Skip to main content

Edisi Senin 04 Juni 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 271 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Sangat Ideal Pimpin Bali Pujian Praktisi Pariwisata dalam Diskusi di BTB

DOA RESTU - Pasangan Koster-Ace memohon doa restu kepada para sulinggih dan Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali. Saat itu juga dilakukan persembahyangan yang diikuti ribuan semeton Pasek dari seluruh Bali.

Koster-Ace Didoakan Pasemetonan dan Sulinggih Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi

CALON Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), bersama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjok Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA), Sabtu (2/6), memohon doa restu kepada para sulinggih dan Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali. Permohonan doa restu dilaksanakan seusai kedua pasangan calon ini melaksanakan persemba-

hyangan di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung. Sejumlah tokoh pasemetonan Pasek juga tampak hadir di antaranya Nyoman Adi Wiryatama (Ketua DPRD Bali), Nyoman Giri Prasta (Bupati Badung), Putu Agus Suradnyana (Bupati Buleleng), Ni Putu Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan) serta Pengurus Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi

Provinsi Bali dan Kabupaten/ Kota se-Bali. Persembahyangan yang diikuti ribuan semeton Pasek dari seluruh Bali tersebut berjalan sangat khusyuk. Ketua Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja mengucapkan terima kasih atas kehadiran kedua paslon di pura yang pembangunannya sudah mencapai 40 persen. Hal. 15 Bali Aman

PASANGAN Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), tampil memukau dalam diskusi bertajuk ‘’Bali Now: Tourism, The Next Five Years’’ yang digelar Bali Tourism Board (BTB) – sebuah lembaga yang mewadahi 10 asosiasi pariwisata - di Kantor BTB Bali, Renon, Denpasar, Minggu (3/6) kemarin. Dalam diskusi yang dipandu oleh pakar marketing Hermawan Kartajaya itu, Mantra-Kerta memaparkan konsep tentang rencana induk budaya dan rencana induk pariwisata Bali. Paslon yang diusung dan didukung Koalisi Rakyat Bali (KRB) itu juga mempertegas pembangunan infrastruktur interkoneksi

Jorge Lorenzo Juara di Mugello

antarkabupaten di Bali. Setelah mendengarkan paparan Mantra-Kerta selama hampir dua jam, Hermawan Kartajaya langsung memuji kedua kandidat tersebut. Menurutnya, Rai Mantra itu seorang konseptor ulung dan Sudikerta adalah seorang eksekutor ulung. ‘’Keduanya ini kalau jadi memimpin Bali maka mereka adalah pasangan yang sangat ideal. Rai Mantra itu Chief of Command dan Sudikerta itu Chief of Action. Sejak tadi saat Pak Rai Mantra masih bicara, saya melihat Pak Sudikerta sudah tidak sabaran, karena ingin segera eksekusi,’’ ujarnya disambut riuh tepuk tangan peserta diskusi. Hal. 15 Pariwisata Bali

Mugello – Pembalap Ducati Jorge Lorenzo berhasil menjadi juara dalam gelaran MotoGP di Sirkuit Mugello, Italia. Dalam balapan Minggu (3/6) kemarin, X-fuera melaju kencang sejak start dan tidak terkejar oleh lawan-lawannya. Kemenangan Lorenzo ini tidak terlepas dari buruknya performa para pesaingnya seperti Valentino Rossi dan Maverick Vinales serta jatuhnya Marc Marquez. Pembalap Honda tersebut terjatuh di lap keempat saat tengah berada di posisi kedua. Hal. 15 Hujan Kritik

Jorge Lorenzo

Bali Post/afp

Kedatangan Turis Tiongkok Diharapkan Perkokoh Budaya dan Kemandirian Ekonomi Bali Wisatawan Tiongkok menjadikan Bali sebagai destinasi favorit. Setiap tahun jumlahnya meningkat. Bahkan kini telah mengalahkan wisatawan Australia. Tiongkok kini menjadi nomor satu pemasok wisatawan ke Bali. Dua yang menjadi daya pikat mereka adalah budaya dan penerapan Tri Hita Karana (THK). Dengan demikian kedatangan wisatawan Cina diharapkan memperkuat budaya dan kemandirian ekonomi Bali.

Grafis : Angkasa Pura / Bandara I Gusti Ngurah Rai

DISKUSI - Pasangan Mantra-Kerta saat diskusi bertajuk ‘’Bali Now: Tourism, The Next Five Years’’ yang digelar Bali Tourism Board (BTB), Minggu (3/6) kemarin.

Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Bali menggelar jamuan makan malam dengan mengundang jurnalis Bali Post dan Bali TV, Sabtu (2/6). Dalam acara yang berlangsung akrab tersebut banyak hal yang dikemukakan Konjen RRT Denpasar Gou Haodong untuk mempererat hubungan Tiongkok dengan Indonesia, khususnya Bali. Ia yang baru dua bulan bertugas di Bali mengaku sangat terkesan dengan suasana Bali. Ia juga berharap

ada kerja sama yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali. Ia meyakini masih banyak potensi kerja sama yang bisa digali antara Bali dan RRT. Selain budaya tentu kedatangan wisatawan akan memperkuat kemandirian ekonomi Bali. Ia juga menyatakan ditetapkannya ‘’10 Bali Baru’’ akan menyelamatkan Bali dari eksploitasi. Sebab, daya tampung Bali juga ada batasnya. Jadi kalau hanya men-

gandalkan Bali, tentu akan berdampak kurang baik pada sisi lingkungannya. Berdasarkan data jumlah kedatangan per negara, Tiongkok menduduki peringkat pertama melampaui Australia. Data Januari-April 2018, jumlah kedatangan wisatawan Tiongkok ke Bali mencapai 425.396 orang atau menguasai sekitar 23,53 persen dari total wisatawan yang datang ke Bali pada periode itu. Jumlah kedatangan wisatawan Tiongkok ini melampaui Australia yang pada

periode sama mencapai 340.711 orang atau mencapai 18,85 persen. Di posisi ketiga adalah wisatawan India dengan jumlah kedatangan 114.160 orang. Menurut Konjen RRT Denpasar, kekuatan Bali ada di budaya dan ajaran Tri Hita Karana. Keduanya merupakan modal yang tidak dimiliki destinasi wisata lain, sehingga Bali tetap menjadi destinasi favorit. ‘’Saya berharap wisatawan Cina ke Bali bisa meningkat, sehingga bisa memperkokoh hubungan kedua negara di segala bidang,’’ ucapnya. Ia juga menyebutkan peran media massa dalam menyebarkan informasi sangat besar pengaruhnya untuk peningkatan kunjungan. Gou menye-

butkan sejauh ini ulasan positif terkait Bali dan Tiongkok membuat ketertarikan warga Tiongkok ke Bali menjadi lebih besar. ‘’Kami siap membantu untuk meningkatkan dan mempererat kerja sama antara Bali dan Tiongkok, sehingga jumlah warga Tiongkok yang datang ke Bali bisa meningkat,’’ sebutnya. Diharapkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali bisa meningkatkan pula kerja sama di bidang ekonomi dan budaya. Terlebih, budaya Tiongkok dan Bali memiliki kemiripan. ‘’Selama dua bulan menjabat, saya merasa Bali seperti kampung halaman,’’ kata pria ramah yang lama bertugas di Afrika dan Eropa ini. (kmb18)

Mesti Hidupkan Investor Lokal WISATAWAN Cina dalam beberapa tahun terakhir menduduki jumlah kunjungan tertinggi ke Bali. Banyaknya wisatawan Cina juga mendorong tumbuhnya fasilitas untuk wisatawan Cina di Bali. Tak dimungkiri investor atau pemilik usaha dari Cina juga berdatangan untuk membangun usaha. Maka dikhawatirkan akan memperketat persaingan. Apalagi Cina memiliki payment system sendiri. Ketua Bali Tourism Board (BTB) atau Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) I.B. Agung Partha Adnyana mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan Cina

ke Bali mungkin juga diikuti tingginya investasi di Bali khususnya dari Cina. ‘’Namun belum ada data yang valid untuk menggambarkan hal tersebut,’’ ujarnya, Jumat (1/6). Meski demikian, ia berharap masyarakat Cina datang hanya sebagai tamu atau turis, sementara bisnis agar tetap orang Bali yang miliki. Karena dengan masuknya investasi dari Cina akan semakin memperketat persaingan usaha. ‘’Cara mereka berbisnis, mereka bisa bersaing keras dengan harga yang murah, kualitas yang murah. Produk usaha Bali akan terjadi kemunduran

kualitas. Makanya diharapkan bisnis tetap dikuasai orang lokal,’’ bebernya. Dengan masuknya Cina juga belum tentu hasilnya dinikmati masyarakat Bali, meskipun mereka menyetorkan pajak. Ia berharap wisatawan Cina melakukan transaksi langsung di Bali, karena selama ini transaksi dilakukan lewat agen perjalanan mereka dari Cina. Memang ada hasil dari kunjungan wisatawan Cina, namun ia menilai itu tidak efektif. Karena sistem payment Cina tidak menggunakan uang cash karena mereka memiliki sistem payment sendiri.

Mereka juga tidak memiliki credit card. ‘’Transaksi yang dilakukan di Bali akan masuk ke Cina dulu baru kemudian masuk ke Indonesia. Hampir semua wisatawan Cina seperti itu, online maupun offline,’’ imbuhnya. Sementara wisatawan lain seperti Eropa dan Australia mereka memiliki perwakilan bank di Indonesia seperti Citibank. ‘’Cina tidak boleh punya, negaranya yang mengatur,’’ tandasnya. Dengan demikian, menurutnya, Indonesia akan mengalami kebocoran devisa. Hal. 15 Diterima Langsung

Bali Post/dir

DISKUSI - Konjen RRT Denpasar Gou Haodong (kanan) berdiskusi dengan Satria Naradha di sela-sela jamuan makan malam, Sabtu (2/6). Pada diskusi tersebut Haodong berharap kedatangan wisatawan Tiongkok akan memperkokoh hubungan Indonesia khususnya Bali dan Tiongkok yang mempunyai kemiripan budaya.

Soal Tipikor Masuk RUU KUHP

KPK Tak Penuhi Permintaan Pemerintah dan DPR Jakarta (Bali Post) – KPK tidak dapat memenuhi permintaan pemerintah dan DPR mengenai rumusan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam bentuk pidana pokok (core crime). Hal itu sudah disampaikan KPK melalui surat tertanggal 4 Januari 2017 kepada Presiden Joko Widodo dengan menyampaikan sejumlah alasan. ‘’Setelah dilakukan kajian lebih mendalam, kami berada pada satu kesimpulan bahwa KPK tidak dapat memenuhi permintaan pemerintah dan DPR mengingat adanya kepentingan

bangsa yang lebih besar dan keberpihakan pada kemaslahatan rakyat Indonesia dalam melakukan pemberantasan korupsi,’’ demikian disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam surat yang diperlihatkan di Jakarta, Minggu (3/6) kemarin. Menurut KPK, tidak semua UU khusus yang berada di luar KUHP harus diintegrasikan dalam proyek kodifikasi. Apalagi karakter kekhususannya terletak pada kebutuhan untuk beradaptasi atau merespons kejahatan yang perkembangan modus, struktur dan jaringannya semakin kompleks dan cepat berubah. ‘’KPK meyakini, tipikor yang

diintegrasikan dalam skema kodifikasi dalam RUU KUHP akan menghilangkan kekhususan yang telah diatur dalam tipikor dan melebur dalam tindak pidana umum (tipidum),’’ kata Agus. KPK pun mencantumkan setidaknya 10 karakteristik menonjol tipikor yang berbeda dengan tindak pidana lainnya yaitu (1) tipikor dirumuskan secara formal dan bukan materiil, sehingga pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan penuntutan pidana terhadap terdakwa dan hanya sebagai faktor meringankan, (2) dicantumkannya pengaturan korporasi sebagai subjek hukum.

(3) pengaturan pembuktian terbalik terbatas atau berimangan (balanced burder of proof), (4) adanya pengaturan ancaman pidana minimum dan maksimum, (5) terdapat pidana mati sebagai unsur pemberatan, (6) adanya pengaturan penyidikan gabungan perkara tipikor yang sulit pembuktiannya di bawah koordinasi Jaksa Agung. Kemudian (7) dicantumkannnya pengaturan tentang penyidikan ke dalam rahasia bank yang lebih luas diawali dengan pembekuan rekening tersangka/ terdakwa dilanjutkan penyitaan, (8) adanya pengaturan peran masyarakat sebagai kontrol sosial dengan disebutkannya

perlindungan hukum sebagai saksi pelapor, (9) memuat ketentuan mengenai pegwai negeri yang lebih luas dibanding peraturan lain dan (10) memuat pidana tambahan yang lebih luas dibanding dalam KUHP. ‘’Keinginan pemerintah dan DPR melakukan kodifikasi terhadap ketentuan pidanna di luar KUHP disatukan dalam RUU KUHP merujuk pada UU hukum pidana Belanda, tetapi apakah pernah pemerintah dan DPR membendingkan kondisi korupsi yang terjadi di Indonesia dengan kondisi korupsi di Belanda? Tentu tidak, korupsi di Belanda tidaklah bersifat masif seperti di Indonesia,’’ tambah Agus. (ant)

Agus Rahardjo

Bali Post/dok


denpasar

2

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Sosialisasi Pilkada Damai

Ratusan Pemancing Dikumpulkan

SUBAK Duaji, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Badung, Sabtu (2/6) lalu dipadati pemancing. Setidaknya 700 pemancing hadir dalam lomba mancing yang digelar Polres Badung dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Bhayangkara tanggal 1 Juli, sekaligus menyosialisasikan “Pilkada Serentak Aman dan Damai”. Antusias peserta mengikuti lomba tersebut luar biasa. Hal itu terlihat pada saat pendaftaran, di mana nomor peserta yang disediakan oleh panitia sebanyak 700 nomor dalam sekejap tak tersisa dan banyak yang tidak mendapat kesempatan. Lomba tersebut tidak dipungut biaya dan memperebutkan hadiah utama satu ekor sapi serta sepeda gunung. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat yang hobi mancing untuk menjaga sportivitas. Tidak hanya dalam hal mancing saja, dalam hal berdemokrasi pada Pilkada Serentak 2018 pun harus menjaga sportivitas sehingga berjalan aman dan lancar. “Mari kita bersamasama menjaga sportivitas, kekompakan dan mencip-

takan semangat persatuan. Masyarakat dan kepolisian bersama-sama menciptakan keamanan terlebih saat ini adalah masa tahapan Pilkada Serentak 2018. Jadikan Pilkada ini sebagai pesta demokrasi penuh kegembiraan,” ujar Yudith Satriya Hananta didampingi Kapolsek Abiansemal Kompol Nyoman Weca. Kenapa hadiah utamanya sapi? Menurut Yudith Satriya Hananta, maknanya agar masyarakat terus bekerja untuk kemajuan. Seperti halnya sapi yang dimanfaatkan petani untuk membajak sawah. Dengan demikian, peran sapi sangat signifikan mencapai hasil panen yang maksimal. “Begitu pun kita sebagai masyarakat untuk terus bekerja dengan keikhlasan membangun negeri tercinta ini,” imbuhnya. Bendesa Adat Sibanggede I Made Wardana sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Bukan saja sebagai penegak hukum, kepolisian khususnya Polres Badung telah mampu menunjukkan dirinya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Selain itu, memberikan fasilitas hiburan kepada masyarakat yang dilaksanakan secara rutin. (rah)

Yayasan Widiatmika Konsisten Harumkan Nama Badung

SMP Raih Nilai Rata-rata UN Tertinggi, SD Berpredikat Sekolah Berbudaya Mutu Nasional SEKOLAH Widiatmika yang terdiri dari SD dan SMP melaksanakan pelepasan dan wisuda ke-9, Senin (28/5) lalu. Ada 110 siswa SD dan 61 siswa SMP yang diwisuda dan dilepas pada hari itu. Tema pelepasan kali ini adalah “Mewujudkan Generasi Muda Inspiratif, Kreatif, Inovatif, dan Berakhlak Mulia Membangun Bangsa”. Kepala SMP Widiatmika Agus Suastika Adiputra, S.Pd. mengatakan, semua siswa SMP lulus dengan syarat yang ditentukan dalam kurikulum melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan mengikuti UN dan memperoleh nilai. SMP Widiatmika memiliki program yang berbeda dengan sekolah lain, baik dari sisi kurikulum maupun proses pembelajaran. SMP Widiatmika menggunakan kurikulum nasional plus dan proses pembelajarannya menerapkan full day school. Pada proses pembelajaran ini, ia telah menanamkan penguatan pendidikan karakter yang sudah termasuk kurikuler dan kokurikuler. Sehingga harapan dari anak-anak, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara selalu diutamakan, terutama dalam penerapan standar pendidikan. Menurut Agus Suastika Adiputra, keberhasilan pendidikan di SMP Widiatmika ditunjukkan dengan pencapaian prestasi. “Tahun ini secara

prestasi maupun pencapaian karakter, anak-anak sudah mencapai target yang ditargetkan,” ujarnya. Dalam setahun, kata Agus Suastika Adiputra, SMP Widiatmika mendapatkan 55 prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Di antaranya, siswa SMP Widiatmika mendapatkan Juara I siswa berprestasi di Kabupaten Badung, OSN Matematika mewakili Provinsi Bali ke tingkat nasional, guru SMP Widiatmika juga memperoleh Juara I Olimpiade guru se- Kabupaten Badung untuk bidang IPA yaitu I Wayan Gus Arnawa, S.Pd. dan Bahasa Indonesia yaitu I Gusti Ngurah Wisnu Saputra, S.Pd. Kepala SMP Widiatmika juga meraih Juara II sebagai Kepsek berprestasi. “Dan yang paling membanggakan, kami di SMP Widiatmika tetap mempertahanakn nilai UNBK tertinggi di Kabupaten Badung dan delapan besar di Provinsi Bali,” bebernya. Ia berharap pada siswa yang diwisuda tetap menjaga karakter, kedisiplinan, motivasi belajar dan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan potensi anak-anak. Di sela-sela acara pelepasan dan perpisahan itu juga ditampilkan pementasan dari anak-anak Widiatmika, seperti drama, paduan suara, tarian tradisional Bali, dll.

Denpasar (Bali Post) Jumlah auditor pariwisata yang sudah tersertifikasi relatif masih minim. Guna meningkatkan kualitas pariwisata, khususnya pariwisata Bali, maka keberadaan auditor pariwisata yang berkualitas juga merupakan hal yang mutlak.

MELEPAS - Pendiri Yayasan Widiatmika beserta guruguru saat melepas siswa SD dan SMP Widiatmika. Kepala SD Widiatmika yang juga Pendiri Yayasan Widiatmika Drs. I Nyoman Sudiatma, M.Pd. mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih selama tahun 2018, terutama SMP Widiatmika. Sementara SD Widiatmika sendiri masuk dalam buku yang diterbitkan Kemendikbud sebagai 12 sekolah Best Practices, Penguatan Pendidikan Karakter Sekolah Dasar. Hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan. Ia mencermati dan memperhatikan dari pementasan yang dilakukan anak-anak Widiatmika sebelumnya, hal itu merupakan suatu wujud dari proses pendidikan yang merep-

Polisi Diminta Ungkap Kematian Bocah 15 Bulan

HATI siapa yang tidak luka jika melihat buah hatinya meninggal karena indikasi ketidakwajaran. Perasaan perih itu kini dialami pasangan suami-istri asal Sidemen, Karangasem, I Wayan Surata dan Ni Komang Suryati. Anak keduanya Ni Kadek Candra Dinata alias Gek Candra yang baru berusia 15 bulan ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kubangan yang ditutup dengan dahan pohon kelapa yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari rumahnya. Kedua orangtua itu kini menuntut keadilan. Mereka menggandeng aktivis anak untuk meminta polisi mengusut tuntas kasus yang sudah berjalan selama empat tahun itu. Mengingat lamanya proses penyelidikan yang belum membuahkan hasil, kedua orangtua korban meminta bantuan Siti Sapurah alias Ipung dkk. sekaligus sebagai kuasa hukumnya. Berbagai upaya dan desakan telah

Bali Post/asa

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Program Beasiswa ke Luar Negeri Belum Dilirik Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

resentasikan pendidikan di masa depan. Karena kurikulum 13 (K13) esensinya ada tiga, yaitu penguatan pendidikan karakter, kompetensi/skill dan literasi. “Untuk karakter ada dua, yaitu karakter moral dan kinerja. Karakter moral adalah iman, takwa, jujur, berakhlak mulia, berintegrasi. Sedangkan karakter kinerja adalah kerja keras, tidak mudah menyerah, tuntas,” bebernya. Oleh karena itu, Sekolah Widiatmika berhasil meraih predikat sekolah piloting K13, Sekolah Berbudaya Mutu Tingkat Nasional dan Sekolah Piloting Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). (ad109)

Menyikapi hal itu, Perkumpulan Auditor Usaha Pariwisata Indonesia (Papindo) Bali menggelar pelatihan untuk para auditor pariwisata/hotel, belum lama ini. Pelatihan ini diikuti sejumlah peserta yang merupakan para profesional dengan latar belakang profesional hospitality pada level general manager, chef, food and beverage manager, housekeeper, dosen, Direktur LPK dan ketua yayasan. Menurut Ketua Papindo Bali I Wayan Rediyasa, S.E., pelatihan auditor hotel ini merupakan langkah awal dalam mengembangkan jaringan Papindo. Dia menegaskan, Papindo merupakan asosiasi yang sudah memiliki legalitas akta pendirian dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Administrasi Hukum Umum (AHU). ‘’Keberadaan Papindo diamanatkan oleh undang-undang sebagai mitra LSUP (Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata

- red) dan wadah para auditor agar memiliki integritas dan independensi,’’ ujar Rediyasa pada acara yang digelar Papindo Bali bekerja sama dengan Kemenpar dan KAN (Komite Akreditasi Nasional) di Golden Tulip Essential, Denpasar, Sabtu (2/6) lalu. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Luh Made Wiratmi, S.E., M.M. menyampaikan dukungan kepada Papindo di dalam mencetak auditor hotel dan usaha pariwisata yang berkualitas dalam rangka mewujudkan Bali sebagai destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan, sesuai standar internasional. Perkembangan pariwisata yang sangat pesat di Bali, katanya, sangat membantu menekan jumlah pengangguran di Bali. Bahkan tingkat pengangguran di Bali merupakan yang paling rendah di seluruh Indonesia yaitu 0,086 persen. ‘’Tenaga

kerja di Bali juga sudah disertifikasi. Kurang lebih ada 500 ribu tenaga kerja di bidang spa therapist yang siap diberangkatkan ke luar negeri melalui jalur formal,’’ ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali Luh Andriani mengatakan, auditor subsektor lainnya di bidang pariwisata masih sangat minim yang tersertifikasi. Melalui pelatihan ini, ia meyakini akan mampu menjawab permasalahan tersebut. Dikatakan, Kepala Dinas Pariwisata Bali juga sangat mendukung Papindo yang merupakan asosiasi khusus para auditor yang akan menjadi partner pemerintah di dalam melakukan audit terhadap semua usaha di sektor pariwisata. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Pemkot Denpasar Pertahankan Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

SOLIDARITAS - Suasana aksi solidaritas untuk Gek Candra di arena CFD Lapangan Niti Mandala, Renon. dilakukan agar polisi yang menangani perkara ini bisa membuka secara gamblang tabir tewasnya Gek Candra. Minggu (3/6) pagi bertepatan dengan Car Free Day (CFD) di Lapangan Niti Mandala Renon, orangtua korban bersama Ipung dan “Sahabat Gek Candra” melakukan aksi damai den-

Minim, Auditor Pariwisata Tersertifikasi

gan satu tujuan supaya polisi segera menuntaskan kasus ini dan menemukan pelakunya. Bahkan di kerumunan warga, kedua orangtua korban tampak menangis saat memakai baju Sahabat Gek Candra. Mereka seakan belum ikhlas melihat kepergian anak keduanya yang begitu tragis. “Intinya, kami minta dukungan masyarakat, dan membubuhkan tandatangan di kain putih bagi yang peduli Gek Candra,” tandas Ipung. Sementara baju kaos di aksi peduli Gek Candra itu bergambar Gek Candra bertuliskan “Save Gek Candra”. Dengan adanya aksi ini, kedua orangtua korban beserta Ipung dkk. selaku kuasa hukum korban berharap polisi mengungkap siapa pelaku atas terbunuhnya bocah mungil itu. “Kasus ini sudah sangat lama. Hampir empat tahun berjalan, tapi polisi belum menemukan pelakunya,” ujar Ipung. (asa)

BADAN Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Bali melaksanakan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) kabupaten/kota seBali Tahun Anggaran 2017 di ruang pertemuan kantor BPK-RI Perwakilan Bali, Senin (28/5). Bupati/wali kota se-Bali bersama ketua DPRD hadir dalam kesempatan tersebut. Penyerahan LHP pertama kali diserahkan kepada Pemkot Denpasar dan dilanjutkan kabupten lainnya oleh Ketua BPK-RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho. LHP kepada Pemkot Denpasar diterima langsung Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Pada tahun ini, untuk keenam kalinya Pemkot Denpasar mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut sejak tahun 2012. Kepala BPK-RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho menyatakan, seluruh kabupaten/kota se-Bali berhasil memperoleh opini WTP. Penyerahan LHP atas LKPD Tahun Anggaran 2017 kabupaten/kota se-Bali kepada ketua DPRD dan kepala daerah ini untuk memenuhi amanat Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tangung Jawab Keuangan Negara pasal 17 ayat 2 yang menyatakan bahwa

laporan hasil pemeriksaan atas LKPD disampaikan kepada DPRD selambatlambatanya dua bulan sejak menerima laporan keuangan dari pemerintah daerah. Laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2017 disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintah berbasis akruel dan merupakan tahun ketiga penerapan akuntansi pemerintah berbasis akruel. Seluruhnya telah melaporkan tepat waktu yang telah ditetapkan sesuai peraturan yang berlaku dengan laporan yang diserahkan sebanyak tiga laporan. Terdiri dari laporan pemeriksaan keuangan tahun anggaran 2017, laporan sistem pengendalian intern, dan laporan pemeriksaan atas kepatuhan terhadap perundang-undangan. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan BPK yakni laporan keuangan yang dibuat pemerintah daerah yang menghasilkan opini atas laporan keuangan serta kepatuhan terhadap perundang-undangan dengan pemberian opini sesuai dengan standar akuntasi pemerintah, kecukupan pengungkapan, kepatuhan perundangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal. “Kami mengucapkan selamat terhadap prestasi yang dicapai, dan mengharapkan pemerintah kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyam-

paikan ucapan terima kasih kepada BPK-RI beserta jajarannya yang telah memberikan bimbingan selama ini. Hal ini memberikan dampak pada pengelolaan keuangan, barang dan jasa serta pelaksanaan program pembangunan di Kota Denpasar dapat terwujud sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Keberhasilan Kota Denpasar juga tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusianya, serta dengan keberhasilan meraih opini WTP dapat menjadikan semangat bagi aparatur Pemkot Denpasar. Diharapkan dapat berimbas pada pelayanan publik semakin meningkat dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan

masyarakat Kota Denpasar. Sementara itu, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan, laporan keuangan adalah hasil kerja keras kabupaten/kota yang disusun dalam laporan keuangan daerah. “Mudahmudahan hasil laporan BPK memberikan hasil yang sesuai dengan harapan kita bersama. Bahwa opini bukan tujuan akhir dari laporan keuangan daerah, tetapi langkah awal untuk perbaikan-perbaikan yang transparan dan akuntabel serta akhirnya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. DPRD mendorong para bupati/ wali kota untuk mengambil perbaikan sesuai rekomendasi dari BPK-RI perwakilan Bali,” ujarnya. (ad1010)

MENERIMA - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede menerima LHP dan LKPD Tahun Anggaran 2017 dari Kepala BPK-RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho di ruang pertemuan BPK-RI Perwakilan Bali, Senin (28/5) lalu.


BADUNG

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

3

Program Beasiswa Diharapkan sebagai Wadah dalam Penyaluran Aspirasi Masyarakat Bali ke Luar Negeri Belum Dilirik HUT Ke-1 Paiketan Krama Bali

Kuota 20 Orang, Peminat Hanya Sembilan Orang

Mangupura (Bali Post) -

Pemerintah Kabupaten Badung menggulirkan program pemberian beasiswa ke luar negeri bagi siswa-siswi berpretasi di Badung tahun ajaran 2018/2019. Pada tahun ini, Pemkab Badung membatasi kuota hanya untuk 20 orang, karena seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah setempat. Sayangnya, hingga Minggu (3/6) kemarin baru sembilan pendaftar yang tercatat di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, dari 20 kuota yang dipersiapkan. Sementara pendaftaran masih dibuka hingga Senin (4/6) hari ini. Oleh karena itu, masih ada waktu bagi orangtua siswa untuk mendaftarkan putra-putrinya. Kepala Disdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, pihaknya akan menunggu hingga penutupan masa pendaftaran. “Ya, peminat program beasiswa ke luar negeri belum banyak. Kami tunggu sampai besok

(Senin ini - red), karena besok hari terakhir pendaftaran,” ujar Widia Astika saat dikonfirmasi, Minggu (3/6) kemarin. Menurut Widia Astika, sepinya peminat masyarakat Badung terhadap program beasiswa ke LN telah diatasi dengan melakukan sosialisasi. “Sosialisasi sudah dilakukan kepada masyarakat, melalui sekolah juga sudah,” katanya. Pejabat asal Kerobokan Kecamatan Kuta Utara ini berharap hingga akhir pendaftaran jumlah peserta meningkat sehingga sesuai dengan kuota yang disediakan. “Mudah-mudahan besok (Senin hari ini - red) kuota itu bisa terpenuhi.

Apalagi memang kemarin ada beberapa pendaftar yang kurang persyaratannya,” ujarnya. Terkait perpanjangan masa pendaftaran, Widia Astika mengaku akan melakukan konsultasi dengan para pihak yang diajak kerja sama. “Kalau memang masih sedikit, kami akan konsultasi kepada pihak yang kami ajak kerja sama,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, program beasiswa ke luar negeri diberikan kepada masyarakat Badung. Rencananya, setiap penerima beasiswa akan diberikan tanggungan maksimal sebesar Rp 500 juta per tahun. Untuk negara yang dituju bebas atau terserah keinginan mahasiswa, sepanjang yang bersangkutan bersungguh-sungguh kuliah dan setelah tamat siap mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. (kmb27)

Terkendala Alamat Pemilih

KPU Siapkan Posko Pengambilan C6

Mangupura (Bali Post) Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali pada tanggal 27 Juni 2018, seluruh penyelenggara pemungutan suara terus memantapkan persiapan. Baik di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Divisi Sosialisasi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Badung I Wayan Artana Dana, S.E., M.Si. mengakui masih ada beberapa kendala menjelang pelaksanaan Pilgub Bali. Seperti pengalaman sebelumnya, masalah terberat adalah penyampaian surat undangan memilih atau C6. Untuk mendapatkan orangnya sesuai yang tertera di C6 sangat sulit, karena alamat yang tertera di C6 hanya lingkungan saja. Selain itu, kata Artana Dana, biasanya alamat yang tertera berdasarkan alamat perumahan.

Bali Post/ist

BIMTEK - Suasana bimtek pemungutan suara dan penghitungan suara untuk Ketua KPPS se-Kuta Selatan, Minggu (3/6) kemarin. Namun orang yang dituju ada juga yang sudah tidak tinggal di alamat tersebut. Sehingga kemungkinan besar surat panggilan ini nantinya akan dikembalikan ke desa/kelurahan masingmasing di tingkat PPS. Kendati begitu, pihaknya juga akan menyiapkan posko di tingkat PPS untuk sistem pengambilan C6. “Bagi masyarakat yang be-

lum mendapat C6 diharapkan mengambil ke desa/kelurahan masing-masing pada hari H. C6 ini nantinya akan dikembalikan pada H-1,” ujar Artana Dana saat ditemui di sela-sela pelantikan ketua KPPS se-Kuta Selatan, Minggu (3/6) kemarin. Artana Dana menambahkan, ketika C6 tidak didapatkan, pemilih juga bisa menggunakan

KTP dengan ketentuan bisa melaksanakan hak pilihnya pukul 12.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita. Mereka yang berhak menggunakan hak pilihnya tentunya yang memiliki KTP Bali. Sebagai contoh, apabila ada pemilih dari Mengwi atau daerah lain yang sedang bekerja di Nusa Dua, mereka diharapkan mengurus surat pindah memilih. “Yang diurus dari daerah asal menuju daerah tujuan dan disampaikan kepada petugas TPS. Di sana mereka akan memiliki hak yang sama dari pukul 07.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita,” katanya. Untuk kesiapan logistik, Artana Dana menegaskan sudah siap semua, baik itu pelipatan surat suara dan sebagainya. Pihaknya tinggal menunggu pengiriman logistik ke masing-masing desa/ kelurahan pada H-1. Kemudian besok paginya pada hari H baru akan didistribusikan ke masingmasing TPS. (kmb23)

BERTEPATAN dengan Hari Lahirnya Pancasila, J um a t ( 1 /6 ) m a la m P a i ketan Krama Bali (PKB) menggelar hari ulang tahun perdananya. Acara yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung tersebut dihadiri sejumlah tokoh Bali, seperti Panglingsir Puri se-Bali, FKUB Provinsi Bali, serta sejumlah pejabat kabupaten/kota se-Bali. Ketua Paiketan Krama Bali A.A. Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D. mengungkapkan, PKB ini dulunya bernama Aliansi Tokoh Masyarakat Bali (ATMB) yang sempat getol menolak adanya penayangan joged jaruh di berbagai tempat di Bali. “Dapat kami sampaikan, perjalanan pembentukan Paiketan Krama Bali yang sempat gagal terbentuk, namun akhirnya saat ini bisa diwujudkan. Dasar dari pembentukan PKB ini adalah melihat dari beberapa situasi ekonomi, sosial, budaya, agama dan lingkungan di Bali dalam beberapa dekade terakhir ini. Hal tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak akan dampak yang terjadi terhadap wangsa Bali apabila tidak dilakukan usahausaha pembenahan serius ke depannya, agar lebih baik. Rasa keprihatinan itulah yang menyebabkan berkumpulnya sejumlah tokoh Bali dari berbagai profesi dan dari berbagai keahlian. Pada awalnya sebelum PKB ini terbentuk hanya dilakukan dengan sejumlah diskusi di media sosial yang bernama Love Bali Forum yang saat itu getol mendukung dipilihnya desa adat yang diakui di Bali,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, meski aspirasi Love Bali Forum ini gagal menyampaikan aspirasi agar dipilihnya desa adat sebagai desa yang diakui di Bali, forum ini berkembang menjadi

HUT - Paiketan Krama Bali saat menggelar HUT ke-1 di Puspem Badung, Jumat (1/6) malam. ATMB dengan perjuangan penolakan reklamasi Teluk Benoa. “ATMB yang berdiri sejak tahun 2014, bermetamorfosis menjadi Paiketan Krama Bali pada tahun 2017. Adapun kegiatan yang sudah dilakukan PKB, di antaranya melakukan dharmatula ke kelompok yowana di Bali dan memfasilitasi dalam pembentukan forum komunikasi. Selain itu, dalam kegiatan sosial kami juga memberikan bantuan kepada para warga yang terdampak erupsi Gunung Agung dan kegiatan yang paling terbaru adalah lomba untuk anak muda Bali, yakni bertajuk Arjuna Digital dengan mengisi konten budaya Bali,” paparnya. Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemkab Badung atas fasilitasi HUT ke-1 PKB tersebut, hingga bisa terselenggara di Kabupaten Badung. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang telah memberikan fasilitas serta support terhadap keberadaan paiketan ini,” ungkapnya. Pembina Paiketan Krama Bali Prof. Dr. Rahyuda mengatakan, perjalanan organisasi ini masih panjang. Satu tahun sudah berlalu

dalam semangat yang sama melahirkan niat mulia matahari paiketan. “Paiketan yang ditempa oleh kegundahan dan kegelisahan akal dan budi, dari berbagai kelompok bergabung mengkristal menjadi Paiketan Krama Bali. Kami sebagi lembaga sosial yang dapat dipercaya berjuang demi kepentingan wangsa Bali berdasarkan prinsip kemitraan, pemikir-penggagas, pengamat dan pembelajaran serta pemberdayaan wangsa Bali,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mewakili Bupati Badung mengatakan, kegiatan HUT ini diharapkan bisa menjadi momentun menjaga persatuan dan kesatuan sameton krama Bali dalam menjaga adat serta budaya di Bali. “Tentunya, paiketan pasemetonan ini juga sebagai wadah dalam menyalurkan aspirasi warga sehingga dapat menjadi forum peyampaian pendapat untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat Bali. Sekali lagi, kami mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan selamat atas HUT ke-1 Paiketan Krama Bali,” paparnya. (ad111)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

STIMI HANDAYANI Denpasar Kembali Raih Juara I Putra Kampus Ajeg Bali 2018 PRESTASI gemilang mahasiswa STIMI HANDAYANI Denpasar yang meraih Gelar Putra Kampus Ajeg Bali terbaik pada 2017 lalu, kembali terulang. Mahasiswa STIMI HANDAYANI Denpasar kembali merebut gelar Putra Kampus Ajeg Bali terbaik atau juara I tahun 2018. Mahasiswa STIMI HANDAYANI Denpasar yang menyabet juara I Putra Kampus Ajeg Bali tahun 2017 lalu adalah I Wayan Doni Wijaya yang saat ini duduk di semester VI Manajemen Bisnis Pariwisata. Bahkan, I Wayan Doni Wijaya didaulat mewakili Provinsi Bali di tingkat nasional dalam pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara yang diadakan Kementerian Pariwisata RI. Sementara tahun 2018 ini, mahasiswa HANDAYANI yang berhasil memenangkan sekaligus mempertahankan gelar Putra Kampus Ajeg Bali terbaik adalah I Wayan Juliantara yang tengah menempuh pendidikan di semester IV Manajemen Bisnis Pariwisata. Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Minggu (3/6) kemarin, menyampaikan sebagai Badan Penyelenggara STIMI HANDAYANI Denpasar, pihaknya selalu mendukung penuh potensi mahasiswamahasiswi STIMI HANDAYANI Denpasar dalam bidang apa pun. Pihaknya akan terus berupaya menjadikan mahasiswa-mahasiswi STIMI HANDAYANI Den-

JUARA - Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. (tengah) didampingi I Wayan Doni Wijaya (kiri), juara I Putra Kampus Ajeg Bali 2017, dan I Wayan Juliantara, juara I Putra Kampus Ajeg Bali 2018. pasar sebagai pribadi-pribadi berkualitas yang cerdas dan multidimensional dengan talenta yang optimal sekaligus sebagai dutaduta HANDAYANI untuk publik dan masyarakat luas. Mereka bisa menjadi role-model bagi generasi muda agar berani tampil berkompetisi dalam hal-hal positif. Dr. Ida Bagus Radendra berharap mahasiswa-mahasiswi STIMI HANDAYANI Denpasar lainnya dapat menjadikan Doni dan Juliantara sebagai kebanggaan kampus STIMI HANDAYANI Denpasar dan menjadi indikator bahwa walaupun STIMI

HANDAYANI Denpasar hanya mempunyai dua program studi (prodi), yaitu S-1 Manajemen dan D-3 Sekretari, kualitasnya tidak kalah dengan kampus-kampus lainnya di Bali, bahkan luar Bali. Ia menekankan bahwa Ilmu Manajemen adalah konsistensi fokus STIMI HANDAYANI Denpasar sejak awal berdiri 39 tahun lalu. Selain itu, D-3 Ilmu Kesekretariatan juga nantinya bisa lanjut ke S-1 Manajemen. ‘’Karena itu, jika mau kuliah Manajemen dan Sekretari, maka STIMI HANDAYANI-lah tempatnya dan ahlinya,’’ kata Radendra. (ad107)

Unhi Denpasar Gelar Sosialisasi Kebangsaan bagi Generasi Muda Pancasila Titik Temu, Pijak dan Tuju Bangsa Indonesia

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar Sosialisasi Kebangsaan dengan tema ‘’Peningkatan Wawasan Kebangsaan untuk Memperkuat NKRI bagi Generasi Muda’’ di Aula Widya Sabha Unhi Denpasar, Senin (28/5) lalu. Salam Pancasila, Merdeka, lantunan lagu kebangsaan ‘’Garuda Pancasila’’ dan ‘’Dari Sabang Sampai Merauke’’ menggema pada acara yang dihadiri lebih dari 1.500 peserta yang terdiri atas siswa-siswi SD, SMP, SMA/SMK, mahasiswa berbagai kampus, penyuluh agama, hingga para guru dan dosen ini. Terlebih acara ini menghadirkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif, Ph.D. dan anggota Dewan Pengarah BPIP Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya. Anggota Dewan Pengarah BPIP Wisnu Bawa Tenaya mengapresiasi semangat dan antusias peserta yang mengikuti kegiatan ini. Ketua Umum PHDI Pusat ini berpesan kepada generasi muda agar mengimplementasikan nilainilai Pancasila dalam keseharian. ‘’Nyanyikan terus lagu-lagu kebangsaan di rumah, di banjar, agar selalu ingat dan negara kita semakin maju. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,’’ ujarnya. Kepala BPIP Yudi Latif mengatakan, Pancasila perlu selalu didengungkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sebab, hanya dengan Pancasila, bangsa dan negara Indonesia bisa meraih kemajuan. Apalagi bangsa Indonesia dianugerahi keragaman suku, ras, agama, budaya, adat dan tradisi, sehingga diperlukan kerja sama dengan mengesampingkan perbedaan untuk menggapai tujuan bersama. Kerja sama atau gotong royong itulah esensi ideologi Pancasila. Lebih jauh ia menjelaskan, Bung

BERSAMA - Kepala BPIP Yudi Latif (empat dari kiri) bersama anggota Dewan Pengarah BPIP Wisnu Bawa Tenaya (tengah), Rektor Unhi I Made Damriyasa (tiga dari kiri), Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi I Ketut Ardhana (enam dari kiri) dan seluruh civitas akademika Unhi Denpasar pada acara Sosialisasi Kebangsaan bagi Generasi Muda. Karno mengibaratkan keragaman atau kemajemukan Indonesia sebagai pecahan-pecahan dalam matematika. Pecahan-pecahan tersebut sampai kapan pun tidak bisa dijumlahkan kecuali bilangan penyebutnya disamakan. Penyebut bersama dalam keragaman Indonesia itulah yang terkristalisasi ke dalam Pancasila. Menurutnya, Pancasila merupakan titik temu, titik pijak dan titik tuju bangsa Indonesia. ‘’Sebagai titik temu, Pancasila memungkinkan segala perbedaan bertemu. Sebagai titik pijak, Pancasila menjadi pijakan atau landasan hukum negara. Sebagai titik tuju, Pancasila menjadi orientasi ke mana kemajemukan ini diarahkan,’’ jelas Yudi Latief. Sementara itu, Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof

Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. menyatakan, perguruan tinggi mempunyai peran, tangung jawab penting dan strategis untuk mempertahankan NKRI. Oleh karena itu, Unhi Denpasar melaksanakan sosialisasi kebangsaan kepada generasi muda sebagai salah satu peran aktif Unhi dalam menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila kepada pelajar. Melalui kegiatan ini, Unhi Denpasar mengukuhkan komitmen sebagai kampus yang menjunjung tinggi Pancasila, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan menolak radikalisme. ‘’Kami menjamin civitas akademika Unhi tidak memiliki paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Tidak ada alasan bagi lulusan perguruan tinggi di Indonesia memiliki ideologi bertentangan dengan Pancasila,’’ tegas Prof. Damriyasa. (ad106)

Outlet Cellular World Hadir di Gianyar

GERAI ponsel dan aksesoris terbesar di Bali membuka outletnya yang ketiga di Gianyar. Outlet yang dinamakan Cellular World Express ini berlokasi di Jalan By-pass Dharma Giri Nomor 60, Gianyar. Peresmian dilakukan General Manager Cellular World Malika Jiwaji didampingi Marketing Manager Gede Wirakusuma, Jumat (1/6) lalu. ‘’Cellular World Express Gianyar dibuka untuk masyarakat Gianyar dan sekitarnya, yang telah mempercayakan Cellular World sebagai toko terlengkap, terbaik, dan menyediakan berbagai fasilitas, seperti children play ground, service center,’’ ujar Wirakusuma. Ia menambahkan, Cellular World juga merupakan official partner Bali United. Customer yang memiliki member card Cellular World dapat membeli merchandise original Bali United dengan potongan harga 10 persen. Malika menegaskan, tanpa semeton Gianyar, Cellular World bukanlah apa-apa. ‘’Kami sangat berterima kasih sudah diberikan tempat untuk melayani dan menyediakan tempat untuk memenuhi kebutuhan gadget. Untuk urusan harga dan kualitas Cellular

RESMIKAN - Manajemen Cellular World meresmikan pembukaan Outlet Cellular World Express di Gianyar, Jumat (1/6) lalu. World solusinya, makanya kami usung tagline ‘Meli HP Baru Jeg di CW Gianyar Gen’,’’ katanya. Cellular World Express Gianyar memberikan beberapa promo spesial di masa grand opening-nya. Di antaranya setiap pembelian HP selama bulan Juni bisa mendapatkan HP gratis. Jadi beli HP bisa dapat HP.

Promo lainnya adalah kesempatan ikut undian berhadiah 1 mobil All New Daihatsu Terios dan 5 motor Honda Scoopy untuk pembelian aksesoris Indoscreen hanya di Cellular World. Cellular World kini memiliki tiga outlet yakni Cellular World Teuku Umar, Cellular World Gatot Subroto dan Cellular World Express Gianyar. (bns1)

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Hari Ini Piodalan di Pura Kawitan Dalem Benculuk Tegeh Kori

PANDBTK Resmikan Organisasi Sabha Yowana Putra Dharma Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori MENINDAKLANJUTI Pesamuan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) VII Tahun 2017, pengurus pusat PANDBTK konsisten melaksanakan hasilnya dengan meresmikan organisasi Sabha Yowana Putra Dharma Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori. Peresmiannya dilaksanakan beberapa waktu lalu di Pura Dalem Benculuk yang dihadiri oleh Brigjen Pol. (Purn) Nyoman Gde Suweta selaku Ketua Umum PANDBTK. Organisasi ini dipimpin oleh I Made Darmani (Ketua) dan I Gusti Made Arya Gunanta, S.E. (Sekretaris). Ke depan, organisasi Sabha Yowana ini diharapkan bisa meningkatkan eksistensi lembaga persaudaraan warih Ida Batara Dalem Tegeh Kori yang merupakan organisasi keturunan Raja Badung I yakni Abhiseka I Gusti Tegeh Kori. Apresiasi atas keberadaan organisasi ini disampaikan oleh Sekjen PANDBTK Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat melakukan kunjungan kerja di Tabanan. ‘’Sebagai panglingsir, kita harus memahami bahwa yang paling pasti di dunia ini adalah perubahan, menjadi tua dan mati. Seorang pemimpin, bagaimana pun hebatnya, pasti akan digantikan. Maka dari itu, kultur dan budaya untuk mengkader bibit-bibit baru wajib terus dilakukan oleh organisasi yang sehat dan normal. Jika ingin eksistensi organisasi ini bertahan, jika ingin ideologi leluhur berjalan dan kebudayaan Hindu terus ada, mengkader anakanak muda dalam organisasi adalah wajib. Ini yang ingin diteladani oleh PANDBTK yang secara dini menyiapkan kader-kader muda agar siap pada tongkat estafet kepengurusan,’’

RESMIKAN - Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Sekjen PANDBTK) saat meresmikan Prasasti Mewali Kepurusa Jati di Banjar Subamia Ambal-ambal, Desa Subamia, Tabanan. ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga berpandangan bahwa mengurus pasemetonan bukan hanya mengurus parahyangan, tetapi juga mengurusi pawongan dan palemahan sehingga visi dan misi organisasi PANDBTK jelas menyeimbangkan hal itu. ‘’Sudah seharusnya organisasi tradisional seperti pasemetonan harus memprioritaskan kaderisasi dan SDM (pawongan). Karena dengan mempersiapkan SDM yang andal, maka ke depan misi untuk mengajegkan Hindu dan Bali akan bisa terealisasi. Kita harus belajar dari kesalahan leluhur Majapahit di tanah Jawa, bagaimana proses pengkaderan zaman itu tidak berjalan dengan baik, sehingga runtuhlah semua kebudayaan Majapahit yang agung. Tapi justru Majapahit Bali jauh lebih agung dan bertahan 500 tahun

sejak abad XV karena leluhur di Bali belajar dari kesalahan di tanah Jawa. Ini yang kita warisi. Maka dari itu, jika ada anak muda Hindu ingin belajar sejarah Bali, mereka seharusnya wajib ikut organisasi yowana di soroh masing–masing. Jangan cuek, jangan antipati, jangan pesimis, karena itu akan merugikan Bali. Saya harap PANBTK jadi teladan,’’ tegas anggota DPD-RI ini. Selain itu, pengurus pusat menyampaikan bahwa pada Senin (4/6) ini diselenggarakan piodalan di Pura Kawitan Dalem Benculuk Tegeh Kori Tonja. Diharapkan umat sedharma hadir memberikan bakti ke hadapan Ida Sesuhunan. Piodalan/wali di Pura Kawitan kini sudah dilaksanakan dengan baik oleh panitia yang merupakan sinergi antara pangempon dan pengurus PANDBTK. (ad108)

Kecelakaan Sumbang Kematian 3,8 Persen

Penanganan Prahospital di Bali Belum Baik

KECELAKAAN menyumbang angka kematian 3,8 persen di dunia. Artinya dari 100 orang, 38 orang meninggal karena kecelakaan. Sementara angka kematian karena trauma 4,8 persen di dunia. Tingginya angka trauma kecelakaan tidak dibarengi dengan penanganan prahospital yang baik. Penanganan prahospital di Bali pun belum sesuai harapan. Dokter Spesialis Bedah RSUP Sanglah dr. I Nengah Kuning Atmadjaya, Sp.B.(K) Trauma., KKL., FICS., FINACS. mengatakan, Indonesia belum memiliki data valid kasus trauma di Tanah Air. Namun, berdasarkan data dari bagian/divisi jantung, trauma menduduki peringkat ketiga penyebab kematian. Nomor satu jantung dan nomor dua stroke. ‘’Kami komisi trauma mencari data tentang trauma di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Denpasar, Surabaya dan Yogyakarta. Hasilnya, trauma menduduki peringkat pertama penyebab kematian. Namun, data ini tidak mewakili seluruh Indonesia,’’ jelasnya. Menurutnya, angka kasus trauma 4,8 persen itu termasuk tinggi. Trauma terjadi akibat kecelakaan. Secara teoretis angka kematian trauma kecelakaan 50 persen terjadi di tempat kejadian, 30 persen saat transportasi dari tempat kejadian ke rumah sakit serta 20 persen kematian terjadi di rumah sakit. Selama ini ia melihat penanganan prahospital belum dilakukan dengan baik. Sementara tindakan yang dilakukan di rumah sakit tergantung dari penanganan yang dilakukan saat prahospital. ‘’Selama ini kita berpikir penanganan terbaik di rumah sakit. Tapi rumah sakit itu adalah penanganan terakhir. Penanganan awal adalah bagaimana penanganan di tempat kejadian. Misalnya ada masalah di air way, ini harus ditangani di tempat kejadian. Ada trauma yang menyebabkan kelainan di dada atau paru-paru harus ditangani, karena menyebabkan kematian. Setelah stabil, baru transportasi ke rumah sakit,’’ bebernya. Satu-satunya kabupaten/kota yang menjadikan empat instansi dalam satu tim penanganan bencana adalah Denpasar. Empat instansi itu adalah polisi, pemadam kebakaran, ambulans dan rescue. ‘’Walaupun Denpasar mempunyai titik-titik kolaborasi,

Bali Post/may

dr. I Nengah Kuning Atmadjaya

konsep dari penanganan prahospital mereka belum paham betul. Maka dari itu diperlukan sistem penanganan prahospital yang baik untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas (angka kecacatan dan kematian),’’ tandas Nengah Kuning Atmadjaya. Ia mencontohkan pada Bom Bali tahun 2002 belum mempunyai sistem. Lalu Bali membuat sistem dengan belajar ke luar negeri. ‘’Sistem yang kita buat di Bali ternyata efektif. Pada Bom Bali 2005 response time (waktu merespons) bagus sekali. Kejadian pukul 07.00, pukul 11.00 sudah kembali normal, walaupun jumlahnya sangat banyak. Kita bisa kembali ke normal karena masyarakat, pecalang, muda-mudi dilatih menangani trauma bencana di luar rumah sakit,’’ papar dokter spesialis bedah ini. (may)

Belum Tutupi Biaya Produksi

Harga Pelet TOSS Dikaji Ulang Harga jual pelet produksi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) sebagai bahan bakar atau pembangkit energi listrik yang belum sebanding dengan biaya produksi masih berpeluang naik. Untuk itu, akan dilakukan kajian. Demikian disampaikan General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra saat mendampingi Dewan Pertimbangan Presiden bersama anggota Komisi V DPR-RI meninjau uji coba di Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, baru-baru ini. Harga beli pelet saat ini masih berada di angka Rp 300 per kilogram yang masih kategori rendah. Itu mengacu pada harga batu bara yang dipergunakan untuk skala industri sebesar Rp 600 per kilogram. ‘’Kalau skala industri bandingkan dengan batu bara, plafonnya Rp 600 per kilo. Jika pelet, harganya memang masih kategori rendah,’’ jelasnya. Sesuai informasi, di Yogyakarta ada penjualan produk serupa sampai Rp 2.500 per kilogram. Pihaknya akan menjadikan itu sebagai referensi, sehingga bisa menentukan harga agar betul-betul dapat menentukan nilai ekonominya, baik skala industri maupun kebutuhan masyarakat. Subawa Putra menegaskan, harga yang disepakati saat ini baru tahap awal. Masih ada kemungkinan naik, menyesuaikan dengan biaya produksi. Pihaknya akan melaku-

Bali Post/kmb45

TOSS - TOSS Desa Gunaksa yang sudah memproduksi pelet sebagai bahan bakar dan listrik. kan kajian untuk itu. ‘’Perjanjian harga berlaku setahun dan bisa diperpanjang. Untuk penyesuaian bisa dilakukan sewaktu-waktu,’’ katanya. Terlepas dari hal tersebut, ia mengaku sangat mendukung desadesa yang telah menerapkan TOSS karena turut andil dalam pengembangan energi terbarukan. ‘’Sekarang kami masih menyiapkan TOSS di Desa Gunaksa sebagai model awal pengolahan sampah sampai produksi listrik. Sesuai evaluasi, program ini belum didukung peralatan memadai yang berimbas pada lambatnya produksi. Mesinnya perlu ditambah,’’ imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penjualan pelet telah dilakukan TOSS Desa Gunaksa Kecamatan Dawan. Jumlahnya baru 1 ton

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dengan harga Rp 300 per kilogram. Perbekel setempat, Ketut Budiarta, mengatakan angka tersebut sudah didasari kesepakatan, namun belum sebanding dengan biaya operasional yang per bulannya di atas Rp 10 juta dan baru mencakup tenaga kerja. Belum termasuk biaya angkut dan pengoperasian mesin. Biaya produksi saat ini masih ditutupi keuangan desa. Guna meminimalisasi itu, idealnya harga jual pelet kisaran Rp 600 sampai 800 per kilogram. Pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut. Yang terpenting bagaimana sampah yang diproduksi masyarakat bisa teratasi sehingga tidak merusak lingkungan. ‘’Harga jual yang sekarang juga sudah ada hitung-hitungan dari Indonesia Power. Pelet langsung diambil di tempat,’’ ungkapnya. (sos)


daerah

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

5

Obat Misoprostol Harus Pakai Resep Dokter Denpasar (Bali Post) Pemakaian obat misoprostol yang diduga diminum korban diduga aborsi, Suciari (20), di Kubutambahan, Buleleng, seharusnya menggunakan resep dokter karena tergolong obat keras. Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)Bali dr. Doster Mahayasa, Sp.OG. mengatakan, aturan pemakaian obat tersebut seharusnya memakai resep dokter. ‘’Tapi kenyataannya orang bisa mendapatkan secara bebas tanpa resep. Malah kabarnya obat seperti itu juga bisa didapat dari toko online. Seharusnya instansi terkait mengawasi dengan ketat peredaran

obat tersebut dan obat keras lainnya,’’ tandasnya. Menurutnya, obat itu berisi kandungan misoprostol. Awalnya obat ini dipakai untuk obat maag, kemudian diketahui bisa menimbulkan kontraksi rahim pada wanita hamil. Oleh karena itu dipakai untuk menginduksi persalinan dengan pengawasan yang ketat di rumah sakit. Efek samping yang ditimbulkan adalah kontraksi rahim yang berlebihan (hipertonus) yang bisa menimbulkan ruptura uteri (rahimnya pecah) serta diare. ‘’Kalau rahimnya pecah bisa menimbulkan kematian,’’ imbuh Doster Mahayasa. (kmb42)

Lomba Kuliner Lestarikan Kearifan Lokal

Tabanan (Bali Post) Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan mengadakan lomba kuliner dalam rangka kegiatan Pesta Kesenian Bali Kabupaten Tabanan di area Gedung Garuda Wisnu Serasi Tabanan, Minggu (3/6) kemarin. Lomba ini diikuti tim penggerak PKK kecamatan seKabupaten Tabanan. Wakil Ketua TP PKK Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna mengungkapkan, lomba ini bertujuan manjaga dan mengangkat kearifan lokal Tabanan, khususnya makanan dan ba-

han lokal kas Tabanan. Kriteria penilaian adalah masakan khas Tabanan dan menggunakan bahan lokal sesuai potensi yang ada di masing-masing kecamatan. ‘’Lomba ini bertujuan mengangkat budaya kita agar bisa jadi tuan rumah di rumah sendiri. Saya berharap melalui lomba ini generasi muda dapat mencintai budaya dan olahan lokal,’’ ujarnya. Ia mengharapkan kegiatan ini berkelanjutan. Maka dari itu, PKK harus bisa lebih baik lagi, antara lain memperhatikan cita rasa makanan dan selalu men-

gacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) saat membuat makanan. ‘’Rasa harus diperhatikan. Jangan terlalu pedas, karena makanan ini harus bisa dinikmati oleh semua kalangan. Meski terlihat sepele, SOP dalam memasak harus selalu menjadi patokan dan perhatian. Jaga kebersihan antara lain dengan memakai selop tangan, masker dan celemek,’’ imbuhnya. Terpilih menjadi juara pertama Kecamatan Selemadeg Timur, diikuti Kecamatan Selemadeg dan Kecamatan Marga. (kmb24)

Bali Post/ist

Disdukcapil Badung Layani Penduduk hingga ke Rumah Mangupura (Bali Post) Pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilakukan dari balik meja. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat juga memberikan pelayanan hingga ke rumah-rumah warga. Upaya jemput bola ini dilakukan setiap Sabtu dan Minggu.

Bali Post/kmb24

KULINER - Proses penilaian lomba kuliner di PKB Kabupaten Tabanan.

Karyawan Hotel Dirampok

Mangupura (Bali Post) – Saat berangkat kerja di hotel, Yustinus Bobo (23) dirampok di Jalan Arjuna, Seminyak, Kuta, Badung, Jumat (1/6) lalu. Korban sempat diajak keliling Kuta sambil dipukuli dengan helm. Setelah puas, korban ditinggal di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara. Kurang dari 24 jam, polisi menangkap perampok tersebut yakni I Kadek Mandha Astawa (26). Dia dibekuk di Jalan Pura Masuka, Ungasan, Kuta Selatan. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Minggu (3/6) kemarin, mengatakan korban yang beralamat di Jalan Tukad Petanu, Gang Angsa, Denpasar Selatan (Densel) pada Jumat pukul 04.30 Wita berangkat kerja di Hotel Double Six, Seminyak. Saat memasuki Jalan Arjuna, korban dihadang oleh pelaku. Selanjutnya pelaku merampas tas yang dibawa korban berisi dompet, uang tunai Rp 39.000, KTP dan STNK sepeda motor. Pelaku juga mengambil kunci motor milk korban. ‘’Selanjutnya korban dibonceng oleh pelaku diajak keliling. Dalam perjalanan, korban dipukul menggunakan helm. Korban lalu diturunkan di Jalan Kerobokan, Kuta Utara dan dimintai uang Rp 3 juta. Korban tidak punya uang sebanyak itu,’’ ujarnya. Berdasarkan laporan korban, tim Opsnal dipimpin Panit I Iptu Putu Budiartama melakukan olah TKP. Berbekal keterangan korban, pelaku mempergunakan sepeda motor Yamaha Mio Soul DK 5796 SO. Setelah dicek ke Kantor Samsat Renon ternyata atas nama Ni Kadek Idrayani asal Karangasem. Selanjutnya petugas berkoordinasi

PELAKU - Pelaku perampokan ditahan di Polsek Kuta. dengan anggota Resmob Poles Karangasem untuk mengecek alamat pemilik motor tersebut. ‘’Kadek Indrayani itu istri pelaku, tapi sudah empat bulan pisah ranjang. Motor milik Indrayani dibawa suaminya,’’ kata Iptu Aan. Polisi berhasil melacak tempat tinggal pelaku di Jalan Pura Masuka, Ungasan. Pukul 13.00 Wita, polisi melakukan penggerebekan dan menangkap pelaku. Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Setelah dilakukan interogasi secara intensif akhirnya pelaku mengakui perbuatannya termasuk memukul korban tiga kali. ‘’Pelaku sedang diperiksa intensif,’’ tegas Kapolsek asal Buleleng ini. (kmb36)

Amlapura (Bali Post) Jangan ceroboh mengembalakan ternak jika tidak mau bernasib seperti kejadian di jalan Jalur 11 Padangkerta, Karangasem, Minggu (3/6) kemarin. Seekor sapi milik salah seorang warga Padangkerta akhirnya mati setelah disambar mobil double cabin rombongan pamedek asal Buleleng. Peristiwa yang sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Mulanya sapi naas itu digembalakan di areal parkir Stadion Amlapura. Pada jam tersebut, pemiliknya bermaksud memulangkannya, namun agak ceroboh. Ketika digiring ke arah jalan raya, tiba-tiba sapi itu menjadi beringas. Sang pemilik yang sudah berumur terpaksa melepaskan talinya karena tak sanggup menandingi tenaga sapi miliknya. Setelah tali dilepas, sapi rengas itu pun lari ke jalan raya. Apes, saat bersamaan dari arah barat meluncur mobil Mitsubhisi double cabin yang ditumpangi rombongan pamedek (rombongan orang sembahyang). Tak ada kesempatan menghindar, mobil hitam DK 9903 BX itu pun sertamerta menyambar sapi malang itu. Meski hanya terbentur bodi samping kiri mobil, sapi

seharga Rp 8 juta ini terpelanting dan langsung mati. Kerasnya benturan mengakibatkan bodi kiri mobil penyok. ‘’Kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua pihak sepakat damai,’’ terang Kapolsek Karangasem Kompol I Nengah Berata. Sebelumnya, lakalantas juga terjadi di jalan jurusan Klungkung menuju Menanga tepatnya di wilayah Bukit Jambul, Banjar Pesaban, Desa Nongan, Rendang, Karangasem. Kecelakaan melibatkan truk Toyota Dyna merah DK 9568 UE yang dikemudikan I Wayan Nuasa (40) asal Nongan Kaler, Rendang, dengan truk Isuzu Elf putih DK 9306 PE yang dikemudikan Dewa Made Mampan (36) asal Banjar Dadia Puri, Desa Bunutin, Bangli. Kejadiannya sekitar pukul 07.00. Kecelakaan bermula ketika truk Dyna yang datang dari selatan oleng di lokasi kejadian. Truk oleng ke kanan sehingga menabrak truk Elf yang datang dari utara. Kapolsek Rendang AKP I Nengah Merta mengatakan, kecelakaan itu mengakibatkan kedua truk rusak bagian depannya. Kedua pengemudi selamat, namun sopir Elf sempat dirawat di Puskesmas Rendang karena luka di dahi dan lutut kanan. (kmb)

Bali Post/ist

Tersambar Mobil, Sapi Mati

TONTONAN - Sapi yang mati di jalan menjadi tontonan warga.

Bali Post/kmb

Disdukcapil Badung memberikan pelayanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), KIA dan pemutakhiran data KK. ‘’Kami terus jemput bola (memberi pelayanan adminitrasi kependudukan - red). Seperti Minggu ini (kemarin), tim dari Disdukcapil turun lapangan di Kelurahan Kuta untuk melakukan pelayanan administrasi penduduk,’’ ujar Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung Putu Suryawati saat dikonfirmasi, Minggu (3/6) kemarin. Pihaknya juga melayani warga lansia, penyandang disabilitas dan lainnya langsung di rumahnya masing-masing. ‘’Hari Sabtu-Minggu juga ada petugas stand-by di

Disdukcapil untuk memberikan pelayanan,’’ ungkapnya. Menurutnya, Disdukcapil Badung selalu siap melayani masyarakat. Kegiatan pelayanan yang dilakukan mulai dari perekaman dan pencetakan e-KTP, KIA, hingga pemutakhiran data KK. ‘’Kami cetak di tempat untuk e-KTP. Artinya, bukan perekaman saja, tapi juga cetak. Begitu juga KIA, permohonan kami ambil ke desa, kelurahan. Begitu selesai kami kirim lagi ke desa supaya tidak mengantre,’’ terangnya. Ia mengimbau masyarakat agar bersabar, karena pihaknya akan memberi pelayanan setiap hari termasuk saat libur Sabtu dan Minggu. ‘’Hari libur pun kami tetap

stand-by di kantor dan turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat,’’ pungkas Suryawati. Disdukcapil Badung juga telah meluncurkan inovasi Program ‘’Badung Aku Sapa’’ dan mobil keliling pelayanan administrasi kependudukan, serta mencanangkan Program Gisa (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan). Program Aku Sapa berarti Administrasi Kependudukan Satu Paket dengan program 3 in 1. Program Badung Aku Sapa mempunyai paket layanan 3 in 1. Pertama, layanan satu paket akta kelahiran yaitu masyarakat langsung mendapatkan kutipan akta kelahiran, KK dan KIA. Kedua, paket akta perkawinan yang didapat yakni akta perkawinan, KK dan perubahan KTP. Ketiga, paket akta kematian yang didapat akta kematian, perubahan KK dan santunan sebesar Rp 10 juta. Keempat, paket perceraian yang didapat akta cerai, perubahan KK dan perubahan KTP. (kmb27)


OPINI

6

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana ASN Harus Berubah

PEMERINTAH pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Ia tidaklah diadakan untuk melayani dirinya sendiri, tetapi melayani masyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kreativitasnya demi mencapai tujuan bersama. Karenanya aparat pemerintah yang lebih dikenal dengan aparat sipil negara (ASN) berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan layanan publik yang lebih baik dan profisional. Di era keterbukaan utamanya dengan hadirnya media sosial, masyarakat mulai cerdas akan hak-haknya. Mereka akan langsung mengoreksi kebijakan pemerintah yang dinilai tak sejalan dengan semangat reformasi. Apalagi terkait dengan pungutan liar. Perubahan sikap masyarakat ini harus diikuti oleh ASN untuk berubah. ASN harus membuang jauh-jauh kebiasaannya yang tak tanggap akan perubahan. Utamanya dalam kiatan transparansi dan akuntabilitas publik. Selama ini utamanya era sebelum reformasi, masyarakat hanya dituntut melakukan kewajibannya. Salah satunya membayar pajak, tanpa ada ruang untuk mengontrol penggunaannya. Kini di era keterbukaan informasi dan teknologi, semuanya berhak tahu untuk apa pajak masyarakat tersebut. Masyarakat juga semakin kritis untuk melakukan kontrol terhadap apa yang dilakukan pemerintah. Karenanya, birokrasi harus dapat memberikan layanan publik yang lebih profisional, efektif, efisien dan adaptif. Apa yang menjadi keinginan masyarakat sangatlah wajar. Sebab, pada hakikatnya pemerintah adalah pelayan bagi masyarakat. Pemerintah terwujud untuk memberikan pelayanan yang profesional. Pelayanan publik yang profisional dapat diwujudkan jika ada transparansi dan akuntabilitas. Ada dua layanan yang harus dilakukan secara profesional para aparatur sipil negara. Pertama layanan lisan. Mereka harus bisa memberikan penjelasan secara transaparan tanpa ada upaya mempersulit masyarakat. Apalagi menjebak. Semuanya harus didasarkan aturan yang jelas dengan bahasa yang sederhana. Kedua, layanan tulisan. Pelayanan ini lebih banyak menyangkut perizinan dan aturan-aturan ikutannya. Layanan bentuk surat-menyurat ini hendaknya dilandasi keinginan untuk mempercepat proses. Bukan sebaliknya mengulur-ulur waktu. Apalagi pemerintahan saat ini telah tegas mengatur tenggat waktu penyelesaian sebuah perizinan. Bahkan ada beberapa kabupaten memberi target izin harus selesai pada hari itu juga, kecuali terhadap kelengkapan yang masih kurang. Dalam kaitan pelayanan tertulis ini, harus ada kejelasan tentang kepastian dalam hal prosedur pelayanan, persyaratan pelayanan, unit dan pejabat yang bertanggung jawab, hak dan kewajiban petugas maupun masyarakat. Selain itu harus ada kepastian kapan pelayanan itu bisa diselesaikan. Ini merupakan bentuk keterbukaan kepada masyarakat, baik diminta maupun tidak diminta. Untuk mewujudkan hal tersebut, ASN harus memiliki kemampuan dan produktif. Mereka harus punya skill, etika, kejujuran dan semangat kerja dalam memberi pelayanan yang prima. Apalagi di era otonomi daerah saat ini, ASN harus berlomba-lomba memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya. Mereka harus berubah dari paradigma sebelumnya. Karena itu dibutuhkan kemampuan lebih termasuk melakukan inovasi dalam program pelayanan publik. Inovasi harus dilakukan untuk percepatan pembangunan daerah. Inovasi dalam layanan publik juga bisa dilakukan dengan menerapkan teknologi. Dengan meningkatnya kinerja ASN diharapkan dapat mendorong perkembangan daerah.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Pilih Caleg Berkualitas Masa pancalonan untuk legislatif 2019 kini sedang ramai. Calon mantan narapidana sedang diperdebatkan. Polemik ini tentu layak kita beri pendapat dari sisi kepentingan rakyat. Sebagai warga negara, saya tak akan berpijak pada narapidana atau bukan sosok calon legislatif mendatang. Yang saya harapkan, partai politik cerdas merekomendasikan calonnya. Jangan asal mencalonkan orang. Buktinya, walaupun saat pencalonan mereka tak berstatus narapidana, tetapi setalah terpilih mereka justru menjadi narapidana. Ada yang menyunat bansos, makelar anggaran dan pengumpul suap. Ini justru lebih memprihatinkan, bahkan merugikan. Bahkan ada calon setelah terpilih malah diketahui sebagai bandar narkoba. Dalam hal ini, tentu bukan latar belakang calon yang harus diperdebatkan, tetapi sejauh mana calon itu berkomitmen dan konsisten mengelola aspirasi masyarakat. Parpol yang salah merekomendasikan calon legislatif, ke depan mestinya kita hukum dalam pemilihan. Jangan salurkan hak suara kepada calon partai yang nyata-nyata calonnya tak memenuhi kreteria kepatutan. Sebagai masyarakat, tentu kita punya hak yang bebas untuk memilih calon dari partai manapun, sepanjang calon itu kita yakini berkualitas. Ni Putu Sudarmi Gianyar, Bali

THR dan Sensitivitas atas Korupsi Tidak semua aturan bertingkah laku dinyatakan secara tertulis di atas kertas atau dikukuhkan menjadi peraturan yang dapat dibaca oleh pegawai kapan saja dan di mana saja. Sebagian aturan yang membatasi tingkah laku pelayan masyarakat, abdi negara, pegawai pemerintahan, atau apa pun sebutannya adalah standar moral yang berlaku universal. Lagi pula, ada sebuah pepatah yang menyebutkan bahwa law is lowest form of ethics. Apa yang tertulis di buku kode etik hanya sebagian kecil dari konsep moral/etika yang sebenarnya sangat luas sekaligus mendalam.

S

Oleh Komang Ayu Kumaradewi

ebuah rezim pemerintahan bisa saja berhasil mewujudkan kemandirian daerah, misalnya di bidang pangan. Tetapi sebuah pertanyaan penting muncul dari pemikiran kritis. Apakah kemandirian tersebut dicapai dengan cara-cara yang benar? Atau di lingkup yang lebih teknis, petugas meja depan (front office) bisa jadi memberikan layanan terbaik kepada warganya soal perizinan, tetapi apakah dia menerima ucapan terima kasih berupa uang atau bingkisan di kemudian hari? Bicara soal ucapan terima kasih, tidak lama lagi para pegawai pemerintahan akan mengantongi bingkisan hari raya berupa gaji ke13 dan tunjangan hari raya (THR). Tahun ini besaran gaji ke-13 dan THR tidak hanya sebesar gaji pokok, tetapi diberikan lengkap dengan tunjangan kinerja. Lagilagi memuncul pertanyaan kritis, setelah bonus yang dinaikkan, apakah serta merta para abdi neg-

ara menjadi lebih berintegritas, profesional, dan tidak melakukan korupsi sekecil apa pun? Masih ditemukannya pelanggaran-pelanggaran kecil yang dianggap biasa, adalah bukti bahwa moral universal dan frasa ‘’perilaku etis’’ hanyalah retorika. Mari perhatikan menjelang hari raya seperti ini, berapa banyak pejabat yang memakai fasilitas kedinasan untuk urusan pribadi seperti mudik? Atau justru kita menjadi salah satu pelakunya? Dalam sebuah organisasi, komitmen atasan akan memengaruhi perilaku bawahannya. Semakin tinggi komitmen atasan untuk menginternalisasi nilainilai moral, maka semakin kecil kemungkinan staf di level bawah melakukan tindakan yang melanggar moral. Di tingkat pelayan teknis, gratifikasi, pungli, uang pelicin, ucapan terima kasih atau apa pun sebutannya adalah isu paling seksi. Perilaku etis bukanlah bawaan lahir. Setiap manusia dibekali dengan kemampuan penalaran

yang dapat dilatih sejak usia anak-anak dari/oleh hal-hal sederhana yang terjadi di lingkungan sekitar. Kemampuan tersebut terus terbawa dan menjadi modal masing-masing individu untuk memutuskan tindakan mana yang akan dilakukan dalam menjalankan perannya di lingkungan yang lebih luas. Perilaku etis terjadi setelah melalui empat proses utama. Pertama, menyadari isu etika dalam suatu situasi. Setiap pekerja pasti kerap berhadapan dengan isu etika seperti gratifikasi, rapat tertutup, dan perjalanan dinas. Permasalahan terbesar di tahapan ini adalah lemahnya sensitivitas pegawai untuk menyadari isu etika yang terkandung dalam contoh-contoh tersebut. Rasionalisasi merupakan penyebab terbesar lemahnya sensitivitas seseorang. Menerima gratifikasi kerap dianggap tidak mengandung isu etika karena ‘’sudah biasa’’, ‘’tidak disertai maksud apa-apa’’, atau ‘’nilainya tak seberapa’’. Kedua, menilai berbagai al-

ternatif tindakan. Pada tahap ini, seseorang akan menentukan berbagai alternatif tindak lanjut atas isu etika yang ditemukan di tahapan sebelumnya. Alternatif dimaksud dapat berupa tindakan etis ataupun sebaliknya. Untuk bisa melakukan penilaian, seseorang perlu mengumpulkan berbagai informasi yang akurat, relevan, dan komplit. Namun, hambatan yang kerap terjadi di tahapan ini adalah bias, khususnya bias terkait persepsi seseorang tentang dirinya sendiri. Untuk contoh gratifikasi, seorang pekerja bisa saja menilai bahwa menerima gratifikasi adalah tindakan etis berdasarkan persepsi bahwa ia telah bekerja keras dan berhak menerima reward, atau (persepsi) ia tidak akan dikenakan sanksi karena inspektur jenderal di instansi pemerintahan tersebut adalah kerabatnya. Keduanya sama berbahayanya. Ketiga, memutuskan untuk melakukan tindakan yang benar secara moral. Dari sekian banyak alternatif tindakan, etis maupun tidak etis, tidak ada jaminan bahwa seseorang akan melakukan alternatif tindakan yang dianggap etis. Adapun hambatannya, yaitu: budaya etis (ethical culture) dan godaan moral (moral seduction). Ketika pada tahap ini seorang pegawai memutuskan untuk menerima gratifikasi, ketiadaan iklim lingkungan yang bijak dan pengaruh buruk orang lain adalah penyebabnya. Keempat, berperilaku etis, yaitu benar-benar melakukan tindakan

Harapan dari Kebijakan THR 2018 BELAKANGAN ini, kabar mengenai tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat negara, tentara dan polisi santer diberitakan. Bagi para penerimanya, kabar tersebut tentu sangat menggembirakan. Terlebih di tahun ini para pensiunan pun turut kebagian THR. Bagaimana tidak bahagia? Untuk tahun ini pemerintah memberikan tambahan. Untuk THR dan gaji ke-13 yang akan dibayarkan pada awal Juni dan Juli nanti, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 35,76 triliun. Angka itu meningkat lebih dari setengahnya, tepatnya meningkat 68,92 persen dari tahun 2017. Kenaikan itu terjadi karena pada tahun lalu komponen THR yang diterima tidak take home pay (gaji pokok, ditambah tunjangan keluarga, tunjangan tambahan, dan tunjangan kinerja) seperti halnya tahun ini, ditambah dengan para pensiunan yang pada tahun lalu tak menerima. Secara umum, ini merupakan kabar yang menggembirakan. Sekalipun tak semua suara bisa disamakan. Inilah indahnya demokrasi, di mana suatu kebijakan bisa dikomentari dan mengisi wacana di ruang publik. Dalam hal ini, umumnya publik bisa memandang dengan dua kacamata, yakni politis dan ekonomis. Secara politis, apalagi kalau bukan dikait-kaitkan dengan tahun politik, alias Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Suara yang santer diberitakan ialah

Oleh Ridwan Nanda Mulyana suara dari Fadli Zon, salah satu pentolan Partai Gerindra dan juga Wakil Ketua DPR-RI. Menurut Fadli, menduga ada motif politik yang secara implisit ditumpangkan dalam pemberian THR tahun ini. Hal itu langsung dibantah oleh wakil pemerintah, seperti yang disebutkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ani (sapaan akrabnya) justru heran apabila Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pemberian THR Tahun Anggaran 2018 itu dinilai bermotif politik. Sebab, menurutnya, peraturan tersebut merupakan aturan turunan yang sudah ada dalam UU APBN 2018 yang pada dasarnya sudah diatur oleh pemerintah bersama dengan DPR. Hal senada juga ditegaskan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Asman Abnur. Menurut Asman, seperti yang dilansir oleh Tempo.co (23/5), pertimbangan kenaikan THR dan pemberian THR bagi pensiunan dilakukan berdasarkan kenaikan kinerja ASN. Hal itu ditunjukkan dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (Lakip). Publik jelas berhak untuk mengamini penjelasan dari dua menteri di atas. Namun, tak salah juga kiranya apabila ada yang ikut mengamini apa yang disebutkan Fadli Zon perihal motif politik

secara implisit. Sebab, dengan logika sederhana pun, hal itu tak terlalu jauh bila ingin disambungsambungkan. Tentu menjelang pilpres, Presiden ingin membangun citra baik di mata para penyelenggara negara. Terlebih, apabila citra itu bisa secara psikologis-politis memengaruhi para ASN untuk memilih kembali sang Presiden yang telah memberikan tambahan THR dan memberikan THR untuk para pensiunan di tahun ini. Sebagai tahun terakhir sebelum pilpres dilaksanakan, tahun ini jelas menjadi momentum yang tepat untuk memberikan kebijakan yang sesuai dengan kepetingan itu. Apalagi data pada tahun 2017 menyebutkan ada sekitar 4,3 juta ASN dan 2,5 juta pensiunan. Di tambah dengan sanak keluarganya, ini jelas merupakan jumlah yang lumayan untuk diperebutkan dalam masa pencoblosan. Terlepas benar atau tidaknya, tentu sah-sah saja bagi yang beranggapan kalau kebijakan ini tak akan ‘’suci’’ dari motif politik. Kendati demikian, rasa-rasanya untuk saat ini para penerima THR itu akan lebih tenggelam untuk menikmati (membelanjakan) uang yang didapatnya di sekitar hari raya. Politis atau tidak, peduli apa? yang penting bisa ada uang untuk belanja. Begitu mungkin jawab bagi sebagian kalangan

yang tak acuh. Namun yang jelas dan sudah pasti, selain membahagiakan para abdi negara dan pensiunannya, pembagian THR ini diharapkan oleh pemerintah dapat memacu gerak perekonomian! Hal ini memang penting, terutama pada masa-masa sekarang ini, saat daya beli masyarakat dikabarkan sedang lesu, harga-harga naik, dan nilai tukar rupiah yang mudah turun, namun susah naik, yang ada di kisaran 14.000-an per dolar AS. Presiden dan pihak pemerintah pun memang berharap kebijakan THR ini bisa membawa dampak positif untuk menggerakkan roda sektor riil dan ekonomi. Hal itu pun dikemukakan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, yang mengatakan bahwa salah satu stimulus fiskal adalah gaji dan THR. Hal tersebut bisa membuat konsumsi rumah tangga meningkat, sehingga inflasi juga terkendali. Dengan itu, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II akan lebih tinggi dibanding triwulan I. Ia memperkirakan pertumbuhan bisa lebih tinggi dari 5,1 persen, bahkan mendekati 5,15 persen. Yang jelas, selain alasan untuk menggerakkan perekonomian, penambahan THR tahun ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja ASN. Memang ini juga yang publik harapkan. Namun, rasa-rasanya barangkali inilah harapan yang lebih dekat ke peribahasa: bagaikan ‘’jauh panggang dari api’’.

etis yang diputuskan (behavior). Ada dua hal yang memengaruhi perilaku etis atau tidak etis seseorang sebagaimana disampaikan oleh Aristoteles, yaitu: weakness/ strength of will dan locus of control. Niat baik yang kuat akan menjamin gratifikasi benar-benar ditolak meskipun emosi, hasrat, dan tekanan sosial memaksa pemimpin untuk melakukan yang sebaliknya. Di samping itu, kendali yang kuat dari sekitar (atasan, lingkungan, atau regulasi) akan meningkatkan kemungkinan pemimpin menolak gratifikasi. Dari keempat tahapan tersebut, terlihat bahwa perilaku etis atau tidak etis seseorang dimulai dari hati nurani yang terdalam (sensitivitas) baru kemudian dipengaruhi oleh faktor eksternal. Maka dari itu, sangat penting bagi semua pegawai pemerintahan untuk mengasah sensitivitasnya terhadap isu etika di berbagai situasi. Di sisi lain, sebagai masyarakat kita dapat bertindak sebagai faktor eksternal yang memperkuat aspek locus of control. Sebagai pembayar pajak, kita memiliki hak dan kewajiban yang cukup untuk membuat perilaku etis menjadi satu-satunya pilihan yang dapat diambil oleh para pelayan masyarakat. Dimulai dari meluruskan penyimpanganpenyimpangan kecil, sederhana, dan terlihat biasa. Penulis, Mahasiswa Program Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

POJOK Kedatangan turis Cina diharapkan perkokoh kemandirian ekonomi Bali. - Bali harus bangkit. *** Tipikor masuk RUU KUHP, KPK tolak permintaan pemerintah dan DPR. - Tipikor harus dinomorsatukan. *** Gedung DPR kini jadi target teroris, Bambang Soesatyo minta polisi waspada. - Wakil rakyat mesti menyadarkan.

Penulis, Alumnus FIB Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Pasar Genteng Lesu

Perajin Beralih ke Bata Press

Tabanan (Bali Post) -

Sempat berjaya beberapa tahun silam, belakangan pasaran genteng buatan perajin di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan mulai lesu. Di samping kalah bersaing dengan genteng produksi luar, kondisi tersebut juga diperparah ketika memasuki musim penghujan. Proses pengeringan dan pembakaran memakan waktu lebih panjang, dan itu berimbas pada keuntungan penjualan.

Bali Post/kmb28

Kini sejumlah perajin mulai beralih ke produksi lainnya yang dianggap masih bisa bertahan, yang bahan bakunya tetap sama dengan bahan baku pembuatan genteng. Salah satunya dengan membuat batu bata press (expo). Batu bata jenis ini mulai banyak dipakai untuk ornamen restoran, vila, hotel dan panyengker pura. Seperti disampaikan pelaku usaha batu bata press I Putu Oka Mahendra. Meski masih rintisan, permintaan pasar terhadap bata press sangat tinggi, bahkan sampai ke Timur Tengah. “Kami sudah memiliki beberapa perajin bata press binaan yang kita bantu dalam hal pemasaran,” ucapnya, Minggu (3/6) kemarin.

Pengembangbiakan Belatung BSF

Manfaatkan Sampah agar Bernilai Ekonomis

Tabanan (Bali Post) Sampah yang masuk ke TPA Mandung rata-rata per hari mencapai 250 meter kubik hingga 300 meter kubik. Itu berupa sampah organik bercampur anorganik. Masih jarang masyarakat yang memilah sampah rumah tangganya. Walaupun ada, baru sebatas sampah plastik karena dianggap bernilai ekonomi. Sedangkan sampah organik kebanyakan dibuang dan tidak dikelola. Padahal dengan pengelolaan yang tepat, sampah organik juga bernilai ekonomis. Yaitu untuk pengembangbiakan maggot atau belatung dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Pemanfaatan sampah organik ini sudah dilakukan salah seorang pelaku ternak ikan dan ternak maggot BSF, Putu Dwi Eka Jaya Giri, di Desa Wanagiri, Tabanan. Warga asal Dauh Pala ini mengajak warga di Desa Dauh Pala untuk memilah sampah organiknya. Ia juga menggandeng sebanyak 50 pedagang di Pasar Dauh Pala untuk mengumpulkan sampah organik sisa hasil jualan, baik berupa sayur maupun buah. Sebagai gantinya, pihaknya memberikan buku tabungan yang berisi poin. Satu poin untuk satu kilogram sampah dihargai Rp 100. ‘’Tidak hanya bisa ditukarkan uang. Poin-poin ini dengan jumlah tertentu bisa ditukarkan dengan ba-

Bali Post/kmb24

PAKAN TERNAK - Maggot BSF bisa dijadikan pakan ternak. Peternakan maggot ini bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan sampah organik. rang. Bahkan bisa ditukar laptop,’’ ujar Putu Dwi Eka Jaya Giri, baru-baru ini. Adanya nilai ekonomis untuk menukarkan sampah organik membuat warga semangat memilah sampah organiknya. Kebanyakan warga atau pedagang menabung poinnya dan diambil pada saat hari raya keagamaan ataupun ditukar dengan barang. Menurut Giri, ternak maggot BSF yang dikelolanya saat ini membutuhkan 700 kg hingga satu satu ton sampah organik per hari. Tidak seperti jenis lalat yang lain, lalat BSF hanya hidup untuk berkembang

biak dan lama hidupnya hanya tujuh hari. Selama tujuh hari, lalat BSF tidak makan dan hanya membutuhkan air sehingga dapat dikatakan lalat ini aman dan bukan sumber penyakit seperti lalat hijau atau lalat rumah. Maggot BSF bisa menjadi makanan alternatif ternak. Harganya pun bisa lebih murah jika maggot ini mulai banyak dikembangkan. Diakui Giri, saat ini pihaknya belum bisa menjual maggot BSF dengan harga murah, karena ketersediaannya yang terbatas. ’’Seperti hukum pasar, jika stok sedikit maka harga

pun mahal. Karenanya kita hendak mendorong desadesa di Tabanan untuk mengembangkan ternak maggot. Sebab, selain bernilai ekonomis juga bisa mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke TPA,’’ ujarnya. Saat ini pihaknya baru sekadar menjual bibit maggot BSF ke peternak lain yang kebanyakan berlokasi di luar Bali. Maggot BSF yang masuk dalam tahap pre puppa dijual Rp 150.000 per kg. Sementara untuk pakan ternak biasanya dijual pada tahap maggot dewasa seharga Rp 10.000 per 100 gramnya. Sisa sampah organik yang dimakan maggot, kata Giri bisa dijadikan pupuk dan bisa lebih subur karena ada senyawa degidrasi yang dihasilkan maggot saat memakan sampah organik tersebut. Dalam pengembangan ternak belatung BSF, pihaknya sudah terus melakukan sosialisasi. Terakhir, Kabupaten Badung yang siap mengadopsi peternakan ini untuk mengatasi masalah sampah organik. Sebagai warga Tabanan, Giri ingin cara ini diterapkan di desadesa. ‘’Cara ini bisa dijadikan satu dengan program TP3SR. Jadi pengelolaan sampah berbasis desa dengan konsep pemberdayaan masyarakat dan nantinya bermuara di BUMDes,’’ ujarnya. (kmb24)

Air Panas Alami Desa Angseri

Sediakan Kolam Terbuka dan Tertutup

Bali Post/bit

AIR PANAS - Permandian air panas Angseri merupakan potensi wisata lain di Tabanan. AIR panas alami tak hanya terdapat di Penatahan, tetapi juga ada di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Lokasinya sekitar 200 meter ke arah barat kahyangan jagat Pura Luhur Puncak Tinggah. Air panas alami ini kini makin ramai pengunjung. Penataannya sangat rapi dan asri. Selain pengunjung dimanjakan dengan dua kolam terbuka, pada objek wisata air panas alami ini juga disediakan 10 kolam tertutup. Khusus pada kolam terbuka pada sisi utaranya terkesan sangat alami karena bersentuhan langsung dengan sungai dengan latar belakang air terjun. Beberapa fasilitas penunjang juga telah tersedia.

Seperti beberapa warung yang menjual minuman dan makanan ringan. Termasuk sebuah warung makan dengan latar belakang pemandangan alam. Ketua Pemandaian Air Panas Desa Angseri I Wayan Sukada, Minggu (3/6) kemarin mengatakan, sejatinya di Desa Angseri terdapat banyak titik sumber air panas alami. Tersebar di lahan pribadi krama desa setempat. Dari banyak sumber air panas yang dimiliki Desa Angseri tersebut, yang telah terkelola baru satu titik, yakni sumber air panas yang telah dikelolanya sejak tahun 2006. Sukada mengungkapkan, sumber air panas yang dikelola oleh kelompok wi-

sata ini sebelumnya sejak tahun 1995 dikelola oleh desa. Pengelolaannya sempat tersendat hingga kemudian terhenti. Melihat potensi alam yang terbengkalai ini, ia bersama beberapa warga Desa Angseri di tahun 2006 melalui rapat bersama para tokoh dan berbagai komponen Desa Angseri kemudian membentuk kelompok wisata. Salah satunya mengelola sumber air panas yang kini terbilang selalu ramai pengunjung. Air panas ini disebutkan Sukada juga memiliki khasiat kesehatan. Terutama untuk kesehatan kulit. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang datang secara khusus untuk tujuan

pengobatan. Memang pihak pengelola sendiri menyediakan sebuah kolam tertutup yang khusus digunakan pengunjung dengan tujuan pengobatan. Biasanya pengunjung yang datang juga membawa upakara semampunya. Selain wisatawan domestik, objek wisata air panas Angseri juga kerap dikunjungi turis asing. Mereka kebanyakan dari Eropa. ‘’Biasanya kunjungan ramai saat libur Galungan, Tahun Baru dan hari libur lainnya,’’ katanya. Lebih jauh lagi Sukada mengatakan, kelompok wisata Desa Angseri ini tidak mau berpangku tangan dengan hanya mengandalkan sumber air panas alami. Bersama anggota kelompok wisatanya ini sedang menyasar beberapa potensi wisata lain yang dimiliki Desa Angseri. Sukada berharap dengan semakin banyak potensi pariwisata yang tergarap di Desa Angseri, akan makin banyak membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Saat ini, dengan pengelolaan air panas alami telah mampu memberikan lapangan kerja bagi warga lokal. “Sebagai putra Desa Angseri kami bangga ketika kami menyadari banyak potensi yang kami miliki, khususnya pada potensi pariwisata. Dengan semakin banyaknya potensi alam yang dapat terkelola, tentu akan mampu membuka lapangan kerja yang lebih banyak lagi bagi warga kami,” pungkasnya. (bit)

Dikatakan, jika sebelumnya batu bata yang dikenal masyarakat luas hanyalah batu bata konvensional yang dibuat dengan teknik tradisional dan bentuknya kurang halus. Kini mulai beralih ke batu bata press dengan teknik pressing (penekanan) menggunakan mesin khusus press sehingga bata yang dihasilkan lebih kuat, padat dan halus. Lesunya permintaan genteng juga diakui Rai Sukawati (54). Perajin genteng yang mengawali kiprahnya sejak tahun 1993, saat ini memilih berinovasi ke bata press karena lebih menjanjikan. “Sejak tahun 2010 kami beralih ke bata press. Pangsa pasarnya cukup menjanjikan, seperti Lombok,

Makassar dan sejumlah daerah lainnya,” terangnya. Ia mengakui, saat beralih ke bata press memang sempat mandek hampir tiga bulan, karena tidak ada pasar. Lagipula saat itu masih tahap uji coba. Hingga akhirnya permintaan datang. Keluhan pun muncul, lantaran produk bata press yang dibuatnya saat dipotong dengan gerinda sangat keras dan debu yang dihasilkan sangat banyak. “Dari keluhan itulah muncul lagi gagasan membuat ukuran lebih kecil untuk mengurangi pemotongan, dan sampai saat ini banyak varian yang terus dicoba,” ucapnya. Seperti diketahui, Desa Pejaten yang penduduknya secara turun temurun memproduksi genteng dan keramik, dirancang menjadi desa wisata. Warganya ingin menjadikan pembuatan genteng maupun keramik menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Desa Pejaten. Apalagi lokasi desa ini sangat berdekatan dengan objek wisata DTW Tanah Lot. (kmb28)

DTW Ulun Danu Beratan Siapkan Destinasi Baru Taman Bunga Seluas Lima Hektar

Tabanan (Bali Post) Selain sayur-mayur, Baturiti merupakan daerah yang juga potensial untuk pengembangan tanaman bunga. Karena itu pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan berencana membuat taman bunga seluas lima hektar di wilayah ini. Manajer DTW Ulun Danu Beratan, Wayan Mustika, Minggu (3/6) kemarin mengatakan taman bunga ini nantinya berlokasi terpisah dari DTW Ulun Danu, tepatnya di Banjar Batusesa, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti. Mustika mengatakan, lahan yang akan digunakan untuk pembuatan taman bunga ini adalah pelaba Pura Ulun Danu Beratan. Rencananya akan dikelola mandiri oleh pihak manajemen DTW Ulun Danu Beratan, bekerja sama dengan pangempon Pura Ulun Danu. Diharapkan objek wisata baru ini bisa dibuka secara umum 2019. Konsep taman bunga yang akan dibangun seperti Taman Bunga Nusantara yang ada di Bogor. ‘’Pihak manajemen dan pangempon Pura Ulun Danu Beratan sudah melakukan studi banding ke sana,’’ ujarnya. Selain membuka destinasi

wisata baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pada akhir Juni 2018 DTW Ulun Danu Beratan juga akan mengadakan festival rutin tahunan. Dalam festival tahun ini akan ada festival yoga dan pentas kecak tentang asal mula Ulun Danu Beratan. Mustika berharap dengan adanya objek

wisata baru seperti taman bunga dan festival yang rutin digelar setiap tahun, bisa meningkatkan kunjungan ke kawasan Bedugul. Saat ini kunjungan ke DTW Ulun Danu Beratan setiap harinya berkisar pada angka 2.000 hingga 2.500 orang. Jika hari libur mencapai 3.000 kunjungan. (kmb24)

Bali Post/kmb24

WISATA AIR - Sejumlah wisatawan menikmati wisata air di DTW Ulun Danu Beratan. Ke depan pihak manajemen akan membuka destinasi wisata baru berupa taman bunga di Banjar Batusesa.


KARANGASEM

8 Kasus Pengadaan Buku SMP

Kejari Tak Temukan Indikasi Korupsi

PENYELIDIKAN kasus dugaan korupsi pengadaan buku SMP 2017, yang sempat menggemparkan dunia pendidikan Karangasem, dipastikan tak berlanjut ke tahap penyidikan. Setelah kasus itu didalami hingga memanggil hampir seluruh kepala SMP, pihak rekanan dan pejabat terkait di Disdikpora Karangasem, akhirnya pihak Kejari Amlapura memberi kepastian tidak terjadi korupsi. Hanya memang terjadi keterlambatan distribusinya. Bagaimanakah latar belakangannya sehingga disinyalir ada dugaan korupsi pengadaan buku SMP pada 2017 itu? Kasi Intel Kejari Amlapura Bekti Wicaksono belum lama ini mengatakan, banyak sekolah yang belum menerima buku saat itu. Kendalanya akibat dampak erupsi Gunung Agung. Situasi demikian membuat distribusi buku ke sekolah-sekolah SMP khususnya menjadi tersendat, sehingga realisasinya tak tepat waktu. Persoalan teknis lainnya saat terjadi erupsi Gunung Agung itu banyak sekolah di Karangasem saat itu juga tutup. Pasalnya, para siswanya mengungsi lantaran berada di zona merah. Kendala seperti itu akhirnya dapat dipahami dan dimaklumi. Alasannya, sangat logis karena saat itu memang terjadi kekacauan dalam menghadapi dampak dari bencana. “Setelah kami lakukan lidik, permasalahan ini hanya soal keterlambatan distribusi saja. Lagi pula pihak pelaksananya juga sudah didenda dan sudah dibayar,” tegas Bekti Wicaksono. Setelah serangkaian penyelidikan dilakukan, hingga meminta seluruh kepala SMP se-Karangasem membawa buku-buku hasil pengadaan itu, buku-buku yang sebelumnya memenuhi ruangan Kejari Amlapura. Kemudian, semua sudah dikembalikan ke sekolah masing-masing. Meski tak ditemukan unsur korupsi, kasus ini cukup memusingkan pihak Kejari Amlapura. Sebab, ramainya situasi akibat berhembusnya isu dugaan korupsi kasus tersebut dimanfaatkan oknum penipu untuk memperdaya beberapa kepala sekolah. Caranya, dengan mencatut nama Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, dan selanjutnya meminta sejumlah uang. Beruntung, beberapa kepala sekolah yang sempat dihubungi penipu itu melakukan konfirmasi balik ke Kajari Sucitrawan, sehingga kedok penipu ini terbongkar. “Sayangnya, orangnya tak berhasil kami ciduk. Kami sempat minta beberapa kepala sekolah agar meminta bertemu dengan penipu ini, agar bisa digerebek. Tapi, rencana itu tak membuahkan hasil,” imbuh Kajari Amlapura Nyoman Sucitrawan. Sehingga, pihaknya perlu meluruskan, bahwa kasusnya sudah tertangani. Dan sejauh ini belum ditemukan adanya dugaan korupsi. Pihaknya sangat

berharap tidak ada kepala sekolah lainnya yang menjadi korban serupa. Sebelumnya, dari hasil klarifikasi dengan para kepala sekolah, diakui memang ada yang belum menerima buku. Padahal, pengadaan buku ini sudah tahun anggaran 2017 lalu. Bukunya didistribusikan dari pihak rekanan langsung ke setiap sekolah. Hasil klarifikasi itu, ada beberapa kepala sekolah yang belum menerima buku ini, karena terkendala erupsi Gunung Agung. Setelah status aktivitas Gunung Agung sudah turun dan radius kawasan berbahaya juga dipersempit, barulah sisanya didistribusikan. Pihak rekanan yang dimintai keterangan juga menyatakan hal serupa. Sehingga, kejaksaan memastikan tidak ada kerugian negara dalam penanganan kasus ini. Kasus ini, sempat ramai saat kejaksaan memanggil seluruh kepala SMP seKarangasem, 14 Februari lalu. Mereka dipanggil menghadap ke Kantor Kejari Amlapura untuk dimintai keterangan, sambil membawa serta seluruh buku-buku hasil pengadaan tersebut. Pemanggilan kepala SMP se-Karangasem ini, terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku untuk perpustakaan SMP. Dari dokumen serah terima barang di salah satu sekolah, didapat bahwa pengadaan buku ini dilakukan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem bekerja sama dengan pihak Kontraktor dan Perdagangan Karya Prima Lestari, yang beralamat di Banjar Penida Kelod, Tembuku, Bangli. Pengadaan itu dilakukan melalui Belanja Modal Aset Tetap Lainnya-Pengadaan Buku Ilmu Pengetahuan Umum. Berita acara serah terima barang ini, diteken langsung Direktur CV Karya Prima Lestari, bernama I Putu Hendiarta. (gik)

Bekti Wicaksono

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Sambut Lebaran

Arus Penyeberangan Sembako Mulai Meningkat Amlapura (Bali Post) Menyambut lebaran, Pelabuhan Padangbai, Karangasem mulai dipadati truktruk besar. Seperti tampak Minggu (3/6) kemarin, pada H-12 lebaran, Pelabuhan Padangbai itu sudah dipadati truk pengangkut sembako. Meski terjadi peningkatan, situasi di pelabuhan masih terkendali. Kendaraan dipastikan tidak sampai meluber ke luar pelabuhan. Manajer ASDP Pelabuhan Padangbai I Wayan Rosta mengatakan, secara umum kedua dermaga sudah siap melayani aktivitas bongkarmuat kapal saat musim mudik lebaran. Tetapi, untuk mengantisipasi agar tak terjadi masalah, pihaknya mulai Senin (4/6) hari ini dan Selasa (5/6) besok akan melakukan perbaikan

Dermaga II. Perbaikan seperti penggantian gelagar, greeting dan pelat penutup landasan dermaga berukuran 4x7 meter itu. Sebab, bagian ini bersentuhan langsung dengan ramdoor kapal. Pihaknya memperkirakan kepadatan pada arus mudik tahun ini terjadi pada H-7 lebaran atau tanggal 9-13 Juni nanti. Sedangkan untuk arus balik kepadatan diperkirakan 18-20 Juni. Analisis ini, melihat tahun ini ada

cuti bersama dan libur panjang. Sehingga diperkirakan H-7 kepadatan arus penyebrangan sudah mulai terjadi. Saat ini truk pengangkut barang kebutuhan pokok (sembako - red) kebutuhan lebaran dengan tujuan Lombok, Sumbawa, Dompu dan Bima, NTB, memperlihatkan semakin meningkat. Meski aktivitas penyeberangan terpantau cukup padat, namun antrean kendaraan truk barang tidak samai meluber keluar areal pelabuhan. Mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak ASDP Padangbai sudah menyiapkan

sejumlah skenario. Hemat Rosta, arus mudik tahun 2016 dan 2017 memang mengalami penurunan. Namun tahun ini pihaknya memprediksikan akan ada kenaikan arus mudik. Bahkan diestimasi kenaikannya cukup signifikan sebesar 15 persen. Sementara untuk jumlah trip penyeberangan, diperkirakan meningkat sebesar 10 persen dibandingkan arus mudik tahun sebelumnya. ‘’Demikian juga jumlah penumpang, juga diperkirakan naik sebesar 15 persen, kendaraan roda dua juga naik 15 persen, roda empat juga diperkirakan naik sebesar 10 persen,’’ katanya. Rosta menambahkan, mengantisipasi lonjakan itu saat ini ada sebanyak 37 kapal di ASDP Cabang Lembar. Namun, dari jumlah ini, enam kapal di antaranya tengah menjalani perawatan rutin atau docking. Sementara

jumlah kapal yang siap dipergunakan untuk angkutan lebaran 31 kapal. Kalau arus penyeberangan normal, jumlah trip itu diberlakukan sebanyak 16 trip, untuk kapal dalam 24 jam. Kalau arus penyeberangannya padat, trip akan ditambah menjadi 24 trip per hari. Demikian juga kalau arus penyeberangannya sangat padat, maka akan diberlakukan 36 trip. Dengan berbagai persiapan yang direncanakan matang, Rosta berharap proses mudik yang sudah membudaya setiap tahun ini dapat berjalan lancar. Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kepadatan penumpang tak menjadi masalah. Persoalan kerap terjadi pada aktivitas dermaga II. Sehingga untuk mengantisipasi hal itu, dermaga II dipersiapkan dengan matang. Hal itu penting agar tidak bermasalah saat puncak kepadatan arus penyeberangan itu tiba. (kmb31)

TRUK SEMBAKO - Truk pengangkut sembako saat berada di Pelabuhan Padangbai hendak menyeberang menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Minggu (3/6) kemarin.

Eks Pengungsi Perlu Bantuan Modal

Amlapura (Bali Post) Menurunnya aktivitas vulkanik Gunung Agung belum sepenuhnya membuat warga eks pengungsi bisa bernapas lega. Banyak yang masih kesusahan akibat harta benda mereka terlanjur dijual. Banyak yang akhirnya berusaha alih profesi. Namun, hasil yang didapat tak sesuai harapan. Warga eks pengungsi umumnya berasal dari lereng dan kaki gunung. Sehari-hari mereka biasanya menggantungkan hidup dari bertani dan berkebun. Niat kembali

melakoni profesi itu sangat tinggi namun banyak yang tidak bisa karena tidak punya modal. I Wayan Karta (40) adalah salah satu eks pengungsi yang hidup susah. Sebelum terjadi krisis Gunung Agung, pria yang bermukim di wilayah Alas Kepasekan, Desa Sebudi, Selat itu berkebun. Dia juga beternak sapi. “Dulu saya punya dua ekor sapi, sekarang tidak lagi,” ungkapnya, Minggu (3/6) kemarin. Karta mengaku sudah menjual ternaknya sejak pertama kali mengungsi ke

GOR Swecapura, Klungkung. Pulang dari mengungsi dia nyaris tak bawa bekal, uang hasil jual ternaknya sudah habis untuk bekal selama mengungsi. “Sapi saya jual murah-murah, hanya laku Rp 2 juta per ekor padahal sempat ditawar Rp 10 juta,” kenangnya. Untuk menyambung hidup, Karta yang hidup seorang diri di rumah berukuran 4 x 6 meter alih profesi jadi penganyam gedeg bambu. Dia memproses bambu dari awal, mulai dari menebang, memotong, hingga mengolahnya

menjadi anyaman. Sayangnya dalam sehari dia hanya bisa membuat anyaman dengan ukuran satu meter persegi. Dari pekerjaannya itu dia hanya bisa mengantongi uang Rp 10 ribu per hari. Anyaman gedek dijual kepada pengepul di Banjar Muntig, Sebudi. Karta mengaku sangat ingin kembali memelihara sapi namun modal hasil menjual sapi sudah terlanjur habis. Untuk sekadar beli bibit saja sudah tidak ada. Untuk berkebun juga belun berani, khawatir aktivitas Gunung Agung naik lagi.

Kesulitan yang dialami Karta tak hanya masalah pekerjaan, sehari-harinya dia juga sulit mendapatkan air bersih. Untuk kebutuhan masak dan minum, dia mengandalkan air hujan, itu pun didapat dengan minta di cubang milik tetangganya. Karya sendiri tak punya tempat menampung air hujan seperti itu. Di tengah kesulitan yang dihadapi, Karta berharap agar pemerintah bisa memperhatikan, paling tidak bisa dibantu permodalan untuk membeli bibit ternak. (kmb)


Senin Kliwon, 4 Juni 2018

GIANYAR

Kejari Pastikan Penyidikan Kasus Bupati Cup Jalan Terus

Gianyar (Bali Post) Penanganan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Gianyar terhadap kasus dugaan korupsi Bupati Cup 2016 sampai saat ini belum rampung. Meski terkesan tak ada perkembangan, Kejari memastikan, kasus ini jalan terus. ‘’Masih kita kerjakan kasus ini. Tentu kasusnya berlanjut,’’ ujar Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger yang dihubungi, Minggu (3/6) kemarin. Gusti Agung Puger mengatakan, pihak kejaksaan kembali memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Mereka adalah panitia penyelenggara sepak bola Bupati Cup. ‘’Siapa-siapa mereka, belum bisa kami beri tahu. Yang jelas, kasus ini tetap berjalan. Nanti perkembangannya kami beri tahu,’’ jelasnya. Meski dia memastikan kasus ini berjalan, bahkan sudah masuk tahap penyidikan, namun hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan Kejari Gianyar juga masih menunggu perhitungan kerugian negara. Disinggung adanya kemungkinan SP3 (Surat Pemberhentian Penyidikan) atas kasus ini seperti kasus KPPE Desa Lebih, Puger menegaskan, untuk kasus ini pihaknya sudah melakukan antisipasi agar tidak sampai terputus di tengah jalan. ‘’Kalau kemarin kan karena kerugian negaranya tidak bisa ditemukan,’’ katanya. Sebelumnya, anggota DPRD Gianyar meminta Kejari Gianyar melakukan pengusutan mendalam atas dugaan mark-up anggaran saat penyelenggaraan Bupati Cup 2016. Sebab, selama ini kalangan dewan kerap menerima keluhan terkait adanya indikasi penyimpangan penggunaan anggaran pada ajang bergengsi di Gianyar tersebut. ‘’Memang keluhan yang lebih banyak kita dengar dari para peserta turnamen Bupati Cup itu (2016 - red), misal ada yang bayar dulu pendaftaran, ada yang tidak dikembalikan uang jaminannya. Kan wajar keluhan seperti itu disampaikan kepada kami di DPRD,’’ ucap anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, belum lama ini. Sementara itu, anggota DPRD Gianyar I Wayan Gede Sudarta berharap Kejari Gianyar bergerak cepat mengusut kasus ini. ‘’Harus usut tuntas kasus ini. Jangan sampai di tengah jalan malah di-SP3, apalagi sudah masuk ranah penyidikan,’’ ucapnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr.

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122

9

Siswa Miskin Harus Ditampung di Sekolah Negeri Gianyar (Bali Post) DPRD Gianyar akan mengawasi secara ketat Penerimaan Peserta Didik Daru (PPDB) tahun ini. Terlebih ada prediksi ribuan siswa tidak bisa ditampung SMA/SMK negeri. Dewan ingin memastikan seluruh siswa miskin tertampung di sekolah negeri.

Festival Holy Water

Diharapkan Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kenderan Berbagai upaya dilakukan untuk mengembangkan Desa Wisata Kenderan, Tegallalang. Selain terus berbenah, masyarakat setempat juga menggelar event pariwisata. Salah satunya, Festival Holy Water yang berlangsung Minggu (3/6) kemarin. Festival dipusatkan di Banjar Dukuh Desa Kenderan. Saat festival, panitia menyiapkan 11 jenis air suci dalam budaya Bali yang biasa disebut tirta yang dituangkan dalam kendi untuk diberikan kepada para peserta. Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, model pengembangan event

semacam ini menjadi salah satu cara meningkatkan kunjungan pariwisata Bali khususnya Gianyar. “Kita tidak menjual tradisi dan ini hanya menginformasikan. Sudah berjalan alami dari masa ke masa,’’ ujarnya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A. Ari Brahmanta menyambut baik kesadaran masyarakat untuk mengembangkan wilayahnya. Upaya ini merupakan bentuk branding wisata di mana Desa Kenderan kaya akan sumber mata air, terlebih berkaitan dengan wisata sejarah dan religius Desa Kenderan yang cocok dikembangkan sebagai desa wisata penyangga setelah Desa Wisata Ubud. Di sisi

lain, festival ini diharapkan mampu menambah berbagai jenis promosi pariwisata Gianyar. Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Kenderan I Made Arka mengatakan, di desanya terdapat 11 mata air suci yang juga diyakini menjadi anugerah tersendiri bagi masyarakat desa. ‘’Di samping dapat dikemas menjadi ikon, sekaligus menyatukan persatuan dan persaudaraan di antara warga banjar,’’ imbuhnya. Selain itu di Desa Kenderan juga akan dikembangkan dua lokasi air terjun, yakni Purusa dan Pradana. Air terjun tersebut terdapat di bagian hulu dan hilir desa. (kmb35)

Anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Minggu (3/6) kemarin, mengungkapkan sistem baru PPDB ini mewajibkan siswa miskin ditampung di sekolah negeri pilihan. Jadi, jangan sampai ada siswa miskin yang tercecer Politisi PDI-P ini pun mengaku akan melakukan pengawasan intensif guna memastikan seluruh siswa miskin ditampung di SMA/ SMK negeri pilihan. ‘’Ketentuan baru aturan untuk sekolah dalam menampung siswa miskin itu tidak ada batas maksimal. Bahkan untuk batas minimal itu diwajibkan 20 persen,’’ tegasnya. Pria asal Sukawati ini mengakui, selama ini banyak siswa ataupun orang tua siswa mempertimbangkan aspek sekolah favorit. Namun, melalui PPDB dengan sistem baru ini, semua sekolah negeri dipastikan statusnya sama. Setiap sekolah juga zona I-nya sudah jelas. Sementara terkait ribuan siswa yang terancam tidak tertampung di SMA/SMK negeri, ia mengatakan, dalam kondisi ini, sekolah swasta menjadi solusi. Terlebih menurutnya, banyak sekolah swasta terutama SMK di Gianyar yang justru lebih berkualitas daripada negeri. ‘’Seperti SMK Pariwisata di Silakarang itu setiap tahun banyak sekali pendaftarnya,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua PGRI Gianyar I Wayan Gabra mengaku akan turut memastikan seluruh siswa miskin di Gianyar bisa tertampung di sekolah negeri pilihan. ‘’Itu sudah jadi kewajiban menampung siswa kurang mampu. Jangan sampai ini tidak dapat negeri. Sementara kalau yang mampu namun tidak tertampung di negeri, kan tidak ada cara lain, memang berpeluang dapat di sekolah swasta,’’ katanya. Dijelaskannya, di Kabupaten Gianyar terdapat 5 SMA swasta dan 14 SMK swasta. Berdasarkan jumlah itu, ia berkeyakinan sesungguhnya di Gianyar belum

kekurangan sekolah. ‘’Kalau siswa dan orang tua mau, sesungguhnya di Gianyar tidak kekurangan sekolah. Cuma yang jadi persoalan, orang tua dan siswa kerap hanya mau bersekolah di sekolah yang diinginkan,’’ ujarnya. Dikatakannya, dengan ketentuan sekarang, sekolah negeri tidak lagi bisa menambah rombel. Rombel dan kuota siswa yang diumumkan Dinas Pendidikan Provinsi Bali sudah merupakan pengajuan masing-masing SMA/SMK di Bali yang telah berdasarkan kemampuan masing-masing sekolah. Misalnya, SMAN 1 Ubud dihitung 9 rombel karena sisa ruangan yang efektif untuk pembelajaran hanya sebanyak itu. ‘’Kecuali kalau ditambah, bisa menggunakan ruangan lab atau double shift. Tapi kalau begini kan pembelajaran kurang kondusif,’’ jelasnya. Namun, bila dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali memerintahkan penambahan rombel untuk menambah daya tampung siswa di sekolah negeri, Gabra mengaku tidak bisa berbuat banyak. ‘’Kalau ada instruksi baru, ya akan kita jalankan. Tapi kita masih menunggu hingga proses pendaftaran pertengahan Juni ini,’’ jelasnya. Berdasarkan data daya tampung peserta didik baru SMA dan SMK negeri Provinsi Bali tahun pelajaran 2018-2019, daya tampung 7 SMA negeri di Kabupaten Gianyar sebanyak 2.124 siswa dengan 59 rombel. Sementara daya tampung 8 SMK negeri sebanyak 3.218 siswa dengan 90 rombel. Sehingga secara keseluruhan daya tampung SMA/ SMK negeri di Gianyar sebanyak 5.342 siswa dengan 149 rombel. Data ini pun membuat lulusan SMP di Kabupaten Gianyar harus bersaing ketat merebut tempat di SMA/SMK negeri. Hal ini mengingat jumlah lulusan SMP dari 43 SMP negeri dan swasta di Gianyar sebanyak 7.898 pelajar. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Marak, Pembangunan Tower Disorot Dewan

Puluhan Surat Suara Rusak Negara (Bali Post) – Penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali terus dilanjutkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana, Minggu (3/6) kemarin. Di hari kedua pelipatan ini, kembali ditemukan belasan surat suara yang rusak. Selama dua hari proses pelipatan ini, sudah 161.951 lembar surat suara yang disortir dan diketahui ada 27 lembar yang rusak. Dalam penyortiran kedua yang dimulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita dengan pengawalan ketat kepolisian. KPU menambah tenaga pelipat dibanding hari sebelumnya. Anggota Komisioner KPU Jembrana Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Logistik dan Urusan Rumah Tangga Putu Eka Sutamarbawa mengatakan, pelipatan berikutnya menghasilkan dua kali lipat, dibanding hari sebelumnya. Hari pertama, total surat suara yang berhasil dilipat sebanyak 58.462, 10 di antaranya ditemukan rusak. Untuk itu, selama dua hari ini sudah ada 161.951 surat surat yang disortir atau 50 persen dari total yang diterima yakni 231.532 lembar. Sisanya 161.924 surat suara akan dilipat Senin. Menurut Eka, kerusakan surat suara ini beragam, mulai robek hingga berlubang. Selain itu juga ada yang kusut, cetakan tipis serta berbecak tinta. Diharapkan pelipatan surat suara itu rampung sesuai jadwal penyortiran dan pelipatan. (kmb26)

Bali Post/olo

Negara (Bali Post) -

Menjamurnya pembangunan menara seluler, baik di perkotaan maupun desa menuai pertanyaan kalangan DPRD Jembrana. Menara yang tersebar di sejumlah lokasi ini jumlahnya semakin banyak dengan berbagai jenis. Baik tower empat kaki, tiga kaki, monopole hingga rooftop (di atas gedung atau rumah).

Bali Post/kmb

JAMBAN - Pasi Ter Kodim 1617/Jembrana Kapten Karyanto mewakili Dandim Jembrana saat menyerahkan bantuan jamban untuk keluarga Ketut Dersa di Dusun Pangkung Liplip Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.

Kodim Serahkan Jamban untuk Buruh Miskin

Negara (Bali Post) Jajaran Kodim 1617/Jembrana memberikan bantuan jamban untuk keluarga Ketut Dersa (60) di Dusun Pangkung Liplip Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Darsa yang merupakan buruh ini tergolong keluarga miskin. Ia memiliki enam anak dengan kondisi rumah yang kurang layak. Pasi Ter Kodim 1617/Jembrana Kapten Karyanto yang mewakili Dandim Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok melakukan penyerahan jamban tersebut, Sabtu (2/6). Kapten Karyanto mengatakan pembangunan jamban merupakan salah satu program jambanisasi guna membantu masyarakat yang kurang mampu dan belum memiliki jamban keluarga. Pihaknya berharap dengan sosialisasi pentingnya sanitasi lingkungan warga masyarakat bisa termotivasi untuk membangun jamban lebih layak. Pembangunan jamban ini dikerjakan secara swadaya oleh jajaran Koramil Negara dan pihak keluarga. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok sebelumnya mengatakan dengan menggiatkan program jamban untuk menciptakan sanitasi lingkungan yang sehat, bersih, aman dan nyaman. Ini dilakukan guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (kmb)

Bahkan di pinggir jalan protokol di dalam kota juga banyak terpasang menara untuk pemancar seluler. Teranyar yang baru berdiri berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya sebelah Kantor Camat Jembrana di Jalan Sudirman. Anggota DPRD Jembrana I Komang Adiyasa, Minggu (3/6) kemarin, mengatakan banyaknya tower, terutama di dalam areal kota yang memiliki penduduk padat akan menjadi persoalan. Apalagi

dengan banyak provider juga menambah jumlah menara. “Banyak tower-tower baru yang menjulang memecah langit Jembrana. Sangat mengganggu keindahan kota maupun estetika wilayah Jembrana,” tandasnya. Pihaknya mendorong agar pemerintah merencanakan kembali Jembrana Tower, di mana satu tower untuk semua. Dengan adanya satu tower untuk semua, dipastikan akan mampu mendorong

peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jembrana. “Bila memang perlu di tiap kecamatan, kita bangun tower bersama itu. Daripada seperti sekarang ini ada di mana-mana. Untuk itu lebih baik kita manfaatkan satu tower untuk semua, seperti yang pernah dicanangkan waktu pemerintahan Pak Winasa,” tandas Dewan asal Tegalcangkring ini. Tidak seperti sekarang ini yang menurutnya semrawut. Kendati pun ada

koordinat bebas mendirikan tower tidak memandang keindahan dan keasrian bangunan. Adiyasa mempertanyakan model syarat perizinan pendirian tower tersebut. Apalagi berada di dekat jalan tanpa ada pembatas atau pelindung seperti yang terlihat di sebelah Kantor Camat Jembrana. Besi pancang yang mirip lampu penerangan ini sejatinya merupakan menara seluler berbentuk tunggal tanpa simpul (monopole). Merunut Peraturan Bupati (Perbup) Jembrana Nomor 33 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Menara

disebutkan sejumlah ketentuan dalam pembangunan menara ini. Termasuk terkait persebaran menara atau zona cell plan. Untuk menentukan zona cell plan itu, diperoleh melalui Dinas Infokom. Untuk efisiensi dan efektivitas penataan ruang, khusus untuk menara telekomunikasi seluler, harus diarahkan untuk penggunaan menara secara bersama dari tahap awal rencana pembangunan. Dari pengamatan, di sepajang pinggir jalan DenpasarGilimanuk itu juga banyak terpasang menara seluler. Di antaranya ada yang berbentuk rooftop di atas bangunan. (kmb26)

Gelombang Tinggi, Truk Dalam Kapal Ambruk Negara (Bali Post) – Akibat gelombang tinggi di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Sabtu (2/6) sore, sebuah truk penuh muatan ambruk di dalam kapal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun truk harus dievakuasi lantaran dalam kondisi rebah. Dari informasi yang dihimpun truk dengan nomor polisi AD 1343 VE berada di KMP Mutiara Alas III bersama satu unit kendaraan kecil (mobil). Kapal yang mengangkut sekitar 35 penumpang itu bertolak dari Pelabuhan Ketapang

menuju Pelabuhan Gilimanuk. Di tengah perjalanan menuju Gilimanuk, sekitar pukul 14.35 WIB, tiba-tiba terjadi ombak tinggi antara 2-3 meter. Kapal saat itu berupaya memutar haluan untuk menghindari terjangan ombak tersebut. Ketika kapal melintang, truk yang sejatinya sudah diikat dengan dua lasingan itu ambruk. Lasingan yang terpasang di sebelah kiri lepas. Beruntung saat truk terbalik tidak ada kendaraan lain di sekitarnya. Truk baru bisa dievakuasi

setelah kapal tersebut bersandar sekitar pukul 16.00 WIB. Kapal sebelumnya, bersandar dan bongkar muat di dermaga MB III. Selanjutnya kapal pindah bersandar ke dermaga ponton untuk evakuasi truk tersebut. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa saat dikonfirmasi, Minggu (3/6) kemarin, membenarkan peristiwa tersebut. Setelah dievakuasi, truk langsung bisa melanjutkan perjalanan. “Sekitar pukul 20.00 Wita sudah melanjutkan perjalanan kembali,” terangnya. (kmb26)

Bali Post/olo

TRUK AMBRUK - Truk yang ambruk di dalam Kapal Mutiara Alas III lantaran ombak tinggi di Selat Bali, Sabtu (2/6) lalu.


Senin Kliwon, 4 Juni 2018

BULELENG

11

Bali Post/mud

KENDALIKAN HAMA - Seorang petani di Desa Panji, Kecamatan Sukasada membasmi hama padi dengan menyemprotkan obat-obatan, Minggu (3/6). Pengendalian hama dengan obat-obatan kimia di kalangan petani masih tergolong tinggi, meskipun harganya terus meningkat.

Banyak Aset Pemkab Jadi Barang Rongsokan

Singaraja (Bali Post) – Aset di lingkungan Pemkab Buleleng banyak yang tidak bisa dimanfaatkan, karena kondisinya sudah lama dan rusak berat. Akhirnya berbagai jenis aset itu menjadi barang rongsokan yang menumpuk sejak beberapa tahun terakhir. Aset yang tidak berfungsi itu ditemukan setelah Badan Keuangan Daerah (BKD) melakukan pendataan atau sensus aset Pemkab Buleleng. Sensus diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2016 dan Perda Buleleng No. 6 Tahun 2017. Saat BKD melakukan sensus,

ditemukan banyak barang rusak berat yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Saat dicek, barang-barang tersebut sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. Di samping itu, barang juga sudah habis masa pakainya. Plt. Kabid Aset BKD Buleleng Made Pasda Gunawan akhir pekan lalu membenarkan

banyak barang milik daerah yang belum dihapus. Meski demikian, serusak apapun barang milik daerah tetap memiliki nilai. Untuk itu, barangbarang itu rencananya akan segera dihapuskan setelah tim melakukan penilaian. Setelah penilaian BKD akan melelang barang tersebut, yang dilaku-

Tak Terapkan Skala Upah, Perusahaan Dikenai Sanksi Singaraja (Bali Post) – masa kerja satu tahun menerima upah Perusahaan yang beroperasi di Buleleng sama dengan pekerja yang masa kerjanya dituntut mampu menerapkan skala upah 11 tahun. “Skala upah mempertimbangkepada pekerjanya. Jika ini tidak bisa dii- kan jabatan, masa kerja dan juga disiplin kuti, perusahaan bersangkutan bisa dike- kerja, dan pengawasan kita kebanyakan nai sanksi tegas. Menghindari terjadinya belum menerapkan skala upah yang ada,” pelanggaran itu, Dinas Tenaga Kerja dan katanya. Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng Menurut Dwi, penerapan skala upah ini gencar mensosialisasikan penerapan skala sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan upah. Ini dilakukan bersamaan dengan Transmigrasi (Permenkertrans) RI No. 78 monitoring dan evaluasi (monev) penTahun 2015 tentang kewajiban perusahaan erapan Upah Minimum Kabupaten menerapkan skala upah. Dari regulasi (UMK) Buleleng 2018 sebesar ini, kalau dalam waktu tertentu setRp 2.165.000. UMK ini di atas elah dilakukan sosialisasi tidak standar Kebutuhan Hidup menerapkan skala upah, maka Layak (KHL) Buleleng Rp perusahaan dapat dikenakan 1,7 juta. sanksi. Sanksi ini berupa denda Kepala Disnakertrans dan pelayanan administrasi. Buleleng Made Dwi PriRegulasi ini juga mengatur yanti Koriawan, belum lama bahwa skala upah sangat pentini mengatakan saat ini ing memberi semangat dan pihaknya terus membina motivasi etos kerja yang tinggi dan mengawasi setiap pebagi karyawan. Dengan skala rusahaan. Dari 485 peruupah yang ditetapkan dasahaan yang ada penerapat menunjukkan punishpan standar upah masih men bagi mereka yang di bawah angka 60 malas dan menjadi persen. Hal ini reward bagi karyterbukti dari awan yang rajin pengawasan dan memiliki dimasih ditemusiplin kerja yang kan karyawan Bali Post/kmb38 tinggi. yang memiliki (kmb38) Made Dwi Priyanti Koriawan

Wabup Hadiri Buka Puasa di Masjid Agung Jamik

Singaraja (Bali Post) – Wakil Bupati (Wabup) Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ny. Ayu Wardhany Sutjidra menghadiri acara buka puasa bersama di Masjid Agung Jamik Singaraja, akhir pekan lalu. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan silaturahmi antarumat beragama. Buka puasa bersama ini

juga diikuti sejumlah lembaga keagamaan seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Buleleng, GP Ansor, Muhammadiyah, dan Takmir Masjid Agung Jamik. Wabup Sutjidra mengajak di bulan suci Ramadan dan menyambut hari raya Idul

Bali Post/kmb38

BUKA PUASA – Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri buka puasa bersama di areal Majid Agung Jamik, Singaraja.

Fitri, umat Muslim dan umat lain tetap menjaga situasi Buleleng yang kondusif. Apalagi, mendekati tahun politik ini, pihaknya mengingatkan semua komponen masyarakat menjaga situasi di lingkungan tetap aman, damai dan hidup berdampingan tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan ras termasuk berbeda sikap politik. Membangun sinergitas dan kerukunan antarumat beragama penting untuk menjaga situasi dan kondisi daerah agar tetap kondusif. Berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat bisa dikomunikasikan secara bersama-sama, sehingga mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan, persatuan dan silaturahmi antarumat beragama. Saya harap kerukunan yang terjaga antarumat beragama bisa lebih ditingkatkan,’’ katanya. (kmb38)

kan Kantor Perbendaharaan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja. Selain itu, BKD juga menemukan sejumlah barang elektronik milik daerah yang mengalami kerusakan parah. Barang ini kebanyakan berupa laptop. Sekarang barang-barang tersebut terbengkalai di rak penyimpanan. “Pada KIB tercatat baik tapi faktanya rusak berat. Barang akan kami hapus dari inventaris lewat mekanisme

lelang. Sebelum lelang, kami akan lakukan penilaian harga lebih dulu,” katanya. Rencananya sensus aset akan dilakukan selama beberapa pekan ke depan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan di Buleleng. Nantinya diharapkan semua barang milik daerah tercatat dengan baik dan faktual secara administrasi, dan kondisi barang itu sendiri. (kmb38)

Polisi Dirikan Pospam Mudik Lebaran

Singaraja (Bali Post) – Menjelang mudik lebaran 2018, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng melakukan sejumlah persiapan pengamanan. Salah satu persiapan itu dengan mendirikan pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) di sejumlah lokasi di Buleleng. Selain itu, personel pengamanan dalam Operasi Ketupat sudah dipersiapkan, nantinya semua pasukan ini akan mengikuti apel gelar pasukan dalam waktu dekat ini. Kasatlantas AKP Putu Diah Koriawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (3/6) kemarin mengatakan, di kota Singaraja pospam ini berlokasi di depan Terminal Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Selain itu, di kawasan eks Pelabuhan Buleleng juga disiagakan pospam mudik lebaran. Personel di pos ini melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman masing-masing. Selain itu, personel membantu para awak armada bus atau kendaraan pemudik lain yang terjebak kemacetan di jalan raya. (kmb38)


KLUNGKUNG

12

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

LKPD Raih WTP

Dewan Tak Ingin Ada Kegiatan Molor

Semarapura (Bali Post) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Klungkung tahun 2017 telah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Meski demikian, Wakil Ketua DPRD Klungkung I Nengah Ariyanta menilai kinerja pemkab harus tetap ditingkatkan, khususnya dalam perencanaan kegiatan. Politikus PDI-P ini mengatakan saat mengikuti penyerahan penghargaan, BPK menyampaikan sejumlah rekomendasi harus segera ditindaklanjuti. Hanya itu belum disampaikan secara rinci. Pihaknya pun sepakat dengan hal tersebut dengan maksud

tercipta pemerintahan yang semakin baik. “Tindak lanjut rekomendasi itu yang ditekankan. Tetapi belum disampaikan apa saja itu,” jelasnya, Minggu (3/6) kemarin. Kabupaten Klungkung telah tiga kali berturutturut mendapat predikat

tersebut. Tetapi sesuai pengamatannya, masih ada kegiatan yang gagal lelang maupun keterlambatan penuntasan pengerjaan alias molor. Hal demikian juga harus dievaluasi pemkab dan tak diinginkan terjadi tahun ini. “Masih ditemukan seperti itu. Silpa

salah satu acuannya. Harus diperbaiki. Meskipun sudah dapat WTP. Ke depan jangan ada lagi seperti itu,” tegasnya. Penghargaan predikat tersebut diterima langsung Penjabat Sementara (Pjs) Bupati I Wayan Sugiada di Aula BPK RI Perwakilan Bali sepekan lalu. Pejabat asal Tabanan ini menegaskan itu harus dijadikan motivasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membawa Klungkung ke arah lebih baik. Ini pun sangat

diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat. “Semoga tahun depan bisa dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi dengan memperbaiki beberapa hal yang belum sempurna. Yang terpenting adalah komitmen bersama,” ujarnya. Ditegaskan pula, mendapatkan penghargaan itu bukan perkara mudah. Perlu proses yang cukup panjang. Mulai dari pemeriksanaan pendahuluan, melakukan perbaikan, sampai ada

pemeriksaan secara menyeluruh. “Laporan keuangan diperiksa secara utuh. Sampai ada pemeriksaan lapangan. Ini berjalan sekitar tiga bulan,” jelasnya. (kmb45)

I Nengah Ariyanta

Bali Post/sos

Hasil Panen Demplot Berkualitas Baik

Pemkab Dorong Bangkitkan Kejayaan Pertanian Rumput Laut

Bali Post/sos

JALAN SEHAT - I Made Kasta (tengah) berfoto di sela-sela acara jalan sehat di Desa Nyalian Kecamatan Banjarangkan, Minggu (3/6) kemarin. Bersama Cabup I Nyoman Suwirta, mengharapkan masyarakat berdemokrasi cerdas.

Jalan Sehat di Desa Nyalian

Suwasta Harapkan Masyarakat Berdemokrasi Cerdas

Semarapura (Bali Post) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung sudah di depan mata. Pasangan calon (paslon) I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) terus mendorong masyarakat untuk bisa menciptakan demokrasi sehat, termasuk “mengharamkan” intimidasi. “Pilkada ini harus mampu memberikan pendidikan untuk masyarakat. Jangan sampai ada intimidasi saat memilih,” ungkap Suwirta pada acara jalan sehat di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Minggu (3/6) kemarin. Cabup asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini menyampaikan sejak awal kampanye, simakrama sudah hampir menyasar seluruh desa. Demokrasi sehat pun terus dikampanyekan. “Pemilihan su-

dah semakin dekat. Tentu kami berharap situasi tetap kondusif,” jelasnya. Khusus untuk acara yang juga diisi pemeriksaan kesehatan gratis dan undian berhadiah ini, dikatakan inisiatif langsung dari relawan Suwasta. Melalui itu, masyarakat dinilai sudah memberikan dukungan dalam menyukseskan pilkada. “Ini inisiatif langsung dari relawan,” katanya. Cawabup I Made Kasta juga menegaskan pada perhelatan politik lima tahunan ini, tak diharapkan adanya pembentukan perarem yang bertentangan dengan asas demokrasi untuk menggalang suara. “Kita mohon, supaya tidak ada intimidasi, saling tekan menekan, apalagi ada membuat aturan yang tidak sesuai dengan asas demokrasi.

Itu yang kita tidak inginkan. Yang diinginkan bagaimana demokrasi itu berjalan sesuai aturan,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, kampanye dilakukan tanpa mengenal basis dukungan. Seluruh tempat diperlakukan sama. “Sekarang antusias yang ikut jalan sehat mencapai ribuan. Semoga pada pemilihan bisa menciptakan keamanan,” imbuhnya. Ketua Relawan Suwasta di desa setempat, I Dewa Ketut Martama, menyebutkan sikap masyarakat dalam hajatan politik ini cenderung membaik. Tidak lagi hanya melihat partai, namun sudah mengarah ke figur. “Kalau dulu terlalu apatis dan lebih melihat partai. Sekarang sudah melihat figur” tegasnya. (kmb45)

PERTANIAN rumput laut di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan meredup. Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Mengembalikan kejayaannya, pengembangan kembali dilakukan dengan tahap awal berupa demplot di beberapa lokasi. Sabtu (2/6), telah dipanen dan hasilnya baik. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung I Wayan

Durma menyatakan tempat melakukan demplot ini antara lain Nusa Lembongan, Desa Suana dan Batununggul. Tahun ini, berlangsung tiga kali, yakni penanaman pertama pada April dan panen Juni. Kedua, pada Agustus dan panen September. Penanaman ketiga dilaksanakan pada September atau Oktober. “Masa tanam rumput laut tersebut kira-kira empat puluh hari,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, demplot ini untuk mengetahui potensi pengembangan rumput laut untuk selanjutnya.

“Nusa Penida masih memiliki potensi untuk budi daya, maka Pemkab mengambil inisiatif untuk melaksanakan demplot di daerah-daerah yang masih memiliki potensi tersebut. Hasil dari panen perdana akan dikaji lebih lanjut,” jelasnya. Panen yang dilakukan di Nusa Lembongan, hasilnya tergolong baik. Tidak ada serangan hama yang berarti. Panen untuk penanaman selanjutnya diharapkan juga demikian, bahkan semakin baik. Bibit tersebut masih berasal dari lokal jenis Eucheuma Spinosum

PANEN - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, Sabtu (2/6) panen rumput laut yang dibudidayakan dalam demplot.

dan Eucheuma Cottonii Sakul, serta Lombok Timur dengan jenis Eucheuma Cottonii. “Di lihat dari pertumbuhan dan perkembangan tanaman rumput laut tergolong baik. Tumbuh seragam,” sebutnya. Jika upaya ini sudah berhasil, Pemkab Klungkung akan mengadakan sosialisasi ke masyarakat untuk dapat membangkitkan kembali semangat dalam budi daya. “Kami ingin pertanian ini bisa bangkit lagi seperti dulu,” tegasnya. Ketua Kelompok Rumput Laut Kerthi Dharma I Wayan Suwarbawa sangat mendukung demplot ini. Bahkan disebutkan kegiatan penanaman dan panen dapat disinergitaskan dengan sektor pariwisata yang semakin berkembang. Disampaikan juga, dalam budi daya saat ini, petani tidak menemukan adanya serangan penyakit. “Biasanya penyakit yang menyerang disebut iceice. Sekarang tidak ditemukan,” ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, harga jual rumput laut secara nasional tahun 2017/2018 dengan kadar air 35% kisaran Rp 20.000 per kilogram. Naik signifikan jika dibandingkan pada 2015/2016 kisaran Rp 8 sampai 9 ribu. “Untuk harga cukup bagus,” katanya. Sementara itu, Ketua Forum Perbekel Kecamatan Nusa Penida I Ketut Gede Arjaya mengharapkan demplot ini bisa memunculkan hasil positif sehingga dapat menarik kembali minat masyarakat dan para Sekaa Teruna untuk kembali membudidayakan. (ad112)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr 2Satpam, 3Tkg Kbn,3bersh Villa/bs msk.Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21x Krbkn 4731979/736353

B.BP.154.06.18.0000115

Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 Gj Min75rb/hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt888

B.BP.004.06.18.0000100

Dcr Apoteker u/PBF.Lamaran ke: Email:astaadikarya@hotmail.com HP: 081936016064

B.BP.001.06.18.0000064

Dicari Peg.Wanita utk Laundry Wil.Renon Hub.081337287307 B.BP.001.06.18.0000021

Dicari Sopir Hotel untuk Area Seminyak.Hubungi:08124622648 B.BP.001.05.18.0001454

We are looking for Butler for Private Villa. Experienced and excelent in English. Seminyak and Ubud Area.Tlp.(0361)289742 CV:asahrd2018@gmail.com B.BP.001.06.18.0000002

Dcr Sgr Tng Serabutan Pria/ Wanita untuk Wr Nasi Bali Hub.081237217889

B.BP.001.06.18.0000097

Kjg Innova Luxury’11 Hitam Ful Var Istw,AsBali,08123808700Krd

B.BP.154.06.18.0000078

B.BP.141.06.18.0000104

B.BP.004.06.18.0000020

BMW

Dibutuhkan PRT Tinggal dalam Gaji Memuaskan H.081916616661

B.BP.001.06.18.0000093

Dcr PRT Wanita Tdr Dlm Jl.G. Salak 1,5Jt Bersih/08129229286

B.BP.154.06.18.0000079

!Dcr PRT Tnggl Dlm,Jujur,Rajin Serius H:085102831808 B.BP.001.06.18.0000086

B.BP.001.05.18.0001405

Bth Sgra SPG & SPB Lamrn bw ke Toko Bali Cenik Jl.Letda Made Putra Pert.Udayana Kav A33 Dps

B.BP.001.06.18.0000072

Dcari Sopir pengalaman manual& matic Sim A Hub.081246520136

B.BP.001.06.18.0000071

BIRO JASA

BIRO JASA

ALUMINIUM

FOTO COPY

B.BP.167.06.18.0000062

PT Duta Expo Bth Kry/i,SPB/G, Spv Gj 2,6jt/bln(tidak utm Pengl, 8Plm lgs krj)H.081236776658

B.BP.001.06.18.0000102

SERVICE

BIRO JASA BIRO JASA

B.BP.001.06.18.0000001

Dicari Kasir Utk Gudang Genteng Lok.Canggu Hub:087860137009

DIJUAL MOBIL

Inova Putih’15 Tipe V Diesel Manual 085100121224 Pjk Baru

Dcri sgr Marketing & Reservasi hub.087751101663

B.BP.001.06.18.0000105

B.BP.001.06.18.0000103

B.BP.001.06.18.0000092

B.BP.001.06.18.0000073

Dicari Sopir dan Helper Gatsu Barat Hub.082146010008

B.BP.001.06.18.0000063

Rest di Sanur Cr:Waiter pemula Hub.Md.Darsana 08123614559

TOYOTA

Dcr SPG u/Butiq BajuBintang SupermarketUbudSMS081916181073

!Staf Bersih Rmh Kost,Pria,Max 24th,Tinggal Dlm/085238203818

Kontraktor Cr Pelaksana Sipil, Site Manager.Tlp:410720(HRD)/ CV ke:sdmsastramas@gmail.com

SUZUKI

B.BP.004.06.18.0000080

LOWONGAN

B.BP.001.06.18.0000066

Karimun ’04 Marun,Jl.Tmn Giri G.Kamboja/2Nusa2,082144888208

Dcr tng Salon yg berpengalaman Hub.081337333616,082147761995

Dicari Guru TK,KB,TPA datang langsung ke TK Tunjung Mekar Jl.Tunjung Sari 14 Utara Poltabes(tempatbuat SIM)

Kafe Krobokan,Tk Bakery,Tk Pastry,Cook,Tnp Pglmn dilatih dg Cara Professional/087861378730

Dicari Tenaga Farmasi(Ass. Apoteker) Hub.08164706634 B.BP.001.05.18.0001445

Dicari Marketing,wanita/pria, maks 25th, penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

G.01

Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.06.18.0000116

DICARI MOBIL Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349 B.BP.164.06.18.0000068

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Rmh Lt2 Perum Griya Loka TBN Typ135/100,120/100;08113802880 B.BP.001.05.18.0000744

KOST Kost2an Elit,Pool,TV Kabel,Hot Cold,T.Umar H.081999975168 B.BP.001.06.18.0000082

DIJUAL TANAH Tnh 2 Are di Jl.Ry.Tumbakbayuh &1,3A di Munggu,H.081337141817 B.BP.001.06.18.0000101

DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh27A Lok Banjarangkan Klungkung Lokasi sangat strgis pinggir Jln Raya,081219181828 B.BP.001.06.18.0000031

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172/085337370228 B.BP.001.06.18.0000095

PENGUMUMAN Dgn ini Saya Marsuk 44 Jl Taman Giri Menyatakan Permohonan Maaf kpd Hardys Retail Nusa Dua Atas Perbuatan Pencurian Yg Saya Lakukan 29/5/2018 Sehingga Merugikan PT.Arta Sedana Retailindo Demikian Permohonan ini Saya Sampaikan. B.BP.001.06.18.0000061

DIJUAL RUMAH

KEHILANGAN

Djl Rumah Lt2 Jln TkBalian Renon H.085100888379/081999843755

Hlg Sertifikat Hak Milik AN: I Silur Nomor Hak:HM 00486

B.BP.001.06.18.0000098

B.BP.001.05.18.0001391

Srtfikat an.IRaisura 1buku Hak Tanah Milik No.119,08123869823 B.BP.153.06.18.0000117

Hlg BPKB No:H 05339058 O DK 8463 IT,STNK & BPKB DK 4496 BJ AN:Nursid,BPKB No:F 5001392 O DK 7219 CR AN:Disuranto,BPKB No:N 02923259 O DK 5822 AAF AN:I Nyoman Parwata B.BP.001.06.18.0000094


BANGLI

14

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Banyak Bangunan Milik Pemerintah Terbengkalai Bangli (Bali Post) -

Aset-aset pemerintah berupa bangunan dan fasilitas umum banyak yang dibiarkan terbengkalai hingga rusak. Padahal untuk membangunnya, biaya yang dihabiskan tidak sedikit, yakni hingga miliaran rupiah.

Bali Post/ina

TERBENGKALAI - Bangunan TK/SD internasional di Kelurahan Kubu yang mangkrak dan terbengkalai.

PDI-P Siapkan Ratusan Saksi dan Guraklih

Bangli (Bali Post) Ratusan saksi disiapkan PDI-P Bangli untuk mengawal paket yang diusung dalam Pilgub Bali 27 Juni mendatang. Tak hanya itu, untuk mensukseskan paket KBS-Ace, PDI-P Bangli bakal menerjunkan Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) di masing-masing TPS. Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Minggu (3/6) kemarin. Dijelaskan Sedana Arta, jumlah saksi yang disiapkan di masing-masing TPS sebanyak dua orang. Sementara Guraklih yang diterjunkan sebanyak tiga orang di tiap TPS. ‘’Jadi ada lima orang kita siapkan di tiap TPS. Tugas saksi di dalam, Guraklih tugasnya di luar,’’ kata Sedana Arta. Khusus untuk yang ditugaskan sebagai Guraklih, lanjut Sedana Arta, mereka tidak saja bertugas saat hari pencoblosan

namun jauh-jauh hari sebelumnya mereka telah ditugaskan melakukan pendekatan dan penggalangan massa di masing-masing TPS. ‘’Saat hari-H, mereka bertugas melakukan penjemputan terhadap pemilih yang belum datang ke TPS sesuai dengan waktunya,’’ jelasnya. Sebelum ditugaskan di TPS, sebagian besar dari saksi dan Guraklih yang disiapkan telah diberikan pembekalan. Pembekalan dilakukan di DPC dan masing-masing PAC di Kabupaten Bangli. Disinggung mengenai target kemenangan dalam Pilgub kali ini, Sedana Arta menyebutkan 75 persen. Target tersebut sesuai dengan yang dibebankan DPD PDI-P Bali dan kandidat. ‘’Dengan kekuatan fraksi yang kita miliki, dengan program-program pemerintah daerah yang notabene dari kader partai, ditambah partai

Bali Post/ina

KOPI - Petani kopi di Desa Catur sedang menjemur biji kopi.

Sampai saat ini tidak pernah ada perbaikan terhadap bangunan tersebut. Kondisi serupa juga terjadi pada GOR di Tembuku. GOR yang berlokasi persis di depan Puskesmas Tembuku ini dibiarkan terbengkalai sejak tuntas dibangun sekitar tujuh tahun lalu. Tak kunjung rampungnya proses tukar guling lahan menyebabkan GOR yang dibangun dengan dana APBN senilai miliaran rupiah itu belum bisa dimanfaatkan. Karena tak pernah dirawat, sejumlah bagian bangunan kondisinya mengalami kerusakan. GOR tersebut juga kumuh karena menjadi tempat bersarangnya ribuan ekor burung sesapi. Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah

(BKPAD) Kabupaten Bangli Gede Suryawan, Minggu (3/6) kemarin, tak menampik kondisi tersebut. Dia mengatakan, khusus empat GOR tersebut, sampai saat ini belum tercatat sebagai aset Pemkab Bangli. Dia pun mengaku tidak tahu pasti siapa yang dulunya membangun fasilitas olahraga tersebut lantaran baru bertugas mengelola aset setahun terakhir. ‘’Akan saya telusuri. Yang jelas, empat bangunan GOR itu belum tercatat di aset,’’ jelasnya. Mengenai kolam renang di lingkungan pusat pendidikan Kubu termasuk bangunan fasilitas umum lainnya, Suryawan menegaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan OPD pengguna barang. (kmb40)

Tak Terawat, Toilet Fiber dan Permandian di Pengungsian

pendukung dan komunitaskomunitas di luar struktural, DPD memutuskan seperti itu. Dan kita selaku kader partai harus siap menjalankan keputusan partai,’’ jelasnya. Pihaknya pun mengaku optimis target itu bisa dipenuhi mengingat banyak kader yang potensial dan kader yang kini duduk di DPRD Bangli. Semua kader PDI-P, kata pria yang juga Wabup Bangli itu, harus bahu membahu melakukan pendekatan secara realistis, objektif dan optimistis. Kader PDI-P yang duduk di DPRD Bangli diwajibkan memenangkan paslon yang dijagokan PDIP di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Jika tidak memenuhi target, ada sanksi yang disiapkan. ‘’Hari ini (kemarin, red) saya rapat di DPD. Mungkin mengenai sanksi itu salah satunya yang akan dibahas,’’ tegasnya. (kmb40)

TAK TERAWAT - Toilet fiber dan tempat permandian pengungsi yang kini tak terawat.

Bangli (Bali Post) Minat petani di Kintamani membudidayakan tanaman kopi belakangan ini terus meningkat. Hal itu dipengaruhi membaiknya harga kopi di tingkat petani. Saat ini, harga jual biji kopi gelondongan merah di tingkat petani menembus Rp 9 ribu per kilogram. Seorang petani di Subak Abian Wanasari Kenjung Desa Catur, Kintamani, Gusti Ngurah Rupa mengungkapkan, harga kopi di tingkat petani terus membaik sekitar tiga tahun terakhir. Tahun lalu, kopi gelondongan merah laku dijual petani maksimal Rp 8 ribu per kg. Sementara saat ini, harga jualnya menembus Rp 9 ribu per kg. ‘’Bagi petani, harga Rp 9 ribu per kilo seperti sekarang, sudah sangat bagus,’’ ujarnya,

Minggu (3/6) kemarin. Membaiknya harga kopi akibat makin tingginya permintaan. Terlebih setelah kopi arabika Kintamani sempat masuk Istana Negara untuk dijadikan suguhan tamu saat Hari Kemerdekaan 2017 lalu, yang secara tidak langsung menjadi ajang promosi kopi Kintamani. Membaiknya harga kopi telah memacu para petani di Kintamani untuk membudidayakan kembali tanaman tersebut. Sebelumnya, petani di Kintamani lebih memilih mengisi kebunnya dengan tanaman jeruk. ‘’Sekarang mulai musim petani bikin kebun kopi lagi. Kalau sebelumnya kebunnya diisi jeruk,’’ ucapnya. Soal bibit kopi, dia mengatakan sejauh ini tidak ada masalah. Dia yang mengaku

Bali Post/nan

Budi Daya Kopi Makin Diminati Petani Kintamani

Sejumlah Penjor HUT Kota Bangli Belum Dicabut

Bangli (Bali Post) Sejumlah penjor serangkaian HUT ke-814 Kota Bangli yang jatuh pada 10 Mei lalu sampai saat ini masih terpasang di depan kantor Bupati Bangli. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah penjor yang masih terpasang sudah mengering. Bahkan ada perlengkapan penjor jatuh ke jalan akibat tiupan angin. Tak pelak, kondisi itu membuat keindahan Kota Bangli menjadi terganggu. Panitia HUT Kota Bangli I Ketut Pasek Lanang Sadia, Minggu (3/6) kemarin, tidak menampik masih ada beberapa penjor serangkaian HUT Kota Bangli yang sampai saat ini belum dicabut. Dia juga tak memungkiri jika penjor-penjor tersebut tetap dibiarkan berdiri seperti itu, akan terkesan mengotori Kota Bangli. ‘’Penjor yang masih berdiri di depan kantor Bupati dibuat desa. Kita memang berencana mencabut penjor tersebut agar tidak lagi mengganggu estetika di kawasan Kota Bangli. Penjor itu akan kita cabut besok (hari ini - red). Untuk membersihkan penjor tersebut, kita akan minta bantuan petugas kebersihan dari DLH,’’ ucap Lanang Sadia. (kmb41)

Sejumlah bangunan milik pemerintah yang selama ini telantar tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bangli. Bangunan tersebut di antaranya empat unit GOR di masing-masing kecamatan, dua kolam renang, masing-masing berlokasi di lingkungan pendidikan Kubu dan di Kelurahan Kawan, serta bangunan sekolah TK/SD internasional di Kelurahan Kubu yang belum tuntas alias mangkrak. Saat ini, kondisi dari semua bangunan tersebut sudah banyak yang rusak dan tak terawat. GOR Kintamani misalnya, bangunan yang berada di seberang utara kantor camat tersebut sudah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap. Sejumlah pintu jebol.

Bali Post/nan

PENJOR - Sejumlah penjor HUT ke-814 Kota Bangli yang belum dicabut hingga Minggu (3/6) kemarin.

ditunjuk pemerintah daerah untuk menyiapkan bibit, saat ini tengah membuat bibit kopi sebanyak 250 ribu pohon. Bibit kopi yang disiapkannya merupakan varietas baru yakni Sigararutang dari Sumatera. Kelebihannya, tanaman tidak mengenal musim. ‘’Kalau yang selama ini berbuah satu kali setahun, tapi dengan bibit ini bisa berbuah tiga kali setahun,’’ jelasnya. Bibit kopi akan disebarkan ke subak di wilayah Kintamani. Selain di Kintamani, bibit kopi juga disiapkan di Petang, Badung dan Sukasada, Buleleng. Meski bibit yang tengah disiapkan varietas baru, namun dipastikan cita rasa kopi tidak akan berbeda. Sebab menurutnya, cita rasa kopi dipengaruhi faktor geografis. (kmb40)

Bangli (Bali Post)Pascaditurunkannya status Gunung Agung dari level IV (Awas) ke level III (Siaga), warga yang sebelumnya mengungsi di gedung TK/SD International di Kelurahan Kubu, Bangli telah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Praktis bangunan yang difungsikan sebagai posko pengungsian tersebut kini telah kosong. Sejumlah fasilitas di dalamnya tidak pernah difungsikan lagi. Bahkan sekarang sudah tidak terawat. Dari pantauan, Minggu (3/6) kemarin, enam toilet fiber sudah tak terurus. Demikian pula kondisi tempat permandian darurat yang terbuat dari besi sudah banyak mengalami kerusakan. Air PDAM dibiarkan mengalir dan terbuang siasia. Alhasil kawasan tersebut terkesan kumuh. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta mengakui jika pihaknya masih membiarkan sarana prasarana

yang digunakan pengungsi ditempatkan di gedung tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi kembalinya pengungsi apabila Gunung Agung erupsi. ‘’Kita masih menunggu agar kondisi benar-benar normal, baru semua fasilitas itu kita bongkar,’’ tegasnya. Dia tidak tahu pasti berapa jumlah sarana dan prasarana bagi pengungsi di gedung tersebut. Dia hanya menyatakan, kesemuanya merupakan donasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Sementara itu, Direktur PDAM Bangli Yuliawan Askara mengungkapkan, dari 40 keran yang dipasang saat warga masih mengungsi, sebanyak 30 keran sudah dibongkar dan tinggal 10 keran yang belum dibongkar. ‘’Ada tiga titik yang airnya mengalir terbuang. Setelah semua pengungsi pulang, keran tidak berfungsi. Tapi, karena air di bak penampungan tinggi, airnya mengalir ke sana,’’ ucapnya. (kmb41)


15

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

Gedung DPR Target Teroris, Polisi Diminta Waspada Jakarta (Bali Post) Tiga terduga teroris yang ditangkap di kampus Universitas Riau (Unri), Sabtu (2/6), menargetkan Gedung DPR dan DPRD Riau sebagai sasaran teror. Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo meminta kepolisian menyikapi serius dan mewaspadai sasaran teroris yang kini menyasar gedung parlemen, baik di pusat maupun di daerah. ‘’Setelah berbagai tindakan teror yang dilakukan para terduga teroris sebelumnya ditujukan ke kantor aparat kepolisian, kini ada dugaaan kuat para terduga teroris yang merupakan alumni Unri ini akan melancarkan aksinya di Gedung DPRD dan DPR-RI,’’ kata Bambang Soesatyo, di Jakarta, Minggu (3/6) kemarin. Untuk itu, ia meminta aparat kepolisian meningkatkan keamanan di ka-

wasan parlemen, terutama DPR-RI. Ia berharap gedung parlemen menjadi wilayah aman bagi siapa saja yang akan mengunjunginya. ‘’Saya berharap DPR terus menjadi tempat yang aman bagi siapa saja. Jangan sampai, pelukan serta cium tangan dan kening kita kepada anak, istri/ suami saat pergi ke DPR itu menjadi kenangan yang terakhir,’’ ujarnya. Meski mengaku masih menunggu hasil analisis dan kajian dari pihak kepolisian, ia meyakini rencana aksi teror dengan target gedung parlemen sebagai sasaran baru itu bukan karena ketidakpuasan kinerja para wakil rakyat selama ini. ‘’Jika ada ketidakpuasan, baik itu terhadap lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif, masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya atau menempuh jalur hukum,’’ ujarnya.

Hal lain yang juga mendapat perhatian dari kasus penangkapan teroris ini adalah adanya keterlibatan kampus dalam kegiatan terorisme. Tiga terduga teroris, masing-masing berinisial Z, B, dan K, ditangkap tim gabungan di Gedung Gelanggang Mahasiswa FISIP Universitas Riau. Ketiga terduga teroris itu merupakan alumni Jurusan Pariwisata, Komunikasi dan Administrasi Negara Univeritas Riau pada tahun angkatan 2002 hingga 2005. Dari tangan pelaku, polisi menyita empat bom rakitan yang memiliki daya ledak tinggi serta bahan pembuat bom lainnya. Bagi pimpinan DPR, penangkapan teroris di lingkungan kampus tersebut merupakan sebuah tamparan terhadap dunia pendidikan di Indonesia. ‘’Ditangkap-

Bali Aman Dari Hal. 1 ‘’Kita mendoakan Bali aman dan damai, dalam menghadapi sejumlah kegiatan ke depan. Baik itu pilkada, pileg maupun kegiatan-kegiatan lainnya,’’ katanya. Ditambahkannya, kehadiran pasangan Koster-Ace dan BAGIA yang memohon doa restu kepada Ida Batara di Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek, membuktikan kedua pasangan calon yang meski berbeda soroh, bersedia hadir untuk menjadi satu. ‘’Dalam pemilihan nanti tidak ada soroh, kita semua menjadi satu untuk Bali. Untuk kedamaian Bali dan kesejahteraan masyarakat,’’ tegasnya. Koster-Ace bersama BAGIA di hadapan semeton Pasek mengatakan dengan tulus memohon doa restu dan dukungan, agar dirinya bisa ngayah sekala niskala untuk masyarakat Bali. ‘’Saya menitip diri, mohon doa restu, dan dukungan dalam pemilihan Gubernur Bali 27 Juni 2018,’’ ucapnya. Koster menyatakan siap ngayah sekala niskala untuk masyarakat Bali, dengan hati yang lurus dan setulustulusnya. Ketulusan dan

kesederhanaan Koster yang menyampaikan maksudnya ini menarik simpati pasemetonan yang hadir. Mereka pun memberikan aplaus tepukan tangan atas apa yang disampaikan sosok yang tegas, lugas dan murah senyum ini. Koster juga mengaku sangat kagum dengan keberadaan Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa, yang dibangun atas semangat gotong royong semeton Pasek. ‘’Ke depannya saya berkomitmen untuk memberikan perhatian dan memfasilitasi keberadaan Pura-pura di Bali agar tertata dengan baik. Baik itu bangunannya maupun fasilitas penunjangnya,’’ ujarnya. Setelah memohon restu semeton Pasek, Koster-Ace kemudian beranjak memohon doa restu kepada para sulinggih pasemetonan Pasek. Puluhan sulinggih yang mewakili 302 sulinggih yang ada di pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) memberikan restu kepada Koster-Ace maupun pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjok Bagus OkaI Ketut Mandia (BAGIA).

Ida Pandita Nabe Putra Sinuhun Pramadaksa Manuaba dari Geria Bongkasa Manuaba yang mewakili puluhan sulinggih Pasek mengatakan, sulinggih tidak boleh berpolitik. Akan tetapi sulinggih boleh memberikan doa restu serta arahan-arahan. ‘’Kita sulinggih tidak boleh berpolitik, tapi di sini kita memberikan doa restu serta arahan dan bimbingan,’’ katanya. Ida Pandita Nabe Putra Sinuhun Pramadaksa Manuaba mengingatkan KosterAce maupun BAGIA bila nanti terpilih jangan sampai melupakan kawitan maupun para sulinggih. Keduanya juga diminta memimpin dengan selalu berjalan di atas kebenaran. Koster sendiri telah menyatakan berkomitmen untuk memberikan perhatian dan memfasilitasi keberadaan Pura-pura di Bali agar tertata dengan baik. Baik itu bangunannya maupun fasilitas penunjangnya. Dalam programnya dalam bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya, akan memberikan perhatian kepada para pemangku dan sulinggih, terkait kesejahteraan termasuk dalam mendapatkan pelayanan kesehatan khusus. (kmb)

nya terduga teroris di lingkungan kampus merupakan tamparan keras bagi sistem pendidikan kita. Kampus seharusnya menjadi sarang intelektual, di mana tindaktanduknya untuk kepentingan bangsa dan negara. Bukan justru malah menjadi sarang teroris yang mengancam keselamatan, keamanan, serta persatuan dan kesatuan,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan dari hasil pemeriksaan tiga terduga teroris di kampus Universitas Riau, pelaku mengatakan menargetkan gedung DPR dan DPRD sebagai tempat melakukan aksi teror. ‘’Diduga menyerukan amaliyah atau penyerangan terhadap kantor-kantor DPR-RI dan DPRD,’’ kata Setyo Wasisto dalam keterangannya. (kmb4)

Dari Hal. 1 Pemerintah Indonesia diharapkan mengatur tentang ini dan memiliki bargaining power. Sistem payment yang diharapkan kalangan pengusaha pariwisata adalah transaksi bisa

Dari Hal. 1 Tak hanya Hermawan Kartajaya, para stakeholder pariwisata Bali juga memberi apresiasi tinggi atas konsepkonsep, program dan komitmen Mantra-Kerta dalam pembangunan pariwisata Bali serta memberikan proyeksinya dalam pengembangan pariwisata Bali ke depan. Terkait rencana induk budaya dan rencana induk pariwisata, Mantra-Kerta telah memiliki konsep yang sangat jelas. ‘’Kita sudah memiliki rencana induk pariwisata (RIP). Tetapi kita lupa bahwa untuk di Bali perlu rencana induk kebudayaan. Karena di Bali adalah pariwisata budaya. Tanpa budaya, pariwisata Bali tidak ada artinya. Sekarang saya mau bertanya, apakah kita sudah memiliki rencana induk budaya, untuk pembangunan dan pengembangan di bidang kebudayaan?’’ tanya Rai Mantra. Penjelasan putra Gubernur Bali periode 1978-1988 Prof. Ida Bagus Mantra ini sempat membuat sekitar 100 stakeholder pariwisata yang hadir terdiam sesaat. Tanpa kebudayaan, menurutnya, pariwisata Bali akan lesu. Untuk itu pihaknya

PDI-P Pecat Bupati Buton Selatan Jakarta (Bali Post) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memecat Agus Feisal Hidayat dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketua DPD PDI-P Sultra Hugua di Kendari, Minggu (3/6) kemarin, mengatakan salah satu alasan pemecatan Agus Feisal Hidayat itu karena kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Buton Selatan tersebut. ‘’Pasca-insiden operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa Bupati Buton Selatan nonaktif Agus Feisal Hidayat beberapa waktu lalu, DPD PDI-P Sultra

langsung mengambil gerak cepat, dengan melakukan pemecatan terhadap Ketua DPC PDI-P Buton Selatan tersebut,’’ ucapnya. Menurutnya, kasus yang menimpanya tersebut menyebabkan jabatannya dan kekaderannya otomatis hilang. ‘’Sudah seperti itu, karena Buton Selatan harus secepatnya memiliki ketua DPC untuk kegiatan administrasi partai menghadapi pileg,’’ ujarnya. Hugua mengaku sudah memegang SK pemecatan Agus Feisal Hidayat sebagai ketua dan kader dari DPP PDI-P. ‘’Langkah selanjutnya adalah menunjuk pelaksana tugas ketua DPC PDI-P Buton Selatan sampai terpiliunya ketua devinitif,’’ katanya. (ant)

Hujan Kritik Sejak itu Lorenzo tidak tertahankan untuk melahap semua lap dan kemudian menjadi juara. Posisi kedua juga diraih oleh pembalap

Ducati Andrea Dovizioso dan Rossi di tempat ketiga. Hasil ini diraih Lorenzo di tengah hujan kritik yang diterimanya pascapenampilan buruknya bersama Ducati musim ini. Namun, apakah

diterima langsung. ‘’Atau mereka buka cabang di sini atau bekerja sama dengan bank kita,’’ pungkasnya. Dikatakan, di antara beberapa negara, hanya Cina yang menerapkan sistem ini. Soal devisa yang bocor karena penerapan sistem payment,

pengamat ekonomi dari Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha berujar, devisa tetap meningkat dengan kunjungan turis Cina. Walaupun harus diakui ada yang terpotong akibat sistem cashless. Namun, ia tak setuju Cina membuka bank

Dari Hal. 1

Diterima Langsung

Pariwisata Bali

meminta agar Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali segera berpikir bagaimana menyusun rencana induk untuk pengembangan kebudayaan dan harus selesai sebelum berpikir pengembangan lainnya. Untuk sampai ke sana, GIPI tidak bisa bekerja sendirian. GIPI Bali harus menggandeng seluruh komponen lainnya seperti akademisi dan budayawan untuk menyusun rencana induk budaya agar bisa menjadi panduan pengembangan dan pelestarian budaya Bali. Rai Mantra juga menjelaskan, sinergitas rencana induk pariwisata dengan rencana induk budaya akan melahirkan pariwisata berkualitas (quality tourism) di Bali. Keduanya sangat erat kaitannya dengan quality tourism. Kualitas pariwisata itu selalu menyangkut makna dan mutu. ‘’Pertanyaan kita apa itu quality tourism. Jawabannya, kualitas pariwisata itu sangat berkaitan dengan makna dan mutu. Sekarang harus sudah dipetakan sebelum memulai pembangunan yang lainnya,’’ ujar Rai Mantra seraya menegaskan, peran GIPI sangat menentukan dalam posisinya sebagai pendamping pemerin-

tah. Zonasi pariwisata harus jelas, mana wilayah ekologi, budaya, konservasi dan sebagainya. GIPI, menurutnya, harus dikuatkan, dan GIPI tidak bekerja sendiri untuk mengevaluasi pariwisata budaya ke depan, sehingga sudah mengarah ke kualitas dan bukan lagi kuantitas. Rai Mantra menegaskan, bila menyebut kualitas pariwisata maka pertama, Bali harus menjadi kota kompeten, pulau kompeten. Ia harus berkompeten dalam segala bidang. Sopir harus berkompeten, punya sertifikat pelatihan, guide juga harus memilik kompetensi, begitu juga dengan karyawan hotel dan lain sebagainya. Dalam diskusi, para stakeholder pariwisata Bali mempertanyakan soal komitmen Mantra-Kerta dalam pembangunan infrastruktur pariwisata Bali yang bukan hanya berada di Bali Selatan. Mereka mempersoalkan akses ke Bali Utara, Barat dan ke Timur yang hingga saat ini masih belum maksimal. Mendengar keluhan para pelaku pariwisata tersebut, Rai Mantra yang saat itu sedang berbicara langsung menyerahkan mikrofonnya kepada Sudikerta. ‘’Kalau urusan pem-

kemenangan ini cukup untuk mengamankan posisinya di tim itu musim depan? Tampaknya tidak. Sebab, menurut rumor, rekan Dovi musim depan sudah ditentukan. (kmb33/afp)

di Indonesia atau Bali, karena akan mengambil lahan bank setempat. ‘’Kalau buka bank di sini juga akan menyedot potensi tabungan dan deposito (DPK) di sini. Sementara kreditnya mereka salurkan di negaranya,’’ pungkasnya. (kmb42)

bangunan infrastruktur, saya serahkan kepada cawagub yang sangat berpengalaman, mulai dari melobi ke pusat hingga eksekusi di daerah,’’ ujar Rai Mantra. Sudikerta pun langsung berdiri menjelaskan soal proyeksi infrastruktur yang akan dibangun dalam beberapa tahun ke depan demi mendukung infrastruktur pariwisata Bali. Sudikerta bahkan bukan hanya bicara teori, tetapi langsung menunjukkan studi kelayakan yang sudah final dan master plan yang sudah dipegangnya. ‘’Komitmen saya sudah sangat jelas. Saya adalah orang yang mengusulkan pembangunan jalan tol shortcut yang akan menghubungkan Bali Selatan ke Utara, ke Barat dan ke Karangasem atau ke Timur Bali. Akses ini sangat penting. Saya sudah pegang hasil studi kelayakannya. Saya sudah kantongi master plan-nya,’’ ujarnya. Secara rinci, Sudikerta menyebut banyak infrastruktur monumental yang digagasnya. Di antaranya jalan Tol Bali Mandara, underpass Simpang Dewa Ruci, Terminal Mengwi dan beberapa infrastruktur lainnya. (kmb)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Kliwon, 4 Juni 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jerman Kalah, Loew Marah Klagenfurt – Pelatih timnas Jerman Joachim Loew merasa kecewa dengan penampilan anak asuhnya yang tidak mampu memetik kemenangan jelang persiapan menuju Piala Dunia 2018 Rusia. Terbaru, Der Panzer kalah 1-2 dari Austria dalam laga uji coba, Minggu (3/6) kemarin. Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Jerman yang datang ke Rusia dengan status juara bertahan. Dalam empat partai sebelumnya, Jerman juga tak mampu memetik kemenangan. ‘’Jika kami bermain seperti itu di Rusia, maka kami tak punya peluang menjuarainya,’’ ujar Loew usai laga. ‘’Kekalahan ini menjengkelkan untuk saya. Jerman kerap terancam pada babak kedua dan saya tidak suka hal itu. Kami terlalu sembrono

di lini depan,’’ imbuhnya. Hasil buruk ini merupakan kekalahan pertama Jerman dari Austria dalam 32 tahun terakhir. Thomas Mueller dan kawan-kawan terakhir kali memetik kemenangan dalam laga kualifikasi Piala Dunia pada Oktober 2017. Der Panzer saat itu menggasak tim tamu Azerbaijan dengan skor telak 5-1. Meski begitu, kabar baik datang pada juara Piala Dunia empat kali. Kiper senior Manuel Neuer kembali tampil setelah pulih

dari cedera sembilan bulan. ‘’Itu adalah comeback yang bagus dari Neuer setelah sekian lama. Dia membuat satu atau dua penyelamatan yang luar biasa, tetapi kekalahan itu mengganggu saya. Kami tidak mempraktikkan apa yang telah kami rencanakan,’’ sambung pria 58 tahun itu. Jerman berada di Grup F bersama Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan. Jerman akan mengawali upayanya mempertahankan gelar dengan menghadapi Meksiko di laga pembuka grup pada 17 Juni. Sebelum laga melawan Meksiko, si Putih bakal lebih dulu menjalani satu laga persahabatan terakhir melawan timnas Arab Saudi pada akhir pekan nanti. (kmb33/afp)

Pelatih Jerman Joachim Loew.

Balipost/afp


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 04 Juni 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu