16 HALAMAN
NOMOR 332 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Dampak Gempa di Bali
Puluhan ’’Palinggih’’ dan Wantilan Roboh
Denpasar (Bali Post) –
Gempa berkekuatan 7,0 SR yang berpusat di Lombok Utara juga dirasakan di Bali, Minggu (5/8) malam. Getarannya cukup keras. Hampir seluruh warga di Bali merasakan gempa yang terjadi pukul 19.46 Wita tersebut. Gempa tersebut juga menimbulkan kerusakan puluhan bangunan, palinggih, wantilan, candi bentar dan longsornya tebing. Kera sny a gem p a juga membuat kabel lintrik di bypass jalur Sanur-Benoa putus. Akibatnya terjadi kemacetan total. Belum ada laporan korban jiwa atas bencana tersebut. Selain membuat warga panik dan berhamburan lari ke luar rumah, mereka yang sedang berada di pusat keramaian utamanya mall juga panik. Selain berdesak-desakan keluar pintu, mereka juga berupaya secepatnya keluar dari parkir mall. Akibatnya terjadi kekroditan di sekitar pintu keluar mall. Selain kepanikan pengunjung, sejumlah fasilitas di mall juga ikut terdampak. Seperti terjadi salah satu mall di Kota Denpasar, sejumlah genteng berjatuhan. Demikian pula tembok parkir di mall yang ada di kawasan By-pass Ngurah Rai juga roboh. Runtuhnya tembok parkir tersebut menimpa sejumlah sepeda motor. Selain tembok mall, puluhan palinggih warga juga ada yang runtuh. Sampai pukul 21.00 Wita kerusakan palinggih terpantau terjadi
di Gianyar, Bangli dan Klungkung. Di Gianyar terjadi di Banjar Gagah, Tegallalang. Sementara di Klungkung, berdasarkan data dari BPBD menyebutkan kerusakan terjadi di Kecamatan Klungkung, Dawan, Nusa Penida dan Kecamatan Banjarangkan. Kerusakan antara lain tembok panyengker roboh, palinggih roboh termasuk sebuah meru di Nusa Penida. Di Bangli juga demikian. Berdasarkan data BPBD, kerasnya guncangan gempa berdampak pada rusaknya dua palinggih milik Nyoman Suadnya, warga Gunaksa, dan palinggih milik seorang warga di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan. Tak hanya itu, dua candi bentar di Pura Kehen juga dikabarkan mengalami kerusakan. Kerusakan palinggih juga terjadi di Pura Dadia Arya Kepakisan di Banjar Manuk Desa Susut. Di Kecamatan Tembuku, kerasnya guncangan gempa mengakibatkan beberapa palinggih milik warga rusak parah. Hal. 15 Tebing Longsor
Bali Post/ant
PANIK - Warga yang panik menaiki sepeda motor ketika terjadi gempa berkekuatan 7,0 SR di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (5/8) kemarin. Warga berusaha menjauhi pantai ketika ada peringatan tsunami oleh BMKG.
Tertimpa Tembok
Dua Warga Bali Meninggal
Bali Post/bit
DI TABANAN - Sebuah rumah di Tabanan atapnya ambruk pascagempa, Minggu (5/8) malam.
Lombok (Bali Post) – Lagi, Lombok diguncang gempa hebat. Semalam tepatnya pukul 19.47 Wita terjadi lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Gempa yang berpusat di Lombok Utara itu berkekuatan 7,0 SR dengan kedalaman 14 kilometer. Minggu lalu gempa juga mengguncang Lombok.
Kekuatan 6,4 SR terjadi di Lombok Timur. Gempa yang yang ketika itu berkedalaman 24 km itu menyebabkan 20 orang meninggal. Sementara itu, pada peristiwa gempa bumi semalam, belum ada laporan resmi terkait korban meninggal. Namun informasi sejumlah warga di Mataram, Lombok
Barat, ada dua warga Bali kelahiran Lombok yang tertimpa runtuhan tembok pertokoan. Korban yang berumur 58 tahun dan 2 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun beberapa jam kemudian, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Hal. 15 Di Luar Rumah
Bali Post/afp
HANCUR - Sejumlah kendaraan tertimpa tembok di sebuah pertokoan di Lombok, pascagempa.
Pengunjung Matahari Pingsan
Bali Post/ken
Bali Post/sos
Sejumlah palinggih rusak di Gianyar.
Bali Post/nik
DIRAWAT - Seorang warga Klungkung dirawat di rumah sakit pascatertimpa tembok saat gempa semalam.
RERUNTUHAN - Karyawan Mahatari Dep. Store membersihkan reruntuhan genteng akibat gempa.
GEMPA mengguncang Bali membuat atap genteng Matahari Dep. Store di Jalan Dewi Sartika, Denpasar, rontok. Kerasnya gempa tersebut membuat seorang pengunjung pingsan. ‘’Dia pingsan karena kaget. Tapi langsung ditangani dengan baik,’’ kata seorang sekuriti Nengah Sunia. Saat gempa terjadi, pengunjung berhamburan turun dan hendak keluar. Namun satpam yang jaga di lobi menahan mereka supaya tidak keluar. Hal. 15 Genteng Jatuh
Ungkapan ’’Berantem’’ Jokowi Hanya Kiasan Hutan Jangan (Lagi) ’’Dimakan’’ PERTUMBUHAN ekonomi Bali yang sedikit melambat tak sepenuhnya mengkhawatirkan. Paling tidak dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi, hampir dalam waktu satu atau dua tahun belakangan, nyaris tak banyak terdengar rencana investor membangun berbagai sarana akomodasi baru untuk kepentingan pariwisata di Bali dengan menggunakan lahan pesisir atau kawasan hutan. Hal. 15 Peredaran Uang
Jakarta (Bali Post) – Pernyataan Jokowi dalam rapat umum relawan, Sabtu lalu, banyak yang mempertanyakan. Sebab dalam satu ucapannya Jokowi mengingatkan relawan untuk tidak membangun permusuhan, membangun ujaran kebencian, memfitnah dan mencela, dan menjelekkan orang, tetapi kalau diajak ‘’berantem’’ harus berani. Untuk tidak melebar dan salah pengertian, petinggi PDI-P dan Staf khusus Presiden pun memberikan klarifikasi. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan hal yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada relawan untuk berani ‘’berantem’’ hanya untuk memberi semangat. ‘’Ya… namanya memberikan semangat, yang penting tidak sampai ribut,’’ kata Hasto, Minggu (5/8) kemarin. Menurut Hasto, yang
disampaikan Jokowi kepada relawan dalam rapat umum bersama relawan di Sentul, justru menitikberatkan agar jangan sampai terdapat adu fisik. ‘’Jokowi menegaskan jangan sampai ada adu fisik, kita dukung demokrasi jangan sampai ada kekerasan,’’ ujar Hasto pula. Tradisi konflik dalam kultur Jawa yang dipakai Jokowi, ‘’berantem’’ bukanlah konflik tertinggi, melainkan saat tidak saling berbicara satu sama lain. Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP mengatakan, hal yang disampaikan Jokowi kepada relawan untuk berani ‘’berantem’’ hanyalah merupakan kiasan. ‘’Saya kira yang disampaikan oleh Pak Presiden Jokowi kiasan, berantem jangan diartikan secara fisik, bukan begitu,’’ ucap Johan Budi. Ditegaskannya, konteks yang dikatakan Jokowi ten-
tang berantem bukan fisik, tetapi untuk melawan pihak yang memfitnah dan melakukan ujaran kebencian. ‘’Saya kira tidak (provokatif), jangan berantem diartikan fisik. Sebelum bicara itu Pak Presiden berpesan untuk menjaga persatuan dan kesatuan,’’ ucap Johan Budi. Dalam acara rapat umum relawan pada Sabtu (4/8) tersebut, Jokowi mengatakan kepada relawan untuk tidak membangun permusuhan, membangun ujaran kebencian, memfitnah dan mencela, dan menjelekkan orang, tetapi kalau diajak ‘’berantem’’ harus berani. Selain itu, Jokowi mengajak semua relawan menggalang persatuan, persaudaraan dan kerukunan karena hal itu merupakan anugerah dari yang harus disyukuri dan dijaga. Hal. 15 Pemilihan Umum
Bali Post/ant
REKOR DUNIA - Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla mengikuti pemecahan rekor dunia atau ‘’Guinness World Record’’ (GWR) Tari Poco-Poco 2018 di Monumen Nasional (Monas), Minggu (5/8) kemarin. Kegiatan dalam rangka menyambut Asian Games 2018 itu diikuti 65 ribu peserta dari berbagai kalangan.
DENPASAR
2
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Mahalnya Daging Ayam Dipicu Kenaikan Harga DOC dan Pakan Denpasar (Bali Post) Harga daging ayam ras di pasar kini mencapai Rp 45.000 per kilogram. Sejak awal April lalu, harga daging ayam terus mengalami peningkatan, dari Rp 32.000 menjadi Rp 35.000 – Rp 37.000 per kilogram, meningkat lagi menjadi Rp 40.000 per kilogram dan saat ini menembus Rp 45.000 per kilogram. Penyebabnya, harga day old chicken (DOC) naik menjadi Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per ekor. Selain itu, harga pakan juga naik dengan kenaikan Rp 15.000 per sak turut andil memicu harga daging ayam makin mahal. Ketua Perhimpunan Peternak Ayam Bali (PPAB) I Ketut Yahya Kurniadi, S.KH. mengungkapkan, saat ini Harga Pokok Produksi (HPP) peternak adalah Rp 21.833 per kilogram. Sebelumnya Rp 18.565 hingga Rp 19.650 per kilo. “Yang terjadi saat ini, FCR (food convertion ratio) 2,
rata –rata BW 1.500 kilogram, ini kondisi yang jelek, parah dan banyak terjadi saat ini,” ujar Yahya Kurniadi, Minggu (5/8) kemarin. Kondisi ayam yang masuk kategori jelek parah menurut peternak ini bisa terjadi karena ayam sakit dan pertumbuhannya tidak bagus. “FCR-ya gede sedangkan bobotnya kecil, maka HPP-nya akan menjadi gede. Ini kondisi yang terjelek bagi peternak,” imbuhnya. Menurut Yahya Kurniadi, FCR yang tinggi ini karena ada kenaikan harga pakan Rp 15.000 per sak, ditambah harga DOC naik dari Rp 6.750 per ekor menjadi Rp 7.000 – Rp 7.500 per ekor. Dengan HPP Rp 21.833 per kilogram, maka peternak menjual ayam hidup ke penangkap seharga Rp 25.000 per kilogram. Sementara penangkap ayam menjual ayamnya ke pemotong seharga Rp 26.500 (marginnya Rp
FIGUR Wadahi Pelajar Berbakat SELAIN melaksanakan tugas utama sebagai prajurit TNI, Kodim 1611/Badung peduli dengan bakat para pelajar dalam bidang seni dan olahraga. Hal ini penting untuk mewadahi dan mengapresiasi pelajar berbakat. Oleh karena itu, Kodim menggelar lomba melukis dan catur yang diikuti pelajar SMA/ SMK se-Kota Denpasar dan Badung, Jumat (3/8) lalu. Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo mengungkapkan, kegiatan tersebut dilaksanakan juga dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73. “Pemenang lomba nantinya mewakili Kodim Bali Post/rah Badung pada lomba yang sama yang dilaksanakan di Korem 163/Wira Satya. Kegiatan ini merupakan salah satu komunikasi sosial atau komsos kreatif dan agenda rutin tiap tahun,” ujarnya, Minggu (5/8) kemarin. Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan uji kemampuan dan sekaligus sebagai tolak ukur sejauh mana hasil dari pembinaan selama ini. Dengan demikian, bisa dievaluasi kekurangan dan kelebihan masing-masing peserta. Hasil dari lomba ini bisa menjadi acuan pembinaan ke depan yang lebih baik. Selain sebagai ajang adu kemampuan dan prestasi, juga tidak kalah pentingnya sebagai wahana memupuk rasa persaudaraan, baik sesama peserta dan pembinanya. “Yang paling penting terjalin rasa kebersamaan, soliditas dan kekeluargaan. Di samping itu, agar seluruh peserta mengikuti kegiatan lomba ini dengan penuh rasa tanggung jawab, semangat dan sportivitas yang tinggi. Dengan semangat juang dan sportivitas tinggi tersebut, kita dapat meraih prestasi secara terpuji dan jika kalahpun secara terhormat,” tegas. (rah)
Buronan Kasus Korupsi Rp 1,3 Triliun Dibekuk di Benoa Denpasar (Bali Post) Raja minyak yang dipidana tujuh tahun dalam perkara korupsi dan pencucian uang dalam kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal senilai Rp 1,3 triliun di Batam, Deki Bermana, sudah diterbangkan ke Pekanbaru, Riau. Dia sebelumnya dibekuk tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang di-back-up tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejati Riau, Sabtu (4/8) siang. Kasipenkum dan Humas Kejati Bali Edwin Beslar mengatakan, terpidana yang berstatus buronan ini bekerja di kapal tunker. Deki Bermana bekerja di kapal minyak sebagai Mualim I. “Jadi, dia lagi membawa minyak ke Benoa. Minyak itu dikirim dari Gresik. Nah, aktivitas inilah yang terpantau oleh tim dari Jakarta dan saat itu keberadaan yang bersangkutan posisinya di Benoa,” ujar Edwin Beslar saat dikonfirmasi, Minggu (5/8) kemarin. Saat disinggung kepada siapa terpidana yang berstatus buron ke-145 ini menjual minyak, apakah menjual ke kapal atau pihak perusahaan di Benoa, pihak kejaksaan mengaku belum mendalami sejauh itu. “Terpidana ini bekerja di jasa angkut saja. Kebetulan dapat order ke Benoa membawa minyak. Soal ke perusahaan atau ke kapal, saya tidak dapat konfirmasi itu,” tegas pejabat asal Manado ini. Sebelumnya, narapidana Deki Bermana dibekuk di atas Kapal Motor Raka Surya saat bersandar di Pelabuhan Benoa. Kajati Bali Dr. Amir Yanto melalui Asisten Intelijen Bayu A. Arianto bersama Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin Beslar, membenarkan adanya penangkapan buronan tersebut. Terpidana yang dibekuk adalah terpidana tujuh tahun dalam perkara korupsi BBM ilegal senilai Rp 1,3 triliun di Batam, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2621K/ PID.SUS/2015 tanggal 24 Agustus 2016. Pria asal Pekanbaru, Riau tersebut disebut buronan ke-145 yang berhasil ditangkap tim intel Kejagung RI selama rentang waktu Januari hingga Agustus 2018. Assintel Kejati Bali Bayu Arianto mengatakan, proses penangkapan berlangsung aman dan lancar. Setelah dibekuk di atas kapal, terpidana langsung diboyong ke Kejati Bali. Terpidana dan buronan ini sudah bekerja di kapal minyak dengan masa kerja dua tahun dengan jabatan Mualim I. Setelah pemeriksaan selesai, sekitar pukul 14.30 Wita tim membawa terpidana menuju Bandara Internasional Ngurah Rai untuk selanjutnya diterbangkan ke Pekanbaru, Riau via Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik Air ID.6060 pukul 16.00 Wita. (kmb37)
1.500). Di pemotong ayam HPP-nya Rp 39.500 (margin Rp 13.000), sehingga harga ayam di tingkat konsumen berkisar Rp 43.000 – Rp 45.000 per kilogram. Yahya Kurniadi menambahkan, kalaupun harga ayam di peternak murah, namun harga daging ayam di pasar tidak pernah murah. “Siapa yang salah? Sekarang peternak produksinya terbatas. Dulu kita memelihara ayam selama 35 hari beratnya bisa mencapai 2 kilogram, sekarang memelihara 35 hari, bobot ayam yang bisa didapat hanya 1,2 kilogram hingga 1,3 kilogram,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali IKG Nata Kesuma, M.MA. mengatakan kenaikan harga pakan terjadi karena kenaikan harga dolar. Dengan kenaikan harga dolar, ia berharap penjual pakan ternak tidak serta merta menaikkan harga pakan. Asumsinya, pedagang memiliki stok pakan dengan harga sebelum
kenaikan dolar. Nata Kesuma juga berharap, peternak tidak menghentikan produksi ternaknya dengan dalih libur panjang hari raya karena liburan panjang sudah berlalu. Seharusnya dua minggu setelah libur hari raya semua aktivitas kembali normal, termasuk aktivitas peternakan. Sehingga per Agustus seharusnya produksi ayam sudah lebih baik. “Jangan sampai semua mencari untung dengan kondisi ini,” katanya seraya memprediksi harga ayam akan turun dalam waktu dua pekan minggu ke depan. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana mengatakan, untuk menekan harga daging ayam ras dan telur ayam ras yang naik, ia melakukan pasar murah bekerja sama dengan Bulog, dua perusahaan besar di bidang peternakan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali dan Dinas Perikanan. Di pasar murah itu daging ayam ras dijual dengan harga Rp 32.000 per kilogram dan telur ayam ras
Rp 24.000 per kilogram. Mardiana menambahkan, pasar murah digelar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kebutuhan daging ayam setiap bulannya
menjadi 2.160 ton. Sementara telur ayam 35.993 ton setiap bulan. Berdasarkan data produksi dari Dinas Peternakan tahun 2017, ketersediaan daging ayam surplus. Dengan
Bali Post/eka
adanya libur panjang dan larangan penggunaan AGP di tahun 2018, sangat mempengaruhi jumlah produksi dan pertumbuhan berat badan ayam. (kmb42)
BNNP Kekurangan Anggaran dan Personel
Denpasar (Bali Post) -
Penggalangan komunitas, LSM, desa adat dan instansi terkait terus dilakukan BNNP Bali dalam memerangi narkoba. Hal itu dilakukan karena BNNP terbatas dalam anggaran dan personel. Sementara itu, peredaran narkoba makin masif. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa menegaskan, pihaknya tentu memiliki komitmen bulat untuk memerangi dan memberantas narkoba. “Kami ingin hasilnya optimal, tapi terkendala anggaran dan personel. Sedangkan sindikat narkoba sebaliknya yaitu lebih banyak memiliki anggaran dan tenaga. Hal itu saya sampaikan juga saat kegiatan rapat sinergitas advokasi pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan pemerintah dan swasta yang digelar di Kantor BNNP Bali di Jalan Kamboja, Denpasar, Kamis (2/8) lalu,” ujar Suastawa, Minggu (5/8) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Suastawa menyampaikan sejumlah kebijakan untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba. Dalam hal supply, pihaknya masih kalah dengan sindikat narkoba yang terus merekrut jaringan baru. Selain itu, anggaran yang dimiliki bandar narkoba di-
pastikan lebih besar sehingga terus bisa menyelundupkan narkoba ke Bali. Selanjutnya soal demand, semua pihak harus andil mengatasi masalah ini supaya bisa menekan seminimal mungkin atau menghilangkannya. Untuk itu, upaya yang bisa dilakukan di tempat tinggal, kerja atau komunitasnya yakni sosialisasi, tes urine dan lainnya. Kebijakan lain yang mesti dilakukan adalah penyusunan pararem yang memfasilitasi P4GN. Intinya, ikut melakukan pencegahan dengan melakukan penyuluhan, rehabilitasi, mengajak orang-orang yang terkena narkoba untuk direhabilitasi. “Sudah ada beberapa desa pakraman yang sudah membuat pararem dan ini merupakan bentuk partisipasi dalam P4GN. Instansi pemerintah diharapkan dapat membuat kebijakan atau regulasi P4GN di instansinya, membuat kegiatan atau program yang
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ist
SINERGITAS - Suasana rapat sinergitas advokasi pembangunan berwawasan antinarkoba di Kantor BNNP Bali. berkaitan dengan P4GN seperti penyuluhan, tes urine dan relawan antinarkoba. Upaya memerangi narkoba harus kita lakukan bersama-sama dengan masif, sehingga peredaran narkoba di Bali bisa kita tekan terus,” tegasnya. Suastawa menambahkan,
grand design pembangunan berwawasan antinarkoba yakni lingkungan bersih penyalahgunaan narkoba bekerja sama dengan berbagai kementerian atau lembaga. Sinergitas kementerian atau lembaga tersebut dengan melakukan berbagai upaya,
di antaranya survei pravelensi narkoba, sosialisasi dan tes urine. “BNN sudah melakukan survei di mana respondennya berusia 10 hingga 59 tahun, karena yang rawan terjadi penyalahgunaan narkoba ada pada umur tersebut,” ujarnya. (kmb36)
Drama Teatrikal ”Antara Tugas dan Cinta”
Para Kadis Sukses Kocok Perut Penonton SEJUMLAH kepala dinas beserta staf di lingkungan Pemprov Bali dan TP PKK Provinsi Bali turut ambil bagian dalam drama teatrikal “Antara Tugas dan Cinta”. Sebut saja Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali
I Nyoman Wenten yang kebagian peran utama sebagai Prabu Bagaspati dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang sudah pensiun, Gede Suarjana, sebagai Raden Windusara. Para Kadis juga berkolabo-
rasi dengan seniman dari Sanggar Cahya Art Denpasar dalam pementasan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Sabtu (4/8) malam. Drama teatrikal “Antara Tugas dan Cinta” digagas
Topik : BNNP Kekurangan Anggaran dan Personel Bali Post/rin
DRAMA TEATRIKAL - Penampilan para kadis di lingkungan Pemprov Bali dalam drama teatrikal “Antara Tugas dan Cinta”.
oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha dan istri Gubernur Bali Ny. Ayu Pastika untuk memeriahkan Bali Mandara Mahalango ke-5. Sementara naskah cerita digarap Dewa Putu Beratha bersama I Ketut Arsana. Drama teatrikal ini bercerita tentang keresahan Prabu Bagaspati dari Kerajaan Mandara Giri, lantaran putri satu-satunya yakni Diah Cantikawati tak kunjung menikah. Sementara sang raja telah berada di ujung usia. Pada akhirnya, Diah Cantikawati meminta agar dicarikan jodoh yang dilihatnya dalam mimpi setiap bulan purnama bernama Raden Windusara. Prabu Bagaspati mengabulkan keinginan putrinya dan mencari Raden Windusara ke pelosok negeri. Setelah melalui perjalanan panjang, Raden Windusara berhasil ditemukan dan dinikahkan dengan Diah Cantikawati. Selama sekitar dua jam, drama teatrikal ini sukses menghibur dan mengocok perut para penonton. Gelak tawa dan tepuk tangan penonton terdengar riuh setiap kali ada kadis yang muncul. Di deretan penonton juga tampak Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta istri, Sekda Dewa Made Indra, dan sejumlah kadis lainnya yang tidak ikut pentas. Selain menjadi pemeran utama, ada pula kadis yang kebagian memerankan tokoh pendukung. Seperti Kepala
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra. “Saya sudah sering ikut pementasan seperti ini. Sekarang kebagian peran sebagai rakyat yang melakukan vaksinasi rabies,” katanya di belakang panggung. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan apresiasinya atas penampilan yang luar biasa dari jajarannya tersebut. Pagelaran drama treatikal yang rutin digelar setiap tahunnya ini, diharapkan dapat menjadi hiburan tersendiri, khususnya bagi para kepala dinas yang seharihari sibuk di kantor. “Semua bisa tertawa dan terhibur malam ini. Tidak ada jarak antara atasan dan bawahan, semua menyatu bagus dan menghibur ,” ujarnya. Drama teatrikal juga diisi dengan peragaan busana yang diiringi permainan keyboard dan lagu dari Ny. Ayu Pastika, dan iringan gitar listrik oleh Ida Ayu Asiawati Oka (istri mantan Gubernur Bali almarhum Ida Bagus Oka). Pada kesempatan itu juga diserahkan lukisan dan buku dari Himpunan Pelukis Batur Ulangun Batuan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali kepada Gubernur Bali sebagai ucapan terima kasih atas peresmian perkumpulan tersebut pada tahun 2012 di Jayasabha. Saat ini lukisan Batuan juga telah dinyatakan sebagai warisan tak benda nasional oleh Kemendikbud RI. (rin)
BADUNG
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Harmoni Indonesia 2018 Unud
Merajut Kebangsaan dan Perkokoh Persatuan Bangsa
tema kegiatan ini adalah “Mari bernyanyi bersama menyemangati Asian Games 2018 dan memperkokoh persatuan NKRI”. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 3.000 peserta dari seluruh civitas akademika Unud, unsur TNI, Polri dan seluruh perwakilan Instansi di Bali. “Mudahmudahan Harmoni Indonesia ini bisa membangkitkan semangat kebangsaan, semangat cinta tanah air. Semoga dalam rangka 73 tahun kemerdekaan Indonesia kita bisa tetap menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. Menurutnya, sesuai dengan arahan dari Kemenristek
Dikti, Unud mendapat kepercayaan untuk di Bali sebagai salah satu pusat penyelenggaraan Harmoni Indonesia. Berkaitan dengan peringatan 73 tahun kemerdekaan RI, pihaknya mengajak semua pihak untuk terus bekerja meningkatkan prestasi. Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk menyatukan semua tenaga, pikiran pendapat, bagaimana kita menjaga NKRI serta tetap tegak dan berkibarnya bendera merah putih. Acara tersebut diisi pelepasan balon dan pembentangan bendera dengan panjang 100 meter. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) Sejarah baru tercatat pascaselesainya pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada 31 Juli lalu. Pembangunan patung GWK sudah melalui perjalanan panjang selama 28 tahun dan melewati berbagai hambatan. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh Bali dengan rampungnya patung GWK. Seperti adanya destinasi wisata baru, tidak hanya budaya dan alam, tapi Bali juga mampu menunjukkan hasil karya manusia modern. Selain itu, GWK bisa menjadi ikon baru bagi Bali bahkan Indonesia. Hadirnya GWK
di Bali dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, sejumlah sosok turut memperjuangkan pembangunan GWK. Seperti mantan Menteri Pariwisata Joop Ave (alm), mantan Menteri Pertambangan dan Energi IB Sudjana (alm) dan mantan Gubernur Bali IB Oka (alm). “Saat ini semua perjuangan itu berhasil diwujudkan, dengan terselesaikannya semua kontruksi patung GWK,” katanya sebelum acara syukuran bertajuk ‘’Swadharma Ning Pertiwi’’ untuk merayakan penyelesaian pembuatan patung di GWK Cultural Park, Sabtu (4/8) malam. Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan
ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung hingga proses penyelesaian semua konstruksi patung GWK. Dikatakan bahwa faktor pendukung lainnya adalah adanya perhelatan IMF-World Bank di Bali, sehingga Bali yang merupakan bagian dari wilayah Indonesia bisa menampilkan proyek besar ini kepada dunia. Pihaknya juga berharap, jika Davos, Swiss bisa menjadi markas World Economic Forum, maka ke depan GWK Cultural Park Bali juga bisa menjadi tuan rumah World Cultural Forum. “Cita-cita berikutnya, di sekitar Lotus Pond kawasan GWK nantinya akan dihiasi dengan ukiran puncak-puncak budaya dari seluruh dunia,” pungkasnya.
Memperingati 73 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Udayana (Unud) menggelar Harmoni Indonesia 2018, Minggu (5/8) kemarin. Bertempat di Rektorat Kampus Bukit Jimbaran, kegiatan ini diikuti 3.000 orang peserta.
Bali Post/kmb23
HARMONI - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) (tengah) bersama seluruh civitas akademika Unud pada pelaksanaan Harmoni Indonesia 2018, Minggu (5/8) kemarin. ini melibatkan berbagai pimpinan daerah di Bali, perwakilan dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali, seluruh civitas akademika di Unud, serta unsur TNI dan Polri. “Harapan kami dengan mengelar Harmoni Indonesia 2018, aset-aset yang dimiliki oleh bangsa dan negara akan tetap terpelihara dengan baik. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan serta dapat hidup harmonis di antara sesama,” harapnya. Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Unud Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT.(K) menyampaikan,
Bupati Giri Prasta Hadiri HUT STT Eka Setia Budhi Sading BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 ST Eka Setia Budhi di Banjar Pengalasan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu (4/8). Acara HUT tersebut juga dirangkai pengukuhan pengurus ST Eka Setia Budhi di Banjar Pengalasan masa bakti 2018-2021. Selain Bupati Giri Prasta, turut hadir pada kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Satria, Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Badung Wayan Wijana, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra Tripika Kec. Mengwi, Wakil Ketua DPC PDI-P Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Bendesa Adat Sading, Klian Dinas, Ketua ST se-Desa Sading serta tokoh masyarakat. Puncak acara HUT ST Eka Setia Budhi ditandai dengan pemotongan tumpeng yang langsung dilakukan oleh Bupati Giri Prasta dan diserahkan kepada Ketua ST Eka Setia Budhi Made Dimas Restu Mahotama. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga turut menyerahkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 12 juta dan Rp 15 juta yang bersumber dari dana pribadi. Sedangkan bantuan juga diberikan oleh Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta sebesar Rp 5 juta. Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya HUT ke54 ST Eka Setia Budhi.
Mangupura (Bali Post) -
Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di 49 kota di seluruh Nusantara dan di beberapa kota besar di Indonesia. Selain untuk menyemarakkan 73 tahun kemerdekaan RI, kegiatan ini juga untuk mendukung dan menyemangati pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Selain itu, Harmoni Indonesia ini juga dalam rangka merajut kebangsaan dan memperkokoh kembali persatuan bangsa. “Agustus ini adalah bulan yang penuh makna bagi Bangsa Indonesia. Dengan empat pilar yang harus dimaknai yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Dan ketiga pilar ini akan memperkuat pilar keempat dalam rangka memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. Dikatakannya, kegiatan
3
HUT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri HUT ke-45 ST Eka Setia Budhi di Banjar Pengalasan, Kelurahan Sading, Sabtu (4/8). Bupati juga menyampaikan salut dengan kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan oleh ST Eka Setia Budhi. Menurutnya, sekaa teruna merupakan generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa. Oleh karena itu, semua sekaa teruna harus dibimbing dan diarahkan dengan baik. “Memang kita harapkan bahwa peran generasi muda, lebih-lebih melalui organisasi yang bersifat adat tradisional ini yang kita sebut sekaa teruna, dapat melaksanakan dedikasi serta melaksanakan pengabdian di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya sembari berpesan kepada generasi muda agar jauhkan diri dari obat-obat terlarang, seperti narkoba, minum-minuman keras dan geng motor atau balapan liar. Sementara, Ketua ST Eka Setia Budhi, Made Dimas Restu Mahotama,
dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya HUT ST Eka Setia Budhi. Menurutnya, bahwa ulang tahun ST Eka Setia Budhi bertujuan mengenang kembali semangat para pendiri ST Eka Setia Budhi pada zamannya, dan mewarisi serta meneruskan dan mengembangkan semangat yang terkandung di dalamnya. Anggota ST Eka Setia Budhi berjumlah 68 orang. “Perayaan HUT ST Eka Setia Budhi dituangkan ke dalam rentetan kegiatan yaitu gotong royong di areal bale banjar, tempat suci yang berada di Banjar Pengalasan, penebaran bibit ikan di sungai sebanyak 3.500 ekor. Di bidang lomba seperti lomba sepak bola, catur, lari karung, goyang balon, tarik tambang, makan kerupuk, estafet kelereng, menangkap belut dan mancing lele,” jelasnya. (ad261)
Sementara, seniman Nyoman Nuarta yang juga perancang pembangunan GWK mengatakan, patung ini memiliki tinggi 121 meter, yang berdiri di atas pedestal atau alas penyangga setinggi 46 meter. Dikatakannya, ini merupakan persembahan yang ditujukan untuk bangsa Indonesia. Secara keseluruhan, patung ini memiliki 24 segmen yang terdiri atas 754 modul kulit patung berukuran sekitar 3 x 4 meter. Dengan berat total struktur patung mencapai 3.000 ton. Proses pembuatan modul dilakukan di Studio Nyoman Nuarta di Bandung dan dibawa ke Bali bersama 200 pekerja yang merakit dan memasang modul patung tembaga dengan
teknik cor las. Nuarta menemukan teknik rekayasa yang menggabungkan seni, kecerdasan buatan, dan teknologi untuk menjamin perbesaran patung sesuai model yang dirancang. Merayakan kehadiran GWK di bumi Nusantara, digelar sebuah perhelatan bertajuk “Swadharma Ning Pertiwi” pada Sabtu (4/8). Pada pagelaran ini melibatkan sejumlah seniman dari berbagai bidang dengan menampilkan tentang keragaman Indonesia yang mampu dipersatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 120 seniman yang bekerja keras menyelesaikan pembuatan patung GWK. (kmb23)
Selain Ikon Pariwisata, GWK Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Bali Post/kmb23
SENIMAN - Penampilan sejumlah seniman pada perhelatan bertajuk “Swadharma Ning Pertiwi”, Sabtu (4/8) di GWK.
”Wifi” Gratis Rencananya Diluncurkan Pada HUT Mangupura Mangupura (Bali Post) Proyek pemasangan wifi gratis di Kabupaten Badung, terus digenjot. Proyek yang dianggarkan melalui dana APBD Badung tahun 2018, rencananya diluncurkan bertepatan dengan HUT Mangupura. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung I Wayan Weda Dharmaja mengatakan, rencananya akan dipasang 988 akses poin. Sementara titiktitik yang dilengkapi wifi gratis meliputi, tempat-tempat strategis, objek wisata, seluruh balai banjar, sekolah SD, SMP, pustu/puskesmas, kantor desa/lurah, dan kantor camat se-Badung. “Pemasangan wifi gratis seluruh Badung ini sebagai implementasi dari program Smart City Bupati Badung. Kami sudah melakukan koordinasi dengan seluruh pemilik gedung yang akan diisi wifi,” ujar Weda Dharmaja, saat dikonfirmasi, Minggu (5/8). Menurutnya, titik-titik hotspost juga telah ditentukan di seluruh Badung. Saat ini yang memakan waktu cukup lama adalah pemasangan jaringan fiber optik (FO). Jaringan FO kata dia dibangun dari nol sampai ke pelosok-pelosok desa di Badung. “Penentuan titik hotspot sudah beres, termasuk koordinasi dengan pemilik gedung,” ucapnya. Di beberapa balai banjar dan pustu/puskesmas sudah mulai dilakukan pemasangan wifi. Pihaknya menargetkan
proyek ini tuntas tahun ini. “Target November ini. Pokoknya pas HUT Mangupura ini akan di-launching dan sudah bisa digunakan,” tegasnya. Secara umum Weda mengaku program wifi gratis ini tidak ada kendala. Namun diakui, pihaknya sedikit kesulitan dalam pemasangan jaringan FO. Sebab, jaringan harus dipasang dari nol dan itu menyebar ke seluruh pelosok Badung. “Total untuk akses poinnya yang kita pasang saja 988,” katanya. Mantan Kabag Humas dan Protokol itu memastikan wifi yang dipasang pemerintah ini benar-benar gratis. Adapun beberapa tempat strategis dan objek wisata yang akan dipasang wifi, di antaranya Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pantai Pandawa, objek wisata Uluwatu, Sangeh dan Jembatan Tukad Bangkung. Seperti diketahui, program wifi gratis ini digagas Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Proyek ini dalam nomenklaturnya adalah Belanja Modal Penyediaan Akses Internet di Kabupaten Badung. Lingkungan pekerjaan yakni pengadaan barang yang meliputi identifikasi kondisi lapangan, pengadaan perangkat jaringan, pemasangan instalasi termasuk setting konfigurasi, testing, komisioning dan pelatihan untuk alih pengetahuan untuk akses internet di Kabupaten Badung. Nilai pagu paket Rp 26.874.132.581,00 dan Nilai HPS Paket: Rp 25.983.650.359,59. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Made Urip Tatap Muka dengan Ratusan Petani Songan Gelontorkan Bantuan Alsintan Senilai Rp 1,95 Miliar
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali bertatap muka dengan ratusan petani dan krama subak yang dipusatkan di Wantilan Banjar Dalem, Desa Songan B, Kintamani, Bangli, Sabtu (4/8). Selain turba (turun ke bawah) menemui masyarakat, kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Bangli tahun 2018 senilai Rp 1,95 miliar didampingi Bupati Bangli yang diwakili Kadis PKP Bangli bersama Ketua DPRD Bangli disaksikan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Ketua PAC PDI-P Kintamani dan Ketua Ranting PDI-P Songan, beserta Klian Dinas Songan A dan B. Seperti biasanya anggota DPR-RI empat periode ini selalu ditunggu dan dinanti para petani dan krama subak di seluruh Bali. Saat tiba di Desa Songan, politisi asal Tabanan yang selalu tampil sederhana ini disambut petani dan krama subak dengan tabuh baleganjur. Apalagi Made Urip kembali membawa ‘’oleholeh’’ bantuan alsintan, berupa 4 unit traktor roda 4 per unitnya seharga Rp 400 juta atau total Rp 1,6 milyar, 20 unit traktor roda dua per unitnya seharga Rp 30 juta atau total Rp 600 juta, 30 unit pompa air per unitnya seharga Rp 20 juta atau total Rp 600 juta dan 10 unit power thresher per unitnya seharga Rp 15 juta atau total Rp 150 juta. Klian Dinas Banjar Dalem Jro Gede Masawan mewakili krama desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Made Urip yang telah dua kali memberikan bantuan alsintan. Disebutkan, bantuan ini sangat luar biasa di Kabupaten Bangli. ‘’Semua kelompok tani di sini sudah menerima bantuan alsintan dari Pak Made Urip. Bantuan seperti ini sangat luar biasa, karena sudah meringankan
BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. saat menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan di Kabupaten Bangli tahun 2018 senilai total Rp 1,95 miliar. beban para petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,’’ katanya. Hal senada disampaikan Koordinator Kelompok Tani Kabupaten Bangli I Ketut Metu Kamajaya yang menyebutkan bantuan aspirasi Made Urip sangat menyentuh petani di Bangli. Selain itu, Made Urip juga sangat banyak membantu petani di Bangli. ‘’Kita mengucapkan terima kasih kepada Pak Urip agar selalu berjaya di DPR-RI. Pada pileg ini kita akan kembali memilih Pak Urip menjadi anggota DPR-RI,’’ tegasnya seraya ditambahkan Ketua Kelompok Tani Merta Jaya Jro Saba selaku petani di Desa Songan sudah banyak dibantu Made Urip. Diharapkan petani terus dibantu, karena tanpa perjuangan Made Urip sangat sulit mendapat bantuan, apalagi di pusat. Pada kesempatan itu, Made Urip mengakui di Bangli sudah berkalikali bertatap muka dengan petani dan sudah banyak menyerahkan
bantuan kepada kelompok tani, baik traktor maupun pompa air untuk peningkatan produksi pertanian. Seperti produksi bawang merah di Songan yang potensi dan kualitas aromanya sangat luar biasa. ‘’Karena itu harus dijaga kualitasnya, termasuk lingkungan agar tidak ada pencemaran dan penyakit yang masuk,’’ harapnya sembari menyampaikan sektor pertanian harus memberikan andil yang besar di seluruh Indonesia sesuai komitmen Presiden Joko Widodo agar bisa mandiri di sektor pangan. Diharapkan pihak legislatif dan eksekutif terus membina kelompok tani, khususnya di Bangli. ‘’Saya di pusat juga akan membantu memfasilitasi, seperti bawang merah bisa jadi produk spesifikasi yang menjadi andalan dan harus dipertahankan,’’ bebernya sekaligus meminta dukungan, karena kembali ditugaskan partai sebagai Bacaleg DPR-RI di nomor urut 1 dari PDI Perjuangan. (ad255)
Presiden Zanzibar Kagumi STP Bali
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali mendapat kehormatan untuk menerima kunjungan kenegaraan dari Presiden Zanzibar H.E. Dr. Ali Mohamed Shein. Kunjungan kenegaraan ini berlangsung Sabtu (4/8), bertempat di Gedung Rektorat STP Bali. Kunjungan Presiden H.E. Dr. Ali Mohamed Shein ke Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kerja sama bidang pertanian, perikanan, infrastruktur dan pengembangan SDM. Zanzibar merupakan negara yang memiliki alam yang indah dan potensi yang tinggi di bidang pariwisata. Hal inilah yang menjadikan alasan STP Bali menjadi salah satu tempat yang dikunjungi oleh Presiden Zanzibar. STP Bali merupakan pusat unggulan pendidikan tinggi pariwisata yang telah terbukti mampu menciptakan sumber daya manusia unggul di bidang pariwisata. Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. menyampaikan kebanggaannya bahwa STP Bali mendapat kehormatan untuk dikunjungi oleh Presiden Zanzibar. ‘’Bapak Presiden sangat kagum akan proses pembelajaran di STP Bali, begitu pula fasilitas
yang kami miliki. Zanzibar adalah negara yang industri pariwisatanya cukup maju, untuk itu beliau sangat tertarik untuk bekerja sama dengan STP di bidang pengembangan SDM pariwisata. Hal ini sangat memungkinkan karena STP Bali memiliki kelas internasional,’’ ungkap Byomantara usai memberikan paparan mengenai proses pembelajaran di STP Bali. Selain mendengarkan paparan, Presiden H.E. Dr. Ali Mohamed
Shein secara langsung meninjau Langon Resort and Spa, yaitu hotel yang diperuntukkan untuk praktik mahasiswa. Di sana beliau menyaksikan secara langsung kepiawaian mahasiswa dalam melakukan praktik bed decoration, flower arrangement dan buttler service for president. Selain itu beliau beserta para duta besar juga tertarik untuk mencicipi hasil praktik pastry mahasiswa tata boga STP Bali. (ad265)
Peserta Tes Sipenmaru Gelombang II Meningkat 87,7 Persen Unwar Segera Miliki Prodi Vokasi
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) kembali melaksanakan tes ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) untuk gelombang II tahun 2018 di kampus setempat, Sabtu (4/8). Tes ujian Sipenmaru non-FKIK ini diikuti 1.560 calon mahasiswa baru. Ujian dibagi menjadi dua tahap, yaitu pada pagi hari diikuti 1.240 calon mahasiswa reguler A dan 320 calon mahasiswa reguler B mengikuti ujian pada sore hari. Sipenmaru gelombang II tahun 2018 ini mengalami peningkatan sebesar 87,7% dibandingkan tahun 2017 lalu. Total sebanyak 4.664 calon mahasiswa telah mengikuti tes ujian Sipenmaru dari gelombang I dan II. Tes ujian Sipenmaru yang berjalan alot ini dipantau langsung oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. beserta Wakil Rektor I, II, III, Direktur PPs Unwar, Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, serta pejabat struktural di lingkungan Unwar. Hadir pula Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Cok Istri Raka Indrawati, S.E. beserta jajaran. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengatakan tes seleksi penerimaan mahasiswa baru mengalami peningkatan 87,7% dari tahun 2017. Peningkatan jumlah calon mahasiswa yang signifikan ini menunjukkan bahwa Unwar semakin eksis, semakin dikenal dan semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat untuk menuntut ilmu pengetahuan di tingkat pendidikan tinggi. Peningkatan jumlah mahasiswa baru yang signifikan ini, tentu membutuhkan pelayanan, sarana dan prasarana pendidikan yang harus memadai untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas institusi. Oleh karena itu, Prof. Widjana akan mengembangkan aksesbiltas di bidang akademik dengan menerapkan program pembelajaran jarak
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Senator Arya Wedakarna Kunjungi Mapolsek Kuta
Dukung Tembak di Tempat Pelaku Jambret dan Copet
SELURUH pihak, termasuk lembaga negara DPD-RI, mendukung terlaksananya kegiatan dunia yang akan diadakan di Bali yakni Pertemuan Tingkat Tinggi IMF dan World Bank tahun 2018 yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Berbagai pembangunan infrastruktur yang dibantu APBN yakni penataan TPA Suwung, pembangunan underpass Airport Ngurah Rai dan perluasan area parkir Airport Ngurah Rai, Tuban seyogianya didukung oleh semua pihak, termasuk dijadikannya Garuda Wisnu Kencana (GWK) sebagai venue untuk ajang pembukaan IMF World Bank Summit. Tidak itu saja, masalah keamanan juga menjadi perhatian dari Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terutama di kawasan pariwisata di Kuta. Hal ini disampaikan saat Senator Arya Wedakarna bertemu AKP Teuku Ricki Fadlianshah, S.IK. (Kapolsek Kuta) dengan jajaran Polsek Kuta, Badung. Sejumlah hal disampaikan Senator Wedakarna dalam kunjungan resmi serangkaian reses DPD-RI masa sidang Juli–Agustus 2018. ‘’Saya mendukung arahan yang disampaikan oleh Kapolri terkait dengan ditingkatkannya pelayanan aparat Polri di Bali, khususnya menjaga kondusivitas keamanan saat acara IMF World Bank. Salah satunya adalah penanganan jambret atau copet yang marak terjadi di kawasan hukum di wilayah Kuta. Ini menjadi perhatian kita semua, bahwa jangan sampai acara dunia ini dicederai dengan aksi kriminal domestik. Saya sudah mendapat laporan dari Kapolsek dan usaha aparat di jajaran Mapolsek Kuta sangat kami apresiasi. Sudah ada penurunan cukup
SEMINAR - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama AKP Teuku Ricki Fadlianshah, S.IK. (Kapolsek Kuta) dan jajaran di Mapolsek Kuta Badung. signifikan dari aksi kriminal jambret dan copet dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk saya dukung jika ada tindakan aparat menembak di tempat terhadap aksi copet ini. Semua demi keamanan tamu-tamu Negara, termasuk para wisatawan di Bali,’’ ungkap Senator Wedakarna. Selain itu, sejumlah hal disampaikan oleh Wedakarna terkait dengan program-program hukum di wilayah Kuta yang akan didukung oleh DPD-RI Bali. Pertama, tentang penyamaan visi terkait kinerja Saber Pungli yang diharapkan agar tidak menyasar kalangan desa adat karena desa adat dilindungi UUD 1945, UU Desa dan Perda Desa Pakraman. Kedua, tentang dukungan agar ada tim gabungan antara staf Imigrasi, Polsek dan Camat tentang maraknya orang asing di Bali yang bekerja ilegal menggunakan visa liburan. Bocornya sejumlah sweeping diduga dilakukan oleh oknumoknum petugas Imigrasi yang perlu ditindaklanjuti.
Ketiga, terkait rencana MoU penanganan money changer ilegal (KUPVA) antara BI dan sejumlah desa adat di wilayah Kuta yang patut didukung oleh aparat, termasuk penanganan penipuan valuta asing. Keempat, tentang peningkatan kewaspadaan terkait aksi terorisme dan radikalisme di wilayah Kuta, khususnya implementasi dari UU Ormas dan UU Antiterorisme mengingat Kuta pernah menjadi korban Bom Bali. Kelima, soal penanganan kasus penipuan online yang melibatkan WNA Tiongkok termasuk aksi kriminal skimming/pembobolan ATM. Keenam, tentang penertiban warung-warung RW alias penjualan daging anjing demi tegaknya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali dan citra pariwisata Bali di internasional. Di akhir acara, Senator Arya Wedakarna menyerahkan penghargaan kepada Polsek Kuta dan diserahkan Pin Bung Karno dari The Sukarno Center Tampaksiring kepada Kapolsek Kuta. (ad259)
Pandu Trisma Cup Ke-33 Diikui 35 Pangkalan
Kegiatan Pramuka Berbasis Sains untuk ”Problem Solving’’ Masyarakat
PANDU Trisma Cup tahun 2018 sudah memasuki tahun ke33. Pandu Trisma Cup dibuka Wali Kota Denpasar diwakili Kakwarcab Pramuka Kota Denpasar Dr. Drs. Gusti Lanang Jelantik, M.Si., Minggu (5/8) kemarin. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon oleh Lanang Jelantik, Ketua Komite IB Bintana dan pembina. Saat itu juga diserahkan piala bergilir dari SMPN 8 Denpasar dan SMAN 1 Sukawati kepada panitia. Ketua Sanggar Kerja Pandu Trisma Cup ke-33 Ni Putu Egie Lyllien Cisquita mengungkapkan, lomba diikuti 35 pangkalan Pramuka (gudep) masing-masing 15 tim Pramuka tingkat Penggalang dan tingkat Penegak diikuti 20 tim se- Bali. Total peserta yang terlibat di Pandu Trisma Cup mencapai 550 orang Pramuka. Untuk tingkat Penegak dilombakan phoneering menara pandang, ketangkasan baris berbaris, lomba cipta musik barang bekas dan lomba cerdas tangkas. Sementara di tingkat Penggalang dilombakan phoneering meja makan, lomba menggambar poster, cerdas tangkas dan lomba membuat bivak. Kamabicab dalam sambutan yang dibacakan Kakwarcab Pramuka Kota Denpasar Dr. Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si. memberi apresiasi positif atas terselenggaranya Trisma Pandu Cup ke-33. Agenda ini semakin berkualitas dan diselenggarakan secara ber-
LEPAS BALON - Kakwarcab Pramuka Kota Denpasar I Gusti Lanang Jelantik didampingi Ketua Komite I.B. Bintana dan panitia melepas balon saat membuka Pandu Trisma Cup 2018. kesinambungan dengan jumlah peserta semakin meningkat. Ditanya langkah agar kepramukaan tidak monoton, Lanang Jelantik mengungkapkan, materi kepramukaan bisa disinergikan dengan keunggulan sekolah. Misalnya berbasiskan sains dan riset seperti di SMAN 3 Denpasar. Risetnya pun mulai dari penelitian sederhana. Untuk Pramuka tingkat Penggalang dan Penegak bisa dilanjutkan dengan terjun ke masyarakat. Anak-anak Pramuka perlu diterjunkan ke daerah kritis kemudian meneliti tanaman dan bentuk pertanian yang diperlukan oleh masyarakat. Inilah yang dikatakan Lanang Jelantik sebagai Pramuka
yang menjadi problem solving yakni ikut memecahkan masalah di masyarakat. Kepala SMAN 3 Denpasar selaku Kamabigus 01269-01270 Drs. Ida Bagus Sudirga, M.Pd.H. didampingi Waka Kurikulum Dra. Ni Nyoman Ayu Rustikawati, M.Pd., Waka Sarpras Dra. Ni Luh Putu Suratni, Waka Kesiswaan I Made Mertana, S.Pd. dan Waka Humas I Ketut Arya Putra, M.Pd. mengungkapkan, gerakan Pramuka di SMAN 3 Denpasar banyak memberi kontribusi baik dalam pembentukan karakter maupun disiplin siswa. Mereka adalah insan panutan bagi teman sebaya dalam kegiatan sosial dan ikut memecahkan masalah di masyarakat. (ad266)
LPK Darma Stikom Bali Group Lepas Peserta Magang ke Jepang
UNWAR - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. (tengah) didampingi Wakil Rektor II Ni Putu Pertamawati, S.E., M.M. (kiri), Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. (dua dari kanan), Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan, S.E., M.M. dan Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Cok Istri Raka Indrawati, S.E. saat diwawancarai di sela-sela pemantauan tes ujian Sipenmaru gelombang II, Sabtu (4/8). jauh (distance learning) dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Program ini dilakukan sekaligus untuk memenuhi harapan pemerintah dalam mempercepat peningkatan angka partisipasi kotor (APK) nasional yang saat ini masih 30%. ‘’Kita sudah mulai untuk ancang-ancang mengarah ke sana (penerapan sistem distance learning - red). Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang signifikan ini memberikan harapan kepada kita untuk terus meningkatkan aksesbilitas daripada Universitas Warmadewa,’’ tandas Prof. Widjana. Untuk meningkatkan aksesbilitas, Prof. Widjana mengatakan Unwar akan segera membuka tiga program studi (prodi) vokasi, yaitu Teknik Telekomunikasi, Akuntansi, dan Pajak. Program vokasi Diploma 3 (D-3) ini akan lebih banyak melatih
skill mahasiswa dengan proses pembelajaran lebih banyak di lapangan. Dengan harapan menghasilkan lulusan yang siap pakai dalam dunia kerja dan menguasai segala teknologi, serta mampu bersaing di dunia global. Apalagi, ke-3 prodi vokasi yang akan dibuka sesuai dengan pangsa pasar yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Selain program vokasi, Unwar juga telah mengusulkan untuk membuka program S-3 Ilmu Linguistik sebagai salah satu pilihan studi lanjut dalam program Pascasarjana Unwar. ‘’Saya berharap kepada L2Dikti yang terbentuk sekarang ini pengganti Kopertis bisa mengabulkan izin pembukaan prodi baru. Karena yang saya ketahui, salah satu kewenangan L2Dikti adalah memberikan izin pembukaan prodi baru yang selama ini masih diatur di pusat,’’ harapnya. (ad263)
LEMBAGA Pelatihan Kerja (LPK) Darma, salah satu unit bisnis Stikom Bali Group, Jumat (3/8) malam melepas enam peserta magang ke Jepang. Keenam peserta yang semuanya perempuan tersebut adalah Ni Ketut Juliani, Ni Komang Muliani, Kadek Erika, Tanya M. Putri, Putu Dian, dan Ni Made Jenny. Mereka terbang bersama Mr. Kimura Tadashi, CEO Sento Cooperative Kyoto, sebagai lembaga penerima peserta magang dari LPK Darma, pada pukul 24.05 atau Sabtu dini hari dan mendarat di Kansai International Airport, Osaka sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Direktur Utama LPK Darma Dr. Dadang Hermawan berharap keenam peserta magang tersebut selalu menjaga kondisinya sehingga dapat menyelesaikan masa magang selama tiga tahun di Jepang. ‘’Kalian adalah duta bangsa Indonesia, kalian adalah duta masyarakat Bali. Oleh karenanya saya berharap kalian dapat menjaga diri, ikuti aturan yang berlaku di tempat kerja, sehingga dapat bekerja dengan baik selama magang. Keberhasilan kalian di Jepang akan menjadi contoh buat adik-adik kalian yang sekarang menunggu giliran berangkat,’’ harap Dadang Hermawan. Direktur Operasional LPK Darma Dede Heriyadhy menjelaskan, keenam peserta magang tersebut sudah menyelesaikan pendidikan bahasa Jepang dan budaya Jepang. ‘’Di Jepang, keenam peserta magang tersebut ditempatkan di dua perusahaan, yakni perusahaan perkebunan sayur tiga orang dan pe-
MAGANG - Keenam peserta magang foto bersama dengan manajemen Stikom Bali Group serta CEO Sento Cooperative Kyoto Mr. Kimura Tadashi (depan, empat dari kiri). rusahaan peternakan ayam petelur tiga orang,’’ terang Dede Heriyadhy. Dede Heriyadhy menambahkan, pada 20 Agustus mendatang, LPK Darma juga akan mengirim dua peserta lagi magang ke Jepang atas nama Ando Alien dan Trio Sugianto, keduanya bekerja sebagai pengecat logam. ‘’Saat ini ada 16 orang perempuan lagi sudah dinyatakan lulus oleh pihak Sento dan akan segera memasuki masa karantina untuk pendidikan bahasa dan budaya Jepang serta praktek lapangan sebelum diberangkatkan ke Jepang akhir Desember 2018 atau awal Januari 2019,’’ tambah Dede Heriyadhy. Pada kesempatan itu, CEO Sento Cooperative Kyoto Mr. Kimura Tadashi meminta dukungan dari
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
para orangtua agar anak-anaknya tetap semangat mengikuti magang di Jepang sampai selelesai. ‘’Tiga tahun lagi baru bertemu anakanak. Jadi terus beri semangat kepada mereka untuk mencapai cita-citanya, pulang dari Jepang nanti mereka punya pengalaman dan ada modal untuk usaha, mereka bisa hidup bahagia, orangtuanya juga pasti bahagia,’’ kata Kimura sambil tertawa melalui penerjemahnya. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti - induk Stikom Bali Group - Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar dan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali serta keluarga peserta magang. (ad264)
daerah
Senin Pon, 6 Agustus 2018
5
BEC 2018, Media Promosi Endek Asli Buleleng
BEC – Buleleng Endek Carnaval (BEC) menjadi promosi produk kain endek khas Buleleng. PEMERINTAH Kabupaten Buleleng kembali menggelar Buleleng Endek Carnaval (BEC) tahun 2018, Minggu (5/8) kemarin. Event BEC yang merupakan rangkaian dari Buleleng Festival (Bulfest) ini telah secara rutin diselenggarakan dan tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun kelima ini, mengambil tema ‘’North Bali Rainbow atau Pelangi Bali Utara’’. BEC menampilkan sejumlah karya para desainer dan perajin endek di Bali Utara. BEC diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari perajin endek, desainer, sekolah, kecamatan, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan penggiat komunitas. Karnaval ini dirangkaikan dengan Pawai Pembangunan untuk menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018. Selain menampilkan keragaman endek, hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dan potensi di Bali Utara juga ditampilkan dalam event ini. BEC tahun 2018 menempuh rute dari Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Ahmad
Yani, dan berakhir Jalan Dewi Sartika. Event BEC dibuka Bupati Putu Agus Suradnyana ditandai dengan pemukulan gong. Dalam kesempatan itu hadir pula Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Ketua DPRD Gede Supriatna, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Aries Sutjati Suradnyana, dan Muspida Buleleng. Ketua Panitia yang juga Kepala Bappeda Litbang Buleleng Gde Dharmaja mengatakan, tema BEC media adalah untuk pengenalan, penggalian, pelestarian, pengembangan kreativitas para perajin dan desainer endek di Buleleng terhadap kain lokal yaitu endek. Di daerah ini memiliki ratusan jenis kain endek yang memiliki ciri khas yang membedakan dengan daerah lain. Untuk itu, produk kain lokal ini mulai digalakkan, sehingga dengan cara ini kain warisan leluhur tetap lestari, generasi bisa mengenal dan terbiasa mengenakan kain endek, dan
sasaran akhir adalah perajin tetap bisa memproduksi karena dibutuhkan para perancang busana itu sendiri. ‘’Lewat BEC ini endek bisa berkembang dan dikenal sehingga ke depannya endek bisa menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat Buleleng,’’ harapnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan tema ini sudah mengalir dari agenda besarnya Buleleng Festival tahun 2018 yaitu ‘’The Spirit of Pluralism’’. Endek sangat memerlukan diversifikasi dan promosi yang gencar. Ia meyakini, dengan adanya diversifikasi dan promosi maka endek Buleleng dapat memasuki semua segmen pasar. Selain itu, jejaring media sosial (medsos) perlu dimanfaatkan mempromosikan produk di samping melalui promosi konvensional. ‘’Ini merupakan tantangan yang harus diwujudkan oleh perajin dan desainer endek agar mampu bersaing di berbagai segmen pasar,’’ katanya. Bupati menambahkan, promosi endek juga harus gencar dilakukan oleh SKPD terkait. Ia menyarankan agar instansi terkait membentuk Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan disainer dari luar Buleleng. Dengan demikian, produksi endek bisa lebih bervariasi dan lebih berwarna. ‘’Saya bangga dengan penyelenggaraan BEC ini yang pesertanya semua dari Buleleng. Saya berharap ke depannya kita bisa memimpin pasarnya dengan cara-cara yang lebih inovatif dan kreatif. Kita harus memberi bimbingan kepada para perajin dan desainer yang ada di Buleleng agar kelanjutan dari BEC ini terimplementasi dengan baik,’’ jelasnya. (ad260)
Imunisasi MR di Bangli Capai 12 Persen Bangli (Bali Post) Imunisasi Measles Rubella (MR) yang digagas pemerintah pusat telah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai awal Agustus. Khusus untuk Kabupaten Bangli, hingga saat ini cakupan imunisasi itu telah mencapai 12 persen dari jumlah target sasaran. Kabid Pencegahan penanggulangan Penyakit Diskes Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani seizin Kadis I Nengah Nadi, Minggu (5/8) kemarin mengungkapkan, jika anak yang menjadi target sasaran untuk imunisasi MR ini hampir sama dengan target saat imunisasi vaksin JE. Kata dia, dari awal pelaksanaan imunisasi yang dimulai secara serentak pada awal Agustus ini, khusus untuk Kabupaten Bangli capaian imunisasi MR ini kurang lebih telah mencapai sekitar 12 persen dari jumlah sasaran. ‘’Sasaran anak untuk mendapatkan imunisasi MR ini sama dengan jumlah sasaran saat imunisasi JE yakni kurang lebih mencapai 51 ribu anak dari usia 9 bulan sampai 15 tahun. Hingga sekarang ini capaian imunisasi MR dari data per Jumat (3/8) telah mencapai
12 persen dari target sasaran. Dan jumlah akan terus bertambah. Karena petugas terus bergerak melakukan imunisasi ini,’’ ucapnya. Sasiani menambahkan, untuk pelayanan imunisasi ini melalui puskesmas dan posyandu terdekat di masing-masing kecamatan. Selain, di puskesmas petugas juga menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan pelayanan imunisasi MR ini. ‘’Petugas juga langsung mendatangi sekolah-sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jadi, bagi warga yang memiliki anak usia 9 bulan sampai 15 tahun supaya datang ke tempat-tempat pelayanan yang telah disediakan,’’ jelasnya. Dia menambahkan, imunisasi MR ini memang wajib dilakukan pada anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Jelas dia, jika seorang anak terjangkit MR ini, akan menyebabkan cacat pada anak usia dini. Jika ibu hamil telah terinveksi rubella di masa kehamilan, maka bayi lahir dapat mengalami kelainan salah satunya kelainan jantung dan yang lainnya. ‘’Jadi bila sudah mendapatkan imunisasi ini, maka anak telah mendapatkan kekebalan tubuh, sehingga peluang untuk terkena rubella semakin kecil,’’ terangnya. (kmb41)
Imunisasi – Anak-anak saat melakukan imunisasi MR.
Bali Post/ist
Main Pukul, Pemilik Warung Ditangkap
Mangupura (Bali Post) Keributan terjadi di tempat biliar di Jalan Teges Nunggal, Kuta Selatan (Kutsel). Aan Permana (32) dihajar menggunakan stick biliar oleh pemilik warung berinisial AS (42). Pimicunya, AS geram karena Aan bayar bir yang diminumnya sesuka hati. Akibat perbuatannya itu, AS ditangkap di rumahnya di Jalan Teges Nunggal, Kutsel, Minggu (5/8) kemarin. Kanitreskrim Polsek Kutsel Iptu Andi Yaqin seizin Kapolsek AKP Dody Monza menjelaskan, saat sedang main biliar di TKP bersama teman-temannya, Kamis (2/8) lalu, tiba-tiba datang pelaku. Tanpa basa-basi lagi, pelaku menghampiri korban dan langsung memukul menggunakan tangan kosong sebanyak tiga kali di bagian muka. Setelah itu, pelaku meng-
hajar korban menggunakan stick biliar yang ada di sana. ‘’Orang-orang yang ada di sana langsung melerai dan pelaku bergegas pergi. Sedangkan korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kutsel,’’ ungkapnya. Iptu Andi Yaqin bersama anggotanya melakukan penyelidikan dan memeriksa saksisaksi. Akhirnya polisi mengantongi identitas pelaku dan langsung ditangkap di rumahnya. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya itu. Pelaku beralasan sakit hati dan marah karena korban sering minum bir di warungnya dan membayar semaunya. Pelaku merasa dirugikan dengan perbuatan pelaku tersebut. ‘’Kami masih mendalami kasus ini, terutama motif kasus ini. Pelaku sudah kami tahan,’’ ucap Andi Yaqin. (kmb36)
Pembetulan Terdapat kesalahan penulisan nama Ketua FKUB Bali pada berita berjudul ‘’Pastika Ingatkan Bahaya Politik Identitas Mengatasnamakan Agama’’ halaman 3 Bali Post Minggu (5/8). Tertulis I Dewa Gede Ngurah Suasta. Yang benar adalah Ida Penglisir Agung Putra Sukahet. Dengan demikian kesalahan telah diperbaiki. Terima kasih.
DIBANGUN - Kepala jembatan Metra-Kedui yang sudah dibangun pemerintah sejak beberapa tahun lalu.
Lebih dari 20 Tahun Diusulkan
Jembatan Kedui-Metra Akhirnya Dibangun
Bangli (Bali Post) Setelah lebih dari dua puluh tahun diusulkan masyarakat, pembangunan jembatan penghubung antara Banjar Metra, Desa Yangapi dan Banjar Kedui, Desa Tembuku akan direalisasikan Pemkab Bangli tahun ini. Camat Tembuku Dewa Agung Purnama dikonfirmasi, Minggu (5/8) kemarin, mengungkapkan pembangunannya segera dimulai dalam waktu dekat. Rekanan yang memenangkan tender pun sudah mulai memasang papan proyek di dekat lokasi. ‘’Pembangunannya segera dimulai,’’ ujarnya. Dijelaskan Agung Purnama, usulan pembangunan jembatan penghubung dua desa tersebut sudah muncul sejak tahun 1990-an. Bahkan, usulan tersebut sudah masuk program Musrenbang sampai belasan kali. Akan tetapi karena terbentur anggaran pemerintah yang terbatas, proses pembangunannya terus ditunda. Di lokasi jembatan saat ini baru terbangun kepala jembatan. Sementara badan jembatan rencananya akan dikerjakan tahun ini.
Dikatakannya, untuk membangun badan jembatan, pagu anggaran yang disiapkan Pemkab Bangli mencapai Rp 7 miliar. Adapun panjang badan jembatan yang dibangun sekitar 50 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Agung Purnama mengatakan keberadaan jembatan penghubung itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempersingkat jarak tempuh dari Kedui ke Metra maupun sebaliknya. Selama ini masyarakat di Dusun Kedui yang ingin menuju ke puskesmas rawat
inap maupun pasar yang ada di Metra terpaksa harus melalui jalan memutar dengan jarak yang cukup jauh hingga belasan kilometer. ‘’Warga sangat membutuhkan jembatan permanen itu untuk memperpendek akses menggunakan kendaraan,’’ terangnya. Tak hanya itu, keberadaan jembatan tersebut juga bisa menjadi akses pariwisata. Sebab, selama ini jalur tersebut sering dilintasi wisatawan bersepeda. Selain jembatan Metra-Kedui, ada beberapa jembatan lainnya yang akan menjadi prioritas Pemkab Bangli di antaranya jembatan Tampuagan-Bangkiangsidem serta jembatan penghubung Dusun Pembungan, Desa Jehem, Bangli dan Banjar Pindi, Klungkung. Khusus jembatan penghubung PembunganPindi, untuk merealisasikannya diperlukan anggaran Pemprov Bali mengingat jembatan itu menghubungkan antarkabupaten. (kmb40)
Terkait Konferensi IMF-WB
DLHK Antisipasi Kebersihan di Jalur Bandara-Nusa Dua Mangupura (Bali Post) Kebersihan di jalur bandara arah Nusa Dua mendapat perhatian khusus jajaran kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Pasukan hijau ini akan disiagakan selama IMF-World Bank Annual Meeting pada Oktober mendatang. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, selain menjaga kebersihan, pihaknya juga telah melakukan penataan di sepanjang jalan yang akan dilalui oleh peserta IMF. ‘’Petugas kami telah menangani sampah di jalur ring satu. Petugas sudah mulai bekerja dari, Jumat-Senin (3-6/8). Karena fokus kepada tata kebersihan dan pertamanan jalur utama lapangan Lagoon Nusa Dua,’’ ujar Eka Mertawan, Minggu (5/8) kemarin. Menurutnya, kebersihan dan penataan dilakukan meliputi pohon perindang ditata total, pot tanaman yang rusak diperbaiki dan ditata ulang. Begitu juga telajakan atau got kosong milik ITDC segera ditata ulang. ‘’Selain itu di Simpang Jalan Pratama ditanam bunga baru serta juga ada pengecatan. Kebersihan jalur utama akan kami awasi ketat,’’ katanya. Terkait masalah kebersihan, birokrat asal Sempidi itu mengatakan tidak mau main-main dalam penanganan. Selain jalur utama, di beberapa spot objek wisata dan lainnya juga rutin dibersihkan. Sebab, IMF-World Bank ini hajatan internasional dan masalah sampah serta penataan tanaman harus menjadi perhatian serius. ‘’Saat ini petugas menangani sampah melibatkan 700 orang petugas dengan cara manual yang tersebar di
Bali Post/ist
DIBERSIHKAN - Tim dari DLHK Badung membersihkan kawasan yang akan dilalui oleh peserta IMF-World Bank Annual Meeting yang akan diselenggarakan Oktober mendatang di Nusa Dua, Bali. Kabupaten Badung,’’ sebutnya. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Badung juga kembali menambah alat berat untuk menangani sampah di wilayahnya. Kali ini ada penambahan dua unit tractor atau beach cleaner seharga Rp 4,6 miliar yang dianggarkan pada APBD Badung tahun 2018.
Pengadaan alat berat tersebut sudah memasuki tahap lelang di LPSE Badung. Belanja Modal Peralatan dan Mesin Pengadaan Beach Cleaner sebanyak dua unit dengan Nilai Pagu Paket Rp 4.600.000.000,00 dan Nilai Perkiraan Sendiri (HPS) paket Rp 4.584.000.000,00. (kmb27)
Permintaan Tinggi, Ketersediaan Minim
Pengelola Objek Penglipuran Dorong Krama Bangun ”Homestay’’ Bangli (Bali Post) Keberadaan homestay di objek wisata Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli untuk ditawarkan kepada wisatawan yang hendak menginap masih minim. Agar jumlah homestay semakin bertambah, pihak Pengelola Objek Wisata Penglipuran mendorong warga setempat untuk membangun homesstay di masingmasing pekarangan rumah warga. Hal itu ditegaskan Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran I Nengah Moneng, Minggu (5/8) kemarin. Moneng menjelaskan, saat ini di Penglipuran jumlah homestay yang ditawarkan kepada mengunjung masih terbatas. Kata dia, saat ini jumlah homestay yang tersedia hanya sebanyak 50 unit. Di mana homestay yang ada saat ini ada tipenya. Untuk homestay tipe A
tersedia sebanyak 20 unit. Sedangkan untuk homestay tipe B tersedia 30 unit. ‘’Untuk tipe A fasilitas yang disediakan di dalamnya sedikit lebih banyak seperti tempat tidur, lemari pakaian, toilet yang dipakai sendiri dan perlengkapan yang lainnya. Sementara kalau yang tipe B tidak tersedia tempat pakaian, dan toiletnya masih digunakan oleh orang lain. Ke depannya kita akan upayakan tambahan fasilitas seperti televisi. Karena sering wisatawan yang menyewa homestay menanyakan televisi untuk nonton olahraga sepak bola. Jadi, itu yang akan kita upayakan ke depannya,’’ ucapnya. Dikatakannya, untuk menambah homestay pihaknya telah mendorong warga setempat untuk membangun homestay di masing-masing pekarangan rumahnya.
Diharapkan, dari 77 pangarep diharapkan masing-masing pangarep ada satu homestay. Karena saat ini belum semua pangarep memiliki homestay. Jelas dia, selama ini keberadaan homestay cukup banyak yang menyewanya. Bahkan, sebelumnya ada rombongan yang hendak memesan 300 homestay. Hanya, akibat pengelola hanya mempu menyediakan sebanyak 50 homestay, akhirnya rombongan batal mem-booking. Atas hal itulah, pihaknya mendorong warga yang belum memiliki home tay supaya membangun seperti yang disarankan. Disinggung harga sewa homestay yang di-bookig wisatawan, Moneng menegaskan, tipe A dan B nominalnya berbeda. Untuk tipe A sewa per 24 jam Rp 375 ribu dapat breakfast dan tipe B Rp 275 ribu. (kmb41)
OPINI
6
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Berantas Kemiskinan Jangan Hanya Janji BERANTAS kemiskinan menjadi ‘’barang dagangan’’ setiap helatan pilkada. Hal itu selalu menjadi ‘’bumbu’’ baik dalam visi-misi maupun kampanye yang dikemas simakrama. Bukan hanya sekarang tetapi sejak dulu. Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sejak awal sudah mencanangkan mengurangi angka kemiskinan di negeri ini. Sudah pula disusun strategi baru dalam upaya mengentaskan rakyat dari kubang kemiskinan. Salah satu yang sudah dijawantahkannya adalah pembangunan infrastruktur jalan dan sarana transportasi. Keduanya diyakini menjadi jalan untuk mengangkat ekonomi rakyat utamanya di pedesaan dan di pedalamam termasuk daerah perbatasan. Makanya Jokowi dalam empat tahun ini mencanangkan membangun dari pinggiran. Ada dua hal yang menjadi sasaran. Pertama, desa-desa akan terbangun dengan terciptanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya peluang ekonomi. Kedua, terkelolanya desa secara ekonomi, maka akan mengurangi urbanisasi. Jadi hal ini juga akan bisa mengurangi ketersesakan, kekumuhan dan warga miskin di kota-kota besar. Apakah hal tersebut sudah terwujud. Terus terang belum. Jalan menuju ke sana sudah disediakan. Tinggal sekarang aparat di daerah, apakah bisa menangkap atau tidak. Sudah ada beberapa daerah yang bisa menangkap peluang itu. Berbagai kegiatan kreatif dan inovatif digagas. Utamanya dalam peningkatan peluang ekonomi yang digagas BUMDes. Banyak yang sukses dan beromzet miliaran rupiah. Namun tak sedikit daerah yang belum menangkap peluang tersebut. Hal ini dikarenakan kebijakan penyaluran anggaran hanya untuk menghibur rakyat miskin yang galau. Memang ada manfaatnya, tetapi umumnya hanya sesaat dan penggunaannya bersifat konsumtif. Stategi baru harus mampu mengantarkan rakyat sebagai produsen, bukan sebagai konsumen, apalagi konsumen bagi produk-produk impor. Strategi baru harus segera dibangun. Terlebih lagi di Bali dengan gubernur barunya. Harus dibuat regulasi yang mampu mendorong rakyat agar berdaya dan mandiri dalam upaya meningkatkan status ekonominya. Kebijakan berupa pemberian insentif harus diarahkan untuk mendorong rakyat menjadi produsen yang produktif, kreatif dan inovatif, berdaya dan mandiri. Bukan mendorong terbangunnya masyarakat yang konsumtif. Adanya bantuan langsung tunai dari pemerintah, memperlihatkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia ini masih ada dan juga terjadi di daerah perkotaan. Memang masih banyak kontroversi tentang apa yang disebut masyarakat miskin tersebut. Namun kita tidak boleh terlalu terfokus kepada pengertian atau definisi tersebut. Karena memberantas kemiskinan harus riil. Ada langkah nyata. Tak hanya pemerintah, juga oleh masyarakat termasuk warga miskin itu sendiri. Semua pihak dapat memberikan bantuan. Hal ini diungkapkan bukan untuk membesarbesarkan. Tidak! Tetapi mengingatkan bahwa di sekitar kita juga masih ada yang berkategori miskin. Termasuk di perkotaan. Urbanisasi salah satu yang mendorong tumbuhnya kemiskinan di perkotaan. Sebab, mereka yang datang ke kota, tidak hanya kaum berduit, banyak juga mereka yang mengadu untung di kota hanya bermodalkan tenaga. Bahkan di Denpasar, para kaum urban hanya bermodal skop untuk mengais rezeki. Gejala sosial lain adalah jumlah pengemis yang semakin banyak. Tidak saja orangtua, banyak pula anak-anak. Kita harus prihatin dengan fenomena ini. Mereka yang menjadi pengemis di masa anak-anak akan sulit sekali mengembangkan diri setelah dewasa. Perjuangan hidupnya itu justru diperkenalkan dengan nilai-nilai tidak wajar. Berjuang hanya dengan mengandalkan belas kasihan orang lain. Dalam konteks demikian, kita mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kondisi tersebut. Paling tidak kesempatan untuk menurunkan angka kemiskinan. Ini bisa dilakukan apabila para pemimpin mau menyadari semua persoalan itu dan mengambil langkah riil untuk itu. Bukan sekadar retorika saat mendulang suara.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Jaminan Stabilitas dan Sembako Menjelang tahun politik pilpres dan pemilu legislatif, mohon pemerintah tetap menjalankan tugasnya. Kabinet jangan ikut sibuk urusan politik. Harga sembako harus tetap dikontrol dan dikendalikan. Jangan sampai di tengah kelesuan daya beli, masyarakat tak berdaya beli sembako. Untuk itu, saya berharap pemerintah sejak dini memastikan stok bahan pangan dan distribusinya aman dan lancar. Untuk itu jaminan stabilitas keamanan hendak terjaga. Rasa aman dan nyaman sangat penting untuk dijaga. Pemerintah harus lebih intensif memonitor harga dan lakukan upaya pengendalian jika sudah melebihi kewajaran. Jika mungkin pemerintah juga melakukan pasar murah. Sasarannya jangan hanya komunitas tetapi benar-benar untuk rakyat. Pasar murah hendaknya digelar di pasar-pasar tradisional. Ni Putu Mariani Gianyar, Bali
Kemiskinan dan Tahun Politik Ada tiga kata kunci utama yang akhir-akhir ini mengemuka sebagai bahan perdebatan politisi menjelang Pilpres 2019, yaitu: utang luar negeri, pelemahan rupiah terhadap dolar AS, dan yang terbaru adalah tingkat kemiskinan.
Oleh I Wayan Nuka Lantara
B
adan Pusat Statistik melaporkan bahwa per Maret 2018, Indonesia untuk pertama kalinya mencatat tingkat kemiskinan terendah dengan single digit (9,82%) mencapai 25,95 juta jiwa. Sebagai perbandingan, September 2017 BPS mencatat tingkat kemiskinan 10,12 persen, atau bahkan tahun 1999 pernah mencapai 23,43 persen. Polemik dan ketegangan terjadi ketika beberapa politisi dari kubu berseberangan menyampaikan data yang sangat kontras, hampir empat kali lipat dari versi BPS, yaitu 100 juta jiwa. Yang menjadi pertanyaan adalah, dari mana angka tersebut diperoleh, dan asumsi apa yang digunakan? Apakah angka tersebut muncul berdasarkan metodologi yang jelas dan bisa dipertanggungjawab-
kan? Terlepas dari berbagai kritikan atas metoda yang digunakan oleh BPS, metodologi yang digunakan oleh BPS mengacu pada asumsi dan metoda perhitungan yang selama ini lazim digunakan di banyak negara lain dan mengacu pada versi lembaga selevel World Bank. Sungguh menarik memperhatikan pertarungan antara kubu pemerintahan yang berkuasa saat ini dengan kubu oposisi yang sering diandaikan sebagai pertarungan kubu status quo yang cenderung mengemukakan suara optimisme, dan kubu oposisi yang cenderung bernada pesimis dan berusaha mencari kelemahan pemerintah saat ini dengan data-data yang sering diragukan sumber acuan dan asumsi yang digunakan. Agenda penting lain namun kurang seksi. Isu beban pinja-
man luar negeri, pelemahan mata uang lokal, dan angka kemiskinan adalah kata kunci yang berulang pada tahuntahun politik, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lainnya menjelang tahun politik. Beberapa hasil penelitian empiris menyimpulkan pola yang sama, misal penelitian Bush (2007) yang mengaitkan isu kemiskinan dan kemunduran ekonomi sebagai senjata politik yang ampuh untuk mendorong pergantian kepemimpinan. Ketiga indikator tersebut menjadi seksi di tahun politik, karena kemunduran pada tiga aspek tersebutakan bisa dijadikan senjata untuk menunjukkan kelemahan pemerintahan yang sedang berkuasa. Apakah memang benar hanya tiga isu itu saja yang menjadi masalah utama di Indonesia saat ini? Tentu saja tidak. Masih banyak isu
atau agenda lainnya di Indonesia yang perlu dibenahi, siapapun presidennya nanti. Pemberantasan korupsi, penegakan hukum, kesehatan, pendidikan, ketimpangan ekonomi, kedaulatan negara, radikalisme dan lainnya juga bukan merupakan masalah sepele dan masih perlu penanganan serius. Tetapi mengapa bukan isu tersebut tidak digembargemborkan? Paling tidak ada tiga alasan. Pertama, isu utang luar negeri, pelemahan rupiah, dan kemiskinan jika diembuskan terus dari nuansa negatif diharapkan akan menjelma menjadi simbol atau indikator kegagalan incumbent. Kedua, justru tiga isu tersebut adalah isu seksi yang akan menjadi titik masuknya janji manis kampanye para politisi jika nantinya terpilih menggantikan incumbent. Ketiga, jika misalnya isu lain yang dijadikan sudut tembak, misalnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang diangkat, jangan-jangan bagaikan menepuk air terpercik muka sendiri. Sudah menjadi rahasia umum dengan banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang melibatkan pejabat
Membumikan Pendidikan Karakter Pancasilais
PERAN tokoh agama ataupun ulama sangatlah penting untuk mewujudkan generasi sadar nasionalisme. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan ialah dengan pendidikan akhlak Pancasilais. Ini dimaksudkan bukan menggabungkan keduanya, melainkan adanya dialektika di antara keduanya untuk mencari titik temu yang bersifat universal. Minimal meluruskan asumsi yang keliru, bahwa nasionalisme bertentangan dengan ajaran Islam ataupun sebaliknya. Pendidikan karakter yang dimaksud ialah pendidikan yang holistik, yakni sistem penanaman nilai-nilai karakter menyeluruh meliputi aspek pengetahuan, kesadaran/kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilainilai karakter, baik terhadap Tuhan, diri sendiri, sesama, maupun lingkungan agar menjadi manusia sempurna insan kamil (Hasanah, 2016). Tentunya juga berkarakter terhadap bumi pertiwi Indonesia dalam bingkai berjiwa nasionalisme cinta tanah air. Pendidikan karakter (akhlak) wajib berupaya melestarikan dan mengusung kebudayaan bangsa dan sadar nasionalisme. Iqbal berpendapat bahwa pendidikan harus berorientasi pada ideologi bangsa. Mengingat fakta menunjukkan, bahwa pandangan keagamaan (religious worldviews) yang mampu memperkuat kualitas karakter yang dibutuhkan bagi keberlangsungan pem-
Oleh Suwanto bangunan serta realisasi visi keadilan, persaudaraan, dan kesejahteraan umat seluruhnya (Nurihsan, 2016: 9-10). Pendidikan akhlak harus selaras dengan agama dan mendukung nasionalisme. Hakikat dari pendidikan karakter tidak hanya sebatas hal kognitif (cognitive domain) ataupun formal administratif saja, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari guna mengatasi problem nasional seperti integritas moral (moral integrity), kerusuhan massa, dan intoleransi (Fandy, 2011). Begitupun pendidikan akhlak pancasilais harus diinternalisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar tumbuh generasi berkarakter dan sadar nasionalisme. Berdasarkan kajian referensi tersebut, kita bisa mengambil satu kesimpulan bahwa pendidikan karakter yang sangat relevan dengan konteks Islam, Pancasila, dan nasionalisme kebhinekaan yakni pendidikan akhlak Pancasilais. Dalam hal mendukung ini, tentu butuh tak hanya peran pendidikan formal saja, melainkan informal juga. Demikian pula peran institusi pendidikan seperti pesantren, TKA-TPA, Madrasah Diniyah sangatlah membantu. Mapel seperti Pendidikan Agama Islam (PAI) yang di-
berikan kurang lebih dua jam pelajaran, tentunya belum cukup untuk membentuk karakter (akhlak) yang Islami. Karenanya, keberadaan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, serta unit TKATPA sangat membantu dalam mewujudkan generasi berakhlak Qur’ani. Ini salah satu bentuk praktik pendidikan karakter (akhlak) sesungguhnya. Dari sinilah terjadi dialektika antara agama, budaya, dan ideologi bangsa. Mengingat sebagaimana Nurihsan (2016) mengatakan, bahwa pendidikan karakter wajib berupaya melestarikan dan mengusung kebudayaan bangsa. Iqbal berpendapat bahwa pendidikan harus berorientasi pada ideologi. Mengingat fakta menunjukkan pandangan keagamaan (religious worldviews) mampu memperkuat kualitas karakter yang dibutuhkan bagi keberlangsungan pembangunan dan juga realisasi visi keadilan, persaudaraan, dan kesejahteraan umat seluruhnya. Sementara itu, di sekolah mapel seperti PPKn atau Makul Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi tidak hanya dipelajari saja, tetapi diinternalisasikan ke dalam kehidupan sehari-hari termasuk pada pergaulan di dunia maya lewat sosial media. Upaya menyebarluaskan pemahaman tentang haki-
kat Pancasila dengan segala fungsi-kedudukannya, secara nyata dapat diimplementasikan dengan memasukkan sebagai bahan pembelajaran dari semua tingkatan, mulai tingkat rendah hingga tinggi. Namun, hal yang terpenting ialah tahap internalisasi dari Pancasila. Dalam rangka membumikan pendidikan akhlak pancasilais mau tidak mau harus memperhatikan transformasi dan regenerasi. Bagaimanapun masa depan bangsa mendatang tergantung pada generasi muda kini. Tapscott (2009) membagi generasi dalam tiga golongan, yaitu Generasi X (1965-1977), Generasi Y (1977-1997), dan generasi Z (1998-sekarang). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet dan Pusat Kajian Komunikasi UI menyebutkan bahwa pengguna internet di Indonesia pada 2015 menembus angka 88,1 juta. Dari total pengguna itu 49 persen dikuasai generasi Y dan Z. Oleh karena itu, transformasi agenda membumikan pendidikan akhlak Pancasilais dikembangkan melalui kegiatan anak muda. Dalam hal ini Generasi X juga berperan penting dalam mentransfer ke generasi muda dengan menyusupi ajaran agama dan nilainilai luhur Pancasila agar tetap terjaga dan diamalkan dalam kehidupan.
eksekutif maupun legislatif di level pemerintahan pusat maupun di daerah. Sementara itu, masih banyak isu yang terkait dengan pungli dan penyalahgunaan wewenang pejabat yang perlu menjadi perhatian serius. Sebagai contoh beberapa media lokal juga melaporkan aduan masyarakat terkait pungli yang terjadi di beberapa daerah, termasuk di Bali. Perjalanan waktu menunjukkan bahwa kemiskinan akan tetap menjadi isu penting di negara mana pun. Yang penting bukanlah angka kemiskinan versi siapa yang paling akurat, tapi bagaimana upaya-upaya yang serius dan berkelanjutan terus dilakukan oleh pemerintah, siapapun adanya, dan kapan pun masanya. Tentu saja naif jika kita menganggap bahwa kemiskinan sepenuhnya adalah tanggung jawab pemerintah, karena tanpa rasa optimisme, partisipasi dan kontribusi semua pihak dalam ikatan suatu bangsa, kemiskinan akan tetap menjadi masalah, bahkan mungkin makin parah. Mari tetaplah optimis. Penulis, pengajar di FEB UGM
POJOK
Jangan lanjutkan, ‘’memakan’’ hutan di Bali untuk pariwisata. - Alam bisa berbalik hacurkan pariwisata Bali. *** Harga daging ayam naik, peternak tetap tak untung banyak. - Harga naik bukan berarti untung. *** Kata Jokowi, relawan jangan memfitnah untuk memenangkannya. - Jangan pula saling bunuh.
Penulis, Peneliti pada UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN
Senin Pon, 6 Agustus 2018
7
Penerapan ”E-Ticketing” Tanah Lot Masih Tunggu Mesin Tabanan (Bali Post) -
Terobosan penerapan e-ticketing atau tiket elektronik di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot sampai saat ini terus dimatangkan. Sayangnya mesin elektronik yang akan digunakan untuk penerapan program tersebut masih belum datang. Selain itu, sistem penerapan e-ticketing juga belum dipahami seluruhnya oleh pihak manajemen. “Sebagai pembuat kajian di lapangan, kami sudah sampaikan ke badan pengelola. Bahkan beberapa waktu lalu Ibu Bupati juga sudah mengecek, dan kami sampaikan kendalanya,” ucap Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Ketut Toya Adnyana, Minggu (5/8) kemarin. Sementara, Tim Pengadaan Jasa juga baru diterima oleh pihak Badan Pengelola karena sebelumnya tim tersebut berada di tingkat Kabupaten. Meskipun demikian, pihaknya tetap berharap penerapan e-ticketing bisa berjalan 21 Sep-
tember mendatang sesuai dengan deadline dari Bupati Tabanan. “Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” ucapnya. Menurutnya, pihak manajemen masih menunggu sistemnya juga. Dia juga menyatakan bahwa belum memahami secara rinci terkait dengan penerapan e-ticketing tersebut. “Kami masih menunggu hasil kajian dari tim konsultan. Jika itu sudah diterima dari tim, bisa segera bergerak untuk menindaklanjuti mesin tersebut,” jelasnya. Dia menyebutkan, mesin yang akan disediakan se-
banyak delapan unit dan akan dipasang di dua tempat, yakni checker I dan checker II atau pintu masuk di bawah dan di atas. Kemudian, fasilitas pendukung seperti tempat parkir sudah memadai. Jalur yang akan dilalui juga sudah dilakukan uji coba selama dua bulan. Disinggung mengenai kapan mesinnya akan datang dan dipasang, Toya mengakui belum mengetahui dan belum bisa menjelaskan lantaran ranah tersebut tidak bisa ditentukan oleh pihak manajemen, melainkan karena ada pendamping dari kabupaten. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TANAH LOT - Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Tabanan, tak menyurutkan niat sejumlah wisatawan berlibur ke Tanah Lot.
BRSU Tabanan ’’Launching’’ Layanan Baru dan Inovatif Miliki Ruangan ICCU
KASUS penyakit jantung saat ini mengalami peningkatan di masyarakat. Merawat pasien gangguan jantung dan pembuluh darah, memerlukan ruangan khusus atau biasa disebut ICCU (Intensif Coronary Care Unit). Selama ini pasien jantung dan pembuluh darah di BRSU Tabanan dirawat di ruangan ICU atau ruangan intensif untuk pasien umum. Tetapi tahun 2018, BRSU telah memiliki ruangan ICCU dengan delapan tempat tidur. Launching ruangan ini dibarengi dengan layanan baru dan inovatif lainnya yang diresmikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Sabtu (4/8). Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan, selain ruang ICCU, BRSU Tabanan juga memiliki ruang khusus untuk merawat pasien stroke akut atau HCU (High Care Unit) sebanyak 10 tempat tidur. Selain itu, di tahun 2018 ini layanan BRSU Tabanan juga dilengkapi dengan peralatan canggih yang mendukung diagnosis pasien. Salah satunya adalah alat MSCT Somatom Perpective 128. Alat ini hanya ada dua di Bali, yaitu satu di RS Bali Mandara dan satu di BRSU Tabanan. Fungsi alat ini adalah melakukan CT-scan whole body secara cepat dan tepat. Alat canggih lainnya adalah X-ray Multix Fusion Digital dan X-ray Panoramic. ‘’Untuk X-ray Panoramic akan didukung dengan SDM yang sebentar lagi BRSU Tabanan akan memiliki dokter gigi spesialis bedah mulut,’’ imbuh Susila. Alat pemeriksaan penunjang lainnya yang di launching 2018 adalah Imunologi Architec i1000SR atau alat penujang dalam pemeriksaan laboratorium. Menurut Susila, dari segi SDM, layanan laboratorium di BRSU Tabanan bisa dikatakan yang terbaik. Sayangnya, karena peralatan terbatas membuat pihak BRSU Tabanan mengirim sampel ke lab swasta untuk menegakkan diagnosa. ‘’Dengan alat ini semua pemeriksaan bisa dilakukan. Jadi tidak perlu dikirim lagi ke lab swasta. Layanan tentu bisa lebih cepat,’’ ujarnya. Alat pemeriksaan lab BRSU juga didukung
PERALATAN BARU - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat memantau peralatan baru BRSU yang di-’’launching’’, Sabtu (4/8). dengan layanan Mikrobiologi Vitec 2 Compact yang bisa melakukan pemeriksaan kultur, identifikasi dan sensitivitas. ‘’Dengan alat ini penyakit seperti flu babi yang heboh beberapa waktu lalu bisa langsung ditegakkan. Tidak perlu lagi menunggu lama karena harus dikirim ke Jakarta,’’ imbuh Susila. Layanan pemeriksaan lain adalah Patalaogi Anatomi yang salah satunya adalah pemeriksaan pap smear yang bekerja sama dengan BPJS. ‘’Jadi jika pasien Puskesmas yang membutuhkan layanan pap smear bisa dirujuk ke BRSU,’’ ujar Susila. Selain layanan baru, BRSU Tabanan juga menyiapkan layanan inovatif salah satunya Smart Maruti yang siap berintegrasi dengan e-Goverment Pemkab Tabanan. Layanan inovatif lainnya adalah sistem pendaftaran online, informasi kamar dan antrean kamar secara online, blue code system, lansia prioritas, pelayanan gersatri, free discharge administration, one stop registration, starpasima (layanan antar pulang pasien) dan sesidar (selalu siap darah).
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti setelah mendengarkan pemaparan Dirut BRSU, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap layanan baru dan inovatif yang di-launching BRSUD Tabanan. “Walau luarnya belum Ferari, ternyata mesinnya Ferari. Tidak masalah, itu hanya fisiknya. Bagi saya yang penting bobotnya, SDM-nya andal ditaruh di mana saja akan memberikan hasil yang terbaik,” jelas Bupati Eka. Mengenai fisik BRSU Tabanan, menurut Eka pihaknya sedang melakukan pembangunan gedung di RS Nyitdah. Jika tidak ada halangan RS Nyitdah akan siap tiga tahun mendatang. ‘’Jadi, layanan BRSU akan dipindahkan ke sana. BRSU saat ini akan dijadikan perkantoran Pemkab Tabanan, sehingga nanti pusat pemerintahan jadi satu lokasi tidak nyebar kemana-mana dan tidak perlu sewa lagi,’’ ujarnya. Pada kesempatan itu Bupati Eka juga melantik dua dokter ahli utama, yakni dr. Ni Ketut Ayu Sudariani, Sp.S. dan dr. I Nyoman Gde Sumardika, Sp.PK. (ad267)
Tari Maskot ’’Iswara Parama Puja’’ Kado Spesial HUT Ke-57 SMAN 1 Tabanan PERINGATAN HUT SMAN 1 Tabanan (Smasta) tahun ini memiliki keistimewaan dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, tepat memasuki usia ke-57 tahun, salah satu sekolah ternama di Kabupaten Tabanan ini sekaligus memperkenalkan tari maskot ‘’Iswara Parama Puja’’ yang merupakan anganangan keluarga besar Smasta sejak lama. “Ini merupakan kado istimewa bagi kami keluarga besar Smasta yang akhirnya terwujud di tahun 2018, di samping juga raihan prestasi yang bersamaan dengan kegiatan ultah, yakni juara dua cabang olahraga Pentaque se-Asia dan juara I lomba musikalisasi puisi se-Provinsi dan akan maju ke tingkat nasional di Gorontalo Oktober mendatang,’’ ujar Kepala SMAN 1 Tabanan Dr. I Made Jiwa, M.Pd. didampingi Wakasek Humas Ni Wayan Kompiang Kusumawati, S.Si., M.Pd. usai apel HUT 57, di lapangan sekolah setempat, Minggu (5/8) kemarin. Terkait tari maskot Iswara Para-
ma Puja, Made Jiwa menjelaskan tarian ini bermakna penghormatan tertinggi kepada Dewa Iswara, yakni manifestasi Tuhan sebagai penguasa alam semesta dan juga raja segala ilmu pengetahuan. “Dewa Iswara adalah sesuhunan yang dipuja di padmasana Smasta, dan merupakan simbul kesucian, keagungan dan kejayaan ilmu pengetahuan,” ucapnya. Atribut yang dibawa Sang Hyang Iswara adalah tunjung putih simbol kesucian dan kompetensi inti spiritual. Ganitri simbol keteguhan hati dan kompetensi inti sosial. Aksemala simbol keagungan pengetahuan dan simbol kompetensi inti pengetahuan serta Wajra simbol kekuatan dan kompetensi inti keterampilan. “Atribut Dewa Iswara tersebut diharapkan dapat menginspirasi civitas akademika Smasta untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas dirinya,” terangnya. Suksesnya garapan tari ini diakui Made Jiwa tidak terlepas dari dukungan semua pihak, khususnya
para alumni Smasta seperti konseptor I Gede Arum Gunawan, S.Ag., penata tabuh I Wayan Gusti Adnyana, S.Sn., S.Pd., penata tari Ayu Trisnadewi Prihatini, S.Pd. serta dukungan dari para penasihat seperti Prof. Dr. I Gede Arya Sugiarta, I Nyoman Suparma dan I Komang Pastika Sapanca, B.A. Bagi Made Jiwa, ulang tahun dimaknai sebagai bentuk introspeksi diri. Tahun ini kegiatan ulang tahun lebih ditekankan untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai karakter, yakni lewat kegiatan seni meliputi lomba foto, desain logo, karaoke, musik dan joged. Olahraga seperti tarik tambang, sepak bola mini, basket, jalan sehat. Peduli sosial dalam bentuk pemberian bingkisan kepada pegawai DKP yang tertua, dan bayi lahir tanggal 5 Agustus 2018. Serta kegiatan peduli lingkungan seperti pungut sampah plastik, dan bazzar. “Kami berkolaborasi dengan alumni. Panitianya adalah alumni tahun 1989,” pungkasnya. (ad258)
HUT – Meski diguyur hujan, pelaksanaan upacara bendera serangkaian HUT ke-57 SMAN 1 Tabanan (Smasta) berjalan khidmat. Tampak kepala sekolah saat menyerahkan bendera merah putih kepada pasukan pengibar bendera.
Banjar Tag-Tag Dikelilingi Mata Air dan Pura Tabanan (Bali Post) Banjar Tag-Tag berlokasi di Desa Kukuh Marga. Banjar ini memiliki 46 KK adat. Wilayahnya dikeliling hutan, sawah, dan pancoran. Sejak dulu warga di banjar ini pantang makan daging sapi. Jika ada warganya yang sengaja maupun tidak sengaja memakan daging sapi, tanpa diketahui penyebabnya langsung sakit dan badannya merah-merah. Kepercayaan ini kata Klian Dinas Tag-Tag I Nyoman Tirtayasa, sudah ada sejak dulu. ‘’Saya sendiri pernah mengalami. Dulu sempat makan daging sapi, kepala langsung berat, pusing, dan
badan merah-merah,’’ ujar Tirtayasa. Banjar Tag-Tag yang berlokasi di Desa Kukuh Marga ini dikarunia sumber mata air. Sehingga dibangun empat pemandian umum berupa pancoran serta satu sumur di banjar ini. ‘’Pancoran ada di sebelah utara, timur, selatan, dan barat banjar. Sementara di tengah-tengah banjar ada sumur mata air,’’ ujarnya. Pada sumur yang berlokasi di bagian tengah dilarang melakukan aktivitas cuci kakus dan hanya diperbolehkan untuk mengambil air minum. Tidak hanya mata air, Banjar Tag-Tag juga dikeliling sejumlah pura yaitu Pura Gede Dalem Majapahit, Pura Dalem Darma Wisesa, Pura Pucak Geni, Pura Pucak Resi, Pura Gunung Agung, dan Pura Taman Sari. Semua pura ini di-empon oleh warga Banjar Adat TagTag. Selain mata air dan pura, banjar yang rumah warganya diban-
gun berundak dari selatan ke utara ini, juga dikelilingi sawah dan hutan dengan luas 40 are. Habitat hutan selain burung bangau juga ada kelelawar berekor. Untuk melestarikan habitat ini,
warga Banjar Adat Tag-Tag melarang menembak burung di wilayahnya. Keasrian alam yang dimiliki menyebabkan Banjar Adat Tag-Tag punya keinginan sebagai tempat wisata. Menu-
rut Tirtayasa, Banjar Adat Tag-Tag sudah mendapatkan SK desa wisata. Sayangnya hingga saat ini dana untuk pengembangan sebagai desa wisata dari pemerintah provinsi belum juga turun.
Padahal sudah dilakukan pembangunan tempat parkir dan mempaving jalan. ‘’Karena dana belum turun, banjar adat belum bisa menjalankan program desa wisata ini,’’ ujarnya. (kmb24)
BULELENG
Senin Pon, 6 Agustus 2018
AMB Kenalkan New Honda CB150R StreetFire CBR250RR ASTRA Motor Bali (AMB) memilih daerah Buleleng untuk memperkenalkan dua produk Honda terbarunya. Peluncuan dua varian ini bersamaan dengan event Buleleng Festival (Bulfest) yang mengusung tema ‘’The Spirit of Prularism’’, Sabtu (4/8) malam. Dua type sepeda motor besutan brand Honda itu yaitu New Honda CB150R streetfire dan New Honda CBR250RR. Sebelum diluncurkan secara resmi, Astra Motor Bali melibatkan sejumlah komunitas otomotif melakukan test drive kedua varian motor tersebut di kawasan Krisna Beach Street, Pantai Penimbangan Singaraja. New Honda CB150R streetfire itu kini memiliki desain baru pada shroud yang memberikan kesan big bike pada model ini, bodi samping, rear cowl, wavy disc brake, serta pijakan kaki aluminium, sehingga semakin menghadirkan kesan tangguh dan juga eksklusif. Selain itu, motor sport terbaru Honda ini posisi stangnya baru. Dengan stang seperti itu membuat posisi berkendara semakin nyaman. Sentuhan lebih maskulin ditunjukkan dari desain undercowl baru untuk menyempurnakan aerodinamik dan performanya. New Honda CB150R streetfire mengaplikasikan rangka teralis yang memiliki keseimbangan tinggi antara kekuatan dan kelenturan. Hal itu tidak lepas be r kat m e n g a p l i k a s i k a n alumunium engine hanger. Penyematan ban besar dapat meningkatkan daya cengkram maksimal sekaligus memberikan rasa aman baik saat menikung maupun pada kecepatan tinggi. Dengan dukungan wavy disk brake baru di bagian rem cakram depannya yang berukuran 276 mm dan rem cakram belakang berukuran 220 mm, hal itu otomatis dapat meningkatkan dalam hal kemampuan pengereman. Untuk menambah kenyamanan berkendara malam hari, New Honda CB150R streetfire ini menggunakan lampu LED di semua sistem pencahayaan, yang dapat membuat rangkaian lampu motor ini terlihat
lebih tajam dan compact. Dayanya tahan lama. Sensasi teknologi tinggi itu dapat dirasakan pada panel indikator digital yang berisi informasi lengkap, yakni desain compact dan visibilitas sangat baik. Selain itu disematkan juga fitur tambahan yaitu passing lamp. New Honda CB150R streetfire itu memiliki performa tinggi di setiap putaran berkat pengaplikasian mesin 150 cc, DOHC 4 katup, 6 kecepatan, berpendingin cairan (liquid-cooled). Akselerasi yang dihasilkan mampu mencapai 10,5 detik (0-200m). Model ini pun dapat dipacu hingga 125 km/jam dan menghasilkan tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dengan metode ECE R40 mencapai 40,5 km/l atau dengan metode pengetesan EURO 3. Sementara itu, tampilan New Honda CBR250RR dikembangkan dengan konsep Total Control, sehingga mudah dan menyenangkan dikendarai. Model premium New Honda CBR250RR itu mampu menghasilkan tenaga maksimal 28.5kW (38.7PS)/12.500 rpm dan torsi maksimum hingga 23.3Nm (2.4kgf.m)/ 11.000rpm berkat penyematan mesin 250cc liquid-cooled 4-stroke DOHC 8-valve, parallel twin cylinder. Didukung bobot ringan dan bertenaga, itu membuat akselerasi New Honda CBR250RR sangat cepat.
Motor ini hanya butuh waktu 8,65 detik mencapai jarak 200m dan mampu mencapai kecepatan puncak hingga 170kpj (kilometer per jam). Keseluruhan konsep Total Control sebagai filosofi dasar dari pengembangan motor supersport Honda ini tidak hanya menghadirkan akselerasi tinggi, namun juga memberikan rasa performa berkendara yang menyenangkan. Marketing Head Astra Motor Bali Modus Vivendi mengatakan, secara umum dua varian Honda terbaru ini untuk merebut market sepeda motor di Bali yang masih terbuka lebar. Dengan dua varian ini diharapkan dapat merebut pasar yang baik di Buleleng. Ini karena dari pengamatan tren costumer di Buleleng itu selalu mengutamakan lifestyle dalam memilih ‘’kuda besi’’ untuk pergaulan maupun aktivitas harian. Untuk itu, pihaknya manaruh harapan besar dari tujuh diler Honda di Bali Utara untuk bisa memasarkan New Honda CB150 streetfire dan New Honda CBR250RR. ‘’Ini pertama kami memilih Buleleng untuk meluncurkan produk terbaru Honda ini. Dari dua varian ini kami berharap patner bisnis kami di Singaraja bisa menjual produk terbaru ini sesuai target yang kami berikan di mana type New Honda CB150 streetfire 80 unit dan New Honda CBR250RR 20 unit,’’ jelasnya. (bns)
DILUNCURKAN - Astra Motor Bali meluncurkan New Honda CB150 Streetfire dan New Honda CBR250RR, Sabtu (4/8) lalu.
TAK BERPINTU - Tiga ruang toilet di SDN 1 Baktiseraga Kecamatan Buleleng situasinya memprihatinkan. Satu dari tiga ruang toilet ini tidak berisi pintu karena rusak akibat banjir bandang. Lingkungan toilet kurang terawat, sehingga siswa terpaksa meminjam toilet ke luar sekolah.
Toilet Sekolah Tak Nyaman
Bali Post/kmb38
8
Siswa SDN 1 Baktiseraga Pinjam ke SPBU
Singaraja (bali Post) –
Siswa dan guru di SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng belakangan ini mengeluh akibat kondisi toilet di sekolahnya yang tidak nyaman dan sangat memprihatinkan. Pasalnya, toilet sekolah yang ada saat ini kondisnya rusak bahkan tidak layak dari segi kebersihan. Karena itu, siswa kerap kali keluar sekolah meminjam toilet yang ada kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sebelah barat sekolah itu. Malah, siswa kerap kali terpaksa menahan kencing termasuk juga buang air besar, akibat toilet di sekolah mereka itu tidak berfungsi dengan baik. Toilet yang ada saat ini merupakan bangunan lama dengan komposisi tiga ruang. Bangunan ini tidak termasuk pembangunan satu unit Ruang Kelas Belajar (RKB) yang diresmikan beberapa waktu lalu. Saat banjir bandang melanda, bangunan toilet itu ikut terendam lumpur. Bahkan, satu ruang toilet tidak dilengkapi pintu, karena rusak pada saat banjir bandang menerjang sekolah itu. Saat peresmian gedung baru, guru di sekolah ini dijanjikan mendapat bantuan pembangunan toilet di sekolah. Hanya, sampai sekarang janji itu belum ada kejelasan. Celakanya lagi, rencana bantuan pembangunan toilet di SD Desa Baktiseraga, tiba-tiba dibatalkan. Atas pembatalan itu pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak. Guru pun hanya bisa mengingatkan siswanya agar tetap menggu-
nakan toilet meski sangat tidak nyaman, dari segi kebersihan. Jika terpaksa ke luar sekolah meminjam toilet, siswa diingatan agar hati-hati karena harus berjalan di pinggir jalan yang lalu lintasnya tergolong padat. Kepala SDN 1 Baktiseraga Kecamatan Buleleng Putu Ada, Minggu (5/8) kemarin, ketika dikonfirmasi mengakui kalau tiga ruang toilet di sekolahnya, itu tidak berfungsi dengan baik. Putu Ada juga membenarkan, banyak siswa atau guru, terpaksa keluar sekolah untuk buang air selama Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah itu. Dia sendiri mengaku khawatir kenyamanan anak didiknya itu terganggu karena toilet yang kurang representatif. ‘’Lingkungan sekolah kami masih belum terjaga dengan baik pascadilanda banjir bandang beberapa waktu lalu. Terutama toilet jadi tidak nyaman dari segi
kebersihan lingkungan. Karena itu terpaksa anak-anak pinjam toilet ke SBPU di sebelah sekolah kami ini,’ katanya. Janji Toilet Tak Jelas Rencana perbaikan ruang toilet itu kata Putu Ada, memang pernah dijanjikan dari kabupaten. Saat sekolahnya menerima bantuan pembangunan RKB baru. Tetapi, ruang toilet itu tidak masuk paket proyek. Pernah dijanjikan dibuatkan toilet baru, hanya saja, janji bantuan itu tidak jelas sampai sekarang. Bahkan, kabar tidak enak diterimanya, bahwa kabupaten membatalkan proyek toilet di sekolahnya itu. ‘’Harapan sekolah dan para orangtua siswa, meminta agar toiletnya diperbaiki. Kasihan anak-anak kalau dibiarkan seperti saat ini. Mereka pasti akan mencari toilet ke luar
sekolah. Kami khawatir kenyamanan anak kami karena harus jalan kaki dan melewati jalan padat lalu lintas,’’ jelasnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa mengatakan, secara konstruksi toilet SDN 1 Baktiseraga itu umurnya sudah lama. Memang sudah mulai ada kerusakan. Kerusakan diperparah akibat banjir bandang beberapa waktu lalu, sehingga lingkungan toilet perlu direnovasi. Karena belum memasuki masa pembahasan anggaran APBD Perubahan Tahun 2018, Disdikpora memang membatalkan proyek itu, sehingga belum bisa dipastikan berapa anggaran dan juga kapan kepastian pembangunan toilet tersebut. Namun, Suyasa berjanji tetap memprioritaskan perbaikan fasilitas sekolah itu. Sebab, hal itu sifatnya mendesak dipenuhi, sebab menyangkut kebersihan lingkungan. Sembari menunggu realisasi bantuan, pihaknya menyarankan agar guru bersama anak-anak merawat dulu dan juga memfungsikan toilet yang ada di sekolah saat ini. (kmb38)
GIANYAR
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Bekerja Sama dengan Yayasan Senyum Bali
9 Dekatkan Diri dengan Masyarakat
RS Kasih Ibu Saba Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis Kejari Buka Gerai Layanan Publik di CFD BEKERJA SAMA dengan Yayasan Senyum Bali, Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Saba kembali menggelar bakti sosial untuk operasi bibir sumbing dan celah langit langit gratis. Operasi gratis untuk belasan pasien pada rumah sakit yang berlokasi di Jalan Raya Pantai Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh ini digelar selama dua hari hingga Minggu (5/8) kemarin. Direktur RS Kasih Ibu Saba dr. Gede Ngurah Buana, M.Kes. mengatakan, kegiatan ini merupakan sinergitas dengan Yayasan Senyum Bali karena secara kebetulan juga ulang tahun keduanya berdekatan. RS Kasih Ibu Saba berulang tahun ke-2 tanggal 8 Agustus 2018, sementara Yayasan Senyum Bali tanggal 5 Agustus 2018. Sebagai yayasan nirlaba, mereka selama ini concern membantu pasien yang mengalami kelainan wajah. “Mengoptimalkan proses ini, Yayasan Senyum Bali memilih RS Kasih Ibu Saba yang saat ini juga sedang memberikan pelayanan pada pasien bibir sumbing,” jelasnya seusai pembukaan acara bakti sosial untuk operasi bibir sumbing dan celah langitlangit gratis di RS Kasih Ibu Saba, Sabtu (4/8). Buana menambahkan, terpilihnya RS Kasih Ibu Saba untuk bekerja sama dengan yayasan ini, tentu
karena ketersediaan layanan yang lengkap, meliputi peralatan dan sumber daya manusia berupa spesialis bedah plastik dan spesialis bedah saraf. “Terkadang dibutuhkan kolaborasi kedua spesialis ini yang bisa mengerjakan penyakit sulit yang berhubungan dengan kelainan wajah. Tentunya, kami menjadi satu-satunya rumah sakit di wilayah Bali Timur yang memiliki dua spesialis itu,” katanya. Menurut Buana, kerja sama dengan Yayasan Senyum Bali sudah terjalin sejak November 2017 lalu. Selama berjalannya kerja sama itu, sudah ada 28 pasien yang terlayani. Sementara itu, ada 14 pasien yang dioperasi dari Sabtu (4/8) hingga Minggu (5/8). “Para pasian ini dominan berasal dari Bali dan sebagian ada yang dari Nusa Tenggara Timur,” katanya. Buana menegaskan, operasi gratis untuk pasien bibir sumbing dan celah langit-langit akan digelar berkelanjutan. Masyarakat yang ingin mendapat pelayanan ini tinggal datang ke RS Kasih Ibu Saba yang berlokasi di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh Gianyar atau terlebih dahulu menghubungi Yayasan Senyum Bali yang berkantor di Denpasar. “Harapan kami supaya masyarakat lebih banyak tahu tentang program ini, terutama di wilayah Gianyar dan Bali
GRATIS - Pihak RS Kasih Ibu Saba dan Yayasan Senyum Bali berfoto bersama dengan para pasien yang memperoleh pelayanan operasi bibir sumbing gratis. pada Umumnya,” katanya. Kabid Pelayanan Kesehatan Diskes Gianyar I Putu Awan Saputra S.H., M.H. saat membacakan sambutan Kadiskes Gianyar dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis tersebut. “Kami juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-2 untuk RS Kasih Ibu Saba,” ujarnya. Dikatakan, RS Kasih Ibu Saba telah memiliki izin opresional dan mampu memiliki fasilitas gedung, peralatan medis canggih dan pelayanan yang baik. Melalui sambutan itu, Kadiskes berpesan kepada RS Kasih Ibu Saba terus berjuang dan berperan menjadi RS rujukan yang berkuailtas. Ketua Pengurus Yayasan
Senyum Bali Desak Made Sukma Dewi mengatakan, selama ini jumlah pasien yang ditangani terus bertambah. Guna memberikan pelayanan cepat, akhirnya dipilih RS Kasih Ibu Saba. “Selama ini, kami sangat puas dengan pelayanan RS Kasih Ibu Saba dan di sini pelayanannya cepat,” ujarnya. Salah satu pasien yang mendapat pelayanan ini adalah bayi berusia 1,5 tahun, I Gede Suyasa. Putra kelima dari Ni Made Suci - I Putu Wiarta ini mengalami bibir sumbing. Beruntung mereka terbantu berkat bakti sosial yang digelar RS Kasih Ibu Saba dan Yayasan Senyum Bali. “Sangat merasa terbantu karena diringankan dari segi biaya. Kami ucapkan terima kasih kepada RS Kasih Ibu Saba,” ujar Ni Mada Suci. (ad257)
GUNA mewujudkan Kejaksaan yang dekat dengan masyarakat, dicintai oleh masyarakat, serta sebagai wadah sosialisasi dan interaksi langsung dengan masyarakat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar membuka Gerai Pelayanan Publik di area Car Free Day (CFD) Gianyar, Minggu (5/8) kemarin. Gerai pelayanan publik yang dipimpin langsung Kepala Kejari Gianyar Agung Mardiwibowo ini menyasar seluruh lapisan masyarakat yang hadir di area CFD. Di samping menunggu pengaduan masyarakat di gerai pelayanan publik, Kejari Gianyar juga aktif menyebar brosur serta menyosialisasikan programnya. Agung Mardiwibowo menjelaskan, kejaksaan ingin lebih dekat dengan masyarakat, serta ingin memberikan pelayanan prima. “Kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, menyosialisasikan program dari kejaksaan, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, karena kami ingin memberikan pelayanan prima,” tegasnya. Agung Mardiwibowo menambahkan, kehadiran Kejari di CFD dalam rangka membuka layanan informasi publik serta untuk memberikan dan menyosialisasikan pelayanan tilang dengan e-tilang, informasi publik, pelayanan TP-4D, penerangan hukum, serta pelayanan pengaduan masyarakat. Agung Mardiwibowo menekankan bahwa pelayanan hukum gratis terkecuali tilang.
Berkaitan dengan tilang Kejari Gianyar sudah bekerja sama dengan Bank BRI agar pelayanan tilang dapat dilakukan satu atap, dengan catatan telah diputuskan pengadilan. Artinya, setiap masyarakat yang terkena tilang dan sudah diputus pengadilan dapat langsung mengambil barang bukti dan membayar denda ke Kejari Gianyar. Ke depan, Kejari Gianyar akan terus membuka Gerai Pelayanan Publik di area CFD setiap Minggu di awal bulan. Namun, jika antusias masyarakat tinggi untuk meminta penerangan atau pelayanan hukum, Kejari akan hadir dua kali setiap bulannya. Agung Mardiwibowo menambahkan, jika ada masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan hukum, juga bisa datang langsung ke Kantor Kejari Gianyar. Ia juga menga-
presiasi kesadaran hukum masyarakat Kabupaten Gianyar, namun perlu adanya sosialisasi pelayanan yang lebih baik. Agung Mardiwibowo menegaskan, Kejari Gianyar telah terpilih menjadi Kejari pilihan sehingga perlu dukungan semua pihak untuk bersinergi dan memajukan pelayanan. “Kejari Gianyar terpilih menjadi Kejaksaan Negeri pilihan untuk menuju wilayah pembangunan zona integritas menjadi zona wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani,” katanya memaparkan. Agung Mardiwibowo juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gianyar atas kerja sama yang telah terjalin. Harapannya, ke depan agar seluruh OPD/Forkopimda ikut bersinergi memberikan pelayanan prima dan bersih guna mewujudkan Kabupaten Gianyar yang lebih baik. (ad262)
SOSIALISASI - Jajaran Kejari Gianyar memberikan sosialisasi tentang program kejaksaan kepada masyarakat yang mengikuti CFD di Gianyar, Minggu (5/8) kemarin.
Sekda Wisnu Wijaya Jadi Plh. Bupati Gianyar Gianyar (Bali Post) – Gubernur Bali melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si. menunjuk Sekda Kabupaten Gianyar Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gianyar. Penunjukan Sekda Wisnu Wijaya sebagai Plh. Bupati Gianyar diketahui dari telegram bernomor 131/1915/B.PEMOTDA yang dikirimkan Pemprov Bali kepada Sekdakab Gianyar tertanggal 1 Agustus 2018. Sekda Wisnu Wijaya mengatakan, sesuai dengan telegram yang diterimanya, penunjukan dirinya sebagai Plh. Bupati Gianyar dilakukan untuk menghindari terjadinya kekosongan pimpi-
DIELIMINASI - Anjing yang sempat menggigit warga Sukawati ini difoto sebelum dieliminasi karena terjangkit rabies.
Anjing Positif Rabies Terdeteksi di Ketewel
Gianyar (Bali Post) Anjing yang positif rabies kembali terdeteksi di wilayah Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Kali ini anjing gila tersebut menggigit Ni Made Sarpi, seorang warga Banjar Rangkan desa setempat. Beruntung, wanita 49 tahun ini cepat mendapat vaksin usai menerima gigitan pada kaki kirinya. Dikonfirmasi Minggu (5/8) kemarin, Kepala UPT Puskeswan Kecamatan Sukawati drh. Arya Dharma membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, anjing positif rabies yang sehari-hari tinggal di seputaran Geria Telaga Umadewi Banjar Rangkan itu sempat hilang. Sejak 29 Juli lalu, anjing itu hilang meninggalkan rumah. Berselang tiga hari atau tepatnya 1 Agustus, anjing itu ditemukan berkeliaran di jalan raya di wilayah Banjar Rangkan. Selanjutnya, korban Ni Made Sarpi yang menjadi pangayah (pekerja) di geria memberi makan anjing tersebut. “Setelah ditemukan, keesokan harinya atau tanggal 2 Agustus, korban bermaksud memberi makan anjing itu. Namun, anjing itu malah menggigit korban,” katanya. Arya Dharma mengatakan, gigitan anjing pada kaki kiri korban itu terjadi pada Kamis (2/8) sekitar pukul 07.30 Wita. Usai menggigit korban, anjing berbulu putih kecokelatan itu langsung kabur. Sementara Ni Made Sarpi langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Gigitan itu mengakibatkan luka berlubang pada bagian kulit kaki kiri korban. Luka itu telah ditangani
dan Sarpi telah memperoleh Vaksin Anti Rabies (VAR). “Korban sudah memperoleh vaksin. Kondisinya baik-baik saja,” jelasnya. Selanjutnya, anjing yang menggigit langsung diburu o l e h p e tugas dan warga setempat. Setelah ditemukan, anjing yang sudah menunjukkan gelagat rabies ini secepatnya dieliminasi untuk diambil sampelnya. “Sampelnya langsung kami kirim ke Denpasar untuk uji lab. Malam harinya, hasil keluar dan dipastikan positif rabies,” kata Arya Dharma. Menurut Arya Dharma, anjing itu sebelumnya sudah pernah mendapat vaksin. Tapi karena diliarkan, maka anjing itu tertular oleh anjing lain. Ia mengingatkan, anjing yang biasa dilepas bisa saja tertular rabies oleh anjing liar. “Mungkin sempat kontak dengan anjing liar,” ujarnya. Terkait penanganan kasus ini, kata Arya Dharma, pihaknya akan melakukan eliminasi selektif di wilayah Desa Ketewel. Eliminasi selektif ini akan dilakukan terhadap anjing liar dan anjing yang diliarkan maupun anjing yang kontak dengan anjing positif rabies tersebut. Ia juga
kembali mengimbau masyarakat untuk mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya. “Kami minta masyarakat menjalankan protap pemeliharaan anjing. Harus dikandangkan dan divaksin secara rutin,” tegasnya. (kmb35)
nan pemerintahan di Kabupaten Gianyar. Hal ini sesuai ketentuan Pasal 131 ayat (4) PP Nomor 49 Tahun 2008 yang menegaskan bahwa dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah, sekretaris daerah melaksanakan tugas seharihari kepala daerah. “Berdasarkan telegram yang saya terima, saya diperintahkan menjalankan tugas sehari-hari kepala daerah sampai dengan adanya kebijakan lebih lanjut dari pemerintah,” ujar Wisnu Wijaya, Minggu (5/8) kemarin. Wisnu Wijaya menambahkan, penunjukan Plh. Bupati Gianyar dilakukan Pemprov Bali, menyusul pengunduran diri Dr. I
Ketut Rochineng, S.H., M.H. sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketut Rochineng merupakan ASN yang menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali yang sekaligus merupakan Penjabat Bupati
Gianyar. Menanggapi pengunduran diri Rochineng sebagai ASN, maka secara otomatis dia tidak lagi sebagai Penjabat Bupati Gianyar sejak pengunduran dirinya disetujui per 1 Agustus 2018. (kmb35)
JEMBRANA
10
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Pascapenangkapan Terduga Teroris di Banyuwangi
Polisi Gencarkan Operasi Jalan Raya Negara (Bali Post) –
Adanya penangkapan terduga teroris di Banyuwangi, Jawa Timur, pengamanan di wilayah perbatasan Bali ditingkatkan, termasuk juga Gilimanuk. Guna menangkal adanya kelompok radikal masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, aparat kepolisian Polres Jembrana meningkatkan dan menggencarkan operasi jalan raya. Tak hanya personel Polres, tetapi juga jajaran Polsek.
Bali Post/olo
RAZIA – Petugas kepolisian ketika melaksanakan razia kendaraan di jalan Denpasar-Gilimanuk, Minggu (5/8) kemarin.
Makepung Bupati Cup 2018
Tuan Rumah Kembali Jadi Juara TUAN rumah, Ijogading Barat, sukses menjuarai Makepung Bupati Cup 2018 di sirkuit Satwa Jayante, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Minggu (5/8). Makepung Bupati Cup tahun ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp 90 juta. Ini merupakan event tahunan yang sengaja digelar guna menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI dan HUT ke-123 Kota Negara. Tahun ini, Ijogading Barat menerjunkan 145 pasang kerbau. Sedangkan tim Ijogading Timur sebanyak 117 pasang kerbau. Perlombaan ini berlangsung seru. Joki masing-masing tim saling berupaya keras mengalahkan lawan-lawannya. Ditambah lagi jalur lintasan yang agak becek karena hujan
malam sebelumnya, menambah ketat perlombaan. Di hadapan ribuan penonton termasuk sejumlah wisatawan, para joki dari blok Ijogading Barat yang menggunakan seragam serta bendera warna hijau mendominasi dalam pertandingan regu A, B, serta C, dengan 45 poin. Sedangkan Ijogading Timur dengan seragam berwarna merah, hanya mampu meraup 14 poin. “Seluruh hadiah tidak ada yang dibawa pulang. Kita kembalikan lagi untuk berbagai keperluan Sekaa Makepung yang operasionalnya cukup besar. Ini juga untuk kebersamaan,” ujar Made Mara, Ketua Panitia Makepung Bupati Cup 2018.
Bali Post/ist
MAKEPUNG – Bupati Jembrana I Putu Artha saat berada di tengah-tengah para juara Makepung Bupati Cup 2018 yang digelar di Tuwed, Minggu (5/8) kemarin.
Bupati Jembrana I Putu Artha yang menyaksikan perlombaan hingga penyerahan hadiah mengatakan, Makepung sebagai salah satu warisan tradisi khas Jembrana sehingga harus tetap dilestarikan. Tantangan Makepung, khususnya bagi sekaa juga disadari cukup berat, khususnya dari sisi biaya serta regenerasi. Karena itu, ia sangat mengapresiasi digelarnya Makepung Bupati Cup tahun ini. “Makepung itu merupakan tradisi khas yang hanya ada di Jembrana, selain kesenian Jegog. Karena itu sudah wajib kita lestarikan, dengan rutin menggelar event. Pesertanya juga tidak boleh stagnan harus terus bertambah, sehingga generasi kita yang mendatang tetap tahu apa itu Makepung,” ujar Artha. Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kelestarian Makepung, salah satunya dengan menganggarkan perbaikan sarana prasarana penunjang, seperti sirkuit dan lintasan. Terkait dengan masukan dari Sekaa Makepung dalam tatap muka sebelumnya, untuk digelar Makepung Gubernur Cup, Artha mengapresasiasi dan sependapat. Ia juga berharap Gubernur Cup yang dulu pernah diadakan bisa digelar kembali guna menggairahkan tradisi Makepung sekaligus mendukung pariwisata di Bali. Untuk itu, ia akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Bali terpilih. “Mudah-mudahan pada akhir tahun atau tahun depan sudah bisa digelar,“ imbuhnya. (ad253)
PERINGATAN Hari Anak Nasional yang dirangkai dengan gebyar PAUD dan HUT Himpaudi ke-13 Tahun 2018, yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, pada Sabtu (4/8) lalu, berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan. Dengan mengangkat Tema “Anak Indonesia Anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat), Bupati Jembrana I Putu Artha berharap peringatan ini dapat menjadi momentum bagi para orangtua untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap anak. “Kegiatan seperti ini kita harapkan mampu menumbuhkembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakatnya. Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, menghargai pendapat anak serta mencegah kekerasan terhadap anak. Begitu juga menanamkan keimanan, kepribadian kecerdasan ketrampilan, jiwa dan semangat kebangsaan agar dapat tumbuh menjadi anak yang berbudi luhur, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan,” kata Artha. Dalam kesempatan tersebut Bupati Artha sangat antusias menyaksikan jalannya perlombaan hingga usai. Bupati Artha yang saat itu didampingi istri Ny. Ari Sugianti, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa bersama pimpinan OPD lainnya juga sempat meninjau langsung jalannya perlombaan mewarnai tingkat TK
Organik Dijadikan Pupuk Kompos, Anorganik Bisa Dijual dan permukiman di desa ini, maka diprediksi produksi sampah juga pastinya meningkat. Melalui Kelompok Baluk Lestari, warga melakukan pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat desa. “Yang organik kami olah menjadi pupuk kompos bulir. Sekarang sudah berjalan sekitar 89 orang pelanggan sampah. Khususnya warga perumahan baru di sini diwajibkan ikut,” ujar Ni Ketut Untarini, pengelola unit pengolahan sampah Kelompok Baluk Lestari. Dalam sistem pengelolaan yang diterapkan, terdapat lima orang pekerja. Mereka bertugas mengambil sampah di masing-masing rumah tangga yang berlangganan, memilah sampah dan
mengolah menjadi pupuk. Namun sebelumnya warga juga telah menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik yang berharga, bisa dikumpulkan dan dijual melalui bank sampah. Pelangganan yang setiap dua hari diambil sampahnya, membayar Rp 20 ribu per bulan. Ratarata dalam sehari, sampah yang diproduksi mencapai 200 kwintal. Dulu, sebelum diterapkan, sampah itu langsung dibuang ke TPA Peh. Tetapi dengan sistem pemilahan sampah yang diterapkan di tiap rumah, sekolah dan instansi, residu yang dibuang ke TPA Peh hanya 50 kwintal. “Memang potensi langganan kami lebih dari jumlah langganan
Bali Post/olo
PENGOLAHAN SAMPAH – Tempat pengolahan sampah di Desa Baluk yang dikelola desa melalui Kelompok Baluk Lestari.
kali,” terangnya. Di samping itu kegiatan operasi yustisi ke sejumlah tempat tinggal sementara seperti rumah kos, kontrakan hingga tempat-tempat penampungan nelayan di pesisir juga ditingkatkan. Operasi yustisi dengan mendatangi langsung lokasi tempat tinggal penduduk pendatang (duktang) ini untuk memastikan identitas dan menjaga kamtibmas. Khusus di sepanjang pesisir Jembrana, terdapat 32 titik jalur tikus, termasuk pelabuhan rakyat. Penjagaan, pengamanan dan pengawasan jalur ini juga diperketat. Titik fokus pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk tetap dilakukan. Hanya, seluruh personel Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dikerahkan dengan di-back-up dari Polres. Total personel, baik di pintu masuk maupun keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk kurang lebih 100 orang. “Kita sudah lakukan peningkatan seminggu terakhir,” tandas Didik. (kmb26)
Beragam Perlombaan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Jembrana
Menengok Pengolahan Sampah di Baluk
PERMASALAHAN sampah di Jembrana jika tidak segera ditangani dengan cara menggunggah kesadaran masyarakat, maka dalam kurun waktu 20 tahun mendatang akan semakin kompleks. Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh di Kaliakah yang sudah overload menjadi salah satu persoalan yang harus dipikirkan ke depannya. Penanganan sampah di tiap kecamatan hingga desa harus dilakukan. Salah satu desa di Jembrana yang menjadi contoh adalah Desa Baluk, Kecamatan Negara. Desa pesisir ini, sejak setahun belakangan menerapkan pola pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat desa. Dengan potensi penambahan penduduk
Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko seizin Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih, Minggu (5/8) kemarin mengatakan, di samping pengamanan di pintu masuk Bali (Pelabuhan Gilimanuk red), beberapa kegiatan pengamanan wilayah juga ditingkatkan. Seperti operasi pemeriksaan kendaraan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk, dari Melaya hingga Pekutatan. Operasi jalan raya ini dilakukan secara rutin, baik jalur menuju Denpasar maupun sebaliknya. Waktu dan lokasi pelaksanaan operasi jalan raya ini juga diatur secara acak. Polsek Melaya, Polsek Kota Negara, Polsek Mendoyo dan Polsek Pekutatan melakukan operasi jalan raya di jalur Denpasar-Gilimanuk. Pemeriksaan tidak hanya kelengkapan surat-surat, namun juga barang bawaan. “Kita intensifkan operasi di jalanan yang dilakukan tiap polsek. Kalau biasanya sehari dua kali (operasi lalulintas), kini ditambah menjadi tiga
sekarang ini. Tapi sekarang saja sudah kewalahan dengan satu motor sampah (moci),” ujar Untarini yang mengaku belajar mengolah sampah secara otodidak. Lebih lanjut dikatakan, selain rumahan, pelanggan pungut sampah di Desa Baluk ini juga dari kantor instansi, warung dan sekolah. Untarini bersama rekan-rekan lainnya menerapkan proses pengolahan sampah menjadi pupuk menggunakan mesin sederhana. Ia belajar melalui internet. Mulai dari proses pencacahan, fermentasi, pengeringan hingga pengayakan dan pengemasan pupuk. Sementara itu, Perbekel Baluk I Ketut Suasana menjelaskan, proses pemilahan dan pengolahan sampah yang dikelola desa bisa dilakukan seperti saat ini karena adanya niat. “Setiap ada kesempatan bertemu dengan masyarakat harus gencar menyampaikannya. Baik saat rapat maupun bertatap muka langsung. Membuang pada tempatnya yang paling penting, memilah organik dan anorganik,” tandas Suasana. Melalui bank sampah di masing-masing banjar juga membuka peluang kerja bagi warga untuk mengumpulkan sampah. Tiap banjar dikerahkan tiga orang untuk menimbang, mencatat dan menjual ke pengepul rongsokan. “Nanti hasil sampah yang dikumpulkan itu masuk rekening di BUMDesa. Dengan catatan (rekening) atas nama anak atau cucu yang usianya masih kecil. Sehingga sejak dini mereka juga mulai tergugah melakukan ini (memilah), karena ada hasil,” pungkasnya. (olo)
Bali POst/ist
SERAHKAN HADIAH - Peringatan Hari Anak Nasional di Jembrana, Sabtu (4/8) lalu diisi dengan berbagai kegiatan. Terlihat, Bupati Artha menyerahkan hadiah kepada salah satu anak. se-Jembrana yang dilaksanakan di lantai dua GKBK. Ketua Panitia Penyelenggara I Putu Suarnama mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada peringatan Hari Anak Nasional 2018 ini antara lain, Parade Seni Drum Band serta Baleganjur. Adapun lomba-lomba yang diikuti anak-anak TK, SD, SMP dan SMA/ SMK se-Jembrana yakni lomba mewarnai, lomba pakaian adat ke pura, lomba pakaian kreatif serta lomba pakaian casual bahan
endek. Selain itu juga pengukuhan Forum Anak Daerah, Asosiasi Pengusaha Sayang Anak Jembrana dan penyerahan bantuan sosial kepada anak-anak disabilitas. Di akhir acara usai pengumuman pemenang lomba, Bupati Artha menyerahkan secara langsung hadiah kepada masing-masing pemenang perlombaan. Orang nomor satu di Jembrana ini juga tidak lupa berpesan kepada anak-anak untuk tetap semangat dan terus berkreasi. (ad254)
KARANGASEM
Senin Pon, 6 Agustus 2018
11
Damkar Bantu Atasi Kebakaran Kebun Bambu di Kubu
Amlapura (Bali Post) Beberapa daerah di Bali termasuk di Karangasem sudah mulai diguyur hujan, namun beberapa daerah di Kecamatan Kubu masih kering. Buktinya, di Banjar Darmawinangun, Desa Tianyar Timur, api menjalar cepat menghanguskan kebun bambu yang relatif luas. Hal itu disebabkan kondisi lahan kering, karena belum sempat diguyur hujan. Hal itulah mengharuskan warga minta bantuan petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk mengatasi kebakaran yang terjadi di sana. Kebakaran lahan di daerah produsen pasir itu terjadi Sabtu (4/8) sore. Api membakar kebun bambu milik I Nyoman Merta (52). Tak jelas sumber apinya, yang pasti Damkar Karangasem mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan 13 petugas pemadam untuk mengatasinya. Satu mobil damkar didatangkan langsung dari Pos Induk Damkar di Kota Amlapura dan satu unit lagi dari Pos Pemadam Kecamatan Abang. ‘’Karena jarak cukup jauh, tim kita baru sampai di lokasi kebakaran sekitar 55 menit setelah ada laporan,’’ terang Kepala Dinas Damkar I Nyoman Sutirtayasa. Beberapa personel Damkar juga sempat ikut mengatasi api dengan cara manual tersebut. Berkat kesigapan petugas pemadam, sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan. Saat itu setidaknya 10 are kebun bambu milik Nyoman Merta sudah hangus. Kepanikan karena kebakaran lahan juga sempat terjadi di Banjar Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Sabtu sekitar pukul 10.00, api sisa pembakaran sampah tiba-tiba menjadi tak terkendali karena faktor alam. Kadis Damkar Sutirtayasa mewanti-wanti masyarakat Karangasem untuk tetap mewaspadai potensi kejadian kebakaran kendati sudah memasuki musim hujan. Imbauan itu disampaikan karena umumnya kejadian kebakaran di Karangasem dominan karena faktor kelalaian menusia. (kmb)
Bali Post/gik
LAKA LANTAS - Sebuah truk penuh muatan pasir terjungkal di tengah hujan lebat pada jalur Amlapura-Klungkung, tepatnya di Desa Antiga, Manggis, Minggu (5/8) kemarin. Setelah diinterogasi polisi, rupanya truk mengalami patah as pendek bagian kiri belakang. Truk pun roboh ke kiri jalan. Agar tidak mengganggu lalu lintas, polisi segera turun mengatur kendaraan dari dua arah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir pun dalam keadaan selamat.
PAD Karangasem Tahun Depan Dirancang Turun Rp 7,7 Miliar
Amlapura (Bali Post) Untuk pertama kalinya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karangasem dirancang turun dari tahun sebelumnya. Tahun 2019 PAD Karangasem dirancang Rp 226,3 miliar. Jadinya turun hanya Rp 7,7 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 234 miliar. Data ini tertuang di dalam Rancangan Kebijakan Umum AnggaranPrioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2019 yang disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri kepada lembaga DPRD Karangasem, belum lama ini.
KEBAKARAN LAHAN - Personel Damkar Karangasem membantu mengatasi kebakaran lahan warga di Kubu.
PAD bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lainnya. Sektor pajak pada PAD itu memang yang berpengaruh paling besar. Sebab, sumber pendapatan terbesarnya PAD itu berasal dari galian C yang sedang ada masalah. Tidak hanya PAD, hampir semua sumber dana dirancang menurun. Misalnya dana perimbangan tahun anggaran 2019 dirancang Rp 951,5
miliar. Itu artinya turun Rp 1,7 miliar atau 0,18 persen dari anggaran induk 2018 sebesar Rp 953,2 miliar. Dana perimbangan ini bersumber dari dana hasil pajak/bukan pajak, dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). Pendapatan sah dari rancangan induk anggaran tahun 2019 juga turun jadi Rp 299,7 miliar. Penurunannya sebesar Rp 74,8 miliar atau 19,99 persen dari anggaran induk tahun 2018 sebesar Rp 374,5 miliar.
Pendapatan lain-lain yang sah ini bersumber dari dana hibah, dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya, dana penyesuaian dan otonomi khusus serta bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya. Untuk belanja daerah, khususnya belanja tidak langsung 2019 dirancang sebesar Rp 907,1 miliar. Itu juga mengalami penurunan sebesar Rp 29,05 miliar atau 3,10 persen
dari anggaran induk tahun 2018 sebesar Rp 936,1 miliar. Sedangkan untuk belanja langsung direncanakan sebesar Rp 604 miliar, turun sebesar Rp 57,9 miliar atau 8,75 persen dari anggaran induk tahun 2018 sebesar Rp 661,9 miliar. Sehingga melihat sumbersumber pendapatan dirancang turun, pendapatan daerah tahun depan juga dirancang turun menjadi Rp 1,47 triliun. Angkanya dirancang turun Rp 84,3 miliar atau 5,4 persen dari sebelumnya sebesar Rp 1,56 triliun. Ini sangat jarang terjadi di dalam pengelolaan pemerintah daerah yang biasanya selalu merancang kebijakan umum anggaran naik dari tahun sebelumnya. Melihat menurunnya target PAD, fraksi-fraksi di lembaga
dewan cukup memberikan sikap kritis. Dari pendapat akhir fraksi yang disampaikan anggota DPRD Karangasem Made Dipta, Fraksi PDI-P meminta agar eksekutif mampu mengoptimalkan sumbersumber pendapatan asli dari kebocoran. Salah satunya sektor galian C, tanpa melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku. Fraksi PDI-P juga menyoroti silpa yang tinggi pada APBD Induk 2017. Fraksi PDI-P meminta agar anggaran yang tertuang di dalam APBD dapat dipergunakan dengan efektif. “Sumber-sumber pendapatan yang mengalami kebocoran, pengawasannya harus ditingkatkan,” pinta Dipta membaca pendapat akhir lainnya dari Fraksi Golkar. (kmb31)
Ngaben Massal Pauman Gede, Timbrah
Digelar 10 Tahun, Biaya Tanggung Renteng Rp 300 Ribu Pada sasih karo, sebagian besar umat Hindu di Bali menggelar upacara ngaben. Konsep yang dipakai juga mayoritas ngaben massal. Tujuannya menekan biaya yang tinggi. Tak jauh berbeda dengan di Karangasem, konsep ngaben massal itu masih menjadi pilihan. Yang membedakan adalah nilai urunannya. Urunannya mulai puluhan juta hingga hanya ratusan ribu. Seperti di Pauman Gede, Desa Pakraman Timbrah, ngaben massal yang digelar 10 tahun sekali, biaya urunannya hanya Rp 300 ribu. Bagaimanakah sistem pelaksanaan ngaben suasta bambang di Pauman Gede, sehingga biayanya sangat murah? BUDAYA sejak dulu yang terbangun dari prosesi ngaben massal di Pauman Gede memang cukup unik. Istimewanya, di sana bisa menggelar ngaben massal dengan biaya minim Rp 300 ribu. Rahasianya sangat simpel, hanyalah kebersamaan. Sedangkan lazimnya, di suatu kelompok masyarakat lain, besar nilai urunan antara yang memiliki sawa dan tidak
berbeda. Warga yang memiliki sawa, bisa kena urunan Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Memang masih tetap ringan dibandingkan ngaben sendiri yang bisa menghabiskan biaya puluhan juta. Di Pauman Gede ini, sistem urunan bagi warga pada kelompok masyarakat selama ini dibangun sama rata, baik antara yang punya sawa maupun yang tidak. Jadi, beban
antar-krama pun menjadi jauh lebih ringan, utamanya warga yang memiliki sawa. ‘’Di sini diistilahkan dengan tanggung renteng. Berat-ringan kita tanggung bersamasama,’’ kata Ketua Panitia Ngaben Massal Pauman Gede, Desa Pakraman Timbrah, Nengah Sukada, saat ditemui di lokasi ngaben massal di Bale Pauman Gede, Minggu (5/8) kemarin. Polisi aktif yang bertugas di Sat. Polair Polres Karangasem ini mengatakan, warga setempat sejak dulu menyepakati sistem ini agar ada keadilan. Sebab, kalaupun pada kesempatan sekarang tidak punya sawa, 10 tahun berikutnya bisa jadi punya sawa juga. Jadi, tidak ada biaya tambahan apa pun bagi warga yang punya sawa. Sehingga program ngaben massal ini setiap 10 tahun dapat terlaksana dengan baik dan juga dengan biaya sangat minim. ‘’Saat bayar urunan pun kami buat lebih ringan. Bisa dengan cara mencicil, sampai
genap Rp 300 ribu. Sebab, kami sangat memaklumi bahwa kondisi ekonomi masyarakat di desa tentu berbeda-beda,’’ tegasnya. Tidak hanya soal urunan, Sukada yang sudah tiga kali jadi ketua panitia ngaben massal di Pauman Gede menegaskan, cara kerja pelaksanaan ngaben massal di Pauman Gede juga cukup unik. Dari sekitar 400 kepala keluarga, kelompok masyarakat di Pauman ini masih terbagibagi lagi ke dalam beberapa tempek. Antara lain, Tempek Bedil, Tempek Tulup, Tempek Luang dan Tempek Banten. Klian Pauman I Nengah Supartha menambahkan, tugas masing-masing tempek ini berbeda-beda. Ada yang mengurus banten, menggali kubur, ngias tempat ngaben dan membawa sarana lainnya. Seperti jaum-jaum dan ganjaran. Mereka dibantu krama lainnya yang juga khusus pulang kampung ngaturang ngayah guna menyelesaikan berbagai persiapan ngaben
massal itu. Tempek-tempek ini menyempurnakan persiapan yang sudah dilakukan panitia sebelumnya. ‘’Misalnya, Tempek Tulup kami fungsikan sebagai pembantu umum kegiatan. Ada juga Tempek Luang kami tugaskan mambang, nyujukang pepaga, ngurug bambang dan lainnya,’’ kata Supartha. Dari sisi pelaksanaan ritual, ngaben di Pauman Gede mengambil konsep suasta bambang. Pelaksanaannya tak lagi ngeruak atau membongkar kubur untuk memperoleh tulangnya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ngaben suasta bambang ini pelaksanaannya hanya ngereka, atau membentuk tanah kuburnya seperti bentuk manusia. Dengan organisasi yang baik, tahapan ngaben di Pauman Gede dapat terlaksana dengan baik. Seperti tahap pemangunan, Sabtu (4/8) lalu, seluruh krama Pauman Gede kompak mengikuti rangkaian awal ngaben dari subuh sam-
pai sore. Rencananya puncak ngaben massal di Pauman Gede itu berlangsung 7 Agustus besok. Total ada 50 sawa dan 38 ngelungah. Dengan konsep ngaben sederhana itu, warga setempat merasa amat terbantu. Tidak hanya warga yang kurang mampu, warga yang selama ini lebih banyak tinggal merantau juga sangat
terbantu. ‘’Hal itu tidak terlepas dari kesiapan panitia ngaben masal tahun ini. Tahap awal ngaben dengan sawa dan yang ngelungah sebanyak ini bisa berjalan lancar. Semoga dilancarkan sampai puncak pelaksanaan ngaben,’’ harap salah satu warga Pauman Gede, Nengah Sujana. (gik)
MEMBAWA SAWA - Salah satu prosesi awal rangkaian ngaben massal Pauman Gede, di mana saat itu krama yang bertugas membawa sawa ngider bhuana di halaman utama Pura Dalem Desa Pakraman Timbrah.
KLUNGKUNG
12 Antisipasi Korban Susulan
Polisi Jaga Ketat Objek Wisata di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Kecelakaan wisatawan di Kepulauan Nusa Penida telah beberapa kali terjadi tahun ini. Mereka tak hanya mengalami luka, namun juga ada yang sampai meregang nyawa. Untuk mengantisipasi kejadian terulang kembali, sejumlah objek wisata dijaga ketat aparat kepolisian, dalam hal ini jajaran Polres Klungkung. Hal itu terlihat dari penjagaan di objek wisata Devil Tear, Nusa Lembongan, Minggu (5/8) kemarin. Polisi tak sebatas memberikan imbauan kepada wisatawan untuk berhati-hati, tetapi juga para guide. “Wisatawan asing terutama dari Tiongkok cukup banyak berkunjung. Banyak juga selfie. Ini menjadi atensi,” jelas Kepala Polisi Subsektor Lembongan Iptu Nyoman Simpen. Sejauh ini, katanya, belum ada tanda imbauan yang sifatnya mengarahkan kepada para wisatawan agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan selfie di pinggir tebing saat ombak besar. Oleh sebab itu, pengawasan dinilai sangat diperlukan. “Di objek ini sering ada ombak besar. Kami harapkan pengunjung waspada,” jelasnya. Menurut Simpen, sistem pengamanan perlu mendapat perhatian dari semua pihak, mulai pemerintah desa sampai instansi terkait lainnya. “Ini harus bersinergi. Tidak hanya cukup oleh kepolisian saja,” tegasnya. Ditambahkam, dalam hal ini, pihaknya juga telah menyiagakan beberapa personel setiap hari. “Dengan itu, pengawasan bisa lebih intensif,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, wisatawan yang terjatuh sejak awal 2018 akibat terhempas ombak saat selfie mencapai 6 orang. Yakni, wisatawan asal Italia Salvatore De Rosa di tebing Blue Lagoon, Nusa Lembongan. Beruntung korban tak meregang nyawa, hanya mengalami patah kaki kiri. Sebelumnya juga ada wisatawan asal Tiongkok Qiu Wei. Ia jatuh di objek Angle Billabong saat selfie dan meninggal dunia. Selain itu ada wisatawan Tiongkok Liang Wanchang di objek wisata Devil Tear, Nusa Lembongan dan meninggal dunia. Wisatawan asal Cina Wu Shanshem dan Yang Lin juga turut menjadi korban. Mereka terperosok di Devil Tears, Nusa Lembongan. Selain akibat ombak, warga Rusia Keren Tatarenko juga jatuh ke tebing di Desa Bungamekar setinggi sekitar 200 meter akibat sepeda motor yang ditungganginya oleng saat melintasi jalan berkrikil. (kmb45)
Bali Post/sos
JAGA - Aparat kepolisian saat menjaga objek wisata Devil Tear, Nusa Lembongan, Minggu (5/8) kemarin.
Senin Pon, 6 Agustus 2018
Soal Tower Bodong
Dewan Minta Pemkab Jangan Lembek
Semarapura (Bali Post) Tower seluler bodong di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Kecamatan Dawan dan Dusun Minggir, Desa Gelgel, Klungkung memantik perhatian kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Klungkung Sang Nyoman Putrayasa mendesak pemkab untuk bertindak tegas menyikapi hal itu. “Pemerintah harus berani. Jangan lembek,” ungkapnya, Minggu (5/8) kemarin. Ketua Fraksi PDI-P ini menyebutkan jika pemkab terus “menyerah”, dikhawatirkan menjadi angin segar bagi para investor untuk semakin masif melakukan pembangunan yang melanggar aturan. Langkah tegas sangat perlu diambil, bahkan sampai pembongkaran. “Jangan isi ewuh-pakewuh. Apalagi kalau isi
Sang Nyoman Putrayasa
Bali Post/sos
main mata,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, pembangunan tower seluler harus mengacu pada peraturam daerah. Jika itu dilanggar, terlebih berada di luar zonasi, berpotensi menimbulkan kesemrawutan tata ruang. “Jangan ada lagi investor seperti ini. Tidak boleh bangun dulu baru urus izin. Untuk antisipasi, pengawasan ke depan juga harus lebih intensif,” imbuh wakil rakyat asal Desa Nyalian Kecamatan Banjarangkan ini. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sebelumnya merencanakan untuk mengkaji lagi keberadaan dua tower itu. Jika memberikan manfaat besar dan masyarakat sekitarnya mendukung, berpeluang untuk berlanjut. “Kita lihat dulu. Seperti apa manfaatnya. Kita akan sesuaikan lagi,” ucapnya. Meski demikian, Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini menegaskan dengan hal tersebut, bukan
berarti investor bisa membangun seenaknya. Tetapi harus tetap mengacu pada aturan. “Ayo kita membangun sesuai aturan. Harus lihat koordinatnya,” sebutnya. Seperti berita sebelumnya, tower di Dusun Minggir, Desa Gelgel setinggi 36 meter yang rampung dibangun sekitar dua bulan telah ditutup Satpol PP Klungkung lantaran tidak mengantongi izin. Selain itu, pembangunan juga berada di luar zonasi, yakni longitude 115.42131 dan latitude -8.56349. Sesuai data yang dihimpun di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klungkung, khusus untuk di wilayah Desa Gelgel, zonasinya ada di Jalan Kubon Tubuh, dengan longitude 115.40562 dan latitude -8.56845. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2017 tentang Penetapan Zona Penempatan Lokasi Pembangunan dan Pengoperasian Menara. Selain itu, juga Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembangunan dan Penataan Menara Telekomunikasi Bersama. “Kami sudah cek ke lapangan, tower itu di luar zonasi. Kalau di Jalan Kubon
Tubuh, sudah ada. Sesuai aturan, pengoperasian harus dilakukan bersama. Tidak bisa lagi membangun di luar ketentuan,” tegas Kadiskominfo I Wayan Parna. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini mengakui investor sudah mengajukan permohonan rekomendasi zonasi. “Tetapi ini dilakukan setelah bangunan berdiri. Seharusnya sebelumnya,” ucapnya. Ditelusuri lebih jauh, ternyata investor tower ini sama dengan yang terbangun di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Kecamatan Dawan yang juga tanpa izin. Padahal, pembangunannya sudah nyaris rampung. Sebelum diketahui Pemkab, pecalang setempat terlebih dahulu melakukan penutupan yang diperkuat dengan belum adanya sosialisasi ke masyarakat. Terkait itu, Parna menyebutkan investor juga telah mengajukan permohonan rekomendasi zonasi. “Permohonannya masuk lima hari lalu. Di sekitar sana sudah ada tower. Jadinya pembangunan yang baru ini tidak dapat rekomendasi. Kami segera sampaikan jawaban,” pungkasnya. (kmb45)
Pembangunan Pelabuhan Segi Tiga Emas
Perlu Biaya Besar, Bergantung pada Anggaran Pusat Semarapura (Bali Post) Pembangunan pelabuhan segi tiga emas masih masuk sebagai salah satu proyek strategis yang direncanakan Pemkab Klungkung. Mengingat anggaran yang diperlukan tergolong besar, realisasinya sangat bergantung pada anggaran pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung I Wayan Wasta, Minggu (5/8) kemarin. Sesuai rencana, pembangunan proyek tersebut berlokasi di tiga titik. Yakni Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan dan Banjar Sampalan, Desa Batu Nunggul, Nusa Penida dengan luas masing-masing 50 are serta di Bias Munjul, Desa Lembongan, Nusa Penida dengan luas lahan 52 are. Dari itu, baru di Sampalan yang finalisasi DED. Sementara untuk lainnya
baru akan memulai penyusunan DED. “Yang di Sampalan, semua dokumennya sudah selesai,” ungkapnya. Merealisasikan ketiganya, memerlukan anggaran sekitar Rp 155 miliar. Bagi pemkab, itu tergolong fantastis dan sulit terpenuhi dengan APBD. Oleh sebab itu, sangat diharapkan adanya suntikan dana dari pemerintah pusat. “Kami terus mengejar supaya ada dana pusat. Apakah itu APBN penuh, Dana Alokasi Khusus atau lainnya. Jumlah besar. Sedangkan kemampuan daerah kecil,” sebutnya. Khusus untuk pelabuhan di Sampalan, dinilai sulit bisa terealisasi pada tahun anggaran 2019. Sebab hingga saat ini usulan ke pusat belum mendapat jawaban. “Ini pembangunannya bertahap. Termasuk juga dari perencanaannya. Kalau yang di Sampalan, belum dapat jawaban
bisa berjalan tahun depan. Kami terus berkomunikasi dengan pusat,” ucapnya. Menurut Wasta, pembangunan pelabuhan ini dinilai penting untuk Kepulauan Nusa Penida di tengah perkembangan pariwisata yang semakin pesat. “Nusa Penida banyak menyandang status. Salah satunya Kawasan Strategis Parwisata Nasional. Jadi pelabuhan ini sangat penting. Termasuk jalan lingkar, jembatan permanen Lembongan - Ceningan,” imbuhnya. Rencana tersebut sangat diharapkan bisa terealisasi. Salah satunya oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung Wayan Kariana. Itu dinilai akan berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan. “Kalau ada rencana seperti itu dari pemkab, kami sangat mendu-
kung. Jangan hanya sebatas rencana,” ungkapnya. Disampaikan, saat berkunjung ke kepulauan the blue paradise island itu, wisatawan masih naik dan turun melalui pelabuhan rakyat. Ini belum sepenuhnya didukung fasilitas yang memadai. Kondisi demikian, sedikitnya akan mempengaruhi kenyamanannya.
“Sekarang kan masih basahbasahan. Di beberapa tempat ada yang memakai porter, tapi kan kena biaya tambahan lagi,” terangnya. Melalui itu pula, pendataan jumlah wisatawan yang berkunjung juga bisa lebih mudah. Berbeda dengan saat ini tak diketahui secara pasti lantaran banyaknya pintu masuk. (kmb45)
Bali Post/sos
PELABUHAN - Suasana di Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida. Pemkab merencanakan ada pembangunan baru di sekitarnya. Hanya saja sulit terealisasi pada 2019.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Pon, 6 Agustus 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr Room Boy & Security(SMU) Indi Hotel Jl.D.Buyan 33 Sanur
B.BP.001.08.18.0000249
Dcr Peg.Mini Market(laki)Lam: MiniMarket 3Tri Jl.D.Tempe Snr
Gardener(boy) Experience Villa /Hotel,English Speaking Motor Bike & SIM C Good salary Ph.081238845170
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
B.BP.145.08.18.0000238
G.02
Dicr Sopir,Tk.Jahit,Tk.Potong Tk.Patrun,Tk.Bersih(Cowok)utk GarmendiCanggu,082237777767
Dcr peg.Butik(SMU)Indi Butik& Jewelry Jl.Danau Buyan 33Sanur
B.BP.001.08.18.0000251
1 Sopir,1 Waiters,1 Bartender Tlp.9376132-33/089636747339
B.BP.004.08.18.0000207
Farmasy Cari Kary.Gudang Pria SMA max 25th tidak merokok.Lam PT.BKS Jl.Bung Tomo V/14 Dps
B.BP.001.08.18.0000172
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto PastiBrangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.001.08.18.0000220
B.BP.001.08.18.0000151
Sales Marketing Instalasi Gas, HouseKeeping.Hub:085103167222
Dcr Asisten RT,KTP Bali tinggal Dalam, SMS 0812 385 4425
B.BP.001.08.18.0000004
B.BP.004.08.18.0000244
Waiter/ss Penglmn u/New Dewata CafeKedonganan.H:087863579813
Dcr PRT bs asuh anak,tinggal dalam Hub.081916539748
B.BP.004.08.18.0000213
B.BP.001.08.18.0000241
Dicari Sopir yg berpengalaman lamaran dibw ke Jl.Diponegoro 7/6 Dps hub/WA 08123677999
B.BP.001.08.18.0000223
Dcr Cleaning Service kantor,wnt 4jam,seminggu 3x 08123816794 B.BP.166.08.18.0000248
Dcri DW Security&Housekeeping u/Restoran,Loyal dpt Diandalkan,Basic English 0361 9342124
B.BP.001.08.18.0000221
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.01
Distributor Philips:Kepala Cabang,Salesman/Girl Income s/d 10 Juta.Hub:Bedahulu IV No.12 Dps,email:herryy.hr@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000216
BIRO JASA
Dcr SPG,Max.28th Min.SMA,Jujur Rajin,Mau Belajar,Penempatan Discovery Shopping Mall Kuta Hub.Lusi 082144355655
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com G.03
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com G.04
B.BP.001.07.18.0001272
FOTO COPY
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
Djl Rmh Lt2 Jln.Tk .Balian Renon Hub.085100888379
Jl Rmh Tengah Kt Jejer.Jln Anjasmoro Surabaya 9 x 56 m nd 20 x 56 m.Sel.2,SHM,cck buat Htl, Ktr, Rest, Cafe Hub : 081 335 350099
B.BP.004.08.18.0000245
B.BP.004.08.18.0000188
DIJUAL TANAH
G.05
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
Dijl Tanah 404 are dan 100 are view Bandara Hub.08113864428
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
Dijual Tanah Kav, Buana Raya, Padang Griya Hub.0811398086
B.BP.001.08.18.0000240
G.06
B.BP.001.07.18.0001671
Tanah Kvl Di Mengwi 140Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit,087862450004
G.07
B.BP.001.08.18.0000112
DIJUAL MOBIL
DISEWAKAN TANAH
FORD
Dikont.Tanah 18are Jl.Waribang Hub.081338581883/081338502755
Dijual Ford Ecosport Th’2014 Hubungi:081338631985
B.BP.001.08.18.0000215
B.BP.001.08.18.0000153 HONDA
DIJUAL VILLA
Djl HR-V RU5 1.8’2017 Putih 2219,4KM Hub.081283833917
Djl Villa 6Kmr, Pool/8.75 A, Jl. DewiSri II Rp.25M/088219124095
B.BP.001.08.18.0000218
B.BP.001.08.18.0000100
JEEP
*** Wrangler JK Unlimited 3.6 PentaStarKM22Rb,081353696360
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Atap,P.Sefri 085100774702 Grns
B.BP.141.08.18.0000235
B.BP.001.08.18.0000252
KIA
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172
Picanto th 2014,Tangan I,Putih Manual Hub. 085 333 124 554
B.BP.001.07.18.0001578
B.BP.001.08.18.0000246 TOYOTA
Dijual Toyota Yaris’2014 Putih Hub.081238294167 B.BP.001.08.18.0000242
SERVICE
SERVICE
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
Krywati Akunting Bs MYOB/Internet SMK Akuntansi 081338344155
B.BP.004.08.18.0000243
B.BP.004.08.18.0000046
B.BP.001.08.18.0000214
Dicari segera pegawai Laundry diDenpasar Hub.082146365396 B.BP.001.08.18.0000247
B.BP.001.08.18.0000250
Dicari FO Bali Botanica Spa Ubud, Hub.0361-976739 info@balibotanica.com
Dicari SPA Therapist untuk Resort Hotel di China Hub:087845655050
Informasi pasang iklan Telepon
Dijual Rumah di Celuk Gianyar DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.07.18.0000151
BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155 B.BP.001.07.18.0000914
BANGLI
14
Senin Pon, 6 Agustus 2018
STKIP Suar Bangli Gelar Baksos dan KKN di Dusun Alis Bintang Diikuti 144 Peserta, Dibuka Wabup Sedana Arta
SEKOLAH Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Suar Bangli menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Alis Bintang, Desa Sulahan, Kecamatan Susut. Kegiatan yang diikuti 144 peserta dari tiga program studi (prodi) dibuka Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di Balai Banjar Alis Bintang, Minggu (5/8) kemarin. Ketua STKIP Suar Bangli I Wayan Numertayasa, S.Pd., M.Pd. mengatakan, model KKN yang dikembangkan STKIP Suar Bangli adalah Kuliah Kerja Nyata Kependidikan Terpadu (KKN-KT). Kependidikan dimaksud bahwa KKN STKIP Suar Bangli dilaksanakan untuk program perpaduan antara pengembangan potensi masyarakat dan pengembangan pendidi-
kan. Program ini menurutnya sangat relevan dengan kompetensi lulusan LPTK sehingga out put KKN menjadi jelas, yaitu unsur pendidikan dan unsur pengabdian, karena didukung oleh kompetensi yang dikuasai oleh mahasiswa. Melalui KKN-KT mahasiswa STKIP Suar Bangli dapat melakukan kegiatan akademik dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara simultan dan terpadu. Hal ini sekaligus memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap profesi guru sebagai pendidik yang secara nyata tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan masyarakat. “Di samping itu KKN-KT juga dapat berfungsi sebagai wujud kontribusi akademik melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa
dan dosen,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa prinsip KKN-KT STKIP Suar Bangli yakni dapat dilaksanakan (feasible), dapat diterima (acceptable), berkesinambungan (sustainable) dan partisipatif (participative). Program KKN STKIP Suar Bangli lebih diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia dengan menggunakan pendekatan pendidikan dan pembelajaran masyarakat. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong proses pembelajaran bagi masyarakat agar masyarakat memiliki kesadaran baru, peningkatan pola berpikir, kemampuan, dan keterampilan teknik untuk memecahkan masalah yang dihadapi, serta tindakan nyata dalam rangka mencapai kemajuan. Sementara itu, Ketua Yayasan Kresna Andhi
Mandiri Bangli Drs. I Wayan Soklat Arsana, M.M., M.Ap. meminta kepada seluruh mahasiswa yang menjadi peserta KKN agar bisa beradaptasi dengan masyarakat dan selalu menjaga kedisiplinan. Dia berpesan kepada seluruh mahasiswanya untuk mampu mengimplementasikan teori-teori yang didapat selama di bangku kuliah serta bersama-sama memecahkan masalah pembangunan di masyarakat. Kepada Wabup Sedana Arta, Soklat menyampaikan ucapan terima kasih karena berkenan hadir membuka acara pelepasan KKN kali ini. Pihaknya mengharapkan pemerintah Kabupaten Bangli ikut serta mendukung dan membesarkan STKIP Suar Bangli. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta me-
nyampaikan apresiasinya atas kehadiran STKIP Suar Bangli yang ikut mengambil peran pemerintah dalam menyiapkan generasi muda andal yang mampu bersaing dan memenangkan pertarungan di zaman milenial. Pemkab Bangli tentu akan selalu memberikan dukungan kepada STKIP Suar Bangli. “Mulai hari ini, di setiap momen saya pastikan saya akan sampaikan keberadaan STKIP Suar Bangli di masyarakat. Sehingga generasi muda Bangli yang ingin melanjutkan pendidikan, menjadikan STKIP Suar prioritas utama sebelum memilih perguruan tinggi lainnya yang ada di luar Bangli. Kita harus bangga dan percaya dengan kualitas pendidikan yang kita miliki,” kata Sedana Arta. (ad256)
KKN - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memakaikan topi kepada perwakilan mahasiswa dalam acara pelepasan KKN STKIP Suar Bangli di Balai Banjar Alis Bintang, Minggu (5/8) kemarin.
15
Senin Pon, 6 Agustus 2018
PDI-P adalah PKI Merupakan Stigma Haram Jakarta (Bali Post) –
Bakal calon legislatif PDI-P Kapitra Ampera menyebut stigma PDI-P yang disamakan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan musuh Islam merupakan hal yang menyesatkan. ‘’Saya ingin mengatakan bahwa stigma yang mengatakan PDI-P adalah PKI itu adalah stigma yang menyesatkan, itu stigma haram,’’ kata Kapitra di sela pembekalan bacaleg PDI-P di Jakarta, Minggu (5/8) kemarin. Kipatra yang juga penasihat hukum tokoh FPI Habib Rizieq Shihab itu mengaku melihat suatu realita setelah mengikuti pembekalan yang diikuti ratusan bacaleg dan petinggi partai berlambang banteng itu. Atribut Islam disebutnya dipakai dalam doa, sambutan dan pidato tanpa dibuat-buat dalam kegiatan tersebut sehingga membuka pandangan barunya. Apalagi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, menurutnya, menerimanya dan memintanya menjadi jembatan ke luar untuk menyampaikan PDI-P partai tidak ada kaitan dengan PKI. ‘’Pesan Bu Mega welcome sama saya. Artinya bagaimana saya bisa juga menjadi jembatan, informasikan ke luar apa yang sesungguhnya. Ibu Mega tidak pernah melarang-larang saya,’’ tutur Kapitra. Ia pun menyayangkan pandangan PDI-P adalah PKI karena seharusnya seorang muslim tidak boleh menghina muslim yang lain. Masyarakat pun dimintanya berpikir
jernih dalam melihat kebenaran partai pemenang Pemilu 2014 itu. ‘’Kata Einstein, orang banyak punya mulut, tetapi belum tentu punya otak. Maka pakailah otak, supaya kita bisa lihat jernih,’’ ucap Kapitra. Pembekalan Gabungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan pembekalan gabungan kepada sebanyak 560 orang calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan untuk DPR-RI dan DPRD DKI Jakarta, di Ancol, Jakarta, Minggu kemarin. ‘’Pembekalan ini adalah pembekalan gabungan, setelah sebelumnya PDI Perjuangan memberikan pembekalan per bidang berdasarkan kelompok, seperti kelompok purnawirawan TNI/Polri, cendekiawan, dan artis,’’ kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hadir pada acara pembekalan tersebut, antara lain Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri kabinet dari PDI Per-
juangan, serta jajaran DPP PDI Perjuangan. Menurut Hasto, pembekalan gabungan kepada para caleg ini untuk menegaskan bagaimana PDI Perjuangan bersikap konsisten dalam memperkuat kelembagaan kaderisasi kepemimpinan untuk rakyat. Melalui pembekalan ini, katanya, bagaimana seluruh caleg PDI Perjuangan menjadi satu kekuatan gotong royong untuk memenangkan pemilu legislatif dan memenangkan Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2019. ‘’Seluruh caleg digembleng dari aspek ideologis, komitmen terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara, serta bagaimana menjadikan rakyat sebagai energi juang, semangat, dan napas pengabdian untuk Indonesia Raya,’’ ujar Hasto. Menurut Hasto, setelah mendapatkan pembekalan, maka caleg akan berkunjung ke daerah pemilihannya masingmasing untuk mengikuti sekolah caleg pada akhir Agustus 2018. (ant)
Di Luar Rumah Dari Hal. 1 Sementara itu, ribuan Warga Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memilih bertahan di luar rumah. ‘’Warga masih banyak yang memilih di luar rumah karena khawatir akan terjadi gempa susulan,’’ kata seorang warga Desa Penghadang, Praya, Lombok Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan bahwa telah terjadi gempa berkekuatan
Dari Hal. 1 Demikian pula pembangunan permukiman penduduk sedikit melemah karena peredaran uang di Bali yang tidak lagi kencang. Dampaknya, lahan-lahan pertanian dan terutama hutan di Bali pelanpelan bebas ancaman dimakan investor rakus lahan. Hutan di Bali saat ini luasannya tidak memenuhi standar minimal sebuah wilayah pulau sesuai Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam pasal 18 UU tersebut, luas hutan di satu wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) atau pulau minimal 30 persen dengan persebaran yang proporsional. Sementara luas hutan di Bali hanya 132.578,23 hektar atau sekitar 23,20 persen dari total luas wilayah. Luasan hutan terbanyak ada di Buleleng yakni mencapai 51,927 hektar dan Jembrana 43.370,13 hektar. Kekurangan 7 persen luas lahan hutan, tidak bisa dikatakan sedikit karena ancamannya bagi ekosistem dan kehidupan manusia sangatlah besar. Hutan menjadi sumber kehidupan manusia karena fungsi utamanya adalah sebagai kawasan tangkapan air. Artinya, ketersediaan air yang menghidupi manusia di Bali sangat tergantung dari seberapa luas hutan yang masih tersisa. Semakin sedikit hutan, maka dipastikan ketersediaan air juga makin berkurang. Pembangunan akomodasi pariwisata yang mengganas memakan hampir semua bagian tanah yang masih tersisa dalam bentuk
CALEG - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (kanan) didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto (kiri) tiba di lokasi pembekalan calon anggota legislatif Pemilu 2019 di Jakarta, Minggu (5/8) kemarin. Pembekalan itu untuk menyiapkan caleg asal PDI-P menuju Pemilu 2019.
Genteng Jatuh
7,0 skala Richter di dekat Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8) petang. Gempa bumi yang terjadi pukul 18:46:35 WIB itu berpusat pada kedalaman 15 kilometer dan berlokasi pada 8.37 Lintang Selatan dan 116.48 Bujur Timur. Dalam pemutakhiran peringatan dini, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk daerah di sekitar Lombok Utara, NTB. Namun dua jam kemudian peringatan tsunami dicabut. (kmb)
Dari Hal. 1 ‘’Kalau dibiarkan maka mereka kena reruntuhan genteng dan serpihan beton. Benar saja, ketika mereka tertahan di lobi, genteng berjatuhan,’’ tambahnya. Akibat kejadian itu, swalayan langsung tutup lebib awal sekitar pukul 20.00 Wita. ‘’Kita tutup lebih awal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Puing-puing genteng mulai dibersihkan,’’ ucapnya. Saat karyawan sibuk membersihkan pecehan genteng berserakan, pukul 20.45 Wita
Peredaran Uang
pembangunan vila atau hotel berbintang. Tengok saja ke Ubud. Hotel kelas bintang dunia justru dibangun di tebing pinggir sungai. Demikian juga vila yang dibangun di kawasan yang dulu orang Bali menyebutnya teba, sebuah teritori di belakang rumah yang dibiarkan hanya ditumbuhi tanaman atau untuk kandang babi atau sapi. Kini sudah banyak teba yang berubah menjadi vila yang secara formal pemiliknya diatasnamakan warga Bali tetapi sebenarnya milik orang asing. Selain menjaga ketersediaan air tanah, fungsi hutan terutama hutan mangrove adalah menahan abrasi, tsunami dan intrusi air laut ke daratan. Karena itulah kawasan hutan mangrove seperti yang ada di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai atau dikenal sebagai kawasan Prapat Benoa wajib untuk dilindungi. Celakanya, justru kawasan ini kini menjadi makin terancam karena adanya perubahan peruntukan melalui Peraturan Presiden No. 51 Tahun 2014 dari kawasan konservasi menjadi kawasan budi daya. Sebelum Perpres No. 51/2014 dicabut maka ancaman terhadap hutan mangrove akan tetap membayang. Saat ini luasan hutan mangrove di kawasan Teluk Benoa dan sekitarnya mencapai 1.373,5 hektar, hampir setengah lebih dari luas hutan mangrove yang ada di Bali. Data dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai Unda Anyar, kerusakan hu-
tan mangrove di kawasan yang disebut dengan Prapat Benoa ini mencapai 253,4 hektar, sebagian besar karena alih fungsi. Ada sekitar 193 hektar yang telah digunakan untuk kepentingan lain di luar fungsi hutan yakni untuk tempat pembuangan sampah, jalan tol, pengolahan limbah, lapangan dan lagon. Berdasarkan kewilayahan, hutan mangrove di Kabupaten Badung rusak berat 22,83 persen dan di Denpasar sebesar 13,13 persen. Titik hutan mangrove di Prapat Benoa yang rusak berat yaitu Tanjung Benoa, Benoa, Serangan dan Pedungan. Selain dari sektor pariwisata, ancaman terhadap hutan Bali datang dari perambah hutan dan perluasan kawasan permukiman penduduk. Pemicunya tentu saja soal ekonomi. Lagi-lagi alasan ekonomi sebagai biang keladi selain karena terjadinya pertambahan penduduk. Banyak lahan yang dulunya merupakan kawasan ditumbuhi tanaman, diubah menjadi permukiman karena keluarga-keluarga baru yang membutuhkan tempat ting-
terjadi gempa susulan cukup keras. Hal itu membuat karyawan dan satpam berlarian menuju ke pinggir jalan raya. Sedangkan seorang polisi menggunakan pengeras suara mengimbau warga tidak panik dan tetap tenang. Sedangkan anggota Humas Polda Bali Kompol Ismi Rahayu mengatakan, kerusakan juga terjadi di gedung Ditlantas yang jadi satu dengan Ditreskrimsus Polda Bali. ‘’Informasi awal cuma gentengnya yang jatuh. Masih dicek kerusakannya yang lebih detail,’’ tegasnya. (kmb36)
gal baru. Dampak kerusakan lingkungan yang salah satunya makin berkurangnya luasan hutan, baru dapat dirasakan ketika terjadi bencana. Ketika terjadi tanah longsor, atau kekeringan karena berkurangnya ketersediaan air, barulah manusia akan tersadar bahwa lingkungan alamnya telah rusak. Tetapi ketika tidak terjadi bencana, perusakan alam termasuk hutan, dianggap tidak membahayakan. Hutan-hutan dan kawasan-kawasan penuh pepohonan dialihfungsikan untuk memenuhi hasrat-hasrat akumulasi keuntungan. Hutan di Bali sudah tidak lagi ideal luasannya. Semua pihak harus benar-benar sadar untuk tidak lagi ‘’memakan’’ hutan apa pun alasannya, apalagi hanya untuk pembangunan akomodasi pariwisata. Justru ke depan hutan yang masih ada dijaga, lahan-lahan kritis terus diupayakan jadi hutan-hutan baru. Perlu kerja keras memang. Tetapi kalau tidak mulai sekarang, mau kapan lagi? * I Nyoman Winata
Bali Post/ant
Delapan Bank Belum Maksimal Salurkan FLPP Bogor (Bali Post) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan evaluasi atas penyaluran dana Falisitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dianggap masih berjalan kurang cepat. ‘’Satu sisi BTN menegaskan siap menyalurkan dan melakukan take over penyaluran FLPP,’’ kata Dirut Pusat Pengelolahan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Budi Hartono dalam Diskusi dan Media Ghatering di Bogor, Minggu (5/8) kemarin. Budi mengatakan, dari hasil evaluasi 40 bank yang saat ini bekerja sama untuk menyalurkan dana FLPP sampai dengan semester I, terdapat 8 bank
yang belum menyalurkan dana FLPP secara maksimal. ‘’Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 40 bank yang ditunjuk untuk mrnyalurkan FLPP 2018 tersebut, 8 bank di antaranya belum melaksanakan tugasnya secara maksimal,’’ ujar Budi. Delapan bank pelaksana tersebut, menurut Budi, terdiri dari tiga bank umum nasional dan lima bank pembangunan daerah yang belum menyalurkan. ‘’Nanti kita akan cek alasannya, apa karena tidak sesuai dengan core business (bisnis inti)-nya, sehingga belum menyalurkan,’’ ujarnya. Dalam penyaluran dana FLPP, tahun ini PPDPP bekerja sama dengan 40 bank pelaksana, terdiri dari sembilan bank umum nasional dan 31 bank pembangunan daerah.
Dari Hal. 1
Ngurah Rai sampai Simpang Dewa Ruci mengalami kerusakan. Di Bandara Ngurah Rai sejumlah plafon jebol. Sejumlah ruko juga terdampak. Di Petang juga demikian. Selain merobohkan sejumlah palinggih, sebuah wantilan juga roboh. Di Karangasem, kerusakan terjadi di Taman Ujung. Sebuah candi bentar roboh. Demikian juga di Timbrah terjadi kerusakan palinggih warga. (tim BP)
Tebing Longsor
Di Kecamatan Kintamani, tebing di jalur cemara landung Desa Terunyan longsor. Dampaknya jaringan listrik di Desa Terunyan mati total. ‘’Tidak ada korban jiwa dalam kasus itu,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan. Kerusakan juga terjadi di Badung. Banyak bangunan di sepanjang jalan dari Bandara
Realisasi penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 hingga 31 Juli 2018, mencapai Rp 32,36 triliun, dengan 532.283 unit rumah. Adapun penerima FLPP tahun ini sebanyak 12.455 unit rumah senilai Rp1,43 triliun. Sementara itu, Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria mengatakan, PT Bank Tabungan Negara Tbk. mengaku siap untuk mengambil alih kredit pemilikan rumah/ KPR dengan skema Falisitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP yang sebelumnya digarap bank lain. ‘’BTN siap, bila PPDPP (Pusat Pengelolahan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menunjuknya,’’ kata Budi Satria. (010)
Pemilihan Umum Dari Hal. 1
Pemilihan Umum Ia menyebutkan, pada 2019 nanti ada pemilihan umum presiden (pilpres) dan pemilihan umum legislatif (pileg) di mana bukan sekadar kalah atau menang, tetapi untuk penguatan demokrasi Indonesia. ‘’Supaya demokrasi kita kuat, supaya rakyat merasakan proses Pemilu 2019,’’ kata Jokowi. (ant)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Pon, 6 Agustus 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Modric Bertahan di Madrid
Bali Post/afo
BAYANGI – Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale (kanan) menggiring bola dibayangi Claudio Marchisio dari Juventus dalam laga turnamen pramusim International Champions Cup di Maryland, AS, Minggu (5/8) kemarin. Madrid menang 3-1.
PS Badung Permalukan Perssu Suporter Tuan Rumah Ngamuk
Mangupura (Bali Post) Tim PS Badung sukses mempermalukan tuan rumah Perssu Sumenep dengan skor 2-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 3 Nasional Grup VII putaran pertama di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jatim, Minggu (5/8) kemarin. Gara-gara tim kesayangannya kalah, sejumlah suporter Perssu tak puas dan mengamuk, sehingga wasit Nurul Safarid dari Kabupaten Garut menghentikan laga pada menit ke-80. Tim Keris berhasil menjebol gawang Perssu yang dikawal kiper Joko Setiawan ketika pertandingan yang dipimpin wasit Nurul baru bergulir 40 detik. Bomber PS Badung Ryan Egy Saputra sukses mengoyak gawang yang dijaga Joko Setiawan. Gol super kilat itu membungkam suporter tuan rumah.
Unggul 1-0, PS Badung terus meningkatkan tempo permainan, namun hingga turun minum skor tetap 1-0. Di babak kedua, PS Badung yang diasuh duet pelatih AAK Bramastra dan Kadek Loco Ediana makin mendominasi permainan. Alhasil, gelandang Novaldo Troy Wijaya Putra mampu
menggandakan kemenangan timnya pada menit ke-73. Umpan silang Ryan Egy Saputra di mulut gawang mampu dituntaskan Novaldo untuk menjebol gawang Joko Setiawan. Tertingal 0-2, suporter Perssu tak puas terhadap penampilan tim kesayangannya. Mereka lalu membakar kertas dan spanduk di dalam Stadion Ahmad Yani. Akibatnya, wasit Nurul Safarid meniup peluit panjang meskipun sisa waktu pertandingan masih 10 menit guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pelatih AAK Bramastra yang dikontak dari Denpasar menilai wajar asuhannya
memenangkan laga, sebab Nengah Repot Sulendra dan kawan-kawan menguasai sepanjang pertandingan. ‘’Pemain Perssu bermain sportif dan fair-play, hanya pendukungnya tidak menerima kekalahan,’’ ujarnya. Atas hasil ini, Tim Keris memimpin klasemen sementara Grup VII dengan meraup poin 7. Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana menerangkan, timnya mematok target 5 poin dan ternyata pulang membawa 7 angka. Ia optimis pasukannya bisa mempertahankan posisi puncak klasemen, apalagi Badung menjadi tuan rumah putaran kedua yang digulirkan mulai 30 Agustus mendatang. (022)
Maryland – Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, mengklaim bintang lapangan tengah tim nasional Kroasia, Luka Modric, akan tetap bertahan di klub raksasa Spanyol tersebut, kendati rumor beredar tentang ketertarikan Inter Milan. Hal itu disampaikan Lopetegui setelah kemenangan 3-1 Madrid atas Juventus dalam laga turnamen pramusim International Champions Cup di Maryland, Amerika Serikat, Minggu (5/8) kemarin. ‘’Saya pikir presiden klub sudah mengatakannya, tak ada yang perlu ditambahkan,’’ kata Lopetegui sebagaimana dilansir laman olahraga Spanyol, AS. Ia menyampaikannya jelas dan tegas. Luka Modric adalah pemain yang luar biasa dan kami menantinya dengan tangan terbuka,’’ tambahnya. Lopetegui mengaku sudah berkomunikasi dengan Modric selepas penampilan luar biasa sang gelandang di Piala Dunia 2018 di Rusia. Mantan pelatih tim nasional Spanyol itu juga terang-terangan mengungkapkan kekagumannya terhadap Modric serta keinginannya untuk tetap menggunakan jasa pesepak bola berusia 32 tahun itu. ‘’Saya sudah berbicara dengan Modric setelah penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia. Kami akan bertemu setelah dia kembali pada 8 Agustus dan mempertimbangkan apakah dia cukup bugar untuk laga perdana kami pada 15 Agustus nanti. Apa yang saya sampaikan kepadanya tentu saja hal privat, namun saya merasa dia pemain yang saya sukai penampilannya. Saya senang bisa memilikinya dan yang terpenting saya pikir dia senang berada di tim ini,’’ jelasnya. Lopetegui menegaskan bahwa Modric saat ini masih berstatus pemain Madrid dan Los Blancos akan selalu menyukai keberadaannya. ‘’Dia pemain kami... Kami menikmati permainannya dan akan tetap seperti itu,’’ pungkasnya. Selepas penampilan luar biasa Modric menyokong Kroasia ke final Piala Dunia 2018 sembari menyabet gelar Pemain Terbaik di turnamen tersebut, beredar rumor Inter tertarik untuk menggaetnya. Rumor itu dikonfirmasi langsung oleh pelatih Luciano Spalletti selepas laga ICC melawan Lyon. (ant/rtr)
Dovizioso Menangi MotoGP Ceko Brno – Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, menjadi yang tercepat dan memenangi balapan MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Minggu (5/8) kemarin. Menurut laman resmi MotoGP, pembalap asal Italia itu menyelesaikan balapan MotoGP Ceko dalam 41 menit 07,728 detik, disusul rekan satu timnya Jorge Lorenzo (+0,178) di tempat kedua dan pembalap Repsol Honda Marc Marquez (+0,368) di tempat ketiga. Pembalap tim Movistar Yamaha Valentino Rossi yang start dari tempat kedua, harus puas finis di peringkat keempat, disusul oleh pembalap LCR Honda Cal Crutchlow di tempat kelima. Dengan hasil tersebut, Marc Marquez masih memimpin klasemen sementara dengan 181 poin, disusul Valentino Rossi di peringkat kedua dengan 132 poin, diikuti Dovizioso dengan 113 poin di tempat ketiga. Sementara itu, pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa yang telah memutuskan pensiun dari MotoGP musim depan, ditawari menjadi pembalap di tim uji Red Bull KTM.
Kendati demikian, sebagaimana dilansir laman Crash.net, Pedrosa mengaku belum mengambil keputusan atas tawaran tersebut. ‘’Tidak perlu tergesa-gesa soal itu,’’ katanya. KTM dilaporkan meyakini sosok berusia 32 tahun itu penting untuk menghadirkan pengalamannya di tim uji mereka. ‘’Saya tidak banyak berpikir tentang masa depan. Sudah ada keputusan, pengumuman (pensiun) dan banyak hal lainnya, jadi saya akan memikirkannya dulu,’’ ujar Pedrosa yang hanya menempati peringkat ke-10 dalam kualifikasi MotoGP Ceko di Sirkuit Brno. Kendati sudah mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari kompetisi MotoGP tiga pekan lalu, Pedrosa saat ini sudah dihadapkan pada dua tawaran pekerjaan musim depan. Sebelumnya, bos Repsol Honda Alberto Puig mengungkapkan bahwa induknya, Honda Racing Corporation, juga tertarik mempertahankan Pedrosa sebagai pembalap uji musim depan. KTM dikabarkan cukup serius menatap musim depan, termasuk rumor yang menyebutkan mereka tengah mencari peluang mengontrak mantan juara dunia Casey Stoner sebagai pembalap uji. Hanya, Stoner rupanya tak tertarik dan tetap ingin menjauh dari dunia MotoGP. (ant/rtr)
Kontingen Asian Games Indonesia Dikukuhkan Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengukuhkan kontingen Indonesia untuk Asian Games XVIII 2018 di Istana Olahraga (Istora) Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (5/8) kemarin. Menko PMK Puan Maharani sekaligus menjadi pembina dalam upacara yang meresmikan 1.383 orang anggota kontingen Indonesia termasuk atlet, pelatih, manajer dan ofisial tersebut. ‘’Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya saudara sekalian mewakili bangsa dan negara di Asian Games ke-18 tahun 2018. Bertandinglah sebaik mungkin dengan sekuat tenaga dan pantang menyerah,’’ kata Puan Maharani didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Ketua Umum KOI sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir. Dia minta para atlet menjaga nama
baik Indonesia ketika berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas serta sikap hormat kepada seluruh lawan dan kawan. Tak lupa Puan menyampaikan bahwa seluruh atlet Indonesia sejatinya tidak pernah merasa bertanding sendirian, karena seluruh rakyat selalu berada bersama atlet untuk memberikan dukungan. ‘’Seluruh rakyat Indonesia selalu bersama tim, selalu mendoakan dan mendukung Indonesia sepenuh hati,’’ tutur Puan. Acara pengukuhan yang dimulai pukul 17.15 WIB dihadiri sekitar 350 perwakilan atlet yang dikomandoi Ketua Kontingen (CdM) Indonesia di Asian Games 2018 Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin. Dalan acara itu, CdM sekaligus menandatangani pakta integritas CdM Asian Games XVIII 2018. Kegiatan diawali menyanyikan lagu kebangsaan ‘’Indonesia Raya’’, dilanjutkan dengan pembacaan surat pengesahan Kontingen Indonesia untuk Asian Games XVIII 2018 oleh Pelaksana Tugas Sekretaris
Jenderal KOI Hellen Sarita Delima. Surat ditandatangani oleh Ketua Umum KOI Erick Thohir. Prosesi kemudian berlanjut ke penyerahan bendera Merah Putih dari Menko PMK Puan Maharani kepada Ketua Umum KOI Erick Thohir yang meneruskannya ke CdM Indonesia Komjen Polisi Syafruddin. Acara ditutup dengan penciuman bendera Merah Putih yang menjadi tradisi kontingen Indonesia setiap akan mengikuti turnamen multicabang internasional. Sebagai tambahan diadakan kegiatan menari bersama para atlet yang diiringi lagu resmi Asian Games XVIII 2018 ‘’Meraih Bintang’’. Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 terdiri atas 1.383 orang meliputi 938 atlet, 365 ofisial dan 80 anggota tim pendukung. Jumlah total kontingen itu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen multicabang internasional. Ini sekaligus menjadi kontingen terbesar di Asian Games 2018. (ant)
Petinju Junior Denpasar Juara di Buleleng
Bali Post/ist
EMAS — Petinju Denpasar Putu Anggito (paling kiri) menyabet medali emas pada kategori junior kelas 48 kg di Buleleng.
Denpasar (Bali Post) Petinju Kota Denpasar sukses merebut gelar juara umum pada Kejuaraan Tinju Buleleng Cup III/2018 di Singaraja yang berakhir Minggu (5/8) kemarin. Dalam ajang yang berlangsung sejak Jumat (3/8) lalu, petinju Denpasar menyabet 3 medali emas dan 1 perak. Medali emas Denpasar dipersembahkan Jeklin Jetli (kelas kadet 38 kg), Petrus Tande (kadet 42 kg), Putu Anggito (junior 48 kg) dan Raymundur Dopo (remaja 49 kg). Humas Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Ari mengemukakan, pihaknya hanya menerjunkan empat petinju dan seluruhnya pulang membawa medali. Kuartet petinju belia ini setiap harinya berlatih ditangani petinju Valentinus Nahak (alm). ‘’Namun, selama bertarung di ajang Buleleng Cup, petinju Denpasar didampingi pelatih Kornelis Kwangu Langu,’’ kata Made Ari. Petinju Denpasar Rheza yang baru berumur 11 tahun dan telah ditransfer ke Klungkung juga menyumbang medali emas pada kategori kadet kelas 48 kg. Di sisi lain, Ketua Umum Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawan Arya menyatakan, gelar juara umum ini dipersembahkan kepada Valentinus Nahak (alm) yang selama ini memoles petinju junior Denpasar. (022)
Andrea Dovizioso
Bali Post/afp