20 HALAMAN
NOMOR 139 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu kliwon, 10 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Beras dan Rokok Penyumbang Kemiskinan
Jakarta (Bali Post) – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan beras dan rokok kretek filter merupakan dua jenis komoditi yang memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan, baik di perkotaan maupun perdesaan. Per September 2017, beras berkontribusi terhadap kemiskinan di perkotaan 18,8 persen dan di perdesaan 24,52 persen. Sedangkan rokok kretek di perkotaan menyumbang 9,98 persen dan di perdesaan 10,7 persen. ‘’Jadi, selain beras, rokok kretek juga bisa membuat orang miskin,’’ kata Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Selasa (9/1) kemarin.
DI TENGAH MASSA - Paket Mantra-Kerta berada di tengah-tengah massa yang mengantarnya mendaftar di KPU, Selasa (9/1) kemarin.
Wujudkan Bali yang Madani Dalam Kebinekaan
Mantra-Kerta Sepakat Tolak Reklamasi
Sementara itu, komoditi lain yang menyumbang terhadap garis kemiskinan antara lain telur ayam ras, daging ayam ras, mi instan, gula pasir, dan juga daging sapi. Khusus untuk daging sapi, komoditi tersebut berkontribusi terhadap garis kemiskinan sejak dua tahun terakhir. Daging sapi di perkotaan per September 2017 menyumbang 5,71 persen, sedangkan di perdesaan 2,83 persen. ‘’Untuk daging sapi, ada perubahan pola konsumsi. Mungkin karena perbaikan income dan kesadaran
perbaikan gizi, masyarakat mulai konsumsi daging sapi. Ini bagus karena daging sapi sudah jadi kebutuhan,’’ ujar Bambang. Bambang menambahkan, pemerintah mengarahkan bantuan pangan nontunai (BPNT) untuk memperbaiki pola konsumsi pangan masyarakat. Pada 2018, BPNT diperluas dari 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 44 kota menjadi 10 juta KPM di 217 kabupaten/kota. Tujuan BPNT yaitu untuk mengurangi beban pengeluaran KPM dan meningkatkan akses pangan,
Bali Restart
Teluk Benoa
KOALISI Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari gabungan Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan Partai Perindo sepakat untuk mendeklarasikan paket I.B. Rai Dharmawijaya Mantra - I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Deklarasi yang mengambil tempat di Lapangan Timur Niti Mandala Renon pada Selasa (9/1) kemarin turut dihadiri petinggi partai pengusung hingga ribuan masyarakat Bali dengan pakaian adat Bali yang didominasi warna putih. Deklarasi diawali dengan orasi politik oleh Ketua KRB I Made Mudarta yang dilanjutkan dengan penyerahan rekomendasi oleh pimpinan partai pendukung, penandatanganan sikap politik oleh seluruh partai pendukung, pembacaan sikap politik dan orasi dari pasangan calon. Dalam sikap politiknya, pasangan Mantra-Kerta sepakat dan berkomitmen untuk menolak reklamasi Teluk Benoa. Dalam orasinya, I Made Mudarta
selaku Ketua KRB mengatakan bahwa pasangan Rai Mantra-Sudikerta merupakan tipikal pemimpin layaknya ‘’Candra’’ yang merupakan pengamalan dari Asta Bratha yakni Candra Bratha. ‘’Di mana, keduanya memiliki sifat seperti bulan yang selalu tersenyum, memberikan kesejukan, dan memberikan penerangan di saat gelap, namun tidak membuat rakyat kepanasan,’’ jelas pria yang juga Ketua DPD Demokrat Bali ini. Dikatakan lebih lanjut, dipilihnya tanggal 9 sebagai pelaksanaan deklarasi lantaran tanggal tersebut merupakan hari lahirnya Koalisi Rakyat Bali (KRB) pada 9 November 2017 lalu. ‘’Filosofi angka 9 itu makna Dewata Nawa Sanga, dan tanggal 9 November itu pembentukan KRB,’’ jelas Mudarta. Selain itu, angka 9 juga merupakan jumlah program yang akan diwujudkan pasangan Mantra-Kerta ketika dipercaya masyarakat Bali untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. ‘’Adapun program tersebut dikemas dengan sebutan Nawa Candra yang bertujuan untuk mewujudkan Bali
yang Maju, Aman, Damai dan Harmoni (Madani) dalam kebinekaan serta menuju Bali Shanti dan Jagadhita berlandaskan Tri Hita Karana,’’ pungkasnya. Sementara itu, pasangan Calon Gubernur I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Calon Wakil Gubernur Ketut Sudikerta mengatakan bahwa deklarasi ini merupakan momen bersejarah. Di mana, hari ini (kemarin) merupakan hari pertama dirinya menapakkan kaki secara tegas pada sebuah titik estapet perhelatan demokrasi untuk kepemimpinan Bali lima tahun mendatang. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, jika nantinya dipercaya memimpin Bali, pasangan Mantra-Kerta akan melakukan langkah dalam upaya mengajegkan Bali dengan mengembalikan taksu Bali yang selama beberapa dasawarsa terakhir ini tergerogoti oleh berbagai praktik yang didorong oleh kepentingan pragmatis. Hal. 19 Ekonomi Kreatif
serta memperbaiki investasi pada nutrisi yang kemudian akan meningkatkan nilai tambah bantuan. Selain itu, BPNT juga untuk memperbaiki perubahan pola konsumsi terutama di perkotaan di mana tren menunjukkan peningkatan konsumsi makanan dan minuman olahan. Penyaluran secara nontunai juga akan meningkatkan transaksi nontunai, inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi di daerah di mana terdapat perputaran komoditas pangan lokal. (ant)
Pariwisata dan Pertanian Mesti Ditata Ulang ’’Dalam kondisi seperti ini maka pertanian perlu ditata. Pertanian harus dikelola secara modern. Tidak konvensional lagi. Pertanian bisa dikelola seperti perusahaan. Hak penguasaan diserahkan ke pihak pemilik modal, dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan sektor pariwisata. Petani sebagai pemilik saham, nantinya mendapatkan deviden. Dengan terintegrasi dengan pariwisata, aktivitas bertani bisa dijadikan objek wisata yang dapat mendatangkan dolar dan yen. Dengan demikian anak muda akan lebih tertarik menjadi petani.’’ Sadguna
PARIWISATA memang menjadi andalan sumber pendapatan. Tak hanya bagi Bali, juga nasional. Tetapi sektor ini sangat rentan terhadap isu keamanan. Selain pariwisata, potensi besar pendapatan masyarakat sejatinya bersumber dari pertanian dan ekonomi kreatif. Ketika pariwisata Bali mengalami guncangan sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung, inilah momen penting untuk melakukan restart. Mensinergikan ketiganya; pariwisata, pertanian dan ekonomi kreatif. Pariwisata Bali dan pertanian mesti ditata ulang. Integrasi kedua sektor ini penting, agar kesejahteraan betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Selama ini pertanian seolah-olah termarginalisasi dan petani kurang menikmati kue pariwisata. Praktisi ekonomi I Gde
Made Sadguna, S.E., MBA., DBA. menegaskan, pariwisata perlu ditata menuju high quality tourism, yang selama ini cenderung mass tourism. ‘’Pariwisata Bali harus diarahkan ke high quality tourism. Pariwisata yang cocok dikembangkan di Bali adalah pariwisata budaya, wisata agro dan wisata spiritual. Dengan ditata menuju high quality tourism, turis yang datang ke Bali betulbetul berkualitas, banyak duit, masa tinggalnya lebih lama dan kondisi lingkungan alam Bali akan lebih baik,’’ katanya saat diskusi, Jumat (5/1) lalu. Jika tetap dikembangkan mass tourism, kata Sadguna, memang turis yang datang dalam jumlah banyak, tetapi uangnya sedikit, masa tinggalnya pendek dan banyak masalah yang timbul. Hal. 19 Alih Fungsi
Mantra-Kerta Penuhi Syarat KPU
Targetkan Kemenangan 60 Persen
SALAMAN - I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersalaman dengan I Ketut Sudikerta, Selasa (9/1) kemarin.
PASANGAN I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), Selasa (9/1) kemarin mendaftar sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali di Kantor KPU Bali. Diiringi beraneka kesenian khas Bali mulai dari tari Cak hingga baleganjur, Mantra-Kerta tiba di Kantor KPU Bali setelah berjalan kaki dari Lapangan Timur Bajra Sandhi, Renon. Ketua Koalisi Rakyat Bali I Made Mudarta menyerahkan syarat pencalonan dan syarat pasangan calon kepada jajaran KPU Bali. Dikatakan, Mantra-Kerta diusung oleh empat partai yakni Partai Golkar (11 kursi), Partai Demokrat (8 kursi), Partai Gerindra (7 kursi), dan Partai NasDem (2 kursi). Selain itu, ada tiga partai pendukung yakni PKS, PBB, dan Perindo. Terkait pendaftaran Mantra-Kerta, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, dokumen pencalonan sudah memenuhi syarat setelah dilakukan verifikasi langsung. Baik dari aspek undang-undang maupun dokumendokumen terkait persyaratan yang dimaksud. Hal. 19 Pemeriksaan Kesehatan
MENDAFTAR - Paket Mantra-Kerta saat mendaftar di KPU Bali.
MENDAFTAR - Pasangan Tjokorda Raka Kerthyasa-Pande Istri Maharani Prima Dewi (KerthaMaha) mendampingi proses pendaftaran yang diserahkan Ketua Tim Pemanangan I.B. Nyoman Rai kepada Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra.
Kertha-Maha Daftar ke KPU
Diantar Keluarga Puri dan Ribuan Simpatisan PASANGAN Tjokorda Raka Kerthyasa-Pande Istri Maharani Prima Dewi (Kertha-Maha) melakukan deklarasi dan pendaftaran ke kantor KPU Gianyar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, Selasa (9/1) kemarin. Pendaftaran yang diiringi belasan Sangkakala ini diantar ribuan simpatisan dari lima partai politik. Tidak hanya masyarakat Gianyar, Keluarga Besar Puri Ubud pun kompak turun menghadiri deklarasi di Balai Budaya Kabupaten Gianyar itu hingga mengantar ke kantor KPU Gianyar. Seperti Tjokorda Gede Raka Sukawati, Tjokorda Gde Putra Nindya,
Cokorda Ngurah Suyadnya, Cokorda Ichiro Sukawati serta banyak keluarga besar Puri Ubud lainnya. Sebelum pendaftaran ke kantor KPU Gianyar, Kertha-Maha yang diusung Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) menyelenggarakan deklarasi di Balai Budaya Gianyar pada Selasa pagi sekitar pukul 11.00 Wita. Sontak Balai Budaya Gianyar disesaki ribuan simpatisan mendukung KertaMaha. ‘’Bertajuk kesempurnaan dalam kesederhanaan, kita akan bergotong royong memenangkan Kertha-Maha dalam Pilkada Gianyar,’’ ucap Ketua Pemenangan
Kertha-Maha, I.B. Nyoman Rai, saat memberikan sambutan di Balai Budaya Gianyar. Gus Rai mengungkapkan dengan tajuk kesederhanaan awalnya deklarasi ini tidak ingin mengerahkan banyak simpatisan. Namun karena besarnya dukungan masyarakat akhirnya ribuan masyarakat Gianyar menyesaki Balai Budaya Gianyar. ‘’Ada sektiar 2.700 simpatisan yang barasal dari 7 kecamatan hadir untuk mengikuti deklarasi dan pendaftaran Kertha-Maha,’’ ucapnya. Hal. 19 Lima Partai
denpasar
2
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
figur
Bali Post/dok
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Denpasar kembali menggelar seminar nasional terkait Kota Denpasar sebagai kota heritage. Hal ini untuk lebih mengokohkan diri bahwa Kota Denpasar memiliki identitas diri sebagai kota berbasis budaya dan berkembang menjadi Kota Pusaka. Kelompok Ahli Kota Denpasar Prof. Dr. Ir. Rumawan Salain, M.Si. menegaskan hal itu di ruang pertemuan Badan Litbang Kota Denpasar, Selasa (9/1) kemarin. Guru besar Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) ini menambahkan, Denpasar sebagai kota heritage tidak hanya berhenti sebagai anggota Kota Pusaka Dunia atau Organisation World Heritage Cities (OEHC), namun harus bisa lebih dari itu. ‘’Denpasar sebagai kota heritage tidak hanya sebagai anggota melainkan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,’’ tegasnya. Menurut mantan Pembantu Rektor III Unud ini, hal itu dapat dilakukan dengan terus mengeksplorasi Kota Denpasar sebagai kota pusaka sehingga menjadi salah satu destinasi wisata. Ini akan berdampak terhadap meningkatnya kunjungan wisata ke Kota Denpasar yang sekaligus akan dirasakan oleh masyarakat langsung. Apalagi, Kota Denpasar telah mendeklarasikan diri sebagai kota heritage, kreatif dan cerdas dalam kehidupan sosial budayanya. ‘’Tentunya, semua ini saling berhubungan satu dengan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ tegasnya. (ara)
Dipastikan, Vaksin JE Diberikan Maret hingga April
Denpasar (Bali Post) Vaksin Japanese Encepalitis (JE) yang semula dijadwalkan diberikan per September 2017 lalu, kini dipastikan akan didistribusikan pada Maret-April 2018 mendatang. Pasalnya, vaksin tersebut telah didistribusikan ke Indonesia. Bali menjadi pilot project pemberian vaksin JE karena setiap tahun selalu ada kasus JE. Berdasarkan data tahun 2016, terdapat 246 kasus suspect JE. Sebanyak 17 di antaranya positif. Sementara tahun 2017, kasus suspect JE sebanyak 181 kasus, di mana empat di antaranya posisitf JE. “Awalnya pemberian vaksin dijadwalkan per September-Oktober 2017. Karena vaksin baru datang di Indonesia akhir November, kesepakatan Kemenkes menjadi Maret-April 2018. Saat ini vaksin masih dalam proses pengiriman ke Bali,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, M.Kes., Senin (8/1) lalu. Raka Susanti memastikan jadwal pemberian vaksin dilakukan pada bulan tersebut karena vaksinnya memang sudah datang. Sebelumnya, pemberian vaksin JE diundur karena proses administrasi vaksinnya dari Chengdu belum selesai. “Terkait pelaksanaannya, kabupaten/ kota di Bali sudah siap,” ujarnya. Raka Susanti menambahkan, sejak tahun 2017 lalu sudah dilakukan sosialisasi ke semua lintas program dan lintas sektor. Seperti puskesmas, lembaga pendidikan, agama dan di masing-masing kabupaten/kota juga telah dilakukan sosialisasi. Sementara pada tahun 2018 ini akan dilakukan training untuk petugas puskesmas dan pemantapan sosialisasi. Menurut Raka Susanti, sasaran pemberian vaksin JE adalah anak-anak dari usia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun dengan jumlah 962.810 anak. Setelah project vaksin JE selesai, pada September dan Oktober 2018 Bali juga akan menerima imunisasi MR. Sementara itu, Principal Investigator JE Dr. dr. I Gusti Ngurah Made Suwarba, Sp.A.(K) mengatakan, pada Maret dan April 2018 akan dilakukan introduksi vaksin JE di Bali. “Semoga tidak ada halangan lagi dan vaksin sudah ready,” ujarnya. Dari hasil surveilans kasus JE yang dilakukan sejak tahun 2011, kata Suwarba, kasusnya setiap tahun terus meningkat. Surveilans yang lebih intensif dilakukan di Bali sehingga di Bali kasus JE juga banyak ditemukan. Awalnya, Kemenkes menetapkan surveilans JE sebagai program rutin untuk dilakukan di tujuh provinsi. Namun tahun 2016, Kemenkes meluaskan cakupan surveilans menjadi 11 provinsi sehingga kasus JE yang awalnya dianggap sebagai isu lokal Bali, kini mendapat perhatian khusus dari Kemenkes. Suwarba menegaskan, kasus JE sangat penting diketahui masyarakat karena angka kasusnya semakin banyak dan angka kematiannya tinggi yaitu 30 persen. Artinya, orang yang positif terinfeksi JE 30 persen meninggal. Sisanya hidup dengan kecacatan dari sedang sampai berat. “Sembuh hampir tidak ada. Yang ada cacat ringan, itu pun sedikit. Cacat ringan misalnya gangguan konsentrasi, setelah beberapa tahun bisa menjadi epilepsi, kecerdasan berkurang. Dia kelihatan sehat, bisa berjalan tapi kecerdasannya tidak sebaik kalau tidak terkena JE,” katanya. (kmb42)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : ASN DIINGATKAN JANGAN BERPOLITIK PRAKTIS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
KERANG - Beberapa warga mencari kerang di perairan Benoa, Denpasar. Kerang tersebut nantinya dijual ke rumah makan maupun restoran.
Bali Post/eka
Pilkada 2018
ASN Diingatkan Jangan Berpolitik Praktis Denpasar (Bali Post) –
Hajatan pesta demokrasi berupa pilkada akan berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang. Bahkan, untuk pemilihan Gubernur Bali kini sudah dipastikan dua paket akan ikut berebut suara rakyat. Salah satu calon yang sudah mendaftar di KPU, yakni Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Melihat kondisi tersebut, Pemkot Denpasar langsung mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat politik praktis.
Bali Post/kmb12
AAN Rai Iswara
Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, pihaknya secepatnya mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada semua ASN untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Mengingat ada aturan yang berlaku terhadap keberadaan ASN, yakni Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Ditegaskan, setiap ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. “Kami baru saja rapat dengan para pimpinan OPD, kepala bagian, camat, serta instansi
terkait lainnya untuk memastikan semua ASN tidak salah langkah,” kata Rai Iswara saat ditemui seusai rapat koordinasi dengan sejumlah pimpinan OPD, Selasa (9/1) kemarin. Sebagaimana aturan yang ada, kata Rai Iswara, ASN harus fokus pada tugas dan fungsinya dalam melayani masyarakat. Jangan sampai pelayanan menjadi terganggu akibat adanya pilkada. Artinya, ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat agar tetap bekerja sesuai aturan yang ada. “Masyarakat harus tetap
menjadi prioritas untuk kita layani,” jelasnya. Rai Iswara mengatakan, setiap aturan tersebut dipastikan ada sanksinya. Pihaknya tidak ingin ASN di lingkungan Pemkot Denpasar sampai tersandung masalah akibat salah mengambil tindakan. “Saya sudah tekankan kepada para camat agar meminta aparaturnya di bawah, seperti perbekel untuk selalu fokus pada pelayanan masyarakat. Jangan coba-coba untuk melanggar. Kita akan repot dengan sanksi yang ada,” katanya. Rai Iswara juga mengingatkan kepada semua ASN agar tetap bijak dalam menggunakan media sosial. Keberpihakan yang disampaikan melalui media sosial juga akan berdampak pada yang bersangkutan. Oleh karena itu, Sekda memberikan penegasan kembali atas aturan
yang sudah ada. “Kami hanya mempertegas aturan yang ada, sehingga ASN bisa fokus pada tupoksinya, yakni melayani masyarakat,” ujar mantan Kadis Koperasi ini. Sementara itu, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar, seperti asisten, kepala dinas, kepala bagian dan camat juga diharapkan untuk tetap pada tugas masing-masing. Soal pilihan, seorang ASN bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan ketentuan yang dilakukan di bilik suara. “Kalau soal memilih, silakan nanti dilakukan di bilik suara saja,” katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Kasus Pengadaan Alkes di RS Mangusada
Perusahaan Dipakai Orang Lain, Dirut PT MMI Minta Dibebaskan
Denpasar (Bali Post) Adu argumen dan jawab-menjawab atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RS Mangusada Badung dengan terdakwa Muhammad Yani Kanifudin antara jaksa selaku penuntut dengan tim kuasa hukum terdakwa Hadi Apri Handoko, berakhir di Pengadilan Tipikor Denpasar. Kesempatan terakhir yang dimiliki terdakwa, Selasa (9/1) kemarin, Yani melalui kuasa
hukumnya, Hadi Apri Handoko, dalam dupliknya meminta supaya Dirut PT Mapan Medika Indonesia (MMI) tersebut dibebaskan dari segala jeratan hukum. Hadi Apri Handoko beralasan sebagaimana fakta persidangan, terdakwa Yani tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, baik dalam dakwaan primer, subsider maupun lebih subsider. “Justru Pak Yani dalam kasus ini posisinya sebagai korban,” ujarnya.
Lantas, siapa yang mesti bertanggung jawab dalam kasus pengadaan alkes RS Mangusada Badung yang penuh rekayasa itu? Tim kuasa hukum terdakwa mengatakan, sebagaimana yang terungkap dalam fakta persidangan, yang mesti bertanggung jawab adalah orang yang meminjam perusahaan terdakwa atau yang meminjam PT MMI, PPK, begitu juga ULP (Unit Layanan Pengadaan). Di sana ada nama Budiasa
dan Made Susila. Susila sendiri sudah menjadi tersangka dalam kasus ini. Kendati demikian, JPU Wayan Suardi menyatakan tetap pada tuntutan. Yani dituntut 1,5 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa dalam surat tuntutannya juga menyatakan supaya terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 67.885.264, subsider sembilan bulan penjara. (kmb37)
Pembunuh Pasutri Asal Jepang Diadili Denpasar (Bali Post) Pembunuh sadis pasangan suami-istri (pasutri) asal Jepang, terdakwa I Putu Astawa (25), Selasa (9/1) kemarin mulai diadili. JPU Kadek Wahyudi dan kawan-kawan di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila mengatakan, korban dalam peristiwa pembunuhan sadis itu adalah Matsuba Hiroko dan Matsuba Norio. Kedua korban itu dibunuh dan dibakar di rumah tinggalnya di Jalan Puri Gading II Blok F1 Nomor 6 Jimbaran, Kuta, Badung. Dalam surat dakwaannya, jaksa menguraikan pada 3 September 2017 sekitar pukul 05.30 Wita, terdakwa dari rumah kosnya di Jalan Puri Gading Gang Kresna, Jimbaran, jalan pagi. Memasuki pukul 08.30 Wita, terdakwa melintas di depan rumah korban. Saat itu, pintu gerbang dilihat terbuka dan terdakwa asal Tegal Cangkring, Jembrana itu kemudian masuk ke rumah korban dan dia digonggong anjing korban. Dia kemudian memberi makan anjing tersebut dengan roti yang dibawanya hingga anjing itu terdiam. Terdakwa kemudian berjalan menuju teras rumah korban
yang sudah tua dan di sana menemukan pisau dan dimasukkan ke sakunya. Dia kemudian berjalan dan mengambil tali rapia dan naik ke lantai dua. Di dalam kamar, dia melihat Matsuba Hiroko sedang memegang tas. Karena mengira tas itu ada uangnya, terdakwa merampasnya. Namun, korban bertahan. Saat itulah terdakwa mengambil pisau lalu ditusukkan ke leher korban dan ke bebara bagian tubuh korban, hingga darah berceceran membasahi lantai. Untuk meyakinkan korban meninggal, lehernya dijerat pakai tali dan mulutnya dibekap dengan handuk slayer yang dipakai terdakwa supaya korban tidak bisa berteriak. Setelah korban tewas, terdakwa membuka lemari bermaksud mencari barang berharga. Saat itulah terdakwa mendengar seperti ada orang yang datang. Yang datang ternyata Matsuba Norio. Terdakwa kemudian sembunyi di balik pintu. Sementara Norio yang naik ke lantai atas kaget bukan kepalang melihat Matsuba Hiroko terkapar dan bersimbah darah. Terdakwa yang dalam keadaan panik dan berada di balik pintu langsung mendorong Norio dan menancapkan pisaunya ke leher dan be-
berapa bagian tubuhnya hingga korban tewas dengan penuh luka tusukan senjata tajam. Untuk memastikan korban tewas, dia kembali menusukkan pisaunya dua kali ke punggung bawah korban. Setelah memastikan kedua korban tewas, terdakwa mengepel darah di lantai hingga bersih dan mencuci tangan di wastafel lantai satu. Dia juga mengganti pakaiannya yang penuh darah dengan menggunakan pakaian korban yang ada di rak. Sekitar pukul 14.00 Wita, terdakwa keluar rumah korban dengan mengendarai mobil Ignis milik korban untuk menemui istrinya yang bernama Ni Putu Ayu Sekarini Asih. Dia menanyakan kunci kos dan ganti baju. Dia balik lagi dan pamitan pada istrinya (istri tidak tahu soal pembunuhan) dan terdakwa mengatakan akan pulang kampung ke Negara. Dia kemudian bergegas mengendarai mobil korban bermaksud pulang kampung. Namun setibanya di daerah Munggu, dia melihat dagang bensin. Timbul niatnya menghilangkan barang bukti. Terdakwa kemudian mencari botol bekas di tong sampah dan kemudian beli bensin dan dupa serta korek api. Terdakwa ke-
mudian balik menuju Jimbaran. Pukul 19.00 Wita begitu tibatiba di rumah korban selanjutnya menaburkan tiga botol bensin itu di lantai satu dan lantai dua. Sedangkan dupa yang dibelinya juga dibagi-bagi dan dinyalakan, termasuk di tubuh korban. Setelah semua selesai, terdakwa mengunci semua pintu rumah korban. Termasuk pintu gerbang dan tangki mobil
dibiarkan terbuka. Pukul 22.00 Wita, terdakwa kabur dengan melompat lewat pintu pagar. Dia jalan kaki menuju kosnya dan tiba pukul 02.00 Wita. Rumah dan mayat korban pun akhirnya terbakar hingga polisi datang ke TKP. Terdakwa yang tidak tenang kemudian menyerahkan diri ke Pospol Pemogan. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat Pasal 338 dan 365 KUHP. (kmb37)
Bali Post/kmb37
DIADILI - Pembunuh pasangan suami-istri asal Jepang, terdakwa I Putu Astawa, saat diadili di PN Denpasar, Selasa (9/1) kemarin.
BADUNG
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Disdikpora Matangkan Program ”E-Learning” Mangupura (Bali Post) – Program pembelajaran lewat teknologi internet atau e-learning terus digodok. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung juga terus mematangkan segala persyaratan yang dibutukan untuk menunjang program Smart City tersebut. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung I Made Mandi mengatakan, sejumlah persiapan seperti melakukan pendataan sekolah dan sumber daya manusia (SDM) telah dilakukan. “Kami sedang menunggu pembangunan utama yang menunjang program Badung Smart City yakni Comand Centre yang saat ini sedang proses pembangunan. Kami terus menyiapkan program ini, karena mulai tahun 2018 ini Badung akan mulai Smart City,” ujar Mandi, Selasa (9/1) kemarin. Menurut Mandi, seluruh wilayah Badung akan didukung dengan Wifi gratis, sehingga jika sudah berjalan pihaknya juga akan mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasis IT. “Karena sistem pembelajaran ini tentunya akan membutuhkan akses internet. Saat ini kami terus mematangkan perencanaan program e-learning. Sejumlah persipan seperti pendataan sekolah dan SDM terus dilakukan,” ujarnya. Mandi menambahkan, rencana ke depannya semua aktivitas pembelajaran maupun administrasi seperti ulangan harian, ulangan umum, raport akan berbasis IT atau memanfaatkan teknologi. “Apa yang dipelajari oleh siswa di sekolah juga akan bisa diakses oleh orangtua masing-masing,” katanya. Anggota DPRD Badung I Nyoman Sentana meminta Disdikpora segera mempersipakan SDM yang memadai atau berkualitas. “Yang sangat perlu dipersiapkan adalah SDM-nya. Bila perlu harus dilengkapi dengan ijazah IT atau ahli dalam ilmu komputer,” tegasnya. Disdikpora juga diminta mengecek kembali kesiapan dari sekolah, seperti komputer dan laboratorium komputernya. Dengan begitu, tidak ada kendala lagi dalam penerapannya. “Jika sudah semua siap, baru program ini akan bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (kmb27)
3
Kesulitan Air Bersih
Pengusaha Manfaatkan Air Laut Mangupura (Bali Post) –
Pemanfaatan air laut untuk memenuhi kebutuhan air bersih mulai marak dilakukan kalangan pengusaha di Badung. Upaya ini dilakukan lantaran suplai air bersih dari PDAM belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih tersebut. Kondisi itu diakui anggota DPRD Badung I Nyoman Mesir. Politisi asal Desa Kutuh, Kuta Selatan ini mensinyalir pengolahan air laut banyak dilakukan kalangan pengusaha perhotelan. “Perusahaan utamanya hotel memilih menyuling sendiri air laut lantaran pihak PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka,” kata Mesir, belum lama ini. Menurut Mesir, informasi adanya sejumlah hotel yang mengolah air laut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perusahaan mereka har-
us disikapi secara serius oleh Pemkab Badung. “Kami minta instansi terkait menelusuri penggunaan air laut ini. Kalau benar itu tanpa izin, tentu ini kerugian bagi pendapatan,” katanya mengingatkan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, I Made Agus Aryawan menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengatur pengolahan air laut. Pihaknya juga belum mengetahui jika pengolahan air laut marak
dilakukan para pengusaha hotel. “Kami belum mengetahui kalau banyak akomodasi wisata seperti hotel menyuling air laut sendiri,” ujar Agus Aryawan, Selasa (9/1) kemarin. Menurut Agus Aryawan, kebijakan penggunaan air laut merupakan tanggung jawab Pemprov Bali. Jika ada perusahaan yang mengolah air laut menjadi air bersih, perusahaan bersangkutan harus mengajukan permohonan kepada Pemprov Bali. “Izinya di provinsi. Kami tidak pernah mengeluarkan izin untuk itu (menyuling
air laut menjadi air bersih-red). Itu kewenangannya ada di provinsi,” tegasnya. Kendati demikian, Agus Aryawan mengaku akan secepatnya berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemprov Bali untuk menyikapi permasalahan tersebut. “Kami segera akan koordinasikan dengan provinsi mengenai masalah itu,” katanya. Mantan Sekretaris Bappeda Badung itu menegaskan, izin pengolahan air laut tidak menjadi satu kesatuan dengan izin hotel. Meskipun hotel itu dibangun di wilayah Kabupaten Badung, pihak perusahaan wajib mengurus izin pengolahan air laut ke Pemprov Bali. “Yang jelas, apabila ada hotel menggunakan air laut, maka
izinnya tidak satu dengan izin hotel. Jadi, hotel tersebut harus mengurus izin hotel di Badung dan izin penyulingan air laut di provinsi,” ujarnya. Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Mangupura Badung I Ketut Golak mengakui pihaknya belum mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada hotel-hotel di kawasan Badung. Akibatnya, banyak hotel melakukan penyulingan air laut sendiri untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya. Menyikapi hal itu, pihaknya berencana menambah Instalasi Pengolahan Air (IPA) dalam rangka meningkatkan layanan kepada pelanggan, khususnya yang ada di wilayah Badung Selatan. (kmb27)
Hasil Audit Puluhan LPD
Pemkab Nyatakan Sehat
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyatakan kondisi puluhan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Badung sehat. Penilaian ini bertumpu pada hasil audit yang dilakukan oleh lembaga akuntan publik. Kepala Bagian Perekonomian Setda Badung A.A. Sagung Rosyawati mengatakan, audit terhadap kondisi LPD se-Kabupaten Badung telah rampung. “Audit tahun 2017 terhadap 91 LPD sudah rampung. Secara umum, hasilnya bagus,” kata Rosyawati, Selasa (9/1) kemarin. Menurut Rosyawati, hasil audit yang dilakukan oleh lembaga akuntan publik belum diserahkan ke masing-masing pengelola LPD, karena harus dilaporkan terlebih dahulu kepada Bupati/Wakil Bupati Badung. “Belum dilaporkan ke pimpinan. Oleh karena itu, belum diserahkan ke LPD,” ujarnya. Rosyawati juga enggan membeberkan hasil audit yang dilakukan, dengan alasan belum melaporkannya kepada pimpinan. “Nanti saja, sekarang belum bisa kita sampaikan hasilnya. Tapi, secara umum hasilnya bagus,” kilahnya lagi. Rosyawati menegaskan, pemerintah mengharapkan keberadaan LPD di Badung semakin berkembang sehat. Oleh karena itu, pemerintah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk menyiapkan tim auditor independen. Saat ini pemerintah juga sudah memasang tender untuk pencari pihak ketiga yang akan diajak kerja sama. “Pemerintah menyiapkan anggaran untuk mengaudit LPD. Sekarang sudah dalam proses tender,” katanya. Tiga paket tender yang dimaksud, di antaranya Belanja Jasa Konsultansi lainnya (Audit LPD di Kecamatan Kuta Utara dan Kecamatan Petang) dengan nilai pagu paket Rp 860.000.000, Belanja Jasa Konsultansi Lainnya (Audit LPD di Kecamatan Kuta Selatan dan Kecamatan Mengwi) dengan nilai pagu paket Rp 1.095.000.000 dan satu lagi Belanja Jasa Konsultansi lainnya (Audit LPD di Kecamatan Kuta dan Kecamatan Abiansemal) dengan nilai pagu paket Rp 1.045.000.000. Untuk paket pertama audit LPD di Kecamatan Kuta Utara dan Kecamatan Petang, tender yang sudah dibuka sejak tanggal 2 Agustus 2017 tersebut akan resmi ditutup pada tanggal 10 Agustus 2017. Sedangkan paket kedua, audit LPD di Kecamatan Kuta Selatan dan Kecamatan Mengwi serta paket ketiga audit LPD di Kecamatan Kuta dan Kecamatan Abiansemal, tender yang dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2017 itu akan ditutup pada 8 Agustus 2017. “Dari 122 LPD di Badung, audit baru akan dilakukan pada 91 LPD saja. Sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahun ini,” kata Rosyawati memaparkan. Rosyawati mengatakan, audit eksternal tersebut dicanangkan pemerintah dalam rangka membantu melihat kinerja LPD itu sendiri. “Jadi, ini demi kepentingan LPD sesungguhnya. Audit internal memang sudah dilakukan, tapi Bapak Bupati berkomitmen membantu melakukan audit secara eksternal,” ujarnya. Meski audit sifatnya eksternal, kata Rosyawati, namun pihak desa adat tidak perlu khawatir. Sebab, hasil audit dari tim auditor independen tak akan dipublikasikan ke publik. Namun hanya diserahkan kepada pihak desa saja. “Tujuannya, sebagai dasar pertimbangan perbaikan ke dalam, sehingga LPD bisa lebih berkembang,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
PENURUNAN - Pada liburan Nataru lalu, jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai mengalami penurunan sebesar 3,8 persen jika dibandingkan liburan Nataru pada tahun sebelumnya.
Libur Nataru
Bandara Ngurah Rai Layani 1,25 Juta Penumpang
Mangupura (Bali Post)Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani 1,25 juta penumpang selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru) lalu. Rinciannya, rincian sebanyak 695 ribu penumpang domestik dan 558 ribu penumpang internasional. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, secara umum terjadi penurunan jumlah penumpang selama Nataru sebesar 3,8 persen. Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, penurunan ini tidak terlepas dari proses pemulihan
penerbangan pascapenutupan bandara akibat dari aktivitas yang terjadi pada Gunung Agung pada November lalu. Kendati demikian, pergerakan penumpang pesawat selama Nataru sudah mencapai angka normal jika dibandingkan dengan pergerakan penumpang pesawat pada hari biasa. “Hal ini menandakan bahwa Bali memang aman untuk dikunjungi,” kata Arie Ahsanurrohim Selasa (9/1) kemarin. Meski jumlah penumpang menurun, kata Arie Ahsanurrohim, namun pergerakan pesawat mengalami peningkatan sebesar 8,8 persen atau berjum-
lah 9.090 pesawat. Dengan realisasi 254 extra flight dari 546 permohonan sejak 18 Desember 2017 sampai dengan penutupan posko, Selasa (9/1) kemarin. “Selama 22 hari pelaksanaan Posko Nataru, puncak kepadatan penumpang terjadi pada tanggal 2 Januari 2018 dengan kenaikan 11 persen, dengan jumlah 64 ribu penumpang dibandingkan dengan rata-rata harian yang mencapai 57 ribu penumpang,” ujarnya. Arie Ahsanurrohim menambahkan, pergerakan penumpang dan pesawat sepanjang tahun 2017 terjadi peningkatan yang siginifikan. Bahkan
peningkatan terhadap pergerakan penumpang hingga m e n e m b us d i a t a s 2 0 j ut a yang sebelumnya pada tahun 2016 mencapai 19,9 juta. Ini mengalami kenaikan sebesar 5,3 persen terhadap jumlah pergerakan penumpang selama tahun 2017 mencapai 21 juta penumpang. Dengan proporsi internasional 52 persen, jumlah penumpang 10,9 juta dan domestik 48 persen dengan jumlah penumpang 10,1 juta. Tidak hanya jumlah pergerakan penumpang, namun juga terjadi peningkatan jumlah pergerakan pesawat sebesar 5,3 persen. Yaitu di tahun 2017
berjumlah 146 ribu meningkat dibandingkan tahun 2016 yang hanya 139 ribu. Meski pertumbuhan positif telah terlihat pada tahun 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak mau memasang target yang muluk-muluk untuk tahun 2018. Sebab hal itu berkaitan dengan kapasitas maksimal Bandara I Gusti Ngurah Rai yang hanya mampu menampung 22 juta. “Secara target corporate, sebenarnya pada angka 21,7 juta. Tapi kalau prediksi saya itu nanti masih akan berada pada angka 21 juta,” tegasnya. (kmb23)
Memotret PNS Warga Keluhkan Penutupan ”U-turn” di By-Pass Ngurah Rai yang Dihajar Massa, Mangupura (Bali Post)Sejak dimulainya proyek Underpass Ngurah Rai, semua u-turn (fasilitas putaran balik-red) di sepanjang By-Pass Ngurah Rai Kuta dan Tuban ditutup. Akibatnya, warga khususnya pengendara sepeda motor yang biasanya melintas di sana mulai mengeluh karena mereka harus memutar sangat jauh. Selain membuat warga dan wisatawan yang mengendarai sepeda motor memutar sangat jauh, kondisi itu juga membuat omzet penjualan dari usaha warga yang ada di sekitarnya menurun. Pasalnya, banyak wisatawan maupun pembeli yang
enggan memutar terlalu jauh untuk menuju tempat tersebut. “Beberapa warung dan usaha di sini mengaku mengalami penurunan omset setelah u-turn ditutup,” kata salah seorang warga Tuban, Made Ari Sunjaya kepada Bali Post, Selasa (9/1) kemarin. Menurut Ari Sunjaya, penutupan u-turn ini juga tidak ada pengecualian. Termasuk untuk gerobak pengantar sampah yang hendak membuang sampah ke TPS Tuban. Kondisi ini membuat beberapa warga terpaksa nekat melawan arus dan terkadang membongkar pembatas u-turn untuk mempersingkat jarak tempuh dari rumahnya ke tempat
Bali Post/kmb23
DIKELUHKAN - Penutupan u-turn di By-Pass Ngurah Rai yang dikeluhkan warga, khususnya para pengendara sepeda motor. Akibat penutupan fasilitas putaran balik itu, mereka terpaksa harus memutar sangat jauh.
yang dituju. “Mungkin warga enggan memutar jauh karena jarak tujuannya hanya beberapa meter,” terangnya. Selain keluhan warga Tuban, masyarakat Kuta yang berada di lingkungan Jaba Jero juga menyampaikan keluhan serupa. Menurut Kepala Lingkungan Jaba Jero Dewa Oka Wijaya, penutupan u-turn membuat warga yang hendak menuju Jalan Kendedes harus memutar di Bundaran Tugu Ngurah Rai. Lantaran u-turn ditutup, masyarakat terpaksa menempuh jarak sejauh tiga kilometer hanya untuk memutar. Dikatakan, Jalan Kendedes memang paling sering diakses oleh masyarakat Patasari untuk pergi ke pasar, mengantar anak sekolah maupun menuju ke Kantor Lurah. “Oleh karena itu, kami berharap agar pihak terkait bisa melakukan evaluasi penutupan u-turn. Paling tidak dengan memberikan pengecualian membuka salah satu u-turn terdekat. Itupun hanya untuk akses sepeda motor,” ujarnya. Menyikapi keluhan warga tersebut, Lurah Kuta Wayan Daryana mengatakan, dalam waktu dekat ini akan digelar pertemuan di Kantor Camat Kuta. Dalam pertemuan itu juga akan dihadirkan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung dan warga setempat. “Hal itu penting untuk dibahas guna mencari solusi terkait kesulitan yang dialami warga,” tegasnya. (kmb23)
Polisi Dikeroyok
Mangupura (Bali Post) Pengeroyokan oleh massa terhadap anggota Dalmas Polda Bali Bripada Wayan Mulyadi (21) terjadi di Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung, Selasa (9/1) kemarin. Mulyadi dikeroyok saat hendak memotret PNS berinisial Putu Ar (55) di dekat toko sembako. Kapolsek Abiansemal Kompol Nyoman Weca mengatakan, awalnya Ar yang informasinya PNS di Gianyar ini membeli beras di toko milik Ni Ketut Paing (29). Ar membeli beras satu karung seharga Rp 150 ribu, tapi dia hanya membawa uang Rp 100 ribu. Kekurangannya Ar menyerahkan kartu nama dan STNK sepeda motor. “Saat dicocokkan STNK dengan sepeda motor yang dibawa Ar, ternyata tidak cocok. Saat itu Ar langsung kabur sambil membawa beras tersebut,” tegasnya. Ni Ketut Paing langsung teriak maling dan kebetulan saat itu ada upacara ngaben. Warga yang mendengar teriakan itu langsung menangkap Ar dan menghajarnya. Pada saat bersamaan Bripda Mulyadi tiba di TKP. Waktu itu ia datang dari rumah temannya. Mulyadi yang beralamat di Jalan Lembu Sora, Denpasar ini melihat Ar berlumuran darah akibat dihajar massa. “Waktu itu Mulyadi bertanya kepada seorang warga ‘Ada apa, Pak?’ sambil mengeluarkan HP,” kata mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini. Belum sempat mengambil gambar pakai HP, Mulyadi langsung dikeroyok massa. Akibatnya, Mulyadi mengalami luka pada hidung dan bibir sebelah kiri. “Kasus penipuan dilakukan Ar dan pengeroyokannya ditangani Polsek Abiansemal. Sedangkan pengeroyokan anggota ditangani Polres Badung,” ujar Weca. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami masih dalami penyebab kejadian ini. Termasuk kasus pengeroyokannya,” tegasnya. (kmb36)
DAERAH
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Azwar Anas Siap Jadi Jurkam PDI-P
Banyuwangi (Bali Post) Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tetap bersikukuh mundur dalam ajang Pilgub Jatim pascatersandung foto ‘’panas’’. Meski masih panen dukungan, ia memastikan tidak akan meneruskan melenggang ke calon wakil gubernur Jatim. Alasan utamanya, Bupati berusia 44 tahun ini tak ingin menjadi beban. Anas banyak mendapatkan dukungan untuk tetap maju dalam pilgub, namun secara pribadi memutuskan tetap mundur. ‘’Saya pastikan tetap mundur untuk kepentingan lebih besar, sehingga Jatim lebih produktif dengan ide-ide yang lebih segar. Saya tidak ingin menjadi beban,’’ tegasnya usai menerima ratusan ibu-ibu dari lintas organisasi wanita di Banyuwangi, Selasa (9/1) kemarin. Ia berharap proses Pilgub Jatim tidak tersandera oleh siapa pun. ‘’Politik itu bukan benar atau salah, tapi adu ide-ide yang lebih baik. Saya ambil keputusan untuk tetap berkarya di Banyuwangi,’’ ujarnya. Menurut Anas, masih banyak pekerjaan rumah yang akan diselesaikan untuk membuat Banyuwangi lebih baik, seperti memajukan mal pelayanan publik, program Smart Kampung dan merealisasikan penerbangan internasional dari Bandara Banyuwangi. Selain itu, menggenjot ekonomi Banyuwangi dari sektor pariwisata. Anas membantah pascamundur dari calon wagub hubungannya dengan Cagub Saifullah Yusuf renggang. ‘’Tidak ada yang renggang. Kami tetap baik-baik,’’ kelitnya. Sebaliknya, Anas mengaku siap jika nanti ditunjuk sebagai jurkam pilgub oleh PDI-P. Ia juga berterima kasih atas dukungan kalangan lintas organisasi wanita di Banyuwangi. Dukungan ini menjadi amunisi untuk melanjutkan pembangunan di Banyuwangi. Anas yang sedianya maju menjadi calon Wagub Jatim mendadak memilih mundur. Sikap ini dipicu merebaknya foto ‘’panas’’ yang diduga dirinya. Dalam foto yang beredar, Anas duduk di dalam mobil mewah dan tangannya memegang paha wanita yang telentang. Di dekatnya ada botol minuman. Versi Anas, foto itu bagian dari kampanye hitam untuk menjatuhkan kredibilitasnya. Ia berdalih tak hanya kali ini diserang dengan teror pembunuhan karakter tersebut. Tak ingin menjadi beban, Anas memilih mundur dari bursa calon wagub yang diusung PDI-P dan PKB. (kmb30)
BERAS MEDIUM - Beras medium yang digelontorkan Bulog Banyuwangi dalam operasi pasar, Selasa (9/1) kemarin.
Waspada Lonjakan Harga
Bulog Siapkan 35.000 Ton Beras Cadangan Banyuwangi (Bali Post) -
Naiknya harga beras mendapat respons cepat dari Bulog Banyuwangi, Jawa Timur. Mengantisipasi lonjakan harga, Bulog menyiapkan sedikitnya 35.000 ton beras cadangan yang siap digelontorkan untuk operasi pasar. Ini demi terkendalinya harga beras di pasaran.
Abdullah Azwar Anas
Bali Post/kmb30
Istri Dukung Keputusan Anas Banyuwangi (Bali Post) Mencuatnya foto ‘’panas’’ Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas disikapi dingin oleh sang istri, Ipuk Fiestiandani. Ia memastikan tak terusik oleh kasus tersebut. Menurutnya, kejadian ini merupakan risiko seorang istri politisi. ‘’Kejadian seperti ini bukan pertama kali. Kami sudah siap dengan risiko menjadi istri politisi. Jadi, harus siap menghadapi apa pun. Politik itu selalu dinamis,’’ kata wanita yang akrab dipanggil Dani ini usai menemui jajaran lintas organisasi wanita di Pendopo Banyuwangi, Selasa (9/1) kemarin. Dani sangat menyadari risiko jabatan politik. Meski berat, pihaknya harus selalu mendukung apa yang dikerjakan suami, asalkan positif serta demi masyarakat dan daerah. ‘’Ini memang tugas berat, tapi tugas saya mendukung apa pun yang dikerjakan suami untuk kemajuan daerah,’’ tegasnya. Terkait foto ‘’panas’’ Bupati Anas, Dani menyerahkan seutuhnya kepada sang suami, termasuk kemungkinan menempuh upaya hukum. ‘’Intinya, saya mendukung keputusan beliau. Jika ada upaya hukum silakan, tapi pasti kami diskusikan dulu,’’ jelas Dani. Terkait keputusan mundur sang bupati dari ajang Pilgub Jatim, wanita yang selalu tampil sederhana ini juga mendukung. Ia minta doa restu dari seluruh warga agar tugas suaminya memajukan Banyuwangi bisa terlaksana hingga akhir jabatan. Seluruh keberhasilan bupati tidak luput dari kerja sama seluruh warga Banyuwangi. Meski batal maju ke ajang Pilgub Jatim, pihaknya bersama organisasi wanita di Banyuwangi akan terus mendukung Bupati Anas melanjutkan pembangunan di Banyuwangi. (kmb30)
Ipuk Fiestiandani
Bali Post/kmb30
Bali Post/kmb30
‘’Kami memiliki cadangan beras 35.000 ton. Ini cukup untuk stok Banyuwangi selama dua tahun. Jadi, tak perlu khawatir dengan lonjakan harga beras,’’ kata Kepala Bulog Banyuwangi David Susanto usai peluncuran Operasi Pasar Bulog di Gudang Bulog 2 Ketapang, Selasa (9/1) kemarin.
Bulog Banyuwangi juga ikut menyuplai beras medium ke beberapa daerah, seperti Bali 5.000 ton, NTT 12.000 ton dan Medan 15.000 ton. Meski begitu, pasokan beras di gudang Bulog tetap melimpah. Sebab, penyerapan beras tahun 2017 jauh melebihi target. Dari target 71.000 ton, terserap hingga 81.500
ton. Jumlah ini menempatkan Banyuwangi sebagai lumbung padi nasional nomor dua setelah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tahun 2018 ini, ia optimis penyerapan beras akan sama dengan tahun sebelumnya. Apalagi pihaknya menambah kerja sama dengan kalangan Gabungan Kelompok Tani
(Gapoktan) untuk penyerapan gabah. Menurut David, kebijakan operasi pasar berlangsung secara nasional, bahkan serempak. Khusus di Banyuwangi, pihaknya menggelontorkan beras medium 450 ton. Operasi pasar digelar sejak 27 November 2017 hingga harga beras stabil. Secara umum, harga beras dianggap stabil jika di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.350 per kilogram. Operasi pasar tak hanya membuka lapak keliling. Pihaknya bekerja sama dengan
toko besar untuk menyuplai beras dengan harga murah. Rata-rata diberikan harga Rp 8.000 per kilogram. Diharapkan di pasaran harga beras medium berkisar Rp 9.350 per kilogram, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan melambungnya harga. David menambahkan, jika tidak digelar operasi pasar, harga beras tidak akan terkontrol akibat mekanisme pasar. Saat ini harga beras medium di pasaran berkisar Rp 10.000 per kilogram. (kmb30)
Wuling Mulai Buka Pemesanan Wuling Cortez WULING Motors (Wuling) sudah mulai membuka keran pemesanan untuk Wuling Cortez, The New Choice of MPV, yang merupakan produk kedua Wuling setelah seri Confero. Pilihan baru dari Wuling yang hadir pada segmen medium MPV ini dapat dipesan di seluruh diler resmi Wuling. ‘’Kami membuka pemesanan Wuling Cortez untuk memberikan pengalaman yang istimewa bagi pelanggan agar dapat memiliki pilihan baru dari Wuling. Dapatkan berbagai penawaran khusus dengan mengunjungi diler resmi Wuling terdekat dan melakukan pemesanan produk kedua kami,’’ kata Vice President of Vehicle Sales, Service and Market-
ing (VSSM) Wuling Motors, Cindy Cai. Meskipun Wuling Cortez belum diluncurkan secara resmi, pelanggan sudah bisa melakukan pemesanan. Konsumen yang melakukan pemesanan perdana Cortez sebelum peluncuran resminya akan memperoleh promo khusus berupa aftersales voucher senilai Rp 3.000.000 serta perpanjangan masa garansi umum kendaraan menjadi lima tahun, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Produk MPV kedua Wuling mengusung mesin berbahan bakar bensin dengan kapasitas 1.800 cc. Kompetensinya memproduksi tenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan torsi maksimum
174 Nm yang dipadukan dengan transmisi i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission) yang diproduksi khusus oleh Aisin untuk Cortez. Transmisi iAMT ini memiliki dua mode berkendara, yaitu E dan S yang merupakan singkatan untuk Eco dan Sport. Untuk varian, MPV kedua Wuling ini nantinya akan memiliki dua tipe, yakni Cortez 1.8 C dan Cortez 1.8 L. Wuling Cortez menonjol di kelasnya dengan fitur berlimpah seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Airbag, Head unit 8”, tombol pengendali fungsi
audio dan panggilan telepon via Bluetooth di kemudi, serta Sunroof dan fitur-fitur lainnya. ‘’Dengan dibukanya keran pemesanan disertai program ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan serta nilai lebih bagi pelanggan untuk mendapatkan produk kami. Semua ini sejalan dengan semangat kami untuk Drive For A Better Life,’’ tambah Cindy Cai. Untuk menguatkan komitmen dan layanan kepada konsumen di Tanah Air, Wuling berencana mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purnajualnya menjadi 80 jaringan 3S (Sales, Service, Spare Part) pada tahun ini. Tahun 2017 lalu, tercatat Wuling sudah me-
miliki 50 outlet resmi. PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) tahun 2017 secara resmi masuk ke pasar Indonesia dengan membawa komitmen jangka panjang. Komitmen ini dimulai dengan peresmian pabrik dan Supplier Park Wuling seluas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat, pada 11 Juli, dilanjutkan dengan meluncurkan produk pertamanya, seri Confero pada 2 Agustus. Untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, Wuling juga memiliki komitmen untuk terus mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purnajual terpadu di seluruh Tanah Air. Semua ini sejalan dengan semangat Wuling, yaitu Drive For A Better. (bns1)
Diduga Guru, Temuan Mayat di Pantai Alas Purwo Banyuwangi (Bali Post) – Nelayan yang melaut di kawasan pesisir Alas Purwo, Tegaldlimo, Banyuwangi, menemukan mayat laki-laki mengapung di Pantai Pancur, Desa Kalipahit, Tegaldlimo, Selasa (9/1) kemarin. Mayat tersebut diduga guru asal Jember yang hilang saat memancing enam hari lalu. Saat ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB, kondisi mayat sudah membusuk, namun kaos yang dipakai masih utuh. Mayat pertama kali diketahui nelayan yang sedang memancing ikan. Temuan ini langsung dilaporkan ke polisi hutan, lalu diteruskan ke Polsek Tegaldlimo. Warga dan polisi sempat kesulitan melacak identitas pelaku. Namun, setelah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, akhirnya ditemukan titik terang. Dari ciri-ciri awal, korban diduga bernama Indra Juawan (31), guru honorer asal Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Jember. Dugaan ini diperkuat oleh
kaos merah bergaris putih yang dikenakan korban. Di punggung terdapat tulisan ‘’PGRI Cabang Ambulu’’. Untuk memastikan identitas korban, tim masih menunggu pihak keluarga, sedangkan mayat dievakuasi ke luar hutan. Informasi dari keluarga, korban hilang sejak enam hari lalu. Diduga korban hanyut di sungai ketika mencari rumput. Kanit Reskrim Polsek Tegaldlimo Iptu Kariyadi membenarkan temuan mayat tersebut. Setelah mendapat laporan dari warga dan polisi hutan, pihaknya mendatangi TKP. Petugas menduga korban terseret arus, lalu terdampar di pesisir. Posisinya persis di bawah pepohonan pantai. ‘’Saat ditemukan tak ada identitasnya. Jadi, Mr. X,’’ jelasnya. Ciri-ciri korban, kulit sawo matang, berkaos merah bergaris putih, celana pendek biru. Diduga korban sudah meninggal empat hari lalu. Setelah melakukan oleh TKP, mayat korban dievakuasi petugas gabungan TNI/Polri dibantu warga. (kmb30)
Bali Post/kmb30
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi mayat guru yang tewas di pesisir Alas Purwo, Selasa (9/1) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
DAERAH
5
Suhaili-Amin Mendaftar ke KPU NTB Mataram (Bali Post) – Bakal calon gubernur dan wakil gubernur H. Moh. Suhaili FT dan H. Muhammad Amin (Suhaili-Amin) resmi menyerahkan dokumen pada hari pertama masa pendaftaran ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/1). Pendaftaran pasangan itu didampingi masing-masing jajaran pengurus koalisi partai pengusung, di antaranya Golkar, NasDem, PKB dan PPP kubu Djan Faridz. Tidak ketinggalan ratusan kader, simpatisan dan pendukung dari berbagai wilayah di NTB ikut mengantar keduanya ke KPU NTB. Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori menegaskan, pihaknya telah menerima berkas pendaftaran paket Suhaili-Amin. Ia minta tim bakal pasangan calon memberi kesempatan KPU NTB bekerja melakukan pemeriksaan lebih lanjut. ‘’Kami sudah terima dan sejauh ini sudah sesuai persyaratan. Sekarang tinggal pasangan calon mempersiapkan diri untuk melakukan cek kesehatan dan menghubungi pihak rumah sakit agar diatur jadwalnya,’’ katanya. Aksar menekankan kepada pasangan calon tidak bisa menarik dukungan partai yang sudah mendukung dan menambah partai pendukung setelah mendaftar ke KPU. Pihaknya hanya menerima tiga partai pengusung (Golkar, NasDem dan PKB). Seusai pendaftaran, Suhaili-Amin dalam konferensi pers menyatakan siap mengikuti seluruh proses persyaratan yang telah ditetapkan KPU, termasuk proses pemeriksaan kesehatan. Selain itu, pasangan ini menegaskan komitmennya untuk menolak politik uang dalam kontestasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. ‘’Kami berdua komitmen menolak adanya politik uang. Karena selain tidak boleh secara aturan, secara norma agama dan aturan bernegara tidak dibenarkan melakukan cara-cara seperti itu,’’ ujar Suhaili. Amin juga menyatakan penggunaan politik uang sesuai peraturan perundang-undangan tidak dibolehkan. ‘’Jadi, sudah menjadi komitmen kami berdua untuk tidak melakukannya,’’ tandasnya. Sebelumnya, ribuan simpatisan mengiringi pendaftaran bakal calon gubernur dan wagub melalui jalur perseorangan, H. Moch Ali Bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti), ke KPU NTB. Diiringi musik tradisional khas Lombok, Gendang Belek, pasangan ini tiba sekitar pukul 11.00 Wita di Kantor KPU NTB dengan berjalan kaki. (ant)
Pemkot Mataram Lanjutkan Pembangunan Lapak PKL Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) segera melanjutkan pembangunan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Ampenan agar dapat segera ditempati. Penataan lapak PKL Ampenan yang akan dilanjutkan adalah pemasangan keramik. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H. Mahmuddin Tura di Mataram, Selasa (9/1) kemarin, mengatakan program pembangunan lapak PKL yang dilaksanakan pemerintah provinsi hanya sampai cor beton, tidak menggunakan keramik. Pemerintah kota mengalokasikan anggaran Rp 200 juta untuk menyempurnakan bangunan lapak tersebut agar PKL yang saat ini menempati lapak-lapak sementara bisa segera menempati lapak baru. Pemasangan keramik untuk lapak PKL ditargetkan dimulai Februari mendatang karena kegiatan ini tidak melalui tender. Dengan demikian, pada Maret, PKL sudah bisa menempati lapak baru. Saat ini sedang dilakukan koordinasi antara Dinas Perdagangan dan aparat kecamatan serta kelurahan setempat untuk pembangian lapak. ‘’Tujuannya agar proses pembagian lapak berkeadilan sehingga tidak ada pedagang yang saling berebut,’’ katanya. Mahmuddin lebih lanjut mengatakan, selain akan melaksanakan pemasangan keramik untuk lapak PKL, pihaknya juga segera melanjutkan pembangunan tempat lesehan atau lapak kuliner bagi pengunjung Pantai Ampenan di pinggir pantai. Pembangunan lapak kuliner juga dialokasikan Rp 200 juta dengan panjang lapak yang akan dibuat sekitar 200 meter. Lapak kuliner dibangun di bagian utara anjungan, sedangkan di selatan anjungan akan coba diusulkan melalui APBD Perubahan. Kegiatan revitalisasi Pantai Ampenan tahun 2017 dilaksanakan oleh Pemerintah Provinasi NTB dengan dukungan anggaran Rp 1,2 miliar. Anggaran ini untuk membangun lapak PKL Rp 500 juta dan membuat ruang publik di bagian utara Rp 700 juta. (ant)
Pengedar Uang Palsu Cetak Rp 3 Juta Banjarmasin (Bali Post) – Pengedar uang palsu yang ditangkap personel Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Timur, Kalimantan Selatan, mencetak Rp 3 juta lembaran uang palsu nominal Rp 50.000 dan Rp 100.000. Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin Kombes Anjar Wicaksana di Banjarmasin, Selasa (9/1) kemarin, mengatakan uang palsu yang dicetak sudah dibelanjakan di tempat hiburan di kota itu. “Pengakuan tersangka Reza Abdul Rohim, mereka membayar minuman di Nashville Pub & Cafe Hotel Banjarmasin International mengggunakan uang yang diduga palsu, Minggu (31/12),” ujarnya. Menurut Kapolresta melalui Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah, tersangka pengedar uang diduga palsu yang ditangkap dan ditahan di Mapolsek sebanyak empat orang. Empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Reza Abdul Rohim (19), Muhammad Rauhan Fikri alias Ohan (20), Abdullah alias Adul (23) dan Muhammad Zaini Hauli (19). Mereka ditangkap karena kedapatan mengedarkan uang yang diduga palsu di tempat hiburan malam untuk samarkan fisik uang. Kanit Reskrim Iptu Timur Yono menjelaskan, awalnya pelaku yang datang ke tempat hiburan malam di Jalan A Yani Km 4,5 Banjarmasin memberi uang kepada petugas keamanan yang berjaga di depan pintu masuk. Petugas keamanan curiga melihat kondisi fisik uang sehingga mencari dan mengamankan empat pria itu, selanjutnya menghubungi personel Polsekta Banjarmasin Timur. Hasil pengembangan penyidikan, petugas menyita barang bukti 15 lembar uang pecahan Rp 50.000 palsu dan tujuh lembar uang pecahan Rp 100.000 palsu. Selain itu, disita satu unit mesin printer, satu lembar uang pecahan Rp 50.000 asli dan satu lembar uang pecahan Rp 100.000 asli yang dijadikan bahan dasar memotokopi uang palsu. Tersangka melanggar pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang ancaman pidana minimal 10 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda paling sedikit Rp 10 miliar dan paling banyak Rp 50 miliar. (ant)
Bali Post/ant
WARNA-WARNI - Warga melintasi tepian anak sungai yang telah dicat warna-warni di kawasan anak Sungai Sekanak 26-27 Ilir, Palembang, Sumsel, Selasa (9/1) kemarin. Pemerintah Kota Palembang mengecat kawasan anak sungai ini dalam rangka menyambut perhelatan olahraga Asian Games, Agustus mendatang.
NTB Peroleh Urea Bersubsidi 143.720 Ton
Mataram (Bali Post) – Kementerian Pertanian memberikan kuota urea bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada musim tanam 2018 sebanyak 143.720 ton. Kuota urea bersubdisi ini berdasarkan Permentan RI No.47/Permentan.SR.310/12/2017. ‘’Jumlah kuota yang diberikan pada awal tahun 2018 sudah cukup bagus dibanding awal tahun sebelumnya sebanyak 125.000 ton. Namun, setelah dilakukan beberapa realokasi totalnya 165.326 ton,’’ kata Kepala Kantor Pemasaran PT Pupuk Kaltim (Persero) Wilayah NTB Rachmansyah di Mataram, Selasa (9/1) kemarin. Ia menyebutkan 143.720 ton kuota urea bersubsidi tersebut dibagi untuk Kota Mataram sebanyak 1.172 ton,
Kabupaten Lombok Barat 10.697 ton, Lombok Utara 4.876 ton, Lombok Tengah 24.320 ton, Lombok Timur 29.145 ton, Kabupaten Sumbawa Barat 5.140 ton, Sumbawa 26.303 ton, Dompu 14.116 ton, Bima 26.036 ton dan Kota Bima 1.909 ton. Pendistribusian sarana produksi pertanian tersebut dilakukan oleh 29 distributor yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Masing-masing distributor memiliki kios pengecer binaan
yang bertugas menjual kepada petani yang masuk dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). ‘’Jumlah distributor pada 2018 bertambah satu lembaga di Lombok Timur karena permintaan pemerintah daerah. Tahun lalu hanya 28 distributor,’’ ujarnya. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Iis Isnaini menyatakan, Kementan juga mengalokasikan pupuk bersubsidi jenis SP36 sebanyak 17.350 ton, ZA 15.050 ton, NPK 45.320 ton dan pupuk organik 12.880 ton. Produsen yang ditugaskan menyediakan urea bersubsidi dan pupuk organik adalah PT Pupuk Kaltim, sedangkan je-
Kapolda NTB Sambut Satgas Amole III
Mataram (Bali Post) – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol. Firli menyambut kepulangan 100 personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Amole III di Timika, Papua. Kepulangan 100 personel yang menjalankan tugas bantuan pengamanan selama empat bulan terhitung sejak September 2017, disambut hangat dengan menggelar upacara di Lapangan Markas Komando Satbrimobda Polda NTB, Selasa (9/1) siang kemarin. Kapolda NTB sebagai inspektur upacara menyampaikan apresiasinya kepada para personel yang dinilai telah sukses menjalankan tugas bantuan pengamanan untuk wilayah hukum Polda Papua. ‘’Selamat kepada para personel. Saya sangat apresiasi karena telah menjalankan tugas dengan sukses dan menorehkan nama baik di tanah Papua,’’ kata Firli. Hal yang paling disyukurinya adalah seluruh personel yang bertugas dapat kembali dengan selamat, sehingga menjadi kado indah bagi keluarga. ‘’Saya paham pengabdian saudara bukan hal yang mudah. Ini tentu didukung doa, semangat dan keterampilan lapangan. Sekali lagi selamat sudah bisa kembali bergabung bersama kami,’’ ujarnya. Kapolda NTB juga menyampaikan kepada para personel agar pengalaman positif yang diperoleh selama bertugas di Papua dapat menambah bekal kinerja dalam menjalankan tugas bersama Satbrimobda Polda NTB. Sebagai tanda terima kasihnya,
Kapolda NTB memberikan apresiasi kepada seluruh personel dalam bentuk penghargaan yang secara simbolis diwakili AKP Dedy A. Puhiri, Komandan Kompi Satgas Amole III. Sita SS Sementara itu, petugas Polda NTB menyita barang bukti sabu-sabu (SS) seberat satu ons dari tangan dua pelaku. Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra mengatakan, dua pelaku yang menguasai barang bukti narkoba itu berinisial SM (23) dan RS (20) asal Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. ‘’Keduanya kami tangkap di rumah SM. Mereka tertangkap tangan di dalam kamar sedang memaketkan barang yang diduga sabu-sabu,’’ jelasnya. Barang bukti SS yang berat kotornya 96,4 gram itu ditemukan dalam dua bungkus klip plastik bening besar. Barang haram ini diamankan bersama sejumlah klip plastik bening kecil yang masih kosong beserta sebuah timbangan digital. Aksi penangkapan yang berlangsung Sabtu (6/1) siang lalu dilaksanakan dari hasil penyelidikan anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB. Menurut informasi, barang bukti yang dikuasai kedua pelaku didapatkan dari hasil pemesanan seorang pengendali dari Lapas Batam. Si pengendali yang berstatus terpidana asal Lombok disinyalir merupakan saudara sepupu RS. Karena itu, Polda NTB terus melakukan pengembangan terkait asalusul barang haram tersebut. (ant)
Bali Post/ant
BUAT BATIK - Anak-anak mengikuti pelatihan membuat batik di Lippo Plaza Keboen Raya, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/1) kemarin. Pelatihan yang diselenggarakan Dekranasda Kota Bogor bersama Batik Bogor Handayani Geulis ini, bertujuan mengenalkan proses pembuatan batik sejak dini serta upaya melestarikan dan mencintai batik Indonesia.
nis lainnya disediakan PT Petrokimia Gresik. Pendistribusian ke masingmasing kabupaten disesuaikan dengan realisasi penyerapan pada 2017. Melihat alokasi pupuk bersubsidi yang diberikan, Isnaini minta para petani untuk tidak panik karena khawatir tidak memperoleh pupuk ketika musim tanam. Ia terus berkoordinasi dengan dua produsen pupuk yang ditugaskan di wilayah NTB agar senantiasa menjaga ketersediaan. ‘’Produsen sudah menyediakan pupuk sejak 2017 untuk memenuhi kebutuhan yang relatif tinggi memasuki awal tahun 2018. Jadi, tidak perlu panik, apalagi sampai menjarah jatah pupuk untuk petani daerah lain,’’ tegasnya. (ant)
Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Video Porno Bocah Bandung (Bali Post) – Kepolisian Daerah Jawa Barat menerjunkan ahli psikolog untuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku pembuat video porno yang melibatkan anak di bawah umur. Diterjunkannya ahli psikologi karena berdasarkan wawancara istri pelaku F sering menunjukkan tanda-tanda adanya perilaku menyimpang. “Tersangka F ini sedang disiapkan psikolog untuk dites kejiwaannya. Dari pengakuan sang istri, tersangka F sering memotret dirinya ketika sedang berganti pakaian atau saat mengenakan pakaian tidak senonoh. Maka kami penyidik berkewajiban mengembangkan penanganan, tapi kita tunggu tes dari psikolog tadi,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto di Bandung, Selasa (9/1) kemarin. Sementara dari penyidikan yang lain, wanita berinisial IM yang beradegan tidak senonoh dengan bocah diketahui masih berusia di bawah 18 tahun. Dengan begitu, pihak kepolisian menangguhkan penahanannya dan diserahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar untuk dilakukan pembinaan mental. “Kita hormati haknya karena ketika dia melakukannya (adegan tidak senonoh) masih dalam status anak,” katanya. Prihatin Sementara itu, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyatakan prihatin atas kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, yang membawa 41 korban beberapa waktu lalu. Hal itu dikatakannya usai peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Sosial Anak Terpadu di Yogyakarta, petang kemarin. Menurut Mensos, keprihatinannya atas kasus kekerasan anak tersebut karena berdasarkan laporan yang diperoleh dari tim Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterjunkan ke lapangan, anak-anak diminta melakukan hal-hal yang tidak perikemanusiaan. ‘’Anak-anak ini diminta makan telor sampai 25 butir yang kemudian ada efek yang sudah tampak,” ungkapnya. Khofifah berharap kalau pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak di Tangerang sudah diproses pengadilan, harus ada hal-hal yang memberatkan bagi pengadilan untuk menjatuhkan hukuman. Karena korban banyak traumanya yang muncul pada malam hari, seperti mengigau, kemudian histeris dan seterusnya. ‘’Hal itu akan memberatkan pelaku ketika sudah masuk dalam proses pengadilan. Tentu ini akan menjadi pembelajaran dan penjeraan bagi siapa pun untuk tidak mengulangi hal yang sama,” sebut Mensos. (ant)
OPINI
6
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Guru atau Teknologi Informasi JIKA mau jujur, kemajuan bidang teknologi dan informasi membuat generasi zaman now lebih unggul dibandingkan generasi Y dan X. Termasuk di kalangan guru dan siswa. Para guru apalagi yang menjelang pensiun makin ‘’malas’’ belajar TI. Inilah salah satu penyebab mengapa nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) secara nasional hanya 50,2 persen. Apalagi dewasa ini generasi zaman now menuntut PBM yang berbasis TI. Dewasa ini, kehadiran komputer di sekolah dapat memengaruhi kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan kependidikan bagi anak didik. Selain komputer, pembelajaran multimedia dengan menggunakan komputer, proyektor, dan LCD, CD pembelajaran, TV Edukasi bahkan electronic book yang bisa diakses melalui internet, sudah masuk sampai di ruang kelas. Bahkan dalam Kurikulum 2013 sangat jelas dituntut PBM yang mengajar ada student center. Guru hanya menjadi fasilitator dan sumber belajar karena didukung oleh kemajuan TI. Secara teori, teknologi itu hanya pengubah kebiasaan. Penerapan teknologi dalam proses belajar-mengajar yaitu mengubah cara mengajar, mengubah cara berinteraksi dengan siswa, dan mengubah harapan yang mengajar milik untuk siswa. Kata kuncinya terdapat dalam kata mengubah. Dalam hal mengubah cara berinteraksi dengan siswa. Dengan mengubah cara penyampaian materi ajar dari menggunakan papan tulis menjadi penggunaan proyektor, penyampaian materi bisa lebih cepat dan menjadikan interaksi guru dan murid berkurang. Apakah dengan TI peran guru bisa digantikan. Tentu tidak. Sebab, teknologi memiliki kemampuan terbatas berupa pemecahan masalah yang rasional. Ketika ada hal-hal yang irasional, manusia masih lebih unggul dalam menyelasaikan masalah. Dengan kata lain, peran para pengajar tidak akan tergantikan oleh teknologi, bagaimanapun teknologi itu berkembang semakin canggih. Meskipun kemajuan teknologi pembelajaran sudah pada tahap yang cukup mencengangkan, namun kemajuan ini tidak dapat menggantikan fungsi dan peran guru dalam seluruh proses pendidikan anak. Manusia memang sudah hidup dalam dunia yang berteknologi tinggi tetapi secara psikologis pada kelompok anak-anak dan remaja usia sekolah tetap ada hasrat untuk mencari figur yang dapat mereka kagumi, hormati, dan bahkan meniru perilaku dan prestasi kehidupannya. Ada banyak alasan yang memperkuat peran strategis guru tidak bisa diganti atau diambil alih oleh media canggih apa pun. Bukankah calon guru sejak awal dibekali ilmu pedagogik. Dalam PBM ilmu inilah yang lebih menonjol disusul pengetauan akademis dan sikap. Pola komunikasi yang terjadi dalam pembelajaran yang disajikan oleh guru adalah sebuah pola komunikasi yang humanis karena komunikasi antara manusia dengan manusia yang lebih melibatkan suasana hati, rasa peduli, dan tenggang rasa yang tidak mungkin dialami anak didik ketika belajar dengan menggunakan alatalat pembelajaran elektronik yang dingin, kaku, dan tak punya perasaan. Seorang anak yang hanya dibesarkan dengan media pembelajaran elektronik, bukan tidak mungkin akan mengalami sedikit kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain. Makanya dikenal dengan membangun SDM kecerdasan akademik, kepribadian, sosial, dan spiritual. Bisa disimpulkan, kehadiran guru tetap diperlukan dalam dunia TI, guru pun wajib menguasai TI agar materi ajar bisa ditransfer secara komprehensif. Guru sebagai pendidik juga bertugas untuk mewarisi nilai-nilai kehidupan. Ini yang tak bisa dilakukan oleh kemajuan TI.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
BPBD agar Jaga Kesehatan
Hujan dan bencana masih terus terjadi di Bali. Ini tentu memerlukan kepedulian dan kesigapan banyak pihak. Dalam hal ini, saya pribadi berharap para petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten/kota termasuk Provinsi Bali tetap menjaga kesehatan diri. Saya sebagai masyarakat Bali menyadari penuh dan mengapresiasi bahwa kehadiran lembaga ini turut membantu warga mengatasi dampak bencana secara lebih cepat. Saya juga berharap perhatian kepada personel BPBD lebih baik mengingat kinerja mereka sudah optimal sejak Gunung Agung meletus. Ini tentu memerlukan koordinasi dan pengorbanan. Saya juga menyiapkan aspirasi kepada para keluarga petugas BPBD yang selama ini mendukung kinerja mereka. Selebihnya, saya berharap ke depan, anggaran penangulangan bencana bagi Bali mendapat perhatian. Prioritas pengadaan sarana dan peningkatan kualitas profesi personel layak dilakukan. Terkait dengan bencana yang masih terus terjadi, khususnya pohon tumbang dan tanah longsor, ada baiknya jika masyarakat tak memiliki kepentingan yang mendesak jangan dulu meninggalkan rumah. Atau hindari jalur-jalur rawan longsor dan pohon tumbang. Masalahnya, sering kali pohon tumbang dan tanah longsor ikut merusak jaringan listrik. Ini tentu sangat riskan bagi masyrakat di masa-masa bencana ini. Saya juga berharap kepedulian terhadap sesama tetap dibangun sebagai bentuk solidaritas kita dalam menghadapi bencana. Putu Wirana Putra Gianyar, Bali
Peran Guru pada Abad TI Pada abad Teknologi Informasi (TI), hubungan guru-murid, sebagaimana hal itu terjadi pada masa kuno, kian luntur sebagai salah satu dampak perkembangan teknologi informasi. Pada masa kuno, kehadiran guru sangat penting dan merupakan sosok mulia dalam jalinan keintiman mendalam. Kini, TI seolah menggantikan peran dan kehadiran guru. Pada awal munculnya, TI hendak diadopsi oleh dunia pendidikan sebagai media guru dalam mengajar agar pelajaran tampak lebih menarik dan terkesan modern. Juga, TI dipandang sebagai sumber sekunder materi pelajaran. Maka, kini TI jauh melampaui gagasan awal tersebut. Ternyata TI mengubah wawasan, sikap, dan cara siswa belajar. TI menawarkan dunia baru dalam belajar dan tidak bisa dimungkiri, TI adalah dunia belajar itu sendiri. TI memberi kesempatan belajar secara mandiri dan merdeka kepada siswa secara luas. Berbagai materi tersedia dalam jaringan global. Lewat “mesin” di tangan, siswa bisa mendapat informasi apa pun, tanpa terikat ruang dan waktu.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. eran guru sebagai sumber belajar yang kehadirannya dinanti-nanti oleh siswa, tentunya semakin menapaki fase akhir. Pada saat-saat seperti ini, siswa kurang mempercayai guru karena ada pilihan lain: dunia internet. Siswa memandang peran guru sebagai sumber informasi tidak perlu lagi. Peran tersebut bergeser menjadi sumber sekunder. Artinya, siswa lebih percaya internet ketimbang guru. Tragis memang nasib guru yang sedemikian, menjadi “laskar tak berguna” lagi di abad TI. Harus dipikirkan transformasi peranperan guru yang sejalan dengan perkembangan TI. TI memungkinkan siswa menjadi pembelajar aktif, sebagai subjek merdeka memilih informasi apa pun yang dibutuhkan. Di samping itu, dunia TI menawarkan daya tarik tinggi dan daya gugah yang memberi dorongan kuat siswa dalam mengembangkan rasa ingin tahu. Dalam dunia TI, siswa bertualang atau berselancar mengarungi lautan informasi yang bergelombang, memasuki kedalaman palung curam, dalam, dan gelap.
P
Walaupun sebenarnya dunia TI adalah realitas kedua, merupakan representasi dan transformasi realitas pertama yang sebelumnya telah ada, namun TI diterima secara global, mampu memberi jauh lebih banyak lagi manfaat bagi kehidupan manusia di bumi. Maka peran sekolah tradisional, yang fisik, termasuk pula peran guru konvensional berubah secara mendasar. Guru tidak lagi menjadi sumber informasi yang ditunggutunggu siswa. Peran guru adalah melatih siswa memilih informasi yang relevan dengan kurikulum. Peran ini dilaksanakan dengan menyampaikan informsi kepada siswa mengenai suatu pokok materi yang harus digali, didalami, dipelajari, dengan cara mengumpulkan berbagai informasi terkait di internet. Guru berperan memantau proses belajar siswa, memberi konsultasi jika terjadi hambatan, misalnya sulit dalam memahami suatu sumber. Guru bisa pula mengajukan pertanyaan kritis, membantu siswa dalam menentukan pilihan, di antara beberapa informasi yang dujumpai, informasi mana yang paling relevan. Guru juga berperan dalam membantu siswa mengembangkan keter-
ampilan membaca secara efektif karena merupakan aktivitas dasar yang sangat penting dalam moda belajar di era TI. Semua materi dalam internet tersedia dalam bentuk teks dan gambar yang hanya bisa dipahami lewat membaca efektif dan menyimak. Terkait dengan informasi-informasi yang melimpah itu, siswa dihadapkan pada kenyataan bahwa, tidak ada informasi yang “siap”. Maka guru harus memberi pelatihan cara-cara siswa menakar nalar atau menganalisis kritis materi yang benar-benar relevan, sesuai dengan kebutuhan yang digariskan dalam kurikulum. Di samping menakar nalar, siswa juga harus dilatih oleh guru dalam melakukan parafrase atau membahasakan informasi sesuai dengan bahasa siswa, sebagai wujud kepahaman siswa terhadap informasi tersebut. Keterampilan lain yang harus diajari oleh guru adalah menulis atau mencatat informasi-informasi yang telah dipahami sesuai dengan bahasa parafrase siswa. Setelah melewati fase pencarian atau berselancar, maka proses belajar selanjutnya adalah mengonstruksi pengetahuan, sebagai hasil belajar. Konstruksi pengetahuan siswa
diperoleh melalui membaca, menakar nalar, memparafrase, dan mencatat. Sehubungan dengan moda belajar dalam dunia TI, sikap buruk yang masih melekat pada umumnya siswa adalah masih kuatnya sikap salin-tempel. Salin-tempel hanya sampai pada pemahaman yang dangkal dan sepintas, melibatkan proses berpikir Bloom yang masih tingkat rendah. Karena itu, hal ini harus dihindari. Guru berperan mengubah kebiasaan salin-tempel. Hal ini dapat dipraktikkan dengan mengenali gaya bahasa siswa di kelas yang terkait dengan kemampuan berbahasa mereka. Jika teks yang dikonstruksi oleh siswa, dinilai tidak menunjukkan gaya bahasa siswa, maka, guru harus membantu siswa untuk menulis parafrase ulang atau minta siswa untuk memahami apa isinya. Pemahaman ini ditulis dengan gaya bahasa siswa. Tahap akhir belajar dalam moda TI adalah berbagai pengetahuan dalam forum-forum belajar dan sehubungan dengan hal ini, guru berperan penting merancang dan menyelenggarakan forum-forum tersebut. Ada beberapa forum belajar kelas yang bisa dirancang oleh guru, seperti diskusi kelompok, seminar kelas, pidato, debat, drama, dan simulasi. Peran guru belajar abad TI lebih banyak berkaitan dengan merancang aktivitas belajar yang bermakna dan kreatif. Kegiatan pokok belajar, mulai dari mengumpulkan informasi, menakar nalar, memparafrase, menulis, dan mengonstruksi pengetahuan, dilakukan oleh siswa selaku subjek belajar yang merdeka. Guru bertugas menyiapkan strategi agar siswa melewati proses belajar sesuai dengan “koridor” yang disusun, baik klasikal maupun individual. Sementara guru menjalankan
Mengawal Stabilitas dan Kenyamanan Bali
Bali di pengujung tahun 2017, mendapat tantangan dan cobaan yang luar biasa. Ekonomi Bali terpuruk terutama di sektor pariwisata. Biasanya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), wisatawan yang berkunjung ke Bali meningkat tajam. Berbeda dengan tahun ini, dampak erupsi Gunung Agung menyebabkan banyak wisatawan membatalkan kunjungannya untuk berlibur akhir tahun dan menyambut tahun baru di Bali. Faktor keamanan menjadi penyebab. Namun, banyak postingan yang muncul di media sosial (medsos) yang menyatakan Bali aman untuk dikunjungi. Apakah hal ini akan berdampak positif dalam peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali? Bahkan, Presiden Jokowi membuat terobosan dengan mengadakan kegiatan rapat terbatas di Bali sebagai pembuktian bahwa Bali aman. Terpuruknya pariwisata di Bali membawa pengaruh besar terhadap pendapatan negara. Maka dari itu, keamanan di Bali menjadi hal yang sangat prioritas. Dengan Bali menjadi aman, maka pastinya wisatawan nyaman berkunjung ke Bali. Sebuah timbal balik yang harus diingat dalam upaya menjaga pariwisata Bali. Pertanyaannya adalah dapatkah Bali selalu aman? Tantangan dari dalam dan luar Bali sangat berpengaruh terhadap stabilitas keamanan di Bali. Bila Bali tidak mampu menghadapi tantangan dari dalam dan luar tersebut, apakah Bali akan tetap bertahan dengan pariwisatanya? Benteng pertahanan Bali dari tantangan adalah adat dan budaya Bali. Jika adat dan budaya Bali dapat dipertahankan secara bertanggung jawab, apa pun tantangan dan cobaan yang menerpa tidak dapat meng-
Oleh I Nyoman Agus Sudipta goyahkan Bali. Sebagai contoh bila tantangan berasal dari dalam Bali itu sendiri melalui adat dan budaya yang ada, maka Bali dapat mempertahankan diri dengan semangat manyama braya, paras-paros, sagilik-saguluk salunglung sabayantaka dengan konsep druwenang sareng (miliki bersama). Apa pun itu segala tantangan yang berasal dari dalam walaupun nanti berdampak kurang baik, bila dimiliki bersama (druwenang sareng) dan dilandasasi rasa persaudaraan yang tinggi (manyama braya) segala permasalahan dapat diatasi dan dicarikan solusi. Bila tantangan berasal dari luar, maka melalui adat dan budaya yang terpelihara dalam aktivitas kehidupan di desa adat/pakraman, masyarakat Bali mampu menghadapinya. Tantangan yang berasal dari luar tidak akan mampu menggempur Bali, bila adat dan budaya Bali terus dipelihara dan dilestarikan. Melalui desa adat/pakraman, masyarakat Bali dapat melestarikan dan memelihara adat dan budaya agar tetap ajeg. Dapat dibayangkan seandainya di Bali tidak terdapat desa adat/pakraman dengan landasan konsep Tri Hita Karana, maka Bali tidak mampu bertahan sampai sekarang. Gempuran tantangan dari luar sangat mudah menghancurkan dan menguasai Bali. Hal ini mesti disadari kembali untuk mempersiapkan diri ke depan dalam menghadapi perkembangan yang ada. Pergantian tahun terus terjadi, mengisyarakatkan bahwa
perubahan yang kekal dalam hidup ini. Walaupun selalu ada perubahan tetapi hal mendasar dalam menata Bali tidak boleh diubah. Adat dan budaya Bali harus selalu dipelihara dan dilestarikan tanpa mengubah nilainilai luhur yang ada di dalamnya. Adat dan budaya Bali yang bernapaskan ajaran Hindu diharapkan selalu hidup dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Bali. Walaupun Bali sebagai pusat bertemunya segala macam budaya akibat adanya pariwisata, jangan sampai masyarakat Bali terbawa arus dan tenggelam dalam hegemoni yang ada. Masyarakat Bali jangan sampai hilang jati dirinya di tengah gempuran dan tantangan yang terus menghadang. Masyarakat Bali harus kuat dalam menghadapi situasi apa pun, karena ke depan tantangan untuk masyarakat Bali semakin luar biasa. Tantangan dari dalam dan luar selalu menghampiri tanpa batas waktu. Masyarakat Bali harus jengah dan berbenah dalam menyikapi keadaan yang terjadi, sehingga tidak terlarut dalam keadaan. Kita tentu berharap pariwisata Bali mampu bangkit kembali dengan penataan yang lebih baik tanpa mengabaikan konsep sekala dan niskala. Artinya, pariwisata di Bali tetap dibangun di atas rel nilai-nilai adat dan budaya Bali yang bernapaskan Agama Hindu. Jangan biarkan Bali terus terpuruk dengan tantangan yang berasal dari dalam. Waktunya nyama Bali bersatu dalam menghadapi segala tantangan, baik dari dalam maupun dari luar.
peran tersebut, guru juga dituntut mengikuti perkembangan dunia pengetahuan, bukan pertamatama untuk diceramahkan kepada siswa, sebagaimana dulu peran ini dilakukan, tetapi untuk mengimbangi konstruksi pengetahuan yang dihasilkan oleh siswa. Karena itu, mau tidak mau guru harus selalu belajar atau dikampanyekan dalam tajuk guru pembelajar. Gagasan dasar dan ideal guru pembelajar adalah pendidikan abad TI menuntut guru selalu belajar. Jika di masa lalu guru adalah sumber informasi tunggal dan siswa mengacu pengetahuan guru, maka di atas peran itu guru memegang otoritas kebenaran. Kini, peran guru tidak lagi demikian. Hal ini harus menjadi kesadaran pada diri guru. Hanya dengan wawasan dan penguasaan pengetahaun mutakhir yang luas dan mendalam, guru bisa mengembangkan iklim berpikir kritis. Iklim ini sangat penting dalam “mematangkan” pemahaman dan pemaknaan siswa terhadap pengetahuan-pengetahuan yang dikonstruksinya sendiri. Maka dalam belajar dengan iklim berpikir kritis ini, siswa akan selalu skeptis menghadapi berbagai informasi, sebelum informasi tersebut benar-benar menjadi pengetahaun yang memenuhi syarat-syarat kebenaran ilmu. Keluasan wawasan dan kedalaman pengetahuan berdasar pada filosofi ilmu, akan membantu guru dalam melaksanakan peran tersebut. Peran berdimensi pedagogik tidak banyak diperlukan. Justru peran guru yang sangat strategis adalah ada pada tataran filosofis dan metodologi ilmu sesuai dengan pendekatan saintifik Kurikulum 2013. Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali
POJOK Beras dan rokok penyumbang kemiskinan di Indonesia. - Korupsi juga. *** Pariwisata dan pertanian Bali mesti ditata ulang. - Bukan dimatikan. *** Harga beras medium di pasar masih di atas HET. - Janji pemerintah tindak pedagang.
Penulis, guru SMK Negeri 1 Abang Karangasem, Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BERLUBANG – Trotoar di simpang tiga Jalan Melati dan Jalan Teratai Denpasar, berlubang. Agar pengguna jalan tidak terperosok, lubang itu ditandai dengan tanaman dan diisi bekas sarana upakara. Foto diambil Selasa (9/1) kemarin.
www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost on Gadget
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Jangan Dijadikan Beban KEMATIAN suatu keniscayaan. Masingmasing bangsa, agama, dan suku mempunyai cara tersendiri untuk memberikan penghormatan terakhirnya sebagai manusia yang memiliki peradaban budaya. Khususnya di Bali, umat yang memeluk Agama Hindu melakukan upacara ngaben. Tujuan ngaben adalah agar raga sarira cepat kembali kepada asalnya yaitu Panca Maha Bhuta dan atma selamat pergi ke alam pitra. Namun, prosesi kematian ini menjadi rumit, ketika dibangun oleh budaya dengan tingkat rigiditas yang tinggi (kaku). Umat Hindu sering terjebak “proses megah” prosesi ritual yang menelan biaya tinggi dengan mengabaikan kemampuan yang melakukan upacara. Sejatinya, biaya upakara untuk prosesi ngaben di Bali tidak mahal berdasarkan sastra. Ada pendapat yang mengatakan, terlalu banyak upacara adat menyebabkan kemiskinan di Bali, sehingga seakan-akan budaya menjadi beban bagi masyarakat yang menjalankan upacara tersebut. “Di sinilah peran klian adat, tokoh agama, dan pemerintah untuk memberikan solusi yang baik kepada umatnya, sehingga budaya tidak menjadi beban bagi umat yang melaksanakan upacara dan budaya ngaben tetap bisa dilakukan,” ujar Klian Banjar Kerta Bumi, Desa Adat Sumerta Kaja, Denpasar I Gede Ngurah Ambara Putra, S.H., Selasa (9/1) kemarin. (win)
Diduga Memeras, Oknum Satpol PP Kena OTT Denpasar (Bali Post) Tim Subdit III Ditreskrimum Polda Bali menangkap oknum pegawai kontrak Satpol PP Kota Denpasar, Bagus Made Putra Pardana alias Gustra (27), Jumat (5/1) lalu. Penangkapan dilakukan saat pelaku diduga melakukan pemerasan di Spa Scarlet Jalan Kembang Gading, Denpasar Timur. Hasil pengembangan kasus tersebut, pelaku juga melakukan pemerasan di 11 spa dan panti pijat di wilayah Denpasar. “Pelaku ini pegawai kontrak Satpol PP Kota Denpasar tapi diperbantukan di Kecamatan Denpasar Barat,” tegas Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP I Komang Sudana, Selasa (9/1) kemarin. Penangkapan tersebut dilakukan pukul 16.30 Wita. Waktu itu, kata AKBP Sudana didampingi Kasubbid Penmas AKBP Ayu Kusuma Dewi, pelaku diciduk dalam OTT saat menerima amplop berisi uang Rp 500 ribu dari pemilik spa, Gede Adi Putra. Tindak pidana pemerasan ini dilakukan mantan anggota salah satu ormas di Bali ini berlangsung sejak Januari 2017. Modusnya, pelaku mengancam akan merazia spa atau panti pijat yang tidak mengangongi izin. Agar luput dari operasi, spa dan panti pijat tersebut harus menyetor uang kepadanya. “Jumlah pungutannya bervariasi, mulai Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu,” ungkapnya. Dari hasil perbuatan melanggar hukum tersebut, pelaku yang beralamat di Jalan Werkudara Denpasar ini, setahun meraup uang Rp 4 juta. Jika dalam setahun ia mendapat setoran dari Rp 25 juta sampai Rp 34 juta. Awalnya, pelaku melakukan pungutan mulai Januari sampai Juni 2017. Sedangkan Juli 2017 sempat berhenti melakukan pungutan karena sempat diamankan petugas tapi tidak ada barang bukti. Adapun spa dan panti pijat yang nyetor kepada pelaku yaitu Amor Spa Jalan Kartini (Rp 500 ribu), N2 Spa Jalan Gatot Subroto (Rp 300 ribu), Fortuna Spa Jalan Tukad Badung, Happy Spa Jalan Tukad Balian, panti pijat Jalan Diponegoro, Pradiv Spa Jalan Tukad Badung, Opelia Spa Jalan Gatot Subroto, Panti Pijat Sintya Jalan Imam Bonjol, Sueman Spa Jalan Tukad Badung, Spa Tukad Ayeh dan panti pijat Jalan Gunung Agung, Denpasar. “Pelaku mengaku kerja sendiri dan uang tersebut digunakan untuk biaya hidup sehari-hari. Tapi masih kami kembangkan kasus ini,” ujarnya. (kmb36)
Bali Post/rah
DIDUGA MEMERAS - Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP I Komang Sudana merilis penangkapan Bagus Made Putra Pardana alias Gustra.
Bali Post/rin
KETERANGAN PERS - Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (tengah) bersama komisioner KPU saat memberikan keterangan pers usai menerima pendaftaran paket Mantra-Kerta, Selasa (9/1) kemarin. Sehari sebelumnya, paket KBS-ACE juga telah melakukan pendaftaran ke KPU Bali.
KPU Bali Pastikan Hanya Dua Bakal Paslon yang Mendaftar
Denpasar (Bali Post) -
KPU Bali memastikan hanya ada dua bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali, 27 Juni mendatang. Yakni I Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) dan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Pasalnya, kedua bakal paslon ini telah membagi habis dukungan kursi di DPRD Bali. “Dapat kami pastikan bahwa hanya dua bakal pasangan calon yang mendaftar. Bagaimana hasilnya, tentu kami masih akan melakukan proses sesuai dengan tahapan,” ujar Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam keterangan pers di Kantor KPU Bali, Selasa (9/1) kemarin.
Raka Sandi menambahkan, bakal pasangan calon KBS-Ace didukung 27 kursi di DPRD Bali yakni PDI Perjuangan (24 kursi), Hanura (1 kursi), PKPI (1 kursi) dan PAN (1 kursi). Sementara Mantra-Kerta mengantongi dukungan 28 kursi, masing-masing 11 kursi Partai Golkar, 8 kursi
Partai Demokrat, 7 kursi Partai Gerindra, dan 2 kursi Partai NasDem. Secara keseluruhan, kedua paket telah membagi habis kursi di DPRD Bali yang berjumlah 55 kursi. “Oleh karena dokumen atau berkas pencalonannya sudah kami terima dan dinyatakan
memenuhi syarat, tentu hal ini tidak bisa diubah lagi. Jadi, sudah final dari aspek dukungan, sehingga hanya ada dua pasangan calon yang mendaftar di KPU Bali,” imbuhnya. Menurut Raka Sandi, bakal pasangan calon masih harus melalui sejumlah proses sebelum ditetapkan menjadi pasangan calon pada 12 Februari mendatang. Mulai dari pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani, pengujian administrasi, sampai dengan masa perbaikan untuk dokumen yang belum memenuhi
syarat. Setelah dinyatakan lolos sebagai pasangan calon, dilanjutkan tahapan pengundian nomor urut pada 13 Februari 2018. Lalu masa kampanye mulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018, dan akhirnya pemungutan serta penghitungan suara pada 27 Juni 2018. “Siapa yang akan ditentukan oleh KPU sebagai pasangan calon terpilih tentu prosesnya masih panjang, dan kami akan menunggu suara rakyat yang akan diberikan pada hari H nanti,” tandasnya. (kmb32)
Pencuri Spesialis Sepeda Ditangkap
Bali Post/rah
DITANGKAP - Unit Reskrim Polsek Denbar mengungkap kasus pencurian sepeda dayung.
Denpasar (Bali Post) Beberapa kali masuk penjara tidak membuat seorang remaja berinisial RSU (17) kapok. Ia bersama I Putu Angga Eka Nugraha (20) mencuri sepeda dayung milik Prasetyo Budi Utomo Jalan Merpati Gang Pipit, Denpasar Barat (Denbar). Akibat perbuatannya itu, komplotan maling spesialis sepeda dayung ini ditangkap di kos-kosan Jalan Kusuma Bangsa, Denpasar, Rabu (27/12) lalu. Sedangkan rekannya, Panca masih buron. Kasus ini terjadi, kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Selasa (9/1) kemarin, pada Kamis (21/12) pukul 01.00
Wita, korban sedang tidur. Sedangkan sepeda dayung merek Polygon Strada 5 diparkir di depan kamar kosnya. “Padahal, sepeda dayung sudah dirantai dan dihalangi tempat jemuran korban. Ternyata pelaku yang sudah pengalaman ini dengan mudah mengambil sepeda seharga Rp 5 juta ini,” tegas Iptu Aan. Saat korban bangun, sepeda dayung sudah hilang. Lanjut ia melapor ke Polsek Denbar. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Informasi masyarakat bahwa pelaku berada di kos Jalan Kusuma Bangsa, Denbar. Tim dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven Sampeyana melaku-
kan penggerekan. “Di salah satu kamar ditangkap tersangka Angga. Pelaku mengaku beraksi bersama dua temannya RSU dan Panca. Sedangkan barang bukti diamankan di depan kamarnya,” ungkapnya. Selanjutnya, petugas memburu RSU dan berhasil dibekuk di Jalan Waturenggong, Denpasar Selatan. Kedua pelaku la ng sung d ib a wa ke Polsek. “Modusnya mengambil sepeda dayung itu bersama-sama dengan cara meloncat pagar rumah kos. Rencananya, sepeda dayung dijual dan hasilnya dipakai foya-foya,” ucap mantan Kanit Reskrim Polsek Menwi, Badung ini. (kmb36)
Diduga Dilempar dari Luar
Ganja Seberat Hampir 1 Kg Ditemukan di Lapas Kerobokan Mangupura (Bali Post) Sipir Lapas Kerobokan menemukan dua bungkus plastik berisi ganja seberat 990 gram, Selasa (9/1) kemarin. Paket ganja tersebut diamankan di areal antara Pos 4 dan Pos 5 bagian selatan. Diduga paket barang terlarang tersebut dilempar dari luar lapas yang belokasi di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kerobokan, Kuta Utara, Badung tersebut. Informasi diperoleh di lapangan, sekitar pukul 11.00 Wita anggota jaga I Gede Agus Suarjunaidi (32) sedang bertugas. Saat membakar sampah di depan Pos 5, pukul 11.36 Wita, Agus mendengar ada suara benda jatuh. Beberapa menit kemudian, ada lagi lemparan benda di tempat sama. Karena penasaran, sipir asal Buduk, Mengwi, Badung ini membuka bungkusan plastik hitam tersebut. Isinya ternyata daun ganja kering. Agus langsung melapor temuannya itu kepada komandannya, Gede Adi Sudarma, dan disuruh diletakkan di tempat semula. ‘’Kejadian itu dilaporkan ke Kepala KPLP Klas II A Denpasar Yosafat Rizanto dan langsung ke TKP,’’ ungkap sumber. Setelah itu, Kalapas Tonny Nainggolan melaporkan kejadian itu ke Kepala Pospol Kerobokan Ipda Nengah Noko dan diteruskan ke Polsek Kuta Utara. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa bersama anggota Polsek tiba di TKP. Selanjutnya petugas menimbang barang bukti tersebut. Ternyata dua bungkus ganja itu berisi tiga paket ganja masing-masing berat bruto 254 gram, 241 gram dan 495 gram. Selanjutnya barang bukti tersebut diamankan di Polsek Kuta Utara. Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa membenarkan adanya temuan ganja tersebut. ‘’Keterangan saksi ganja itu diduga dilempar dari luar lapas. Kami masih menyelidikinya,’’ tegasnya. (kmb36)
Bali Post/ist
OLAH TKP - Anggota Polsek Kuta Utara melakukan olah TKP penemuan ganja di dalam lapas.
BANGLI
8
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Pemkab Tunggu Kuota Program Transmigrasi Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli belum bisa memastikan peserta program transmigrasi untuk masyarakat miskin tahun ini. Pemkab masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat terkait hal tersebut. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kapupaten Bangli, I Dewa Gede Suparta, Selasa (9/1) kemarin, mengungkapkan pihaknya beBali Post/nan lum bisa memastikan I Dewa Gede Suparta berapa jumlah warga Bangli yang bisa mengikuti program transmigrasi tahun ini. Pihaknya masih menunggu informasi mengenai hal tersebut dari Kementerian Koperasi dan UKM. ‘’Ini baru awal tahun, biasanya bulan April atau Mei baru dapat informasi dari Kementerian Koperasi. Jadi kita tunggu saja,’’ ungkapnya. Dewa Suparta menjelaskan, tahun lalu ada 55 KK mendaftar untuk mengikuti program transmigrasi sementara kuota untuk Bangli hanya 5 KK. Namun kala itu Bangli batal memberangkatkan warganya ke Mona Barat, Sulawesi Tenggara. Alasannya, Bangli diberikan di wilayah pesisir dengan pola mata pencaharian nelayan sehingga tidak cocok dengan keahlian warga Bangli. ‘’Jadi, mereka yang sudah mendaftar itu kini masuk daftar tunggu yang bakal diberangkatkan tahun ini. Untuk tahun ini, memang belum ada warga yang mendaftar untuk mengikuti program transmigrasi. Mengingat ini baru awal tahun. Jika tidak ada mendaftar, maka warga yang tidak berangkat tahun lalu akan diprioritaskan untuk diberangkatkan sesuai dengan jatah yang diberikan,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, jika nanti Bangli memberangkatkan warganya untuk bertransmigrasi, maka pihaknya terlebih dahulu melakukan seleksi. Selain itu, pihaknya akan melakukan survei ke lokasi yang dituju warga untuk membuat perjanjian dengan daerah penerima. ‘’Dan setelah itu baru kita lakukan pengiriman transmigran,’’ tegasnya. (kmb41)
Bali Post/nan
DIPLODIA - Petani saat membersihkan tanaman jeruk yang terserang diplodia.
Musim Hujan, Tanaman Rentan Diserang Penyakit
Bangli (Bali Post) Musim hujan menjadi berkah bagi petani lantaran tanaman tidak akan kekeringan. Namun pada musim ini, sejumlah tanaman sangat rentan diserang penyakit. Guna mengantisipasi penyakit pada tanaman, para petani diminta memerhatikan pola tanam dan perawatan tanaman. Sekretaris Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (PKP) Bangli I Wayan Sarma didampingi Kabid Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia I Nyoman Sarya, Kepala Seksi Per-
lindungan Tanaman I Wayan Sentana dan Kepala Seksi Hortikultura Ni Made Yusri Merta Wahyuni, Selasa (9/1) kemarin, menyampaikan untuk tanaman padi, penyakit yang biasanya muncul adalah blas dan serangan tungro. Sementara untuk hortikultura, yang perlu diwaspadai adalah penyakit diplodia. Penyakit diplodia umumnya menyerang tanaman jeruk. ‘’Untuk serangan blas, sesuai data yang didapat akhir Desember 2017, lahan padi yang diserang mencapai 2 hektar. Semuanya ada di Kecamatan Susut. Sementara untuk serangan pe-
nyakit diplodia menjangkiti 4.849 pohon dari 3 juta pohon jeruk yang ada di Bangli yang lebih dominan di wilayah Kintamani,’’ imbuhnya. Menurut Sarma, penyebab serangan tungro dan blas yang menyerang tanaman padi, lebih banyak lantaran kurang bagusnya sanitasi lahan. Tingkat kelembapan lahan terlalu tinggi sehingga menyuburkan jamur. Penyebab penyakit diplodia, lanjut dia, juga diakikatkan kurang bagusnya pengolahan lahan dan jarak penanaman jeruk terlalu mepet. Idealnya, jarak penana-
man jeruk adalah 4 x 4 meter, sementara petani kebanyakan memangkas jarak menjadi 2,5 x 2,5 meter. ‘’Hal ini menyebabkan kelembapan lahan terlalu tinggi, sementara ketersediaan unsur hara sedikit sehingga menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit. Padahal, kita di lapangan sudah memberikan pemahaman kepada petani supaya bisa mengikuti arahan yang kita berikan. Namun, petani tetap saja membandel dengan alasan biar lebih banyak dapat menanam jeruk,’’ tegasnya. Lebih lanjut dikatakannya, penyakit diplodia bisa diatasi
dengan memperbaiki sanitasi lahan dengan memerhatikan jarak tanaman, melakukan pemangkasan dan mengurangi pemakaian pupuk organik berupa kotoran ayam basah. Penyakit ini juga bisa dicegah dengan mengoleskan bubur kalifornia. Bubur ini dibuat oleh petani dengan campuran belerang, kapur dan air. Namun jarang petani yang mau memakainya karena mereka harus mengupas kulit batang yang kena penyakit. ‘’Mungkin ongkosnya terlalu tinggi, karena serangan penyakit kan tidak satu pohon,’’ kata Sarma. (kmb41)
Air Keruh dan Berlumpur
Warga Tanggahan Tengah Keluhkan Layanan PDAM Bangli (Bali Post) -
Warga di Banjar Tanggahan Tengah, Desa Demulih, Susut mengeluhkan pasokan air PDAM yang keruh dan berlumpur. Lantaran kondisi air tak layak dikonsumsi, warga pun terpaksa mengeluarkan uang lebih untuk membeli air. Atas kondisi ini, warga berharap PDAM segera melakukan penanganan agar pasokan air bisa kembali normal. Bali Post/ina
RAPAT - Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan bersama Kapolres dan Dandim serta Disdukcapil saat melakukan rapat membahas rencana kelanjutan pelaksanaan Kejar e-KTP.
KPU Dorong Percepatan Perekaman Data E-KTP Bangli (Bali Post) – Masih banyaknya penduduk Kabupaten Bangli yang belum melakukan perekaman data e-KTP, berpotensi menimbulkan permasalahan saat hari pencoblosan. Bukan tidak mungkin, keamanan dan ketertiban pelaksanaan pilkada akan terganggu jika banyak warga yang tidak bisa memilih lantaran belum memiliki e-KTP. Demikian terungkap dalam rapat evaluasi Kejar e-KTP yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli, Selasa (9/1) kemarin. Rapat evaluasi yang dipimpin Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan tersebut dihadiri Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Panji Anom, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto dan Kepala Disdukcapil Bangli Nyoman Sumantra. Hadir juga anggota Panwaslu Nengah Mudana Atmaja dan anggota PPK. Sumantra dalam rapat tersebut memaparkan, sesuai data terakhir, penduduk Bangli yang belum melakukan perekaman data e-KTP mencapai 26.087 jiwa dari total 197.930 jiwa penduduk wajib KTP. Untuk menuntaskannya, pihaknya sudah terus bergerak melakukan perekaman baik indoor maupun outdoor ke desa-desa termasuk memaksimalkan program Kejar (Kelopkan dan Jaring) e-KTP yang digagas KPU Bangli. Sumantra mengatakan, program Kejar e-KTP yang sudah dilaksanakan 2017 lalu di lima desa akan kembali dilaksanakan tahun ini mulai 22 Januari. Pihaknya mmengaku sudah menyusun jadwal mengenai desa-desa yang akan disasar dalam program tersebut. Ketua KPU Bangli Dewa Lidartawan menjelaskan, sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), seluruh warga Bangli harus sudah tuntas direkam data e-KTP-nya. Untuk itu, program Kejar e-KTP ini harus terus digenjot. Guna mempercepat proses perekaman, pihaknya akan melibatkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini. Untuk menangani masalah warga yang masih tercecer, terutama di wilayah pinggiran, pihaknya bersama Polres dan Kodim akan melakukan penjemputan menggunakan kendaraan milik Polres dan Kodim untuk kemudian direkam. ‘’Kalau kita betul-betul bekerja, 26 ribu warga yang belum melakukan perekaman ini pastinya akan bisa tuntas,’’ terangnya. Dandim Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto menyatakan, pihaknya siap mendukung upaya percepatan perekaman data e-KTP dengan mengerahkan armada dan personel yang dimiliki. Pihaknya pun meminta agar jadwal perekaman disusun dengan jelas. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom menyampaikan, masih banyaknya warga Bangli yang belum melakukan perekaman e-KTP berpotensi menjadi masalah besar saat hari pencoblosan. ‘’Jangankan ribuan, seratus saja ada warga yang tidak bisa memilih karena belum memiliki e-KTP atau surat keterangan itu menjadi masalah besar. Itu akan bisa mengganggu keamanan pemilu,’’ ujarnya. Untuk itu, dia meminta perekaman bisa terus dimaksimalkan. Dengan sisa waktu yang tinggal 4 bulan lagi, maka dalam 1 bulan minimal harus bisa melakukan perekaman 5-6 ribu warga wajib e-KTP. ‘’Untuk mengejar itu, tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Kami siap membantu kendaraan dan personel,’’ jelasnya. (kmb40)
Warga Tanggahan Tengah, Wayan Sukania, Selasa (9/1) kemarin, mengungkapkan kondisi air PDAM yang keruh dan berlumpur sudah dirasakan warga sejak lima hari terakhir. Jika didiamkan cukup lama, air PDAM yang ditampung dalam bak mandi maupun ember akan muncul
endapan lumpur. Atas kondisi itu, dia terpaksa membeli air untuk kebutuhan minum dan memasak. Untuk mandi, dia terpaksa mengambil air bersih di sungai yang jaraknya cukup jauh. Dia pun mengaku kecewa dengan layanan PDAM Bangli. Sebab, meski persoalan
Bangli (Bali Post) Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Untuk tahun ini, Pemkab Bangli mendapatkan DAK Rp 7 miliar atau meningkat Rp 4 miliar dari tahun sebelumnya. Kadisdikpora Bangli I Nyoman Suteja didamp ingi Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) I Nengah Danta Haryana, Selasa (9/1) kemarin, mengungkapkan meningkatnya bantuan yang diterima tahun ini lantaran pelaporan ke pusat tepat waktu dan hasil monitoring evaluasi (monev) bagus. DAK akan diperuntukkan ke kegiatan fisik seperti perbaikan infrastruktur pendidikan di sejumlah sekolah di Bangli mulai dari tingkat PAUD sampai SMP serta kegiatan nonfisik. Kata Suteja, untuk PAUD di Kintamani, bakal dilakukan renovasi dua bangunan di Bayung Gede dan satu
pembangunan gedung baru di Belantih. Untuk Kecamatan Bangli juga akan dilaksanakan renovasi TK Pembina dan TK di Guling Kawan. Sementara di Kecamatan Susut, akan ada rehab gedung sekolah di Abuan dan Tanggahan Pekan. ‘’Untuk TK, hanya di Tembuku saja tidak dilakukan rehab maupun pembangunan tahun ini,’’ katanya. Selain untuk rehab dan pembangunan gedung PAUD, pihaknya juga akan melakukan pembangunan tujuh Ruang Kelas Belajar (RKB) dan rehab di tiga SD, pembangunan jamban di empat sekolah dan penambahan koleksi buku perpustakaan masing-masing satu paket di 17 sekolah di Bangli. ‘’Untuk pembangunan RKB-nya, tersebar di tujuh SD yakni SDN 1 Kawan, SDN 2 Kawan, SDN 3 Jehem, SDN 5 Yangapi, SDN2 Batur, SDN 5 Songan, dan SDN Serai,’’ imbuhnya. Sementara untuk SMP, juga akan dilakukan rehab RKB sebanyak 18 ruangan di 7 sekolah, pembangunan jamban, pembangunan gedung
Bangli (Bali Post) Made Sanan Jaya, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di Desa Terunyan, Kintamani, Selasa (9/1) kemarin. Pria 40 tahun itu diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran sakit jiwa yang dideritanya tak kunjung sembuh. Kasus gantung diri yang terjadi sekitar pukul 12.00 wita ini, pertama kali diketahui oleh anak korban. Sebe-
lumnya, saksi sempat disuruh ayahnya untuk membeli nasi. Sekembalinya anak korban dari membeli nasi, korban kemudian memakan nasi pesanannya tersebut di dalam kamar. Anak korban saat itu meninggalkan ayahnya di dalam kamar seorang diri untuk mengambil baju di jemuran karena hujan. Sekembalinya dari mengambil baju, sang anak kaget melihat ayahnya sudah dalam kondisi leher tergantung di plafon ru-
itu sudah berlangsung beberapa hari, penanganan tak kunjung dilakukan. Terkait hal ini, dia mengaku sangat dirugikan. ‘’Saya harap PDAM bisa menjual air yang bersih. Dengan kondisi air sekarang ini, sangat tidak layak bagi masyarakat. Tolong segera ditangani,’’
terangnya. Sementara itu, Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Askara mengatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan. Dia menjelaskan, keruhnya pasokan air di banjar tersebut terjadi karena adanya jaringan pipa yang tertimbun longsor. Biasanya, bagian jaringan yang hancur tertimpa longsor akan menyebabkan tanah masuk ke dalam pipa sehingga air yang diterima masyarakat menjadi keruh dan kotor. ‘’Sekarang sudah
diperbaiki. Kami upayakan selesai secepatnya,’’ terangnya. Selain di Tanggahan Tengah, kerusakan jaringan PDAM akibat longsor, kata Yuliawan, juga terjadi di Banjar Tambahan Desa Jehem, Tembuku. Kerusakan jaringan di Banjar Tambahan yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu, menyebabkan pasokan air ke masyarakat menjadi terganggu. ‘’Sekarang di sana juga sudah kami tangani,’’ imbuhnya. (kmb40)
DAK Pendidikan Meningkat Rp 4 Miliar
Bali Post/nan
SD - Pembangunan RKB akan dilaksanakan di sejumlah sekolah tahun ini. Salah satunya di SDN 2 Kawan. laboratorium IPA, dan pengadaan media pembelajaran di sepuluh sekolah. Diungkapkan Suteja, untuk rehab dan pembangunan gedung baru, termasuk pengadaan lainnya
di tingkat SD, dianggarkan Rp 1.948.000.000. Sedangkan di tingkat SMP dianggarkan Rp 5.170.879.000. ‘’Jadi, bagi sekolah yang pembangunannya ada nung-
gak atau belum tuntas pengerjaannya, akan diupayakan untuk diselesaikan sehingga nantinya tidak lagi menjadi masalah di kemudian hari,’’ ujar Suteja. (kmb41)
mahnya. Melihat kejadian tersebut saksi berteriak meminta tolong ke keluarganya. Dibantu warga lainnya, korban diturunkan dari plafon. Namun nahas, saat diturunkan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, terkait kejadian itu, pihak kepolisian sudah turun ke lokasi. Sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi bersama tenaga medis, tidak
ditemukan adanya tandatanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi hanya menemukan tanda bekas jeratan pada leher layaknya korban gantung diri. Atas kondisi itu, polisi pun menyimpulkan korban tewas karena gantung diri. Adapun modus yang digunakan yakni dengan mengikatkan tali pada plafon rumah dengan menggunakan pijakan. Setelah tali ada di leher korban kemudian menjatuhkan diri. Sulhadi
mengungkapkan, di rumah korban, polisi mengamankan beberapa barang bukti yakni tali plastik warna biru yang dipakai korban gantung diri dan beberapa obat-obatan milik korban seperti lorazepam, tryhexyphenidyl dan risperidone. ‘’Motifnya diduga korban nekat bunuh diri karena menderita sakit jiwa. Selama ini, korban sudah berulang kali berobat ke RSJ Bangli namun tidak kunjung sembuh,’’ katanya. (kmb40)
ODGJ di Terunyan Tewas Gantung Diri
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
GIANYAR
9
gIANYAR Memilih
Bali Post/nik
PIMPINAN PARTAI - Lima pimpinan partai di Gianyar saat membacakan deklarasi dukungan untuk Kertha-Maha di Balai Budaya Gianyar, Selasa (9/1) kemarin.
Kertha-Maha Didukung Lima Partai Koalisi
PASANGAN Tjokorda Raka Kerthyasa - Pande Istri Maharani Prima Dewi (Kertha-Maha) didukung lima partai untuk maju dalam Pilbup Gianyar. Kelima partai tersebut yakni Demokrat, Golkar, Gerindra, PKPI dan NasDem. Dukungan dari lima partai ini diyakini bisa memenangkan Kertha-Maha. Tjokorda Raka Kerthayasa atau yang akrab disapa Cok Ibah yang ditemui usai mendaftar di KPU Gianyar, Selasa (9/1) kemarin, mengaku optimis bisa menang di atas 50 persen. Terlebih saat ini tim pemenangan Kertha-Maha terdiri dari lima partai politik. ‘’Kita bersama tim akan bekerja dan optimis bisa menang,’’ ucapnya. Namun, diakuinya, untuk memenangkan pilbup pihaknya harus bekerja keras serta berkonsolidasi di struktur pemenangan. ‘’Saya dan Ketua KGB akan menyampaikan program, demi melanjutkan perjuangan Gianyar Bangkit menjadi sebuah realitas,’’ katanya. Cok Ibah juga mengapresiasi semangat lima politisi pimpinan partai di Gianyar yang memiliki semangat membara untuk Gianyar lebih baik. Lima warna partai ini pun diibaratkannya sebagai Panca Pandawa yang siap berperang. ‘’Ini adalah Panca Pandawa yang akan berjuang memenangkan pilkada. Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Gianyar Made Dauh Wijana mengajak seluruh simpatisan untuk menyatukan komitmen memenangkan pilbup. ‘’Sekarang kita ada lima partai politik, harus siap gotong royong melawan paket Aman dan memenangkan Pilkada Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35)
PDI-P Ingin Menang Terhormat dan Bermartabat
PDI-P ingin memenangkan tiap pilkada tahun ini, tak terkecuali di Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar. Namun, kemenangan tersebut harus diraih dengan cara-cara terhormat, bermartabat dan demokratis. Hal itu diungkapkan pengurus DPP PDI-P Made Urip belum lama ini di Gianyar. Menurut Urip, PDI-P ingin menjauhkan proses pilkada dari isu SARA, unsur kebencian dan kebohongan. Pihaknya sangat menginginkan demokrasi yang fair sehingga lahir para pemimpin yang benar-benar mampu memahami dan melaksanakan apa yang menjadi kebutuhan rakyat. Guna mewujudkan hal itu, Urip meminta para kader PDI-P untuk meraih simpati masyarakat dengan caracara yang baik. Masih ada waktu enam bulan ke depan bagi kader untuk hal tersebut. ‘’Selama selang waktu tersebut, apa saja bisa terjadi. Maka dari itu, seluruh kader partai dan tim harus mewaspadai isu-isu yang bisa mendegradasi calon dan partai. Kita harus sabar dan diskusikan dengan partai jika ada persoalan. Jaga soliditas partai sehingga terjaga komitmen kita memenangkan calon yang diusung,’’ tegasnya di hadapan ribuan kader dan simpatisan. Terkait Pilbup Gianyar, Urip yakin Kabupaten Gianyar adalah basis PDI-P sehingga paket Made Mahayastra dan Agung Mayun (Aman) bisa menang mutlak. Dia pun berharap secara khusus kepada Mahayastra agar meniru kinerja kader PDI-P yang kini menjabat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang bekerja riil dan konkrit demi masyarakat. (ded)
Hanura Berikan Rekomendasi untuk Aman
PASANGAN Made Mahayastra-A.A. Gde Mayun (Aman) akhirnya mengantongi rekomendasi dari Partai Hanura. Rekomendasi ditandatangani Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta tertanggal 8 Januari 2018. Rekomendasi ini terbilang penting, guna memantapkan langkah Aman menghadapi pertarungan dalam Pilbup Gianyar. Pada surat DPP Hanura No: SKEP/B/671/DPPHANURA/I/2018 dinyatakan bahwa Mahayastra sebagai calon Bupati dan Agung Mayun sebagai calon Wabup Gianyar. Mahayastra mengakui sudah menerima rekomendasi dari Hanura pada Selasa (9/1) kemarin. ‘’Ya, sudah saya terima. Baru tadi (kemarin - red),’’ ucapnya. Bergabungnya Hanura, katanya, semakin memantapkan langkah paket Aman di Pilbup. Terlebih di DPRD Gianyar, paket Aman kini total menguasai 19 kursi. ‘’Sebenarnya dukungan Hanura ke Aman sudah dinyatakan sejak lama dan dengan rekomendasi ini semakin dimantapkan,’’ katanya. Disinggung terkait status Hanura, Mahayastra menjelaskan, sesuai keputusan KPU, partai tersebut tetap sebagai pendukung. ‘’Kemarin kan sudah disampaikan KPU, tetap sebagai pendukung,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra memastikan Partai Hanura sebagai pendukung bukan pengusul. ‘’Yang mengusul yang disampaikan saat pendaftaran dalam hal ini hanya satu yakni PDI-P. Sementara yang lain adalah pendukung. Jadi dalam formulir pendaftaran pendukung itu tidak wajib disampaikan. Yang kita sampaikan hanyalah pengusul,’’ jelasnya. Kini pihaknya masih melakukan penelitian untuk berkas pendaftaran yang diserahkan tim pemenangan paket Aman. Secara umum berkas tersebut sudah memenuhi syarat. Namun selanjutnya, KPU Gianyar akan melakukan penelitian terkait keabsahan berkas. ‘’Pengumuman penetapan nanti tanggal 12 Februari,’’ ungkapnya. Sementara terkait tes kesehatan bakal calon, kata Agung Putra, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilakukan di RSUD Sanjiwani, sekarang pemeriksaan dilakukan di RS tipe A yakni RSUP Sanglah Denpasar. ‘’Untuk tes psikologi akan berlangsung 13 Januari ini serentak di KPU Provinsi Bali,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
OLAH TKP - Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan kaki bayi.
Potongan Kaki Bayi di Pantai Gumicik Gegerkan Warga
Gianyar (Bali Post) Temuan potongan kaki bayi menggegerkan warga di seputaran Pantai Gumicik, Desa Ketewel Kecamatan Sukawati, Senin (8/1) lalu. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Informasi dihimpun, potongan kaki itu pertama kali ditemukan oleh Warga Desa Sukawati, Wayan Sandra sektiar pukul 18.30 Wita. Kala itu, pria 37 tahun ini sedang berolahraga lari di pinggir pantai. Saat melintas di depan
Vila Pandawa inilah Sandra menemukan benda yang mirip kaki bayi. Awalnya benda itu dikira boneka. Namun setelah diperhatikan, ternyata menyerupai kaki manusia dengan panjang sekitar 15 cm dengan bau yang menyengat. Sandra lantas meninggalkan lokasi itu dan menyampaikan temuan tersebut ke warga lain. Dalam sekejap lokasi tersebut dikerumuni warga setempat yang penasaran. Atas laporan dari masyarakat, anggota Pospol Ketewel
melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukawati. Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Di tempat ditemukannya potongan kaki itu, polisi melakukan olah TKP. Potongan kaki itu kemudian dibawa ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut. Kaki yang ditemukan tersebut merupakan kaki kanan dengan ukuran sekitar panjang 15 cm dari lutut ke bawah. Terdapat bekas luka lecet di atas mata kaki. Kanit Reskrim Polsek Sukawati
AKP Ida Bagus Mas Kencana, Selasa (9/1) kemarin mengungkapkan, kasus itu masih dalam penyelidikan. ‘’Masih kita selidiki, dugaan pelaku pembuang bayi ini belum ditemukan,’’ katanya. Untuk pencarian pelaku, polisi akan menelusuri wanita hamil yang ada di kawasan Sukawati dan sekitarnya. ‘’Kita akan koordinasi dengan Puskesmas dan rumah sakit. Mudah-mudahan segera ada titik terang,’’ katanya. (kmb35)
Antisipasi Rabies, Masyarakat Harus Proaktif
Gianyar (Bali Post) -
Temuan kasus rabies di Kabupaten Gianyar awal tahun ini mengundang keperihatinan berbagai komponen masyarakat. Meski berbagai program antisipasi rabies telah dilakukan, namun tetap akan ada celah munculnya kasus tersebut apabila tidak disertai partisipasi aktif masyarakat. Selain itu, upaya penanganan rabies dari pemerintah juga tidak boleh kendur dan harus terus gencar dilakukan. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Selasa (9/1) kemarin. Pebriantara mengungkapkan, sejatinya program dari pemerintah sudah cukup baik. Program vaksinasi massal, eliminasi hingga penyediaan VAR, dinilainya sudah berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Hanya,
diakuinya, kasus rabies memang sulit dituntaskan mengingat penyebaran virus yang tergolong cepat. Terkait hal tersebut, politisi PDI-P ini menyatakan partisipasi masyarakat sangatlah diperlukan. Ma-
syarakat harus proaktif mulai. Masyarakat harus memahami tentang perawatan HPR khususnya anjing agar terhindar dari virus rabies. Tak hanya itu, partisipasi masyarakat dalam melaporkan sesegera mungkin
dugaan kasus rabies juga sangat diharapkannya. ‘’Jadi saya imbau masyarakat agar mengikuti seluruh anjuran pemerintah. Misalnya soal vaksin, masyarakat harus sesuai jadwal memvaksin anjingnya. Bisa dengan mengikuti vaksinasi massal atau membawanya ke instansi terkait,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, sejauh ini sudah sebagian besar anjing di Gianyar telah divaksin. Program vaksinasi massal dilang-
sungkan setahun sekali dan stok VAR mencukupi. Demikian juga sosialisasi menyangkut bahaya dan pencegahan rabies, telah rutin dilaksanakan pemerintah. ‘’Sudah rutin, bahkan saya sendiri tiap turun ke masyarakat, mensosialisasikan hal ini. Tinggal sekarang bagaimana kita semua bersinergi dan berupaya maksimal supaya Gianyar ke depannya bisa nihil kasus rabies,’’ tegasnya. (kmb25)
PNS Diingatkan Tingkatkan Kedisiplinan
Gianyar (Bali Post) Seluruh PNS di lingkungan Pemkab Gianyar harus tetap meningkatkan kedisiplinan. Apa yang telah dicapai di tahun 2017 harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Hal ini disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Wayan Sudamia, Selasa (9/1) kemarin. Sudamia menegaskan, tahun lalu berbagai kebijakan, program dan kegiatan telah dikerjakan bersama. Pen-
capaian tahun lalu telah mendapat apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak. Hal ini harus dapat dijadikan motivasi bagi jajaran Pemkab Gianyar dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. ‘’Semua disiplin yang kita terapkan, semuanya akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat,’’ kata Sudamia Ditambahkannya, tahun ini tantangan dan beban
kerja yang dihadapi akan lebih besar. Ia pun mengajak semua pegawai di Pemkab Gianyar untuk optimis menghadapi tantangan tersebut. Ditambahkannya, program dan kegiatan di tahun lalu yang belum dilaksanakan secara optimal harus dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan agar bisa ditingkatkan kualitasnya di tahun-tahun berikutnya. Di samping itu, Sudamia juga mengingatkan pada
seluruh OPD untuk segera melaksanakan persiapan program dan kegiatan yang tercantum dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) masing-masing. Hal ini untuk menjaga serapan anggaran dapat terlaksana dengan baik. ‘’Evaluasi dan pemantauan akan dilaksanakan secara berkala untuk mengetahui kemajuan program dan kegiatan yang dilaksanakan serta hambatan-hambatan yang terjadi,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
Wayan Sudamia
Kios di Pasar Pujung Dibobol Maling Kerugian Rp 21 Juta
Bali Post/nik
POLISI - Polisi saat melakukan olah TKP di kios Pasar Pujung, Desa Sebatu.
Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian terjadi di kios milik Ni Wayan Rami di Pasar Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Senin (8/1) lalu. Rokok berbagai merek dan uang kepeng digasak dari kios milik perempuan 52 tahun itu. Korban menderita kerugian Rp 21 juta. Kasus tersebut diketahui saat pemilik kios membuka lapak dagangannya sekitar pukul 06.30 Wita. Pedagang asal Banjar Pujung Desa Sebatu itu kaget karena kunci rolling door kios dalam keadaan rusak. Pemilik kios tambah kaget karena barang dagangannya tampak diacak-acak. Setelah dicek, banyak barang dagangannya hilang. Ada banyak bungkus rokok yang raib. Tidak hanya rokok, pencuri juga menggasak uang
kepeng asli sebanyak seribu keping. Dia pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Tegallalang. Menerima laporan itu, polisi langsung turun ke lokasi pencurian. Selain meminta keterangan kepada sejumlah saksi, polisi juga melakukan olah TKP. Kapolsek Tegallalang AKP Merta Kariana, Selasa (9/1) kemarin, membenarkan adanya laporan kasus pencurian di Pasar Pujung itu. Dikatakannya, petugas masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara pelaku masuk dengan merusak pintu rolling door kios. Pasalnya, dalam olah TKP ditemukan satu keping bekas potongan rolling door. Polisi belum bisa memastikan siapa dan ke mana pelaku kabur pascamencuri. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Bursa Mobil Belum Manfaatkan Promosi Medsos
Negara (Bali Post) Kendati sudah beroperasi hampir setahun, Bursa Mobil Jembrana yang difasilitasi Pemkab Jembrana belum banyak dikenal. Bursa jual-beli mobil yang dikelola para pelaku jual-beli mobil ini juga belum memanfaatkan teknologi informasi untuk promosi. Para pengelola masih mengandalkan informasi dari mulut ke mulut. Dalam sehari, di lokasi yang dikelola Asosiasi Jual Beli Mobil (AJBM) Jembrana ini ratarata dalam sehari ada satu transaksi dari anggota. Zaenal, salah seorang anggota AJBM, Selasa (9/1) kemarin mengatakan untuk promosi memanfaatkan internet memang belum. Para pengelola hanya membuat grup di aplikasi chatting saja yang berguna untuk komunikasi antar-anggota asosiasi. Kurangnya promosi di media sosial, para anggota masih mengandalkan informasi langsung. Dari sekitar 35 anggota AJBM, ada yang mobilnya tidak dipajang di lokasi showroom Bursa Mobil itu. Justru dari mulut ke mulut ini, menurutnya, informasi masih cukup luas. Buktinya orang yang mendatangi bursa di Jalan Udayana, Jembrana ini bukan hanya di Jembrana saja, tetapi juga Kabupaten Banyuwangi. Diakui untuk penjualan atau transaksi secara langsung di Bursa Mobil ini memang belum banyak. Untuk menggunakan tempat yang dibangun oleh Pemkab ini, para anggota AJBM tidak dikenai biaya. Tetapi untuk masuk sebagai anggota asosiasi ada biaya awal Rp 500 ribu dan iuran bulanan Rp 10 ribu. Sedangkan untuk setiap kendaraan yang terjual dikenakan biaya Rp 100 ribu. Dana itu masuk untuk kas asosiasi. (kmb26)
Bali Post/olo
ROMBONG PKL - Rombong PKL di Jalan Ngurah Rai yang sempat diamankan ke Kantor Satpol PP Jembrana. Para PKL ini diteribkan lantaran melanggar perda.
Satpol PP Tertibkan Belasan PKL di Kota Negara Bali Post/olo
BURSA MOBIL - Bursa Mobil di Jalan Udayana yang disediakan Pemkab Jembrana.
Usai Minum Obat, Kakek 70 Tahun Menghilang
Negara (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana bersama Tim SAR, Selasa (9/1) kemarin melakukan pencarian terhadap warga Banjar Badingkayu, Desa Pengeragoan, Pekutatan, I Wayan Kandi (70) yang dilaporkan hilang. Korban diketahui hilang sejak Minggu (7/1) malam lalu. Ketika meninggalkan rumah, kakek ini dalam kondisi sakit. Hal itu lantaran korban diketahui sempat meminum obat. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo AP, Selasa kemarin mengatakan, pencarian masih dilakukan sejak pagi. Penyisiran dilakukan di sekitar rumahnya hingga di perkebunan. Kemarin merupakan hari kedua pencarian dan hingga sore hari masih nihil. Pencarian akan dilakukan maksimal hingga 12 hari mendatang, dengan memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Selain BPBD, pencairan orang hilang ini juga melibatkan BNPP dari Pos PP Jembrana, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta masyarakat. Selain di perkebunan, pencarian juga dilakukan di daerah aliran sungai di seputaran kawasan hutan. Perbekel Pengeragoan I Wayan Balikari saat dikonfirmasi mengatakan warganya yang hilang itu diperkirakan meninggalkan rumah pada Minggu malam. Sebelum diketahui menghilang kakek tersebut sempat muntah karena meminum obat sekitar pukul 22.30 Wita. Ia juga meminta selimut kepada istrinya. Namun, selang 30 menit kemudian korban sudah tidak ada di kamar. Begitu dicari di sekitar rumah tidak ada. Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke klian banjar dan langsung dikabarkan ke warga lainnya. Saat kondisi sehat, korban masih terbiasa berkebun walaupun mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran. Sebelum diketahui hilang, korban mengenakan baju kaos warna kuning, celana training biru dan sandal jepit warna putih. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Belasan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir trotoar Jalan Ngurah Rai, Kota Negara, Selasa (9/1) kemarin ditertibkan petugas Satpol PP Jembrana. Para pedagang kecil yang berjualan menggunakan rombong ini dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Mereka selanjutnya diberikan pembinaan dan surat peringatan pertama. Para pedagang
diangkut ke Kantor Satpol PP, berikut dengan rombong dagangan mereka. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan, selain diberikan surat peringatan pertama, para PKL yang berjualan di pinggir jalan ini diberikan pembinaan. Pemerintah tidak melarang pedagang berjualan keliling, namun dengan adanya Perda ini ada tempat-tempat yang dilarang, termasuk di sepa-
njang jalan protokol. “Boleh berjualan asalkan jangan di pinggir jalan protokol dan trotoar,” ujar Tarma di depan sejumlah PKL yang diberikan pembinaan. Surat peringatan pertama ini, menurutnya berlaku tujuh hari. Bila kedapatan lagi, maka akan diberikan peringatan kedua dan ketiga. Penertiban ini sudah dilakukan berulangkali. Namun masih banyak PKL yang tetap nekat berjualan di pinggir jalan, khususnya di Jalan Ngurah Rai. Pihaknya
mengingatkan bahwa dalam Perda yang ditanda tangani Bupati Jembrana I Gede Winasa tersebut ada ketentuan pidana. Dalam pasal 36, disebutkan ancaman pidana kurungan enam bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta. Tarma menjelaskan, pidana itu akan diberlakukan bila selama tiga kali surat peringatan yang dilayangkan tidak diindahkan pedagang. “Untuk saat ini karena baru pertama (terciduk), kami berikan peringatan pertama
dan pembinaan. Tapi bila sampai tiga kali peringatan masih melanggar, maka dilanjutkan ke pidana di kepolisian,” ujarnya. Dari penertiban kemarin, sedikitnya ada 13 pedagang yang diberikan surat peringatan. Selama pemeriksaan, rombong-rombong dagangan mereka ditempatkan di sekitar Kantor Satpol PP Jembrana. Para padagang selanjutnya diperbolehkan pulang membawa rombong mereka setelah mendapatkan surat peringatan. (kmb26)
Jatah Asuransi Nelayan Dikurangi
Negara (Bali Post) -
Jatah asuransi untuk nelayan Jembrana dikurangi pemerintah pusat. Sebelumnya jatah yang diterima pada periode 2016-2017 sebanyak 5.000 orang. Namun pada periode 2017-2018 berkurang dan menjadi 1.000 orang. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa, Selasa (9/1) kemarin, mengatakan pengurangan jatah asuransi nelayan ini berlaku sejak Oktober dan berakhir pada bulan yang sama tahun berikutnya. “Untuk yang periode 2017-2018 ini, kami masih terus melakukan pendataan dan verifikasi,” jelasnya. Maharimbawa menjelaskan, dari jatah 1.000 nelayan untuk mendapatkan asuransi, hingga saat ini pemerintah pusat sudah mengeluarkan untuk 686 nelayan. Sementara sisanya terus diusahakan segera terealisasi. Demikian juga verifikasi terhadap data nelayan yang akan menerima asuransi dilakukan hati-hati agar nelayan yang sama tidak mendapatkan jatah dua kali. Asuransi tersebut tidak berlaku seumur hidup untuk satu nelayan, tapi hanya selama satu tahun. Jatah untuk kabupaten tidak sama setiap tahunnya dan tidak bisa menjangkau seluruh nelayan. “Kami berlakukan sistem bergiliran,” katanya. Dijelaskan lebih lanjut ada perubahan untuk kartu nelayan. Di
mana saat ini tidak hanya nelayan tangkap yang bisa mendapatkan kartu, tapi juga pelaku usaha perikanan lainnya. Verifikasi juga dilakukan dengan teliti. Kalau yang bisa mendapatkan asuransi hanya nelayan yang melaut. Hal ini dilakukan agar yang mendapatkan asuransi tepat sasaran. Sebelumnya ia sempat menerangkan jumlah nelayan di Kabupaten Jembrana mencapai puluhan ribu orang. Pihaknya terus melakukan pendataan agar mereka mendapatkan kartu nelayan. Bagi nelayan yang masuk asuransi akan mendapatkan santunan kecelakaan yang besarannya bervariatif, tergantung kondisi nelayan bersangkutan. Nelayan yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia saat melakukan aktivitas menangkap ikan mendapatkan santunan Rp 200 juta. Sementara kematian
Bali Post/dok
PERAHU - Sejumlah perahu sedang parkir berjejer ketika nelayan tak melaut. yang disebabkan selain kecelakaan mendapatkan Rp 160 juta. Jika mengalami cacat permanen saat menangkap
ikan, nelayan akan mendapatkan klaim asuransi Rp 100 juta. Sedangkan jika cidera yang perlu mendapatkan penanganan medis
mendapatkan biaya pengobatan Rp 20 juta. Santunan juga akan diberikan jika nelayan meninggal dengan cara alami. (kmb)
Potret Warga Miskin di Pesisir
Bali Post/olo
PENCARIAN - Petugas kepolisian dibantu TNI dan masyarakat saat melakukan pencarian korban hilang, Selasa (9/1) kemarin.
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013
Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788
Nelayan Tinggal di Rumah Gedek Rawan Banjir KUSAM, becek dan lembab. Beginilah gambaran ketika memasuki rumah bedek yang ditinggali Yakob (70), seorang nelayan di pesisir Pantai Melaya, Desa Melaya. Rumah berlantai tanah ini merupakan potret kemiskinan di pesisir pantai. Rumah ukuran 5x4 meter yang ditempati bersama istri dan dua anaknya ini sejatinya tidak layak dihuni. Namun nelayan kelahiran Dusun Tetelan, Desa Candikusuma, Melaya ini mengaku pasrah tinggal di rumah tersebut walaupun sering kedinginan dan kehujanan. Bahkan saat hujan deras, di sekitar rumahnya itu sering kebanjiran. “Ya gimana lagi (cuma) di sini punya tanah. Kalau banjir, paling menunggu surut sambil berusaha gali tanah buat parit,” ujar bapak tujuh anak ini. Sejatinya, sudah beberapa kali petugas yang mengaku dari Pemkab mau-
pun PLN melakukan survei untuk bedah rumah. Namun belum ada tandatanda Yakob akan merasakan program pemerintah untuk warga miskin itu. “Katanya karena belum ada sertifikat. Saya orang kecil begini tidak tahu pak (mengurus sertifikat). Pasrah saja,” ujarnya sembari menunjukkan bukti jual beli tanah seluas dua are. Ia mengaku belum bisa mengurus sertifikat karena terkendala biaya. Lantaran tak dapat bantuan, Yakob yang juga bertani kacang dan kedelai ini pernah membeli (material) bongkaran rumah. Uang pembelian merupakan hasil dari bekerja serabutan yang ditabungnya. Tapi, ternyata sebagian bahan bangunan yang dibelinya itu sudah banyak yang lapuk dan tak bisa dipergunakan. Yakob yang juga tukang pijat ini kini mengaku pasrah. Memasuki usia yang su-
dah lanjut saat ini, ia tak dapat lagi bisa bekerja seperti dulu. Dalam hati kecilnya, nelayan ini sangat berharap dapat merasakan bantuan bedah rumah itu. Ia pun bersyukur selama ini keluarganya terbantu dengan adanya Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dari pengamatan, Selasa (9/1) kemarin lingkungan rumah Yakob yang berada di dekat pantai Melaya ini kondisinya jauh dari layak. Namun Yakob berusaha agar rumahnya bisa layak dengan kemampuan seadanya. Sebuah jamban “berselimut” kain dan beratap terpal digunakan untuk keperluan MCK. Di sekeliling rumah juga becek lantaran tergenangi air (banjir) belum lama ini. Bahkan ketika hujan deras lama, genangan air masuk sampai ke dalam rumah. (olo)
Bali Post/olo
RUMAH – Kondisi rumah Yakob, nelayan di pesisir pantai, Desa Melaya yang tidak layak huni dan bertahuntahun dihuninya.
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
BULELENG
11
Pemkab Naikkan Sewa Aset Airstrip Letkol Wisnu Singaraja (Bali Post) – Tarif sewa aset Pemkab Buleleng di kawasan Airstrip Letkol Wisnu Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, tahun ini dinaikkan. Kenaikan tarif ini baru sekarang dilakukan sejak tahun 2008. Tarif sebelumnya Rp 30 juta per tahun, sekarang dinaikkan menjadi Rp 75.605.000 per tahun. Aset tersebut sampai sekarang dikontrak oleh Bali Internasional Flight Academy (BIFA). Sejak 10 tahun lalu, BIFA memfungBali Post/kmb38 sikan fasilitas ini sebagai Ida Bagus Geriastika sekolah pilot. Siswanya pun didominasi asing. Selebihnya, pelajar dari beberapa daerah di Indonesia. Kenaikan tarif sewa aset itu dituangkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati No. 030/890/HK/2017 tanggal 25 Oktober 2017. Dalam SK tersebut ditetapkan tarif terendah sewa aset Pemkab seluas 7,5 are Rp 75.605.000 per tahun. Nilai sewa ini berlaku selama lima tahun dan dapat disempurnakan kembali. Pemkab telah memanggil perwakilan BIFA, Selasa (9/1) kemarin, menyusul penetapan tarif tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati Putu Agus Suradnyana diwakili Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Ida Bagus Geriastika. Sementara pihak BIFA dihadiri oleh manajernya, Evi Permana. Pertemuan itu juga dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Ketut Astasemadi, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gede Gunawan Adnyana Putra, dan perwakilan dari Badan Keuangan Daerah (BKD), Bagian Tata Pemerintahan, dan Bagian Hukum Pemkab Buleleng. Pada intinya, pihak BIFA menyepakati kenaikan tarif sewa aset Pemkab. Setelah pertemuan ini, Pemkab bersama BIFA tinggal menyepakati perjanjian sewa dan pemberlakuan tarif sewa yang baru itu. Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Ida Bagus Geriastika usai memimpin pertemuan kemarin mengatakan, Airstrip Letkol Wisnu luasnya mencapai puluhan hektar. Dari luas keseluruhan itu yang terdaftar sebagai aset Pemkab seluas 20,8 hektar. Dari luas itu yang disewa pihak BIFA 7,5 are. Lahan ini difungsikan sebagai hanggar pesawat. Sisanya lagi masih tercatat aset Pemkab dan sebagian lagi merupakan aset Pemprov Bali. Menurut mantan Camat Gerokgak ini, sejak 10 tahun, pihak BIFA menyewa aset pemkab tersebut sebesar Rp 30 juta tiap tahun. Meski sudah berjalan lama, namun tarifnya tidak pernah dievaluasi. Padahal dalam dokumen perjanjian terdahulu, ada klausul bahwa setiap lima tahun tarif bisa ditinjau kembali. Atas kondisi ini, Pemkab baru tahun ini memutuskan untuk menaikkan tarif menjadi Rp 75.605.000 per tahun selama lima tahun dan bisa ditinjau ulang. Di sisi lain, pejabat asal Desa Banjar, Kecamatan Banjar ini mengatakan, dalam penyusunan perjanjian bersama pihak BIFA, Pemkab menyerahkan kepada Dishub bersama instansi terkait lain untuk membahas terkait kemampuan pihak BIFA membayar sewa aset tersebut. Itu artinya, tarif di dalam SK mengatur batasan tarif paling bawah. “Yang jelas, kalau di bawah tarif pada SK tidak diizinkan. Kalau di atas tarif yang sudah dituangkan dalam SK ya itu yang kita harapkan. Kami serahkan kepada instansi yang membidangi bersama pihak penyewa. Mudah-mudahan tarifnya di atas tarif bawah itu,” jelasnya. (kmb38)
Suara Buleleng Polemik Seragam Sekolah
Harap selidiki kasus pengadaan seragam yang diduga dimark-up. Apa benar komite demikian? Atau ada permainan di belakang? Gung Surya, Lovina
Seragam Bukan Lahan Bisnis
Pascamencuatnya kasus di SMPN 2 Sawan harus menjadi pelajaran sekolah lainnya. Apalagi di tengah situasi ekonomi yang lesu ini. Mohon seragam jangan dipakai lahan bisnis. Jangan sampai murid-murid tidak jadi sekolah karena seragam diduga di-mark-up. Cindy, Giri Emas
Bongkar Muat Sembarangan
Di simpang empat Uma Anyar, Seririt, sudah sering terjadi kasus kecelakaan. Mohon instansi atau dinas terkait memerhatikan hal ini karena sangat mengganggu pengendara lainnya. Apalagi tidak ada traffic light. Sering ada bongkar muat mobil/truk bangunan yang sembarangan di pinggir jalan. Gede Sukarsa, Uma Anyar Seririt
Hindari Kebut-kebutan
Jembatan baru di Banjar sudah selesai dibangun. Di perempatan tersebut agar aman, terhindar dari kebutkebutan. Mohon ada polisi berjaga. Ajik Bima, Banjar
Jalin Komunikasi yang Baik
Perlu ditingkatkan komunikasi yang baik secara kekeluargaan di lingkungan DPC Pertuni Buleleng. Ini untuk menghindari persoalan etika akibat kurangnya komunikasi yang baik antarsesama anggota di pengurus dan Dinas Sosial Buleleng. Indrawan, Banjarjawa
Bawaslu Tindak Pelanggar
Bawaslu dalam Pilgub Bali 2018 agar meningkatkan pengawasan pelanggaran. Lakukan tindakan yang tegas jika menemukan kasus-kasus pelanggaran tahapan Pilgub. Nama SMPN 2 Sawan lagi-lagi muncul dan mencoreng citra Kota Pendidikan. Jangan sampai benar menerima fee begitu. Tidak boleh itu. Malah bisa membuat marah Bapak Bupati, yang sudah susah payah membangun Buleleng ini. Gung De, Ngurah Rai
Jalan Berlubang Segera Diaspal
Di jalan jurusan Singaraja menuju Denpasar, bila instansi terkait menemukan jalan-jalan yang berlubang agar segera diaspal. Perbaikan perlu, sebab sekarang sudah musim hujan, baik jalan berlubang dan licin sangatlah berbahaya. Agus, Gajah Mada
KPU dan Panwaslu Harus Koordinasi
Pihak KPU dan Panwaslu dalam tahapan Pilgub 2018 harus ada koordinasi yang nyambung. Tak boleh jalan sendiri-sendiri nanti, karena alasan sudah ada bagian tugas masing-masing. Jadi, setiap persoalan harus diantisipasi sedini mungkin. Dugaan bagi-bagi fee oknum komite di SMPN 2 Sawan, jika benar ada kesalahan jadi konsekuensinya harus dicopot. Anggas, Kubutambahan
Bali Post/kmb39
KESEPAKATAN – Pemkab Buleleng bersama Prajuru dan Pemangku Desa Pakraman Banyuasri menyepakati pemberian keuntungan pengelolaan retibusi pedagang Pasar Tumpah di Teminal Banyuasri, Singaraja, Selasa (9/1) kemarin.
Pemkab Setor Retribusi Pasar untuk Desa Pakraman Banyuasri
Singaraja (Bali Post) – Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng akhirnya diberikan jatah dari penyisihan keuntungan pungutan retribusi pedagang pasar tumpah di Terminal Banyuasri, Singaraja. Keuntungan retribusi itu Rp 1.000 setiap pedagang yang dihitung per hari. Keuntungan ini mengganti keinginan desa pakraman yang sebelumnya meminta diizinkan memungut donasi sukarela dari pedagang. Keputusan itu terungkap ketika Pemkab Buleleng mengundang Prajuru dan Pemangku Desa Pakraman Banyuasri Selasa (9/1) kemarin, di lobi kantor Bupati. Pertemuan dipimpin Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Ida Bagus Geriastika mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Klian Desa Pakraman Banyuasri Nyoman Mangku Widiasa mengatakan, kebijakan pemkab menyisihkan keuntungan dari pengelolaan retribusi pedagang pasar itu diterima dengan baik. Sebagai gantinya, desa pakraman menghentikan pungutan donasi sukarela kepada pedagang di pasar tumpah. Desa
pakraman akan membahas lebih lanjut penyisihan keuntungan ini bersama Direksi PD Pasar dan instansi terkait. Pembahasan lanjutan ini menentukan nilainya. Menurut Widiasa, selama ini desa pakraman selalu kesulitan biaya pelaksanaan upacara-upakara. Dari hitung-hitungan kasar, setiap tahun rata-rata menghabiskan Rp 350 juta. Dana yang besar itu selama ini ditutupi dengan dana peaturunan (iuran) bagi krama pangempon pura khayangan tiga di desa pakraman dan juga iuran dari krama yang dikenakan pangampel. Itu belum juga memenuhi kebutuhan dana untuk upacara dan upa-
kara yadnya, sehingga desa pakraman terpaksa mencari donasi ke sana ke marin. Penyisihan keuntungan pengelolaan pasar tumpah yang diberikan oleh pemkab, dipastikan kebutuhan dana rutin tersebut dapat dipenuhi. “Ada tiga pura khayangan tiga dan pura-pura lain termasuk pura di pasar dan rutin setiap Nyepi kami melaksanakan upacara pacaruan dan itu membutuhkan dana rata-rata Rp 350 juta. Selama ini kami kenakan paturunan untuk krama negak Rp 70.000 dan yang ngampel Rp 150.000 per tahun dan itu belum cukup sehingga kami harus gali lubang tutup lubang,” tegasnya.
Singaraja (Bali Post) – Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng menggenjot perekaman data kependudukan agar KTP elektronik (e-KTP) dapat dicetak. Disdukcapil selama ini menerapkan model jemput bola alias datang langsung ke lokasi agar lebih mudah dijangkau masyarakat yang melakukan perekaman eKTP. Model ini memberi hasil positif. Sekarang perekamanan data kependudukan di daerah ini telah mencapai 94 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Disdukcapil Buleleng Putu Ayu Reike Nurhaeni, Selasa (9/1) kemarin, di Singaraja. Lebih jauh Reike mengatakan, setelah menerapkan model jemput bola, data kependudukan di Buleleng sebagian besar sudah
berhasil direkam. Sedangkan sisanya enam persen ini akan dipenuhi dengan perekaman di kantor camat, kantor Disdukcapil, dan layanan jemput bola. Model jemput bola ini pada tahun 2018 akan dilengkapi dengan mobil pelayanan. Nantinya mobil tersebut melayani proses administrasi kependudukan secara langsung. Masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan secara langsung di mobil pelayanan. ‘’Masyarakat bisa melakukan berbagai hal seperti perekaman data kependudukan dan mencetak KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK) dan akta-akta kependudukan lainnya secara langsung,’’ katanya. Di sisi lain Reike mengatakan, upaya untuk mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan pihaknya akan melayani perekaman data kependudukan
di rumah sakit. Masyarakat tinggal menghubungi Disdukcapil dan petugas akan segera akan melakukan perekaman. Selain itu, sekolah utamanya jenjang SMA dan SMK juga akan disasar dalam layanan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah memfasilitasi setiap warga negara agar bisa menyalurkan hak suaranya dalam hajatan politik, baik Pilgub Bali, Pemilihan Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Apalagi, dari pengalaman hajatan politik tahun-tahun sebelumnya, pemilih pemula utamanya yang duduk di jenjang SMA dan SMK ini belum maksimal bisa menggunakan hak pilih mereka lantaran belum tercatat sebagai pemilih dengan bukti KTP. ‘’Komitmen kami bagaimana mencatat dan menerbitkan identitas kependudukan dan
Selain mendapat jatah penyisihan keuntungan dari pengelolaan pasar tumpah, Widiasa dan prajuru lainnya mengaku senang setelah dijanjikan akan diberikan dana hibah oleh Bupati sebesar Rp 1 miliar. Pura yang lokasinya berdekatan dengan Pura Segara Camplung ini selama ini kondisinya kurang tertata. Ini karena desa pakraman kesulitan anggaran untuk memugar pura untuk memohon panglukatan (pembersihan secara niskala).Bantuan dana hibah sebesar itu bisa dipakai merenovasi Pura Penglukatan Taman Alit tersebut. Dalam waktu dekat ini desa pakraman akan menyusun proposal yang digunakan sebagai syarat untuk merealisasikan bantuan hibah tersebut. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Geriastika
mengatakan, penyisihan keuntungan pengelolaan pasar tumpah itu sebagai komitmen pemkab kepada desa pakraman yang memang tidak memiliki kekayaan lain untuk menutupi operasional setiap tahun. Teknis pemberian keuntungan itu akan diatur oleh PD Pasar dan desa pakraman tidak lagi diizinkan memungut donasi sukarela seperti yang dilakukan sebelumnya. Kebijakan ini, nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) direksi bersama badan pengawas PD Pasar. Terkait alasan memberikan hibah Rp 1 miliar, Bupati menyebut karena kawasan Pura Penglukatan Taman Alit itu kondisinya kurang tertata. Dia mencontohkan, sumber mata air suci (klebutan -red) di pura tersebut kurang terjaga. Jika kondisi ini dibiarkan akan menganggu kelestarian pura itu sendiri. (kmb38)
Jemput Bola, Perekaman E-KTP Capai 94 Persen
Bali Post/kmb38
DATA KEPENDUDUKAN – Siswa SMA dan SMK menjadi sasaran perekaman data kependudukan oleh Disdukcapil Buleleng. khusus pelajar yang sudah berumur 17 tahun dan wajib KTP kami akan sasar untuk perekamanan dengan model
jemput bola, sehingga dalam hajatan politik ini akan meningkatkan partisipasi pemilih,’’ jelasnya. (kmb38)
puskemas yang kita kontrak. Kalau ditambah lagi tahun ini saya khawatir kondisi keuangan kita semakin sulit,” katanya. Bupati telah menginstruksikan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan pimpinan OPD untuk mendata dan mengevaluasi efektivitas dan kinerja tenaga kontrak yang ada. Hal ini nantinya mendapatkan data tenaga kontrak yang memiliki keahlian yang diperlukan. Sementara kinerja tenaga kontrak yang memang kurang, maka akan dilakukan pemutusan perjanjian kontrak. “Saya sedang mendata dan nanti tenaga kontrak yang ada itu akan kita berdayakan sesuai kebutuhan beban kerja yang ada,” jelasnya.
Di sisi lain, Bupati mengatakan keputusan menghentikan mengangkat pegawai kontrak karena pemerintah pusat membuka kembali moratorium perekrutan CPNS pada 2019 mendatang. Berdasarkan rencana kebijakan pemerintah pusat tersebut, instansi yang spesifik dipastikan akan mendapat jatah formasi penambahan CPNS seperti guru, tenaga kesehatan, dan beberapa instanasi spesifik lainnya. “Waktu saya mendapat penghargaan ASN di Jakarta, tahun depan dipastikan moratorium CPNS pelamar umum dibuka. Untuk itu, kita akan berusaha untuk menambah PNS lewat jatah formasi itu untuk nambah guru, petugas kesehatan, dan tenaga spesifik lain,” jelasnya. (kmb38)
Bupati Stop Pengangkatan Tenaga Kontrak
Singaraja (Bali Post)Kendati beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buleleng memerlukan tambahan tenaga kontrak baru, hal itu tampaknya sulit dipenuhi. Hal ini menyusul kebijakan Bupati Putu Agus Suradnyana yang menghentikan pengangkatan tenaga kontrak. Dari beberapa OPD yang memerlukan tenaga kontrak baru, salah satunya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Lembaga ini memerlukan tambahan guru kontrak untuk menutupi krisis guru yang terjadi baik karena penambahan sekolah, bertambahnya jumlah rombongan belajar (rombel), dan banyaknya guru PNS yang pensiun. Meski masih memerlukan
Bali Post/kmb38
Putu Agus Suradnyana
guru kontrak, Bupati sudah menerbitkan surat edaran (SE) melarang OPD mengangkat tenaga kontrak. Bupati Putu Agus Suradnyana saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/1) kemarin, mengatakan alasan
penghentian pengangkatan tenaga kontrak termasuk guru kontrak, karena sekarang ini APBD terbebani untuk menggaji tenaga kontrak itu sendiri. Dia mencontohkan, tenaga kesehatan di RSUD, puskemas dan guru paling besar menghabiskan anggaran untuk membayar gaji mereka. Situasi ini kalau dibiarkan, maka kondisi keuangan pemerintah akan semakin tertekan, hingga mengganggu pelaksanaan kebijakan di sektor lain. Atas kondisi ini, tahun ini Bupati memastikan tidak mengizinkan OPD mengangkat tenaga kontrak baru. “Mulai tahun ini saya minta stop dulu mengangkat tenaga kontrak. APBD kita terus tertekan karena harus menggaji tenaga kesehatan di rumah sakit, guru, dan
12 KLUNGKUNG MEMILIH
Dukung Bagia, Hanura Pecah
Semarapura (Bali Post) Partai Hanura pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung 2018 telah mendukung paket Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (Bagia) yang diusung PDI-P dan PKPI. Keputusan ini turun langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal tersebut menyebabkan terjadinya perpecahan di internal Partai Hanura Klungkung. Terlihat dari adanya kader yang membelot untuk mendukung I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta). Pernyataan dukungan Bali Post/sos terhadap paket Suwasta Dewa Gede Alit Saputra ditegaskan anggota Dewan Kehormatan DPC Partai Hanura Klungkung, Dewa Gede Alit Saputra. Bahkan hal itu langsung ditunjukkan dengan keikutsertaannya mengiringi pendaftaran bakal pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (9/1) kemarin. Pria asal Lingkungan Kemoning, Semarapura Klod ini mengaku siap dengan segala risiko yang nantinya bakal diterima. ‘’Saya siap menerima risiko. Saya mendukung Suwasta karena melihat hasil kerjanya. Sekarang memang belum sempurna. Tetapi kan lebih baik berikan kesempatan memimpin lagi untuk menyempurnakan,’’ tegasnya. Terkait adanya arahan dari DPP untuk mendukung paket Bagia, ia pun sangat menyayangkan. Seharusnya hal seperti itu tetap berdasarkan dari pertimbangan yang disampaikan DPC. ‘’Saya menyayangkan keputusan itu. Yang tahu kinerja paslon, kami DPC. Yang punya massa kan DPC. DPP hanya punya legitimasi partai,’’ ungkapnya. Selain dirinya, diyakini masih ada kader partai yang dukungannya mengarah ke Suwasta. Hanya enggan disebutkan demi menghindari polemik. ‘’Ada yang ikut, tapi saya tak mau menyebutkan. Biar tidak salah,’’ imbuhnya. Ketua DPC Partai Hanura Klungkung I Wayan Suyasa tak menampik adanya pembelotan dukungan kader, hanya tidak banyak. ‘’Ada seperti itu, tapi tidak banyak. Hanya satu dua. Masih banyak kader yang komitmennya kuat,’’ katanya. Mengingat itu akan memengaruhi wibawa partai, pihaknya segera menggelar pertemuan dengan kader maupun pengurus. ‘’Ini kan keputusan DPP. Kader akan dikumpulkan. Ini harus disikapi,’’ sebutnya. Jika terbukti membelot, DPC akan memberikan teguran kepada yang bersangkutan. Soal sanksi lebih lanjut, menunggu instruksi dari DPP. Di sisi lain, dinyatakan soal usung-mengusung, ia tidak ada membuat kesalahan. ‘’Saya sudah berkomunikasi ke DPD dan DPP. Saya sebenarnya tidak ada kesalahan. Yang kekurangan hanya direkomendasi,’’ pungkasnya. (kmb45)
Pertumbuhan PDNKK Stagnan
Dewan Tuding Manajemen Lemah Semarapura (Bali Post)Pertumbuhan Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) yang stagnan mendapat sorotan dari kalangan legeslatif. Anggota Komisi III DPRD Klungkung Sang Nyoman Putrayasa menuding hal tersebut dikarenakan manajemen lemah. Itu perlu ada perbaikan secara komperhensif. “Perusahaan daerah perlu penanganan khusus. Masak kalah dengan perusahaan di luar. Menurut pengamatan kami, perusahaan manajemennya tidak berhasil. Ini perlu Bali Post/sos perubahan komperhenSang Nyoman Putrayasa sif,” tegasnya, Selasa (9/1) kemarin. Menggenjot pertumbuhan perusahaan, beberapa tahun lalu Pemkab sempat memberikan penyertaan modal sebesar Rp 200 juta. Namun hal tersebut juga dipandang tak mampu membuahkan hasil maksimal. Lagi-lagi, buruknya manajemen dituding menjadi pemicu hal itu. “Harusnya dengan penyertaan modal bisa memberikan pendapatan,” ungkapnya. Ketua Fraksi PDI-P ini menyampaikan dengan mengelola percetakan dan penjualan Alat Tulis Kantor (ATK), pangsa pasarnya sudah jelas. Sudah ada kerja sama Organisasi Perangkat Daerah. “Pangsa pasarnya sudah pasti. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan keuntungan. Pemkab perlu memaksimalkan pangsa pasar itu, tetapi bukan berarti memonopoli,” sebutnya. Ia juga menyoroti pengelolaan usaha sarang walet di Nusa Penida. Hasil yang didapatkan justru lebih sedikit dari pengelolaan yang dilakukan pihak swasta sebelumnya. Persoalan-persoalan yang membelit ini diharapkan bisa segera disikapi bersama Pemkab. “Kalau seperti ini, kesannya Pemkab tidak bisa membangkitkan perusahaan daerah,” cetusnya. Terkait keinginan perusahaan untuk melakukan restrukturisasi, wakil rakyat asal Desa Nyalian, Banjarangkan ini memandang belum perlu dilakukan. Lebih baik memaksimalkan potensi yang sudah ada. “Kalau menambah, justru akan menambah beban. Kalau sudah hasilnya baik, baru menambah lagi. Tiru layaknya bank,” tandasnya. Seperti berita sebelumnya, Direktur PDNKK I Wayan Sukadana menjelaskan, kondisi perusahaannya tergolong stagnan. Sumbangan pendapatan ke daerah hanya berasal dari usaha sarang burung walet di Nusa Penida. Jumlahnya pun sangat sedikit, yakni Rp 2,7 juta. Sementara dari percetakan dan penjualan Alat Tulis Kantor (ATK) masih nihil. “Malu saya bilang. Kontribusinya ke daerah sangat sedikit. Perusahaan stagnan,” ungkapnya. Sulitnya pengembangan perusahaan ini disebabkan minimnya permodalan. Keuntungan yang didapatkan hanya fokus untuk menutupi biaya operasional yang setiap bulan mencapai Rp 22 juta lebih. Selain itu, cash flow perusahaan juga berjalan lambat. Seperti halnya percetakan dan ATK, pembayarannya oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Klungkung berlangsung tiga hingga enam bulan sekali, sesuai Surat Perjanjian Kontrak (SPK). “Karena cash flow-nya seperti itu, untuk biaya operasional terpaksa mengumpulkan dari keuntungan,” terangnya. Menurutnya, upaya pengembangan juga perlu dilakukan dengan restrukturisasi perusahaan. Dalam artian, perusahaan yang dikembangkan harus benar-benar mampu memberikan pemasukan yang stabil, seperti city tour dan pengelolaan parkir. (kmb45)
KLUNGKUNG
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Gara-gara Anjing Mangsa Ayam
Ipar Ditebas Golok, Jari Tangan Nyaris Putus
Semarapura (Bali Post) Buruh asal Tasikmalaya, Jawa Barat, Hendrawan alias Gobang (36) harus berurusan dengan hukum. Hal tersebut dikarenakan nekat menebas kakak iparnya, Sahdi (28), Senin (8/1) malam dengan golok hingga jari tangannya nyaris putus. Kejadian yang berlangsung di pondok bawah jembatan Jalan By-Pass Ida Bagus Mantra di Desa Tangkas, Klungkung ini dipicu anjing memangsa ayam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (9/1) kemarin kejadian tersebut berlangsung pukul 20.00 Wita. Diawali dengan mertua pelaku yakni Renah (40) asal NTB, pagi hari memberitahukan kepada anaknya, Riskina (18) yang juga suami pelaku kalau anjing peliharaannya memangsa ayam milik pelaku. Supaya tak semakin meresahkan, disarankan untuk dibunuh. Sekitar pukul 19.00 Wita, pelaku datang ke rumah Renah. Karena masih ipar, korban mendekat dan menanyakan persoalan yang terjadi. Namun, hal itu menyebabkan pelaku tersinggung dan langsung mencekik korban. Ia pun hendak mengayunkan golok ke arah korban. Namun itu ditangkis. Sayangnya senjata tajam itu tetap mengenai jari tengah dan
manis tangan kanannya. Setelah itu, pelaku diajak istrinya pergi ke timur jembatan, tanpa alasan jelas. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Klungkung. Malam itu juga pelaku melarikan diri ke Banjar Sema, Kelurahan Bitera, Gianyar. Pelarian Gobang tak berlangsung lama. Kemarin berhasil ditangkap polisi. Saat diperiksa, ia justru mengaku dicekik terlebih dulu oleh korban, sehingga terpaksa menebas. Sebelum kejadian ini, ia juga mengaku kesal dengan korban karena sering menyindirnya tidak pernah membantu mendirikan pondok di kawasan eks galian C Desa Tangkas. Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sarjana, menduga persoalan itu tidak hanya karena anjing. Namun juga dipicu perso-
alan sebelumnya. “Kemungkinan sebelumnya ada persoalan antara keduanya,” sebutnya. Atas perbuatannya, pelaku yang selama ini bekerja sebagai buruh bangunan dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Dia masih diperiksa,” imbuhnya. Aniaya Polisi Pada hari yang sama, Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung juga merilis penangkapan I Ketut Dana alias Dampal asal Desa Selat, Kecamatan Klungkung yang menganiaya anggota Polres Klungkung, Aiptu Ketut Sulendra di Kafe Lompang, Desa Gelgel, Sabtu (6/1) malam. “Ia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan pada 8 Januari 2018, sekitar pukul 21.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim AKP I Made Agus
Bali Post/sos
INTEROGASI - Pelaku penganiayaan Hendrawan alias Gobang ketika diinterogasi Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sarjana, Selasa (9/1) kemarin. Dwi Wirawan. Sebelumnya, sesaat setelah kejadian penangkapan juga dilakukan terhadap pelaku asal Desa Selat, Kecamatan Klungkung, I Gede Budiarta alias Lempog. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu diawali dengan korban patroli sekitar pukul 23.00 Wita. Setelah sampai di Kafe tersebut, setengah jam kemudian dilihat pelaku tengah mengamuk. Tak ingin terus berlanjut, hal itu
langsung dilerai. Namun, apa yang dilakukan tak berbuah ketenangan. Pelaku justru mengejarnya sampai ke jalan raya sambil mengayunkan celurit dan mengenai sikunya hingga luka. Hal tersebut nenyebabkannya harus dilarikan ke UGD RSUD Klungkung untuk mendapatkan pertolongan. Kasus ini dilaporkan ke Polres Klungkung dan pelaku langsung diamankan. (kmb45)
Pendaftaran ke KPU
Beberkan Bukti Kerja, Suwasta Yakin Tumbangkan Bagia
PASANGAN bakal calon yang bertarung pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung, Selasa (9/1) kemarin. Disertai deklarasi partai pengusung dan pendukung. Pada pendaftaran yang diiringi ribuan massa itu, paket ini juga membeberkan sejumlah capaian program selama empat tahun memimpin. Itu memberikan keyakinan bisa menumbangkan lawannya. Pada hajatan politik lima tahunan ini, Suwasta diusung Gerindra, Golkar, Demokrat dan NasDem. Sementara PBB dan PKS sebagai pendukung. Deklarasi yang berlangsung pukul 07.30 Wita, disaksikan ribuan warga yang tak hanya berasal dari Klungkung Daratan, namun juga Kepulauan Nusa Penida. Mereka sebagian besar mengenakan pakaian adat madya dengan
Bali Post/ist
RIBUAN MASSA - I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta diiringi ribuan massa untuk mendaftar ke KPU Klungkung sebagai bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung pada Pilkada 2018. baju putih. Kota Semarapura pun bak lautan manusia. Pada deklarasi itu, Ketua DPD Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta menegaskan empat tahun kepemimpinan Suwasta, telah banyak membawa perubahan untuk Klungkung.
Salah satunya dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dalam lima tahun kepemimpinan ditargetkan naik seratus persen, sudah mampu tercapai dalam tiga setengah tahun. Bahkan realisasinya mencapai 126 persen.
berlanjut. Hingga Selasa (9/1) kemarin, yang tersisa tinggal separuh dari jumlah awal. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada menjelaskan, pengungsi yang masih bertahan sebanyak 6.986 jiwa yang tersebar di 37 desa/kelurahan.
Angka tersebut mengalami penurunan dari angka awal yang mencapai 11.282 jiwa. “Kepulangan terus berlanjut. Tenda sudah banyak yang kosong,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, kepulangannya itu dilakukan secara mandiri. Pemkab tidak lagi menyiapkan ang-
‘’Itu baru satu. Kalau saya sebutkan yang lain, waktunya tidak akan cukup,’’ ungkapnya seraya disambut tepuk tangan massa. Melalui bukti nyata itu, masyarakat diminta untuk bisa memberikan dukungan sampai tahap pemilihan pada 27 Juni 2018. Di hadapan sejumlah tokoh partai pengusung dan pendukung beserta massa, Nyoman Suwirta membeberkan masa kepemimpinannya bersama I Made Kasta. Berbagai program inovatif bidang ekonomi kerakyatan sudah berhasil direalisasikan. Selain itu, ada pula program Universal Health Coverage (UHC) dengan mendaftarkan masyarakat yang belum tersentuh jaminan kesehatan ke BPJS Kesehatan. ‘’Orang mengira kami sudah bekerja lima tahun. Padahal sesungguhnya untuk menjalankan APBD baru tiga tahun. Pada kurun waktu itu, kami telah mampu mewujudkan
rumah sakit tipe B. Begitu juga pendapatan dari yang dukungan Rp 1 miliar per tahun, sekarang sudah jadi Rp 14 miliar,’’ sebutnya. Ini pun kembali disambut sorak gembira massa. Jika kembali diberikan kesempatan untuk memimpin Klungkung hingga 2023, berbagai program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat telah dipersiapkan. Baik bidang ekonomi, pariwisata hingga infrastruktur. ‘’Kami sudah buat visimisi. Tidak langsung dibuka. Nanti malah ditiru,’’ imbuh Suwirta. Bakal paslon ini sampai di kantor KPU yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada pukul 09.00 Wita. Massa yang mengiringi mengular sampai Catus Pata. Ini juga diramaikan dengan baleganjur yang suaranya menggelegar. Seluruh berkas pendaftarannya dinyatakan KPU sudah lengkap. (ad474)
kutan seperti sebelumnya saat terjadi penurunan status gunung dari awas ke siaga. “Kami juga ingin melihat pengungsi mandiri. Kepulangan tidak difasitasi,” sebutnya. Diperkirakan, pengungsi yang kembali ke kampung halaman terus berlanjut, mengingat masih banyak yang tinggal diluar radius enam kilometer. “Kemungkinan yang tinggal
diradius enam kilo sekitar tiga ribu orang,” sebutnya. Langkah untuk bisa pulang tak menjadikan pengungsi tenang. Seperti halnya I Wayan Darta asal desa Duda, Kecamatan Selat. “Sekarang pulang dulu. Katanya sudah boleh. Kalau rasa khawatir pasti ada. Nanti kalau tidak aman, mengungsi lagi,” ucapnya. (kmb45)
Separuh Pengungsi Gunung Agung Pulang
Semarapura (Bali Post)Pasca-Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan batas radius berbahaya erupsi Gunung Agung menjadi enam kilometer, arus kepulangan pengungsi di Kabupaten Klungkung terus
Bali Post/sos
PENGUNGSI - Pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung. Pascapenurunan radius bahaya erupsi Gunung Agung, sudah banyak yang pulang.
KARANGASEM
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
13
Dua Emas di Wali Kota Mataram Cup Amlapura (Bali Post) Sukses meraih satu medali emas pada Porprov Bali yang baru lalu menjadikan Forki Karangasem makin semangat menggembleng atletnya. Untuk tujuan pembinaan, sejumlah karateka dikirim mengikuti kejuaraan terbuka Wali Kota Mataram Cup II 2018 di GOR Turida Mataram yang berakhir Minggu (7/1) malam. Hasilnya, karateka-karateka Bumi Tanah Aron itu berhasil meraih dua medali emas, empat perak dan empat perunggu. Dua karateka junior Bumi Lahar yang berhasil mendulang emas masing-masing Putu Alit yang bertanding usia bawah 21 tahun di kelas 55 kg putra. Kesehariannya karateka asal Banjar Bukit Paon, Desa Buanagiri, Bebandem itu menjadi pegawai honorer di Dinas Satpol PP Karangasem. Medali emas kedua diraih I Komang Adi Yogapratama yang bertanding kelompok umur di bawah 21 tahun kelas 67 kg putra. Karateka asal Desa Culik, Abang itu berstatus siswa kelas XII SMKN 1 Abang. Medali perak di antaranya disumbangkan Ni Luh Ayu Sasih Kirani kelas pemula -40 kg putri dan Gede Gita Ardiana kelas -67 kg putra. Perunggu di antaranya dari Ni Kadek Tri Eka Destarini kelas cadet -35 kg putri, Komang Ngurah Sugiana Putra kelas junior +67 kg putra dan Kadek Agus Yogapratama kelas di bawah 21 tahun – 67 kg putra. Kontingen Karangasem sejatinya berpotensi meraih lebih banyak medali namun pertandingan keburu dihentikan karena terjadi kericuhan. ‘’Beberapa karateka kita tidak bisa main karena setelah kericuhan itu semua pertandingan dihentikan,’’ ungkap Ketua Umum Forki Karangasem I Nengah Sudana, Senin (8/1) lalu. Wasit nasional asal Banjar Penaban Kelurahan Karangasem ini mengatakan keikutsertaan Karangasem pada event yang melibatkan 936 karateka dari 40 kontingen itu untuk ajang pembinaan. Selain untuk mengasah skill alias keterampilan juga melatih mental bertanding. Dikatakan, kelemahan karateka Karangasem selama ini ada di faktor mental. Dalam olahraga kompetisi lebih-lebih karate, minimnya jam tanding memengaruhi mental tanding atlet. ‘’Sebagai ajang pembinaan, kita juga berharap pengalaman tanding ini bisa menjadi kado tahun baru untuk Karangasem,’’ ujarnya. (kmb)
RAIH DUA EMAS - Kontingen Forki Karangasem merayakan keberhasilan meraih dua medali emas dalam kejuaraan karate terbuka Wali Kota Mataram Cup 2018.
Siswa Mulai Sekolah, Minta Mobil Evakuasi Disiagakan
Amlapura (Bali Post) Pascapulang dari mengungsi, warga mulai beraktivitas seperti biasa. Ada yang mencoba peruntungan baru, ada pula yang masih bingung apa yang mesti harus dikerjakan. Sementara sekolah di luar radius berbahaya 6 km juga mulai melaksanakan proses belajar mengajar. Tetapi, pihak sekolah merasa tetap waswas. Alasannya, aktivitas Gunung Agung masih fluktuaktif. Beberapa kepala sekolah meminta ada mobil evakuasi agar disiagakan di sekolah. Antisipasi itu dianggap penting jika sewaktu-waktu bisa lebih cepat menjauh bila aktivitas Gunung Agung kembali meningkat. Demikian disampaikan Babinsa Desa Jungutan, Made Dani, setelah turun ke sejumlah sekolah dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos), Selasa (9/1) kemarin. Dia mengatakan, permintaan tersebut salah satunya disampaikan pihak sekolah di SDN 3 Jungutan, Bebandem. Dia menjelaskan, kepala sekolah setempat mengatakan lokasi sekolah ini cukup dekat dengan kepundan Gunung Agung. Sekolah itu hanya berjarak 7,9 km. ‘’Anak-anak di sana sudah mulai bersekolah. Kegiatan belajar mengajar juga sudah terlaksana dengan baik. Hanya masih waswas,’’ katanya. Rasa waswas itu kerap menghantui guru dan siswa. Sebab, hujan abu masih kerap turun di sekitar sekolah tersebut, di Banjar Dinas Pangleg. Kadang tebal, namun terkadang juga sangat tipis. Pihaknya mengaku saat ke sekolah itu sudah meminta guru dan siswa tetap mengenakan masker. Masker itu untuk melindungi pernapasan dari bahaya hujan abu vulkanik. ‘’Pihak sekolah juga meminta anak-anak diprioritaskan saat evakuasi, kalau terjadi erupsi Gunung Agung lagi,’’ katanya. Babinsa masing-masing di desa terdampak maupun penerima pengungsi proaktif melakukan komsos untuk terus mematangkan penanganan mitigasi bencana. Seperti yang dilakukan Babinsa Sidemen Wayan Metro, yang memantau dampak ekonomi warga di lokasi perajin tenun pelangi milik I Dewa Ayu Kartika. Saat ini perajin tetap berproduksi, meski respons pasar lesu. Babinsa lainnya, seperti Babinsa Desa Sengkidu I Komang Pande membantu pemulangan pengungsi di desa setempat menuju desa asalnya di Desa Bhuana Giri. Babinsa lainnya membantu distribusi logistik di Desa Sibetan. Babinsa setempat mengoordinasikan distribusi logistik dari Kecamatan Bebandem menuju Desa Sibetan. Sementara itu stok logistik di tempat ini masih aman. Pengecekan logistik juga dilakukan Babinsa Kelurahan Karangasem. Sementara di Babinsa Desa Kertamandala, Abang masih berupaya mengecek kondisi warga di zona 6 km yang masih tersisa 10 KK. Kegiatan itu sekaligus kesediaan pakan ternak di sekitar lokasi tersebut. (kmb31)
Bali Post/dok
HUJAN ABU – Wilayah Kecamatan Selat dan Kecamatan Rendang diguyur hujan abu dengan intensitas sedang, Selasa (9/1) kemarin.
Selat dan Rendang Diguyur Hujan Abu
Amlapura (Bali Post) -
Aktivitas radio komunikasi relawan Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung, Selasa (9/1) kemarin, lebih sibuk dari biasanya. Poin utama yang dikoordinasikan adalah masalah penggunaan masker pelindung pernapasan. Upaya itu dianggap mendesak dilakukan menyusul terjadinya hujan abu vulkanik di wilayah Kecamatan Selat maupun Rendang. Dari informasi yang dihimpun, hujan abu vulkanik itu terjadi di wilayah Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang. Di wilayah radius 3 km dari puncak Gunung Agung itu hujan abu terjadi dengan intensitas sedang sejak Senin (8/1) malam. Peristiwa hujan abu itu cukup mengagetkan. Pasalnya, hujan abu itu tidak diawali letusan. Rilis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hanya menyatakan Senin malam sampai Se-
lasa pagi, Gunung Agung itu hanya mengalami embusan. Periode Senin pukul 18.00 sampai 24.00 Wita itu terjadi delapan embusan dan Selasa pukul 00.00 sampai pukul 06.00 lima kali embusan. Meski hanya berupa embusan, sebaran abu vulkanik itu cukup luas. Sejumlah desa di Kecamatan Selat seperti Desa Sebudi, Desa Amerta Buana, dan bahkan Desa Duda Timur di radius 12 km juga sempat dilanda hujan abu. Hujan abu tipis itu masih turun sampai
Pengantin Baru Gantung Diri Amlapura (Bali Post) Berstatus pengantin baru tidak membuat I Gusti Lanang Giri Arnaya (20) bahagia. Menderita sakit kepala yang tak tersembuhkan justru membuatnya frustrasi. Diduga tidak tahan lagi dengan sakit menahunnya itu, pria asal Banjar Triwangsa, Desa Sibetan, Bebandem itu nekat gantung diri. Korban menjerat lehernya dengan tali plastik yang disambung ikat pinggang berwarna hijau di plafon rumahnya, Senin (8/1) siang. Denyut nadinya masih ada ketika ditemukan sekitar pukul 12.00 Wita, namun tak lama kemudian, korban mengembuskan napas terakhirnya. ‘’Korban sempat dibaringkan di kamar tamu rumahnya. Belum sempat korban mendapat pertolongan keburu meninggal,’’ terang Kapolsek Bebandem AKP A.A. Ngurah Agung,
Selasa (9/1) kemarin. Tak ada yang menduga korban akan mengambil jalan pintas mengakhiri hidup. Pasalnya, selama ini, korban tak pernah bertingkah aneh. Meski selalu mengeluh soal sakit kepala yang tidak kunjung sembuh, korban selalu menunjukkan semangat hidup. Setidaknya begitulah pengakuan sang istri, Ni Wayan Sulasti (20), kepada aparat Polsek Bebandem yang turun ke lokasi kejadian itu. Pada hari korban bunuh diri itu, Sulastri mengaku tidak punya firasat buruk. Seperti biasa, bangun pagi dia melakoni aktivitas sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di kampung. Siang pukul 12.00 Wita, Sulasti yang baru pulang itu bingung karena tak melihat suaminya. Sempat dicari-cari keluar rumah sampai akhirnya ibu muda itu memutuskan mengecek
Pasebaya Pertanyakan Program Pemerintah Setelah radius berbahaya dikurangi menjadi 6 km, pengungsi dari wilayah aman sudah berbondongbondong pulang. Akan tetapi, sampai di rumah, mereka kebingungan mau kerja apa. Pasalnya, mereka sudah kehilangan pekerjaan termasuk juga ternakternaknya. Pasebaya Lingkar Gunung Agung sempat menyoroti hal itu dengan mempertanyakan program riil pemerintah daerah. Apakah program program efektif jangka pendek dirancang Pemkab Karangasem kepada para pengungsi yang pulang itu? di KRB II itu kemudian pulang akibatnya banyak dari mereka bingung bekerja apa. Sebab, ternak yang biasa mereka pelihara dalam kesehariannya sudah tidak ada. Belum lagi tinggal di rumah itu pasti masih ada perasaan waswas terhadap aktivitas Gunung Agung. “Karena itu, warga masih bingung. Nah, sekarang mari pikirkan solusinya. Setelah disuruh pulang, mereka itu mau diapakan?” ujar Pawana. Dikatakan, sebetulnya ada banyak OPD yang bisa berperan aktif memerhatikan pengungsi yang kembali pulang
ucapnya. Sementara itu, meski radius Awas ditetapkan 6 km, masih ada warga yang nekat menerobos zona merah tersebut. Di Temukus misalnya, masih ada satu-dua warga yang bertahan. Bahkan, ada yang nekat masuk kawasan hutan hanya untuk mengumpulkan kayu bakar. Gunung Agung sendiri masih terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Dari pagi sampai siang terjadi lebih dari 10 kali embusan. Visual embusan itu berupa asap putih dan kelabu. Informasi dari Pos Pantau Rendang, menyatakan asap embusan itu intensitasnya tipis hingga sedang dengan ketinggian 200 sampai 500 meter. (kmb)
Sakit Kepala Menahun
Pengungsi Pulang
PARA pengungsi itu setelah pulang, mereka otomatis kehilangan pekerjaan termasuk ternak mereka. Karena itu, program-program efektif dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk memberdayakan kembali warga di lereng Gunung Agung itu. Ketua Pasebaya Lingkar Gunung Agung I Gede Pawana, Selasa (9/1) kemarin, mengatakan pihaknya sudah sempat mempertanyakan hal itu kepada jajaran pemerintah daerah saat rapat koordinasi, belum lama ini. Warga di luar radius berbahaya 6 km seperti
siang kemarin. ‘’Senin malam kan terjadi letusan. Abunya cukup tebal mengarah ke selatan sampai ke wilayah kami,’’ ungkap Sekretaris Pasebaya yang juga Perbekel Amerta Buana I Wayan Suara Arsana. Desa Amerta Bhuana berada di radius 8 km dari puncak Gunung Agung. Perkampungan di desa tersebut baru saja ramai oleh penduduk setelah penurunan radius Awas menjadi 6 km. ‘’Hujan abunya cukup lumayan. Buktinya ter-
lihat pada kendaraan-kendaraan yang terpakir di jalan,’’ ujar Perbekel Duda Timur, I Gede Pawana. Hujan abu vulkanik itu menyebar jauh sampai ke perkampungan zona KRB II (radius 8 – 10 km). Menyikapi masih tingginya aktivitas vulkanik Gunung Agung itu, Ketua Pasebaya ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Posko Induk Darurat Erupsi Gunung Agung di Tanah Ampo, Manggis dalam upaya penyaluran masker dan alat pelindung diri lainnya. ‘’Warga terlebih yang tinggal di lingkar Gunung Agung itu harus selalu sedia alat pelindung diri. Kita sudah koordinasi ke Posko Induk minta bantuan masker itu,’’
Bali Post/gik
I Gede Pawana ini. Warga perlu sentuhan program-program agar warga bisa lebih cepat bangkit lagi. Terlebih, warga di KRB II saja, kata Pawana mencapai puluhan ribu orang. Mayoritas dari mereka bekerja sebagai peternak. Sehingga, dia mendorong agar program-program kepada mereka itu lebih banyak didorong di sektor peternakan. Tahun ini, APBD Induk 2018, dirancang lebih banyak untuk memaksimalkan penanganan pengungsi. Belum lagi dukungan anggaran dari PHR
Badung dan Kota Denpasar, maupun dana pihak ketiga yang masuk melalui rekening khusus pemerintah daerah. Jumlahnya pun tak sedikit, mencapai miliaran rupiah. Pawana hanya berharap, setelah pengungsi disuruh pulang, kehidupan mereka lebih cepat pulih dengan mendapat dukungan dari OPD terkait. Disinggung soal ini, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang memimpin rapat koordinasi saat itu meminta waktu melakukan pemetaan pengungsi yang sudah pulang itu. Kondisinya saat ini bagaimana dan program apa yang tepat agar mudah diserap mayoritas warga yang sudah kembali pulang dari lereng Gunung Agung. Jalur Evakuasi Selain persoalan pascamengungsi, Pawana juga meminta pihak terkait untuk tetap mempersiapkan jalur-jalur evakuasi. Sebab, tidak ada yang bisa
korban ke kamar tidurnya. ‘’Saya langsung berteriak minta tolong,’’ katanya. Pertolongan sebenarnya sudah sangat cepat. Kakak korban, Gusti Made Oka (48), yang mendengar teriakan sang ipar buru-buru datang. Tali plastik yang menjerat leher korban itu langsung dipotong dan korban langsung diturunkan. Sulastri ikut membantu menggotong tubuh korban ke kamar tamu. Ketika sadar korban sudah tak bernyawa lagi, Oka kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Sibetan yang meneruskan laporan kasus bunuh diri itu ke Mapolsek Bebandem. Kapolsek Ngurah Agung mengatakan, pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Bebandem, itu tidak menemukan jejak tindak kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil medis itu serta hasil penyemenjamin Gunung Agung itu seterusnya tenang. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, setelah status sempat turun dan warga ramai-ramai pulang,
Bali Post/kmb
GANTUNG DIRI - Aparat Polsek Bebandem bersama tim medis Puskesmas Bebandem mengecek kondisi korban Gusti Lanang Giri Arnaya. lidikan, dipastikan korban meninggal karena gantung diri. ‘’Korban depresi karena menderita sakit kepala me-
nahun. Hasil visum dan olah TKP almarhum Gusti Lanang Arnaya itu murni gantung diri,’’ tegasnya. (kmb)
Gunung Agung itu justru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas hingga status naik lagi jadi Awas. Kemudian warga kembali dipaksa mengungsi
lagi. “Kita antisipasi saja. Kalau terjadi kemungkinan terburuk lagi, maka warga sudah siap dievakuasi ke tempat aman,” tegas Pawana. (gik)
TABANAN
14
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Pohon Tumbang di Jalur Denpasar-Singaraja Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb24
Gotong Royong - Masyarakat dan TNI saat bergotongroyong membersihkan areal Pura Dalem Desa Pekraman Ubung, Desa Penebel. Tabanan.
”Palinggih” Tertimpa Pohon
Warga Ubung Bersih-bersih di Pura Dalem
Tabanan (Bali Post) Setelah panyengker, piasan termasuk palinggih di Pura Dalem Desa Pakraman Ubung, Desa Penebel ditimpa pohon Sabtu (6/1) lalu, warga Desa Pakraman Ubung mulai bersihbersih di Pura Dalem setempat, Selasa (9/1) kemarin. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 240 juta akibat musibah tersebut. Bendesa Adat Ubung Putu Arya Kusuma mengatakan pembersihan itu dilakukan krama adat setempat bersama TNI. Ia menjelaskan, pura yang di-sungsung empat banjar dinas/adat yakni Banjar Ubung, Kupang, Dukuh dan Penebel itu tertimpa pohon kemiri berdiameter dua meter, Sabtu (6/1) sekitar pukul 14.30 Wita yang sebelumnya terjadi hujan deras disertai angin kencang. Warga sangat antusias bersih-bersih, termasuk memotong pohon besar itu. Program selanjutkan, kata Arya Kusuma, adalah menggelar pacaruan dari krama adat setempat. Dan rencananya dalam waktu dekat pura itu segera dibangun kembali. ‘’Kami juga berencana menebang pohon-pohon besar yang ada di sekitar Pura Dalem agar tidak ada kasus yang sama,’’ ujarnya. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada TNI yang sudah bersama-sama warga membantu membersihkan areal Pura Dalem. Danramil Penebel Kapten Inf. Yudha mengatakan TNI selalu siap membantu warga. “Bila TNI diperlukan oleh masyarakat kami siap membantu dalam bentuk apapun, TNI akan selalu siap didukung masyarakat,’’ ujarnya. (kmb24)
Belakangan ini pohon tumbang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan. Bahkan, Selasa (9/1) kemarin peristiwa pohon tumbang itu terjadi di jalur Denpasar-Singaraja. Persisnya di dekat objek wisata Bedugul. Tidak tanggung-tanggung, dua pohon besar jenis Mabi dan Cempaka sekaligus tumbang. Celakanya, tumbangnya pohon yang sudah tinggi itu menutupi jalur pariwisata tersebut. Tidak pelak kemacetan arus lalu lintas terjadi. Bahkan lalu lintas macet sekitar tiga jam. Mendapat laporan adanya pohon tumbang, petugas tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan pun bergerak cepat. BPBD langsung datang kelokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Dibantu sejumlah petugas lainnya, baik dari Polsek Baturiti, Koramil, warga dan relawan tanggap bencana. Proses evakuasi pohon itu bisa lebih cepat diselesaikan. Dari informasi yang dihimpun, pohon mabi memiliki diameter sekitar 25 centimeter sedangkan pohon cempakanya berdiameter sekitar 30 centimeter, bahkan tingginya mencapai 30 meter. Tumbangnya pohon itu pada pagi hari, hingga membuat arus lalu lintas di daerah itu macet. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan
I Putu Trisna Widiatmika menyebutkan, usai mendapat laporan pihaknya mengerahkan 10 anggota TRC ke lokasi pohon tumbang di Banjar Pacung, Desa/Kecamatan Baturiti. “Arus lalu lintas sudah kembali dibuka sekitar pukul 08.30 wita. Memang sempat terjadi kemacetan sekitar tiga jam,” katanya Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. BPBD Tabanan pada proses pembersihan jalan itu dibantu jajaran Kantor Camat, Polsek, Rewalan tanggap bencana, Koramil serta masyarakat. “Tanah di sana memang labil, karena belakangan ini memang kerap turun hujan,” ujar Trisna. Terkait banyaknya pohon tumbang belakangan ini, pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati
saat bepergian. Jika memang kondisi cuacanya kurang bersahabat seperti hujan disertai angin kencang, maka disa-
rankan mencari tempat aman, sembari menunggu hujan reda untuk melanjutkan perjalanan. Terkait perompesan
pohon perindang sudah sering dilakukan. Hanya saja memang faktor alam tidak kuasa untuk diantisipasi. (kmb28)
Dana LPDB Dimanfaatkan 56 Koperasi dan UKM
Bantuan Bencana Belum Dapat Disalurkan
Tabanan (Bali Post) Bantuan sosial dana bencana dari APBD 2018 sebesar Rp 1,2 miliar, sejauh ini belum dapat disalurkan. Dana itu sesungguhnya diperuntukkan keperluan bencana yang terjadi tahun 2017 lalu. Kepala Pelaksanan BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita mengatakan, program hibah bansos tidak terencana itu diberikan kepada masyarakat atau fasilitas publik yang terkena dampak bencana, sehingga Bali Post/kmb24 menyebabkan terjadi keruI Gusti Ngurah Made Sucita gian material. Pemberian hibah bansos tidak terencana itu diatur Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 9/2017. Sebetulnya hal itu sedang diperbarui. Selain masih menunggu dana cair, kata Sucita, pihaknya juga sedang proses verifikasi perbub yang baru. ‘’Jika sudah selesai dan anggarannya sudah cair, maka bantuan itu akan langsung kami serahkan kepada masyarakat,” janji Sucita. Perubahan Perbub 9/2017 tentang pedoman besaran santunan bantuan sosial bencana itu diatur dalam bentuk uang. Besarannya dari Rp 1,5 juta hingga Rp 50 juta untuk pribadi. Sedangkan fasilitas umum Rp 2 juta hingga Rp 200 juta. Dari catatan BPBD Tabanan total terjadi bencana di tahun 2017 itu sebanyak 236 titik, intensitasnya mulai skala kecil hingga besar. Dengan nilai kerugian mencapai Rp 22 miliar. Sebanyak 124 yang sudah pengajuan bantuan itu sudah terbantu BPBD. Sisanya sekitar 112 kejadian dengan nilai kerugian Rp 1,2 miliar masih menunggu bantuan tahun 2018 ini. (kmb24)
Bali Post/kmb28
POHON TUMBANG - Pembersihan pohon tumbang oleh BPBD Tabanan di jalur Denpasar-Singaraja lewat Bedugul di Banjar Pacung. Pohon tumbang itu membuat kemacetan hampir tiga jam.
Bali Post/kmb24
A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah
Tabanan (Bali Post) Pemanfaatan dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) rupa-rupanya sudah mulai optimal diakses Koperasi yang ada di Tabanan. Realitas itu bisa dilihat dari alokasi anggaran pada tahun 2018, sebab hingga saat ini ada 56 koperasi dan UKM yang mengakses program tersebut. LPBD sendiri merupakan dana bergulir yang bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan usaha produktif. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Selasa (9/1) kemarin mengungkapkan, dari 56 koperasi dan UKM yang sudah menerima alo-
kasi dana periode 2008 hingga saat ini total plafonnya mencapai Rp 11.950.000.000. Suku bunga yang dipatok dari LPDB itu untuk simpanpinjam mencapai tujuh persen bunga menurun. Sedangkan sektor riil atau UKM suku bunganya 4,5 persen menurun. ‘’Tahun ini LPDB tetap bisa dimanfaatkan sebagai penguatan modal. Hingga saat ini besaran alokasi dana yang akan diberikan dari pemerintah pusat belum ada,’’ ujarnya. Meski selama ini besaran dana LPDB itu relatif kecil, hal itu bisa dimanfaatkan koperasi untuk memenuhi kebutuhan modal. Selain itu, suku bunga yang dipatok dari dana
LPDB itu sangat kecil, karena itu, tidak memberatkan koperasi yang membutuhkan modal. Selain LPBD, lanjut Dalem Tresna, dalam upaya memenuhi modal untuk koperasi juga bisa memanfaatkan sumber dana yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Bali melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Bali yang dialokasikan hingga relatif besar mencapai Rp 12 miliar. Pemkab Tabanan sendiri juga memberikan pinjaman dana bergulir sejak tahun 2012 kepada koperasi dengan suku bunga ringan, yaitu dua persen. (kmb24)
Tulis ”Awig-awig” Dua Aksara, Tahap Awal 10 Desa Pakraman Tabanan (Bali Post) Pembuatan awig-awig desa pakraman biasanya ditulis menggunakan bahasa Bali halus dan juga huruf Bali. Hal itu menyebabkan banyak krama atau warga justru tidak memahami awig-awig mereka sendiri, sebab tidak tahu artinya. Terkait persoalan tersebut, Dinas Kebudayaan Tabanan mencoba membantu desa pakraman untuk menuliskan awig-awig dalam dua aksara. Diharapkan krama memahami isi awig-awig yang
mereka miliki, dan dapat melaksanakan dengan baik. Namun untuk tahap awal, anggaran terobosan di tahun 2018 ini baru Rp 40 juta untuk 10 desa pakraman. “Anggarannya masih kecil, jadi baru bisa menjangkau 10 desa pakraman, dan sampai saat ini sudah ada yang mengajukan permohonan ke kami,” beber Kepala Dinas Kebudayaan IGN Supanji, Selasa (9/1) kemarin. Karena masih bersifat baru, untuk program inovatif
ini Dinas Kebudayaan telah menyiapkan petugas khusus. Diharapkan, petugas penyuluh Bahasa Bali Provinsi memberikan bantuan itu. “Kita utamakan yang belum punya. Bahkan ada yang belum dwi aksara,” ucapnya. Mantan Camat Marga dan Tabanan ini menjelaskan, jika di Kabupaten Tabanan saat ada 349 desa pakraman. Dari jumlah itu ada yang lama dan ada pula dikukuhkan desa pakraman baru. Bagi desa pakraman yang keberadaan-
nya sudah lama, tentu saja memiliki awig-awig lama. Namun saat ini sudah ada pedoman awig-awig (bantang awig-awig - red) yang baru. Dengan memberikan bantuan penulisan dan penyusunan diharapkan secara bertahap awig-awig yang sudah lama itu bisa disesuaikan dengan bantang terbaru. Selama ini untuk awig-awig ditampilkan dalam bentuk huruf Bali atau dwi aksara (Latin berbahasa Bali dan aksara Bali). (kmb28)
Bali Post/kmb28
IGN Supanji
Tata Objek Desa Wisata
14 Desa Terima Anggaran Rp 2,5 Miliar PEMKAB Tabanan terus berupaya mengembangkan objek wisata baru. Bahkan di tahun 2018 ini, sebanyak 14 desa yang telah mengantongi SK desa wisata mendapatkan bantuan anggaran yang relatif memadai. Bantuan itu berasal dari pagu anggaran yang disiapkan untuk perbaikan sarana-prasarana di desa wisata itu untuk mendukung objek wisata yang telah eksis lebih dulu. Bagaimanakah besaran distribusi bantuan anggaran tersebut? Total nilai anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 2,578 miliar. Namun nilai Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) untuk pariwisata distribusinya bervariasi. Alasannya, tergantung proposal yang diajukan desa yang ada objek wisatanya itu. Tetapi ratarata tiap desa mendapatkan alokasi anggaran Rp 100 sampai Rp 400 juta. “Besaran bantuan anggaran itu sesuai luas wilayah dan objek wisata yang dibangun. Sementara kita fokus pada pengembangan 14 desa wisata yang sudah mengantongi SK Bupati ini,” ucap Kepala Dinas
Pariwisata Tabanan Made Yasa, usai rapat koordinasi dengan Camat dan Kepala Desa, Selasa (9/1) kemarin. Pengerjaan pembangunan sarana dan prasarana pendukung wisata itu dilakukan Dinas Pariwisata dengan menggandeng pihak ketiga. Pasalnya, pembangunan tracking atau apapun yang berkaitan dengan pariwisata, dikatakannya harus tetap mengacu pada konsep Tri Hita Karana dan berpedoman pada Sapta Marga. “Intinya, agar semua terarah dan memenuhi standar pariwisata, jika sudah rampung maka kita
RAPAT - Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan PIK Pariwisata di 14 lokasi di desa wisata bersama Kades dan Camat yang membawahi.
akan serahkan ke desa,” ucapnya. Disinggung tentang apa saja sarana prasarana yang akan digarap untuk percepatan pembangunan potensi wisata alam di desa itu, Made Yasa mengatakan nilai PIK ini agar sesuai hasil Musrenbang. Nilai PIK
itu lebih banyak dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju objek wisata yang dimiliki desa setempat. Namun ada pula diperuntukkan buat penataan objek wisata, seperti penataan objek wisata air di Kecamatan Pupuan. “Memang dominan jalur trekking selain juga penataan objek wisata,” terangnya. Salah seorang Perbekel dari Kecamatan Selemadeg Barat mengaku pihaknya mendapatkan dana sebesar Rp 175 juta yang nantinya diperuntukkan pembeto-
nan jalan dari jalan utama menuju objek wisata air terjun di Banjar Samsaman Kelod, Desa Angkah, Selemadeg Barat. Jika PIK Pariwisata itu dianggarkan dari APBD, tahun 2018 ini Dinas Pariwisata juga mendapatkan DAK dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,4 miliar. Dana itu diperuntukkan buat kelanjutan penataan kawasan objek wisata Bedugul, baik untuk perluasan parkir, pembuatan gedung pasar oleh-oleh dan penyiapan kamar mandi yang bersifat internasional. Di
samping itu, juga kerja sama dengan Kementerian dan Google serta masyarakat yang mempromosi-
kannya. “Ini juga bentuk persiapan menyambut pertemuan bank dunia,” pungkasnya. (bit)
15
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018 Jadwal Pertandingan Copa del Rey Kamis (11/1) dini hari Deportivo Alaves vs Formentera Villarreal vs Leganes Real Madrid vs Numancia ------------------------------------------------------------------------Piala Liga Inggris Kamis (11/1) dini hari Chelsea vs Arsenal -----------------------------------------------------------------------Piala Liga Prancis Kamis (11/1) dini hari Rennes vs Toulouse Amiens SC vs PSG Angers SCO vs Montpellier
Barca Bersiap Jual Pemain Barcelona Kedatangan Philippe Coutinho yang dibeli seharga 142 juta pound, memaksa Barcelona harus menjual sejumlah pemainnya pada transfer Januari ini. Pemain-pemain yang menempati posisi lini tengah dan yang menguni bangku cadangan, praktis mulai memikirkan untuk bermain di klub lain. Salah satunya adalah Ivan Rakitic. Pemain asal Kroasia itu diincar Arsenal, Liverpool dan juga Juventus. Kendati demikian pemain berusia 29 tahun itu masih berusaha dipertahankan pelatih Ernesto Valverde. Gelandang Arda Turan mendekati kepindahannya ke Turki untuk membela klub Basaksehir. Namun ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan mengingat pemain itu memiliki gaji tinggi. Bahkan Barca terpaksa harus tetap membayar setengah gajinya bila pemain itu bermain di klub Istanbul itu. Pemain lain yang masuk daftar jual adalah Aleix Vidal yang diminati Sevilla, Gerard Deulofeu diincar Inter Milan dan Napoli, serta Paco Alcacer, Jose Arnaiz dan Andre Gomes yang dipantau oleh klub-klub Liga Inggris. Penjualan pemain-pemain ini juga memungkinkan Barca untuk mendapatkan mkodal untuk membeli penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann. (kmb39/afp/rtr)
Bali Post/rtr
SEMIFINAL - Penyerang Arsenal Alexis Sanchez (kanan) melepaskan tembakan pada pertandingan melawan Chelsea di kompetisi Liga Utama Inggris. Chelsea akan menjamu Arsenal, Kamis (11/1) dini hari nanti pada pertandingan semifinal Piala Liga.
The Gunners Bertemu Lagi dengan The Blues London -
Untuk kedua kali dalam bulan ini, Arsenal akan bertemu lagi dengan Chelsea. Derby London di Stamford Bridge ini pada Kamis (11/1) dini hari nanti merupakan laga pertama semifinal Piala Liga.
Bali Post/rtr
DIJUAL - Gelandang Barcelona Ivan Rakitic (kiri) dikawal rivalnya dari Real Madrid Casemiro. Sejumlah pemain Barcelona akan dijual setelah klub Katalan itu mengucurkan banyak dana untuk membeli gelandang Liverpool Philippe Coutinho.
Zidane Pelatih Terbaik Prancis
Paris Zinedine Zidane , Selasa (9/1) kemarin, terpilih sebagai pelatih terbaik Prancis 2017 setelah mengantarkan Real Madrid memborong sejumlah gelar termasuk dengan menjuarai Liga Spanyol dan Liga Champions musim lalu. Kendati demikian, Real menjalani musim 2017/2018 tidak mengesankan dengan menempati peruingkat keempat klasemen sementara. Meski lolos ke babak 16 Liga Champions, pasukan Zidane kesulitan mengimbangi rival utamanya Barcelona yang memimpin klasemen dengan selisih 16 poin dari klub ibu kota itu. Bahkan dalam laga Clasico, Real dipermalukan klub Katalan itu 0-3. “Saya ingin menunjukan bahwa saya bisa menjadi pelatih terbaik di tengah kondisi yang berat ini,” jelas Zidane dalam artikel yang dipublikasikan oleh Majalah Sepak Bola Prancis, Selasa kemarin. Akhir pekan lalu, Real kembali mencatat hasil buruk dengan ditahan tuan rumah Celta Vigo 2-2. Real sempat unggul 2-1 melalui dua gol Gareth Bale sebelum kecolongan gol di akhir pertandingan yang menyamakan skor. “Beberapa orang mengira bahwa segala sesuatunya akan menjadi lebih mudah bersama saya. Karena saya menjalankan semuanya dengan insting. Itu tidak benar. Baik sebagai pemain atau pelatih, saya selalu bekerja keras,” jelas Zidane yang yakin permasalahan timnya akan teratasi. (kmb39/rtr)
Pelatih Arsenal Arsene Wenger masih merasakan kekecewaannya setelah tersingkir dari turnamen Piala FA. Sebagai juara bertahan, the Gunners dipermalukan klub kelas dua Nottingham Forest 2-4 di putaran ketiga. Ini menjadi level kekalahan terburuk bagi Wenger sejak memimpin Arsenal pada 1996. Pada pertandingan itu, pelatih asal Prancis itu membuat sembilan pergantian dari tim utamanya. Akibatnya, pemain-pemain muda
itu tak berkutik saat mereka dihancurkan di City Ground. Wenger tak ingin mengulang kesalahan serupa pada pertandingan di Stamford Bridge nanti. Pertemuan itu jelas menjadi target utama Antonio Conte memenangi pertandingan. Namun untuk laga kedua di Stadion Emirates pada 25 Januari mendatang, Wenger akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi tiket ke final. Di sisi lain, Wenger juga tak
menginginkan peruntungannya di Piala Liga berpengaruh di kompetisi Liga Utama. Arsenal diharpkan tidak tergelincir lagi sehingga musim depan bisa kembali berkompetisi di Liga Champions. Karena itu pula, untuk meningkatkan performa tim, Arsenal memperkuat lini belakang dengan mendatangkan bek Yunani Konstantinos Mavropanos. Penyerang Chile Alexis Sanchez potensial hengkang ke Manchester City. Wenger pun
Bali Post/ant
LATIHAN - Pemain Timnas Islandia melakukan latihan di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (9/1) kemarin. Latihan yang diikuti oleh sekitar 23 pemain itu menjadi persiapan jelang laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia Selection yang akan digelar pada Kamis, 11 Januari 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Hadapi Islandia, Milla Siapkan 24 Pemain Jakarta (Bali Post) Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla, Selasa (9/1) kemarin memanggil 24 pemain untuk menghadapi Islandia pada pertandingan persahabatan, Minggu mendatang. Laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta sekaligus sebagai launching Stadion usai direnovasi sebagai persiapan untuk pelaksanaan Asian Games 2018. Dalam skuad yang dipanggil pelatih asal Spanyol ini komposisinya gabungan antara pemain Timnas U-23 dan beberapa pemain senior. Mereka pun akan berkumpul dan memulai latihan perdana pada Jumat (12/1). Untuk pemain senior seperti Andritany (Persija), Fachrudin
( M a d u r a United), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Andik Vermansah, Boaz Salossa (Persipura) dan Lerby Eliandry (Borneo FC). Pemain naturalisasi asal Nigeria Victor Igbonefo menjadi pemain senior yang kembali dipanggil
Timnas. Dan wonder kid asal Timnas U-19 Egy Maulana juga ada dalam skuad pilihan mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini. Laga ini bagi Timnas Indonesia sangat penting untuk melihat perkembangan dan kemajuan Evan Dimas dan kawan-kawan. Terdekat mereka akan menghadapi Asian Games 2018 yang seperti diketahui ditarget lolos hingga babak semifinal. Islandia sendiri merupakan negara yang sangat diperhitungkan akhir-akhir ini sebagai tim tangguh di dataran Eropa. Mereka pun menjadi salah satu negara yang menjadi kontestan Piala Dunia 2018 di Rusia. (kmb39/net)
menginginkan pemain yang lebih muda untuk menggantikan Sanchez sekaligus bisa didatangkan lebih cepat ke London. Terakhir kali Arsenal memenangi turnamen ini pada 1993. Selanjutnya Wenger menelan kekalan di final pada 2007 dan 2011. Usai hasil imbang 2-2 di Liga Utama, Arsenal menuju Stamford Bridge dengan rekor tak pernah menang sejak 2011. Namun mereka diuntungkan dengan jadwal padat yang dihadapi Eden Hazards dkk. Conte sendirinya mengeluhkan pertandingan yang harus dihadapi di empat kompetisi berbeda sehingga kekhawatiran pemainpemainnya akan kecapaian akan
menemui kenyataan. Pekan lalu, Conte terpaksa membuat sejumlah perubahan saat menghadapi Norwich setelah harus memainkan pertandingan tiap tiga hari sekali. Beruntung, timnya berhasil meraih kemenangan menghadapi klub Liga Championship itu. “Inilah saat terpenting di mana memiliki skuad yang benar-benar bagus kondisi fisiknya. Karena kami akan menghadap[i banyak pertandingan dan smeua pemain harus siap,” tegasnya. Chelsea membidik final untuk pertama kalinya sejak memenangi turnamen ini pada 2015. (kmb39/rtr)
Al-Attiyah Mulai Beri Ancaman
San Juan de Marcona Juara dua kali Nasser AlAttiyah mulai menampakkan keandalannya dalam menaklukkan medan berat Reli Dakar dengan memenangi etape ketiga, Selasa (9/1) kemarin. Bahkan pembalap yang mengendarai mobil Toyota itu mampu unggul hingga empat menit dibandingkan pimpinan klasemen umum Stephane Peterhansel. Etape sejauh 500 km antara Pisco hingga San Juan de Marcona menjadi makanan empuk pereli Qatar itu. Ia langsung unggul dua menit saat melahap 80km awal dan mulai mengeluarkan ancaman untuk Peterhansel. Al-Attiyah memenangkan etape pembuka, namun codriver-nya jatuh sakit sehingga mengganggu penampilannya di hari kedua. Pembalap yang juga peraih medali emas Olimpiade untuk cabor menembak itu, kembali ke performa terbaiknya di hari ketiga saat
rivalnya dari tim Peugeot kesulitan mengimbangi. “Jaraknya masih jauh dan kami yakin Toyota Hilux merupakan kendaraan yang bagus,” kata juara Dakar 2011 dan 2015 itu. Posisi ketiga ditempati Carlos Sainz. Mantan juara Reli Dunia itu tertinggal 6 menit 7 detik dibelakang Al-Attiyah. Nasib buruk menimpa duet pembalap Argentina Alicia Reina dan Carlos Pelayo. Mobil Toyota-nya mengalami kecelakaan dan terbakar habis. Di kategori sepeda motor, juara bertahan Sam Sunderland (KTM) meraih kemenangan kedua. Pembalap berusia 28 tahun dari Inggris itu mencatat waktu tercepat 3 jam 20 menit 43 detik. Rival terdekatnya Kevin Benavides (Honda) dan Toby Price (KTM). Di etape keempat dari total 14 etape, pembalap akan menghadapi rute sejauh 330 km dengan sebagian besar medannya berpasir dengan bukit-bukit terjal. (kmb39/afp)
Skuat Indonesia Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija), Satria Tama (Madura United), Awan Setho (Bhayangkara FC) Belakang: I Putu Gede (Bhayangkara FC), Gavin Kwan (Barito Putera), Henhen H (Persib), Fachrudin Aryanto (Madura United), Hansamu Yama (Barito Putera), Bagas Adi (Arema FC), Victor Igbonefo (Persib), Rezaldi Hehanusa (Persija) Tengah: Hanif Sjahbandi (Arema FC), M Hargianto (Bhayangkara FC), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Evan Dimas (Selangor FA), Andik Vermansah (-), Ilham Udin (Selangor FA), Septian David (Mitra Kukar), Saddil Ramdani (Persela), Egy Maulana (Timnas U-19), Osvaldo Haay (Persebaya), Febri Haryadi (Persib) Depan: Boaz Solossa (Persipura), Lerby Eliandry (Borneo FC)
Bali Post/AFP
ETAPE KETIGA - Pembalap Daniel Nosiglia Jager darfi Bolivia menyelesaikan etape ke-3 Reli Dakar dari Pisco menuju San Juan de Marcona, Selasa (9/1) kemarin.
OLAHRAGA
16
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Laga Persib Vs Sriwijaya Awali Piala Presiden
Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/022
Ketua PP ISSI Raja Sapta Oktohari (kiri) bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
’’Tour de Indonesia’’ Hajatan Paling Bergengsi
Denpasar (Bali Post) Lomba balap sepeda bertajuk Tour de Indonesia (TdI) merupakan hajatan paling bergengsi di Tanah Air, selama ini. Bahkan, lomba yang akan mengambil garis start dari Candi Prambanan, Yogyakarta dan finis di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar ini masuk kategori 2.1 dalam kalender UCI. Itu diungkapkan Ketua Umum PP ISSI Raja Sapta Oktohari ketika menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Pemprov Bali, Selasa (9/1) kemarin. Kehadiran Raja Sapta didampingi Sekjen Jadi Rajagukguk, Wasekjen Firman Zulkadri, Waketum Benny Subagia, dan Engkos Sadrah, Kabid Perlombaan Sondi Sampurno, Bidang Organisasi Iwan Gunawan, Kabag Ops. Korlantas Kombes Pol. Benyamin. Raja Sapta menjelaskan, selama ini penyelenggaraan event ini telah vakum selama tujuh tahun, dan Tour de Indonesia mulai dibangkitkan lagi. ‘’Untuk Tour de Indonesia 2018 ini, kami baru menerapkan empat etape, kemudan tahun depan lima etape, dan tahun berikutnya enam etape. ‘’Sampai saat ini telah mendaftar 16 tim, dan saat pelepasan lomba pesertanya diharapkan mencapai 20 tim pada 24 Januari nanti,’’ kata Raja Sapta. Dijelaskannya, etape pertama Candi Prambanan menuju Ngawi, kemudian etape kedua Madiun-Mojokerto, etape ketiga Probolinggo- Banyuwangi, dan etape pamungkas Gilimanuk, Singaraja, Bedugul, Baturiti, dan finis di Denpasar. ‘’Kami sengaja mengambil garis finis di Bali, sebab bagi pembalap asing seolah-olah belum berkunjung ke Indonesia, kalau tanpa menikmati pesona alam Pulau Dewata ini,’’ katanya. Menurut Raja Sapta, etape terakhir dipastikan para pembalap mengayuh sepedanya allout dan habis-habisan, sebab menjelang finis. Ajang ini sekaligus sosialisasi Asian Games (AG) dan Asian Para Games (APG), sehingga dipastikan petinggi pengurus balap sepeda Asia menghadiri Pulau Seribu Pura ini di garis finis. ‘’Kami estimasikan jarak tempuh Gilimanuk-Denpasar empat jam, sebab rata-rata kecepatan pembalap di Tour de Flores 115 km/ jam, sedangkan Tour de Singkarak 110 km/jam,’’ ungkapnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang mendengar ucapan Raja Sapta spontan geleng-geleng kepala sambil terheran-heran. ‘’Kalau dari Gilimanuk, melintasi Singaraja, naik ke Bedugul, kemudian finis di Denpasar, berarti kecepatannya sama dengan mobil,’’ terangnya. Mangku Pastika menyebutkan, jika finis sekitar pukul 14.00-15.00, artinya car free day telah usai, dan kebetulan Minggu, arus lalu-lintas agak lengang. (022)
Turnamen pra-musim Piala Presiden 2018 akan dibuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung pada Selasa (16/1), kata anggota panitia pelaksana Piala Presiden 2018 Risha Adi Widjaya. ‘’Rangkaian acara pembukaan digelar mulai pukul 15.00 WIB. Seperti tahun lalu, acara ini rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo,’’ ujar Risha, Selasa (9/1) kemarin. Pria yang juga direktur di operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu melanjutkan, selesai pembukaan akan ada laga Grup A, Persib Bandung versus Sriwijaya FC yang menjadi pertandingan pembuka Piala
Presiden 2018. Sekitar empat jam setelah partai tersebut, di lokasi yang sama juga dilangsungkan pertandingan PSM Makassar kontra PSMS Medan. Sebagai informasi, Piala Presiden 2018 diikuti oleh
20 tim yang dibagi dalam lima grup. Grup A, yang dilangsungkan di Bandung, beranggotakan Persib, Sriwijaya FC, PSM Makassar dan PSMS. Kemudian di Grup B, digelar di Balikpapan, ada Mitra
Lindswell Kwok Pensiun Usai AG
Jakarta (Bali Post) Pewushu putri Indonesia sarat prestasi Lindswell Kwok mengungkapkan rencananya akan pensiun usai berlaga di pergelaran olahraga multicabang Asian Games (AG) 2018 di Indonesia. ‘’Saya memang ada rencana untuk pensiun setelah Asian Games. Oleh karena itu, di sana saya menargetkan prestasi yang tinggi,’’ kata Lindswell di Jakarta, Senin (8/1) malam. Lindswell merasa optimistis bisa mencapai target tersebut di Asian Games walau masih ada yang kurang dalam persiapan, terutama mengenai kebutuhan fasilitas latihan yang kurang memadai, kebutuhan dokter, dan fisioterapis serta berbagai dukungan lainnya. ‘’Dengan hadirnya Pak Menteri Olahraga pada hari Senin (8/1) meninjau pelatnas, kami menyampaikan keluhan, akhirnya semua terbuka masalahnya yang terjadi selama ini. Jika solusi dari Pak Menteri dilaksanakan saya rasa bagus bagi tim dan mendukung kesuksesan nanti di Asian Games,’’ ujar Lindswell. Akan tetapi, sayangnya Lindswell merasa belum melihat siapa yang akan menjadi penerusnya setelah dia pensiun. ‘’Kalau untuk nomor, aku belum ada, mungkin dilihat nanti ketika Asian Games bagaimana? Yang jelas saya mengharapkan setelah saya pensiun wushu bisa terus maju,’’ ujar atlet yang masih berusia 26 tahun tersebut. Tercatat, Lindswell Kwok telah meraih empat medali emas dalam tiga edisi Kejuaraan Dunia Wushu (2009, 2013, dan 2015). Sementara itu, di ajang SEA Games, Lindswell mampu mengoleksi empat medali emas berturut-turut di nomor Taijijian mulai 2011, 2013, 2015, hingga 2017. Sederet prestasi cemerlang tersebut membuat Lindswell Kwok memiliki julukan ‘’Ratu Wushu Asia Tenggara’’. (ant)
Timur, ada Arema FC, Bhayangkara FC, PSIS Semarang dan Persela Lamongan. Terkait pembagian grup, pihak panitia pelaksana Piala Presiden 2018 ada beberapa alasan yang melatarbelakanginya. ‘’Pertama jelas berdasarkan tuan rumah. Pertimbangan kami berikutnya berdasarkan peringkat tim pada kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017, faktor geografis dan kepentingan komersial,’’ tutur Risha. (ant)
Radwanska Singkirkan Konta Skuad Sriwijaya FC Diresmikan
Sydney Juara bertahan Johanna Konta tersingkir di putaran pertama turnamen tenis Sydney International oleh Agnieszka Radwanska, Selasa (9/1) kemarin. Ini menjadi pembalasan petenis Polandia itu atas kekalahan tahun lalu. Radwanska ditaklukkan oleh lawannya dari Inggris itu pada final tahun lalu. Namun pada pertandingan di Ken Rosewall Arena di Olympic Tennis Centre, kemarin ia berhasil membalasnya sekaligus melaju ke putaran kedua dengan keunggulan 6-3, 7-5. Tidak satu pun dari kedua petenis mampu mendominasi dengan permainan servis mereka pada set pertama. Servis kedua Konta jarang menghasilkan poin. Ia hanya memenangi dua dari 11 servis keduanya dan Radwanska mengonversi tiga dari lima kesempatan melakukan break. Konta kembali mendapat masalah untuk melakukan servis pada set kedua namun memperlihatkan tanda-tanda
kebangkitan ketika ia berhasil mematahkan servis lawannya saat tertinggal 1-4 pada set kedua. Namun kemudian tidak mampu mempertahankannya ketika Radwanska mengunci kemenangan dalam waktu satu jam 49 menit. Kekalahan di putaran pertama ini menimbulkan kecemasan pada penampilan petenis peringkat sembilan dunia Konta di awal musim. Ia kesulitan untuk melewati dua pertandingan pertamanya pekan lalu di Brisbane sebelum ia mengundurkan diri pada perempatfinal karena cedera pinggang. Namun, ia mengatakan kepada panitia penyelenggara Sydney pada awal pekan ini bahwa dirinya bugar setelah mengundurkan diri
dari Brisbane karena ia tidak dapat melanjutkan pertandingan. Namun, ia juga mengincar Grand Slam pembuka musim pekan depan. Radwanska, yang disingkirkan petenis kualifikasi asal AS Sachia Vickery pada perempatfinal Auckland pekan lalu, kini akan bertemu petenis kualifikasi AS lainnya Catherine Bellis di putaran kedua di Sydney. Sementara itu diputaran kedua terjadi kejutan saat petenis Jerman Angelique Kerber menumbangkan unggulan kedua Venus Williams 5-7, 6-3, 6-1. Kemenangan juga didapat Dominika Cibulkova, Barbora Strycova dan Ashleigh Barty yang ketiganya juga merebut tiket ke putaran ketiga. (rtr/ant)
Hasil Putaran I Daria Gavrilova vs Olivia Rogowska 6-4, 1-6, 7-5. Samantha Stosur vs Carina Witthoeft 4-6, 7-5, 6-3. Agnieszka Radwanska vs Johanna Konta 6-3, 7-5. Putaran II Barbora Strycova vs Ashleigh Barty vs Dominika Cibulkova vs Angelique Kerber vs
Ekaterina Makarova 6-4, 6-1. Ellen Perez 7-6(4), 6-1. Elena Vesnina 6-4, 6-4. Venus Williams 5-7, 6-3, 6-1.
Dibina, Pecatur Denpasar yang Mengalah di Porprov Denpasar (Bali Post) Seorang pecatur Kota Denpasar yang terindikasi sengaja mengalah pada lawannya saat bertarung di nomor catur standar pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, mendapatkan pembinaan. Hanya, jika kelakuannya yang tidak terpuji dan mencoreng citra sportivitas olahraga asah otak ini terulang lagi, barulah langsung dipecat. Ketua Harian Pengkot Percasi Kota Denpasar Nyoman Cakera WN di Denpasar menyebutkan, pihaknya selaku Pimpinan Kontingen Cabor Catur di Porprov Bali tak mau gegabah memecatnya. ‘’Saya tegaskan memang benar telah terjadi jual-beli nilai pada Porprov di Gianyar tahun lalu,’’ tandasnya. Kendati demikian, Cakera lebih memilih menempuh cara bijaksana dan memberi kesempatan kepada atlet bersangkutan agar mengakui perbuatannya keliru. ‘’Peringatan ini juga berlaku bagi pecatur lainnya, supaya dalam bertanding di event apa pun, tetap senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan fair-play, walaupun diiming-imingi uang yang menggiurkan dari pihak lawan,’’ pesan Cakera. Dia mengevaluasi, tim catur Kota Denpasar hanya meraih peringkat ketiga pada Porprov Bali XIII/2017 lalu, di bawah tim catur Badung dan Buleleng. Oleh sebab itu, Cakera bertekad menaikkan peringkat tim catur Denpasar pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. ‘’Kami menargetkan bisa naik peringkat menjadi juara umum II,’’ katanya. Pengkot Percasi Denpasar juga berniat menggelar Piala Wali Kota U-19, Februari nanti. (022)
Kukar, Persipura Jayapura, Martapura FC dan Barito Putera. Persebaya Surabaya, Madura United, Perseru Serui dan PS TNI mengisi Grup C dan akan dilaksanakan di Surabaya. Grup D mempertandingkan Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru, Borneo FC dan Bali United. Laga grup ini digelar di Bali. Terakhir di Grup E, yang bertanding di Malang, Jawa
Palembang (Bali Post) Manajemen Sriwijaya FC meresmikan 27 pemain musim kompetisi 2018 setelah melakukan perburuan dalam bursa transfer sejak November 2017. Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex mengumumkannya dalam konferensi pers di Griya Agung Palembang, Selasa (9/1) kemarin, dengan didampingi Manajer Tim Ucok Hidayat, Direktur Kompetisi Augie Bunyamin, dan mantan manajer Sriwijaya FC MC Baryadi. “’’Hari ini (Selasa) kami resmi mengumumkan 27 pemain yang direkrut untuk menjadi pemain Sriwijaya FC hingga kompetisi berakhir,’’ kata Dodi. ‘’Sejauh ini baru 27 pemain yang sudah dinyatakan resmi, tapi hingga kini kami masih menunggu seorang pemain belakang karena masih proses negosiasi. Jika deal, akan segera diumumkan,’’ ujar Bupati Musi Banyuasin ini. Terkait dengan tidak masuknya Bio Pauline, pemain naturalisasi musim lalu, manajer klub Ucok Hidayat memberikan penjelasan bahwa pemain tersebut masih dievaluasi terkait hasil tes kesehatannya. ‘’Untuk Bio masih dibicarakan,’’ kata Ucok. Sriwijaya FC merupakan salah satu tim paling sibuk musim ini sejak dibukanya bursa transfer pemain setelah berakhirnya Liga 1. Setelah mendatangkan pelatih juara Rahmad Darmawan, tim asal Sumsel ini mulai melakukan perburuan pemain berkualitas yakni merekrut pemain terbaik AFC 2017 asal Tajikistan, Manuchehr Dzalilov (27). Kemudian, ‘’duo Mali’’ yakni pemain Liga 2 Prancis Mohamadou Ndiaye (27), dan mantan pemain Persib Bandung Makan Konate, selain itu mendatangkan Esteban Vizcarra dari Arema dan tetap mempertahankan Alberto Goncalves dan Yu Hyun Koo. Tim yang musim lalu finis pada urutan ke-11 memboyong pemain berkualitas ini tak lain karena menargetkan gelar juara pada 2018 untuk merebut tiket berlaga di AFC Cup. Menurut Dodi Reza, beberapa pemain bahkan sudah dikontrak hingga dua tahun ke depan demi terjaganya kekuatan tim semisal bermain di AFC Cup, atau manajemen klub tidak perlu mengotak-atik lagi skuad tim. Dari perekrutan musim ini, Sriwijaya FC mengklaim menjadi tim dengan kualitas pemain terbaik. ‘’Pemain sudah berkualitas, pelatih sudah bagus, manajemen sudah kompak, tinggal lagi dukungan dari masyarakat untuk SFC menjadi juara pada musim ini. Kami akan berjuang sekuat tenaga,’’ kata putra sulung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ini. (ant) Skuat Sriwijaya FC Penjaga gawang : Teja Paku Alam, Sandy Firmansyah, Dickri Yusron, Rangga Pratama.
PUTARAN KEDUA - Petenis Inggris Johanna Konta saat menghadapi Agnieszka Radwanska dari Polandia di putaran kedua turnamen Sydney International, Selasa (9/1) kemarin.
BU Gelar Uji Coba Lawan PSIS Semarang Gianyar (Bali Post) Sepekan jelang laga play-off Liga Champions Asia, Bali United (BU) mematangkan persiapannya dengan menggelar pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (10/1) ini. PSIS merupakan tim yang baru saja mendapat promosi ke Liga 1. Menurut pelatih kepala Bali United Widodo Cahyono Putro, laga uji coba kontra PSIS Semarang merupakan usaha tim pelatih untuk memantapkan kinerja para pemain Bali United sebelum
melakoni laga play-off Liga Champions Asia menghadapi klub Singapura Tampines Rovers. ‘’Dalam masa persiapan tim, idealnya memang tim tersebut harus menjalani pertandingan uji coba. Itulah yang kami lakukan dan PSIS menyatakan kesiapannya untuk itu. Dalam uji coba kali ini kami ingin memantapkan kinerja para pemain setelah latihan rutin yang kami lakukan,’’ ujar Widodo. Namun laga uji coba kontra PSIS Semarang besok terpaksa harus digelar tanpa penonton. Belum se-
lesainya proses renovasi tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta jadi pertimbangan manajemen Bali United. ‘’Ya, pertandingan melawan PSIS kami gelar tanpa penonton karena proses renovasi tribun Stadion Dipta belum selesai. Kami ingin proses renovasi tetap berjalan tanpa memengaruhi persiapan tim. Maka dari itu kebijakan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton jadi pilihan kami. Semoga para suporter mengerti akan hal tersebut,’’ ujar CEO Bali United Yabes Tanuri. (kmb39/net)
Bali Post/wan
UJI COBA - Pemain Bali United Irfan Bachdim melakukan selebrasi. BU akan menggelar pertandingan uji coba melawan PSIS Semarang, Rabu (10/1) ini.
Pemain belakang : Zalnando, Samuel Christianson, Novan Setya Sasongko, Marckho Meraudje, Alvin Tuasalamony, Saepulloh Maulana, Achmad Faris, Mamadou Ndiaye, dan Beri Rahmada. Pemain tengah : Ichsan Kurniawan, Zulfiandi, Yu Hyun Koo, Syarian Abimanyu, Rachmad Hidayat, Makan Konate, Nur Iskandar, Yogi Rahadian, dan Adam Alis. Pemain depan : Alberto Goncalves, Manuchehr Dzalilov, Patrich Wanggai, Rizky Dwi Ramadhana, Esteban Vizcarra.
Guy Junior Gantikan Posisi Ferdinand Sinaga Makassar (Bali Post) Mantan penyerang Bhayangkara FC Guy Junior resmi menggantikan Ferdinand Sinaga sebagai tukang jebol PSM Makassar pada kompetisi Liga 1 Musim 2018 setelah melakukan penandatangan kontrak di Makassar, Selasa (9/1) kemarin. CEO PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar mengatakan, kehadiran pemain berusia 31 tahun itu diharapkan mampu menjaga ketajaman lini serang PSM setelah ditinggalkan Ferdinand Sinaga yang hengkang ke klub Kelantan FA di Liga Super Malaysia. ‘’Guy Junior kita kontrak dengan durasi dua tahun. Kehadiran pemain tersebut tentu saja berdasarkan dari rekomendasi tim pelatih,’’ katanya. Tim pelatih telah memberikan rekomendasi untuk menggunakan jasa pemain tersebut. Manajemen tentu saja mendukung dan menyetujui sehingga langsung bergerak untuk mengamankan tanda tangan dari pemain tersebut. Manajemen juga berharap Guy Junior mampu menjawab kepercayaan dari tim ‘’Juku Eja’’ dengan membantu mengangkat penampilan tim dan membawa klub kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan itu meraih sukses besar ke depan. Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts sebelumnya sempat mengakui cukup kesulitas mendapatkan pemain yang memiliki kemampuan seperti halnya Ferdinand Sinaga khususnya di saat kompetisi yang akan segera bergulir. ‘’Kehilangan dua pemain senior (Ferdinand SinagaHamka Hamzah) di akhir-akhir persiapan memang akan lebih menyulitkan bagi kita sendiri,’’ sebutnya. Meski dirinya mengaku kesulitan namun pihaknya bersama manajemen PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM) yang menaungi tim ‘’Juku Eja’’ akan terus berupaya untuk mendaratkan para pemain senior yang dinilai mampu mengangkat penampilan tim di kompetisi Liga 1 musim ini. Dan upaya itu akhirnya tercapai dan PSM Makassar sudah memiliki sosok penyerang yang diharapkan tampil tajam dengan kontribusi gol yang banyak di kompetisi nanti. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dcr Guru Home Schooling untuk LOWONGAN remaja special need,sabar, telaReceptionist Dcr Cewek ten,dsiplin,pglm min2th, F.Time u/Fitness Penampilan menarik KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com Hub:0361-289700 / 081802987999 B.BP.001.01.18.0000413 B.BP.153.01.18.0000423 Bth Sgr D4 Radiologi Mampu MeDcr Sopir&Staf Gudang(SIM C) ngoperasikan MRI Bersedia Kerja Pria,Min SMA,Max 28,Single.Lam Shiff, Loyal Max. 35Th.Krm ke Jl.Badak Agung No.22 T.221606 B.BP.001.01.18.0000124 Jl.Mahendradatta 57X Dps (RSBM) B.BP.001.01.18.0000444 !Dcr PRT Tinggal Luar Dalung, Cari Tenaga serabutan bisa Gaji2Jt HP.081239045656 Kwanji listrik punya SIM A. Hub. B.BP.166.01.18.0000470 *Funding Mjr u/Koperasi P/W S1 087861700055 Denpasar Barat B.BP.004.01.18.0000449 Pengalaman di Bank Komunikatif Cr Karyawan Money Changer Income Besar WA.081239011111 (pria) Hub.08123636456 B.BP.001.01.18.0000463 B.BP.001.01.18.0000465 *Prs Import Br Brkmbng di Bali Cri PRT tinggl dlm bisa masak Membthkn Krywn/ti Pend Min SMK H:081236151023/08113881970 /SMU Smua Jrusan u/P Driver B.BP.001.01.18.0000441 SIM A,Gdg,Admin,Staff Pmbukuan Dcr Llsn SMU, Max 25Th u/Kru Auditing,Acct,Tnp hrs Pglm,pny Bandara,Ada Dklat.081808095111 B.BP.001.01.18.0000161 Niat Krj Tinggi.Fas:Gj Ttp, Bns Dcr Marketing CCTV gaji 3,5jt &Insentif Hub.HRD Jl.Gatsu Tmr Krm lam Jl.Dewi Sri No.17,Gd. No.89X sblh Tmr Lampu Merah Tembau (sblh Cahya Mengemudi) Studimaya,Kuta 081999414577 B.BP.001.01.18.0000466
BIRO JASA
B.BP.001.01.18.0000459
Dcr Guru Private memasak untuk remaja special need, sabar, telaten, dsiplin, pglm min2th,F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000451
Sales Assistant Female or Male Required for Homewares Shop in Petitenget.English Language and Nice Personality Required. BringCV to Carga for Interview Jl.Petitenget 886 Kerobokan Call.8478180/8478173
Dcr Guru Private Renang,sabar, tlaten,dsiplin,pglm min 2th,P. time.CV:hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000414
Urgent-private guru Tehnik yg dedikasi tinggi, disiplin, sabar KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Dcr Pegawai utk Showroom Mobil Bekas,Rajin&Jujur, 08123633777
Dcr Guru Private B.Inggris utk remaja special need,sabar,telaten,dsiplin,pglm min2th, F.Time KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com
Dcr Mekanik Pglm u/Bengkel Res mi Honda Gianyar,085105177488
B.BP.101.01.18.0000200
Dcr PRT Tinggal dlm,Umur25-36 Th,Pengalaman.Tlp:081239189929
B.BP.141.01.18.0000461
Dcr:Sales,Sopir Angkut Brg,PRT tidur Dlm.Hub:Jl.Sekar Tunjung XIIB/123AA.Telpon:0361-467606
Dcr Sls Mtr Dist Rokok Blleng& Dps.Hub:081338686808/087761615 777 Fs.gaji,Ins,Bonus,Mtr Prsh
B.BP.001.01.18.0000438
DIJUAL MOBIL PROMO SUZUKI ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
Jt-an
IGNIS
DP
5
Jt-an
HUB AYU 085238555858 C.0000395-MBL
C.0000193-SRV
BENGKEL LAS
BAHAN BANGUNAN
Kami menyediakan kayu dengan berbagai macam jenis dan segala ukuran, seperti kayu
WC
JASA KURAS
LIMBAH BIRO JASA MELAYANI MAMPET BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
RAJA SUMBAT
0877 6129 Atasi WC5235 Mampet, Saluran Air, Wastavel 081 238 450 210 C.0000620-brj Dll. Tanpa Bongkar GARANSI Melayani Nguras
WC
081 338 633 936
BANGKIRAI, ULIN, MERBAU, KAMPER, KERUING GRATIS ONGKOS KIRIM Untuk Informasi dan pemesanan hubungi
0878-5395-7650 (XL) 0852-3714-0236 (AS) C.0000352-BBN
RUPA-RUPA
BENGKEL LAS DIJUAL RUMAH
Free
n
Desig
C.0000074-BRJ Money Back Guarantee
BIRO JASA
�
WC
MELAYANI MAMPET BERGARANSI
RAJA BUNTU ATASI :
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
LIMBAH
C.0001110-brj
WC Garansi 1 bulan
ANUGERAH DEWATA
JASA KURAS
0877 6129 5235 081 238 450 210
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081 338 013 066 C.0000198-BRJ
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
BALI WANGI KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
Dicr Mekanik utk Bengkel Mobil Hub:081337104655/087862430630/ Bw CV ke Bung Tomo Motor Btbln
B.BP.031.01.18.0000304
B.BP.001.01.18.0000446
Dibthkan Sopir utk PDN School Sgr Jl.Tukad Banyusari 107 Dps
Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl Tukad Banyumas No.1 Denpasar
B.BP.821.11.17.0001620
HONDA
Dibutuhkan Kary/i Lemb Pendik Min SLTA. Hub:082340844590 Atau WA:083876606888
B.BP.004.01.18.0000452
AT BESAR
BUNGA RINGAN READY STOCK All new CRV
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
Mobilio
0,3%
3JT-AN
DP.
HR-V DP.
30JT
C 0000051 bkl C.0000601-bkl
0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000
4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Garansi produk CCTV 2 thn
TerimaServiceStavol&Ups
Website : www.stavolbali.com C.0000305-ELK
B.BP.001.01.18.0000239
DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh 3KT,2KM Pr.Patulaka No.12 Penatih Dps 081337214100
B.BP.001.01.18.0000456
B.BP.001.01.18.0000439
B.BP.164.01.18.0000468
B.BP.164.01.18.0000469
B.BP.164.12.17.0001413
*Deposito 100Jt Langsung dapat Scoopy Gratis WA 081239011111
B.BP.001.01.18.0000404
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63
B.BP.001.01.18.0000356
HONDA promo di awal tahun
PROMO AWAL TAHUN
DISCOUNT SANG
DIJUAL RUMAH RUPA-RUPA Djl Rmh Jl.Mudutaki VI No.7 Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR Tegal Jaya Dlng,H:087765274899 0,5% Hb.430373/74-085101520139
B.BP.001.01.18.0000006 Kywn Srbtn wnt,tdr dlm,Mkn dlm Dikont Rmh Baru Jl.P.Moyo LT.LB KEHILANGAN Gj. s/d 2Jt T.087861783753 100M2&180M2,2,5LT,3KMR,3KMD, B.BP.001.01.18.0000421 Dpr,Grs H.50Jt/th,087761702964 Buku Keur a/n Ni Ketut Wartini Rest Jepang mencari Waitress, B.BP.001.01.18.0000453 Jl.GN.Talang VI C Marlboro Dps Staff Bar&Floor Supervisor. B.BP.001.01.18.0000455 DIJUAL TANAH Hub:(0361)8451152/082237175378 Hilang BPKB No.MO1515111-O B.BP.001.01.18.0000457 Bajera 60Are,50Jt/A Pinggir Jl. DK 4835 AL A.n A Riyan Fadhil Aspal Kwsn Villa/087860296888 B.BP.001.01.18.0000437 DIJUAL MOBIL B.BP.001.01.18.0000447 Hlg Buku KIR DK 9648 AB Daihatsu Tnh 1A,2A Jl Keboiwa Utr Perum DAIHATSU Pickup A.n Amin Budianto Dijual Xenia Ativo Th 2012 Hub. Gn.Sari Tahap 5,H:081337141817 B.BP.001.01.18.0000440 B.BP.001.01.18.0000467 Jl .Pendidikan Gg Pramuwisata/9 BIRO JASA B.BP.001.01.18.0000383 DIJUAL RUKO Sy Punya Brevet A/B siap Bantu TOYOTA Dijual Ruko 2Lt Jl.Tukad Yeh Adm Pjk, Bayarkn/Laporkn PjkBln Agya TRD S Th’2014 H.98Jt Tgn1 Aya Renon Hub.0816576800 BUCpt Thn/SPT Tahunan HP082146461910 Silver Hub.085 333 124 554
C.0000098-MBL
KUNCI KAYU UTAMA BALI WANGI
B.BP.001.01.18.0000450
B.BP.001.01.18.0000416
B.BP.001.01.18.0000412
081237914340
B.BP.001.01.18.0000406
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Sales Counter&Supir Pariwisata, B.Inggris Hub.0361238041
B.BP.004.01.18.0000409
Dcr Guru Pendamping(Shadow)utk remaja special need,sabar, telaB.BP.001.01.18.0000445 ten,dsiplin,pglm min2th, F.Time Dibutuhkan Tng Cleaning Servis KrmCV ke:hrdbali2018@gmail.com Hub:082247258719/082144338699
D L L
Dcr Staff Front Office lls Min Dibthkn Hairdresser,Therapist D1&Eng lls MinSMK.CV lkp:Hotel Berpengalaman utk Salon & Spa Puri Cendana Seminyak H.732947 di Kerobokan.Hub:081293799814
B.BP.001.01.18.0000410
B.BP.001.01.18.0000458
CENTRAL JAYA MANDIRI
AC
B.BP.001.01.18.0000462
B.BP.001.01.18.0000408
SERVICE
KULKAS M. CUCI AIR PANAS
Dcr Segera Mekanik Mobil Pengalaman Min 1 Th Hub.08123941575
Informasi pasang iklan Telepon
Discount Puluhan Juta DP Ringan Bunga Murah, 0,3% Syarat Kredit Mudah dan Tidak Ribet Proses Kredit di Bantu Sampai Deal
A TERIM R TUKAAH TAMB
BRIO HUBUNGI :
PUTU OKA
JAZZ
HR-V
081 337 565 872 081 805 536 640 C.0000431-MBL
EKONOMI
18
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Harga Beras Medium Masih di Atas HET Denpasar (Bali Post) Bahan pangan menyumbang inflasi di Kota Denpasar dan Singaraja pada bulan Desember 2017. Perubahan indeks harga konsumen subsektor bahan pangan ini disumbang oleh naiknya harga beras. Beras yang telah ditetapkan Harga Eceran Tertingginya (HET) di Bali sebesar Rp 9.450/kg untuk beras medium, rupanya masih banyak pedagang yang menjual dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 10.000/kg untuk beras medium.
SERAHKAN SANTUNAN - Ida Bagus Adi Supartha, pemilik Pasraman Upakara Beng Gianyar (kiri), Dahlia Librana, Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar (dua kiri), menyerahkan santunan klaim kematian Rp 24 juta kepada I Dewa Putu Tirta (ahli waris) didampingi Kepala Bendesa Dewa Made Suardana (dua dari kanan) dan perwakilan keluarga Dewa Putu Puja (kanan) di Beng Gianyar, Bali, Senin (8/1).
BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar Lindungi Pemangku di Pasraman Upakara Beng Gianyar BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar menyerahkan klaim meninggal dunia sebesar Rp 24 juta atas nama Desak Made Rai selaku pemangku di Beng, Gianyar, Bali. Penyerahan dilakukan Senin (8/1) lalu. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, BPJS Bali Gianyar sangat peduli dengan perlindungan jaminan sosial. Terbukti BPJS Bali Gianyar menjadi pelopor kepesertaan tenaga kerja penyandang disabilitas. Para seniman di Gianyar juga sudah mendapatkan perlindungan yang sama. Sekarang para pemangku juga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Inilah perwujudan Jaminan Sosial sesuai dengan UU No. 24 Tahun 2011 pasal 14 bahwa setiap orang termasuk tenaga asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program jaminan sosial. ‘’Semoga corong ini bisa tersampaikan ke seluruh Indonesia dan bisa menjadi percontohan wujud Jaminan Sosial bagi seluruh pekerja,’’ tegasnya. Penyerahan klaim meninggal dunia sebesar Rp 24 juta atas nama Desak Made Rai
(alm) selaku pemangku ini terkesan sedikit berbeda dikarenakan dengan hadirnya para pemangku, bendesa dan pemilik pesraman upakara di Beng Gianyar. ‘’Kami ingin memberikan perlindungan untuk seluruh pekerja di Pasraman Upakara. Astungkara apa yang saya khawatirkan memberikan hasil yang baik, sekarang semeton saya bisa kerja dengan tenang. Kami yang hadir pada hari ini akan menceritakan bahwa seluruh tenaga kerja wajib ikut program pemerintah Program BPJS Ketenagakerjaan apa pun pekerjaannya, dan semoga seluruh pemangku di Bali bisa ikut menjadi peserta,’’ tutur Ida Bagus Adi Supartha, pemilik Pasraman Upakara Beng, Gianyar. Sementara itu, Jero Bendesa Dewa Made Suardana mengatakan, ‘’Saya sebagai bendesa juga akan mendukung supaya seluruh pemangku agar diikutkan program BPJS Ketenagakerjaan paling tidak ya… Gianyar dulu. Seluruh pedagang dan pekerja yang bekerja di wilayah saya, akan saya wajibkan ikut BPJS Ketenagakerjaan. Ada sekitar 200 pekerja baik keamanan, tukang parkir dan pengurus pasar akan ikut.’’ (ad472)
Direksi BPD Bali Kosong Dua Bulan
Kebijakan Strategis Tak Bisa Diambil
Denpasar (Bali Post) Hampir dua bulan jabatan Direksi BPD Bali kosong. Sejak semua Direksi BPD Bali diganti pada 24 November tahun 2017, jabatan tersebut hingga kini belum ada yang mengisi. RUPS sebelumnya telah mengusulkan lima nama calon direksi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun ditolak. OJK beralasan karena beberapa prosesnya belum memenuhi ketentuan OJK. Pengamat ekonomi dari Undiknas I.B. Raka Suardana mengatakan, proses pemilihan direktur utama (dirut) yang sebelumnya dianulir oleh OJK, saat ini masih dalam proses, sehingga direksi dijabat oleh pejabat direksi sementara (Plt). Akibat kekosongan direksi ini dan dijabat oleh Plt. menyebabkan keputusan-keputusan strategis tidak bisa diambil. ‘’Tapi keputusan yang rutinrutin, bisa,’’ ujarnya. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada kinerja BPD Bali. Karena keputusan kredit yang nilainya besar tidak bisa diputuskan oleh Plt. Selain itu, keputusan posisi
atau jabatan strategis tidak bisa diambil, sehingga OJK diharapkan secepatnya memberikan keputusan. ‘’Karena ini sudah dua bulan lebih sejak dianulir. Maka OJK harus secepatnya,’’ tegasnya. Rencana kerja dan anggaran juga dikhawatirkan belum bisa diselesaikan karena harus mendapatkan tanda tangan dari direktur utama. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap kinerja bisnis BPD Bali. Setelah lima calon yang diusulkan dalam RUPS ditolak OJK, RUPS selanjutnya masih menunggu penjadwalan. Menurutnya, kesibukan pemegang saham dalam politik pemilihan kepala daerah membuat RUPS belum bisa dilakukan. Jika hal ini berlangsung hingga enam bulan bahkan lebih, dikhawatirkan mengganggu kinerja BPD Bali lebih signifikan lagi. ‘’Jika dua atau tiga bulan ini masih kosong, mungkin akan sedikit berpengaruh tapi tidak signifikan berpengaruh. Tapi kalau sampai berbulanbulan atau enam bulan, mungkin saja,’’ ungkapnya. (kmb42)
Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Bali Wahyu Sutanto mengatakan, sejak Oktober hingga saat ini pihaknya masih melakukan operasi pasar secara masif. Operasi pasar yang sebelumnya bertujuan menekan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, hingga kini masih berlanjut. Hal itu karena harga beras masih di atas HET. Bahkan hingga saat ini 300 ton beras medium telah digelontorkan ke masyarakat dengan harga Rp 9.350/kg. Ia mengatakan operasi pasar ini akan terus dilakukan hingga harga beras stabil atau sesuai HET yang ditentukan pemerintah. ‘’Setelah melakukan operasi pasar persiapan Natal dan Tahun Baru dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang betul-betul sesuai di bawah HET. Maka kita sekarang pun tetap melakukan agar kebutuhan bahan pokok khususnya beras, stabil di bawah HET,’’ ujarnya. Operasi pasar lebih fokus dilakukan di pasar-pasar daerah. Seperti di Singa-
raja yaitu Pasar Anyar dan Banyuasri. Operasi pasar juga dilakukan di pasar di Karangasem, Gianyar, Jembarana. Di Denpasar, operasi pasar dilakukan di Pasar Kreneng, Badung, Nyanggelan, Kumbasari, Badung. ‘’Setiap hari kita melakukan monitor dan menggelontor beras ini ke pasar-pasar,’’ imbuhnya. Diakui saat ini harga beras belum di bawah HET. Maka dari itu ia berharap dengan operasi pasar ini, harga beras bisa cepat menyesuaikan dengan HET. Ditambah dengan kondisi Gunung Agung dikhawatirkan mengganggu distribusi beras, sehingga menyebabkan terjadinya inflasi. ‘’Dengan adanya gejala kenaikan ini pun, kita melakukan gerakan operasi pasar yang lebih masif lagi. Kita lakukan operasi dari sejak Oktober sampai ini turun. Kalau sampai 31 Januari belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, kita gelontor lagi. Jumlahnya tidak terbatas,’’ ungkapnya. Menurutnya, Bali dengan kondisi
panen yang terjadi terus-menerus dari Februari, Maret, April menjadi faktor Bali tidak akan kekurangan supply, sehingga harapannya harga beras di Bali stabil. Belum lama ini, saluran irigasi Tukad Unda ditutup. Dengan ditutupnya saluran irigasi yang sumber airnya dari Tukad Unda berpotensi mengurangi produksi padi dari Bali. Hal itu berdampak pada 704 hektar lahan sawah tertunda masa tanamnya, yang seharusnya dilakukan Desember. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana mengatakan, dengan penutupan saluran irigasi tersebut tidak berpengaruh signifikan pada lahan tanam Bali. ‘’Karena luas sawah di Klungkung jumlahnya tidak seberapa. Hanya berpengaruh terhadap produksi gabah di petani,’’ ujarnya. Saluran irigasi sepanjang Tukad Unda yang terganggu karena masih dalam perbaikan akibat lumpur erupsi Gunung Agung. (kmb42)
Manulife Incar Pertumbuhan Dua Digit
Awali 2018 dengan Luncurkan ’’Education Protector’’
KONDISI pasar asuransi di Indonesia masih sangat potensial. Karenanya, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membidik pertumbuhan dua digit tahun ini. ‘’Pertumbuhan dua digit jelas kami incar. Kami sudah lebih dari 30 tahun di Indonesia, sudah melewati banyak masa, jadi tahun politik tidak akan terlalu berpengaruh. Kami tetap optimistis tren penjualan Manulife tidak lesu,’’ ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster di sela-sela acara peluncuran produk baru Manulife Education Protector (MEP) di Jakarta, Selasa (9/1) siang. Kinerja Manulife Indonesia terus membaik tiap tahunnya, bahkan pada tahun 2017 mencetak pencapaian yang bagus termasuk tahun ini. Pada 2016, Manulife Indonesia membukukan premi bisnis baru meningkat 29% menjadi Rp 3,7 triliun dari sebelumnya Rp 2,9 triliun. Penjualan produk investasi naik 20% menjadi Rp 1,9 triliun dari semula Rp 1,6 triliun, sedangkan penjualan produk asuransi melonjak 39% menjadi Rp 1,8 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,3 triliun. Hekster optimistis tahun ini perekonomian Indonesia tetap tumbuh, sehingga penjualan produk asuransi tetap sehat. Kinerja bagus itu yang mendorong Manulife Indonesia menghadirkan produk baru yang merupakan kolaborasi unit link dan tradisional sekaligus proteksi serta jaminan investasi pasti.
MEP adalah produk reguler unit link yang dihadirkan untuk membantu para orangtua mempersiapkan dana pendidikan bagi anak. Produk yang didistribusikan dengan jalur keagenan ini merupakan solusi terbaru membantu keluarga Indonesia merencanakan tujuan finansial dengan lebih matang. Manfaat utamanya adalah ketersediaan dana pendidikan di setiap jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga universitas. MEP memberi kepastian
dana pendidikan saat anak berusia 18 tahun atau saat akan kuliah. Produk itu memberi manfaat edukasi hingga 170% dari target dana pendidikan. Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie menambahkan, akhirakhir ini semakin banyak universitas yang bisa dipilih dan akan memengaruhi besaran biaya pendidikan. Ia mencontohkan, tahun ini biaya masuk kuliah di universitas negeri di Indonesia sekitar Rp 65 juta, sedangkan swasta Rp 147 juta.
Dalam 18 tahun ke depan, biaya itu akan melonjak tinggi. Jika dihitung dengan rata-rata pertumbuhan seperti saat ini, pada 2035 biaya masuk universitas negeri di Indonesia sekitar Rp 804 juta, sedangkan swasta mencapai Rp 1,8 miliar. ‘’Para orangtua butuh perencanaan finansial yang tepat. Dengan adanya jaminan biaya pendidikan untuk persiapan kuliah dari MEP, orangtua akan lebih tenang dan percaya diri bahwa anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan terbaik,’’ ujarnya. Direktur dan CMO Manulife Indonesia Novita Rumngangun menjelaskan, Manulife selalu ingin membantu masyarakat Indonesia mencapai impiannya. Berdasarkan survei Manulife Investor Sentiment Index ke-10, 34% masyarakat Indonesia rela mengutang untuk gaya hidup, sedangkan utang untuk pendidikan hanya 26%. (kmb)
DIJUAL TANAH
PELUNCURAN MEP - (Dari kiri) Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie, Direktur & Chief Marketing Officer Novita Rumngangun, Presdir & CEO Jonathan Hekster, dan Chief Distribution Officer John Curtis saat peluncuran Manulife Education Protector (MEP), di Jakarta, Selasa (9/1) kemarin.
Gula Darahnya Turun Dari 600 menjadi 150
Bantu Orangtua Hekster menjelaskan,
Perwakilan Bali 081 338 904 749 Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 08124674562 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081246387032 | Sub. Jembrana 081916268341 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ADV.0000172-ADV-10
18
ini
19
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
Pilkada
Kapolri Bentuk Satgas Politik Uang Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menjelaskan bahwa Satgas Politik Uang akan bertugas mengawasi potensi kecurangan politik uang yang rawan terjadi selama pemilihan kepala daerah serentak pada tahun ini. ‘’Lebih pada operasi tangkap tangan (OTT),’’ kata Jenderal Tito di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Selasa (9/1) kemarin. Ia menyebutkan salah satunya dengan mengawasi kemungkinan paslon atau timses pasangan calon yang berlaku curang terhadap badan penyelenggara pemilu. ‘’Misalnya, jika ada yang bayar ke KPU, Bawaslu. Kalau ada kepala daerah yang masih menjabat, lalu sawer-sawer uang. Itu pasti diselidiki,’’ katanya. Menurutnya, nantinya satgas ini akan beranggotakan para penyidik dari beberapa
Polda. Tito pun mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk membentuk satgas tersebut telah tersedia. Kendati demikian, pihaknya tidak menyebut nominalnya. ‘’Kabareskrim sedang mengupayakan pekan ini untuk membentuk satgas,’’ katanya. Pihaknya pun akan segera bertemu dengan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna membahas teknis Satgas Politik Uang. Rencana pembentukan Satgas Politik Uang yang dicetuskan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian ini didukung oleh KPK. Tito berujar satgas ini juga akan membantu KPK dalam menindak praktik korupsi yang terjadi saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Polri kini masih terus menggodok komposisi yang tepat dalam wacana pembentukan Satgas Politik Uang. Satgas ini nantinya berada di bawah naungan Bareskrim Polri. (ant)
Alih Fungsi Dari Hal. 1
Seperti kemacetan lalu lintas, persoalan sampah, alih fungsi lahan pertanian, alih kepemilikan lahan, dan masalah sosial lainnya. Selain pariwisata, lanjut Sadguna, sektor pertanian juga perlu ditata lebih baik lagi dan diintegrasikan dengan pariwisata. Petani Bali memiliki luas garapan yang sempit, diperparah dengan meningkatnya alih fungsi dan alih kepemilikan lahan. Lagi pula, yang menekuni pertanian hanyalah kaum tua. Sedangkan anak muda enggan menggeluti sektor ini karena identik dengan belepotan lumpur. ‘’Dalam kondisi seperti ini
maka pertanian perlu ditata. Pertanian harus dikelola secara modern. Tidak konvensional lagi. Pertanian bisa dikelola seperti perusahaan. Hak penguasaan diserahkan ke pihak pemilik modal, dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan sektor pariwisata. Petani sebagai pemilik saham, nantinya mendapatkan deviden. Dengan terintegrasi dengan pariwisata, aktivitas bertani bisa dijadikan objek wisata yang dapat mendatangkan dolar dan yen. Dengan demikian anak muda akan lebih tertarik menjadi petani,’’ ujarnya. Selain itu yang perlu dikembangkan adalah tanaman langka, tanaman obat-
obatan dan tanaman organik. Ini bisa dijadikan agrowisata yang bisa mendatangkan turis. Selain pariwisata terintegrasi dengan pertanian, Bali juga perlu mengembangkan ekonomi kreatif yang bisa diandalkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat. ‘’Jadi minimal ada dua sektor andalan yang dikembangkan yaitu pariwisata yang terintegrasi dengan pertanian, dan ekonomi kreatif. Jika pariwisata kolaps, produk ekonomi kreatif ini bisa menopang perekonomian masyarakat. Lagi pula, ekonomi kreatif ini lebih tahan terhadap risiko,’’ pungkasnya. (lun)
Lima Partai Dari Hal. 1
Selanjutnya prosesi deklarasi dibacakan lima pimpinan partai cabang Gianyar sebagai pendukung pasangan Kertha-Maha, meliputi Partai Demokrat, Golkar, Gerindra, PKPI dan NasDem. ‘’Lima partai ini adalah Panca Pandawa, yang akan bertarung pada pilkada Juni mendatang untuk memenangkan Kertha-Maha demi Gianyar bangkit,’’ tegas Ketua DPD Golkar Gianyar I Made Dauh Wijana. Sementara itu, Calon Wakil Bupati Gianyar Pande Istri Maharani Prima Dewi menyampaikan komitmennya memenangkan Pilkada Gianyar. Di hadapan ribuan simpatisan, ia pun optimis akan memenangkan pilkada dan menggaet suara dari pemilih perempuan se-Kabupaten Gianyar. ‘’Sesama perempuan itu kan pastinya bisa saling memahami, dan selama ini saya dekat dengan kaum perempuan di Gianyar,’’ tegasnya. Perempuan yang akrab disapa Gek Rani ini juga menyampaikan terima kasih kepada simpatisan yang sudah setia mendukung hingga proses pendaftaran ini. Ia pun berjanji akan menyerap aspirasi seluruh masyarakat Gianyar. ‘’Terima kasih kepada seluruh keluarga dan simpatisan, yang bersedia setia mendukung dan mengantar saya untuk mengambil tugas mulia ini,’’ ujar Srikandi dari Partai Demokrat ini. Gek Rani juga menyatakan sudah menyiapkan berbagai program menguatkan adat dan budaya, serta menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat di Kabupaten Gianyar. Salah satunya dengan memberi perhatian terhadap serati di masing-masing desa adat. ‘’Ini salah satu, program lain tentu sudah kami siapkan, tim pemenangan juga sudah merancang berbagai program unggulan,’’ tandasnya. Usai menyelenggarakan
deklarasi, pasangan Kertha-Maha langsung melakukan silaturahmi ke Puri Agung Gianyar. Di sana Cok Ibah dan Gek Rani masimakrama dengan A.A. Istri Sri. Diketahui A.A. Istri Sri merupakan ibu kandung dari Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan A.A. Gde Mayun yang kini juga maju di Pilkada Gianyar sebagai Calon Wakil Bupati Gianyar. Setelah dari puri, pasangan calon yang diiringi ribuan pendukung berjalan kaki bersama ribuan simpatisan pasangan KerthaMaha lantas mengarah ke kantor KPU Gianyar, untuk melakukan pendaftaran sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar. Penyerahan berkas pendaftaran pun dilakukan oleh Ketua Tim Pemenangan I.B. Nyoman Rai kepada Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Agung Putra. Pada kesempatan itu Tjokorda Raka Kerthayasa Sukawati alias Cok Ibah mengatakan bila mendapat dukungan pihaknya akan berupaya maksimal memperjuangkan aspirasi rakyat Gianyar. ‘’Kita akan bergabung memperjuangkan visi-misi lima partai seperti perjuangan Panca Pandawa ini, tanggung jawab saya bukan hanya deklarasi, tanggung jawab saya sampai jadi bupati bersama Maharani,’’ ucapnya. Ia juga mengingatkan pesan Presiden bahwa perhelatan pilkada bukan menciptakan permusuhan. ‘’Bukan memeceh belah persahabatan antargolongan, namun politik adalah setrategi mempersatukan perbedaan membangun Gianyar bangkit,’’ tegasnya. (ad475)
Pemeriksaan Kesehatan Dari Hal. 1
Sementara mengenai persyaratan calon gubernur dan wakil gubernur, pada prinsipnya semua persyaratan sudah ada. Raka Sandi menambahkan, Mantra-Kerta akan mengikuti pemeriksaan kesehatan pada 11 Januari di RS Sanglah. Diwawancarai terpisah, bakal calon gubernur Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menargetkan kemenangan Mantra-Kerta bisa di atas 60 persen. Menurutnya, semua wilayah sebetulnya tetap memiliki ancaman untuk kalah. Tinggal sekarang bagaimana mengupayakan agar ‘’ancaman’’ itu bisa berubah menjadi peluang. ‘’Pertama, saya dan Pak Sudikerta mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada KRB kare-
na ini merupakan representasi daripada sebagian besar masyarakat yang telah berhasil melahirkan paket Mantra-Kerta,’’ ujarnya. Rai Mantra berharap bisa menyatu dan berkoalisi sesuai dengan marwah KRB dalam Pilgub Bali. Dalam hal ini, gotong royong merupakan hal utama yang dikedepankan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat. Sementara itu, bakal calon wakil gubernur I Ketut Sudikerta menambahkan, Mantra-Kerta memiliki program unggulan Nawa Candra yang merupakan turunan dari Program Nawacita. Di dalamnya ada visi dan misi, sekaligus 9 program unggulan untuk masyarakat. ‘’Nawa Candra itu ada 9 cara untuk mencapai Bali yang harmoni,’’ jelasnya. (ad476)
Ekonomi Kreatif Dari Hal. 1
Tak hanya itu, sektor ekonomi dalam upaya memberikan kesejahteraan rakyat turut dikembangkan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal secara berkeadilan di sembilan kabupaten/kota. ‘’Selain itu, sektor pertanian wajib kami jaga dan tingkatkan nilai tambahnya, karena bagi
orang Bali, pertanian tidak semata urusan pangan, melainkan terkandung juga nilai budaya dan spiritualitas,’’ ungkapnya sembari menegaskan sikap yang dari dulu dengan tegas menolak reklamasi Teluk Benoa dan mendukung hasil studi kelayakan dari Universitas Udayana dan Bhisama PHDI yang menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa. (ad476)
Rabu, 10 Januari 2018 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas & Berdaya Guna (7) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun
Aranyaka Parwa (2) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Perspektif dan Solusi 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Ista Dewata Pura Gunung Agung & Pura Dalem Kutuh 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha dan Bhakti (1) 12:30 Berita Siang
13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homes Shopping 14:00 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sanggar Nanta Kumara (1) 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif Ambarasram 17:00 Healty Life 17:30 Kreasi Anak Wisnawa Pro (2) 18:00 Puja Trisandya
18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Folk Song 21:30 Ajeg Bali Rejang Renteng 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Kuta (4) 23:05 Lila Cita Calonarang Padangsambian (1)
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10
Penyakit Tuanya itu Dia Atasi dengan Madu Bima 99
I Wayan Windra tidak memiliki penyakit yang, katakahlah, berbahaya seperti : Jantung, stroke, asam urat, gagal ginjal atau penyakit bahaya yang mengundang maut. penyakit warga Dusun Banjar Selat, Desa Beringkat, Kelurahan Menguwi Tani, Kecamatan Menguwi, Kabupaten Badung, ini adalah
sekadar penyakit tua saja. Di usianya yang mencapai 64 tahun ini, baru ia merasakan fisik lemah, nafsu makan berkurang, vertigo ringan, kaki yang ngilu-ngilu. Secara keseluruhan, ayah 2 anak ini tidak memiliki penyakit berat. Buktinya, bekas pegawai swasta ini tidak berusaha mengobatinya. “Penyakit tua. Semua orang pasti akan mengalaminya!” Begitu kirakira kata-kata mutiara itu keluar kalau ditanya. Namun, setahun lalu, ketika bertemu teman-teman, mereka mengatakan bahwa ada madu pahit bermanfaat manis, dan bagus untuk memelihara kesehatan,
namanya Madu Bima 99. Karena tertarik, lelaki yang pernah terakhir bekerja di bagian produksi majalah pariwisata ini mecoba, dan ketagihan akan manfaatnya saat berbagai keluhan penyakit tuanya berangsur menghilang. Setelah setahun rutin mengonsumsi Madu Bima 99, ia sudah bugar, tidak ada gangguan lagi. “Saya masih rajin kok, main facebook,” akunya di akhir pertemuan 7 Juni 2016 silam. Mengonsumsi madu untuk membuat badan bugar dan bebas dari penyakit sudah dilakukan orang sejak dulu. Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agama-
agama besar menyebutkan bahwa madu memang bagus untuk kesehatan. {1} Al-Quran (An-Nahl: 69) menyatakan, "Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu)
yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari berbagai macam penyakit." {2} Injil (Amsal 24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." {3} Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, “Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.” {4} Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, “Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni tak mengonsumsi apa-apa kecuali madu.” Nah,
kalau kitab suci yang menyatakannya, apakah kita masih berhak untuk menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu
Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, 081237825496, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-10
Duryodhana Terus Yakinkan Salya Jadi Kusir Karna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh Enam)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
INI merupakan cerita lama yang Rishi Sukadeva ceritakan. Parasurama, keturunan Rishi Bhrigu, itu memberikan semua ilmu pengetahuan senjata-senjata itu kepada Karna, yang berbudi luhur. Rama, oh macan di antara raja-raja memberikan dengan hati sangat senang. Jika Karna itu melakukan sesuatu kesalahan, oh penguasa Bumi, penghibur keturunan Bhrigu itu tidak akan pernah memberikannya senjatasenjata surgawinya itu. Hamba tidak berpikir Karna itu telah dilahirkan dari golongan Suta. Aku memikirkannya sebagai putra seorang Dewa Surya. Putra Kunti itu lahir dari golongan ksatriya. Aku berpikir dia ditinggalkan -waktu masih bayi -- dengan tujuan agar keluarga dia dilahirkan itu bisa diyakinkan sosok dan prestasi-prestasinya. Sama sekali, oh Prabu Shalya, bukan putra Suta, melainkan Karna itu dilahirkan dari keluarga golongan ksatria. Bisa disimak, dengan bawaan anting-anting alami pada dirinya demikian juga baju zirah yang juga sejak lahir. Karna adalah prajurit kereta perkasa yang lengan-lengannya panjang. Karna bahkan menyerupai ayahnya Surya itu sendiri. Karena itu, Karna tidak
dapat lahir dari seorang wanita biasa. Dia seperti seekor rusa betina tidak pernah dapat menahan seekor macan. Lengan-lengannya sangat padat. Masing-masing menyerupai belalai seekor pangeran gajah-gajah. Lihatlah dadanya yang begitu lebar. Prestasi Karna itu luar biasa, dia mampu menahan setiap musuh. Karna jika tidak dipanggil Vaikartana, oh raja, bukanlah orang biasa. Dia dilengkapi keberanian yang tinggi karena murid Parasurama sendiri. Oh raja, para raja dia benar-benar seorang tokoh yang berbudi luhur. Duryodhana kemudian berkata, ‘’Bahkan Dewa yang terkenal, sang Kakek Moyang Brahma itu bertindak sebagai sais kereta. Bahkan Rudra sendiri menjadi prajuritnya saat itu. Sais kereta itu, oh pahlawan, lebih unggul dari prajurit yang ada di atasnya. Karena itu, oh macan di antara manusia, Prabu Salya, segeralah pegang tali-tali kekang kudakuda itu dalam pertempuran ini. Sang Kakek Moyang itu telah dipilih dengan hati-hati oleh semua kaum surgawi. Sungguh, oh raja agung, sebagai orang yang lebih besar daripada Sankara. Paduka sesungguhnya lebih unggul dari Karna. Sekarang ini paduka dipi-
lih oleh kami dengan sangat hatihati. Seperti sang Kakek Moyang yang memegang tali-tali kekang kuda-kudanya Rudra. Paduka peganglah, tanpa ditunda, tali-tali kekang kuda-kudanya Karna itu, oh paduka yang sangat mulia.’’ Prabu Shalya selanjutnya berkata, ‘’Oh yang utama dari manusia. Sering kali aku mendengar sejarah sangat baik diceritakan kepadaku. Tentang dua macan dewa-dewa itu. Sungguh, aku telah mendengar bagaimana sang Kakek Moyang itu bertindak selaku sais keretanya Bhava. Dan bagaimana juga para asura, oh Bharata, dihancurkan dengan satu panah oleh Shiva. Sedangkan Sri Krishna juga memiliki sebuah pengetahuan tentang semua ini. Pengetahuan bagaimana sang Kakek Moyang itu telah menjadi sais kereta pada zaman dahulu itu. Sungguh, Krishna mengetahui masa lalu dan juga masa datang dengan semua detailnya. Dengan mengetahui kenyataan ini, dia menjadi sais keretanya Partha itu. Seperti yang men-Cipta-kan dirinya sendiri menjadi sais keretanya Rudra. Seandainya putra Suta itu berhasil membantai putra Kunti itu maka Keshava setelah melihat Partha itu terbantai, dirinya send-
iri yang akan turun bertarung. Pemegang terompet kulit kerang Cakra dan Gada itu kemudian pasti menghabiskan bala tentaramu. Tidak ada seorang raja pun yang akan tinggal di depan barisan, di depan orang terkenal keturunan keluarga Vrishni itu ketika dia digairahkan kemarahannya.’’ Sanjaya berkata, Kepada penguasa Madra yang sedang berbicara dengan nada itu. Penghukum musuh-musuh putra paduka yang berlengan perkasa itu dengan jiwa gembira menjawab, ‘’Jangan, pernah berpikir, oh paduka yang berlengan perkasa, meremehkan Karna itu. Jika tidak dipanggil Vaikartana, dalam pertempuran,
prajurit itu adalah yang utama dari semua pemegang senjatasenjata. Karna mengetahui arti semua isi kitab-kitab suci Veda itu. Setelah mendengarkan bunyi dentingan mengerikan dan sangat keras dari busurnya. Dan suara telapak-telapak tangannya, maka pasukan-pasukan Pandava itu pasti akan melarikan diri ke segala sisi. Paduka telah menyaksikan dengan mata paduka sendiri, oh orang berlengan perkasa, Ghatotkaca yang mampu menutup dirinya dengan ilusinya, bahkan bisa menunjukkan ratusan, tetap saja putra Bhima itu terbantai pada malam itu oleh Karna.’’ (bersambung)
Sloka 17. 23 Om tat sad iti nirdeso brahmanas tri-vidhah smrtah brahmanas tena Vedas ca yajnas ca vihitah pura Sejak awal ciptaan, tiga kata Om tat sat digunakan untuk menunjukkan kebenaran Mutlak Yang Paling Utama. Tiga lambang tersebut digunakan oleh para brahmana sambil mengucapkan mantra-mantra Veda dan pada waktu menghaturkan korban suci untuk memuaskan Yang Mahakuasa.
16 Pages
26 Number 10th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
y,
Wednesda
l g nationa LII Pink to sin Bowl at Super anthem
, January 10, Wednesday
ationalbalipost.c
2018 January 10,
2018
get the Super
will national IA - Pink singing the in MinCALIFORN started by ip game Bowl party the championsh on Monday. NFL said anthem before Feb. 4, the awardGrammy neapolis on
the SHU %RZO will mark DQFH RQ WKH 6X as Luke The performance UÂśV ÂżUVW DSSHDU by artists such years. ZLQQLQJ VLQJHhas been graced in recent been a stage, which Gaga and Idina Menzel anthem have DV SOD\HUV Bryan, Lady of the national H 1)/ VHDVRQ arms Performances sit or link SRLQW GXULQJ WK to take knees, inequality and PDMRU WDONLQJ racial the occasion have used song to protest about during the by the Trump in the U.S. the police brutality have been criticizedto interpret The protestsn, which has chosenU.S. military. the Administratio s as offensive to DONHG RXW RI DQ 1)/ demonstration 0LNH 3HQFH Z season when players 9LFH 3UHVLGHQW earlier this anthem. FHG WKDW VLQJHU -XVWLQ game in Indianapolis during the show. protested LRXVO\ DQQRXQ OH[DQ7KH 1)/ SUHY headline the halftime would 0RQGD\ WKDW $ Timberlake Sign Language DQQRXQFHG RQ 7KH 1)/ DOVR perform in American The Beautiwill “America dria Wailes anthem and both the national ful.â€? (RTR)
REUTERS/Hannibal
IBP/net
Gwyneth
Cafee 19 Smirnof Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
the Brandenbur
g Gate to
to arrested, according than 1,000 of young and working-
a week to more and a deepening More than location. Unrest spreadgraft, unemployment the same at Iranian officials. reported in voiced anger pipelines several incidents class Iranians Oil and gas
Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Caspian Sea
Tehran T
Tuyserkan 5 deaths d Najaf Abad 1 death
4 deaths
Kahriz Sang 1 death Shahr Khomeini 2 deaths
AFGHANISTAN
IRAN
Qahderijan 6 deaths
Izeh 2 deaths
IRAQ
KUWAIT
Persian Gulf
100 miles 100 km an opendata-driven Sources: Liveuamap, 07/01/2018 G. Cabrera,
media platform;
World Energy
Atlas; Iranian
state media.
support
protests
in Berlin,
Germany
January
In jab at rivals, Rouhani says Iran protests about more than economy
said on Monday would Hassan Rouhani and they cleric, the economy rivals, President than just elite. The pragmatic of y at his hardlineabout far more the lifting revolutionar also called for challenge to - In a swipe unhappy LONDON protesters were lifestyle of an ageing last year, sustained in the most views and to win re-election young Iranian defer to the hardliners ent protesters no longer anti-Western by anti-governm CAN â€? who defeated media used 2009. the IRANIANS “EVERYONE RUW social since curbs on suffered by CRITICISE ÂżQDQFLDO VXSS authorities spread hardships 7KH FRXQWU\ÂśV and the Lebanese conservative - nomic and working class, towns an-
indicates Darker colour IN IRAN rallies PROTESTS 2017 to Jan. 7, 2018. Pro-government 28, From Dec. protests Anti-government
VW DW UQDWLRQDO %DOL 3R
<RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr
in front of
die and more
as thousands of people rich and poor. Iran protests seen tens 80 cities and towns gap between of unrest has than
two also “Glee.â€? TheTV series the lar TV series together on Storyâ€? and Horror how worked Goop. to accept I “American - Actress actress “I have tried love can be. “Scream Queens.â€? won a best LOS ANGELES Monday an- complex romantic (marriage) Paltrow “Shakespeare to give it Paltrow on I beto U.S. 1999 for Gwyneth engagementFalchuk, have decidednot only because I was Oscar in but is now better known again, man Brad nounced her a lifestyle producer mar- a go I have found the because I in Love,â€? of Goop, that television had decided to give but lieve as the creator product store accepting meant to be with, soul-stretching, stresssaying she shot after website and the eating and riage a second , pattern-break- have accepted ng opportunities that promotes healthy WKHLU “the soul-stretchingof intimacy. de- pattern-breakiare made possible by free living. ÂżQDOL]HG of ing opportunitiesâ€? 6KH DQG 0DUWLQ 13 years (terrifyingly) who famously have 2016 after Paltrow, 45, separation from intimacy,â€? she said. children. divorce in Falchuk, 46, 2014 have two husband Paltrow and about two years. marriage. They scribed her frontman unfor with her Coldplay as a “conscious been dating co-creator (rtr) WKH HQJDJH- Falchuk was the2009 of the popuChris Martin in FRQÂżUPHG FRXSOLQJ ´ interview for the latest Ryan Murphy ment in an her lifestyle magazine No. 106 Dps edition of Jl. Raya Puputan No 148
IBP/net
Paltrow
Hanschke
6, 2018.
i says Iran y ls, Rouhan nom In jab at riva ut more than eco protests abo People demonstrate
Pink
to give Paltrow Gwyneth a second shot marriage
across Iran,
and PalestiniansHezbollah also be a misrepresenta insult young than 80 cities deaths and for their “It would and also an they to more Shi‘ite group in 22 who want say domestic tion (of events) and has resulted arrests, according gered Iranians, people to to focus on to Iranianeconomic demands,â€? more than 1,000 instead. Rougovernment as saying WR ,UDQLDQ RIÂżFLDOV the deputy economic problems last year by only had was quoted Hamid Shahriari, said that all hani won re-election Rouhani news agency. “People IRU ,UDQÂśV Judiciary social had PRUH MREV by Tasnim head of the of the protests DQG SURPLVLQJ more foreign investpolitical and 69, suggested ringleaders had economic, youth through V PRUH VRFLDO MXVWLFH DQG DUUHVWHG Rouhani, LGHQWLÂżHG punished demands.â€? a generational element and political to EHHQ would be firmly punish- PHQW DV ZHOO D freedom his there was they which appears capital individual aims questioned by by under- and might face to the unrest, in the contest. spearheaded Iranian lawmakers tolerance have been ment. Two that a 22-year-old main challenger 25s. prison. said on Monday pick a lifestyle after us detainee has died in the Prisons “We cannot of generations The director and tell twothat. It is impossible... also be heard Mostafa Mohebbi, News can at Global to live like of the young generation Organization, GHDWK RQ WKH MXGLin “Bali Imageâ€? from 9.30 VDLG 96.5 is different FRQÂżUPHG WKH The views Radio FM am. Listen to ZHEVLWH DQG and the world about life he said. until 10.00 FM at http:// FLDU\ÂśV RIÂżFLDO has hanged himm y Guards, “Sina Ghanbari Saturdayâ€?. Many Global Radio than ours,â€? ten2myradio.co Iran’s since the self in a toilet on The Revolutionar at http:// globalfmbali.lis backbone questioned streaming the http:// Iran’s security that created or live video of the protestersin the Middle East, li.com and li. in Syria radioglobalfmbanel/global-fm-ba 1979 revolution said on Sunday foreign policy ustream.tv/chan put an end where it has intervened LQĂ€XHQFH Islamic Republic, forces had by D EDWWOH IRU the securityof unrest fomentedThe DQG ,UDT LQ Saudi Arabia. to a week foreign enemies. with rival over ecowhat it called which began protests,
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
9 Elkomedor
Rabu Kliwon, 10 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
MAESTRO
I Wayan Rindi
Pencipta Tari Pendet yang Mendunia
BALI t a k d i m u n g k i r i memiliki banyak seniman tari yang sudah malang melintang di kancah nasional maupun internasional. Salah satunya yang bisa dikategorikan sebagai maestro kesenian Bali adalah I Wayan Rindi. Rindi yang lahir di Banjar Lebah, Denpasar pada tahun 1917 adalah salah satu tokoh seniman tari Bali yang memiliki kemampuan menggubah dan melestarikan seni tari Bali. Ia merupakan pencipta atau koreografer bentuk modern dari tari Pendet. Di usianya yang masih muda, ia sudah mempelajari banyak jenis tarian tradisional. Bahkan, ia berguru kepada beberapa maestro tari Bali seperti I Wayang Lotering, I Nyoman Kaler, serta I Regog. Lewat mereka bertiga, I Wayan Rindi semakin mengasah bakatnya. Berasal dari keluarga yang sederhana, I Wayan Rindi menunjukkan bakat yang luar biasa dalam
tarian. Ia mulai dilirik oleh banyak orang sebagai penari berbakat saat ia menarikan Gandrung Lawangan. Terkait hasil karyanya, tari Pendet, merupakan salah satu tarian paling tua di antara tarian sejenis di Pulau Bali, yang diperkirakan lahir pada tahun 1950. Awalnya, tari Pendet bukanlah tarian yang digunakan sebagai tari pertunjukan ataupun tarian ucapan selamat datang. Tarian ini merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura sebagai penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia, yang bernama tari Pendet Wali. Namun, berkat I Wayan Rindi, tarian ini bisa dinikmati secara universal tanpa meninggalkan nilai-nilai sakral, religius, dan keindahan yang terkandung dari tari tersebut. Sebagai seorang seniman tari, ia menguasai gerak tari dengan sangat baik. Taksu maupun intuisinya dalam mengembangkan tarian san-
gat terasah lewat seringnya ia tampil. Tari Pendet lahir untuk memenuhi keinginan I Wayan Rindi melahirkan sebuah tarian penyambutan untuk tamu. Bersama seorang teman bernama Ni Ketut Reneng, I Wayan Rindi membuat sebuah tarian dengan mengambil pakem-pakem gerakan yang ada di tarian Pendet Wali, termasuk roh tarian tersebut. Segala bentuk kostum dan unsur-unsur pendukung yang ada di tarian tersebut sepenuhnya mengikuti pakem tari Pendet Wali. Hanya, mereka menggubah fungsinya sebagai tarian penyambut tamu dengan menambahkan modifikasi gerakan yaitu pelemparan bunga ke arah tamu sebagai penghormatan. (pusat data)
Bali Post/dok
TARI PENDET - Seniman tari menampilkan tari Pendet dalam sebuah kesempatan.
DISKON KHUSUS MEMBER
BERSAMA REKANNYA - I Wayan Rindi (tengah) bersama rekan-rekannya saat masih berusia belia.
Pertama Kalinya dalam Dua Tahun
Dua Korea Lakukan Pertemuan Seoul (Bali Post) -
Korea Utara dan Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir ini menggelar pertemuan pada Selasa (9/1) kemarin. Pertemuan ini membahas tentang Olimpiade Musim Dingin setelah berbulan-bulan lalu terlibat ketegangan karena adanya program senjata nuklir Pyongyang. Pembicaraan yang digelar di Panmunjom, desa yang ada di wilayah demiliterisasi (Demilitarized Zone --DMZ) ini terjadi setelah Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, mengindikasikan hal itu dalam pidato awal tahunnya terkait kemungkinan mengirimkan kontingen dalam Olimpiae Musim Dingin yang digelar di Pyeongchang, Korsel.
Seoul kemudian meresponsnya dengan tawaran melakukan pembicaraan tingkat tinggi. Bahkan pada minggu lalu, jaringan komunikasi antara kedua negara bertetangga ini dipulihkan setelah diputus selama dua tahun. Delegasi Seoul yang terdiri dari lima orang dipimpin Menteri Unifikasi Korsel, Cho Myoung-Gyon, datang
mengendarai mobil ke Panmunjom dalam sebuah konvoi yang melewati sejumlah kelompok orang yang berharap pertemuan itu akan berjalan lancar dan positif. Delegasi Korut dengan jumlah yang sama, dipimpin pejabat senior, Ri Son-Gwon. Dalam keterangan persnya, Korut mengatakan telah menawarkan pengiriman atlet
dan delegasi tingkat tinggi ke Olimpiade yang akan digelar Korsel. Sementara Korsel menginginkan adanya reuni keluarga yang terpisah setelah Perang Korea berlangsung 1950-1953, juga digelar saat kegiatan olahraga itu digelar. Selain atlet dan delegasi, menurut Wakil Menteri Unifikasi Korsel, Chun HaeSung, Korut juga akan mengirimkan suporter, seniman, dan tim demonstrasi taekwondo ke acara yang digelar di Pyeongchang itu. Seoul menyarankan kedua negara bersama-sama tampil
pada upacara pembukaan, melakukan reuni keluarga, dan pembicaraan terkait palang merah dan diskusi militer untuk mencegah adanya insiden bentrokan. “Mari kita memberikan hadiah tahun baru pada masyarakat,� kata pejabat Korut, Ri. Sementara Menteri Unifikasi Korsel, Cho Myoung-Gyon, mengatakan masyarakat memiliki harapan kuat untuk melihat Utara dan Selatan bergerak ke arah perdamaian dan rekonsiliasi. (iah/afp)
Oprah Winfrey
Banjoeatis Band
Padukan Pop Rock dan Rap BANJOEATIS Band merupakan band pendatang baru di kancah musik Bali. Grup musik yang diperkuat anak muda dari Desa Banyuatis, Buleleng ini mencoba memberikan warna baru dengan memadukan pop rock dan rap. Band ini merilis “Jomblo� untuk meramaikan belantika musik Bali. Vokal rap dipercayakan pada Dody Indra Pratama alias Bonbon. Sedangkan, vokal utama dipegang Landi Niko, dengan aransemen musik digarap Kade Wira, yang adalah keponakan musisi senior pop Bali, Ketut Bimbo. Banjoeatis Band terbentuk pada 2015 di Desa Banyuatis, Buleleng sesuai namanya. Awalnya, grup ini bernama Banjoe Band dan sempat mengeluarkan lagu “Bali Pada Gelahang� di tahun 2016 silam. Namun, seiring perjalanan waktu, grup ini sempat vakum karena personelnya sibuk dengan pekerjaan masing-masing, sampai akhirnya vokalis utamanya Surya, mengundurkan diri. Sejak akhir 2017 lalu, Landi Niko masuk menggantikan. Pria berkaca mata ini adalah
pemuda dari Banyuatis dan pernah menjuarai lomba olah vokal tingkat SMK di Denpasar. “Karakter vokalnya sangat pas dengan garapan musik kami, sehingga kami ajak untuk gabung bersama,� ujar Kade Wira, koordinator Banjoeatis Band, Senin (8/1). Menurut Kadek Wira, untuk aliran musiknya, Banjoeatis Band memang tidak terlalu mengkhususkan, apakah pop, rock atau bahkan reggae. Namun, diakuinya karakter vokal rap dari kawannya, Bonbon, sangat kuat sehingga itulah yang menjadikan grup ini berbeda. “Mudah-mudahan musik kami bisa diterima oleh penggemar musik pop Bali,� harapnya. Landi Niko mengaku senang bisa bergabung dengan Banjoeatis Band. Ia mengaku kalau karakter vokalnya bisa menyesuaikan dengan musik garapan band tersebut. Lagu “Jomblo� juga sangat diresapi karena dirinya memang sedang jomblo alias belum punya pacar. “Resolusi tahun 2018 ini, adalah jomblo setahun, sekalian memperkenalkan lagu Jomblo,� ujarnya sembari tertawa. (win)
OPRAH Winfrey pada Minggu (7/1) waktu Los Angeles, Amerika Serikat (AS) mendeklarasikan “hari baru� bagi para perempuan yang mengalami kesulitan karena pelecehan dari kaum laki-laki. Ia mengutarakan hal itu dalam pidatonya di acara Golden Globes 2018. Oprah menerima Penghargaan Pencapaian Seumur Hidup dalam Hollywood Gala. Ia mengaku salut terhadap gerakan #MeToo yang secara cepat mendapatkan dukungan setelah adanya pengungkapan tindakan asusila Harvey Weinstein. Ia mendedikasikan penghargaan ini ke Recy Taylor, seorang perempuan Afrika Amerika yang melaporkan pemerkosaan terhadapnya pada 1944 oleh sekelompok pria kulit putih. Taylor meninggal bulan lalu di usianya yang ke98. “Untuk sekian lama, perempuan tidak pernah didengar dan dipercaya jika mereka berbicara yang sebenarnya karena dominasi pria. Namun kini waktu mereka sudah habis,� katanya. Oprah pun memuji sejumlah perempuan yang dianggapnya hebat dan berpengaruh. “Dan saat hari baru mulai terbit, hal itu karena banyaknya perempuan hebat, banyak dari mereka saat ini berada dalam ruangan ini, dan juga para pria fenomenal, yang berupaya keras untuk menjadi pemimpin agar tidak ada lagi yang mengatakan “saya juga�, katanya. Ia juga memberikan pujian dan penghargaan pada media massa yang terus berupaya memberikan pemberitaan tentang kebenaran. “Saya ingin mengatakan bahwa saya menghargai pers lebih dari sebelumnya di saat kita berupaya untuk menghadapi situasi yang rumit ini,� ujarnya. (iah/afp)
Bali Mart Kepundung Jl. Kepundung Denpasar  085 739 228 783 Bali Mart Musi Jl. Tukad Musi Renon  081 338 624 150 Bali Mart Kuta Pasar Seni Kuta  081 237 305 042 gunting disini
Hari Baru
HOTLINE
Bali Mart Nusa Dua Kawasan Parkir Hotel Inaya Putri Bali ITDC Nusadua  087 761 330 415 Bali Mart Petanu Jl. Tukad Petanu Panjer  081 238 005 157
NGOPI GRATIS setiap hari tunjukkan kupon ini
ROTI CANAI MARTABAK WARUNG 63
Jl. Veteran No. 66 Dps Tlp. 0361 227439
diskon
AROWANA 5% Food Street
IKAN BAKAR . Kakap . Kerapu . Gurami . Kerang . Jangki . Udang
mulai 27K - 40K
Jl. Veteran (sebelah utara Pasar Burung) Buka 18.00 - 22.00
30% diskon
Mencari Penginapan Nyaman tapi harga murah? Kamilah tempatnya Bali Kepundung menyediakan discount 30% dari harga publish untuk pemegang merchant Bali Post
10%
diskon
untuk rawat inap & medical checkup
diskon
20%
tiket masuk waterboom Bukit Jati
1. diskon 10% kamar dan perawatan untuk rawat inap 2. diskon 10% pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk rawat jalan 3. diskon 10% General medical check up
DISKON berlaku khusus untuk pemegang kartu Bali Post Diskon Card, Bali Post Prioritas & Kartu Ajeg Bali Semeton Bali TV G.0000029-RPA11