20 HALAMAN
NOMOR 165 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 5 Februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bupati Jombang Ditahan
Jakarta (Bali Post) –
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka tindak pidana korupsi suap terkait perizinan dan pengurusan penempatan jabatan di Pemerintah Kabupaten Jombang. Mereka adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jombang Inna Silestyowati dan Bupati Jombang 2013-2018 Nyono Suharli Wihandoko. “Nyono Suharli Wihandoko di Rutan Pomdam Jaya Guntur dan Inna Silestyowati di Rutan KPK,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu kemarin.
DEKLARASI KBS - ACE-tokoh masyarakat dan kader PDI-P menghadiri Pergelaran Seni dan Budaya Menuju Pilkada Damai dirangkai dengan deklarasi KBS-Ace di Kota Denpasar, Minggu kemarin.
KBS-ACE MERAHKAN ART CENTER
Satu Jalur, Satu Pulau, Satu Tata Kelola
LEBIH dari 10 ribu massa pendukung Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-ACE) memerahkan Art Center, Denpasar, Minggu (4/2) kemarin. Mereka datang menghadiri Pergelaran Seni dan Budaya Menuju Pilkada Damai dirangkai dengan deklarasi KBSACE di Kota Denpasar. Pergelaran Seni dan Budaya ini dihadiri Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI-P I Made Urip, kader PDI-P yang juga
Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga, Anggota DPR RI I Nyoman Dhamantra dan Rai Wirajaya, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, anggota fraksi PDI-P di DPRD serta para ketua partai pengusung dan pendukung KBS-ACE dari PAN, PKPI, Hanura, PKB, dan PPP. Menariknya, PDI-P juga berhasil menghadirkan dua pentolan ormas besar di Bali, yakni Ketua Umum Laskar Bali Gung Alit dan Ketua Umum Baladika Bali
Gus Bota. Selain itu, kembali hadir Penglingsir Puri di Denpasar seperti Ida Cokorda Pemecutan yang sebelumnya juga hadir saat deklarasi KBS-ACE di Mengwi, Badung. Ketua DPC PDI-P Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, menyatakan sudah melakukan koordinasi secara intensif dengan partai pendukung untuk memenangkan KBS-ACE di ibu kota provinsi. Hal. 19 Tatap Muka
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, Minggu kemarin, mengatakan, dalam kasus ini KPK menetapkan dua tersangka, yaitu diduga sebagai pemberi suap, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jombang Inna Silestyowati dan sebagai penerima Bupati Jombang 2013-2018 Nyono Suharli Wihandoko. Hal. 19 Kepala Dinas
Nyono Suharli Wihandoko
Bali Post/ant
Tujuh Orang Diamankan di Tiga Tempat Perburan KPK untuk mengungkap kasus ini, tak hanya berlangsung di Jombang. KPK juga mengejar terduga pelaku sampai Surabaya, bahkan Solo, Jawa Tengah. Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menjelaskan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan pengecekan ke lapangan, KPK melakukan tangkap tangan pada Sabtu 3 Februari 2018 di beberapa lokasi terpisah di Jombang, Surabaya, dan Solo. Secara keseluruhan, KPK mengamankan total tujuh orang terdiri dari dari 2 orang diamankan di Jombang, 3 orang di Surabaya, dan 2 orang diamankan di Solo. Tujuh orang yang diamankan itu antara lain Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jombang Inna Silestyowati, Kepala Puskesmas Perak juga Bendahara Paguyuban Puskesmas Jombang Oisatin, Kepala Paguyuban Paskesmas se-Jombang Didi Rijadi, Bupati Jombang 2013-2018 Nyono Suharli Wihandoko, Mudir ajudan dari Bupati Jombang serta dua orang lainnya masing-masing berinisial S dan A. Hal. 19 Dana Kapitasi
Inna Silestyowati
Bali Post/ant
Menag Tersengat Ikan Pari Pendarahan, Sempat Dirawat di RS
PENDET - Tari Pendet massal, Baleganjur, Barongsai, dan Reog Ponorogo ditampilkan pada deklarasi KBS-ACE, Minggu kemarin. Selain artis Bali, pada acara yang dihadiri sepuluh ribu massa itu, juga ditampilkan tari kebesaran PDI Perjuangan berjudul Fajar Dharma yang dikonsep langsung oleh Wayan Koster.
KBS-ACE Perkuat Desa Adat
BAKAL calon Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, dirinya maju dalam Pilgub Bali 2018 dengan visi ‘’Nangun Sad Kertih Loka Bali’’. Maknanya adalah memelihara dan menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia. Dalam hal ini, sesuai dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Visi itu akan diimplementasikan dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana dengan lima bidang prioritas. Salah satunya adalah menguatkan desa adat/ pakraman di Bali. “Di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya, sesuai dengan UU No.6 tahun 2014, desa dinas sudah mendapat kedudukan dan kewenangan. Khusus untuk Bali, kita juga harus memperkuat kedudukan dan kewenangan desa adat,” ujarnya. Menurut Koster, desa adat/pakraman perlu dikuatkan agar mampu menyelenggarakan fungsi parahyangan, pawongan, palemahan, beserta awig-awig dan perarem-nya untuk kehidupan masyarakat Bali. Selain itu, untuk melaksanakan fungsi pelestarian adat istiadat, tradisi, seni dan budaya. Desa adat juga sebagai lembaga untuk melaksanakan fungsi pendidikan berbasis keagamaan, serta menyelenggarakan perekonomian rakyat. Hal. 19 Perekonomian Rakyat
Lukman Hakim Saifuddin
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada Minggu kemarin, kembali ke Jakarta setelah sempat mendapatkan perawatan akibat sengatan Ikan Pari saat ia berlibur di Derawan, Kalimantan Timur. Menag bersama istri dan anak-anaknya berlibur ke Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, Sangalaki dan berencana ke Labuan Cermin di wilayah Kaltim. Pada Sabtu (3/2) lalu, dari Pulau Derawan, Menag dengan keluarga bermaksud menuju Pulau Maratua. Namun, karena hujan lebat dan ombak besar mereka terpaksa singgah di Pulau Sangalaki menunggu cuaca membaik. “Setelah sekitar dua jam di Sangalaki, kami bersiap menuju Pulau Kakaban. Ketika hendak naik boat dan permukaan air laut masih sebatas betis, tiba-tiba Ikan Pari menyengat bawah mata kaki di atas tumit kaki kanan saya,” kata dia. Kejadian tersebut, kata dia, sekitar pukul 11.15 wita. Selanjutnya, Menag langsung kembali ke Derawan menuju Puskesmas terdekat. “Para perawat amat baik dan cekatan menangani luka saya. Namun satu jam setelah itu, terjadi pendarahan yang cukup banyak pada luka. Saat itu juga diputuskan untuk dibawa ke RSUD Berau,” katanya. Lukman mengaku insiden tersebut sebagai kecelakaan akibat dirinya kurang berhati-hati dan tidak ada pihak yang harus disalahkan. “Kecelakaan ini sama sekali tidak membuat saya kapok untuk suatu saat nanti bisa berkesempatan kembali ke tempat-tempat lokasi wisata yang indah itu, khususnya ke Labuan Cermin, BidukBiduk yang belum sempat saya singgahi,” katanya. (ant)
Menristekdikti Kagumi Inovasi Start-up STIKOM Bali
KETUA TIM - KBS-ACE bersama Ketua Tim Pemenangan Tingkat Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta saat deklarasi di Art Center, Minggu kemarin.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) Prof. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. mengungkapkan kekagumannya atas produk inovasi start-up teknologi karya mahasiswa dan dosen STIKOM Bali. “Saya sangat bangga bisa datang di STIKOM Bali, kampusnya bagus, karyakarya mahasiswa dan dosen yang tadi diperlihatkan bagus-bagus. capain-capaiannya juga bagus dan bermanfaat bagi Indonesia. Bermanfaat bagi Indonesia lho, tidak hanya bagi Bali,” kata Prof. Mohamad Nasir dalam kuliah umumnya dengan tema “Membangun Start-up Menuju Revolusi Industri” di Kampus STMIK STIKOM Bali, Jumat (2/2). Dalam kuliah umumnya di depan ratusan mahasiswa dan dosen STIKOM Bali serta pengurus Yayasan Widya Dharma Shantiinduk STIKM Bali, Menteri Mohamad Nasir mengatakan, di era disrupsi teknologi revolusi industri 4.0, terjadi perubahan signifikan. Hal. 19 Lewat Teknologi
Bali Post/Kemenristekdikti
Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir didampingi Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dasi Astawa (paling kanan), Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti-induk STIKOM Bali-Prof. I Made Bandem (dua dari kiri), Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan (paling kiri) dan Kepala Pusat Kerja Sama STIKOM Bali I Made Sarjana, S.E., M.M. (dua dari kanan) serta Dirjen Kelembagaan Kemenristek Dikti Dr. Ir. Padtono Suwignjo, M. Eng.Sc. meresmikan co-working space Inkubator Bisnis STIKOM Bali, Jumat (2/2).
denpasar
2
Sudikerta Instruksikan Fraksi Golkar Menangkan Mantra-Kerta
figur
Tidak Menang, Tak Jadi Caleg Lagi
Bali Post/sue
Jangan Tolak PT Asing
BANYAK pihak yang mengkhawatirkan masuknya perguruan tinggi (PT) asing ke Indonesia. Apalagi Bali adalah pasar bagus bagi PT asing. Namun, Direktur Undiknas Graduate School (UGS) Prof. Gede Sri Darma, D.B.A. menegaskan, kita tak boleh menolak masuknya PT asing. Masuknya PT asing akan membuat kampus di Bali makin cepat berubah untuk maju. Ditegaskanya, PT favorit termasuk Undiknas sebagai kampus incumbent tak boleh terlena dengan berbagai kemudahan dan kenyamanan. Kampus yang besar dan maju wajib mengikuti perubahan. Jika tidak, dipastikan kampus incumbent akan kalah bersaing dengan PT asing lainnya. Jika menolak, sama saja kita menolak sinyal lembut di perubahan yang cepat ini. Hanya saja perlu diatur oleh pemerintah regulasinya agar PT asing wajib menggandeng PT yang ada di Bali agar jangan sampai mematikan PT lokal. Dengan demikian, tak ada kesan pendidikan dipegang oleh kaum kapitalis. “Jadi, kita tak perlu takut dengan kedatangan PT asing. Kini UGS juga banyak mendapat tawaran dari PT asing untuk membuka program dan kampus bersama, namun belum berani dilakukan karena regulasinya belum ada,’’ ujar Sri Darma, Minggu ( 4/2) kemarin. (sue)
Sektor Peternakan Harapkan Fasilitas KUR Direalisasikan Denpasar (Bali Post)Sektor produktif khususnya peternakan sangat mengharapkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) direalisasikan. Pasalnya, 70 persen pembiayaan di sektor peternakan untuk biaya produksi yaitu pakan. Adanya bantuan pembiayaan pakan ini, tentunya akan sangat membantu meringankan beban para peternak. Menurut Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Provinsi Bali I Ketut Yahya Kurniadi, SKH., saat ini para peternak mengandalkan kredit komersial dengan suku bunga 12-13 persen. “Jika kami diberikan kesempatan untuk mendapatkan KUR, tentu saja akan sangat membantu,” kata Yahya Kurniadi, Minggu (4/2) kemarin. Menurut Yahya Kurniadi, plafon program KUR maksimal Rp 500 juta. Sementara modal peternak untuk mengembangkan usahanya mencapai Rp 2 miliar. Kendati demikian, fasilitas KUR dengan plafon Rp 500 juta akan sangat membantu peternak. Dengan bantuan KUR, selain dapat memenuhi kebutuhan pakan juga bisa memperbaiki kandang dan memperbaiki kualitas produksinya. Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, MMA,. mengatakan 70 persen biaya produksi usaha bidang peternakan adalah pakan dan 30 persen untuk biaya bibit. Sehingga, fasilitas kredit yang diberikan dapat meringankan biaya pakan. Dalam satu hari biaya yang dihabiskan untuk pakan sapi adalah Rp 15.000. Sehingga dalam satu bulan menghabiskan biaya Rp 450.000. Hanya saja dalam usaha peternakan, hasil produksi tidak dapat dinikmati setiap bulan. Tergantung jenis usaha peternakannya. Misalnya usaha peternakan penggemukan sapi, baru mendapatkan hasil setelah 2-6 bulan. Sehingga usaha ternak sapi tidak bisa membayar kredit secara bulanan. “Tapi usaha peternakan ayam petelur bisa setiap hari membayar kredit,” katanya seraya menambahkan, usaha peternakan pokok di Bali adalah peternakan sapi, babi, kambing dan ayam kampung (buras). Sebelum adanya KUR, kata Nata Kesuma disediakan program Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) yang bunganya 5-6 persen. Kewajiban pembayaran setelah dua tahun sejak mulai pembibitan. Oleh karena itu, fasilitas KUR diharapkan memberikan skema kredit yang memudahkan peternak. Mengingat plafon KUR maksimal Rp 500 juta, sehingga KUR hanya dapat diakses usaha peternakan skala kecil dan peternakan rakyat. Sementara peternakan skala besar dengan fasilitas pinjaman komersial. “Jadi peternakan rakyat yang memelihara satu hingga dua ekor sapi yang perlu difasilitasi,” ujarnya. Nata Kesuma berharap, ada fasilitas kredit yang diprioritaskan untuk usaha peternakan. Selama ini persyaratan untuk mendapatkan kredit sangat sulit sehingga peternak tidak dapat mengakses. Fasilitas KUR yang ditargetkan 50 persen, untuk usaha produktif diharapkan lebih mudah. (kmb42)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : LULUSAN SMK HARUS DISERTIFIKASI NASIONAL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
Senin Umanis, 5 Februari 2018
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
KETUA DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta menginstruksikan agar seluruh anggota fraksi dari Partai Golkar di Bali untuk berjuang memenangkan Pilgub Bali yang akan digelar pada 27 Juni 2018 nanti. Hal ini disampaikan Sudikerta saat pembekalan Badan Pengamanan Suara (BPS) Partai Golkar di Aston Hotel Denpasar, Minggu (4/2) kemarin. “Saya menginstruksikan agar seluruh anggota fraksi dari Partai Golkar mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten dan kota masing-masing agar memenangkan Pilgub Bali. Bila di desa masing-masing tidak menang maka anggota fraksi yang bersangkutan tidak bisa dicalonkan lagi dalam Pileg 2019,” ujarnya. Anggota fraksi harus berbuat untuk memenangkan paket Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) di desanya. Bila desanya menang, maka otomatis anggota fraksi yang
bersangkutan akan dicalonkan dalam Pileg berikutnya. Sekalipun ada permintaan untuk memenangkan Pilgub di desanya masing-masing, namun Sudikerta yang kini masih menjabat Wakil Gubernur Bali itu meminta agar para kader Golkar berupaya dengan cara yang santun, cerdas, bermartabat, dan menciptakan kondusivitas Bali umumnya. “Kita mau berdemokrasi tetapi berdemokrasi yang santun berdemokrasi yang elegan dan berdemokrasi yang berakhlak, demokrasi yang bermoral dan menjunjung tinggi martabat dan kearifan lokal Bali,” ujarnya. Hingga saat ini, total anggota fraksi untuk partai yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem mulai dari pusat sampai daerah sebanyak 208 kursi. Dari jumlah itu, jumlah fraksi Golkar di Bali mulai dari pusat hingga kabupaten dan kota ada 77 kursi. “Yang hadir saya ucapkan terima kasih,
yang tidak hadir saya minta untuk bekerja, melaksanakan sosialisasi, yang sudah melaksanakan saya ucapkan terima kasih. Untuk Fraksi saya instruksikan menang di desanya masing-masing. Ababila tidak menang maka sanksinya tidak dicalonkan lagi di Pileg 2019. Saya menyerahkan diri kepada kader Partai Golkar di mana saja berada untuk memenangkan paket Mantra-Kerta,” ujarnya. Secara khusus, Sudikerta memberikan peringatan kaderkader yang ada di Kabupaten Badung agar tidak terpengaruh dengan bujuk rayu dan tekanan-tekanan. “Badung jangan melawan, gunakan sistem di sana. Gunakan advokasi yang baik, ada penekananpenekanan terjadi. Jangan dipresur rakyat. Kalau uang yang dipakai, itu uang rakyat, bukan diambil dari kantong pribadi. Bila ada uang dipakai, agar dieksplor ke publik. Kalau ada kader yang salah arah, tolong diarahkan, jangan hanya soal gara-gara uang, gara-gara
PEMBEKALAN - Ketua DPD Golkar Bali, I Ketut Sudikerta, dalam wawancara dengan wartawan di sela-sela pembekalan Badan Pengamanan Suara (BPS) Partai Golkar di Aston Hotel Denpasar, Minggu (4/2) kemarin. saya tidak jadi cagub, semua putus asa. Hanya untuk Bali, saya rela jadi wakil,” ujarnya. Seluruh kader diminta untuk terus koordinasi, konsolidasi bangun kerja sama di antara
masyarakat. Sekarang memang sudah saatnya bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, organisasi sosial, lembaga swadaya untuk memenangkan paket Mantra-Kerta. (kmb)
Tidak Aktif, 79 Koperasi Dibekukan Denpasar (Bali Post) –
Keberadaan koperasi di Denpasar cukup banyak. Sayangnya banyak pula koperasi yang tidak aktif. Gara-gara terlalu lama tidak melakukan aktivitasnya, Dinas Koperasi Usaha Menengah Kecil dan Mikro (Diskop UMKM) Kota Denpasar melakukan tindakan tegas. Diskop UKMK mengusulkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk membekukan 103 koperasi yang tidak aktif. Namun yang sudah keluar SK-nya, terdapat 79 unit koperasi dibekukan. Kepala Diskop UMKM Kota Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan hal itu, Minggu (4/2) kemarin. Menurut Erwin Suryadarma Sena, pemicu dilakukannya pembekuan koperasi itu, salah satunya tidak pernah menggelar RAT selama tiga tahun berturut-turut. Selain itu, ada pula yang memang mengalami kebangkrutan. Erwin Suryadarma juga mengimbau kepada gerakan koperasi untuk segera melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sesuai ketentuan, maksimal tiga bulan setelah tutup buku, maka koperasi wajib menggelar RAT sampai akhir Maret 2018 mendatang. ”Kami harapkan gerakan koperasi setelah tutup buku 2017
segera menggelar RAT. Ini merupakan amanat Undang Undang Koperasi RI. Maksimal tiga bulan setelah tutup buku pada 31 Desember 2017, gerakan koperasi wajib melaksanakan RAT,” tegasnya. Erwin Suryadarma menambahkan, jumlah koperasi di Kota Denpasar sebanyak 1.128, di mana 1.049 koperasi masih aktif. Sedangkan sisanya tidak aktif dan sudah diusulkan badan hukumnya dibekukan ke Kementerian Koperasi UKM karena tidak pernah menggelar RAT selama tiga tahun berturutturut. Bahkan ada koperasi
sudah tidak beroperasi alias bangkrut. Tujuan gerakan melaksanakan RAT, menurut Erwin Suryadarma untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan koperasi kepada anggotanya. Selain itu, mengukur kinerja pengurus koperasi sejauh mana progres dari Sisa Hasil Usaha (SHU), aset, modal dan sebagainya. Begitu juga membandingkan neraca yang dulu dengan sekarang untuk melihat posisi dari performa keuangan koperasi tersebut. Diharapkan, semua gerakan koperasi paling lambat hingga akhir Maret 2018
sudah melaksanakan RAT. ”Tahun 2017 lalu, dari 1.128 koperasi yang aktif sudah 768 usaha koperasi menggelar RAT. Sisanya 360 sampai saat ini belum memenuhi kewajibannya melakukan RAT,” ujarnya. Erwin Suryadarma mengakui, masih banyak gerakan koperasi yang belum menggelar RAT. Apabila ada gerakan koperasi yang sampat tidak melaksanakan RAT, tentunya akan diberikan sanksi. Apalagi koperasi tersebut berturut-turut tiga kali tidak menggelar RAT, sesuai aturan yang ada akan diberikan surat, teguran, peringatan tertulis dan merekomendasikan kepada Kementerian Kopersi UKM untuk mencabut badan hukumnya. Koperasi yang tidak RAT, berarti pengurus dan manajemennya sudah tidak beres. “Koperasi yang sudah berbadan hukum wajib melaksanakan RAT.
Apabila tidak melaksanakan RAT, tentu ada sanksinya. Di samping perlu ada tindakan cepat agar tidak menganggu gerakan koperasi lainnya. Kami minta koperasi yang tidak melangsungkan RAT tahun 2017, sekarang harus melaksanakan RAT,” tegas mantan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar ini. Erwin Suryadarma menegaskan, anggota koperasi harus aktif meminta kepada pengurus melaksanakan RAT. Pasalnya, RAT sebagai cermin kinerja atau laporan pertanggung jawaban pengurus kepada anggotanya. “Kalau tidak melaksanakan RAT berarti koperasi tersebut kurang beres,” ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Garap Ranperda Pariwisata Budaya
Pansus Minta Pertegas Penggunaan Ornamen Bali
Denpasar (Bali Post) – Pansus XIII DPRD Denpasar sedang menggarap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kepariwisataan Budaya. Ranperda ini masuk ke meja dewan 2017 lalu dan akan dirampungkan awal tahun ini. Mengawali pembahasan, jajaran pansus sudah melakukan rapat intern. Sejumlah usulan mengemuka untuk penyempurnaan ranperda tersebut. Salah satunya yakni tentang penggunaan ornamen Bali pada bangunan agar dipertegas. Anggota Pansus XIII I.B. Ketut Kiana mengatakan hal itu, Minggu (4/2) kemarin.
Sejalan dengan pembahasan ranperda tersebut, kata Kiana beberapa persoalan yang masih terjadi di lapangan perlu dikaji agar bisa diakomodasikan dalam perda nanti. Ada beberapa persoalan yang terjadi di lapangan, terutama dalam menunjang kepariwisataan budaya yang ingin dikembangkan Denpasar. Salah satunya, yakni penggunaan ornamen Bali yang belum maksimal diterapkan. Kiana mengatakan, kepariwisataan budaya yang dimaksud adalah pariwisata Denpasar yang berlandaskan kepada kebudayaan Bali yang dijiwai oleh ajaran Agama Hindu dan falsafah Tri Hita Ka-
rana sebagai potensi utama. Diharapkan, ada timbal balik antara kepariwisataan dan kebudayaan yang keduanya bisa berkembang dengan baik secara sinergis, harmonis dan berkelanjutan. ”Oleh karena itu, perlu ada penguatan dalam tampilan bangunan gedung di Denpasar. Jangan dibiarkan tanpa ada identitas khas lokal pada bangunan,” ujar mantan Perbekel Sanur ini. Selain masalah ornamen bangunan, Kiana juga berharap agar ranperda ini bisa mengatur tentang sekaa seni yang ada di masing-masing desa di Denpasar. Terutama untuk pentas di hotel agar bisa dimanfaatkan secara maksimal. Ho-
tel, kata dia diharapkan menggunakan sekaa seni yang ada di wilayah hotel itu berada. Hal ini untuk memberikan manfaat lebih bagi warga sekitarnya. “Kalau sekarang banyak sekaa kesenian yang pentas di hotel dari luar daerah. Padahal di wilayah itu sudah ada sekaa seni,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pansus XIII Arya Jembawan mengatakan, pembahasan ranperda ini akan diintensifkan awal Februari ini. Pihaknya berharap dalam waktu dekat bisa melakukan rapat kerja dengan pihak eksekutif untuk menyempurnakan materi yang ada. (kmb12)
IPM Capai Angka 82,58, Tertinggi di Bali
Menjadi Indikator Target Kinerja Pemkot Denpasar dalam Program Inklusif
RAPAT EVALUASI - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memberi pengarahan dalam Rapat Evaluasi Tahun Anggaran 2018 yang dihadiri seluruh OPD Pemkot Denpasar dari tanggal 2-4 Februari 2018 di Hotel Candi Beach Karangasem, Bali. DENPASAR sebagai ibu kota Provinsi Bali menjadi pusat pemerintahan, perekonomian dan pendidikan dengan problematika kota yang tak terlepas dari permasalahan sosial, kebersihan hingga kesehatan. Pengelolaan anggaran Kota Denpasar diarahkan Pemkot Denpasar pada program inovatif dan pro rakyat yang membangkitkan partisipasi masyarakat di berbagai sektor yang ada. Hal tersebut terus ditegaskan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dalam Rapat Evaluasi Tahun Anggaran
2018, yang melibatkan seluruh OPD Pemkot Denpasar dari tanggal 2-4 Februari 2018 di Hotel Candi Beach Karangasem, Bali. Rapat evaluasi yang melibatkan unsur kelompok ahli dan staf ahli Pemkot Denpasar itu juga dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan seluruh pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Rai Mantra mengatakan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar yang mencapai angka 82,58 dan Indeks Kebahagiaan Masyarakat mencapai 74,63 yang dapat menjadi
indikator target kinerja seluruh OPD dalam program inklusif yang mengarah pada kemanfaatan dan tingkat kebahagiaan masyarakat. Rujukan evaluasi kinerja Tahun 2017 dapat menjadi acuan keseimbangan antara kinerja administrasi dan program fisik yang mengukur kembali pada kemanfaatan masyarakat. Evaluasi kinerja dengan indikator dan capaian kinerja juga dapat disesuaikan dengan Rencanan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar. Dalam tataran kegiatan fisik lewat pembangunan Pasar Badung yang telah berjalan dengan baik, strategi juga dapat terus dilakukan dalam hal penguatan Jaring Pengaman Sosial Pemkot Denpasar yang melibatkan sinergitas program OPD dari segi kesehatan, rumah kumuh, pendidikan, hingga bedah rumah sehat. Jaring Pengaman Sosial ini juga nantinya mampu menjadi percepatan akselerasi dengan memotong jalur birokrasi dalam memberikan bantuan dan kemanfaatan masyarakat. Seperti bantuan bedah rumah sehat yang melibatkan Cooperate Social Responsibility (CSR) pihak perbankan yang dapat pula memperhatian pemberdayaan ekonomi keluarga hingga pemberdayaan pendidikan keluarga lewat sinergitas program yang ada. Di samping itu, Rai Mantra juga menekankan pada pelayanan
publik yang saat ini telah mengarah pada Mal Pelayanan Publik, bukan menjadi program baru yang tentunya telah dilakukan dalam satu pintu pelayanan di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Hal ini juga dapat terus dilakukan koordinasi yang nantinya akan melibatkan instansi vertikal dengan penambahan beberapa konter pelayanan Graha Sewaka Dharma Lumintang. Dalam permasalahan lingkungan ditekankan Rai Mantra lewat program tempat sampah bawah tanah yang diharapkan tidak terjadi tumpukan sampah di permukaan dan dilakukan dengan penerapan digitalisasi. Di samping itu, penataan sungai yang ada seperti penataan Sungai Badung menjadi edukasi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan yang tentunya menjadi program dan komitmen yang sama dalam merevitalisasi pasar tradisional yang ada. Denpasar nol pasung yang telah dilakukan lewat pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Berdaya Denpasar yang memberikan dampak pada peningkatan produktivitas masyarakat. Hal yang sama juga telah dilakukan dalam peningkatan produktivitas masyarakat dan menekan kemacetan lewat bus sekolah yang telah mendapatkan tanggapan antusias dari masyarakat. Peningkatan jiwa kewirausahaan masyarakat lewat program sinergitas Badan Kreatif bersama OPD melalui
program rumah pintar, rumah belanja, rumah kemasan serta Badan Promosi Pariwisata Daerah dapat terus membuka jaringan kerja sama yang ada. “Apa yang dikerjakan tidak boleh lepas dari target indikator IPM, tingkat kebahagian masyarakat dan Denpasar Smart City yang nantinya dapat memberikan keyakinan target kinerja lewat program inklusif yang berkaitan dengan pelayanan dasar kepada masyarakat,’’ ujar Rai Mantra. Sementara itu, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata mengatakan, kegiatan evaluasi pemantapan pembangunan dengan mengevaluasi pelaksanaan APBD Tahun 2017. Capaian progres atau realisasi keuangan dan fisik kurun waktu Januari sampai dengan Desember 2017 menjadi potret keberhasilan pelaksanaan program atau kegiatan yang tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 tahun berjalan. Realisasi program dan kegiatan tahun 2017 beserta permasalahan atau kendala yang dihadapi menjadi momentum penting untuk mendongkrak keberhasilan RPJMD. Demikian juga dalam perjalanan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2017 sudah tentu ada masalah dan kendala yang dihadapi. (ad199)
BADUNG
Senin Umanis, 5 Februari 2018
3
Meningkat, TPK Hotel Bintang 1 dan Nonbintang TINGKAT penghunian kamar (TPK) hotel bintang 1 dan non bintang mengalami peningkatan pada Desember 2017 lalu. Hal ini memberikan gambaran bahwa Bali pulih lebih cepat sejak aktivitas vulkanis Gunung Agung meningkat. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, hampir semua hotel berbintang mengalami penurunan TPK, kecuali bintang 1. Hotel bintang 1 pada Desember 2017 tercatat mengalami kenaikan TPK dari 51,91 persen pada November 2017 menjadi 55,27 persen pada Desember 2017. TPK nonbintang pada Desember 2017 juga naik 29,61 persen dibandingkan November 2017 yang tercatat 28,91 persen. “Ternyata hotel nonbintang recovery kedatangannya lebih cepat dari hotel berbintang yang pada Desember lalu masih menyiratkan penurunan. Mudah-mudahan ini sinyal recovery pasca-erupsi Gunung Agung. Peningkatan TPH hotel bintang 1 dan nonbintang ini diharapkan juga menular pada hotel berbintang,” ujar Adi Nugroho, belum lama ini. Kendati begitu, Adi Nugroho mengatakan dari Sembilan kabupaten/kota di Bali, hanya lima kabupaten/kota yang TPK-nya tercatat naik pada Desember 2017. Yaitu Klungkung, Bangli, Buleleng, Denpasar dan Karangasem. Dikatakan, Kabupaten Karangasem yang paling dekat dengan Gunung Agung justru TPK nonbintangnya naik. Diduga karena merasa paling terancam, sehingga hotel nonbintang di Karangasem mengobral diskon. Harga diskon itu mungkin diminati oleh wisatawan. “Ketertarikan atas harga itu mengalahkan kekhawatiran wisatawan atas kerawanannya. Sehingga pelaku bisnis hotel perlu meninjau kembali tentang harga kamar,” katanya. Adi Nugroho mengatakan, rata-rata lama menginap di hotel nonbintang pada Desember 2017 adalah 2,51 hari. Angka ini menurun dibandingkan pada November yang tercatat 2,8 hari. Rata-rata lama menginap pada Desember 2017 juga lebih tinggi dari pada Desember 2016. “Sehingga angka 2,51 tidak mudah untuk diduga sebagai akibat dari kegentingan Gunung Agung. Ada pengaruh lain yang menyebabkan lama menginap pada Desember 2017 lebih tinggi dibandingkan Desember 2016,” ungkapnya. Sedangkan hotel berbintang pada Desember 2017 mengalami penurunan TPK sampai dengan 50,66 persen. Persentase TPK ini merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir. Penurunan TPK ini banyak tercatat di Badung, Denpasar, Buleleng dan Karangasem. “Sekalipun TPK hotel berbintang Karangasem menurun, tapi lebih kecil dari penurunan TPK di Badung, Denpasar dan Buleleng,” ungkapnya. Adi Nugroho menambahkan, empat kabupaten/kota mengalami penuruan TPK hotel berbintang. Hanya Gianyar yang tercatat mengalami kenaikan pada Desember 2017. TPK hotel berbintang di Kabupaten Gianyar meningkat dari 37,07 persen menjadi 40,09. “Artinya, tidak seluruh wilayah Bali terdampak dari aktivitas vulkanis Gunung Agung,” pungkasnya. Selain TPK, kata Adi Nugroho lama rata-rata menginap tamu hotel berbintang juga menurun 2,47 hari (lebih banyak dua hari). Padahal bulan-bulan sebelumnya rata-rata lama menginap 3,13 hari (lebih dari tiga hari). Dibandingkan dengan Desember 2016, rata-rata menginap juga menurun dari 2,67 menjadi 2,47 hari. (may)
Terlibat Narkoba
Enam Orang Ditangkap PERBURUAN pengedar dan pengguna narkoba terus dilakukan Satresnarkoba Polresta Denpasar. Jumat (2/2) lalu, enam orang ditangkap terkait barang terlarang tersebut. Mereka dibekuk di wilayah Denpasar dan Kuta Selatan. Menurut sumber, Minggu (4/2) kemarin petugas menangkap tersangka berinisial ES alias Bayu di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar Timur, Jumat (2/2) lalu, sekitar pukul 18.30 Wita. Dari buruh proyek asal Lumajang, Jawa Timur ini diamankan sabu-sabu (SS) seberat 0,08 gram, uang Rp 400 ribu, lakban, bong dan korek api. Selain itu, tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Aris Purwanto ini menggerebek rumah di Jalan Uluwatu Gang Kelapa Bunu, Kuta Selatan (Kutsel), pukul 21.00 Wita. Di kamar nomor 9 ditangkap dua wanita sedang pesta SS, Am (48) asal Pasuruan dan HS asal Jember (29). Hasil penggeledahan di tas tersangka Am disita SS seberat 0,34 gram. Penggeledahan dilanjutkan di kamar HS yaitu nomor 4 dan diamankan paket SS seberat 0,37 gram. “HS bekerja di Spa dan barang bukti ditemukan di lemari pakaiannya,” kata sumber tersebut. Penangkapan pengedar narkoba, HP asal Banyuwangi, Jawa Timur dilakukan di tempat tinggalnya di Jalan Srikandi Gang Wibisana, Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Di TKP polisi menyita barang bukti SS seberat 0,24 gram yang disembunyikan di kantong depan celananya. Sedangkan tersangka MA diciduk di kamar kosnya di Jalan By-Pass Ngurah Rai Gang Mekar Sari, Mumbul, Kuta Selatan. Dari tersangka asal Jember, Jawa Timur ini diamankan tiga paket SS yang disimpan di sela-sela kasur, masing-masing seberat 0,28 gram, 0,30 gram dan 0,26 gram. “Kalau tersangka FA ditangkap di tempat tinggalnya di Perum Puri Mumbul Permai Jalan Sandat, Kuta Selatan. Polisi mengamankan tas berisi dua paket sabu-sabu seberat 0,38 gram dan 0,44 gram,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Aris Purwanto saat dikofirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Ada banyak (tangkapan-red). Nanti sekalian dirilis,” tegasnya. (rah)
Bali Post/wan
WISATA TIRTA - Sejumlah wisatawan menikmani atraksi wisata tirta parasailing saat berwisata di kawasan pariwisata Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung.
Kerugian Akibat Bencana Ditaksir Rp 3 Miliar Lebih Mangupura (Bali Post) -
Bencana alam yang terjadi selama musim penghujan sebulan terakhir menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur dan permukiman warga di Kabupaten Badung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat nominal kerugian yang disebabkan akibat bencana alam tersebut ditaksir mencapai Rp 3.223.000.000. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari, seizin Kepala BPBD Badung Nyoman Wijaya mengatakan kerugian itu akibat kerusakan yang disebabkan bencana alam, seperti tanah longsor, banjir dan pohon tumbang. Kerugian itu dihitung berdasarkan rekapitulasi kejadian sejak awal tahun. “Total ada 62
titik kejadian, dengan bencana paling banyak pohon tumbang yakni mrncapai 17 kejadian. Kejadian ini akibat hujan yang disertai angin kencang,” ujar Ermy Setiari, Minggu (4/2) kemarin. Selain pohon tumbang, kata Ermy Setiari pihaknya mencatat telah terjadi banjir sebanyak 10 titik, tanah longsor 15 titik, kebakaran sembilan titik, senderan jebol lima titik dan tembok rumah longsor tiga titik.
Mangupura (Bali Post) Operasi pasar yang diselenggarakan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Badung, berhasil menekan harga beras. Saat ini harga beras turun antara Rp 100 sampai Rp 200 dari harga jual sebelumnya rata-rata Rp 11 ribu sampai Rp 12 ribu. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Ketut Karpiana membenarkan jika pelaksanaan OP bekerja sama dengan Perum Bulog Mengwi mampu menekan harga beras di pasaran. “Syukurlah ada penurunan setelah operasi pasar. Kami akan terus pantau agar harga bisa tetap stabil,” ujar Karpiana, Minggu (4/2) kemarin. Menurut Karpiana, cuaca
sangat berpengaruh terhadap harga jual beras di pasaran. Terlebih saat musim hujan disertai angin kencang membuat sejumlah petani gagal panen, sehingga mengerek harga beras. “Cuaca yang kurang bersahabat ini sedikit banyak berpengaruh terhadap ketersedian beras,” katanya. Kendati cuaca kurang bersahabat, kata birokrat Desa Cemagi, Mengwi ini, namun ketersediaan beras masih mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. “Stok kita cukup hingga menjelang Hari Raya Nyepi. Stok beras aman di Kabupaten Badung,” tegasnya. Menurut Karpiana, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah taktis, termasuk
Bali Post/kmb23
Tambah Kapasitas
Parkir Sepeda Motor Bandara Ngurah Rai akan Dipindah parkir tersebut, parkir motor di Bandara I Gusti Ngurah Rai rencananya akan dipindahkan ke lokasi baru yang berdekatan dengan Masjid Al Ikhlas per Maret mendatang. “Lokasinya tidak jauh dari tempat parkir sebelumnya. Saat ini lahan parkir yang baru masih dalam tahap penataan atau pemasangan paving. Targetnya, 25 Februari mendatang akan serah terima pekerjaan. Untuk aktivasi akan segera menyu-
Badung. Selain Petang dan Abiansemal, ancaman tanah longsor juga bisa terjadi di wilayah Mengwi, seperti Desa Sading dan Penarungan. Pasalnya, wilayah ini dibelah beberapa sungai dalam dan besar. Kepala BPBD Badung Nyoman Wijaya mengatakan, pihaknya telah berkerja sama dengan sejumlah SKPD terkait guna mengantisipasi semua bencana yang kemungkinan datang. “Kami sudah bekerja sama lintas SKPD. Semua SKPD terkait dilibatkan untuk penanganan bencana, baik sebelum, saat maupun setelah terjadi bencana,” tegasnya. (kmb27)
Operasi Pasar Ampuh Tekan Harga Beras
PARKIR - Suasana areal parkir sepeda motor di Bandara Ngurah Rai yang padat. Mengantisipasi makin meningkatnya kebutuhan areal parkir tersebut, parkir motor akan dipindahkan ke lokasi baru di dekat Masjid Al Ikhlas per Maret mendatang.
Mangupura (Bali Posr)Meningkatnya jumlah sepeda motor yang parkir di Bandara Ngurah Rai membuat area parkir semakin berkurang. Saat ini rata-rata kendaraan roda dua yang masuk ke Bandara Ngurah Rai dalam sehari mencapai 6.500 unit. Sementara mobil yang masuk mencapai 25 ribu unit dan bus 450 unit per hari. Mengantisipasi makin meningkatnya kebutuhan areal
“Ada juga palinggih roboh, jalan jebol dan jalan rusak masing-masing satu titik. Kami bekerja cepat supaya kerusakan dapat segera ditangani,” jelasnya. Dengan banyaknya bencana alam yang terjadi, Ermy Setiari mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tanggap terhadap bencana, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. “Kami berharap masyarakat berhati-hati karena kita tidak bisa mem-
prediksi cuaca buruk yang berpotensi menimbulkan bencana,” ungkapnya. Dari pemetaan BPBD Badung, kata Ermy Setiari wilayah Badung Utara seperti Kecamatan Petang dan Abiansemal tetap menempati ranking pertama dan kedua sebagai wilayah rawan bencana. Petang dengan topografi wilayah pegunungan sangat rawan terjadi tanah longsor. Wilayah ujung Badung ini bahkan tiap tahun jadi langganan longsor. Untuk mengantisipasi musiban ini, telah disiapkan tim khusus yang dinamai Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengamati semua kejadian yang ada di wilayah
sul,” kata Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, Minggu (4/1) kemarin. Menurut Arie Ahsanurrohim, areal parkir baru tersebut diharapkan bisa menambah kapasitas parkir sepeda motor. Sehingga jarak antara kendaraan satu dengan lainnya tidak terlalu mepet seperti sekarang. Sedangkan tempat parkir sepeda motor yang ada sekarang nantinya
digunakan untuk akses keluar. Gate baru juga dipersiapkan untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang. Arie Ahsanurrohim menambahkan, areal parkir baru itu akan dilengkapi dengan atap kanopi. Namun tidak dibuat bertingkat. “Para pengguna roda dua tidak perlu takut lagi motornya kepanasan atau kehujanan. Nanti tempat parkir yang baru akan ada kanopinya,” ujarnya. (kmb23)
kembali menggelar operasi pasar di seluruh kecamatan, yakni di Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. Sebelumnya guna menyikapi gelojak harga beras yang sempat terjadi, Pemkab
Badung sudah menggelar operasi pasar bekerja sama dengan Perum Bulog. Dalam operasi pasar, beras dijual seharga Rp 9.350 per kilogram atau lebih murah dibandingkan di pasaran. Setiap kali operasi pasar, tak butuh waktu lama beras satu ton
langsung ludes terjual. “Selain beras yang dijual dalam operasi pasar, pemerintah juga menyiapkan gula pasir seharga Rp 12.400, lebih murah sedikit ketimbang harga di pasaran yang dipatok Rp 12.500 per kilogram,” ujarnya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Lebarkan Sayap ke Buleleng UGS Menuju Kampus Berbasis ’’Online and Distance Learning’’ RSU Bali Royal Kelola RS KDH BROS Singaraja Kini Miliki Mahasiswa dari Nigeria
UNDIKNAS Graduate School (UGS) secara rutin menggelar acara bugar dan pemilihan Top 3 menjelang mulainya semester baru. Yang menarik, penyerahkan Top 3 Minggu (4/2) kemarin, diawali jalan sehat dan bugar lewat senam yoga. Direktur UGS Undiknas yang juga Rektor Undiknas University Prof. Gede Sri Darma, DBA. Mengungkapkan, bugar bersama ini sebagai wahana untuk meningkatkan pasemetonan, sehat bersama serta memotivasi kerja dalam tim. Saat itu juga diperkenalkan mahasiswa MAP UGS dari Afrika Barat, Nigeria, Elele Emmanuel C. Ilele, yang mengaku memilih Prodi MAP UGS karena dikenal melalui web sebagai kampus dengan prodi terakreditasi A serta memiliki program kelas internasional. Selain itu, sambil kuliah ia ingin menikmati Bali. Pada sisi lain, Gede Sri Darma mengungkapkan, model perkuliahan (PBM) di kampus era digital ini tak lagi mengandalkan pertemuan langsung mahasiswa dan dosen, melainkan lewat meted on-line and distance learning (pembelajaran jarak jauh) melalui aplikasi Mobile Apps. Mahasiswa bisa menempuh perkuliahan sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonominya. Mata kuliah diampu oleh team teaching yang terdiri atas dosen lokal dan gabungan dosen asing sehingga mahasiswa mendapatkan ilmu komprehensif. UGS juga mengarah ke model pembelajaran jarak jauh dengan Mobile Apps sambil menunggu pemerintah menyusun regulasinya. ‘’Mau tak mau, pemerintah harus mengarah ke pembelajaran digital ini seperti yang
MAHASISWA ASING - Direktur UGS Prof. Gede Sri Darma, DBA. (tiga dari kiri) bersama dosen dan mahasisa MAP dari Nigeria, Ilele Emmanuel C. sudah dilakukan di negara maju,’’ ujarnya. Dengan model ini, semuanya diatur oleh sistem. Biaya kuliah tak lagi puluhan juta karena bisa di-sharing sesuai kemampuan. Sistem mengatur langkah-langkah pembelajaran ini hingga dianggap tuntas termasuk dalam evaluasi. ‘’Undiknas sudah siap menuju ke arah sana. Kemenristek Dikti kini sedang menyusun regulasinya,’’ jelas Gede Sri Darma. Ditegaskannya, Undiknas sebagai kampus incumbent tak boleh terlena dengan berbagai kemudahan dan kenyamanan. Kampus yang besar dan maju tak boleh terpaku dengan kemajuan saat ini melainkan wajib mengikuti perubahan. Jika tidak, dipastikan kampus incumbent akan kalah bersaing dengan PT asing lainnya. Hal ini harus dimulai dari dosen UGS, apalagi
Undiknas meraih ranking I di Bali dan di Indonesia Timur. Atas dasar itu, Gede Sri Darma setuju PTS asing masuk Bali agar semua kampus tertantang untuk maju dan berubah. Kita tak boleh menolak PT asing. Jika menolak sama saja kita menolak sinyal lembut di perubahan yang cepat ini. Hanya, perlu diatur oleh pemerintah PT asing harus menggandeng PT yang ada di Bali agar jangan sampai mematikan PT lokal. Dengan demikian, tak ada kesan pendidikan dipegang oleh kaum kapitalis. Dalam acara itu, Prof. Gede Sri Darma yang didampingi Kaprodi MM Agus Fredy Maradona, Ph.D., Kaprodi MAP Dr. Nyoman Subanda dan Kaprodi MH Prof. Nyoman Budiana dan para dosen menyerahkan mahkota kepada peraih Top 3 tiap angkatan. (ad201)
Made Urip Genjot Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan
Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Banjar Puseh
SOSIALISASI - Anggota Banggar MPR RI Drs. I Made Urip, M.Si. (tengah) menggenjot pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang dipusatkan di Banjar Puseh, Desa Perean, Baturiti, Tabanan, Jumat (2/2) lalu. SELAMA empat periode menjabat anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., dikenal sangat rajin turun ke masyarakat. Tidak saja membawa berbagai program dan bantuan langsung, tetapi juga selalu hadir menyerap dan memperjuangkan aspirasi berbagai kegiatan masyarakat dari kegiatan adat sampai sosial kemasyarakat termasuk kegiatan generasi muda. Sebagai salah satu anggota MPR RI, politisi asal Cau Marga ini juga terus menggenjot pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang kali ini dipusatkan di Banjar Puseh, Desa Perean, Baturiti, Tabanan, Jumat (2/2) lalu. Made Urip didampingi anggota DPRD Tabanan I Nyoman Suadiana, S.Sos., jajaran PAC PDI-P Baturiti bersama Anak Ranting Perean, Perean Tengah, dan Perean Kangin. Acara dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, anggota STT, ibu-ibu PKK, dan ratusan warga banjar setempat. Sebagai narasumber I Wayan Gunadi dan I Wayan Dika Sumantra. Pada kesempatan itu, Bendesa
Adat Desa Pakraman Puseh Made Dirtanaya menegaskan, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digencarkan Made Urip sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi di zaman globalisasi saat ini, dibutuhkan sendi-sendi perekat keutuhan bangsa dan negara terutama bagi generasi muda, sehingga apa yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ketua STT Mertha Sari I Made Setiawan bersama anggota STT Ni Kadek Widya Kusuma juga mengakui sosialisasi ini sangat positif bagi generasi muda sekarang. Pada zaman modern perlu diingatkan lagi khususnya bagi pemuda dan pemudi di Bali. “Semoga Pak Urip ke depannya lebih melestarikan adat budaya dan selalu memberikan terbaik bagi generasi muda. Selama ini, perhatian Pak Made Urip bagi generasi muda sangat baik dan selalu diberikan bantuan,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris PAC PDI-P Kecamatan Baturiti Nyoman Suadiana menyatakan se-
laku petugas partai dirinya wajib ikut mendampingi Made Urip turun mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan sekaligus bertatap muka dengan masyarakat. “Tidak ada wakil rakyat yang sesederhana seperti Pak Made Urip. Selain rajin turun ke tengah masyarakat, selalu merespons dan membantu. Jadi, terima kasih Pak Made sudah hadir,’’ katanya. Made Urip selaku anggota DPR RI sekaligus anggota MPR RI juga dipercaya partai menjabat Anggota Badan Anggaran (Banggar) MPR RI. Karena itulah diberikan tugas melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke seluruh daerah termasuk ke luar negeri. Ia sudah memberikan sosialisasi ke beberapa negera seperti Hongkong, Australia, dan Malaysia, karena juga perlu mendapat pemahaman Empat Pilar Kebangsaan yang pertama kali digagas oleh Taufik Kiemas (alm.) saat menjabat sebagai Ketua MPR RI. “Bapak Taufik Kiemas sudah melihat perpecahan negara, seperti munculnya Aceh Merdeka dan Papua Merdeka. Beliau juga mencium ada yang salah tentang negara ini sehingga dikaji dan akhirnya diputuskan memberikan kembali pemahaman Empat Pilar Kebangsaan ke seluruh Tanah Air,” paparnya. Disebutkannya, Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila sebagai ideologi dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Inilah menjadi pegangan hidup untuk kehidupan berbangsa dan bernegera, seperti Pancasila sebagai pengikat bangsa dan negara yang digali oleh Bapak Pendiri Bangsa, Bung Karno. “Jadi, Pancasila jadi pandangan hidup dan dasar negara sehingga ditetapkan Hari Lahir Pancasila 1 Juni sebagai libur nasional,” tegas Made Urip. (ad207)
RSU Bali Royal (BROS) melebarkan sayap ke Buleleng. Rumah sakit terkenal di Bali Selatan itu, sejak Juli 2017 lalu, mengelola RS Karya Dharma Husada (KDH) Singaraja. Eks RS KDH di Jalan Yudistira Singaraja ini dilebur menjadi RS KDH BROS Singaraja. Dengan perubahan menjadi RS KDH BROS sepenuhnya akan menerapkan manajemen pengelolaan seperti di RSU Bali Royal (BROS) Denpasar. Mengawali pengelolaan RS baru, Jumat (2/2) lalu, RS KDH BROS diresmikan oleh Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. di aula rumah sakit setempat. Hadir Wakil Ketua DPRD Ketut Wirsana, Direktur RS KDH BROS Singaraja dr. Anak Agung Oka Sulaksmi, Direktur PT Putra Husada Jaya Ir. Ida Bagus Indrajaya dan perwakilan PT Karya Dharma Husada dr. Gede Eka Rusdi Antara, Sp.B., KBD. Anak Agung Oka Sulaksmi mengatakan, proses pengalihan kepemilikan dari manajemen rumah sakit KDH kepada PT Indo Alkes Mart Indonesia pada Juli 2017 lalu. Dari proses itu, kepemilikan yang baru kemudian bekerja sama dengan RSU Bali Royal (BROS) yang memberi dukungan manajemen pengelolaan rumah sakit KDH BROS Singaraja. Pengelolaan ini meliputi sumber daya manusia (SDM), keuangan, dan pelayanan yang sepenuhnya mengikuti standar pelayanan di RSU Bali Royal (BROS) Denpasar. “Kami akan berusaha terus melengkapi pelayanan yang diperlukan agar sesuai dengan standar pelayanan yang ada di RS BROS,’’ katanya. Menurut dr. Oka Sulaksmi, RS KDH BROS didukung 82 tempat tidur untuk pelayanan rawat inap, pelayanan poliklinik seperti bedah, anak, penyakit dalam, kebidanan dan saraf. Dalam perjalanannya nanti, akan dikembangkan enam poliklinik baru, layanan OK, ICU, Endoscopy, CT Scan, hingga layanan bayi tabung. Sementara untuk kategori pasien saat ini tetap mengacu pada manajemen awal yaitu rumah sakit melayani
RESMIKAN – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (kanan) meresmikan RS KDH BROS Singaraja, Jumat (2/2) lalu. pasien umum dan pasien yang menggunakan klaim BPJS. “Sambil jalan kami lengkapi pelayanan, sehingga cakupan pelayanannya lengkap dan targetnya sekarang baru tipe D. Ke depan, kami ingin naik kelas menjadi rumah sakit tipe C,” ujarnya. Ida Bagus Indrajaya mengatakan beberapa alasan mengembangkan pelayanan RS BROS ke Buleleng di antaranya komitmen untuk membantu RS di daerah dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan, terutama layanan unggulan seperti bayi tabung, Endoscopy. Hal ini tidak lepas karena Buleleng wilayahnya luas dan mulai berkembang menjadi daerah tujuan wisata. Dengan pelayanan kesehatan lengkap seperti di RSU Bali Royal (BROS) maka akan tercapai pemerataan pelayanan kesehatan yang unggul dan memenuhi standar akreditasi. “Potensi di Buleleng ini besar. Oleh karenanya kami kembangkan ke Buleleng, sehingga ada pemerataan pelayanan kesehatan seperti yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkapnya didampingi Gede Eka Rusdi Antara. Terkait penambahan dokter, Indrajaya menyebut untuk tindakan awal tetap ditangani oleh dokter di KDH BROS Singaraja. Bila dibu-
tuhkan penanganan tertentu, RS BROS siap memberi pelayanan yang diperlukan. “Kalau perlu penanganan lanjutan kami siapkan dokter atau pelayanan yang sama seperti di BROS Denpasar,” jelas Indrajaya diiyakan oleh dr. Rusdi. Wakil Bupati menyambut positif pengembangan RS KDH menjadi RS KDH BROS Singaraja. Pengembangan pelayanan RS yang berkelas bukan menjadi saingan RS yang sudah ada di daerahnya termasuk RS pelat merah, namun akan lebih beragam yang bisa digunakan oleh masyarakat. Selain itu, pengembangan atau RS baru di Bali Utara masih diperlukan karena wilayahnya luas, sehingga pelayanan kesehatan ini masih perlu didorong agar emakin mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai kalangan. “Kami menyambut positif karena hal ini ke depan menjadi alternatif untuk mendapat pelayanan kesehatan terbaik. Bukan menyaingi, tapi karena daerah kami masih kekurangan rumah sakit. Rasio tempat tidur dan jumlah penduduk masih kurang, sehingga ini lebih kepada mitra kerja dengan rumah sakit lain termasuk rumah sakit pemerintah,” jelas I Nyoman Sutjidra. (ad202)
Sumbang Mesin APPO
Pertamina TBBM Manggis Genjot Peternak Sapi di Tenganan Dauh Tukad SAAT sebagian masyarakat Kabupaten Karangasem terpuruk atas musibah erupsi Gunung Agung, pihak Pertamina justru menggenjot peternak untuk meningkatkan produktivitas guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, salah satu yang dilakukan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina (Persero) TBBM Manggis, Kamis (1/2) lalu adalah memberikan bantuan mesin Alat Pembuat Pupuk Organik (APPO). Menurut Operational Head PT Pertamina TBBM Manggis Umayah AZ, pemberian mesin APPO pada peternak di Dusun Tenganan, Dauh Tukad, Manggis, Karangasem, ini untuk meningkatkan integritas ternak sapi. Kelompok ternak yang bergabung dalam kelompok Putrayasa itu juga diberikan pemahaman akan nilai tambah (added value) dari kegiatan peternak yang mereka lakukan. Untuk mendongkrak kreativitas peternak, PT Pertamina (Persero) TBBM Manggis menggandeng Yayasan Bali Kasih di bawah pimpinan Ir. I Gede Suarta, M.Si. yang notabene adalah dosen di Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Setelah memberikan mesin APPO dan rumah kompos, pihak Pertamina dan Ir. I Gede Suarta, M.Si. bersama Dr. Wayan Siti dan Dr. Ni luh Putu Sriyani, memberikan demo atau materi pada kelompok ternak ini tentang cara penggunaan mesin APPO dan pembuatan pupuk organik. Ke depannya, kelompok ternak Putrayasa tidak lagi membuang kotoran sapi melainkan memanfaatkannya sebagai pupuk organik yang mempunyai nilai ekonomis sehingga peternak di Dusun Tenganan Dauh Tukad bisa mendapatkan nilai tambah dengan memanfaatkan peluang yang ada. Pihak PT Pertamina (Persero) TBBM Manggis yang bekerja sama dengan Yayasan Bali Kasih ternyata membuat peternak berbangga. Ya, dari sisi pendapatan sudah ada peningkatan Rp 50 juta per tahunnya. Di samping itu, pihak Pertamina yang sempat memberikan bantuan enam ekor sapi sekarang sudah ada yang bunting. Bahkan, kelompok ternak Putrayasa saat ini sudah memelihara 36 ekor sapi. Hanya, pascaerupsi Gunung Agung pemasaran sedikit tersendat. Padahal sebelumnya sudah
BANTUAN – Pertamina TBBM Manggis memberikan bantuan mesin APPO kepada peternak sapi di Dusun Tenganan, Dauh Tukad, Manggis, Karangasem. mampu memasarkan pupuk hingga ke Tabanan, Buleleng dan Karangasem. Namun, dengan adanya pembinaan dari pihak Pertamina dan Yayasan Bali Kasih diharapkan tahun berikutnya kelompok ternak sapi ini bisa menguasai pasaran di Bali. Karenanya, peran masyarakat dan pihak Pertamina terus disinergikan. “Keberhasilan dan kelancaran operasional TBBM Manggis tidak akan tercapai tanpa ada dukungan dari masyarakat,” ucap Umayah sembari menekankan ke depannya PT Pertamna (Persero) TBBM Manggis dan Yayasan Bali Kasih akan terus bekerja sama melakukan CSR, khususnya dalam pemberdayaan dan pengembangan potensi usaha demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. (ad1417)
Pelantikan Pejabat Rektorat dan Dekanat Unmar Periode 2018-2022
Dr. Putri Anggreni Terpilih Kembali Jadi Rektor Mahendradatta PADA 17 Januari 1963, tepat satu tahun setelah merestui pendirian Universitas Negeri Udayana di Bali, Presiden Pertama Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno memberikan mandat kepada (alm.) Shri Wedastera Suyasa, tokoh Marhaenisme Bali dan sahabat karibnya, untuk mengimplementasikan idenya mendirikan sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali. Ada tujuan mulia di balik pencetusan ini yakni untuk melestarikan ajaran–ajaran Tri Sakti Marhaenisme utamanya di kalangan generasi muda bangsa dan untuk menjadikan Bali sebagai pusat pendidikan yang berbasis pada pemikiran–pemikiran revolusioner Soekarno. Bertepatan dengan 55 Tahun Jubileum Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali, keluarga besar Unmar meresmikan Kampus B Unmar di Jalan Pegangsaan Timur, Niti Mandala Renon (sebelah Kantor BPJS Kesehatan) yang merupakan
kerja sama dengan Yayasan Kepustakaan Bung Karno dalam mendirikan Pusat Kajian Hukum Ilmu Pemerintahan pada 31 Januari 2018. Pada hari yang sama pula dilaksanakan pengangkatan pejabat fungsionaris masa bakti 2018–2022 demi kelancaran pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Unmar. Pelantikan tersebut berdasarkan SK Yayasan Mahendradatta yang dipimpin oleh Ketua Umum Yayasan Mahendradatta Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Putra Mahendradatta Suyasa, S.Sos., S.H., M.H. Pelantikan diawali pengambilan sumpah jabatan dan penyematan tanda jabatan rektor. “Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan Yayasan Mahendradatta untuk melanjutkan swadharma kami memimpin lembaga Universitas Mahendradatta. Ini beban berat mengingat ke depan banyak tantangan sebagai PTS tertua di Bali.
Keberadaan Unmar selama ini sudah menjadi tradermark di Bali dan Indonesia yakni sebagai perguruan tinggi sejarah yang konsisten melaksanakan ajaran Tri Sakti Marhaenisme. Maka Unmar akan tetap menjadi perguruan konservatif, yang penuh penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah, namun tetap bervisi modern dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apalagi target Jubileum 60 Tahun Berlian Unmar pada tahun 2023 menjadi pedoman kami dalam menjalankan institusi ini. Kami akan perkuat sinergi Yayasan, Rektorat dan Dekanat termasuk lembaga sayap Unmar serta BEM dan DPM,’’ ungkap Dr. Putri Anggreni, Ketua Steering Committee Gerakan Kampus Anti-Radikalisme, yang membacakan deklarasi di hadapan Presiden RI dan 3.000 rektor seIndonesia beberapa waktu lalu. Susunan fungsionaris Unmar masa bakti 2018–2022 adalah Dr. Putri Anggreni, S.E., M.Pd. (Rek-
tor), I Made Agus Mahendra, S.T., M.Sc. (WR I), Dr. H. Nurianto Rachmad Soepadma, S.H., M.H. (WR II), Drs. Abdul Samad Asaf, M.M. (WR III), Dra. Ni Wayan Suartini, M.M. (WR IV), Drs. Yoseph Gede Sutmasa, M.Si. (Dekan FISIP), Dra. Ni Wayan Sutiani, M.Si. (WD I FISIP), Luh Putu Ening Permini, S.S. (WD II FISIP), I Wayan Sutrisna, S.Sos., M.Si. (WD III FISIP), Ni Ketut Wiratny, S.H., M.H. (Dekan FH), Gusti Ayu Kade Komalasari, S.H., M.H. (WD I FH), I Nyoman Kantun, S.H., M.M., M.H. (WD II FH), A.A. Gde Putra Arjawa, S.H., M.H. (WD III FH), Ni Putu Suda Nurjani, S.T, M.T. (Dekan FT), Mardiki Supriadi, S.T., M.T. (WD I FT), I Made Juniastra, S.T., M.T. (WD II FT), Ir. I Ketut Simpen, M.H. (WD III FT), I Dewa Nyoman Usadha, S.E., M.M. (Dekan FE), Komang Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M. (WD I FE), Ni Ketut Murdani, S.E., S.Sos., M.M. (WD II FE), Ni Luh Ketut Ayu Sudha Sucandrawati, S.H., M.M.
(WD III FE), I Ketut Merta, S.E., M.M. (Kaprodi Manajemen), Ni Made Yudhaningsih, S.E., M.M. (Sekretaris Prodi), Ni Wayan Riawati, S.E., M.Si. (Kaprodi Kewirausahaan), Ni Putu Ari
Setiawati, S.E., M.M. (Sekretaris Prodi), Dr. Inosentius Samsul, S.H., M.H. (Ketua Program Studi Hukum Pemerintahan), Dr. Erikson Sihotang,.S.H., M.Hum. (Sekretaris). (ad208)
BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS, S.Sos., S.H., M.H. (Ketua Umum Yayasan Mahendradatta) bersama rektor, wakil rektor, para dekan, LPPM dan BPM di lingkungan Unmar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Senin Umanis, 5 Februari 2018
5
Ditolak Minta Warisan
Anak Hajar Ibu Kandung Banyuwangi (Bali Post) Gara-gara ditolak meminta warisan, Susilo Suharto (39), warga Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, gelap mata. Pria ini nekat menghajar ibu kandungnya, Rukinem (55), yang tinggal di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono. Akibatnya, korban mengalami luka lebam. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, anak durhaka tersebut diamankan di Mapolsek Srono. Kejadian ini berawal ketika pelaku mendatangi korban, Sabtu (3/2) malam. Tanpa basa-basi, pelaku mendesak korban memberikan warisan. Korban menolak karena sisa lahan yang ada adalah jatah untuk saudaranya yang lain, termasuk untuk kebutuhan hidup sehari-hari korban. Mendapat penolakan, pelaku langsung kalap. Awalnya, pelaku dan korban terlibat adu mulut. Rupanya emosi pelaku tak terkontrol. Ia menghajar korban. Karena kalah kuat, ibu paruh baya itu tak bisa melawan. Imbasnya, ia mengalami sejumlah luka. Wajahnya memar, benjol di dahi akibat bogem mentah anaknya sendiri. Tak terima dengan perlakuan itu, korban memilih melapor ke Polsek. Berbekal laporan korban, polisi langsung menangkap pelaku. “Pelaku kami amankan Sabtu malam tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Srono AKP Mulyono, Minggu (4/2) kemarin. Menurutnya, pelaku tak hanya kali ini menuntut warisan ke korban, melainkan lebih dari tujuh kali. Setiap menuntut, pelaku selalu emosi. Sebab, korban terus menolak lantaran pelaku sudah mendapat jatah warisan. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 44 UU No.23/2004 tentang Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Ditambahkan, pelaku selama ini tinggal jauh dari korban. Namun, lantaran kepepet kebutuhan ekonomi, pelaku selalu menuntut warisan. Korban yang hidup sendiri tetap menolak memberikan warisan. Sebab, lahan yang dituntut pelaku digunakan korban untuk menyambung hidup. (udi)
Tersesat di Puncak Raung
Satu Pendaki Ditemukan Tewas Banyuwangi (Bali Post) Satu pendaki Gunung Raung, Banyuwangi, Jatim, ditemukan tewas, Minggu (4/2) kemarin. Sebelum ditemukan, korban dinyatakan hilang sejak Jumat (2/2) lalu. Tim SAR gabungan menemukan korban tergeletak di jalur menuju puncak, tepatnya di kawasan tusuk gigi, beberapa ratus meter dari puncak tertinggi Raung. Pendaki nahas itu bernama Zaki Putra Andika (23) asal Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jatim. Diduga, nyawa pemuda ini tak terselamatkan akibat cuaca buruk dan masalah perbekalan. “Korban ditemukan tim SAR gabungan pukul 13.00 WIB. Tim masih melakukan evakuasi dan dibawa ke pos bawah,” kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam. Korban awalnya mendaki bersama dua temannya melalui jalur Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Mereka adalah Mohammad Salahudin Qoyyim (22) asal Desa Mojorojo, Magelang, Jateng dan Bayu Alfarizi dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ketiganya mendaki sejak Rabu (31/1) lalu. Ketika tiba di pos puncak bendera, akibat cuaca buruk, Bayu Alfarizi memilih membatalkan pendakian. Ia turun bersama pendaki lain, sedangkan Zaki Putra Andika dan Salahudin Qoyyim tetap melanjutkan pendakian. Keduanya sempat hilang kontak, lalu dilaporkan tersesat, Kamis (1/2) sore. Kejadian ini membuat tim SAR gabungan melakukan pencarian. Hasilnya, Jumat dini hari, Salahudin Qoyyim ditemukan kedinginan di salah satu jalur menuju puncak. Ia kemudian dievakuasi ke bawah. Sementara Zaki Putra Andika dinyatakan hilang. Tim SAR kembali melanjutkan pencarian setelah mengevakuasi Salahudin Qoyyim. “Korban pertama ditemukan selamat. Lalu kami cari korban kedua, ternyata ditemukan sudah meninggal. Kemungkinan tersesat dan kehabisan perbekalan. Padahal, jalur yang digunakan sejatinya lintasan umum ke puncak,” ujar Eka Muharam. Tim SAR akan membawa jasad korban ke pos pendakian di Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Setelah itu menunggu pihak keluarga. “Kalau cuaca baik, tak sampai 10 jam evakuasi bisa sampai di bawah. Tapi jika cuaca buruk bisa molor,” ujarnya. (kmb30)
TERGENANG - Luapan air Danau Buyan mulai menggenangi areal SDN 4 Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Air Danau Buyan Meluap
SDN 4 Pancasari Tergenang Singaraja (Bali Post) –
Meluapnya air Danau Buyan akibat tingginya intensitas hujan pada beberapa hari terakhir ini tidak hanya merendam lahan pertanian. Areal SDN 4 Pancasari di Banjar Dasong, Kecamatan Sukasada, Buleleng, juga terdampak. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu proses belajar dan mengajar (PBM) di sekolah tersebut. Luapan air Danau Buyan menggenangi lapangan dan ruang kelas SDN 4 Pancasari. Ketinggian air saat ini sekitar 10 centimeter. Warga khawatir ketinggian air bertambah, apalagi curah hujan masih tinggi. Sekolah ini tergenang air danau bukan kali ini saja, tetapi juga pada 2012 silam. Saat itu ketinggian air mencapai 1,5 meter, sehingga siswa terpaksa direlokasi ke tempat yang
lebih aman. Salah seorang warga, Made Kerta Budiasa, Minggu (4/2) kemarin, menuturkan air Danau Buyan meluap sejak sepekan lalu akibat tingginya curah hujan. Air menggenang hingga lebih dari 400 meter dari tanggul danau. Ketinggian air paling tinggi terjadi Rabu (31/1) lalu. Saat itu terjadi hujan lebat di Pancasari yang menyebabkan peningkatan volume air danau
Belasan Ribu Warga Klungkung Punya NIK Ganda Tertimbun Longsor,
hingga 50 centimeter. “Bisa saja terus bertambah kalau hujan masih turun, sehingga sekolah ini terancam tergenang lebih parah lagi,” katanya. Kepala SDN 4 Pancasari I Nyoman Dana mengakui sekolahnya tergenang akibat meluapnya air danau. Meski pihaknya terganggu, ia memastikan PBM masih tetap berjalan. Ini karena SDN 4 Pancasari posisinya paling tinggi di lokasi bangunan tiga ruang kelas dan ruang guru. Bagian yang lebih rendah adalah bangunan dengan tiga ruang kelas, sedangkan bagian yang paling rendah adalah mes guru. Karena lokasinya paling rendah, mes guru sudah terendam air dengan ketinggian sekitar 10 cenimeter. “Memang
Pasutri Te was
Banyuwangi (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memakan korban. Pasangan suami istri (pasutri) tewas setelah tertimbun longsor di Dusun Sambungrejo, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Minggu (4/2) dini hari kemarin. Nyawa keduanya tak tertolong akibat tertimpa reruntuhan rumah. Kedua pasutri itu adalah Sumiran (54) dan Salamah (40), warga setempat. Sementara anak korban, Azizah (5), selamat dan hanya luka ringan. Musibah ini terjadi sekitar pukul 02.00.WIB. Saat kejadian, para korban sedang tertidur. Hujan yang mengguyur sejak Sabtu (3/2) siang mengakibatkan tebing setinggi empat meter di atas rumah korban mendadak longsor. Korban tak sempat menghindar, sehingga tertimpa tembok rumah. Kejadiannya baru diketahui warga setelah mendengar teriakan anak korban. “Warga mendengar suara gemuruh, lalu disusul teriakan minta tolong,” kata Wagiran (45), salah satu warga di lokasi kejadian. Menggunakan peralatan seadanya, warga berusaha mengevakuasi korban. Tubuh korban baru bisa dievakuasi dua jam kemudian. Menurutnya, saat diangkat,
kedua korban sudah meninggal. Tubuhnya tertimpa batangan cor. Anak korban yang selamat dilindungi kedua tubuh korban. Kondisi rumah korban rata dengan tanah meski hanya sebagian tertimpa material longsor. Korban selamat mengalami luka di bagian kaki. Bocah malang ini kini dirawat di Puskesmas Songgon. “Lukanya bengkak di telapak kaki kanan tertimpa reruntuhan,” jelas Wawan Prayitno, Kepala Puskesmas Songgon. Sementara itu, Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam menyatakan kondisi tebing yang longsor memang labil setelah diguyur hujan. Rumah korban persis berada di bawah tebing, sehingga ketika tertimpa longsor, tembok langsung ambruk. “Korban di kamar, jadi tak sempat menyelamatkan diri,” sebutnya. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung menyambangi keluarga korban. Orang nomor satu ini memastikan menanggung pendidikan kedua anak kembar korban, Azizah (5) dan Rahmat (5). “Jika kedua anaknya mau, kami akan tampung dan mendapatkan pendidikan layak, termasuk masuk pondok pesantren,” ujar Anas. (kmb30)
sempat naik sekitar 10 centimeter, tetapi saya dapat info air sudah turun karena hujan reda,” jelasnya. Anggota DPRD Buleleng asal Desa Pancasari, Wayan Indrawan, minta pemerintah daerah menyikapi serius kondisi SDN 4 Pancasari. Bisa saja pemerintah melakukan revitalsiasi sekolah, sehingga kejadian meluapnya air danau seperti sekarang tidak terulang dan menganggu jalannya proses pendidikan di desanya. “Sekolah itu posisinya rendah dan dekat bibir danau. Kalau air danau meluap ya sekolah pertama yang terendam. Kami harapkan pemerintah daerah menyikapi serius permasalahan ini,” ujarnya. (kmb38)
99 Persen Nelayan Tak Miliki SIPI
Bali Post/kmb30
EVAKUASI - Warga mengevakuasi barang-barang di rumah yang roboh tertimpa longsor di Desa Bayu, Songgon, Banyuwangi, Minggu (4/2) kemarin.
Semarapura (Bali Post) Belasan ribu masyarakat Kabupaten Klungkung terindikasi memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda. Hal ini memengaruhi kevalidan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Mengatasi hal ini, langkah verifikasi pun digulirkan. Kepala Bidang pendaftaran Penduduk Diisdukcapil Klungkung Pande Anggarnata menjelaskan, berdasarkan data tahun 2017, sekitar 15 ribu warga NIK-nya ganda yang tersebar di seluruh kecamatan. Selain di Klungkung, mereka juga tercatat pada Kartu Keluarga (KK) yang terbit di kabupaten lain. Ini berlangsung sebelum adanya penunggalan data di pusat. “Ini karena sistem lama, sebelum SIAK (Sistem Informasi Admistrasi Kependudukan),” terangnya Minggu (4/2) kemarin. Hal tersebut menyebabkan data yang dikantongi dinas tidak sepenuhnya valid. Ini berdampak secara nasional. Tak hanya itu, saat pemilihan kepala daerah, angka partisipaasi juga berpotensi terpengaruh. “Sudah pasti ini memengaruhi keakuratan data, termasuk nasional,” sebutnya. Supaya tak terus berlanjut, sejak Januari lalu dilakukan verifikasi dengan melibatkan pemerintah desa. Seluruhnya ditargetkan tuntas sebelum penyerahan DP4 untuk Pemilihan Umum 2019. Mendukung hal ini, masyarakat bersangkutan juga diminta melaporkan diri ke dinas. “Verifikasi sudah jalan. Pemerntah desa juga ikut mengecek. Kalau E-KTP-nya di luar kabupaten lain, identitasnya di Klungkung akan dihapus dari data base,” sebut Anggarnata. Penerapan E-KTP sebagai solusi untuk menghindari NIK ganda karena dapat terlihat jika tercatat di daerah lain. Sesuai data per awal Januari 2018, warga yang sudah mengantongi dan perekaman E-KTP mencapai 146.174 orang dari total wajib 173.720 orang. Sebagai bentuk percepatan, layanan perekaman tak lagi hanya berlangsung di kantor dinas, tetapi masuk ke desa-desa melalui program Perekaman Data dengan Sepeda Motor (Predator). Bergulir sejak 2017, program ini belum mendapat respons maksimal dari masyarakat. Masih ada yang enggan merekam lantaran pencetakannya tak bisa cepat. Mengatasi persoalan itu, Anggarnata menyatakan sosialisasi sudah dilakukan secara rutin. Pemerintah desa pun diminta membantu melakukan pendekatan. Sebagai langkah percepatan perekaman, juga diadakan roadshow ke sekolah-sekolah. “Kami juga menerapkan program pelayanan serentak dan terpadu,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb38
Kupang (Bali Post) – Hampir 99 persen nelayan yang beroperasi di tingkat kabupaten tidak memiliki dokumen Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Para nelayan juga umumnya tidak mempunyai Surat Keterangan Kecakapan (SKK) untuk nakhoda kapal dan Kepala Kamar Mesin (KKM). Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Abdul Wahab Sidin mengatakan itu di Kupang, Sabtu (3/2). Ia mengemukakan ini berkaitan dengan banyaknya kapal nelayan yang beroperasi di wilayah kabupaten se-NTT ditangkap petugas keamanan laut karena tidak memiliki dokumen kapal, seperti SIPI dan lain-lain. Kasus terakhir adalah penangkapan tiga orang nelayan asal Desa Lamahala di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, oleh Polair Polda NTT karena tidak memiliki dokumen kapal saat mencari ikan. Tiga nelayan yang ditangkap itu masingmasing Kasim Atapukan dengan KM Pantai Gading, Ahmad Loly (KM Flamboyan), dan Syukur Muhamad (KM Anggur Merah). Ahmad Loly, pemilik KM Flamboyan, ditangkap 7 Januari 2018 sekitar pukul 21.00 wita di Pantai Lamahala, Adonara Timur, sedang KM Pantai Gading dan KM Anggur Merah ditangkap di depan Lohayong, Pulau Solor, Flores Timur sekitar pukul 23.00 wita. “Kalau kita mau jujur, hampir 99 persen nelayan NTT yang beroperasi di wilayah perairan setempat tidak memiliki dokumen kapal, akibat dari kurangnya sosialisasi dari pemerintah,” katanya. Menurutnya, kondisi ini terjadi karena pemerintah kurang melakukan sosialisasi tentang pentingnya dokumen kapal bagi seorang nelayan, dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan setempat. (ant)
OPINI
6
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
SDM Berkualitas, Penopang Pembangunan
ERA Orde Baru, pembangunan adalah jargonnya. Namun kini tidaklah demikian. Pembangunan memang diperlukan untuk memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat, memberi kehidupan sosial dan kemampuan negara untuk bersaing di era global. Namun, pada perkembangan pembangunan Indonesia selalu saja dijumpai masalah-masalah signifikan yang pada akhirnya menjadi hambatan. Kita mengakui kelemahan paling dasar dari hal itu adalah sumber daya manusia (SDM). Pemeliharaan sebuah hasil pembangunan sangat tergantung dari SDM-nya. Sebagai daerah pariwisata utama di Indonesia, keberadaan SDM berkualitas merupakan sebuah kebutuhan. Apalagi kita sudah masuk dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mungkin gejala MEA belum terasa benar, namun bagaimana menjadi yang terbaik di rumah sendiri tetaplah menjadi prioritas utama. Hal ini tentu memerlukan sebuah kerja keras serta kesinambungan proses perbaikan mutu secara terus-menerus. Masyarakat terutama para pencari kerja jangan dibiarkan berjuang sendiri. Hal ini pun sebenarnya sudah dipahami oleh semua pihak, sehingga ada beberapa pola sinergitas yang telah dikembangkan. Baik oleh pemerintah, swasta, komunitas, maupun lembaga-lembaga lain yang punya komitmen serta dedikasi bagaimana menjadikan tenaga kerja Bali siap bersaing dan siap untuk menjadi pemenang. Sampai sejauh ini, pemerintah juga telah melakukan upaya-upaya walaupun belum maksimal. Hal ini bisa dimaklumi karena kemampuannya yang terbatas, dan boleh jadi juga karena tidak saja kemampuan, juga ada segelintir pejabat yang kurang punya kemauan untuk menjadikan hal ini sebagai prioritas puncak. Ada beberapa kalangan lembaga pendidikan, lembaga swadaya masyarakat yang terus berupaya meningkatkan kemampuan kompetensi serta kompetisi para naker Bali. Sebagai tenaga kerja di sektor pariwisata, tentu banyak kelebihan komparatif yang dimiliki. Selain berjuang di kandang, pemahaman soal budaya yang tentu saja jauh lebih baik, pengenalan medan serta kondisi secara keseluruhan, kemampuan profesi yang terus diasah dan masih banyak lagi. Ini merupakan modal tambahan yang sangat potensial sebagai salah satu senjata pamungkas memenangkan persaingan. Harus jadi pemenang, jangan pecundang. Mungkin juga harus digerakkan adalah kalangan akademisi, universitas baik negeri maupun swasta. Kembangkan daya intelektual dengan berbasiskan kemampuan manajerial-spiritual. Kombinasi ini penting karena medan perangnya ada di Bali sebagai pulau kecil yang masyoritas penduduknya beragama Hindu, dan pariwisata yang dikembangkan adalah pariwisata budaya yang bernapaskan Agama Hindu pula. Mengapa dua bidang kolaborasi ini penting karena kita menginginkan kualitas naker yang punya visi ritual di samping kultural. Jadi, konteks ke depannya adalah bagaimana dia mampu berbicara di tingkat global dengan tidak menghilangkan genre kelokalannya. Hal ini juga untuk menjaga Bali tetap teguh di relnya di pariwisata budaya. Tidak ada lagi konsep-konsep lain di luar itu. Kalaupun ada, maka setiap naker itu sudah punya bekal cukup untuk melakukan proses filterisasi. Sebenarnya ini berlaku umum, tidak hanya bagi naker yang bekerja di pariwisata, juga seluruh lapisan masyarakat harus ikut menjaga, melestarikan dan bertanggung jawab atas perkembangan Bali ke depan. tentunya ke arah yang lebih baik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menjaga Stabilitas Bali
Kapolda Bali telah menyatakan, Pilkada Bali 2018 tidak masuk kategori rawan. Ini tentu kabar gembira bagi masyarakat Bali. Setidaknya tahun politik yang biasa sarat dengan konflik kepentingan dan gesekan antara kader, diyakini akan tak terjadi di Bali. Ini tentu hal yang patut kita syukuri dan tetap kita jaga. Sebagai masyarakat Bali, saya juga berharap jajaran Polda Bali tetap melakukan antisipasi terbaik dalam menjaga stabilitas Bali selama proses Pilkada kali ini. Sebagai warga Bali, kita juga tak bisa menyerahkan tangung jawab sepenuhnya kepada jajaran kepolisian dan TNI dalam menjaga stabilitas. Semua pihak yang dibiayai oleh Negara untuk mengawal Pilkada Bali, termasuk Panwas Pilkada Bali harus bekerja maksimal. Jangan hanya menjadi pelengkap struktur Pilkada. Pengawasan sejak dini harus dilakukan untuk meminimalkan konglik atau masalah selama Pilkada. Saya juga berharap para kandidat dan tim suksesnya tetap tampil elegan dan mengedepankan keharmonisan. Jangan melakukan konprontasi apalagi melakukan kampanya hitam. Saatnya elite partai di Bali bisa menjadi teladan dan panutan dalam mengawal Bali. Saya yakin saat ini walaupun masa kampanye belum dilewati, sebagian besar pemilih di Bali telah memiliki pilihan politik. Rakyat sebagai pemilih di Bali sudah memiliki persepsi terhadap calon pemimpinnya. Saya juga yakin rakyat Bali akan memberikan kepercayaan kepada figur yang dikenal konsisten dan memiliki komitmen menjaga Bali. Untuk itulah lewat surat pembaca ini saya sangat berharap langkah politik yang dilakukan agar tetap dalam batas-batas wajar, agar tak menyinggung dan memprovokasi massa. Ni Luh Jayanti Gianyar-Bali
PTA, Ilmu dan Pasar Secara historis, pendidikan tinggi dimulai dari politik etis atau balas budi kolonial Belanda terhadap bangsa Hindia Belanda. Ketika itu perguruan tinggi asing (Belanda) telah berdiri di sejumlah kota terpenting di Jawa, seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Kedokteran, teknik, hukum, tekstil, sastra, filsafat dan pertanian adalah fakultas-fakultas awal yang dikembangkan. Perguruan tinggi asing era kolonial ini tumbuh dalam dinamika sejarah Indonesia.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S. Pd., M. Hum. ejak kemerdekaan, kedaulatan perguruan tinggi dibangun sebagai pengukuhan lahirnya sebuah bangsa. Di bawah panji-panji kebangsaan, para dosen, guru besar, doktor menjalankan tri darma perguruan tinggi. Banyak ahli bereputasi tinggi dan terhormat lahir dari kampus-kampus dan teori yang dikembangkan menjadi rujukan secara internasional. Namun demikian, komunikasi keilmuan dengan para profesor atau doktor di berbagai universitas di luar negeri tetap berjalan dengan tujuan memajukan ilmu pengetahuan dan teknik dalam kerangka menghargai setinggi-tingginya harkat dan martabat kemanusiaan, melalui sumbangan ilmu pengetahuan yang terjadi pada jalur tri darma. Banyak mahasiswa Indonesia dikirim belajar di berbagai universitas di luar negeri dan meraih gelar doktor. Banyak pula mahasiswa asing yang belajar di sejumlah universitas di Indonesia. Hal inilah yang menyumbang kemajuan pesat perguruan tinggi di Indonesia. Demikianlah pola hubungan internasional berbasis kemajuan ilmu pengetahuan yang dijalankan oleh para profesor dan doktor Indonesia dengan mitranya di berbagai universitas di luar negeri, berjalan semakin baik. Hal ini berlangsung sampai sekarang. Namun demikian, ada perkembangan baru yang
S
ditawarkan pemerintah sehubungan dengan peningkatan kualitas internasional perguruan tinggi dalam negeri, yaitu terbukanya peluang pendirian Perguruan Tinggi Asing (PTA) di sejumlah kota di tanah air. Jika untuk meningkatkan kualitas atau mempertinggi daya saing internasional perguruan tinggi dalam negeri, lalu mengapa seolaholah ada ketakutan berlebihan terhadap rencana pemerintah? PTN dan PTS khawatir kekurangan pasar karena belum apa-apa sudah merasa kalah bersaing. Pandangan ini berdasar pada paradigma kapitalistik yang dianut oleh perguruan tinggi, bahwa sebuah PT adalah juga harus dikembangkan menjadi perusahaan modern. Jadi amat wajar terjadi ketakutan tersebut lalu diam-diam merengek minta proteksi pemerintah. Memang betul ketakutan tersebut karena pemerintah sengaja mendatangkan pesaing baru yang lebih unggul, sehingga akan merebut pasar perguruan tinggi (calon mahasiswa) di tanah air. Tapi masih ada paradigma lain yang terkait erat dengan dunia perguruan tinggi, yaitu sebagai lembaga ilmu pengetahuan. Para profesor, doktor dan magister di sebuah perguruan tinggi menghabiskan seluruh waktunya untuk meneliti berbagai persoalan keilmuan, baik di lapangan maupun dalam ruangruang laboratorium. Mereka melihat ilmu sebagai ilmu yang murni
dari berbagai persoalan praktis atau produksi materi. Namun demikian, temuan-temuan mereka terlalu menggiurkan bagi kalangan dunia usaha karena berupa prototipe produk yang laris jika dijual di pasar. Atas dasar kemurnian ilmu pengetahuan itu dan demi itu pula para ilmuwan berkarya atau bermitra tanpa melihat batasbatas negara, maka pendirian PTA di Indonesia sesungguhnya tidak menjadi persoalan. Semuanya adalah untuk mencapai kemajuan yang lebih pesat dan tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan. Hal itu diistilahkan oleh pemerintah dengan meningkatkan kualitas perguruan tinggi dalam negeri dengan mendatangkan kompetitor terbaik dari luar negeri. Perasaan tidak mampu bersaing menimbulkan penolakan terhadap gagasan tersebut. Jadi, jika demikian ada benarnya juga penilaian pemerintah bahwa kualitas perguruan tinggi dalam negeri perlu terus ditingkatkan. Sayangnya program pemerintah membuka pintu bagi pendirian PTA di tanah air, dipandang dengan cara berbeda oleh pihak perguruan tinggi. Mereka melihat kehadiran PTA di Indonesia sebagai merebut pasar mereka. Ini merupakan cara pandang yang sangat dangkal dan melupakan basis pengembangan ilmu dan teknik yang menjadi tugas perguruan tinggi. Sikap pemerintah sudah jelas, memajukan atau meningkatkan kualitas kelembagaan dan keil-
muan serta teknik, sebagaimana termaksud dalam tri darma perguruan tinggi, melalui pembukaan kesempatan atau peluang pendirian PTA di tanah air. Jadi pemerintah tidak melihat persoalan ini dari segi pasar, sebagaimana pandangan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang mengkhawatirkan kehadiran PTA di dalam negeri karena Angka Partisipasi Kasar (APK) Indonesia per tahun hanya 30,1 persen. Angka yang rendah ini dan juga tidak pernah menunjukkan peningkatan tersebut, dikhawatirkan akan direbut juga oleh PTA di dalam negeri. Jelas kiranya titik kekhawatirannya. Karena itu, program pendirian PTA di tanah air harus dipahami dengan mengadopsi perspektif pemerintah, yaitu dalam kerangka meningkatkan mutu perguruan tinggi dalam negeri. Salah satu caranya adalah melembagakan persaingan dan bukan melakukan proteksi atau isolasi. Hal ini sangat bertentangan dengan semangat dunia penelitian ilmiah dan dunia ilmu. Para profesor dan doktor di kampus-kampus di seluruh dunia bekerja dalam hari-hari yang panjang, mengembangkan ilmu, lalu mempublikasikan temuannya, baik dalam jurnal maupun dalam forum ilmiah global, dengan sikap terbuka menerima bantahan dari rekanrekan lainnya. Jadi, hanya dengan model persaingan seperti itulah ilmu dan teknik akan berkembang pesat. Jika mengikuti pola pikir bahwa perguruan tinggi memandang dirinya sebagai pasar untuk meraih mahasiswa dan dengan itu mengeruk uang masyarakat, sebagaimana disebut di atas, maka ini harus diakui sebagai sikap yang tidak sejalan dengan hakikat perguruan tinggi sebagai lembaga pengembangan ilmu dan teknik. Tugas perguruan tinggi meningkatkan kualitas pengembangan ilmu dan teknik yang dicapai oleh para dosennya
Pilkada Bali Ramah Penyandang Disabilitas PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, termasuk di Bali sebagai pesta demokrasi idealnya dapat dinikmati dan diikuti oleh semua rakyat di wilayahnya tanpa kecuali. Diskriminasi terhadap suatu kelompok merupakan cacat demokrasi. Biaya tidak pantas dijadikan alasan hingga meminggirkan hak warga negara. Salah satu kaum yang dari pemilu ke pemilu atau pilkada ke pilkada masih belum dapat memberikan hak secara optimal adalah penyandang cacat (disabilitas). Jumlah pemilih penyandang disabilitas di Pemilu 2014 adalah 2,6 juta jiwa lebih (PPUA Penca, 2014). Dari angka tersebut, 1.754.689 jiwa adalah pemilih tuna netra. Pemilihan Umum yang ramah terhadap pemenuhan hak-hak disabilitas merupakan bagian dari penerapan nilai demokrasi. Penyandang disabilitas memiliki hak untuk mudah, nyaman dan aman dalam berpartisipasi dalam pemilu. Inilah parameter utama keramahan Pemilu terhadap penyandang disabilitas. Catatan Keramahan Evaluasi umum Pemilu 2014 disinyalir masih jauh dari ramah terhadap penyandang disabilitas. Atas dasar hal tersebut, waktu itu Forum Tuna Netra Menggugat (FTNM), memprotes Komisi Pemilihan Umum (KPU). FTNM menyampaikan lima poin protes. Pertama, keputusan KPU yang tidak menyediakan tempale braile bagi tuna netra. Hal ini dinilai menunjukkan inkompetensi KPU dalam menyelenggarakan pemilu bagi kaum tunanetra. Kedua, FTNM melihat krisis profesionalisme KPU yaitu terdapat perbedaan
Oleh Ribut Lupiyanto pandangan KPU Pusat dan KPU daerah mengenai penyediaan tempale braile dalam pemilu. Ketiga, menolak putusan KPU yang menyediakan pendampingan karena melanggar asas pemilu itu sendiri. Hal ini justru rawan melanggar prinsip jujur, adil, bebas dan rahasia dengan mengarahkan ke partai tertentu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Keempat, memandang keputusan KPU diskriminatif dan tidak mencabut paksa hak kewarganegaraan. Kelima, penyediaan template braile di kertas suara merupakan harga mati. Fasilitasi penuh terhadap penyandang disabilitas mesti masuk dalam Peraturan KPU. Catatan pada Pemilu 2014 fasilitasi masih setengah hati dan jauh dari yang diharapkan penyandang disabilitas. Peraturan KPU saat itu menyebutkan bahwa ada template untuk membantu pemilih tuna netra dalam memberikan suara Pemilu Anggota DPD. Sedangkan untuk memilih anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, disediakan formulir C3 untuk mengajukan pendamping, baik yang berasal dari keluarga, teman maupun petugas TPS dalam pemungutan suara di TPS. Idealnya template itu juga tersedia untuk kertas suara pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Hal ini mesti akomodasi dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Bentuk desain TPS yang ramah penyandang disabilitas mestinya tidak bertangga
dan meja tidak terlalu tinggi untuk mengakomodir difabel tuna daksa mudah dalam memberikan suaranya. Bentuk lain misalnya dengan adanya jalur atau kotak suara khusus penyandang disabilitas. Sosialisasi pemilu bagi penyandang disabilitas mesti dilakukan. Beberapa cara dapat dilakukan dengan melibatkan penerjemah bahasa isyarat dan menggunakan alat peraga visual surat suara pemilu pada komunitas tuna rungu. Media sosialisasi ini akan efektif untuk menjelaskan pada komunitas tuli bagaimana surat suara dinyatakan sah dan tidak sah. Penyandang disabilitas penting dididik agar melek politik. Penyandang disabilitas jangan sampai sekadar dijual namanya dan dijadikan komoditas untuk kepentingan politik. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah penyandang disabilitas menjadi golput. Negara harus melindungi sepenuhnya hak politik mereka sebagai warga negara Indonesia. KPU mesti segera menyediakan fasilitas bagi mereka. Jika tetap tidak bisa memenuhi, maka pendamping bagi tuna netra bukanlah petugas KPPS, melainkan keluarga atau siapa yang ditunjuk penyandang disabilitas. Akademisi diharapkan kontribusinya dalam hal inovasi fasilitas ramah dan murah bagi penyandang disabilitas. LSM dan masyarakat sipil mesti mendampingi penyandang disabilitas menuntut hak politiknya. Pilkada Bali ramah penyandang disabilitas menjadi kunci keberhasilan target partisipasi 80 persen dan mewujudkan pemilu berkualitas.
dalam kerangka kerja berkoridor tri darma perguruan tinggi (mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat). Itulah yang harus disadari bersama. Jika seakan tidak bisa menerima alasan pemerintah membuka pendirian PTA di dalam negeri hanya sebatas alasan seperti akan merebut angka APK 30,1 persen itu, maka ini sikap yang tidak sejalan dengan fondasi idealisme perguruan tinggi. Karena itu, jika tidak sejalan dengan idealisme tersebut, sebaiknya berhenti menjadi perguruan tinggi. Tugas perguruan tinggi bukan hanya merekrut mahasiswa sebanyak mungkin, dengan mengumbar proses perkuliahan, mengemas berbagai program kampus menjadi program salon. Perguruan tinggi bertugas mengembangkan dirinya, yaitu mengembangkan bidang ilmu yang diasuh, dengan kata lain meningkatkan kualitasnya sehingga berdaya saing, bukan dilihat dari jumlah mahasiswa yang diperoleh tiap semester atau tahun tetapi bangunan besar menara api tradisi akademiknya yang menjulang dan menerangi. Hal inilah yang dipublikasikan oleh pihak perguruan tinggi kepada masyarakat sehingga masyarakat menghargai setinggitingginya, yang mana salah satu indikatornya adalah jumlah mahasiswa. Atas dasar meningkatkan kualitas perguan tinggi sebagai lembangga ilmu dan pengembangan teknik, dengan melihat kerangka kerjanya pada tri darma, maka tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan program pemerintah tersebut. Tetapi, jika memandang perguruan tinggi sebagai pasar yang membutuhkan proteksi, dengan itu mengeruk dana masyarakat, maka program PTA di dalam negeri yang disikapi dengan rasa takut karena terancam, patut diamini. Penulis: Dosen Undiksha Singaraja, Bali
POJOK Diduga terima uang kutipan dari calon pejabat, Bupati Jombang ditahan. -Tak hanya di Jombang, di mana juga ada. *** Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta netral dalam Pilkada. -Penguasa jangan giring ASN. *** Bank Indonesia akan kembangkan bawang putih di Buleleng. -Dinas pertanian di mana?
Penulis: Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TEMBOK - Tembok panyengker stadion Ngurah Rai tampak diisi kawat penghalang. Sementara itu sejumlah warga sedang melakukan jogging di lapangan sepak bola tersebut, Sabtu (3/2).
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
SENIN UMANIS, 5 FEBRUARI 2018
PT Asing di Indonesia
Regulasi dan Persyaratan Harus Sama
KEMENRISTEK Dikti berencana mengizinkan sejumlah Perguruan Tinggi (PT) asing membuka perwakilan di Indonesia. Menurut Ketua Yayasan Kesejahteraan KORPRI Bali sebagai penyelenggara Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., kebijakan Kemenristek Dikti merupakan amanat dari Undang-undang pendidikan tinggi yang di dalamnya memperbolehkan perguruan tinggi asing beroperasi di Indonesia. Namun kebijakan tersebut harus dibarengi dengan kesetaraan terhadap aturan-aturan pendidikan tinggi dan harus memenuhi persyaratan sebagaimana yang berlaku dalam pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia. “Saya kira ini (aturan dan pesyaratan pendidikan tinggi-red) tidaklah mudah. Sebab mendirikan universitas harus memenuhi persyaratan, seperti gedung yang dimiliki, rasio dosen dan mahasiswa, termasuk juga pengajaran dan pembelajarannya harus menggunakan standar Indonesia. Kalau itu konsisten dilakukan, bagi kami tidak menjadi masalah. Bahkan ini merupakan tantangan bagi kita sebagai penyelenggaraan pendidikan tinggi swasta,” ujar Wisnumurti, Minggu (4/2) kemarin. Wisnumurti mengatakan, di era pasar global saat ini, persaingan sudah tidak bisa dibendung. Persaingan secara global dalam dunia pendidikan ini menjadi pemicu bagi penyelenggara pendidikan tinggi dalam mengelola institusinya. Sehingga output sumber daya manusia yang dihasilkan nanti mampu bersaing secara global, di samping tetap membangun jiwa dan karakter keindonesiaannya. “Bagaimanapun pintarnya seseorang, kalau dia kehilangan karakter dia akan menjadi orang lain dalam sebuah komunitas negara dan bangsa. Saya pikir kalau itu (perguruan tinggi asing) memang harus dibuka, agar lebih fair. Tentu mereka harus tunduk pada undang-undang dan aturanaturan berdirinya sebuah perguruan tinggi sebagaimana diberlakukan juga terhadap perguruan tinggi di Indonesia,” tegasnya. Hal senada diungkapkan Ketua Yayasan Stimi Handayani sebagai penyelenggara Pendidikan Handayani Denpasar, Dr. IB Radendra Suastama, SH., MH. Dikatakan, pemberian izin beberapa perguruan tinggi asing beroperasi di Indonesia adalah ancaman bagi perguruan tinggi, khususnya swasta di dalam negeri. Kendati demikian, jika dicermati secara dalam, ada beberapa potensi manfaat yang mungkin diperoleh beroperasinya perguruan tinggi asing di Indonesia. Asalkan regulasi dan persyaratannya harus ketat diberlakukan terhadap izin beroperasinya perguruan tinggi asing tersebut. “Persoalannya adalah Undang-undang memang memberi kemungkinan kerja sama PT-PT asing itu. Selebihnya tinggal pada tataran policy atau kebijakan dari pemerintah atau kementerian untuk membatasi dan memperketat persyaratannya, sehingga manfaat optimal dapat kita raih dari keberadaan PT asing tertentu,” ujar Dr. Radendra. Pihaknya menyarankan, untuk dekade ini pemerintah jangan dulu memberikan izin sebebas-bebasnya kepada PT asing beroperasi di Indonesia. Sebab, beberapa perguruan tinggi dalam negeri masih belum siap untuk bersaing. Pemerintah saat ini agar lebih fokus meningkatkan kolaborasi antara PT dalam negeri dengan PT asing. “Kalau memang harus dibuka, manfaat dari persyaratan seperti kewajiban jumlah dosen lokal, transfer teknologi, transfer pengetahuan manajerial dan lain lain, harus dioptimalkan dari keberadaan mereka. Daerah-daerah operasi PT yang kerja sama asing juga harus dibatasi, lalu bidang program studi yang boleh diselenggarakan, komposisi kepemilikan lembaga juga harus dibatasi. Sehingga optimasi manfaat keberadaan PT asing di negeri kita bisa diwujudkan dari pengaturan-pengaturan tersebut. Anak-anak kita bisa dapat ilmu dari mereka tanpa harus sekolah ke luar negeri dan tinggal di sana. Tentu itu manfaat juga bagi efisiensi anakanak kita dari pada harus sekolah dan tinggal di negeri orang,” pungkasnya. (win)
Bali Post/dok
IB Radendra Suastama
Bali Post/dok
A.A. Oka Wisnumurti
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Agar Tak Jadi Pengangguran
7
Lulusan SMK Harus Disertifikasi Nasional
Denpasar (Bali Post)-
Tamatan SMK selama ini turut menyumbang angka pengangguran di Bali. Dinas Pendidikan Provinsi Bali menenggarai tamatan SMK menganggur lantaran belum memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. “Ini masalahnya kan kalau sertifikat secara nasional belum dimiliki. Kalau itu sudah mereka dapatkan, baru bisa masuk kemanamana,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani di Denpasar, belum lama ini. TIA menambahkan, serti-
fikat kompetensi itu bisa didapat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang independen. Bila dibandingkan mencari kerja, tamatan SMK lebih baik membuka lapangan pekerjaan sendiri. “Sekarang tergantung si anak itu. Paling tidak mereka bisa menjadi pen-
cipta kerja, jadi tidak perlu bawa ijazah kemana-mana kalau sudah memiliki kompetensi,” tandasnya. Diwawancarai terpisah, anggota Komisi IV DPRD Bali I Ketut Mandia mengatakan, pemerintah provinsi perlu membuat inovasi dengan membangun
tempat-tempat yang bisa menampung para pengangguran. Misalnya, mewadahi mereka dalam sebuah badan usaha milik daerah. Ataupun bekerja sama dengan Kementrian Tenaga Kerja agar bisa menyalurkan tenaga kerja ke kapal pesiar. “Apalagi pemerintah pusat sudah memiliki yang namanya tempat pemagangan tenaga kerja gratis selama tiga bulan,” ujar politisi PDI-P ini. Di bi-
dang pendidikan, lanjut Mandia, sekolah-sekolah khususnya SMA/SMK juga perlu memberikan materi enterpreneurship bagi para siswa. Termasuk membekali mereka dengan soft skill agar nantinya mudah beradaptasi di dunia kerja. “SMA/SMK ini yang nantinya mampu membawa misi untuk menghapuskan kemiskinan karena siswanya memiliki skill,” jelasnya. (kmb32)
Kuatkan Perguruan Tinggi Pribumi
Bali Post/ist
DITANGKAP - Komplotan coblos ban dan keprok kaca mobil setelah ditangkap di Kuta.
Komplotan Coblos Ban Asal Bengkulu
Dua Kelompok Sasar Empat Provinsi Denpasar (Bali Post)Belum genap sepekan menjabat Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan bersama tim Resmobnya menangkap komplotan coblos ban dan keprok kaca yang selama ini diburu. Komplotan asal Bengkulu tak hanya diburu polisi Bali, juga Polda lainnya. Selain Bali, provinsi lain yang menjadi sasaran mereka yaitu Jakarta, Jawa Barat dan NTB. Mereka ini spesialis menyasar nasabah bank yang mengambil uang. Komplotan coblos ban dan keprok kaca asal Bengkulu ternyata ada dua kelompok. Komplotan senior dipimpin Abasirin alias Abas. Sementara klomplotan junior dipimpin Rangga Alam alias Alam (24) dan dia ditangkap duluan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1) lalu. “Komplotan paling ditakuti dan terkenal di Bengkulu. Otak komplotan ini tersangka Abas dan Candra alias Indra Barak. Mereka juga tergolong sadis bila tepergok dan mendapat perlawanan oleh korban,” kata Kasat Reskrim Kompol Arta Ariawan, didampingi Kasubnit
Jatanras Iptu Ngurah Eka Wisada, Minggu (4/2) kemarin. Dalam aksinya mereka selalu dalam jumlah banyak. Pasalnya, masing-masing pelaku punya tugas yaitu survei, pembuntutan sampai eksekutor. “Kalau ada barang berharga misalnya HP, langsung dikirim pakai ekspedisi. Tujuannya untuk menghilangkan jejak,” ungkap Iptu Ngurah Eka. Terkait komplotan diotaki Alam (24) yang ditangkap duluan di Bandung, Jawa Barat, hingga saat ini masih diburu. Polisi sudah memasukkan Re, Rid dan Da ke Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun sasaran mereka sama yaitu nasabah bank. “Mudah-mudahan dengan ditangkapnya komplotan ini, tidak ada lagi kasus coblos ban dan keprok kaca mobil. Kami juga mengimbau masyakarat agar jangan menaruh barang berharga apalagi uang dalam jumlah banyak di mobil. Kalau ban mobil kempes harus waspada, lebih baik berhenti di tempat keramaian atau hubungi temannya,” ujar Kompol Arta. Seperti diberitakan, tim Jatanras Polresta Denpasar
menggerebek homestay di Jalan Mataram, Kuta, Sabtu (27/1) lalu. Polisi meringkus komplotan coblos dan keprok kaca mobil berjumlah tujuh orang. Ketujuh pelaku itu adalah Alan Bin Suharda (38), Abasirin (25), Candra alias Indra Barak (28), Hendra (28), Ria Candra (31), Yupran (25) dan Zaidan (27). Karena melawan, tim dipimpin Kasat Reskrim Polresta Kompol Wayan Arta Ariawan didampingi Kasubnit Jatanras Ipda Ngurah Eka Wisada terpaksa menembak kaki empat pelaku yaitu Yupran, Candra, Abasirin dan Alan. Komplotan ini melakukan aksinya di sebelah rumah makan Stickee di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung. Selain itu, komplotan asal Bengkulu ini juga beraksi di Jalan Bay-pass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Pemogan, Denpasar Selatan. Barang bukti yang diamankan yaitu uang tunai Rp 25,2 juta, satu tas hitam merek Eiger milik korban, amplop coklat, dompet, sepasang sandal, empat sepeda motor, tujuh helm dan paku payung. Korbannya Stefanus Elliot Lee (37) dan Patrick Molliere (64) warga negara Prancis. (kmb36)
BELAKANGAN muncul wacana bahwa pemerintah pusat akan memberikan peluang masuknya perguruan tinggi asing ke Tanah Air. Ini dikhawatirkan akan mengancam nasib perguruan tinggi pribumi. Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Prof. Dr. IdaBagus Arnyana, M.Si., mengaku khawatir kalau perguruan tinggi asing benarbenar merambah Bali. Pasalnya, perguruan tinggi asing yang memiliki keunggulan itu akan menarik generasi muda untuk menempuh studi di perguruan tersebut. Apalagi mementingkan sertifikat kompetensi suatu keahlian, maka kesempatan itu akan semakin memudahkan warga lokal Bali masuk ke perguruan tinggi asing itu. “Saya jujur khawatir kalau kebijakan ini betul-betul terealisasi, maka kelangsungan nasib perguruan tinggi pribumi ini akan terancam. Bisa saja calon mahasiswa akan berlomba-lomba menempuh studi di perguruan tinggi asing di Bali,” katanya Minggu (4/2) kemarin. Di sisi lain Prof. Arnyana mengatakan, ada baiknya kebijakan ini dikaji matang. Selain itu, perlu ada kebijakan pemerintah pusat untuk men-
guatkan peruruan tinggi di negeri sendiri. Penguatan ini bisa dilakukan melalui sebuah kebijakan untuk merekrut manajemen perguruan tinggi di tanah air termasuk di Bali. Dia mencontohkan, penguatan ini bisa saja dengan menambah dosen atau guru besar dari perguruan tinggi asing untuk meningkatkan gelar akademik dosen atau guru besar di perguruan tanah air. Cara ini akan lebih baik dan mengurangi terjadinya persoalan yang mengancam kelangsungan perguruan tinggi di negeri sendiri. “Saya kira masih belum tepat karena sebagai negara berkembang pendidikan pun masih berkembang. Untuk itu, penguatan lembaga di negeri sendiri lebih baik. Biasa saja ada kebijakan pusat untuk menambah guru besar asing untuk memperkuat perguruan di negara kita,” tegasnya. Jika pun kebijakan perguruan asing masuk ke Indonesia, maka perguruan tinggi lokal pun mau tidak mau harus siap bersaing sehat. Hal ini pun akan memerlukan dukungan kebijakan pemerintah pusat, sehingga perguruan tinggi di tanah air akan tetap hidup dan menjalankan fungsinya mencerdaskan anakanak bangsa. (mud)
Prof. Dr. Ida Bagus Arnyana, M.Si.
Bali Post/mud
BANGLI
8
Senin Umanis, 5 Februari 2018
PHDI Imbau Sekaa Teruna Buat Ogoh-ogoh Berbahan Alami Bangli (Bali Post) Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli mengimbau seluruh sekaa teruna supaya membuat ogoh-ogoh memakai bahan alami tanpa menggunakan styrofoam. Selain itu, sekaa teruna juga diminta membuat ogoh-ogoh bertemakan bhuta kala dan tidak membuat ogoh-ogoh bernuasa politik. Ketua PHDI Bangli I Nyoman Sukra, Minggu (4/2) kemarin, mengungkapkan setiap tahunnya menjelang Nyepi pihaknya terus mengimbau sekaa teruna di Bangli supaya tidak menggunakan bahan styrofoam untuk membuat ogoh-ogoh sebagai bentuk kreativitas seni dalam kegiatan keagamaan. Dia meminta sekaa teruna selalu menggunakan bahan ogoh-ogoh dari alam yang ramah lingkungan. Menurutnya, penggunaan styrofoam akan sangat berbahaya terhadap lingkungan sekitar. Di samping itu, bahan alami harganya jauh lebih murah daripada styrofoam. ‘’Styrofoam ini sama seperti plastik, tidak mampu dihancurkan oleh tanah. Kita juga ingatkan tidak memanfaatkan hari raya untuk menggalang dana untuk pembuatan ogoh-ogoh, apalagi sampai maksa-maksa. Jangan sampai terjadi seperti itu. Lakukan pembuatan ogoh-ogoh sesuai dengan kondisi sekaa,’’ tegasnya. Pihaknya juga mengingatkan sekaa teruna supaya tetap membuat ogoh-ogoh bertema bhuta kala. Jangan sampai membuat ogoh-ogoh bernuansa politik. Pasalnya, tahun ini akan dilaksanakan pilgub. Jangan sampai ada yang memakai atribut sponsor dari salah satu pasangan calon yang dapat memicu terjadinya gesekan antar sekaa. ‘’Kita tidak ingin kegiatan keagamaan dipakai untuk dukung-mendukung paslon,’’ kata Sukra. Lebih lanjut dikatakannya, warga sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman beralkohol saat malam pangrupukan terlebih saat parade ogoh-ogoh. Dia pun berharap pelaksanaan Nyepi tahun ini berjalan lancar. (kmb41)
Bali Post/nan
OGOH-OGOH - Salah satu ogoh-ogoh hasil kreasi sekaa teruna di Bangli tahun lalu.
Pemkab akan Bangun Empat Jembatan Bangli (Bali Post)Sebanyak empat jembatan akan dibangun Pemkab Bangli tahun ini. Untuk membangun empat jembatan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) telah menyiapkan perencanaan. Ditargetkan, pembangunan empat jembatan tersebut rampung awal Desember mendatang. Kabid Bina Marga Dinas PUTRKP Kabupaten Bangli Putu Widagunawan, Minggu (4/2) kemarin, menyebutkan empat jembatan yang akan dibangun tahun ini, yakni jembatan MetraKedui di Kecamatan Tembuku, jembatan Belancan-Bukih, jembatan Gunungbau-Binyan dan jembatan Batur-Gunung Kunyit di Kecamatan Kintamani. Sejauh ini, semua perencanaan menyangkut pembangunan jembatan tersebut sudah disiapkan dengan matang. ‘’Sekarang masih melengkapi dokumen untuk dipersiapkan dibawa ke ULP. Mudah-mudahan pertengahan Februari sudah bisa dibawa ke ULP dan siap ditenderkan,’’ jelasnya. Dikatakan Widagunawan, empat jembatan yang akan dibangun masing-masing memiliki panjang 26 meter. Untuk membangun jembatan itu, dana yang dianggarkan berbeda-beda. Jembatan Metra-Kedui dianggarkan Rp 7 miliar, jembatan Batur-Gunung Kunyit dianggarkan Rp 7 miliar, jembatan Gunungbau-Binyan dianggarkan Rp 8 miliar dan jembatan Belancan-Bukih dianggarkan Rp 6,8 miliar. ‘’Sumber dana, bantuan PHR Badung,’’ ujarnya. Khusus pembangunan jembatan Metra-Kedui, Widagunawan menyatakan hal itu sudah direncanakan sejak lama, sekitar tahun 2012. Sementara tiga jembatan lainnya direncanakan 2017. Keberadaan empat jembatan itu sangat didambakan oleh warga untuk memperpendek jarak tempuh. Dia mencontohkan, karena tidak ada jembatan, warga dari Dusun Kedui Desa Tembuku yang hendak menuju pasar di Metra, Desa Yangapi selama ini terpaksa melalui jalan melingkar yang jaraknya sekitar 12 km. Untuk memperpendek jarak, warga terpaksa melintasi jembatan bambu yang dibangun di atas jurang. ‘’Jadi dengan dibangunkan jembatan, nantinya warga yang mau ke puskesmas rawat inap di Yangapi, bisa lebih dekat. Tidak perlu mutar lagi,’’ kata Widagunawan. Demikian juga jika jembatan lainnya seperti jembatan Gunungbau-Binyan bisa direalisasikan tahun ini, maka warga Gunungbau tidak lagi harus memutar ke Kintamani untuk menuju Binyan dan desa lain di sekitarnya. Pembangunan keempat jembatan ini dirancang memakan waktu selama delapan bulan. Proses pembangunannya dirancang sama seperti pembangunan jembatan di Guliang yang pengecoran betonnya dilakukan di luar. ‘’Jadi di Bangli hanya buat kepala jembatannya saja. Nanti jembatan betonnya tinggal dipasang, seperti pembangunan jembatan di Guliang,’’ ungkapnya. (kmb40)
Perbaikan Jaringan Pipa PDAM Segera Tuntas
Bangli (Bali Post) Petugas PDAM Bangli masih melakukan perbaikan terhadap jaringan pipa yang putus akibat diterjang tanah longsor. Dari lima titik pipa yang rusak akibat longsor, petugas kini tinggal memperbaiki di dua lokasi yakni di sumber mata air di Tirta Gamongan, Desa Kayubihi dan sumber mata air di Dusun Kedui Desa Tembuku. Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara, Minggu (4/2) kemarin, mengungkapkan 3 titik yakni mata air Tirta Barong di Kelurahan Kubu, mata air di Empelan, Selat dan mata air di Cingang, Kayubihi sudah selesai diperbaiki. Sebelumnya perbaikan terkendala hujan. ‘’Karena sekarang cuaca mendukung, maka sekarang petugas masih melakukan memperbaiki pipa yang putus di Kedui dan Gamongan,’’ ungkapnya. Menurut Yuliawan Askara, untuk di Dusun Kedui, panjang pipa yang putus tertimbun longsor sebanyak 10 batang dengan ukuran 6 dim. Sementara untuk pipa yang rusak di sumber mata air di Tirta Gamongan sebanyak 5 batang ukuran 4 dim. ‘’Kita harap perbaikan segera diselesaikan, termasuk memindahkan jalur pipa, ditempatkan di lokasi yang lebih aman. Agar pasokan air kepada pelanggan bisa kembali normal,’’ ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya, selama pipa belum diperbaiki, banyak air yang terbuang sia-sia. Akan tetapi, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut mengingat hal ini merupakan dampak bencana alam yang tidak bisa dihindari. ‘’Jika dihitung, kerugian mencapai puluhan juta. Karena kalau dihitung air yang terbuang setiap harinya mencapai 100 meter kubik. Belum lagi perbaikan pipanya. Tapi karena ini bencana alam, ya...gimana lagi. Kita tidak bisa apa-apa kecuali melakukan perbaikan,’’ katanya. Disinggung apakah ada pendistribusian air bersih memakai mobil tangki ke pelanggan lantaran dua titik masih dilakukan perbaikan, Yuliawan menegaskan hal itu tidak dilakukan. Dia beralasan, kerusakan tidak terlalu berat sehingga perbaikan bisa segera terselesaikan. (kmb41)
Bali Post/ina
TERBAKAR - Bangunan kantor DLH yang terbakar, Sabtu (3/2) malam.
Kantor DLH Terbakar, Peralatan dan Arsip Ludes
Bangli (Bali Post) -
Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli terbakar, Sabtu (3/2) malam. Kobaran api melahap sejumlah ruangan kantor yang berlokasi di sebelah utara gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli itu. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Besarnya kobaran api mengakibatkan beberapa ruangan, barang dan arsip di dalamnya ludes terbakar. Informasi yang dihimpun, Minggu (4/2) kemarin, menyebutkan kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 wita. Saat kebakaran terjadi, beberapa warga mendengar suara ledakan dari dalam kantor tersebut. Setelah dicek, ada kobaran api cukup besar yang muncul di beberapa ruangan. Warga dan petugas kepolisian serta pemadam kebakaran yang mengetahui kejadian itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan
upaya pemadaman. Sekitar pukul 01.00 wita kemarin, api berhasil dipadamkan dengan melibatkan lima unit armada damkar Pemkab Bangli, Gianyar dan Klungkung. Kanit Resrim Polsek Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kapolsek, Kompol Dewa Made Raka mengatakan, begitu mendapat informasi kebakaran di kantor DLH, pihaknya dengan dipimpin Kapolsek Bangli turun langsung ke lokasi untuk membantu memadamkan api dan
melakukan olah TKP. Kebakaran yang melanda kantor DLH telah mengakibatkan empat ruangan yakni ruang Sekdis, Kabid Keuangan, Kabid Kepegawaian dan ruang Kabid Limbah B3 hangus. Barang-barang yang ada di dalam ruangan tersebut turut ludes terbakar. ‘’Api berhasil dipadamkan pukul 01.00 wita dan selanjutnya dipasangi police line,’’ terangnya. Guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran, pihaknya sudah
menghubungi Labfor Polri Cabang Denpasar. ‘’Penyebab dan asal api masih dalam lidik,’’ kata Purnawan. Sementara itu, Kepala DLH Bangli Ida Ayu Yudi Sutha mengatakan, malam saat kejadian dia langsung mendatangi lokasi dan mendapati kobaran api cukup besar membakar kantornya. Besarnya kobaran api, kata Yudi Sutha, mengakibatkan sejumlah ruangan yang ada di sisi utara dan timur yakni ruang Sekretariat dan Bidang Limbah B3 hangus. Barang-barang seperti komputer, kamera dan arsip-arsip penting yang ada di dalamnya pun ludes, tak berhasil diselamatkan. Sesuai keterangan beberapa
saksi, percikan api pertama kali muncul di ruang Kabid Limbah B3. ‘’Yang utuh tidak kena api ruangan Kadis dan Padmasana,’’ terangnya. Yudi Sutha menambahkan, bangunan kantor tempatnya berdinas selama ini, merupakan bangunan lama. Sebelum menjadi kantor DLH, di tahun 70-an bangunan yang merupakan bagian dari Gedung Sasana Budaya Giri Kusuma itu sering dijadikan tempat menggelar pameran. Pascakebakaran, pihaknya belum bisa memastikan di mana DLH akan berkantor. ‘’Sesuai yang disampaikan Bapak Bupati, hal itu akan dibicarakan Senin besok (hari ini-red),’’ katanya. (kmb40)
Bupati Segera Siapkan Kantor Bangli (Bali Post) Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli tak lagi layak ditempati pascaterbakar, Sabtu (3/2) malam. Kantor tersebut kini tinggal puing-puing. Berdasarkan pantauan, Minggu (4/2) kemarin, bangunan kantor DLH yang paling parah mengalami kebakaran adalah sisi utara dan timur.
Kebakaran hanya menyisakan puing-puing kayu dan tumpukan kertas yang telah hangus. Sementara bangunan bagian barat yang dulunya kantor Badan Lingkungan Hidup, masih tampak utuh. Demikian juga padmasana dan ruang Kepala DLH, tidak terjamah api. Hingga pagi kemarin, masih belum jelas di mana pegawai DLH akan
berkantor. Terkait persoalan ini, Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku masih akan mencari solusi mengenai tempat yang bisa dijadikan kantor DLH sementara. Rencananya, hal itu akan dibahas pada Senin (5/2) hari ini. ‘’Salah satu aternatif, kita bergabung dengan pengungsi. Sama seperti perpustakaan, juga
di Kubu. Nanti kita akan carikan tempat yang ideal,’’ ujarnya. Mengenai musibah kebakaran yang melanda kantor DLH, Gianyar meminta warga tidak membangun persepsi sendiri. ‘’Apinya datang dari mana, kita tunggu hasil laboratorium forensik,’’ jelasnya. Dia mengatakan, terkait
bangunan kantor yang kini telah hangus termasuk gedung Sasana Budaya yang roboh, tidak ada pilihan lain terkecuali harus diperbaiki. Gianyar dalam kesempatan itu juga menyarankan agar secara spiritual, Kepala DLH Yudi Sutha bertanya ke orang pintar guna mendapatkan solusi terkait peristiwa kebakaran tersebut. (kmb40)
Bupati Made Gianyar Buka Adventure Bayung Gede 2018 BUPATI Bangli I Made Gianyar membuka Adventure Bayung Gede (ABG) 2018 di lapangan Desa Bayung Gede Kecamatan Kintamani, Sabtu (3/2) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bayung Gede dan bertujuan memperkenalkan objek wisata di Bayung Gede. Di antaranya hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, Dinas Pariwisata, Camat Kintamani, Kapolsek dan Danramil setempat. Bupati Made Gianyar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia ABG yang telah melaksanakan kegiatan ini. Karena spirit event ini adalah untuk meningkatkan citra pariwisata di Desa Bayung Gede. Maka dari itu, pihaknya meminta kepada panitia supaya merancang kegiatan ini sebagai event tahunan. ‘’Kita harap tahun depan jumlah pesertanya lebih banyak. Di samping itu, event ini juga bisa lebih meriah dari sekarang. Jadi, nantinya
kegiatan ini harus bersinergi dengan Dinas Pariwisata untuk kemajuan bersama,’’ ucap Gianyar. Menurutnya, kegiatan ini sangat terkait dengan pengembangan wisata di Kabupaten Bangli yang dikenal dengan 3A yaitu attraction, accessibility dan amenity. Atraksi adalah produk utama sebuah destinasi yang berkaitan dengan what to see dan what to do, keindahan dan keunikan alam, budaya masyarakat setempat, peninggalan bangunan bersejarah serta atraksi buatan seperti sarana permainan. Hiburan di desa setempat pun harus unik dan berbeda. Sementara, accessibility atau aksesibilitas adalah sarana dan infrastruktur untuk menuju destinasi seperti jalan raya, ketersediaan sarana transportasi dan rambu-rambu penunjuk jalan. Sedangkan amenity atau amenitas adalah segala fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan. Kebutuhan lain yang mungkin juga diinginkan dan diperlukan oleh wisatawan seperti toi-
let umum, rest area, tempat parkir, klinik kesehatan dan sarana ibadah sebaiknya juga tersedia di sebuah destinasi. ‘’Ke depan kegiatan ini agar dapat terus dikemas dan disempurnakan agar dapat menarik minat para penggemar offroader yang akan menjadi perpanjangan untuk promosi Desa Wisata Bayung Gede,’’ harap Gianyar. Ketua Panitia ABG I Nyoman Genting mengungkapkan, ABG diikuti oleh kelompok pecinta offroader di Indonesia, khususnya yang ada di Bali dengan jumlah 250 peserta dengan kategori rute extreme, light extreme dan fun family. ABG dilaksanakan Pokdarwis Desa Bayung Gede bersama Club Offroader Kaung Bali dan didukung sepenuhnya oleh masyarakat dan pengusaha di Bayung Gede. ‘’Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan hadiah utama sebuah sepeda motor ditambah hadiah hiburan dari sponsor. Tujuan dari pelaksanaan ABG adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi Wisata yang ada di Desa Wisata Bayung Gede termasuk untuk
ABG - Bupati Bangli I Made Gianyar saat mengikuti ABG 2018, Sabtu (3/2) lalu. terus meningkatkan kunjungan wisatawane. Bayung Gede memiliki keunikan yang tidak ada di daerah lain selain tradisi dan busana adatnya yang paling unik adalah kuburan yang dikenal dengan Setra Ari-ari yang menjadi daya tarik tersendiri,’’ katanya. Sementara itu, perwakilan IMI Bali, I Ketut Tirta Yasa menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada panitia ABG yang telah
memberi ruang untuk para offroader Bali bisa menyalurkan hobinya di samping untuk menikmati keunikan kawasan wisata Desa Bayung Gede yang memiliki potensi cukup besar khususnya untuk para penggemar Offroad. ‘’Lewat kegiatan ini para offroader dapat menjadi duta sekaligus penyambung lidah untuk mempromosikan kawasan wisata Desa Bayung Gede,’’ katanya. (ad209)
Kerusakan Makin Parah
Jalan di Sulahan Tak Bisa Dilalui Kendaraan Bangli (Bali Post) – Kondisi jalan yang ambles di perbatasan Dusun Tanggahan Peken dan Dusun Sulahan, Desa Sulahan Kecamatan
Susut kini semakin parah. Bahkan sejak beberapa hari terakhir, jalan tersebut sudah tak bisa dilalui kendaraan lantaran badan jalan yang tersisa
Bali Post/ina
AMBLES - Jalan ambles di Desa Sulahan, Susut. Saat ini jalan penghubung Dusun Tanggahan Peken dan Dusun Sulahan itu tak bisa dilalui kendaraan.
kurang dari 1,5 meter. Berdasarkan pantauan, Minggu (4/2) kemarin, panjang jalan yang ambles mencapai sekitar 10 meter. Jalan tersebut tak lagi bisa dilintasi kendaraan lantaran lebar badan jalan yang tersisa tidak memungkinkan untuk dilalui. Untuk menghindari kendaraan melintas di lokasi itu, warga menutup jalan tersebut dengan bambu dan drum bekas. Menurut keterangan salah seorang warga, Wayan Gama, jalan tersebut sudah tak bisa dilalui sejak Sabtu (3/2) lalu. Jalan itu ambles pada malam hari. Penyebabnya, got di bagian utara mampet sehingga menyebabkan air meluber ke jalan. Gama mengatakan, selain merupakan jalur ekonomi, jalan itu merupakan akses siswa
bersekolah. Karena jalan itu kini sama sekali tak bisa dilalui, warga terpaksa mengambil jalur memutar. Hal senada disampaikan warga lainnya yang tinggal tak jauh dari lokasi. Dikatakan, amblesnya badan jalan tersebut sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Namun, kondisinya saat itu tidak separah sekarang dan masih bisa dilalui kendaraan. Setelah terus menerus diguyur hujan, badan jalan yang ambles semakin melebar. Hingga akhirnya sejak Sabtu lalu, jalan itu ditutup untuk kendaraan dengan dipasangi drum dan bambu. Untuk sementara, pengendara yang hendak melintas dari Tanggahan Peken menuju Sulahan atau sebaliknya terpaksa melalui jalan melingkar yang tembus di selatan SMAN
1 Susut. Camat Susut A.A. Bintang Ari Sutari mengungkapkan, terkait amblesnya badan jalan di lokasi tersebut pihaknya sudah menyampaikan ke dinas terkait agar segera mendapat penanganan. ‘’Dari Kabid Bina Marga menyampaikan bahwa penanganannya akan dilakukan di tahun 2018. Masih melengkapi administrasi untuk tender,’’ katanya. Menurut Bintang, penyebab amblesnya jalan itu karena gorong-gorong yang ada di sekitar jalan ukurannya kecil, sementara air hujan yang mengalir di lokasi besar dan terus menerus. Kondisi itu menyebabkan badan jalan tak kuat menahan air dan mengakibatkan senderan jalan jebol hingga menggerus badan jalan. (kmb40)
GIANYAR
Senin Umanis, 5 Februari 2018
9
Ketua PN Dikabarkan Segera Dimutasi Gianyar (Bali Post) -
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gianyar Sukmawati, S.H., M.H. mengagendakan kunjungan ke kantor PHDI Gianyar, Senin (5/2) hari ini untuk menyampaikan permohonan maaf terkait insiden gantungan baju di pelangkiran rumah dinas. Namun, di tengah rencana tersebut, santer beredar kabar, Sukmawati yang baru beberapa bulan menduduki jabatan tersebut, akan dimutasi pada Rabu (7/2) mendatang.
Bali Post/nik
AMBRUK - Petugas BPBD Gianyar saat membersihkan material bale dangin yang ambruk diterjang angin kencang.
Di Desa Guwang
Bale Dangin Ambruk Diterjang Angin Kencang Gianyar (Bali Post) Bale dangin milik I Made Dawe di Banjar Sakih Desa Guwang Kecamatan Sukawati, ambruk, diterjang angin kencang, Minggu (4/2) kemarin. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Gianyar Anak Agung Oka Digjaya mengatakan, bencana alam masih terus terjadi sejak Sabtu (3/2) hingga kemarin. Bencana alam akibat cuaca ekstrem terjadi di beberapa titik. ‘’Kejadian terparah, satu unit bale dangin di Guwang kena angin linus. Juga ada atap warga kena pohon tumbang,’’ ungkapnya.
Oka Digjaya menerangkan, hujan disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 08.00 wita. Angin itu berputar-putar di atas rumah Made Dawe. ‘’Tetangganya tidak kena,’’ ujar Oka Digjaya. Akibat angin tersebut, bale dangin seluas 6x5 meter dengan atap ilalang itu ambruk. Untungnya saat kejadian rumah sedang sepi, karena pemiliknya sedang berjualan di pasar. ‘’Menerima laporan ini, saya langsung mengerahkan petugas beserta armadanya,’’ katanya. Petugas BPBD Gianyar membantu membersihkan puing-puing bale dangin tersebut. Sekitar pukul 09.19 wita, material sudah dapat dibersihkan. ‘’Saya juga ikut
mengecek lokasi. Saya sarankan kepada pemiliknya untuk mengajukan proposal bantuan ke pemerintah,’’ jelasnya. Di lokasi lain, curah hujan tinggi membuat tembok panyengker di pinggir Jalan Raya Siangan tepatnya di Banjar Budi Tirta Desa Siangan Kecamatan Gianyar ambrol. Material longsoran menutup saluran drainase dan sebagain akses jalan. Pemilik senderan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Di Kelurahan Ubud, tembok rumah milik I Wayan Parsa, ambruk. Tembok rumah itu ambruk mengarah areal bengkel di sebelahnya. Kerugian ditaksir Rp 2 juta. Di lokasi berbeda, pada Sabtu (3/2) lalu, terjadi
sejumlah bencana pohon tumbang. Kejadian masingmasing terjadi di Banjar Tameng Desa Sukawati dan areal Setra Pura Dalem Desa Tulikup. Untuk kejadian di Banjar Tameng, pohon jenis amplas berdiameter 60 cm dengan tinggi 12 meter tumbang menimpa tempat usaha kerajinan kayu milik I Wayan Sukadana. Tidak ada korban dalam kejadian itu. Pemilik usaha mengalami kerugian meterial sebesar Rp 10 juta. Sementara di areal Setra Pura Dalem Desa Tulikup, sebuah palinggih tertimpa pohon ketapang. Petugas telah memotong-motong kayu itu menjadi bagian kecil. Kerugian juga ditaksir Rp 10 juta. (kmb35)
Menurut informasi, Sukmawati akan ditugaskan sebagai hakim anggota di PN Jakarta. Sebagai gantinya, PN Gianyar akan dipimpin Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, S.H., M.H. Terkait kabar mutasi tersebut, Humas PN Gianyar I.B. Suamba, Minggu (4/2) kemarin, membenarkan adanya informasi mengenai hal tersebut. Namun, ia mengaku belum bisa memastikan, karena belum melihat surat mutasi untuk Sukmawati yang bertugas di PN Gianyar sejak 11 Agustus 2017 itu. ‘’Ya, infonya begitu, tapi surat mutasinya belum saya lihat. Mungkin akan disampaikan besok
oleh Ibu Ketua,’’ katanya. Dijelaskannya, hari ini menjadi agenda Ketua PN Gianyar ke kantor PHDI Gianyar. Kunjungan yang rencananya didampingi Ketua Pengadilan Tinggi Bali itu untuk penyampaian permohonan maaf terhadap insiden tak disengaja menggantung baju di pelangkiran. Sementara itu, Sukmawati yang dikonfirmasi via telepon, enggan berkomentar. Menurutnya, bukan kapasitasnya untuk menjelaskan hal tersebut. ‘’Ndak tahu saya. Maaf sekali. Bukan saya yang juru bicara,’’ ujarnya singkat. Sebelumnya diberitakan,
insiden baju tergantung di pelangkiran rumah dinas PN Gianyar menghebohkan media sosial. Ketua PN Gianyar Sukmawati pun dengan cepat menyampaikan permohonan maafnya melalui Humas PN Gianyar I.B. Ari Suamba. Dijelaskan, Sukmawati belum sepenuhnya memahami adat dan budaya Bali. ‘’Kami langsung dikumpulkan. Beliau menyampaikan permintaan maaf di internal,’’ jelasnya. Selain kepada pegawai PN Gianyar, Sukmawati juga berencana menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali melalui PHDI. (kmb35)
Diduga Depresi, Pemuda Gantung Diri Gianyar (Bali Post) Aksi bunuh diri kembali terjadi. Dewa Kade Putrayasa (34) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Singapadu, Sukawati, Sabtu (3/2) malam. Dugaan sementara, korban yang tewas mengenakan pakaian adat itu, nekat melakukan aksi tersebut karena depresi. Informasi dihimpun, orang tua Dewa Kade sudah tidak melihat anaknya ke luar kamar sejak Sabtu siang. Sang ayah pun beberapa kali memanggil anaknya, namun tidak dibalas. Pintu kamar terkunci dari dalam. Karena merasa
curiga, pihak keluarga lalu mencongkel pintu kamar korban menggunakan linggis. Saat pintu terbuka, Dewa Kade sudah dalam keadaan tewas tergantung tali plastik. Kala itu dia masih mengenakan pakaian adat dan slayer Bali United. Pihak keluarga kemudian memindahkan jazad korban. Tak berselang lama, kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Sukawati tiba di lokasi kejadian. Setelah memasang garis polisi di kamar itu, ditemukan beberapa data yakni pintu lemari di dalam kamar dalam keadaan terbuka dan
televisi masih hidup. Posisi tempat tidur juga acakacakan. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP Ida Bagus Mas Kencana yang dikonfirmasi, Minggu (4/2) kemarin, menyatakan penyebab kematian korban diduga masalah sosial. ‘’Diduga korban depresi berat, hingga memutuskan gantung diri,’’ ujarnya. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga pun mengikhlaskan kepergian korban. ‘’Secepatnya akan diupacarai,’’ ujarnya. (kmb35)
Alami Keterbatasan Fisik Sejak Kecil
Dewa Oka Kini Berjuang dalam Sengketa Lahan KEHIDUPAN Dewa Nyoman Oka, warga Banjar Tarukan Kaja Desa Pejeng Kaja Kecamatan Tampaksiring sangat memprihatinkan. Pria 55 tahun ini mengalami lemah penglihatan dan pendengaran sejak kecil. Lantaran kekurangan fisik itu, dia tak pernah mengenyam pendidikan dan memiliki pekerjaan tetap. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Oka yang hidup sebatang kara itu lebih banyak mengandalkan kemurahan hati kerabat serta tetangga. Kehidupannya makin sulit manakala dia harus berjuang dalam kasus sengketa tanah. Lahan yang ditempati keluarganya selama tiga generasi itu kini disertifikatkan atas nama orang lain.
Sang paman, Dewa Made Rai, menuturkan, sangat sulit untuk mengajak Oka berkomunikasi. Penglihatannya tidak jelas dan untuk mengajak bicara pun lawan bicara harus bersuara keras. Itu pun kadang bisa didengar kadang tidak. Selain atas kepedulian kerabat, Oka bisa bertahan hidup dengan uang sewa sebagian lahan miliknya. Bagian selatan areal rumahnya dikontrak sejak 2007 oleh Supadi, pedagang tahu isi. Sementara bagian utara rumahnya dikontrakkan ke warga setempat untuk gudang kayu. ‘’Kadang dia juga memungut sisa potongan kayu dari gudang itu, kemudian dijual kepada warga untuk kayu bakar,’’ imbuh Dewa Rai. Tak hanya soal hidup sehari-hari, kini Dewa Nyoman Oka didera masalah. Kini
dia berjuang untuk haknya atas tanah yang ia tempati. Sebab tanah tersebut justru disertifikat oleh dan atas nama kerabatnya. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Bali, 24 November 2017. Laporannya terkait dugaan penggunaan surat diduga palsu dan menempatkan keterangan palsu. Dewa Rai menerangkan, awalnya tanah yang menjadi perselisihan itu dibeli oleh almarhum kakek Oka, Dewa Putu Degeng. Tanah dengan luas sekitar 40 are lebih itu dibeli bersama Dewa Made Karya. ‘’Setelah dibeli bersama, tanah ini dibagi dua, 20 are bagian utara milik Dewa Putu Degeng dan 20 are bagian selatan milik Dewa Made Karya,’’ jelasnya. Kala itu, pembayaran pajak seluruh lahan menggunakan SPPT atas nama
L.0001252-BLS-2
Bali Post/nik
TUNJUKKAN LAPORAN - Dewa Made Rai menunjukkan laporan ke Polda Bali didampingi Dewa Nyoman Oka (tengah baju batik coklat). Dewa Made Karya. Meski demikian, selama sekian tahun pajak tanah ini tetap dibayar berdua sama rata. ‘’Tiap tahun pajaknya tetap dibayar sesuai pembagian tadi, sampai 2012. Memasuki 2013, kita mau bayar pajak lagi, tapi malah tidak diterima. Nah di sanalah kita mulai cu-
riga,’’ ucapnya. Atas kondisi tersebut, Dewa Rai pun rapat dengan keluarga besar. ‘’Kita tanya terkait terbitnya sertifikat tanah pada 2013 itu,’’ katanya. Rapat itu tak membuahkan hasil. Selanjutnya, Dewa Rai berupaya mem-
perjuangkan hak keponakannya, dengan mengajukan keberatan ke BPN Gianyar pada Juli 2017. Tak puas dengan penanganan yang dilakulan BPN, akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polda Bali. Bendesa Pakraman Tarukan I Wayan Artawan yang dikonfirmasi, Sabtu (3/2) lalu, mengakui memberikan tanda tangan pada proses pembuatan sertifikat tersebut, tanpa turut serta dalam proses pengukuran. ‘’Ini awal mulanya program pemerintah pensertifikatan tanah dan saat mengukur tanah itu, saya tidak tahu. Tidak ada yang memberi tahu. Kemarin pas dipanggil di Polda, saya jelaskan begitu,’’ katanya. Artawan mengaku kala itu mengira yang diajukan sertifikatnya hanya lahan milik Dewa OM dan Dewa NN. Sementara itu, Kepala Desa Pejeng Kaja Dewa Artha Putra mengatakan, memang ada berbagai versi terkait tanah yang dipersoalkan tersebut. Namun, pihak Dewa Nyoman Oka tidak memiliki bukti kepemilikan. ‘’Yang punya bukti hanya pemilik yang selatan (Dewa OM dan Dewa NN-red) berupa SPPT atas nama Dewa Made Karya dan tanda kepemilikan tahun 1953, sehingga berdasarkan itu melalui Prona 2013, terbit sertifikat atas nama mereka,’’ ujarnya. (nik)
JEMBRANA
10
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Meski Sering Dapat Sorotan
Penawaran Rendah Masih Warnai Lelang Proyek Negara (Bali Post) – Kendati sering mendapat sorotan tahun lalu, penawaran rendah hingga 50 persen masih mewarnai saat memasuki masa lelang awal tahun ini. Kendati belum tentu lolos, namun penawaran yang dipasang sangat anjlok, bahkan hingga lebih dari 50 persen dari nilai pagu. Informasi yang diakses dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jembrana, sejumlah pengadaan di awal tahun 2018 ini sudah masuk masa pembuktian kualifikasi. Namun, dari pengamatan yang paling terlihat adalah lelang rehabilitasi jaringan irigasi. Dari tiga paket lelang proyek rehabilitasi, hampir ketiganya terdapat perusahaan yang menawar hingga 40 persen lebih. Seperti paket proyek rehabilitasi jaringan irigasi Yeh Satang dengan 85 peserta. Dari pagu anggaran Rp 2.240.000.000, ada perusahaan yang mengajukan penawaran Rp 1 miliar atau turun sekitar 50 persen lebih. Tetapi sebagian besar perusahaan lainnya mengajukan harga penawaran turun 20 persen. Begitu juga lelang rehabilitasi jaringan irigasi Tegak Gede. Dari pagu Rp 2.100.000.000, penawaran terendah Rp 1,3 miliar atau lebih dari 30 persen. Kepala Subbagian ULP Jembrana I Ketut Sumawijaya, Minggu (4/2) kemarin mengatakan lelang yang ada penawaran rendah ini masih akan dievaluasi. Bisa saja gugur lantaran tidak lengkap persyaratannya. Sesuai ketentuan harus melalui evaluasi dulu dan teliti. Semua peserta harus menunjukkan bukti sesuai harga yang ditawarkan. Dikhawatirkan tawaran sangat rendah ini berdampak pada kualitas hasil pengerjaan. Kendati belum tentu menang tender, namun nampaknya pemerintah mulai hati-hati. Berkaca pada tahun lalu, di mana ada beberapa rekanan yang tidak bisa melanjutkan sehingga diputus kontrak. Proyek irigasi itu dimenangkan dengan harga penawaran rendah. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum I Wayan Darwin mengatakan sejumlah tender sudah dikebut pada Januari 2018. Dengan demikian, diharapkan pada Februari sudah ada pemenang dan mulai dikerjakan. Khususnya untuk dana alokasi khusus (DAK) dari pusat. Sebab, Juni mendatang harus sudah ada serapan. Bila sampai Juni tidak rampung, pihaknya tidak bertanggung jawab dari kelalaian pihak rekanan. Apabila tidak rampung, maka pembayaran tidak bisa diambil. Terkait pengadaan, aturan saat ini sudah bagus. Beda dengan aturan lama dengan sejumlah toleransi sehingga muncul sisa lebih anggaran (silpa). Tender saat ini melalui seleksi ketat, khususnya dengan penawaran turun sangat rendah dan kurang rasional. (kmb26)
JEMBATAN PUTUS - Jembatan di Banjar Warnasari Kaja, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya putus setelah diguyur hujan lebat.
Bali Post/olo
Diguyur Hujan Lebat
Giliran Jembatan di Banjar Warnasari Kaja Putus Negara (Bali Post) –
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jembrana beberapa hari belakangan ini terus menimbulkan bencana. Tak hanya senderan sungai Pendem (aliran Bendung Pendem) dan rumah warga di Masean, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana yang nyaris ambrol, tetapi juga terjadinya kembali jembatan putus di Banjar Warnasari Kaja, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses jalan menuju permukiman warga terisolasi. Sedikitnya, ada 15 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di seberang jembatan. Dari keterangan warga sekitar, Minggu (4/2) kemarin, sejatinya kondisi jembatan sepanjang 2,5 meter itu sudah mulai retak sejak Kamis lalu. Bahkan, jembatan dengan lebar 5 meter itu sudah nyaris roboh. Jembatan tersebut dibangun secara swadaya sekitar tahun 2000. Akhirnya jembatan itu ambrol setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (3/2) malam. Klian Dinas Warnasari Kaja I Komang Sudiarta saat dimintai keterangannya kemarin membenarkan adanya jembatan putus tersebut. Sejak
diketahui ada retakan, warga sejatinya sudah melakukan langkah antisipasi supaya tidak ambrol. Di sekitar jembatan itu dipasangi penyangga kayu. Namun, karena tekanan air tinggi, akhirnya jembatan dari plat tersebut ambrol dan putus. Pihak desa juga telah merencanakan untuk perbaikan menggunakan APBDes. Rencananya, Senin (5/2) ini akan dilakukan. Sementara Perbekel Warnasari I Ketut Widastra tak menapik kalau pihaknya sudah menyiapkan anggaran guna memperbaiki jembatan. Menurutnya penting segera diperbaiki karena menyangkut akses jalan warga. “Segera
akan kami perbaiki jembatan tersebut agar warga bisa cepat beraktivitas seperti biasanya,” katanya. Di tempat terpisah, akibat guyuran hujan lebat, senderan sungai dan rumah warga juga nyaris ambruk. Seperti yang terjadi di rumah Dewa Ketut Widarmada di Masean, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Bangunan rumah dan dapurnya nyaris roboh lantaran tanahnya retak dan amblas. Tak hanya itu, senderan sungai Pendem (aliran Bendung Pendem), tepatnya di Perumahan Taman Pule, Kelurahan Pendem juga jebol. Untuk kejadian di Masean, senderan setinggi 5 meter
mengalami retak dan nyaris longsor. “Amblasnya sudah tanggal 1 lalu. Terus terang saya dan suami khawatir. Kondisinya sudah retak dan nyaris amblas,” ujar Ni Wayan Yardani. Senderan penyangga rumah yang bersebelahan dengan rumah kakaknya, Dewa Putu Jember, itu dibangun sekitar tiga tahun lalu. Khawatir jebol, pemilik rumah bersama warga menggali tanah di pinggir senderan dan memotong pipa saluran air. Yardani menuturkan pihaknya merasakan tanah bergerak, berikut suara gemuruh pada Kamis (1/2) sekitar pukul 02.00 Wita. Sebelumnya memang terjadi hujan. Setelah dicek ternyata tanah di pinggir rumahnya retak. Termasuk palinggih yang berada di dekat senderan ikut retak, tetapi masih berdiri. Kemudian, pagi harinya, terlihat garis retakan di halaman rumahnya dengan panjang sekitar 25 meter, mengikuti
alur senderan. Bahkan, hingga ke bangunan dapur yang juga mepet dengan senderan. Karena lokasi rumah yang berada di ujung jalan dan perbatasan antara Masean dan Yeh Mekecir, Desa Dangintukadaya, kejadian itu baru disampaikan, Sabtu (3/2) lalu. “Yang paling saya khawatirkan palinggih. Sudah miring ke belakang karena tanahnye retak,” tambahnya. Selain di Masean, rusaknya senderan juga terjadi di Perumahan Taman Pule, Pendem. Senderan yang berada di pinggir sungai itu ambrol sekitar lima meter. Senderan ambrol berikut bangunan pagar pembatas yang berada di atasnya. Sejumlah warga yang ditemui kemarin mengatakan senderan itu ambruk saat hujan deras pekan lalu. Tetapi lokasi yang jebol itu memang masih jauh dari rumah warga, terpisah jalan lebar satu meter. (kmb26)
Dekat Permukiman Warga
Mahania
Bali POst/kmb
Ikuti Audisi Lida Indonesia
Masuk Lima Besar, Nia Ingin Operasi Mata MESKI memiliki fisik yang kurang, namun hal itu rupanya tak melunturkan hati Mahania alias Nia (16) asal Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, untuk bisa meraih cita-citanya. Gadis remaja ini mengalami kebutaan sejak kecil, namun kini ia menjadi kebanggaan warga Jembrana karena masuk nominasi lima besar sebagai Duta Bali dalam ajang Liga Dangdut (Lida) Indonesia. Putri keempat dari pasangan Supriadi dan Naiyah ini merupakan salah satu dari lima peserta lainnya sebagai wakil Bali yang nantinya akan berkompetisi di Jakarta. “Audisinya dilakukan pada 29 Oktober 2017 lalu di Denpasar. Saat itu, anak saya (Nia-red) bersaing dengan peserta cukup banyak sekitar 200 orang se-Bali,” kata Supriadi, ayah Nia. Supriadi menceritakan, anaknya ini mengalami buta sejak kecil. Berbagai usaha telah dilakukannya untuk mengobati putri cantiknya itu. Namun belum berhasil, sehingga mereka pasrah. Apalagi kondisi perekonomian keluarga ini sangat sederhana. Supriadi sehari-hari hanya bekerja membuat bonsai dan membuat bibit tanaman yang dijualnya. Itupun penghasilan tidak menentu. Namun seiring perkembangan usianya, Mahania yang akrab dipanggil Nia ini menunjukkan bakatnya di bidang seni. Jika ada hajatan dangdut atau ada tetangga yang memutar lagu dangdut di televisi atau radio, Nia suka duduk sambil mendengarkan dengan seksama. Bahkan, dari bibirnya sambil ikut bernyanyi. Demikian juga tangannya kerap bermain seolah memainkan drum. “Kami tidak punya TV atau radio saat itu. Nia saat itu usia 2 atau 3 tahun. Lama kelamaan dia mampu menghapal beberapa lagu,” kata Naiyah,ibu Nia. Setelah usianya cukup, kemudian dia sering ikut tampil nyanyi di panggung jika ada yang hajatan atau diundang menyanyi di Gedung Kesenian Jembrana. Kemudian Nia juga sempat masuk sekolah luar biasa beberapa bulan. Undangan menyanyi dari panggung ke panggung semakin ramai. Semangatnya selalu membara ketika diminta menyanyi. Didampingi ayahnya, Supriadi, gadis ayu ini diikutkan berbagai perlombaan dan sering meraih juara 1. Gadis kelahiran 31 Desember 2002 ini didampingi sang ayah akhirnya mendaftar ikut audisi Liga Dangdut (Lida) Indonesia. Setelah menunggu hasil dan pengumuman di salah satu televesi nasional, ternyata Nia masuk nominasi lima besar sebagai Duta Bali. Di mana, 2 orang dari Jembrana yakni Mahania dan Irwan Hidayat dari Loloan Timur, Jembrana. Sedangkan, tiga orang lainnya dari Denpasar. Setelah terpilihnya lima peserta terbaik, mereka akan melanjutkan kompetisi di Jakarta dan tampil on air dalam program Konser Nominasi untuk mencari juara provinsi melalui polling SMS. Satu peserta terbaik tiap provinsi berhak melaju ke putaran final dan bertemu dengan peserta seluruh juara provinsi lainnya. “Saya berharap putri saya lolos. Kami ingin cita-cita mulianya terwujud. Dia ingin operasi mata. Kami mohon dukungannya,” kata Supriadi haru. (kmb)
Rencana Pengolahan Sampah Medis di Cupel Dipertanyakan Negara (Bali Post) – Selain di Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, rencana pembuatan tempat pengolahan sampah medis belakangan juga muncul di Banjar Kembang, Desa Cupel. Namun, rencana pembangunan di Cupel ini menuai pro-kontra di masyarakat. Dari informasi yang dihimpun akhir pekan lalu, sebelum dilakukan sosialisasi sejumlah warga mengaku keberatan lantaran berada dekat di permukiman. Warga khawatir dampak yang ditimbulkan ke depannya. “Katanya untuk pengolahan sampah rumah sakit (medis), kalau jauh tak apa. Ini dekat dengan permukiman,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam pertemuan. Sejumlah warga juga sempat menyampaikan pertanyaan tersebut. Dampak dari pabrik itu bagi warga sekitar juga harus ada kepastian. Menurut mereka, warga pasti akan menerima apabila lokasinya jauh dari permukiman warga. Mereka semakin was-was setelah tanah yang akan
digunakan sudah ditetapkan dan pohon-pohon sudah ditebang. Klian Banjar Kembang Abdul Hamid dikonfirmasi membenarkan akhir pekan lalu ada sosialisasi rencana pembangunan tempat pengolahan sampah medis di wilayahnya itu. Namun, menurutnya itu baru sosialisasi dan baru sekali dilakukan. Hamid juga mengakui memang saat sosialisasi ada pertanyaan dari warga terkait dampak yang ditimbulkan. Tetapi menurutnya ini baru sebatas rencana. “Tanahnya di dekat tambak itu. Awalnya lokasi itu rencananya digunakan untuk perumahan. Karena itu pohonnya ditebang,” ujar Hamid ketika ditanya terkait lahan. Tanah itulah yang rencananya akan digunakan untuk tempat pengolahan. Kendati ada yang keberatan, menurutnya tidak mewakili seluruh warga. Karena itu, nantinya akan dilakukan sosialisasi lagi secara menyeluruh terkait rencana tersebut.
Untuk sosialisasi lanjutan itu, pihak investor akan mengundang warga untuk sosialisasi di Denpasar. Dalam sosialisasi itu, akan dijelaskan terkait dampak lingkungan adanya pengolahan limbah medis tersebut. Tetapi waktunya kapan belum ditentukan lebih lanjut. Selain di Cupel, sebelumnya rencana pembangunan tempat pengolahan limbah medis juga muncul di Desa Tegalbadeng Barat. Pihak investor dari Jawa Timur juga telah melakukan sosialisasi dan menetapkan lahannya di Banjar Anyar. Dalam sosialisasi itu, warga meminta sejumlah poin syarat yang harus dipenuhi pihak investor. Totalnya ada sembilan poin, salah satu poin pembuatan klinik. Perbekel Tegalbadeng Barat, Made Sudiana, membenarkan adanya rencana tersebut. Untuk pembangunan ini menurutnya sudah mendekati final. “Kalau dari warga mengajukan sembilan poin itu, termasuk pembuatan klinik untuk masyarakat sekitar,” tandasnya. (kmb26)
Bali Post/olo
LAHAN - Lahan lapang yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan pengolahan limbah medis di Cupel.
Bali Post/olo
DIPAGARI - Usaha pengolahan minyak di atas Tanah Negara di Pengambengan nampak dipagari tinggi menggunakan kayu.
Ditegur Satpol PP
Pemilik Pengolahan Minyak Malah Pasang Pagar Kayu Negara (Bali Post) – Kendati belum berizin, namun aktivitas industri pengolahan minyak di Desa Pengambengan masih beroperasi. Padahal sejatinya sudah ada peringatan dari Satpol PP Jembrana. Salah satu pemilik usaha yang berada di atas Tanah Negara (TN) ini malam membuat pagar mengelilingi areal tempat pengolahan minyak tersebut. Seperti yang terlihat, Minggu (4/2) kemarin. Salah satu usaha yang sempat disemprit karena limbah dan dekat permukiman warga di Dusun Ketapang Lampu itu nampak dipasangi pagar kayu cukup tinggi. Padahal pada akhir tahun lalu, pagar tersebut belum ada. Menurut warga, pabrik itu masih beroperasi, tetapi kucing-kucingan, bahkan hanya pada malam hari. Tidak diketahui pasti apa fungsi pagar tinggi tersebut, namun belakangan areal tersebut terkena dampak banjir. Bahkan kemarin di sekitar lokasi usaha tersebut genangan air masih terlihat. Saat banjir pekan lalu, genangan limbah yang kebanjiran ikut membaur hingga ke rumah warga. Dari genangan yang berada di dekat bangunan usaha itu, tercium bau busuk yang diduga campuran limbah. Di sekitar lokasi juga terlihat jorok lantaran ada tumpukan sampah, termasuk saluran gorong-gorong juga tersumbat sampah. “Sudah berulangkali dikeluhkan warga, tetapi tidak ada tindakan. Apalagi menggunakan tanah
negara,” terang salah seorang warga. Dari informasi, sejumlah pemilik usaha pengolahan minyak ini memenuhi panggilan Satpol PP pekan lalu. Dari empat yang dipanggil, hanya tiga yang hadir. Salah satu pemilik usaha yang berada di atas TN tidak hadir. Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan pihaknya akan memanggil lagi pihak pengusaha yang tidak hadir tersebut. Sedangkan usaha serupa yang lain, di antaranya ada yang menunjukkan izin usaha dari Dinas Perizinan Terpadu Jembrana. Namun, setelah dicek lebih teliti, izin tersebut sudah tak berlaku awal Januari ini. Selain itu, lokasi izin itu bukan di tempat yang saat ini digunakan untuk berusaha saat ini. Dalam izin yang tertera juga tidak sesuai, dimana disebutkan usaha pengolahan minyak ikan, tetapi faktanya minyak jelantah. Para pemilik usaha ini selanjutnya diminta membuat surat pernyataan akan membuat izin baru. Termasuk tidak menggunakan TN tanpa izin. Diberitakan sebelumnya, sejumlah usaha pengolahan minyak di Pengambengan menuai protes dari warga. Selain tak berizin, aktivitas pabrik pengolahan itu mengganggu ketentraman masyarakat. Salah satunya di Dusun Ketapang Lampu yang berdiri di atas TN. Limbah cair dari pengolahan juga dibuang sembarangan dan berbahaya. (kmb26)
Senin Umanis, 5 Februari 2018
BULELENG
Jalan Gesing–Tamblingan Tergerus
Singaraja (Bali Post)Kerusakan infrastruktur jalan akibat hujan deras bertambah. Kerusakan terbaru terjadi di Desa Gesing menuju objek wisata Danau Tamblingan Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Akibat tergerus hujan pada Jumat (2/2) lalu, lebih dari setengah badan jalan kabupaten ini tergerus. Lalu lintas dari dua arah pun terganggu dan hanya bisa dilalui sepeda motor. Sebelum kejadian, hujan deras melanda Desa Gesing dan sekitarnya. Volume air hujan yang besar membuat tanah di jalan Gesing menuju Danau Tamblingan dan sebagai jalur alternatif ke Denpasar itu labil. Situasi itu membuat setengah lebih jalan yang baru saja selesai dihotmix dengan dana APBD Buleleng tergerus. Jalan itu kemudian longsor ke jurang dengan kedalaman sekitar enam meter. Sementara panjang jalan yang amblas mencapai 17 meter. Berutung, saat kejadian lalu lintas sepi sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun demikian, jalan ini sangat membahayakan jika pengemudi memaksa untuk melewati jalan tersebut. Saat ini hanya sepeda motor yang berani melewati jalan yang nyaris putus tersebut. Sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa lewat, karena sisa jalan yang sempit sangat membahayakan kalau tetap dilewati. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Minggu (4/2) kemarin mengatakan, sementara pihaknya baru memasang ram-
bu peringatan agar kendaran terutaam sepeda motor untuk berhati-hati melintasi jalan tersebut. Sementara untuk pengendara kendaraan roda empat, juga diimbau agar mencari jalur alternatif. “Saat ini kami baru pasang peringatan dulu agar pengendara hati-hati melintas dan untuk roda empat lebih baik cari jalan lain, karena sisa jalannya sempit dan tidak bisa dilintasi kendaraan besar,” katanya. Terkait perbaikan, Suparta mengatakan dari hasil pendataan di lokasi kerusakan jalan tersebut tergolong parah. Estimasi dana yang dihabiskan untuk memperkuat struktur jalan mencapai Rp 160 juta. Kebutuhan anggaran itu akan dialokasikan dalam APBD Perubahan 2018 ini. Sementara konstruksi yang akan dilakukan adalah batu pasangan yang ditambah dengan konstruksi beton bertulang. “Lumayan banyak menghabiskan, karena selain curam, penguatan struktur jalannya juga harus dikombinasikan dengan batu pasangan dan beton bertulang, sehingga tanah bisa lebih kutan dan mencegah tanah tertahan dan tidak mudah tergerus,” katanya. (kmb38)
Bali Post/ist
TERGERUS – Jalan di Desa Gesing menuju kawasan wisata Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar tergerus hingga lebih dari setengah badan jalan, akibat hujan deras, Jumat (2/2) lalu.
Sosialisasi Permenristek No. 20 Tahun 2017
Genjot Peningkatan Jabatan Akademik Para Dosen di Undiksha
MENSOSIALISASIKAN peraturan tentang ketentuan kenaikan pangkat dan jabatan guru besar, Jumat (2/2) lalu Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti). Sosialisasi di ruang rektorat kampus setempat itu diikuti para dosen di lingkungan Undiksha dengan menghadirkan narasumber Direkrur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingi Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Dirjen Ali Ghufron Mukti mengatakan, belakangan ini banyak dosen yang memiliki kualifikasi pendidikan S-3. Akan tetapi karena kesibukan mengajar, jabatan akademiknya belum profesor. Sementara peningkatan gelar tersebut sangat dibutuhkan. Untuk itu, pemerintah menggenjot para dosen mengetahui strategi dan cara agar bisa meningkatkan jabatan akademiknya. Selama ini, kendala yang dihadapai adalah para dosen belum produktif untuk menghasilkan penelitian dan mempublikasikan karya
SOSIALISASI – Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. (kanan) dalam sosialisasi peraturan tentang ketentuan kenaikan pangkat dan jabatan guru besar, Jumat (2/2) lalu. ilmiahnya dalam jurnal internasional yang memiliki reputasi tinggi. Menariknya, situasi ini tidak terhindarkan karena para dosen bersangkutan terlalu banyak beban mengajar. Untuk itu, sesuai Permenristek No. 20 Tahun 2017 mendorong para dosen khususnya lektor kepala dan profesor untuk produktif melakukan penelitian, berkarya dan melakukan publikasi. “Karena dosendosen biasanya rekrutmennya kan sulit. Kalau ada re-
krutmen baru biasanya kita berikan beasiswa, namanya Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul, PDMSU. Nah dia bisanya dibimbing oleh dosen bereputasi tinggi sehingga mereka bisa bersama-sama dosen senior bisa menulis bareng bahkan kita memiliki program world class mengundang profesor kelas dunia untuk joint publication,” katanya Sementara itu, Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., mengatakan
sosialisasi untuk mensosialisasikan peraturan tentang ketentuan kenaikan pangkat dan jabatan guru besar. Kegiatan ini dipandang perlu, mengingat sesungguhnya untuk jabatan dosen yang sudah lektor dan lektor kepala hampir memenuhi persyaratan untuk berada pada point A. Hanya guru besar yang kurang sekitar 10 persen. Situasi ini ditambah parah lagi karena tahun ini ada guru besar yang pensiun. “Karena kita memiliki doktor yang sudah belasan tahun, bahkan ada yang puluhan tahun tidak berani beranjak ke guru besar. Mungkin dia tidak paham bahwa sekarang ini sesungguhnya yang penti ng k ita bisa memenuhi persyaratan utama kalau sudah doktor sebelum tiga tahun itu boleh saja. Tidak harus golongan 4 C, ini yang tidak diketahui,” jelasnya. Jampel menambahkan, Undiksha saat ini memiliki dosen sebanyak 460 orang dengan gelar doktor 140 orang dan guru besar 43 orang. Dari sisi kemampuan menulis karya tulis ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi, para dosen Undiksha mampu bersaing dan bahkan sempat menempati ranking tujuh nasional. (ad200)
Uji Coba Benih Padi Inpari Sidenuk
Unggul dalam Produktivitas, Tahan Hama dan Penyakit BENIH padi unggul varietas Inpari Sidenuk mulai diuji coba di Buleleng. Benih padi ini merupakan hasil penelitian para peneliti di Badan Tenaga Atom Nasional (Batan). Varietas padi ini selain unggul dalam produktivitas, juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Sebelum ditanam secara massal oleh petani, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Sabtu (3/2) melakukan uji coba penanaman melalui demonstrasi farming (denfarm) di BBU Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt seluas 1,5 hektar dan Subak Banjar Tengah, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng 4,5 hektar. Sebelum penanaman benih, peserta juga mengikuti diskusi terbatas dengan narasumber Pusat Sains Teknologi Akselerator (PSTA) Batan Yogyakarta dan Perusahaan Benih Padi Kerja Boyolali, Jawa tengah (Jateng). Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra mengatakan, uji coba penanaman benih unggul ini tindaklanjut setelah Pemkab Buleleng menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Batan beberapa waktu lalu. Demfarm ini juga selain sebagai contoh, juga difungsikan untuk laboratorium lapangan bagi petani di
Buleleng belajar membudidayakan benih padi unggul. Dari jadwal yang sudah disusun, Mei 2018 minggu kedua akan dilakukan panen bersama. Panen perdana ini akan diketahui hasil sekaligus memberikan bukti kepada petani. Menurut Swatantra, benih ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan benih yang lain. Dia mencontohkan, setiap satu hektar lahan, benih unggul ini dapat menghasilkan sembilan ton gabah. Selain itu, benih padi ini lebih tahan terhadap serangan hama maupun penyakit. “Ini sebagai tindak lanjut MoU yang sudah kita tanda tangani dengan Batan. Sebelum ditanam secara massal, petani perlu belajar. Lewat Demfram ini akan dipelajari bagaimana membudidayakan benih unggul Inpari Sidenuk yang tepat,” katanya. Swatantra menambahkan, meski benih padi unggul ini diklaim memiliki keunggulan, petani dituntut memperlaku-
Bali Post/kmb38
DENFARM -Distan Buleleng membuka Denfarm benih padi unggul varietas Inpari Sidenuk, Sabtu (3/2) yang lalu. kan pola pemeliharaan yang mengikuti instruksi peneliti Batan. Selain itu, pola pemupukan juga bisa dipelajari lewat Denfarm ini. Teknik pengendalian hama dan teknik panen yang tepat dapat dicontoh dari lokasi Demfarm ini. “Petani
kita bisa mencontoh dari pola tanam, pemupukan dan panen yang dianjurkan peneliti Batan, sehingga nantinya benih yang ditanam dengan massal ini sesuai harapan dalam menggenjot produktivitas gabah di daerah kita,” jelasnya. (mud)
11
Lumpur di SDN 3 Munduk Dibersihkan Singaraja (Bali Post) – Pascatanah longsor di Dusun Tamblingan, Desa Munduk pada Rabu (31/1) lalu, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga gotongroyong membersihkan tanah yang menutup jalan menuju Danau Tamblingan. Selain itu, lumpur yang sebelumnya menutup areal dan ruang kelas SDN 3 Munduk juga dibersihkan dengan bantuan alat berat milik Dinas PUPR. Upaya ini dikebut agar Proses Belajar Mengaja (PBM) di sekolah ini kembali berjalan mulai Senin (5/2) hari ini. Perbekel Desa Munduk Nyoman Niryasa, Minggu (4/2) kemarin mengatakan volume tanah yang menutup jalan dan sekolah tergolong besar, sehingga tidak optimal dibersihkan bila menggunakan peralatan manual. Atas kondisi ini, pembersihan tanah tidak bisa dilakukan dengan segera, karena masih menunggu bantuan alat berat dari pemerintah kabupaten. “Tanah dan batu menutup jalan atau sekolahnya, sehingga setelah kejadian tidak bisa kita bersihkan dengan alat manual. Sekarang kami sudah dibantu alat berat, sehingga bertahap tanah maupun batu itu dibersihkan, dan utamanya sekolah bisa berfungsi,” katanya. Terkait warga yang mengungsi karena rumah tertutup lumpur, Niryasa menye-
Bali Post/ist
ALAT BERAT – Pemkab Buleleng menurunkan alat berat untuk membersihkan lumpur yang menutup areal SDN 3 Munduk dan jalan menuju ke kawasan Danau Tamblingan, Sabtu (3/2) kemarin. but empat kepala keluarga (KK) warga Dusun Tamblingan sudah kembali ke rumah mereka. Sebelumnya warga ini terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya karena tanah dan batu menutup rumah mereka. Warga kembali memutuskan pulang
karena cuaca berangsur normal. Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau warga kalau kembali hujan deras agar berlindung di tempat yang lebih aman untuk menghindari terjadinya korban kalau terjadi longsor susulan. (kmb38)
Pisah Sambut Dandim 1609 Buleleng Singaraja (Bali Post) – Acara pisah sambut Dandim 1609 Buleleng berlangsung, Sabtu (3/2) di gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja. Pejabat lama Letkol Inf. Selamet Winarto, SE., MAP., menyerahkan kendali kepada pejabat baru Letkol Inf. Verdy De Irawan, SH., M.Tr. Acara yang sudah menjadi tradisi setiap pergantian pejabat itu dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Ketua DPRD Buleleng Gede Spriatna dan Kapolres Buleleng AKBP Suratno,
S.IK. Dandim 1609 Buleleng yang baru Letkol Inf. Verdy De Irawan mengatakan, sinergitas dengan jajaran muspida yang sudah dijalin oleh pejabat lama tetap akan dilanjutkan. Hal ini karena sesuai garis komando atasannya bahwa pejabat TNI di daerah dituntut membangun kerja sama baik dengan jajaran pemerintah daerah, Polri, dan senantiasa berbaur dengan masyarakat itu sendiri. Dengan kerja sama dan mengedepankan gotong royong, maka situasi di daerah tetap kondusif dan pemban-
Bali Post/kmb38
PISAH SAMBUT – Pisah sambut pejabat Dandim 1609 Buleleng digelar Sabtu (3/2) lalu di gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.
gunan berjalan dengan baik sesuai arah kebijakan pemerintah. Sedangkan pejabat lama Letkol Inf. Selamat Winarto mengatakan, sejak ditugaskan di Buleleng, kerja sama dengan pemerintah, polri dan masyarakat terjalin dengan baik. Suasana yang tetap kondusif ini bisa diwujudkan tidak lepas dari dukungan semua komponen masyarakat. Untuk itu, Winarto berharap situasi Buleleng tetap kondusif seperti sekarang dan terlebih lagi memasuki tahun politik ini, dirinya berharap situasi Buleleng tetap kondusif seperti masa dirinya menjabat Dandim 1609 Buleleng. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, siapa pun pejabat yang ditunjuk mengemban tugas negara di daerahnya, upaya membangun kerja sama yang apik akan dilakukan. Sebab, dalam sebuah pemerintah kerja sama dengan semua stakeholders mutlak diperlukan, sehingga suasana daerah yang tetap kondusif kebijakan pembangunan pun bisa berjalan sesuai harapan bersama. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Tarik Kunjungan Wisatawan, Penghormatan Pejuang Ida Dewa Agung Istri Kanya Pemkab Tata Pantai Pesinggahan Setelah Patung dan Festival, Dibuatkan Lagu
BENTUK penghormatan untuk pejuang Kabupaten Klungkung, salah satunya Ida Dewa Agung Istri Kanya terus bermunculan. Setelah patung lengkap dengan pagelaran festivalnya oleh Pemkab pertengahan 2017, kini dibuatkan lagu oleh musisi nasional, Dewa Budjana bersama Heny Janawati. Sekilas, liriknya menggambarkan perjuangannya melawan Belanda saat zaman penjajahan. Di hadapan panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra dan tokoh puri di Puri Agung Klungkung, Jumat (2/2), Dewa Budjana didampingi Heny Janawati memaparkan pembuatan lagu tentang pejuang wanita asal Klungkung ini. Ide tersebut muncul setelah sekitar dua tahun lalu sempat bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Saat itu, menurut Budjana, Bupati Suwirta sempat memintanya untuk membuat sebuah lagu tentang Klungkung. Selanjutnya, dalam perbincangannya dengan Heny Janawati, gitaris Band Gigi ini tertarik dengan tokoh pejuang wanita, Ida Dewa Agung Istri Kanya yang hingga saat ini belum diangkat sebagai pahlawan nasional. “Bersama-sama seniman Klungkung juga, saya coba bikin lagunya,” ujarnya. Ditimpali Heny Janawa-
ti, setelah sempat membaca beberapa informasi tentang Ida Dewa Agung Istri Kanya, ia berharap dapat membuat garapan drama musikal, yang mencampurkan musik tradisional dengan Style Broadway Musical. Namun, kata perempuan yang juga peduli tentang feminisme ini, karena terbentur waktu dan dana, maka diputuskan untuk menulis sebuah lagu bertema Ida Dewa Agung Istri Kanya. “Hal ini disambut dan di support dengan baik oleh Bapak Bupati. Maka digaraplah lagu ini dengan mengkolaborasikan beberapa musisi dan
penyanyi asal Klungkung yang bersedia untuk diajak ngayah,” paparnya. Musisi ini berharap, dengan digarapnya lagu yang melukiskan tentang kepahlawanan dan peran Ida Dewa Agung Istri Kanya sebagai seorang Rakawi dalam sejarah Klungkung, akan mengangkat namanya ke tingkat nasional. “Semoga dengan digarapnya lagu ini akan mengangkat nama beliau ke nasional dan akhirnya gelar sebagai pahlawan nasional dapat tercapai,” harapnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan
pembuatan lagu ini sebagai bentuk penghormatan akan perjuangan Ida Dewa Agung Istri Kanya melawan Belanda dalam perang Kusamba. Selain dalam bentuk karya lagu, penghormatan juga dituangkan dalam bentuk patung yang telah berdiri kokoh di bundaran Jalan By-pass Prof. IB Mantra, wilayah Tihingadi, Kecamatan Dawan. “Harapan menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional agar gayung bersambut dengan lagu ini, saya melihat secara lirik sudah tegas menjelaskan bagaimana sejatinya perjuangan beliau melawan penjajah Belanda dan beliau juga tokoh perempuan Bali yang juga sebagai sosok sastrawan yang tidak kalah dengan jajaran pahlawan nasional lainnya yang sudah ada,” paparnya. Ida Dalem Semaraputra menyambut baik pembuatan lagu ini. Sebagai pengingat dan penghormatan atas perjuangan dalam melawan penjajah dalam perang kemerdekaan silam. “Saya sangat berterima kasih dengan pemerintah daerah yang sudah sangat paham akan perjalanan sejarah Klungkung, belum lagi penataan lapangan puputan Klungkung yang ditata model bencingah, dan lengkap dengan patungnya,” tandasnya. (ad203)
Penggerak Pembangunan Indonesia dari Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) sebagai Figur Perempuan Indonesia Berprestasi Tahun 2017-2018 se-Indo-
nesia. Penyerahan penghargaan tersebut bertempat di Jennis Ballroom, Hotel Ibis Asia Afrika Bandung, Jumat (2/2). Ayu Suwirta mengaku sangat terkejut dengan penghargaan yang diterimanya. Ini disebabkan, YPI menggunakan tim khusus dalam penilaian dan tidak memberitahukan kepada seluruh ketua tim penggerak PKK di seluruh Indonesia. Ia juga menyampaikan penghargaan ini yang kesekian kalinya yang didapatkan PKK Kabupaten Klungkung. Sebelumnya juga pernah meraih juara umum dalam perlombaan serangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 tahun 2017 tingkat provinsi. Pada ajang Jambore, juga berhasil menyabet Juara I Lomba Yel Gembira dan Juara I Lomba Parade Nusantara untuk kategori kreativitas dan dinamika tim. Serta yang paling membanggakan saat PKK Kabupaten Klungkung mewakili kontingen Bali berhasil meraih Juara III Nasional, sebagai Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Keberhasilan meraih prestasi ini tidak terlepas dari adanya sinergi TPPKK dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, dengan kabupaten. Di samping itu dukungan dan motivasi TP PKK Provinsi Bali dan Gubernur Bali selaku Pembina TP PKK Provinsi Bali. “Ini
sangat penting sehingga mampu membangkitkan kepercayaan diri PKK Klungkung dalam mengikuti perlombaan maupun memajukan PKK di Kabupaten Klungkung,” ungkapnya. Penghargaan dan prestasi yang diraih diharapkan mampu dipertanggungjawabkannya dengan lebih meningkatkan kualitas perempuan di Kabupaten Klungkung. Ketua Umum YPI Harry Rachman menyampaikan, pemberian penghargaan ini untuk memunculkan tokoh panutan yang bisa menjadi idola dalam pengertian positif, terutama oleh generasi muda. Sejalan dengan kehendak Negara Indonesia yang harus diisi oleh manusia yang pancasilais, berkualitas, kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan prestasi sesuai dengan bidangnya. Saat penilaian, dibentuk tim pengamat dan pengkaji yang bekerja berdasarkan, pengamatan di berbagai media massa, media sosial, survei opini kekalangan relasi dan kenalan para tokoh serta diskusi dengan sejumlah narasumber. “Penghargaan diberikan kepada tokoh yang menjadi panutan bagi generasi muda. Ini juga sekaligus sebagai ucapan terima kasih atas karya, prestasi, dan pengabdiannya demi membangun dan kesejahteraan Bangsa Indonesia,” tegasnya. (ad204)
Bali Post/ist
BERTEMU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bertemu Panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra, Jumat (2/2). Itu juga diikuti musisi Dewa Budjana bersama Heny Janawati menyampaikan pembuatan lagu Ida Dewa Agung Istri Kanya.
TUMPUKAN sampah di sepanjang Pantai Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung dibersihkan masyarakat setempat, Minggu (4/2/2018). Bupati I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta juga turut terlimbat. Ditegaskan, tahun ini pemkab akan melakukan penataan pantai tersebut. Melalui itu, kunjungan wisatawan diharapkan bisa menggeliat yang memberikan imbas pada perekonomian masyarakat. Bupati Suwirta menyampaikan, aksi bersih-bersih ini akan mampu meningkatkan semangat gotong royong di desa dan mampu mempercepat penanganan sampah yang memunculkan kesan kumuh. Mengingat potensi wisatanya cukup besar dengan dukungan sejumlah objek, pantai tersebut akan ditata Pemkab hingga ke pantai belatung yang akan dijadikan rest area terintegritas dengan pembuatan garam tradisional. Melalui ini, para petani garam yang masih tradisional tetap eksis. Mendukung terobosan itu, juga akan digelar festival Goa Lawah. Ini diyakini akan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Klungkung khususnya Pura Goa Lawah
Bali Post/ist
BERSIH-BERSIH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengikuti aksi bersih-bersih Pantai Pesinggahan, Minggu (4/2) kemarin. Tahun ini pemkab akan menata pantai tersebut. yang memang sudah menjadi tujuan wisata favorit. “Pantai Pesinggahan juga akan dijadikan titik pelabuhan dari program pemerintah, yakni pelabuhan segitiga emas sehingga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian di Kecamatan Dawan,” tegasnya. Perbekel Desa Pesinggahan I Nyoman Suastika menjelaskan, kegiatan bersih pantai atau gotong royong memang rutin dilakukan setiap bulan dengan melibatkan
tokoh masyarakat, pecalang, karang taruna, sekaa teruna, PKK, nelayan serta para pedagang yang berdagang di depan Pura Goa Lawah. Kegiatan ini diawali dengan membersihkan pantai di depan Pura Goa Lawah dan berlanjut sampai barat. Pihaknya juga menyampaikan, di tengah cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, volume sampah meningkat signifikan. “Kegiatan ini akan terus dilakukan,” ucapnya. (ad205)
Ayu Suwirta Raih Penghargaan Citra Perempuan Penggerak Pembangunan Indonesia PENGHARGAAN tingkat nasional kembali diraih Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta. Kali ini berupa Citra Perempuan
Bali Post/ist
TERIMA PENGHARGAAN - Ketua TP-PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta menerima penghargaan Citra Perempuan Penggerak Pembangunan Indonesia dari Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) sebagai Figur Perempuan Indonesia Berprestasi Tahun 20172018 se-Indonesia di Jennis Ballroom, Hotel Ibis Asia Afrika Bandung, Jumat (2/2).
Bali Post/sos
OBJEK WISATA - Objek wisata pantai di Nusa Penida. Dewan meminta pemkab untuk menyiapkam tim penyelamat secara khusus untuk mengantisipasi kembali munculnya kasus wisatawan terseret arus atau tewas tenggelam.
Dewan Desak Pembentukan Tim Penyelamat Pantai
Semarapura (Bali Post)Wisatawan tewas tenggelam di Perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah beberapa kali terjadi. Yang terakhir wisatawan asing dari Srilanka. Kejadian serupa masih berpotensi terjadi lantaran lautnya memiliki arus cukup besar dan berpalung. Guna mengantisipasi hal itu, pembentukan tim khusus penyelamat pantai pada masing-masing objek wisata sangat perlu dilakukan. Bahkan, ini sifatnya mendesak. “Perairan Nusa Penida memang sangat rawan. Kalau tak ada langkah pencegahan dan kejadian serupa terulang lagi, dikhawatirkan berdampak negatif terhadap kepariwisataan,” ungkap anggota Komisi I DPRD Klungkung, I Made Jana, Minggu (4/2) kemarin. Langkah pemkab untuk membentuk tim itu diyakini cukup sulit lantaran terbentur anggaran. Oleh sebab itu, pengadaannya perlu dikomunikasikan dengan pengelola. “Di Nusa Penida
ada memiliki skill yang bisa memberikan pelatihan untuk itu (penyelamatan-red). Ini bisa dilibatkan,” tegasnya. Politisi Demokrat ini menyebutkan pembentukan tim harus menyasar seluruh pantai yang kunjungan wisatawannya banyak. “Jangan yang hanya ada akomodasinya. Tetapi melihat dari kunjungan. Seperti Pantai Atuh. Secara akomodasi memang tidak banyak. Tapi kunjungan ramai. Ini perlu juga diperhatikan,” tegasnya seraya menyatakan rambu bahaya juga perlu diperbanyak. Disampaikan lebih lanjut, persoalan kepariwisataan ini segera dibahas bersama Dinas Pariwisata pada rapat kerja. “Rapat kerja ini sudah kami rencanakan sebelum adanya kasus ini (wisatawan meninggal-red). Ada beberapa hal yang kami bahas, termasuk berkaitan dengan pelayanan,” katanya. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta tak menampik wisata pan-
tai di kepulauan The Blue Paradise Island itu belum seluruhnya dilengkapi tim penyelamat secara khusus. “Kami memang ada rencana untuk pengadaan balawista. Tapi kami lihat dulu, ini menggunakan warga di sana atau bagaimana,” sebutnya. Mantan Kepala Dinas Perhubungan Klungkung ini mengaku sudah sering memberikan imbauan kepada pengelola untuk bisa memperhatikan aspek keselamatan. Namun, tak jarang wisatawan yang membandel. “Dari pemda belum bisa mengisi papan peringatan di semua objek maupun menempatkan staf atau penjaga khusus. Tetapi kami sudah mengimbau pengelola untuk ikut memantau. Dalam waktu dekat, ini disampaikan lagi,” pungkasnya. Wisatawan tewas tenggelam terakhir terjadi, Jumat (2/2) di Pantai Crystal Bay, Desa Sakti. Korbannya Nisal Koushikaduwa (30) tewas. Saat itu ia melakukan snorkeling. (kmb45)
Senin Umanis, 5 Februari 2018
KARANGASEM
13
Hunting Amal Fotografer Sedot Perhatian Publik
HUNTING Foto Amal Peduli Kasih yang digelar KNPI Karangasem bersama fotografer dan komunitas wartawan Karangasem di objek wisata Taman Ujung, Minggu (4/2) kemarin, berhasil menyedot perhatian publik. Tak sekadar beramal, aksi sosial ini mampu me-recovery kondisi objek wisata warisan Raja Karangasem yang sempat sepi pengunjung akibat dampak dari erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. Ketua KNPI Karangasem I Gusti Putu Parwata mengatakan, gagasan amal yang dilakukan insan fotografer dan generasi muda Karangasem sebagai upaya mengetuk hati masyarakat agar lebih peduli pada sesama. Penanggulangan kemiskinan dan kesehatan yang ada di Karangasem tidak semata-mata tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab bersama. “Amal peduli kasih yang dilakukan insan fotografer merupakan salah satu bukti bahwa masyarakat sudah terlibat dalam mendukung program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan dan kesehatan di Karangasem,” ujarnya. Ketua Panitia Hunting Amal Fotografer I Wayan Maras mengungkapkan, aksi sosial yang dilakukan melibatkan 33 model dan didukung beberapa sponsor. Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini berhasil mengumpulkan donasi dari para donatur sebesar Rp 10.360.000. Semua donasi yang didapat langsung diserahkan kepada Ni Kadek Astitiani yang diterima kedua orangtuanya, I Gede Sukadana dan Ni Luh Sri Handayani, Sukadana menyampaikan bahwa dana ini akan dipakai biaya pengobatan anaknya. Kepala Badan Pengelola Objek Wisata Taman Ujung, Ida Made Alit, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini ide kretif. Selain sebagai langkah recovery, kegiatan ini sekaligus mempromosikan Taman Ujung yang sangat nyaman untuk dikunjungi wisatawan,” jelasnya. (ad211)
PERSIAPAN NGABEN MASSAL - Krama Pauman Desa saat rapat persiapan ngaben massal, Sabtu (4/2) lalu.
Ngaben Massal, Biaya Per KK Rp 200 Ribu Amlapura (Bali Post) -
SERAHKAN BANTUAN - Perwakilan KNPI Karangasem I Gusti Subagiartha didampingi I Wayan Maras menyerahkan donasi bantuan dari para darmawan kepada Ni Kadek Astitiani, Minggu (4/2) kemarin.
Sebelum Pelantikan, MCSBM Matangkan Kepengurusan di Besakih Amlapura (Bali Post) Setelah terpilih sebagai ketua umum baru MCSBM (Mahagotra Catur Sanak Bali Mula), langsung mematangkan kepengurusan dengan melakukan beberapa kali pertemuan di dalam pasemetonan. Ketut Mardjana, sebagai ketua umum terpilih, menunjuk warga Bali Mula yang dinilai mampu mengurus pasemetonan ini. Seperti yang dilakukan, Minggu (4/2) kemarin, di Bale Pasandekan, Pura Basukian, Mardjana kembali mematangkan kepengurusan, sebelum nanti dikukuhkan di Pura Besakih. Mardjana mengatakan pihaknya serius ingin ngayah, mengelola pasemetonan ini untuk kebaikan bersama di MCSBM. Bahkan, setelah mematangkan kepengurusan, dia sudah menyiapkan blue print agenda yang akan dikerjakan selama lima tahun ke depan. “Maret nanti seluruh persiapan sebelum pelantikan. Nanti juga kita isi dengan majaya-jaya di Besakih,” kata Mardjana. Pasemetonan MCSBM cukup antusias menghadiri pematangan kepengurusan MCSBM periode 2017-2022 ini. Setidaknya, 80 orang hadir memenuhi bale pasandekan itu. Mereka berharap, kepengurusan periode ini bisa membawa MCSBM ke arah lebih baik, membangun dan mempersatukan warga pasemetonan yang ada di seluruh Bali. Persatuan akan terus dijaga dalam pasemetonan. Terutama dalam kesukadukaan maupun kegiatan upacara di setiap pura kawitan dalam catur sanak Bali Mula, di antaranya Kayu Selem, Celagi, Tarunyan maupun Kayuan. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketut Mardjana terpilih menjadi Ketua Umum MCSBM, 17 Desember tahun lalu. Pengusaha pariwisata dari Desa Batur Tengah, Kintamani ini terpilih secara aklamasi menggantikan Made Sukarana, ketua sebelumnya, dalam Mahasabha III di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar. Mahasabha yang dihadiri seribuan lebih warga pasemetonan MCSBM sontak bergemuruh tepuk tangan ketika pimpinan sidang memutuskan ketua PHRI Kabupaten Bangli ini terpilih menjadi ketua umum kala itu. (kmb31)
MATANGKAN KEPENGURUSAN - MCSBM saat matangkan kepengurusan di Balai Pasandekan Pura Basukian, Besakih.
Agenda ngaben massal di Desa Pakraman Timbrah, akan digelar tahun ini. Ngaben massal yang berlangsung secara periodik sepuluh tahun sekali itu dimajukan setahun dari seharusnya digelar tahun 2019. Alasannya, ada surat edaran dari pemerintah daerah, agar tahun depan tak ada upacara pitra yadnya. Sebab, tahun depan akan ada karya Eka Dasa Rudra di Pura Besakih dan karya di Pura Lempuyang. Pauman desa sudah membentuk panitia dan menyepakati dengan krama, bahwa ngaben massal itu akan dilaksanakan 7 Agustus nanti. Ketua Panitia Ngaben Massal Nengah Sukada, mengatakan ngaben massal nanti akan digelar 7 Agustus mendatang setelah pelaksanaan Usaba Sumbu Juli nanti. Sesuai hasil rapat panitia dengan krama,
Sabtu (3/2) kemarin, sudah disepakati beberapa hal. Ngaben massal itu diputuskan tidak ngeruak, tetapi ngereka. Disebut dengan istilah ngaben swasta bambang. Ini sama dengan pelaksanaan sembilan tahun lalu.
Saat itu diikuti sebanyak 61 sawa. Bebantenan-nya numbas di Gria Kemenuh, Subagan. Aed ritualnya juga serupa dengan pelaksanaan ngaben massal sembilan tahun lalu. Pelaksanaan agenda
matatah yang rencananya disisipkan pada agenda ngaben massal ini, ditunda. Agenda yang disepakati krama setempat, mulai ngaben, ngeroras, rsigana dan masangih. Sedangkan urunan ngaben massal disepakati Rp 200 ribu per kepala keluarga, dengan jumlah krama sebanyak 373 KK. Jumlah urunan ini disamaratakan terhadap semua krama. Semua krama 373 KK itu terkena iuran sama. Karena itu warga setempat menyebutnya dengan istilah tanggung renteng. Jadi,
baik keluarga yang punya sawa atau tidak, jumlah iurannya tetap sama. Jumlah sawa sementara yang sudah terdaftar di panitia sudah mencapai 50 sawa di tambah 11 ngelungah. Rapat berikutnya, bagi yang memiliki sawa (lanangistri) akan menerima uduhan (pemberitahuan), untuk mengikuti rapat dengan panitia. Guna menjelaskan lebih jauh teknis pelaksanaan ngaben massal nanti. Rapat diagendakan, Sabtu, 19 Mei 2018 nanti. (kmb31)
Rute International ”Cycling Marathon Tour De Indonesia 2018” Bupati Mas Sumatri Yakinkan Bumi Lahar Aman
KABUPATEN Karangasem kembali mendapat kesempatan emas untuk membangkitkan dunia pariwisata. Kesempatan mengkampanyekan Bumi Lahar aman itu melalui even International Cycling Marathon Tour De Indonesia GFNY 2018. Walaupun aktivitas Gunung Agung masih berada di level awas, namun kawasan rawan bencana kini hanya 6 km dari puncak Gunung Agung. International Cycling Marathon Tour De Indonesia GFNY 2018 ini untuk pertama kalinya sukses digelar level Asia di Lombok, Nusa Tenggara Barat dua tahun lalu pada GFNY 2016. Saat ini event itu kembali digelar, dengan Pulau Dewata Bali menjadi tuan rumah International Cycling Marathon GFNY Bali 2018. Kabupaten Karangasem pun menjadi salah satu rute tujuan acara bergengsi level Internasional tersebut. “Karena itu, ini merupakan kesempatan emas bagi Kabupaten Karangasem menunjukan pada dunia Internasional, bahwa Karangsem masih sangat aman dikunjungi,” ujar Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, ditemui di kediaman pribadinya, Minggu (4/2) kemarin. Mas Sumatri mengatakan, event ini memang sangat tepat dinyatakan sebagai bentuk kampanye. Alasannya, dari event ini dapat diperlihatkan secara langsung situasi pariwisata di Pulau Dewata Bali,
yang saat ini sudah aman. Di samping menunjukkan Bali aman khususnya Karangasem, hal ini juga sekalian dapat menampik informasi yang berkembang salah selama ini. Imbas kontraproduktif yang berkembang itu membuat seolah-olah seluruh Bali terkena dampak erupsi Gunung Agung itu. Menyimak fakta saat ini, Bupati berharap wisatawan tidak takut berkunjung ke Karangasem. Diharapkan, event nasional sekaligus internasional semacam ini, agar terus diselenggarakan di Karangasem. Pemkab Karangasem sendiri siap memfasilitasi event bergengsi seperti ini. Kadis Pariwisata Karangasem I Wayan Astika menjelaskan, Grand Fondo New York (GFNY) Bali 2018 adalah salah satu seri dari rangkaian global cycling marathon GFNY World Championship yang berpusat di New York City, USA. Mengusung tagline, Be A Pro For A Day, marathon sepeda internasonal GFNY Bali 2018, ini digelar di Bali, rutenya diawali dari Sanur yaitu jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar. Event ini diikuti kurang lebih 1.400 peserta bersepeda yang selanjutnya menjelajahi bagian timur Pulau Dewata Bali. Lomba ini dibagi dua kategori, yaitu Grand Fondo atau jarak jauh, yang menempuh jarak sejauh 143 km dengan rute yang dilalui lintasan Klungkung-
CYCLING MARATHON - Kepala Dinas Pariwisata Karangasem Wayan Astika, saat menyambut para peserta International Cycling Marathon Tour De Indonesia GFNY 2018 dan membantu memberikan minum. Karangasem-Bangli-Gianyar-Denpasar. Sedangkan kategori kedua adalah Medio Fondo atau jarak pendek, itu menempuh rute sepanjang 80 Km, melalui KlungkungGianyar-Denpasar. Untuk rute di Kabupaten Karangasem, yang harus dilewati Banjar Satria-Sim-
pang Tiga Pasar SidemenSimpang Tiga Bang Bang Biaung-Simpang Tiga Sebudi-Simpang Tiga Padang AjiSimpang Empat Muncan-Simpang Tiga Batu Sesa-Simpang Empat Menanga- Simpang Tiga Pringalot-Simpang Tiga Kantor Camat Rendang- Simpang Tiga Buyan-Simpang
Tiga Teges-Bangli. Mayoritas pegowes itu berasal dari Asia Tenggara seperti Singarapura, Malaysia, Indonesia dan Hongkong. Namun, banyak pula pegowes yang ambil bagian datang dari sejumlah negara di Eropa seperti Inggris termasuk Amerika. (ad206)
Jelang Pilgub
Dikhawatirkan, Adanya Kampanye Hitam di Medsos BEBERAPA bulan menjelang pemilihan Gubernur Bali ditengarai terjadi propaganda negatif terhadap pasangan calon mulai marak. Sesama pendukung kerap menebar kampanye hitam di media sosial. Apalagi hal itu dilakukan untuk merusak reputasi pasangan calon, agar tak menjatuhkan pilihan kepadanya. Situasi ini menjadi kekhawatiran Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri. Bagaimanakah agar kondisi keamanan Bali tetap kondusif?
Bupati IGA Mas Sumatri mengharapkan agar praktikpraktik kampanye hitam atau propaganda negatif seperti itu tidak berlanjut di dunia nyata. Bahkan hal itu harus bisa diantisipasi oleh penyelenggara pemilu, tentunya juga aparat keamanan. Hal itu sangat krusial, agar wilayah Karangasem senantiasa kondusif. Bupati Mas Sumatri menekankan hal itu saat hadir pada acara magibung kamtibmas yang diselenggarakan Polda Bali, di Taman Soekasada Ujung, belum lama ini.
Bupati menegaskan, animo masyarakat terhadap pilkada tahun ini begitu tinggi. Karena itu, tensi politik selalu meningkat jauh-jauh hari sebelum pilkada dilaksanakan. Kebebasan bersosial media, juga dijadikan salah satu media propaganda negatif itu. Tidak saja untuk berkampanye, tetapi juga saling menjelekjelekan pihak yang berseberangan dengan pilihannya. Menghindari adanya gejolak-gejolak di tengah kampanye hitam itu maka dia mengajak seluruh pihak saling bertanggung jawab
menciptakan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Semua pihak diminta menahan diri, agar tak mudah terpancing provokasi. Ini harus ditekankan terus-menerus dari sekarang. Sebab, menjelang hari H pemilihan situasi biasanya akan terus memanas. Apalagi propaganda negatif masingmasing oknum simpatisan semakin gencar. “Jangan sampai semangat manyama braya itu sampai hilang, sehingga kita jadi terpecah–pecah gara-gara pesta demokrasi,” tegasnya.
Semua pihak kini akan dihadapkan oleh perhelatan Pilkada serentak yang dilaksanakan di tingkat provinsi dan dua kabupaten yaitu Gianyar dan Klungkung. Perhelatan politik ini akan dilanjutkan tahapan Pilpres dan Pileg tahun 2019 mendatang. Polarisasi masyarakat tidak menutup kemungkinan dapat membuka konflik sosial, terlebih lagi apabila isu-isu primordialisme dijadikan isu kontra produktif, memenangkan kontestasi politik. Agar suhu politik tidak semakin memanas yang tentunya da-
pat berimplikasi pada stabilitas keamanan dalam negeri, maka perlu dilakukan upaya atau langkah mendinginkan setiap situasi. “Di sinilah peran semua pihak sangat diperlukan. Presiden memerintahkan dan sangat mengharapkan tercipta iklim pilkada yang kondusif. Karena itu, semua komponen yang terlibat pada Pilkada, harus bersinergi, bekerja sama saling bahumembahu menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkada,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose. (gik)
TABANAN
14
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Tanah Pura Longsor, Tiga Bangunan Terancam Amblas
Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb24
KECANDUAN GADGET - Kegiatan membaca buku di lapangan Dangin Carik, setiap hari Minggu itu diharapkan dapat menghilangkah efek negatif kecanduan gadget pada anak-anak.
Melalui Membaca, WWW Diharapkan Efek Negatif ”Gadget” Hilang
Tabanan (Bali Post) Meski sudah memiliki setidaknya 25.000 judul buku, namun Perpustakaan Tabanan itu tetap melakukan penambahan judul buku setiap tahunnya. Tahun 2018 ada penambahan 800 judul buku dengan tema umum. Kegiatan membaca yang dilaksanakan di Lapangan Dangin Carik itu diharapkan dapat menghilangkah efek negatife kecanduan gadget pada anak-anak. Kepala Perpustakaan Tabanan I Wayan Kotio, Minggu (4/2) mengatakan, meski sudah memiliki koleksi 25.000 judul buku, namun koleksi sejumlah itu dipandang masih kurang untuk memenuhi keperluan minat baca di Tabanan. ‘’Ilmu dan buku selalu mengalami perkembangan setiap tahunnya. Karena itu, setiap tahun pula akan ada penambahan judul buku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,’’ ujarnya. Selain menambah koleksi buku untuk meningkatkan minat baca di masyarakat, Perpustakaan Tabanan juga akan melakukan layanan perpustakaan keliling. Salah satu kegiatannya yang rutin adalah menyediakan mobil perpustakaan keliling setiap Minggu di lapangan Dangin Carik. Kata Kotio, dipilihnya Minggu dan di lapangan Dangin Carik karena lokasi tersebut menjadi tempat warga Tabanan menghabiskan waktu pagi harinya berolahraga. Karena beragamnya pengunjung mulai anak-anak hingga dewasa pada jam-jam olahraga, yaitu pukul 07.00 Wita hingga 09.00 Wita, mobil perpustakaan keliling akan stand by di lapangan Dangin Carik, tepatnya di pojok lapangan dekat taman bermain. Minat baca masyarakat selama hari Minggu, lanjut Kotio, cukup lumayan. Dikatakan rata-rata 50 orang singgah dan mampir membaca. ‘’Pembacanya pun beraneka ragam, mulai dari anakanak hingga dewasa,’’ katanya. Judul buku yang paling laris dibaca adalah jenis buku cerita anak-anak, buku memasak dan juga keagamaan secara umum dibaca oleh pembaca dewasa. Diharapkan, kegiatan rutin setiap hari Minggu membuat minat baca di Tabanan semakin meningkat. Kegiatan positif ini dipercaya dapat mengurangi efek negatif gadget pada generasi muda. ‘’Dengan koleksi judul buku bertambah, dapat memberikan pilihan buku bacaan baru kepada masyarakat,’’ ujarnya. (kmb24)
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan lagi-lagi mengakibatkan terjadi bencana longsor. Tanah Pura Taman Sekar di Banjar Punjuan, Desa Luwus, Baturiti, longsor Sabtu (3/2) lalu. Akibatnya, Palinggih Gamangan ambruk. Bahkan tiga bangunan Puwaregan, Bale Gong, dan Bangunan Pengubengan terancam amblas ke jurang. Plt. Desa Luwus I Made Toya menjelaskan, tanah bakal senderan longsor Sabtu (3/1) sekitar pukul 14.00 wita. Akibat curah hujan yang cukup tinggi, membuat tanah diareal Pura Taman Sekar itu labil. “Dibagian barat memang belum disender sehingga potensi longsor sangat besar,” ujarnya, Minggu (4/2). Tanah yang longsor itu mencapai 10 meter, dengan ketinggian sekitar 20 meter. Hal itu menyebabkan satu Palinggih Gamangan ambruk. Bahkan material longsor juga menutup akses jalan desa ke Banjar Punjuan. “Sore itu warga langsung gotong royong. Warga membersihkan material longsor yang menutup akses jalan,” ucapnya. Meski demikian, ia mengkhawatirkan kondisi tiga bangunan yakni Bale Gong, Bale Puwaregan dan Bale Pengubengan nyaris amblas ke jurang, jika tidak segera ditangani. “Tiga bangunan itu sudah
berada dipinggir. Bahkan tidak ada pegangan tanah sama sekali,” keluh Toya. Menyikapi kondisi itu, Senin (5/2) hari ini ia meneruskan surat ke BPBD Tabanan dan Dinas PU Tabanan, agar memperoleh bantuan penyenderan. Sebab, sebelumnya Pura Taman Sari juga pernah senderannya dibantu. Hanya saja baru sebagian. “Mudah-mudahan tidak ada lagi hujan supaya tanah tidak tergerus,” jelasnya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika, seizin Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita, mengatakan sudah ada staf BPBD mengecek ke lokasi. Memang benar ada beberapa bangunan pura rawan longsor kembali, jika hujan mengguyur Baturiti. Tidak hanya tanah pura yang lonsor. Bencana longsor juga terjadi di Banjar Candikuning, Desa Candi-
LONGSOR - Kondisi Pura Taman Sekar yang longsor, Sabtu (3/2). kuning, Baturiti. Bangunan dapur berukuran 2x4 milik I Gusti Made Raditha dan warung makan ukuran 6x8 milik I Gusti Ketut Suartika Pandia di Banjar Candikuning I, tergerus material longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Perbekel Desa Candikuning I Made Mudita menjelaskan, longsor dengan panjang sekitar 25 meter itu berada pada pintu masuk wisata Kebun Raya Eka Karya dari arah selatan. Peristiwa itu diperkirakan terjadi dini hari.
Namun tidak ada korban jiwa. “Dapur sama rumah makan korban keduanya ambruk ke sungai. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta,” jelas Mudita. Saat ini korban Gusti Made Radhita sudah membuat dapur darurat, sementara korban Gusti Ketut Suartika Pandia masih belum bisa membangun. Karena lahannya sudah tergerus longsor. Kelian Dinas setempat, Mudita mengatakan pihaknya menyarankan kedua warga sementara pindah ke rumah
Bali Post/ist
tetangga, atau keluarga. Lantaran rumah yang mereka tempati rawan longsor. Karena itu, pihaknya akan membantu melaporkan ke BPBD Tabanan agar segera mendapatkan atensi. Bahkan disarankan berkoordinasi dengan pengelola Kebun Raya. Sebab aliran sungai itu berasal dari wisata Kebun Raya. “Senin (hari ini) kami akan laporkan walaupun itu tanah pribadi. Bantuan sangat diharapkan walau dapat sekadarnya,’’ kata Mudita. (kmb28)
Toko Modern Diwajibkan Serap 30 Persen Produk BUMDes
Tabanan (Bali Post) Terobosan Pemkab Tabanan dalam waktu dekat ini mewajibkan toko modern berjaringan menyerap 30 persen produk BUMDes dan UKM. Hal itu mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Sayangnya BUMDa selaku badan yang mengkoordinir produk BUMDes dan UKM, mengaku baru bisa memenuhi sekitar 15 persen dari target yang ditetapkan. Hal ini disebabkan masih banyaknya BUMDes di Tabanan yang produksinya belum mapan. “Target kami tiga bulan ke depan sudah bisa memenuhi 30 persen permintaan tersebut,” beber Direktur Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) I Putu Sugi Darmawan, Minggu (4/2) kemarin. Penyerapan produk BUMDes & UKM di toko modern berjejaring,
kata Sugi Darmawan tengah dilakukan lebih serius. Karena itu pihaknya saat koordinasi intensif dengan dinas terkait. Seperti Dinas Perizinan, Dinas Perindustrian & Perdagangan serta Dinas Koperasi & UKM Tabanan. Sejauh ini sudah ada beberapa komoditas produk BUMDes baik dari segi kualitas, kuantitas, serta kontinyuitas yang memenuhi syarat dan segera akan dipasarkan. Komoditas yang sudah siap seperti, kopi, teh beras merah, VCO dan kripik belut. Untuk komoditi beras merah dan beras hitam, serta beras putih, semi organik, lanjut Sugi Darmawan, kualitas produknya sudah bagus. Hanya saja kuantitas dan kontinyuitasnya belum terjamin. “Untuk mengatasi hal ini, kami akan kerja sama dengan subak yang ada seperti Subak Timbul Gadungan, Seltim dan Su-
bak di Desa Babahan Penebel,” ucapnya. Terkait masih banyak BUMDes yang produksinya belum mapan untuk bisa segera mengejar target 30 persen, pihaknya mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pihak BUMDes di bawah supervisi DPMD Tabanan terkait mengatasi kendala yang relatif krusial itu. Saat ini pihaknya tengah fokus mengurus sertifikasi halal produk krupuk kripik BUMDes Tunjuk, Kecamatan Tabanan. Selain itu, beberapa UKM yang ada di Desa Jadi, Kecamatan Kediri. “Apalagi nanti kami bisa memasukkan komuditas beras hasil petani Tabanan. Dalam waktu tiga bulan ini kami targetkan 30 persen bisa tercapai,” tekadnya Seperti diberitakan sebelumnya, Bu-
pati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengeluarkan aturan tegas kepada 170 toko modern berjejaring yang ada di Tabanan. Mereka diminta bisa menyerap 30 persen produk Badan Usaha Milik Daerah (BUMDa) atau hasil UKM. Jika tidak diindahkan, maka Bupati Eka tidak segan-segan akan mencabut izin usaha yang telah mereka kantongi, khususnya toko modern berjejaring yang sudah beroperasional selama ini. Menguatkan aturan itu, pihaknya juga sudah membuat Perbup sebagai payung hukum pelaksanaannya. Perbup ini merupakan turunan atau tindak lanjut dari Perda Toko Modern yang telah disahkan tahun 2016 silam. Hal ini merupakan bentuk dukungan Pemda Tabanan kepada petani yang dinaungi payung hukum jelas. (kmb28)
Terkait Asuransi
HSNI Minta Pemkab Bayari Premi Nelayan Dorongan Pemkab Tabanan agar para nelayan memiliki asuransi jiwa dan kecelakaan kerja, hal itu disambut para nelayan dengan baik. Namun para nelayan tidak setuju kalau harus membayar premi secara mandiri. Karena itu, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) yang ada di Tabanan menginginkan premi itu dialokasikan dari dana Pemkab Tabanan. Kenapa bisa Pemkab yang membayar premi itu, payung hukum apa yang memperkuat sehingga hal itu menjadi tanggung jawab Pemkab?
Bali Post/kmb24
MUSIM LAYUR - Nelayan Tabanan kembali beraktivitas dan mendapatkan banyak ikan layur yang saat ini sedang musim. Untuk premi asuransi bagi nelayan, HNSI Tabanan menuntun agar premi dianggarkan Pemkab.
PEMKAB harus mengalokasikan dana untuk premi nelayan, alasannya hal itu sesuai Perda Perlindungan kepada para nelayan. Pada Perda bahkan sudah ditetapkan tahun 2017 lalu. Salah satunya mengatur premi asuransi untuk nelayan yang harus dibayarkan Pemkab Tabanan melalui APBD. Ketua DPC HSNI Tabanan Ketut Arsana Yasa, Minggu (4/2) kemarin mengatakan keberatan ketika nelayan harus menanggung premi asuransi secara mandiri. ‘’Sesuai Perda harusnya premi itu ditanggung Pemkab melalui APBD,’’ ujarnya.
Seperti diketahui, nelayan Tabanan berjumlah 1.038 orang. Dari jumlah tersebut, 982 nelayan sudah memiliki kartu asuransi jiwa dan kecelakaan kerja. Hal itu sesungguhnya menjadi program pemerintah pusat. Dari 982, yang masuk asuransi sekitar 427 tidak aktif. Masa jaminannya sudah lewat setahun. Sementara 555 kartu masih aktif. Saat penyaluran asuransi pemerintah pusat menanggung premi secara penuh, yaitu Rp 175 ribu selama kurun waktu setahun. Sayangnya bantuan ini hanya berlaku satu kali saja alias selama satu tahun, dan
untuk satu orang nelayan. Karena merasakan manfaatnya, beberapa nelayan ada yang ingin memperpanjang asuransi tersebut. Pemkab Tabanan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan pun mendorong dan memfasilitasi nelayan agar bisa memperpanjang asuransi dan membayar preminya secara mandiri. ‘’Harusnya pemerintah daerah yang melanjutkan pembayaran premi ini,’’ ujar Arsana Yasa. Untuk menindaklanjuti hal ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bupati dan Komisi II DPR Tabanan. Menjawab hal ini, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia membenarkan jika dalam Perda Perlindungan Nelayan, premi asuransi itu dibayarkan Pemkab Tabanan lewat APBD. Namun karena Perdanya baru ditetapkan di tahun 2017 lalu, pihaknya masih dalam proses pengajuan sekaligus mencari prosedur yang tepat untuk kelanjutan asuransi para nelayan. ‘’Banyak yang harus disiapkan. Hal itu tentu untuk memberi masukan kepada kita. Kami akan mengundang
instansi terkait,’’ ujar Subagia. Karena masih dalam proses pengajuan, agar asuransi itu tidak putus terutama untuk nelayan, apalagi para nelayan sudah merasakan manfaatnya, maka pihak Dinas Perikanan dan Kelautan akan memfasilitasi untuk nelayan-nelayan ini. Penting hal itu dilakukan agar bisa membayar premi secara mandiri. Memang tidak ada pemaksaan, hal itu sesuai kemampuan dan keinginan nelayan. Jika proses pengajuanya sudah disetujui dan prosedur tepat sudah ditemukan, maka lanjut Subagia pihaknya akan me-list kembali nelayannelayan yang sudah tak ter-cover premi asuransinya. ‘’Mudah-mudahan tahun 2019 ini sudah bisa dilaksanakan,’’ ujarnya Sementara kegiatan nelayan sendiri karena cuaca sudah membaik, sejak Sabtu (3/2) kemarin sudah produktif lagi menangkan ikan layur. Jenis ikan layur itu sedang musimnya. Malah ada yang masih bisa mendapatan lobster. Diperkirakan cuaca akan bagus selama enam hari ke depan. (san)
15
Senin Umanis, 5 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Selasa (6/2) dini hari Las Palmas vs Malaga --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Selasa (6/2) dini hari Watford vs Chelsea --------------- Liga Italia --------------------------------------------Selasa (6/2) dini hari Lazio vs Genoa Hasil --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Eibar Real Betis Deportivo Alavés Levante 1. FC Barcelona 2. Atletico Madrid 3. Valencia CF 4. Real Madrid 5. Villarreal CF
vs vs vs vs
Sevilla Villarreal Celta de Vigo Real Madrid
21 21 21 21 22
18 13 12 11 11
3 7 4 6 4
0 1 5 4 7
59-10 32- 9 42-25 45-21 33-26
5-1 2-1 2-1 2-2 57 46 40 39 37
Pencetak gol : 20 - L. Messi (FC Barcelona). --------------- Liga Inggris --------------------------------------Burnley vs AFC Bournemouth vs Brighton & Hove Albion vs Leicester City vs Manchester United vs West Bromwich Albion vs Arsenal vs
1. 2. 3. 4. 5.
22 17 14 15 14
Man City Man Utd Liverpool Chelsea Tottenham
26 26 25 25 25
Manchester City Stoke City West Ham United Swansea City Huddersfield Town Southampton Everton 3 5 8 5 6
1 4 3 5 5
74-19 51-18 57-29 45-19 49-22
1-1 2-1 3-1 1-1 2-0 2-3 5-1 69 56 50 50 48
Pencetak gol : 21 - H. Kane (Tottenham)
Bali United Tantang Sriwijaya FC di Semifinal Solo (Bali Post) Bali United akan menghadapi Sriwijaya FC pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2018. Semifinal lainnya mempertemukan Persija vs PSMS Medan. Pertandingan pertama akan berlangsung pada 10 Februari mendatang, sementara laga kedua akan berlangsung tiga hari berselang. Persija pada laga perempatfinal, Minggu (4/2) kemarin, menundukan Mitra Kukar FC 3-1. Sementara Sriwijaya tampil perkasa saat menyingkirkan Arema Malang juga dengan kedudukan 3-1. Pada pertandingan di Stadion Manahan Surakarta, Jawa Tengah, Minggu kemarin, Persija unggul dua gol di babak pertama. Pada menit ke-19, pemain Persija nomor punggung 9 Marko Simic membobol gawang Mitra Kukar FC yang digawangi oleh Yoo Jaehoon. Jelang akhir babak pertama, Simic membobol lagi gawang Mitra Kukar. Mitra Kukar melalui pemain bernomor punggung 9 Fernando Dodrigues memperkecil kekalahan setelah melesakkan gol ke gawang Persija yang dijaga oleh Andrytani Ardhiyasa menit ke-72. Setelah gol pertama tersebut, Mitra Kukar meningkatkan sedikit tempo permainan. Namun, itu tidak menjadikan kesebelasan asal Kalimantan Timur tersebut membalikkan situasi. Jelang bubaran pemain pengganti Bambang Pamungkas ke skuat Persija menambah keunggulan kesebelasan asal Jakarta tersebut menjadi 3-1. Usai pertandingan, Pelatih Persija Alessandro Stefano Cugurra mengatakan bahwa pemainnya sudah bermain optimal. Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan terima kasih atas kedatangan The Jack Mania ke Stadion Manahan Solo. “Ke depan, kami hanya ingin fokus berlatih untuk menghadapi PSMS Medan,” katanya. Pada kesempatan yang sama, Pelatih Mitra Kukar FC Rafael Berges Marin mengatakan bahwa pemainnya sudah mencoba bermain maksimal dan secara umum seluruh anggota tim sudah bekerja keras. “Akan tetapi, ini situasi yang sulit karena selain banyak pemain cedera, sejumlah pemain juga terkena akumulasi kartu,” katanya. Sementara itu, Sriwijaya FC meraih kemenangan dramatis setelah mendapat hadiah hukuman penalti. Bio Paulin melanggar Dedik Setiawan saat pemain Arema itu lolos dari pengawasan dan lolos hingga memasuki kotak penalti. Tapi penampilan apik kiper Tejo Paku Alam diperlihatkan setelah menahan tembakan penalti Dedik. Enam menit berikutnya Bio Pualin menceploskan bola ke gawang Arema dengan sundulan kepala. Persija belum sempat bangkit, Syahrian Abimanyu melepaskan tembakan bebos yang meluncur ke sudut pojok gawang Arema yang dikawal Kartika Ajie. Arema kembali mendapat penalti menit ke-80 dan sukses diekskusi Nur Hadianto. Namun upaya Arema menyamakan skor menemui jalan buntu apalagi Alberto Goncalves mampu memperbesar keunggulan Srijaya menit ke-88 dengan menuntaskan umpan Manuchekhr Dzhalilov. (kmb39/ant)
Bali Post/ant
DIHADANG - Pemain Persija Jakarta, Marko Simic (kanan), dihadang Abdul Gamal (kiri) dari Mitra Kukar FC pada pertandingan delapan besar Piala Presiden di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2) kemarin. Persija Jakarta menang atas Mitra Kukar FC dengan skor 3-1.
Bali Post/rtr
Penyerang baru Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang.
Aubameyang Janjikan Banyak Gol London -
Rekrutan terbaru Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang mengirim sinyal pada rival-rivalnya di Liga Inggris. Penyerang asal Gabon itu menjanjikan banyak gol usai membawa timnya menang telak 5-1 atas Everton, Minggu (4/2) kemarin. Pada laga di Stadinon Emirates itu, Aubameyang hanya meyumbang satu gol. Aaron Ramsey menjadi bintang lewat tiga golnya. Laurent Koscielny melengkapi kemenangan the Gunners yang tampil dengan pola menyerang pada laga itu. “Apakah akan banyak lagi gol yang akan saya ciptakan? Saya kira demikian,” tegas Aubameyang yang mencetak gol pada menit ke-37 di penampilan perdan-
anya setelah direkrut dari Borussia Dortmund pekan lau. Kemenangan besar menempatkan Arsenal di posisi ke-6 klasemen. Pasukan Arsene Wenger masih tertinggal 3 poin dari rivalnya dari London Tottenham Hotspur yang berada di posisi ke-5. Tottenham baru memainkan laga ke-26 melawan Liverpool, Senin dini hari tadi. Arsenal mengemas empat gol di babak awal yang
memuaskan pendukungnya di stadion Emirates. Ramsey mencetak dua gol dan Koscielny menyumbang satu gol lainnya saat Arsenal memimpin 3-0 dalam 20 menit pertama. Aubameyang menuntaskan umpan silang rekrutan baru Arsenal Henrikh Mkhitaryan dengan melambungkan bola melewati jangkauan kiper Jordan Pickford menit ke-37. Calvert-Lewin membuat
gol balasan untuk Everton menit ke-64. Namun sepuluh menit kemudian, Ramsey kembali menjebol gawang Pickford. Tim peringkat kedua Manchester United juga mendapat gol dari rekrutan terbarunya Alexis Sanchez. Mantan penyerang Arsenal itu menghasilkan satu gol dari titik penalti saat MU menang 2-0 atas Huddersfield Town di Old Trafford. Huddersfield tampil bertahan namun pertahanannya bobol pada menit ke-55 oleh gol Romelu Lukaku. Sanchez kemudian mengekskusi penalti yang berhasil diblok kiper Jonas Lossl. Bola liar kemu-
dian disambar Sanchez untuk menjadi gol menit ke-68. Tambahan tiga poin ini mengantarkan MU memangkas jarak dengan pimpin klasemen Manchester City tinggal 13 poin. City diluar dugaan ditahan imbang Burnley 1-1. Gol Danilo menit ke-22 disamakan pemain Burnley Johann Berg Gudmundsson menit ke-82. “Kami frustrasi terkait hasilnya namun penampilannya luar biasa saat melawan tim Burnley yang merupakan tim paling tangguh di Inggris terkait bola-bola panjang dan cara mereka bermain,” kata manajer City Pep Guardiola. (kmb30/rtr/ant)
Lini Belakang Lengah, Real Madrid Kebobolan Gol Madrid Giampaolo Pazzini mengemas gol penyama kedudukan pada menit ke-89 saat melakukan debutnya di Levante, untuk membawa timnya bermain imbang 2-2 melawan Real Madrid, Minggu (4/2) kemarin. Hasil buruk di stadion Ciutat de Valencia, menempatkan Real tetap menghuni peringkat keempat tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Pelatih Real Zinedine Zidane mengaku muak dengan hasil buruk tersebut menyusul lengahnya barisan pertahanan yang berujung dengan gol penyama skor. “Saya muak dengan hasil pertandingan, sulit untuk menerima hasil ini,” jelas Zidane menyoroti lini belakangnya yang lengah. “Setelah gol kedua, kami harus menguasai permainan, tidak ada yang lain. Pertahanan kami juga
buruk.” Penyerang Italia Pazzini melepaskan tembakan tanpa dapat dihentikan kiper Keylor Navas, yang tangannya mengenai bola namun gagal menahannya. Gol tersebut membawa Levante mencuri satu poin dan menduduki posisi ke-17 dengan 22 angka. Bek Real Sergio Ramos, yang kembali dari cedera, membuka gol dengan tandukan kepala pada menit ke-11 memanfaatkan tendangan sudut Toni Kroos. Emmanuel Boateng menyamakan kedudukan tidak lama sebelum turun minum ketika ia memasukkan gol dari tepi area penalti setelah Navas menggagalkan peluang Jose Luis Morales. Isco yang menggantikan Gareth Bale dan tidak tampil efektif, terlihat akan membawa Real mendapatkan tiga poin ketika ia mengemas gol
pada menit ke-81. Namun kemudian Pazzini, yang dipinjam dari Verona, menjadi penyelamat tim tuan rumah. Parallo Dipecat Deportivo La Coruna memecat Cristobal Parralo Minggu kemarin. Klub mulai mencari pengganti yang merupakan manajer ketiga musim ini. Keputusan itu diambil usai kekalahan memalukan 0-5 dari Real Sociedad yang membuat La Coruna terlempar ke posisi ke-18 klasemen dengan 17 poin. La Coruna hanya terpaut 3 poin dari peringkat ke-17 Levante. Parralo yang sebelumnya memimpin Tim B La Coruna, dipromosikan ke tim utsama setelah pemecatan Pepe Mel Oktober lalu. Ia menjadi manajer keenam yang dipecat Presiden klub Toino Fernandez sejak ia berkuasa pada 2014. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
IMBANG - Bek Real Madrid Sergio Ramos (kanan) dan penyerang Karim Benzema kecewa saat timnya ditahan imbang 2-2 Levante pada pertandingan kompetisi Liga Spanyol, Minggu (4/2) kemarin.
Neymar Cetak Gol Ke-18 Paris Neymar mencetak gol ke18 di Liga Prancis ketika Paris St Germain (PSG) mempermalukan Lille di depan pendukungnya sendiri 3-0 pada pertandingan Liga Prancis, Minggu (4/2) kemarin. Tim asuhan Unai Emery memperbesar keunggulan timnya menjadi 11 poin di puncak klasemen sementara. Penyerang Brazil itu mencetak gol dengan tendangan bebas pada menit ke-77 setelah Yuri Berchiche membuka gol menjelang turun minum. Giovani Lo Celso mengunci kemenangan meyakinkan tim ibu kota pada fase akhir pertandingan. Kemenangan ini membawa PSG mengoleksi 62 poin dari 24 pertandingan. Tim peringkat kedua Olympique de Marseille, yang menang 6-3 atas Metz pekan lalu, mengumpulkan 51 poin. Lille berada di peringkat ke-17 dengan 25 poin, unggul satu poin di atas zona aman. PSG membuka keunggulan pada menit ke-45 ketika Berchiche mengemas gol dengan tembakan mendatar setelah
pertahanan Lille gagal menyapu umpan silang Edinson Cavani. Neymar, yang diragukan dapat tampil setelah terkilir pada awal pekan lalu, menggandakan keunggulan timnya dengan tendangan bebas dari jarak 17 meter ke sudut atas gawang. Lo Celso kemudian membukukan gol perdananya di Liga Prancis dengan sepakan cungkil melewati kiper Mike Maignan pada menit ke-87. Liga Jerman Schalke 04 menyia-nyiakan peluang untuk menduduki peringkat kedua di Liga Jerman ketika mereka kemasukan dua gol pada fase akhir pertandingan dan kalah 1-2 dari tamunya Werder Bremen. Sedangkan pemuncak klasemen Bayern Munich, yang mengejar gelar keenamnya secara beruntun, menang 2-0 di markas Mainz melalui gol-gol di babak pertama yang dibukukan Franck Ribery dan James Rodriguez. Kemenangan ini memperbesar keunggulan Bayern
di puncak klasemen menjadi 18 poin. Ini merupakan kemenangan beruntun kesepuluh mereka di semua kompetisi. Peringkat kedua Bayer Leverkusen yang ditahan imbang Freiburg 0-0, bertengger di posisi kedua dengan 35 poin. Peringkat ketiga RB Leipzig yang juga mengemas 35 poin, mencuri tiga poin kemenangan dari tangan
Borussia Munchengladbach lewat kemenangan tipis 1-0. Gol semata wayang laga ini dihasilkan Ademola Lookman menit ke-89. Borussia Dortmund dan Schalke di posisi ke-4 dan 5 dengan sama-sama mengoleksi 34 poin. Michy Batshuayi menyumbang dua gol saat Dortmund meraih kemenangan 3-2 atas Koln. Schalke membuka keung-
Bali Post/rtr
TEMBAKAN BEBAS - Penyerang Paris Saint Germain, Neymar, melepaskan tembakan bebas di depan gawang Lille pada pertandingan Liga Prancis, Minggu (4/2) kemarin. PSG memenangkan laga ini 3-0.
gulan pada menit ke-24 ketika kiper Bremen Jiri Pavlenka membiarkan tembakan yang tidak mengancam dari Yevhen Konoplyanka melewati sela-sela tangannya dan masuk ke dalam gawang. Arah pertandingan berubah dramatis setelah tuan rumah kehilangan Matija Nastasic yang diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-78. Semenit kemudian, Ludwig Augustinsson melepaskan tendangan bebas melengkung yang melewati pagar pemain. Kiper Schalke Ralf Faehrmann gagal menguasai bola dan Max Kruse mencetak gol di tengah kemelut di mulut gawang. Bremen memenangi pertandingan pada fase akhir pertandingan setelah Aron Johannson mengangkat bola ke area pertahanan lawan untuk dimaksimalkan Eggestein yang melepaskan tembakan ke sela-sela kaki Faehrmann dan Zlatko Junuzovic tanpa kesulitan memasukkan bola ke gawang lawan. (kmb39/rtr/ant)
olah raga
16 Raih Predikat Petinju Terbaik, Kornelis Dapat Motor Denpasar (Bali Post) Petinju Kota Denpasar Kornelis Kwangu Langu yang mendulang emas, di kelas layang (49 kg), dinobatkan menjadi petinju terbaik, dalam Kejurnas Tinju Amatir Piala Kapolda Metro Jaya, di Jakarta, yang berakhir Sabtu (3/2) malam lalu. Atas prestasinya ini, Kornelis berhak membawa pulang satu unit sepeda motor. Ketua Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawan Arya, Minggu (4/2 keBali Post/ist marin, menjelaskan, pihaknya Kornelis Kwangu Langu optimis jika pertandingan berjalan sportif dan menjunjung tinggi fair-play pada kejuaraan adu jotos di Ibu Kota ini, anak asuh Yulianus Leo Bunga, bakal panen emas. ‘’Apalagi, anak-anak tampil konsisten dari babak penyisihan sampai final,’’ sebut pria yang akrab disapa De Gadjah ini. Dikemukakan, petinju putri terbaik diraih Alfanita Kartika (TNI-AU Jakarta) yang turun di kelas 54 kg. Sedangkan penyandang petinju favorit putra adalah Gresty Alfons (TNI-AD) yang turun di kelas 60 kg, dan di sektor putri Novita Sinida (DKI Jaya) dinobatkan sebagai petinju favorit, yang berlaga di kelas 51 kg. De Gadjah mengakui, pada kejurnas ini tidak ada predikat juara umum. Padahal, seandainya panpel memberikan predikat juara umum, sudah pasti tim tinju Kota Denpasar yang menyabet 4 emas, meraih juara umum II, di bawah Sasana TNI-AD yang mendulang 5 emas dan 2 perak. ‘’Saya ingin petinju Denpasar naik ring pada level kejuaraan internasional,’’ sebut De Gadjah. (022)
Tim Putri Pertamina Energi Juara Putaran Pertama
Gresik (Bali Post) Tim bola voli putri Pertamina Energi memastikan diri keluar sebagai juara putaran pertama Proliga 2018, setelah pada laga terakhirnya di seri ketiga mengalahkan Bekasi BVN 3-0 (25-17, 27-25, 25-15) di GOR Tri Dharma Gresik, Jatim, Minggu (4/2) kemarin. Tim Putri Pertamina Energi berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 15 juta, dan merupakan tim yang belum terkalahkan pada putaran satu Proliga 2018. “Anak-anak sempat kehilangan konsentrasi pada set kedua, sedangkan tim lawan tampil tanpa beban. Untungnya kami bisa menang,” kata Pelatih Pertamina Energi, M. Ansori usai pertandingan. Ansori mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, meski pada laga terakhirnya di putaran pertama ini, banyak melakukan rotasi pemain. “Saya harus mencoba pemain. Karena Proliga ini masih panjang. Saya harus mencoba pemain yang lain,” ujarnya. Ansori yang juga mantan pelatih timnas putri ini menolak saat dikatakan menganggap remeh BVN, dan tetap meminta bemain agresif. Sementara asisten pelatih Bekasi BVN, Ian Hermansyah mengakui timnya terkesan buru-buru menyelesaikan pertandingan, sehingga kurang maksimal bermain. Prestasi Pertamina Energi ini diraih dengan sempurna, karena semua pertandingan dimenangi dengan skor 3-0, sehingga mengantongi poin sempurna 18. Sementara itu, raihan juara putri Pertamina Energi ini berbanding lurus dengan raihan tim putra Pertamina yang sehari sebelumnya juga memastikan juara putaran pertama Proliga 2018. Sementara itu, pertandingan lain ditempat yang sama Bandung Bank BJB Pakuan menuntaskan perlawanan Jakarta PGN Popsivo Polwan dengan skor 3-0 (25-21, 25-18, 26-24). Kemenangan tim asal Kota Kembang itu menempatkan BJB di posisi kedua klasemen putaran pertama putri dengan nilai 15 dari hasil lima kali menang dan sekali kalah. Sedangkan bagi Popsivo, kekalahan atas BJB merupakan kekalahan ketiga dari enam laga dengan tiga kemenangan. Tim asuhan pelatih asal Thailand, Apichat Kongsawat itu berada di peringkat tiga klasemen dengan nilai sepuluh. (ant)
Kevin/Marcus Cetak ’’Hat-trick’’
New Delhi -
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mencetak hat-trick di ajang India Open 2018. Tahun 2016 dan 2017, Kevin/Marcus juga sukses menjadi kampiun di turnamen yang digelar di New Delhi, Minggu (4/2) kemarin. Kemenangan di final diraih pasangan ranking satu dunia ini atas Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), dengan skor 21-14, 21-16. Ini merupakan gelar kedua Kevin/ Marcus di 2018. Pekan lalu, Kevin/ Marcus baru saja menjadi juara di Daihatsu Indonesia Masters 2018. Dengan kemenangan ini, Kevin/Marcus pun tercatat meraih gelar juara di lima turnamen berturut-turut mulai China Open Super Series Premier, Hong Kong Open Super Series, BWF World Super Series Finals pada 2017 dan di 2018 Daihatsu Indonesia Masters dan India Open 2018 BWF World Tour Super 500. Meskipun sempat mengalami kekalahan di babak penyisihan grup di BWF Dubai Super Series Finals 2017 atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), namun Kevin/Marcus membalas dan akhirnya tetap mengantongi gelar di turnamen tersebut. Penampilan Kevin/Marcus sepanjang India Open 2018 pun cukup baik. Dalam perjalanan ke podium juara, Kevin/Marcus tak pernah kehilangan satu game pun. “Pastinya senang bisa dapat gelar hat-trick di turnamen ini. Kami mengawali tahun 2018 dengan baik, semoga ke depannya kami bisa tampil lebih baik
Bali Post/net
KETIGA - Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjuarai India Open 2018, Minggu (4/2) kemarin. Ini kemenangan ketiga Kevin/Marcus di turnamen ini. lagi dan meraih gelar juara. Kami harus bisa mengatur kondisi dengan jadwal turnamen yang padat seperti tahun ini,” ujar Marcus. Indonesia meraih dua gelar juara dari ajang India Open 2018. Di ganda
Bali Post/ant
WISMA ATLET - Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani (kanan) didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir (ketiga kiri), CdM kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Komjen Pol. Syafruddin (kedua kanan) dan Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupr Khalawi (kedua kiri) saat meninjau kesiapan kamar untuk Atlet di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (4/2) kemarin. Pembangunan Wisma Atlet yang terdiri dari 10 tower dengan jumlah unit sebanyak 7.424 telah rampung dan siap untuk menghadapi test event Asian Games 2018 yang diikuti 1.200 Atlet dari 18 negara.
putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menggondol gelar juara setelah menundukkan unggulan kedua, Jongkolphan Kittiharakul/ Rawinda Prajongjai (Thailand), dengan skor 21-18, 21-15.
Sementara pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di final takluk dari unggulan kelima, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen (Denmark), dengan skor 21-14, 21-15. (kmb39/net)
Pembalap Rivaldi dan Yahmani Juara Tiga Kelas
Denpasar (Bali Post)Pembalap Rivaldi Julian (Semarang) dan Yahmani (Denpasar), menjuarai tiga kelas, dalam Kejuaraan Terbuka Grasstrack dan Motocross, di Sirkuit Wahana Bali Adrenaline (WBA), Denpasar, Minggu (4/2) kemarin. Rivaldi berjaya di kelas grasstrack modifikasi 2 Tak dan 4 Tak terbuka, kemudian fun wahana 200 open, dan fun wahana trail sport 2 Tak dan 4 Tak 200 cc terbuka. Sementara Yahmani menjuarai kelas bebek 2 Tak dan 4 Tak standar open, fun wahana trail sport 2 Tak dan 4 Tak 20 cc lokal, serta ekshibisi Porproc Free For All (FFA) Bali. Pembalap Denpasar lainnya Diva Ismayana juara FFA open, disusul juara II Rivaldi dan juara III Yahmani. Diva juga juara di Motocross kelas Special Engine (SE) ekshibisi terbuka 250 cc, disusul Yahmani juara II, dan Arya DP (Denpasar) juara III. Diva juga juara power to power.
Pembalap Joshua (Denpasar) keluar sebagai juara di kelas fun wahana lokal Bali 200 cc, Hongky (Denpasar) juara di kelas One Make Race (OMR) Honda CRF terbuka 250cc, Ody Nugraha (Gianyar) juara di kelas enduro 350cc terbuka. Kemudian Sigit Bayu (Denpasar) juara kelas endure FFA terbuka 200cc, S. Haga (Denpasar) juara SE 30 cc terbuka, Adi Surya Widodo (Banyuwangi) juara SE 65cc terbuka. Kadek Oca (Denpasar) menjuarai SE 85 cc terbuka, Boi (Denpasar) juara SE eksekutif 250 cc, serta Parka juara fun wahana FFA 200 cc 35 tahun ke atas. Ketua Panpel Kadek Suartana, mengemukakan, meskipun ajang ini sebagai ganti Kejurnas Grasstrack Region III (Bali, NTB, NTT) Seri I, namun pesertanya lumayan. ‘’Sejauh ini, untuk seri I kami belum tahu penyelenggaraannya, sedangkan seri II, III, dan IV di NTB, dan seri V sekaligus pamungkas kembali digelar di Bali,’’ tuturnya. (022)
Wisma Atlet Siap Tampung Peserta ’’Test Event’’
Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, memastikan kesiapan Wisma Atlet Kemayoran jelang digelarnya “test event” Asian Games 2018. “Mulai tanggal 6 Februari, atlet-atlet dari 18 negara akan hadir di sini untuk mengikuti test event yang mana ada sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” kata Menko PMK usai meninjau langsung Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Minggu (4/2) kemarin. Dalam keterangan tertulisnya, Puan juga meninjau kesiapan dari relawan yang akan membantu 1.200 atlet dari 18 negara. Menko PMK juga meninjau sejumlah fasilitas seperti dapur, ruang makan, hingga kamar yang akan digunakan sebagai tempat tinggal atlet. “Tadi kita sudah melihat kesiapan dari semua kamar, tadi saya juga sudah lihat di dalamnya bahwa kamar sudah siap. Standarnya itu adalah hotel bintang 3, di mana satu kamar itu akan ditempati oleh tiga atlet,” ujar Menko PMK. Puan mengatakan pelaksanaan test event harus dilakukan sesuai pelaksanaan Asian Games. Dalam hal ini, test event dilakukan sebagai persiapan untuk mengevaluasi berbagai hal yang harus disiapkan pada pelaksanaan Asian Games 2018. “Saya berharap bahwa dalam test event ini kalau memang kemudian banyak masalah atau kemudian kesiapannya kurang, test event ini memang dilakukan untuk itu,” tambah Puan. Menko PMK juga mengajak semua pihak mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan test event sejak dini agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. Puan mengatakan sejauh ini baru ada delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada test event karena cabang sepak bola masih belum memastikan keikutsertaan. (ant)
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Bali Post/wan
JUMPING - Para pembalap melakukan jumping, pada kejuaraan terbuka grasstrack dan motocross, sebagai pengganti kejurnas Region 3 Seri I, di Sirkuit Wahana Bali Adrenaline, Denpasar, 3-4 Februari.
Bali Post/wan
COMPOUND - Para pemanah melakukan persiapan membidik sasaran di nomor compound, pada Bali Heroes Indoor Archery Open Championship I/2018, di GOR Lila Bhuana, yang berakhir Minggu (4/2) kemarin.
Gandawa Badung Juara ’’Standard Bow’’
Denpasar (Bali Post) Gandawa Archery Club Badung keluar sebagai juara umum untuk kategori standard bow dalam Bali Heroes Indoor Archery Open Championship I/2018, di GOR Lila Bhuana, yang berakhir Minggu (4/2) kemarin. Sedangkan Perpani Banyuwangi juara umum compound, dan tuan rumah Bali Heroes juara umum kategori recurve. Pada hari terakhir, kemarin, compound perorangan putra juaranya Purwananda Proyoga (Perpani Banyuwangi), disusul Fahrez Adams Lazuardi (Perpani Banyuwangi), dan I Made Warsana (Gandawa Archery Club). Untuk compound perorangan putri, juaranya Anggita Bintang Pratiwi (CIAS), kemudian Fathiya Kamila, dan Putu Friska Udayani (Gandawa Archery Club). Di nomor compound beregu putra, juaranya Komang Gde Krishnanda Putera Kesuma/Made Warsana/
Mochammad Ananda Wyman Wahid (Gandawa Archery Club), kemudian Fahreza Adams Lazuardi/Bonavita Budi Wijayanto/Purwa Nanda Prayoga (Perpani Banyuwangi), serta juara III Kadek Arry Anderzen/Bagus Made Budaeka/Mohammad Ziamin Bkhtiar (Perpani Buleleng). Di nomor compound beregu putri, juaranya Ni Nengah Sugiantini/Luh Sukerti/Ni Putu Purmayanti (Zen Archery), disusul Ni Luh Putu Ita Suwarningsih/Fathiya Kamila/Ni Putu Sri Andika Putri (Gianyar), dan juara III Putu Friska Udayani/Kadek Ayu Ningsih/Ni Ketut Dian Paramitha Putri Kusumasari (Gandawa). Ketua Panpel Zulfadly menyatakan, peta kekuatan dalam kejuaraan terbuka ini berimbang, terbukti tak ada klub yang mendominasi. Berdasarkan usulan peserta, event ini supaya menjadi agenda rutin tahunan, dan tahun depan sekupnya ditingkatkan lagi. (022)
Indonesia Kembali Hadapi Sri Lanka di ’’Playoff’’ Jakarta Sri Lanka dipastikan menjadi lawan Indonesia di babak playoff degradasi Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania pada April mendatang untuk menentukan siapa yang bertahan atau turun kasta ke Grup III. Berdasarkan data di website resmi Piala Davis, Minggu (4/2) kemarin, kepastian tersebut didapatkan setelah Sri Lanka ditumbangkan salah satu tim unggulan Grup II Zona Asia/Oseania, Thailand, dengan skor tipis 2-3 di pertandingan putaran pertama yang digelar pada 3-4 Februari 2018 di Colombo, Sri Lanka. Menghadapi tim Sri Lanka yang mampu bermain imbang dengan Thailand, Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) mengaku akan segera mempersiapkan skuat Piala Davis Indonesia walau waktu yang tersisa tinggal sekitar dua bulan. “Makanya kita harus segera mempersiapkan diri dan memperbaiki hasil di Piala Davis ini. Waktu yang tersisa ini harus kita maksimalkan,” kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wakabid Binpres) PP Pelti Deddy Prasetyo di Senayan, Jakarta, Minggu kemarin. Waktu yang tersisa sebelum menghadapi Sri Lanka, ujar Deddy, masih cukup untuk mempersiapkan diri, karena selain melakukan persiapan, mereka juga akan diikutkan turnamen tingkat nasional di Makassar pada bulan Maret sebagai sarana uji coba sebelum masuk turnamen besar. “Waktu dua bulan ini saya rasa cukup. Apalagi akan ada turnamen sebelum playoff, ini juga salah satu hal yang baik sebagai persiapan tim. Selain itu, nanti akan ada pelatih baru dari Belanda, Frank van Fraayenhoven, untuk menangani tim Indonesia mulai bulan Maret dan ini menjadi modal kita juga,” ujar Deddy. Indonesia dipastikan memainkan laga relegation playoff atau playoff degradasi Piala Davis Grup II
Zona Asia/Oseania pada April mendatang, karena kalah 1-4 dari Filipina pada dua hari pertandingan di Lapangan Tenis Terbuka, Senayan, Jakarta. Indonesia sebenarnya sempat membuka asa di hari pertama dengan menyeimbangkan kedudukan 1-1 lewat kemenangan David Agung Susanto atas Jeson Patrombon 6-2, 7-5, setelah di pertandingan pertama, Althaf Dhaifullah ditumbangkan Alberto Lim 3-6, 2-6. Sayangnya di hari kedua, Indonesia tak mampu mengumpulkan satu pun poin setelah tiga pertandingan yang dimainkan di hari terakhir ini, Filipina tampil dominan. Pertandingan pertama, pasangan David Agung Susanto/Justin Barki menyerah 6-7(5), 3-6 dari Francis Casey Alcantara/Jurence Zosimo Mendoza. Kekalahan kedua, datang dari David yang kembali turun di nomor tunggal setelah istirahat 30 menit usai main di ganda, oleh Alberto Lim 3-6, 4-6. Pada pertandingan terakhir hari kedua yang sudah tak menentukan, Anthony Susanto menyerah dari pemain debutan Filipina di ajang Piala Davis, John Bryan Decasa Otico, 3-6, 3-6. Deddy mengisyaratkan di laga playoff degradasi Grup II Asia/Oseania melawan Sri Lanka nanti, ada kemungkinan besar Pelti kembali memanggil Christopher Rungkat untuk bergabung dengan tim. “Mudah-mudahan Christopher Rungkat bisa bergabung, tempo hari tersirat dari Christophernya sendiri, mau bergabung. Tapi kami tetap akan fokus pada tim yang ada, melatih lagi dan bisa meraih hasil maksimal saat laga,” ujar Deddy. Diketahui, laga playoff degradasi ini merupakan pertemuan kedua Indonesia dan Sri Lanka. Di pertemuan terakhir yang digelar di Solo, Jawa Tengah, pada Juli 2016 lalu, Indonesia menang telak 5-0. Di pertemuan pada April nanti, Indonesia akan menghadapi Sri Lanka sebagai tamu, karena di pertemuan sebelumnya, Indonesia berlaku sebagai tuan rumah. (ant)
Bali Post/ant
KALAH - Ganda putra Indonesia David Agung Susanto (kanan) dan Justin Barki (kiri) mencoba mengembalikan bola ke arah pasangan Filipina Francis Casey Alcantara dan Jurence Zosimo Mendoza dalam partai ketiga Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis Senayan, Jakarta, Minggu (4/2) kemarin. Pasangan Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 6-7 (5) dan 3-6.
Senin Umanis, 5 Februari 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Looking Production Manager Good Skill & English.Send to hrdumaleopold@gmail.com
Dcr Bag.Gudang,Tk.Kirim/Kernet SMU,Maks.28Th,Lgs Bw lam Jl. Tegal Dukuh 1/17 081237811808
B.BP.001.02.18.0000164
Dcr Terapis berpengalaman atau tidak Gaji memuaskan bisa treatment salon H.085739088323
B.BP.001.02.18.0000187
B.BP.001.02.18.0000030
Looking for Online Manager, Good English,Social Media and Team Work.Send to hrdumaleopold@gmail.com
Bth Accounting,Teknik Sipil, Arsitk,Admin,sales,Design,Grafis Krm ke PT pmphrdbali@gmail.com
B.BP.001.02.18.0000198
B.BP.101.02.18.0000193
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh L2 di Kota Gianyar DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:082236881191/081805374433
B.BP.004.02.18.0000073
Dijual Rmh+Kost Jl.Sedap Malam III, SHM,IMB. Hub.085743659433 B.BP.001.01.18.0001377
Dicr Tng Pelaksana Proyek Tmt yg baru Lulus (pengalaman tidak diutamakan) 085100434106 WA.
DIJUAL MOBIL
Cr Sopir SMA Niat Kerja Serius 081805412118/085101241228NoSMS
CRV Th’2010 Manual 2000cc CoklatMetal Metalik/0811387317
Cr Tkg Las bs Filkam&Stainless Telp.087862202024/082236275935
HYUNDAI
B.BP.001.02.18.0000192
RUPA-RUPA
B.BP.821.02.18.0000102
B.BP.001.01.18.0001496
DIJUAL MOBIL
Dicari Salesman/Girl, Gaji, Transport, Komisi, Bonus Hub:087761391444 (Tidak SMS)
B.BP.001.01.18.0000922
BIRO JASA Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byarkn Lporkn Pjak HP.082146461910
B.BP.001.01.18.0001410
Splash GL’2012 Tgn 1 Silver 087862270180/085333124554
Dijual Rumah,Villa,Perkantoran & Dll Yg Sejenis Diatas Tnh yg Anda miliki.Hub:081236428148 B.BP.001.01.18.0001486
B.BP.001.02.18.0000196
Dicr Segera karyawati Bersih2 Villa Rental di Legian & Sanur Hubungi:081337967727
VW
DIJUAL TANAH
VW Beetle Th’2000 AT Sunroof Ori/Istmw,087862127626 AsBali
Kav Mulai 150Jt/Kav Lks 10km Kota Dps bs Krdt,087862127626
SERVICE
FOTOCOPY
B.BP.001.02.18.0000175
B.BP.001.02.18.0000155
DIJUAL RUMAH
KEHILANGAN
B.BP.001.02.18.0000048 SUZUKI
B.BP.001.01.18.0001269
Dcr Teknisi,Sales,Spv, Adm Gdg, Gj+Bns+Komisi+BPJS.LamPT.PMA Bedahulu XVII/7, Dps
B.BP.001.01.18.0001348
Dilelang Hyundai Tucson’14 Asli Bali.Hub:089619874461
Dbthkn Audit Internal,Mrkting, Anals Kredit,AO,K.bag dana,Kpl Kntr Kas,Acounting,Adm Kredit, Legal u/ Bank. Krm lam ke: bpradiartha@yahoo.com/T:422387
B.BP.154.02.18.0000194
B.BP.164.01.18.0001516
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertifikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.02.18.0000189
B.BP.001.02.18.0000195
Sopir u/Mobil Kontrak Bulanan Ijin Pariwisata H.087862127626
B.BP.004.02.18.0000197
DISEWAKAN TOKO
Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-085100978067
HONDA
B.BP.001.02.18.0000190
Dcr Staff Reservasie u/Travel Agent Windys Bali Tour.Lmrn CV E:lee_fusen@hotmail.com
B.BP.001.02.18.0000172
T.10A dkt Pantai 50m Jln Utama Soka-Tbn,95Jt/A.085257539923
B.BP.001.02.18.0000150
B.BP.001.01.18.0001508
Cari Satpam Min1Thn Krm Teuku Umar Barat 128 Dps
Djl Tnh 9,11Are Jl.utama dr Jasri ke Ujung Krngsem,Hrg 100 Jt/A Nego Hub.081246628918 TP
Dknt Tko Jl.Mangga Sari16 Kebo Iwa Sltan,20Jt+Ng,081999011404
B.BP.004.02.18.0000004
B.BP.001.02.18.0000171
PT.Menara Duta Maha Expo Bth Kry Gj/B 2,6-3,7Jt Pss:SPG/B, MD,Adm,Csir,Gdg,OB,Spv.SMS/Hub 081236776658 (Putu Erna)
BIRO JASA
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
B.BP.167.02.18.0000147
Dcr Tkg Srabutan & Satpam di Rumah Hub.081237895362 Pesta
Teknisi Komputer Bw Srt Lamaran Ke Ruko Sudirman Agung B-25
“il Tendone”- Gelato by Massimo,Akan Buka di Jalan Dewi Sri (Depan Puri Mimi Hotel).Dicari:Waiter, Barista, CS,Kasir.Mohon Mengirim Lamaran ke email: andre.christoper@live.com Bpk Andre 08113880588
B.BP.001.01.18.0001457
Sekolah di Jimbaran cari: Kep.Sek.TK,Guru Bhs.Inggris, Komputer,Biologi,Matematika, Olah Raga,French,Bhs.Indonesia Driver,Receptionist,Dokter, Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.004.02.18.0000005
B.BP.001.02.18.0000029
Dcr Peg.Butik(SMA)Indi Butik & Jewelry Jl.D.Buyan 33 Sanur
B.BP.001.02.18.0000174
Tukang Las Listrik Punya SIM A Sales Marketing.H:085103167222
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.02.18.0000173
Hlg BPKB DK 8750 OY AN:I Gd Swastika AMSG AKP,0818568670
B.BP.001.02.18.0000188
Hlg SHM No.7788 Desa Kerobokan Luas 160M2 An I Made Muryadana
B.BP.001.02.18.0000160
SHM No:170 Kab.Malang,Hlg Sktr Dps Utara, a/n Ir.R Sugiharsoyo
B.BP.001.02.18.0000159
HONDA PROMO MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP New
BRIO DP. 28JT
30JT 33JT 50JT 67JT UNIT READY
- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk
Hub : INDRA
087861965007 081337281539 C.0001380-MBL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL RUMAH
BENGKEL LAS 0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Free
Rp. 3.000.000
n
Desig
4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
BALI WANGI JASA KURAS
WC AHLI SUMBAT
2
(Selama Persediaan Masih ada)
LIMBAH
BERGARANSI BIRO JASA KLOSET, WASTAFEL, MELAYANI MAMPET
Money Back Guarantee �
BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
ATASI:
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras GARANSI 081337666135 082359392760
WC
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas �Finishing Design Lengkap, dgn AntiElegan Karat &&Berkelas Coating �Pengalaman Pengalaman lebih lebih dari dari 15 10Tahun Tahun �Tenaga TenagaProfesional Profesional (Arsitek (Arsitek&&Sipil) Sipil)
RUPA-RUPA
TOUR
Garansi produk CCTV 2 thn
Terima Service Stavol & Ups
Website : www.stavolbali.com
ANUGERAH DEWATA
C.0001454-ELK
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 257028, 8955748 www.anugerahdewata.com
CC.0000599 0000051-BKL bkl
GESEK TUNAI & PELUNASAN
C.0001228-BRJ
H. 08-1234567-113 C.0000731-rpa
RUPA-RUPA
K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018 * SIN Free & Easy 3D2N Rp. 4.450.000 (2-4 Mar, 20-22 Mar, 23-25 Mar) * BKK Kul 4D3N Rp. 6.775.000 (15-18 Mar 2018) * HKG – SHENZHEN 4D3N Rp. 10.875.000 (28-31 Mar 2018) Hubungi : 0361-8495858 Jl.Gatot Subroto Tengah No.46 Blok E Dps C.0001150-tour
SERVICE
BIRO JASA Bali Post
BALI LESTARI JASA KURAS
WC
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar
INTERIOR
SERVICE
FESTIVAL MUSIKAL PUISI BALI 2018
C.0001501-BRJ
SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar
� 08124651138-085103005620 Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001098-BRJ
Gratis
TERBUKA RADITYA JAYA Interior & Furniture Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0000736-INT
SERVICE AC
OKA TEKNIK
Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI
TEL.085100404827 C.0001383-SRV C.0 0 0 0 9 8 3 -SRV
� � � �
UMUM MAHASISWA ANAK SEKOLAH SEKEHA TERUNA
Pendaftaran SMS/WA
Semua Peserta tayang di Bali TV 10 Peserta terpavorit mendapat hadiah menarik dan setiap peserta mendapat piagam dan member card Discount Ajeg Bali
Anak Sekolah 081802411818 08113976363
Bali Now
Goes to School Daftarkan � � � �
Sekolah kamu Prestasi kamu Prestasi Guru kamu Prestasi kawanmu SMS / WA Redaksi Program Bali TV
0817 361 717
EKONOMI
18
BI akan Kembangkan ’’Cluster’’ Bawang Putih Denpasar (Bali Post) Komoditas bawang putih merupakan salah satu komoditas yang diimpor. Dari total kebutuhan bawang putih, sebesar 90 persen merupakan bawang putih impor. Besarnya persentase impor lantaran belum mampu memenuhi kebutuhan bawang putih. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, Bali pernah memiliki komoditas bawang putih berkualitas tinggi dari kawasan Sanur. Namun sekarang tidak ada lagi petani yang menanamnya. Selanjutnya, bawang putih banyak ditanam di Desa Wanagiri, Buleleng tahun 2014. Sama halnya dengan Sanur, komoditas bawang putih di Desa Wanagiri pun meng-
hilang. “Walaupun masih ada yang menanam. Itu pun hanya tersisa satu hektare untuk konsumsi pribadi,” ujarnya belum lama ini. Penurunan produksi bawang putih di Bali diprediksi karena harga tidak menarik saat pemerintah membuka impor. Bawang putih lokal kalah bersaing dengan bawang putih impor. Sementara harga bibit tergolong mahal, sehingga petani beralih ke produk pertanian lainnya. BI KPw Provinsi Bali berusaha mengembalikan kejayaan bawang putih. BI akan melakukan pengembangan lahan percontohan untuk komoditas bawang putih di Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng. Bank sentral itu berinisiatif membangun pemberdayaan pertanian bawang butih melalui sistem cluster atau
dilakukan oleh kelompok tani. Kepala Divisi Advisory Pengembangan Ekonomi BI Bali Azka Subhan mengatakan, bawang putih memiliki peluang bisnis yang seksi karena bisa menghasilkan keuntungan yang tinggi. Apalagi Bali memiliki histori yang baik terkait bawang putih. “Kenapa kejayaan itu tidak dikembalikan kembali,” ujarnya. Rencana pengembangan cluster bawang putih ini disambut baik petani di Desa Wanagiri. Bahkan petani di sana bersedia menyiapkan 50 hektar dalam rangka mandiri memproduksi bawang putih. “Dua hektar dulu, mengingat untuk bibit bawang putih untuk satu hektar lahan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 52 juta-an,” ungkapnya. (kmb42)
Senin Umanis, 5 Februari 2018
KKP Gandeng Bank Perkuat Nelayan Jakarta (Bali Post) – Pemerintah melalui Kementerian Kelatan dan Perikanan (KKP) menggandeng sejumlah BUMN perbankan untuk memfasilitasi permodalan bagi nelayan yang ingin mengganti alat tangkap mereka agar lebih ramah lingkungan. “Kami sudah sediakan fasilitas pinjaman dari bank. Itu bisa digunakan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam siaran pers KKP yang diterima di Jakarta, Sabtu. Menteri Susi memaparkan, BRI adalah salah satu perbankan BUMN yang digandeng KKP guna mendukung fasilitas peminjaman modal untuk para nelayan mengganti alat tangkapnya. Susi selaku Menteri Kelautan dan Perikanan juga telah meninjau pendataan, verifikasi dan validasi kapal nelayan dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan di Tegal, Jumat (2/2). Pendataan kapal nelayan tersebut dilakukan untuk memastikan ukuran kapal dan alat tangkap yang digunakan sudah ramah lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri No. 2 tahun 2015 tentang Larangan penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukan Hela dan
Pukat Tarik. Dalam kunjungannya, Menteri Susi berdialog dengan peserta pendataan kapal dan berpesan untuk jujur saat melaut. Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan tujuan program Gerakan Permodalan Nelayan (Gemonel) adalah mempercepat permodalan bagi nelayan untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan. “Tujuan Gemonel pada dasarnya untuk percepatan fasilitasi permodalan khususnya untuk skema KUR (kredit usaha rakyat) mikro dan retail bagi nelayan,” kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Sjarief Widjaja. Program tersebut, lanjutnya, memberikan skim yang sangat menarik dengan ragam kemudahan kepada nelayan dengan bunga hanya empat persen, jauh di bawah bunga perbankan pada umumnya. “Pada tahun 2017, sebanyak 493 debitur nelayan telah menerima kredit dari perbankan sebesar Rp 211,34 miliar, dan permodalan sebesar Rp 1,84 miliar dari BLU LPMUKP (Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan),” katanya. (ant)
19
Senin Umanis, 5 Februari 2018
Lewat Teknologi Dari Hal. 1
Bali Post/ant
INGGIT - Para penari menggelar pertunjukan seni tari di Jalan Astaanyar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (4/2)kemarin. Kegiatan tersebut dalam rangka merawat ingatan masyarakat tentang sosok dan jasa-jasa Ibu Inggit Garnasih sebagai pendamping hidup presiden pertama Indonesia,Soekarno.
’’Crane’’ Timpa Pekerja, Empat Tewas Jakarta (Bali Post) – Crane yang mengangkat beton dalam proyek jalur ganda kereta di kawasan Matraman, Jatinegara Jakarta Timur, Minggu kemarin, roboh dan menimpa pekerja. Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan empat orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB saat proses pengangkatan beton. Diduga karena posisi tidak sesuai, crane roboh dan menimpa para pekerja yang tengah membangun jalur ganda kereta tersebut. Atas kejadian itu, aparat kepolisian memeriksa sejumlah saksi. Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol. Yoyon Tony Surya Putra, mengatakan, polisi saat ini tengah melakukan
pemeriksaan saksi-saksi baik dari pengawas proyek dan saksi lainnya yang berada di lokasi kejadian. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi akan mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam pekerjaan proyek pembangunan jalur ganda kereta itu. Jika nantinya ditemukan unsur kelalaian hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, maka akan ditindaklanjuti dengan proses hukum. Dia mengatakan, kecelakaan kerja proyek konstruksi tersebut disebabkan jatuhnya bantalan rel jalur ganda yang akan dipasang dengan alat crane. Ketika posisi bantalan rel di atas, tiba-tiba mengalami kemiringan dan jatuh menimpa para pekerja. Dia mengatakan, satu korban meninggal di tempat kejadian dan lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong. (ant)
Warung Global
TPP Harus Berbasis Kinerja RENCANA Pemkab Bangli menerapkan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kinerja, menjadi polemik di kalangan ASN. Kebijakan tersebut dinilai tidak adil lantaran TPP berbasis kinerja hanya diberikan untuk ASN di luar guru. Beberapa pengopini yang bergabung dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM Sabtu (3/2), berharap agar pemberian Tambahan Pengahsilan ini memiliki tolok ukur yang jelas meliputi perencanaan kerja, pelaksanaan termasuk target pencapaiannya. Sebagai masyarakat, Arya di Denpasar menyarankan agar pegawai-pegawai yang bertugas di pesolok-pelosok desalah yang tepat mendapatkan penghasilan tambahan. Kalau yang di kota, apalagi sebagai guru, sudah tinggi penghasilannya bahkan dapat tunjangan profesi guru serta tunjangan sertifikasi. Selain itu, tolok ukur yang mendasari pem-
berian TPP ini juga harus terukur dan jelas. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga target kerja, ini penting. Ia juga mngusulkan agar ada tim survei mengenai data ASN yang akan diberikan penghasilan tambahan, bagi mereka yang benar-benar memiliki kinerja yang cukup baik, yang pantas diberikan antara PNS dan non-PNS menurut Ketut Teken di Sesetan memang jauh berbeda. Namun, ia tetap berharap agar guru PNS ini tidak hanya berorientasi uang karena menurutnya nilai plus sebagai tenaga pendidik ini akan didapatkan di masyarakat, sebab sebagai tenaga pendidik ini tugasnya sangat mulia. Senada dengan pendapat Fera di Tabanan. Guru tugasnya begitu berat mendidik generasi muda, jadi selayaknya memang diberikan penghargaan juga bisa berupa penghasilan tambahan tapi diprioritaskan bagi yang honornya masih rendah. (sikha)
Senin, 5 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Keteladanan (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Aranyaka Parwa (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita PT. Dinamika Tiga Pilar 10:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 10:05 Wita Lejel Home Shopping
11:30 Wita Parameter 12:05 Wita Dharma Wacana Keteledanan (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Yowana Live 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 17:00 Wita Dunia Pendidikan 17:05 Wita Kartun Aranyaka Parwa (2)
18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Dedy Susanto 21:00 Wita Prita 21:00 Wita Taksu Made Tangkas 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folks Song
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10
Antara lain dilihat dari keinginan masyarakat untuk mendapatkan sesuatu dengan mudah lewat teknologi. Karenanya, menurut Nasir, diperlukan banyak perusahaan pemula berbasis teknologi atau start-up agar masyarakat zaman now dapat terpenuhi kebutuhannya. Dikatakan, di era revolusi industri 4.0 ini, peran startup akan semakin dibutuhkan seiring meningginya digitalisasi. “Jadi kalau mau buat start-up, buatlah yang sesuai seperti zaman sekarang,” ujarnya. Mohamad Nasir menilai, melihat perkembangan saat ini, STIKOM Bali bisa menjadi perguruan tinggi IT terbaik di Indonesia Timur bahkan menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Sebagai perguruan tinggi IT, Menristekdikti menilai STIKOM Bali sangat siap memasuki era revolusi industri keempat (R-4). Apalagi STIKOM Bali ternyata sudah melaksanakan blended learing atau pembelajaran jarak jauh menggunakan teknologi informasi. Dikatakan Menteri Mohamad Nasir, revolusi industri keempat harus disiapkan dari sekarang dengan meningkatkan kemampuan teknologi informasi. “Kesiapan yang sudah dilakukan oleh STIKOM Bali terlihat
dari start up-start up karya para mahasiswanya, seperti diperlihatkan tadi, saya sangat kagum,” kata Mohamad Nasir. Sementara itu, Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menyampaikan, bahwa STIKOM Bali selain sangat maju dalam inovasi produk-produk teknologi, juga selalu menjunjung tinggi pelestarian seni dan budaya berbasis IT, sehingga banyak inovasi produk STIKOM Bali yang sangat bermanfaat untuk kelestarian seni dan budaya Bali. “Saat ini, STIKOM Bali memiliki empat program studi (prodi) yakni Prodi Sistem Informasi, Prodi Sistem Komputer, Prodi Manajemen Informatika dan Program International class bekerja sama dengan Help University Kuala Lumpur Ma la y sia ,” ka t a Da d a ng Hermawan. Sebelum memberikan kuliah umum, Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Direktur Jenderal Kelembagaan Ke menristek Dikti Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M. Eng.Sc., Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali – Nusra Prof. Dasi Astawa, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti-induk STIKOM Bali Prof. I Made Bandem dan Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan meresmikan Co-Working Space Inkubator Bisnis STIKOM Bali. (ad139)
Dana Kapitasi Dari Hal. 1
KPK menerima informasi adanya kutipan-kutipan terkait dana kapitasi dan pungli perizinan yang diadministrasikan oleh administrasi bendahara paguyuban puskesma se-Jombang. “Karena itu, tim menelusuri kebenaran informasi tersebut dan pada Sabtu 3 Februari, tim bergerak secara paralel ke dua lokasi di Jombang dan Surabaya,” ucap Syarif. Selanjutnya, kata dia, pada pukul 09.00 WIB, tim bergerak menuju Puskesmas Perak Jombang dan mengamankan Oisatin, Kepala Puskesmas Perak yang menjabat sebagai Bendahara Paguyuban Puskesmas seJombang. “Tim mendapatkan catatan pengadministrasian dana atau uang kutipan dan buku rekening bank atas nama yang bersangkutan,” kata Syarif. Kemudian, ia mengatakan tim kedua bergerak ke sebuah apartemen di Kota Surabaya untuk mengamankan Inna Silestyowati beserta S dan A. “Ditemukan juga catatan dan buku rek-
ening bank atas nama Inna Silestyowati yang diduga tempat penampungan uang kutipan,” tuturnya. Setelah itu, lanjut Syarif, dari Puskesmas Perak tim bergerak untuk mengamankan Kepala Paguyuban Puskesmas Didi Rijadi di kediamannya di Jombang sekitar pukul 10.30 WIB. “Pada saat bersamaan, tim KPK lainnya bergerak ke Stasiun Solo Balapan Kota Solo dan mengamankan Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang, di sebuah restoran cepat saji sekitar pukul 17.00 WIB yang sedang menunggu keberangkatan kereta menuju Jombang,” ungkap Syarif. Dari tangan Nyono Suharli Wihandoko didapatkan uang tunai yang diduga sisa uang tunai pemberian Inna Silestyowati sebesar Rp 25.550.000 dan didapatkan juga 9.500 dolar AS. “Nyono Suharli Wihandoko dan Munir ajudannya kemudian dibawa ke Jakarta menggunakan transportasi udara dan tiba di gedung KPK sekitar pukul 21.15 WIB,” kata dia.(ant)
Tatap Muka Dari Hal. 1
Begitu juga telah melakukan tatap muka di empat kecamatan, serta telah menginstruksikan jajaran pengurus partai untuk melaksanakan konsolidasi partai dan berkoalisi dengan seluruh elemen masyarakat di Kota Denpasar. “Upaya ini untuk tetap berada di satu jalur perjuangan kita yaitu untuk kemenangan pasangan Koster-Ace di Kota Denpasar,” ujar Ketua DPRD Kota Denpasar ini. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Tingkat Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan, satu jalur, satu pulau, dan satu tata kelola merupakan komitmen dari KBS-ACE. Ada lima bidang prioritas KBS-ACE, yakni sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan
tenaga kerja, adat, agama, tradisi, seni, dan budaya, serta pariwisata dan pembangunan infrastruktur. “Kita tidak melihat satu kabupaten, kita akan melihat Bali. Oleh karena itu, sekalipun kita ada di Denpasar, sekalipun kita ada di Kabupaten Badung, menurut kami, kita harus pikirkan juga bagaimana saudara-saudara kita yang ada di kabupaten lain,” ujarnya. Pergelaran seni dan budaya diisi beragam kesenian lokal Bali dan nusantara. Mulai dari tari pendet massal, baleganjur, barongsai, hingga reog Ponorogo. Sejumlah artis lokal Bali tampak pula memeriahkan perhelatan akbar ini. Tak ketinggalan, ditampilkan juga tari kebesaran PDI Perjuangan berjudul Fajar Dharma yang dikonsep langsung oleh I Wayan Koster. (kmb)
Kepala Dinas Dari Hal. 1
Syarif mengatakan, Inna Silestyowati diduga telah menyuap Nyono Suharli Wihandoko agar ditetapkan sebagai Kepala Dinas Kesehatan definitif. Uang yang diserahkan Inna Silestyowati kepada Nyono Suharli Wihandoko diduga berasal dari kutipan jasa pelayanan kesehatan atau dana kapitasi dari 34 Puskesmas di Jombang yang dikumpulkan sejak Juni 2017 sekitar total Rp 434 juta. “Dengan pembagian 1 persen untuk Paguyuban Puskesmas seJombang, 1 persen untuk
Kepala Dinas Kesehatan, dan 5 persen untuk Bupati,” ucap Syarif. Atas dana yang terkumpul tersebut, lanjut Syarif, Inna Silestyowati telah menyerahkan kepada Nyono Suharli Wihandoko sebesar Rp 200 juta pada Desember 2017. Selain itu, Inna Silestyowati juga membantu penerbitan izin operasional sebuah rumah sakit swasta di Jombang dan meminta pungutan liar (pungli) terkait izin. Dari pungli tersebut, diduga telah diserahkan kepada Nyono Suharli Wihandoko pada 1 Februari 2018 sebesar Rp 75 juta. (ant)
Perekonomian Rakyat Dari Hal. 1
“Untuk itu, kami akan memperkuat perekonomian desa adat dengan membangun badan usaha milik desa adat. Termasuk di dalamnya adalah untuk memperkuat dan merevitalisasi pasar-pasar tradisional milik desa adat,” jelasnya. Menurut Koster, hal ini dilakukan untuk menghadapi perkembangan global yang semakin m e ne ka n p e re ko no m i a n rakyat di desa. Sementara di bidang pendidikan, KBS-ACE memastikan pendidikan dasar dan menengah termasuk wajib belajar 12 tahun akan dibiayai penuh dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD kabupaten/kota.
Di bidang kesehatan, KBS-ACE akan menyempurnakan program jaminan kesehatan Bali Mandara. Baik menyangkut jenis layanan, tata laksana-nya, maupun pengintegrasiannya dengan sistem jaminan kesehatan nasional, sehingga pelayanan kesehatan di Bali bisa dijalankan secara gratis dalam format Krama Bali Sehat. Di bidang infrastruktur, akan dibangun di darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi antar wilayah yang ada di seluruh Bali. Kemudian, aset-aset milik Pemprov Bali yang memiliki nilai ekonomi akan diberdayakan untuk kepentingan masyarakat. (kmb)
16 Pages
44 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
.com. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
nationalbalipost
online: http://www.inter
Monday,
Monday, February
February
5, 2018
which The crane and colapsed killed 4 workers in Jakarta.
5, 2018
movie has accused her at a Thurman - Actor Uma sexually assaulting hit film LOS ANGELES Weinstein of together on the 1994 Harvey worked producer after they London hotel Maureen by columnist that “Pulp Fiction.” in October on Saturday
Lamarque
holds a ball Justin Timberlake entertainerhis upcoming performance half time Super Bowl conference about February 1, 2018 U.S. during a press , Minnesota, in Minneapolis REUTERS/Kevin
caused a Timberlake LIS - Justin performed the Super MINNEAPO when he Jackson in 2004, Janet national controversy show with Thursday not to expect on Bowl halftime singer said this time around. and the pop in crime to appear return to Amerwill his partner on Sunday a “wardrobe Timberlakestage 14 years afterlast gig at the There’s a game. ica’s biggest overshadowed his special guests.to (Jay-Z) championship malfunction” League’s grand ideas about it. From NSYNC in MinNational FootballI had a ton of of odds on a news conference “To be honest Vegas has a lot told I think my Timberlake whole list. to Janet,” like they are Kids, I feel it’s going to Chris Stapleton Tennessee rock the stage and band, the neapolis. year to year... my “But this and I am excited this garment during special guests part of Jackson’sbared her breast. of fun.” briefly ripped off to be a lot infamously Houston and Timberlakeshow performance in malfunction.”letter to Tim“wardrobe an open keep his their halftime coined the phrase published winner to The incident Television Council 10-times Grammy million viewers, The Parents asking the to draw more than 100 Thursday has berlake on which is estimated Bowl XXXVIII performance, safe for children. during Super millions of parents friendly and of your performancethrew us – and “The fallout mark. You really the group wrote. biggest news kids,” was the war with their left an indelible malfunction had launched into watching were wardrobe nation who when the “The now-infamous friendly even at a time halftime show story for weeks, to emulate to keep the “We ask youand who may be hoping in Iraq.” continued, The letter children watching, the and safe for (rtr) You can you one day.” Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
article saying behavior in York Times her silence after In a New inappropriate anything in broke out about to say Dowd, Thurman wait to speak she did not want she would who because than 70 women the workplace latest of moreof sexual misconduct, anger. that became the Thurman 65-year-old Weinstein said on Saturday lawyer to Thurman have accused apologized years ago, rape. Weinstein’s including at her 25 had immediately the producer an “awkward pass” physically assaulted for making claims about being but that her 47, said Weinstein at were untrue. in his suite article, Thurman, she met him In the Times down when tried to pushed herSavoy Hotel. on me. He London’s to shove himself kinds of unpleasantit “He tried He did all put his back into expose himself. he didn’t actually a the newspaper. things. But me,” she toldcomment by Reuters, and force Times article further Asked for Thurman said the for producer representative the said itself. Brafman, considered false spoke for he lawyer, Ben Weinstein’s saddened by whatclosely with for more and was stunned someone he worked pass at from awkward allegations making an than two decades.acknowledges he regrets and immediately which “Mr Weinstein dis25 years ago in a statement. Ms Thurmanfor,” Brafman said wait 25 years to publicly she would apologized Thurman would to Weinstein,accusations false “Why Ms and why according to include to Weinstein and happened cuss this incident what really assault is a mystery embellish physical were being of attempted to the Times whether statements his attorneys.” Thurman’s “before deciding(rtr) Brafman said and investigatedbe appropriate.” her would carefully examined action against legal any
ional Bali
find Internat
Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Post at:
Four workers killed in railway project crane collapse in Matraram
railway rs killed in Four worke collapse in Matraram ne project cra in the public
and
at the construction four on Sunday has killed lift Jakarta, to collapse early - A crane Matraman, East which was used to JAKARTA crane, track in link Jakarta others. The that will site of a railway injured five railway project Raya. workers and near Jl. Matraman for a four-track
occurred rail pads collapsed at 5 a.m. .com. the cone accidents wartakotalive a box girder at transit Cikarang, to Cipto ten workplac construction projects:16, 2017, a crane thatincarried Last month,of the light rapid East an acwere taken Here are private The deceasedo Hospital in Central struction site in Utan Kayu, the 6. On November sign was involved near the taken Light message hours of pek Toll road (LRT) project Mangunkusumthe injured were a variable workers of project. in the early (rtr) in Palem- cident at the Jakarta-Cikam 4, 2017, two in East Jakarta. Jakarta, fell pek Toll road Jakarta, while five workers. of Hospital 1. On August construction project girder rods reported that morning, injuring pole. to Premier (LRT) Elevate Jakarta-Cikam colheard in 9, 2017, two Jakarta Police the crane. Rail Transit deaths from an LRT also be at the The East News can at Global Radio 7. On Decemberan Bridge construction were operating the bridge convests, bang fell to 22, 2017, five workersseized the helmets, “Bali Image” 9.30 until 10.00 toll road as the Ciputrapingg at the 2. On September -Sukabumi) FM 96.5 fromto Global Radio The police ID cards of the victims and killed lapsed. a ceiling bali. collapsed 26, 2017, collapsed. am. Listen Bocimi (Bogor-Ciawi shoes and Bogor District live crane 8. On December FM at http://globalfm .com or struction in and injured two others. the Bogor Spring Apartmenta girder rod colevidence. resident, said the times, lfmlisten2myradio Pakubuwono a crane at several that Yadi, a one worker 30, 2017, toll road conat http://radiogloba /channel/ 26, 2017, at the site construction tang video streaming 9. On December had fallen only this morning has 3. On October(BORR) toll road and http://ustream.tv the Pemalang-Ba bali.com lapsed at but it was lives. “The craneit fell Outer Ringroad highway. global-fm-bali. massive girder the Pasuru- struction site. once it had taken fell on a public 29, 2017, a girder at 4, 2018, six toll road several times,as quoted by - Antasari knocked collapsed 10. On January toll road construction he said, 4. On October at the Depok o (Paspro) workers. collapsed rods were accidentally on a house,” an-Probolingg killed one of the the of the rods and a concrete Jalan project afterexcavator. collapsed 15, 2017, at a car over by an 5. On Novemberproject fell on LRT construction in East Jakarta. MT Haryono
SENIN UMANIS, 5 FEBRUARI 2018
Uma Thurman
Korban Weinstein
Uma Thurman mengaku telah menjadi korban Harvey Weinstein. Ia menuduh produser film kenamaan itu melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya di London saat mereka bekerja bersama dalam film hit “Pulp Fiction” yang diproduksi pada 1994. Dalam artikel di New York Times yang dimuat Sabtu oleh kolumnis Maureen Down, Thurman akhirnya terbuka setelah pada Oktober lalu mengatakan akan berbicara tentang adanya tindakan tidak senonoh di tempat kerja, namun ia tidak ingin berbicara saat dilanda kemarahan. Thurman merupakan wanita ke-70 yang menuduh Weinstein melakukan pelecehan seksual, termasuk pemerkosaan. Pengacara Weinstein pada Sabtu mengatakan bahwa produser tersebut telah meminta maaf pada Thurman atas tindakannya yang disebut sebagai upaya pendekatan yang memalukan 25 tahun lalu. Namun, tudingan tentang pelecehan seksual dinyatakan tidak benar. Dalam artikel itu, Thurman mengatakan Weinstein mendorongnya ketika ia bertemu dengan produser itu di kamar suite Hotel Savoy, London. Dimintai komentar lebih jauh soal tudingan ini, perwakilan Thurman mengatakan artikel tersebut sudah berbicara terkait peristiwa itu sepenuhnya. Pengacara Weinstein, Ben Brafman, mengatakan Weinstein sangat terkejut dan sedih karena tudingan yang keliru dari seseorang yang telah bekerja sama dengannya selama hampir 20 tahun. Brafman juga mempertanyakan kenapa Thurman harus menunggu 25 tahun untuk mendiskusikan insiden tersebut. Ia juga mengatakan saat ini pihaknya sedang meneliti lebih lanjut pernyataan Thurman dalam artikel itu sebelum memutuskan mengambil langkah hukum terhadapnya. Selain membintangi “Pulp Fiction” yang disutradarai Quentin Tarantino, Thurman juga membintangi dua film “Kill Bill” yang diproduseri Miramax, studio milik Weinstein, dan mendapatkan penjualan tiket hingga 330 juta dolar AS secara global. (iah/rtr)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Del Toro Raih ”Sutradara Terbaik” di DGA California (Bali Post) -
Kemenangan Guillermo del Toro untuk Academy Awards makin dekat. Pada Sabtu (3/2) malam waktu setempat, sutradara asal Meksiko ini memenangkan penghargaan Directors Guild of America (DGA), sebuah penghargaan yang disebut-sebut prediksi untuk peraih Oscar. Del Toro meraih penghargaan sebagai Sutradara Terbaik karena film arahannya “The Shape of Water”. Ia juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik dalam film yang sama di Academy Award yang diumumkan Maret depan. Sebelumnya, sutradara ini juga meraih penghargaan bergengsi Golden Globe untuk penyutradaraan film yang dibintangi Sally Hawkins sebagai seorang pembersih toilet di laboratorium rahasia milik pemerintah yang jatuh cinta dengan tokoh misterius berbentuk duyung. “Film ini membawa saya melakukan hal yang paling takut saya lakukan,” kata Del Toro. Del Toro sangat terharu saat mendedikasikan penghargaan ini untuk ibu dan ayahnya, yang belum lama jatuh sakit. “Meskipun saat ini mereka masih bersama saya, dan mereka masih bisa menden-
gar saya, terima kasih ayah, terima kasih ibu. Kalian selalu percaya pada saya dan monstermonster saya,” katanya. Del Toro berhasil mengalahkan Christopher Nolan, yang dinominasikan dalam film tentang Perang Dunia II “Dunkirk”. Film ini juga diunggulkan dalam meraih Oscar yang diumumkan pada 4 Maret mendatang. “The Shape of Water” dinominasikan dalam 7 kategori di Golden Globes, namun hanya berhasil membawa 2 penghargaan. Film ini juga diberikan penghargaan Film Terbaik oleh Producers Guild. Dinominasikan untuk 13 kategori di Oscar. Penghargaan DGA kerap kali dianggap sebagai referensi pemenang Academy Awards, khususnya penghargaan sutradara terbaik, karena 13 dari 14 pemenang DGA juga memenangi penghargaan Oscar dalam kategori yang sama. Hadir dalam acara penghargaan DGA sebagai presenter, di antaranya Sam Rockwell, Amy Schumer, Saoirse Ronan, Kevin Bacon, Allison Janney dan Damien Chazelle. (iah/afp)
TERBAIK - Guillermo del Toro meraih penghargaan “Sutradara Terbaik” dalam Directors Guild of America (DGA) yang digelar Sabtu (3/2) di California, Amerika Serikat (AS).
Anik and Mofnrocx
Rilis Video Klip ”Harus Mepisah”
Sebuah karya musik tidak lengkap rasanya kalau tidak dibuatkan video klip. Selain untuk menarik perhatian para penggemar, video klip juga sebagai bentuk visualisasi dari makna yang disampikan dalam sebuah karya, sehingga lebih mudah dipahami dan dimengerti oleh penikmatnya. Hal inilah yang dilakukan salah satu band asal Buleleng, Anik and Mofnrocx band. Band yang konsisten meramaikan musik Bali lewat karyakarya anyarnya ini, baru saja merilis video klip singlenya yang berjudul “Harus Mepisah”. Lagu “Harus Mepisah” ini telah dirilis ke publik sejak lama, na-
mun pengerjaan video klipnya baru dirampungkan beberapa hari yang lalu. “Video klip lagu ‘Harus Mepisah’ ini telah kami share ke media sosial, terutama di channel Youtube resmi kami. Semoga para pecinta musik Bali bisa terhibur dengan suguhan karya kami,” tandas Miki, bassis Anik and Mofnrocx band, Minggu (4/2) kemarin. Sebagaimana makna yang tertuang dalam lirik lagu “Harus Mepisah” ini, video klipnya pun dibuat sesuai dengan alur ceritanya. Lagu ini menceritakan sebuah hubungan yang berakhir tanpa sebuah komunikasi. Pengambilan gambar untuk video klip ini mengambil
3 lokasi berbeda. “Untuk pembuatan klipnya, kami konsepkan sesuai dengan lirik lagunya,” imbuh Miki. Pengerjaan video klip dari band yang beranggotakan Anik (vokal), Miki (bass), Apap Miichan (gitar) dan Ogik (drum) ini sebenarnya sudah mulai dikerjakan sejak tahun lalu. Namun, karena banyaknya kesibukan dari para personel, membuat pengerjaan klip ini molor, hingga pengerjaannya baru tuntas di akhir Januari 2018 lalu. “Beruntung kami dibantu oleh banyak pihak. Penggarapan video klip dibantu oleh Made Tama dan Verent, serta Udayana dari Davin’s
Anik and Mofnrocx Studio,” ujarnya. Anik and Mofnrocx pun berharap hadirnya video klip terbaru ini agar bisa memberikan inspirasi dan bisa menghibur
Om Swasti Astu, Salam hangat dari Bali Kepundung Hotel, peristirahatan yang nyaman di tengah keramaian. Berada di pusat keramaian, tapi tetap bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan dengan pelayanan yang penuh rasa kekeluargaan tapi tetap professional. Bali Kepundung hotel, yang berlokasi di Jalan Kepundung no. 62 Denpasar, adalah hotel Melati yang menjanjikan kenyamanan seperti di hotel berbintang. Berlokasi di tengah kota, sangat memudahkan untuk mencapai tempat2 seperti Pusat Pemerintahan, GOR dan Pusat pembelanjaan.
fasilitas lengkap ruang meeting Untuk reservasi, silahkan hubungi kami di :
Bali Kepundung Hotel Jalan Kepundung No. 62 Denpasar 80232 Telp. 0361 – 222976, Fax 0361 – 242666 Email : rsv_balikepundung@yahoo.com Website : www.balikepundunghotel.com L.0000116-BLS
Bali Post/ist
para penikmat musik Bali. “Kami berharap klip ini bisa menginspirasi dan memberikan warna berbeda di belantika musik Bali,” pungkasnya. (win)