16 HALAMAN
NOMOR 334 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Tiga Gili Sudah Kosong Wisman
21 Desa Terisolir
Minim Bantuan, Pengungsi Sakit
Denpasar (Bali Post) Setelah melakukan evakuasi dengan beberapa kapal, kini dipastikan sudah tidak ada turis asing di tiga Gili, NTB. Karena Selasa (7/8) kemarin sekitar pukul 18.00, wisatawan giliran terakhir telah tiba di Pelabuhan Benoa, Bali. Demikian disampaikan Dewan Penasihat Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) I Gede Wiratha. Orang asing yang tersisa di sana adalah ekspatriat dan pengusaha saja. Bounty Cruise dan Patagonia Fast Boat mendapat instruksi untuk membantu evakuasi tamu sebanyak 1.000 lebih dari Lombok. Tamu tidak ingin tinggal di Lombok karena tidak ada fasilitas makan dan minum yang memadai. Sementara itu, ratusan wisman yang baru eksodus dari tiga Gili (Gili Trawanan, Meno dan Air), sejak Senin (6/8) malam tertahan di Lombok International Airport (LIA). Mereka tidak bisa diterbangkan ke negara asalnya, lantaran tidak memiliki tiket pesawat. Akibatnya, mereka terpaksa harus menginap di terminal bandara dengan perlengkapan seadanya. Belum bisa dipastikan sampai kapan para wisatawan mancanegara bakal bertahan di LIA. Karena banyak dari mereka yang masih kesulitan mencari tiket pesawat. Pasalnya, di bandara tidak tersedia loket penjualan tiket pesawat, sehingga satu-satunya cara untuk memiliki tiket dengan membeli secara online. Di satu sisi, banyak wisatawan yang tidak memiliki fasilitas pembayaran online, sehingga agak kesulitan memperoleh tiket pesawat untuk membantu para wisatawan mancanegara. Hal. 15 Dibagikan Tikar
Mataram (Bali Post) – Gempa 7,0 SR yang mengguncang Lombok, Minggu (5/8), menimbulkan kerusakan hebat. Selain rumah dan jalan, sejumlah jembatan juga hancur. Akibatnya 21 desa terisolir. Warga di desa itu kini membutuhkan makanan, air, tenda, obat-obatan dan lampu penerangan. Bahkan, ada satu kampung yang sama sekali belum tersentuh bantuan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 21 desa itu tersebar di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Lombok Timur (Lotim) dan Lombok Barat (Lobar). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, di Desa Bayan Beleq masyarakat korban gempa membutuhkan makanan, terpal, selimut, air bersih, penerangan, obat-obatan dan tenaga medis. Ia mengatakan, PDAM Lombok Utara telah memutus aliran air karena sebagian besar jaringan pipa hancur. Masyarakat di desa tersebut berpotensi mengalami krisis air bersih selama 12 hari ke depan. Untuk masyarakat yang berada di Desa Mumbul Sari, membutuhkan makanan, terpal, selimut, air bersih, penerangan, obat-obatan dan tenaga medis. Di Desa Teniga, masyarakat membutuhkan makanan, obat-obatan dan tenaga medis.
Dua Hari Tertimbun Revalana Selamat
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Made Utama Denpasar Nanda Baskara Ari Pramana Denpasar Jumlah penerimaan hari ini
2 Dus Air Mineral Rp 50.000 1 dus mi instan Rp 50.000 1 Dus Mi instan 2 Dus Air Mineral
Jumlah penerimaan sebelumnya Rp Jumlah penerimaan seluruhnya Rp
50.000
Di Lombok Barat sebanyak tiga desa terisolir. Semuanya berada di Kecamatan Gunung Sari. Tiga desa tersebut adalah Desa Mekar Sari, Desa Kekait dan Wadon. Masyarakat membutuhkan tenda, tikar, selimut, obat-obatan, genset dan tenaga medis. ‘’Satu kampung 100 persen tak bisa ditempati rumahnya, belum mendapatkan bantuan apa pun,’’ imbuhnya. Sementara itu, di Lombok Timur, 10 desa di Kecamatan Sembalun dan Sambelia terisolir. Masing-masing lima desa di Kecamatan Sembalun dan lima desa di Kecamatan Sambelia. Sutopo menjelaskan, masyarakat membutuhkan makanan, selimut, air mineral, MCK, tenaga medis, obatobatan dan trauma healing. Di Desa Belanting dan Darakunci, pengungsi mulai diserang demam, flu, muntaber. Selain diserang penyakit demam dan flu, pengungsi juga masih dilanda rasa ketakutan. (kmb)
Bali Post/ant
SELAMAT - Tim siaga bencana AMNT bersama anggota TNI berusaha mengeluarkan korban selamat dari runtuhan di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8) kemarin.
Bali Post/ant
RUSAK - Sebuah kampung yang sebagian besar rumahnya rusak saat gempa, Minggu (5/8) lalu.
Bali Post
SEJAK 1948
Problematika Klasik
MENGHADAPI tantangan era pwasar bebas yang sangat kompetitif, dunia peternakan di Bali masih didera beragam permasalahan klasik. Di antaranya, produktivitas ternak yang masih rendah dan angka kematian ternak yang relatif tinggi. Para peternak juga seringkali menderita kerugian akibat penurunan mutu karena penanganan yang kurang tepat. Kondisi ini diperparah lagi dengan ketersediaan teknologi tepat guna yang sangat terbatas, sehingga produktivitas sulit ditingkatkan yang akhirnya bermuara pada stagnasi peningkatan kesejahteraan para peternak. Hal. 15 Wajib Dientaskan
PROSES evakuasi korban yang masih tertimbun, Selasa (7/8) kemarin masih berlangsung. Sejumlah alat berat dikerahkan. Personel TNI, Polri dan aparat lainnya bahu-membahu untuk mengevakuasi korban. Salah satu korban yang berhasil dievakuasi adalah Revalana. Ia selamat setelah tertimbun selama dua hari. Tim siaga bencana AMNT bersama anggota TNI berusaha mengeluarkannya dari runtuhan di Desa Pemenang Timur, Lombok Utara. Korban selamat Revalana (21) merupakan warga Dusun Karang Baru. Evakuasi korban juga berlangsung di Masjid Jabal Nur, Desa Lading-Lading. Radius pencarian selain di sektor A Masjid Jabal Nur, juga diperluas ke empat titik lainnya. Seperti di sektor B Puskesmas Tanjung, ditemukan dua korban meninggal dan diperkirakan masih ada korban lain. Di sektor C,
Desa Supek, Muara Penjalin Kecamatan Tanjung diduga masih ada satu orang tertimbun. Di Sektor D, Masjid Bangsal Kecamatan Pemenang diduga ada korban tertimbun, namun jumlahnya belum bisa dipastikan. Sementara di konsentrasi warga dan tim relawan terlihat sore kemarin di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang. Warga menyaksikan proses evakuasi di Masjid Jamiatul Jamiah desa setempat yang dikabarkan ada korban tertimbun. Sementara itu, jumlah korban meninggal akibat gempa 7,0 SR, hingga Selasa (7/8) kemarin sebanyak 103 orang. Dengan rincian, Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 3 orang, Lombok Tengah 2 orang. Kemudian, data sementara 236 orang lukaluka, ribuan rumah rusak dan ribuan warga mengungsi. (kmb)
Bali Post/kmb
BANDARA LIA - Ratusan wisman tidur-tiduran di Bandara LIA menunggu keberangkatannya keluar dari Lombok.
2019, Presiden PAN Merapat ke Jokowi Prioritaskan Bangun SDM Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menginginkan pengembangan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2019. ‘’Kembali lagi saya ingin menegaskan bahwa prioritas pengembangan sumber daya manusia menjadi tekanan dan perhatian dari setiap kementerian yang ada,’’ kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan sidang kabinet paripurna dengan topik Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8) kemarin. Menurut rencana, Presiden akan menyampaikan asumsi ekonomi makro dan beberapa pagu indikatif RAPBN 2019 dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2018. ‘’Saya harapkan terutama untuk vocational
school (sekolah kejuruan), vocational training kemudian kemitraan dengan industri, upgrading di ketenagakerjaan kita dan kementerian lain. Kalau ada hal yang berkaitan dengan pembangunan pengembangan sumber daya manusia segera dimasukkan,’’ kata Presiden. Sebelumnya, pemerintah dan DPR telah menyetujui kisaran asumsi ekonomi makro yang akan menjadi dasar pembahasan RAPBN 2019. Asumsi dasar ekonomi makro tersebut pertumbuhan ekonomi 5,2 - 5,6 persen, laju inflasi 2,5 - 4,5 persen, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS 13.700-14.000 per dolar AS. Postur makro fiskal 2019 tersebut meliputi pendapatan negara sebesar 12,7 - 13,5 persen dari PDB dan belanja negara 14,2 - 15,4 persen dari PDB. Hal. 15 Belanja Pemerintah
Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/8) kemarin. Pertemuan sekitar satu jam itu berlangsung tertutup dari pukul 15.40 hingga 16.30 WIB. Seusai pertemuan, Zulkifli Hasan juga tidak memberikan pernyataan kepada wartawan yang sudah menunggunya. ‘’Saya juga belum tahu hasilnya, karena belum bertemu dengan beliau (Zulkifli Hasan),’’ kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno di Jakarta, Selasa kemarin, saat dikonfirmasi mengenai pertemuan tersebut. Terkait apakah hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo itu akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN, 8 Agustus 2018 besok, Eddy juga belum bisa memastikannya. ‘’(Apakah dibicarakan di rakernas besok atau tidak) tergantung ya, itu diskresi Ketua Umum,’’ ungkap Eddy. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, apakah satu partai itu akan bergabung, bisa dilihat nanti pada Kamis 9 Agustus, atau sehari sebelum pendaftaran di KPU pada Jumat 10 Agustus 2018. ‘’Kita lihat pada saatnya, yang tanda
tangan pencalonan presiden dan wakil presiden, apakah jumlah partai pendukungnya sembilan atau sepuluh,’’ kata Pramono. Beragam spekulasi muncul, soal arah koalisi PAN ini. Mengingat, sosok Ketua Dewan Kehormatan PAN itu, Amien Rais, yang selalu keras dalam mengkritik pemerintahan Jokowi. Hal itu yang dinilai menghambat PAN untuk bergabung ke koalisi Jokowi. Sementara ini PAN masih tergabung partai pendukung pemerintah dan memiliki perwakilan menteri di Kabinet Kerja. Namun, PAN tak pernah terlihat bersama barisan pendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. Dalam sejumlah kesempatan, PAN kerap bertemu dengan kubu Prabowo Subianto. Sebelumnya Zulkifli Hasan juga sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Para sekjen pendukung Prabowo Subianto juga sudah beberapa kali melakukan pertemuan. Pada pertemuan terakhir, bahkan Sekjen Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS sepakat untuk membentuk tim demi membahas visimisi dan strategi pemenangan pemilihan presiden (pilpres). (kmb/ant)
DENPASAR
2
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
FIGUR Silakan Tangkap! PIHAK Kepolisian kerap menangkap pelaku kasus narkoba, dan mereka mengaku mendapatkan barang dengan cara memesan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan. Dugaan bahwa bandar atau gembong narkoba saat ini ada di dalam lapas tidak dibantah Kakanwil Departemen Hukum dan HAM Bali. Namun, pernyataan sekaligus keterangan tersangka yang mengaku memesan narkoba dari dalam lapas itu harus ditelusuri lebih mendalam. “Jika memang ada keterangan seperti itu, silakan tangkap! Kami terbuka kok. Sipir juga ditangkap. Jika ada anggota kami terlibat, termasuk sipir, ya dipecat,” ujar Kakanwil Departemen Hukum dan HAM Bali Maryoto Sumadi, M.S., belum lama ini. Saat disinggung soal mudahnya berkomunikasi via ponsel dari dalam lapas, ia mengatakan bahwa hal itu tak lepas dari kondisi dalam Lapas Kerobokan. Di mana, lapas terbesar di Bali itu sudah sangat overkapasitas. Dari normalnya dihuni 300-an orang, kini sudah diisi 1.600-an narapidana dan tahanan titipan. Berdasarkan data itu, tentu ada keterbatasan petugas untuk bisa mengawasi semua yang ada di dalam lapas. “Selain overkapasitas, petugas juga sering interaksi dengan napi maupun tahanan titipan. Bayangkan saja, di Lapas Kerobokan sebanyak 60 persen penghuninya adalah mereka yang tersangkut kasus narkoba,” jelasnya seraya menambahkan, pihaknya kekurangan sarana dan prasarana dalam memantau ribuan narapidana. Mantan petinggi Imigrasi di Jakarta ini menambahkan, jika memang ada pihak dalam lapas yang terbukti ikut bermain, pihaknya mempersilakan instansi atau lembaga terkait untuk menangkap pelakunya. “Sekali lagi, kami terbuka,” tegasnya. (asa) Bali Post/eka
NGEREBONG – Umat Hindu sedang melaksanakan ritual Ngerebong di Pura Petilan, Kesiman. Tahun 2018, Ngerebong ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.
Pemprov Tambah Modal Askrida Rp 390 Juta Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali akan menambah penyertaan modal pada PT Asuransi Bangun Askrida. Penyertaan modal ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan kekayaan daerah atau investasi. Dengan harapan, ada peningkatkan penerimaan pendapatan daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Saat ini Ranperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada Askrida sedang dalam pembahasan DPRD Bali. “Sudah saatnya dan sudah sepatutnya Pemprov Bali kembali mengalokasikan sejumlah dana guna memperkaya modal PT Asuransi Bangun Askrida untuk memperbesar saham Pemprov Bali,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali I Wayan Adnyana saat membacakan pandangan umum fraksi-fraksi secara kolektif dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Bali, Senin (6/8) lalu. Menurut Adnyana, deviden yang diterima atas modal saham pada Askrida terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Puncaknya pada 2016, deviden yang diterima Pemprov Bali mencapai Rp 400 juta lebih dari penyertaan modal Rp 760 juta. “Ini berarti memberikan return on investment (ROI) sebesar 53 persen yang merupakan pencapaian ROI yang luar biasa dibandingkan ROI penyertaan modal perusahaan lainnya,” jelas anggota Komisi III ini. Adnyana menambahkan, Pemprov Bali mendapat tawaran untuk menambah penyertaan modal sebesar Rp 390 juta atau 39 lembar saham dari hasil RUPS Askrida Tahun Buku 2016. Melihat perkembangan Askrida yang cukup positif dan memiliki banyak cabang di beberapa daerah, dewan menilai penambahan penyertaan modal ini adalah suatu keharusan dan wajib hukumnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Fraksi-fraksi DPRD Bali menerima atau menyetujui usulan gubernur untuk menambah penyertaan modal sebesar Rp 390 juta atau 39 lembar saham,” tegasnya. Di sisi lain, lanjut Adnyana, fraksi-fraksi juga meminta gubernur agar memaksimalkan manfaat aset tanah yang strategis untuk dikerjasamakan dengan investor. Apakah dalam bentuk BOT ataupun kerja sama lainnya. Mengingat kondisi perekonomian Bali dan Indonesia umumnya kini sedang mengalami penurunan. Sedangkan pendapatan dari PKB dan BBNKB tidak memungkinkan untuk ditingkatkan. Dikonfirmasi terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, penyertaan modal untuk Askrida memang ditambah karena melihat ROI yang tinggi. Sama halnya dengan ROI PT Jamkrida Bali Mandara dan Bank BPD Bali. “Ini salah satu investasi bagi daerah untuk bisa ditingkatkan terus. Devidennya tinggi sebagai sumber pendapatan kita,” ujarnya. (kmb32)
Dituntut 14 Tahun Penjara
Septi Minta Keringanan Hukuman Denpasar (Bali Post) Pascadituntut 14 tahun penjara dalam kasus narkotika, Hendy Septi Anggi (29) diberikan kesempatan mengajukan pembelaan atau pledoi, Selasa (7/8) kemarin. Intinya, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Dodi Arta, memohon keringanan hukuman. Sementara dalam pembelaan tertulis yang dibacakan Hendy di hadapan majelis hakim pimpinan Ginarsa, mengakui bahwa terdakwa telah memakai narkoba. Sebagai pemakai, ia mengaku dijebak dan dimanfaatkan orang lain. Sehingga dalam kondisi berada di bawah pengaruh narkotika dirinya bersedia mengambil sabu-sabu yang beratnya hampir 30 gram. Awalnya dia tidak tahu berapa berat sabu yang diambil. Namun, dia tahu setelah di kantor polisi dilakukan penimbangan. “Ini teguran keras dari Tuhan. Saya menyesal,” ujar Septi. Sambil menangis dia juga mengaku berterima kasih kepada istrinya yang baru dinikahi karena selalu mendampinginya di saat dia ada masalah. Sebelumnya, JPU Megawati menyatakan Hendy terbukti melanggar ketentuan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan kedua. Oleh karena itu, ia dituntut dengan hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. (kmb37)
Topik : Bandar Ribuan Butir Ekstasi Ditangkap
Empat Warisan Budaya Denpasar Ditetapkan Menjadi WBTB
Denpasar (Bali Post) Empat tradisi sekaligus warisan budaya tak benda asli Denpasar berhasil ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia Tahun 2018. Penetapan ini telah dilakukan beberapa waktu lalu di Jakarta oleh Dirut Warisan dan Diplomasi Budaya RI Nadjamudin Ramly. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Denpasar IGN Bagus Mataram didampingi Kabid Cagar Budaya Disbud Kota Denpasar I Ketut Gede Suaryadala mengatakan, keempat tradisi asli Denpasar
itu meliputi tari Baris Wayang (Banjar Lumintang) sebagai seni pertunjukan, tari Baris Cina (Desa Renon dan Sanur) sebagai seni pertunjukan, Basmerah (Desa Taman Poh Manis) sebagai adat istiadat masyarakat, ritus dan perayaan di Desa Taman Poh Manis dan tradisi Ngerebong (Desa Kesiman) sebagai adat istiadat masyarakat, ritus dan perayaan. “Penetapan empat tradisi dan kebudayaan asli Denpasar ini sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2018 merupakan angin segar bagi inventarisasi dan pelestarian seni dan budaya
di Kota Denpasar,” ujar Bagus Mataram, Selasa (7/8) kemarin. Dengan penetapan tersebut, kata Bagus Mataram, ke depan tidak ada lagi klaim sepihak atas seni budaya asli Indonesia, khususnya yang berasal dari Bali dan Kota Denpasar. “Usulan ini merupakan salah satu upaya melindungi seni, budaya dan tradisi di Denpasar agar tidak diklaim negara lain dan mengindari halhal yang tidak diinginkan dengan mendaftarkan seni dan budaya Denpasar dalam portal inventaris nasional,”
paparnya. Bagus Mataram menambahkan, setelah ditetapkan menjadi WBTB Indonesia Tahun 2018, nantinya keempat WBTB asal Denpasar ini akan terus dikawal sehingga mampu menjadi WBTB di tingkat internasional yang ditetapkan oleh UNESCO. “Kita patut bersyukur dengan ditetapkannya kebudayaan dan tradisi asli Denpasar masuk dalam WBTB Indonesia. Ke depan tradisi dan kebudayaan lainnya akan tetap kita perjuangkan untuk dapat masuk dalam WBTB Indo-
nesia dan portal inventaris nasional,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, kata Bagus Mataram, terdapat 264 WBTB yang diusulkan oleh 35 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 125 usulan mata budaya yang ditetapkan melalui sidang selama empat hari yang dilaksanakan oleh 20 tim ahli dan diikuti oleh seluruh delegasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kebudayaan berasal dari Bali dan empat merupakan kebudayaan asli Denpasar. (kmb12)
Bandar Ribuan Butir Ekstasi Ditangkap
Denpasar (Bali Post) -
Bandar narkoba, Mega (24), ditangkap di Jalan Cokroaminoto, Denpasar Barat, Sabtu (4/8) lalu. Pelaku dibekuk usai mengambil paket 1.000 gram sabu-sabu (SS) dan 3.132 butir ekstasi. Sementara di kamarnya diamankan lima paket SS seberat 43,17 gram. Dikonfirmasi Selasa (7/8) kemarin, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan barang terlarang tersebut dikirim dari Surabaya, Jawa Timur (Jatim). “Barang bukti yang kami amankan senilai Rp 3,1 miliar dan menyelamatkan ribuan masyarakat Bali dari bahaya narkoba,” ujar Hadi Purnomo, Selasa (7/8) kemarin. Menurut Kapolresta asal Surabaya, Jatim ini, awalnya ada informasi masyarakat bahwa ada sepeda motor Honda Scoopy mencurigakan dipakai Mega yang beralamat di Jalan Maruti, Denpasar. Petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar yang saat itu sedang melakukan penyelidikan terhadap pengedar narkoba di sekitar Pemecutan Kaja, Denbar melihat pelaku mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tersebut dengan gerak-gerik sangat mencurigakan. Petugas melakukan pembuntutan terhadap pelaku dan terlihat mengarah ke Jalan Cok-
roaminoto, Denpasar. Setelah sampai di Jalan Cokroaminoto, petugas sempat kehilangan jejak. Namun tak berselang lama, pelaku dilihat petutas melintas di Jalan Cokroaminoto, lalu dikejar dan langsung ditangkap. “Saat dilakukan penggeledahan, pelaku membawa satu plastik berisi kardus yang digantung di dashboard sepeda motornya. Setelah dilihat, ternyata di dalamnya berisi satu plastik besar berisi sabu-sabu dan satu plastik besar berisi ekstasi. Pelaku langsung kami amankan dan diakui narkoba itu dikirim dari Surabaya,” ungkapnya. Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke tempat kosnya di Jalan Maruti, Denpasar. Hasil penggeledahan di kamar pelaku, polisi menemukan empat paket kecil SS di atas meja peralatan bengkel. Sedangkan di dalam tas diamankan satu paket SS. Ketika diinterogasi, kata Hadi Purnomo, pelaku berdalih barang haram itu mi-
Bali Post/eka
NARKOBA - Kapolresta Denpasar memperlihatkan barang bukti narkoba dan tersangkanya di Mapolresta Denpasar, Selasa (7/8) kemarin. lik temannya, Ogik. Selain itu, dia mengaku barang bukti SS akan dipecah atau dibagi menjadi paket kecil lalu dijual. “Pelaku beralasan mendapat upah satu paket sabu-sabu seberat 0,5 gram dan dijanjikan uang sebesar Rp 1,2 juta setiap kali nempel paket tersebut,”
kata mantan Kapolres Gianyar ini. Mega mengatakan sudah dua kali menerima kiriman paket dari Ogik. Kiriman pertama tanggal 1 Juli 2018 sebanyak 100 gram dan kedua saat ditangkap petugas. “Pelaku mengaku kenal dan berkomunikasi dengan Ogik hanya melalui
telepon. Dia dikenalkan oleh Agung. Dia ini pecandu narkoba sejak tahun 2016,” ujar Hadi Purnomo. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Ombudsman RI Apresiasi Upaya Pemkot Atasi Kemacetan KUNJUNGAN Tim Ombudsman RI ke Kantor Wali Kota Denpasar diterima langsung oleh Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara,
di Ruangan Praja Madya Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (7/8) kemarin. Kunjungan ini atas prakarsa Ombudsman RI yang sedang
KUNJUNGAN - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat menerima kunjungan Ombudsman RI di Ruangan Praja Madya, Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (7/8) kemarin.
melakukan kajian terkait fasilitas dan pelayanan publik, khususnya terkait parkir di beberapa kota di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Alvin Lie selaku Tim Ombudsman RI mengapresiasi keberadaan Bus Sekolah Pemkot Denpasar yang dianggap sebagai inovasi pelayanan publik, sekaligus sebagai upaya positif pemerintah dalam mengatasi kemacetan. “Saya sangat mengapresiasi keberadaan bus sekolah tersebut, terlebih dengan aplikasi berbasis IT yang telah diterapkan. Ini adalah gagasan yang sangat positif,” ujarnya. Alvin Lie mengatakan, ada lima kota di Indonesia yang digunakan sebagai sampel, di antaranya Palembang, Bandung, Yogya, Jakarta dan Denpasar. Kunjungan ini dalam rangka pengumpulan
informasi untuk kepentingan kajian. “Kondisi Denpasar memang tidak jauh berbeda dengan kota-kota lainnya, karena permasalahan parkir ini memang menjadi tantangan untuk kota-kota besar karena kepadatan penduduknya. Saya kira sudah ada upaya positif Pemkot Denpasar untuk terus memaksimalkan pelayanan dan program khusus terkait parkir ini,” tambahnya. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim Ombudsman ke Kota Denpasar. “Saya sangat senang dan berterima kasih karena bagaimanapun pemerintah dan Ombudsman tidak bisa dipisahkan. Kami merasa sangat terbantu dalam memaksimalkan pelayanan dengan adanya kajian-kajian dari Ombudsman,” ujarnya.
Rai Iswara menegaskan, keberadaan Bus Sekolah sebagai angkutan umum masyarakat khusus para pelajar menjadi inovasi yang diterapkan di Kota Denpasar. Secara tidak langsung, keberadaan Bus Sekolah mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya pada jam-jam keberangkatan dan pulang sekolah. Rai Iswara menambahkan, Pemkot Denpasar dan jajaran OPD terkait khususnya dalam keterlibatan mengeluarkan kebijakan terkait parkir di Kota Denpasar akan terus berupaya maksimal. “Tujuan kita bersama tentu menjadikan masyarakat bahagia, termasuk dalam memaksimalkan fasilitas parkir juga menjadi fokus kami. Masukan dari Ombudsman tentu menjadi acuan kami ke depannya,” tegasnya. (ad363)
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
BADUNG
Banyak Disiasati, Pemkab Hentikan Penerbitan SKT Mangupura (Bali Post) –
Pemkab Badung menghentikan penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Penghentian ini lantaran banyaknya permohonan SKT yang melenceng dari kriteria yang telah ditentukan. Kebijakan ini terhitung mulai 12 Juli 2018, yang ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma. Anom Bhasma saat dikonfirmasi, Selasa (7/8) kemarin, membenarkan telah mengeluarkan surat pemberitahuan tidak melayani permohonan SKT. Perintah Bupati Badung ini berlaku bagi paibon, pasimpangan, merajan ageng
dan merajan alit. ‘’Ya, kita mengeluarkan surat pemberitahuan tidak melayani SKT untuk paibon, pasimpangan, merajan ageng, dan merajan alit. Karena ini sifatnya pribadi, jadi kami khawatir men-
jadi temuan ke depannya,’’ ujarnya. Menurutnya, penghentian layanan SKT untuk empat kategori tersebut juga dipicu adanya masyarakat yang menyiasati aturan untuk mendapatkan SKT untuk
mendapatkan bantuan dari pemerintah. ‘’Akhir-akhir ini pengajuan SKT membeludak. Bahkan banyak yang menyiasati, seperti pura keluarga yang diklaim pura merajan gede. Padahal dalam aturan yang termasuk merajan gede itu minimal anggotanya 40 KK,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, masyarakat juga ada yang mengajukan SKT untuk pasimpangan yang ada di depan rumah.
Akibat banyaknya fenomena ini, pemerintah akhirnya sepakat untuk tidak melayani SKT untuk paibon, pasimpangan, merajan ageng dan merajan alit. ‘’Pokoknya macam-macam, bahkan ada turus lumbung yang dibangun di bawah pohon kelapa didaftarkan sebagai pasimpangan. Model seperti ini akan menjadi temuan,’’ tegasnya. Birokrat asal Desa Taman
Kecamatan Abiansemal itu menyebutkan, pihaknya hingga kini menerbitkan SKT untuk 5.533 pura. Penerbitan ini berdasarkan status pura, di antaranya Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, Kahyangan Jagat, Kahyangan Tiga, Paibon, Pemaksan (dadia, panti, kawitan), Kahyangan Desa, dan Swagina. ‘’Yang paling banyak didaftarkan pura pemaksan
3
seperti dadia, panti dan kawitan mencapai 2.170. Disusul pura swagina 1.219, paibon 988, kahyangan desa 729, kahyangan tiga 392, kahyangan jagat 28, dang kahyangan 5, dan sad kahyangan 2,’’ paparnya. Dikatakannya lebih lanjut, terkait penerbitan SKT untuk paibon, pasimpangan, merajan ageng dan merajan alit menunggu kebijakan Bupati Badung. (kmb27)
Studi Komparasi ke Kabupaten Boyolali
Giri Prasta Harapkan Kerja Sama G2G Varietas Padi Unggulan
Bali Post/ist
MENINJAU - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa meninjau kerusakan di Pura Pucak Mangu.
Kerugian Akibat Gempa Lombok Capai Rp 15 Miliar
Mangupura (Bali Post) Gempa 7,0 SR yang mengguncang Lombak Utara pada Minggu (5/8) lalu, berimbas pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik di Kabupaten Badung. Guncangan gempa yang dirasakan hingga di Gumi Keris ini telah menimbulkan kerugian hingga Rp 15 miliar. Melihat kondisi itu, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyatakan akan mendukung menanggulangi dampak bencana yang terjadi di wilayahnya. Pihaknya juga memerintahkan jajarannya untuk mendata secara rinci warga yang terkena dampak gempa. ‘’Sejauh ini kami menerima laporan kerusakan bangunan, baik itu tempat suci dan rumah menimbulkan kerugian mencapai Rp 7 miliar sampai Rp 15 miliar,’’ ujar Suiasa, Selasa (7/8) kemarin. Selain menjadi tanggung jawab pemerintah, pejabat asal Desa Pecatu itu juga meminta masyarakat bahu-membahu menangani dampak bencana, mengingat bencana merupakan sebuah tragedi yang datang kapan saja. ‘’Dampaknya tentu dirasakan oleh masyarakat yang mengalami secara langsung secara materi dan psikologi,’’ katanya. Sejumlah tempat suci di Badung juga mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa. Pura Luhur Pucak Mangu merupakan salah satunya. Beberapa bangunan suci seperti meru, tembok panyengker pura tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Candi bentar agung setempat mengalami keretakan. ‘’Karena beberapa hari ke depan di Pura Pucak Mangu akan dilaksanakan upacara pujawali, makanya ini harus mendapat penanganan yang serius,’’ ucapnya. Selain Pura Luhur Pucak Mangu, Pura Desa Auman pada wantilannya mengalami kerusakan sangat parah. ‘’Ini juga harus mendapat penanganan segera, karena wantilan ini disamping dipakai sebagi pasamuan atau pertemuan warga setempat juga dipakai sebagai bale gong,’’ tegasnya. (kmb27)
46 Negara Ikuti ”Bali Process Ministerial Conference”
Mangupura (Bali Post) Kementerian Luar Negeri, Selasa (7/8) kemarin menggelar Bali Process Ministerial Conference (BPMC) ke-7. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan pertemuan tingkat menteri, anggota Bali Process on People Smuggling, Trafficking in Persons and Related Transnational Crime (Bali Process). BPMC ke-7 ini dihadiri oleh 26 pejabat setingkat menteri dan 281 delegasi dari 46 negara dan 10 organisasi internasional. Sejak dimulai tahun 2002, Bali Process diketuai bersama oleh Indonesia dan Australia. Saat ini terdapat 46 negara dan tiga organisasi internasional yang berstatus sebagai anggota (total 48 anggota) dan 28 negara serta organisasi yang berstatus sebagai observer. Menurut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Bali Process telah secara efektif meningkatkan awareness di kawasan AsiaPasifik mengenai dampak penyelundupan manusia, perdagangan orang, dan kejahatan trans nasional terkait lainnya. Kegiatankegiatan yang dilaksanakan dalam kerangka Bali Process sejauh ini dipandang bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas serta pertukaran informasi di antara negara-negara di kawasan. ‘’Kegiatan-kegiatan Bali Process dilaksanakan atas dasar empat pilar yaitu pencegahan, deteksi dini, perlindungan dan penegakan hukum,’’ ujarnya. Dikatakan, pada tahun 2017 telah diselenggarakan pertemuan pertama Bali Process Government and Business Forum. Forum tersebut mempertemukan para menteri serta pejabat tinggi dan business leaders dari ke-45 negara anggota Bali Process untuk membahas langkah-langkah mengatasi perdagangan orang dan kerja paksa. Menurutnya, setiap penyelenggaraan BPMC selalu menghasilkan dokumen Bali Process Co-Chairs Statement. Pada BPMC ke-6 yang diselenggarakan tahun 2016, untuk pertama kalinya dihasilkan dua outcome document yaitu Co-Chairs Statement dan Bali Declaration. Bali Declaration makin menegaskan komitmen para anggota Bali Process untuk berkontribusi terhadap penanganan kejahatan penyelundupan manusia dan perdagangan orang serta mengurangi eksplotasi terhadap para migran. (kmb23)
Bali Post/edi
KONFERENSI - Suasana Bali Process Ministerial Conference.
SETELAH melakukan kunjungan studi komparasi tentang Agro Techno Park di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (7/8) kemarin rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung melanjutkan studi komparasi ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Rombongan yang dipimpin Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tersebut diterima oleh Bupati Boyolali Drs. Seno Samudro beserta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di Pemkab Boyolali. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Boyolali karena telah meluangkan waktunya untuk menerima rombongan PIP Pemkab Badung. Program ini menurutnya dilakukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Badung dibidang pertanian. Pihaknya berharap untuk di bidang pertanian nanti, dari hulu, tengah dan hilir bisa berjalan dengan baik. Termasuk juga pengembangan laboratorium pembibitan padi. Selain itu diharapkan juga Kabupaten Boyolali bisa sharing terkait dengan pembibitan padi. Selain mendapat ilmu, diharapkan juga bisa ada kerja sama antarpemerintah atau G2G untuk bisa mendapat varietas padi unggulan. ‘’Kedatangan kami ke sini adalah fokus ingin belajar mengenai pro-
gram pangan, utamanya benih bibit padi unggul sehingga petani kami memperoleh hasil produksi yang maksimal, sehingga kebutuhan hasil produksi pertanian yang dibutuhkan hotel bisa dipenuhi oleh petani Badung,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samudro saat menerima kunjungan Pemkab Badung menyampaikan, dulu pihaknya juga pernah melakukan studi komparasi ke Kabupaten Badung terkait embung (penampungan air hujan) dan kini Badung yang melakukan studi komparasi mengenai pertanian untuk mendapatkan bibit unggul varietas padi. ‘’Terkait kebijakan mengenai pertanian kami di Boyolali memiliki perda tentang tanah sawah yang bebas pajak dengan pemerintah melakukan subsidi pajak sawah-sawah petani. Bahkan belum lama ini kita menjadi tuan rumah pangan sedunia,’’ ujarnya Dijelaskan Seno, untuk masalah pengetahuan produksi pertanian, Kabupaten Boyolali sudah menerapkan sistem online dengan membuat salah satu aplikasi berupa pemberitahuan harga produksi pertanian. Aplikasi ini akan memberikan infomasi harga pangan baik harga beras, palawija atau produk pertanian lainnya yang di-update setiap dua kali sehari. ‘’Jadi, masyarakat maupun petani tahu harga gabah dan tidak dibohongi oleh spekulan. Aplikasi ini dibuat
KUNJUNGAN - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (mengenakan batik) berjabat tangan dengan Bupati Boyolali Seno Samudro saat berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Boyolali, Selasa (7/8) kemarin. oleh para penyuluh pertanian kami dan surveinya dari 22 pasar yang ada di Kabupaten Boyolali. Selain itu, aktivitas pedagang di pasar untuk
sistem pembayarannya sudah menerapkan nontunai. Sehingga nantinya diharapkan bisa menekan penyimpangan,’’ tambahnya. (ad364)
Sukses Jadi ’’Mesin Uang’’ Desa
Badung Perlu Tiru BUMDes Ponggok Tirta Mandiri KEBERHASILAN Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ponggok ‘’Tirta Mandiri’’ menjadi terbaik nasional, sempat menarik perhatian Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani untuk berkunjung ke BUMDes tersebut. Hal ini mengingat BUMDes Ponggok Tirta Mandiri mampu menjadi ‘’mesin uang’’ Desa Pongok Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten Provinsi, Jawa Tengah.
Sejak dirintis tahun 2009, BUMDes ini tiap tahunnya sudah mampu menyumbangkan pendapatan miliaran rupiah ke kas Desa Pongok. Tak hanya itu, dari salah satu unit usahanya saja per kepala keluarga (KK) di desa ini kini memiliki saham masing-masing Rp 5 juta. Untuk mengenal lebih jauh keberadaan BUMDes ini, sebagian anggota rombongan Pekan Informasi
PIP - Rombongan PIP Kabupaten Badung dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung IBA Yoga Segara (tengah) meninjau unit usaha yang dimiliki BUMDes Ponggok Tirta Mandiri, Kabupaten Klaten, Jateng, Senin (6/8).
Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung menengok BUMDes ini pada Senin (6/8). Rombongan saat itu dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung I.B. Agung Yoga Segara, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Ketut Karpiana dan Kabag Humas Putu Thomas Yuniarta. Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana berharap BUMDes yang ada di Kabupaten Badung bisa meniru keberhasilan BUMDes Ponggok Tirta Mandiri. Pihaknya juga meminta desa di Badung cekatan menggali potensi desanya, sehingga mampu menjadi pundi-pundi pendapatan desa. Sementara, Sugeng Rajarjo selaku Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Desa Pongok menjelaskan, awalnya BUMDes Ponggok Tirta Mandiri dirintis sebagai usaha perdagangan pakan ikan dan pinjaman modal bagi masyarakat. Kemudian dikembangkan ke sektor pariwisata Umbul Ponggok sebagai wahana rekreasi. ‘’Dengan semangat dan tekad yang kuat, BUMDes ini terus mengembangkan sayap dengan membangun unit-unit usaha baru,’’ katanya. Saat ini BUMDes Tirta Mandiri telah memiliki 11 unit usaha. Enam unit usaha di antaranya sudah berbentuk PT yang menyumbangkan
pendapatan cukup besar untuk Desa Ponggok. Atas keberhasilannya, BUMDes Ponggok Tirta Mandiri dinobatkan sebagai BUMDes terbaik tingkat nasional. Bisnis inti BUMDes tersebut adalah wisata air berupa Umbul Ponggok yang menyediakan berbagai permainan air. Selain dari pariwisata, BUMDes Ponggok Tirta Mandiri juga menyediakan layanan jasa keuangan, fasilitas air bersih, hingga usaha persewaan. Sugeng juga mengakui keberhasilan BUMDes ini sempat menarik Menkeu Sri Mulyani datang ke desa ini. ‘’Kami dinyatakan sebagai BUMDes terbaik karena dulu sebelum ada BUMDes ini, Desa Ponggok adalah masuk desa zona merah atau miskin. Tapi sekarang, berkat BUMDes kini bisa menjadi desa dengan tingkat ekonomi cukup maju. Bahkan tiap KK di Desa Ponggok sekarang sudah punya saham sebesar Rp 5 juta dari satu unit usaha, yaitu unit usaha Umbul Ponggok,’’ terangnya. Dia pun menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah bekerja keras demi BUMDes ini. ‘’Kami bangga berkat kerja keras pimpinan (Kepala Desa Ponggok), pengelola dan tokoh masyarakat, BUMDes kami sudah bisa menghasilkan miliaran rupiah. Tahun 2017 pendapatan BUMDes kami tercatat Rp 14,2 miliar. Untuk setoran ke kas desa lebih dari Rp 1,2 miliar,’’ ungkapnya. (ad365)
setiap tahunnya dengan mengundang BNN, hal tersebut sebenarnya kurang efektif mengingat jumlah peserta didik yang terlampau banyak sehingga pemberian materi kurang efektif dan efisien. Seharusnya materi tentang narkoba disisipkan dalam mata pelajaran yaitu Kurikulum Terintegrasi.
‘’Dengan di-launching-nya Kurikulum Terintegrasi tersebut, diharapkan peran sekolah dalam P4GN dapat memberi outcome positif bagi anak didiknya, sehingga dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba pada usia pelajar,’’ kata mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (bns1)
Sekolah Berperan Krusial Memerangi Narkoba
Mangupura (Bali Post) Ancaman penyalahgunaan narkoba terhadap kehancuran generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan harus ditangani secara serius, efektif, dan konsisten oleh segenap komponen bangsa. Dalam hal ini, sekolah memegang peran krusial dalam memerangi peredaran barang terlarang ini. ‘’Maka dari itu, asistensi penguatan pembangunan antinarkoba kepada institusi pendidikan terus kami lakukan,’’ ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini di hadapan puluhan Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Badung di Kuta, Selasa (7/8) kemarin. Kata dia, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba memang menjadi fenomena global yang sangat kompleks dan multidimensional. Dampak buruknya kian merambah ke semua tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. ‘’Seperti kita ketahui bersama, pelajar merupakan aset bangsa yang harus dilindungi. Karena perjalanan bangsa ini ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini,’’ tegasnya. Untuk itu, instansi pendidikan
khususnya sekolah memegang peranan yang krusial dalam menanggulangi permasalahan penyalahgunaan narkoba. Sekolah merupakan tempat berkumpulnya anak muda yang sering dijadikan target sasaran oleh para pengedar gelap narkoba. ‘’Kewajiban kita selaku masyarakat termasuk para guru terkandung dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 pasal 104 sampai 109. Intinya, dalam undang-undang tersebut mengatur sebagai masyarakat mempunyai kewajiban dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika atau P4GN,’’ tandasnya. Tujuan dari asistensi ini dan melibatkan para guru, karena mereka memegang peranan yang sangat penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Salah satunya adalah mengupayakan suatu keadaan yang dapat menguatkan motivasi siswa untuk belajar di sekolah, melalui berbagai aktivitas yang positif di mana hal tersebut akan mendorong tingkah laku yang positif sehingga meminimalisasi dorongan dalam penyalahgunaan narkoba. Brigjen Suastawa mengungkapkan, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan
ASISTENSI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa dalam kegiatan asistensi penguatan pembangunan antinarkoba kepada institusi pendidikan.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Made Urip Kembali ”Daratkan’’ 40 Traktor di Tabanan Bantu Alsintan Senilai Total Rp 1,43 Miliar
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali ‘’mendaratkan’’ bantuan 40 unit traktor di Tabanan. Bantuan itu merupakan sebagian dari alat mesin pertanian (alsintan) yang diperjuangkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan itu bagi kelompok tani dan krama subak di Kabupaten Tabanan tahun 2018 senilai total Rp 1,43 miliar. Sebelumnya, Made Urip menggelontorkan alsintan di Kabupaten Bangli senilai total Rp 1,95 miliar, Sabtu (4/8) lalu. Penyerahan bantuan, sekaligus bertatap muka ratusan petani dan krama subak di Tabanan ini dihadiri anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I Made Dirga bersama Kadis Tananan Pangan Tabanan, Dinas Perikanan Tabanan, Ketua Kelompok Tani dan Subak penerima bantuan se-Kabupaten Tabanan di UPT Balai Pembibitan Tanaman Pangan, Desa Bongan, Tabanan, Selasa (7/8) kemarin. Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Made Urip itu dari Program Kementerian Pertanian yang difasilitasi dan direalisasikan langsung oleh Made Urip di tingkat pusat, berupa 40 unit handtractor senilai Rp 1,2 miliar, 10 unit mesin power thresher sebesar Rp 150 juta dan mesin combine harvester Rp 80 juta. Pada kesempatan itu, Pekaseh Subak Nyitdah III Made Pedra mewakili krama subak memberikan apresiasi kepada Made Urip sebagai wakil rakyat di pusat yang telah memperhatikan petani di Tabanan lewat bantuan alsintan untuk memproduksi pertanian. Made Urip dinilai sudah memberikan kontribusi luar biasa bagi petani dan diharapkan nantinya juga dibantu subsidi pupuk secara berkesinambungan. Hal senada disampaikan Sekre-
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. menyalurkan bantuan alsintan senilai total Rp 1,43 miliar untuk kelompok tani dan krama subak di Tabanan tahun 2018. taris Poktan Subak Bengkel I Ketut Subawa. ‘’Karena itu kita ucapkan terima kasih kepada Pak Urip atas bantuan aspirasi ini,’’ ujarnya seraya mengakui peran Made Urip sebagai salah satu wakil rakyat benar-benar memperjuangkan aspirasi petani di tingkat pusat. Made Urip, kata Subawa, juga berpesan agar lahan yang ada jangan dialihfungsikan. Made Urip sebagai wakil rakyat di pusat berharap bantuan alsintan agar dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas pertanian. ‘’Jadi saking cintanya dengan petani saya hadir di sini menurunkan APBN 2018 untuk pembangunan di sektor pertanian yang menjadi leading sector di Tabanan,’’ katanya. Menurut anggota dewan yang dijuluki Wakil Rakyat Seribu Traktor itu, untuk meningkatkan produktivitas disiapkan alsintan, agar sektor pertanian menjadi andalan pemerintah. Karena itu awalnya anggaran sektor pertanian dari Rp 2,3 triliun sekarang minimal sudah Rp 70 triliun.
Untuk itulah, dikatakan, saat ini yang harus diperhatikan adalah melindungi lahan produktif dari alih fungsi lahan, agar tidak berbuah beton. ‘’Padahal kita harus jaga lahan produktif dari serangan alih fungsi lahan. Sekali dibuka akan hilang lahan produktif kita dan akan habis karena tidak bisa akan dikembalikan lagi,’’ bebernya sekaligus menyampaikan pemikiran terkait regenerasi pertanian yang harus dipikirkan penerusnya dan dicarikan jalan oleh pemerintah termasuk penanganan pascapanennya, sehingga pertanian menjadi lebih menarik. Caranya seperti di beberapa daerah hasil produksi dibeli oleh pemerintah. Seperti gabah dan hortikultura dibeli oleh pemerintah dan dicarikan pasarnya, sehingga panen dan produksinya aman. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta dukungan petani dan krama subak, karena ditugaskan partai kembali maju sebagai Bacaleg DPR-RI nomor urut 1 dari PDI Perjuangan. (ad360)
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
DPRD Badung Dukung Upaya Pemerintah Kembangkan Pertanian DPRD Badung mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengembangkan pertanian, sebagai bentuk sinergi dari pariwisata. Untuk itu, Komisi III DPRD Badung turut ambil bagian dalam Pekan Informasi Pembangunan (PIP) tahun 2018 dengan lokasi kunjungan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang diikuti langsung Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dan Wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Setelah berkunjung di Klaten pada Senin (6/8), peserta PIP yang dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengunjungi Kabupaten Boyolali yang diterima langsung Bupati Boyolali H. Seno Samudro untuk menggali informasi pengembangan pertanian, khususnya dalam pembibitan benih unggul. Setelah diterima di kantor Bupati Boyolali, rombongan melanjutkan kunjungan ke produsen benih unggul oleh PP Kerja di Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali. Anggota Komisi III yang turut dalam kunjungan tersebut di antaranya I Nyoman Satria, IGN Shaskara, I Gede Aryantha, I Wayan Sandra, dan Ni Ketut Suweni. Sementara dari eksekutif di antaranya Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segera, Plt. Kadis Pertanian Putu Oka Swadiana, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Ketut Karpiana dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Ketua DPRD Badung Parwata mendukung penuh kegiatan PIP yang melibatkan pekaseh dan Petu-
CENDERAMATA - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi jajarannya menerima cenderamata dari Bupati Boyolali H. Seno Samudro. gas Penyuluh Lapangan (PPL) tersebut. Kata dia, informasi mengenai pertanian melalui benih unggul sangat penting untuk dapat diterapkan oleh petani di Kabupaten Badung. ‘’Dengan informasi ini diharapkan dapat diterapkan oleh petani. Benih yang unggul tentu akan mendapatkan hasil yang baik. Dan ini yang perlu didorong terus sebagaimana yang sering disampaikan Pak Bupati agar petani bangga menjadi petani,’’ kata Parwata. Pengembangan pertanian dengan teknologi, lanjut Parwata, selain mampu meningkatkan penghasilan petani, juga dapat menopang kegiatan pariwisata di Kabupaten Badung. ‘’Sinergi pertanian dengan sektor pariwisata tentu menjadi hal yang penting,’’ imbuhnya. Dengan
demikian, ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini, hasil pertanian dapat diserap dengan baik untuk sektor pariwisata, khususnya hotel dan restoran. Untuk diketahui, benih unggul yang dikembangkan di Kabupaten Boyolali, di antaranya padi varietas IR64. Padi ini memiliki tinggi 115126 cm, umur 110-120 HHS, dengan hasil 6 ton per hektar. Varietas Ciherang mampu menghasilkan 8,5 ton per hektar. Sementara varietas Bestari mampu menghasilkan 9,42 ton per hektar. Kemudian perencanaan pola tanam - perendaman benih dua malam, kemudian ditiriskan salama satu hari satu malam selanjutnya benih sampai 18 hari untuk ditanam dengan jarak tanam 24 cm. (ad357)
Wedakarna Dukung Perbekel dan Lurah SMAN 8 Denpasar Perkuat Komitmen ”Bersama Kita Bisa’’ Anggarkan Program STT Di Usia Ke-12 Tahun
BELUM genap enam bulan Drs. Ketut Suyastra, M.Pd. memimpin SMAN 8 Denpasar, sivitas akademika SMAN 8 Denpasar (Smapan) merasakan terjadinya banyak peningkatan iklim akademik dan produktivitas kerja warga sekolah. Untuk memantapkan kebersamaan dan kepedulian sosial, warga SMAN 8 Denpasar, Selasa (7/8) kemarin mengadakan aksi kebersihan di sekitar Pura Jagatnatha dan Lapangan I Gusti Made Agung. Aksi sosial yang dikoordinir oleh OSIS Smapan ini serangkaian dengan HUT ke-12 Smapan. Sementara puncak HUT dilaksanakan Rabu (8/8) ini. Aksi kebersihan, menurut Ketua OSIS SMAN 8 Denpasar Putu Winna Maharani Winarta, melibatkan 1.262 siswa dan para guru untuk menunjukkan eksistensi Smapan sebagai sekolah peduli lingkungan dan sarat dengan pendidikan karakter. Selain itu, OSIS bersama guru juga menghibur dan membantu penghuni Panti Tresna Wrdha Wana Prasta Seraya. OSIS, katanya, juga memberi dukungan pelaksanaan aneka lomba yang menekankan tumbuhnya kreativitas siswa. Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. mengajak siswa dan guru SMAN 8 Denpasar memperkuat komitmen ‘’Bersama Kita Bisa’’. Banyak hal yang bisa dilakukan warga sekolah untuk mencapai kemajuan di akademik, dan penanaman pendidikan karater. Termasuk di dalamnya menumbuhkan kerja keras, kerja ikhlas serta semangat gotong royong. Di HUT ke-12 ini, SMAN 8 Denpasar, menurut Suyastra yang juga mantan Kepala SMAN 3 Denpasar
Ribuan Pemancing di Desa Saba Rebut Piala Senator di HUT STT Dwi Eka Mandala
SEPEDA - Kepala SMAN 8 Ketut Suyastra didampingi para wakasek dan Ketua OSIS Putu Winna menyerahkan hadiah utama sepeda di acara aksi kebersihan, Selasa (7/8) kemarin. ini, tak lupa menyelipkan nuansa kepedulian sosial dengan membantu mewujudkan Denpasar Bersih melalui aksi memungut sampah. ‘’Prinsipnya tak ada salahnya kita meniru yang baik,’’ ujarnya. Dikatakannya, saat ini SMAN 8 Denpasar memiliki student body 1.262 orang siswa didukung 59 guru PNS dan 27 guru kontrak dan honorer. Dari jumlah itu, 20 persen sudah berkualifikasi S-2. Saat itu Kasek Ketut Suyastra didampingi para Wakasek yakni Ni Wayan Megawati, S.Pd., M.Pd., Ni Komang Yastini, S.Pd., I Nyoman Nuadiana, S.Pd., S.Si. dan Drs. I Wayan Arnawa menyerahkan berbagai jenis hadiah hiburan dan hadiah utama sebuah sepeda gunung. Ketua Komite SMAN 8 Denpasar Dr. Drs. Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si. mengakui di bawah kepemimpinan Ketut Suyastra banyak peningkatan di Smapan.
Di antaranya produktivitas siswa dan guru, PBM berjalan efektif dan efisien serta makin menonjolnya nuansa pendidikan karakter di sekolah ini. Ini semua berkat pengalaman Suyastra saat memimpin Trisma. Dia berharap prestasi siswa dan guru Smapan harus mampu mengejar SMAN 3 Denpasar. Ketua Panitia HUT I Made Suardana, S.S. menambahkan, HUT kali ini mengambil tema ‘’Melalui HUT ke-12, kita tingkatkan pendidikan karakter’’. HUT diisi dengan aneka lomba melibatkan siswa Smapan dan siswa SMP se-Bali. Di antaranya lomba seni budaya meliputi makendang tunggal, tari Jauk Manis serta lomba tari kontemporer dan tari kreasi. Di akademis diisi dengan lomba sains bidang Matematika dan Ekonomi. Terakhir warga sekolah diajak matur piuning dan sembahyang bersama di Pura Jaganatha. (ad366)
Gubernur Pastika Dengarkan Paparan Enam Finalis Karya Tulis Ilmiah Pejabat Eselon
GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mendengarkan pemaparan karya tulis ilmiah dari enam pejabat eselon III dan IV yang karyanya terpilih menjadi tiga terbaik untuk tiap tingkat eselonnya di lingkungan Pemprov Bali di Ruang Rapat Gubernur Bali, Selasa (7/8) kemarin. Gubernur Pastika yang didampingi sejumlah kepala OPD terkait di Pemprov Bali menyampaikan apresiasinya dan penghargaannya kepada hasil karya para finalis karya tulis ilmiah yang menurutnya dari tahun ke tahun semakin bagus, kreatif dan inovatif. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Wayan Suarjana dalam laporannya terkait seleksi karya tulis ilmiah menyampaikan bahwasannya kegiatan ini dilakukan serangkaian dengan peringatan Hari Jadi ke-60 Provinsi Bali. Penentuan finalis karya tulis ilmiah telah melalui proses penilaian yang ketat dengan melibatkan tim penilai dari unsur kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali serta para Widyaiswara. Dalam pemaparan kali ini terdapat enam finalis tiga besar yang terdiri dari tiga finalis karya tulis ilmiah eselon III dan tiga finalis dari eselon IV. Adapun nama-nama finalis eselon III yang berkesempatan memaparkan karya tulisnya di depan Gubernur adalah Dewa Ayu Puspa Dewi, S.T., M.Hum., Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bali,
SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mendukung eksistensi sekaa teruna teruni (STT) yang selama ini dibina desa adat untuk mendapatkan perhatian kedinasan khususnya Kantor Perbekelan/Kepala Desa. Hal ini mengingat semakin beratnya beban generasi muda Hindu di desa adat untuk mempertahankan eksistensi budaya Bali yang dijiwai oleh nilai-nilai agama Hindu. Tanpa dukungan kebijakan dari pemimpin desa, baik desa adat maupun desa dinas, mustahil STT di Bali dapat menunjukkan eksistensinya. Demikian disampaikan Senator Arya Wedakarna (AWK) di sela-sela membuka Kompetisi Mancing memperebutkan Piala Senator DPD-RI pada HUT STT Dwi Eka Mandala di Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar. Di hadapan ribuan peserta memancing yang datang dari seluruh kawasan, Senator Arya Wedakarna melepas simbolis ikan lele Sukla untuk diperlombakan. ‘’Tiang rasa, STT di Bali ini kan bersifat sangat selektif. Hanya pemuda dan pemudi Hindu yang bisa menjadi anggota dari STT, karena STT ada di bawah desa adat. STT juga bertugas menjaga aset desa yakni Pura Tri Khayangan, pelaba dan duwe desa. Di samping STT juga harus membantu krama adat mengatur wilayah palemahan dan pawongan. Dan untuk memelihara semua hal di atas maka diperlukan usaha bersama. Salah satunya, perhatian kepala desa atau perbekel termasuk lurah di wilayah masing–masing. Dukungan moral, dukugan dana dan juga pembinaan sangat penting. Mereka adalah garda-garda Hindu ke depan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Lebih lanjut Senator termuda asal Bali ini juga menyampaikan bahwa secara aturan UU sangat dimungkinkan sebagian dana desa dibagi dan diberikan kepada STT
KOMPETISI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Anak Agung Mahendradinata (Perbekel Desa Saba), I Wayan Balik (Bendesa Adat) dan I Kadek Merta Anggara (Klian Dinas) di Gianyar. untuk meningkatkan eksistensinya. namun tetap dalam koridor kesu‘’Misalkan di satu desa dinas ada cian dan tata krama. ‘’Orang tua di 10 banjar adat dengan 10 STT-nya, desa jangan berpikir negatif, dan maka kewajibannya untuk men- beri kewenangan, beri kepercayaan galokasikan anggaran untuk STT. dan ambil hati STT. Maka orang tua Besar-kecilnya kan relatif, dan yang yang melakukan ini akan mendapatpenting perhatian dari pejabat di kan respect dari anak muda. Ibaratdesa. Silakan dengan dana desa nya, saat orang tua mati, maka yang berasal dari APBN atau APBD, wadah dan bade palebon kita akan yang penting STT diperhatikan. banyak yang negen. Jika anak muda Jadi jangan hanya memperhatikan di desa punya salah, ya… maafkan STT saat menjelang pilkades saja, dan bina. Jangan menegur di depan tapi setelah berkuasa diabaikan. umum, jangan dipermalukan dan Mulailah sinergi, karena yang harus mencairkan jika ada keteganpaling abadi adalah perubahan. gan. Lakukan itu dan nama anda Kekuasaan itu tidak akan pernah akan harum di hadapan anak-anak abadi,’’ ungkap Gusti Wedakarna muda. Nanti mereka juga yang yang juga Presiden The Hindu Cente menjadi penguasa desa adat, merOf Indonesia ini. eka juga akan menjadi penguasa Terkait dengan program STT, desa dan pemimpin Bali. Jadi try pihak DPD mengingatkan agar to be nice to youngsters,’’ pungkas orang-orang tua di desa untuk mem- Gusti Wedakarna yang mantan berikan kebebasan kepada para Rektor Universitas Mahendradatta pemudanya untuk generasi muda, ini. (ad361)
Sekda Dewa Indra Lepas Kontingen Karang Pamitran Nasional 2018 dengan karya tulis berjudul ‘’Klinik Bangun Gedung Terintegrasi’’, finalis kedua adalah Gede Pramana, S.T., M.T., Sekretaris pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, dengan karya tulisnya ‘’Ru Su Wa Nu (Rumah Susun Sewa Nuansa Berbudaya Bali)’’ dan finalis yang ketiga adalah Standly Juwono Edwin Suwandhi, ATD., M.T., Kepala Bidang Keterpaduan Moda pada Dinas Perhubungan Provinsi Bali dengan judul karya tulis ilmiah ‘’Penyiapan Dokumen Kelayakan Investasi Penyediaan Infrastruktur Transportasi Melalui Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha Studi Kasus: Pembangunan Kereta Api Lalu Lintas Mengwitani-Singaraja’’. Sementara itu, para finalis karya tulis ilmiah dari eselon IV yaitu Putu Agus Yudiantara, A.Par., M.Par., Kepala Seksi Promosi Pariwisata
pada Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dengan karya tulisnya berjudul ‘’Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat Menuju Bali Mandara’’, finalis kedua menduduki jabatan sebagai Kepala Seksi Olahraga Rekreasi dan Tradisional pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Luh Made Seriarningsih, S.Kom., M.AP., dengan karya tulis berjudul ‘’Pemberdayaan Olahraga Masyarakat Melalui Gemora (Gerakan Masyarakat Berolahraga Menuju Bali Bugar dan Sehat)’’. Finalis ketiga di jenjang eselon IV adalah I Gede Agus Arjawa Tangkas, S.H., M.Si., Kepala Seksi Tanggap Darurat Bencana dan Pelayanan Kegawatdaruratan pada UPT Pusdalops PB BPBD Provinsi Bali, dengan karya tulis ilmiah berjudul ‘’Mewujudkan Perencanaan Pembangunan Berwawasan Lingkungan dan Kebencanaan’’. (ad362)
SEKRETARIS Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra secara resmi melepas Kontingen Karang Pamitran Kwartir Daerah Bali 2018 untuk mengikuti kegiatan di Desa Lebakharjo, Malang, Jawa Timur, di lapangan Kantor Gubernur Bali, Selasa (7/8) kemarin. Dalam sambutannya, Sekda Dewa Indra mengungkapkan bahwa kegiatan yang akan diikuti para pembina pramuka ini sangat penting dan merupakan kegiatan yang strategis. Menurutnya, kegiatan ini tentunya akan diikuti oleh seluruh pembina pramuka yang ada di Indonesia, untuk itu ia berharap hal ini dapat dijadikan ajang bertukar pikiran, ilmu pengetahuan serta pengalaman dalam membina pramuka menjadi lebih baik. Dewa Indra juga berharap dengan dilakukannya kegiatan ini nantinya dapat memberikan dampak terhadap kemajuan kegiatan pramuka, baik dalam tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, ia berpesan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, menjunjung tinggi disiplin dan menjaga nama baik
Kontingen Karang Pamitran Kwartir Daerah Bali 2018. Provinsi Bali. Sementara itu, dalam laporan Pimpinan Kontingen Kwarda Pramuka Bali I Made Tingkat menyampaikan bahwa Karang Pemitran Nasional merupakan wahana bagi para pembina pramuka, yaitu pembina satuan karya pramuka dan pamong saka, pembina pramuka berkebutuhan khusus, pembina pramuka golongan penggalang dan pembina golongan penegak. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tanggal 12-19 Agustus 2018, yang diikuti oleh 105 orang peserta dari 9 kwartir cabang se-Bali. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para peserta ini akan mengikuti berbagai macam kegiatan seperti karnaval budaya, pentas seni, festival kuliner dan pameran hasil kerajinan daerah. Untuk itu ia berharap dengan dukungan dari Pemprov, para peserta dapat menjalani kegiatan dengan lancar, tertib dan tanpa hambatan. (ad367)
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
daerah
5
Pascagempa Lombok
Ribuan Turis yang Dievakuasi Tiba di Pelabuhan Benoa Denpasar (Bali Post) Ratusan personel gabungan dari Polresta Denpasar, Pelindo, Pelni, SAR dan TNI-AL mengamankan proses evakuasi turis dari Lombok, NTB di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Hingga Selasa (7/8) siang kemarin, terdata 1.038 wisatawan asing dan domestik tiba di Pelabuhan Benoa yang diangkut menggunakan KM Binaiya, Bounty Cruise, Kapal KPLP I dan 2, serta Kapal Patagonia. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, kapal yang mengangkut turis dari Lombok mulai nyandar di Pelabuhan Benoa pada Senin (6/8) sekitar pukul 23.20 Wita. Kapal Binaiya yang mengangkut 86 orang tiba pertama dan nyandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa. Selanjutnya disusul Bounty Cruise mengangkut 541 wisatawan dan berlabuh di Dermaga Bounty, Pelabuhan Benoa, Selasa kemarin pukul 01.15 Wita. Setelah itu berturut-turut lego jangkar Kapal KPLP I membawa 79 orang, Kapal KPLP 2 mengangkut 189 orang dan Kapal Patagonia membawa 143 orang wisatawan. ‘’Informasinya sore ini (kemarin - red) sekitar pukul 17.00 Wita akan datang Kapal Patagonia Xpress berkapasitas 190 penumpang. Kapal ini mengangkut wisatawan yang tinggal di pulau-pulau kecil di wilayah NTB,’’ ujarnya.
Bounty Cruise berkapasitas 600 penumpang juga disiagakan dan masih menunggu list penumpang yang akan diangkut dari Lombok. ‘’Bila jumlah penumpang di bawah 100 orang, akan diangkut Kapal Patagonia,’’ ungkap Kombes Hengky. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo langsung memimpin pengamanan proses evakuasi. Bahkan, perwira melati tiga di pundak ini ikut membantu para wisatawan ketika turun dari kapal. ‘’Ini merupakan kegiatan kemanusiaan yaitu membantu dan mengarahkan korban gempa yang terjadi di Lombok, baik WNA maupun WNI,’’ tegasnya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Bali, melibatkan seluruh stakeholder dalam evakuasi tersebut. ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan PHRI. Kita sepakat menyiapkan ambulans dan bus untuk mengantar para korban menuju hotel atau tempat mereka menginap, mendapat perawatan medis apabila ada korban luka,’’ ujar Kombes Hadi. (kmb36) EVAKUASI - Setibanya di Pelabuhan Benoa, petugas membantu wisatawan yang dievakuasi dari Lombok, NTB.
Pemerintah Perlu Waspadai Dampak Gempa terhadap Pariwisata Denpasar (Bali Post) Bagi wisatawan, kondisi daerah tujuan wisata (DTW) yang aman tentu sangat diharapkan agar wisatawan bisa menikmati kepuasan dalam aktivitas berwisata. Apabila terjadi kondisi DTW yang tidak kondusif, baik karena situasi politik yang tidak stabil, maraknya kriminalitas dan ada bencana alam tentu akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Pemerintah diharapkan serius menyikapi hal ini. ‘’Adanya gempa bumi yang beruntun dengan kekuatan 6,4 SR dan 7,0 SR yang berpotensi terjadinya tsunami yang menimpa kawasan Pulau Lombok dan wilayah-wilayah pulau terdekat, termasuk Bali, tentu berpengaruh terhadap rasa aman dan nyaman wisatawan, apalagi kebanyakan pusat-pusat akomodasi di kawasan tersebut ada di wilayah pantai,’’ tandas Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia Wilayah Bali Dr. Drs.Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Selasa (7/8) kemarin. Pemerintah dalam hal ini BMKG harus menginformasikan data yang akurat kemungkinan-kemungkinan terjadinya gempa susulan kepada masyarakat luas dan tentunya termasuk pengelola industri pariwisata agar mengambil langkah-langkah cepat untuk menyelamatkan wisatawan agar akibat bencana tersebut bisa diminimalisir. Apalagi, dampak gempa bumi tersebut tidak saja wisatawan yang sedang menginap atau istirahat di tempat penginapan, namun juga berdampak pada wisatawan yang saat kejadian beraktivitas di objek wisata. Baik yang sedang menikmati aktivitas wisata mendaki gunung (hiking), memanjat tebing (climbing), wisata trekking, wisata tirta di pantai, maupun yang sedang berlayar dengan kapal cruise yang banyak mengunjungi pulau tiga gili (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air) di wilayah Lombok Utara yang sangat dekat dengan pusat gempa. ‘’Pemerintah harus memperbanyak alat canggih peringatan dini tsunami yang benar-benar masih aktif berfungsi optimal. Demikian pula BPBD bersama tim tanggap darurat yang lain yang tentu didukung pihak TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah, paramedis di lapangan maupun kesiapan rumah sakit terdekat yang benar-benar mampu bekerja maksimal menunaikan pengabdiannya demi kemanusiaan,’’ tandas mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud ini. Selain itu, Anom mengimbau agar pengusaha pariwisata wajib memberikan bantuan serta pelayanan yang optimal kepada wisatawan sesuai prosedur dan kondisi yang ada saat ini, sehingga citra pariwisata tidak menurun secara kualitas pelayanan kepada wisatawan. Meskipun kemungkinan terjadinya penurunan kunjungan wisatawan pascaterjadi bencana gempa bumi akan tetap terjadi. (win)
Evaluasi Pelaksanaan PKB
Kualitas Materi Parade dan Pagelaran Wajib Ditingkatkan
Denpasar (Bali Post) Persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 tahun ini terbilang paling matang dan lebih panjang jika dibandingkan PKB sebelumnya. Namun, bukan berarti ajang tahunan ini luput dari evaluasi. Selain masalah waktu pawai yang masih perlu kesepakatan agar ditepati sesuai rencana, juga menyangkut kualitas materi parade dan pagelaran. ‘’Kualitas sajian materi parade dan pagelaran perlu peningkatan lebih serius karena masih banyak materi penampilan yang kualitasnya tidak lebih dari tampilan kesenian biasa di luar PKB,’’ ujar Koordinator Tim Kurator PKB I Wayan Dibia dalam evaluasi pelaksanaan PKB ke-40 tahun 2018 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Selasa (7/8) kemarin. Menurut Dibia, PKB mestinya menampilkan garapan unggulan yang tidak bisa secara mudah didapat di luar event ini. Evaluasi lainnya, pihaknya mendapati masih ada lakon cerita yang tidak didasarkan atas kajian sastra. Kemudian, masih ada kesenian yang ditampilkan oleh pelaku yang sama berulang-ulang. ‘’Ke depan hal ini perlu diminimalisir untuk lebih banyak memberi kesempatan kepada generasi muda,’’ imbuhnya. Dibia menambahkan, para seniman ke depan agar lebih menaati kesepakatan terkait dekorasi panggung. Di sisi lain, pembawa acara juga harus lebih menguasai materi yang akan diantarkan. Untuk pembina
dan pengamat agar lebih siap dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Pengamat independen I Made Bandem mengatakan, perencanaan PKB telah dilakukan dengan amat baik. Tampak dari persiapan yang dilakukan secara intensif selama 6-7 bulan. Tema PKB tahun ini bahkan sudah dibahas satu tahun sebelumnya saat pelaksanaan PKB ke-39. Menurutnya, hiburan yang sehat harus mengandung unsur menyenangkan masyarakat, unsur keindahan, bervariasi, berisi lelucon, memberi keluasan pengetahuan, dapat mengharukan perasaan, tidak menjemukan, menimbulkan rasa bangga, bermutu dan memberikan tuntunan moral. ‘’Highlight PKB masih pada gong kebyar, yang selalu dikunjungi beribu-ribu penonton. Kemudian lomba baleganjur anak-anak juga berjubel penonton. Mutunya sudah bagus dan merata di seluruh kabupaten/ kota,’’ ujarnya.(kmb32)
Sejumlah Gedung Retak Saat Gempa
Dinas PUPR Nyatakan Tak Pengaruhi Kekuatan Struktur Denpasar (Bali Post) – Sejumlah bangunan yang retak saat terjadi gempa telah dilakukan pengecekan kekuatan oleh tim bangunan gedung Kota Denpasar. Mengingat, bangunan yang retak banyak terjadi di sekolah. Karena itu, harus ada kepastian untuk kekuatannya. Beruntung, hasil tes yang dilakukan, semua gedung yang mengalami keretakan, masih aman untuk digunakan. Hal ini ditegaskan Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Selasa (7/8) kemarin. Ia mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi konstruksi bangunan gedung yang terdampak gempa di Lombok. Jimmy mengakui semua bangunan, terutama sekolah yang mengalami retak tidak memengaruhi kekuatan struktur. Terlebih, yang retak adalah bagian ornamennya, seperti
hiasan ukiran yang menempel pada dinding. ‘’Kerusakannya tergolong kecil, sehingga sangat aman untuk digunakan,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya menilai pengecekan bangunan sangat penting dilakukan untuk memastikan kondisinya. Mengingat, bangunan yang terdampak gempa terjadi pada bangunan sekolah, rumah sakit, pasar dan gedung-gedung perkantoran. ‘’Karena aman, jadi gedung tersebut
masih bisa dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya,’’ jelasnya. Pengecekan tersebut dimulai dari SDN 13 Sesetan, dilanjutkan ke lokasi lainnya. Pelaksanaan kegiatan ini untuk memastikan bahwa kontruksi bangunan gedung khususnya yang bertingkat tetap aman difungsikan. ‘’Kekhawatiran kami lebih kepada bangunan yang bertingkat, yang lebih riskan jika terkena guncangan gempa,’’ terangnya. Pihaknya bersyukur tidak ada kerusakan yang fatal, sehingga masyarakat hanya perlu waspada jika terjadi guncangan gempa kembali. Pengecekan juga dilakukan di lima sekolah yang mengalami kerusakan, seperti SDN 11 Padangsambian, SDN 11 Pemecutan, SDN 13 Sesetan, SDN 5 Kesiman, dan SDN 4 Tonja. ‘’Hasil
Peduli Gempa, Polres Banyuwangi Kirim Satu Truk Sembako ke Lombok
Bali Post/rah
DITANGKAP - Komplotan pelaku curanmor sekaligus pecandu narkoba ditangkap Polsek Densel.
Melawan, Pecandu Narkoba Ditembak Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus curanmor yang beraksi di wilayah Kuta dan Kuta Selatan, Sabtu (4/8) lalu. Pelakunya yaitu Irwansyah (22), Junaid (24), Bambang alias Wawan (22) dan Sarifudin alias Sarif (22). Selain itu dibekuk penadah, Safrudin alias Chan (37). Ternyata komplotan ini pecandu narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan karena melawan saat menunjukkan TKP, kaki tersangka Bambang dan Sarifudin ditembak petugas. ‘’Uang hasil menjual motor curian digunakan pesta narkoba dan biaya hidup sehari-hari,’’ tegas Kapolsek Densel Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Selasa (7/8) kemarin. Kapolsek menambahkan, awalnya tim Opsnal dipimpin Iptu Hadimastika mendapat informasi ada transaksi sepeda motor diduga tanpa surat-surat di wilayah Gelogor Carik. Selanjutnya polisi melakukan surveilance seputaran wilayah tersebut. Petugas menggerebek kos-kosan di Jalan Gelogor
Carik Gang Celedu, Densel. Di salah satu kamar ditangkap tersangka Sarifudin dan Bambang sedang pesta sabu-sabu. Selanjutnya dikembangkan lagi, ditangkaplah tersangka Irwansyah dan Junaid. ‘’Mereka ini sama-sama pecandu narkoba. Agar dapat uang untuk beli narkoba, mereka mencuri sepeda motor,’’ tegasnya. Motor curian tersebut lalu dijual kepada Safrudin seharga Rp 5,7 juta hingga Rp 6,7 juta. Dari kasus ini polisi mengamankan barang bukti beberapa bong, kunci T, paket SS dan tiga sepeda motor.
pengecekan kami, semuanya hanya mengalami kerusakan ringan seperti plafon di ruang belajar,’’ kata Jimmy yang merupakan Asisten I Setda Kota Denpasar ini. Sekolah-sekolah tersebut hanya mengalami kerusakan ringan. Jadi kerusakan ringan tersebut akan ditindaklanjuti segera demi kenyamanan proses belajar dan mengajar dapat kembali seperti sediakala. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa mengatakan bahwa terkait dengan jumlah kerusakan sampai saat ini pihaknya sedang melaksanakan inventarisasi. Selain itu, untuk kerugian materi maupun nonmateri terkait dampak gempa bumi ini sedang dilaksanakan pengumpulan data dan informai di setiap kecamatan. (kmb12)
Saat diinterogasi, Junaid mengaku melakukan pecurian sepeda motor bersama Irwansyah di wilayah Uluwatu, Kamis (2/8) lalu. Cara mengambilnya dengan mendorong motor tersebut karena tidak dikunci stang. Sedangkan Bambang mengaku melakukan curanmor sebanyak dua kali, 22 Juli dengan modus kunci nyantol di wilayah Kuta. Waktu itu Bambang beraksi bersama Syarifudin. ‘’Motor ini tanpa surat-surat, diganti pelat nopolnya lalu dijual. Kasus ini masih kami dalami, terutama terkait kasus narkobanya. (kmb36)
Banyuwangi (Bali Post) Musibah gempa bumi di Lombok, NTB mulai menarik empati berbagai kalangan, termasuk Polres Banyuwangi. Satu truk sembako diberangkatkan ke Lombok untuk meringankan beban korban gempa bumi di bumi Sasak tersebut, Selasa (7/8) kemarin. Sembako ini hasil swadaya dari setiap Polsek dan satker di jajaran Polres setempat. Sembako yang dikirimkan terdiri dari beragam makanan siap saji dan beras. Termasuk minuman instan. ‘’Kita iuran swadaya setiap Polsek dan satker. Terkumpul satu truk sembako. Ini untuk meringankan beban saudara kita di Lombok yang tertimpa musibah gempa,’’ kata Wakapolres Banyuwangi Kompol Oscar Samsudin. Menurutnya, proses pengumpulan sembako ini berlangsung singkat. Namun, seluruh jajarannya bisa bergerak cepat, sehingga terkumpul satu truk. Total sekitar empat ton. Mulai beras dan makanan lainnya. Dari Banyuwangi, sembako dikawal dua anggota Polres, langsung menuju pusat pengendalian bencana di Mataram, Lombok. ‘’Nanti, kita serahkan ke pos penanggulangan bencana. Kita sudah koordinasi dengan Polres Lombok,’’ tegas perwira melati satu di pundak ini. Pihaknya berharap bantuan sembako ini bisa meringankan beban warga Lombok yang terkena musibah gempa. (udi)
Bali Post/udi
UNTUK KORBAN - Polres Banyuwangi menyiapkan sembako untuk korban gempa di Lombok, NTB, Selasa (7/8) kemarin.
OPINI
6
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Desa Adat Dapat ’’Tuyuhne’’ SELAMA ini, sektor pariwisata Bali banyak menghasilkan devisa. Semua ini berkat sektor pariwisata Bali disinergikan degan budaya. Tanpa budaya adiluhung, turis mancanegara tak akan melirik Bali. Pemandangan alam yang indah-indah banyak ditemukan di belahan dunia lain. Karena budaya Bali dan karena pendukung budaya Bali yakni krama Bali (baca: Hindu) yang kuat membuat pariwisata Bali tersohor di mancanegara. Bali sama dengan Thailand yakni memiliki khazanah budaya yang beragam. Bayangkan untuk sejenis upacara saja di Bali bentuknya jutaan. Dari kesenian ada puluhan ribu, belum lagi budaya yang bukan nonfisik seperti tatwa, perilaku, dan kebiasaan adilihung Bali. Makanya sangat enak kalau pengusaha asing bisa ‘’menjual’’ Bali dari negaranya. Dolar hanya sempat singgah di Bali, namun kemudian mengalir ke Jakarta dan ke luar negeri. Krama Bali yang sering disebut demen ajum (suka dipuji - red) sehari-hari sibuk dengan urusan budaya dan upacara agama. Lihat saja hampir tak pernah ada waktu luang bagi kaum istri Bali majejahitan. Hari ini purnama, besok Kajeng Kliwon, odalan di Pura Ibu hingga Kahyangan Jagat, dll. Mereka banyak mengeluh sampai mapayas (berhias) tak ada waktu. Desa dan banjar adat banyak berperan dalam pelestarian budaya. Bayangkan mereka melalui prajuru-nya juga dibebani tugas pelestarian budaya, belum lagi ditekan oleh pemerintah karena semua urusan ke dinas di Bali berbasiskan banjar. Klian dinas yang digaji besar oleh pemerintah dengan seenaknya juga memanfaatkan peluang itu dengan mengetok klian banjar dan bendesa pakraman. Coba bayangkan kalau krama Bali mogok berbudaya. Kita pastikan tak akan ada turis ke Bali. Krama kita juga diringankan oleh beban adat dan berupacara. Namun tentu bukan itu yang kita cari. Semua budaya ini menjadi atraksi menarik bagi pengusaha pariwisata. Maka slogan paling pas adalah pariwisata untuk Bali, bukan Bali untuk pariwisata. Alangkah baiknya jika kue pariwisata Bali lebih banyak dinikmati krama Bali dan oleh pengusaha Bali. Kedua, pentingnya pemegang kebijakan duduk bersama guna memikirkan bentuk kepedulian sektor pariwisata terhadap desa pakraman dan budaya Bali. Desa pakraman adalah pendukung utama budaya Bali. Selama ini mereka hanya dapat tuyuhne (beban - red) sibuk berupacara dan berkesenian, sedangkan mereka belum menikmati kemewahan sektor ini. Nah, kita perlu pikirkan bentuk bantuan riil langsung ke desa pakraman yang menjadi ujung tombak pariwisata Bali ini. Hal ini sangat dimungkinkan pada era otonomi daerah. Menurut Undang-undang Pemerintahan Daerah Nomor 32 Tahun 2004 adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. Termasuk kewajiban melestarikan nilai sosial budaya. Otonomi daerah memberikan peluang kepada masyarakat untuk lebih berperan serta dalam upaya pelestarian warisan budaya, dengan harapan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Makanya pemerintah wajib menyiapkan anggaran daam pelestarian warisan budaya. Persoalannya, anggaran itu dinikmati oleh siapa? Kita perlu koreksi diri. Apakah dana itu sudah turun ke bawah atau dinikmati pejabat. Atau saat turun ke bawah sebagian besar dinikmati seniman yang dekat dengan pemerintah atau masyarakat adat sebagai pelaku utama budaya Bali. Hal yang terakhir ini perlu ditekankan agar anggaran tepat sasaran.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Dukungan buat Atlet Bali Pembukaan Asian Games tinggal menghitung hari. Persiapan yang matang dan dilakukan sejak lama tentu kita harapkan memberikan citra positif bagi negeri ini. Kebanggaan ini tentu kita harapkan benar-benar terwujud terlebih jika prestasi atlet nasional juga bagus. Saya ucapkan selamat berjuang para atlet nasional di Asian Games. Selebihnya, sebagai warga Bali, saya juga ingin tahu, berapa atlet Bali yang berpartisipasi dalam event ini? Mudah-mudahan dari mereka ada yang bisa meraih medali. Ke depan, saya harapkan pemimpin Bali memberikan perhatian lebih terkait dengan pembinaan atlet di Bali. Ini penting diperhatikan mengingat citra suatu wilayah juga bisa terangkat dari prestasi para atletnya. I Made Widura Tabanan, Bali
Perhatikan Seniman Bali Saya sempat membaca di kolom surat pembaca ini, bahwa ke depan, kepedulian terhadap seniman perlu mendapat perhatian. Pemikiran ini saya sangat dukung mengingat seniman Bali memang perlu dukungan dan wadah. Jangan membuat seni tradisi Bali tergilas mordenisasi yang muaranya hanya uang. Mari kita jaga pewarisan budaya Bali dengan memerhatikan seniman Bali. Mudah-mudahan ke depan, pemikiran semacam ini diakomodasi, terlebih sejak awal komitmen ini sudah diutarakan oleh Gubernur terpilih Wayan Koster dan wakilnya, Cok Ace. Mudah-mudahan ini memang mendapat perhatian. Ni Kadek Suratmi Gianyar, Bali
Merawat Kebudayaan Menjaga Peradaban Salah satu program prioritas jangka pendek dari Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih adalah membangun Pusat Kebudayaan Bali dalam satu kawasan meliputi panggung terbuka berkapasitas 15.000 – 20.000 penonton, gedung teater, museum tematik, dan Bali International Convention Center (Bali Post, 28/7). Saat ini, Bali sudah memiliki Art Center (Taman Budaya) yang berada dalam satu area dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar di Jalan Nusa Indah Denpasar. Nampaknya Taman Budaya dianggap belum optimal sebagai sebuah Pusat Kebudayaan Bali.
Oleh Agung Kresna
B
arangkali Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta dapat menjadi salah satu referensi, jika kita ingin membangun suatu pusat kegiatan kebudayaan yang setiap harinya selalu dipenuhi denyut kehidupan kebudayaan yang dinamis. TIM yang berada satu area dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) memiliki gedung teater Graha Bhakti Budaya yang cukup representatif. Terdapat juga Art Gallery sebagai gedung pameran seni rupa. Ada gedung event yang menyediakan area terbuka sebagai arena pentas publik bagi mereka yang ingin menampilkan karya. Fasilitas pendukung kegiatan publik seperti sinema XXI, perpustakaan daerah, pusat kuliner, minimarket dengan Anjungan Tunai Mandirinya, justru menjadi fasilitas publik yang menghidupkan suasana TIM. Fasilitas pendukung sebagai sarana kebutuhan publik inilah yang menjadikan TIM sebagai area yang ramah terhadap semua warga. TIM menjadi area nyaman buat nongkrong segenap warga dengan aneka kegiatan masing-masing, menikmati berbagai kegiatan seni budaya. Bali yang dikenal kaya dengan seni budaya saat ini telah memiliki Taman Budaya di Denpasar. Namun, kehidupan kesenian di Taman Budaya selama ini ber-
langsung hanya pada saat ada perhelatan resmi seni budaya di sana. Belum ada kegiatan seni budaya yang secara mandiri dilakukan secara bebas oleh para pelaku seni sebagai ekspresi seni budaya mereka dan dinikmati publik sembari nongkrong di Taman Budaya. Menjaga Peradaban Zona nyaman bidang pariwisata Bali tidak boleh melenakan masyarakat Bali sehingga melupakan upaya melestarikan kebudayaan krama Bali. Eksplorasi berlebihan terhadap alam dan budaya Bali atas nama pariwisata dapat mendatangkan dampak buruk bagi alam dan budaya Bali itu sendiri. Kita harus sadar bahwa pada hakikatnya pariwisata Bali hanyalah produk akhir dari kebudayaan masyarakat Bali yang berlandaskan pada kehidupan keagamaan Hindu Bali. Ada angin segar dari pemerintah pusat bahwa akan diberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kebudayaan untuk pemerintah daerah pada tahun 2019. Bidang kebudayaan selama ini masih sering dianggap sebagai bidang yang hanya menyerap anggaran semata. Padahal, sebenarnya ada kandungan nilai investasi sumber daya manusia di sana. Melestarikan kebudayaan adalah berarti menjaga peradaban manusia itu sendiri yang telah berlangsung secara turun-temurun dalam wujud
tradisi kehidupan keseharian masyarakat. Peran sentral pemerintah memang sangat diperlukan, utamanya dalam hal pendanaan pelestarian kebudayaan. Distribusi anggaran antarsektor harus dijaga secara proporsional. Sektor pariwisata Bali yang bergelimang dolar sudah selayaknya kalau ikut bertanggung jawab memikul upaya pelestarian kebudayaan Bali. Mengingat bahwa tanpa kebudayaan yang tercermin dalam keseharian kehidupan krama Bali, maka tidak akan ada wisatawan yang tertarik menjelajah Pulau Bali. Karena kebudayaanlah maka pariwisata Bali itu ada. Keseharian kehidupan krama Bali yang sejalan dengan hitungan tatanan musim sejak triwara, pancawara, saptawara, wuku hingga sasih, adalah manifestasi atas keyakinan agama Hindu Bali yang mereka anut. Segala jenis upakara dalam kehidupan krama Bali selalu dalam bingkai hitungan alam. Tradisi yang telah ber-
langsung secara turun-temurun ini adalah bentuk kebudayaan krama Bali yang harus selalu dirawat keberadaannya. Merawat kebudayaan Bali juga berarti menjaga jati diri krama Bali. Kita harus menyadari bahwa peradaban Bali termanifestasi dalam tradisi leluhur yang telah berlangsung secara turunmenurun. Acap kali krama Bali tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya memiliki peradaban bercita rasa tinggi yang adiluhung. Hal ini lebih dikarenakan bahwa sejak mereka lahir semua tradisi tersebut telah berlangsung dalam keseharian kehidupan krama Bali. Sehingga semua serba take it for granted (diterima begitu saja apa adanya). Ada beberapa hal yang harus menjadi catatan kita bersama dalam merawat kebudayaan krama Bali. Pertama, kebudayaan adalah modal utama dalam pariwisata Bali. Tanpa ada budaya krama Bali sebagai sajian bagi wisatawan, maka potensi ekonomi pariwisata Bali tidak akan dapat digali dengan optimal. Kebudayaan sebagai hasil cipta, rasa, dan karsa krama Bali tidak boleh dimaknai secara dangkal sebagai kesenian semata. Kebudayaan adalah manifestasi jati diri kehidupan masyarakat Bali. Tradisi seni tari, ukir, handicraft dan upakara dalam kehidupan krama Bali adalah manifetasi kebudayaan Bali. Memaknai kebudayaan Bali
Mengawal Tantangan Cuaca di Laut Bali Oleh Bonefasius Dureng gelombang pasang di beberapa pantai di Bali layak kita cermati. Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah sejak awal memprediksi tinggi gelombang akan melanda tiga pelabuhan di Bali. Prediksi BMKG atas kondisi cuaca dan gelombang pasang di perairan tentu membantu kita melakukan langkah dini mengantisipasi bencana. Informasi tentang ramalan cuaca dan cara-cara mengatasi dan menghindari bencana tentu juga harus disampaikan secara lebih intensif kepada publik. Ini penting untuk membangun gerakan tanggap bencana. Terkait dengan ancaman bencana di pesisir, mengingat pantai merupakan primadona tersendiri bagi wisatawan yang berlibur di Bali, maka kewaspadaan kita terhadap gejolak gelombang laut dan usaha melakukan perlindungan terhadap pesisir tentu menjadi hal strategis juga untuk dilakukan. Memang
Penulis, arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies (CoCUS) Bali, tinggal di Denpasar
”Peran sentral pemerintah memang sangat diperlukan, utamanya dalam hal pendanaan pelestarian kebudayaan. Distribusi anggaran antarsektor harus dijaga secara proporsional. Sektor pariwisata Bali yang bergelimang dolar, sudah selayaknya kalau ikut bertanggung jawab memikul upaya pelestarian kebudayaan Bali.”
Suara Mahasiswa
Bali mengalami anomali musim. Tak hanya di daratan, laut Bali juga bergolak. Gelombang pasang membuat banyak pelaku usaha merana. Bahkan, nelayan Bali nyaris tak bisa melaut. Di daratan, gempa yang mengguncang Bali tentu tak bisa dibaikan. Ini kita pahami sebagai fenomena alam dalam membangun keseimbangan bumi. Namun, tentu kita harus tetap waspada menyikapi anomali cuaca ini dengan berbuat dan berdoa. Kepedulian manusia terhadap alam tentu harus kita gaungkan terus-menerus sebagai salah satu gerakan. Yang jelas, beralihnya situasi dan kondisi di Bali saat ini kian memunculkan pertanyaan dari banyak pihak. Kompleksitas masalah yang berkaitan dengan alam sedikit mengganggu jalannya roda kepariwisataan Bali, sehingga penyelesaian masalah memerlukan waktu yang panjang. Pendekatan teknologi dan membangun kesadaran menghadapi tantangan alam mungkin menjadi hal mendesak yang harus dilakukan. Yang jelas, setelah erupsi Gunung Agung, Juli lalu,
secara utuh akan memacu kepedulian masyarakat dalam melestarikannya. Sehingga sendi ekonomi Bali dapat tergali secara berkelanjutan. Kedua, menjaga eksistensi desa adat Bali. Peradaban Bali saat ini masih dapat berlangsung dengan baik, adalah akibat masih terpeliharanya desa adat Bali dalam keseharian kehidupan krama Bali. Tanpa keberadaan desa adat, maka Bali bak masyarakat yang kehilangan peradabannya. Desa adatlah yang menjaga ruang dan tradisi budaya Bali. Daya dukung 1.488 desa adat dengan 3.625 desa pakramannya, seakan menjadi tulang punggung budaya krama Bali. Pelestarian adat budaya Bali dalam tatanan konsep parahyangan, pawongan, dan palemahan di kehidupan keseharian krama Bali, adalah upaya menjaga kesimbangan antara alam, manusia, dan budaya Bali dalam bingkai peradaban menghadapi tantangan zaman. Pada akhirnya, merawat kebudayaan Bali adalah upaya melestarikan anatomi tradisi social budaya krama Bali dalam tatanan dan mindset baru sesuai konteks masa kini. Semua ini harus tetap dalam bingkai filosofi keseimbangan Tri Hita Karana. Niscaya peradaban Bali akan dapat tetap terjaga.
ada kalanya perubahan dramatis antara cuaca dan pasang laut di Bali bisa menjadi daya tawar dan hal menarik bagi wisatawan. Namun ini jelas sarat risiko. Yang pasti kewaspadaan kita terhadap perkembangan cuaca di lautan tetap harus kita lakukan. Kita harus membangun budaya yang berkorelasi pada langkah-langkah tanggap bencana. Apa pun bentuk fenomena alam yang berdampak pada perubahan iklim dan gel ombang di laut, kita harus melakukan hal-hal positif. Hal ini semakin mengingatkan kepada masyarakat luas akan posisi kita berada di daerah khatulistiwa yang berorientasi pada perubahan iklim yang tidak menentu. Pasang laut tentu lebih banyak tidak membawa banyak kabar baik bagi laju perkembangan perekonomian masyarakat secara umum, khususnya para pedagang di tepi pantai. Khusus di Bali, mengingat
pantai tak hanya merupakan bentuk keseimbangan alam, melainkan juga sebagai pusat perkembangan ekonomi dari sektor pariwisata, maka ada beberapa hal teknis perlu dilakukan segera oleh pemerintah dan masyarakat di Bali. Pertama, pemerintah mesti segera menyediakan posko kesehatan yang bekerja sama dengan BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) di kawasan pantai untuk mencegah kecelakaan teknis. Contohnya pengadaan ambulans, pendataan yang jelas tentang wisatawan dan pemasangan rambu-rambu. Hal lainnya adalah masyarakat agar mengurangi kuantitas sampah di daerah pantai untuk mencegah terhambatnya laju air. Selain itu, kerja sama mahasiswa dan masyarakat dalam rangka penanaman pohon mangrove bisa dibudayakan. Ini akan membantu menghambat laju air jika terjadi gelombang pasang. Selain itu juga sebagai penghambat laju abrasi.
POJOK
Generasi muda agar tergugah kembangkan potensi laut.
- Anak muda Bali suka kerja di darat. *** Aktivitas ekonomi dan perdagangan di Lombok belum pulih. - Masih trauma. *** 2019, Presiden Jokowi prioritaskan pembangunan SDM. - Belum terlambat.
Penulis, Unitas Penalaran dan Jurnalistik Universitas Warmadewa
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
Antisipasi ’’Surat Sakti’’
Pemkab Didesak Buat Aturan Penempatan PNS di Pelosok Tabanan (Bali Post) -
melalui Komisi I mendesak Pemkab untuk membuat payung hukum yang mengatur dan mengikat penempatan pegawai di wilayah pelosok. ‘’Harus ada payung hukum semacam Perbup yang kuat dan jelas, agar tidak dilanggar,’’ ucapnya. Terkait usulan formasi CPNS 2018, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, awalnya di Desember 2017 berjumlah 2.099 orang. Usulan tersebut berdasarkan syarat pengajuan berdasarkan Surat Edaran Menpan dan RB yang meliputi analisis jabatan dan beban kerja, serta rincian peta jabatan. Usulan ini bersumber dari kebutuhan ASN yang disampaikan oleh tiap perangkat daerah. Namun belakangan datang lagi surat edaran baru yang menyatakan terdapat
perubahan pada formasi yang disampaikan Desember 2017. Hasil pantauan Menpan yang selanjutnya dipakai acuan dasar daerah yakni daerah dipastikan sanggup membiayai gaji pegawai agar tidak membebani anggaran pusat. ‘’Dasar usulan CPNS 2018 bukan lagi dari usulan OPD, melainkan batas usia pensiun dan anggaran tersisa masuk ke Silpa ini yang dipakai dasar formasi sehingga tidak ada tambahan gaji dari pusat,’’ terangnya. Akhirnya untuk usulan formasi CPNS 2018 di Tabanan berjumlah 319 orang dengan rincian tenaga pendidikan 176 orang, tenaga kesehatan 88 orang dan tenaga teknis yang membidangi infrastruktur dan core bussines 55 orang. ‘’Pengumuman ini akan dilakukan serentak serta secara online. Jadi, isu yang beredar selama ini tidak benar adanya, karena memang dari pusat belum ada pengumuman formasi PNS,’’ tegasnya. Terkait desakan dewan untuk membuat aturan penempatan yang bisa mengikat keberadaan tenaga pegawai di wilayah pelosok, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pimpinan daerah. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Pembahasan usulan dewan agar Badan Keuangan Daerah dengan Dinas Pendapatan (Bakeuda) kembali dipisah, terus dilakukan. Selasa (7/8) kemarin hal tersebut dibicarakan dalam rapat kerja Komisi I DPRD Tabanan dengan Biro Hukum serta Bagian Organisasi Pemkab Tabanan. Seperti disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi, sejak keduanya digabung menjadi Bakeuda, pengelolaan PAD kurang maksimal akibat beban kerja terlalu tinggi. Ini dibuktikan dengan tidak tercapainya target PAD di semester I tahun ini sehingga berdampak terjadinya defisit Rp 41 miliar. Menurut Eka, salah satu indikator tersebut telah membuktikan bahwa Bakeuda harus dikurangi beban kerjanya sehingga akan ada konsep atau langkah-langkah lebih inovatif dalam upaya pencapaian tar-
get PAD. Bakeuda diusulkan dipecah menjadi dua yakni Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Terkait rencana tersebut, pihaknya juga sudah meminta jajaran terkait dalam hal ini Bagian Organisasi Setda Tabanan untuk segera melakukan kajian khususnya memastikan dasar hukum dan bangun data sebagai langkah cepat untuk selanjutnya dikoordinasikan ke provinsi. Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Tabanan I G.A. Putu Sumarpatni mengatakan, Bagian Organisasi akan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap usulan pemisahan tersebut. Hasil kajian inilah yang nantinya akan dikoordinasikan ke provinsi. Jika sudah ada rekomendasi dari provinsi, tahap selanjutnya adalah pembuatan perda. (kmb28)
Munduktemu, Wanagiri dan Lumbung Kauh. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah melakukan pembinaan terus menerus kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga mencegah munculnya penyakit infeksi seperti DBD, cikunguya, malaria maupun diare. ‘’Semua penyakit ini dikarenakan kebiasaan hidup tidak sehat. Jadi, sangat dibutuhkan pembinaan mengenai penerapan hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,’’ ujarnya. Pencegahan munculnya penyakit infeksi yang bersifat endemis ini sangat penting, karena daerah wisata yang terdapat penyakit infeksi menular tidak akan dikunjungi wisatawan. Selain kebersihan lingkungan, pengelolaan makanan dan minuman juga menjadi perhatian. Menurut Suratmika, dalam health care tourism strategy setiap produk makanan
yang menjadi unggulan masyarakat desa wisata di kawasan Nikosake akan didorong mendapatkan Izin Pangan Rumah Tangga (IPRT). Sebelum mendapatkan IPRT, masyarakat akan mendapatkan pembinaan oleh Dinas Kesehatan tentang bagaimana mengelola produk makanan maupun minuman yang aman untuk dikonsumsi. ‘’Jika sudah memiliki IPRT, artinya produksinya sehat dan aman. Ini menjadikan jaminan pelaku usaha dalam menjual produksinya ke pasaran,’’ ujarnya. Selain kesiapan masyarakat dalam menerapkan health care tourism strategy, kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitasnya juga diperlukan. Menurut Suratmika, tenaga kesehatan Tabanan dalam mengatasi kasus gawat darurat maupun bencana sudah dibekali melalui pelatihan-pelatihan. Sementara untuk fasilitas saat ini baik Puskesmas yang berada di Pupuan, Selemadeg Barat maupun Selemadeg, sudah terakreditasi. (kmb24)
Perekrutan CPNS yang diharapkan bisa mengisi kekurangan pegawai di sejumlah perangkat daerah, kerap menimbulkan polemik. Polemik itu pun kerap berkutat soal penempatan pegawai yang pada akhirnya cenderung tidak memecahkan persoalan, khususnya terbatasnya pegawai di pelosok. Hal ini akibat kebanyakan mereka yang sudah mengantongi SK pegawai dan ditempatkan di wilayah pelosok hanya bertahan setahun, selanjutnya mengajukan permohonan pindah ke perkotaan. Proses pemindahan kerap menggunakan bantuan ‘’surat sakti’’ dari petinggi di daerah.
Bali Post/bit
RAKER - Suasana raker Komisi I DPRD Tabanan dengan instansi terkait yang membahas tentang formasi CPNS.
Persoalan tersebut mencuat dalam rapat kerja (raker) Komisi I DPRD Tabanan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Selasa (7/8) kemarin, di ruang rapat Komisi I. Dalam pertemuan tersebut, Komisi I mempertanyakan formasi rekrutmen CPNS tahun ini. Ketua Komisi I, I Putu Eka Nurcahyadi. menyampaikan dari pengamatan lima tahun terakhir, pengisian pegawai akibat ditinggal pensiun, belum dilaksanakan sesuai dengan kompetensi dan rekrutmen. Dari hasil koordinasi ini, dia berharap minimal ke depan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas pegawai agar mampu mendukung kinerja pemerintah. Hal lain yang menjadi penekanan pihaknya yakni tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan yang selama ini masih minim di wilayah pelosok seperti Kecamatan Selemadeg, Pupuan dan Baturiti.
Sekretaris Komisi I Gusti Nyoman Omardani menyatakan, puskesmas di Pupuan sampai saat ini ada yang masih kesulitan menempatkan dokter baik PNS maupun tenaga kontrak. Hal itu diamini anggota Komisi I, I Gede Purnawan yang asal Pupuan. Purnawan mengatakan, Pupuan masih kekurangan tenaga pendidik sekitar 79 orang, sementara dari formasi yang diusulkan hanya dapat 25 orang. ‘’Sebaran formasi yang kita lihat masih tumpang tindih, tidak maksimal kita dapat di Pupuan. Dinas Pendidikan dan Kesehatan kurang koordinasi terkait kondisi di masing-masing kecamatan,’’ ucapnya. Bahkan meski sistem penggajian untuk pegawai yang bekerja di tiga daerah pelosok tersebut sudah ditingkatkan, masih saja kurang diminati. Terkait sejumlah persoalan tersebut, kalangan dewan
SDN 1 Belalang Perlu Dana Perbaikan Halaman Tabanan (Bali Post) Salah satu prestasi yang menjadi kebanggaan SDN 1 Belalang adalah non-akademik di bidang olahraga. Tahun ini siswa SDN 1 Belalang meraih juara III tingkat kabupaten dalam olahraga lompat tinggi. Minat siswa dalam olahraga ternyata tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya lapangan. Kepala SDN 1 Belalang I Ketut Semada mengatakan, saat ini SDN 1 Belalang yang bertempat di Desa Belalang, Kediri, Tabanan ini memiliki 87 siswa. Anak-anak didik memiliki minat besar dalam olahraga. Karenanya, pada program PLN Mengajar beberapa waktu lalu, pihaknya meminta bantuan alat olahraga. Selain keterbatasan alat olahraga, menurut Semada, siswa juga tidak memiliki tempat untuk berolahraga. ‘’Desa Belalang tidak punya lapangan. Jadi kalau berolahraga dilakukan di halaman sekolah,’’ ujar Semada belum lama ini. Di sisi lain, luas SDN 1 Belalang totalnya 80 are. Halaman sekolah tidak representatif untuk menunjang kegiatan olahraga siswa. Karena itu, Semada terus berusaha meminta bantuan dana dari CRS maupun instansi terkait agar bisa diberikan bantuan untuk melakukan perbaikan halaman sekolah sehingga dapat mendukung kegiatan olahraga siswa setempat. Terkait dana BOS, Semada menyebutkan tidak cukup mendanai perbaikan halaman sekolah. ‘’Dana BOS kita gunakan untuk menggaji guru pengabdi. Sebab, kita hanya punya tiga guru berstatus PNS, sementara ada enam rombel,’’ ujarnya. Selain untuk menggaji guru pengabdi, dana BOS juga digunakan untuk pengadaan alat tulis kantor dan melengkapi sarana dan prasarana belajar-mengajar di SDN 1 Belalang. (kmb24)
SDN 1 Belalang
Bali Post/san
Segera Dikaji, Pemisahan Bakeuda Jadi Dua Lembaga
Petani Kurangi Pemakaian Pupuk Urea ”Health Care Tourism Strategy” Mulai Diterapkan
Tabanan (Bali Post) Pemakaian pupuk oleh petani di Tabanan mulai bergeser dari dominan Urea ke pupuk berimbang. Pergeseran pemakaian pupuk dominan ini memberikan efek positif, sebab pemakaian urea berlebihan dapat mengikis unsur hara tanah dan mencemari lingkungan. Pergeseran pemakaian pupuk pada petani dari Urea ke pupuk berimbang bisa dilihat dari data penyerapan pupuk subsidi Dinas Pertanian. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana belum lama ini
memaparkan, alokasi pupuk Urea tahun 2018 adalah 11.610 ton dan serapannya sudah 36,52 persen atau 4.240 ton. Sementara untuk SP-36, alokasinya 880 ton dan realisasinya 358,50 ton atau 40,74 persen. Untuk pupuk ZA realisasinya mencapai 67,90 ton atau 8,49 persen dari alokasi 800 ton. Kemudian NPK 3.324,95 ton atau 52,78 persen dari total 6.300 ton dan organik realisasinya sudah mencapai 498,24 atau 11,07 persen dari alokasi 4.500 ton. Menurut Wiadnyana, sebelumnya kecenderungan realisasi panyaluran pupuk
bersubsidi tertinggi ada di urea. Namun, secara perlahan-lahan di tingkat petani sudah mulai ada perubahan pola pikir pemanfaatan pupuk bersubsidi dengan menggunakan pupuk secara berimbang. Kondisi itu sejalan dengan terjadinya peningkatan kuantitas produksi padi melalui penggunaan pola pemupukan berimbang. Selain itu, petani makin menyadari bahwa pemupukan berimbang akan mampu menopang kualitas gabah yang dihasilkan menjadi lebih bagus, sesuai dengan tuntutan pasar selama ini. Sementara itu, pemberian pupuk bersub-
sidi dari pemerintah diberikan sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Lewat RDKK ini, petani merancang kebutuhan pupuk untuk tanaman pertaniannya. Sementara untuk penyerapan pupuk bersubsidi, kata Wiadnyana ada beberapa daerah yang di bawah 50 persen, namun ada yang sudah di atas 70 persen. ‘’Mengenai penyerapan pupuk bersubsidi akan mengalami puncaknya untuk tanaman padi pada Oktober nanti. Sementara untuk perkebunan dimulai pada awal Agustus ini,’’ ujarnya. (kmb24)
”Karya Nyawa Wedana lan Atma Wedana” di Apuan
Bali Post/08
UPACARA - Krama Desa Pakraman Apuan melangsungkan upacara Pitra Yadnya Nyawa Wedana, Selasa (7/8) kemarin di setra desa pakraman setempat.
Tabanan (Bali Post) Puncak upacara Pitra Yadnya Nyawa Wedana Utama lan Atma Wedana di Desa Pakraman Apuan, Baturiti, Tabanan, berlangsung Selasa (7/8) kemarin. Upacara nyawa wedana tersebut diikuti 37 sawa dan nyekah empat sawa, ngelangkir (9) dan ngelungah (1). Prosesi dipuput Ida Pedanda dari Geria Taman Baturiti. Manggala Karya yang juga Bendesa Pakraman Apuan I Ketut Cakra didampingi Penyarikan Karya Made Tastra mengatakan, aedan karya diawali dengan upacara ngeplugin lan ngeringkes pada Sabtu (4/7) lalu, dilanjutkan dengan ngaskara pada Senin (6/8). Puncak pitra yadnya berlangsung kemarin diawali dengan melaspas bade. Prosesi ngaben dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dan diakhiri dengan nganyut ke Tukad Yeh Panan sekitar pukul 14.00 Wita. Selanjutnya, nyekah dilangsungkan pada Sabtu (11/8), diawali dengan prosesi ngangget don bingin pada Jumat (10/8). Dalam upacara ini sebanyak 33 orang mengikuti matatah massal. Rangkaian upacara diakhiri dengan nyegara gunung di Pura Ulun Danu Beratan pada Minggu (12/7) mendatang. Atas suksesnya karya tersebut, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik atas doa maupun punia-nya. (08)
Tabanan (Bali Post) Tabanan saat ini sedang mengembangkan pariwisata berbasiskan kearifan lokal. Salah satunya gerakan nyatanya adalah mendorong terbentuknya desa wisata dan pengembangan kawasan Nikosake (nila, kopi, salak dan kelapa). Tidak hanya infrastruktur maupun SDM yang perlu disiapkan, jaminan kesehatan saat wisatawan datang ke daerah wisata juga perlu menjadi perhatian. Karena itu, sangat penting bagi Tabanan mengadopsi health care tourism strategy yang tidak saja mengajak masyarakat di kawasan wisata hidup sehat, tetapi juga menjamin kesehatan para wisatawan saat berkunjung. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Selasa (7/8) kemarin, mengatakan health care tourism strategy saat ini hendak diterapkan di kawasan yang lebih kecil dulu, sebelum diterapkan di Tabanan yaitu di lima desa yang masuk dalam kawasan Nikosake yaitu Desa Belimbing, Sanda,
BULELENG
8
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
139 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan SD 8 Km Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 139 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan 8 Km tingkat SD, Selasa (7/8) kemarin. Lomba gerak jalan ini digelar serangkaian HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. melepas lomba ini di depan GOR Bhuana Patra Singaraja. Ketua Panitia I Gusti Lanang Agung Parwata melaporkan, lomba gerak jalan ini memang ditunggu-tunggu masyarakat Buleleng. Sebab, panitia menyiapkan hadiah Rp 199 juta, termasuk dana pembinaan. Regu peraih juara pertama akan mendapat hadiah uang tunai Rp 15 juta, selain piala tetap, serta piagam penghargaan. Juara dua Rp 12 juta, piala tetap, serta piagam penghargaan, dan juara ketiga Rp 10 juta. ‘’Khusus peserta yang tidak mendapat juara, akan diberikan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta,’’ katanya. Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, animo sekolah dan masyarakat mengikuti lomba gerak jalan ini memang meningkat dari tahun ke tahun. Tahun ini KONI Buleleng telah membatasi jumlah peserta. Tiap sekolah hanya boleh mengirimkan satu regu. Lantaran peserta membeludak, panitia pun memperpendek interval waktu pelepasan regu. Idealnya, tiap regu dilepas dua menit. Namun kini tiap regu dilepas dengan interval waktu 1,5 menit. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra mengatakan, lomba gerak jalan ini merupakan kegiatan positif dalam kaitan mengasah prestasi anak-anak dan masyarakat umum. Selain bernuansa olahraga dan menjaga kesehatan, di dalamnya juga terkandung rasa kebersamaan, kekompakan, semangat, jiwa sportivitas, dan membangkitkan jiwa nasionalisme. ‘’Hal yang paling penting, lewat lomba ini kita bisa membangun mental dan karakter anak-anak kita. Dengan disiplin dan semangat nasionalisme itu diharapkan anak-anak mampu mentransformasikan nilai-nilai baik dan budi pekerti luhur,’’ katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
RUSAK BERAT – Rumah warga di Desa Kelandis, Kecamatan Kubutambahan rusak berat akibat getaran gempa, Minggu (5/8) malam lalu.
Lebih dari Rp 2,8 Miliar, Kerugian akibat Gempa di Buleleng
Singaraja (Bali Post) –
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mulai menghitung kerusakan rumah warga, fasilitas umum, dan sarana ibadah. Dari hasil perhitungan sementara, kerugian akibat bencana gempa yang berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8), diperkirakan lebih dari Rp 2,8 miliar. Kerugian sebesar itu terjadi di lima kecamatan yakni Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Sukasada, dan Kecamatan Buleleng. Kerugian ini dipastikan bertambah. Sebab, personel Posko Siaga Bencana sampai Selasa (7/8) kemarin masih melakukan pendataan dan menunggu laporan dari aparat desa di Buleleng.
Bali Post/kmb38
LOMBA GERAK JALAN – Sebanyak 139 regu mengikuti lomba gerak jalan SD menempuh rute delapan kilometer, Selasa (7/8) kemarin.
Pemandian Zaman Kerajaan Tak Terawat Kontainer Sampah Akhirnya Dipindah
Singaraja (Bali Post) – Bangunan pemandian zaman Kerajaan Buleleng di Lingkungan Liligundi, Singaraja, memang belakangan ini terkesan tidak terawat dan juga kumuh. Beberapa bagian bangunan khas Buleleng itu rusak akibat tidak pernah diperbaiki. Situasi ini diperparah lagi dengan ditempatkannya sebuah kontainer sampah persis di depan bangunan bersejarah tersebut. Kekumuhan yang terjadi di tempat itu membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng melakukan gebrakan dengan cara memindahkan kontainer sampah tersebut ke lokasi lainnya. Pemindahan kontainer sampah ini merupakan langkah awal dalam kaitan menata lebih baik warisan peninggalan pada masa Kerajaan Buleleng itu. Tujuannya, agar lingkungan di sana tetap bersih dan juga asri. Kepala DLH Buleleng Putu Ariyadi, Selasa (7/8) kemarin, mengatakan untuk mendapatkan lokasi baru, pihaknya masih berkoordinasi dengan aparat kelurahan setempat. Sejauh ini, belum ada alternatif lokasi yang pas. Pasalnya, selain karena sulitnya mencari lahan, warga sering juga tidak setuju kalau di lingkungan mereka itu ditempatkan kontainer untuk menampung sampah yang dibuang oleh warga sekitarnya. Kendala tidak terawat di sana, memang mau tidak mau harus diatasi, dalam upaya menciptakan dan menjaga dengan baik lingkungan pemandian bersejarah itu. “Sebelum saya menjabat, kontainer sampah itu memang sudah ditempatkan di sana. Sepertinya di lokasi itu tidak tepat ditaruh kontainer sampah. Selain mengganggu kebersihan lingkungan pemandian, juga tempat itu dekat traffic light (TL), karena itu bisa mengganggu kelancaran lalu lintas di sana,” katanya. Di sisi lain, mantan Camat Gerokgak ini mengatakan, sejumlah lokasi pembuangan sampah liar di sejumlah tempat dalam waktu dekat ini juga akan ditangani. Pengamatannya di lapangan masih ada lokasi pembuangan sampah memanfaatkan badan jalan. Bahkan juga telajakan lahan milik warga seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Gempol, Jalan Yudistira, dan Jalan Jelatik Gingsir, serta kawasan Tugu Tri Yudha Sakti termasuk lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada. Ke depannya, DLH akan mengoptimalkan pengangkutan sampah-sampah itu agar tidak meluber. Dalam upaya itu, pihaknya terus mensosialisasikan kepada warga agar memerhatikan waktu pembuangan dan membuang sampah pada kontainer atau bak sampah yang sudah disiapkan. Penyadaran ini sekaligus persiapan sebelum mulai berlakunya Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2013 tentang Persampahan. “Menghindari sampah itu meluber di lokasi pembuangan sampah, solusinya pengangkutan dioptimalkan lagi. Kami juga terus menyadarkan masyarakat. Kami senantiasa mengimbau warga agar membuang sampah dengan baik di tempatnya, bukan justru menaruh di luar kontainer bak sampah. Persoalan sekarang ini sampah meluber di jalan itu akibat perilaku tidak disiplin yakni warga sembarangan dan seenaknya saja membuang sampah,” katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
KONTAINER SAMPAH DIPINDAH – DLH Buleleng dalam waktu dekat ini memindahkan kontainer sampah di depan pemandian zaman Kerajaan Buleleng tepat di depan Pasar Buleleng.
Sekretaris BPBD Buleleng Ketut Susila mengatakan, hasil pendataan sementara ini diketahui kerusakan paling parah terjadi di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng. Di desa ini, ada lima belas unit rumah warga yang berada dalam satu kompleks permukiman rusak berat akibat getaran gempa itu. Kemudian disusul Desa Kelandis dan Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan sejumlah rumah warga juga rusak parah. Bahkan, rata dengan tanah. Sedangkan di Desa Tejakula, Sawan, dan Sukasada tercatat rumah, pura, dan merajan warga rusak mulai dari tembok retak dan ada juga patah. Dari perhitungan sementara, BPBD mencatat
kerugian materiil dalam bencana ini lebih dari Rp 2,8 miliar. Kerugian ini dipastikan bertambah, karena aparat desa masih melakukan pendataan di wilayahnya masing-maisng. Kalau ditemukan keruskan maka dipastikan akan menambah jumlah kerugian yang timbul akibat bencana pada awal bulan kemerdekaaan ini. ‘’Dari pantauan kami, kerusakan yang paling parah di Kecamatan Buleleng. Mungkin karena tanah di sana labil, sehingga ada satu kompleks rumah rusak berat. Demikian juga di Kelandis, Pakisan, dan desa lainnnya. Di samping rumah hancur rata tanah, juga palinggih termasuk pura juga rusak,’’ katanya.
Mantan Camat Buleleng ini menambahkan, data awal ini akan dikaji kembali dengan cara melakukan assessment langsung ke setiap korbannya. Ini untuk mendapatkan data korban bencana yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Data yang sudah akurat itu selanjutnya akan diajukan ke BPBD Provinsi Bali, untuk mendapat bantuan korban bencana yang dianggarkan oleh BPBD Provinsi Bali. Sebelum direalisasikan, usulan dari BPBD di daerah kembali disurvei. Kalau dianggap sesuai dan memenuhi syarat administrasi, barulah BPBD Provinsi Bali menyetujui permohonan bantuan tersebut. Pengalaman kejadian bencana tahun-tahun
terdahulu, bantuan yang disetujui di BPBD Provinsi, adalah perbaikan rumah dan fasum. Selain itu, warga yang mengalami luka-luka itu dipastikan mendapat bantuan pemerintah. Bahkan, sejumlah korban lukaluka akibat gempa sudah didata dan berkas administrasi para korban luka itu mulai dilengkapi, sehingga nantinya bisa meringankan biaya perawatan dan pembelian obat-obatan. ‘’Bantuan korban bencana ini sudah diatur lewat Peraturan Gubernur (Pergub) Bali. Segara kami melakukan assessment dulu dan nanti pemprov juga akan mengecek lagi dan kalau sudah benar bantuan baru direalsiasikan,’’ jelasnya. Di sisi lain, Ketut Susila mengatakan, menghindari jatuhnya korban tambahan, BPBD mengimbau agar warga tetap waspada dengan kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diingatkan untuk tidak panik jika akan terjadi gempa susulan. Khusus untuk gedung sekolah, kampus, dan perusahaan yang konstruksinya bertingkat, pihaknya menyarankan
Dari pantauan kami, kerusakan yang paling parah di Kecamatan Buleleng. Mungkin karena tanah di sana labil, sehingga ada satu kompleks rumah rusak berat. Demikian juga di Kelandis, Pakisan, dan desa lainnnya. Di samping rumah hancur rata tanah, juga palinggih termasuk pura rusak. Sekretaris BPBD Buleleng Ketut Susila agar siapa pun yang menempati gedung bertingkat harus paham dan dituntut mempraktikkan teknik penyelamatan diri saat terjadi gempa. (kmb38)
Lomba Perahu Layar Cepat
Tanamkan Jiwa Bahari Generasi Muda Sebanyak 70 peserta perwakilan kelompok nelayan (KN) di lima kecamatan di Buleleng mengikuti lomba perahu layar, Selasa (7/8) kemarin. Adu perahu layar cepat itu sesungguhnya merupakan salah satu kegiatan yang menjadi agenda tetap. Karena itu, saat ini dikaitkan dengan perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018. Puluhan perahu (jukung) ini beradu dari Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan dan berakhir di Pantai Bina Ria, Lovina. Apakah ada tujuan lain digelarnya event tahunan adu cepat perahu layar itu? LOMBA perayu layar cepat itu sesungguhnya tidak sekadar mencari pengendali perahu yang tercepat. Namun, dalam ajang itu juga terselip motivasi menanamkan jiwa maritim di kalangan generasi muda Buleleng. Apalagi, laut merupakan potensi besar selain pertanian dalam arti luas yang tetap menjadi andalan warga di Bali Utara itu. Karena alasan itu, lomba ini digulirkan, sehingga diharapkan nelayan atau komponen warga bersama-sama ikut menjaga kelestarian sekaligus kebersihan pantainya sendiri. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai membuka lomba perahu layar cepat itu mengatakan, pantai di daerahnya paling panjang di Bali. Aset itu merupakan potensi besar untuk kesejahteraan masyarakat. Potensi yang besar ini harus terus dikembangkan terutama menggugah semangat generasi muda dalam mengelola dan mengembangkan potensi laut Bali Utara itu. Salah satu upaya mengenalkan potensi bahari di Buleleng itu dinilai efektif lewat lomba perahu layar yang rutin digelar setiap tahun. ‘’Kita harus memanfaatkan betul generasi muda kita ke depannya bisa lebih baik. Lomba seperti ini merupakan salah satu bagian menanamkan jiwa bahari khususnya di kalangan anak-anak muda. Sebab, laut itu sesungguhnya merupakan potensi besar yang bisa dikelola untuk kesejahteraan kita bersama,’’ jelasnya. Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Buleleng Ni Made Arnika mengatakan, tujuh puluh peserta lomba perahu layar cepat itu berasal dari kelompok nelayan di Kecamatan Sawan, Buleleng, Banjar, Seririt, dan perwakilan kelompok nelayan
di Kecamatan Gerokgak. Setelah menjalani lomba, peserta dengan nomor dada 044 Saiful Rahman dengan Rahmat Hidayat dari Kelompok Nelayan Sinar Bahari Kecamatan Banjar menjadi peserta tercepat. Catatan waktunya 1.53.00. Keduanya menerima hadiah piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp 6 juta. Pasangan Nursalim dengan Aziz dari Kelompok Nelayan Satria Samudra Kecamatan Sawan, sebagai juara II. Keduanya menempuh waktu pelayaran 1.53.07. Sedangkan Kelompok Nelayan Bhineka Bahari Kecamatan Sawan melalui pasangan Sadikin dan Sudirja keluar sebagai juara III. Catatan waktunya 1.55.41. Untuk juara kedua
Bali Post/mud
ADU PERAHU LAYAR – Tujuh puluh peserta meramaikan adu cepat perahu layar, Selasa (7/8) kemarin, di Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan dan berakhir di Pantai Bina Ria, Lovina. dan ketiga mendapat piala, piagam penghargaan, dan uang masing-masing Rp 5 juta dan Rp 4 juta. Selain lomba
perahu layar cepat itu juga dilakukan lomba menangkap itik. Ada 50 ekor itik dilepas di lokasi finish itu. Hal itu men-
jadi pemandangan menarik dan menghibur penonton yang meramaikan kawasan Pantai Bina Ria Lovina itu. (mud)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
9
Wayan Purnawan
Cetuskan Tari Topeng Gambuh SENI tari merupakan salah satu kreativitas yang terus mengalami perkembangan. Seperti tari topeng dan tari gambuh klasik yang kini sedang dikolaborasikan sebagai tarian baru milik Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Kolaborasi yang disebut tari Topeng Gambuh ini rencananya
Rabies Masih Mengancam
70 Ribu Anjing Ditargetkan Divaksinasi
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar berupaya memberantas penyebaran virus rabies pada anjing di kawasan seni ini. Guna kepentingan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menargetkan melakukan vaksinasi terhadap 70 ribu ekor anjing di seluruh kawasan Gianyar. Sementara hingga Agustus ini, jumlah anjing yang divaksin baru sekitar 40 ribu. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gianyar Ngakan Readi mengatakan, seluruh kecamatan sudah didatangi untuk mempercepat proses vaksinasi anjing. Pihaknya juga menyasar rumahrumah warga untuk melakukan vaksinasi rabies. “Petugas sudah disebar setiap hari untuk keliling wilayah Gianyar. Sampai saat ini kami sudah menvaksi 40 ribu ekor anjing,” ujar Readi, Selasa (7/8) kemarin. Meskipun sudah menvaksinasi 40 ribu ekor, Readi mengakui kasus gigitan anjing positif rabies masih terjadi. Ditegaskan, pihaknya juga mengintensifkan vaksinasi terhadap anjing liar atau anjing yang diliarkan. “Anjing liar kami tangkap dulu pakai jaring, lalu dilakukan vaksinasi,” ujarnya. Terkait anjing yang diliarkan itu, Readi mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala desa dan lurah di seluruh Gianyar. Sosialisasi juga digelar secara rutin, agar anjing yang dipelihara itu dikandangkan
atau diikat. “Anjing harus dipelihara, divaksin rutin dan diberi makan,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Kecamatan Sukawati drh. Arya Dharma mengatakan, pihaknya telah mendatangi Kantor Desa Batuan, Senin (6/8) lalu. “Kami melakukan sosialisasi mengenai pemeliharaan anjing. Anjing harus dikandangkan atau diikat. Jangan lupa memvaksin,” tegasnya. Salah satu warga Desa Batuan, Ni Wayan Arini, mengaku senang didatangi petugas untuk memvaksin anjing peliharaannya. “Bagus ini supaya anjing sehat,” ujarnya. Arini yang memelihara dua ekor anjing ini mengakui jika anjingnya sering dilepas. Sebab, bila terus-menerus diikat anjing peliharaannya terus menggonggong. Namun ia menjamin anjing miliknya tidak akan menggigit warga yang melintas. “Anjing ini cuma menggonggong saja jika orang asing lewat,” katanya seraya mengatakan, pihaknya berupaya mematuhi imbauan petugas agar anjingnya dikandangkan. Seperti diberitakan sebelumnya, anjing yang positif rabies kembali terdeteksi di seputaran Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Anjing tersebut menggigit kaki kiri Ni Made Sarpi, seorang warga Banjar Rangkan desa setempat. Beruntung wanita berusia 49 tahun ini cepat mendapat vaksin usai digigit anjing. (kmb35)
akan dipatenkan sebagai hak cipta kesenian di desa tersebut. Koreografer tari Topeng Gambuh Wayan Purnawan menjelaskan, munculnya kolaborasi ini bermula saat dirinya diminta menari Topeng Sidakarya pada salah satu pura di Desa Batuan. “Saat itu saya punya keinginan melibatkan anakanak dalam menari topeng. Namun, anak-anak di banjar saya hanya diajarkan menari gambuh klasik,” ujar pria asal Banjar Dlod Tunon, Desa Batuan ini. Dari keinginan tersebut, Purnawan mencetuskan ide tarian gambuh yang meng-
gunakan topeng. Akhirnya terciptalah kolaborasi tarian topeng dengan cerita gambuh, yakni tentang perjalanan Panji Sakti. “Saya masukkan sekitar delapan anak perempuan dalam tarian ini dan satu laki-laki sebagai Panji,” katanya. Alasan memakai topeng pada tarian dengan cerita gambuh ini, kata Purnawan, lantaran di akhir tarian ada penampilan Tari Topeng Sidakarya sebagai pamuput karya. Para penari dalam membawakan cerita Panji Sakti ini semua mengenakan topeng. “Jadi, tujuanya adalah membuat tarian gambuh ini nyambung dengan tarian Topeng Sidakarya,” ujarnya. Setelah rencana tarian ini disepakati oleh prajuru dan krama di Banjar Dlod Tunon desa setempat, Purnawan memulai pembuatan topeng untuk para penari. Ada sekitar 16 topeng yang dibuatnya untuk tarian ini selama dua bulan. “Saya juga dibantu rekan-rekan, sehingga bisa menuntaskan pembuatan topeng dan tar-
ian ini,” katanya. Purnawan meyakini, tarian ini belum ada di tempat lain, selain Desa Batuan. Oleh karena itu, pihaknya berupaya mematenkan tarian ini sebagai hak cipta Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. “Ini sedang diproses. Kami juga banyak dibantu oleh tokoh masyarakat dan warga juga ikut berjuang,” tegasnya. Sementara itu, anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara mendorong pemerintah dalam memfasilitasi penerbitan hak cipta untuk tarian Topeng Gambuh tersebut. Ke depan, tarian ini akan menjadi warisan yang rutin ditarikan dalam kegiatan ritual upacara. ”Kami di Dewan akan ikut membantu, sehingga ke depan tidak ada yang menduplikat atau mengklaim tarian ini, seperti tarian lokal lain yang banyak diklaim oleh bangsa lain. Pemerintah kita harus membantu mempercepat proses ini,” tegas wakil rakyat dari Fraksi PDI-P ini. (nik)
Tangani Kerusakan Akibat Gempa
Pemkab Siapkan Dana Rp 2 Miliar
Gianyar (Bali Post) Gempa 7 SR yang terjadi beberapa hari lalu dipastikan menyebabkan kerusakan puluhan bangunan di wilayah Gianyar. Menyikapi kondisi ini, Pemkab Gianyar berupaya meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah tersebut dengan menyiapkan dana penanggulangan bencana sebesar Rp 2 miliar. Menurut Plh. Bupati Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, dana itu bisa diperoleh dengan cara mengajukan proposal terlebih dahulu. “Pemkab Gianyar melalui Badan Penanggulangan Benana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar menyiapkan dana penanggulangan bencana,” ujar Wisnu Wijaya, Selasa (7/8) kemarin.
Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya mengatakan, pihaknya masih mendata kerusakan bangunan akibat gempa. Apalagi dampak dari bencana ini terjadi hampir di seluruh kecamatan. “Ini hampir seluruh kecamatan kena. Saking banyaknya, petugas masih menginventarisasi jumlah kerugiannya,” katanya.
Oka Digjaya berharap penapsiran jumlah kerugian bisa direkap secepatnya. Dari taksiran kerugian itu, pihaknya bisa tahu ketika ada masyarakat meminta bantuan. Mengenai kerugian yang menimpa masyarakat Gianyar, pemilik bangunan bisa mengajukan proposal. “Proposal ditujukan kepada Bupati Gianyar. Lalu akan ada tim turun mengecek
proposal itu,” jelasnya. Dari proposal yang diajukan, kata Oka Digjaya tidak sepenuhnya akan ditanggung. Ditegaskan, bantuan ini sifatnya hanya simultan atau sebatas penyemangat saja. “Untuk motivasi saja. Yang jelas, Pemkab sudah menyiapkan Rp 2 miliar untuk tahun ini,” terangnya. Oka Digjaya menambahkan, pihaknya tidak berbelit-belit dalam penanganan bantuan bencana. Apabila ada masyarakat yang mengajukan, pihaknya akan segera melakukan proses administrasi untuk pencairan.
“Kami tunggu, kalau ada proposal yang masuk akan segera diproses,” katanya. Sementara itu, recovery bencana juga dibantu oleh Polres Gianyar. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Aiptu Ida Bagus Nyoman Darsa. Aparat kepolisian ikut membantu memindahkan material bangunan tembok milik I Gusti Ngurah Adi yang rusak akibat gempa. Adapun kerugian akibat robohnya tembok panyengker di palinggih milik Ngurah Adi sebesar Rp 30 juta. (kmb35)
SAMPAH - Petugas DLH Gianyar mengangkut sampah yang sebelumnya menyumbat aliran sungai di sebelah barat Puskesmas II Blahbatuh.
DLH Tangani Banjir di Puskesmas II Blahbatuh
Bali Post/kmb35
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi terkait vaksinasi anjing di Kantor Desa Batuan, Sukawati.
Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar melakukan penanganan banjir yang terjadi di Puskesmas II Blahbatuh, Selasa (7/8) kemarin. Selain akibat tingginya curah hujan, bencana ini juga dipicu sumbatan sampah dan endapan pada sungai yang berlokasi di sebelah barat puskesmas tersebut. Tingginya curah hujan di kawasan seni ini terjadi sejak Senin (6/8) malam hingga Selasa pagi ke-
marin. Kondisi ini mengakibatkan banjir di areal parkir Puskesmas tersebut. DLH Gianyar yang menerima informasi ini dengan cepat menurunkan personel satgas untuk menangani penyebab genangan air di kawasan tersebut. Satgas dari DLH Gianyar datang ke lokasi itu lengkap dengan mobil pengakut sampah. Selanjutnya, mereka melakukan aksi pembersihan pada sungai di sebelah barat Puskesmas tersebut yang diketahui menjadi
Setelah Pengumuman DCS, Hanura Bisa Ajukan Caleg Pengganti
Gianyar (Bali Post) DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Gianyar dipastikan harus menyodorkan nama pengganti caleg Dewa Ketut Alit Budiana yang meninggal, Senin (6/8) lalu. Penyetoran nama pengganti ini ditunggu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar sebelum penetapan Dafar Calon Tetap (DCT) Pileg 2019. Anggota Komisioner KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menjelaskan, saat ini baru berakhir proses verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon. Setelah ini akan dilakukan penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), dari tanggal 8 hingga 12 Agustus. Proses ini akan dilanjutkan dengan pengumuman DCS dari tanggal 12 hingga 14 Agustus mendatang. Setelah pengumuman DCS inilah Partai Hanura baru bisa mengajukan pengganti caleg Dewa Ketut Alit Budiana (almarhum) untuk mengisi posisi caleg nomor urut 1 Dapil Gianyar tersebut. “Batas pengajuan ini berlangsung hingga sebelum penetapan DCT,” ujar Agus Tirta Suguna, Selasa (7/8) kemarin.
Apabila partai tidak ada mengajukan caleg pengganti, kata Agus Tirta Suguna, sesuai ketentuan caleg dari nomor urut di bawahnya akan digeser maju. Ini berarti Partai Hanura hanya mengajukan tujuh caleg dari delapan kursi yang disiapkan untuk Dapil Gianyar. “Kami serahkan kepada partai. Sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara tertulis terkait kondisi yang dialami caleg Hanura,” katanya. Bendahara DPC Hanura Gianyar Made Suryanto mengaku masih merasa kehilangan sosok almarhum Dewa Ketut Alit Budiana. Terkait kelanjutan posisi Dewa Alit Budiana sebagai Ketua DPC Hanura Gianyar dan caleg Dapil Gianyar, Suryanto mengaku belum bisa berkomentar. “Tentunya hal ini akan dibahas di internal partai, serta menunggu petunjuk induk partai,” katanya. (kmb35) CALEG - Anggota Komisioner KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menunjukkan tahap pendaftaran caleg di KPU Gianyar.
penyebab munculnya genangan air. Tidak perlu waktu lama, petugas langsung mengangkut sampah batang pohon kelapa, pohon pisang dan sejumlah sampah lainnya. “Itu dominan sampah yang hanyut dari hulu dan menyumbat aliran sungai pada gorong-gorong di bawah jalan tersebut,” ujar Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra. Kujus Pawitra mengatakan, sumbatan pada sungai itu sudah dibersihkan Selasa pagi kemarin. Setelah
itu genangan air di Puskesmas II Blahbatuh bisa teratasi, sehingga tidak sampai mengganggu proses pelayanan di kantor tersebut. Kujus Pawitra juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, “Perlu kesadaran bersama untuk tidak sembarangan membuang sampah. Termasuk tidak membuang sampah ke sungai agar tidak memicu banjir saat intensitas hujan tinggi,” katanya mengingatkan. (kmb35)
JEMBRANA
10
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
Pecah Ban, Truk Sarat Muatan Terguling
TERGULING - Kondisi truk penuh muatan bawang merah yang terguling di Melaya, Selasa (7/8) kemarin.
Diverifikasi, Sepuluh Bacaleg Terancam Tidak Lolos
Bali Post/olo
Negara (Bali Post) Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Melaya, Selasa (7/8) kemarin. Truk sarat muatan yang melintas menuju Gilimanuk, tiba-tiba terguling. Truk yang dikemudikan Agung Prasetyo (24) asal Malang, Jawa Timur itu mengalami lepas kendali setelah ban belakangnya pecah. Sopir truk sempat terjebak di dalam truk. Setelah beberapa saat dilakukan pertolongan, sang sopir akhirnya berhasil dikeluarkan dan dalam kondisi selamat. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan akibat out of control (OC) tersebut. Kejadiannya tepat di kilometer 114-115. Selain sopir, kernetnya juga selamat. Sebelumnya sopir sempat terjepit di bilik kemudi lantaran bagian depan ringsek menabrak pohon kelapa. Namun, akhirnya berhasil dikeluarkan petugas dibantu warga sekitar. Truk dengan nomor polisi H 2541 SW dan mengangkut bawang merah itu melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Sesampai di TKP, tepatnya di Banjar Melaya Pantai, depan showroom Suzuki, tiba-tiba ban kiri meledak. Kuat dugaan karena peleknya putus. Akibatnya truk yang melaju di jalan lurus landai itu sebelum tikungan mengalami oleng. Sopir truk tidak bisa mengendalikan lantaran saat itu truk melaju dengan kecepatan tinggi dan akhirnya membanting setir ke kanan. Truk tersebut akhirnya berhenti setelah menabrak pohon kelapa dan terbalik. Saat itu kernet truk, Beni Afika (22), berhasil keluar terlebih dahulu. Akibat benturan dengan pohon kelapa itu bagian depan truk ringsek. Setelah sopir berhasil dikeluarkan, langsung dilarikan ke Puskesmas Melaya. (kmb26)
Negara (Bali Post) –
Setelah dilakukan verifikasi, sejumlah bakal calon legislatif (bacaleg) yang mendaftar di KPU Jembrana dipastikan ada yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Para bacaleg ini terancam tidak lolos masuk Daftar Calon Sementara (DCS). Informasi yang dihimpun, dari ratusan bacaleg yang mendaftar, ada sekitar 10 bacaleg terancam tak lolos DCS lantaran persyaratannya tak lengkap. Para bacaleg yang tidak lolos itu dari dua partai politik (parpol) yang terdaftar.
Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, Selasa (7/8) kemarin, mengatakan verifikasi sudah rampung. Sebelumnya diberikan waktu tahap perbaikan persyaratan bagi yang belum lengkap. Selanjutnya KPU Jembrana akan mengumumkan secara resmi DCS tersebut. Kendati
I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya
Bali Post/olo
membenarkan ada beberapa bacaleg yang tidak lolos, Darmasanjaya enggan menjelaskan secara rinci. ‘’Yang pasti verifikasi sudah, tinggal kami umumkan resmi,’’ tandasnya. Komisioner KPU Jembrana Divisi Teknis Penyelenggaraan Ketut Gede Tangkas Sudiantara membenarkan ada beberapa bacaleg yang tidak lolos. Mereka dipastikan tidak lolos dikarenakan berkas persyaratan yang dikumpulkan masuk TMS. Selanjutnya nama-nama bacaleg yang tidak lolos itu akan disampaikan ke masing-masing parpol saat rapat penetapan pengumuman verifikasi berkas hasil perbaikan. Sejatinya, penyelenggara sudah memberikan waktu ke-
pada bacaleg untuk melengkapi berkas-berkas yang belum lengkap. Tahap tersebut sudah dilalui dan selanjutnya memasuki tahap DCS. Sementara itu, Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengatakan, selama proses verifikasi tersebut Panwaslu juga ikut memantau. Setelah ditetapkannya DCS nanti, masyarakat diberikan ruang untuk memberikan masukan terkait caleg-caleg tersebut. ‘’Di sana nanti ada waktu bagi masyarakat untuk memberikan masukan atas DCS. Misalnya terkait ijazah, KTA atau hal-hal lainnya,’’ tandas Pande. Masukan masyarakat itu nantinya akan diklarifikasi. (kmb26)
Bupati Artha Tanda Tangani PKS APIP dan APH
PENANDATANGANAN Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penanganan Aduan Masyarakat oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten/ Kota se-Bali dilaksanakan di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (7/8) kemarin. Pada acara tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha menandatangani PKS APIP dan APH bersama Kajari Jembrana Nur Elina Sari, Pamen Polres Jembrana AKBP I Ketut Narma. Penandatanganan dilaksanakan di hadapan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih, Polda Bali dan Kejati Bali. Irjen Kemendagri Sri Wahyuningsih dalam sambutannya mengatakan apresiasinya kepada semua pihak di Provinsi Bali atas komitmennya dalam penandatanganan PKS, Penanganan Aduan Masyarakat oleh Aparat Penegak Hukum dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah. ‘’Kehadiran bapak dan ibu merupakan bentuk koordinasi sinergi antarinstansi dalam menjaga, mengawal dan menolong pembangunan serta tata kelola pemerintahan daerah agar lebih baik. Kehadiran bapak dan ibu merupakan bukti kita sebagai abdi negara selalu siap terhadap perubahan,’’ ujarnya. Sri Wahyuningsih menambahkan, penandatanganan PKS APIP dan APH merupakan contoh perubahan dan terobosan baru dalam proses hukum administrasi nega-
Bali Post/ist
tika mengungkapkan APIP seharusnya secara struktural setara dengan Sekda. Dengan begitu APIP bisa melaksanakan tugas dengan benar. Dengan statusnya yang setara Sekda tentunya akan terpilih orang terbaik yang memiliki pengalaman dalam menjelajahi OPD. ‘’Bagaimana mungkin jika melaksanakan tugas dengan baik jika statusnya secara struktur masih di bawah,’’ ungkap Pastika. Sementara itu, Bupati Artha menyampaikan sesuai dengan PKS yang sudah dilakukan agar nantinya terbentuk sinergi antartiga instansi yaitu Pemkab, Polri
Tangkal Aksi Kejahatan, Polsek Intensifkan Razia Ranmor Negara (Bali Post) – Guna melapisi pengamanan di Gilimanuk, sejumlah Polsek di Jembrana melakukan razia kendaraan bermotor (ranmor) yang melintas di jalur utama Denpasar-Gilimanuk. Operasi ini untuk mencegah dan menangkal orang-orang yang diduga melakukan tindak kejahatan melalui jalur darat. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Melaya, Selasa (7/8) kemarin. Menindaklanjuti arahan Kapolsek Melaya AKP I Ketut Wijaya Kesuma, anggota tugas jaga melakukan operasi kendaraan bermotor di jalan umum, tepatnya di
Sumbersari. Kapolsek Wijaya Kesuma mengatakan, selain untuk mencegah aksi kejahatan, razia kendaran ini juga mengatensi terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Pemeriksaan kendaran dilakukan, baik dari arah Gilimanuk maupun Denpasar. “Sasarannya menangkal masuk atau keluarnya barang-barang berbahaya seperti narkoba, senjata api dan bahan peledak serta lainnya. Selain itu juga menertibkan pengguna jalan untuk kelengkapan suratsurat kendaraan bermotor dan surat-surat diri serta keleng-
kapan kendaraan itu sendiri,” tandas AKP Wijaya Kesuma. Dalam razia yang dipimpin Ipda I Ketut Redana, puluhan kendaraan bermotor, baik roda dua, mobil pribadi, truk dan mobil boks serta bus diperiksa. Hasilnya polisi menindak tilang salah satu pengendara lantaran tak membawa SIM. Selain surat-surat kendaraan, seluruh barang bawaan juga diperiksa. Termasuk bagasi bus dan kendaraan boks yang barang bawaannya tertutup. Selama razia itu, polisi tak menemukan barang-barang terlarang atau berbahaya. (kmb26)
Negara (Bali Post) Tangkapan ikan nelayan di Selat Bali mulai menunjukkan peningkatan jika dibanding dua tahun terakhir. Kendati jenis ikan bukan didominasi lemuru, namun jumlah tangkapan mulai bertambah, khususnya ikan tongkol dan layang. Dari data di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, selama enam bulan ini (JanuariJuli) nilai produksi ikan tangkap mencapai Rp 30,7 miliar. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya dengan waktu yang sama (enam bulan), yang hanya Rp 10,6 miliar. Terutama pada Juli lalu, hasil tangkapan mulai ada peningkatan, terutama ikan tongkol.
Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha PPN Pengambengan Bagus Sudananjaya, Selasa (7/8) kemarin, mengatakan produksi tahun ini ada peningkatan. Namun berdasarkan data produksi di TPI Pengambengan, selama enam bulan ini ada peningkatan tangkapan untuk jenis ikan tongkol dan layang. Hasil tangkapan mulai melojak pada Mei hingga Juli yakni 700 hingga 1.100 ton. ‘’Pada Juli paling banyak 1.107 ton. Tahun sebelumnya rata-rata paling banyak sebulan 260 ton,’’ terang Bagus. Dari catatan sebelumnya, saat panen, ikan yang paling banyak ditangkap yakni lemuru. Selama tahun 2015,
jumlah tangkapan mencapai 17 ribu ton. Tahun 2016, mulai terjadi paceklik ikan. Saat itu total tangkapan dalam setahun hanya 7.030 ton dengan nilai Rp 34,6 miliar. Produksi tangkap ikan ini dihasilkan dari perahu tangkap selerek. Selerek merupakan perahu tangkap tradisional di bawah 30 GT menggunakan jaring. Ratusan pasang perahu selerek ini biasa ditemui di Pengambengan dan Perancak. Para nelayan berharap hasil tangkapan ini terus bertahan. Selain itu jenis yang ditangkap adalah ikan lemuru yang merupakan komoditi utama hasil tangkapan nelayan di Selat Bali. (kmb26)
Tangkapan Ikan Mulai Meningkat
MENANDATANGANI – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Kajari Jembrana dan Pamen Polres Jembrana saat menandatangani PKS APIP di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (7/8) kemarin. ra serta proses penegakan hukum pidana pada penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hari ini Provinsi Bali merupakan provinsi ke-13 yang melakukan penandatanganan PKS APIP dan APH tingkat Kabupaten Kota. Sementara itu, Gubernur Pastika mengapresiasi kegiatan ini serta berharap mampu memantapkan tindak lanjut atas implementasi program-program di lingkungan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Pada kesempatan tersebut Gubernur Pas-
Bali Post/olo
PERIKSA – Petugas Polsek Melaya melakukan pemeriksaan kendaraan di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.
dan Kejaksaan Jembrana dalam pemberantasan korupsi. ‘’Semoga tumbuh kerja sama yang baik dalam penanganan korupsi antarketiga instansi tersebut agar ke depan tidak saling menyalahi satu sama lainnya. Selain itu saya menyambut baik usulan Pak Gubernur yang menyatakan APIP (di Pemkab Jembrana Inspektorat) agar setara Sekda. Dengan begitu dia memiliki wewenang yang lebih baik dalam melakukan tugasnya,’’ ujarnya. Penandatanganan PKS APIP dan APH dihadiri bupati/wali kota se-Bali, Kapolres se-Bali, Kajari se-Bali dan Inspektorat se-Bali. (ad359)
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
Karangasem
11
Baru Pendataan di Dua Kecamatan
Estimasi Kerugian Capai Miliaran Rupiah Amlapura (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem terus melakukan pendataaan kerusakan bangunan yang diakibatkan guncangan gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) malam. Sejauh ini, BPBD baru mendata kerusakan di dua Kecamatan dari delapan kecamatan di Karangasem.
Bali Post/kmb41
BERSIHKAN PALINGGIH - Petugas kepolisian dari Polsek Karangasem saat membersihkan palinggih milik warga yang rusak akibat gempa Lombok.
Polsek Bersihkan Sisa-sisa Kerusakan
Amlapura (Bali Post) Jajaran Polsek Karangasem melakukan kegiatan kerja bakti dan gotong royong membantu masyarakat membersihkan puingpuing reruntuhan akibat guncangan gempa Lombok, Minggu (5/8) malam. Kapolsek Karangasem Kompol I Nengah Berata, Selasa (7/8) kemarin mengungkapkan, pihaknya sekaligus melakukan pemantauan sejumlah lokasi yang terdampak akibat guncangan gempa Minggu malam. Tidak hanya pemantauan, kata Kapolsek, juga aksi gotong royong untuk membersihakn puing-puing reruntuhan candi bentar yang berada di Taman Sukasada Ujung. Polsek juga membersihkan rumah milik I Gusti Bagus Cakra di Banjar Perasi Tengah, Desa Pertima Kecamatan Karangasem. “Kami terjunkan 15 personel untuk giat bersih-bersih palinggih milik warga dan puing-puing candi bentar yang roboh di Taman Sukasada Ujung,’’ tegasnya. Bahkan sejak hari pertama, gempa sudah langsung diterjunkan seluruh Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya. Mereka melakukan pendataan serta evakuasi terhadap korban yang memerlukan bantuan. Setiap perkembangan yang terjadi dilaporkan ke Polsek Kota Amlapura. (kmb41)
Bali Post/kmb41
WISATAWAN DIEVAKUASI - Wisatawan yang dievakuasi dari Gili Trawangan saat tiba di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Selasa (7/8) kemarin.
Empat Kapal Evakuasi Wisatawan dari Gili Trawangan
Wisatawan yang berada di Gili Trawangan dievakuasi. Proses evakuasi turis dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pascadiguncang gempa 7,0 SR, terus berlanjut. Seperti Selasa (7/8) kemarin, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai menerjunkan empat kapal feri untuk membantu proses evakuasi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk dibawa ke Pelabuhan Padangdai. Bagaimanakah kekhawatiran wisatawan dengan kondisi mati lampu dan isu segera akan ada tsunami? KEPALA Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Karangasem, I Ketut Gede Sudarma, mengatakan Selasa (7/8) kemarin, proses evakuasi wisatawan di Gili Trawangan, Lombok hari ini sudah selesai dilakukan. Seluruh wisatawan yang sebelumnya berada di Gili Trawangan sudah semuanya dievakuasi. Sebab, proses evakuasi wisatawan itu sudah dilakukan sejak Senin (6/8) lalu. “Untuk evakuasi turis dari Gili Trawangan, kita terjunkan empat kapal feri yakni KMP Madani Andika Nusantara, Perdana, dan Nusa Penida. Evakuasi kemarin (Senin red) kita libatkan tiga kapal. Sedangkan, wisatawan yang dievakuasi itu campuran turis domestik dan mancanegara,” paparnya. Jumlah wisatawan yang dievaluasi hari ini (Selasa red) kata Sudarma, sekitar 800 orang. Dengan jumlah yang sama dilakukan sehari sebelumnya. “Satu kapal sekarang ini masing-masing mampu mengangkut 200 penumpang. Sedangkan kemarin (Senin - red) dari tiga kapal yang dioperasikan mengangkut 800 wisatawan. Jika memang masih perlu bantuan evakuasi wisatawan itu, kita sudah siapkan kapalnya,’’ paparnya. Lebih lanjut dikatakannya, jika ada wisatawan yang terkena bencana di sana, maka pihaknya telah memberikan keringanan kepada mereka dengan tidak memungut biaya apa pun. “Kita sudah bicarakan dengan otoritas untuk menggratiskan biaya wisatawan yang terkena bencana itu,” tegasnya. Satu wisatawan mancanegara asal Belanda, Nancy Kitterly, mengatakan situasi terakhir di sana memang sangat mencekam. Karena itu, banyak pemilik restoran dan hotel cepatcepat menutup usaha mereka.
Pada malam harinya, tidak ada aliran listrik karena itu situasinya gelap gulita. “Kami kebingugan harus ke mana apalagi di sana beredar isu akan ada tsunami dalam beberapa hari ke depan. Sementara di sana baik di Gili Trawangan, Gilimeno, dan Giri Air sudah tidak ada tempat tinggal yang baik. Lebih-lebih pulau di sana permukaannya datar. Tidak ada bukit apalagi gunungnya. Hal itu yang membuat kami sangat khawatir. Kami hanya berpikir bagaimana caranya supaya secepatnya bisa pergi dari Gili Trawangan. Dari Gili Trawangan, kami naik boat kecil Bangsal ke Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, dari Lembar baru menuju Pelabuhan Padangbai ini,” katanya sembari menyatakan tidak ada informasi yang pasti dari pihak berwenang. (eka)
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa, Selasa (7/8) kemarin mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait kerusakan yang terjadi akibat gempa Lombok Minggu malam. Sampai saat ini, baru mendapatkan data pasti, terkait kerusakan bangunan di dua kecamatan saja, yakni Kecamatan Rendang dan Kubu. “Sementara data kerusakan di kecamatan lainnya kita masih terus lakukan pendataan. Untuk Kecamatan Sidemen sejatinya sudah didata apa saja kerusakan di wilayah itu. Akan tetapi, datanya masih perlu penyempurnaan agar tak sampai ada yang tercecer,” ungkapnya.
Arimbawa menambahkan, berdasarkan jumlah kerusakan yang terjadi di dua kecamatan tersebut, estimasi kerugiannya sudah mencapai miliaran rupiah. Diyakini jika laporan dari semua kecamatan sudah masuk, pasti estimasi kerugiannya akan bertambah. “Jika ditambah enam kecamatan lagi bisa jadi kerugian mencapai belasan miliar atau puluhan miliar. Kalau pastinya belum bisa dirinci karena masih menunggu laporan dari kecamatan lainnya,” paparnya. Dia menambahkan, jika laporan kerusakan sudah semuanya rampung dari masing-masing kecamatan, pihaknya akan melaporkan hal itu ke Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri.
Dana bantuannya nanti kami rencanakan memakai dana pascabencana stimulan dari Provinsi Bali. Kepastiannya, sepenuhnya diserahkan kepada bupati. “Bantuan yang diberikan nanti sudah ada klasifikasinya mulai dari rusak ringan, sedang, dan berat. Termasuk warga yang meninggal di Denpasar asal Tianyar juga kita ajukan dapat dana santunan kematian. Biasanya dana santunan itu kurang lebih Rp 15 juta,” tegas Arimbawa. Lebih lanjut dikatakannya, hari ini (Selasa - red), pihaknya telah membangun lima tenda keluarga. Masing-masing dapat menampung sepuluh orang. Satu tenda pengungsi lainnya
Bali Post/kmb41
RUSAK - Gedung Pengadilan Agama Karangasem yang rusak berat akibat gempa Lombok. dapat menampung 40 orang dibangun di Desa Purwekerti, Dusun Amed, dan Lebah Abang. “Di Kubu juga ada permintaan pembangunan tenda. Tapi be-
lum pasti berapa jumlahnya. Kita akan terus koordinasikan. Karena masih dilakukan pendataan berapa butuh tenda,” jelasnya. (kmb41)
Meriahkan HUT Ke-73 RI
Camat Karangasem Gelar Lomba ’’Ngelawar’’ BERBAGAI kegiatan dilakukan masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia tahun 2018 ini. Seperti Camat Karangasem menggelar event yang cukup unik dan prestisius yakni lomba ngelawar. Kegiatan itu dilakukan dalam usaha menyemarakkan HUT ke-73 RI yang digelar di Kantor Camat Karangasem, Selasa (7/8) kemarin. Camat Karangasem Cok Alit Surya Prabawa, Selasa kemarin mengungkapkan, kegiatan lomba ngelawar ini dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 RI. Lomba ngelawar ini memang untuk pertama kalinya dilakukan dalam rangka ikut meramaikan HUT RI 2018 tahun ini. “Kegiatan ini merupakan suatu terobosan yang kita buat. Sebab, baru pertama kalinya kita menggelar lomba ngelawar seperti ini. Maka peserta
yang ikut lomba cukup membeludak. Mereka berasal dari 8 desa dan 3 kelurahan selain juga 2 BUMDes,” ucapnya. Masyarakat, kata Cok Alit
Surya Prabawa, antusias mengikuti lomba ngelawar ini. Mengingat aktivitas seperti ini merupakan tradisi adat yang cukup populer dan masih dipelihara
dengan baik dan konsisten di masyarakat. Untuk biaya pelaksanaannya memang dibebankan kepada masing-masing desa dan juga kelurahan. Semangat peserta luar biasa. Maklum, rata-rata para peserta itu sudah biasa ngelawar. Karena itu, mereka tidak canggung ambil bagian pada lomba ini. Pihak kecamatan hanya menyediakan tempat untuk lomba. ‘’Kegiatan ini dilakukan selain bertujuan memeriahkan HUT RI, juga dipergunakan sebagai ajang melestarikan tradisi adat dan budaya khususnya di bidang ngelawar, mebat, dan juga magibung. Kita berharap ke depannya, lomba ngelawar ini bisa dilakukan secara berkesinambungan,’’ harap Camat Karangasem Cok Alit Surya Prabawa. Apalagi masyarakat desa mendukung dan mendorong kegiatan ini terus berlanjut sebagai suatu agenda rutin.
kan, masih menunggu uang,’’ ungkap I Wayan Widiasa (43), salah seorang warga Subagan, Kecamatan Karangasem, Selasa (7/8) kemarin. Pria yang berprofesi sebagai pedagang ini mengaku baru sebatas menyingkirkan material sisa gampa yang berserakan di halaman rumahnya. Meski rumahnya rusak, dia mengaku bersyukur karena tidak ada anggota keluarganya terluka. ‘’Pamugbug rumah jatuh persis di samping saya berdiri. Untung saya tidak kena,’’ katanya.
Karyawan kantor pemerintah yang kantornya terdampak oleh gempa juga masih melanjutkan gotong royong. Mereka juga baru sebatas menyingkirkan puing-puing sisa gempa, sedangkan perbaikan masih menunggu proses. Pantauan di lapangan, kantor pemerintah umumnya mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Gedung UKM Center di Jalan Gajah Mada bahkan nyaris se-
muanya rontok. Bagian atap hanya menyisakan rangka dan belum diperbaiki. ‘’Baru sebatas menyingkirkan puing, perbaikan belum,’’ terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa. Berdasarkan perhitungan sementara, menurut dia, kerugian akibat gempa mencapai Rp 3 miliar. Puing-puing atap dan plafon
LOMBA NGELAWAR - Warga saat mengikuti lomba ngelawar yang dilaksanakan Camat Karangasem, Selasa (7/8) kemarin.
Bahkan, jika memungkinkan dengan cakupan yang lebih luas lagi. ‘’Sekarang ini, beban biayanya memang masih dibebankan kepada masingmasing desa dan kelurahan sebagai peserta. Namun ke depannya, bisa kita fasilitasi,” paparnya. Selain melaksanakan kegiatan lomba ngelawar, Kecamatan Karangasem juga menggelar berbagai kegiatan sosial yakni donor darah. Dalam aksi donor darah itu, pihaknya memperoleh 38 kantong darah. Sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba karaoke. “Pada tanggal 10 Agustus, kita juga akan melakukan aksi bersih-bersih di pantai. Kegiatan bersih-bersih itu nantinya akan dipusatkankan di Pantai Pasih Kedol Desa Bugbung. Dipilihnya pantai itu karena sebelumnya sempat terdampak gelombang tinggi,” ujar Cok Alit Surya Prabawa. (ad0368)
yang memenuhi ruang sidang paripurna di lantai III DPRD Karangasem juga sudah mulai dibersihkan. Kegiatan itu menggunakan jasa buruh, sedangkan pegawai Sekretariat Dewan sibuk menata ruang rapat gabungan di lantai II yang untuk sementara akan dialihfungsikan sebagai ruang sidang paripurna. Proses itu bahkan dipantau langsung Ketua DPRD, I Nengah Sumardi. (kmb)
Puing-puing Sisa Gempa Dibersihkan
Amlapura (Bali Post) Dua hari pascagempa 7,0 SR yang berpusat di Lombok Utara membuat warga Karangasem yang terdampak mulai membersihkan puingpuing bangunan mereka yang roboh. Pembersihan sisa gempa umumnya dilakukan secara mandiri. Sedangkan, yang rusak ringan ada yang langsung diperbaiki. Bangunan yang rusak berat umumnya masih dibiarkan. ‘’Rumah saya jebol atapnya. Sebagian kapnya juga jatuh. Belum sempat saya apa-apa-
Bali Post/kmb
TATA RUANG RAPAT - Staf dan karyawan DPRD Karangasem menata ruang rapat gabungan untuk menggantikan posisi ruang sidang paripurna yang rusak karena gempa.
KLUNGKUNG
12
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
SOSOK Pembenahan Sektor Parkir
PENGELOLAAN parkir di Kabupaten Klungkung ditengarai banyak tanpa regulasi. Oleh sebab itu, anggota DPRD Klungkung I Gde Artison Andarawata menilai pemkab perlu melakukan pembenahan. Hal tersebut untuk menghindari adanya jeratan hukum. ‘’Terutama yang dikelola desa adat. Ada yang tidak menggunakan dasar hukum atau dasar hukum yang ambigu,’’ ungkapnya, Selasa (7/8) kemarin. Politikus Partai Demokrat ini menyatakan jika hal tersebut dibiarkan, berpeluang masuk sebagai tindakan pungutan liar (pungli) yang saat ini menjadi bidikan penegak hukum. ‘’Ini perlu dihindari. Saber Pungli sudah bergerak,’’ katanya. Disampaikan lebih lanjut, dalam hal ini pemkab juga perlu melakukan sosialisasi ke pemerintah desa adat maupun pecalang terkait hal-hal yang harus dipatuhi. ‘’Sekarang cenderung sosialisasi aturan ini masih kurang. Bahkan, hampir tidak ada. Seharusnya digencarkan. Jangan sampai karena masyarakat membuat aturan tanpa memahami. Membuat karena ikut-ikutan daerah lain,’’ ucapnya. Wakil rakyat asal Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan ini menyebutkan, DPRD sudah mempersiapkan rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif untuk menyikapi ini. Ditargetkan paling lambat akhir tahun sudah ketok palu menjadi perda. Di dalamnya diatur pengelolaan parkir dilengkapi dasar hukum. Beberapa persen pendapatan akan masuk ke daerah. ‘’Dengan ini, nantinya desa adat hanya sebagai penyelenggara parkir saja,’’ jelasnya. Ditambahkan, untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor ini, pemkab perlu merancang langkah inovatif untuk menekan kebocoran. Salah satunya penggunaan portal pada pintu masuk atau keluar. ‘’Kajian untuk kendaraan parkir juga perlu dilakukan. Misalnya di pasar. Berapa masuk per harinya. Ini bisa dijadikan dasar menghitung berapa harusnya pendapatan masuk ke daerah,’’ imbuhnya. (sos)
VAKSIN - Salah satu anjing milik warga yang divaksin.
Verifikasi Keabsahan Perbaikan Dokumen Bacaleg
Partai Berkarya Terbanyak Tak Memenuhi Syarat
Semarapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung menggelar rapat pleno hasil verifikasi keabsahan perbaikan dokumen bakal calon legislatif (bacaleg) Klungkung, Selasa (7/8) kemarin. Terungkap ada 29 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS) dari 322 yang terdaftar. Yakni dari Partai Garuda 5 orang, PKS, Hanura, dan PSI masing-masing 1 orang, PKPI 2 orang. Dalam hal ini, Partai Berkarya terbanyak yang TMS dengan jumlah 19 orang. Sementara untuk bacaleg dari PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, NasDem, Perindo, PPP, PAN, dan Demokrat seluruhnya memenuhi syarat. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menyebutkan bacaleg tersebut tidak memenuhi syarat lebih banyak karena tidak melengkapi berkas saat masa perbaikan. Seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau dari lembaga lain yang menerangkan tentang calon, yang disertakan justru fotokopinya saja, namun dilegalisasi. Selain itu, juga karena pernah diajukan parpol lain. Hal tersebut terjadi pada Ida Ayu Novasari. Awalnya mendaftar melalui Partai Nasional Demokrasi (NasDem), namun saat masa perbaikan berkas, memilih loncat ke Partai Berkarya untuk Dapil Klungkung, menggantikan bacaleg sebelumnya, Jeklyn. Tak hanya itu, TMS juga disebabkan akibat mengundurkan diri, seperti Supriadi dan Putu Agus Yudiawa yang juga dari Partai Berkarya. “Dua orang ini sebenarnya sudah memenuhi syarat. Tetapi karena ada alasan pribadi, jadi mengundurkan diri,” jelasnya. Pria asal Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida ini mengatakan dalam melengkapi berkas pendaftaran, KPU sudah gencar memberikan pemahaman kepada bacaleg. Termasuk juga memberikan solusi untuk persoalan lain. “Ini sudah sering ditekankan. Termasuk untuk kuota perempuan tiap dapil harus 30 persen,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, hasil rapat pleno ini akan disampaikan ke parpol yang dijadwalkan sebelum 12 Agustus. “12 Agustus penetapan Daftar Calon Sementara. Besoknya langsung diumumkan,” ucapnya. Sementara itu, Ketua DPD Partai Berkarya Klungkung, Made Sudarmawan, saat dikonfirmasi awak media, belum bisa memberikan keterangan dengan alasan masih ada kesibukan. (kmb45)
Bali Post/ist
RAPAT PLENO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung menggelar rapat pleno hasil verifikasi keabsahan perbaikan dokumen bakal calon legislatif (bacaleg) Klungkung, Selasa (7/8) kemarin. Terungkap ada 29 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS) dari 322 yang terdaftar.
Bali Post/dok
Anjing Rabies Mengamuk, Gigit Sebelas Warga Semarapura (Bali Post) Anjing rabies mengamuk di Kabupaten Klungkung. Parahnya lagi, anjing tersebut menggigit warga Sampalan Tengah, Sampalan Klod, dan Sulang, Kecamatan Dawan. Mereka yang menderita luka itu sudah diberikan Vaksin Anti-Rabies (VAR) dan Serum Anti-Rabies (SAR). Sedikitnya ada sebelas warga yang digigit anjing rabies di sejumlah wilayah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (7/8) kemarin, kejadian tersebut berlangsung 1 Agustus lalu. Yang tergigit tak hanya orang dewasa, tetapi juga balita. Mereka ada yang menderita luka di kaki, paha, dan tangan. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Klungkung I Wayan Karyana membenarkan hal tersebut. ‘’Infonya, anjing ini mulai menggigit dari wilayah Desa Gunaksa. Ada satu warga Padangbai yang jadi korban. Semuanya
sudah mendapat penanganan. Untuk yang risiko tinggi diberikan SAR. Beberapa juga ada diberikan VAR,’’ jelasnya. Sejauh ini kondisi korban masih baik. Diharapkan tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ni Made Adi Swapatni menyatakan penanganan sudah dilakukan sesuai standar operasional prosedur. ‘’Sudah ditangani cepat oleh tenaga puskesmas. Dalam penanganan kasus juga kami terus berkoordinasi
dengan Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Keswan Dinas Pertanian Anak Agung Raka Arnawa menyebutkan, pascakejadian pihaknya langsung turun menelusuri keberadaan anjing tersebut. Ternyata sudah dieliminasi warga dan dibuang ke jurang sekitar Desa Sulang. ‘’Otaknya diambil untuk sampel uji lab. Hasilnya positif rabies,’’ katanya. Disampaikan lebih lanjut, masih dari Desa Su-
lang, warga juga mengeliminasi seekor anjing yang menunjukkan gejala rabies. ‘’Ternyata setelah dicek juga, benar rabies. Keduanya anjing liar,’’ ungkapnya. Guna memutus kasus itu, sudah langsung dilakukan vaksinasi dan eliminasi. Hal serupa juga kembali digulirkan hari ini dengan menyasar Desa Sampalan Tengah dan Sampalan Klod. Setelah itu, berlanjut ke Desa Gunaksa. ‘’Kalau di Sampalan Tengah dan Sulang, tumben ditemukan kasus anjing rabies. Di Sampalan Klod, pernah sekitar tiga tahun lalu. Untuk itu, kami lakukan lagi vaksinasi dan eliminasi tertarget dan selektif terhadap anjinganjing yang pernah kontak dengan anjing rabies itu,’’
kata Arnawa. Masyarakat juga diminta untuk waspada, mengantisipasi korban susulan. Jika menemukan gejala rabies pada anjing maupun hewan lainnya, diharapkan melaporkan ke Dinas Pertanian maupun Kesehatan supaya ditangani secepatnya. ‘’Untuk tanda-tanda rabies, biasanya terjadi perubahan perilaku pada hewan. Takut sinar, air, dan kebisingan. Biasanya juga galak,’’ imbuhnya. Sebelumnya, pada 24 Juni juga ada anjing rabies mengamuk di Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Lima orang, satu di antaranya bocah digigit pada hari yang sama. Mereka pun langsung diberikan VAR. (kmb45)
Bali Diguncang Gempa
25 Persen Wisatawan Batal Menginap di Nusa Penida
Semarapura (Bali Post) Gempa berkekuatan 7,0 SR yang berpusat di Lombok Utara dan juga mengguncang wilayah Bali berimbas pada sektor pariwisata di Kabupaten Klungkung. Sejumlah wisatawan terpaksa mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke Kepulauan Nusa Penida. Beberapa juga ada yang memilih cancel pemesanan kamar. ‘’Itu (kejadian gempa - red) sangat memengaruhi. Ada sekitar 25 persen wisatawan yang batal menginap di Nusa Penida,’’ jelas Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung I Wayan Kariana, Selasa (7/8) kemarin. Ditegaskan, sejauh ini kepulauan The Blue Paradise Island itu masih aman untuk dikunjungi. Hal ini sudah terus disosialisasikan oleh pelaku pariwisata, baik pemilik akomodasi maupun travel agent. ‘’Kemarin untuk potensi tsunami, infonya melanda Bali. Penyebutannya global. Padahal hanya terjadi di beberapa lokasi saja. Itu pun intensitasnya kecil sesuai prakiraan BMKG. Itu yang memengaruhi kunjungan. Padahal sejauh ini Nusa Penida masih aman. Tidak ada kerusakan akomodasi,’’ katanya. Disampaikan lebih lanjut, cancel hotel kali ini lebih sedikit jika dibandingkan saat gelombang tinggi beberapa hari lalu. Diharapkan, situasi ini tak berlangsung lama. ‘’Kalau saat gelombang tinggi yang cancel sampai mendekati 50 persen. Ini juga salah satunya dipengaruhi pengelolaan informasi yang kurang baik. Seperti penyeberangan yang sejatinya ditunda, dikatakan tutup. Kami
sangat berharap penyampaian informasi bisa semakin baik,’’ imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta mengaku terus melakukan upaya untuk tetap menjaga kestabilan kunjungan wisatawan ke kepulauan yang berstatus
Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) itu. ‘’Kami tetap promosi. Menyampaikan Nusa Penida aman,’’ ungkapnya. Pejabat asal Lingkungan Kemoning Kelurahan Semarapura Klod ini menambahkan, fenomena alam memang men-
Bali Post/sos
NUSA PENIDA - Kunjungan wisatawan ke Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida. Adanya gempa beberapa hari lalu memberikan pengaruh. Beberapa juga ada yang cancel untuk menginap.
jadi salah satu tantangan sektor pariwisata. Pemerintah pun sangat sulit mengatasinya.
‘’Kalau sudah kendalanya di alam, sulit mengatasinya,’’ ucapnya. (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta
B.BP.001.08.18.0000224
*Funding Manager Koperasi P/W S1 Banyak Relasi.081239011111
B.BP.001.08.18.0000326
1 Sopir,1 Waiters,1 Bartender Tlp.9376132-33/089636747339
B.BP.001.08.18.0000172
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto PastiBrangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.08.18.0000243
Cr Adm Stok bs IT,krm CV ke yosi.gingersnap@gmail.com
B.BP.004.08.18.0000284
Cari PRT Pribadi Tinggal dalam T.UmarTlp/SMS/WA:081999038555
B.BP.001.08.18.0000325
Cook & Driver Villa Echo Beach Canggu.WA:081933054932(Urgent) B.BP.001.08.18.0000268
Dbthkn Tkg.Masak&Waitress utk Warung Makan Chinese Food,Area Penatih HP/WA:081337767764 B.BP.001.08.18.0000269
Dcr 2Satpam,3Tk.Kbn,3bersih Villa /msk HUb.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Krbkn, Ph.4731979 B.BP.154.08.18.0000340
Dcr Admin P/W SMK/SMA u/Pershn Distribusi,Lam Gn.Himalaya Slt 6 Dps Telp:418531/08124646409 B.BP.001.08.18.0000333
Dcr PRT dr Pg-Sore. Tgl dluar Marlboro Brt 081353224186 B.BP.004.08.18.0000346
DIJUAL RUMAH
Dcr Tukang Perak,usia max 35th. Hub.08113990076
B.BP.004.07.18.0001548
Dcr Waiter/ss Bali Beach Shack Bw Lamaran lgsng Interview Legian Kaja No.470
B.BP.154.08.18.0000294
Dicari Senior Cook Warung Rocklilly Kerobokan, Creative cook for Healthy food cafe, min.2 yrs exp, good salary, 6 days,current CV & reference walk in interview 0361-732393
Dicari Waiter/s,Cook,Krm CV ke Five Monkeys Jln.Basangkasa 10 E:imadenarayana@yahoo.co.id
Dcr waitress Warung Rocklilly Kerobokan min.2yrs exp,English Energic,6 days,good salary current CV & reference walk in interview 0361-732393
Dicr Sopir,Tk.Jahit,Tk.Potong Tk.Patrun,Tk.Bersih(Cowok)utk Garmen di Canggu,082237777767
B.BP.001.08.18.0000344
Dibthkan Sgr Karyawan SPBU Bw Lam Lngsg:CV.Bumi Santosa,Jl T Umar Brt 148 DPS/082177439576
B.BP.001.08.18.0000322
Dibutuhkan Segera SPG untuk Bakery Hub.085101979497
B.BP.001.08.18.0000354
Dibutuhkan Segera Sopir untuk Bakery Hub.081321123422
B.BP.001.08.18.0000355
Dibutuhkan Segera tukang Jahit Gaun Pesta Halus,Rapi,Rajin, Full Time.Pengalaman min.2 thn Serius Hub.087878605755 B.BP.004.08.18.0000286
Dicari Adm.Wanita Max Umur.35 Th (Gaji,UM,THR,BPJS).Bawa CV Anda ke Jln.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung Hub.085921213232 B.BP.001.08.18.0000335
Dicr Sopir,Admin,Staf Gudang, Srabutan,Tggl Dlm/087862163222 B.BP.001.08.18.0000321
BIRO JASA
SERVICE
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Sales Farmasi P/W Diutmkn Pglm HP/WA:081330730007/08124601556
B.BP.001.08.18.0000336
Sales Marketing Instalasi Gas, HouseKeeping.Hub:085103167222
B.BP.001.08.18.0000004
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.02
Dcr tenaga,SPG & SPB, SMK/SMU, blm kawin,umur maks.25thn. Lam ke Kop. Krama Bali Jl.Kepundung 61A Dps / Email : kkb_pusat@yahoo.com
B.BP.004.08.18.0000207
G.08
DISEWAKAN TOKO Over Kontrk Toko Jl Tk.Yeh Aya BrtDpnSMKNas.HP:08123941575
B.BP.001.08.18.0000276
RUPA-RUPA *Simpanan Koperasi 10%/Th Bisa Ditarik KPN Saja.081239011111
B.BP.001.08.18.0000327
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
B.BP.001.07.18.0001577
Dkontrk Rmh Dibatubulan&Dijual Karimun 2002 Hub.082147549974
B.BP.001.08.18.0000334
PT.BPR Padma Dibutuhkan Segera AO dan Marketing Lam.Kirim Jln Raya Sesetan NO.324 Denpasar
DIJUAL MOBIL
Supir,Desain Grafis,D3 T.Sipil Hub:Jl.Gadung No.81 KrenengDps
Truck Box NKR71,2009,6 Ban,DK KM45rb,140JTHub.085238115480
HlgBPKBNo.06620197a/nSuntoyo DK 6061 ZH Pangkung Tanah
DIJUAL RUMAH
Hlg BPKB No.1-02662969 a/n Legi min DK 9035 WE Melaya Krajan
B.BP.001.08.18.0000332
ISUZU
B.BP.001.08.18.0000328
B.BP.001.08.18.0000338
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
Djl Rmh 6are Lt.2 Jl.Gelogor CarikPemoganHub.081338882895
G.01
B.BP.004.08.18.0000285
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Rumah Lt2=2A,ada Kolam Renang di Jl Trijata II.H:08123941575 B.BP.001.08.18.0000275
DIJUAL TANAH Dijual Kav Pancasari Tbn DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:081338183031/081805374433
B.BP.004.07.18.0000153
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.03
G.07
FOTO COPY
DIJUAL MOBIL
SERVICE
G.04
B.BP.001.08.18.0000323
SERVICE
BIRO JASA
G.06
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000345
Dcr Wnt yg bs merawt ortu usia 40th dtg pagi pulang mlm sabar telaten jg mnarik H.0811399739
B.BP.154.08.18.0000339
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
Informasi pasang iklan Telepon
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com G.05
Djl Tanah&Bangunan ex.Pabrik @Jl.Dps-Gilimanuk,Negara. Hrg Sgt Mnrk.085100411283.TP
B.BP.004.08.18.0000343
KEHILANGAN Hlg BPKB No.0017585.C a/n Tri yogo Ananto DK 231 YF Kerobokan
B.BP.159.08.18.0000349
B.BP.159.08.18.0000352
B.BP.159.08.18.0000347
Hlg BPKB No.10242888 a/n Ni luh Ria Rizha Hari T DK 2305 ZP
B.BP.159.08.18.0000348
Hlg BPKB No.6987310 a/n Sumadi yono DK 5051 NA Gilimanuk
B.BP.159.08.18.0000351
HlgBPKBSPMHondaNosin.NFE11 62526 DK 2034 B An.Wali Kodya TK II Denpasar & Mbl Kijang DK 9017 A An. Wali Kota Madya TK II Denpasar Nosin.7K0072860 B.BP.001.08.18.0000320
Hlg Bk KIR Mitsubishi DK 9674 C An.Setia Budi. B.BP.001.08.18.0000337
BANGLI
14
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
Wabup Sedana Arta Buka Porsenides Tiga
Diharapkan Jadi Wadah Generasi Muda Tunjukkan Prestasi
PLTS - Panel PLTS bantuan pemerintah di Dusun Belong Dauhan, Desa Abang Songan.
Bali Post/ina
Mubazir, Bantuan PLTS di Abang Songan Bangli (Bali Post) –
Bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang diberikan pemerintah untuk puluhan warga di Dusun Belong Dauhan Desa Abang Songan, Kintamani, mubazir. Masalahnya, sejak selesai dipasang sekitar tahun 2015, PLTS tersebut hanya bisa difungsikan selama beberapa bulan. Saat ini, PLTS sudah banyak yang rusak sehingga tak lagi dimanfaatkan warga. Salah seorang warga di Dusun Belong Dauhan Nyoman Sudami mengaku mendapatkan bantuan PLTS sekitar tahun 2015 lalu. Bantuan tersebut diberikan pemerintah untuk penerangan rumah warga saat wilayah setempat belum teraliri listrik dari PLN. PLTS terdiri dari panel surya, aki, dan beberapa buah lampu. Sejak selesai dipasang, bantuan tersebut hanya bisa difungsikan optimal selama kurang lebih dua bulan. Itu pun jika sedang musim kemarau. ‘’Setelah itu, sudah tidak bisa dipakai lagi,’’ ungkapnya saat ditemui di rumahnya,
Selasa (7/8) kemarin. Tak hanya dirinya, PLTS pemberian pemerintah yang dipasang di rumah mertuanya juga mengalami hal serupa. Beberapa komponennya sudah tak lagi bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Meski sekarang sudah tak bisa difungsikan, PLTS bantuan pemerintah tampak masih tetap terpasang di rumahnya. Untuk penerangan, dia sudah memanfaatkan listrik PLN. ‘’Sejak Januari 2018, saya sudah pakai listrik PLN. PLTS sudah sama sekali tidak bisa difungsikan,’’ ujarnya. Kepala Dusun Belong
Dauhan Ketut Tarka menjelaskan, selain masyarakat di Dusun Belong Dauhan, bantuan PLTS tersebut juga diberikan pemerintah untuk warga di Dusun Belong Danginan. Dari sekitar 140 unit PLTS yang rencananya diberikan pemerintah, yang sudah terpasang di rumah warga hanya sekitar 60 unit. ‘’Itu sebenarnya proyek gagal. Saya tidak tahu masalahnya seperti apa antara penender dengan Dinas PU. Katanya dulu penendernya kena penalti. Yang diamprah sekitar 140 unit tapi yang baru dipasang sekitar 60 unit,’’ ungkapnya. Dia juga mengaku tidak
tahu pasti bagaimana kondisi seluruh PLTS yang telah dipasang di rumah-rumah warga. Namun, khusus untuk PLTS yang terpasang di rumahnya, dia mengklaim masih bisa difungsikan. Hanya, dayanya terbatas, hanya untuk menyalakan satu buah lampu 5 watt. ‘’Tergantung cuaca. Kalau musim panas bisa nyala full. Kalau musim hujan cuma bisa sebentar,’’ terangnya. Dikatakan Tarka, meski mendapat bantuan PLTS, saat ini sebagian besar warganya sudah memanfaatkan listrik PLN untuk penerangan rumah. Jaringan listrik PLN baru masuk ke wilayah Dusun Belong Dauhan dan Belong Danginan sekitar tahun 2017. Untuk mendapatkan listrik dari PLN, pihaknya telah berupaya mengajukan proposal ke PLN sejak 2003. (kmb40)
WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Tiga yang digelar di Lapangan Banjar Tiga, Desa Tiga Kecamatan Susut, Senin (6/8). Pembukaan Porsenides ditandai dengan pemukulan gong. Wabup Sedana Arta berharap Porsenides dapat menjadi wadah generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dalam berprestasi secara sehat dan sportif. Selain dihadiri Wabup Sedana Arta, pembukaan Porsenides di Desa Tiga dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli I Dewa Agung Riana Putra, Camat Susut A.A. Bintang Ari Sutari, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, Perbekel se-Kecamatan Susut, tokoh dan masyarakat setempat. Dalam acara tersebut, Wabup Sedana Arta menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen masyarakat yang turut mendukung terlaksananya Porsenides Desa Tiga. Dengan adanya Porsenides ini, Desa Tiga mampu mengembangkan nilai seni budaya dan olahraga yang secara langsung menjadi jembatan kreativitas anak muda ke arah positif. Porsenides merupakan kegiatan multi-effect yang memiliki banyak manfaat untuk masyarakat. Selain bermanfaat untuk memberi ruang masyarakat desa mengeksplorasi potensi dirinya, dalam ajang inilah, tokoh dan masyarakat berperan untuk mengawal dalam membangun komunikasi dan spirit. Porsenides juga dapat menjadi wadah generasi muda untuk menunjukkan kemampuannya dalam berprestasi secara sehat dan sportif. Wabup Sedana Arta berharap, Porsenides dapat diman-
PORSENIDES - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka secara resmi Porsenides di Desa Tiga. faatkan sebagai ajang untuk mempererat rasa manyama braya, karena seni dan olahraga juga merupakan media dan sarana untuk memperkuat dan meningkatkan rasa persaudaraan di lingkungan masyarakat. ‘’Mari generasi muda, untuk terus berkarya, jangan patah semangat. Gali terus bakat dan kemampuan Kalian. Pertahankan seni dan budaya, karena di pundak Kalianlah desa ini akan maju,’’ tegasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Tiga I Putu Merta Utama mengatakan, Porsenides merupakan wadah bagi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas seni dan olahraga guna membangun jiwa yang sportif. Untuk menjadi yang terbaik, peserta haruslah giat berlatih. Prestasi akan dapat diraih jika mau belajar dengan sungguh-sungguh. Dia berharap seluruh peserta dapat menerima hasil Porsenides dengan lapang dada. ‘’Jangan saling memprovokasi. Mari buat nyaman peserta lomba untuk menunjukkan kreativitasnya. Bangkitkan potensi dan budaya demi terwujudnya Gebog Satak Bersatu
yang berlandaskan Tri Hita Karana, sehingga Porsenides ini dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suana menjelaskan, Porsenides kali ini diikuti sembilan banjar dinas di Desa Tiga. Porsenides berlangsung 6 - 12 Agustus. Jenis lomba di antaranya lari cepat tingkat tingkat SD dan SMP, lari estafet tingkat SD dan SMP, gita santi putra dan putri, lomba tarik tambang putra dan putri dan ditutup dengan pergelaran seni. Melihat sportivitas peserta yang didukung antusias penonton dan banyaknya dukungan masyarakat, ke depan pihaknya akan mengkaji dan mencoba untuk menambah jenis perlombaan. Sementara, guna mendukung kegiatan ini, pihaknya memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan bantuan dari masyarakat dan pihak ketiga atau sponsor. Sebagai rangkaian pembukaan Porsenides, ditampilkan atraksi pencak silat Linjong, rejang renteng dari ibu-ibu PKK dan parade baleganjur generasi muda dari sembilan banjar. (ad358)
Festival Baleganjur
Arus Lalin di Penelokan Dialihkan
Bangli (Bali Post) Arus lalu lintas (lalin) di Penelokan, Kintamani akan dialihkan selama dua hari. Pengalihan arus lalin tersebut lantaran jalan utama setempat, tepatnya di depan Pasar Seni Geopark, digunakan sebagai tempat menggelar Festival Baleganjur. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Selasa (7/8) kemarin, mengatakan pengalihan arus lalin dilaksanakan dua hari pada Rabu (8/8) ini dan Kamis (9/8) besok, mulai pukul 07.30 sampai 16.00 Wita. Pengalihan arus lalin ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari kemacetan saat pelaksanaan Festival Baleganjur II yang akan diikuti 35 kontingen dari desa-desa yang ada di Kecamatan Kintamani. Dijelaskannya, dalam Festival Baleganjur II, panggung utama akan berada di depan Pasar Seni Penelokan. Ses-
PENAMPUNGAN - Warga Banjar Bubung menunjukkan tempat penampungan air bersihnya.
Sejumlah Desa di KintamaniKrisis Air Bersih
PETA - Peta pengalihan arus lalu lintas selama pelaksanaan Festival Baleganjur II di Kintamani. Bali Post/ina
Belajar di Bawah Bangunan Rusak
Siswa SMAN 1 Susut Khawatirkan Gempa Susulan Bangli (Bali Post) – Pascajebolnya atap salah satu gedung berlantai dua di SMAN 1 Susut akibat gempa, proses belajar mengajar di sekolah setempat, Selasa (7/8) kemarin, tetap berjalan normal. Namun, sejumlah siswa yang menempati kelas di lantai satu gedung tersebut masih merasa waswas terhadap gempa susulan. Terlebih sampai siang kemarin, puing-puing bangunan belum dibersihkan. Salah seorang siswa kelas XII, Ni Nengah Widiasti, mengaku khawatir jika terjadi gempa susulan, lantai dua gedung itu akan roboh dan menimpa siswa di ruangan yang ada di bawahnya. Dia pun berharap tidak ada lagi gempa susulan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lancar. Kepala SMAN 1 Susut Dewa Gede Anom mengungkapkan, pascaterjadinya gempa bumi yang mengakibatkan
Bali Post/ina
uai peta pengalihan arus, kendaraan dari arah Suter yang menuju ke Objek Wisata Penelokan maupun Kedisan, akan diarahkan ke simpang Petung. Demikian juga dengan kendaraan yang datang dari arah Bangli akan diarahkan ke simpang Petung hingga simpang Sekaan. Terkait hal tersebut, dia mengimbau masyarakat yang akan menuju ke Objek Wisata Penelokan dan Kedisan saat festival berlangsung, agar melalui jalur alternatif lain sesuai petunjuk rambu. ‘’Selama pegalihan arus akan disiagakan petugas di masing-masing pesimpangan untuk memberikan arahan ke pengguna jalan,’’ ujar Sulhadi. (kmb40)
RUSAK - Bangunan di SMAN 1 Susut yang rusak akibat gempa. empat ruangan kelas di lantai dua sekolahnya hancur, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan para guru dan stakeholder lainnya. Dalam rapat itu disepakati untuk melakukan merger
Bali Post/ina
beberapa kelas X dan XII. Hal itu dilakukan agar proses belajar mengajar siswa kelas XII IPS dan IPB yang ruangan kelasnya rusak berat, bisa tetap berjalan nomal. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Warga di sejumlah desa di Kintamani kesulitan air bersih sejak sebulan terakhir. Persediaan air di cubang menipis. Hal ini sebagai dampak datangnya musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga terpaksa membelinya dari pedagang dengan harga cukup mahal, hingga ratusan ribu rupiah. Warga Banjar Bubung Desa Abang Batudinding, Kintamani, Luh Tuti Wulandari, Selasa (7/8) kemarin, mengaku membeli air bersih sejak sebulan terakhir. Dia terpaksa melakukannya demi memenuhi kebutuhan memasak dan mandi. ‘’Persediaan air hujan di bak penampungan sudah menipis dan tak mencukupi,’’ ujarnya.
Diakuinya, harga air bersih cukup mahal yakni Rp 250 ribu per empat tong besar. Biasanya air yang dibelinya itu cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 15 hari. ‘’Kalau diiritiritkan bisa lebih dari 15 harian,’’ ujarnya. Warga lainnya juga diakuinya melakukan hal serupa. Dikatakan Tuti, untuk mendapatkan air bersih, di wilayah Banjar Bubung sejatinya terdapat sumber mata air yang bisa dimanfaatkan. Akan tetapi, volumenya sangat kecil. Untuk mendapatkan satu ember air saja warga harus menunggu hingga sejam. Itu pun harus sabar mengantre dengan warga lainnya. Selain untuk memenuhi kebutuhan memasak dan MCK, warga juga biasa membeli air
untuk kebutuhan ternak. ‘’Di sini, warga sudah biasa membeli air kalau musim kemarau,’’ imbuhnya. Selain Tuti, kesulitan air bersih saat kemarau juga dirasaakan pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Abang Erawang. Salah seorang petugas setempat, Nyoman Toko, mengatakan pihaknya kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan toilet. Untuk memenuhi kebutuhan selama dua hari, pihaknya memerlukan air bersih hingga dua tangki. Banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli air bersih, berdampak terhadap pendapatan DTW tersebut. ‘’Banyak dana tersedot untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi wisatawan,’’ ungkapnya. (kmb40)
15
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
LPD Kelebihan Likuiditas, Dana Disimpan di Bank Denpasar (Bali Post) Sama halnya dengan lembaga jasa keuangan (LJK) yang lain, LPD (Lembaga Perkreditan Desa) tahun ini juga mengalami kelebihan likuiditas. Akibatnya LPD menyimpan dananya di bank. Ketua LP LPD Provinsi Bali I Nyoman Arnaya, S.E. mengklaim kondisi LPD 98 persen sehat, hanya 2 persen yang kurang sehat. Hal itu karena faktor internal LPD dan kondisi masyarakat yang berbeda-beda. LPD yang kurang sehat disebutkan ada di beberapa tempat di Bali. Dari sisi kinerja keuangan
LPD saat ini asetnya mencapai Rp 19,5 triliun. Selain itu, LPD kelebihan dana karena Dana Pihak Ketiga (DPK) LPD mengalami peningkatan 30 persen sejak tahun 2017, yaitu Rp 4,5 triliun. DPK itu berasal dari 1.433 LPD. Namun, dana itu belum mampu disalurkan ke masyarakat dalam bentuk kredit. Akibatnya kelebihan likuiditas itu ditabung di bank. LPD telah menyalurkan kredit sebesar Rp 15 triliun. Kredit tersebut banyak diserap untuk perdagangan untuk LPD yang lokasinya di perkotaan.
Sedangkan untuk LPD yang lokasinya wilayah pedesaan, kredit lebih banyak diserap untuk pertanian. ‘’Kondisi LPD sekarang dilihat dari aspek dana LPD terus meningkat walaupun kondisi ekonomi menurun. Ini persoalan yang dialami LPD di Bali saat ini, kelebihan dana. Ini yang terbalik karena situasi ekonomi masyarakat lebih banyak menabung daripada berusaha. Justru LPD sekarang kelebihan likuiditas,’’ bebernya. Pihaknya bersama BKS LPD berupaya menggerakkan
sektor ekonomi khususnya UMKM di desa-desa dengan pola kredit yang ringan. Khususnya untuk masyarakat yang memiliki usaha kecil didorong untuk maju dari LPD. Ketua Badan Kerja Sama (BKS) LPD Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. berharap krama Bali memanfaatkan lembaga keuangan milik desa ini benar-benar menjadi penopang ekonomi krama desa. Sehingga Bali akan menjadi kuat dengan dimulai dari pembangunan ekonomi di desa pakraman. (kmb42)
Wajib Dientaskan
Untuk memberdayakan subsektor peternakan tersebut, tentunya permasalahan klasik tersebut wajib dientaskan terlebih dahulu. Apalagi, sesuai hasil Sensus Pertanian 2013, jumlah krama Bali yang menggantungkan sumber penghidupannya dari beternak mencapai 388.318 jiwa, meliputi 273.653 peternak lakilaki (70,47 persen) dan 114.655 peternak perempuan (29,53 persen). Mayoritas dari mereka membudidayakan babi, sapi, ayam buras/lokal, ayam pedaging dan petelur, serta itik. Sayangnya, sebagian besar peternak di Bali mengelola peternakan skala kecil, sehingga nilai produksinya seringkali tidak bisa diandalkan untuk mendongkrak kesejahteraan keluarga. Sejatinya, peluang ekspor ternak dan hasil ternak para peternak Bali cukup besar. Namun untuk mampu menembus pasar internasional, tentu saja diperlukan beberapa pembenahan. Pertama, peningkatan mutu dari produk ternak yang dihasilkan dan wajib memenuhi syarat yang diajukan oleh negara pengimpor. Tak kalah pentingnya, higienitas produk ternak juga wajib diperhatikan karena pasar internasional sangat ketat
dalam persoalan tersebut. Ironisnya, hal itu selama ini kurang diperhatikan oleh peternak. Tuntutan pasar global ini juga wajib dijawab oleh para peternak dengan melakukan perubahan besar dalam tata laksana pemeliharaan ternak agar memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan. Selain itu, pengelolaan pascapanen juga sangat penting untuk menjaga mutu produk ternak. Penanganan yang kurang tepat akan menghasilkan kerugian besar. Dalam konteks ini, peternak sebaiknya membentuk suatu asosiasi agar diperoleh tingkat efisiensi yang optimal atau dapat menjalin kemitraan dengan pengusaha/peternak besar yang produknya sudah mampu menembus pasar internasional. Berskala Kecil Sebagian besar peternakan di Bali berskala kecil atau dikenal sebagai peternakan rakyat. Umumnya, peternakan rakyat seperti ini memiliki ciriciri berupa rendahnya tingkat keterampilan, kecilnya modal usaha, belum menggunakan bibit unggul. Hasil produksi maupun kualitas produksinya jauh di bawah hasil produksi dari perusahaan. Permasalahan klasik lainnya, lemahnya kelembagaan peternak. Meskipun telah dibentuk kelompok-
kelompok usaha, koperasi dan sebagainya, tetapi realitanya fungsi kelembagaan peternak masih lemah. Salah satu pemicunya adalah rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Di sini peran pemerintah sangat vital. Tidak semata memberikan bantuan finansial, tetapi kelompok peternak itu justru sangat memerlukan berbagai jenis pelatihan/keterampilan termasuk dalam hal manajemen usaha, sehingga kelompok maupun koperasi peternak itu mampu menjadi badan usaha yang mandiri yang ditandai kemampuannya mengelola usaha secara profesional. Peran pemerintah daerah juga sangat vital dalam memperluas akses pasar produk peternakan lokal Bali. Sejatinya, potensi pasar di Bali masih sangat terbuka lebar mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata dengan reputasi yang sudah mendunia. Banyak hotel berbintang dan restoran berkelas internasional yang beroperasi di Bali yang tentunya memerlukan produk ternak untuk konsumsi wisatawan yang berwisata ke Bali. Sebagai contoh, kebutuhan daging sapi untuk restoran dan hotel di Bali mencapai 2.000 ton per tahun. Ironisnya, kebutuhan daging tersebut sebagian besar dipenuhi dari daging impor. Dengan kata lain, daging sapi
Bali ‘’tersisih’’ di tanahnya sendiri. Jika sebagian saja dari kebutuhan daging itu bisa dipenuhi oleh peternak lokal Bali, tentu kesejahteraan para peternak sapi Bali secara otomatis akan terdongkrak naik. Alasannya tetap klasik, kualitas daging sapi Bali belum memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan oleh pihak hotel dan restoran. Tentunya, kita berharap pemerintah daerah wajib mencari solusi agar daging sapi Bali mampu masuk ke pangsa pasar yang lebih baik. Minimal bisa masuk ke hotel dan restoran bergengsi di Bali. Misalnya, mencari teknologi guna meningkatkan kualitas daging sapi Bali agar dapat bersaing memenuhi kebutuhan dunia pariwisata. Selain itu, keberpihakan pemerintah daerah terhadap peternak lokal juga bisa diejawantahkan ke dalam bentuk produk hukum seperti peraturan daerah yang mewajibkan pengusaha jasa/akomodasi pariwisata menyerap atau memanfaatkan produk-produk lokal Bali untuk konsumsi para tamunya. Tentu saja, keberadaan produk hukum tersebut wajib diikuti dengan komitmen dan upaya pemerintah daerah maupun peternakan lokal Bali itu sendiri untuk meningkatkan kualitas produknya. * Sumatika
Rabu, 8 Agustus 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Pelayanan Sebagai Rasa Tanggung Jawab (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Khrisna Karna Bali Channel Tourist TV
09:05 Wita Inovator 09:05 Wita Ista Dewata Pura Taman Limut 10:05 Wita Lejel Homeshopping 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Pelayanan Sebagai Rasa Tanggung Jawab (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:00 Wita Klip Bali
14:30 Wita Healthy Life 15:00 Wita Agrobisnis Bunga Krisan Masa Kini 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Ambarasram 17:00 Wita Dialog Interaktif Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Folk Song
21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Mahadewi Yoga Untuk Kesehatan 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Drama Gong Cupak Grantang ( 3 ) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel
WARUNG GLOBAL
Jangan Bebani Rakyat DEWAN dan Pemkab Tabanan saat ini sedang bingung mencari dana untuk menutupi defisit anggaran Rp 31 miliar. Munculnya kekurangan dalam pendanaan (defisit) ini banyak dialami pemda/pemkab dan merupakan hal yang lumrah. Tentu saja terjadinya defisit anggaran diakibatkan beberapa faktor penting. Adakalanya terjadi karena anggaran yang memang kurang atau metode pembiayaan yang mengakibatkan defisit. Kalau hanya mengandalkan penerimaan dari sektor pajak dan penerimaan dari objek wisata sepertinya tidak mampu untuk menutupi defisit yang terjadi. Untuk itulah Kawan Global menyampaikan beberapa usulan dan menjadikan hal ini sebagai pelajaran. Dalam hal penyusunan anggaran mereka meminta legislatif dan eksekutif cermat, profesional dan menempatkan skala prioritas. Berikut rangkuman acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (7/8) kemarin Sebagai warga Tabanan tentu saja Fera merasa heran kenapa bisa terjadi defisit anggaran sampai puluhan miliar itu. Ia memperkirakan bahwa di Tabanan ini banyak potensi untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan oleh pemkab. Ke depan pemerintah harus cermat dalam mengelola anggaran misalnya dengan melakukan penghematan. Arya di Denpasar menyatakan pemimpin harus
pandai berinovasi, profesional, berjiwa usaha, jeli melihat peluang, memberdayakan masyarakat, menggali potensi wilayah, sehingga bisa dijadikan sumber pendapatan. Febri, warga Denpasar lainnya, sepakat dengan Arya. Biasanya seorang perempuan/ ibu pintar dalam mengelola anggaran rumah tangga, sama halnya dengan Ibu Bupati. Ia menyarankan agar dicek kembali pos-pos pengeluaran apak-
ah sudah benar. Selain itu, ia menyarankan agar Pemkab Tabanan minta bantuan ke Kabupaten Badung. Merasa prihatin dengan kondisi ini Ayu di Petang mengusulkan agar Pemkab Tabanan sebaiknya membuat kegiatan yang menghasilkan uang. Atau meminjam dana dari pihak ketiga/individu/pengusaha atau lainnya asalkan jangan dibebankan ke rakyat. (sikha)
Dibagikan Tikar
Sementara otoritas LIA pun telah menyiapkan lima unit komputer dengan jaringan internet. Hal ini untuk memudahkan para wisatawan mencari tiket pesawat. Bagi yang memiliki smartphone, pihak pengelola bandara juga telah memperbanyak jaringan wifi yang bisa diakses oleh wisatawan untuk kebutuhan internet. ‘’Saya sudah perintahkan jajaran PT AP 1 LIA untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para wisatawan,’’ tegas Direktur Utama (Dirut) PT AP 1 Faik Fahmi yang datang langsung meninjau kondisi LIA, Selasa kemarin.
Ia menjelaskan, sejak Senin pihaknya mencatat lebih dari 1.000 wisatawan mancanegara yang menginap di LIA. Sebagian di antaranya sudah bisa diterbangkan. Sementara sisanya masih tertahan di terminal LIA sampai sekarang ini, karena banyak yang tidak memiliki tiket pesawat. Ia memastikan, semua wisatawan yang tertahan di bandara tetap akan mendapat pelayanan maksimal. Pihaknya pun sudah mendistribusikan tikar serta selimut untuk para wisatawan sembari menunggu diterbangkan ke negara asalnya. Pantauan Suara NTB di LIA hingga Selasa siang kemarin, arus kedatangan wisatawan ke LIA terus ber-
langsung. Meski tidak seramai Senin kemarin. Namun, penumpukan wisatawan masih tampak di area terminal LIA. Para wisatawan tersebut memilih beristirahat di sudut-sudut terminal. Untuk mengusir rasa suntuk wisatawan, pihak pengelola bandara menyiapkan hiburan live music di salah satu sudut terminal bandara. Sementara itu, hingga Selasa kemarin jumlah wisatawan yang dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno mencapai 4.733 orang. Mereka dievakuasi tim SAR akibat khawatir isu tsunami dan gempa susulan. Siang kemarin merupakan akhir dari proses evakuasi dari sana. (kmb42/kmb)
Belanja Pemerintah Pendapatan negara tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar 10,8 - 11,3 persen dari PDB, penerimaan negara bukan pajak 1,8 - 2,1 pers-
en dari PDB dan hibah 0,05 - 0,07 persen dari PDB. Untuk belanja negara, belanja pemerintah pusat ditetapkan 9,3 - 10,1 persen dari PDB, transfer ke daerah dan dana desa 4,9 - 5,3 persen dari PDB, belanja kementerian/lembaga
5,0 - 5,6 persen dari PDB dan belanja non-kementerian/lembaga 4,3 - 4,5 persen dari PDB. Dengan berbagai proyeksi kisaran tersebut, defisit anggaran 2019 ditetapkan sebesar 1,6 - 1,9 persen terhadap PDB. (ant)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Rabu Kliwon, 8 Agustus 2018
44 Atlet Bali Tampil di AG Denpasar (Bali Post) Tercatat 44 atlet dan 10 pelatih Bali memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games (AG) 2018 di Jakarta dan Palembang. Para atlet itu berasal dari Denpasar (16), Klungkung (7), Bangli (6), Gianyar (6), Badung (5), Jembrana (2), Karangasem (1) dan Tabanan (1). Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menerangkan, pembinaan atlet di kabupaten dan kota di Bali bukan sekadar beprestasi di ajang Porprov, tetapi juga pada hajatan multi-event yang lebih tinggi seperti PON, SEA Games dan Asian Games. ‘’Hal ini menunjukkan sejauh mana keberhasilan pembinaan atlet di daerah,’’ tuturnya di Denpasar, Selasa (7/8) kemarin. Ia berharap para atlet Bali mampu mengukir prestasi gemilang, bahkan bisa meraih medali untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 yang akan berlangsung 18 Agustus hingga 2 September mendatang. ‘’Peluang menggondol medali bagi atlet Bali terbuka lebar,’’ ucapnya. Atlet Denpasar yang masuk tim Asian Games adalah Komang Harik Adi Putra dari cabang olahraga pencak silat, Ida Ayu Indira Melati Putri (golf), Mario, Darma Tanjung (skateboard), Talitha (tembak), Gede Ganding (judo), Aty Agung Keuniayanti, Gusti Ayu Mardili Ningsih (atletik), Kadek Pratita Citta Dewi, Regita (bola basket) serta lima pemain kabaddi. Klungkung meloloskan lima pemain kabaddi serta Komang Ardarta (kurash)
dan Cok Istri Agung Sanistya Rani (karate). Gianyar mengirim Putu Eka, Dewa Ayu Sriartha (basket) dan Putu Gede Juni Antara (sepak bola). Bangli menampilkan Sang Ayu Sidan Wilantari, Ni Made Dwi Yanti (silat), Dewa Ayu Mira Widari (judo), Putu Wiradamungga Adesta (kurash) dan Nyoman Suartana (layar). Sementara Badung diwakili M. Abdurahman Wahyu (taekwondo) dan Maria Natalia Londa (atletik). Maria Natalia merebut satu medali emas pada Asian Games 2014 di Korea Selatan dari nomor lompat jauh putri. Sementara 10 pelatih Bali yang terpilih mendampingi atletnya di Asian Games 2018 adalah Gusti Agung Adi Swandana (tinju), Ketut Sudiana (tembak), Wayan Sujana (layar), Ni Made Suyudani (judo), Ketut Pageh (atletik), I Gusti Putu Ngurah Adi Santika, Berto Kadek Yogi, Made Sukawan dan Rizky (kabaddi). (022) MEDALI - Cokorda Istri Agung Sanistya Rani (kiri) diharapkan merebut medali di cabang olahraga karate pada Asian Games 2018.
Masuk Liga Champions Tak Cukup untuk Spurs
Bali Post/ist
EMAS - Atlet balap sepeda Bali Sayu Bela Sukmadewi (tengah) mendulang medali emas pada kejurnas di Parangtritis, Yogyakarta.
Kejurnas Balap Sepeda
London – Tottenham Hotspur tidak boleh puas dengan keberhasilan lolos ke Liga Champions, tetapi harus menghadirkan tantangan yang lebih serius di Liga Inggris dan trofi-trofi lain. Klub London itu finis di peringkat ketiga Liga Utama Inggris musim lalu untuk mengamankan tiket ke kompetisi klub elite Eropa untuk tahun ketiga secara beruntun. Menurut Manajer Mauricio Pochettino, berada di Liga Champions untuk tahun ketiga berturutturut merupakan kesuksesan besar, namun itu tidak cukup. ‘’Bagi saya, itu tidak cukup. Mungkin kami perlu mengubah beberapa hal,’’ tegasnya kepada media Inggris, Selasa (7/8) kemarin. Pelatih asal Argentina ini menyatakan, jika sebagian orang percaya manajer Spurs tidak menginginkan trofi-trofi, ada yang tidak benar dalam benak mereka. ‘’Saya ada di sini untuk menang. Dapatkah kami memenangi sesuatu musim ini? Di sepak bola, apa pun dapat terjadi. Itu akan berat karena lawan-lawan kami berada di level yang setiap tahun berkembang. Kami bersaing di balapan yang sama, namun dengan mobil yang berbeda,’’ imbuhnya. Spurs yang bersiap pindah ke stadion baru bernilai 850 juta
pound untuk musim baru, sama sekali belum merekrut pemain pada bursa transfer saat ini. Sementara itu, Stan Kroenke, pemilik saham mayoritas Arsenal, telah mengajukan penawaran untuk membeli seluruh saham klub Liga Inggris itu dalam kesepakatan yang bernilai sekitar 1,8 miliar pound, setelah ia mengamankan dukungan pemilik saham minoritas Alisher Usmanov. Kroenke yang telah memiliki 67 persen saham Arsenal mendapat tawaran yang tidak dapat dibatalkan dari Usmanov untuk menjual 30 persen sahamnya dan akan membeli saham tersisa yang dipegang oleh pihak independen. Kroenke yang juga memiliki tim bola basket NBA Denver Nuggets dan American Football Los Angeles Rams, mengatakan dalam pernyataan di bursa efek London bahwa dirinya ingin memprivatisasi Arsenal untuk dapat menerapkan strateginya dengan lebih baik. Langkah ini terjadi saat klub London Utara itu menandai musim baru tanpa dipimpin manajer Arsene Wenger yang mengundurkan diri April lalu setelah menduduki posisinya selama 22 tahun. The Gunners kini di bawah manajer baru Unai Emery asal Spanyol yang didatangkan dari PSG. (ant/rtr)
Sayu Bela Sabet Emas
Denpasar (Bali Post) Pembalap Bali Sayu Bela Sukmadewi berhasil menyabet medali emas nomor cross country eliminator (XCE) pada Kejurnas Balap Sepeda kategori junior (U-18) di Parangtritis, Yogyakarta, 17-22 Juli lalu. Sayu Bela juga menyumbang medali perunggu di nomor cross-country olympic (XCO). Pembalap Bali lainnya, Kevin Maulana, meraih perak di nomor Individual Time Trial (ITT) untuk kategori pemula (U-17) dan Omar Batista merebut medali perunggu di nomor road-race pemula. Medali juga disabet Putu Arya Mertayasa di nomor XCO pemula dan Pande Jaya Sedana Putra. Sementara pembalap putra Ardian Putra Pratama yang turun di nomor BMX hanya mampu bertengger di urutan keempat. Sekum Pengprov ISSI Bali Nyoman Kertiyasa di Denpasar, Selasa (7/8) kemarin, menyatakan mereka adalah pembalap masa depan. Apalagi pada PON XX/2020 di Papua, usia pembalap dibatasi maksimal 21 tahun (U-21). ‘’Jadi, mereka sudah saling mengetahui calon lawan di kelasnya masing- masing,’’ ujarnya. Menurutnya, para pembalap Bali sangat getol berlatih. Khusus Kevin Maulana bergabung dengan klub milik Bea Cukai yakni CCC Solom sambil bersekolah. (022)
Malaysia Tantang Indonesia di Semifinal
Gresik (Bali Post) – Tim nasional sepak bola Malaysia menantang tuan rumah Indonesia pada babak semifinal Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Laos 1-0 dalam laga terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (7/8) kemarin. Malaysia menempati peringkat kedua dan lolos bersama Thailand yang menjadi juara Grup B. Thailand akan menghadapi Myanmar di semifinal lainnya. Malaysia lolos dengan mengoleksi poin 9, sedangkan Thailand mengoleksi poin 10 dari empat pertandingan. Satu-satunya gol Malaysia pada laga melawan Laos tercipta pada menit ke-3 hasil bunuh diri Anantaza Siphongphan yang berusaha menghalau bola dengan sundulan tetapi bola malah mengarah ke gawang. Pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja Soib sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya pada laga terakhir ini, sehingga bisa lolos ke semifinal. Sementara itu, pelatih Laos Kanlaya Syamsomvang mengatakan sangat kecewa dengan kekalahan ini, sebab timnya sudah bermain total seratus persen untuk memenangkan laga. Ia juga mengaku kecewa dengan wasit asal Kamboja yang memimpin laga, karena banyak melakukan kesalahan saat mengambil keputusan, sehingga mengendurkan semangat bermain tim Laos. Laos sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos mendampingi Thailand ke babak semifnal, sebab sudah mengoleksi poin 7 dari tiga laga yang dijalaninya, sedangkan Malaysia butuh menang untuk bisa menggeser Laos di peringkat kedua. (ant)
Mauricio Pochettino
Bali Post/afp
LeBron James Dipuji di Ohio Ohio – Bintang basket NBA LeBron James mendapat pujian dari masyarakat di sebuah sekolah di distrik Ohio, karena membantu pembangunan sekolah untuk anak-anak tidak beruntung di kampung halamannya Akron, Ohio, AS. LeBron sebelumnya mendapat pelecehan dari Presiden AS Donald Trump yang melalui akun Twitter-nya mempertanyakan kecerdasan pemain yang sekarang membela LA Lakers itu. Trump menyerang James setelah pemain yang sudah meraih tiga cincin juara NBA itu diwawancarai oleh Don Lemon dari stasiun televisi CNN sehubungan dengan pembukaan sekolah umum di Akron yang pembangunannya didukung oleh yayasan milik James. Dalam wawancara itu, James menegaskan bahwa olahraga
berhasil menyatukan rakyat AS. James juga menjanjikan sepeda dan helm gratis untuk para siswa, bahkan siap membayarkan biaya kuliah bagi lulusan kekolah ‘’I Promise’’. ‘’Apa yang telah dilakukan LeBron James dalam satu dekade terakhir bagi anak-anak agar mereka bisa berkembang di masa depan pasti dilakukan oleh orang cerdas,’’ kata Mark Williams, juru bicara Sekolah Umum Akron, Selasa (7/8) kemarin. Di bagian lain, Toronto Raptors dilaporkan merekrut Greg Monroe untuk mengarungi NBA musim 2018-2019, setelah sebelumnya center itu memasuki status bebas kontrak selepas kontraknya habis dengan Boston Celtics. Monroe menyepakati kontrak berdurasi satu tahun dengan nilai 2,2 juta dolar AS.
Pebasket yang sudah delapan tahun berkarier di NBA itu menambah kedalaman roster Raptors yang berupaya menjadi penantang serius Wilayah Timur, menyusul datangnya Kawhi Leonard lewat skema pertukaran dengan San Antonio Spurs yang juga melibatkan kedatangan Danny Green. Musim lalu, Monroe berseragam tiga tim yakni Milwaukee Bucks, Phoenix Suns dan Boston Celtics. Sementara itu, Seattle akan menjadi tuan rumah pertandingan NBA untuk pertama kalinya sejak Seattle SuperSonics meninggalkan kota itu pada musim 2007/2008 dan pindah ke Oklahoma City. Kevin Durant yang memainkan musim rookie-nya di Seattle dan Warriors akan bermain melawan Sacramento Kings di KeyArena pada 5 Oktober. (ant/rtr)
Bali Post/ist
PS Badung Jamin Wasit Netral Mangupura (Bali Post) Tuan rumah Persatuan Sepak Bola (PS) Badung menjamin tak ada lagi permainan wasit pada pertandingan Kompetisi Liga 3 Nasional Grup VII putaran kedua di Stadion Samudra, Kuta, yang digulirkan mulai 30 Agustus mendatang. Pelatih Kepala PS Badung AAK Bramastra menyesalkan kepemimpinan wasit yang memimpin laga PS Badung melawan Persewangi Banyuwangi yang berkesudahan 2-2. Saat itu Tim Keris unggul 2-0, namun kemudian berhasil dikejar oleh Persewangi melalui pemberian tendangan bebas dan tendangan penalti. ‘’Laga di Samudra, kami jamin wasit netral, sportif dan menjunjung tinggi fair-play,’’ ujarnya di Mangupura, Selasa (7/8) kemarin. Dia bersama asisten pelatih Kadek Loco Ediana akan kembali melatih Nengah Repot Sulendra dan kawan-kawan di Stadion Samudra mulai Jumat (10/8) lusa. Pihaknya memprogramkan materi latihan kekompakan tim, kerja sama antarlini dan penyelesaian akhir. ‘’Kami mematok target menyapu bersih poin di kandang,’’ tegas Bramastra. Menurut Manajer Tim Nyoman Graha Wicaksana, PS Badung telah melancarkan protes kepada Komdis PSSI terkait kepemimpinan sang pengadil lapangan saat laga PS Badung kontra Persewangi. Akan tetapi sampai sekarang pihaknya belum mendapatkan jawaban, meskipun protes dilengkapi dengan video rekaman. (022)
Dua Pemain Bali Perkuat Timnas Basket Putri
Jakarta (Bali Post) – Tim nasional bola basket 3x3 putri Indonesia sudah menetapkan empat pemain yang akan diturunkan di Asian Games XVIII 2018. Keempat nama tersebut yaitu Christine Apriyani Rumambi asal klub Merah Putih Samator, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma, Ni Putu Eka Liana (Merpati Bali) dan Delaya Maria (Tenaga Baru). Manajer Timnas 3x3 Indonesia Fareza Tamrella mengatakan, setelah melihat hasil pemusatan latihan selama ini dan beberapa kali kompetisi, maka manajemen timnas 3x3 memutuskan yang paling siap untuk Asian Games 2018 adalah tim dengan para pemain ini,’’ ujarnya di Jakarta, Senin (6/8) malam. Dengan diumumkannya pemain timnas 3x3 putri tersebut, maka skuad timnas 3x3 untuk Asian Games 2018 sudah lengkap karena sebelumnya timnas putra juga telah menentukan empat pemainnya, yaitu Erick Jonathan Gosal, Rivaldo Tandra Pangesthio, Vincent Rivaldi Kosasih dan Agassi Goantara. Timnas 3x3 putri Indonesia yang dilatih Wahyu Widayat Jati ditargetkan meraih medali perunggu, sedangkan timnas putra diproyeksikan berada di empat besar. Tim basket 3x3 Asian Games 2018 wajib diperkuat pemain berusia di bawah 23 tahun atau U-23. Pertandingan akan digelar 21-26 Agustus 2018 di Arena Tenis Lapangan (Outdoor) Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Di sisi lain, timnas basket U-18 putra Indonesia mengalami kekalahan kedua beruntun dalam Kejuaraan U-18 Asia FIBA di Bangkok, Thailand, setelah di laga Grup A takluk dari Jepang dengan skor 53-86. Pada partai pertama, Minggu (5/8), timnas Indonesia dikalahkan Iran 50-80. (ant)
Serena Mundur dari Piala Rogers
Montreal – Juara grand slam 23 kali, Serena Williams, mengundurkan diri dari turnamen Piala Rogers di Montreal, Kanada. Ia merasa jadwal padatnya tidak memberikan cukup waktu untuk mengasuh putrinya yang baru berusia 11 bulan. Petenis 36 tahun asal AS ini mengundurkan diri karena alasan-alasan pribadi, beberapa hari setelah dikalahkan 1-6, 0-6 oleh Johanna Konta pada putaran pertama Silicon Valley Classic, kekalahan paling memalukan sepanjang kariernya. ‘’Pekan lalu tidak mudah bagi saya. Bukan hanya menjalani beberapa persoalan pribadi yang berat, namun juga panik. Kebanyakan, saya merasa sepertinya saya bukan seorang ibu yang baik. Saya membaca sejumlah artikel yang mengatakan emosi-emosi postpartum dapat berlangsung sampai tiga tahun jika tidak segera ditangani,’’ katanya melalui unggahannya di Instagram, Senin (6/8). Keputusan Williams itu membuat kecewa Direktur Turnamen Eugene Lapierre. ‘’Tentu saja kami kecewa bahwa Serena tidak akan bergabung dengan kami. Fans sangat menantikan bisa melihat dia beraksi,’’ ujarnya dalam sebuah pernyataan, Selasa (7/8) kemarin. Di luar rasa kecewa itu, secara keseluruhan turnamen tetap merupakan kompetisi tingkat tinggi. Ke-10 unggulan tampil bersama 22 dari 25 petenis teratas dunia. Turnamen dibuka Senin (6/8) dengan penampilan petenis nomor satu dunia Simona Halep sebagai unggulan teratas dan Caroline Wozniacki di unggulan kedua. Sementara itu, petenis Jerman Alexander Zverev mempertahankan gelar Citi Open di Washington setelah mengalahkan petenis muda Australia Alex de Minaur 6-2, 6-4. Di bagian lain, Mihaela Buzarnescu memenangi gelar WTA perdananya dengan tampil dominan atas Maria Sakkari untuk meraih kemenangan 6-1, 6-0 di Silicon Valley Classic, Washington, AS. (ant/rtr)