Skip to main content

Edisi 03 April 2016 | balipost.com

Page 1

20 HALAMAN NOMOR 220 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (115 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU PON, 3 APRIL 2016

@balipostcom (4.004 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

JAGAT BALI

Pura Ratu Sakti Pancering Jagat Trunyan PURA Ratu Sakti Pancering Jagat merupakan salah satu pura tua di Bali. Pura yang berlokasi di Desa Trunyan Kintamani sangat dipercaya masyarakat sebagai pusatnya gumi Bali atau yang disebut juga dengan istilah kancing gumi. Di Pura Ratu Sakti Pancering Jagat terdapat sejumlah palinggih. Salah satunya yakni meru tumpang pitu (tujuh) yang di dalamnya tersimpan sebuah arca yang sangat disucikan, yakni arca Datonta. Ada hal unik yang dipercaya warga terkait keberadaan arca tersebut. Konon, arca yang terbentuk dari batu megalitik tersebut terus tumbuh membesar secara alami hingga tingginya kini mencapai kurang lebih empat meter. Tokoh masyarakat setempat, Ketut Jaksa, mengatakan, tidak sembarang orang boleh melihat secara langsung keberadaan arca tersebut. Ini dikarenakan aura yang dipancarkan arca itu sangat keras. “Tidak ada yang berani memandang langsung arca tersebut,” ujarnya saat ditemui Bali Post beberapa waktu lalu. Hal. 19 Seorang Pengembara

BPM/ant

USAI DIPERIKSA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (2/4) kemarin. KPK menetapkan Mohamad Sanusi sebagai tersangka penerima suap dari PT Agung Podomoro Land untuk perizinan proyek reklamasi.

Kasus Suap Reklamasi Jakarta

KPK Bidik Fausi dan Ahok

Panglima TNI Tunggu Niat Baik Filipina

Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak main-main soal suap kasus reklamasi Jakarta. KPK kini membidik mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta Ahok, dan anggota DPRD DKI Jakarta lainnya yang melibatkan PT Agung Podomoro Land Tbk (APL). Keduanya segera dipanggil masih sebatas saksi. Proyek tersebut sebenarnya dimulai sejak lama, sejak masa Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta. Penyidikan kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) oleh petugas KPK terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi pada Kamis malam. Dia ditangkap seusai menerima uang suap

Rp 1,14 miliar dari karyawan PT APL, Triananda Priantoro. Sehari kemudian, Presiden Direktur PT APL, Ariesman Widjaja, menyerahkan diri. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah terkait izin reklamasi kawasan

pesisir Jakarta Utara tahun 2015-2035. Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, izin reklamasi itu sebetulnya diajukan oleh PT Podomoro sejak Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh Fauzi Bowo. Hal. 19 Dimintai Keterangan

Gatot Nurmantyo

Mataram (Bali Post) Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, meminta keluarga sepuluh WNI yang disandera gerombolan Abu Sayyaf di Filipina untuk mempercayakan pembebasan mereka kepada pemerintah. “Kami berharap kepada pihak keluarga untuk berdoa dan bersabar, percayakan pada pemerintah. Kondisinya masih sehat dan berada di Filipina, itu kabar yang didapat dari intelijen Filipina,” kata Nurmantyo, dalam kunjungannya ke Lombok Tengah, Sabtu (2/4) kemarin. Hal. 19 Operasi Militer

Pekerja Anak di Bali Capai 930 Ribu PEKERJA anak sedang santer diperbincangkan setelah ditemukan modus operandi sewa-menyewa anak untuk pengemis di Jakarta. Di Bali ditemukan 930 ribu lebih pekerja anak tamat SD ke bawah (13 tahun). POTRET TENAGA KERJA DI BALI 1000000

Lulusan SD 930.013

800000

Lulusan SMA Lulusan 457.522 SMP 334.988

600000

400000

200000

0

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat ada 930.013 pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah di Bali. Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2015 tersebut mencatat pula pekerja berijazah SMP sebanyak 334.988 dan 457.522 pekerja berijazah SMA. Anak sebaiknya tidak dieksploitasi untuk turut mencari nafkah. Mereka tetap harus diberi kesempatan untuk bersekolah dan bermain. Kalaupun ada anak yang sampai membantu orangtuanya, harus dilihat secara jernih. “Kita mesti melihat dulu dari segi pekerjaannya apa. Kalau di bidang kerajinan, misalnya mengukir, kan tidak ada salahnya memupuk dia bekerja untuk melatih keterampilannya. Kan tidak bisa ujug-ujug setelah dewasa langsung bisa menjadi pengukir. Asal tidak mengganggu waktu belajar dan waktu main dia, anak-anak ini harus tetap happy,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Bali, Utami Dwi Suryad,i di Denpasar, Sabtu (2/4) kemarin. Utami melanjutkan, kondisi menjadi berbeda saat anak memang murni diminta bekerja untuk mencari nafkah. Hal. 19 Tutup Mata

Wajib Izin Tertulis Orangtua DAERAH perlu bersikap tegas dalam mengatur pekerja anak di Bali. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buleleng, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, S.E., menilai dalam mempekerjakan anak perlu diperhatikan persyaratan dan kemampuan si anak. Apakah sudah memiliki izin dari orangtua atau wali. ‘’Jika sudah, ia kembali menekankan anakanak berhak mengenyam wajib belajar sembilan tahun, tidak mesti harus bekerja semasih memiliki peluang memperoleh pendidikan. Hal. 19 Memenuhi Persyaratan

SYARAT MEMPEKERJAKAN ANAK Mendapat izin tertulis dari orangtua atau wali. Ada perjanjian kerja antara pengusaha dengan orangtua atau wali. Waktu kerja maksimum 3 jam. Dilakukan siang hari dan tidak mengganggu jam sekolah. Memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja. Adanya hubungan kerja yang jelas. Menerima upah sesuai ketentuan.

Hanya Jadi Buruh di Konveksi TENAGA kerja di Tabanan tidak hanya berpendidikan SMA dan perguruan tinggi. Tetapi ada juga yang yang berpendidikan hanya sampai SMP bahkan tidak pernah mengecap pendidikan sama sekali. Untuk tenaga kerja berpendidikan rendah ini yaitu SMP, SD, dan tidak mengecap pendidikan, kebanyakan terjun di bidang buruh dan konveksi. Berdasarkan data BPS Tabanan,

POTRET TENAGA KERJA DI TABANAN 7,47% 4,28% lulus lulus S1-S3 Diploma

15,24% tak berijazah

33,97% lulus SMA/SMK 15% lulus SMP

23,79% lulus SD

tahun 2014 dari 262.006 tenaga kerja, didapati 15,24 persen di antaranya tenaga kerja yang tidak memiliki ijazah. Sementara untuk yang memegang ijazah SD atau sederajat sebanyak 23,79 persen, ijazah SMP atau sederajat sebanyak 15,25 persen, ijazah SMA atau sederajat sebanyak 33,97 persen, ijazah D1/ D2/D3 sebanyak 4,28 persen dan D-4/S1/S2/S3 sebanyak 7,47 persen. Dari data tersebut didapati jika di Tabanan terbanyak adalah tenaga kerja yang memiliki ijazah SMA atau yang sederajat menyusul ijazah SD, SMP dan kemudian tidak memiliki ijazah. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tabanan, Tjokorda Alit Juli, memaparkan dari data pencari kerja yang masuk ke Dinaskertras Tabanan, pencari kerja terbanyak adalah dari tingkat pendidikan S-1 sebanyak 845 orang, pendidikan D1 dan D2 sebanyak 100 dan pendidikan D3 sebanyak 77 orang. ‘’Sementara pencari kerja pendidikan SD dan SMP belum ada terdata di Disnaker. Hal. 19 Sektor Nonformal

Belajar Dulu Baru Bekerja

BPM/eka

ANAK - Tukang suun (angkut barang) yang masih anak-anak tengah menunggu pelanggan yang memerlukan jasanya di Pasar Badung, Denpasar.

FENOMENA pekerja anak bukan hal baru lagi. Keberadaan anak-anak yang mencari nafkah bagi dirinya sendiri maupun untuk keluarganya banyak terjadi di kota-kota besar. Tidak terkecuali di Denpasar. Pekerja anak ini lebih banyak berkecimpung di sektor informal. Seperti yang terlihat di sejumlah pasar yang besar di Denpasar. Mereka menjadi tukang suun untuk bisa memperoleh uang. Anggota Komisi IV DPRD Denpasar, A.A. Ngurah Gede Widiada, Sabtu (2/4) kemarin, mengungkapkan tidak menampik adanya pekerja anak di Denpasar. Seperti yang pernah dilihatnya di Pasar Badung (sebelum terbakar), jumlah pekerja anak di sektor tersebut cukup banyak. “Mungkin kalau sektor formal, tidak bisa mereka masuk. Tetapi realitas di lapangan, pekerja anak banyak kita jumpai di sektor-sektor informal,” ujar politisi Nasdem Denpasar ini. Secara umum pekerja anak adalah mereka yang masih di bawah umur melakukan pekerjaan secara rutin untuk dirinya sendiri, orangtuanya, bahkan untuk orang lain. Pelibatan anak dalam sektor produktif sesungguhnya bukan sekadar karena motifmotif ekonomi, melainkan juga karena kebiasaan dan faktor kultural. Pada daerah pedesaan pada umumnya, Hal. 19 Sebagai Ritus


DAERAH

2

Minggu Pon, 3 April 2016

Selidiki Jaringan Pengedar Narkoba

HUT Ke-412 Kota Singaraja

Peserta Lomba Kreativitas Anak Membeludak Singaraja (Bali Post) Daya imajinasi dan kreativitas anak-anak dilatih sejak kecil, dapat melalui pengenalan terhadap dunia kesenian tari dan mewarnai. Pemerintah Kabupaten Buleleng melirik potensi anak-anak di Bali Utara, melalui wadah kreativitas anak. Di antaranya mencapai total 547 anak-anak mengikuti lomba menggambar, tari puspanjali, tari condong, dan lomba foto genik. Acara kreativitas serangkian HUT ke-412 Kota Singaraja ini dipusatkan di Gedung Gde Manik, Sabtu (2/4) kemarin. Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Nyonya Aries Suradnyana, membuka langsung kegiatan didampingi Asisten Pemerintahan Umum Setda Buleleng, Made Arya Sukerta, S.H., Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Drs. I Ketut Asta Semadi, M.M., bersama SKPD lainnya di Pemkab Buleleng. Menurut Aries Suradnyana, kegiatan kreativitas anak digelar dalam rangka menumbuhkankembangkan minat dan seni anakanak sejak dini. Mereka dilatih berkreasi menunjukkan potensi sekaligus melatih mental. “Melalui event inilah anak-anak sebagai penerus bangsa dilatih berkreasi di bidang kesenian. Kami memiliki kewajiban untuk bisa berkontribusi dalam kegiatan yang bersifat pendidikan dan pengembangan kreativitas kesenian anak-anak di Buleleng,” ucapnya. Suasana begitu semarak dan anak-anak antusias mengikuti lomba. Khusus lomba mewarnai dibagi ke dalam dua kategori, tingkat PAUD dan TK. Siswa kelas I sampai kelas III SD, dan siswa kelas IV sampai VI untuk lomba menggambar. Berikutnya lomba tari dengan peserta PAUD, TK, dan SD, dan lomba foto genik dibagi dalam kategori tingkat PAUD, TK, dan SD. (kmb34)

BPM/kmb34

MEWARNAI - Lomba mewarnai dengan peserta yang membeludak memperingati HUT ke-412 Kota Singaraja di Gedung Kesenian Gde Manik, Sabtu (2/4) kemarin.

Populasi Anjing di Bali Meningkat, Kasus Rabies Menurun Denpasar (Bali Post) Populasi anjing di Bali meningkat dari tahun 2015 ke 2016. Tahun 2015 populasi anjing 370.000 ekor sedangkan tahun 2016 naik menjadi 411.150 ekor. Namun, kasus rabies pada anjing dari Januari hingga Maret tahun 2016 mengalami penurunan yaitu 76 kasus, yang pada periode yang sama tahun 2015 terdapat 92 kasus. Direktur Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Drh. I Ketut Diarmita, M.P., mengatakan, Bali merupakan kasus terpadat rabies di dunia yaitu mencapai 175 ekor/km. “Sebenarnya kendala yang paling prinsip adalah ledakan populasi terlalu cepat, di Bali 175 ekor/km, terpadat di dunia, bisa dibayangkan berapa ada anjing per kilometer itu,” katanya Jumat (1/4). Setelah Bali, populasi anjing terpadat adalah Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Jawa Barat. Menurutnya, padatnya populasi anjing dikarenakan budaya Bali. Bali memiliki budaya macaru, budaya memelihara anjing untuk menjaga rumah. “Makanya orang Bali suka anjing jantan, sedangkan anjing betina dibuang, ini efeknya akan meluas. Kalau positif rabies cepat menyebar,” paparnya. Budaya masyarakat Bali memelihara anjing untuk menjaga rumah itu terkadang mengingingkan anjingnya galak. “Supaya kalau ada maling dan sebagainya, anjingnya galak. Kalau golongan atas ingin anjing polos, bulu bagus, sedangkan orang di kampung ingin anjing yang kuat, menyalak,” imbuhnya. Dengan realita itu, tak heran jika 70 persen anjing di Bali dipelihara secara diliarkan dan 30 persen dikandangkan. (kmb42)

BPM/ist

MENINGKAT - Populasi anjing di Bali meningkat dari tahun 2015 ke 2016. Dari sebelumnya 370.000 ekor naik menjadi 411.150 ekor.

BPM/kmb

MAHAL - Salah satu warga Sekar Kejula Desa Yehembang Kauh, Mendoyo menunjukkan meteran air yang terpasang di rumahnya. Sejak setahun belakangan, warga sangat mengeluhkan mahalnya pembayaran air bersih dari PDAM.

Warga Sekar Kejula Keluhkan Pembayaran Air yang Mahal Negara (Bali Post) Warga Banjar Sekar Kejula Desa Yehembang Kauh Kecamatan Mendoyo sejak setahun belakangan ini mengeluhkan mahalnya pembayaran air bersih dari PDAM.Sejumlah warga Sabtu (2/4) kemarin, mengatakan pembayaran rekening air PDAM bervariasi mulai dari Rp 150 ribu hingga di atas Rp 200 ribu per bulan. Padahal menurut warga, air dari PDAM tersebut hanya digunakan untuk minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi dan mencuci kebanyakan warga memanfaatkan air sungai. Dikatakan mereka, pembayaran air tersebut dihitung per KK. Padahal, banyak warga yang memiliki satu kilometer air mencakup dua atau tiga KK. Ketut Kari seorang warga mengatakan di rumahnya ada dua KK yaitu KK dia dan anaknya. Sementaraa keran dan meteran air PDAM hanya satu. Namun, dia dan anaknya membayar masing-masing dengan bukti rekening. Menurutnya, dia dan anaknya membayar Rp 150 ribu tiap bulannya dengan dua rekening PDAM. Padahal, meteran PDAM yang dipasang satu. Demikian juga saudaranya Sutama juga membayarnya tiap bulan dua ratus ribu rupiah, bahkan kadang lebih. Padahal pemakaian air sedikit hanya un-

tuk minum dan memasak. Bahkan saking jengkelnya lantaran bayar air terlalu mahal, Kari berniat ingin membongkar meteran PDAM. Tapi itu urung dilakukan karena khawatir dituduh merusak. Sementara keluhan yang sama juga disampaikan sejumlah warga lainnya. Di samping pembayaran yang terlalu mahal, warga juga protes lantaran distribusi air PDAM tersebut tidak merata. Ayu Murtini warga lainnya mengatakan kalau warga yang memiliki keran atau meteran pribadi di rumahnya bayarnya paling tinggi empat puluh ribu rupiah. Tapi kalau warga mengambil air di keran air umum bayarnya masing-masing di atas Rp 150 ribu. Dikatakan seharusnya jika

mengambil air di keran umum pembayaran lebih murah karena yang memakai banyak warga yang seharusnya bisa urunan. Namun, kenyataannya justru dipukul rata masing-masing di atas Rp 150 ribu per KK. Menurut warga, air PDAM juga hanya mengalir mulai pagi hingga sore hari. Sementara malam serta hari Sabtu dan Minggu mati atau tidak mengalir. Terkait hal tersebut, warga meminta pihak terkait segera turun tangan sehingga masalah ini bisa diatasi dan pembayaran air PDAM bisa diperingan atau diturunkan. Perbekel Yehembang Kauh Ketut Mustika saat dikonfirmasi membenarkan sejumlah warganya mengeluhkan dan memprotes pembayaran air PDAM terlalu tinggi. Mustika mengatakan beberapa warga memang pernah menyampaikan keberatan kepada pihaknya terkait hal tersebut. Pihaknya sudah perintahkan klian banjar setempat untuk mendata dan menyampaikannya kepada pihak PDAM. Sementara itu, Direktur PDAM I.B. Kertanegara dikonfirmasi pihaknya akan melakukan pengecekan. “Nanti Senin akan kami cek dan koordinasikan,” jelasnya. (kmb)

Jaga Kelestarian Terumbu Karang

Pokmaswas Taman Segara Harapkan Bantuan Jukung Singaraja (Bali Post) – Kondisi terumbu karang di pesisir Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula belakangan ini mulai terjaga dengan sangat baik. Hal ini berhasil diwujudkan berkat kepedulian nelayan bersama sejumlah yayasan yang bergerak di bidang konservasi lingkungan pantai melakukan pengawasan dan pemeliharaan ekosistem taman karang di perairan ujung timur Buleleng ini. Saat ini, pengawasan oleh kelompok nelayan yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Taman Segara rutin menjaga kondisi lingkungan laut di daerah mereka. Hanya, upaya Pokmaswas ini masih terganjal karena minimnya sarana penunjang untuk pengawasan taman karang di wilayah mereka. Ketua Pokmaswas Taman Segara, I Made Alastapa, di sela-sela menerima kunjungan rombongan pencinta motor trail yang menggelar event Buleleng Smile Adventure Trail (BUSET) Sabtu (2/4) pagi kemarin, mengatakan, kondisi terumbu karang sebelumnya mengalami kerusakan parah. Ini terjadi bukan hanya akibat dampak pengaruh alam, namun juga akibat perilaku penangkapan ikan hias berbahan kimia. Khawatir kondisi terumbu karang semakin parah, pihaknya kemudian melakukan pemeliharaan dan pengawasan untuk mencegah pemakaian bahan kima dalam menangkap ikan hias. Upaya itu kemudian mendapat pendampingan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Bali, Diskanla Buleleng, dan sejumlah yayasan yang bergerak dalam konervasi terumbu karang. Berdasarkan data yang ada areal taman karang di Penuktukan luasnya mencapai 250 x 500 meter. Taman karang ini berlokasi pada kedalaman sekitar 30 meter dari daratan. Sejak itu, situasi terumbu karang mulai pulih dan sekarang terumbu karang tumbuh dengan baik. Bahkan, wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke wilayah Tejakula dan sekitarnya mulai ramai mencoba spot penyelaman Taman Segara Penuktukan. “Dari hasil monitoring yayasan dan instansi teknis yang mendampingi kami karangnya tumbuh dengan baik. Bahkan, wisatawan

BPM/kmb38

POTENSI WISATA - Penghobi motor trail melakukan aksi peduli dan memperkenalkan potensi wisata taman karang di pantai Desa Penuktukan Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/4) pagi kemarin. yang meninap di vila-vila di sekitar Tejakula mulai tertarik menyelam untuk menikmati taman laut di daerah kami,” katanya. Di tengah perkembangan taman karang yang semakin membaik, Astapa mengaku mengalami kendala untuk melakukan pengawasan yang lebih optimal. Selama ini karena anggotanya yang seharihari juga berprofesi sebagai penangkap ikan rutin meminjamkan perahu ketika akan turun ke laut untuk melakukan pemeliharaan atau mengawasi terumbu karang. Untuk lebih mengoptimalkan pengawasan ini, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat membantu satu unit perahu dan peralatannya untuk anggota Pokmaswas. “Tadi kebetulan pak Bupati ikut dalam rombongan dan sudah kami sampaikan. Jukung ini sangat kami perlukan dan kalau buat sendiri kami kesulitan biaya. Kalau punya Pokmaswas tentu lebih baik karena kalau terus-terusan minjam jukung nelayan kesannya kurang baik karena mengganggu nelayan,” tegasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Peredaran narkoba di Bali Utara bukan lagi menyasar perkotaan tetapi diam-diam masuk ke ranah generasi muda di pedesaan. Seperti di Desa Banyuatis Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, dikenal menjadi wilayah penghasil cengkeh. Pengedar narkoba yang telah ditangkap BNNP Bali adalah tersangka Kadek Cit alias Kawit (57). Sedangkan pelaku lain berinisial Wn, masih menjadi buronan polisi. Narkoba yang diperoleh disinyalir berasal dari Kota Surabaya, lalu disebar ke Denpasar dan Buleleng. Pola peredaran dilakukan masif dan bisa disebut terstruktur ke tingkat pedesaan. Tersangka Kawit ditelusuri sering mengambil barang dari SS di wilayah Kota Seririt. Penangkapan Kawit oleh BNNP Bali, merupakan informasi dari kelompok SS Seririt, yang belum lama ini ditangkap Sat. Res. Narkoba Polres Buleleng. “Kawit adalah tokoh dan dikenal sebagai penyelenggara tajen di Banyuatis. Status tersangka adalah sebagai pengedar narkoba sejak ditangkap. Kawit sejak dulu sering ke diskotek di Denpasar. Kalau ter-

sangka lain bernama Samba asal Sidetapa, itu sudah kami tangkap dan pengembangan dari jaringan Seririt,” ujar Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H., seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri, saat dikonfrimasi Bali Post Sabtu (2/4) kemarin. Guna memuluskan penjualan narkoba di Banyuatis, Kawit konon menyediakan kamar di sebelah rumahnya. Namun, informasi penyediaan kamar itu masih diselidiki Sat. Res. Narkoba Polres Buleleng di lapangan. Kamar itu diduga digunakan pemesan menikmati isapan bong narkoba yang dilengkapi musik. Bukan hanya sabu-sabu, Kawit ikut menjual ekstasi. Bentuk kamar dibuat menyerupai kafe, lengkap berisi sound system, meja, kursi, dan kipas angin. “Kami sudah lakukan langkah antisipasi peredaran di Banyuatis melibatkan Babinkamtibmas, termasuk memberi sosialisasi bahaya narkoba. Soal room disediakan tersangka Kawit itu memang ada, namun kalau digunakan untuk menikmati sabu-sabu belum pas infonya, dan itu kami masih cross check lagi,” imbuh Dwi Wirawan. (kmb34)

BPM/kmb34

AKP Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H.

Mencuri Beras di Enam TKP, Residivis Dibekuk Bangli (Bali Post) Jajaran Polsek Bangli berhasil membekuk residivis spesialis pencuri beras, Sabtu (2/4) kemarin. Dari Hasil penyelidikan, aksi tersangka yang telah meresahkan warga ini berlangsung di enam TKP. Panit I Reskrim Polsek Bangli Ipda I Nyoman Edy Suharya seizin Kapolsek Bangli Kompol Dewa Gede Mahaputra menjelaskan aksi tersangka I Ketut M. (45), asal Banjar Kebon, Blahbatuh, Gianyar ini terungkap bermula dari laporan korban di Lingkungan Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Bangli, Kamis (31/3) lalu, yang kehilangan 75 kg beras di warungnya. “Modus tersangka pura-pura belanja, memesan lima bungkus tipat cantok. Saat korban sibuk, berasnya yang terbagi menjadi tiga karung diangkut dan dibawa kabur,” terangnya. Berbekal keterangan saksisaksi, Polsek Bangli sempat melakukan koordinasi ke Polsek Tampaksiring, Gianyar yang sempat menangani kasus serupa. Ternyata, ciriciri pelaku mengarah pada tersangka dan selanjutnya dilakukan penangkapan di rumahnya, di Blahbatuh. “Dari penyelidikan nopol kendaraan yang digunakan dan hasil koordinasi dengan Polsek Tampaksiring, ciri-ciri pelaku mengarah ke tersangka,” ujarnya.

Suharya pun menyebutkan tersangka merupakan residivis pencurian beras di wilayah Polsek Tampaksiring yang saat ini masih menjalani hukuman percobaan selama enam bulan. Hanya, baru empat bulan berjalan, tersangka kembali mengulangi perbuatan yang tak terpuji itu. Berdasarkan hasil pengembangan kasus, pencurian telah dilakukan di enam TKP di wilayah hukum Polsek Bangli, yakni 2 di Desa Pengotan, 1 di Banjar Sedit Kelurahan Bebalang, 1 di Banjar Pande Kelurahan Cempaga, 1 di Dusun Bangklet Desa Kayubihi dan terakhir di Banjar Petak, Bebalang. “Tersangka sudah beraksi di enam TKP. Kami akan lakukan pendalaman,” sebutnya. Saat diinterogasi, tersangka mengaku telah melakukan aksi pencurian sejak 2013. Hal tersebut terpaksa dilakukan dengan alasan desakan ekonomi. Pria yang sempat bekerja sebagai sopir angkot ini juga menuturkan beras 75 kilogram itu cukup untuk bekal hidup lima bulan. “Saya terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak,” tuturnya. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 362 jo pasal 65 ayat (1) tentang tindak pidana pencurian yang dilakukan secara berulang kali dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (kmb45)

BPM/kmb45

GIRING - Tersangka pencuri beras digiring ke Polsek Bangli, Sabtu (2/4) kemarin.

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha zPemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata zRedaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana zSekretaris Redaksi: Sugiartha zRedaktur Eksekutif: Parwata zRedaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra zAnggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto zKantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, zAlamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DAERAH

Minggu Pon, 3 April 2016

3

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Wanita Paruh Baya Rusak Mobil Singaraja (Bali Post)Warga yang tinggal di bilangan Jalan Sutomo, Singaraja, Jumat (1/4) pukul 22.00 wita, dikejutkan ulah wanita berinisial Ni Made S (41). Perempuan yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Singaraja ini mengamuk dengan membawa blakas. Satu unit mobil dan sejumlah fasilitas umum dirusak. Kuat dugaan Made S ini mengalami gangguan jiwa.

BPM/kmb

BERSIH-BERSIH - Puluhan anggota TNI dari Yonif 741/SWB dan ratusan masyarakat ketika membersihkan saluran air di wilayah Baler Bale Agung, Negara.

Puluhan Anggota TNI Bersihkan Saluran Air Negara (Bali Post) Puluhan anggota TNI dari Yonif Mekanis 741/SWB Negara, Sabtu (2/4) kemarin melaksanakan kegiatan pembersihan saluran air di Kelurahan Baler Bale Agung, Negara. Kegiatan ini untuk menyukseskan Program Gerakan Nasional Indonesia Bersih. Kegiatan TNI ini bekerja sama dengan warga setempat dan diikuti sekitar 100 orang. Letnan Pery dari pasukan Yonif 741/ SWB mengatakan kegiatan berjalan lancar dan aman. Bahkan warga sangat antusias melakukan kerja bakti. Dengan inisiatif

masing-masing, para warga ini menyiapkan konsumsi berupa air minum dan makan siang untuk mendukung kegiatan tersebut. Sementara Lurah Baler Bale Agung Putu Nova Noviana, mengatakan selama ini di wilayahnya memang terkadang ada genangangenangan air jika hujan turun. Pihaknya perlu melakukan antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir. Pihaknya berharap dengan membersihkan saluran air bisa mengantisipasi berkembangnya nyamuk yang dapat memicu munculnya penyakit. Salah satunya mengantisipasi penyakit demam berdarah. (kmb)

Menurut informasi, Made S ini tiba-tiba berteriak dan mengamuk sambil membawa blakas. Kemudian ia mendekati mobil jenis Suzuki Ertiga warna hitam DK 1812 UI, parkir di dekat Bank BCA Jalan Sutomo, Singaraja. Dengan blakas itu ia langsung menghancurkan kaca samping bagian depan. Saat kejadian, pemilik mobil Ngurah AS (50) sedang mengambil uang di bank tersebut. Melihat kejadian itu, satpam bank langsung mengamankan yang bersangkutan dan melaporkannya ke pihak kepolisian. kejadiannya tak sampai di situ, saat diamankan petugas dan juga pihak kepolisian ia malah berontak. Ia berusaha melepaskan diri dari cengkraman petugas. Saat lepas, ia kembali melakukan pengerusakan fasilitas umum. “Ketika sudah diamankan

dan berjalan menuju Polres Buleleng, ia kembali memberontak merusak traffic light dan ATM BRI di depan Polres,” kata Kasat Sabhara AKP Wayan Parta, seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri, Sabtu (2/4) kemarin. Dijelaskan, dari keterangan pihak keluarga, Made S ini dikatakan mengalami gangguan jiwa. Ia pun dibawa ke RSUD Buleleng. Dari kejadian itu, belum adanya laporan dari pemilik mobil yang dirusak. Ia menambahkan, berdasarkan Pasal 44 ayat (1) dan (2) KUHP menyebutkan, seseorang yang kurang sempurna akalnya atau sakit berubah akal tidak dapat dijerat hukum. Guna menghindari peristiwa serupa, AKP Parta mengimbau kepada masyarakat yang memilik anggota keluarga menderita sakit jiwa supaya diperhatikan. (kmb34)

BPM/kmb34

GANGGUAN JIWA - Pelaku pengerusakan Ni Made S (41), diduga mengalami gangguan jiwa. Ia berontak merusak kaca samping depan sebuah mobil, traffic light, dan ATM BRI di depan Mapolres Buleleng, Jumat (1/4) malam.

Diduga Edarkan SS, Karyawan SPBU Ditangkap Unit Pelayanan SIM dan Samsat di Buleleng Bebas Calo

Singaraja (Bali Post)Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng AKP Nyoman Sugianyar Ardika, S.H., seizin Kapolres Buleleng AKBP Harry Haryadi Badjuri menegaskan memperketat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pembayaran pajak di kantor samsat. Dalam program quick wins pihaknya memprioritaskan pelayanan prima untuk meminimalisir keluhan masyarakat. Apalagi di wilayahnya merupakan zona bebas calo. Peningkatan pelayanan prima diberikan kepada

masyarakat. Pihaknya menyatakan pengurusan SIM dan samsat sudah saatnya bebas dari calo. Pengawasan diperketat melibatkan kerja sama Propam Polres Buleleng. “Nanti kalau ada ditemukan calo atau penyimpangan dari anggota kami siap menindak tegas,” ujar Sugianyar, Jumat (1/4) lalu. Untuk itu masyarakat diminta agar tidak segan melaporkan temuan pelanggaran selama mengurus SIM dan samsat. Selama ini pihaknya mengalami kendala untuk melakukan tindakan

karena tidak ada laporan. Keberadaan calo di pelayanan ini berkeliaran diam-diam. Dengan demikian pihaknya mengimbau kepada masyarakat dalam pengurusan SIM dan samsat diharapkan tidak ada lagi yang menggunakan jasa calo. “Ketika mengurus SIM dan wajib pajak kendaraan, sebaiknya tidak menggunakan calo. Diharapkan datang langsung sendiri dan mengurus sesuai aturan yang ada. Polisi juga terima kritik dan saran dalam upaya Buleleng bebas calo,” imbuhnya. (kmb34)

Sepuluh Tahun Lumpuh

Rujita Tidur Dikelilingi Barang Rongsokan SELAMA sepupuh tahun menderita kelumpuhan, Wayan Rujita (77) warga Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Negara menjalani hidup memprihatinkan. Ia tinggal di rumah tua yang sudah mulai hancur dan keropos. Bahkan di dalam rumahnya penuh dengan barang rongsokan yang mengelilingi tempat tidurnya, sehingga kondisinya terlihat sangat kotor. Dari pengamatan, Sabtu (2/3) kemarin Rujita yang akrab dipanggil Pak Roji ini hanya bisa terbaring dengan kaki membengkak. Jika ingin duduk ia harus dibantu orang lain. Ironisnya Rujita tidur di atas kasur yang sudah lapuk dan di kamarnya penuh debu dan sarang laba-laba, serta barang rongsokan. Kotornya kondisi rumah Rujita itu karena barang rongsokan yang ada. Sejatinya anak perempuan dan menentunya yang merawat dia beberapa kali ingim membersihkan rumahnya. Akan tetapi kerap dilarang Rujita

dengan alasan barang-barang tersebut dinilai berharga dan bisa dijual kembali. Namun kenyataanya barang itu justru membuat Rujita terkungkung dalam kondisi yang tidak sehat. Apalagi ada kasur yang hancur dan berdebu yang tersimpan di kamarnya. Melihat kondisi seperti itu para relawan yang tergabung dalam Komunitas Relawan Jembrana (KRJ) membelikan Rujita kasur dan bantal juga seprai. Para relawan ini juga membersihkan kamarnya, sehingga ia lebih nyaman dan bersih. Sampah-sampah kotoran dan serpihan kasur akhirnya dibakar. Secara gotong royong para relawan dan pihak keluarga menggotong Rujita untuk dimandikan. Selama ini Rujita dirawat anak perempuannya, Ketut Sri Astuti dan sang menantu Wayan Sugeng Sugiarta. Rujita lumpuh sejak tahun 2006, setelah sempat menjadi waker di salah satu sekolah di dekat rumahnya. Karena tidak ada yang merawat ayah-

BPM/kmb

LUMPUH - Wayan Rujita yang mengalami lumpuh sejak sepuluh tahun.

nya, anak perempuannya yang sedianya ingin merantau mengikuti suaminya ke Sumatera akhirnya mengurungkan niatnya. “Suami saya sebagai menantu merasa kasihan sama bapak, sehingga dia sendiri yang inisiatif menjaga bapak dan kami tinggal bersama di rumah milik teman bapak di sini,” ceritanya. Suami Sri hanya seorang pemulung, sehingga halaman rumahnya penuh barang rongsokan dan dari pekerjaan suaminyalah mereka bisa menghidupi keluarga dan merawat ayahnya. Bahkan dengan segala keterbatasan, anaknya yang masih sekolah sampai tidur di emperan rumah dengan ditutupi tirplek lusuh. “Ya beginilah keadaan kami dengan segala keterbatasan. Kami hanya kasihan dengan bapak. Andai kami merantau ke Sumatera mungkin bisa lebih baik, tapi waktu mau berangkat malah suami saya seakan ada yang menarik kakinya untuk kembali dan mau merawat bapak. Kasihan jika bapak tidak ada yang merawat,” jelas Sri sembari mengatakan, sejak sang ibu (Putu Ratni) meninggal bapaknya sakit-sakitan. (kmb)

Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana kembali menangkap seorang pelaku narkoba yang diduga sebagai pengedar dan pemakai. Tersangka berinisial Putu KY (36), seorang karyawan SPBU. Ia dibekuk pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jumat (1/4) lalu. Informasi yang dihimpun, Sabtu (2/4) kemarin penangkapan tersangka tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat. Informasinya, seorang karyawan SPBU Tegak Gede, Yehembang Kangin, diduga kerap menjual narkoba. Atas laporan itu polisi langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyanggongan. Kemudian sekitar pukul 16.00 wita, orang yang dicurigai pulang dari kerjanya. Polisi langsung mengikuti tersangka dan menangkapnya. Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu buah alat KLVDS DWDX ERQJ \DQJ VXGDK GLPRGLÀNDVL bagian dalamnya dan dua unit HP pelaku di sadel motornya. Mengetahui hal itu, polisi mengembangkan kasusnya dengan menggeledah rumahnya. Polisi didampingi saksi dari kelian Dinas Banjar Delod Bale Agung, Dauh Tukad, Mendoyo Gusti Kade, di dalam kamar pelaku ditemukan beberapa barang bukti yakni bong pipet, plastik klip, botol kaca dan satu sisa paket berbentuk kristal yang diduga sabu-sabu (SS) yang disimpan dalam tas milik pelaku. Dari pengakuan pelaku, dia terakhir

kali memakai narkotika jenis sabu itu pada Kamis (31/3) malam. Sabu tersebut dibeli dua hari sebelumnya dari seseorang bernama Pak Wayan asal Denpasar. Barang haram itu dikemas dengan jajan kue bolu agar tidak dicurigai dan dititip melalui angkutan umum. Selanjutnya, diterima di SPBU tempat pelaku bekerja. Dari barang pesanannya tersebut pelaku gunakan sendiri dan kadang juga displit. Hasil tangkapan ini polisi mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya satu paket SS yang terbungkus pelastik klip kecil, 2 buah bong kecil terbuat dari botol parfum, 1 buah bong besar terbuat dari botol minuman, 3 buah korek api, 2 sendok terbuat dari pipet minuman warna putih dan 5 buah pipet yg masih utuh. Selain itu, barang bukti lain yang disita yakni 5 buah plastik klip yang belum terpakai, 3 buah plastik klip yang sudah terpakai, 1 buah kaca, 2 buah HP dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio nopol DK 4174 ER Warna hitam. Kini pelaku dan barang buktinya diamankan di Polres Jembrana. Kasat Narkoba Polres Jembrana AKP Nyoman Master, seizin Kapolres -HPEUDQD GLNRQÀUPDVL PHPEHQDUNDQ penangkapan tersebut. Kini kasusnya masih dalam pengembangan. Ia juga menjelaskan, sebelumnya pihaknya juga menangkap tiga orang pelaku narkoba serangkaian dengan operasi Bersinar BPM/kmb (bersih sindikat narkoba) yang dilaksana- BARANG BUKTI - Penggeledahan dan kan mulai 21 Maret lalu hingga 20 April barang bukti yang diamankan polisi dari mendatang. (kmb) pelaku narkoba.


PERNIK

4

Minggu Pon, 3 April 2016

PURA - Perlu disadari bahwa agama Hindu mengatur tentang tatacara memasuki pura sebagai tempat suci. Dalam Himpunan Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu I-XV disebutkan tentang larangan masuk pura adalah wanita dalam keadaan datang bulan, habis melahirkan dan habis gugur kandungan, kematian (sebel), tidak mentaati tata tertib, menderita noda-noda lain yang sifatnya dapat dianggap menodai kesucian pura dan berpakaian tidak sopan. Dari penjelasan tersebut apakah dapat diketahui tentang kondisi wisatawan (turis) yang masuk pura tidak sedang mengalami cuntaka atau suatu keadaan yang dapat menodai kesucian pura? Apakah hanya dengan dasar adanya materi (uang), maka dengan mudahnya tempat suci (pura) dimasuki begitu saja dengan tujuan hanya untuk mengisi kesenangan duniawi.

Membaca Kembali Nilai Sakral Besakih BESAKIH adalah pura terbesar yang ada di Bali. Riwayat pembangunan Besakih tidak lepas dari kedatangan Rsi Markandeya pada abad VIII dari Gunung Raung Jawa Timur. Berdasarkan Raja Purana Besakih dan Dwijendra Tattwa disebutkan Rsi Markandeya melaksanakan penanaman panca datu (emas, perak, perunggu, tembaga dan besi) di Basukian/Besakih. Kata Besakih pada mulanya bernama Basuki yang artinya rahayu atau selamat. Dalam perkembangannya kata Basuki berubah menjadi Basukian yang artinya menyelamatkan jagat dan selanjutnya berubah menjadi kata Besakih. Dalam Raja Purana Besakih dan lontar Markandeya Purana disebutkan bahwa di Besakih sebagai tempat untuk memohon keselamatan dan kemakmuran jagat dengan melaksanakan beberapa upacara sebagai berikut : 1) Batara Turun Kabeh, 2) Panca Bali Krama, 3) Eka Dasa Rudra, 4) Pangenteg Jagat di Pura Gelap (Purnama Karo), 5) Pangurip Bhumi di Pura Ulun Kulkul (Tilem Katiga), 6) Ngusabha Kapat di Penataran Agung (Purnama Kapat), 7) Panaung Bayu di Pura Batumadeg (Purnama Kalima), 8) Usabha Siram di Pura Batumadeg, 9) Panyeeb Brahma di Pura Kiduling Kreteg (Purnama Kaenem), 10) Usabha Paneman di Pura Bangun Sakti untuk mohon supaya panen berhasil, 11) Usabha Gede di Pura Dalem Puri untuk memohon kesuburan, 12) Usabha Nyungsung di Pura Kiduling Kreteg untuk memohon tanaman agar terhindar dari hama, 13) Usabha Buluh di Pura Banua Besakih untuk memohon tirtha kesuburan tanaman, dan 14) Usabha Ngeed yang dipusatkan di Pura Banua dan Penataran Agung yaitu menyatukan Dewi Sri dan Bhatara Rambut Sedana. Pelaksanaan upacara Batara Turun Kabeh, Panca Wali Krama, dan Eka Dasa Rudra secara jelas dibahas dalam Raja Purana Besakih dengan berangka tahun 1007 masehi yang menerangkan bahwa dipuput oleh Sarwa Sadaka, seperti Pendeta Siwa, Pendeta Buddha, Sengguhu, Dukuh dan Rsi Swasogata. Pembangunan fisik pura Besakih dikembangkan oleh Sri Kesari Warmadewa/Sri Gunapria Dharmapatni dari tahun 822-915 yang termuat dalam prasasti Blanjong berangka tahun

923 Masehi. Selanjutnya raja Udayana tahun 942-991 masehi dengan kedatangan Mpu Kuturan dan Mpu Baradah membangun palinggih Gedong dan Meru di Besakih yang termuat dalam prasasti Bradah berangka tahun saka 929 atau 1007 masehi yang tersimpan di Pura Batumadeg. Pelaksanaan upacara Eka Dasa Rudra yang pertama dilakukan oleh raja Dalem Waturenggong pada tahun 1489 masehi dengan pendetanya Dang Hyang Nirartha yang membangun Padmasana yaitu Padma Tiga di pura Penataran Agung Besakih sebagai stana dari Siwa, Sada Siwa dan Parama Siwa. Perkembangan Keberadaan Pura Besakih tidak terlepas dari perkembangan yang terjadi di Bali. Bahkan Bali yang terkenal akan keunikan dan keindahan alamnya mulai tersentuh oleh perkembangan pariwisata. Menurut Pitana (2000) disebutkan bahwa KPM (Koninklijk Paketvaart Maatschapij) sebuah perusahaan pelayaran pemerintah kolonial Belanda telah mempromosikan keunikan budaya dan keindahan pulau dewata kepada wisatawan (turis) mancanegara pada tahun 1920an. Dari sinilah Bali mulai terkenal kemancanegara berkaitan dengan keunikan budaya dan keindahan alamnya sehingga kepariwisataan di Bali berkembang dengan pesatnya. Sehubungan dengan itu, maka Pemerintah Daerah Bali mencanangkan jenis kepariwisataan yang dikembangkan adalah pariwisata budaya yang dijiwai oleh agama Hindu. Maknanya adalah bahwa pariwisata yang dikembangkan mempertahankan

norma-norma dan nilai-nilai kebudayaan agama dan kehidupan alam Bali yang berwawasan lingkungan dengan tetap menjaga kesakralan dan kesucian berlandaskan ajaran agama Hindu. Dalam perkembangannya, pariwisata Bali mulai di datangi oleh banyak (kabeh) wisatawan (turis) untuk menikmati keindahan alam dan keunikan budaya Bali. Bahkan keunikan budaya Bali telah dijadikan ajang komersialisasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan akan hasrat keingintahuannya. Tidak heran banyak tatanan nilai dan norma mulai dilabrak demi pemenuhan hal tersebut, apalagi pariwisata mampu memberikan peningkatan penghasilan bagi masyarakat Bali. Hal inilah yang mulai mengaburkan antara yang sakral dengan profan dalam konteks spiritual masyarakat Bali, karena kegiatan-kegiatan keagamaan sudah mulai tersentuh oleh komersialisasi, seperti pelaksanaan upacara keagamaan dan juga pura sebagai tempat yang disucikan. Batara Turun Kabeh dan Pariwisata di Besakih Upacara Batara Turun Kabeh di pura Besakih dilaksanakan setiap 1 tahun sekali tepatnya pada Purnama Sasih Kadasa yang dipusatkan di Pura Penataran Agung Besakih. Pelaksanaan upacara ini dilakukan dengan menurunkan dan menempatkan Pratima atau Pralingga Ida Batara di Bale Agung atau Pasamuan Agung. Hal ini menggambarkan bahwa para Dewa berkumpul dan bersatu di Pasamuan Agung untuk memberikan anugrah dan karunia kepada umatnya. Tujuan

dari upacara ini adalah untuk memohon kerahayuan dan keselamatan jagat alam semesta (Bhuana Agung dan Bhuana Alit). Umat Hindu dari seluruh nusantara datang dengan rasa sraddha dan bhakti pada upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih. Terlihat nuansa religius yang terbentuk dari banyaknya pamedek yang datang untuk menghaturkan bhakti memuja kebesaran manifestasi Sang Pencipta. Pura Besakih sebagai tempat yang sakral dan suci karena di dalamnya terdapat simbol-simbol yang disakralkan, maka semestinya kesucian dan kesakralannya harus dijaga. Fungsi Pura Pemaknaan dan fungsi pura sebagai tempat suci sudah mulai bergeser, karena dijadikan sebagai objek daya tarik wisata. Artinya pura sebagai bagian GDUL EXGD\D ÀVLN GHQJDQ DUVLWHNWXU dan sejarahnya yang sangat disucikan dan disakralkan sudah mulai menjadi ajang komersialisasi dengan diperbolehkannya para wisatawan masuk ke dalam (jeroan) pura. Perlu disadari bahwa agama Hindu mengatur tentang tatacara memasuki pura sebagai tempat suci. Dalam Himpunan Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu I-XV disebutkan tentang larangan masuk pura adalah wanita dalam keadaan datang bulan, habis melahirkan dan habis gugur kandungan, kematian (sebel), tidak mentaati tata tertib, menderita noda-noda lain yang sifatnya dapat dianggap menodai kesucian pura dan berpakaian tidak sopan. Dari penjelasan tersebut apak-

ah dapat diketahui tentang kondisi wisatawan (turis) yang masuk pura tidak sedang mengalami cuntaka atau suatu keadaan yang dapat menodai kesucian pura? Apakah hanya dengan dasar adanya materi (uang), maka dengan mudahnya tempat suci (pura) dimasuki begitu saja dengan tujuan hanya untuk mengisi kesenangan duniawi. Walaupun wisatawan tersebut sudah memakai pakaian adat (kamben, selendang dan kelengkapan lainnya), tetapi apakah mereka memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan kesakralan maupun kesucian pura, utamanya pura Besakih? Bahkah para pemandu wisatawan dengan mudahnya menjelaskan dan menggiring wisatawan untuk berkeliling pura disaat ada umat Hindu yang sedang sembahyang, sungguh sebuah intoleransi. Bila hal ini dijadikan pembenaran untuk memperoleh penghasilan (materi) dengan memberikan kebebasan wisatawan masuk pura apalagi pura Besakih, maka benar apa yang disampaikan sosiolog Amerika C. Wright Mills bahwa dunia pernah dipenuhi dengan yang sakral dalam pemikiran praktik dan bentuk kelembagaan, setelah reformasi dan renaisans, kekuatan-kekuatan modernisasi menyapu dunia dan sekularisasi sebagai proses historis yang mengikutinya, memperlemah dominasi dari yang sakral dan pada waktunya yang sakral akan sepenuhnya menghilang, kecuali mungkin dalam wilayah pribadi. Maknanya bahwa perkembangan yang semakin modern merubah tatanan nilai yang sakral dalam pandangan hidup ma-

nusia menjadi sesuatu yang bersifat duniawi (sekularisasi), sehingga manusia tidak mampu lagi menjaga dan mempertahankan yang dianggap sakral kecuali munculnya kesadaran dalam diri pribadi. Inilah potret realita yang terjadi antara spiritualitas dengan kenikmatan duniawi yang beriringan dalam wadah ruang yang dianggap sakral. Pariwisata di Bali ibarat mata pisau yang satu sisi mampu meningkatkan penghasilan dan taraf hidup, tetapi disisi lain mulai menghancurkan dan merongrong tatanan kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai ajaran agama Hindu. Masyarakat Bali merasa senang dengan banyak (kabeh) datangnya wisatawan (turis) yang berkunjung ke Bali, sehingga meningkatkan perekonomian. Di satu sisi masyarakat Bali perlu sadar dan peduli untuk menjaga kesucian pulau ini melalui kesadaran untuk menjaga kesakralan dan kesucian pura, terutama pura Besakih tempat dilaksanakannya upacara Bhatara Turun Kabeh setiap tahun. Jangan sampai tempat suci (pura) dikomersialisasi untuk mendapatkan materi (uang), sehingga kesucian dan kesakralannya mulai memudar. Bila hal ini terus terjadi maka taksu pulau Bali semakin hilang dan lambat laun Bali yang disebut pulau Dewata hanya tinggal nama dalam kekosongan rasa religius dan spiritual. zI Nyoman Agus Sudipta, S.Pd., M.Si., Guru SMK Negeri 1 Abang Karangasem

Mengenal Pterygium

Pertumbuhan Daging pada Mata MATA merupakan bagian tubuh yang berfungsi sebagai indera penglihatan. Selain fungsinya yang penting tersebut, mata juga memiliki nilai estetika yang cukup besar, sehingga menjadi salah satu bagian tubuh yang cukup banyak diperhatikan oleh seseorang. Salah satu gangguan mata yang dapat mengganggu fungsi penglihatan dan juga estetika adalah pterygium atau dikenal sebagai daging/selaput yang tumbuh di bola mata. Pterygium merupakan pertumbuKDQ MDULQJDQ ÀEURYDVNXODUNRQMXQJtiva/ selaput bening yang melapisi bola mata. Pertumbuhannya dimulai pada sudut mata menuju ke daerah tengah bola mata/ kornea (bagian hitam mata), berbentuk segitiga dengan puncaknya di daerah tengah. Pterygium bukan merupakan suatu keganasan atau kanker. Penyebab pasti munculnya pterygium tidak diketahui dengan jelas, namun diduga oleh karena iritasi kronis sehingga terjadi penebalan konjungtiva dan tumbuh terus sampai ke kornea. Iritasi kronis tersebut diakibatkan oleh paparan terus-menerus oleh debu atau pasir, cahaya sinar matahari (UVA atau-

pun UVB) dan angin (udara panas), sehingga pterygium banyak dijumpai pada orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Pterygium dapat mengenai kedua mata, umumnya dialami oleh penderita berusia di atas 20 tahun dan jarang menyerang anak-anak. Berdasarkan letak Indonesia sebagai negara beriklim tropis dengan paparan sinar UV yang tinggi, angka kejadian pterygium cukup tinggi yaitu 13,1%. Keluhan Pterygium dapat muncul tanpa ataupun dengan keluhan pada pasien, tergantung dari derajat pertumbuhannya. Derajat ini ditentukan berdasarkan bagian kornea

yang ditutupi oleh jaringan. Pada derajat I, pterygium tumbuh hingga perbatasan antara kornea dan sklera (bagian putih mata); sedangkan pada derajat II, pertumbuhan sudah melewati kornea namun masih <2mm. Pada derajat III, pertumbuhan sudah melewati kornea >2mm namun tidak mencapai pupil (bagian mata yang mengatur jumlah cahaya yang masuk); sedangkan pada derajat IV sudah melewati pupil. Pada derajat I dan II, pasien sering tidak mengeluh atau hanya muncul keluhan ringan berupa sensasi benda asing, mata terasa “ngeres”, perih, sering berair dan tampak merah. Tidak jarang juga pasien hanya mengeluhkan kurangnya percaya diri dengan penampilannya karena adanya daging pada mata. Sedangkan pada derajat III dan IV, keluhan-keluhan tersebut disertai dengan gangguan penglihatan/ kabur yang terjadi akibat jaringan yang menutupi pupil. Jaringan ini menghalangi sinar yang masuk kemata sehingga mengganggu

fungsi mata untuk melihat. Selain itu jaringan yang mencapai bagian kornea juga akan menyebabkan kornea menjadi tertarik sehingga dapat menimbulkan gangguan mata astigmatism (silinder). Pterygium sering sersifatrekuren/ berulang, terutama pada pasien muda. Pengobatannya bersifat konservatif, biasanya diberikan tetes mata berupa air mata buatan. Apabila terdapat tanda radang dapat diberikan tetes mata yang mengandung anti radang. Selain itu, mata perlu dilindungi dari paparan sinar matahari, debu dan angin untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan pterygium dengan cara menggunakan kaca mata pelindung. Pada pasien dengan keluhan gangguan penglihatan atau mata kabur atau atas pertimbangan estetika, pterygium perlu dihilangkan dengan tindakan pembedahan. z dr. Anak Agung Ayu Githasari Dewi, S.Ked.

MATA - Apabila terdapat tanda radang dapat diberikan tetes mata yang mengandung antiradang. Selain itu, mata perlu dilindungi dari paparan sinar matahari, debu dan angin untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan pterygium dengan cara menggunakan kaca mata pelindung. Pada pasien dengan keluhan gangguan penglihatan atau mata kabur atau atas pertimbangan estetika, pterygium perlu dihilangkan dengan tindakan pembedahan.

Menguatkan Otot Perut dengan Tongkat DAPAT dipastikan semua wanita mendambakan perut yang rata hingga usia berapapun. Oleh sebab itu, berlatihlah dengan rutin sebelum perut membuncit. Selain dengan posisi berdiri, latihan pun dapat dilakukan dengan posisi duduk di lantai, seperti dilakukan oleh instruktur Wilis Andayani dari Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. I : Posisi duduk di lantai dengan kedua kaki tutup rapat dan kedua lengah lurus depan pada memegang tongkat. Condongkan badan ke belakang dan tahan 1x8 hitungan setelah itu tegakkan kembali dan ulangi beberapa kali sesuai kemampuan.

Gb. II: Dengan posisi yang sama, dorong badan ke depan lalu tegakkan kembali dan ulangi hingga 4x8 hitungan.

Gb. III : Posisi badan tetap tegak dan kedua kaki ditekuk, sedangkan tongkat di bawah lutut. Angkat tekuk kedua kaki dan tahan 1x8 hitungan dan rilekskan sebentar lalu ulangi gerakan sesuaikan kemampuan. Hal yang perlu diperhatikan adalah saat mengangkat kedua kaki, otot perut yang menahan.

Selamat berlatih bagi pembaca yang mendambakan perut yang rata dan salam bugar dari Lala Studio.

Gb. IV : Kaki kiri ditekuk menapak pada lantai sedangkan kaki kanan lurus di lantai. Kedua siku lengan ditekuk memegang tongkat. Angkat kaki kanan sambil memutar badan ke arah kanan, lalu kembali posisi semula dan ulangi 2x8 hitungan. Setelah itu lakukan pada kaki satunya dengan cara dan hitungan yang sama.


JENDELA

Minggu Pon, 3 April 2016

Resensi Buku

CERPEN

Aforisme Gaya Voltaire Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Zadig : Voltaire : Oak : 2015 : 130 halaman

M E NIKMATI karya-karya Voltaire, pembaca memang menuliskan dengan gaya bermain-main. Sinis. Penuh ejekan-ejekan halus yang sangat tajam. Aslinya, kalau dibaca secara detail, terasa kasar. Bergaya ala kisah 1001 malam, novel ini menghadirkan seorang manusia bijak bernama Zadig, yang muda, kaya, dan hanya mencita-citakan kebahagiaan. Namun, nasib mengombangambingkannya, calon istrinya direbut orang, wanita yang akhirnya dinikahinya ternyata kurang sempurna akhlaknya, dan ia menerima berbagai macam tuduhan. Meski begitu, berkat kebaikan hati dan kecerdasannya, Zadig kemudian dekat dengan raja dan ratu Babilonia—paling tidak, sampai Zadig jatuh cinta pada Sang Ratu. Karena cintanya, Zadig terpaksa harus melarikan diri dari Babilonia. Dalam petualangannya ke berbagai negara, kesialan demi kesialan senantiasa menghampiri Zadig. Voltaire membumbui dongeng ini dengan aforisme-aforisme mengenai ketuhanan, kebahagiaan, moralitas, dan—tentu saja—leluconlelucon satiris yang tajam dan jenaka. Layak untuk dibaca kembali di tengah perkembangan zaman yang tidak jelas ini. (osi)

Ekonomi Masyarakat Bali Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Tebal

: Ekonomi Kerakyatan : Bambang Gede Kiswardi : Pustaka Bali Post : 2006 : 168 halaman

EKONOMI kerakyatan seharusnya menjadi basis yang perlu diperjuangkan oleh para pemikir ekonomi. Buku ini dibuat untuk memberi gambaran tentang kondisi ekonomi di Bali. Bali merupakan daerah unik yang mampu meng u n d a n g perhatian masyarakat dunia. Akan tetapi, kehebatan Bali tidak selalu memberikan prosfektif yang menjanjikan, sebab jati dirinya pudar bersamaan dengan menguatnya nilai-nilai materialisme. Dengan diberlakukan otonomi daerah, Bali menghadapi dua tantangan yakni menghadapi globalilasi dan saat ini MEA. Buku ini mencoba memberi gambaran detail hal-hal dan pelbagai solusi untuk menghadapi beragam perkembangan ekonomi yang terjadi di Bali. Buku yang menarik untuk kembali didiskusikan kembali. (osi) 1. Zadig (Voltaire), terjemahan oleh Widya Mahardika Putra, disunting oleh Dewi Kharisma Michellia. Cetakan I, Oktober 2015. ISBN 978602-72536-2-9

5

Gadis Merah dan Pohon yang Berbuah Apa Saja OlehCitra Sasmita

AKU tidak pernah menyangka akan diasingkan dari tanah tempat kelahiranku menuju sebuah kota kecil di dataran Gargalota dengan menumpang kapal barang yang selain mengangkut cokelat dan biji-biji beraroma menyengat juga ada sekelompok budak-budak berkulit hitam yang nanti akan diturunkan di Grenlischerter yang berjarak 10 hari dari pelabuhan. Aku sendiri akan turun di semenanjung Gargalota yang berjarak 7 hari, kemudian melanjutkan perjalanan melewati gurun Kilosa hingga akhirnya sampai dikota itu. Sesungguhnya ini bukan keinginanku untuk pergi ke tempat antah berantah yang bahkan dari cerita-cerita para pelaut kota tersebut menyimpan lebih dari seribu cerita kengerian. Pernah dikisahkan seorang pelaut terdampar di Gargalota. Ketika itu hari masih terang dan tidak ada yang bisa diandalkannya untuk navigasi kecuali insting dan arah hembusan angin. Kemudian sangat berbahaya baginya jika bepergian di darat pada malam hari, kita tidak akan bisa mengira akan ada binatang buas atau suku kanibal yang mengincar para pendatang yang tanpa sengaja memasuki wilayah mereka. Tentu dengan tidak berbekal apapun pelaut itu menyusuri rawa-rawa dan sebuah sabana sepanjang rasa putus asanya. Kelaparan dan kehausan ia hendak mengakhiri hidupnya. Bahkan jalan kembali pun ia tidak mampu mengingatnya. Dalam sabana yang luas tersebut ia menggali tanah dengan pisau belatinya, setidaknya pelaut itu ingin mayatnya ada dalam lubang yang cukup dalam, jauh dari jangkauan burung hering dan binatang pemakan bangkai lainnya. Namun belum lama ia menggali, semburat air muncrat ke atas tanah. Ternyata Tuhan masih berbaik hati, begitu pikirnya. Tanpa menunggu apapun sang pelaut meraup segenap air dalam kolam yang dibuatnya, seolah itu merupakan harta satu-satunya saat ini. Kemudian ia minum dan mandi sepuasnya. Keajaiban lain terjadi, sebuah pohon tiba-tiba tumbuh di atas kolam itu, dengan sulur-sulur akar kemudian batang dan ranting pohon yang tumbuh begitu cepat menyusul dedaunannya. Si pelaut berharap pohon itu akan berbuah apel, atau buah anggur--makanan mewah yang selalu ia lihat dimakan oleh para tuan tanah. Dan segera saja pohon itu berbuah sesuai dengan keinginannya. Namun dari bawah pohon, si pelaut hanya bisa menggapaigapaikan tangannya tak sanggup untuk memetik satupun dari buah-buahan itu, tubuhnya tak lagi mampu memanjat bahkan hanya untuk sekedar berdiri, beban diatas tubuhnya terlampau berat. Mata air yang ia gali tampak memerah, sulur-sulur akar tetap tumbuh masuk ke kedalaman tanah. Pohon ajaib yang bisa berbuah apapun itu tumbuh di atas tubuh si pelaut. *** Perjalanan dengan menggunakan kapal layar bukanlah hal yang mudah bisa kulalui. Beberapa hari ini cuaca sangat buruk, burung-burung camar yang terbang melawan arah angin, bagi kapten kapal merupakan hal yang paling mengkhawatirkan. Aku cukup yakin, berbekal pengalamannya hidup di lautan, pertanda alam seperti ini bukanlah hal baru baginya. Namun ada raut kecemasan dalam wajahnya yang kasar. Raut kecemasan ini seperti membaca sesuatu yang lain dari biasanya. Apakah akan ada badai yang lebih besar dari yang biasa dia hadapi? Ataukah, bermil-mil didepan sana akan ada monster laut yang mampu meremukkan seluruh badan kapal seperti yang diceritakan awak-awak kapal ketika mabuk di kedai untuk menakutnakuti para pelacur yang pada menit selanjutnya akan mereka lumat dan nikmati dengan beringas. Saat ini dalam sudut yang di luar perhatian para awak kapal, aku menyembunyikan rasa mual karena mabuk laut. Dalam kapal ini tidak ada yang namanya kenyamanan. Sebelum naik ke kapal laki-laki di atas dek itu selalu meludah kearahku, ada yang menutup hidung mereka seolah aku

adalah bangkai yang membusuk. Sesungguhnya hal itu pula yang menjadi alasan aku diusir dari desa kelahiranku. Warga desa selalu menganggapku anak terkutuk. Konon ketika aku dilahirkan, tidak ada yang membantu persalinan ibuku. Ketika itu seluruh penduduk melakukan pemujaan terhadap sebuah pohon semak yang mereka anggap sangat suci dan mampu melindungi penduduk dari segala bencana. Pohon semak yang tingginya tidak lebih dari dua kaki yang selalu mereka sirami dengan susu, padahal mereka sendiri tidak pernah meminum itu. Bagi mereka susu hanya untuk roh suci pelindung desa. Konon pohon itu mampu mendatangkan badai jika ada kapal dengan bendera perompak ingin berlabuh disana atau membelokkan tanah longsor yang hampir mengubur desa. Saat itu usia kandungan ibu masih sangat muda, tidak ada yang menyangka aku akan lahir lebih awal. Ada yang bilang, belum berselang beberapa saat aku keluar dari rahim ibu, aku menghisap seluruh darah ibuku hingga kulitku sama merahnya dengan darah itu. Tidak ada yang berhasil menghilangkan warna merah dan bau darah dalam tubuhku. Hingga aku tumbuh besar, aku telah menjadi teror dalam desa itu. Mereka pikir aku akan menghisap darah mereka, padahal kecerobohan yang pernah kulakukan hanyalah diam-diam meminum susu dari kerbau-kerbau penduduk desa. Ketakutan penduduk desa semakin menjadi ketika dari puting-puting kerbau mereka tidak bisa mengeluarkan susu setetespun, hanya cairan merah segar yang mengalir tanpa henti. Karena putus asa, mereka menyirami pohon semak suci dengan darah kerbau seraya berdoa untuk menyingkirkanku. Tidak satupun yang dapat mereka lakukan selain berdoa. Tidak beberapa lama kemudian pohon itu menjadi merah, sama merahnya dengan darah dan dedaunan dalam pohon itu pun gugur menyisakan rantingnya kemudian mengering. Sejak saat itu, penduduk desa makin tidak berani mendekatiku. Bagi

mereka, apapun yang kusentuh akan berubah menjadi merah. Maka dari itu, ketika kapal yang mengangkut para budak menuju Grenlischerter berlabuh para penduduk menyambut dengan gembira seolah kedatangan mereka menjadi satu-satunya harapan untuk mengenyahkanku. Para penduduk memberikan mereka daging kerbau yang telah diasap, air segar beserta kentang, apapun yang bisa mereka berikan dengan cuma-cuma. Sebagai timbal baliknya para penduduk mendesak sang kapten untuk membuangku di Gargalota, sebuah pulau yang sama terkutuknya dengan keberadaanku. Bersembunyi dalam gudang kapal, aku menahan sebisa mungkin rasa lapar. Berhari-hari aku tidak memakan apapun dan dengan terpaksa aku makan makanan sisa awak kapal, berupa bubur kentang dingin yang sedikit berjamur—rasa dan tampilannya tidak berbeda dengan muntahan para pemabuk di kapal ini. Biji-bijian dan buah kering dalam kotak kayu hanya menimbulkan rasa perih dan menyengat bahkan hanya dengan mencium aromanya saja. Para budak berkulit hitam yang dikurung didasar kapal ternyata kondisinya tidak lebih baik. Dari celah kayu diamdiam aku mengintip, dan yang kutemukan jauh lebih mengerikan daripada ketakutan penduduk desa ketika melihat sosokku. Mereka harus bertahan melawan rasa dingin karena air yang menggenangi dasar kapal. Tangan dan kaki mereka terikat rantai yang terhubung dari satu budak ke budak lainnya. Di dekat tangga, dua orang awak kapal memerintah mereka sesuka hati, meludah dan memukuli budak-budak itu jika ada yang tidak patuh. Budak-budak berkulit gelap itu berasal dari orang-orang suku Avon. Orang-orang Avon selalu bersembunyi ketika daerah mereka didatangi orang asing dan seharusnya keberadaan mereka tidak mudah dilacak karena kehidupan mereka yang selalu berpindah-pindah hingga ke bagian

hutan yang paling dalam. Disamping itu orang-orang Avon memiliki kemampuan NDPXÁDVH \DQJ PDPSX PHQJHFRK KDULmau lapar sekalipun. Setelah melakukan berbulan-bulan ekspedisi, kapten dan para awak kapal berhasil menculik sekitar dua belas orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak. Rupanya kapten kapal ini cukup cerdik, dengan membakar bunga opium kering itu sudah cukup membuat orang-orang Avon lemas dan tidak sadarkan diri dalam persembunyiannya. Dengar-dengar para tuan tanah dan borjuis di Grenlischerter telah memasang harga yang mahal untuk budak-budak itu. Kemampuan mereka meramu biji-bijian menjadi balsam, bumbu dan obat-obatan yang didapat dari ekspedisi ke pulaupulau tropis sangat bisa diandalkan. Seorang perempuan Avon telah menjadi bulan-bulanan awak kapal yang mabuk. Sementara yang lainnya tetap dipukuli ketika ingin melawan. Dalam ketidakberdayaan mereka hanya bisa memalingkan pandangan, tidak ingin melihat nasib buruk yang menimpa seorang kawannya. Meski berkulit gelap, tubuh perempuan Avon sesungguhnya lebih ranum dibandingkan pelacurpelacur berkulit putih yang tampak mengendur. Barangkali karena begitu lama melaut, rasa lapar mereka sudah tidak tertahankan dan perempuan Avon tersebut telah menjadi santapan mereka malam ini. *** Pertanda yang menjadi kekhawatiran kapten kapal rupanya telah menunggu tidak jauh didepan sana. Laut masih tenang, dan kapalpun melaju dengan kecepatan angin yang teratur, namun ada kabut tebal yang menyambut dengan begitu cepat dan mengurung kapal ini dalam udara dingin yang tidak tertahankan. Seketika kapal ini seolah memasuki lautan orang-orang mati. Angin dingin yang berhembus lebih terdengar seperti teriakan menyayat yang berasal dari hantu-hantu dasar laut. Kapal tetap melaju tanpa arah dalam kabut, semua awak kapal tampak panik. Sesungguhnya tidak ada hal apapun yang terjadi kecuali suhu dingin yang membuat mereka berhalusinasi. Mereka mulai kehilangan kesadaran. Kapten kapal tampak mengamuk di atas dek sambil mengacung-ngacungkan pedangnya, mengutuk dan menyerang orang Avon yang lolos dari kurungan. Ia mencincangcincang semua orang Avon itu yang jumlahnya belasan. Bukan, bukan belasan, namun puluhan. Jumlah orang-orang Avon makin bertambah seiring tebalnya kabut dan tidak terkendali. Akupun tidak mempercayai penglihatanku. Bagaimana bisa jumlah mereka bertambah banyak dengan seketika? Aku berlari menuju dasar kapal tempat mereka dikurung, dan orang-orang Avon masih berada dalam kurungannya. Dua awak kapal tampak membujur kaku, ada yang mencekik mereka dengan sekuat tenaga. Bersama si perempuan Avon yang selamat, kami membebaskan sisa tawanan dan melarikan diri. Ketika sampai diatas dek, segalanya sudah tampak tenang. Kabut perlahan menghilang dan kembali mengembalikan penglihatanku. Namun apa yang kulihat seperti mengingatkanku akan sesuatu. Kini dihadapanku tumbuh beberapa pohon besar, seolah tumbuh dengan begitu ajaibnya. Orang-orang Avon telah lebih dulu berlarian dan memanjat pohon-pohon itu. Mereka memakan apapun yang bisa ditemukannya dibalik dedaunan pohon itu. Akupun ikut menghambur, berharap akan menemukan sesuatu untuk menghilangkan rasa laparku. Tapi, belum jauh aku memanjat, aku merasa telah menginjak sesuatu yang dingin dan licin. Menghadapi rasa penasaranku, kulihat mayat kapten dan para awak kapal dililit akar pohon yang menghisap darah dan organ-organ tubuh mereka. Mungkinkah aku telah sampai di Gargalota?

Redaksi Mingguan mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam rubrik “Kartun” ini. Tulis nama dan alamat lengkap dibalik gambar kartun. Kirim ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67a Denpasar.

Eddie Oetomo

Y. Anang Jatmiko

Adi Wiryadarma

W.G. Sumarta

Satya Dewi


DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Capricorn Peruntungan: Kesuksesan ada di tangan Anda sendiri, apalagi peluang sudah nampak di depan mata sehingga sangatlah disayangkan jika akhirnya terbuang percuma. Karier: Tak perlu takut untuk bisa lebih berimprovisasi. Kesehatan: Sekilas badan nampak terasa sehat, akan tetapi akan bisa terganggu jika Anda tidak bisa menjaganya dengan berpola hidup yang benar. Keuangan: Tak perlu mengharapkan janji orang lain, karena hanya akan bikin kecewa saja. Asmara: Tetap ceria dan cukup hangat, sehingga hari akan terasa cepat berlalu. Aquarius Peruntungan: Buat apa terus memikirkan omongan dan gunjingan orang. Itu hanya akan bikin sakit hati. Ada baiknya Anda terus menatap kedepan tanpa perlu tengok kanan kiri. Karier: Apa yang menurut Anda baik ternyata belum tentu akan diterima orang lain dengan baik juga. Untuk itu, jangan keburu takabur dulu. Kesehatan: Anda tak perlu sanksi dengan kondisi badan karena masih tampak segar dan prima. Keuangan: Tampak baik dan pemasukan tetap lancar dan bisa diharapkan untuk dapat memenuhi segala kebutuhan yang ada. Asmara: Suasana yang merenggang ini sebaiknya bisa diselesaikan dengan suasana kedamaian, tanpa perlu dengan kata-kata yang terkadang sangat menusuk hati. Pisces Peruntungan: Kemauan dan keuletan keras yang selama ini Anda lakukan tampaknya memang belum begitu memuaskan, namun tak perlu berkecil hati. Teruslah bekerja keras dan tinggalkan kemalasan agar apa yang Anda idam-idamkan dapat terlaksana. Karier: Pertemuan di tengah kegiatan santai minggu ini akan membawa hikmah bagi Karier Anda. Kesehatan: Cukup prima, hanya saja jangan biarkan menunda buang air kecil terlalu lama. Karena itu akan sangat menyiksa dan bisa menimbulkan penyakit saja. Keuangan: Apa yang Anda tunggu-tunggu kini tiba juga. Asmara: Masih mesra dan harmonis, tinggal bagaimana Anda menjaga emosi Anda. Aries Peruntungan: Di minggu ini tak perlu ragu dalam melangkahkan kaki walaupun hambatan ada di sana-sini. Uluran tangan yang datang sebaiknya bisa disikapi dengan sebaik mungkin, jangan sampai disiasiakan begitu saja. Karier: Peningkatan karier sudah nampak dan kini tinggal menjaganya saja jangan sampai ada kemerosotan dikarenakan rasa jenuh yang berkepanjangan. Kesehatan: kurang stabil terutama karna pengaruh cuaca, membuat kondisi menjadi menjadi gampang terjangkit penyakit. Maka dari itu, jangan segan-segan untuk berobat ke dokter bila memang perlu. Keuangan: Faktor ekonomi cukup stabil, rejeki pun terlihat lancar. Hanya saja Anda sering gegabah sehingga apa yang didapat akan cepat habis begitu saja. Asmara: Agak merenggang, coba selidiki sebab musababnya. Tak perlu malu bila Anda di pihak yang salah. Sadari dan ubah sikap agar hubungan bisa membaik lagi. Taurus Peruntungan: Bila sudah menjadi keputusan langkahkan kaki dengan mantap, jangan banyak ragu bila mau berhasil. Hal-hal yang bisa menjadi penghambat singkirkan jauh-jauh dan yang jelas jangan suka menyepelekan hal-hal yang sifatnya remeh. Karier: Jangan ragu untuk mempertahankan prinsipnya selama itu tidak bertentangan dengan komitmen yagn telah ada. Kesehatan: Buang pikiran yang sering meruwetkan dan menyulitkan tidur, kalau dibiarkan terus berlanjut kesehatan bisa menjadi terganggu. Keuangan: Lumayan bagus hanya saja kalau Anda selebor dan asal jalan segalanya bisa runyam jadinya. Asmara: Memang Anda masih kesulitan untuk menebak isihatinya, apalagi si dia selama ini tak mau berterus terang. Gemini Peruntungan: Belakangan ini memang banyak cobaan yang harus Anda lewati. Namun, tak perlu resah ataupun patah semangat. Bila Anda berhasil melewati, maka kesuksesan pasti ada ditangan, percayalah. Dekatkan hati pada Tuhan karena bisa membuat ketenangan serta keyakinan yang teguh. Karier: Jangan silau karena pujian dan jangan sakit hati jika dicela karena justru kritikan tersebut dapat membantu meningkatnya Karier Anda jika diterima dengan lapang dada. Kesehatan: Menurun, perhatikan baik-baik dan jangan bersikap masa bodoh dengan lingkungan sekitar. Sebab, bagaimanapun juga itu akan sangat berpengaruh. Dalam hal makanan sebaiknya jangan banyak makan di luar rumah. Apalagi yang kurang terjamin kebersihannya. Keuangan: Hambatan yang ada di minggu ini masih bisa diatasi. Maka dari itu, tak perlu banyak kuatir, jalani saja apa yang telah direncanakan masak-masak agar tidak menjadi tertunda. Asmara: Setelah Anda temui formulanya asmara Anda terlihat romantis dan bisa membuat iri orang lain. Cancer Peruntungan: Berbagai masalah sudah Anda lampaui dengan lancar. Maka waspadailah hal-hal yang memungkinkan munculnya kembali masalah lama tersebut. Bila sekiranya hati ragu sebaiknya jangan diteruskan karena percuma saja hasilnya akan jauh dari apa yang diharapkan. Karier: Tiada yang bisa diharapkan, lebih baik menerima saja apa adanya. Kesehatan: Tak ada gangguan yang berarti walau begitu jangan lewatkan waktu istirahatnya. Bagaimanapun ini perlu karena selama ini terkadang Anda kurang tanggap sehingga sering kecapaian dan membuat kondisi menjadi cepat atau mudah terserang penyakit. Keuangan: Biasa-biasa saja, namun bila Anda teledor sedikit saja pasti akan menimbulkan goncangan. Asmara: Yang namanya asmara tengah-tengah membara, namun jangan sampai lupa diri. Bagaimanapun juga si dia akan tetap menjadi milik Anda, tak perlu khawatir dan bimbang lagi. Leo Peruntungan: Munculnya banyak sanjungan jangan sampai membuat Anda lupa diri, tetaplah bersikap biasa saja. Sebab, yang namanya sanjungan tak akan abadi. Bahkan, kadangkala karena adanya sektor jasa balik. Berhati-hatilah dalam hal ini, teruskan usaha untuk merealissasikan cita-cita walau ada rintangan dari berbagai segi. Jangan cepat kendur semangat. Karier: Tingkatkan prestasi kerjanya dan jadikan minggu ini momen yang bersejarah dalam perjalanan hidup Anda dalam meniti kariernya. Kesehatan: 7LGDN DGD PDVDODK NRQGLVL EDGDQ WDPSDN Ă&#x20AC;W +DQ\D VDMD IDNWRU HPRVL \DQJ KDUXV dijaga karena terkadang lepas kontrol dan cukup mengganggu kedamian hati dan pikiran Anda. Keuangan: Walaupun ada kebutuhan yang masih belum bisa tercukupi. Akan tetapi, keuangan Anda relatif stabil dan pemasukan cukup lancar. Asmara: Cukup tenang dan jauh dari gejolak. Bahkan, sikapnya yang tampak manis dan jarang marah itu semakin membuat suasana menjadi harmonis. Virgo Peruntungan: Tak perlu turuti emosi yang berlebihan. Pikirkan dengan pasrah dan lapang pasti segalanya akan berjalan lancar. Kalau tersinggung sedikit itu wajar dan Anda harus konsekuen. Jangan asal mau menang sendiri. Sekali-kali Andalah yang harus mau mengalah. Karier: Demi kemajuan kariernya jangan ragu untuk melontarkan ide-ide dan opini Anda. Siapa tau dari keberanian tersebut membuahkan hasil yang menakjubkan. Kesehatan: Kembali membaik dan tak perlu kalang kabut. Hanya perlu banyak istirahat dan makan yang teratur. Hindari banyak makan di warung-warung karena kurang terjamin kebersihannya. Keuangan: Sedikit goncang karena Anda selalu berpegang teguh pada gengsi, coba tahan diri dan lakukan apa adanya maka akan stabil. Asmara: kurang mulus karena banyak hambatan di sana-sini sehingga harus hati-hati agar tidak tergelincir. Bila terlalu nekat mungkin apa yang diharap hanya menjadi impian saja. Libra Peruntungan: Kesempatan masih terbuka lebar untuk melaksanakan segala rencana yang telah Anda persiapkan sebelumnya. Tak perlu ragu ataupun takut dengan berbagai ganjalan-ganjalan yang ada di depan mata karena semua hambatan itu masih dapat terlewati dengan mudah. Karier: Omongan yang cukup memerahkan telinga sebaiknya tak perlu ditangapi karena itu hanya akan merusak segala rencana yang ada saja. Kesehatan: Jangan masa bodoh dengan kondisi badan yang terus menurun, cobalah Anda imbangi dengan berolah raga yang rajin dan proporsional agar kondisi tetap selalu prima dan pikiran juga selalu segar.Keuangan: Masih lancar dan tidak ada masalah. Hanya saja kebutuhan baru tampaknya mulai membayangi keuangan Anda. Maka dari itu, segera dipikirkan dan jangan dianggap remeh. Asmara: Jangan terlalu yakin dengan apa yang telah menjadi keyakinan Anda karena tak selamanya itu baik bagi dirinya. Scorpio Peruntungan: Rencana yang tadinya lumayan lancar, di minggu ini tampak tersendat-sendat. Dan ini memang sudah merupakan gejala alam yang harus disadari dan dilalui. Untuk itu, sesulit apapun situasi yang ada pikiran dan hati harus selalu tenang. Jangan ikut-ikutan ribut nanti permasalahan yang ada tidak akan selesai, justru akan semakin membesar saja. Karier: Perjalanan masih panjang, jangan terlalu berambisi pada minggu ini. Kesehatan: Kepala sering terasa pening akan tetapi itu tidak terlalu berbahaya. Hanya cukup mengganggu aktivitas kerja. Untuk menghilangkan bisa dengan kontrol ke dokter ataupun melakukan kegiatan aktivitas di pagi minggu semisal jogging ataupun senam. Keuangan: Tak perlu takut bila dikatain pelit. Karena memang di minggu ini Anda harus lebih ketat untuk selalu memanage pengeluaran, agar tak timbul pemborosan. Asmara: Yang namanya asmara memang kadang aneh, semakin Anda benci maka asmara itu akan datang menggebu. Untuk itu, tak perlu terlalu antipati dengan namanya asmara. Sagitarius Peruntungan: Keadaan bisa dibilang masih relatif tenang dan jauh dari gejolak yang mengkhawatirkan. Bila ada rencana yang sempat terhenti segera saja dilaksanakan kembali. Mumpung situasi dan kondisi cukup baik dan mujur. Karier: Teman lama yang baru saja Anda temui, sebaiknya tetap perlu waspada dan jangan mudah percaya begitu saja kepadanya. Kesehatan: Nafsu makan tampak berkurang, untuk itu coba diatasi dengan makan bersama dialam terbuka dengan nuansa kehijauan. Karena itu akan sangat membantu untuk menciptakan gairah makan kembali. Dan kalau hal ini masih belum teratasi sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar bisa segera dilakukan antisipasi. Keuangan: Kebutuhan yang terus meningkat, di minggu ini Anda tak perlu mencemaskannnya karena income terus mengalir dan tak ada hambatan. Asmara: Masih banyak hambatan yang Diasuh Oleh Anda terima dalam membina hubungan asmara Putri Wong Kam Fu dengannya. Tak perlu pesimis dengan semua Berlaku rintangan itu, yang terpenting Anda usahakan 3-9 April 2016 untuk selalu terbuka dengannya.

Minggu Pon, 3 April 2016

Â&#x201E;WEDA WAKYA

Om Swastyastu: Sumber, Arti dan Maknanya Svasti panthamanucarema suryacandramasaviva Punardaddtaghnata janata sa gamemahi (Rg Veda 5.51.15) SEMOGA kita berjalan di dalam jalan yang mensejahterakan sebagaimana matahari dan rembulan bergerak, dan semoga kami bergaul dengan orang-orang yang bisa diajak tukar-menukar kasih dan saling memahami satu sama lain. â&#x20AC;&#x153;Swastyastu berasal dari gabungan Su (baik)+asti (ada)+astu (semoga). Proses â&#x20AC;&#x153;sandhiâ&#x20AC;? yang terjadi dalam aturan tata bahasa Sanskerta menyebabkan penulisannya menjadi Svastyastu atau Swastyastu. Untuk penyeragaman penulisan di Indonesia, Swastyastu akan menjadi pilihan, sedangkan penulisan akademisnya Svastyastu yang menjadi pilihan.â&#x20AC;? Umat Hindu Indonesia bertemu dengan umat Hindu asal India di tanah air, atau ketika berkunjung ke India, bertemu dengan umat Hindu India, maka mereka mengucapkan sapaan ramah tamah PangaĂąjali yang dipergunakan oleh umat Hindu Nusantara, yaitu Om Swastyastu. Sapaan tersebut dijawab dengan Namaste, namaskar, atau kalau beliau orang suci/pendeta maka akan menjawab dengan Kalyanam astu, mangalam astu. Akan tetapi, umat Hindu nusantara selalu menjadi kaget, keheranan karena ternyata Om Swastyastu tidak dikenal dan tidak dipraktikkan oleh umat Hindu di India. Panganjali umat, Om Swastyastu di Indonesia juga baru beberapa puluh tahun lalu mulai dimasyarakatkan. Pada waktu itu, umat Hindu di Indonesia tidak begitu akrab dengan sapaan Om Swastyastu. Bahkan sekarang pun masih ada umat yang tidak menjawab ketika ada yang menyapanya dengan Om Swastyastu. Umat masih lebih banyak memakainya sebagai sapaan PangaĂąjali formal pada ceramah-ceramah, rapatrapat, atau pertemuan-pertemuan keagamaan. Terlebih lagi ketika ditanyakan asal muasal atau sumber dari Om Swastyastu itu, mereka menjadi terbengong-bengong. Jangankan ditanyakan mengenai sumber, ketika ditanyakan artinya

pun orang banyak yang indah. Oleh Darmayasa belum mengerti Bukti dan jelas, karena pada sumber kitab suci umumnya orang tidak begitu per- Veda sangat patut kita ketahui duli dengan asal mula peradaban demi memperkuat Sraddha Bhakti indah yang setiap hari mereka dalam melanjutkan atau semakin praktikkan. memantapkan diri dalam PanOrang-orang India mengucap- gaĂąjali Om Svastyastu dalam kan pangaĂąjali dengan ucapan pergaulan sesama umat Hindu/ Namaste, Namaskar, atau dalam penganut ajaran Veda di tanah air, pergaulan mereka yang mem- Indonesia. pelajari bahasa Sanskerta mereka Pada tahun 1984, sekitar bulan mengucapkan Namo Namah, Nam- November-Desember, saya mendaaskaromi. Di Thailand orang-orang pat kesempatan berkeliling-keliling mengucapkan salam Savaadi kaa, mengunjungi beberapa Ashram Savaadi kap. Savaadi berasal dari dan Gurukula di daerah India kata Sanskerta Svasti. Sekarang, Utara sampai ke kota Ajmer di lebih banyak yang menghubung- Negara Bagian Rajasthan bersama kannya dengan Nama Tuhan seorang Sannyasi, Swami Shakâ&#x20AC;&#x153;Ista-dewataâ&#x20AC;?nya, seperti di daerah tivesh. Swami JI yang karena kaya pedesaan di India Utara, bagi yang raya akhirnya meninggal mengemenyembah Rama, mereka saling naskan ditembak orang. Hartanya memberikan salam dengan â&#x20AC;&#x153;Ram menjadi rebutan orang-orang. Ramâ&#x20AC;?, yang menyembah Krsna Sangat menyedihkan memang, menyebut Jaya Sri Krsna, Radhe orang yang sangat menyayangi Radhe, Haribol, Narayana, dan saya harus meninggal mengenasyang menyembah ?iva menyebut kan seperti itu. Saya diajak berkeliling-keliling Jay Bhole Nath, Har Har Mahadeva, dan lain-lain. Umat Hindu di negara bagian Haryana (daerah di tanah air tidak meninggalkan tekenal karena pertaniannya) dan Rajasthan (daerah terkenal bahkan tetap mengucapkan pankarena seni dan sejarah raja-raja). ganjali Om Swastyastu. Penulisan Om Swastyastu di Di setiap Ashrama dan Gurukula Indonesia juga belum ada keser- yang kami kunjungi, mereka selalu agaman. Ada yang menuliskan memulai acaranya dengan menOm Suasti Astu, Om Swasti Astu, gucapkan mantra Rg Veda: â&#x20AC;&#x153;Om Om Swastyastu, atau Om Svastyas- Svasti no indroâ&#x20AC;Ś.â&#x20AC;? (mohon dicatat tu. Sesungguhnya, semua sebu- kata Svasti), kadang sambil mereka tan tersebut benar adanya. Kata menaburkan bunga-bunga serba Swastyastu berasal dari gabungan harum yang diperciki air mawar. Mantra ini terdapat dalam Su (baik)+asti (ada)+astu (semoga). Proses â&#x20AC;&#x153;sandhiâ&#x20AC;? yang terjadi dalam Rg Veda, Mandala 1, Sukta 89, aturan tata bahasa Sanskerta me- Mantra 6, diturunkan melalui nyebabkan penulisannya menjadi Maharesi Gautama, dan ditujukan Svastyastu atau Swastyastu. Untuk kepada Tuhan Yang Maha Kuasa penyeragaman penulisan di Indo- dalam wujud Vishvedeva (selunesia, Swastyastu akan menjadi ruh Dewa/i). Pada Mantra awal pilihan, sedangkan penulisan aka- terdapat doa mantra yang sangat demisnya Svastyastu yang menjadi digemari serta sering dikutip oleh pilihan mengingat dalam bahasa orang-orang untuk mengakhiri tulisan atau ceramah-ceramahnya, Sanskerta tidak ada huruf W. Svasti Vacana atau Mangalac- â&#x20AC;&#x153;A no bhadrah kratavo yantu visarana yang biasanya dilakukan vata?â&#x20AC;? (Mantra 1), - semoga segala sebelum memulai suatu pekerjaan, pemikiran baik datang kepada kita diskusi, seminar, pertemuan atau dari seluruh arah. Mantra lain yang juga sering upacara-upacara keagamaan, secara literatur kita dapat melihat- dipergunakan sebagai Svasti Vanya dalam banyak kitab suci. Ku- cana atau Shanti Mantra (Mantra untuk kedamaian) yang juga tertipan Rg Veda di atas merupakan panganjali Svasti (astu) bertujuan dapat di dalam Sukta ini adalah: untuk lebih mendekatkan umat â&#x20AC;&#x153;bhadram karnebhih srnuyama satu sama lain, untuk saling me- deva bhadram pasyemaksabhir mahami, dan saling tukar menukar yajatr?? (Mantra 8), - Ya Tuhan, cinta kasih demi kebersamaan semoga kami selalu mendengar hal-

hal menyejahterakan lewat telinga kami, semoga kami selalu melihat hal-hal yang menyejahterakan lewat mata kami. Santi Mantra ini kita dapat jumpai pada beberapa kitab Upanisad. Kedua Mantra di atas sangat indah. Kalau saja kita membuka hati kita ketika mengucapkan doa-mantra tersebut, terlebih lagi jika kita dapat mengucapkan/menyanyikannya sesuai dengan aturan Chanda Sastra, maka dalam waktu singkat hati kita akan dibersihkan, sebagaimana cermin yang kotor berdebu dihapus bersih oleh sebuah kain lap pembersih. Banyak yang mempertanyakan dari manakah barangkali para penglingsir kita waktu itu mengambil istilah itu? Sebagai bahan acuan, penulis menjumpainya di dalam beberapa sumber, antara lain kitab Bhagavata Purana 5.18.9, â&#x20AC;&#x153;Svastyastu vishvasya...â&#x20AC;?, - semoga alam semesta/ dunia berada dalam kebaikan; Svastyastu manameyarahasya slokavartikam sakala-sastrasara-sangraha-rupam (L Srinivasachar); svastyastu-manameyarahasya-sloka-vartikam-sakalaSastra-sara-sangraha-rupam; dalam buku Census of the Exact Sciences in Sanskrits, Series A Volume 5, David Pingree menyebutkan kata Svastyastu (Svasty astu te vijayaraghava-bhumipala, Namanurupasugunam pracuratmabhavam, lilavatun ganitakarmavidam manojĂąam, kamartha-dana-niratam iha varanyami); dalam â&#x20AC;&#x153;The Clay Sanskrit Libraryâ&#x20AC;? Founded by John and Jennifer Clay, disebut pula kata svastyastu: Svastyastu ramaya sa laksmanaya tatha pitur me janakasya rajĂąah. Selain mendoakan orang yang diberikan salam PangaĂąjali supaya hidupya selalu berada dalam keadaan baik, damai, sejahtera dan â&#x20AC;&#x153;slamet rahayuâ&#x20AC;?, O? Swastyastu dapat diucapkan dengan sikap NamaskaraĂąjali, KrtaĂąjali (mencakupkan kedua tangan di depan dada), MastakaĂąjali (bersimpuh bersujud dengan dahi menyentuh tanah/Ibu Pertiwi), dan dengan Sastanga, Dandavat (bersujud tengkurap di atas tanah). MastakaĂąjali, Sastanga, dan Dandavat dilakukan hanya di hadapan Tuhan dan Guru spiritual yang bersangkutan.

Â&#x201E;MIMBAR AGAMA

Minggu Kerahiman Ilahi ALLAH Roh Kudus, bimbinglah dan ilhamilah kami untuk hidup dalam kasih dan persaudaraan, kesembuhan dan pemulihan, rekonsiliasi dan pertobatan, sehingga hidup kami benar-benar diliputi oleh kerahiman ilahi dan menjadi saluran belas kasih bagi sesama. Amin. Hari ini, Minggu, 3 April 2016, umat Katolik merayakan Hari Minggu Kerahiman Ilahi yang selalu dirayakan pada hari Minggu Paskah II. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan oleh umat Kristiani pada hari ini adalah â&#x20AC;&#x153;Menerima Sakramen Ekaristiâ&#x20AC;?. Sebab, untuk menerima indulgensi, syaratnya adalah : 1. Menerima Sakramen Rekonsiliasi, 2. Menerima Sakramen Ekaristi pada Hari Minggu Kerahiman Ilahi (untuk tahun ini hanya hari ini), 3. Berdoa bagi ujud atau intensi Bapa Suci. 4. Mengadakan ziarah keempat basilica kepausan di Roma atau, jika tidak memungkinkinkannya, mengadakan ziarah ke pintu suci setiap gereja katedral atau gereja-non katedral yang ditetapkan Uskup diosesan. Untuk yang ke-4 ini ziarah bisa dilakukan kapan saja selama Tahun Jubileum Kerahiman. (Indulgensi pada Minggu Kerahiman Ilahi [untuk tahun 2016 hanya hari ini saja] diumumkan melalui Dekrit Panitentiari Apostolik, pada 29 Juni 2002). Mengingat pentingnya informasi tentang Tahun Jubileum, Kerahiman Ilahi ini dan Pintu Suci, Gereja menghadirkan informasi sebagai berikut: Tahun Suci / Tahun Yubileum menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam Gereja Tapi karena hanya dirayakan setiap 25 tahun sekali, banyak umat jadi tidak mengerti bahkan salah memahami Tahun Suci. Bahkan, karena Yubileum Kerahiman tahun ini adalah sebuah Yubileum luar biasa, banyak umat semakin dibuat bingung. Di bawah ini adalah jawaban dari pertanyaanpertanyaan yang paling banyak diajukan seputar Yubileum Kerahiman. Sumber: http://www.romereports.com/â&#x20AC;Ś/eight-questionsabout-the-jub. 1. Apa itu Tahun Suci? Tradisi Yahudi menginspirasi Gereja Katolik untuk mulai merayakan Yubileum atau Tahun Suci. Tradisi ini dimulai pada tahun 1300 oleh Paus Bonifasius VIII. Tahun Suci adalah sebuah sarana pengampunan menyeluruh yang terbuka bagi semua umat. Tahun Suci merupakan sarana spesial untuk mencapai Allah dan sesama. 2. Apa bedanya Yubileum biasa dan Yubileum luar biasa? Ada dua macam Yubileum, Yubileum biasa dan luar biasa. Sejak tahun 1475, Yubileum biasa telah dirayakan sekali dalam 25 tahun. Sedang-

kan Yubileum luar biasa dirayakan Redaktur hanya untuk perKhusus ingatan / peristiwa tertentu. Hingga MIMBAR saat ini, sudah KATOLIK diselenggarakan 24 kali Yubileum Ignatius biasa dan empat kali Yubileum luar biasa. Yubileum Kerahiman yang dicanangkan Paus Fransiskus menjadi yang ke-5. Jubileum luar biasa terakhir dilaksanakan oleh Paus St. Yohanes Paulus II pada 1983. Sri Paus juga melaksanakan Yubileum biasa terakhir, yakni Yubileum Tahun 2000. 3. Mengapa Paus Fransiskus mengadakan Yubileum luar biasa? Paus Fransiskus mengumumkan Yubileum Kerahiman pada Maret 2015 dan menjelaskan alasannya saat membacakan Bulla Kepausan pada bulan April. â&#x20AC;&#x153;Kenapa Yubileum Kerahiman? Sederhananya, karena Gereja yang sedang berada dalam perubahan bersejarah, dipanggil untuk menawarkan tanda kehadiran dan kedekatan Allah dengan intensitas yang lebih besar. Ini bukan saatnya untuk larut dalam kebingungan.â&#x20AC;? ~ Paus Fransiskus, 11 April 2015. Organisator Yubileum menjelaskan lebih jauh mengenai kepentingan spiritual pelaksanaan Yubileum. â&#x20AC;&#x153;Kita harus paham bahwa alasan paling utama dari perayaan ini adalah untuk memunculkan pemahaman dalam diri kita masing-masing bahwa kita memiliki kebutuhan yang begitu mendalam akan kehadiran Allah.â&#x20AC;? ~ Rino Fisichella 4. Berapa lama Tahun Suci akan berlangsung? Sebenarnya Tahun Suci tidak benar-benar berlangsung selama setahun penuh / 365 hari. Yubileum Kerahiman sendiri berlangsung kurang dari setahun, dimulai pada 8 Desember 2015 dan akan berakhir pada 20 November 2016. 5. Berapa banyak umat yang akan datang ke Roma? Perayaan Yubileum di tahun 2000 sendiri menarik sekitar 25 juta peziarah ke Roma. Dengan estimasi jumlah yang sama akan datang berziarah selama Yubileum Kerahiman. Di tahun Yubileum ini dipastikan akan datang jutaan umat yang memenuhi Basilika St. Petrus dan gereja-gereja lain di area ziarah. untuk tahun yang begitu sibuk ini. 6. Di manakah perayaan akan digelar? Tahun Suci dipastikan akan menjadi tahun yang amat sibuk. Setelah Pintu Suci di Basilika St. Petrus dibuka pada 8 Desember, Pintu-Pintu Suci di seluruh kota juga akan dibuka. Perayaan

Suharto

ini akan berpusat pada konsep Kerahiman. Ini berarti penanganan spesial akan dilakukan untuk membuat Sakramen Rekonsiliasi / pengakuan dosa menjadi bagian paling utama da-

lam Yubileum. â&#x20AC;&#x153;Pastinya, Sakramen Rekonsiliasi / pengakuan dosa akan mendapat tempat paling utama dalam seluruh hari selama Yubileum, namun akan ada beberapa gereja di dekat Basilika St. Petrus yang akan didedikasikan secara khusus untuk merayakan Sakramen Rekonsiliasi.â&#x20AC;? Rino Fisichella. Selama Yubileum akan ada Doa Vigili di bulan Mei dan Yubileum bagi para narapidana di bulan November. Kunjungi www.im.va untuk informasi lebih lanjut mengenai agenda-agenda selama Tahun Yubileum. 7. Apa itu Pintu Suci? Ritual pertama dari Yubileum Kerahi-

man adalah pembukaan Pintu Suci. Dalam kunjungannya ke Afrika, Paus Fransiskus membuka Pintu Suci di Katedral Bangui, Republik Afrika Tengah. Pembukaan Pintu Suci ini merupakan langkah kuat yang menunjukkan bahwa Yubileum Kerahiman ini dibuka di seluruh keuskupan di Dunia. Akan tetapi, Paus Fransiskus juga membuka Pintu Suci di Basilika St. Petrus. Normalnya, Pintu Suci ini dibuka tiap 25 tahun sekali. Faktanya, sebuah tembok dibangun untuk menyegel Pintu Suci sampai kemudian disingkirkan saat mendekati Yubileum selanjutnya. Karena Yubileum ini adalah Yubileum luar biasa, Pintu Suci dibuka lebih awal (hanya 15 tahun sejak terakhir ditutup).Pintu Suci menyimbolkan jalan luar biasa yang dapat membuka dan mengarahkan umat Katolik menuju iman mereka. Bagi para peziarah, salah satu yang paling disoroti dalam peziarahan mereka adalah berjalan melalui Pintu Suci.

PERMATA HATI

Untuk pembaca Bali Post Mingguan (BPM), kami membuka rubrik baru â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Permata Hatiâ&#x20AC;?. Rubrik ini mengangkat si buah hati yang baru lahir, yang berulang tahun atau akan berulang tahun. Juga pasangan yang menikah di minggu tersebut atau yang merayakan ulang tahun pernikahan. Kirim foto menarik dan tulis data lengkap identitas diri, orang tua serta komentar singkat. Semua data dikirim lewat email redaksibalipost@yahoo.com dengan kode Permata Hati. Bisa juga naskah dan foto dikirim ke Sekretariat Redaksi Bali Post. Jl. Kepundung 67 A Denpasar telp. (0361) 225764. (Redaksi)

I Wayan Adi Mahardika, Kamis lalu mengakhiri masa lajangnya dengan menyunting Ni Putu Mirtta Yanti asal Susut Bangli. Upacara anak pertama Kepala SMAN 3 Denpasar, Ketut Suyastra ini dilangsungkan di Sampalan, Klungkung dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda Kota dan pejabat teras serta kasek di Denpasar.


Redité Pon, 3 April 2016

Bali L E M B A R

7

B A S A

B A L I

Bencingah

GEBYOK – Sangkaning pangrauh ukiran taler Gebyok Jepara sayan akéh ka Bali, ngawinang sangging ukir Bali ngamedalang soroh piranti sané anyar. Sinalih tunggil marupa jelanan gebyok sakéwanten kadagingin antuk ukiran Bali minakadi ukiran pawayangan.

I Wayan Wirandhana

Nglimbak ring Désannyané AKÉH parindikan sané ngawinang krama kayun ngamargiang pakaryan, minakadi sangkaning rasa jengah ring kahanan sané kaarepin krama punika. Wénten taler sané kaawinang olih “pergaulan” miwah kahanan ring wewidangan soang-soang. Sané ketah kapanggih sakadi pikobet kriminalitas utawi ngawigunayang narkoba olih para yowana sangkaning kahanan wewidangannyané nénten becik. Tios sané kaon, wénten taler parindikan beciknyané sakadi para yowanané prasida ngamedalang miwah ngamargiang parikrama becik sangkaning kahanan sané kapanggih ring wewidangannyané, sakadi sané kamargiang I Wayan Wirandhana. Pinaka sinalih tunggil sangging ukir sané madué utsaha ukiran style Bali ring wewidangan Désa Belayu, Marga, Tabanan wantah geginan Wirandhana saraina. Dané nyatuayang, utsaha sané sampun kamargiang mawit warsa 2005 puniki kawangun sangkaning manggihin kahanan ring wewidangan umahnyané. Ring désannyané, makéh krama sané dados ukir taler madué utsaha ukiran style Bali. Sangkaning kahanan inucap, medal pikayunan dané jagi sareng masaing ring bisnis punika. Napi malih saking alit dané sampun kaajahin ngukir olih bapanyané sané taler makarya dados sangging ukir. “Titiang ngamargiang utsaha ukiran style Bali puniki duaning meled nglanturang kuliah wusan tamat SMA. Sangkaning reraman titiang kabanda antuk prabéa, pikayunan punika andegang tiang. Mawit punika titiang makarya utsaha,” alumni SMA Negeri 1 Marga puniki ngélingang. Akéh jinah sané prasida kapolihang saking makarya dados sangging ukir, Wirandhana sané embas ring Batannyuh, 29 Agustus 1984 puniki maosang akéh utawi kidik jinah sané kapolihang nganutin krama soang-soang. Yéning krama sangging ukir punika seleg tur cacep makarya, sinah ipun prasida ngamolihang jinah nyantos tigang yuta langkungan nyabran abulan. Yadiastun akéh polih jinah, akéh taler krama sangging ukir makarya ring widang tiosan minakadi dados pagawé swasta utawi pariwisata. Parindikan punika nénten sangkaning jinah sané kapolihang dados sangging ukir, nanging akéhan sangkaning krama inucap marasa wanéh makarya dados sangging ukir. Krama inucap marasa nénten polih galah masliahan sangkaning pakaryannyané ngukir ring genah irika kémanten. Wirandhana maosang, pikobet sané metu ri kala ngamargiang utsaha puniki wantah ring pangarga asil ukiran punika. Duaning soang-soang krama sané madué utsaha ngukir prasida ngadol asil ukirannyané antuk arga sané masios-siosan. Mawinan wénten krama sané ngadol antuk pangarga maalan utawi mudahan yadiastun wentuk ukirannyané pateh. “Pangargannyané nénten akéh mabinayan, minab malih satus kantos satak tali rupiah kémanten,” baos Wirandhana sané meneng ring Jl. Sri Jati Br. Batannyuh, Belayu, Marga, Tabanan punika makenyem. (wan)

(21)

BPM/wan

Ukiran Bali

Nénten Kasor olih Pangrauh Ukiran Jepara KASENIAN wantah sinalih tunggil parindikan ring kauripan i manusa sané kamedalang pinaka cihna parikrama budaya. Pacang sayan becik kapanggih tatkala indiké punika prasida kapaduang sareng kawagedan miwah kapradnyanan krama sané naminin tetamian adiluhung punika. Sinalih tunggil kasenian Bali punika marupa ukiran-ukiran Bali, sané katamiang olih panglingsir Bali pinaka sinalih tunggil jalaran nyihnayang rasa bhakti majeng Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sangkaning kahanan taler pangaptin kauripan krama Bali sakadi mangkin sayan nincap, parikrama seni taler kanggén jalaran makarya utawi ngamargiang utsaha. Kahanan punika kasinahang saking kawéntenan makéh utsaha

ukiran Bali sané kakaryanin taler kadruénang olih kramané. Kawéntenan utsaha ukiran sayan akéh kawangun sangkaning pisarat taler pangaptin krama Bali ring piranti sayan nincap. Nénten wantah kawigunayang ring Pura, merajan, utawi genah suci kémanten, ukiran punika taler kawigunayang krama pinaka iasan wewangunan paumahan sané ketah kawastanin wangunan style Bali. Nénten wantah ring Bali, tetamian leluhur marupa ukir-ukiran kayu punika taler kapanggih ring Jawi pamekasnyané ring Jepara. Sangkaning kahanan informasi, komunikasi, miwah distribusi sané dangan kamargiang ngawinang ukiran khas Jepara digelis prasida karauhang ka Bali masaing sareng ukir Bali. Sané

kasinahang saking Jepara nénten wantah ukirannyané kémanten, nanging taler Pintu Gebyok sané masaih pisan sareng ukiran kori Bali sané sampun saking nguni kanggén ring Bali utamanipun ring Pura utawi ring Puri. Pangrauh ukiran taler Gebyok Jepara nénten ngawinang krama sané makarya ring widang ukiran marasa sungsut sangkaning wénten saingan. Kahanan inucap kawigunayang pinaka utsaha nincapang pikayunan kréatif taler ngamedalang makudangkudang inovasi anyar. Parindikan inucap kacumpin I Wayan Wirandhana, sinalih tunggil krama sané madué utsaha makarya ukiran Bali ring wewidangan Désa Belayu, Marga, Tabanan. Dané maosang, sangging

ukiran Bali patut mautsaha mangda prasida masaing sareng ukiran taler Gebyok Jepara sané rauh ka Bali malarapan antuk makudang-kudang parikrama sané patut kamedalang. Napi malih krama pastika sayan gelis wanéh ring ukiran Gebyok Jepara sané nénten wénten pauwahan mawit rauhnyané ka Bali duk warsa 2007 kantos mangkin. Style ukirannyané wantah marupa bunga-bunga, dondonan, miwah wentuk tiosan sané nénten naanin magentos. “Sangkaning pikayunan krama sané wanéh ring ukiran Gebyok Jepara ngawinang para sangging ukiran Bali ngamedalang inovasi. Sakadi sareng makarya gebyok sakéwanten ukirannyané matiosan minakadi kadagingin ukir-ukiran marupa satua

pawayangan,” baosnyané. Dané ngwewehin, sangkaning kawéntenan “inovasi” punika, wewangunan tradisional sané kakaryanin krama Bali nénten pateh sareng wewangunan tradisional krama nguni. Indiké punika duaning gebyok sané kawigunayang. Santukan pangaptin krama ring Gebyok Bali sayan nincap, ngawinang pangaptin krama ring kori ukir Bali sayan nedunang, duaning akéhan krama jagi nganggén Gebyok Bali. “Antuk pepayasannyané sané ramia, Gebyok Bali sayan kasenengin krama Bali. Yadiastun pangarganipun prasida kantos Rp 18 juta, doh maelan ring kori ukir Bali sané pangarganipun wantah Rp 8 juta,” baos Wirandhana. (wan)

Ngukir Gebyok Bali

Patut Kakaryanin Preragan TATKALA ngukir utawi makarya piranti sané patut kadagingin ukiran, majanten ngaptiang skill utawi kawagedan sané becik. Duaning ngwentuk taler ngikis kayu tebel mangda prasida kasinahang becik wantah pakaryan sané nénten dangan, napi malih yéning ukiran utawi pepayasan sané kadagingin ring piranti punika rimit pisan. Punika mawinan sangging ukir patut cacep ttaler degdeg mangda prasida ngaryanin ukiran sané anut sakadi pangaptin krama sané mesen. Krama jagi nyelehin taler maosang ukiran punika becik utawi kaon sangkaning kalih parindikan, inggih punika sapunapi tetémpelan miwah ukiran ring piranti inucap sampun adung napi nénten miwah dalem utawi dakén cedek ukiran sané kakaryanin. Duaning sané becik kasinahang wantah ukiran sané cedeknyané daleman.

Maosang indik skill utawi kawagedan saking soang-soang sangging utawi tukang ukir majanten matiosan. Duaning pengalaman taler cacepnyané tatkala ngamargiang pakaryan matiosan. Indiké punika sané jagi kauratiang pisan tatkala ngukir pangawak taler pepayasan ring Gebyok Bali sané nelasang galah kantos abulan langkungan. Sakadi sané kabaosnag I Wayan Wirandhana, ri kala makarya jelanan Bali utamanipun Gebyok Bali patut kagarap preragan kémanten. Nénten dados kasarengin olih sangging ukir siosan mangda cedek miwah lemuh ukirannyané prasida pateh mawinan nénten sliwah. “Sakadi sané sampun kauningin, soang-soang sangging ukir madué kawagedan taler tampak ukiran sané masiosan. Wénten sané becik wénten taler sané kirang becik. Yéning gebyok puni-

ka kagarap sareng akéh, sinah cedek taler tampak ukiran ring gebyok “satu sét” punika nénten pateh, ngawinang kirang becik kapanggih,” baos Wirandhana. Nglanturang dané maosang, parikrama makarya sakancan ukiran Bali sujatiné nénten ja mabinayan. Yéning tilikin saking rimitnyané sinah sané pinih kéwuh wantah ukiran sané marupa pawayangan. Indiké punika duaning makarya ukiran pawayangan masaih sakadi makarya togog, patut kautsahayang mangda kasinahang maurip. Dadosné wénten malih “teknik” siosan tatkala makarya. Kabaosang, soroh ukiran punika wantah prasida kakaryanin olih sangging ukir sané sampun waged tur makarya langkungan ring dasa warsa. Yéning soroh ukir-ukiran sané nénten rimit kakaryanin minakadi soroh ukiran ringring,

“NAAH kéto mara adil, apang tusing mara né bagus ayahin, Tuajiné depin engsapin,” pandikan ibunné saha ngambilang lindung magoréng wau rateng darang rayunan rabinné. “Tuaji, dados titiang matur akedik indiké Beli Ngurah Jelada iriki nunas bekel anggéna ngranjing? Yén kamanah antuk titiang Tuaji Taman jaga kasulitan ngantukang ring Aji santukan raganné amung makarya dados petani. Mangkin kémanten Beli Ngurah ring SMP ngangsehang pisan mangda nyidang lulus, yadiastun peralatan sekolahné kirang. Titiang sedih miragi tuturan raganné ring titiang itunian,” aturné Ayu Citra matadah sedih. “Ento sangkala Aji nulungin raganné apang nyidaang masekolah. Indik mani puan lakar ngulihang pipisé, Aji sing sanget mamerihang. Bas manusa masak tusing ngelah keneh yén mani poan sida maan gegaén. Yadiapin tusing ngwalesang baan pipis, nyén nawang raganné inget mamisan tekén

Cening anggon Aji panak abesik col cara batun buluané. Kéto masih Cening sing pesan ada klebet nyang abedik tekén Beliné? Satmaka ngolasin rerama anggon anak lingsir makadadua. Terus terang mungpung Cening pada mara menék kelih, maksud Aji ajak Ibuné yén dadi idih buin pidan lakar matemuang Cening ajak dadua. Apang enu pada gelahang, patemon Ceningé ngantén negen dadua. Sawiréh raga mamisan saling kodag, saling sumbah saling parid. Yén mani poan i rerama tusing enu, nyidaang Cening ngabénang nganti nyekah nuntun ka mrajan dadi abesik, sawiréh raga tunggal kawitan. Apang eda salah kaprah, anak luh lan muani ané pada anak tunggal lantas ngantén, ngaku ngelah hak lan kewajiban patuh. Nagih ngantén negen dadua, pada gelahang, yadiastun tusing ada hubungan waris, kulawarga, wangsa lan pasidi karanné tusing ja saling kodag masesumbahan. Umpama soroh Brahmana wangsa, para Arya wangsa,

Predéwa, soroh Pasek, Pandé utawi soroh lénan di Bali ané ngantén ajak ané tuara saling sumbah. Apa buin ané malénan Agama. Mawanan manut sastra agama Hindu garis katurunané manut ka Purusa. Ento ané patut ingetang Cening kalaning ngalih rabi utawi kurenan,” pitutur ajinné ring Gusti Ayu Citra sané wau ngerti ring dasar pikayunan ibu lan ajinné. “Bééh, naenang titiang sami manusané pateh. Brahmana, Ksatria, Wésya, Sudra taler manusa. Nénten wénten marasa tegehan lan éndépan, sami witné saking Hyang Widi,” aturné Gusti Ayu Citra sané sering mirengang tutur agama saking gurunné ring sekolah. “Ento artinné Cening tondén tatas nawang encén ané madan catur warna manut sastra agama, tekén soroh utawi treh manut Hukum Waris lan adat manut agama Hindu di Bali. Ulian ngantén status kawarisan anaké luh lakar masalin nganutin sang suami. Yéning ngantén negen dadua

BPM/wan

CEDEK - Tatkala makarya ukiran, sané patut kauratiang inggih punika sapunapi cedek taler soroh ukiran sané kaaptiang olih krama. Duaning soang-soang sangging ukir madué kawagedan taler tampak ukiran sané matiosan. sinah prasida kakaryanin sareng akéh rumasuk ring krama sané wawu malajah ngukir sakadi krama istri sané akéh wénten ring wewidangan Désa Belayu. “Sané dumun krama istri punika saraina makarya masang muté

utawi nyait-nyait baju pasuhan, sakéwanten ipun meled malajah ngukir ringring sané taler adol tiang. Kasuén-suén krama istri punika seneng ngaryanin pasuh ukiran ringring kantos mangkin,” dané nyatuayang. (wan)

patuté ané kategen status pasidikarané patuh, makawitan tunggal. Dadi pada gelahang, dadi sumbah kalaning kalayu sekar, ngabén nyekah, lan nglinggihang. Sawiréh tusing perlu ada upacara Sudiwadani yén malénan agama, utawi upacara mapamit uli mrajan Pangantén Predanané, lakar nutug sang suami,” pandikan ajinné negesang. “Punapi bédanné sareng meras panak lan nyentana?” aturné Ayu Citra polos. “Yéning meras panak, utawi nuduk mantu/nyentana, sujatinné sang calon panak utawi calon mantu ané lakar kaangkat dadi panak utawi mantu, paling melah yéning enu pasametonan. Nanging yén sing ada anak uli dija dogén dadi. Asal kulawargan anaké ané lakar kadadiang panak utawi mantu nyak lasia lascarya nyerahang status pianakné, saha sang pacang ngangkat nganggon pianak utawi mantuné masih apang lascarya nerima pinaka kula-

warga majalaran baan upakara lan saksi sekala niskala,” baos ajinné negesang. “Inggih wau titiang ngerti akidik. Dadosné boya ja saking ngandapang hak anak istri karepé ring anak lanang. Yén anak istri dados kambil anak lanang, nanging anak lanang ten dados kambil ring anak istri. Nénten adil.” Baosné Ayu Citra kadi kantun kaberatan. “Pengertian adil sing ja ané setata apang patuh bagiané. Gajih Kepala Dinas apang patuh ajak gajih pasuruh. Bahasané iraga ngomong ajak nyama apang patuh ajak ngomong tekén Ida Pedanda, Bapak Guru utawi Pejabat tinggi. Kéto masih kodrat/swadharman anak luh apang patuh tekén kodrat/swadharman anaké muani, malah dadi nungkalik sing adil. Makejang suba kaatur olih Ida Sang Hyang Widi nanging i manusa patut nyalanang aji tuntunan sang agama saking welas asih,” pituturné Gusti Gedé Karang sada banban. (Masambung)


Upacara

8

Redité Pon, 3 April 2016

Bebantenan Suksman Sarwa Prani Dados Sarana Banten BANTEN waluya niyasa nyobyahang tattwa agama Hindu ring Bali mangda samian umat Hinduné nénten ngrasayang pakéwuh ngresepang unteng tattwa sané kasurat ring pustaka suci. Malarapan antuk banten umat Hinduné ring Bali pacang dangan ngresepang daging tattwa agama Hindu punika. Santukan kawéntenan umat Hindu nénten sami wikan malajahin pustaka suci Wéda miwah sastra tiosan. Sané patut uningin, napi suksman banten sané kakaryanin antuk sarwa prani minakadi entikentikan sakadi sekar, plawa, woh-wohan, miwah sakancan sané mawit saking entik-entikan. Sapunika taler wénten sarwa buron taler dados lakaran banten. Wénten ayam, bébék, bawi, asu, miwah buron tiosan taler kadadosang piranti banten. Sarwa prani sané kadadosang lakaran banten nénten ja ngawag. Para panglingsiré dumun ngardi pamargin magama Hindu nganggén sarwa prani pinaka lakaran banten. Samian punika wénten tetujon sané dahat utama tur madasar tattwa sané wénten ring pustaka suci Weda. Tattwannyané sané patut karesepang olih samian umat Hindu pamekasnyané ring Bali. Manut pustaka Manawa Dharmasatra V.40 kasurat indik kawéntenan sarwa prani kadadosang lakaran banten. Suksman sarwa prani dados lakaran banten matetujon mangda sarwa prani punika ring panumadiannyané riwekas dados nincap sayan mautama. Mawit sarwa prani sané nista kantos dados utama. Kaaptiang taler mangda dados manusa utama riwekasan. Yéning telebang malih ngresepang kecap sastra agama Hinduné punika, suksman sarwa prani kadadosang lakaran banten mangda i manusa ngardi laksana becik nglimbakang sarwa praniné mangda sayan becik kawéntenannyané ring jagaté. Yéning sinahang malih, i manusa pinaka umat Hindu mangda nganggén kabisaan utawi ilmu pengetahuan nglimbakang sakancan sarwa prani punika. Ring kahuripan ngamargiang agama Hindu ring Bali, sapatutnyané wus mabanten wénten laksana sané yukti ngamargiang karya nincapang kuantitas miwah kualitas sarwa prani ring jagaté. Nincapang kawéntenan sarwa praniné punika mangda nganggén kabisaan sané madasar antuk pangweruh utawi ilmu pengetahuan. Utsaha nincapang kawéntenan sarwa prani punika patut kasobyahang waluya sinalih tunggil suksman banten sané malakaran antuk sarwa prani. Magama Hindu wantah nganggén banten kéwanten nénten kalanturang antuk laksana nglimbakang kuantitas miwah kualitas sarwa prani, punika mawasta magama Hindu sané durung puput. Napi malih wénten kasinahang ring Lontar Agastia Parwa indik suksman Bhuta Yadnya. Ring Lontar Agastia Parwa wénten kasurat asapunika, “Bhuta Yadnya ngaran taur muang kapujaan ring tuwuh”. Tegesnyané: Bhuta Yadnya wastannyané ngwaliang kalestarian palemahan malarapan antuk nglimbakang entik-entikan utawi sarwa tumuwuh. Taler ring Sarasamuscaya 135 wénten kasengguh, “Matangnian prihen ikang Bhuta Hita ayuwa tan maasih ring sarwa prani”. Artosnyané: Sapunika mawinan utsahayang nincapang kalanduhan Panca Maha Bhutané punika, sampunang ten asih ring sahananing sané maurip (sarwa prani). Mangda kawéntenan sarwa praniné nénten sayan telas, ngresepang suksman banten boya wantah sawates pamargi, nanging patut kalanturang natuk nincapang kuantitas miwah kualitas sarwa prani mangda sayan landuh anggén nyanggra kahuripan ring jagaté. (I Ketut Wiana)

BPM/ist

AGNIHOTRA-- Kanten Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali kasarengin krama sedeng ngamargiang upacara Agnihotra ring wewidangan Jungut Batu, Nusa Penida. Agnihotra kategesin pinaka upacara sané katujuang majeng Ida Sang Hyang Widhi sajeroning prabhawanida pinaka Déwa Agni.

Agnihotra, Upacara sané Katur majeng Déwa Agni SAJERONING ngamargiang parikrama magama Hindu ring Bali, akéh upacara-upacara sané kamargiang olih krama Bali pamekasnyané sané magama Hindu. Upacara yadnya sané kamargiang mawit saking Déwa Yadnya, Rsi Yadnya, Manusa Yadnya, Pitra Yadnya, kantos upacara Bhuta Yadnya. Ring Bali, yadnya sané kamargiang krama kasinahang antuk upakara utawi banten. Yéning ring India, parindikan inucap kawastanin Agnihotra. Upacara Agnihotra taler ketah kamargiang ring Bali. Manut Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali, Agnihotra kategesin pinaka upacara sané katujuang majeng Ida Sang Hyang Widhi sajeroning prabhawanida pinaka Déwa Agni.

“Agnihotra wantah upacara panyucian Déwa Agni utawi Déwa Api. Upacara Agnihotra taler kawastanin Homa Yadnya yéning upacara inucap mapaiketan utawi kalaksanayang ring upacara Panca Yadnya,” Ida Rsi nguningayang. Sastra-sastra sané maosang indik upacara Agnihotra prasida kapanggihin ring kitab-kitab Itihasa, Purana (Kekawin Ramayana) miwah Upanisad minakadi: Swétha Swatara Upanisad, Maitri Upanisad, Prasna Upanisad, miwah Sri Isopanisad. Kabaosang, Déwa Agni ring wéntuk material api sajeroning kahuripan manusa madué pepitu kawigunan sané mabuat, minakadi: pinaka penerang jiwa taler pikayunan, ngeseng sané kabaos kaon, ngadohang manusa

ring roh sané nénten becik, sarana penghubung pantara umat majeng Ida Hyang Widhi, pinaka saksi upacara yadnya, pinaka pandita sané mucukin upacara, miwah pinaka sumber energi. Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali taler nguningayang ri kala ngamargiang upacara Agnihotra, pastika kauncarang kruna Swaha wus Hotri (pemimpin upacara Agnihotra) nguncarang mantra. “Kruna Swaha mateges persembahan suci wantah katuju ring Déwa Agni,” Ida ngandikayang. Parindikan tetuek ngamargiang upacara Agnihotra sané kamargiang ring Bali, Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali ngumpamiang sakadi umaté nguripang dupa. Daging

Asep Dupa Niyasa Kayun Suci Mayadnya SAMPUN kaloktah kamargiang olih umat Hindu ring Bali ri kala ngamargiang bhakti minakadi kramaning sembah sadurungnyané ngenyit dupa. Kramaning sembah punika kapurwaning antuk ngambil dupa sané sampun manyit tur kauncarang Astra Mantra: Om Ang dhupa dipastra ya namah swaha. Tegesnyané: Om Hyang Widhi suciang padéwékan titiangé malarapan antuk sesuluh suci masarana dupa puniki. Sesampun sapunika telapak tangan kekalih kasepin ring dupané punika. Ida Pandita sané jaga muput yadnya, sadurungé taler ngasepin sahananing busana sané kanggén muput antuk dupa masarana pujastuti nunas panyucian. Yéning sampun mamargi asapunika waluya wénten rasa suci ening ngamargiang bhakti utawi Ida Pandita lascarya ening kayun ngrangsuk busana muput upacara yadnya. Yéning cutetang, malarapan asep dupané punika ngametuang kayun suci ening ngamargiang bhakti utawi mayadnya. Pamargin mayadnya punika waluya nyekalaang suksman Mantra Rg. Wéda Mandala I Sukta 12 Mantra 10 sané kasurat sakadi sapuniki: Sa nah pavaka didivo, gne devam iha vaha, Upa yajnam havis ca nah. Tegesnyané: Ratu Sang Hyang Widhi durus picayang kasucian yadnyan titiang puniki,

BPM/doc

Sang Hyang Agni wantah swéca mapaica sesuluh urip malarapan agni miwah asep, durus rauhang para Déwatané nyaksinin yadnyan titiangé puniki. Ngasepin tangan kalih ri kala jagi ngaturang bhakti sakadi kramaning sembah wantah niyasa nundun rasa suci ening ngamargiang bhakti. Dupa punika wantah piranti nénten tetujon. Sané paling utama inggih punika rasa percaya ngametuang rasa suci miwah ening ngamargiang sembah ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Minakadi ri kala mamargi utawi luas doh nénten

wénten dupa. Sané utama, kayuné suci ening ngamargiang bhakti mayadnya. Dadosné asep dupané punika sané anggén sarana waluya niyasa nyuciang pikayun nglaksanang bhakti mayadnya. Yéning durung ngasepin tangan mabhakti, rasa durung ening kayuné ngamargiang bhakti mayadnya. Siosan unika, lakar asepé wantah saking entik-entikan sané miyik. Entikentikan sané dados lakar dupa punika polih saking mamula. Asepnyané nénten sanget ngwetuang polusi. Dupa waluya piranti bhakti tan bina sakadi arca ring palinggih. Tan bina sakadi ngajengang nasi nganggén sinduk. Sané kajengang wantah nasiné boya ja sinduknyané. Sinduk punika wantah piranti kanggén ngajengan nasi. Sapunika taler ring palinggih sané madaging arca. Sané bhaktinin prabawan Ida Sanag Hyang Widhi, boya arcané. Arca punika wantah piranti mabhakti. Sapunika taler ri kala ngamargiang ajaran agama Hindu sané siosan nganggén niyasa mangda dangan antuk nyobyahang. Niyasa punika wénten tattwannyané sané kanggén dasar nyobyahang ajahan agama, sakadi nganggén dupa. Sané kasobyahang malarapan dupa inggih punika Mantra Weda sakadi sané kabaosang ring ajeng. (yan)

pamargin upacara Agnihotra wantah pemujaan majeng Déwa Agni. “Ri kala umat nguripang dupa pinaka sarana upacara taler sarana pamuspan, krama punika sampun ngamargiang Agnihotra,” Ida Rsi negesang. Sajeroning Atharwa Weda XXVIII.6, kaunggahang “Yatra suharda, sukrtam Agnihotra hutam yatra lokah tam lokam yamniyabhisambhuva sano himsit purusram pasumsca”. Tegesnnyané: Ring dija krama sané pikayunannyané becik meneng, krama sané pikayunannyané degdeg taler dané sané ngamargiang upacara Agnihotra, irika pamucuk désa punika prasida becik ngamargiang tugasnyané, inggian urati ring krama, taler urati ring sarwa beburon. Antuk punika, pamargin upacara

Agnihotra madué dasar sastra sané janten mawinan krama sané ngamariang upacara inucap nénten malih marasa bimbang. Krama sané kantun bimbang kaptiang mangda prasida ngresepang tetuek upacara Agnihotra majalaran tetuek umat nguripang dupa. Santukan tatkala dupané kauripang, Déwa Agni nyinahang kekuatannyané sané agung pinaka “penerang”, yéning ring pamargin upacara taler kasengguh saksi upacara yadnya. “Dumogi sajeroning endihan dupa punika umat prasida ngresepang tetuek pamargin upacara Agnihotra. Yadiastun upacarannyané matiosan, tata carannyané matiosan, nanging tetujonnyané pateh, bhakti majeng Ida Hyang Widhi,” Ida Rsi negesang. (uma)

Satua

Bulan Péjéng Olih : I Madé Taro

BPM/doc

KASATUAYANG, ipidan bulané liuné ada pepitu magantung di langité. Ento ané ngaénang langité terang galang. Apabuin sedek bulan purnama, guminé terag galang. Minab bencana apa kadén ané nibénin, bulan-bulané ento malingser tusing karuan. Ada bulan ané kanti ulung ka guminé. Bulan ané ulung ento ngangsut di punyan teep ané tumbuh di iding gunungé. Guminé magejeran, tanahé belah-belah tur yéh pasihé manguléncok, ombaké gedé pesan. Agetné bencana ento tuah akejep. Bulan ané ngangsut di punyan teepé ento nyunarin guminé mawinan guminé galang apadang. Krama désa ané nongos doh uli gunungé ento marasa seneng ningalin sunaran bulané ané terang galang. Nanging malénan tekén krama ané nongos di wewidangan paek bulané ngangsut ento. Krama ané nongos ditu liunan dadi maling ané nyilibang raga. Nyabran peteng, krama ento mamaling kaumah-umah krama désané. Sangkaning sunaran bulan ané terang galang ento, para malingé marasa brangti. “Bangsat Cai Bulan. Ulian

Cai, Icang makenta!” “Katimbang sawai-wai uyut, ngadén kisidang dogén bulané ené,” kéto maling ané lénan ngrenggeng. Sedek dina anu, malingmaling ento mapupul lakar ngisidang bulané. Punyan teep ané nyangga bulané ento kakosog apang bulané nyak ulung. Nanging, abedik bulané tusing makisid. “Depang Icang suba ané menék,” kéto raos maling ané kasengguh paling saktina. Taen ipidan ngamaling, ia katangkep tur kacakcak olih krama désané. Sangkaning kasaktiané, malingé ento sida ngamatiang krama ané nyaknyak déwékné tur ngba arta brana ané bakatanga baan ngamaling. Akijapan dogén malingé ento suba ada di muncuk punyan teep ané nyangga bulané. Makadadua limané anggona nulud-nuludang bulané apang nyak ulung, nanging suba kanti kenyel nuludang, bulané masih tusing nyak ulung. Ulian gedeg basangné, malingé ento ngencehin bulané kanti tusing macaya apabuin masunar galang. (Masambung)

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.


MINGGU PON, 3 APRIL 2016

9

Leceister Vs Southampton

Gelar Juara Semakin Dekat

HAL 10

Warriors Akhirnya Kalah Golden State – Rangkaian kemenangan kandang Golden State Warriors akhirnya terhenti. Stephen Curry dkk menelan kekalahan saat menjamu Boston Celtics dengan 106-109. Bermain di Oracle Arena, Sabtu (2/4) kemarin Warriors sebenarnya punya peluang untuk terhindar dari kekalahan ketika Curry melepaskan tembakan tiga poin dengan laga tersisa 5,3 detik. Namun kali ini hasilnya tidak seperti yang sudah sering terjadi, tembakannya gagal masuk dan membuat Warriors harus mengakui keunggulan Celtics. Ini merupakan kekalahan pertama Warriors di kandang sendiri dalam 14 bulan terakhir. Dalam kurun tersebut mereka menorehkan 54 kemenangan. Di musim ini, sebelum laga dengan Celtics, rekor Warriors di kandang adalah 36-0. Kekalahan kandang terakhir adalah saat tunduk 111-113 melalui overtime atas Chichago Bulls. “Di beberapa pertandingan kami bisa lolos dari situasi ini, melalui tembakan-tembakan seperti itu. Kami bahkan memenangi laga yang seharusnya tidak kami menangkan dengan tembakan seperti itu. Malam ini bukan malam milik kami,” ujar Curry usai

BPM/ap

pertandingan. Meski kalah, Warrior masih punya rekor lain yang bisa dipecahkan. Dengan kini punya catatan 68-8, Warriors harus meraih lima kemenangan dari enam laga tersisa di musim reguler untuk mematahkan rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim reguler milik Bulls (1995-1996) dengan 72 kemenangan. Meski gagal menceploskan bola di kesempatan terakhir, Curry masih menjadi pemain terbaik Warriors. Dia membuat 29 poin, 5 rebound, dan 6 assist. Sementara Jared Sullinger jadi pemain terbaik di pihak Celtics dengan 20 poin, 12 rebound dan 3 assist. Di pertandingan lainya setelah memimpin sejauh 21 angka di paruh pertama pertandingan, penampilan Cleveland Cavaliers melorot dan dipaksa Atlanta Hawks bermain hingga overtime. Itu tidak menjadi masalah bagi Lebron James yang menganggap ini menjadi tes yang bagus untuk Cavaliers. Akhirnya Cavaliers mengakhiri pertandingan Phil-

MASUK - Pemain Boston Celtic Amir Johnson (90) berusaha memasukan bola, namun dihalangi Andrew Bogut (kanan) and Draymond Green yang membela Golden State Warriors, Sabtu (2/40 kemarin.

Miami Terbuka

Djokovic Melaju ke Final Key Biscayne – Novak Djokovic sukses menjejak final turnamen Miami Terbuka, usai mengalahkan David Goffin. Djokovic menang dua set langsung atas petenis asal Belgia tersebut. Pada pertandingan yang berlangsung di Tennis Center at Crandon Park, Sabtu (2/4) kemarin Djokovic menang dengan kedudukan 7-6 dan 6-4 atas Goffin. Kendati demikian, Djokovic sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Goffin. Goffin sendiri sempat unggul 4-3 di set pertama, sebelum akhirnya Djokovic membalikkan kedudukan dan menang 7-6. Di set kedua Djokovic tampil dominan. Ia unggul 4-3 dengan cepat dan setelahnya tidak bisa dihentikan lagi. “Cuaca hari ini begitu panas dan lembab. Tapi saya bangga bisa tetap bertahan di momen-momen penting, dan akhirnya melepaskan servis-servis yang menghasilkan poin,” ujar Djokovic. “Ini memang bukan performa terbaik saya. Tapi pujian layak diberikan untuk David yang bertarung dengan gigih,” imbuhnya. Djokovic sendiri berpeluang untuk memperpanjang catatan apiknya di Miami Terbuka. Pada dua perhelatan sebelum ini, yakni pada 2014 dan 2015 Djokovic selalu tampil sebagai juara. (kmb33/ap)

JUAL BELI PROPERTY

RUMAH / TANAH / HOTEL / VILA Bisnis Bali, DENPOST PROPERTY Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910

TEMUKAN PEMBELI POTENSIAL PARA PEBISNIS NASIONAL GLOBAL MELALUI IKLAN BARIS BERGAMBAR FULL COLOR DI Bisnis Bali DAN DENPOST HANYA

RP. 110.000,Djl Rmh Lt. 90m2 lok Jl. Buana Raya Perum Surya Buana No. 100 Hub. 081234659910

Iklan Property Anda Dimuat Sebulan Penuh Di Bisnis Bali dan DENPOST

Ketentuan: Hanya berlaku untuk iklan properti perorangan Bila properti anda laku, penggantian materi dengan properti lain cukup hanya dengan menambah rp. 50.000,- dan dimuat hingga kontrak berakhir.

Hubungi BPM/rtr

Novak Djokovic

Wiwik Yulandari(Marcomm) HP. 081 1397 6363 Bagian Iklan Denpost, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416669 Bagian Iklan Bisnis Bali, Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar, Telp. 0361-416657 Customer Iklan Bali Post, Jl. Kepundung 67 A Denpasar, Telp. 0361-225764 G.0002364-rpa

ips Arena, Atlanta dengan kemenangan tipis 110-108. James menjadi bintang dalam partai tersebut dengan sumbangan 29 angka, 16 rebound, dan sembilan assist. “Kami membutuhkan tipe pertandingan seperti ini, yakni bermain seperti di neraka. Anda tidak mengharapkan hasil apa-apa jika melawan Atlanta. Anda hanya harus bisa menerima

pukulan-pukulan dari mereka,” kata James. Atlanta sendiri memang bermain sangat impresif di kuarter III dan IV untuk memaksa laga dilanjutkan hingga overtime. Al Horford gagal memasukkan bola dari tembakan tiga angka di pengujung overtime. Itu adalah yang keenam di sepanjang laga. “Saya merasa bagus tentang tembakan itu. Bahkan merasa lebih baik lagi karena tembakan itu terjadi pengujung pertandingan. Bola hanya tidak ingin masuk ke keranjang,” jelas Horford. (kmb33/rtr)

Hasil Pertandingan Lain Miami

vs

Sacramento

112-106

Washington

vs

Phoenix

106-99

Boston

vs

Golden State

109-106

Minnesota

vs

Utah

85-98

Orlando

vs

Milwaukee

110-113

Toronto

vs

Memphis

99-95

Cleveland

vs

Atlanta

110-108 (OT)

Philadelphia

vs

Charlotte

91-100

Brooklyn

vs

New York

91-105

Dallas

vs

Detroit

98-89


BOLA MANIA

10

Minggu Pon, 3 April 2016

Leceister Vs Southampton

Gelar Juara di Depan Mata London â&#x20AC;&#x201C; Sang penguasa Liga Premier Inggris Leicester City akan menjamu lawannya tim asal Inggris selatan Southampton. Tampil di hadapan publik sendiri tentunya Leicester kembali menargetkan kemenangan, guna menambah pundi-pundi poin mereka .

Chelsea Incar Higuain London â&#x20AC;&#x201C; Chelsea tak ingin hasil buruk musim ini terulang lagi musim depan. Salah satu cara untuk menghindari nasib nahas ialah dengan mendatangkan pemain anyar pada bursa transfer musim panas 2016. Lini depan adalah salah satu sektor yang harus dibenahi. Seperti diberitakan harian setempat, Sabtu (2/4) kemarin The Blues terus mengejar bomber Napoli Gonzalo Higuain. Kehadiran Higuain memang sangat diharapkan lini depan Chelsea musim depan. Sebab bersama Napoli musim ini, penyerang berpaspor Argentina itu tampil trengginas dengan raihan 31 gol dari 37 penampilan. Catatan gol Higuain bahkan jauh lebih unggul ketimbang tiga bomber Chelsea (Diego Costa, Loic Remy dan Radamel Falcao) yang secara total baru mendulang 19 gol. Selain itu, Higuain juga diproyeksikan untuk menggantikan Costa yang mungkin hengkang pada bursa transfer musim panas 2016. Penyerang Timnas Spanyol itu diberitakan akan kembali ke klub lamanya, Atletico Madrid. Costa ditengarai tak lagi betah membela Chelsea dan kebetulan Atletico tengah mencari duet di lini depan bagi Antoine Griezman. Sementara itu, sang pemain enggan mengomentari rumor yang ada. Higuain kini fokus untuk memecahkan rekor 30 gol di Serie A dalam semusim dengan sisa delapan pertandingan. Mungkin ini menjadi musim terbaik bagi Higuain, seiring dengan koleksi 29 gol dalam 30 pertandingan yang dilesakkannya dan membuat Il Partenopei bertahan dalam persaingan Scudetto di musim ini. Pemain asal Argentina ini berpeluang besar untuk memecahkan rekor gol di Serie A di musim ini dalam lawatan mereka ke Stadio Friuli untuk menghadapi Udinese malam nanti. Dengan Napoli terpaut tiga poin dengan Juventus di puncak klasemen sementara, maka mereka tak boleh sekalipun terpleset demi menjaga asa dalam perburuan Scudetto dan mereka sangat membutuhkan gol-gol dari pemain berjuluk Il Pinturricchio ini untuk tetap bersaing dengan Il Bianconeri. Dengan Copa America di depan mata, Higuain tahu bahwa ia harus memikat pelatih tim nasional Argentina Gerardo Martino, bahwa ia pantas menjadi andalan bagi lini depan tim tango yang juga berisi dengan nama-nama besar, seperti Paulo Dybala, Sergio Aguero dan Carlos Tevez. (kmb33/ap/rtr)

Cavani Makin Dekat ke Juve

Penampilan impresif pasukan Claudio Ranieri sukses antarkan mereka bercokol di puncak klasesemenBPL

men t a r a dengan mengantongi total 66 poin dari 31 laga. Namun posisi tersebut belum sepenuhnya aman, mengingat masih ada Tottenham yang terus menempel di posisi kedua dengan selisih 5 poin saja. Leicester berhasil mengemas 3 kali kemenangan beruntun. Setelah Watford dan Newcastle yang dihajar Jamie Vardy dkk. Pekan lalu Leicester kembali ngamuk usai menggondol kemenangan di kandang Crystal Palace. Hasil tersebut tentu jadi modal besar armada Claudio Ranieri untuk lakoni laga kontra Southampton pekan ini. â&#x20AC;&#x153;Kami harus terus berkonsentrasi untuk meraih poin sebanyak mungkin. Gelar sudah ada di depan mata, tapi kami belum sampai kesana. Kemenangan tetap menjadi incaran kami,â&#x20AC;? ujar Ranieri, Sabtu (2/4) kemarin. Sang pelatih tetap akan mengandalkan Vardy dan Riyad Mahrez plus sokongan Danny Drinkwater di lini tengah. Namun beberapa pemain The Foxes tampil dalam laga Internasional tengah pekan ini. Faktor kelelahan tentu akan sangat berperan dalam laga

nanti, mengingat Ranieri tidak memiliki pelapis yang memadai untuk para pemain kuncinya. Sementara itu, sang tamu Southampton juga meraih hasil memuaskan setelah pekan lalu menang 3-2 atas The Red Liverpool. Hasil ini mengantarkan The Soton nanjak ke posisi 7 klasemen sementara, dengan mengantongi 47 poin dari 31 laga. Terpaut 3 poin dari manchester United yang berada satu tangga di atas mereka. Jelang melawat ke markas Leicester, tidak ada masalah be-

rarti pada skuad Ronald Koeman. Koeman dapat menurunkan skuad terbaiknya, termasuk duet striker Mane dan Pelle. Pelle yg pekan lalu mencetak gol kemengan Soton atas liverpool, akan kembali diandalkan dilini depan Southampton. Graziano Pellè yg telah mencetak 9 gol sejauh ini akan mencoba menebar ancaman bagi tuan rumah bersama Shane Long dan Mane. Jika kita tengok dari catatan head to head kedua tim, nampaknya Leicester bakal sedikit lebih diunggulkan dari Southampton. Terbukti dari lima pertemuan terakhir Leicester sukses mengemas 3 kali kemenangan, satu kali hasil imbang dan hanya sekali saja kalah atas pasukan Ronald Koeman. Laga keduanya dipastikan akan berlangsung seru. (kmb33/rtr)

Lima Pertandingan Terakhir Leicester City : 19/03/16 (Premier League) Crystal Palace 15/03/16 (Premier League) Leicester City 06/03/16 (Premier League) Watford 02/03/16 (Premier League) Leicester City 27/02/16 (Premier League) Leicester City

0â&#x20AC;&#x201C;1 1â&#x20AC;&#x201C;0 0â&#x20AC;&#x201C;1 2â&#x20AC;&#x201C;2 1â&#x20AC;&#x201C;0

Leicester City Newcastle United Leicester City West Bromwich Norwich City

Lima Pertandingan Terakhir Southampton : 20/03/16 (Premier League) Southampton 12/03/16 (Premier League) Stoke City 05/03/16 (Premier League) Southampton 02/03/16 (Premier League) Bournmeouth 27/02/16 (Premier League) Southampton

3â&#x20AC;&#x201C;2 1â&#x20AC;&#x201C;2 1â&#x20AC;&#x201C;1 2â&#x20AC;&#x201C;0 1â&#x20AC;&#x201C;2

Liverpool Southampton Sunderland Southampton Chelsea

Head to Head Leicester City vs Southampton : 17/10/15 (Premier League) Southampton 09/05/15 (Premier League) Leicester City 08/11/14 (Premier League) Southampton 24/01/12 (Championship) Southampton 27/08/11 (Championship) Leicester City

2â&#x20AC;&#x201C;2 2â&#x20AC;&#x201C;0 2â&#x20AC;&#x201C;0 0â&#x20AC;&#x201C;2 3â&#x20AC;&#x201C;2

Leicester City Southampton Leicester City Leicester City Southampton

GOL - Jamie Vardy akan menjadi tumpuan bagi Leicester untuk mendulang gol dalam laga kontra Southampton malam nanti.

Polisi Jaga Ketat Bobotoh Bandung â&#x20AC;&#x201C; Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bersiap untuk mengawal keberangkatan Bobotoh, sebutan suporter Persib Bandung yang ingin menyaksikan langsung laga final Piala Bhayangkara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta m a l a m n a n t i . /DJD Ă&#x20AC;QDO itu bakal memp e r -

Turin â&#x20AC;&#x201C; Usaha Juventus mendapatkan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Edinson Cavani, mulai menemui titik terang. El Matador julukan Cavani, dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Juventus. Seperti diberitakan Football Italia, SabBPM/rtr tu (2/4) kemarin Cavani Edinson dikontrak Juve selama Cavani tiga musim dan mendapat bayaran 5,5 juta euro atau sekitar Rp 82 miliar. Untuk menebus Cavani Juve harus menggelontorkan dana 40 juta euro atau sekira Rp 597 miliar. Jika benar berhasil menggaet Cavani, tentu merupakan pencapaian luar biasa bagi Juve. Sebab Massimiliano Allegri berhasil mendapatkan pemain yang rata-rata mencetak 20 gol di setiap musimnya. Bersama PSG musim ini, Cavani cukup tajam dengan raihan 19 gol dari 41 penampilan. Nantinya jika berhasil didatangkan, Cavani akan diduetkan dengan Paulo Dybala dalam pola 4-3-1-2 racikan Allegri. Dengan hadirnya Cavani bukan tak mungkin memperbesar peluang Juve menJDQJNDW WURĂ&#x20AC; /LJD &KDPSLRQV 2016-2017. Terakhir kali Juve menjuarai Liga Champions pada musim 1995â&#x20AC;&#x201C;1996 atau 20 tahun lalu. Sebenarnya Cavani bukanlah orang baru di Serie A Italia, karena dia pernah bermain selama tujuh musim sebelum pindah ke Paris. Puncak kariernya di Serie A adalah saat membela Napoli selama 3 musim, yakni pada tahun 2010-2013, setelah sebelumnya sempat membela Palermo selama empat musim. Selama di Naples, penyerang berambut gondrong itu berhasil membawa Napoli juara Coppa Italia pada musim 2011/2012 dan menduduki peringkat kedua klasemen Serie A pada musim terakhirnya di Italia. (kmb33/ap)

temukan Arema Cronus kontra Persib. Kapolda Jabar Irjen Pol. Jodie Rooseto pun menegaskan bakal mengerahkan kekuatan penuh untuk memberikan pengawalan terhadap Bobotoh. â&#x20AC;&#x153;Ini hampir lima ribu personel. Jadi kami kekuatan penuh, termasuk yang dari Kapolsek kami coba tarik ke jalur-jalur yang dilewati. Kami bikin pagar betis di titiktitik yang kami anggap rawan,â&#x20AC;? kata Jodie kepada wartawan di Mapolda Jabar, Sabtu (2/4) kemarin. Dia menuturkan bakal ada pengamanan berlapis dari Kepolisian dalam pengawalan tersebut. Terutama untuk wilayah perbatasan seperti Karawang dan Purwakarta. Pihaknya berkaca SDGD Ă&#x20AC;QDO 3LDOD 3UHVLGHQ lalu, lantaran di wilayah tersebut berpotensi bentrokan antar suporter. Dia pun mengimbau untuk para suporter yang tidak kebagian tiket agar tidak memaksakan berangkat ke Jakarta. â&#x20AC;&#x153;Kami lebih fokus dari mulai Karawang sampai diterima oleh Polda Metro. Selain itu

kami juga menyiapkan kantong- Kamil. â&#x20AC;&#x153;Hari ini saya kulonuwon ke kantong nobar (nonton bareng),â&#x20AC;? Pria yang akrab disapa Kang Ketua Jakmania Bang Richard, jelasnya. Emil ini mendatangi Jakarta terkait Bobotoh akan ke GBK Selain itu, Jodie juga menga- dan menemui Ketua Umum Minggu besok. Salam damai selarahkan kepada Bobotoh untuk Jakmania Richard Ahmad. Ia lu,â&#x20AC;? begitu cuit Ridwan Kamil. berangkat bersama-bersama dan meminta izin karena Bobotoh Dengan berbagai usaha itu diterkoordinir agar mendapatkan DNDQ PHQRQWRQ Ă&#x20AC;QDO 3HUVLE GDQ KDUDSNDQ ODJD Ă&#x20AC;QDO GL *%. DNDQ pengawalan dari Kepolisian. Pe- Arema di SUGBK. berlangsung aman tanpa ada meriksaan juga akan diperketat Kabar itu disampaikan Kang gangguan dari pihak Jakmania untuk mencegah Bobotoh yang Emil melalui akun resmi Twitter- atau kelompok lain yang berniat membawa senjata tajam. â&#x20AC;&#x153;Bagi nya. berbuat onar. (ant) yang berangkatnya tidak terorganisir kami tidak bertanggung jawab,â&#x20AC;? tegasnya. Banyak kalangan menghawatirkan laga ini berlangsung rusuh, bukan karena pendukung fanatik kedua tim bakal adu pukul, melainkan bakal ada aksi serangan pendukung Persija (The Jakmania). Alasan kehawatiran itu masuk akal, karena selama ini perseteruan pendukung Persib(Viking) dengan Jakmania masih kerap terjadi meski sudah berulang kali diupayakan islah. Bahkan pihak kepolisian melakukan rapat koordinasi khusus membahas keamanan seODPD ODJD Ă&#x20AC;QDO LQL EHUODQJVXQJ termasuk menyiapkan kendaraan baracuda. Silaturahmi pun dilakukan untuk menghindari gesekan Bobotoh dengan BPM/ant Jakmania, seperti ditunjukkan BOBOTOH - Aksi Bebotoh saat mendukung tim kesayanganya Wali Kota Bandung Ridwan berlaga.


Minggu Pon, 3 April 2016

GELANGGANG

11

Pembalap Asing Dominasi BMX Internasional Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post)Dua pembalap asing memboyong juara putaran pertama kejuaraan BMX Internasional di sirkuit Muncar, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (2/4) kemarin. Keduanya Kyie Green dari Australia di kelas junior men dan Jimmi Therkelsen asal Denmark di kelas elite men. BPM/wan

REBUT - Pesepak bola Mandala United U-15 (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Damar Cakti PemHFXWDQ SDGD EDEDN VHPLÃ&#x20AC;QDO 3LDOD 3HVDQNX 8 GL Lapangan Samudra Kuta, Sabtu (2/4) kemarin.

Mandala United U-15 Jumpa Perkanthi di Final Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Mandala United sukses menang tipis atas ODZDQQ\D 'DPDU &DNWL 3HPHFXWDQ GHQJDQ VNRU SDGD EDEDN VHPLÃ&#x20AC;QDO WXUQDPHQ 3LDOD 3HVDQNX 8 GL /DSDQJDQ 6DPXGUD .XWD 6DEWX NHPDULQ 6HPLÃ&#x20AC;QDOLV ODLQQ\D Putra Perkanthi Jimbaran juga unggul tipis atas Putra Tresna 3-2. Dengan demikian Mandala United jumpa Putra PerkanWKL GL EDEDN Ã&#x20AC;QDO 6HPHQWDUD MXDUD ,,, GLSHUHEXWNDQ DQWDUD Damar Cakti melawan Putra Tresna. 0DQGDOD 8QLWHG VHPSDW GLNHMXWNDQ GHQJDQ JRO 5DPD GDUL 'DPDU &DNWL \DQJ PHQMHERO JDZDQJ 'RQL GL PHQLW ke-40. Mandala United mampu menyamakan kedudukan PHODOXL SHQDOWL GL PHQLW NH \DQJ GLHNVHNXVL 'RGLN 7HQGDQJDQ VDQJ DOJRMR 'RGLN PDPSX PHQMHERO JDZDQJ %DJXV *RO SHQHQWX NHPHQDQJDQ 0DQGDOD 8QLWHG KDVLO ELGLNDQ (GR SDGD WDPEDKDQ ZDNWX SHUVLVQ\D GL PHQLW NH 6DPSDL ZDVLW 6XZDQGL PHQLXS SHOXLW SDQMDQJ VNRU DNKLU Mandala United menang 2-1. 6HPLÃ&#x20AC;QDOLV ODLQQ\D 3XWUD 3HUNDQWKL MXJD PHQDQJ WLSLV atas Putra Tresna 3-2. Bahkan Putra Tresna juga sempat XQJJXO OHELK GXOX NHWLND VRQWHNDQ 0XDUD &LSWD GL PHQLW NH PHPERERO JDZDQJ %LVPD Putra Perkanthi baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 GL PHQLW NH PHODOXL WHQGDQJDQ NDNL NLUL 5DÃ&#x20AC; \DQJ WDN PDPSX GLVHODPDWNDQ NLSHU 3XWUD 7UHVQD 'DPDU 6HEDOLNQ\D 3XWUD 3HUNDQWKL MXVWUX XQJJXO PHODOXL GXD JRO \DQJ GLERURQJ $QJJD GL PHQLW NH GDQ 3HPDLQ 3XWUD 7UHVQD :D\DQ 6XUDODJD PDPSX PHPSHUWLSLV NHNDODKDQ GL PHQLW NH NHWLND JRFHNDQQ\D JDJDO GLWHSLV NLSHU 3XWUD 3HUNDQWKL %LVPD 6DPSDL ZDVLW -RQL 3DUHUD PHQLXS SHOXLW SDQMDQJ VNRU DNKLU 3XWUD 3HUNDQWKL XQJJXO 8VDL ODJD SHODWLK 3HUNDQWKL ,PURQ PHQ\DWDNDQ DVXKDQQ\D RSWLPLV PDPSX PHQXQGXNNDQ 0DQGDOD 8QLWHG SDGD ODJD SDPXQJNDV VRUH LQL ´.DPL KDUXV EHUPDLQ EDJXV termasuk kelemahan kami di bek harus dibenahi. Kami pun PHPLQWD VHRUDQJ SHPDLQ ELVD PHQHPSDWL GXD SRVLVL KLQJJD PHPXGDKNDQ URWDVL µ NDWD ,PURQ 3DGD EDJLDQ ODLQ SHODWLK 0DQGDOD 8QLWHG 6DQGLND 3UDWDPD MXJD RSWLPLV WLPQ\D EDNDO MXDUD ´.DPL DNDQ PHQHUDSNDQ VWUDWHJL NKXVXV PHQJKDGDSL ODJD Ã&#x20AC;QDO LQL dan anak-anak sudah siap memenangkan pertandingan GDQ PHUDLK MXDUD µ NDWD 6DQGLND (022)

Bali United Incar Posisi Ketiga Denpasar (Bali Post)Peluang Bali United untuk merebut juara pertama memang VXGDK VLUQD 0HVNL EHJLWX WLP \DQJ EHUMXOXN 6HUGDGX 7ULGDWX LWX PDVLK PHPSXQ\DL SHOXDQJ XQWXN PHUHEXW SRVLVL NHWLJD VDDW PHODNRQL SHUHEXWDQ SHULQJNDW NHWLJD NRQWUD 6ULZLMD\D )& GDODP 7XUQDPHQ 3LDOD %KD\DQJNDUD \DQJ EDNDO GLKHODW GL VWDGLRQ *HORUD 8WDPD %XQJ .DUQR 6HQD\DQ -DNDUWD 0LQJJX VRUH LQL %DOL 8QLWHG JDJDO PHOHQJJDQJ NH Ã&#x20AC;QDO XVDL GLSHUPDOXNDQ 3HUVLE %DQGXQJ %HJLWX MXJD KDVLO VDPD GLUDLK 6ULZLMD\D )& XVDL GLSHUPDOXNDQ GHQJDQ VNRU \DQJ VDPD ROHK WXDQ UXPDK $UHPD &URQXV 3HODWLK %DOL 8QLWHG ,QGUD 6MDIUL VDDW GLNRQÃ&#x20AC;UPDVL 6DEWX (2/4) kemarin mengatakan pihaknya bakal tetap tampil maksiPDO VDDW PHQJKDGDSL 6ULZLMD\D )& VHKLQJJD WLP EHUSHOXDQJ PHUHEXW SRVLVL NHWLJD ´7LP VXGDK VLDS PHODNRQL ODJD QDQWL GDQ VHPXD SHPDLQ ELVD WDPSLO 0HVNL JDJDO NH Ã&#x20AC;QDO SHOXDQJ XQWXN PHUHEXW MXDUD WLJD WLGDN DNDQ NDPL VLD VLDNDQ -DGL WLP VLDS EHUWDQGLQJ µ ungkapnya. Mantan pelatih Timnas U-19 itu juga mengapresiasi semangat juang seluruh pemainnya untuk menatap laga hari LQL ´.RQGLV SHPDLQ WLGDN DGD PDVDODK NDUHQD VHPXD SHPDLQ VXGDK VLDS GDQ WLQJJDO EHUPDLQ VDMD µ SDSDUQ\D Pelatih berdarah Minang tersebut menyatakan tidak ada VWUDWHJL NKXVXV \DQJ EDNDO GLWHUDSNDQ *HGH 1DQR 6XNDGDQD GDQ NDZDQ NDZDQ VDDW PHQJKDGDSL 6ULZLMD\D )& <DQJ MHODV pemain harus siap menjalankan instruksi yang diberikan saat ODWLKDQ ´7LP WHWDS DNDQ EHUPDLQ VHSHUWL ELDVD +DQ\D NDPL EHUSHVDQ NHSDGD VHPXD SHPDLQ DJDU WHWDS IRNXV VHSDQMDQJ pertandingan. Karena kami tidak ingin kejadian saat kalah dari Persib terjadi lagi. Di menit-menit awal tim disiplin, namun usai WXUXQ PLQXP PDODK SHPDLQ NXUDQJ NRQVHQWUDVL .DPL KDUDS KDO VHUXSD WDN NHPEDOL WHUMDGL µ SLQWD ,QGUD 6MDIUL (kmb41)

Kodrat Denpasar Seleksi Petarung Porprov Denpasar (Bali Post).HOXDUJD 7DUXQJ 'HUDMDW .RGUDW 3HQJNRW 'HQSDVDU bakal melakukan seleksi petarung, untuk dipersipakan PHQJKDGDSL 3HNDQ 2ODKUDJD 3URYLQVL 3RUSURY %DOL mendatang. ´.DPL DNDQ NHPEDOL PHODNXNDQ VHOHNVL SHWDUXQJ $WOHW yang diseleksi nanti yakni atlet-atlet yang meraih juara di 3RUVHQLMDU GL NHMXDUDDQ 3LDOD :DOL .RWD WHUPDVXN DWOHW \DQJ PHUDLK MXDUD VDDW 3RUSURY %XOHOHQJ 6HSWHPEHU ODOX µ XQJNDS 6HNXP .RGUDW 'HQSDVDU , *XVWL $JXQJ %DJXV 5XG\ 6XPDVWUD GL 'HQSDVDU 6DEWX NHPDULQ Dikatakan Rudy, untuk mencetak petarung-petarung DQGDO PHPDQJ PHPHUOXNDQ ZDNWX \DQJ ODPD 6HKLQJJD SURVHV SHPEHQWXNDQ NDUDNWHU EHUWDQGLQJ DWOHW KDUXV EHQDU EHQDU WHUSURJUDP .DUHQD LWX SLKDNQ\D EDNDO WHUXV mempersiapkan mereka jauh-jauh hari demi mengincar MXDUD XPXP GL 3RUSURY WDKXQ GHSDQ ´0HPDQJ EHEHUDSD WDKXQ WHUDNKLU LQL SUHVWDVL SHWDUXQJ .RWD 'HQSDVDU PHQJDODPL SHQXUXQDQ .DUHQD VHMDN tahun 2005, setelah berhasil meraih juara umum prestasi 'HQSDVDU PHPDQJ WHUXV PHQXUXQ 7DSL NDPL NRPLWPHQ PHQJHPEDOLNDQ NHMD\DDQ SUHVWDVL VHEHOXPQ\D µ XFDSQ\D /HELK ODQMXW GLNDWDNDQQ\D NH GHSDQQ\D SLKDNQ\D EDNDO PHQJJHQMRW SHWDUXQJQ\D DJDU EHQDU EHQDU PHPLOLNL PHQtal bertarung dan juara. Banyak tekniknya bagus, namun VDDW OLKDW ODZDQ PDODK VXGDK NHGHU 'DQ LWX DNDQ IRNXV dilakukan pembenahan menuju prestasi. ´3HQJJHPEOHQJDQ QDQWLQ\D PHPDQJ PHPDNDQ ZDNWX yang cukup lama, hampir setahun untuk membentuk karakter itu. dalam waktu yang panjang kami yakin QDQWLQ\D PHUHND EDNDO PHQMDGL SHWDUXQJ \DQJ DQGDO µ tutur Rudy. (kmb41)

Mereka berhasil menyisihkan puluhan pemmmmmmmbalap di kelas masingmasing. Kemenangan ini akan diuji lagi dalam laga putaran kedua di sirkuit yang sama, Minggu (3/4) hari ini. Kemenangan dua pembalap papan atas itu sudah terlihat sejak awal. Mulai babak penyisihan, keduanya selalu unggul hingga mePDVXNL Ã&#x20AC;QDO ´,QL NHMXDUDDQ yang luar biasa. Pembalap ,QGRQHVLD MXJD KHEDW µ NDWD Jimmi usai menerima hadiah kemenangan kemarin. 3HPEDODS WXDQ UXPDK ,QGRQHVLD MXJD LNXW PHQ\DEHW juara. Di kelas elite men, dua SHEDODS WLPQDV 7RQL 6\DULIXGLQ GDQ 5LR $NEDU PHQHPSDWL SRVLVL GXD GDQ WLJD 6DDW EHUODJD SRVLVL NHGXDQ\D memang tertinggal jauh dengan Jimmi yang terlihat lebih

EHUSHQJDODPDQ 6HGDQJNDQ GL NHODV MXQLRU PHQ MXDUD dua dan tiga di tempati dua SHPEDODS ,QGRQHVLD 0XKDPDG 7HJDU $ODP 7VDQL GDUL WLP <HVV %0; ,QGRQHVLD GDQ 0XFKDPDG 5LIDQJL GDUL ,66, Blitar, Jatim. 'L NHODV HOLWH ZRPHQ VHOXUXKQ\D GLERURQJ SHPEDODS QDVLRQDO 0DVLQJ PDVLQJ SHbalap timnas Elga Kharisma 1RYDQGD 5HJLQD 3DWULFLD 3DQLH GDUL 3HQJSURY 17% GDQ &XSLDQWL 1RSLDQWL GDUL ,66, -DEDU .HODV MXQLRU ZRPHQ GLERURQJ SHPEDODS 7KDLODQG Hari ini para pemenang akan membuktikan kemampuannya di putaran kedua. Termasuk para pebalap kelas challenge umur 6-10 tahun yang akan berebut juara. .HMXDUDDQ %0; ,QWHUQDVLRQDO GL %DQ\XZDQJL LQL GLLNXWL VHGLNLWQ\D DWOHW 1DVLRQDO

GDQ ,QWHUQDVLRQDO Peserta terbanyak dari berbagai tim kelas chalenge atau pemula anak-anak. Pebalap asing datang dari berbagai QHJDUD VHSHUWL 6ZLVV 'HQmark, Malaysia, Thailand, 7LPRU /HVWH $XVWUDOLD GDQ -HSDQJ .KXVXV SHEDODS QDVLRQDO ajang ini untuk menambah SRLQ WLNHW NH 2OLPSLDGH 5LR GH -HQHULR ´7DUJHW NDPL SHPEDODS 1DVLRQDO ELVD GDSDW WLNHW NH 2OLPSLDGH .KXVXVQ\D Elga bisa untuk persiapan ke 7KDLODQG µ NDWD .HWXD 3% ,66, 5DMDVDSWD 2NWRVDUL 6HPHQWDUD %XSDWL %DQ\XZDQJL $EGXODK $]ZDU $QDV mengatakan kejuaraan BMX ,QWHUQDVLRQDO SHUWDPD NDOL di Banyuwangi ini bukan sekadar event RODKUDJD 1Dmun menjadi salah satu cara menggaet wisatawan ke Banyuwangi. (kmb30)

Pebiliar PON Latih Tanding ke DIY dan DKI Denpasar (Bali Post)Tercatat enam pebiliar 321 WHUGLUL DWDV DWOHW SXWUD (5), dan putri (1), dijadwalkan melakukan try-out NH ',< GDQ '., .HOLPD SHELOLDU SXWUD DGDODK <XGDUPDQ ,UZDQ /LPDUGL 2HL .LHP +DQ Made Marsel Tirta, serta <RKDQHV 7LQWRQ ´0HUHND LQL NDPL WXUXQNDQ SDGD 3ODQHW $QQLYHUVDU\ %DOO 7RXUQDPHQW GL 3ODQHW %LOOLDUG <RJ\DNDUWD $SULO µ MHODV .DELG %LQSUHV 3HQJSURY 32%6, %DOL 3XWX 3DVHN 6ZDVWDZD GL 'HQSDDVDU 6DEWX NHPDULQ 'LMHODVNDQQ\D SHELOLDU 321 Bali ini langsung turun pada babak utama yang diikuti 128 pebiliar, yang mulai digulirkan pada Kamis (7/4) nanti, dan URPERQJDQ DWOHW %DOL EHUWRODN NH NRWD JXGHJ SDGD 5DEX PHQGDWDQJ 0HQXUXW 3DVHN 6ZDVWDZD SLKDNQ\D VDPD VHNDOL WDN PHPEHEDQL WDUJHW 6HEDE WXUQDPHQ GL <RJ\D LQL GLSDNDL untuk mengasah mental bertanding, sekaligus menambah jam WHUEDQJ ´.DPL LQJLQ DQDN DQDN EHUWDQGLQJ GDQ EHUPHQWDO baja, terutama dalam menghadapi tekanan, sebab seluruh SHELOLDU 321 GDUL EHUEDJDL GDHUDK GLSDVWLNDQ DPELO EDJLDQ GDODP HYHQW LQL µ SDSDU 3DVHN 6ZDVWDZD %DKNDQ 2HL .LHP +DQ \DQJ WXUXQ GL QRPRU snooker di ajang 321 UHQFDQDQ\D PHODNXNDQ ODWLK WDQGLQJ GHQJDQ SHELOLDU snooker ',< VHSHUWL *DEE\ GDQ 'HGG\ +DQGRNR 6HPHQWDUD VHRUDQJ SHELOLDU SXWUL %DOL \DQJ ORORV 321 'HVDN 5DND .DVLK $ULDWL GLSUR\HNVLNDQ EHUODJD SDGD NHMXDUDDQ NKXVXV SXWUL EROD 3HSL &XS GL )HVWLYDO %LOOLDUG -DNDUWD $SULO VDPSDL GHQJDQ 0HL PHQGDWDQJ 0HQXUXW 3DVHN 6ZDVWDZD DSD SXQ KDVLO try-out GDODP PHODNRQL GXD WXUQDPHQ GL ',< GDQ '., SLKDNQ\D EDNDO PHQJDGDNDQ HYHOXDVL ´6HODQMXWQ\D VLVD ZDNWX NDPL JXQDNDQ PHPEHQDKL NHNXUDQJDQ µ XMDUQ\D (022)

BPM/udi

BMX - Pembalap timnas berlaga bersama pebalap asing dalam kejuaraan BMX Internasional di sirkuit Muncar, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (2/4) kemarin.

NYARIS

REBUT PASAR TANPA BIAYA PAKET HEMAT PROMO SINERGI 3 MEDIA

MAJALAH BP â&#x20AC;&#x201C; DENPOST â&#x20AC;&#x201C; BISNIS BALI IKLAN DISPLAY SEMURAH IKLAN BARIS HANYA

50.000 /insertion*) SEGERA HUBUNGI

YULANDARI

08113976363

*) SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU G.0000140-RPA


12

Minggu Pon, 3 April 2016


Sastra

Redité Pon, 3 April 2016

I Kaki Dengkil

Nata Tanpa Bala ASAPUSIRA sané kabaos Sang Nata? Kocap, Sang Nata punika nénten sios waluya Ida sang sané nyuryanin jagaté. Ida sané ngardi sarwa uripé maurip. Asapunika kémaon? Inggih asapunika kémaon wantah cutetang. Nénten wénten lengkara sané cutet wantah sampun umanjing dados pikenohnyané I Kaki Dengkil. Wenginé punika naler asapunika, Ipun kenjekan ijek ngamanahang baos Nata Tan Pabala. Punika santukan Ipun miragi orti sané tan manut. Ortiné punika indik Sang Angawaraté nangtangin warginé sané tan tinut mangda rauh ngrebatin. Wantah Nataning Natané punika tan sios paragayan Ida Sang Hyang Widhi, Ida Sang Angawaraté punika kabaos Nata Ratu. Punika awanan, Nata Ratuné sané Angawarat punika sujatiné nyledi paragayan Ida Sang Hyang Widhi manut tetujoné mangda jagaté kertha raharja. Wantah asapunika, patutké Sang Angawaraté brangti? Setata menggah wantah balané tan tinut? “Né... né... né... mara ya lempuyengan baana ngenahang!” Asapunika I Kaki Dengkil ngrémon padéwékan wenginé puniki. Napi sané ngawinang Ipun lempuyengan ngamanahang lengkara nata tan pabalané punika? Daldalané asapuniki. Wantah manahang, kasujatian sané sampun manggeh, Ida Sang Nata ngamargiang tetujoné nyukertaang jagat antuk lingsehan ajeg. Minakadi wénten lemah tur peteng, suryané endag tur engseb ngraina manut gilihané. Punika kémanten. Sapisan-pisan kardina makudang-kudang bhaya. Wénten lindu bhaya, er bhaya, bhayu bhaya, gni bhaya, tur sané siosan. Sukertan jagaté salanturnyané kakardi antuk jatmané. Naya upaya sané kadruénang antuk manusané punika kaanggé. Kocap saking ngupapira urip majalaran antuk sané wénten ring jagaté minakadi woh-wohan, sakancan phala (phala gantung tur phala bungkah), kantos sakancan daging tukad, daging alas tur daging pasih. “Ngudiang kema lakuna?” I Kaki Dengkil sakadi marasa déwékné mamanah milehan. Slekat-slekit pangélingané éling ring indikindik maudakan. Lempas tetuek manah sané jagi manahanga. Inggih punika indik Nata Tan Pabala. Napi malih pakilitané sareng Sang Angawaraté nantangin walané sané tan tinut mangda rauh ngrebatin. Asretan, I Kaki Dengkil éling ring Puputan Badungé. Kocap sadurung pamargin puputané punika kalaksanayang, Ida Cokorda Mantuk Ring Rana mupulang warginé tur matakén sapunapi sayuwakti mampas kapal Sri Komalané sané kampih ring Sanur? Sesampuné kaaturang mampas daging kapalé sané kampih punika nénten sayuwakti, Ida sakadi polih adi bhayu jagi ngamargiang upakara puputan. Sané kanten ring wacanané punika, kanten pisan Ida Cokorda Mantuk Ring Rana sakadi nué paneges wantah jati pisan baosé Nata Tan Pabala jagi sirna. Punika awanan, Ida nénten makirig jagi mayuda sareng Walandané. Wantah Sang Angawaraté sakadi nantangin mayuda sareng balané néwék, asapunapi punika? Napi puniki wantah cecirén jagaté jagi rug? Santukan Ida Sang jagi rug? Santukan Ida Sang Angawaraté punika sakadi nénten malih sumanggem sareng balané? Sampunang ja pati, padem, seda, utawi sané siosan, wantah sampun punika semu Sang Angawaraté sinah jagi kabaos sirna. Ical nénten wénen sisané. Wantah asapunika, makéhang balané jagi malaib ngaonin Sang Angawaraté sané masolah brangti punika. Sampunang ja jagi miragiang pinunas balané, wau nampek sampun kasemprak. Sané bayuné alit, ngraris ngreres kinceh. Sané bayuné agengang, tan sah jagi sareng nyemprak tur brangti. Asapunapi punika patut kakardi antuk Sang Angawaté? Duaning Ida Sang Angawaraté sujatiné minakadi nyledi Ida Sang Mahasidi, napi solahné punika sakadi marupa pangéling mangda balané sayaga ngraina. Asapunika manahanga antuk I Kaki Dengkil. “Yén kéto buin, sinah jeg lakar beneh dogén Sang Angawaraté? Suba seken tusing mirengang pikenoh balané inggian Reklamasi Teluk Benoané lakar kudiang jani? Lamun lakar dadi Sang Angawarat pelajahin malu kupingé ningehang, apang tusing nyanan munyi tiding-tidong bakat gugu? Lamun dadi Sang Angawarat apang tusing irgamayang cara Nata Tan Pabala. Sambilanga uyuk-uyuk, I Kaki Dengkil nglaca-laca wantah sané mangkin sujatiné Sang Angawaraté sampun sumeken sakadi Nata Tan Pabala. (Jelantik)

Kidung Pasar Badung I Madé Suarsa SRÉÉÉT… tas kagenahang, sroot… raga kasadahang, sriiit… angin mangampehang, sruuut… paningalan manyenikang. Kadi sémbé kirangan minyak kaucap, soré punika Odah Sepi ngundap, nyarengin surya sayan andap. Wawu ancang leplep, paningalanné liepliep, suaran sirine tan siep-siep, ortané kerep, akejep api sampun ngatep, Pasar Badung Hyang Kala Mertiu sat nglelep. Kapupungan Odah Sepi srayang-sruyung, masrémpéngan tambis malalung, nambung

ngliwat rurung, ngungsi Pasar Badung, genah ipun saraina nyaruang suung, némbél prungpung, nangun kidung, maurip tan ngapung, madolan matembung, bilih-bilih rerainan agung, kanggéang akedik untung, nanging masameton adung, ring dija ugi magantung. Sami dagang kesieng-kesieng, ngeling angseng-angseng, ri kala nengneng, api sayan ageng, pasar kageseng, ajebos pisan sami dados adeng. Sami sareng-sareng pisereng, ngruak api andus badeng, ngaet wénten

13

barang sida kakedeng, nanging polisi kaweng pacalang siteng, mangda ten wénten maklieng, muwuk api sedeng rangseng. Rumasa kereng, Odah Sepi malaib kenceng, ngambil barang-barang ulian anteng, aget sida kataweng, yan tan kénten méh sareng dados areng ireng. “Dah, inget-ingetang ragané Dah. Petugas Pemadam Kebakarané dogén majanggelan tusing bani kema, né Odah nagih mabet-mabet kema. Kénkén, kal dot puun sengeh? Amonto gedén apiné.” “Telah barang-barang tiangé puun. Mara tuni semengan tiang meli Pak....” “Da ngitung kéto malu Dah. Selameté alih!” Sesampun timpal-timpal paturu dagang taler nglémékin, wawu Odah Sepi-sepi kajampi ngenduh ngenduk, sinambi nengneng api sayan ngamuk. Busan-busan kapireng wénten makeplug. Minab tabung-tabung gas dagang ajeng-ajengan benyah tan paunduk. Sang murbéng jagat sedek nyarengin truna-truni malédang-lédang matetabuhan maseselehan saparikramaning pakéling wanti warsa jagat, wusan mapidarta, éncol ninggalin prakanti, ninggalin genah, digelis jumujug ka Pasar Badung mratiaksayang kahanan pasar pinih ageng sajebag Bali. Ngembeng toyan panyingakan anaké ageng sang rumaga guru wisésa, ngaksi sami wewangunan pasar puun sengeh. Bénjang semengan pisan sang amburbéng jagat kairing para pangabih, maseseleh macecingak. Sué Ida bengong mecuk lelata, pastika berat jrining kayun. Wénten sapanginangan Ida maparitlektek, laut mapiteges ring pangabih, mangda panyiuan dagang sané pecak madolan ring Pasar Badung, kagingsirang salami pasar kabecikang. Duh, amunapi kadén kesiab petugas Pramong Praja, ngatonang pecak genah parkir Pasar Badung akéh déning ténda payung-payung lombéng, pangetisan krama dagang madolan. Ajerih keni kadukén, Polisi Pamong Praja dengkakdengkik mangda dagang mag-

trotoar. Tan akidik wong jawi madolan canang sat ngangkangin mertha krama wed Bali. Nanging, wija kasanur, merthané mauyag, sapasira ugi dados migarangin, Bali utawi Jawi. Pasar tan sepi-sepi, nyanggra Raina Nyepi. Odah Sepi kumuh tan sinipi, ngayahin sang matumbasan napi-napi. Wawu ancang nunas, déning galah liwat jam roras, nanging tan lagas, déning sang matumbasan tan dados tungkas, kantos soré tan pungkas-pungkas, tan palas-palas. Palas seduk Odah Sepi, bilih-bilih tatkala meték jinah maampel ubel-ubel ring dompét tebel. Dobel ping tiga ipun polih madolan magpag rerainan. Manis kadi ngemu manisan Odah nuut undag-undagan. Jadmané démpét, ipun marasa wénten mépét, pét dompét plaibang copét. “Copéééttt... copéééttt... copéééttt....” Amunika ramén pasaré. Sat pegat uat baong anaké odah gelur-gelur, asiki ko nénten wénten anak nulungin. Napi malih nulungin, matolihan ko nénten wénten. Bah bangun padidi Odah Sepi nglawan-nglawanin nguber pencopét, pocol. Manahnyané macepol, bayuné kapopol-popol kantos magendol, raris ngelur suarané pol. “Copéééééttt....” Pan Sepi nyagjag, napetang méménnyané nyagagag, ring batarané magablag, galeng drika-driki mauyag. “Kénkén Mé, kénkén Mé...?” “Aduh, terus Mémé ngipi jelék-jelék Dé. Maan ya lakara Mémé tongos di peken...?” Ping tiga ping pat makudungkudung, Odah Sepi kasandung, ipian kaon ngabandung, tebek kétkét blatung duin dlungdung. Gelahnyané kapandung, anak cerik anak landung, kala nunas pangetisan tedung, kadung dados yayéndung, munduhang pundung, blimbi sida mledung, urip tan kadi keni uyah I Lindung. Mogi tan keni candung, tan katundung, tan kabendung, kala ngripta rumning dang ding dung, sané iding sané adung, ngwangun kidung ring Pasar Badung.

Saking Langit Bali

Udyoga Parwa

Sembah Radhéya ring Déwi Kunti Olih : I K. Satria, S.Ag Ida Sang Karna setata éling ring bebaosan sané katur ring Ida Déwi Kunti. “Ri kala titiang molihang pangweruhan saking Sang Bhargawa sané nlatarang indik kahuripané puniki wantah pinaka payudan, titiang ping kalih Ida Sang Arjuna pacang matemu ring payudané. Irika raris pacang wénten sané jaya tur kasor ring payudané. Napiké titiang utawi Ida Sang Ajuna, minab wantah para déwatané sané nguningin. Titiang wantah mitetesin Sang Arjuna, boya Sang Bhima napi malih Ida Sang Dharmaraja. Sangkaning punika, titiang nunas mangda Biang pageh ring pikayunan, sampunang sungsut. Titiang taler sampun nguningin indik kawéntenan panah Ida Sang Arjuna taler kawéntenan Ida Sang Wasudéwa irika.” Bebaosan punika ngawinang pikayunanidané sungsut pisan. Tan sué ngélingang bebaosané punika, Ida Sang Radhéya mawali manyembah ring cokor Ida Déwi Kunti. Digelis Ida Sang Radhéya mamargi ninggal ibunidané sané wawu pisan kauningin. Sapenilar Ida Sang Radhéya, nglantur sungsut pikayunan Ida Déwi Kunti sangkaning nyaksiang putranidané sané pacang mayuda pantara sameton ring tengahing Kuruksetra. Sangkaning mapikayunan mangda pageh ring pikayunan taler Ida Sang Arjuna nénten nguningin parindikan puniki, Ida Sang Radhéya matilar saking genah ibunidané sané kantun nangis preragan. Parindikan punika matetujon mangda Sang Arjuna nénten nguningin kasujatian sané prasida ngawinang Ida Sang Arjuna nénten lascarya mayuda sareng sametonidané. Saking genahé punika Ida Sang Prabhu Karna mamargi nuju genah Ida Bhagawan Drona sané tatkala punika kantun malinggih preragan. Mahaguru sané sampun nyansan lingsir punika raris katangkilin olih Ida Sang Karna. Ring galahé punika Ida Bhagawan Drona taler sedek sungsut ring pikayunan pateh sakadi Ida Déwi Kunti miwah Ida Sang Arya Vidura. Sangkaning manggihin kawéntenan Ida Bhagawan Drona sakadi asapunika, Ida sang Karna ngariinin nunas pangampura pradé tangkil ring galahé sané nénten becik. “Matur sembah titiang Sang Muniwara, pradé panangkilan titiangé mangkin nénten manut ring pikayunan, nika mawinan mangkin titiang jagi mawali budal ninggal Sang Muniwara iriki preragan.” Kadi asapuniki atur Ida Sang Karna antuk bebaosan sané dabdab alon. Ida Bhagawan Drona digelis nyawis: “Uduh Cening Sang Prabhu Anga nénten punapi, durusang mriki malinggih....” Malih matur Sang Prabhu Anga: “Sujatiné nénten wénten lantaran Sang Muniwara rumasa sebet ring pikayunan, duaning sami sampun uning ring kawéntenané sang sané maraga Brahmana. Minab rasa sungsut ring pikayunan sampun nénten becik wénten ring anggan Muniwara sakadi mangkin. Sané ngawinang titiang maosang Sang Brahmana sungsut wantah sangkaning nyaksiang tata wedanané sané dahat sungsut....” Ida Bhagawan Drona nyawisin: “Patut pisan Sang Prabhu Anga. Punapiang titiang prasida bagia yéning titiang nyaksiang pikobet sané dahat méweh? Nyaksiang sami para sisyané pacang mayuda, napi malih Korawa miwah Pandawa sané makasami pinaka sisyan titiang. Napiké nénten wénten lantaran titiang nénten sungsut Prabhu Anga…?”

ingsir ring genah-genah sané sampun kacumawisang. Polisi Pamong Praja mamengkeng, dagang-dagang mamengkung. “Né bin besik, nak tua tidong tua. Sing dadi petin ben bungut. Kal kénkén kenehé?” “Kénkén kal lawan. Tiang suba tua ngantosang mati dogén.” “Anak odah bengkung.” “Tiang idup di Peken Badung, mati pang di Peken Badung.” Sami dagang mamungal, sami Pamong Praja mamongol, dagang ngacuh, Pamong Praja caah- cauh. Indiké punika kapireng olih sang amurbéng jagat, tumuli gelis tedun macecingak. “Mémé, anak kénkén ené?” “Ratu, titiang nénten ngiring pindah saking driki.” “Pindah kejep dogén kanti pragat luung pekené.” “Cutet pamit, titiang ten ngiring.” “Dadi kéto?” “Tiang kapok pindah. Malih pidan puput pasaré, titiang ten polih genah driki.” “Ah, sing ada kéto?” “Napi ten. Sami timpal tiangé ngrumuk kénten. Saking bajang, saking Ratu durung embas, saking Ida I Aji dados gubernur, Odah sampun madolan driki.” “Ooo kéto...?” “Enggih. Dumadak ja Ratu dados gubernur kayang niki. Icén Odah madagang driki! Yén ten icén Ratu, napi anggén Odah naur krédit Bank?” “Nak suba ada paingan uli Menteri Koperasi. Kanggoang makisid malu kudang bulan dogén, pang dangan pemborongé magaé.” Sawarsa kapaica galah olih pemeréntah, durung nepék dasa sasih, pasaré sampun macenés puput paripurna, kalih baga becikan saking pasaré pecak. Ramianikang pasar mawali kadi jati mula, saking semeng kantos semeng nénten naenin sepi. Istri-istri tukang suun, acun-acun kadi palaib macun, nglaksanayang geginanipun, nglintangin panyatusan meter mobil parkir sampun, panyéketan malih ngantré ring marginé kantun. Soré magpag rerainan, dagang canang maliah kantos

Ida Sang Prabhu Anga nyawis: “Akéh sampun sané nyihnayang sakadi asapunika. Ida Sang Arya Widura, Ida Bhagawan Bhisma, Ida Rsi Krpa Acarya, asapunika taler Ida Déwi Kunti. Pinaka ajindané Adiratha, taler Sang Baladéwa taler sungsut sakadi asapunika. Sakémaon titiang padéwékan wantah ngantosang payudané puniki Dang Acharya mautama.” “Napi mawinan sakadi asapunika Sang Prabhu Anga...?” malih Ida Bhagawan Drona nyesed mapitaken “Napiké Mahaguru nénten nguningin, sangkaning titiang nénten katampi pinaka sisya Dang Guru tatkala titiang tangkil jagi nunas ajah…?” Ida Guru Drona raris meneng sangkaning pitakén Ida Sang Karna asapunika. Ida sampun ngayunin sami sampun mamargi sakadi asapunika.” Ida Dang Acharya mangkin nyawis antuk pamineh sané dahat kobet ring pikayunan: “Hmm… minab Parbhu Angga sampun molihang guru sané becik inggih punika Sang Guru Parasurama.” Malih nyawis Ida Sang Karna: “Minab nglintangin ring parindikané sakadi asapunika Acarya Drona. Ring payudané puniki pacang kaunggahang sujatinnyané sira sané pinih utama ring payudané. Ida Sang Arjuna sisyané sané banget kasayangan napi titiang sisyan Ida Maharesi Parasurama. Jagaté pacang manggihin indik kasujatiané, sira sané pinih mautama ring aji danurdara napi Ida Sang Arjuna, napi titiang putran Adirata pinaka krama biasa ring jagaté. Titiang nunas mepamit…” Gelis Ida mamargi ninggalin Ida Bhagawan Drona. Ida Sang Karna tan bina sakadi ksatria sané sampun kaloktah tur tanpa tanding bebaosanidané ring ajeng Ida Sang Mahamuni Drona. Ida tanbina sakadi Sang Parasurama sané mawisésa tur dahat meled ring pamargi payudané. Ida ngaptiang pisan payudané ring Kuruksetra pacang nyinahang kawisésanidané ring payudan antuk panah sané madurgama pacang mademang Ida Sang Arjuna. Wantah pamarginé punika pacang prasida ngwaliang kaluwihanidané sané sampun kasor pisan ring jagaté indik kawéntenanidané sané nénten maraga ksatria. Saking kawisésanidané punika wantah Ida Sang Duryodhana sané welas asih saha ngutamayang kawéntenanidané. Wantah Ida Sang Duryodhana sané ngutamayang angganidané ring jagaté saha ngicén genah taler kautamayang pinaka raja ring Anga. Irika kapikayunin kautaman Ida Sang Duryodhana, sané pinaka sameton pinih utama ring kahuripanidané. Wantah rumasa sungsut ring pikayunan Ida Sang Radhéya éling tatkala sampun mautsaha matur uning ring Ida Sang Parasurama parindikanidané sané nénten maraga ksatria. Angga sané mawisésa saha utama wantah kapolihang majeng ring sang sané ngamargiang yadnya tur semaya saha tapa brata sané mautama taler pinaka manusa sané sampun molihang waranugrahan saking para déwatan. Sesampuné mirengang sami panlataran Ida Déwi Kunti, Ida Sang Radhéya raris mapikayunan pacang tangkil ring Ida Sang Guru Parasurama antuk tetujon nunas waranugrahanida. (Puput)

Nyepi Da ngidih da nyilih dadi ngidih bilih-bilih Da maang da ngutang dadi maang kayang-kayang Da ningehang da nyambatang dadi ningehang seken sambatang Da ngresepang da ngengsapang dadi resepang sastrané galang Nah, jani dina ngembak dadi mapalas dadi ngimbas dadi mapinunas Abesik tunas RAHAYU Madé Taro

Ngayuh Kudang lemeng tan pagaleng tiang degeng nyangkutin peteng Meneng ngenengneng metékin bintangé di langit makejit Makuca nglaca-laca maca oyogan kayuné tan pakanca Madayuh apalabuh tuyuh ngantiang ketélan damuh Masi tusing tepuk rurungé galang tumus ngajakanginang Baan belogé mapunduh tur sangkaning tuduh tiang ngayuh Mimpus langu dini rebut tungu tan karungu tan pasangu Nyerah matah kalah makupah-kupah tan buungan pejah. Nala Antara


Kruna

14 Cerakén Lengkara Punggelan geguritan puniki kaanggén ngulati basa lan aksara Bali. Kapunggel saking Geguritan Cokli sané kakawi olih Djelantik Santha. Kaolah antuk : Pangremba Bali Orti

pupu;gind, Pupuh Ginada 3.senmli\ái;r&pur, Sané malinggih ring pura, wnÓ;s*hê*psupti, wantah Sang Hyang Pasupati, en\m)l*hlemÑoezo, né ngamelang alam donyo, \urip*s(wtumuwu;, nguripang sarwa tumuwuh, \icl*wt)k&ml, ngicalang wateking mala, npimli;, napi malih, \ut;mis&miw;cc(. ngutah mising miwah cacar. 4.sen\m(gê**tmã, Sané ngamargiang tamba, gumnÓiv`rkwi, gumanti Bhatara Kawi, v`rskÓikpr, Bhatara Sakti kapara, \iecnæ)pg)hngu*, ngicén pepagehan agung, msrntÉik)tuk, masarana tri ketuka, etoymli;, toya malih, b)n*tÉiatum&m*. benang tridhatu mingmang.

Ni Kadek Cintya L. D.

Masatua Bali Jalaran Nglestariang Basa Bali TEMBANG sané mamurda Suksma Mémé Bapa becik pisan katembangang Ni Kadek Cintya L. D. ring album kompilasi Bali Kumara Generasi 2 Bhuana Santhi. Tembang sané karipta Komang Raka punika sampun ketah katembangang utawi kaputer ring makudangkudang radio ring Bali, utamanipun ring Radio Genta, pinaka radio genah Cintya – asapunika dané ketah kasambat masatua Bali nyabran raina Redité. Dados juara ring makudang-kudang pacentokan masatua Bali ngawinang dané kaicén galah masatua Bali ring radio nyabran Redité semeng. Yowana sané embas ring Dénpasar, 7 Juni 2006 puniki maosang sampun seneng masatua Bali saking kantun alit, duaning éling pisan ring pabesen makekalih reramannyané mangda nglestariang basa Bali sané nénten prasida kapasahang saking sastra miwah budaya Baliné. Yadiastun dané meneng ring wewidangan tetujon wisata Internasional inggih punika Ubud, Cintya kantun kukuh ngawigunayang basa Bali ri kala mabebaosan saraina. “Yéning mabebaosan sareng ibu, bapak utawi mbok majanten tiang nganggén basa Bali. Sakéwanten yéning mabebaosan sareng krama dura negara sané panggihin tiang, majanten tiang nganggén basa Inggris sinambi tiang malajah mangda prasida sayan becik mabebaosan basa dura negara punika,” baos Cintya. Tatkala kacunduk ring genahnyané Saren Indah Ubud, Gianyar, pianak I Wayan Ada, A.Par. – Ni Made Aryathi puniki maosang seleg malajahin basa Bali nénten sangkaning meled prasida ngamolihang juara. Siswa kelas IV SD Suta Dharma, Ubud puniki manggihin wénten pikobetan utawi “tantangan”

tatkala malajahin basa Bali. Napi malih nénten akéh sawitrannyané sané kayun mabasa Bali tatkala mabebaosan sareng rerama utawi sareng guru ring sekolahan. Sujatiné nénten akéh sané uning yéning mabasa Bali punika becik pisan. Katakénin indik parikrama matembang, Cintya maosang wantah kasenengan kémanten. Sangkaning makekalih reramannyané ngicénin dané ngamargiang kasenengnannyané punika, ngawinang dané nyarengin Sanggar Cressendo sané kapucukin olih Komang Darmayuda ring Sukawati, Gianyar. Yadiastun genahnyané joh nanging Cintya rajin rauh mrika, duaning dané mapikayunan jagi setata santep tur sumeken malajah. Indik préstasi matembang sané kadruénang taler becik pisan, minakadi naénin polih juara 3 ring pacentokan lomba matembang lagu-lagu BK ring Provinsi Bali. Préstasi punika ngawinang Cintya bangga taler bagia pisan sinambi dané nyuksmayang paican Hyang Widhiné punika, duaning pamilet lomba inucap akéh pisan, rauh saking sajebag kabupatén ring Bali. “Alit utawi ageng prestasi sané kapolihang patut pisan kasuksmayang. Nénten wénten manah tiangé marasa kuciwa yadiastun wantah polih juara tiga,” baosnyané makenyem. Asapunika taler indik jemetnyané malajahin basa Bali. Yadiastun polih juara kapertama lomba masatua Bali sajebag kabupaten Gianyar, Cintya nénten ajum duaning tetujonnyané malajahin basa Bali boya mangda polih juara sajabaning wantah nglestariang basa Bali pinaka tetamian leluur. Yéning akéhan timpalnyané meled prasida dados dokter, sios saking Cintya. Yowana puniki meled pisan prasida d a d o s seniman utawi “artis serba bisa” inggian waged matembang, masatua Bali, miwah dados presenter. (ast/wan)

Isin Gumi Makéh Krama Keni Panyungkan Demam Berdarah

RAUH ring masa pancaroba, makéh panyungkan sané medal. Saking akéhnyané panyungkan sané nibénin krama, deman berdarah dengue (DBD) sané pinih akéh nibénin krama. Panyungkan puniki banget baya santukan prasida ngawinang krama ngemasin padem. Medalnyané panyungkan puniki makéh ring masa peralihan musim utawi sané ketah kabaos pancaroba. Panyungkan puniki kawinang antuk singetan legu

sané kawastanin nyamuk Aedes aegypti. Makéhnyané krama sané keni panyungkan demam berdarah ngawinang krama taler pamerintah marasa ajerih. Parindikan punika kabligbagang ring sajeroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 Mhz raina Anggara, 29 Maret 2016 lintang.

ketah nénten kauningin cihnannyané. Pauningan krama indik panyungkan inucap kirang pisan. Kapakélingin yéning sampun panes dingin mangda gelis kabakta ka rumah sakit. Krama taler kaaptiang mangda ngardi pakarangan sané bresih mawinan nénten dados genah legu maumah.

Tanaya, Kampung Tinggi Medalnyané panyungkan DB

Komang Yasa, Lovina Makéh krama ring désa

Kruna BASA BALI

AKSARA BALI

1.

mala

1. ml,

1. kotoran

2.

tamba

2.

tmã,

2. obat

3.

tarib

3.

trib/,

3. langit-langit

4.

tarjini

4.

t(jini,

4. telunjuk

5.

tarka

5.

t(k,

5. tebak/terka

6.

tatenger

6.

tt)\$,

6. pedoman

7.

tepu

7.

t)pu,

7. rapuh

8.

tiaksa

8.

têkuæ,

8. tahu

9.

tragtag

9.

tÉgÓg/,

9. tangga

10. tungkas

Redité Pon, 3 April 2016

10. tu\Ðs/,

BAHASA INDONÉSIA

10. berlawanan

keni panyungkan DBD. Minab parindikan punika kawinang kirangnyané pauningan krama indik panyungkan inucap. Kahanan sakadi punika sapatutnyané gelis ngamolihang uratian saking aparat désa mangda maprakanti sareng petugas keséhatan nabdabin indik panyungkan DB. Tetujonnyané mangda nénten sayan akéh krama sané keni DB. Kaki Dukuh, Tangguwisia Yukti pisan panyungkan DBD punika sayan akéh nibénin krama. Mawit anak alit kantos anak lingsir keni DB kantos ngemasin padem. Rumah sakit ring sajebag Bali sampun ebek olih pasien DB puniki. Tunas tiang majeng dinas keséhatan mangda tedun nyobyahang indik tata cara nguningayang cecihna panyungkan inucap taler utsaha sané prasida kamargiang mangda nénten keni panyungkan sané baya punika. Aji Bima, Banjar Yadiastun sampun naanin ngamolihang pengasapan utawifogging,parindikan punika wantah presida ngamadenang legu sané sampun ageng kémanten. telur utawi jentik-jentik legu kantun tetep idup. Punika mawinan kaaptiang kramané jemet mresihin pakarangan paumahannyané soang-soang. Yéning pakarangan taler paumahan bresih, angga kulawarga taler pacang setata kénak. (ama)

Poléng Band

Nglestariang Basa Bali Majalaran Gending Bali POLÉNG Band mawit Singaraja nguduhang para pangonéng gending Bali ngajegang basa Bali majalaran gending-gending Bali. Poléng Band sané nedeng ngaryanin video klip sané kaping kalih puniki kawantu olih makudang-kudang krama. Gending mabasa Bali antuk pepalihan kruna sané saderana puniki sarat madaging pesan moral pinaka utsaha nglestariang basa Bali karilis Poléng Band sawus ngamedalang gending Bali antuk murda “Tresna Salantang Tuwuh”. Poléng Band sané kaangganin olih Dé Gust, Tu Dik, Yan Toro, Tu Ogix, Tu Arix puniki samian saking Singaraja. Band sané madué aliran Bali Alternatif puniki ngamedalang gending kaping kalihnyané antuk murda “Mai Magending Bali”. Kakawitin antuk suksés-nyané ring klip gending “Tresna Salantang Tuwuh”, mangkin Poléng Band malih makarya video klip. Ring video klip puniki, para siswa, mahasiswa, kumpulan musisi, komunitas kréatif, wartawan, ta-

ler krama tiosan taler nyarengin pinaka pangramia tur sareng nembangang gending “Mai Magending Bali”. “Magending Bali taler pinaka sinalih tunggil utsaha nglestariang basa Bali, basa Ibu. Ring gending puniki titiang nyinahang basa Bali majeng para krama mangda para krama nénten lali mabasa Bali, nénten lali ring budaya sané kaduénang,” baos De Gust, vokalis Poléng Band ri kala Interaktif ring Radio Singaraja FM wau puniki. Maneger Poléng Band, Narayana sané ketah kasambat Cotécx ngangken persiapan ri kala ngaryanin klip “Mai Magending Bali” puniki yukti sumeken pisan santukan gending puniki madaging piteket sané katuju ring krama Bali. Piteket sané wénten ring gending puniki kaptiang prasida karesepang olih kramané. “Mawinan punika titiang ngajak para krama mawit para siswa, mahasiswa, musisi, wartawan, taler sané lianan sareng ring video klip puniki,” baos-

nyané. Manut pangrencana, Poléng Band ring bulan April puniki pacang merilis album perdananyané sané madaging sia gending rumasuk siki intro lagu unggulan “Mai Magending Bali”. Antuk peluncuran album perdana-nyané punika, Poléng Band maupaya nerus konsisten majeng idealisme-nyané, magending mabasa Bali. Band sané kawentuk duk bulan Désemebr 2013 puniki, pangawitnyané kaangganin olih De Gus (vocal), Tu Dix (Gitar), miwah Tu Arik (drum). Wus ngarilis video klip perdana “Tresna Salantang Tuwuh”, dané ngwewehin personil, Ogix (bass) sareng Yan Torro (gitar). Mangkin band puniki jangkep kangganin olih limang diri personil. Kawentuknyané Poléng Band mawit saking ketah latihan band. Kruna Poléng ring wastan band-nyané kangkenin prasida nyinahang kekalih sisi kauripan, wénten becik kaonnyané. Yadiastun matiosan, sakémaon prasida saling jangkepin. (ama)


15

Minggu Pon, 3 April 2016

Dan Adat pun Kehilangan Otonomi Aslinya zKebangkitan Martabat dan Kehormatan Desa Adat (3) ORDE BARU lewat UU Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa justru melakukan pengakuan sekaligus penyeragaman nama, struktur, dan tata kelola desa di seluruh wilayah NKRI untuk mengendalikan desa. Pemerintah Bali pun memilih mendaftarkan desa dinas ke Pemerintah Pusat, sehingga desa dinas menjadi subjek hukum diakui Negara, dengan diberikan kode desa oleh Menteri Dalam Negeri RI. Sejak inilah keberadaan desa dinas sebagai bagian struktur pemerintahan terendah di Bali naik daun dengan dukungan kekuatan dan kekuasaan politik administrasi kertas. Jabatan kepala desa dan/atau lurah pun menjadi mentereng, mendapat fasilitas dari pemerintah. Tumpang tindih kewenangan, kependudukan, dan kewilayah pun kerap dianggap biasa. Masalah-masalah adat bukan ditangani lewat tata cara adat dan hukum adat oleh prajuru (pengurus) adat, melainkan oleh aparat negara atau pemerintah. Adapun desa adat sendiri, jangankan menjadi subjek hukum, bahkan pengakuan hukum pun tidak. Tak heran bila semasa Orde Baru keberadaan desa adat kian menyurut, pudar, kalah wibawa tinimbang desa dinas. PILIHAN SALAH? Rasanya tidak. Kenapa? Andaikan Pemda Bali dengan UU 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa saat itu memilih mendaftarkan desa adat ke Pusat, mungkin saja desa adat mendapatkan kode desa dan menjadi subjek hukum hak atas milik desa adat. Namun, risiko tragisnya sungguh amat sangat mahal: desa adat kehilangan otonomi aslinya, sehingga kehilangan pula keunikan dan keotentikannya, sebagaimana dialami Nagari di Sumatra Barat, misalnya. Itu karena Orde Baru memang bersemangat menyeragamkan pemerintahan desa, tanpa memberi ruang bagi keberagaman desa. PEMIMPIN-PEMIMPIN BALI pada awal dasawarsa 1980-an sadar benar untuk melindungi keunikan dan keotentikan adat dan budaya Bali yang mengakar dan tumbuh di desa adat. Karena tidak mendapat pengakuan hukum secara nasional dalam UU 5 Tahun 1979 itu, maka Pemda Bali lantas mengakui dan melind-

ungi keberadaan desa adat di Bali dengan Perda Bali Nomor 6 Tahun 1986. Sebelumnya telah pula dibentuk Majelis Pembina Lembaga Adat (MPLA) lewat Surat Keputusan Gubernur Bali, sehingga pendekatannya menjadi top down khas Orde Baru. Meskipun dinilai merupakan jurus penyelamatan desa adat terbaik saat itu, namun dengan memisahkan desa adat dari kewenangan penuhnya atas wilayah (palemahan) dan penduduk (pawongan), sejatinyalah itu telah berarti memotong otonomi penuh desa adat atas hak asal usul dan hak-hak tradisionalnya. Bila ini dibiarkan terus maka secara alamiah desa adat akan semakin terdesak, melemah, dan bahkan mati pelan-pelan karena dia secara sistemik dan masif dibikin tidak berdaya atas ruang dan roang-nya. ITU SEBAB KETIKA ERA REFORMASI lantas melahirkan UU RI Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang di dalamnya, antara lain, juga mengatur tentang pemerintahan desa, sejumlah kalangan progresif yang paham jejak historis desa adat di Bali, termasuk para tokoh adat di MPLA Bali, mengusulkan supaya desa adat sekaligus menangani urusan pemerintahan desa. Gagasan ini—selain perdebatan sebutan nama desa adat atau desa pakraman—menjadi diskusi utama dalam penyusunan Perda Bali Nomor 3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman yang merupakan inisiatif DPRD Bali—bukan usulan eksekutif Pemda Bali. Untunglah di masa awal Reformasi itu Bali tidak jadi memilih menggabungkan fungsi pemerintahan ke desa adat, karena semangat UU Nomor 22 Tahun 1999, bahkan setelah diubah dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah pun, relatif masih sama dengan masa Orde Baru. Hanya sebutan desa diperbolehkan beragam, sesuai sebutan di masing-masing daerah, namun susunan kelembagaan dan tata kelolanya tetap saja hendak disamakan dengan desa dinas. Pola hubungan desa dengan pemerintah pun masih layaknya bawahan dengan atasannya langsung. Bila kedua UU ini diikuti maka bukan mustahil desa adat kehilangan pula hak-hak otonomnya. zdeprabas

FRAGMEN - FRAGMEN PASTORAL (Catatan dari ladang dusun asal) TANAH YANG DILUKU

MUSIM TANAM Menyongsong musim tiba Angin bersenangung di gunung Menggiring hujan renyai Bermain di pucuk-pucuk Menari di umbut-umbut Menyanyi bagi benih perpawan lembut

BURUNG MENGANYAM SARANG Burung-burung di sawang melejang melayang pulang menganyam sarang Embrio yang rekah menetas mudigah yang bernas Bayi-bayi mungil menciap, memelas

DI STASIUN TANGERANG ia memperkenalkan dirinya, ‘’Anggun’’, ucapnya sambil menjulurkan tangan. Kuperhatikan ia melirik ke arahku, penuh selidik. Aku sendiri berpura-pura tidak meresponsnya. Kubiarkan ia mengenaliku lebih jauh lewat pandangan matanya, lewat isyarat dan gerak tubuhnya. Demikian juga aku, meresponsnya dengan tidak berlebihan. Antara ia denganku baru sekali itu bermukamuka, meski jauh hari sebelum kami berjanji untuk bertemu, kami saling berkomunikasi lewat telepon dan email. ‘’Sudah lama menunggu?’’ tanyaku. Ia tidak menjawab. Sebaliknya, ia mengajakku keluar dari stasiun, menyusuri jalan yang di sisi kanan-kiri dipenuhi pedagang kaki lima. SEPANJANG JALAN kami lebih banyak diam. Seperti biasa, setiap kali aku mendatangi tempat baru sepasang mataku tak bisa berpaling dari suasana sekitar: bangunan-bangunan tua yang dindingnya kusut dimakan usia, tokotoko, dan beberapa pohon yang tumbuh merana di pinggir jalan. ‘’Kita ke pasar lama,’’ ‘’Baiklah,’’ jawabku. TAPI SEBENTAR, sebelum jauh memasuki jantung Pasar Lama, setidaknya dalam cerita ini: kuperkenalkan teman dan sekaligus tokoh kita. Bagaimana? Baiklah, ketika kali pertama bertemu ia sudah memperkenalkan dirinya: Anggun. Ia, perempuan yang kini berjalan di depanku, sesekali telunjuk tangannya menunjuk satu-dua pertokoan, dan gang-gang yang remang itu adalah seorang penulis cerita pendek dan novel. Itu setidaknya yang kutahu. ‘’Aku akan membawamu ke kedai Sarabi Bandung,’’ ia berkata tanpa mempedulikanku. Ya, aku yang mengikuti pelan di belakangnya sambil menikmati suasana sekitar. Aneh juga, sekali pun kami berjalan beriring entah mengapa pikiranku tidak sedang bersamanya. Kala itu, pikiranku seperti memasuki gang-gang sejarah pohon-pohon yang menjulurkan dalam dahan kisah, dan himpitan bangunan-bangunan tua yang terletak di sisi kanan jalan raya. ‘’Itu museum.’’ Ia bergumam dekat telingaku. Suaranya serak, seperti mengejekku sebagai pendatang baru yang udik dan terpukau-kagum terhadap suasana yang tidak ada di kepulauan; tempat aku lahir dan besar. ‘’Kita sudah sampai. Mau pesan sarabi? tanyanya setiba di sebuah kedai yang pintunya membingkai jalan raya. Kedai itu masih sepi

z Membaca Denyut Mahaibu Laut (1) ENTAH apa salah sang Laut sehingga orang-orang yang punya kuasa politik dan modal uang lantas bersikukuh mengurug sang Laut. Tak cukup kenyang memangsa berhekatare-hektare tanah dan pantai di daratan, bahkan laut yang tidak meminta perawatan apa-apa dari manusia pun turut pula dijamah, lalu dikunyah-kunyah dengan serakah. Dengan alasan lahan di daratan sudah kian menyempit, keputusan politik atas bisikan pemilik uang pun memutuskan: urug boleh diurug. Entah kapan si pemegang kuasa politik dan kuasa uang itu pernah menciptakan laut, membuat laut, atau menerima warisan laut sehingga mereka boleh begitu saja seenaknya memperlakukan sang Laut. Apa salah laut? Apa yang sudah diambil Laut dari manusia? LAYAKNYA SANG IBU yang berhati mulia, Laut hanya memberi, memberi, dan memberi. Tepatlah bila kebanyakan tradisi adat masayarakat Nusantara memvisikan Laut sebagai Mahaibu. “Air laut itu adalah air susu ibu yang menumbuhkembangkan kehidupan,” tutur seorang sahabat tokoh adat di tanah Papua. “Mahaibu Laut itu tiada pernah meminta apa pun dari kami, para nelayan. Beda dengan petani daratan yang perlu merawat tanah, merabuk tanaman, kami, para nelayan tinggal mengambil, memetik begitu saja dari laut tanpa perlu susah-susah menabur, merawat. Begitulah kebaikan Mahaibu Laut,” kisah seorang sahabat nelayan di desa pantai, Perancak, Jembrana. Visi kemaritiman Nusantara asli memang begitu mengagungkan sang Laut sebagai Mahaibu yang sangat istimewa. Mahaibu Laut dapat menyucikan dan memurnikan dirinya sendiri tanpa bantuan manusia. Mahaibu Laut juga mengandung, melahirkan, dan merawat sendirian segenap putra-putri kehidupan yang hidup di keluasan hamparan sang Laut. DENYUT PASANG-SURUT dan gelombang sang Laut itu telah menjadikan kehidupan di dalam rahimnya sedemikian dinamis. Kedalamannya tiada terhitung. Keluasannya tiada terukur. Kemurahan hatinya juga tiada terkira. Karena itulah sang Laut divisikan sebagai Waruna. Dia mengandung air dan api sekaligus nun di bawah kedalamannya sehingga divisikan sebagai Maha Jaladridewi. znirta ks

Peluang Momentum Era Baru zKebangkitan Martabat dan Kehormatan Desa Adat (4) DINAMIKA kesejarahan itulah kiranya yang menjadikan banyak kalangan sudah merasa sangat nyaman dan aman dengan adanya dua desa di Bali, sampai saat ini. Ada yang menyebutkan kondisi ini sudah berada dalam titik equilibrium, keseimbangan yang harmonis. Ada memetaforakan layaknya suamiistri. Ada pula mengandaikan serupa purusapradana. Bahkan ada pula menyebut tiada ubahnya orangtua dan anak. Benarkah? METAFORA-METAFORA ini kurang tepat, karena tetap mengesankan dominasi desa dinas (desa pemerintahan) atas desa adat (desa budaya). Masalahnya bukan sekadar kritikal pada istilah yang tidak jelas: siapa suami/purusa/orangtua dan siapa pula istri/pradana/anak. Lebih daripada itu, format dua desa sekarang ini di Bali sesungguhnyalah terasa kurang pas lagi dengan perubahan lingkungan strategis yang sudah sedemikian rupa terstruktur dan massif yang sudah ada dan berlangsung sekarang ini maupun yang akan datang. DENGAN MEMBATASI otonomi desa adat semata-mata hanya pada urusan adat dan budaya itu sama saja dengan mengikat tangan dan kaki desa adat, karena ini berarti tidak memberi kewenangan kepada desa adat untuk mengatur dan mengurusi pawongan (ruang, wilayah) dan palemahan (roang, orang, penduduk) sepenuhnya kepada desa adat. Ini sama saja dengan orang yang badan dan kepalanya dibiarkan tetap ada, tapi tangan dan kakinya diikat. Padahal, desa adat senantiasa dinyatakan berdasarkan tri hita karana yang mencakup parahyangan, pawongan, dan palemahan. Arus orang, barang, jasa, dan modal yang masuk ke wewengkon (wilayah) desa adat secara faktual sama sekali tidak bisa dikontrol oleh desa adat karena kewenangan itu diberikan kepada desa dinas atau kelurahan sebagai kepanjangan tangan negara di tingkat terbawah, dengan politik kertas administrasi—yang tak bisa dijamah prajuru desa adat. TANPA DISADARI kondisi ini tak jarang mengakibatkan martabat dan kehormatan desa adat di Bali pelan-pelan melemah, selain juga menimbulkan riak-riak ketidakharmonisan. Ini tak ubahnya dengan satu mobil dengan dua sopir, satu kapal dengan dua nakhoda, atau satu pesawat dengan dua pilot. Berharap senantiasa rukun-rukun tentulah berlebihan,

Turun Malam di Pasar Lama....

Enam (6) Sajak

zNyoman Tusthi Eddy

Hujan bulan keenam menggoda humus tanah Meruapkan harum sari bumi Mengalir ke hulu putik Bagi mekarnya kecambah di rekah tanah

Kemurahan Hati Mahaibu Laut

SIKLUS KUMBANG TANAH Dalam pusaran metamorfosis kau peram ovum di tanah basah Merekah larva di sari umbi Di timangan musim menjelma puppa Sayap-sayap imago berkibar tegar menanti mentari menyepuhkan api

MENYEMAI BENIH Tapi biji kucocok ke tanah hulu air menyesap Lembaga dan mudigah merekah Umbut halus muncul menjulur tegak jadi batang-batang perkasa

PADANG PENGEMBALAAN Dari mana suara gemersik itu meningkah? Reranting yang jatuh ke tanah Rumput mengembangkan hijau suasa Lenguh sapi menelusup di udara bau bunga ketika kami datang. Ya, hanya ia dan aku. KAMI MEMILIH tempat di pojok sebelah kiri, yang pencahayaan lampunya seikit remang. Kami duduk dalam satu meja. Tentu kami tidak berdampingan, ia duduk di balik meja demikian juga denganku, duduk di depannya. Mula-mula ia mengulum senyum. Manis. Aku yang sedikit gugup merespons senyumannya sambil sesekali menyeka keringat yang berleleran dari sela-sela dahiku. ‘’Kami mengenal betul tempat ini,’’ kataku setengan memuji. ‘’Tidak juga,’’ jawabnya, ‘’Hanya sedikit yang kutahu tentang Pasar Lama. Tangerang, khususnya.’’ ‘’Bukannya kami lahir dan besar di kota ini?’’ ‘’Tidak juga. Ini kota ketiga yang kusinggahi setelah sebelumnya aku hidup di Jakarta.’’ SEORANG PELAYAN DATANG menjulurkan daftar menu. Pelayan itu tempaknya juga bukan asli kota ini. Dan benar, setelah kutanya, pelayan itu berasal dari kota Garut. ‘’Rata-rata di sini pendatang, Mas,’’ Anggun menjelaskan, seakan tahu apa yang ada di pikiranku. ‘’Tapi kamu lahir dan besar di sini kan?’’ Hening. Kutatap Anggun. Ia tersipu dan mengalihkan padangannya ke luar kedai yang remang. Ia seperti salah tingkah, dikeluarkannya gadged dari dalm tas berwarna biru daun, warna yang sama persis dengan warna motif bajunya. ‘’Maukah kaju bercerita tentang Pasar Lama ini?’’ ‘’Tak banyak yang kutahu, Mas,’’ jawabnya sambil meletakkan gaggednya. ‘’Ehm, Mas, kenal banyak penulis ya?’’ ia mengalihkan pembicaraan. Tapi aku tak memberinya keksempatan. Bagiku memang tidak menarik berbicara tentang seorang penulis di sebuah kedai yang, rasanya-rasanya teramat sayang kalau harus dihabiskan dengan membicarkaan tentang seorang penulis. ‘’Tidak,’’ kataku. ‘’jawab dulu pertanyaanku,’’ desakku seperti berbicara kepada seorang kawan yang sudah lama saling kenal. Mungkin ia tidak suka dengan pertanyaanku,. Tapi

zKenangan Kenangan dari Lubuk Ingatan tak mengapa, gumamku dalam hati. Setidaknya, dengan tidak menyukai pertanyaannku maka otomatis akan terjadi diskusi yang lebih menarik tinimbang membicarakan tentang seorang penulis lainnya. ‘’Bukankah kamu penulis juga?’’ ‘’Ah, baru belajar, Mas,’’ jawabnya, merajut. DIAM-DIAM aku menyukai jawabannya, baru belajar. ini jawaban yang jarang kujumpai setiap kali bersua dengan sebagian penulis, yang selalu membuka setiap pertanyaan dengan wacana-wacana besar, penulis-penulis besar yang dengan nyinyir didedah di depan seorang yang tak lain dan tak bukan adalah penulis juga. ‘’Tidak, Gun, aku lebih suka membicarakan yang lain, setidak-tidaknya, izinkan saya meminta waktumu bercerita tentang Pasar Lama ini.’’ Ia terlihyat tidak suka dengan permintaanku. ‘’Oke, bagaimana kalau dimulai dari Mas sendiri?’’ ia balik bertanya, ‘’ceritakan kepada Anggun, Mas lair dan besar di mana, dan dalam rangka apa, Mas ke sini? ‘’Oke, bagaimana kalau dimulai dari Mas sendiri?’’ Ia balik bertanya, ‘’Ceritakan kepada Anggun, Mas lahir dan besar di mana, dan dalam rangka apa, Mas ke sini?’’ sontak aku terkesiap. Begitu sederhananya pertanyaan itu, tapi, entah mengapa sesuatu yang sederhana itu begitu susah kuurai. Mungkin itu yang dirasakannya ketika aku memintanya menceritakan tentang Pasar Lama dan, Tangerang, khususnya. Sehingga ia tak kunjung menjawab. Sekarang ia balik bertanya dengan pertanyaan yang sederhana namun susah kujawab. ‘’Baiklah’’ Akhirnya aku menyerah dan sekaligus memintanya untuk menjawab pertanyaannku setelah aku menjawab pertanyaannya. Inilah ceritaku: Kata orang-orang, leluhurku dari Madura, tapi sampai kini aku sendiri tidak tahu seperti apa Madura. Terkadang aku malu ketika teman-teman yang berasal dari Madura berbicara dalam dialek Madura. Aku sendiri merasa asing dengan Madura. Madura ntaris seperti dongeng bagiku. Kadang kata ‘’Madura’’ terdengar seperti kata ancaman. Misanya, sekali waktu, ketika aku dan teman-teman menonton pertandingan bola Persib Bandung lawan Persepam Madura. Aku kaget ketika tiba-tiba mendengar instruksi dari salah seorang pendukung Persib. ‘’Seusai pertandingan kami harap beberapa teman Viking (sebutan untuk pendukung Persib) diharapkan untuk mengamankan mistar gawang.’’ ‘’Lho memang kenapa? Lagian sehebat apa permainan Madura sehingga kita harus turut mengamankan mistar gawang?’’ ‘’Benar, benar, Kang, soalnya Madura itu dikenal dengan ilmu gaibnya. Bisa-bisa tendangan Konate tidak mengenai sasaran.’’ Sambung yang lain tanpa mau tahu maksud dari pembicaraan semula. ‘’Bukan begitu. Ah, kamu asal nyeletuk.’’ Hardiknya, marah. ‘’Kalau gawang dibiarin, tanpa penjagaan ketat nanti mistar gawang bisa-bisa dilepas dan dijadikan besi tua sebelum akhirnya dijual orang-orang Madura.’’ Sontak spurter -spurter itu tertawa. Dan pada saat itu, aku yang konon memiliki darah madura terkesiap. Ingin marah, tidak terima dengan pernyataan yang mungkin mereka sekedar bercanda. Tapi memang tak bisa dipungkiri, nyaris di setiap kota orang-orang Madura selalu ada, entah sebagai penjual besi tua, sate, potong rambut Madura, kacang iji Madura, dan aku besyukur dengan keberadaan mereka. Karena dari merekalah benih-benih kerinduan dan keinginan untuk mengetahui lebih banyak tentang tanah lelhuruku terus menyeruak. Di rumah, banyak ibuku tak pernah berbicara dalam Bahasa Madura, dan tak pernah sekalipun bercerita tentang asal-usul Madura.

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2015

16 Agustus 2018

bahkan mungkin naïf. Idealnya, tentulah satu pesawat dengan satu pilot plus satu co-pilot. Mungkinkah? UU RINOMOR 6 Tahun 2014 tentang Desa memberi celah leluasa bagi Bali untuk menata ulang keberadaan desa adat dengan mengembalikan martabat dan kehormatan desa adat. Peluang momentum ini patut dimanfaatkan setepat-tepatnya oleh Bali karena UU Desa terbaru ini hadir dengan paradigma baru terhadap desa adat dengan memberi pengakuan sekaligus status subjek hukum kepada desa adat yang mendapat perlindungan konstitusional langsung UUD 1945 Pasal 18B ayat (2), Pasal 28I ayat (3), sekaligus Pasal 29 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 32 ayat (2). Ini dapat dipahami dari UU Desa terbaru Bab XIII yang mengatur Ketentuan Khusus Desa Adat yang kemudian ditegaskan lagi dalam PP 43 Tahun 2014 Pasal 30, 31, 35 dan 36. BAB XIII KETENTUAN KHUSUS DESA ADAT ini dengan jelas memberikan kewenangan penuh kepada desa adat untuk mengatur dan mengurus otonomi adatnya sesuai dengan susunan asli, hak asal usul, dan hak-hak tradisionalnya. Ini menjadikan desa adat tidak dapat diintervensi oleh pemerintah. Sedangkan urusan pemerintahan merupakan subdesa adat yang diurus oleh desa adat, namun tetap dapat dilaksanakan sesuai dengan susunan asli desa adat atau dilimpahkan kepada perangkat desa adat yang khusus ditunjuk untuk melaksanakan fungsi pemerintahan ini. Dengan demikian desa adat akan punya kewengan sekaligus tugas penuh atas trihita karana secara utuh. Bukan hanya sebatas parahyangan sebagaimana sekarang ini yang disempitkan hanya menyelenggarakan upacara dan mereKDE EDQJXQDQ ÀVLN SXUD. zdeprabas heningan. Ya, ketikda ia kutanya asal-usulnya ia hanya mengerjapkan matanya dan seulum senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya. ‘’Seperti juga, Mas, di sini aku sebagai pendatang, aku lahir di Surabaya, tapi leluhurku dari Lumajang. Eits, jangan tanya bagaimana asalusul dan cerita seputar orang-orang Lumajang, Karena aku lahir dan besar di Surabaya, dan bapak tak pernah bercerita kepadaku tentang Lumajang sebagaimana kedua orang tua Mas,’’ pungkasnya. HARI PUN SEMAKIN MALAM, suasana Pasar lama semakin semarak, Jalanan dipenuhi kendaraan dan pedagang. Kami pun beranjak menyusuri jalan menuju stasiun, tempat aku dan Anggun betemu. Aneh, di tengah keramaian suasana pasar itu, Ingatanku melayang jauh ke kampung leluhur yang tidak pernah kutahu seperti apa bentuknya, mungkin Anggun juga merasakan hal sama.Kepala kami disinggahi pertanyaan-pertanyaan yang tak tuntas seputar asal-usul kami. Kenangankenangan yang tak lekang dari ingatan. zMahwi AT Matawaiya

Selain dari pedagang pedagang itu, aku tahu tentang Madura hanya dari teman-teman dan berita-berita di koran, yang memberitakan bahwa orang-orang Madura keras, sering aku bertanya, benarkah Madura kasar dan keras? ‘’Gun, menurutmu, apakah aku terlihat kasar dan keras?’’ Kulihat Anggun menelungkupkan telapak tangan pada mulutnya. zRaudal Tanjung Banua Mungkin ia menahantawa sehabis mendengar cerita tentang orang-orang Madura. Atau, Baluran entahlah. ‘’Kamu lucu, Mas,’’ katanya kemudian. ‘’CeriKami mendengar kukuk ayam hutan tamu lucu. Ha haha .’’ Lihat, akhirnya ia benardengus kerbau liar benar tertawa. Demikian juga denganku. dan menjumpai kotoran banteng Nah, bagaimana dengan cerita tentang mengeras di tanah keras kotamu?’’ Tanyaku memotong. Sekejab ia mengerilingkan mata. Alangkah manis. Ia meDi langit elang memusar mandangku sambil mengulum senyum. mencipta bayang-bayang layah ‘’Ayolah ceritakan padaku, kalau tidak mau ke retak savana bercerita tentang Pasar Lama ceritakan asalPuncak gunung Baluran usulmu?’’ pintaku. tenang dalam kepak upacara kemarau LAMA IA TAK KUNJUNG menceritakan apa yang kuminta sampai akhirnya mendadak Dari Batangan ke Savana Bekol dari luar suasana musik rancak terdengar, hingga Bama dan Curah Tangis gong dan alunan terompet mengalum seirama. Kami saksikan pohon-pohon ranggas Seperti juga dirinya aku pun berpaling ke luar menggaris tanah dengan bayangan kedai, menyaksikan pertunjukan barongsay yang berjingkrak kocak. Aku pun hanyut dalm Akar-akaran mati pertunjukan itu, begitu juga Anggun, yang dan tanaman rambut tak pernah lepas dari senyumannya. Kadang bagai sulaman tangan alam ia tertawa dan, katanya, ‘’itu salah satu yang membuat selimut tersisa dan menjadi ciri khas dari Pasar Lama dinginnya malam ini.’’ Ia menjelaskan. Di sini kawasan Pecinan. Kawasan ini di huni oleh etnis Cina yang datang Seekor kera berdiam di ubun-ubun ke sini sejak abad 17. Mulanya mereka tinggal Sebatang pohon paling rimbun di Banten. Saat itu, Anggun meneruskan. adalah ruh pertapa Banten menjadi pelabuhan terpadat di duduk besila wilayah tanah Jawa. Tapi semenjak Jan Pieterzoon Coen masuk, pelabuhan Banten mulai Di bawahnya kami berteduh ditutup dan diganti dengan pelabuhan Sunda Berbagi bayang-bayang Panas bumi percintaan. Kelapa. KEPADA SOUW zRaudal Tanjung Banua Beng Kong, Jan Pieterzoon meminta agar Moramo mengerahkan orangorang Cina mengisi sejauh dalam hutan, selepas tujuh jembatan, luruh kota Batavia terbendungan tua dan licin sebentang jalan masuk Tangerang, temkujumpai keajaiban; pat kita sekarang ini. pohon-pohon tumbuh di tengah air Demikian ia menserupa barisan pertama di bawah layah cahaya jelaskan secara singkat kepadaku sebelum akhkaki-kakinya - sulur dan akaran, pakis dan fasal lumut irnya kembali duduk di yang mengeras di bebatuan kedai. terus dibasuh alir air seputih kapas-kapas awam ‘’Tapi bagaimana dengan asal-usulmu?’’ sehingga sekilas tampak pohon-pohon tumbuh sungsang desakku. ke langit permohonan, bersamanya kumasuki kegaiban: ‘’Ah, mas, banyak jubah cahaya membungkus semua pohon permintaan,’’ katnaya dan mengalirkannya ke tempat yang lebih tinggi manja sebelum suasana di sekitar tempat kami di sini duduk seperti disekap kejauh dalam hutan pengembaraanku

zGunawan Tri Atmodjo Fragmen Pagi pagi yang gemetar kau menjelma angin yang menuju arah cahaya aku serbuk hujan yang menunggangimu dengan mata terpejam

zGunawan Tri Atmodjo Di Taman kita larut dalams ayatan hujan menjadi garis pucat pada urat nadi rerumputan apakah warnah gelisah bagi tanah? gerimis yang buta mengembara ke liang mata mencari selarik rona pada luh yang menetaskan cahaya kita akan berdiam di akar sebab taman akan menjelma kutukan

zGunawan Tri Atmodjo Perihal Penerimaan tubuhku tak akan menerima keterpaksaan maka jadilah engkau air angin, atau kebahagiaan yang mengalir begitu saja dengan diam menyusup ke pori-pori kulit mengisi tiap rongga di tubuhku dan meyakinkanku dari dalam

zGunawan Tri Atmodjo Perihal Terlerai ada patahan lidi waktu di lidahmu yang tanggal ketika mencungkil wajahku dari rongga gigimu ada potongan kuku hujan di mulutmu yang sayat saat mengelupaskan namaku dari tipis bibirmu ada sesobek bayangan muram di matamu yang pejam tatkala merenggut aku dari tubuhmu


NASIONAL

16

Minggu Pon, 3 April 2016

Alamvusha Melarikan Diri dari Bhima

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Dua Ratus Tiga Puluh Tiga) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SEBAGAI akibat curahan anak-anak panah itu, banyak gajah dan bala tentara Pandava terbantai, juga tidak sedikit kuda-kuda, oh raja, serta prajurit jalan kaki. Akibatnya di sana muncul sebuah sungai yang airairnya adalah darah-darah dan putaran arusnya terdiri dari kereta-kereta. Melimpah dengan gajah-gajah, hal itu merupakan buaya-buaya daratnya. Payung-payung dari prajuritprajurit kereta itu merupakan burung-burung angsanya. Daging dan sumsum binatang itu merupakan lumpurnya. Hal itu penuh dengan lenganlengan manusia terpotong, yang merupakan ular-ularnya. Didatangi banyak rakshasa dan para kanibal lainnya, oh raja, oleh anggota keluarga-keluarga Chedi, Panchala dan Srinjaya tak terhitung jumlahnya. Setelah menyaksikan, oh baginda, berkeliaran tanpa ketakutan pada pertempuran itu, setelah melihat keberaniannya, para Pandava menjadi penuh kekhawatiran. Kegem-

biraan memenuhi hati pasukan-pasukan paduka saat itu. Suara-suara alat musik keras dan mengerikan itu membuat rambut yang berdiri tegak itu muncul. Setelah mendengar hiruk-pikuk yang keras itu, dibuat oleh pasukan-pasukan paduka. Putra Pandu itu tidak dapat menahannya, seperti seekor ular yang tidak tahan terhadap suara tepukan telapak tangan manusia. Dengan mata merah seperti tembaga, dengan lirikanlirikannya seperti api yang menghabiskan segala sesuatu, putra dewa Angin itu seperti Tvashtri itu sendiri. Kemudian membidikkan senjatanya yang dikenal dengan nama Tvashtri. Dari senjata itu dihasilkan ribuan anak panah yang ditembakkan dari segala sisi. Sebagai akibat anak-anak panah itu, sebuah gerakan mundur secara massal terlihat di antara pasukan-pasukan paduka. Senjata itu yang ditembakkan pada pertempuran itu oleh Bhimasena itu dapat menghancurkan

kemanjuran bayangan yang dibuat rakshasa itu. Serangan cepat Bhima itu sangat menyengsarakan rakshasa itu sendiri. Rakshasa itu dilukai setiap bagian tubuhnya oleh Bhimasena, Rakshasa itu kemudian meninggalkan Bhimasena dan melarikan diri menuju divisinya guru Drona. Atas kekalahan pangeran Rakshasa itu oleh Bhima yang berbudi luhur itu, para Pandava menyebabkan setiap tempat pada arah mata angin bergema, dengan raungan-raungan singa mereka. Medan perang itu dipenuhi kegembiraan ksatriaksatria Pandava. Mereka memuja putra perkasa Maruta itu. Bhima tampak seperti para Marut yang memuja Sakra setelah kekalahan Prahlada, dalam pertempuran. Sanjaya berkata, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Setelah Alamvusha melarikan diri dari Bhima, di bagian lain dari daerah pertempuran itu, berkeliaran tanpa takut-takut. Dan ketika dia berkeliaran tanpa takut-takut, putra Hidimva

menyerbunya dengan tidak sabaran, menyerang dengan panah-panah tajam. Pertarungan antara kedua singa-singa di antara para Rakshasa itu menjadi mengerikan. Kedua dari mereka itu memanggil kehadiran bayangan-bayangan seperti Sakra dan Samvara pada zaman dahulu. Alamvusha, digairahkan dengan kemarahan itu menyerang Ghatotkacha. Sungguh, pertarungan di antara kedua Rakshasa yang utama itu menyerupai pertempuran pada zaman dahulu, antara Rama versus Ravana,

Oh tuan, kemudian Ghatotkacha menyerang Alamvusha diarahkan pada tengah-tengah dada dengan 20 batang panah panjang, berulang-ulang meraung seperti seekor singa. Hal yang sama Oh raja Alamvusha juga, berulang-ulang menyerang putra Hidimva yang tak terkalahkan itu mengeluarkan raungan keras, dalam kegembiraan memenuhi seluruh langit. Kemudian, kedua ksatria utama para Rakshasa dilengkapi kekuatan besar menjadi dipenuhi kemarahan. (bersambung)

Sloka 6.24 Brahmarpanam brahma havir Brahmagnau brahmana hutam Brahmaiva tena gentavyam Brahma karma samadhina Seseorang yang terpikir bahwa tindakan pengorbanan itu Tuhan adanya. Yang dikorbankan juga Tuhan. Dan oleh Tuhan pengorbanan itu dikorbankan ke api Tuhan, maka ke Tuhan jugalah pergi orang yang sadar akan ketuhanan dalam pekerjaannya.

Lakukan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

BPM/ade

DISKUSI - Peneliti Senior LIPI Syamsuddin Haris (paling kiri) bersama Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Erik Satrya Wardhana, Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Irham Dilmy, dan Ketua Departemen Ekonomi CSIS Yose Rizal Damuri saat diskusi Perspektif Indonesia, Sabtu (2/4) kemarin.

Tenaga Kerja Bali Harus Visioner, kreatif, dan Berbudaya Denpasar (Bali Post) Dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tenaga kerja remaja Bali harus berpikir visioner, kreatif, dan berbudaya. Mengingat Bali merupakan wisata budaya yang rohnya adalah Agama Hindu. Perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin pesat memang menarik dan harus dimanfaatkan seefektif mungkin. Sebagai generasi Y dan Z, harus menggunakan teknologi smartphone untuk mencari ilmu dan bukan hanya untuk chatting/mengobrol atau gosip selebriti. Karena itu dapat melemahkan daya saing atau competitiveness dalam dunia kerja apalagi pada era MEA. â&#x20AC;&#x153;Itu sering tak terasa membuang waktu kita. Bermain game online atau di smartphone silakan, tapi jangan habiskan waktu main game. Jadikan ide untuk membuat game-game yang baru. Yang bisa dijual dan digemari banyak orang di seluruh dunia. Jangan hanya jadi konsumer tapi jadilah produser,â&#x20AC;? ujar Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar, Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H., jumat (1/4). Selain itu, menguasai bahasa asing juga menjadi salah satu peran penting dalam persaingan pada era MEA, mengingat persaingan ini melibatkan banyak negara ASEAN. Untuk itu, belajar dan menguasai bahasa asing juga sangat penting dilakukan semaksimal mungkin. Jangan pernah takut salah dalam tata bahasa. Ciri anak muda yang sangat keren adalah energik dan bersemangat. Karena itu adalah modal terpenting dalam berkompetisi. â&#x20AC;&#x153;Tinggal diarahkan ke halhal produktif dan kompetitif, pasti SDM generasi muda Bali menang dalam persaingan,â&#x20AC;? ucapnya. Radendra mengatakan, sejak zaman dulu, leluhur bangsa Indonesia disegani bangsa lain. Sebab, bangsa

Indonesia adalah keturunan dari leluhur yang hebat. Pasalnya, tidak pernah ada wilayah kerajaan seluas Majapahit di Asia dan dunia selain kecuali Kerajaan Mongol. Oleh karena itu, sejak dulu bangsa Indonesia adalah orang hebat. â&#x20AC;&#x153;Leluhur kita lebih hebat daripada leluhur bangsa lain. Jangan mau kalah, apalagi Bali yang kini terkenal di seluruh dunia karena budayanya yang unik. Kita harus pelihara budaya yang merupakan keunggulan kita itu,â&#x20AC;? pintanya. Dia mengajak jangan terlalu terlena oleh budaya modern dan teknologi, yang nantinya dapat melantarkan budaya dan tradisi. Budaya asing boleh diketahui dan dipelajari, namun lebih pada untuk memperkaya ide dan wawasan. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, bahasa, dan keahlian serta keterampilan sangat diperlukan dalam dunia kerja masa kini. Sehingga, semua harus dikuasai, agar generasi muda bisa berjaya di kancah internasional, tanpa harus meninggalkan budaya dan tradisi yang ada. Hal senada juga dikatakan oleh mantan BEM Unud, Ida Bagus Anggapurana Pidada. Sebagai generasi muda, ia mengatakan tenaga kerja muda Bali harus meningkatkan kualitas diri dengan skill khusus, pengalaman dan pemahaman dalam mengakses ke sektor-sektor keuangan. Skill khusus yang sangat diperlukan dalam menghadapi MEA di antaranya di bidang kesenian, sastra, teknologi, komunikasi dalam berbagai bahasa, kesehatan, pertanian, peternakan, kelautan

dan pemasaran. Skill khusus ini bisa didapat tidak hanya da ri pendi di k a n forma l , karena bisa juga didapat dengan membaca buku dan mengikuti pelatihan. Pengalaman yang sangat penting dimiliki adalah pengalaman dalam berorganisasi dan belajar menjadi pengusaha dari dunia kerja. Memahami cara mengakses

ke sektor perbankan, koperasi dan program khusus pemerintah juga diperlukan untuk memperoleh bantuan modal juga sangat penting. â&#x20AC;&#x153;Untuk memulai dan menentukan bisnis yang tepat sangat disarankan untuk membaca buku-buku dari ekonomi terkenal dunia seperti buku Cash flow quadran dan Richdad Poordad karya Robert T. Kiyosaki ahli ekonomi besar amerika. Khususnya bagi yang ingin memulai bisnis tanpa modal dan memperkecil risiko,â&#x20AC;? ujarnya. (win)

! "# "

Semarapura (Bali Post) Seiring dengan berkembangnya usaha pariwisata, tidak bisa dihindari tenaga kerja asing memiliki peluang besar untuk ikut berkompetisi di Bali khususnya di Klungkung. Apalagi, pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini pekerja lokal pun harus siap bersaing dengan pekerja asing. Pemkab Klungkung pun turun tangan melaksanakan uji kompetensi bagi tenaga kerja di Nusa Penida yang dapat mendukung pengembangan pariwisata di kecamatan kepulauan tersebut. Pemkab Klungkung bekerja sama dengan LSP Parindo Bali pada tahun 2015 telah menyelenggarakan uji kompetensi khususnya di bidang pariwisata di Nusa Penida. Kegiatan ini diselenggarakan di dua tempat yakni di Kantor KKP Nusa Penida dan di Kantor Kepala Desa Lembongan. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan Khusus untuk di Nusa Penida, Disosnakertrans WHODK PHODNVDQDNDQ VHUWLĂ&#x20AC;NDVL XML NRPSHWHQVL NHpada pekerja asal Nusa Penida. Untuk tahun 2015, SLKDNQ\D WHODK PHQJDQJJDUNDQ VHUWLĂ&#x20AC;NDVL uji kompetensi di bidang perhotelan, diving, dan cooking. Rencananya pada tahun 2016, pihaknya NHPEDOL PHQDPEDK VHUWLĂ&#x20AC;NDVL XML NRPSHWHQVL sebanyak 300 orang untuk pekerja di bidang pariwisata yang ada di Nusa Penida. â&#x20AC;&#x153;Yang sudah EHNHUMD NLWD XML GLD XQWXN PHQGDSDWNDQ VHUWLĂ&#x20AC;NDW Kita mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing pada MEA 2016 ini,â&#x20AC;? tuturnya. Menurutnya, uji kompetensi wajib dilaksanakan oleh seluruh tenaga kerja yang ada di Klungkung. Mengingat peluang seperti ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk persaingan ke depan. Pihaknya mengungkapkan, uji kompetensi wajib dilakukan bagi masyarakat yang sudah bekerja di mana pun dan apa pun NHDKOLDQQ\D ´.DODX WDQSD PHPLOLNL VHUWLĂ&#x20AC;NDW dari uji kompetensi ini keabsahan dari sebuah keahlian untuk bisa bekerja masih abu-abu.â&#x20AC;? Jelas I.B. Adnyana. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk pemenuhan tenaga kerja yang berkompetensi khususnya di bidang pariwisata. Ke depan diharapkan setelah XML NRPSHWHQVL LQL VHPXD PHPLOLNL VHUWLĂ&#x20AC;NDW NRP-

petensi khusus di bidangnya. â&#x20AC;&#x153;Pada saatnya para dive yang ada akan membutuhkan tenaga yang VXGDK PHPSXQ\DL VHUWLĂ&#x20AC;NDW VHSHUWL LQL Âľ WHUDQJ bupati Suwirta. Pada MEA saat ini, syarat untuk mencari tenaga kerja yakni mempunyai sertifikat uji kompetensi. â&#x20AC;&#x153;Kompetensi tidak hanya bisa ditunjukkan dengan mereka bisa apa, tapi yang paling penting adalah mereka bisa apa dan mempunyai VHUWLĂ&#x20AC;NDVL \DQJ GLDNXL Âľ WHUDQJ %XSDWL 6XZLUWD Sementara itu, untuk menekan jumlah pengangguran di Kabupaten Klungkung, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Klungkung melaksanakan jobfair dengan menggandeng 30 perusahaan dari berbagai bidang kerja. Jobfair yang baru dilaksanakan pertama kali ini menyediakan 2.500 peluang kerja dari 150 jenis lowongan. Jobfair ini sebagai upaya memfasilitasi pencari kerja dengan perusahaan yang menyediakan lowongan. Lowongan yang akan disediakan meliputi lowongan perhotelan, agen pemberangkatan TKI, kesehatan, keguruan dan lowongan perusahaan lainnya. Kegiatan jobfair ini akan dilaksanakan mulai tanggal 28 April saat pembukaan Festival Semarapura dan berakhir saat Festival Semarapura ditutup. Pada tahun 2016 ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan lowongan pekerjaan. Pendataan hingga Maret akhir, sedikitnya ada 406 orang yang terdaftar dalam kartu kuning atau kartu AK1 yang menjadi kartu pencari kerja di Disnakertrans. Pencari kerja dengan ijazah SD sebanyak 8 orang, SMP 7 orang, SMA sebanyak 147 orang, Diploma 1 sebanyak 43 orang, Diploma 2 sebanyak 12 orang, Diploma 3 sebanyak 107 orang dan S1 sebanyak 82 orang. Dengan dilaksanakannya jobfair ini, masyarakat pencari kerja diharapkan dapat diserap di dunia kerja. Pelaksanaan jobfair ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Klungkung. Dengan banyaknya lowongan yang ada, masyarakat bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan ijazah atau keahliannya. Sementara itu, Disosnakertrans tetap melaksanakan pelatihan kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Di antaranya pelatihan spa, tata rias, khursus bahasa Inggris dan pelatihan lainnya. (dwa)

Minggu, 3 April 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wecana 06.35 Sehat Bugar 07.05 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Warna-warni Pagi 08.05 Klip Anak 08.35 I Got It Stret Kid 08.45 BCTTV 09.05 Taman Sari TK Dharma Praja 09.30 Belajar Menggambar

10.05 Boga Dewata 10.30 Pelangi Kehidupan 11.30 Dunia Otomotif 12.00 Dharma Wacana 12.30 Traventure 12.45 BCTTV/Glimpse Of The Island 13.00 Dunia Kita 13.30 Lejel Home Shopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Gita Shanti SS Campursari Sarbagita (2) 16.05 Dialog Interaktif Harmoni Bali 17.05 Round Up The World 17.30 DW TV

18.00 Puja Trisandya 19.00 Banjar Bali Quiz (BBQ) 19.30 Kris (Kriminal Sepekan) 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Mancanegara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Ajeg Bali Sanghyang Jaran Negari 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Penyalonarangan Sabda Pralaya (3) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Lejel Home Shopping


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Minggu Pon, 3 April 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya +PHQTOCUK RCUCPI KMNCP 6GNGRQP : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris z Iklan Peluang Emas

!!Dicari PT.FujihomeJapan Cr Marketing Sopir Berpengalaman Bisa Matic Property Berpengalaman min 2th Dan Manual,Rajin,Jujur,Rapi berpenampilan menarik gaji+ Hub.Jl.Danau Poso No.35 Sanur Tunjangan+Bonus Hub:4723564 Telp.085333470104/085239115438 /Email:info@fujihomejapan.com B.BP.141.04.16.0000092

!!!Dicari Sales,CS,Sales Counter,Supervisor,Lam Lngsng Dibawa Di Gatsu Barat 100 Badung,03619004767/0818350814 B.BP.141.04.16.0000091

PT.Fujihome Japan Cr Staff Penerjemah Bhs Jepang Aktif, baik Lisan/Tulisan dan Lama di Indonesia Gji Tinggi T:4723564 /Email:info@fujihomejapan.com

A.BP.001.04.16.0000218

Red Carpet Champagne Bar Mencari Maintenance yang Berpengalaman Perbaiki Mesin Vespa. Gaji Bagus,Service Charge,BPJS dan Uang Makan.CV Kirim ke:jak ko@redcarpetchampagnebar.com A.BP.001.04.16.0000079

A.BP.001.04.16.0000219

!!Kpl pesiar-Dream Cruises req: Waiter/Asst.CabinSteward/ess/ Asst.Laundryman.Cooks.Pls Con: PT.Piramid Jl.Jayagiri VII/12B Renon,Phn:0361-226636/226736.

**Cr PRT/B.Siter G.1Jt-1,5Jt Tdr dlm H.085239268658 LsgKrja B.BP.135.04.16.0000103

Admwnt,SMK&SPG/Eng,PrumTaman Mulia Jimbaran 082146521925 A.BP.001.03.16.0002138

Bella Vista Urgent Need Cook, Waitress, Barista DW Send CV Direct Padma Utara 2 Legian B.BP.154.04.16.0000097

Bth Ass.Apoteker,Lam ke Apotik Qitta,Jl.Ry.Sesetan No.12A Dps

Dbthkan Captain Waiter/ss,Cook Helper,Cleaning Service,Administrasi,Accounting Lam di Bw Lgsg ke Laota Jimbaran No.77X T.085103069393 Mumbul Jimbaran B.BP.154.04.16.0000098

Dbthkn Marketing Manager,AO,CS, IT,Acounting,Kirim Lam PT.BPR Prima Dewata.Jl.Gatsu Barat No 18Y Badung 430816/430818 A.BP.001.04.16.0000041

A.BP.001.04.16.0000159

Bth Gardener u/DiNusa Dua,Fas: Gj UMK,BPJS,Makan,081338650200 A.BP.001.04.16.0000192

Bth Kasir Wnt min 18Th diBeach walk Mall Min.SMK&D3 Pglm/tdk Gaji&Tunh Hub Rosy085737461171

Dbtuhkan:Adm,Kasir,OB,CS 6 Orang Sgr Hub Jln Nusa Indah No.21A/081238509932 (Sari) A.BP.001.04.16.0000213

Dc Stylist Capster Mss Salon Spa Kuta Tuban Hb.081337950664

Dcr Kasir/Akuntansi Min Tmt D3 Lmr Bw:PBMC Jl.H.Wuruk 240 Dps A.BP.001.04.16.0000176

Dcr Koordinator bisa Bhs Inggris 15Org,2Cook,2Supir untuk Yayasan di Ubud Hub:081246434964 Email: greenlionbali@gmail.com A.BP.001.03.16.0002580

Dcr Manager Oprt. Max 35Th & Sales marketing Max 28Th CV:hrdminagroup94@gmail.com A.BP.001.04.16.0000071

Dcr Pegawai Salon dan Pembantu Hub.085792229606 A.BP.001.04.16.0000169

Dcr Pembantu Asuh Anak Gaji 1Juta Hub 087860713727

Dcr Staf FO,HRD Htl Rijasa Agung Payangan.Lmrn,CV Kirim ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id A.BP.001.04.16.0000145

Dcr Tkg.kayu u/Meubel Jl.Kerta Dalem I/4B Sdkrya,085238466592 A.BP.001.04.16.0000144

Dcr Waiter/ss CV Krm ke Jl. Cielo Rest Hub 0361 762027 B.BP.154.04.16.0000099

Dcr:Reseptionist,Housekeeping Hotel Puri Asih, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta A.BP.001.04.16.0000186

Dcr:Salesman u/Ban Motor dan Oli Lk,Max35Th Srt Bw Lsg ke PT.Banoli, Jl.Buluh Indah 75 Dps

Dicari SPG Konter Pakaian di Gianyar Hub.081235578910 A.BP.001.04.16.0000085

Dicari karyawan/ti Rumah Makan Hub: 087862028838 Gatsu Barat A.BP.001.04.16.0000183

Dicari sgr llsn SMU/D3/S1 utk dididik & disiapkan u brkarier di dunia penddkn sbg guru PAUD PG/TK Hub.221360,081339598849 B.BP.821.03.16.0001275

Distributor Ban Dalam Beststone Membutuhkan Sales Marketing + Akunting Berpengalaman Segera Hub.081333120168 B.BP.001.03.16.0001350

Garment Need Assistant Fashion Designer Experience,Good English.Email: infojob_garmen@ yahoo.co.id Ph.085100050706 A.BP.001.04.16.0000106

PT.Rajawali Asia Bali membthkn :Mgr marketing,Mgr HRD,Mgr logistic,Mgr accounting,Assistant General Mgr,Marketing, Admin,Translator,Sopir,Promotor/Event Organizer min SMA, D3,S1 & usia max 35 thn, Fasih bhs Mandarin pengalaman min 2 th di bidangnya masing2 Hub: 0361 - 8443128/4715165 B.BP.004.03.16.0001246

Driver For Delivery English SIM A+C Jujur,Call 08123983573

Dcr tenaga Administrasi, SPG, dan SPB, wanita/pria, maks. 25 th, penddk min SMEA, bisa komputer, belum menikah. Lamaran ke Jl. Kepundung No. 61A Dps G.02

SPG/SPB: Bs Bhs Mandarin Berpenampilan Menarik,2 Cashier pengalaman min 1th,5 Accounting Berpengalaman min 1th & bisa MYOB.Krm Lam email balivenus2015@gmail.com Tlp.081353209776 B.BP.803.03.16.0001203

Sri Abi Ratu Villa Looking for Sales Executive,M/F,Exp 1year Own Vehicle,English Sent CV to Mail:okky.paulina84@gmail.com

A.BP.001.03.16.0002669 Persh Kontraktor Cari Tng Dcr:Waiter/ss,bs Bhs.Inggris Drafter Proyek,krm lamaran & B.BP.154.04.16.0000100 A.BP.001.04.16.0000196 A.BP.001.03.16.0002625 Dcr Receptionist,Pnmpln Mnarik u/RM diLegian Hub:081236109808 Red Carpet Champagne Bar is CV ke:razankarya@yahoo.com/ Bth Terapis Wanita di Beach!Dcr Antar jemput Usia 17-20Th A.BP.001.03.16.0002587 TLC Bangli Bth Byk Gru English Computer,B.Inggris,Utk Spa,Gj Looking for a Cleaner.Experi085353461179 A.BP.001.04.16.0000111 Wanita simC+A,0818558703Mengwi walk Mall Max.35Th Pglmn/tdk A.BP.001.04.16.0000142 SMP/SMA 91453/081338732544 Menarik Hub.736105/08233966677 Dibutuhkan TEnaga Tukang Las ence and Good English is a pre Dcr Bbrp Or Terapis Wanita utk B.BP.141.04.16.0000045 B.BP.166.04.16.0000106 Gaji&Tunj Hub Rosy085737461171 B.BP.120.04.16.0000079 Pintu Tralis Baja Hub.08133843 A.BP.001.04.16.0000177 Red Carpet Champagne Bar is Good Salary,BPJS and Lunch Salon&Spa di Ubud,081337024013 Job Australia Prkbnan & Rest. B.BP.031.04.16.0000015 Urgent! Looking for SPG/SPB Cr Krywan/ti Utk Money Changer 8667/081246190998 Dcr SPG/SPB Min.SMA Looking for a Cook.Experience A.BP.001.04.16.0000180 Payment!!!! Your CV to: daniel Butuh Segera Karyawati Admin, Biaya 50% Ptng Gj,brngkt Cpt, A.BP.001.04.16.0000017 Experienced,Good English,Good Ditempatkan di Hotel *5 Hub.087771972017/419261 Dcr Cek Stok Acc 3,75Jt+Bns and Good English is pre.Good @redcarpetchampagnebar.com Mahir Komp,Prof Hb:08113867250 Dicari Head Chep Pengalaman Gji Bsr,Resmi,Trbts! Hub.Bu A.BP.001.04.16.0000149 Appearance Call:085100574646 Hub:0361-417190/0811386998 dan Serabutan 2,25Jt Kirim CV salary,BPJS and Lunch Payment A.BP.001.04.16.0000082 A.BP.001.03.16.0002506 Dcr STM Msin u/Teknisi Laundry min1Th,in Canggu 081236710442 Kayun Restaurant looking Good Dinapertiwi.Sh,Indopower Pt. A.BP.001.04.16.0000031 CV to:mercredi.home@gmail.com ke ellisaling@yahoo.com/Jl. Your CV to: Butuh Segera Karyawati u/Mini B.BP.166.04.16.0000104 Pglmn tdk diutmkn,081999660972 Hp.081 217 127 822 Segera. A.BP.001.04.16.0000107 AquaMarineDivingBali is Hiring Gelogor Carik Perum Royal Person Energic Strong Mitivajohn@redcarpetchampagnebar.com Dicari Krywti Serabutan Gaji market bisa Komp.H.08113867250 A.BP.001.04.16.0000003 A.BP.817.04.16.0000139 Urgent:Marketing Manager Indonesian Dive Travel ConsulA.BP.001.04.16.0000083 Orchird No.43 Pemogan tion for Sales Mgr,Send CV to A.BP.001.03.16.0002507 1,8Jt & Sopir Serabutan Gaji Dcr Sgr Tenaga Accounting min PT.Fujihome Japan Dcr EstimaB.BP.004.04.16.0000029 Room And Vespa in Seminyak Property Developer Bali, tant.Excellent Written&Spoken Cr Pembantu Gj1,5Jt yg Ngantar info@kayubresto.com/0361974741 2,3Jt Hub:082145900800 SMK/Sederajat Hub.PT.Liqtro tor,Peng.Proyek&Arsitek Pnglmn Required Engineering & Butler A.BP.001.04.16.0000037 Pengalaman. CV: English,Organised,can-do AttiDpt 500,T.085337647918/487706 Dcr Gr PAUD,SD,OB,Satpam.Max. A.BP.001.04.16.0000165 Sanurbali Tlp.710971-73 Min 4Th dibidangnya Hb.4723564 Maya Sayang Villa Required: CV to:hrd@baliandvillas.com info@candisuksessejahtera.com tude, Detail Oriented,DecisiveA.BP.001.03.16.0002640 30Th,dibidangnya,082144899132 Dicari Pelaksana MEP QS Admin A.BP.001.03.16.0002643 A.BP.001.03.16.0002576 /Email:info@fujihomejapan.com A.BP.001.03.16.0002425 B.BP.004.04.16.0000041 Ecommerce Sales&Marketing, great Computer Skills,MSOffice Cr Therapist Spa u/di Kuta Proyek Hub.419677 Dcr Sopir Prbadi Berpengalaman Dealer Resmi Honda Bth Admin, A.BP.001.04.16.0000217 Warung enak Ubud is now hiring Villa 3BR diPetitenget butuh Sushi/Hot Kitchen Japanese,FO 5,5days/wk,8hrs/day,Min12Mths. A.BP.001.04.16.0000098 Seminyak Hub.081805495808 Wanita,Bs Komputer,Komunikasi tahu Wil.Bali Hub.085738560166 Bth:Adm.Pembelian,Mrktng,Tk. Cook/ Waitress/ Security as DW Staff Housekeeping minimum 1th B.BP.154.04.16.0000101 (Male,SIM A)Hostess Restaurant Resume&Cover letter in English A.BP.001.04.16.0000191 Dicari Tkg Patrun dan Penjahit Baik Lam Krm ke Jl.Ry Padang sapu,SPG.Lam:hrd.trisuryainternu or Full Time . Call 972911 or pengalaman kerja.Email CV ke Cr TngCuci&StrikaLaundry,LokDps HK Supervisor.CV Send to:info@ Expected Salary&Availability Hub 0361499117 Email: Dicari Security Hub: BPR Raga sa@gmail.com/087861454652 rush_kha@hotmail.com mayasayang-bali.com Ph.732230 Email to hr@warungenakbali.com to:HRD@AquaMarineDiving.com Pnglmn,Gj&Bns,Hub:081936110361 Luwih No.166 Dalung T.413587 dodik.ombak@gmail.com Jayatama Batubulan Tlp.298277

!Dcr Sopir Pribadi,Disiplin+ Tanggung Jwb,Usia 30 Ke Atas Gaji Tinggi Hub.Toko Besi Murah Jl.T.Umar Barat 17 Dps

A.BP.001.03.16.0002428

A.BP.001.04.16.0000178

B.BP.001.03.16.0001373

B.BP.031.04.16.0000016

B.BP.004.03.16.0001364

A.BP.001.04.16.0000201

Dcr 2 PRT bisa Masak Gj 1,5 Hub.081916232859

A.BP.001.03.16.0002670

A.BP.001.04.16.0000155

A.BP.001.04.16.0000171

A.BP.001.04.16.0000095

B.BP.004.04.16.0000032

A.BP.001.03.16.0002475

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post !Djl Rumah 395Jt Perum Lukluk Indah Utr Puspem H.08123923726

A.BP.001.04.16.0000203

A.BP.001.04.16.0000160

NISSAN

A.BP.001.03.16.0002374

Ready HRV Prestige dan BRV March 1.5cc’14Slvr KM17rb 138Jt 081936246405/081236795696 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.04.16.0000170

A.BP.001.04.16.0000214

Ready HRV1.8Pth,Htm,Merah&Abu2 SUZUKI HRV1.5E CVT&BRV Disc Bombastis BUC SX4’08 AsDK Tgn1,X-Trail’ Hub.087862130930/ 081238508184 2005 XT Terawat Hb.08123916000 A.BP.001.04.16.0000215

KIA

Picanto’08 BiruMuda asDK 74Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.04.16.0000212

All New Picanto’11 Manual Slvr asli DK 99JtNg H.085737180911

A.BP.001.04.16.0000102

Baleno 2000 As Bali Pribadi Terawat Hub.08123951303 A.BP.001.04.16.0000158

Karimun GX’05Slvr asBali BanBr S.Pake 73JtNg,085100866076 BUC

B.BP.164.04.16.0000088

A.BP.001.04.16.0000204

TOYOTA

Mercy C200’11Pth Facelift Tkd.Barito 32 Dpn Clandys/Krd

Innova G’2013Abu2+Ijin Par Tk.Pakerisan 72Pnjr Dharma/krd

Mercy E240 AT th’00 KM27rb Htm Avanza G 16,Dp34Jt,Kredit bs Ats Nama Sdr,087860856999 Prbd 5Th Langsung AN,087762984309

Jl Rmh T45/85m2 Kutuh Hr 615jt aspal 5&6 mtr H: 08123859713

Innova G’2005 Silver Mulus Brg Pribadi H.110Jt, 085100856999

Jl Rmh,Jl.Gn.Agung Ls.110m2 DICARI MOBIL Gg.Bumi Ayu N/44 Hp.0811398154 A.BP.001.04.16.0000046 *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Anda Tlp Kami Dtg,082146321008 Minimalis Br 3KT 1KM TP65/100 Jl.Siulan Dps 08123833999 B.BP.164.04.16.0000085 A.BP.001.04.16.0000113

DIJUAL MOTOR

Rmh 4A FulBangunan 5td 3Balvon 2kt 3km 1,3M Tbn 082146439998

HONDA

A.BP.155.04.16.0000207

Djl Honda CBR’10 150cc & Ninja ‘09 250cc Hub.081212779976

Rmh 60/120 Lt3 350Ng 36/80 Finis 250JtNg Tbn 082146439998

Rmh 64m2 Perum Jadi Pesona Jl. DIJUAL RUMAH Pulau Moyo Hub:081338419711 Rumah Baru Siap huni 155/142 A.BP.001.04.16.0000152 Rmh siap huni Lt2 2KT 1KM Grs Casa Lestari Tkd.Batanghari 4 Hub.08111801825/081339139240 Tnh 1A Jimb 650Jt. 08123805574 A.BP.001.04.16.0000108

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM

XENIA TERIOS

SPECIALIS ALUMINIUM

DP 30Jt-an

KUSEN PINTU JENDELA PANEL ACP LANTAI KAYU KASA NYAMUK

DP 15Jt-an

B.BP.101.04.16.0000102

B.BP.141.04.16.0000089

A.BP.159.04.16.0000150

B.BP.141.04.16.0000090

B.BP.101.04.16.0000019

A.BP.155.04.16.0000206

A.BP.001.04.16.0000208

A.BP.001.04.16.0000209

A.BP.001.03.16.0002606

Djl Rmh 3KT,2KM,Garase,Jl.Kebo Iwa Utr(dkt BaliTV) 08123894908 Djl Rmh LB 170,2Lt cck u/Usaha Tmn Jimbrn 2,2MNg/081916272218

A.BP.001.03.16.0002451

MERCEDEZ

BUC Rmh Nuansa Kori UbungLT147 M2 Tlp,PAM,2200W.087760079031

B.BP.004.03.16.0001360

A.BP.001.04.16.0000211

B.BP.164.04.16.0000086

New Splash’2013 Matic,Hitam,VR Caren II’04 Slv, Picanto’06 Slv, M/T Smua AsliBali,08179730701 17,TV,JKlt,KM17Rb,08123890466

RUPA-RUPA

Dijual Avanza G’10+G’11 Hitam Manual Hub.0817562009

AYLA GRAN MAX

A.BP.001.04.16.0000044

085101456084

C.0001380-MBL

BAHAN BANGUNAN

A.BP.001.04.16.0000166

B.BP.166.04.16.0000105

BIRO JASA

GARANSI

PLAFON GYBSUM ROLLING DOOR DLL...

C.0002071-BRJ

C.0002540-BRJ

KOMANG

AHLI MAMPET

Jln. Tukad Jinah No 9 x Renon Denpasar

KURAS MENGATASI

WC

0361 – 474 66 04 082 3311 787 98 – 087 7128 515 99 C.0000967-alm

GARANSI

KONTRAKTOR

HUB

TUKANG MAMPET

MENGATASI GARANSI

WC MAMPET SALURAN AIR WASTAFEL, DLL

CLOSET SALURAN AIR WASTAFEL DLL TANPA BONGKAR

081 933 098639 081 238 503 877

C.0001937-BRJ

AHLI SUMBAT

TANPA BONGKAR MENERIMA

KURAS

081337666135

085338344278 082359392760 BUKU BARU

Bali Jl. Pertulaka No. 28X Br. Peninjoan, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara T : 081327413385 081999278882 C.0002237-BBN

C.0000088-BRJ

RUPA-RUPA

C.0002207-brj

PUSTAKA BALI POST

Mau Buat Kolam Renang?? Hanya Dengan

Rp. 2.950.000/m3 Sudah Tinggal Berenang - Finishing Batu Hijau Sukabumi - Border Palimanan / Batu Candi - Pompa & Filter By HAYWARD - Lampu Kolam By EMAUX - Free Paket Alat Cleaning Kolam

PROMO BULAN APRIL :

- Free Floating Bed Pool - Free Masa Perawatan 1 Bulan Phone : 081 238 263 800

C.0002544-RPA

Penyusun Tebal Harga

Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang dkt Jembatan 081237070478 BUC A.BP.001.04.16.0000032

!!!!!!Canggu 45A Dkt Pantai Good View 087770077777!!!!!!!!!!

A.BP.001.03.16.0002479

Djl Sgr Tnh L:2,2A Lok.Strtgs Segitiga Emas Trafic Light Sesetan-Sidakarya Sgt Ck u/Dunia Usaha,Kantor Consultan/Pngcara Yg Plg Tpat u/Pasang Reklame/ Bill Board.SHM,Pruntukn Dagang /Jasa, Pminat.Sgr Hub.Pemilik 081337228877 Tanpa Perantara

: Drs. I Made Wiguna, M.Ag : vi + 54 Hal : Rp 19.000,-

Kamus ini menerjemahkan kata-kata dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia, dan bahasa inggris. Begitu pula menguraikan bahasa Bali alus serta bahasa Bali kasar, yang dilengkapi dengan cara membaca dalam bahasa inggris. Keberadaan kamus dapat membantu para siswa dalam menerjemahkan bahasa, serta dapat membantu para guide ketika membimbing para tamunya.

Hub : Pustaka Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A, Telp. (0361) 225764 atau Toko - Toko Buku Terdekat di Kota Anda Cdr.3kol.rpa.buku baru bp1809

A.BP.001.04.16.0000184

A.BP.001.04.16.0000197

PERCETAKAN

Dijual Tanah Lokasi Ubud Mas LT.440m2 Global 550 Juta Net Hub.08123955756 / 081805543495 A.BP.001.04.16.0000148

Jual Tanah 1,45Are Gg.Merpati Kerobokan Lokasi Belakang LP Hub.087777582622 A.BP.001.04.16.0000182

SERVICE

CV. BABE COOL

BARITO TEHNIK

AC

KULKAS

MELAYANI SUMUR BOR

G.0002601-PRC

A.BP.001.04.16.0000123

SERVICE

08123968533 - 081916424731

Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras

081338633936 PAK

SWAJAYA PRIMA CHINNEL

Dijual tanah Ds Pring Gianyar 2,5are Hub.085100928290

A.BP.001.03.16.0002181

Disewakan Rmh 1Are 2KT 1KM Jl. A.BP.001.03.16.0002661 SINGARAJA Bukit Hijau Dpn Poltek 60Jt/Th !!!Seminyak Kunti 19Are 081338 A.BP.001.03.16.0002609 Dijual Tanah di Jl.A.Yani Sgr 977777 Good Prospek !!!!!!!!!!! Dkntrkan Rumah di Jl.Trengguli A.BP.001.03.16.0002660 Pinggir Jl Utama Sgr-Seririt A.BP.001.04.16.0000173 Hub.081916546111/081353367196 BU Cpt:Jual Tnh Swh 25A & Tnh Luas 6Are Hub. 081805686671 A.BP.001.04.16.0000187 Djl Tnh 1,5Are SHM 150Jt Nego A.BP.001.04.16.0000185 Permhn 50A Tmbok Kllg,Phn Jati Dkont Rmh 3KT,Fasil Lkp+Isinya Lingk Banyuning H:085237721340 Penginapan Lok.Air Sanih-SingaSdh Ada Jln,Lokasi Br.Cengolo A.BP.001.04.16.0000162 Gatsu Tengah 15Jt,082240786772 raja LT19A H2M,Ng,082236598131 Tbn, Hub.0811380243 A.BP.001.04.16.0000029 Djl Tnh 3,5Are Lok Pinggir Jln A.BP.001.04.16.0000116 A.BP.001.04.16.0000146 Dkontrk Rmh Tk.Badung X/5 LT. Utma Baypas Sanur,085101783994 Tnh 50are isi Jati Desa Bulian BUC Dj Tanah 270m2 Jalan A.BP.001.04.16.0000205 1,5A Renon Dps H:085100938292 Pantai Balangan H.081337171703 Singaraja 40/A,Ng,082236598131 A.BP.001.04.16.0000164 Djual Tnh Jl.IB Mantra Los Pantai A.BP.001.04.16.0000114 A.BP.001.03.16.0001123 Kntrakan Rmh 2KT RM RK WC Grsi BUC Kavling G.Guntur 650Jt/Are Rmh Gn.Agung 081999956856 DISEWAKAN TOKO A.BP.001.04.16.0000143 Pdngsambian Klod 085100488131 Hub.081999300890-087852723501 Diswk Toko Lok.Jl.Tukad BanyuKav 225Jt/A Jl Mobil Trima SHM A.BP.014.03.16.0002621 A.BP.001.04.16.0000188 Batubln 2+4 300Jt 087761245398 sari Denpasar Hub.081353303640 Rmh Jl.P.Serangan No.41 Perum Dijual Tanah 2,5A Jln.Raya A.BP.001.03.16.0002521 B.BP.001.04.16.0000076 Kori Nuansa Dps 081239297745 Darmasaba Hub.08223074220 Tnh 2 Are Taman Mumbul,200 Mtr A.BP.001.03.16.0002143 KONTRAKTOR A.BP.001.04.16.0000154 dr ByPas NusaDua,08123659893 Gusti: Cor Lif,Borong Rmh,Villa Dijual Tanah 2Are Perum Graha DIJUAL TANAH A.BP.001.04.16.0000009 Tnh di Abiansemal Sangeh 15Are Kolam Dll+Design,081281155362 Mutiara Permai Sebelah Kantor 1Are Denpasar 355Jt/A Ng Jl. A.BP.001.04.16.0000172 65Jt/A08970204698/089674050482 Abian Base Hub.087777582622 Suradipa I Pmlik 082341670605 A.BP.001.04.16.0000022 A.BP.001.04.16.0000181 A.BP.001.03.16.0002679 DISEWAKAN KANTOR Tnh1,25A,290Jt/Are Abianbase Sewa Kantor Murah DiKuta 3,5Jt Tanah 430M2 di Jl.Tegal Wangi !!Djl Tnh 610m2 Cocok di KavJl3m,081237666809/085935497688 /Bln Bisa Patungan 0818889198 Sesetan Hub:0811399570 ling Semata A.Base081246076568

WC

RANGKA BAJA RINGAN/GALVALUM

CV. Tiga Sampoerna

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakan Rmh 10KT Jl.Trijata 52 Hub.299568/081353191119

Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego

RAJA SUMBAT

RAILING MINIMALIS TERIMA TUKAR TAMBAH | KOS DIBANTU PROSES CEPAT | SYARAT MUDAH

A.BP.001.03.16.0002680

BIRO JASA

PARTISI ALUMINIUM / GYBSUM

DP 14 Jt-an DP 5JT

Rumah Minimlis H510 Btbln Ssih Jl.Besar,IMB Tlp.085738452864

A.BP.001.04.16.0000175

Minggu Buka

MercyE230 NewEyes’97Slv MT Aud Alphard S’10 Htm,LowKM,IstimeBMW Velg Brabus 85Jt,081934364994 wa Spt Baru Hub.085737180911 BMW 318i Slv Met,AC Dingin, A.BP.001.04.16.0000210 B.BP.164.04.16.0000087 Tape,BodyBoxer,Mls 08123686246 Avanza G MT’2012 AsliDK Tgn1 ISUZU A.BP.001.04.16.0000157 Asuransi,Barang Bgs.0818354141 Panther Thn03 LS B.Original HONDA A.BP.001.04.16.0000179 Merah Met Smst Br,087861342357 Jual Mobil Jazz RS Th 2013 A.BP.001.04.16.0000195 Avanza Veloz 2011/12 Pemakaian Warna Silver.08563729822 AsliBali,PutihBagus 08123968148

085100533795

C.0002610-SRV

SERVICE PANGGILAN

AC

Dikerjakan ditempat dan Bergaransi Terima jual beli & tukar tambah

KULKAS FREEZER CHILLER SHOWCASE MESIN CUCI POMPA AIR WATER HEATER INSTALASI LISTRIK LAS PANGGILAN DLL

Jl. Imam Bonjol 22 Dps - Bali 082144505058 - 087761317050 C.0001420-SRV

DIJUAL RUKO *Ruko 2Lt jln Utama Mahendradata Toko BayPass Sanur,Tanah di Tuban BUC, 08123637336/7C7A6BDE A.BP.005.03.16.0002690

Djl Ruko H.1Milyr 3Lt Lok.Pasar Krnng085107041945,085221023678 B.BP.004.04.16.0000025

DISEWAKAN TANAH Dikotrk Tanah 7Are ada Bangn 20x8 Mter Semi Permanen bisa Pake Rmh Kost Bangunya di Bongkar Jl.Tukad Sungi 7/Tukad Badung II Renon H.082144534000 A.BP.001.04.16.0000136

KOST Kamar fas Hotel dlm Ling RS Sanglah/Surya Husada u/Dokter/ Residen/Koas/Pasien Harian/Bln H:03614722128/081337322228 A.BP.001.03.16.0002241

RUPA-RUPA Jl Abon Ikan Tuna Asli Dlm Bentuk Curah 180/Kg,081999161877 A.BP.001.04.16.0000151

Pajak SPT Tahunan / Bln NPWP SIUP SITU Pasport 081338344155 A.BP.001.04.16.0000025

SERVICE


REKREASI

18

Minggu Pon, 3 April 2016

Pertanyaan

Menurun 1. Pensil yang isinya hitam tebal 2. Penggunaan atau pendudukan 3. Kayu untuk sangkutan genteng 4. Penyakit raja singa 5. Penduduk asli Australia (Inggris) 6. Ditampung (Inggris) 10. Dibalik : Jiplakan 12. Kata sapaan untuk anak gadis 14. Nomor induk pegawai 18. Sebutan untuk seorang laki-laki Kudus 19. Kerajaan yang didirikan oleh Ken Arok 20. Kenyataan yang sesungguhnya (tanpa huruf akhir) 21. Proses tawar menawar 24. Tablet yang mengandung zat adiktif 25. Kenyal 26 Berkilat (Bali) 27. Aparatur Sipil Negara 32. Kuno 34. Seni tari tradisional Ponorogo

TTS Bali Post 1

2

3

4

5

6

7 8 11 13

14 17

19

20

9

10

15

16

12

18

21

22

23

24

25

26

27

28 29

30

31 33

32

34

35

36 37

38

SPT2016

Mendatar 1. Pangkat Perwira tinggi pertama dalam angkatan udara/angkatan laut 4. Ukuran tertentu yang dipakai sebagai patokan 7. Dibalik : Gagasan 8. Alat penampi beras tradisional 9. Serangan secara terbuka dan berhadap-hadapan 11. Hal yang harus dihindari oleh setiap aparat negara 13. Dibalik : Jerawat (Inggris) 15. Batu tulis (Bali) 16. Acara TV swasta yang dipandu Karni Ilyas 17. Makanan pokok 19. Mata air (Inggris) 22. Calon (Inggris) 23. Menggait (Bali) 25. Salah satu pelukis terkenal Bali 28. Satuan barang bagasi atau kiriman 29. Berharga sekali dan dianggap bertuah 30. Save our souls 31. Nama pohon obat anti malaria 33. Penyu (Inggris) 35. Titisan Dewata 36. Pasak (Bali) 37. Sekolah guru olah raga 38. Bisikan hati 39. Suatu kawasan yang memiliki arti sebagai warisan alam

39

KUPON TTS No.240 Ketentuan Menjawab

Pemenang TTS No. 238

Jawaban di tulis pada kertas dan masukan ke dalam amplop serta tempelkan guntingan kupon TTS No. 240 dan cantumkan identitas lengkap serta no telepon/Hp. Kirim ke Redaksi Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232, paling lambat Sabtu 9 April 2016. Pemenang diumumkan pada Bali Post Minggu 17 April 2016. Hadiah disediakan untuk 5 (lima) pemenang @200.000, dan 1 (satu) tiket masuk Bali Zoo untuk keluarga ( 2 dewasa + 2 anak ). Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Pemenang di Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar agar mengambil hadiahnya langsung ke kantor Bali Post tiap hari kerja dengan memperlihatkan identitas diri. Hadiah untuk pemenang di luar daerah tersebut akan dikirim lewat pos.

1. I Gusti Ayu Saniska Dewi Banjar Kemulan, Jagapati, Abiansemal, Kabupaten Badung

Jawaban TTS No. 238 Mendatar 1. Hikayat 4. Yuridis 9. Aroma 10. Akatep (Petaka) 11. Natsni (Instan) 12. Angsu 13. Egol 14. Suun 15. Sel 17. Alot 20. Ace 22. Gepe 23. Owas (Sawo)

2 5 . P o p 27. Orla 28. Kit 30. Liar 32. Rare 33. Akasa 35. Degung 36. Naucap (Pacuan) 37. Gabag 38. Iktikad 39. Angkara Menurun 1. Humanis 2. Kapabel 3. Alap alap

5. 6. 7. 8. 16. 18. 19. 21. 24. 25. 26. 28. 29. 31.

Uranus Daksina Sadisme Bong Ego Leo Tol Cai Warangan Pandemi Plagiat Kencana Terpana Ranggna (Anggar) 34. Ambu

2. Kadek Prastika Nadyastari Jln. Merdeka No. 43, Kabupaten Bangli 80613 (083114896336) 3. Made Arsana Br. Bajangan, Dencarik, Banjar, Kabupaten Buleleng 81152 4. Risky Raditya L. Teknik Mesin, Universitas Udayana (081547495423) 5. I Gede Made Rupawan Br. Dukuh, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kab.Tabanan 82152 1 (satu) pemenang mendapatkan tiket masuk Bali Zoo. Tiket langsung diambil ke Bali Zoo, Singapadu, Gianyar Nama : Made Ayu Dwi Purnama Alamat : SMA Negeri 1 Semarapura, Kelas XII IPA 1 (80700)

Tradisi Pemakaman Unik di Desa Terunyan DESA Terunyan merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Bangli. Desa yang berada di tepian Danau Batur, Kintamani ini banyak dikunjungi wisatawan karena keunikan tradisi dan budayanya. Salah satunya tradisi pemakaman warga Terunyan yang tidak dikubur, melainkan hanya diletakan di atas tanah. Seperti apa keunikan tradisi pemakaman di Desa Terunyan?

SEMA WAYAH â&#x20AC;&#x201C; Sema Wayah, Desa Terunyan Kintamani, kuburan yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama ini.

Untuk menuju desa ini, ada dua jalur yang bisa dilalui wisatawan. Pertama, wisatawan bisa melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan bermotor. Kedua, wisatawan juga dapat menempuh jalur perairan dengan menumpang kapal boat dari dermaga Kedisan. Hanya saja, dibanding melalui jalur darat, para wisatawan yang ingin berkunjung ke Terunyan kebanyakan memilih perjalanan melintasi danau. Selain dapat menyusuri danau secara langsung, perjalanan melalui jalur perairan juga lebih efisien waktu dan lebih dekat dengan objek wisata pemakamannya. Dengan menyeberang danau, wisatawan hanya butuh waktu sekitar 15 menit untuk dapat sampai di Trunyan. Perbekel Desa Terunyan, Wayan Arjana menjelaskan, tradisi pemakaman di Desa Terunyan merupakan salah satu tradisi yang menjadi daya tarik wisatawan. Di Terunyan, kuburan warga selama ini dibedakan men-

jadi tiga jenis, yakni Sema (kuburan) Wayah, Sema Nguda dan Sema Bantas. Sema Wayah diperuntukan khusus untuk memakamkan jenazah tokoh masyarakat dan masyarakat biasa, yang jasadnya utuh dan meninggalnya secara wajar. Sema Nguda diperuntukan untuk pemakaman bayi dan orang dewasa yang belum menikah. Sementara, Sema Bantas diperuntukan khusus untuk memakamkan jenazah yang cacat dan meninggal karena tidak wajar (salah pati ataupun ulah pati). Ketiga kuburan tersebut diakuinya tidak berada dalam satu lokasi yang sama melainkan saling berjauhan. Arjana menuturkan dari ketiga jenis kuburan tersebut, Sema Wayah yang terletak di pinggir danau kurang lebih setengah kilometer dari pusat desa, selama ini menjadi kuburan yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Di Sema Wayah, pengunjung bisa melihat jenazah diletakkan begitu saja di atas tanah dengan kedala-

man lubang hanya sekitar 20 cm. Jenazah yang dimakamkan hanya ditutupi kain dan dibatasi dengan potongan bambu yang disebut dengan ancak saji. Meski tidak dikubur dengan tanah, namun pengunjung tidak akan terlalu mencium bau busuk yang dikeluarkan dari jenazah yang ada di sana. Ini terjadi karena di Sema Wayah terdapat sebuah pohon yang disebut taru menyan. Konon pohon inilah yang menyerap dan menetralisir bau busuk dari jenazah-jenazah di kuburan setempat. Pohon taru menyan ini jugalah yang menjadi cikal bakal dinamakannya Desa Terunyan. Sementara itu, saat proses penguburan berlangsung, warga perempuan di Desa Terunyan pantang ikut masuk ke Sema Wayah. Warga perempuan hanya boleh mengantar mayat sampai di pinggir danau. Sebab kalau sampai ikut masuk ke Sema Wayah, warga mempercayai akan terjadi musibah yang menimpa wanita tersebut. â&#x20AC;&#x153;Sehingga selama ini warga kami yang

perempuan tidak pernah tahu kondisi setra di sini,â&#x20AC;? terangnya. Uniknya lagi di Sema Wayah ini hanya terdapat tujuh liang lahat yang letaknya berjejer. Liang lahat yang ada di ujung timur diperuntukan untuk tokoh masyarakat (peduluan), sementara liang lahat sisanya untuk warga biasa. Liang lahat di Sema Wayah ini tidak pernah bertambah ataupun berkurang. Ini bisa terjadi lantaran di saat ada jenasah baru yang akan dikubur, jenazah yang lama akan diangkat dan liang lahatnya digantikan dengan jenazah yang baru. Kemudian tulang belulang dari jenazah yang lama akan diletakkan di suatu tempat yang letaknya tak jauh dari jejeran liang lahat. Karena tradisi pemakaman unik ini sudah dijalankan masyarakat setempat sejak dahulu kala, maka tak heran kalau jumlah tengkorak dan tulang belulang yang ada di Sema Wayahan saat ini sangat banyak bahkan hingga menumpuk. Beberapa tengkorak juga terlihat ada di pintu masuk Sema Wayah. (ina)


19

Minggu Pon, 3 April 2016

Sebagai Ritus Dari Hal. 1 Terlebih lagi dalam lingkungan keluarga miskin, kebiasaan untuk melibatkan anak dalam kegiatan kerja, baik di rumah atau di luar rumah dipandang sebagai ritus dalam life circle seorang anak. Dalam UndangUndang No.13 tahun 2003 memang tidak disebutkan pengertian yuridis mengenai pekerja anak, namun dari ketentuan-ketentuan pengecualian terhadap larangan mempekerjakan anak, secara tidak langsung telah memberikan pengertian tersebut. Widiada mengatakan, pekerja anak adalah anak yang kehilangan masa kanak-kanak dan masa depannya yang bekerja sepanjang hari dengan upah rendah dan di bawah kondisi yang menimbulkan akibat buruk terhadap kesehatan, SHUNHPEDQJDQ Ă&#x20AC;VLN PDXSXQ mental. Terkadang harus berpisah/dipisahkan dari kesempatan untuk memperoleh pendidikan serta melakukan berbagai pekerjaan yang bertentangan dengan hukum. Makanya dia menyarankan belajar dulu baru bekerja. Pemerintah, kata dia, berkewajiban untuk melakukan pendekatan dan juga memiliki program dalam penanggulangan pekerja anak ini. Karena bagaimana pun, mereka ini seharusnya masih dalam posisi waktu menuntut ilmu. â&#x20AC;&#x153;Bila saat ini mereka bekerja, kapan mereka bisa belajar? Inilah perlu peran pemerintah menanggulanganinya,â&#x20AC;? ujarnya.

Anak anak yang menjadi pekerja (tukang suun) di Pasar Badung menjadi perhatian serius jajaran Lentera Anak Bali (LAB). Perhatian ini dilakukan dengan memberikan informasi yang tepat mengenai hak anak, terutama untuk dapat mengenyam pendidikan. Bukan hanya itu, hak anak untuk dapat bermain juga tidak boleh diabaikan. Karena itu, LAB secara terus-menerus memberikan sosialisasi kepada para pekerja tukang suun di Pasar Badung untuk tetap memerhatikan waktu untuk belajar dan juga bermain. Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar Gusti Agung Laksmi Dharmayanti mengungkapkan mempekerjakan anak di bawah umur sejatinya melanggar undang-undang perlindungan anak. Karena itu, semua wajib untuk mengingatkan agar para orangtua tetap memberikan anak-anaknya waktu untuk mengenyam pendidikan. Di Bangli Di Bangli, fenomena anak di bawah umur yang ikut bekerja untuk membantu perekonomian keluarganya cukup banyak. Adapun bidang pekerjaan yang selama ini dijalani anak usia sekolah kebanyakan pada sektor informal seperti menjadi buruh maupun perajin. Tak sedikit, anak usia sekolah yang mulanya bekerja sepulang sekolah pada akhirnya memutuskan untuk fokus bekerja daripada melanjutkan pendidikannya ke jen-

jang yang lebih tinggi. Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Industrial Jamsostek Disoskertrans Bangli Made Karyana mengatakan bahwa dari hasil pantauannya selama ini, tidak ada satu pun perusahaan di Bangli yang ditemukannya mempekerjakan anak di bawah umur. Semua perusahaan formal yang beroperasi di Bangli diakuinya telah menjalankan ketentuan soal larangan mempekerjakan SDM yang belum cukup umur. â&#x20AC;&#x153;Di Bangli tidak ada pekerja anak. Tapi anak yang bekerja ada,â&#x20AC;? terangnya. Dia menjelaskan konsep pekerja anak dan anak yang bekerja. Pekerja anak menurut Karyana memiliki pengertian yakni seorang anak melakukan pekerjaan hingga mengakibatkan terganggunya pendidikan dan membahayakan keselamatan. â&#x20AC;&#x153;Tapi kalau dia (anak) bekerja hanya untuk mengisi waktu senggangya dan tidak sampai meninggalkan bangku sekolah demi menjadi tulang punggung keluarga, maka dia bukan tergolong pekerja anak,â&#x20AC;? jelasnya. Karyana mengakui bahwa pihaknya selama ini lebih memonitor dan mendata pekerja anak di perusahaan formal. Sementara sektor informal diakuinya belum dan sulit dimonitor. Kendati demikian, jika pihaknya sampai menemukan ada usaha informal yang mempekerjakan anak di bawah umur maka pihaknya akan memberikan teguran dan sanksi tegas. (ina)

Tutup Mata Dari Hal. 1 Eksploitasi terhadap anak seperti itu tidak boleh dilakukan. Termasuk bila memang ada anak yang sengaja atau sampai putus sekolah, lalu kemudian bekerja. â&#x20AC;&#x153;Pemerintah jangan tutup mata kalau ada anak putus sekolah lalu bekerja. Apa yang harus kita lakukan terhadap anak ini karena dia berarti kerja untuk mencari nafkah untuk kehidupannya, menjadi tanggung jawab negara,â&#x20AC;? jelasnya. Kalau memang anak itu putus sekolah karena keinginan sendiri, lanjut Utami, maka pemerintah mesti melakukan pendampingan. Selain pemerintah, peran ini bisa diambil oleh LSM bahkan masyarakat di sekitar anak itu berada. Bagaimana agar kesadaran si anak tergugah bahwa di usianya tersebut sebaiknya dia meneruskan pendidikan. Sektor Informal Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, IGA Sudarsana, menjelaskan, lulusan SD ke bawah banyak bekerja di sektor informal. Umumnya, mereka bekerja sebagai petani atau pedagang. Kendati jumlahnya lebih banyak, namun mereka dinilai lebih mandiri karena tidak bergantung dengan pe-

rusahaan seperti pada sektor formal. Sementara sektor formal mayoritas diisi oleh tamatan SMP dan SMA. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Harus kita akui bahwa masih banyak memang masyarakat kita tidak bisa melanjutkan sekolahnya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya di Denpasar, Sabtu (2/4) kemarin. Meski demikian, Sudarsana menjamin tenaga kerja Bali tetap mumpuni dari segi kemampuan atau kompetensi. Hal itu terlihat pada setiap NHJLDWDQ VHUWLĂ&#x20AC;NDVL NKXVXVnya di bidang pariwisata. Sertifikasi juga dilakukan untuk menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sudarsana menambahkan, pihaknya terus berupaya PHQGLGLN GDQ PHQ\HUWLĂ&#x20AC;NDVL tenaga kerja agar indeks prestasi kerjanya meningkat. Selain itu, memberikan pula pelatihan pada tamatan SMA/ SMK yang tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Mereka juga diusahakan agar mendapatkan pekerjaan pascadilatih. Kalau untuk sarjana, sebenarnya peluang kerjanya banyak tapi mereka masih suka pilih-pilih. Sarjana juga tidak mau dilatih seperti tamatan SMA/SMK. Ketua Baleg DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta, mengatakan, Pemprov Bali maupun kabupaten/kota harus

mempunyai aturan yang jelas terkait dengan ketenagakerjaan di Bali. Paling tidak untuk menumbuhkan sisi profesionalisme pada SDM Bali yang menjadi tenaga kerja. Jangan sampai, masyarakat Bali justru hanya menjadi budak di daerahnya sendiri. â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Pemprov Bali dan pemerintah kabupaten/kota harus mulai memikirkan peningkatan SDM. Sekalipun hanya tamatan SMA, paling tidak diarahkan profesional,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujarnya. Budiarta mengapresiasi upaya sertifikasi ataupun pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun, hal itu juga harus didukung dengan kebijakan lain. Misalnya, memperbanyak beasiswa bagi generasi muda yang tidak mampu untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Jiwa kewirausahaan juga wajib dipupuk pada generasi muda yang akan terjun ke dunia usaha. Kalau tidak begitu, mereka akan kalah bersaing, tandasnya. Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, mengatakan pelatihan serta bekal soft skill yang langsung ada hubungannya dengan dunia kerja merupakan keharusan. Kalau perlu sudah diberikan pada siswa di tingkat SD. Sebagai contoh soft skill bahasa asing. (rin)

Memenuhi Persyaratan Dari Hal. 1 Pengusaha yang mempekerjakan anak dalam pekerjaan ringan, harus memenuhi persyaratan. Salah satunya izin tertulis dari orangtua atau wali, juga perjanjian kerja antara pengusaha dengan orangtua atau wali,â&#x20AC;? ujarnya Sabtu (2/4) kemarin. Pengawasan terhadap pekerja anak sudah diatur dalam UU No. 13 tahun 2003 dalam pasal 68. Ketentuan sebagaimana dimaksud pasal 68, dapat dikecualikan bagi anak berumur antara 13 tahun sampai 15 tahun untuk melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkembangan GDQ NHVHKDWDQ Ă&#x20AC;VLN PHQWDO

dan sosial anak. â&#x20AC;&#x153;Di pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 menyebutkan pengusaha dilarang mempekerjakan anak. Kemudian di pasal 69 ayat 1, ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 68, dapat dikecualikan bagi anak berumur antara 13 sampai dengan 15 tahun untuk melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkembangan GDQ NHVHKDWDQ Ă&#x20AC;VLN PHQWDO dan sosial,â&#x20AC;? ucapnya. Upaya Disnakertrans Buleleng, manakala ada anak yang bekerja baru tamat mereka sudah atau malahan bekerja di mana program pemerintah wajib menuntaskan anak sekolah 9 tahun. Pendidikan anak-anak di Buleleng tetap menjadi utama,

pekerja anak dapat ditekan semasih ada kerja sama dan kemauan orangtua memberi peluang belajar anak bahkan sampai ketingkat perguruan tinggi. Disnakertrans Buleleng mempunyai program Penarikan Pekerja Anak menuju Program Keluarga Harapan (PPA-PKH), dengan dana APBN dari pusat Kementerian Ketenagakerjaan, sudah menginjak yang ke-6. Di dalam pelaksanaannya dinas memberikan pengingatan tentang sekolah. Itu nantinya digunakan untuk bekal di masa depan atau mengubah mindset-nya dari nyaman bekerja mendapatkan uang, dengan sekolah tidak mendapatkan uang dan malah mengeluarkan uang,â&#x20AC;? tandasnya. (kmb34)

Dimintai Keterangan Dari Hal. 1 â&#x20AC;&#x153;Kalau tidak salah, masa Pak Jokowi tidak melakukan apa-apa. Lalu, izin pembangunannya baru ada pada masa Pak Ahok,â&#x20AC;? ujarnya usai berbicara di kampus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Sabtu (2/4) kemarin. Agus mengatakan, untuk kepentingan penyidikan, bisa jadi KPK akan memanggil Fauzi Bowo dan Ahok untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut. â&#x20AC;&#x153;Bisa saja (dipanggil Fauzi Bowo dan Ahok). Kita masih telusuri,â&#x20AC;? katanya. Agus menjelaskan, kasus yang menyeret nama poli-

tikus Partai Gerindra, M. Sanusi, itu terkait pembahasan Raperda tentang izin reklamasi. Pihak Podomoro Land diduga melakukan penyuapan agar Perda yang diputuskan nantinya menguntungkan pengusaha. â&#x20AC;&#x153;Ini kasus besar, karena menyangkut investasi triliunan rupiah,â&#x20AC;? katanya. Selain tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Agus menyatakan institusi yang dipimpinnya akan menelusuri keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut, termasuk anggota DPRD DKI Jakarta lainnya. â&#x20AC;&#x153;Kita pasti kembangkan,â&#x20AC;? katanya. Mengakui

Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk, Ariesman Widjaja, mengaku memberikan uang Rp 2 miliar kepada Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Mohamad Sanusi. Uang yang diduga suap tersebut diberikan dalam dua tahap. â&#x20AC;&#x153;Iya, memang dua kali diberikan,â&#x20AC;? kata pengacara Ariesman, Ibnu Akhyat, Sabtu kemarin. Menurut Ibnu, aliran uang Rp 2 miliar itu merupakan salah satu hal yang ditanyakan penyidik kepada kliennya. Namun, dia enggan menjelaskan, apakah uang tersebut merupakan permintaan dari pihak DPRD, atau inisiatif kliennya. (kmb)

Operasi Militer Dari Hal. 1 Terkait upaya penyelamatan, pemerintah Indonesia dia katakan, masih belum mendapat izin menggelar operasi militer pembebasan sandera di Filipina. Pemerintah Filipina juga meminta pemerintah Indonesia mempercayakan persoalan ini kepada mereka. â&#x20AC;&#x153;Mereka berjanji dengan berbagai cara untuk membebaskan para sandera. Untuk itu, kita harus yakin dengan niat baik dari pemerintah Filipina,â&#x20AC;? ucapnya. Pemerintah Indonesia, kata dia, masih menunggu perkembangan dan kabar dari Kementerian Luar Negeri yang tengah berupaya menempuh cara-cara diplomasi dan lain-lain dengan Filipina. Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara, Sutiyoso, Sabtu kemarin, menegaskan Indonesia bertekad tidak akan tunduk terhadap permintaan uang tebusan dari para penyandera yang diduga kelompok Abu Sayyaf. â&#x20AC;&#x153;Itu prinsip kita. Kita akan upayakan pembebasan tanpa syarat,â&#x20AC;? ujarnya. Walau tidak akan tunduk alias membayar uang tebu-

san, kata dia, pemerintah tetap akan menggunakan cara-cara dengan kekuatan halus (soft power) untuk menyelesaikan kasus penyanderaan sepuluh WNI yang disandera di Filipina. â&#x20AC;&#x153;Dalam masalah WNI kita disandera di Filipina itu, kita tetap akan melakukan soft power dengan negosiasi ini lebih kuat dan menguntungkan saya lihat karena minim korban jiwa dan biaya,â&#x20AC;? kata Sutiyoso. Pemerintah, kata dia, telah mengirimkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, untuk merundingkan pembebasan sepuluh WNI yang disandera ini dengan pemerintah Filipina terkait opsi dan cara yang akan diambil. â&#x20AC;&#x153;Kami kan perlu tahu itu, jika misalnya akan dilakukan dengan aksi militer, kami minta dilibatkan di dalamnya dan mungkin meminta izin,â&#x20AC;? ujar Sutiyoso. Sebelumnya, berdasarkan laporan yang beredar, Abu Sayyaf meminta tebusan 50 juta peso atau setara Rp 14,2 miliar, dengan tenggat pada 31 Maret 2016 untuk membebaskan sepuluh WNI yang disandera dalam kapal tunda Brahma dan kapal tongkang Anand 12. (kmb)

Sektor Nonformal Dari Hal. 1 Kemungkinan mereka malas mendaftarkan diri dan lebih banyak bekerja di sektor nonformal seperti buruh tani, buruh bangunan, konveksi dan lainnya,â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; ujar Tjok Juli. Tahun ini, Dinskertrans akan menggelar 27 paket pelatihan kerja baik itu berupa pelatihan tenaga kerja Spa, bengkel, hingga satpam. Di Badung Pemerintah Kabupaten Badung selama ini telah memprioritaskan unsur kepentingan terbaik untuk anak dalam pengambilan keputusan pembangunan, selain pembangunan di bidang ekonomi, politik dan infrastruktur. Bahkan, Gumi Keris ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). â&#x20AC;&#x153;Ditetapkannya daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak karena adanya komit-

men antara pemerintah dan masyarakat dalam memenuhi hak-hak dasar anak,â&#x20AC;? kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Badung, Anak Agung Raka Yuda. Ia mengemukakan bahwa hak dasar anak meliputi aksesibilitas pada bidang pendidikan, aksesibilitas masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan, kegiatan budaya, dan perlindungan anak. Pejabat asal Gianyar ini menerangkan, anak sebagai generasi penerus dan pengelola masa depan bangsa perlu dipersiapkan sejak dini melalui pemenuhan hak-haknya. Pemenuhan hak anak menjadi tanggung jawab bersama antara orangtua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. â&#x20AC;&#x153;Pemerintah Kabupaten Badung memiliki strategi dalam mewujudkan perlindungan dan tumbuh kembang anak dengan mengintegrasikan hak anak ke dalam setiap kegiatan di SKPD dan juga lintas sektor,â&#x20AC;? ujarnya. (san/par)

Seorang Pengembara Dari Hal. 1 Sementara itu, mengenai kisah di balik arca Datonta tersebut, dijelaskan Jaksa bahwa Datonta atau Ida Ratu Sakti Pancering Jagat awalnya merupakan seorang pengembara yang berasal dari Dalem Solo. Kedatangan beliau ke Trunyan, pada mulanya adalah untuk mencari tahu sumber wangi yang tercium sampai ke Solo. Setibanya di Trunyan, beliau menemukan sumber bau harum tersebut yang ternyata muncul dari tubuh seorang dewi. Paras sang dewi yang cantik membuat beliau terpikat dan ingin menikahinya. Oleh sang dewi, permintaan tersebut diamininya dengan syarat sang pengembara itu bersedia menjadi raja di Trunyan. Permintaan tersebut pun akhirnya disanggupi sang pengembara. Semasa kepemimpinannya, beliau menjadi raja yang sangat bijaksana. Dalam perjalanannya, beliau yang ingin pergi tanpa meninggalkan jejak kemudian moksa. Hingga kemudian menjadi batu yang akhirnya muncul dari dalam tanah. Sementara sang dewi saat ini di-sungsung sebagai Ratu Ayu Pingit Dalem Dasar. Sang dewi bersemayam di palinggih sapta petala. Beliau mengemban tugas untuk memelihara keberadaan Danau Batur. Jaksa mengatakan, masyarakat Trunyan juga percaya bahwa desanya menjadi satu-satunya desa di dunia yang antigempa. Hal itu dikar-

Umur Haidir Junaidi belum genap 11 tahun ketika ditemui 24 Maret 2015 yang lalu. Karena, si bungsu dari tiga bersaudara ini lahir tanggal 26 Juni 2004. Oleh sebab itu, fisiknya tentu saja masih sehat walafiat. Hanya, untuk menambah kebugaran dan imunitas, oleh kedua orangtuanya siswa kelas 5 SDN 16 Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, ini disarankan minum Madu Bima 99 setiap hari. Haidir pun mencobanya, yang dimulainya sejak setahun sebelum wawancara ini dilakukan. Meski rasa pahitnya dominan, madu hitam ini ternyata juga memberikan rasa manis sehingga yang muncul adalah rasa eksotis. Ini membuat

Haidir doyan. Dan sejak saat itu, dua hingga tiga kali ia tenggak Madu Bima 99 dalam sehari. Ditenggak? â&#x20AC;&#x153;Ya. Ditenggak saja. Nggak perlu pakai sendok. Habis, rasanya enak,â&#x20AC;? jawabnya sambil tersenyum. Hasilnya? â&#x20AC;&#x153;Nafsu makannya bertambah. Selain itu, pas kena batuk-pilek dan sariawan, sembuhnya cepat. Padahal sebelumnya lama. Lalu, di siang hari, sepulang dari sekolah, ia selalu tidur. Padahal, sebelumnya tidak. Ternyata, rutin minum madu ini membuatnya gampang tidur,â&#x20AC;? ujar ibunda Haidir, yang hadir mendampinginya ketika wawancara ini berlangsung. Seorang manusia, apakah ia anakanak ataupun orang dewasa, akan senantiasa sehat bila metabolisme tubuhnya berjalan dengan lancar dan sistem imunnya tinggi. Rutin minum Madu Bima 99 merupakan salah satu upaya untuk melancarkan

metabolisme dan meningkatkan sistem itu, karena produk ini kaya dengan zat gizi dan antioksidan. Zatzat gizi membuat pertumbuhan dan pergantian sel tubuh berlangsung dengan normal. Sedangkan antioksidan berperan memberantas radikal-radikal bebas yang membuat tubuh cepat tua dan gampang terserang penyakit. Kendati demikian, setiap orang juga mesti rajin memelihara kesehatannya dengan cara yang seimbang, misalnya menerapkan pola hidup yang baik, pola makan yang menyehatkan, dan pola pikir yang positif. Termasuk di dalamnya minum air putih dengan cukup, berolahraga dengan cukup, dan beristirahat dengan cukup. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi,

enakan kepercayaan mereka terhadap kekuatan Ida Ratu Sakti Pancering Jagat sebagai kancing gumi. Dia menuturkan, pada saat terjadi gempa hebat sekitar tahun 1976 silam, hampir seluruh wilayah di Bali ikut merasakannya. Bahkan wilayah Seririt, Singaraja sampai luluh lantak. Akan tetapi gempa tersebut tidak terlalu dirasakan masyarakat di Trunyan. Saat dirasakan terjadi gempa, semua peduluan akan membawa lu (alat untuk menumbuk) yang terbuat dari kayu dadap ke Pura Pancering Jagat. Lu tersebut akan ditumbukkan ke tanah di sekitar tempat berdirinya arca Datonta. Itu dilakukan untuk memadatkan tanah di sekitar beliau berdiri. â&#x20AC;&#x153;Lu itu masih ada sampai sekarang. Itu kami temukan pada tahun 2007 lalu saat kami melakukan pembersihan di sekitar palinggih arca Datonta, setelah sempat tertimpa pohon,â&#x20AC;? paparnya. Ajaibnya lagi, ketika musibah tumbangnya pohon beringin itu, arca Datonta tetap berdiri kokoh di tempatnya. Padahal, sejumlah palinggih yang berada di sekitarnya hancur tertimpa batang pohon. Hingga sejauh ini tak satu pun warga setempat yang mengetahui secara pasti kapan Pura Ratu Sakti Pancering Jagat didirikan. Diperkirakan, pura ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Upacara wali Pura Ratu Sakti Pancering Jagat biasanya diselenggarakan setiap rahinan Purnamaning Kapat. (ina) dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Distributor Bali 08123644754, Subdist : 081936459563, 085954158293, 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, 081239707770,

081338916680, 08123644754,

081999945381


balipost (115rb Like) http://facebook.com/balipost

MINGGU PON, 3 APRIL 2016

@balipostcom (4.004 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764

Festival

FILM

Ribuan Masyarakat Bali Rayakan Festival Holi

Denpasar (Bali Post) BPM/ist

PIALA ANTEMAS - â&#x20AC;&#x153;Surga Yang Tak DirinduNDQÂľ VDWX GDUL WLJD Ă&#x20AC;OP \DQJ PHQGDSDWNDQ 3LDOD $QWHPDV GL +DUL )LOP 1DVLRQDO \DQJ NH

Tiga Piala Antemas pada Hari Film Nasional 2016 MENYAMBUT Hari Film Nasional ke-66 yang MDWXK SDGD WDQJJDO 0DUHW %DGDQ 3HUĂ&#x20AC;OPDQ Indonesia (BPI) memberikan Piala Antemas kepada WLJD Ă&#x20AC;OP ,QGRQHVLD WHUODULV WDKXQ \DLWX œœ&RPLF 8: Kasino Kings Part 1â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2122;Singleâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; dan â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Surga Yang Tak Dirindukanâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; di Balai Kota DKI, Jakarta, belum lama ini. Ini adalah kali pertama Piala Antemas diberikan XQWXN WLJD Ă&#x20AC;OP NDU\D DQDN EDQJVD EHUSUHVWDVL Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, yang turut hadir dalam acara tersebut menyerahkan penghargaan itu kepada perwakilan rumah produksi Falcon Pictures, Soraya Intercine Films, dan 0' (QWHUWDLQPHQW .HWLJD Ă&#x20AC;OP \DQJ PHQGDSDWNDQ Piala Antemas diketahui memperoleh lebih dari satu juta penonton pada periode 2015-2016. â&#x20AC;&#x153;Ini adalah Piala Antemas kedua untuk Falcon Pictures. Pastinya kita bersyukur dan berterima kasih NHSDGD SHQRQWRQ Ă&#x20AC;OP QDVLRQDO NDUHQD EDJDLPDQDSXQ juga mereka adalah orang-orang yang menghargai Ă&#x20AC;OP NLWD 7DQSD PHUHND NLWD QJJDN DGD DSD DSDQ\D Âľ ujar Frederica, produser dari Falcon Pictures. ´3HQFDSDLDQ \DQJ SDOLQJ EDKDJLD DGDODK VDDW Ă&#x20AC;OP kita ditonton dan sebenarnya kita agak surprise juga karena Piala Antemas sebelumnya diberikan kepada 1 Ă&#x20AC;OP VDMD QDPXQ WDKXQ LQL DGD Ă&#x20AC;OP Âľ WDPEDKQ\D 0HOLKDW SUHVWDVL GDUL Ă&#x20AC;OP \DQJ EHUKDVLO PHQGDSDWNDQ ODPEDQJ SHQFDSDLDQ Ă&#x20AC;OP WHUODULV WHUVEXW $QLHV %DVZHGDQ EHUKDUDS Ă&#x20AC;OP ,QGRQHVLD PHPLOLNL DUDK yang jelas ke depannya dan tidak sebatas memperigati Hari Film Nasional setiap tahun. ´6D\D EHUKDUDS Ă&#x20AC;OP ,QGRQHVLD MDGL PHUFXVXDU GDQ memiliki arah yang jelas. Arahnya adalah revolusi PHQWDO \DLWX Ă&#x20AC;OP ,QGRQHVLD KDUXV PHQJHPEDOLNDQ rasa percaya diri bangsa, itu intinya. Mari manfaatkan momen Hari Film Nasional untuk mengembalikan rasa percaya diri itu,â&#x20AC;? ujar Anies. 'XNXQJDQ XQWXN NHPDMXDQ Ă&#x20AC;OP ,QGRQHVLD MXJD diutarakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki 7MDKD\D 3XUQDPD \DQJ SHUFD\D EDKZD VHEXDK Ă&#x20AC;OP dapat memberikan pengaruh yang besar kepada penontonnya. â&#x20AC;&#x153;Saya senang jadi tuan rumah Hari Film Nasional. 6HWDS PLQJJX NLWD SXWDU Ă&#x20AC;OP GL VLQL NDUHQD VXGDK GDpat proyektor dari Cinema 21. Saya ingin tiap kantor NHFDPDWDQ QRQWRQ Ă&#x20AC;OP QDVLRQDO GDQ NDODX DGD ZDNWX NRVRQJ DMDN SHJDZDL QRQWRQ Ă&#x20AC;OP 'XOX GL %HOLWXQJ banyak orang pada judi, tapi kenapa saya nggak judi, NDUHQD Ă&#x20AC;OP 5KRPD ,UDPD \DQJ ELODQJ ´$NX PHODUDW NDUHQD MXGLÂľ MDGL Ă&#x20AC;OP LWX SXQ\D SHQJDUXK EHVDU Âľ NDWD mantan Bupati Belitung Timur yang akrab disapa Ahok itu. Rangkaian Hari Film Nasional ditutup dengan Pesta Film Rakyat di Taman Menteng pada tanggal 2 & 3 April 2016 sejak sore hingga malam hari dengan EHUEDJDL PDFDP SURJUDP VHUWD SHPXWDUDQ Ă&#x20AC;OP PHQJgunakan media layar tancap raksasa. (pik)

Ribuan masyarakat Bali tumpah ruah merayakan festival warna 2016 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Festival Holi di Lapangan I Gusti Made Agung, Sabtu (2/4) kemarin. Festival Holi adalah festival Hindu kuno, yang pada mulanya memiliki banyak cerita. Tapi yang paling penting, Holi merupakan perayaan akhir musim dingin yang panjang di India dan awal musim semi. Ini adalah waktu untuk mulai menikmati kelimpahan warna musim semi dan untuk mengucapkan selamat tinggal untuk musim dingin. Selain ribuan masyarakat Bali yang hadir memeriahkan acara tersebut, hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Puta Beratha dan Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, kepala diplomatik dan masyarakat India. Sebelum acara tabur tepung berwarna dimulai, masyarakat yang hadir juga disuguhkan hiburan berupa tari-tarian dari para siswi India Culture Centre yang menampilkan pertunjukan tari-tarian berupa tari Cendrawasih dari Bali, tari Kathak yang merupakan tari klasik India, tarian rakyat Rajasthani, dan tari India kontemporer (Bollywood). Konsul Jenderal India di Bali, R.O. Sunil Babu, menyambut dan mengajak para peserta untuk menikmati kegembiraan Holi. Ia mengatakan bahwa ini adalah tahun kedua Konsulat India merayakan Holi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, khususnya Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar, serta staff admin-

Tiba-tiba aku sadar, tercampak di dunia sendirian tanpa ada yang menolong, sementara aku mengemban tanggung jawab besar yang tidak mampu kuhindar walaupun sekejap. (Jean Paul Sartre) â&#x20AC;&#x153;Saat sendirian dan berupaya merenungkan hakikat diri, kukira, setiap orang mengeluhkan hal seperti digumamkan tokoh eksistensialisme bernama Sartre itu. Tak terkecuali orang bergelimang harta atau miskin papa, sangat agamais atau atheis, ada saatnya mereka merasa sendirian, tak berdaya dan orang lain tidak bisa mewakili beban deritanya. Terutama ketika sakit parah dan menjelang ajal. Aku semakin percaya, ajaran agama kita yang mengatakan, terlahir di dunia adalah samsara atau penderitaan, sehingga moksa atau tidak dilahirkan lagi adalah kebahagiaan utama. Celakanya, bila dipikir-pikir, manusia bukanlah bos dirinya sendiri, sebab ada Tuan Besar yang menentukan kelahiran, hidup, dan kematiannya. Aku tidak peduli Sartre yang atheis setuju atau menolak pendapat ini! Karena itulah, setiap bayi baik yang lahir di keluarga hartawan maupun keluarga

brolan BALE BANJAR ARIDUS miskin, asalkan bukan calon orang bisu, pasti menangis kencang saat keluar dari rahim ibunya. Menangis karena sedih dan marah, namun tidak berdaya melawan kodrat. Itu tanda penyesalan atas tempat kelahirannya, tidak setuju terhadap orang tua yang melahirkannya, marah atas tubuh tempat jiwanya seumur hidup terkungkung. Mungkin itu sebabnya Plato menyebut tubuh adalah penjara jiwa. Kondisi tidak berdaya menghadapi keberadaan ini diberi istilah faktisitas. Orang boleh menolak kenyataan atau faktisitas karena menganggap hidup adalah pilihan, namun jangankan berhasil keluar dari cetakan nasib, malah cara mati pun mereka tidak kuasa menentukan sendiri,â&#x20AC;&#x153; papar Rubag. â&#x20AC;&#x153;Ya, menerima begitu saja keberadaan apa adanya dikatakan amor fati alias berserah pada takdir. Namun, orang-orang yang merasa diri modern, berkuasa dan berpengetahuan selangit, berupaya menentang sikap amor fati atas faktisitas dengan

istrasi Kota Denpasar atas kerja sama dan dukungan aktif dalam tuan fungsi. Ia mengungkapkan kebahagiaannya kepada ribuan masyarakat Bali yang tumpah

ruah merayakan dan ikut menjadi bagian dari perayaan Festival Holi dan berharap bahwa jumlah peserta akan bertambah tiap tahunnya. Dinas Kebudayaan Provinsi

Bali, Dewa Putu Beratha, sangat mengapresiasi kegiatan Festival Holi 2016 yang dirayakan di lapangan Puputan Badung. Dikatakannya, kebudayaan India dengan kebudayaan Bali pada khususnya mempunyai kemiripan, terutama pada keyakinan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Bali untuk berpartisipasi dan menghormati perayaan Festival Holi yang diselenggarakan oleh India di Bali. Ia berharap,

dengan diadakannya Festival Holi yang notabene adalah perayaan cinta kasih dapat diambil hikmahnya untuk saling mencinta satu sama lain. Sehingga tercipta kedamaian dan kesejahteraan antarmasyarakat di Bali. â&#x20AC;&#x153;Perayaan Holi identik dengan cinta kasih. Untuk itu, mari kita semua untuk saling mengcinta satu sama lain, agar tercipta kedamaian antara kita masyarakat Bali,â&#x20AC;? terang Beratha. (win)

BPM/wan

FESTIVAL WARNA - :DUJD ORNDO EHUEDXU GHQJDQ ZDUJD GDUL ,QGLD GDQ EHEHUDSD ZLVDWDZDQ PDQFDQHJDUD GDODP DFDUD ,QGLD +RO\ 3DUW\ &RORU )HVWLYDO )HVWLYDO :DUQD GL /DSDQJDQ , *XVWL 0DGH $JXQJ 6DEWX NHPDULQ

Lomba Nyanyi Lagu Chrisye Antarwartawan HEBOH dan seru. Resto Patio di Jalan Wijaya XIII Jaksel, malam itu seakan mau runtuh dengan tepuk riuh dan suitan serta komentar para wartawan. Ya, dalam rangka memperingati 9 tahun wafatnya penyanyi Chrisye, 30 Maret 2006, Kelompok Kangen Chrisye (K2C) menggelar acara Lomba Nyanyi Lagu Chrisye. Pesertanya semua wartawan baik dari media cetak maupun online. Jurinya dua wartawan yaitu Bens Leo (pengamat musik dan wartawan Xpose Indonesia), Hans Sinyal (koran Sinar Harapan, vokalis Grass Rock) dan seorang lagi anaknya almarhum Chrisye: Randa Pramasha Chrismansyah.

Anak yang â&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;Suputraâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; I FIND myself suddenly alone without help, engaged in a world for which I bear the whole responsibility without being able to tear myself away from this responsibility for an instant.

Facsimile: 227418

eksistensialisme seperti didoktrin Sartre. Waham yang didahului aforisme, â&#x20AC;&#x2DC; Manusia dikutuk untuk bebas â&#x20AC;&#x2DC;, membuat dunia menjadi bising dan gaduh. Kutukan bebas yang ambigu tersebut, bukan hanya hidup, bunuh diri pun dianggap pilihan bebas. Keberadaan segala makhluk menurut faktisitas adalah being in itself, tapi bagi kaum eksistensialis diubah jadi being for itself! Manusia dan binatang memang sama-sama punya kesadaran, namun manusia yang sadar punya kesadaran harus memanfaatkan kebebasannya untuk menjadi apa saja yang diangankannya, seturut asas being for itself. Ditambah ajaran nabi eksistensialisme Nietzsche yang mengenalkan teori â&#x20AC;&#x2DC;Kehendak untuk berkuasaâ&#x20AC;&#x2DC; yang melahirkan Ubermensch sebagai tujuan hidup manusia, membuat NRQĂ LN GDQ SHUDQJ OHELK PHwarnai dunia daripada kedamaian dan keharmonisan. Ditambah tesis â&#x20AC;&#x2DC;Tuhan sudah matiâ&#x20AC;&#x2DC; maka lengkaplah gempuran tatanan kosmis karena segelintir orang menganggap diri mereka setara Tuhan. Aku curiga, jangan-jangan kehendak keras atau ngeyel mereklamasi Teluk Benoa diakibatkan will to power dan menganggapn Tuhan sudah mati sehingga keberadaan puluhan tempat suci di situ dinafikan,â&#x20AC;&#x153; argumen Kadek Wahyudita. â&#x20AC;&#x153;Tanpa belajar dari sejarah, kutukan manusia untuk bebas tersebut memang meresahkan dan memuakkan.

Penggagas acara luar biasa ini adalah Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN yang sejak remaja menjadi fans fanatik Chrisye. â&#x20AC;&#x153;Ternyata banyak wartawan pencinta Chrisye dan hafal lirik lagunya. Saya berharap tahun berikut bisa diadakan lagi,â&#x20AC;? kata Ferry Mursyidan Baldan. Karena kesibukannya, banyak wartawan yang lupa ikut lomba ini. Mau mendaftar, tapi sudah ditutup. Pertama, peserta ikut audisi melalui video yang di-upload di media sosial facebook. Lalu di-like sebanyak-banyaknya. Kemudian, dipilih 10 peserta yang diadu ODJL GL EDEDN Ă&#x20AC;QDO Ketua Juri Bens Leo men-

gaku sempat bingung memilih pemenang lomba ini. â&#x20AC;&#x153;Karena semuanya bagusbagus, tapi kami bertiga dari dewan juri harus tetap memilih yang memenuhi penilaian,â&#x20AC;? ungkap Bens Leo. Akhirnya, terpilih 3 pemenang yaitu Thalia Caesarina sebagai juara I, Vinceny Hakim Roosadhy juara 2, dan Abdul Malik Msn pemenang 3. Sebagai penampil terbaik adalah Adimaja Cumi. Hadir malam itu istri Chrisye, Yanti Noor, dan dua anak kembarnya, penyanyi Tika Bisono dan Johnny Syafrudin (Ketum GPBSI). Pembawa acara di tangan Gideon Momongan, wartawan musik dari Newsmusic.com. Malam semakin larut. Be-

Sebab, kebanyakan manusia yang haus kekuasaan dan harta benda sering menggunakan kebebasan dengan memperkosa kebebasan orang lain. Inilah sumber konflik di era kapitalisme neoliberal. Coba simak nasib yang diterima para ubermesch seperti Robespierre, Lenin, Stalin, Hitler, Mussolini, Goto, Polpot, yang sempat bersinar di zaman keemasannya, namun akhirnya tamat dilumat cetakan nasib. Termasuk pula konseptor Will to power dan Ubermensch yang mati karena sakit jiwa, mungkin dikutuk Yang Mahakuasa yang dinyatakannya mengembuskan napas. Bagi kita yang meyakini Panca Sarada, di mana Hyang Widi sebagai puncak piramidanya, hanya bisa ber-yadnya dan berdoa guna menghadapi segala kedurjanaan. Sebab untuk melawan kekuasaan dan kapital besar, cara satusatunya adalah minta bantuan Yang Maha-adil! Di Bali pun kita pernah dengar ada seorang konglomerat kaya raya di tahun 1960-an bernama Tjio Po Nie, yang bergerak di usaha perkapalan dan ekspor-impor berbagai komoditas. Mungkin didorong libido kekuasaan dan ekonomi akibat berlimpahnya harta benda, si Tauke berkehendak membeli Pulau Bali. Masyarakat Bali gempar karena marah dan gemas mendengar keinginan yang dianggap keterlaluan, namun mereka tidak ribut tetapi ngerastiti pada Ida Sang Pematut. Entah doa mereka terkabul atau memang gagal untuk mengubah being in itself menjadi being for itself, akhirnya perusahaan besar

itu gulung tikar. Kantornya yang megah di Denpasar dilelang dan kudengar salah seorang cucunya berjualan sate di sebuah lapak, kawasan Orchard Road, Singapura. Bali ini tenget lo, hati-hati!â&#x20AC;&#x153; ujar Turah Kesuma. â&#x20AC;&#x153;Bagaimana tidak tenget, karena hampir setiap hari orang Bali melakukan ritual dan menghaturkan sesajen, demi terciptanya Bali yang santi! Itu bedanya keyakinan di Bali dengan keyakinan yang lain, mereka mempersembahkan sesuatu sebelum memohon, tidak ujug-ujug minta melulu! Jadi, uang Rp 1 triliun yang konon ditebar untuk menghancurkan lingkungan Bali, tidak ada artinya dibanding biaya yadnya yang dikeluarkan orang Bali selama bertahun-tahun buat mengajegkannya. Di Bali juga tidak ada upacara atau acara memburu setan, sebab agamanya mengajarkan mereka untuk bersahabat dengan setiap makhluk yang juga ciptaan Tuhan. Terkait paparan Rubag, soal faktisitas yang dihubungkan dengan bayi yang nangis saat dilahirkan, aku lebih cenderung mengatakannya sebagai peringatan samsara bagi seluruh anggota keluarga. Agar samsara tidak berkembang menjadi bencana, maka saat putusnya tali pusar bayi, orang tua pergi ke orang pintar atau dukun, untuk menanyakan roh leluhur yang mana bereinkarnasi di tubuh sang bayi? Juga ditanyakan, sesajen atau jenis upacara yang diminta oleh Sang Manumadi, agar bayi itu tumbuh jadi suputra atau anak yang berbudi baik dan menyayangi keluarga kelak. Kedengaran lucu dan lebay, bila ada orang

berapa wartawan ada yang masih sempat tarik suara lagu-lagu hits Chrisye, sep-

erti â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Lilin Lilin Kecilâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Anak Jalananâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122;, â&#x20AC;&#x2DC;â&#x20AC;&#x2DC;Sabda Alamâ&#x20AC;&#x2122;â&#x20AC;&#x2122; dan sederet nomor lain. (pik)

BPM/pik

PEMENANG - 3DUD SHPHQDQJ GL DFDUD /RPED 1\DQ\L /DJX &KULV\H DQWDUZDUWDZDQ GL -DODQ :LMD\D ;,,, -DNVHO

tua yang mohon agar anakanaknya tidak jatuh miskin, hahaha,â&#x20AC;? gelak Bakti Wiyasa di akhir penuturannya. â&#x20AC;&#x153;Itu permohonan yang egois dan matrek! Cukup didoakan agar anak-anak berbudi baik, berbakti pada orang tua dan menyayangi seluruh keluarga. Kalau percaya karma phala, tentu perbuatan kita sebagai orang tua harus dijaga, agar kekayaan yang diwariskan ke anak-anak tidak menjadi seperti senjata makan tuan. Boleh jadi Irwan Yusuf saat istrinya melahirkan mendoakan agar anaknya tumbuh jadi anak suputra. Sebab saat dia menggelandang jadi pengemis dan diamankan petugas Dinas Sosial DKI Jakarta, tanpa malu dan merasa aib, anaknya, Marshanda, yang telah jadi

aktris sinetron terkenal, menyambanginya ke Panti Sosial. Bahkan tanpa risih dan sungkan dia memeluk dan mencium pipi lelaki kucel tersebut di hadapan para wartawan. Marshanda mengaku menghormati ayahnya dan mengatakannya sebagai ayah yang baik, kendati akibat persoalan rumah tangga, dia dengan ibunya berpisah sejak umur 9 tahun dengan sang ayah. Meskipun sudah jadi aktris terkenal, dia menerima ayahnya apa adanya dan tidak merasa malu, karena percaya segala sesuatu akan indah pada waktunya dan semua kejadian merupakan kehendak Tuhan. Wah, inilah yang disebut being in itself,â&#x20AC;&#x153; komentar Pacet Sudiarsa. (aridus)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 April 2016 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu