Skip to main content

Edisi 05 Mei 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 245 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu kliwon, 5 mei 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Agar Pariwisata Bali Tak Jenuh, Terus Mengalir, Restu Pinandita dan Sulinggih Koster Dorong Destinasi Baru di Buleleng Untuk Kemenangan Mantra-Kerta

DOA dan restu dari para pinandita dan sulinggih berbagai klan yang ada di masyarakat Bali terus mengalir untuk kemenangan pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), dalam Pilgub Bali 2018. Doa restu kali ini diterima saat Cawagub Sudikerta bertemu dengan puluhan pinandita dan sulinggih serta 500 lebih warga di Geria Tegal Jingga Jalan Kecubung, Denpasar, Jumat (4/5) kemarin. Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain para pengurus KRB Provinsi Bali, KRB Kota Denpasar, para pengurus DPD Golkar Bali, Ketua DPD Gerindra Bali Ida Bagus Sukarta, Sekjen Gerindra Bali Wayan Wiratmaja, tokoh PDI-P dari Puri Satria Cok Oka Ratmadi, politisi senior Golkar Kota Denpasar Ketut Suwandhi, Ketua DPD Golkar Denpasar Wayan Mariyana Wandhira, serta para sesepuh partai politik lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Sudikerta mendapat restu dari 31 pinandita yang berkumpul sejak pukul 17.00 Wita di Geria Tegal Jingga menantikan kedatangan Sudikerta. Hal. 19 Tetap Damai

PINANDITA - Cawagub Bali I Ketut Sudikerta dan Cok Ratmadi saat bertemu puluhan pinandita dan ratusan warga di Geria Tegal Jingga, Jl. Kecubung, Denpasar, Jumat (4/5) kemarin.

Jokowi dan Ibu Iriana Main Kuda Lumping

Bali Post/ant

KUDA LUMPING - Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bermain kuda lumping bersama sejumlah anak pada kegiatan ‘’Jam Kita Main’’ di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/5) kemarin.

PRESIDEN Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta para menteri Kabinet Kerja bermain kuda lumping dalam rangkaian acara ‘’Jam Main Kita’’ di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/5) kemarin. Presiden Jokowi ‘’menaiki’’ kuda lumping warna merah, sedangkan Ibu Iriana mendapatkan kuda lumping warna putih. Di belakang keduanya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengikuti dan menteri lainnya. ‘’Siapakah ikut naik kuda, kuda lumping dari bambu, bolehlah aku ikut serta, kita main

kuda-kuda lumping, her her her, ayo ayo ayo, naik kuda riang gembira,’’ demikian bunyi lagu ‘’Kuda Lumping’’ yang dinyanyikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto. Presiden dan rombongan ‘’pemain kuda lumping’’ pun ikut berjalan dan melompat saat ada kata ‘’her, her, her’’. Sebelumnya, Presiden juga sempat memberikan kuis permaian tebak menteri kepada anak-anak. ‘’Oh ya belum saya kenalkan, tahu Ibu Menko PMK?’’ tanya Presiden Jokowi. Hal. 19 Tunjuk Tangan

TAK dimungkiri jika terjadi ketimpangan destinasi wisata antara Bali selatan dan Bali utara, barat dan timur. Hal itu pula yang dikatakan calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, saat bertatap muka dengan sekitar seribu warga Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Kamis (3/5). Koster ingin pariwisata di Bali merata. Ia tak mau hanya Bali selatan yang unggul dari segi destinasi wisata. Padahal, jika ingin digali dan dikembangkan, daerah lain tak kalah kaya akan objek wisata yang bisa menarik minat kunjungan turis mancanegara. ‘’Pariwisatanya jangan hanya terpusat di selatan, tapi juga di seluruh Bali,’’ kata Koster. Salah satu yang digagas oleh Koster untuk mengembangkan pariwisata Buleleng adalah membangun taman wisata Bali di kawasan Gerokgak. Menurutnya, lokasi di Gerokgak amat mendukung. Jika mengomparasikan kepada Amerika Serikat dan Singapura yang memiliki banyak pusat permainan dan hiburan keluarga, Koster yakin hal itu juga bisa dibangun di Buleleng. ‘’Kita gagas apa yang namanya Taman Wisata Bali. Amerika dan Singapura punya, masak kita tidak bisa bangun itu,’’ ujarnya. Menurut Koster, destinasi wisata baru di Bali memang harus diciptakan dan ditumbuhkembangkan. Jika tidak kejenuhan akan dialami turis. Hal itu bukan mustahil. Jika mengacu pada tingkat kunjungan turis, biasanya bermalam di Bali selama satu minggu. ‘’Tetapi

sekarang dia hanya tiga hari di Bali. Sisanya dia keliling ke Lombok, NTT dan berbagai daerah lainnya. Harus diciptakan destinasi baru agar pariwisata kita tak jenuh,’’ katanya. ‘’Harus kreatif dan inovatif agar turis betah berada di Bali. Nanti akan kita bangun di Buleleng,’’ tambah Koster. Selain itu, ia juga memiliki rencana untuk membuat paket wisata keliling Bali. Tentunya setelah destinasi baru di daerah-daerah dan fasilitas penunjang siap dibangun. ‘’Kami akan kembangkan pariwisata laut keliling Bali. Bali ini kecil, tapi indah dijadikan destinasi wisata. Kita punya trip ke Lombok. Masak keliling Bali tidak bisa,’’ paparnya. Pada kesempatan berikutnya, Koster juga bertemu sejumlah tokoh di Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak. Sejumlah hal disampaikan oleh para tokoh agar dapat dipikirkan oleh Koster ketika memimpin Bali kelak. Salah satunya datang dari Nyoman Suwirta, tokoh nelayan Desa Gerokgak. Ada dua hal yang ia titipkan kelak kepada Koster ketika terpilih menjadi Gubernur Bali. Pertama, ia ingin Koster memikirkan agar Buleleng memiliki pelabuhan bongkar-muat ikan sendiri. Selama ini bongkar-muat ikan masih dilakukan di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Padahal, jika bisa dibongkar langsung di Buleleng, tentu saja akan membawa nilai tambah yang lebih bagi Buleleng. Hal. 19 Tenaga Kerja

Bali Post/kmb

TATAP MUKA - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, saat bertatap muka dengan sekitar seribu warga Desa Pengastulan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, Kamis (3/5).

NTP Bali Terus Turun A.A. Raka Sudewi

Penurunan Nilai UNBK Perlu Dikaji

RATA-RATA nilai UNBK 2018 untuk tingkat SMA/SMK di Bali turun. Dibandingkan 2017, penurunan terjadi pada program IPA dan IPS. Sementara program Bahasa mengalami kanaikan. Ini tentu menimbulkan pertanyaan. Penurunan ini apakah dikarenakan soal yang semakin sulit, atau kualitas siswa dalam memahami soal semakin lemah. Hal. 19 Lebih Kecil

Novanto Tiba di Sukamiskin

Isyaratkan Ada Tersangka Baru Kasus E-KTP Bandung (Bali Post) – Tersangka tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP), Setya Novanto, mengisyaratkan bakal ada tersangka lain selain dirinya yang terjerat kasus proyek e-KTP. Hal. 19 Sikap Kooperatif

Bali Post/ant

SUKAMISKIN - Setya Novanto melambaikan tangan saat keluar dari Rutan KPK untuk dieksekusi menuju Rumah Tahanan (Rutan) Sukamiskin, Bandung, Jumat (4/5) kemarin.

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bali bulan April 2018 tercatat menurun sebesar 0,31 persen dibanding bulan lalu. Berdasarkan data Litbang Bali Post, NTP Bali dari bulan Mei 2017 terus turun hingga April 2018. Dari 104,57 pada Mei 2017 menjadi 103,50 pada Maret 2018. Kecuali pada November 2017 NTP sempat naik tipis 0,02 persen dan September 2017 naik 0,49 persen.

NILAI TUKAR PETANI BALI

2018

2017 104,49

104,51

103,93

103,48 103,88 103,50

Oktober November Desember

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, penurunan NTP 0,31 persen dari 103,50 pada Maret 2018 menjadi 103,18. Dari sisi indeks yang diterima petani, tercatat penurunan sebesar 0,10 persen, dari 132,68 menjadi 132,54. Sementara itu dari sisi indeks yang dibayar petani, tercatat kenaikan sebesar 0,21 persen, dari 128,19 menjadi 128,45. ‘’Penurunan ini disebabkan turunnya indeks harga barangbarang hasil produksi perta-

nian. Sedangkan indeks harga barang dan jasa yang dibayar oleh petani tercatat mengalami kenaikan,’’ jelasnya. Penurunan NTP pada bulan April 2018 tercatat hampir di semua subsektor kecuali peternakan yang naik sebesar 1,32 persen. Penurunan NTP paling besar tercatat pada subsektor tanaman pangan yaitu sebesar 2,33 persen. Disusul subsektor perikanan sebesar 0,70 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,64 persen dan subsektor hortikultura 0,40 persen.

Januari Februari Maret

Pada bulan April 2018, Provinsi Bali tercatat mengalami inflasi pedesaan sebesar 0,20 persen. Sementara itu, secara nasional tercatat inflasi pedesaan sebesar 0,04 persen. Dari 33 provinsi amatan inflasi pedesaan pada bulan April 2018, 24 provinsi tercatat mengalami inflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Provinsi Gorontalo mencapai 1,45 persen dan terendah di Provinsi DKI Jakarta sebesar 0,01 persen. Hal. 19 Usaha Pertanian

INFLASI 2018

0,94 0,86 0,65

Rp Rp

0,25

Januari

Februari

0,38 0,15

Maret

0,17

0,27

April

Denpasar Singaraja

Sukses Membina BUMD

Mendagri Nobatkan Bupati PAS sebagai ’’Top Pembina BUMD Tahun 2018’’

PEMKAB Buleleng di bawah duet Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) getol membina pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerahnya. Terbukti beberapa BUMD di Bali Utara berkembang pesat dan mampu memberi keuntungan mendongkrak Penghasilan Asli Daerah (PAD). Salah satunya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buleleng sebagai BUMD terbaik dan memberikan keuntungan untuk daerah serta berhasil menyediakan layanan air minum kepada masyarakat dengan baik. Komitmen dan keseriusan ini mendapat perhatian pemerintah pusat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian menetapkan

Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) sebagai ‘’Top Pembina BUMD Tahun 2018’’. Penghargaan bergengsi ini diserahkan Wakil Deputi Komisioner Pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI Roberto Akyuwen mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (3/5) malam lalu. Penghargaan itu diterima Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mewakili Bupati PAS. Penghargaan Top BUMD rutin digelar setiap tahun oleh Majalah Bussiness News dan Asia Bussiness Research Center. Penghargaan ini satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD - red) yang terbesar dan paling komprehensif di Indonesia.

Penghargaan ini mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat serta pemerintah daerah guna mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian daerah. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang BUMD-nya mampu meraih penghargaan terbaik. Di Provinsi Bali, PDAM Buleleng di bawah pembinaan Bupati PAS ditetapkan yang BUMD terbaik. Atas prestasi ini, Kemendagri memberi penghargaan Top BUMD Tahun 2018 ini. Bupati sendiri bersaing dengan sekitar 500 lebih kepala daerah di Indonesia. Hal. 19 Mewakili Bali

TOP PEMBINA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) sebagai Top Pembina BUMD Tahun 2018.


denpasar

2

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Denpasar (Bali Post) -

Dalam rangka menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat, Pemkot Denpasar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menggencarkan penertiban dan penegakan peraturan daerah (perda). Kamis (3/5) malam, salah satu kafe remangremang di kawasan Desa Padangsambian Klod, tepatnya di Banjar Padangsumbu Klod ditertibkan tim gabungan yang berintikan unsur Satpol PP Kota Denpasar, aparat kepolisan, TNI, pecalang, perbekel hingga pengurus banjar adat. Dari penertiban tersebut, enam dari tujuh cewek kafe (waitress) yang bertugas di kafe tersebut diamankan lantaran tidak mengantongi identitas diri. Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga yang memimpin jalannya penertiban mengatakan, penertiban dan penegakan perda merupakan kegiatan rutin Satpol PP Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan memberikan pemahaman tentang pentingnya bekerja dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. ‘’Ini merupakan upaya untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat, bukan untuk mencari-cari kesalahan masyarakat saat mencari nafkah. Jadi, aspek administrasi itu penting dalam menunjang jalannya usaha. Yang tak kalah pentingnya juga kelengkapan administrasi para pegawai,’’ ujarnya. Anom Sayoga menambahkan, pelaksanaan penertiban di Kafe YPC yang berlokasi di kawasan Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat karena keberadaan kafe tersebut dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Bahkan masyarakat setempat dengan wadah Banjar Padangsumbu Kaja telah menggelar rapat dan sepakat mengusulkan penutupan kafe tersebut. ‘’Masyarakat Banjar Padangsumbu Kaja yang mengusulkan penutupan kafe ini secara permanen karena dianggap mengganggu kamtibmas di wilayah sekitar,’’ paparnya. Anom Sayoga mengatakan, saat ini pihaknya telah menutup sementara kafe tersebut lantaran belum mengantongi kelengkapan perizinan sebagai badan usaha. Kendati demikian, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu terkait status perizinan dan keputusan pengadilan terkait penutupan kafe secara permanen. ‘’Kami berkoordinasi dengan dinas terkait terlebih dahulu. Selanjutnya, menunggu

Dikeluhkan Warga, Kafe Remang-remang Ditertibkan putusan pengadilan. Nantinya petikan keputusan tersebut yang kami jadikan acuan penutupan kafe. Sedangkan untuk pelanggar administrasi kependudukan yang diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, akan dilaksanakan tindak pidana ringan (tipiring) yang didahului dengan pembinaan untuk memberikan efek jera,’’ pungkasnya. Perbekel Desa Padangsambian Klod I Gede Wijaya Saputra didampingi Klian Adat Banjar Padangsumbu Kaja I.B. Gede Sidiarta dan Kepala Dusun Banjar Padangsumbu Kaja I Wayan Merta menjelaskan, keberadaan kafe tersebut telah dikeluhkan warga sejak lama karena dianggap mengganggu keamanan dan

figur

kenyamanan. Hal ini lantaran lokasi kafe yang berada dekat dengan Balai Banjar Padangsumbu Kaja lokasinya berdekatan dengan Pura Banjar. ‘’Keberadaan kafenya terlalu dekat dengan balai banjar, bahkan pura yang notabene adalah kawasan suci. Masyarakat sudah mengeluhkan hal ini sejak 2012 lalu ketika kafe tersebut masih bernama Kafe TC sempat tutup, namun dibuka lagi dengan nama berbeda yakni Kafe YPC dan masih tetap dikeluhkan masyarakat karena lokasinya tetap sama dan dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban,’’ jelasnya. Sementara itu, pemilik kafe I.B. Made Suta mengaku usahanya ini merupakan usaha kecil-kecilan yang semula meru-

JUMLAH generasi muda di negeri ini cukup besar. Oleh karena itu, perannya sangat strategis dalam melanjutkan proses pembangunan bangsa ini ke depan. Terkait dengan itu, Pemkot Denpasar terus berupaya mempersiapkan generasi berencana (genre) melalui kegiatan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di sekolah-sekolah. PIKR ini melaksanakan berbagai kegiatan inovasi untuk mencegah kenakalan remaja. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, masa remaja merupakan usia yang sangat tepat untuk mempersiapkan masa depan. “Untuk itu saya harapkan anak-anak agar pintar-pintar menerima dan memilah informasi yang ada,” katanya di sela-sela penilaian PIK-R SMPK 1 Harapan, Jumat (4/5) kemarin. Mantan Kepala Dinas Koperasi Kota Denpasar ini menambahkan, di era teknologi ini para remaja sangat mudah mengakses informasi. Untuk itu harus pintar memilah, mana informasi yang berdampak positif dan mana yang berdampak negatif. Terlebih lagi PIK-R telah melakukan berbagai inovasi yang kreatif untuk mengisi kegiatan di sekolah, sehingga anak-anak tidak terpengaruh hal-hal negatif. “Saya berharap PIK-R dapat dijadikan wadah untuk mempersiapkan generasi berencana. Melalui PIK-R ini dapat memberikan informasikan delapan fungsi keluarga, pendewasaan usia perkawinan, life skill dan gender. Remaja merupakan aset pembangunan masa depan, untuk itu perlu dijaga dan dilindungi sehingga tidak terpengaruh hal negatif. Salah satunya dengan membentuk wadah PIK-R ini,” tegasnya. (ara)

Pada kesempatan tersebut, Satpol PP Kota Denpasar juga melaksanakan penertiban di beberapa sudut Kota Denpasar. Seperti kawasan Jalan Gunung Kawi yang menjadi sentra pedagang pinggir jalan dan kawasan Jalan Gajah Mada yang didominasi pedagang yang berjualan menggunakan mobil pick-up yang seringkali memicu kemacetan. (kmb12)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 0361-7400391

Kerugian Negara Capai Rp 429 Juta Denpasar (Bali Post) Setelah menghadirkan sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi retribusi Jasa Usaha Terminal Manuver Gilimanuk, JPU Made Pasek Budiawan menghadirkan ahli BPKP Perwakilan Provinsi Bali di Pengadilan Tipikor Denpasar, Jumat (4/5) kemarin. Ahli tersebut adalah Putu Budiartha, S.E. Di hadapan majelis hakim pimpinam I Wayan Sukanila dan dua terdakwa yakni I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi, S.H., M.Si.

JPU Made Lovi dalam surat tuntutannya mengatakan, selain dijerat Pasal 338, terdakwa juga dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP dalam dakwaan subsider. Atas dakwaan itu, terdakwa terancam hukuman 15 tahun penjara. Diuraikan bahwa pembunuhan yang dilakukan terdakwa terjadi di rumahnya di Perum Dalung Permai Blok C Nomor 11, Banjar Lingga Bumi, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Kasus yang sempat menghebohkan warga itu terjadi pada Minggu, 11 Februari 2018, sekitar pukul 02.00 Wita. Malam

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pembinaan Koperasi Harus Dilakukan Lebih Serius Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

yang kala itu menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Jembrana dan I Nengah Darna, Budiartha mengatakan bahwa hasil pemeriksan dokumen yang diberikan pihak kejaksaan uang yang disetor kurang dari hasil pungutan yang diterima. Dijelaskan, pungutan yang dihitung dari Januari hingga Maret 2017 dilakukan penghitungan. Dari sana didapat adanya penyetoran uang ke kas daerah yang tidak sesuai hasil penerimaan di

Terminal Manuver Gilimanuk. Ahli menyebut sisa uang itu dibagi-bagi oleh bendahara pembantu, terdakwa Nengah Darna. Dari hasil ekspos yang telah dilakukan dan berdasarkan bukti dokumen yang diperiksa, ditemukan adanya kerugian negara Rp 429 juta lebih. Penghitungan itu juga dari sisa karcis, di mana antara sisa karcis dan dengan yang keluar ada selisih. Dari sanalah diperiksa rekening koran serta rekening yang digunakan menampung hasil retribusi di Terminal Manuver

Gilimanuk. Majelis hakim Wayan Sukanila sempat menanyakan, dari informasi yang didapat ahli, adakah uang itu dibagi ke terdakwa (menunjuk Kadis Gusti Riyadi - red)? Ahli mengatakan dari hasil informasi yang dia dapat, ada. Ahli menambahkan, hasil pungutan mestinya disetorkan ke rekening kas daerah. Penerimaan negara tidak boleh dibagikan langsung ke SKPD, tetapi harus disetorkan dulu ke kas negara. (kmb37)

SIDANG - Pemeriksaan ahli BPKP dalam sidang dugaan korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk.

Pembunuh Saudara Kandung Terancam 15 Tahun Penjara

web E-mail

pakan warung biasa. Tujuh cewek tersebut diakuinya baru datang dua hari yang lalu. ‘’Dulu namanya Lia Rosa, sempat tutup dan membuka warung biasa tapi tidak ada pengunjung yang datang. Sampai sekarang dikembangkanlah menjadi kafe kecil,’’ ujarnya. Salah seorang waitress Siska Natalia mengaku bekerja di kafe tersebut lantaran diajak salah seorang temannya. Bahkan orangtua yang bersangkutan diakuinya mengetahui pekerjaannya sebagai waitress kafe remang-remang. ‘’Orangtua tahu saya bekerja begini (cewek kafe - red). Saya juga baru kerja seperti ini. Kalau untuk identitas, KTP saya hilang,’’ kilahnya sembari memalingkan wajahnya.

Kasus Korupsi Retribusi Jasa Usaha Terminal Manuver Gilimanuk

Selektif Terima Informasi

Denpasar (Bali Post) Kasus pembunuhan yang dilakukan kakak kandung terhadap adiknya di Dalung dengan terdakwa Putu Adi Permana Jaya (32) mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (3/5). Dalam sidang yang dipimpin hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, terdakwa oleh JPU Made Lovi Pusnawan didakwa atas kasus pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP, yakni dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Sebagai korban dalam perkara ini adalah adiknya, Kadek Ari Permana Putra.

Bali Post/eka

SIDAK - Satpol PP Kota Denpasar menggelar sidak di salah satu kafe di Denpasar, Kamis (3/5) malam.

itu, awalnya terdakwa bersama korban serta saksi I Kadek Dandy Suhendra Putra minum minuman keras di rumahnya. Saat asyik minum, terdakwa dan korban terlibat adu mulut atau cekcok. Pemicunya, terdakwa tidak terima bila saksi I Kadek Dandy Suhendra Putra menginap di rumahnya. Pertengkaran tersebut sempat dilerai orangtua terdakwa dan korban, I Made Suardita dan Ni Ketut Mariani. Saat dilerai, ternyata emosi terdakwa bukannya surut. Dia justru pergi ke dalam kamarnya untuk mengambil pisau lipat. Tidak lama kemudian, terdakwa dengan pisau lipat di genggamannya menusuk bagian dada kiri korban sebanyak satu kali. Akibat tusukan itu, korban mengalami pendarahan. Korban yang merupakan adik kandung terdakwa sempat dilarikan ke RSUD Mangusada, Badung. Namun, nyawanya tidak tertolong karena lukanya sampai tembus ke jantung. (kmb37)

Bali Post/kmb37

Caleg Dentim Makin Berat Denpasar (Bali Post) – Perubahan kuota kursi di dua daerah pemilihan (dapil) di Denpasar akhirnya tidak bisa dihindari. KPU Pusat telah memutuskan untuk merubah kouta kursi di dua dapil, yakni Denpasar Utara dan Denpasar Timur. Hanya saja calon legislatif (caleg) Denpasar Timur yang akan merasakan dampak buruknya karena dapil tersebut kuota kursinya berkurang lagi satu. Dikonfirmasi Jumat (4/5) kemarin, Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengungkapkan, proses perubahan tersebut sudah disetujui pusat. Hal ini mengacu pada jumlah penduduk di satu kecamatan, karena sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan Data Penduduk Pemilih Potesial Pemilu (DP4) serangkaian Pilkada serentak 2018 ini. Selain itu, Kemendagri juga telah menyerahkan Data Agregat Kependudukan Kecamatan (DAK2) kepada masing-masing KPU se-Indonesia. Data ini untuk melakukan verifikasi jumlah pemilih yang leih valid. Menurut John Darmawan, KPU Denpasar juga telah menerima kedua data tersebut. Bahkan untuk DAK2 yang digunakan untuk pemilu legislatif 2019 mendatang sudah digodok. Berdasarkan data DAK2, terjadi pe-

rubahan jumlah penduduk di semua kecamatan. Namun, yang sangat signifikan terjadi di Denpasar Timur dan Denpasar Utara. Akibatnya, terjadi perubahan kuota kursi di dua dapil tersebut. John Darmawan mengatakan, perubahan kuota kursi tersebut berdasarkan DAK2 yang telah masuk. Perubahan itu, yakni di dapil Dentim yang sebelumya ada sembilan kursi menjadi delapan kursi. Sedangkan Denut yang sebelumnya 11 kursi menjadi 12 kursi. Sedangkan untuk dua dapil lainnya, yakni Denpasar Selatan masih tetap 12 kursi, dan Denpasar Barat sebanyak 13 kursi yang terdiri dari dalam dapil Denbar satu (6 kursi) dan Denbar dua (7 kursi). “Perubahan ini tidak merubah kuota kursi secara total di Denpasar yang masih 45 kursi,” ujar John Darmawan. Terhadap perubahan ini, sejumlah anggota dewan dari dapil Dentim mengaku akan lebih berat untuk lolos sebagai caleg. “Secara otomatis kami akan lebih

berat mencari suara karena jumlah penduduk tidak berubah signifikan, namun kuota kursi berkurang. Keputusan ini sangat berat bagi kami,” ujar anggota dewan dari dapil Dentim, I Made Sukarmana, SH. (kmb12)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

3

Terlibat Narkoba

Warga Kedonganan akan Dikenai Sanksi Sosial Mangupura (Bali Post) -

Desa adat mulai menyadari pentingnya upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Desa Adat Kedonganan, misalnya, sudah menyiapkan sanksi sosial jika ada warganya terlibat narkoba. Bahkan, secara bertahap akan dilakukan tes urine dan dimulai dari perangkat desa adat, Jumat (4/5) kemarin. Menurut Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H., kegiatan penyuluhan, deklarasi dan tes urine Desa Adat Kedonganan tersebut dilakukan secara mandiri. BNNK Badung hanya membantu teknis pelaksanaannya. ‘’Ini berarti Desa Adat Kedonganan sangat tinggi perhatiannya kepada warganya, terutama mengantisipasi masuknya narkoba. Mereka biaya sendiri melaksanakan kegiatan tersebut,’’ tegasnya. Masmini menyampaikan, perkembangan peredaran narkoba di wilayah Badung harus diantisipasi. Pihaknya akan terus mengajak aparat keamanan desa untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong masyarakatnya berperan aktif dalam upaya P4GN. Dengan demikian, dapat mewujudkan Desa Adat

Kedonganan yang maju dan sejahtera tanpa narkoba. ‘’Kami juga melaksanakan tes urine yang jumlahnya mencapai 54 orang, di antaranya Bendesa Adat Kedonganan, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, prajuru desa adat, pecalang, Badan Keamanan Desa, Tenaga Keamanan BPKP2K, Hansip, staf Kelurahan dan LPM Desa Adat Kedonganan. Hasilnya, semua negatif,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Ketua LPM membacakan deklarasi ‘’Maju dan Sejahtera Tanpa Narkoba Desa Kedonganan’’, yaitu menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba, menggalakkan semangat Say No to Drugs di lingkungan dan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, mendukung aparat penegak hukum dalam upaya P4GN, berkomitmen dan bersedia

menerima saksi hukum serta sosial jika terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba, sesuai prinsip negara hukum terhadap setiap pelaku penyalahgunaan narkoba. Berkomitmen menjadi generasi penerus Kedonganan dan anak bangsa, terus berupaya meningkatkan kapasitas dan prestasi tanpa narkoba. ‘’Saksi sosial, misalnya bersih-bersih di balai banjar atau pura dan kegiatan lainnya. Desa Adat Kedonganan akan membuat pararem berkaitan dengan P4GN,’’ ujarnya. Sementara itu, Bendesa Adat Kedonganan Dr. I Wayan Mertha, S.E., M.Si. saat memberikan sambutan mengajak seluruh warganya menolak narkoba. Jika ada warganya telanjur menjadi penyalah guna narkoba, agar bangkit dan langsung direhabilitasi. (kmb36)

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 94 Miliar di Kuta dan Kuta Selatan

Tingkatkan Sektor Pariwisata, Genjot Infrastruktur

SETELAH menyerahkan hibah di Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi, Pemkab Badung kembali menyerahkan hibah tahun 2018 kepada kelompok masyarakat Kuta dan Kuta Selatan, Jumat (4/5) kemarin. Penyerahan hibah ini bertempat di Balai Desa Adat Jimbaran. Dana hibah diserahkan langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana beserta anggota DPRD Badung Dapil Kuta dan Kuta Selatan. Nilai hibah yang diserahkan untuk kedua kecamatan ini mencapai Rp 94,3 miliar lebih untuk 104 penerima. Terdiri dari Kuta Rp 31,8 miliar lebih untuk 40 penerima dan Kuta Selatan Rp 62,5 miliar lebih untuk 64 penerima. Bupati Giri Prasta menjelaskan, pemberian hibah kepada kelompok masyarakat ini sebagai salah satu implementasi dari program Nawa Cita Presiden RI Joko Widodo dengan ‘’Revolusi Mental, Indonesia Hebat’’. Program ini dilakukan dengan berpikir sederhana melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan lima program prioritas. Bupati Giri Prasta mengungkapkan, penyerahan hibah tersebut juga merupakan salah satu proses yang dilakukan untuk mewujudkan desa atau kelurahan yang berdikari. Di mana diharapkan pembangunan yang dilakukan nantinya juga memanfaatkan pekerja dari desa itu sendiri. Termasuk material yang digunakan. Kecuali kalau tidak ada, dipersilakan

bekerja sama dengan desa lainnya. Hal ini sebagai bentuk percepatan pembangunan dan ekonomi di desa itu sendiri. ‘’Konsep kami adalah pembangunan tuntas, di mana dengan bantuan yang kami berikan nantinya masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk pembangunan balai banjar atau lainnya dan dana masyarakat bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat itu sendiri,’’ paparnya. Hal inilah yang dikedepankannya di Badung, sehingga masyarakat bisa mandiri berdiri di kaki mereka sendiri. Dalam kesempatan tersebut, Gira Prasta juga memaparkan terkait rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kuta Selatan ke depannya. Selain pembangunan jalan lingkar, pihaknya juga sedang membuat semacam master plan konsep untuk penataan Pantai Jimbaran. Nantinya setelah konsep

rampung akan disampaikan ke masyarakat. Namun, dia menegaskan konsep penataan yang dilakukan Pemkab Badung adalah tetap menekankan warga Badung harus menjadi tuan di daerahnya sendiri. Terkait pembangunan ekonomi masyarakat, kata Bupati Giri Prasta, pihaknya saat ini sedang merancang pembangunan Outer Ring Road atau jalan lingkar luar Kuta Selatan. Termasuk juga untuk kawasan Tanjung Benoa. Bahkan, pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur ini sudah selesai dilaksanakan. Dia berharap dengan pembangunan infrastruktur jalan tersebut akan mengangkat ekonomi masyarakat Badung Selatan, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata. ‘’Ini sudah berjalan, pembebasan lahan sudah ditangani Tim Appraisal termasuk juga yang di Sawangan dan sejauh ini tidak ada kendala,’’ pungkasnya. (ad289)

SERAHKAN HIBAH - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa saat menyerahkan hibah untuk kelompok masyarakat di Kuta dan Kuta Selatan, dipusatkan di Jimbaran.

Jelang Lebaran

Pelabuhan Watu Nunggul Siap Layani Pemudik Mangupura (Bali Post)Menjelang lebaran 1439 Hijriyah, rute Pelabuhan Watu Nunggul, Kedonganan menuju Pelabuhan Belimbing Sari, Bayuwangi siap melayani pemudik. Sebelumnya, penyeberangan dari Pelabuhan Watu Nunggu–Belimbing Sari ini sudah dibuka sejak Desember 2017. Salah satu operator penyeberangan, Fast boat Marina Srikandi siap melayani penumpang pada musim lebaran ini. Dalam melayani pemudik, pihak Marina Srikandi akan menyediakan dua kapal dengan dua trip pergi-pulang. Saat dikonfirmasi, Jumat (4/5) kemarin General Manager Marina Srikandi Wayan Yudiana mengaku pihaknya saat ini sudah mempersiapkan kapal-kapal untuk pen-

umpang pada saat mudik Lebaran 2018. Bahkan saat ini sudah dilakukan perbaikan mesin kapal untuk layanan saat musim mudik nanti. Yudiana mengatakan, jumlah penumpang dari dan ke Banyuwangi saat ini memang masih sedikit. Rata-rata penumpang setiap hari 10 hingga 15 orang. “Saat ini pelayaran menuju Banyuwangi ada satu kapal. Sementara pada saat musim mudik nanti kami akan menyiapkan dua kapal dan dua trip,” katanya. Selama ini, kata Yudiana sebagian besar penumpang masih didominasi oleh wisatawan manacanegara. Karena perjalanan melalui jalur laut menuju Banyuwangi ataupun sebaliknya memang memiliki banyak kemudahan. Selain itu, dari harga tiket juga tidak terlalu mahal.

Yudiana menambahkan, penyeberangan melalui Kedonganan lebih aman dan nyaman karena gelombang laut tidak terlalu besar. Selain itu, dalam perjalanan di tengah lautan, penumpang bisa menyaksikan banyak nelayan yang memancing. Hal itu, menurut dia bisa menjadi tontonan menarik bagi wisatawan yang menyeberang. “Selain tiket lebih murah, mereka juga dapat menikmati pemandangan laut yang indah selama penyeberangan. Kami berharap, ke depan pelayaran dari dan ke Banyuwangi melalui Pelabuhan Watu Nunggul bisa menjadi pilihan utama masyarakat. Saat ini memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya,” ujarnya. (kmb23)

TES URINE - Perangkat Desa Adat Kedonganan saat dites urine oleh petugas BNNK Badung.

Bali Post/ist


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SMKN 1 Denpasar Lepas 759 Siswa Kelas XII

11 Siswa Wakili Bali dalam LKS Nasional di Mataram

PELEPASAN – Acara pelepasan peserta didik kelas XII SMKN 1 Denpasar. Siswa yang memperoleh nilai UNBK tertinggi foto bersama Kepala UPT Dinas Pendidikan Bali di Denpasar, Kepala SMKN 1 Denpasar, Wakasek dan Komite Sekolah. SEBANYAK 759 siswa kelas XII SMKN 1 Denpasar yang telah menyelesaikan pendidikan dilepas, Jumat (4/5) kemarin. Dalam acara pelepasan siswa yang dilangsungkan di sekolah setempat, hadir Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kota Denpasar dan pengurus Komite SMKN 1 Denpasar. Tema yang diangkat yakni ‘’Kita ciptakan sumber daya manusia yang berkarakter, berkualitas, inovatif, kompeten dan profesional dalam membangun

daya saing’’. Peserta ujian tahun ajaran 2017/2018 di sekolah ini dinyatakan lulus 100 persen. Acara pelepasan ditandai pengalungan gordon. Dari sekian peserta ujian yang dilepas, sejumlah siswa ditetapkan meraih nilai UNBK tertinggi di tingkat sekolah dan terbaik pada masingmasing paket keahlian. Pada acara tersebut juga dilepas 11 orang siswa yang mewakili Provinsi Bali mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional

2018 di Mataram (NTB) pada 6-12 Mei serta atlet Porjar Kota Denpasar 2018. Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Ketua Panitia Pelaksana Ujian Nasional/Wakasek Bidang Kurikulum I Nyoman Sukarya, S.Pd., M.Pd., Wakasek Bidang Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd., Wakasek Bidang Sarana-Prasarana I Wayan Suyadnya dan Wakasek Bidang Kesiswaan Wayan Pasek mengatakan, pelaksanaan ujian nasional di sekolah ini berlangsung lancar. Semua peserta yaitu 759 orang (679 putra dan 80 putri) mengikuti ujian dengan baik mulai dari Uji Kompetensi Keahlian (UKK), USBN hingga ujian utama yaitu UNBK. Dalam LKS tersebut SMKN 1 Denpasar mengirim peserta terbanyak di Bali. Ia berharap siswanya mampu tampil maksimal di Mataram. Ini sekaligus motivasi luar biasa bagi sekolah, guru dan siswa untuk lebih bersemangat dalam proses pembelaja-

ran. Dalam acara kemarin diserahkan pula penghargaan atau sertifikat kepada tiga siswa yang memperoleh nilai UNBK terbaik dan penghargaan tiga besar masingmasing paket keahlian. Tiga peserta terbaik UNBK yakni I Gede Candra Kusuma (RPL 1) dengan jumlah nilai 357,5, nilai rata-rata 89,38 (ranking I), Ni Luh Putu Anita Dewi (RPL 2) dengan nilai 355,0, nilai rata-rata 88,75 (ranking II) dan Hendra Setiawan (RPL 1) dengan nilai 344,5, nilai rata-rata 86,13 (ranking III). Acara dimeriahkan hiburan oleh siswa SMKN 1 Denpasar. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Denpasar Dewa Ayu Kari berharap siswa yang dilepas mampu menjawab tantangan dunia kerja atau dunia industri dengan bekal kompetensi yang dimiliki. Agar lebih percaya diri, lulusan SMKN 1 Denpasar perlu meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. (ad292)

Atase Dikbud KBRI Manila di Stikes Bali

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

’’Outcomes’’ SMKN 4 Denpasar Banyak Jadi Pengusaha Nilai Rata-rata UN Ranking VIII di Bali

PENGHARGAAN - Kepala SMKN 4 Denpasar Luh Ketut Anggreni dan wakasek melepas dan menyerahkan penghargaan bagi siswa kelas XII yang berprestasi. KEPALA SMKN 4 Denpasar Dra. Luh Ketut Anggreni, M.Pd., Jumat (4/5) kemarin melepas 337 siswa kelas XII yang lulus 100 persen. Acara pelepasan di Ksirarnawa dihadiri Kasi SMK UPT Disdik Provinsi Bali di Kota Denpasar I Ketut Gede Pariartha, guru dan siswa. Dari 337 siswa yang dilepas, 146 orang dari Paket Keahlian Jasa Boga, 38 orang dari Tata Busana/Butik dan 153 orang dari Akomodasi Perhotelan. Pelepasan ditandai penyerahan siswa kepada Wakil Ketua Komite Drs. I Ketut Sudiarsa.

Ketua Panitia I Made Suarta, S.Pd., M.Pd. menjelaskan, acara pelepasan kali ini bertemakan ‘’Engkau datang untuk sebuah harapan dan pergi untuk sebuah cita-cita’’. Saat itu Kasek Luh Ketut Anggreni didampingi Waka I Made Suarta, S.Pd., M.Pd., Dra. Ni Nyoman Santiasih, M.Pd., I Putu Suyasa, S.Pd., Dra. A.A. Ayu Oka bersama Kaprodi AP Miswati, S.Pd., M.Pd., Kaprodi Boga Dra. Ni Wayan Mudiani dan Kaprodi Busana I.A. Yuli Astuti, S.Pd., M.Pd. serta Koordinator Umum Ishaz Jafar Nasution menyerahkan penghargaan kepada

10 besar peraih UNBK dan USBN tertinggi. Peraih 10 besar UNBK terbaik adalah Made Rahayu Sai Maheswara, Ayu Melinia Dewi, Yoga Adisaputra, Gede Padma Pradipa Wijaya, Dewa Ayu Putu Riska Yanti, I Made Ayu Yulita Pridayanti, Putu Yogi Pradnya Paramyta, Agus Sukmayasa, Ni Wayan Intan Cahyani dan Ni Ketut Novi Nuryaningsih. Sementara dua siswa menjadi duta Bali dalam lomba LKS tingkat nasional di Lombok. Kasek Luh Ketut Anggreni mengungkapkan kebanggaannya karena sukses menjalankan UNBK dan hasilnya. Semua lulus dengan predikat baik, artinya diproses secara berkualitas lewat disiplin. Bahkan, 60 persen sudah bekerja, baik sebagai pengusaha mandiri maupun part time di hotel dan restoran. Selain itu, SMKN 4 Denpasar meraih nilai rata-rata UNBK ranking kedelapan di Bali dengan nilai 234,05. Ditegaskannya, lulusan SMKN 4 Denpasar

harus mengejar pekerjaan, dan jangan pilihpilih. Sambil bekerja bisa kuliah. Banyak sektor informal di Bali masih bisa digarap. Buat jejaring antarsesama alumni untuk membikin usaha bersama. Ini bukti outcomes lulusannya teruji di dunia kerja berkat kerja sama warga sekolah. Penguatan di bidang kewirausahaan menjadi program unggulan di SMKN 4 Denpasar. Semua siswa diberi ilmu kewirausahaan. Siswa yang potensial bergabung dalam klub kewirausahaan dengan muatan 3 jam per minggu. Dengan demikian sekolah ini ikut berperan mengurangi angka pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja baru. Kasi SMK UPT Disdik Bali di Denpasar Ketut Gede Pariartha menekankan lulusan SMK harus memiliki keahlian kompetensi dan menguasai bahasa asing. Dua hal ini mesti menjadi perhatian dengan cara memperbanyak waktu magang di perusahaan untuk memenangkan persaingan di era global. (ad293)

Pekan Hardiknas FKIP Unmas

BEM Gelar Jalan Sehat hingga Donor Darah Motivasi Mahasiswa Keperawatan Bekerja ke LN SEBANYAK 19 pimpinan Stikes dan Poltekes di Bali, NTB dan NTT mengikuti seminar internasional soal keperawatan yang digelar oleh Dubes RI di Manila di kampus Stikes Bali. Seminar menghadirkan pembicara dari tiga universitas terkenal di Filipina yakni Centro of Escolar University, University of Pangasinan dan Saint Louis University. Tiga universitas ini dikenal pemasok SDM perawat asal Filipina yang sukses menembus pasar kerja di luar negeri. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Manila Dr. Lili Nurlaili, M.Ed. memotivasi mahasiswa keperawatan di Tanah Air untuk berlomba bekerja ke luar negeri (LN). Kita perlu meniru SDM perawat Filipina yang mendominasi pasar kerja perawat di AS dan Asia. Ini disebabkan kompetensinya memenuhi standar internasional dan unggul dalam penguasaan bahasa asing. Orang Filipina belum puas mengaku diri orang Filipina kalau belum per-

BERSAMA - Ketua YP3LK Bali Ida Bagus Arka didampingi Putu Darma Suyasa, Ari Sandi berfoto bersama Atase Dikbud KBRI di Manila Lili Nurlaili. nah bekerja di AS karena menikmati gaji besar. Menurutnya, ada strategi yang bisa ditiru dari Filipina agar lulusan prodi keperawatan di Indonesia bisa menembus seleksi. Lima tes harus diikuti jika ingin bekerja ke negara tertentu. NCLEX untuk AS dan Kanada, Priometric untuk Arab Saudi, Qatar dan Oman, AHAAD untuk Abudabi, DHA khusus Dubai dan UCBT untuk Inggris. Untuk bisa menyamai Filipina, Dubes RI akan membuat proyek percontohan di beberapa daerah yang Stikesnya

bagus. Stikes Bali layak diusulkan karena didukung gedung, fasilitas, SDM dosen dan mahasiswa serta budaya English minded. Kampus yang ditunjuk ditentukan dalam pertemuan Asosisasi Institusi Perawat Nasional Indonesia (AIPNI) di Jakarta pada 24 Mei. Lili Nurlaili juga memaparkan sejumlah kelemahan SDM perawat RI bersaing di era global. Kita unggul dalam konten kurikulum, namun kurang dalam aplikasi keilmuan dan pengawasan. Di Manila setiap universitas memi-

liki rumah sakit sehingga padat praktik. Penguatan bahasa Inggris hanya dua semester, sedangkan mahasiswa keperawatan di Manila sampai tamat diajarkan bahasa Inggris, padahal sudah digunakan sehari-hari. Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa, Ph.D. didampingi Kepala Urusan Internasional Ni Kadek Ari Susandi, S.S., MAPP. Link. mengungkapkan, sejak awal Stikes Bali sudah memiliki kurikulum yang mengacu pada WHO dan lab skill, terbukti 87 persen alumninya lulus uji kompetensi nasional. Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka tersenyum merespons tantangan tersebut. Menurutnya, Stikes Bali tak perlu malu belajar dari keunggulan Filipina demi kemajuan. Stikes Bali kini memiliki dua klinik sebagai pengganti RS untuk praktik. Materi kuliah dosen Filipina nanti diarahkan pada penyiapan kompetensi dan tes dengan mengadopsi kelebihan perawat di sana. (ad295)

BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar secara rutin menggelar berbagai lomba yang diberi nama Pekan Hardiknas II FKIP Unmas Denpasar. Pekan Hardiknas, Jumat (4/5) kemarin diisi jalan sehat dan donor darah. Peserta jalan sehat dilepas Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S. di kampus Unmas, Jalan Soka, Denpasar. Jalan sehat diikuti 300 mahasiswa FKIP Unmas. Mereka menempuh jarak sekitar 10 km dari Jalan Soka menuju Jalan WR Supratman, Jalan Waribang, Jalan By-pass Ngurah Rai dan kembali (finis) di Jalan Soka. Acara diisi aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Denpasar guna mengasah kepedulian sosial mahasiswa FKIP Unmas Denpasar. Selain itu digelar lomba rekreasi antarmahasiswa FKIP Unmas berupa tarik tambang, memasukkan paku dalam botol, memungut sampah plastik sambil jalan sehat dan lomba hulahoop. Ketua Panitia Ni

JALAN SEHAT - Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. Nyoman Suparsa (paling kanan) bersama dosen dan mahasiswa saat jalan sehat Pekan Hardiknas. Wayan Berla Berliani dengan meta kognitif. menyatakan, sebelum- Program BEM lainnya nya BEM FKIP Unmas yang sudah dilakukan mengadakan seminar BEM periode 2017-2018 nasional bertajuk ‘’Pen- yakni membantu FKIP didikan Karakter Ma- dalam Ganesha Maba, hasiswa dalam Mengh- pelatihan PKM, pelatiadapi Tantangan Abad han dasar kepemimpike-21’’ serta kejuaraan nan dan baksos di Desa futsal antarfakultas se- Braban, Tabanan. Unmas Denpasar. Dekan Nyoman SuKetua BEM FKIP Un- parsa menjelaskan, Pemas I Made Pradipta kan Hardiknas merupaAdiguna mengungkap- kan program unggulan kan, agenda ini untuk FKIP Unmas Denpasar memeriahkan Hardik- dalam akademik dan nas. Karakter dibentuk nonakademik. Konten guna mempersiapkan akademik diisi seminar mahasiswa FKIP Un- dan kuliah umum, semas menghadapi tan- dangkan nonakademik tangan era global den- berupa lomba rekreasi, gan cara mengisi diri donor darah dan jalan

sehat. Tujuan utama agenda ini untuk memperingati Hardiknas serta menciptakan suasana kekeluargaan, persaudaraan, keakraban, kebersamaan dalam jiwa dan raga yang sehat. Di samping itu, untuk mengalihkan suasana akademik yang penuh dengan keseriusan dan ketegangan dalam PBM ke suasana santai, menyenangkan di antara segenap civitas akademika FKIP Unmas. Ajang ini juga dipakai keluarga besar FKIP Unmas guna terus menggalang konsep manyambraya dalam lingkungan kampus. Diharapkan output lulusannya lebih beradaptasi dengan masyarakat dan lingkungan. Konsep manyamabraya ini bisa diimplementasikan dengan cara membangun jejaring antarmahasiswa dan alumni dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Tahun ini FKIP Unmas membuka pendaftaran calon mahasiswa baru untuk Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Sastra Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi dan Pendidikan Sejarah. (ad294)

Nikmati Petualangan Bersama BNI Denpasar Gelar Senam Gembira YAP! Komunitas Honda CRF Explore Bali Peringati Hardiknas

MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018, BNI Kantor Cabang Denpasar bersama Universitas Udayana (Unud) melaksanakan kegiatan bersama yang dikemas dalam Senam Gembira, Jumat (4/5) kemarin. Bertempat di kampus setempat, kegiatan ini diikuti civitas akademika Unud di antaranya dosen, karyawan, mahasiswa serta pegawai BNI. Tercatat sekitar 500 peserta yang terlibat dalam senam gembira yang dihibur oleh penampilan lawak Bali Hai Puja dan artis Pop Bali Jun Bintang. Kegiatan ini juga melibatkan Barisan Kuliner Muda (Barakuda) yang merupakan wirausaha muda binaan Inkubator Bisnis Unud serta perkenalan aplikasi pembayaran YAP! yang merupakan produk digital dari BNI. Menurut Pemimpin Wilayah BNI Bali Nusra Eko Setyo Nugroho, S.T., M.M., YAP! (Your All Payment) merupakan aplikasi pembayaran berbasis QR Code pada smartphone yang menggunakan kartu debit, kartu kredit atau uang

elektronik. Ini sebagai bagian dari era transformasi digital. Aplikasi ini dapat di-download melalui Google Playstore dan Application store bagi pengguna IOS. ‘’YAP! merupakan salah satu mobile payment dengan mengintegrasikan secara langsung kartu debit, kartu kredit atau uang elektronik ke smartphone, sehingga akan lebih mudah dalam melakukan pembayaran yang hanya dengan scan QR Code di store-store favorit kita,’’ katanya. Dari sisi store, aplikasi ini dapat dijadikan alat penerimaan pembayaran selain menggunakan mesin EDC atau uang tunai. Dengan aplikasi YAP! transaksi lebih mudah dan lebih cepat, serta notifikasi transaksi yang sukes secara realtime te-report diaplikasi YAP! Merchant yang terinstal di smartphone. Untuk lebih meningkatkan minat pengunjung menggunakan aplikasi YAP! BNI memberikan promo belanja seharga Rp 46 untuk setiap produk yang dibeli di store yang ada pada saat event. Dalam kesempatan

MOU - Rektor Unud A.A. Raka Sudewi dan Pemimpin Wilayah BNI Bali Nusra Eko Setyo Nugroho menunjukkan nota MoU perjanjian kerja sama di sela peringatan Hardiknas. itu juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam hal penyaluran fasilitas kredit konsumen untuk dosen atau mahasiswa Unud. Perjanjian kerja sama Layanan Integrated Cash Management untuk pengelolaan keuangan operasional Unud dan Nota Kesepahaman Kartu Combo untuk mahasiswa sebagai smartcard dalam aktivitas belajar dan mengajar. Penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Pemimpin Wilayah BNI Bali Nusra Eko Setyo Nugroho dan Rektor Unud

Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.S(K). Hadir Head of Network and Services BNI Wilayah Denpasar Hery Prijanto, Pemimpin BNI Kantor Cabang Denpasar Mustaqiem beserta jajaran staf Unud dan BNI. Rektor Unud Prof. Raka Sudewi menyambut gembira atas dukungan BNI. Dikatakannya, BNI merupakan salah satu mitra Unud dalam mendukung pengelolaan anggaran. Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan beberapa program kerja yang bisa mendukung terselenggaranya pengelolaan keuangan di Unud. (ad288)

BERKENDARA untuk menaklukkan berbagai rintangan telah menjadi tren bagi pengendara yang ingin menyalurkan jiwa petualang. Begitu juga komunitas Honda CRF di seluruh Indonesia yang melakukan petualangan explore Bali. Kegiatan yang dikemas dalam ‘’Touring Jelajahi Alam Bali’’, 27 April-2 Mei 2018, diikuti oleh komunitas Honda CRF150L dan CRF250L dari berbagai daerah di antaranya Honda CRF Jakarta, Jatim dan Bali dengan jumlah peserta 26 bikers. Mengagendakan mengelilingi Bali untuk menikmati keindahan alamnya, seluruh bikers menjelajah di lintasan jalan raya dan jalan rintangan. Diawali refreshment tata cara touring dan berkendara dengan baik oleh Tim Safety Riding Astra Motor Bali, para bikers memulai perjalanan keliling wilayah Bali Selatan menjajal rute aspal di sisi Bukit Jimbaran menuju arah Pantai Pandawa, Pantai Melasti, Dream Land, GWK dan Pantai Balangan melihat indahnya

sunset. Hari kedua menuju indahnya wilayah Ubud, kemudian riding experience para bikers menguji ketangguhan Honda CRF150L dan CRF250 Rally di rute tanah dan bebatuan menuju black lava, hutan pinus dan menginap di perkemahan di Bukit Asah, Karangasem. Pada hari ketiga dari perkemahan Bukit Asah riding menuju Pantai Kusamba dan padatnya Kuta. Hari keempat dari Kuta menuju Jatiluwih dan Bedugul sekaligus sebagai acara penutup dan perpisahan. Tiyon, salah satu bikers asal Bali selaku koordinator kegiatan, mengatakan riding kali ini sungguh berkesan sekaligus sebagai ajang silaturahmi pemilik CRF dan pencinta touring adventure. “Kegiatan ini memberikan sensasi berkendara menyenangkan baik di jalanan penuh tantangan maupun di jalan raya. Ketangguhan All New Honda CRF150L yang memiliki kemampuan menaklukkan tantangan di segala kondisi medan memberikan kebebasan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

PETUALANGAN - Komunitas Honda CRF melakukan petualangan explore Bali dari Bukit Jimbaran hingga Bedugul pada 27 April-2 Mei. para riders untuk menikmati segala petualangan dan mendukung kemampuan jelajah optimal dengan nyaman dan mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan,” ungkap Octa Wendy selaku PIC Honda Sport Astra Motor Bali. All New Honda CRF150L hadir dengan tema styling melalui tampilan fungsional yang tajam dan tangguh. Model onoff sport Honda ini menghadirkan mesin baru performa tinggi 150 cc SOHC air cooled PGM-FI sebagai mesin paling bertenaga di kelasnya yang mampu menampilkan performa

off-road terbaik tanpa kompromi saat melakukan eksplorasi di alam bebas. Tenaga maksimum yang dihasilkan 9,51 kW (12,91 PS)/8.000 rpm dan torsi maksimum 12,43 Nm (1,27 kgf.m)/6.500 rpm. Performa mesin menawarkan torsi yang menjanjikan pada putaran bawah. All New Honda CRF150L dilengkapi suspensi Showa yakni Long Travel Inverted Front Fork dengan suspensi inverted terbesar di kelasnya berukuran diameter pipa 37 mm dan panjang stroke 225 mm. (bns1)


daerah

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Gubernur Pastika Ajak Masyarakat Pupuk Terus Semangat Gotong Royong GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengajak seluruh masyarakat terus memupuk semangat gotong royong, melakukan pekerjaan secara bersama-sama dan saling membantu satu sama lainnya. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Bali dalam sambutannya saat membuka acara peringatan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15 Tahun 2018 di Wantilan Pura Dalem Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Jumat (4/5) kemarin. Lebih jauh dalam sambutannya, Gubernur Pastika menyatakan semangat gotong royong merupakan warisan budaya yang harus terus kita pegang dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih di tengah arus globalisasi saat ini, manusia cenderung individualisme, materialisme, kehilangan solidaritas dan tenggang rasa. Makanya nilai gotong royong tersebut harus dipupuk terus, dibangun dan disadaran karena sangat penting. ‘’Semua persoalan dapat diselesaikan dengan gotong royong. Pekerjaan yang sulit yang tidak mungkin dilakukan sendiri, bisa diselesaikan dengan gotong royong. Mari kita bekerja bersama-sama, yang kaya menolong yang miskin, yang pintar membantu yang bodoh. Kita jadikan gotong royong sebagai slogan

BANTUAN – Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika menyerahkan bantuan sembako di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, serangkaian peringatan BBGRM ke-15. dalam kehidupan seharihari,’’ imbuhnya. Gubernur Pastika berharap kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong akan mampu membangkitkan kesadaran kita untuk senantiasa memelihara dan melestarikan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat, guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Sementara itu, Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng dalam sambutannya mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Gianyar sebagai tempat penyelenggaraan BBGRM ke-15. Kegiatan ini merupakan sebuah momentum untuk menggeliatkan kembali semangat gotong royong dan meningkatkan peran aktif masyarakat

dalam pembangunan. BBGRM yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali ditandai pemukulan kentongan dan pelepasan balon juga diisi acara senam lansia, penyerahan sembako, pelayanan kesehatan, pameran kerajinan, penanaman pohon serta penyerahan bantuan keuangan khusus kepada desa pakraman dan subak. Turut hadir dalam kegiatan pada pagi hari itu Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar, para siswa serta masyarakat Desa Guwang. (ad302)

Diduga Palsukan Identitas

WNA Asal Nigeria Diamankan Singaraja (Bali Post) – Petugas Imigrasi Kelas II Singaraja mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial CGA. CGA diamankan, Rabu (2/5) lalu, karena diduga menggunakan identitas yang tidak sah ketika mencari Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI). Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja Thomas Aries Munandar, Jumat (4/5) kemarin, mengatakan kasus ini bermula ketika CGA memohon DPRI. Saat proses input data, petugas loket Adi Priatna Effendi

menemukan KTP dan KK atas nama Komang Eli Agus Hermanto, warga Desa Cempaga, Kecamatan Banjar. CGA berusaha meyakinkan petugas dengan menunjukkan KK yang diterbitkan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dispendukcapil) pada 28 Januari 2013. Ia juga menyerahkan akta kelahiran No.303/ist/ Bjr/2007 tanggal 12 Juli 2007 yang diterbitkan Disdukcapil. Meski mampu menunjukkan identitas lengkap, petugas loket menilai wajah CGA yang lahir April 1983 tidak sesuai dengan foto bagian muka di KTP. Saat diwawancarai, CGA lebih banyak diam. Ia hanya

mengeluh sakit dan pendengarannya terganggu akibat terjatuh. Setelah sempat berkelit, CGA akhirnya mengaku berstatus warga negara Nigeria sesuai paspor tanggal 8 Januari 2015 dan berakhir 7 Januari 2020. Akibat perbuatannya itu, CGA alias Komang Eli Agus diduga melakukan pelanggaran persyaratan DPRI karena menggunakan identitas diri yang diragukan kebenarannya. ‘’Kami sedang mengonfirmasi dokumen yang bersangkutan ke dinas terkait. Termasuk keterangan Disdukcapil KTP dan KK akan kami cek sebelum diproses lebih lanjut,’’ jelas Thomas. (kmb38)

Tarian Sakral Tak Patut Dilombakan

Denpasar (Bali Post) – Media sosial tak dimungkiri turut berperan mengenalkan kesenian-kesenian Bali lebih luas lagi. Salah satunya tari Rejang Renteng yang sempat viral saat ditarikan secara kompak oleh ibu-ibu PKK di Bali. Kendati ada dampak positif yang ditimbulkan yakni membangkitkan kembali tarian ini, perlu dicermati juga bila tari Rejang Renteng merupakan tarian sakral. ‘’Banyak hal baik dan positif yang didapatkan dengan viralnya tarian ini. Selain untuk ngaturang ayah dan bakti juga untuk pelestariannya. Namun, ada yang harus kita cermati tentang sejarah dan makna tarian ini,’’ ujar anggota DPRD Bali Dapil Jembrana Dr. IGA Diah Werdhi Srikandi WS di Denpasar, beberapa hari lalu. Menurutnya, tari Rejang Renteng berasal dari Banjar Saren, Nusa Penida, Klungkung. Renteng berarti rente (tua), ditarikan oleh perempuan yang sudah menikah (tua). Tua mempunyai arti

luas, salah satunya terkait gerakan yang halus. Kostum untuk tarian ini juga sederhana tanpa gelung, hanya mengenakan kebaya putih, kamen dan selendang kuning. ‘’Ini merupakan tarian sakral yang dipentaskan pada saat upacara berlangsung di pura. Tari ini dipersembahkan kepada dewa. Dalam pelaksanaannya pun memerlukan sebuah upacara khusus sebelum pementasan,’’ papar politisi PDI-P ini. Di sisi lain, Diah justru mendapati tari Rejang Renteng dilombakan di desa atau oleh organisasi tertentu. Padahal, tarian yang tergolong sakral sudah jelas hanya boleh dipentaskan saat upacara keagamaan. Jadi, tari Rejang Renteng tidak patut jika dilombakan di masyarakat. ‘’Sudah ada organisasi dan desa yang melaksanakan lomba tari Rejang Renteng. Saya selaku wakil rakyat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melombakan tarian ini, karena bukanlah tari kreasi,’’ tegas anggota Komisi III DPRD Bali ini. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Saat ini digelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Agung 2018 yang dimulai 27 April lalu hingga 17 Mei mendatang. Terkait operasi tersebut, Polsek Denpasar Barat (Denbar) menggerebek judi blerong dan menangkap Made Ambara (48), Kadek Agus Sulandra (21) dan Gede Arta Susila (24) di rumah di Jalan Tunjung Sari, Denpasar, Kamis (3/5) lalu. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Jumat (4/5) kemarin, mengatakan penggerebekan tempat judi itu berawal dari informasi masyarakat dan dilakukan penyelidikan. Selanjutnya dilaksanakan penggerebekan di TKP, tepatnya di belakang Perum Pesona Paramitha II, Denbar, pukul 23.00 Wita. ‘’Saat digerebek, ketiga pelaku tepergok berjudi. Barang bukti di antaranya uang langsung diamankan. Judi blerong ini menggunakan kartu domino,’’ ujarnya. Tersangka Made Ambara yang tinggal di

Jalan Tunjung Sari, Gang Gadung, serta Kadek Agus Sulandra dan Gede Arta Susila yang sama-sama beralamat di Jalan Tunjung Sari, Gang Pesona Paramita 2, langsung dibawa ke Mapolsek Denbar. Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 201 ribu, tiga set kartu domino dan KTP. ‘’Selama Operasi Pekat, selain judi, kami juga menyasar tempat-tempat prostitusi,’’ tegasnya. Sementara itu, tim Polda Bali mengamankan 105 botol minuman keras (miras) bermerek di minimart Jalan Wibisana Barat, Denbar. Menurut Kasatgas I AKBP Gede Dartiyasa, sebagian miras tersebut dipajang di atas rak dan sisanya disimpan di gudang. ‘’Masih banyak oknum nakal yang mencoba-coba jual miras. Kami harapkan ini yang terakhir,’’ sebutnya. Dartiyasa berharap dengan disitanya miras tersebut, hal-hal yang dapat mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat bisa diminimalisir. Miras ini rencananya dimusnakan pada akhir operasi. (kmb36)

Polsek Denbar Tangkap Pelaku Judi Blerong

KASUS JUDI - Ketiga pelaku kasus judi ditahan di Mapolsek Denbar.

Bali Post/ist

5 Beachwalk Shopping Center

”Eat & Repeat’’ Mei 2018

FOOD Starts Here! Beachwalk Shopping Center mengangkat tema ‘’Eat & Repeat’’. Melalui tema makanan, Beachwalk memberikan suasana yang baru dan spirit baru untuk para pengunjung. Selain itu, Beachwalk Shopping Center akan mengadakan berbagai macam kegiatan dan promo menarik kepada para pengunjung. Bali Starts Here. Bulan ini masyarakat Bali merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Pengunjung dapat ber-experience budaya Bali melalui ‘’Galungan Experience’’ yang diadakan 26 Mei 2018. Kegiatan ini dilakukan untuk menyambut Galungan dan memberikan pengalaman baru mengenai budaya Bali bagi para pengunjung. Beachwalk Shopping Center juga mengadakan kegiatan reguler yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Setiap Selasa pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati berbagai macam kesenian tradisional Bali seperti Bali Cultural Experience dan Experiance with the Costume. Sebagai tambahan untuk menghibur pengunjung, Beachwalk menggelar acara reguler Acoustic Eve setiap Rabu-Senin pukul 17.30 Wita di area Fountain Stage Beachwalk lantai satu. Your Rewards, Your Way! Beachwalk Shopping Center meluncurkan kartu ‘’Corner’s Card’’ sebagai program kepada pelanggan setia. Melalui program loyalitas ini, customer dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkan ‘’Corners’s Card’’ sangat mudah. Hanya

dengan melakukan minimum transaksi di seluruh tenant Beachwalk Shopping Center senilai Rp 50.000 dalam satu struk di hari yang sama, customer dapat menukarkannya di Customer Service lantai satu. Kelebihan lainnya dengan memiliki ‘’Corners’s Card’’ adalah customer dapat menggunakannya tidak hanya di Beachwalk Shopping Center, namun di semua mall Management Cornerstone lainnya yakni FX Sudirman Jakarta dan 23 Paskal Bandung. Selain itu, bagi customer yang telah memiliki ‘’Corner’s Card’’ berkesempatan memenangkan lucky draw yaitu menginap semalam di Best Western Kuta Beach. Pengunjung juga dapat menginap semalam di Swiss-Bell Hotel Petitenget dengan mengikuti lomba selfie bersama ‘’Corner’s Card’’ di spot favorit di Beachwalk Shopping Center. Pada Food Starts Here April, Mei dan Juni 2018, Beachwalk Shopping Center memberikan program spesial bagi member ‘’Corner’s Card’’ yaitu Weekdays Specialis ‘’Eat & Get Double Points’’. Pemegang kartu ‘’Corner’s Card’’ yang berbelanja minimal Rp 200.000 (maksimal 2 struk) restoran-restoran F&B yang ada di Beachwalk Shopping Center dengan meng-collect point, otomotis mendapatkan double point pada Senin–Kamis pukul 11.00-14.00 Wita. Beachwalk juga menghadirkan program ‘’Beachwalk Culinary Passport’’. Member ‘’Corner’s Card’’ mengumpulkan 15 stempel dan mendapatkan Beachwalk Shopping Voucher. Stempel

dapat dikumpulkan pada setiap redempt point dengan menukarkan struk dengan minimum pembelanjaan Rp 300.000 (maksimal 2 struk) restoran-restoran F&B yang ada di Beachwalk Shopping Center. Beachwalk Shopping Center meluncurkan website dengan tampilan konsep baru. Adanya tampilan serta fitur tambahan untuk memudahkan customer mengakses website, seperti fitur floor map yang interaktif sehingga

lebih cepat mengetahui lokasi dan store apa saja yang ada di Beachwalk. Customer dapat mengakes website tersebut di www.beachwalkbali.com. Beachwalk Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung dan pembeli di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tagline Beachwalk Shopping Center, ‘’Bali Starts Here’’. (ad298)

Banyuwangi (Bali Post) Kegiatan bersih-bersih makam yang dilakukan warga Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jatim, Jumat (4/5) pagi kemarin, berubah gempar. Pemicunya, warga menemukan bungkusan yang dikubur mulai membusuk. Di dekatnya sebuah kardus berisi dokumen rumah sakit. Sempat dikira mayat bayi, ternyata bungkusan itu berisi potongan kaki manusia. Temuan itu berawal dari kecurigaan warga melihat kardus tersebut. Mereka kemudian mendapati gundu-

kan tanah yang bekas digali. Merasa curiga, warga membongkar gundukan tersebut. Betapa terkejutnya, ternyata di dalamnya ada bungkusan kain. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Kabat. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi. Dibantu petugas puskesmas, polisi mengevakuasi bungkusan tersebut. ‘’Kami sedang bersih-bersih makam jelang Ramadan. Warga curiga ada bekas galian. Ternyata isinya bungkusan,’’ kata Kades Pondoknongko, Imron. Warga tidak ada yang tahu terkait keberadaan barang

tersebut. Sebab, tidak ada yang mendengar adanya kematian bayi. Yang janggal lagi, di dekat mayat ditemukan dokumen sebuah rumah sakit swasta. Untuk memastikan benda tersebut, petugas mengevakuasi ke RSUD Blambangan. Didik, salah satu warga di lokasi kejadian, mengatakan kondisi bungkusan tersebut sudah mulai membusuk. Ia menduga sudah lebih dari dua hari dikubur. Lubang bungkusan sangat dangkal. Diduga pelaku terburu-buru ketika menguburnya. ‘’Bukan seperti makam pada umumnya. Tak

ada batu nisan. Hanya satu potongan batako di atasnya,’’ tuturnya. Setelah diperiksa bersama tim medis RSUD Blambangan, bungkusan yang diduga mayat bayi itu ternyata potongan kaki manusia. Dilihat bentuknya, potongan kaki ini milik pria dewasa sebelah kiri. Dugaannya, milik penderita diabetes yang baru saja diamputasi. ‘’Kami tetap mendalami kejadian tersebut. Kami masih lakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi,’’ tegas Kapolsek Kabat AKP Supriyadi. (kmb30)

Dikira Mayat Bayi, Ternyata Potongan Kaki

Penyelundupan Arak Marak

Patroli Selat Bali Diperketat

Banyuwangi (Bali Post) Penyelundupan arak dari Bali ke Banyuwangi kian mengkhawatirkan. Wilayah Banyuwangi potensial menjadi pasar empuk peredaran minuman keras tradisional tersebut. Parahnya, penyelundupan justru melibatkan oknum nelayan melalui pelabuhan tradisional. Tak mau kecolongan, Polres Banyuwangi makin memperketat patroli di Selat Bali. Targetnya, mengawasi aktivitas nelayan tradisional di pesisir Jawa dan Selat Bali yang berpotensi dijadikan alat penyelundupan arak dari Bali. ‘’Perang miras ini tak hanya tugas polisi. Kami ajak semua elemen masyarakat, termasuk nelayan untuk ikut memerangi penyelundupan arak dari Bali,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman usai pemusnahan 11,7 ton miras tradisional dan buatan pabrik di halaman Mapolres setempat, Rabu (2/5) lalu. Kapolres menjelaskan, lokasi Banyuwangi yang dekat dengan Bali cukup rawan dijadikan penyelundupan arak. Karena itu pihaknya tak hanya meningkatkan patroli di Selat Bali, namun juga mengajak komunitas nelayan ikut mengawasi kemungkinan adanya peredaran miras. Selain Selat Bali, razia di pintu keluar Pelabuhan Ketapang juga makin diperketat. Selama operasi tumpas narkoba dan mandiri miras mulai 13 April 2018, pihaknya berhasil mengamankan 11,7 ton miras beragam jenis. Rinciannya, 133 jeriken besar arak Bali dan 4.100 botol minuman keras buatan pabrik atau total

Bali Post/kmb30

PEMUSNAHAN - Pemusnahan 11,7 ton miras di halaman Polres Banyuwangi. sebanyak 11.700 liter. Dari jumlah ini, Polres memproses 206 tersangka sebagai pengedar dan penjual miras. Menurut Donny, maraknya peredaran miras berdampak pada kriminalitas, mulai perkelahian hingga kriminal lainnya. Selain menekan peredaran miras, pihaknya mendorong revisi Perda Minuman Beralkohol (Mikol) untuk memperberat hukuman bagi pelaku agar ada efek jera,

sehingga tak menekuni bisnis haram peredaran miras. Selain itu, dilakukan deklarasi perang terhadap miras diikuti beragam elemen masyarakat, mulai tokoh agama, akademisi, pelajar hingga mahasiswa. ‘’Kami juga memberikan penghargaan bagi warga yang aktif melaporkan adanya peredaran miras di masyarakat,’’ pungkasnya. (kmb30)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Konflik dan Sifat-sifat Elite Politik STUDI-STUDI tentang elite politik, memberi dua pesan kepada khalayak yaitu persaudaraan dan permusuhan. Jika elite tersebut memberikan kontribusi penting bagi kebudayaan dan sosial, maka itu merupakan bagian dari manfaat positif dari elite politik. Jangan salah, seorang elite politik tidak harus melulu mempunyai latar politisi tetapi juga dapat dari kalangan budayawan atau intelektual. Politik memang sering kali menyerempet bahaya karena memperebutkan pengaruh. Akan tetapi, elite politik yang berasal dari kebudayaan, dapat juga memberikan contoh bagaimana persahabatan itu dijalin. Dan ketika persahabatan itu dijalin, bagi rakyat yang dapat diharapkan adalah kesejahteraan. Akan tetapi, elite politik sering juga dipengaruhi oleh sifat-sifat rakus dan haus kekuasaan. Dari sinilah kita akan mendapatkan akibat-akibat yang bermusuhan. Karena kekuasaan menjadi tujuan dari politik tersebut, persaingan memperebutkan kekuasaan itu sering kali memberikan akibat konflik dan permusuhan. Bahkan, permusuhan itu tidak saja pada antargolongan tetapi juga pada sanak saudara. Di Indonesia fenomena ini terlihat pada tahun 1965 manakala terjadi konflik dan saling rebut pengaruh dalam kancah politik Indonesia. Seperti yang sudah diberitakan oleh media-media nasional dan internasional, masa-masa pada waktu itu merupakan sejarah paling kelam di Indonesia dengan jumlah korban ratusan ribu jiwa, bahkan ada yang menulis lebih dari satu juta jiwa. Haruslah kita mampu memberikan pesan kepada anak-cucu bangsa Indonesia bahwa kejadian seperti itu tidak boleh terjadi lagi. Terlalu kelam bagi bangsa Indonesia dan itu merupakan pelajaran paling berharga untuk tidak diulangi lagi peristiwanya. Pada titik inilah, kita memandang bagaimana pentingnya peran elite politik Indonesia saat ini. Mereka yang mempunyai pengaruh dan massa di atas, tidak boleh gegabah, harus mampu menahan diri dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat Indonesia. Para elite seharusnya mengerti bahwa gerakan yang ada di akar rumput, sebagian besar dipengaruhi oleh gerakan mereka yang ada di atas, dan itu berakar dari pikiran-pikiran elite untuk saling memengaruhi. Jika dibawa ke ranah internasional, kita harus mampu melihat contoh buruk di kawasan negaranegara Arab yang hingga sekarang selalu konflik akibat dari pertengkaran elite. Kita tahu, hancurnya negara mereka karena pertengkaran elite tersebut. Memperbaiki negara yang hancur diperlukan satu sampai dua generasi. Seharusnya ini yang dilihat para elite Indonesia. Dan jika dibawa menuju sejarah kita yang lebih jauh, seharusnya Indonesia malu dengan Majapahit dan Sriwijaya. Dua kerajaan ini mampu memberikan kontribusi besar bagi Indonesia karena stabilitas pemerintahannya yang bertahan sampai berabad-abad. Kita juga seharusnya mampu belajar dari kehancuran dan kemuduran dari dua kerajaan besar Indonesia itu. Pemilu presiden harus diakui menjadi titik yang paling rawan bagi Indonesia ke depan. Dan itu akan diselenggarakan setahun lagi dari sekarang. Bulan Agustus nanti, akan ada penentuan wakil presiden. Karena itu, kita harus sekuat negara menyuarakan bagaimana bahayanya konflik tersebut, apalagi terjadi menjelang pemilihan presiden 2019. Empat tahun yang lalu, suasana panas juga menjadi bagian dari kehidupan sosial ketika terjadi pemilihan presiden tahun 2014. Jika suasana itu terus terbawa sampai sekarang, ini artinya kita tidak mampu menekan konflik, kita tidak mampu belajar dari kenyataan bahwa Indonesia ini adalah negara yang harus dipertahankan demi kelangsungan anak-cucu kita. Indonesia terlalu kaya jika dilihat dari sumber daya alamnya. Konflik akan membuat negara lain senang. Jangan lupa, bendera kita pernah dipasang terbalik di negara lain.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Perkuat Profesionalisme Tenaga Kerja Nasional Saya belakangan ini agak terusik dengan banyaknya berita tentang pekerja asing diperlonggar masuk Indonesia. Ini kabar gembira atau menyedihkan. Saya juga tak paham betul. Ketika pekerja di Indonesia yang asli orang Indonesia banyak yang menganggur, kita justru berharap banyak tenaga asing bisa masuk Indonesia. Artinya, kita harus siap-siap bersaing melawan mereka dalam hal merebut peluang kerja. Yang saya khawatirkan, ketika kini banyak investasi di Indonesia dikuasai asing, maka pemilik modal tentu akan memberikan pelung lebih besar kepada warganya. Artinya, kebutuhan tenaga kerja untuk di investasi asing akan diserahkan kepada pekerja dari warga negara asal investor. Setidaknya, itu persepsi saya. Namun, saya tetap berharap negara bertanggung jawab terhadap nasib warganya. Banyaknya sarjana yang tercatat sebagai penganggur mestinya dicarikan solusi oleh pemerintah. Jangan membuat mereka justru makin terpinggirkan dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada pekerja asing. Jika warga negara Indonesia terdesak dan miskin gara-gara tak bisa bekerja di rumahnya sendiri, maka saya khawatir kepedulian terhadap negaranya juga lemah. Mereka akan fokus mengurus dirinya untuk bisa makan agar bertahan hidup. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Waspada terhadap Konflik Terpendam di Indonesia Peristiwa bergesekannya unjuk rasa “Ganti Presiden 2019” dengan “Dia Sibuk Bekerja” beberapa waktu lalu di Jakarta, patut mendapat perhatian. Sebagian menyebutkan bahwa peristiwa itu merupakan wujud konflik terbuka dari konflik tertutup yang menyebar di media massa. Dari tayangan televisi terlihat bahwa seorang ibu dengan anaknya dengan anak masih kecil yang berada di pihak “Dia Sibuk Bekerja” diganggu oleh beberapa pengunjuk rasa laki-laki dari pihak “Ganti Presiden 2019”. Banyak yang menyesalkan kejadian ini karena demikian tega mengganggu ibu yang berjalan bersama anaknya. Bisa dibayangkan, bagaimana trauma sang anak dengan gangguan yang didapatkan secara langsung.

Oleh GPB Suka Arjawa

A

kan tetapi, bahwa ada yang menyebutkan itu sebagai letupan dari potensi konflik yang terpendam, kiranya hal ini perlu diperhatikan. Mungkin apa yang terjadi beberapa waktu lalu merupakan letupan kecil yang menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam kerangka menghadapi pemilu mendatang (baik 2018 untuk pilkada maupun 2019 untuk presiden). Dalam ranah konflik, sumber daya konflik tersebut telah tersedia cukup banyak, yang artinya potensi tersebut besar. Bahan baku utama konflik itu adalah perbedaan dan ketidaksepakatan pendapat dan pandangan antara dua pihak. Dari sini, secara garis besar perbedaan pandangan itu sangat kentara antara pihak yang pro dengan Joko Widodo dengan pihak yang anti dengan presiden sekarang, seperti yang telah terlihat pada unjuk rasa beberapa waktu lalu itu. Inilah perwujudan perbedaan yang paling besar dengan skala luas. Keluasan skala itu terposisi dalam dimensi negara. Perbedaan tersebut tidak saja di Jakarta, tetapi juga dianut di

Surabaya, Medan, Makassar dan berbagai tempat lain di Indonesia. Dari sisi “penganut” paham perbedaannya, ia tidak saja dianut oleh para elite pilitik Indonesia, tetapi juga oleh partai politik dan masyarakat tingkat bawah. Bahwa mereka yang terlibat perbedaan pendapat tersebut terkomposisi pada elite politik, itu artinya ada potensi konflik ini mampu digerakkan dan diletupkan. Dalam hal konflik politik, para elite adalah penggeraknya dan yang menjadi sumbu adalah peristiwa tertentu. Unjuk rasa yang terjadi di Jakarta adalah sumbu, yang melalui sumbu ini secara mudah dapat diletupkan konflik seberapa pun besarnya sesuai dengan keinginan sang elite. Selanjutnya, untuk mewujudkan konflik terbuka itu diperlukan legitimasi. Bentrok antara dua pihak akan terjadi apabila masing-masing pihak mempunyai pembenaran untuk melakukan itu. Pembenaran itu tidak saja dalam skala makro tetapi juga mikro. Nilai-nilai yang diperjuangkan kelompok merupakan unsure makro dari sebuah konflik. Karena itu se-

berapun pengorbanan yang akan dikeluarkan, mereka rela terlibat dalam konflik tersebut. Sedangkan unsur mikro sebagai penyebab konflik, cukup banyak mulai dari saling pandang, sok jagoan (mentang-mentang bertato misalnya!), tersenggol, berteriakteriak dalam unjuk rasa, sampai dengan tulisan spanduk yang menyindir. Lebih parah lagi, unsur mikro dan makro ini dapat saling berkelindan untuk memperbesar eskalasi dan legitimasi konflik. Seseorang akan marah jika dipandang tajam dalam unjuk rasa dan itu akan menggerakkan kelompoknya yang lain jika anggotanya itu dipandang mempunyai nilai ideal yang sama. Dalam konteks demikian, dua blok yang kini berseberangan di Indonesia, mempunyai nilai dan cara pandang yang sangat berbeda. Masing-masing blok itu mempunyai pengikut dan saling mendelik apabila turun ke jalan. Konflik, terutama dalam bidang politik, di negara-negara berkembang, sering muncul menjelang hajatan politik seperti pemilu. Tidak dapat dilepaskan hal ini terjadi karena politik

itu merupakan persaingan untuk mencapai kekuasaan dan pengaruh. Komposisi pengikut yang sejajar dan seimbang, membuat konflik akan semakin intens menjelang pelaksanaan hajatan. Dalam perkembangan kontemporer, jumlah pengikut ternyata bukan satu-satunya faktor yang membuat kelompok berani melakukan konflik tetapi bagaimana kemudian manipulasi data dan citra, akan mampu membuat aktor konflik semakin beringas. Meski pengikut sedikit tetapi mampu memanipulasi jumlah pengikut itu sehingga kelihatan banyak (misalnya dengan memanfaatkan wacana media sosial), maka kelompok tertentu akan berani menantang lawan. Dalam politik, ini telah sering terjadi di Indonesia menjelang hajatan digelar. Kelompok-kelompok yang berunjuk rasa di jalanan Jakarta itu, mungkin saja mempunyai pengikut kecil di seluruh Indonesia. Tetapi karena citranya mampu memenuhi jalanan di Jakarta, maka mereka merasa diri sudah besar dan dari rasa itulah memunculkan potensi konflik terbuka yang cukup besar. Mereka berani menggertak semata-mata karena merasa besar (padahal belum tentu). Lantas bagaimana cara Indonesia untuk mengatasinya? Secara teoretik, dalam konteks negara per negara, ada mediasi yang dapat menekan konflik seperti itu. Jika dalam satu negara seluruh elite puncaknya ikut bersaing dan berpotensi meletuskan konflik, maka semestinya ada negara lain yang mampu memediasi. Negara lain itu merupakan negara berpengaruh bagi Indonesia. Di masa lalu ketika Indonesia berkonflik

Bersinergi Mengendalikan Peredaran Miras

Korban tewas akibat minuman keras oplosan bertambah lagi. Kasus terbaru, dua korban bernama A. Rohman (41) dan Ade Firmansyah (34) tewas di Jalan Musyawarah, Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Mereka meniggal di tempat dan waktu berbeda. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasito mengatakan, angka korban ini bisa jadi terus bertambah mengingat polisi masih terus mendata. Di Polda Jawa Barat sudah ada 58 yang meninggal, di Jakarta 31, kemudian ditambah 2 warga Ciputat, Tangerangh Selatan sehingga total menjadi 91 yang meninggal dunia. Sementara itu, masih ada juga puluhan korban yang dirawat di rumah sakit. Saat ini, Indonesia menghadapi kondisi sosial yang amat memprihatinkan, meski sudah jatuh banyak korban akibat miras oplosan maupun miras yang bukan oplosan tetap saja tidak membuat jera para pelakunya. Minum minuman keras atau minuman beralkohol saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, dikonsumsi mulai anak-anak hingga dewasa, dimulai sekadar coba-coba bahkan memang untuk disuguhkan dalam perayaan tertentu atau pesta meriah.

Oleh Mirza Fithry N.

’’Namun, di sisi lain ternyata masih ada kalangan yang membolehkan miras beredar dengan alasan tertentu bahkan dilindungi secara perundang-undangan. Menunjukkan negara tidak serius dalam menuntaskan kerusakan moral masyarakat.’’ Padahal menurut beberapa penelitian kesehatan seperti dilansir boldsky.com, minum minuman keras dapat membahayakan kesehatan. Mabuk, mual, dan muntah adalah efek yang paling umum dari minum minuman keras, belum lagi efek jangka panjang yang ditimbulkan jika dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan organ tubuh berpotensi rusak, yaitu ginjal, jantung, hati, mata, sistem pencernaan, sistem reproduksi, kulit, tulang, dan terakhir otak dan sistem saraf. Jumlah kasus kejahatan akibat meneguk miras pun semakin meningkat, tentu kita masih ingat kasus Yuyun, seorang

gadis berumur 14 tahun yang telah diperkosa dan dibunuh oleh 14 pemuda ingusan di Bengkulu karena di bawah pengaruh miras. Sudah menjadi bukti bahwa tindakan kejahatan seperti pencurian, penganiayaan, perkosaan, bahkan pembunuhan akibat buruk dari miras. Tidak adanya kesadaran masyarakat dan sanksi yang tegas bagi para pelaku, penjual, dan pengedarnya dari pemerintah membuat kejadian ini berulang dan berulang kembali. Namun, di sisi lain ternyata masih ada kalangan yang membolehkan miras beredar dengan alasan tertentu bahkan dilindungi secara perundang-undangan.

Menunjukkan negara tidak serius dalam menuntaskan kerusakan moral masyarakat. Oleh karena itu, tidaklah cukup hanya membentengi diri, keluarga dan masyarakat hanya dengan keimanan dan ketakwaan, akan tetapi dibutuhkan kesadaran dan pengawasan dari masyarakat untuk berperan aktif dalam pelarangan pengedaran miras. Peran negara pun sangat dipentingkan untuk menindak tegas setiap pelaku serta melegalkan peraturan tentang larangan untuk memproduksi maupun mengedarkan miras. Pengendalian terhadap peredaran miras harus dilakukan dengan langkah yang jelas. Pengawasan terhadap produksi pabrik-pabrik miras ilegal juga harus terus dilakukan. Polisi dan masyarakat harus terus bersinergi melakukan pengawasan. Edukasi terhadap masyarakat untuk menghindari menenggak miras terlebih miras oplosan harus terus dilakukan. Tingginya korban miras oplosan di negeri ini mengindikasikan bahwa kita lalai melakukan pengawasan dan pembinanan terhadap generasi muda untuk menjauh dari miras.

dengan Belanda, ada komisi tiga negara (di antaranya Belgia dan Australia) yang menengahi konflik yang terjadi antara Indonesia dengan Belanda. Tetapi di zaman sekarang, jelas tidak pantas harus ada negara luar yang mencoba member saran, apalagi memengaruhi. Indonesia adalah negara berdaulat dan karena itu tidak boleh dipengaruhi oleh negara lain. Karena itu, mediasi ini haruslah terjadi diantara para elite. Artinya harus ada elita tengah yang mampu mempertemukan para elite haus kekuasaan ini untuk menekan konflik. Elite tengah itu dapat berupa tokoh agama, tokoh masyarakat atau tokoh kebudayaan. Mereka-mereka itulah yang mempuyai posisi netral. Dialog jelas juga merupakan cara terbaik untuk menyelesakann konflik. Dialog merupakan bagian atau kelanjutan dari mediasi, atau pelaksanaan mediasi. Di sini para elite politik Indonesia harus mampu melihat visi Indonesia ke depan (bukan sekadar 30 tahun tetapi lebih dari 50 tahun), agar tercipta kondisi untuk saling melakukan pembicaraan. Negosiasi mungkin juga menjadi salah satu cara, tetapi pada saat ini di Indonesia, politik yang dinegosiasikan akan memberikan akibat tidak baik ke masa depan. Karena itu terakhir adalah mewacanakan secara terus-menerus tentang bahaya konflik dan manfaat kerja sama. Ini tidak saja tugas dari ilmuwan tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Media sosial seharusnya difungsikan di sini. Penulis, staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Nilai tukar petani Bali terus menurun. - Utangnya naik. *** Penurunan nilai UNBK 2018 harus dikaji. - Jangan basa-basi. *** Jelang hari raya, stok pangan di Bali aman. - Harga ‘’tak aman’’.

Penulis tinggal di Br. Kembang Ds. Cupel RT. 02 RW. 02 Kec. Negara Kab. Jembrana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

TABANAN

7

Hanya Tiga UKM Tak Bayar Angsuran Tabanan (Bali Post) Tingkat kemacetan KUR di Tabanan relatif kecil. Dari ratusan UKM yang mendapatkan KUR itu hanya tiga UKM yang macet. Persentasenya memang masih sangat kecil. Tetapi tetap harus menjadi perhatian pihak penyalur KUR untuk memastikan penyalurannya betul-betul bukanlah merupakan usaha konsumtif. Ketua Pelaksana TPID Tabanan I Gusti Putu Ekayana mengatakan hal itu, Kamis (3/5). Menurutnya, penyerapan KUR ini tercermin dari laporan salah satu bank penyalur KUR, yakni Bank BPD Bali. Dilaporkan, realisasi KUR mikro Februari lalu di Tabanan mencapai Rp 940.000.000 atau 49,47 persen dari target. Sedangkan realisasi KUR kecil Rp 32.503.000.000 atau 80,25 persen dari target. Serapan KUR tersebut secara umum untuk sektor industri, jasa, perdagangan, perikanan hingga sektor pertanian. ‘’Meski laporan penyerapan belum masuk semua, tetapi kondisi ini sesuai harapan kami. KUR itu bisa memberikan multiplier effect kepada masyarakat yang ada di pedesaan, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,’’ ujarnya. Di sisi lain, dengan menggeliat ekonomi di desa, maka nantinya KUR ini juga dapat menjadi upaya efektif menekan laju inflasi di Tabanan. Belum lama ini UKM menggelar rapat evaluasi 13 April lalu, yang mengundang lembaga keuangan penyalur KUR. ‘’Pada rapat evaluasi tersebut, serapan KUR cukup banyak di UKM. Dari ratusan UKM yang menyerap KUR, dilaporkan tiga di antaranya mengalami kredit macet atau tidak bisa membayar angsuran,’’ ujarnya. Tiga UKM ini mengakses KUR dengan besaran pinjaman di atas Rp 25 juta yang memerlukan agunan atau jaminan. Karenanya, agar jaminan UKM ini tidak sia-sia, pihaknya akan turun ke lapangan memantau langsung permasalahan yang dialami. Pihaknya akan membantu jika ada UKM yang mengalami masalah terkait pemasaran produknya. ‘’Kalau permasalahan produk akan dibantu, misalnya lewat BUMDa dalam hal ini PDDS,’’ ujarnya. (kmb24)

Layanan ”Online” Meningkat

Tabanan (Bali Post) Sejak diterapkan Sisten Informasi Pendaftaran Online Rumah Sakit (Sipon RS) Agustus 2017 lalu, BRSU Tabanan mulai mengalami peningkatan pengguna. Awalnya hanya lima pasien yang mengakses layanan itu. Namun, dari data terakhir saat ini layanan sudah mencapai 40 pasien per hari. Meski masih jauh dari jumlah pasien yang datang per hari untuk rawat jalan yang bisa menembus 700 kunjungan per hari. Penambahan ini mencerminkan masyarakat sudah mulai merasakan kemudahan yang didapat dari layanan pendaftaran online. Untuk semakin meningkatkan layanan BRSU, hendaknya sistem ditingkatkan sehingga waktu tunggu layanan dapat dipangkas. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Jumat (4/5) kemarin, mengatakan saat ini dalam sistem pendaftaran online pasien harus menunggu dua hari untuk bisa mendapatkan layanan. ‘’Jadi, daftar online sekarang, setelah dua hari baru datang ke BRSU,’’ ujarnya. Lama waktu tunggu ini menurut BRSU diperlukan pihak rumah sakit untuk menyiapkan rekam medis (RM) pasien, karena saat ini rekam medis itu belum tersedia secara online karena itu masih disiapkan secara manual. (kmb24)

Bali Post/kmb28

Siswa Berprestasi

BUPATI - Anak berprestasi mendapat ucapan selamat dan apresiasi luar biasa dari Bupati Eka Wiryastuti.

Bupati Tularkan Filosofi Bersyukur, Berdoa, Berbagi Tabanan (Bali Post) –

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menularkan filosofi hidupnya, yakni “Berbuat, Bersyukur, Berdoa dan Berbagi” kepada siswa-siswi Tabanan yang menorehkan prestasi nasional maupun tingkat regional. Capaian prestasi itu sangat diapresiasi Bupati Eka, dengan menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya kepada siswa-siswi terbaik Tabanan. Bupati Eka Wirayastuti mengungkapkan hal itu saat menerima audiensi siswa-siswi berprestasi yang didampingi gurunya masing-masing. Anak-anak berprestasi itu adalah Ida Ayu Kade Dwi Uthary (SMKN 1 Tabanan) yang mampu menorehkan nilai Ujian Nasional SMK tertinggi se-Bali yakni 379,00. Selain itu, siswa-siswi Yayasan MA Al Irsyad Candikuning, Tabanan, Usamah Izzudin AlQosam dan Ahmad Andi Al Ma”ruf, yang mendapat juara II Tingkat Nasional Lomba Karya Ilmiah Bidang Sumber Daya Alam (SDA) untuk SMA/ SMK/MA tingkat Nasional XI tahun 2018, makalah tentang teknologi pembuatan air minum alkali. “Saya sangat bangga dengan prestasi yang kalian raih

ini. Saya menaruh harapan besar kepada mereka, karena nantinya melanjutkan perjuangan bangsa ini sebagai generasi penerus yang baik dengan segudang prestasi. Saya yakin ke depan Tabanan akan semakin maju, cerah serta lebih baik lagi,” ujar Bupati Eka. Sesungguhnya kunci sebuah kesuksesan itu, kata Bupati Eka, berbuat, berdoa, bersyukur dan juga ingat berbagi. Dirinya berpesan agar anak-anak menggantungkan cita-citanya setinggi-tingginya. “Jangan pernah berhenti berjuang. Berbuatlah terus dengan kerja keras. Seperti kamu mengayuh sepeda. Kayuh saja pasti akan sampai di suatu tujuan,” ucap Eka. Terkait bersyukur, Bupati Eka berpesan agar jangan

pernah berhenti bersyukur. “Harus juga berbagi. Jangan kepintaran hanya untuk diri sendiri. Jangan kaya sendiri. Semakin banyak dibagi, maka akan semakin banyak pintarnya. Karena Tuhan tidak akan menitipkan kepintaran itu pada orang yang salah. Jadi, kalau kalian sudah menjadi seperti sekarang, artinya Tuhan memilih orang yang tepat, pantas dan benar,” tegas Bupati Eka. Tidak lupa juga Bupati Eka berpesan kepada para pendidik agar lebih memperhatikan siswa-siswi yang mereka didik, lebih-lebih yang berprestasi. Sudah waktunya saat kelulusan anakanak tidak berbuat semua gue di jalanan. Apalagi menampilkan aksi corat-coret seragam hingga konvoi di jalan-jalan umum. Bupati

sangat prihatin jika ada generasi muda yang merupakan penerus estafet mengalami kecelakaan. Sebab mereka sangat berguna, bermanfaat ke depannya sebagai tulang punggung Tabanan. “Kalau memang mereka ingin merayakan, fokuskan saja di sekolah. Buatkan mereka panggung atau apa. Jangan sampai dirayakan di luar sekolah. Jika toh harus keluar, buatlah agenda persembahyangan. Jangan tamat SMA mau jadi jagoan. Buka baju pula di jalanan,” tegasnya. Ke depan jangan sampai begitu lagi. Seperti kejadian di medsos ada yang jatuh di jalan. “Bukan itu tujuan sekolah. Tujuan kita menyekolahkan anak kita kan untuk meneruskan cita-cita bangsa kita ini. Cita-cita orangtuanya, cita-cita keluarganya, bermanfaat untuk lingkungannya, bermanfaat untuk dirinya sendiri”, sambung Bupati Eka. Muh. Syarifuddin selaku Kepala Yayasan mengucap-

kan terima kasih dan merasa terhormat karena telah berkesempatan bertegur sapa dengan Bupati Tabanan. “Ini akan menjadi kebanggaan juga motivasi bagi siswasiswi kami,” jelasnya. Kepala SMKN 1 Tabanan I Wayan Sudarsana mengungkapkan, dalam menghadapi UN pihaknya memberikan trik khusus kepada siswa-siswinya, yakni belajar menggunakan metode klub. Teknisnya, komunitas yang suka mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, mereka dapat tambahan ilmu dengan digodok di klub itu. “Bahkan klub ini sudah terbentuk sejak 2013 lalu. Yang bisa masuk klub ini awalnya siswa-siswi yang niat mendaftar saja. Untuk dapat murid yang pas, siswa akhirnya disaring lagi. Sehingga siswa tidak hanya berniat saja, melainkan benarbenar suka dan hobi mata pelajaran yang ada di klub itu,” jelasnya. (kmb28)

Nyeberang Mengayuh Sepeda

Hanafi Tewas Ditabrak Pemotor Bali Post/kmb24

SIPON RS - Warga mengantre di layanan pendaftaran di BRSU Tabanan. Diyakini antrean itu bisa terurai jika masyarakat mengakses layanan Sipon RS.

Operasi Patuh 2018

Pelanggaran Didominasi Tidak Pakai Helm Tabanan (Bali Post) Operasi Patuh Agung 2018 yang digelar serentak pihak kepolisian di seluruh wilayah Indonesia hingga Jumat (4/5) kemarin, masih tetap berlangsung. Dari hasil penertiban hingga Jumat kemarin di Setwilkum Polres Tabanan, tercatat 690 pelanggar lalu lintas yang ditilang. Namun mayoritas pengendara sepeda motor itu tidak mengenakan helm. Kasat Lantas Polres AKP Citra Dewi mengatakan selama lebih dari sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Agung itu mulai 26 April sampai 4 Mei, tercatat ada 690 pelanggar yang ditilang. Dan 39 teguran. Dari 690 pelanggar yang tidak mengenakan helm 216 pengendara. Sedangkan yang tidak lengkap surat-surat kendaraannya sebanyak 194 pelanggar. Tidak menggunakan sabuk keselamatan 109 pengendara dan menggunakan handphone 28 pelanggar. Sisanya merupakan pelanggaran lalu lintas kategori lainnya, seperti larangan putar dan parkir di tempat dilarang. “Pelanggar paling banyak adalah pengendara tanpa mengenakan helm mencapai 216 pelanggar,’’ tutur AKP Citra Dewi. Tidak hanya itu, sejumlah barang bukti yang disita selama operasi Patuh Agung 2018, di antaranya SIM sebanyak 113, STNK 529 dan kendaraan 48. “Kami juga memakai sistem hunting. Menemukan pelanggaran dengan berpatroli, kalau razia saja kurang optimal,” ungkapnya. Operasi Patuh 2018 itu bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, serta ketertiban lalu lintas menghadapi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. “Operasi tersebut kita harap memberi efek jera. Sebab, sekaligus sebagai tindakan penegakan hukum, kegiatan preemtif dan preventif,” tukasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

OPERASI PATUH - Sat Lantas Polres Tabanan menggelar Operasi Patuh di Tabanan.

Bali Post/kmb28

LAKALANTAS - Sepeda dengan barang dagangan milik korban di lokasi kejadian pascalakalantas, Kamis (3/5).

Tabanan (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di jalan umum jurusan Denpasar– Singaraja hingga menyebabkan korban Hanafi meninggal dunia. Tepatnya Banjar Belah Desa Luwus, Kamis (3/5) malam. Akibatnya, laki-laki asal Jember itu tewas setelah kepalanya benturan keras dengan aspal. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kadek Citra Dewi saat dikonfirmasi membenarkan terjadi lakalantas, Kamis malam sekitar pukul 19.00 Wita. Lakalantas itu melibatkan pengendara sepeda motor Vario dengan nomor kendaraan DK 3020 UV dengan pengayuh sepeda Hanafi. Dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian,

sepeda motor Honda Vario yang dikendarai I Made Raka Satria (22) alamat Banyuasri, Singaraja datang dari arah selatan jurusan Denpasar menuju arah utara jurusan Singaraja. Tiba di lokasi kejadian, ada pengayuh sepeda sedang menyeberang. Diduga Raka mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak bisa menghindar dan akhirnya menabrak pengayuh sepeda yang menyeberang jalan dari timur ke barat. Benturan yang cukup keras menyebabkan keduanya terjatuh. Pengendara motor mengalami patah rahang kanan, lecet punggung, tangan kanan dan kiri serta lutut kiri. Dalam keadaan sadar dan mendapatkan perawatan di RSU Semara Ratih, pengendara motor itu

kemudian dirujuk ke RSU Singaraja. Sedangkan Hanafi (51) mengalami pecah kepala belakang, luka robek samping kiri, keluar darah dari telinga kanan dan kiri, hidung, mulut dan meninggal di TKP. ‘’Pengendara motor kurang hati-hati saat memasuki jalanan lurus. Akibat kurang waspada di daerah yang tidak ada penerangan jalan, membuat pengendara menabrak pengayuh sepeda yang sedang menyeberang dari timur menuju ke barat jalan di sebelah barat marka as jalan,’’ ucapnya. Terkait lakalantas itu, AKP Citra Dewi selalu mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, jangan sampai membuat celaka diri sendiri ataupun pengguna jalan lain. (kmb28)

Puncak Panen Raya, Harga Gabah Petani Turun Puncak panen raya di Tabanan ini terjadi bulan April, belum lama ini. Berlimpahnya produksi padi, secara otomatis menyebabkan harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan. Harga gabah yang awalnya Rp 5.000 per kilogram di tingkat petani, saat ini dibanderol Rp 4.000 per kilogram. Meski ada penurunan harga gabah, syukurlah masih berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan Rp 3.700 per kilogram. Bagaimanakah apresiasi petani saat musim panen raya, kendati kenyataannya harga gabah itu justru menurun?

PANEN - Petani sedang memanen padi di musim panen raya. Dengan adanya panen raya, justru menyebabkan harga gabah di tingkat petani Tabanan mengalami penurunan, walau masih di atas HPP.

KEPALA Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Kamis (3/5), mengatakan penurunan harga gabah itu memang normal terjadi saat produksi padi di tingkat petani meningkat drastis, alias sedang terjadi panen raya. Namun penurunan harga gabah di Tabanan masih berada di atas HPP. Kondisi ini sekaligus menepis kekhawatiran di kalangan petani sebelumnya. Pasalnya, tahun ini alokasi Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (DPM LUEP) mulai

nyebabkan kadar air produksi gabah petani menjadi berada dalam kondisi rendah. Justru hal itu menyebabkan kualitas produksi gabahnya jadi bagus. Karena itu, harga gabah bisa ditetapkan di atas HPP,’’ paparnya. Adanya panen raya dan kemudian diikuti dengan penurunan harga gabah di Tabanan, dikatakan juga memengaruhi harga beras medium di Tabanan. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, harga beras me-

tidak lagi digelontorkan pihak Pemerintah Provinsi Bali ke sejumlah usaha penggilingan padi untuk menopang harga gabah di pasaran. ‘’Meski tanpa adanya DPM LUEP tahun ini, harga gabah masih bisa dipertahankan di atas HPP,’’ jelas Budana. Syukurnya, kata Budana, harga gabah di Tabanan masih berada di atas HPP. Itu bisa terjadi karena dibarengi kualitas dan produktivitas panen yang bagus. ‘’Intensitas curah hujan yang berkurang pada musim panen ini me-

Bali Post/kmb28

dium di pasaran saat ini Rp 10.000 per kilogram, meski masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), namun harga ini sudah menurun dari kenaikan sebelum panen raya, yaitu Rp 12.000 per kilogram. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Tabanan Primayani mengatakan penurunan harga beras ini terjadi dalam dua minggu terakhir. ‘’Sudah dua minggu ini harga beras turun. Namun saat ini mulai stabil pada kisaran harga Rp 10.000 per kilo-

gram di tingkat pengecer,’’ ujarnya. Penurunan ini, kata Primayani, dipengaruhi adanya panen raya. Sesungguhnya penurunan ini tidak hanya terjadi di wilayah Tabanan, namun juga di daerah lainnya. Dengan semakin banyaknya produksi padi, tambah Primayani, maka harga beras medium di masyarakat bisa ditekan kembali. Syukursyukur masih bisa mencapai harga HET yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 9.450 per kilogram. (san)


KARANGASEM

8

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Pasca-Erupsi, Harga Ternak Meroket Amlapura (Bali Post) Saat erupsi Gunung Agung, warga di lereng Gunung Agung, ramai-ramai menjual ternaknya. Seperti sapi, ayam, bebek, hingga babi. Saat itu, semua jenis ternak dijual murah, agar tak rugi total saat harus mengungsi dari rumahnya. Kini, setelah Gunung Agung mulai tenang, warga di lereng Gunung Agung, enggan mulai berternak lagi. Akibatnya, harga ternak seperti ayam, bebek hingga babi jadi meroket tajam dari biasanya. Keengganan warga beternak lagi cukup beralasan. Meski Gunung Agung kian menunjukkan semakin tenang, tetapi situasi belum sepenuhnya aman. Pada hari-hari tertentu, Gunung Agung itu masih mengeluarkan asap tebal. Begitu juga gempa-gempa kecil masih terasa, meski jauh lebih kecil dari sebelumnya. Status Gunung Agung juga kembali normal. ‘’Masih trauma kalau kami harus beternak lagi. Nanti kalau erupsi lagi, bingung ngurusnya,’’ kata salah satu warga Wayan Asta, yang nyambi beternak babi, di Desa Bhuana Giri, Jumat (4/5) kemarin. Situasi demikian nyaris terjadi di sebagian besar wilayah lereng Gunung Agung. Akibatnya, harga ternak belakangan ini sangat tinggi. Contoh, harga daging babi di sejumlah pasar di Karangasem melonjak, dari biasanya Rp 30 ribu per kg saat ini mencapai Rp 60 ribu per kg. Imbasnya, kebutuhan ternak seperti babi untuk sarana upacara keagamaan di berbagai desa, juga ikut merangkak naik. Babi ukuran sedang seberat 40 kg, biasanya seharga Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta, melonjak jadi Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta. ‘’Nyari babi untuk guling (sarana ritual keagamaan) sekarang susah mendapatkannya. Coba dicari di pasar susah karena langka. Saya sampai masuk ke rumah-rumah di pedesaan. Untung dapat, tetapi harganya sudah sangat mahal,’’ kata salah satu warga yang ditemui di Pasar Karangsokong, Nengah Wira, Jumat kemarin. Demikian juga harga ayam. Ayam ukuran kecil yang biasa digunakan sebagai sarana upacara keagamaan, dijual Rp 10 ribu - Rp 15 ribu, kini naik jadi Rp 20 ribu-Rp 25 ribu per ekor. ‘’Dulu kami menerima stok ayam jenis ini (boiler) dari peternak ayam di utara (lereng Gunung Agung). Sekarang sudah lama kami tidak dikirimi lagi. Padahal, permintaan sangat tinggi,’’ ujar salah satu pedagang ayam di Pasar Karangsokong Amlapura. Situasi serupa juga terjadi di Pasar Amlapura Timur. Langkanya hewan ternak saat ini, membuat daging ayam broiler dibandrol Rp 50 ribu per kilogram atau naik 100 persen dari biasanya. ‘’Ya, biasanya berkisar Rp 25 sampai 30 ribu per kilogram. Harga meroket naik, karena ayam sekarang ini sangat langka,’’ ungkap salah seorang pedagang, Wayan Kasih. (kmb31)

Lomba Baca Puisi

Wakil SMPN 2 Bebandem Tampil Dominan Meningkatkan minat baca di tengah perkembangan teknologi informasi dirasakan memang cukup sulit. Tetapi, pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan minat baca itu dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung keterlibatan siswa. Setelah melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah itu, kali ini upaya menggenjot minat baca dilakukan dengan cara menyelenggarakan berbagai lomba. Nah upaya efektif apa saja dilakukan Dispustaka Karangasem dalam kaitan meningkatkan gemar membaca di masyarakat? SEPERTI yang dilaksanakan Jumat (4/5) kemarin, pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka) gerakan menggugah minat baca di kalangan siswa ini, diwujudkan dengan menggelar lomba membaca puisi tingkat SMP. Dalam pelaksanaannya kemarin, SMPN 2 Bebandem menunjukkan keunggulannya di bidang ini dengan memboyong juara I dan II. Siswa yang meraih juara I dan II adalah Ni Made Dipatamayanti dan Ni Ketut Intan Rahayu. Sedangkan juara III direbut siswa Ni Putu Airlia Ivana dari SMPN 5 Amlapura. Semua pemenang ini menetapkan puisi pilihan dengan judul ‘’Rumah Kosong (dari Ibuku)’’ karya I Putu Agus Sutrarama. Dua buah puisi yang menjadi persyaratan itu dibawakan peserta. Selain satu buah puisi wajib judul ‘’Amed’’ karya I Wayan Sunarta. Sedangkan memilih salah satu judul dari dua puisi pilihan, meliputi puisi judul ‘’Seloka Purnama’’ karya IDK Raka Kusuma dan puisi judul ‘’Rumah Kosong (dari ibuku)’’ karya I Putu Agus Sutrarama. Lomba diikuti perwakilan dari masing-masing kecamatan. Bertindak sebagai juri dari unsur Perpustakaan, dan seniman sastra, I Komang Pasek Antara, Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten, dan Ida Wayan Ayu Ebayanti. Komang Pasek Antara yang juga Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca itu usai pelaksanaan lomba, mengatakan para peserta lomba tampil cukup baik. Mereka mampu membawakan puisi wajib dan puisi pilihan dengan baik. Tetapi, dari hasil penilaian juri, wakil-wakil SMPN 2 Bebandem, memang tampil dominan dibandingkan wakilwakil kecamatan lain. Pemenang I sampai III, berhak atas trofi dan hadiah uang. Sedangkan perolehan nilai terbesar urutan 4-7 mendapatkan bingkisan buku bacaan dan alat tulis. Kepala Dispustaka Karangasem, I Komang Daging, mengatakan melalui pelaksanaan lomba, pihaknya berharap para pelajar itu mengenal lebih dekat perpustakaan sebagai media mencerdaskan kehidupan bangsa. ‘’Perpustakaan era sekarang tidak lagi hanya tempat meminjam dan membaca buku saja, tetapi lebih variatif lagi dapat memberdayakan potensi dirinya melalui pemanfaatan sarana informasi teknologi yang telah disediakan,’’ kata Daging. Terkait upaya meningkatkan gemar membaca, selain melalui menggelar lomba, Daging mengatakan, Dispustaka Karangasem melakukan gerakan sistem jemput bola, dengan cara langsung terjun ke masyarakat melalui 4 unit armada Mobil Perpustakaan Keliling dan Mobil Pintar. Gerakan ini cukup efektif. Hal itu terlihat dari antusiasnya warga khususnya anak-anak yang menyambut kedatangan mobil itu saat datang ke tempat-tempat umum maupun ke sekolah-sekolah. Setelah pelaksanaan lomba jenjang baca puisi tingkat SMP, lomba selanjutnya digelar Senin (7/5) nanti dan Jumat (11/5) mendatang, meliputi lomba Baca Puisi Bali Modern SMA/ SMK dan Lomba Ceritera SD/MI. (gik)

Bali Post/gik

PEMENANG - Pemenang lomba baca puisi, juara I, II, III dari kiri ke kanan, Ni Made Dipatamayanti, Ni Ketut Eva Intan Rahayu, dan Putu Airlia Ivana.

Lulusan Kejar Paket

Didorong Lanjutkan Pendidikan Amlapura (Bali Post) -

Bersamaan pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar, Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Jasri, di Kelurahan Subagan, Karangasem menggelar hajatan ujian nasional Kejar Paket B. Bupati IGA Mas Sumatri sempat memantau pelaksanaan ujian sekolah penyetaraan itu, Jumat (4/5) kemarin. Selain mengecek kesiapan panitia, pemantauan itu juga untuk memotivasi para peserta didik melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ‘’Setelah lulus Paket B itu, anak-anak itu melanjutkan ke Paket C. Begitu pula lulusan Kejar Paket C didorong pemerintah agar melanjutkan ke perguruan tinggi,’’ tegasnya. Mas Sumatri mengatakan, untuk mendukung program pendidikan lanjutan bagi lulusan SMA, termasuk lulusan Kejar Paket C, Pemkab Karangasem sudah menjalin

kesepakatan dengan sejumlah perguruan tinggi untuk program sekolah Kuliah Dulu Bayar Belakangan (KDBB). Melalui program tersebut, lulusan SMA dan kejar paket itu bisa melanjutkan kuliah tanpa harus dibebani biaya kuliah yang mahal. Pasalnya, biaya kuliah itu bisa dibayar setelah wisuda dan mendapatkan pekerjaan.

Kerja sama itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) penduduk Karangasem yang bermuara pada menurunnya pengangguran. Sementara itu, peserta ujian Paket B dan program penyetaraan diikuti 14 siswa dari kalangan usia sekolah SMP umum dan 19 peserta dari program ekstensi. Untuk program

UNTUK memudahkan pelayanan, Pemkab Karangasem akan menerapkan sistem pajak online. Regulasinya sudah disusun dalam bentuk ranperda yang diajukan pada sidang paripurna DPRD Karangasem, Jumat (4/5) kemarin. Dewan sudah menyusun jadwal pembahasannya, sehingga ranperda itu diharapkan sudah ketok palu 22 Mei mendatang. ‘’Sidang paripurna hari ini. Kemudian kita lanjutkan rapat intern fraksi-fraksi untuk menyusun pemandangan umum terhadap materi ranperda. Pemandangan umum itu akan disampaikan pada sidang lanjutan besok (hari ini - red),’’ ujar Wakil Ketua Dewan I Made Wirta, usai memimpin sidang. Pada sidang paripurna itu, Bupati IGA Mas Sumatri juga

mengajukan Ranperda tentang Badan Permusyawarahan Desa (BPD) yang notabene merupakan usulan di luar Propemberda 2018. Pengajuan kedua ranperda itu mengacu ketentuan pasal 16 ayat (5) huruf c Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 80 tahun 2015, tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Ranperda itu menyangkut sistem pajak online, dilatarbelakangi keinginan meningkatkan pendapatan asli daerah dari pajak daerah, sebagai wujud optimalisasi. Salah satu dukungannya adalah sistem administrasi perpajakan modern yang menekankan pada transparansi dan akuntabilitas perpajakan. ‘’Sejalan perkembangan teknologi informasi serta dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak,

maka perlu dilaksanakan sistem online pajak daerah,’’ jelas Mas Sumatri. Ranperda BPD itu dilatarbelakangi keinginan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa, yang didasarkan asas penyelenggaraan pemerintahan yang baik, serta sejalan dengan asas pengaturan desa. BPD itu merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan di desa, yang anggotanya merupakan wakil penduduk desa, berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis mengacu pasal 73 ayat (1) Peraturan Mendagri 110 tahun 2016. ‘’Perda ini untuk meningkatkan peran dan fungsi BPD,’’ kata Mas Sumatri. Sementara itu, Wirta mengatakan untuk membahas kedua ranperda terse-

ekstensi sebagian besar peserta sudah berusia 30 sampai 50 tahun. Mata pelajaran yang diujikan yakti Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Matematika dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) serta Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Salah seorang peserta ujian, I Made Darsana (44), mengaku sudah lama ingin mengikuti program Kejar Paket B itu. Namun, keinginannya itu selalu saja tertunda, akibat kesibukannya. Untuk mewujudkan cita-citanya memiliki ijazah setara SMP, pria asal Lingkungan Pesagi, Kecamatan Karangasem itu

menyisihkan waktu mengikuti pelajaran jalur ekstensi kelas sore di SKB Jasri. ‘’Saya tamat SD tahun 1988,’’ katanya. Selain karena sudah menjadi cita-cita lama, motivasi Darsama mengikuti pendidikan kejar paket itu karena Pemkab Karangasem menggratiskan biaya sekolah Kejar Paket baik A, B maupun C. Tahun ini, peserta didik dari ketiga kelompok belajar itu mencapai 600 orang. Untuk mengejar target indeks pembangunan manusia (IPM), Pemkab Karangasem terus akan melanjutkan program pendidikan gratis tersebut. (kmb)

Dewan Segera Bahas Perda Sistem Pajak ’’Online’’

PAJAK ONLINE - Sidang paripurna DPRD Karangasem penyerahan Ranperda Sistem Pajak Online dan Ranperda Badan Permusyawaratan Desa. but, dewan membentuk dua panitia khusus (pansus), pansus membahas sistem pajak online dan pansus 2 Perda BPD. Kedua pansus itu

efektif bertugas Selasa (8/5) nanti. ‘’Pembahasan di tingkat pansus itu direncanakan rampung Senin (21/5) mendatang,’’ jelasnya. (ad299)

PDAM Karangasem Raih Anugerah TOP BUMD 2018

PENGHARGAAN TOP BUMD Direktur PDAM Karangasem I Gusti Made Singarsi usai menerima penghargaan dalam ajang TOP BUMD 2018 di Ballroom Balai Kartini, Jakarta.

KINERJA PDAM Karangasem di bawah Direktur I Gusti Made Singarsi terus mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ini tidak terlepas dari perubahan kinerja yang dikakukan PDAM, hingga membuat pelayanan PDAM di Karangasem semakin memuaskan. Setelah meraih berbagai penghargaan nasional, kali ini PDAM Karangasem kembali meraih Anugerah TOP BUMD 2018, di bidang operasional dan pelayanan. Selain itu, direkturnya juga meraih penghargaan serupa dalam bidang kedaulatan bersikap. Penghargaan ini diterima langsung Direktur PDAM Karangasem I Gusti Made Singarsi, di Ballroom Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/5) lalu. Gusti Singarsi mengatakan, penganugerahan TOP BUMD itu merupakan acara penganugerahan terhadap BUMD yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja keuangan dan bisnisnya. Selain itu juga pelayanan kepada customer dan masyarakat umum. Penghargaan TOP BUMD itu juga menganugerahi kepada BUMD yang sukses meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan bisnis dan investasi di daerahnya, serta turut berperan menggerakkan roda perekonomian di Indonesia. Dalam penyerahan anugerah ini, juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua MPR Zulkifli Hasan hingga Ketua DPD-RI Oesman Sapta Odang dan undangan pejabat tinggi

negara lainnya. Singarsi mengatakan, anugerah TOP BUMD ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Majalah Business News Indonesia, bekerja sama dengan Asia Business Research Center, beserta beberapa asosiasi bisnis dan ekonomi. Kegiatan ini juga didukung Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk mengikuti TOP BUMD, peserta diminta mengikuti proses penilaian dan penjurian secara objektif, fair, dan independen. Sehingga hasilnya memperlihatkan realitas dan perkembangan BUMD saat ini. “Proses penilaiannya sangat objektif dan komprehensif, karena dilengkapi kuesioner dan pendalaman melalui wawancara penjurian,” kata Singarsi. TOP BUMD itu merupakan kegiatan penghargaan BUMD yang terbesar di Indonesia. Sedikitnya ada 2.000 BUMD yang diseleksi. Ribuan BUMD itu disaring menjadi 200 BUMD terbaik. Dan diseleksi lagi sebelum ditetapkan menjadi pemenang. Gusti Singarsi mengaku sangat bersyukur dengan capaian ini. Artinya, perubahan besar-besaran yang dilakukan di tubuh PDAM Karangasem, sejak dirinya menjabat, mulai memperlihatkan hasil maksimal yang diapresiasi tinggi berbagai pihak, baik lokal hingga nasional. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran PDAM Karangasem yang telah bekerja keras, mengubah PDAM Karangasem menjadi jauh lebih baik seperti sekarang. “Penghargaan ini

merupakan buah hasil kerja keras kita bersama. Jadikan anugerah TOP BUMD itu untuk melecut semangat PDAM Karangasem, menjadi semakin lebih baik,” tegasnya. Tahun 2018 memang menjadi tahun bertabur penghargaan bagi PDAM Karangasem. Sebab, sebelumnya, dalam ajang Penghargaan Apresiasi Pemimpin Pembawa Perubahan 2018, PDAM Karangasem dan direkturnya juga menerima penghargaan tingkat nasional itu, untuk kategori terbaik dalam tata kelola perusahaan dan pelayanan. Penganugerahan kepada BUMD dan CEO BUMD ini digelar oleh 7 Sky Global Media. Penyelenggaranya adalah perusahaan media konvergensi yang terintegrasi terdepan di Indonesia. PDAM Karangasem juga menerima penghargaan Anugerah Prestise Indonesia 2018 sebagai PDAM terbaik se-Indonesia dalam bidang kinerja dan pelayanan memuaskan, belum lama ini. Penghargaan ini sebagai buah perbaikan kinerja yang dilakukan PDAM Karangasem dalam dua tahun terakhir oleh Direktur I Gusti Made Singarsi dan jajarannya. Selain di bidang kinerja, direkturnya juga memperoleh anugerah sebagai direktur terbaik nasional. “Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Kepuasan mereka adalah tanggung jawab kami,” tegasnya. (ad296)


Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

GIANYAR

9

Pengembangan Wisata Pasar Tradisional

Terganjal Masalah Kebersihan dan Infrastruktur

Gianyar (Bali Post) Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Gianyar memiliki potensi besar untuk jadi destinasi wisata. Namun, terdapat berbagai faktor mendasar yang membuat pengembangan potensi tersebut terganjal. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar A.A. Ari Brahmanta, Jumat (4/5) kemarin mengungkapkan, dulu Pasar Senggol Gianyar sempat dibuka sebagai salah satu destinasi wisata Gianyar timur. Sayangnya, sejumlah infrastruktur masih belum memadai. Hal-hal penting dan mendasar seperti kebersihan lingkungan dan makanan higienis juga kurang diperhatikan. Persoalan-persoalan itulah yang kemudian mengganjal pengembangan pariwisata setempat. Menurutnya, pasar tradisional sangat layak dijadikan destinasi wisata. Banyak wisatawan khususnya mancanegara yang tertarik mengunjungi pasar. Namun dia kembali mengingatkan, diperlukan komitmen stakeholders terkait agar mampu menjadikan pasar tradisional sebagai destinasi yang layak dikunjungi wisatawan. ‘’Kalau sekarang, kita dapat masukan dari travel agent, Asita dan HPI yang menginginkan pasar tradisional menjadi destinasi wisata. Tapi untuk mewujudkannya, semua pihak harus bersama-sama menjaga kebersihan, kesehatan dan kenyamanan di pasar,’’ ujar Ari Brahmanta. (kmb25) Bali Post/wan

PDAM Ancam Cabut Instalasi Delapan Ribu Pelanggan

Gianyar (Bali Post) PDAM Gianyar mengancam melakukan pencabutan instalasi air untuk delapan ribu lebih pelanggan yang selama ini berulang kali telat melakukan pembayaran rekening air. Pencabutan instalasi tersebut diatur dalam Surat Edaran PDAM Gianyar Nomor PDAM.66/S.Edaran/III/2018. Menurut Dirut PDAM Gianyar Made Sastra Kencana, Jumat (4/5) kemarin, pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelanggan yang terus menunggak pembayaran rekening air. Dalam SE PDAM Gianyar sudah dicantumkan, pencabutan jaringan diberlakukan bagi pelanggan yang sudah tiga rekening melewati tanggal 23 namun belum melakukan pembayaran. Dijelaskannya, dari 57.497 pelanggan PDAM Gianyar, 49 ribu lebih sudah melakukan pembayaran tepat waktu. Sisanya delapan ribu lebih masih menunggak. ‘’Kalau sekarang yang 49 ribu ini ikut menunggak, apa yang kita gunakan bayar operasional seperti bayar listrik?’’ katanya. Diakuinya, tunggakan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun. Total tunggakan setiap bulannya mencapai kisaran Rp 1,2 miliar. ‘’Uang sejumlah ini setiap bulan terkumpul begitu saja terus. Nah tunggakan ini, tagihannya ke pusat memang rutin. Akan menunggu tagihan pusat yang dibayarkan melalui APBN,’’ jelasnya. Sementara terkait keluhan kalangan DPRD Gianyar yang belum menerima sosialisasi kenaikan tarif denda, Sastra Kencana menegaskan, PDAM Gianyar tidak ada keharusan melakukan sosialisasi ke dewan. ‘’Tidak ada keharusan sosialisasi (ke dewan), karena ini denda untuk masyarakat selaku pemakainya. Kalau kenaikan tarif mungkin kita permisi. Kan ini kita tidak menaikan tarif PDAM,’’ ujarnya. (kmb35)

Wisatawan Tewas di Tukad Ayung

Polisi Periksa Pengelola Rafting Gianyar (Bali Post) -

Polisi melakukan penyelidikan kasus tewasnya wisatawan asal Surabaya Andy Wicaksono saat rafting di Tukad Ayung pada Selasa (1/5). Sejumlah pengelola rafting di Desa Kedewatan, Ubud, diperiksa sebagai saksi di Mapolres Gianyar, Jumat (4/5) kemarin. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan. AKP Deni menjelaskan, petugas sudah mendapatkan keterangan dari sejumlah pengelola rafting. Namun sejauh ini pihaknya belum bisa mengungkapkan apakah penyebab kematian korban ada kaitannya dengan kesalahan atau kelalaian pengelola. Untuk itu pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap SOP rafting yang berada di seputaran Desa Kedewatan, Ubud. ‘’Kita akan cek penyelenggaraan rafting itu, apa sudah sesuai SOP, terus perizinannya juga kita cek,’’ katanya. Dijelaskannya, pihaknya

belum berkoordinasi dengan keluarga korban. Meski demikian, proses penyelidikan akan tetap berjalan meski pihak keluarga menganggap kematian korban adalah musibah. ‘’Karena ini sudah ada korban jiwa, walaupun pihak keluarga belum menuntut, ya tetap kita proses,’’ tegasnya. Menurutnya, sudah cukup banyak wisatawan yang menjadi korban saat mengikuti olahraga rafting di Tukad Ayung. Bahkan kecelakaan terjadi hampir setiap tahun. Korban tewas sebelumnya saat rafting di Tukad Ayung

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

Koramil Gianyar - 942289

DPRD - 943144

Koramil Blahbatuh - 941167

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Tegallalang - 974792

PMK - 943113

Koramil Tampaksiring - 901601

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Sukawati - 297564

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Ubud - 975314

PDAM - 944225/943233

Koramil Payangan - 974793

KPA Gianyar - 942184

Siaga Lantas/

PMI Gianyar - 8958414

TMC Gianyar - 945820

KONI Gianyar - 947261

Polsek Gianyar - 944510

BNN Kab. Gyr. - 946122

Polsek Blahbatuh - 941165

PLN - 947166

Polsek Tampsiring - 901110

Kodim 1616 Gyr - 943069

Polsek Tegallalang - 901575

Bali Post/nik

AKP Deny Septiawan

Sheh meninggal dunia saat rafting di Sungai Ayung. ‘’Banyak yang meninggal. Makanya, karena saya lihat seperti itu, masak kita harus tinggal diam,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kepala Di-

Gubernur Mangku Pastika Buka BBGRM Bali XV 2018

Kerap Aniaya Ibu Kandung, ODGJ Diringkus Satpol PP Gianyar (Bali Post) Wayan Budi, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Medahan, Blahbatuh, Jumat (4/5) kemarin diringkus petugas Satpol PP Gianyar. Pria 33 tahun itu diketahui kerap memukul ibu kandungnya saat gangguan jiwanya kumat. Anggota Satpol PP Gianyar I Wayan Nasta menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi mengenai ODGJ tersebut dari Perbekel Desa Medahan. Setelah mendapat informasi, petugas Satpol PP Gianyar pun langsung menuju rumah Wayan Budi. ‘’Saat ngamuk ibunya sendiri yang dipukulpukul. Sampai-sampai ibunya tidak berani pulang ke rumah,’’ jelas Nasta. Saat diamankan, Budi yang masih bujang ini meringkuk dalam kamarnya tanpa menggunakan pakaian. Oleh Wayan Nasta, Budi dibujuk agar mau mengenakan pakaian. Setelah Budi berpakaian, dia kemudian diamankan dan dibawa ke RSJ Bangli. ‘’Sekarang dia sudah aman di sana (RSJ -red). Ibunya juga sudah pulang ke rumah,’’ ujar Nasta. Menurut PNS asal Lingkungan Kaja Kauh Kelurahan Abianbase, Gianyar ini, ODGJ yang ia tangani ini sudah mengalami gangguan mental sejak duduk di bangku kelas III SD. Budi kemudian dipindahkan ke SLB. ‘’Sakitnya sudah lama. Tapi selama ini dia kalem. Tumben kali ini ngamuk dan baru pertama kali juga dikirim ke RSJ Bangli,’’ jelasnya. Diperkirakan gangguan kejiwaan pada Budi dipengaruhi lingkungan sekitarnya. Ayahnya yang sudah meninggal dunia punya riwayat gangguan jiwa. Tiga saudaranya juga mengalami hal sama. ‘’Dia anak kelima juga ikut mengalami gangguan jiwa,’’ kata Nasta. (kmb35)

ialah warga berkebangsaan Tiongkok bernama Wang Yumai pada Juli 2017. Perempuan 25 tahun itu tewas saat rafting di Tukad Ayung kawasan Desa Melinggih Kelod, Payangan. Kala itu air sungai tersebut sedang meluap dengan arus yang cukup deras. Sementara pada 2016, nasib naas dialami turis asal India, Bhatia Jyoti Gordhan (70). Nenek bertubuh tambun itu tewas akibat hanyut saat mengikuti rafting di Sungai Ayung di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud pada 3 Oktober. Pada 2014, seorang wisatawan asal India, Katir

nas Pariwisata Kabupaten Gianyar Anak Agung Ari Brahmanta mengakui jika kasus kecelakaan rafting ini sudah beberapa kali terjadi. Pihaknya pun sudah mengimbau agar pengusaha rafting menjalankan SOP dengan benar. ‘’Termasuk memberlakukan cek kesehatan sebelum rafting karena ini wisata menantang,’’ ujarnya. Dinas Pariwisata terus menekankan supaya kejadian tersebut jangan sampai terulang. Mengenai kejadian Selasa lalu, Ari Brahmanta melihat lebih ke faktor human. ‘’Kalau cuaca mendukung. Sekarang perlu cek kesehatannya. Karena tidak semua peserta punya kesehatan yang baik. Di sini peran pengelola harus tegas, jangan semua diberikan naik,’’ katanya. (kmb35)

BBGRM - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika didampingi Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng membuka secara resmi BBGRM Provinsi Bali XV Tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar. GUBERNUR Bali I Made Mangku Pastika didampingi Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng membuka secara resmi Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Provinsi Bali XV Tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar. Tahun ini Kabupaten Gianyar terpilih menjadi lokasi pelaksanaan BBGRM yang

dilaksanakan selama satu bulan penuh. Pembukaannya dilaksanakan di Wantilan Jaba Pura Dalem, Desa Guwang, Sukawati, Jumat (4/5) kemarin. Pembukaan ditandai pemukulan kentongan dan pelepasan balon disaksikan ratusan peserta gotong royong yang terdiri dari siswa SD, pegawai

di lingkungan Pemkab Gianyar serta masyarakat setempat. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Bantuan Keuangan Khusus kepada Desa Guwang serta 10 subak oleh Gubernur Mangku Pastika. Gubernur Mangku Pastika mengatakan, kegiatan ini mengingatkan kembali akan makna gotong royong, suatu warisan budaya yang akibat kemajuan zaman sudah mulai dilupakan. Untuk itulah tiap tahunnya pemerintah melaksanakan BBGRM. Namun kegiatan ini harus tak berhenti sampai di sini, minimal sebulan ada gerakan secara terus menerus. Sebab dengan gotong royong, sesulit apapun pekerjaan akan dapat diselesaikan dengan baik. Mangku Pastika menjelaskan, gotong royong harus menjadi sikap hidup. Di Bali, filsafat gotong royong sudah sangat kental dengan slogan paras paros salunglung sabayantaka, manyama braya, pakedek pakenyem, namun pelaksanaan di masyarakat masih perlu dievaluasi. ‘’Yang miskin dibantu oleh yang kaya, kerja bersama-sama.

Itulah gotong-royong. Itulah inti dari Pancasila,’’ tegas Mangku Pastika. Sementara itu, Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Gianyar sebagai tempat pencanangan BBGRM Provinsi Bali XV Tahun 2018. Peranan dan partisipasi seluruh masyarakat sangat diharapkan untuk meningkatkan keswadayaan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di desa, termasuk gerakan PKK di dalamnya untuk selalu aktif dalam menunjang berbagai program pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat. ‘’Melalui kegiatan ini, akan meningkatkan kerja sama antara berbagai elemen masyarakat dengan pemerintah, sehingga semangat gotong royong senantiasa dapat dijaga dan digelorakan dalam menghadapi berbagai tantangan,’’ terang Rochineng. Camat Sukawati A.A. Gde Putrawan selaku panitia pelaksana mengatakan, BBGRM tahun ini mengambil tema ‘’Dengan BBGRM XV Ta-

hun 2018 Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa sebagai Mitra Pemerintah Desa’’. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain, senam lansia yang diikuti Lansia Desa Guwang, pemberian paket sembako kepada lansia sebanyak 50 paket oleh Dinas PMD Provinsi Bali, pemberian garam beryodium sebanyak 250 bungkus, pasar murah dari Disperindag Bali, pemberian bibit pohon sebanyak 300 pohon oleh Dinas Kehutanan Bali, pemberian bibit pohon sebanyak 150 pohon dari DLH Gianyar, pemberian paket sembako kepada warga disabilitas sebanyak 45 paket oleh Dinas Sosial Gianyar, pameran UP2K, pelatihan pengolahan sampah dan tata rias bagi PKK kecamatan, melaksanakan pelatihan pemberdayaan perangkat desa untuk meningkatkan sumber daya aparatur Pemerintah Desa se-Kabupaten Gianyar, serta melaksanakan gotong royong bersama dengan seluruh OPD, perbekel, perangkat desa, PKK dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Gianyar. (ad297)

Siswa SD Penjual Es Jadi Pejuang Semangat Pendidikan PERJUANGAN Putu Gede Wijaya Kusuma (12) dan Kadek Agus Adi Kusuma (9), kakak beradik yang merupakan siswa salah satu SD di Gianyar, sudah banyak menginspirasi masyarakat. Tidak hanya punya semangat belajar yang tinggi, mereka juga membantu ekonomi keluarga dengan berjualan es lilin keliling sepulang sekolah. Perjuangan mereka pun mendapat apresiasi dari Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali. Dua bocah ini bahkan dijadikan pejuang semangat pendidikan. Komisioner KPPAD Bali Kadek Ariyasa mengaku sudah cukup lama mendengar informasi tentang dua pelajar SD penjual es keliling tersebut. Namun, ia baru bertemu dengan kedua kakak beradik itu di Pasar Senggol Gianyar pada Kamis (3/5) malam. ‘’Mereka kami temui saat sedang berjualan. Mereka memiliki semangat yang luar biasa,’’ ujar Ariyasa, Jumat (4/5) kemarin. Pihaknya pun memutuskan mengangkat kakak beradik yang tinggal di Lingkungan Candi Baru Kelurahan Gianyar itu sebagai pejuang

semangat pendidikan. ‘’Mereka kami jadikan pejuang untuk memotivasi para siswa. Intinya mengampanyekan supaya tidak sampai putus sekolah,’’ terangnya. Ariyasa yang juga pengelola di TP Sarin Rare itu merasa perlu mengangkat kedua pedagang es lilin itu sebagai motivator agar mampu menggugah masyarakat untuk berkarya nyata mendukung semangat anak-anak seperti mereka. Jangan sampai ada anak putus sekolah lantaran keterbatasan ekonomi. Selain dijadikan pejuang

semangat pendidikan, Ariyasa juga akan menyisihkan uangnya untuk memberikan tambahan modal bagi anak pasangan I Nyoman Suriadi dan Ni Nyoman Sita Kumara tersebut. ‘’Tambahan modal untuk berwirausaha dan untuk mengenyam pendidikan mereka,’’ ungkapnya. Kabupaten Gianyar yang menyandang predikat Kota Layak Anak masih memiliki siswa yang belum bisa menikmati masa anak-anak. Bahkan, fenomena ini bisa ditemui di pusat kota Gianyar. (nik)


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Hadiri Kampanye Paslon

Kepala Kewilayahan dan Staf Desa Diberi Sanksi Teguran Negara (Bali Post) – Turunnya rekomendasi Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Jembrana terkait belasan perangkat desa mengikuti kampanye, beberapa di antaranya telah diberikan sanksi teguran dari atasannya. Seperti sejumlah kepala kewilayahan dan staf desa yang diberikan teguran oleh kepala desa mereka masing-masing. Namun, untuk kepala desa/perbekel yang melakukan pelanggaran diketahui belum ada sanksi yang direkomendasikan Panwaslu ke Bupati Jembrana selaku pimpinan. Dari 12 perangkat desa yang dinyatakan melanggar Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa itu merupakan perbekel. Selain itu juga kepala kewilayahan (klian banjar) dan staf desa. Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Sudiada, Jumat (4/5) kemarin, membenarkan telah menerima rekomendasi dari Panwaslu terkait pelanggaran kampanye yang dilakukan Perbekel Desa Tukadaya I Made Budi Utama. Terkait sanksi masih dalam proses di Inspektorat Jembrana. Di sisi lain, sejumlah perangkat desa lainnya yang juga terbukti melanggar, baik di Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo maupun Desa Tukadaya Kecamatan Melaya, sudah diberikan sanksi teguran. Perbekel Desa Tukadaya Made Budi Utama mengaku telah menerima rekomendasi dari Panwaslu terhadap perangkat desa. Pihaknya selaku pimpinan telah memberikan teguran lisan. Teguran itu diberikan karena pelanggaran baru pertama. Beberapa waktu lalu, para perangkat desa itu dikumpulkan dan diberikan teguran lisan. Sementara pihaknya sendiri juga masih menunggu sanksi dari Bupati atas pelanggaran yang sama. Sejumlah perangkat desa di Desa Tukadaya yang dikenai sanksi teguran itu di antaranya Kepala Kewilayahan Kembang Sari Ketut Temon, Kepala Kewilayahan Banjar Berawantangi I Made Winata, Kepala Kewilayahan Banjar Berawantangi Taman I Made Budi Sastrawan, Kepala Kewilayahan Banjar Sombang I Putu Suartika serta dua perangkat Desa Tukadaya I Kadek Dwi Arsana dan I Komang Budi. Selain itu, empat perangkat desa di Desa Pohsanten juga telah diberikan sanksi teguran. Pjs. Perbekel Desa Pohsanten I Gusti Agung Kade Sultra Gunadi Putra mengatakan pihaknya belum lama ini juga telah mengumpulkan perangkat desa tersebut dan memberikan sanksi teguran. ‘’Ke depan kalau ada kegiatan serupa (kampanye) agar tidak datang ke acara tersebut. Kemarin ada empat map saya terima untuk masing-masing perangkat desa. Tapi tidak saya baca satu-satu,’’ terangnya. Empat perangkat desa di Pohsanten yang melakukan pelanggaran itu yakni Kepala Kewilayahan Banjar Pasatan I Gusti Putu Gede Suparnita, Kepala Kewilayahan Banjar Pangkung Jangu I Gede Suliadi serta dua Staf Desa Pohsanten yakni Ni Putu Dian Yupita Sari dan Ni Kadek Ratnawati. Seperti diberitakan sebelumnya, 12 orang perangkat desa di Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo dan Desa Tukadaya Kecamatan Melaya dinyatakan melanggar UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Panwaslu Jembrana selanjutnya melayangkan rekomendasi kepada masing-masing pimpinan perangkat desa guna memberikan sanksi. Sesuai pasal 52 (1) perangkat desa yang melanggar dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis. Selanjutnya dalam pasal 52 (2), bila sanksi administratif tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Reptil berupa ular sanca hijau yang diamankan petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.

Polisi Amankan Ular Sanca Hijau di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Seekor ular sanca hijau yang hendak diselundupkan ke Bali, diamankan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk, Jumat (4/5) kemarin. Reptil yang dilindungi itu diketahui tanpa dokumen. Pengamanan ini berawal dari pemeriksaan yang dilakukan petugas di pos pintu masuk Bali. Petugas mencurigai kardus berwarna cokelat di bus nopol AA 1515 GE yang dikemudikan Muliyono. Bus ini berangkat dari Yogyakarta dengan tujuan Mataram. Adanya kecurigaan itu, petugas kemudian meminta kru bus untuk membuka kardus tersebut. Isinya bungkusan atau kantong kain berwarna putih. Dalam kain itu ditemukan seekor ular sanca hijau. Lantaran pengiriman satwa antarpulau ini tanpa dilengkapi dokumen pendukung, petugas mengamankan ular berikut kardus. Dari keterangan sopir bus Muliyono (41) asal Temanggung, Jawa Tengah, ia mengaku tidak mengetahui pasti pemilik atau pengirim kardus tersebut. Paket itu diangkut dari kantornya. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi mengatakan, terkait adanya temuan pengiriman satwa reptil tanpa dokumen, polisi berkoordinasi dengan petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Gilimanuk, guna memastikan jenis ular. Dari hasil pemeriksaan petugas KSDA Gilimanuk, dipastikan ular tersebut jenis sanca hijau (morelia viridis) dan termasuk satwa yang dilindungi. Dengan demikian, petugas mengamankan satwa tersebut. Upaya pengiriman antarpulau satwa yang dilindungi ini melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf (a) UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang KSDA, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000. “Kita amankan satwa ini dulu dengan berkoordinasi KSDA,” terangnya. Selain satwa reptil dilindungi, pengemudi serta bus yang digunakan mengangkut berikut STNK-nya kini diamankan di Polsek Gilimanuk. (kmb26)

Puluhan Koperasi Masih Dalam Pengawasan Pembinaan Harus Lebih Serius Negara (Bali Post) -

Tahun 2018, puluhan koperasi di Kabupaten Jembrana masih mendapat pengawasan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana. Dari total 254 koperasi yang aktif saat ini, baru ada empat yang tergolong sehat. Sisanya, 152 cukup sehat dan 98 dalam pengawasan. Koperasi yang masih dalam pengawasan mendapat perhatian khusus. Jumlah koperasi yang aktif ini sejatinya sudah mengalami peningkatan dibandingkan t a hun seb elum ny a y a ng tercatat 252 koperasi. Berdasarkan penilaian DPRD Jembrana terkait laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati Jembrana tahun 2017, Rabu (2/5) lalu disarankan agar pembinaan terhadap koperasi tetap di-

lakukan. Tahun 2017 tercatat masih ada beberapa koperasi yang tidak aktif. Dari 242 koperasi yang terdaftar di Diskoperindag, hanya 223 yang aktif. Namun dari jumlah aktif itu hanya 176 atau 78,92 persen yang menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Untuk itu, disimpulkan bahwa koperasi yang menyelenggarakan RAT sudah meningkat dibandingkan tahun 2016 yang ada pada

angka 67,86 persen. Oleh karena itu, Dewan berharap pembinaan koperasi harus dilaksanakan lebih serius dan dicarikan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada. Dewan juga meminta pemerintah memberikan perhatian lebih pada pembinaan koperasi, khususnya yang tidak aktif dan tidak melaksanakan RAT. Kepala Koperindag Jembrana I Made Gede Budi-

artha saat dikonfirmasi mengatakan ada beberapa aspek yang menentukan kondisi koperasi. Pertama, aspek permodalan. Kedua, kualitas dan ketiga aspek produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian, pertumbuhan serta aspek jati diri koperasi. ‘’Salah satunya juga koperasi tersebut dapat melaksanakan RAT atau tidak, itu sekarang kita genjot (agar melaksanakan RAT). Kalau tidak, apa permasalahannya, kita lakukan pendampingan,’’ kata Budiartha. RAT yang digelar setiap awal tahun harus dilakukan koperasi. Sebab, rapat tahu-

nan itu merupakan forum tertinggi. Dalam rapat itu akan membahas pertanggung jawaban pengurus selama setahun kepada anggota koperasi. Selain itu, penetapan predikat tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) atau Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi berdasarkan skor. Dengan demikian, berdasarkan skor itu dapat digolongkan koperasi sehat, cukup sehat, dalam pengawasan serta dalam pengawasan khusus. Dari 254 koperasi yang aktif tahun ini, menurutnya masih ada 98 koperasi yang masuk kategori dalam pengawasan. (kmb26)

Dharma Santi Nyepi 2018 Digelar di Wantilan Jagatnatha DHARMA Santi Nyepi 2018 dilaksanakan Jumat (4/5) kemarin di Wantilan Pura Jagatnatha Negara. Dharma santi tersebut dihadiri para sulinggih dan pemangku se-Jembrana, Bupati Jembrana I Putu Artha, Ida Bagus Indugosa (Bupati Jembrana periode 1990-2000), Drs I.B. Agastia sebagai pendharmawecana, anggota Forkopimda Jembrana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jembrana, Majelis Madya dan Alit, Pengurus Organisasi Keagamaan dan Kepemudaan se-Jembrana dan Pengurus Sekaa Teruna se-Jembrana. Ketua Panitia I Nyoman Gede Kurniawan dalam laporannya mengatakan tema dharma santi kali ini adalah ‘’Dharma Santi Hari Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 sebagai Rasa Syukur dalam Kebersamaan atas Keberhasilan Pembangunan di Kabupaten Jembrana’’. ‘’Kegiatan ini merupakan agenda keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai momentum mendekatkan diri untuk melakukan upaksama (saling memaafkan satu sama lain),’’ kata Kurniawan. Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha mengu-

capkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat di Jembrana, khususnya bagi masyarakat non-Hindu yang telah ikut menjaga ketertiban dan toleransinya, sehingga umat Hindu dapat melaksanakan ritualnya dengan penuh kekhidmatan. Hal tersebut telah menyesuaikan dan mengacu pada tema Dharma Santi Nasional yang mengusung tema ‘’Melalui Catur Brata Panyepian Kita Tingkatkan Siliditas sebagai Perekat Keberagaman dalam Menjaga Keutuhan NKRI’’. Namun dalam pelaksanaan Nyepi Tahun Çaka 1940, Bupati Artha menemukan beberapa catatan yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kesucian pelaksanaan hari raya suci Nyepi selanjutnya. Catatan pertama pada saat tawur/ pangerupukan masih banyak umat sedharma yang melanggar Bhisama PHDI Kabupaten, utamanya pelaksanaan mabuu-buu dan pengarakan ogoh-ogoh. Kedua, saat sipeng/ panyepian ada beberapa umat yang masih beraktivitas di luar rumah. Ketiga, masih ada umat yang melanggar kesepakatan waktu ngembak geni yakni ngembak setelah pukul 06.00 pagi. Artha memohon

Bali Post/ist

DHARMA SANTHI - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ny. Ari Sugianti Artha menghadiri Dharma Santi Nyepi 2018 yang digelar di Wantilan Pura Jagatnatha, kemarin. agar ke depan bendesa dan prajuru memberikan pemahaman kepada umat di wilayahnya masing-masing. Di sisi lain, Bupati Artha juga menyampaikan dalam periode kedua kepemimpinan-

nya, ia membuat kebijakan untuk membangun Jembrana dari desa dan kelurahan. Pola ini dikenal dengan istilah pola pembangunan bottom-up yang intinya pembangunan yang direncanakan, dilak-

sanakan dan dievaluasi oleh masyarakat. Dengan pola kebijakan seperti ini, Artha berharap bisa mempercepat proses peningkatan kesejahteraan masyarakat Jembrana. (ad301)

Perbaikan Jalan Nasional Dikebut

Bali Post/olo

PERBAIKI JALAN – Salah satu titik jalan nasional di Melaya yang mulai diperbaiki dan ditargetkan bisa rampung sebelum arus mudik lebaran.

Negara (Bali Post) – Jalan di jalur DenpasarGilimanuk, khususnya di wilayah Jembrana banyak yang kondisinya rusak. Perbaikannya pun mulai dikebut. Dari pengamatan Kamis (3/5), sejumlah titik yang mengalami kerusakan nampak diperbaiki, seperti di Melaya. Selain pengaspalan jalan juga nampak dilakukan perbaikan drainase. Sejumlah mobil lab dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) juga sudah mulai beroperasi di sekitar Gilimanuk. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 03, Cekik-Batas Kota Tabanan pada BPJN Wilayah VIII, Gede Agus Punarta saat dikonfirmasi Jumat (4/5) kemarin, membenarkan perbaikan jalan sudah dikebut. Jalan yang diperbaiki itu dari Cekik hingga Pekutatan. Namun,

pejabat ini tidak memberikan keterangan lebih jauh terkait teknis perbaikan tersebut. Baik panjang maupun jumlah titik yang akan diperbaiki. Sementara itu, dari informasi dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perbaikan jalan ini dilakukan di Cekik, perbatasan Kota Negara-Pekutatan dengan pagu anggaran Rp 16,72 miliar. Dari lelang yang diikuti 61 peserta, dimenangkan PT Aditya Sinar Pratama dengan harga terkoreksi Rp 14,4 miliar. Informasi yang dihimpun kemarin, perbaikan jalan ini disebutkan sepanjang 1,6 kilometer. Dari total 70 kilometer (Gilimanuk-Pekutatan), diketahui panjang yang rusak lebih dari lima kilometer. Namun kerusakan tersebut tersebar

di beberapa titik, beberapa di antaranya di Melaya dan Pekutatan. Pelaksana perbaikan jalan Dewa Sumadi, mengungkapkan kerusakan jalan yang diperbaiki beragam, mulai dari jalan berlubang hingga bergelombang. Khusus di Melaya, perbaikan diperkirakan hingga mencapai 1,6 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk. Pihak pelaksana menargetkan pengerjaan bisa dirampungkan hingga 30 hari ke depan, atau sebelum arus mudik lebaran. Rusaknya ruas jalan Denpasar-Gilimanuk ini sering dikeluhkan para pengguna jalan. Sebab, pemeliharaan hanya sekadar tambal sulam dan mengakibatkan kerusakan jalan lebih parah. Tahun ini, dari Kementerian PUPR Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional memperbaiki jalan dari Cekik hingga Pekutatan. (kmb26)


Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

bali dwipa

11

FIGUR Sangat Dibutuhkan MINAT lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan kuliah Jurusan Teknik masih minim. Padahal, peluang kerjanya sangat besar dan sampai saat ini Indonesia kekurangan sarjana teknik. “Data riil dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi atau Kemenriset Dikti bahwa Indonesia sampai tahun 2019 membutuhkan lulusan sarjana teknik sekitar 190 ribu orang. Saat ini yang masih kuliah pada jurusan ini baru 25 ribu dengan rincian untuk S1 sekitar 20 ribu orang dan 5 ribu untuk D3,” kata Dekan Fakultas Teknik Unhi Komang Gede Santhyasa, S.T., M.T., Jumat (4/5) kemarin. Dengan data itu, lanjut Santhyasa, menjadi harapan besar peluang sarjana teknik termasuk di Unhi terserap di dunia kerja. Apalagi pemerintah menganggarkan tenaga-tenaga tersebut untuk membantu pembangunan lima tahun ke depan terkait pembangunan infrastruktur. “Artinya, selama negara ini ada, pembangunan lulusan sarjana teknik sangat dibutuhkan,” ungkapnya. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya terus meningkatkan kualitas lulusan Fakultas Teknik Unhi. Hal itu dilakukan agar mampu bersaing dan mengabdikan diri dalam turut serta membangun bangsa, khususnya Bali tanpa mengabadikan aspek budaya. “Peluang ini harus dimanfaatkan anak-anak (mahasiswa - red) kita. Harus siap bersaing dan memenangkan kompetisi,” ungkapnya. (rah)

Soal Sewa Lapak di Lapangan Kapten Mudita

Disperindag Ngaku Belum Tarik Retribusi

Bangli (Bali Post) Semarak HUT ke-814 Bangli dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang musiman dari Bangli maupun dari daerah lain untuk berjualan mengadu peruntungan. Untuk bisa berjulan di lapangan, para pedagang harus membayar sewa lapak maupun stan untuk tempat mereka menjajakan barang dagangannya. Ada sejumlah pedagang sudah membayar retribusi kepada pegawai Pemkab Bangli. Namun, Disperindag mengaku belum menarik retribusi untuk penyewaan tempat tersebut. Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang minuman di areal lapangan Kapten Mudita, Yudi. Dia menjelaskan, besaran retribusi yang dibayar sebesar Rp 1,5 juta dengan ukuran lapak sama yakni 2,5 x 2,5 meter. “Pembayaran dimuka kepada pegawai pemkab. Kalau saya karena ikut nebeng dengan bos trampoline, jadi bayarnya cuma Rp 700 ribu. Enggak mampu saya kalau bayarnya Rp 1,5 juta. Untung jualan minuman saja cuma seribu-dua ribu. Ini pun saya pasrah saja,” ungkapnya. Yudi menambahkan, besaran nominal ini hanya untuk sekali pembayaran dengan rentang waktu hingga akhir acara HUT Bangli sampai 12 Mei mendatang. Dan untuk bukanya diserahkan sepenuhnya kepada pedagang apakah lapak tersebut akan dibuka setiap hari atau tidak. Termasuk jam operasional juga tidak dibatasi. “Saya biasa buka lapak sejak pukul 07.30 Wita hingga 00.00 Wita. Tapi sekarang (Jumat - red) karena ada acara jalan santai, saya buka jam 06.30 Wita. Kalau tutupnya biasanya jam 12 malam. Ini untuk yang bayar saja. Kalau pedagang asongan yang tidak bayar, biasanya diusir kalau sudah jam lima sore,” ujarnya. Panitia permanen HUT Bangli Sekda Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra mengatakan, sampai saat ini belum ada penarikan retribusi untuk sejumlah pedagang di Lapangan Kapten Mudita. “Jikapun ada penarikan retribusi, harus ada mekanisme yang dibenarkan oleh aturan yang memenuhi norma, standar, dan prosedur terkait kriterianya. Yang jelas sedang diusulkan EO (event organizer) dari Perindag untuk mengoordinir acara di lapangan. Seperti apa prosesnya coba Perindag atau BKPAD untuk lebih teknisnya,” ucapnya. Kadisperindag Bangli I Nengah Sudibia juga mengaku jika pihaknya belum melakukan penarikan retribusi bagi pedagang musiman yang membuka lapak di lapangan Muditha. Satu-satunya penarikan retribusi hanya ditujukan bagi pedagang senggol yang memang menjadi kewenangannya. “Tugas kami hingga kini masih dalam tahap penataan dan mengatur. Sedangkan penarikan retribusi belum diberlakukan. Dan kami juga tidak berani mungut karena dasar hukumnya saat ini sedang dibahas bersama dengan BKPAD,” ucap Sudibia. Sementara itu, Kepala BKPAD Bangli I Gede Suryawan menjelaskan jika pengguna barang berupa lapangan, tercatat di Bagian Umum Setda Bangli. Namun kembali pada ketentuannya, Suryawan mengatakan wajib membayar. “Perda yang berlaku memang harus bayar. Penjelasannya langsung saja ke bagian umum Setda Bangli,” ujarnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

MUSIMAN - Pedagang musiman yang berjualan di areal Lapangan Kapten Mudita Bangli.

Langka, Ayam Potong di Nusa Penida pada ayam petelur, dari Rp 55 ribu menjadi Rp 60 ribu per ekor. Jumlah pasokannya masih lebih banyak daripada ayam potong. “Ada juga yang nyari ayam petelur,” imbuh-

nya. Penjual ayam potong, Ni Komang Sumawati, juga menyebutkan hal senada. Harga jualnya Rp 40 ribu per kilogram. Naik Rp 5 ribu dari sebelumnya. “Kalau pasokan sekarang mengandalkan kiriman dari Klungkung daratan. Memang sekarang langka. Kurang tahu apa penyebabnya,” tuturnya. Di tengah situasi itu, penjualannya lebih diutamakan kepada pelanggannya yang mayoritas dari penginapan. “Untuk memenuhi kebutuhan

pelanggan, tetap diusahakan. Kadang langsung pesan ke tempat pemotongan,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, pasokan sempat terpenuhi dari peternakan miliknya. Namun saat ini, yang ada belum memenuhi standar pasaran. “Saya kebetulan ternak juga. Tetapi masih kecil. Galungan rasanya tidak bisa menjual,” ucapnya. Lonjakan harga juga terjadi pada telur, yang awalnya Rp 38 ribu menjadi Rp 42 ribu per krat. (kmb45)

Mangupura (Bali Post) Dua pelajar berinisial CKY (18) dan KAP (17) terlibat kasus pencurian ayam milik I Made Suanjaya di Banjar Banjaran, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Badung, Januari lalu. Mengingat pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar, tidak diproses hukum tapi dengan cara diversi (di luar peradilan pidana), Jumat (4/5) kemarin. Namun tetap dilakukan pengawasan selama enam bulan ke depan oleh Bapas. Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos. mengatakan, korban sekeluarga mengikhlaskan perbuatan dari kedua pelaku dan menyambut baik upaya diversi yang ditempuh oleh Polsek Abiansemal. Namun, dengan syarat pelaku tidak mengulangi perbuatan-

nya. “Proses diversi sendiri dilakukan melalui pendekatan secara musyawarah dengan melibatkan pelaku, orangtua atau walinya, korban, pihak Bapas Kabupaten Badung yang membidangi kasus anak,” ujar Kompol Weca. Pelaku dan keluarganya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar–besarnya kepada korban. Selain itu, mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam mengupayakan diversi tersebut, khususnya Polsek Abiansemal. Mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini menuturkan, upaya diversi ditempuh dengan tujuan menjauhkan anak dari proses peradilan ke proses di

luar peradilan pidana. Dengan demikian dapat menghindari stigmatisasi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dan diharapkan tidak mengulangi lagi. “Diversi hanya bisa dilakukan sekali, agar anak dapat kembali ke dalam lingkungan sosial secara wajar dan dapat menempuh pendidikan. Selain itu, pihak korban telah memaafkannya,” ungkapnya. Sementara perwakilan Bapas Badung, Ni luh Putu Sri Wijayanthi, pihaknya berharap kasus ini sebagai pelajaran berharga bagi pelaku karena berkat kemurahan hati korban bisa memaafkan sehingga pemerintah siap menerima penyelesaian kasus secara diversi. Namun, Bapas tetap melakukan pengawasan selama enam bulan ke depan. (kmb36)

Semarapura (Bali Post) Kelangkaan ayam potong terjadi di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Kondisi ini sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Sebagai imbasnya, lonjakan harga tak terelakkan. Berdasarkan pantauan di Pasar Desa Batununggul, Jumat (4/5) pagi kemarin, penjualan ayam hanya dilakukan segelintir pedagang. Itu pun dengan stok terbatas. Seorang pedagang, Gede Sudiawan, menuturkan unggas itu sebagian besar didatangkan dari wilayah daratan. Namun sejak dua pekan belakangan, jumlahnya berkurang hingga separuh. “Nyari ayamnya sulit,” tuturnya. Harga jual per ekor yang sebelumnya Rp 60 ribu, naik menjadi Rp 65 ribu. Beratnya kisaran 2 kilogram. Kondisi ini menyebabkan minat konsumen untuk membeli

menurun. “Saya jualnya per ekor. Tidak kiloan. Harganya naik,” ucap pedagang paruh baya ini. Disampaikan lebih lanjut, lonjakan harga juga terjadi

Curi Ayam, Dua Pelajar Diproses Diversi

Bali Post/ist

DIVERSI - Polsek Abiansemal menggelar proses diversi kasus pencurian melibatkan dua pelajar.

Motivasi Warga Jaga Kerbersihan

Anggota Pendam Gencar Masuk Desa

Mangupura (Bali Post) Prajurit Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana tak pernah surut mengajak dan memotivasi warga menjaga kebersihan lingkungan. Kali ini, anggota Pendam menyasar Banjar Tegal Gerana, Petang, Badung, Jumat (4/5) kemarin. Selain membersihkan lingkungan banjar tersebut, juga memberikan bantuan jamban. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean mengatakan, sebagai realisasi pembinaan teritorial satuan non-kewilayahan, pihaknya melaksanakan kegiatan kerja bakti dirangkai dengan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di banjar tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk membina dan meningkatkan jalinan simakrama serta kebersamaan antara TNI, khususnya anggota Penerangan Kodam IX/Udayana dengan masyarakat. Masyarakat itu pada dasarnya sebagai ibu kandung dari TNI. Pimpinan kami menyadari akan latar belakang historis lahirnya TNI yang berasal dari rakyat,” tegasnya. Oleh karena itu, di samping tugas pokok pembinaan penerangan di wilayah Kodam, juga tidak melupakan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan kegiatan kerja bakti. Titik beratnya yaitu meningkatan kesadaran dan memotivasi masyarakat untuk memahami betapa pentingnya

menjaga kebersihan serta kesehatan. Caranya yaitu pembersihan lingkungan dan membuat jamban keluarga, maupun jamban umum. Di samping itu, kegiatan ini juga bertujuan mendu-

kung program pemerintah daerah dalam mewujudkan dan mengakselerasi program Nawa Cita, salah satunya adalah melaksanakan pembangunan dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka

negara kesatuan. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat. “Bahkan, perangkat desa dan tokoh masyarakat di sana mengharapkan kegiatan seperti ini semakin sering direalisasikan ke

desanya. Sekaligus untuk mendekatkan dan mempererat jalinan simakrama warga masyarakat dengan TNI. Jadi, tidak ada kesan masyarakat takut jika berurusan dengan TNI,” ungkap Kolonel Hotman. (kmb36)

Bali Post/ist

KERJA BAKTI - Anggota Pendam IX/Udayana saat menggelar kerja bakti dan komsos di Banjar Tegal Gerana, Petang, Badung.


KLUNGKUNG

12 SOSOK

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Kewenangan Pengelolaan Tak Jelas

Nikmati Tugas

SEBAGAI pejabat, khususnya di lingkungan pemerintah daerah, tak sebatas mengemban tanggung jawab cukup berat. Namun juga harus selalu siap ditugaskan di mana saja. Termasuk harus jauh dari keluarga yang menjadi bagian penting kehidupan. Hal demikian dialami Camat Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Istri dan anaknya tinggal di Kabupaten Bangli. Jarak jauh ini telah dijalaninya sejak November 2015. Awal memulai tugas, tak dimungkiri ada rasa berat hati. Belum bisa melepas kebersamaan yang sebelumnya telah terjalin kuat. Namun, itu perlahan dinikmati. Keluarganya pun sudah bisa menerima. “Biar tugas jauh dengan keluarga, tetap dinikmati. Sudah menjadi tanggung jawab. Sudah biasa merantau juga,” ujarnya, Jumat (4/5) kemarin. Berkumpul dengan keluarga diusahakan bisa berlangsung setiap minggu. Beberapa kali kesempatan itu tertutup, karena ada tugas mendadak. Komplin pun akhirnya menghampiri. Itu tak dijadikan persoalan. Justru dinilai positif sebagai bentuk perhatian. “Kalau tidak pulang, pasti ditanyakan. Ya bilang masih ada tugas,” ucapnya. Di balik kesibukannya itu, jebolan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) ini juga dipercaya sebagai Kertha Desa Adat Bongkasa, Kabupaten Badung yang menjadi tanah kelahirannya. Menjabat dua periode, saat ada paruman selalu diupayakan untuk hadir di tengah-tengah krama. “Paruman besar berlangsung setiap tahun. Waktunya dipilih saat hari libur. Jadi bisa datang,” katanya. Dua tahun lebih menjalani rutinitas di kepulauan The Blue Paradise Island ini, banyak hal positif didapatkan. Tak sebatas lebih banyak mengenal orang. Tetapi juga mengetahui berbagai tempat yang memiliki panorama menarik. “Prinsipnya, di mana bertugas, selalu ada hal baru,” tandasnya. (sos)

KKP Nusa Penida Makin ’’Terjajah’’

Semarapura (Bali Post) Penerimaan kewenangan pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, Kabupaten Klungkung oleh Pemerintah Provinsi Bali tak kunjung ada kejelasan. Hal tersebut sangat disayangkan kalangan legislatif. Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana mendesak agar segera diselesaikan lantaran sangat penting kaitannya dalam pengelolaan wisata bahari. ‘’Sesuai aturan, daerah pesisir nol sampai 12 mil menjadi kewenangan provinsi. Kabupaten telah menyerahkan ini lebih dari d u a ka l i . N a m u n b e l u m mendapat kepastian penerimaan dari provinsi, sehingga wilayah pesisir itu menjadi abu-abu,’’ ungkapnya, Jumat (4/5) kemarin. Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan, dengan statusnya yang ngambang akan mengancam kawasan perairan. Investor bisa saja menempatkan ponton secara

semena-mena untuk mendukung wisata bahari, tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Tak dimungkiri, hal itu sudah terjadi di beberapa lokasi. ‘’Kemarin saya dapat laporan ada ponton milik investor penempatannya tidak didasari persetujuan. Imbauan kepala desa juga tak diindahkan. Belum selesai menangani itu, muncul yang lain lagi. Sekarang ponton sudah seperti jamur di musim hujan,’’ jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, persoalan ini sudah sempat

dibahas bersama UPT KKP Nusa Penida. Dijelaskan, belum adanya kepastian pengelolaan dari pemrov karena masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat. ‘’Tetapi dari aturan, sudah jelas yang memiliki kewenangan pengelolaan ada di provinsi. Harusnya ini sudah bisa diselesaikan. Kalau sekarang, maaf saya bilang kasar, KKP ini seperti anak haram. Anak yang tidak ada orangtuanya,’’ kata wakil rakyat asal Desa Gelgel, Kecamatan Klung-

kung ini. Ditegaskan, gerakan Komisi I yang cukup getol membahas KKP hanya untuk menghindari persoalan yang lebih serius ke depannya. Mengantisipasi itu, peran desa adat dinilai sangat penting. Harus ada komunikasi dengan investor dan memberikan batasan ruang. ‘’Desa adat punya kekuatan. Itu bisa digerakkan supaya wisata bahari bisa terkendali,’’ imbuhnya. Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan juga tak menampik proses penyerahan pengelolaan sudah berlangsung. Termasuk personel, prasarana dan sarana, pembiayaan dan dokumen (P3D). Mempercepat adanya penerimaan,

pihaknya telah beberapa kali komunikasi langsung dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. ‘’Komunikasi sudah terus berjalan. Katanya masih menunggu regulasi dari pusat,’’ jelasnya. Di tengah hal tersebut, tak dimungkiri cukup menyulitkan dalam penataan ponton. Tidak ada regulasi yang mengatur itu. ‘’Kalau penertiban, regulasinya tidak ada. Kan itu yang menjadi dasar. Tetapi kami tetap berikan imbauan, supaya penempatan memperhatikan lingkungan. Sampai sekarang pontonnya masih yang dulu-dulu saja. Kami tetap berupaya menekan supaya tak ada penambahan,’’ tandasnya. (kmb45)

Kampanye Antirokok, Wujudkan Masyarakat Sehat Bali Post/sos

ARAK - Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung menyita ratusan liter arak.

Ratusan Liter Arak Disita

Semarapura (Bali Post) Ratusan liter arak disita Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung. Minuman keras (miras) itu merupakan hasil razia dalam tiga pekan terakhir, dengan menyasar sembilan lokasi. Miras tersebut segera dimusnahkan. Wakapolres Klungkung Kompol Heri Supriawan, Jumat (4/5) kemarin menjelaskan, razia itu sejatinya menyasar miras oplosan, di samping kaitannya menjelang Lebaran. “Tetapi kami tidak mendapatkan arak olposan. Hanya yang biasa sebanyak 366 liter,” ungkapnya didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP IGN Yudistira. Disampaikan lebih lanjut, miras tersebut didapatkan dari sejumlah warung di Kecamatan Banjarangkan, Dawan dan Klungkung. Ada sembilan pelaku yang berhasil diamankan. Empat di antaranya sebagai pengecer dan sisanya sebagai pengedar. Mereka sudah diberikan pembinaan. “Untuk di Klungkung tidak ada yang memproduksi arak. Semua pasokan arak ini dari Karangsem,” jelasnya. Barang bukti tersebut bakal dikumpulkan. Nantinya akan dibawa ke Polda Bali untuk dimusnahkan. Mengantisipasi peredaran yang semakin masif, pihaknya mendorong pemerintah untuk membuat perda mikol yang di dalamnya tertuang sanksi maupun lainnya. (kmb45)

KEBIASAAN merokok telah meluas hampir di semua kelompok masyarakat, khususnya di Kabupaten Klungkung. Bahkan cenderung meningkat, terutama di kalangan anak dan remaja. Mengingat dampaknya sangat buruk terhadap kesehatan, perlu ada komitmen untuk tidak mencoba-coba. Ini pun telah dikampanyekan di Lapangan Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kl ungkung, J um a t (4 /5 ) kemarin. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Klungkung Ni Wayan Ringin menyampaikan merokok masih menjadi masalah nasional yang perlu secara terus-menerus diupayakan cara penanggulangannya. Hal tersebut dikarenakan menyangkut berbagai aspek permasalahan dalam

Bali Post/ist

ANTI ROKOK - Pemkab Klungkung melalui Dinas Kesehatan mengampanyekan antirokok di Lapangan Sampalan, Desa Batununggul, Nusa Penida, Jumat (4/5) kemarin. Hal tersebut ditandai dengan pelepasan burung. kehidupan. Tak sebatas kesehatan, namun juga ekononi, sosial dan politik. ‘’Kebiasaan merokok cenderung meningkat. Ini memberi makna bahwa masalah merokok telah menjadi semakin serius,’’ ungkapnya.

Mengorek Sekolah yang Sempat Krisis Siswa

Berhasil Jadi Incaran Berkat Penerapan Pendidikan Plus SEKOLAH di Kabupaten Klungkung ada yang sempat krisis siswa. Namun kini telah berhasil bangkit. Hal tersebut karena adanya terobosan inovatif. Salah satunya dengan menawarkan pendidikan plus. Sekolah di Kabupaten Klungkung, khususnya jenjang SMA, cukup banyak. Namun saat penerimaan peserta didik baru (PPDB), lulusan SMP menginginkan untuk mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Bahkan terkadang ada embel-embel lain, harus favorit. Ini bisa menambah gengsi. SMAN 1 dan 2 Semarapura kerap menjadi incaran. Bahkan, bagi yang tidak dapat ada memperlihatkan kesan kurang puas. Realita demikian menjadi bumerang untuk beberapa sekolah swasta. Sangat sulit mendapatkan siswa. Bahkan harus mencari ke sana-ke mari. Meyakinkan calon peserta didik, bahwa kualitas pendidikan yang ditawarkan tak jauh berbeda dengan sekolah lain. Hal demikian sempat dialami SMA Pariwisata Saraswati. Namun, berbekal prinsip turut membangunan

Bali Post/sos

PELEPASAN - Pelepasan siswa SMA Pariwisata Saraswati, Klungkung. Sekolah ini menerapkan pendidikan plus. sumber daya manusia yang berkualitas, kondisinya mulai berubah. Langkah yang ditempuh tak sebatas meningkatkan kualitas pembelajaran dan penambahan fasilitas yang memenuhi standar minimal. Tetapi juga melakukan inovasi dalam jurusan. Tak hanya menawarkan kepada peserta didik materi IPA, IPS dan IPB. Namun juga bidang kepariwisataan. Ada food and beverage service dan product, tata graha, bar dan spa. Digagas sejak tahun 2000,

nama sekolahnya perlahan melejit. Jumlah siswanya cenderung naik. Puncaknya mulai tiga tahun terakhir. Banyak pendaftar terpaksa tidak diterima karena keterbatasan ruang belajar. Tak hanya itu, sekolah ini juga menjadi incaran lulusan SMP di wilayah Kabupaten Karangasem, seperti Kecamatan Sidemen, Selat dan Rendang. ‘’Tambahan jurusan ini kami sebut pendidikan plus. Kami memberikan peluang untuk anak-anak belajar bidang lain,’’ ungkap Kasek Gusti

Made Suberata, Jumat (4/5) kemarin. Dipilihnya bidang pariwisata tak lepas dari tren. Hampir semua daerah memliki potensi ini. Sangat banyak lulusan sekolah yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto ini sudah diterima di dunia kerja. Menariknya, ada yang berjalan sebelum menggenggam ijazah. ‘’Sebelum pelepasan sudah banyak yang kerja. Seperti tahun lalu, ada sampai puluhan yang lambat mengambil ijazah karena kerja,’’ sebutnya. Tak hanya itu, sejumlah lulusannya juga berhasil diterima pada perguruan tinggi negeri ternama. Untuk tahun ajaran ini, juga terdapat satu orang yang diterima di Fakultas Kedokteran Unud melalui SNMPTN. ‘’Ini sebagai bukti kita bisa bersaing dengan sekolah lain,’’ tegasnya. Kuota PPDB tahun ini direncanakan bertambah menjadi 12 rombel, dengan jumlah sekitar 400 orang. Lebih rendah dari pendaftar yang telah mencapai 600 orang lebih. Mewujudkan kualitas lulusan, tenaga pendidik juga didorong untuk lebih inovatif. Yang sebelumnya berasal dari kalangan profesional, kembali menempuh pendidikan khusus keguruan. (sos)

Munculnya hal itu, salah satunya sebagai imbas dari gencarnya promosi rokok melalui berbagai cara. Mengingat dampaknya sangat buruk, bahkan sampai merembet pada orang lain, sangat diperlukan adanya

kampanye antirokok di segala lapisan masyarakat. Ini pun terus didorong pemerintah kabupaten. ‘’Untuk meminimalisasi aktivitas merokok, pemkab juga sudah melakukan upaya penanganan. Salah satunya penetapan Kawasan Tanpa Rokok,’’ jelasnya. Penegakan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok juga terus digulirkan melalui tim yustisi. Tak hanya ditunjukkan dengan pemberian imbauan, namun juga pemberangusan iklan-iklan yang terpasang pada toko maupun tempat lain. ‘’Kami berharap kampanye yang berlangsung saat ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan. Baik masyarakat, pemerintah desa, kecamatan maupun pemerintah,’’ imbuhnya. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni mengatakan, kampanye ini sebagai salah satu bentuk implementasi instruksi presiden maupun

Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 115 yang di dalamnya mengatur kawasan tanpa rokok, Peraturan Pemerintah RI Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau. ‘’Melalui gerakan ini, diharapkan bisa mengubah perilaku masyarakat untuk tidak merokok khususnya pemula, mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menciptakan udara segar bebas tanpa asap rokok,’’ katanya. Kampanye ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari siswa SMP dan SMA, perbekel, klian dusun hingga Karang Taruna. Diisi dengan jalan sehat dengan undian berhadiah, senam dan ikrar menolak rokok maupun caracara penyebarannya. Beberapa siswa juga ada yang menampilkan puisi. Selain itu, juga ada pemeriksaan kesehatan geratis dan operasi katarak. (ad290)


Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

ekonomi

13

Bali Post/ant

DISTRIBUSI BERAS - Sejumlah pekerja menumpuk karung berisi beras di Gudang Bulog Subdivre Serang, di Serang, Banten, Jumat (4/4) kemarin. Kabulog Budi Waseso sedang merencanakan pelibatan PNI-Polri dalam distribusi beras agar harga tidak dipermainkan.

Cegah Permainan Harga

Polsek dan Koramil akan Jadi Agen Penjual Beras Jakarta (Bali Post) – Direktur Utama Bulog Komjen (Purn) Budi Waseso mewacanakan akan menggandeng TNI dan Polri untuk menjamin ketersediaan beras di pelosok desa di seluruh Tanah Air. Bentuk keterlibatan adalah menjadi agen penjualan beras kepada masyarakat. Tujuannya adalah mencegah dipermainkannya harga beras. ‘’Kami akan melibatkan kekuatan dari TNI Polri di wilayah desa, sehingga nanti stok beras ada di Polsek, Koramil,’’ kata Budi Waseso di sela-sela acara pemusnahan narkoba sabu-sabu di Monumen Nasional, Jakarta,

Jumat (4/5) kemarin. Mekanismenya, nantinya pihak Bulog akan menyuplai stok beras ke sejumlah Polsek dan Koramil serta di sentra-sentra penjualan beras. Selanjutnya para Babinsa dan Bhabinkamtib-

mas akan menjadi agen beras yang langsung menjual beras kepada masyarakat setempat dengan standar harga yang sudah ditentukan Bulog. ‘’Babinsa, bhabinkamtibmas akan jadi agen (beras).

Jadi tidak ada yang bisa mempermainkan harga (beras),’’ katanya. Budi pun memastikan penjualan beras melalui polsek dan koramil kepada masyarakat akan diawasi Bulog dengan baik. ‘’Setiap penjualan akan terdeteksi, dengan sistem barcode,’’ katanya. Menurut Budi, dengan cara ini, pihaknya optimistis tidak akan terjadi kelangkaan beras di masyarakat

karena pasokan beras di Polsek dan Koramil di desa-desa akan tercukupi. Selain itu, kenaikan harga beras juga bisa ditekan karena standar penjualan satu harga. ‘’Jadi nanti tidak ada kelangkaan (beras), tidak ada kenaikan (harga beras),’’ katanya. Menurutnya, pihaknya tengah mengupayakan nota kesepahaman dengan Polri dan TNI untuk mewujudkan wacana ini. ‘’Nanti akan

Jelang Hari Raya, Stok Pangan di Bali Aman

buat hubungan langsung ke petani, sehingga harga tidak bisa dimainkan tengkulak,’’ katanya. Diakuinya, saat ini rantai distribusi beras dari petani hingga ke konsumen cukup panjang sehingga berimplikasi dengan tingginya harga beras. ‘’Ada yang lima (rantai distribusi), ada yang dua (rantai distribusi), ada yang langsung,’’ katanya. (ant)

BI Diminta Segera Tangani Pelemahan Rupiah

Ritel Ditugaskan Menstabilkan Harga

Denpasar (Bali Post) Hari besar keagamaan datang sebentar lagi. Bulan puasa dilanjutkan dengan Lebaran dan hari besar keagamaan Hindu Galungan dan Kuningan, dikhawatirkan memberikan sumbangan inflasi yang tinggi bagi Bali. Untuk mengantisipasi inflasi tersebut, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali bersama Kemendag melakukan koordinasi, Kamis (3/5). Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa Lasminingsih mengatakan, ia telah memantau bahan pokok seperti daging sapi, ayam, telur, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai keriting, cabai rawit. ‘’Ini diperlukan untuk melihat kesiapan para penjual menjelang puasa ini,’’ ujarnya usai rapat Hig Level Meeting (HLM) TPID di Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali. Dari dua pasar yaitu Pasar Kreneng dan Badung, ia melihat ketersediaan bahan pokok cukup baik. ‘’Harga relatif stabil dengan beberapa sedikit perubahan harga, naik-turun. Namun secara umum harga relatif stabil, ketersediaan cukup baik,’’ katanya. Selain meminta seluruh stakeholder terkait untuk memantau ketersediaan di pasar, Lasminingsih juga meminta ritel untuk menjaga kestabilan harga. Perusahaan ritel ditugaskan untuk menjual beberapa komoditi dengan harga tidak melebihi HET. Yaitu daging beku Rp 80.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp 11.000 per liter dan gula pasir Rp 12.500 per kg. Selain sebagai penstabil harga, ritel juga memberikan pilihan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. ‘’Seperti daging beku kebanyakan dijual di ritel karena ritel memang wajib memberikan pilihan kepada masyarakat untuk mendapatkan daging yang lebih murah. Kita tidak bisa tidak harus memberikan daging di ritel-ritel modern,’’ imbuhnya. Sementara dari sisi kesiapan beras, diakui oleh Kepala Bulog Divre Bali Wahyu Sutanto bahwa stoknya mencukupi. Hingga 30 April 2018, stok beras yang dimiliki Bulog 9.450 ton. Terdiri dari beras Movenas (pergerakan beras antargudang dari daerah kelebihan stok ke kawasan yang kekurangan) 2.262 ton, pengadaan 195 ton dan beras impor 4.750 ton. Beras tersebut ada di 9 gudang Bulog di Bali, yaitu di Tanguwisia dengan stok beras PSO 981 ton, di Bebalang 350 ton, Kauripan 325 ton, Batubulan 388 ton, Jimbaran 1.250 ton, Sempidi 878 ton, Kediri II 945.149 ton, Kediri I 368 ton dan Penyaringan 471 ton. ‘’Kebutuhan kita kalau setiap bulannya 1.300 ton, maka stok yang ada saat ini cukup untuk 7 bulan. Sehingga masyarakat tidak perlu panik karena ketahanan pangan kita cukup sekali di Bali ini. Dengan kecukupan stok itu, harga beras pun akan semakin turun,’’ ujarnya. Selain beras, stok komoditi komersial Bulog yaitu minyak goreng Bulog ada 57.600 liter, gula pasir 3.730 ton, beras premium 90 ton, tepung terigu 19 ton Menjelang hari besar agama, ia mengatakan akan memantau dengan tim pangan baik satgas pangan maupun Disperindang. ‘’Begitu ada kekurangan, kita langsung masok,’’ tandasnya. Diakui pasokan beras terus meningkat seiring dengan datangnya hari raya. Masalah inflasi bukan saja karena kekurangan stok. Namun juga bisa terjadi karena ada oknum tertentu yang sengaja memanipulasi stok. Maka dari itu, TPID juga memiliki satgas pangan yang mengawasi adanya mafia pangan. Ketua Satgas Pangan AKBP Ruddy Setiawan mengatakan, tahun 2017-2018 ada dua kasus yang ditemukan terkait mafia pangan. Yaitu mengurangi isi dalam karung dengan cara menusuk menggunakan gancu di Jalan Padma, Denpasar. Kasus kedua yang diungkap adalah pemberian keterangan yang menyesatkan pada label oleh CV Tirta Taman Bali, Banjar Uma Anyar, Desa Taman Bali, Bangli. (kmb42)

ada MoU, secepat mungkin, kami juga siapkan infrastrukturnya,’’ katanya. Hal ini merupakan upaya Bulog untuk memangkas rantai distribusi beras yang selama ini menyebabkan tingginya harga beras. ‘’Distribusi beras dari tangan ke tangan dan seterusnya, sehingga sangat tinggi (harga jual di konsumen). Padahal di petani sangat murah. Jadi nanti kami akan mem-

Jakarta (Bali Post) – Masih loyonya nilai tukar rupiah, membuat pemerintah meminta pihak bank sentral dalam hal ini Bank Indonesia (BI) segera mengambil langkah. Ketika faktor pelemahan rupiah lebih banyak diakibatkan faktor eksternal, BI-lah yang pertama harus bertindak, bukan pemerintah. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Jumat (4/5) kemarin, di Jakarta. Ia mengatakan, Bank Indonesia harus berinisiatif menangani pelemahan atau depresiasi nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS. ‘’Kalau kurs, apalagi kalau penyebabnya dari luar, yang harus maju lebih dulu itu Bank Indonesia, bukan pemerintah,’’ kata Darmin Bali Post/ist

START UP - Sekjen Kemenperin memberikan selamat kepada start up yang menang.

Kampoeng IT Dibuka

Tingkatkan Minat Generasi Muda Jadi Wirausaha di Industri Kreatif

Denpasar (Bali Post) Balai Diklat Industri Denpasar bersama DILo Denpasar melaksanakan Acara Kampoeng IT Bali Creative Industry Center (BCIC) 2018. Kampoeng IT 2018 ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan. Kali ini bertemakan innovating, networking, inspiring. Acara yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 4 - 5 Mei itu dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian RI pada Jumat (4/5) kemarin. Kepala Balai Diklat Industri Denpasar Drs. Paryono, M.M. mengatakan, kegiatan telah dilakukan secara rutin tiga tahun terakhir. Diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan minat generasi muda untuk menjadi wirausahawan di bidang industri kreatif, agar mampu menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi tingkat pengangguran

dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandar mengatakan, industri kreatif merupakan salah satu sektor yang diprioritaskan oleh Kementerian Perindustrian mengingat penyerapan tenaga kerja yang cukup besar mencapai 13% dari total tenaga kerja nasional, dan menempatkan ekonomi kreatif pada posisi ke-4 dari 10 sektor ekonomi dalam kategori jumlah tenaga kerja. Diharapkan kontribusi industri kreatif 10 - 11 persen terhadap PDB terus-menerus karena terus berkembang cepat dan dinamis. Ditambah dengan potensi anak-anak muda luar biasa. ‘’Sehingga kita berharap ini bisa mendongkrak dari sisi perekonomian kita,’’ ujarnya. Saat ini kontribusi indus-

tri kreatif terhadap PDB 7,8 persen. Dengan melihat indikator tersebut berarti orang yang bergerak di industri kreatif cukup besar. Dari sisi kontribusi penyerapan tenaga kerja, industri kreatif menyerap 13 persen dari 160 juta angkatan kerja. Di antara 16 subsektor ekonomi kreatif, 3 subsektor yang berkembang cukup pesat adalah desain komunikasi visual, musik, dan animasi video. Bali merupakan wilayah potensial yang mampu melahirkan tenaga-tenaga kreatif, yang juga didukung pesona kearifan lokal dan telah terbukti disukai wisatawan mancanegara. Sebagai salah satu faktor pendukung industri pariwisata, industri kreatif merupakan sektor potensial yang dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi termasuk penciptaan lapangan kerja di Bali. (kmb42)

ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat kemarin. Mantan Gubernur BI tersebut mengatakan bahwa bank sentral sudah menyuarakan mengenai keperluan menaikkan tingkat bunga. Keputusan tersebut tinggal menunggu rapat bulanan BI. ‘’BI tidak bisa lakukan sekarang itu. BI tunggu rapat dewan gubernur, jadi tinggal tunggu waktu saja. Biarin saja dulu,’’ kata Darmin. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (4/5) pagi bergerak melemah tipis sebesar satu poin menjadi 13.932 dibanding posisi sebelumnya 13.931 per dolar AS. Darmin mengungkapkan bahwa penguatan dolar AS terjadi tidak hanya kepada rupiah, namun juga mata uang negara-negara lain. Tren pelemahannya juga lebih kurang sama dalam sebulan terakhir. ‘’Salah satu penyakit market itu apa yang disebut taper tantrum. Kalau lagi (seperti) ini semua kemudian berpersepsi macam-macam mengambil langkah, namun setelah kejadian ternyata tidak seserius itu kok,’’ katanya. (ant)

Darmin Nasution

Bali Post/ist


BULELENG

14

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Siapkan Rp 1,5 Miliar

BWS Tangani Abrasi di Air Sanih

DITANGANI - Abrasi di kawasan wisata Air Sanih Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan tahun ini akan ditangani. BWS Bali-Penida mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar.

Singaraja (Bali Post) –

Abrasi pantai di kawasan kolam permandian Air Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan dipastikan diperbaiki tahun ini. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida menyiapkan anggaran untuk penanganan abrasi di kawasan wisata itu senilai Rp 1,5 miliar. Kalau tidak ada halangan, bulan ini sedang tahap lelang dan setelah ada pemenang ditargetkan Juni 2018 kerusakan pantai tersebut sudah bisa ditangani. Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BWS Putu Edi mengatakan, dari dokumen perencanaan bibir pantai yang sekarang terabrasi itu diperbaiki den-

gan mengembalikan konstruksi pengaman pantai seperti desain semula. Untuk melindungi jangan sampai kembali ambruk diterjang gelombang pasang, BWS memasang batu armor di sepenjang ka-

wasan wisata Air Sanih tersebut. Dari penanganan ini, dipastikan kawasan pantai yang berbatasan langsung dengan objek wisata itu lingkungannya akan terlindungi dengan baik. “Kalau bulan ini

selesai lelang, paling lambat Juni sudah kita bekerja. Di sana akan kita kembalikan pengaman pantai seperti konstruksi semula, tapi depannya kita pekruat dengan batu armor, sehingga ini akan mencegah kemungkinan abrasi susulan akibat gelombang pasang seperti yang terjadi sebelumnya,” katanya. Kawasan wisata Air Sanih ini berbatasan langsung dengan pantai. Saat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, gelombang pasang

menghancurkan beton pengaman pantai tepat di depan kolam permandian tersebut. Beton dan batu kali yang tadinya kokoh menjadi berantakan. Tanah di sekitar mulai tergerus dan mengancam rusaknya kolam yang telah dibangun pihak pengelola atas bantuan pemerintah. Pengelola kawasan wisata Air Sanih khawatir kawasan wisata ini lingkungannya rusak kalau abrasi di pantai ini tidak ditangani dengan permanen. Bupati Buleleng Putu Agus

Bali Post/mud

Suradnyana (PAS) dan anggota DPRD Buleleng serta DPRD Provinsi Bali pernah meninjau kerusakan pantai tersebut. Pejabat teras dan wakil rakyat kala itu menjanjikan segera mengomunikasikan kepada pemerintah pusat agar kerusakan pantai tersebut bisa ditangani. Hasilnya, setelah lama menunggu, kerusakan pantai ini dipastikan diperbaiki tahun ini sesuai keinginan pengelola kawasan wisata Air Sanih. (kmb38)

PT PAP Laporkan Pemasangan Patok di Tanah HGB Batu Ampar Singaraja (Bali Post) – Manajemen PT Prapat Agung Permai (PAP) mengadukan kejadian pemasangan patok di atas tanah yang sekarang dikelola menjadi akomodasi pariwisata di Buleleng Barat. Patok ini ditemukan sudah terpasang di atas tanah bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang diterbitkan Pemkab Buleleng. Diduga, pemasangan patok ini berkaitan dengan polemik permohonan tanah tersebut menjadi hak milik warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Jumat (4/5) kemarin, pemasangan patok ini diketahui terjadi Minggu 18 Februari 2018 lalu sekitar pukul 09.00 wita. Patok di atas tanah HGB itu diketahui telah terpasang oleh sekuriti perusahaan yang saat itu sedang bertugas. Di lokasi

ditemukan patok beton ditanam di tanah HGB tersebut. Pemasangan patok itu kemudian dilaporkan kepada manajemen kemudian diadukan ke Mapolsek Gerokgak. Dari penelusuran di lapangan diduga patok tersebut dipasang oleh beberapa oknum warga. Hanya, alasan oknum warga memasang patok tersebut belum diketahui secara pasti. Meski demikian, kuat dugaan kalau pemasangan patok ini barkaitan dengan polemik terkait permohonan tanah Batu Ampar menjadi hak milik warga. Kapolsek Gerokgak Kompol Ketut Relo Kusada seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. membenarkan pihaknya menerima pengaduan manajemen PT PAP tersebut. AKP Relo mengatakan, PT PAP mengadukan kejadian itu karena perusa-

Antisipasi Tanah Longsor, Tanam Ribuan Pohon Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 1.040 bibit pohon ditanam di Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Jumat (4/5) kemarin. Penanaman ini dilakukan PLN Area Bali Utara sebagai wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah tanah longsor di daerah ini. Penanaman ini difokuskan menyasar tebing di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS). Lokasi ini kerap kali berpotensi memicu terjadinya tanah longsor hingga banjir bandang. Ribuan bibit pohon itu terdiri dari 200 bibit pohon Kembang Rijasa. Kelapa Gading sebanyak 350 pohon, Kelapa Hibrida 350 pohon, Jati Kamelia 200 pohon, dan 40 bibit Pohon Lengkeng. Karyawan PLN bersama komunitas keluarga Peduli Desa Sepang Kelod, masyarakat sekitar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, dan Camat Busungbiu Made Supartawan, dan perangkat Desa Sepang Kelod. Manajer Rayon Singaraja I.B. Darma Yudanta mengatakan, penanaman ini merupakan kepedulian PLN terhadap lingkungan. Salah satunya adalah melakukan penanaman pohon. Ke depan PLN Bali mengusulkan program bina lingkungan, yakni dengan melakukan penanaman pohon di lokasi lain yang dilakukan secara berkesinambungan. (kmb38)

Suara Buleleng Tajen pada Malam Hari Banyak tajen malam hari di sejumlah wilayah di Buleleng. Apakah karena malam hari kurang mendapat respons dan tindakan dari aparat. Bagaimana penanganan petugas terkait terhadap tajen? Sengen, Nagasepaha

Jaga Aset Bendungan Aset bendungan yang berada di Buleleng sangat berguna ke depannya untuk masyarakat. Keberadaan bendungan ini dapat dimanfaatkan terutama pada musim kemarau. Ini karena tidak mudah meminta proyek bendungan, apalagi untuk kepentingan orang banyak. Masyarakat supaya cerdas dan profesional ikut menjaga, baik di Bendungan Titab atau Bendungan Tamblang. Gung De, Ngurah Rai

Minimalisasi Togel Tindak perjudian togel masih terjadi di masyarakat. Termasuk perjudian tajen (sabung ayam). Kita sadari untuk menciptakan kedamaian dan ketenteraman di masyarakat haruslah melibatkan semua komponen. Sekarang tugas masyarakat bersinergi bersama-sama penegak hukum, melaporkan jika menemukan kasus-kasus perjudian kepada aparat. Begitu pula aparat member tahu ke mana masyarakat harus melapor jika menemukan tindak perjudian atau kriminalitas di lapangan. Mologan, Mayong

haan memiliki hak mengelola HGB itu. Ini dibuktikan dengan sertifikat HGB yang berlaku sampai tahun 2021 mendatang. Karena memiliki bukti hukum atas hak pengelolaan tanah itu, perusahaan keberatan kalau di atas tanah yang sekarang dikelola itu ada upaya menguasai dengan cara memasang patok yang tidak diketahui secara pasti tujuannya. “Benar kami menerima laporan dari PT PAP. Intinya melaporkan ada pemasangan patok di atas tanah yang dikelola perusahaan. Perusahaan menyebut memiliki bukti hukum Sertifikat HGB, sehingga kalau ada yang memasang patok seperti itu perusahaan menyatakan keberatan,” katanya. Menurut Kompol Relo, setelah menerima laporan pemasangan patok, anggotanya ditugaskan menyelidiki masalah

tersebut. Sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian itu sudah dimintai keterangan. Dari keterangan sementara, pemasangan patok itu diperkirakan karena pemahaman bahwa tanah itu statusnya tanah negara (TN - red). Keterangan lain menyebut patok itu dipasang berdasarkan batas-batas tanah yang dipasang sejak beberapa tahun silam. “Keterangan kita dapatkan itu karena menganggap tanah itu statusnya TN dan sekarang masih berpolemik. Ada keinginan warga memohon tanah itu menjadi hak milik. Keterangan lain adalah adanya batas-batas awal dalam bentuk patok B yang disebut telah dipasang sejak bertahun-tahun silam atau bahkan pada saat zaman Belanda silam,” jelasnya. Menyusul pemasangan patok di atas

tanah HGB, Pemkab Buleleng telah melakukan kajian hukum. Pembahasan itu dipimpin Asisten I Sekda Buleleng Made Arya Sukerta, S.H. didampingi Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi dan Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Made Pasda Gunawan. Arya Sukerta mengatakan, setelah mempelajari laporan pemasangan patok di atas HGB PT PAP itu merupakan ranah internal perusahaan. Apalagi, secara hukum perusahaan mengelola tanah tersebut dengan sertifikat HGB. Terkait proses hukum yang timbul dari pemasangan patok yang diduga tanpa izin itu, pemkab tidak mencampuri persoalan itu yang disebut-sebut sudah ditangani polisi. (kmb38)

Dianggarkan Rp 600 Juta

Pembangunan Ruang Kelas Baru SDN 4 Pancasari

Singaraja (Bali Post) – Keinginan DPRD Buleleng bersama Komite SDN 4 Pancasari agar pemerintah segera menangani ruang kelas yang terendam akibat luapan air Danau Buyan nampaknya akan terealisasi. Terbukti, Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) memprogramkan pembangunan ruang kelas baru, ruang kepala sekolah, dan toilet untuk siswa. Pembangunan ruang kelas itu dipastikan akan dimulai awal tahun 2019 mendatang dengan alokasi anggaran Rp 600 juta. Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa di ruang kerjanya, Jumat (4/5) kemarin. Lebih jauh Suyasa mengatakan, persoalan ini sebenarnya tahun 2017 lalu sudah ditangani dengan membangun pagar pembatas sekolah. Pagar ini tadinya difungsikan mencegah air danau meluap. Namun rupanya, penanganan ini tidak berhasil karena luapan air danau bukan dari luar pagar pembatas yang sudah dibangun. Justru, dengan perlahan air muncul dari bawah hingga merendam tiga ruang kelas dan mes guru yang berada paling bawah dari areal sekolah tersebut. Atas kondisi ini, Disdikpora membangun ruang kelas baru, ruang guru, dan toilet memanfaatkan sisa lahan dari bangunan yang saat ini masih aman. Posisi lahannya juga lebih tinggi dari bibir Danau Buyan. Tambahan satu ruang kelas ini untuk menampung anak-anak yang sekarang menempati kelas darurat di balai serbaguna Desa Pancasari. Sedangkan, para guru saat ini menempati ruang kelas, nantinya ruang itu dapat difungsikan kembali sebagai ruang kelas untuk anak-anak. Sementara guru sudah dibangun satu ruang yang baru. Bersamaan dengan pembangunan ruang kelas baru dan ruang guru itu, Disdikpora membangun satu bangunan toilet untuk siswa yang terdiri dari empat bilik. “Kami sudah survei dan tim konstruksi sudah melaku-

kan perencanaan. Lahan yang paling tinggi itu masih aman dan memungkinkan untuk kita bangun ruang kelas baru, ruang guru, dan toilet,” katanya. Menurut Suyasa, dari perencanaan konstruksi diperkirakan Disdikpora memerlukan anggaran Rp 600 juta. Dana ini dipastikan akan dialokasikan dalam pagu anggaran Disdikpora dan masuk sebagai program prioritas. Terkait lahan sekolah yang saat ini terendam, Suyasa menyebut bisa saja akan dilakukan peninggian areal sekolah tersebut. Ini bisa dilakukan dengan menimbun lahan tersebut dengan tanah kemudian dipadatkan. Di perkirakan, jika ditambah dengan penimbunan itu, anggaran yang keseluruhannya Rp 900 juta. “Bisa saja lahan di bawah itu langsung diuruk, dan kami masih menghitung dan kalau diuruk, tentu lahannya akan bisa difungsikan untuk penunjang di sekolah itu,” jelasnya. Menunggu proses pembangunan ruang kelas baru, Suyasa mengaku kalau kondisi air danau tetap meluap, anak-anak tetap belajar di kelas darurat seperti yang dilakukan sekarang ini. Sebaliknya, kalau dalam musim kering ini genangan air danau menyusut, maka tiga ruang kelas yang sekarang ini terendam itu bisa saja kembali ditempati oleh anak-anak. “Tergantung situasi di lapangan kalau masih meluap ya tetap belajar di balai serbaguna, tetapi kalau air danau menyusut, saya kira tiga ruang kelas di bawah itu bisa difungsikan kembali. Yang jelas komitmen Disdikpora membangun ruang kelas baru dan ini masuk penanganan skala prioritas,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, tiga ruang kelas dan satu bangunan untuk mes guru SDN 4 Pancasari, Kecamatan Sukasada terendam akibat meluapnya air Danau Buyan sejak Januari 2018 lalu. Akibatnya, pemanfaatan ruang

Bali Post/mud

TERENDAM - Tiga ruang kelas SDN 4 Pancasari dan mes guru terendam akibat meluapnya air Danau Buyan sejak Januari 2018 yang lalu. kelas di sekolah ini pun diubah. Anak-anak kelas IV, V, dan kelas VI menempati ruang kelas yang tadinya ditempati anak kelas I, II, dan kelas III. Anak kelas I dan II direlokasi ke balai serbaguna milik Desa Pancasari yang sudah disekat

dengan papan tripleks dan ditutup terpal plastik. Sementara, anak kelas III menempati ruang perpustakaan sebagai ruang kelas. Prihatin dengan kondisi ini, anggota DPRD Buleleng dari Daerah Pemilihan Ke-

camatan Sukasada Wayan Indrawan bersama Komite Sekolah Made Kerta Budiasa meminta pemerintah melakukan penanganan permanen, sehingga kejadian ini tidak terus terulang setiap tahun. (kmb38)


15

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Jamu Bologna, Juve Berpeluang Juara Liga

GANGGU - Gelandang Inter Milan Matias Vecino (kiri) dari Uruguay mengganggu lawannya pemain belakang Juventus Alex Sandro dari Brazil yang sedang menyundul bola.

Milan Liga Italia terancam berakhir dengan rintihan daripada hantaman ketika Juventus berpeluang mengunci gelar ketujuh mereka secara beruntun pada akhir pekan dengan dua pertandingan tersisa. Sepekan silam, para penggemar sepak bola Italia yang netral bersuka cita pada salah satu persaingan perebutan gelar yang paling sengit selama bertahun-tahun, setelah keunggulan Juve di puncak klasemen atas Napoli terpangkas menjadi satu poin.

Bali Post/afp

Rusia Siap Gelar Piala Dunia Sochi Rusia ‘’jelas siap’’ untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 pada Juni dan Juli. Demikian kata Presiden FIFA Gianni Infantino, Jumat (4/5) kemarin, ketika negara itu melakukan persiapan-persiapan akhir untuk menyelenggarakan turnamen akbar tersebut. Berbicara di depan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat-pejabat tinggi di Sochi, salah satu dari 11 kota yang akan menjadi tempat berlangsungnya Piala Dunia, Infantino mengatakan persiapan-persiapan untuk turnamen selama sebulan itu hampir selesai. ‘’Rusia jelas siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, untuk merayakan festival-festival musim panas di negara yang indah ini,’’ kata Infantino. Infantino menambahkan, ‘’Rusia 99 persen (siap), karena hanya ada sedikit pekerjaan untuk dilakukan. Kami tentu tahu betapa pentingnya pekan-pekan terakhir, untuk menyelesaikan elemen-elemen kecil yang masih belum lengkap.’’ Rusia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia dari 14 Juni sampai 15 Juli di 12 stadion yang tersebar di sejumlah kota termasuk Moskow, St Petersburg, dan Sochi, di mana mereka telah bekerja selama bertahun-tahun untuk membangun stadion-stadion baru dan infrastruktur transportasi untuk turnamen tersebut. ‘’Kami memahami tanggung jawab kami, kami memahami bahwa masih ada beberapa hal untuk dikerjakan. Semua berada sesuai rencana,’’ kata Putin kepada Infantino pada pertemuan terpisah, kemarin, sambil me-

nambahkan bahwa Rusia akan menggunakan semua kekuatan untuk memastikan turnamen itu memenuhi standar-standar tertinggi. Rusia menghadapi sorotan menjelang turnamen, di mana mereka telah berjanji untuk menyelesaikan semua stadion tepat waktu, dan memastikan keselamatan tim-tim dan para penggemarnya. Negara ini telah mendapatkan keuntungan terkait turnamen ini dari segi ekonomi, yang pendapatannya meningkat pada tahun lalu, setelah selama dua tahun mengalami penurunan, karena sanksi-sanksi dari kubu Barat dan merosotnya harga minyak global. Pada bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich mengatakan tidak akan terjadi peningkatan ekonomi terkini di Rusia tanpa investasi yang secara umum disebabkan karena persiapan-persiapan untuk turnamen. Namun, sepak bola Rusia juga menjadi sorotan untuk serangkaian insiden rasis, termasuk pada pertandingan persahabatan Rusia melawan Prancis pada Maret, meski negara ini telah berjanji untuk memerangi sikap diskriminasi pada acaraacara olahraga. Rusia juga memiliki sejumlah kekhawatiran di lapangan hijau. Tim nasional mereka merupakan tim dengan peringkat terendah yang mengikuti Piala Dunia, saat dilakukan pengundian grup pada Desember. Pada tiga penampilan mereka sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1994, 2002, dan 2014, Rusia tidak pernah mampu mencapai fase gugur. Putin memberikan pesan kepada tim nasionalnya, meminta para pemain untuk memberikan segalanya. (ant/rtr)

Bali Post/afp

TEMPEL - Pebasket Jayson Tatum dari Boston Celtics menguasai bola ditempel ketat lawannya Ben Simmons dari Philadelphia 76ers.

Celtic Tundukkan Philadelphia 76ers

Washington Terry Rozier mencetak 20 poin, sembilan assist dan tujuh rebound untuk membantu tuan rumah Boston menghapus kekurangan 22 poin dalam perjalanan meraih kemenangan 108-103 atas Philadelphia 76ers, Juamt (4/5) kemarin, dan sekaligus membuat Celtics memimpin 2-0 di seri semifinal Wilayah Timur. Sementara itu, Jayson Tatum membuat 21 poin, Marcus Smart menambahkan 19, dan

dua pemain lagi Al Horford dan Jaylen Brown, mencetak 13 bagi Boston, yang juga meraih kemenangan 117-101, di seri pembukaan best of seven, Horford meraih 12 rebounds. JJ Redick memimpin Philadelphia dengan mencetak 23 poin, membuat lima lemparan tiga angka, Robert Covington mengakhiri permainan dengan membuat 22 poin, dan sembilan rebound, dan Joel Embiid secara total mencetak 20 poin dan 14 rebound bagi 76ers. (ant/rtr)

Liga Eropa

Atletico Bertemu Marseille di Final

Jakarta (Bali Post) Atletico Madrid dan Marseille akan berjumpa pada final kompetisi sepak bola Liga Europa 2018, setelah kedua klub tersebut memenangi laga semifinal. Dalam pertandingan semifinal leg kedua, Jumat (4/5) kemarin, di Madrid, klub Spanyol Atletico menang 1-0 atas klub Inggris Arsenal. Dengan skor tersebut, Atletico unggul agregat 2-1 dan berhak ke final. Sebelumnya pada leg pertama berakhir imbang 1-1. Gol tunggal kemenangan Atletico dicetak Diego Costa di akhir babak pertama. Sementara itu, pertandingan

semifinal leg kedua lainnya, antara tuan rumah Salzburg Austria dan Marseille Prancis, dipantau melalui laman UEFA, berlangsung ketat hingga harus perpanjangan waktu. Salzburg menang 2-0 di waktu normal 90 menit, sehingga agregat 2-2. Dua gol Salzburg terjadi di menit 53 oleh pemain asal Mali Amadou Haidara, dan gol bunuh diri pemain Marseille di menit 65. Dalam perpanjangan waktu, Marseille berhasil mencetak gol pada menit ke-116 melalui Rolando Fonceca. Agregat 3-2 untuk Marseille, dan klub Prancis itu lolos ke final Liga Europa. (ant)

Kegembiraan semakin membesar ketika Juve tertinggal 1-2 dari Inter Milan di San Siro pada pekan lalu, namun dalam rentang waktu 24 jam momentum itu bergeser secara dramatis. Pertama, Juventus mencetak dua gol dalam lima menit terakhir untuk menang 3-2 atas Inter, kemudian Napoli menelan kekalahan 0-3 di markas Fiorentina, yang membuat mereka tertinggal tiga poin dengan tiga pertandingan tersisa. Juve sekarang hanya perlu memenangi pertandingan-pertandingan kandang melawan Bologna dan Verona, yang keduanya berada di paruh bawah klasemen, untuk mengunci gelar liga, tidak peduli apa yang terjadi saat mereka melawat ke kandang AS Roma. Gelar itu bahkan dapat menjadi milik mereka, jika mereka mengalahkan Bologna, dan Napoli kemudian kalah di

markas Torino asuhan Walter Mazzarri. Penyerang Juventus Gonzalo Higuain, yang menanduk gol penentu kemenangan saat melawan Inter, mengatakan pertandingan itu berpotensi menjadi momen menentukan dalam perebutan gelar juara. ‘’Mengalahkan Inter merupakan hal fundamental, pada menitmenit terakhir terakhir kami tahu, bahwa momen-momen itu ada untuk kami dan untuk scudetto,’’ ucapnya. ‘’Untuk bangkit dengan cara seperti itu, memberi kami dorongan vital pada persaingan perebutan gelar,’’ tukasnya. Napoli sementara itu mengalami kesulitan pada beberapa pertandingan kandang terakhirnya, melawan tim-tim yang di atas kertas mudah dikalahkan. Mereka menang 1-0 atas Genoa, memerlukan dua gol pada dua menit terakhir untuk menang 2-1 atas Chievo, dan dua

kali bangkit dari ketinggalan untuk menang 4-2 atas Udinese. Terdapat pula spekulasi mengenai masa depan pelatih Maurizio Sarri, bahkan meski ia masih terikat kontrak sampai Juni 2020. Media Italia melaporkan, pembicaraan-pembicaraan mengenai kontrak baru menemui jalan buntu, dan bahwa ia dapat meninggalkan klub pada akhir musim. Di tempat lain, Inter Milan memerlukan kemenangan di kandang Udinese untuk memelihara peluang realistis untuk lolos ke Liga Champions musim depan, dan mengakhiri enam tahun absen dari kompetisi elite tersebut. Kekalahan dari Juventus membuat Inter menghuni peringkat kelima, tertinggal empat poin dari peringkat keempat yang harus mereka huni untuk dapat lolos ke turnamen elite Eropa. (ant/rtr)

Lampard Persiapan Jadi Pelatih

London Mantan gelandang Inggris dan Chelsea Frank Lampard siap untuk memasuki dunia kepelatihan, namun akan menunggu kesempatan yang tepat. Demikian kata pria 39 tahun tersebut. Lampard telah menyelesaikan kursus kepelatihannya di Stamford Bridge dan dikait-kaitkan oleh media Inggris dengan jabatan manajer yang sedang kosong di klub Championship Ipswich Town. ‘’Saya telah menghabiskan banyak waktu di Chelsea tahun ini, mendapatkan banyak pengalaman,’’ kata Lampard kepada media Inggris. ‘’Saya telah mendapatkan Lisensi A dalam kepelatihan. Maka ya… dengan kesempatan yang tepat dan waktu yang tepat bagi saya, saya akan melihat hal itu dengan benar-benar dekat. Anda tidak ingin mundur, memperlihatkan bahwa Anda dapat berusaha untuk membangun para pemain, dan membantu mereka secara taktik, dan apakah Anda dapat manajer yang bagus,’’ sambungnya. Lampard, yang telah mencatatkan 106 penampilan untuk timnas Inggris antara 1999 sampai 2014, memenangi tiga gelar Liga Inggris, empat Piala FA, dan satu Liga Champions bersama Chelsea. Ia menyarankan agar lebih banyak pemain Inggris yang memasuki dunia kepelatihan, dan mendukung mantan rekan setimnya Steven Gerrard untuk mengeluarkan potensinya. Gerrard, yang telah melatih skuad pengembangan Liverpool sejak pensiun pada 2016, mengonfirmasi dirinya tengah mengadakan sejumlah pembicaraan dengan klub Skotlandia Rangers perihal kursi panas pelatih di Ibrox. ‘’Jika Steven Gerrard dikaitkan dengan pekerjaan itu, orangorang segera berkata bahwa dia memerlukan pengalaman, namun dia telah mendapatkan pengalaman itu di suatu tempat,’’ tambah Lampard. (ant/rtr)

Frank Lampard

Bali Post/google


OLAHRAGA

16

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

BU Redam Serangan Sriwijaya dari Sayap Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) siap meredam munculnya serangan Sriwijaya FC, Palembang, Sumsel dari sayap (wing-back) kiri maupun kanan, serta operan bola dari gelandang serang (second-stricker) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (5/5) malam ini. Pasalnya, gol-gol yang dicetak tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut sering merupakan pasokan bola dari sayap maupun suplai bola dari lini tengah yang dioper ke depan.

REDAM — Pemain sayap kiri Bali United (BU) Made Andhika Wijaya dipastikan bertugas meredam keganasan pemain Sriwijaya FC yang biasanya memunculkan bola serangan dari sayap dan second-stricker dalam lanjutan kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (5/5) malam ini.

Oleh sebab itu, pelatih BU Widodo Cahyono Putro siap meredam serangan Sriwijaya dari segala lini. ‘’Kami menyiapkan strategi khusus menghadapi Sriwijaya,’’ tutur Widodo Cahyono Putro. Apalagi, laga kandang Tim Serdadu Tridatu dituntut harus bisa memetik kememangan. Hanya, Widodo masih melihat perkembangan asuhannya yang sedang didera cedera, seperti Ahn Byungkeon, Nick van der Velden, Irfan Bachdim, termasuk M. Taufiq yang masih terkena sanksi. Karena itu, Widodo mengharapkan pemain penggantinya bisa menunjukkan skill individu yang berkualitas. ‘’Kami minta pemain pengganti mampu menunjukkan kepiawaiannya mengolah bola, sebab selama latihan seluruh pemain menerima materi

dan porsi yang sama,’’ paparnya, di Kuta, Jumat (4/5) kemarin. Untuk itu, Widodo mengharapkan asuhannya bisa memanfaatkan laga kandang dengan maksimal, sehingga BU bisa memetik kemenangan. Sementara itu, kapten BU Fadil Sausu berjanji, dirinya bersama rekan setimnnya, siap berjibaku dan bekerja keras, demi mewujudkan obsesi memenangkan laga. ‘’Kami siap bekerja keras di lapangan hijau. Apalagi, khusus menghadapi Sriwijaya, motivasi kami makin berlipat-lipat,’’ tuturnya. Di sisi lain, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menegaskan, dirinya sama sekali tak terpengaruh cederanya sederet pilar BU, yang terancam absen. ‘’Kami tak mau terpengaruh cedera pemain BU, yang jelas dalam sepak bola tiap tim sama-sama

menurunkan 11 pemain,’’ katanya. Ia justru memuji penampilan terakhir Sedadu Tridatu ketika melawan PS Tira. ‘’Justru BU terus menggempur pertahanan PS Tira, dan pemainnya bebas berseliweran di areal PS Tira. Akan tetapi, inilah permainan sepak bola, meskipun menyerang dan memiliki sederet peluang emas, jika tidak mampu dimaksimalkan, tim juga bisa kalah,’’ ungkap pria yang akrab disapa RD ini. RD menyebutkan, perjalanan Sriwijaya dalam melakoni kompetisi Liga 1 juga ditahan seri lawan dalam tiga laga terakhir. Untuk itu, pihaknya mengharapkan asuhannya bisa bangkit, dan berpeluang bisa meraup poin. ‘’Kalau peluang merebut poin terbuka lebar, kami pasti memanfaatkannya,’’ teangnya. RD memboyong 19 pemainnya, dan ada beberapa yang baru menyusul. Salah seorang pemain Srwijaya FC Marco Sandy menjelaskan, pihaknya datang ke Bali bertujuan merebtu poin dari Bali United. ‘’Kami bersama rekan-rekan, kalau ada peluang mencetak gol, pasti kami maksimal, demi meraup poin,’’ ujarnya. (022)

PASI Incar Medali Olimpiade Tokyo 2020 Kejurnas Atletik Libatkan 1.053 Atlet Jakarta (Bali Post)Sebanyak 1.053 atlet senior, junior, dan remaja dari 34 provinsi akan mengikuti Kejuaraan Nasional Atletik 2018 yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 7-12 Mei. “Kejuaraan naisonal pada tahun ini, kami gelar secara bersama yaitu kejuaraan senior, junior, dan remaja demi peningkatan kemampuan atlet-atlet pelapis,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Muhammad Hasan, di Jakarta, Jumat (4/5) kemarin. Hasan mengatakan, penyelenggaraan tiga tingkatan kejuaraan nasional itu sekaligus bertujuan mencari atlet-atlet pelapis potensial untuk atlet-atlet pemusatan latihan nasional PB PASI. “Kami ingin ada perbaikan teknik, selain juga perbaikan kemampuan berbahasa inggris baik dari atlet ataupun pelatih. Itu alasan kami mengirim sejumlah atlet untuk berlatih di Amerika Serikat pada April lalu,” kata pria yang akrab disapa Bob Hasan itu. Hasan mengatakan Kejuaraan Nasional Atletik 2018 itu bekerjasama dengan Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (GBK), sebagai pemilik lokasi stadion atletik. “Jika kami harus sewa, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2-3 miliar, termasuk untuk makanan dan penginapan selama kejuaraan,” kata Hasan. Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor M. Tanjung mengatakan, kejuaraan nasional itu sekaligus menjadi ajang terakhir bagi induk organisasi cabang atletik untuk mencari atlet potensial dalam tim Asian Games. “Jelas masih ada kemungkinan untuk masuk dalam tim. Atletatlet yang sudah ada dalam pelatnas Asian Games masih belum aman dan mereka harus tetap memacu prestasi,” kata Tigor. Tigor mengatakan jumlah atlet tingkat senior yang mengikuti kejuaraan sebanyak 404 atlet, sedangkan pada tingkatan junior atau U20 sebanyak 282 atlet dan tingkat remaja (U-18) sebanyak 367 atlet. Sementara, jumlah pelatih dan ofisial dari 34 provinsi yang menemani atlet-atlet mereka dalam kejuaraan itu sebanyak 178 orang. Kejuaraan Nasional Atletik 2018 itu, akan melombakan 27 nomor perlombaan putra dan putri baik pada tingkat senior, junior maupun remaja. (ant)

Kejuaraan Asia

Atlet Balap Sepeda ”Downhill’’ Tiara Andini Unggulan Pertama Jakarta (Bali Post) Pembalap downhill putri timnas yang disiapkan untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Tiara Andini Prastika, menjadi unggulan pertama pada Kejuaraan Asia MTB 2018 di Cebu, Filipina, 4-6 Mei. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (4/5) kemarin mengatakan, posisi tersebut didapat tidak lepas dari peringkat pembalap asal Semarang, Jawa Tengah itu pada federasi balap sepeda dunia atau UCI. ‘’Memang benar. Time session berdasarkan peringkat tertinggi. Tiara saat ini berada di posisi itu,’’ kata pria yang sedang berada di Filipina ini. Tiara Andini Prastika berada di peringkat ke-14 UCI, dan merupakan pembalap tertinggi yang turun pada kejuaraan ini. Pesaing terdekatnya adalah pembalap asal Thailand Vipavee Deekaballes yang berada di posisi kedua dengan peringkat UCI ke-21. Meski memegang peringkat paling tinggi, bukan hal jaminan Tiara di atas angin mengingat pembalap downhill andalan Indonesia ini baru sembuh dari cedera telunjuk tangan kanan, dan harus menjalani proses penyembuhan yang cukup lama. Namun, peluang untuk meraih hasil terbaik tetap terbuka, mengingat Tiara sering melakukan kejutan. Apalagi meski cedera terus malakukan latihan sesuai dengan program yang diberikan oleh pelatih. Pada kejuaraan ini, Tiara tidak sendiri, karena ditemani oleh Nining Purwaningsih. Pembalap yang juga berasal dari Jawa Tengah ini pada time session berada di posisi keempat dengan peringkat UCI ke-54. Nining pada kejuaraan ini terbilang lebih beruntung, karena baru saja menjalani pemusatan latihan di Melbourne, Australia, bersama pembalap putra, Popo Ario Sejati, Hildan Afosma Katana, dan Khoiful Mukhib. ‘’Kejuaraan Asia ini untuk menguji kemampuan mereka, setelah pemusatan latihan di Australia. Mereka semuanya telah siap,’’ kata Budi Saputra menjelaskan. Demi memberi semangat pembalap baik downhill maupun cross country (XC), Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari berencana memberikan dukungan langsung ke Cebu, Filipina, termasuk melihat dari dekat kemampuan atlet yang selama ini digembleng di pelatnas. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) memproyeksikan medali cabang atletik Olimpiade Tokyo 2020, menyusul evaluasi pemusatan latihan nasional di Amerika Serikat pada April lalu. ‘’Kami sudah dapat melihat atlet-atlet potensial hingga 2020. Bahkan, kami sudah memproyeksikan atlet yang mungkin meraih medali. Latihan di Amerika Serikat itu, salah satunya membawa hasil proyeksi itu,’’ kata Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor M Tanjung, di Jakarta, Jumat (4/5) kemarin. Namun, Tigor enggan menyebut atlet potensial yang diproyeksikan meraih medali dalam Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 memang baru akan digelar setahun jelang penyelenggaraan. Tapi, kami sudah melihat ada titik cahaya medali nanti,’’ katanya. Sebelumnya, PB PASI mengagendakan 13 atlet yang mengikuti pelatihan di Amerika Serikat jelang Asian Games 2018. Namun, satu atlet yaitu

Yaspi Boby terkendala pengurusan visa, dan batal mengikuti pelatihan di AS. Atlet-atlet pelatnas PASI yang mengikuti pelatihan di California, Los Angeles, Amerika Serikat pada 1 April hingga 1 Mei itu adalah Sapwaturrahman, Suwandi Wijaya, Atjong Tio Purwanto, Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kartanegara, Rio Maholtra, Idan Fauzan Richsan, Maria Natalia Londa, Emilia Nova, dan Eki Febri Ekawati. ‘’Dua atlet kami lolos ke Kejuaraan Dunia Atletik 2018 di Finalndia pada Juli yaitu Muhammad Lalu Zohri dan Idan Fauzan. Lalu turun pada nomor individu lari 100 meter putra, dan masih memegang catatan terbaiknya 10,25 detik,’’ kata Tigor. Selain kejuaraan dunia junior, PB PASI juga akan menyertakan sejumlah atletnya untuk mengikuti Kejuaraan Asia Junior di Jepang pada 7-10 Juli. Sementara tiga atlet senior PASI yang tidak mengikuti pelatihan di Amerika Serikat seperti Hendro, Triyaningsih dan Agus Prayogo telah terjadwal dalam kejuaraan lain. (ant)

Maria Natalia Londa

Bali Post/022

Barisan Penyerang Timnas U-23 Tumpul Madura United Tekuk Persib

Cibinong (Bali Post) Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla mengakui ketajaman skuadnya bermasalah, setelah tidak bisa mencetak satu pun gol di turnamen PSSI Anniversary Cup 2018 yang digelar 27 April-3 Mei. Di turnamen tersebut, timnas U-23 meraih dua hasil seri yang seluruhnya dengan skor 0-0, masing-masing dari Korea Utara dan Uzbekistan serta satu kekalahan dari Bahrain 0-1. ‘’Benar kami memiliki masalah mencetak gol. Kami harus kembali berlatih dan menentukan pemain yang kami cari sampai nanti Asian Games 2018,’’ ujar Milla di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Kamis (3/5) lalu. Namun, pria asal Spanyol

tersebut tak lantas larut dalam pikiran negatif. Sebab, bagi dirinya, ada hal positif yang bisa diambil dari penampilan timnas Indonesia di sepanjang Anniversary Cup yaitu pertahanan. Menurutnya, itu menjadi modal dasar utama membentuk kerangka tim yang diinginkannya. ‘’Sudah terlihat jelas bagaimana tim ini akan bergerak. Karena itu saya punya harapan besar atas tim ini,’’ kata Milla. Seperti kata Milla, Indonesia memang menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit di PSSI Anniversary Cup 2018. Tim Garuda Muda hanya kebobolan satu kali dari tiga laga. Bandingkan dengan tim lainnya, Korea Utara kemasukan enam gol, Uzbekistan lima

gol dan Bahrain empat gol. Indonesia sendiri berada di posisi ketiga PSSI Anniversary Cup dengan dua poin hasil dua seri (dengan Korea Utara 0-0, Uzbekistan 0-0) dan satu kalah (dari Bahrain 0-1) dari tiga laga, namun Garuda Muda tidak mampu mencetak satu pun gol di Anniversary Cup 2018. Anak-anak asuh pelatih Luis Milla melampaui Korea Utara yang bertengger di posisi keempat atau juru kunci karena kalah selisih gol. Korea Utara menorehkan dua hasil imbang (kontra Uzbekistan 2-2, Indonesia 0-0) dan satu kali kalah (dari Bahrain 1-4). Peringkat kedua direbut Uzbekistan dengan tiga poin dan juara Anniversary Cup 2018 diraih Bahrain dengan tujuh poin. (ant)

Bali Post/ant

TENDANG - Pesepak bola timnas U-23 Indonesia Ilija Spasojevic (kanan) melepaskan tendangan di depan gawang timnas U-23 Korea Utara pada PSSI Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/4) lalu.

Pamekasan (Bali Post) Madura United FC berhasil menaklukkan Persib Bandung dengan skor akhir 2-1 pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (4/5) kemarin. Dua gol klub berjuluk ‘’Laskar Sape Kerrap’’ ini dicetak oleh Fabiano Da Rosal Beltram di menit ke-38 dan menit ke-81, sedangkan gol Persib Bandung dicetak oleh J Bauman menit ke-90. Sejak awal pertadingan, kedua kesebelasan menampilkan permainan saling menyerang, baik Madura United FC maupun Persib Bandung. Dua puluh menit pertama, kedua tim sama-sama belum berhasil mencetak gol. Baru pada menit ke-38 Madura berhasil mencetak gol setelah pemain Persib melakukan pelanggaran di kotak penalti. Eksekutor Madura United FC yakni Fabiano Da Rosa Beltram mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Gol pada menit ke-38 itu, seketika membuat suporter dan penonton di Stadion Gelora Ratu Pamelingan tersebut riuh. Tertinggal 0-1, Persib Bandung berupaya menyamakan kedudukan, dengan menggencarkan serangan ke jantung pertahanan klub berjuluk ‘’Laskar Sape Kerrap’’ itu. Beberapa kali terjadi kemelut di depan gawang Madura yang dijaga oleh Nasir Prasetyo, bahkan dua kali tendangan pojok, dari sisi kiri dan kanan terjadi, akan tetapi masih berhasil diatasi. Bahkan serangan balik Madura United ke jantung pertahanan Persib Bandung membobol kembali gawang klub sepak bola dari kota kembang yang dijaga oleh M Natshir Fadhil Mahbuby itu. Saat melakukan serangan balik ini, Madura juga memiliki peluang dengan sepakan pojok, tetapi masih bisa berhasil dihalau sang penjaga gawang. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dcr SPG Min.SMA P.Menarik Hub. Gerai Cosmetic Cantik Jl.Padma No.20A Penatih,Tlp.08174704225

B.BP.001.05.18.0000241

Dcr Sales SPV.Lamaran ke Honda Dewata Motor, Jl.Imam Bonjol No.104 Hub.(0361) 490499/490497

B.BP.001.05.18.0000069

Dicari Sopir untuk Car Rental Min.SMA Hub.081999145999

Driver SIM A Distributor Pipa Plastik.Jl Karya Makmur Gang Mertasari 2 No.3 Kargo Dps. Hub Bp Aslik 087761173756

Dicari Tenaga Front Office Bs Bahasa Inggris&Komputer Kirim CV ke: kudapbali@y7mail.com

Yamaha Bisma Dicr: 1.Sopir; 2.SMA/D1/S1 Ek; 3.Mekanik. Hubungi:Teuku Umar No.142 Dps

B.BP.001.05.18.0000230

B.BP.001.05.18.0000141

Dicari Tenaga Berpengalaman untuk Posisi: IT.Lamaran dapat Dikirim ke: info.hrd@putribintanggroup.com atau Datang Langsung ke: Jl.Danau Poso No.35 Sanur Telp:087861840710/085256321668

Dibthkan Staff Karyawan/ti Utk Bag.Gudang&AdminUmum.Hub:Jln Gn.Soputan No.57 Dps-Bali.Telp 4717651/483540/HP.081916565015

B.BP.004.05.18.0000185

B.BP.001.05.18.0000236

B.BP.001.05.18.0000168

B.BP.001.05.18.0000193

Perusahn Distr Cat Ternama Bth Sgr Sales Marketing,Max 30 Th Hub:PT.Amerta Agung Kencana. Telp:0361-4480007/4719381

B.BP.001.05.18.0000142

Resto di Ubud Bth Staf Berpglm Cook/Sushi/Bar/Manager Resto Email CV:nexky1975@gmail.com B.BP.001.05.18.0000056

Cr Telemarketing,Pr/wnt(max 40 thn)Min.SMU,peng min 1th dibdg tsb.Bs.excel,luwes pintar menawarkan produk,biasa dgn target Penj.Lam:Toko Gayathri Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV (dpn KFC Nangka)Dps.0361239980 085716151818.Tk kami ada bbrp Cbg&sdg perluas pasar di Bali

B.BP.153.05.18.0000278

Dibutuhkan Segera: Pastry Decorator, Kasir, Karyawan/ti,Lamaran ke:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps

B.BP.141.05.18.0000180

Dcr karyawan Serabutan wanita SMA Hub.Badak Agung II/1 Dps

B.BP.004.05.18.0000251

Dicr Pngws Pryk Lokasi Ubud, Min SMK Teknik Bangunan,Krm CV suryakembarbali@yahoo.com

B.BP.001.04.18.0000635

B.BP.004.04.18.0001509

Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj.0811380028

B.BP.821.05.18.0000246

B.BP.004.05.18.0000263

B.BP.154.05.18.0000273

Cari Karyawati utk Mini Market Tdr didalam Hub.081239364588

B.BP.141.05.18.0000272

Dcr Driver(Lk) Pglmn u/Travel Hub.08123677300

B.BP.004.05.18.0000266

B.BP.031.05.18.0000285

Frangipani Esthetic Membtuhkan Sales Mrktng Usia Max35Th,Pend Min.S1 bs Bkrja dgn Target, Memiliki Kemampuan Komunikasi dgn Baik,Pglmn Min.2Th.Hub. 087861332560,Lmrn Via Email: sudana.frangipani@yahoo.com /

B.BP.001.05.18.0000275

Dicari Tenaga Berpengalaman untuk Posisi: Accounting dan Finance Lamaran dapat Dikirim ke: info.hrd@putribintanggroup.com atau Datang Langsung ke: Jl.Danau Poso No.35 Sanur Telp:087861840710/085256321668

Bella Vista Coffee and Bar Looking for Waiter/Waitress/ Barista/Cook/Cook Helper/ Bartender/Spa Terapist/Send CV Direct to PadmaUtara No.2Legian

B.BP.004.05.18.0000253

Driver,P,30-45th Sim(B1 U)DpsBali,CV & SKCK ke:altanacareer @gmail.com 085200888899

Krj Prkebunan Australia proses Cpt pst brgkt (081236674219)

B.BP.153.05.18.0000277

Admin Web,Min.SMA,UMR WA 08123807171 Mail:ikadekswanjaya@gmail.com

Dibthkn Manager u/Hotel baru d Maumere,NTT.Min Pengalaman 2thn. Cp:082143835480

Dcr sgr!! Linker Garment Rajut diutmkan penjahit berpnglaman, ada training,UMK Badung+lembur Hub.081239313275/0361-8975041

B.BP.001.05.18.0000099

Dcri Sopir Pria Hub: Jln.Badak Agung II/1 Dps

B.BP.004.05.18.0000252

Distributor Butuh Kepala Cabang Wilayah Bali.Alamat Indragiri 63-65 Sby herryy.hr@gmail.com

B.BP.033.05.18.0000267

Dicari Segera Cleaning Service Pria/Wanita Telp:081238010461

B.BP.001.05.18.0000158

BIRO JASA

Dicari karyawan Serabutan pria SMA Hb:Jl.Badak Agung II/1 Dps

B.BP.004.05.18.0000250

Dicr Therapist Pengalaman/tdk dtg lgs ke By Pass Ngr Rai 491 Dps Hub.(0361)723593, 723637 081337985252, 081246400852

B.BP.001.04.18.0000636

Looking for Secretary & Staff, Salary+Bonus.CVSend to Highway Ubud www.BaliConsultant.com

Cr Adm HRD(max 40th)wnt Min D3 S1,Bs MS Words,excel.Peng min 1thn sbg Adm,teliti,cekatan Gaji menarik.Lam:Tk.Gayathri Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV(dpn KFC Nangka) Dps.0361 239980/085716151818.

Pembantu Rmh Tangga.Butuh segera langsung kerja 081999621166

Walk Intrvw:Cook,Wtrs,Bar Kalistuayu, Jl.Gng Catur No.129 Dps

DIJUAL RUMAH

SERVICE

B.BP.001.05.18.0000186

B.BP.004.05.18.0000265

B.BP.001.05.18.0000281

DIJUAL MOBIL PELUANG BISNIS

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

RUPA-RUPA

Cr Sales Kanvas Pr/wnt max40th Min.SMU,pny mtr sendiri.SIM C peng min 1th sbg sales,kenal baik slh satu wly di Bali,Gaji menarik. Lam:Toko Gayathri Dupa Wangi Jl.Gatsu Timur 85XX Kav IV(dpn KFC Nangka) Dps.0361 239980/085716151818.

B.BP.001.04.18.0000637

B.BP.001.05.18.0000247

DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim,kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Dibutuhkan Administrasi Wanita Pengalaman Menguasai Ms.Office Kirim CV ke Jl.Gunung Karang No.17 Hub.(0361)484796

B.BP.001.05.18.0000070

Rijasa Agung Hotel di Payangan Cari Waitress,HK Pria Kirim CV,Lamaran Segera ke: rijasaagung_hrd@yahoo.co.id

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

DIJUAL TANAH

BUC-Super Murah,Griyaloka Tbn Uk.45/91,2KT+1KM,081932236003

6,8A Jln.Sulatri(Utama)Kesiman 100Mtr dari Gatsu/081239999747

B.BP.004.05.18.0000262

Dijual Rumah di Jl.Taman Griya Tuban Kuta(Dekat Airport) LT 190m2,LB170m2.081311275249TP B.BP.004.05.18.0000261

DISEWAKAN TEMPAT Dkont.Tmpt Cuci Spda Mtr Lngkp dgn msin Rolik dipnggir jln.di Jln.P.Batanta Hub:081239240097 B.BP.001.05.18.0000257

B.BP.001.05.18.0000065

Tanah Kavlng Istimewa di Mekar Blok A11 DPS.Hub:0811399161

B.BP.001.05.18.0000066

B.BP.004.05.18.0000260

Tnh 12A Br.Adeng Marga Tbn,Hak Milik Aspek Villa,0811392942

SolidGold cabang baru Bali rekrut Besar Semua Posisi,Pria /Wanita 18-28th SMA-S1 semua jurusan Kirim CV : hrdsgbbali@ gmail.com Hub.0878-7729-6767

B.BP.001.05.18.0000203

Tnh 2A Belakang Clandys Dalung Permai Blok GG Hub.08123803153

B.BP.001.05.18.0000248

Tnh Sekar Tunjung L.3A & Tnh 4A Lokasi Tbn Jl.LC 081338542300

B.BP.031.05.18.0000197

Sopir KTP Bali Hafal Wil.Dps SMS ke:087760368207

B.BP.001.05.18.0000238

DICARI TANAH

B.BP.001.05.18.0000242

Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.10-20 Milyar Hub.Purnama:085881515449

DIJUAL MOBIL BMW

BMW 320(F30)Putih’2013 Plat B 368Jt Nego 0818345313

B.BP.820.05.18.0000269

B.BP.154.05.18.0000274

DISEWAKAN TOKO

MERCEDEZ

SUZUKI

APV GX Th 2012 MT Silver DK, Jln.Sumatra 29 Dps. B.BP.001.05.18.0000232 TOYOTA

Jual Cepat Toyota NAV1’13 V putih BU istimewa 082144277772 B.BP.001.05.18.0000282

Yaris J’13 Putih full TRD ori DK Mnl 0818-0561-3699 istmw Ng 143 jt, J.Giri B.BP.001.05.18.0000280

B.BP.033.05.18.0000194

Murah, Tnh Pondk Indah Crgo Permai Gatot Subroto Dps uk.10x30. 600nego,081216018100

B.BP.031.05.18.0000287

B.BP.004.05.18.0000184

B.BP.141.05.18.0000271

B.BP.001.05.18.0000009

J.SHM 670m2 di Jl.Tirta Tawar Ubud,dkt Ubud Center,Nice View Kawasan Villa/Htl.087745432250

Tanah Kav Murah Daerah Pemogan Dps Hny 375Jtan.Hub:0811399161

Segera Admin,Marketing,SPG CV ke:emmysuniasih@gmail.com / 085333124775

*Mercedez C200 AMG’08 KM52Rb* *Hnd.AccordVTiL’07 Htm KM62Rb* *Jazz RS Th’2011 Putih AsDK* *Toyota Harrier 2.4 LPrem Heater Th’2011 KM27Rb Istw* *Hub.0361-464948/081238116467*

B.BP.001.05.18.0000155

Djl Tnh Lbr 17x90 ada Bgn,Jl. Ry Celuk.Cck Bengkel/Swalayan Hub.081282490413

Dikontrakan Toko Jln P.Moyo 35 Hubungi:082144736771 B.BP.001.04.18.0001617

DIJUAL RUKO Dijl/Dikont.6 Ruko Baru 3Lt Jl. Mahendradata Hub.085237077978

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah 2Lt 3KT Jl.Subak DalemGgXXIVHub.085237077978

B.BP.001.05.18.0000245

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798

Djl Tnh 10A Tiing Tutul 2A Dalung Hub.082147454248

BIRO JASA

B.BP.001.05.18.0000244

B.BP.164.05.18.0000284

B.BP.001.05.18.0000160

Sda PRT siap kerja Hub.081 805 506 564

Tnh SHM di Bedugul di Pinggir Jln.Utama Bedugul-Tabanan.Luas 7300m2(73Are)Sangat Murah Hub. WA:08123805090/082191905090TP

Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155

B.BP.001.04.18.0001543

B.BP.001.05.18.0000058

B.BP.164.05.18.0000283


BANGLI

18

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

Kantor OPD akan Dijadikan Tempat Parkir Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli mewacanakan mengalihfungsikan sejumlah kantor OPD menjadi tempat parkir. Tujuannya untuk mengatasi kesemrawutan Kota Bangli akibat banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan. Hal itu akan diwujudkan setelah dibangunnya kantor pusat pemerintahan (puspem). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Jumat (4/5) kemarin, mengatakan pemanfaatan sejumlah kantor OPD menjadi tempat parkir kendaraan sejauh ini baru sebatas wacana. Wacana pembuatan tempat parkir itu sempat dilontarkan Bupati Bangli I Made Gianyar saat rapat Forkompinda belum lama ini. Dijelaskan Gede Arta, sebagaimana wacana Bupati, nantinya setelah Bangli sudah membangun puspem, sejumlah kantor OPD yang sudah kosong karena tak lagi ditempati akan dialihfungsikan menjadi tempat parkir kendaraan terpusat. Pengalihfungsian kantor OPD menjadi tempat parkir akan dilakukan baik dengan cara penataan di beberapa bagian tempat atau tidak menutup kemungkinan dengan meratakan bangunannya. ‘’Kalau puspem terwujud kan otomatis banyak kantor tidak lagi berfungsi. Seperti kantor Disdikpora, Dinas Sosial, dan lainnya. Kantor itulah yang akan difungsikan jadi tempat parkir,’’ jelasnya. Selain sebagai solusi kesemrawutan kota, tempat parkir terpusat yang diperuntukkan bagi pegawai dan masyarakat umum, secara tidak langsung akan menambah pendapatan daerah dari sektor parkir. Karena sesuai rencana, pemerintah akan menempatkan petugas parkir untuk mengatur kendaraaan di lokasi. Para pengguna parkir akan dikenakan jasa parkir. ‘’Tujuan utamanya adalah untuk menekan kesemrawutan akibat banyaknya kendaraan yang parkir di jalan. Bukan semata untuk pendapatan,’’ ujarnya. Lanjut disampaikan Gede Arta, untuk menentukan kantor OPD mana saja yang cocok dijadikan tempat parkir sekaligus model penataannya, ke depan pihaknya akan membuat kajian khusus dengan tim. Kantor OPD yang akan dipilih adalah yang posisinya strategis dan berada di tengah-tengah sehingga bisa dekat dan mudah dijangkau dari mana saja. ‘’Sejauh ini, rencana itu baru wacana. Bapak Bupati tidak ada menyampaikan tahun kapan akan direalisasikan,’’ tegasnya. (kmb40)

BPBD Belum Bisa Serahkan Bantuan ke Warga Terunyan

Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli berencana memberikan bantuan kepada sejumlah warga di Desa Terunyan, Kintamani, yang rumahnya terendam akibat meluapnya air Danau Batur. Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan lantaran belum ada data valid terkait jumlah warga yang rumahnya terendam air danau. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD I Wayan Karmawan, Jumat (4/5) kemarin, mengatakan, pihaknya sudah menawarkan penanganan jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi dampak meluapnya air Danau Batur. Alternatif solusi jangka pendek salah satunya yaitu warga yang rumahnya terendam air danau seharusnya diungsikan sementara ke tempat lebih aman. ‘’Lamanya rumah warga terendam air danau akan dapat menimbukan efek-efek yang tidak bagus salah satunya kesehatan. Apalagi rentang waktu air danau surut dan kembali normal cukup lama, sekitar bulan Oktober mendatang. Maka dari itu, untuk sementara warga harus diungsikan,’’ ucap Agus Sutapa. Terkait rencana tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perbekel Terunyan. Hanya, hingga saat ini pihaknya tak kunjung mendapatkan kejelasan data pasti terkait jumlah warga dan kelanjutan rencana tersebut. Sejatinya, pihaknya berencana memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terendam. Hanya, penyaluran bantuan tersebut belum bisa dilakukan karena belum adanya data pasti dari Perbekel masalah jumlah warga yang rumahnya terdampak luapan air danau. ‘’Rencananya kita memberikan bantuan logistik sisa dari pengungsi Gunung Agung. Hanya, kita masih menunggu data pasti dari pihak desa terkait jumlah warga terdampak. Kita harap pihak desa segera bisa memberikan data by name by address berapa warga yang terdampak. Jika sudah dapat data pastinya kita bisa salurkan bantuan,’’ ujar Agus Sutapa. Sementara itu, Perbekel Desa Terunyan I Wayan Arjana, menjelaskan, rumah warga yang terendam sebanyak 50 unit dengan jumlah 73 KK. (kmb41)

Bali Post/nan

TERENDAM - Rumah warga Terunyan yang terendam air Danau Batur.

Dewan Desak TIC Segera Dioperasikan Bangli (Bali Post) -

Tak kunjung beroperasinya Tourist Information Centre (TIC), kembali menuai sorotan legislatif. Anggota dewan meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli segera mengoperasikan TIC agar bangunan eks pesanggrahan di Kintamani yang telah susah payah ditata, tidak kembali rusak akibat terbengkalai. Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles, Jumat (4/5) kemarin, menyampaikan jika pemerintah memang merancang bangunan tersebut sebagai TIC, seharusnya pemerintah tidak perlu berlama-lama merealisasikannya. Apalagi, penataan bangunan yang menghabiskan anggaran Rp 600 juta lebih itu

Ratusan Peserta Ikuti Kegiatan Jalan Santai

JALAN SANTAI - Bupati Bangli Made Gianyar mengikuti jalan santai, Jumat (4/5) kemarin.

DALAM rangka memeriahkan HUT ke-814 Kota Bangli, ratusan peserta mengikuti kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Jumat (4/5) kemarin. Jalan santai yang diikuti seluruh pegawai Pemkab Bangli, pelajar, TNI dan Polri tersebut dilepas langsung Bupati Bangli Made Gianyar di depan kantor Bupati Bangli. Setelah melepas peserta, Bupati Made Gianyar beserta jajaran Forkompinda berbaur dengan masyarakat dan ikut jalan santai di kawasan Kota Bangli. Jalur yang dilalui peserta yakni depan Lapangan

Kapten Mudita menuju Jalan Lettu Kanten, Jalan Merdeka selanjutnya menuju Pura Puseh Kelurahan Bebalang, LC Subak Aya sampai utara kantor Bupati dan finish di Lapangan Kapten Mudita. Jarak tempuhnya sekitar 3 km. Setibanya di garis finish, peserta disambut dengan berbagai macam doorprize. Mulai dari payung, kaus, setrika, lampu belajar, kompor gas, lemari es, sepeda gunung hingga hadiah utama sepeda motor. Selain itu, panitia juga menyediakan tempat donor darah bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan

darahnya. Bupati Made Gianyar menyampaikan, jalan santai ini selain untuk memeriahkan HUT ke-814 Kota Bangli juga sebagai ajang kebersamaan antara pegawai Pemkab Bangli dan masyarakat setempat. Pihaknya mengapresiasi antusiasme masyarakat dan pegawai Pemkab Bangli yang mengikuti gerak jalan santai tersebut. ‘’Ini salah satu bukti bahwa semangat kecintaannya kepada daerah kelahiran sangat tinggi. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik,’’ Kata Made Gianyar. (ad300)

Lepas 325 Siswa Kelas XII

SMKN 2 Bangli Gelar ’’Graduation’’ di Penglipuran Bangli (Bali Post) – SMKN 2 Bangli menggelar Graduation, Perpisahan dan Pelepasan Siswa kelas XII Tahun Ajaran 2017/2018. Acara yang digelar di wantilan Desa Wisata Penglipuran, Jumat (4/5) kemarin tersebut diikuti 325 siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus ujian tahun ini. Acara berlangsung penuh keakraban serta dimeriahkan penampilan artis Bali, Jun Bintang. Hadir dalam Graduation, Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XIII SMKN 2 Bangli di antaranya Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli Wayan Andra Septawan, Direktur Mediterranean Bali Gede Agus Arya Saputra Yasa, Manajer Mediterranean Bangli dan General Manager CTI Bali I Wayan Sulendra. Sesuai laporan panitia acara, total jumlah siswa kelas XII yang dilepas tahun ini yakni 325 orang. Dengan rincian,

Asrama Polres Bangli Dibangun Ulang memohon keselamatan serta kelancaran selama proses pembangunan berlangsung. ‘’Harapannya, pelaksanaan pembangunan asrama bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan,’’ jelasnya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menambahkan, pembongkaran asrama dilakukan pada 11 April hingga 3 Mei lalu. Bangunan itu dibongkar karena usianya yang sudah 50 tahunan. ‘’Bangunan asrama itu dibangun sekitar

direncanakan,’’ tegasnya. Anggota dewan asal Kintamani itu menambahkan, jika bangunan tersebut dibiarkan begitu saja, maka dikhawatirkan akan kembali mengalami kerusakan sebelum digunakan mengingat tidak ada yang merawatnya secara berkelanjutan. Apalagi sebelumnya

saat ini. Sebab, di tempat itulah wisatawan bisa menyaksikan dengan jelas keindahan Danau dan Gunung Batur. Terlebih lagi, Bupati Bangli Made Gianyar berencana membangun pasar untuk menunjang pariwisata di Kintamani. ‘’Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan komitmen dari sejumlah OPD. Karena untuk penataan di sana tidak cukup dilakukan oleh Dinas Pariwisata saja, melainkan juga dilakukan oleh Disperindag, Dishub dan lainnya,’’ ungkapnya. (kmb41)

Rangkaian HUT Ke-814 Kota Bangli

Usia Bangunan 50 Tahun Lebih

Bangli (Bali Post) Bangunan asrama Polres Bangli yang banyak mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah tua, telah dibongkar. Sebagai gantinya, Polres akan membangun bangunan asrama baru berlantai empat. Menandai dimulainya pembangunan asrama yang baru, Polres Bangli, Jumat (4/5) kemarin, menggelar upacara ngeruak untuk memohon keselamatan dan kelancaran pembangunan. Upacara ngeruak di-puput Ida Bhagawan Sri Ananda Acarya. Di antaranya hadir Kabag Paskon Ro Sarpras Polda Bali AKBP A.A. Sri Sueli beserta anggota, Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel, Kasubag Sarpras Polres Bangli AKP Dewa Made Rencana serta perwakilan PT Tunas Jaya Sanur dan konsultan. AKP Dewa Made Rencana mengatakan, upacara ngeruak dilaksanakan sebagai proses awal dari pelaksanaan pembangunan asrama yang baru. Upacara ini bertujuan untuk

sudah rampung cukup lama. Dengan sudah siapnya bangunan, pemerintah dalam hal ini Disparbud, semestinya segera menyiapkan pengelola TIC. ‘’Kami minta Disparbud bisa segera mengoperasikan tempat tersebut sehingga aset yang sudah diperuntukkan, bisa bermanfaat sesuai yang

senderan setempat sempat jebol dan mengakibatkan sejumlah lapak milik pedagang tertimbun reruntuhan. ‘’Harus segera dicarikan orang-orang yang memang layak ditempatkan di sana. Begitu juga kalau masih terkendala sarana dan prasarana penunjang, paling lambat di perubahan (APBD-P 2018 - red) ini sudah bisa dilengkapi,’’ kata Carles. Lebih lanjut dikatakannya, dari segi lokasi, TIC sangat layak ditempatkan di lokasi yang direncanakan pemerintah

tahun 1968,’’ ujarnya. Selama proses pembangunan, penghuni asrama yang berjumlah 28 KK untuk sementara tinggal di rumah kontrakan. Untuk membangun asrama baru dengan model rumah susun berlantai empat ini, total anggaran yang disiapkan Polres Bangli yakni Rp 16.975.252.000. Nantinya, asrama yang baru bisa dihuni 48 KK. Ditargetkan proses pembangunan tuntas pada 29 November mendatang. (kmb40)

Bali Post/ina

NGERUAK - Upacara ngeruak sebagai tanda dimulainya pembangunan asrama yang baru.

Jurusan Desain dan Kriya Kayu sebanyak 7 orang, Jurusan Usaha Perjalanan Wisata 21 orang, Jurusan Akomodasi Perhotelan 155 orang, dan Jurusan Keahlian Jasa Boga sebanyak 142 orang. Kepala SMKN 2 Bangli I Wayan Suparta, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan, Graduation, Perpisahan dan Pelepasan Siswa kelas XII dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi terhadap siswa yang selama tiga tahun telah mengikuti proses belajar di SMKN 2 Bangli. Acara ini merupakan momen terakhir kebersamaan para siswa dengan guru dan keluarga besar SMKN 2 Bangli, sekaligus momen membangkitkan energi untuk menghadapi tantangan baru ke depan. ‘’Kepada anak-anak, saya ucapkan selamat jalan. Selamat melanjutkan studi yang lebih tinggi bagi yang melanjutkan dan selamat bekerja melakukan sesuatu yang lebih

baik. Semoga ilmu pengetahuan yang kalian dapat selama belajar di SMKN 2 Bangli bisa diterapkan dengan baik,” kata Suparta. Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Bangli Wayan Andra Septawan mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas XII SMKN 2 Bangli yang lulus tahun ini. Dia berpesan agar ilmu dan pengetahuan yang didapat selama menempuh pendidikan di SMKN 2 Bangli bisa diterapkan dan dikembangkan sehingga bermanfaat. Andra juga berpesan para lulusan agar tetap menjaga nama baik almamater. Direktur Mediterranean Bali Gede Agus Arya Saputra Yasa S.Pd., M.Pd. mengungkapkan, jurusan yang dimiliki SMKN 2 Bangli sebagian besar sama dengan jurusan yang selama ini dibuka Mediterranean Bali. Dia mengajak lulusan SMKN 2 Bangli untuk

Bali Post/ina

PENGALUNGAN MEDALI - Suasana pengalungan medali saat Graduation, Perpisahan dan Pelepasan Siswa kelas XII Tahun Ajaran 2017/2018 di wantilan Desa Wisata Penglipuran, Jumat (4/5) kemarin. ikut bergabung mengembangkan diri di Mediterranean Bali yang selama ini telah dikenal sebagai pencetak SDM yang

kompeten bekerja di kapal pesiar, sehingga dapat bersamasama meraih sukses di usia muda. (kmb40/k250)


19

Sabtu Kliwon, 5 Mei 2018

PDI-P Gaet Aplikasi Ruangguru untuk Kaderisasi Jakarta (Bali Post) Salah satu keunggulan aplikasi digital adalah sifatnya yang sangat luas, baik untuk cakupan wilayah, kelompok usia, bidang tertentu maupun kategori lainnya, termasuk dunia pendidikan. Keunggulan itu yang ditangkap sekelompok anak muda dengan menciptakan aplikasi digital Ruangguru, sebuah aplikasi dengan solusi belajar terlengkap untuk segala kesulitan belajar. Kreativitas dan inovasi dari generasi milenial anak muda Indonesia itu, menginspirasi PDI Perjuangan untuk memanfaatkan aplikasi ini dengan menggabungkan pada potensi yang dimiliki partai. Untuk itu, PDI Perjuangan sudah menyiapkan pendidikan kepartaian berbasis online. Hal itu terungkap saat Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berkunjung ke Kantor Ruangguru di Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.22, Jakarta Selatan, Jumat (4/5) kemarin. Hasto didampingi Ketua Tim Leader Project Azwar Anas yang juga Bupati Banyuwangi serta Ketua DPP PDI-P Bidang Perempuan dan Anak Wiryanti Sukamdani. Dengan mengadopsi cara belajar Ruangguru, PDI-P akan melakukan kaderisasi di bidang pendidikan kepartaian berbasis aplikasi digital. ‘’Karena itulah PDI-P akan mendorong seluruh kepala daerah kami, untuk bekerja sama dengan Ruangguru ini, dan partai juga terus melakukan modernisasi terhadap sistem kaderisasi tetapi tetap berdasarkan Pancasila, hanya mediumnya melalui pendekatan modernitas,’’ kata Hasto. Menurut Hasto, DPP PDI Perjuangan telah menugaskan Azwar Anas sebagai tim leadernya, bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Para kepala daerah itu akan menjadikan daerahnya sebagai proyek percontohan untuk mengimplementasikan bagaimana partai bisa hadir di ruang-ruang publik dengan cara-cara yang modern dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Lebih jauh, Hasto mengungkapkan terobosan yang dibuat oleh Pendiri merangkap CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara (Belva) ini bahkan telah mendapat perhatian Presiden Joko Widodo dan telah diundang beberapa kali ke Istana. ‘’Karena itulah Pak Jokowi menghadirkan perhatian yang begitu besar. Kalau beliau (Jokowi) sudah bertemu beberapa kali dengan Mas Belva bahkan diundang dalam rapat kabinet. Maka kami datang ke sini, nyambung dengan apa yang dilakukan Pak Jokowi, sebagai partai pengusung utama beliau,’’ kata Hasto. Hasto menyebut Indonesia memiliki lebih dari 52 juta pelajar. Mereka adalah tunas negeri yang harus kita siapkan menjadi generasi yang akan membawa bangsa semakin maju dan berdaya saing di masa depan. Namun, tantangan seperti faktor geografis, minimnya jumlah guru, menjadi pekerjaan rumah bersama. Tantangan dan problem rakyat itu, dinilai Hasto, bisa dijawab oleh inovasi-inovasi sosial berbasis teknologi. ‘’Dengan kehadiran platform berbasis digital seperti Ruangguru dan sejumlah platform lainnya, kita mendorong pemerataan kualitas pendidikan. Anak-anak di desa bisa mendapat pembelajaran tambahan berkualitas secara online,’’ katanya. CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara menyambut baik kunjungan PDI Perjuangan. Para pelajar di berbagai daerah bisa belajar melalui instrumen teknologi tanpa terikat batas geografis dan waktu. Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 6 juta pengguna serta telah mengelola lebih dari 150.000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 2014 oleh Belva Devara dan Iman Usman, yang keduanya berhasil masuk dalam jajaran pengusaha sukses di bawah 30 tahun oleh Majalah Forbes untuk kategori teknologi konsumen di Asia. (kmb4)

Lebih Kecil

Dari Hal. 1

Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) menyatakan terlalu dini menyimpulkan bahwa soal UNBK 2018 lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya. Perlu ada telaah lebih lanjut. Apalagi perbandingannya hanya dengan tahun lalu saja. Lalu apakah penurunan rata-rata nilai UNBK ini dikarenakan siswa kurang cerdas memahami soal, sehingga nilai yang didapat lebih kecil dari tahun lalu? Kata Rektor Unud, inilah yang perlu dicermati lebih dalam. Semua komponen harus menjadikan hasil UNBK 2018 sebagai evaluasi. Perlu dikaji. Sebab, sangat terkait dengan kualitas SDM Bali ke depannya. Apalagi di era persaingan yang semakin ketat, kualitas

Dari Hal. 1

‘’Mungkin bisa ada tersangka-tersangka lain kalau lihat kasus ini. Kalau lihat perkembangan itu semuanya KPK yang lebih tahu,’’ ujar Novanto sebelum masuk ke Lapas Klas 1A Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat 94/5) kemarin. Menurut Novanto, masih banyak hal yang perlu disampaikan mengenai kasus pengadaan proyek e-KTP. Ia pun berjanji akan bersikap kooperatif terhadap Komisi Pem-

Dari Hal. 1

‘’Dari hitungan saya, jika Buleleng memiliki pelabuhan bongkar-muat ikan sendiri itu bisa menyerap sekitar dua ribu tenaga kerja,’’ katanya. Di sisi lain, ia juga meminta Koster memperhatikan pendidikan di Gumi Panji Sakti. Ia ingin melihat anak-anak muda Buleleng bisa bersaing dalam hal pekerjaan. ‘’Agar semakin banyak sarjana dari Buleleng,’’ harapnya. Koster paham betul solusi yang harus dilakukannya untuk mengurai dua persoalan tersebut. Ia mengaku telah memikirkan apa yang menjadi keinginan tokoh masyarakat di Gerokgak. Untuk urusan pelabuhan bongkar-muat ikan,

SDM harus menjadi perhatian. Tak hanya guru di sekolah, juga orangtua, masyarakat, terlebih pemerintah. Sebab, output yang dihasilkan SMA/ SMK akan menjadi input perguruan tinggi dalam mencetak tenaga kerja maupun entrepreneur muda. Mewujudkan SDM yang berkualitas tidak bisa dicetak saat di perguruan tinggi saja. Semua jenjang pendidikan berkontribusi. Sejak sekolah dasar sampai SMA. ‘’Inilah yang mesti menjadi kesadaran semua pihak untuk menjadikan SDM Bali hebat,’’ tegas Rektor perempuan pertama di Unud ini. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, S.H., M.H. mengatakan dari 546 sekolah yang mengikuti UN, baik SMA/MA maupun SMK perbandingan

rata-rata nilai UN tahun 2017 dan 2018 setiap kabupaten/ kota di Bali pada setiap program mengalami penurunan. Namun, ada beberapa kabupaten yang mengalami peningkatan di masing-masing program tertentu. Penurunan secara keseluruhan dialami di Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung. ‘’Secara keseluruhan di Bali, nilai rata-rata UN masing-masing program hanya program Bahasa yang meningkat dari 49,71 pada tahun 2017 menjadi 54,80 pada tahun 2018 ini. Sementara yang lainnya mengalami penurunan (program IPA turun dari 60,09 menjadi 59,49, Program IPS dari 50,13 turun menjadi 48,84, dan program SMK dari 55,39 turun menjadi 47,95 - red),’’ jelas TIA Kusuma Wardhani. (wan)

berantasan Korupsi (KPK) jika dipanggil sebagai saksi di persidangan. ‘’Saya masih tetap untuk cooling down dulu, dan tetap saya akan kooperatif pada KPK, pada saat nanti menghadiri saksi-saksi perkara lainnya mendalami. Karena masih banyak juga hal-hal yang masih perlu disampaikan nanti,’’ katanya. Sementara itu, kuasa hukum Novanto, Firman Wijaya, menyatakan kliennya tetap akan mempertahankan di posisi sebagai justice collaborator (JC). Bahkan senada dengan

Novanto, ia juga mengisyarakatkan bakal ada tersangka lain yang tersandung kasus proyek e-KTP. ‘’Beliau tetap konsisten ya, posisi beliau sebagai JC. Tunggu saja beliau tetap akan melewati proses hukum. Kan masih ada tersangka baru akan ada kejutan-kejutan,’’ katanya. Sebelumnya, Novanto tiba di Lapas Sukamiskin dengan menggunakan mobil Toyota Innova hitam. Ia datang ke Lapas Sukamiskin sekitar pukul 16.48 WIB dengan menggunakan jaket hitam. (ant)

ia menilai Pelabuhan Celukan Bawang amat prospektif dikembangkan menjadi pelabuhan bongkar-muat ikan. ‘’Saya menilai prospek pembangunan Pelabuhan Celukan Bawang. Memang rencana kami akan dijadikan satu-satunya untuk bongkar-muat berstandar internasional di Bali ini,’’ kata Koster. Di sisi lain, ia mengaku sedang melakukan kajian agar pelabuhan bongkar-muat ikan difokuskan di Pelabuhan Celukan Bawang. ‘’Sedang dipikirkan juga, sekarang kan pelabuhan ikan itu di Benoa. Memang cocoknya dibangun di sini. Ke depan bisa dibawa ke sini,’’ ujarnya. Dari hasil kajiannya, ia menilai Pelabuhan Benoa lebih tepat dijadikan sentra untuk bersan-

dar kapal cruise. ‘’Ke depan kita coba kaji agar di Benoa itu khusus pelabuhan cruise. Buleleng ini bagus sekali pengembangan ke barat dari Celukan Bawang masih bisa, termasuk untuk cruise,’’ tutur Koster. Untuk mengatasi masalah pendidikan tingkat lanjut, Koster sudah membuat solusi pembangunan akademi komunitas di Buleleng. Untuk mendukung itu semua, Koster juga berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur yang menghubungkan Buleleng dan Denpasar. ‘’Jalur Denpasar-Buleleng ini kelak-kelok. Nanti kita bangun shortcut di tengah dan bagian barat untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang,’’ urainya. (kmb)

Sikap Kooperatif

Tenaga Kerja

Sabtu, 5 Mei 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Ritual Dalam Era Global, Perspektif Teologi Siwaisme (6) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana

Bagaimana Menyembuhkan Diri Sendiri 12:30 Wita Inovator 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz Kadek Padma Wahini 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Lila Cita Sanggar Dukuh Sakti, Denbar (3) 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya pawiwahan Tjok alit

Kurnia Wirawan dengan Anak Agung Mas Darmayanti 17:30 Wita Taman Sari TK Astagana Kumara 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Debat KPU Gianyar 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (4) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song

Bali Post/ant

EMPAT MENINGGAL - Polisi berada di samping sebuah mobil Mitsubhisi Pajero Sport bernomor polisi BK 1184 UY yang mengalami kecelakaan di pinggir Jalan Setiabudi Medan, Sumatera Utara, Jumat (4/5) kemarin. Kecelakaan yang terjadi pada Jumat dini hari itu diduga akibat pengemudi mabuk yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan tiga orang kritis.

Tetap Damai Dari Hal. 1

Restu diberikan para pinandita yang menilai paslon Mantra-Kerta sangat cocok untuk memimpin Bali saat ini. Baik Ida Pedanda Gede Putra Bajing maupun Ida Pedanda Gede Putra Kekeran memberikan pesan kepada Mantra-Kerta untuk betul-betul melaksanakan perhelatan pilkada ini agar Bali tetap damai. ‘’Memimpin Bali itu harus paham betul, kalau ikon Bali itu budaya. Ini harus dipertahankan. Kami yakin jika Mantra-Kerta itu layak memimpin Bali saat ini. MantraKerta itu layak pimpin Bali karena berpengalaman dalam bidang birokrasi dan pembangunan Bali,’’ ujar Ida Pedanda Gede Putra Bajing. Pesan lain yang disampaikan adalah agar Mantra-Kerta

menjaga Bali dari pengaruh global. Dalam era global seperti ini tantangan internal maupun eksternal akan terus menggerus Bali. Sebagai pemimpin harus tetap diingat Bali itu budaya. ‘’Perlu diperketat di Bali. Jangan sampai dibuka terlalu lebar. Ini tantangan. Banyak hal yang perlu diperketat. Perlu ada aturan-aturan yang spesifik, karena Bali hanya punya budaya, yang dijiwai oleh agama Hindu yang terimplementasi dalam upacara-upacara agama Hindu,’’ seru para pinandita. Di Geria Tegal Jingga, Sudikerta kembali dikisahkan masa kecilnya oleh I Gede Nurjaya. Diceritakan bahwa saat SMP Sudikerta sudah kelihatan sangat familiar, suka menolong teman-temannya, dermawan, dan ulet. Di bagian lain, para pinan-

dita meminta kepada MantraKerta untuk memperhatikan para sulinggih, para pemangku, dan pura di Bali yang membutuhkan bantuan. Hal ini penting karena mereka adalah benteng agama dan budaya Bali agar jangan mudah tergerus arus globalisasi. Para pinandita juga sangat mengapresiasi program Kartu Yadnya dalam Program Nawacandra. Kartu Yadnya itu menjadi primadona masyarakat Bali yang hidupnya dari adat dan budaya. Kartu Yadnya diharapkan benarbenar terimplementasi dengan baik dan mampu menjadi penyanggah kehidupan adat dan budaya masyarakat Bali. Sementara itu, sesepuh PDIP Bali Cok Ratmadi menceritakan soal proses politik yang akhirnya membuat dirinya bekerja dan mendukung Mantra-Kerta.

Tunjuk Tangan Dari Hal. 1

untuk mencari anak yang mau mengacungkan tangan. Setelah sempat mencaricari akhirnya seorang anak yang dari SD Inpres Sulu Agats Asmat yang duduk tepat di samping Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengacungkan tangan. ‘’Profesor Nila Moeloek,’’ jawab anak tersebut yang disambut tepuk tangan. ‘’Nanti yang bisa menyebut nama menteri minta hadiahnya ke Pak Menteri sama Bu Menteri ya,’’ ungkap Presiden. Dalam acara itu, tujuh orang anak dari SD Inpres Sulu Agats, Asmat, Papua menarikan tarian Bunba Jiwa yang menceritakan kesedihan anak-anak saat orangtuanya meninggal. Tetapi sebelum meninggal, sang ibu sempat berpesan untuk tetap bersemangat belajar mengejar cita-cita. (ant)

Dari Hal. 1

galami penurunan sebesar 0,35 persen dari 112,42 pada bulan sebelumnya menjadi 112,02. Penurunan indeks NTUP tercatat hampir di semua subsektor kecuali subsektor perikanan yang tercatat naik sebesar 1,32 persen. NTUP subsektor tanaman pangan, hortikultura, perikanan, dan tanaman perkebunan rakyat masing-masing

Seorang anak kecil di barian depan lalu menunjuk tangan. ‘’Bu Pu-An,’’ jawab anak tersebut. ‘’Benar Bu Pu-An, nanti minta hadiah ke Bu Puan ya,’’ kata Presiden. ‘’Ada yang tahu namanya Pak Menteri Sosial?’’ tanya Presiden. Seorang anak lakilaki di barisan belakang lalu menunjuk tangan. ‘’Idrus Marham,’’ jawab anak tersebut. ‘’Ada yang kenal Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan?’’ tanya Presiden. Sempat hening beberapa detik, akhirnya seorang anak perempuan di barisan tengah mengacungkan tangan. ‘’Muhadjir Effendy,’’ jawab anak tersebut. ‘’Bu Menteri Kesehatan siapa yang tahu?’’ tanya Presiden lagi. Kali ini butuh lebih lama lagi

Mewakili Bali Dari Hal. 1

Bupati masuk bersama 100 kepala daerah diberikan penghargaan sebagai Pembina terbaik BUMD. ‘’PDAM dan Pak Bupati yang mendapatkan penghargaan bergengsi ini untuk mewakili Provinsi Bali,’’ katanya. Menurut dr. Nyoman Sutjidra, penghargaan Top BUMD ini sebagai motivasi BUMD di Bali Utara untuk bisa memberikan manfaat dan kontribusi terhadap masyarakat luas. Selain melayani masyarakat, BUMD juga diharapkan bisa berkontribusi untuk pendapatan daerah. Penghargaan yang diterima PDAM dan juga Bupati diharapkan dapat memacu BUMD lain untuk berkontribusi lebih baik lagi ke depannya. ‘’Diharapkan bisa sebagai pemacu BUMD lain untuk

Usaha Pertanian

Sementara itu tercatat sembilan provinsi mengalami deflasi. Deflasi terdalam tercatat di Provinsi DI Yogyakarta mencapai 0,58 persen. Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) yang lebih mencerminkan margin usaha pertanian juga men-

Kepada para pinandita Cok Rat mengisahkan, sebenarnya Rai Mantra itu calon gubernur asal PDI-P karena berdasarkan hasil survei internal, Rai Mantra meraih hasil tertinggi. ‘’Baik sekala maupun niskala, Rai Mantra itu sebenarnya layak memimpin Bali. Namun proses politik di PDI-P, Rai Mantra tidak dicalonkan. Dengan yakin saya tegaskan bahwa siapa yang pertama datang ke Puri Satria, maka dialah yang menjadi Gubernur Bali. Dan benar, ternyata dari cagub itu, Rai Mantra adalah orang pertama yang mendatangi Puri Satria. Itulah sebabnya saya bekerja giat untuk mendukung Mantra-Kerta,’’ ujarnya. Cok Rat mengajak ratusan warga yang hadir bahwa saat ini orang memilih figur, bukan warna dan partai. (kmb)

turun sebesar 2,32 persen, 0,49 persen, 0,69 persen dan 0,75 persen. Sejalan dengan NTP yang menurun terutama sektor tanaman pangan, ternyata harga gabah juga mengalami penurunan di tujuh kabupaten. Yaitu Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan

berprestasi,’’ jelasnya. Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng Made Lestariana mengatakan, perusahaan yang dibina oleh Bupati merupakan BUMD dengan jumlah pelanggan lebih dari 30.000 sampai 100.000 pelanggan. Raihan prestasi ini dijadikan motivasi PDAM untuk bekerja lebih maksimal lagi. Kinerja dan peningkatan pelayanan bisa dilakukan secara maksimal khususnya pelayanan air minum. Sekarang pelanggan PDAM mencapai 49.000 pelanggan dan penambahan pelanggan ditarget sebanyak 3.000 pelanggan. ‘’Pelanggan kami 49.000 dan tahun ini kita targetkan 3.000 rinciannya 1.500 dari program reguler dan 1.500 penambahan pelanggan baru lewat program hibah air bersih,’’ jelasnya. (ad303)

Buleleng selama bulan April 2018. Harga gabah (GKP) di tingkat petani turun sebesar 2,32 persen, dari Rp 4.455 per kg pada bulan sebelumnya menjadi Rp 4.352 per kg. Sementara itu, rata-rata harga GKP di tingkat penggilingan turun sebesar 2,16 persen dari Rp 4.517 per kg menjadi Rp 4.419 per kg. (kmb42)


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 5 mei 2018

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bill Cosby dan Roman Polanski Didepak dari ”Academy of Motion Picture Arts and Sciences”

Dewa Ayu Carma Citrawati

Lontar Itu Candu

BAGI Dewa Ayu Carma Citrawati, lontar adalah candu. Keinginan membaca dan mengetahui isi lontar membuatnya sangat bersemangat dan ingin terus membaca. Lulusan Sastra Bali Universitas Udayana ini memang gemar membaca lontar sejak masih kuliah. Ia merupakan mahasiswa Sastra Bali Unud angkatan 2007. Saat kuliah, menjadi awal pertama wanita asal Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung ini mengenal lontar. Hingga kini, saat telah menjadi guru pun ia masih bergelut dengan lontar. Hobinya ini setali tiga uang dengan suaminya, Gita Purnama, yang merupakan seorang penulis dan penekun sastra khususnya sastra Bali. “Kecanduan lontar awalnya karena suka menulis lontar, pergi melihat-lihat lontar di perpustakaan lontar untuk inspirasi menulis. Terus tertarik sama isinya. Pengen tahu isinya apa, dan jadi kecanduan seperti sekarang,” tuturnya siang itu pada akhir bulan April lalu. Pembina teater SMPN 3 Denpasar ini pun sempat melakukan konservasi lontar dan mengidentifikasi sebanyak 85 lontar. Isinya beragam mulai dari kakawin, kidung, usada, babad. “Pokoknya sangat senang dan tertantang karena membaca tulisan yang berbeda-beda,” imbuh wanita kelahiran 24 Februari 1990 itu. Dari banyak lontar yang ia baca, ada satu lontar yang menarik perhatiannya, yaitu Lontar Kerta Basa. Karena di dalamnya ada pengetahuan tentang kosa kata. Selain itu lontar usada juga menjadi perhatiannya. “Karena ada beberapa penyakit yang ada di usada yang sangat bermanfaat untuk kita,” ungkap Citra, panggilan akrabnya. (may)

Los Angeles (Bali Post) – Bintang televisi Bill Cosby dan sutradara pemenang Piala Oscar Roman Polanski dikeluarkan dari keanggotaan Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Kelompok penganugerah Academy Awards itu mengatakannya dalam pernyataan Kamis (3/5). Pencopotan Cosby dan Polanski merupakan langkah terbaru yang diambil kelompok tersebut karena keduanya dianggap terkait dengan tuduhan-tuduhan soal pelecehan seksual yang mengguncang industri hiburan Hollywood. Cosby dan Polanski menjadi anggota-anggota pertama yang diketahui didepak karena dianggap melanggar tata perilaku yang diterapkan Academy pada Desember. Tata perilaku itu ditetapkan setelah muncul tuduhan-tuduhan menyangkut pelecehan dan serangan seksual di kalangan industri hiburan. Cosby (80) dikenal sebagai “Ayah Amerika” atas perannya sebagai sosok kebapakan dalam acara serial komedi televisi pada 1980-an, “The Cosby Show”. Cosby pekan lalu dinyatakan bersalah membius dan melakukan serangan seksual terhadap Andrea Constand pada 2004. Ia terancam hukuman penjara hingga

80 tahun. Sementara itu, Polanski pada 1977 mengakui bahwa ia melakukan hubungan seks terlarang dengan seorang remaja putri berusia 13 tahun di Los Angeles. Sutradara yang berkebangsaan Prancis dan Polandia itu tinggal di Prancis setelah mengakui bersalah. Ia melarikan diri ke Amerika Serikat karena takut kesepakatannya dengan jaksa akan ditolak dan ia akan mendapat hukuman penjara lebih lama. Kasus Polanski masih berjalan. Polanski (84) adalah pemenang Piala Oscar pada 2003 sebagai sutradara terbaik untuk film drama Perang Dunia Kedua “The Pianist”. Perwakilan Cosby dan Po-

Bali Post/afp

DIDEPAK - Bintang televisi Bill Cosby (kiri) dan sutradara pemenang Piala Oscar Roman Polanski (kanan) dikeluarkan dari keanggotaan Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Pencopotan tersebut karena keduanya dianggap terkait dengan tuduhan-tuduhan soal pelecehan seksual. lanski belum menanggapi permintaan untuk berkomentar. Saat ini, diketahui sudah ada empat anggota yang dicopot oleh Academy. Selain Cosby dan Polanski, produser yang pernah sangat berpengaruh, Harvey Weinstein, dikeluarkan pada Oktober, setelah beberapa perempuan menuduhnya melakukan pelecehan seksual dalam ku-

run waktu beberapa puluh tahun. Kasus itu merebakkan gerakan sosial antipelecehan seksual. Weinstein (66) membantah melakukan hubungan seksual secara paksa dengan siapa pun. Sementara aktor Carmine Caridi didepak dari Academy pada 2004 karena membagibagikan rekaman film ke para anggota Academy. (ant)

Mahasiswa Indonesia di Huaqiao University

Dewa Putu Arnata

Bergantung pada ”Dewasa Ayu”

JASA dekorasi di Bali sangat bergantung dengan hari baik. Karena kepercayaan agama Hindu, setiap melaksanakan kegiatan akan selalu berpedoman pada hari baik (dewasa ayu). Begitu pula dengan jasa dekorasi yang lebih banyak dimanfaatkan untuk pernikahan dan upacara agama sangat bergantung pada hari baik. Owner Pering Dekorasi Dewa Putu Arnata menuturkan, orderan yang didapatkan tergantung hari baik. Jika musim kawin, orderan yang didapatkan juga banyak. Dalam sebulan rata-rata orderan yang didapatkan 2-3 orderan. “Dalam satu bulan ada saja yang minta jasa dekorasi,” ujarnya saat peresmian Asosiasi Pengusaha Dekorasi Bali (APDB) di Bali TV, awal Mei lalu. Orderan yang paling banyak diterima yaitu mendekor untuk perkawinan, ulang tahun, upacara agama Hindu lainnya dan terkadang dari pemerintahan. Ia tak sendiri dalam mendekor. Pria asal Pering, Blahbatuh, Gianyar ini dibantu 18 karyawannya. Mereka digaji dengan sistem freelance. Meski freelance, tak jarang ide-ide dekorasi disumbangkan karyawannya. Ide-ide itu keluar dengan sendirinya, melihat lokasi dan konsep acaranya. “Dengan karyawan yang jelas saling memberi masukan,” ujarnya. Usaha yang telah berjalan lima tahun ini telah memiliki beberapa konsep dekorasi yaitu klasik dan modern. Dekorasi untuk pernikahan biasanya dekorasi klasik Bali. Namun tak jarang, dekorasi untuk pernikahan yang diminta adalah modern. Dekorasi modern menggunakan bunga asli dipadukan dengan kain-kain. Bahan dekorasi selain styrofoam yang dibuat dengan aksen seni terutama seni Bali juga ada yang bentuk aksen Jawa. Dekorasi dari styrofoam ini juga bisa didaur ulang. Hanya saat rusak perlu diservis. Range harganya dari Rp 2,5 juta ke atas. Untuk panggung yang megah, ia bisa mematok harga Rp 8 juta. Namun untuk dekorasi pintu masuk tarifnya mulai dari Rp 2,5 juta. Jasa tenda kecil dihitung per pcs-nya. Namun untuk tenda besar dihitung per meternya. Jenis kursi yang disewakan juga tergantung harga, baik kursi klasik maupun kursi bangket. (may)

Dewa Putu Arnata

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/may

Lebih Mengenal Indonesia Setelah Berada di Negeri Orang

Xiamen (Bali Post) “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Ungkapan ini agaklah tepat disematkan kepada 312 mahasiswa Indonesia yang kini menempuh pendidikan di Huaqiao University. Kampus Huaqiao University salah satunya berada di Kota Xiamen, Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Sebagian dari mahasiswa Indonesia itu juga ada yang berasal dari Bali, bahkan pernah magang mengajar bahasa Mandarin di SMA Negeri 1 Singaraja. Mengenakan busana endek berwarna biru tua, AAA Mega Triana Dewi datang bersama delapan rekannya yang lain. Saat memperkenalkan diri, Mega mengaku berasal dari Sukasada, Buleleng yang sejak 2015 lalu melanjutkan pendidikan di Huaqiao University. “Saya dari tamat SMA langsung sekolah di sini dengan beasiswa. Dulu saya dikirim lewat tempat les (bahasa Mandarin) di Singaraja,” ujar mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin yang wajib menjadi guru bahasa Mandarin setelah tamat ini. Satu lagi mahasiswa asal Bali di Huaqiao University bernama Ida Ayu Premasavitri. Namun, Prema yang juga keturunan Tionghoa dari keluarga ibu sejak kecil tinggal di Jakarta. Menurutnya, kehidupan di Xiamen sangatlah menyenangkan dan yang terpenting menjadi jalan bagi dirinya untuk lebih mengenal Indonesia. “Sewaktu di Indonesia ternyata saya kurang mengenal budaya Indonesia. Di sini saya diajar untuk lebih mengenal budaya Indonesia,” kata gadis yang mulai kuliah di Huaqiao sejak 2014 lalu. Pelajaran berharga tentang rasa nasionalisme dan cinta tanah air dirasakan pula oleh rekannya yang lain. Ada Jasmine, Christin, dan Rudy dari Medan, Ricky Fernando Lusli dari Palembang, Meliana dari Surabaya, serta dua polisi muda yakni Bripka Akhmad Rifai Nurdin dari Kalimantan Timur dan Brigadir Riya Uwesh Khorney dari Jambi. Kecintaan pada Indonesia diwujudkan dengan menggelar Festival Budaya Indonesia yang cukup megah beberapa waktu lalu. “Di Indonesia, kalau nggak kuliah ya kerja. Kalau di sini kita bisa menggali potensi kita lebih dalam. Kita di sini juga lebih cinta Indonesia karena di luar negeri, setidaknya kita harus bisa membanggakan Indonesia,” ujar Ricky. Ada pula Jasmine dari Medan yang sempat ke Beijing mewakili Indonesia, bahkan Asia pada Desember 2017 lalu. Kala itu, Jasmine membacakan puisi dan mendapat sambutan positif di sana. “Isi puisi itu ada menyampaikan sekilas mengenai Indonesia dan kebudayaankebudayaannya,” katanya. Brigadir Riya Uwesh Khorney yang bertugas di Polda Jambi dikirim ke Huaqiao oleh Mabes Polri karena berprestasi. Awalnya memang hanya ingin belajar bahasa Mandarin. Tapi dirinya tidak merasa cukup sampai di situ, melihat banyaknya permasalahan yang

muncul dari warga Tiongkok di Indonesia. Apalagi sekarang perekonomian Tiongkok sedang bagus dan banyak warganya yang berwisata ke tanah air, utamanya Bali. “Kita tidak bisa berbahasa mereka dan mereka tidak bisa bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia. Dari sinilah mungkin pihak kepolisian ada kerja sama dengan negara Tiongkok untuk masalah bahasa agar ke depan kita bisa mengatasi masalah-masalah yang ada,” ujarnya. Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Chen Tsung-Yuan, mengatakan, mahasiswa Indonesia memang lebih banyak mengambil kuliah S-1 pendidikan bahasa Mandarin. Saat liburan musim panas, mereka wajib melakukan magang. Seperti Januari lalu, mahasiswa dari Indonesia ada yang dikirim magang ke SMA Negeri 1 Singaraja. Mereka akan kembali magang di sekolah itu pada bulan Juli mendatang. Setelah lulus, mahasiswa akan memiliki sertifikat untuk menjadi guru/dosen. Kampus ini juga memberikan kursus bahasa Mandarin bagi pejabat negara asing seperti pendidikan yang dijalani dua anggota kepolisian di Indonesia itu. “Mahasiswa Indonesia yang belajar atau kuliah di sini sangat unggul dibanding mahasiswa asing dari negara lain. Beberapa waktu lalu, mereka juga mengadakan Festival Budaya Indonesia dengan usaha sendiri dan berjalan sukses,” ungkapnya. Direktur Penerangan Universitas Huaqiao, Li Hui, mengatakan, universitas nasional yang didirikan pada 1960 ini awalnya ditujukan untuk perantau keturunan Tionghoa di luar RRT. Namun kini juga menerima mahasiswa dari mancanegara, termasuk Indonesia, sekalipun bukan keturunan Tionghoa. Dua tahun lalu, di kampus ini juga telah dibentuk Pusat Studi Indonesia. Anggota Pusat Studi Indonesia, Chen Congyuan, mengatakan, riset yang dihasilkan memang masih sedikit menyangkut keturunan Tionghoa dan agama Confucious di Indonesia. Saat ini tengah dikerjakan riset mengenai jalur sutra laut. Penelitian yang dilakukan juga mengandalkan para mahasiswa dari Indonesia. (kmb32)

Bali Post/kmb32

HUAQIAU UNIVERSITY - Beberapa perwakilan mahasiswa Indonesia di Huaqiao University, dua di antaranya berasal dari Bali.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 05 Mei 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu