20 HALAMAN
NOMOR 170 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
minggu Paing, 7 februari 2016
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Tahun Monyet Api
Masih Terjadi Kegaduhan Dalam perhitungan kalender Cina, tahun baru Imlek 2567 masuk sebagai tahun Monyet Api. Kalangan Tionghoa memberi simbolis ‘ketek sranggong ngobong Hanuman’, kegaduhan masih terjadi di tahun 2016.
Tidak Terbit Terkait dengan Tahun Baru Imlek 2567 yang merupakan hari libur nasional, Bali Post pada Senin (8/2) besok tidak terbit. Bali Post akan terbit kembali seperti biasa Selasa (9/2) lusa. Kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. (red)
Peramal Suhu Naga alias Farid Djohan Hasan dengan ilmu psychology cybernetic memprediksi peristiwa-peristiwa yang bakal terjadi di Tahun Monyet Api, tahun 2016. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikelilingi orang-orang kepercayaan dan pendukungnya justru membuat pemerintah menjadi pening. Di tengah perekonomian yang lesu, merosotnya rupiah dan rumor perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja jilid 2 serta demo buruh yang meminta kenaikan upah, pemerintah dan bangsa Indonesia harus siap menghadapi MEA men-
jadi isu penting di Tahun Monyet Api. Upaya melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berlangsung, meski gedung baru KPK di Kuningan baru saja diresmikan Presiden Jokowi. Sifat monyet itu cerdik, penuh kreativitas dan inovasi tinggi. Dalam penerawangan saya, ada tiga kegaduhan menyangkut ekonomi bakal marak di tahun 2016, yaitu BBM, Bulog, dan listrik,” ujar Suhu Naga. Yang mencuat ke permukaan dan ramai dikritisi anggota DPR adalah pungutan BBM Rp 200 dan Rp 300 atas penjualan premium, solar, dan semua jenis BBM. Gagasan ini pertama dimunculkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said, walau akhirnya pemerintah memutuskan mengkaji ulang pungutan dana ketahanan energi dari penjualan premium dan solar. “Sekali lagi, Presiden Joko Widodo diuntungkan dengan polemik ribut-ribut yang menyangkut hajat masyarakat banyak ini. “Reshuffle bakal terjadi antara akhir Februari atau awal Maret 2016. Hal. 19 Artis Meninggal
Jro Mangku Candra
BPM/ina
BPM/rtr
Imlek - Menjelang Imlek, warga Tionghoa di Vihara Dharma Bhakti Jakarta sedang membersihkan patung pemujaan.
Perekonomian ’’Loncat-loncat’’
Menjelang pergantian adanya tahun Imlek, berbagai prediksi biasanya muncul mengenai apa yang akan terjadi selama tahun monyet api mendatang. Menurut Pemangku Konco Batur, Jro Mangku Candra, pada tahun monyet api diprediksi segala hal baik perekonomian, keamanan, maupun sektor lainnya men-
Warga Tionghoa di Kintamani
jagat bali
Pertahankan Tradisi ”Ngejot” TAHUN baru Imlek 2567 akan dirayakan oleh warga Tionghoa Senin (8/2) besok. Untuk menyambut perayaan tahun baru Cina tersebut, sejak beberapa hari terakhir warga Tionghoa di sejumlah daerah sibuk mempersiapkan berbagai keperluan. Tak terkecuali warga keturunan Tionghoa yang selama ini tinggal di Kecamatan Kintamani, Bangli. Seperti apa? Di Kintamani, persiapan menyambut datangnya hari raya Imlek sudah mulai dilakukan warga keturunan Tionghoa sejak hampir seminggu terakhir. Hal. 19 Menghias Konco
Pura Lingga Yoni PURA Lingga Yoni terletak di pesisir pantai Desa Adat Ujung Hyang, Karangasem. Diberi nama Pura Lingga Yoni, karena ada batu setinggi lebih dari dua meter berbentuk Lingga Siwa yang menjadi simbol pura ini. Lingga Siwa itu muncul setelah abrasi parah yang terjadi di garis pantai setempat. Kini, Pura Lingga Yoni selalu ramai dikunjungi pamedek pada hari-hari besar umat Hindu, seperti Purnama, Tilem, Siwaratri maupun Galungan dan Kuningan, selain piodalan yang ditetapkan pada Purnama Kapitu. Kemunculan Lingga Yoni ini bermula dari proyek penyenderan pantai setempat tahun 2012. Pemangku setempat, Jero Mangku Uriasih, mengatakan pada Desember 2013, pekerja proyek penyenderan pantai menarik sebuah batu besar yang berada sekitar sepuluh meter dari tepi pantai. Pekerja itu lantas menyeretnya ke tepi pantai. Batu besar itu mirip lingga yoni (simbol Dewa Siwa). Hal. 19 Ditolak Warga
Konco - Konco di Pura Ulundanu Batur
BMP/ina
galami sedikit ketidakstabilan. Sebagaimana perilaku monyet, kondisi perekonomian, keamanan maupun lainnya akan loncat-loncat. Dia juga menyebutkan perilaku manusia yang dipengaruhi tahun monyet akan menjadi sedikit tidak konsisten. “Mengenai situasi keamanan akan ada riak-riak,” terangnya. Namun, pada pertengahan
tahun, semua situasi tersebut akan mulai mengalami perubahan. Dia memprediksi di pertengahan tahun monyet api nanti segala hal yang awalnya tidak stabil akan menjadi stabil. “Kestabilan akan terjadi dari pertengahan tahun sampai akhir tahun. Saat itu situasi akan bagus,” ujarnya. Hal. 19 Hindari Perselisihan
Nama Desa Terkesan Tiongkok WARGA keturunan Tionghoa yang selama ini tinggal di Kintamani jumlahnya mencapai ratusan. Mereka selama ini tersebar di beberapa desa di antaranya Langgahan, Catur, Kembangsari Desa Kintamani, dan beberapa wilayah lainnya. Ketua Walubi Bangli, Martin Wijaya, mengatakan, keberadaan warga Tionghoa di Kintamani tidak terlepas dari sejarah Raja Jayapangus yang menikahi seorang putri asal Cina yang bernama Kang Cing Wi ratusan tahun silam. Hal. 19 Wilayah Perbatasan
BPM/ina
Martin Wijaya
Gerindra Tak Takut KMP Bubar Jakarta (Bali Post) -
Setelah mendominasi raihan jabatan di DPR, Koalisi Merah Putih (KMP) bisa dikatakan bubar. Parpol anggotanya merapat ke pemerintahan. KMP tinggal Gerindra dan PKS, hanya saja belum ada deklarasi pembubaran. Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, mendoakan pemerintahan Jokowi stabil dan bisa mengatasi persoalan bangsa. “Tidak masalah (KMP bubar). Dulu sebelum saya jadi ketua umum PBB, pada waktu itu PBB gabung dengan KMP calonkan PrabowoHatta. Saya waktu itu ambil langkah nggak setuju, dan
tegas saya nyatakan tak mendukung baik Jokowi maupun Prabowo,” kata Yusril Sabtu (6/2) kemarin. Sementara itu, salah satu tokoh Gerindra, Desmond, mengatakan koalisi adalah tentang pertemanan. Menurut dia, Gerindra tidak mendapatkan teman di DPR. “Pada saat pembahasan APBN misalnya,
Ida Pedanda Gunung:
Tolak Reklamasi Teluk Benoa
IDA Pedanda Made Gunung termasuk tokoh agama yang tidak mendapat undangan, terkait rapat uji amdal di Kantor Gubernur Bali. Padahal, Pedanda dari Griya Gede Kemenuh ini merupakan salah satu tokoh Bali yang selama ini fokus memantau perkembangan rencana reklamasi yang berkedok revitalisasi itu. Hal. 19 Dampak Reklamasi
PARIWISATA di seluruh dunia kini mengacu pada sustainable tourism development atau pariwisata berkelanjutan. Ini berarti, pariwisata tetap melestarikan budaya dan lingkungan serta membuat masyarakat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Tapi di Bali justru akan ada proyek reklamasi Teluk Benoa yang jelas bertentangan dengan konsep pariwisata berkelanjutan. “Pariwisata Bali khususnya di Badung itu sudah over supply, 94 ribu kamar hotel. Okupansi regional hanya 50 persen, masih ada separuh kosong dan rencana reklamasi itu kan membangun akomo-
pada ke pemerintah semua. Kami merasa bahwa ya KMP sudah nggak ada lagi,” ujarnya menambahkan. Hal itu ditanggapi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dia mengatakan Gerindra tidak merasa dikhianati di KMP. Selain itu, partai lain tak perlu menunggu deklarasi pembubaran, jika
memang mereka ingin keluar dari KMP. “Silakan saja masing-masing kita bubarin, nggak perlu takut KMP bubar,” tegasnya dalam perayaan ulang tahun ke-8 Partai Gerindra, Sabtu malam. Perayaan dilakukan di tengah-tengah rapuhnya KMP, setelah Golkar dan PPP memutuskan mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Di KMP saat ini, nyaris hanya tersisa Gerindra dan PKS. Bahkan, Sekjen Ahmad Muzani sempat menye-
but, KMP sudah bubar. “Saya senang melihat saudara-saudara dengan semangat, penuh dengan ketegaran, kegembiraan dan tidak merasa sendiri,” kata Prabowo dalam pidatonya. Lalu Prabowo menyinggung bahwa Gerindra kini masih konsisten sebagai oposisi, walau banyak partai lain yang sebelumnya ada di KMP memilih masuk dan mendukung pemerintah. Hal. 19 Kepentingan Rakyat
Buat Perusahaan Rakyat, Pemiliknya Warga Bali
Dengarkan Suara Rakyat Pesisir
BPM/dok
Ida Pedanda Made Gunung
dasi pariwisata mencapai 150 ribu kamar. Itu kan menurut saya tidak masuk akal,” ujar Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB), Gusti Kade Sutawa dalam konferensi pers Aliansi Tokoh dan Masyarakat Bali (ATMB) di Pura Jagatnatha, Denpasar, belum lama ini. Sutawa menambahkan, perang tarif akan menjadi semakin parah. Belum lagi, kesempatan kerja yang dijanjikan sebanyak 200 ribu orang akan menimbulkan dampak sosial seperti kemacetan dan kriminalitas. Lokasi reklamasi juga tidak menghormati amanah dan bhisama leluhur yang
menyebut sungai, teluk, laut, gunung, dan hutan sebagai kawasan suci. Investor semestinya paham bahwa tempat-tempat seperti itu tidak boleh dibangun dengan sembarangan. “Reklamasi tidak perlu. Seharusnya pemimpin Bali, dewan, sulinggih, itu mestinya visinya sama demi keberlangsungan Bali, jangan berpikir pragmatis hanya saat ini,” imbuhnya. Tokoh pariwisata Bali, Mangku Wayan Suteja mengatakan, Bali sebenarnya memiliki diferensiasi yang tidak dimiliki tempat lain. Hal. 19 Karakter Manusia Bali
DAERAH
2 Selalu Ada untuk Masyarakat DI tengah gencarnya pertumbuhan usaha jasa layanan antardokumen dan paket, baik dari perusahaan asing maupun perusahaan lokal kecil yang jumlahnya semakin banyak. PT Pos Indonesia terus berusaha meningkatkan pelayanan di bidang pengiriman barang dan logistik. Hal itu dikemukakan Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahju Setijono, saat bertandang ke Redaksi Bali Post bersama jajaranya, Sabtu (6/2) kemarin. Dalam lawatannya, Gilarsi yang ditunjuk menduduki jabatan sebagai Direktur Utama pada November lalu memaparkan rencana pengembangan bisnis PT Pos Indonesia ke depannya. Dan mengedukasi masyarakat terhadap surat-menyurat. “PT Pos sendiri sudah melakukan berbagai macam diversifikasi usaha, salah satunya meningkatkan pelayanan terkait pengiriman barang. Bahkan, perusahaan ini berkomitmen untuk selalu ada di mana pun masyarakat berada,” tegasnya. Dia menyebutkan bahwa penyebab PT Pos Indonesia ditinggal konsumennya, karena konsep bisnis yang masih tradisional dengan sistem menunggu konsumen, di samping semakin majunya teknologi yang ada saat ini. “Kami berharap Kelompok Media Bali Post sebagai salah satu perusahaan multimedia yang berbasis di Bali bisa ikut mendorong kemajuan PT Pos Indonesia,” harapnya. (par)
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Senderan Longsor, Rumah Nyaris Tergerus Amlapura (Bali Post) -
Hujan lebat terus menimbulkan berbagai bencana. Senderan di BTN Graha Indah Gargita, Kelurahan Subagan, sepanjang sekitar sepuluh meter jebol, akibat tak kuat menahan tanah setelah hujan lebat, Sabtu (6/2) kemarin. Bencana longsor ini nyaris membuat rumah di sebelahnya ikut tergerus.
LONGSOR - Petugas BPBD Karangasem saat mengecek kondisi longsor di TKP.
BPM/gik
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Sabtu (6/2) kemarin, mengatakan longsor terjadi di Blok M. Sejatinya, longsor telah terjadi sejak beberapa hari lalu. Namun, posisi longsor semakin parah, sehingga warga sekitar melaporkan kejadian itu ke BPBD Karangasem. Tim BPBD Karangasem langsung ke TKP melakukan pendataan. Posisi senderan jebol, persis di sebelah rumah milik warga I Komang Suadnya Wijaya (35). Senderan jebol sepanjang sepuluh meter dengan kedalaman sekitar lima meter. “Kami sudah meminta penghuni rumah untuk sementara mengungsi, takut ada longsor susulan,” kata Arimbawa. Posisi longsor hanya sekitar dua meter dari bangunan utama rumah warga. Bila tidak mengungsi, dikhawatirkan ada longsor lagi yang bisa menimbulkan dampak lebih parah. Terlebih, Karangasem masih terus di guyur hujan lebat. Penghuni rumah di sebelahnya sudah diminta mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih aman, sambil menunggu perbaikan senderan tersebut. Arimbawa menegaskan, untuk proses perbaikannya, BPBD Karangasem akan mengajukannya ke BPBD Provinsi agar segera ditangani melalui dana tak terencana. Tidak hanya dampak bencana longsor ini, seluruh dampak bencana dengan total kerugian di atas Rp 5 juta, akan di tangani melalui upaya ini. Sebab, selain senderan ini, di tempat lain juga ada dampak serupa yang ditimbulkan oleh bencana ini. Proses ini dikatakan sudah berjalan. Bantuan dari provinsi akan segera turun agar kerusakan dapat segera diperbaiki. Sebelumnya, hujan lebat juga membuat jalan dan senderan di Pura Dalem Desa Adat Timbrah juga jebol. Peristiwa serupa juga terjadi di bekas TPA Asak dan di Banjar Dinas Sangkan Aji, Kerta Bhuana. Pohon tumbang menimpa Bale Piasan Pura Taman Sari dan panyengkernya. Akibatnya, kondisi pura yang di-empon 74 kepala keluarga ini rusak cukup parah. Demikian juga sejumlah rumah yang rusak parah akibat diterjang pohon tumbang. “Semua akan segera tertangani. Petugas kami sudah turun melakukan pendataan. Kami harap warga tetap waspada, karena musim hujan ini belum berganti,” tegasnya. (kmb31)
Peredaran Narkoba
Kecamatan Bangli dan Kintamani Paling Rawan
BPM/kmb35
TERSANGKA - Kasat Narkoba AKP Gusti Putu Dharmanitha saat menunjukkan tersangka narkoba.
Simpan Satu Paket SS
Pemilik Kafe Diringkus
Gianyar (Bali Post) Seorang pemilik kafe diringkus aparat Sat. Narkoba Polres Gianyar. Penangkapan terhadap tersangka berinisial DD (33) dilakukan setelah polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu-sabu (SS) saat penggledahan di Café & Bar DDMC yang berlokasi di Desa Peliatan, Ubud, Jumat (5/2) lalu. Kasat Narkoba Polres Gianyar, AKP Gusti Putu Dharmanatha, Sabtu (6/2) kemarin, menjelaskan penangkapan pada Jumat dini hari itu berawal dari informasi adanya penyalah guna narkoba di seputaran Desa Peliatan. Polisi yang melakukan penyelidikan langsung mengarah ke Café & Bar DDMC. “Saat kami melakukan penggeledagan inilah ditemukan barang bukti satu paket SS di atas kolong pintu kafe,“ ucapnya. Dari temuan itu, tersangka yang memiliki tato di kaki dan tangannya ini tidak bisa mengelak, bila barang haram itu miliknya. Apalagi saat polisi melanjutkan penggeledahan, ditemukan barang bukti pipet, bong serta, korek gas di dalam tas milik tersangka asal Lingkungan Ubud Kaja ini. “Dari tas kulit warna hitam milik tersangka ini, kami temukan barang bukti itu. Selanjutnya tersangka dengan barang bukti digiring ke Mapolres Gianyar,” jelasnya. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku membeli narkoba paket hemat itu seharga Rp 500 ribu dari seorang bandar dengan sistem tempel di seputaran Batubulan, Sukawati. Tersangka juga mengaku terakhir kali mengonsumsi narkoba di salah satu klub malam di Denpasar. “Kami masih kembangkan pengakuan tersangka, dengan siapa saja dia mengonsumsi barang itu, termasuk sumber SS dengan paket hemat itu,” ujarnya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka kini dikenakan pasal 127 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling lama empat tahun penjara. “Ancaman memang empat tahun, itu sudah termasuk rehabilitasi narkoba,” ucapnya. Ditambahkan bila selama seminggu ke depan, jajarannya menggelar operasi antik. Operasi ini sudah diselenggarakan sejak 4 hingga 15 Februari nanti. Disinggung keberadaan bandar narkoba, AKP Dharmanitha menjawab bila dalam operasi antik ini jajarannya juga menyasar bandar, namun dari hasil penyelidikan sementara di kawasan seni ini belum ditemukan bandar narkoba. “Target kami memang mengungkap bandar narkoba di Gianyar, tapi setelah diinterogasi sejumlah tersangka sebelumnya tidak ada yang memperoleh barang bukti di Gianyar. Semua barang itu kiriman dari Denpasar,” tandasnya. (kmb35)
Bangli (Bali Post) Sesuai pemetaan, Kecamatan Kintamani dan Bangli dianggap sebagai daerah paling rawan peredaran narkoba. Hal serupa juga dinilai terjadi di Lapas Narkotika di Desa Tiga Kecamatan Susut. Hal ini disampaikan Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono, Sabtu (6/2) kemarin. Dijelaskan, potensi beredarnya barang haram itu di Kintamani tak terlepas dari wilayahnya yang memiliki penduduk paling banyak, di samping juga karena sebagai salah satu tujuan wisata. Demikian juga halnya dengan lingkungan kota. Sementara untuk lapas, potensi itu muncul karena warga binaannya pernah terjerat kasus narkoba yang
komunikasinya dengan jaringannya di luar kemungkinan masih terjadi. “Daerah ini yang perlu diwaspadai,” tegasnya seraya berlanjut menyampaikan daerah lain juga tak menutup kemungkinan terjadi hal itu. Sebagai bentuk antisipasi penyebaran narkoba itu, Operasi Antik telah dilakukan sejak 4 Februari. Targetnya, lanjut Kapolres, bisa mengungkap satu target operasi (TO). “Operasi akan berakhir 16 Februari. Kami target satu TO. Saat ini masih dalam lidik,” jelasnya. Selain itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat diimbau agar tidak segan-segan memberikan informasi jika ditemukan ada keganjilan yang terjadi di wilayahnya.
Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan sekali, bukan hanya untuk menekan peredaran narkoba, melainkan juga tindak terorisme dan bentuk-bentuk kejahatan lainnya. “Kita mengimbau peran serta masyarakat, jika menemukan sesuatu yang ganjil di lingkungannya bisa melapor ke prajuru desa atau langsung ke polisi terdekat,” pintanya. Sementara terkait pengamanan hari raya Galungan dan Kuningan, dipastikan pengamanan akan ditingkatkan secara maksimal. “Untuk pengamanan hari raya Galungan dan Kuningan, tentunya akan ditingkatkan seiring berjalannya operasi Cipkon yang rutin dilakukan serta Operasi Antik,” ujar Kapolres. (kmb45)
AKBP Danang Beny Kusprihandono
BPM/sos
Libur Panjang
RSUP Sanglah Siagakan 281 Tim Medis
Denpasar (Bali Post) Dalam rangka persiapan libur panjang hari raya Imlek, Galungan, dan Kuningan, RSUP Sanglah menyiagakan 281 petugas medis untuk memberikan pelayanan kesehatan. “Seluruh petugas medis yang disiagakan itu terbagi atas tiga giliran jaga (shift) sehingga masyarakat yang hendak berobat ke rumah sakit ini dapat pelayanan kesehatan secara optimal,” kata Kepala SubBagian Humas RSUP Sanglah dr. I Kadek Nariyantha, Sabtu
(6/2) kemarin. Dari total petugas yang disiagakan, untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) ditugaskan 136 petugas, mulai dari dokter spesialis trauma, spesialis anastesi, residen, triage, MOD, perawat ruangan, dan penunjang non medis. Sementara itu, untuk di Pelayanan Jantung Terpadu (PJT), petugas yang disiapkan 50 orang (perawat maupun dokter). Sedangkan di ruang Wing Amerta sebanyak 95 orang. “Untuk pelayanan yang ditutup saat hari raya Galungan dan
Kuningan yakni poliklinik rawat jalan, hiperbarik chamber dapat dilakukan secara on call,” ujarnya. Kemudian, untuk pelayanan methadon di rumah sakit itu, jadwal kontrol telah diatur sebelumnya, artinya hari ini (sabtu) jadwal kontrol pasien berakhir dan tidak melayani saat hari raya. Sedangkan, pelayanan VCT, TB BOTS juga ditutup sehingga sebelum libur pasien sudah diberikan obat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan apabila nanti diperlukan lagi, pasien
dapat menghubungi petugas. “Untuk pelayanan VAR juga tutup karena persedian kosong, kalau sebelum-sebelumnya pelayanan bisa dialihkan ke IGD,” ujarnya. Demikian juga untuk ruang pelayanan cuci darah atau hemodialisa (HD I) saat hari raya Galungan tetap berjalan sesuai dengan jadwal, namun untuk di ruangan HD II dan III, pada 8-11 Februari ditutup, sehingga jadwal dimajukan pada hari ini (kemarin, red). Ia menambahkan, untuk di
Wing Amerta pelayanan rawat jalan spesialis tutup selama libur hari raya, kecuali pelayanan dokter umum 24 jam. “Dokter umum tetap jaga sesuai jadwal, bila perlu dokter spesialis akan dihubungi sesuai jadwal jaga,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengatakan, untuk puskesmas di Bali tutup pada saat hari raya kecuali puskesmas rawat inap. Sedangkan, puskesmas rawat inap ada 37 tersebar di Provinsi Bali. (kmb42)
Pj. Wali Kota Denpasar A.A. Gede Geriya
Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan
A.A. Gede Geriya
HARI suci Galungan dan Kuningan yang jatuhnya setiap Budha Kliwon Dunggulan. Pada tahun ini, Galungan jatuh pada Rabu (10/2) dan Kuningan pada Saniscara, Kliwon, wuku Kuningan, Sabtu (20/2) mendatang. Umat Hindu telah melakukan berbagai persiapan dalam menyambut hari suci Galungan dan Kuningan. Begitu juga di Kota Denpasar berbagai persiapan telah tampak terlihat dilakukan oleh masyarakat Kota Denpasar. Pj. Wali Kota Denpasar A.A. Gede Geriya di sela-sela kegiatan kemasyarakatan dan kepemerintahan menyampaikan ucapan selamat merayakan hari suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar khususnya yang beragama Hindu. A.A. Gede Geriya mengajak masyarakat menjadikan momentum hari suci Galungan dan Kuningan untuk meningkatkan srada bakthi ke hadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa dan mulat sarira
serta mempererat persaudaraan serta tali silaturahmi antarumat beragama. Jadikan spirit hari suci Galungan dan Kuningan ini modal pembangunan Kota Denpasar sesuai dengan tema HUT Kota Denpasar tahun 2016 ini, yakni “Denpasar Harmoni Kota Kreatif dan Kota Cerdas Menuju Kebahagiaan”. Melalui pijakan ini dengan penguatan ajaran dharma, masyarakat akan mampu menimbang langkah kehidupan yang baik dan buruk. Di tengah percepatan pembanguna Kota Denpasar di berbagai bidang dengan pijakan bersama dalam ajaran dharma akan mampu membawa beribu harapan masyarakat dan pemerintah mengarahkan pembangunan Denpasar untuk kemanfaatan masyarakat. Selain itu, A.A. Gede Geriya juga mengingatkan krama Denpasar dalam menjalankan dan merayakan kemenangan dharma melawan adharma agar berjalan dengan aman, khidmat, dan penuh
tenggang rasa. Tingginya rasa tenggang rasa yang selama ini ditunjukkan masyarakat sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan berbagai program yang digulirkan Pemkot Denpasar. A.A. Gede Geriya juga mengajak masyarakat Denpasar dalam kesucian makna hari raya Galungan dan Kuningan selalu berpikir, berkata, dan berbuat yang baik. Apalagi dalam bulan-bulan ini umat Hindu merayakan hari-hari besar keagamaan, di mana setelah Galungan dan Kuningan kemudian disusul hari suci Nyepi. Untuk itu, masyarakat diajak dapat mengatur waktu sehingga tidak mengurangi produktivitas dalam bekerja dan dapat menjalankan swadarma masing-masing. Akhir kata, A.A. Gede Geriya mengucapkan selamat merayakan hari suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar, semoga ke depan semuanya menjadi lebih baik. (ad280)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaksi: Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/ Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
daerah
Minggu Paing, 7 Februari 2016
3
Peduli Warga Miskin di Tihingan
Koperasi Amertha Sanak Bali Gelar Pengobatan Gratis
KONDISI kesehatan warga di Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung, mendapat perhatian dari Koperasi Amertha Sanak Bali. Pihak koperasi menggelar aksi pengobatan gratis terhadap warga di Balai Desa Adat Tihingan, Sabtu (6/2) kemarin. Yang menarik, selain pengobatan kesehatan medis, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengobatan secara tradisional menggunakan metode akupuntur, terapi uap, serta pijatan. Aksi pengobatan gratis secara tradisional ini juga sangat diminati warga. Warga silih berganti mendatangi Balai Desa Adat Tihingan untuk mencoba terapi tradisional yang dilaksnakan Koperasi Amertha Sanak Bali. Kegiatan tersebut kebanyakan didatangi warga yang telah lansia dan warga kurang mampu. Mereka rela menunggu antrian agar dapat mengikuti pengobatan gratis ini. Apalagi diantara warga banyak yang mengeluh sakit pinggang, rematik dan pegal-pegal, maupun mata rabun. Aksi ini juga mendapat perhatian Ketua Pengawas Koperasi Amerta Sanak Bali Ketut Mandia. Ketut Mandia yang juga anggota DPRD Bali ini juga memberikan pelayanan kepada warga yang hadir saat itu dengan menggunakan alat terapi uap. Selain itu Mandia juga memberikan sembako kepada warga miskin menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan. Namun Mandia membantah kalau kegiatan sosial tersebut dilakukan untuk kepentingan politik. “Apa yang kita lakukan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga tidak mampu. Apalagi kegiatan ini digelar koperasi,” ujarnya. Menurut Mandia kegiatan berbagi kasih Amertha Sanak Bali ini sengaja dilakukan di Balai Desa Adat Tihingan. Bahkan sengaja menggunakan metode pengobatan tradisional agar tidak tergerus atau dilibas zaman. Dipilihnya Desa Tihingan sebagai lokasi kegiatan, mengingat di desa tersebut banyak warganya yang masuk di dalam keanggotaan Koperasi Amertha Sanak Bali. Menurutnya jumlah anggota koperasi telah mencapai 500 orang. Sedangkan untuk aset yang dimiliki koperasi yang baru berdiri dua tahun ini mencapai Rp 800 juta, dengan jumlah SHU sebanyak Rp. 120 juta. “Pada prinsipnya kemajuan koperasi berada ditangan anggota. Untuk mengembangkan koperasi juga jangan hanya mengandalkan di unit simpan pinjam saja. Koperasi harus bisa berinovatif untuk membuat unit lainnya,” terangnya. (ad1)
TERAPI - Ketut Mandia yang juga anggota DPRD Bali memberikan pelayanan terapi uap kepada warga.
SMP PGRI 5 Denpasar
Gelar Olimpiade Sain, Serahkan Delapan Laptop untuk SD SMP PGRI 5 Denpasar dikenal secara kontinyu menggelar Olimpiade Sain untuk siswa SD. Tahun ini Olimiade Sain meliputi lomba Matematika dan IPA. Olimpiade Sain tahun ini diikuti puluhan peserta siswa SD se-Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Sabtu (6/2) kemarin, dibuka Kabid Dikdas I Made Raka, S.E., M.Si. didampingi Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr.I Wayan Wirasa, M.M., M.Pd. dan pengurus YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. IGN Wirata, M.M. Lomba diawali dengan penyerahan laptop kepada delapan SD dan 14 sekolah penerima dana motivasi. Delapan laptop oleh SD yang siswanya terbanyak diterima di SMP PGRI 5 Denpasar. Kedelapan SD itu adalah SD 21 Pemecutan, SD 9 Padangsambian, SD 29 Pemecutan, SD 18 Pemecutan dan SD 1 Pemecutan. Laptop juga diterima SD 8 Pemecutan, SD 26 Pemecutan dan SDNP Tulangampiang. Sedangkan 14 SD menerima dana motivasi, SD 1 Padangsambian, SD 14 Pemecutan, SD 4 Pemecutan, SD 11 Padangsambian, SD 10 Padangsambian, SD 14 Padangsambian, SD 14 Pemecutan, SD 5 Padangsambian, SD 18 Padangsambian, SD 2 Padangsambian, SD 12 Pemecutan, SD 12 Padangsambian, SD 24 Pemecutan dan SD 2 Dangri. Dr. Wayan Wirasa mengungkapkan bantuan laptop dan dana motivasi ini diberikan untuk ikut peduli mendukung kemajuan pendidikan di SD sekitar SMP PGRI 5 Denpasar. Bantuan laptop ini bisa dilakukan untuk PBM atau membuat laporan administrasi serta pendidikan komputer bagi siswa. Dengan demikian kemajuan teknologi pendidikan di SD setara dengan di SMP PGRI 5 Denpasar. Ia mengakui sejak model ini dilaksanakan mulai 2013 hingga 2015, jumlah siswa masuk ke SMP PGRI 5 Denpasar sangat membludak. Makanya dia mengembalikan peran serta itu dalam bentuk bantuan laptop dan dana motivasi. Bahkan dia menyarankan jika ada SD yang memerlukan bantuan pembangunan dan sarana belajar bisa langsung meminta ke sekolahnya. Sementara itu, lomba Olimpiade Sain di lakukan untuk mempersipakan siswa SD menghadapi Ujian Sekolah dan memberi ruang berkompetisi. Juara I diberikan piala tetap dan bergilir, piagam dan hadiah uang. Juara II hingga Harapan III diberikan piala tetap dan hadiah uang. Para juara juga langsung diterima tanpa biaya dan semua peserta diprioritaskan diterima asalkan lulus tes kepribadian. Sementara guru yang mengantarkan siswa lomba juga disiapkan uang transportasi. Tahun ini SMP PGRI 5 Denpasar merekrut 10 kelas dan semua masuk pagi. Sekolah ini memiliki 42 kelas yang digunakan hanya 33 kelas. Sisa 9 kelas dan fasilitas sekolah bisa dimanfaatkan oleh SD lain yang kekurangan ruangan. IGN Wirata dari YPLP Kota PGRI Denpasar menekankan, yayasan memberi kebebasan sekolah untuk berkreasi dalam menjaring calon siswa baru. Bahkan dia mengacungi jempol SMP PGRI 5 yang secara berkelanjutan menggelar Olimpiade Sain, sehingga perlu dicontoh sekolah lain. Kabid Dikdas I Made Raka menegaskan, kemajuan yang dicapai SMP PGRI 5 Denpasar menunjukkan bahwa tak lagi ada dikotomi sekolah swasta dan negeri. Demikian juga bantuan pemerintah merata untuk semua sekolah. Bahkan dia yakin orang tua yang punya uang lebih banyak memilih sekolah swasta. “Jika pendidikan digratiskan, sekolah akan sulit menghasilkan siswa berprestasi,” ujarnya. (ad3)
LAPTOP - Kabid I Made Raka didampingi Dr. I Wayan Wirasa dan IGN Wirata, saat menyerahkan laptop kepada kepala SD di Denpasar Barat.
BPM/wan
UPACARA - Ratusan warga India yang berada di Bali menggelar upacara Pravasi Batiya Bivas di Kantor Konsulat India, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Sabtu (6/2) kemarin. Upacara tersebut bertujuan untuk merayakan hari kebahagiaan atas panen yang diberikan. Selain itu, juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang melimpah. Konsulat India R.O. Sunil Babu, mengatakan upacara tersebut sebagai salah satu prosesi ucapan syukur atas hasil panen yang melimpah. (Wan)
Antisipasi Teror
Satuan Intelkam Bersinergi dengan Pecalang Semarapura (Bali Post) Menjelang hari raya besar yang akan dilaksanakan umat Hindu yakni Galungan dan Nyepi, Polres Klungkung semakin meningkatkan pengawasan terhadap wilayahnya, terutama mengantisipasi adanya aksi teror. Untuk itu Satuan Intelkam Polres Klungkung bekerja sama dengan masyarakat memperkuat setiap wilayah dengan mengoptimalkan
peran pecalang yang ada di Desa Adat. Kasat Intelkam AKP I Wayan Sueca yang baru menjabat tiga hari ini langsung
terjun ke masyarakat untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat. Upaya untuk menjalin kerja sama dengan masyarakat ini dilakukan dengan bertemu langsung para pecalang di Banjar Sangging Desa Kamasan. Pada kesempatan tersebut Wayan Sueca memberikan arahan dan motivasi kepada para pecalang setempat untuk selalu
waspada terhadap gerakan kelompok radikal. Pihaknya meminta agar para pecalang semakin mengoptimalkan pos kamling dan ronda malam. Pada kesempatan itu hadir juga tokoh masyarakat yang juga merupakan anggota DPRD Klungkung I Ketut Sukma Sucita. Wayan Sueca didampingi Kanit I Intelkam Ipda
I Nengah Simpen dan anggota, juga memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi bilamana menemukan hal yang mencurigakan. Di bagian akhir kegiatan diserahkan bantuan dari Polres Klungkung untuk mendukung kelancaran tugas para pecalang berupa lampu pengaturan lalu lintas lengkap dengan pluitnya. (dwa)
IKIP PGRI Bali Ranking 100 PT Terbaik di Indonesia Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru
PERAYAAN - Suasana perayaan Imlek di Sekolah CHIS juga dihadiri Duta Besar Cina.
CHIS Rayakan Imlek
Mulai dari Pementasan Tari hingga Demo Memasak SEKOLAH Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera (CHIS) merayakan hari raya Imlek, Jumat (5/2) lalu, dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pementasan tari, permainan, pementasan hingga demo memasak. Perayaan Imlek di Sekolah CHIS juga dihadiri Duta Besar Cina. Ketua Yayasan CHIS Dr. Hery Suyanto, MT. mengatakan setiap tahun sudah menjadi tradisi CHIS untuk merayakan Imlek dengan selalu menampilkan penampilan yang baru dari siswa-siswi CHIS. Mulai dari Play Grup (PG), TK, SD, SMP, SMA. “Contohnya demo memasak membuat kue untuk Imlek. Jadi kita tampilkan karya-karya siswa kita di dalam perayaan Imlek yang berhubungan dengan tradisi Cina,” ujarnya. Pada acara demo memasak tersebut membuat empat kue yaitu spring roll, cakwe, mayesi dan dumpling. Kata Hery kue tersebut wajib dibuat saat perayaan Imlek. Di akhir acara kue tersebut dibagikan ke siswasiswi CHIS yang mana masingmasing anak mendapatkan 4 jenis kue tersebut. Kegiatan tersebut dibuka dengan penampilan Barong Sai yang dibawakan oleh siswa CHIS. Sebab menurutnya yang paling penting dalam perayaan tersebut adalah menampilkan potensi dari anak didik sekolah CHIS. “Mulai dari Barong Sai dibawakan anak-anak kita sendiri, masak juga anak-anak kita,” imbuhnya. Mengingat setiap Jumat sore Sekolah CHIS memberikan pelajaran Potensi Pendidikan Diri (PPD), seperti ekstrakurikuler. “Tapi terpisah. Kalau PPD ini khusus pengembangan potensi diri.
Kalau dia senang masak kita panggilkan chef. Kalau dia senang bela diri kita panggilkan guru bela diri,” terangnya. Melalui perayaan Imlek ini pelajaran pada PPD tersebut ditampilkan. Tak hanya pada perayaan Imlek, saat tahun baru dan hari raya besar lainnya juga mementaskan dari pelajaran PPD tersebut. Perayaan Imlek dengan mementaskan bakat anak-anak didiknya tersebut tidak hanya sekedar tradisi. Tapi juga salah satu upaya untuk mendorong siswa-siswanya untuk percaya diri. Tampil di atas panggung. “Di situ untuk mendorong anakanak menampilkan kreatifitasnya. Kemudian untuk melatih mental percaya diri,” ungkapnya. Setelah perayaan itu selesai kemampuan anak didiknya tersebut akan diupdate lagi. Selain itu penguasaan Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris juga merupakan hal yang wajib di sekolah Internasional tersebut. Namun tidak meninggalkan kurikulum inti nasional seperti Bahasa Indonesia, PPKN, Agama. “Karena kita sudah berubah status menjadi SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama), jadi 70 persen harus berbahasa asing,” tandasnya. Implikasi dari berubahnya status menjadi SPK adalah adanya implementasi kurikulum cambridge mulai semester depan. Sementara itu, terdapat 12 guru Bahasa Mandarin, 9 diantaranya guru expatriat dan 3 guru lokal. Juga terdapat guru Bahasa Inggris sebanyak 14 orang, 8 diantaranya adalah guru expatriat dan 6 guru lokal. Sedangkan guru SD berjumlah 16 orang, guru SMP 20 orang, dan guru SMA 18 orang. (ad2)
KRAMA Bali sangat bersyukur memiliki kampus IKIP PGRI Bali. Kampus di Jalan Seroja, Denpasar ini meraih ranking 100 dari 3.320 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Sesuai dengan SK Mentristekdikti No. 492.a/M/KP/VIII/2015 tentang klasifikasi dan peringkat PT menyebutkan IKIP PGRI Bali menduduki posisi 63 terbaik diantara PTS di Indonesia. Kedua, menjadi PTS terbaik tiga di wilayah Bali, NTB dan NTT (Kopertis VIII). Yang lebih luar biasa, IKIP PGRI Bali menjadi kampus terbaik pertama di Indonesia diantara PTS PGRI. Prestasi ini tak lepas dari duet sang arsitek yakni Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. dan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd., jajaran dosen, mahasiswa dan karyawan serta stakeholder lainnya. Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta tampak tersenyum dan dengan rendah hati mengatakan bahwa prestasi ini akibat kerja keras semua pihak. Justru predikat terbaik 1, 3, 63 dan 100 ini membuat dia termotivasi terus berjuang lebih intensif dan komprehensif meningkatkan kualitas lembaga . Caranya dengan memberdayakan komponen pendukung yang ada, serta bersinergis dengan berbagai pihak. Ia mengibaratkan seperti sepak bola. Tim yang dia asuh harus bekerja keras, bekerja sama untuk mencetak gol. Di sinilah diperlukan sinergisitas semua komponen menjadikan IKIP PGRI Bali sebagai LPTK berkualitas yang mencetak calon guru berkualitas pula. Komponen penting yang membuat posisi IKIP PGRI Bali mengalahkan kampus lainnya adalah komitmen Rektor Made Suarta untuk selalu taat asas legalitas. Semua program studi harus berizin,
terakreditasi B dan semua dosen didorong meraih S-3. Yang penting lagi dia konsisten mempertahankan rasio dosen dan mahasiswa yang ideal. Makanya sepanjang tahun kampus ini tak pernah mendapat rapor merah dari Dikti. Untuk itu Made Suarta menyarankan masyarakat cerdas memilih PT studi lanjut. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara bersyukur atas prestasi luar biasa ini. Ia juga mengatakan semua berkat kerja keras civitas akademika, pimpinan rektorat dan yayasan, pegawai hingga tukang sapu di IKIP PGRI Bali. Namun dia ingatkan jangan berpuas diri, melainkan memacu diri untuk tampil lebih baik lagi. Tahun ajaran 2016-2017 ini IKIP PGRI Bali sudah menerima pendaftaran calon mahasiswa baru. Wakil Rektor I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si. didampingi WR II dan III Drs. Dewa Nyoman Juwana, M.Pd., Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. menjelaskan gelombang I sudah dibuka mulai 1 Februari-28 Juni 2016. Tes diadakan 30 Juni dan diumumkan 4 Juli. Gelombang II dibuka 30 Juni-20 Agustus 2016. Tes diadakan 22 Agustus dan hasilnya diumumkan 27 Agustus 2016. Bagi yang ingin menjadi guru dan wirausaha bidang pendidikan IKIP PGRI Bali membuka Prodi Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah, Seni Tari Drama dan Musik, Seni Rupa, Ekonomi, Sejarah, Matematika, Biologi, dan Pendidikan Olahraga Kesehatan dan Rekreasi. Biaya pendidikan (SPP) Rp. 100 ribu tiap bulan dan yayasan memberikan bebas SPP untuk mahasiswa Sastra Daerah Bali (bagi yang belum bekerja dan kuliah pagi), juga untuk Prodi Seni Drama, Tari dan Musik, Seni Rupa dan Pendidikan Sejarah. (ad4)
DUET - Duet Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta dan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara.
PERNIK
4
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Mencegah Teror dalam Dunia Pendidikan
BPM/ist
Teror telah merambah dunia pendidikan. Amat disayangkan memang pelakunya adalah anak didik yang sedang mengalami proses pendidikan. Menjadi pertanyaan mengapa anak didik sebagai generasi penerus bangsa melakukan teror terhadap sekolahnya? Dampaknya tidak hanya memengaruhi mental juga nama lembaga pendidikan akan ikut serta di dalamnya. Kata iseng-iseng menjadi jawaban. Sebuah jawaban yang kelihatannya tidak masuk akal. Ancaman yang dilakukan tentulah ada penyebabnya. Ini sebagai tantangan lembaga terkait untuk berupaya mencegah agar jangan sampai teror maupun ancaman apapun bentuknya tidak sampai memasuki dunia pendidikan. Dunia pendidikan pada hakikatnya memanusiakan manusia agar selalu berjalan pada koridor kebenaran. Menjadikan anak didik meraih cita-citanya agar menjadi manusia-manusia yang berguna
tidak hanya bagi dirinya juga bagi nusa dan bangsa. Peserta didik jika dilihat dari jenjang sekolah menengah masa mencari identitas dirinya. Jika tidak mendapatkan panutan yang tepat, cenderung akan melakukan hal-hal yang kurang kondusif. Hal-hal yang menjadi perhatian publik bisa saja memengaruhi jiwanya yang sedang menuju proses pendewasaan. Kurangnya mempertimbangkan secara lebih
matang hal-hal yang mungkin berakibat dari tindakannya menjadi cirinya juga. Setelah disadari bahwa yang dilakukannya kurang tepat, barulah timbul penyesalan. Dalam hal ini, amat penting untuk memahami karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual sehingga peserta didik memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sebagai peserta didik dan tanggung jawab
Kusta Bukan Kutukan Tuhan
DI antara kita pasti banyak yang pernah mendengar mengenai penyakit kusta. Ada yang telah mengetahui penyakitnya, namun banyak pula yang hanya mengetahui bahwa kusta merupakan penyakit menular yang menyeramkan dan harus dijauhi. Bahkan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa penyakit kusta adalah kutukan Tuhan atas dosa–dosa yang pernah diperbuat, dan kutukan itu diyakini dapat mendatangkan bencana. Penderita kusta terisolisasi dan dikucilkan dari masyarakat luas. Bahkan, mereka tidak diakomodir dengan baik oleh masyarakat umum dan juga beberapa instansi. Mereka dianggap sebagai orang yang perlu dikasihani atau bahkan dihindari dalam artian tidak diberi kesempatan untuk berapresiasi dalam hidup mereka. Oleh karena itu melalui tulisan ini, diharapkan masyarakat dapat mengetahui mengenai penyakit kusta lebih dalam sehingga kita dapat mendeteksi dini penyakit tersebut, mencegah penularannya dan penderita kusta tidak lagi mendapatkan stigma dan diskriminatif di masyarakat. Kusta atau Leprae atau Morbus Hansen merupakan penyakit kronis pada manusia yang menyerang sistem saraf tepi, kulit dan organ tubuh bagian dalam yang mengakibatkan sebagian anggota tubuh penderita tidak dapat berfungsi dengan normal. Kusta disebabkan oleh bakteri tahan asam, gram positif yaitu Mycrobacterium Leprae. Penularan kusta dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita dan udara pernapasan. Namun, hal ini tergantung dari imunitas tubuh individu. Jika imunitas tinggi, kemungkinan untuk menderita penyakit ini sangat jarang. Oleh karena itu penyakit kusta disebut juga dengan penyakit imunologik karena derajat berat dan bentuk klinisnya tergantung pada sistem imunitas selular penderita. Sanitasi yang buruk dan perilaku individu yang tidak menerapkan perilaku hidup bersih sangat menunjang penularan penyakit ini.
Gejala Ada empat gejala klinis penderita kusta. Seseorang dapat dikatakan menderita kusta jika ditemukan 2 dari 3 gejala yaitu: Adanya bercak-bercak pada kulit, jika pada kulit gelap akan berupa bercak putih, sedangkan pada kulit terang berupa bercak berwarna merah atau tembaga. Adanya penebalan saraf tepi dan anestesi (mati rasa di daerah bercak kulit). Pada pemeriksaan kulit didapatkan BTA (+). Jika hanya ditemukan BTA (+), tanpa tanda pasti gejala yang lain, sudah cukup untuk menentukkan seorang penderita kusta. Kusta terkenal sebagai penyakit yang paling ditakuti karena deformitas atau cacat tubuh. Penderita kusta yang terlambat didiagnosis dan tidak mendapatkan pengobatan memiliki risiko tinggi mengalami kecacatan dan kerusakan saraf. Kerusakan saraf tepi ini dapat mengenai kaki, tangan dan mata. Kerusakan saraf tepi pada mata dapat dimulai dari kerontokan pada alis mata, gangguan penglihatan sampai mata tidak dapat menutup semua. Kerusakan saraf pada tangan dan kaki dapat menyebabkan penderita mengalami nyeri tekan pada saraf disertai hilangnya ras raba dan kelemahan otot, nyeri pada siku dan lutut atau perasaan berat pada kaki dan rasa semutan pada tangan. Jika lebih berat, dapat menyebabkan kesulitan menggunakan jari–jari tangan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, misalnya memasang kancing baju, mengangkat piring atau menulis, kekakuan jari–jari bahkan dapat terjadi pemendekan jari– jari.
Deteksi Dini Kusta dapat dicegah dan disembuhkan. Penting diperlukan deteksi dini, karena keterlambatan deteksi dan pengobatan yang tepat dapat menimbulkan kecacatan yang berdampak sosioekonomi yang luas. Jika terdapat tanda–tanda sebaiknya segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini ditunjukkan untuk memastikan penyakit kusta dan menentukan pengobatan yang sesuai. Apabila positif menderita kusta, terdapat paket pengobatan gratis di puskesmas yang terkenal dengan sebutan MDT (Multi Drug Therapy). Pengobatan ini dilakukan selama 6 sampai 18 bulan tergantung tipe kusta yang diderita. Namun, jika penyakit kusta tersebut hanya diobati dan tidak dilakukan pencegahan sama saja bohong. Diperlukan peran serta tenaga kesehatan, instansi pemerintah, swasta, masyarakat dan penderita kusta itu sendiri dalam memberantas dan menghentikan penularan penyakit ini. Masyarakat dan penderita kusta harus menjaga perilaku hidup bersih agar terhindar dari penyakit kusta dan penyakit-penyakit lain. Selain itu penderita kusta diharapkan memiliki kesadaran untuk berobat secara rutin ke pusat kesehatan. pemerintah diharapkan dapat mengeluarkan kebijakan untuk membantu meringankan penderitan mereka. Tenaga kesehatan sendiri diharapkan memberikan pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi mengenai kusta dan masalah kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat menghapus stigma–stigma yang negatif terhadap penderita kusta dan mau menerima mereka di lingkungan kita. Dengan begitu derajat kesehatan yang setinggi- tingginya dapat tercapai. ldr. Riezky Januar Pramitha, S.Ked.
KUSTA - Kusta dapat dicegah dan disembuhkan. Penting diperlukan deteksi dini, karena keterlambatan deteksi dan pengobatan yang tepat dapat menimbulkan kecacatan yang berdampak sosioekonomi yang luas. Jika terdapat tanda–tanda sebaiknya segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila positif menderita kusta, terdapat paket pengobatan gratis di puskesmas yang terkenal dengan sebutan MDT (Multi Drug Therapy). Pengobatan ini dilakukan selama 6 sampai 18 bulan tergantung tipe kusta yang diderita.
sebagai anak bangsa yang sedang mengalami proses pendidikan dan pembelajaran. Kerja Sama dengan Berbagai Pihak Peserta didik masa-masa jenjang sekolah menengah perlu perhatian. Sekolah perlu lebih sering mendengar keluh-kesah anak didiknya sehingga akan diketahui kendala-kendala kejiwaannya atau gejolak hatinya. Kerja sama dan koordinasi tidak hanya dilakukan pada awal tahun atau akhir tahun juga pada saat tertentu. Koordinasi, kerja sama, dan komunikasi bisa mengurangi sikap-sikap yang kurang konstruktif pada peserta didik. Keinginan coba-coba yang bergelora di pikirannya paling tidak bisa dikendalikan. Sekolah juga bisa bekerja sama dengan lembaga terkait seperti kepolisian-TNI agar peserta didik memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai anak bangsa. Menghadirkan lembaga kepolisian-TNI untuk memberikan ceramah rasanya perlu diadakan sehingga peserta didik lebih paham akan sebuah organisasi yang
dilarang pemerintah. Organisasi yang dilarang pemerintah perlu diketahui mengapa dilarang dan dampaknya. Dampak negatif dari ikut organisasi terlarang bisa mengurangi keinginannya untuk coba-coba. Munculnya sikap coba-coba seperti ini biasanya ada yang ingin disampaikannya. Akan tetapi, cara penyampaian yang kurang tepat. Kekesalan, kemarahan peserta didik bisa saja muncul akibat sistem yang dibangun kurang berkenan di hatinya. Peserta didik perlu mengetahui dan mengenal sistem yang ada di sekolahnya. Informasi mengenai yang dilarang dan boleh dilakukan oleh peserta didik perlu ditanamkan sejak awal memasuki dunia pendidikan. Peran Orang Tua Orang tua paling tidak pernah berkomunikasi dengan anak kandungnya mengenai keadaan sekolahnya. Perhatian sekolah dalam hal ini kepala sekolah, pegawai, dan guru terhadap dirinya perlu ditanyakan sehingga keberadaan sikap mental anaknya akan diketahui sejak dini termasuk juga dengan teman-temannya yang
diajak bergaul setiap hari. Karena tidak jarang, peserta didik mengalami sumbatan dalam berkomunikasi. Komunikasi ini amat penting lebih-lebih masa-masa transisi seperti anak-anak sekolah menengah. Anak yang sedang memasuki masa remaja timbul keinginannya untuk mencoba. Orang tua perlu memperhatikannya sejak memasuki masa-masa seperti ini. Komunikasi akan bisa maksimal jika terjadi hubungan yang harmonis dengan orang tuanya. Orang tua sebagai temannya bukan lagi sebagai orang dewasa yang terkadang sifatnya menguasai pemikirannya. Kerja sama dengan berbagai pihak paling tidak akan bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak-anak jenjang menengah. Pihak sekolah perlu menyampaikan dampak dari sikap coba-coba yang dilakukan peserta didik. Komunikasi yang sinergis, harmonis, dan nyaman orang tua dengan anak paling tidak mengurangi hal-hal negatif memengaruhi dirinya. Komunikasi ini mampu mempererat jalinan antara orang tua dengan anak. lIBW Widiasa Keniten
ASI Perah
Solusi ASI Eksklusif bagi Ibu Pekerja ASI merupakan makanan yang paling berkualitas bagi bayi. Hingga berumur 6 bulan, kandungan ASI masih dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sehari-hari. ASI diketahui memiliki banyak maanfaat tidak hanya bagi bayi namun juga bagi ibu. Sehingga ibu dianjurkan untuk memberikan ASI kepada bayinya setidaknya selama 6 bulan tanpa makanan pendamping lain (ASI eksklusif). Memberikan ASI setiap hari selama 6 bulan dirasakan sulit bagi banyak ibu bekerja. Seringkali saat ibu mulai bekerja, bayi mulai diberikan susu tambahan atau susunya diganti sepenuhnya oleh susu formula. Padahal ASI dapat diperah dan ditampung untuk kemudian diberikan saat ibu harus berpisah dari bayinya. Meskipun kandungan ASI dengan ASIP (ASI Perah) memiliki kualitas sedikit berbeda, namun kandungannya masih dalam batas baik untuk diberikan kepada bayi bahkan tetap lebih baik daripada pemberian susu formula. Untuk mulai menampung ASIP, persiapan yang perlu dilakukan oleh ibu antara lain dengan menyediakan alat pompa ASI, wadah penampung, lemari pendingin maupun cooler bag. Selain itu, mulailah membuat jadwal teratur (tiap 3-4 jam) dalam memompa ASI dan juga ketahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk memompa ASI. Wadah penampung sebaiknya terbuat dari wadah yang keras yaitu kaca atau plastik yang bebas biphenol A (BPA) dan dapat ditutup rapat. Jaga selalu kebersihan alat pompa, wadah dan tangan saat akan memompa ASI. Simpanlah ASIP dalam wadah sesuai dengan banyaknya kemampuan minum bayi agar tidak ada ASIP yang terbuang. Berikan label berisi tanggal perah dan nama bayi agar ASIP yang lebih dulu diperah dapat digunakan lebih awal dan tidak tertukar dengan ASIP lain saat anak dititipkan di penitipan. Bertahan ASI perah segar dapat bertahan pada suhu ruangan (22-240C) dalam wadah tertutup selama 6-8 jam. ASI dapat disimpan di bagian terdingin dari lemari pendingin (bagian belakang lemari es) bawah selama 3-5 hari, dalam freezer 1 pintu selama 2 minggu, di freezer 2 pintu selama 3 bulan dan di dalam deep freezer (-18°C atau kurang) selama 6 sampai 12 bulan. ASIP beku dapat dicairkan
di lemari pendingin bawah dan dihangatkan sebelum diberikan. Setelah dicairkan ASIP dapat bertahan selama 4 jam. Hangatkan ASI dengan menempatkan wadah penyimpanan ASIP pada air hangat mengalir atau mangkuk berisi air hangat. Jangan memanaskan menggunakan microwave atau kompor karena dapat merusak
kandungan ASIP. Untuk dapat memberikan ASI secara eksklusif, hal yang diperlukan bagi ibu menyusui adalah dukungan dari lingkungan sekitar. Selain ayah ASI dan anggota keluarga, atasan serta rekan kerja diperlukan dalam mendukung ibu bekerja untuk memberikan ASI eksklusif. Tersedianya tempat (bukan toilet) dan waktu (setiap 3-4 jam selama 15-20 menit) untuk memompa ASI bagi ibu menyusui yang bekerja merupakan salah satu bentuk dukungan agar ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif. ldr. Putu Pradnyanita Mustika S.Ked.
ASI - Untuk dapat memberikan ASI secara eksklusif, hal yang diperlukan bagi ibu menyusui adalah dukungan dari lingkungan sekitar. Selain ayah ASI dan anggota keluarga, atasan serta rekan kerja diperlukan dalam mendukung ibu bekerja untuk memberikan ASI eksklusif. Tersedianya tempat (bukan toilet) dan waktu (setiap 3-4 jam selama 15-20 menit) untuk memompa ASI bagi ibu menyusui yang bekerja merupakan salah satu bentuk dukungan agar ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif.
JENDELA
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Resensi Buku
5 Rahim
CERPEN
Oleh Citra Sasmita
Membaca Kembali Lempad Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Lempad of Bali : Carpenter dkk : Yayasan Titian Bali : 2015 : 94 halaman
Anugerah Seni dalam bidang seni lukis dari Pemerintah RI (1970), Hadiah Udayana (1975), Penghargaan Dharma Kusuma (1982), Pemberian nama Lempad Award oleh Sanggar Dewata Indonesia. Ia adalah sumber inspirasi yang tidak pernah kering untuk generasi seni berikut. Sejarah dan pengembangan seni lukis Bali tidak bisa dipisahkan darinya. Tidak diketahui dengan pasti kapan ia dilahirkan, tetapi banyak sumber mengatakan anak ketiga dari empat bersaudara ini dilahirkan tahun 1862, dan telah menikah ketika gunung Krakatau meletus di tahun 1883. Menghembuskan nafas terakhirnya pada 25 April 1978, di usia 116 tahun. Lempad tidak bisa membaca, karena ia tidak bersekolah secara formal, namun ia bisa menulis namanya di atas lukisannya dengan hanya mencontoh. Walaupun bapaknya adalah seorang pengukir, namun ia tidak memiliki ketrampilan ayahnya. Tetapi dari seorang Brahmin yang hidup di Puri, Lempad mendapatkan kemampuannya. Brahmin ini menguasai berbagai bidang, seperti; perancang bangunan, pemahat, pelukis dan ahli dalam peraturan adat. Darinya, Lempad belajar segalanya tentang tarian, agama dan masyarakat. Buku ini merupakan terjemahan dari buku berbahasa Inggris yang diterbitkan Didier Millet Pte Ltd dan Museum Puri Lukisan (2014) setebal 424 halaman. Buku yang lengkap mengupas hidup dan perjalanan Lempad. (osi)
Merefleksikan Keagungan Pahlawan Bali Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal
: Margarana : Wayan Sudarta : Udayana University Press : 2015 : 61 halaman
Tidak banyak yang mengetahui, kalau monumen perjuangan Taman Pujaan Bangsa Margarana, yang terletak di Subak Uma Kaang, di wilayah Desa Marga, Kabupaten Tabanan, tidak saja merekam kenangan peristiwa heroik puputan Margarana 20 November 1946, tetapi juga berisi fasilitas yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan, sambil mengapresiasi nilainilai kepahlawanan yang kini merosot. Di tempat ini terhampar dan berjajar rapi sebanyak 1.372 nisan simbolik sebagai tempat roh suci para pejuang kemerdekaan yang gugur di medan pertempuran. Uniknya, sebuah nisan dari seluruh nisan itu, sebagai tempat roh suci pahlawan tidak dikenal baik jumlahnya, nama maupun identitas lainnya. Sejumlah nisan itu menunjukkan seluruh perjuangan kemerdekaan yang gugur di medan laga selama revolusi fisik di Bali. Sebanyak 96 orang dari seluruh pejuang kemerdekaan tersebut gugur sebagai kusuma bangsa dan 11 orang dari seluruh pejuang yang gugur itu merupakan mantan serdadu Jepang yang tergabung dengan pasukan pejuang kemerdekaan. Mereka bertempur sengit melawan serdadu Belanda. Buku yang memberi gambaran detail tentang Taman Pujaan Bangsa Margarana. (osi)
Dulu sekali, pada usia yang bahkan tak mampu kuingat--atau mari anggap saja aku tidak menghitung tahun itu sebagai penanda usiaku, aku sakit--menderita setengah mati. Aku bahkan tidak tahu bagaimana memulai menceritakannya, saat itu semua indraku membeku dan ide-ide tentang kematian adalah hal terbaik yang bisa dipikirkan. Dan pikiranpikiran bagaimana akan kematian pun cukup menyita waktu untuk berlamalama menghayal dalam kamar, seolah pemandangan itu jelas terlihat di depan mataku. Barangkali, bagi sebagian besar orang inilah pembebasan. Barangkali.. Aku sangat menikmati cerita-cerita mengenai hukuman mati yang dijatuhkan kepada penyihir pada masa kegelapan. Dibakar hidup-hidup dalam tiang penyaliban merupakan hal yang kembali menarik minatku, atau ditenggelamkan ke dalam sungai dengan kaki terikat batu besar, dipancung dengan pisau guillotine mungkin cara mati yang lebih terhormat karena tubuh dan kepala mereka tetap akan dikuburkan. Ada lagi cara mati yang tak kalah mengerikan yaitu ketika tubuhtubuh para penyihir ini dimasukkan ke dalam perut sapi perunggu kemudian dipanggang sepanjang hari sampai tak terdengar suara rintihan sedikitpun, teknik hukuman mati tersebut konon berdasarkan manuskrip berbahasa Sanskrit yang didapat oleh penjelajah lautan ketika kembali dari ekspedisi. Oleh para pastur, tubuh sapi perunggu itu diukir doa-doa pembebasan, dengan harapan setelah masa penghakiman ini para penyihir bisa dihapus dosanya oleh Tuhan. Sepertinya dibalik wajah-wajah beradab para penguasa zaman itu, mereka tidak kehabisan inspirasi untuk hukuman mati yang lebih mencekam lagi—sesuatu yang bahkan tidak bisa kubayangkan akan kualami di neraka kelak. Aku bisa membayangkan bagaimana perempuan-perempuan yang dianggap penyihir,atau lebih tepatnya perempuanperempuan yang telah sial kepergok sedang berbuat mesum dengan suami perempuan lain dituntut dan diadili dengan hukuman sebagai penyihir. Mereka menunggu dalam penjara gelap dan lembab sebuah alat dirancang untuk kematian mereka. Bukan hanya itu, perempuan yang kecerdasannya melebihi laki-laki pun bernasib sama, ditangkap dengan sebuah konspirasi, bahwa kemampuan berpikir seperti itu adalah sebuah sihir yang bisa meneror seluruh penduduk kota. Tidak terhitung berapa penyihir yang dihukum mati setiap tahunnya, pada masa itu kemunculan perempuan yang dituduh sebagai penyihir begitu banyak dan tak terkendali. Dan hukuman matipun menjadi pertunjukkan yang sangat menarik. Si pirang Dorothy adalah yang cukup tragis dari penyihir-penyihir lain yang menunggu giliran, ia gadis yang sangat dicemburui diseluruh kota itu karena kecantikannya yang mampu menandingi patung Maria karya seniman paling termasyur saat itu yang selalu dipuji-puji dalam altar gereja. Menandingi kecantikan Maria adalah dosa yang tidak terampuni, begitulah menurut suster-suster gereja-yang tampak bersih dari skandal dan taat akan agama. Namun dimalam hari, dalam kesunyian yang mereka upayakan, dengan berhati-hati para suster itu mengeluarkan sesuatu dari balik kasur, atau dalam celah dinding dibalik lemari, sebuah buku yang diam-diam mereka beli dari pedagang arab yang berisikan gambar-gambar mesum dan cerita-cerita cinta yang membuat darah mereka bergetar, seolah sebelum sepenuhnya mencintai Yesus, mereka ingin merasakan kebahagiaan macam apa yang bisa tubuh mereka sendiri tawarkan. Kemudian, dalam keheningan asrama-asrama wanita yang terletak disayap kanan bangunan gereja, sayup-sayup terdengar lenguhan halus yang menggema di koridor-koridor gelap asrama.
Kembali ke cerita Dorothy, ia adalah seorang kerabat dari Viscount Widwick yang datang dari county untuk menemani janda Widwick yang telah lanjut usia dan sering mengeluhkan kondisi cuaca yang mengancam kesehatannya. Janda Widwick sesungguhnya belum melewati masa berduka, kesepian dan kehilanganlah yang membuat kondisi kesehatannya menurun drastis, maka atas saran dokter janda Widwick sesekali kembali bersosialisasi. Meski dalam tubuh yang tidak muda lagi, janda Widwick ternyata masih mendapati dirinya berhasrat untuk menghadiri pesta-pesta yang diselenggarakan para tuan tanah selama season—pesta untuk para gadis-gadis debutan memperkenalkan dirinya ke kalangan atas dan ajang bagi mereka untuk berburu suami. Merupakan hal yang penting bagi janda itu untuk tetap menghadirkan sosok mendiang suaminya yang telah banyak berjasa dalam pembangunan kota tersebut, meski pada tiap pesta yang dihadirinya hampir tidak satupun yang menghiraukannya atau dengan amat sangat cepat merasa bosan ketika wanita itu memulai cerita heroik suaminya. Kedatangannya kali ini cukup menarik perhatian, janda Widwick tidak lagi ditemani oleh pelayannya yang bertubuh sangat kerdil--ukuran tubuhnya setengah dari orang dewasa yang bertabiat menyebalkan dan agak temperamental. Alih-alih berfokus pada cerita usang si janda, orang-orang tersebut lebih suka mengusili si pelayan cebol dan mengakhiri nasibnya sebagai badut dalam pesta itu. Kali ini ia datang bersama Dorothy yang cukup berhasil membuat siapapun bertanya-tanya akan kehadirannya, bahkan para debutan harus menggigit jari mereka karena cukup banyak perwira muda dan Baron2 lajang yang merayunya. Karena kecantikannya pun banyak penyair menjadikannya muse untuk syair-syairnya. Keindahan perempuan yang selalu diselipkan dalam sebuah kalimat pada syair-syair itu adalah rambut pirang yang disetarakan dengan benang-benang emas pada gaun crinoline3 perempuan-perempuan bangsawan yang perangainya disamakan dengan burung merak serta kulit pucat kelopak bunga magnolia, ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh Dorothy. Bahkan kecantikan gadis itu disandingkan dengan penampakan para santo yang digambarkan dengan nyaris mirip dengan dirinya pada dinding-dinding dan langit-langit gereja. Terang saja hampir semua perempuan meradang, mengingat tidak ada satupun dari mereka yang berambut pirang. Dalam kota yang sangat religius itu, tidak ada hal yang bisa dirahasiakan. Kota itu hidup dan merayakan pergunjingan, kemudian berakhir dengan pertunjukan yang paling menarik yang selalu ditunggu-tunggu, hukuman mati. Barangkali karena kecemburuan yang makin tidak tertahankan seluruh perempuan di kota itu menunggu saat-saat Dorothy terjebak dalam skandal apapun yang membuatnya dihukum mati. Menandingi
kecandikan Maria dan muncul dalam setiap syair-syair indah para penyair bukanlah hal yang kuat untuk perayaan kemusnahannya. Namun bagaimanapun gadis itu tetap tampak murni. Saat itu musim paling dingin dan kering, dan season telah berakhir. Dengan sangat mengejutkan Dorothy meminta izin kepada bibinya untuk kembali ke county. Janda Widwick yang terlanjur nyaman bersama anak itu pun protes, ketika Dorothy bersimpuh dalam pangkuan janda Widwick, memohon agar ia dipulangkan, saat itulah, melalui penglihatannya yang belum buruk, janda Widwick merasakan pertanda itu. Setiap perempuan yang telah menikah telah berpengalaman untuk mengetahui pertanda ini, kemudian dirabanya kening dan leher jenjang gadis itu. Tidak salah lagi, dan janda Widwick mendesak Dorothy untuk mengaku. Ketakutan, ia mendorong tubuh bibinya kemudian melarikan diri. *** Barangkali ini merupakan tahun-tahun terdamai dikota ini, meski kematian janda Widwick beberapa bulan yang lalu masih menyimpan teka-teki hilangnya Dorothy, gadis yang disebut-sebut oleh para penyair sebagai keturunan dewi Aphrodite4 yang menjadi sumber inspirasi syair-syair mereka. Ketika Dorothy hilang beberapa tahun yang lalu, banyak desas-desus yang beredar. Tidak ada yang mempercayai kalau gadis itu kembali ke county, janda Widwick tetap bungkam akan misteri menghilangnya Dorothy hingga hari terakhir ia mati dengan nyaman dalam tempat tidurnya. Diam-diam semua perempuan dikota itu merasa bersyukur akan hilangnya sosok gadis itu. Bapa Vascuass, seperti biasa memberikan kotbah setiap hari minggu kepada umatnya. Persis seperti yang diharapkannya, kota ini sedang berada dalam tahuntahun yang damai dan tanpa skandal. Ia ingin stabilitas seperti ini tetap terjaga. Bapa Vascuass meyakini bahwa inilah masa-masa pencerahan dimulai, seperti yang telah dituliskan dalam ramalan kuno. Kemudian ia kembali melanjutkan kotbahnya mengenai era baru yang akan mereka alami, era kedamaian. Namun pintu gereja yang terbuat dari kayu oak yang berat, perlahan terbuka, ada yang berusaha mendorongnya dengan segenap kekuatannya, namun berat pintu itu tidaklah sebanding dengan tenaganya. Perlahan, dalam berkas cahaya seperti yang digambarkan dalam injil mengenai bagaimana kemunculan santo, sosok itu
muncul kembali. Masih tetap mempesona seperti beberapa tahun yang silam, namun kali ini kemiripannya dengan sosok Maria sungguh-sungguh tidak bisa dibantah! Dorothy menghampiri Bapa Vascuass bersama seorang anak laki-laki dalam pangkuannya, rambut anak itu pirang sama dengan rambut Dorothy, namun matanya yang biru gelap seketika membuat Bapa Vascuass membeku, sejenak ia seperti bercermin dengan dirinya. “Bapa, ramalan itu benar! Anak ini Yesus yang kau janjikan singgah diperutku.” Seluruh umat yang berada dalam gereja itu memekik menahan nafas, seolah tidak percaya apa yang baru saja mereka dengar. “Dusta! Kau baru saja berdusta, penyihir!” Mendengar kata penyihir dari Bapa yang sangat mereka cintai, seluruh jemaat yang hadir seakan terhipnotis dan mengamininya, lalu serta merta para biarawati menyeret Dorothy dan anaknya ke dalam sisi tergelap gereja megah itu. Tidak ada yang mendengarkan pengampunannya, semua orang bersuka cita mengutuknya. Dihadapannya kini sebuah ruangan dengan berbagai macam alat penyiksaan. Seorang pastur pernah mencambuk dirinya disini dengan besi berduri untuk menebus dosanya. Bapa Vascuass menyusul setelah menyelesaikan kekacauan yang terjadi dan menggiring Dorothy menuju tempat penebusan dosa untuknya. Dengan kemampuan diplomatis yang tidak bisa diragukan lagi, sudah dipastikan bahwa warga kota akan memihaknya, meski dibalik jubah beludrunya Bapa Vascuass menyembunyikan kegugupan. Segera setelah Bapa Vascuass menguasai perasaannya, Dorothy dimasukkan ke dalam sebuah peti yang seketika membuatnya tak bergeming begitu pintu peti tersebut ditutup. Peti itu dipenuhi oleh ribuan jarum-jarum kecil yang panjangnya cukup untuk menembus kepala dan seluruh tubuh mungil perempuan itu. Perlahan demi perlahan darah mulai bercucuran tanpa henti dari setiap pori-pori kulitnya, darah itu tidak menggenangi ruangan tersebut karena terdapat saluran yang akan mengalirkannya ke dalam paritparit bawah tanah, tempat yang tidak pernah ada dalam benak para penduduk kota. Peti yang terbuat dari tembaga itu telah dirancang ratusan tahun yang lalu untuk menghukum para biarawati dan pastur yang mengingkari ajaran Yesus. Ketika jarum-jarum itu menusuk seluruh pori-pori tubuh, kita tidak akan merasakan apapun, kecuali jika kita mencoba bergerak dan melepaskan diri, buku-buku pada jarum itu akan mengoyak mili demi mili daging dalam tubuh. Sesaat dalam kondisi sekarat pandangan mereka bertemu. Dorothy memandang dengan penuh pengampunan kepada Bapa Vascuass, berharap ia akan mengingat kembali kejadian beberapa tahun silam, ketika ia bertemu Bapa Vascuass. Bapa Vascuass dengan penuh keyakinan bahkan saat kali pertama ia melihat Dorothy, bahwa ialah pertanda itu--bahwa Yesus akan kembali lahir melalui rahimnya dan akan mengakhiri masa kegelapan. Bapa Vascuass menciumi tangan gadis itu lembut. Dan ketika ia menyadari adanya raut kebingungan kemudian Bapa Vascuass menjelaskan lukisan-lukisan para malaikat--lukisan para santo yang terispirasi dari sosok Dorothy!, serta keindahan bagaimana manusia pertama turun ke bumi seraya menuntun gadis itu menuju ruang manuskrip dimana ramalan itu telah dituliskan berabadabad yang silam, ia juga menjelaskan mengenai visi-visi dan penglihatannya! Setelah itu sayup-sayup terdengar misa dikumandangkan, lebih hikmad dari puja-puji lagu kelahiran.
Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.
W.G. Sumarta
Windhu Segara
M. Iskandar
Satya Dewi
Achmad Cholid
DIMENSI
6 ramalan
bintang
Capricorn Peruntungan: Karena suasana di minggu ini kurang begitu menguntungkan, maka ada baiknya jika Anda selalu mencari selamatnya. Hindari segala bentuk spekulasi, apalagi yang terlalu berisiko tinggi. Bersabarlah! Percuma saja Anda berbuat nekad karena hasilnya yang akan diraih akan jauh dari harapan Anda. Karier: Jangan terprovokasi omongan teman. Berhati-hatilah karena tak jarang dukungan akan berubah menjadi jebakan yang harus Anda hindari. Kesehatan: Berlaku sabar dan tenang merupakan kunci untuk ikut menjaga kesehatan agar tetap baik. Hilangkan segala dendam amarah yang hanya membikin Anda sulit tidur dan selera makan menjadi hilang saja. Keuangan: Jika dana kurang, sebaiknya tak perlu dipaksakan untuk membeli suatu barang. Cobalah untuk berlaku hemat. Asmara: Persoalan yang datang, tidak bisa dipandang remeh. Maka dari itu, segera lakukan tindakan preventif, sehingga tidak sampai meluas ke mana-mana. Aquarius Peruntungan: Jangan cepat berputus asa untuk lebih meningkatkan prestasi kerjanya, sehingga keberhasilan tetap berada dalam genggaman tangan Anda. Bila ada persoalan pribadi, sebaiknya jangan dicampuradukkan dengan urusan pekerjaan yang sudah rumit ini, sehingga karier tidak mengalami penurunan. Karier: Terus menanjak sekalipun tak jarang ada rintangan dan hambatan datang mengganggu perjalanan karier Anda. Kesehatan: Berusahalah untuk tidur tepat waktu, dan lupakan semua urusan di kantor jika sudah menginjak waktu istirahat. Keuangan: Ada pengeluaran tak disangka-sangka yang cukup bikin kalang kabut, berhati-hatilah. Asmara: Walaupun masalah datang bertubi-tubi, tetapi keutuhan dan kemesraan tetap terjaga. Untuk itu, Anda perlu bersyukur dan mempertahankan kekompakan ini. Pisces Peruntungan: Masih relatif tenang walaupun hawa jelek sudah mulai terasa. Untuk itu, kewaspadaan perlu dijaga, terutama dalam mengcounter berita-berita minor yang sangat jauh dari realita yang ada. Cobalah untuk mempersiapkan emosi Anda yang tampak labil dengan selalu bersikap sabar dan berkepala dingin dalam menghadapi suatu masalah. Karier: Ada harapan baik, karena posisi Anda mulai dilirik oleh atasan Anda. Maka dari itu berusahalah untuk tidak membuat kesalahan. Kesehatan: Ada omongan yang kurang sedang yang harus Anda terima dengan hati lapang, agar ketenangan batin Anda tetap bisa terjaga dengan baik. Keuangan: Cukup baik sekalipun pengeluaran mendadak masih cukup banyak juga. Asmara: Apa gunanya mengungkit-ungkit masa lalu kalau tujuan semula untuk cari topik pembicaraan. Sebaiknya carilah topik yang ringan-ringan saja, agar suasana romantis dan harmonis ini tidak terganggu karenanya.
Minggu Paing, 7 Februari 2016
MIMBAR AGAMA
Menghitung Keberuntungan
BESOK, dalam perhitungan kalender lunar, masyarakat Tionghoa di seluruh dunia menyambut datangnya Tahun Baru Imlek dengan penuh suka cita. Umumnya, malam ini dilewati dengan berkumpul bersama keluarga untuk makan bersama, melakukan sembahyang sebagai ungkapan syukur atas tahun yang telah berjalan dan berharap yang lebih baik untuk tahun mendatang. Dalam satu tahun ke depan, Monyet Api yang akan menjadi penguasa, memberikan energi bagi berbagai sisi kehidupan. Umumnya, banyak orang yang mulai sibuk mencari tahu tentang keberuntungannya untuk satu tahun mendatang, tentang bisnis, karier, kesehatan, jodoh, percintaan, keuangan, dan segala aspek kehidupan. Menghitung keberuntungan merupakan hal yang umum dalam masyarakat Tionghoa. Mereka mempunyai beberapa cara untuk menentukan perjalanan hidup setiap orang didasarkan dengan tanggal kelahiran dan berbagai kondisi lainnya yang ada di dalam diri kita seperti
garis tangan, bentuk wajah, dan Redaktur sebagainya. Khusus Ketika lahir, setiap orang MIMBAR seakan-akan BUDDHA mempunyai ‘’barcode’’ di dalam dirinya berdasarDhana kan catatan energi saat tersebut. Energi tersebut berinteraksi dengan energi dari orang lain di sekitarnya, dengan orangtua, keluarga, sahabat, dan seterusnya. Energi tersebut juga berinteraksi dengan energi alam yang terus mengalami perubahan. Ketika energi tersebut selaras, semuanya akan berjalan dengan baik. Lancar, beruntung, rejeki meningkat, naik jabatan, dan keberuntungan lain. Namun, ketika energi tersebut bertentangan, maka dikatakan xiong, kurang baik, banyak halangan, rintangan, dan ketidak-nyamanan lain. Karena kita tidak mungkin memilih tanggal lahir, maka barcode tersebut tidak mungkin diubah. Barcode tersebut seakan-akan memberikan gam-
baran jalan hidup yang harus dilalui, yang tidak bisa diubah lagi. Namun, di sisi lain, masyarakat Tionghoa juga meyakini aspekaspek yang memPutra berikan pengaruh dalam kehidupan ini. Selain nasib, juga ada keberuntungan, tempat tinggal, usaha, pendidikan, dan perbuatan baik. Keberuntungan dikatakan sebagai rahasia langit. Kita tidak bisa tahu apakah ada dalam diri kita, apakah akan muncul dalam kehidupan ini. Tempat tinggal dan pendidikan tidak bisa ditentukan sejak awal. Kita tidak tahu akan tinggal di mana. Kita tidak pernah tahu sampai di mana pendidikan yang bisa diraih. Yang bisa dilakukan hanyalah berusaha dan berbuat baik. Masyarakat Tionghoa yakin bahwa perbuatan baik akan memberikan kemudahan dalam hidup, kesehatan, persaudaraan, rejeki, karier, dan sebagainya. Yang penting semuanya dilaku-
kan, diusahakan, berjuang dengan penuh semangat, tidak mudah menyerah. Dalam konsep Buddhis, hal ini juga sejalan. Ketika melakukan perbuatan baik, kita sedang menanam kamma baik yang baru. Kita menciptakan kondisi baik. Dengan kondisi baik yang kita bisa mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Persaudaraan menjadi lebih erat, pertemanan menjadi lebih akrab. Kondisi tersebut akan membuat kehidupan menjadi lebih baik. Hubungan kerja dan bisnis lebih lancar, rejeki lebih mudah datang. Perbuatan baik membuat kita menjadi lebih tenang, hidup tanpa kecemasan dan kekhawatiran. Hidup tanpa berasa bermusuhan. Bagaimana rejeki Anda di tahun Monyet Api? Semuanya tergantung pada diri sendiri. Tergantung pada garis hidup dan bintang keberuntungan yang sudah ada. Yang lebih penting, tergantung pada usaha dan kebajikan yang kita lakukan. Selamat Tahun Baru Imlek. Semoga tambah sukses, maju dalam usaha dan karier, dan berbahagia.
Aries Peruntungan: Suasana tenang dan jauh dari tekanan akan bisa Anda rasakan di minggu ini. Permasalahan berat seakan menyingkir sehingga Anda bisa lebih enjoy dalam beraktivitas tanpa harus terganggu dengan bayang-bayang ketakutan. Karier: Usahakan untuk menyelesaikan segala urusan dengan sepenuh hati, agar hasilnya bisa benar-benar maksimal. Kesehatan: Hindari makanan pedas jika tak ingin kondisi perut Anda terganggu kembali. Begitu juga dengan kebiasaan jajan makanan di luar sebaiknya jangan terlalu sering. Keuangan: Tidak ada problem yang terlalu berat menghadang semuanya, masih lancar-lancar saja. Asmara: Bicaralah yang baik-baik saja, bila perlu yang dapat menyenangkan hatinya. Jangan malah bikin sakit dan jengkel perasaannya. Taurus Peruntungan: Biarkan mereka selalu mengkritik dan jangan sedikit pun terpancing emosi. Lebih baik waktu yang ada ini dipergunakan untuk lebih konsen pada urusan penting dan lebih menguntungkan itu. Karier: Ciptakan ketenangan dan keharmonisan dalam hati Anda agar rejeki bisa segera masuk. Kesehatan: Ucapkan selamat tinggal untuk kemalasan. Songsonglah minggu esok lebih baik daripada minggu-minggu kemarin. Keuangan: Rezeki masih tersendat-sendat, walau begitu tetaplah optimis dan selalu berusaha. Asmara: Ada baiknya jika berterus terang padanya. Kalau kenyataannya seperti ini ya… buat apa ditutup-tutupi. Toh nantinya si dia akan tahu sendiri. Gemini Peruntungan: Tak perlu terlalu menggantungkan harapan pada orang lain. Cobalah lebih mandiri agar hasil yang didapat benar-benar maksimal. Di minggu ini ada baiknya jika tetap melakukan terobosanterobosan penting, walaupun itu sedikit berbau spekulasi. Karier: Jangan takut untuk mengemukakan ide dan rencana Anda pada forum mumpung kemujuran masih memayungi Gemini di minggu ini. Kesehatan: Beraktivitaslah yang santai dan ringan-ringan saja. Bukankah minggu ini cukup santai, jadi nikmati saja. Keuangan: Masih sulit untuk mengharapkan dana akan turun karena terlampau banyak kepentingan. Asmara: Selalu curiga atau ragu-ragu akan menyulitkan dan merugikan dirinya sendiri. Cancer Peruntungan: Walaupun kesibukan di awal kerja ini begitu banyaknya, ada baiknya Anda tetap enjoy dan tidak merasa terlalu terbebani. Bukankah itu semua juga merupakan perlambang bahwa kepercayaan pasar sudah mulai meningkat. Maka dari itu jangan sia-siakan kepercayaan itu. Karier: Buktikan, bahwa Anda benar-benar seperti apa yang diharapkan mereka. Kesehatan: Manfaatkan waktu senggang untuk beristirahat dengan tenang. Tak perlu ikut-ikutan teman untuk refreshing yang terlalu menguras stamina. Keuangan: Tidak ada masalah yang mengkhawatirkan, hanya saja pengeluaran minggu ini relatif lebih tinggi dibanding minggu kemarin. Asmara: Pertemuan dengan mantan pacar jangan sampai merugikan hubungan Anda dengannya. Leo Peruntungan: Tak perlu punya pikiran yang aneh-aneh dulu. Bukankah kesempatan itu selalu ada, mengapa masih ragu dan kurang yakin atas kemampuan terpendam Anda. Berjuanglah terus dengan kerja keras dan motivasi yang tinggi. Karier: Saran dari atasan, ada baiknya Anda laksanakan. Jangan banyak mikir-mikir lagi. Kesehatan: Banyak makan serat dan protein, karena cukup bagus bagi metabolisme tubuh Anda. Keuangan: Hindari pengeluaran dana untuk hal yang tak terlalu penting, karena keuangan Anda masih belum begitu kuat. Asmara: Hindari perkataan kasar walaupun hati lagi jengkel agar permasalahan tidak semakin rumit saja. Virgo Peruntungan: Tenangkan hati Anda agar bisa meraih hasil besar. Ingatlah bahwa ucapan yang dilontarkan orang di sekeliling itu belum tentu benar seperti realita yang ada, sehingga mau tidak mau Anda harus bisa lebih melapangkan dada agar tidak terlalu terpengaruh oleh propaganda yang dilancarkan. Karier: Waspadalah dengan tipu muslihat rekan-rekan yang kurang simpati dengan diri Anda. Kesehatan: Jangan tunda-tunda untuk pergi berolahraga di pagi minggu. Walau ringan dan sebentar, tetapi dampaknya bagi kondisi badan cukup besar sekali. Keuangan: Jangan berani main spekulasi dulu, karena hambatan relatif banyak dan sulit untuk diselesaikan. Asmara: Pasangan hidup Anda kini semakin sayang dan perhatian. Maka dari itu jagalah selalu perasaan hatinya, jangan sampai tercabik-cabik oleh perkataan kasar dari diri Anda. Libra Peruntungan: Bertahanlah pada prinsip yang ada dan jangan sekalikali mengingkarinya. Jika tidak, maka permasalahan rumit akan menghantui Anda. Begitu juga bila ada pertolongan dari teman. Selama itu masih wajar, maka tidak perlu ditolak, apalagi kalau hanya berdasarkan perasaan pribadi yang sudah seharusnya dipisahkan dengan urusan bisnis. Karier: Peluang masih terbuka, tinggal tergantung bagaimana upaya untuk meraihnya. Kesehatan: Meski pantangan yang dianjurkan dokter relatif banyak, sebaiknya Anda taati saja daripada penyakit Anda kambuh kembali. Keuangan: Dana yang diharapkan masih belum bisa turun. Walau begitu bersabarlah dan teruslah berusaha. Asmara: Bintang lagi suram. Jangan macam-macam atau manja-manja yang bisa menimbulkan salah persepsi.
BPM/dgk
BUAH - Penjualan buah-buahan mengalami peningkatan menjelang hari raya di Pasar Anyar Kota Singaraja, Sabtu (6/2) kemarin.
Permintaan Buah-buahan Meningkat
Singaraja (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, permintaan buah-buahan di Bali Utara mengalami peningkatan. Jenis buah yang ramai dicari untuk kebutuhan upacara di antaranya pisang, jeruk, salak, serta buah-buahan lainnya. Sejumlah pedagang di Pasar Anyar, Singaraja, mulai menjajakan kebutuhan buah-buahan untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan masyarakat.
“Pembeli sudah mulai ramai. Karena sudah mendekati hari raya Galungan dan Kuningan. Stok buah-buahan kami dapatkan dari Jawa Timur,” ujar salah seorang pedagang, Kiki, Sabtu (6/2) kemarin. Ia menambahkan, beberapa macam buah dijajakan seperti pisang susu seharga Rp 60 ribu lebih per tandan, salak Karangasem Rp 6 ribu - Rp 7 ribu lebih per kilogram, salak Pupuan Rp 3.500 lebih per kilogram,
salak pondoh Rp 6 lebih ribu per kilogram, dan jenis buah naga Rp 6.500-Rp 10 ribu lebih per kilogram. “Kalau harganya tidak menetap, bisa naik turun. Kalau memesan buah, bisa habis dalam satu sampai dua hari. Ini tergantung pembeli, nah kalau dekat hari raya seperti sekarang cepat lakunya,” ucap pedagang asal Desa Pakisan, Kubutamban ini. Sementara itu, harga untuk buah jeruk manis asal Kinta-
mani sekitar Rp 6 ribu sampai Rp 14 ribu per kilogram. Kebutuhan buah di Bali Utara, saat ini tergolong stabil dan terpenuhi semuanya. Penjualan juga tergantung pasokan di tingkat petani, dan pasokan dari luar Bali. “Lumayan penjualan sehari-hari. Saya tidak bisa memprediksi kebutuhan buah dijual. Tapi, terakhir kali itu saya sempat memesan apel dari Malang, sampai 5 ton dan cepat laku,” ujarnya. (kmb34)
Tabanan (Bali Post) Adanya libur panjang berkaitan hari raya Imlek dan Galungan, Poliklinik BRSUD Tabanan tidak menerima pasien untuk sementara. Penutupan Poliklinik ini dimulai Senin (8/2) hingga Kamis (11/2) mendatang. Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan, meski Poliklinik tutup bukan berarti seluruh layanan kesehatan di BRSUD Tabanan juga ikut tutup. “Kami tetap melayani, hanya saja pelayan-
an difokuskan di IRD,” ujarnya. Untuk mengantisipasi membludaknya pasien yang datang saat Poliklinik tutup, lanjut Susila, pihaknya menerjunkan 9 petugas, baik dokter maupun paramedis per shift. “Shift dibagi pagi, siang dan sore. Per shift kami turunkan 9 orang yang terdiri dari dokter dan paramedis,” ujarnya. Ketika volume kunjungan bertambah dan petugas yang ada kewalahan, maka tim akan dibantu tenaga medis tambahan di UGD
dan tenaga medis on-call, dan juga dokter spesialis untuk visite melayani pasien di ruangan agar sirkulasi pasien masuk dan keluar bisa seimbang. “Untuk antisipasi khusus, shif pagi kita tambah lagi 3 orang. Di samping itu, disiapkan juga tenaga on-call dokter satu orang dan dokter intershif pagi disiapkan 3 orang dan sore 3 orang,” ujar Susila. Di samping itu, untuk mengantisipasi pasien pulang agar bisa menyelesaikan administrasinya
hari itu juga, maka selama liburan pihak BRSUD menempatkan tenaga koder terutama untuk antisipasi pasien pulang dengan jaminan JKN/BPJS. “Selama liburan panjang seluruh manajemen stand-by dan tidak mematikan alat komunikasi seperti telepon dan radio medik yang ada agar mudah menghubungi ketika dibutuhkan. Semua yang kami lakukan untuk memaksimalkan pelayanan di BRSUD Tabanan agar sesuai harapan pasien,” paparnya. (kmb24)
Libur Panjang, Poliklinik BRSUD Tabanan Tutup Empat Hari
PERMATA HATI Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru ‘’Permata Hati”. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi) Pasangan Ida Bagus Putra Erawan dan I Gusti Ayu Eka Widaryani dikaruniai seorang putri cantik bernama Ida Ayu Putri Nareswari. Dayu Putri lahir pada tanggal 23 Desember 2015.
Scorpio Peruntungan: Buat apa Anda lari dari realita yang ada ini karena akan percuma saja. Walaupun buruk, sebaiknya bisa disikapi positif, sehingga bisa diambil hikmah-hikmah yang bisa berguna bagi langkah Anda ke depan nanti. Karier: Tak perlu ditanggapi omongan yang penuh dengan rayuan yang hanya bikin kerja menjadi malas saja. Kesehatan: Cukup terjaga sekalipun tekanan cukup berat Anda rasakan akhir-akhir ini. Keuangan: Rencana bisnis yang penuh spekulasi sebaiknya dihindari dulu untuk saat ini karena sikonnya masih belum tepat. Asmara: Saat yang baik untuk memulai kasih yang tertunda. Hilangkan semua prasangka negative thinking agar bisa bertambah mesra. Sagitarius Peruntungan: Beginilah hidup yang kadang suka dan duka selalu seiring sejalan tinggal tergantung bagaimana Anda bisa tabah menghadapi semua ini. Yang terpenting selalulah berusaha mengenai sukses tidaknya, serahkan saja semuanya pada yang di atas. Karena hanya dialah yang berhak memutuskan. Karier: Permasalahan rumit yang sulit untuk diselesaikan, cobalah untuk tidak jera menyelesaikan, dan hindari dari berbuat nekad. Kesehatan: Jaga posisi tidur Anda, jangan sampai salah posisi karena bisa-bisa kepala Anda akan pusing. Keuangan: Jangan beri pinjaman kepada siapa saja dulu agar Anda tak sampai pusing di kemudian minggu. Asmara: Diasuh Oleh Bagaimana lagi kalau kenyataannya minggu ini Putri Wong Kam Fu tak seindah dan seharmonis yang diharapkan. Berlaku Namun demikian tetaplah bersikap manis dan 7-13 Februari 2016 selalu memperhatikannya
Putri cantik bernama Ni Luh Gede Viona Sasikirana ini lahir pada tanggal 28 Oktober 2015. Viona, begitu dia dipanggil, merupakan putri pertama pasangan I Putu Areana, S.Ag. dan Ni Kadek Noviani, S.Pd.H yang berdomisili di Jagapati, Abiansemal, Badung.
Redité Paing, 7 Februari 2016
Bali L e m b a r
B a s a
7
B a l i
Bencingah I Komang Sugiantara
Ngawit Saking Gagapan SAKADI sané sering kabaosang olih panglingsiré, tatkala iraga maparilaksana melah antuk pikayunan lascarya sinah merta jagi ngrauhin. Merta punika nénten ja marupa jinah utawi piranti-piranti sané becik kawigunayang ring kauripan iragané kémanten, nanging taler marupa jalaran utawi pamargi sané becik tur mabuat ring kauripan iraga. Minakadi jalaran anggén ngamargiang pakaryan sané becik utawi jalaran anggén ngamargiang utsaha sané prasida ngamecikang kahanan ekonomi krama inucap. Irika wau kaélingang yéning parilaksana becik sané kamargiang antuk pikayunan tulus majanten jagi ngamedalang pikolih sané becik, sakadi sané kapikayunang I Komang Sugiantara. I Komang Sugiantara, sinalih tunggil krama sané maadolan ibung utawi sané ketah kasambat busung Sulawesi ring wewidangan Banjar Selat, Desa Sobangan, Mengwi, Badung. Dané maosang, utsaha sané sampun kamargiang kirang langkung kutus warsa punika kakawitin sangkaning dané sané dumun meneng ring Sulawesi mawali budal ka Bali. Tatkala punika dané makta ibung anggén gagapan ring sameton miwah kulawarganyané ring Sobangan, duaning dané manggihin ibung sering pisan kanggén jejaitan olih krama Bali transmigrasi ring Sulawesi. Tan kapikayunin dané, sayan akéh krama sané seneng taler ngaptiang mangda kaicén utawi katumbasang ibung duaning jagi kanggén majejaitan ring jeronyané soang-soang. “Tatkala punika, tiang nélpon reraman tiangé sané kantun meneng irika mangda ngirimang ibung adasa kantos limolas gabung, sesampuné ibung punika rauh ring Bali, adol tiang ring Pasar Kumbasari. Ibung sané bakta tiang mrika lais katumbas. Makéh kabuatang krama. Mawit irika tiang mamanah ngwanénang raga maadolan ibung ring Sobangan kantos mangkin,” baos lanang sané embas ring Sulawesi, 14 Juli 1985 puniki nyantep. Kurenan Ni Komang Dinawati puniki malih maosang, ring Sulawesi krama Hindu sané nglaisang busung ibung. Duaning sadurungnyané ibung nénten ja akéh kawigunayang olih krama lokal irika sajabaning kanggén ngaput gula arén sané wawu wusan kakaryanin utawi kanggén makarya raab umah tradisional. Sangkaning punika, krama lokal ring Manado, Gorontalo, miwah Luwuk sayan ngakéhang ngrereh ibung ka alasé tur dados supplier ibung makta ka Bali. Makéhnyané kawéntenan supplier ngawinang kawéntenan ibung akéh pisan ring gudang. Katakénin indik bati sané prasida kapolihang, dané sané ketah kasambat Pak Doni puniki maosang agabungnyané wantah Rp 7.500 nyantos Rp 10.000 kémanten. Sugiantara taler maosang yadiastun pangrauh ibung rutin, kahanan maadolan sané becik tur akéh nénten pateh rutin sakadi punika. Duaning kahanan maadolan sering menek-tuun antuk galah sané nénten prasida kajantenang kantos mangkin yadiastun sampun sué maadolan ring pasar ring Bali. “Sios saking kahanan ring pasar sané nénten p r a s i d a kajantenang, ibung taler nénten becik yéning kahanannyané beseg utawi kagenahang ring genah sané nyem. Dadosné krama sané numbas ibung patut ngenahang ring genah sané nénten beseg miwah patut néngdéngin sapisanan mangda ibung inucap nénten maong. Sios punika becikan malih yéning kagenahang ring dus karton mangda nénten keni nyem saking lantai utawi tembok,” dané metuéling. (wan)
(13)
BPM/wan
IBUNG – Nyanggra rerainan Galungan miwah Kuningan, majanten akéh kramané numbas ibung jagi kaanggén makarya jejahitan. Sakéwanten kahanan sané kapanggih mangkin, ibung sané masisa kantun akéh, ngawinang pangargannyané nedunang.
Nampek Raina Galungan miwah Kuningan
Pangargan Ibung Nedunang JAGAT sané becik taler sakancan dagingnyané wantah paican Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Yéning becik kawigunayang majanten jagi mapikolih ageng ring kauripan kramané. Asapunika sané kaélingin olih para panglingsiré sané ngawinang kauripan ipun setata becik kamargiang, adung madampingan sareng palemahan miwah sakancan dagingnyané. Asapunika taler tatkala nagingin sakancan pangaptiné minakadi sané patut kadagingin saraina taler pangaptin krama sané jagi kawigunayang antuk ngamargiang parikrama magama Hindu-Bali, durung naenin kantos ngawinang pakéwuh utawi biuta yadiastun setata karereh tur kapolihang saking palemahan. Maosang indik ngamargiang upacara yadnya, krama Bali utamanipun krama istri majanten jagi makarya sarana nganggén lakar sané karereh utawi kapolihang saking palemahan minakadi busung, slépan, ron, miwah sané siosan. Kahanané mangkin, krama Bali sayan “sibuk” santukan patut nagingin pangaptin saraina, sinah patut makarya jejaitan sakakidik doh saking rerainan minakadi Galungan miwah Kuningan. Sakéwanten lakar i wawu gelis rusak tur nénten becik yéning saking doh sampun kajait, punika mawinan tatkala
ibung utawi busung Sulawesi akéh kaadol majanten akéh kramané ngrereh jagi kanggén makarya jejaitan. Indiké punika duaning ibung sané karauhang saking Sulawesi puniki madué tuuh sané suénan malih katimbang busung. Dadosné krama Bali sané nénten akéh madué galah jagi makarya sarana yadnya jagi numbas ibung inucap tur kajait doh sadurung rerainan utamanipun raina Galungan miwah Kuningan punika rauh. Sakadi sané kabaosang I Komang Sugiantara, supplier ibung ring wewidangan Désa Sobangan, Mengwi. Dané
maosang napkala nyanggra Galungan miwah Kuningan, ibung setata akéh karereh olih krama. Duaning antuk tuuh ibung sané prasida nyantos awarsa ngawinang krama sané saraina “sibuk” prasida makarya makudang-kudang jejahitan tur kasimpen sadurung rerainan inucap rauh. Krama Bali taler kapanggih dané sering numbas ibung antuk akéhnyané kantos séket muncuk utawi agabung. Sorohnyané inggih punika sané sampun madaging ubad, mawarna putih utawi warna siosan, miwah sané kantun mawarna coklat
utawi durung madaging ubad sané pangarganyané mudahan malih siu rupiah. “Sané panggihin tiang, kramané akéh matumbasan abulan nyantos tigang bulan sadurung Galungan. Sios punika wénten taler makudang-kudang raina sadurung Tumpek Landep. Ri kala makéh kramané matumbasan, ibung sané karauhang 25.000 muncuk nyabran bulan prasida telas salami dasa raina kémanten,“ baosnyané. Katakénin indik kawéntenan krama sané matumbasan ibung nampek raina Galungan miwah Kuningan, dané maosang yéning mangkin sampun sepi, nénten akéh sané matumbasan yadiastun rerainan punika sampun rauh. Indiké punika minab sangkaning krama sampun akéh numbas ibung ring Galungan sané dumunan, sios punika taler sangkaning sayan akéh kra-
ma sané nyarengin maadolan ibung. Dadosné stok ibung kantun akéh masisa, pangargannyané sayan nedunang. Mawit Rp 300.000 agabung dados Rp 270.000. Punika taler kabaosang olih Pak Yuniti sané saraina makarya dados tukang celup ibung ring wewidangan Desa Sobangan. Dané maosang, krama sané matumbasan ibung nyanggra Galungan miwah Kuningan nénten akéh sakadi dumunan, ngawinang pangargannyané nénten prasida katincapang. “Yéning Galungan sané dumunan, akéh pisan krama sané numbas ibung. Pangargannyané taler maelan. Punika taler sangkaning kahanan isu teroris sané akéh ngranjing ka alasé. Dadosné tatkala punika nénten wénten krama lokal sané kayun ngrerehang ibung ka alas ring Sulawesi, ngawinang ibung sané rauh ka Bali wantah akidik,” baosnyané. (wan)
Kahanan Busung Nampek Rainan
Akéh Kawéntenannyané YADIASTUN ibung utawi busung Sulawesi pinaka lakar jejahitan sané sayan akéh karereh krama Hindu-Baliné, boya makacihna kramané sampun matilar ring busung. Duaning kantun akéh kapanggih krama Bali sané ngrereh taler numbas busung. Indiké punika nyihnayang busung wantah piranti sané nénten prasida kagentosin ring pakraman. Napi malih wénten makudang-kudang soroh bebantenan sané patut pisan mangda kakaryanin antuk lakar busung. Dadosné sapunapi ja kawéntenan busungé, majanten krama Bali jagi mautsaha mangda prasida ngamolihang busung, minakadi wénten sané jagi ngalap ring taru kelapa sané kadruénang utawi numbas ring pasar. Sakadi sané kapanggihin ri kala nyanggra raina Galungan miwah Kuningan, parikrama maadolan busung kantun becik kamargiang. Sakadi sané kabao-
sang I Dewa Dian Purnama Putra, lanang saking wewidangan Desa Sibang sané saraina ngadol tur nabdabang pangrauh busung saking Jawi. Dané maosang parikrama maadolan busung nyanggra rerainan kapanggihin kantun teteg. Pangargannyané taler biasa kémanten, kirang langkung Rp 20.000 ategulan. Indik kawéntenan barang sané jagi kaadol taler kantun akéh yadiastun kahanan titi Tukadaya ring Jembrana sané pegat ngawinang pangrauh busung saking Jawi polih seret. “Parindikan punika nénten sanget mikobetin duaning kawéntenan busung sané kaadol iriki kantun prasida kabaosang “stabil”. Yadiastun asapunika patut setata kauratiang sapunapi panglimbaknyané, sakéwanten yéning kacingak saking kahanan sané dumunan sinah kawéntenan busung Jawi nyanggra Galungan miwah Kuningan setata akéh,” baos
Dewa Dian. Katakénin parindikan sané prasida ngawinang kawéntenan busung sané kaadol dados akidik, kabaosang sangkaning petani utawi buruh penék ring Jawi nénten kayun menek utamané tatkala ipun ngamargiang parikrama rerainan minakadi Lebaran, Idul Adha, miwah rerainan Muslim siosan. Tatkala punika sinah pangargan busung jagi ngamaelang nyantos Rp 45.000 ategulan. Sakéwanten sapunapi ja pangarganipun majanten kramané tetep numbas. Busung Jawi sané kaadol karauhang saking Malang, duaning kocap kahanan busungnyané masaih sareng busung Bali. Asapunika taler busung Banyuwangi. Katakenin indik busung Bali, Dewa Dian maosang nénten ngadol santukan pangargannyané mael pisan, kirang langkung Rp 35.000 asatus katih. Indiké
USAN ngajengang Ngurah Jelada sareng Ajinné mapamit ngraris ka jeron rakanné ba dauh. “Wak Agung, bubun udangé mangkin jaga tunas. Yén wénten bubun bé julit titiang nunas kekalih jaga pasang ring tebénan jembatanaé. Manawi irika akéh wénten bé julit. Yén udang ja mangkin sampun masanné. Akéh panggihin marérod saking tebén ngaduluang,” aturné Ngurah Jelada ring wakné “Sajan jani sasih Karo nampiang Katiga. Punyan dapdap lan cangingé suba mabunga nyiriang masan udang di tukadé. Tekanné uli soané ngaduluang ngalih yéh ning teked mai. Ingetang baneh bubun udangé tuah usam utawi nyuh matunu. Yén bubun bé julité banehné tamuati utawi basang siap masuluh,” pandikan wakné nganggén kaketékan prenata mangsa. “Inggih matur suksma Wak, mungpung irika nénten wénten anak makeni bubu.” “Arah, paling-paling maan
makena bubu abulan. Suudan ento lakar kalahin masuk ka Amlapura. Apa lakar aba ka Karangasem ngalih udang di Tukad Janga?” baos ajinné. “Nénten sapunapi, yén Tuaji nénten kayun nganggén, banggayang sabilang liburan wau titiang budal makeni bubu. Sira uning sida molihang ulam akéh,” aturné Ngurah Jelada. “Saja ento Ning, apang tusing mara dadi mahasiswa lantas engsap tekén geginané dadi wang tani. Kéto masih eda engsap tekén nulungin ajiné ngarit ngubuh sampi lan magaé di tegalé. Yén dadi druén anaké lingsir ané adon kélor apang enu tileh. Kanggoang tunas bunga lan buahné dogén bekelang ngalih kabisan,” pandikanné Gusti Gedé Kebon. “Oh inggih Beli. Itunian tiang durus nyelang jinah gajihné Dé Karang ngasasih jaga anggén nyangonin anak Beli Ngurah Jelada. Raganné ngélahin ja indik ngwaliang jinahé saking pikolih ring cariké utawi bati ngubuh sampi kréditan BRI-né. Nént-
en nganggé borg kadi anak magadé. Beli mangda uning taler,” aturné Gusti Made Taman sakadi prihatin. “Nah, melahang, ingetang nyatet akuda liun pipisé ané suba katerima. Kéto masih Ngurah bisaang ragané nganggon pipis ulian mutang. Patilesang ragané tuara ngelah, eda matuutin anak sugih. Kanggoang asal payu anggon malajah dogén. Tusing tawang masih jani goloh maang nyilih, nanging buin pidan di ngulihangé ada tanggunné ané ngéwehin,” pandikan wakné sané sampun uning sapunapi paitungan ipénné arepé ring kulawarganné. “Nggih Bli Dé. Banggayang dumun sapuniki, gumentos polih maulehan pungkuran. Yadiastu nénten watesina malih pidan ngantukang, nanging berat taler ngrereh jinah makéh Rp.5.000.000,- ngatahun. Saking asil carik déréng janten polih tigang karung beras apisan.” “Asal Madé suba ngerti, ia nabung seka bedik, iraga ngulihang acepokan majuta-
BPM/wan
BUSUNG – Nampek rerainan, kawéntenan busung sané kaadol kantun akéh kapanggih. Dadosné krama sané jagi ngrereh busung kapikayunang nénten sukil matumbasan ring pasar. punika taler kabaosang Dewa Putu Nada sané madué utsaha maadolan busung ring Jalan Raya Sibang Gede. Kabaosang nénten prasida ngadol busung Bali duaning pangargannyané kalintang mael. Tios punika upah menék ngrereh busung ring Bali taler maelan saking dura Bali. Punika mawinan
dané wantah ngadol busung sané karauhang saking dura Bali kémanten duaning argannyané mudahan. “Punika mawinan tiang nénten ngadol busung Bali, yadiastun tiang polih krama sané kayun dados supplier sané prasida maktayang ka genah tiangé,” Nada negesang. (wan)
jutaan. Yén sing kanggoang kénkén buin apang i cening payu malajah. Dumadak apang panaké dini Ngurah Adnyana énggal lulus. Kayang Ngurah Jelada buin pidan di fakultas ia nyidayang bareng nulungin adinné,” baosné Gusti Gedé Kebon matadah sendu. “Nggih sapunika dumun Bli Dé, tiang lakar mapamit apang ten gelisan tengai.” “Ten ngayunang dumun deriki, niki sampun usan maratengan,” aturné Jero Sekar. “Sing mbok, mungpung ada montor ngliwat ngaba baasé,” baosné saha makta berasé 6 karung dagingan 50kg ka montoré. Ngurah Jelada makta bubunné magréndotan ka jabaan. Rauh ring Pringalot sampun tengai tepet. Kénak kayunné Gusti Biang Siwi berasé rauh pas ri kalaning berasé ring jeronné sampun telas. Yén étangin ngasasih raganné sakulawarga nénten lintangan nelasang beras ring 50 kg. Sajaba yén marerainan manawi wau maweweh. “Wah Jelada, Bli Madé ngajengang dumun. Tiang ngaé
tim bé julit, kabenengan tumbén maan meli di peken. Kocap anak maan mancing di tukadé. Yén biasanné paling-paling bé mujair uli Danu Batur ané wénten dipeken. Lén di Selat liu dagang uli Sindhu ngadep bé bacakan nyalian, karper, lindung,” aturné Gusti Biang Siwi saha ka pawaregan. “Banggayang Tuaji manten, tiang sampun di Selat wau Ibu,” aturné Ngurah Jelada. “Dija Cening ngajeng, sig Waké apa sig Bibi Sisuné?” pitakén ibunné. “Ring Bibi Sisuné, paksana ring Gég Citra nyarengin ngajeng, ulam pésan lindung.” “Pasti ané jaen boya pésané, nanging mabalih kinyukanné Gég Citra,” baos ibunné. “Aah Ibu. Yén mabalih kinyukan adanné calép, lédap napi naksir?” aturné Ngurah Jelada ngraris ngambil bubunné masesumbar, “Ibu nyanan tiang makeni bubu ngrereh bé julit lan udang. Dumadak ten pocol.” Ngraris ka teba ngrereh tamuati anggén baneh bubuné. (Masambung)
Upacara
8
Redité Paing, 7 Februari 2016
Bebantenan Catur Sanak Ngupapira Raré ring Garbha MANUT Lontar Anggastyaprana, raré ring tengahing garbhan sang ibu kaupapira Sang Catur Sanak. Sang Catur Sanak kaabih antuk Sang Nyama Bajang tur kasaksiang olih Ida Bhatara Siwa sané maprabhawa Ida Bhatara Siwaatma. Catur Sanak punika minakadi ari-ari, yéh nyom, rah, miwah lamas. Niki waluya sané setata ngupapira tur ngraksa raré ring garbhan sang ibu. Upacara Magedong-gedongan taler masuksma mangda sang ibu setata urati ngupapira Sang Catur Sanak miwah Nyama Bajang. Yéning Sang Catur Sanak setata waged ngupapira Sang Bayi ring tengahing garbha sang ibu sinah sang raré sayan becik tur seger, sayaga embas tur urip ring jagaté. Ir. Sri Muliono ring pustaka “Simbolisme dan Mistisme Dalam Wayang” midartayang, kawéntenan anak embas dados manusa minakadi pagelaran wayang. Sané kaapti antuk parajanané embas Sang Panca Pandawa. Sang raré kaumpamayang Dharma Wangsa. Patpat arindané Sang Dharma Wangsa minakadi Sang Catur Sanak. Patpat arin Sang Dharma Wangsa punika luiré; Bima, Arjuna, Nakula, miwah Sahadewa. Nika mawinan Panca Pandawa nénten dados palas, setata masikian. Dharma Wangsa ten dados lali ring arinnyané. Arinnyané taler nénten dados palas ring rakannyané. Nika mawinanan manut Lonatr Anggastyaprana kacaritayang, Bhatara Siwa ngandika ring sang raré mangda embas ka mercapada. “Santukan ring mercapada genah Ceningé ngamargian urip. Ring garbhan sang ibu wantah ajebos.” Sang Catur Sanak matur uning ring Bhatara Siwa, sang raré matekén ring Bhatara Siwa, “Sapunapi antuk embas ka mercapada, samaliha titiang ajerih embas ring jagaté santukan urip ring mercapada akéh pisan pikobetnyané. Sapunapi antuk nabdabin pikobet urip ring mercapada?” Bhatara Siwa raris ngicén piteket, “Nénten perlu takut urip ring mercapada. Embas saking garbhan sang ibu mangda Cening nunas tulung ring arin Ceningé Sang Catur Sanak. Samaliha ring mercapada taler Cening nénten dados lali ring sameton Ceningé.” Raris kacaritayang sang raré nunas tulung ring Sang Catur Sanak miwah Nyama Bajang mangda sang raré kawantu embas ka mercapada. Sang Catur Sanak ngandikayang yéning sampun ring mercapada mangda sang raré nénten lali ring Sang Catur Sanak. Sang raré raris sayaga jaga nénten pacang lali ring Sang Catur Sanak miwah Nyama Bajang sané nyarengin Sang Catur Sanak nyanggra pamedal sang raré embas ka mercapada. Ri sampun sang raré embas, reraman sang raré sané nyeledii ngaturin Sang Catur Sanak segehan nasi kepel petang kepel. Taler angga sarira Sang Catur Sanak kapendem ring samping undag pamedal sang raré ring pauramahan genah sang raré merem. Yéning sang raré sampun urip ring mercapada nénten dados lali ring Sang Catur Sanak yadiastun Sang Catur Sanak sampun mapendem ring pertiwi. Pasidhikaran sang raré sareng Sang Catur Sanak miwah Nyama Bajang mamargi nikala. Punika mawinan yéning sang raré polih upacara yadnya manusa yadnya, Sang Catur Sanak miwah Nyama Bajang setata kasarengang ring upacara yadnya sarira samskara sané ring umat Hindu ring Bali kaloktah mawasta upacara manusa yadnya. (I Ketut Wiana)
Galungan Mangkin, Boya Nara Mangsa
BPM/dok
SAJERONING Lontar Sundarigama kaunggahang, “Yan Galungan nuju sasih Kapitu, Tilem Galungan, mwang sasih Kasanga, rah 9, tenggek 9, Galungan Nara Mangsa ngaran.” Artosnyané, “Yéning Wuku Dungulan rauh nepet sasih Kapitu, nemu Tilem, miwah nepet sasih Kasanga rah 9, tenggek 9, Galungan Nara Mangsa wastannyané. Sajeroning Lontar Sanghyang Aji Swamandala taler kaunggahang, “Nihan Bhatara ring Dalem pamalan dina ring wong Bali, poma haywa lali elingakna. Yan tekaning sasih Kapitu, anemu wuku Dungulan mwang tilem ring Galungan ika, tan wenang ngagalung wong Baliné, Kala Rau ngaranya yan mengkana. Tan kawasa mabanten tumpeng. Mwah yan anemu sasih Kasanga, rah 9 tenggek
9, tunggal kalawan sasih Kapitu, sigug ya mengaba gering ngaran. Wenang macaru wong Baliné pabanten caru ika, nasi cacahan maoran keladi, yan tan anuhut ring Bhatara ring Dalem yanya manurung, moga ta sira kapereg denira Balagadabah”. Artosnyané, “Puniki pinaka pracihna saking Bhatara ring Pura Dalem (indik) kotornyané raina (ala) majeng manusa, dumogi nénten lali, élingang. Sapangrauh sasih Kapitu nepet ring wuku Dungulan miwah Tilem, ring rainan Galungan inucap, nénten dados ngamargiang Galungan, Kala Rau wastannyané, yéning sampun asapunika nénten wenang ngaturang banten madaging tumpeng. Taler yéning nepet sasih Kasanga rah 9, tenggek 9, pateh artosnyané ring sasih Kapitu. Punika nénten becik, makta gering kabaosang. Be-
ciknyané patut ngamargiang upacara pacaruan antuk aturan nasi cacah madaging ubi keladi. Yéning nénten ngamargiang patinget saking Bhatara ring Pura Dalem (yéning nénten kamargiang) i manusa pacang katadah Balagadabah. Parindikan inucap malih kategesang olih Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali, kabaosang Nara Mangsa yéning wuku Dungulan matemu sareng Tilem sasih Kapitu utawi sasih Kasanga. Nara mateges manusa, Mangsa mateges nadah. Galungan kawastanin Nara Mangsa yéning Tilem Kapitu utawi Tilem Kesanga rauh nepet wuku Dunggulan. “Antuk punika, rainan jagat Galungan sané pacang kapakélingin malih tigang rainan boya ja kasengguh Galungan Nara Mangsa. Yadiastun rainané mangkin Tilem, nanging boja Tilem Kapitu utawi Tilem sasih
Tetuek Galungan, Nyikiang Jnana Ngruruh Kauripan Galang Apadang MALIH tigang raina krama Hindu pacang makélingin rainan Galungan, malih telulas raina makélingin rainan Kuningan. Yadiastun rainan inucap kapakélingin nyabran nem bulan apisan, Galungan kapakélingin olih yowana ring aab jagat sané nénten pateh, pamarginnyané taler matios-tiosan. Sané nénten dados mauwah inggih punika tetuek Galungan sané kamanggehang sajeroning Lontar Sundarigama. Asapunika kabaosang olih Drs. Ketut Wiana, MAg., sané kantos mangkin kantun sumeken ngicén tuntunan agama ring sakatah genah. Sajeroning lontar inucap kaunggahang, “Budha Kliwon Dungulan ngaran Galungan patitis ikang jnana Samadhi, galang apadang, maryakena sarva byaparaning idep.” Artosnyané: Budha Kliwon Dungulan kawastanin Galungan, dedehang masikiannyané rohani mangda prasida ngamolihang
papineh utawi pikayunan galang apadang pinaka wentuk dharma sajeroning angga, taler ngicalang rasa sempuut ring pikayunan sané rumasuk ring wentuk adharma. Cutetnyané, Galungan inggih punika nyikiang kekuatan rohani ring sajeroning angga mangda prasida ngamolihang pikayunan saha manah galang apadang. “Daging lontar inucap sapatutnyané setata kanggén dasar makélingin Galungan,” baosnyané. Manut dané daging lontar inucap matetujon metuéling umat indik teges makélingin Galungan mangda mawali nyikiang jnana. Sajeroning lontar inucap wénten Patitis Ikang Jnana Samadhi. Jnyana manut dané mateges pangweruhan miwah rasa kasucian sané wénten sajeroning anggan soang-soang umat. Yéning parindikan punika prasida kalaksanayang, majanten umat pacang molihang galang apadang. Yéning umat sampun galang apadang
umat pacang dangan nguningin dharma kalawan adharma. “Yéning jnyana masikian, majanten makudang-kudang kapetengan ring ati utawi byaparaning idep prasidang pacang kaicalang, gumanti makélingin Galungan utawi nyalanin kauripan sesampun Galungan prasida sayan becik. Punika sujatinné tetuek Galungan, mawinan prasida ngrasayang kajayan dharma ring angga,” baosnyané. Kauripan sané sayan modern matutang umat mangda jaktijakti ngawigunayang wiwéka jnanannyané. Siosan punika, sané patut kauratiang sajeroning pakéling Galungan, inggih punika tetujon Galungan mangda jaktijakti prasida maguna majeng kauripan. Dané negesang, pakéling Galungan boya sakatah kapatutan sané ngawi idup méweh. Pakéling Galungan wantah sinunggil selah ngamanggehang angga sayan sumeken ngaksi kahanan kauripan. (yan)
Kasanga,” teges Ida, duk raina Buda (3/2) lintang. Parindikan pateh kabosang olih sinalih tunggil dosén Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Dénpasar, I Kadek Satria, S.Ag. Galungan Mangkin boya Galungan Nara Mangsa. Kawewehin malih, yéning Galungan Nara Mangsa, nénten wenang ngawigunayang ulam taler tumpeng sajeroning bebantenan. Kabaosang, ulan miwah tumpeng kagentosin antuk nasi cacah madaging ubi keladi. Kauningayang, yéning katilik saking genah miwah kahanannyané, ri kala Tilem Kapitu Sang Surya magenah ring Nariti (Barat Daya). Yéning ri kala Tilem Kasanga, Sang Surya magenah nepet ring tengahtengah. Makekalih pangiderider inucap wantah patemoning Siwa Rudra. Rainan Galungan wantah pemujaan majeng Ida Sang
Hyang Widhi maprabhawa Déwi Durga. Yéning Durga ngrangsukin Rudra utawi Siwa, pacang medal kekuatan sané ageng, panyikian pantara Bhuta miwah Kala. “Punika mawinan nénten dados ngawigunayang ulam, santukan ulam pinaka aspek krodha,” baos Satria. Tios Galungan Nara Mangsa, Satria taler nlatarang indik kekalih rainan Galungan, luiré Galungan Nadi miwah Galungan biasa. Galungan kabaosang Nadi yéning rainan Purnama miwah Tilem nepet ring Buda Kliwon Dunggulan. Sajeroning Lontar Sundarigama kabaosang, Purnama utawi Tilem pateh pinaka payogan Ida Bhatara. “Yéning Galungan biasa, nénten wénten patemon sistem Titi Kresna Paksa (Tilem) utawi Titi Sukla Paksa (Purnama),” Satria negesang. (uma)
Satua
BPM/net
I Putih Metaluh Mas Made Taro Luh Lancah ngubuh siap patpat, tetelu pengina, ané buin aukud kurungan. Ané pengina adanina manut warnan bulunné, ada madan I Selem, I Barak, ajak I Putih. Siap kurungané adanina I Ikal, krana buluné ikel tusing sosoh cara siap lénan. Sabilang dina ri kala I Pagul, kurenané Luh Lancah luas ka tegalé, Luh Lancah luas ka peken ngadep taluh lan asil tegalané. Dimulihné pastika Luh Lancah ngaba jaja lan maman siap. “Selem....! Barak....! Putih...!” ia ngaukin siap-siapné sané sedeng mataluh. Siapné gegésonan tuun tur ngatekok saling sautin. Kok, kok, kok….tek! Kok, kok, kok …. tek! Munyin siapné paling. I Ikal ané padidiana kurungan enggal nyagjagin, lantas ngasih-asih makatelu siap pengina dedemenané. Suud kéto, ia kauk-kauk tur nyagjag ka tongos mamaan ané sambehina tekén Luh Lancah. Ri kala siap-siap ento iteh ngamah, Luh Lancah ningalin bengbengan siapné maketelu.
“Suksma, Selem,” keto ia makenyem sambil ngédéngang taluhné I Selem. “Suksma, Barak,” buin ia ngomong kéto disubané nyemak taluhné I Barak. Ri kala ningalin bengbengan I Putih, Luh Lancah marasa kuciwa, sebet. “Putih!” Luh Lancah nengkik. “Ngamah dogén gaéné, suba uli itelun Cai tusing mataluh. Awas dogén yén buin mani buin tusing mataluh, lakar tampah, lakar anggon darang nasi.” I Putih marasa jejeh ningeh omongan Luh Lancah. Ditu lantas I Putih maekin I Ikal lakar ngidih tulung. I Ikal masuryak lantang, “Kukuruyuuuk ….!” Buin mani semengan, satondéné ka peken, Luh Lancah ngomong tekén kurenané. “Beli, suba maketelun I Putih tusing mataluh. Yén jani ia buin tusing mataluh, lakar katampah suba. Lapang sepalan. Nyanan Beli ngaé basa anggon panyangkep.” “Nah Luh!” kurenané tinut. Masambung
Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.
MINGGU PAING, 7 FEBRUARI 2016
9
HAL 12
Bradley Menangkan Celtics
Chelsea Vs MU
Laga Pembuka Asa Manchester –
Louis van Gaal masih optimistis soal peluang juara Manchester United. Van Gaal yakin kan juara MU akan hidup lagi jika bisa mengalahkan Chelsea. MU memang sedikit tertinggal dalam perburuan gelar Premier League setelah sempat melewati periode tanpa kemenangan selama enam pertandingan di akhir tahun lalu. Setan Merah kini menempati posisi kelima klasemen dengan 40 poin dari 24 pertandingan. Dari Leicester City yang ada di puncak klasemen, MU tertinggal 10 angka. Secara matematis pelu ang MU untuk menjadi juara memang masih belum tertutup. Tapi mengejar ketertinggalan jelas bukan perkara mudah. Kendati demikian Van Gaal masih tetap optimis dengan peluang juara MU. Kemenangan meyakinkan dalam dua pertandingan terakhir, 3-0 atas Stoke City dan 3-1 atas D e r b y County di Piala FA, menambah kepercayaan diri manajer asal Belanda itu.
Upaya MU untuk mengejar tim-tim di papan atas selanjutnya akan diuji Chelsea di Stamford Bridge dini hari nanti. Menurut Van Gaal, jika bisa memenangi pertandingan tersebut, MU akan menghidupkan lagi peluangnya untuk mengejar gelar juara. “Saya punya firasat bahwa kami kembali ke perburuan gelar juara jika kami bisa mengalahkan Chelsea,” ujar Van Gaal, Sabtu (6/2) kemarin. “Tapi bagaimanapun itu tidak mudah. Itu sangat sulit. Mereka belum pernah kalah sejak dilatih Guus Hiddink. Tapi jika kami mengalahkan Chelsea, maka saya pikir liga kami akan mulai lagi. Jadi itu sangat penting. Michael Carrick bilang soal itu kepada saya dan saya sependapat. Kompetisi belum berakhir, tidak bagi Manchester United ataupun tim-tim lainnya,” imbuhnya
“Kami punya firasat dan itu karena kami menang dua kali beruntun dengan sepak bola yang indah, dengan gol-gol, clean sheet melawan tim yang sedang dalam performa oke,” katanya lagi. MU diprediksi masih akan menggunakan formasi yang sama seperti menghadapi Stoke. Satu-satunya perubahan hanya akan terjadi pada Fellaini digantikan dengan Morgan Schneiderlin. Ia akan berduet dengan Michael Carrick di lini tengah. Bastian Schweinsteiger dan Phil Jones masih diragukan bisa turun. Sedangkan Chelsea baru saja tampil lawan Watford dan hanya mendapat hasil imbang. Berlanjut menghadapi MU, pastinya akan lebih menguras tenaga. Tambahan satu poin dari laga terakhir itu belum mampu mengangkat juara bertahan musim lalu menanjak ke papan tengah
dan sekarang Chelsea masih berada di posisi 13. Rapor Chelsea atas MU memang cukup baik. Klub dari kota London ini telah membuktikan dirinya tak pernah kalah dari enam pertemuan terakhir melawan tamunya dari Manchester tersebut. Pada pertemuan pertama musim ini yang berlangsung di Old Trafford kemarin, berakhir dengan skor imbang 0-0. Tapi bagaimanapun MU tetap menjadi ancaman yang bisa memberikan kejutan meskipun dalam 13 kali kunjungan mereka ke Stamford Bridge hanya satu kali mendapatkan kemenangan. Apalagi mental tim berjuluk The Red Devils ini sedang melonjak setelah menang meyakinkan 3-0 di laga terakhir melawan Stoke City. Pemain baru Chelsea Alexandre Pato, belum akan diturunkan pada laga ini. Diego Costa akan menjadi andalan di ujung tombak. Eden Hazard yang pada pertandingan sebelumnya duduk di bangku cadangan mungkin akan bermain sejak menit awal kali ini. (kmb33/rtr)
Andalan - Striker Wayne Rooney akan menjadi andalan Manchester United saat melawat ke Stamford Bridge guna berhadapan dengan Chelsea dini hari nanti. MU berharap meraih kemenangan guna membuka peluang untuk menjadi juara liga musim ini.
Giggs Tak Ingin Jadi Asisten Mourinho
Manchester – Penampilan Manchester United yang cenderung menurun dibandingkan musim lalu membuat Louis van Gaal mulai dipertimbangkan untuk didepak pada akhir musim. Sorotan diarahkan menuju ke Jose Mourinho yang diprediksi akan melanjutkan tongkat estafet. kesepakatan antara pihak The Special One dengan United dikabarkan telah tercapai. Ia nantinya akan menjabat sebagai pelatih Setan Merah mulai musim depan. Namun kehadiran Mou nyatanya tidak disambut gembira oleh asisten manajer The Red Devils Ryan Giggs. Mantan pemain United tersebut dikabarkan tidak mau bekerja sama dengan Mou dan akan memilih hengkang. “Saya belum menentukan pilihan musim depan. Saya tidak tahu akan bertahan atau akan pergi,” kata Giggs, Sabtu (6/2) kemarin. Sebelumnya nama Giggs merupakan salah satu yang digadang-gadang akan menggantikan sosok Van Gaal. Akan tetapi United nyatanya tidak tertarik untuk menunjuknya sebagai pelatih dengan status permanen, melainkan hanya sebagai interim saja. Pihak Mou yang diwakilkan oleh sang agen Jorge Mendes, dikabarkan telah mencapai kesepakatan mengenai kontrak kerja dengan United. Jika benar terwujud, Mourinho akan menjadi pelatih ketiga setelah pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013. (kmb33/ap)
Stoner Tidak akan Membalap Selangor – Casey Stoner menjadi salah satu pembalap yang bersinar dalam tes privat maupun tes pramusim di Sepang International Circuit, Malaysia. Kendati begitu, pembalap tes Ducati ini tak memiliki keyakinan kecepatannya saat di Sepang bisa menjadi patokan saat GP Qatar. Prospek kembali mengaspalnya Stoner menjadi topik panas dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu terjadi setelah juara MotoGP dua kali tersebut meninggalkan Honda untuk kembali ke Ducati sebagai pembalap tes. Dia memiliki wild card untuk bisa mengikuti beberapa race di MotoGP 2016. Meski sudah lama tidak menunggangi motor Ducati, Stoner tetap
tampil kompetitif baik di tes privat dan tes resmi. Pembalap berjuluk The Kurri-Kurri Boy ini mengakhiri tes pramusim Sepang di posisi lima di bawah Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Cal Crutchlow. Kendati telah menunjukkan penampilan impresif, Stoner ragu kecepatannya bakal cukup untuk membuat dirinya bisa bersaing untuk podium GP Qatar. Seri pertama di Sirkuit Losail itu akan digelar pada 20 Maret 2016. “Sejujurnya saya pikir saya tidak bersaing memperebutkan podium. Orang-orang terlalu banyak bicara dan mereka berpikir saya akan membalap karena kompetitif. Saya tidak pensiun bukan karena tak lagi kompetitif,” tutur Stoner, Sabtu (6/2)
kemarin. “Mungkin saya tidak akan bertahan lebih dari lima atau enam lap karena tak lagi fit. Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak memiliki rencana untuk kembali mengaspal,” katanya. Tapi kalau Stoner memang ingin balapan lagi Ducati tidak bisa bilang tidak. Pasalnya, sejauh ini hanya Stoner lah yang bisa menjinakkan Desmosedici. Selama empat tahun membela Ducati, Stoner menghadirkan satu titel juara dunia pada 2007 dan finis runner-up setahun berikutnya. “Kami tidak merekrut dia untuk tujuan itu, tapi kalau Stoner bilang dia ingin balapan, anda tidak bisa bilang tidak kepada dia,” ucap bos Ducati Gigi Dall’lgna. (kmb33/rtr)
BPM/rtr
Casey Stoner
MU Incar Mourinho
London – Isu Mourinho bakal melatih United sedang hangat di Inggris. Keputusan Guardiola memilih Manchester City membuat manajemen The Red Devils mau tak mau merekrut Mourinho guna menyaingi klub tetangga musim depan. Jose Mourinho disebut sangat serius ingin melatih Manchester United. Manajer Portugal itu bahkan dilaporkan sudah dua kali menolak tawaran Real Madrid agar memuluskan langkahnya tetap melatih klub Inggris. Seperti diberitakan The Sun, Sabtu (6/2) kemarin, Mourinho disebut sudah dua kali menolak tawaran Madrid. Los Blancos memang sempat dikaitkan meminang kembali sang manajer usai berpisah 2013 lalu. Penggemar United pun langsung mendesak klub kesayangannya bisa memastikan Mourinho sebagai manajer baru secepatnya. Dukungan mereka suarakan lewat jejaring sosial. Perwakilan Mourinho pun disebut telah melangsungkan pembicaraan dengan United. Jika tak ada halangan, bukan tak mungkin manajer yang dipecat Chelsea akhir 2015 lalu jadi nahkoda anyar Wayne Rooney dkk musim depan. Selain itu Mourinho juga disebut telah menolak tawaran fantastis dari pemilik klub di China. Jika memang Mou akan menukangi Setan Merah, tentu musim depan akan terjadi situasi yang menarik di kota Manchester, sebab di sisi seberang ada Giardiola. Guardiola dan Mourinho bukan cuma akan menjadi rival di Inggris, tapi juga rival satu kota di Manchester. Guardiola tidak keberatan untuk menjadi rival Mou di satu negara, tapi Guardiola tak mau meladeni berbagai ulah Mourinho jika mereka menjadi tetangga satu kota. Menariknya, Man United sebenarnya sudah mencoba untuk merayu Guardiola untuk bergabung dengan mereka. Karena gagal dan Guardiola memilih City, maka pilihan utama mereka tinggal Mourinho saja. Mourinho lah orang yang bisa menghentikan dominasi Guardiola dan Barcelona di Spanyol. Jika United ingin menghentikan Guardiola yang memiliki skuat mahal City, maka orang terbaik untuk memimpin proyek itu adalah Mourinho. (kmb33/ap)
BOLA MANIA
10
Liga Super Tiongkok Kejutkan Dunia
Peringkat Indonesia Memalukan Bandung – Ranking terbaru yang dirilis FIFA pada 4 Februari menempatkan Indonesia di peringkat 180 dunia. Posisi Indonesia tidak beranjak dari posisi bulan Januari. Apa kata pelatih Persib Bandung Dejan Antonic menanggapi hal itu? “Kacau. Kita harus malu kalau situasi seperti ini dan di FIFA ranking yang itu,” kata Dejan, Sabtu (6/2) kemarin. Ia menegaskan, terpuruknya peringkat Indonesia di ranking FIFA bukan salah pelaku langsung sepak bola yaitu pemain dan pelatih. Kesalahan itu karena adanya kisruh yang terjadi dalam sepak bola nasional. “Itu karena kita ada masalah sudah lama dan itu cuma satu alasan,” ungkap pria asal Serbia. Sebagai orang yang sudah lama tinggal di Indonesia, Dejan berharap kisruh yang ada segera selesai. Penataan dalam dunia sepak bola pun harus dilakukan. Sehingga pelan-pelan Indonesia bisa kembali jadi negara bergengsi di kancah sepak bola internasional. “Kita harus perbaiki sepak bola, dan kita harus kembali ke sepak bola yang kemarin kita punya. Yang normal dan yang bagus dengan cepat. Kalau enggak, kita pasti turun lagi turun lagi,” tegas Dejan. Sebenarnya telah diupayakan penyelesaian kisruh tersebut dengan membentuk Tim Ad Hoc. Sampai saat ini sudah delapan kali Tim Ad Hoc menggelar rapat dan pihak pemerintah pun sama sekali belum hadir.
Jika nantinya pemerintah belum bergabung sampai FIFA menggelar kongres pada tanggal 26 Februari 2016, kemungkinan besar pembekuan Indonesia dari FIFA akan segera diperpanjang.
London – Pada bursa transfer musim dingin 2016 muncul sebuah liga yang mendapatkan status sebagai liga paling boros di pasar jual beli pemain tersebut. Namun tidak seperti bursa transfer sebelumnya yang dikuasai oleh sejumlah kompetisi di Eropa. Khusus untuk di bursa transfer kali ini muncul Liga Tiongkok sebagai kompetisi paling boros.
“Pastinya permasalahan ini akan dibawa ke kongres FIFA jika nantinya permasalahan ini belum kelar dan FIFA sudah ketuk palu. Sudah dipastikan sanksi terhadap Indonesia akan diperpanjang sampai tahun 2017,” ucap Agum Gumelar. Agum menjelaskan, jika nanti sanksi Indonesia bertambah menjadi tahun 2017, sanksi pencabutan untuk Indonesia ini akan dibahas kembali pada kongres FIFA tahun 2017. Tentunya sepak bola Indonesia akan dikucilkan oleh negara-negara di dunia dan kemungkinan program pelatihan ke luar negeri yang akan diikuti pelatih Indonesia juga akan terganggu. Selain itu pemain-pemain luar negeri yang ingin berkarier di Indonesia akan menjadi tidak tertarik karena permasalahan tersebut. “Kita akan tetap dikucilkan dari dunia sepak bola jika sanksi untuk kita diperpanjang,” ucapnya. (ant)
BPM/rtr
Kantor PSSI
BPM/ant
Minggu Paing, 7 Februari 2016
SUPER - Jackson Martinez (depan), ketika masih berlaga bersama Atletico Madrid. Martinez menjadi salah satu pemain dunia yang pindah ke Liga Super Tiongkok.
Bagaimana tidak, pemain-pemain berkelas macam Ramires, Freddy Guarin, Jackson Martinez, hingga Alex Teixiera diboyong ke Negeri Tirai Bambu dengan mahar yang nyaris tak masuk akal untuk sejumlah tim-tim asal Eropa. Apa yang dilakukan oleh sejumlah peserta Liga Tiongkok tersebut pun membuat sejumlah klub besar di Eropa saat ini mulai panik, salah satunya adalah tim-tim Premier League. Salah satu sosok yang menyatakan hal itu adalah manajer Arsenal, Arsene Wenger. Menurut The Professor itu apa yang dilakukan oleh klub-klub Liga Super Tingkok tersebut bakal merusak harga pemain di bursa transfer selanjutnya. “Kami para klub di Premier League harus merasa khawatir dengan kekuatan finansial mereka. Mereka bisa saja memindahkan segenap elemen yang terdapat di liga-liga Eropa ke negaranya dalam waktu dekat ini,” ucap Wenger, Sabtu (6/2) kemarin. “Kami sudah cukup lama berada di pekerjaan ini, dan mengetahui bahwa itu merupakan konsekuensi dari kekuatan ekonomi mereka. Apakah mereka akan mempertahankan keinginan mereka itu? Kita lihat saja nanti,” sambung pria asal Prancis itu. “Saya tidak mengetahui dengan pasti seberapa besar dalam hasrat sepak bola di Tingkok. Akan tetapi, apabila terdapat keinginan politik
yang sangat kuat, maka sudah pasti kita harus waspadai,” imbuh manajer berusia 66 tahun tersebut. Sejumlah pemain memang berlabuh di Tiongkok. Penyerang Atletico Madrid (Jackson Martinez), gelandang Chelsea (Ramires), serta gelandang serang Shakhtar Donetsk (Aleix Teixiera) menjadi tiga nama terakhir yang bergabung dengan klub asal Negeri Tirai Bambu itu. Bukan hanya ketiga nama itu, sebelumnya penyerang Robinho yang pernah bermain bersama Manchester City dan Real Madrid juga sudah berlabuh di Liga Super Tingkok. Mantan penyerang tim nasional Brasil, Jo juga dikabarkan akan segera bergabung dengan rekan-rekannya dalam waktu dekat. Sejumlah kabar bahkan menyebutkan sekitar 160 pemain asal Brasil sudah mendapatkan visa untuk eksodus ke Negeri Panda. Sebagian diantaranya adalah para pemain yang pernah mencicipi liga di Benua Eropa. Apa yang membuat para pemain bintang itu merapat ke Liga Super Tiongkok? Apalagi mereka pindah dalam usia yang relatif masih muda ketimbang rekan mereka yang pindah ke Liga Amerika. Mantan pelatih tim nasional Inggris Sven Goran Eriksson punya jawabannya. Eriksson mengatakan uang adalah faktor utama yang menarik para pemain itu. Bagaimana tidak! Sejumlah kabar menyebutkan para pemain tersebut mendapatkan gaji setara dengan pemain-pemain top
Eropa, seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Neymar, dan Wayne Rooney. Di Cina mereka dibayar sekitar 250300 ribu pound sterling per pekan. “Anda tak bisa mengesampingkan fakta bahwa uang adalah faktor utamanya,” ujar Eriksson yang kini menangani klub Shanghai SIPG. Eriksson mengatakan saat ini klub-klub Cina memiliki pendanaan yang luar biasa besar, karena disponsori negara melalui perusahaanperusahaan investasi atau para pengusaha ambisius. Pendanaan itu digunakan untuk membangun stadion hingga menggaji tinggi para pemain ternama sehingga menarik antusiasme penonton. Misalnya klub Shanghai SIPG yang ditanganinya. Klub tersebut memiliki stadion yang berkapasitas hingga 25 ribu penonton. Hadirnya para pemain ternama juga membuat kasta klub Cina di Asia terdongkrak. Mereka mampu mendobrak dominasi klub Jepang, Korea Selatan, dan Australia yang biasanya menjadi juara Liga Champions Asia. “Liga Champions Asia biasanya didominasi tim dari Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Tapi Guangzhou Evergrande yang dilatih Luiz Felipe Scolari memenangi liga itu dua kali dalam tiga tahun terakhir,” katanya. Bahkan bukan hanya pemain, klub-klub Liga Super bahkan berencana mendatangkan pelatihpelatih top lainya, seperti Jose Mourinho. (kmb33/ap/rtr)
Rekor Fantastis Enrique
Barcelona – Lawatan ke Levante hari ini jadi momen spesial Luis Enrique. Karena itu merupakan pertandingannya yang ke-100 sebagai pelatih Barcelona. Dari 99 laga yang sudah dilewati, tak ada pelatih lain yang punya statistik sebaik dia. Tidak Josep Guardiola, tidak Frank Rijkaard, tidak Louis van Gaal, dan tidak juga Johan Cruyff punya rekor sebagus Enrique dari 99 pertandingan pertamanya di Barcelona. Barca di bawah Enrique dalam satu setengah musim terakhir merupakan kekuatan yang sangat mengerikan, menjadi mesin gol yang sangat produktif. Dari 99 pertandingan di semua kompetisi yang dijalani
Barca bersama Enrique, 79 diantaranya dituntaskan sebagai pemenang. Lionel Messi dkk mencatatkan 11 hasil imbang dan cuma sembilan kali kalah. sulit menjelaskan mengapa tim bisa bermain begitu. Sangat berbeda di pertandingan yang sangat komplek seperti sepak bola,” kata Enrique, Sabtu (6/2) kemarin. “Kami selalu loyal pada gaya bermain kami. Mungkin itu sebabnya kami sering meraih hasil yang baik,” imbuhnya Rekor kemenangan itu bukan satu-satunya keunggulan Enrique atas Guardiola, Rijkaard, dan Cruyff. Yang paling mencolok dari Barcelona di bawah Enrique adalah soal produktivitas gol. Dari 99 pertandingan tersebut sudah
ada 300 gol tercipta. Dalam kurun yang sama gawang Barca juga kebobolan paling sedikit (72 gol). Jelang pertandingannya yang ke-100, masih ada rekor yang lepas dari tangan Enrique. Baru memiliki lima gelar. Enrique tak bisa menyamai Guardiola yang sudah memiliki enam gelar saat menjalani pertandingannya yang ke-100. Enrique saat ini juga telah mengantar Barca menjalani 27 pertandingan beruntun tanpa terkalahkan di semua kompetisi. Dia tinggal terpaut satu laga lagi untuk menyamai rekor rangkaian laga tak kalah terpanjang yang dipegang Guardiola (28). Demikian dikutip dari Sport. (kmb33/rtr)
David Trezeguet
BPM/rtr
David Trezeguet Rilis Autobiografi
Luis Enrique
BPM/rtr
Turin – Legenda Juventus David Trezeguet resmi merilis autobiografinya yang berjudul Bleu Ciel. Buku setebal 254 halaman tersebut merupakan berbagai cerita perjalanan hidup pemilik juluka Trezegol itu yang belum diketahui publik. Dalam penggarapannya, Trezeguet dibantu oleh Florent Torchut seorang jurnalis L’Equipe. Di dalam buku tersebut terdapat beberapa
pencapaian tertinggi dan terendah selama berkarier sebagai pemain sepak bola profesional. Torchut bahkan menceritakan pengalamannya selama dua tahun dalam menulis kisah pemain berdarah Argentina itu. Ia menilai Trezeguet merupakan sosok yang tertutup ke media, namun ternyata hal tersebut salah. “Penulisan buku ini ditulis dalam waktu dua tahun. Sulit untuk menebak karakternya
karena David memang jarang berbincang di media. Sosok tertutup pun ada di dirinya. Namun setelah mengenalnya lebih lanjut, dia jauh dari sifat tersebut,” ucap Torchut mengutip, Sabtu (6/2) kemarin. “Ia dengan semangat menceritakan kesuksesannya di Piala Dunia 1998 bersama timnas Prancis. Namun berbeda ketika David bercerita soal Piala Dunia 2006 yang membuatnya sangat ber-
sedih. Di sini ia bercerita sesuatu yang terjadi pada malam itu. Ada hubungannya dengan Diego Maradona,” tutupnya. Trezeguet berkarier selama 21 tahun sebagai pesepak bola. Ia mencetak total 261 gol dan 18 assists dari 512 pertandingan di seluruh kompetisi. Pada 20 Januari 2015 Trezeguet memutuskan pensiun dan kini ia menjadi duta untuk Juventus. (kmb33/rtr)
Minggu Paing, 7 Februari 2016
11
LAGA
12
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Masalah Dana Sosialisasi, KOI Rangkul BPK
Putu Oka Mahendra
Tolak Masuk SMA Ragunan TAEKWONDOIN Putu Oka Mahendra baru saja merebut medali emas di ajang Kejurnas SETU Competition di GOR Ciracas, Jaktim, baru-baru ini. Bahkan untuk kategori senior dia menyandang predikat atlet favorit. Atlet dari Dojang Satria Muda Club (SMC) Denpasar ini di final mengalahkan Ahmad Yuda (Dinasty TNI-AL) Denpasar dengan skor 5-2, pada kyorugi kelas -54 kg. “Saya empat kali bertemu Yuda dan tiga kali menang serta sekali kalah,” ucap siswa kelas III SMKN 1 Denpasar Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dalam waktu dekat ini ada event Piala Wali Kota, tetapi Oka Mahendra tak janji bisa berlaga. “Sebab ada persiapan Ujian Kom-
petensi Keahlian (UKK),” terang atlet kelahiran Denpasar, 19 Oktober 1998 ini. Oka Mahendra sejak SD belajar bela diri taekwondo, bahkan langganan merebut emas pada Porsenijar Denpasar maupun Bali. Ia pun pernah ditawari masuk sekolah atlet SMA Ragunan Jakarta. “Namun saya menolaknya,” jelas putra pertama pasangan Made Sada dan Ni Kadek Sumarni. Sang ayah Made Sada mengakui dirinya belum siap berpisah dengan sang putra. “Apalagi sikap Oka Mahendra yang manja sama ibunya,” kilah Made Sada. (nel) BPM/rtr
JAGA - Pemain Boston Celtics Avery Bradley (kiri), mencoba menjaga pergerakan andalan Cleveland Cavaliers Kyrie Irving saat kedua tim bertemu di ajang NBA, Sabtu (6/2) kemarin.
Bradley Menangkan Celtics
Boston – Avery Bradley melesakkan tembakan tiga poin saat buzzer tanda usainya pertandingan berbunyi. Tiga poinnya itu memberi Boston Celtics kemenangan Cleveland Cavaliers.Dalam pertandingan yang dilangsungkan Quicken Loans Arena, Sabtu (6/2) kemarin, Celtics meraih kemenangan tipis dengan 104-103. Tiga poin terakhir Celtics dibuat Bradley melalui tembakan tiga poin saat pertandingan tersisa kurang dari satu detik.
Putu Oka Mahendra
BPM/nel
Baru 11 Tim Futsal Ikuti Piala Wali Kota
Denpasar (Bali Post)Baru 11 tim futsal SMA dan SMP se-Kota Denpasar yang mengikuti turnamen Piala Wali Kota VII/2016, di Zone Futsal Sanur, 2627 Februari mendatang. Rinciannya adalah SMA (6) dan SMP (5). Keenam kontestan tim SMA, yakni: SMAN 7, SMAN 2, SMK PGRI 3, SMKN 3, SMAN 8, dan SMAN 5. Sedangkan tim SMP yang ambil bagian yakni: SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMP Wisata, dan SMPN 9. Panpel Gede Made Anom Prenatha di sekretariat Perseden Denpasar, Sabtu (6/2) kemarin, menerangkan pihaknya membatasi
jumlah tim yang berpartisipasi, SMA (24) dan SMP (24). “Kalau sudah memenuhi kuota 24 tim, kami pasti tak menerima peserta lagi,” kata Anom Prenatha. Dijelaskannya, pihaknya sengaja tidak menggelar sepak bola Piala Wali Kota, sebab sudah digelar dua kali turnamen untuk Denpasar Cup dan Perseden Cup U-20. “Kami sengaja menyasar siswa SMP dan SMA, bertujuan supaya muncul bibit-bibit pemain futsal,” kata dia. Menurut Anom untuk babak penyisihan durasinya 2X10 menit, sedangkan semifinal 2X15 menit. (022)
“Saya tahu itu akan masuk. Rasanya hebat. Saya sempat kehilangan bola saat mendrible untuk sesaat dan saya pikir saya tidak punya cukup waktu untuk melepaskan tembakan, tapi saya ternyata berhasil,” ucap Bradley usai pertandingan. Celtis dan Cleveland menjalani duel sengit di kesempatan ini. Tertinggal 20-32 di kuarter pertama, Celtics berhasil merapatkan jarak menjadi 43-49 di kuarter kedua. Kembali merapatkan selisih angka jadi 65-73 di kuarter tiga, Celtics berhasil mengejar perolehan poin Cavs di kuarter keempat. Saat laga tersisa tiga menit Celtics malah bisa balik unggul tujuh poin. Namun Cavs kembali bangkit dan sepertinya akan bisa memenangi laga karena
mereka kembali unggul empat angka saat laga tersisa tujuh detik. LeBron James membuat 30 poin dalam pertandingan ini dan menjadi pemain terbaik di kubu Cavs. Penampilan itu dia sempurnakan dengan tujuh rebound dan empat assist. Namun tetap saja itu tak cukup memberi Cavs kemenangan. Dari pihak Celtics, Evan Turner menjadi pemain paling cemerlang setelah membuat 19 poin, 12 rebound, dan enam assist.
Denpasar (Bali Post)Juara bertahan Real Medura, Banjar Medura Sanur, bakal meladeni Pespa Padangsambian dalam laga pembuka turnamen Sanur Open II/2016, di Lapangan Letda Made Pica, Sanur, Jumat (12/2) nanti. Demikin hasil pengundian (drawing) dalam pertemuan teknik di Sanur,
Sabtu (6/2) kemarin. Ketua Panpel Made Rada, menerangkan turnamen bergengsi yang memebaskan usia pemain, termasuk mendatangkan dari klub mana saja, bahkan bisa diperkuat pemain asing ini bertujuan merayakan Galungan dan Kuningan. Karena itu dirinya menginginkan adanya suasana kedamaian selama
Denda Sementara itu Matt Barnes pemain yang terkenal dengan tatonya tersebut berkomentar pedas mengenai pelatih New York Knicks, Derek Fisher. Keduanya memang ber-
temu pada 16 Januari. Meski tidak saling bertegur sapa satu sama lain, selepas pertandingan, Barnes melontarkan komentar yang semestinya tidak ia ucap. Atas dasar hal itu lah pihak NBA memberikan denda kepadanya. Pada pertandingan tersebut Barnes sejatinya sukses membawa Grizzlies menang atas sang lawan 103-95. Denda yang diberikan kepada Barnes atas ucapan yang ia lontarkan tersebut yaitu sebesar 24,500 pounds atau sekitar Rp 487,3 juta. “Setiap orang harus mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Kekerasan memang bukan jawaban, tapi terkadang itu yang harus dilakukan. Sayangnya itu terjadi,” ujar Barnes. (kmb33/rtr)
JakartaPihak KOI siap menjawab dugaan kejanggalan yang diperkirakan para anggota Komisis X DPR-RI, dengan menyertakan tenaga profesional dan menyanggupi untuk diperiksa secara keseluruhan agar membuktikan adanya permasalahan penggunaan dana sosialisasi Asian Games (AG) 2018. KOI bahkan siap menerima pemeriksaan dari pihak-pihak berwajib, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit dan melihat proses pengeluaran dana. “Kami siap menjawab keraguan Komisi X DPR-RI dan siap diperiksa untuk menjelaskan semua permasalahan penggunaan dana sosialisasi,” kata Wakil Ketua KOI Muddai Maddang di Jakarta, Sabtu (6/2) kemarin. Seperti diketahui, KOI mendapatkan dana sekitar Rp 61 M dari APBN untuk penggunaan sosialisasi AG yang akan dilakukan di beberapa kota jelang penutupan tahun 2015. Dari dana tersebut diperkirakan anggaran masih tersisa, namun pihak Komisi X penggunaan dana terlalu berlebihan dengan menitik pada perhelatan sosialisasi. “Kami terima dana Rp. 61
Miliar. Dari sosialisasi tersisa sekitar Rp 37 milyar, namun masih dibutuhkan untuk pembayaran hutang sosialisasi. Jadi diperkirakan murni dana yang tersisa sekitar Rp 15-20 milyar. Kami juga mendapat dana pengembalian dari siaran televisi sekitar Rp. 5 Milyar,” jelasnya. Rencananya untuk terus menjaga konsistenti kerja, pihak KOI akan meminta pendampingan BPK dalam setiap langkah yang dilakukan dan juga menyepakati keinginan Komisi X untuk menyertakan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT). “Ketua KOI sudah mengirim surat ke BPKP untuk menjadi pendamping dalam pekerjaan yang dilakukan KOI agar tidak terjadi kekeliruan, serta menyertakan Badan Audit Internasional (BAI) yang ada di KOI,” ujarnya. Bahkan sebagai langkah serius menghilangkan dugaan adanya penyelewengan keuangan untuk persiapan AG, KOI akan menyertakan tenaga profesional. “Kedepan semua kita akan gunakan tenaga-tenaga profesional di KOI dan Inasgoc, dan bekerja sama dengan Kementria PU-Pera, LKPP, Kemenpora yang bersertifikat,” tegas Muddai. (pts)
Tim Pra-PON Rekrut 28 Pesepak Bola Denpasar (Bali Post)Tim Pra-PON Bali merekrut 28 pemain pada seleksi tahap awal di Lapangan Kompyang Sujana, Sabtu (6/2) kemarin. Hanya para pemain yang didepak kemungkinan bisa dipanggil lagi, utamanya menyangkut kelengkapan administrasi berikut kondisi kebugaran pemain pada tes fisik, Senin (8/2) nanti. Pelatih Tim Pra-PON AAK Bramastra, usai menyeleksi pemain mengatakan pihaknya menyiapkan dua rencana, yakni planning A, kemungkinan jika pemain Bali United bisa dipakai. Serta planning B, seandainya pemain Bali United tidak bisa diturunkan. “Keputusan ini sambil menunggu pembahasannya pada pertemuan manajer di Bandung, 20 Februari mendatang,” katanya. Untuk pemain Bali United, kata dia merupakan pemain jadi, sehingga tak perlu diseleksi lagi. Sedangkan manajemen Bali United baru menyerahkan pemainnya jika memasuki tahap pemusatan latihan. Bramastra berharap kepada pembina klub, supaya rela melepaskan pemainnya untuk fokus membela Tim Pra-PON, serta melarang mengikuti berbagai turnamen, baik sepak bola maupun futsal.(022) 28 pemain yang Direkrut-Maruti, Casala, Febri, Yoga, Pager (kiper).-Sara, Ary Gilang, Tegar (bek kiri).-Agus Novic, Yudi Antara, Komang Sujana, Pendi, Adi Parwa (libero) -Warih Sentanu, Alfian, Putu Gede Juniantara (bek kanan).-Surya Negara, Agus Setiawan, Agus Eka Putra, Gusti Alit Juniawan, Pasek Mediana, Ridwan Haci (gelandang).-Mega Adi Gunawan, Sanaji (sayap kanan) -Andika Wijaya, Damianus Aprianto, Felicianus Junius (sayap kiri).-Tirtanadi, Rio, Galih Angkasa, Kadek Sutrisna, Kushedya Hari Yudo(penyerang).
Real Medura Jumpa Pespa di Laga Pembuka
Pembagian Grup Grup I : Real Medura, Pespa, bali Soccer Boys, Pesanku Grup II : Putra Kesiman, Putra Pemenang, POP Pegok, Koluhettu. Grup III : Putra Tresna, Wisnu Putra, Kundalini, Purnama Putra.
pelaksanaan. Menurut dia, tiap tim bisa mengajukan 30 pemain terbanyak. Untuk babak penyisihan bakal meloloskan delapan tim yang diambil dari juara dan runner-up tiap grup, ditambah dua tim peringkat III di grup yang terbaik. “Selanjutnya empat tim yang melenggang ke babak semifinal,” ucap Rada. (022)
BPM/wan
SELEKSI - Pemain Pra-PON Bali melakukan latihan pertandingan dalam seleksi Pra-PON Bali yang berlangsung di Lapangan kompyang Sujana.
Sastra
Redité Paing, 7 Februari 2016
I Kaki Dengkil
Cangak Maketu
BRUAK-bruak I Kaki Dengkil ring ajeng Kantor Gubernuré midartayang mangda pangurugan pasih ceking Baliné dados karang paumahan kaurungang. Suryak-suryak mahasisyané ngangsokang mangda ipun malih mawacana waluya sampun serak kolongané. Sakadi jatma karauhan, ipun goar-goar nyengguhang sané nyungkemin pangurugan pasihé sané kasenguh reklamasi ring ceking Baliné punika jatma tulah idupan. Sayan sué, sayan ngakéhang warginé rauh jagi nyuaraang piteketnyané mangda reklamasiné punika kaurungang. Truna-truni, tua— bajang, makéh sané rauh. Wénten sané makta tetangguran, ngigel sambilanga tujuh-tujuh sakadi mamastu, naler wénten sané makta toya mangda sané goar-goar masuara nénten serak kolongané. Biur, byuta, mangkin ring Renon. Kéwanten makasami sakadi briuk siu, nénten ngrusak-usak. I Kaki Dengkil marasa déwékné kalangen nyarengin démonstrasiné punika. “Amoné liuné anaké tusing sumanggem tekén reklamasiné, nu masé lakar paksaanga?” Asapunika I Kaki Dengkil ngamukmuk mabaos, sambilanga camus-camus neda nasi jinggo. Kapo sira sané makta nasi jinggo, ipun nénten uning. Sapunika naler sané siosan. Sampun wénten, jeg ajeng. Puniki nyihnayang, sané nénten nyungkemin reklamasiné punika sagilik saguluk salunglung sabayantaka. Mangkin sampun nengaiang. I Kaki Dengkil nyantosang danéswarané rauh jagi ngwedarang indik pamastén reklamasiné punika. Napi malih wantah Sang Angawaraté rauh. Ipun nyantosang pisan. Kocap, wantah rauh ipun jagi nakénang sapunapi pikamkamé dados nuukang manah mangda reklamasiné durus. Tur jagi nakénang, ngudiang Sang Angawaraté punika nganikaang wantah reklamasiné punika druén wargi Baliné makasami. Naler Ipun jagi nakénang ngudiang Sang Angawaraté nganikain mangda bajang-bajangé makarya ka dura negara, binih-binih marebut makarya iriki. Makéh sané jagi jugjaganga sareng Angawaraté sané kanten sakadi raja buduh punika. Sasampuné sué nyantosang, nénten kanten cunguh Sang Angawaraté. Kéwanten saka siki rauh sujanané kasengguh jagi ngwedarang pamastén pangrancana reklamasiné punika. Naler pacelengus rauh jatma mabusana pandita. I Kaki Dengkil kesiab manggihin kawéntenané punika. Kocap para sujana tur sané kasengguh panditané punika jagi sareng-sareng midartayang reklamasiné punika mabuat pisan jagi kalaksanayang. Genahné ring wewangunan sané kabaos mawasta Wiswa Sabha punika. Nénten makasami warginé kaicén ngranjing ka wangunan Wiswa Sabhané punika. Kocap santukan sané kawéhin ngranjing wantah sané polih uleman kémanten. Santukan makéh manggalané sané uningina, I Kaki Dengkil kaicénin ngranjing. Wénten sané macanda mangda ipun nénten ngarya byuta. Ring tengah wangunané sané agung punika, sané tlektekanga jatmané sané mabusana pandita. Masriak sirah I Kaki Dengkilé manggihin solahnyané makasami. Panggihina, makasami sakadi I Cangak Maketu. Napi malih ri kala mabaos indik pabuat reklamasiné jagi kalaksanayang. Panggihina pateh sakadi I Cangak Maketu nuturin ulamé ring Telaga Apsara. Pinih rihin, panggihina jatmana mabusana pandita punika nuturin, wantah mangkin ipun sampun dados jatma suci. Jatma sané ngamargiang tri kaya parisudha. Jagi mabaos sané patut, mapinéh patut, tur malaksana sané patut. Sakadi ulamé ring Telaga Apsara, makasami sané wénten ring paigumané punika angob tur anggut-anggut. Makasami raris dot pisan kapaicain ajah-ajah mautama mangda midep malaksana patut tur bagia sakala— niskala. “Sampunang pisan ida-dané sumangsaya. Tiang puniki sané sampun maraga jati nénten jagi nuludang ida-dané makasami ka nyanyadé. Ambat adidosan tiangé wantah asapunika? Wantah asapunika dados banaspati titiang jagi mategul ring taru kepuhé.” Asapunika lanturanga mapitutur. I Kaki Dengkil sampun séngah, napi sujatiné baos jatmané mabusana pandita suci punika. “Titiang mangkin jagi mapitutur indik pabuaté nglaksanayang reklamasi punika....” Wau mabaos asapunika, makasami iur. “Padanda Baka... Padanda Baka... Padanda Baka.” Asapunika goar-goar warginé sané makasami ring tengah wangunan agungé mawasta Wiswa Sabha punika. I Kaki Dengkil ingkel-ingkel ngaksinin. Sesampuné jatma mabusana panditané punika nutugang mabaos ngaturang wantah reklamasiné punika rihin saanayang. Kocap Sang Rama naler ngurug pasih jagi lunga ka Alengka Pura. Mangkin wau meh basang I Kaki Dengkilé, raris saharsa majujuk tur matungked bancang. “Cangak Maketu Cai....” Asapunika ipun nyerit mabaos sambilanga mamargi mantuk. (Jelantik)
13
Ngemu Madu, Ngemu Mirah, Ngemu Lunak
I Madé Suarsa ALAKI rabi tan pariwangdé kaucap utama ring paletanpaletan kauripan manusa. Ring Kakawin Ramayana, pamekas Wirama Wira Lalita, kasurat ring catur asrama pwa ya grehasta asrama kita. Utama, doning sang alaki rabi sat ngruak ngripta margi para leluhur manresti ka jagatpada jagi mecikang karmané iwang riin. Sang alaki rabi wekasan ngembas preti sentana, ngaturang sembah ring yayah réna kakiang nini mangda atmané tan magantung ring tiing petung, kadi ajin Sang
Jaratkaru. Sang alaki rabi jagi ngecap kasukan tan pahinggan pasanggaman matemu samara purusa predana kama bang kama putih, Lamakana sida muponin kasenengan samara ngenduhang bayu, tusta girang mayasa kéti ngruruh pangupajiwa. Punika té mahawinan I Wayan Sudana lan somahnyané Désak Kerti ngaet mautsaha sakasidan lemah latri sekala niskala mangda digelis numbuhang raré. Minabko sampun titah, kumantos somahnyané padem, nénten kasidan ngembas
anak alit. Kantos ipun mayusa nem dasa tiban, ipun clantungclantung tan parunguan. Minab sangkan nénten matatakan napi-napi, keponakan-keponakan ipun saking purusa sané patut manyledii nénten wénten rungu, kumatos ipun rarud saking umah, ngempi ring pondok alit Perumnas tan bina umah dara. Kangen Ni Madé Sudani ngenyetang belinipuné sayan ruyud, malah tan parunguan, kadi wang tan pakadang wargi, lamakana kada-kada gingin pangidih belinnyané mangda sakulawarga sareng nongos ring Pérumnas Monang-Maning. Amunapi kadén liang manah Sudani wénten nulungin ngateh pianaknyané ka sekolah, wastu ipun sida nulungin somah maadolan upakara ring pasar. Tan pahinggan taler liang Wayan Sudana wénten ajak ipun ngrembug maginjakan. Sebengnyané pecak nanar dados jenar. Rumasa kauripan ipun mawiguna, sida nulungin tugelan sampun kalih madrebé pianak, kantun dados “kontraktor”. Pirang warsa kunang ikang lawas, Wayan Sudana sayan sepuh, tan sida malih nglincak ngateh anak alit-alit ka sekolah, macempléng nutur. “Madé, Nyoman, yén sing benya nulungin Beli, buka kénkén ya idup Beliné?” “Ah, da ngraos kéto Beli. Yan sing masé Beli nulungin ngemaang tiang ngempi dini, sinah nu tiang brara-bréré ajak panak tiangé.” Nyoman Sukiada, somah Sudani nyaurin. “Nah jani da benya brarabréré buin! Dini nongos terus. Umah cerik ené juang. Buin mani jalan ka notaris.” Saksat ngemu madu kenyem Wayan Sudana, mapan sampun galang apadang manahipun. Made Sudani, Nyoman Sukiada bilih-bilih. Kadi ngemu madu kenyemnyané makekalih. Sampun telas manahipun urip, wastu titah mawali ka gumi wayah nebah. Wayan Sudana padem, sesampun sawatara nem sasih nylepetég nguyak bacin nguyak enceh ring pasaréan, kaayahin Madé
Sajabaning kelihan lan pangurus banjar sami, Pekak Samiana pinih keras kenyat nyadcadin. Drika-dirki ipun goar-goar. “Ipidan dugasé gelem nguyak tai nguyak enceh bulan-bulanan di baléné, taén ia nengok mai? Jani disubané mati, makejang ngaku warih.” “Né adané bangké ngemu mirah. Makejang saling pamaluin, apang paling ngenah ngurus bangkéné, enota ada mirah mael di bibih bangkéné.” “Clebingkah batan biu, belaha pané belahan pase.” “Sanda-Sandi beneh masé. Ia waris purusa.” “Warisé waris, kéwehé?” Madé tetep tegep teges mucukang awig-awig ring pangraosan, mangda rainané mangkin putus, galah ngabén sang palatara. “Mangkin puputang, mangda tan sué krama banjar tiangé cuntaka.” “Kéné san ban madaya. Baang Icang pipis satus juta rupiah. Mé Madé nyuang umahé, apang énggal dadi nunas déwasa ngabén!” “Nah, Mé Madé sanggup. Suba nunas déwasa, buin telun ngabén di Chékomaria. Suud ngabén ada suba pipis.” Punapi ja bojog ngemu lunak, kejengat-kejengit, sebat-sebét. Kenyem-kenyem Madé Sanda meték pipis satus-satusan tali rupiah acekel gedé bentet. “Néh, Embok nyuang amoné!” “Amoné dogén?” “Amongkén Nyai nagih?” “Atenga.” “Macem-macem dogén. Yén sing kanggo amonto, mai aba, uliang bin!” “Jlema bangsat. Tuyuh Cang ngomong.” “Nyai ané bangsat.” “Cai….” “Nyai.” “Cai.” Madé Sudani Nyoman Sukiada kenyir-kenyir ngundebang kori lebuh macelep ka kamar. Sanda-Sandi saling gujeg ngrebatang paduman pipis ring gang, dados tontonan wang saPérumnas.
Saking Langit Bali
Udyoga Parwa
Nginkinang Payudan Olih : I K. Satria, S.Ag RISAMPUNÉ mirengang yudané pacang mamargi, irika raris Ida Sang Sakuni mitetesin parindikan pakinkin payudané punika. Ida matakén indik asapunapi utsahané mangda prasida jaya ring payudan nglawan Panca Pandawa. Ida raris mabaos majeng Ida Sang Duryodhana: “Uduh Déwa Sang Duryodhana, Indayang baosang sapunapi pangutsahan I Déwané ngawigunayang para ksatriané pacang mayuda, mangda prasida jaya ring payudané puniki?” Kadi asapunika atur Ida Sang Sakuni. Ida Sang Duryodhana nyawis, “Uduh Paman, Sang Sakuni, makasujatiné titiang sampun mulpulang sami para rajané sané sayag pacang mapitulung mayuda marep ring titiang. Wénten Raja Anga Karna, wénten Raja Jayadratha sané nuénang prajurit Sindhu Désa sané sampun kaloktah ring jagaté, kawéntenan Magadha taler sampun tunasin titiang wantuan mangdané mapitulung, asapunika taler para prajurit Ida Sang Aswattama, Maharaja Bhurisrawa, Maharaja Susarma, miwah Maharatikha Krtawarmaji taler sampun mautsaha pacang mabéla ring sikian titiangé. Ngraris…,” bebaosan Sang Duryodhana macanegan sakadi bingung pakantenané. “Ngraris, napiké I Déwa sampun mitetesin saha ngambil ksatria sané wénten ring Sang Prabhu Madra? Taler Maharaja Salya, miwah ksatriané sané wénten tur sampun kaloktah ring jagaté, Narayani sané kapucukin olih Ida Sang Kesawa?” Asapunika Ida Sang Sakuni mitetesin. Malih nyawis Ida Sang Duryodhana, “Uduh Paman, Ida Sang Prabhu Salya sampun cumpu pacang mapitulung ring Ida Sang Nakula—Sahadewa. Titiang nénten prasida nunas pitulungan majeng Ida, sangkaning Ida masameton sareng Panca Pandawa.” “Ha... ha... uduh Cening…, indayang ja pikayunin antuk manah sané becik, mangkin utsahayang mangda Ida Sang Prabhu Salya mautang budi majeng ring I Déwa, nika pacang dados lantaran Ida Sang Prabhu Salya mapitulung ring anggan I Déwané.” Asapunika wecanan Ida Sang Sakuni antuk paridabdab sané nénten becik. “Raris, sapunapi antuk prajurit utawi ksatria Narayani? Uduh Paman, sujatiné titiang nénten mrasidayang nunas ring Ida Sang Baladéwa.” Asapunika malih atur Ida Sang Duryodhana antuk manah sané kobet pisan. Nyawis Ida Sang Sakuni, “Napi mawinan nénten mrasidayang Cening? Mangkin I Déwa tangkil nuju genah Ida Sang Kesawa, nunas ampura majeng Ida saha ngaptiang mangda Ida prasida ngicén pitulung majeng I Déwa.” Risampuné molihang piteket sakadi asapunika saking Ida Sang Sakuni, Ida Sang Duryodhana digelis mamargi tangkil ring Ida Sang Kesawa ring Dwarika. Kacaritayang Ida Sang Duryodhana sampun wénten ring wewidangan Jagat Dwarika, digelis Ida nuju genah Ida Sang Kesawa sané tatkala punika sedeng marerepan. Ida ngraris malinggih ring sisi kiwa genah Ida Sang Kesawa marerepan, sesampuné punika raris rauh Ida Sang Arjuna sané taler madué
Sudani sakulawarga. Nanging padem tan sida mendem pangrobéda badeng selem. “Pragatang malu unduk umahé ené, mara ngitungang ngabén!” Putu Sanda Ni Madé Sandi, keponakan Wayan Sudana saking purusa ngéngkél mikeletin, kala kasambatang sapadem Wayan Sudana, praya mligbagang pangabénan. “Umah ené suba beli Mé Madé, suba masértifikat.” “Cang né Sarjana Hukum. Eda Mé Madé melog-melog Icang. Mé Madé madéwék luh tur suba ngantén, tusing pantes ngwarisin apa-apa uli Pa Yan. Icang patut ngwarisin.” Putu Sanda sayan ngéngkél. Mamanah Nyoman Sukiada nyaurin, “Ipidan bulan-bulanan anaké lingsir nguyak tai nguyak enceh dini, nyén tusing ada rungu. Tepengan jani disubané mati, makejang pasliab teka, tusing ja teka nakonang unduk upacara, sakéwala nakonang waris,” sakémaon andegang ipun, nénten kamedalang, mangda tan sayan ribut ribet. Rebut marémbét ribet, malah makebat dados rebat. SandaSandi sayan kukuh nagih paduman, Sudani-Sukiada tetep kekeh mikukuhin. Ngangenin ati pisan sang palatra. Sawa tan wénten ngitung , sami ring waris manahé ngétang. Manahé metu tan waras, kamati-mati magarang waris. “Adep umahé. Pipisné dum, Cang atenga, Mé Madé atenga!” “Taen marasa meli, aluh-aluh naguh ngadep!” “Mé Madé marasa meli?” “Né sértifikatné.” Madé Punia, Keliahan Banjar Pérumans nyelag nyelag sada nyalig, mangda pamuput wicarané nyelig. “Ampura, titiang kelihan banjar driki. Sampunang kumuh ngrebatang waris. Sang padem urus dumun, waris pungkuran urus.” Parindikan Sanda-Sandi nagih ngadep umah, digelis dados tanggun satua ring pakraman. Akéhan nyadcadin, sakémaon wénten taler sané matutang.
tetujon sané pateh, inggih punika nunas majeng Ida Sang Wasudéwa prasida mapitulung ring anggan dané makekalih. Irika Ida Sang Arjuna ngadeg ring cokor Ida Sang Kesawa. Ida Sang Kesawa raris matangi, irika Ida nyaksiang Ida Sang Arjuna, wus punika wau Ida Sang Kesawa nyaksiang Ida Sang Duryodhana sané taler wénten irika. Irika raris Ida Sang Kesawa ngaturin makekalih mangda milihin kawéntenanidané. Sané kapertama, Ida mayuda nénten pacang ngawigunayang senjata, pilihan sané kaping kalih wantah molihang makasami prajurit Narayani. Ida Sang Kesawa nunas Ida Sang Arjuna sané kapertama milihin kawéntenané punika. Ida Sang Arjuna raris mapinunas majeng Ida Sang Kesawa mangda prasida dados sais kréta ri kala payudané punika mamargi. Ida Sang Duryodhana nunasang makasami prajurit Narayani sané pacang mabéla ring angganidané. Ida Sang Duryodhana mawali budal antuk manah sané liangnyané tan kadi-kadi. Punika sangkaning makasami prajurit Narayani sané waged ring payudan mabéla ring anggané. Antuk suka sané tan kadi punika, Ida Sang Duryodhana mangkin matur majeng ring Pamanidané, Ida Sang Sakuni, nanging Ida Sang Sakuni kroda wau mirengang indiké punika. “Uduh Cening I Déwa, napi sané ngawinag I Déwa sakadi asapuniki? Sané kabaosang utama wantah tatkala Cening nuénang Ida Sang Kesawa, yéning saihang mangkin sareng nuénang prajurit sané akéh. Duaning kawéntenan Ida Sang Kesawa dahat mautama ring payudané puniki.” Nyawis Ida Sang Duryodhana, “Uduh Paman, raris sapunapiang mangkin…? Punapiang titiang duaning sampun kadi asapuniki kawéntenané. Titiang mapikayunan yéning madué prajurit sané akéh, titiang pacang jaya ring payudané punika.” Orti indik yudané sampun biur ring makudang-kudang panégara. Ida Sang NakulaSahadewa, putran Ida Dewi Madri, wantah sameton Ida Sang Maharaja Salya. Kahanan punika sané ngawinang Ida Maharaja Salya taler ngayunin pacang mabélapati, mapitulung ring Ida Sang Yudhisthira. Ida sampun mulpulang prajurité sané akéh pisan. Sami sampaun sayaga nglinggihin jaran, gajah, kreta taler mabusana saha ngagem senjata sané sampun jangkep. Prajurit punika mamargi ngawit saking Madra Désa nuju Upaplawya. Pamarginé punika dahat doh, sané ngawinang sami prajurité kenyel. Indiké puniki taler sané kawigunayang olih Ida Sang Duryodhana mangda prasida ngambil prajurit sané akéh punika. Irika raris Ida Sang Duryodhana mulpulang sami prajuritidané pacang ngaryanin genah masandekan sajangkepnyané sareng ajeng-ajengan miwah sané tiosan sané dahat kaptiang olih samian prajurit Ida Sang Maharaja Salya. Wénten akéh sané kasayagayang irika, bhoga miwah uphaboga taler genah marerepan sané taler becik ngawinang sami prajurité rumasa liang tur anggannyané malih marasa seger. (Masambung)
Wak Bajraning Ibu Wak Bajraning Ibu satsat sidhi mantra pamastu sampunang bani langgana ring linggih ibu mangda ten kapastu temah “panak temah pitra” sami embas saking garbhan ibunta ibu ngupapira ngamertanin putran ida patut ngicén pangwales maduluran antuk satya ngemit linggih ibu minab aab jagat yakti kaon pasal kasilur pasar ten kedik anak las ngadol padéwékan tanpa rasa sesel taler ngadol ibu pertiwi ngiring sampunang obah jegjegang pikayunan mabéla arep ring ibu pertiwi sutindih ring tanah palekadan
Nyoman Punia
Mula Sayang Crukcuk Kuning….. Tengah lemeng nguci nundén masaré ngedas lemah nu bli kangen, pulesé blasak ngalih ipian, cangkrimané sedih bekut. nuruput crukcuk kuning nguci, nundunin beli matangi, ajerih langkahin matanai, pang tan sinengguh blubuh, ngalih gaé patut kéngguh. tragia ngupadi bagia, kadi Sang Hyang Rawi, kénkénang bli tuara sayang, crukcuk kuning setata bakti, nguci nundunin sabilang wai, mimbuh kenyem manis. Djelantik Santha
Kruna
14
I Madé Bati Aryasa
Cerakén
Waged Masatua Bali
Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti
pupu;sienom/,
Pupuh Sinom 11.hp*hd ) kelelrn/, Apang eda kaléléran, wier;tnÀn\itu\in/, wiréh tan ana ngitungin,
hpbÙinß\u\áh*, apa buin mangunggahang,
SANGKANING becik nyatuayang satua Pan Balang Tamak, Degus Bati-asapunika ipun ketah kasambat ngamolihang kekalih widang juara ring pacentokan masatua Bali warsa 2015 lintang. Jadma sané sampun ketah kauningin dados krama corah ring satuané punika becik pisan kabaktayang olih yowana sané maaran panjang I Made Bati Aryasa punika. Nénten wantah pamilet kémanten sané angob nonton kawagedanipun masatua, para panureka taler angob nyaksiang Degus Bati masatua. Indiké punika majanten ngawinang ipun ngamolihang juara kapertama ring acara raina patinget Bulan Bakti Pemuda 2015 Kabupaten Gianyar. Sakéwanten yéning ring lomba masatua sané kamargiang sinarengan ring HUT Kemerdekaan RI, siswa kelas IV SD Suta Dharma, Ubud, Gianyar puniki polih juara kalih.
liiyunnåitu\inæipis/,
raja branané manaut, c)n&cucunÂinitÙ;,
cening cucun nini tuah,
pljhinÀ¡lijni,
palajahin uli jani,
h)djumã¡;, eda jumbuh, dsrinßn;n^ml. dasarin manah nirmala. 12.s\ÐnßejÉod2méw, sangkan majro Dalem Jawa, mulpnÑiknÀøgusÓi,
mula pandikan I Gusti,
enksubÂ)\;sib)tn/,
né kasub Nengah Sibetan,
wiewkmulppsi;, Wiwéka mula papasih, hid\iecná)n;\uni,
Ida ngicén genah nguni,
rhuh&t)glÀsikut/, rauhing tegal asikut, jijihnuætkánÓ*,
jijihan satak gantang,
r&dhu;wt)sá¡mnÓi, ring Dauh Wates gumanti, tn;luput/, tanah luput, kiecná¡sÓiwynãzé(. kicén Gusti Wayan Banjar.
KAWÉNTENAN makudang-kudang pikobet nganinin indik alit-alit miwah yowana ngawi dr. Laksmi Duarsa---asapunika dané ketah kasambat rumasa sebet. Pinaka ibu, dané mikayunin sapunapi kahanan psikologis alit-alit utawi yowana tatkala keni pikobet sané rumasuk ring parindikan hukum. Dané sané maputra tigang diri puniki maosang, sapatutné parindikan sakadi punika nénten kapanggih, manawita alit-alit miwah yowanané becik kauratiang olih kulawarganyané. Uning tur éling sangkaning akéh manggihin taler miragiang pabaos saking rerama sané oka-okanyané keni pikobet indik hukum ngawinang dané sané madué aran dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp. KK. Puniki sayan sebet. Dokter Spesialis Kulit lan Kelamin puniki éling yéning parikrama ngupapira anak alit mabuat pisan ring kahanan panglimbak aab sakadi mangkin. Punika mawinan dané ngutsahayang ngicénin uratian taler tresna sané pinih becik ring pianak dané. “Ring pikayunan titiang, kulawarga sané pinih utama, duaning punika wantah druén taler pikardin Ida Sang Hyang Widhi Wasa sané patut becik kauratiang,” baos dané tatkala kacunduk ring acara Penyuluhan Kesehatan Hidup Sehat Bahagia Bebas IMS & HIV/Aids ring Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Dénpasar wau puniki. Kurenan dr. Made Dwi Yoga Berata, Sp.B, KBD Finacs puniki maosang, selah jagi makarya sané becikan nganutin ring “disiplin ilmu” sané kaduénang akéh kapanggih, asapunika taler kaaptiang mangda sareng ring makudang-kudang organisasi. Sakéwanten dr. Laksmi Duarsa mautsaha ngamargiang parikramaparikrama punika antuk pamargi sané biasa kémanten, duaning makatiga alit-alitnyané kantun alit tur ngaptiang uratian. Parikrama inucap wantah sané patut kautamayang, pakaryan dados dokter spesialis penyakit kulit lan kelamin prasida kamargiang salanturnyané. Punika mawinan dané ngamargiang praktik ring genahnyané mangda nénten naenin lempas ring swadharma dados ibu ngamongin pianak, nanging akéhan kamargiang antuk parikrama manyama
“Bapak lan Ibu tiangé sering ngicén tiang pituduh lan tutur mangda tiang nénten kimud masatua tur nénten takut nagingin tetuek-tetuek sané anut adung mangda satuané punika prasida dados satua becik,” baosnyané. Degus Bati sané seneng magending puniki taler nyarengin magending ring Album Kompilasi Bali Kumara Generasi 2 Bhuana Shanti sané kamedalang ring warsa 2015 lintang. Ring album inucap, gending mamurda “Nglawang” reriptan Komang Raka sané nyatuayang indik tradisi Nglawang sané kantos mangkin kantun kalestariang punika prasida becik kabaktayang olih yowana sané waged pisan masesolahan puniki. Yadiastun dados yowana sané waged magending, jayanti ring lomba masatua Bali puniki maosang, sesampuné kelih ipun meled prasida dados koki utawi juru masak. (ast/wan)
braya. Sering timpal-timpalnyané ring SMAN 3 Denpasar dumun sané mataké ring dané indik punika, asapunika taler timpal-timpal pianaknyané sané masekolah ring SMAN 4 Dénpasar. dr. Laksmi Duarsa rumasa bangga duaning prasida ngicén ilmu sané kapolihang indik ngamong pianak ring sang sané ngaptiang tur nénten ngingilang makarya kémanten, yadiastun prasida makarya tur madué kawagedan dados dokter spesialis penyakit kulit lan kelamin nénten ja parindikan dangan. Dané taler ngaptiang mangda alit-alitnyané nénten demit tatkala manggihin ibunyané kadi asapunika. Napi malih putri kapertamanyané, Evindya Vivas Cita Devi Nandanaya B, kantun kuliah ring Fakultas Kedokteran Universitas Diponogoro, Semarang. Asapunika taler putra kaping kalih, Made Bagus Sastra Pramaya Barata kantun kuliah ring Fakultas Kedokteran Unud. Sané pinih alit kantun dados siswa kelas III ring SMPN 3 Denpasar. “Aget pisan tiang madué kurenan sané seneng matembung rasa ring makéh parindikan, napi malih indik pianak. Agetnyané malih pianak tiang sampun kelih, dadosné akéhan tiang madué galah ngamargiang pakaryan dados dokter,” baosnyané sumeken. Nénten demit indik ilmu lan pengalaman sané kadruénang kapanggih tatkala dané dados koordinator parikrama penyuluhan sané ngulemin alit-alit SMA lan SMK negeri taler swasta sajebag Kota Dénpasar. Nénten pocol parikrama lan tuyuh sané kamargiang duaning parikramané prasida becik mamargi antar. Napi malih antuk pangrauh Pj. Wali Kota Dénpasar, Sekda Rai Iswara, Kadis Kesehatan taler pejabat siosan sané ngawitin pamargin acara penyuluhané punika. “Tiang ngaptiang alit-alité nénten uning ring parindikan kauripan sané patut kagambel kémanten, nanging taler ngicénin conto sané sering kapanggih ring pakraman. Nénten iwang dados rerama sané sibuk nanging patut kaélingin pisan yéning rasa sesel setata rauh ring ungkur. Nénten wénten manah tiang jagi ngajahin, nanging wantah metuéling duaning napi sané kakaryanin majanten jagi kaicén ring pianak,” baosnyané. (ast/wan)
Isin Gumi
Krama Bali Patut Yatna, ”Penipuan Berkedok Invéstasi”
KASUS invéstasi bodong sayan ngakéhang medal ring pakraman pamekasnyané ring Bali. Indiké punika ngawinang krama marasa osah. Penipuan madasar invéstasi sakadi mangkin sayan nglimbak antuk ngawigunayang tata cara sané kréatif tur naut uratian
krama. Kramané kajanjiang makudang-kudang asil sané ngawi untung antuk cara sané nénten janten tur nénten “masuk akal”. Pangawitnyané yukti kaicén untung, nanging pamuputnyané sistem investasi inucap nénten prasida naur bonus-bonus nasabah
Kruna Basa Bali
AKSARA BALI
1.
siratmaya
1. sirtßy,
1. alis
2.
sirepan
2.
siÏpn/,
2. tempat tidur
3.
sirna
3.
s^n,
3. lenyap
4.
sisip
4.
sisip/,
4. salah
5.
sisu
5.
sisu,
5. bingung
6.
siwadwara
6.
siwdÙr,
6. ubun-ubun
7.
trepti
7.
tÊpÓi,
7. aman
8.
tatu
8.
ttu,
8. luka
9.
tebuk
9.
t)buk/,
9. giling
10. tedun
boya parindikan sané dangan kamargiang, napi malih patut waged mabasa Bali mangda satuané becik kadabdabang. Malih ipun maosang, masatua Bali nénten wantah nyatuayang satua kémanten, nanging wénten parindikan sané patut kauratiang minakadi tetuek utawi tutur luwih saking satuané inucap mangda becik kasobyahang. Santukan yéning tetuek inucap nénten sumeken kabaosang, sinah satua inucap nénten prasida becik kapiragiang. Ipun polih manggihin satua sané dagingnyané becik pisan, nanging tatkala kasatuayang nénten prasida becik sakadi i wawu. Wénten taler satua sané tatkala kawacén nénten becik, nanging tatkala kasatuayang malih majanten becik tur ngangobin sang sané miragiang, minakadi conto satua Bali Pan Balang Tamak sané sampun kasub punika.
Ngutamayang Kulawarga
lekita muah presasti,
rjbÉnenmnhut/,
“Ngamolihang juara boya tetujon tiang nyarengin lomba. Sios saking seneng ring satua Bali, tiang nyarengin malomba sangkaning meled uning kawagedan tiang mabasa Bali,” baosnyané. Saking alit, Degus Bati sané embas ring Ubud, 4 Nopember 2005 puniki madué kawagedan makasenian, minakadi seni sesolahan, tabuh, miwah magending. Pianak kaping kalih I Nyoman Aryasa-Dhyan Oka Ananda puniki maosang, ipun meled pisan nuut pamargi rakannyané, Putu Nadhia Dewi Aryasa sané akéh pisan madué prestasi utamanipun ring widang magending nyantos malomba ring Nasional taler kaulemin mangda magending ring Istana Negara, Jakarta. Wénten taler prestasi nyarengin magending ring Pesta Kesenian Bali pinaka duta saking Kabupaten Gianyar. Degus Bati maosang yéning masatua Bali
Laksmi Duarsa
2kitmÙ;pÊ]sÓø,
liunan ngitungin pipis,
Redité Paing, 7 Februari 2016
10. t)dun/,
Bahasa Indonésia
10. turun
sané kaduénang. Mawinan pamuputnyané, krama marasa keni uluk-uluk sangkaning nyarengin investasi inucap. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 2 Februari 2016 lintang. Dedek, Banjar Tegal Yukti akéh kasus invéstasi bodong sampun nibénin krama sadurungnyané. Nanging, kramané akéh sané kantun percaya tur keni uluk-uluk. Mawinan krama mangda malajah saking kasus-kasus sadurungnyané, santukan sampun akéh sané dados korban, ngemasin jinahnyané ical kantos panyatusan yuta rupiah. Kaki Dukuh, Seririt Sujatiné indik penipuan invéstasi bodong punika sampun sering kaortiang ring makudang-kudang media masa. Santukan sang sané dados investor baosnyané manis, akéh krama sané kayun nyarengin. Krama kajanjiang antuk asil sané gédé, kémahon nasabah ten perlu tuyuh. Iriki krama mangda wikan nyelehin genah invéstasi sané patut lan resmi. Selehin dumun indik
kasujatiannyané. Gung Surya, Lovina Invéstasi pacang nguntungang krama yadiastun asilnyané sué wau prasida kapolihang. Sakadi mangkin jaman sayan canggih, penipu naler canggih antuk kawikanannyané ngrayu nasabah mangda kayun sareng. Para krama patut mikayunin taler nyelehin dumun napi sané kabaosang, sakadi yéning nabung 30 yuta pacang polih 15 yuta nyabran bulan, nika patut selehin saking dija prasida molihang jinah amunika? Dharmawangsa, Panji Anom Tunas titiang majeng pamerintah maprakanti sareng kepolisian nyelehin taler midanda sapasira sané dados dalang saking penipuan invéstasi bodong puniki. Rasayang titiang nénten ja méweh yéning kayun nreptiang pelakunnyané, santukan ipun sering ngawigunayang hotél-hotél genah nyobyahang indik invéstasi punika. Yadiastun sekadi punika, krama sampunang dumun kasusu nyarengin wau kajanjiang polih asil sané ageng. Patut selehin, iraga patut yatna. (ama)
Tetamian TETAMIAN mawit saking kruna tami sané martos sané katami utawi sané kawarisin. Kruna tami raris kadwipurwayang dados ‘tetamian’ martos warisan. Pitakéné mangkin, napi punika tetamian? Asapunapi tata-titining niténin warisan mangda prasida katami kantos ri pungkur wekas? Sira patutné sané ngicén utawi ngwéhin saha nrima tetamian? Asapunapi pamargin anaké gumanti prasida kabaos ngwaris? Pitakén ring ajeng ngiring tlatarang siki-siki gumanti prasida tinglas kawéntenannyané. (1) Tetamian, sakadi artosnyané ring ajeng wantah warisan sané katami saking leluhur sané kawaris olih para pratisentanannyané gumanti dados anggén kantos kawekas. Yén imbayang sakadi panegara, ring pameréntahan, program-program sané becik sané prasida anggén sareng sami patut kasobyahang olih nayakané kantos kawekas, sira ja dados nayaka, patut tetep nglanturang. Samaliha, yén wénten program sané nénten manut, sané iwang sasaran, gumanti mangda kaselehin utawi kagentosin antuk program sané tiosan. Tetamian sakadi puniki sajeroning niténin panegara nénten makéh sané kalaksanayang utawi kalanturang, duaning magentos sang nayaka praja, magentos programnyané, yadiastun nayaka sané kagentosin punika madué program sané becik! Tetamian, nénten ja parindikan program, wicara sané becik (abstrak) sajeroning pameréntah utawi panegara manten, wénten taler indik tata-titi (parisolah) ring kulawarga, pakraman, miwah ring genahé tiosan. Tiosan punika, sané taler mabuat, tetamiané punika sané marupa barang utawi arta brana. Untengnyané, tetamiané punika marupa barang, parilaksana, miwah sakancaning wicara sané wénten ring jagaté sané prasida kanggén niténin kauripan. (2) Tata-titining niténin warisan mangda prasida katami kantos ri pungkur wekas? Sajeroning niténin warisané punika gumanti prasida katami kantos kawekas patut kasobyahang sareng i krama ring sakolahan, pakraman, taler ring kulawarga. Sesampuné prasida ngwikanin parindikan sané kabaos tetamian, patut nglimbak raris asapunapi carané gumanti tetamiané punika prasida kawarisang sareng pianak cucu kantos kawekas. Yéning tetamian punika marupa parisolah, ngiring rajegang gumanti kauripan ring kulawarga, pakraman, miwah ring panegara harmonis. Samaliha, yéning tetamianné punika marupa barang, patut pisan kaupapira mangda nénten rusak, kepéh, utawi nénten madué pangarga malih! (3) Sira patutné sané ngicén utawi ngwéhin saha nrima tetamian? Tetamiané punika sampun majanten pisan kawarisang olih leluhur iraga mantuk ring pratisantanannya, sakadi ida, dané, sameton krama Bali. Sané abot sajeroning ngétangang tetamiané manawi tetamian sané marupa barang, sakadi natah utawi tanah Bali sané kawarisin antuk kulawarga Baliné. Makéhan tanah tetamian leluhur sané sampun madué sertifikat druén kulawargané mapindah genah pamilik, santukan dados adol. (4) Asapunapi pamargin anaké gumanti prasida kabaos ngwaris? Parindikan pamargin sang sané patut ngwarisin tetamiané punika mabuat pisan kasobyahang gumanti iraga tegep antuk niténin tetamian leluhuré mangda tetep rajeg, prasida katamiang sareng pianak cucuné kawekas! Sesananing i pratisentana, patut ngupapira tetamiannyané mangda tetep nénten mauwah tur nénten kepéh, ketes kadruénang anak tiosan! Tetamian Makéh tan Katami Pulo Baliné kasub ka dura negara sangkaning makéh madué tetamian. Yéning tetamian duéné sampun telas, nénten kaupapira, bilih-bilih sampun kepéh, miwah kaadol, napiké Bali kari pacang madué taksu, madué pramana? Pitakén titiang puniki mawani patut kabligbagang gumanti iraga madué pamitegep saha pamicutet sané pateh mangda kawekas prasida niténin tetamiané rauh kawekas! Manut titiang néwék, yéning tetamian ring Bali nénten gelis katiténin, pastika Pulo Baliné nénten malih madué taksu, nénten malih miyik kantos ka dura negara. Yéning baosang silih sinunggil tetamian ring widang palehaman, umpaminipun indik kabresihan wewidangan, sira sané sampun malaksana ngraina mareresik ring pakarangan soang-soang? Sampunang sampun maosang indik marersik ring lingkungan pakarangan paumahan yata griya, utawi puri. Yéning kawéntenang panyelehan utawi penelitian sané kawastanin ilmiah, pastika asilnyané nénten becik. Artosnyané, kari makéh i krama Bali sané nénten lingu ring kabresihan; kabresihan pakarangan ngraga yata ké pakarangan lingkungan sané pinaka padruén umum. Indiké puniki mawinan makéh lingkungané kari kotor, mis utawi leluuné makacakan, utaminnyané sané marupa plastik. Lianan punika, taler indik tetamian sané lianan, sané wénten ring wewidangan jagat Bali, kari makéh sané nénten kauratiang, mawinan kahanan lingkungan miwah parilaksanan i krama Bali makéh sané nénten nepék ring urah-arih mapakraman. Duaning asapunika, ngiring saking mangkin uratiang tetamian leluhuré gumanti nénten ical. (I Wayan Suardiana)
Redaksi nerima reriptan profil mabasa Bali miwah Indonésia (pinih akéh 3000 huruf) jangkép sareng foto profil. Profil mangda kakirim ring alamat : Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email : bali.orti@yahoo.com
15
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Kebahagiaan Sejati sang Pemimpin
l Belajar Arthasastra dari Canakya (3)
lLaporan Kegiatan JKP - 109, 2015
BPM - Mer
Peluncuran Buku Kumpulan Puisi & Proses ‘’BUNGA PERJALANAN’
SRI JAYANTINI
Minggu, 20 Desember 2015 ACARA dibuka oleh Diah Karang sebagai MC Moderator : Mira M.M. Astra Pembicara : Puji Retno Hardiningtyas Pembaca Puisi: Para dosen dan mahasiswa STIBA Saraswati Denpasar, Aryadimas, Winar Ramelan, Nunug Noor El Niel, Teter Takhta, Musikalisasi Puisi: Ayu Chumani dan Teater Takhta Hadirin: Wini Arthini, Kim All-Ghozali, Sulis Gingsul AS, Citra Sasmita, Dwi S. Wibowo, Mas Suputra, Inne Meryanti, Okky Athalangu.
Arus Deras Desakralisasi Bali l Membaca Bali Setelah 100 Tahun Berlalu (5)
KESAKRALAN BALI memang relatif masih terjaga manakala mendapatkan pengaruh dari interaksinya dengan budaya asing dari kawasan Timur, seperti India dan Tiongkok pada awal abad Masehi. Terasa ada keserasian dan keselarasan paham antara pandangan hidup Bali dengan India dan Tiongkok, terutama berkaitan dengan relasi manusia dengan alam dan Yang Mahaabstrak. Begitu juga dalam hal relasi antarmanusia yang berbasis pada kolektivitas, kebersamaan, kekeluargaan. Namun kesakralan Bali yang dirawat secara terstruktur dan tersistem secara kolektif ini, mulai gagap dan gugup manakala berhadap-hadapan dengan paham kapitalisme yang melahirkan anak kandungnya bernama materialisme dan pragmatisme. Guncangan-guncangan besar dan mendasar muncul berulang-ulang, dari perluasan Bandara Ngurah Rai di Desa Tuban, Badung, pembangunan hotel dan lapangan golf di Tanah Lot, Tabanan, lalu rencana pembuatan jalan layang, geothermal di Bedugul, sampai akhirnya kini mencapai titik kulminasinya pada rencana reklamasi Teluk Benoa pas tepat di kaki Pulau Bali—yang membelah secara massif dan menyeluruh masyarakat Bali dalam berbagai lapisan dan profesi. Praktis dalam setiap megaproyek yang kemudian menyentuh area yang dikategorikan “kawasan suci”—dengan
li kadek surya kencana Di Depan ABD Foodmart Singaraja : NS
Burung-burung gereja itu melindungi bulu-bulunya dari hujan yang tiba-tiba jatuh pertengahan September ini. Seperti aku, mereka pun kedinginan. Tapi mereka bahagia. Mata kecil mereka menyala memantulkan jejak-jejak basah yang tertinggal di lantai putih ABD Foodmart. Mereka bernyanyi dengan riang sambil mencari kutu di tubuhnya sendiri juga tubuh teman-temannya. Sementara aku tetap gelisah memikirkan handphone-mu yang belum juga bisa kuhubungi. Aku tak tahu apa yang kau lakukan senja ini untuk menghangatkan tubuhmu yang rapu Mungkinkah telah kaundang sepotong matahari ke ranjangmu yang basah dan dipenuhi boneka sapi? Atau mungkin telah kautemukan lelaki yang lebih hangat dan mengerti dibandingkan diriku? Bagaimana harus kuduga tatapan matamu hari ini? Sungguh lelah aku memiirkan permainan bidak-bidak cintamu yang tak terduga. Bolehkah aku membunuhmu mengawetkanmu sebagai mumi agar kau dan roh kecil dalam tubuh manismu tak meninggalkanku sedetik pun?
pencaplokan lahan yang luas—mendapatkan tentangan dari komponen masyarakat Bali, sekaligus dukungan dari kalangan elite politik formal dan birokrasi pemerintahan. Namun, pencaplokan kawasankawasan suci dalam skala lahan yang tidak terlalu luas, justru lolos begitu saja, tanpa tantangan maupun tentangan yang berarti. Tanpa disadari, kesakralan Bali pun sejatinya sudah sedemikian rupa terkepung oleh arus desakralisasi yang kian deras. Tenget, duwe, wilayah kekeran, bengang, apalagi sekadar telajakan dalam tatanan tata ruang Bali Tradisi yang semula memberi nuansa rasa ruang semakin
Orang-orang, burung-burung gereja, jejak-jejak kaki yang tertinggal, dan gerimis, kembali tersenyum padaku yang basah di antara langit yang memerah dan jiwa yang menyerah
hari semakin tergerus habis. Bilapun masih ada, namun keadaannya sedemikian terkotori sampah dan limbah. Sakral dan secret yang dalam Bali Tradisi dihormati, dimuliakan, namun dalam selera pemilik modal uang dan kuasa justru dijungkirbalikkan sebagai komoditas seksi, sehingga diincar buat dibeli. ldeprabas
Pertemuan World Musik di Kota Multikultural lIkatan Benang Merah Ruang Pertemuan
SAWAHLUNTO merupakan salah satu kota di Indonesia yang mendunia dengan sejarah dan wisata tambang. Ditemukannya potensi harta karun ‘’mutiara hitam’’ atau batu bara oleh Geolog Belanda W.H. de Greve tahun 1871 menjadi asal mula kelahiran kota ini. Sejak tahun 1887, pemerintah Hindia Belanda mulai membangun peradaban koloniailsme baru hingga kota kecil ini menjadi salah satu penyumbang batu bara terbesar secara global bagi benua Eropa bahkan dunia. Hingga saat ini, Sawahlunto masih menyajikan wajah masa lalu melalui arsitektur bangunan khas kolonialisme yang masih terawat dengan baik. Komplek Museum Galeri Info Box dan Lubang Tambang “Mbah Soero” menjadi trade mark dan kilas balik saksi bisu dari sejarah ‘’orang rantai’’ yaitu para tahanan politik dan kriminal yang didatangkan dari seluruh penjuru negeri dan diperkerjakan sebagai budak dengan rantai yang selalu melekat di kakinya. SEJARAH MIGRASI perbudakan orang tambang membentuk kebudayaan Sawahlunto sebagai kota yang multikultural. Ruang pertemuan berbagai etnis dan kebudayaan saling berpadu membentuk identitas baru yang hybrid, berbeda dengan wilayah lain di Sumatera Barat, di Sawahlunto tidak ada kebudayaan dari salah satu etnis yang unggul, termasuk dengan jejak seni pertunjukannya. Pada tahun 1947, Galeri Info Box dahulu bernama Gedung Pertemuan Buruh (GPB) menjadi ruang aktivitas buruh dan pertemuan terutama setelah masa gajian. Berbagai seni pertunjukan sebagai ‘’politik hiburan’’ oleh Belanda disajikan seperti seperti ronggeng, wayang kulit, layar tancap, kuda kepang hingga perjudian yang dilegalkan oleh Belanda untuk menghabiskan penghasilan buruh dalam semalam, es-
Tiba-tiba orang-orang yang lewat di depanku tersenyum dan aku terpaksa membalas senyuman mereka Beginilah aku sekarang; tak pernah merasa hidup bila jauh dari hidupmmu. tal pernah bahagia bila kau tak ada. Sungguh, membiarkanmu berlalu adalah rasa sakt yang sunyi. Kau tahu, bila wajahmu muncul dalam cermin hatiku aku sama sekali tak bisa menghapusnya.
BAGAIMANA JADINYA bila sang Pemimpin sebagai sang pemegang utama danda niti justru tidak menjalankan swadharmanya sebagai sang pelindung kelangsungan Bumi? Kautilya dengan tegas memastikan lewat Arthasastra gubahannya: inilah titik utama penyebab kehancuran Bumi sebagai rumah bersama keluarga besar kehidupan manusia. Justru karena begitu sentralnya tugas, peran, fungsi, dan tanggung jawab sang angawa rat, sang pemimpin di Bumi ini, maka syarat utama seorang calon pemimpin Bumi, dia wajib paham dan mempraktikkan ajaran spiritual, termasuk filsafat kehidupan secara utuh. Selanjutnya, dia juga paham ilmu ekonomi dengan benar, supaya dapat mensejahterakan setiap warga yang dipimpinnya. Manakala sang calon pemimpin telah paham mendalam, mendasar, dan meluas perihal ilmu spiritual, filsafat (anwiksaki), serta ekonomi (warta) dengan benarlah, maka saat dia memimpin kelak bisa membuat peraturan-peraturan atau undang-undang (danda) dengan benar—yang bermuara pada kelestarian kelangsungan Bumi. Indikator kunci kinerja kesuksesan seorang pemimpin negara di Bumi—dalam berbagai tataran dan jajarannya—karena itu yang terpenting dan ter-utama adalah: seberapa besar komitmen dia melindungi Bumi sebagai artha (harta) abadi kehidupan bersama manusia ini? Manakala Bumi sebagai artha ini lestari asri, maka di sanalah kesejahteraan sejati setiap warga negara telah diwujudkan oleh sang pemimpin—karena kehidupan segenap mahluk juga bakal tenang damai adanya. Bila demikian halnya, lalu, di mana letak kebahagiaan sang pemimpin? “Pada kebahagiaan rakyatlah letak kebahagiaan sejati sang pemimpin. Yang bermanfaat bagi rakyat, juga bermanfaat bagi pemimpin. Yang berharga bagi pemimpin belum tentu berharga bagi rakyatnya, namun yang berharga bagi rakyat niscaya beharga bagi diri sang pemimpin,” simpul Kautilya dalam Arthasastra. Yang kerap terjadi, bahkan kini sedang menjadi-jadi di Bali, justru berbalik-balik tinimbang renungan Kautilya. Rakyat beramai-ramai menolak keinginan si pemimpin, namun si pemimpin justru mati-matian mewujudnyatakan keinginannya. Rakyat bersikukuh melindungi kelesatarian fungsi alami alam, tapi si pemimpin malah merestui yang mau ngurug pasih. Kini, di manakah letak kebahagiaan sejati pemimpin? lnirta ks
lMoh. Ghufron Cholid Rupa Laut
sedalam laut diri terpaut matamu teduh mengusir riuh
setenang laut gejolak tersimpan tabah rapikan batin
oknya mereka terus bekerja ibarat Sisyphus di mitos Yunani. NEGERI INI membenci penjajahan namun sepertinya turut pula bersyukur, karena warisan masa lalu Sawahlunto sebagai ruang pertemuan multikultural masih tetap dirawat sebagai potensi kota. Termasuk kehadiran Sawahlunto Internasional Music Festival (SIMFes) yang telah memasuki tahun ke-6. Sejak tahun 2010, kehadiran SIMFes turut menggaungkan Sawahlunto sebagai kota berbudaya sekaligus sebagai ruang pertemuan World Music (Musik Dunia). Iven yang digagas oleh kurator Edy Utama, budayawan Minang dan Hiltrud Cordes, doktor asal Jerman yang pernah meneliti Silek di Minangkabau ini, setiap tahunnya memilih berbagai group World Music untuk dipertemukan dalam panggung SIMfes. MENARIKNYA, perhelatan musik ang diselenggarakan 18-20 September 2015 ini tidak hanya dimiliki oleh para orangorang musik, tetapi juga masyarakat bisa. Bertempat di Lapangan Segitiga, ribuan orang dari Sawahlunto dan kota tetangga berduyung-duyun menyaksikan iven yang menyerupai pesta rakyat, meskipun sekedar memuaskan rasa haus akan hiburan. Terutama anak-anak kecil yang begitu antusias menyaksikan pertunjukkan di deretan paling depan. BAGI MASYARKAT awam, world musik sebagai gentre musik antimainstream dan cenderung eksperimental seringkali menimbulkan irama musik yang asing dan ketidakpahaman yang berlarutlarut. Konsepsi world musik pada suguhan bunyi hasil wacana eksperimental dan perpaduan dengan rasa lokal seringkali hanya mengambang pada tahap berusaha memtafiskan dan mengimajinasikan Lantaran harus bernegosiasi dengan masyarakat awam tersebut sehingga pertunjukan yang ditampilkan 12 group tidak hanya menitikberatkan pada musik, namun menjadi tontonan yang cair, segar dan menarik. Menikmati musik tanpa prasangka dan mendengarkan dengan telinga rendah hati dan keingintahuan. EDY UTAMA menyebut para musisi yang tampil tersebut sebagai ‘’Pejuang Kebudayaan’’ dengan merefleksikan masa lalu pada masa kini untuk merawat harapan untuk masa depan. Spirit world musik yang diusung para musisi tersebut memperlihatkan kecenderungan genre musik antara tradisional dan world musik kontemporer. Beberapa musisik melakukan revitalisasi dan reka-cipta tradisi, menjadi-
lSulis Gingsul AS Kata Senja Tadisiangkitahilang di belantatara kata kering Untungsenja yang tenang menemukangerimis Rambutmubasah di tengkukku yang tegang. ‘’Mari duduk-dudukbersamasaya meskirumpangbilah-bilahbangkukita’’
run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy
Coming on Age in Balidwipamandala ...
16 Agustus 2015
16 Agustus 2018
lLaporan Kegiatan JKP – 109-2015
BPM - Mer
Peluncuran Buku Kumpulan Cerpen ‘’POHON KEINGINAN’’
NI PUTU RASTITI
Sabtu, 26 Desember 2015 ACARA dibuka oleh Ariani sebagai MC, diikuti pengenalan Aryadimas sebagai moderator serta Dwi S.Wibowo sebagai pembicara. Kemudian acara diisi dengan musikalisasi puisi oleh Rastiti, Gita Raditya, Teater Angin, dan Teater Takhta. Dilanjutkan oleh pembacaan puisi oleh Teater Angin dan Teater Takhta. Dihadiri oleh Wayan Jengki Sunarta, Fricsha Aswarini, Idayati, Zinda Ruud Purnama, CitraSasmita, Bonk Ava, Wini Arthini, Kim Al Ghozali dan alumni Teater Angin SMA N I Denpasar.
Kontemplasi-Keriangan yang Mendangkal l Membaca Bali Setelah 100 Tahun Berlalu (6)
DIRANCANG oleh brahmana-brahmana linuwih bergelar para dukuh, rsi, mpu, telah menjadikan tata ruang, tata sosial, dan tata keagamaan Bali Tradisi menjadi kontemplatif sekaligus meriangkan. Berkehidupan dalam Bali Tradisi adalah berkegirangan, berkeriangan. Kelahiran atau kehadiran, keberlanjutan kehidupan, maupun pelepasan dan kepergian dalam Bali Tradisi kolektif dijalani dalam keriangan dan kegirangan, namun pada saat bersamaan juga penuh celah-celah makna dan laku kontemplatif. Kesadaran kontemplatif inilah yang menjadikan Bali Tradisi banyak mewariskan tempat suci, kawasan suci, hingga rangkaian siklus hari-hari suci. Tempat suci dibangun manusia Bali Tradisi untuk mengakui, menyadari, dan memuliakan keberadaan yang Mahasuci. Kawasan suci ada dan hadir secara alami dalam wujud gunung, segara, campuhan, mata air, loloan, beji. Hari-hari suci yang siklis dipilih untuk mengajak dan mengingatkan manusia Bali supaya senantiasa kembali menyadari hakikatnya sebagai jiwa suci yang berbadankan manusia. Dengan begitu manusia diingatkan supaya senantiasa menjaga, merawat, dan mengupaya-
kan pikiran, perkataan, dan perilakunya tetap terfokus pada yang Mahasuci, pada momentum ruang-waktu yang suci. Namun arus deras kuasa kapitalisme dengan anak kandung materialisme dan pragmatismenya seabad belakangan ini telah membetot peradaban hidup kontemplatif-keriangan manusia Bali menjadi kian dangkal. Dari hening, sunyi, Bali pun kian hari berubah menjadi kian bising, gaduh, dan riuh. Tak terkecuali tempat suci dan kawasan suci menjadi bising, gaduh, dan riuh. Tidak terluputkan pula hari-hari suci yang semestinya menuntun manusia Bali kian dalam merenungkan kedalaman hakikat kehidupan, malah akhirnya kian bising, gaduh, dan riuh. Kontemplasi-keriangan dan kegirangan yang dikonsepsikan oleh brahmana-brahmana linuwih Bali Tradisi, akhirnya malah melahirkan kesenangankesenangan yang mendangkal. Boleh jadi kebanyakan manusia Bali kini bukan lagi mengutamakan kesenangan, melainkan memburu kesenangan. Bukan lagi mencukupi kebutuhan, keperluan, melainkan memuaskan keinginan demi keinginan yang tiada batas. ldeprabas
kan tradisi tidak sebagai eksotisme namun selalu berkembang. Seperti Arastra dari Bengkulu yang membuka event dengan pertunjukan Gendang Dol. Alat musik ini biasanya digunakan hanya sebagai ritual, namun malam itu belasan pemain tampil degnan hentakan musik perkusi yang sealras dan atraktif. Mereka bahkan sanggup membawa gendang dol yang besarnya hampir seukuran tubuh pemain bermain liar di tengah riuh penonton. HORJA BIUS asal Jakarta sebagai band riset yang berkonsentrasi di jalur budaya Batak pimpinan Mogan Pasaribu menjadikan Tonggo-tonggo (mantra dan doa) yang digunakan oleh leluhur pada agama asli Batak menjadi ekspresi musik dengan warna baru. Perpaduan antara hasapi, taganing, serunai, sulim, ogung dengan gitar dan bass menghasilkan irama etnik, ambience, art rock hingga blues. Steev Kinwald asal Amerika yang telah puluhan tahun menjelajah Asia terutama India dan Indonesia unjuk kebolehan dengan alat musik tiup seperti Morcang dari India, Genggong dari Bali Aga bahkan alat musik yang menghasilkan irama dari zaman batu. PERTUNJUKAN yang lebih murni pada world musik dengan tradisi yang kental dan enak didengar justru ditampilkan oleh tuan rumah di antaranya Malakutan Bunian, Campur Sari Tombo Ati, Talempong Pacik Olah Raso dan satu keluarga musisi dari Talempong Batuang Aua Sarumpun yang dipimpin Umar, mawstro talempong yang berusia 90 ta-
hun. Menariknya hampir keseluruhan alat musik yang digunakan pada iven ini terbuat dari bambu yang menghasilkan bunyi yang beragam dengan rasa lokal yang universal. Para musisi dari negara lain seperti Duo Kuri (Jepang), Who Pinski (Jerman), Stiewascher (Austria) dan Hereford Hoppers (Inggris) menampilkan musik yang mewakili identitas kebudayaan dari negara asalnya. SIMFES 2016 ditutup dengan jam session, sekitar 20 puluhan musisi saling unjuk kebolehan memainkan alat musiknya dan berkolaborasi membangun ikatan benang merah ‘’perselingkuhan baru yang indah’’ dengan musik lain. SIMfes akhirnya menjadi ruang pertemuan yang multikultural dan ajang dialog antar budaya. Selain keberadaan SIMfes pun yang lahir dari kota batubara ini dapat menjadi reflekti bagi kota lain di Sumatera. lRatu Selvi Agnesia
lAliyanto Noersi Jimbaran Semilir angin laut biru muda tergerai daun-daun palem di jalan jimbaran tugu monumen cina di tepi jalan kokoh berdiri mewakili keperkasaan lalu-lalang kendaraan menderu, menyibak kadamaian yang tersembunyi di lipatan hati akan kau simpan di mana kehidupan ini, Yan? Semilir angin laut biru muda perlahan menghalau awan di langit kota ini dan mengapa sepotong awan ini masih juga bertahan dalam mimpi-mimpiku? datang bergelayutan dan menyisakan kerentaan atau juga rasa bosa didera sakit berkepanjangan Segeralah terjaga! ini adalah buaian tidur sia-sia tatap dan pandang tawa lucu ketiga cucumu bukankah kepolosan wajah dan jernih matanya bukankah kepolosan wajah dan jernih matanya mampu memadamkan api keputusasaan? Semilir angin laut di kota ini adalah senyum cucu adalah monumen dan sepotong awan tersimpan segenggam kesunyian
lBerto Tukan Di Udara Hujan dan Segala yang Menghitam di udara dan hujan dan segala yang menghitam ketika malam menggema bergentayangan cinta, cemburu mimpi dan nafsu melepas diri dari tubuhtubuh resah dalam keringat perjalanan, keresahan jalanan, rodaroda berputar, dan musik beritme serampangan ada pelabuhan tanjung priok di bus transjakarta ada parfum murahan penjajak hp mangga dua di mikrolet ada ganggang sempit dan setoran dua puluh ribu rupiah di perempatan tubuhtubuh letih dan pakaian yang basah oleh keringat mengintip malumalu dari poripori; setitik, melebar, melebar, melebar, dan merember berhimpitan, bergesekan, bersentuhan, berseteru dalam buskota dengan ac beraroma demam di udara dan hujan dan segala yang menghitam ketika malam menggema keriuhan kota adalah sound yang berlebihan kencangnya dan menulis puisi cinta di sebuah kafe menjelma Lilieth yang akan membuka gerbang ketujuh neraka
NASIONAL
16
Minggu Paing, 7 Februari 2016
Serangan Drona Mampu Digagalkan Arjuna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Seratus Delapan Puluh Sembilan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SANJAYA melanjutkan, Setelah mengatakan kata-kata ini, Vibhatsu yang berlengan perkasa itu berkeinginan mewujudkan keinginannya membantai Jayadratha. Lalu, Arjuna, dengan cepat meneruskan melawan para pasukan Kaurava. Ketika menerobos ke dalam bala tentara paduka, pangeran-pangeran Panchala yang berbudi luhur itu Yudhamanyu, Uttamauja, terus mengikuti dia sebagai pelindung dari roda-roda keretanya. Kemudian, ih raja Jaya, dan Kritavarman dari keluarga Satwata, penguasa Kamvoja, Srutayu, mulai menahan gerak maju dari Dhananjaya. Mereka ini memiliki sepuluh ribu orang sebagai pengikutnya. Keluargakeluarga Abhishaha, Surasena, Sivi, Vasati, Mavellaka, Lilithya, Kaikeya, Madraka, Narayana Gopala, dan berbagai kelompok Kamvojas sebelumnya telah ditaklukkan Lalu Karna, yang dianggap sebagai sangat pemberani, menempatkan putra Bharadwaja di depannya. Mereka menjadi
tidak menghiraukan nyawanya. Lalu Karna menyerbu Arjuna bersama-sama untuk menahan pahlawan yang sedang marah itu. Arjuna benar-benar terbakar dengan kesedihan, akibat kematian putranya Abhimanyu. Prajurit itu menyerupai sang Kematian sendiri. Putra ketiga Pandu itu memusnahkan apa saja atau segalanya termasuk ksatria yang memakai baju zirah Karna. Dhanjaya itu sangat paham semua mode peperangan. Dia siap menyerahkan nyawanya pada pertempuran sengit itu. Pemanah perkasa itu memiliki keberanian sangat besar. Macan di antara manusia itu menyerupai pemimpin rombongan gajah yang sedang marah. Kelihatannya siap menelan seluruh bala tentara yang bermusuhan. Pertempuran sangat sengit terjadi. Serangan-serangan dari kedua belah pihak membuat rambut berdiri tegak. Bombardir para pejuang dari kubu Kuru di satu sisi dan serangan serangan cepat Arjuna di sisi lainnya.
Semua dari mereka disatukan bersama-sama. Para ksatria Kuru mulai menahan banteng di antara manusia untuk terus maju membantai Jayadratha. Seperti obat-obatan menahan penyakit yang menyebar. Sanjaya berkata, Terusmenerus ditahan mereka, yang utama dari para prajurit kereta itu, Partha yang kekuatannya besar dan memiliki keberanian itu, dengan cepat dikejar Drona dari belakang. Putra Pandu itu seperti penyakit yang menghanguskan tubuh, meledakkan bala tentara Kuru dengan menebarkan panahpanah tajam bersayap. Serangan itu menyerupai matahari sendiri yang menyebarkan sinar-sinar dari cahaya yang tak terhitung jumlahnya. Banyak kuda dilukai, keretakereta termasuk pengendaranya dihancurkan, dirobek-robek termasuk gajah-gajah dilemparkan. Demikian juga payung-payung dipatahkan. Kendaraan-kendaraan kehilangan roda-roda mereka. Para pejuang melarikan diri ke se-
gala arah. Para ksatria itu sangat menderita akibat serangan anakanak panah Arjuna. Pertempuran berlangsung sengit antara para prajurit melawan Arjuna. Mereka saling menyerang satu dengan lainnya. Tak ada dapat dibedakan ketika pengguna panah lurus Arjuna itu Oh baginda, membuat bala tentara itu bermusuhan gemetar terus-menerus. Berpegang teguh kepada kebenaran, Arjuna menggunakan kereta yang ditarik kuda-kuda putih itu menginginkan menyempurnakan sumpahnya. Karena itu, Arjuna terus menyerbu melawan yang
utama para prajurit Kuru. Sedangkan, Drona menggunakan kuda-kuda berwarna merah. Sang Guru menyerang muridnya Arjuna dengan lima dan 20 batang panah lurus. Panah itu benar-benar mampu mencapai bagian tubuh vital. Selanjutnya, Vibhatsu yang utama dari para pemegang senjata-senjata itu, juga menyerbu cepat melawan gurunya. Arjuna menembakkan anak-anak panah. Serangannya itu mampu menggagalkan anakanak panah tandingan, yang ditembakkan Drona kepadanya. (bersambung)
Sloka 5.9 Pralapan visrjan grhnann Unmisan nimisann api Indriyanindriyarthesu Vartanta iti dharayan Di kala berbicara, memberi, mengambil, membuka, dan menutup mata, ia sadar bahwa yang bergerak hanyalah indra-indranya dan di antara objek-objek indra itu sendiri.
Hirup Gas Beracun,Tiga Warga Tewas di Sumur Banyuwangi (Bali Post) Nasib tragis menimpa tiga warga di Dusun Kunir Desa Singojuruh Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jatim. Ketiganya tewas di dalam sumur secara bersamaan. Diduga, mereka menghirup gas beracun di dasar lubang sedalam 21 meter tersebut. Delapan jam terjebak di dalam, ketiga korban berhasil dievakuasi, Sabtu (6/2) dini hari kemarin.
BPM/ist
EVAKUASI - Evakuasi tiga warga Desa Singojuruh, Banyuwangi, Jatim yang tewas di dalam sumur, Sabtu (6/2) kemarin.
TELEPON PENTING RUMAH SAKIT RSUP Sanglah : 227912-15 PMI/RSUP Sanglah : 227911 RSAD Udayana : 228061 RSU Wangaya : 222141 RSU Manuaba : 426393 RSUD Badung : 9006813 9006812 RSU Surya Husada : 235041 : 233786 : 233787 RSU Puri Raharja : 222013 RSU Saidharma : 227220 RSU Kasih Ibu Denpasar : 223 036 BaliMed Hospital : 484748 RSU Dharma Yadnya : 462629 : 462488 Fax. : 462488 RSU Dharma Usadha : 227560 : 234824 RSU Bina Atma : 425744 RSU Khusus Bedah Graha Usadha : 423467 : 426492 Klinik SOS Gatot Kaca : 223555 RS Bhakti Rahayu : 430270 : 403245 RS Bhayangkara : 234670 RSU Sari Darma Jl. Pulau Seram No.1 : 226866 RSU Prima Medika Jl.P.Serangan No.9X : 236225 (Hunting) Fax : 236203 Bali Royal Hospital Jl. Letda Tantular No. 6 Renon : 247499 RSU Wisma Prashanti, Tabanan : 819601 RSU Bintang Jl. Ngurah Rai 10, Klungkung : (0366) 25241 Fax. : (0366) 22819 Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda : 265533 34 Layanan Psikiatri Jl. Belimbing 74 Dps. : 249488 Polda Bali : 236494 Posko Bantuan Tourist Police : 224111 Nusa Dua Clinik : 771324 Klinik Mas (Jl. Raya Mas-Ubud) : 974573 Batu Bulan Medical Clinic : (0361)
8884000 Markas PMI Cabang Badung Jl. Imam Bonjol Denpasar : 484305 Pelayanan Abulance Gawat Darurat PMI Cab. Badung : 484305 Pelayanan Usaha Transfusi Darah (PUTD) PMI Cabang Badung d.a. RSUP Sanglah Denpasar : 227224 : 227915 : 227911 s.d. 227915 UGD Jiwa 24 Jam RSJP Bangli
: (0366) 91008, 91052 RSU Graha Asih : 764860 RSIA Puri Bunda : 0361- 437999 Fax. : (0361) 433988 Pelayanan Gawat Darurat 24 Jam (Posko PSC Dinas Kesehatan Propinsi Bali) : 7805498 Pesawat 118 Informasi AIDS : 239191 Yayasan Peduli Keluarga/ Narkoba : 259597/ 08123988429 Dinas Kebakaran Kota Denpasar : 113.1 Dinas Kebakaran Kab. Badung : 113.2 Gangguan PLN : 123 STB-N : 262872 Gangguan PDAM : Kodya Denpasar : 240749 PDAM Badung : 421845 Layanan Informasi & Pengaduan PT. Pertamina (Persero) : 232222 : 0800-13- 55555 (Bebas Pulsa) : 08155800 5555 (SMS) Call Center Safe Community Kota Denpasar : (0361) 223333 dan SMS (0361) 8022232
Ketiga warga nahas itu masing-masing Hanipan (46) dan menantunya Wagiman (30), warga setempat. Satu korban lagi, Dumiadi (40), warga Desa Parijatah Kulon, Srono, Banyuwangi. Pria ini yang menggali sumur maut tersebut. Informasi di lokasi, kejadian tragis ini bermula ketika Hanipan berniat mengambil linggis yang tertinggal di dalam sumur yang dibuat di depan rumahnya, Jumat (5/2) sore. Kebetulan, lubang sumur itu belum berisi air meski sudah digali sebulan lalu. Menggunakan tangga bambu, Hanipan turun ke dasar sumur sendirian. Nahas, belum sampai dasar, dia terjatuh. Diduga, pria ini lemas setelah menghirup gas beracun. Karena cukup
dalam, korban tak sempat tertolong. Melihat mertuanya tak kunjung muncul, Wagiman bergegas menyusul ke bawah. Celakanya, dia juga tak bisa menyelamatkan diri. Gas beracun membuatnya tak berkutik dan ikut tewas. Keluarga korban sempat panik. Lalu, meminta bantuan Dumiadi menolong ke dasar sumur. Usaha ini justru berujung maut. Pria yang bekerja sebagai penggali sumur ini ikut tewas. Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Bibir sumur yang sempit, menyulitkan evakuasi ketiga korban. Polisi meminta bantuan tim Basarnas dari Jember dan relawan. “Sumurnya memang sempit, hanya berdiameter satu meter,” kata
Siswanto, salah satu warga di lokasi, kemarin. Pria ini mengaku evakuasi berjalan sangat lama. Mulai Jumat pukul 20.00 WIB, ketiga tubuh korban baru bisa dievakuasi seluruhnya pukul 03.00 WIB, kemarin. “ Saat diangkat, ketiga korban sudah kaku,” jelasnya. Tangis keluarga pecah saat jasad ketiganya diangkat petugas. Kejadian ini menjadi tontonan warga di lokasi. Mereka terus mengikuti jalannya evakuasi hingga selesai. Setelah diperiksa medis, ketiga jasad korban diserahkan ke keluarga. Kapolsek Singojuruh, AKP Priyono, mengatakan insiden ini murni karena kecelakaan. Pihaknya meminta bantuan tim Basarnas karena peralatannya memadai. (kmb30)
Bali Destinasi Imlek Wisman Tiongkok
Jakarta Kemenpar, Arief Yahya, mengaku senang dengan keberhasilan Bali dalam menarik perhatian wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok jelang perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini. Keberhasilan Bali tersebut dilihat dari kegiatan salah satu maskapai penerbangan Indonesia, Garuda Indonesia, yang melakukan
65 charter flight, yang mengangkut 23.000 wisman Tiongkok dari 11 kota. Bahkan, Bali setiap tahunnya menjadi perhatian sekitar lebih dari 114 juta orang asal Tiongkok. Dan pihak Garuda Indonesia sudah memboyong 23.000 wisman. Angka ini belum termasuk charter dari maskapai lain seperti HongKong Airlines, Shenzen Airlines, Air Asia, China Southern, China East-
ern, Dragon Air, Cathay Paciific, Eva Air, Singapore Airlines, Brunai Air dan lainnya. “Selamat berwisata, selamat menikmati alam Wonderful Indonesia! Gong Xi Fa Cai,” ucap Menpar Arief Yahya di Jakarta, Sabtu (6/2) kemarin. Untuk itulah, Arief mengaku tidak mau kehilangan momentum, dan untuk memberi kesan terbaik pada wisman Tiongkok yang sudah
Minggu, 7 Februari 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat & Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Palm Sugar 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK Taman Agustus 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Boga Dewata
10.30 Pelangi Kehidupan 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS. UKM Mahasiswa IHDN Denpasar (2) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World 17.30 DW TV 18.00 Puja Trisandya
18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Sanggar Krisna Winangun (2) 23.00 Solusi Alternatif Eyang Gentar 00.00 Lila Cita Calonarang Menanga (1) Closing
datang, dan secara tidak langsung bisa menjadi “dutaduta” pariwisata Indonesia bagi komunitasnya di negeri tirai bambu tersebut. “Saya menugaskan deputi dan asisten-asistennya untuk menyambut para wisman tersebut, dengan menyiapkan sekitar 6.000 cenderamata yang bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan, serta menyiapkan kegiatan melepas tukik (anak penyu), kuda laut, dan menanam koral di laut Bali,” ucapnya. Seperti diketahui, sejak 2015, Kemenpar memang giat berpromosi merayakan Imlek di Indonesia, promosi ini dilakukan sejak akhir tahun lalu dan Januari ini, apalagi secara iklim, pen-
duduk di Beijing dan Provinsi Heilongjiang memang masih dingin, lebih baik menikmati Imlek di daerah hangat. “Indonesia adalah tempat yang paling ideal, dan Bali sangat dikenal di sana. Festival Imlek di Bali ini pun didominasi masyarakat daerah tersebut. Jumlah paling besar adalah Heilongjiang dengan 1.000 wisman, lalu diikuti Beijing 500 wisman,” tutur Arief. Dirinya pun menargetkan pada tahun 2016 diharapkan sekitar 1,7 juta wisman, dan bulan Februari ini, harus tembus 200.000 kunjungan. “Tiongkok adalah pasar potensial, pasar besar, karena itu perlu penanganan khusus,” ungkap. (pts)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Minggu Paing, 7 Februari 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Bth sgr Guru TK HUb.(SMS) 0823 4033 6433
Dicari Pembantu RT,Tgl Dlm, Brsih,Rajin,Jujur,081353357779
SpaDubai,India,Srilanka&Rusia Resmi081337327057/081999913777
Dicari House Keeping Min 1Th Pglman u/di Suriwathi Hotel Jl.Sahadewa No.12 Legian
**Krywn/ti utk Fried Chicken Min SMP Max 28Th 08124609900
***Dicari Segera Waitress,Cook Wanita Hub.Jl.Tukad Unda II Timur No.3 Dps
B.BP.135.02.16.0000293
B.BP.164.02.16.0000281
A.BP.001.02.16.0000523
A.BP.153.02.16.0000553
Dicari Krywti kantin 081339109228
A.BP.001.02.16.0000517
Dcr Sgr Kasir & Sopir Pndptan & Instf Mnrik Lmrn Bw Lngsng ke BEC Jl.Teuku Umar 180 Dps Telp.0361-254950/254951
!!”Brite Laundry&Dry Cleaning Profesional” Butuh Bag.Counter Pria Bs Computer,CV ke Jl.Ry. Puputan No.20EF Renon atau Eml:finance@brite-laundry.com
A.BP.001.02.16.0000408
B.BP.141.02.16.0000236
Dcr Elextrician Berpengalaman CV ke:hrd@seasafaricruises.com
Dicari Perawat & Asisten Apoteker Klinic Spesialis Kulit Hub.03618478240 Jl.Teuku Umar Barat No.170B
A.BP.001.02.16.0000404
Dibutuhkan Driver u/Clinic 24 Jam Hub.085339824184
A.BP.001.02.16.0000520
Dcr Sopir Pribadi Serabutan Hafal Dps SIM A+C,085238127777
Job Australia Prkbnan & Rest. Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, Gji Bsr,Resmi,Trbts! Hub.Bu Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. Hp.081 217 127 822 Segera.
Cosmic Diner is Hiring Steward Cook & Waitress as Full time / Daily Worker- Call 03618947389 or Email to hr@cosmicbali.com
A.BP.817.02.16.0000334
Cr Office Staff Lancar English Jl.P.Moyo Pedungan T.725076 E:info@careforkidsbali.com
Bth:SPG Produk Bostik,Marketing. Fas:GP,U.Mkn,Fee,Bns,Kshtn. Krm:hrd.trisuryainternusa@gmail .com/087861454652/9005831
A.BP.001.02.16.0000019
“Dibutuhkan Segera lulusan Arsitektur/Tehnik Sipil, Laki2, Min D3/S1,Bidang Contraktor, Kirim CV ke ancala.prakasita@ yahoo.com/Telp.081236714449
B.BP.004.02.16.0000223
Australian Family Looking for Nanny in Sydney for 6 Month Starting in March,Good English Energetic, Under 40Th, Experienced Ph.085100050706
A.BP.001.02.16.0000490
A.BP.001.02.16.0000366
B.BP.164.02.16.0000294
Anika Melati Hotel Spa Kuta Membutuhkan:Front Office Wanita Bhs Inggris,Admin, Operator, Sales marketing pria/Wanita Tlp.082237413225/085792737822
A.BP.001.02.16.0000328
A.BP.001.02.16.0000496
B.BP.001.02.16.0000168
A.BP.001.02.16.0000272
B.BP.004.02.16.0000177
Butuh Segera! Spa Therapist di Tegalalang:20 org (P/W) tidak perlu pengalaman,akan diberi pelatihan,Karir bagus & gaji menarik Kirim lamaran ke Jl. By Pass Ngurah Rai Sanur No.101 Email:hrd@zenbali.com/T:289752
Cari Akunting Pria Pengalaman Lap.Keuangan Krm:Jl.Gn.Agung 201/hrd@dewatatransport.com
A.BP.001.02.16.0000461
Cari Tukang Masak Tinggal Dalam Hub.081916725809
A.BP.001.02.16.0000527
Circle K:bth sgr krywn toko P/W, max.26th,min.SMU/K.Krm CV: Jl.MT.Haryono No.2b Dps/ 087877612600-087877612601
B.BP.001.02.16.0000164
Cr Admin Pglmn Min2Th H.Speedy Mart Jl.KartikaPlaza DpnCentro
B.BP.154.02.16.0000291
Cr Junior Akunting bs Bhs Inggris, MYOB CV:info@baliwise.org
B.BP.101.02.16.0000284
Cr Kasir&Mekanik brpglm u/Bengkel Honda Gianyar,082341675969
B.BP.101.02.16.0000044
Cr MarketingLaundry,Dpt Bns&Gj Ulet&Penglmn Hub:082339722824
A.BP.001.02.16.0000447
Cr Staff Dapur Cleaner Laundry Jl.P.Moyo Pedungan T.725076 E:info@careforkidsbali.com
A.BP.001.02.16.0000359
Db Mnger,Telemarketing,Admin Serabutan,Operator,Spv Gudang Krm:ayuniasa07@gmail.com
B.BP.145.02.16.0000234
A.BP.001.02.16.0000150
Dbthkan:Tukang Jahit Brpnglman Dibidang JokSofa,Matras,Bantal, Bean Bag,dll di Daerah Sanur Hub:Ibu Isyana 0361-4720476
B.BP.820.02.16.0000274
Dcr PRT Berpengalaman Kerja 2 Orang Hub:08123886672
Dicari Karyawati u/Toko Budaya min SMP Hub.08179764999
Dcr Sales Mrktng u/Tk Sembako Fas.GP+Ins,Hub.081246290910
Dicari Tenaga Listrik&Plumbing /MEP Hub.081246468225
A.BP.001.02.16.0000451
A.BP.001.02.16.0000528 Dbthkn Admin Pria,Sales &Sopir SIM A min SMA Umur Mak35Th.Krm Dcr Staf Admin & PRT(Tggl Dlm) Lam PT Gunung Slamat 410188 Hb.081237022020,08174716050 A.BP.001.02.16.0000545 B.BP.001.02.16.0000162 Dcr Staf Gudang:Adm & Checker Dbthkn Segera Waiter & Waitres Bw Lmran ke Dimsum Manan Buluh Min SLTA L/P Max25Th,Bs Komptr Indah No.51C & D T:08113867599 Penempatan Jl.Cargo Ubung,Lmrn Jl.Suwung Batan Kendal 33 Dps A.BP.001.02.16.0000433 A.BP.001.02.16.0000338 Dcr Acc S1 Laki Mnguasai Pajak Dcr Staff S1 Laki Bhs Inggris Pengalaman hub.081338623037 Aktif Pengalaman Perusahaan CV ke:hrd@balinusawindumas.com A.BP.001.02.16.0000463 Ekspor/Impor hub.081338623037 CV ke:hrd@balinusawindumas.com Dcr Acc u/Prshaan d Unggasan A.BP.001.02.16.0000462 Jmbrn Min Pengalman 2Th,Krm ke Dcr:Cook&Waiter/s.Email:raifit novie.exotiktrading@gmail.com ness.sunset.bali@gmail.com A.BP.001.02.16.0000286 T:08283605005 Dcr Buruh Cuci Piring PartTime A.BP.001.02.16.0000541 U/Restaurant Sanur,08976778714 Dibthkn sgr Sales Mrktg M/F A.BP.001.02.16.0000515 Max.35YO Min.D3 T:756971 Dcr FO yg bs Bhs Jepang info@finexpress.co.id therapist & driver u/Spa A.BP.001.02.16.0000547 Hub:0361-704664/085100638867 Dicari Karyawan Pr/Wnt T.SMA B.BP.101.02.16.0000245 Sedrajat Dibidang Grafis Tahu Dcr Krywti u/di Sanur,Hub:Ibu Wilayah Dps & Sekitarnya Dewi,082288100868 Pondok Intaran Hub:082144065000/087862228123 Jl.Batursari Gg.Muntir No88 A.BP.001.02.16.0000183
A.BP.001.02.16.0000312
A.BP.001.02.16.0000524
A.BP.001.02.16.0000499
Dicari Valet Parking Hub:(0361)8478240 Sano Clinic
B.BP.004.02.16.0000215
Guru TK S1 PAUD LAM Jl.Pulau Serangan 15/Email:dinakristant i8@gmail.com(081338987999)
A.BP.001.02.16.0000514
Invoicer/Max 24Th/Min D3 Ekn Mahir MS.Office Menguasai ERP Hub:PT.Bali Agung Waters Jl.ByPass Ngurah Rai No449 Dps
A.BP.001.02.16.0000301
Larissa Klinik Bth Dokter,Wnt S1 Punya STR Terapis SMU/SMK Max 27Th, Jl.T.Umar Graha Mahkota B18-20 Dps 234025
A.BP.001.02.16.0000521
Looking SPG For Boutiques in Maldives Country 18-28 yrs old Fluent in English,Salary US$500 After Completion of Probation if Interested Contact Ms.Ketut 08123890647,Email CV to: reyyy_2003@yahoo.com
Villa Komplek Mbth Sgr,Villa Svp,Btler,HK,Eng.Krm Lam Lkp ke Nagisa Bali,Email: hr@nagisa-bali.com
A.BP.001.02.16.0000539
Need Urgently Staff for Nalu Bowls Stock n Quality Control (F)English and Excel are Required Send CV to: vanamontana177@gmail.com
Lowongan:Supervisor Llsan S1 Sgl Jurusan,Usia Max.27Th.Lmran. Krm ke Cokro 80 Dps UP.HRD
B.BP.005.02.16.0000156
PerusahaanFarmasi&Alkes,Dcr Sopir&Bag.Gudang(L) SIM C&A, Asist.Apoteker(L/P)CV Kirim Jl.Gatsu II No 11 Dps Hub:Sri (081805608197)
B.BP.004.02.16.0000275
Prada Group Mmbtuhkan Manager PAUD di Kerobokan membutuhkan Supermarket utk Area NusaDua Guru,Assisten,Babysitter,PengaKrm CV Anda ke Jln.Sunset Road laman&bhs Inggris Hub:8499441 No.101 Blok C,Kuta/03618947187 CV:assistme01@gmail.com Email:prada_group@yahoo.co.id B.BP.145.02.16.0000247 A.BP.001.02.16.0000529 Penjaga Malam untuk Gudang,Mkt Ramayana Resort & Spa-Kuta is House Keeping,Hub:085103167222 Looking for Graphic Designer A.BP.001.02.16.0000330 Pers Garment di Kuta Bth Sgr: Min.2-3yrs of Exp,S1 Graphic Staff Akunting,Staff Admin, Design,Creative,English.Send Satpam&Sopir.Kirim Lam ke CV:hrd@ramayanahotel.com PT.Dianatina Ayu Jl.Griya Anyar A.BP.001.02.16.0000549 No.3XX Kuta.Tlp:081353303366 SINGARAJA Email:hrddianagroup@gmail.com Dibthkan Marketing Officer min A.BP.001.02.16.0000471 SMA Pria/wanita max 35th kirim Persh Distb membutuhkan SM & CV ke Kredit Plus Jl.Ngurah Sales Rep.Kirim Lam ke PT.Best Rai No.49 Singaraja Tlp.0362 Jl.LC batubidak No.86B 32850 (Interview Langsung) Kerobokan Tlp.8450368 B.BP.004.02.16.0000229
A.BP.001.02.16.0000044
A.BP.001.02.16.0000339
A.BP.009.02.16.0000189
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post ArenaGX’09Slvr asDK Mlus 105Ng Alphard AT Htm Th’07 Asli Bali ISUZU P.Saelus2Kamboja7/085101850689 H295Jt Ng Tlp/SMS:08164723559 Dijual Panther Th’99 hrg 65Jt A.BP.001.02.16.0000401 A.BP.001.02.16.0000558 Warna Silver Mulus,Samsat baru Avanza 1.3 GMMEJ Th 2004 A.BP.001.02.16.0000548 HONDA Hub: 085857228204/0361-901344 Plat B Hub.773730/081936182412 Xenia Li DlxPlus’11 AsDK Hitam A.BP.001.02.16.0000430 Jazz’05 Merah AsDK Velg JokKlt B.BP.154.02.16.0000289 Cash/Kredit Dp25,085101889746 Cash/Kredit Dp25,085101889746 G Fortuner’12 Htm Dsl 35rb Record KIA A.BP.001.02.16.0000535 A.BP.001.02.16.0000534 Auto2000 BsKrd,08124611999 XeniaXi Dlx’09IjoMet asDK 93Ng Jual Picanto 2010 DK,KM Rendah B.BP.164.02.16.0000285 MERCEDEZ P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Vkool 90Juta Nego 081339116887 Jual Tyt LandcruiserVX96 Manual A.BP.001.02.16.0000559 Dijual Bus Mercy OH A.BP.001.02.16.0000398 Hitam Orisinil 085953886033 Hubungi:0811386163 FORD MAZDA A.BP.001.02.16.0000420 A.BP.001.02.16.0000245 Ford Fiesta WR Pth As Bali Tgn 1 Mazda E2000 Th 2004 TOYOTA DICARI MOTOR KM 16000 Th2013 T08123847298 Hub.773730/081936182412 Avanza G’2004 Silver * 081248789760 * A.BP.001.02.16.0000427 B.BP.154.02.16.0000288 OrisTotal 87Jt,081239600292BUC Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput HYUNDAI SUZUKI A.BP.001.02.16.0000557 A.BP.001.02.16.0000518 Bus 25 Seater Hyundai Th 2008 Estilo Silver’2011 asBali Etios Valco Silver Th’2013 Mls Prbdi,087861499476 Sdkarya asli Bali Tgn1 Hub.08113988588 Hub.773730/081936182412 B.BP.141.02.16.0000286 DISEWAKAN TEMPAT B.BP.154.02.16.0000290 B.BP.141.02.16.0000287 APV GX Arena Th 2009 Silver Jual:Hyundai Atoz’02 Matic Htm BUC Over Kontrak MiniMarket Land Cruiser VX Limited’2001 Mulus Cat Baru Hp.081934345556 Pribadi Terawat H.0811394022 Wrangler’12 Putih,085737180911 sisa 2Th Lok Rame,082236514888 DAIHATSU
Xenia 1.3 Xi Sporty Hitam 2011 Asli Bali Hub.08123920112
A.BP.001.02.16.0000530
A.BP.001.02.16.0000531
SERVICE
SERVICE
B.BP.164.02.16.0000283
DIJUAL MOTOR
A.BP.001.02.16.0000478
DIJUAL MOBIL
Djl Murah Tnh Kav 185Jt/A.Dkt DIJUAL TANAH RUPA-RUPA Kota Gianyar Hub:082236285573 Dijual Tanah:luas 50Are,Nusa A.BP.001.02.16.0000525 A.BP.001.02.16.0000543 Ahli Rmh Bocor Dak Dinding Atap Garansi Hub:Melki 085237357937 Lembongan dkt pantai Hrg:275Jt/A Djl Tnh Kav Murah Jlur Pantai DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.02.16.0000544 B.BP.154.02.16.0000292 H:081337217771,08123838674 Kws Prum Elit&cck u/Vila.H=85 Jual Sisa Proyek Baja Hb300,WF Dijual rmh elite F.lengkap Dikontrakan Rmh Jl.Gn.Andakasa A.BP.001.02.16.0000556 Jt/A.087760444123/085337329890 350,Plat Esser H.081246468225 Lt II, Lok.Tukad Badung Tnh Kavling Jl.Besakih Suwung Penamparan Hub:081999790454 A.BP.001.02.16.0000542 A.BP.001.02.16.0000500 A.BP.001.02.16.0000538 Hub: 081999004443,085100911819 Kauh H08123871809/081337569788 Jl Tanah 3A Jl.T.Petanu Gg. Dikontrakkan Rmh Baru di A.BP.001.12.15.0001632 B.BP.135.02.16.0000252 KEHILANGAN Walet Dps Hub.085738141588 TP Jimbaran Hub:0816579798 !!Tnh dkt pantai Pererenan 47A Jual Rumah Minimalis T 100/130 Tlh Hlg BPKB No.H07039404-0 A.BP.001.02.16.0000473 A.BP.001.02.16.0000537 Akomodasi Wisata 087770077777 DK3684AE An.Diah Dewi Lestari Gatsu 1 Dps Hub.082146801320 Kav cck Villa 2-10A,Jl6m,125Jt/A Dikontrakn Rumah Lt2 KT9 RK2 A.BP.001.01.16.0003445 A.BP.001.02.16.0000309 A.BP.001.02.16.0000107 085100981818/ 085739235526 Dpr2,KM3 Hlmn 2Are Cocok Utk BUC 1A dkt Green School 325jt Rmh Br Minimalis 3KT,1KM,Tp.65 A.BP.001.02.16.0000380 KURSUS Kantor&Rumah Tinggal Jl.Kerta Ng H.081338206736 u/investasi bs KPR Siulan Dps 08123833999 *Fun Private English*Percakapn Tnh 1,5Are Csh-Krd Jl.Villa Negara 15C Ubung Kaja Hub: A.BP.001.02.16.0000546 A.BP.001.02.16.0000485 081338577988/081236764288 Djl Kav Baru 1 Are Bitra Gianyar Ayung Sibang Gede 082340011333 Conversation Hub:081999231246 A.BP.001.02.16.0000506 A.BP.001.02.16.0000421 Rmh Mnmlis 3KT LT.2Are Pinggir A.BP.001.02.16.0000458 Jln 5 Mtr Hub:081999025757 Jln Hrg.2,5M Hub:081337472844 Dkont Rmh 3KTdr,3WC,Pool LT/LB Tnh 280m Canggu Brawa SHM view FURNITURE A.BP.001.02.16.0000177 A.BP.001.02.16.0000533 380/115 Jl.CampuhanTimur NoIIC swh dktCangguClub,082147554706 TJU Furniture Menerima PembuatTanah Luas:2,5Are Tanah Siap A.BP.001.02.16.0000400 Rmh Siap Huni Lantai 2 Kmr B.BP.004.02.16.0000277 Bangun,di Kawasan Wisata & an Kitchen Set,Almari,Mini Bar Dkont Rmh Jl.Imam Bonjol Perum Tdr2,Kmr Mndi 1 Lokasi Jimbaran Tnh 2A Tk.Balian Dps,LhnKering VillaLokasi:CarangSari,Petang dll.Harga Terjangkau Kualitas Pesona Wisata Blok IIA No.7 Hrg 500Jt nego Hub:08123805574 3Km Tidur.081338966605 Badung,Hub:08123815195 (WA) 390Jt/A Ng Invest 087862392060 Terjamin Hub.Ario 081999121983 DIJUAL RUMAH Dilelang Rmh Goa Gong Atas 80/103, 595Jt Hub.081236099104
A.BP.001.02.16.0000146
DIJUAL MOBIL
Rmh T125/150,Jl.Nuansa Balian Permai 9,Renon 087862339157
A.BP.001.02.16.0000399
SALON KECANTIKAN
TOYOTA PROMO GALUNGAN & KUNINGAN READY STOCK
OPEN INDENT ALL CASH BACK s/d
50jt
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.02.16.0000452
BUKU BARU
Telah Terbit PUSTAKA BALI POST BALI - INDONESIA - ENGLISH, INDONESIA - BALI - ENGLISH
081999145588 // 085100929445
TIKET
A.BP.001.02.16.0000550
KAMUS
NEW FORTUNER
AVANZA : DP. 20Jtan INNOVA : DP. 70Jtan FORTUNER : DP. 140Jtan HILUX : DP. 50Jtan
Bunga 0,4%, Tenor s/d 7Th, bisa tukar tambah C.0000437-mbl
BIRO JASA
A.BP.001.02.16.0000305
BAHAN BANGUNAN
Penyusun : Drs. I Made Wiguna, M.Ag Tebal : vi + 54 Hal Harga : Rp 19.000,Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.
DIJUAL MOBIL
PAK GEDE AHLI MAMPET KURAS
WC
Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda
* CLOSET * WASTAPEL * SALURAN AIR * DLL
Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809
TANPA BONGKAR GARANSI
XL : 081 747 62079 SIMP : 081 339 181 528
TOUR
C.0000397-mbl
KONTRAKTOR
SERVICE
RUPA-RUPA
SPA DIJUAL MOBIL
ATASI
ATASI MAMPET MAMPET
WC GARANSI
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR
081236711931 XL 08175782707
Simp
C.0003316-brj
RUPA-RUPA
AC
18
REKREASI Pertanyaan Mendatar: 1. Selalu percaya diri dan berpengharapan baik 4. Pinggan atau cawan 7. Pengawasan 8. Mesin pencetak (Inggris) 10. Kabar angin 11. Kotor atau buruk (Bali) 12. Negara dengan ibu kota Al Manama 14. Tepi jalan tempat orang berjalan kaki 15. Pembaharuan 20. Perundingan atau penyelesaian sengketa 24. Inlander 25. Menclok 27. Dupa Cina 28. Delapan atau kepala (Bali) 29. Bagan atau Rangka 31. Seroja 32. Tiruan 33. Penghapusan peristiwa pidana Menurun 1. Biasa 2. Tutup (Bali) 3. Sementara waktu 4. Pura Pasar 5. Gelanggang olahraga 6. Nama burung 8. Kelenjar ludah di dekat telinga 9. Perasaan senang dan gembira yang berlebihan 13. Kata ajakan 16. Prinsip atau paham golongan nasional ekstrem 17. Pekerja paksa di jaman Jepang 18. Upacara Hindu memuja Dewa Api 19. Pendukung suatu kegiatan 21. Dibalik : Surat Isian 22. Beliau (Bali) 23. Bisikan hati 26. Karangan pendek yang terikat irama 30. Pola
Minggu Paing, 7 Februari 2016
TTS Bali Post
Ketentuan Menjawab
Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No 232 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 13 Pebruari 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 21 Pebruari 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.
Jawaban TTS No. 230 Mendatar 1. Diagram 4. Bondres 9. Poor 10. Loan 11. Adema 13. Kantun 15. Okarina 17. Ajal 18. Ilegal 20. Lemang 22. Ilusi 24. Linu 25. Bun 26. Visa 28. Hour
29. Itra 32. Anus 34. Enau 35. Lem 36. Monev 38. Mua 39. Bego 40. Ijab 41. Moluska 42. Xenolit Menurun 1. Direksi 2. Ampin 3. Adrenalin 5. Oblak
Pesona Objek Wisata Goa Gajah PURA Goa Gajah terletak di Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar. Selain sebagai tempat suci umat Hindu, pura ini juga salah satu objek wisata memesona yang kerap dikunjungi ratusan wisatawan, baik lokal maupun asing. Objek wisata Pura Goa Gajah ini berjarak sekitar 27 km dari pusat Kota Denpasar. Diperkirakan, gua kuno ini dibangun sekitar abad ke-11 masehi saat pemerintahan Sri Astasura Ratna Bumi Banten, yang dulunya menjadi tempat bertapa. Di lokasi ini juga ada tujuh kolam suci dengan tujuh patung bidadari. Selain itu, masih banyak benda peninggalan sejarah yang dapat ditemukan di kompleks tempat suci ini. Kawasan tempat suci ini dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, sebuah kompleks bangunan suci Hindu yang
diperkirakan dibangun sekitar abad ke-10 masehi. Selanjutnya, bangunan suci Hindu berupa pura atau palinggih kecil. Bagian terakhir, terdapat bangunan peninggalan Budha yang diperkirakan dibangun sekitar abad ke-8. Gua bagian timur, terdapat tiga lingga yang berdiri di dalam ceruk. Di bagian barat terdapat arca Ganesha. Bagian tengah akhir terdapat tiga lingga lagi sebagai lambang Siwa. Sementara itu, di bagian depan goa terdapat sebuah patung Ganesha yang merupakan anak dari Siwa.
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, objek wisata Goa Gajah menduduki urutan kedua jumlah kunjungan wisatawan dengan rata-rata 19.321 per bulan. Urutan pertama adalah objek wisata Tirta Empul dengan jumlah kunjungan 32.681 setiap bulannya. Sementara, yang menduduki posisi ketiga ada objek wisata Gunung Kawi Tampaksiring dengan jumlah kunjungan 9.381 per bulan. Kemudian Gunung Kawi, Sebatu dengan kunjungan 1.781 per bulan, Yeh Pulu Bedulu 450 per bulan.
Kadisparda Kabupaten Gianyar A.A Bagus Ari Brahmanta mengungkapkan sepanjang 2015 terjadi peningkatan kunjungan yang signifikan di Kabupaten Gianyar. Dari target awal kunjungan wisatawan mencapai 2,5 juta orang, meningkat hingga 2,8 juta wisatawan per 31 Desember 2015. “Kalau tahun sebelumnya sudah terjadi peningkatan, dengan total 2,8 juta wisatawan. Angka itu sudah melebihi dari target,“ ungkapnya. Tingginya kunjungan itu meliputi lima destinasi wisata yang dikelola Pemkab Gianyar dan Desa Pakraman, seperti Goa Gajah, Gunung Kawi Tampaksiring, Yeh Pulu, Gunung Kawi Sebatu, dan Tirta Empul Tampaksiring.
Dari kelima destinasi wisata tersebut, Tirta Empul diakui masih menjadi primadona, dengan menyumbangkan lebih dari 25 persen total wisatawan yang berkunjung. Yang menarik, dua destinasi lainnya, yakni Goa Gajah dan Gunung Kawi Tampaksiring, mengalami peningkatan kunjungan paling tinggi dibanding tiga destinasi wisata lainnya. (nik)
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan saat berkunjuung ke objek wisata Pura Goia Gajah.
6. Rinci 7. Saluang 8. Bye 12. Mol 14. Tegalan 16. Rumania 19. Lori 20. Librevile 21. Naur 23. Luh 26. Valium 27. Sambal 30. Tumbal 31. Amanat 33. Smock 37. Nun
Pemenang TTS No. 230
1. IDM. Dwi Putri Indriani SMAN 1 Banjarangkan Klungkung. Kelas XI IPS1 2. Ni Made Sutiawati Jl. MH Thamrin Gg. Sekar Jepun No. 2 Kediri Tabanan 3. Wisca Nawandha Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar 4. Sang Made Widarta Perum Puri Udayana No. 12 Jl. Goa Gong Jimbaran 5. IB. Dany Satwika Perum Puri Candra Asri Blok A/39 Biaung Tohpati Denpasar 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama :GST.A. Paramitha Anggraeni. Alamat :Jl. Kubung Batu IB/6 Jimbaran Kuta Selatan Badung
19
Minggu Paing, 7 Februari 2016
BPM/rtr
Imlek - Suasana Imlek menghiasi pertandingan Manchester City melawan Leicester City.
Artis Meninggal Dari Hal. 1
Hanya, siapa nama menteri bakal diganti oleh siapa, mohon maaf, saya enggak bisa mengatakannya. Itu pantangan buat saya,” pintanya. Di dunia hiburan, Suhu Naga memprediksi bakal ada delapan artis meninggal, yang disebabkan oleh penyakit jantung atau sudah tua dan sudah lama dirawat karena sakit. “Bahkan, kita bakal kehilangan seorang maestro di bidang hiburan, bisa di musik, film, dan televisi. Kepergiannya akan ditangisi penggemarnya,” ramalnya lagi. Yang mengagetkan adalah prediksinya bahwa prostitusi online bakal marak lagi di Tahun Monyet Api. “Yang sangat disayangkan, si artisnya enggak bakal ditahan, paling cuma diperiksa dan
ditanyai sebentar, lalu dilepaskan. Justru mucikarinya yang ditangkap dan disidang, dan diputuskan berapa tahun masuk sel,” ungkap Suhu Naga tersenyum. Kalau di tahun 2015, perceraian di kalangan artis meningkat, bagaimana di tahun 2016? “Justru menurun, namun artis yang menikah tapi hamil duluan marak,” katanya. Di sisi lain, peredaran dan pemakaian drug (narkoba) di kalangan artis kian ramai dan tampilnya artis gay (homo) dan lesbi di permukaan. “Mereka enggak takut dan enggak malu lagi unjuk diri di tengah masyarakat. Bahkan, kita pernah kecolongan dengan menikahnya pasangan gay di Bali tahun lalu,” imbuhnya. Toh kegiatan yang positif dan membuat rekam jejak
yang berarti akan mencuat di tahun 2016. Bisnis properti, karaoke dan kuliner banyak diminati kalangan selebritis dan wanita karier. “Menjalani bisnis yang berkaitan dengan unsur api dan angin akan sukses di tahun monet api,” tuturnya. Sepak terjang Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang dikepalai Triawan Munaf bakal unjuk taring di tahun depan. Dunia musik, film dan animasi serta busana (fashion) akan menjadi unsur unggul yang bakal dipasarkan di luar negeri. Beberapa rising star di dunia musik, film dan mode akan mencuat di tahun 2016, dan nama-nama pesohor muda seperti Isyana Saraswati, Tulus dan Raisa masih mendominasi dunia hiburan di Tanah Air. Tahun 2016 adalah tahun komedi. (pik)
kadernya tidak pernah takut untuk mengambil sikap ini yakni sebagai opisisi. Tidak akan tergoda dengan kekuasaan, bahkan dengan partai lain yang sekarang berpindah haluan politik. “Ramai-ramai ayo, sendiri ayo. Gerindra
tidak pernah takut sendirian di KMP.” Dalam kesempatan itu hadir sejumlah elite Gerindra, seperti Fadli Zon, Ahmad Muzani, Sandiaga Uno, dan elite partai lainnya. (ant/kmb)
Kepentingan Rakyat Dari Hal. 1
“Kita tidak takut mengatakan benar itu benar, salah itu salah. Kita selalu di jalan yang membela kepentingan rakyat Indonesia,” ujarnya. Untuk itu, dia meminta
Hindari Perselisihan Dari Hal. 1
Menghadapi tahun Monyet Api ini, Jero Mangku Candra mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga sikap masing-masing guna menghindari adanya pertengkaran ataupun
perselisihan. Masyarakat juga diharapkan tetap mulat sarira atau introspeksi diri. “Kalau beraktivitas biasa saja. Hanya tetap mawas diri,” ujarnya. Melalui momentum hari raya Imlek ini, dia berpesan agar seluruh masyarakat ber-
satu padu. Kendati berbeda keyakinan, masyarakat diharapkan dapat terus saling menghormati. “Kita semua bersaudara. Mari saling menghormati. Walaupun berbeda agama, kita tetap berasal dari satu,” ujarnya. (ina)
Dampak Reklamasi Dari Hal. 1
“Kalau Pedanda tidak diundang tidak apa. Tetapi tokoh masyarakat dari kawasan pesisir di seputaran Teluk Benoa itu harus didengar suaranya karena mereka inilah yang paling pertama merasakan dampak
dari reklamasi Teluk Benoa,“ ungkapnya. Menurut Pedanda banyak komponen akan merasakan dampak negatif dari rencana reklamasi Teluk Benoa ini. Seperti masyarakat pesisir yang kehilangan mata pencaharian sebagai nelayan atau matinya usaha water sport.
Termasuk juga para pengusaha akomodasi yang kesulitan memenuhi okupansi, bila ada penambahan akomodasi di atas areal reklamasi itu. “Sudah jelas reklamasi ini berdampak besar terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat Bali,“ katanya. (nik)
Wilayah Perbatasan Dari Hal. 1
Dahulu sebelum warga keturunan Tionghoa menempati beberapa desa di Kintamani seperti sekarang ini, oleh Raja Jayapangus, warga Tionghoa ditugaskan untuk menempati sejumlah wilayah perbatasan di Bangli salah satunya Desa Langgan. Selain untuk menggerakkan perekonomian, kala itu warga Tionghoa ditempatkan di wilayah perbatasan sebagai penghubung antara Raja
Jayapangus dengan raja lainnya. “Lama-kelamaan, leluhur saya yang dulunya tinggal di perbatasan kemudian menyebar ke beberapa desa lainnya seperti sekarang,” terangnya. Martin mengatakan, adanya pernikahan Raja Jayapangus dengan Kang Cing Wi tidak saja menjadi awal mula adanya warga Tionghoa di Kintamani, namun juga menjadi pertanda adanya beberapa nama desa di Kintamani yang berke-
san Tiongkok. Di antaranya seperti Desa Songan (SongAn), Pinggan (Ping-An), Siakin (Sia-In), Paketan dan beberapa desa lainnya. Pernikahan antara dua insan beda budaya tersebut juga menurunkan adanya kebudayaan-kebudayaan Cina yang sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat Bali salah satunya penggunaan uang kepeng dalam upacara yadnya serta dibangunnya konco di areal Pura Ulundanu Batur. (ina)
Ditolak Warga Dari Hal. 1
Saat itu batu tersebut rencananya diambil oleh pekerja proyek dibawa keluar Karangasem. Tetapi mendapat penolakan dari masyarakat. Bahkan, pekerja itu sempat menawarkan uang Rp 3 juta kepada masyarakat untuk membeli batu tersebut, namun masyarakat tetap tidak mengizinkannya. Pekerja yang menarik batu ke tepi pantai malamnya bermimpi ada yang mendatangi. Dalam mimpinya pekerja tersebut dicari oleh seseorang yang tidak mengizinkan kalau batu tersebut dipindah atau dibawa keluar Karangasem. Masyarakat lantas mengusulkan kepada Bupati Karangasem, agar batu tersebut ditarik dan distanakan di tempat melasti. Alat berat pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk menarik batu yang menyerupai Lingga Yoni ini. Namun dalam proses evakuasi tersebut tidak berjalan lancar. Dua kali rantai yang digunakan sebagai tali untuk menarik batu tersebut terputus. Setelah pamangku setempat ngaturang piuning dan menyampaikan permohonan bahwa batu tersebut tidak akan dirusak, proses ini akhirnya berjalan lancar.
Mulai saat inilah muncul rasa keyakinan umat bahwa batu tersebut bukan batu sembarangan. Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja mengakui sejak peristiwa itu, muncul beberapa kejadian aneh lainnya. Masyarakat sering melihat penampakan wanita cantik, tiga orang anak kecil dan ada yang melihat seorang ibu sedang menggendong anak kecil. Ungkapan ini diperkuat lagi oleh salah seorang pamedek perempuan yang datang dari Denpasar. Ia mengalami kerauhan dan melihat sosok wanita cantik berada di sekitar batu lingga yoni. Dari beberapa rangkaian peristiwa itulah menguatkan rasa keyakinan masyarakat terhadap keberadaan batu lingga yoni sebagai benda sakral. Sehingga, tepat pada 15 Januari 2014 saat Purnama Kapitu dilakukan penyucian dan pembersihan pada batu tersebut. Pemangku setempat, Jero Mangku Wayan Uriasih, mengatakan ratusan pamedek sudah tangkil sejak pagi. Rata-rata mereka dari luar Desa Adat Ujung Hyang, yang naur sesangi karena disembuhkan dari berbagai penyakit setelah nunas tamba di Pura Lingga Yoni ini. Ada
juga pasangan yang baru menikah lengkap dengan anaknya, yang berhasil memperoleh keturunan, setelah bertahun-tahun menikah namun belum dikaruniai anak. Pamedek dari Badung, Denpasar, hingga Lombok juga berdatangan. Jero Mangku mengatakan rata-rata mereka datang setelah mendapat pawisik agar nglungsur tamba di Pura Lingga Yoni ini. “Bahkan ada juga pamedek dari India datang langsung ke sini,” katanya. Setiap piodalan, pura ini selalu dipenuhi ribuan umat Hindu dari seluruh Bali, maupun Lombok. Atas situasi itu, pihak desa adat berencana ngingsirang Pura Lingga Yoni dari lokasi saat ini di tepi Pantai Ujung ke lokasi yang lebih layak. Namun, rencana itu tak berjalan mulus, garagara aturan baru pencairan dana bansos dari UU nomor 23 tahun 2014. Akibatnya, Pura Lingga Yoni yang kini mulai ramai dikunjungi pamedek dan bakta siwa dari seluruh Bali, masih berdiri sekadarnya dengan panyengker kain putih kuning. “Kami sudah siapkan lahan enam are milik desa adat. Tapi, rencana magingsir belum bisa direalisasikan,” kata Suteja. (gik)
Menghias Konco Dari Hal. 1
Salah satu persiapan yang sudah dilakukan yakni membersihkan Konco yang berada di areal Pura Ulundanu Batur, Desa Adat Batur secara gotong royong. Selain bangunan konco, warga juga membersihkan altar, tempat dupa, serta patung-patung arca dari debu. Sementara untuk menambah kemeriahan suasana Imlek, warga juga menghias konco dengan aneka pernak-pernik imlek seperti lampion, penjor serta hiasan bernuansa merah yang akan mulai dipasang pada Minggu (7/2) ini. Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Bangli, Martin Wijaya, saat ditemui di Kintamani belum lama ini mengatakan, selain bersih-bersih di konco, sebagaimana tradisi rutin yang dilaksanakan, warga juga biasanya sibuk mempersiapkan aneka masakan serta kue yang akan dipakai untuk sarana persembahyangan dan sebagian dihidangkan untuk keluarga. Hal ini biasanya dilakukan warga saat sehari menjelang Imlek atau pada Minggu hari ini. Ada pun beberapa jenis kue yang wajib disiapkan di antaranya kue mangkok, wajik, lapis, kueku, serta lemper. Sementara makanan lainnya yang biasanya dihidangkan yakni babi kecap, cap cay, sate manis, dan lawar. Martin Wijaya mengungkapkan, sama seperti tradisi
yang dilakukan umat Hindu saat menjelang hari raya, warga Tionghoa di Kintamani juga melakukan tradisi ngejot ke sejumlah tetangga. Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud kerukunan warga Tionghoa dengan umat Hindu di sekitarnya. “Biasanya saling jotin. Kalau jelang Imlek kami yang ngejot. Kalau saat Galungan mereka biasanya ngejot ke kami,” terangnya. Usai ngejot, pada hari yang sama warga kemudian mulai melakukan persembahyangan di rumah maupun di Konco Batur yang merupakan pelinggih Ida Ratu Ngurah Subandar. Persembahyangan biasanya dilaksanakan warga sejak pagi hingga malam hari. Saat bersembahyang di konco warga diwajibkan menggunakan pakaian adat Bali. Selanjutnya pada puncak hari raya Imlek Senin (8/2), waktu lebih banyak dimanfaatkan warga untuk berkumpul bersama keluarga. “Saat Imlek kita lakukan sembahyang kepada leluhur. Setelah itu kita lanjutkan dengan ngumpul dan makanmakan bersama keluarga,” ujarnya. Saat acara kumpul-kumpul tersebut, biasanya digelar juga tradisi memberikan angpao oleh anggota keluarga yang lebih tua ke yang lebih muda. Untuk tradisi ini, Martin Wijaya mengaku biasa menyiapkan angpao hingga puluhan amplop merah. (ina)
Karakter Manusia Bali Dari Hal. 1
Oleh karena itu, ajeg budayanya, alam, dan karakter manusia Bali sangat penting untuk dijaga. Sebab, hal itulah yang menarik wisatawan untuk datang, bukan karena landmark berupa hotel atau vila. “Saya punya pemikiran, bisa nggak pemerintah membuat sebuah perusahaan rakyat yang mana investornya adalah masyarakat Bali. Misalnya membangun sebuah perusahaan kemudian go public, sahamnya dibeli oleh masyarakat Bali sehingga masyarakat Balilah pemiliknya. Apakah dengan membuat sebuah perusahaan besar seperti hotel atau rumah sakit, dengan warga Bali sebagai pemegang sahamnya,” paparnya. Ketua DPD ASITA Bali, Ketut Ardana, menegaskan, Bali adalah living museum sehingga jangan diganggu gugat dengan hal lain seperti reklamasi. Dengan kata lain, keunikanlah yang membuat Bali dikenal hingga seantero dunia. Itu sebabnya, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali sejak tiga tahun lalu telah membuat hitam di atas putih menolak reklamasi Teluk Benoa. “Turis datang ke sini karena keseharian masyarakatnya, bagaimana mereka hidup dari mulai bangun di pagi hari sampai mereka tidur kembali, itu yang menjadi daya tarik,” ujarnya. Anggota Love Bali Forum, Nyoman Suma Artha menam-
bahkan, branding Bali sudah kuat sebagai pulau yang unik dengan budaya yang tidak ada duanya di dunia. Adanya reklamasi justru akan mengalihkan branding pariwisata budaya ini ke mass tourism yang sangat tidak sustainable. Baik secara budaya, lingkungan, maupun secara peradaban manusia. “Dalam setiap industri yang harus diperhatikan adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat, bukan menggeser masyarakat setempat dengan datangnya kapitalisme yang tidak memiliki nurani. Ini yang harus dipertimbangkan oleh pemegang kebijakan,” ujarnya. Suma Artha mengaku khawatir, reklamasi tidak saja akan mengubah branding yang justru mematikan pariwisata Bali, tapi juga akan memicu konflik horizontal, melihat masyarakat Bali memiliki jiwa puputan. Terlebih saat ini sudah ada 18 desa adat yang menyatakan sikap menolak reklamasi. Namun pemimpin, wakil rakyat serta investor tetap diam dan cenderung ingin melanjutkan proyek menguruk teluk itu. “Takutnya masyarakat adat yang menolak sekarang ini kalau dipaksakan suatu saat mencapai pada limit emosional mereka, ini akan terjadi konflik horizontal. Ini membenturkan antara masyarakat dengan masyarakat. Lalu ingat, kalau suatu daerah pariwisata pernah bangkrut, dia tidak akan pernah bisa recovery lagi,” tandasnya. (rin)
balipost (103rb Like) http://facebook.com/balipost
Minggu Paing, 7 Februari 2016
@balipostcom (3,9rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Sanur, Cikal Bakal Denpasar Kota Pusaka
BPM/pik
Alena Wu Rilis Album Jelang Imlek INGAT penyanyi Alena Wu, pasti ingat lagu Mandarin. Ya, penyanyi yang fasih melantunkan lagulagu berbahasa Mandarin, tahun ini tidak merilis album Mandarin, tapi campur bahasa Inggris. Judul albumnya ‘‘Blessed’’. Lagu-lagu yang direkam antara lain ‘‘Lavender’’, ‘’Missing You’’, ‘‘Mama’’. ‘‘A Minute of Hope’’ feat Winter Woo dll. Uniknya, Alena yang didampingi suaminya, Popo Fauza, memang meluncurkan album anyarnya dekat Imlek. “Ini sudah molor panjang. Seharusnya tahun lalu, tapi baru awal tahun ini siap dirilis. Kita target album Mandarin, tapi akhirnya mengubah konsep dicampur lagu-lagu berbahasa Inggris,” tutur Alena di sebuah hotel di kawasan Setiabudi Utara, Jakarta, baru-baru ini. Sepanjang kariernya di dunia musik, baru sekali ini Alena bisa merilis album ful musik. “Kan sebelumnya single terus, sampai 8 single. Alasannya waktu itu karena pembajakan sangat kuat, bahkan bisa diunggah lewat digital,” urainya. Banyak pujian masuk lewat dunia maya, seperti dari Hongkong dan Jerman. “Nah, saya kaget melihat hal itu, lalu saya putuskan membuat album,” lanjut Alena yang selama ini sudah go international secara digital. Alena mengaku, sejak pertama terjun ke dunia musik tahun 2003, manajer tidak punya. Semua dikerjakan dan didanai sendiri secara indie. Kemudian, sejak tahun 2014, dia membentuk tim lebih besar dengan mengandalkan company digital. “Kita syuting video klipnya di Xing Fu, Hongkong. Suami saya, Popo, main piano. Pokoknya, semuanya dimanfaatkan secara gerilya, dengan konsep versi indie,” imbuhnya. Apakah nantinya hasil penjualan akan disalurkan ke ASA (Alena Sahabat Anak)? “Kalau ada kebutuhan, akan dikeluarkan ke sana. Enggak tahu akan ada berapa, tapi rekening selalu siap, hehe,” tandas Alena Wu optimis. (pik)
DENPASAR yang kini menjadi kota pusaka dunia, tak lepas dari peran Desa Sanur secara sentralistik. Apalagi jika kita bicara kota pusaka banyak berkaitan dengan kota warisan. Budayawan Dr. A.A. Raka, M.Si. menilai Sanur banyak menyimpan warisan budaya, baik secara kuantitas maupun kualitas. Warisan budaya sejak zaman pra-Hindu (megalitikum) hingga zaman modern ada di Sanur. Sanur mampu mempersembahkan pemujaan punden berundak-undak di Pura Segara dan Pura Jumeneng. Bukti kegiatan keagamaan sudah luar baisa. Sanur pada zaman prasejarah menunjukkan bahwa masyarakat sudah memiliki struktur dan pranata sosial yang permanen. Pada zaman Hindu, kata seniman Agung Raka ini, Sanur memiliki prasasti Belanjong yang membuka lembaran sejarah Bali. Jika bicara sejarah Bali, Belan-
jong sebagai pembukanya di mana prasasti ini berisi dua bahasa (Sansekerta dan Bali Kuno). Ini berarti ketika itu masyarakat Sanur sudah menggunakan dua bahasa sebagai bentuk kemajuan sastra yang luar biasa. Di Prasasti Belanjong disebutkan raja Bali Sri Keswari Warmadewa dari Dinasti Warmadewa. Ini dinasti tertua di Bali . Dikatakannya, Sanur terus mengalami perubahan sejarah selanjutnya. Termasuk Sanur adalah pintu masuk hubungan Bali ke nusantara dan internasional lewat Pantai Sanur. Sebagai kawasan pusaka, Sanur terus berkembang hingga zaman modern termasuk akibat kemajuan pariwisata. Suasana yang indah ini membuat orang asing tinggal di Sanur, makanya dia yakin masyarakat Sanur tak akan meninggalkan alam dan potensi desa ini. Masyarakat Sanur tetap mempertahankan perada-
BALE BANJAR ARIDUS kemasyarakatan, bukan lembaga umat Hindu seperti yang digembar-gemborkan selama ini, lalu untuk apa menggantungkan diri pada ormas? Wah, ini gawat, perubahan sikap terhadap orang-orang yang seharusnya dihormati, ketidakpercayaan pada para pemimpin dan kecurigaan terhadap para elite politik, sepertinya bergejolak akibat rencana megaproyek reklamasi Teluk Benoa. Ini sungguh memprihatinkan!“ ulas Rubag. “Resistensi merupakan keniscayaan bila hegemoni secara bertubi-tubi terjadi. Sabar, lugu, ramah tamah, toleran memang merupakan watak asli orang Bali, namun empat kali perang puputan yang pernah terjadi di Pulau Dewata, seharusnya jadi pertimbangan bagi pihak imperialisme, apa pun bentuk penjajahannya. Aku sebenarnya tidak setuju bila sulinggih dilecehkan, karena predikat tersebut diraih karena kesucian hati terkait ajaran agama. Demikian pula PHDI, apa pun dasar izin lembaga ini, namun berkat kegigihan organisasi tersebut, agama Hindu menjadi salah satu agama resmi di Indonesia. Seharusnya, kita membedakan tindakan dan moralitas oknum dengan hakikat kesulinggihan dan lembaga yang bertujuan menaungi umat. Sebaliknya, sulinggih atau lembaga keagamaan harus hati-hati dalam bertindak dan
BPM/sue
Berniat Ramaikan Kancah Musik Nasional
Bali yang ’’Artificial’’ brolan
Agung Raka
Before Sunday
Personel Before Sunday
ARWAH Van Mook benarbenar bangkit dan gentayangan untuk nuntut balas dengan sepak terjang lebih kejam. Saat hidup dia berusaha keras memecah belah bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan politik devide et impera-nya karena gagasan federalismenya. Sempat sesaat terwujud Republik Indonesia Serikat (RIS), di mana beberapa negara bagian menjadi satelit bagi Nederland. Namun, berkat kesadaran sejarah dan patriotisme yang tumbuh di kalangan komponen bangsa, RIS usianya lebih singkat dari umur jagung. Menyimak perpecahan di masyarakat saat ini, agaknya arwah Van Mook bukan hanya meremukkan kesatuan bangsa, juga internal suku bahkan klan atau soroh. “Aku merasa pro dan kontra reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa, yang berlangsung sejak tahun 2012 hingga sekarang adalah perpecahan yang meruyak ke ranah nyama braya atau internal suku bahkan soroh. Ini sangat mengkhawatirkan, malah lebih meresahkan daripada isu diskriminasi atas ras, agama dan golongan yang pernah menerpa Bali. Ketahanan sosial dan budaya kita kini seakan disedot dan hendak dilumat lubang hitam materialisme, sehingga kita nyaris melupakan ikhwal nyama dan braya. Bahkan, ketika Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menurunkan Tim Sembilan guna menengahi masalah, justru menuai tanggapan minor atas bhisama yang konon menyatakan Teluk Benoa bukan kawasan suci. Bukan hanya personal dan kesulinggihan anggota Tim 9 yang dikritisi, juga kelembagaan PHDI dipertanyakan di media sosial maya. Mereka menganggap PHDI tidak lebih dari organisasi
ban leluhurnya. Gambaran suasana ini akan dituangkan Agung Raka dalam sebuah garapan seni kolosal inovatif. Mengkolaborasi budaya tradisional, budaya modern dan paraista amenaid garapan seni indah sesuai kekinian. Pentas seni ini akan dipentaskan 8 Mei 2016 dalam acara Malam Kreativitas Budaya yang dipersembahkan oleh Pemkot Denpasar yang diisi dengan seniman dan penabuh SMAN 6 Denpasar. Program ini didukung penuh Kepala SMAN 6 Denpasar, Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. dan dewan guru. Apalagi SMAN 6 akan meluncurkan buku tiga dasawarsa SMAN Denpasar. Agung Raka yang juga Sekretaris Komite SMAN 6 Denpasar akan menjadikan tari cak sebagai ikon garapan. Garapan ini melibatkan 500 seniman dan semua siswa terlibat. ‘’Karena sekolah ini ada di Sanur, maka peran Sanur harus dikedepankan,’’ ujarnya. (sue)
berucap, agar jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Mereka seyogianya paham, di luar urusan agama dan adat, nyaris semua kegiatan di negeri ini tidak terlepas dari pengaruh politik, ekonomi, dan kekuasaan. Apalagi sekarang di negeri ini ranah politik terkontaminasi oleh kepentingan ekonomi dan kekuasaan. Begitu pula gonjang-ganjing yang diwarnai pro versus kontra reklamasi Teluk Benoa, tidak terlepas dari pengaruh politik, ekonomi, dan kekuasaan. Sebenarnya kegaduhan tidak akan berlanjut bila pihak penguasa dan pengusaha yang menggagas reklamasi menerima hasil kajian akhir Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud), 2 September 2013. Celakanya kajian yang menyatakan reklamasi Teluk Benoa tidak layak dilakukan, tidak memuaskan pihak investor dan penguasa yang menginginkan reklamasi harus tetap berlanjut. Ini mengentalkan nuansa politik dan kekuasaan yang merasuki jasad reklamasi. Seharusnya, para sulinggih dan PHDI menjauhi gravitasi lubang hitam materialisme tersebut agar tidak disedot dan dilumat,“ papar Gede Kasna. “Persis! Karena LPPM Unud menyatakan tidak layak, ironisnya pihak investor dan para pendukungnya minta para peneliti dari universitas lain luar Bali untuk mengkaji ulang kelayakan reklamasi Teluk Benoa. Ini mengesankan upaya adu domba, karena ada peneliti luar Bali yang menyatakan reklamasi Teluk Benoa layak, mungkin tanpa kajian budaya dan kepercayaan masyarakat di sekitar teluk. Atau pisau bedah yang digunakan tidak sama, mirip masakan yang berbeda koki, berbeda rasa. Sebenarnya, hasil kajian
itu tidak berpengaruh besar karena Teluk Benoa masih merupakan wilayah konservasi dan dilindungi Peraturan Presiden No. 45 Tahun 2011, yang tidak bisa direklamasi. Celakanya, entah karena pertimbangan apa, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merevisi Perpres No.45 dengan Perpres No. 51 Tahun 2014 menjelang akhir jabatannya. Hakikat Perpres baru ini adalah menendang Teluk Benoa dari kawasan konservasi alias bebas direklamasi. Rasa politik, ekonomi, dan kekuasaan kasus reklamasi semakin menguat, terlebih-lebih para wakil rakyat yang berkompeten dalam hal kelautan dan wilayah konservasi menyatakan setuju untuk reklamasi. Saat ini, rupanya wakil rakyat tidak percaya lagi dengan slogan Vox populi vox Dei, tapi Vox populi vox Argentum! Sebab teriakan masyarakat dari belasan desa pakraman yang berdiam dekat Teluk Benoa menolak reklamasi seperti tak terdengar, karena yang patut mendengar lebih suka menyimak bisikan investor yang bergemerincing,“ komentar Nyoman Nuarta.
BPM/win
“Aku memang buta soal hukum dan ikhwal geologi, apalagi soal kelautan. Sebab, hidupku tergantung hanya pada pariwisata Bali. Namun, aku tidak membutakan hati dan menulikan telinga terhadap kegaduhan yang berlangsung hampir empat tahun terkait megaproyek bertajuk revitalisasi berbasis reklamasi ini. Hal yang paling menyeramkan kubayangkan bila proyek itu berlangsung mulus dan 700 hektar lebih daratan menyembul di permukaan air, yang kemudian disebut New Pudut Island Authority. Sebagai sebuah daerah otoritas, pemilik wilayah akan bebas merancang dan menetapkan apa saja yang ada di benaknya dan melarang pihak lain untuk ikut campur. Apalagi kudengar di pulau baru hasil reklamasi akan dibangun berbagai fasilitas pariwisata, gedung dan panggung hiburan serta rekreasi modern setaraf Disneyland atau Disney World. Isu tentang kejenuhan wisatawan untuk menikmati wisata alam dan budaya, yang dilontarkan seorang penggede di pulau
BEFORE Sunday adalah sebuah band indie Bali yang yang terbentuk pada tahun 2014. Band yang dipersoneli oleh Stephanie Helicianda (vokal), Timotius (saxophone), Didik Setiadi (drum), Yehezkiel Kana Wadu (gitar 1), Rizky Advendeo (gitar 2), Adrian Sambang (keyboard), dan Ronald Andreas (bass) berharap bisa go nasional. “Band ini kami bentuk pada saat lomba band pertama kali di Telkomsel Band Competition 2014,” ujar Timo, sang saxophonist, Sabtu (6/2) kemarin. Selama dua tahun terbentuk, band yang bergenre fusion ini telah manggung di beberapa tempat di Bali, seperti di Sector Sanur, GWK, Kuta Plaza, dan di beberapa stasiun TV lokal di Bali. Meski belum dikenal banyak orang, dikatakannya, selama berkarier Before Sunday telah menorehkan beberapa prestasi. Di antaranya, juara 1 Undiknas Band Competition, juara 3 Resman Band Competition,
juara 1 Triatmajaya Band Competition, juara 3 PLN High School, dan juara 3 TVRI Bali Band Competition. Meskipun prestasi tersebut diraih dalam kompetisi lokal, tetapi dikatakannya, pencapaian itu sungguh sangat spektakuler. “Itu merupakan suatu pencapaian yang sangat spektakuler bagi band kami. Karena baru terbentuk sudah mampu bersaing dengan prestasi yang sangat membanggakan,” ujarnya dengan rasa bangga. Ke depan, band yang terbentuk di Denpasar ini diharapkan agar selalu solid dan mampu mencapai cita-cita yang dicanangkan sejak awal, yaitu go nasional dan mampu bersaing di blantika musik Indonesia. “Besar harapan band kami agar bisa bersaing di kancah musik nasional dan mewarnai blantika musik Indonesia. Untuk itu, kami akan selalu memberikan yang terbaik dan selalu solid dalam berkarya,” harapnya. (win)
ini yang juga didukung tim surveinya, kucuriga, sebagai alasan kuat untuk membangun objek wisata buatan atau artificial. Jangan-jangan di pulau baru itu akan dibangun juga Bali Miniatur Plus, buat mengikis kesohoran Pulau Bali tercinta, tempat kelahiranku ini. Bila hal itu terjadi, Bali tidak hanya tenggelam secara fisik akibat tersapu gelombang atau tsunami, juga lebih dulu tenggelam daya pikatnya. Kita seperti manusia terkutuk karena mengkhianati jasa leluhur yang membuat Bali dikagumi selama puluhan tahun. Sebagai orang yang menekuni kepramuwisataan selama empat dasawarsa, maaf bila aku membayangkan fatamorgana menyeramkan ini,“ ujar Trikaya Manik. “Ya, itu bayangan yang mengerikan, terutama untuk
anak-anak dan cucu-cucu kita, semoga tidak akan terjadi. Aku percaya anugerah Ida Hyang Widhi dan para leluhur pada masyarakat Bali. Berbagai serangan, baik fisik maupun mental telah terjadi, namun berkat lindungan-Nya, Bali dan masyarakatnya tetap eksis. Bahkan, tahun 2015 lalu, Bali dinobatkan sebagai pulau terbaik nomor dua di dunia, di bawah Kepulauan Galapagos, Ekuador, di atas Maldives dan Phuket, Thailand. Itu berkat keindahan alam, keunikan budaya dan keramahtamahan penduduknya, bukan hal-hal bersifat artificial! Bali yang artificial seperti bayanganmu tidak mungkin akan bisa menandingi Bali yang asli. Semoga orang Bali sadar dan tidak mudah diadu domba!“ tambah Nyoman Karsana. (aridus)