran dan ketekunan dipintalnya omong-kosong itu sehasta demi sehasta. Sampai akhirnya rumahnya dipenuhi omong kosong: pintunya, pintu omong kosong; jendelanya, jendela omong kosong; dindingnya, dinding omong kosong. Begitu juga dengan lantainya, tempat tidurnya, kamar mandinya, kompornya, gelasnya, sendoknya, piringnya dan apa saja semua omong kosong belaka. Maka sejak itu dipanggillah ia pengemis omong kosong karena saban hari saban waktu mengumpulkan omong kosong. Ia tidak cangung memperkenalkan dirinya dengan sebutan pengemis omong kosong. Meski jika dilihat dari penampilan dan cara bicaranya ia tak layak di sebut pengemis, atau bahkan seperti pengemis.

lAA. Putu Santiasa Putra Di Simpang Jalan Kertajaya

Surabaya

Tuhan sedang sibuk, katanya mengurus hal yang lebih genting. Di sepanjang penat jalan aspal laki-laki itu menari lincah diiringi klakson motor dan mobil bebal kesal semakin menebal mencuri perhatian di simpang Jalan Kertajaya. Liuk tubuh, hentak kaki getar-getar tangan, juga ringis wajahnya seperti lintah-lintah hijau di sawah merindukan lembab lumpur coklat atau darah segar kerbau-kerbau pembajak. Di sana ada enam simpang yang berbeda jika kau pilih satu, kesanalah sebab tak ada jalan tikus untuk bertemu di pertigaan selanjutnya, tapi boleh jadi diam sembari melihat lalu lalang manusia yang bimbang memilah atau menepi karena lelah. Di bawah jembatan karat berderat-derat seseorang merajut malam agar pekat sama seperti dulu, tempat berkesah para tua

Bencana Berulang, Upacara Berulang l Bali, Bencana, dan Penundukan (2)

HIDUP di atas daratan pulau alit yang labil ‘mengapung’ dikelilingi samudra, seperti Bali, memang tak ada pilihan lain: mesti kreatif, lihai, dan cerdas tajam membaca isyarat-isyarat gerak alam. Juga mesti berakrab-akrab, ramah dengan alam beserta segenap makhluk. Bila hati dan pikir tumpul membaca tanda-tanda perubahan perilaku alam, niscaya bencana maut bakal memagut. Agar tak dipagut bencana, Widhisastra Roghasanghara Bhumi—juga kebanyakan rontal sejenis—antara lain, memberi jalan: gelarlah upacara. Dalam visi rontal ini, ancaman petaka bencana ini bersifat siklis, berputar rutin dalam kurun masa tertentu. Di sini masa setahun dikelompokkan menjadi empat, per triwulan, mengikuti watak dasar sasih (bulan) masing-masing. Dimulai dari kelompok Jyesta (bulan ke-11), Sadha (12), dan Kasa (1). Lalu kelompok Karo (2), Katiga (3), dan Kapat (4), dan begitu seterusnya. Masing-masing kelompok sasih, andai terjadi bencana, dipahami punya penyebabnya tersendiri, dan solusi upacara macaru-nya pun di ruang atau lokasi tertentu pula. Misalkan, petaka menikam di sasih Jyestha, Sadha, atau Kasa, itu dibahasakan sebagai Hyang Basundari beryoga. Solusinya: macaru-lah di Pura Dalem. Dalam pemahaman ilmu modern kini, itu berarti ada keseimbangan geosfir

terguncang, sehingga perlu ditata upaya pengharmonian baru. Lokasi atau ruang pelaksanaan upacara macaru selain di Pura Dalem, adalah di Pura Desa, tepi pantai, dan perempatan agung sebagai simbolik pusat simpul ruang public, sekaligus ruang mistis. Itu bila terjadi bencana di bulan (sasih) Kaulu (8), Kasanga (9), dan Kadasa (10). Yang menarik, di mana pun caru digelar inti dasarnya sama: guru piduka dan balik sumpah. Ini kiranya cukup mengindikasikan: betapa yang paling penting dari upaya “bersahabat” dengan bencana adalah komitmen diri maupun komitmen bersama-sama untuk tidak menyakiti, tidak merusak tatanan alam lingkungan. Toh betapa kerap terjadi di Bali macaru berhenti sampai di upacara, luput menumbuhkan kesadaran baru, abai meneguhkan komitmen diri pribadi dan bersama-sama untuk lebih menyayangi alam lingkungan. Usai matur guru piduka dan mempersembahkan balik sumpah, misalnya, cara pikir, wacana, hingga tingkah polah sontak saja membikin guru duka (marah) lagi. Sumpah seketika pula dilanggar begitu usai diucapkan. Ketika lantas petaka datang menikam lagi, upacara serupa, dengan guru piduka dan balik sumpah pun digelar kembali. Begitu terus berulang dari bulan ke bulan, dari bencana ke bencana. ldeprabas

menuju tepi air, untuk berbersih, malis. Dari malasti dan malis itulah diharapkan diperoleh kiis, kecemerlangan. Saat melis, malasti, dan makiis itulah pantai sebagai kawasan tepi air paling luas di Bali bakal menjadi ‘panggung’ kolosal kehidupan sosio-religius dengan renungan spiritual mendalam: jiwa yang terkurung dalam badan wadag begitu dahaga ingin berbaur

lebur dengan sang Mahajiwa Semestaraya yang diandaikan tak ubahnya hamparan air samudra yang mahaluas. Dengan begitu, tergurat renungan tentang dahaga jiwa anak manusia yang ingin menyatu lebur dengan Sang Mahajiwa Yang Abadi: bahwa Dia Yang Mahasuci, Dia Yang Mahamurni, hanya dan hanya dapat dicapai dengan kesucian dan kemurnian pula. lnirta ks

yang tak pernah tua di matamu, bersembunyi, memilih topeng dengan pahatan paling meyakinkan agar bisa menyelipkan mawar atau gambar kupu-kupu di dada orang-orang yang telanjang lalu menemuimu, membacakan puisi paling suci yang ditulis dengan tinta cinta, hati, dan darah kata-kata. Aku melihat diriku menunggu angin berhenti berhembus berdoa bagi segala yang tulus, berharap laut mengembalikan asing air matamu pada langit dan menjadikannya hujan api dalam diri menyembuh luka yang kehilangan rasa sakit. Aku berjalan sendiri mengumpukan daun-daun dan hari-hari yang mengering ingin kutanam sepotong mimpi di sana di antara air mata hujan dan air matamu kemudian menggambar akar hidup sebatang pohon tua yang menunggu. kita yang menunggu. Namun ia sudah telanjur suka pada pekerjaannya itu. Sampai suatu ketika kota tempat ia mengumpulkan omong kosong kehabisan omong kosong, sehingga ia kebingungan; kelabakan mencari omong kosong. Dan di ujung pencariannya pada omong kosong ia pun bertemu seorang penyair- yang ternyata pengumpul omong kosong juga -- yang terluka parah; yang mulutnya mengeluarkan omong kosong omong kosong. Dan sekali lagi, tanpa sedikit pun rasa welas asih cekik penyair itu sambil mengisap omong kosong yang terus menerus disemburkan penyair itu ke udara-seketika pengemis itu berubah menjadi penyair yang tak henti-hentinya menyemburkan omong kosong ke udara.

lAA. Putu Santiasa Putra Banyu Bening

untuk-Nya yang pertama

Siapapun kau - datanglah ke rahim seorang ibu kumainkan lagu seratus tahun lalu agar kau mengenal dunia lebih dulu sementara bocah berudu coklat muda mati kedinginan bahkan sengsara di kolam belakang kita tempat ikan-ikan penjaga tetap siapa, di kejauhan aku dengar kawasan tukik penuh semangat menerjang buih ombak biru kemudian tersesat di sarang langit penguasa randu. Kucari namamu Banyu yang mengalir tanpa ricik menuju kanal-kanal tak bernama bahkan kau boleh menggenang di gang-gang buntu ibu kota menunggu menjadi awan sebab langit tak lagi semuda dulu. Darimanapun kau - datanglah pilihlah rumah seorang ibu berimbun rempah-rempah jamu penguat dahaga di hari penantianmu berpohon mangga madu berbuah tak kenal waktu, Ia bangun rumah pohon di situ berdinding kayu senyummu berlampu kuning beningmu lalu seperti biasa kisah Kancil dan Buaya selalu memberi tanya Ketimun Mas dan Raksasa tak kalah menariknya atau Gede Basur dan anaknya merasuk tidur labirin belantara menuju dunia bawah tanah tempat penyihir tua meramu waktu jadi beku untuk anak-anak seusiamu Kusebut namamu Bening di sela hari yang keruh agar tak seluruh noda melekat di mimpimu jadi ingatan hitam memenuhi terali tidurmu. Dimanapun kau - datanglah mampir atau menetap juga tak apa ibu selalu di kursi yang sama menyulut berulang kali doa sesekali mencium aroma kedatangan, dekap hangatku rengikmu selalu jadi candu walau sajak-sajak terselip sambil lalu.

lAA. Putu Santiasa Putra Pasar Badung Sore Itu

merindu kuning padi atau riuh kaleng dan teriakan menjelang musim panen. Tuhan sedang sibuk, katanya mengurus hal yang lebih genting. Matahari lirih dan perih membaka tangan bocah-bocah pengemis untuk sereceh kasih sayang di kantong lusuh kota yang kian menua, lampu merah menyala cemas seperti mesin traktor ayahku di desa tiada henti bersorak ramai seolah meremehkan para penjelajah. Sementara pedagang gorengan asik mencampur tepung, garam, gula dan sedikit air putih agar hidup tidak biasa saja, seorang ibu melepas balon merah surat penyesalan terselip di ujung tali untuk anaknya yang menanti di langit atau sedang bermain awan di sana bersama paus-paus biru emas penjaga khayangan. Di jalan-jalan simpang itu kembalilah angin menuju asal menghantarkan sungi kepada mereka yang mengadu diri. Sekali lagi. Tuhan sedang sibuk, katanya mengurus hal yang lebih genting.

Pasar Badung sore itu seperti miniatur mainan kecilku boneka beruang ungu kereta api penuh asap abu meluncur riuh menuju hulu.

Seorang ibu tua menjajakan pelanggan duduk simpuh di pintu utara menunggu tanpa enggan di tangannya serdadu mungil cucunya saling berlomba menjadi yang pertama, antara sesak jerit pedagang antara peluh pengap pemanggul keranjang antara genang air jejak kaki. Di sana lebah pemburu madu hinggap lelap di kelopak sari pedagang kopi dan susu mulai memanaskan diri menjejal hari penuh kejutan demi dadu peruntungan. Kulihat awan begitu kesepian ditinggal janji di hari tua gemericik sungai di selatan mendulang receh para pekerja lelah pedagang wortel dan sawi rundung dewa-dewi memanen hasil bumi. Penjagal daging berkulit merah siaga mengayunkan belati pada siapa yang berpasrah sebab penuh kerja sore ini.


NASIONAL

16

Minggu Kliwon, 10 April 2016

Satyaki Patuh dengan Perintah Yudhishthira

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Empat Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara

dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

YUDHISHTHIRA mengatakan dirinya tidak bersedih kepada Kesava, dari keluarga Dasarha. Sebab, Madhava itu, merupakan pelindung dan juga penguasa alam semesta ini. Aku katakan sesungguhnya, macan di antara manusia itu, Oh tuan, dapat menaklukkan tiga dunia, yang digabungkan menjadi satu bersama-sama. Apa perlunya aku mencemaskan Krishna. Karena itu, tentang kelompok Dhritarashtra yang lemah, Arjuna, Oh engkau dari keluarga Vrishni, saat ini sedang disengsarakan kejadian-kejadian aneh yang tak terhitung jumlahnya pada pertempuran dharma, menghadapi ksatria-ksatria utama Kuru itu. Dia bisa jadi menyerahkan nyawanya. ‘’Untuk inilah oh Satyaki aku bersedih’’. Saat ini, oh Satyaki pergilah mengikuti jalurnya,.Orang-orang seperti engkau seharusnya mengikuti seorang seperti Arjuna itu. Pada suatu saat didorong seperti aku. D iantara yang utama dari orangorang keluarga Vrishni, dua ksatria utama dianggap Atiratha. Mereka adalah Pradyumna yang berlengan

perkasa dan engkau sendiri, Oh Satwata, yang terkenal dalam penggunaan senjata-senjata engkau setara Narayana itu sendiri. Dalam kekuatan seimbang dengan Sankarshana. Dalam keberanian, engkau setara Dhananjaya, Oh macan di antara manusia engkau melebihi Bhishma dan guru Drona. Oh macan di antara manusia, pembicaraan bijaksana tentang engkau dikatakan Madhava sendiri, ‘Tidak ada yang tidak dapat dicapai ksatria Satyaki.’ Oh engkau yang memiliki kekuatan besar. Karena itu, aku katakan kepadamu, patuhi semua keinginan dari diriku sendiri. Dan Arjuna, sudah sepantasnya jika engkau tidak, Oh orang yang berlengan perkasa, mencegah keinginan itu. Tanpa benar-benar memedulikan hidupmu. Berkelilinglah engkau pada pertempuran. Seperti seorang pahlawan. Oh cucu Sini, dari keturunan keluarga Dasarha, Tidak pernah peduli melindungi hidupmu pada pertempuran. Menghindari pertempuran atau bertarung dari belakang tembok, atau melarikan diri dari pertempuran —adat istiadat para pengecut dan orang-orang

malang tidak pernah dilakukan keluarga Dasarha. Arjuna yang jiwanya saleh itu adalah atasanmu, Oh banteng diantara keluarga Sini! Vasudeva adalah atasan dari keduanya, engkau sendiri dan Arjuna yang cerdas. Tatapkan mataku kepada dua alasan ini.Aku ucapkan kata-kata ini kepadamu. Janganlah membuat mubazir kata-kataku ini, aku adalah atasan para atasanmu. Itu yang aku katakan kepadamu disetujui juga Arjuna. Aku katakan kepadamu ini dengan sesungguhnya. Pergilah saat ini ke tempat di mana Dhananjaya berada. Ikuti kata-kataku ini, Oh engkau keberaniannya tidak dapat digagalkan. Teroboslah kelompok dari putra Dhritarashtra yang jahat itu. Setelah menembus itu sebagaimana mestinya, lawanlah para prajurit kereta hebat Kuru itu. Dan tunjukkan, Oh Satwata, prestasi yang pantas untuk dirimu sendiri!’” Sanjaya berkata, ‘Banteng diantara keluarga Sini Satyaki, setelah mendengar kata-kata penuh kasih sayang, dam menyenangkan dengan suara-suara manis, yang

disampaikan putra sulung Pandu itu sangat memuaskan. Perintah itu wajar diucapkan Prabu Yudhishthira yang Adil. Satyaki, kemudian menjawab kepadanya, Oh kepala keturunan Bharata, ‘Oh paduka dengan kemuliaan yang tidak pernah pudar. Hamba telah mendengarkan semua kata-kata yang telah paduka katakan. Katakata yang penuh keadilan, kepuasan dan mendatangakn ketenaran untuk kepentingan Phalguna. Pada waktu seperti ini sungguh aku melihat seseorang yang setia kepada paduka. Seperti hamba sudah sepantasnya jika paduka. Oh

raja dari raja-raja, memerintahkan sebanyak yang paduka dapat perintahkan kepada Partha. Mengenai diri hamba sendiri, hamba siap menyerahkan nyawa hamba untuk kepentingan Dhananjaya. Apalagi, diperintah paduka sendiri. Jadi apa disana yang hamba tidak akan hamba kerjakan pada perang besar itu? Apa perlunya hamba mengatakan tentang kelemahan dari Dhritarashtra ini.? Didesak paduka, hamba siap, Oh yang terbaik dari manusia, bertempur tiga dunia termasuk melawan Dewa-dewa, para Asura, dan manusia. (bersambung)

Sloka 6.31 Sarva bhuta sthitam yo mam Bhajary ekatvam asthitah Sarvatha vartamana ‘pi Sa yogi mayi vartase Seorang yogi yang telah tercipta kesatuannya, memuja-Ku sebagai yang berada dalam setiap ciptaan, ia hidup di dalam-Ku, betapa pun aktifnya dia bekerja.

16 Juta Nelayan Belum Tersentuh BPJS

Banyuwangi (Bali Post) Kesadaran kaum nelayan mengurus perlindungan jaminan sosial ternyata masih minim. Tercatat 16 juta nelayan di Indonesia belum tersentuh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dari pemerintah. Padahal, pekerjaan para nelayan ini sangat berisiko. Dampaknya, ketika terjadi kecelakaan, para nelayan kesulitan mendapatkan santunan dalam jumlah besar. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli di hadapan ribuan nelayan di Muncar, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (9/4) kemarin.

BPM/udi

NELAYAN - Seorang nelayan di Pantai Pancer, Pesanggaran, Banyuwangi menyiapkan alat tangkap, Sabtu (9/4) kemarin.

Pejabat ini berharap, para nelayan bisa ikut BPJS, baik ketenakerjaan maupun BPJS kesehatan. “Ada 16 juta nelayan di Indonesia belum tersentuh program perlindungan jaminan sosial. Ini yang harus dipikirkan,” kata Rizal Ramli. Pihaknya juga berharap program BPJS Ketenagakerjaan bisa diperluas di seluruh Indonesia. Sehingga, para nelayan bisa tenang ketika bekerja. Sementara itu, 1.000 nelayan Muncar mendapatkan

bantuan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk iuran selama 6 bulan. Para nelayan ini merupakan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Mereka mendapatkan dua program bantuan, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). “Ini masuk program perlindungan asuransi bagi satu juta nelayan di Indonesia tahun 2016. Tujuannya menumbuhkan kesadaran para nelayan akan pentingnya ja-

minan sosial dari risiko pekerjaan,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, usai penyerahan bantuan perlindungan jaminan sosial, di TPI Muncar, kemarin. Sebelum di Muncar, pihaknya memberikan bantuan serupa kepada ribuan nelayan di Kabupaten Indramayu, Jabar dan Kota Sibolga, Sumatera Utara. “Jadi, ini bantuan iuran selama 6 bulan. Selanjutnya, nelayan melanjutkan membayar iuran

senilai Rp 16.800 per bulan,” jelas Agus. Dengan BPJS Ketenagakerjaan ini, para nelayan bisa mendapatkan asuransi jika terjadi kecelakaan kerja. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengatakan pihaknya sudah memiliki program asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi 2.500 pekerja informal, mulai penderes kelapa, penambang belerang, petugas kebersihan, dan juru parkir. “Kita sepakat jika nelayan ikut BPJS Ketenagakerjaan. Pekerjaan mereka sangat berisiko,” jelas Anas. Selain nelayan, pihaknya berharap pekerja sektor informal lainnya bisa mendapatkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan. (kmb30)

Ribuan ABK Terancam PHK Perpisahan, 30 Siswa Keracunan

SENIN, 4 April 2016, ratusan nelayan mendatangi gedung DPRD Bali untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan. Nelayan merasa sangat kecewa karena Menteri Susi Pudjiastuti menerbitkan Permen KP No.01/KP/2015 serta Permen KP No.56,57/ KP/2014. Permen KP No.01/ KP/2015 membuat nelayan tidak bisa lagi bebas menangkap lobster untuk diekspor. Pasalnya, lobster yang boleh ditangkap untuk ekspor harus berukuran 200 gram ke atas. Sementara laut Bali merupakan habitat lobster pasir yang rata-rata berukuran 100-200 gram. “Permen KP itu telah menyengsarakan rakyat, membuat kemiskinan baru, membuat pengangguran di masyarakat, dan tidak mencerdaskan kehidupan bangsa karena nelayan tidak mampu lagi untuk menyekolahkan anaknya,” ujar Ketua Paguyuban Nelayan Bali, Ketut Arsana Yasa. Menurutnya, ketidak berdayaan nelayan sudah berlangsung selama 18 bulan. Tak sedikit nelayan yang sampai beralih profesi menjadi buruh tani atau tukang, bahkan menjual harta benda untuk menyambung hidup. Di Bali saat ini tercatat ada 2.000-an

nelayan penangkap lobster, 846 nelayan diantaranya ada di Tabanan. Sementara keseluruhan nelayan berjumlah 11.600 orang di seluruh Bali. Di lain pihak, Permen KP No.56,57/KP/2014 melarang operasional kapal yang pembuatannya dilakukan di luar negeri (kapal eks asing). Padahal, di Pelabuhan Benoa saja saat ini ada 100 kapal eks asing. Bila masing-masing kapal memiliki rata-rata 10 anak buah kapal (ABK), maka ada seribuan ABK yang terancam di-PHK. “Data Kementerian itu ada sekitar 1.132 kapal yang pembuatannya di luar negeri. Sedangkan berdasarkan evaluasi di Bali itu ada sekitar 100 kapal yang

pangkalannya di Benoa. Sedangkan yang 83 kapal itu dinyatakan tidak termasuk daftar hitam dan itu bisa dihapuskan, didaftar kembali untuk dihapuskan dari daftar kapal Indonesia,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bali, I Made Gunaja. Gunaja menambahkan, permohonan untuk pemilik kapal yang tidak termasuk daftar hitam agar menghapus kapalnya dari daftar kapal Indonesia, sesuai dengan Surat Sekjen No.195/59/ II/206 tanggal 11 Februari 2016. Namun, sampai saat ini belum ada regulasi yang menjelaskan kapal eks asing itu akan diapakan setelah dihapus dari daftar kapal Indonesia. (rin)

Banyuwangi (Bali Post) Kemeriahan pesta perpisahan SMA Muhammadiyah, Genteng, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (9/4) kemarin, berubah panik. Diduga keracunan makanan, 30 peserta perpisahan yang digelar di salah satu hotel tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Keluhannya sama, mual dan muntah, kepala terasa pening. Peristiwa ini berlangsung singkat. Usai menyantap kue lemper dan roti, sejumlah siswa mendadak pusing. Tak berselang lama, siswa yang mengeluhkan mual terus bertambah. Bahkan, ada yang nyaris pingsan. Seluruh korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Tim medis bergerak cepat menangani para korban.

Minggu, 10 April 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Spot News 10.30 Lila Cita

11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.30 Dunia kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. Widya Paramartha (2) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World 17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali Cak Sakral Br. Buni-Kuta 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Sendratari Kupu-kupu Kuning (3) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping

Hingga pukul 17.30 WIB, para korban masih dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi. Kapolsek Genteng Kompol Sumartono membenarkan kejadian tersebut. Perwira ini menjelaskan, usai mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian. Dari keterangan para korban kata Kapolsek, insiden ini terjadi setelah menyantap kue lemper dan roti yang disuguhkan panitia. “Awalnya hanya beberapa siswa yang mual, kemudian terus bertambah, termasuk sejumlah guru,” kata Kapolsek. Dari pemeriksaan awal kata Kapolsek, kue lemper yang dihidangkan ke siswa dipesan oleh panitia dari seseorang berinisial Mr, asal Setail, Genteng. Sedangkan roti buatan pabrik makanan lokal berinisial As. “Kita akan panggil kedua pembuat jajanan ini untuk dimintai keterangan,” katanya. Dari

lokasi, polisi mengamankan beberapa potongan makanan yang dicurigai pemicu keracunan massal. Kapolsek menambahkan, keracunan yang dialami para siswa ini harus dibuktikan secara medis dan ilmiah. “Jadi, sifatnya masih dugaan keracunan. Nanti, tim medis dan laboratorium yang akan membuktikan,” katanya. Menurutnya, makanan yang dihidang-

kan harus diuji dahulu untuk memastikan kemungkinan adanya kandungan racun atau zat berbahaya lainnya. Sejumlah siswa yang menjadi korban mengaku awalnya tak curiga dengan jajanan yang dihidangkan. Bahkan, rasa makanan itu juga tak ada keanehan. Petaka muncul ketika acara perpisahan mulai berlangsung. Beberapa siswa mual dan pusing. (kmb30)

BPM/ist

KERACUNAN - Siswa yang keracunan massal dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi, Sabtu (9/4) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Kliwon, 10 April 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Karyawan/ti u/Therapist Siap Dilatih Hub.08123688131

BUC SPG Cosmetic yg serius Kerja Hub.Koamng 081337193043

Dcr 2 Wnt Tkg Jarit yg Pnglmn u/Tailor Gj Blnn, 081999958825

!!!Persh Automotive Bth Sales, CS,Sales Counter, Supervisor, Lam Lgsg Dibw ke Gatsu Brt 100 Bdg,0361-9004767/0818350814

Cook,Bar,Waiter,Captain Lam ke Paon Rest Ubud Jl.Ry.Ubud Tmr Musium Puri Lukisan T.978726

Dcr Adm 1+Sopir Tanki Air B1 Hub.Dalung Permai Blok ZZ/115 Telp.081246079164

Cook,Waiter’s Lam ke Uno Rest Bali Collection,BTDC,Nusa Dua Info.0361778904,08123629219.

Dcr Adm Wnt min D1 Lam ke PT. Bosland Jl.Tkd.Pakerisan No.79 Panjer Dps

Cr Cepat Guide B-Jepang u/Tour Max.35Th, Hub.0361-727547

Dcr Bellboy Good English Kirim CV ke Jl.Petitenget 501 Hub.085737224995

B.BP.141.04.16.0000437

B.BP.141.04.16.0000375

!!Kpl pesiar-Dream Cruises req: Waiter/Asst.CabinSteward/ess/ Asst.Laundryman.Cooks.Pls Con: PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B Renon,Phn:0361-226636/226736.

Head Chef for Canggu Area must be strong leader professional creative passionate about modern healty food experienced min 2 years excellent salary Please send CV to nudecanggu@gmail.com or SMS to 081999788585

A.BP.001.04.16.0000903

A.BP.001.04.16.0000889

A.BP.001.04.16.0000888

B.BP.001.04.16.0000290

B.BP.001.03.16.0001373

!Dcr Security bs B.Inggris utk vila diUmalas Tunon08123940523

Cr Krywti utk Tk Buah Jl.Letda Made Putra Hub.087862280623

******Income puluhan juta***** Bonus Trip ke Luar Negeri Gabung jadi “Marketing”Dealer Motor Honda Anugerah Utama Mtr Gatsu Timur 145 Tp081999915377

Cr Mngr Villa Uluwatu,Speak English,3Thn Pengalaman,Email ke adorebali@hotmail.com

A.BP.001.04.16.0000882

B.BP.166.04.16.0000442

B.BP.001.04.16.0000346

PT.Fuji Home Japan Cr Admn Brpnmpiln Mnarik,Jjr,Bs Kmptr& Pnrjmah Bhs.Jpg yg Lama diBali 4723564/info@fujihomejapan.com

A.BP.001.04.16.0000847

Cr Pembantu Gj1,5Jt yg Ngantar Dpt 500,T488315/487706 Lgs Krj

A.BP.001.04.16.0000934

A.BP.001.04.16.0000866

Dbthkn Sgra Pria utk Posisi Electrician Brpnglmn, Koki ABK Waiter&WaitressLam:SeaSafari Cruises Jl.Pelabuhan Benoa/ Email:hrd@seasafaricruises.com

A.BP.001.04.16.0000868

Bth Pembantu Villa Pribadi,Pengalaman,Usia Max25Th,Good English,Good-Salary Hp085100050706

A.BP.001.04.16.0000950

Avocado Cafe Bali in Canggu is Looking for waitries/waiter with very good English skill, aktif and must be a good team. Sent CV to purnama@motionfitne ssbali.com.Call 081 353 345410 Jl.Pantai Batu Bolong No.69b Canggu Bali

Cr Sgr 2PRT,B.Siter G1,5Jt tdr dlm 081999776071,082237496717

Dbth:Waitress/Waiter/Acounting /Sopir pribadi Krm:Jl.Laksmana 11A Basangkasa / 085792447998 Email:ariwibawaimade@gmail.com

Culinary Creations Company is hiring Admin/ HRD/ Sales Email to career@kreasikuliner.com

B.BP.135.04.16.0000439

Cr Waiter/ss Brpglm,Min SMK,CV Bebek Bengil Ubud,H:0361975489

A.BP.156.04.16.0000570

Cr karyawati buat bikin Juice Reborn Massage, 081999488590

B.BP.154.04.16.0000436

A.BP.001.04.16.0000791

A.BP.001.04.16.0000905

A.BP.001.04.16.0000693

A.BP.001.04.16.0000944

A.BP.001.04.16.0000883

Dcr Cepat Spv Ars,Sipil,MEP&OB CV:courtyard.extention@gmail. com / Hub.085316821985

A.BP.001.04.16.0000896

Dcr Karyawati Bag.Merchandiser (MD) untuk CV.Pusaka Bali Persada(Kopi Banyuatis)Pengalaman Tidak Diutamakan,Gaji Memuaskan Hub.0361-231566

A.BP.001.04.16.0000764

Dcr Marketing Berpengalaman Hub.PT.Aldavi di 721873

A.BP.001.04.16.0000890

Dcr PRT tidur dalam KTP Bali SMS 0812 385 4425

B.BP.004.04.16.0000421

Dcr Satpam (P,Max.27th pglmn) Supir(P.B1)OB(P/W)Sales(P.SMU/ K) u/Gianyar.Lam Gatsu Tmr7 Dps

A.BP.001.04.16.0000813

Dcr Security,Operation Mgr T&T Reservasi,Digital Marketing Ex Pert.rm@pbbali.com Ph.288999

Dibthkan:Admin HRD,Spv Toko, Maintenance,Finc Controller/Emai l:iwayan.budiarta@frestive.com

Dcr Staf Toko,Adm.Furniture. Hub.463926/082236620703 Jl.Pertulaka,Cekomaria

Dibthkn Sgra Penjahit Borongan Berpglman,Hrg Jarit Memuaskan, ada BPJS,Berminat Hub: 0361 734267-082236231075

A.BP.001.04.16.0000626

A.BP.001.04.16.0000644

Dcr Therapish bs Bhs Jpn, Inggris Max .35Th u/Spa di Jimbaran H.704664/085100638867

B.BP.101.04.16.0000389

Dcr Waiter/s u/Rmh Mkn Legian Bs B.Ing Hub: 081236109808

A.BP.001.04.16.0000490

Dcr Waiter/ss,umur 18-25th min SMU bs Bhs Inggris, Kasir max 28th min SMU Hub.085100421164

B.BP.154.04.16.0000427

Dcr penjahit u/Kaos Hub:081 338 388 443

B.BP.004.04.16.0000303

Dcr tng kerja laki2 serabutan 081238391181 Jl.Pulau Moyo 66

A.BP.001.04.16.0000919

Dcr.Adm Acc,Sales Kanvas.Kirim ke PT.Buana Mas Makmur Sentosa Jl.Bung Tomo No.16 DpsT.415998 desiristanti07@gmail.com

A.BP.001.04.16.0000793

Dcr:Sales,Kolektor,Lk2,SMU,Max 30Thn,SIM C,Hub:0857 8571 3559 A.BP.001.04.16.0000812

Dcr:Sls Mrkting Spvr & Mrkting Associate Peng.Min 5th.Send CV to:info@bali21property.com

Dibth Segera Cleaning Service A.BP.001.04.16.0000851 B.BP.004.04.16.0000361 A.BP.001.04.16.0000787 Tlp.723593/723637/082147596115 Dibutuhkan Dokter punya STR Dbth kry/ti u Rara Money A.BP.001.04.16.0000780 A.BP.001.04.16.0000766 Dcr Karyati artshop Ubud Monkey for Klinik Kimia Farma Bali di Changer di Kuta ,bs bhs Inggris,siButuh Tukang Masak Untuk Forest Gj 2jt+bonus H.971154 Dcr Sgr Staff Accounting/Cost Jln.Diponegoro No.125 Dps B.BP.135.04.16.0000420 Catering Segera Hb.08113867250 ngle max 25th Tlp.087860142885 Controller,Project Manager,in B.BP.154.04.16.0000435 Hub:0361-255914,08113920208 A.BP.001.04.16.0000710 Dibthkan Staff Adm-Keu Wnt-Min Dbtk sgr Security Hotel:Pa/Pi, House Architect u/Proyek KonA.BP.001.04.16.0000333 Cocobistro Restaurant needs: D3 Akunt-Maks.24th Hub:Dapur SMA min Pradikdas,TB min 160cm struksi Email CV ke:lowongankerj Job Australia Prkbnan & Rest. Restaurant Mgr/Spv,Sous Chef, Prima-Pst Jln.Gn.Batukaru 51 Penglm,Lmr sgr PT GHM Komp. a@hotmail.com/SMS:085100775566 Biaya 50% Ptng Gj, brngkt Cpt, Waiter/ss,Cook,CleaningService, Dps,Ph:482704 B.BP.145.04.16.0000426 Gji Bsr,Resmi,Trbts!Hub.Bu A.BP.001.04.16.0000274 Send CV:corp-hrd@tropicalgroup Pertokoan Kuta Indah Permai Blok Dcr Sgr Waitress Hotel di Kuta C No.3 Jl.Raya Tuban-Kuta Dicari Karyawati Butik,Pen.MeDinapertiwi.Sh,Indopower Pt. bali.com/riamarista@gmail.com Hub.0361752647/085737190669 narik min SMP Hub.0817389950 0818356054-085735360180 Hp.081 217 127 822 Segera. Ph:0361-775211 Ext.101 B.BP.101.04.16.0000423

A.BP.817.04.16.0000962

A.BP.001.04.16.0000770

A.BP.001.04.16.0000961

A.BP.001.04.16.0000928

A.BP.001.04.16.0000391

B.BP.004.04.16.0000370

Dibutuhkan Sales Project Kirim CV Jl.Kebo Iwa Selatan 7 Hub:081270905777/082339631865

A.BP.001.04.16.0000797

Dibutuhkan Segera Kasir(Min.D3 Akuntansi/Mgmt),SPG,Cleaning Service.(Max.30th),UMK+Insentif.Lamaran+CV ke hr@podchocol ate.com/Hub.03618496228

Dicari Segera Lulusan SD/SMP untuk Toko,Laundry Gaji Awal 1Jutaan Syarat:Jujur, Ulet dan Serius Hub:Segera.081999085956

A.BP.001.04.16.0000891

Dicari Staf Admin Min.Diploma Berpenampilan Menarik,Lincah & Bertanggung Jawab di Bidang Pemasaran Hb.Yuni 087862149015

A.BP.001.04.16.0000657

Dicari produsen tahu Sumedang Hub:081239691058

B.BP.101.04.16.0000440

Dicr Karyawati utk salon berpengalaman,Gaji Pokok 1,5Jt+ Uang Mkn&Trnsport 10Rb+Komisi 10% Hub.081338300164

B.BP.803.04.16.0000347

Dicr u/Resort : FO, Spa Therapis, Energic, Antusias, Great Opportunity. Send CV to: kesempatan.lowongan.kerja@ gmail.com

A.BP.001.04.16.0000767

Dibutuhkan Therapist SebanyakBanyaknya yg Berpengalaman dan Belum Berpengalaman akan Ditra inning,Benifit Gajih Pokok+ Service+Uang Makan.Kirim CV ke ermayanti_87@yahoo.com atau Hub.Spa Bali 0361-736256

A.BP.001.04.16.0000318

Dicari Admin Wanita,Hub.Jln. Pemuda V/21 Renon,0361-235479

A.BP.001.04.16.0000902

Dicari Admin toko HP, Buduk Dalung, 085102811048

A.BP.176.04.16.0000308

Franchise PLATTER Resto di Bali 1 Th Balik Modal,0818889198

A.BP.001.04.16.0000918

Garment Butuh Karyawan Utk Kontrol Kain,bisa Komputer,Pengalaman HP:085100050706. Email: infojob_garmen@yahoo.co.id

A.BP.001.04.16.0000953

Housekeeping Legian-Good Salary,English,6days/week incl Office Helper,Garden, Pool Electricity 7am-3pm Ph.Novi 085237558277

B.BP.004.04.16.0000438

Dicari Dokter Umum,Pramusaji Lulusan Tata Boga,Perawat(Laki laki Berpengalaman)Lmrn ke PT.Amantaka Jl.T.Umar Brt 71XX

A.BP.001.04.16.0000913

A.BP.001.04.16.0000898

Dicari SPG/SPB Lulusan SMU/ Sederajat Krm Lam ke Bagus Watch Kuta Square Blok C 11 Hub:Ibu Galuh 082145019199

Luxury&Tranquility Spa Group Nusa 2 Need:Therapist,Hub: 0361-775211,Ext.101/Email: riamarista@gmail.com

Gardener Legian-Good Salary English 6days/week 7am-3pm Ph.Novi 085237558277

Room and Vespa in Seminyak looking for Senior Butler,CV to:hrd@baliandvillas.com

B.BP.101.04.16.0000422

A.BP.001.04.16.0000922

Maya Sayang Villa Required: Ecommerce Sales & Marketing, Sushi/Hot Kitchen Japanese,FO (Male,SIM A)Hostest Restaurant HK Supervisor.CV Send to: info@mayasayang-bali.com Ph.732230

A.BP.001.04.16.0000823

Mekanik Motor,suka Otomotif Fas:Kesehatan,Jamsostek Dll.Maks 32Th,082146805559

B.BP.004.04.16.0000356

Need Front Office Staff Send CV to:info@wkaccountingco nsultant.com

B.BP.004.04.16.0000272

G.01

Singaraja - Sarjana berbagai jurusan tamat tahun 2016/2015 bekerja di Litbang, Komunikasi, Bali Mart domisili Singaraja. Lamaran ke Radio Singaraja FM Jl.Tukad Mungga Singaraja

G.02

Sopir SIM A/B. Lamaran ke Bali Mart KKB, Jl.Kepundung 61A Denpasar

G.03

Sarjana berbagai jurusan untuk mereka yg baru lulus tahun 2016 ke Bali Mart KKB, Jl.Kepundung 61A Denpasar

PT.FujiHome Japan Dcr Quantity G.04 Surveyor,Arsitek&Peng.Proyek Pglmn min 4Th Dibidangnya Hub. Pramuniaga, Akuntansi, IT, Staf 4723564/info@fujihomejapan.com untuk mereka yg baru tamat tahun 2016. Lamaran ke Bali Mart KKB, A.BP.001.04.16.0000865 Jl.Kepundung 61A Denpasar Padi Handycraft Store&Reflexology Nusa 2 Needs:Opr,SPV,SPG/B Send to:riamarista@gmail.com Ph.0361-775211 Ext.101

B.BP.101.04.16.0000424

Plaza Hotel in Dili, East Timor We are looking for experienced female candidates to join us as manager/supervisor of reception office and housekeeping. Attractive package available for the position.Interested party call +67077248748 Mr. Daniel or sending C.V. to to:abcdyau@hotmail.com

B.BP.804.04.16.0000417

Prshn Nas Bth Junior Cook Llsn Tata Boga&Sopir SIM A/B1,08510 1230893/blups@sungaibudi.com

G.05

Segera Akunting utk Developer MinD3 Akuntansi,Jujur,Loyal, pekerja keras gaji menarik kirim lam ke:karisma_group@yahoo.com

B.BP.101.04.16.0000441

Tng Srbtn u/Artshop Grosir Dps Laki2 08123911470-081703340330 A.BP.001.04.16.0000927

Tropical Group Nusa 2 Needs: Purchasing (DW) and Security(SIM A & C).Send CV:corp-hrd@tropic algroupbali.com/riamarista@gma il.com Ph:0361-775211 Ext.101 B.BP.101.04.16.0000425

Urgent Surveyor Part Time untuk area Badung&Gianyar.Krm Lmrn,CV,KTP:mrghrd@gmail.com B.BP.031.04.16.0000366

A.BP.001.04.16.0000808

Security for Villa in Legian 6 days/week,8pm-7am,speak English, Good Salary, Cert/KTA/ref /uniform Ph.Novi 081805596048

A.BP.001.04.16.0000884

A.BP.001.04.16.0000899

Satpam tamat SMTA, tamatan tahun 2015. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar

Urgently Looking for Admin, Bar,Waiter/s,House Keeping, Cook for Bar @ Ubud 0361 978954/081237183707 B.BP.004.04.16.0000296

A.BP.001.04.16.0000900

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

SUZUKI

MERCEDEZ

Terios’08 Slv Met/Agya TRD’15 Akh Pth,P.Menjangan15 Snglh TT

Splash GL Th’2011 DK Bali Biru Original, 085 953 801 452

Mercy New Eyes E240 AT’2000 AsBali KM2rb Tkr,085100856999

HONDA

SX4 Over’2010AT hitam mulus sngt trwt 129,5jt,082144123789

Jazz IDSI’04 Silver Manual VR 17 Smst br 100Ng,085101855556

B.BP.141.04.16.0000430

Jazz IDSI’2004AT silver,mulus siap pakai 89,5jt. 087760100999

B.BP.164.04.16.0000432

B.BP.141.04.16.0000428

TOYOTA

A.BP.001.04.16.0000960

A.BP.001.04.16.0000958

Avanza G 16,Dp 34Jt,Kredit Bs 5Th Lgs AN.Hub.087762984309

B.BP.141.04.16.0000431

A.BP.001.04.16.0000959

CRV’2007 Tangan I Jarang Pakai Hub.081999955784

Dijual Mobil Suzuki XL7 Th’ 2003 Wrn.Hitam Hb:081354357999

A.BP.001.04.16.0000801

A.BP.001.04.16.0000897

Genio’92 Abu2 Samsat Baru 48Jt Nego 08123602617/085103499935

A.BP.001.04.16.0000938

NISSAN

Jimny Silver’2004 Asli Bali Istimewa H:081338632784

A.BP.001.04.16.0000932

A.BP.001.04.16.0000821

Spalsh’11 Slv DK Pjk/Ban baru trwt Prbd Orsncat 081239907101

Kjg Rover’90 abu met 5spd 36jt TibuBeneng Dalung,082147454248

A.BP.001.04.16.0000945

B.BP.164.04.16.0000433

Splash 2013 Putih New Modl Mls Spt Baru,Hb.081353058551 Renon

Toyota Fortuner’2014 Hitam Diesel Pribadi 082189964434

A.BP.001.04.16.0000892

ISUZU

A.BP.001.04.16.0000940

Dijl 2 Unit Mbl Box Pendingin Panther Th’2001 Jl.SuniaNegara Promo All New Pajero Bunga 0% Outlander & Mirage Dp & Angs No.33 Suwung Pemogan Den-Sel Ringan Hub.081337909080 Hub.08164713988/081999888320 MITSUBISHI

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.04.16.0000931

Jual Rmh 1,85Are Parkir Luas, K.Tdr3,K.Mnd2,Lokasi Strategis Jl.Malboro XV Hub.085100431784

A.BP.001.04.16.0000815

Jual Rmh Jl.Swamandala IX No:8 -Kebo Iwa 1Are,2KT,KM,Dapur,Gu dang,Garase,Taman.081338282592 A.BP.001.04.16.0000760

Jual Rmh kesiman Jln Menuri LT 2Are Lantai 2 Hub:081558068690

DIJUAL RUMAH A.BP.001.04.16.0000935 !!Rmh Mnmalis 1Are Br.Pangkung Perumahan Puri Ganesha Pasekan Pandak Gede 450jt,081236522166 Tabanan,2Lt Hub.08118955888

A.BP.001.04.16.0000949

A.BP.001.04.16.0000849

A.BP.001.04.16.0000921

A.BP.001.04.16.0000623

Jual Yaris Silver Thn 2009 HP. 08123976946,082145395618,Renon

A.BP.001.04.16.0000957

Juke’2011 DK Mulus Low KM Jln Batuyang Gg.Bangau 2 Batubulan

Dijual Rumah di Jln.Durian Dps LT:5,8 Are. LB:282 M2 SHM,Hrg 1,5 M/Are(Nego)Hb:081317363639 /08151894095 Maaf TP

A.BP.159.04.16.0000907

Grand Vitara Hitam AT 2008 148Jt Nego Hub:081238103221

A.BP.001.04.16.0000904

Rmh LT100m2,Lt1 100m2 Lt2 50m2 PAM,Tlp,Lstrik,AC,Grs.Jl.Patih Nambi V/6 Dps,Hub:081333323552

A.BP.001.04.16.0000509

Djl Rmh 300m2 Jl.Tunggul AmeDijual Toyota Landcruiser VXL 2001/Solar Abu2Tua Metalik,Low tung 2B No7 Dps,H.085795881714 A.BP.001.03.16.0002016 KM,Toyota Harier 2008/Abu2 Djl Rmh T150/121 Drupadi XVII Metalik,LowKM Hub.082147575859 Renon H 2,2M Hub.08123621083

A.BP.001.04.16.0000665

Freed PSD’2011,Abu Met,DK,Siap Pakai, 081239624070, BUC

Dijual Rumah Tanah 10x10 Jln K.Iwa Gg.Melon T.081805406639

A.BP.001.04.16.0000035

Avanza’12 silver,DK,Jl.Soka Kertapura II/4 T.0817555449

APV GX Putih’2012 AsBali+Ijin Par,Mls Prbd,087861499476 Sdky

Rmh Baru Lt.2, LB.100/80 Jln. Palapa XI/10 Dps 081558687881

B.BP.166.04.16.0000444

INTERIOR

A.BP.001.04.16.0000546

A.BP.001.04.16.0000418

B.BP.166.04.16.0000443

PERCETAKAN

SERVICE

TOYOTA PANGGILAN

BESAR! PROMORINGAN SPECIAL BUNGA

GRAND NEW AVANZA

KREDIT S/D 7 TH FREE ACCESORIES BISA TUKAR TAMBAH BONUS HADIAH

DP MURAH

18

AC

Jt

PROSES CEPAT & MUDAH

082145293708 / 081916677038 C.0000543-MBL

CV. KENCANA PERTIWI TEKNIK BONGKAR

PASANG 200RB FREON 24 JAM CUCI AC ALAM INSTALASI SIANG/M SERVICE LISTRIK BERGARANSI DLL ISI

083114627667 / 081239725686 C.0000911-AC

SUZUKI SYARAT MUDAH

DP

20

LAN

CICI

50RB

Jt-an

PICK UP

ERTIGA

READY: APV | SPLASH | KARIMUN | SWIFT

082 341 303 131 C.0000711-MBL

SPA

DIJUAL MOBIL salon & spa

HAIR WASH FACIAL BIOKOS HAIR SPA LOREAL PERAWATAN MISS V BODY SPA 2 JAM BODY BLEACHING

RP. 15.000 RP. 15.000 RP. 60.000 RP. 70.000 RP. 90.000 RP. 200.000

JL. JAYAGIRI III/22 08996277822 / 0361223016 JL. HANGTUAH 11X SANUR 0361289481 C.0000670-SPA-1

BAHAN BANGUNAN

SUZUKI BALI

/HARI

TOYOTA PROMO APRIL

READY STOCK

Semua serba mahal?.........Kata Siapa? Khusus buat Anda Agung Toyota Tabanan Berikan Promo DP 7 JT -an untuk Avanza ambil paket iritnya di Bulan ini selagi stock tersedia GRAND PRIZE 1 Mobil NAV I | 10 Unit Motor

HADIAH LANGSUNG Samsung S7 / Emas @10Gr/ LED TV 32" / Mesin Cuci / Voucher Service

081237689237 / 081805361681 / 081337756941 Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000835-mbl

DIJUAL MOBIL XENIA TERIOS DP 15Jt-an

BISA NEGO

All NEW ERTIGA

DP. 28JT-an /

ANGS. 2,5JTan

PICK UP ANGS. DP. 10JT / 2,8JTan

CV. Tiga Sampoerna Bali Jl. Pertulaka No. 28X Br. Peninjoan, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara T : 081327413385 081999278882 C.0002237-BBN

DP 14 Jt-an DP 5JT TERIMA TUKAR TAMBAH | KOS DIBANTU PROSES CEPAT | SYARAT MUDAH

ANGS. 1,5JTan

DIJUAL MOBIL

READY HR-V

- Kredit 5 Th - DP Murah - Bisa Tukar Tambah

SUMUR BOR 081933026864 085102868305 C.0000860-srv

A.BP.001.04.16.0000781

SERVICE

SUMUR BOR MESIN CUCI WATER HEATER

HUB. PAK KADEK :

PANGGILAN MURAH BERGARANSI

085101704628 | 081936006001 C.0002047-SRV

RUPA-RUPA

BELI EMAS Emas, Silver & Platinum

Mau Buat Kolam Renang??

I LOVE EMAS Jl. Gunung Soputan 36B Denpasar Barat Telp. 082 14 666 0000, (0361) 8466343 Buka jam: 09.00-22.00 wita, Senin Libur C.0002246-rpa

WC

Anda Sibuk? Bisa Telp. Kami Datang

081 337 588 606

081236529577

C.0000367-MBL

C.0000602-BRJ

DIJUAL MOBIL ETIOS | ALTIS | HILUX | COMMUTER MENANGKAN PAKET YARIS LIBURAN NEW DP 30Jtan RUSH KE CHINA DP 33Jtan FREE AKSESORIS KREDIT S.D 6TH BISA TUKAR TAMBAH

C.0000901-MBL

SERVICE PANGGILAN

TV

SI

N RA GA

082 144 495 421 081 5470 9697 C.0000807-SRV

TUKANG MAMPET

CV. BABE COOL

MENERIMA

GARANSI KURAS

A.BP.001.04.16.0000887

Pajak SPT Tahunan / Bln NPWP SIUP SITU Pasport 081338344155

A.BP.001.04.16.0000025

HANDPHONE Iphone 4S 16GB 1499000 Iphone 5 16GB 2699 Buruan085739543535 A.BP.001.04.16.0000933

KEHILANGAN Tlh Hilang BPKB Mobil No.L0278 6408-0 DK 808 UU,an.KD Mawar B A.BP.009.04.16.0000894

RUPA-RUPA

Hanya Dengan

Rp. 2.950.000/m3 Sudah Tinggal Berenang -

Finishing Batu Hijau Sukabumi Border Palimanan / Batu Candi Pompa & Filter By HAYWARD Lampu Kolam By EMAUX Free Paket Alat Cleaning Kolam

PROMO BULAN APRIL :

- Free Floating Bed Pool - Free Masa Perawatan 1 Bulan Phone : 081 238 263 800

C.0002544-RPA

BUKU BARU BALI - INDONESIA - ENGLISH, INDONESIA - BALI - ENGLISH Penyusun Tebal Harga

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

SEGALA MERK

SERVICE

WC

RUPA-RUPA Dijual No.Antrean di Hotel Bintang 5 Nusa 2 Hub.081338933339

SERVICE TV

BIRO JASA

WC MAMPET SALURAN AIR WASTAFEL, DLL TANPA BONGKAR

A.BP.005.03.16.0002691

KAMUS

C.0000605-brj

Atasi WC Mampet, Wastavel Dll. 24 Jam TanpaBongkar&ObatKimia Kuras WC

A.BP.001.04.16.0000926

DIJUAL RUKO *Ruko 2Lt jln Utama Mahendradata Toko BayPass Sanur,Tanah di Tuban BUC, 081337388558/29B4BF9E

A.BP.001.04.16.0000184

RUPA-RUPA

Rusak, tidak ada surat, berat kecil sekali, Mau Jual??

SINGARAJA

Djual Tnh Kav Jl.Tugu Pahlawan Ds.Patas Gerokgak Sngrj Lbr Jl 5mtr Jl.Paving Hb.081237672045

PUSTAKA BALI POST

081 239 534 731 BIRO JASA

A.BP.001.04.16.0000825

A.BP.001.04.16.0000955

SERVICE

TERIMA KURAS - BERGARANSI

SERVIS BERGARANSI

Jl Tnh SHM 9Are JepunPipil/Gatsu Timur Dps TP 17,5x51mtr Hub. 08113890108/085100421688 JmKrj

A.BP.001.04.16.0000498

RAJA MAMPET

HONDA BALI LANCAR

085101456084 08113802553 | 087761341277 C.0001380-MBL

KULKAS, W.HEATER

WAGON R

HUB.081 238 99915 C.0000419-MBL-1

AGYA DP 15Jtan

1,25A 2Km ke Pnt.Purnama Sukawati Gyr Hub.Pmlk 081999300777

SAMPAI DEAL

TOYOTA 30Jt-an AYLA GRAN MAX DP

BIRO JASA

Jl Tnh 5 Are Bs dpecah jadi 5 sertifikat di lingk.Perum Pemogan Jl.6mtr Aspal, 081236337207

A.BP.001.04.16.0000582

Nusa Bali Service BINTANG SERVICE POMPA AIR MESIN CUCI POMPA AIR

G.0002601-PRC

DIJUAL MOBIL

B.BP.004.04.16.0000368

Djl Kav Strtgs Dlm Kota Jl.Ry Pmogan,50mt dr Jl.Utma Jl.Ling 6mt aspal 550Jt/A,087855999992

2A/4A Jl.Jayagiri Renon Dps KOST A.BP.801.04.16.0000471 Hub.08123900191 Jual Tnh 2,25Are Jl.Kalimutu10 Kamar fas Hotel dlm Ling RS A.BP.001.04.16.0000846 A.BP.001.04.16.0000914 Sanglah/Surya Husada u/Dokter/ BUC Tnh 108 Tumbak Bayuh Akses Monang-Maning Hub.081999921330 Rmh siap huni Lt2 2KT 1KM Grs A.BP.001.04.16.0000560 Tnh 1A Jimb 650Jt. 08123805574 Residen/Koas/Pasien Harian/Bln Jl5m 085954088585/083114121860 A.BP.001.04.16.0000044 H:03614722128/081337322228 A.BP.001.04.16.0000937 Jual Tnh+Bangunan Lama Buduk A.BP.001.03.16.0002241 Dijual 4Unit Tnh @1,5A Lok Rmh/Kos LT4A,7KT,2KD,H.Wuruk Mengwi Badung Hub:081238707382 Strategis Jl 6mtr.08164846986 VIII/28 Kelandis,085103617265 / 081337392721 DIJUAL TANAH A.BP.001.04.16.0000925 A.BP.001.04.16.0000893 A.BP.001.04.16.0000936 Dijual Tanah 2,5Are 650/Are Djl Mrh Tnh Batuaji Tbn Pgr Jl Rumah baru Lt2 type 110/100 di Kerobokan Hub.0811395948 Utm,400m2@125Jt/A.085777965858 Kav 225Jt/A Jl Mobil Trima SHM B.BP.141.04.16.0000429 Jl.Sedap Malam H.081338639981 A.BP.001.04.16.0000939 Batubln 2+4 300Jt 087761245398 A.BP.004.04.16.0000951 Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg B.BP.001.04.16.0000076 Jl Tanah 2,5A 400Jt/A Ng Jln. Type 45/80 Siap Huni Jln.Lebar 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego Jaya sakti Dps Hb.085739010795 T 1H 20A @30Jt/A Kristal Bay A.BP.001.04.16.0000376 A.BP.001.04.16.0000910 Batubulan 082237079242 desa sakti Penida 081236296636 ! Tnh Dlm Kota Tabanan 15 Are Jl Tnh HM 14,4A Jl.Gatotkaca A.BP.001.04.16.0000946 A.BP.001.04.16.0000954 58Jt/Are Hub:085107711196 Singaraja 200Jt/A,08123999656 Tnh 5,5Are Lokasi Padonan/CangYg Nawar 575 Rmh PadangSambian A.BP.167.04.16.0000895 A.BP.001.04.16.0000908 Hrp Kmbali,F.Krmik,08179793997 gu cocok Vila Hr/A 425Jt (Ng) !!!!!!!Seminyak 19Are Kunti T.Kvl Jl.Juwet Sari & Jl.Mekar A.BP.001.04.16.0000912 081999270475/089621180533 Good Invest&View 081338977777 Blok A11 Pemogan 081337327078 A.BP.001.04.16.0000906 DIJUAL VILLA A.BP.001.04.16.0000581 A.BP.001.04.16.0000956 Tnh 1,25A,290Jt/Are Abianbase !!!!!Canggu 45Are dkt Pantai View T.Kvl Pngr Jl.Raya TiyingTutul !Djl Villa luas 4are di Jl. Ry Swh Pst Untung081338977777 Canggu Cck Vila H.082147454248 Jl3m,081237666809/085935497688 Semat Canggu H: 08175081888

A.BP.001.04.16.0000761

DISKON

DISEWAKAN RUKO Shop For Rent 25 m2&80 M2 Lantai 2 Jl.Pantai Batu Bolong No.78 Canggu, Bali 80361 Phone: 0821-44477999

Rmh Minimalis Br T65/100 3KT 1KM,Siulan Dps,08123833999

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

08123968533 - 081916424731

AC KULKAS

Minggu Buka

B.BP.141.04.16.0000434

Abianbase Rmh Mnmls 3KT+IMB H.540Jt Hub.081999131444 TP

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda

085338344278

085100533795

C.0000088-brj

C.0002610-SRV

MELAYANI SUMUR BOR

Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809


18

REKREASI

Minggu Kliwon, 10 April 2016

TTS Bali Post

Pertanyaan

Menurun 1. Ikhtisar suatu pelajaran 2. Sulit atau sukar (Jawa) 3. Nama sebuah Negara Eropa (Inggris) 4. Nama kerajaan Rahwana 5. Brewok (Bali) 6. Unit Pelayanan Teknis 7. Salah satu cabang olah raga bela diri 11. Babak dalam permainan 13. Nama bunga 15. Percintaan (Inggris) 16. Pagar (Inggris) 18. Siram (Bali) 20. Ingat (Bali) 21. Nama buah khas Bali 24. Busur 25. Kertas berlapis serbuk kaca 26. Lembah atau tanah rendah 28. Nonton bareng 29. Induk (Bali) 31. Bingkai pintu atau jendela yang menempel ditembok 32. Dibalik : Lapisan gigi terluar 34. Dibalik : Kain tebal dan kuat

2

1

3

4

5

6

7

8 9

10

12

13

14 17

19

11

20

16

18

21

23

15

22

24

25

26

27 28

29

33

30

34

31

32

35 36

37

SPT2016

Mendatar 1. Zat yang sangat beracun 5. Buah aren 8. Utara (Jawa) 9. Bagasi (Inggris) 10. Fanatik atau sangat keras dan teguh 12. Sejenis ketupat khas Buleleng 14. Alat pengubah tegangan listrik 17. Toko kecil 19. Zat yang homogen yang terdiri dari dua macam unsur atau lebih yang terikat secara kimiawi 22. Monyet besar berbulu hitam, tidak berekor 23. Makelar 25. Tonsil 27. Dibalik : Menjadi besar atau mengembang 28. Berasa takut 30. Upacara korban suci di danau atau di laut (Bali) 33. Dua tahunan 35. Indra …….., musisi top Indonesia 36. Asosiasi tinju dunia (singkatan Inggris) 37. Rasa hati yang kuat 38. Salah satu jenis balian atau dukun Bali

38

KUPON TTS No.241 Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 239

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 241 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 16 April 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 24 April 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

Jawaban TTS No. 239 Mendatar 1. Laktasi 4. Samseng 9. Terminologi 11. Air 12. PRJ 13. Fatwa 14. Insani 15. Horor 18. Nasar 20. Kanda 22. Erang 24. Lataf (Fatal) 27. Sesat 29. Elemen

30. Luxor 31. NPI 32. ACI 33. Perundingan 36. Nugraha 37. Rindang Menurun 1. Lokaria 2. Tie 3. Semifinal 5. Aulia 6. SKG 7. Ganjar 8. Unitas

9. Tresna 10. Ipar 16. Ora 17. OMG 19. Referensi 20. Kue 21. NSA 23. Nampan 25. Tuxedo 26. Antiang 27. Santun 28. Saip 30. Laugh 34. Ear 35. AMD

1. Ni Ketut Ratniasih Br. Panglan, Desa Kapal, Kec. Badung, Kab. Badung 2. I Wayan Sudarta Jl. Tukad Balian No. 17 Renon – Denpasar 3. Ida ayu Gee Laksemi Jl. Dalung Permai Blok C/12 Kuta Utara Mangupura 4. Ni Luh Asrini Lingkungan Ujung Desa Bali – Ujung Karangasem 5. W. Suarjaya Utama Jl. Merdeka 43 Bangli 082146575376 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : I Wayan Widiana Alamat : Jl. Tukad Citarum No. 56

Museum Geopark Jadi Pusat Konservasi dan Edukasi

Museum Geopark Batur

MUSEUM Geopark Batur, Kintamani yang telah resmi dibuka untuk khalayak umum diharapkan bisa menjadi pusat konservasi dan edukasi, sekaligus contoh membangun tanpa merusak lingkungan. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Republik Indonesia, Sudirman Said, belum lama ini. Dikatakan Said, Museum Geopark Batur ini merupakan salah satu contoh pembangunan yang tetap menjaga keseimbangan alam yang nantinya juga bisa dijadikan sebagai pusat pembelajaran terkait proses alam maupun budaya, di samping untuk mengumumkan kepada dunia bahwa Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan. “Museum ini dibangun sebagai bentuk kebanggaan masuknya Geopark Batur dalam GGN,” ujarnya. Karena Geopark Batur ini sudah diakui sebagai warisan dunia, Bupati dan Gubernur diminta untuk benar-benar serius menyikapi hal-hal yang

membutuhkan perhatian dan nantinya perlu disampaikan ke kementerian. Ditambahkan Said, sebagai warisan dunia, keberadaan Geopark Batur ditopang keragaman geologi istimewa, keanekaragaman hayati dan budaya. Ketiga komponen tersebut harus terintegrasi dengan roh utama konservasi, edukasi, dan partisipasi masyarakat. Tak hanya itu, geopark yang berlokasi di Kintamani ini juga diharapkan mampu memberikan dampak kepada masyarakat. “Bangli akan menjadi contoh bagaimana pengelolaan geopark. Daerah lain yang akan bisa belajar ke sini (Bangli, red),” imbuhnya. (kmb45)

JUAL BELI PROPERTY

RUMAH / TANAH / HOTEL / VILA Bisnis Bali, DENPOST PROPERTY Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910

TEMUKAN PEMBELI POTENSIAL PARA PEBISNIS NASIONAL GLOBAL MELALUI IKLAN BARIS BERGAMBAR FULL COLOR DI Bisnis Bali DAN DENPOST HANYA

RP. 110.000,-

Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910

Iklan Property Anda Dimuat Sebulan Penuh Di Bisnis Bali dan DENPOST

Ketentuan:  Hanya berlaku untuk iklan properti perorangan  Bila properti anda laku, penggantian materi dengan properti lain cukup hanya dengan menambah rp. 50.000,- dan dimuat hingga kontrak berakhir. Hubungi

Wiwik Yulandari(Marcomm) HP. 081 1397 6363 Bagian Iklan Denpost, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764 G.0000620-rpa


19

Minggu Kliwon, 10 April 2016

BPM/ant

Ketua Umum - Ketua Umum DPP PPP terpilih Romahurmuziy diangkat para peserta muktamar seusai proses aklamasi penentuan ketua umum dalam Muktamar VIII PPP di Jakarta, Sabtu (9/4) kemarin.

Romahurmuziy Ketua Umum PPP Terpilih Jakarta (Bali Post) – Romahurmuziy yang akrab disapa Romi secara aklamasi dipilih oleh 1.062 anggota partai berlambang Kabah itu sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Proses pemilihan yang berlangsung di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (9/4) kemarin, dimulai dengan agenda menentukan mekanisme pemilihan ketua umum dan berlangsung sejak siang namun baru diputuskan sore hari tadi. Mantan Sekretaris Jenderal PPP versi

Muktamar Surabaya ini menyisihkan sejumlah nama yang muncul sebagai calon ketua umum yang baru seperti Epyardi Asda, Fernita Darwis, dan Wardhatul Asriyah. Ketiganya adalah Wakil Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta yang diketuai Djan Faridz. Calon lain yang tidak terpilih adalah Lukman Hakim Saifuddin yang menjabat Wakil Ketua Umum PPP versi Muktamar Bandung yang juga Menteri Agama, dan Ermalena yang menjabat Wakil Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya. (ant)

Bayaran Fantastis Dari Hal. 1 Rasanya pantas jika menyebut pertarungan itu sebagai saat yang paling ditunggutunggu pada tahun ini. Di laga tersebut, Pacquiao akan mengantongi bayaran fantastis yakni 20 juta dolar AS atau Rp 262 miliar. Sementara sang lawan, Tim Bradley hanya mengantongi bayaran 4 juta dolar AS atau Rp 52 miliar. Angka tersebut ternyata tidak lebih besar dari bayaran Pacquiao pada 2012. Di laga tersebut, pria berusia 37 tahun itu mendapat bayaran 26 juta dolar AS atau Rp 341 miliar. Meski harus menggelontorkan dana tidak sedikit untuk menghadirkan kedua petinju tersebut, pihak promotor diperkirakan akan meraup keuntungan besar. Hak siar laga tersebut diperkirakan akan dilepas dengan harga 700 ribu dolar sampai 800 ribu dolar atau Rp 9,1 miliar sampai Rp 10,5 miliar untuk setiap satu pay

per view. Namun, beberapa pihak menyatakan hal tersebut sulit untuk terealisasi. Pasalnya, ini adalah ketiga kalinya Pacquiao berhadapan dengan Bradley. Para pencinta tinju Amerika diperkirakan sudah mulai bosan menyaksikan laga antara kedua petinju beda benua tersebut. Para pencinta tinju dunia disinyalir lebih ingin menyaksikan laga Pacquiao kontra petinju-petinju muda, seperti Oscar Valdez, Evgeny Gradovich, dan Gilberto Ramirez. Beberapa media lokal memprediksi hal tersebut disebabkan oleh dua laga terakhir hanya menyuguhkan atmosfer pertandingan yang sama. Sehingga, para fans tinju dunia tidak tertarik untuk menyaksikan laga tersebut untuk ketiga kalinya. Namun tidak dapat dimungkiri bahwa kedua petinju memiliki nama besar. Manny “Pacman” Pacquiao (57-6-2, 38 KO) adalah petinju sekaligus satu-satunya orang

yang bisa menjadi juara dunia 8 divisi. Sedangkan Timothy “The Dessert Storm” Bradley (33-1-1, 13 KO) adalah petinju kelas welter tangguh saat ini. dari sekian banyak pertarungan Bradley hanya kalah melawan Pacquiao pada pertarungan ke-2. Kedua petinju sama-sama kuat dan sedang berada pada kondisi terbaiknya, di mana performa Bradley yang makin baik dan Pacman yang sudah pulih dari cederanya. “Jujur, saya tidak tahu, saya tidak peduli ini akan jadi laga terakhirnya. Saya ingin menang, dan saya yakin bersama pelatih untuk memenangkan laga ini,” ucap Bradley Sabtu (9/4) kemarin. Kubu Pacman tidak mau kalah dalam melontarkan psywar. “Saya ingin pensiun dengan kemenangan. Saya sudah 25 tahun bertinju, jika kita bicara tentang melanjutkan karier, tentu saya bisa melawan siapa saja,” kata Pacquiao. (kmb33/rtr)

Bersikap Bijak Dari Hal. 1 “Seluruh umat Hindu di Indonesia dan Bali khususnya, terutama masyarakat desa pakraman agar tidak mudah terprovokasi, wajib bersikap bijak dalam menyerap informasi agar tidak terjadi gesekan sosial horizontal maupun vertikal karena ini justru akan kontraproduktif dan melemahkan kekuatan umat Hindu,” jelas Ida Mpu Jaya Acharyananda. Sementara itu, poin rekomendasi kepada pemangku kebijakan di Bali adalah agar Pemprov Bali, Pemkot Denpasar, dan Pemkab Badung wajib memberlakukan dengan ketat Bhisama PHDI Pusat tentang kesucian pura, Perda No.16 tahun 2009, serta Perda Provinsi Bali No.8 tahun 2015 tentang Arahan Peraturan Zonasi Sistem Provinsi. Terakhir, rekomendasi Tim 9 kepada pemangku kebijakan di pusat/Jakarta agar tidak

mengabaikan falsafah Tri Hita Karana yang telah melembaga menjadi habitus kehidupan umat Hindu di Bali. “Mengabaikan falsafah ini berarti mencabut Bali dari eksistensi dan esensinya. Untuk itu, kebijakan apa pun yang akan diterapkan oleh pemerintah pusat untuk Bali wajib menguatkan falsafah Tri Hita Karana tersebut,” tandasnya. Pimpinan Pesamuhan Sabha Pandita, Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba, mengatakan, keputusan Sabha Pandita sama seperti apa yang dikaji oleh Tim 9. Kendati, ada beberapa perubahan dalam kajian itu setelah mendapat masukan dari sejumlah pandita yang hadir. Perubahan itu yakni penghapusan dua dari tiga rekomendasi untuk pemangku kebijakan di Bali yakni wajib melestarikan, menata, menormalisasi, rehabilitasi mengingat Teluk Benoa sebagai

kawasan penyangga dari Taman Hutan Raya Ngurah Rai yang merupakan green belt Bali dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya pesisir demi ketahanan ekosistem Bali. Serta, Teluk Benoa wajib dikelola agar memberikan asas manfaat secara sosial budaya, ekonomi, dan kesejahteraan sebesar-besarnya serta memberi peluang partisipasi sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat khususnya, terutama umat Hindu umumnya. ‘’Dua poin ini sudah dipastikan untuk dihapus dari keputusan Sabha Pandita PHDI Pusat,’’ tegasnya. Pesamuhan Sabha Pandita PHDI Pusat dihadiri 22 dari 33 anggota Sabha Pandita. Sayangnya, acara ini tidak dihadiri Dharma Dhyaksa (Ketua Sabha Pandita), Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa lantaran tengah terbaring sakit di rumah sakit. (kmb32)

Larangan Ekspor Dari Hal. 1 Pasalnya, lobster yang berhasil ditangkap nelayan tidak dapat dijual pascakeluarnya larangan ekspor lobster ukuran di bawah 200 gram. Ketua DPC HNSI Tabanan, Ketut Arsana Yasa, mengatakan, hasil tangkapan lobster nelayan Tabanan sebulan ratarata 1.500 Kg atau senilai Rp 450 juta. Sayangnya dengan adanya aturan dari Menteri

tersebut pendapatan nelayan dari hasil penjualan lobster berkurang, bahkan tidak ada nelayan yang melaut. “Nelayan tidak hanya mati suri, tapi benar-benar mati ekonominya,” katanya. Untuk di Tabanan, setidaknya 98 persen adalah nelayan lobster. Sebelum adanya aturan Menteri tersebut, dikatakannya harga lobster ukuran 100 gram ke atas bisa mencapai Rp 400 ribu, dan

Jadi Acuan

Dari Hal. 1 Data ini pula yang menjadi acuan gubernur ketika mengeluarkan surat edaran moratorium yang mulai berlaku 5 Januari 2011 lalu. “Kita tidak mau kalau investasi itu tertarik ke satu daerah tertentu, karena akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah tidak begitu berimbang. Itu juga sudah kami buktikan ketika investasi itu tidak merata antarkabupaten/ kota di Bali maka pertumbuhan ekonomi masing-masing kabupaten/kota yang ada di Bali itu banyak yang berada di bawah rata-rata pertumbuhan

ekonomi Bali,” paparnya. Berbagai kalangan menduga dicabutnya moratorium hotel di Bali untuk memuluskan pembangunan fasilitas pariwisata terkait reklamasi Teluk Benoa. Namun, Sekda Provinsi Bali, Cokorda Ngurah Pemayun, membantah bila penghentian moratorium untuk memuluskan rencana reklamasi Teluk Benoa. Moratorium memang untuk mengendalikan perizinan pembangunan hotel di Bali Selatan. Namun bisa berakhir ketika ada kajian teknis yang dilakukan oleh BPM. “SE itu berakhir sampai 2016. Bukan berarti kami pro ini pro itu, kapasitas Pemprov

jika sekali melaut pada musim panen rata-rata nelayan bisa memperoleh 1 kilogram hingga 3 kilogram. “Sekarang, nelayan justru enggan melaut, ongkos operasional bisa tidak kembali,” jelasnya. Salah seorang nelayan Yeh Gangga mengeluhkan pascaadanya peraturan tentang pembatasan ekspor lobster, biaya operasional yang harus dia keluarkan kadang melebihi penghasilan. (bit)

Bali berada di semua elemen,” ujarnya. Pemayun menambahkan, kelanjutan reklamasi Teluk Benoa kini sepenuhnya ada di pemerintah pusat. Sementara Gubernur Bali hanya memberikan pertimbangan teknis terkait kondisi Teluk Benoa. Kelompok masyarakat yang menolak reklamasi justru diminta untuk membuat kajian terkait rencana menguruk Teluk Benoa seluas 700 hektar itu. Bukan malah mengajak desa adat untuk menolak. “Kasihan desa adat kita. Ayo bicarakan itu. Gubernur kan sudah membuka ruang tapi tidak pernah dimanfaatkan,” tandasnya. (kmb32)

’’Matiti Suara’’ Dari Hal. 1 Adapun tujuan dilaksanakannya ritual matiti suara ini yakni agar umat selalu ingat atau eling bahwa untuk mencapai segala sesuatu di dalam kehidupan ini hendaknya dilakukan dengan kerja keras dan niat yang baik sesuai ajaran agama. Kemudian ritual dilanjutkan dengan melaksanakan persembahyangan bersama. Setelah itu, upacara penyineban ditutup dengan bhakti pepranian yakni makan bersama seluruh sarana sesajen berupa hasil bumi yang sudah dihaturkan sebelumnya. Pura Ulun Danu Batur di Kalanganyar, Desa Batur, Kintamani, tak bisa dilepaskan dari peristiwa meletusnya anak Gunung Batur pada tahun 1926. Tokoh masyarakat Batur yang juga pemerhati budaya Bali Mula I Wayan Sukadia mengatakan, tidak ada sumber yang menjelaskan tanda-tanda angka tahun maupun gambaran jelas yang memberikan petunjuk tentang sejarah awal berdirinya

Pura Batur ini. Lontar Usana Bali dan Babad Batur hanya mampu memberikan gambaran tentang proses awal pendewaan tanpa dikaitkan dengan saat pura dibangun secara fisik. Sumber tersebut hanya memberikan gambaran tentang pendewaan yang disuratkan secara mitologis atau legendaris. Dane Jro Gede Batur Duuran mengatakan bakti pepranian juga dikatakannya merupakan salah satu bentuk ungkapan syukur kepada Ida Batara Sakti Batur, karena rangkaian upacara sudah bisa dilalui dengan baik. Selain itu bhakti pepranian ini sebagai bentuk permohonan maaf, atas kekurangan-kekurangan yang terjadi selama prosesi yadnya berlangsung. ‘’Bakti ini sebagai bentuk parama suksma kepada Ida Batara karena rangkaian upacara sudah dijalankan dengan baik,” terangnya. Selain itu semua rangkain kegiatan keagaaman yang dilaksanakan tersebut juga mengandung makna untuk tetap menjaga sikap toleransi antarumat dan kebersamaan. (ina)

Menurun Drastis Dari Hal. 1 Begitu juga length of stay menurun drastis, dari 7 hari menjadi 4 hari dan terakhir hanya kira-kira 2,7 hari. “Length of stay turun walaupun jumlah wisatawannya naik, total demand-nya kan tetap stagnan. Dibandingkan dengan suplainya yang selalu meningkat berarti benar itu masih ada sebetulnya oversuplai yang ditunjukkan dari okupansi rate hotel itu belum mencapai, katakanlah 90 persen apalagi 100 persen,” paparnya. Dari sisi ini saja, kata Supartha, sebetulnya belum tepat bila Pemprov Bali menghentikan moratorium hotel. Apalagi umur kajiannya juga sudah cukup lama karena dibuat 2012 lalu. Pasti sudah ada perkembangan yang terjadi pada tahun 2013, bahkan sampai di kuartal pertama 2016 ini. “Kalau dibuka moratorium berarti kan melegalkan investasi hotel, kan gitu saja sebetulnya,” jelasnya. Supartha menambahkan, pemprov semestinya tidak hanya melihat dari suplai dan

demand room, tapi juga carrying capacity Bali. Antara lain berkaitan dengan daya dukung sumber daya alam, daya dukung jalan (kemacetan), populasi penduduk, dan seterusnya. Sumber daya alam yang terkait dengan operasional hotel itu adalah air bersih. Sepanjang pengetahuannya, air bersih sekarang barang langka. Buktinya PDAM Badung, PDAM Denpasar ini banyak daftar tunggunya, kemudian sempat beli air ke Gianyar dan Tabanan. ‘’Sekarang dengan asumsi jangka pendek tidak ada penambahan sumber air bersih, akan kesulitan hotel. Darimana menambah air bersih,” urainya. Supartha juga mengaku telah menemukan fakta lain ketika menelusuri sejumlah pengusaha hotel. Para pengusaha itu rupanya mendirikan hotel bukan untuk mencari keuntungan dari operasional hotel tersebut. Tapi mereka sebetulnya banyak berharap dengan menjual hotelnya kepada pengusaha lain. (kmb32)

Tak Bertahan Dari Hal. 1 “Jukung nelayan sudah banyak dijual pemiliknya, karena tak bisa bertahan lagi mengais rezeki di tengah laut,” kata salah satu nelayan Wayan Karya, saat ditemui di selasela persiapan melaut, belum lama ini. Nelayan asal Banjar Celuk Kangin ini mengaku harus banting stir menjadi sopir truk galian C, untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan lima anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD. Meski sudah menjadi sopir, ia mengaku tak meninggalkan profesi nelayan, karena sudah digeluti sejak kecil. Untuk memutuskan melaut, ia sangat bergantung kabar dari nelayan di tempat lain, seperti dari Desa Seraya dan Desa Ujung. Bila ada kabar ikan tongkol di suatu tempat cukup banyak dari sesama nelayan, maka baru ia memutuskan melaut agar tidak rugi operasional jukung. Sekali melaut dengan mesin tempel 15 PK, bisa menghabiskan sekitar 15 liter bensin. Sedangkan tangkapan hasilnya tak menentu. Demi masa depan anak-anaknya, Wayan Karya tak jarang harus melawan bahaya di tengah laut untuk memperoleh tangkapan ikan, agar memperoleh penghasilan tambahan. Sebab, cuaca belakangan lebih sering buruk dan berbahaya pergi ke tengah laut dengan perahu tradisional. Hal serupa juga disampaikan nelayan lainnya, I Komang Artawan. Nelayan asal Banjar Tengah Desa Bugbug ini, men-

Gara-gara itu, Banyak Rekannya yang Ikut Mengonsumsi Madu yang Satu ini

Di Jakarta, tentu kita masih ingat ada seorang pakar ekonomi makro, mantan menteri, serta mantan Gubernur Bank Indonesia, bernama Anwar Nasution. Tapi, di Pangkal Pinang, ada sarjana bidang sosial yang namanya mirip tapi susunannya dibalik: Nusation Anwar. Nusation? Ya. Bukan Nasution. Kenapa demikian? Karena, Nusation bukan orang Batak. Kalau ia orang Batak, pasti namanya sama persis dengan sang ekonom tadi. Lalu, kenapa ia mesti diberitakan di sini? Tentu bukan karena ia mencalonkan diri menjadi Gubernur Bank Indonesia atau menteri dalam Kabinet Presiden Jokowi sekarang, melainkan karena ia rutin minum Madu Bima 99 dan telah merasakan betul manfaat madu hitam pahit tersebut. Meski usianya baru 43 tahun saat diwawancarai 1 Desember 2015, ayah tiga anak ini sering merasa

lelah dalam bekerja. Selain itu, penyandang gelar magister bidang administrasi publik ini kerap diganggu oleh sinusitis yang sudah lama dideritanya. “Dengan rutin minum Madu Bima 99 itu badan saya selalu fit, stamina saya meningkat, vitalitas saya meningkat, dan saya tak gampang lelah lagi dalam melakukan kegiatan,” ujar pegawai Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. “Untuk menguji keampuhan madu ini, setelah beberapa lama meminum, saya coba menyetopnya selama satu bulan. Ternyata, badan tetap saja fit,” lanjut warga Jalan Singkur, Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ini. Akibatnya, kata lelaki asal Toboali, Bangka Selatan, ini, hampir semua rekannya di kantor ikut mengonsumsi Madu Bima 99. Bahkan, kondisi kesehatan istrinya, yang dulu sering pening, sekarang kembali prima lantaran ia ikut rutin mengonsumsi

madu hitam pahit tersebut. Seorang manusia akan senantiasa sehat bila sistem imunnya tinggi. Walaupun demikian, ia mesti rajin memelihara kesehatan, seperti berolahraga dengan teratur, minum air putih dengan cukup, dan menjaga pola makan dengan baik. Berkaitan dengan peningkatan gairah, surat kabar Indonesia Today menulis, sudah lama madu diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, banyak yang tak tahu madu termasuk makanan pembangkit gairah alias afrodisiak. Madu konon menjadi makanan pilihan raja-raja zaman dahulu sebelum bercinta. Kehebatan madu timbul lantaran di dalamnya terdapat mineral boron, yang membantu tubuh memanfaatkan estrogen, hormon seksual wanita, serta menambah testosteron, hormon seksual pria. Bahkan, madu mengandung vitamin B, yang baik untuk memproduksi testosteron. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di

gaku tak bisa berharap banyak lagi dengan menjadi nelayan. Kini, ia mengaku lebih banyak bergelut dengan pekerjaan barunya sebagai kernet motor penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, Lombok. Bedanya dengan Karya, Artawan hanya menanggung anak satu-satunya yang masih berumur lima tahun, Ni Luh Savitri Saktiari. Dulu, nelayan di Desa Bugbug pada umumnya, kata dia, terbagi dalam beberapa kelompok. Tetapi, saat ini keberadaan anggota kelompok nelayan sudah makin tak jelas, karena sudah banyak yang beralih profesi memilih pekerjaan lain, baik menjadi pedagang, buruh, sopir dan lainnya. Klian Desa Adat Bugbug Jero Wayan Mas Suyasa, mengakui nelayan di desanya sudah jauh berkurang, jika dibandingkan beberapa tahun lalu. Dulu, jumlahnya mencapai ratusan yang terbagi dalam beberapa kelompok nelayan. Sehingga, Desa Bugbug dulu dikenal sebagai salah satu penghasil ikan tongkol cukup besar di Karangasem. “Saat ini, jumlahnya kurang dari seratus. Laut tak lagi bisa jadi harapan nelayan,” kata Mas Suyasa. Melihat kondisi ini, pihaknya juga tak bisa berbuat banyak. Soalnya, besar kecilnya tangkapan sangat tergantung dari kondisi laut dan cuaca. Tidak jarang juga nelayan setempat, kata dia, kerap mengeluh adanya kapal-kapal besar yang melintas sekaligus menangkap ikan menuju ke arah Lombok. (gik)

pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outletoutlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381

M.0000884-ADV-14


balipost (117rb Like) http://facebook.com/balipost

Minggu KLIWON, 10 APRIL 2016

@balipostcom (4.014 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Musik

Tokoh

Ayu Azhari Siapkan Album Smaragama SMARAGAMA atau asmaragama yang dapat diartikan sebagai ilmu atau seni bersanggama, menurut Ayu tidak hanya dimaknai secara harfiah. Lebih dari itu, dalam konser yang juga dimaksudkan sebagai persiapan liris album terbarunya berjudul Smaragama itu, Ayu Azhari (46) berikhtiar menyatu atau kawin layaknya esensi Asmaragama atau Smaragama dengan karyanya. “Sesuatu kalau tanpa birahi dalam tanda kutip, yang bagus itu tidak nendang,” katanya sebelum naik panggung dalam konser di bilangan Senayan, Jakarta, baru-baru ini. Buktinya, ketika berada di atas panggung, dengan iringan Devian Band, yang di antaranya didukung Saad (flute), dan Jalu Pratidina (perkusi), tembang “Keroncong Jakarta,” mengalir dengan baik. Apalagi genre musik country akan diselaraskan dengan musik tradisional. Sehingga nada pen-

tatonis, sebisa mungkin akan dipadupadankan dengan nada diatonis. Dengan menghadirkan instrumen kendang Sunda, suling, saxophone, piano, gitar, bass, dan drum dalam satu kesatuan yang tidak terpisahkah. “Semoga menghasilkan kebaruan, sekaligus keunikan,” katanya. Meski dia menyadari, tidak ada yang baru di bawah matahari. Album Smaragama merangkum tujuh lagu. Dengan mengandalkan single hits “Mentok Abis”, dan “Enjoy Jakarta”. Sedangakan sisanya tembang cover lintas genre. Plus sebuah lagu lainnya berjudul “Negeri Pelangi”. Pengamat musik Bens Leo menilai album ayu akan memperkaya khazanah musik Indonesia.” Tapi sekaligus menegaskan bakat Ayu Azhari juga ada di mana-mana, termasuk di dunia tarik suara,” kata istri pemusik band White Lion, Mike Tramp. (pik)

Terinspirasi Dari Kisah Nyata

HarmoniA Bali Tawarkan ”Rindu Kamu” Denpasar (Bali Post) -

Lesunya pasar musik nasional dan Bali belakangan ini tak mengendurkan semangat grup band yang satu ini untuk menghasilkan karya-karya terbaik mereka. Dengan mengandalkan single terbaru “Rindu Kamu”, HarmoniA Bali Band yang diperkuat oleh Krisna (vokal/gitar), abdi (bass), Adi (cajon), Irene (keyboard), dan Tommy (lead gitar) hadir di blantika musik bahasa Bali dengan menawarkan sesuatu yang beda, unik serta enak didengar, karena musiknya easy listening. Sang vokalis Krisna menceritakan, sejarah terbentuknya band bergenre pop akustik ini tidaklah mudah. Pasalnya, semua berawal dari obrolan Krisna, Adi, dan Tommy di sebuah tempat futsal di kawasan Renon, Denpasar. Ketiganya sepakat untuk membentuk band untuk mengisi acara yang akan diadakan di kampus STMIK Primakara. Band itu awalnya diberi nama NTA (yang gak ada artinya). Dan akhirnya, mereka bertiga mengajak Abdi teman kampus mereka untuk bergabung di band tersebut. Singkat cerita, akhirnya mereka berempat mengisi sebuah acara di kampus dengan formasi, Krisna (vokal, gitar rhytem), Abdi (gitar rhytem), Tommy (gitar lead), dan Adi (cajon). Setelah itu, band ini vakum karena kesibukan masingmasing personelnya. Mereka pun kembali sepakat untuk latihan

Korupsi Menjadi Ideologi SEORANG wakil rakyat yang juga ketua sebuah komisi di DPRD DKI Jakarta tertangkap tangan menerima suap oleh petugas KPK di sebuah pusat perbelanjaan pada malam di pengujung Maret lalu. Selain penerima, pemberi dan perantara, juga uang Rp 1 miliar 140 juta sebagai alat bukti ikut pula diamankan. Penyuapan dilakukan terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan Raperda Tata Ruang Strategi Jakarta Utara. Penyuap yang Presiden Direktur perusahaan pengembang besar diperantarai seorang karyawannya berupaya memengaruhi kebijakan pemerintah daerah dalam proyek reklamasi beberapa pulau di utara Jakarta dan pembangunan berbagai fasilitas di atasnya. Bendelan-bendelan uang yang diamankan malam itu, merupakan transaksi suap tahap kedua menyusul tahap pertama sebesar Rp 1 miliar tiga hari sebelumnya. Ketika ruang kerja penerima suap digeledah KPK setelah seminggu ditangkap, dijumpai uang tunai Rp 850 juta. “Wah, penampilan sopan, senyum ramah dan ucapan santun, tidak menjamin orang berakhlak mulia, kendati fasih melafalkan ayat-ayat suci di depan umum. Sebaliknya, orang yang sering bicara blak-blakan cenderung terdengar kasar, belum tentu pula bertabiat jelek, meski jarang menyebut Tuhan dalam ucapannya. Padahal kubaca di media, oknum anggota dewan yang dicokok KPK tersebut berhasrat besar ikut mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Di depan rumahnya pun sudah lama terpasang spanduk bertuliskan ‘Kawan kita semua‘ untuk meraih dukungan, namun spanduk itu konon sudah di-

brolan BALE BANJAR ARIDUS copot begitu dia tertangkap, mungkin keluarganya malu. Ironisnya, sebelum terjaring operasi tangkap tangan, dia getol menyerukan agar Ahok segera diinterogasi KPK terkait dugaan korupsi pembelian Rumah Sakit Sumber Waras. Rupanya selain suka mendendangkan dangdut koplo, ‘Maling teriak maling ‘, kini dia ingin pula menyanyikan lagu Dian Piesesha ‘Tak ingin sendiri ‘. Diduga 20 orang koleganya yang duduk di lembaga terhormat ikut menerima upeti dari pengembang. Menyimak pemberitaan berbagai media , menurutku, korupsi telah menjadi ideologi bagi para politisi saat ini, sedangkan ideologi berbasis pandangan hidup bangsa, telah mati, seperti tesis Daniel Bell, The End of Ideology. Saat bicara urusan uang, agama mereka pun sama. Kasihan benar nasib rakyat yang memilih mereka,” ujar Rubag. “Persis, untuk urusan uang, beda agama, lain parpol, ras dan kultur, mereka akan abaikan, yang penting entuk piro atau dapat berapa ? Aku setuju pendapatmu bahwa korupsi telah dijadikan semacam paham, menuju keberlimpahan material tanpa harus kerja keras, kendati harus membohongi rakyat dan menggerogoti uang negara. Mereka seperti mengalami mati rasa, putus urat malu, tidak toleran terhadap nasib mayoritas rakyat, yang untuk hidup

sederhana saja sulit. Padahal di layar kaca sering ditayangkan masyarakat berdesakan membeli beras untuk orang miskin, sembako murah, malah ada yang mati terinjak-injak karena rebutan sedekah menjelang hari raya. Sedikit pun tidak prihatin melihat kesengsaraan sebagian besar masyarakat, malah berpesta pora membagi uang haram demi kemewahan hidup mereka sendiri. Rupanya ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang mengajarkan toleransi, solidaritas dan introspeksi diri, benar-benar digusur pragmatisme, materialisme dan individualisme. Sikap prihatin terhadap sesama warga bangsa lenyap akibat digesernya pendidikan ilmu sosial dan humaniora di sekolah dan perguruan tinggi. Kalau dulu ada aforisme, manusia adalah ukuran segalanya, sekarang uang adalah ukuran segalanya. Sebab , bukan hanya ideologi yang mati, kemanusiaan pun dibinasakan, justru lewat pendidikan yang berkiblat pada industri, “ papar Kadek Wahyudita. “Benar, ilmu sosial dan humaniora kendati masih tertera dalam daftar pelajaran, itu sekadar formalitas dan dianggap ilmu kelas dua. Kiblat kurikulum diarahkan pada kebutuhan industri, sehingga segala hal diurai secara matematis. Dampak dari kiblat yang jauh meninggalkan pandangan hidup bangsa ini, bisa dilihat dari seringnya terjadi tawuran antarpelajar dan mahasiswa, juga saat pertandingan sepak bola bahkan dalam konser musik. Toleransi dan solidaritas sudah pupus! Jadi benar, uang adalah ukuran segalanya. Bila disimak sistem pemilu kita yang disebut demokratis sebenarnya yang terjadi dalam pemilihan umum, baik untuk legislatif

Balipostcom

Beriklan di Bali Post Telp. : 0361-225764 email : iklanbp@yahoo.co.id

Balipostcom Balipost on Gadget

BERIKLAN VIA SMS

Iklan Bali Post

Ketik BP#Teks iklan#Tanggal muat (dd-mm-yy)

www.iklanbalipost.com

Ketentuan : - Panjang teks iklan 30 karakter per baris, minimal 2 baris maksimal 10 baris - Anda akan menerima SMS balasan tentang biaya dan nomor rekening Bank transfer - Transfer pembayaran dan SMS nama pemilik rekening plus nominal uangnya.

Bali Post/kmb23

RAMAIKAN - Grup Band HarmoniA Bali hadir meramaikan blantika Musik di Bali dengan musik akustik. setelah itu, mereka mengenal Irene yang andal bermain keyboard dan mengajaknya untuk bergabung di HarmoniA Bali. Setelah mengisi beberapa acara di daerah Denpasar, pada 19 Desember 2015, HarmoniA Bali merilis single yang berjudul “Mau Tapi Malu”. Dan setelah itu, mereka merilis sebuah lagu berbahasa Bali yang dikombinasikan dengan bahasa Indonesia yang berjudul “Rindu Kamu” yang terinspirasi

tembak pun mereka tidak jera. Paling-paling hanya bisa diminimalisasi seperti di Cina. Coba lihat, pernahkah ada tersangka menutup wajah saat digiring petugas KPK? Beda dengan pelacur yang kena razia atau pencopet yang sempat dikeroyok massa, pasti berusaha menutup wajahnya saat diinterogasi. Urat malu para koruptor itu benar-benar putus dan nuraninya pun raib dari hati. Padahal suap terkait Raperda ZWP3K dan Tata Ruang Strategi Jakut itu oleh Wakil Ketua KPK, Laode Syarif dianggap sangat mengerikan. Malah dikategorikan Korupsi Akbar atau Grand Corruption! Sebab pengusaha besar bisa memengaruhi atau membeli kebijakan yang sebenarnya bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat dan melindungi lingkungan dari tindakan perusakan. Jadi terkesan semua hal di republik ini sudah jadi komoditas akibat jebakan globalisasi. Jadi kalau pendidikan kiblatnya untuk memenuhi kebutuhan industri, kebijakan publik atau produk hukum

http://facebook.com/balipost

langkah cepat dan strategis rebut pasar Bali

1397 1818

guna mengikuti sebuah kompetisi band yang bertepatan dengan hari Valentine Day, 14 Februari 2015. “Saat lomba tersebut, formasi band sedikit berubah dengan Abdi menjadi seorang bassis. Dan pada saat itu pula, kami sepakat untuk mengubah nama band menjadi Hormoni Acoustic Bali. Dengan tujuan dan maksud membawakan lagu dengan harmonisasi nada yang buat hati harmonis. Dan hasilnya, kita mampu mendapat juara 2 pada kompetisi band tersebut,” jelas Krisna saat jumpa pers di Penggak Men Mersi, Kesiman, Sabtu (9/4) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, pada 21 November 2015, mereka meluncurkan sebuah rekaman lagu yang berjudul “Kekasih Sanubariku”. Dan pada saat itu, nama Harmoni Acoustic Bali diubah menjadi HarmoniA Bali. Dan beberapa minggu

maupun eksekutif, kebanyakan yang terpilih adalah mereka yang kaya. Seencer apa pun otak seseorang, bila tidak punya uang untuk memperoleh suara, jangan harap untuk menjadi penyelenggara negara. Dari fakta ini, kita sebenarnya menganut waham aristokrasi atau plutokrasi dalam berpolitik. Karena itulah, setiap orang yang ingin menjadi pejabat, harus mencari segala cara untuk mengumpulkan duit, yang celakanya sering melakukan korupsi buat memperoleh kekuasaan, bahkan tetap korup buat mempertahankannya. Bisa jadi, oknum anggota dewan yang tertangkap tangan saat menerima suap itu, sedang mempersiapkan diri untuk jadi gubernur, karena belum puas hanya menjadi ketua komisi. Dia tidak jera atau khawatir, meski sering menyaksikan banyak koleganya sesama wakil rakyat mengenakan rompi termahal berwarna oranye bertuliskan KPK, “ komentar Bakti Wiyasa. “Bila korupsi sudah jadi ideologi, jangankan cuma hukuman penjara, hukum

gerai iklan

Kirim ke : 081

Facsimile: 227418

dari kisah nyata Krisna sang vokalis. Bahkan, single “Rindu Kamu” sudah dibuat video klipnya. “Lagu yang satu ini sangat diminati secara antusias oleh banyak orang di Bali. Single ini terinspirasi dari kisah saya pribadi saat masih bersama “seseorang” yang selalu menemaniku dalam keseharian. Tetapi sekarang sudah “tiada”. Untuk ke depan, kami masih bertekad untuk menghasilkan karya-karya terbaik,” ujarnya. (win)

berkiblat pada kepentingan korporasi. Ini benar-benar mengerikan, bila semua peraturan perundang-undangan diperjualbelikan seperti barang transaksional. Entah sengaja atau tidak, kita menghancurkan ketahanan nasional kita, bila tindakan perusakan yang dilakukan berbagai pihak yang bertujuan menghancurkan negeri ini, dipayungi hukum yang telah mereka beli lewat suap, “ papar Pacet Sudiarsa. “Agar kita tidak seperti bunyi pepatah, kuman di seberang laut tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak, lalu reklamasi Teluk Benoa, yang menimbulkan kegaduhan selama empat tahun, apa tidak ada unsur penyuapan? Sebab, di koran pernah diberitakan bahwa agar megaproyek reklamasi Teluk Benoa berjalan mulus, investor telah menggelon-

torkan dana sebesar Rp 1 triliun. Bila isu itu benar, ke mana saja satu triliun itu mengalir, sebab jumlah itu ekuivalen dengan seribu miliar, sedangkan untuk dua miliar saja di Jakarta sudah geger. Namun untuk di Bali aku belum yakin, korupsi telah menjadi ideologi. Sebab di sini masih banyak orang percaya Karma Phala. Pura serta tempat-tempat suci lainnya, membeludak didatangi para pamedek, bukan hanya saat odalan, juga di hari-hari biasa. Berarti di samping Karma Phala, mereka juga meyakini Punarbawa atau reinkarnasi. Artinya, kalau sekarang mereka merusak Bali, di kelahiran berikut mungkin mereka mendapatkan Bali hancur lebur, baik secara fisik maupun spiritual. Semoga pendapatku itu benar!“ ujar Adi Saputra. (aridus)

LAYANAN ONLINE  IKLAN DISPLAY  IKLAN SOSIAL  IKLAN ISLAND AD  IKLAN PROSPEKTUS  IKLAN KUPING  IKLAN MEMORIAL  IKLAN BERITA DUKA  IKLAN BALI BIG SALE  PROMO ADVERTORIAL

139 62168 PIN : 55C8E021

CUSTOMER CARE

: 081

email:pembacabalipost@gmail.com

G.0000621-RPA


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook