Skip to main content

Edisi Kamis 07 Juni 2018 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

KAMIS PON, 7 JUNI 2018

Mantan Sekdaprov Bali Angkat Bicara

Bantuan Desa Pakraman Rp 500 Juta Tidak Termasuk ’’Money Politics’’

Tjokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H.

16 HALAMAN

NOMOR 274 TAHUN KE 70

POLEMIK visi-misi dan program dari pasangan calon (paslon) Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya MantraI Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), tentang bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta per tahun terus menghangat di Bali. Isu ini menjadi sensitif karena beberapa lawan politik MantraKerta sempat menuding jika bantuan ini rawan pelanggaran dan bernuansa money politics atau politik uang. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Tjokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H. angkat bicara soal bantuan tersebut. Secara tegas Tjok Pemayun

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Koster-Ace Siap Fasilitasi Musisi dan Industri Musik Lokal

menyatakan bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta per tahun sama sekali tidak masuk politik uang, karena bantuan itu masih sangat realistis. ‘’Saya ini berpengalaman. Saya mantan Sekda Bali. Saya Ketua Tim Anggaran Pembangunan Daerah (TPAD). Kalau hanya soal bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta per tahun, itu masih sangat realistis dan tidak melanggar aturan. Kalaupun dirunut dari persoalan postur APBD, juga masih normal dan tidak melanggar juga,’’ ujarnya di Denpasar, Rabu (6/6) kemarin. Hal. 15 Sangat Normatif Bali Post/kmb

Ekonomi Bali

EKSPOR TURUN PERTANDA APA?

Ekspor Bali tahun 2018 ini mengalami penurunan. Angkanya lebih dari 16 persen. Ini menandakan daya saing produk Bali di luar negeri menurun. Apalagi bank telah menaikkan suku bunga. Ini juga akan berdampak pada menurunnya kemampuan dunia usaha bersaing di pasar ekspor. Apakah ini menandakan ekonomi Bali akan terpuruk? Nyoman Sender dan Prof. Ramantha mempunyai pandangan berbeda soal ini.

Lainnya

Amerika Serikat

28,49%

25,52%

Spanyol

2,41%

Australia

9,24%

Belanda

2,87% Jepang

Jerman

7,93%

2,89% Prancis

Singapura

2,99% Hongkong

4,56%

Tiongkok

7,10%

5,99%

 Nilai Ekspor : 42.167 US Dolar Sumber : BPS Provinsi Bali

Tahun 2018 dipercaya sebagai tahun krisis. Karena siklus 10 tahunan jatuh pada tahun 2018. Terlihat dari pelemahan rupiah yang kini berada pada kisaran 13.865/dolar. Bahkan sebelumnya melampaui angka 14.000. Ekonomi Bali khususnya, juga baru saja pulih dari dampak erupsi Gunung Agung. Dengan dua fenomena itu, pengamat ekonomi Nyoman Sender mengatakan agak pesimis dengan ketahanan ekonomi Bali. Dengan suku bunga acuan BI yang naik, otomatis perbankan akan cenderung untuk menaikkan suku bunga pinjaman. Hal ini pasti kurang kondusif bagi dunia usaha. Sementara pelemahan rupiah yang sebenarnya bagus untuk bidang ekspor, celakanya volume dan nilai ekspor Bali tidak serta merta dimanfaatkan oleh dunia usaha. Terlihat dari angka ekspor Bali pada bulan April 2018 turun 16,79 persen. Bahkan penurunan terjadi hampir di semua negara tujuan ekspor. ‘’Saya agak khawatir ekonomi Bali ke depan belum akan bangkit. Apalagi di tahun ini akan disibukkan dengan kegiatan politik. Tahun ini pilkada dan tahun depan pilpres. Energi akan

grafis : w.sudiasa/BP

terkuras untuk aktivitas politik, dan akan sedikit mengabaikan kegiatan dunia usaha,’’ bebernya, Selasa (5/6). Siklus sepuluh tahunan bayang-bayang resesi ekonomi Bali bahkan nasional bisa saja akan terjadi. Dari sudut pandang perbankan, ia khawatir krisis akan membayangi ekonomi Bali khususnya dan nasional pada umumnya. ‘’Suka tidak suka dunia perbankan harus siap-siap mengantisipasi fenomena ini. Harus kerja keras mencari terobosan strategis agar bisa survive. Syukur-syukur bisa bertumbuh sedikit. Saya percaya tugas itu berat. Bayangbayang siklus krisis sepuluh tahunan sejak 1998, 2008 dan 2018 bisa jadi menghantui kita semua,’’ ungkapnya. Bayang-bayang itu semakin jelas ketika dolar terus menguat. Penguatan dolar AS yang tampaknya terus berlangsung akan membuat beban APBN Indonesia semakin berat. Apalagi pemerintah mengalokasikan APBN untuk pembangunan infrastruktur. Alokasi ini terus meningkat ditambah impor migas yang belum teratasi, dalam waktu dekat akan membayangi krisis ekonomi tahun ini dan tahun depan.

Khusus ekonomi Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata, isu terorisme atau keamanan yang masih dikhawatirkan hingga saat ini merupakan faktor yang harus dijaga betul. Karena sedikit saja isu keamanan yang terjadi di Indonesia, telah membuat beberapa negara mengeluarkan travel warning. Ini tentunya akan berpengaruh pada pariwisata Bali. Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Udayana Prof. I Wayan Ramantha berpandangan lain. Ketahanan ekonomi Bali ia yakini tetap baik, tetap akan ada di atas 1 persen di atas rata-rata nasional. Karena

penopang utama ekonomi Bali, yaitu sektor pariwisata tetap tumbuh, baik wisatawan mancanegara maupun domestik, apalagi menjelang lebaran. ‘’Sektor pertanian kita juga mulai menggeliat. Karena ekspornya mulai mengalahkan kerajinan. Tentu ini bagus untuk ekonomi pedesaan. Di lain sisi dia akan membantu keseimbangan neraca pembayaran kita, artinya kita ada dalam positif ekspor,’’ ujarnya. Berdasarkan data statistik Provinsi Bali bulan Mei, Nilai Tukar Petani (NTP) Bali naik 0,04 persen yaitu dari 103,18 pada bulan April menjadi 103,23 pada Mei. Pelemahan rupiah yang terjadi karena diduga krisis 10 tahunan terjadi justu, menurutnya, disebabkan membaiknya ekonomi Amerika dan ekonomi intern Indonesia yang kurang bergerak. Belum lama ini Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga 0,25 basis poin menjadi 4,50 persen membuat kalangan pengusaha menjerit. Namun kebijakan ini diambil sebagai suatu reaksi agar tidak terjadi capital flight. Bali juga memiliki LPD yang sangat berpotensi menjaga pemerataan ekonomi Bali secara inklusi. Karena LPD ada di 1.433 desa adat. Sistem perpajakan yang berlaku, menjadikan LPD kebanjiran dana pihak ketiga (DPK). ‘’Sehingga seharusnya LPD dapat sumber dana murah,’’ pungkas Ramantha. (kmb42)

SATU JALUR - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, saat membuka Gelar Budaya Milenial Salam Satu Jalur, Senin (4/6). Acara ini diadakan di Lapangan Astina, Gianyar dan di Lapangan Umum Ki Lobar Bangli. CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Senin (4/6) berkesempatan membuka Gelar Budaya Millenial Salam Satu Jalur di Lapangan Astina, Gianyar dan di Lapangan Umum Ki Lobar Bangli. Belasan ribu anak muda Gianyar dan Bangli tumpah ruah menghadiri konser dengan semboyan Satu Jalur. Pergelaran budaya yang memadukan antara antraksi seni tradisional Bali dan modern ini menampilkan sejumlah bintang tamu artis pop Bali dan grup band lokal Pulau Dewata. Diawali dengan penampilan lawakan khas Bali serta genjekan, makin malam para penonton semakin tercapu andrenalin-

nya dengan penampilan Lolot Band. Band yang bermarkas di Panjer, Denpasar ini mampu menghipnotis ribuan penonton untuk berjingkrak mengikuti alunan musik grup band yang beraliran rock alternatif ini. Band yang terdiri dari tiga personel ini mempersembahkan empat lagu unggulan mereka. Di antaranya ‘’Bali Rock Alternatif’’, ‘’Dharmasetana’’ dan ‘’Tresna Ngemasin Tiwas’’. Wayan Koster pada kesempatan tersebut mengajak para generasi muda Gianyar yang terkenal memiliki bakat seni untuk selalu mengembangkan jiwa berkesenian mereka. ‘’Saya bangga terhadap generasi muda Bali

khususnya Gianyar yang terkenal kreatif, ternyata sangat mencitai warisan seni para leluhur kita di tengah zaman globalisasi seperti saat ini,’’ pujinya. Menurutnya, kecintaan dan aktivitas seni yang ditunjukkan generasi muda Bali sejatinya adalah modal unggulan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. ‘’Agar bisa bersaing dalam era globalisasi saat ini, sumber daya manusia kita tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan penguasaan teknologi, juga berkarakter kuat,’’ tegasnya. Hal. 15 Generasi Milenia

Kasus BLBI

Mantan Menteri Keuangan Sebut di Posisi Terjepit Jakarta (Bali Post) – Ada informasi baru yang disampaikan Bambang Subianto di Pengadilan Tipikor, Rabu (6/6) kemarin. Mantan Menteri Keuangan itu mengungkapkan ia terpaksa menandatangani surat utang BLBI. ‘’Saya minta diklarifiasi angka Rp 144 triliun itu, saya minta BPKP periksa. Setelah hasil pemeriksaan dilaporkan pada akhir November memang situasinya berat karena ada beberapa puluh triliun yang menurut BPKP tidak ada data pendukungnya. Ini secara menyeluruh. Saya jadi terjepit dalam sebuah dilema. Kalau saya tidak mengeluarkan surat utang pemerintah untuk mengganti BLBI, maka BI bangkrut dan Republik Indonesia bangkrut,’’ tambah Bambang. Bambang bersaksi untuk terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung selaku Ketua BPPN periode 2002-2004. Ia didakwa bersama-sama dengan Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Dorojatun Kuntjoro-Jakti serta pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI)

Sjamsul Nursalim dan Itjih S Nursalim telah melakukan penghapusan piutang BDNI kepada petani tambak yang dijamin oleh PT Dipasena Citra Darmadja (DCD) dan PT Wachyuni Mandira (WM) serta menerbitkan Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham, sehingga merugikan keuangan negara hingga Rp 4,58 triliun. Ia juga menjelaskan soal penandatanganan surat utang Bantuan Langsung Likuiditas Bank Indonesia Rp 144 triliun pada Desember

1998. ‘’BLBI yang menyalurkan Bank Indonesia, mereka detailnya tahu bank apa dapat berapa. Lalu BI mengajukan kepada pemerintah agar kewajiban bank kepada BI dibayar oleh pemerintah. Bukan diselesaikan secara satu-satu tapi secara keselurahan yaitu Rp 144 triliun,’’ tambahnya. Ia pun menandatangani surat tagihan untuk menalangi sementara tagihan BLBI tersebut. Hal. 15 Tidak Pasti

Ini harus dibuat pencadangan, karena itu saya tanda tangan surat tapi dengan membuat surat pengantar yang mengatakan angka ini hanya sementara, harus diverifikasi pihak independen. Itu makanya saya selamat, kalau tidak pasti duduk di sini. Saya yakin.

Perampok Emas 30 Kg Ditangkap Semarang (Bali Post) – Polda Jawa Tengah meringkus lima anggota komplotan perampok 30 kg perhiasan emas yang beraksi di Kabupaten Grobogan dan Tegal. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono, Rabu (6/6) kemarin, mengatakan komplotan asal Sulawesi Utara ini diringkus saat kabur ke Jakarta. ‘’Beraksi di dua lokasi berbeda pada Februari dan Mei 2018,’’ katanya. Ia menjelaskan, komplotan

ini menggasak 22 kg emas yang sedang dikirim distributornya di Grobogan pada Februari 2018. Sementara di Slawi, Kabupaten Tegal, komplotan ini berhasil menggasak 8 kg emas senilai Rp 1,9 miliar saat akan dikirim distributornya ke tokotoko emas. ‘’Pengiriman emasemas ini tanpa pengawalan dari kepolisian,’’ katanya. Para anggota komplotan ini, lanjutnya, memiliki peran masing-masing, termasuk informan tentang jadwal pengiriman

emas. ‘’Ada anggota yang bertugas menginformasikan jadwal pengiriman emas,’’ katanya. Bersama dengan para pelaku, polisi mengamankan perhiasan emas berbagai jenis, pistol rakitan, serta sejumlah mobil yang digunakan saat beraksi. Condro menuturkan, karena emas hasil rampokan cukup banyak sehingga belum seluruhnya sempat dijual. ‘’Ada yang sempat dikubur karena belum sempat dijual,’’ katanya. (ant)

Operasional Babinsa Naik 771 Persen Jakarta (Bali Post) – Setelah pengumuman bahwa aparat TNI mendapat THR dan gaji ke-13, kini Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan kabar baik. Khusus kepada bintara pembina desa (babinsa), pendapatan operasionalnya akan dinaikkan 771 persen. Ini berlaku mulai Juli 2018. ‘’Pendapatan operasional babinsa pada Juli nanti akan

dinaikkan. Yang biasanya per bulan terendah mendapatkan Rp 310 ribu akan dinaikkan menjadi menjadi Rp 2,7 juta. Ini melompat 771 persen,’’ kata Presiden saat memberikan sambutan pada acara Buka Bersama dengan Keluarga Besar TNI-Polri, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6). Sementara peningkatan pendapatan operasional

babinsa yang tertinggi sebesar Rp 1.335.000 dinaikkan menjadi Rp 3,6 juta. Dengan pengumuman yang diungkapkannya itu, kata Presiden, para babinsa yang berada di pelosok-pelosok akan merasa senang. ‘’Saya kira seluruh babinsa yang mendengar apa yang saya umumkan ini akan sangat gembira, terutama yang berada di pelosok-pelosok,’’

kata Presiden Jokowi. Selain menaikkan pendapatan operasional babinsa, pemerintah juga akan menaikkan tunjangan kinerja (tukin) yang akan juga diberikan di bulan Juli. Untuk TNI dan Polri akan dinaikkan menjadi 70 persen. ‘’Pada Juli nanti, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga akan mendapatkan gaji ke-13,’’ ucapnya. (ant)

Bali Post/ant

EMAS - Aparat menunjukkan sejumlah tersangka dan barang bukti kejahatan dalam gelar perkara pengungkapan perampokan emas di Semarang, Rabu (6/6) kemarin.


denpasar

2

Kamis Pon, 7 Juni 2018

figur Tak Bisa Disertifikatkan RENCANA Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penggunaan Tanah Penguasaan Pemerintah Daerah saat ini tengah digodok Pansus di DPRD Bali. Pansus juga melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri dan BPN Pusat di Jakarta. Intinya, tidak ada masalah dalam rancangan perda dan hanya tinggal melakukan harmonisasi. Hanya, implementasi ranperda setelah diketok palu menjadi perda dipandang cukup berat. ‘’Praktik dari perda ini cukup berat pada pendataan, karena kendala Pemprov kebanyakan tidak memiliki data autentik bukti administrasi tanah,’’ ujar Ketua Pansus I Ketut Tama Tenaya, Rabu (6/6) kemarin. Contoh yang cukup rumit, katanya, banyak tanah dana bukti (tanah negara yang dikuasai Pemprov - red) tidak bisa disertifikatkan. Misalnya, tanah tukar gedung-gedung SD di seluruh Bali yang dulu ditukar dengan tanah masyarakat sejak 1972. Jumlahnya bahkan mencapai ratusan. ‘’Sampai saat ini tidak jelas bisa menjadi milik masyarakat. Padahal, tanah masyarakat sudah dipakai membangun sekolah,’’ katanya. Menurut politisi PDIP ini, ada lempar tanggung jawab antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. Mengingat, pendidikan dasar merupakan kewenangan kabupaten/kota. Selain itu, ada Undang-undang Otonomi Daerah dan BPN juga tidak berani mensertifikatkan tanah tukarm e n u k a r tersebut. ‘’Itu nanti tugas tim yang akan dibentuk oleh Gubernur Bali. Pansus tugasnya menyelesaikan perda ini secepatnya, karena dalam perda ini nanti selain pendataan, penggunaan, pembinaan, dan pengawasan, dalam penggunaannya itu juga ada sewa menyewa, kontrak, dan bagi hasil,’’ paparnya. Ketua Komisi I ini menegaskan, perda ini nantinya mengatur agar aset tanah Pemprov yang difungsikan untuk sawah bisa tetap dipertahankan untuk pelestarian subak di Bali. (rin)

Bali Post/eka

Operasi Ketupat Digelar, Satgas Antiteror Dikerahkan Denpasar (Bali Post) Polda Bali bersama stakeholder terkait menggelar Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2018 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Rabu (6/6) kemarin. Apel tersebut dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha. Operasi berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 7 Juni 2018. Selain antisipasi kemacetan lalu lintas selama arus mudik dan balik, juga ditekankan cegah aksi terorisme. Oleh karena itu dikerahkan Satgas Antiteror bergabung dengan Densus 88 dan CTOC. “Termasuk tiga pilar tingkat bawah yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa. Mereka diharapkan selalu waspada dan mengecek, terutama pendudukpenduduk atau warga baru yang

Potong Terali, Tahanan Dijanjikan Rp 5 Juta Denpasar (Bali Post) Pelarian lima tahanan Polsek Denpasar Barat (Denbar) ternyata dibantu banyak orang. Selain Muhamad Yasin, dua tahanan yaitu Policarpus A. Mokos dan Patricius Pioner juga ikut membantu memotong terali besi di atas kamar mandi. Mereka dijanjikan uang masingmasing Rp 5 juta oleh Muhamad Zubair. “Tapi, mereka (Policarpus dan Patricius) tidak ikut kabur. Hanya membantu memotong terali besi saja. Jadi, otak dari kejadian ini adalah Zubair,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, Rabu (6/6) kemarin. Sementara Yasin mengaku menyelundupkan dua gergaji besi, obeng dan tas plastik ke rutan. Selanjutnya, pemotongan terali besi dilakukan sebelum hari raya Galungan. “Agar tidak ketahuan, selesai kerja pelaku menutup kembali plafon pakai asbes dan ditembel pakai odol,” ujarnya. Setelah kabur, rencananya Zubair dan Yasin bertemu di Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur. Namun, Yasin keburu ditangkap polisi dan setelah itu giliran Zubair dibekuk di Surabaya. “Tiga orang masih dalam pengejaran dan kemungkinan mereka masih di

Bali. Mudah-mudahan, secepatnya ditangkap,” kata Hadi Purnomo. Sementara itu, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha mengatakan, pascakejadian itu pihaknya langsung memberikan petunjuk dan arahan mekanisme SOP pengamanan terhadap tahanan. Di samping itu, dia menyadari kondisi bangunan juga sudah lama dan perlu pemikiran ke depannya. “Walau tidak bisa dalam waktu singkat (renovasi - red), namun ada langkah-langkah yang dilakukan agar kejadian ini tidak terulang. Pengawasan dan pemasangan CCTV juga harus dilakukan,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, perburuan lima tahanan Polsek Denpasar Barat (Denbar) terus dilakukan. Setelah dilacak pelariannya, akhirnya ditangkap tahanan kabur yaitu M. Panzuri Akbar di depan masjid di wilayah Panjer, Denpasar Selatan, Senin (4/6) lalu. Sedangkan orang yang diduga menyelundupkan gergaji ke rutan, Mohamad Yasin sudah diamankan dan sedang diperiksa di Mapolda Bali. Yasin juga menyelundupkan satu bendel plastik. Pada Selasa (5/6) lalu, giliran Muhammad Zubair dibekuk di Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Bali. (kmb36)

datang,” tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha. Sementara untuk titik rawan di Bali terutama pintu-pintu masuk, kata Sunartha, dari Pelabuhan Gilimanuk dilakukan pemeriksaan terhadap barang dan orang. Hal sama juga dilakukan di Pelabuhan Padangbai, Celukan Bawang, Benoa dan Bandara Ngurah Rai. “Dalam pengamanan ini, kami bekerja sama dengan TNI, Pemda, Jasa Raharja dan instansi terkait,” ungkap mantan Kabinda Bali ini. Selain itu juga dilakukan pemusnahan barang bukti miras. Hasil Operasi Cipta Kondisi, disita 2.137 botol miras berbagai merek dan 4.392,1 liter arak serta tuak. “Pemusnahan ini dilakukan untuk mencegah pengaruh miras terhadap generasi muda kita. Biar ada

Pencairan Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Denpasar (Bali Post) -

KPU Bali akhirnya mendapatkan kepastian mengenai tambahan anggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali. Sebelumnya, KPU Bali mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 185 miliar, mengingat anggaran KPU Bali sempat dipangkas dari Rp 229,36 miliar menjadi Rp 155 miliar. Anggaran yang dirasionalisasi itu dipastikan tidak cukup untuk membangun TPS dan membayar honor KPPS. ‘’Anggaran Pilgub sudah final, sudah ada solusi. Kami sudah mendapat jawaban resmi dari Gubernur Bali. Di samping itu, kemarin kami juga berkoordinasi dengan Sekda dan didampingi oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Bali,’’ ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Rabu (6/6) kemarin. Menurut Wiarsa Raka Sandi, Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

kepastian anggaran dari Pemprov dan DPRD Bali itu sudah dituangkan melalui komitmen tertulis yang ditandatangani Gubernur Bali. Pencairan tambahan anggaran Rp 185 miliar itu hanya tinggal menunggu proses administrasi. Jajaran sekretariat KPU Bali juga sedang menyiapkan segala sesuatunya. Di sisi lain, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Ketua KPU kabupaten/kota agar fokus meny-

Mantan Kadis Dituntut 1,5 Tahun, Bendahara Dua Tahun Di hadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Sukereni, terdakwa Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi dinyatakan tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer, yakni Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KHUPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana. ‘’Membebaskan oleh karena itu dari dakwaan primer,’’ ujar jaksa. Namun, dalam perkara ini, terdakwa Gusti Ri-

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Reklamasi Perluasan Bandara Mulai Dikerjakan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

keselamatan arus mudik dan arus balik, ketiga potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis, dan keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme. Kapolri mengamanatkan, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. Perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata (buddy system). Dalam mewujudkan keamanan secara umum, kepada seluruh jajaran diinstruksikan terus menerus meningkatkan kerja sama dengan TNI serta stakeholder lainnya. (kmb36)

Anggaran Pilgub Final

Korupsi Terminal Manuver Gilimanuk

Denpasar (Bali Post) Setelah melakukan pemeriksaan cukup panjang, dua terdakwa kasus dugaan korupsi di Termina l Manuver Gilimanuk Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi (mantan Kadis Komunikasi dan Informatika), dan Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk sekaligus ditunjuk sebagai Pembantu Bendahara Penerima I Nengah Darna menjalani sidang dengan agenda tuntutan, Rabu (6/6) kemarin. JPU Made Pasek Budiawan bersama jaksa Mearthi dan Lilik menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan hukuman berbeda.

efek jera. Banyak modus dilakukan penjual miras agar terhindar dari operasi,” tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. Operasi Ketupat Agung 2018 melibatkan 1.400 personel terdiri dari satuan tugas Polda Bali 404 orang, Polresta/Polres se-Bali 425 orang, anggota TNI 51 orang dan instansi lain sebanyak 330 orang. Brigjen Sunartha saat membacakan amanat dari Kapolri mengatakan, personel pengamanan gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya. Ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama, yaitu pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, kedua terkait permasalahan kelancaran dan

yadi dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana ketentuan dalam Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. ‘’Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan, dikurangi sepenuhnya selama terdakwa menjalani masa penahanan,’’ tandas JPU Mearthi saat membacakan tuntutan untuk terdakwa Gusti Riyadi. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Di singgung soal uang pengganti, JPU dari Kejari Jembrana itu mengatakan tidak dibebankan pada terdakwa karena sebelumnya yang bersangkutan sudah mengembalikkan. Dana yang dikembalikan sebesar Rp 190.600.000. Dalam perkara ini, total kerugian negara adalah Rp 429.700.000. Namun, dana itu sudah dikembalikan oleh pihak penerima lainnya. Tuntutan lebih berat diberikan pada Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk yang sekaligus ditunjuk sebagai Pembantu Bendahara Penerima I Ne-

ngah Darna. Dalam sidang pagi kemarin di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa yang saat menjalani pemeriksaan menggebugebu dan menangis itu dituntut lebih berat. Terdakwa dijerat pasal yang sama, namun lamanya hukuman berbeda. Terdakwa Darna oleh jaksa dituntut pidana dua tahun penjara dan dikurangi sepenuhnya selama terdakwa menjalani penahanan. Atas tuntutan itu, terdakwa mengajukan pembelaan dalam sidang pekan depan. Sementara jaksa dalam surat tuntutan kembali menyampaikan soal bagi-bagi uang makan oleh pejabat struktural Dinas Perhubungan Pemkab Jembrana. Namun, Kadis Gusti Riyadi mengaku dipaksa oleh Darna. Kendati demikian, tidak ada upaya pencegahan yang dilakukan. Masih kata jaksa, selain Kadis, yang menerima uang makan juga Kabid, para kasi dan petugas pungut lainnya yang diterima setiap bulan. ’’Seharunya mereka tidak dapat dan dana itu seharusnya disetorkan ke kas daerah,’’ ujar jaksa. (kmb37)

elenggarakan tahapan Pilgub Bali. Termasuk agar menjelaskan dengan baik kepada segenap jajaran penyelenggara, mulai dari PPK, PPS, dan KPPS. Tak dipungkiri, anggaran untuk KPPS yang belum cair sempat menjadi pertanyaan KPU di daerah. ‘’Pada prinsipnya, kami menyampaikan perkembangan yang ada di provinsi untuk dipatuhi dan dilaksanakan. Kami sampaikan, KPU Bali bekerja keras dan berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah menyelesaikan semua urusan administrasi anggaran,’’ jelasnya. Wiarsa Raka Sandi juga meminta KPU kabupaten/kota agar mencer-

mati pengelolaan anggaran bisa dilakukan secara efektif, efisien, tertib, transparan dan akuntabel sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Dalam hal ini, bisa sukses tahapan dan sukses pertanggungjawaban. Pihaknya mengimbau semua pihak untuk bekerja secara optimal melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya. ‘’Tentu kami berupaya keras juga untuk menjamin apa yang menjadi hak-hak penyelenggara. Terutama penyelenggara ad hoc di tingkat PPK, PPS, dan KPPS,’’ imbuhnya. Untuk anggaran Rp 155 miliar, Wiarsa Raka Sandi mengatakan telah cair seluruhnya dalam tiga tahap. Masing-masing Rp 100 miliar, Rp 25 miliar, dan terakhir Rp 30 miliar. Kendati anggaran tambahan Rp 185 miliar sudah disetujui, pihaknya tetap akan mengupayakan efisiensi. Misalnya, efisiensi dalam pengadaan surat suara melalui ecatalog. (kmb32)

Cuti Bersama Idul Fitri, Pelayanan Publik Tetap Buka Denpasar (Bali Post) Pelayanan publik di Kota Denpasar saat cuti ber sama Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang, dipastikan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 061/516/Org, pelayanan publik yang ditangani Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Denpasar tetap melayani masyarakat pada tanggal 11, 12, 19, dan 20 Juni 2018 mulai dari pukul 08.00-12.00 Wita. Sedangkan pelayanan RSUD Wangaya dan puskesmas tetap buka selama pelaksanaan cuti bersama. Dikonfirmasi Rabu (6/6) kemarin, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, Pemkot Denpasar sesuai dengan moto Sewaka Dharma terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan cuti bersama untuk memaksimalkan pengurusan administrasi yang berkaitan dengan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Menurut Rai Iswara, total keseluruhan cuti bersama sesuai dengan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan

dan Menteri PAN-RB RI yang menetapkan cuti bersama pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018. Kendati demikian, pelayanan publik di Kota Denpasar tetap beroperasi tanggal 11, 12, 19, dan 20 Juni 2018 mulai dari pukul 08.00-12.00 Wita. ‘’Jadi, pelaksanaan cuti bersama dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengurus administrasi, baik kependudukan, perizinan dan lain sebagainya, sehingga pelayanan maksimal tetap

dirasakan masyarakat, serta kelancaran pelayanan tetap terjaga,’’ paparnya. Plt. Kadisdukcapil Kota Denpasar A.A. Istri Agung mengatakan, Disdukcapil Kota Denpasar tetap memberikan layanan sebagaimana kesepakatan bersama seluruh OPD di Kota Denpasar dan Surat Edaran Nomor: 061/516/Org. ‘’Kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun dalam suasana cuti bersma,’’ tegasnya. (kmb12)

Bali Post/eka

LAYANAN PUBLIK - Beberapa warga berbincang-bincang usai menyelesaikan urusan di gedung pelayanan publik Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Rabu (6/6) kemarin.


BADUNG

Kamis Pon, 7 Juni 2018

3

Terlibat ”Cyber Fraud”

105 WN Tiongkok Dipulangkan Mangupura (Bali Post) -

Sebanyak 105 warga negara (WN) Tiongkok terdiri dari 11 perempuan dan 94 laki-laki yang terlibat tindak pidana cyber fraud internasional, akhirnya dipulangkan ke negaranya, Rabu (6/6) kemarin. Sebelumnya, mereka sengaja melakukan aksi kejahatan dari Bali untuk menipu korban di negaranya. Mereka akhirnya dibawa kembali ke Tiongkok untuk diproses sesuai hukum di sana. Diangkut bus Polda Bali, mereka tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 10.30 Wita. Satu per satu dari mereka dengan tangan diborgol, diturunkan dan digiring menuju ruang tunggu sebelum diberangkatkan. Pemerintah Tiongkok sengaja mendatangkan dua pesawat untuk mengangkut seluruh tersangka tersebut. Menurut Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha saat memberikan keterangan pers, ratusan WN Tiongkok ini awalnya ditangkap dari tiga lokasi berbeda pada tanggal 1 Mei lalu. Penangkapan ini berawal dari penyidikan dari tim gabungan Unit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Bali bersama satgas CTOC di wilayah Denpasar dan Badung. Lokasi pertama di Perumahan Mutiara Abianbase Nomor 1 Mengwi, Badung, sebanyak 43 orang ditangkap terdiri dari 7 perempuan dan 36 laki-laki. Lokasi kedua di Jalan Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar, sebanyak 30 orang

terdiri dari 3 perempuan dan 27 laki-laki. Sedangkan untuk lokasi ketiga di Jalan Gatsu I Nomor 9 Denpasar sebanyak 32 orang terdiri dari 1 perempuan dan 31 laki-laki. Setelah dilakukan pemulangan, proses hukum selanjutnya terhadap WNA Tiongkok tersebut diserahkan kepada otoritas kepolisian Tiongkok. “Secara keseluruhan, mereka yang diamankan sudah diproses oleh tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar, koordinasi dengan Kepolisian Tiongkok untuk investigasi, dan pihak Imigrasi untuk proses administrasi pemulangan,” katanya. Sebelumnya, mereka sudah diproses dan ditahan selama 36 hari untuk dilakukan pendalaman. Dikatakan, dari hasil investigasi yang dilakukan tim, semua pelaku memang WN Tiongkok, termasuk korban juga WN Tiongkok. Dari pendalaman yang dilakukan sampai saat ini, semua WN Tiongkok ini ternyata masuk melalui

bandara lain di Indonesia bukan langsung dari Tiongkok menuju Bandara Ngurah Rai. “Awalnya mereka datang dengan tujuan berwisata, namun ternyata melakukan kejahatan ini,” terangnya. Untuk mengetahui jaringan atau sindikatnya, saat ini masih terus didalami. Dari pengakuan pelaku, untuk hasil kejahatan, mereka ditargetkan dalam satu minggu harus menyetor sebesar Rp 2 miliar. “Setiap lokasi ditargetkan sebesar Rp 2 miliar,” bebernya. Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Amran Aris mengatakan, mereka masuk ke Bali bukan langsung dari Cina. Namun, mereka masuk melalui bandara lain di Indonesia dengan menggunakan visa wisata. Dalam hal ini, seluruh pelaku memang sudah melebihi izin tinggal di Indonesia. Untuk itu, mereka akan dikenakan sanksi larangan masuk ke Indonesia selama enam bulan. (kmb23)

Bali Post/kmb23

DIPULANGKAN - Sebanyak 105 warga negara Tiongkok yang terlibat tindak pidana cyber fraud dipulangkan ke negaranya, Rabu (6/6) kemarin.

”Overstay”, Turis Rusia Jadi Pengedar Kokain Mangupura (Bali Post) Bukannya pulang ke negaranya karena overstay (kelebihan masa tinggal - red), Rybnokov Vladimir Aleksandrovich (44) asal Rusia ini malah jadi pengedar kokain. Diduga selama hidup di Bali, pelaku mengandalkan dari jualan barang terlarang tersebut. Akibat perbuatannya itu, Rybnokov ditangkap dengan barang bukti lima paket kokain di Jalan Majapahit, Kuta, beberapa waktu lalu. “Modusnya, paket kokain tersebut disembunyikan di sela-sela buku. Barang ini dijual kepada komunitas mereka dari Rusia,” kata Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Rabu (6/6) kemarin. Wirajaya mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi tentang beredarnya narkotika kualitas barang paling bagus

yaitu kokain. Atas dasar itu, pihaknya melakukan penyelidikan di daerah Seminyak, Jalan Dewi Saraswati, Majapahit dan Jalan Kunti. Selain itu, ada informasi dari tukang ojek bahwa pemainnya adalah turis asing yaitu asal Rusia. “Atas dasar itu, kami melakukan pengamatan dekat TKP dan pelaku berhasil ditangkap. Penggeledahan di TKP didapatkan beberapa paket kokain diselipkan di buku. Beratnya lumayan, yaitu 4 gram dibagi dalam lima klip,” ujarnya. Berdasarkan hasil penyidikan, kata Wirajaya, pelaku sudah enam tahun tinggal di Bali, bahkan sudah overstay. Selama di Bali, dia tidak punya pekerjaan alias menganggur. “Per gram kokain harganya Rp 2,5 juta. Kami sudah lalukan tes urine terhadap tersangka dan hasilnya positif,” kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Pegawai Pemkab Badung Terima THR Plus TPP Mangupura (Bali Post) Pegawai negeri di lingkungan Pemkab Badung semakin sumringah. Selain mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), Aparatus Sipil Negara (ASN) di Gumi Keris ini juga mendapatkan 70 persen dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Kabarnya, pemberian THR dan TPP diberikan sekaligus lewat transfer rekening. Total anggaran terserap untuk pemberian THR dan TPP sebesar Rp 64 miliar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa membenarkan prihal tersebut. Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini mengatakan, pemberian THR sesuai kebijakan Presiden RI yang mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dalam Tahun Anggaran 2018 kepada Pimpinan dan Pegawai Non-Pegawai Negeri Sipil Pada Lembaga NonStruktural. “Untuk pembe-

rian THR sesuai dengan PP Nomor 20 Tahun 2018 sudah langsung ditindaklanjuti. Ini sudah mulai cair hari ini (kemarin - red) melalui rekening pegawai,” ujar Adi Arnawa, Rabu (6/6) kemarin. Menurut Adi Arnawa, turunnya PP Nomor 20 Tahun 2018 telah ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Bupati Badung. Dengan adanya SK ini, pemberian THR bagi pegawai negeri di Badung telah sesuai dengan mekanisme. “Pemberian THR itu satu kali gaji ditambahkan TPP 70 persen. Pemberian THR ini juga sudah ada SK Bupati Badung,” tegasnya. Mantan Kepala Dispenda Badung ini menegaskan, pemberian THR hanya diperuntukan bagi ASN saja dan belum menyentuh pegawai kontrak. “Sementara pemberian THR diperuntukkan untuk PNS saja. Setelah ini ada lagi gaji ke-13 rencananya dicairkan pada Juli ini. Ini sudah ada SK Bupatinya juga,” katanya. (kmb27)

Bali Post/kmb23

PERLUASAN APRON - Sejumlah alat berat dioperasikan untuk pengerjaan proyek perluasan apron di sisi barat Bandara Ngurah Rai.

Reklamasi Perluasan Bandara Mulai Dikerjakan Mangupura (Bali Post)Sejak dikeluarkannya izin pelaksanaan reklamasi tanggal 18 Mei lalu, perluasan apron sisi barat Bandara Ngurah Rai mulai memasuki tahap pengerjaan. Bahkan, saat ini progresnya sudah mencapai 7 persen dan leading 1 persen dari target awal. Sementara untuk menunjang pelaksanaan reklamasi, pihak PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) sedang mendatangkan kapal dari Batam menuju lokasi proyek. Proyek perluasan apron sisi barat ini merupakan paket I dari semua proyek besar yang ditarget selesai sebelum pelaksanaan IMF Annual Meeting, Oktober

mendatang. Dengan dimulainya pengerjaan proyek ini, General Manager (GM) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bali yang sudah memberikan izin kepada pihak AP I untuk membangun. “Saya mengerti masyarakat Bali memahami kondisi bandara kita saat ini. Bahwa airport ini adalah untuk kepentingan umum,” kata Yanus Suprayogi saat ditemui di sela-sela buka puasa bersama keluarga besar AP I Ngurah Rai di Masjid Al Ikhlas, Tuban, Selasa (5/6). Sementara untuk paket II, yakni perluasan apron di sisi timur bandara, saat ini

progres pengerjaannya sudah mencapai 40 persen. Untuk paket II ini, kata Yanus Suprayogi, pihaknya menargetkan pengerjaannya selesai lebih awal. Tujuannya agar lokasi pengolahan limbah yang dulunya terbuka akan dijadikan tertutup dan bisa segera dikerjakan lebih cepat. Sementara untuk paket III, yaitu pembangunan gedung VIP 1 dan 2, saat ini progresnya susah mencapai 34 persen. Menurut Yanus Suprayogi, progres ini sudah di atas perencanaan awal. Untuk paket IV, yaitu penambahan check in counter saat ini masih dalam perencanaan. Meski demikian, pihaknya mengaku akan segera

mengerjakannya. Bahkan, konstrukai bangunannya sudah dikerjakan. “Secara keseluruhan, untuk persiapan masih kurang 4 persen dari target,” kata Yanus Suprayogi memaparkan. Untuk menampung kendaraan, kata Yanus Suprayogi, pihak AP I juga akan membangun tempat parkir bertingkat. Parkir ini nantinya bisa menampung sebanyak 1.100 unit mobil. Pengerjaannya akan menghabiskan anggaran Rp 250 miliar. “Tempat parkir ini akan selesai dikerjakan setelah IMF. Sedangkan untuk menunjang IMF, ada dua tingkat yang akan bisa dioperasikan,” tambahnya. (kmb23)

Bupati Giri Prasta Berikan Strategi Menjadi UMKM Sukses dan Mandiri Pelaku Usaha Bakal Diberi Bantuan Modal

PEMERINTAH Kabupaten Badung melalui Dinas UKM, Koperasi dan Perdagangan menggelar seminar bertajuk “UMKM Sukses dan Mandiri” di Puspem Badung, Rabu (6/6) kemarin. Seminar yang dibuka langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tersebut menghadirkan pakar marketing ternama di Indonesia yaitu Hermawan Kertajaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung. Nampak hadir pada kegiatan itu, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, dan Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, para pejabat, Ketua Kadin Badung dan pelaku UMKM se-Kabupaten Badung. Kadis UKM Koperasi dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana selaku Ketua Panitia melaporkan, UMKM memiliki peranan yang penting dalam peningkatan perekonomian di masyarakat

walaupun di saat krisis apapun. Hanya, katanya, perlu didampingi dalam pengembangan kapasitas dan akses sumber daya produktif. “Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan komitmen Bupati Badung untuk terus meningkatkan, mendorong tumbuhnya UMKM di Kabupaten Badung sesuai salah satu misinya yaitu memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” ujarnya. Karpiana menambahkan, misi tersebut telah dijabarkan dalam Rentra untuk melaksanakan program kegiatan yang menyentuh langsung kepada UMKM dari 15.767 UMKM dan 608 Koperasi. “Terus kita dampingi baik dari segi pemberian peralatan, pelatihan SDM sampai pemasaran,” katanya. Untuk akses pasar, di samping pemasaran secara konvensional, UMKM di Kabupaten Badung ke depannya akan menggunakan pemasaran secara online (e-comerce) melalui website www.badungbalitreding.com. Sementara itu, Bupati Giri

Prasta dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dilakukan sebagai wujud dari kesinambungan dengan program nasional, yaitu Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. “Saatnya Pemkab Badung harus memberi perhatian lebih kepada pelaku usaha yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Saatnya bukan lagi masyarakat yang membantu pemerintah, namun sebaliknya pemerintah yang membantu masyarakat,” jelasnya. Terkait dengan urusan UMKM ini, lanjut Bupati asal Pelaga ini, Pemkab Badung sudah bekerja sama dengan Prasita Mulya Jakarta dalam membangun UMKM di Kabupaten Badung. “Kami telah melakukan dokumentarisasi terkait pembenahan data usaha yang sudah ada, yang sedang berkembang dan yang akan terbentuk,” katanya. Bupati Giri Prasta menerangkan, seminar ini wajib dilakukan dengan mendatangakan pakar ekonomi nasional dengan tujuan untuk mem-

MEMBUKA - Bupati Giri Prasta saat membuka seminar bertajuk “UMKM Sukses dan Mandiri” di Puspem Badung, Rabu (6/6) kemarin. berikan pendidikan terhadap pelaku usaha yang ada di Kabupaten Badung. Di samping memberikan pelatihan terhadap pelaku UMKM ini, Pemkab Badung juga akan memberikan bantuan modal kepada pelaku usaha, dan membuat badan investasi. Harapannya, badan usaha ini bisa bekerja sama dengan

badan usaha yang ada di desa. Sebab, ini adalah potensi yang ada milik desa. Rencananya, ke depan UMKM di Badung akan menerapkan sistem digital milenial untuk memutus mata rantai spekulan-spekulan, tujuannya untuk bisa bersaing di tataran MEA. (ad296)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Dinas Kominfo Kota Denpasar Gelar ”Workshop’’ PPID

SEJALAN dengan era keterbukaan informasi publik, diharapkan menjadi tonggak baru dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Kondisi ini juga diharapkan menjadi media untuk meningkatkan pelayanan informasi publik. Meski demikian, tidak semua informasi yang ada bisa dipublikasikan kepada masyarakat umum. Masih ada beberapa jenis informasi yang tidak bisa dipublikasikan ke publik sesuai UU yang ada. Terkait hal itu, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo) Kota Denpasar menggelar Workshop PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Denpasar Dewa Made Agung, S.E., M.Si., Rabu (6/6) kemarin. Workshop berlangsung selama dua hari dan berakhir Kamis ini. Ketua Panitia Workshop PPID Dewa Gede Rai yang juga Kabid Komunikasi Informasi Publik mengatakan, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yakni IBKA Ludra (Kominfos Provinsi Bali), Agus Astapa (KI Bali) dan Gede Dwidasmara (Unud). Peserta yang ikut dalam workshop ini adalah para petugas PPID di masing-masing OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Kadis Kominfo dan Statistik Denpasar Dewa Made Agung didampingi Sekretaris Dewa Made Ariawan mengungkapkan, pelayanan informasi dimaksudkan sebagai wahana untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah

PPID - Suasana pembukaan Workshop PPID yang digelar Dinas Kominfo dan Statistik Kota Denpasar. dan masyarakat. Pemerintah dapat memenuhi hak masyarakat untuk tahu, sedangkan masyarakat dapat pula menyampaikan masukan dan saran serta berperan aktif dalam setiap proses penyelenggaraan tata kelola pemerintahan. Ketersediaan dan kebebasan untuk memperoleh informasi publik merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab. Dikatakannya, kehadiran UU Keterbukaan Informasi Publik membawa konsekuensi bahwa badan publik tidak lagi bisa menyembunyikan informasi kepada masyarakat. Namun, ada beberapa yang dikecualikan, sesuai Pasal 17 UU tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pada pasal itu terdapat 10

item informasi yang merupakan rahasia dan tidak bisa disampaikan ke publik, di antaranya menghambat proses hukum, membahayakan pertahanan dan keamanan negara serta beberapa item lainnya. Dewa Made Ariawan menambahkan, PPID merupakan bentuk tindak lanjut dari UU Informasi. Dalam era keterbukaan ini pihaknya ingin memberikan empat esensi pokok dalam kegiatan ini, yakni menyediakan kebijakan publik karena masyarakat berhak tahu apa yang dikerjakan pemerintah, menyediakan konten atau isi informasi yang layak disampaikan, menyiapkan informasi secara langsung yang dapat diakses masyarakat serta membangun kemitraan. (ad298)

Kompetisi Majalah Sekolah Se-Bali Tingkat SMP dan SMA/SMK

12 Sekolah Ikuti Kompetisi di Kampus Unmar

ROYAL Bali Convex Nusa Dua kembali sukses menggelar event tahunan yang sangat ditunggu– tunggu oleh kalangan pers sekolah yakni Kompetisi Majalah Sekolah ke-10 Tingkat Provinsi Bali yang diikuti oleh tim jurnalis majalah sekolah bergengsi di seluruh Bali dari tingkat SMP dan SMA/SMK. Kompetisi Majalah Sekolah yang dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali ini merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memberikan dorongan agar sekolah–sekolah di Bali semakin kreatif dalam mengenalkan budaya jurnalisme di kalangan siswa. ‘’Kompetisi Majalah Sekolah ini adalah sebuah wadah untuk dapat mengukur diri ekstrakurikuler jurnalistik yang ada di sekolah, sehingga kualitas majalah sekolah di Bali tidak kalah misalnya dengan kualitas majalah di luar Bali. Di sisi lain, zaman terus menuntut perubahan termasuk internal pers siswa agar lebih profesionalisme dalam mengelola dan mengaktualisasikan kreativitas tanpa mengubah esensi pers siswa itu sendiri. Termasuk di dalamnya mewujudkan insan pers siswa yang aspiratif, independen dan bertindak sesuai etika,’’ ungkap Ketua Panitia. Salah satu indikator sehatnya pembinaan siswa di sekolah dapat dilihat dari apakah sekolah tersebut

PEMENANG - Para pemenang Kompetisi Majalah Sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK tahun 2018. Keberadaan majalah sekolah merupakan indikator sehatnya pembinaan siswa di sekolah. mempunyai majalah sekolah. Ibarat sebuah negara, jika pers hidup dan berkembang, negara tersebut dapat dikategorikan menjalankan prinsip demokrasi dan keterbukaan. Begitu juga sekolah. Maka tidak mengherankan, sekolah yang memiliki majalah sekolah biasanya adalah sekolah unggulan. ‘’Kami sangat senang karena kualitas majalah meningkat tajam dari tahun sebelumnya,’’ tambahnya. Sebanyak 12 finalis sekolah yang lolos dan dapat mempresentasikan isi majalahnya dalam Kompetisi Majalah Sekolah tahun ini. Adapun sekolah yang menjadi juara tingkat SMA/SMK yaitu SMAN 1 Melaya

(juara I), SMAN 4 Denpasar (juara II) dan SMK Santo Yoseph (juara III). Juara tingkat SMP masingmasing SMP Cipta Dharma (juara I), SMPN 1 Bangli (juara II) dan SMPN 9 Denpasar (juara III). The Best Presentation tingkat SMA/ SMK dimenangkan SMKN 1 Manggis, The Best Presentation tingkat SMP dijuarai SMPN 6 Denpasar, The Most Innovation tingkat SMA/ SMK direbut SMKN 1 Singaraja dan tingkat SMP dimenangkan SMPN 1 Selemadeg. Juara harapan tingkat SMA/SMK dimenangkan SMAN 1 Blahbatuh dan juara harapan tingkat SMP direbut SMP Santo Yoseph Denpasar. (ad294)

Danone-AQUA Pelopori Gerakan #BijakBerplastik

UNTUK merayakan Hari Lingkungan Hidup di Indonesia, DanoneAQUA mengumumkan peneguhan komitmennya untuk memelopori tiga komitmen penting dalam mengatasi masalah sampah plastik. Merujuk pada target yang ditetapkan pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah plastik ke laut sebesar 70% pada 2025, DanoneAQUA percaya bahwa sangatlah mendesak untuk memulai aksi dan program nyata untuk menumbuhkan budaya baru di Indonesia, yaitu daur ulang dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Untuk itu, Danone-AQUA akan bekerja bersama mitra dan konsumennya untuk mewujudkan tujuan tersebut dengan semangat kolaborasi serta partisipasi aktif melalui sebuah gerakan baru #BijakBerplastik. Kemasan plastik telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Setiap hari, Danone-AQUA membawa hidrasi yang sehat untuk jutaan masyarakat Indonesia melalui gelas dan botol plastik serta galon yang digunakan kembali. Tetapi kemasan plastik juga memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan karena menggunakan sumber daya berharga yaitu minyak bumi dan dapat menjadi sampah apabila tidak didaur ulang. Plastik tersebut mengalir ke sungai dan pada akhirnya menuju laut, sehingga menimbulkan tantangan yang cukup besar. Untuk mengatasi hal ini secara efektif, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Sebagai merek warisan Indonesia yang ikonik dan milik masyarakat Indonesia, Danone-AQUA memiliki tanggung jawab untuk melakukan tindakan sekaligus menjadi kesempatan untuk mendorong perubahan dalam skala besar, dengan melibatkan jutaan konsumen kami. Danone-AQUA telah menjadi pelopor dalam pengumpulan sampah plastik sejak 1993, ketika mendanai program daur ulang pertamanya

Kamis Pon, 7 Juni 2018

108 Lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 Dilantik Jadi ATK 28,70 Persen Sudah Bekerja

SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar tiap tahun menjadi produsen andalan Bali dalam melahirkan SDM asisten tenaga kefarmasian. Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar I Gede Made Suradnyana, S.Si., M.Farm., Apt., Rabu (6/6) kemarin melepas 108 siswa kelas XII. Acara dihadiri Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. dan Ka. UPT Disdik Provinsi Bali di Denpasar Dewa Ayu Putri Karini. Usai wisuda dan pelepasan, 108 lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar diambil sumpahnya oleh Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Provinsi Bali I Wayan Muda Suta Arta, S.TP. Mereka dilantik menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian (ATK). Setelah diambil sumpahnya, mereka berhak meraih STR (Surat Tanda Registrasi) dan sudah bisa bekerja di apotek, namun tetap dalam pengawasan ahli apoteker. ‘’Lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 sangat diperlukan di dunia kerja. Apalagi di Denpasar makin banyak tumbuh apoteker baru yang memerlukan ATK sebagai ujung tombak meracik obat dan membedah resep,’’ kata Muda Suta Arta. Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar I Gede Made Suradnyana menegaskan, tahun ini SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar kembali meraih ranking I nilai rata-rata terbaik UNBK SMK di Bali. Nilai rata-rata UNBK SMK Farmasi 3 Saraswati tercatat 269,06. Empat siswanya meraih nilai 100 di kompetensi keahlian. Predikat student of the year direbut Putu Sukma Purnama Sari, sedangkan peraih UN tertinggi dan lulusan terbaik dicapai Ni Kadek Devi Pradnya Andina.

WISUDA - Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Gede Made Suradnyana menyerahkan ijazah saat mewisuda 108 lulusannya. Dari jumlah yang diwisuda, 28,72 persen bekerja, sisanya melanjutkan studi. Mereka juga dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi. Sementara siswa SMK Farmasi Saraswati 3, Santi Candra Wijaya, meraih ranking 10 terbaik di LKS tingkat nasional di Lombok. Selain itu, siswa SMK Farmasi Saraswati menyabet juara III Pharmagames 2018 se-Jawa-Bali, juara III Olimpiade Farmasi (KOFEIN) dan di Porjar Denpasar. Kasek I Gede Made Suradnyana didampingi Wakasek Drs. I Made Widiartha, Dewa Gede Sukmantara, S.E, M.M., Ketut Hery Tonik, S.Si., Apt. dan Suprihatin, S.Si., M.Farm., Apt. mengaku bersyukur sekolahnya mampu mempertahankan tradisi peraih nilai UNBK tertinggi di Bali. Ini menunjukkan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sekolah berkualitas. Hasil ini berkat kerja keras guru, siswa, orangtua

siswa dan pendidikan karakter yang serius digembleng hingga lulus 100 persen. Pada PPDB 2018, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar akan menerima empat kelas siswa baru atau menambah satu kelas dari tahun lalu. Sekolah ini kini terakreditasi A. Gurunya profesional (S-2) serta memiliki empat lab meracik obat, lab teknologi farmasi, lab kimia analisis dan lab komputer. Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji menekankan, lulusan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar unggul dalam akademis dan kompetensi. Untuk itu, sekolah ini tetap berorientasi pada mutu melalui SDM guru berkualitas, sarana lengkap dan proses terbaik. Yayasan sudah menyiapkan studi lanjut bagi lulusan SMK Farmasi yakni Akademi Farmasi Saraswati yang sedang mengusulkan membuka S-1 Farmasi. (ad300)

Telkomsel, BI, dan FK Unud Resmikan Kantin Digital

TELKOMSEL bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana meresmikan Kantin Digital di FK Unud, Rabu (6/6) kemarin. Peresmian dilakukan VP Sales Telkomsel Area Jawa Bali Ericson Sibagariang bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana dan Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). Program tersebut berperan memudahkan mahasiswa dan kalangan di sekitar kampus dalam melakukan transaksi pembayaran di seluruh kantin FK Unud berupa Tcash, yaitu transaksi pembayaran dalam bentuk mobile wallet hanya dengan melakukan SNAP ke QR code masing-masing kantin. Adapun tujuan program ini antara lain untuk menyukseskan Program GNNT (Gerakan Nasional Non-Tunai) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia dan pemerintah agar meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pembayaran nontunai lebih praktis, efisien dan aman. Kantin Digital di Fakultas Kedokteran Unud ini merupakan program yang pertama kali terselenggara di kampus wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Kelebihan program ini, setiap pembelanjaan menggunakan Tcash di seluruh kantin Fakultas Kedokteran Unud, pelanggan mendapatkan cashback up to 40% dari total pembelanjaan. ‘’Kantin Digital ini kami rancang selain untuk mendukung imbauan pemerintah terkait cashless society, juga untuk meningkatkan brand

KANTIN DIGITAL – VP Sales Telkomsel Area Jawa Bali, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali dan Rektor Unud meresmikan Kantin Digital di FK Unud. awareness masyarakat, khususnya komunitas Telkomsel di Universitas Udayana terkait Tcash sebagai salah satu layanan keuangan digital di era kekinian, yang sudah mendapat izin operasional dari Bank Indonesia,’’ papar VP Sales & Marketing Area Jawa Bali Ericson Sibagariang. Hingga kini, jumlah member Telkomsel di Fakultas Kedokteran Unud lebih dari 1.300 mahasiswa, lebih dari 50% total mahasiswa S-1 di FK Unud. Hal ini semakin mendorong Telkomsel untuk terus konsisten dan berkomitmen dalam memberikan layanan teristimewa dan berkualitas, baik bagi pelanggan maupun seluruh komunitas Telkomsel yang ada hingga ke pelosok

Tanah Air. Kerja sama ini juga disambut baik Causa Iman Karana. Pria yang akrab disapa Pak Cik ini mengutarakan, penggunaan pembayaran digital terus digalakkan untuk makin menyukseskan Program GNNT. Ia berharap melalui realisasi Kantin Digital, masyarakat bisa merasakan penggunaan uang digital yang lebih praktis, efisien dan aman. Selama pembukaan Kantin Digital di FK Unud, Telkomsel menghadirkan beragam promo. Salah satunya cashback hingga 40%. Setiap pengguna Tcash di Kantin Digital tersebut juga bisa mengikuti undian berhadiah sebuah ponsel pintar. (ad293)

Sekolah Taman Rama Denpasar Gelar ”Graduation Ceremony’’

Lepas 182 Siswa SMP, SMA dan Cambridge

RESMIKAN - Presiden Direktur PT Tirta Investama (DanoneAQUA) Corine Tap bersama Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar meresmikan #BijakBerplastik. dengan Yayasan Dana Mitra Lingkungan. Sejak saat itu, menurut Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone-AQUA) Corine Tap, banyak program bersama mitra yang berhasil mengumpulkan dan mengelola sampah plastik. ‘’Saat ini DanoneAQUA telah menyediakan 2/3 air yang diproduksi melalui galon yang digunakan kembali. Lebih dari setengah botol PET yang kami gunakan telah dikumpulkan dan didaur ulang menjadi botol baru, atau diolah dalam bentuk lain seperti tekstil. Tetapi kami memutuskan bahwa inilah saat yang tepat untuk berinvestasi lebih besar dan melakukan upaya yang lebih serius. Selain dengan komitmen yang telah kami tetapkan, kami juga ingin memulai sebuah Gerakan #BijakBerplastik yang melibatkan masyarakat Indonesia untuk berkontribusi membangun sebuah budaya baru, yaitu daur ulang dan kesadaran serta keterlibatan dalam menjaga lingkungan,’’ ujarnya. Ketua Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine

Halim menyambut baik komitmen ini. ‘’ADUPI mendukung inisiatif Danone-AQUA untuk berkolaborasi dalam pengumpulan sampah plastik dan bekerja dengan industri daur ulang. Inilah aksi nyata untuk mendorong pengembangan sirkular ekonomi sekaligus berkontribusi menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia,’’ jelasnya. ‘’Kami sangat senang dapat bermitra dan berkolaborasi dengan Danone-AQUA melalui program Smart Drop Box. Kami ingin mendorong dan mengedukasi konsumen untuk lebih kreatif dalam mengumpulkan dan mendaur ulang sampah plastiknya menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih baik,’’ tandas GM Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Ivan Hermawan. ‘’Saat ini kami memiliki teknologi untuk merancang kemasan yang lebih baik dan berkelanjutan, menggunakan rantai pasokan sirkular untuk industri plastik daur ulang,’’ ungkap VP Research and Innovation PT Tirta Investama (DanoneAQUA), Rosalina Privita. (bns1)

SEKOLAH Taman Rama Ubung, Denpasar melepas 182 orang siswa yang terdiri atas 60 siswa SMP, 78 siswa SMA dan 44 siswa Cambridge AS-Level di Hotel Aston, Denpasar, Rabu (6/6) kemarin. Acara yang dikemas dalam ‘’Graduation Ceremony’’ ini dihadiri oleh Kabid Dikmen Disdik Provinsi Bali Komang Mertadana, S.H., M.H. sekaligus memberikan sambutan atas nama Kadisdik Provinsi Bali serta menyerahkan piagam dan penghargaan kepada siswa-siswi yang berprestasi. Hadir pula Kepala UPT Disdikpora Kota Denpasar, Koordinator Pengawas Sekolah Provinsi dan Kota Denpasar, Penasihat dan Pengurus Yayasan, Ketua Komite Taman Rama School Drg. Nyoman Widyanti Andayani, para Kepala Sekolah di lingkungan Taman Rama School, orangtua murid dan tamu kehormatan lainnya. Acara diawali defile para lulusan, dilanjutkan laporan tahunan kepala sekolah oleh Direktur Cambridge Mr. James Bird, B.A.(Hons) atas nama Kepala SMP Dra. Tri Martien Wiswondiniharti, M.Pd. dan Kepala SMA Taman Rama Drs. I Gede Made Sutama, M.Hum. Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran buku tahunan (release year book) terbitan tahun 2018 yang merupakan rekaman kegiatan kreativitas siswa, guru dan seluruh komponen sekolah selama setahun. Buku ini diharapkan bisa dijadikan kenang-kenangan bagi para lulusan Sekolah Taman Rama, khususnya untuk section SMA dan Cambridge. Kepala SMA Taman Rama I Gede Made Sutama mengatakan, sepanjang tahun pelajaran 2017/2018, siswa-siswi sekolah Taman Rama,

JUARA - Kabid Dikmen Disdik Provinsi Bali Komang Mertadana (kanan) didampingi Kepala SMA Taman Rama I Gede Made Sutama (kiri) bersama siswa-siswi SMA Taman Rama yang berhasil meraih juara di masing-masing kelas dan jurusan pada acara Graduation Ceremony SMP, SMA dan Cambridge Sekolah Taman Rama Denpasar. baik tingkat SMP, SMA maupun Cambridge telah meraih beberapa prestasi luar biasa di bidang akademik dan nonakademik. Pada Ujian Nasional (UN) yang diselenggarakan dengan sistem UNBK, SMP Taman Rama mendapatkan peringkat ke-10 dari rata-rata UN sekolah di Bali dan ranking ke-7 di Denpasar. Sementara siswa yang berhasil meraih jumlah nilai UN tertinggi (366,5) yaitu Josephine Jillian Koenadi sekaligus mendapat nilai sempurna (100) pada bidang studi Matematika. Empat siswa SMA Taman Rama yang dilepas berhasil lulus seleksi SNMPTN (jalur undangan). Mereka adalah Ni Luh Gede Gayatri Wulansari pada Prodi Ilmu Ekonomi UI, Michelle Eugenia (Prodi Pendidikan Dokter Unud), Ida Ayu Katsuya Pu-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tri Dewi (Prodi Ilmu Hukum Unud) dan Putu Adnyani Putri (Prodi Ilmu Manajemen Unud). Beberapa penghargaan atas prestasi juga didapat oleh siswa-siswi Cambridge Programme. Peraih nilai tertinggi seluruh Indonesia adalah Emmanuela Ayu Herianto (siswa Cambridge untuk Business), Geraldine Karnadi (siswa AS-Level untuk Art & Design) dan Steven Oei (Teknologi Informasi). Di akhir acara dilaksanakan Candle Light Ceremony yang bermakna bahwa filsafat lilin yang rela berkorban demi memberi penerangan dan hanya dengan pengetahuan dapat menerangi kehidupan. Bahkan, kegembiraan menjadi sempurna karena hampir seluruh siswa telah diterima di berbagai universitas di luar dan di dalam negeri. (ad299)


daerah

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Jelang Mudik Lebaran

Bale Santai Honda Berikan Pemudik Fasilitas Beristirahat yang Nyaman BEBERAPA hari lagi hari raya Idul Fitri 1439 H akan dirayakan oleh umat Muslim. Mudik ke kampung halaman merupakan tradisi menjelang Lebaran. Seperti tahuntahun sebelumnya, bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor ke kampung halaman, Astra Motor Bali kembali menyediakan fasilitas posko peristirahatan Bale Santai Honda (BSH). Masih di jalur Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Selabih, Selemadeg, Tabanan (depan SPBU Pantai Selabih), tepatnya berlokasi di Warung Pantai, BSH akan hadir 8-16 Juni 2018. Berbagai fasilitas layanan disediakan di area BSH di antaranya ruang tunggu sejuk ber-AC untuk bersantai dan beristirahat sejenak menikmati fasilitas entertainment, makanan kecil dan minuman, wifi, alat pijat gratis, serta diberikan takjil. Suvenir menarik pun dibagikan di BSH dengan menunjukkan Semeton Honda Bali Card bagi 100 pengunjung pertama. Fasilitas ini diberikan dengan cumacuma untuk konsumen motor Honda. Untuk benefit lainnya, konsumen dapat melakukan gratis biaya servis perbaikan ringan dan konsultasi kendaraan dikerjakan oleh mekanik Honda serta diskon khusus pembelian sparepart Honda dan Honda Genuine aksesoris di lokasi BSH. Disediakan juga ada hadiah menarik untuk pemudik yang mengikuti lomba foto booth dengan gaya menarik serta wajib ‘’Follow’’ IG @ astrahondacare_id , @hondafansbali, dan @welovehonda. Foto yang paling menarik di-upload ke IG dis-

Bale Santai Honda. ertai caption mengenai pengalaman mudik bersama Bale Santai Honda disertai #BaleSantaiHonda2018 #LokasiPosko dan mention atau di-tag ke @welovehonda dan @astrahondacare_id, @hondafansbali. Pemenang akan diumumkan di @ astrahondacare pada 28 Juni 2018. Selama program ini berlangsung, tim teknis Honda siap membantu setiap hari untuk melayani semua tipe dan merek motor yang membutuhkan bantuan secepatnya guna memperlancar aktivitas berlebaran, karena BSH beroperasi 24 jam. Apabila konsumen mengalami emergency di jalan saat perjalanan mudik, tim Honda Care siap membantu. Konsumen dapat menghubungi call center 0361-438008 atau 082 145 615 227. ‘’Salah satu bentuk kenyamanan dan sudah menjadi komitmen Honda selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumennya. Rangkaian kegiatan mudik ini diselenggarakan agar para pemudik

dapat sampai di tempat tujuan dengan aman dan nyaman. Di sini kami memberikan beragam layanan dan fasilitas untuk para pemudik,’’ ungkap Ronaldo Widjaja selaku Region Head Astra Motor Bali. Bagi pengemudi yang akan pulang kampung, silakan mampir ke BSH. Jangan lupa perhatikan keselamatan berkendara dan perkuat pesan keselamatan yang digaungkan melalui kampanye #Cari_Aman. Perhatikan kelengkapan berkendara sebelum memulai perjalanan, seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, pengaman siku dan pengaman lutut. Lakukan pula pemeriksaan safety part kendaraan seperti sistem pengereman, ban, lampu dan pergantian part jika diperlukan. Pemudik juga perlu menyiapkan jas hujan dan obatobatan ringan selama perjalanan. Selain itu, pemudik dianjurkan tidak membawa barang bawaan terlalu banyak dan berkendara tidak lebih dari dua orang. (bns2)

Gubernur Pastika Dorong Para Lansia Terus Aktif GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mendorong para lanjut usia (lansia) untuk terus aktif beraktivitas di usia senja mereka. Dengan demikian, saraf motorik akan terus terlatih, begitu pula pikiran, sehingga para lansia akan tetap sehat baik secara jasmani maupun rohani. Harapan ini disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audiensi dari Dr. Ni Wayan Suriastini, M.Phil. selaku Direktur Eksekutif SurveyMeter serta Prof. Luh Ketut Suryani selaku Direktur Suryani Institute dalam rangka menyampaikan hasil pelaksanaan survei demensia pada usia lanjut di Bali, di ruang kerjanya, Rabu (6/6) kemarin. Lebih jauh Gubernur Bali menyampaikan, tingkat kesejahteraan suatu daerah juga diukur dari seberapa usia harapan hidup masyarkatnya. Kondisi alam, faktor kesehatan dan gizi yang semakin membaik akan menjadi faktor pendukung peningkatan kualitas para lansia. Pemerintah akan terus berupaya menyusun program untuk tetap mengaktifkan dan menyehatkan orang lanjut usia. Di samping itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap para lansia mengingat di Bali masih banyak lansia yang hidup sendiri dan telantar. ‘’Kegiatan untuk para lansia sangat penting. Lansia harus terus beraktivitas. Fisik dan pikirannya harus terus digunakan. Jangan sampai lansia menjadi tidak berguna,’’ imbuhnya. Sementara itu, LK Suryani menyatakan sampai saat ini lan-

Yayasan Pembangunan Sanur Dukung SMP Wisata Sanur Jadi Sekolah Unggulan Denpasar (Bali Post) Yayasan Pembangunan Sanur berkomitmen mendukung SMP Wisata Sanur sebagai sekolah unggulan dan bermutu. Sekolah ini bukan saja dijadikan sekolah kebanggaan milik warga Sanur juga warga Bali. Hal itu diungkapkan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra, MBA. di sela-sela acara pelepasan siswa kelas IX SMP Wisata Sanur di gedung yayasan setempat, Rabu (6/6) malam kemarin. Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengungkapkan, sebagai sekolah milik Yayasan Pembangunan Sanur, SMP Wisata Sanur harus sejajar dengan kualitas sekolah negeri. Makanya yayasan akan terus membangun dan melengkapi sarana sekolah yang berkualitas serta meningkatkan kualitas dan kesejahteraan gurunya. Untuk itu, warga Sanur yang tidak diterima di sekolah negeri hendaknya menjadikan SMP Wisata Sanur sebagai tempat studi lanjut. Ia menilai sekolah yang dipimpin Drs. Gusi Made Raka ini banyak mengalami kemajuan, baik di akademis maupun nonakademis hingga ke tingkat nasional. Karenanya warga Sanur yang kurang mampu akan dibantu yayasan hingga tamat. Kepala SMP Wisata Sanur Drs. Gusi Made Raka saat itu melepas 446 siswa kelas IX. Hasil studi menunjukkan setiap tahun hampir 70

persen siswanya diterima di sekolah negeri. Apalagi dengan sistem zonasi, memberi peluang lebih besar bagi lulusannya diterima di SMA dan SMK negeri. Gusi Made Raka didampingi Wakasek Ni Nyoman Sutini, I.B. Made Suardika, S.Pd.H., Drs. I Wayan Suta dan Kaur I.A. Krisna Ari, S.Pd., Dra. Luh Griya Putu Sulastri dan Made Suami, S.Pd. juga bertekad menjadikan sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah bermutu dan kebanggaan masyarakat Bali. Dukungan yayasan selama ini sangat besar terutama dalam penyiapan sarpras dan guru. Untuk itu dia menargetkan pada PPDB 2018 ini, SMP Wisata Sanur akan menerima maksimal 11 kelas. Sekolah memprioritaskan calon siswa yang menentukan pilihan pertama di sekolah ini. Ketika kuota terpenuhi, pendaftaran langsung ditutup. Sebab, setiap tahun sekolah ini dikejar masyarakat dari Sanur, Renon dan Kesiman. SMP Wisata Sanur terakreditasi A dan memiliki banyak ekstra unggulan seperti Marching Band (MB), Pramuka dan Kelompok Ilmiah Remaja. Ketiganya sudah terbukti mengukir prestasi di tingkat nasional. Selain itu, SMP Wisata Sanur memiliki keunggulan dalam bahasa asing yakni bahasa Inggris dan Jepang. Alasannya, Sanur banyak dikunjungi turis Eropa dan Jepang. Makanya banyak lulusan SMP Wisata Sanur kini bergerak di sektor pariwisata. (025)

5

AUDIENSI – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (lima dari kiri) saat menerima audiensi Direktur Eksekutif SurveyMeter Ni Wayan Suriastini dan Direktur Suryani Institute Luh Ketut Suryani di ruang kerjanya. jut usia di Bali belum merupakan masalah besar karena usianya masih terbilang muda dibandingkan dengan usia lanjut di negara maju, namun masyarakat sudah mulai merasakan masalah tersebut. Mereka ingin membahagiakan orangtuanya, tetapi tidak semua orang memahami apa yang diperlukan para lanjut usia. Untuk itu, perlu dilakukan pencegahan sedini mungkin lewat penyuluhan dan pendidikan pada keluarga-keluarga orang lanjut usia atau mereka yang akan menginjak lansia. Di bagian lain, Suriastini melaporkan terkait demensia pada lanjut usia. Dari survei yang dilakukan dengan mewawancarai 1.685 lanjut usia di seluruh kabupaten/kota di Bali pada Maret-April 2018, pre-

Bandara Ngurah Rai Siagakan Posko Lebaran 2018

Delapan Maskapai Ajukan 724 Penerbangan Ekstra

Bali Post/kmb23

Mangupura (Bali Post) Mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang menjelang libur panjang hari raya Lebaran 1439 H, Bandara I Gusti Ngurah Rai menerima pengajuan slot penerbangan ekstra. Tahun ini 724 penerbangan ekstra diajukan oleh delapan maskapai. Hal ini tetap memerlukan Flight Approval atau Persetujuan Penerbangan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Bali Post/025

LEPAS SISWA - Ida Bagus Gede Sidharta Putra dan Gusi Made Raka pada acara pelepasan siswa kelas IX SMP Wisata Sanur.

Kakek Cabul Dibui Tujuh Tahun Denpasar (Bali Post) – Kakek berusia 69 tahun, terdakwa HA, dihukum selama tujuh tahun penjara karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencabulan. Selain itu, terdakwa didenda Rp 1 miliar subsider empat bulan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (6/6) kemarin, disebutkan bahwa terdakwa yang berkedok sebagai dukun itu oleh majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Antara beberapa perbuatan masing-masing

merupakan suatu kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa, sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut. Dalam perkara ini, terdakwa dijerat Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Vonis tujuh tahun tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa Peggy menuntut supaya terdakwa dihukum sembilan tahun penjara dan pidana denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Aksi kakek bejat ini terjadi di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung pada Desember 2017 lalu. Korbannya berinisial AP (11). (kmb37)

Kanopi RS Kasih Ibu Jatuh, Timpa Sejumlah Motor Denpasar (Bali Post) Kanopi RS Kasih Ibu Denpasar di Jalan Teuku Umar tiba-tiba jatuh pada Rabu (6/6) sore kemarin. Peristiwa itu sontak mengagetkan pengunjung yang berada tak tak jauh dari tempat kejadian. Seorang pengunjung yang sepeda motornya rusak tertimpa kanopi menyebutkan, peristiwa tersebut terkesan mendadak. Tidak ada tandatanda sebelumnya akan terjadi kejadian seperti itu. Menurutnya, sedikitnya 11 sepeda motor diparkir di bawah kanopi. Beberapa ada yang rusak. Belum ada kejelasan terkait penyebab

jatuhnya kanopi rumah sakit ini. Humas Kasih Ibu Denpasar Sugiantara membantah jatuhnya kanopi. Ia menyebutkan yang jatuh hanya pelesteran tembok. Walaupun sebelumnya ia mengakui yang jatuh adalah kanopi. Bahkan ketika itu ia mengatakan bukan bangunan yang runtuh dan bukan suatu hal yang besar. Selain itu, tempat runtuhnya kanopi itu merupakan lokasi yang sepi, sehingga tidak ada korban jiwa. Ia belum bisa memastikan penyebabnya. ‘’Sekali lagi tiang sampaikan, tidak ada korban jiwa. Hanya lepasan pinggiran dinding,’’ tegasnya. (kmb42)

valansi demensia di Bali sebesar 32,6%, lebih tinggi dibandingkan DI Yogyakarta yang mencapai 20,1%. Prevalensi demensia dipengaruhi oleh tempat tinggal, usia, pendidikan serta kondisi kesehatan para lansia. Demensia yang memiliki cici-ciri di antaranya berupa gangguan daya ingat, sulit fokus, sulit melakukan kegiatan yang familiar, disorientasi, menarik diri dari pergaulan serta perubahan perilaku dan kepribadian, perlu ditangani sedini mungkin dengan mengetahui gejalanya mengingat banyak yang menganggap ciri-ciri tersebut adalah penuaan biasa. Para lansia harus terus dimotivasi untuk aktif dan ke depannya dikembangkan kawasan yang ramah demensia. (ad301)

Menurut General Manager Bandara Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, jumlah penerbangan ekstra tahun ini meningkat 96% dibandingkan penerbangan ekstra pada Lebaran tahun 2017. Tahun lalu 368 penerbangan ekstra diajukan. ‘’Delapan maskapai yang mengajukan penerbangan ekstra, di antaranya Citylink, Sriwijaya Air, Nam Air, Indonesia Air Asia, Garuda Indonesia, Lion Air,

Batik Air dan Wings Air,’’ katanya di sela pembukaan Posko Angkutan Udara Lebaran 2018, Rabu (6/6) kemarin. Bertempat di area publik kedatangan domestik, Posko Angkutan Udara Lebaran 2018 akan berlangsung 7 Juni hingga 24 Juni yang beroperasi selama 24 jam dan dibagi menjadi tiga shift. Posko ini melibatkan komunitas bandara seperti Otoritas Bandara Wilayah IV, TNI-AU,

Polda Bali, Kepolisian Daerah Udara Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Basarnas, Airline dan Ground Handling, dengan total sumber daya manusia 1.456 personel. Pelayanan dan keamanan Bandara Ngurah Rai terus ditingkatkan menjelang hari raya Lebaran 2018. Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada 19 Juni 2018 sebesar 7%, sedangkan lonjakan pesawat diprediksi naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun 2017. ‘’Kami mengimbau para pengguna layanan tetap waspada dan melaporkan hal-hal yang bertanggung jawab kepada petugas Aviation Security (Avsec) karena akses ke pengguna sangat penting,’’ ujar Yanus. (kmb23)

HET Beras Diturunkan, Petani Terancam Merugi MESKI pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, nyatanya Bali belum mampu mengendalikan harga beras di bawah HET. Terbukti, beberapa bulan terakhir harga beras medium I masih tetap di atas HET Rp 9.450/kg. Pada Maret harganya Rp 11.500/kg, kemudian turun Rp 11.250/kg dan terakhir Rp 11.000. Begitu juga beras medium II pada awal Maret harganya Rp 11.000/ kg, kemudian turun menjadi Rp 10.750/kg dan terakhir Rp 10.500. Kini, pemerintah kembali menurunkan HET beras dari Rp 9.450 menjadi Rp 8.950. Turunnya HET ini dikhawatirkan mengurangi nilai tukar petani (NTP) yang selama ini terus melorot. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prof. Ir. I Nyoman Supartha mengatakan, penurunan HET beras medium ini berpotensi merugikan petani. Secara teori, harga pokok beras adalah 140 persen dikali harga gabah di Bali (Rp 4.500) menjadi Rp 10.800, sehingga penurunan HET akan membuat petani

rugi. Karena harga ideal gabah seharunya 60 persen kali harga beras (dengan HET beras RP 9.450) menjadi Rp 5.670 per kg gabah. Menurutnya, jika harga beras turun, harga gabah pasti turun. Itu perhitungan normatif. Bila harga beras di Bali dianggap tinggi, penurunan harga beras jangan sampai menurunkan harga gabah, agar petani tidak rugi atau NTP tidak turun. ‘’Jadi, kalau harga beras diturunkan berarti tingkat keuntungan petani mengecil, akibatnya motivasi petani akan melemah,’’ ujarnya, beberapa hari lalu. Pengamat ekonomi pertanian dari Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Made Antara, M.S. menyatakan penurunan HET beras medium menjadi Rp 8.950/kg di satu pihak menguntungkan konsumen beras. Namun, di pihak lain merugikan pedagang, penyosohan beras dan petani karena gabah dibeli lebih murah dengan HPP (Harga Pokok Pembelian). Apalagi petani biasa dikontrak rendah oleh penebas/penyosohan

beras. ‘’Penurunan HET jelas menurunkan NTP karena harga input (biaya operasional) tetap atau meningkat, sedangkan harga output (gabah) petani tetap atau menurun. Jelas penurunan HET akan memberatkan petani padi yang memang tidak pernah sejahtera,’’ pungkasnya. Masyarakat Bali pada umumnya lebih suka mengonsumsi beras medium atau super dari luar seperti beras Putri Sejati yang harganya di atas HET. ‘’Setiap hari ada beras luar masuk ke Bali yang harganya di atas HET. Jadi, ketahanan pangan Bali terjaga karena didukung oleh pasokan pangan luar terutama Jawa dan NTB,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana, M.M. mengungkapkan, masyarakat Bali cenderung mengonsumsi beras curah yang kualitasnya lebih rendah daripada beras premium, namun lebih bagus dibandingkan beras medium. Harganya berada di atas harga beras medium dan di bawah premium. ‘’HET beras

medium belum bisa berlaku di Bali. Masyarakat Bali tidak terlalu terdampak dengan harga beras di atas HET karena perilaku mengonsumsi beras curah tersebut,’’ jelasnya. Dikatakannya, rencana penurunan HET beras medium tidak sejalan dengan harga gabah di Bali yang cenderung tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Memaksakan HET beras medium turun berpotensi membuat petani merugi. Saat ini saja harga gabah kering giling di Bali di atas Rp 4.500 per kg, sedangkan HPP gabah Rp 3.700 per kg. Harga beras di pasaran pun menjadi paling rendah Rp 10.500 per kg. Untuk menstabilkan harga beras di pasaran tanpa merugikan petani, pihaknya bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Toko Tani Indonesia (TTI). Dalam hal kerja sama produksi ini, pemerintah memberikan subsidi agar bisa menghasilkan beras yang lebih murah. Dengan demikian beras mampu dipasarkan Rp 8.800 per kg. (may)


OPINI

6

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Budaya Ilmiah di Kampus KETIKA dirilis beberapa kampus ternama yang sudah terpapar radikalisme, banyak orang sudah menduganya. Tidak terkejut lagi. Namun di sisi lain, ada juga yang terkejut, tidak menyangka, menyayangkan, dan meminta segera pihak kampus mengambil langkahlangkah pencegahan agar hal ini tidak semakin parah. Di sisi lain, diingatkan pula bahwa kampus yang masih steril sedini mungkin menyiapkan jurus penangkal agar hal itu tidak masuk ke wilayahnya. Pihak rektor bersama jajaran tentu bertanggung jawab penuh karena hal itu berada di wilayahnya. Akan tetapi, tentunya pihak kampus serta rektorat tidak bisa bekerja sendiri. Seperti biasa perlu bantuan pihak luar untuk membendung bahaya ini. Dengan melibatkan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, civitas akademika, serta tentu orang tua mahasiswa. Semuanya mesti dilibatkan. Akan tetapi, tentu yang menjadi garda depan adalah pihak kampus sendiri. Bagaimana pihak universitas mampu membangun kondisi keilmiahan di tempatnya sendiri. Kampus tempat menimba ilmu. Bukan untuk acara-acara lain. Pihak kampus pun diminta ketat untuk mengawasi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang tidak ada kaitannya dengan aktivitas akademis. Kalaupun nanti ada kegiatan keagamaan, tentu mesti ada kontrol serta pendampingan dari pihak universitas sendiri. Kampus jangan dibiarkan terbuka. Artinya, siapa saja bisa masuk dan melakukan apa saja. Ada banyak pihak luar yang akan mengambil kesempatan untuk menyebarkan ajarannya. Ini perlu diwaspadai. Sejatinya, kehidupan kampus tidak jauh berbeda dengan kehidupan sekolah, di mana pelajar punya segudang aktivitas. Baik akademis maupun non-akademis. Cuma bedanya, di sekolah masih ada kontrol serta pengawasan dari guru. Pelajar tidak dilepas begitu saja. Ada pengawasan. Ada tanggung jawab dari guru sebagai pembina sehingga semua kegiatan di sekolah mampu dimonitor secara baik. Lain halnya dengan kegiatan di kampus. Mahasiswa sudah dilepas karena sudah dipandang dewasa. Bisa menelaah, menyaring, memilah mana yang baik dan buruk, juga lebih daripada itu. Mana yang baik untuk dirinya, atau kelompok yang lebih besar. Baik untuk negeri maupun bangsanya. Jadi, cakupannya lebih luas. Kelonggaran di rumah tangga kampus inilah uang kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak luar untuk menangguk keuntungan. Untuk itulah, mahasiswa mestinya diarahkan dengan intensitas, kualitas, serta kuantitas dalam kegiatan ilmiah sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Mereka diharapkan mampu mendidik serta memacu dirinya sendiri untuk melakukan aktivitas akademis di luar kuliahnya yang justru menunjang kemampuan nalarnya. Kegiatan-kegiatan ini memang perlu dana. Kampus pun bisa mendapatkannya di pemerintah atau bekerja sama dengan pihak swasta. Baik nasional maupun internasional. Kegiatan ilmiah, budaya, serta olahraga. Inilah semua aktivitas yang akan meredam aksi pemikiran radikalisme di dalam dirinya. Ada batasan-batasan waktu yang menyebabakan tidak cukup punya kans untuk memikirkan yang lain. Semua kegiatan positif itu sudah menjadi kegiatan di luar kuliahnya. Lalu bagaimana dengan kegiatan keagamaan? Juga perlu dan ini sangat penting. Akan tetapi, bagaimana kampus bisa mengadakan pengawasan agar tidak melenceng ke arah yang justru menjauhkan mereka dari kaidah keagamaan dan rasa cinta Tanah Air. Pihak universitas punya hak serta kewenangan untuk membiarkan atau melarang semua kegiatan di kampus yang tidak sesuai dengan peraturan internal. Selama ini, suburnya paham radikalisme di kampus karena mahasiswa itu tidak diawasai dalam konteks positif. Dia dibiarkan sendiri dan kelompoknya untuk mengenal dan bersentuhan dengan paham-paham serta orang-orang yang memang punya paham radikalisme dan memang ingin mencari pengaruh di kampus-kampus. Karena mereka sangat yakin, sosok mahasiswa adalah sosok pemikir serta calon pemimpin masa depan yang diyakini akan banyak punya pengikut. Mari kita bentengi kehidupan kampus dengan berbagai kegiatan ilmiah, budaya, serta olahraga serta keagamaan yang baik serta benar. Mahasiswa jangan dibiarkan dengan kegiatan lain yang menjurus ke paham radikalisme di dalam kampusnya sendiri.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Mohon Penjelasan Zonasi Tahun ajaran baru biasanya banyak beban baru bagi orangtua. Selain membeli perlengkapan sekolah juga urusan kos-kosan anak. Namun, kini sebagai orangtua siswa, saya terus terang juga tidak paham betul dengan penentuan zonasi. Saya tak bisa memahami apakah anak saya otomatis bisa diterima di sekolah jika rumah saya berada dekat dengan lingkungan sekolah? Apakah dengan kedekatan dengan sekolah itu otomatis nilai ujian akhir anak saya tak akan dijadikan pertimbangan lagi? Perlu saya tanyakan juga apakah dengan zonasi ini, anak-anak yang berasal dari kecamatan lain yang juga tergolong zonasi sekolah itu otomatis diterima? Saya terus terang tak paham betul soal ini. Maka perlu kiranya, dinas terkait memberikan penjelasan soal ini. Setidaknya, sebelum mendaftar agar ada penjelasan ke sekolah-sekolah atau libatkan guru dan kepala sekolah untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada anak didik. Lalu, jika anak saya tak diterima di salah satu sekolah karena zonasi, bisakah saya mengurus domisili agar dekat dengan sekolah, sehingga otomatis masuk zonasi? Mudah-mudahan ke depan, dalam urusan mencari sekolah yang merupakan hak anak untuk mendapat pendidikan tak membuat bingung para orangtua. Mestinya aturan penerimaan siswa baru itu jelas dan rujukannya bisa diterima dengan nalar. I Putu Swastha Putra Denpasar, Bali

Beberapa Strategi Menangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi Setelah tertangkapnya terduga teroris di kampus Universitas Riau, dunia perguruan tinggi di Indonesia menjadi riuh gaduh. Mereka khawatir kampusnya mendapat sorotan menjadi kampus bibit radikal sehingga meruntuhkan keunggulan perguruan tinggi tersebut. Beberapa waktu lalu, sebuah perguruan tinggi bergengsi dipandang terpapar kasus radikalisme. Dalam waktu singkat, perguruan tinggi tersebut runtuh reputasinya dan membuat petinggi kampus itu untuk mengubah orientasinya, termasuk cara-cara untuk merekrut mahasiswa yang menonjolkan kepada calon pemimpin. Tayangan sebuah televisi swasta baru-baru ini memperlihatkan bahwa sekitar tujuh perguruan tinggi ternama di Indonesia telah terpapar radikalisme. Secara umum dikatakan bahkan paparan radikalisme itu telah mulai sejak awal dekade delapan puluhan (1982-1983).

R

Oleh I Made Sumerana

adikalisme sesungguhnya adalah se b ua h a ja ra n. Kata “isme” itu mempunyai makna sebuah pelajaran, atau gaya atau aliran. Dengan demikian, segala isme itu memang akan masuk melalui belajar dan pembelajaran. Belajar maknanya ada individu yang mencoba mendalami “modul” tersebut sedangkan pembelajaran mempunyai makna proses, yang artinya ada pihak yang mempelajari modul dan ada yang mengajari untuk memperlajari modul tersebut. Artinya, ada proses dan sistematika untuk mempelajari. Dengan arti seperti itu, maka kampus menjadi tempat yang mempunyai potensi untuk mengembangkan “isme-isme” tersebut karena pembelajaran yang sistematis ada di kampus. Lantas bagaimana agar radikal-”isme” itu tidak dapat masuk kampus? Yang pertama adalah dengan mengajarkan bahwa terma radikal itu sesungghnya lebih banyak dilekatkan dengan fenomena

kekerasan sosial dan politik dan mempunyai fakta menghancurkan. Haraus disosialisasikan bahwa radikal seperti itu adalah buruk. Terma radikal memang juga dipakai untuk dunia pembaruan, misalnya terobosan pembaruan yang radikal. Akan tetapi, radikalisme dalam bidang kekerasan sosial dan politik adalah jahat. Radikalisme juga harus diberikan contoh-contohnya, dengan yang paling mutakhir adalah terorisme yang menghancurkan itu. Pola pengajaran seperti ini merupakan pembalikan atau penabrakan dari pola-pola pengajaran oleh teroris, yang menyebut teror itu sebagai upaya untuk pencapaian tujuan. Perguruan tinggi, sebaliknya harus memberikan telaahan bahwa teroris itu adalah kejahatan dan kebejatan dalam sistem sosial. Perguruan tinggi, dengan demikian, mesti mengajarkan pola ini dengan cara sistematis, mulai dari pendefinisian teroris dan terorisme yang pantas dengan mengambil sekian (empat atau lima) definisi, mengkritisinya, mengaitkannya dengan akibat dari terorisme itu, contoh ten-

Wanaprastha begitu indah kedengarannya, dan ia bagaikan benteng yang merupakan tahapan hidup mencari tempat tinggal (prastha) menuju hutan (wana) guna mendapat kedamaian hidup sebagai tujuannya. Walaupun indah kedengarannya, lalu di mana hutan itu rela dihuni untuk tempat meraih kedamaian hidup dan di mana seseorang bisa memilih hutan untuk bisa dijadikan tempat tinggal sementara hutan-hutan teba yang ada di belakang rumah pekarangan masyarakat Bali sudah digunduli. Teba telah menjelma menjadi vila karena alasan ekonomi atau menjadi tempat tinggal keluarga sejalan tumbuhnya penghuni keluarga yang tidak terbendung jumlahnya. Tahapan hidup sesuai konsep catur asrama (brahmacari, grahastha, wanaprastha, dan bhiksuka atau sanyasin), merupakan tahapan yang mengagumkan konsepnya. Hanya, konsep itu dengungnya terkesan kuat baru sampai pada tahap berumah tangga (grahastha). Setelah tahapan grahastha nampaknya membutuhkan kesadaran yang kuat, dan agaknya begitu sulit bagi seseorang mau melangkahkan kakinya menuju hutan (wana) tanpa ada langkah teladan generasi yang lebih tua, apalagi telanjur nikmat tinggal di perkotaan (kutaprastha) dengan segala pernak-perniknya yang menyisakan rasa kagum bagi kebanyakan orang. Karena itu, wanaprastha akan semakin saru maknanya dan akan lebih dirasakan maknanya untuk memil ih kenikmatan hidup dengan tinggal di kota (kutaprastha).

Oleh I Gst. Ngr. Bagus Suryawan, S.T., S.Ag., M.M.

tang kehancuran sosial, kehancuran keluarga sampai gagalnya cita-cita teroris tersebut. Contohcontoh kegagalan teroris harus diperlihatkan oleh perguruan tinggi sehingga dapat mengubah cara pandang mereka yang sebelumnya terpapar oleh ajaran teror tersebut. Kedua, syarat tentang penerimaan mahasiswa harus diperketat. Jika sebelumnya mahasiswa yang lulus seleksi hanya lebih ditekankan kepada kemampuan pengetahuan alam atau pengetahuan sosial, maka dalam menyeleksi mahasiswa juga harus ditekankan tentang kemampuan menelaah atau menjawab pertanyaan tentang kecintaan nasional dan cara pandang soal berbagai gejolak teror pada tingkat internasional. Seluruh calon mahasiswa, entah soal yang menyangkut IPA atau IPS harus menjawab soal-soal tentang nasionalisme dan kecintaan tanah air. Juga tentang pendapat terhadap berbagai gejolak internasional itu. Tentu saja dalam form pendaftaran juga mesti ditambaah dengan pengalaman organisasi

dan pengalaman kunjungan ke negara lain. Mereka yang pernah berkunjung ke wilayah-wilayah konflik di Timur Tengah, banyak yang terpapar dengan ajaranajaran yang tidak benar. Ketiga, perekrutman dosen pada akhirnya juga harus dilakukan secara hati-hati. Tidak disangka-sangka perkembangan radikalisme yang ada di perguruan tinggi, ternyata juga didukung oleh para dosen yang mengajar di lingkungan perguruan tinggi tersebut. Tidak tanggung-tanggung, dosen yang bersangkutan ternyata juga seorang petinggi kampus. Jadi, faktor ini juga mesti diperhatikan. Memecat dosen yang sudah “jadi”, cukup sulit dan membikin citra kampus menjadi berkurang. Karena itu, perekrutan dosen harus hati-hati. Calon dosen harus membikin dua makalah ketika ikut ujian. Makalah yang pertama tentang konflik teror yang ada di Indonesia, dikaitkan dengan konflik yang ada di luar negeri. Lainnya adalah makalah tentang nasionalisme. Kedua makalah ini diperiksa oleh instruktur yang tahu soal nasionalisme dan teror yang kemudian didiskusikan dengan ahli psikologi, tentang berbagai pemikiran utama yang ada di makalahnya tersebut. Inilah yang kemudian dipakai bekal oleh pewawancara ketika akan merekrut dosen yang bersangkutan. Setelah itu barulah ujian materi sesuai dengan jurusannya. Dalam konteks stabilitas nasionalisme, kemampuan materi ini boleh dikatakan nomor dua. Yang paling utama adalah cinta tanah air dan nasionalisme. Keempat, dalam konteks kegiatan mahasiswa, terutama diskusi dan seminar, apa boleh

buat, screeing, pengawasan dan izin harus diperketat. Sebab, dari sinilah muncul berbagai pemikiran kemudian pembenar atau malah melahirkan nilai-nilai baru. Apabila pada masa Orde Baru, kegiatan jenis itu diperketat oleh rezim demi keajegan rezimnya itu, kini terpaksa diperketat demi nasionalisme Indonesia, demi keutuhan tanah air dan demi rasa cinta tanah air. Dengan cara seperti ini, diharapkan berbagai ajaran yang bertentangan dengan stabilitas nasional akan dapat disaring dengan lebih baik. Beberapa universitas ternama di Indonesia telah melakukan cara ini dengan tujuan untuk menekan dan bahkan menghentikan nilainilai yang bertentangan dengan paham nasionalisme. Kelima, tentu saja mata kuliah nasionalisme seperti Pancasila dan sejarah bangsa harus diberikan kepada para mahasiswa. Bila perlu dengan dua semester. Pancasila, jika kita pikirkan secara mendalam, ia bukan saja merupakan nilai-nilai yang merepresentasikan keindonesiaan, tetapi juga seni dalam menjalani kehidupan sosial. Selama ini yang dibahas adalah tentang cara hidup bermasyarakat dalam konteks keindonesiaan yang multibudaya. Tetapi justru di tengah pengayaan dari keanekaragaman budaya itu, kita dapat melihat bagaimana seni hidup saling bertukar pola antara satu budaya dengan budaya lain. Cara hidup seperti ini justru mampu meningkatkan kualitas hidup, tidak tertekan, lebih bergembira, ringan dan dengan demikian umur lebih panjang. Mudahmudahan dengan cara demikian dapat menekan kekerasan di Indonesia.

Membayangkan tempat tinggal yang damai itu indah, mungkin itulah sebabnya seseorang kadang berkhayal mengenang tempattempat indah sebagaimana bayangan seseorang ketika memasuki tahapan wanaprastha akan merasakan hadirnya kedamian. Keinginan seperti itu ibarat orang yang lagi terbebani menggendong kayu api menaiki tangga di pegunungan dan yang ada dalam benaknya hanya ingin melepaskan kayu yang membebaninya, dan tidak perduli apakah selanjutnya ia terbebas dari beban atau tidak. Keinginan itu memang bagaikan jamur pada musim hujan, yang kalau tidak dikondisikan tempatnya, ia akan tumbuh tiada terpuaskan dan semakin tidak terkendali. Keinginan seseorang kadang lucu, yang tinggal di kota besar merasa malang hidupnya karena keinginannya untuk mengurangi dosa-dosa dengan mandi di Sungai Gangga tak pernah kunjung bisa dilaksanakan, sementara orang yang tinggal di pinggir Sungai Gangga, setiap hari bisa mandi berkali-kali tidak merasa bahagia karena keinginannya berbeda, dan berharap bisa hidup di kota besar untuk menikmati gedung-gedung mewah dengan lampu warna-warninya yang menggoda. Sepertinya yang hidup di kota terkesan penuh dengan dosa, sementara yang tinggal di Sungai Gangga terkesan terbebas dari dosa, dan sesungguhnya tidaklah demikian. Walaupun Sungai Gangga penuh kesucian, dan kesuciannya akan dirasakan manakala ada kesadaran dan keyakinan yang kuat dan tulus untuk meraih kesuciannya. Itu-

lah sebabnya, wanaprastha akan dirasakan kedamaiannya apabila dibarengi niat dan hati yang bersih, dan bila hati seseorang memiliki kemurnian tidak ada tempat yang tidak damai, apakah itu di hutan, di kota atau di mana saja.

’’Wanaprastha’’, Benteng Kedamaian Makin ’’Saru’’ Mungkin itulah sebabnya mengapa seseorang yang walaupun sudah lansia, sudah mendapat surat penghargaan pensiun terus saja ingin berkarier, adakah itu merupakan bagian yang telanjur nyemplung dalam kemelekatan yang menjanjikan kenikmatan dan lupa memasuki tahapan wanaprastha atau itu hanyalah ingin memberi contoh bahwa usia lansia atau pensiun tidak perlu dikhawatirkan kemampuannya? Kesadaranlah kuncinya di samping dukungan situasi dan kondisi, karena tahapan catur asrama bukan doktrin yang harus dijalani oleh setiap orang. Bila seseorang tumbuh kesadarannya untuk menjalani tahapan hidup catur asrama yang menjadikannya sebagai keyakinan yang kuat, tentu itu harus ditempuh, tetapi bila kesadaran itu masih saru, setengah gelap dan setengah terang tentu tidak mesti dipaksakan. Tidak ada masalah apakah dalam kelahiran ini seseorang hanya mampu menjalani tahapan hidup hingga grahastha saja, atau yang lain bisa menjalani hingga wanaprastha, atau bahkan bisa memasuki tahapan sanyasin, dan semua itu kuncinya kesadaran yang tulus, dan bukan semata ingin menarik perhatian yang memberi kesan kemuliaan. Karena itu, bila seseorang ingin terus merasakan tahapan hidup dengan kenikmatan grahastha, melupakan diri dan terus ingin berkarier walaupun diri sudah melampaui usia pensiun atau

lansia, itu tidak ada masalah. Tidak ada yang perlu ditertawakan karena tidak ada yang lucu dalam urusan karier, dan walaupun ada orang yang memberi kesan seolah-olah tidak memberi kesempatan atau menghambat karier generasi muda dengan ikut bersaing berebut posisi, dan itu sah-sah saja. Yang penting, jangan seperti anak kecil lagi, sudah tua, lansia, melampaui usia pensiun masih suka berebut boneka, dan bila ini yang terlihat pasti akan menjadi lelucon dan ditertawakan orang. Sebenarnya tidaklah terlalu ekstrem bahwa tahapan wanaprastha harus tinggal di hutan, karena esensi dari wanaprastha sesungguhnya bukan tinggal di hutan, melainkan tujuannya adalah mendapat kedamaian. Bayangan damai itu adalah harapan, dan angan demikian tidak ada jaminan bagi mereka yang sekalipun mendapat izin dan mau hidup di hutan akan dapat merasakan damai begitu rupa, apalagi hutannya ganas, susah dapat makanan, dan tidak juga mudah menyesuaikan diri. Adakalanya kesadaran seseorang muncul begitu kuat untuk meraih kedamian hidup, sementara dunia luar dirasakan tidak pernah memberi kepuasan. Bila ini yang terjadi, tentu seseorang tidak mesti harus pergi meninggalkan keluarga dan pergi menyepi dan membayangkan tempat hutan (wana) yang sepi, damai, jauh dari aktivitas kesibukan dan akan memberi kedamian.

Penulis, pensiunan Telkom

POJOK

Dikhawatirkan ekonomi Bali ke depan belum akan bangkit. - Maklum sibuk pilkada. *** Kasus BLBI, mantan Menkeu sebut ada pada posisi terjepit. - Rakyat sudah ‘’pailit’’. *** PPP nyatakan tak tertarik gabung dengan koalisi keumatan. - Terpenting umat sejahtera.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Diduga Arus Pendek Listrik

Rumah Terbakar di Candikuning Tabanan (Bali Post) -

Kebakaran hebat terjadi di Banjar Candikuning 1, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (6/6) kemarin. Rumah milik I Nyoman Gunitra (65) ludes terbakar. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, akibat kejadian tersebut pemilik rumah mengalami kerugian hingga Rp 700 juta.

TERBAKAR - Salah satu rumah terbakar di Desa Candikuning, Rabu siang kemarin.

Mayat Mr. X Akhirnya Dikenali Pihak Keluarga Pikun dan Kerap Tinggalkan Rumah

Tabanan (Bali Post) Rencana penyerahan mayat Mr. X yang ditemukan nyangkut di bebatuan aliran Sungai Yeh Ho di Banjar Dinas Ngis, Desa Jegu, Penebel ke Dinas Sosial Tabanan, batal. Pasalnya, identitas korban akhirnya diketahui setelah sebelumnya pihak keluarga mendatangi Polsek Penebel. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut diketahui bernama Wayan Sukerena (67), warga Banjar Dinas Widarbasari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng. “Jenazah akan dibawa ke rumah duka Singaraja setelah pihak korban di-BAP oleh pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya, Rabu (6/6) kemarin. Dikatakannya, pihak keluarga mengetahui keberadaan Wayan Sukerena lewat media cetak dan radio, maupun imbauan

ke seluruh Polsek maupun seluruh Polres jajaran Polda Bali. “Jadi, setelah 17 hari pascaditemukan, ada yang mengakui dari Padangbulia, Buleleng,” ucapnya. Menurut keterangan pihak keluarga, korban sudah sering meninggalkan rumah karena sudah pikun, akibat sudah umur. Bahkan, korban juga sering numpang kendaraan yang ditemui, dengan tujuan tidak jelas. Seperti diberitakan sebelumnya, karena tidak diketahui identitasnya, jenazah Mr.X tersebut rencananya dibawa ke Dinas Sosial Tabanan untuk diupacarai. Bahkan, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Sanglah untuk kegiatan autopsi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun indikasi kemungkinan diracun. (kmb28)

Bali Post/ist

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kebakaran terjadi pukul 11.30 Wita. Sebelum kejadian, saksi I Wayan Purna bertamu ke rumah korban. Saat duduk di ruang tamu, ia sempat melihat asap seperti asap dupa di bagian atas rumah. Tidak ada kecurigaan apa pun, saksi kemudian pulang, kebetulan rumahnya tidak jauh dari tempat tinggal korban. Sesampai di rumah, saksi kembali melihat ada kepulan asap di rumah korban. Melihat kepulan asap yang kian banyak, saksi berlari kembali ke rumah korban dan mengambil kunci mobil korban dan mengangkat korban yang saat itu dalam kondisi

Pemkab Usulkan 319 ASN

Tabanan (Bali Post) Pemerintah pusat telah membuka formasi CPNS tahun 2018. Pemkab Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan 319 kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) ke pusat yang difasilitasi provinsi pada 22 Mei lalu. Kepala BKPSDM Tabanan Wayan Sugatra, Rabu (6/6) kemarin, mengatakan optimis kebutuhan ASN yang diusulkan diterima pusat, sebab sudah sesuai dengan jumlah ASN yang BUP tahun 2018. Meski demikian, jumlah perekrutan dalam formasi CPNS 2018 untuk Tabanan tetap ditentukan pusat dengan berbagai pertimbangan.

Menurutnya, selain harus sesuai dengan jumlah ASN yang BUP tahun 2018, dalam menetapkan formasi perekrutan, pemerintah pusat memerhatikan rasio belanja antara pembangunan dan pegawai. ’’Ini yang menjadi panglimanya. Jika tidak sesuai dengan rasio ideal maka kuota formasi yang diusulkan akan dikurangi oleh pusat,’’ ujar Sugatra. Tabanan menurut Sugatra, ratio belanjanya masih dianggap ideal sehingga untuk syarat ini masih memungkinkan kebutuhan ASN yang diusulkan diterima pusat. Syarat lain yang harus dipenuhi menurut Sugatra dalam menyusun kebutuhan ASN harus mencakup kebu-

warna hitam strip biru dan meminta kasirnya mengecek uang di dalam laci kasir. Setelah dicek ternyata uang Rp 4.000.000 di kasir hilang dan kunci laci dalam kondisi nyantol. Berbekal keterangan dari saksi-saksi dan hasil olah TKP dengan melacak nomor kendaraan, didapat hasil bahwa pemilik kendaraan tersebut adalah warga asal Desa Pujungan, tetapi bekerja di wilayah Semana, Ubud, Gianyar. Dari lidik tersebut juga diperoleh keterangan bahwa pemilik sepeda motor mempunyai teman perempuan yang identik dengan ciri-ciri perempuan yang dicurigai mengambil uang di laci Kasir Minimarket CFC saat peristiwa tersebut terjadi. “Berbekal keterangan sejumlah saksi, kami langsung melakukan pengintaian di alamat kos terduga pelaku dan langsung melakukan penyergapan. Setelah diinterogasi, benar yang bersangkutan mengambil uang di kasir CFC tersebut,” ujarnya. (kmb28)

Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Bali Post/kmb24

I Gusti Putu Ekayana

Tabanan (Bali Post) Memenuhi kebutuhan elpiji 3 kilogram selama libur Lebaran dan mengantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan, Pemkab Tabanan bekerja sama dengan Pertamina, menggandeng tujuh agen elpiji, menggelar pasar murah, Kamis (7/6) ini di tujuh kecamatan. Kepala Bidang Ekonomi segaligus Ketua Pelaksana TPID Tabanan I Gusti Putu

dang disabilitas. Karenanya, kami memberikan mereka kesempatan yang sama dan mengusulkan formasi khusus penyandang disabilitas,’’ ujar Sugatra. Kebutuhan ASN yang diajukan dilihat dari kebutuhan pelayanan dasar adalah untuk pendidikan 176 dengan rincian guru SD sebanyak 161 orang dan guru SMP sebanyak 15 orang. Sementara untuk kesehatan diajukan 88 dengan rincian dokter umum (25), perawat (88), dan tenaga kesehatan lain (37). Selain kebutuhan ASN pelayanan dasar juga diusulkan ASN untuk kedaulatan energi 17 orang, kedaulatan pangan 17 orang, dan tata kelola pemerintahan 21 orang. (kmb24)

Bali Post/ist

DIMINTAI KETERANGAN - Terduga pelaku dimintai keterangan lebih lanjut setelah diamankan pihak kepolisian.

Tabanan (Bali Post) Keberadaan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) menjadi ujung tombak pengawasan saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 27 Juni mendatang. Pengawas TPS juga diimbau mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Sebanyak 780 pengawas TPS se-Kabupaten Tabanan dilantik masing-masing ketua panwaslu kecamatan yang dipusatkan di lapangan tenis indoor Lapangan Alit Saputra Dangin Carik, Rabu (6/6) kemarin. Para pengawas TPS ini akan bekerja melakukan pengawasan proses pemilihan di TPS pada hari H pilgub yakni 27 Juni mendatang. Setiap Pengawas TPS akan mengawasi satu TPS mulai dari persiapan pemilihan sampai pada penghitungan suara di TPS tuntas. Menurut Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, tugas PTPS sangat berat karena menjadi ujung tom-

bak pengawasan saat proses pemilihan di TPS. Pengawas TPS harus jeli melihat situasi agar tidak sampai terjadi kecurangan di TPS. Untuk itu, pengawas TPS harus menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada serta kewenangan yang dimiliki. “Pengawas TPS harus tegas menegakkan aturan, jangan sampai mereka masuk angin,” tegas Rumada. Rumada berharap pengawas TPS tetap mengedepankan netralitas dalam pengawasan. Tidak terjebak untuk tidak netral karena masuk angin dalam menjalankan tugas. Rumada menambahkan, tugas pengawasan bukan saja dilakukan pengawas PTPS, tapi juga dilakukan oleh pengawas di masingmasing desa, Panwascam, dan Panwaslu sendiri. “Kami seluruh jajaran Panwaslu mulai dari kabupaten sampai ke tingkat desa terus melakukan pengawasan proses pilgub,” ujarnya. (kmb28)

Pererat Tali Silaturahmi Antarumat Beragama

Pemkab Gelar Pasar Murah

Ekayana, Rabu (6/6) kemarin, mengatakan satu agen akan disiapkan di satu kecamatan. Adapun lokasi pasar murah di tujuh kecamatan yang disasar adalah Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan dengan Agen PT Gadarata, Desa Kediri Kecamatan Kediri dengan agen PT KSM, Desa Candikuning Baturiti dengan agen PT Bali Gas Lestari, Desa Kerambitan Kecamatan Kerambitan dengan agen PT Wanira, sementara untuk Kecamatan Marga diambil alih agen PT Wahyu Lestari, Kecamatan Penebel oleh agen PT Nyuh Gading dan Kecamatan Selemadeg oleh agen PT Mojopahit. Masing-masing agen mendapatkan 200 tabung dari Pertamina untuk menggelar pasar murah tersebut. Harga elpiji 3 kilogram yang dijual nanti di pasar murah sesuai HET yaitu Rp 14.500 per tabung dan satu orang maksimal membeli dua tabung. ’’Syaratnya cukup

tuhan ASN untuk core bisnis Tabanan yang mencakup infrastruktur dan pelayanan dasar dalam hal ini pendidikan dan kesehatan. Pengusulan ASN juga harus sesuai dan mengacu RPJMD, di mana untuk Tabanan saat ini fokus pada pertanian berbasis wisata berkelanjutan dan penguatan pangan. Selain core bisnis dan bersinergi dengan RPJMD, dalam menentukan kebutuhan ASN, pihak BKPSDM juga memberikan peluang bagi warga disabilitas untuk berpartisipasi mengikuti perekrutan CPNS. ‘’Ini sesuai dengan aturan pusat dan imbauan kepala daerah dalam hal ini Bupati Tabanan yang concern terhadap penyan-

Pengawas TPS Harus Jeli Lihat Potensi Kecurangan

Perempuan Paruh Baya Curi Uang di Kasir barang seperti celana dan sandal dengan total belanja Rp 120.000. Saat pembayaran di kasir dan uangnya belum dimasukkan ke laci kasir, pelaku mengeluarkan HP dan meminjam charger kepada kasir, berdalih baterai habis. Kasir atas nama Katimin kemudian keluar menuju base camp tempatnya tidur yang jaraknya kurang lebih 50 meter, dan kembali bawa charger untuk diberikan kepada pelaku. Namun, pelaku mengatakan tidak jadi meminjam karena sudah selesai menelepon. Kemudian pelaku keluar menuju sepeda motornya dan saat itu datang security bertanya kepada pelaku, “Saking napi (dari mana - red).” Dijawab pulang kampung. Karena merasa tidak nyambung, saksi kembali bertanya dan pelaku mengaku dari Bajera sambil bergegas pergi ke arah Pupuan. Melihat gelagat mencurigakan selanjutnya saksi mencatat nopol sepeda motor pelaku yaitu jenis Honda Beat

Nengah Sumadi mengatakan, dari hasil olah TKP yang dilakukan anggotanya pascakebakaran, diduga kuat sumber api berasal dari arus pendek listrik. “Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi diduga kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik di kamar tengah pada sekat kamar dinding timur yang terbuat dari kayu dan gedek,” ucap Kapolsek Baturiti. Kebakaran tersebut mengakibatkan satu unit bangunan rumah permanen ukuran 15 x 6 meter hangus, dan barang rumah tangga berupa peralatan katering dan kulkas ludes terbakar. (kmb28)

Formasi CPNS 2018

Berdalih Pinjam ”Charger” Tabanan (Bali Post) Tindakan nekat dilakukan perempuan paruh baya AA Sri Ray beralamat di salah satu banjar di Kecamatan Sukawati, Gianyar. Ia diamankan di Polsek Pupuan, Kamis (31/5) lalu, lantaran melakukan pencurian uang tunai di mesin kasir, salah satu minimarket di Ngayor Banjar Dinas Paka, Desa Sanda, Pupuan, Tabanan. Kapolsek Pupuan AKP I.B. Mahendra saat dikonfirmasi, Rabu (6/6) kemarin mengatakan, sekitar pukul 10.00 Wita, petugas menerima informasi adanya kasus pencurian uang di Minimarket CFC. Selanjutnya, anggota Reskrim melaksanakan penyelidikan dengan meminta dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi-saksi diperoleh informasi bahwa pelaku datang dari arah Antosari menuju Pupuan, tiba di Minimarket CFC, pelaku langsung mengambil keranjang menuju butik, kemudian mengambil sejumlah

sakit. Korban dinaikkan ke mobil lalu keluar menuju rumahnya. Setelah itu, saksi kembali mengambil mobil korban dibawa ke rumahnya. Asap semakin tebal, lalu sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian langsung menuju kamar tengah untuk mengamankan barang-barang. Saksi berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api tambah membesar. Kemudian masyarakat membantu memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Tak lama kemudian dua unit Damkar Pemkab Tabanan sampai di lokasi untuk membantu memadamkan api. Kapolsek Baturiti Kompol I

membawa KTP dan maksimal pembelian satu orang dua tabung,’’ ujar Ekayana. Pasar murah akan berlangsung pukul 09.00 Wita hingga selesai. Diakuinya, masih ada tiga kecamatan yang belum tersentuh pasar murah elpiji 3 kilogram ini yaitu Selamadeg Timur, Selemadeg Barat, dan Pupuan. Untuk Seltim dan Selbar, kata Ekayana, bisa dijadikan satu dengan pasar murah yang berlokasi di Selemadeg. Sementara untuk Pupuan akan dilakukan evaluasi setelah kegiatan pasar murah. Jika memang dalam evaluasi tersebut dianggap masih kurang dan belum menjangkau masyarakat, maka akan diadakan pasar murah di Pupuan. Selain pasar murah, pemenuhan kebutuhan bahan bakar elpiji 3 kilogram untuk masyarakat Tabanan, Pertamina juga menambah kuota masing-masing agen menjadi satu Lo. (kmb24)

Pemkab Tabanan Gelar Buka Puasa Bersama Tabanan (Bali Post) – Sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam mempererat tali silaturahmi dan toleransi antarumat beragama, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengadakan acara buka puasa bersama di halaman Kantor Bupati Tabanan, Selasa (5/6). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, acara buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan/silaturahmi antarumat beragama khususnya di Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini akan terus dilakukan siapa pun yang nanti memimpin Tabanan ke depan. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kesediaan hadirin sekalian yang hadir di sini untuk berbuka puasa bersama. Marilah kita jadikan momen ini sebagai media silaturahmi untuk meningkatkan tali persaudaraan atau silaturahmi di antara kita antarumat beragama. Ke depan, saya ingin kegiatan ini tetap dilaksanakan secara

rutin,” ujarnya. Dengan hadirnya FKUB di acara ini, Bupati berharap agar sinergisitas dan kerukunan antarumat beragama bisa terjaga dengan baik. Setiap permasalahan yang timbul agar dikomunikasikan bersama. Sejauh ini di Kabupaten Tabanan, kerukunan dan toleransi antarumat beragama terbangun dengan sangat baik dari dulu hingga sekarang, terbukti dengan diberikannya piagam Harmony Award. “Tabanan memperoleh Harmony Award dari pemerintah pusat karena mampu mewujudkan kerukunan umat beragama. Kita menang karena bersatu. Ingat, dengan bersatu kita bisa melewati berbagai permasalahan,” kata Bupati Eka. Acara buka puasa tersebut terselenggara atas kerja sama Pemkab Tabanan dengan Ekalawya Educare Foundation, Bamusi (Baitul Muslimin Indonesia) dan MUI Kabupaten Tabanan. (kmb24)

Bali Post/kmb24

BINGKISAN - Selain berbuka puasa, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga memberikan bingkisan kepada anak yatim dalam acara buka puasa, Selasa (5/6).


8 Tradisi Unik Usaba Sumbu di Bungaya

”Masucian” Dilakukan Tengah Malam DESA Adat Bungaya, Bebandem, kembali menggelar Usaba Sumbu. Pelaksanaannya dimulai Selasa (5/6) sore, diawali ngias pralingga Ida Batara hingga nedunang Ida Batara ke Pura Pesuikan. Tidak seperti desa lainnya, prosesi ritual di desa tua ini semua dilakukan saat malam hari. Bahkan, prosesi masucian-nya pun dilakukan tengah malam. Seperti apa pelaksanaannya? Ribuan warga Desa Bungaya, tumpah ke jalan saat malam itu. Seluruh akses jalan menuju Pura Bale Agung, Pura Puseh dan Pura Pesuikan, ditutup pecalang. Terlebih, saat ritual ngelisin berlangsung di seluruh wilayah Desa Bungaya. Warga setempat pun mulai mempersiapkan diri menuju Pura Pesuikan. Ritual ngelisin menandakan pralingga Ida Batara di Pura Puseh sudah siap mamargi ke Pura Pesuikan. Para truna adat pun dengan sigap melaksanakan tugasnya mapengayah, ngiring pralingga Ida Batara ke Pura Pesuikan. Total ada 10 pralingga Ida Batara di sana. Pralingga itu dikawal cendek (seperti tombak bertiang cukup panjang), kapundut truna adat paling depan. Suasana magis sangat terasa kala pralingga Ida Batara mamargi. Sebanyak 10 pralingga Ida Batara dari Pura Puseh bergabung dengan 10 pralingga lainnya sudah berada di Pura Pesuikan. “Tinggal satu lagi pralingga Ida Batara Delod Pasar, juga tedun saking Pura Pajenengan Dadia Pasek Kaler Kangin. Total ada 21 pralingga nanti di Pura Pesuikan itu,” kata I Gede Krisna Adi Widana, Klian Pura Pajenengan Dadia Pasek Kaler Kangin. Setelah seluruh pralingga tedun ngadeg di Pura Pesuikan, barulah pralingga Ida Batara itu masucian ke Pura Beji Saga. Akan tetapi, sebelumnya, seluruh pralingga itu kapundut menuju Pura Batu Sanghyang. Menurut Krisna, rangkaian ritual ini mengandung makna, bahwa saat pelaksanaan Usaba Sumbu, Ida Batara berkumpul di Pura Pesuikan. Di Pura Pesuikan inilah, dulu pertama kali jadi tempat merencanakan berbagai karya yang lain di desa. Sehingga pada saat itu, diajaklah krama ke beberapa tempat. Salah satunya, pertama ke Pura Batu Sang Hyang. Perjalanan ke pura ini mengandung makna mengasah segala bentuk pikiran agar tajam, bisa terkosentrasi. Setelah pikiran itu terasah, maka seterusnya harus mabersih. Kemudian dilanjutkan masucian di Pura Beji Saga. Sudah sejak dulu secara turun-temurun prosesi itu dilaksanakan pada malam hari. Ini sangat berbeda dengan ritual masucian di desa lain yang biasanya dilakukan pagi hari ke segara. Krisna menegaskan, prosesi nedunang Ida Batara sampai masucian, hanya berlangsung sehari, sehingga seperti apa pun cepatnya mengatur ritual, masucian-nya tetap saja akan berlangsung tengah malam. Setelah pikiran krama bersih, tiga hari kemudian baru dilakukan pemujaan kepada Dewi Sri di Pura Ulun Suwi, sebelum kembali ke Pura Bale Agung. Di Pura Bale Agung inilah nanti merupakan lokasi puncak pelaksanaan Usaba Sumbu. Selama prosesi ini, warga lainnya juga ngaturang banten sesidan-sidan. Di sana akan ditarikan sesolahan tari Pendet Daa dan Rejang Daa, “Setiap rangkaian ritual ini, selalu ditutup tarian Rejang, baik di Pura Ulun Suwi, Pura Pasuikan, maupun Pura Bale Agung,” katanya. Setelah prosesi masucian, krama setempat ngaturang banten pemios, sebagai persembahan kepada Ida Batara.

KARANGASEM

Harga Bunga Meroket Sejak Galungan Amlapura (Bali Post) -

Para pedagang canang di Karangasem terpaksa mengurangi kecantikan produknya karena terkendala bahan baku, terutama bunga. Harga bunga masih tinggi sejak terjadinya kenaikan harga menjelang hari raya Galungan lalu.

‘’Kepada langganan saya pai itu relatif stabil. Tidak ada memang tidak menaikkan kenaikan kembang rampai, harga. Hanya memang bun- masih harganya pada kisaran ganya terpaksa kita kurangi. Rp 7.000 per kilogram. Berbeda Untungnya customer (pembeli dengan pacar galuh, gumitir, - red) mengerti canang-nya jadi dan kembang seribu, ketiga kurang cantik, karena harga jenis bunga itu naik 100 persen bunga memang sedang mahal,’’ dari harga normal. ucap Ni Made Budiasih (42), Setiap harinya, Budiasih pedagang canang di Perumnas menghabiskan dua kilogram Paya, Kelurahan Padangkerta, gumitir dan masing empat Rabu (6/6) kemarin. kilogram pacar galuh dan kemBudiasih bang seribu. dan pedagang Menurutnya, Kepada langganan, canang lainnya gumitir masih saya memang tidak bisanya mengRp 50 ribu per menaikkan harga. gunakan tiga kilogram. SeHanya memang bujenis bunga dangkan harga nganya terpaksa kita untuk canang normalnya adakurangi. Untungnya buatannya. Kelah Rp 25 ribu. customer (pembeli tiganya meruPacar galuh red) mengerti canangpakan bunga dan kembang nya jadi kurang cantik, seribu di kisawajib yaitu karena harga bunga gumitir, pacar ran Rp 42.500 memang sedang magaluh, dan dari sekitar Rp kembang seri20 ribu sebehal. bu. Juga ada lum Galungan. kembang ramHarga yang Pedagang Canang pai tapi harga didapatkan Ni Made Budiasih kembang ramBudiasih relatif

Pengawas TPS Diminta Jaga Perilaku di Medsos Amlapura (Bali Post) Struktur lembaga pengawas pemilu di Karangasem kini sudah komplet menyusul dilantiknya 1.164 personel Pengawas TPS oleh Panwaslu Karangasem, Selasa (5/6) lalu. Walau dinamai Pengawas TPS, personel yang dipersiapkan untuk menyukseskan jalannya Pilkada Bali itu dituntut langsung tancap gas melaksanakan tugas fungsinya. Mereka diharapkan menjaga perilaku dan sikap di media sosial. Hal itu diyakini menjadi salah satu kata kunci yang ditekankan dalam acara pelantikan itu. Proses pelantikannya berlangsung di Gedung UKM Centre, Amlapura. Sesuai ketentuan undang-undang pemilu, tugas utama para Pengawas TPS, memang mengawasi proses pemungutan suara di TPS, mulai dari persiapan hingga pengiriman kotak suara ke kecamatan. Namun, dalam mewujudkan pilkada berkualitas, peran Pengawas TPS juga dibutuhkan dalam setiap tahapan termasuk masa kampanye sekarang ini. Divisi Hukum Bawaslu Bali I Ketut Sunadra saat memberi pengarahan usai pelantikan menegaskan, pascadilantik, Pengawas TPS sudah harus menjalankan tugasnya. ‘’Pengawas TPS juga punya kewajiban mengawasi kegiatan paslon, tim paslon, relawan, maupun simpatisan agar kampanye yang digelar tak menyimpang dari aturan main. Segera laporkan ke Panitia Pengawas Lapangan (PPL) jika menemukan pelanggaran, atensi potensi terjadinya politik uang,’’ tegasnya. Sunadra berharap jajaran Pengawas TPS bersikap celang seperti mata elang. Diingatkan, sebelum menjalankan tugas dan kewajiban itu setiap personel Pengawas TPS wajib menjaga sikap profesional dan netralitas dan harus senantiasa kredibilitas. Caranya, menjaga perilaku yang mencerminkan sikap-sikap tersebut. Termasuk sangat penting perilaku yang baik di media sosial. ‘’Setiap personel harus menyadari saat ini sudah berstatus penyelenggara pemilu. Peraturannya sudah jelas, harus menjaga netralitas dan profesionalisme,’’ serunya. Penegasan serupa juga disampaikan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Bali, I Wayan Widyardana Putra. Pihaknya mengingatkan jajaran Pengawas TPS menghindari hal-hal yang dapat mencederai kredibilitas lembaga pengawas pemilu. ‘’Tugas Pengawas TPS adalah membantu terwujudnya pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil,’’ ingatnya. Pelantikan pengawas TPS Karangasem itu dibagi tiga zona. Zona 1 di UKM Center 500 orang dari Kecamatan Karangasem, Manggis, dan Bebandem, Zona 2 di Balai Serbaguna Abang 367 orang dari Kecamatan Abang dan Kubu, serta Zona 3 di Aula UPT Pertanian Selat 297 orang dari Kecamatan Selat, Rendang dan Sidemen. Ketua Panwaslu Karangasem I Nyoman Tri Arta mengatakan zona pelantikan dibagi karena keterbatasan tempat. (kmb31)

Bali Post/kmb

HARGA BUNGA MEROKET - Harga berbagai jenis bunga untuk bahan canang meroket sejak Galungan lalu. lebih murah karena ibu dua anak itu membeli bunga langsung di petani. ‘’Saya beli di Saren (Banjar Saren, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem - red). Bunga mahal karena panennya sedikit,’’ ungkapnya. Harga di tingkat pedagang eceran jauh lebih mahal. Ni Nyoman Suartini (32), salah seorang pegawai di Sekretariat DPRD Karangasem, mengaku

kemarin, membeli pacar galuh Rp 45 ribu per kilogram, sedangkan gumitir Rp 60 ribu. Meski mahal dia mengaku tidak bisa menghidar karena bunga wajib ada untuk membuat bebantenan. ‘’Walau mahal tetap harus beli. ‘’Saya beli di pasar kota (Pasar Amlapura Timur - red),’’ katanya. Berkaca pada pengalaman Galungan belum lama ini, wanita asal Banjar Basan-

galas, Kecamatan Abang itu menduga harga bunga akan semakin meroket mendekati hari raya Kuningan ini. Itu karena permintaan bunga akan meningkat. Di sisi lain, saat ini petani bunga sudah masuk akhir musim panen. ‘’Sehabis Galungan sempat turun, tapi sejak dua hari lalu naik lagi. Semakin dekat Kuningan pasti naik lagi,’’ ujarnya. (kmb)

Antrean di Padangbai Mulai Meluber KSOP Sidak Fasilitas Keselamatan Penumpang Amlapura (Bali Post) Aktivitas di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem, mulai meningkat yang terlihat dari naiknya volume kendaraan yang masuk. Pantauan Rabu (6/6) kemarin, antrean kendaraan didominasi

truk-truk sembako. Bahkan, truk-truk itu sudah berjejer sampai ke jalan raya atau meluber dari terminal pelabuhan. Naiknya volume kedatangan kendaraan berdampak terhadap aktivitas penye-

Jalur Khusus Jadi ’’Daa’’

Saat ritual di Pura Puseh, nedunang pralingga Ida Batara menjadi kesempatan bagi anak-anak yang hendak matuun ayah di desa menjadi Daa. Sebab, ini menjadi jalan pintas bagi mereka agar bisa ngayah menjadi Daa. Seperti dimaklumi untuk menjadi Daa di Desa Bungaya, bukan perkara mudah. Karena matuun ngayah menjadi Daa, secara resminya hanya bisa dilakukan saat Usaba Dangsil. Sementara Usaba Dangsil tak tentu pelaksanaannya. Kadang 10 tahu sekali, 20 tahun sekali, bisa juga 25 tahun sekali. Anak-anak yang hendak jadi penandan ini, tak dibatasi usia. Tapi, bukan juga sembarang orang. Seperti yang terlihat, Selasa malam, ada dua anak gadis yang ikut penandan. Busana yang dikenakan juga berbeda dari Daa yang lainnya. Krisna menegaskan, biasanya yang ikut proses ini, adalah anak prajuru desa adat. Karena ketika ayahnya menjadi prajuru, maka harus ada yang ngayahin saat patedunan ke desa. Sehingga, agar sah ngayah di desa, disahkanlah menjadi Daa, setelah melalui prosedur aturan yang ditetapkan dalam ritual ngelisin itu. Saat ini sudah ada 560 Daa dan 475 truna adat di Desa Bungaya. Setiap pelaksanaan aci, mereka semua kompak ngaturang ayah menjaga dan melestarikan ritual tradisi di desa tua itu. (gik)

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Bali Post/kmb

CEK FASILITAS KESELAMATAN - KSOP Pelabuhan Padangbai mengecek fasilitas keselamatan kapal feri KMP Magasena, Rabu (6/6) kemarin.

berangan Padangbai-Lembar, Lombok. Para sopir truk umumnya mengaku sudah antre cukup lama. Mereka sama sekali belum bisa memastikan kapan akan mendapat giliran menyeberang. ‘’Belakangan, antrean memang makin panjang. Saya sudah satu hari dan satu malam di sini,’’ ungkap Zulfikar (30), awak truk pengangkut air mineral tujuan Lombok Timur. Zulfikar mengatakan, aktivitas penyeberangan jelang arus mudik di Pelabuhan Padangbai tahun ini lebih lambat dari tahun lalu. Dia mengaku heran karena saat ini kapal-kapal yang melayani penyeberangan PadangbaiLembar sudah lebih besar dan lebih cepat. Dari informasi yang dihimpun, melubernya antrean kendaraan itu bukan hanya karena adanya kenaikan volume kedatangan, tetapi juga karena masalah teknis. Pihak ASDP Pelabuhan Padangbai sempat menutup aktivitas

bongkar-muat di Dermaga II karena ada perbaikan. Dermaga II yang posisisnya menjorok ke perairan itu mengalami kerusakan jembatan hidrolik akibat faktor usia. Manajer Operasional ASDP Padangbai I Wayan Rosta mengatakan Dermaga II sempat ditutup 36 jam, dan baru dioperasikan lagi Selasa malam. Selama perbaikan Dermaga II, sebanyak 24 trip gagal angkut. Menyangkut arus mudik Lebaran, pihaknya mengatakan ada kenaikan penumpang 5 persen sejak 27 Mei lalu. ‘’Puncak arus mudik biasanya H-3 dan H-2. Akan tetapi, kita sudah lakukan antisipasi lebih awal karena Senin depan mulai cuti bersama,’’ katanya. Wadirlantas Polda Bali AKBP Djhoni Widodo, sore kemarin, sempat melakukan pemantauan ke Padangbai. Itu dilakukan untuk memastikan pintu penyeberangan Bali-Lombok itu siap melayani arus mudik

dan balik. Selain itu, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kemarin, mengadakan sidak ke atas kapal yang melayani rute penyeberangan tersebut. Dalam sidaknya, KSOP melakukan pemeriksaan dan pengecekan fasilitas keamanan penumpang di setiap kapal. Kepala KSOP Ketut Gede Sudarma mengatakan beberapa waktu lalu, tim pusat sudah melakukan uji petik fasilitas keselamatan penumpang mulai jaket pelampung, pelampung, skoci, hingga kelengkapan obat-obatan. Sidak sebagai bagian evaluasi itu untuk memastikan kapal dan fasilitas keamanannya laik operasi. ‘’Pelampung misalnya, di dalamnya terdapat persediaan makanan dan minuman dan juga perlengkapan lainnya. Itu kita cek karena ada masa kedaluwarsanya,’’ jelasnya. (kmb)

Kiprah Trash Hero Candidasa

Lestarikan Laut hingga Edukasi Anak-anak Menggugah kesadaran masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga lingkungan sesungguhnya bukan pekerjaan mudah. Pada domain itu perlu keseriusan, tekad dan ketekunan. Terpenting lainnya harus menjadi aspek prioritas adalah mengedukasi anak-anak sejak dini. Terkait contoh riil, bisa mengikuti jejak relawan peduli lingkungan seperti Trash Hero Candidasa. Kelompok peduli lingkungan ini menunjukkan dedikasi nyata sejak dibentuk 2016 sampai sekarang. Bagaimanakah langkahlangkah nyata dan strategis yang dijalankan Trash Hero Candidasa itu? ANCAMAN sampah plastik tidak pernah surut apalagi berhenti. Serangan sampah plastik yang tanpa bisa dicegah itu menggugah sejumlah wisatawan asing di Candidasa. Mereka dengan penuh semangat memotivasi warga lokal membentuk relawan. Keberadaan komunitas itu yang aksinya sebagai relawan hadir secara aktif menggugah kesadaran agar sama-sama mencintai lingkungan. Ketua Trash Hero Candidasa, Wayan Budiasa, bercerita kalau sejak dulu, pihaknya sangat prihatin melihat pencemaran laut akibat sampah yang meluber. “Sampah kalau tak tertangani, berdampak pada ekosistem laut. Kelestariannya rusak, biota lautnya otomatis juga mati. Apalagi sampah plastik,” katanya saat ditemui di Desa Tenganan Pegringsingan, Selasa Sore. Awalnya, pelaku pariwisata ini menyadari, bahwa membangun kesadaran merawat lingkungan itu memang tidak mudah. Tetapi, berkat dorongan beberapa pelaku pariwisata lainnya yang memiliki niat sama, akhirnya terbentuklah Trash Hero Candidasa tahun 2016, setelah berdiri pada tingkat internasional 2013. Sebagai pelaku pariwisata, pihaknya terpanggil dan punya tanggung jawab memberi jawaban terhadap sorotan wisatawan yang datang. Perjalanan aksi para rela-

wan sudah banyak kegiatan yang menyasar langsung lingkungan sekitar dan telah diselesaikan dengan baik. Dikatakan, aksi bersih-bersih pantai dan laut rutin digelar tiap hari minggu sore. Konsistensi relawan dan dukungan komponen pariwisata Candidasa, membuat gerakan cinta lingkungan dan anti-sampah plastik semakin besar, hingga kemudian diapresiasi masyarakat di sekitar Candidasa. Sehingga, kegiatannya semakin berkembang. Khusus penanganan sampah plastik, mereka mendirikan bank sampah. “Masyarakat tinggal mengumpulkan sampah plastik. Nanti kita yang keliling ambil langsung sampah yang sudah terkumpul itu,” kata Budiasa. Trash Hero Candidasa ini juga berkolaborasi dengan sektor pariwisata. Langkah nyata lainnya adalah mengurangi penggunaan plastik dalam berkehidupan sehari-hari. Trash Hero Candidasa memproduksi botol khusus yang isinya bisa didaur ulang untuk wisatawan. Dengan menggunakan botol ini, wisatawan bisa mengisi ulang airnya dengan gratis. Di tempat-tempat khusus disediakan air bersih bekerja sama dengan Trash Hero. “Dengan demikian, kita sudah mengurangi penggunakan benda-benda berbahan plastik. Daripada bawa air minum pakai botol plastik, habis airnya botolnya pasti dibuang,”

Bali Post/gik

KERAJINAN SAMPAH - Hasil kerajinan dari sampah Trash Hero Candidasa yang dipamerkan dalam Festival Tenganan Pegringsingan. kata Budiasa. Melalui wadah ini, mereka juga bergerak mengedukasi anak-anak, berkolaborasi dengan lembaga Samuh Tunas Harapan. Sejak dini, anak-anak dididik tentang lingkungan, bahaya sampah plastik dan hidup tanpa plastik. Setiap anak ditantang untuk melakukan aksi bersih-bersih, hidup tanpa botol plastik, tanpa kresek, sedotan plastik dan melakukan daur ulang sampah plastik menjadi benda bernilai jual. Setiap tantangan ini punya jumlah poin tersendiri. Jika poinnya mencapai 50, anak-anak bisa mendapatkan kaus sebagai pahlawan sampah yang baru. Poin 100, anak akan mendapatkan sertifikat kehormatan pahlawan sampah. Bahkan, jika poinnya mencapai 200, anak ini dinilai luar biasa sebagai pahlawan sampah anak tahun ini. Dengan tantangan ini, banyak anak-anak di sekitar Candidasa tergugah. Selain mengejar poin, mereka akhirnya juga kreatif membuat berbagai buah

Sampah kalau tak tertangani, berdampak pada ekosistem laut. Kelestariannya rusak, biota lautnya otomatis juga mati. Apalagi sampah plastik. Ketua Trash Hero Candidasa Wayan Budiasa

tangan atau kerajinan dari sampah. Bentuknya bermacammacam. Ada berupa celengan, vas bunga, tempat sampah, peralatan sembahyang, hingga karangan bunga dan berbagai bentuk kreativitas lainnya. Semuanya kini dipamerkan dalam ajang Festival Tenganan Pegringsingan yang dibuka 5 Juni sampai 8 Juni nanti. Salah satu pelaku pariwisata, Wayan Kariasa, menilai gerakan ini sangat bermanfaat. Peduli lingkungan diperlihatkan dengan aksi nyata, bukan omongan saja. “Peduli lingkungan, tak bisa hanya jadi pemanis di bibir. Harus

terjun langsung,” ujar Kariasa, pemilik Ashyana Candidasa ini, seraya menegaskan, kini lebih mudah menjelaskan ke wisatawan, jika ada yang bertanya soal cara menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di Candidasa. Pelibatan anak-anak, diharapkan ke depan dapat mencetak generasi peduli lingkungan. Hanya setelah terbentuk generasi yang militan diyakini kelak bisa melanjutkan visi cinta lingkungan seperti ini. Semakin banyak yang tergugah, maka semakin bagus untuk kelestarian lingkungan sekitarnya. (gik)


Kamis Pon, 7 Juni 2018

GIANYAR

9 Dilengkapi Ukiran Gorila dan Pekak Brayut

Sawah Terasering di Tegallalang Makin Digandrungi Wisatawan BERBAGAI inovasi dilakukan pengelola tempat wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Seperti di Luwak Coffee Alas Harum Agrotourism di Desa Tegallalang. Pengelola menata sedemikian rupa kawasan terasering sehingga menyerupai wajah gorila dan sosok Pekak Brayut. Sawah terasering dengan ukiran gorila dan Pekak Brayut ini berjarak sekitar 500 meter di sebelah selatan Objek Wisata Ceking, Tegallalang. Pemilik, I Made Ardana (34), mengatakan awalnya pihaknya hanya ingin berinovasi untuk menambah keistimewaan agrowisata yang dikelolanya. Setelah melihat kondisi alam sekitar, akhirnya tercetus ide membuat ukiran seperti sekarang. ‘’Awalnya, di sini memang sawah terasering seperti di Ceking, dengan tanah yang tidak terlalu tebal. Setelah kami cek ternyata di bagian bawahnya

Begal di Tegallalang Berhasil Diringkus Gianyar (Bali Post) Petualangan pemuda 21 tahun, Ketut Yudi Artana, dalam melakukan aksi pencurian, berhasil diakhiri jajaran Polsek Tegallalang. Yudi melakukan aksi begal terhadap seorang pelajar yang melintas di Jalan Raya Dalem Keliki, Tegallalang beberapa waktu lalu. Residivis asal Banjar Pausan Desa Buahan Kecamatan Payangan ini melakukan aksi itu menggunakan sepeda motor curian. Kapolsek Tegallalang AKP Gede Sukadana menerangkan, pelaku yang akrab disapa Yudi ini terakhir kali melakukan aksi begal terhadap seorang pelajar 17 tahun, Ni Kadek Mesi Cahyani, yang hendak pulang dari training pada Sabtu (28/5) malam, sekitar pukul 22.00 Wita. Pelaku melakukan aksinya dengan cara menabrak sepeda motor korban dari arah belakang saat melintas di Jalan Raya Dalem Keliki, Desa Keliki. ‘’Saat itu, korban ditabrak hingga jatuh. Pelaku kemudian pura-pura menolong, lantas dengan cepat merampas tas hitam yang dimiliki korban,’’ ungkap Kapolsek saat jumpa pers di Mapolsek Tegallalang, Rabu (6/6) kemarin. Berhasil menjalankan aksinya, pelaku lantas lari ke arah Desa Tegallalang. Sementara korban yang mengalami luka, mendapat pertolongan warga setempat. Kasus ini lantas dilaporkan ke polisi. ‘’Kasus ini baru terungkap saat anggota memperoleh informasi ada

transaksi penjualan HP milik korban. Polisi yang melakukan penelusuran mengetahui HP itu diperoleh dari pelaku Yudi,’’ ucapnya. Polisi meringkus Yudi di seputaran Desa Mambal, Badung. Ketika diinterogasi, pelaku yang wajah dan tubuhnya penuh tato ini mengakui perbuatannya. ‘’Tidak hanya itu, saat diinterogasi, pelaku juga mengaku melakukan aksi curanmor di wilayah Ubud beberapa bulan lalu. Aksi ini dilakukan bersama seorang temannya berinisial W dan kini masih diburu polisi,’’ ujarnya. Pihak kepolisian belum mengetahui siapa pemilik sepeda motor tersebut, sebab pelaku sudah menngecat ulang sepeda motor Honda Scoopy itu, dari putih menjadi hitam. Pelat nomor polisi motor itu pun sudah diganti oleh pelaku. ‘’Sepeda motor ini lantas digunakan sehari-hari, termasuk untuk aksi begal yang dilakukan di Jalan Raya Dalem Keliki,’’ katanya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dipasangkan Pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. AKP Sukadana menambahkan, pelaku juga merupakan residivis kasus pencurian burung di wilayah Denpasar, namun dibebaskan karena kala itu dia masih di bawah umur. ‘’Kini, pelaku mendekam di sel Polsek Tegallalang,’’ tegasnya. Guna mencegah terulangnya kasus penjambretan di wilayah Tegallalang, aparat kepolisian meningkatkan patroli di kawasan yang dinilai rawan. (kmb35)

itu ada batu padas,’’ terangnya didampingi dua sepupu yang juga owner usaha ini yakni Wayan Suarjana (30) dan Made Suardana alias Nano (35), Rabu (6/6) kemarin. Desain ukiran wajah gorila mengikuti alur batu padas di lokasi tersebut, tanpa ada penambahan material apa pun. Ukiran itu murni dipahat dari batu aslinya. Setelah sebulan lebih diukir, akhirnya terbentuk wajah gorila dengan tinggi diperkirakan sekitar 12 meter dengan lebar 9 meter. ‘’Kita ambil bentuk gorila karena ingin menonjolkan objek wisata dengan tampilan flora dan fauna,’’ ucapnya. Tak hanya itu, bagian mulut gorila dibuat menganga dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 1,5 meter sehingga memungkinkan wisatawan untuk masuk ke dalamnya. ‘’Selain bisa berfoto, dalam mulut gorila ini wisatawan juga bisa

melakukan yoga dan meditasi,’’ jelasnya. Di sisi selatan patung muka gorila, Ardana dan sepupunya juga mengukir tebing batu padas menjadi perawakan tokoh Pekak Brayut. Dipilihnya ukiran tersebut untuk menunjukkan sosok yang lucu, sesuai perawakan Pekak Brayut berupa patung kakek tua yang ompong yang sedang bercanda dengan banyak cucunya. ‘’Kalau Men Brayut itu kan sudah lumrah, makanya kami buatkan Pekak Brayut sehingga terlihat lebih unik,’’ terang pria asal Banjar Bresela Desa Bresela Kecamatan Payangan ini. Sejak adanya terobosan ini, Ardana mengaku ada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara hingga 50 persen dari sebelumnya. ‘’Rata-rata per hari saat low season sekitar 800 orang. Saat high season, bisa sampai 3.000 pengunjung,’’ terangnya. (nik)

Jelang Hari Pencoblosan

Kedua Paslon Perpadat Agenda Kampanye Gianyar (Bali Post) Perebutan kursi Bupati Gianyar sudah mendekati titik klimaks yakni waktu pencoblosan pada 27 Juni mendatang. Menjelang titik puncak itu, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Tjokorda Raka Kerthayasa-Pande Istri Maharani Primadewi (Kertha-Maha) dan paslon nomor urut 2 Made Mahayastra-A.A. Gede Mayun (Aman) kini sama-sama memperpadat agenda kampanye. Menurut calon Bupati Gianyar Made Mahayastra, memang terjadi peningkatan aktivitas kampanye meskipun tidak signifikan. Hal ini mengingat agenda turun menyerap aspirasi masyarakat sudah dilakoni pentolan PDI-P Gianyar ini sejak beberapa tahun lalu khususnya ketika menjabat Wakil Bupati Gianyar. ‘’Agenda padat turun ke lapangan itu sudah biasa, dalam menyerap aspirasi dan memberi solusi,’’ ungkapnya, Rabu (6/6) kemarin. Menurutnya, pascamendapatkan rekomendasi untuk menjadi calon bupati, agenda turun ke lapangan menjadi lebih padat dari sebelumnya. Bahkan, dalam

sehari bisa 6 hingga 7 lokasi didatanginya. ‘’Itu rata-rata sehari. Kalau jam tidak tentu, bisa sampai malam. Tapi karena sudah terbiasa, bertahun-tahun seperti ini, lelah itu tidak terasa,’’ katanya. Dia pun mengaku sangat menikmati aktivitas bertemu dengan kader dan konstituen. Apalagi, respons di setiap kunjungannya sangat positif. ‘’Bisa setiap hari seperti ini adalah kenikmatan tersendiri bagi saya. Bertemu seorang tokoh, lima orang atau ratusan, bahkan ribuan masyarakat, itu benar-benar membuat saya enjoy,’’ ujarnya. Disinggung apakah pernah ada

masyarakat yang meminta mahar, selama kampanye ini Mahayastra mengaku belum ada. Sebab, pihaknya lebih menawarkan program kepada masyarakat. Sementara itu, calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthayasa mengatakan, agenda turun ke masyarakat selama masa kampanye dibandingkan saat menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bali hampir sama. ‘’Dalam sehari, bisa 4 kelompok atau 3. Ada yang kita datangi, ada juga yang langsung datang ke puri,’’ katanya. Politisi yang akrab disapa Cok Ibah ini mengatakan, respons masyarakat yang datang sangat positif. Semua ingin mendengar

visi dan misi pasangan KerthaMaha. Disinggung perasaannya selama masa kampanye ini, Cok Ibah menjawab proses kampanye ini adalah perjuangan. Bukan masalah senang atau tidak, tetapi komitmen. ‘’Stamina harus sehat dan secara niskala juga kita nunas ica dan kita di Bali kan percaya untuk memohon doa restu. Intinya, dalam kesibukan padat sekali, tidak ada ruang yang tidak dimanfaatkan untuk memperjuangkan aspirasi,’’ tuturnya. Ia juga menegaskan, selama kampanye ini, pihaknya lebih mengedepankan demokrasi bukan mengintimidasi. ‘’Politik bukan mengintimidasi masyarakat dengan cara yang kurang jelas. Tetapi saya lebih banyak ke penyampaian visi-misi sesuai dengan kemampuan daerah dan yang terjangkau dengan berpikir secara logis dan spiritual,’’ terangnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Jelang Arus Mudik

Petugas Dishub Cek Kelaikan Kendaraan AKDP Negara (Bali Post) – Sejumlah kendaraan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Rabu (6/6) kemarin diperiksa kelaikannya oleh Dinas Perhubungan (Dishub), Kelautan dan Perikanan Jembrana. Petugas mengambil sampel di dua terminal, yakni Gilimanuk dan Terminal Negara. Pemeriksaan ini untuk memastikan kelaikan kendaraan AKDP yang akan melayani angkutan Lebaran. Dari belasan kendaraan yang diperiksa hampir semua buku uji kendaraan sudah

mati. Begitu pula untuk fisik kendaraan sebagian besar bodi mobil sudah keropos karena dimakan usia. Semestinya kendaraan umum AKDP, baik minibus maupun microbus yang umurnya sudah di atas 25 tahun harus diperbaharui. Namun, sebagian besar AKDP, khususnya mikrobus sudah harus ada pergantian. Sejumlah sopir microbus yang ditemui mengaku pasrah dengan kondisi tersebut. Sebenarnya, trayek kendaraan microbus ini sudah tidak AKDP lagi. “Sudah sejak tahun 2000-an lalu, tidak lagi melayani

trayek ke Denpasar (AKDP). Paling jauh ke Gilimanuk, dari Terminal Negara (dalam kabupaten),” kata Mustain, salah satu sopir microbus. Para sopir microbus ini sejatinya berharap bisa melakukan perpanjangan, tetapi terbentur dari umur kendaraan. “Kalau untuk koperasi, kami sudah punya. Sebenarnya kami juga sudah tidak AKDP lagi karena hanya melayani di sekitar kabupaten saja. Paling jauh di Pangyangan dan Gilimanuk,” tambah sopir lain.

Diobservasi, Empat Ekor Penyu Perlu Pemulihan

Negara (Bali Post) 21 dari 27 ekor penyu hijau (Chelonia mydas) selundupan yang diamankan Polres Jembrana siap untuk dilepasliarkan ke habitatnya. Puluhan penyu dengan berbagai ukuran itu seusai diamankan semalaman di Mapolres Jembrana, Selasa (5/6) lalu direhabitilasi di Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih, Perancak. Berdasarkan observasi dari petugas dan tim Kedokteran hewan dari Universitas Udayana, Rabu (6/6) kemarin, 21 ekor bisa dilepasliarkan. Sedangkan empat ekor harus dipulihkan dan akan dibawa ke Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) atau Pusat Konservasi dan Pendidikan Penyu di Serangan, Denpasar. Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali I Ketut Catur Marbawa, Rabu (6/6) kemarin, mengatakan dua ekor penyu nanti akan dititip di kolam KPP Kurma Asih untuk keperluan barang-bukti. Sedangkan untuk pelepasliaran akan dilakukan pada Kamis (7/6) pagi di Pantai Perancak melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Jembrana. “Empat ekor lainnya masih perlu pemulihan dan akan dilakukan TCEC di Serangan. Dari pemeriksaan penyu itu mengalami tumor,” kata Catur. Sejak dilakukan observasi di KPP Kurma Asih

kotak P3K dan segitiga pengaman. “Perlengkapan ini juga penting walaupun kelihatannya sepele,” tandasnya. Mengetahui hal itu petugas memberikan imbauan kepada sopir angkutan untuk melengkapinya. Saat ini Dinas Perhubungan mencatat ada 84 unit AKDP, baik microbus, minibus dan bus. Sedangkan untuk angkot dan angdes, jumlahnya mencapai 54 unit. Sebagian besar angkutan tersebut masih beroperasi melayani trayek masing-masing. (kmb26)

Pengamanan di Gilimanuk

Libatkan 600 Personel Gabungan Negara (Bali Post) -

Ratusan personel gabungan akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik 2018 di wilayah Jembrana. Dalam apel gelar pasukan Ketupat Agung 2018, Rabu (6/6) kemarin, seluruh pasukan gabungan menyatakan kesiapannya.

Bali Post/olo

DITAMPUNG – Sejumlah penyu hijau selundupan yang diamankan di Melaya ditampung sementara di KPP Kurma Asih, Perancak. Perancak, penyu-penyu ini mendapatkan penanganan intensif dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir (BPSPL) Denpasar. Diketahui seluruh Penyu itu mengalami luka tusuk di bagian flipper depan atau kaki. Luka tusuk hingga tembus (tindik) itu untuk diikat dengan tali. Fungsi tali itu untuk mengikat flipper agar penyu tidak bisa bergerak. Selain itu, delapan ekor diketahui mengalami luka ringan berupa abrasi pada kulitnya dan 6 ekor penyu mengalami prolapsus rektum yang diakibatkan terlalu lama di luar air. Namun kendati demikian sekitar 18 ekor penyu hijau masih bisa bergerak aktif. Petugas juga memberikan alat penanda (tagging) di bagian flipper-nya guna memu-

dahkan penandaan. Hal ini juga untuk memudahkan pemantauan ketika penyu tersebut muncul lagi untuk bertelur di pesisir pantai. Diberitakan sebelumnya, 27 ekor penyu hijau diamankan jajaran Satreskrim Polres Jembrana di rumah milik MU (63) di Pangkung Dedari, Desa Melaya, Senin (4/6) malam. Dari keterangan pemilik penyu, puluhan hewan dilindungi itu dibeli dari seseorang di Madura dengan harga keseluruhan senilai Rp 15.000.000. Selanjutnya akan dijual ke Denpasar dengan harga lebih mahal. Pelaku dijerat pasal 21 ayat 2 huruf a, Yo pasal 40 ayat 2 atau pasal 40 ayat 4 UU RI Nomer 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistimnya. (kmb26)

Terkait PPDB

Kantor Disdukcapil Diserbu Ratusan Warga

Negara (Bali Post) Suasana berbeda terlihat di Kantor Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disducapil) Jembrana, Rabu (6/6) kemarin. Ratusan war-

Kepala Bidang Perhubungan I Gusti Kade Agung Oka Diputra mengatakan pemeriksaan atau rancek ini dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan terutama AKDP yang memiliki trayek ke terminal-terminal Kabupaten Jembrana. Menjelang arus mudik dan arus balik, angkutan Lebaran yang termasuk AKDP dipastikan kelaikannya. Dari pemeriksaan yang dilakukan rata-rata sudah laik untuk melayani penumpang. Hanya ada beberapa kelengkapan yang belum ada. Seperti dongkrak,

ga menyerbu kantor kependudukan tersebut. Dari pagi hingga menjelang sore warga tampak memenuhi kantor yang ada di kawasan civic centre ini. Bahkan di dalam

Bali Post/kmb

MENGURUS - Sejumlah warga tampak duduk-duduk di Kantor Disdukcapil Jembrana untuk mengurus administrasi kependudukan, Senin (6/6) kemarin.

warga terlihat berjubel karena ruangan pelayanan dan halaman kantor sempit. Kepala Disdukcapil Ketut Wiaspada saat dikonfirmasi mengakui adanya ratusan warga yang datang ke kantornya. Ia menjelaskan warga mengurus berbagai kepentingan administrasi kependudukan. “Yang paling banyak mereka meregistrasi KK dan akte kelahiran untuk mencari sekolah. Sebab, mereka harus melampirkan KK dan akte karena zonasi sekolah yang dicari,” kata Wiaspada. Wiaspada menambahkan registrasi KK dan akte kelahiran untuk kepentingan mencari sekolah ini ada nilai positifnya sehingga masyarakat tertib administrasi kependudukan. “Jadi yang tidak punya harus mengurus. Saat cuti bersama yang cukup panjang kami tetap memberi pelayanan,” jelasnya. (kmb26/kmb)

Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih yang memimpin apel mengatakan hal ini dilakukan untuk representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan kepada institusi Polri dan aparat keamanan lainnya dalam menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran arus mudik dan arus balik. Dengan demikian tercipta situasi yang kondusif, khususnya di wilayah Jembrana. Total ada 600 personel gabungan yang dilibatkan. Sebanyak 400 personel dari personel Polri. Ratusan petugas kepolisian ini akan disebar di lima pos pengamanan (pospam) di sepanjang jalur mudik, mulai perbatasan Kabupaten Tabanan dan Jembrana hingga Gilimanuk. Selain itu, personel juga akan disebar di 50 pos pantau di sepanjang jalur alternatif dan titik rawan kecelakaan serta kemacetan. Sebagian besar pos pantau itu berada di Gilimanuk, tepatnya jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Selain itu untuk antisipasi,

Polres memasang 300 buah stiker sebagai efek terang. Stiker itu nantinya akan dipasang di kanan-kiri atau pohon perindang di sepanjang kawasan hutan. Begitu juga dipasang pita penggaduh di lokasi rawan kecelakaan. Untuk itu, para pemudik yang melintas bisa mewaspadai jalur-jalur tersebut. Selain ratusan personel Polres Jembrana, apel juga melibatkan TNI, Brimob Detasemen C Polda Bali di Gilimanuk, SAR, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Tim Kesehatan, BPBD Jembrana, TNI AL, pramuka hingga pecalang. Setelah apel, Kapolres Budi Saragih bersama Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok dan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengecek kondisi sarana dan prasarana dalam pengamanan. Sementara itu, dari pengamatan kemarin arus di Pelabuhan Gilimanuk masih normal. Meskipun belum padat, sejumlah pemudik sudah mulai masuk pelabuhan terutama roda dua. Manajer Operasional Pelabuhan Gili-

Bali Post/olo

APEL – Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih saat memimpin apel gelar pasukan di Gilimanuk, Rabu (6/6) kemarin. manuk Heru Wahyono mengatakan diprediksi puncak arus mudik terjadi di H-4 hingga H-2 pekan depan. Pihak ASDP juga sudah mulai memasang tenda untuk peneduh bagi para pemudik sepeda motor di luar loket tiket.

Sebanyak 32 unit kapal akan dioperasikan untuk melayani penyeberangan Gilimanuk-Ketapang. Satu di antaranya merupakan kapal dari Surabaya yang kapasitas angkutnya lebih besar dibandingkan kapalkapal lain. (kmb26)

Motor Adu Jangkrik, Pemudik dan Polisi Masuk Rumah Sakit

Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan hutan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Rabu (6/6) siang. Seorang pemudik, Marsyyatin, warga yang tinggal di Jalan Wibisana 12 Denpasar terlibat tabrakan adu jangkrik dengan anggota polisi I Ketut Suarsa (56), warga Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya. Akibat kecelakaan itu, keduanya masuk RSU Negara lantaran mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Mereka pun kini tengah menjalani perawatan di ruangan medis. “Keduanya masih dirawat. Kami sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Kasusnya masih kami dalami,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko seizin Kapolres Jembrana. Informasi yang dihimpun menyebutkan sebelum kejadian, Marsyyatin yang mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol P 3901 UE bergerak dari arah timur (arah Denpasar). Wanita yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur ini tiba-tiba hilang kendali. Setiba di TKP motornya oleng dan mengambil jalur kanan. Saat bersamaan

datang dari arah berlawanan sepeda motor Yamaha N-Max nopol DK 4866 ZR yang dikendarai Suarsa (56). Akhirnya, terjadilah tabrakan adu jangkrik yang menyebabkan benturan keras. Kuat dugaan, kecelakaan ini terjadi karena Marsyyatin mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan motornya. Dari kecelakaan tersebut, kedua

sepeda motor mengalami rusak di bagian depan. Kedua pengendara juga mengalami luka dan dilarikan ke RSU Negara. Ketut Suarsa mengalami retak pada punggung, tangan kiri dan patah pada kaki kiri serta lecet pada pergelangan kaki kanan. Sedangkan Marsyyatin diduga mengalami patah pada tangan kiri, lecet pada kaki kiri dan pipi kiri. (kmb)

Bali Post/kmb

EVAKUASI - Sejumlah petugas saat mengevakuasi korban kecelakaan yang terjadi di Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Rabu (6/6) siang.


BULELENG

Kamis Pon, 7 Juni 2018

11

Diperiksa, Kesehatan Jiwa Oknum Mahasiswa Perusak ’’Palinggih’’

Singaraja (Bali Post) – Jajaran Polres Buleleng terpaksa memeriksakan kesehatan jiwa oknum mahasiswa AH (22) asal Probolinggo, Jatim yang diduga melakukan perusakan dua palinggih Penunggun Karang di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja. AH mulai Selasa (5/6) lalu menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Buleleng. Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (6/6) kemarin, mengatakan pihaknya kesulitan mendapatkan keterangan dari AH. Keterangan yang diberikan kepada polisi berubahubah dan bahkan ngawur saat memberikan keterangan kepada penyidik. Tidak ingin pemeriksaan lambat, pihaknya mengajukan surat permintaan pemeriksaan kejiwaan AH ke RSAD Buleleng. Hingga kemarin, AH masih menjalani pemeriksaan oleh dokter RSAD. Diperkirakan, hasilnya baru bisa diketahui antara tiga sampai tujuh hari ke depan. “Ket-

erangannya tidak konsisten. Biar lebih cepat diketahui motif kasus ini yang bersangkutan kita kirim ke RSAD untuk menjalani pemeriksaan kejiwaannya,” katanya. Selain mendengarkan keterangan AH, polisi juga sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang mengetahui kronologi kejadian tersebut. Saksi ini warga di sekitar lokasi kejadian dan juga beberapa rekan AH yang sesama mahasiswa di perguruan tinggi negeri di Buleleng tersebut. “Kami masih terus dalami dan kelengkapan berkas termasuk apa motifnya, kami masih dalami dan hasil pemeriksaan kejiwaan itu akan membantu kami menuntaskan penanganan kasus ini,” jelasnya. Di tempat terpisah, Kepala Rumah Sakit Tingkat IV TNI-AD Buleleng Mayor CKM Rinei Indah Candra Wirasati membenarkan pihaknya telah mendapat permintaan polisi untuk memeriksa mental AH yang diduga melakukan perusakan palinggih. Hasil pemeriksaan nantinya disampai-

kan kepada polisi. “Dari kemarin (Selasa 5/6 - red), sudah kami periksa dan sekarang masih berlanjut. Tergantung kondisi pasien dan nanti bagaimana hasil, saya akan sampaikan ke polisi yang meminta pemeriksaan kejiwaan oknum mahasiswa itu,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, oknum mahasiswa AH (22) terpaksa diamankan polisi Selasa (5/6) lalu, karena merusak palinggih di areal rumah toko milik I Gede Sura Wiratama (23) di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng. Selain merusak palinggih milik Wiratama, AH juga merusak palinggih milik Komang Remida ,warga Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan. Palinggih dibangun di areal rumah kos yang disewa oleh teman pelaku di RT Mumbul, Kelurahan Banjar Jawa. Namun, bagian palinggih yang dirusak pada atapnya saja. Aksi nekat ini dilakukan karena AH mengaku melihat penampakan wanita di areal palinggih tersebut. (kmb38)

Pemakai dan Pengedar Narkoba Ditangkap

Bali Post/ist

NARKOBA – Polisi menangkap tiga tersangka penyalah guna narkotika jenis sabu-sabu. Dua di antaranya pemakai dan seorang pengedar. Singaraja (Bali Post) – Tiga orang pelaku penyalah guna narkotika jenis sabu-sabu ditangkap anggota Opsnal Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng. Dua tersangka merupakan pemakai dan seorang pengedar. Dari operasi penangkapan ini, polisi menyita barang bukti dengan berat keseluruhan 11,15 gram sabu-sabu. Kasat Narkoba AKP Ketut Suparta, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Rabu (6/6) kemarin, mengatakan penangkapan ketiga tersangka setelah pihaknya melakukan

penyelidikan berdasarkan informasi di masyarakat. Hasilnya, tersangka Made SI (43) warga Kelurahan Banjar Jawa Singaraja ditangkap Jumat (25/5) lalu sekitar pukul 18.00 wita di Kelurahan Kampung Baru. Saat ditangkap, dia kedapatan membawa 0,18 gram bruto (0,13 gram neto) sabu. Barang haram itu disimpan dalam pipet plastik. Kepada polisi, pelaku mengaku mendapatkan sabu siap pakai dari seorang pengedar. Keterangan ini kemudian ditindaklanjuti dan polisi berhasil menangkap Ketut AT (34) asal

Kelurahan Banjar Bali, Singaraja. Dia ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sejumlah paket sabu dengan rincian berat masing-masing 4,94 gram bruto (4,78 gram neto). Paket sabu seberat 5,11 gram bruto (4,95 gram neto), dan paket sabu dengan berat 0,73 gram bruto (0,57 gram neto). Selain itu, juga ditemukan beberapa alat isap sabu (bong -red), dan barang bukti lain. “Keterangan tersangka menyebut kalau dapat barang (sabu -red) dari tersangka AT dan ini dikembangkan oleh anggota kami dan berhasil menangkap pengedarnya,” katanya. Menurut Kapolres, walaupun sudah menangkap dua tersangka, anggotanya terus melakukan pengejaran terhadap tersangka lain yang diduga mendapat sabu dari tersangka AT. Hasilnya, tersangka Ketut SE (42), warga Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng ditangkap Sabtu (26/5) lalu sekitar pukul 22.00 wita, di Kelurahan Banyuasri. Saat diperiksa, tersangka kedapatan membawa satu paket sabu dengan berat 0,19 gram bruto (0,03 gram neto). Selain itu, dia juga kedapatan membawa bong, tabung kaca, korek api dan perlengkapan lain. Hingga sekarang, ketiga tersangka menjalani penahanan di sel Mapolres Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb38

EVAKUASI – Warga dan polisi mengevakuasi sepeda motor yang dikendari Ketut Sujana yang mengalami lakalantas di jembatan Lebah Mantung, Rabu (6/6) kemarin.

Lakalantas, Pengendara Tewas di Dasar Jembatan Lebah Mantung

Singaraja (Bali Post) –

Nasib nahas dialami pengendara motor Ketut Sujana (58) bersama istrinya, Luh Serinten (60), warga Dusun Runuh Kubu, Desa Padangbulia, Sukasada. Saat mengendarai sepeda motor DK 5329 VO ke tempat kerja, Rabu (6/6) kemarin, korban mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan perbatasan Desa Padangbulia dengan Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng. Sujana terjun bebas bersama sepeda motornya ke sungai sekitar 12 meter dari atas jalan dan tewas di tempat. Sementara istrinya yang dibonceng selamat dari kejadian maut ini. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan, telah mendapat laporan kejadian lakalantas tersebut. AKP Kurniawandari mengatakan, sebelum kejadian, pengendara datang dari arah Desa Padangbulia menuju Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada. Dari keterangan saksi diketahui, pengendara terbiasa melintasi jalan curam dan melewati jembatan Lebah Mantung penghubung Desa Padangbulia dengan Desa Sarimekar. Saat melintas di jalan menurun, peng-

endara berusaha memperbaiki muatan semen yang dibungkus tas kresek yang digantung di bawah stang sepeda motornya. Diduga konsentrasi terganggu, sehingga sepeda motor melesat liar ke pinggir jalan sebelah kanan. Di ujung jembatan istrinya yang dibonceng terjatuh di jalan. Sedangkan pengendara bersama sepeda motornya terjun bebas ke dasar sungai. Akibat benturan keras, pengendara mengalami luka cedera kepala berat (CKB - red) dan tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, anak korban, Putu Edi, menuturkan dirinya lebih awal pergi bekerja. Sementara bapak dan ibunya berangkat belakangan. Tiba di tempatnya bekerja, Edi mengaku dihubungi oleh istrinya dan menginformasikan bapaknya jatuh di jembatan

Lebah Mantung. Dia memutuskan kembali pulang dan benar bapaknya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. “Saya tidak tahu persis kejadiannya. Sampai di tempat kerja, saya dapat kabar bapak jatuh. Penyebab pasti tidak tahu dan katanya bapak sempat memperbaiki posisi semen yang dibawa ke tempat kerja,” jelasnya. Perbekel Desa Padangbulia Wayan Sudena mengatakan, di ujung jembatan tersebut belum dilengkapi pengaman. Sebenarnya, pengaman sangat diperlukan karena pinggir jalan sebelum jembatan ini terdapat jurang terjal hingga ke dasar sungai. Hal ini dinilai membahayakan pengendara terutama pada malam hari. Menghindari kejadian serupa, Sudena berjanji berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) untuk meminta agar dipasang pengaman di ujung jembatan. Jenazah almarhum langsung diupacarai di setra desa setempat dengan upacara makingsan di pertiwi. (kmb38)


12 SOSOK Tak Hanya Lenggak-lenggok AJANG pemilihan Jegeg Bagus rutin digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung maupun Provinsi Bali setiap tahun. Banyak anak muda yang tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Dijadikan peluang untuk menunjukkan kemampuan diri terhadap berbagai hal. Bukan sebatas adu gaya, berlenggak-lenggok di atas panggung. Hal itulah yang menjadi prinsip seorang dara asal Dusun Sema Agung, Banjarangkan, Dewa Ayu Agung Mas Berliana Rahita, Jegeg Klungkung 2016. Menurut mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini, kompetisi bergengsi tersebut sebagai media untuk mengasah kemampuan komunikasi, memahami budaya lebih mendalam, berorganisasi hingga mampu memahami karakter orang lain. “Bisa juga melatih rasa percaya diri tampil depan umum, kritis dan masih banyak lagi,” tuturnya, Rabu (6/6) kemarin. Perjalanannya hingga mampu melenggang menjadi Jegeg tak hanya karena dorongan orang-orang terdekat. Namun sebelumnya telah memiliki keinginan untuk mengikutinya. Berbekal keinginan untuk membahagiakan dan membanggakan, terutama untuk keluarga. “Saya ingin menginspirasi banyak orang, ingin ikut berkontribusi dalam dunia pariwisata. Ingin juga lebih mengenal Klungkung sebagai tempat kelahiran,” katanya. Prestasi gemilangnya itu juga mengantarkannya untuk mengikuti ajang Jegeg Bali. Sangat bersyukur, di tengah persaingan yang ketat, Runner-Up II dapat disandang. “Sangat bersyukur. Karena bisa ikut,” ucapnya. Ada cerita menarik yang diutarakan alumni SMAN 1 Semarapura ini. Sebelum tampil di panggung, harus berkali-kali belajar menggunakan heels tinggi. Bahkan, sempat jatuh baru beberapa langkah. “Pertama kali pakai heels ketika photo session finalis Jegeg Bagus Klungkung. Sempat jatuh dan keseleo. Tapi terus berlatih dan sekarang sudah terbiasa,” ucapnya. Mencapai sebuah prestasi, tak banyak memerlukan “resep”. Cukup membiasakam diri, berlatih dan komitmen. “Itu yang menjadi prinsip,” tandas perempuan kelahiran 4 November 1999 ini. (sos)

KLUNGKUNG

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Anggaran KPPS dan TPS

Dialokasikan KPU Bali, Pencairan Dana Belum Jelas Semarapura (Bali Post) -

Anggaran untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung dan Gubernur Bali sudah ada titik terang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali telah bersedia mengalokasikannya. “Untuk anggaran sudah dari provinsi,” ungkap Ketua KPU Klungkung I Made Kariada, Rabu (6/6) kemarin. Dijelaskan, jumlah KPPS mencapai 3.150 orang untuk 350 TPS yang tersebar di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Anggaran untuk bimteknya mencapai Rp 482.328.000 dan honor Rp

1.740.000.000. Tak hanya itu, anggaran pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sumbernya juga sama. Sesuai penghitungan, jumlahnya mencapai Rp 262.500.000. “Untuk pencairannya belum tahu atau belum jelas. Harus sebelum pencoblosan,” katanya. Pria asal Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini menegaskan jika anggaran yang cukup besar itu ternyata tidak memungkinkan untuk

dialokasikan, KPU Klungkung sudah menyiapkan solusi. Masih bisa ditutupi dengan anggaran internal bersumber dari daerah karena ada efesiensi untuk beberapa kegiatan. Seperti pencetakan surat suara, Alat Peraga Kampanye (APK) hingga debat. “Anggaran yang kami dapatkan dari daerah dengan proyeksi enam kandidat. Total Rp 13,9 miliar. Sekarang kan hanya ada dua. Jadi masih ada dana cadangan. Ini memung-

kinkan untuk anggaran itu (KPPS-red). Dan kami pastikan, tidak akan meminta lagi ke daerah,” tegas Kariada. Disampaikan lebih lanjut, pemasangan anggaran itu pada DPA tidak sulit. “Nomenklatur anggaran ini kan tidak terhapus sejak awal. Hanya saya yang terpasang, nol. Kalau memang butuh anggaran, tinggal geser saja dana cadangan ke sana jumlahnya berapa. Tidak sulit,” sebutnya. Sementara itu, terkait anggaran lain, dinyatakan sudah seluruhnya terpenuhi dan diyakini hajatan politik lima tahunan ini bisa berjalan sesuai harapan. “Kalau yang lain tidak ada masalah. Persiapan juga begitu, terus berjalan,” tandasnya. (kmb45)

Pengerjaan Proyek Infrastruktur

Pjs. Bupati Tak Ingin Ada Proyek Molor PROYEK peningkatan jalan, khususnya di kepulauan Nusa Penida mendapat atensi dari Pemkab Klungkung. Mengingat sangat penting untuk mendukung aksesibilitas masyarakat dan berkontribusi dalam peningkatan perekonomian, Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati I Wayan Sugiada meminta pengerjaannya tidak ada yang molor. Hal tersebut terungkap saat sidak ruas jalan Batumadeg-Sebuluh, Rabu (6/6) kemarin. Kepala Inspektorat Provinsi Bali ini menemukan perbaikan jalan belum sesuai dengan yang tertuang dalam kontrak. Fakta tersebut membuatnya terlihat kecewa. Ditegaskan, pelaksana harus mematuhi aturan yang berlaku. Kendala-kendala yang dialami harus segera dicarikan solusi. Bukan justru didiamkan, seolah menyerah

dengan keadaan. “Sekarang saya minta apa langkah dari pelaksana. Harus ada pernyataan secara tertulis. Jangan sebatas lisan. Karena itu tidak bisa dipertanggungjawabkan kalau ada pemeriksaan,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, proyek tersebut menelan anggaran yang cukup besar. Pengawasan harus dilakukan secara intensif oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Pengawasan harus dilakukan dengan baik. Kalau ada kendala, langsung carikan solusi supaya cepat selesai,” ungkapnya. Kepala Inspektorat Klungkung I Made Seger juga turut berkomentar. Alasan keterlambatan pengerjaan karena kesulitan mendapatkan solar untuk bahan bakar truk pengangkut material dinilai tak elok. “Katanya kesulitan dapat solar dari empat hari

lalu. Sedangkan sebelumnya tidak bekerja juga,” geramnya. Dijelaskan, pengerjaan proyek yang tak tepat waktu berpotensi menurunkan kualitas. Ini sangat rentan terjadi. “Kualitas harus jadi perhatian,” tegasnya. Arahan itu pun siap ditindaklanjuti pelaksana. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Ketut Suayadnya menjelaskan, tahun ini ada sekitar 30 kilometer jalan yang tersentuh perbaikan dengan anggaran Rp 29,7 miliar. “Anggarannya ada dari APBD, dana alokasi khusus, dan bantuan keuangan khusus,” jelasnya. Sesuai data terakhir, panjang jalan di kepulauan The Blue Paradise Island itu 229 kilometer. Sekitar 30 persen, di antaranya masih tergolong rusak, dengan rata-rata ringan. “Itu di luar yang diperbaiki tahun ini. Mudah-mudahan

Bali Post/ist

PANTAU PROYEK - Pemkab memantau proyek peningkatan ruas Jalan Batumadeg-Sebuluh, Nusa Penida, Rabu (6/6) kemarin. Pelaksana diminta untuk bekerja sesuai aturan. Tidak diinginkan pengerjaannya molor. paling lambat dua tahun lagi sudah tuntas. Pada sidak tersebut, turut juga Kepala Badan Perencanaan, Pene-

litian dan Pengembangan I Wayan Wasta dan Kabag Pembangunan I Gusti Ngurah Agung. (ad297)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 7 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Sgr Admin Lam:Ekwan Wito Jl.Trenggana 179x Br.Anggabaya Penatih Dps,Smp Psr Phn Brngin

LOWONGAN Dicari sopir pribadi Hub.483868

B.BP.001.06.18.0000191

B.BP.001.06.18.0000288

Dcr Sopir,karyawan cewek/cowok Hub.0361-4719434

*Cr Waitress Ing untuk Resto Seminyak Hub.081 999 048 175

B.BP.001.06.18.0000292

B.BP.001.06.18.0000168

Dibutuhkan Oprator Musik kirim lam.Jl.Sunset Road Prtokoan Sunset Indah 2B No.5 Kuta atau email:a.septiadi9@yahoo.co.id

Dcr Segera D3 Akuntansi/Perpajakan Max.25Th,085100636609

B.BP.001.06.18.0000154

Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj.0811380028

B.BP.001.06.18.0000284

Dicari Pegawai Toko Roti Serabutan,Terampil,Pengalaman Usia Max.35Th Hub.081936030034

B.BP.821.05.18.0001286

Bella Vista Coffee and Juice Bar looking for waiter, Waitress DW. Send CV direct to Padma Utara 2 Legian

B.BP.001.06.18.0000274

Dicari Sopir Yg Berpengalaman Lamaran di Bawa Ke Jln Diponegoro 7/No.6 Denpasar Hubungi:08123677999

B.BP.154.06.18.0000289

Bth Sgra SPG & SPB Lamrn bw ke Toko Bali Cenik Jl.Letda Made Putra Pert.Udayana Kav A33 Dps

B.BP.001.06.18.0000277

Yamaha Bisma Dicari:1.Sopir 2.Kepala Cabang(S1 Ek) Hubungi:Teuku Umar 142 Dps

B.BP.001.06.18.0000072

Cari karyawan/ti buat JuiceBar langsung kerja 081999488590

B.BP.154.06.18.0000291

B.BP.001.06.18.0000193

Dcr 2Karyawati Kerja Serabutan Gaji2,1JT/Bln Jl.Arjuna 49 Dps

B.BP.001.06.18.0000266

Dcr Krywn Pria,Bsa Bhs.Ing Utk Artshop Lukisan H:081999434118

B.BP.001.06.18.0000270

Kryw laki u/TourCounter@Htl Nusa Dua085100469080,081918081900 B.BP.001.06.18.0000275

Dcr Office Boy Jln Tkd Badung XIX No.7 Renon H.085100454671

B.BP.004.06.18.0000283

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

FOTOCOPY

SERVICE

BENGKEL LAS SERVICE Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Dibthkn bbrp Sopir L300.Lamarn ke PT Permata T.M(0361-242736)

B.BP.001.06.18.0000269

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Pengirim Brng u/Farmasi 2 Pria SMA Max 25 Th.Lam ke PT BKS Jl.Bung Tomo V Dps

DIJUAL TANAH BUC..!!!Tanah SHM 10Are Dalung Hubungi:081998392361

B.BP.001.06.18.0000222

B.BP.001.06.18.0000278

Tnh kavling dlm Kota Singaraja 150jt/are 082340551991

DIJUAL MOBIL

B.BP.154.06.18.0000290

HONDA

DISEWAKAN TANAH

Djl HondaFreed Htm’16 AT mulus 245jt-nego 081805570756 WA/Tlp

Dikontrakan Tnh 27Are Banjarangkan,Klungkung.Lokasi Jln Raya Strategis,Hub:081219181828

B.BP.001.06.18.0000286 NISSAN

B.BP.001.06.18.0000272

XTrail 2010 Tipe 2.5 CVT XT/AT Hb:Jl.Gadung No.81 Kreneng-Dps

DIJUAL VILLA Dijual vila Ubud Lodtunduh. LT 2are.TB 90m. 3KM,3KT,SHM, kolam rnang.Hub.081514885969

B.BP.001.06.18.0000138

DIJUAL RUMAH

B.BP.031.06.18.0000281

BUC.Dijual Rumah Perum Dalung III.Hubungi:081936264166

RUPA-RUPA

B.BP.001.06.18.0000203

Dijual Murah Rumah/Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil.Rp2,5 M.HP:08128888867

Jual Kursi Foodmassage 3 Set, Bhn Kayu,Hub.08127770446 B.BP.004.06.18.0000218

KEHILANGAN

B.BP.031.06.18.0000267

HlgBPKBNo.H05337079-ODK6566 IT a.n Dr.Ketut Jayadi

DIJUAL TANAH Jual Tanah 400m2 di Jl.Tukad Ayung,Renon(300m2SelatanMon. Bajrasandi) H:087745432250 B.BP.033.06.18.0000235

B.BP.001.06.18.0000271

Tnh Kav Mrh Daerah Densel,Hrg Hny400Jtan Cek Lok.0811399161

B.BP.153.06.18.0000242

Hlg BPKBNo.J02665768-ODK1533 AX An.Dr.Ni Made Dwi Wahyuni S B.BP.001.06.18.0000273


BANGLI

14

Kamis Pon, 7 Juni 2018

Operasi Ketupat Agung

Polres Terjunkan Puluhan Personel

APEL - Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Agung 2018.

Pemkab Cairkan THR Rp 19 Miliar Lebih Komponen Tambahan Penghasilan Masih Dihitung Bangli (Bali Post) –

Pemkab Bangli telah mencairkan tunjangan hari raya (THR) untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Hanya, dari empat komponen THR yang harus dicairkan, pemkab baru merealisasikan tiga komponen meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan. Sedangkan untuk komponen tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja, pencairannya belum bisa dilakukan karena masih dalam proses penghitungan. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (6/6) kemarin, mengatakan pencairan THR untuk ASN di lingkungan Pemkab Bangli dilakukan sejak Senin (4/6) lalu, sesuai amanat Mendagri. Selain ASN, THR juga dicairkan untuk Bupati, Wakil Bupati dan anggota DPRD. Berdasarkan peraturan pemerintah, THR untuk ASN tahun ini meliputi empat komponen yakni gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tambahan penghasilan PNSD/ tunjangan kinerja. Sejauh ini, Pemkab Bangli baru merealisasikan pencairan tiga komponen dengan menggunakan anggaran yang

memang telah disiapkan. Sedangkan untuk komponen tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja, pencairannya belum dilakukan karena masih dalam proses penghitungan terkait berapa kebutuhan dan ketersediaan anggaran di daerah. ‘’Kami masih hitung seperti apa kondisi keuangan kita. Itu cukup besar anggarannya. Kalau memungkinkan keuangan daerahnya, kita akan bayar,’’ terangnya. Terkait belum bisa dicairkannya komponen tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja, Giri Putra mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan hal ini ke seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangli dalam apel belum lama

Bali Post/kmb41

TAMIANG - Penjual tamiang di Serokadan saat menggarap orderan.

Jelang Kuningan, Permintaan ”Tamiang” Meningkat

Bangli (Bali Post) Jelang hari raya Kuningan, perajin tamiang musiman di Banjar Serokadan Desa Abuan Kecamatan Susut kebanjiran order. Perajin pun harus kerja ekstra guna memenuhi pesanan. Perajin tamiang di Banjar Serokadan, Jro Made Suarni, mengungkapkan pesanan mulai ramai berdatangan sejak tiga hari lalu. Selain tamiang, dia juga membuat sarana upacara lainnya yakni cenigan. Untuk mengerjakan sarana upacara tersebut, dia dibantu oleh suami dan anaknya. ‘’Saya hanya bertiga saja mengerjakan tamiang dan cenigan. Sehari saya bisa membuat sekitar 200 buah yakni 150 biji tamiang dan 50 buah cenigan. Untuk satu tamiang yang ukurannya besar harganya Rp 5 ribu. Tamiang yang kecil berisi 4 biji juga Rp 5 ribu. Kalau cenigan, 1 setnya Rp 12 ribu,’’

ucapnya. Untuk penjualan tamiang maupun cenigan, kata Jro Suarni, konsumen langsung datang ke rumahnya. Selain itu, dia juga menjual ke sejumlah pasar seperti Pasar Kayuamba Susut, Pasar Kidul Bangli dan sejumlah pasar di Kabupaten Gianyar. Perajin lain, Dewa Ayu Putu Sari, menyatakan pembuatan tamiang dan cenigan menjadi pekerjaan musiman yang rutin dilakoninya tiap menjelang Kuningan. Hasil penjualannya sangat membantu ekonomi keluarga jelang hari raya. Sesuai pengalaman sebelumnya, permintaan paling banyak pada H-1 Kuningan. Sebab, tamiang dan cenigan sudah harus dipasang hari itu juga. ‘’Selain itu warga juga ingin tamiang masih segar dan baru. Maka dari itu, kebanyakan warga membeli tamiang sehari sebalum Kuningan,’’ terangnya. (kmb41)

ini. ‘’Dan mereka sudah menerimanya,’’ ujarnya. Disampaikan juga oleh Giri Putra, dalam surat Mendagri perihal pemberian THR dan gaji ke-13 yang bersumber dari APBD, terdapat arahan bahwa bagi pemerintah daerah yang belum menyediakan atau tidak cukup tersedia anggaran THR dan gaji ke-13 dalam APBD TA 2018, dapat melakukan pergeseran anggaran yang dananya bersumber dari belanja tidak terduga, penjadwalan ulang kegiatan dan atau menggunakan kas yang tersedia. Sedangkan bagi daerah yang tersedia anggarannya dalam APBD 2018 tetapi masih menggunakan nomenkela-

tur anggaran gaji ke-13 dan gaji ke-14, supaya melakukan penyesuaian nomenklatur anggaran menjadi THR dan gaji ke-13. Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Gede Suryawan mengat akan, tota l d a na yang digelontorkan untuk mencairkan THR tahun ini mencapai Rp 19,903 miliar. Khusus komponen tambahan penghasilan, perkiraan sementara mencapai Rp 7,3 miliar. Untuk mencairkan komponen tambahan penghasilan tersebut, termasuk gaji ke-13 yang dicairkan Juli mendatang, Suryawan mengklaim tidak ada masalah. Dana untuk itu sudah tersedia. ‘’Sudah tersedia. Untuk pencairan tambahan penghasilan nanti diambilkan dari pos TPP. Sekarang masih menghitung kebutuhannya,’’ kata Suryawan. (kmb40)

Bali Post/nan

Bangli (Bali Post) Polres Bangli menerjunkan puluhan personel dalam Operasi Ketupat Agung 2018 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1439 H. Pada Rabu (6/6) kemarin dilaksankan apel gelar pasukan yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar. Apel tersebut diikuti oleh anggota TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polsuspas dan Pecalang. Operasi Pekat Agung dilaksanakan selama 18 hari terhitung mulai 7 sampai 24 Juni dengan melibatkan sebanyak 50 personel ditambah anggota penebalan sebanyak 45 personel. Dalam apel tersebut, Bupati Made Gianyar menyampaikan, sesuai dengan analisis dan evaluasi pada pelaksanaan operasi tahun lalu, ada empat potensi kerawanan yang harus mendapat perhatian khusus. Pertama, terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan dan kemungkinan permainan atau penimbunan dari kartel atau mafia pangan. Permasalahan kedua terkait kelancaran dan keselamatan arus mudik maupun arus balik. Permasalahan ketiga yaitu potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas seperti curat, curas, copet, pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis. Untuk itu para Kasatwil diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preemtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada. Potensi kerawanan berikut yang perlu diperhatikan adalah tindak pidana terorisme yang belakangan marak terjadi. (kmb41)

Pemuda di Peninjoan Tewas Gantung Diri Bangli (Bali Post) I Wayan Putra (23), pemuda asal Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku, ditemukan tewas gantung diri di pohon manggis di tegalan milik orangtuanya, Selasa (5/6) lalu. Sebelum ditemukan tewas, korban yang kesehariannya bekerja sebagai sopir ini sempat pulang ke rumah, namun kemudian pergi tanpa pamit. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi. Informasi yang dihimpun, Rabu (6/6) kemarin menyebutkan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya pada Selasa sekitar pukul 21.30 Wita. Ketika itu pihak keluarga melakukan pencarian terhadap korban lantaran cemas korban tak kunjung pulang ke rumah hingga malam hari. Korban terakhir kali diketahui pulang ke rumah sekitar pukul 20.00 Wita usai bekerja mengirim kayu. ‘’Setelah bekerja mengirim kayu, korban sempat pulang ke rumah sebentar kemudian langsung pergi keluar lagi tanpa

pamit,’’ kata Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi. Ibu korban, Ketut Sari, yang bingung dan cemas lantas memberitahukan anggota keluarga yang lain untuk ikut membantu mencari korban. Setelah setengah jam mencari, korban ditemukan dalam kondisi lemas di cabang pohon manggis di tegalan milik keluarga korban. Setelah diturunkan, tubuh korban kemudian dibawa pulang ke rumah. ‘’Setelah diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, paman korban, I Nengah Ada, langsung menyampaikan kepada petugas Polsek Tembuku,’’ jelasnya. Dari hasil keterangan pihak keluarga, diduga motif korban nekat bunuh diri karena depresi atas meninggalnya sang kakek sekitar empat bulan lalu. Sebelum bunuh diri, Putra sering berperilaku aneh, bahkan sempat pernah teriak-teriak di kuburan kakeknya. (kmb40)


15

Kamis Pon, 7 Juni 2018

PPP Tak Tertarik Gabung Koalisi Keumatan Jakarta (Bali Post) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan tanggapan atas wacana Koalisi Keumatan pada Pemilihan Presiden 2019 yang digagas Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziq Shihab. ‘’Ada beberapa rekan menanyakan soal sikap PPP tentang Koalisi Keumatan yang digagas oleh Habib Riziq Shihab,’’ kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi dalam penyataan pers yang disampaikan di Jakarta, Rabu (6/6) kemarin. Prinsipnya, katanya, setiap ikhtiar yang bertujuan

untuk kemaslahatan banyak orang silakan saja. ‘’Jika koalisi yang dimaksud dalam rangka Pilpres 2019, keputusan PPP dari awal secara tegas mendukung Presiden Jokowi untuk dua periode masa jabatan,’’ katanya. Namun, jika energi Koalisi Keumatan untuk merespons politik saat ini, khususnya terkait dinamika di parlemen, PPP justru ingin mengajak teman-teman di koalisi ini untuk melakukan langkah nyata untuk kepentingan umat. Di depan mata, pembahasan Rancangan Undangundang (RUU) tentang Larangan Minuman Beralkohol

Generasi Milenia

Untuk itu, setelah terpilih sebagai gubernur periode 20182023, Koster menegaskan akan memfasilitasi serta memberi perhatian serius terhadap kreativitas generasi muda Bali. ‘’Nanti tiang juga akan memfasilitasi perkembangan dan produksi musik Bali,’’ sebutnya. Koster berkomitmen terus memajukan seni dan budaya Bali. ‘’Maju terus dengan tradisi, seni dan budaya yang menjadi kekayaan maayarakat Bali,’’ teriak Koster dari atas panggung. Kendati begitu, Koster tak menampik bahwa tradisi, seni dan budaya Bali yang terus dipertahankan harus sejalan

dengan perkembangan zaman. ‘’Ke depan, kita bangun seni musik kita agar akomodatif terhadap perkembangan zaman,’’ paparnya. Saat bersamaan, Koster menjamin akan memfasilitasi perkembangan kemajuan industri musik Bali sebagai wadah kreativitas generasi milenial. ‘’Kami siap memfasilitasi kemajuan industri musik di Bali,’’ ujarnya. Kegiatan di kedua kabupaten yang menampilkan artis pop Bali serta grup band lokal Bali ini mampu menyedot ribuan generasi muda atau melenia. Mereka bergembira dan bernyanyi bersama sambil berjingkrak mengikuti alunan musik grup band idolanya seperti Lolot Band serta Anak Agung

hingga saat ini tidak mengalami kemajuan berarti. Fraksifraksi yang disebut masuk dalam Koalisi Keumatan, seperti Fraksi Gerindra, PKS dan PAN mestinya dapat bersama PPP untuk segera menuntaskan pembahasan RUU ini. ‘’Secara substansial, RUU ini memiliki dimensi keumatan yang nyata,’’ katanya. Koalisi yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Keumatan ini alangkah baiknya melakukan langkah nyata dengan turut aktif memperjuangkan politik legislasi yang nyata-nyata memperjuangkan kemasalahatan umat. ‘’Salah satunya RUU

Larangan Minuman Beralkohol termasuk norma mengenai pemidanaan terhadap tindakan lesbian guy biseksul dan transgender (LGBT) dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP),’’ katanya. Jargon keumatan baiknya dikonkretkan dengan kerja politik nyata di parlemen mulai politik legislasi maupun politik anggaran yang berorientasi pada kemasalahatan umat. ‘’Fraksi PPP sejak awal konsisten memperjuangkan politik legislasi dan politik anggaran yang berorientasi keumatan,’’ kata Ketua Fraksi PPP MPR-RI ini. (ant)

Raka Sidan. Berbeda dengan yang lainnya, Koster-Ace tak mengklaim ribuan kaum melenia yang hadir sebagai massa pendukung mereka, namun betul-betul sebagai antraksi untuk memberikan hiburan sekaligus ajang menyapa masyarakat. ‘’Selamat bergembira, saya merasa senang bisa mempersembahkan kegembiraan kepada kaum milenia Bali. Inilah salah satu bentuk kepedulian Koster-Ace terhadap kaum milenia. Selamat bergembira dan terima kasih,’’ ucap Wayan Koster singkat membuka Gelar Budaya Budaya Generasi Milenial Salam Satu Jalur di Lapang Umum Ki Lobar, Kabupaten Bangli. Tak jauh beda dengan Gelar Budaya Budaya Generasi Milenial Salam Satu Jalur di Lapangan Umum Astina Gianyar, Koster pun hanya memberikan

sambutan singkat tak kuran dari dua menit. Selebihnya ia bergembira bersama mereka yang hadir. Kegiatan sejenis ini dijadwalkan akan digelar di semua kabupaten/kota di Bali. Selain memberikan hiburan serta menyapa masyarakat, juga bertujuan mengajak kaum melenia agar menggunakan hak pilih mereka atau tidak golput pada Pilgub Bali, 27 Juni 2018 ini. Dalam kesempatan itu juga tampil penyanyi pop Bali Ray Peny, grup band Matan Ai. Selain itu pula ikut mendampingi Koster, di antaranya Kadek ‘’Lolak’’ Arimbawa (DPD-RI), Tagel Winarta (Fraksi PDI-P Gianyar), Kadek Diana (Fraksi PDI-P DPRD Bali), Nyoman Parta (Fraksi PDI-P DPRD Bali), Pengurus DPC PDI-P Gianyar dan perwakilan parpol pengsung. (kmb)

jelas, sesuai aturan yang ada,’’ ujarnya. Tjok Pemayun menyebutkan, salah satu pendapatan asli daerah (PAD) yang paling signifikan bagi Bali adalah pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Dalam tiga tahun terakhir, pajak kendaraan bermotor terus naik secara signifikan antara 10 sampai 18 persen. Dan tren ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pembelian kendaraan bermotor terus meningkat di Bali. Itu baru dari salah satu sumber. Belum lagi banyak pendapatan dari pos lainnya.

Saat kepemimpinan Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta, menurutnya, jumlah bantuan ke desa pakraman terus meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan kenaikan PAD Bali. Awalnya, bantuan itu hanya Rp 50 juta per tahun, kemudian naik menjadi Rp 120 juta per tahun. Dan di tahun 2018 ini, jumlah itu meningkat lagi menjadi Rp 225 juta per tahun per desa pakraman. ‘’Kalau bantuannya dalam visi-misi Mantra-Kerta Rp 500 juta per tahun maka tinggal menambah Rp 275 juta atau naik 120 persen. Ini angka yang sangat wajar dan normal. Apalagi untuk desa pakraman. Ini sangat

Sangat Normatif

Mantan Kepala Bappeda Provinsi Bali itu menyesalkan polemik yang terjadi selama ini, termasuk oleh beberapa orang yang dianggap sebagai tokoh atau pemimpin yang mengayomi masyarakat Bali. ‘’Bantuan kepada desa pakraman kok diributkan oleh semua orang, oleh tokoh Bali. Ributnya hanya soal dari mana mendapatkaan uang, bagaimana caranya. Ini pemahaman yang sangat dangkal,’’ ujarnya. Dari hitung-hitungan ang-

garan, menurutnya, masih sangat normatif dan bisa terpenuhi. ‘’Bali dengan konsep sustainable development-nya, atau pembangunan berkelanjutan, maka pembangunan itu rohnya ada di desa pakraman. Mantra-Kerta dengan visi-misi dan program untuk memperkuat desa pakraman harus didukung karena memperkuat desa pakraman itu rohnya Bali. Program tersebut mau tidak mau, suka dan tidak suka memang harus didukung dengan anggaran yang tepat. Kalau dikatakan sebagai money politics, yang mana karena seluruh proses dan mekanismenya sangat

Kamis, 7 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 10:30 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (5) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Bagus and Friend Bali Channel Tourist TV DW TV Healthy Life Dunia Kita Taksu Pelestarian Tari Cak

Bona 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna () 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Sekar Dewata (1) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Alit Sundari (3) 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Ngusaba Agung

18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita

23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita

Pura Dalem Desa Adat Budakeling TK Kerti Budaya (1) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Dedy Susanto Bondres Ngakak Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Bahula Duta Poh Manis (3) Berita dan Bincang Terkini Folk Song Bali Channel

WARUNG GLOBAL

Pemudik Harus Jaga Kesehatan ’’MUSIM’’ mudik segera tiba. Kini aparat sudah mulai melakukan persiapan agar arus mudik lancar. Demikian pula pemerintah sudah pula mempersiapkan moda transportasi darat maupun laut, sehingga pemudik tidak menumpuk di terminal atau pelabuhan. Berikut rangkuman acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (6/6) kemarin. Ugi di Kediri meminta pemerintah mengawasi kelancaran arus mudik serta mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti kemacetan maupun kecelakaan. Masyarakat sebaiknya lebih awal melakukan mudik lebaran untuk menghindari terjadinya kemacetan. Febri di Denpasar juga mengatakan, mudik yang terjadi di Indonesia merupakan fenomena yang hanya dimiliki oleh bangsa Indonesia. Bagi para pemudik ada baiknya tidak memaksakan

diri bila tidak memungkinkan. Sesuaikan kondisi kesehatan dan beberapa faktor lain sebelum memutuskan untuk melakukan mudik. Sebab, pemudik sering terjebak kemacetan. Kalau tidak fit tentu akan mengganggu perjalanan Anda. Sementara itu, Arya di Denpasar tidak khawatir terhadap peningkatan arus mudik. Sebab, ia percaya pada dinas terkait untuk mengatasinya. Namun arus baliklah yang perlu diantisipasi. Langkah antisipa-

si perlu dilakukan untuk kelancaran dan keselamatan pemudik seperti pengawasan kelaikan kendaraan dan pemeriksaan kesehatan awak angkutan umum. Bu Fera di Tabanan juga menyampaikan agar pemudik berhati-hati dalam perjalanan agar selamat sampai tujuan dan mengharapkan saat balik tidak mengajak banyak teman. Mereka yang datang sudah mempunyai skill agar tidak menambah pengangguran. (dika)

Tidak Pasti

‘’Ini harus dibuat pencadangan, karena itu saya tanda tangan surat tapi dengan membuat surat pengantar yang mengatakan angka ini hanya sementara, harus diverifikasi pihak independen. Itu makanya saya selamat, kalau tidak pasti duduk di sini. Saya yakin,’’ ungkap Bambang. Bambang menjadi Menteri Keuangan selama 18 bulan hingga Oktober 1999. Ia juga Ketua BPPN pertama namun hanya satu bulan. bermanfaat bagi masyarakat Bali,’’ ujar Tjok Pemayun. Ia mengaku selama ini bantuan hibah dan bansos difasilitasi oleh gubernur, wakil gubernur, dan anggota DPRD Bali. Sekalipun bantuan itu mengalir hampir ke semua desa pakraman di Bali, namun jumlah bantuan setiap desa pakraman tidak sama setiap tahunnya. Sebelum bantuan hibah dan bansos dicairkan maka ada tim verifikasi secara ketat turun ke lapangan. Namun sebelum turun ke lapangan ada verifikasi administrasi lalu tim akan turun ke lapangan, apakah betul ada pembangunan atau tidak. Bila di lokasi yang sama ditemukan dua

‘’BPPN tugas prinsipnya untuk membenahi perbankan. Kedua mengumpulkan aset, kemudian dirawat dan dijual kembali untuk menutup utang karena ada yang ditanggung pemerintah. Maka BPPN awalnya mengumpulkan para pemegang saham pengendali dan meminta aset mereka, kalau bank ditutup hitung jumlah kekayaan dan berapa nilai kewajiban, selisihnya harus dibayar, ditomboki pemerintah,’’ ungkap Bambang. Menurut Bambang, meski bank ditutup, uang nasabah di dalam tidak boleh hilang.

Pemerintah menjamin uang nasabah dan memerintahkan BPPN memindahkan rekening nasabah ke bank penampung, kemudian mengumumkan uang itu berada di bank penampung. Bambang juga mengakui bahwa BDNI pernah dievaluasi, tetapi ia mengaku tidak mendapatkan laporannya secara khusus. ‘’BDNI pernah dievaluasi, kemudian dihitung ada kurang (aset). Penghitungan tidak sekaligus karena aset ada yang bentuknya perusahaan, fisik, tanah bangunan,’’ ungkap Bambang. (ant)

proposal yang berbeda maka proposal itu akan dicoret. Itulah sebabnya, setiap desa pakraman sekalipun kebagian dana hibah dan bansos, tetapi jumlahnya tidak sama. ‘’Bila visi-misi Mantra-Kerta akhirnya terwujud, maka seluruh desa adat di Bali akan mendapatkan hak yang sama,’’ tandas Tjok Pemayun.

politik pertama menyatakan bahwa akan langsung menyurati Presiden RI begitu mereka dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023. Sebagai bentuk kesungguhan, pada hari itu juga Mantra Kerta dalam kapasitas sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur telah bersurat kepada Presiden RI agar mencabut Perpres 51/2014. Kontrak politik kedua, mencanangkan program bantuan Rp 500 juta per tahun kepada setiap desa pakraman sebagai bentuk kesungguhan menjadikan desa pakraman sebagai pilar utama pelestarian dan pengembangan budaya Bali. (kmb)

Kontrak Politik Sebagaimana sering diberitakan, pasangan MantraKerta pada Sabtu (5/5/2018) menandatangani dua kontrak politik sebagai program yang pasti mereka wujudkan jika dipercaya oleh rakyat Bali untuk menjadi pemimpin Bali lima tahun ke depan. Kontrak


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis pon, 7 Juni 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Laga Argentina Kontra Israel Batal Buenos Aires Duel timnas Argentina melawan Israel yang rencananya digelar pada Sabtu (9/6) nanti batal digelar usai protes keras dari Palestina. Lionel Messi dan kawan-kawan rencananya bakal menjadikan duel lawan Israel sebagai laga terakhir sebelum mereka memainkan laga-laga di Piala Dunia 2018. Namun duel tersebut akhirnya batal digelar. Timnas Argentina yang sedang ada di Barcelona terus mendapatkan protes dari sejumlah orang. Dengan kegagalan duel ini,

Argentina dikabarkan mencari lawan pengganti sebagai duel uji coba terakhir sebelum menuju ke Piala Dunia. Sebelumnya Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rajoub memang telah bersuara keras menentang duel ini. ‘’Messi adalah simbol dari kedamaian dan cinta. Kami akan memulai kampanye protes kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina, dan fokus pada Messi yang punya 10 juta penggemar di Arab dan negara Muslim. Kami meminta semuanya untuk membakar kostum dengan nama Messi dan juga poster bergambar Messi,’’ kata Ra-

joub, Rabu (6/6) kemarin. Tak hanya Asosiasi Sepak Bola Palestina, Kedutaan Besar Palestina di Argentina juga sudah melancarkan protes keras terkait rencana duel tersebut. Mereka meminta Argentina untuk membatalkan duel yang dinilai jadi bagian perayaan 70 tahun pendudukan Israel. ‘’Bagi kami, hal ini tidak bisa diterima karena mereka mengadakan pertandingan di Yerusalem karena itu adalah wilayah yang diduduki oleh Israel. Sungguh menyakitkan melihat tim Argentina yang punya banyak

cinta dan dukungan dari warga Palestina dan warga Arab, mendukung pelanggaran terhadap hukum internasional,’’ kata Duta Besar Palestina di Argentina Husni Abdel Wahed. Sejauh ini belum ada reaksi berlebihan atas pembatalan pertandingan tersebut dari federasi sepak bola ataupun politisi Israel. Hanya, PM Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah membujuk Presiden Argentina Mauricio Macri agar timnasnya tak membatalkan pertandingan tersebut. Rencana kunjungan Argentina, juara Piala Dunia 1978 dan 1986, menarik minat yang sangat besar dari fans mereka di Israel, terutama kehadiran pemain bintang FC Barcelona Lionel Messi. Pihak Palestina merayakan pembatalan

laga tersebut. Di Ramallah dan Tepi Barat, warga Palestina menunjukkan suka cita mereka dan otoritas sepak bola negara tersebut berterima kasih kepada Messi dan koleganya atas pembatalan tersebut. ‘’Asosiasi sepak bola Palestina berterima kasih kepada para pemain yang dipimpin bintang Messi untuk penolakan mereka digunakan demi kepentingan di luar olahraga,’’ demikian pernyataan resmi asosiasi tersebut. Argentina merupakan satu-satunya kontestan putaran final Piala Dunia 2018 yang sempat merencanakan pertandingan uji coba melawan Israel. Tidak ada nama Israel dalam agenda uji coba 31 kontestan lainnya. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 07 Juni 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu