Skip to main content

Edisi 03 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 186 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

sabtu paing,

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

3 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Berhenti Setiap 50 Meter

SORAK bergemuruh ketika bade itu mulai bergerak. Kemegahan bade yang didominasi warna keemasan sangat terasa. Sangat serasi dengan lembu ukuran besar yang sebagian besar dihiasi kain warna hitam. Ribuan turis asing dan pengunjung tak me-

nyia-nyiakan momen langka itu. Tak hanya dari badan jalan, para turis juga naik ke rumah-rumah penduduk yang berada di pinggir jalan. Sementara itu, para pengusung bade juga tak kalah semangat. Mereka

sangat antusias karena menjadi bagian dari prosesi bersejarah ini. Berat bade 11 ton benar-benar menguras tenaga bagi pengusungnya. Hal. 19 Menarik Perhatian

Bali Post/wan

PALEBON - Bade setinggi 27,5 meter diusung 3.910 orang secara estafet. Pengusung bade seberat 11 ton tersebut harus berhenti setiap 50 meter dan digantikan oleh pengusung lainnya.

’’Palebon’’ di Puri Ubud

Kapolda Bali pun Ikut Ngusung Bade UPACARA palebon A.A. Niang Agung sangat fenomenal. Bade setinggi 27,5 meter dengan berat 11 ton harus melibatkan pengusung 3.910 orang. Para pengusung harus berhenti setiap 50 meter dan digantikan oleh pengusung lainnya. Bahkan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Golose ikut mengusung bade dalam satu estafet saja. Selain melibatkan banyak pengusung, prosesi upacara palebon di Puri Ubud ini juga dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan parpol. Selain Megawati Soekarnoputri, hadir pula Menteri Susi Pujiastuti, Menkop A.A. Ngurah Puspayoga, Menpar Arief Yahya, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sebelum prosesi dimulai, petugas dari Rekor Muri pun mengumumkan bahwa bade ini memperoleh Rekor Muri sebagai bade tertinggi yakni 27,5 meter, dengan berat mencapai 11 ton dan diusung oleh 3.910 orang menuju Setra Dalem Puri, Ubud. ‘’Ini persembahan kami untuk almarhum. Bade ini dibuat selama 1,5 bulan oleh adik saya, Tjokorda Gede Raka Sukawati, bersama sejumlah pangayah di Puri Agung Ubud,’’ ucap Tjokorda Artha Ardhana Sukawati

saat memberi sambutan usai memperoleh penghargaan Muri. Selanjutnya dengan dikomando Bendesa Pakraman Ubud Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati, prosesi ini pun dimulai. Diawali dengan menaikkan layon ke bade melewati traktag. Di tempat layon pada bade tersebut nampak duduk Tjokorda Gede Raka Sukawati didampingi sejumlah kerabat puri. Hal. 19 Padati Lokasi

Bali Post/martawan

RUMAH - Ribuan orang berada di atas rumah di sepanjang jalan menuju setra, Jumat (2/3) kemarin.

SMAN 1 Semarang Ungkap Fakta Kekerasan OSIS Dua Siswa Dikeluarkan

Bali Post/ant

BARESKRIM - Wakil Ketum Partai Gerindra Fadli Zon saat tiba di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/3) kemarin.

Fadli Laporkan Penyebar ’’Hoax’’

Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon mengimbau berita bohong atau hoax tidak bisa dibiarkan. Oleh karena itu, lembaga penegak hukum harus mampu bertindak tegas menyelesaikan persoalan tersebut. Penegasan tersebut terkait laporannya ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yang melaporkan pemilik akun twitter @Anandasukarlan yang menyebarkan hoax tersebut di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (2/3) kemarin. Ananda dilaporkan dengan tuduhan ikut menyebarkan berita hoax karena mengunggah ulang kicauan akun di media sosial yang diduga menyebar foto hoax Fadli Zon dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama admin Muslim Cyber Army (MCA) sekaligus mengajak warganet mengunggah ulang foto tersebut. Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra berharap tindak lanjut dari laporan kasusnya ini bisa menimbulkan efek jera terhadap para penyebar berita hoax di media sosial. Dia menilai berita hoax yang disebar ulang oleh Ananda sebagai upaya untuk mendegradasi nama Prabowo Subianto. Hal. 19 Admin MCA

Semarang (Bali Post) – Kekerasan di sekolah di Semarang akhirnya terungkap. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Semarang mengungkapkan fakta terjadinya kekerasan yang dilakukan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap juniornya. ‘’Kami memiliki bukti berupa video rekaman kekerasan itu. Poin pelanggaran terhadap AN dan AF memang diakumulasikan dari video itu,’’ kata Kepala SMAN 1 Semarang Endang Suyatmi, Jumat (2/3 kemarin. Dalam kesempatan itu dihadirkan pula sejumlah orangtua korban kekerasan

senior terhadap juniornya dalam kegiatan OSIS, termasuk kalangan alumni yang membenarkan adanya tindak kekerasan tersebut. Berbagai bukti itu, katanya, awalnya dilaporkan orangtua yang merasa resah dengan dugaan kekerasan yang menimpa anaknya yang pengurus OSIS, termasuk Tari, orangtua Bintang (alm) yang meninggal tenggelam. SMAN 1 Semarang telah mengeluarkan dua siswanya yakni AN dan AF karena dugaan kekerasan saat kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK) OSIS, November 2017, dan menskorsing tujuh siswa pengurus OSIS. Na-

mun, peristiwa meninggalnya Bintang karena tenggelam di kolam renang Stadion Jatidiri Semarang, 7 Januari 2018, tidak berkaitan dengan AN dan AF, dua siswa yang dikeluarkan SMAN 1 Semarang. ‘’Tidak terkait Bintang. Ini dari sidak ponsel anak-anak kami di OSIS. Dari hasil rekaman kegiatan OSIS itu, AN dan AF kami putuskan untuk mengembalikan kepada orangtuanya,’’ kata Endang. Selain itu, Endang menambahkan, kegiatan yang dilakukan pengurus OSIS tersebut bukan LDK dan tanpa sepengetahuan sekolah karena dilaku-

kan di luar jam sekolah sehingga bisa disebut LDK ilegal. Endang Suyatmi juga menegaskan dikeluarkannya dua siswa itu karena sudah melampaui poin pelanggaran sebagaimana diatur tata tertib sekolah dan tidak terkait dengan kematian Bintang. ‘’Dari hasil sidak ponsel pengurus OSIS, kami temukan rekaman kegiatan OSIS. Poin pelanggaran terhadap AN dan AF memang diakumulasikan dari video itu dan melampaui batas maksimal,’’ katanya. Hal. 19 Peserta Didik

Dubes Minta Moratorium PRT Dipercepat Malaysia Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur Rusdi Kirana meminta kepada pemerintah pusat agar kebijakan moratorium pengiriman pembantu rumah tangga (PRT) ke Malaysia bisa dipercepat. ‘’Saya sudah titip pesan kepada Mendikbud Muhadjir Effendy untuk menyampaikan pesan kepada Presiden Jokowi agar kebijakan moratorium PRT bisa dipercepat,’’ ujar Rusdi Kirana, Jumat (2/3) kemarin. Sehari sebelumnya Mendikbud Muhadjir Effendy datang ke KBRI Kuala Lumpur untuk meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) guna melayani kegiatan belajar mereka yang putus sekolah dan mereka yang ingin meningkatkan keterampilan hidup. ‘’Moratorium ini sifatnya tidak tetap atau sementara sambil menunggu kita membuat tata kelola yang baru. Contohnya adalah pendapatan dan pendidikan calon majikan mesti sesuai dengan kemampuan sehingga perlakuan dan gaji bisa

baik,’’ katanya. Rusdi menegaskan, tidak berarti semua PRT Indonesia bermasalah tetapi ada juga yang bermasalah, sehingga pihaknya mengharapkan perlu dibuat tata kelola yang baik. Rusdi mengaku saat berada di Jakarta belum sempat bertemu dengan Presiden Jokowi sehingga menitipkan pesan kepada Mendikbud. ‘’Perlu diketahui saat annual consultation di Sabah, Presiden Jokowi sudah menyampaikan ke Perdana Menteri Najib Razak bahwa Indonesia akan melakukan moratorium khusus pembantu rumah tangga (PRT),’’ katanya. Sementara untuk pekerja di ladang-ladang sawit, ujar Rusdi, pada umumnya para TKI cukup berbahagia. ‘’Pembuatan tata kelola ini tergantung keseriusan dua negara. Kalau keduanya serius satu bulan juga selesai. Yang bermasalah sebagian kecil saja yakni majikan yang tidak mempunyai pendapatan yang baik,’’ katanya. (ant)

Rusdi Kirana


denpasar

2

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

figur 50 Ribu Pemilih TMS KEGIATAN pencocokan dan penelitian (coklit) serangkaian Pilgub Bali telah dilakukan jajaran Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) masing-masing kabupaten/kota sejak 20 Januari 2018 lalu. Tidak terkecuali di Denpasar. Dari hasil coklit tersebut, KPU sudah mengantongi hasilnya. Dari hasil coklit hingga tahap III (8 - 18 Februari) ditemukan puluhan ribu pemilih tidak memenuhi syarat (TMS). Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengungkapkan, hasil coklit yang dilakukan petugas PPDP memberikan perubahan yang signifikan. Buktinya, temuan pemilih TMS saja jumlahnya cukup banyak. Totalnya hingga 50.284 orang. Jumlah pemilih TMS ini ditemui di semua desa/ keluharan di Denpasar. Dikatakan, pemilih yang TMS di antaranya pemilih yang tidak ditemukan di asalnya, pemilih sudah pindah domisili, statusnya sebagai TNI/Polri serta ada juga yang sudah meninggal. Data ini masih tercantum dalam formulir A yang dikeluarkan KPU yang merupakan data daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang sudah diverifikasi. Selain temuan pemilih TMS, coklit juga berhasil mendata pemilih baru. Sedikitnya tercatat 13.134 pemilih baru yang berhasil didata. Pemilih baru ini dalam formulir A belum tercatat. Kemungkinan saat pendataan awal mereka ini belum cukup umur. Namun, dalam coklit ini umur mereka sudah cukup, sehingga harus dimasukkan ke dalam pemilih. Tidak hanya itu, pemilih yang belum memiliki e-KTP juga cukup banyak. Petugas PPDP mencatat sedikitnya terdapat 3.457 pemilih yang belum mengantongi e-KTP. ‘’Pemilih yang tidak memiliki e-KTP ini terdapat di sebagian besar desa/kelurahan. Hanya beberapa desa/kelurahan yang nihil,’’ ujarnya. Sebelumnya, sesuai daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) tercatat 479.311 orang. Setelah dilakukan verifikasi pemilih yang masuk formulir A mencapai 446.946 orang. Dalam coklit lalu, KPU menerjunkan 1.343 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di Denpasar. Pada Pilgub mendatang, KPU Denpasar telah merancang sedikitnya akan ada 817 TPS yang bisa digunakan warga untuk menggunakan hak pilihnya di 43 desa/kelurahan. (ara)

Naik, Ekspor Ikan dan Udang Denpasar (Bali Post) Pada Januari 2018, nilai ekspor barang asal Provinsi Bali yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia tercatat mencapai USD 53,2 juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 12,76 persen dibandingkan nilai ekspor Desember 2017 yang mencapai USD 47,2 juta. Kenaikan ekspor ini terutama disumbang oleh komoditi ikan dan udang dengan share 26,33 persen. Komoditi ikan dan udang kerap masuk lima komoditas utama yang diekspor Indonesia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, ekspor Januari 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 36,08 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 39,1 juta. Sebagian besar ekspor pada Januari 2018 ditujukan ke Amerika Serikat dengan persentase 25,82 persen dari total ekspor Bali. Selain itu, negara tujuan ekspor Bali yaitu Tiongkok dengan persentase 9,27 persen, Australia 8,45 persen, Uni Emirat Arab 7,12 persen dan Jepang 6,49 persen. Lima komoditas utama yang diekspor pada Januari 2018, yaitu produk ikan dan udang sebesar 26,33 persen, pakaian jadi bukan rajutan 16,17 persen, perhiasan/permata 13,85 persen, produk kayu, barang dari kayu 8,57 persen dan produk perabot, penerangan rumah 5,53 persen. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, selain produk ikan dan udang tahun ini pihaknya akan menggenjot ekspor produk UMKM. Tahun 2018, pihaknya menargetkan kenaikan ekspor dari produk UMKM 2,2 persen dari tahun sebelumnya. Komoditi yang akan digenjot adalah kerajinan kayu logam, garmen, keramik, produk tanah liat karena komoditi tersebut yang menjadi potensi Bali. Upaya yang dilakukan untuk menggenjot produk UMKM adalah melakukan Bimtek dari aparat untuk meningkatkan kualitas mutu dari produk UMKM. “Itu salah satu bagian dalam upaya kita merebut pasar,” ujar Astawa. Selain itu, kata Astawa, pihaknya juga memberikan kemudahan-kemudahan untuk prosedur ekspor. Yakni mendorong penerapan SKA (Surat Keterangan Asal). Penerbitan SKA yang sebelumnya secara konvensional, kini bisa dengan online sehingga dalam waktu sehari sudah bisa selesai. SKA sebagai salah satu persyaratan untuk bisa mengekspor barang. “Kita yang menerbitkan SKA-nya di sini. Itu yang kita push. Jika penerbitan SKA lancar, otomatis ekspor akan menjadi lancar. Selain SKA, perizinan telah dilakukan satu pintu sehingga bisa memangkas waktu,” tegasnya. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Bendesa Adat Diingatkan Tak Sembarangan Pungut Sumbangan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

OGOH-OGOH - Dua remaja sedang mengamati Ogoh-ogoh Buta Kapiragan di Banjar Dauh Tangluk, Kesiman, Denpasar, Jumat (2/3) kemarin. Sebanyak 182 ogoh-ogoh di Kota Denpasar tengah disiapkan untuk mengikuti lomba.

182 Ogoh-ogoh Ikuti Lomba

Pawai Dipusatkan di Masing-masing Desa/Kelurahan Denpasar (Bali Post) Pemerintah Kota Denpasar memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk melakukan kreativitasnya. Salah satunya memberikan ruang pada sekaa teruna (ST) untuk mengekspresikan kreativitas melalui pembuatan ogoh-ogoh yang berkaitan dengan hari raya Nyepi Çaka 1940. Sedikitnya, 182 ogoh-ogoh mengikuti lomba yang digelar Dinas Kebudayaan. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram didampingi Kabid Kebudayaan I Made Wedana mengatakan hal itu, Jumat (2/3) kemarin.

Menurut Mataram, ogoh-ogoh yang dibuat sekaa teruna dinilai oleh tim penilai dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang penilaiannya berlangsung dari tanggal 6-9 Maret mendatang. ‘’Sejak dibuka pendaftaran lomba ogoh-ogoh dari tanggal 22 Januari sampai 22 Februari 2018 lalu, tercatat 182 ogoh-ogoh yang telah mendaftar,’’ ujarnya. Dari jumlah tersebut, kata Mataram, pesertanya terdiri dari 48 peserta dari Kecamatan Denpasar Utara, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Barat, 38 peserta dari Kecamatan Denpasar Selatan dan 58 peserta

dari Kecamatan Denpasar Timur. Dari lomba tersebut, nantinya terdapat 32 pemenang dengan komposisi delapan sekaa teruna di masing-masing kecamatan dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Kendati demikian, sekaa yang sudah pernah mendapatkan nominasi selama dua tahun berturut-turut akan disidit atau tidak diikutsertakan dalam penilaian. Di samping itu, semua peserta lomba termasuk 32 pemenang lomba akan melakukan pawai dan rutenya telah ditentukan masingmasing desa/kelurahan. Hal ini baik untuk menjaga keamanan,

terlebih lagi tahun ini merupakan tahun politik. Apalagi pelaksanaan di masing-masing desa/kelurahan telah dilaksanakan sejak tahun 2014 lalu. ‘’Dinas Kebudayaan hanya melakukan penilaian terhadap ogoh-ogoh yang telah dibuat oleh masing-masing sekaa teruna,’’ jelas Mataram. Untuk syarat lomba, menurut Mataram, ogoh-ogoh yang akan diseleksi tidak boleh menggunakan styrofoam/gabus dan spons, harus dibuat dengan bahan ramah lingkungan seperti ulat-ulatan bambu, kayu, kertas, guungan, gedek, rotan atau penyalin. Adapun tinggi ogoh-ogoh minimal

tiga meter dan maksimal 5,5 meter di atas permukaan tanah/ lantai. Kawat jaring hanya boleh digunakan pada aksesoris kamen, saput, selendang dan rambut dan karet sandal hanya boleh pada gelang, kamen dan badong. ‘’Kenapa tidak boleh menggunakan styrofoam, karena di situ ketika me-ngulat bambu ada sifat gotong royong. Selain juga kita kembali menjaga budaya kita dan ogohogoh ini menjadi ajang pergaulan dan tukar pikiran tentang sharing membuat teknik ogoh-ogoh. Bukan hanya teknik, tapi juga filosofi agama Hindu,’’ ujar Mataram. (kmb12)

Kendalikan Bisnis Narkoba

Napi Ditangkap di Lapas Madiun Denpasar (Bali Post) Tim Gabungan Ditresnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC berhasil mengungkap sindikat bisnis narkoba Jawa Timur (Jatim)-Bali. Pengendalinya narapidana (napi), Bayu Sri Hartawan (32) alias Bokir. Terkait kasus tersebut, tersangka Bokir ditangkap di Lapas Klas I A Madiun, Jatim, Sabtu (17/2) lalu. Selain itu juga dibekuk jaringannya yaitu Asep Kurniawan (38), Anjas Sugiarto alias Aan (34), Tan Chandra Sutanto alias Koko (56). Sedangkan barang bukti yang diamankan 16 paket sabusabu (SS) seberat 333 gram neto. “Tersangka Bokir merupakan napi Lapas Kerobokan dan dilayar ke Lapas Madiun. Dia dilayar setelah bentrok di Lapas Kerobokan,” kata Wadir Ditresnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko didampingi Kasubbid Penmas Humas AKBP Made Ayu Kusumadewi, Jumat (2/3) kemarin. Sudjarwoko menambahkan, modus sindikat ini yakni tersangka Asep mendapat kiriman empat paket SS dari Bokir. Atas perintah Bokir, Asep lalu mengedarkan barang terlarang tersebut. Aksi Asep tersebut diendus polisi dan dia ditangkap di Jalan Sekar

Tunjung, Denpasar Timur, Kamis (15/2) pukul 17.00 Wita dengan barang bukti 333 gram sabu-sabu yang ditemukan di dua tempat berbeda. Di dalam kamar pelaku disita 217,4 gram SS dan di kamar kos mantan istrinya di Jalan Mulawarman, Gianyar disita SS seberat 115,60 gram. Hasil interogasi, Asep mengaku mendapat barang haram itu dari Bokir yang mendekam di Lapas Klas I A Madiun, Jatim. Barang terlarang tersebut ditempel di Jalan Sangga Langit, Denpasar. “Kami langsung menangkap Bokir di Lapas Madiun, Jawa Timur. Kami mengapresiasi dukungan Kalapas dan KPLP Madiun, sehingga Bokir kami tangkap,” ungkapnya. Polisi terus mengembangkan kasus ini. Kepada petugas, Bokir mengaku mendapatkan narkoba tersebut dari tersangka Anjas alias Aan. Petugas bergerak cepat menangkap Aan di rumahnya di

wilayah Madiun. Saat diinterogasi, Aan mengaku dapat kiriman barang haram itu dari tersangka Chandra alias Koko. Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas meringkus tersangka Chandra di wilayah Surabaya. “Tersangka Aan mengakui menjual 333 gram sabusabu tersebut kepada Bokir seharga Rp 328 juta. Setelah diperiksa, Bokir kami serahkan ke Lapas Kerobokan,” kata Sudjarwoko. Keempat pelaku ini merupakan jaringan narkoba kelas kakap. Mereka memasok karena telah berulang kali mengedarkan barang haram itu melalui jalur darat dengan menggunakan jasa kurir yang saat ini juga menjadi buronan polisi. “Padahal tersangka Bokir mengaku masih menjalani masa hukuman 2,5 tahun dan merupakan residivis peredaran narkoba. Dengan kasus ini, masa hukumannya pasti bertambah bahkan lebih berat lagi,” tegasnya. Sudjarwoko menambahkan,

Bali Post/eka

NARKOBA - Polisi menggelar tersangka dan barang bukti narkoba di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali, Jumat (2/3) kemarin. Sekitar 333 gram narkoba jenis sabu-sabu diamankan dari jaringan tersangka. pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Pasalnya, di atas Chandra alias Koko ada bandar besar lagi. Diduga dia mendapat pasokan dari bandar luar negeri. “Sesuai komitmen, kami akan terus memerangi narkoba di Bali. Termasuk para napi yang nekat

menjadi pengendali peredaran narkoba ini,” tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Serahkan Dana Aci Rp 250 Juta

Wabup Suiasa Hadiri ”Karya Melaspas” di Pura Penataran Pande Sading W AK I L Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria menghadiri Karya Melaspas lan Padudusan Alit di Pura Penataran Pande, Banjar Karang Suwung, Desa Adat Sading, Kamis (1/3) lalu. Kehadiran Wabup Suiasa selaku pemerintah Badung sebagai bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat, sekaligus ikut ngrastitiang semoga karya yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Kehadiran Wabup Suiasa disambut Kabag Organisasi I Wayan Wijana yang juga asal Sading, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Sekcam Mengwi Nyoman Suartana, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Bendesa Adat Sading I Ketut Suitra dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Wabup Suiasa melakukan persembahyangan bersama dan menyerahkan

MENGHADIRI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria saat menghadiri Karya Melaspas lan Padudusan Alit di Pura Penataran Pande, Banjar Karang Suwung, Desa Adat Sading, Kamis (1/3) lalu. dana aci sebesar Rp 250 juta. Suiasa menyambut baik dan mengapresiasi jalannya Karya Melaspas lan Padudusan Alit di

Pura Penataran Pande, Sading. Hal ini telah sesuai dengan ajaran dan sastra agama Hindu. Selain itu, sejalan dengan komitmen

Pemkab Badung dalam upaya melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya di Kabupaten Badung. Suiasa berharap pelaksanaan yadnya ini didasari hati suci serta rasa manyama braya, saling asah, asih, asuh, sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka. “Dengan terlaksananya upacara padudusan alit di Pura Penataran Pande, Sading ini, semoga kita semua mendapatkan keselamatan dan kerahayuan,” ujarnya. Ketua Panitia I Gede Sarjana menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah mendukung pembangunan di Pura Penataran Pande, Sading. Pembangunan pura ini dilakukan secara bertahap yang diawali tahun 2012 dengan mendapat dana bansos dari DPRD Badung sebesar Rp 50 juta. Selanjutnya dana hibah tahun 2014 sebesar Rp 500 juta, di tahun 2016 mendapatkan dana hibah sebesar Rp 1,2 miliar. Seluruh pem-

bangunan di Pura Penataran Pande dapat diselesaikan yang meliputi tembok panyengker, balai kulkul, palinggih Hyang Sapta Pekala, palinggih Hyang Raja Prana, balai pawedan, pelik sari, balai gong, pawaregan, Pancaresi dan bangunan lainnya. Sementara untuk biaya upakara sebesar Rp 300 juta. “Kami krama Pande Sading akan siap mendukung program-program dari Pemerintah Kabupaten Badung,” tegasnya. Rangkaian karya melaspas di-puput Ida Sira Mpu Brahma Puja Dharma Sidi dari Banjar Pemaron, Munggu. Karya pamelaspas bertepatan dengan Purnama Kasanga, Wraspati Kliwon, Klawu dengan upacara macaru manca mustika, nuntun, mendem dasar dan padagingan, melaspas, mamakuh, padudusan alit, sekar taman pregembal dan bebangkit. Pura Penataran Pande, Sading kaempon sebanyak 112 orang. (ad111)


Sabtu Paing, 3 Maret 2018

BADUNG

3

Satu Jalur, Cara Cepat Memajukan Pembangunan Klungkung MELALUI pola Satu Jalur, Calon Gubernur (Cagub) I Wayan Koster telah menyiapkan rumusan perencanaan percepatan pembangunan di Kabupaten Klungkung. Hal itu diungkapkanya saat kegiatan Konsolidasi Partai Pengusung dan Pendukung Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati-Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA) di Banjar Puri Akah, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (2/3) kemarin. Nampak pula hadir pimpinan partai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa serta anggota fraksi dari Partai PAN, Hanura, PKPI,

PKB dan PPP. Pada kesempatan itu Koster menjelaskan, jika konsolidasi ini digelar agar partai pengusung dan pendukung mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa satu arah dan satu langkah dalam menjalankan strategi pilkada dengan pola satu jalur. Terkait kondisi di Kabupaten Klungkung, Ketua DPD PDI-P Bali ini mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tergolong sangat kecil menjadi salah satu penyebab pembangunan di Klungkung berjalan sangat lambat. Selain itu, hanya 26 persen alokasi APBD yang terserap untuk pembangunan seperti infrastruktur. “Sedangkan sisanya sekitar 84 persen atau

I.B. Made Dwijanatha

Atlet Renang Cilik dari Mengwi

USIA I.B. Made Dwijanatha memang masih kecil. Ia lahir tanggal 14 Januari 2009 lalu. Namun usia belia itu tidak membatasinya untuk berprestasi. Ia seorang atlet renang dengan banyak prestasi. Belum lama ini ia berhasil menjuarai kejuaraan renang di luar daerah. Bocah asal Banjar Gulingan Tengah, Desa Gulingan, Mengwi ini menjalani hobi renang sejak kelas 2 SD di SDN 2 Mengwi. Saat itu putra pasangan I.B. Gde Widnyana dan I.A. Adnya Dewi Bali Post/may itu sudah mampu I.B. Made Dwijanatha menorehkan juara, yakni pada Nirmala Cup dengan masuk sepuluh besar. Dua bulan lalu saat mengikuti kejuaraan antarsekolah se-Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta, Dwijanatha turun di delapan gaya. Istimewanya, kedelapannya mendapatkan emas dan ia pun dinobatkan menjadi perenang terbaik di kelompok umurnya. Kemudian saat mengikuti Gresik Open pada Februari lalu, Dwijanatha yang turun di empat gaya sukses merebut tiga medali emas dan satu medali perunggu. I.B. Gde Widnya, ayah Dwijanatha mengatakan, meski dirinya bukanlah seorang atlet berprestasi, namun melihat bakat anaknya sejak kecil ia tetap mendukung hobi anaknya. Latihan demi latihan terus diawasi, baik latihan yang dilakukan oleh sekolah maupun pelatih pribadinya. Selaku orangtua, ia mengaku tidak bisa memaksakan anaknya untuk menekuni hobi lainnya. Sebaliknya, ia sangat mendukung bakat dan hobi anaknya. Selain serius menekuni cabang olah raga renang, Dwijanatha juga tetap mengutamakan pelajaran di sekolahnya. Saat ini ia duduk di bangku kelas 3 SDN 3 Mengwi. Menurut Kepala SDN 3 Mengwi Ni Wayan Suciati, pihaknya memberikan jadwal pelajaran tambahan untuk Dwijanatha. Dengan begitu, kegiatan nonakademik berupa renang tidak menganggu pelajaran utamanya di sekolah. Pihak sekolah juga mendukung sepenuhnya dan memberikan apresiasi kepada Dwijanatha dalam mengembangkan bakatnya di bidang olahraga renang. Seperti anak kecil lainnya, Dwijanatha juga suka bermain-main di sela-sela aktivitas belajarnya. Namun ia mengaku tetap serius menekuni olahraga renang yang menjadi hobinya, dengan latihan yang giat dan disiplin. “Kelak saya ingin menjadi atlet renang dunia dan mengharumkan nama bangsa dan negara,” tegasnya. (may)

lebih besar untuk belanja rutin pemerintah. Sehingga sulit diharapkan terjadi perubahan,” kata Koster. Dikatakannya, PAD Klungkung saat ini hanya sebesar sekitar Rp 154 miliar dengan rancangan APBD mencapai sekitar Rp 1,2 triliun. “Jadi, diperlukan pemetaan guna menggali lagi pontensi-potensi untuk sumber pendapatan asli daerah,” ujarnya. Mengingat PAD yang masih kecil, sangat dibutuhkan sekali bantuan anggaran dari unsur pemerintah vertikal atau di atasnya. Baik itu pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Maka pola Satu Jalur adalah solusi tepatnya. Karena gubernurnya Koster-Ace, terus bupatinya BAGIA dan presidennya Pak

Jokowi, ini akan memudahkan bagi Klungkung untuk mendapatkan bantuan program dari pemerintah di atasnya,” sebut Koster. Pihaknya apabila terpilih sebagai Gubernur Bali melalui Satu Jalur bersama BAGIA di Klungkung, akan senantiasa duduk bersama menyamakan persepsi dalam perumusan perencanaan pembangunan di Klungkung. “Nantinya sebagai gubernur, saya akan bantu melalui pembuatan regulasi. Kemudian karena saya punya pengalaman sebagai Badan Anggaran di DPR, nanti saya kasih tahu sumbersumber anggaran dari pusat yang bisa digunakan untuk pembanguan di Klungkung. Apalagi presidennya juga sudah Satu Jalur,” ungkapnya.

Mangupura (Bali Post) – Bendesa adat se-Kabupaten Badung diingatkan untuk tidak sembarangan melakukan pungutan, meski berupa sumbangan. Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, semua jenis pungutan di desa kini diatur dengan jelas. “Jadi tidak bisa sembarang memungut meski dalam bentuk sumbangan. Kamarin sudah ada FGD (focus group discussion - red) masalah pungutan itu. Meski dibolehkan memungut sumbangan, namun harus resmi dan peruntukannya jelas. Jadi, tidak bisa sembarangan lagi,” ujar Anom Bhasma, Jumat (2/3) kemarin.

Menurut Anom Bhasma, FGD diselenggarakan Pemprov Bali melibatkan semua bendesa adat se-Bali. Dengan begitu, semua perangkat desa memahami aturan secara jelas terkait pungutan di masing-masing wilayah. “Aturan jelasnya belum saya pegang, karena kemarin dari Badung perwakilan yang hadir. Yang jelas, dalam

melakukan pungutan harus ada pararem dan jelas untuk apa hasil sumbangan itu,” katanya. Anom Bhasma menambahkan, Pemkab Badung juga sudah melakukan parum yang melibatkan Polda Bali dan Kejaksaan Negeri se-Bali untuk menyikapi adanya kegelisahan dari para bendesa adat terkait

pungutan-pungutan yang dilakukan. “Para bendesa adat ingin mendapatkan informasi lebih dalam, sehingga dapat menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat dengan bersih dan bebas pungli,” tegasnya. Anom Bhasma mengatakan, kehadiran aparat penegak hukum dalam rapat bendesa adat tersebut untuk menggali informasi yang tepat, sehingga ke depan bendesa adat dapat ngayah dengan aman dan nyaman. “Jangan sampai ada bendesa kami yang terkena operasi tangkap

tangan, karena ketidaktahuan mereka,” terangnya. Anom Bhasma menegaskan, bendesa adat menginginkan adanya sebuah keputusan dari pemerintah daerah terkait dengan pungutan di desa adat. Oleh karena itu, pihaknya akan mengonsultasikan ke Bagian Hukum dan format yang sesuai dengan aturan. Selain itu, bendesa adat di dalam membuat pararem dan awigawig juga diingatkan harus tetap mengacu pada Perda Nomor 3 Tahun 2003 tentang Desa Pakraman. (kmb27)

Bali Post/ist

PULANG - Belasan warga Karangasem yang mengungsi di Desa Baha, Mengwi akibat erupsi Gunung Agung, Jumat (2/3) kemarin diantarkan pulang ke kampung halamannya.

Belasan Pengungsi Gunung Agung Pulang Kampung Mangupura (Bali Post) – Belasan pengungsi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Badung, akhirnya memilih untuk pulang ke kampung halaman. Kepulangan warga asal Banjar Telung Buana, Desa Sebudi, Kecamatan Selatan yang mengungsi di Desa Baha, Kecamatan Mengwi tersebut difasilitasi Pemkab Badung, Jumat (2/3) kemarin. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ni Nyoman Ermy Setiari mengatakan, warga Karangasem memutuskan untuk

kembali ke daerah asalnya pascastatus Gunung Agung diturunkan. Seperti diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Agung dari level IV (Awas) jadi level III (Siaga). “Pengungsi yang difasilitasi pemulangannya 19 orang. Mereka diantarkan tadi siang (kemarin - red). Mereka menginginkan pulang semenjak penurunan status Gunung Agung,” ujar Ermy Setiari. Menurut Ermy Setiari, seluruh BPBD yang ada di

Polres Badung ”Panen” Karangan Bunga

Bali Post/kmb36

KARANGAN BUNGA - Masyarakat mengirim karangan bunga ke Polres Badung sebagai wujud dukungan penanganan kasus penganiayaan dokter. ada SOP-nya. Memang SOPnya seperti itu, pesan kamar dan cari obat adalah keluarga pasien. Korban ini murni dari keluarga warga sipil. Jadi, dokter tersebut sudah menjalankan SOP. Kami juga sudah melaksanakan prosedur hukum,” tegasnya. Apakah pelaku mengajukan permohonan penangguhan penahanan? “Belum ada. Walaupun ada, kami harus pelajari dulu. Tidak

KONSOLIDASI - Suasana kegiatan Konsolidasi Partai Pengusung dan Pendukung Pasangan Calon GubernurWakil Gubernur Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) serta Paslon Bupati-Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA) di Banjar Puri Akah, Kota Semarapura, Klungkung, Jumat (2/3) kemarin.

Bendesa Adat Diingatkan Tak Sembarangan Pungut Sumbangan

Oknum Perbekel Dijerat Pasal Pengecualian Mangupura (Bali Post)Perbekel Desa Pelaga I Gusti Lanang Umbara (39) sampai saat ini masih meringkuk di sel Polres Badung. Dia ditahan atas kasus penganiayaan terhadap dr. Grace Juniaty dan dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 335 dan 351 KHUP. Terkait penanganan kasus itu sesuai prosedur, Polres Badung ‘‘panen’’ dukungan dan apresiasi dari masyarakat yang disampaikan lewat karangan bunga. “Memang ancaman hukuman kedua pasal tersebut di bawah lima tahun. Tapi, Pasal 335 itu merupakan pasal pengecualian. Artinya, walau ancaman hukumannya paling lama satu tahun, penyidik bisa melakukan penahanan,” tegas Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi Kasatreskrim AKP Made Pramestia, Jumat (2/3) kemarin. Yudith Satriya Hananta menegaskan, pihaknya menangani kasus tersebut sesuai prosedur atau aturan yang berlaku. Apalagi pihaknya sudah mengantongi alat bukti yang cukup, sehingga berani melakukan penahanan. “Pelaku ingin dilayani cepat dan dipermudah. Tapi kan rumah sakit itu

Selain itu, kata Koster, pihaknya melalui pola Satu Jalur juga bisa meminta Kabupaten Badung memperbesar porsi perimbangan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) bagi sejumlah kabupaten di Bali, termasuk Kabupaten Klungkung. Dikatakannya, inilah salah satu pola Satu Jalur yang dimaksud dirinya. Di mana pembangunan di daerah Bali sebagai satu kesatuan wilayah dalam satu tata kelola pembangunannya yang terintegrasi dalam segala aspek. “Baru dengan begitu pembangunan di Klungkung akan bisa berjalan progresif (cepat) yang muaranya kesejahteraan masyarakatnya juga ikut meningkat pesat,” tegas Koster. (kmb)

serta merta mengabulkannya,” tegas Kasatreskrim

AKP Made Pramestia. (kmb36)

Pembetulan Terjadi kesalahan penulisan judul pada berita “Perbekel Petang Ditahan, DPMD Berikan Pendampingan Hukum” yang terbit Jumat (2/3) kemarin. Seharusnya judul yang benar “Perbekel Pelaga Ditahan, DPMD Berikan Pendampingan Hukum”. Dengan ini, kesalahan judul tersebut telah diperbaiki.

kabupaten/kota diimbau untuk membantu menyosialisasikan kepada pengungsi agar kembali ke kampung halamannya. Jumat kemarin, pengungsi yang ada di Desa Baha memutuskan pulang ke kampung halamannya. “Makanya kami fasilitas mereka. Total pengungsi yang kemarin kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Karangasem sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) atau 19 orang, termasuk anak-anak,” jelasnya. Selain pengungsi yang berada di Desa Baha, kata

Ermy Setiari, BPBD Badung juga akan memfasilitasi pemulangan para pengungsi yang ada di wilayah Kabupaten Badung. “Sepanjang tercatat di database BPBD Badung, kami siap memfasilitas pemulangannya. Di Desa Baha mereka tinggal mengelompok, sisanya menyebar di rumah kerabatnya masing-masing,” katanya. Kendati demikian, Ermy Setiari mengaku pihaknya tidak bisa memaksakan semua pengungsi di Badung pulang ke kampung halamannya sesuai arahan pemerintah.

Pihaknya hanya mengimbau dan menfasilitasi apabila ada warga Karangasem yang mengungsi di wilayahnya menginginkan pulang ke tanah kelahirannya. “Kami sifatnya hanya memberikan imbauan semata. Kami tidak bisa memaksa warga Karangasem yang sebelumnya masuk sebagai pengungsi ke Badung untuk pulang,” tegasnya seraya menyebutkan, semenjak tidak ada lagi tanggap darurat maka status mereka bukan lagi sebagai pengungsi, melainkan pendatang di Badung. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FIB Unud Lepas 97 Calon Wisudawan

Lulusan Diharapkan Kompeten, Inovatif dan Berdaya Saing Kuat

PELEPASAN - Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. bersama lulusan terbaik dalam acara pelepasan sarjana periode ke-125 di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra, Unud, Jumat (2/3) kemarin. FAKULTAS Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) melepas calon wisudawan ke-125 di Gedung Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra, Unud, Jumat (2/3) kemarin. Sebanyak 97 orang lulusan dilepas untuk diwisuda pada 10 Maret 2018 mendatang. Calon wisudawan ini terdiri atas S-1 sebanyak 65 orang dan S-2 berjumlah 32 orang. Pada acara itu juga diumumkan peraih prestasi tingkat fakultas baik S-1 maupun S-2. Lulusan tersebut yakni Putu Kurnia Utami dari Prodi Sastra Inggris FIB Unud dengan IPK 3,94 dan lama studi 3 tahun 3 bulan serta Made Artadi Gunawan dan Ni Putu Tina Anindia Purnamawati dari Prodi S-2 Linguistik FIB Unud. Keduanya memiliki IPK 3,95 dengan lama studi 1 tahun 8 bulan. Ketua Persatuan Orangtua Mahasiswa A.A. Gede Widiarta, S.E., CRBD. melaporkan, sebelum acara

pelepasan dilakukan kegiatan seminar alumni menampilkan tiga pembicara yakni Made Artadi Gunawan dari Prodi S-2 Linguistik, Putu Kurnia Utami dari Prodi Sastra Inggris dan Gede Arya Suartawan dari Prodi Arkeologi. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. menyampaikan ucapan selamat pada para lulusan dan semoga selalu sukses dalam meraih cita-cita. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan dan pengalaman selama menempuh pendidikan, para calon wisudawan diharapkan mampu menjadi pengabdi yang tangguh baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan maupun bangsa. Selain itu, mampu berkontribusi untuk meningkatkan martabat bangsa melalui keunggulan daya saing dan kemampuan inovasi. Diterangkannya, sebagai institusi pendidikan tinggi di bawah Kemen-

ristek Dikti, FIB Unud selalu berusaha berbenah agar mampu menerjemahkan visi misi kementerian untuk menciptakan lulusan dengan daya saing kuat. Lulusan diusahakan berkualitas dan berdaya saing sesuai visi misi kementerian yakni inovatif. Kompetensi harus dimiliki para lulusan dalam persaingan di era global. Kompetensi antara lain sosok percaya diri yang memiliki pemahaman kuat akan yang benar dan salah, mudah beradaptasi, tangguh, memiliki pertimbangan yang cerdas, berpikir secara mandiri, kritis dan berkomunikasi secara efektif. Selanjutnya menjadi pembelajar mandiri yang percaya diri, tekun, bertanggung jawab dan mampu berkontributor aktif. Bisa bekerja efektif dalam tim, inovatif, inisiatif, selalu mempertimbangkan risiko, berusaha mancapai sesuatu yang terbaik, excellent dan tentunya menjadi menjadi warga negara yang peduli. Para lulusan wajib memiliki kepedulian terhadap NKRI, rasa tanggung jawab sosial, update informasi dan aktif dalam usaha memperbaiki taraf hidup masyarakat di sekitarnya. Prof. Dr. Sutjiati menambahkan, keberhasilan meraih gelar di FIB karena adanya kerja sama yang baik dari berbagai pihak. ‘’Kami selalu mengajak semua insan bahumembahu dengan niat tulus dan jiwa pengabdian yang tinggi untuk meningkatkan kualitas FIB Unud sebagai salah satu fakultas di Unud yang bertanggung jawab dalam mencetak para lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja baik lokal, nasional maupun internasional. Selain itu, mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berperan besar dalam perjalanan bangsa ini menuju bangsa yang mandiri, kuat dan hebat,’’ terangnya. (ad78)

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Implementasi Pembelajaran

SMK Penerbangan Cakra Nusantara Songsong Revolusi Industri 4.0

PRAKTIK – Siswa SMK Penerbangan Cakra Nusantara praktik menggunakan simulator dengan teknologi ter-‘’update’’ dan pesawat komersial. KEBANGKITAN baru di era industri kini dikenal dengan Revolusi Industri 4.0 saat terjadi penyatuan berbagai kemajuan teknologi. Inovasi bergerak cepat dan semua serba terkoneksi. Menjadi era Internet of Things bahkan Internet of Everything. SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah mengimplementasikan hal tersebut ke dalam sistem proses pembelajaran dan sistem output di antaranya di www.smkpenerbangan. sch.id, www.koperasisekolah.co.id, www.pedulipendidikan.org, www. sanggartaribali.com, www.bursakerjapenerbangan.com. Dunia usaha dan dunia industri serta berwawasan internasional

menjadi tujuan utama sekolah ini. Industri penerbangan menjadi salah satu industri yang menjanjikan di era transportasi yang makin maju. Terdapat empat prinsip yang telah diterapkan SMK Penerbangan Cakra Nusantara dalam menyongsong Industri 4.0 yaitu Interoperabilitas (kemampuan terhubung internet), Keterbukaan Informasi (salinan virtual dan data sensor), Technical Assistence (bantuan teknis) dan Decentralized decisions. Implementasi yang telah diterapkan di antaranya e-learning, teleconference, sistem koordinasi internal, bursa kerja khusus online, koperasi sekolah online, penerimaan PPDB online.

Rangkaian Dies Natalis Ke-40 STP Bali Resmi Dibuka

Munculkan Ide Inovatif

Undiksha Gelar Raker Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Anggaran 2019

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Jumat (2/3) kemarin menggelar rapat kerja (raker) penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran tahun anggaran 2019. Bertempat di Harris Hotel Kuta Galeria, Badung, kegiatan ini diikuti 89 peserta yang terdiri dari unsur rektor, dekan, danwas, kepegawaian, kemahasiswaan dan sekolah laboratorium. Ditemui di sela kegiatan, Wakil Rektor II Undiksha Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd. didampingi Ketua Panitia Rapat Kerja Dr. I Nyoman Tika, M.Si. mengatakan, rapat kerja ini merupakan agenda tahunan di lingkungan Undiksha. Melalui forum ini pihaknya berharap bisa melahirkan program-program dan kegiatan sesuai visi dan misi lembaga termasuk visi-misi Kemenristek Dikti. ‘’Di sisi lain, kami harapkan muncul ide-ide inovatif untuk menjadikan Undiksha lebih baik lagi ke depannya,’’ ucapnya. Tiga hal menjadi skala prioritas dari kegiatan ini. Pertama, bagaimana Undiksha ke depan mampu meningkatkan kualitas layanan dan produk akademik melalui student body dan research yang bersifat inovatif. Kedua, bagaimana bisa membawa Undiksha ke ajang persaingan global. Ketiga, diharapkan lahir pemikiran yang menempatkan efisiensi dan efektivitas program sebagai keharusan. Menurut Prof. Lasmawan, hal itu menjadi penting sesuai imbauan Kemenristek Dikti dan Kemenkeu

bahwa kegiatan-kegiatan kelembagaan harus bersandar pada efektivitas, bukan semata-mata bersandar pada efisiensi. Untuk mencapai efisiensi gampang, tetapi bagaimana menjadikan program itu bisa efektif atau berdampak langsung pada perbaikan atau peningkatan grade lembaga yang menjadi kewajiban setiap lembaga. Dari sisi materi rapat kerja, tahun ini pihaknya memasukkan beberapa poin penting. Salah satunya bagaimana nantinya mampu mengalokasikan suatu anggaran untuk membuka prodi-prodi yang inovatif terutama prodi (program pendidikan) nonkependidikan. ‘’Kami ingin secara perlahan na-

mum pasti, ke depan Undiksha dikenal bukan hanya sebagai produsen guru semata, tapi juga produsen tenaga terdidik, sarjana yang tidak semata-mata harus jadi guru,’’ tegasnya. Saat ini dengan keluarnya izin prodi sistem informasi, Undiksha sudah memiliki 17 prodi nonkependidikan. Sementara ada lima prodi nonkependidikan yang masih dalam proses di Kemenristek Dikti. ‘’Ada lima lagi prodi nonkependidikan, sehingga nantinya akan ada 22 prodi nonkependidikan di Undiksha. Ke depan prodi nonkependidikan harus didorong untuk bisa semakin eksis di Undiksha,’’ pungkas Prof. Wayan Lasmawan. (ad106)

RAKER - Suasana raker penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran tahun 2019 yang digelar Undiksha Singaraja di Harris Hotel Kuta Galeria, Jumat (2/3) kemarin.

Universitas Tottori-Mataken Gakko Perluas Kerja Sama dengan Lembaga Pendidikan di Bali

BERSAMA - Foto bersama saat mengunjungi Konsulat Jepang di Denpasar. SETELAH dirintis sejak 1970an, keberadaan Mataken Gakko, lembaga kursus Bahasa Jepang, kian eksis di mata masyarakat Bali dan Jepang. Lembaga kursus gratis ini sudah berperan aktif dan sangat antusias memperkokoh hubungan kerja sama tersebut. Sudah banyak yang dilakukan lewat kerja sama pendidikan dengan pemerintah serta berbagai universitas di Jepang. Jumat (2/3) kemarin, pinisepuh sekaligus salah satu perintis Matakken Gakko, I Gusti Kompyang Pujawan, kembali menerima dua mahasiswi volunteer dari Universitas Tottori yang datang ditemani pembimbingnya Joji Sugimoto. Mer-

eka adalah Koyama Nanako dari Fakultas Bioteknologi dan Taniguchi Haruka dari Fakultas Teknik Kimia. Keberadaan mereka di Bali selain sebagai sukarelawan pengajar Bahasa Jepang di Mataken Gakko juga untuk mengetahui lebih jauh soal budaya serta kehidupan orang Bali. ‘’Tentu saja untuk berlibur, mengunjungi tempat-tempat indah di Bali,’’ ujar Koyama Nanako yang mengaku baru pertama kali ke Bali. Mereka juga berkunjung ke Konsulat Jepang di Denpasar yang ditemui langsung Konsul Hirohisa Chiba dan wakilnya Koichi Ohashi. Di tempat ini mereka menceritakan

tentang keberadaannya di Mataken Gakko dan perlunya lembaga nirlaba ini mendapat dukungan dari pemerintah Jepang. Tanggapan pihak konsultat baik dan berharap kerja sama itu ditingkatkan lagi. Sementara ketika di Universitas Dwijendra, dua mahasiswi asal negeri Matahari Terbit itu mendapat penjelasan soal sejarah uversitas setempat dan keberadaan beberapa fakultas di dalamnya. ‘’Kami mempunyai Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur yang khusus mendalami soal arsitektur tradisional Bali, seperti soal arsitektur pura, puri dan tempat tinggal,’’ ungkap Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Perguruan tinggi ini juga mempunyai hal khusus lainnya yakni penulisan bahasa dan huruf Bali di atas lontar. Hal ini banyak memikat akademisi asing, sehingga berbagai kerja sama dilakukan dengan universitas luar negeri seperti dari Amerika Serikat dan Australia. Sebelum bertemu dengan rektor dan jajarannya, rombongan dari Jepang itu sempat melihat murid berlatih gamelan dan menari. Mereka menyatakan rasa kagumnya dengan sikap generasi muda Bali yang mencintai budayanya sendiri. Sekitar dua jam di tempat ini, rombongan dari Universitas Tottori kemudian melanjutkan kunjungannya ke Pemkot Denpasar. (ad110)

SMK Penerbangan Cakra Nusantara menerapkan Kurikulum 2013 revisi 2017 yang dijalankan dengan 70% praktik dan 30% teori. Baik praktik maupun teori secara keseluruhan mengacu pada industri 4.0 yaitu semua fokus menggunakan teknologi terkini dan internet. Praktik menggunakan simulator dengan teknologi ter-update dan pesawat komersial. Sekolah ini fokus pada lulusan yang memiliki kinerja terbaik dan berkomitmen membentuk sekolah berbasis industri. Praktik dilakukan tidak hanya di Bali melainkan juga di bandara dan maskapai yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Empat jenis jurusan yang tersedia di sekolah ini yaitu Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (Bandara), Pemeliharaan dan Perbaikan Motor dan Rangka Pesawat Udara (Airframe Power Plant), Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics) serta Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan). Menjadi SDM yang unggul, tangguh dan mandiri memang membutuhkan usaha yang keras pula. Maka bergabunglah bersama kami di SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Jalan Drupadi No.27 Denpasar atau hubungi (0361) 474 2600 dan kunjungi www.smkpenerbangan.sch. id .(ad104)

DIES NATALIS - Rangkaian Dies Natalis ke40 STP Bali resmi dibuka ditandai pelepasan balon, Jumat (2/3) kemarin. SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali, Jumat (2/3) kemarin membuka secara resmi rangkaian Dies Natalis ke-40. Bertempat di lapangan kampus setempat, pembukaan ditandai pemukulan gong dan pelepasan balon. Memasuki usia ke-40 tahun, STP Bali terus melakukan inovasi. Tidak hanya untuk memajukan lembaga, namun juga guna meningkatkan kualitas lulusan. Bahkan, mahasiswa STP Bali diharapkan memiliki jiwa wirausaha. Kalau berbicara wirausaha, tentu harus memiliki jiwa kreatif, inovatif dan mandiri. Ketika mereka tamat, sepuluh persennya diharapkan sudah memiliki bisnis. Hal itu ditegaskan Pembantu Ketua III Ir. I Nyoman Sudiksa, S.E., M.Par. didampingi Ketua Panitia Dies Natalis Luh Yusni Wiarti, A.Par., S.E., M.Par., M.Rech. pada

pembukaan Dies Natalis ke-40 STP Bali. Dijelaskannya, seluruh mahasiswa dari masa kuliah diharapkan sudah memiliki ide-ide untuk bisnis. Jadi, setelah tamat kuliah, mereka tentunya harus sudah bisa memiliki bisnis. Dalam mendukung hal tersehut, di STP Bali mulai tahun 2017 lalu sudah menginisiasi beberapa pelatihan. Selain itu, di kurikulum mahasiswa semua mendapatkan mata kuliah kewirausahaan dan beberapa kegiatan yang mendorong ke arah itu. ‘’Yang paling penting adalah pada puncak dies natalis nanti, STP Bali akan meresmikan inkubator bisnis. Nantinya inkubator bisnis ini akan digunakan untuk membina mahasiswa dengan menggandeng para stakeholder dan para dosen untuk memberikan pandangan yang riil mengenai bagaimana bisnis itu,’’ pungkas Nyoman Sudiksa. Tahun 2017 lalu, berbagai langkah dan capaian sudah diraih. Di antaranya STB Bali membuka program S-2 yaitu magister terapan pariwisata yang bisa dikatakan satu-satunya di Indoneaia. Selain itu, STP Bali sudah menginisiasi program internasional. Sementara untuk akreditasi, banyak akreditasi yang sudah didapat. Selain itu, bekerja sama dengan lembaga internasional yang sudah terstandardisasi. Dies Natalis kali ini mengambil tema ‘’Dengan Semangat Dies Natalis STP Bali ke-40 Kita Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi dalam Era Digitalisasi untuk Menghasilkan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Mandiri Guna Menghadapi Pariwisata Global’’. Melalui tema ini, STP Bali berkeinginan meningkatkan kreativitas dan sisi inovatif setiap civitas akademika STP Bali untuk mampu unggul dan bersaing dalam kompetisi pariwisata global. Dalam Dies Natalis ke-40 STP Bali akan diadakan tiga poin pokok kegiatan yang terdiri atas pembukaan, pertandingan serta perlombaan internal dan eksternal. Untuk pertandingan meliputi futsal, bulu tangkis, basket dan E-sport-Mobile Legend. Untuk perlombaan ada lomba Jegeg Bagus STP Bali, tari Maumere, karaoke dosenpegawai, penjor hias, gebogan bunga kontemporer, band, design spanduk, video essay, vlog nasional, design poster ilmiah nasional, fotografi nasional dan National Business Plan Competition. Sementara untuk kegiatan sosial mengadakan donor darah, bakti sosial ke panti jompo dan aksi bersih pantai yang akan dilakukan di Pantai Melasti, Nusa Dua. (ad107)

SMPN 2 Denpasar Tampil Memukau di Gelar Seni HUT Kota Denpasar DI SELA-SELA acara gelar inovasi pelayanan publik HUT ke-230 Kota Denpasar, anak-anak SMPN 2 Denpasar dipercayakan oleh Disdikpora mengisi gelar seni. Penampilan gelar seni siswa Spentwo ini sukses memukau ribuan penonton di Taman Kota Lumintang, Kamis (1/3) malam. Sekaa baleganjur inovatif SMPN 2 Denpasar pertama kali menggebrak panggung dengan karya ‘’Sagung Wah’’. Kisah ini melukiskan perjuangan wanita dari Tabanan yang tewas di tangan Belanda membela negara. Ide cerita dan penanggung jawab Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir, S.Pd., M.M., pembina I Gusti Agung Ayu Made Seniwati, S.Pd., pembina tabuh I Nyoman Pula Suwarjaya dan penata tari A.A. Bagus Suwendra Diputra. Baleganjur inovatif ini melibatkan 50 seniman, sedangkan total digelar seni Spentwo menampilkan 100 seniman cilik. Mercy didampingi Wakasek Humas Dra. Ni Wayan Muliastini, M.PSi., Sarpras I Putu Seneng, S.Pd. dan Kurikulum I Nyoman Gede Wiastra, S.Pd., M.Pd. juga menyuguhkan modern dance GPDDS dengan gaya yang sopan seperti ciri khas siswa Spentwo. Tak ketinggalan penyanyi andalan Spentwo, Indira Kinarsih, yang pernah meraih juara VOC Production -- milik alumni -- tampil atraktif dengan lagu ‘’Taksu’’. Ia didukung empat figuran fashion show Spentwo lainnya. Ikut ditampilkan baca puisi oleh Mera Anjani dan Made Januarta diiringi tabuh gender wayang dengan pembina Putu Suartika, S.Pd.B. Acara yang juga disaksikan oleh sejumlah pejabat di Disdikpora Denpasar itu semakin menarik ber-

GELAR SENI - Kepala SMPN 2 Denpasar Mercy Victoria Gigir bersama wakasek dan siswa yang terlibat dalam gelar seni HUT Kota Denpasar. kat dipandu MC Spentwo, Risma dan Regita. MC berpengalaman ini membuat acara demi acara mengalir tanpa ada cacat. Suasana semakin meriah dengan penampilan pemungkas Teater Lingkar. Teater yang dibina A.A. Sugiantiningsih, S.IP. ini sarat dengan pesan edukasi lewat karya ‘’Budayaku Jatidiriku’’. Tema ini diisi anak muda yang serius mengajegkan Bali sekalipun digempur oleh pengaruh global. Ini semua mencerminkan pribadi insan Spentwo yang sederhana, cerdas, berwawasan global dan kuat akar budayanya. Kasek Mercy mengungkapkan rasa bangganya hanya dipersiapkan tiga hari siswanya mampu tampil maksimal. Gelar seni ini sekaligus penghormatan bagi warga SMPN 2 Denpasar guna menampilkan bakat dan minatnya. ‘’Anak-anak kami tak mau asyik dengan HP, melainkan diperkuat akar budayanya,’’ tegasnya. Sekolah ini akan mempersiapkan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

diri mengisi Nawanatya III dengan garapan ‘’Sekar Wangi’’ guna mengembalikan kesan joged tak porno. Selain itu, anak-anak Spentwo empat kali juara umum Porjar dan PSR serta juara III nasional hemat energi. Sementara di akademik menjadi juara I Olimpiade Kimia di Undiksha atas nama A.A. Indi Kusuma Putri. Di olahraga, siswa Spentwo meraih juara nasional judo atas nama Bagus Nava dan Wulandiri. Di Wali Kota Cup 2018 merebut tiga emas dan perak di panahan, juara umum di sepak takraw, menyabet emas di bulu tangkis ganda putra dan putri serta juara II di woodball dan basket putri. SMPN 2 Denpasar selain dikenal sebagai gudangnya atlet dan seniman berprestasi, juga banyak meraih prestasi secara institusi. Sekolah ini menjadi duta Kota Denpasar dalam lomba Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Provinsi Bali. (ad105)


Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Daerah

5

Rp 3,6 Miliar untuk Kampung Kakao Mataram (Bali Post) – Kementerian Pertanian menyetujui anggaran Rp 3,6 miliar untuk program pembentukan ‘’Kampung Kakao’’ di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTT) pada 2018. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Husnul Fauzi di Mataram, Jumat (2/3) kemarin. Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB mengusulkan anggaran Rp 22 miliar pada 2017, namun hanya disetujui Rp 3,6 miliar. Dana APBN ini merupakan langkah awal dari Kementerian Pertanian. Lahan kakao yang akan dikembangkan seluas 200 hektar dari total 1.400 hektar potensi lahan yang ada di Kecamatan Gangga. Pengembangan ‘’Kampung Kakao’’ tersebut akan disinergikan dengan rencana pemerintah bersama investor yang akan membangun Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara. ‘’Arahnya nanti Kampung Kakao itu menjadi salah satu destinasi wisata andalan daerah,’’ ujarnya. Ia menyebutkan, dana Rp 3,6 miliar tersebut diarahkan untuk peremajaan tanaman kakao di lahan tahap pertama seluas 200 hektar. Selain itu, untuk sarana pendukung, jaringan perpiaan, alat pemangkasan, penyemprotan hama dan penyakit serta lantai jemur. Pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap calon petani dan calon lahan (CPCL). ‘’Kampung Kakao’’ akan menyediakan bahan baku berupa biji kakao berkualitas untuk diolah menjadi produk cokelat yang nilai ekonominya lebih tinggi. Proses pengolahan menjadi cokelat siap konsumsi dengan branding Lombok akan dilakukan di Pulau Jawa, oleh industri yang menjadi mitra petani kakao. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan ongkos produksi lebih murah dibandingkan diolah oleh industri skala rumah tangga, di samping kualitas kemasan agar bisa diterima oleh pasar modern. Penentuan pabrik pengolahan nantinya berdasarkan rekomendasi dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember, Jawa Timur. Pabrik pengolahan nantinya bekerja sama dengan koperasi petani kakao dalam hal penyediaan bahan baku. ‘’Koperasi petani kakao sudah ada. Koperasi yang akan mengatur suplai pasokan biji kakao ke pabrik pengolahan di Jawa,’’ papar Husnul Fauzi. (ant)

NTB Tawarkan Penataan Cakranegara

Mataram (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan menawarkan program penataan kawasan pusat bisnis Cakranegara, Kota Mataram, dengan melakukan intervensi fisik dan menyiapkan anggaran Rp 5 miliar. Ketua Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan (Satker PBL) Provinsi NTB Ika Sri Rezeki di Mataram mengatakan, penataan fisik tersebut akan dilakukan di Jalan Selaparang. “Penataan kawasan Cakranegara diambil 25 meter dari barat lampu merah dan 25 meter ke arah timur Jalan Selaparang,” katanya dalam kegiatan sosialisasi program penataan kawasan bisnis Cakranegara, Kamis (1/3). Menurutnya, penataan Cakranegara merupakan bagian untuk mendukung kawasan tersebut selain sebagai pusat bisnis juga pusat pariwisata, apalagi terdapat bangunan cagar budaya yang berpotensi menjadi magnet dari aspek kepariwisataan. Selain itu, ketinggian bangunan pada kawasan itu relatif masih memberikan efek positif pada ruang jalan. Cakranegara juga merupakan kawasan sejarah serta simbol pusat pariwisata dan bisnis Mataram yang aksesibel, hijau, dinamis, unik, representatif dan bersahabat. Anggaran Rp 5 miliar yang telah disiapkan untuk penataan kawasan Cakranegara merupakan anggaran tahap pertama dari total yang direncanakan Rp 25 miliar. Dengan menggunakan anggaran itu, kawasan Cakranegara akan diintrevensi dengan menata pedestrian bagian kiri dan kanan Jalan Selaparang. Menanggapi penawaran dari Satker PBL tersebut, Pjs. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyatakan tertarik dan merespons positif. “Tapi karakteristik masyarakat di kawasan tersebut sangat berbeda. Apalagi areal yang akan diintervensi merupakan areal bongkar muat barang,” katanya. (ant)

Petugas Gagalkan Pengiriman Kulit Buaya Kupang (Bali Post) – Petugas Avian Security (Avsec) dan Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Mali, Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggagalkan pengiriman enam lembar kulit buaya yang hendak dibawa keluar dari kabupaten terluar tersebut. Enam lembar kulit buaya tersebut dikemas dalam satu kardus, yang kemudian akan dikirim keluar dari daerah Alor. Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT Agus Djami Koreh di Kupang, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, enam lembar kulit buaya yang dilindungi itu akan dikirim ke luar daerah Alor menggunakan jasa ekspedisi, namun lokasi tujuan pengiriman tak dicantumkan. Temuan itu terungkap setelah kemasan yang berisi kulit buaya terdeteksi X-ray dan memancing kecurigaan petugas Avian Security (Avsec) dan Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Mali, Alor. Setelah dilakukan pengecekan diketahui isinya berupa empat lembar kulit buaya berukuran besar dan dua lembar berukuran kecil, serta tidak disertai dokumen pengangkutan resmi yang diterbitkan oleh Balai Besar KSDA NTT. Melihat hal tersebut, selanjutnya pihak Avsec dan KP3 Bandara Mali, Alor berkoordinasi dengan Seksi KSDA Wilayah IV di Alor dan menyerahkan barang temuan tersebut. ‘’Saat ini Balai Besar KSDA NTT melalui Seksi Konservasi Wilayah IV sedang melaksanakan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk melacak pelaku pengiriman kulit buaya dimaksud, dan berkoordinasi dengan pihak jasa ekspedisi sekaligus untuk melakukan sosialisasi,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala BBKSDA NTT Tamen Sitorus mengapresiasi kinerja dari KP3 bandara di Alor serta petugas bandara setempat karena sudah bekerja secara cermat, sehingga proses pengiriman sejumlah kulit buaya dilindungi itu dapat digagalkan. Ia mendesak petugas di Alor untuk mengusut. (ant)

Bali Post/kmb30

TINJAU - Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Agus Martowardoyo meninjau kesiapan Banyuwangi, Jumat (2/3) kemarin.

Jelang Ajang IMF-Bank Dunia di Bali

Banyuwangi Siap Terima Delegasi Luar Negeri Banyuwangi (Bali Post) Menjelang ajang pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang, Banyuwangi ikut dibuat sibuk. Sebab, Bandara Banyuwangi dijadikan penyangga lokasi parkir pesawat sejumlah delegasi. Terkait persiapan ini, dua menteri yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta Gubernur BI Agus Martowardoyo meninjau kesiapan Banyuwangi, Kamis (1/3) hingga Jumat (2/3) kemarin. Ketiganya fokus mengecek kesiapan Bandara Banyuwangi dan sejumlah kawasan wisata yang akan ditawarkan kepada para delegasi luar negeri. Banyuwangi sengaja dipilih lantaran lokasinya sangat dekat dengan Bali. Setelah berkeliling, Menko Luhut memastikan Banyuwangi layak menerima kunjungan delegasi asing. ‘’Setelah berkunjung ke Banyuwangi, kami senang. Banyuwangi sudah baik, oke dan siap menerima delegasi internasional,’’ katanya usai bertemu jaja-

ran pelaku pariwisata Banyuwangi, Jumat pagi kemarin. Menurut Luhut, pihaknya semakin yakin Indonesia sudah siap sebagai tuan rumah ajang bergengsi dunia yang dihadiri 189 negara tersebut. Khusus Banyuwangi, kesiapan menyambut delegasi telah mencapai 85 persen mulai dari infrastruktur, destinasi hingga atraksinya. ‘’Banyuwangi ini indah dan bersih. Kotanya tertata. Secara ekonomi, daerah ini tumbuh pesat. Pak Bupati bekerja dengan

NTT Pulangkan 31 Calon TKI Ilegal

Kupang (Bali Post) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) memulangkan 31 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang diamankan Kodim/1604 Kupang ke desa asal masing-masing, Jumat (2/3) kemarin. Pemulangan para calon TKI itu dilakukan setelah mendapat pembinaan di Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) TKI NTT. Kepala Bidang Pengawasan Dinas Nakertrans Provinsi NTT Thomas Suban Hoda mengemukakan hal itu berkaitan dengan nasib 31 calon TKI yang diamankan Kodim/1604 Kupang beberapa hari lalu karena tidak memiliki dokumen untuk bekerja di luar NTT. Materi pembinaan yang diberikan kepada calon TKI adalah berkaitan dengan persyaratan dan prosedur bekerja ke luar NTT. Dikatakannya, jika ada TKI yang ingin bekerja di luar NTT atau luar negeri, harus mendapatkan surat rekrut dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT. Setelah memperoleh surat rekrut dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, perusahaan perekrut melaporkan kepada Nakertrans kabupaten/ kota untuk menyosialisasikan tentang lapangan pekerjaan, hak dan kewajiban TKI. ‘’Jadi, calon TKI harus mendaftar dan mengikuti seleksi, sekaligus mengi-

baik dan apa yang telah dilakukan ini harus didukung,’’ ujarnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, Banyuwangi sangat layak dijadikan salah satu jujugan bagi para delegasi. ‘’Banyuwangi adalah daerah yang destinasinya sangat unik. Ada pantai, gunung, cerita yang hidup di masyarakatnya, cerita kopi hingga tradisi Suku Using. Di sini sangat spesial,’’ jelasnya. Hal senada diungkapkan Gubernur BI Agus Martowardojo. ‘’Awalnya kita sempat ragu memasukkan Banyuwangi sebagai daerah penyangga Bali dalam pertemuan. Ternyata setelah kami ke sini, semua sudah sangat siap,’’ ungkapnya. Selain melihat kesiapan, Luhut dan rombongan juga menginventarisasi sejumlah infrastruktur yang perlu dilengkapi untuk menyambut delegasi. ‘’Pak Bupati Azwar Anas telah memaparkan

kuti pelatihan,’’ ujar Thomas. Setiap calon TKI juga harus memiliki dokumen resmi, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk kepentingan proses dokumen lebih lanjut. ‘’Nakertrans mengeluarkan rekomendasi dengan berpatokan pada penandatanganan perjanjian kerja yang memuat tentang hak dan kewajiban tenaga kerja. Bekerja di luar NTT atau luar negeri sekalipun tidak ada yang melarang asalkan sesuai prosedur yang jelas,’’ tegasnya. Pemerintah memberi syarat kepada semua calon tenaga kerja yang hendak bekerja di luar NTT atau luar negeri, sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja asal daerah itu. ‘’Pemerintah melakukan pencegahan, karena selama ini banyak tenaga kerja yang keluar daerah tanpa melalui prosedur resmi, dan membawa masalah di luar negeri karena perusahaan yang merekrut tidak mau bertanggung jawab,’’ jelas Thomas. Banyak TKI ilegal asal NTT yang disiksa dan meninggal di luar negeri, tanpa ada yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, pemerintah NTT melalui Satgas TKI tetap akan melakukan pencegahan terhadap setiap calon tenaga kerja yang hendak ke luar daerah tetapi tidak memiliki dokumen ketenagakerjaan. (ant)

apa-apa yang perlu segera ditangani, ini akan segera kami tuntaskan. Minggu depan akan kami langsung koordinasi teknis,’’ pungkas Luhut. Selama di Banyuwangi, Luhut dan rombongan meninjau lokasi yang akan dikunjungi delegasi. Mulai dari Bandara Banyuwangi yang berkonsep hijau, sanggar seni, Pantai Solong berlatar belakang Selat Bali hingga Gunung Ijen. Bahkan, Luhut dan Sri Mulyani membikin video testimoni di atas puncak gunung berlatar kawah yang sangat digemari wisatawan dalam dan luar negeri. Annual Meeting IMF-Bank Dunia bakal digelar di Nusa Dua, Badung, Bali, Oktober mendatang. Ajang yang diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia ini nantinya disangga oleh Banyuwangi. Sebagian delegasi penting bakal mendarat di Bandara Banyuwangi. (kmb30)

Tanggulangi Kesehatan Jiwa Masyarakat

Pemkab Bangli Bentuk TPKJM

Bangli (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Bangli membentuk Tim Penanggulangan Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM). Pembentukan tim yang dikoordinir Dinas Kesehatan ini bertujuan menanggulani kesehatan kejiwaan termasuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin terhadap penderita gangguan jiwa di masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ni Luh Made Eka Sasiani mengatakan, pembentukan TPKJM mengacu pada Permenkes tentang penanggulangan gangguan jiwa di masyarakat. Selain dari Dinas Kesehatan, tim ini melibatkan beberapa OPD terkait lainnya seperti Dinas Sosial dan pihak kecamatan. Sejauh ini pembentukan TPKJM masih dalam penggodokan di Bagian Hukum. ‘’Tujuan dibentuknya tim ini untuk menanggulangi dan memberikan pelayanan maksimal pada penderita gangguan jiwa,’’ ujarnya, Jumat (2/3) kemarin. Eka Sasiani menjelaskan, TPKJ dalam tugasnya mendata kembali penderita gangguan jiwa di Bangli termasuk yang mengalami pemasungan atau pengurungan. Jika ditemukan ada penderita gangguan jiwa yang membutuhkan penanganan, tim akan memfasilitasi untuk dirujuk ke RSJ. Demikian juga jika ditemukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berkeliaran, akan dikoordinasikan ke pihak kecamatan yang kemudian diteruskan ke instansi terkait. Menurutnya, penderita gangguan jiwa tidak harus di tempatkan di RSJ. Untuk upaya pemulihannya, justru lebih cepat jika dibiarkan bersosialisasi di lingkungannya. ‘’Lingkungan harus menerima dengan baik sehingga secara psikologis penderita gangguan jiwa bisa cepat sembuh,’’ jelasnya. Meski pembentukan TPKJM masih dalam proses, OPD terkait sudah mulai bergerak untuk menanggulangi ODGJ. Seperti pada Kamis (1/3), sejumlah OPD terkait bersama-sama menangani ODGJ di Desa Jehem, Tembuku, dengan melepasnya dari kurungan dan membawanya ke RSJP Bali di Bangli. (kmb40)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengutamakan Stabilitas Sosial WACANA pencalonan Jusuf Kalla untuk kembali menjadi wakil presiden pada pemilu presiden tahun 2019, merupakan wacana kritis yang mungkin telah memicu diskusi di kalangan masyarakat. Masalahnya jika hal itu memang kelak dilakukan, akan berpotensi untuk melakukan penafsiran ulang terhadap Pasal 7 Undang-Undang Dasar 1945. Pasal ini berbunyi “Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”. Pemahaman publik terhadap pasal ini adalah bahwa orang yang memangku jabatan wakil presiden hanya boleh memangku jabatan yang sama selama dua kali periode dan tidak boleh memangku jabatan yang sama lagi untuk periode ketiga kalinya. Hanya kemudian memang ada penafsiran apakah mereka yang memangku jabatan itu tidak berturut-turut atau mempunyai masa jeda sebelunya dapat dipilih kembali. Dalam hal Jusuf Kalla memang beliau pernah sebelumnya memegang jabatan pada masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono periode yang pertama. Kita tahu Bapak SBY memegang jabatan sebanyak dua kali dan pada periode kedua, wakil presidennya adalah Budiono. Bisa saja juga misalnya ditafsirkan makna kata “dan” di dalam kalimat itu, apakah itu maknanya terpisah atau juga menjadi kesatuan dengan kalimat sebelumnya sehingga kemudian arti dari pasal 7 konstitusi kita dapat ditafsirkan lain lagi. Tentu ini akan menjadi pekerjaan ahli bahasa yang kemudian memberikan penjelasan sehingga masyarakat Indonesia benarbenar mengerti makna dan arti pasal tersebut dalam konteks politik, apalagi dalam iklim politik Indonesia. Namun, secara sederhana yang dapat kita tangkap makna kalimat dalam pasal tersebut adalah bahwa baik presiden maupun wakil presiden hanya boleh memangku jabatan sebanyak dua kali saja. Kalimat terakhir “…dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan” itu telah menyiratkan siapa pun yang menjabat wakil presiden hanya boleh memangku jabatan dua kali, entah ia mempunyai jeda atau tidak. Pembacaan terhadap makna konstitusi maupun undang-undang lainnya, sebaiknya memang harus dibaca secara menyeluruh. Tentu juga dalam konteks sosial dan budaya. Ini yang lebih penting dalam sistem ketatanegaraan karena hal itu sangat menentukan stabilitas sosial di suatu negara. Konteks sosial dan politik jauh lebih penting dibandingkan dengan politik. Sebab, politik dapat mempunyai kepentingan sepihak, yaitu kelompok bahkan perorangan. Di Indonesia, kelompok ini dapat saja berupa suku bangsa atau agama tertentu. Ini sangat berbahaya bagi stabilitas bangsa dan sistem ketatanegaraan yang dipraktikkan di Indonesia. Karena itu, sekali lagi, yang dipentingkan adalah penyesuaian dengan sistem sosial dan budaya. Faktor lain lagi yang harus dilihat adalah pengaruh bagi perundangan atau peraturan lain di Indonesia. Artinya apabila konstitusi sudah dapat ditafsirkan demikian, maka akan berpengaruh kepada penafsiran-penafsiran terhadap peraturan lain yang ada di bawahnya. Jika ini terjadi, akan semakin ramai perbincangan di masyarakat, termasuk juga berpotensi memunculkan konflik sosial, konflik antarkelompok dan sebagainya. Kita tidak boleh lupa terhadap dua kenyataan yang ada. Dalam konteks sosial, masyarakat Indonesia di tingkat paling bawah suka menafsirkan apa saja, mulai dari fenomena alam sampai nomor buntut. Tentu akan menjadi perbincangan luas kalau kemudian undang-undang yang paling dasar kita ditafsirkan. Yang kedua, adalah kecenderungan bahasa kita. Bahasa Indonesia cenderung dapat ditafsirkan maknanya sehingga dapat saja kemudian dilakukan hal itu oleh masyarakat Indonesia. Jadi, marilah kita mempunyai kesepakatan membiarkan pemahaman umum berlangsung agar stabilitas sosial terjamin.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Komunikasi dan Hormati Profesi

Sebagai lembaga yang melayani publik, lembaga layanan kesehatan baik dari puskesmas hinga RSUD tentu sering kali mendapat masalah yang tak terduga. Namun, saya yakin petugas di tempat layanan kesehatan publik telah berupaya semaksimal mungkin menjaga kenyamanan pasien dan orang-orang yang menunggu pasien. Untuk itu, perlu kiranya semua pihak ikut paham dengan kondisi dan prosedur pelayanan. Janganlah main hakim di tempat-tempat yang mestinya penuh dengan suasana pertolongan dan kedamaian. Saya juga berharap ke depan, masyarakat jangan cepat mengambil tindakan main pukul terhadap dokter atau perawat di tempat layanan kesehatan. Mari kita saling menjaga dan menghormati profesi orang. Terkadang prosedur dan keinginan kita mendapat pelayanan yang cepat memang tak sejalan untuk itu bangunlah komunikasi. I Wayan Wiratana Gianyar, Bali

Sosialisasi KPU ke Paslon

Pada masa kampanye ini, saya berharap KPU mengingatkan pasangan calon (paslon) dan tim suksesnya agar tidak melakukan budaya mengklaim dukungan atas nama banjar, klan, atau kelompok tertentu. Ini sangat berisiko karena terkesan mengabaikan hak-hak pribadi. Bahkan, belum tentu di setiap paslon simakrama, semua warga atau anggota peguyuban sejalan dengan kepentingan paslon. Untuk menghindari pembiasan dan rasa tidak nyaman di internal masyarakat, simakrama silakan saja dilakukan tapi tetap untuk menyuarakan program dan visi-misi. Jangan baru datang langsung mengklaim wilayah tersebut menjadi basis partai tertentu. I Gede Widarta Denpasara, Bali

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Utak-atik Konstitusi dan Posisi Strategis Wapres Perbincangan tentang politik tahun 2018 dan 2019 semakin ramai saja. Untuk tahun 2018, yang ramai diperbincangkan bukan sekadar pasangan calon kepala daerah yang pintar-pintaran mencuri start kampanye tetapi juga calon kepala daerah yang melakukan korupsi hanya untuk membiayai kampanyenya menjadi kepala daerah. Fenomena ini lucu karena kalau disederhanakan, kepala daerah bersangkutan tidak mempunyai modal untuk memberdayakan diri tetapi memaksakan pemberdayaannya dengan cara korupsi (mumpung menjadi pejabat negara).

Oleh GPB Suka Arjawa ntuk tahun 2019, Indonesia sepertinya sudah berhasil mempunyai dua calon presiden, yaitu Joko Widodo seperti yang dicalonkan oleh PDI Perjuangan (dan jauh-jauh hari sebelunya oleh Golkar), serta Prabowo Subianto yang diperkirakan pada masa depan dicalonkan oleh PKS. Yang menjadi persoalan adalah calon wakil presiden. Jadi, bolehlah dikatakan Indonesia ini “krisis” wakil presiden di tengah banyaknya orang yang berminat menjadi pejabat tinggi negara. Memang beberapa wacana muncul ke permukaan. Misalnya AHY juga digadang-gadang jadi calon wakil presiden, lalu Wiranto, malah samar-samar juga ada suara yang mengatakan Surya Paloh, meski sang pencalon tidak persis mengatakan demikian. Sebuah biro survei melakukan “uji coba” dengan memasangkan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Ternyata hasil “uji coba” survei terhadap pasangan ini hasilnya mantap. Konon, mendapakan posisi paling tinggi dibanding dengan pasangan yang lain. Namun, apakah Pak Prabowo bersedia menjadi wakil Pak Joko Widodo? Atau apakah Pak Joko Widodo bersedia dipasangkan dengan Pak Prabowo?

U

Sampai sekarang pertanyaan seperti ini masih belum ada penjelasannya dan terkesan gabeng, dibiarkan begitu saja terbang menghampiri pikiranpikiran masyarakat. Yang paling baru dan mungkin mengejutkan adalah adanya wacana untuk kembali memasangkan Jusuf Kalla sebagai wakil presiden bersama dengan Joko Widodo presidennya. Wacana inilah yang kemudian menjadi ramai dibicarakan terutama oleh para politisi intelek, karena akan bersentuhan dengan konstitusi Indonesia. Pihak pejabat PDI Perjuangan yang sempat memunculkan wacana ini, malah mengatakan bahwa ketentuan yang ada di dalam konstitusi Indonesia itu masih belum jelas. Kalau diartikan secara bebas, ketentuan dari Undang-Undang Dasar 1945 itu akan berpotensi ditafsirkan kembali. Inilah seni politik di Indonesia dan seni menafsirkan bahasa yang tidak saja banyak digunakan oleh para advokat dan puklur, tetapi kini juga dirambah beramai-ramai oleh para politisi. Pekerjaan para ahli bahasa semakin tertantang dan justru semakin memperlihakan bahwa bahasa Indonesia itu mempunyai satu sisi kelemahan, yaitu dapat ditafsirkan secara lebih luas apabila tidak didampingi oleh ahli bahasa. Yang pertama harus dilihat dari fenomena ini adalah posisi

politik wakil presiden periode 2019-2024 nanti. Selama ini, sering dikatakan bahwa posisi wakil presiden sering dikatakan sebagai ban serep, yang akan menyerep peran presiden apabila presiden tidak dapat melaksanakan perannya, baik karena kunjungan ke luar negeri maupun sebab lain. Namun, ketentuana perundangundangan telah menentukan bagaimana peran wakil presiden tersebut. Hanya, apabila dilihat dari posisi politik pada periode 2009-2014 tersebut, benar-benar mempunyai nilai politik yang sangat strategis. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan contoh bahwa jabatan presiden hanya dapat dipegang sebanyak dua kali oleh pejabat yang sama. Dengan demikian, jika Joko Widodo terpilih menjadi presiden untuk periode 2019-2024, maka selanjutnya ia tidak lagi boleh menjabat. Kalaupun ada pihak yang mencoba mengutak-atik konstitusi, tetapi secara etis telah diberikan contoh oleh Susilo Bambang Yudoyono bahwa jabatan itu hanya boleh dipangku sebanyak dua kali oleh orang yang sama. Dengan demikian, pada titik ini, ia yang memegang jabatan sebagai wakil presiden saat itu, akan menjadi kunci sebagai calon presiden yang mampunyai peluang besar untuk periode 2024-2029 (sekali

lagi seandaianya Joko Widodo menjadi presiden 2019-2014. Sebagai wakil presiden yang memegang jabatan politis selama lima tahun. Periode waktu selama itu merupakan saat yang efektif untuk menanam citra politik, menanam benih-benih untuk jabatan yang ada di atasnya. Di dunia internasional, sangat banyak wakil presiden yang kemudian berhasil menduduki jabatan sebagai presiden. Tidak lain karena pengalaman berada pada struktur pejabat tinggi negara dalam waktu yang lama dan kemudian, berhasil memanfaatkan waktu untuk melatih diri berpolitik dan mencitrakan diri di mata masyarakat. Dengan begitu, posisi wakil presiden Indonesia periode 2019-2024 ini sangat strategis karena potensi-potensi seperti yang diungkapkan di atas tadi. Jabatan ini adalah jabatan wakil presiden “rasa harapan” presiden. D alam konteks geograf i politik Indonesia masa depan, jabatan wakil presiden nanti juga penting. Secara jujur harus diakui bahwa geografi politik, sosiologi pilitik dan budaya politik Indonesia sejak penjajahan sampai dengan kemerdekaan selalu berorientasi Jawa. Karena itulah kemudian orientasi tersebut juga masuk ke dalam tataran jabatan politik di pemerintahan. Salah satunya yang paling berpengaruh adalah jabatan presiden. Itu pula yang membuat jabatan wakil presiden mendatang ini penting dari sisi geografi politik. Bahkan, kekeliruan dalam memilih wakil presiden mendatang, dapat mengguncangkan tatanan politik Indonesia. Akan tetapi, apabila Jawa bersedia menerima fenomena luar Jawa, maka Indonesia akan membuktikan diri sebagai negara yang benar-benar kuat

Kartu Kuning Pertama KPU Komisi Pemilihan U m u m ( KP U ) t e l a h m e netapkan dan mengundi nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019. Sebanyak 14 parpol ditetapkan KPU memenuhi syarat, sedangkan dua lainnya tidak lolos, yaitu PBB dan PKPI. Keempat belas parpol peserta tersebut sesuai nomor urut antara lain PKB, Partai Gerindra, PDI-P, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKS, Partai Perindo, PPP, PSI, PAN, Partai Hanura, dan Partai Demokrat. Sebelum penetapan, tahapan yang dilalui dan krusial adalah verifikasi fakt ual . A spek prosedural dan administrasi menjadi salah satu bagian yang menentukan kualitas demokrasi. Semua prosedur dalam kontestasi demokrasi mesti mendasarkan kepada regulasi. Di sisi lain, regulasi juga mesti memerhatikan pemenuhan unsur-unsur demokrasi dan konstitusional. Sayangnya terdapat beberapa catatan yang beraroma mempermudah parpol dan berpotensi menurunkan kualitas demokrasi ke depan. Hal ini membuat KPU layak diberi kartu kuning perdana. Selain partai politik (parpol) baru, sebanyak 12 parpol lama mengikuti verifikasi faktual. Hal ini merupakan implikasi Putusan MK nomor: 53/ PUU-XV/2017 atas perkara yang diajukan oleh Partai Idaman. Perubahan regulasi menyikapi Putusan MK adalah dari PKPU 11/2017 direvisi menjadi PKPU 06/2018 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Poin perubahan yang krusial terkait metode verifikasi. Verifikasi keanggotaan berdasar regulasi lama

Oleh Ribut Lupiyanto dilakukan di tingkat kabupaten/kota dengan metode sensus dan sampling. Metode sensus digunakan untuk memverifikasi keanggotaan pada kepengurusan di tingkat daerah kabupaten/kota sampai dengan 100 orang. Sedangkan metode sampling digunakan untuk memverifikasi keanggotaan pada kepengurusan di tingkat daerah kabupaten/kota di atas 100 orang. Besaran samplingnya adalah 10 persen. Regulasi baru mengatur bahwa KPU hanya akan menggunakan metode sampling. Besarannya, 10 persen untuk di bawah 100 orang, dan lima persen untuk di atas 100 orang. Cara memverifikasi faktual keanggotaan juga berubah. Sebelum putusan MK, KPU mendatangi rumah-rumah anggota partai politik yang diverifikasi. Saat ini, partai diminta menghadirkan orang-orang yang disampel ke kantor DPD Partai. KPU juga memberikan kelonggaran lagi, yaitu bagi anggota yang tidak bisa hadir ke kantor DPD, maka verifikasi faktual bisa dilakukan melalui video conference. Jika tetap belum bisa, maka masih ada kesempatan yaitu yang bersangkutan harus datang ke Kantor KPU hingga jadwal akhir verifikasi ditutup. KPU memadatkan waktu verifikasi faktual untuk 12 partai politik. Untuk tingkat pusat, verifikasi faktual dilakukan dua hari dari sebelumnya tujuh hari. Sedangkan di tingkat provinsi dilakukan dua hari dari sebelumnya tujuh hari, dan di tingkat kabupaten/kota menjadi tiga hari dari sebelumnya 21 hari. Catatan kritis patut diberikan terkait metode

dan kelonggaran-kelonggaran di atas. Hal yang mengganjal adalah penentuan anggota dari 5 persen dilakukan oleh parpol. Hal ini jelas mempermudah parpol dan menjadikan bias terhadap populasi yang ada. Metode acak sederhana memang sah dalam penentuan sampel, namun pihak yang menentukan menjadi permasalahan. Penentu sampel baik jumlah maupun sebarannya mestinya adalah penguji yaitu KPU. Jika yang melaksanakan parpol, tentu akan dipilih anggota-anggota yang aman atau dapat dikondisikan terlebih dahulu. Keterwakilan sampel menjadi dipertanyakan. Potensi kecurangan sejak awal dan lazim terjadi adalah penggunaan salinan KTP warga tanpa izin untuk diklaim sebagai anggota parpol. Hal ini pasti tidak akan terbukti atau ditemukan jika yang menentukan adalah parpol. Pihak yang paling diuntungkan adalah parpol khususnya parpol kecil atau baru. Mencermati sistem ini, maka hampir dipastikan semua parpol yang mengikuti verifikasi faktual akan lolos dalam aspek keanggotaan. Perubahan regulasi jangan sampai ada kesan ada main mata antara parpol dan KPU. Atau ada yang melihat sebagai motif asalasalan KPU mengingat tidak ada tambahan anggaran untuk menjalankan implikasi putusan MK. Ketiadaaan penambahan anggaran dapat pula damaknai sebagai trik politik parpol lama melalui anggota legislatifnya guna menyandera KPU. Sejak awal hingga terbentuknya UU Pemilu yang baru, parpol lama menghendaki tidak dilakukan verifikasi faktual.

Alih-alih menyandera KPU, sebenarnya implikasi politiknya berpotensi merugikan parpol lama. Ekses anggaran minim menyebabkan KPU mengubah regulasi verifikasi. Regulasi baru mempermudah parpol. Potensi pemenuhan verifikasi dari semua parpol terbuka lebar. Implikasinya banyak parpol akan lolos dan menjadi pesaing parpol lama. Parpol lama berpotensi dirugikan secara politik sebenarnya jika peserta pemilu 2019 akan banyak. Sedangkan semakin banyak peserta dimungkinkan akan terjadi penambahan anggaran bagi KPU. Dalam hal ini, KPU akan diuntungkan. Hal terpenting dan substansial tentunya bukanlah untung rugi bagi parpol maupun KPU. Kualitas demokrasi dan keberpihakan kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan mesti menjadi prioritas. Perbaikan kualitas demokrasi penting menjadi target bukan sebaliknya adanya potensi penurunan. Regulasi baru KPU dapat dikatakan cacat akademis dan demokratis. Keberadaannya juga rawan adanya gugatan. Gugatan yang dimungkinan adalah dari masyarakat, akademisi, LSM dan lainnya. Jika gugatan dikabulkan, maka akan terjadi pengulangan proses yang tentunya memperlambat tahapan Pemilu 2019. Kondisi ini berpotensi meningkatkan apatisme atau penurunan partisipasi masyarakat. Kembali demokrasi yang akan dirugikan. Daripada melanjutkan tahapan yang cacat, lebih baik merevisi atau melakukan langkah hukum demi perbaikan demokrasi.

dari sisi politik, termasuk toleransi politik. Dalam sejarah, Jawa pernah menerima hal seperti ini ketika menerima bahasa Melayu sebagai akar bahasa Indonesia, padahal bahwa Jawa merupakan bahasa dengan jumlah pemakai terbesar di Nusantara. Hal kedua yang harus dipertimbangkan soal wakil presiden mendatang adalah upaya mengutak-atik pasal 7 Undang-undang Dasar 1945. Ini disebabkan karena seolaholah Indonesia kekurangan wakil presiden sekarang. Pasal 7 konstitusi Indonesia berbunyi, “Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembai dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”. Wacana utak-atik ini muncul ketika ada keinginan untuk mencalonkan Jusuf Kalla untuk menduduki jabatan lagi. Preseden wakil presiden yang berhenti setelah dua kali memegang jabatan, tidak ada di Indonesia. Inilah yang membuat upaya penafsiran terhadap pasal 7 UUD 1945 itu menjadi sasaran. Apakah kata sambung “dan” itu menandakan presiden dan wakil presiden itu berarti kesatuan atau terpisah. Jika ada ahli bahasa yang mengatakan terpisah, maka bisa saja kemudian ditafsirkan wakil presiden boleh menjabat lebih dari dua kali. Demikian penafsiran seterusnya. Tetapi, kita harus hati-hati karena ini akan memengaruhi masa depan negara secara kompleks dan bisa mengguncang negara. Lebih baik ada pihak yang bijaksana, bahwa demi persatuan negara, tidak akan mencoba lagi mengutak-atik konstitusi. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Cegah suap, KPK awasi dinasti politik di daerah. - Termasuk politik uang. *** Kata Fadli Zon, penyebar hoax tak bisa dibiarkan. - Yang bela juga banyak. *** Seminggu ini nilai tukar rupiah sudah berlebihan. - Percaya diri berlebihan.

Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Spesialis Maling Motor Diciduk Polisi

Tabanan (Bali Post) Dua orang tersangka kasus pencurian sepeda motor di setwilkum Polres Tabanan berhasil dibekuk tim Opsnal Res Kediri, Kamis (1/3). Bahkan dari hasil interogasi sementara, tersangka beraksi tidak hanya di wilayah Tabanan melainkan juga di wilayah Denpasar dan Gianyar. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku bekerja sama dan menyasar sepeda motor merek tertentu. Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap dua tersangka tersebut menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat bahwa di wilayah hukum Polsek kediri kerap terjadi pencurian kendaraan sepeda motor. Seperti terjadi didekat persawahan Banjar Beringkit Desa Kaba-kaba dan persawahan Banjar Carik Padang Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan dan beberapa tempat lainnya di wilayah Polres Tabanan dan Badung yang sangat meresahkan masyarakat. Atas dasar itu, selanjutnya Panit dua Lidik Polsek Kediri Polres Tabanan Ipda Made Artana bersama dengan dua anggota Opsnal melakukan penyelidikan di seputaran Badung dan Tabanan. Penyelidikan pun berbuah hasil, di mana pada Kamis (1/3) sekitar jam 19.00 Wita, setelah dilakukan penyelidikan pelaku dapat ditangkap. Keduanya yakni Joko Susanto asal Bondowoso dan Hasan Assegaf asal Jember. Selama di Bali keduanya tinggal di Banjar Puseh, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan. Satu pelaku ditangkap di depan Pasar Pandak Gede, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan dan salah seorang pelaku lainnya ditangkap dirumah saudaranya di Banjar Delod Puri Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan. Pelaku pun mengakui perbuatannya dan dari hasil pengembangan, pelaku melakukan hal serupa di beberapa tempat. Di antaranya dua kali di wilayah hukum Polsek Kediri, Tabanan. Dua kali di wilayah Meliling Kerambitan, Tabanan. Satu kali di wilayah Canggu, Denpasar dan satu kali di wilayah Gianyar. Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti dua unit kendaraan Supra tanpa nomor kendaraan, satu unit kendaraan Honda Grand DK 2284 BB, satu unit kendaraan Honda Supra X dengan nomor kendaraan DK 7792 GN dan satu buah kunci kontak. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengatakan, saat ini dua tersangka beserta barang bukti telah diamankan dan di bawa ke Polsek Kediri, guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Lanjut dikatakannya, dalam setiap aksinya pelaku secara bersama-sama dengan berboncengan menyasar kendaraan jenis Honda yang berada di tempat sepi, kemudian salah seorang pelaku ketika menjumpai sasaran mengambil kendaraan tersebut dengan menggunakan kunci kontak kendaraan pelaku yang sudah dipersiapkan sebelumnya. (kmb28)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Empat unit barang bukti kasus pencurian sepeda motor di wilayah Kediri.

Bantu Ibu Melahirkan

Tabanan Miliki Delapan Rumah Tunggu Kelahiran

Bali Post/kmb28

HASIL COKLIT - Ketua KPU Tabanan dan jajaran komisioner KPU lainnya saat release hasil pemutakhiran data di kantor setempat.

Lebih dari 30 Ribu Pemilih Tidak Memenuhi Syarat

Tabanan (Bali Post) Tahapan pemutakhiran data pemilih melalui pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) di Kabupaten Tabanan yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) selama sebulan, mencatat 30.952 pemilih dalam data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Selain itu, juga ditemukan sebanyak 20.635 pemilih baru, dari total jumlah pemilih awal (DP4) sebanyak 371.778 pemilih. Ketua KPU Tabanan Ni Luh Darayoni bersama seluruh komisioner, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, pemilih yang tidak memenuhi syarat tersebut di antaranya karena status pemilih saat ini yang tidak sesuai syarat. Seperti meninggal dunia, data ganda, pindah domisili dan bukan penduduk setempat. “Kebanyakan dari hasil coklit oleh petugas di lapangan pemilih yang tidak memenuhi syarat karena pindah domisili dan sudah meninggal dunia,” katanya. Sementara pemilih cocok sebanyak 333.081 jiwa, pemilih yang berubah data berjumlah 2.940 jiwa, dan pemilih non e-KTP jumlahnya 3.473 jiwa. Dan pemilih cocok sebanyak 35.035 jiwa, pemilih yang berubah data berjumlah 916 jiwa, dan pemilih non e-KTP jumlahnya 25. Total pemilih hasil coklit sebanyak 390.829 jiwa. Untuk pemilih yang berubah

data, petugas PPDP juga telah melakukan perbaikan langsung. Biasanya perubahan data diakibatkan adanya kesalahan pada nama, NIK dan nomor Kartu Kepala Keluarga. “Data ini setelah diketahui petugas langsung diperbaiki dan dibenarkan dengan KK dan KTP yang dimiliki,” terangnya didampingi komisioner bidang data, I Wayan Sutama. Sementara untuk pemilih yang belum memiliki e-KTP, pihak KPU juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan, agar bisa segera ditindaklanjuti. Lanjutnya, selama proses pencoklitan petugas tidak menemui kendala berarti dan relatif berjalan lancar. Sehingga proses pencoklitan bisa diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan data yang tepat dan akurat. “Kendala PPDP saat datang

mencoklit orangnya tidak ada di rumah, tapi petugas bisa menyiasati datang malamnya, begitupula kendala ada orangnya tapi tidak punya identitas diri,” ucapnya. Terkait hasil coklit ini, disampaikan Darayoni nantinya akan diserahkan pada Panitia Pemungutan Suara (PPS), dilanjutkan dengan proses meng-input data pada tanggal 5-7 Maret. “Hasil coklit ini nantinya akan direkapitulasi di tingkat desa, selanjutnya direkapitulasi kembali di tingkat PPK pada tanggal 7-9 Maret, lanjut rekapitulasi di KPU tanggal 10-15 Maret dan akan diplenokan serta ditetapkan jadi daftar pemilih sementara,” terangnya. Nantinya DPS ini akan diturunkan ke PPS untuk ditempel. “Jika ada masyarakat yang belum terdaftar atau tercecer bisa segera dilakukan perbaikan,” pungkasnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Ibu hamil yang akan segera melahirkan seringkali mengalami kondisi tidak pasti. Terkadang mengalami gejala melahirkan, namun saat sudah di Puskesmas kelahiran bayi belum segera. Jika ibu hamil rumahnya jauh, tentu akan kesulitan. Untuk itu pemerintah melalui dana Jaminan Persalinan (Jampersal) menyiapkan rumah tunggu kelahiran. Kabupaten Tabanan tahun 2018 mendapatkan dana dari program Jampersal sebanyak Rp 1,7 miliar. Sebagai bagian dalam program ini, Tabanan menyiapkan delapan rumah tunggu kelahiran yang tersebar di Kecamatan Tabanan, Penebel, Kediri, Selemadeg Barat dan Selemadeg. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan program Jampersal ini diperuntukkan untuk ibu melahirkan yang belum ter-cover jaminan kesehatan. Tujuannya, agar ibu yang mendekati hari kelahiran dan jauh dari layanan kesehatan tidak perlu bolak balik rumah dan hanya perlu menunggu waktu kelahiran di rumah tunggu tersebut. Dicontohkan Suratmika, ibu asal Pupuan yang datang ke Puskesmas Rawat Inap Pupuan untuk melahirkan karena waktunya sudah dekat. Tetapi sesampai di layanan kesehatan, diagnosisnya belum memenuhi syarat untuk masuk kamar atau belum terjadi bukaan. Ibu yang jarak rumahnya jauh tentu akan lelah kembali lagi ke rumah. Sehingga ibu bisa diarahkan datang ke rumah tunggu yang disediakan sampai terjadi bukaan atau sakit melahirkan. Kata Suratmika, selain kamar di rumah tunggu tersebut juga disediakan makanan dan minum untuk ibu hamil. “Dirumah tunggu tersebut kamar, makanan dan kebersihan sudah disediakan. Tidak perlu membayar karena sudah didanai pemerintah. Apabila dana tersisa, maka dikembalikan lagi ke pusat. Jadi dipakai sesuai kebutuhan,” ujar Suratmika. Saat ini Tabanan sudah menyediakan delapan rumah tunggu kelahiran, yaitu di Banjar Poh Gading Desa Pitra Penebel, Banjar Pande Desa Dajan Peken Tabanan, Banjar Pasekan Belodan Tabanan, Banjar Dinas Saraswati Desa Bajra Selemadeg, Banjar Surabrata Desa Lalanglinggah Selemadeg Barat, Banjar Baturiti Kelod Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Banjar dinas Temu Sari Desa Bantiran Pupuan, dan Desa Nyitdah Kediri. “Rumah tunggu ini disediakan di daerah yang dekat dengan Puskesmas Rawat Inap,” ujarnya. Pemakaian dana Jampersal ini, dijelaskan Suratmika, untuk menanggung biaya ibu dan bayi selama persalinan. Namun, jika bayi yang dilahirkan menderita penyakit lain dan memerlukan perawatan, pembiayaannya tidak ditanggung dalam Jampersal. Jika hal ini terjadi, pihak keluarga bisa mendaftarkan si bayi menjadi peserta BPJS. “Karenanya disarankan saat bayi lahir dan memiliki masalah maka dua kali 24 jam harus didaftarkan sebagai peserta BPJS,” ujarnya. Meski ada masa tenggang waktu aktif kartu BPJS dalam hal ini dua minggu setelah didaftarkan, namun untuk kasus-kasus gawat darurat terutama bagi pasien tidak mampu bisa mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Sosial, sehingga kartu BPJS bisa langsung digunakan tanpa melalui masa tenggang aktif terlebih dahulu. Bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap diarahkan menjadi peserta BPJS. Jika semua sudah ter-cover BPJS, nantinya dana Jampersal ini digunakan untuk pembiayaan lainnya, seperti operasional rumah tunggu persalinan sehingga membantu ibu menemukan tempat sementara yang presentatif sambil menunggu masuk kamar di layanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit. (kmb24)

Mohon Kemakmuran bagi Tabanan

Belum Jelas, Realisasi Wabup Sanjaya ”Nangkil” ke Pura Rambut Sedhana Anggaran BKK Provinsi Rp 65,2 Miliar Tabanan (Bali Post) Tahun 2018, Kabupaten Tabanan dikabarkan akan mendapatkan anggaran Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) dari provinsi dalam jumlah yang sangat fantastis, yakni Rp 65,2 miliar dan diperuntukkan untuk sembilan proyek infrastruktur. Bahkan nilai nominal tersebut naik dari tahun sebelumnya. Sayangnya hingga bulan Maret belum ada kejelasan terkait anggaran tersebut. Dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPRKP melalui Kepala Dinasnya I Made Yudiana saat dikonfirmasi mengaku masalah realisasi anggaran masih dalam proses. “ K a m i b e l u m mendapatkan surat resmi dari provinsi prihal besaran BKK yang akan diterima Tabanan, jadi belum bisa kita umumkan,” terangnya, Kamis (1/3). Yudiana juga mengatakan sudah berusaha koordinasi dengan provinsi agar surat tersebut bisa segera keluar. Bahkan sampai jemput bola. “Kami sudah koordinasi, tetapi dibilang masih proses, jadinya hanya bisa menunggu,” ucapnya. Dengan belum jelasnya surat keputusan tersebut, ada kemungkinan sembilan proyek yang diusulkan akan dibiayai dari BKK provinsi tidak akan tuntas sampai akhir tahun anggaran 2018 ini.

Apalagi proyek tersebut nilainya sangat besar. Namun pejabat asal Baturiti ini optimis dan yakin jika proyek tersebut akan dapat dituntaskan sampai akhir tahun. “Kami yakin bisa dituntaskan dan segera bisa diproses begitu surat keputusan dari provinsi sudah turun,” tegasnya. Pihaknya akan terus berupaya agar surat keputusan provinsi tentang besaran BKK yang digelontorkan ke Tabanan segera turun. Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun besaran dana BKK yang digelontor Provinsi Bali ke Tabanan tahun 2018 sekitar Rp 65,2 Miliar. Dana itu rencananya untuk membiayai sembilan proyek infrastruktur. Di antaranya bantuan jalan Apuan-Marga senilai Rp 22 miliar. Rehabilitasi GOR Debes senilai Rp 15 miliar, penataan dan tembok panyengker gedung kesenian I Ketut Maria sebesar Rp 7 miliar. Finishing interior Museum Sagung Wah Rp 1,5 miliar, finishing arsitektur open stage Rp 1,5 miliar. Peningkatan jalan dan jembatan pesiapan Cengolo senilia Rp 9,4 miliar, Jalan Munduk andong Titigalar Rp 4,8 miliar. Juga pembangunan dua puskesmas yakni Puskesmas Tabanan II senilai Rp 2,5 miliar dan Puskesmas Kediri II Rp 1,5 miliar. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) – Memohon kesejahteraan, kemakmuran dan kesuburan di Jagat Bumi Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya melakukan persembahyangan ke Pura Kahyangan Jagat, Pura Luhur Sri Rambut Sedhana, Desa Adat Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Kamis (1/3). Kebetulan hari itu merupakan pujawali pura setempat, tepatnya rahina Budha Wage Kelawu, Rabu, (28/02). Dan nyejer selama tiga hari sampai dengan hari Sabtu (3/3) ini. Pura yang terletak di lereng Gunung Batukaru, tepatnya di Desa Adat Jatiluwih, Penebel ini dipercaya mampu memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan kesuburan bagi setiap warga yang tangkil. Kedatangan Wabup Tabanan juga didampingi anggota DPRD

Tabanan I Nyoman Arnawa, perbekel dan tokoh adat setempat. Pura Luhur Sri Rambut Sedhana ini juga dipercaya termasuk dalam situs purbakala, karena keberadaannya yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Tak sulit menemukan pura ini, pamedek tinggal menuju Desa Jatiluwih kemudian mengikuti petunjuk arah menuju pura. Suasana di sekitar pura pun masih tetap asri, dikelilingi perkebunan dan hutan serta pemandangan lereng Gunung Batukaru yang menawan. Selain melakukan persembahyangan, sebagai wujud cihna bhakti kehadapan Sang Pencipta Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Wabup Sanjaya menghaturkan punia yang diterima prawartaka setempat. Setelah itu Wabup Sanjaya beserta

Bali Post/ ist

RAMBUT SEDHANA - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat persembahyangan di Pura Luhur Sri Rambut Sedhana, Desa Adat Jatiluwih, Penebel, Tabanan. rombongan nunas paica di pawaregan pura yang telah disiapkan prawartaka karya. Sebelumnya Wabup

Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga sempat bercengkrama, berbincangbincang dengan masyarakat.

Terlebih dengan ibu-ibu desa adat setempat yang lagi asyik memainkan gamelan saat itu. (kmb28)


KARANGASEM

8 Antisipasi Penyakit JE

Puskesmas Gencar Lakukan Imunisasi Amlapura (Bali Post) Penyakit JE (Japanese Enchepali) kini mulai mengancam anak-anak. Penyakit ini sangat berisiko, karena belum ada obatnya. Guna menghindarkan anak-anak terinfeksi JE, tenaga kesehatan dari puskesmas di Karangasem, gencar melakukan imunisasi ke sekolah-sekolah. Hal ini sejalan dengan imunisasi secara nasional yang telah dicanangkan Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu. Bali Post/kmb31 Seperti yang dilaku- Ni Luh Panca Parwitasari kan Puskesmas Karangasem I, imunisasi mulai gencar dilakukan sejak memasuki bulan Maret. Kepala Puskesmas Karangasem I drg. Ni Luh Panca Parwitasari, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan penyakit ini menyerang anak-anak dengan usia rentan, 9-15 tahun. Penyakit ini ditularkan nyamuk culex. Nyamuk ini awalnya menggigit hewan, kemudian baru meneruskannya kepada manusia. “Penyakit ini langsung menyerang otak. Sampai sekarang belum ada obatnya. Kalau pun bisa sembuh, orangnya pasti cacat,” kata dr. Panca saat ditemui di Gedung Puskesmas Karangasem. Sejauh ini di Kecamatan Karangasem, belum ada anakanak yang terserang penyakit ini. Selain mencegah dengan imunisasi, pihaknya juga meningkatkan kerja sama dengan OPD lainnya, untuk menggencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan utama PSN agar siklus nyamuk perantaranya terputus. “Proses imunisasi akan kami lakukan sampai April, agar maksimal. Sementara untuk PSN-nya kami dorong OPD lainnya untuk sama-sama turun lakukan PSN,” tegasnya. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. Ida Bagus Putra Partama, mengatakan upaya ini sudah dilakukan serentak di seluruh Karangasem. Ini sejalan dengan program Kementerian Kesehatan RI yakni pencanangan imunisasi secara nasional, sekaligus mengenalkan penyakit ini kepada masyarakat lebih jauh. Sehingga, sama-sama bisa mewaspadainya. Dengan program pencegahan, setidaknya masyarakat terhindar dari risiko kematian. (kmb31)

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Sebulan Turun Status

Aktivitas Ekonomi Warga Mulai Normal Amlapura (Bali Post) Kehidupan warga di desadesa yang sebelumnya mengungsi total karena erupsi Gunung Agung, sebulan setelah status diturunkan mulai berjalan normal. Meski masih dihantui aktivitas Gunung Agung yang berstatus Siaga, keberanian menata kehidupan ekonomi mulai tampak. Salah satunya dibuktikan dengan keberanian melakukan investasi bibit hewan ternak seperti babi. Aktivitas ekonomi seperti beternak dan berkebun serta ritual upacara keagamaan, menunjukkan semangat warga untuk bangkit cukup besar. Banjar Geriana Kangin di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, merupakan salah satu perkampungan yang sempat bedol desa. Banjar yang sebagian masyarakatnya juga bergelut di sektor kerajinan batu tabas itu berada di radius 9 km dari puncak Gunung Agung. Pascaerupsi besar November 2017 lalu, kampung penghasil salak itu sempat benar-benar kosong. Selain karena ancaman awan panas, perkampungan dikosongkan karena sungai yang memisahkan dengan Banjar Geriana Kauh yaitu Tukad Panti berhulu langsung di Gunung Agung sehingga berpotensi diterjang lahar dingin. Kecamatan Sidemen, Desa Seraya di Kecamatan Karangasem, Kecamatan Manggis dan Klungkung menjadi tujuan pengungsian warga setempat. Sama halnya dengan penduduk di radius Awas lainnya, warga Geriana Kangin juga kabur dengan mengobral hewan ternaknya. Selama mengungsi, kebun salak yang

menjadi andalan penghasilan warga praktis tak terurus. ‘’Tapi sekarang sudah mulai normal. Selain salak, warga di sini juga sangat tergantung pada hasil kelapa,’’ ungkap salah seorang warga, I Nyoman Selamet (50), Jumat (2/3) kemarin. Selamet hanya punya sedikit kebun salak. Untuk menghidupi keluarganya, pria paruh baya ini mengais rupiah dengan menjadi pengepul tuak. Saat ini, omzet tuaknya juga berangsur-angsur normal. Untuk tambahan, Selamet juga sudah berani membeli bibit babi. ‘’Saya beli tiga ekor, empat hari lalu,’’ katanya. Selain berkebun, beternak babi memang menjadi pilihan sebagian besar warga Geriana Kangin untuk menambah penghasilan, sedangkan sapi jarang. Ketika Gunung Agung erupsi, sebagian besar warga menjual babinya murah-murah, sebagian lainnya ikut dibawa ke tempat pengungsian. Selamet waktu itu mengaku mengungsikan tiga ekor babinya ke Desa Seraya. Sekarang dia membeli bibit lagi, rencananya dipersiapkan untuk melanjutkan upacara pernikahan putranya yang belum tuntas karena diganggu erupsi Gunung Agung. Kegiatan adat dan keagamaan di Geriana Kangin juga sudah berjalan normal. Kemarin, warga setempat melaksanakan rangkaian penutup upacara aci nyungsung di Pura Puseh setempat. ’’Ini ritual rutin setiap satu tahun, setiap menjelang Nyepi,’’ terang Kubayan Banjar Adat Geriana Kangin, Mangku

Bali Post/kmb

NORMAL - Aktivitas warga pascapenurunan status Gunung Agung mulai normal. Seperti warga Geriana Kangin, I Nyoman Selamet, yang membeli bibit babi untuk investasi. Ketut Diatmika. Kondisi psikologis masyarakat yang mulai membaik juga terlihat di daerah yang radiusnya lebih dekat seperti di Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Meski masih dihantui bayang-bayang erupsi karena aktifitas vilkanik Gunung Agung masih tinggi, warga setempat mulai berani bercocok tanam dan beternak. Beda dengan Geriana Kangin,

sapi menjadi pilihan warga setempat. ‘’Rumput sudah mulai tumbuh, sudah ada sekitar 100 ekor bibit sapi yang dibeli warga. Untuk pertanian, daerah kami cocoknya gumitir,’’ ungkap Kadus I Wayan Sudiana. Banjar Temukus berada di radius 4,5 km sampai 7,5 km dari puncak Gunung Agung, atau hanya berjarak 0,5 km saja dari radius berbahaya yang direkomendasikan Pusat

Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jarak yang relatif dekat itu pula membuat warga Temukus masih dilanda kekhawatiran tinggi. Namun, mereka pasrah jika nantinya akan merugi apabila harus mengungsi lagi. ‘’Sebagian besar warga kami sudah pulang, tapi yang rumahnya di radius 5 km masih di pengungsian. Ada 30 KK atau sekitar 130 jiwa,’’ ujar Sudiana. (kmb)

Toilet yang Dibangun Pemkab di Besakih Jorok

Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb31

EMPAT NEGARA - Para turis dari empat negara Asia saat berwisata ke Taman Air Tirtagangga, Karangasem, Jumat (2/3) kemarin.

Percepat Pemulihan, Karangasem Datangkan Turis Empat Negara Amlapura (Bali Post) Pasca-erupsi Gunung Agung, Karangasem terus menggenjot sektor pariwisata untuk mempercepat proses pemulihan. Selain terus menata objek wisata, pemkab juga proaktif mengundang turis dari berbagai negara, agar melihat kondisi Karangasem saat ini, kemudian berharap proaktif menyebarkan informasi positif tentang Karangasem. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan dengan menerima kunjungan Mega Fam Trip Airasia dari empat negara Asia ini, pihaknya berharap banyak para turis dapat melihat kondisi nyata Bali dan Karangasem pada khususnya. Turis Asia Mega Farm Trip ini, di antaranya berasal dari Jepang, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Perjalanan wisata pengenalan ini, difasilitasi juga oleh Air Asia dan BMW Travel. Kedatangan mereka disambut, Bupati Mas Sumatri di Taman Air Tirtagangga bersama Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia Priagung Duarsa dan Kepala OPD terkait. Priagung Duarsa, mengatakan pada perkembangannya, industri pariwisata Karangasem mengalami hambatan dengan terjadinya erupsi Gunung Agung ini. “Pariwisata kami terguncang akibat erupsi. Fenomena alam tidak bisa ditebak. Kami tetap berupaya mempercepat proses pemulihan,” kata Priagung Duarsa. Peristiwa ini, selama ini sangat berpengaruh bagi minat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara untuk datang ke Karangasem. Kenyataan ini sangat mengancam industri pariwisata. Termasuk orang-orang yang berkecimpung di dalamnya yang mengandalkan industri ini sebagai mata pencahariannya. Karangasem masih bersyukur, karena potensi yang besar di dunia pariwisata yang masih bisa dimaksimalkan dengan terus diperkenalkan kepada para turis. Febrina Budiman, General Manager Bali Mega Wisata, mengatakan turis yang datang ini didapat dari 60 agen wisata. Turis mau datang ke Karangasem dikarenakan banyak isu yang tersebar mengenai situasi Gunung Agung. Kini, mereka akhirnya tahu bahwa zona bahaya hanya tinggal 4 km dari puncak Gunung Agung. “Karangasem itu aman untuk dikunjungi wisatawan mancanegara,” katanya. (kmb31)

Rencana Pemerintah Kabupaten Karangasem meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata dengan menaikkan retribusi masuk objek Daerah Tujuan Wisata (DTW) mendapat dukungan dari pihak DPRD Karangasem. Namun, rencana tersebut tentu harus disertai dengan penyediaan fasilitas bagi wisatawan yang lebih representatif, bahkan harus berstandar internasional. Pihak dewan pun mengkritik ketersediaan fasilitas dasar seperti toilet di DTW Besakih yang masih jorok, sehingga wisatawan terpaksa menyewa toilet milik warga. Suara kritis menyangkut fasilitas maupun sarana penunjang akvitas wisata terutama toilet di objek daya tarik wisata (ODTW) Besakih mengemuka dalam rapat kerja membahas revisi Perda No 16 Tahun 2016 tentang retribusi tempat wisata dan olahraga di DPRD Karangasem, Jumat (2/3) kemarin. Para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron salah satunya menyorot fasilitas toilet untuk wisatawan. Pemkab Karangasem belum menyediakan fasilitas yang berstandar internasional namun sudah memungut retribusi. ‘’Sejauh ini, pemkab baru menyediakan lahan parkir, kebutuhan dasar berupa toilet yang representatif belum ada,’’ ujar Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi. Pihaknya menyatakan toilet berstandar internasional mutlak disediakan di Besakih terlebih Oktober nanti Bali akan menjadi tuan rumah

pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia. Sedangkan fasilitas yang dibangun pemerintah saat ini sangat jauh dari kata layak, malah cenderung jorok. Satu unit toilet itu dibangun di lahan milik Pemprov Bali, selain kotor, airnya juga kerap tidak ada. ‘’Pascaerupsi Gunung Agung, kita berharap kunjungan pulih seperti dulu. Namun, kesiapan kita menyambut wisatawan seperti ketersediaan toilet yang layak, kebersihan, kenyamanan dan keramahtamahan pelayanan harus dilakukan,’’ tegasnya. Anggota DPRD asal Besakih, I Nyoman Ada, juga mengatakan fasilitas yang dibangun pemerintah daerah di Besakih masih minim. Menyangkut toilet, menurut dia, selama ini wisatawan terpaksa menyewa toilet milik warga. Selain mengundang rasa tidak nyaman, kondisi itu juga kerap dikeluhkan wisatawan. Mereka sudah

Amlapura (Bali Post) Aspirasi yang disuarakan Desa Adat Besakih dan Manajemen Operasional (MO) Badan Pengelola Kawasan Besakih mendapat sambutan positif dari Pemkab Karangasem. Dalam sidang paripurna tanggapan eksekutif atas

pemandangan umum fraksifraksi terkait rencana revisi Perda Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, Kamis (1/3) lalu, Wabup Wayan Artha Dipa, menyatakan aspirasi soal legalitas pungutan atas fasilitas tambahan seperti fasilitas ojek, sewa

Bali Post/kmb

REVISI PERDA - Rapat kerja membahas revisi perda retribusi tempat wisata dan olahraga di DPRD Karangasem. membayar retribusi masuk namun masih harus mengeluarkan uang tambahan sekadar untuk buang air. Anggota Dewan lainnya, I Nengah Sudarsa, menilai Pemkab Karangasem beruntung karena ada warga yang menyewakan toiletnya untuk pengunjung. Mantan Sekda Karangasem ini sepakat bahwa pemerintah daerah harus menyediakan fasilitas dasar tersebut meskipun ada kendala pada pengadaan

lahannya. Sementara itu, revisi perda di antaranya untuk penambahan objek wisata dan juga kenaikan retribusi. Asisten I, I.B. Sulendra, yang memimpin rombongan eksekutif mengatakan, untuk retribusi ODTW Besakih pihaknya di eksekutif mengusulkan kenaikan retribusi kunjungan wisatawan asing dewasa dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu dan anak-anak dari Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu.

Sedangkan untuk wisatawan nusantara dewasa menjadi Rp 40 ribu dan anak-anak Rp 20 ribu per orang. Namun sebelum besaran retribusi dibahas lebih lanjut, 8 Maret nanti, dewan akan melakukan inspeksi ke Besakih. Inspeksi itu juga menindaklanjuti aspirasi Manajemen Operasional dan Desa Adat Besakih soal adanya fasilitas tambahan yang belum terakomodir dalam rancangan revisi perda. (kmb)

sarung dan jasa pemandu akan diakomodir dalam revisi perda tersebut. ‘’Tidak bisa kita mungkiri bahwa di samping retribusi yang dipungut pemerintah, juga ada persoalan lainnya yang menjadi bagian aktivitas ekonomi masyarakat setem-

pat. Itu akan kita akomodir pada perda, tindak lanjutnya bisa diatur melalui peraturan bupati atau peraturan badan pengelola,’’ ungkap Artha Dipa. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, perwakilan MO dan prajuru Desa Adat Besakih mengadu ke DPRD Karangasem. Dipimpin Plt. Manajer Operasional Badan Pengelola, Mangku Ngawit, mereka merasa besaran nilai retribusi dalam draf revisi perda pada kisaran Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu berpotensi pelanggaran hukum. Di Besakih juga ada fasilitas tambahan seperti fasilitas ojek, sewa sarung dan jasa pemandu, tapi draf perda belum mengakomodir keberadaan fasilitas tambahan tersebut. Artha Dipa mengatakan rasa keadilan masyarakat memang menjadi dasar evaluasi terhadap Perda No. 16 tahun 2016 yang mengatur retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Rencana revisi sudah didasari kajian-kajian melibatkan unsur perguruan tinggi yang kemudian dibawa dalam

forum diskusi melibatkan para stakeholder termasuk masyarakat. Besaran nilai retribusi sudah disesuaikan dengan kualitas pelayanan dan kelayakan harga antara wisatawan domestik dan mancanegara. Khusus terhadap Besakih, diakui perlu ada pengecualian karena faktanya di sana ada memang fasilitas tambahan yang tidak ada di tempat lain. Revisi perda yang merupakan revisi kedua atas Perda No. 3 tahun 2010, menurut Artha Dipa, juga diarahkan untuk memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pariwisata. Namun, pihaknya mengakui upaya menggenjot sektor pariwisata juga perlu strategi lain. Salah satu yang sedang ditempuh Pemkab Karangasem adalah melalui upaya pemulihan pascaerupsi Gunung Agung melalui promosi. ‘’Tempo hari berita-beritanya menakutkan pariwisata. Itu harus kita pulihkan, penurunan status mesti kita sampaikan secara baik kepada dunia internasional,’’ ujarnya. (kmb31)

Pemkab Akomodir Retribusi Tambahan di DTW Besakih

Telepon Penting

kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Bali Post/kmb31

Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa saat diwawancarai awak media.


GIANYAR

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

AKBP Djoni Widodo

9

Bali Post/dok

Polisi Tunggu Kesembuhan Septiyani

Gianyar (Bali Post) Polisi kini menantikan kesembuhan Ni Luh Putu Septiyani Parmadani, tersangka pembunuhan anak kandung. Wanita 33 tahun ini rencananya akan dipindahkan dari RSUP Sanglah ke RS Polda Bali di Jalan Trijata, Denpasar. Pemindahannya untuk memudahkan pemantauan, sebab ada kekhawatiran tersangka kembali melakukan percobaan bunuh diri. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menyatakan, saat ini Septiyani masih dalam tahap observasi di RSUP Sanglah. Pekan depan diharapkan kondisi Septiyani suah pulih. ‘’Septiyani ini masih diobservasi, waktunya sejak tanggal 21 (waktu kejadian pembunuhan - red). Mudah-mudahan minggu depan bisa selesai,’’ ujarnya. Dijelaskannya, observasi di RSUP Sanglah itu untuk memulihkan kondisi Septiyani yang lemas pascamenenggak racun serangga merk Baygon. Perlu waktu untuk membersihkan racun dari badan tersangka. ‘’Kami juga ingin dia cepat sembuh,’’ ucapnya. Bila Septiyani sudah mulai pulih, maka akan dilanjutkan pemindahan ke RS Trijata. Setelah itu, pihak kepolisian pun akan melakukan tes kejiwaan. Apabila kondisi Septiyani sudah fit, barulah polisi akan menggiringnya ke Polres Gianyar. ‘’Apakah ditahan atau apa, tunggu setelah dia sembuh,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan Ni Luh Putu Septiyani Primadewi sebagai tersangka pembunuhan terhadap tiga bocah di Banjar Palak Desa Sukawati. Penetapan ini disimpulkan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi. ‘’Setelah dilakukan gelar perkara pada 24 Februari kemarin, kami memutuskan peningkatan status Septiyani dari saksi menjadi tersangka dalam kasus ini,’’ kata Djoni Widodo saat jumpa pers di Mapolres Gianyar, Senin (26/2). Dikatakannya, tersangka yang merupakan guru SD di Desa Sulangai Kecamatan Petang ini mengaku membunuh tiga anak kandungnya dengan cara dibekap menggunakan boneka warna kuning. ‘’Saat ketiga anaknya tidur, dilakukan pembekapan dengan menggunakan boneka warna kuning untuk menutup mulut dan hidung ketiga anaknya,’’ ungkapnya. Untuk membuktikan dugaan tersangka meracuni ketiga korban dengan racun pembasmi serangga, polisi masih menunggu hasil otopsi. ‘’Malahan tersangka yang mengaku meminum sendiri racun pembasmi serangga itu, kemudian menyayat urat nadi pada tangan sebelah kiri dan leher bagian kanan. Seperti apapun itu pengakuannya, nanti hasil otopsi yang akan membuktikan,’’ tegasnya. (kmb35)

Pemkab Telusuri Penyebab Kematian IRT di Batuan Gianyar (Bali Post) Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernisial Ni Wayan S meninggal secara tiba-tiba pada Kamis (1/3) lalu. Kabarnya, lima hari sebelumnya perempuan asal Desa Batuan, Sukawati ini sempat digigit anjing yang diduga rabies. Namun kabar itu masih meragukan, lantaran anjing yang menggigit Wayan S masih hidup. Informasi di lapangan, Wayan S digigit anjing pada bagian perut dan paha pada 25 Februari lalu. Akibat gigitan itu, dia mengalami luka masing-masing sepanjang 5 cm. Dia baru berobat ke Puskesmas Sukawati keesokan harinya. Observasi terhadap Wayan S dilakukan dan rencananya berlangsung selama satu minggu. Namun naas, belum lewat masa observasi korban lebih dulu meninggal dunia pada Kamis sekitar pukul 07.30 Wita. Menurut pemilik anjing, anjingnya tersebut sudah divaksin secara reguler. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar drh. Ketut Ariyasa yang dikonfirmasi Jumat (2/3) kemarin, mengatakan status anjing yang mengigit korban belum bisa dipastikan. Pihaknya mengaku belum menerima laporan terkait kasus ini. ‘’Data masih di kantor. Senin ya saya cek. Soalnya cukup banyak laporan gigitan anjing di Sukawati. Yang mana rabies, yang mana tidak, belum bisa dipastikan,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

Ekspor Perak Celuk Masih Lesu PELATIHAN - Suasana pelatihan perajin perak yang diselenggarakan Disperindag Gianyar bersama BBPPEI.

Pemerintah Upayakan Peningkatan Daya Saing Perajin

Gianyar (Bali Post) Desa Celuk Kecamatan Sukawati merupakan sentra kerajinan perak terbesar setelah di Kota Gede, Yogyakarta. Salah satu keunggulan perhiasan perak celuk adalah dari segi disain yang unik dan masih dibuat secara handmade. Namun sayangnya, nilai ekspor kerajinan perak Celuk masih lesu khususnya dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Disperindag Kabupaten Gianyar, saat ini jumlah perajin perak di Desa Celuk sebanyak 300 perajin. Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya berkembang. Tidak sedikit dari usaha perajin yang mati suri akibat tingginya harga bahan baku dan kalah saing dengan daerah maupun negara lain. Meski begitu, ikon perhiasan perak di Bali masih tetap dipegang oleh Desa Ce-

luk. Untuk membangkitkan kerajinan perak Celuk serta mempertimbangkan potensi yang ada, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) di bawah Kementerian Perdagangan RI memberikan materi pelatihan tentang peningkatan daya saing dan pemasaran ekspor produk kerajinan perak di Kabupaten Gianyar pada Jumat (2/3) kemarin. Kepala BBPPEI Kement-

erian Perdagangan RI Iriana Trimurty Ryacudu mengatakan, pelatihan ini adalah untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan praktis kepada para peserta mengenai gambaran umum produk kerajinan perak, peluang dan tren produk kerajinan perak di pasar ekspor, standar mutu dan persyaratan pasar untuk produk kerajinan perak, pengembangan desain produk kerajinan perak, pengalaman

ekspor produk kerajinan perak dan pemasaran ekspor produk kerajinan perak. ‘’Saya harap para perajin mampu menangkap peluang, tren, peningkatan standar mutu, pengembangan desain dan pemasaran eksport,’’ tegas Iriana Rycudu. Menurut Iriana, pelatihan diberikan selama tiga hari. Pelatihan meliputi gambaran umum produk kerajinan perak, peluang dan tren produk kerajinan perak di pasar ekspor, standar mutu dan persyaratan ekspor. Materi ini diberikan oleh Prieyo Pratomo dari BBPPEI. Selain itu, Nunik Anurningsih juga membekali para perajin dengan materi pengem-

bangan disain produk kerajinan perak. Sementara itu, Sekretaris Disperindag Gianyar Made Mirnawati mengatakan, pelatihan tidak hanya diikuti oleh pelaku UKM perak saja, tapi juga ASN yang membina para perajin tersebut. Dalam upaya membangkitkan kembali industri perak di Desa Celuk, peran pemerintah dan stakeholder terkait sangat diperlukan, khususnya untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, yang terpenting adalah kolaborasi lintas unit terkait seperti Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan nilai ekspor. (kmb35)

Karya di Pura Puseh Desa Pakraman Panglan

Gianyar (Bali Post) Krama Desa Pakraman Panglan Desa Pejeng Kecamatan Tampaksiring melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Nubung Padagingan dan Padudusan Alit di Pura Puseh Desa Pakraman Panglan. Puncak karya jatuh pada Rabu (28/2) lalu. Rangkaian karya berlangsung lancar dan khidmat. Hal ini berkat kerja keras dan semangat gotong royong krama desa pakraman setempat serta dukungan berbagai pihak. Demikian diungkapkan Bendesa Pakraman Panglan I Wayan Sutayana didampingi Klian Adat I Made Balik Rena dan Klian Dinas I Made Kamardiyana. Dijelaskan Sutayana, Pura Puseh Desa Pakraman Panglan dibangun tahun 1955. Kala itu dengan semangat ngayah dan gotong royong, para panglingsir setempat melaksanakan pembangunan pura. Mereka memanfaatkan kekayaan alam sekitar dengan nunas bebatuan daerah aliran sungai Tukad Pakerisan. Setelah rampung, digelar karya mamungkah. Semangat dan kerja keras para panglingsir itulah yang kemudian diteladani generasi kini. ‘’Para panglingsir menginspirasi kami. Kalau mau bekerja keras, keringanan itu sudah barang tentu mengikuti. Ini sudah terbukti. Sejak pembangunan Pura Puseh tersebut, warga

Bali Post/ded

MEMASAR - Krama Desa Pakraman antusias mengikuti prosesi memasar sebagai rangkaian puncak karya ngenteg linggih, nubung pedagingan dan padudusan alit di Pura Puseh Desa Pakraman Panglan, Rabu (28/2) lalu. Panglan mendapatkan paica Ida Batara untuk menjadi pekerja dan ahli pembangunan pura. Sampai sekarang keahlian tersebut diwarisi dan menjadi tongkat kehidupan,’’ katanya. Krama Desa Pakraman Panglan saat ini berjumlah 167 KK atau 769 jiwa. Biaya karya berasal dari iuran krama, LPD Desa Pakraman Panglan, bantuan

pemerintah dan dana punia. Dana yang terhimpun sebesar Rp 400 juta. Rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Januari lalu dengan diawali ngayah perdana pembuatan perlengkapan upacara. Pada 15 Januari dilangsungkan nyambut karya, matur piuning di Pura Kahyangan Tiga yang di-puput Ida Pedanda Gede Bu-

perspektif

Kontrol Investasi, Tegakkan Aturan

SEKTOR pariwisata Kabupaten Gianyar terus mengalami pertumbuhan. Hal inilah yang menarik minat investor menanamkan modalnya di gumi seni ini. Gempuran investasi pariwisata tetap harus dibatasi. Pembatasan tersebut, menurut calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthayasa alias Cok Ibah, yakni dengan komitmen pemerintah terhadap penegakan aturan. Dia menerangkan, investor memiliki spekulasi dengan melihat Bali khususnya Kabupaten Gianyar yang terus mengalami pertumbuhan di bidang pariwisata. Investor tidak sedikit yang mampu mempengaruhi kebijakan pemerintah. Hal ini di mata Cok Ibah

ruan, Geria Sanding. Pada 24 Februari dilangsungkan Tawur Balik Sumah Panca Sanak dan Macaru Rsi Gana yang di-puput Ida Resi Bujangga Geria Angkling Babakan, Ida Pedanda Geria Sanding dan Ida Pedanda Buda Geria Gunung Sari. Melasti dan mapakelem dilaksanakan di Pantai Masceti pada 26 Februari. Saat puncak karya

atau 28 Februari dilaksanakan prosesi makebat daun, mangun ayu, ngenteg linggih, piodalan dan ngingkup. Prosesi ini dipuput Ida Pedanda Geria Sanding dan Ida Pedanda Buda Geria Gunung Sari. Pada Jumat (2/3) kemarin, dilangsungkan prosesi nyenuk. Sementara itu, pada 24 Februari Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Gianyar I Wayan Suardana yang hadir mewakili Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya karya tersebut. Dijelaskannya, karya ini berjalan lancar berkat kuatnya persaudaraan krama Panglan. Terlebih karya ini merupakan bagian dari bakti yang tulus krama kepada Ida Sang Hyang Widhi. ‘’Umat Hindu seyogianya mewujudkan bhakti dengan didasarkan keinginan suci dan ikhlas dalam melaksanakan yadnya. Selain bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi, saya berharap masyarakat juga memperhatikan dan menjaga lingkungan agar selalu ajeg dan lestari,’’ ujarnya di hadapan sejumlah anggota DPRD Gianyar, Camat Tampaksiring, Muspika Tampaksiring, panglingsir Puri Gianyar, Puri Pejeng, Puri Klusu dan Griya Ageng Pejeng, Perbekel Desa Pejeng, Perbekel Desa Pejeng Kelod serta krama setempat. (kmb25)

Topik : INVESTASI PARIWISATA

Larang Pendirian Hotel di Desa Wisata

adalah hal yang keliru. ‘’Kitalah yang harusnya mengatur investor sesuai aturan yang ada,’’ ucapnya. Ditegaskannya, berbagai aturan harus terus ditegakkan untuk menjaga budaya yang selama ini menjadi taksu Bali. ‘’Aturan yang ada itu tidak hanya Perda atau Perbup. Aturan itu termasuk awig-awig dan pararem di desa pakraman masing-masing,’’ katanya. Bila semua komponen masyarakat Bali hanyut dalam permainan investor yang hanya money oriented, maka taksu Bali bisa tenggelam. Sebab itu, jika dia terpilih sebagai Bupati, dia menjanjikan akan me-manage investasi dengan baik. (kmb35)

CALON Bupati Gianyar Made Mahayastra memastikan akan melarang berdirinya hotel berbintang di kawasan desa wisata. Pasalnya, keberadaan hotel berbintang dikhawatirkan menghambat potensi ekonomi yang bisa digarap warga lokal. ‘’Kita larang berdiri hotel berbintang di kawasan desa wisata, karena yang kita kembangkan di sana adalah homestay yang merupakan milik dari warga itu sendiri. Dengan begitu, warga itu benar-benar bisa sebagai penikmat langsung, bukan sebagai buruh apalagi penonton. Itu sudah berlaku di beberapa desa wisata di Gianyar,’’ jelas politisi yang akrab disapa Agus ini. Menurutnya, beberapa desa saat ini dalam proses pembinaan Pemkab Gianyar untuk menjadi desa wisata. Desa dimaksud, seperti Desa Suwat dan Desa Singapadu Kaler yang sedang dirancang dengan potensi berupa wisata trekking. ‘’Di Singapadu Kaler sawahnya

luas dan masyarakatnya sudah mulai mendirikan pondok wisata dan tidak ada hotel,’’ tegasnya. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan anggaran untuk desa wisata yang menggelar festival. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Pariwisata. ‘’Bantuan itu kita subsidi, tapi akan lebih bagus kalau mandiri. Tapi sebelum mandiri, kita subsidi dulu,’’ katanya. (kmb35)


JEMBRANA

10 SOSOK

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Kendaraan Berpelat Khusus PELABUHAN Gilimanuk saat ini bukan hanya menjadi pelabuhan angkutan umum, namun juga untuk wisatawan. Untuk itu, penataan di Pelabuhan Gilimanuk paling ujung barat Pulau Bali ini belakangan terus dilakukan dengan bekerjasama dengan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Selain menata pedagang dengan membuatkan kios di areal parkir dermaga Landing Craft Macine (LCM), kini pelabuhan berupaya mensterilkan kendaraan. Penertiban kendaraan dilakukan lantaran selama Bali Post/olo ini banyak yang lalu-lalang di dalam pelabuhan. Baik Heru Wahyono sepeda motor operasional, perusahan pelayaran hingga kendaraan yang bukan milik ASDP. “Kita ingin pelabuhan tertib dan steril dari yang tidak berkepentingan,” kata Manajer Operasional Pelabuhan Gilimanuk Heru Wahyono, Jumat (2/3) kemarin. Pria asal Jawa Timur ini mengatakan, penertiban nantinya dilakukan dengan melarang kendaraan yang tak berkepentingan. Termasuk orang memancing di dermaga, pengemis dan lain-lain. Setelah merelokasi pedagang kaki lima, kini penertiban dilakukan terhadap kendaraan. Khusus kendaraan yang digunakan operasional di dalam pelabuhan dipasangi pelat khusus. Hal itu untuk mengidentifikasi kendaraan yang masuk ke areal pelabuhan. Kendaraan berpelat khusus itu untuk kepentingan operasional ASDP, Syahbandar dan perusahan pelayaran. Untuk sementara, baru kendaraan operasional ASDP dulu. Kendaraan lain selain pengguna jasa dan operasional tidak boleh masuk pelabuhan. (olo)

Bali Post/olo

RONGSOKAN – Sejumlah tumpukan rongsokan di antara mesin-mesin kompos bernilai miliaran rupiah dan tak bisa dioperasikan lagi.

Mangkrak, Gedung Eks Pabrik Kompos Jadi Gudang Rongsokan

Negara (Bali Post) –

Bangunan eks pabrik kompos di areal TPA Peh, Kaliakah hingga kini masih mangkrak. Gedung pabrik dengan bangunan berbahan bata dan besi ini terlihat kosong tanpa aktivitas. Begitu halnya dengan mesin-mesin pengolahan kompos yang bernilai miliaran rupiah teronggok menjadi besi tua.

Gede Agus Sanjaya

Bali Post/olo

Hilangkan Kesan Semrawut

Dewan Minta Baliho Ucapan Ditata Negara (Bali Post) – Sejumlah baliho di pinggir jalan diusulkan untuk ditata dengan payung aturan yang lebih ketat. Hal tersebut untuk menghindari kesemrawutan dan berkontribusi menambah pendapatan daerah. Pasalnya, selama ini baliho atau spanduk dengan konten ucapan, tidak dipungut biaya dan pemasangannya cenderung seenaknya. Anggota Komisi A DPRD Jembrana Gede Agus Sanjaya, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan perlu adanya penataan terutama untuk baliho atau spanduk yang memiliki konten ucapan. Pasalnya, dari pengamatan selama ini, pemasangan baliho cenderung semrawut. Terutama baliho terkait ucapan. Padahal dalam peraturan daerah (perda) sudah ditentukan titik-titik yang boleh dipasang maupun larangan. Selain itu, selama ini pemasangan baliho ucapan itu luput dari retribusi alias gratis. Berbeda dengan baliho atau ucapan yang terpasang di media reklame yang sudah ada, baik berupa baliho maupun billboard. Karena itu, menurut Ketua DPC Hanura Jembrana itu perlu adanya evaluasi regulasi pengaturan pemasangan sarana. Baik itu yang bersifat sosial, politik maupun ucapan selamat hari raya. Untuk itu, selain lebih tertata dan tertib, juga akan memberikan kontribusi pendapatan untuk daerah. Agus Sanjaya juga mencontohkan salah satu cara untuk memudahkan pengidentifikasian sarana yang berizin atau tidak maupun kedaluwarsa dengan pemasangan barcode. Menurutnya itu lebih praktis dan terdata dengan baik. Pengaturan sarana ini, menurutnya berlaku untuk seluruh wilayah Kabupaten Jembrana, dari Gilimanuk hingga Pengeragoan. Bukan hanya sarana yang ada di dalam Kota Negara saja. “Demi tertib keindahan keamanan dan kontribusi pemerintah daerah, perlu adanya evaluasi ini,” tandas Agus Sanjaya. Pihaknya juga sudah sering menyampaikan usulan ini dalam setiap rapat kerja dengan pemerintah daerah. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi mengakui juga tengah mengajukan usulan untuk membuat peraturan bupati (perbup) menindaklanjuti Perda terkait reklame ini. Berkaca pada sejumlah kejadian atau penertiban baliho maupun spanduk, banyak di antaranya tak berizin dan dipasang sembarangan. Termasuk salah satunya baliho dengan konten ucapan hari raya. “Kita baru usulkan, kalau tertata akan lebih tertib. Selain itu, juga ada pendapatan retribusi. Karena selama ini juga gratis, sehingga pemasangan juga sembarangan,” tandasnya. (kmb26)

Dari pengamatan, kondisi di dalam gedung pabrik itu kini berubah menjadi gudang rongsokan. Bukan saja besi-besi dari bekas mesin yang tak terpakai, tetapi juga tumpukan rongsokan dari para pemulung. Tumpukan karung berisi benda-benda yang dipilah para pemulung tersimpan dalam bangunan pabrik tersebut.

Menurut salah seorang pemulung, karung-karung itu sudah ada pemiliknya masing-masing. Sebelumnya karung tumpukan barang rongsokan ini sempat ditaruh di beberapa bangunan di luar pabrik kompos itu. Seperti di gedung kantor maupun tempat penyimpanan bangunan. Namun, lantaran bangunan kantor itu sudah dibongkar un-

tuk perluasan lahan TPA, rongsokan dikumpulkan di dalam pabrik. Berbaur dengan mesinmesin pengolahan sampah menjadi kompos. Setiap hari tertentu, karung-karung yang berisi rongsokan hasil pilahan sampah itu akan diambil oleh pengepul rongsokan. Sejak pabrik ini tidak beroperasi, sejumlah barang yang dulunya ada di pabrik

TANAMAN mangrove memiliki manfaat penting, utamanya di kawasan pesisir. Selain dapat menahan laju abrasi dan serbuan ombak, mangrove juga melindungi perumahan warga dari hembusan angin laut. Sebagai tempat berkembangbiaknya ikan-ikan, kerang, kepiting dan udang, dan satwa lainnya, keberadaannya juga bernilai ekonomi bagi nelayan pesisir. Hal itu disadari betul Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana yang secara kontinu melestarikan lingkungan melalui gerakan penanaman magrove. Dengan menggandeng Universitas Udayana (Unud), Jumat (2/3) kemarin Pemkab Jembrana menanam ratusan bibit mangrove bertempat di kawasan konservasi mangrove, Desa Budeng. Sebanyak 600 bibit mangrove yang ditanam di bekas kawasan tambak Desa Budeng, Kecamatan Jembrana. Penghijauan juga menyertakan para siswa

dari tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Jembrana, masyarakat desa sekitar yang tergabung dalam kelompok petani mangrove serta puluhan mahasiswa Unud yang merupakan peserta KKN Unud angkatan XVI. Di sela-sela penanaman penghijauan itu, Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku mengapresiasi dengan dipilihnya kawasan Desa Budeng untuk dijadikan pilot project dalam kegiatan KKN itu sendiri. Pasalnya, kawasan Desa Budeng, khususnya lahan yang ada itu sudah sepantasnya dilakukan penambahan penghijauan. “Kami sangat apresiasi kepada pihak Unud, mengingat di kawasan pesisir pantai Desa Budeng yang dulunya merupakan kawasan tambak, saat ini sudah tidak lagi difungsikan. Bahkan oleh pemerintah pusat melalui Menteri Kelautan dan Perikanan RI diminta untuk dijadikan kawasan hutan konservasi,’’ ujarnya.

Bupati Artha yang didampingi Perbekel Desa Budeng I Putu Libra Setiawan, para pimpinan OPD juga berharap gerakan penghijauan bukan hanya aktif saat menanam saja, tapi juga dijaga, dirawat dan dipelihara dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Saya harap kegiatan seperti ini terus kita lakukan, apalagi di sekitar lahan eks tambak di Desa Budeng. Bukan saja ramai-ramai untuk menanam saja. Yang paling penting kita tumbuhkan rasa memiliki dari seluruh komponen masyarakat dengan harapan penghijauan mangrove ini. Ke depan mampu memberikan kontribusi, bahkan selain menjadi kawasan konservasi, juga sekaligus ekowisata yang berujung pada pemasukan pada desa sekitar,’’ kata Artha. Sementara itu, Koordinator KKN Unud Dr. I Putu Ari Astawa, S.Pt., M.P. mengatakan gerakan penghijauan

Bali Post/ist

BIBIT MANGROVE - Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Kadis LH, Camat Jembrana dan perwakilan KKN Unud melakukan penanaman bibit mangrove di Budeng, Jumat (2/3) kemarin. mangrove kali ini merupakan bagian dari pengabdian Unud dengan melibatkan 50 mahasiswa peserta KKN di Jembrana. Dipilih tema untuk tahun ini adalah mitigasi bencana. “Kita lakukan penanaman mangrove mengingat tanaman ini sudah dikenal

manfaatnya dalam menjaga garis pantai tetap stabil, melindungi pantai dan sungai dari bahaya erosi dan abrasi, menahan badai atau angin kencang dari laut,” terang Ari Astawa yang juga dosen di Fakultas Peternakan Universitas Udayana. (ad109)

ruari lalu, tertulis lima anggota DPRD dan dua Wakil Ketua DPRD. Sedangkan pada 5 Maret tercantum empat anggota DPRD. “Kita baru terima, infonya telat dikirim. Padahal kita mau cek ke Sekwan,” ujar Muliawan. Menurutnya, dengan adanya surat tersebut Panwaslu masih akan mengkaji lebih lanjut terkait pelanggaran kampanye ini. Apakah nanti tergolong pelanggaran administrasi atau lainnya. Menurutnya akan dibahas dalam rapat pleno bersama anggota Panwaslu lainnya. “Sementara kita maklumi, mengingat kesibukan Dewan,” tandasnya. Namun dipastikan pada 23 Februari lalu atau tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye tersebut tidak ada surat masuk. Untuk itu, permasalahan karena keterlambatan penyampaian surat izin cuti. Sekretaris DPRD Jembrana (Sekwan) Made Sudantra dikonfirmasi terpisah membenarkan sebelumnya KPU dan Panwaslu sudah bersurat terkait aturan izin cuti ini, tetapi surat itu kepada pimpinan. “Nanti kita tindaklanjuti. Sampai kemarin belum menerima. Kita tidak tahu nyangkut-nya di

mana. Karena banyak sekali surat,” terangnya. Namun, secara prinsip, DPRD telah memenuhi prosedur. Sebelumnya, Panwaslu menyebutkan akan memproses lima Dewan yang melakukan pelanggaran kampanye lantaran tidak memiliki surat izin cuti. Berdasarkan pengawasan yang dilakukan Panwascam Mendoyo saat kampanye yang dihadiri salah satu calon Wakil Gubernur di desa Delodberawah itu, melibatkan sejumlah Dewan. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pasal 63 disebutkan pejabat daerah, termasuk DPRD Provinsi atau Kabupaten/Kota dapat ikut kegiatan kampanye dengan mengajukan izin cuti kampanye di luar tanggungan negara. Surat izin cuti itu, disampaikan paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye, dan untuk anggota DPRD Kabupaten, yang memberikan cuti pimpinan DPRD atau pimpinan fraksi. (kmb26)

Panwaslu Sebut Baru Terima Surat Izin Cuti Dewan

jembrana Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Karyadi Erawan, Jumat (2/3) kemarin belum berhasil dikonfirmasi terkait eks pabrik kompos ini. Sebelumnya mantan Camat Negara ini mengungkapkan, untuk pabrik kompos memang belum digunakan. Namun pengolahan sampah tetap akan dilakukan dengan pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di tiap kecamatan terus digalakkan. Di sana nantinya akan dilakukan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendaurulangan dan pemrosesan akhir sampah. (kmb26)

Gandeng Unud, Pemkab Hijaukan Kawasan Konservasi Mangrove Budeng

Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

tersebut seperti buldoser untuk operasional pabrik tidak terlihat lagi. Sejumlah mesin-mesin pengolahan kompos yang didatangkan dari Jepang juga lama diam hingga karatan, sehingga tak dapat dioperasikan. Belum ada kejelasan akan digunakan apa bekas pabrik kompos itu ke depannya. Sedangkan untuk perluasan areal TPA tidak sampai menyentuh gedung pabrik yang berisi mesin-mesin kompos dan barang rongsokan itu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jembrana Ketut

Pande Made Ady Muliawan

Bali Post/olo

Negara (Bali Post) – Persoalan adanya keikutsertaan wakil ketua dan anggota DPRD Jembrana dalam kampanye salah satu pasangan calon (paslon) tanpa dilengkapi izin cuti, kini memasuki babak baru. Panwaslu mengaku baru menerima surat penyampaian izin cuti yang ditujukan untuk Ketua KPU Jembrana tersebut, Jumat (2/3) kemarin. Padahal kegiatan kampanye sudah berlalu beberapa hari sebelumnya. Sesuai aturan kampanye, pengajuan surat untuk izin cuti itu semestinya dikirimkan tiga hari sebelum pelaksanaan. Ketua Panwaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan saat dikonfirmasi kemarin membenarkan telah menerima dua surat dengan kop DPRD Jembrana yang ditujukan untuk Ketua KPU Jembrana terkait penyampaian izin cuti kampanye tanggal 27 Februari 2018 dan 5 Maret 2018. Surat dengan nomor 170/204.4/ DPRD/2018 dan 170/204.6/2018 yang ditanda tangani Ketua DPRD Jembrana itu keduanya tertanggal 23 Februari 2018. Masing-masing surat disebutkan detail nama-nama Dewan yang mengajukan cuti. Untuk kampanye pada 27 Feb-


Sabtu Paing, 3 Maret 2018

BALI DWIPA

11

FIGUR Prajurit Karier TNI-AD KODAM IX/Udayana kembali membuka pendaftaran penerimaan calon Tamtama Prajurit Karier TNIAD gelombang I tahun 2018. Penerimaan tersebut dimulai Februari hingga Maret 2018. Kapendam IX/ Udayana Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean dalam siaran persnya, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan pendaftaran ulang dibuka mulai tanggal 12 sampai dengan tanggal 21 Maret 2018. Pendaftaran dilaksanakan secara online di http:// ad.rekrutmen-tni.mil.id . “Kami sampaikan bahwa penerimaan calon Bali Post/rah Tamtama Prajurit Karier TNI-AD tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk informasi selengkapnya dapat diperoleh di Kantor Ajendam IX/Udayana Jalan PB Sudirman Denpasar, telp (0361) 228029, Kantor Ajenrem 161WS di Kupang, NTT dan Kantor Ajenrem 162/WB di Mataram, NTB,” tegasnya. Adapun cara pendaftarannya, lanjut Kapendam, yaitu bisa langsung mendaftar melalui website di http://ad.rekrutmen-tni.mil.id . Setelah proses pendaftaran online selesai cetak lembar pendaftaran online untuk pendaftaran ulang di Kantor Ajendam IX/Udayana Jln. PB Sudirman Denpasar, Kantor Ajenrem 161/WS Kupang, NTT dan Kantor Ajenrem 162/WB di Mataram, NTB dengan menunjukkan lembar pendaftaran online. “Dokumen yang harus dibawa akta kelahiran, KTP, dan kartu keluarga. Selain itu, membawa fotokopi KTP orang tua atau wali, rapor SD, SMP atau MTS dan SMA atau MA bagi yang lulus SMA,” tegas Hotman Hutahaean. Selain itu, membawa Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) SD, SMP/MTS dan SMA/MA. Juga membawa ijazah SD, SMP/MTS dan SMA/MA serta melampirkan satu rangkap bahan administrasi tersebut dalam map warna merah. “Blangko administrasi disediakan di tempat pendaftaran dan selama mengikuti kegiatan penerimaan calon prajuit ini bebas dari KKN,” ungkapnya. Sedangkan persyaratan secara umum yakni laki-laki, berijazah serendahrendahnya SLTP/sederajat, usia 17 tahun 9 bulan sampai 22 tahun terhitung saat dibukanya Pendidikan Pertama 23 April 2018, tinggi minimal 163 sentimeter. “Bagi generasi muda dan para orangtua yang ingin anaknya menjadi prajurit TNI agar mendaftar sesuai dengan tata cara pendaftaran tersebut,” harapnya. (rah)

Delapan Bulan Konsumsi Kokain

Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Kuta mengamankan oknum pramugari, MMS (27), di tempat tinggalnya di Jalan Gunung Lumut, Denpasar, Sabtu (24/2) lalu. Pasalnya, pelaku diduga sering menggunakan narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan kokain. Selain itu, di kamarnya diamankan satu paket SS seberat 0,12 gram dan dua paket kokain masing-masing seberat 0,34 gram serta 0,03 gram dan empat butir dumoloid. “Pelaku mengaku menggunakan sabu-sabu dan kokain sejak delapan bulan. Dia menggunakan barang terlarang itu saat libur atau tidak terbang. Tujuannya untuk foyafoya saja,” kata Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Ario Seno, Jumat (2/3) kemarin. Polisi juga menangkap tersangka FH (37), DSB alias Boy (37), dan Bn (41) terkait kasus ini. Mereka ini merupakan sindikat pengedar SS dan kokain. Kapolsek Wirajaya menambahkan, berawal dari informasi masyarakat jika di Central Parkir sering terjadi transaksi narkoba. Selanjutnya, Panit I Iptu Putu Budiartama menyelidiki kasus tersebut. Sekitar pukul 20.40 Wita, petugas melihat FH duduk di atas motor Vespa. FH langsung diamankan. Saat diinterogasi, dia mengakui paket tersebut miliknya. “Di hadapan FH dan satpam supermarket, paket itu dibuka. Pengakuan FH isinya kokain. Ada juga bong, pipet, dua bungkus plastik klip, dan plaster,” ungkapnya. Kasus ini terus dikembangkan dan FH disuruh menelepon penerima paket tersebut yaitu D. Berselang 15 menit kemudian, D datang mengendarai mobil. Saat diinterogasi, D mengakui hendak mengambil paket seharga Rp 2,5 juta tersebut. Selanjutnya, petugas menggeledah tempat tinggal FH di Jalan Gunung Lumut, Denpasar. Ternyata dia tinggal bersama pacarnya, MMS. Hasilnya ditemukan bong dan FH menerangkan kalau alat itu dipakai nyabu bersama pacarnya, Kamis lalu. Selanjutnya, polisi menyuruh FH menelepon pacarnya dan beberapa menit kemudian, MMS tiba di TKP. Saat diinterogasi MMS mengambil klip plastik bening diduga SS sisa dipakai yang ditempel di hiasan dinding di kamar tidurnya. Selain itu, MMS juga mengeluarkan klip plastik bening berisi serbuk diduga kokain dari dalam dompetnya. “Tersangka MMS mengaku empat kali membeli kokain. Semuanya dipakai sendiri,” ungkap Wirajaya. Hasil pengembangan kasus ini, polisi juga menangkap tersangka Bn di Jalan Saraswati dekat SMAN 1 Kuta, Seminyak. Selain itu dilakukan penggeledahan di tempat biasa menyembunyikan barang bukti di semak-semak di Jalan Saraswati III, Kuta. Barang bukti yang diamankan dari pelaku yaitu empat paket kokain dan uang hasil transaksi narkoba Rp 20 juta. “Uang tersebut diamankan di rumah pelaku di Perum Pitik Residence, Pedungan, Denpasar Selatan. Pelaku ditangkap hari Senin lalu,” ungkap mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/rah

UNGKAP NARKOBA - Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus narkoba.

Bali Post/wan

PETANI - Seorang perempuan petani membersihkan lahan pertaniannya dari rumput yang tumbuh, sebelum ditanami padi di kawasan Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, Jumat (2/3) kemarin.

Agar Kesejahteraan Merata

Tata Ruang Mesti Tegas Ditegakkan

Denpasar (Bali Post) -

“Tata ruang sebenarnya mengatur sehingga kesejahteraan itu bisa diterima dengan merata,” ujar pengamat tata ruang Putu Rumawan Salain, di Denpasar, belum lama ini. Menurut Rumawan, tata ruang selama ini hampir tidak pernah ditegakkan secara tegas. Malah cenderung ada banyak “pesanan” untuk memenuhi kepentingan orang atau kelompok tertentu. Kalau memang Bali Selatan sudah cukup padat seperti di Kota Denpasar, pembangunan mestinya diarahkan ke

ke tempat lain. “Kenapa pemerintah yang harus rugi terus mengorbankan rakyatnya, biar investor memiliki ruang dalam pembangunan. Konsepnya diubah, biar investor yang membangun dan mengembangkan fasilitas itu (di tempat lain - red), pemerintah hanya menyiapkan lahan ini boleh untuk itu. Tata ruang kan begitu,” paparnya. Rumawan menambahkan, penegakan aturan tata ruang terhadap segala pelanggaran yang terjadi merupakan konsekuensi dari adanya perda

tentang tata ruang. Dalam hal ini, pemerintah juga harus siap memberikan ganti rugi. “Kalau tidak sanggup silakan. Tapi jangan saat punya kemampuan (untuk ganti rugi - red), malah dipakai untuk yang lain-lain,” imbuhnya. Sementara itu, eksekutif di Pemprov Bali telah mengajukan revisi Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali tahun 2009-2029. Materi revisi tengah dibahas oleh Pansus di DPRD Bali. Pansus terlebih dulu mempelajari masingmasing pasal di Perda No.16 Tahun 2009 itu. Termasuk

melengkapi sejumlah regulasi pendukung, baik menyangkut peralihan kewenangan dari kabupaten/kota, provinsi dan pusat, regulasi tata ruang nasional, maupun pembangunan Bali yang dinamis. “Kita akan pelajari masingmasing pasal karena kita lihat banyak sekali pasal yang sangat susah sekali diterapkan. Sebagai contoh, pemda sangat berat sekali untuk mengganti rugi ketika ada pelanggaran RTRW. Bagaimana cara kita nanti meregulasi,” ujar Ketua Pansus Revisi Perda RTRWP Bali I Ketut Kariyasa Adnyana. Kariyasa mengaku akan menjaring masukan dari masyarakat utamanya pemerintah kabupaten/kota. Mis-

Denpasar (Bali Post) Sesuai data Komisi Perlindungan Anak Indonesia, kasus pornografi dan kejahatan cyber yang melibatkan anak menempati peringkat ketiga sepanjang 2016. Lebih dari 7.000 kasus tentang paedofilia dan kekerasan terhadap anak ditemukan di facebook. “Sekarang ini banyak terjadi kasus kekerasan anak lewat online. Saya lihat di media, Indonesia ternyata nomor satu di dunia untuk

kasus cyber crime. Tapi untuk kasus mengarah ke anak kita posisi ketiga,” ungkap Ketua KPPAD Bali A.A. Sagung Anie Asmoro dalam sebuah seminar di Denpasar, belum lama ini. Menurut Anie Asmoro, peningkatan kasus kekerasan anak lewat online tidak lepas dari kemajuan teknologi saat ini. Kendati, teknologi juga memberikan dampak positif. Di antaranya untuk mencari data, sebagai sarana hiburan dan

pembelajaran, serta wadah kreativitas dan edukasi. Namun, tak bisa dimungkiri bila teknologi juga membawa banyak dampak negatif. “Negatifnya, pornografi, kekerasan seksual online, cyber bully, perjudian, penculikan, penipuan, informasi hoax, dan ujaran kebencian,” imbuhnya. Anie Asmoro menambahkan, upaya pencegahan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Semua pihak harus ikut serta mengawasi penggunaan in-

ternet yang melibatkan anak. Salah satunya, ikut mengawasi warnet yang beroperasi 24 jam penuh. “Warnet 24 jam itu harus diawasi, tidak boleh itu sebenarnya. Harus ada batasannya. Banyak sekali anak-anak yang masuk ke warnet sampai lewat waktunya, itu harus diawasi,” paparnya. Di sisi lain, Anie Asmoro juga melihat pengetahuan orangtua masih lemah terkait perlindungan anak. Teru-

Rencana tata ruang wilayah mestinya ditegakkan secara tegas. Dengan demikian, pembangunan bisa dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat. Tidak seperti sekarang, yang cenderung fokus dan padat di Bali Selatan saja.

alnya di Denpasar yang kini macet, pemerintah setempat bisa mengajukan rencana jalan tol kota untuk diakomodir dalam revisi Perda RTRWP. Aspirasi itu bisa disampaikan secara lisan, tertulis, maupun lewat seminar yang nanti digelar oleh Pansus. “Sehingga RTRW ini tidak seperti sebelumnya, keren aturannya tapi tidak bisa diterapkan sehingga menjadi polemik terus. Kita realistis saja, dan proses itu kan tentu dengan demokrasi yang baik,” tandasnya seraya meminta kabupaten/kota untuk tidak membahas rencana detail tata ruang sekarang, karena nanti harus menyesuaikan dengan RTRWP. (kmb32)

tama pemahaman mengenai dampak positif dan negatif dari internet. Terkadang orangtua yang sibuk dengan pekerjaan kurang mendampingi anak saat bermain internet, di samping memang tidak cakap berinternet. “Kadang-kadang orangtua sibuk, jam makan anak-anak semua pegang HP. Kalau bisa ikuti jam 18.00 sampai 21.00 HP ditaruh, itu waktu tanpa HP, waktu bermain-main, waktu belajar, di situ usahakan,” jelasnya. (kmb32)

Cegah Kekerasan Anak Lewat ’’Online’’

Kasus Tahura ’’Inkracht’’

Lahan di Atas Gedung Sinar Mas Disita Negara Denpasar (Bali Post) Kasus korupsi pelepasan aset negara seluas 835 meter persegi yang diklaim masuk kawasan taman hutan raya (tahura) di By-pass Ngurah Rai, Suwung Batankendal, Sesetan, Denpasar, akhirnya inkracht. Dua terdakwa I Wayan Suwirta dan I Wayah Sudarta yang divonis berbeda, tidak mengajukan upaya hukum banding. Begitu juga jaksa yang mempunyai kesempatan satu pekan pascapembacaan vonis, tidak ada mengajukan banding. Sehingga kasus tersebut sudah mempunyai

kekuatan hukum tetap alias inkracht. Informasi yang diterima Bali Post, soal jadwal eksekusi kasus tersebut bakalan panjang. Sama seperti kasus Jalan By-pass Prof. Mantra yang akhirnya menyeret mantan hakim yang menguasai lahan sebagai tersangka (kini terpidana). Pasalnya, tanah sebagai objek sengketa tersebut sudah dibangun gedung berlantai lima yang kini digunakan kantor oleh Bank Sinarmas. Sementara dalam putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar, tanah

tersebut (di atasnya ada gedung Sinarmas) disita dan dikembalikan ke negara. Dalam hal ini ke Tahura. JPU dalam perkara ini yang hendak dikonfirmasi jadwal eksekusi belum ada yang memberikan keterangan. Namun salah satu tim kuasa hukum terdakwa, Bimantara Putra, membenarkan bahwa pihaknya tidak mengajukan upaya hukum banding dan terdakwa menerima putusan Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Ya, memang tanah disita. Kasus ini sudah inkracht,’’ ucap Bimantara, Jumat (2/3) kemarin.

Sebelumnya, I Wayan Suwitra oleh majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila bersama Made Sukereni memvonis terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun 4 bulan, denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. Sedangkan terdakwa I Wayan Sudarta alias Agus, majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila mengganjar terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Hukuman itu lebih ringan 8 bulan dari tuntutan JPU

Budi Suardana yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. Kedua terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider. Disebutkan, bahwa perbuatan para terdakwa sebagai orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. (kmb37)

Penyelidikan Kasus Perampokan ATM Masih Gelap Mangupura (Bali Post) Penyelidikan kasus perampokan ATM CIMB Niaga di Supermarket Nirmala, Balangan, Kamis (1/3) lalu, ditangani Polsek Kuta Selatan (Kutsel) dibantu Polresta Denpasar. Namun sampai saat ini masih gelap atau belum ada titik terang terkait komplotan perampok tersebut. Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Jumat (2/3) kemarin mengatakan, pihaknya bersama Polsek Kutsel masih

menyelidiki kasus tersebut. Petugas masih mendalami saksi-saksi untuk mengungkap ciri-ciri pelaku. ‘’Sampai saat ini masih kami selidiki kasus tersebut,’’ tegasnya. Apakah ada kaitannya dengan kasus serupa di Kedonganan, Kuta? ‘’Kami belum berani menyimpulkan seperti itu. Yang jelas kami masih melakukan penyelidikan,’’ ungkap Arta. Sementara itu, menurut sumber, kasus yang terjadi di ATM CIMB Niaga Supermarket

Nirmala dengan ATM Maybank di Toko Surfer Paradise Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, ada kemiripan. ‘’Modus mirip dan kemungkinan pelakunya sama. Kan baru dua kali terjadi di Bali. Samasama pakai dua mobil,’’ ungkap sumber tersebut. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, dari ciri-ciri pelaku kemungkinan orang asing. ‘’Selama ini kan belum pernah brankas ATM dibawa kabur. Paling merusak mesin

atau mencongkelnya,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan perampokan dan pencurian mesin ATM tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari 5 orang. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV yang ada di supermarket tersebut. Dari rekaman CCTV, diketahui pelaku menggunakan helm dan zebo mengendarai dua mobil. (kmb36)

Bali Post/ist

CEK TKP - Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo saat mengecek TKP perampokan, Kamis (1/3) lalu.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Puluhan Kegiatan Belum Masuk ULP

Semarapura (Bali Post)Puluhan kegiatan yang direncanakan terealisasi tahun ini, belum memasuki proses Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau lelang. Beberapa di antaranya tergolong kegiatan besar yang dianggarkan hingga miliaran rupiah. Padahal, sebelumnya seluruh OPD sudah digembleng untuk melakukan percepatan. Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Lesmana, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, sesuai data yang dikantongi, kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencapai 93 paket, yang terdiri dari fisik, konsultan, barang dan jasa lainnya. Namun hingga akhir Februari yang sudah selesai proses lelang baru empat paket. Di antaranya angkutan siswa dengan anggaran Rp 3,6 miliar, jasa tenaga kerja pengoperasian KMP Nusa Jaya Abadi senilai Rp 3,3 miliar, penataan Lapangan Puputan Klungkung dan konsultan pengawasnya dengan total nilai 2,3 miliar. Selain itu, ada lima kegiatan yang masih tahap proses, yakni perbaikan Meru Pura Watu Klotok yang dianggarkan Rp 1,4 miliar, konsultan perencanaan Pasar Semarapura, penataan sempadan pantai Perbatasan Klungkung-Karangasem sampai depan Pura Goa Lawah, konsultan pengawas Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Klungkung, termasuk pengadaannya yang dianggarkan Rp 20 miliar. Ada pula pelayanan rehabilitasi penyandang disabilitas, konsultan pengawas Jalan Telaga-Klumpu dianggarkan Rp 5,4 miliar dan Jalan Caruban, Sekartaji, Nusa Penida dianggarkan Rp 6,5 miliar. “Yang besar belum masuk pembangunan Blok A Pasar Semarapura, itu dianggarkan Rp 10,7 miliar dan patung Ida Dewa Agung Jambe Rp 4,5 miliar. Kalau yang lain masih banyak juga yang belum,” ungkapnya. Sebagai langkah percepatan, ia sempat menyebutkan sesuai rapat pada November 2017 bersama seluruh OPD, diharapkan supaya proyek sudah masuk ULP pada Januari. Terlebih yang menelan anggaran cukup besar. Tujuannya, supaya ada waktu untuk pelelangan ulang jika terjadinya kegagalan sebelumnya. “Ini juga mengacu pada evaluasi tahun lalu. Ada beberapa kegiatan yang gagal lelang. Salah satunya karena situasi Gunung Agung. Sekarang langkah percepatan sudah dilakukan. Terus dikomunikasikan dengan OPD,” ungkapnya. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra pun mengingatkan penetapan APBD 2018 sudah berlangsung November 2017. Sejalan dengan itu, OPD harus mempercepat merealisasikan kegiatan. “Ini sudah disampaikan saat rapat OPD bersama staf. Sudah diminta, penetapan APBD tepat waktu, pelelangan juga harus bisa lebih awal,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

COKLIT - Ketua KPU Klungkung I Made Kariada (kiri) melakukan coklit DP4. Ditemukan 10 ribu lebih yang tidak memenuhi syarat.

Coklit Berakhir

KPU Coret 10 Ribu Penduduk Masuk DP4

Semarapura (Bali Post) Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sudah selesai dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. Hasilnya, 10 ribu lebih penduduk tercoret dengan berbagai alasan. Tak hanya itu, juga ditemukan ribuan yang belum mengantongi e-KTP. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, sesuai data yang diterima dari KPU pusat, tercatat ada 162.804 orang yang menjadi sasaran coklit. Pelaksanaannya yang berlangsung sejak 20 Januari hingga 18 Februari 2018, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menemukan 10.626 orang yang tidak memenuhi syarat. Mereka terungkap

sudah meninggal, di bawah umur dan tidak berdomisili di Kabupaten Klungkung. Oleh sebab itu, langsung dicoret dari daftar. “Ada sepuluh ribuan yang tidak memenuhi syarat,” ungkapnya. Tak hanya itu, pada tahapan hajatan politik lima tahunan ini juga ditemukan 2.651 orang belum mengantongi e-KTP yang didominasi lanjut usia dan rantauan. Hal ini pun

Topik : bangkitkan sektor pertanian

sudah disampaikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk bisa ditindaklanjuti dengan perekaman jemput bola. Selain itu, juga ditemukan 5.685 pemilih baru. “Kami harapkan untuk yang belum mengantongi e-KTP, segera melakukan perekaman. Supaya tidak kehilangan hak pilih,” katanya. Pascacoklit, KPU menetapkan Daftar Pemilih Sementara

(DPS) melalui rapat pleno. Ini segera dilaksanakan. “Nanti setelah itu, baru ada penetapan daftar pemilih tetap,” imbuhnya. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klungkung, Pande Anggarnata menyebutkan berdasarkan data terkhir, ada sekitar 15 ribu penduduk belum mengantongi e-KTP. Pihaknya telah melakukan upaya percepatan perekaman dengan masuk ke desa-desa melalui program Perekaman Data dengan Sepeda Motor (Predator). Selain itu, juga melalui roadshow ke sekolah-sekolah maupun pelayanan serentak

dan terpadu (Serdadu). “Langkah percepatan sudah kami lakukan. Tetapi yang namanya di lapangan ada saja yang belum tersentuh. Pas kami datang, warga bersangkutan kerja. Begitu juga saat mereka ada di rumah, kami yang tidak bisa ke sana,” ungkapnya. Terkait temuan KPU, pihaknya menyatakan siap bekerja sama untuk melakukan jemput bola. Ini juga diharapkan mendapat dukungan dari paslon maupun simpatisan untuk saling mengingatkan. “Keterlibatan paslon juga sangat penting untuk ikut mendorong masyarakat mengantongi e-KTP,” tandasnya. (kmb45)

SOLUSI

Terapkan Teknologi Modern

Bali Post/sos

DITATA - Lapangan Puputan Klungkung yang akan ditata Pemkab tahun ini. Bahkan ini sudah selesai pelelangan.

Pilkada, Festival Semarapura Diundur

Semarapura (Bali Post) Pelaksanaan Festival Semarapura ke-4 yang rencananya digelar Pemkab Klungkung pada April 2018 mendatang diundur. Hal tersebut dikarenakan bertepatan dengan hajatan pilkada serentak. Dikhawatirkan pelaksanaannya ditunggangi kepentingan politik. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, event tahunan ini melibatkan banyak pihak dan komponen masyarakat. Tidak tertutup yang bersangkutan ikut mendukung pasangan calon (paslon). Menghindari hal tak diinginkan, berdasarkan hasil rapat dengan instansi terkait pelaksanaannya kembali dijadwal ulang. Hanya itu belum dipastikan. “Karena April masih momen pilkada, jadinya diambil kebijakan untuk diundur. Ini untuk mengantisipasi timbulnya persoalan yang tak diinginkan,” sebutnya. Kebijakan tersebut, menurut mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini, sudah disampaikan secara resmi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat. Demikian pula untuk pengisi acara maupun pameran. “Nanti kalau situasi sudah memungkinkan untuk terlaksana, pasti akan dibahas lagi,” katanya. Pelaksanaan event ini dianggarkan Rp 1,117 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Sasarannya lebih banyak untuk pemberdayaan masyarakat yang menggeluti Usaha Mikro Kecil Mengengah (UMKM), pelestarian seni budaya dan promosi destinasi pariwisata maupuan city tour. “Tahun lalu ada pentas seribu penari rejang. Tahun ini direncanakan ada pentas Tari Telek dalam jumlah ribuan,” terangnya. Penundaan festival bukan hal baru. Sebelumnya terjadi pada Festival Nusa Penida yang awalnya dijadwalkan Oktober menjadi Desember 2017. Hal tersebut disebabkan adanya erupsi Gunung Agung yang mengharuskan pemkab lebih fokus untuk menangani pengungsi. “Untuk jadwal Festival Semarapura tentunya tetap melihat situasi dan kondisi,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata I Dewa Gede Wisasta. Pilkada juga berpengaruh pada lomba ogoh-ogoh untuk menyambut hari raya Nyepi yang berlangsung bulan ini. Meskipun tetap berlangsung, itu diatur secara ketat. Bahkan saat pengarakan, mengantisipasi adanya gesekan antarmasyarakat, dilarang melewati batas desa. (kmb45)

Bali Post/dok

LOMBA - Salah satu lomba yang diperlombakan dalam Festival Semarapura III tahun lalu.

SEKTOR pertanian di Kabupaten Klungkung masih cukup besar. Masyarakat pun banyak yang menggantungkan hidup dari itu. Namun, beberapa tahun belakangan

sektor agraris ini berada diambang dilematis. Petani belum menyentuh kata sejahtera. Setiap panen sulit menikmati untung besar. Hal tersebut menyebabkan generasi muda lesu darah untuk menggeluti. Di tengah hajatan Pilkada serentak ini, Pasangan Calon yang bertarung secara tegas akan membangkitkan sektor ini. Apa strateginya? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, mengatakan sek-

tor pertanian menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, sudah sangat pantas untuk mendapat perhatian dari pemerintah. Kesejahteraan petani harus ditingkatkan. Strateginya dengan melakukan intensifikasi maupun memberikan sentuhan teknologi pertanian yang mampu memaksimalkan hasil panen. “Kalau ekstensifikasi tidak mungkin. Karena lahan tak memungkinkan. Kita harus adopsi cara-cara modern yang lebih menguntungkan,” sebut-

nya, belum lama ini. Hal tersebut, menurutnya bisa dikerjasamakan dengan institusi yang ahli dalam bidang pertanian, seperti Universitas Udayana dan Institut Pertanian Bogor. Ini akan mampu memetakan hal-hal yang perlu dilakukan petani. Demikian pula terkait budi daya komoditas. “Ini bisa dijadikan cara untuk meningkatkan kualitas pertanian,” tegasnya. Tak hanya itu, ia yang berpasangan dengan I Ketut Mandia juga menilai penerapan asuransi pertanian sangat

penting untuk dilanjutkan dan cakupannya diperluas. Ini akan menjadikan petani tetap merasa untung saat terjadi gagal panen. Sektor hilir, dalam hal ini harga jual hasil panen juga dinilai harus mendapat perhatian. Jika ia dipercaya untuk memimpin, akan dibangun sebuah badan yang mampu menyerap hasil panen itu dengan harga standar. “Kalau harga anjlok, membuat semangat petani jatuh. Kita akan buat badan yang membeli. Dan ini harus dilakukan,” tandasnya. (sos)

pertanian untuk membuat demplot-demplot budi daya. Ini sekaligus memberikan edukasi ke petani untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Harus ada inovasi,” katanya. Tak hanya itu, program beli mahal jual murah masih tetap menjadi andalannya. Maksudnya, gabah petani dibeli dengan harga lebih mahal dari pasaran oleh Koperasi Unit Desa (KUD) yang telah menjalin kerja sama

dengan Pemkab. Berasnya dijual ke masyarakat, salah satunya melalui BUMDes dengan harga lebih murah dari pasaran. “Program ini akan tetap berjalan. Kami akan menguatkan KUD supaya bisa membeli gabah petani. Ini juga akan didukung dengan pemberian mesin pengering supaya tetap bisa berproduksi saat musim hujan,” sebutnya. Cabup asal Nusa Penida ini juga menegaskan, meng-

garap sektor pertanian tidak hanya melibatkan instansi bidang pertanian. Namun juga lainnya. Seperti Lingkungan Hidup bisa mendorong petani untuk pengolahan pupuk organik, menggantikan pupuk kimia. Selain itu juga keterlibatan Dinas Pekerjaam Umum dalam hal pengairan. “Membicarakan pertanian, penanganan-

nya harus seperti rantai. Saling keterkaitan,” tandasnya. (sos)

Beli Mahal Jual Murah

CABUP nomor urut 2, Nyoman Suwirta, mengungkapkan penanganan sektor pertanian tidak bisa dilakukan parsial. Namun harus merata dari hulu hingga hilir. Dalam hal ini ia pun telah menyiapkan program. Untuk sektor hulu, budi daya komoditas harus diperbaiki dengan sentuhan teknologi. Ini akan melibatkan lulusan teknologi pertanian yang akan direkrut. “Kami akan rekrut lulusan teknologi

Bedah dan Rehab Rumah

Ratusan KK Belum Ter-”cover”

Semarapura (Bali Post) Ratusan kepala keluarga (KK) di Kabupaten Klungkung belum tersentuh bantuan bedah dan rehab rumah dari pemkab. Keterbatasan anggaran menjadi penyebab hal tersebut. Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Wayan Wirata menyatakan itu, Jumat (2/3) kemarin. Dijelaskan, sesuai usulan masyarakat yang membutuhkan bantuan bedah rumah sekitar 250 KK yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. Tahun ini Pemkab menganggarkan untuk program itu. Hanya saja jumlahnya untuk 99 KK. Artinya, masih ada ratusan yang belum ter-cover. Demikian juga halnya dengan rehab. Usulan yang masuk sekitar 400 KK, namun yang ditangani tahun ini baru 125 KK. “Anggaran terbatas. Ini menyebabkan tidak bisa mengambil sekalian. Sekarang menggunakan skala prioritas,” katanya. Anggaran bedah, khusus di Kepulauan Nusa Penida Rp 35 juta dan rehab bervariasi, kisaran Rp 10 sampai 15 juta, menyesuaikan dengan tingkat kerusakan. Menariknya, ini akan digarap langsung oleh

TNI Angkatan Laut (AL) mulai 15 Maret. Sedangkan untuk bedah di wilayah daratan, Rp 30 juta per unit. Ini digarap langsung oleh tukang dibantu masyarakat. “Sebelumnya di Nusa Penida langsung dikerjakan tukang dan masyarakat. Tahun ini beda. TNI-AL yang turun. Dikerjakan sampai tuntas. Itu sukarela. Kami sangat apresasi ini. Kalau yang di daratan kami targetkan April sudah jalan,” terangnya. Menyikapi usulan yang belum ter-cover, Pemkab tengah mengupayakan untuk bisa mendapat Corporate Social Responsibility (CSR) yang biasanya ada setiap tahun. Sementara bantuan yang dikabarkan datang dari Pemkab Badung, belum ada kepastian terkait jumlah yang diberikan. “Komunikasi dengan Pemkab Badung masih berjalan. Kami belum dapat kepastian berapa jumlah yang akan diberikan,” ucap Wirata. Disampaikan lebih lanjut, jumlah masyarakat yang memiliki rumah tak layak huni belum bisa dipastikan. Hal tersebut sifatnya dinamis. “Misalnya sekarang orangtuanya sudah tidak mampu, rumahnya rusak. Terus anaknya menikah, pisah tinggal. Ini bisa saja tidak punya rumah layak juga. Sulit dapat data pasti,” terangnya. (kmb45)


EKONOMI

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Rupiah Makin Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (2/3) sore, bergerak melemah sebesar 10 poin menjadi 13.751 dibanding posisi sebelumnya 13.741 per dolar AS. Research Analyst FXTM Lukman Otunuga di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan bahwa pekan ini, pergerakan mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah, cenderung mengalami tekanan karena peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. ‘’Komentar hawkish dari Ketua The Fed Powell memicu spekulasi pasar bahwa suku bunga AS akan naik sebanyak empat kali pada 2018 ini,’’ kat Lukman Otunuga. Kendati demikian, lanjutnya, pergerakan mata uang rupiah relatif masih stabil, investor memahami sentimen ekonomi Indonesia tetap positif. Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa sentimen positif mengenai inflasi Februari tahun ini cukup membantu menahan tekanan mata uang rupiah lebih dalam. ‘’Inflasi yang stabil dan terkendali akan menjaga pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,’’ kata Reza. Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo meminta Bank Indonesia mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah agar tidak melewati batas fundamental karena dapat mebebani kondisi fiskal negara. Menurut Bambang, di Jakarta, Jumat, kemarin, selain beban fiskal, pelemahan rupiah akhir-akhir ini di rentang 13.70013.800 per dolar AS juga dapat membebani

kinerja korporasi karena membuat cicilan utang semakin besar dan dapat menurunkan daya saing produk karena impor semakin mahal. ‘’Pelemahan ini berpotensi menurunkan daya saing, menaikkan beban terhadap pembayaran cicilan dan bunga utang luar negeri pemerintah, serta penyesuaian harga bahan bakar minyak,’’ kata Bambang. Parlemen juga meminta pemerintah untuk mengantisipasi tekanan ekonomi global yang semakin deras, terutama dari Amerika Serikat, agar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan domestik. ‘’Komisi XI DPR harus juga mendorong pemerintah untuk terus melakukan pengawasan jangka menengah dan jangka panjang terhadap dampak dari dinamika ekonomi global, seperti nilai tukar rupiah yang terus tertekan dan harga minyak dunia, secara konsisten,’’ ujarnya. (ant)

Bambang Soesatyo

13

Sudah Berlebihan

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyebut nilai tukar rupiah pada kisaran 13.200-13.300 per dolar AS merupakan rentang yang cocok dengan kondisi fundamental perekonomian negeri ini. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan fluktuasi nilai rupiah dalam beberapa hari terakhir kisaran 13.700-13.800 sudah berlebihan, dan berada di bawah nilai fundamental (undervalued). Bank Sentral, kata Mirza, siap untuk melakukan stabilisasi di dua pasar, yakni pasar valas dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) jika nilai rupiah terus undervalued. ‘’Sebenarnya waktu kemarin trading (perdagangan) pada level 13.20013.300 itu masih di level yang cocok ya. Jadi kalau sekarang ini ya… menurut kami sudah terlalu berlebih,’’ kata Mirza. Mirza menegaskan pelemahan rupiah terhadap greenback hanya bersifat sementara karena tekanan eksternal. Terlebih, mata uang Garuda bukan menjadi satu-satunya mata uang yang melemah terhadap

dolar AS. Pelemahan rupiah ini karena perbaikan data ekonomi AS, terutama dari indikator keyakinan konsumen dan proyeksi kenaikan inflasi. Selain itu, pidato Gubernur baru The Federal Reserve Jerome Powell yang mengafirmasi kenaikan suku bunga acuan AS pada tahun ini secara bertahap menyusul membaiknya perekonomian AS. Jika melihat kondisi ekonomi domestik, kata Mirza, justru akan memberikan sentimen positif dan akan menahan pelemahan rupiah terlalu dalam. ‘’Ini bukan fenomena Indonesia saja. Krona Swedia itu dari awal Februari sampai akhir Februari 2018 melemah 4,9 persen, dolar Kanada 3,8 persen, Australian dolar 3,6 persen. Kalau kita lihat negara berkembang, pada waktu awal Februari sampai akhir Februari, rupiah melemah 2,6 persen,’’ ujar Mirza. BI mencatat volatilitas rupiah sejak 1 Januari 2018 hingga 1 Maret 2018 sudah menyentuh 8,3 persen, dibandingkan sepanjang 2017 yang hanya tiga persen. (ant)

Pameran Food, Hotel & Tourism

Diikuti Ratusan Perusahaan dari 39 Negara Mangupura (Bali Post) Food, Hotel & Tourism (FHT) Bali 2018, sebagai pameran dagang terbesar di Indonesia Timur, kembali digelar. Bertempat di BNDCC, Nusa Dua, pameran ini digelar selama tiga hari dari Kamis (1/3) hingga Sabtu (3/3) hari ini. Menurut Project Director Pamerindo Indonesia Wiwiek Roberto, FHT ini sudah memasuki pelaksanaan ke-11. Yang tentunya ini selalu dinanti-nanti oleh para pengusaha. Bahkan sebanyak 709 perusahaan dari 39 negara ikut serta dalam pameran ini. ‘’Semakin banyak perusahaan yang mendaftar untuk memamerkan produknya setiap FHT Bali digelar,’’ ucap Wiwiek. Dikatakannya, bertambahnya perusahaan yang terlibat menunjukkan kepercayaan mereka bahwa FHT Bali sebagai lokasi yang tepat untuk bertemu dengan para profesional di industri terkait. Bahkan, para partisipan berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara hingga Nusa Tenggara Barat. Ia menyebut

penyelenggaraan FHT Bali selalu berbenah untuk menjadi lebih baik. ‘’Kami terus memperhatikan kualitas pada jutaan produk maupun servis mulai dari makanan, minuman, peralatan dapur, hotel, juga restoran yang ditampilkan dalam pameran ini,’’ tambahnya. Dalam pameran ini, juga dirangkai dengan beberapa ajang kompetisi skala internasional seperti Indonesia Coffee Event (ICE), Salon Culinarry 2018, dan Bali Sommelier 2018 oleh Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter. President ISA Bali Chapter Kerta Widyawati menambahkan, kompetisi Bali Sommelier tahun ini terdapat dua kategori yaitu Junior Sommelier Comppetition dan Bali Best Sommelier Competition. (bns) PAMERAN DAGANG Food, Hotel & Tourism (FHT) Bali 2018 sebagai pameran dagang terbesar di Indonesia Timur, kembali digelar mulai Kamis (1/3) hingga Sabtu (3/3) hari ini di Nusa Dua.

Saham Australia Turun

Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada Jumat (2/3) kemarin, dengan kerugian melanda semua sektor di seluruh papan, menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai rencana pengenaan tarif impor baja dan aluminium. Pada penutupan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 44,4 poin atau 0,74 persen menjadi 5.928,9 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 47,3 poin atau 0,78 persen menjadi 6.028,4 poin. Analis pasar Commsec Tom Piotrowski mengatakan bahwa pengumuman tarif terbaru menghasilkan banyak diskusi di antara para investor, namun ‘’sulit untuk menentukan secara tepat apa artinya ini dalam gambaran yang lebih besar... Jadi, ada sedikit kekhawatiran mengenai apakah

ada atau tidak ada pembalasan, dan apakah tidak akan ada semacam perang dagang di sejumlah negara di balik ini, terutama Tiongkok.’’ ‘’Pasar lokal turun sekitar satu persen dalam sepekan, dengan sektor teknologi informasi, telekomunikasi, industri, kesehatan dan konsumen memimpin penurunan hari ini,’’ kata Piotrowski. Kelompok pertambangan seperti BHP Billiton, Rio Tinto dan South32 mencatat kerugian. ‘’Walaupun kami tidak mendengar tanggapan resmi dari perusahaanperusahaan tersebut terkait dengan tarif perdagangan,’’ katanya. Penambang-penambang lithium juga mendapat tekanan, di tengah kekhawatiran saat ini tentang kelebihan pasokan sumber daya dalam jangka menengah. Bank-bank besar Australia

berakhir sebagian besar melemah, dengan ANZ tergelincir 0,8 persen, Commonwealth Bank turun 0,43 persen dan National Australia Bank turun 0,13 persen. Westpac naik tipis 0,07 persen. BHP Billiton kehilangan 1,56 persen, Rio Tinto turun 1,27 persen dan South32 turun 1,2 persen. Penambang emas Newcrest naik 1,03 persen. Raksasa minyak dan gas Santos merosot 1,01 persen, sementara Oil Search bertambah 0,14 persen. Woodside Petroleum turun 0,38 persen. Woolworths tergelincir 0,63 persen dan jaringan supermarket pesaingnya Wesfarmers kehilangan 1,11 persen. Maskapai nasional Qantas jatuh 3,24 persen, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,51 persen dan kelompok biomedis CSL tergelincir 0,85 persen. (ant)

Oli Indonesia Tembus Australia Jakarta (Bali Post) – Produk oli dari Indonesia akan menembus pasar Australia melalui Melbourne, demikian keterangan pers dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne yang diterima di Jakarta, Jumat (2/3) kemarin. ‘’Saat ini kami sudah memiliki distributor produk PT Pertamina Lubricants di Australia, yang berbasis di Melbourne. Untuk lebih menguasai pasar, kami akan secara resmi membuka kantor perwakilan PT Pertamina Lubricants di Sydney pada Jumat, 2 Maret 2018,’’ kata Afandi Anwar, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants. Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam pertemuannya dengan Konjen RI Melbourne Spica A. Tutuhatunewa di KJRI

Melbourne pada Rabu (28/2). Konjen RI Melbourne mendukung pembukaan kantor perwakilan PT Pertamina Lubricants tersebut. Konjen Spica menyampaikan bahwa langkah PT Pertamina Lubricants itu akan semakin memperkuat pemasaran produk Indonesia di Australia yang selama ini selalu diperjuangkan oleh KJRI Melbourne sebagai suatu bentuk konkret diplomasi ekonomi. ‘’Peluang ekspor akan terbuka lebih besar dan akan meningkatkan neraca perdagangan bagi Indonesia,’’ ujarnya. Menurut Spica, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kepentingan pemerintah Indonesia, namun juga menghasilkan keuntungan bersama bagi bisnis, terutama badan usaha milik

negara (BUMN) dan distributor. Sejak tujuh tahun lalu Layser Green Mountain Pty. Ltd. telah beroperasi dari Melbourne sebagai distributor oli Fastron untuk pasar Australia, terutama wilayah Victoria dan New South Wales. Saat ini bisnis distributor tersebut digerakkan oleh dua orang diaspora Indonesia, Yusuf Usman Balahmar sebagai direktur dan Mohamad Rohmat sebagai general manager dari gudang di daerah pinggiran kota Melbourne. Kepala Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney Agung Harris Setiawan menekankan bahwa peluang pasar bagi produk pelumas bermutu tinggi cukup besar dan karena itu ITPC terus mendorong peningkatan ekspor oli ke Australia. (ant)

’’Magic Number’’ Daihatsu

Bali Post/iah

JUMPA PERS - Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra (dua kanan) didampingi Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso (dua kiri) dan Allan Budikusuma (kanan) saat jumpa pers Daihatsu Astec Open 2018 di Denpasar, Jumat (2/3) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Daihatsu kini duduk di posisi nomor dua dari sisi market share penjualan, baik secara nasional maupun di Bali. Pun, saat memilih untuk mendukung aktivitas olahraga demi menumbuhkembangkan bibit-bibit baru di bidang itu, Daihatsu lebih memilih fokus di bulu tangkis yang merupakan olahraga favorit kedua masyarakat setelah sepak bola. Nomor dua agaknya menjadi magic number bagi Daihatsu, seperti yang diakui Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra saat jumpa pers Daihatsu Astec Open 2018 di Denpasar, Jumat (2/3) kemarin. Ia tidak menampik jika Daihatsu lekat dengan nomor ini. ‘’Saat kami memilih bulu tangkis, kami juga memilih bekerja sama dengan Astec yang dimiliki Allan Budikusuma dan Susi Susanti yang merupakan dua atlet kebanggaan Indonesia. Jadi dua bisa dikatakan jadi magic number Daihatsu,’’ katanya sambil tertawa. Ia mengatakan dukungan Daihatsu

terhadap bulu tangkis bukan bersifat komersial. Pasalnya Daihatsu ingin melekatkan tagline barunya ‘’Daihatsu Sahabatku’’ di hati masyarakat Indonesia. Sehingga pendekatan olahraga dianggap cukup mampu untuk mewujudkan tujuan itu. ‘’Kami ingin memperkuat tagline ‘Daihatsu Sahabatku’ dengan memberikan sumbangsih pada masyarakat,’’ tegasnya. Amelia mengutarakan Daihatsu akan konsisten membantu pembinaan atlet bulu tangkis karena melihat potensi yang dimiliki. Sebab, jika tidak ada sponsor besar yang mendukung secara konsisten dan berkesinambungan, bulu tangkis akan makin sulit berkembang. Dijelaskan Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, berdasarkan survei AC Nielsen, olahraga merupakan tontonan favorit orang Indonesia. Posisi pertama dipegang sepak bola, sedangkan di urutan kedua adalah bulu tangkis. ‘’Sebenarnya pada 2014, Daihatsu mensponsori Man-

chester City yang merupakan klub sepak bola Liga Inggris yang saat itu ada di peringkat kedua. Namun di 2016, kami beralih fokus ke badminton,’’ paparnya. Sejak itulah, Daihatsu memfokuskan diri dengan menggelar Daihatsu Astec Open (DAO) bekerja sama dengan Astec. Pada tahun pertamanya, ada 7 kota di Indonesia yang disambangi. Begitu pula pada tahun kedua di 2017. Baru pada 2018 ini, DOA menggelar turnamen di 10 kota, termasuk salah satunya di Bali. Bahkan, Hedrayadi mengatakan upaya mengembangkan olahraga bulu tangkis ini juga ditiru Daihatsu Motor Company (DMC) di Jepang. DMC menyelenggarakan program yang hampir sama. Hanya, DMC memberikan dukungan pada tim nasional Jepang. Untuk memberikan semangat bagi para pemenang DAO 2018, nantinya mereka akan dibawa ke Jepang untuk menggelar pertandingan ekshibisi dengan para atlet yang dibina DMC. Diharapkan melalui upaya ini, atlet bisa memperoleh manfaat yang akan meningkatkan penampilannya. (kmb18)


BULELENG

14

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Mohon Sejak 2016

Warga Belum Dapat Sambungan Listrik Singaraja (Bali Post) – Sejumlah warga Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada sejak 2016, mohon sambungan listrik kepada PLN Rayon Kota Singaraja. Namun hingga kini, belum mendapatkannya. Tak hanya listrik untuk rumah tangga, warga juga mohon sambungan untuk penerangan areal pura di desa setempat. Informasi dikumpulkan di lapangan Jumat (2/3) kemarin, permohonan pemasangan sambungan listrik itu atas nama Ni Luh Suarmini dan empat warga lain. Selain itu, ada juga permohonan yang sama diajukan oleh pengempon pura. Permohonan ini diajukan tahun 2016 lalu. Masing-maing pemohon ini masih menyimpan lembar formulir permohonan lengkap dengan fotokopi KTP dan dokumen penting lain. Entah mengapa, hingga tahun ini, permohonan tersebut belum ditindaklanjuti oleh PLN. Seorang warga pemohon menuturkan, sambungan listrik PLN merupakan kebutuhan mendesak. Pasalnya selama ini mereka menumpang sambungan listrik yang menggunakan kWh bersama. Lokasi kWh meternya di areal kuburan desa. Warga kemudian mengajukan permohonan pemasangan sambungan baru ke PLN Rayon Singaraja. Permohonan diajukan 23 November 2016 lalu. Tanda terima sebagai pemohon baru pun diproses dengan permohonan daya 900 dan 1.300 VA. Hingga dua tahun menunggu belum juga ada tanda-tanda akan adanya pemasangan kabel listrik di daerah mereka. Warga mengaku pernah menanyakan permohonan mereka ke PLN Rayon Singaraja. Namun, warga disuruh agar sabar menunggu sampai pemasagan sambungan listrik itu disetujui oleh PLN. Menanggapi hal itu, petugas Bidang Penyambungan PLN Rayon Kota Singaraja Gede Suwardika, Rabu (28/2) lalu, mengatakan bahwa petugas yang menangani persoalan itu sedang tugas ke lapangan. Untuk mengetahui alasan pasti tentang keterlambatan pelayanan itu dia meminta agar mengonfirmasikannya kepada pejabat yang membidangi. Meski demikian, dirinya memperkirakan alasan mengapa sambungan listrik di Pegadungan itu karena belum adanya tiang listik. Sesuai mekanisme syarat pemohon harus melampirkan surat izin penambahan tiang listrik dari pemilik lahan. Untuk mengkonfirmasi kembali, kemarin, pejabat yang membidangi belum bersedia dikonfirmasi karena ada kegiatan serah terima jabatan Kepala Rayon PLN Singaraja. (kmb38)

Bali Post/ist

PERMOHONAN - Formulir sambungan listrik baru dari warga Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada sejak 2016 lalu.

Motivasi dan Donasi untuk Kesembuhan Seniman ’’Susik’’

Singaraja (Bali Post) – Donasi untuk kesembuhan seniman Bondres Buleleng, Drs. Made Ngurah Sadika mulai berdatangan. ‘’Susik’’’, demikian Sadika dikenal dalam kesenian bondres, tak bisa pentas sejak setahun, karena menderita diabetes dan komplikasi gagal ginjal. Sejak kondisi kesehatannya ramai diinformasikan media, sejumlah pihak pun mendatanginya, memberi motivasi dan donasi untuk membantu kesembuhannya. Salah satunya Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB). Sejumlah wartawan dari berbagai media itu Jumat (2/3) kemarin berkunjung ke kekediaman Ngurah Sadika di Jalan Kresna, Kelurahan Kendran, Singaraja. Selain menyerahkan uang tunai, KJB pun turut memberikan motivasi agar Sadika tegar dan yakin akan mendapatkan kesembuhan. Perwakilan KJB Ketut Wiratmaja mengatakan, donasi tersebut dikumpulkan dari penyisihan dana di organisasi yang dipimpinnya. Ini sekadar membantu meringankan kebutuhan sehar-hari. ‘’Jangan dilihat nilainya. Kami ingin memberikan dukungan moril agar Pak Sadika segera bisa disembuhkan dari penyakitnya,’’ jelasnya. Selain KJB, tokoh masyarakat dan pejabat teras di Buleleng pun menaruh simpati untuk kesembuhan ‘’Susik’’. Salah satunya adalah tokoh sekaligus politisi Dewa Nyoman Sukrawan. Dia menjenguk Sadika, Rabu (1/3) lalu. Sukrawan yang juga mantan Ketua DPRD Buleleng itu juga memberikan motivasi dan semangat agar Sadika bisa disembuhkan. Tak lupa, politisi asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan itu menyarankan agar keluarga membujuk Sakdika untuk bisa berobat ke rumah sakit. Hanya dengan berobat ke rumah sakit dengan penanganan dokter ahli dan perawatan memadai, Sukrawan yakin seniman yang berjasa untuk Buleleng ini bisa mendapatkan kesembuhannya. Di hari yang sama, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng Ny. Aries Suradnyana juga menjenguk Ngurah Sadika. Wakil Bupati Sutjidra dan Ny. Aries Suradnyana juga mendoakan agar Ngurah Sadika segera sembuh. Kepada keluarga terutama istrinya, Luh Reni, dan kedua anaknya, Gede I Gede Arya Darmadi dan adiknya Ni Made Ary Darmini, agar sabar dan tegar menghadapi cobaan yang dialami Ngurah Sadika sekarang ini. Sementara itu, anak Ngurah Sadika, Gede I Gede Arya Darmadi, berterima kasih atas perhatian, donasi dan doa untuk kesembuhan ayahnya. Pria yang sehari-hari sebagai tenaga kontrak ini menyampaikan donasi ini sangat membantu meringankan kebutuhan ayahnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

SIMPATI – Sejumlah pihak simpati dan menggalang dana untuk kesembuhan seniman bondres Ngurah Sadika atau yang dikenal dengan nama panggung ‘’Susik’’.

Bali Post/kmb38

LOGISTIK – Barang yang tidak habis pakai untuk kebutuhan pengungsi erupsi Gunung Agung menumpuk di gudang Dinsos Buleleng. Sisa logistik ini untuk sementara akan dimanfaatkan untuk mengantisipasi bencana dan persoalan sosial kemanusiaan di Buleleng.

Logistik Pengungsi Menumpuk di Gudang

Singaraja (Bali Post) – Logistik untuk pengungsi Gunung Agung menumpuk di gudang Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, Jalan Veteran, Singaraja. Logistik ini tidak terpakai karena selain jumlahnya melebihi kebutuhan, pengungsi juga tidak banyak yang memanfaatkannya. Sekarang pemanfaatan logistik ini menunggu kebijakan pemerintah daerah, menyusul pulangnya ribuan pengungsi ke desa asal mereka. Sebab, status Gunung Agung pada level Siaga. Data yang dikumpulkan di lapangan Jumat (2/3) kemarin, menyebutkan, logistik bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos RI) tidak terpakai seluruhnya seperti mesin genset bersama generatornya, ratusan tabung elpiji kemasan 12 kilogram, tandon, saringan air, kipas angin, sarden, bahan bumbu, dan perlengkapan bayi dan anak-anak seperti susu, dan popok. Untuk sementara, logistik ini disimpan terpisah di beberapa ruangan gedung kantor Dinsos Buleleng. Bahkan, karena keterbatasan ruang, beberapa logistik seperti

tabung elpiji, genset, dan generator disimpan di luar ruangan namun dibuatkan atap sementara. Di samping itu, Dinsos masih menyimpan beras dan mi instan bantuan dermawan dan relawan sejak Buleleng dilanda sederat bencana banjir bandang dan tanah longor pada Januari dan Februari 2018 yang lalu. Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang di kantornya membenarkan kalau logistik berupa barang tidak habis pakai masih banyak tersisa. Dia mengatakan, sejak penurunan status Gunung Agung

dari level Awas menjadi siaga dan diiringi pulangnya seluruh pengungsi, pihaknya sudah berkoordinasi ke Kemensos RI untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut terkait sisa logistik yang tidak terpakai tersebut. Hasil koordinasinya itu untuk sementara, sisa logistik tetap disimpan di gudang untuk mengantisipasi situasi Gunung Agung beberapa bulan ke depan. Kalau nantinya kebutuhan logistik tersebut benar-benar sudah tidak diperlukan, Dinsos tetap menyimpannya di gudang untuk persiapan mengantisipasi bila di daer-

ah ada bencana alam seperti awal Januari dan Februari 2018 lalu. “Sementara tetap disimpan di gudang dan sambil menunggu situasi Gunung Agung dan kita gunakan dulu mengantisipasi kalau di daerah kita terjadi bencana,” katanya. Menurut penari Wayang Wong ini, khusus untuk tabung elpiji yang masih utuh, Dinsos merencanakan akan mengembalikan ke Pertamina. Ini karena jika terlalu lama dibiarkan begitu saja dan tempat yang kurang mendukung, dikhawatirkan keselamatan ratusan tabung itu tidak terjaga dengan baik. Sementara genset dan bebegara generatornya, jika ada warga yang membutuhkan, Dinsos merencanakan akan siap meminjamkan kepada warga yang memerlukan. “Tabung kita akan kembalikan dulu

ke Pertamian dan genset kalau ada warga yang perlu bisa meminjam,” jelasnya. Gede Komang menambahkan, selain logistik Dinsos juga masih menyimpan bantuan dermawan dan relawan dalam bentuk uang tunai. Selama erupsi Gunung Agung, total dana yang tersimpan di rekening bank milik Dinsos Buleleng sebesar Rp 320 juta. Dari jumlah tersebut, dana yang terpakai hingga pengungsi kembali ke desa asalnya sebesar Rp 185 juta. Untuk itu, sisa dana termasuk penyerahan bantuan donasi warga Buleleng yang digalang Komunitas (KJB) Buleleng Rp 13.960.800 saat tersimpan di bank. Dinsos pun tetap mengelola sisa dana tersebut untuk kepentingan bencana alam atau bencana sosial dan kejadian terkait masalah sosial dan kemanusian. (kmb38)

Imunisasi Virus JE Sasar 158.410 Anak Singaraja (Bali Post) – Imunisasi virus Japanese Encephalitis (JE - red) secara serentak digelar mulai 1 Maret hingga 1 April 2018 mendatang. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) sasaran imunisasi JE di Bali Utara sebanyak 158.410 orang. Ribuan anak itu berusia antara sembilan bulan hingga 15 bulan kurang satu hari. Tahap awal, imunisasi JE di Buleleng menyasar anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), SD, dan SMP. Di luar itu, pelayanan imunisasi lewat kegiatan rutin di posyandu, puskesmas, dan di rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng dr. IGN Nyoman Mahapramana di ruang kerjanya, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan dalam imunisasi ini, pihaknya memfasilitasi pelaksanaannya saja. Sementara untuk vaksin dan perlengkapan lain sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat. Untuk stok vaksin, pihaknya sengaja tidak menyimpan di daerah terlalu banyak karena khawatir akan rusak karena terbatasnya ruang yang representatif untuk menyimpannya. Namun, pihaknya mengklaim kalau vaksin telah disediakan sesuai jumlah anak-anak yang menjadi sasaran dalam proyek percontohan antisipasi penyebaran virus JE di Provinsi Bali ini. “Masing–masing puskesmas sudah menyusun jadwal untuk imunisasi bagi anak PAUD, TK, SD, dan SMP. Kalau data memang kami juga punya data pembanding dengan data di pusat yakni 167.545 dan walau ada perbedaan dipastikan akan semua di-cover,” katanya. Menurut dr. Mahapramana,

sejak mulai digulirkan petugas kesehatan di masing-masing puskesmas sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini terbukti dari sasaran anakanak dengan rentang usia sembilan sampai 15 bulan kurang satu hari telah mendapat imunisasi JE sebanyak 4.112 anak. Setiap jadwal imunisasi ini, masing-masing puskesmas menyiagakan ambulans atau obat-obatan untuk mengantisipasi kalau ada anak-anak yang sudah menjalani imunisasi mengalami gangguan kesehatan karena pengaruh imu-

nisasi. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan awal kepada setiap peserta untuk menghindari efek samping setelah mendapat imunisasi JE. “Sampai sekarang tidak ada laporan kalau ada efek samping setelah imunisasi JE, dan sesuai petunjuk pelaksanaan petugas sudah melakukan pemeriksaan awal dan kami imbau kalau ada gangguan kesehatan setelah imunisasi segara prika ke dokter terdekat,” tegasnya. Di sisi lain, dr. Mahapramana mengatakan, dari penelitian dan

referensi yang pernah dibacanya menyebut bahwa virus JE tidak bisa dicegah dengan pengobatan atau imunisasi. Namun hal ini harus diimbangi dengan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) di masyarakat harus dilakukan. PHBS ini sendiri dilakukan dengan menguras bak kamar mandi atau tempat-tempat menampung air bersih dengan rutin. Ini untuk menghindari gigitan nyamuk culex yang menyebarkan virus JE. Tak cukup itu, bagi warga yang kebetulan tempat tinggal dekat dengan kandang ternak utamanya babi,

unggas, kuda, dan hewan lain perlu untuk menjaga kebersihan kandang. Ini untuk menghindari berkembangbiaknya nyamuk culex lewat perantara hewan terutama babi. “Menularnya virus dan melalui perantara nyamuk culex yang menggigit hewan utamanya babi untuk perkembangbiakan. Makanya pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan kandang hewan utamanya babi sangat penting dilakukan menghindari penyebaran virus yang bisa menyebabkan kematian ini,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

JE – Anak-anak PAUD, TK, SD, dan SMP mulai disasar imunisasi JE yang digulirkan petugas masing-masing puskesmas di Buleleng.


15

Sabtu Paing, 3 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (3/3) malam Villarreal vs Girona Minggu (4/3) dini hari Sevilla vs Athletic Club Leganes vs Malaga Deportivo La Coruna vs Eibar Real Madrid vs Getafe Minggu (4/3) malam Levante vs Espanyol Senin (5/3) dini hari Barcelona vs Atletico Madrid Real Sociedad vs Deportivo Alaves Valencia vs Real Betis Selasa (6/3) dini hari Celta de Vigo vs Las Palmas --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Sabtu (3/3) malam Burnley vs Everton Leicester City vs AFC Bournemouth Southampton vs Stoke City Swansea City vs West Ham United Tottenham Hotspur vs Huddersfield Town Watford vs West Bromwich Albion Minggu (4/3) dini hari Liverpool vs Newcastle United Minggu (4/3) malam Brighton & Hove Albion vs Arsenal Manchester City vs Chelsea Selasa (6/3) dini hari Crystal Palace vs Manchester United --------------- Liga Italia --------------------------------------------Sabtu (3/3) malam SPAL vs Bologna Minggu (4/3) dini hari Lazio vs Juventus Napoli vs Roma Minggu (4/3) malam Genoa vs Cagliari Torino vs Crotone Udinese vs Fiorentina Benevento vs Hellas Verona Atalanta vs Sampdoria Chievo vs Sassuolo Senin (5/3) dini hari Milan vs Internazionale --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (3/3) malam Schalke 04 vs Hertha BSC Eintracht Frankfurt vs Hannover 96 Augsburg vs Hoffenheim Hamburg SV vs Mainz 05 Wolfsburg vs Bayer Leverkusen Minggu (4/3) dini hari RB Leipzig vs Borussia Dortmund Minggu (4/3) malam Kon vs Stuttgart

Pemenang Babak Penyisihan Didiskualifikasi Birmingham Hari kedua Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Birmingham, Jumat (2/3) kemarin diwarnai kejutan. Seluruh pemenang, termasuk pelari tercepat tahun ini Bralon Taplin, didiskualifikasi dari kemenangannya di babak penyisihan (heat). Taplin termasuk di antara pelari yang terkena diskualifikasi setelah tampil di babak semifinal dengan memenangi heat ketiga. Ia menyelesaikan lomba dengan waktu 46,37 detik. Namun pelari Grenada itu tidak diperbolehkan melanjutkan penampilannya bersama tiga pelari lainnya yakni Steven Gayle (Jamaika), Austris Karpinskis (Latvia) dan Alonzo Russell (Bahamas). Sementara Abdalelah Haroun (Qatar) mendapat kartu merah karena pelanggaran saat melakukan start. Kejadian ini menjadi yang pertama kalinya di mana seluruh pemenang babak penyisihan terkena diskualifikasi di turnamen besar, jelas ahli statistik Mark Butler. Di penyisihan akhir nomor ini tidak ada lagi drama yang terjadi. Pavel Maslak lolos ke putaran final dengan menempati posisi kedua di belakang Oscar Husillos. Maslak yang merupakan spesialis indoor, berusaha menjadi juara dunia tiga kali nomor 400m ini. Di nomor lari 400m putri, pelari AS Courtney Okolo yang membukukan waktu 51,54 detik di babak pentisihan, melaju di fase akhir dan bersaing dengan Shakima Wimbley (52,43) dan Lea Sprunger (52,46). (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

LARI - Pelari Granada Bralon Taplin menuntaskan babak penyisihan lari 400m di Kejuaraan Dunia Atletik Indoor di Birmingham, Inggris, Jumat (2/3) kemarin.

Bali Post/rtr

Striker Manchester United Zlatan Ibrahimovic.

Ibra Tinggalkan MU di Akhir Musim Manchester -

Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho, Jumat (2/3) kemarin mengumumkan penyerang Swedia Zlatan Ibrahimovich akan meninggalkan Old Trafford pada akhir kompetisi ini. Kontrak penyerang bertubuh jangkung itu habis pada akhir musim ini. Ibra yang direkrut pada 2016 dari Paris Saint Germain, oleh media Inggris, dihubungkan kepeindahannya ke klub Liga AS (MLS) LA Galaxy. Sebenarnya pemain

berusia 36 tahun itu diizinkan untuk pindah pada Mei ini namun dia tidak memberikan penjelasan pada klub, apakah akan mengakhiri kariernya atau melanjutkan ke liga lain.

Bali Post/rtr

MENANG - Pemain-pemain Manchester City merayakan kemenangan atas Arsenal 3-0 pada pertandingan Liga Utama Inggris, Jumat (2/3) kemarin.

City Perlu Lima Kemenangan Lagi

London Manchester City menaklukkan Arsenal untuk kedua kalinya dalam lima hari dengan skor 3-0, Jumat (2/3) kemarin. Kemenangan di Stadion Emirates untuk merestorasi keunggulan City menjadi 16 poin di puncak klasemen Liga Inggris sekaligus semakin mendekatkan tim asuhan Pep Guardiola dengan gelar juara. Arsenal berharap dapat membalas dendam setelah City mengalahkan mereka dengan skor yang sama pada final Piala Liga di Wembley akhir pekan lalu. Namun gol-gol di babak pertama dari Bernardo Silva, David Silva, dan Leroy Sane membuat ‘’The Gunners’’ menelan kekalahan kandang di liga untuk kedua kalinya musim ini. Pemain termahal Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang menambahi penderitaan tuan rumah ketika eksekusi penaltinya dapat digagalkan Ederson pada babak kedua, setelah sesama rekrutan baru Henrickh Mkhitaryan dijatuhkan di dalam kotak penalti. Kemenangan ini membuat City unggul jauh atas tim peringkat kedua Manchester United. Pasukan Guardiola hanya perlu memenangi lima dari sepuluh pertandingan terakhirnya untuk menjadi juara untuk ketiga kalinya dalam tujuh musim. ‘’Kami semakin dekat. Ini semua tergantung kami, kami tidak dapat menyangkalnya,’’ kata Guardiola, sambil menegaskan bahwa timnya harus fokus pada pertandingan kandang melawan juara musim lalu Chelsea pada Minggu. Ia mengekspresikan rasa simpati kepada manajer Arsenal Arsene Wenger yang menghadapi ancaman pemecatan. Masa depannya di klub London itu meredup ketika ‘’The Gunners’’ tersingkir dari persaingan untuk tampil di Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun. ‘’Saya yakin dia akan mengambil keputusan yang tepat untuk dia dan untuk klub,’’ kata Guardiola. Hasil buruk kemarin ini menempatkan Arsenal tetap menghuni peringkat keenam dengan tertinggal sepuluh poin dari zona empat besar yang menjamin partisipasi di Liga Champions musim depan. Mereka masih berpeluang lolos ke Liga Champions jika mereka mampu menjuarai Liga Europa, namun untuk melakukannya mereka harus mampu menyingkirkan raksasa Italia AC Milan pada putaran 16 besar dalam dua pekan mendatang. ‘’Kami bermain dengan kepercayaan diri yang rendah, Anda dapat melihatnya sejak awal pertandingan dan kami harus membayar untuk hal itu,’’ kata Wenger. (rtr/ant)

‘’Bagi Zlatan, ini menjadi musim terakhirnya di Manchester United. Ini menjadi keputusan pribadinya apakah berhenti atau terus bermain,’’ kata Mourinho yang memper-

siapkan timnya menghadapi Crystal Palace pada Selasa mendatang. Ibra yang sehari sebelumnya menyatakan bahwa dirinya belum menutup pintu untuk bermain di Piala Dunia, tak lagi bermain setelah tampil selama 45 menit pada pertandingan melawan Burnley pada Desember lalu, menyusul cedera serius pada kakinya.

Musim lalu, ia menjadi mesin gol MU dengan menghasilkan 28 gol. Selain itu, MU berhasil menjuarai Piala Liga dan Liga Europa serta meraih tiket ke kompetisi Liga Champions. Musim ini MU menempati peringkat kedua klasemen dan terpaut 16 poin dari Mnchester City yang menduduki posisi puncak. (kmb39/rtr)

Las Palmas Beri Kejutan

Madrid Barcelona ditahan imbang 1-1 di markas tim yang terancam degradasi Las Palmas, Jumat (2/3) kemarin. Hasil mengejutkan itu membuat Barca kini hanya unggul lima poin atas peringkat kedua Atletico Madrid. Lionel Messi membawa Barca memimpin pada menit ke-21 melalui tendangan bebas kerasnya menuju sudut gawang, namun tim peringkat ketiga dari bawah Las Palmas menyamakan kedudukan melalui penalti Jonathan Calleri pada menit ketiga babak kedua. Calleri sukses menyarangkan bola ke sudut atas gawang setelah tangan pemain bertahan Lucas Digne dinyatakan mengenai bola setelah membentur tiang gawang. Ini menjadi hukuman penalti pertama yang dialami Barca selama lebih dari dua tahun. Tim Katalan itu tidak mendapat banyak keuntungan dari keputusankeputusan wasit dan para pemain mereka serta pelatih Ernesto Valverde murka ketika kiper Las Palmas Leandro Chichizola tidak dihukum setelah terlihat memegang bola di luar kotak penalti. Barca memimpin klasemen dengan 66 poin, mengungguli Atletico, yang akan berkunjung ke Nou Camp pada Senin dini hari. (rtr/ant)

Penyerang Barcelona Lionel Messi.

Bali Post/rtr


olah raga

16

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Bank Sumsel Babel Tundukkan BNI Taplus Mangupura (Bali Post) -

Bali Post/ist

HENGKANG - Dua pejudo asal Dojo Samplangan, Gianyar, Bali, yakni Kadek Pasek Karisna (kanan) bersama Dewa Rama Warmaputra (kiri) menyatakan hengkang dari Bali, dan siap mengusung bendera Jabar di ajang nasional.

Dua Pejudo Gianyar Hengkang ke Jabar

Denpasar (BaIi Post) Dua pejudo hasil binaan pelatih Wayan Mudra dari Dojo Samplangan, Gianyar serta peraih emas Porprov Bali XIII/2017 untuk tuan rumah Gianyar yakni Kadek Pasek Karisna (81 kg) dan Dewa Rama Warmaputra (66 kg) dipastikan hengkang dari Bali. Keduanya siap mengibarkan bendera Jabar di event nasional. Wakil Ketua Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali Nengah Sudiartha di Denpasar, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, Pasek Karisna dan Dewa Rama saat ini menjadi anggota Brimob di Mako Kelapa Dua, Bogor, Jabar. Sudiartha mengisahkan, Pasek Karisna dan Dewa Rama menempuh pendidikan Brimob di Watukosek, Jatim dan berdinas di jajaran Polda Bali. Dalam perjalanan kariernya, katanya, Pasek Karisna dan Dewa Rama diperbantukan dinas di Mako Brimob Kelapa Dua. Secara kebetulan, Kejurnas Judo Kapolri Cup 2017 digelar di Mako Brimbob Kelapa Dua pada Agustus 2017 lalu. Tim judo Mako Brimob Kelapa Dua yang hanya menerjunkan dua pejudo Pasek Karisna dan Dewa Rama sukses merebut 3 emas dan 1 perak di ajang Kapolri Cup. Ketiga medali emas dipersembahkan Pasek Karisna yang mendulang dua emas di kelas 81 kg untuk umum, dan anggota Polri. Sedangkan Dewa Rama menyumbang sekeping emas di kelas 66 kg untuk anggota Polri, dan satu perak di kelas yang sama, untuk kategori umum. ‘’Sejak itu, kedua pejudo sering mewakili Mako Brimob Kelapa Dua dalam berbagai event,’’ ungkap Sudiartha. Dikemukakan, saat ini secara administrasi pelepasan dari pejudo Pengkab PJSI Gianyar sedang diurus. ‘’Tenaga mereka dipakai Jabar,’’ terangnya. (022)

Tunggal putri Indonesia Fitriani.

Bali Post/net

Tunggal Putri Tak Dibebani Target Muluk-muluk

Jakarta (Bali Post) Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susi Susanti menyebut pihaknya mencoba realistis untuk target tunggal putri di turnamen bulu tangkis All England 2018. ‘’Agak berbeda ya, karena nomor ini memang agak tertinggal. Buat saya, untuk tunggal putri kita realistis, bisa mendapat delapan besar saja sudah bagus,’’ kata Susi, Jumat (2/3) kemarin. Realistisnya target ini, disampaikan Susi, selain nomor ini diakuinya merupakan yang agak tertinggal. Tunggal putri Indonesia juga hanya diwakili satu nama dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut yakni melalui Fitriani. Fitriani yang kini menduduki peringkat 37 dunia, dipastikan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih di nomor tunggal putri, karena dalam All England 2018, BWF memberlakukan regulasi baru tidak dimainkannya babak kualifikasi, sehingga 32 pemain yang berlaga di babak utama ditentukan oleh peringkat dari pemain tersebut. ‘’Di All England yang tingkatnya termasuk turnamen tertinggi dunia, gak muluk-muluk kita menentukan target bahwa Fitri harus juara, belumlah untuk itu,’’ kata Susi. Susi menyebutkan, untuk saat ini dirinya hanya berharap adanya progres peningkatan performa dari tunggal putri dan tidak melulu harus menjadi juara. ‘’Jadi juara itu, susah sekali itu rebutan, terlebih kita hanya satu orang. Namun meskipun tidak juara, jika menunjukan peningkatan performa, bagi saya hal itu sudah merupakan prestasi,’’ ucap peraih emas Olimpiade 1992 Barcelona tersebut. Susi menakar, dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depanlah, waktu yang akan menjadi waktu di mana tunggal putri Indonesia yang saat ini didominasi pemain usia muda, memberikan jawaban soal prestasi. ‘’Mudah-mudahan kita harap secepatnya, tahun depan mudah-mudahan sudah berbuah hasil, masuk peringkat 10 besar salah satunya,’’ kata Susi. Dalam mencapai hal tersebut, saat ini tunggal putri Indonesia sudah berada dalam jalur yang benar dan terbukti dengan sumbangsih besar nomor tersebut saat tim putri Indonesia menumbangkan Tiongkok dalam Kejuaraan Beregu Asia 2018 yang merupakan untuk pertama kalinya dalam 22 tahun. ‘’Kami melihat hal tersebut luar biasa, bahkan kita hanya kalah dari Jepang di semifinal yang akhirnya menjadi juara dengan memberikan perlawanan hebat, ini sudah di dalam jalurnya,’’ ujar Susi. ‘’Namun ini hanyalah awalnya, harusnya lebih meningkat lagi, sehingga regenerasi yang telah dirintis ini mampu berjalan dan berkesinambungan, jangan sampai nomor ini kehilangan lagi satu generasi, itu yang jadi concern kami sekarang,’’ tutur Susi menambahkan. (ant)

Tim voli putra Bank Sumsel Babel (BSB) sukses menundukkan lawannya Jakarta BNI Taplus dengan skor 3-1 (27-25, 20-25, 25-17, dan 27-25) dalam Proliga 2018 putaran kedua, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Jumat (2/3) kemarin. BSB yang menurunkan duet pebola voli impor Joao dan Nemec mendapat perlawanan sengit dari Jakarta BNI Taplus, yang diperkuat duet asing Ruslan dan Lotman. Babak pertama sempat imbang hingga skor 24-24 dan terjadi deuce, namun BSB mampu menutup kemenangan dengan skor 27-25. Justru pada babak kedua, BNI Taplus yang menurunkan pemain Bali seperti Made Adhi Suartama, Zainudin, dan Malizi berupaya bangkit. Alhasil, pada game kedua BNI Taplus unggul 25-20. Akan tetapi, di set ketiga, kembali Jakarta BNI Taplus harus mengakui ketangguhan lawannya BSB dengan skor 17-25. Pada game keempat, duel makin seru hingga terjadi saling kejar poin mulai 11-11 sampai 24-24 hingga terjadi deuce. Akan tetapi, berkat kematangan pemain BSB mampu mengunci kemenangan dengan skor 27-25. Pascalaga, pelatih BSB Samsul Jais mengakui kedua tim bertarung alot, dan menyuguhkan permainan voli modern. ‘’Servis kami awalnya lemah, dan penyelesaian akhir (finishing) akan kami benahi,’’ tutur Samsul. Di sisi lain, Asisten Pelatih Jakarta BNI Taplus Loudry Maspaitela mengakui pemain lokal kurang matang baik skill-individu maupun permainan tim, utamanya di saat poin kritis. ‘’Di sinilah mental anak-anak kami kalah dibandingkan pemain BSB,’’ jelas Loudry.

Bali Post/kmb

PROLIGA - Pemain-pemain Jakarta BNI Taplus mencoba memblok smes yang dilepaskan lawannya dari Bank Sumsel Babel (BSB) pada pertandingan Proliga 2018 Putaran II di GOR Purna Krida, Bali, Jumat (2/3) kemarin. Bank Sumsel Babel berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-1 (27-25, 2025, 27-17 dan 27-25) Diakuinya, asuhannya meskipun sempat unggul lebih dulu (leading), jika disalip makin panik dan tak percaya diri. ‘’Padahal, semestinya pemain itu bertarung normal saja, walaupun tertinggal,’’ ucapnya. Hasil lainnya, tim putri juara bertahan Jakarta Elektrik PLN menaklukkan Bekasi BVN dengan skor 3-0 (2511, 25-14, dan 25-13). Asisten Pelatih

Jakarta Elektrik PLN Abdul Munib menyatakan, Gunarti Indahyani dan kawan-kawan memang ditargetkan menang atas Bekasi BVN. Tim putri Jakarta Elektrik PLN juara tiga kali berturut-turut persisnya sejak 2015, 2016, dan 2017. Sementara tim putri Jakarta Pertamina Energi juga menaklukkan lawannya Jakarta PGN Popsivo Pol-

Timnas Putri Ditargetkan Masuk Semifinal Piala 3x3 Asia Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket 3x3 putri Indonesia diharapkan bisa menduduki setidaktidaknya peringkat empat di Piala 3x3 Asia FIBA 2018 yang digelar 29 April-1 Mei 2018 di Shenzen, Tiongkok. ‘’Kami berharap timnas putri paling tidak masuk semifinal,’’ kata manajer timnas 3x3 Indonesia Fareza Tamrella, Jumat (2/3) kemarin. Di kejuaraan yang babak utamanya diikuti 12 negara tersebut, timnas 3x3 putri Indonesia asuhan pelatih Wahyu Widayat Jati bergabung di Pul B bersama Yordania dan Taiwan. Berbeda dengan timnas putri, timnas 3x3 putra Indonesia harus melewati babak kualifikasi. ‘’Untuk timnas putra, kami menargetkan lolos kualifikasi dahulu,’’ tutur Fareza. Kualifikasi Piala 3x3 Asia FIBA 2018 sendiri digelar pada 27-28 April 2018 dan diikuti 12 tim yang dibagi ke dalam dua pul. Indonesia sendiri berada di Pul B bersama Australia, Iran, Samoa, Guam dan Hongkong. Jika ingin lolos ke babak utama, timnas 3x3 putra Indonesia harus menjadi juara pul karena hanya dua tim terbaik kualifikasi di masing-masing pul yang berhak masuk ke babak utama. Sementara terkait pemain yang tampil di turnamen tersebut, Fareza menyatakan

timnas Indonesia akan menurunkan pemain U-23 yang disiapkan untuk Asian Games 2018. Timnas putra yang dilatih oleh Fandi Andika Ramadhani akan beranggotakan empat orang yang dipilih dari enam pemain peserta TC kedua timnas 3x3 menjelang Asian Games 2018 yaitu Rivaldo Tandra, Erick Gosal, Reza Guntara, Reggie Mononimbar, Henry Lakay dan Vincent Kosasih. Untuk timnas putri, sampai saat ini pihak Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) belum memiliki enam nama pasti yang bisa dipilih untuk Piala Asia. Sebab, Perbasi masih menggodok dua nama yang akan menggantikan posisi dua pemain yang memperkuat timnas putri di TC pertama pada 8-13 Januari 2018 yaitu Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma, Regita Pramesti, Dora Lovita, Jovita Elisabeth, Lea Kahol dan Delaya Maria. Namun, Fareza memastikan namanama yang diikutsertakan di Piala 3x3 Asia belum bisa dipastikan menjadi bagian dari delapan pemain, masing-masing empat pemain timnas putra dan putri, yang memperkuat Indonesia di Asian Games 2018. ‘’Keempat nama itu akan diputuskan pada Juni 2018 untuk selanjutnya dibawa menjalani TC di Belanda atau Serbia,’’ kata pria yang akrab disapa Mocha tersebut. (ant)

wan dengan skor 3-0 (25-22, 25-19, dan 25-18). Pelatih Jakarta Pertamina Energi M. Anshori menjelaskan, kunci kemenangan asuhannya dengan mematikan pergerakan kapten Jakarta PGN Popsivo Polwan Amalia. Menanggapi hal ini, kapten Jakarta PGN Popsivo Polwan Amalia Fajrina, mengakui, timnya separuhnya dihuni pemain junior. (022)

SMK PGRI 1 Denpasar Raih Dua Emas di Woodball Denpasar (Bali Post) Sebagai sekolah berbasis teknologi, siswa SMK PGRI 1 Denpsar ternyata mampu mencetak prestasi di bidang olahraga. Di ajang Wali Kota Cup 2018, sejumlah siswanya meraih prestasi. Dua emas diraih di cabang woodball di kelas fair way dan stroke ganda putra oleh pasangan Juan Delta Kasih dan A.A. Ngurah Paramartha. Kedua siswa binaan Ni Made Dwi Widi Lestari, S.Pd. itu di nomor perorangan dan meraih dua perunggu. Medali perunggu lainnya diperoleh Ni Putu Mita Puspitadewi di kelas fair way putri. Sementara di cabang baru kabaddi tim SMK PGRI 1 Denpasar meraih perunggu. Tim kabaddi diperkuat oleh Angga, Toti (kapten), Aris, Eka, Gilang, Ananyawan, Mudita, Krisoka dan Arta. Sementara di Bali Post Goes to School, tim Majalah Dinding (Mading) SMK PGRI 1 Denpasar meraih juara Harapan I. Kepala SMK PGRI 1 Den-

pasar Drs. IGN Wirata, M.M. didampingi Wakasek Kesiswaan I Made Rana, S.Pd., Jumat (2/3) kemarin mengungkapkan, sekolah terus mendorong siswanya untuk melahirkan prestasi baik di akademik maupun nonakademik. Sekolah, katanya, adalah pusat pengembangan diri, makanya di semua event penting, siswanya pasti dilibatkan. Dengan demikian mereka selain memiliki kompetensi keahlian sesuai bidangnya juga berkembang di seni dan olahraga. Sekolah juga memberi apresiasi atas prestasi siswa dengan cara menyiapkan beasiswa bebas SPP sesuai dengan tingkatan kejuaraan. Ini semua juga berkat pembinaan serius di sekolah. ‘’Bisa jadi mereka bisa menggeluti pekerjaan olahraga dan seni,’’ tegasnya. Sekolah yang memiliki Prodi Otomotf, Multimedia, Teknik Pendingin, Elektro, Bangunan, Animasi serta Akuntansi ini akan terus berbenah untuk mencetak SDM Bali berkualitas. (025)

452 Pebulu Tangkis Ikuti Sirnas Daihatsu Astec Terbuka

Denpasar (Bali Post) Tercatat 452 pebulu tangkis kategori usia dini (U-11), anak-anak (U-13), dan remaja (U-15) mengikuti Sirkuit Nasional (Sirnas) Daihatsu Astec Open 2018, di GOR Lhila Bhuana, 6-10 Maret mendatang. Sirnas serupa juga dihelat pada 10 kota di Indonesia, yang digelar mulai 19 Februari dan berakhir 8 Desember nanti. Marketing Director PT Astra Daihatsu Amelia Tjandra menyatakan, untuk para juara 2018 ini bakal diberi kesempatan bertanding ke Jepang guna meladeni para juara di Negeri Matahari Terbit. ‘’Bulu tangkis ini

sudah menjadi mata pelajaran ekstra kurikuler (ekskul) bagi pelajar di Jepang,’’ kata Amelia. Sementara itu, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso menambahkan, pihaknya menghelat sirnas sejak 2016 pada tujuh kota dengan melibatkan 4.831 pebulu tangkis. Selanjutnya, event serupa diselenggarakan pada 2017, dan mampu menyedot 4.992 pebulu tangkis, sedangkan pada 2018 ini, targetnya diikuti 6.500 pebulu tangkis. ‘’Sebelumnya, kami mensponsori Manchester City, di Liga Inggris (2014) dan menduduki

Bali Post/ant

EDISI KHUSUS - Model menunjukkan kartu e-money edisi Maskot Asian Games 2018 di Menara Bank Mandiri Region II Sumatera II, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/3) kemarin. Bank Mandiri menghadirkan kartu e-money edisi khusus Maskot Asian Games 2018 sebagai dukungan pada Asian Games 2018 di JakartaPalembang dengan penerbitan terbatas sebanyak 40.000 keping yang dijual Rp60.000.

posisi kedua,’’ ucap Hendrayadi. Dia menilai bulu tangkis cukup merakyat di Indonesia. Untuk itu, dirinya menggandeng bintang bulu tangkis Indonesia Alan Budikusuma dan Susy Susanti, ambil bagian dalam turnamen bergengsi ini. ‘’Kami ingin hajatan Sirnas Daihatsu Astec Open ini, mampu menjaring pebulu tangkis bertalenta dari berbagai daerah di Indonesia,’’ ucapnya. Pada bagian lain, Founder and Owner Alan Susi Technology (Astec) Alan Budikusuma menjelaskan, pada event Sirnas ini, pihaknya juga mengundang klub besar, seperti PB Djarum, PB Jaya Raya, PB Exist,

serta PB Mutiara Bandung. Alan menyatakan pebulu tangkis juara Sirnas Daihatsu Astec Open 2018 melakukan latih-tanding melawan atlet Jepang. ‘’Saya pun optimis tim beregu putri Jepang,’’ tuturnya. Alan menerangkan, sebenarnya pasca Susy Susanti, regenerasi pebulu tangkis putri Indonesia ada pada diri Mia Audina, namun sayangnya dia terburu hengkang ke Belanda. Sekum Pengprov PBSI Bali Made Darmiyasa, berharap supaya event Sirnas Daihatsu Astec Open, yang mempertandingkan tunggal dan ganda putra-putri rutin digelar di Bali dan berkelanjutan. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dcr Sgr Asisten Pribadi Berpengalaman di Canggu WA 082144835239 Krm CV komanglusidamai@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000089

Look for Cleaner with Exclnt Cust.Srvce for Appartment Complex.Good Eng Full Time 3 Mnth Prov Period.Send CV to:ap artmentsandretreats@gmail.com

B.BP.004.03.18.0000029

B.BP.001.02.18.0001427

Membutuhkn 2 Tnaga Bikin Minum di Bar Resto Hub:081999090908

B.BP.001.03.18.0000077

B.BP.001.03.18.0000061

Dcr Sopir&Pegawai utk Catering Hub.085792253330/081805461828

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000075

B.BP.001.03.18.0000060

Admin Office,Marketng T:751691 Email:dynami.bali@gmail.com

Dcr Tk.Jarit Brpngalamn utk di Dalung,Gj Blnan Hub:0818566106

Cari Admin Pglmn Krja Min 2 Th Krm CV ke Jl.Veteran No.4 Dps globalindomp@gmail.com/222782

Dcr Tng Kerja Pria Dinas Luar Jujur&Rajin Hub.081288749474

B.BP.001.03.18.0000074

B.BP.001.03.18.0000069

Cr Karyawati Bisa Komp,Tinggal di Sekitar Ubung, 081907111766

B.BP.001.03.18.0000067

Dbthkn A.Spl/A.Arstk/Pgws Lpngn Min D3/S1 T.Spl/Arst/Elktr/Msn E:hrdmitrakonsultan@gmail.com Hp:085829031735

B.BP.001.03.18.0000086

Dcr Karyawan & Karyawati Hub: Lisana Konveksi 081338307996

B.BP.001.03.18.0000082

Dicr Tng Pelaksana,Spv,QC,Svy utk Proyek Besar Diutmkan D3 Poltek.Email:admin@nrcbali.com

B.BP.001.03.18.0000093

Dibutuhkan Segera PRT Cewek u/ Rumah di Sanur.Tinggal dalam. SMS:08123877799

B.BP.001.03.18.0000071

B.BP.001.03.18.0000054

B.BP.004.03.18.0000084

Dcr:Guru TIK Min.S1&Pengalaman di Bid.Komputer (HW/SW), Ahli Multimedia/Desain.CV to jobapplybali@gmail.com

B.BP.004.03.18.0000100

Dicari Cook,Waiter/ss, Kasir u/ Resto di Renon.HB:081916420095 B.BP.001.02.18.0001363

Dicari Kary/wati Sales Counter MinSMTAMax27Th.Fas:GajiPokok 2Jt,Komisi 3Jt.Jln Diponegoro 135-137 No.5.Phone.242345 B.BP.001.03.18.0000066

Dicari PG Ast & Tim Leader. sanur@cheekymonkeysbali.com B.BP.001.03.18.0000014

Dicari Sopir Pribadi Domisili Denpasar.Hub:0361-977274 B.BP.001.02.18.0001397

BIRO JASA

Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA, lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik, rjn,jjr,Gj 4/jt brtggjwb, pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780

Elite Havens,Indonesia’s Largest Villa Management Group is Looking for Lembongan & Seminyak Area:Villa Managers, Chef,Snr Butlers,ME:Qualification:Experienced,Good English, Individual and Team Player. Please Send CV & Photo to: hrd@elitehavens.com (Subject : Name-Applied Position-Area) B.BP.004.03.18.0000103

IGP bth krywti u/Admin.Lamaran ke Batubulan Private Resident Jl.Batuyang I/1, H.081999019197 B.BP.001.03.18.0000034

SALON

TK. YEH AYA RENON 2

SERTIFIKAT HAK MILIK

�0811613807

C.0000917-DJR

B.BP.164.03.18.0000096

Dijual Rumah Elit,LT.5,4A, 2Lt, 4Kmr, Swimming pool + Garden Jl.Sekar Tunjung, di Kawasan Elit, Gatsu Tmr HP.08123830201 Djl Rmh SHM LT165m2 Void Dak Kayu Jati,Perum Kesambi Raya Blk A-8 H:0818356132 B.BP.001.03.18.0000088

DISEWAKAN RUMAH Rmh 4KT,2Km,RK,Grse,Jl.Gunung Cemara24M.Maning08123959695 B.BP.001.03.18.0000091

DIJUAL TANAH Djl Tnh 2A 1,5A 3A Buduk 2A Dalung H.082147454248 BU Cepat B.BP.164.03.18.0000095

Rental Villas Manager Seminyak Speak Fluent English Manage, Help Staff Manage Guests Full or Half Time.081236313813 B.BP.004.02.18.0001342

BENGKEL LAS

LB . 318 M LT . 300 M2

!!Rmh Mrh Banget Mmalis S.huni Jl.Siulan Penatih, 081558041018

B.BP.001.03.18.0000080

B.BP.001.03.18.0000092

2 UNIT RUKO DIJUAL

RUPA-RUPA

B.BP.001.03.18.0000079

Dist.Philips Bth:1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt, 2.Admin Gudang Hub.Bedahulu IV/12 Dps

DIJUAL RUKO

BIRO JASA

Kontraktor Cari:QS/Estimator, S1,Pengalaman,Jujur,Teliti KrmCV:sdmsastramas@gmail.com Telpon:0361-410720(Hrd) Urgent

B.BP.001.02.18.0001458

SERVICE

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Driver Parwisata Dom.Dps,Jujur Besic English. WA.08123841130

Dcr Sgr Staff Operation,SMK/D3 Pariwisata & Sopir Pariwisata SIM B1 Umum,Lam Bawa Lsg ke PT Golden Kris Tours, Jl .Bypass Ngurah Rai 7 Sanur.

Dcr Tenaga Serabutan Pria/ Wanita utk Masak di Wr.Makan Hub.081915604004

Informasi pasang iklan Telepon

Djl Tnh Kavling 1Are Jl.P.Moyo Hub.082146606918-081936246405 B.BP.164.03.18.0000097

Tnh Kav 6 unit Kemenuh Gnyr DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:081338183031/081805374433 B.BP.004.02.18.0000085

ALUMINIUM

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN TOKO

Jl Tnh 2Are Jl.Pidada XI Ubung 800Jt/A Nego 081805456444

Dkont Toko+Gudang di Sanur dan di Ketewel Hub.08123636368

B.BP.001.02.18.0001170

DICARI TANAH Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub .Purnama:085881515449 B.BP.820.03.18.0000094

KONTRAKTOR AdityaDesign Mngrjkn R.Tinggal Vila Ruko Pool IMB 081337099764 B.BP.166.03.18.0000098

DISEWAKAN GUDANG BUC.Disewakan Gudang,Lok Lodtunduh Ubud Hub.082338215684 B.BP.004.03.18.0000076

DISEWAKAN TEMPAT Disewakan ruangan di Gedung PT.Pelni Jl.Raya Kuta 299 Hub.Ibu Umi 081233739951 B.BP.154.03.18.0000102

B.BP.001.03.18.0000058

Toko 4x14m Jln.Kamboja 22 Dps Depan Sekolah Dwijendra Hub.081338329866 B.BP.001.03.18.0000065

RUPA-RUPA Oper Usaha Spa Daerah Mertanadi, Dkt Sunset Point Hotel dan Villa.Harga 85 Juta Hub:Bpk Frengky 081333385267 B.BP.004.03.18.0000064

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak Tahunan HP:081338344155 B.BP.001.03.18.0000004

Spesialis:Kolam Koi+Tebing Buatan,Taman,Relief 081-237586699 B.BP.001.03.18.0000087

KEHILANGAN Hlg BPKBNo.J04412290-ODK6815 OR,An.Siti Maliah 081237961499 B.BP.154.03.18.0000101


BANGLI

18

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

Pemkab Validasi Data Warga Wajib PBB Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli melalui Badan Keuangan Pendapatan Aset dan Daerah (BKPAD) terus melakukan validasi data warga yang wajib membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal ini mengingat masih terdapat ketidaksesuaian data dengan realitas di lapangan. Kepala BKPAD Bangli I Gede Suryawan, Jumat (2/3) kemarin menjelaskan, validasi warga wajib PBB mulai dilakukan sejak 2016 lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Validasi data sesuai rekomendasi BPK. Pasalnya, data dari Direktorat Pajak tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. Untuk validasi, pihaknya bekerja sama dengan seluruh perbekel. Perbekel diminta mengecek ke lapangan untuk kemudian hasil pengecekan dicocokkan dengan data. ‘’Sebelum kita lakukan pendataan pada tahun 2016 lalu, ada sebanyak 117 ribu warga yang wajib pajak. Namun setelah kita lakukan pendataan, jumlahnya menurun menjdi 90 ribu. Dan sekarang ini validasi terus kita lakukan, sehingga

data wajib pajak benar-banar valid,’’ ucapnya. Jelas Suryawan, kepemilikan tanah dan bangunan sifatnya mobile. Dalam artian, hak atas tanah bisa berpindah tangan. Ada juga tanah yang sudah diwariskan, namun belum dilaporkan sehingga membuat data menjadi dobel. ‘’Kondisi itu membuat data kepemilikan terus mengalami perputaran. Maka dari itu, bagi wajib pajak yang masih tercecer inilah yang bakal terus divalidasi agar datanya valid. Dengan dilakukannya validasi ini, potensi pendapatan juga bisa lebih riil,’’ katanya. Dengan jumlah 90 ribu wajib PBB, tahun ini Pemkab menargetkan PAD melalui sektor PBB senilai Rp 4 miliar. Target ini nominalnya sama dengan

tahun lalu. ‘’Tahun lalu, dari target Rp 4 miliar yang ditetapkan, kita hanya mampu mencapai Rp 3.672.511.070 atau sekitar 91,91 persen. Kita harap tahun ini target bisa dipenuhi,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak cukup bagus. Namun, pihaknya juga tidak menampik jika masih ada saja warga yang kesadarannya masih kurang. Di sisi lain, pihaknya sudah mengedukasi warga agar tidak membayar pajak di akhir tahun. Pembayaran di akhir tahun ini sangat tidak diharapkan pihaknya lantaran akan membuat layanan menjadi kurang maksimal. ‘’Akibat numpleknya warga membayar pajak di akhir tahun, sistem

I Gede Suryawan menjadi berat. Pelayanan juga menjadi kurang maksimal karena banyak warga yang harus mengantre lama untuk melakukan pembayaran. Pa-

Bali Post/nan

dahal, SPT pada April sudah mulai disebar ke desa-desa sehingga Mei warga sudah bisa mulai melakukan pembayaran,’’ jelasnya. (kmb41)

Promosikan Pariwisata Bangli

Bali Post/nan

OGOH-OGOH MINI - Ogoh-ogoh mini yang dijual pedagang di Bangli.

Ogoh-ogoh Mini Mulai Diburu Warga

Bangli (Bali Post) Menjelang perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 yang jatuh pada Sabtu (17/3) mendatang, ogoh-ogoh mini mulai diburu masyarakat. Meski belum begitu ramai, namun pembeli mulai berdatangan ke tempat-tempat penjualan ogoh-ogoh mini. Penjual ogoh-ogoh mini di Banjar Bebalang Kelurahan Bebalang, Bangli, I Dewa Ayu Magentari, Jumat (2/3) kemarin, mengatakan dia menjual ogoh-ogoh mini sejak beberapa hari lalu. Ogoh-ogoh yang dijualnya dipasok dari pengepul. Ogoh-ogoh yang dijual harganya bervariasi tergantung ukuran. Ogoh-ogoh berukuran besar dijual seharga Rp 300 ribu, ukuran sedang antara Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu, dan yang paling kecil Rp 50 ribu. ‘’Setiap harinya, ada saja pembeli. Kalau ramai, saya dapat jualan sampai lima ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh yang banyak diburu yang harganya Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu saja. Sedangkan yang Rp 300 ribu, sedikit peminatnya,’’ katanya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, masyarakat mulai berbondong-bondong datang untuk membeli ogoh-ogoh mini menjelang hari H. ‘’Biasanya pembeli ramai H-2 menjelang Nyepi. Semoga saja ogoh-ogoh mini ini habis terjual,’’ katanya. (kmb41)

Dana Tak Cukup

Kelanjutan Pembangunan Kantor Sekber PHDI Tunggu Bantuan Pusat

Bupati Made Gianyar Minta Pengelola Objek Wisata Saling Mempromosikan GUNA meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar meminta pengelola objek wisata untuk terus berbenah. Selain itu, pengelola objek wisata juga diimbau menjadi marketing bagi objek wisata lainnya di Bangli. Imbauan itu disampaikan Bupati Made Gianyar saat program ‘’Jumat Nikmat’’ di Kecamatan Bangli, Jumat (2/3) kemarin. Jumat Nikmat merupakan program yang dicetuskan Bupati untuk mendorong pengembangan sekaligus mempromosikan destinasi pariwisata di Kabupaten Bangli. Pada Jumat Nikmat kemarin, Bupati Made Gianyar didampingi tim pembangunan Pariwisata Bangli berkunjung ke sejumlah destinasi pariwisata yang ada di Kecamatan Bangli seperti Twin Hill di Guliang Kawan, Pancoran Solas di Guliang Kangin dan Tirta Sudamala di Banjar Sedit, Babalang. Bupati Made Gianyar men-

gatakan, selama ini masih banyak yang berpikir bahwa destinasi pariwisata di Bangli hanya Kintamani atau Penglipuran. Padahal, Bangli punya begitu banyak destinasi wisata yang sangat indah dan wajib dikunjungi. Untuk itu, dia mengajak warga Bangli, khususnya sesama pengelola objek wisata untuk saling mempromosikan destinasi wisata di Bangli. Menurutnya, satu objek wisata bisa menjadi etalase pemasaran objek lainnya. Di setiap destinasi wisata di Bangli bisa disiapkan tempat untuk mempromosikan destinasi lainnya. Pengelola objek bisa saling memasarkan dan menjadi marketing bagi objek wisata lainnya di Bangli. ‘’Kita minta penggiat pariwisata di Bangli bisa bersatu untuk memajukan pariwisata Bangli. Satu destinasi harus dijadikan etalase untuk mempromosikan objek lainnya,’’ katanya. Ditambahkannya, jika wisatawan sudah banyak

datang, Bangli bisa membuat paket khusus untuk objekobjek wisata per kecamatan. Misalkan paket objek Kecamatan Bangli yang di dalamnya ada Twin Hill, Desa Wisata Penglipuran, Pura kehen, Bali Woso dan lainnya. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya lewat, tetapi bisa bermalam dan menikmati keindahan objek wisata Bangli secara detail. ‘’Tidak seperti sekarang, destinasi kita masih bersifat persial yang dijual travel agent. Kita harus berbenah. Kita punya potensi yang tidak kalah dengan daerah lain. Kita pasti bisa,’’ serunya. Selain itu, untuk sharing pengelolaan destinasi, dia meminta pengelola objek wisata di Bangli saling berkunjung ke objek lainnya. Misalnya Desa Catur yang sudah menjadi desa wisata. Perbekel bisa menyiapkan anggaran melalui Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa untuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pengelola Desa Wisata Catur,

KUNJUNGI OBJEK WISATA - Bupati Bangli I Made Gianyar berkunjung ke objek wisata di Kecamatan Bangli dalam rangka program Jumat Nikmat, Jumat (2/3) kemarin. agar bisa berkunjung ke objek wisata lainnya di Bangli. Ditambahkannya, di APBD 2019, pihaknya juga berencana memberikan anggaran kepada masing-masing OPD untuk berkunjung ke objek wisata. Sekali dalam setahun,

pegawai bisa berkunjung ke objek-objek wisata di Bangli. Mereka bisa menggelar outbound maupun kegiatan lainnya. ‘’Pegawai bisa berwisata di Bangli. Tidak boleh gratis. Karena gratis tidak baik,’’ katanya. (ad.108)

Jelang Pilgub dan Nyepi

Kapolres dan Dandim Gelar ’’Simakrama’’ dengan Tokoh Masyarakat Songan

nyalakan petasan khususnya Bangli (Bali Post) Kapolres dan Dandim Ban- saat pawai ogoh-ogoh. Bangli (Bali Post) ‘’Pengarakan ogoh-ogoh gli, Jumat (2/3) kemarin, melakRencana PHDI Bangli melanjutkan pembangunan sanakan simakrama dengan harus dibatasi sampai 23.00 kantor Sekretariat Bersama (Sekber) WHDI, MMDP, para tokoh masyarakat di Pura wita. Sedangkan anak-anak Pradah, BKSLPD dan LPLPD belum bisa terwujud samHulundanu Batur, Desa Son- jangan ikut mengarak ogohpai sekarang. Pasalnya, dana yang terkumpul dari hasil gan, Kintamani. Kegiatan terse- ogoh dengan orang dewasa unpenggalian dana dengan penjualan kupon berhadiah 2017 but dalam rangka mewujudkan tuk mengantisipasi terjadinya lalu, belum cukup untuk melanjutkan proyek tersebut. kondisi Bangli yang kondusif kerawanan konflik. Dan kami PHDI menaruh harapan besar, Dirjen Bimas Hindu bisa menyambut hari raya Nyepi harap perayaan Nyepi tahun ini segera merealisasikan janji memberikan bantuan untuk bisa berjalan dengan aman dan dan Pilgub Bali. mendukung pembangunan kantor tersebut. Kapolres Bangli AKBP I lancar,’’ katanya. Ketua PHDI Kabupaten Bangli Nyoman Sukra, Jumat Sementara itu, Dandim 1626/ G.N. Agung Ade Panji Anom (2/3) kemarin, mengungkapkan untuk melanjutkan pemmengatakan, pada simakrama Bangli Letkol Cpn. Andy Pranbangunan, pihaknya telah melakukan penggalian dana pihaknya mengajak semua oto berharap tokoh masyarakat menjual kupon berhadiah. Dari 100 bendel kupon yang elemen masyarakat mulai dari berupaya menjaga agar tidak dijual ke masyarakat, ditargetkan terkumpul dana Rp 1 tokoh agama, tokoh adat, tokoh sampai terjadi perselisihan miliar. Namun hasil yang didapat ternyata jauh dari harapolitik, tokoh pemuda, serta antarwarga. ‘’Mari bersamapan. Kupon yang laku terjual di bawah 50 persen. Panitia masyarakat Desa Pakraman sama menjaga keamanan di hanya mampu mengumpulkan dana Rp 400 juta. Songan untuk memelihara dan wilayah masing-masing, terDari dana yang terkumpul tersebut, panitia telah menjaga situasi kondusif hingga masuk menjaga kondisi saat menggunakan untuk membayar biaya hadiah, pencetaperayaan Nyepi dan pelaksan- pelaksanaan Pilgub dan Nyepi kan kupon dan lainnya, hingga yang tersisa hanya Rp aan pilgub mendatang. Dia ber- agar senantiasa berjalan den128 juta. ‘’Dana tersebut masih disimpan pihak panitia harap masyarakat tidak mudah gan damai dan lancar, tanpa pembangunan,’’ ungkapnya. terprovokasi dalam menyikapi ada gesekan yang menimbulkan Menurut Sukra, dengan hanya mengandalkan Rp 128 setiap informasi yang belum perpecahan di masyarakat,’’ unjuta, pembangunan tahap II belum bisa direaliasikan. pasti kebenarannya. ‘’Dalam gkapnya. Sesuai rancangan, tambahan bangunan yang rencananya Sementara itu, Bendesa Pilkada, silakan gunakan hak digunakan sebagai ruang pertemuan tersebut membutuhpilih dengan bijaksana. Pilihan Adat Songan Jero Temu mekan dana Rp 800 juta. boleh berbeda, tapi jangan minta Kapolres dan Dandim Atas kekurangan dana tersebut, pihaknya sudah berusampai menimbulkan gesekan untuk menambah personel paya memohon bantuan ke pemerintah pusat dalam hal antarwarga yang dapat merugi- Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini ke Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama. PHDI guna menjaga keamanan. Hal kan kita semua,’’ ujarnya. dijanjikan akan diberikan bantuan dana sebesar Rp 500 Perwira asal Buleleng itu ini mengingat wilayah Desa juta. ‘’Dirjen sudah menjanjikan pada waktu pertemuan menambahkan, sekaa teruna Adat Songan yang luas dan di Ubud di hadapan Parisadha Pusat dan provinsi,’’ diharapkan tidak membuat penduduknya padat. ‘’Kami terangnya. ogoh-ogoh bernuansa politik harap dengan ada tambahan Jika bantuan terealisasi, untuk memenuhi kekuranyang dapat menyinggung pihak personel, keamanan wilayah gan dana lainnya, PHDI berencana memohon bantuan tertentu. Anak muda juga di- Kintamani saat perayaan Nyepi ke lembaga-lembaga lainnya yang peduli, seperti bank mintanya tidak mengonsumsi menjadi lebih kondusif,’’ jelasdan pegadaian. Meski sejak awal pembangunan, Pemminuman beralkohol atau me- nya. (kmb41) kab Bangli tidak ada memberikan bantuan dana, Sukra masih berharap pemkab dapat ikut membantu dalam proses pembangunan tahap II ini. Hal ini mengingat keberadaan PHDI sebagai lembaga umat Hindu ikut mengambil sebagian tugas pemerintah dalam membangun masyarakat. ‘’Selain Dirjen yang kami harapkan segera merealisasikan bantuannya, kami juga tetap harapkan Pemkab Bangli peduli dengan ikut membantu pembangunan kantor sekretariat tahap II ini,’’ imbuh Sukra. Pembangunan kantor Sekber PHDI Bangli tahap I dilakukan tahun 2016. Untuk membangun kantor tersebut, PHDI melakukan penggalian dana ke umat lantaran tak mendapat bantuan dari pemerintah. Pembangunan juga dapat berjalan berkat bantuan dana dari BKSLPD dan LPLPD Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Provinsi Bali dan Kabupaten Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Bangli selaku lembaga perSub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ekonomian bernapaskan Hindu. (kmb40) C.0000171-RPA-08

Bali Post/nan

SIMAKRAMA - Suasana simakrama Polres dan Kodim Bangli di Pura Hulundanu Batur, Desa Songan.


19

Sabtu Paing, 3 Maret 2018

KPK Awasi Dinasti Politik di Daerah Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi dinasti politik yang memiliki potensi tinggi terjadi tindak pidana korupsi di daerah berdasarkan fakta dari hasil operasi tangkap tangan (OTT). ‘’KPK memperhatikan serius terhadap dinasti politik,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan, di Jakarta, Jumat (2/3) kemarin. Basaria menegaskan, KPK tidak melarang adanya poli-

tik atau kepala daerah ‘’turun-menurun’’ jika dilakukan secara transparan dan akuntabel. Menurut Basaria, intinya apabila orangtua atau anak menjadi kepala daerah atau pejabat negara tidak melakukan tindak pidana korupsi. Basaria menyatakan penyidik KPK akan menindak tegas pejabat negara maupun kepala daerah yang terlibat korupsi dengan menerapkan pasal pencucian uang untuk memiskinkan koruptor. Dinasti politik men-

jadi sorotan publik usai KPK menangkap Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Andriatma Dwi Putra, bersama bapaknya yang menjadi calon gubernur Sulawesi Tenggara Asrun. Keduanya menjadi tersangka dugaan penerima suap dari pihak swasta untuk pendanaan kampanye pencalonan kepala daerah. Andriatma menggantikan Asrun sebagai Wali Kota Kendari yang telah bertahta selama dua periode atau 10 tahun. (ant)

Warung Global

Pengawas Juga Harus Ditindak ADA sejumlah proyek yang penyelesaiannya molor dan juga ada yang kualitasnya rendah. Hal itu menjadi sorotan Dewan Kota Denpasar. Selama 2017, dibangun sejumlah proyek fisik di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Paling banyak dimiliki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun, dari sejumlah proyek yang digarap, tidak semuanya berjalan mulus. Hal ini juga mendapat sorotan dari masyarakat yang bergabung dalam acara interaktif Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Jumat (2/3) kemarin. Berikut rangkuman selengkapnya. Arya di Denpasar sangat setuju jika rekanan yang tak bekerja sesuai perjanjian dikenakan sanksi berupa blacklist. Ia juga menyoroti soal bagibagi fee proyek pemerintah yang sudah bukan rahasia umum lagi di mata masyarakat. Menurutnya, hal ini juga sangat berpengaruh pada kualitas proyek. Karena anggaran proyek disunat, untuk fee sana-sini, hingga akhirnya mutu proyek tidak bagus. Jika pelaksaan proyek selalu diawasi, maka semua akan berjalan dengan baik dan tidak ada korupsi juga, demikian menurut Fera di Tabanan dan Teken di Sesetan. Pernah beberapa kali mengerjakan proyek/menjadi rekanan pemerintah, Werdha di Tegallalang menyarankan agar mencari tahu terlebih dahulu. Biang kerok dari proyek berkualitas rendah tersebut harus dicari. Jangan buruburu melakukan blacklist terhadap pengusaha. Lain halnya dengan rekanan yang nakal,

cari untung terlalu banyak, baru di-blacklist. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu ditelusuri dalam pengerjaan proyek pemerintah ini kenapa sering ada masalah, kualitas rendah, sehingga cepat mengalami kerusakan sebelum waktunya. Sebaiknya dicek mulai dari tahap perencanaan apakah sudah semua benar dan sesuai dengan prosedur. Sementara dewan sendiri merupakan lembaga kontrol, kontrolnya bukan saat finishing saja, tetapi mulai dari tahap perencanaan. Hal lain yang sering dihadapi rekanan, misalnya kesulitan material sehingga berpengaruh terhadap harganya, seperti saat erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. Namun, ia tetap setuju, tindak rekanan nakal dengan mem-blacklist-nya. Karena aksi ambil untung yang terlalu banyak, kualitas akan menjadi taruhannya. Dengan kejadian ini, Beratayasa di Sangeh menyarankan agar pihak dewan

membandingkan pengerjaan proyek yang diambil oleh pihak swasta yang lebih jelas, konsekuen dan pengawasannya ketat. Ia setuju bahwa sebelum melakukan blacklist sebaiknya dicek dulu apa penyebabnya. Meskipun proyek pemerintah, anggarannya cukup banyak, jangan dipermainkan anggarannya, demikian Ayu di Petang menimpali. Jika diawasi dengan baik, maka celah untuk melakukan pelanggaran cukup sulit. sementara itu, Kembang Merta yang bergabung melalui facebook menyampaikan bahwa sebaiknya dalam pengerjaan proyek pemerintah terutama yang berkaitan dengan fasilitas publik misalnya pembangunan subak, mestinya melibatkan masyarakat secara langsung. Selain pengerjaan juga lebih mudah untuk mengawasi proyek, sehingga tidak dikerjakan asal-asalan yang pada akhirnya mutunya bagus. (sikha)

Menarik Perhatian Dari Hal. 1

Karenanya, setiap 50 meter atau satu estapet bade ini berhenti untuk pergantian pengungsung. Sepanjang ruas jalan menuju Setra Dalam Puri itu total ada 8 kali estapet. Iring-iringan palebon ini

pun menarik perhatian dari masyarakat dan seribuan turis asing. Akibat terlalu tinggi dan besar, bade itu sempat rusak di bagian sayap. Kerusakan ini terjadi karena sayap bade mengenai pohon. Sebelum tiba di Setra Dalem Puri, bade juga sempat terhenti karena terhalang po-

Padati Lokasi

Dari Hal. 1

Sementara di bawahnya terlihat berdiri Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Tjokorda Gde Putra Sukawati, Tjokorda Gde Putra Nindia, dan cucu almarhum Tjokorda Ichiro Sukawati serta kerabat puri lainnya. Sementara Tjokorda Ngurah Suyadya alias Cok Wah menunggangi Lembu menuju Setra Dalem Puri. Sorak ribuan krama bersama para wisatawan yang memadati lokasi ini pun bergemuruh, ketika bade megah itu mulai bergerak. Setiap 50 meter atau satu estapet bade ini berhenti untuk pergantian pengungsung bade. Sepanjang ruas jalan menuju Setra Dalam Puri itu total ada 8 kali estapet. Di sela pergantian pengusung itu nampak Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Golose mencoba untuk ikut serta mengusung bade. Saat prosesi itu, jenderal bintang dua di pundak ini mengusung bede dengan mengangkat sanan di bagian depan. Kapolda Bali yang saat itu didampingi Dir Lantas Polda Bali Kombes A.A. Sudana ini hanya mengikuti satu kali estapet. Setiba di Setra Dalem Puri tiba-tiba saja Tjokorda Gede Raka Sukawati yang berada di samping layon di bade tersebut pingsan. Untungnya sejumlah kerabat langsung memegangi undagi bade tersebut. Kemudian sejumlah krama menggotong panglisngsir puri yang akrab disapa Cok De itu melewati tragtag di Setra Dalem Puri, Ubud. ‘’Beliau (Cok De - red) hanya merasa senang dan terharu, ini suka cita yang bercampur aduk sehingga sampai demikian,’’ ucap Tjokorda Ichiro Sukawati yang juga putra dari Tjokorda Gde Putra Sukawati ini. Beberapa saat setelah digotong turun, dosen Unud itu pun sudah siuman. ‘’Setelah itu sudah langsung biasa lagi, tidak apa beliu sudah kembali pulih,’’ ucap Ichiro. Sebelumnya diberitakan, Anak Agung Niang Agung meninggal dunia di Rumah Skit Bros, Denpasar pada Minggu (14/1) lalu. Wanita yang merupakan istri kedua

dari Tjokorda Gde Agung Sukawati (alm) ini wafat di usia 96 tahun. ‘’Ibu wafat Minggu pagi sekitar pukul 05.00 Wita,’’ ucap Cok Ace. Dikatakan, A.A. Niang Agung yang memasuki usia senja sudah beberapa kali bolak-balik rumah sakit. ‘’Menurut dokter, sakit beliau murni karena faktor usia, jadi beberapa bagian tubuh sudah tidak berfungsi dengan baik, hingga terakhir mengalami masalah pada paru-paru dengan gejala sesak napas, sampai akhirnya meninggal,’’ jelas mantan Bupati Gianyar itu. Cok Ace menerangkan bahwa A.A. Niang Agung adalah istri kedua dari almarhum

hon besar. Warga yang mengusung membelokkan bade sedikit untuk menghindari pohon. Sorak kembali bergemuruh ketika bade sampai di Setra Dalem Puri. Tentu ini sebagai wujud syukur karene bade tiba di setra dengan selamat. (nik)

ayahnya, Tjokorda Gde Agung Sukawati. Sementara istri pertama A.A. Niang Mengwi yang sudah wafat pada 2000 lalu di usia 80 tahun. Istri ketiga yang merupakan ibu kandung Cok Ace, A.A. Niang Rai, meninggal pada 2011 lalu di usia 76 tahun. Ditambahkan, A.A. Niang Agung hanya memiliki seorang anak perempuan yakni Tjokorda Istri Sri Atun Sukawati. Hingga sampai saat ini almarhum meninggalkan 10 orang cucu. ‘’Termasuk dari saya dan saudara saya yang lain, ibu memiliki 10 orang cucu yang selama ini sangat disayangi,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/ant

ANTINARKOBA - Penyanyi Cupi Cupita memberikan keterangan terkait kedatangannya ke BNN. Ia mengajukan diri menjadi pegiat antinarkoba atau relawan antinarkoba.

Jadi Tersangka, Calon Kepala Daerah Tetap Bisa Kampanye Jakarta (Bali Post) Calon kepala daerah yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masih bisa berkampanye menggunakan media. Hal ini karena status tersangka yang melekat pada calon kepala daerah tidak menggugurkan statusnya sebagai peserta pilkada. ‘’Kalau yang bersangkutan ditahan, kan tidak bisa melakukan kampanye rapat umum, rapat terbuka, pertemuan terbuka atau pertemuan terbatas. Jadi yang bisa dilakukan adalah kampanye dengan metode atau bentuk yang lain. Melalui media elektronik, menggunakan alat peraga. Kan media kampanye bisa macam-macam,’’ kata anggota KPU RI Hasyim Asyari, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (2/3) kemarin. Penegasan itu disampaikan Hasyim

Asyari terkait banyaknya kepala daerah merangkap calon kepala daerah dan ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dalam dua bulan terakhir, tercatat lima calon kepala daerah peserta pilkada serentak 2018 ditangkap KPK dan berstatus tersangka. Lima calon kepala daerah yang terjaring OTT KPK dan ditetapkan sebagai tersangka antara lain calon Gubernur NTT Marianus Sae, calon Gubernur Lampung Mustafa, calon Gubernur Sulawesi Utara Asrun, calon Bupati Subang Imas Aryumningsih, dan calon Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Hasyim menjelaskan status tersangka yang melekat pada calon kepala daerah tidak menggugurkan statusnya sebagai peserta pilkada. ‘’Haknya tetap,

pencalonan tetap jalan terus dan tetap bisa kampanye,’’ tegasnya. Bahkan jika terpilih dan divonis bersalah, maka calon tersebut harus tetap dilantik sebagai kepala daerah. Namun, setelah dilantik segera diganti oleh wakilnya. ‘’Dilantik untuk nanti diganti kalau sudah jadi kepala daerah,’’ imbuhnya. Hasyim mengatakan banyaknya calon kepala daerah yang terjaring OTT KPK sebenarnya peringatan bagi partai politik dalam melakukan perekrutan calon pemimpin di daerah. ‘’Dalam posisi ini yang mencalonkan adalah partai politik. Jadi proses rekrutmen menjadi suatu yang penting, track record orang-orang ini harus jelas dan harus hati-hati ketika mengajukan atau mencalonkan profil tertentu,’’ katanya. (kmb4)

Peserta Didik Dari Hal. 1

Untuk AF, katanya, akumulasi poinnya 130, di antaranya menyakiti perasaan peserta didik dan melakukan tindakan tidak sopan, mengancam dan mengintimidasi peserta didik, baik pribadi maupun berkelompok. ‘’Kalau AN, akumulasi poinnya 125, antara lain menyakiti perasaan peserta didik lain, menyalahgunakan fasilitas sekolah, mengancam dan mengintimidasi secara pribadi maupun berkelompok,’’ kata Endang. Sementara itu, Tari, orangtua almarhum Bintang, mengaku sejak anaknya masuk pengurus OSIS selalu gelisah karena pulangnya malam-malam dan jika ditanya dari mana selalu tutup mulut. ‘’Sampai saya marahi terus, seragamnya juga kotor kayak habis pulang dari sawah. Yang saya heran, Bintang sampai punya keberanian meloncat dari papan loncat indah kolam renang,’’ katanya. Tari yakin jika Bintang tidak termotivasi atau diberikan tugas bakalan berpikir dua kali untuk meloncat dari ketinggian karena anaknya tersebut fobia ketinggian, namun belum memiliki bukti. Setelah Bintang meninggal, ia tidak sengaja membuka ponsel anaknya itu dan menemukan beberapa rekaman dan percakapan di Line yang dirasanya janggal terkait dengan keaktifannya di

OSIS. ‘’Ternyata, ada rekaman anak saya disuruh ngesot di lantai mall, pakai BH berwarna-warni, pakai rok mini keliling mall. Pendidikan mental seperti apa ini. Ajaran agama mana yang membenarkan?’’ ungkapnya. Sampai suatu ketika, Tari mengundang kawan-kawan dekat Bintang saat peringatan kematiannya yang akhirnya menguak bahwa Bintang meloncat karena disuruh seniornya, tetapi temannya tidak mau menyebutkan nama. ‘’Saya juga temukan kertas bertuliskan ‘Ketinggian 6 Meter’, ‘Kedalaman 5,3 Meter’ di jok motor Bintang. Dulu, anak saya juga pernah biru-biru di ulu hatinya, tetapi dibilangnya enggak apa-apa,’’ kenang Tari. Dwi, orangtua siswa lain korban bullying, mengaku anaknya kerap pulang malam sejak mengikuti kegiatan OSIS dan ponselnya tidak bisa dihubungi, namun saat ditanya tidak menjawab apa-apa. ‘’Kalau pas sekolah, ponselnya masih bisa dihubungi. Namun, setelah pulang sekolah malah tidak bisa. Saya bilang, ‘Sekolah model opo? Pulangnya malem terus’. Namun, tidak ada jawaban memuaskan,’’ katanya. Selain itu, Dwi membenarkan jika anaknya juga pernah mengalami sakit sampai diperiksakan laboratorium dan hasilnya tidak apa-apa, tetapi sebagai ibu merasa pasti ada yang tidak beres. (ant)

Admin MCA Dari Hal. 1

‘’Yang dilaporkan foto itu seolaholah ada pertemuan antara Prabowo, saya dan yang disebut sebagai admin MCA. Orang tersebut adalah Eko yang berjalan kaki dari Madiun bentuk realisasi dukungan apabila Anies Sandi menang dia akan berjalan ke Jakarta. Waktu itu kita ajak makan, jadi jelas kondisi terkait tidak ada pelanggaran hukum tertentu,’’ kata Fadli. Fadli juga berharap Bareskrim selaku lembaga penegak hukum bisa berlaku adil dan tidak tebang pilih dalam menangani laporan kasus hoax. ‘’Saya sendiri sudah melaporkan dari tahun lalu Nathan melakukan ancaman pembunuhan, tidak ada progresnya. Saya yakin masih ada polisi yang baik karena masyarakat melihat jangan sampai polisi kita jadi alat orderan penguasa,’’ ujarnya. Dalam laporan tersebut, Fadli melampiri bukti terkait dugaan penyebaran berita hoax yang dilakukan oleh Ananda berupa screenshot link dari berita tersebut yang sudah banyak tersebar di media. ‘’Jangan menuduh-nuduh, apalagi melabelkan agama. Ini menurut saya memecah belah negara,’’ tandasnya. (kmb4)

Sabtu, 3 Maret 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Dharma Kahuripan (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi

Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Dunia Kita 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Kebun Binatang 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia

11:05 Wita DW TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Dharma Kahuripan (3) 12:30 Wita Folk Song 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe

14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz Youth Ambara Community 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif Soman

17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Munggel, Melaspas dan Pasupati Pura Dalem Batan Kendal 17:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi SMAN 1 Petang 18:00 Wita Puja Trisandya

18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Bondres Ngakak 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu paing, 3 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Properti

IBT Expo 2018

Material hingga Teknologi Terbaru Jasa Konstruksi Dipamerkan INDONESIA Building Technology (IBT) Expo 2018 telah berlangsung sejak 28 Februari. Akan berakhir 4 Maret mendatang. Memasuki hari ketiga, Jumat (2/3) kemarin, pengunjung masih antusias mendatangi stan demi stan di Prime Plaza Hotel, Sanur. Tak hanya dari kontraktor, pameran tersebut juga dikunjungi oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Terdapat 60 stan di IBT Expo 2018 itu. Stan tersebut merupakan perusahaan dan distributor bahan bangunan yang memasarkan berbagai produk bahan bangunan dengan brand-brand ter-

nama. Antara lain paint, coating, door and window, water heater, roofing, solar panel, laser cutting, woodwork furniture, bathroom and sanitary ware, waterproof, wood flooring, chemicals and adhesive, water tank, UPVC, glass, concretes, mosaic, wall panel, east java crafts, dan lainnya. Pameran ini juga ditunjang dengan aneka kegiatan. Antara lain, displai karya mahasiswa arsitektur, talkshow dan seminar arsitektur, talkshow dan seminar interior desain, talkshow jasa konstruksi dan pembangunan, forum arsitek archinesia, archinesia academy, dan

one day service certificate dari LPJK Bali. IBT juga didukung oleh IAI Bali, REI Bali, Kadin Bali, Inkindo Bali, serta banyak lagi. Project Manager PT Debindo Mitra Tama Dwi Wisnu mengatakan, pameran yang digelar ke-9 kalinya ini diharapkan menjadi wadah pertemuan para pemain industri bahan bangunan dan teknologi terbarunya di Bali dan Nusa Tenggara. Seperti kalangan pabrikan, distributor, toko bahan bangunan, arsitek lokal dan internasional, konsultan, desain interior dan kontraktor real estate dan properti lainnya. IBT ke-9 di Bali ini meru-

pakan pengembangan pameran bahan bangunan yang telah diselenggarakan dengan sukses secara reguler oleh Debindo ITE di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pameran ini bertujuan memberikan informasi komprehensif mengenai perkembangan industri dan teknologi bahan bangunan terkini kepada masyarakat dalam dan luar negeri. Pameran ini juga diharapkan membuka wawasan cakrawala pemain industri konstruksi muda seperti mahasiswa, akademisi, desainer muda terhadap bahan bangunan dengan teknologi terbarunya. (may)

Bali Post/may

POLYESTHER - Stan artgrass, rumput berbahan polyesther untuk dinding, lantai dan partisi ruangan.

Bali Post/may

Bali Post/may

PENGUNJUNG - Sejumlah pengunjung berada di Stan Fun Livin Wood yang menampilkan material bangunan untuk dinding, lantai, dan lainnya.

Ed Sheeran

Penjualan Album Terlaris 2017

PENYANYI asal Inggris, Ed Sheeran, dinobatkan sebagai artis yang meraih penjualan album terlaris selama 2017. Ia meraih penghargaan itu karena albumnya “Divide” dan lagunya “Shape of You” dan “Perfect.” International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) mengatakan “Divide,” yang dirilis Maret 2017 memperoleh penghargaan multi-platinum di 36 negara. Sedangkan lagu pop balada Sheeran “Shape of You” berhasil meraih penjualan terbesar selama 2017 dengan penghargaan multi-platinum di 32 negara. Menurut IFPI, Sheeran merupakan penyanyi pertama yang meraih sekaligus penghargaan penjualan album dan lagu terbaik. Sheeran pertama kali sukses di Inggris pada 2009 dan 2010 dengan merilis lagu-lagunya secara online. “Ed merupakan penulis lagu, vokalis, dan penyanyi luar biasa,” kata Max Lousada, Pimpinan Eksekutif Warner Music Group yang menaungi Ed Sheeran. Sheeran dikenal dengan rambut merah dan tingkah lakunya yang pemalu, membuat fans gembira saat bulan lalu mengumumkan pertunangannya dengan teman masa kecilnya, Cherry Seaborn, yang telah dikenalnya sejak berumur 11 tahun. Rapper Kanada, Drake, dan albumnya “More Life” menduduki peringkat kedua penjualan album di 2017. Taylor Swift berada di posisi ketiga dengan album “Reputation” yang dirilis pada November 2017. (iah/rtr)

Ed Sheeran

Bali Post/rtr

Stan Dinding 3D.

Bali Post/may

BAMBU - Stan Java Green menghadirkan sejumlah partisi dari bambu.

Rusia Kembangkan Persenjataan Baru

Moskow (Bali Post) Rusia telah memodernkan arsenal strategisnya sebagai tanggapan atas penempatan global sistem pertahanan peluru kendali oleh Amerika Serikat, kata Presiden Vladimir Putin, Kamis (1/3). “Rusia sudah menciptakan dan sedang meningkatkan sistem yang relatif murah namun efisien untuk menangani perisai rudal,” kata Putin saat menyampaikan pernyataan tahunan di Majelis Federal, atau parlemen. Rusia sudah mulai melakukan uji coba terhadap Sarmat, yaitu tipe baru peluru kendali balistik antarbenua, yang “secara praktis tidak memiliki batas jarak” karena rudal itu mampu melakukan serangan, baik ke Kutub Se-

latan maupun Kutub Utara, ujarnya. Menurut Putin, Rusia juga telah membangun persenjataan strategis tanpa menggunakan lintasan penerbangan balistik, yang membuat perisai rudal tidak berguna

dan tidak masuk akal. Rusia juga telah mengembangkan persenjataan bawah laut tanpa awak, yang mampu bergerak di tingkat yang sangat dalam antara kontinen dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan yang

dimiliki kapal-kapal selam modern, torpedo dan kapalkapal permukaan laut, kata Putin. Sebagai tambahan, Rusia telah mengerahkan rudalrudal hipersonik dengan ketepatan tinggi yang mampu menembus sistem-sistem pertahanan yang ada dan prospektif, menurut presiden. Rudal-rudal “Kinzhal” (Belati) bisa terbang dengan kecepatan 10 kali lipat suara dan bermanuver selama terbang. Rudal itu bisa mem-

bawa hulu ledak nuklir atau konvensional menuju sebuah target yang berjarak lebih dari 2.000 kilometer. Rudal “Avangard” (Garda Depan) bisa terbang dengan kecepatan 20 kali lipat suara dan bisa menjangkau jarak antarbenua. Dalam pidatonya, Putin menyatakan tekad untuk segera melakukan pembalasan jika Rusia atau sekutusekutunya mendapat serangan nuklir, demikian Xinhua. (ant)

Joni Agung & Double T

Rilis Album ”Cinta dan Kasih Sayang” DI tengah kesibukannya memenuhi undangan manggung di seluruh pelosok Pulau Dewata, grup band musik, Joni Agung & Double T masih menyempatkan diri menghasilkan karya baru. Grup band yang mengusung genre musik raggae tersebut merilis album ke-6 “Cinta dan Kasih Sayang”. Album yang hanya memakan waktu 1,5 bulan untuk proses rekaman tersebut akan diluncurkan secara resmi pada Sabtu (3/3) ini di Pantai Mertasari, Sanur. “Launching album terbaru kami ini akan kami gelar di Pantai Mertasari, Sanur. Pada kesempatan itu nantinya akan menjadi momentum perayaan penguatan rasa cinta dan kasih sayang kami keluarga besar Joni Agung & Double T, karena akhirnya album ke-6 kami bisa rampung dan kami sebarkan ke seluruh belahan dunia melalui media fisik maupun digital,” ujar Produser Joni Agung & Double T, Agung Bagus Mantra, Kamis (1/3). Dalam album terbarunya ini, terdapat 12 single yang bertemakan sosial, cinta,

dan kasih sayang. Namun, ada satu lagu yang disajikan sedikit berbeda dari lagu lainnya. Lagu yang diberi judul “Doa Bahagia” itu disajikan dalam bentuk puisi doa untuk semesta yang dipersembahkan untuk backsound komunitas yoga. Menariknya lagi, dalam albumnya kali ini ada sentuhan baru yang dikombinasikan dengan banyaknya unsur tiup (sax) dan gesekan violin oleh personel baru mereka, Sandi Lazuardi. Sentuhan baru ini adalah sebuah pendewasaan Joni Agung & Double T dalam mengeksplorasi unsur karyanya untuk mengikuti perkembangan industri musik, khususnya afro raggae. “Tidak ada target secara penjualan fisik pada album kami ini, namun gol kami adalah bisa tetap berkarya,” ungkap Gung Joni vokalis Joni Agung & Double T. Lewat karyanya ini, band yang diperkuat Gung Joni (vokal), D’Alit (gitar), Rah Mayun (Keyboard), Tilem (bass), Rody (drum), dan Sandi (biola dan saxophone) ini ingin mendedikasikan

Bali Post/win

Joni Agung & Double T bersama Produser, Agung Bagus Mantra (kiri) pesan-pesan harmoni yang bermanfaat bagi setiap insan yang mendengarkannya. “Berbagai tawaran manggung di luar negeri untuk pentas raggae dunia, seperti Afro Fest, Asia Sunsplash, dan berkolaborasi dengan musisi raggae dunia mulai kami dapatkan. Namun masih terkendala perizinan dan

entertainment visa,” tandas Gung Joni. Terlepas dari hal tersebut, Joni Agung & Double T akan terus semangat dalam berkarya. Sebab bagi mereka, musik raggae adalah salah satu genre musik dunia yang sangat mudah dinikmati. “Kami akan tetap menjadikan Bali sebagai akar kami

dalam menghasilkan karya melalui raggae, sehingga segala yang kami perbuat tetap dengan fondasi akar yang jelas, kuat, dan nyata, tidak menjiplak secara budaya, namun kami eksplorasikan raggae menjadi komposisi yang memiliki ciri dan karakter yang solid dari Bali,” ujarnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Maret 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu