20 HALAMAN
NOMOR 165 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (102 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa Paing, 2 Februari 2016
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Tolak Reklamasi, Mentok di Bali Berjuang di Jakarta
Setelah ke Kemendagri, Segera Bertemu Jokowi
Jakarta (Bali Post) Setelah mentok di Bali, perjuangan tolak reklamasi Teluk Benoa kini dilakukan di Jakarta. Belasan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Bali dan Jakarta, Senin (1/2) kemarin, mendatangi Kementerian Dalam Negeri. Mereka menyampaikan aspirasi masyarakat Bali yang mendesak pemerintah pusat membatalkan Perpres No. 51/2014 yang dijadikan dasar melakukan reklamasi Teluk Benoa. Pertemuan ini merupakan langkah awal pada pemerintah pusat sebelum menemui Presiden Joko Widodo. “Kehadiran kami di sini bersama aliansi tokoh-tokoh masyarakat Bali, memohon kepada pemerintah pusat khusunya Bapak Presiden agar memperhatikan kerukunan umat kami, agar kami di Bali tetap dalam suasana santun, yang terus mencintai alam, mencintai sesama saudara, dan mencintai tanah kami di Bali. Juga saudara-saudara kita yang
mencari nafkah di Bali,” kata Ida Pedanda Ketut Subali Tianyar Arimbawa usai diterima Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Mayjen TNI Soedarmo di Jakarta, Senin kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Pedanda Sebali menekankan tentang pentingnya memelihara kerukunan dengan sesama manusia, tetap berbakti kepada
Hyang Widhi Wasa. Yaitu dengan cara memelihara alam semesta, baik berupa geografis, dengan manusia sebagai makhluk tertinggi, binatang hingga tumbuhtumbuhan. Bali, menurutnya, adalah pulau spiritual, pulau yang dapat menambah semangat inspirasi bagi daerah lain dan bangsa Indonesia. “Jadi, kami ingin
memelihara alam kami di Bali,” imbuhnya. Hal. 19 Potensi Gesekan
Surat Terbuka untuk Presiden RI Halaman 6
LBF Datangi DPRD Denpasar
Hentikan Revisi Amdal
Denpasar (Bali Post) – Sejumlah anggota Love Bali Forum (LBF) atau Forum Cinta Bali, Senin (1/2) kemarin mendatangi DPRD Denpasar. Mereka mendesak agar ada aksi nyata dalam menyikapi dua isu strategis yang kini berkembang di Bali, yakni KSPN dan rencana reklamasi Teluk Benoa. Apalagi, beberapa waktu lalu telah dilakukan pembahasan amdal atas rencana reklamasi tersebut. LBF berharap jajaran DPRD Denpasar dapat berperan aktif dalam mendorong adanya aksi nyata agar revisi terhadap amdal milik PT TWBI tersebut dihentikan. Hal. 19 Ketua DPRD
‘’…pemimpin Bali punya tanggung jawab moral menjaga Bali. Ingat potensi konflik dari penolakan reklamasi ini sangat terbuka. Konflik jangan dimaknai sebagai bentrok fisik semata. Penolakan prinsip yang berdasarkan logika, pikiran dan nurani jauh lebih dahsyat.’’ Nyoman Dhamantra Anggota DPR-RI ‘’Apakah Bali bisa dijaga hanya dengan penguatan ekonomi? Jangan terlalu mendewakan investasi dan mengabaikan aspirasi otoritas adat. Ketika otoritas adat menentang, pemimpin Bali mestinya bersikap. Logika pikir sederhananya adalah pemimpin Bali itu mengayomi warganya dan membela aspirasi warganya.’’ Dr. Suparta Djelantik Akademisi
Pemimpin Bali Mesti Batalkan Reklamasi
Bali Post/kmb23
TOLAK - Sejumlah perwakilan dari Love Bali Forum (LBF), Senin (1/2) kemarin mendatangi Kantor DPR Denpasar untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa.
REKLAMASI Teluk Benoa patut diposisikan sebagai ancaman serius bagi Bali. Investasi dengan menguruk kawasan suci umat Hindu diyakini akan meminggirkan orang Bali. Jika dibiarkan berlanjut akan berdampak buruk bagi peradaban Bali dan berpotensi menjadi sumber konflik yang akan menyulut disharmoni di tanah Bali. Pandangan ini dilontarkan ang-
gota DPR-RI Nyoman Dhamantra menyikapi reklamasi Teluk Benoa. Politisi PDI-P ini mengingatkan agar permasalahan ini segera dihentikan dan pemimpin Bali mengambil posisi yang jelas dan tegas yakni membatalkan proyek reklamasi Teluk Benoai. Mengapa? Hal. 19 Orang Bali
Lionel Messi Ingin Bertemu Murtaza
Senator Asal NTB akan Surati Presiden
Barcelona – Bintang Barcelona Lionel Messi berharap dapat bersua dan ‘’berbuat sesuatu’’ bagi bocah Aghanistan yang tertangkap kamera sedang menggunakan jersey bermotif garis-garis biru yang terbuat dari plastik tas bekas, kata federasi sepak bola Kabul, Senin (1/2) kemarin. Bocah berusia lima tahun itu bernama Murtaza Ahmadi. Ia mengidolakan Messi dan mengenakan jersey pemain favoritnya itu meski ia berasal dari keluarga miskin di Provinsi Ghazni, dekat Kabul, sebagaimana dikutip dari laman National Sport. Kakak tertuanya, Homayoun, yang kini berusia 15 tahun membuatkan sehelai kostum berwarna garis-garis biru yang terbuat dari plastik. Di kostum bagian belakangnya tertera nama Messi yang ditulis dengan menggunakan spidol. Ia kemudian mengirim foto Murtaza dengan kostum plastiknya itu via Facebook pada pertengahan Januari. Jorge Messi, ayah dari Messi,
Mataram (Bali Post) – Rencana pengerukan pasir laut di pesisir Pulau Lombok untuk mereklamasi Teluk Benoa, Bali, mendapat penolakan senator asal NTB dan Bali. Usai kunjungan kerja membahas pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2014, UU Nomor 5 Tahun 2014 dan UU Nomor 26 Tahun 2007, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI asal NTB dan Bali mengatakan akan menyurati Presiden untuk meminta reklamasi Teluk Benoa dihentikan. “Masak orang Bali saja keberatan kemudian kita serta merta mengizinkan (pengambilan pasir laut). Bahkan kami anggota DPD-RI dapil NTB maupun DPDRI dari Bali akan bersurat ke Presiden. Untuk supaya reklamasi Teluk Benoa ini dihentikan,” kata anggota DPD-RI dapil NTB Hj. Robiatul Adawiyah, S.E., Senin (1/2) siang kemarin. Hal. 19 Izin Eksplorasi
HUKUMAN MATI Lionel Messi
berkata pada Sabtu bahwa sang bintang sepak bola asal Argentina itu merasa tersentuh dengan foto itu kemudian mengirim respons lewat media sosial dan ‘’ingin berbuat sesuatu’’ bagi bocah itu. Federasi sepak bola Afghanistan (AFF) menyebut pada Senin kemarin, Messi ingin sekali bertemu dengan Murtaza secepat mungkin, meski tanggal atau tempatnya belum ditentukan lebh lanjut. “Messi telah menjalin komunikasi dengan federasi untuk menggelar pertemuan bersama dengan bocah itu,” kata juru bicara AFF Ali Kazemi kepada AFP. “Kami sedang berusaha agar Messi bersedia datang ke Aghanistan atau bocah berusia lima tahun itu datang ke Spanyol atau mereka bertemu di negara lainnya.” Kedutaan besar Spanyol di Kabul menyatakan, ada kemungkinan pertemuan itu digelar di sebuah negara Eropa. Ayah Murtaza, seorang petani miskin di distrik Ghazni Jaghori, menyebut bahwa ia tidak mampu membelikan replika jersey bagi putranya itu. (ant/afp)
Murtaza Ahmadi
Bali Post/ist
KPK Minta Novel Tak Disidangkan
SABU-SABU - Terdakwa Aiptu Abdul Latif, anggota nonaktif Polsek Sedati, Polres Sidoarjo, yang terlibat peredaran sabu-sabu digelandang usai mengikuti sidang dengan agenda putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/2) kemarin. Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis hukuman mati pada Aiptu Abdul Latif dan rekannya, Indri Rahmawati. Mereka terbukti bersalah dengan memiliki, menyimpan dan sengaja mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 22 kilogram.
Jakarta (Bali Post) – Pimpinan KPK berjanji melakukan segala upaya hukum, termasuk melakukan pembicaraan dengan Jaksa Agung, dalam menyelesaikan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Dari hasil pembicaraan yang sudah dilakukan antara pimpinan KPK dan Kejaksaan Agung, menurut Wakil Ketua KPK Laode M Syarief, pihak Jaksa Agung memberikan sinyal positif akan menyelesaikan secara baik-baik kasus pidana umum yang berkas perkaranya telah dilimpahkan ke PN Bengkulu. ’’Respons kejaksaan alhamdulillah baik, kami sedang bekerja untuk melakukan hal itu (lobi-lobi - red),’’ kata Laode dalam konferensi pers di Kantor KPK Jakarta, Senin (1/2) malam. Kendati mengatakan ada sinyal baik dari pihak korps Adyaksa, namun ketika ditanya lebih lanjut apakah artinya dalam waktu satu atau dua hari berkas dakwaan Novel akan ditarik kembali, Laode
belum mendapatkan jawaban yang memuaskan dari petinggi gedung bundar itu. ’’(Jaksa Agung) belum (tentukan keputusan resmi - red), tetapi akan diusahakan jalan yang terbaik,’’ imbuh Laode. Senada dengan Laode, Ketua KPK Agus Rahardjo berharap dengan adanya komunikasi dengan pihak kejaksaan, maka dalam waktu satu-dua hari akan ada kabar baik untuk kelanjutan kasus Novel. ‘’Langkah-langkah yang kami lakukan mudah-mudahan hal itu bisa selesai sebelum sampai ke pengadilan, kami harap tidak sampai ke persidangan. Kami akan menghubungi penegak hukum yang lain, mudah-mudahan sehari, dua hari ini ada titik terang mengenai hal itu,’’ kata mantan Ketua LKPP tersebut. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, kasus Novel tetap disidangkan, pimpinan KPK akan menyediakan bantuan hukum dan tidak akan mengundurkan diri jika gagal membantu Novel, seperti
yang dijanjikan pimpinan KPK sebelumnya. ’’Tidak ada kaitannya pimpinan mundur atau tidak mundur dalam kasus ini (kasus Novel tetap disidangkan). Tetapi kalau pilihan terburuk, Novel disidangkan, maka kami akan support teknis dan nonteknis untuk hal itu, karena Novel itu sebagai aset dari KPK,’’ tukas Laode. Novel dituduh pernah melakukan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seseorang pada 2004, saat dia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu. Pada 5 Oktober 2012, Direskrimum Polda Bengkulu Kombes Dedi Irianto bersama dengan sejumlah petugas dari Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya pernah mendatangi KPK untuk menangkap Novel saat Novel menjadi penyidik korupsi pengadaan alat simulasi roda dua dan roda empat di Korps Lalu Lintas (Korlantas) tahun anggaran 2011. Hal. 19 Tindak Pidana
Bali Post/ant
PENYIDIK KPK - Ketua KPK Agus Rahardjo (kanan) bersama Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif bersiap memberikan keterangan terkait kasus penyidik KPK Novel Baswedan, Senin (1/2) kemarin.
DENPASAR
2
Selasa Paing, 2 Februari 2016
”Fogging” Tak Efektif Tanggulangi DBD Denpasar (Bali Post) Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satunya dengan fogging (pengasapan). Namun, menurut Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Udayana dr. I Made Ady Wirawan, MPH., Ph.D., sebenarnya fogging kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa. “Jadi tetap perlu kombinasi dengan upaya 3M (menguras tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas) untuk menghilangkan jentik dan telur,” ujarnya, Senin (1/2) kemarin. Selain itu, lanjutnya, bahan fogging tidak membunuh semua nyamuk dewasa karena sebagian hidup lagi dan menjadi kebal. Bahan untuk fogging juga kurang baik untuk kesehatan, sehingga harus dilakukan saat benar-benar diperlukan. Misalnya pada saat terdapat kasus DBD, terdapat jentik atau nyamuk aedes aegypti di lingkungan tersebut. Namun, setidaknya fogging masih bisa mengurangi populasi nyamuk dewasa. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, fogging dengan dosis tepat efektif membunuh nyamuk dewasa. “Kalau dosisnya tepat, nyamuk pasti mati,” tegasnya. Menurutnya, yang menjadi kendala melakukan fogging karena dosis tidak tepat, sehingga nyamuk menjadi kebal. Penanggulangan DBD yang paling baik dengan PSN (pemberantasan sarang nyamuk), karena dengan PSN pemberantasan dimulai dari jentiknya. Selain fogging dan PSN, yang dapat dilakukan untuk penanganan kasus DBD adalah pemasangan kelambu, memakai lotion antinyamuk atau obat lainnya, sehingga dapat menghindari gigitan nyamuk serta pemberian serbuk abate pada bak penampungan air. Indonesia khususnya Bali telah bertahun-tahun menjadi wilayah endemis DBD. Bali dan di Indonesia bisa saja bebas dari DBD, asalkan ada kerja sama dari masyarakat dengan serentak melakukan PSN di seluruh lingkungan yang ada. (kmb42)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Luka Bakar, 40 Hari Dirawat KOMANG Bayu Sumerta (8) asal Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng, hanya bisa berbaring di Burn Unit RSUP Sanglah. Hampir sekujur tubuhnya dibalut perban lantaran mengalami luka bakar. Ia hanya ditemani kakaknya, Kadek Edi (20), Senin (1/2) kemarin. Menurut tim medis, kemarin merupakan hari ke-40 ia dirawat. Bayu sempat dirawat di rumah selama 21 hari dengan obat dukun. Saat dirujuk ke RSUP Sanglah, kondisi lukanya sudah parah. RSUP Sanglah pun telah mengambil tindakan cepat untuk menangani luka bakar grade II AB 14 persen itu dengan pencucian luka, debridement (membuang jaringan yang menghalangi proses penyembuhan luka), dan skin graft (tindakan penutupan luka oleh kulit). Kadek Edi mengatakan, Bayu mengalami luka bakar saat bermain bola api bersama temannya. Anak ketiga dari 3 bersaudara itu merupakan anak yatim yang tinggal bersama nenek dan saudara-saudaranya. “Ibu sudah menikah lagi dan tinggal di Sumatera,” kata Edi. Kakak tertuanya telah menikah, sementara ayahnya telah meninggal karena kecelakaan beberapa tahun lalu. Saat itu, ia masih duduk di bangku kelas VI SD. Maka dari itu, setelah tamat SD ia langsung bekerja. Saat ia sibuk bekerja, ternyata ibunya memutuskan untuk menikah lagi. Edi yang hanya tamatan SD sehari-hari bekerja di toko mebel. Karena keterbatasan ekonomi, ia terpaksa tidak melanjutkan sekolah. Untuk biaya sehari-hari dan biaya sekolah adiknya, ia kerap mendapat bantuan dari saudara-saudaranya. Sementara untuk biaya perawatan di RSUP Sanglah, ia mengaku masih menggunakan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Selain itu, ia juga telah mendapat bantuan dari yayasan, baik berupa uang tunai maupun bantuan moral. (may)
BKK Desa Pakraman Ditangani BPMPD Denpasar (Bali Post) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa pakraman dan subak/subak abian kini tidak lagi ditangani Dinas Kebudayaan Bali. Namun, sudah dialihkan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Bali. Hal ini lantaran terbitnya Permendagri No. 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Dalam pemanfaatan BKK ini, desa dinas berkoordinasi dengan desa pakraman. “Dengan terbitnya Permendagri 113, kemudian pengelolaan keuangan desa sebagai turunan atas PP 43 Tahun 2014 dan Undang-undang No. 6 Tahun 2014, maka dana BKK harus masuk ke APBDesa sebagai penerimaan desa. Mengingat desa itu ditangani BPMPD, maka untuk tahun 2016 BKK ditangani oleh BPMPD,” ujar Kepala BPMPD Bali I Ketut Lihadnyana di Denpasar, Senin (1/2) kemarin. Kendati BKK ditangani BPMPD, lanjut Lihadnyana, aspek pembinaan adat dan budaya tetap menjadi kewenangan Dinas Kebudayaan. Sama seperti tahun lalu, penerima BKK tercatat 1.386 desa pakraman/perbekel dan 2.559 subak serta subak abian. Kini, BKK dari provinsi langsung masuk ke desa untuk dibelanjakan. Nantinya yang bertanggung jawab adalah desa dinas, tetapi dalam pemanfaatannya desa dinas berkoordinasi dengan desa pakraman. “Nanti mekanismenya adalah desa dinas berkoordinasi dengan desa pakraman. Desa pakraman itu dia membutuhkan apa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan adat budaya dalam konteks pelestarian. Kebutuhan-kebutuhan desa adat itulah yang nanti diakomodir melalui APBDesanya,” jelasnya. Lihadnyana berharap bantuan Provinsi Bali untuk pelestarian desa pakraman, adat dan budaya ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa pakraman. Pihaknya akan menggelar sosialisasi ke 9 kabupaten/kota untuk menyamakan pandangan. Targetnya, segala sesuatu yang mesti dilengkapi bisa dipenuhi bulan April untuk kemudian dilakukan pencairan. Masing-masing desa pakraman menerima BKK Rp 200 juta, sedangkan subak/subak abian masing-masing mendapatkan Rp 50 juta. (kmb32)
PERSIAPAN IMLEK Sejumlah umat melakukan pembersihan patung dewadewi di Kelenteng Kwan Kong Bio Pura Taman Gandasari Denpasar. Kegiatan ini sebagai persiapan menjelang ibadah warga Tionghoa pada Tahun Baru Imlek 2567 yang akan jatuh pada 8 Februari mendatang.
Bali Post/kmb23
Hasil Pesamuhan PHDI Bali
’’Tawur Kasanga’’ Tetap Dilaksanakan Denpasar (Bali Post) –
Pesamuhan yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Senin (1/2) kemarin, akhirnya menghasilkan keputusan final. Tawur kasanga dalam perayaan Nyepi tahun ini tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. Hal ini diungkapkan Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana usai acara pesamuhan, kemarin. Menurutnya, dalam pesamuhan ini dibahas kalau hari raya Nyepi itu mesti dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Parisada Bali, sekalipun Nyepi itu jatuh saat muncal balung. Sebab, hari muncal balung saat Nyepi tersebut dikalahkan oleh sasih. Jadi, tawur kasanga tetap berjalan karena sasih itu tidak boleh digeser ke sasih lain. ‘’Kalau digeser, itu bukan tawur kasanga artinya,’’ katanya. Di sisi lain, ada lontar yang tidak membolehkan untuk tawur kasanga pada saat muncal balung. Lontar tersebut Aji Swamandala. Namun, Aji Swamandala itu ada dua, yakni yang satu melarang dan yang satunya lagi
membolehkan. Untuk itu, yang dijadikan acuan oleh Parisada Bali adalah yang membolehkan. ‘’Dalam hal ini ada satu lontar yang melarang dan ada lima yang mendukung atau membolehkan, seperti Lontar Sundarigama, Sri Jaya Kesunu dan lainnya,’’ terangnya. Dengan demikian, kesimpulan dalam pesamuhan tersebut bahwa tawur kasanga tetap berjalan seperti biasanya. Sebab, tawur kasanga saat muncal balung sudah berjalan dari tahun 1980, 2001, 2005 dan 2009. Bahkan, sekarang ini (2016 - red) dan tahun 2020 serta 2024, juga akan terjadi. Jadi, apa yang menjadi keputusan, perayaan Nyepi dilaksanakan sesuai dengan
rangkaian mulai dari melasti, nyejer, tawur sampai catur brata panyepian. ‘’Masyarakat tidak usah resah dan bertanya ke sana-ke mari. Seluruh sulinggih di Bali sudah memutuskan bahwa upacara tawur kasanga berjalan seperti biasanya,’’ ungkapnya. Di samping itu, upacara tawur juga tetap dilaksanakan di Pura Besakih, meski muncal balung. Sebab, patokannya setiap tilem kasanga harus mengadakan tawur di Pura Besakih. Mengingat, saat sasih kadasa sudah upacara Batara Turun Kabeh. ‘’Apa pun alasannya, hal itu tidak boleh ditiadakan,’’ tegasnya. Ia menambahkan, nantinya hasil keputusan ini akan diedarkan di pemerintah kabupaten/kota, desa, banjar dan keluarga. (kmb21) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Kasus ’’Teror Iseng’’
Dua Siswa Smansa Wajib Lapor Denpasar (Bali Post) Kasus teror iseng yang dilakukan dua siswa SMAN 1 (Smansa) Denpasar, ATK dan CM, masih didalami penyidik. Kedua pelajar tersebut kini menjalani wajib lapor setiap hari ke Mapolda Bali. “Statusnya sudah tersangka dan sementara yang dikenakan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Mungkin nanti bisa berkembang lagi,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto, Senin (1/2) kemarin. Hery menegaskan, meskipun statusnya tersangka, kedua siswa tersebut tidak ditahan. Itu merupakan wewenang penyidik atas pertimbangan mereka masih pelajar, apalagi saat ini sedang mengikuti ujian. “Atas pertimbangan itu mereka tidak ditahan. Selain itu, mereka ini anak-anak cerdas. Kejadian ini jadi pembelajaran bagi siswa dan masyarakat lainnya supaya ada efek jeranya,” ujar Hery. Proses penyidikan kasus itu tetap berjalan. Jika diperlukan keterangan tambahan, penyidik akan memanggil mereka.
Ia berharap kedua pelajar itu kooperatif selama menjalani pemeriksaan. Mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini mengimbau supaya masyarakat jangan main-main di saat situasi sensitif ancaman teroris. Apalagi, berbagai teror dan ancaman terus terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, rakyat Bali diminta menjaga keamanan dan kondusivitas wilayahnya masing-masing. “Jangan sampai karena perbuatan iseng atau main-main, mengganggu pariwisata Bali, terutama terhadap kunjungan wisatawan. Kan kasihan, gara-gara perbuatan teror main-main banyak turis batal datang ke Bali,” ungkapnya. Perwira melati tiga asal Yogyakarta ini menduga selebaran ancaman teroris di Buleleng juga perbuatan iseng. Meski demikian, kepolisian tetap menyelidikinya hingga pelakunya ditangkap. “Polda Bali sangat menyesalkan kejadian ini. Kami berharap jangan lagi ada aksi seperti ini di Bali. Mari samasama jaga Bali tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Terkait kasus itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, S.H. menerima tim Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) Provinsi Bali bersama Wakil Kepala Sekolah dan siswa SMA Negeri 1 Denpasar. Tujuan P2TPA Bali dan SMAN 1 Denpasar untuk mohon maaf secara langsung kepada Polda Bali dan jajaran. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Bali menyampaikan bahwa Polda Bali sangat menyayangkan adanya selebaran berisi ancaman itu. Sebagai siswa-siswi yang cerdas, semestinya mereka bisa memilah dan menggunakan akalnya dengan baik sebelum melakukan sesuatu yang berimplikasi terhadap keamanan di Bali dan Indonesia pada umumnya. Bagaimanapun, tindakan kedua pelajar itu menimbulkan dampak ketakutan dan konflik. Pada akhir pertemuan tersebut, ATK dan CM menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada Kapolda dan masyarakat Bali. Mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. (kmb36)
Bali Post/jay
PESAMUHAN - Suasana pesamuhan yang digelar PHDI Provinsi Bali, Senin (1/2) kemarin.
Beralih Fungsi, Empat Subak Tak Terima Hibah
Denpasar (Bali Post) -
Penerima bantuan hibah untuk subak/subak abian tahun 2016 ini berkurang dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya, hibah diberikan kepada 174 subak/subak abian. Sedangkan tahun ini hanya 170 subak/subak abian yang menerima hibah melalui Dinas Kebudayaan Bali. “Empat subak tidak menerima lagi karena sudah beralih fungsi,” ungkap Kabid Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Bali Made Sudiana di ruang kerjanya, Senin (1/2) kemarin. Sudiana memaparkan, empat subak tersebut yakni Subak Munduh di Kabupaten Gianyar, serta Subak Mandi, Subak Mandi Bukit dan Subak Mandi Dalem di Kabupaten Bangli. Keempat subak tersebut diketahui telah beralih fungsi sejak tahun lalu. “Bantuan yang dianggarkan untuk tahun lalu sudah masuk lagi ke kas daerah. Sekarang tidak dianggarkan lagi sehingga 170 subak saja yang menerima hibah,” jelasnya. Sudiana menambahkan, masing-masing subak/subak abian menerima hibah Rp 50 juta. Selain subak, 102 desa/kelurahan tahun ini juga menerima hibah masing-
masing Rp 200 juta untuk setiap desa/kelurahan. “Kami mengharapkan kepada masing-masing desa pakraman dan subak supaya segera mengajukan kelengkapan administrasi. Kalau bisa awal bulan Februari, paling lambat akhir Februari sudah masuk ke Dinas Kebudayaan,” imbuhnya. Sudiana mengaku sudah melakukan sosialisasi ke seluruh kabupaten/kota terkait kelengkapan administrasi. Pihaknya menggandeng SKPD yang menangani masalah subak dan desa pakraman. Termasuk, Majelis Alit dan Majelis Madya Desa Pakraman di masing-masing kabupaten/ kota. “Mudah-mudahan tidak ada halangan, triwulan kedua bisa cair,” tandasnya. Dari data Dinas Kebudayaan Bali, penerima hibah untuk desa/kelurahan terbanyak ada di Kabupaten Badung (23 desa), Denpasar (17 desa), dan Gianyar (17 desa). Di Kabupaten Tabanan tidak ada desa/kelurahan yang menerima hibah karena seluruhnya ditangani perbekel. Sementara subak/subak abian penerima hibah terbanyak ada di Kabupaten Gianyar, Karangasem, dan Buleleng. (kmb32)
Pengamat Tata Ruang Prof. Dr. Rumawan Salain
Pembangunan RS Indera Hendaknya Tak Abaikan Aturan PEMBANGUNAN RS Indera Provinsi Bali yang masih terus menjadi pembahasan antara Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali, membuat pengamat tata ruang yang juga akademisi Fakultas Teknik Universitas Udayana Prof. Dr. Rumawan Salain ikut angkat bicara. Ditemui di Denpasar, Senin (1/2) kemarin, Prof. Rumawan Salain mengatakan pembangunan dan pengembangan RS Indera di kawasan Jalan Angsoka, Desa Dangin Puri Kangin Kecamatan Denpasar Utara hendaknya tetap mengikuti peraturan tata ruang yang ada, karena akan berdampak jangka panjang terhadap kawasan di daerah tersebut. Di samping itu, menurutnya, pembangunan RS Indera hendaknya mengedepankan pengendalian tata ruang, bukan sematamata melihat aspek kemanfaatan. Hal ini tentu melihat dari prospek regulasi yang tertuang dalam Undang-undang No. 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang yang telah melahirkan Perda Provinsi Bali No. 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali. Dikatakannya, dari Perda
Prof. Dr. Rumawan Salain Provinsi Bali tersebut mewajibkan seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota untuk membuat Perda RTRW. Sehingga Perda Kota Denpasar No. 27 Tahun 2011 tentang Tata Ruang Wilayah Kota Denpasar inilah menjadi dasar dan rujukan dalam memberikan pedoman terkait pemanfaatan tata ruang. Perda ini juga telah mengacu pada Perda Provinsi Bali No. 16 Tahun 2009 tentang Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali sebagai landasan aturan di atasnya.
Rumawan Salain melihat, saat ini pembangunan cenderung lebih cepat daripada perencanaan sehingga timbul benturan-benturan. Rumawan menekankan, pembangunan RS Indera masuk dalam zonasi yang tidak memperbolehkan pembangunan rumah sakit. Apalagi, pembangunan RS Indera sebagai rumah sakit Provinsi Bali dengan pelayanan kesehatan tidak saja diperuntukkan bagi masyarakat Kota Denpasar, namun juga masyarakat seluruh Bali. Tentunya, Prof. Rumawan memiliki kecemasan terhadap dampak jangka panjang dari sekeliling lingkungan pembangunan rumah sakit tersebut. Baik dari aspek kemacetan lalu lintas maupun aspek lingkungan dan sosial lainnya yang dapat mengganggu rasa aman dan nyaman masyarakat yang sedang melakukan pelayanan kesehatan. “Pembangunan rumah sakit adalah tujuan mulia pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun hal ini hendaknya juga melihat dampak jangka panjang, sehingga tidak memberikan dampak seperti kemacetan mau-
pun dampak lainnya menyangkut kenyamanan masyarakat,” ujarnya. Rumawan mengharapkan pembangunan rumah sakit dengan skala Bali ini tidak harus berada di jantung kota, namun dapat mencari lokasi lain yang lebih representatif untuk pembangunan sebuah rumah sakit. Pemprov Bali dapat melirik lahan alternatif pembangunan rumah sakit seperti lahan bekas Balitex maupun lahan alternatif lainnya. Dari rencana pembangunan RS Indera ini, Rumawan melihat Pemkot Denpasar telah melakukan penegakan aturan dengan regulasi tata ruang
melalui perwali yang ada. “Perwali yang diterbitkan Pemkot tidak salah, namun harus melihat dari perencanaan pembangunan RS Indera yang dilakukan Pemprov Bali,” ujarnya. Ia juga mengharapkan Pemprov Bali tidak “grasa-grusu” dalam mengambil keputusan pembangunan RS Indera serta tertib pada perencanaan pembangunan yang ada dengan mengedepankan pengendalian, bukan hanya kemanfaatan tata ruang. “Pemerintah hendaknya juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam ketaatan terhadap aturan yang ada,” katanya. (kmb)
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : phdi berubah status Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Selasa Paing, 2 Februari 2016
3 Pasar Murah Jelang Hari Raya
Sarana Meyadnya, Efektif Kendalikan Inflasi
Bali Post/eka
LUBANG - Seorang pengendara melintas di sekitar lubang galian di pinggir Jalan Tumbak Bayuh, Badung, Senin (1/2) kemarin. Warga setempat mengeluhkan pengerjaan proyek tersebut, karena lubang galian proyek dibiarkan menganga. Hal tersebut dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Tolak Reklamasi Teluk Benoa
Bendesa Adat Tanjung Benoa Tuntut Komitmen Bupati Terpilih Mangupura (Bali Post) – Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya meminta sikap tegas DPRD Badung melihat masifnya penolakan dari desa adat di Gumi Keris ini. Bahkan, Bendesa Adat Tanjung Benoa ini juga akan menuntut komitmen Bupati terpilih Nyoman Giri Prasta terkait penolakan reklamasi yang telah diutarakan selama kampanye. “Sejauh mana komitmen mempertahankan kesucian Teluk Benoa, ini yang akan kami tuntut dari Pak Giri Prasta,” katanya.
Mantan Bupati Badung A.A. Gde Agung dalam kepemimpinannya tetap berkomitmen menjaga kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi, meski zonasi Teluk Benoa diubah menjadi kawasan peruntukan. “Saya setuju den-
gan sikap Pak Giri Prasta yang menolak reklamasi dan melakukan normalisasi, karena terjadi abrasi. Saya harapkan komitmen itu tidak berubah-ubah,” ucapnya. Masifnya penolakan reklamasi Teluk Benoa di Ka-
bupaten Badung, mendapat perhatian dari Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Sebab, penolakan megaproyek itu tidak hanya disuarakan oleh segelintir warga, melainkan sejumlah desa adat. Di antaranya Desa Adat Tanjung Benoa, Desa Adat Bualu, Desa Adat Jimbaran, Desa Adat Kedonganan, Desa Adat Kelan, Desa Adat Kuta, Desa Adat Seminyak, dan Desa Adat Kerobokan. “Aspirasinya sudah seperti itu. Kalau memang itu kawasan suci, kemudian bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pastilah kita tidak
Tak Ada Tembusan
Dewan Pertanyakan SE tentang TPP Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung mempertanyakan surat edaran (SE) terkait penerapan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sesuai kehadiran. Pasalnya, SE yang ditandatangani Penjabat (Pj.) Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka itu tidak ditembuskan ke lembaga legislatif. Hal tersebut mengemuka dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Senin (1/2) kemarin. Bahkan, politisi PDI-P Badung ini mengatakan, jika penerapan TPP sesuai kehadiran diberlakukan dan tidak ditembuskan ke lembaga Dewan maka Penjabat Bupati
Badung akan bertanggung jawab penuh atas hal tersebut di kemudian hari. “Kami memang belum menerima surat sama sekali terkait TPP. Kalau berdasarkan SE itu memang tidak perlu dilaporkan ke sini (Dewan), nanti kan dia (Pj.) yang bertanggung jawab,” ungkapnya. Kendati tidak mendapatkan surat tembusan perihal kebijakan tersebut, Parwata mengaku mendukung penerapan TPP sesuai dengan kehadiran jika itu berdampak pada peningkatan kualitas pegawai. “Memang harus ada reward dan punishment. Kalau dengan itu kinerjanya lebih baik, sangat bagus. Kami setuju asalkan dilakukan secara adil,” ucapnya.
Sementara itu, juru bicara Pemkab Badung A.A. Gede Raka Yuda tidak mau berkomentar banyak terkait hal tersebut. “Jangan dulu soal itu,” katanya singkat. Berdasarkan informasi, besaran pemotongan tergantung jumlah insentif yang diterima pegawai. Untuk pegawai golongan III mendapatkan insentif Rp 3,8 juta per bulan, akan dibagi 22 hari kehadiran, maka pemotongan untuk sekali ketidakhadiran sebesar Rp 172 ribu. Tak hanya itu, uang makan juga dipotong Rp 30 ribu per sekali ketidakhadiran, di mana total uang makan yang diterima pegawai Badung setiap bulannya sebesar Rp 660 ribu. (kmb27)
Badung Tetap Gelar Melasti Mangupura (Bali Post) – Pemkab Badung memutuskan tetap menggelar ritual melasti dalam perayaan Nyepi Caka 1938. Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Bhasma mengatakan, upacara penyucian diri untuk menyambut hari raya Nyepi ini wajib dilaksanakan sesuai Lontar Sunarigama. “Kami telah putuskan untuk tetap menggelar kegiatan melasti, karena dalam Lontar Sunarigama wajib itu dilaksanakan,” ujar I.B. Bhasma, Senin (1/2) kemarin. Hanya, terkait pelaksanaan tawur kasanga, pihaknya masih menunggu hasil pembahasan PHDI Provinsi Bali. Sebab, hasil pesamuhan sulinggih se-Badung, Jumat (22/1), memutuskan tidak menggelar tawur kasanga. Ini dikarenakan Nyepi berada pada muncal balung, yakni rentang waktu mulai hari Galungan 10 Februari (Buda Kliwon Dunggulan) sampai 16 Maret (Buda Kliwon Paang). “Kami akan rapat internal lagi, apa mengikuti hasil keputusan itu (PHDI Bali - red) apa mengikuti sastra. Namun, yang jelas keputusan di provinsi akan menjadi acuan,” katanya.
Sementara dalam Pesamuhan PHDI Provinsi Bali, Senin (1/2) kemarin, telah diputuskan hari raya Nyepi itu mesti dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Parisada Bali, sekalipun Nyepi itu jatuh saat muncal balung. Sebab, hari muncal balung saat Nyepi tersebut dikalahkan oleh sasih. Jadi, tawur kasanga tetap berjalan karena sasih itu tidak boleh digeser ke sasih lain. Terkait malam pangerupukan yang identik dengan pengarakan ogoh-ogoh, masih diperbolehkan. Mengingat, ogoh-ogoh adalah sebuah tradisi yang tidak berkaitan dengan pelaksanaan ritual keagamaan. “Pada malam pangerupukan, ogoh-ogoh tetap berjalan. Namun, kami mengharapkan tidak menggunakan styrofoam untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kami imbau tidak menggunakan styrofoam, karena membahayakan. Bentuk ogoh-ogoh juga harus berbentuk bhutakala,” ucapnya sembari berharap, dalam mengarak ogohogoh tidak melewati batas-batas desa adat agar tidak terjadi gesekan antarpemuda yang berpotensi terjadi saat malam pangerupukan tersebut. (kmb27)
Tersangka Stitna/Stikes Jembrana Mulai Diperiksa Mangupura (Bali Post) Lama tak terdengar kabarnya, kasus dugaan korupsi Stitna/Stikes Jembrana yang telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, mulai “dibangunkan” lagi. Awalnya pihak kejaksaan mengatakan tinggal menunggu audit BPKP, kini para tersangka mulai diperiksa. Bahkan, Senin (1/2) kemarin, dari dua orang tersangka yang sedianya diperiksa, satu tersangka memenuhi panggilan penyidik. Namun, pemeriksaan pun tidak maksimal karena tersangka belum didampingi
pengacara. Sebelumnya, diinformasikan bahwa dalam perkara ini yang menjadi tersangka adalah mantan Bupati Jembrana Prof. Drg. Gede Winasa, mantan Kadisdik Jembrana Gde Putra dan Nyoman Suryadi. Namun, mantan Bupati Winasa belum bisa diperiksa karena dikabarkan terkena gangguan jantung. Kemarin, Nyoman Suryadi yang datang memenuhi panggilan. Mantan Kadisdik Jembrana ini diperiksa oleh jaksa Gede Budi Suartana, namun tidak bisa maksimal lantaran tanpa didampingi pengacara.
Sedangkan Gde Putra dikabarkan sakit sehingga tidak bisa hadir. Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan yang dimintai konfirmasi mengatakan, memang benar ada informasi pemeriksaan. Namun, dia belum dapat penjelasan detail. Sementara jaksa yang menangani kasus tersebut, Gde Arthana, yang ditemui kemarin membenarkan ada satu yang diperiksa oleh jaksa Budi Suartana. Sementara dirinya sedang di BPKP. “Ada satu yang diperiksa, satu sakit,” jelasnya singkat. (kmb37)
bisa memaksa,” ungkap Parwata usai memimpin rapat, Senin (1/2) kemarin. Kendati rencana pengurukan 700 hektar di Teluk Benoa itu telah melalui proses pembahasan amdal, namun politisi asal Desa Dalung ini berpendapat, sepanjang peraturan perundang-undangan tidak memungkinkan, reklamasi berbalut revitalisasi tersebut tidak dapat dilakukan. “Kalau ada aspirasi masyarakat seperti itu (menolak – red) dan sepanjang peraturannya tidak memungkinkan, kan tidak bisa dilakukan revitalisasi,” tegasnya. (kmb27)
DALAM upaya menyapa masyarakat pedesaan serangkaian menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, Pemkab Badung melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan kembali melaksanakan pasar murah dengan menyasar masyarakat pedesaan di seluruh kecamatan di Badung. Untuk kesempatan pertama, di wilayah Kecamatan Mengwi, Senin (1/2) kemarin menyentuh langsung masyarakat di seputar Kelurahan Sading yang dipusatkan di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jania, Kelurahan Sading. Pasar Murah dibuka Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Putu Parwata, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung Nyonya Kompyang R. Swandika serta SKPD terkait di Kabupaten Badung. Kompyang R. Swandika dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pasar murah atau operasi pasar ini yang tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan dan dipusatkan di Puspem Badung untuk melayani karyawan dan karyawati Pemkab Badung, mulai tahun 2016 ini diorientasikan dan diarahkan sepenuhnya untuk melayani serta menyentuh langsung masyarakat di pedesaan. Tidak hanya masyarakat Mengwi atau Sading, namun secara berkelanjutan menyasar seluruh kecamatan di Kabupaten Badung. “Pasar murah ini sesungguhnya salah satu sarana bagi kita bersama untuk melakukan yadnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Badung bersama segenap komponen yang terlibat dalam pasar murah ini untuk melakukan yadnya,” ujarnya. Kompyang Swandika juga menegaskan, setiap menjelang perayaan hari besar keagamaan termasuk menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, biasanya akan terjadi gejolak harga dan permasalahan terkait ketersediaan pangan. Oleh karenanya, pelaksanaan
PASAR MURAH - Sekda Kompyang R. Swandika didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengunjungi stan pedagang saat pelaksanaan pasar murah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jania, Kelurahan Sading, Mengwi, Senin (1/2) kemarin. pasar murah ini dipandang sangat sejalan dengan kebijakan dan komitmen Pemkab Badung untuk menjaga kedaulatan pangan, menjaga ketahanan pangan serta menjaga dan mengendalikan harga. Hal ini terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan yang biasanya akan diikuti oleh kenaikan sejumnlah harga kebutuhan pokok masyarakat. Menyikapi kondisi ini, Kompyang Swandika yang juga Ketua TPID Kabupaten Badung mengimbau seluruh jajaran SKPD Kabupaten Badung utamanya kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga agar harga-harga pangan yang merupakan kebutuhan dasar, kebutuhan masyarakat menjelang hari raya ini dapat dikendalikan. Kompyang Swandika juga menekankan serta mengajak
segenap masyarakat supaya memprioritaskan untuk memanfaatkan buah lokal untuk upacara keagamaan. Ketua Panitia yang juga Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung Drs. I Ketut Karpiana, M.M. melaporkan, maksud dan tujuan dilaksanakan pasar murah ini dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan serta dalam upaya mengendalikan inflasi di Kabupaten Badung. Pasar murah berlangsung selama 3 hari dari tanggal 1 sampai 3 Februari 2016. Pasar murah ini diikuti PD Pasar Kabupaten Badung, Bulog Regional Wilayah Bali, Puskud Bali Dwipa, Koperasi Bina Sejahtra, Indomaret, Alphamart, pedagang dan perajin binaan Diskopperindag Kabupaten Badung. (ad069)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Bertambah, Dosen Unhi Bergelar Doktor Teliti Mitos Ratu Kidul, Sri Yudari Lulus ’’Cumlaude’’
DOKTOR – Dr. A.A. Kade Sri Yudari, M.Si. (nomor dua dari kanan) foto bersama dengan promotor Prof. I Nyoman Suarka, Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. A.A. Raka Sudewi, Rektor Unhi Dr. IB Dharmika seusai ujian promosi doktor, belum lama ini. SATU lagi dosen Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar meraih gelar doktor di Unud. Dosen Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Dra. A.A. Kade Sri Yudari, M.Si. meraih gelar doktor pada ujian promosi doktor Program Doktor Prodi Linguistik, Program Pascasarjana Unud, 22 Januari lalu. Mempertahankan disertasi berjudul “Persepsi Masyarakat terhadap Mitos Ratu Kidul di Pesisir Bali Selatan, Kajian Wacana Naratif”, A.A. Sri Yudari dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Selaku promotornya Prof. Dr. I Nyoman Suarka, kopromotor I Prof. Dr. Nyoman Kutha Ratna dan Kopromotor II Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma. Promovendus berhadapan dengan tim penguji yang diketuai Prof. Dr. I Wayan Cika dengan anggota antara lain Prof. Dr. I Made Suastika, Prof. Dr. Ketut Artawa, Prof Dr. IB Gunadha dan Dr. I Ketut Jirnaya. Dalam memaparkan disertasinya, A.A. Sri Yudari menyampaikan persepsi masyarakat terhadap wacana mitos Ratu Kidul (RK) di pesisir Bali Selatan berbedabeda. Implikasi wacana mitos RK
di pesisir Bali Selatan terhadap masyarakat dapat mengubah sikap, perilaku, cara pandang dan sebagainya. Temuan utama dari penelitian ini adalah wacana mitos RK merupakan kearipan lokal yang diimplementasikan melalui tradisi ritual beryadnya, dengan tujuan penghormatan terhadap penguasa laut melalui gerakan pelestarian sumber-sumber mata air. Wacana mitos RK terdiri atas elemen-elemen pendukung, seperti teks verbal dan nonverbal yang meliputi lukisan, patung atau arca, gedong, ritual, doa dan atribit ritual lainnya. Elemenelemen ini membentuk wacana mitos RK yang diyakini kebenarannya. ”Wacana mitos RK di Pesisir Pantai Selatan merupakan bentuk lahir dari sastra religi yang digunakan sebagai sarana untuk mempersatukan masyarakat dalam melakukan praktik-praktik keagamaan. Tujuan dari ritual merupakan permohonan kepada Tuhan, bukan kepada RK,” ujar istri IK Dharta, S.H. dan ibu P.G. Bgs. Semara Yuda, SST.Par., M. Bgs. Indra Yuda Hariwangsa, S.E. dan K. Ayu Dian Asri Saraswati. Ditambahkannya, wacana mi-
tos RK merupakan bentuk kesadaran tentang adanya kehidupan lain di balik kehidupan alam jasmani. Di balik fenomena alam yang tampak terdapat fenomena gaib yang hanya dapat dideteksi melalui jalur spiritual dan rasa dalam bentuk penghayatan terhadap alam yang bersifat elastis dan sintetis, bahwa di sekeliling manusia terdapat kekuatan supranatural yang harus dihormati dan dihayati dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis ritual yang dilaksanakan dan berkaitan dengan RK merupakan usaha dari para penekun spiritual dan masyarakat pendukung yang berhubungan atau memperbarui hubungan dengan Yang Maha Suci dan alam supranatural yang tidak kasat mata. Selain itu juga merupakan sarana untuk memperoleh rasa tenteram dan selalu baru kembali. Dimintai komentarnya terkait bertambahnya dosen Unhi bergelar doktor, Rektor Unhi Dr. IB Dharmika menyampaikan menjadi kebanggaan bagi kampus Unhi karena secara kualitas dan kuantitas, dosen Unhi sudah sangat baik. Ilmu yang dimiliki oleh dosen Unhi sangat bervariasi, sekaligus menunjukkan kekuatan Unhi. “Dengan bertambahnya dosen Unhi bergelar doktor, menunjukkan kualitas dosen Unhi sudah bagus dengan disiplin ilmu yang beraneka ragam. Sebanyak 38 doktor yang dimiliki Unhi, ditambah 11 guru besar menunjukkan kualitas dosen Unhi sudah sangat baik,” ujarnya. Unhi memiliki enam fakultas yaitu Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Kesehatan Ayurweda dan Fakultas Pendidikan Agama dan Seni. Unhi juga memiliki Program Pascasarjana yaitu Program Magister dan Program Doktor. (ad106)
Untab Gelar Bakti Sosial Penghijauan di Desa Bengkel
KETUA Panitia Dies Natalis ke-35 Universitas Tabanan (Untab) Dr. I Wayan Terimajaya, S.E., M.M. mengatakan, dalam rangka menyambut Dies Natalisnya yang ke-35 tahun 2016 ini, Untab melaksanakan pengabdian masyarakat melalui penanaman 1.000 pohon. Kegiatan ini dilaksanakan oleh civitas akademika Untab bersama Forum DAS Kabupaten Tabanan, masyarakat Bengkel dan Pengurus Dalem Kauripan, Sabtu (30/1) lalu. Kegiatan menyambut dies natalis ke-35 telah diawali dengan nyegara gunung ke Pura Luhur Batukaru dan Tanah Lot, seterusnya akan dilanjutkan dengan kegiatan temu alumni, seminar nasional, Rektor Cup, jalan gembira, pasar murah, kunjungan ke rumah sosial, malam kesenian dan banyak lagi kegiatan yang bernuansa akademik dan kegiatan yang dapat menambah akrabnya civitas akademika. Puncak acaranya akan dilaksanakan pada 26 Agustus 2016 yang dirangkaikan dengan Wisuda Sarjana ke-20. Terimajaya yang juga Pembantu Rektor II Untab menambahkan, kegiatan penghijauan ini diikuti sekitar 250 orang dengan penanaman 1.000 pohon seperti mahoni, bentawas dan cendana. Tujuan dan manfaat penghijauan tersebut untuk menjaga dampak pemanasan global, membantu masyarakat terhadap perubahan iklim dan mendukung program Pemprov Bali yaitu Bali Green (Bali yang Hijau). Kegiatan kali ini dipilih Desa Bengkel, Kediri sebagai tempat pengabdian
Dr. I Wayan Terimajaya, S.E., M.M., PR II/Ketua Panitia Dies Natalis ke-35 Untab. karena desa ini berpotensi untuk dihijaukan. Desa ini memiliki lahan sekitar 3 hektar yang belum tertata dengan baik. Namun yang terpenting adalah merupakan sumbangsih dan kepedulian keluarga besar Untab terhadap daerah/masyarakat sekitarnya. Rektor Untab diwakili Pembantu Rektor III Ir. I Dewa Gede Suratha, M.Agb. mengatakan ke depan Untab akan terus menjalin kerja sama pembangunan yang berkesinambungan dengan Pemkab Tabanan, khususnya di bidang ekonomi, hukum dan pertanian. Ditambahkan, sesungguhnya yang terpenting dari peran sebuah lembaga pendidikan tinggi di samping mencetak sarjana yang berkualitas adalah kontribusinya terhadap laju pembangunan daerah di mana kampus itu berada. Suratha juga menyampaikan jumlah mahasiswa Untab dari tahun ke tahun terus
meningkat. Untuk menyambut jumlah mahasiswa yang makin meningkat, Untab terus meningkatkan kualitas dosen dan menambah tenaga dosen baru. Tahun 2016 Untab akan membangun gedung baru berlantai dua (berkapasitas 10 ruang kelas dan 1 ruang auditorium), serta akan dibuka Program Studi baru yaitu Managemen dan Agribisnis, lanjut mengajukan pendirian Fakultas Teknik PS Arsitektur dan Fakultas Sastra PS Bahasa Inggris. Perbekel Desa Bengkel Wayan Sukarba menyambut baik bakti sosial yang dilaksanakan civitas akademika Untab. Dia sangat berharap supaya semua perguruan tinggi di Bali, baik negeri maupun swasta, lebih dekat dengan masyarakat dan lebih berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali. (ad102)
HUT Ke-18 Sikisma
Wujudkan Insan Berbudaya dan Peduli Lingkungan
THIS is Our School SMAN 1 Sidemen with Culture and Go Green (Ini Sekolah Kami SMAN 1 Sidemen dengan Budaya dan Peduli Lingkungan) menjadi tema dalam perayaan HUT ke-18 SMAN 1 Sidemen (Sikisma) yang dilaksanakan, Jumat (29/1) lalu. Tema ini sengaja diusung untuk mengukuhkan jati diri SMAN 1 Sidemen yang konsisten memberlakukan kurikulum budaya Bali. “Kami sengaja mengedepankan budaya Bali dan peduli lingkungan hidup dalam perayaan HUT ke-18 ini. Karena sejatinya cikal bakal SMAN 1 Sidemen adalah SMA Sidha Mahan yang memperlakukan kurikulum budaya Bali. Kami tetap mempertahankan ciri khas itu,” ungkap Kepala SMAN 1 Sidemen I Putu Suweta, S.Pd., M.Pd. Perayaan HUT ke-18 SMAN 1 Sidemen yang dipusatkan di Aula Sabha Stana Budaya SMAN 1 Sidemen. I Putu Suweta, S.Pd., M.Pd. yang juga mantan Kepala SMPN 1 Selat ini memaparkan, keberhasilan dan kesuksesan SMAN 1 Sidemen, baik sekolah, guru dan siswa. “Saya merupakan kepala sekolah yang ke-5 di sekolah ini. Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada para pendahulu kami yang telah meletakkan landasan yang kuat dalam membangun budaya akademis dan kepemimpinan di sekolah ini. Sekolah kami sudah memiliki prestasi sampai ke tingkat nasional. Guru-guru kami sudah mengukir
HUT - Pemotongan tumpeng HUT ke-18 SMAN 1 Sidemen oleh Kabid Dikmen Disdikpora Karangasem yang diserahkan kepada Kepala SMAN 1 Sidemen prestasi nasional. Bahkan mantan guru kami sekarang menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem,” jelas mantan guru berprestasi 2007 ini. Pria yang aktif dalam organisasi kemasyarakatan ini menambahkan, perayaan HUT SMAN 1 Sidemen memberikan kesempatan kepada peserta didik SMAN 1 Sidemen untuk belajar mengatur dan memunculkan ide dalam berorganisasi dan bertanggung jawab dalam melaksanakan sebuah acara. “Kami bersyukur semuanya berjalan lancar dan anak-anak kami memiliki talenta yang luar biasa dalam mengatur dan mengisi acara. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu kelancaran acara ini,” tegas bapak dua anak ini. I Gusti Ngurah Bawa, S.Pd., Wakasek Kesiswaan selaku Ketua Panitia, melaporkan pada perayaan HUT ini mengundang siswa-siswi SD dan SMP se-Kecamatan Selat, Rendang dan Sidemen untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan lomba serangkaian HUT SMAN 1 Sidemen. Sedangkan I Gusti Nyoman Parnawa, S.Pd., Kabid Dikmen, mewakili Kadisdikpora Karangasem menyampaikan terima kasih dan salut atas prestasi yang sudah diraih SMAN 1 Sidemen dan berharap terus berkoordinasi dengan Disdikpora Karangasem walaupun kewenangan pengelolaan SMA/SMK akan ada di provinsi. (ad101)
Selasa Paing, 2 Februari 2016
FKG Unmas Kirim Mahasiswa ”Student Exchange” ke Jepang
LEPAS - Rektor Made Sukamerta bersama wakil rektor dan Putu Ayu Mahendri melepas mahasiswa ‘’student exchange’’ ke Jepang. FAKULTAS Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar (FKG Unmas) terus mengembangkan program kerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri. Senin (1/2) kemarin, FKG Unmas mengirim mahasiswa student exchange ke Department Oral and Maxillofacial, Faculty of Medicine Kinki University, Osaka, Japan. Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi FKG Unmas I Putu Krisna Perama Artha, S.KG. dilepas Rektor Unmas Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. bersama Dekan FKG Unmas Putu Ayu Mahendri, drg., M.Kes. di ruang sidang RSGM Unmas. Acara juga dihadiri para wakil rektor, Badan Penjaminan Mutu, wakil dekan & RSGM dan Tim Pengembangan Kerja Sama FKG Unmas. Krisna Perama Artha akan berada di Jepang mulai 2-11 Februari 2016 ditanggung penuh Kinki University. Dekan FKG Unmas Putu Ayu
Mahendri mengungkapkan, student exchange ini sebagai implementasi program kerja sama yang dirintis dengan Kinki sejak 2013. Sebelumnya telah diimplementasikan beberapa kegiatan di antaranya kuliah umum oleh Prof. Suguru Hamada, DDS., Ph.D. (Head Department of Oral and Maxillofacial) dan Ass. Prof. Akifumi Enomoto, DDS., Ph.D. kepada mahasiswa FKG Unmas Denpasar. Sebagai pembicara utama pada acara seminar nasional yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, baik Scientific Word of Dentistry (SWORD) 2013 maupun pada Seminar Nasional Bali Dental Science and Exhibition (BALIDENCE) 2014. Dia menegaskan, FKG Unmas sebagai salah satu perguruan tinggi yang sudah dikenal dan menjadi pilihan masyarakat selalu berusaha membangun jaringan kerja sama, baik nasional maupun internasional. Hingga kini FKG Unmas Den-
pasar sudah menjalin kerja sama dengan beberapa PT di Jepang, di antaranya School of Dentistry Showa University Tokyo, Faculty of Medicine Kinki University Osaka. Sebagai rangkaian kegiatan student exchange, dosen pendamping drg. I Dewa Gde Budijanana, Sp.Ort. akan menjajaki kembali untuk melanjutkan kerja sama dengan School of Dentistry Tokushima University, Tokushima. Di negara lain FKG bekerja sama dengan BRSU Thailand, Korsel dan negara Eropa lainnya. Melalui program ini, Mahendri mengharapkan mahasiswanya memperluas wawasan serta pengalaman klinik yang bisa didiskusikan dengan mahasiswa program profesi yang lainnya. Pada bagian lain, Dekan FKG Putu Ayu Mahendri mengungkapkan FKG Unmas terakreditasi B dan memiliki 1.029 alumni, kini siap melakukan reakreditasi dari LAM PT Kes. Makanya FKG Unmas dan RSGM Unmas dikenal taat asas dan lulusannya diproses secara berkualitas dan lulus uji kompetensi. Rektor Unmas Made Sukamerta menekankan apa yang dilakukan FKG Unmas sangat luar biasa. Sebab, MoU akan menjadi bermakna jika direalisasikan seperti FKG Unmas dengan Kinki University. Kerja sama yang dilakukan FKG ini dikatakan Sukamerta sejalan dengan program Dikti, yakni meningkatkan mutu dengan membangun jaringan di dalam dan luar negeri.(ad104)
Koperasi Mapan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat Batur
PATUT disyukuri atas pencapaian pembangunan yang dapat diwujudkan oleh seluruh stakeholder negeri ini, baik oleh pemerintah maupun swadaya masyarakat. Namun tidak dapat dimungkiri, di beberapa wilayah di Republik ini masih ada rakyat yang belum beruntung merasakan nikmatnya kue pembangunan. Masih ada anggota masyarakat yang hidupnya kurang sejahtera, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari harus berjuang pontang-panting. Melihat kenyataan itu, Koperasi Mapan beralamat di Jalan Nangka Selatan No. 184 Denpasar (telepon 0361 225496) terpanggil mengulurkan tangan untuk ikut meringankan beban masyarakat Batur yang nasibnya belum beruntung. Minggu (31/1) lalu, pengurus pengawas dan karyawan bertempat di Balai Desa Batur Utara membagikan paket sembako gratis. Ir. Made Durya, Ketua Koperasi Mapan, dalam sambutannya mengatakan Koperasi Mapan didirikan bertujuan tidak hanya menyejahterakan dan membahagiakan anggotanya, tapi juga membahagiakan orangorang yang membutuhkan. Dikatakan, dana untuk pengadaan sembako berasal dari penyisihan SHU tahun buku 2015. Kinerja Koperasi Mapan tahun 2015 cukup menggembirakan. Aset bertumbuh 32,98%, tabungan dan simpanan berjangka bertumbuh 42,95%, pinjaman bertumbuh 32,37%, modal bertumbuh 51,45% dan jumlah anggota bertumbuh 23,18%. Pada kesempatan menyerahkan paket sembako itu diserahkan pula hadiah kepada pemenang undian doorprize dalam acara RAT yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu. Komang Carles, S.E., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangli, adalah anggota yang beruntung memenangkan hadiah utama sebuah sepeda motor Honda Scoopy. Dalam penyampaian kesan dan pesannya, Komang Carles mangaku menjadi anggota Koperasi Mapan sejak 2 Januari 2013. Kenapa menjadi anggota Koperasi Mapan? Karena yakin dengan Koperasi Mapan. Di samping dikelola oleh tenaga profesional, juga memberikan keuntungan yang luar biasa. SHU minimal 24%/tahun, bunga simpanan berjangka 15%/tahun, fasilitas pinjaman 1 hari cair dengan bunga kompetitif, turut serta berdana punia. Mendapat kesempatan menjalin silaturahmi yang luas dan usaha yang kita miliki akan dipromosikan kepada seluruh anggota. Dewa Anom Tagel. S.H., Manajer Operasional, men-
jelaskan, masyarakat yang telah bergabung menjadi anggota Koperasi Mapan di samping karena yakin akan keuntungan-keuntungan yang diterima, juga untuk menjadi anggota sangat mudah. Kalau belum mempunyai uang yang cukup untuk membayar uang simpanan anggota secara tunai, setoran dapat dilakukan dengan cara mencicil. Seluruh anggota akan dilayani dengan sebaik-baiknya, karena anggota adalah raja. “Kami sangat bertanggung jawab memegang amanah anggota, dan kami berusaha sekuat tenaga untuk merealisasikan target-target yang telah dibuat dalan RK dan RAPB,” katanya. I Made Tas Dinas, Perbekel Desa Batur Utara, mengatakan pemberian sembako dari Koperasi Mapan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang menerima. Koperasi Mapan adalah koperasi yang pertama kali dari Denpasar membagikan paket sembako gratis kepada warga di wilayahnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Koperasi Mapan atas bantuannya. Semoga Koperasi Mapan selalu bertumbuh dan berkembang pesat seperti namanya cepat menjadi mapan. Mudahmudahan jejak Koperasi Mapan ditiru oleh koperasi yang lain,” ujarnya. (ad103)
SEMBAKO - Ketua Koperasi Mapan Ir. Made Durya menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Batur Utara, Kintamani, Bangli.
Mediterranean Bali Raih Penghargaan ”The Best College in Bali”
KAMPUS Perhotelan dan Kapal Pesiar Mediterranean Bali kembali meraih penghargaan bergengsi Sebagai The Best College in Bali 2015 dalam ajang Bali Best Brand Award & Bali International Customers Satisfaction Award 2015 yang berlangsung di salah satu Hotel berbintang di Kuta baru-baru ini. Direktur Mediterranean Bali A.A. Gede Abdiarta, S.E. yang menerima langsung penghargaan tersebut menyatakan, pada usianya yang ke-8 tahun Mediterranean Bali makin membuktikan eksistensi lembaganya, baik di tingkat nasional maupun international. Di tingkat nasional keberadaan Mediterranean Bali terbukti dengan diterimanya berbagai penghargaan dari beberapa kementerian dan lembaga terkait, termasuk prestasi nyata mahasiswa Mediterranean Bali yang meraih juara I di Bali dan meraih juara III Nasional dalam ajang Asean Skill Competition (ASC) bidang Culinary/Tata Boga yang diadakan di Jakarta. Selain itu mahasiswa Mediterranean Bali juga meraih juara II di Bali dalam ajang Dewata Culinary Challenge 2015 yang diadakan di BNDCC-Nusa Dua beberapa waktu yang lalu serta prestasi lainnya. Hal ini merupakan bukti akan kualitas SDM yang dilibatkan, termasuk kelengkapan sarana lab praktek dan kurikulum pengajaran yang diterapkan. Di tingkat international melalui suport yang luar biasa dari agen Kapal Pesiar CTI Group, Mediterranean Bali telah dua kali dipublikasikan di majalah Cruise Industry News Magazine yang berpusat di New York, USA, di mana majalah
tersebut disebarluaskan di seluruh kapal pesiar di penjuru dunia. Vice Director 1 Mediterranean Bali Agung Widnyana, S.S. yang juga sebagai Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) 3 Pariwisata Bali yang mana Mediterranean Bali dan Agent CTI Bali menjadi Stakeholder utamanya menambahkan, keempat Kampus Mediterranean Bali baik yang ada di Singaraja, Karangasem, Bangli dan kampus pusatnya di Renon, Denpasar telah terlisensi menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) bidang Pariwisata. LSP 3 yang dipimpinya saat ini telah mensertifikasi lebih dari 6.000 orang staf hotel baik di Bali, Batam dan Kaltim, termasuk seluruh alumni lulusan Mediterranean Bali. “Kampus Mediterranean Bali telah mulai membuka pendaftaran mahasiwa baru untuk TA 2016/2017 sejak awal Januari 2016 ini dan memberikan berbagai benefit bagi calon mahasiswanya, seperti pemberian uang saku senilai Rp 500 ribu/ bulan selama perkuliahan untuk semua program studi di seluruh kampus Mediterranean Bali. Se-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
lain itu juga memberikan beasiswa 100% bagi siswa tidak mampu dan diutamakan bagi yatim piatu,” sambungnya. Sementara itu, General Manager Agent Kapal Pesiar CTI Bali yang sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Cahaya Tunas Indonesia (CTI) Bali yang menaungi Mediterranean Bali Nyoman Restu Yasa menyampaikan industri kapal pesiar dan hotel sedang berkembang pesat. Banyak perusahaan cruise line yang me-launching kapal baru. Begitu juga pembangunan resort hotel yang baru hingga membuka peluang sangat lebar bagi masyarakat yang ingin terjun di dunia perhotelan/kapal pesiar. Terlebih saat ini proses untuk bekerja di kapal pesiar makin mudah dan tidak sesulit yang dibayangkan, serta biaya keberangkatan yang makin terjangkau. Di tahun 2016 ini, agen CTI Group Bali masih membutuhkan ribuan orang untuk berbagai posisi guna memenuhi permintaan dari klien perusahaan kapal pesiar, seperti Carnival, Windstar Cruises dan lainnya. (ad105)
DAERAH
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Margriet Ngaku Cubit Engeline
Denpasar (Bali Post)Harapan majelis hakim dan jaksa untuk mengungkap fakta aksi pembunuhan Engeline dengan terdakwa Margriet Ch Megawe sepertinya belum berhasil. Dalam pemeriksaan terdakwa Margriet, hakim pimpinan Edward Harris Sinaga beberapa kali harus berbicara keras karena keterangan terdakwa dinilai berubah-ubah. Hingga ujung persidangan Margriet membantah melakukan pembunuhan terhadap anak angkatnya. Wanita yang sempat dipanggil nenek oleh kuasa hukumnya Hotma Sitompoel terlihat beberapa kali menangis. Anggota majelis hakim sempat menanyakan siapa yang membunuh Engeline. Setahu saudara, siapa membunuh Engeline? tanya anggota majelis hakim. “Setahu saya Agus (Agustay - red),” jawab Margriet. Dari mana saudara yakin? tanya hakim kembali. “Karena waktu itu ketemu Agus di kantor polisi,” jawabnya dengan suara pelan. Lantas sejak kapan curiga? tanya hakim kembali. “Sejak Engeline ditemukan menjadi mayat,” jawab Margriet. Anggota majelis hakim kemudian menanyakan masalah motif pembunuhan itu, karena menurut hakim tidak mungkin ada pembunuhan tanpa motif. Namun, Margriet tidak bisa menjawab dan mengatakan tidak tahu. “Katanya hubungan Engeline dengan Agus baik, terus apa motifasinya,” tanya hakim menegaskan. “Motifasinya saya ga tau. Ya saya kan tidak 24 jam sama Engeline,” katanya. Hakim juga sempat menanyakan soal jenazah, karena dalam pemeriksaan sebelumnya Margriet ngaku tidak pernah melihat jenazah Engeline. Alibi hakim, jika sayang sama Engeline, setidaknya melihat mayat Engeline karena saat itu Margriet belum dijadikan tersangka. Namun Margriet mengatakan bahwa dia tidak bisa melihat dan tidak mengetahui jenazah Engeline. Sebelum pada proses mayat dan motif tadi, ketua majelis hakim awalnya menanyakan soal kronologi pengangkatan anak. Margriet Megawe awalnya menceritakan bahwa dia dihubungi Fendi. Kala itu Fendi mengatakan, “masa angkat anak kucing dan anjing bisa, anak manusia tidak mau”. Margriet saat itu mengatakan bahwa dia sudah tua. Margriet juga mengatakan, merawat manusia tidak sama dengan rawat binatang. Namun akhirnya dia luluh walau sempat mengatakan terpaksa karena Margriet mengaku bahwa mata Engeline (bayi) selalu menatap Margriet. Selain itu bapaknya datang minta tolong ke Margriet supaya anaknya mau diadopsi. Seingatnya saat itu dia memberi uang Rp 1 juta dan digunakan membayar di klinik Rp 800 ribu. Pokok persoalan sebagaimana pemeriksaan saksi kemudian mulai dilayangkan hakim. Salah satunya soal keterangan saksi yang mengatakan Margriet bangun lebih telat (lambat) dari Engeline dan juga Engeline ngasih makan ayam sebelum berangkat sekolah. Dengan enteng Margriet membantahnya. “Ga benar itu,” jawabnya. Soal luka-luka? Hakim mengatakan banyak luka sebagaimana pemeriksaan ahli forensik? Margriet mengakui bahwa dia sempat cubit Engeline di tangan dan lengan. Namun sebelum dilanjutkan hakim, kuasa hukum terdakwa Hotma Sitompoel menyela dan mengatakan, “mohon yang mulia, bahwa dalam visum tidak ada luka cubitan,” kata Hotma Sitompoel. (kmb37)
Tindak Lanjuti Aspirasi 49 Satpam Terkait Rencana Relokasi Kisruh Keabsahan Desa Adat Kubutambahan
Senator Wedakarna Pegang Janji RSUP Sanglah Dijanjikan Rekomendasi Terbit
SEBELUM pertemuan rutin tahunan dengan Menteri Kesehatan RI di Senayan, Jakarta pada awal tahun 2016, Senator RI utusan Provinsi Bali yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna M. Wedasteraputra Suyasa III mengadakan Kunker dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di RSUP Sanglah. Adapun alasan Komite III Bidang Kesehatan ini datang ke RSUP Sanglah karena ada permintaan dari wakil Satpam RSUP Sanglah untuk mediasi DPD-RI terkait dengan rencana relokasi 49 orang satpam lama untuk ditempatkan di posisi yang lain, mengingat ada informasi bahwa RSUP Sanglah akan merekrut tenaga satpam baru dari lembaga outsourcing. Atas hal ini, Shri Gusti Wedakarna meminta penjelasan dari dr. Anak Ayu Sri Saraswati, M.Kes. (Direktur Utama RSUP Sanglah) dan jajaran Direksi RSUP Sanglah terutama soal tenaga satpam. “Saya dengan tegas meminta untuk tidak ada pemecatan terhadap seluruh SDM satpam yang sudah mengabdi di RS yang dibangun Bung Karno. Bina dengan baik, silakan pilah dan pilih mana yang perlu direlokasi dan mana yang perlu dipertahankan sebagai tenaga satpam. Intinya tidak boleh ada pemecatan. Dan saya sudah pegang janji dari manajemen RSUP, bahwa tidak akan ada pemecatan. Jadi silakan saja berproses,” ungkap Shri Gusti
RDP - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama para satpam di RSUP Sanglah usai mengadakan RDP dengan Manajemen dan Direksi RSUP Sanglah. Wedakarna. Selain itu, dia juga minta jaminan bahwa mayoritas pekerja di RSUP Sanglah adalah orang-orang lokal Bali alias putra daerah. Sejumlah hal yang dibahas oleh DPD-RI yang akan dibawa ke Raker DPD-RI dan Menkes yakni: (1) Pengajuan kembali penamaan RSUP Sanglah. (2) Informasi bahwa BPJS masih menunggak pembayaran utang senilai Rp 9,5 miliar di tahun 2015 ke RSUP Sanglah. (3) Pengajuan anggaran tambahan RSUP
Sanglah ke pemerintah pusat, baik untuk pembangunan infrastruktur ke depan. (4) Sorotan mengenai penataan parkir dan kawasan RSUP Sanglah. (5) Rencana pemasangan sejumlah simbol pendiri RSUP Sanglah yakni Presiden Dr. Ir. Soekarno di sejumlah sudut RSUP, baik patung atau lukisan. (6) Evaluasi kinerja direksi RSUP Sanglah ke pusat yang akan dibahas dalam raker DPD-RI dengan Kemenkes RI sesuai usulan masyarakat. (ad067)
Singaraja (Bali Post) – Lembaga dewan di Buleleng menjanjikan akan menerbitkan rekomendasi terkait kisruh keabsahan Desa Adat Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan. Sikap dewan ini setelah dua tokoh perwakilan Komunitas Pemerhati Desa Kubutambahan (KPDK) kembali mendatangi Komisi I DPRD Buleleng, Senin (2/1) siang kemarin. Dua perwakilan PDK itu masing-masing Ketut Arcana Dangin dan Nyoman Sudiana atau akrab dipanggil Leplep diterima Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa di ruang kerjanya. Koordinator KPDK Ketut Arcana Dangin mengatakan, kehadirannya ke gedung dewan meminta kejelasan setelah pihaknya penyampaian aspirasi tentang keabsahan desa adat sesuai dengan Perda Provinsi Bali No. 03 Tahun 2011 tentang Desa Pakraman. Sejak kisruh ini mencuat hingga DPK meminta agar dewan memfasilitasi warga belum juga mendapat kejelasan sikap wakil rakyat untuk mengakhiri kisruh tersebut. Mencegah jangan sampai situasi kamtibmas di Kubutambahan terganggu akibat tidak jelasnya sikap dewan, pihaknya mendesak wakil rakyat menerbitkan rekomendasi. Sementara itu, Ketua Komisi
I Putu Mangku Mertayasa mengatakan, sejauh ini lembaga sudah melakukan pembahasan dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait dan mengumpulkan data-data terkait kisruh keabsahan Desa Adat Kubutambahan. Dari pembahasan itu, pihaknya sudah menyiapkan poin-poin rekomendasi yang rencananya akan diterbitkan dalam minggu ini. Salah satu poin rekomendasi yang sudah disusun itu adalah penyelesaian sengketa adat melalui paruman. Poin rekomendasi ini karena kisruh yang terjadi belakangan ini lebih mengarah pada sengketa adat, sehingga penyelesaiannya melalui paruman. Kisruh keabsahan Desa Adat Kubutambahan mencuat beberapa waktu lalu. Selama ini desa adat memakai acuan perarem awig-awig yang sudah didaftarkan pada Lembaran Daerah Kabupaten Buleleng No. 04 Tahun 1992 Tanggal 10 Desember 1992. Selain mengatur mekenisme pemerintahan adat, regulasi ini juga mengatur tentang struktur prajuru adat yang diyakini menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan. Belakangan, muncul desakan agar keberadaan Desa Adat Kubutambahan mengikuti regulasi Perda No. 03 Tahun 2011 tentang Desa Pakraman di Bali. (kmb38)
Warga Bali Eks Gafatar Segera Dipulangkan
Bangli (Bali Post) Seorang warga asal Bali dinyatakan pernah bergabung dengan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Saat ini warga eks Gafatar tersebut masih berada di Jawa Tengah dan bersiap untuk dipulangkan ke daerah asalnya di Bali. Hal itu diungkapkan Dandrem 163/WSA Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke Kodim 1626 Bangli, Senin (1/2) kemarin. Dikatakan Kolonel Cantiasa, warga eks Gafatar tersebut seorang laki-laki. Sebelum berada di Jawa Tengah, warga yang berdomisili di Denpasar tersebut diketahui pernah tinggal di wilayah Kalimantan. “Setelah dari Kalimantan dia sekarang ada di Jawa Tengah. Nanti rencananya akan kita jemput untuk dipulangkan ke Bali,” terangnya. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan penjemputan akan dilakukan. Kolonel Cantiasa hanya mengatakan bahwa penjemputan terhadap warga eks Gafatar itu akan dilakukan secepatnya, mengingat Pemerintah Jawa Tengah sudah bersurat ke pemerintah Bali. “Nanti dia akan dibina dan di-
Bali Post/eka
SIDANG - Terdakwa Margriet Ch Megawe menjawab pertanyaan majelis hakim dalam sidang di PN Denpasar, Senin (1/2) kemarin. Sidang kali ini mengagendakan pemeriksaan terdakwa kasus dugaan penelantaran yang mengakibatkan Engeline meninggal.
HLC Gelar ”Women Entrepreneur Lokal Brand Awareness”
Mangupura (Bali Post) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Hipmi Ladies Club (HLC) mengadakan kegiatan yang bertemakan “Woman Entrepreneur Lokal Brand Awareness 2016”. Kegiatan ini dilakukan para pengusaha wanita Gianyar yang tergabung dalam HLC di Fountain Area Beachwalk Mall Kuta, Badung. “Kegiatan ini diisi dengan berbagai acara, seperti memberikan dan mengadakan tutorial cantik dari new melati the hair do expert, mendengarkan ceramah bagaimana menjadi wanita pintar dari Balinase Experienced Woman, dari Ketua Umum Hipmi Bali IGAA Inda Trimafoyudha dan Owner dari Rave Brand, Vera. Selain itu juga ada fashion show dari desainer top Bali seperti Reva by Vera, Wardhani kebaya dan Etnik,” ungkap Ketua Panitia Gung Pradya, Minggu (31/1) lalu. Lebih lanjut Pradya mengatakan, kegiatan Women Entrepreneur Lokal Brand Awareness 2016 mengundang narasumber dari Keme n te r i a n Ko p e r a s i d a n UKM yang diwakili oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, Ketua Umum Hipmi Bali IGAA Inda Trimafoyudha dan owner dari Rave Brand, Vera. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memajukan wanita-wanita Bali pada khususnya untuk berwirausaha,” ujarnya. (win)
5
Bali Post/kmb40
Kolonel Inf. Nyoman Cantiasa
pantau terus perkembangannya,” ujarnya. Terkait dengan isu terorisme dan radikalisme saat ini, Kolonel Cantiasa yang didampingi Dandim 1626 Bangli Letkol Inf. Agus Wahyudi Irianto pun kembali meminta seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih Bali pernah memiliki lembaran hitam dan menjadi sasaran teror dengan munculnya kasus bom Bali 1 dan Bom Bali 2. “Untuk itu kita harus terus waspada terhadap segala bentuk ancaman teror. Kita mulai dari generasi muda. Jangan sampai ada generasi muda kita yang terpengaruh oleh paham radikalisme dan kegiatan teror,” ujarnya. Kolonel Cantiasa mengatakan, untuk membina generasi muda peran orang tua sangat dibutuhkan. Pembinaan salah satunya dapat dilakukan melalui pemberian pemahaman agama yang benar. Generasi muda saat ini harus disadarkan bahwa tidak ada satu agama pun yang mengajarkan umatnya untuk saling menyakiti ataupun membunuh. Dikatakan pula bahwa untuk mengantisipasi ancaman teror dari luar, pihaknya juga meningkatkan pengamanan di zona-zona yang dianggap rawan, seperti bandara, pelabuhan termasuk pelabuhan tradisional. “Kalau ini sudah dilaksanakan mudah-mudahan Bali bisa terus aman,” terangnya. Sementara itu dalam kunjungannya ke Kodim kemarin, Kolonel Cantiasa sempat melakukan tatap muka dengan Muspida serta sejumlah tokoh adat di Bangli. Dalam tatap muka tersebut, Kolonel Cantiasa yang prihatin dengan tingginya kasus gantung diri dan perceraian di Bangli meminta kepada Dandim serta seluruh Babinsa agar turun ke lapangan menyadarkan dan ikut membina warga bersama pemerintah. (kmb40)
Bali Post/wan
JAJAKAN CANANG - Sejumlah pedagang canang menjajakan dagangannya di Jalan Gunung Agung, Denpasar, Senin (1/2) kemarin. Sementara itu sejumlah pengendara yang melintas di sana tampak berhenti untuk membeli canang.
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Logika Sederhana Amdal Teluk Benoa UJI Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan RKL/RPL rencana revitalisasi Teluk Benoa telah digelar di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali. Berbagai komponen telah diundang dalam uji Amdal yang diajukan pemrakarsa reklamasi Teluk Benoa. Namun banyak yang mengkritisi komponen yang hadir tersebut belum representatif dan komprehensif, mengingat beberapa komponen masyarakat lain merasa belum terwakili dan terwadahi aspirasinya. Komponen yang hadir dinilai justru dominan dari kalangan birokrat, sementara masyarakat adat yang bersentuhan langsung dengan dampak reklamasi itu merasa terabaikan. Terlepas dari rasa keadilan tersebut, mungkin sejenak kita perlu menerapkan logika berpikir sederhana mengenai Amdal. Di situ tersurat kata-kata dampak lingkungan. Boleh dipikir jika lingkungan yang dimaksud dalam arti yang luas, baik sosial, ekonomi, budaya, dan sebagainya. Dari sisi sosial saja jika kita pantau yang berkembang selama ini rencana reklamasi Teluk Benoa telah memicu konflik sosial di masyarakat. Di satu sisi masyarakat Bali menolak rencana reklamasi tersebut ditandai dengan maraknya baliho, aksi demo dan sejenisnya. Di sisi lain ada yang mendukung, ditandai dengan melakukan aksi serupa, bahkan ada yang sampai merobek dan merusak baliho yang dipasang mereka yang menolak rencana tersebut. Dalam suasana konflik sosial tersebut, pemerintah baik di pusat apalagi di daerah yang sangat diharapkan memberi sebuah kepastian justru gamang. Presiden yang dalam tiap kali aksi penolakan dilakukan diminta segera membatalkan Perpres 51 yang dinilai sebagai sumber pembenar reklamasi malah gabeng dan membiarkan suasana menjadi liar. Dari sisi ekonomi, pemrakarsa telah menebar janji-janji kesejahteraan. Bisa yaitu akan terjadi, bisa juga malah sebaliknya. Ibarat bumerang, jutsru mematikan perekonomian masyarakat Bali yang hidup dari pariwisata budaya. Sekali lagi, pariwisata budaya bukan pariwisata kasino, gemerlap malam atau yang lainnya. Banyak pihak memang telah terbukti menyebut bahwa turis rela menabur dolarnya ke sini karena tertarik dengan adat-istiadat dan budaya Bali, bukan alam pantai atau hal lain. Karena kalau berbicara pantai atau alam yang indah, terus terang masih ada seabrek destinasi wisata di belahan bumi ini yang memiliki hal itu, bahkan yang lebih indah dari Bali sekalipun. Dan secara nyata saja saat ini akibat isu reklamasi itu berbagai komponen (seperti diunggah di media sosial) telah mengeluh tamunya sepi. Saat ini beberapa pihak telah mengeluhkan jumlah kamar hotel di Bali berlebihan. Kondisi ini telah mengakibatkan persaingan tidak sehat, bahkan saling banting harga. Sudah menjadi rahasia umum saat ini wisatawan bisa mendapatkan kamar dengan harga murah meriah di pusat denyut pariwisata seperti Kuta dan sekitarnya. Bayangkan jika nanti ada tambahan sekian ribu kamar hotel, bisa jadi kamar hotel disewakan bak kos-kosan seperti yang telah terjadi di Candidasa, Karangasem. Dari sisi tenaga kerja, katanya dengan reklamasi akan menyerap tenaga kerja terutama lokal berlimpah. Ironisnya pejabat kita belum lama ini malah koar-koar menyuruh tenaga kerja lokal Bali untuk berebut pasar kerja di luar negeri, seperti kapal pesiar dan sejenisnya. Ini persis seperti kasus transmigrasi warga Bali pergi merantau ke tanah seberang, sementara telajakan di sini habis diisi pedagang kaki lima dari luar Bali. Bumerang bukan? Sisi ekonomis lainnya memang penambahan kamar hotel tidak perlu tambahan listrik, air, dan sumber energi lain? Ini juga sangat ironis, mengingat pihak PLN sampai habishabisan berupaya menambah pasokan daya untuk Bali karena selama ini masih sering terjadi pemadaman bergilir. Air, apalagi! Sudah lama warga Bali Selatan lebih khusus lagi Kuta Selatan mengeluhkan pasokan air bersih. Mau menyedot air bawah tanah? Tunggu saja interusi air laut yang lebih parah lagi, karena sekarang ini saja sumur-sumur warga di wilayah ini sudah banyak yang airnya terasa asin. Sayangnya berbagai kekhawatiran itu selalu dimentahkan persoalan ekonomi pragmatis jangka pendek. Meskipun ada janji dan harapan kesejahteraan meningkat, mungkin perlu dihitung lagi, terutama dengan dampak “Lingkungan” yang bakal terjadi dalam jangka panjang. Yang paling dekat di pelupuk mata mungkin perlu belajar dan bercermin dari reklamasi Pulau Serangan. Keputusan untuk belajar sekarang ini berada di tangan pemerintah pusat, yakni Perpres 51. Tetapi jika sejalan dengan semangat otonomi daerah, keputusan ada di tangan masyarakat Bali sendiri. Mau dibawa ke mana Bali ini nanti, masih berlandaskan budaya Bali atau mengedepankan ekonomis pragmatis dengan mengabaikan aspek lingkungan tadi?
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tolak Reklamasi Dengan ini kami Komunitas Santi Bumi menyikapi perkembangan program reklamasi di Teluk Benua, baik secara langsung di Benoa maupun di media cetak. Antara penolakan dan mendukung reklamasi membuat warga masyarakat Bali terbelah menjadi dua bagian. Hal ini merupakan konsumsi publik yang tidak dapat dihindarkan. Sebagai pemangku kebijakan yang notabene Pemerintah Provinsi Bali, kami komunitas Santi Bumi berharap objektif dan transparan demi terhindarnya benturan di masyarakat yang tidak kita inginkan. Penolakan reklamasi yang masif dilakukan masyarakat sekitar merupakan kajian penting karena mereka yang terdepan akan merasakan dampak reklamasi tersebut. Menurut kami kajian tersebut lebih penting daripada kajian lainnya demi terciptanya masyarakat santi di daerah tersebut. I Gusti Ketut Agung CR Komuditas Santi Bumi Jl. Setiabudi, Br. Panti Gede
Telepon Mati
Sudah dua bulan telepon kami nomor 0361 465858 mati. Nomor ini terpasang di rumah kami, Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali. Sudah hampir 10 kali saya melapor ke 147 dan sudah beberapa kali mendatangi PT Telkom, tetapi hingga kini tak kunjung diperbaiki. Sedangkan biaya paket jalan terus. Sebelumnya telepon saya yang lain juga bolak-balik mati. Internet juga bermasalah, tetapi pembayarannya tidak ada kompensasi. Harus berapa lama lagi kami menunggu. Saya berharap segera ditindaklanjuti. Ni Wayan Juniarmini Banjar Anyar, Kediri
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Catatan Penilaian Dokumen Amdal Reklamasi Teluk Benoa Secara umum dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Andal) dan RKL/RPL Rencana Kegiatan Revitalisasi Teluk Benoa dan Penambangan Pasir Laut tidak memenuhi kaidah-kaidah penyusunan Andal, terutama ditinjau dari sisi rekomendasi/persetujuan dan kesesuaian lokasi. Sudah sangat jelas rencana kegiatan ini telah menimbulkan pro-kontra yang sangat tajam dan berlangsung lama (lebih dari 3 tahun), sehingga bisa dikatakan ada banyak pihak yang tidak menginginkan berjalannya rencana kegiatan ini.
Oleh I Made Iwan Dewantama esesuaian lokasi dari rencana kegiatan juga sangat dipaksakan, hanya mengacu pada peraturan presiden dan merusak tatanan hukum di tingkat daerah, terutama terkait dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hal ini tentu menimbulkan ketidakpastian hukum yang bisa menjadi preseden buruk di masa yang akan datang (Perda RTRW yang telah disusun dengan susah payah akhirnya harus berubah hanya karena ada perpres baru). Perbedaan cara pandang masyarakat Bali terhadap Teluk Benoa tidak dipahami oleh pemrakarsa yang mengatakan bahwa Teluk Benoa merupakan kawasan yang sedang rusak dengan tingginya tingkat sedimentasi, sehingga perlu direvitalisasi, padahal masyarakat Bali melihat Teluk Benoa sebagai kawasan ekologi dan kawasan suci penting dibuktikan dengan indeks keanekaragaman hayati Teluk Benoa yang tinggi (disebutkan dalam dokumen Andal) serta menyimpan cadangan carbon. Kalau cadangan carbon dibongkar dan di-urug, maka sangat berpotensi untuk mengganggu cadangan carbon. Secara ilmiah hal ini bisa dibuktikan dengan melakukan pengambilan sampel pasir (endapan) hingga kedalaman 5 meter lebih maka akan diketahui umur dari pasir (endapan) tersebut yang disebut dengan istilah carbon dating. Selanjutnya berikut tanggapan secara lebih detail yakni proyek ini mengacu pada Perpres 51/2014, padahal bertentangan dengan Perda Kabupaten Badung No.26/2013 tetang RTRWK. Argumentasi hukumnya mengacu pada Pasal 21 ayat (1) UU No.26/2007 bahwa rencana rinci TR untuk KSN diatur dengan perpres. Ketika Perpres 51 keluar berarti Perda Badung harus direvisi (apakah menunggu tahun 2018 setelah RTRWK berumur minimal 5 tahun?). Begitu juga Perda Bali No.16/2009 tentang RTRWP Bali dan
K
Perda Denpasar No.27/2011 tentang RTRW Denpasar. Harus ada argumentasi hukum yang lebih memberikan kepastian hukum di mana peraturan pusat tidak boleh merusak tatanan hukum di daerah. Halaman l-14 dijelaskan bahwa berdasarkan konsultasi publik di Teluk Benoa ada kegiatan bagan dan budi daya rumput laut, di mana letak kegiatan tersebut dan siapa yg melakukan? Pada tahap konstruksi (dijelaskan dari halalam l-14 – l-90) tidak dijelaskan sama sekali kebutuhan air bersih. Tidak pula dijelaskan berapa tenaga kerja yang akan dikerahkan dalam tahap kontruksi? Hal ini sangat mengkhawatirkan karena Bali sedang menghadapi persoalan air bersih, baik untuk keperluan minum maupun irigasi subak. Di halaman l-41 tentang ukuran alur antarpulau reklamasi. Tidak dijelaskan bagaimana ukuran alur tersebut menjamin bahwa air akan mengalir, karena pergerakan air membutuhkan energi dan sangat kasat mata bisa disaksikan bagaimana alur reklamasi Serangan menjadi kolam, di mana air tidak mengalir sehingga berpotensi menjadi sumber penyakit. Sedangkan pada halaman l-56 tentang pembangunan pulau ke-9 yang berdekatan dengan middle marker Bandara Ngurah Rai, dan dijelaskan bahwa pemrakarsa (investor) mendapatkan rekomendasi dari Konsultan Surbana yang tidak jelas kompetensinya. Mengapa tidak ada keterangan atau rekomendasi teknis dari pihak Angkasa Pura I Ngurah Rai? Tentang peng-urugan, penjelasan untuk memastikan tidak akan ada air keruh yang masuk ke badan air (perairan Serangan, Sanur dan Tanjung Benoa hingga Nusa Dua) yang sangat berpotensi membunuh ekosistem perairan seperti rumput laut dan terumbu karang. Tidak ada penjelasan keberadaan silt barricade. Halaman I-62 tentang daya tampung air laut Teluk Benoa di mana pemrakarsa menyatakan keberadaan Studi Hidrologi
Surat Terbuka untuk Presiden RI Yth. Presiden RI H. Ir. Joko Widodo Salam Sejahtera, Om Swastyastu, Melalui surat ini hendak disampaikan kekhawatiran saya terkait masa depan Bali, khususnya bagaimana polemik Reklamasi Teluk Benoa yang kini mendera di masyarakat Bali. Sebagai seorang pelayan rakyat yang didaulat berbicara mewakili aspirasi masyarakat luas, saya diwajibkan menerangkan dengan sejujurnya. Pertama terkait dengan komisi yang saya geluti, yaitu berurusan dengan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Dari pengamatan saya, dengan proposal reklamasi yang digulirkan selama tiga tahun ini, saya menganalisis bahwa proyek tersebut tidak serta-merta menguntungkan bagi masyarakat Bali. Pasalnya, pembangunan nasional seharusnya berakar pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang berorientasi pada penyejahteraan juga pemerataan. Problemnya, mengapa Reklamasi Teluk Benoa ditolak keras, karena penimbunan areal, pembangunan kawasan hotel dan resort mewah justru memperburuk ketidakmerataan. Jelas jika reklamasi dijalankan nasib nelayan tangkap dan penggiat usaha bahari di Teluk Benoa akan tergusur. Detailnya, sedikitnya 443 nelayan tangkap, 704 rumah tangga budi daya perikanan, tiga unit usaha pengolahan hasil perikanan, dan 120 orang penggiat usaha wisata bahari. Selain itu, data pihak pengembang dalam uji Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) disebut membutuhkan sekitar 153.801 pekerja yang nantinya dapat menimbulkan kepadatan cukup buruk Bali Selatan khususnya Badung Tengah mengalami kesesakan populasi yang tidak lagi kondusif. Problem penyerapan tenaga kerja luar dalam jumlah besar, tentunya memiliki risiko tersendiri, salah satunya berpotensi menimbulkan benturan dengan masyarakat lokal di wilayah Bali Selatan. Perlu ada cara pandang baru dalam melihat pertumbuhan ekonomi di Bali. Cara melakukan tidak lagi memadai dengan tujuan melihat pertumbuhan ekonomi semata, cukup penting pada triwulan IV-2015 sebesar 6,57%. Lantas mengapa pertumbuhan ini tidak paralel dengan pemerataan? Data BPS pada September 2015 menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Bali meningkat sampai 0.47 poin, atau mencapai 218,79 ribu orang (5.25%) Tandanya, pembangunan pemerintah belum menyasar pada pemerataan, dan eliminasi kesenjangan. Investasi reklamasi Teluk Benoa menurut saya akan semakin menyebabkan ketimpangan dan memarginalkan masyarakat kecil pesisir. Saya men-
Teluk Benoa yang tidak pernah dibuka ke publik. Padahal studi ini menjadi komponen kunci dalam dokumen Amdal. Halaman I-66 tentang pengadaan tenaga kerja (TK). TK yang akan diserap dalam tahap konstruksi adalah 273 orang, namun tidak dijelaskan di mana TK akan ditempatkan dan bagaimana sistem pengolahan limbahnya? Tidak ada jaminan bahwa TK yg direkrut akan sebagian besar diambil dari TK lokal, sehingga berpotensi menimbulkan konflik sosial. Selebihnya halaman I-90 tentang pengadaan TK pada tahap operasional diperkirakan akan menyerap 153.801 orang dengan komposisi 66% (101.700 orang) akan berasal dari lokal Bali. Di mana akan didapatkan TK sejumlah itu bila data statistik menunjukkan jumlah pengangguran di Bali sebanyak 38.000 (BPS, 2014). Halaman I-91 tentang kebutuhan air bersih tidak ada kejelasan. Apakah pemrakarsa hanya akan menggunakan air laut sebagai bahan baku air bersih? Karena di dalamnya juga disebutkan beberapa konsep pemanfaatan termasuk daur ulang air hujan dan air sungai (permukaan), dan ini akan terkait dengan beberapa hal teknologi mengubah air laut menjadi air minum yg sangat mahal sehingga masih sangat jarang dilakukan (belum ada di Indonesia). Sumber air laut dibutuhkan izin untuk melakukan eksploitasi air laut dan pihak investor sama sekali tidak punya izin tersebut. Bila air permukaan akan dipakai, maka akan mengganggu sistem pertukaran air di dalam teluk. Ini Sangat Gegabah Halaman I-100 tentang kebutuhan listrik, sebesar 167.337 kW akan sangat memengaruhi (merusak) strategi yang sedang disiapkan Kementerian ESDM untuk pembangunan (penggunaan) energi terbarukan di Pulau Bali. Ini ada SK Menteri ESDM tentang Komite Nasional Energi Baru/KNEB. Pada halaman III-173 disebutkan bahwa terganggunya lalu lintas laut oleh kegiatan penambangan pasir laut di-
dukung pembangunan Bali, tetapi pembangunan itu selayaknya mempertimbangkan keadilan dan kesejahteraan sosial, bukan hanya menguntungkan sekelompok konglomerasi. Masalah kedua berurusan dengan rusaknya lingkungan hidup. Teluk Benoa telah menjadi penyangga ekosistem, misalnya komponen yang akan terkena dampak di antaranya habitat dan populasi satwa liar yang ada di dalamnya. Kawasan bakau Teluk Benoa memiliki keanekaragaman satwa burung yang cukup tinggi. Diketahui, terdapat 43 jenis burung yang delapan di antaranya dinyatakan sebagai spesies dilindungi. Ekosistem hutan mangrove juga habitat bagi berbagai jenis ikan, kepiting, udang, dan spesies lainnya. Dengan demikian, reklamasi akan memusnahkan keseimbangan yang telah tersusun di Teluk Benoa. Atas alasan itulah, Perpres No.45/2011 harus diberlakukan kembali menggantikan peraturan yang saat ini berlaku Perpres No.51/2014. Agar di masa depan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi yang menopang berbagai bentuk kehidupan tetap terjaga. Terlebih lagi, kecemasan saya menyangkut bencana ekologis yang dapat terjadi jika Teluk Benoa direklamasi. Alasannya, 700 ha yang akan direklamasi mengganggu keberadaan Teluk Benoa sebagai tampungan air dalam jumlah besar dari lima Daerah Aliran Sungai (DAS). Dampak yang paling membahayakan, masyarakat di sekitar adalah munculnya bencana banjir rob atau meluapnya air laut ke daratan permukiman warga. Keberatan yang paling signifikan terkait dengan persoalan adat, agama, dan kebudayaan masyarakat Bali, reklamasi Teluk Benoa akan mengusik akar ritual Hindu, khususnya tradisi pemujaan terhadap laut (Segara Kertih). Dalam agama Hindu Bali, simpul-simpul air dianggap sakral sebab merupakan sumber kehidupan. Menunut keputusan lembaga pengayom umat Hindu Dharma Indonesia, Parisada No. 11/Kep/ IPHDIP/1994 tentang Kesucian Pura menyatakan campuhan (pertemuan sungai), pantai, dan laut diyakini memiliki kesucian. Atas dasar itu, pura dan tempat suci umumnya bila direklamasi akan mengganggu akses masyarakat untuk melakukan ritual. Pemeluk agama Hindu diajarkan untuk mencintai alam, kekuatan para dewata dimanifestasikan ke dalam fenomena alam. Laut adalah kekuatan Sang Hyang Baruna, sehingga menimbun lautan merupakan sesuatu yang terlarang di dalam ajaran Hindu. Di dalam ritual Melasti (penyucian) dan juga Ngaben, laut merupakan penopang spiritualitas masyarakat Hindu Bali ketika anggota keluarga, orangtua maupun kerabat yang kita cintai meninggal dan abu mereka ditebarkan di laut. Menimbun, membangun, mengubah alam secara ekstrem merupakan perilaku yang serakah (Lobha) yang merupakan jalan keburukan (Adharma) yang akan mengakibatkan disharmonisasi hubungan manusia dengan dunianya. Aksi penolakan massa
anggap sebagai dampak tidak penting. Padahal area yang dilalui sangat luas yaitu dari lokasi pengambilan pasir hingga ke dalam Teluk Benoa. Tidak ada penjelasan mengenai kondisi lalu lintas di wilayah yang dilalui oleh kapal pengangkut pasir, padahal melewati Selat Lombok yang relatif padat karena merupakan ALKI (Alur Laut Kelautan Indonesia) dan Selat Badung yang merupakan jalur utama transportasi laut menghubungkan Bali dan Nusa Penida. Ini sangat gegabah! Ditambah lagi tidak dimasukkannya data dari riset yang dilakukan Conservation International Indonesia mengenai keanekaragaman hayati mamalia laut di perairan selatan Bali yang dilakukan November-Desember 2015 lalu. Datanya menunjukkan bahwa perairan selatan Bali dihuni oleh beberapa spesies mamalia laut yang sangat penting buat seluruh negara (karena ruaya mamalia laut terutama paus yang sangat luas) yaitu Sperm Whale (Physeter macrocephalus), Sei whale (Balaenoptera borealis), Bryde’s whale (Balaenoptera edeni), Spinner dolphins (Stenella longirostris), Spotted dolphins (Stenella attenuata), Risso’s dolphins (Grampus griseus), Fraser’s dolphins (Lagenodelphis hosei) dan Bottlenose dolphins (Tursiops sp). Selain itu juga ditemukan megafauna laut lainnya misalnya penyu, sunfish (mola mola), pari manta, hiu paus/whale shark (Rhincodon typus), hiu dan ular laut yang tidak teridentifikasi jenisnya. Halaman III-188 tentang perubahan pola hidrologi di mana pemrakarsa menggunakan pemodelan matematika di Tukad Mati. Pertanyaannya apakah pemodelan di Tukad Mati bisa diberlakukan pada 4 sungai lainnya yang bermuara di Teluk Benoa? Kalau data mengenai kondisi ke-5 Daerah Aliran Sungai (DAS) selain luas DAS tidak dibahas sama sekali. Bekerjanya 5 DAS utama ke dalam Teluk Benoa merupakan faktor kunci yang harus mendapat perhatian besar, karena terkait dengan potensi terjadinya backwash (dalam dokumen disebut backwater) yang mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah sekitar Teluk Benoa yang memiliki ketinggian tanah di bawah 2 meter. Ilmu hidrologi di darat (DAS) harus diketemukan dengan ilmu dinamika kelautan (oceanografi) untuk wilayah teluk, karena teluk seringkali berfungsi sebagai reservoar air, di mana 2 energi besar bertemu yaitu energi air sungai dan energi gelombang laut. Penulis, anggota Tim Ahli ForBALI
terhadap reklamasi dan pengerukan pasir yang terjadi di Lombok sudah berkulminasi sedemikian rupa. Bagi sebagian besar masyarakat Bali, perlawanan ini adalah sesuatu yang personal. Sudah ll desa adat yang secara tegas menolak reklamasi dan menerbitkan surat secara resmi, suara mereka mencerminkan bagaimana terhimpitnya masyarakat lokal jika proyek reklamasi ini diteruskan. Saya berharap ada keberpihakan kepada masyarakat sehingga mencegah dari kemungkinan konflik-konflik horizontal. Kearifan Bapak Presiden dalam menimbang persoalan ini akan sangat monumental bagi masa depan Bali yang tenteram, sejahtera dan damai. Demikian surat ini dituliskan dengan kerendahan hati dan permohonan agar Bapak Presiden RI mencabut Peraturan Presiden No. 51 Tahun 2014, dan berkenan mengembalikan status Teluk Benoa sebagai wilayah cagar alam dan budaya. Terima kasih, Om Shanti, Shanti, Shanti Om. Kenyeri, Denpasar, Bali, 30 Januari 2016 Anggota Komisi VI DPR-RI N Dhamantra, S.E.
POJOK Tolak reklamasi, mentok di Bali, tokoh dan agamawan ‘’mengadu’’ ke Jakarta. - Jangan ada kata menyerah. *** Anggota DPD-RI dapil NTB juga menolak pengerukan pasir untuk reklamasi. - Alam Bali dan NTB akan rusak. *** LBF dorong anggota DPRD Kota Denpasar hentikan proses amdal reklamasi. - Satukan langkah selamatkan Bali.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (102rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
LOAK - Bekas lokasi pasar loak di Jalan Gunung Agung Denpasar sudah rata dengan tanah, setelah bangunannya dibongkar sejumlah pekerja, Senin (1/2) kemarin. Sementara bekas material bangunan gedung pasar dikumpulkan. Kawasan tersebut rencananya kembali ditata.
www.iklanbalipost.com
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Dikeroyok Geng Motor, Sopir ’’Travel’’ Kritis Denpasar (Bali Post) -
Hingga saat ini, kepolisian belum mampu menindak geng motor yang kerap anarkis. Pada Minggu (31/1) lalu, dua sopir travel, Tommy dan Utomo, dikeroyok geng motor di Jalan Mahendratta, Denpasar Barat. Akibat kejadian itu, kondisi mereka kritis dan dirawat di RSUP Sanglah. Menurut sumber, kasus pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 02.00 wita. Sebelumnya, kedua korban membeli minuman di minimarket Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. Saat itu, mereka bertemu dengan gerombolan tersebut. Usai belanja, kedua korban langsung pergi menuju Jalan Mahendradatta, Denpasar. “Korban naik motor. Ternyata mereka dibuntuti,” kata sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Setibanya di TKP, mereka
langsung dikeroyok anggota geng motor tersebut hingga kritis. Setelah itu, pelaku langsung kabur. “Korban masih dirawat intensif di RSUP Sanglah. Salah satunya luka di kepala dan dapat sepuluh jahitan. Korban asal Surabaya dan kerja jadi sopir travel di Bali,” ujarnya. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Pihaknya sudah mengecek korban ke rumah sakit dan minta keterangan-
nya. “Kami perlu keterangan korban untuk bisa melacak pelakunya. Padahal, kami sudah sering razia di sana,” tegasnya. Menyikapi seringnya geng motor berbuat anarkis, Kompol Wisnu berjanji akan menindak tegas geng motor yang sering balapan liar di jalan tersebut. Pihaknya akan mengerahkan kekuatan semaksimal mungkin supaya hasilnya optimal. Selain itu, Kapolsek akan menggandeng desa adat untuk menindak geng motor yang
sangat meresahkan tersebut. “Kami akan gencarkan razia di wilayah itu. Rencananya, kami berkoodinasi dengan Polresta Denpasar,” kata Wisnu. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto mengaku prihatin dengan maraknya aksi anarkis geng motor itu. Hery meminta Polresta bersama jajarannya atensi kejadian tersebut dan mengambil tindakan tegas. “Mungkin Polda akan backup. Jangan sampai kejadian seperti ini meluas dan semakin meresahkan masyarakat. Kami mengimbau desa pakraman membantu dan bersinergi dengan kepolisian wilayah mengantisipasi kasus itu,” ujarnya. (kmb36)
Usai Ketok Palu Baru Sampaikan Kurang Anggaran
Dewan Sayangkan Pihak RSUD Karangasem
Bali Post/eka
PEMULUNG - Seorang pemulung menarik gerobak sambil menggendong anaknya menyusuri Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar, Senin (1/2) kemarin. Tanpa mengesampingkan kewajiban seorang ibu untuk menjaga anaknya, pemulung tersebut berusaha tetap melakoni pekerjaannya meski harus berjalan kaki. Hal itu dilakukan karena tuntutan kebutuhan hidup di Kota Denpasar yang makin tinggi.
Figur
Diduga Kabur
PENCARIAN terhadap anggota Sat. Resnarkoba Polres Badung Brigadir I Made Susila Adnyana (37) yang dilaporkan hilang pada Jumat (29/1) lalu, terus dilakukan. Susila diketahui menghilang setelah barang-barangnya ditemukan di Pantai Kuta. Hingga saat ini, keberadaannya belum terlacak. “Kami duga korban bukan tenggelam atau terseret arus Pantai Kuta. Hal itu dikuatkan dengan tidak ditemukan Bali Post/rah tanda orang tenggelam di sana. Kami duga ia kabur,” kata Kapolres Badung AKBP Tony Binsar, Senin (1/2) kemarin. Kapolres menduga Susila kabur ke salah satu kota. Namun, ia tidak berani merinci kota yang dimaksud karena belum bisa dibuktikan. “Pencarian sedang dilakukan anggota kami. Untuk keberadaan pastinya, kami belum tahu,” ujarnya. Menurut Tony, Susila ada masalah dengan keluarganya. Ia curiga anggotanya itu meninggalkan barang-barang di Pantai Kuta supaya dikira tenggelam. “Kalau sudah ditemukan baru bisa terungkap motifnya,” tegas Tony. Selama bertugas di Polres Badung, Kapolres mengatakan Susila tidak ada masalah. “Kami mengimbau kepada yang bersangkutan (Susila -red) supaya cepat pulang. Kepada masyarakat yang melihatnya segera informasikan ke kantor polisi terdekat,” pintanya. (rah)
Status PHDI Berubah
Terdaftar di Kemenkum HAM sebagai Organisasi Perkumpulan Denpasar (Bali Post) Status Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kini berubah menjadi perkumpulan. Sebelumnya, PHDI ini berupa majelis. Kini didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) menjadi perkumpulan majelis. Perubahan status itu pun dibenarkan Ketua PHDI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, saat dimintai konfirmasinya Senin (1/2) kemarin. Ia mengatakan, perubahan status itu dilakukan oleh PHDI Pusat. Perubahan itu kemungkinan berkaitan dengan adanya bantuan. Jika tidak terdaftar di Kemenkum HAM maka tidak bisa diberikan bantuan. ‘’Tetap terdaftar sebagai perkumpulan majelis. Isinya, organisasi perkumpulan majelis PHDI,’’ jelasnya kepada Bali Post kemarin. Alasan perubahan status itu, kata Ngurah Sudiana, supaya menyesuaikan dengan undang-undang yang ada di Indonesia. Jika tidak terdaftar, maka dianggap sebagai organisasi yang tidak sah. ‘’Maka dari itulah didaftarkan. Setelah didaftarkan, terjadi pro dan kontra. Adanya pro dan kontra inilah perlu dibicarakan secara bersama-sama supaya tidak menimbulkan bias yang jauh,’’ terangnya. Perlu diketahui, ada informasi bahwa Pengurus Harian PHDI Pusat mendaftarkan PHDI di Kementerian Hukum dan HAM sebagai ormas perkumpulan. Hal itu pun diduga tanpa sepengetahuan Sabha Pandita dan Sabha Walaka. Perubahan status PHDI dari majelis ke organisasi masyarakat, dalam hal ini yang dipakai istilah perkumpulan, diketahui dalam Pesamuhan Sabha Pandita yang mendahului Pesamuhan Parisada di Swiss Belhotel Palangkaraya, pada 22 Februari tahun lalu. (kmb21)
Amlapura (Bali Post) – Ketua Komisi IV DPRD Karangasem, Wayan Sudira, Senin (1/2) kemarin di DPRD Karangasem, menyayangkan Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana. Sudira mengatakan, setelah ketok palu, justru pihak RSUD Karangasem baru menyampaikan kekurangan anggaran. Menurut Sudira, seharusnya sejak awal Direktur RSUD mengajukan anggaran, terutama masalah pelayanan apa yang mendesak diberikan anggaran demi peningkatan pelayanan di RSUD itu. Sudira asal Pengawan, Sibetan itu
mengatakan, kalau pengajuan anggarannya masuk akal dan mendesak diberikan demi pelayanan kepada masyarakat, saat pembahasan APBD di dewan, kecil kemungkinan dicoret. Apalagi kalau itu menyangkut urusan wajib atau prioritas yakni kesehatan. Seperti disampaikan Direktur Wayan Suardana saat rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Karangasem beberapa hari lalu. Pihaknya mengatakan masih kekurangan anggaran untuk operasional RSUD yang sudah dikelola dalam bentuk badan layanan umum daerah (BLUD) itu. Target pendapa-
tan RSUD milik Pemkab satusatunya di Karangasem Rp 51 miliar. Dari total pendapatan 40 persen untuk membayar jasa medis, serta membayar tenaga kontrak di RSUD setahun Rp 5 miliar. Sisanya untuk operasional tinggal Rp 27 miliar, padahal beban anggaran mencapai Rp 33 miliar. Dengan begitu, masih kekurangan Rp 6 miliar. ‘’Pengeluaran terbesar di RSUD untuk membeli obat, makan dan minum pasien serta membeli bahan habis pakai, serta bayar rekening listrik. Tahun lalu beruntung ada sisa lebih anggaran tahun sebelumnya, sehingga
kekurangan anggaran masih bisa tertutupi,’’ tandasnya. Sudira minta pihak manajemen RSUD itu mengoptimalkan anggaran yang ada saat ini dengan prinsip efisiensi. Dia juga minta pelayanan mesti ditingkatkan, sehingga pasien puas dan tak merasa rugi membayar mahal jika mereka dilayani dengan ramah, merasa nyaman dan cepat sembuh. ‘’Karyawan kontrak juga sudah lumayan banyak sampai membayar gaji setahun total Rp 5 miliar, hendaknya karyawan yang ada dioptimalkan guna melayani pasien,’’ tandasnya. (013)
Kos Pengedar Narkoba Digerebek Denpasar (Bali Post) Tim Resnarkoba Polresta Denpasar menggerebek kos pengedar narkoba berinisial IHW (23) di Jalan Pulau Galang Gang Gunung Sari, Denpasar Selatan, Senin (1/2) kemarin. Di kamar mantan karyawan hotel ini, petugas mengamankan barang bukti di antaranya 40 paket sabu-sabu (SS) seberat 30,86 gram. Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Gede Ganefo, penggerebekan tersebut dilakukan sekitar pukul 04.00 wita. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat jika tersangka dicurigai sering transaksi narkoba di tempat kosnya. Petugas lalu mendalami informasi tersebut dan akhirnya mengantongi ciri-ciri tersangka yaitu tinggi, kulit
sawo matang, dan rambut panjang ikal. Selanjutnya, polisi mengintai tempat kos tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur ini. Sekitar pukul 04.00 wita, tersangka tiba di tempat kosnya. Saat itulah, polisi langsung melakukan penangkapan. “Tidak ditemukan barang terlarang saat anggota kami menggeledahnya. Penggeledahan lalu dilanjutkan ke kamarnya,” ujar Ganefo. Di kamar tersangka, petugas mengamankan tas cokelat berisi 1 timbangan, 1 buku catatan penjualan, 3 isolasi bening, 1 pipet, 1 bendel plastik klip kosong, 40 paket SS, bong berisi bekas SS, 1 gunting, dan 1 paket klip di dalamnya berisi pecahan ekstasi warna hijau. “Tersangka lalu dibawa ke Mapolresta untuk menjalani
proses pemeriksaan,” ungkap mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar. Kepada penyidik, tersangka mengaku sejak kecil tinggal di Bali bersama saudaranya. Ia sempat bekerja sebagai karyawan hotel di kawasan Nusa Dua. Setelah berhenti, tersangka kesulitan mencari kerja dan akhirnya jadi pengedar narkoba. “Pengakuan tersangka baru dua kali melakukan hal serupa. Ia mendapat barang terlarang itu dengan cara mengambil tempelan tapi tidak kenal betul bandarnya karena komunikasi lewat HP,” tegasnya. Dari bisnis ilegalnya itu, tersangka IHW mengaku mendapat upah Rp 500 ribu. Tugasnya hanya membuat paket SS sesuai permintaan bandarnya. Selain itu, ia menempel paket barang
Bali Post/ist
BARANG BUKTI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo menunjukkan barang bukti milik tersangka IHW. terlarang itu sesuai perintah bandarnya. “Kami berupaya melacak siapa bandarnya. Tapi tersangka mengaku tidak kenal
betul bandarnya dan itu sering dilakukan tersangka yang kami tangkap,” tandas perwira asal Buleleng ini. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Polemik Penataan Pasar Senggol
SOSOK
Berlaku Seumur Hidup PEMEGANG Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) tidak perlu memperpanjang masa berlaku KTP tersebut. Walaupun dalam lembaran KTP–El tercantum masa berlaku sampai tahun 2017, namun sejatinya kartu identitas tersebut berlaku seumur hidup. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kependuduk a n d a n C a tatan Sipil (Disdukcapil) Bali Post/ina Bangli Nyoman SuNyoman Sumantra mantra saat ditemui Senin (1/2) kemarin. Dijelaskan Sumantra, masa berlaku KTP-El seumur hidup sejatinya sudah jelas tercantum dalam undang-undang. Namun, dengan adanya Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan pemerintah Pusat 29 Januari lalu, dipertegas kembali bahwa KTP-El yang saat ini dimiliki warga tetap bisa berlaku seumur hidup meski masa berlaku dalam lembaran KTP-El sudah habis. Mantan Kadisdikpora Bangli ini mengatakan, jika pemegang KTP-El kembali melakukan pembuatan ulang maka yang akan terjadi adalah kasus duplicate record. Buntutnya, KTP baru tidak akan bisa dikeluarkan. Sumantra mengatakan, pembuatan KTP-El akan dimungkinkan kembali bila terdapat perubahan elemen data. Sementara itu, untuk menyebarluaskan informasi terkait SE pemerintah pusat tersebut, pihaknya mengaku bakal meneruskannya dengan SE Bupati. Nantinya SE Bupati itu akan ditujukan kepada seluruh instansi pelayanan seperti Kantor Camat, desa termasuk masyarakat. ‘’Saat ini kita masih buat telaahaannya. Ini kami lakukan agar jangan sampai ada KTP-El yang masa waktu yang tertera sudah berakhir dianggap tidak berlaku lagi,’’ ujarnya. (ina)
Pedagang Diperbolehkan Gunakan Tenda Permanen Bangli (Bali Post) -
DPRD telah melakukan pertemuan dengan Disperindag dan Dinas PU, guna membahas polemik penataan pasar senggol di kawasan Lapangan Kapten Mudita. Hasilnya, pedagang kaki lima diperbolehkan menggunakan tenda permanen asalkan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, Senin (1/2) kemarin. Parwata mengatakan, usai rapat paripurna kemarin, pihaknya melakukan pertemuan bersama Disperindag dan Dinas PU. ‘’Kami sudah sikapi itu. Pertemuan dengan SKPD terkait sudah dilakukan,’’ katanya. Dalam pertemuan itu diungkapkan, pembatasan waktu berjualan dan penggunaan tenda sistem bongkar pasang
merupakan salah satu upaya menjaga kebersihan kota, terlebih dalam lomba Adipura. Meski demikian, nasib pedagang juga perlu diperhatikan. Oleh karena itu, dalam pertemuan bersama Dinas PU dan Disperindag tersebut akhirnya disepakati pedagang diperkenankan menggunakan tenda jualan permanen. Namun dengan catatan kebersihan
lingkungan harus benar-benar dijaga. Sementara untuk lokasi penempatan gerobak dan rombong, diusulkan di jalan antara kantor DPRD dan Kantor Koni Bangli. Sebab, jika ditempatkan di rumahnya tak memungkinkan lantaran terbatas tempat dan jaraknya jauh. ‘’Itu hasil saat pertemuan. Mudahmudahan bisa ditindaklan-
juti,’’ katanya. Ditambahkan pria asal Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku ini, saat pertemuan itu juga dibahas rencana lokasi pasar senggol ke depannya. “Rencananya senggol akan pindah lagi ke terminal. Waktunya mungkin setelah Galungan. Itu perlu penataan dulu,” imbuhnya. Diungkapkannya, sejumlah pedagang kaki lima masih tetap kukuh menolak kebijakan penataan pasar senggol. Bahkan pada Minggu (31/1), sejumlah pedagang datang langsung ke rumah jabatannya di jalan Lettu Sobat. Saat
KPU Umumkan Hasil Survei Partisipasi Pemilih
Diskes Intensifkan ”Fogging” Bangli (Bali Post) Memasuki musim pancaroba, Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang warga Kabupaten Bangli. Tercatat pada Januari, belasan orang menjadi korban penyakit musiman tersebut. Terkait kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli pun mengintensifkan fogging. Kepala Diskes Bangli dr. I Nengah Nadi, M. Kes, Senin (1/2) kemarin menjelaskan, demam berdarah pada musim pancaroba ini memang sangat rentan terjadi. Penderitanya juga tak hanya yang tinggal di daerah perkotaan namun juga di pedesaan. Pada Januari tahun ini, warga yang terserang mencapai 18 orang. ‘’Yang terserang DB sudah sampai belasan. Itu untuk Januari saja,” katanya. Jumlah penderita ini mengalami penurunan jika dibandingkan Desember 2015 yang sampai 22 orang. Disampaikan pula, sejauh ini demam berdarah hanya menyerang orang dewasa saja yang beberapa di antaranya sempat tinggal di Denpasar. Dikatakan dia, kegiatan fogging sebagai salah satu bentuk antisipasi bertambahnya korban sudah dilakukan dan menyasar sejumlah daerah di Kecamatan Susut serta di lingkungan perkotaan. “Fogging sudah dilakukan beberapa kali,” ujarnya. Selain upaya dari pemerintah daerah, masyarakat juga bisa melakukan pencegahan secara mandiri yakni dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin. “Kalau itu dilakukan secara rutin, DBD akan bisa dicegah,” katanya. Sementara itu, saat disinggung warga yang terserang virus zika, disampaikan belum ada. Meskipun demikian, virus yang kini tengah menjadi perbincangan hangat itu berpotensi merebak di Bangli. “Virus itu berpotensi merebak di Bangli karena sebagai salah satu daerah tujuan wisata. Masyarakat harus tetap waspada,” pungkasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
PASAR HEWAN - Suasana Pasar Hewan Kayuambua, Susut, Senin (1/2) kemarin. Sejumlah peternak dan saudagar sedang melakukan transaksi jual beli.
Peternak Tolak Rencana Impor Sapi Bangli (Bali Post) Rencana pemerintah pusat melakukan impor sapi guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan menekan lonjakan harga, disambut dingin para peternak. Rencana tersebut langsung ditolak lantaran dianggap mampu menyebabkan harga jual sapi lokal merosot. I Wayan Sekep, salah satu peternak yang ditemui di Pasar Hewan Kayuambua menuturkan, sejak beberapa bulan lalu, harga sapi Bali potong sangat menjanjikan. Kenaikannya mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per ekornya. Hal ini menjadi kabar gembira bagi para peternak, khususnya yang berada di daerah Bangli. Namun, jika pemerintah pusat melakukan impor, dia menilai akan menyebabkan harga sapi lokal turun. Ujungnya, gairah peternak untuk memelihara sapi pun mengendur. “Kami kurang setuju dengan rencana impor sapi itu. Nanti malah harga sapi lokal turun,”
katanya, Senin (1/2) kemarin. Peternak paruh baya ini juga menyampaikan adanya lonjakan harga daging sapi di beberapa daerah bukan berarti pemerintah harus melakukan impor sebagai jalan menurunkan harga. Hal lain juga perlu dilakukan, yakni perhatian terhadap peternak lebih dimaksimalkan lagi agar gairahnya untuk memelihara sapi semakin besar. Melalui langkah itu, diyakini ketersediaan sapi dan jumlah kebutuhan bisa stabil. “Kalau bisa pemerintah itu konsenlah sama pengembangan sapi lokal. Jangan sampai impor. Kasian peternak lokal,” ujarnya. Sementara itu, salah satu saudagar Wayan Adi menyampaikan, harga sapi sekitar empat bulan lalu mengalami kenaikan. Hal ini diduga akibat jumlah pasokan lebih sedikit daripada permintaan. Di sisi lain ia pun menyatakan menolak rencana pemerintah untuk impor sapi. Sebab, dinilai berpotensi mematikan usahanya.
“Kalau bisa jangan sampai impor. Nanti saudagar tak dapat jualan,” terangnya. Kondisi berbeda justru terjadi pada sapi bibit. Berselang tiga hari harganya merosot kisaran Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu. Hal ini menyebabkan saudagar gigit jari lantaran jerih payahnya tak terbayarkan. Selain itu, minat peternak untuk membeli juga menurun. Kebanyakan lebih memilih untuk membeli sapi yang sudah berukuran sedang. “Harga sapi bibit terus turun. Ini cukup memukul. Kerugian tak dapat dihindarkan,” ucap saudagar asal Desa Petak, Gianyar, Agus. Kepala Pasar Kayuambua Sang Made Kasiapa menyampaikan, naiknya harga ini menyebabkan sapi potong yang masuk cukup tinggi. ‘’Naiknya harga ini mengakibatkan sapi yang masuk pasar cenderung meningkat. Setiap pasaran dapat retribusi sekitar Rp 2 juta,’’ imbuhnya. (kmb45)
Antisipasi Pohon Tumbang di Desa Kintamani
Pemerintah Diminta Segera Lakukan Pemangkasan Bangli (Bali Post) Salah satu pohon di hutan lindung yang berlokasi di Banjar Glagah Linggah, Desa Kintamani, Senin (1/2) kemarin tumbang. Kejadian itu berlangsung saat tak ada angin kencang maupun hujan. Tumbangnya pohon di hutan lindung ini bukan kali pertama terjadi. Oleh karena itu, kalangan DPRD Bangli mendesak instansi terkait segera mengambil langkah antisipasi, salah satunya dengan melakukan pemangkasan. Anggota DPRD Bangli I Nengah Sugiman yang kebetulan melintas di jalur tersebut menuturkan, pohon itu tumbang sekitar pukul 08.00 Wita, bertepatan saat dirinya hendak menuju Kota Bangli bersama anggota DPRD I Wayan Nekayasa. Sugiman yang asal Desa Manikliu, Kintamani ini mengungkapkan, pohon tumbang menyebabkan pengendara yang melintas berhenti beberapa saat. Badan jalan tertutup batang pohon yang berukuran besar. Untungnya, sejumlah masyarakat dibantu petugas kehutanan dan kepolisian
itu, pedagang meminta agar dewan turut memperjuangkan nasibnya, yakni bisa berjualan sebelum pukul 14.00 Wita dan tidak menggunakan tenda bongkar pasang. ‘’Sejumlah pedagang memang ada datang ke rumah jabatan. Mereka mengeluhkan kebijakan yang ada,’’ terangnya. Lanjut dia, hal lain yang juga disampaikan pedagang, yakni sulitnya mencari lokasi penempatan perlengkapan jualan, seperti gerobak dan rombong. Keluhan tersebut langsung ditanggapinya. (kmb45)
segera datang melakukan evakuasi. ‘’Itu lumayan menyita waktu pengendara. Untuk warga sekitar dan petugas segera datang untuk melakukan evakuasi,’’ ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Pak De Giman ini mengatakan, di jalur tersebut memang sangat sering terjadi pohon tumbang. Hal ini memunculkan kekhawatiran pengendara terlebih saat hujan disertai angin kencang. Untuk itu, instansi terkait didesak untuk segera melakukan pemangkasan pohon, terutama yang menjulang ke jalan. ‘’Pohon di sana banyak yang sudah lapuk. Kalau bisa itu segera dipangkas. Pengendara yang melintas sangat khawatir,’’ ucapnya. Disampaikan juga, potensi pohon tumbang dinilai tak hanya terjadi di seputaran Banjar Glagah Linggah saja. Namun, juga di jalur Kintamani-Singaraja dan juga Kintamani-Karangasem. ‘’Ini harus benar-benar disikapi segera. Perlu ada tindakan preventif. Pohon yang sudah tua bisa diganti,’’ tegasnya. Kepala UPT KPH Bali
Bali Post/sos
TUMBANG - Pohon yang tumbang di Banjar Glagah Linggah, Kintamani. Guna mengantisipasi kejadian serupa, instansi terkait diharapkan segera melakukan pemangkasan pohon di kawasan setempat. Timur Abdul Muthalib mengaku belum mendapat informasi pohon tumbang tersebut lantaran masih mengikuti rapat di Denpasar. Dijelaskan, pemangkasan pohon itu tak bisa dilakukan secara langsung. Harus dilakukan kaji-
an terlebih dahulu. ‘’Sebelum memangkas kami lihat dulu kondisi pohonnya. Itu yang nantinya akan dijadikan acuan,” jawabnya singkat. Sebelumnya, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I
Wayan Karmawan mengatakan jalur Kintamani memang rawan pohon tumbang. ‘’Beberapa jalur di Kintamani banyak rawan pohon tumbang. Kondisi pohon banyak yang sudah tua dan lapuk,’’ terangnya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli telah melakukan survei ke masyarakat untuk mengetahui penyebab turunnya partisipasi pemilih dalam Pilkada Bangli akhir tahun lalu. Berdasarkan hasil survei terungkap, sebanyak 59 persen warga Bangli yang tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember lalu karena alasan sakit. Sementara 32 persen lainnya mengaku enggan ke TPS karena malas. Hasil survei tersebut disampaikan Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan dalam acara Evaluasi dan Apresiasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 yang digelar di Gedung BMB Bangli, Senin (1/2) kemarin. Dalam acara tersebut Lidartawan menjelaskan bahwa survei partisipasi pemilih ini dilakukan pihaknya dengan melibatkan petugas PPK serta sejumlah mahasiswa Unud. Adapun yang melatarbelakangi pelaksanaan survei ini adalah turunnya tingkat partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilkada Bangli 2015 lalu. Pada Pilkada 2010, tingkat partisipasi pemilih saat itu mencapai 84,18 persen. Tetapi dalam Pilkada 9 Desember lalu, angka golput meningkat dan partisipasi pemilih hanya 72,28 persen. Lidartawan mengatakan, dalam survei yang dilakukannya dengan menggunakan metode random sampling di empat kecamatan, sebagian besar warga yang dijadikan sampel mengaku tahu bahwa pada 9 Desember lalu digelar hajatan pilkada. Kendati demikian, tetap saja banyak dari mereka yang memilih tidak menyalurkan hak suaranya ke TPS. Dibeberkannya bahwa dari ratusan warga yang dijadikannya sampel, sebanyak 59 persen tidak datang ke TPS karena alasan sakit. Sebanyak 32 persen warga lainnya mengaku enggan ke TPS karena malas. ‘’Saat ditanya kenapa malas, ya jawaban mereka karena malas saja ke TPS,’’ terangnya. Selain alasan sakit dan malas, ada juga warga yang mengaku tidak datang ke TPS karena alasan tidak mendapat formulir C6. Meski ada banyak warga yang tidak datang ke TPS untuk memilih dengan berbagai alasan, namun sebagian besar warga tersebut masih tetap menginginkan pilkada dilaksanakan secara langsung. Terkait kepuasan warga terhadap penyelenggaraan dan kinerja penyelenggara, sebagian besar juga menjawab puas. Lidartawan mengatakan, dari hasil survei tersebut pihaknya menyimpulkan ada beberapa hal yang menjadi bahan rekomendasi. Di antaranya yakni, masyarakat ingin sosialisasi pilkada yang berbalut seni dapat dilaksanakan sampai ke tingkat desa, banjar maupun dusun. Tak hanya itu sosialisasi diharapkan dapat mengikutsertakan calon. Mengenai kampanye, jumlah dan jenis alat peraga kampanye agar diperbanyak serta digunakan secara maksimal. “Berdasarkan hasil survei ini kami akan lakukan upaya perbaikan pada pilkada mendatang,’’ kata Lidartawan. (kmb40)
Selasa Paing, 2 Februari 2016
GIANYAR
9
Lima Perbekel Dilantik
Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar, A.A. Gde Agung Bharata, Senin (1/2) kemarin, melantik lima perbekel periode 2016-2022. Kelima perbekel tersebut terpilih pemenang dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar beberapa waktu lalu. Para perbekel yang dilantik tersebut yakni Perbekel Buruan I Ketut Sumarda, Perbekel Petak I Ketut Mahardika, Perbekel Temesi I Nyoman Gede Separta Putra, Perbekel Tegal Tugu I Dewa Made Tantra, dan Perbekel Lebih Wayan Gede Pradnyana. Bupati Gianyar Agung Bharata mengatakan, dengan diterapkannya undang-undang tentang desa, tugas seorang perbekel ke depan akan semakin berat. Perbekel harus memiliki kemampuan baik dalam pemahaman aturan maupun dalam pengelolaan anggaran. Agung Bharata menegaskan, para perbekel harus mampu merangkul seluruh komponen masyarakat di wilayahnya untuk bersatu membangun desa. Perbedaan aspirasi selama pemilihan kepala desa sudah saatnya diakhiri. Tidak hanya itu, perbekel pun mesti pandai menjalin komunikasi yang baik terhadap lembaga desa yang ada. (kmb25)
Mahayastra
Bali Post/nik
Nyatakan Siap Maju di Pilkada 2018
Mahayastra Mengaku Sudah Atur Strategi Gianyar (Bali Post) Meski pemilihan kepala daerah (pilkada) baru akan dilangsungkan Juni 2018, namun suhu politik di Gianyar sudah mulai memanas. Sejumlah tokoh diam-diam bergerak mengumpulkan dukungan parpol dan masyarakat. Menariknya, Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra justru sudah terang-terangan menyatakan diri bakal turut memperebutkan kedudukan orang nomor satu di Gianyar. ‘’Saya sudah siap maju mencalonkan diri untuk pilkada nanti sebagai calon Bupati Gianyar. Masak dua kali jadi ketua dewan, sudah menjabat sebagai wakil bupati, tetapi tidak maju pilkada jadi bupati. Makanya saya pasti akan mencalonkan diri,’’ tegas Mahayastra saat ditemui, Senin (1/2) kemarin. Dikatakannya, hal ini diungkapkannya lantaran Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata tidak bisa mencalonkan diri lagi sebab sudah dua periode menjabat sebagai bupati yakni periode 2003-2008 dan 2013-2018. ‘’Kalau bapak Bupati kan sudah dua kali, sehingga tidak bisa lagi sesuai ketentuan. Jadi selanjutnya, saya yang akan mencalonkan diri,’’ ucapnya. Meski sudah memantapkan diri untuk maju dalam pilkada nanti, namun ia mengaku belum memiliki calon pendamping. Oleh karena itu saat ini, ia masih memilih sejumlah tokoh untuk mendampingi pertarungannya nanti. ‘’Saya belum punya calon wakil. Ini yang masih saya cari. Sebenarnya, beberapa nama juga sudah ada dan siap mendampingi saya nanti, tapi belum saya putuskan,’’ ujarnya. Meski demikian, saat ini ia mengaku sudah memonitor peta politik di Kabupaten Gianyar, termasuk menyiapkan sejumlah strategi dalam mengatur pion politik. Apalagi ia tidak menampik di internal Pemkab Gianyar sendiri ada tokoh kuat yang bisa menjadi saingan dan sudah banyak mendapat dukungan masyarakat Kabupaten Gianyar. Mahayastra juga mengaku masih menunggu penentuan kader dari Ubud yang diperkirakan menjadi penentu dalam pilkada 2018 nanti. Meski ia sendiri belum bisa memprediksi perwakilan dari Ubud itu, akan menjadi teman atau lawan. ‘’Ya setiap pilkada pasti selalu menunggu kader dari Ubud, karena ini juga bisa menjadi penentu,’’ katanya. Ia menambahkan, dalam pilkada nanti dirinya berharap ada tiga pasang calon yang maju sebagai calon untuk memperebutkan kursi kepala daerah Kabupaten Gianyar. ‘’Saya harap ada dua calon lain yang mau ikut terjun, sehingga nanti ada tiga calon yang memperebutkan kursi bupati,’’ tegasnya. (kmb35)
Curi Tiga Sepeda Motor
Dua Pemuda Diamankan Polisi
Gianyar (Bali Post) Dua pemuda berinisial VMF dan DRS diringkus aparat Polsek Sukawati, Senin (1/2) kemarin, lantaran nekat melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari pemeriksaan, dua pelaku dalam sebulan terakhir ternyata telah mencuri tiga sepeda motor. Penangkapan ini berawal dari maraknya laporan curanmor di seputaran Sukawati. Hingga tersiar informasi ada dua remaja terlihat mendorong sepeda motor Suzuki Satria Fu, pada Jumat (29/1) sekitar pukul 01.00 wita. Polisi yang menerima informasi itu langsung melakukan penelusuran, hingga didapati identitas kedua pelaku. Saat polisi melakukan pengecekan terhadap sepeda motor milik VMF, ternyata mesin dari sepeda motor itu justru sepeda motor yang hilang di perumahan Beta Lestari, Sukawati. Polisi yang mengetahui hal ini langsung meringkus kedua pelaku pada Senin siang sekitar pukul 11.00 wita. Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku sudah melakukan tiga kali aksi pencurian. Pertama, mencuri sepeda motor Suzuki Satria FU DK 5873 DE milik Made Restu Wirasatya pada 21 Januari 2016. Selanjutnya, mereka mencuri sepeda motor KLX DK 8052 OA milik Maulana Ishak di Jalan Raya SMKI pada 25 Januari 2016. Hingga pencurian terakhir sepeda motor Honda Beat dengan pelat DK 7410 SD pada Minggu (31/1). Selain mengamankan tiga sepeda motor curian itu, polisi juga mengamankan tiga barang bukti lainnya di rumah DRS yakni 1 rangka sepeda motor Yamaha Jupiter, 1 rangka sepeda motor Honda Astrea Grand, dan 1 mesin Astrea Grand. Selain melakukan pencurian sepeda motor, kedua pelaku juga melakukan pencurian PS 3 di seputaran Batuyang. Kapolsek Sukawati Kompol Ketut Dana yang dikonfirmasi penangkapan ini mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. ‘’Ya memang ada dua remaja yang kita amankan tapi polisi masih melakukan penyelidikan. Lengkapnya silakan datang ke kantor besok (hari ini-red),” ucapnya. (kmb35)
LANTIK - Bupati Agung Bharata saat melantik perbekel terpilih.
Pedagang Pasar Umum Sukawati Batal Direlokasi
Bali Post/ist
Gianyar (Bali Post) -
Ratusan pedagang di Pasar Umum Sukawati mulai bisa bernapas lega. Pemerintah memastikan tidak ada relokasi permanen bagi mereka dalam kaitan revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Hal itu diungkapkan anggota Komisi II DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana usai melakukan pertemuan dengan Bupati A.A. Gde Agung Bharata, Senin (1/2) kemarin.
Ketut Sudarsana
Bali Post/nik
Sudarsana mengungkapkan, dalam pertemuan itu Bupati Gianyar menegaskan, 815 pedagang di Pasar Umum Sukawati tidak akan dipindahkan. ‘’Pedagang akan tetap ditampung di pasar tersebut. Tadi Bapak Bupati menyampaikan, tidak ada relokasi permanen,’’ katanya. Dijelaskannya, Bupati Gianyar menerima semua usulan warga sebagaimana hasil paruman Sabtu lalu. Oleh karena itu, rencana relokasi pun ditiadakan. Meski demikian, diharapkan sejumlah desain untuk bangunan di sebelah timur Jalan Raya Sukawati itu tetap bisa direalisasikan. ‘’Jadi, Bapak Bupati akan
berkoordinasi kembali dengan jajarannya dalam menentukan desain agar ratusan pedagang ini tetap tertampung dengan sejumlah desain rencana revitalisasi tetap terealisasi. Seperti rencana parkir di lantai atas serta tambahan stage pertunjukan agar tetap ada,’’ katanya. Disinggung mengenai tahapan revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Sudarsana menjelaskan, pada tahap awal, anggaran Rp 60 miliar itu akan digunakan untuk pengerjaan bangunan yang ada di sebelah barat Jalan Raya Sukawati. ‘’Awalnya, kita akan bangun yang sebelah barat dulu. Pedagang di pasar seni akan dipindah-
kan sementara ke Lapangan Sutasoma Sukawati selama proses pengerjaan. Ini juga salah satu putusan paruman yang disetujui Bapak Bupati,’’ terangnya. Dikatakan, rencana sementara anggaran Rp 60 miliar itu untuk mendirikan bangunan empat lantai termasuk dua lantai untuk basement di lokasi berdirinya Pasar Seni Sukawati saat ini. Anggaran itu juga untuk membuat penghubung antara bangunan di sebelah timur dan barat jalan. ‘’Ini baru rencana awal. Nanti seperti apa pastinya akan dipastikan lagi desainnya,’’ ujar anggota dewan asal Sukawati ini. (kmb35)
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bupati Agung Bharata Ajak SKPD Bergerak Cepat PIMPINAN Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) diharapkan terus meningkatkan pelayanan publik khususnya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata saat memimpin apel bulanan di halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin (1/2) kemarin. Dalam arahannya, Agung Bharata mengajak seluruh jajarannya bergerak cepat dalam melaksanakan kegiatan dan program yang telah tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2016. ‘’Saya mengajak seluruh SKPD bergerak cepat dalam melaksanakan program dan kegiatan serta pelayanan publik yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,’’ tegas Agung Bharata. Di hadapan seluruh pegawai, Agung Bharata juga secara khusus mengingatkan SKPD yang menangani Bus Sekolah Trans Harmoni dan Bus Desa Sehat agar dapat segera merealisasikan kegiatan demi peningkatan pelayanan pendidikan dan
kesehatan di Kabupaten Gianyar. Dikatakannya, Pemkab Gianyar di tahun 2016, berkomitmen lebih meningkatkan pelayanan publik. Seperti dicontohkan dalam pelayanan perizinan telah dilakukan penyederhanaan perizinan dari yang sebelumnya 14 hari kini telah dipangkas menjadi 7 hari. ‘’Bahkan bagi yang memperpanjang izin hanya membutuhkan proses sehari,’’ ungkap Agung Bharata. Selain itu, Agung Bharata juga mengharapkan kerja cepat SKPD dalam menyukseskan program Gianyar Kota Pusaka, Gianyar Menuju Kota Layak Anak, Program Siaga Desa Swatantra, Pajak Online, PATEN, Taman Posyandu, dan Gerakan Revolusi Mental Berbasis Seni dan Budaya. Lebih lanjut Agung Bharata mengingatkan jajarannya untuk dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan serta siaga bencana dalam kondisi curah hujan tinggi dan angin kencang seperti sekarang. (ad068)
APEL BULANAN - Apel bulanan yang dipimpin Bupati Agung Bharata. Pada kesempatan itu, Agung Bharata menginstruksikan jajarannya bergerak cepat dalam melaksanakan kegiatan dan program yang telah tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2016.
KLUNGKUNG
10
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Anak TK Diperkenalkan Pertahankan Petani Rambu Lalu Lintas Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Klungkung Nyonya Diah Arendra Wahyudi dan Waka Polres Kompol A.A. Gede Mudita, S.H., memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas pada anak-anak Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Lapangan Puputan, Senin (1/2) kemarin. Kegiatan ini merupakan upaya pihak kepolisian untuk menjadi sahabat anak. Anak-anak TK didampingi para guru dan orangtua mengikuti setiap gerakan senam diajak berolahraga senam kreasi dipandu para Polwan Polres Klungkung. Di sela-sela acara, Kapolres, Ketua Bhayangkari, dan Waka Polres memberikan pertanyaan seputar rambu-rambu lalu lintas yang dijawab dengan benar oleh para murid TK. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar diberikan hadiah. Arendra menyebutkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap anak-anak. Pihaknya memberikan pembelajaran lalu lintas sehingga sejak usia dini mengerti tentang rambu-rambu yang berlaku di jalan raya. Kapolres juga mengajak para peserta untuk ikut peduli dan berpartisipasi menjaga kedamaian Kabupaten Klungkung. “Laporkan kepada kepolisian terdekat jika melihat dan mendengar ada orang asing atau luar yang mencurigakan ada di wilayah masing-masing,” katanya. Pada acara tersebut turut dipertunjukkan senam lalu lintas yang dibawakan anak-anak TK Bhayangkari, tari perkusi dari bambu yang dibawakan anak-anak dari Desa Tihingan, dan senam lalu lintas oleh SMK Yaparindo. (dwa)
Garam Kusamba Dijadikan Bahan Baku Yodium
Semarapura (Bali Post) –
Garam Kusamba akan dimanfaatkan sebagai bahan baku garam beryodium. Uji coba bakal dilakukan pada anggaran perubahan 2016. Langkah ini bertujuan mempertahankan eksistensi petani garam yang ada di Desa Kusamba. Pasalnya, hasil produksi garam yang dibuat secara tradisional tersebut belum terserap maksimal di pasaran. Akibatnya, tiap tahun jumlah petani garam kian menyusut akibat alih profesi. Pembahasan kajian pembuatan garam beryodium berbahan baku garam Kusamba dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Senin (1/2) kemarin. Acara dipimpin langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Bappeda I Wayan Wasta, dan konsultan CV Karya Pratama Unggul, Rahmadi Prasetyo. Wasta didampingi Kasubid Pertanian Peternakan dan Kelautan (PPK) I Ketut Darmawan mengungkapkan, sasaran program ini untuk mempertahankan petani garam karena makin tahun makin menyusut sekaligus mengangkat citra garam
Kusamba. Jumlah petani garam yang tersisa di Kusamba saat ini tinggal 18 KK. Padahal tahun lalu mencapai 24 KK dengan jumlah anggota yang terlibat 49 orang. Dari hasil kajian ada beberapa permasalahan yang perlu disikapi, di antaranya kajian teknis dan produksi garam, kajian pembuatan garam beryodium, kajian ekonomi, kajian pemasaran, dan kajian alternatif lainnya. “Yang paling banyak ditemui di lapangan adalah permasalahan sarana produksi,” terang Rahmadi Prasetyo. Kelanjutan usaha garam Kusamba semakin terancam karena secara ekonomi
Bali Post/dwa
TRADISIONAL - Seorang petani garam Kusamba mengumpulkan garam hasil produksi secara tradisional. kurang menguntungkan pelakunya. Padahal selama ini terkenal sebagai produk garam laut yang unik. “Ini adalah warisan turun-temurun, kita harus menjaganya” jelas Suwirta. Menurutnya, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menggali potensi yang ada, menentukan lahannya, dan menjaga kual-
itasnya. Setelah itu dilanjutkan dengan pemasaran. “Menurut hasil kajian yang dilakukan, bahwasannya garam Kusamba merupakan garam bermutu tinggi, rasanya lebih gurih, dan garam laut yang unik,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu. Pengembangan garam beryodium berbahan baku ga-
ram Kusamba bertujuan meningkatkan dan menstabilkan harga garam di tingkat petani dan memperluas pangsa pasar. Garam beryodium berbahan baku garam Kusamba secara legal dapat difasilitasi dan didorong pemasarannya dengan jangkauan pasarpasar umum yang lebih luas, baik di Klungkung maupun daerah lainnya. (dwa)
Enam Bulan Pascalongsor
Kuburan Apet Tak Tersentuh Bantuan
Bali Post/dwa
RAMBU – Kapolres Klungkung menjelaskan soal rambu-rambu lalu lintas kepada dua anak TK.
Semarapura (Bali Post) – Longsor yang menimpa kuburan Desa Pakraman Apet, Selat, Klungkung, enam bulan lalu, sampai saat ini belum tersentuh bantuan. Padahal saat longsor, beberapa pejabat Klungkung sempat turun memantau, di antaranya Wakil Bupati Made Kasta dan anggota Komisi I DPRD Wayan Mastra. Anggota Komisi I DPRD Klungkung Wayan Mastra sangat menyayangkan tidak adanya tindak lanjut terhadap dampak longsor tersebut. Padahal, jebolnya yang mencapai panjang lima meter membuat sebagian lahan kuburan
Razia Kendaraan Bermotor
Polisi Jaring Belasan Pelajar Semarapura (Bali Post) – Maraknya anak-anak SMP yang mengendarai kendaraan bermotor membuat Sat Lantas Polres Klungkung turun tangan melakukan razia, Senin (1/2) kemarin. Razia bertujuan menghentikan anak-anak SMP menggunakan kendaraan bermotor karena masih berumur
di bawah 17 tahun sehingga belum bisa mendapatkan surat izin mengemudi (SIM). Dalam razia tersebut petugas mengamankan 19 pelajar yang ditengarai berkendara tanpa melengkapi diri dengan surat-surat. Sebagian besar pelajar yang terjaring tidak membawa surat-surat keleng-
Bali Post/dwa
RAZIA - Sat Lantas Polres Klungkung melakukan razia anak-anak SMP yang mengendarai motor ke sekolah.
kapan berkendara seperti SIM dan STNK. Sementara dua motor disita karena tidak dilengkapi surat-surat. Semua pelajar yang terjaring kemudian digiring dan dibina oleh petugas di tempat secara langsung di Mapolres Klungkung. Untuk pelajar yang tidak membawa surat-surat seperti STNK dan SIM, petugas menyita sepeda motornya untuk diamankan di Mapolres. Sementara pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan disarankan pulang mengambil STNK sebagai pengganti sepeda motor yang disita. ‘’Ada dua sepeda motor yang kami sita karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Razia ini penting dilakukan, karena para pelajar setingkat SMP belum layak mengendarai sepeda motor. Umurnya
Polsek Nusa Penida Waspadai Peredaran Narkoba Semarapura (Bali Post) – Jaringan pengedar narkoba melakukan terobosan baru dalam melakukan aksinya mengedarkan barang terlarang. Mereka mengubah cara peredaran dengan berpura-pura salah mengirimkan paket. Dengan cara ini, penerima paket dapat mengelabui petugas yang memburunya. Untuk itulah Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali dan Polsek Nusa Penida melaksanakan sosialisasi kepada siswasiswi. Ini dilakukan karena meski Kecamatan Nusa Penida merupakan kawasan terpencil, memiliki potensi besar menjadi target sasaran para gembong narkoba. Apalagi, saat ini pariwisata di Nusa Penida mengalami peningkatan pesat. Kapolsek Nusa Penida Kompol I Gede Arianta mengungkapkan, perlu adanya peningkatan pengamanan di lingkungan keluarga karena bisa saja salah satu anggota keluarga disasar sindikat peredar narkoba. Mengingat, sindikat barang haram itu akan melakukan berbagai modus untuk dapat melancarkan aksinya. “Gembong narkoba akan memakai segala cara dalam mengirim dan menyebarkan barang terlarang itu,” katanya, Minggu (31/1).
Belakangan terjadi pengiriman paket dari luar negeri maupun dalam negeri ke beberapa alamat yang sengaja disalahkan untuk mengecoh petugas berwajib. Pihaknya meminta agar jangan sekalisekali masyarakat mau menerima bingkisan/paket bila pengirimnya tidak dikenal. “Nanti mereka akan datang dengan menyamar sebagai petugas untuk mengambil kembali paket tersebut dengan alasan telah terjadi salah kirim,” tuturnya.
Menurutnya, siapa pun yang menandatangani tanda terima paket dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar narkoba. Informasi yang ia terima menyebutkan, baru-baru ini telah ditemukan paket narkoba berupa 1 kg metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dengan modus salah kirim. “Informasi ini agar diberi tahu anggota keluarga dan rekan-rekan lainnya sehingga lebih berhati-hati,’’ ujarnya. (dwa)
Bali Post/dwa
BAHAYA – BNN Bali mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada kalangan pelajar.
ambles ke sisi selatan jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. “Sudah enam bulan longsor, namun sampai saat ini belum mendapat bantuan,” ujarnya dihubungi Senin (1/2) kemarin. Menurutnya, longsor amat mengganggu karena mengancam areal pelinggih yang dekat dengan lokasi longsor. Mastra mengaku sempat mengontak pihak BPBD agar segera membantu karena itu termasuk bencana alam. Hanya, mereka beralasan tidak ada korban sehingga dianggap tidak parah. “Masa menunggu ada korban baru dibantu,” kilah politisi asal
Desa Tangkas tersebut. Masyarakat setempat berharap bisa mendapat bantuan dari pemerintah karena biaya perbaikan cukup mahal mencapai Rp 200 juta. Untuk membuat senderan pengerjaannya amat sulit karena posisinya terletak di jurang yang cukup dalam. “Sebelumnya juga sempat dianggarkan Rp 75 juta. Sisanya rencananya dicarikan di provinsi. Hanya, sampai saat ini juga belum ada kepastian. Selain itu, bantuan bencana lewat bansos di BPBD maksimal bisa Rp 10 juta. Dengan dana sebesar itu jelas masih jauh dari kebutuhan,” ungkap Mastra. (dwa)
kurang dari 17 tahun dan emosinya masih labil,” tutur KBO Sat Lantas Polres Klungkung Iptu I Made Susila di sela-sela kegiatan razia. Menurutnya, razia ini sengaja dilakukan menyasar anak-anak SMP yang mengendarai sepeda motor. Razia terhadap pelajar ini sangat perlu mengingat banyak kejadian laka lantas yang melibatkan kalangan pelajar tingkat SMP.
“Pelajar SMP belum layak mengendarai sepeda motor karena umurnya kurang dari 17 tahun tahun dan emosinya masih labil,” terangnya. Razia kendaraan bermotor pada pagi hari tersebut dilaksanakan sekitar satu jam di Jalan Kartini. Sat lantas Polres Klungkung berhasil menilang 19 pengendara, dengan barang bukti dua sepeda motor dan 17 STNK. (dwa)
Bali Post/kmb
LONGSOR - Sejumlah pejabat di Klungkung mengecek kondisi kuburan Desa Apet, Selat, yang longsor enam bulan lalu.
Selasa Paing, 2 Februari 2016
BULELENG
11
DB Merebak di Busungbiu
Satu Keluarga Dirawat di RSUD
Singaraja (Bali Post) – Penyakit demam berdarah (DB) belakangan ini merebak di wilayah Kecamatan Busungbiu. Penyakit yang ditularkan nyamuk aides aigipty ini menyerang satu keluarga di Banjar Dinas Kaja Desa Busungbiu. Salah seorang anggota keluarga ini dinyatakan meninggal dunia karena diduga terjangkit DB, hingga masuk fase dengue shock syndrome. Anggota keluarga yang meninggal diduga Kadek Erin Yuliantari (10). Bocah ini dinyatakan meninggal Jumat (29/1) sore pekan lalu pukul 15.30. Jenazah Erin telah dikuburkan di pekuburan desa setempat Sabtu (30/1) pekan lalu. Pasca-Erin meninggal, kedua orang tuanya, Putu Agus Jayadi (38) dan Putu Juliani (35), dan seorang anaknya Erik Indra Jaya (4) kini dirawat di ruang Lely II RSUD Buleleng. Dari hasil pemeriksaan dokter rumah sakit, ketiganya dinyatakan positif menderita DB. Informasi yang dikumpulkan di Puskemas Busungbiu I Senin (1/2) kemarin menyebutkan, Erin menunjukkan gejala demam mulai Kamis (28/1) lalu. Dia sempat menolak diajak ke dokter, sehingga Jumat pekan lalu, sekitar pukul 07.00 pagi, korban dibawa ke Puskesmas Busungbiu I oleh kerabatnya. Saat diperiksa, suhu tubuh Erin 37,6 derajat celcius. Pada hidungnya ditemukan bercak darah sudah mengering. Kondisi kesadaran Erin juga stabil. Selain itu, petugas tidak menemukan bintik-bintik merah di tubuhnya. Atas hasil diagnosis itu, petugas puskesmas menyarankan agar Erin melakukan tes darah ke laboratorium. Sebelum kembali pulang, Erin diberikan obat penurun panas dan antibiotik. Beberapa jam berselang petugas surveillance P2M Puskesmas Busungbiu I mendapat kabar Erin dalam kondisi lemas. Dia kemudian dibawa ke Puskesmas Busungbiu I. Saat masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), Erin dinyatakan meninggal dunia. Orangtua Erin ketika ditemui di RSUD Buleleng kemarin menuturkan, anak pertamanya sudah menunjukkan gejala demam Senin (25/1) lalu. Sepulang sekolah pukul 13.00 wita anaknya sudah mengeluhkan gejala demam. Saat akan diajak periksa ke dokter, Erin malah menolak tawaran orangtuanya. Kebetulan anak keduanya juga mengalami demam, sehingga ia akhirnya membawa anak keduanya ke dokter lebih dulu. “Waktu kejadian, Erin seperti tidak sakit, panasnya juga sudah turun, namun tidak tahunya anak kami itu sudah meninggal. Setelah anak saya dikubur, saya sekeluarga ke rumah sakit hasil lab kami positif demam berdarah,” katanya. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) I Gusti Ngurah Mahapramana di Kantor Bupati Buleleng kemarin mengatakan, serangan penyakit yang dialami oleh satu keluarga di Busungbiu itu belum bisa dipastikan apakah akibat DB atau penyakit lain. Untuk pasien yang sudah meninggal dunia itu statusnya masih suspect atau bisa dikenal dengan istilah diduga mengidap DB. Menyusul kejadian ini, masyarakat diharapkan melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah-rumah. Penting dilakukan, untuk menghindari merebaknya sejumlah penyakit tropis. Seperti DB, chikungunya, malaria, hingga penyakit zika. Pemerintah di kecamatan juga diminta melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak. “Laporan di Busungbiu itu masih menunggu penelitian lab. Dan beberapa laporan itu baru dicurigai atau suspect. Kami jelaskan penyakit DB ini mirip flu dan ketika ada keluhan bisa saja baru gejala, namun setelah diuji lab negatif,” tegasnya. (kmb38)
Suara Buleleng Pohon Perindang Pohon perindang di pinggir jalan jalur Singaraja-Seririt sudah sering memakan korban pengguna jalan. Karena itu, pihak berkompeten dimohon segera membuat terobosan. Paling tidak bisa mengambil langkah antisipasi oleh dinas terkait, guna mencegah jatuhnya korban lagi. Pengguna jalan perlu diberikan rasa aman dan nyaman. Apalagi ranting dan dahan dari pohon perindang itu sering tersenggol truk-truk bermuatan tinggi. Mandiasa, Seririt Pak Agus, Desa Banjar
Digenangi Air Jalan jalur Singaraja-Seririt seperti di depan SPBU Tangguwisia dan tempat lainnya, selalu saja digenangi air. Lucu, infrastruktur jalan itu kolam saja. Memang hal itu terjadi saat turun hujan. Kendati demikian, berharap ada solusi dari dinas terkait untuk menyikapi masalah yang krusial itu. Pak Raden, Dencarik. (ama)
Bali Post/kmb38
PEDAGANG PROTES - Puluhan pedagang Pasar Banjar protes. Mereka mendatangi kantor perbekel setempat Senin (1/2) kemarin.
Protes Ukuran Kios
Pedagang Datangi Kantor Desa Banjar Singaraja (Bali Post) – Puluhan masyarakat pedagang Pasar Banjar tidak puas. Mereka mendatangi kantor perbekel setempat Senin (1/2) kemarin. Mereka memprotes proses pembagian kios pasar yang baru di sana. Diduga, pembagian tak transparan dan ukuran kiosnya sempit. Pedagang menuding terjadi praktik jual beli kios pasar tersebut. Pantauan di lapangan kemarin, masyarakat pedagang mendatangi kantor perbekel sekitar pukul 09.00 wita. Mereka rela menutup kios seharian untuk menyampaikan aspirasi kepada aparat desa. Di kantor perbekel itu , pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Banjar diterima Perbekel Banjar Ida Bagus Dedy Suyasa didampingi Bendesa Adat Ida Bagus Kosala, dan aparat kepolisian. Ketua Persatuan Pedagang Pasar Banjar, Kadek Widiada, pada pertemuan kemarin mengatakan, sejak pasar yang baru mulai beroperasi, pedagang mulai direlokasi ke pasar baru. Sesuai data yang ada jumlah pedagang seratus orang. Sementara kios yang disiapkan 130 unit. Itu artinya masih ada sisa kios yang belum ditempati pedagang. Pedagang yang sudah direlokasi ini mengeluh lantaran ukuran kios yang baru lebih sempit dibandingkan ukuran kios saat berjualan di pasar lama di Banjar Dinas Melanting. Ukuran kios yang dibagikan itu hanya satu kali dua setengah meter. Pedagang mendesak agar ukuran kios yang disewakan itu diperluas, sehingga bisa lebih banyak menampung barang dagangan. “Ukuran kios yang diberikan kecil sekali dan kalau dipaksakan ini sangat merugikan kami karena tidak bisa menampung barang dagangan lebih banyak,” keluh pedagang.
Selain itu, pedagang juga kecewa dengan pembagian kios yang tidak adil. Sebagai bukti, banyak warga lokal yang ingin berjualan ditolak. Alasannya tidak jelas. Namun faktanya pengelola pasar memberikan kesempatan yang lebih besar untuk warga di luar Desa Banjar, yang berjualan di pasar tersebut. Pedagang membeberkan bukti dugaan praktik jual beli kios. Tidak taggungtanggung nilai penjualan kios mencapai Rp 15 juta. “Banyak warga kami yang ingin berjualan, tetapi tidak diberikan. Kalau mau berjualan harus membeli kios. Karena mahal, warga tidak mampu membayar dan pengelola memberikan izin berjualan kepada warga luar desa,” jelasnya. Menanggapi aspirasi itu, Perbekel Banjar Ida Bagus Dedy Suyasa tidak berani memberikan keputusan. Dia meminta waktu agar pedagang sabar dan pihaknya berjanji memfasilitasi permasalahan ini dengan PD Pasar Buleleng. Menunggu hasil koordinasi itu, Dedy meminta agar masyarakat pedagang tetap berjualan seperti biasa. Pedagang diharapkan tidak melakukan tindakan anarkis. “Karena ini semuanya yang tahu pengelola pasar dan PD Pasar nanti saya akan fasilitasi agar permasalahan ini segara diselesaikan,” tegasnya. Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng Putu Gede Satwikayadnya mengatakan,
Batu Balok Zaman Megalitikum Batu Balok bertumpang yang ditemukan di areal Pura Batur Gangsian, Desa Tinggar Sari, Busungbiu, sangat menarik dan juga memiliki cirri khas. Walau belum ada temuan valid dari proses penelitian ilmiah, batu balok bertumpang itu disebut-sebut sudah ada sejak zaman purba. Pada era apakah estimasi ilmuan ditemukan situs tersebut? SEJARAWAN FIS Undiksha Singaraja, Drs. I Made Pageh, M.Hum., menilai peninggalan batu balok bertumpang di areal Pura Batur Gangsian, Desa Tinggar Sari, diyakini dikerjakan tangantangan trampil manusia purba pada zamannya. Temuan batu balok itu diperkirakan dibuat manusia pada masa prasejarah atau tepatnya pada zaman megalitikum. Penelitian terhadap batu balok temuan masyarakat di Desa Tinggar Sari, kata akademisi Made Pageh, memang belum dilakukan. Berdasarkan hipotesis sementara, batu balok itu berasal dari zaman megalitikum. Bentuk batunya hampir sama yakni seluruhnya rata. Karena itu, batu itu terkesan unik. Konon batu balok berusia tua tersebut, dimanfaatkan pada zamannya sebagai tempat pemujaan kepada leluhur. “Jadi, bisa dikatakan dikerjakan manusia purba di masa peradaban batu. Bahkan, dalam mengkreasi tumpukan batu, itu membutuhkan alat-alat terbuat dari besi. Itu dipastikan telah memasuki zaman besi. Selanjutnya, dikenal dengan zaman megalitikum. Di sana manusia purba melakukan pemujaan kepada roh leluhurnya. Batu-batu berukuran besar itulah dipergunakan sebagai media pemujaan,” jelas Pageh Senin (1/2) kemarin. Pada peradaban zaman
megalitikum, kata Pageh, telah mengenal sistem religi atau kepercayaan yang diafirmasikan kepada nenek moyang. Manusia memohon perlindungan kepada roh leluhurnya, selain kepada tetua desa. Tujuannya bukan lain memohon keselamatan terhadap desa dan juga keluarganya. “Maka muncul disebut pemujaan batu besar. Ada berbagai jenis menhir (batu berdiri), punden berundak (dasar batu disusun bertingkat bertumpuk berundak), ada sarkopah (peti dari batu), dan jenis lainnya,” paparnya. Berkaitan dengan pemujaan, biasanya ikut ditemukan benda linggayoni. Di mana memiliki wujud purusha pradana alias maskulin -feminin. Manusia purba memiliki kepercayaan menggunakan sarana pemujaan batu berukuran besar. Masanya pada zaman prasejarah. Selanjutnya, menusia mengenal tulisan. Kemudian manusia dikategorikan telah masuk di zaman sejarah. “Manusia berpikir hidup mereka ada karena bertemunya dua unsur laki-laki dan perempuan. Maka terjadilah kehidupan dan kesuburan di masyarakat. Mereka memuja menggunakan batu besar. Pemilihan batu besar itu supaya tampak istimewa. Batu besar apalagi bentuknya bagus, lebih diapresiasi daripada batu-batu
Drs. I Made Pageh, M.Hum. kecil,” kata Pageh. Sejumlah wilayah seperi kawasan Tinggar Sari, Sepang, memiliki kaitan erat dengan nilai-nilai sejarah di kawasan Cekik, Bali Barat, sebagai tempat permukiman pada masa lampau. “Kalau dikaitkan dengan zaman penduduk di masa lampau, memiliki korelasi signifikan. Pada dasarnya permukiman zaman prasejarah berada di dekat sumber-sumber air. Hal itu ada di areal pegunungan, hutan berisi berbagai sumber makanan,” tambahnya. Pageh menilai situs bebatuan di Desa Tinggar Sari
ukuran kios sebenarnya dibuat melebihi standar yang diharuskan. Sesuai SNI Pasar Rakyat ukuran standar minimal dua meter persegi. Namun pemkab membuat ukuran kios 3,375 meter persegi. “Kalau ikuti ukuran pasar lama takutnya menyalahi aturan yang sudah ada, sehingga kami buat memenuhi standar yang diwajibkan. Dan itu sudah melebihi dari kios lama,” katanya. Terkait dugaan jual beli kios, Satwikayadnya membantah tudingan itu. Dikatakan, jual beli kios itu resmi diberikan kepada masyarakat yang bersedia membayar sesuai harga yang sudah ditentukan. Bahkan, hasil penjualan itu masuk menjadi pendapatan resmi PD Pasar. Kios yang dijual itu merupakan sisa kios setelah seluruh pedagang menempati kios di Pasar Banjar. Sisa kios itu merupakan hak perusahaan pengelola pasar. Disebutkan jumlah pedagang tercatat 130 orang. Sementara kios yang dibangun 245 unit. Dari jumlah ini ada 115 kios yang dikelola oleh PD Pasar. Perusahaan merencanakan menerapkan sistem kontrak dalam limit waktu tertentu untuk sisa kios tersebut. “Kami memang menjual dan itu resmi ada kuitansi dan uangnya masuk ke pendapatan perusahaan. Wajar saja kami menjual kepada warga yang menyepakati harga yang kami tawarkan,” tegasnya. (kmb38)
Demi Kebutuhan Keluarga
Sudiasa Gadaikan Tiga Motor Curian
Singaraja (Bali Post) Wayan Sudiasa (44 tahun) menjadi tersangka pencurian sepeda motor (curanmor). Belum lama ini Sudiasa, yang beralamatkan di Jalan Pulau Buton, Banyuning itu nekat menggadaikan tiga motor curiannya itu. Aksinya itu dilatarbelakangi kebutuhan keluarga sehari-hari. Bak pepatah, sepandaipandai tupai melompat, toh aksi Sudiasa ketahuan dan saat ini dia sudah ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Kota Singaraja. Kasus pencurian itu sudah lama, Minggu (17/1) lalu pukul 17.00 wita. Semula polisi menerima laporan dari korban Gede Agus Juliawan (40) warga Kelurahan Banyuning. Korban melapor handphone dan motor Honda Beat warna putih DK 8258 VW, miliknya dicuri maling, ketika korban tidak berada di rumah. “Kami langsung perintahkan anggota buser mencari informasi ke lokasi tempat-tempat gadai motor. Hasilnya ditemukan di daerah Banyuning, motor Honda Beat itu ternyata sudah digadaikan,” ujar Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata seizin Kapolres AKBP Harry Haryadi Badjuri, Senin (1/2) kemarin. Tersangka Sudiasa tertangkap setelah dipancing polisi. Modus pencurian tersangka memanfaatkan kelengahan ibu korban yang berusia tua. Ketika rumah dalam kondisi sepi, baru tersangka beraksi. Bukan saja motor, handphone juga langsung digasak. Tersangka Sudiasa lalu menuju rumah saksi Nyoman Pasek Sudarsana
(50) di Jalan Samratulangi, Penarukan. Saksi dimintai tolong meminjamkan uang dengan jaminan sepeda motor. Tersangka beralasan, motor yang dimaksud itu kepunyaan tersangka. Sedangkan HP curian digadaikan di kawasan Penarukan seharga Rp 1,8 juta. Pengembangan aksi tersangka berlanjut. Ternyata, dia juga menggadaikan dua motor lainnya di daerah Sangsit. Jenisnya Yamaha F1ZR DK 3067 VH dan Honda Scoopy DK 5552 LR. Ketiga motor yang digadaikan tersangka itu berhasil ditemukan dan langsung diamankan polisi sebagai barang bukti. Tersangka Sudiasa mengakui memiliki usaha batako. Ia mencuri karena kepepet memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan ketiga pemilik motor yang dicurinya itu dikenal tersangka. Jenis motor Honda Beat ia gadaikan Rp 3 juta, Honda Scoopy Rp 3 juta, dan Yamaha F1ZR seharga Rp 1,2 juta. “Saya curi motor dengan berpura-pura meminjam kunci ke orangtua pemilik motor. Uangnya saya pakai belanja beli baju sama kebutuhan sehari-hari keluarga. Ini baru pertama kali saya lakukan. Tiga motor ini saja saya curi, gak ada yang lainnya Pak. Semuanya digadai di satu tempat,” katanya. Kabag Ren Polres, Kompol Nyoman Kartika, seizin Kapolres Harry Haryadi, memberi penghargaan kepada enam anggota unit reskrim sidik dan lidik dalam mengungkap kasus curanmor ini. Ia berharap seluruh anggota polisi lebih bersemangat mengungkap kasus-kasus kriminalitas di lapangan. (kmb34)
Ditemukan Situs Batu
SITUS benda purbakala ditemukan di lingkungan Pura Batur Gangsian, Desa Tinggar Sari, Busungbiu. Bentuk batu itu unik, menyerupai balok-balok. Panjangnya sekitar dua meter. Sedangkan diameternya 50 centimeter. Anehnya, batu balok itu tertata rapi dan memiliki susunan berundak. Masyarakat mempercayai bebatuan yang terpasang vertikal dan horizontal itu memiliki nilai sejarah luar biasa di Bali Utara. Sayang keberadaan situs itu belum terungkap secara gamblang. Sejumlah pasang batu terkumpul tinggi. Anehnya, batu batu itu membentuk perbukitan. Warga telah memasang kain poleng alias hitam putih di ujung batu balok. Diperkirakan masih
ada batu yang tertimbun, tetapi masih belum bisa dipastikan jumlahnya, karena terhalang rumput tebal di sekitar batu. Pura dan situs bebatuan itu oleh warga setempat dijadikan tempat suci. Dipercaya, batu itu sebagai simbol dewa kemakmuran, untuk memohon rezeki. Perbekel Tinggar Sari, Ketut Perbawa, mengatakan sedikitnya situs balok-balok itu ada empat hektar luasnya. Tetapi sejauh ini, asal usul batu balok itu belum bisa dipastikan. Alasannya, tidak ada cerita atau temuan tulisan sejarah penelitian menyangkut balok bebatuan itu. Apabila dikaitkan dengan faktor alam kondisi balok batu sulit diakui. Pasalnya, bentuknya tertata rapi
dan diduga dikerjakan tangan-tangan terampil manusia pada zamannya. “Tumpukan baru ini sama sekali tidak berisi perekat. Kondisi batu sudah sedemikian rupa semenjak ditemukan masyarakat di desa kami. Hebatnya, batu ini seperti ada yang menyusun saja. Jika muncul secara alami kami rasa sulit. Persoalannya, seluruh balok terbuat dari batu dan juga rapi,” ujar Perbawa Senin (1/2) kemarin. Pihaknya berencana membuat catatan sejarah asal mula bebatuan balok di areal Pura Batur Gangsian itu. Sejarawan atau arkeolog, perlu memeriksa dengan teliti benda peninggalan purbakala tersebut. (dgk)
Bali Post/dgk
itu memiliki suatu kemiripan dengan beberapa peninggalan prasejarah di Bali. Seperti di Pura Gelgel, Pura Pancering Jagat, Pucak Penulisan, Pura Agung Menasa, dan desadesa lainnya. “Temuan batu di Desa Tinggar Sari ini, perlu diteliti dari perspektif arkeologi, apakah memang sudah ada temuan pada masa lalu. Apa saja dikerjakan di sana. Sebaliknya, batu dikerjakan di tempat lain, dan dibawa di mana situs itu ditemukan. Ini harus menjadi perhatian khusus, cara manusia purba membawa dan mencari batu itu,” tandasnya. (dgk)
Bali Post/dgk
BATU BALOK - Masyarakat menemukan batu berbentuk balok di areal lingkungan Pura Batur Gangsian, Desa Tinggar Sari, Busungbiu, Senin (1/2) kemarin.
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Operasi Malam
Polisi Amankan ”Airsoft Gun”
Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana mengamankan airsoft gun saat operasi malam di Jalan Sudirman Jembrana belum lama ini. Saat operasi dilaksanakan jajaran Polres Jembrana mengamankan mobil Subaru L 1673 YO yang dikemudikan Tri Bakti Indrajaya (52) dari Surabaya. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana, Senin (1/2) mengatakan saat digeledah di dalam mobil tersebut ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya satu pucuk win gun 733, satu pucuk jerico, 20 botol green gas, satu pucuk senapan angin, 4 DZ CO2,
dan sejumlah barang bukti lainnya. Dikatakan saat diamankan di Polres Jembrana Tri Bakti sudah diberi kesempatan untuk menunjukkan dokumen, namun hingga saat ini belum bisa menunjukkannya, sehingga barang bukti itu akan digeser ke Polda Bali. “Pelaku hanya bisa menunjukan rekomendasi penjualan airsoft gun. Pelaku mengatakan barang tersebut akan dipakai untuk latihan menembak di Denpasar, namun pelaku tidak punya kartu keanggotaan dari Perbakin. Jadi itu hanya personal,“ jelas Sudarma Putra. Barang bukti tersebut, kata Sudarma Putra, akan dilimpahkan ke Polda Bali. (kmb)
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Barang bukti airsoft gun diamankan di Polres Jembrana.
Wabup Minta PDAM Segera Lunasi Utang
Negara (Bali Post) – Hingga saat ini salah satu perusahaan daerah, PDAM Tirta Amerta Jati masih menunggak utang hingga miliaran rupiah. Selain utang sejak tahun 1997 itu, PDAM juga dituntut meningkatkan pelayanan, karena perusahaan penyedia air minum ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan, Senin (1/2) kemarin meminta agar manajemen PDAM Tirta Amertha Jati segera melunasi utang yang hingga per 31 Desember 2015 jumlahnya mencapai Rp 14 miliar lebih ini. Namun, setelah mendapatkan kebijakan dari pemerintah pusat penghapusan sebesar Rp 10,5 miliar. Sisanya berupa pokok dan bunga harus dilunasi dengan dicicil hingga akhir tahun 2017. Semuanya ini tertulis dalam audit memorandum PDAM oleh BPKP. Selain melunasi utang, PDAM juga dituntut untuk membenahi pelayanan yang selama ini kurang bagus menjadi lebih bagus. Sehingga diharapkan PDAM bisa menjadi perusahaan yang menunjang PAD (Pendapatan Asli Daerah). Pelayanan seperti mengurangi tingkat kebocoran, memperluas cakupan pelayanan, serta ketersediaan air baku harus ditingkatkan. Begitu juga pencatatan aset juga harus sesuai dan tertata. Sementara itu, Direktur PDAM Jembrana Ida Bagus Kerta Negara mengatakan PDAM saat ini melakukan penyusunan program kerja, di antaranya pelunasan utang yang membebani perusahaan. Dan sejak tahun 2010 hingga 2015 sudah mulai dicicil kurang lebih hingga Rp 2,2 miliar. PDAM berusaha maksimal guna mengutamakan pelayanan kepada ribuan pelanggan PDAM. Di antaranya dengan melakukan pembenahan internal pegawai. (kmb26)
Rumah Disambar Petir, Dua Penghuninya Terluka Negara (Bali Post) Sebuah rumah warga di Desa Air Kuning, disambar petir. Akibatnya, Husni (40) dan anaknya, Irawan (12) yang sedang berada di dalam rumah, mengalami luka terkena pecahan genteng. Keduanya sempat dirawat di puskesmas, Senin (1/2) kemarin. Posisi rumah mereka berada di tengah permukiman warga, namun hanya rumah Husni yang saat itu tersambar petir. Saat kejadian sekitar pukul 16.30 wita, kondisi di desa pinggir pantai itu hujan lebat disertai petir. Tiba-tiba satu kilatan petir menyambar ke rumah Husni tersebut. “Lampu langsung mati, dan rasanya sambaran petir di dekat sini,” terang Sudirman salah satu kerabat yang tinggal sekitar 50 meter dari rumah korban. Setelah dicek ternyata di rumah Husni dan beberapa warga menuju lokasi. Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Yeh Kuning. Setelah tersambar petir, kondisi rumah nampak mengalami pecah di bagian genteng. Begitu pula antena televisi nampak terpotong dan televisi di dalam rumah pecah. Kerasnya sambaran petir mengakibatkan kedua penghuni rumah itu terkena pecahan kaca jendela dan genteng. Kapolsek Kota Negara Kompol Made Prihenjagat, yang turun ke lokasi kemarin malam membenarkan kejadian tersebut. Petir menyambar rumah nelayan tersebut dan korban dirawat di puskesmas lantaran luka akibat tertimpa genteng dan pecahan kaca. Sementara itu, informasi yang diperoleh dari puskesmas, korban tersambar petir bukan hanya dari Air Kuning. Beberapa warga juga ada yang sempat menjalani perawatan, namun sudah bisa pulang setelah menjalani perawatan. (kmb26)
Telepon Penting
Bali Post/kmb26
MELINTAS – Kendaraan barang (truk) akhirnya dibolehkan melintas termasuk bus-bus AKAP, namun dengan batasan berat berdasarkan sumbu.
Jembatan Dangin Tukadaya Difungsikan
Bobot Truk Dibatasi Berdasarkan Sumbu
Negara (Bali Post) – Sejumlah sopir truk mengaku kecewa lantaran bobot kendaraan yang melintas khususnya kendaraan barang dibatasi berdasarkan sumbu. Pasalnya, sebagian besar truk yang melintas dari Jawa, tidak sesuai beban batas maksimal yang ditentukan. Mereka bahkan sempat bergerombol dan mengaku tidak akan melintas jembatan yang sudah dibuka, Senin (1/2) kemarin. Sebelumnya digelar rapat lintas instansi yang dikoordinir Kepala Dinas PU Jembrana I Gusti Putu Mertadana. Hadir juga dalam kesempatan itu, perwakilan Balai Jalan Nasional, Koordinator Jembatan Timbang Cekik, Polres Jembrana, Dinas Perhubungan dan perwakilan sopir. Dari rapat kemarin disepakati batasan bobot kendaraan yang melintas berdasarkan sumbu. Untuk kendaraan barang bersumbu 1, batasannya 15 ton, sumbu 2 batasannya 25 ton dan tiga sumbu maksimal 50 ton. Untuk memastikan berat truk itu, sopir juga harus membawa struk (manifest) penimbangan dari Jembatan Timbang. Untuk dari arah barat (Gilimanuk)
bisa struk dari jembatan timbang di Jawa Timur. Namun untuk yang dari arah timur (Lombok) yang menjadi kendala karena tidak ada jembatan timbang. Tetapi selanjutnya diputuskan truk agar mampir ke terminal kargo di Denpasar meminta struk. Mendapati pembatasan berat beban kendaraan truk itu, sejumlah perwakilan sopir truk sempat protes, baik saat rapat maupun di luar. Pasalnya, rata-rata untuk kendaraan satu sumbu, bebannya melebihi dari yang ditentukan, yakni 15 ton. Bahkan hingga menjelang jembatan dibuka, sejumlah sopir nampak kecewa dan bila ini tetap diberlakukan para
sopir tidak melintas. “Banyak truk yang melebihi tonase, di Jawa dibolehkan. Kalau di sini tidak boleh, jelas kami protes,” terang Fauzi (39) salah satu perwakilan sopir. Semestinya apabila pemerintah benar-benar ingin menerapkan aturan tersebut, dimulai dari jembatan timbang yang ada di Jawa. Sebab sebagian besar jembatan timbang di sepanjang jalur pantai utara, meloloskan beban yang saat ini dilarang. Para sopir juga membandingkan dengan kondisi serupa (jembatan rusak) di Jawa Timur beberapa waktu lalu. Dengan jembatan Bailey (darurat) bahkan jembatan dengan landasan kayu pohon kelapa truk-truk bisa
SELAMA menjadi sopir rent car sejak lima tahun lalu dan kerap nongkrong di Bandara Ngurah Rai, tidak pernah terbayangkan oleh Eko Heri Purwanto (44) yang beralamat Jl. Pemogan Gang Anggrek XI/9 Denpasar akan menjadi korban perampokan. Saat kejadian, Senin (1/2) sekitar pukul 01.30 Eko yang memiliki dua orang anak ini bertemu dengan kedua tersangka di Bandara Ngurah Rai. “Saya tidak curiga dengan kedua tersangka. Mereka mengaku baru turun dari pesawat datang dari Yogyakarta,” jelas Eko ditemui di Polres Jembrana, kemarin. Saat itu, katanya, kedua tersangka, Zaenal Arifin (36) dan Wahyu Susanto (26), mengatakan akan bekerja di proyek di Pertamina Ketapang. “Saat itu kami sepakati harga sewa plus antar Rp 600 ribu,” kata Eko. Mereka sempat berkenalan sambil berbincang-bincang dalam mobil Avanza hitam DK 1354 AV milik korban sendiri. Sekitar 1 km, pelaku Zaenal yang duduk di samping korban minta turun di Alfamart untuk membeli jamu karena mengaku masuk angin. “Saya tidak tahu apakah dia benar beli tolak angin atau beli lakban, yang jelas dia bilang beli tolak angin,” kata Eko. Kemudian perjalanan dilanjutkan. Di perjalanan Eko melihat kedua pelaku selain sibuk main HP, juga sempat tertidur. Sesampai di wilayah Perancak, Jembrana karena jembatan putus arus lalu lintas di Jembrana dialihkan, pelaku Zaenal minta turun
untuk kencing di kawasan rawa-rawa di Perancak. “Dia turun, katanya untuk kencing, saya juga turun karena juga ingin kencing. Saya tidak tahu apa dia ambil kayu atau apa,” kata Eko saat diperiksa penyidik di Polres Jembrana. Kemudian perjalanan dilanjutkan kembali ke Gilimanuk. Sesampai di kawasan hutan Cekik, tiba-tiba pelaku Zaenal minta turun karena mengaku ingin muntah. “Dia jongkok, saya kira benar muntah, dia minta saya untuk mijat pundaknya. Saya sebenarnya mulai curiga kenapa bukan temannya yang diminta mijat, saya turuti saja tapi saya jaga jarak,” jelasnya. Diduga tidak ada kesempatan untuk beraksi kemudian Eko diminta melanjutkan perjalanan. Ketika korban duduk di depan setir, Zaenal yang sebelumnya duduk di sampingnya pindah ke belakang korban dengan mengaku agar tidak mabuk lagi. Sementara Wahyu pindah ke depan samping korban. Ketika kendaraan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk sepi tiba-tiba korban dicekik dan dibekap dari belakang oleh pelaku Zaenal. “Saya sempat berontak tapi terhalang sabuk pengaman. Saya sempat bunyikan klakson keras-keras tetapi tidak ada yang lewat. Tangan saya dan muka saya dilakban semua. Kaki saya ketika saya naikkan untuk membunyikan klakson juga dilakban. Jadi saya seperti mumi karena dilakban semua. Saya juga sempat dipukul beberapa kali ketika Zaenal mau mengam-
bil alih kemudi. Saya sempat pingsan lima menit. Ketika siuman melihat situasi tidak memungkinkan saya purapura pingsan,” cerita korban. Kemudian kemudi diambil alih oleh Zaenal dan korban dibawa ke arah Singaraja. Diduga karena ramai kendaraan di wilayah tersebut, mobil balik arah dan kembali ke TKP pertama atau saat korban diikat dengan lakban. Sampai di TKP korban dilempar ke semak-semak pinggir hutan kawasan TNBB, Cekik Gilimanuk. Kedua pelaku kemudian melarikan diri ke arah Gilimanuk. Sementara korban yang pura-pura pingsan, melihat situasi aman berusaha melepaskan diri dari jeratan lakban. “Pertama saya lepas bagian kaki kemudian tangan dan muka saya,” jelasnya. Korban berusaha mencegat beberapa kendaraan tidak berhasil. Akhirnya dia ditolong oleh seorang pengendara sepeda motor dan diantar sampai di Pos Cekik. Korban pun melaporkan kejadian perampokan tersebut kepada polisi. “Saya perkirakan pelaku tidak jauh, sehingga saya minta segera diinformasikan di radio. Saya diajak sama polisi naik mobil patroli ke pelabuhan dan saya cek di tempat pembelian tiket ternyata mobil saya sudah masuk kapal,” jelasnya. Korban dan petugas mengecek ke dalam kapal feri, dan mobil ditemukan. Sementara petugas berusaha memburu kedua pelaku. Akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap dan digiring ke Polsek Kawasan Gilimanuk. Kasusnya dilimpahkan ke Polres Jembrana untuk dikembangkan. Saat ditangkap, kata Eko, pelaku sempat minta maaf. “Saya hampir main hakim sendiri. Syukur Kapolsek Gilimanuk mengingatkan saya,” jelasnya. Eko mengaku belum memberikan informasi yang benar terkait kejadian itu kepada keluarganya karena takut istrinya shock. “Istri dan anak belum kami beri tahu. Saya hanya mengabari kalau saya diserempet di Gilimanuk saja sehingga harus berurusan dengan polisi,” kata Eko. Dengan kejadian itu, Eko mengalami luka lebam di bagian lehernya dan pipinya sempat bengkak. Eko mengaku tidak trauma dengan kejadian itu karena hanya itu penghidupannya. “Mungkin nanti tidak bekerja di malam hari saja,” katanya didampingi kerabatnya. (kmb)
Selamat karena Pura-pura Pingsan
jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Eko Heri Purwanto
Bali Post/kmb
melintas leluasa. Mereka juga mengaku kompak tidak melintas apabila aturan ini diberlakukan tanpa ada toleransi. “Ya kalau pengusaha mau mengikuti ini, kalau tidak? Lebih baik kami tidak jalan sekalian. Untuk apa dilakukan uji coba kemarin bisa sampai 35 ton?” seru sopir lainnya. Kendati sempat menuai protes, jalur jembatan dari kedua arah akhirnya tetap dibuka. Sempat terjadi kericuhan ketika petugas berupaya tegas meminta struk berat beban truk. Namun, akhirnya sejumlah truk diperbolehkan melintas baik dari arah Gilimanuk maupun arah timur. Kepala Seksi Pelaksanaan Jalan Wilayah VIII, Nusakti Yasa, mengatakan keputusan pembatasan beban yang melintas itu dilakukan untuk mengantisipasi kondisi jembatan yang digunakan sementara ini tidak rusak. Dan berat beban maksimal
itu juga sesuai ketentuan. Apabila mau, perusahaan bisa mengikuti dengan menaikkan ongkos transportasi. “Kalau terus begini pengusaha yang diuntungkan, sementara uang rakyat habis untuk perbaikan jalan yang rusak. Harus ada kemauan,” ujarnya. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Gede Sumadra Kerthiawan mengatakan sesuai hasil rapat jembatan dibuka siang kemarin. Tetapi pihaknya meminta agar Dinas Perhubungan proaktif mensosialisasikan aturan ini, bahwa beban truk yang boleh melintas dibatasi dan harus membawa struk. Saat kondisi sepi, semua kendaraan baik barang maupun kendaraan keluarga (mobil sejenis) bisa melintas di jembatan sementara itu. Tetapi apabila kondisi krodit, kemungkinan besar akan diterapkan rekayasa lalu lintas mengalihkan jalur KK dan sepeda motor ke jalan alternatif di pedesaan. (kmb26)
Bali Post/kmb
TERSANGKA - Dua tersangka perampokan terhadap sopir rent car dan barang bukti diamankan di Polres Jembrana.
Sopir ”Rent Car” Dirampok di Kawasan Hutan TNBB
Negara (Bali Post) Seorang sopir rent car Eko Heri Purwanto (44) dari Jl. Pemogan Gg Anggrek XI/9 Denpasar dirampok oleh dua orang penyewa, Senin (1/2) dini hari di kawasan hutan TNBB, Cekik, Gilimanuk. Korban dicekik dari belakang kemudian dilakban, dipukul berulang kali dan dibuang ke semak-semak di pinggir jalan kawasan hutan TNBB. Informasi di Polres Jembrana menyebutkan, kejadian ini berawal ketika dua orang tersangka Zaenal Arifin (36) dengan alamat Jl. Nan Tongga No. 11, Pariaman Tengah, Sumatera Barat dan Wahyu Susanto (26) dengan alamat Kapas Madya 3-f/15 Kec. Tambak sari, Kodya Surabaya berpura-pura menyewa rent car Avanza DK 1354 AV di Bandara Ngurah Rai, Senin (1/2) pukul 02.00. Kemudian kedua tersangka dan korban yang juga sopir rent car tersebut saling tawar menawar karena pelaku minta diantar ke Gilimanuk. Disepakati harga sewa Rp 600 ribu tetapi harus disopiri korban. Namun, di tengah perjalanan, korban dibekap dan dilakban serta dipukul hingga sempat pingsan. Setelah siuman melihat situasi tidak memungkinkan untuk meloncat dari mobil, korban berpura-pura pingsan. Oleh
pelaku korban akhirnya dilempar ke semak-semak di pinggir jalan raya Denpasar- Gilimanuk kawasan hutan TNBB Cekik, Gilimanuk. Melihat mobilnya dilarikan, korban akhirnya berusaha menyelamatkan diri dan mencegat sejumlah kendaraan tetapi tidak berhasil. Ketika mencegat seorang pengendara sepeda motor, korban akhirnya diantar ke Pos Polisi di Cekik. Kejadian itu akhirnya dilaporkan dan dilakukan penyelidikan. Dengan kesigapan pihak kepolisian kedua tersangka akhirnya berhasil diamankan di dalam kapal ketika berusaha menyeberang ke Jawa. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 1 unit mobil Avanza DK 1354 AV, 1 buah lakban masih utuh dan bekas dipakai mengikat korban, 1 batang kayu, 1 buah HP Samsung, dan uang sebesar Rp 590.000. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP A.A. Gde Arka didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka pencurian dengan kekerasan tersebut. Kini kedua tersangka diamankan di Polres Jembrana dan dijerat pasal 365 KUHP. (kmb)
Selasa Paing, 2 Februari 2016
KARANGASEM
13
Dua Subak Empelan Krisis Air, Petani Resah Amlapura (Bali Post) – Dua subak empelan yakni Empelan Gelgel dan Bekukih di Desa Ababi, Karangasem mengalami krisis air. Masalahnya, mata air Blegondang yang sejak zaman dulu mengairi sawah di Subak Bekukih itu, sejak beberapa tahun ini disadap PDAM Karangasem. Akibat areal persawahan seluas sekitar 30 hektar itu krisis air irigasi, para petani menjadi resah. Anggota Komisi II DPRD Karangasem Drs. Made Dipta mengatakan hal itu Senin (1/2) kemarin. Menurut Dipta, keresahan para petani itu sebenarnya sudah sejak lama. Beberapa tahun lalu, petani setempat juga sudah pernah minta agar pihak PDAM membagi air kepada petani. Pertemuan di balai masyarakat di Bias Kelod sudah beberapa kali dilakukan. Saat itu, hadir juga dari Kadis PU Karangasem dan petani dijanjikan diberikan proyek pembangunan irigasi. Selain itu, disepakati di bak bronkaptering dipasang tiga pipa. Pipa terbawah untuk petani dan pipa lainnya untuk PDAM, di mana airnya untuk melayani pelanggan PDAM di wilayah Tiyingtali sampai Seraya. Namun, kata Dipta, air itu akhirnya tak sampai ke Seraya karena di tengah jalan seperti di Tiyingtali, di Penaban dan sekitarnya sudah habis untuk melayani pelanggan PDAM lebih dari 1.500 sambungan. Sebenarnya, kata Dipta, petani tak keberatan air dari mata air di desa itu disadap untuk keperluan masyarakat. Namun, warga hanya minta agar air itu dibagi sama-sama. Di mana, saat debitnya kecil, sama-sama kecil dapat air. Namun pembagian air dengan bergilir, misalnya saat malam hari untuk mengairi sawah, sementara siang hari untuk dipakai air baku PDAM. ”Pihak PDAM katanya masih mengkaji soal pembagian air itu dan ketentuan di PDAM masih dibahas untuk diubah,” kata Dipta. Dia mengaku prihatin melihat sawah di desanya krisis air irigasi yang menyebabkan petani kesulitan menanam padi. Padahal, sebagian besar petani di sana merupakan petani penggarap dan ketika pemilik sawah atau tuan tanah minta penggarapnya bertanam padi, pihak penggarap tak berani melanggar. “Saya minta PDAM memerhatikan kesulitan para petani ini. Petani berharap paling tidak sawahnya kebagian air, sekadar untuk bisa membajak terutama pada musim kemarau,” katanya. Dipta menambahkan, salah satu penyebab sawah di subak dua empelan itu krisis air bersih karena memang sumber mata air di Blegondang debitnya menurun. Tahun 2014 lalu, PU Karangasem sempat melakukan mengukuran dan diketahui debit mata air di sana masih 250 liter per detik. Namun hasil pengukuran pada tahun 2015, debit air tinggal 100 liter per detik. “Kalau memang debit airnya mengecil, petani minta agar ketersediaan air itu dibagi. Jangan sampai petani setempat yang mestinya didahulukan, malah sama sekali sawahnya tak kebagian air,” tegas Dipta. (013)
Bali Post/013
KEMACETAN - Truk besar terjebak kemacetan di jalan sempit berkelok tajam di kawasan Berina, Karangasem karena ada truk lain terperosok di jalur tersebut.
Dijadikan Jalur Alternatif
Jalan Lingkar Utara Dinilai Tak Layak Amlapura (Bali Post) –
Jalan lingkar utara Bali, khususnya di wilayah Karangasem, terbukti tak mampu menjadi jalan alternatif bagi jalan jalur selatan seperti saat pengalihan arus lalu lintas akibat jebolnya jembatan di Tukaddaya, Jembrana. Padahal, status jalan jalur utara itu sama-sama jalan nasional. Ketua Komisi I DPRD Karangasem Komang Sudanta dan anggota Komisi II DPRD Bali Nyoman Suyasa mengatakan hal itu, Senin (1/2) kemarin. Menurut Sudanta, bukti jalan lingkar utara itu tidak representatif bisa dilihat ketika ada pengalihan truk besar ternyata mengalami banyak masalah di tengah jalan. Khususnya, di sejumlah jalur dengan jalan sempit dan tikungan tajam. Misalnya, di tanjakan dengan tikungan di depan Pura Tegeh, Tulamben. Di jalur berbahaya ini, truk dengan beban berat
sering kali tak kuat naik, sehingga akhirnya mundur dan terperosok menabrak tembok. “Truk mundur karena tak kuat naik di tanjakan dengan tikungan tajam itu juga sangat membahayakan pengendara di belakangnya,” ujar wakil rakyat dari Desa Tegallinggah ini. Truk terperosok saat pengalihan lalu lintas dalam sepekan terakhir ini juga ser-
ing terjadi di tikungan Desa Kertamandala di dekat kantor perbekel setempat. Jalur yang paling parah adalah di kawasan Berina, di mana badan jalan sempit dan banyak tikungan tajam yang di sisi kanan atau kirinya diapit tebing bukit dan jurang. ”Tak hanya di dua kawasan itu, di tikungan Temega juga kerap macet. Padahal, medannya tak begitu menanjak, tapi me-
Seragam Bupati dan Wabup Dianggarkan Rp 80 Juta
Bali Post/kmb31
OLAH TKP - Tim Labfor dan kepolisian saat melakukan olah TKP di dalam gudang yang sebelumnya terbakar, Senin (1/2) kemarin.
Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Sembako Amlapura (Bali Post) Pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan terhadap kebakaran gudang sembako di Banjar Dinas Triwangsa Desa Bungaya Kangin, Bebandem, Senin (1/2) kemarin. Polisi juga menerjunkan Tim Labfor untuk mengetahui penyebab kebakaran gudang yang menyimpan ratusan karung beras dan berbagai jenis palen-palen itu. Olah TKP bersama Labfor selama dua jam, belum memperoleh kesimpulan, apakah gudang ini terbakar atau sengaja dibakar pihak tertentu. Ditemui seusai olah TKP, Kapolsek Bebandem AKP Gede Juli mengatakan, TKP sudah diamankan pihak kepolisian pasca-api berhasil dipadamkan tim Pemadam Kebakaran, Minggu (31/1) malam. Proses olah TKP bersama Labfor dilakukan sejak pukul 11.30 sampai 13.30 wita. Tim Labfor terdiri dari tiga orang personel. Bekas komponen yang terbakar telah diambil sampelnya untuk diteliti lebih lanjut. Penyebab kebakaran memang masih misterius. Di lokasi tidak ada korsleting listrik. Bahan-bahan yang mudah terbakar juga tidak ada. Dari mana datangnya sumber api, ini masih menjadi fokus Tim Labfor. “Sampelnya sudah diambil. Hasilnya sekitar sebulan lagi baru bisa diketahui. Apakah gudang ini terbakar atau sengaja dibakar,” kata AKP Gede Juli. Selain olah TKP, pihak kepolisian dari Polsek Bebandem juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Di antaranya saksi mata yang pertama kali melihat titik api sudah membesar membakar atap gudang, Ida Bagus Weda Apriana bersama Jero Asti. Sejauh ini, keterangan saksi-saksi baru sebatas mengungkap kronologis peristiwa kebakaran. Belum ada titik terang dan bukti-bukti yang mendukung bagaimana peristiwa kebakaran ini terjadi. “Pemiliknya belum bisa kami mintai keterangan. Pemiliknya tinggal di Denpasar dan sedang ada kegiatan upacara,” katanya. Gede Juli menegaskan, kasus ini sedang didalami pihak kepolisian dengan memeriksa saksi-saksi lain. Pihak kepolisian memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 200 juta. Sebelumnya, Gudang sembako Ida terbakar, Minggu (31/1) malam sekitar pukul 21.30 wita. Satu dari tiga lokal gudang ludes terbakar bersama sebuah mobil pick up hitam DK 9717 SR di dalamnya. Penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian, karena dipastikan bukan dari korsleting listrik. Seorang warga sekitar, Bagus Wartama (44), mengatakan, api sudah membesar menghanguskan satu lokal gudang dari sisi utara gudang. Api membesar membubung tinggi di atas atap gudang berukuran sekitar 10 meter x 20 meter itu membuat warga sekitar panik dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Situasi makin membahayakan setelah gudang sembako tepat di selatan toko Alfamart ini meledak sebelum petugas melakukan pemadaman. Seluruh isi satu lokal gudang ini ludes terbakar. Sumber ledakan diketahui berasal dari mobil pick up yang terbakar di dalam gudang. “Di tengah api membesar, ada ledakan keras. Sepertinya dari mobil pick up itu,” katanya. Pemadam kebakaran langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam dan segera menyemprotkan air ke TKP. Sedangkan warga sekitar langsung membantu mengevakuasi sembako, seperti ratusan karung beras dari lokal gudang di sebelahnya yang masih bisa diselamatkan ke luar dari gudang. Berselang 30 menit, api sudah berhasil dipadamkan oleh satu regu pemadam kebakaran. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) Menjelang pergantian Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Pemkab Karangasem mulai mempersiapkan fasilitas. Salah satunya, Bagian Umum Setda Karangasem menyiapkan seragam pelantikan dan seragam kerja lainnya. Bagian Umum menganggarkan Rp 80 juta untuk pengadaan seragam baru tersebut. Ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/2) kemarin, Kabag Umum Ni Ketut Rai mengatakan, anggaran yang diposkan dalam DPA (Dokumen Penggunaan Anggaran) Rp 90 juta. Anggaran tersebut dibagi tiga, untuk bupati Rp 40 juta, wakil bupati Rp 40 juta dan Rp 10 juta lagi untuk penjabat bupati. “Kami sudah ketemu dengan ibu Mas Sumatri dan
bapak Artha Dipa berkoordinasi mengenai pengadaan ini untuk persiapan atas instruksi Sekda,” kata Ni Ketut Rai. Rencananya, anggaran Rp 40 juta untuk seragam bupati baru itu terdiri dari beberapa jenis seragam. Mulai dari pakaian dinas upacara (PDU) untuk pelantikan, pakaian dinas harian (PDH), pakaian dinas lapangan (PDL) dan endek. Anggarannya pun sudah termasuk perlengkapan lain, seperti sepatu, pin dan lainnya. “Anggarannya minus baju kebaya yang biasanya diperlukan untuk kegiatan adat,” katanya. Demikian juga anggaran untuk wakil bupati, nantinya jenis kain dan kualitasnya seperti apa diserahkan sesuai keinginan bupati dan wakil bupati terpilih. Ni Ketut Rai menegaskan,
anggaran itu menurutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan seragam dan perlengkapan lainnya. Berkaca dari tahun lalu, anggaran serupa hanya dianggarkan masing-masing Rp 30 juta untuk bupati dan wakil bupati. Pihaknya memastikan anggaran itu cukup. Anggaran seragam dan perlengkapa lainnya ini dikatakan selalu dianggarkan setiap tahun. Ni Ketut Rai membantah, bila anggaran ini dinilai terlalu tinggi. Ia ingin memastikan masalah seragam dan perlengkapan lain tidak sampai kekurangan anggaran. Saat ini, proses pengadaan seragam ini, baru sebatas koordinasi untuk memilih jenis kain dan lokasi menjahit. Sebab, jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih belum turun dari Mendagri. (kmb31)
Tenaga Kontrak Makin Membengkak
Dikhawatirkan Jadi Beban Pemerintahan Masdipa Amlapura (Bali Post) Perekrutan tenaga kontrak tahun ini kembali menjadi sorotan. Sebab, jumlahnya kini makin membengkak karena tidak sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah. Perekrutan ini dikhawatirkan makin membebani APBD Kabupaten Karangasem, sekaligus menjadi beban bagi pemerintahan Masdipa nanti. Terlebih, perekrutan terkesan dilakukan secara diam-diam alias tidak transparan Ditemui Senin (1/2) kemarin, Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi tidak menampik rencana tersebut. Tahun ini dikatakan perekrutan tenaga kontrak dilakukan sekitar 100an orang. Namun, isu yang beredar jumlahnya lebih dari 250 orang. Meski jumlah tenaga kontrak saat ini saja sudah tak terkendali, namun Sekda berdalih perekrutan tahun ini sudah sesuai kajian kebutuhan. Kebutuhan paling banyak di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk tenaga tata usaha (TU) sekolah. Sisanya sebagai tenaga kesehatan. Tapi, ada juga perekrutan di setiap SKPD yang jumlahnya sesuai kebutuhan SKPD tersebut. Pertanyaan seputaran perekrutan tenaga kontrak ini membuat mimik Sekda Adnya Mulyadi terkesan panik. Bahkan, meski sudah diingatkan perekrutan tenaga kontrak sudah dilarang dalam PP nomor 48 tahun 2005 pasal 8, namun menurut Sekda perekrutan bisa dilakukan berdasarkan asas kebutuhan, karena minimnya jumlah PNS. Disinggung per-
ekrutan ini terkesan tidak transparan karena tak diumumkan, Sekda kembali berkelit dengan alasan itu menjadi kewenangan masing-masing SKPD. Sehingga, proses verifikasi juga dilakukan melalui SKPD. “Verifikasi tetap dilakukan SKPD yang merekrut. Tidak ada itu titip-titipan,” kilahnya. Lantas, kalau tidak diumumkan, bagaimana masyarakat yang membutuhkan pekerjaan bisa tahu? Menanggapi pertanyaan itu, Adnya Mulyadi kembali menegaskan mekanisme perekrutannya diserahkan ke SKPD. Fenomena ramai-ramai jadi tenaga kontrak di Karangasem memang terasa aneh. Meski hanya digaji tak lebih dari Rp 800 ribu sebulan, namun minat masyarakat Karangasem menjadi tenaga kontrak justru sangat tinggi. Saat ini, jumlah tenaga kontrak di Karangasem sebagaimana yang tergabung dalam Forum Koordinasi Tenaga Kontrak (FKTK) Karangasem mencapai 3.143, tersebar di seluruh SKPD Pemkab Karangasem. Jumlah paling banyak terdapat di DKP, Disdikpora, RSUD Karangasem dan Dinas Kesehatan. Dengan jumlah ini saja, Pemkab Karangasem sudah merasa amat terbebani. Terlebih, dengan menyusutnya potensi PAD Karangasem seperti galian C dengan penutupan sejumlah lokasi galian, membuat beban pemerintah daerah “menghidupi” tenaga kontrak terasa makin berat. Keberadaan tenaga kontrak ini sempat bergolak, di mana dalam pertemuan FKTK di UKM Center Amlapura, be-
lum lama ini, mereka merasa diperlakukan tidak adil dengan gaji jauh dari standar layak. Bahkan, saat itu, mereka berencana mendatangi DPRD Karangasem untuk menuntut kesejahteraan. Perekrutan tenaga kontrak baru ini sempat membuat Bupati Karangasem terpilih, I Gusti Ayu Mas Sumatri, menggerutu. Sebab, menyejahterakan tenaga kontrak yang sudah ada saja, Pemkab Karangasem belum mampu. Tapi, tahun ini justru mau melakukan perekrutan lagi dengan dalih kebutuhan. Saat ditemui di Sekretariat Tim Pemenangannya di Jero Subagan, belum lama ini, Sumatri mengaku heran dengan kebijakan perekrutan tenaga kontrak ini. Ia sendiri ketika nanti menjabat, memastikan bakal mengevaluasi total kebijakan perekrutan tenaga kontrak itu. Artinya, tenaga kontrak yang sudah ada pun akan dievaluasi. Mas Sumatri mengakui, perekrutan tenaga kontrak bisa makin membebani pemerintahan berikutnya. Menurutnya, PP nomor 48 tahun 2005, pasal 8 sudah jelas menyatakan sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) ini semua Pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan instansi dilarang mengangkat tenaga honorer atau sejenisnya. “Baca PP itu, kan sudah jelas. Nanti tentu kami evaluasi. Yang penting, ada dasar kami melakukan itu dengan pertimbangan aturan yang ada dan kemampuan pemerintah daerah,” tegas Mas Sumatri. (kmb31)
mang jalannya sempit dengan dua tikungan tajam berdekatan. Di tikungan bukit diapit jurang di Sanghyang Ambu dekat Candidasa masih bisa lewat truk besar, tapi ke depan perlu diantisipasi jika volume truk besar yang lalu lalang lebih padat lagi,” katanya mengigatkan. Hal senada juga dilontarkan Suyasa dari Fraksi Gerindra DPRD Bali. Menurut dia, pemerintah pusat secepatnya harus mengevaluasi dan membuat blue print baru mengenai jalan nasional itu. Menurut pria asal Perasi, Karangasem ini, jika sulit membebaskan lahan guna memperlebar jalan nasional itu, hendaknya dicari alternatif lain seperti membu-
ka jalan baru sebagai terusan dari jalan Prof. Mantra dari Gunaksa, Klungkung tembus ke Singaraja. Apakah tidak sekalian menggunakan tol laut bagi angkutan barang atau truk besar Jawa, Bali, NTB, NTT karena akan lebih efisien dan tak menghabiskan lahan daratan? Menurut Sudanta, tol laut sebagai gagasan Presiden Jokowi tetap jalan. Namun, kebutuhan akan jalan darat tetap tak bisa seratus persen digantikan tol laut. Jalan darat tetap akan penting ke depan, misalnya karena akan tetap ada lalu lintas pengangkutan barang dengan truk atau tronton antarkabupaten/ kota di Bali. (013)
Polisi Amankan Ratusan Liter Arak
Amlapura (Bali Post) Petugas kepolisian mengamankan ratusan liter minuman keras (miras) di Kecamatan Sidemen dan Manggis, Karangasem. Miras jenis arak tradisional ini diamankan dalam sebuah operasi kendaraan, guna mengantisipasi teroris di Karangasem. Total ada sekitar 690 liter yang disimpan di dalam puluhan jeriken yang diamankan pihak kepolisian. Kasat Narkoba Polres Karangasem AKP I Nyoman Merta mengatakan, saat operasi di jalan raya umum Desa Talibeng, Sidemen, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat, Sabtu (30/1) lalu. Polisi lantas menggeledah salah satu mobil DK 1398 MD yang datang dari arah barat menuju Amlapura. Polisi tak menemukan sasaran awal, baik bahan peledak, sajam, maupun narkoba. Namun, petugas kepolisian justru menemukan belasan jeriken. Total ada 11 jeriken isi 30 liter di dalam mobil yang dikemudikan I Made Putra Wardana. “Rencananya, miras ini mau dijual ke Kota Denpasar, tapi tidak ada izinnya. Sehingga, kami amankan tersangka dan barang buktinya ke Polres Karangasem,” kata Merta Senin (1/2) kemarin. I Made Putra Wardana alias War diketahui berasal dari Banjar Dinas Delod Yeh Kawah, Desa Talibeng. Ia ditangkap tanpa perlawanan dan sementara diamankan di Polres Karangasem untuk penanganan lebih lanjut. Merta menambahkan, selain di Sidemen, polisi juga mengamankan miras di Kecamatan Manggis. Seorang pelaku diamankan, diketahui bernama I Made Seriasa (36) berasal dari Banjar Dinas Wates, Desa Datah, Kecamatan Abang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 12 liter miras jenis arak yang disimpan di dalam jeriken. Setiap jeriken isi sekitar 30 liter yang diangkut menggunakan mobil. Sehingga, total dari kedua lokasi pengamanan, ada sekitar 690 liter arak yang diamankan pihak kepolisian. Rencananya, miras ini juga hendak dijual ke Kota Denpasar. Dalam operasi teroris dengan mengintensifkan penggeledahan kendaraan, kata Merta, belum ditemukan adanya temuan mencurigakan. Meski demikian, pihaknya tetap fokus melakukan pengamanan sebagai upaya pencegahan. Sementara, temuan miras ini dipastikan akan diproses lebih lanjut di Polres Karangasem. (kmb31)
Bali Post
MIRAS - Polisi saat mengecek miras yang sudah diamankan di Mapolres Karangasem.
TABANAN
14
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Langgar Sempadan Pantai
Vila di Tegal Mengkeb Dikeluhkan Warga
Tabanan (Bali Post) Pembangunan vila di Desa Tegal Mengkeb, Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, dikeluhkan warga setempat karena diduga melanggar sempadan pantai. Menurut Perbekel Tegal Mengkeb I Dewa Made Widarma, vila tersebut sudah dibangun sejak 2010 lalu. Pihaknya telah beberapa kali memberikan peringatan, tetapi tidak diindahkan hingga sekarang. ‘’Vila tersebut berisi 12 unit bangunan. Yang melanggar sempadan pantai adalah bangunan kolam renangnya,’’ ujar Widarma saat diminta konfirmasinya, Senin (1/2) kemarin. Permasalahan saat ini adalah vila itu sudah berpindah tangan beberapa kali. ‘’Sekarang katanya pemiliknya orang Taiwan,’’ tambahnya. Bangunan di vila tersebut jenisnya knock down atau bongkar pasang, bukan bangunan permanen. Rencananya pihak desa membuat jalan menuju pantai karena hingga saat ini Desa Tegal Mengkeb tidak memiliki akses ke pantai Klecung tempat vila berdiri. ‘’Kami melalui program desa hendak membuat akses jalan ke pantai. Jika ini terealisasi, kami minta tiga bangunan vila dan kolam renang di sana dibongkar
karena mengambil sepandan pantai,’’ tegasnya. Pihak desa, lanjut Widarma, telah melakukan sosialiasi mengenai hal ini kepada pemilik sebelumnya. ‘’Sekarang pemiliknya baru lagi. Jadi, pihak desa harus melakukan sosialisasi lagi,’’ tuturnya. Sementara itu, berdasarkan data Satpol PP, dari 46 vila bermasalah yang ada di Tabanan, dua ada di Desa Tegal Mengkeb yang sedang dalam pantauan. Kedua vila ini diduga melanggar Perda No.4 Tahun 2011 tentang pajak AT. Kepala Satpol PP Tabanan Wayan Sarba mengatakan, vila di desa Tegal Mengkeb sudah dipantau pihaknya PP dan kemungkinan sedang mengurus izin. ‘’Kalau di Desa Tegal Mengkeb memang ada vila yang dalam pantauan,’’ ungkapnya.
Berdasarkan pantauan Bali Post ke vila yang dimaksud, lokasi vila tepat di pinggir Pantai Klecung, Desa Tegal Mengkeb. Tidak sembarang orang bisa masuk ke pantai tempat vila dibangun. Di sana tertulis papan peringatan ‘’Dilarang Masuk’’ di jalan masuk vila. Salah satu warga yang ditemui di lokasi mengatakan, akses menuju vila adalah jalan pribadi sehingga tidak sembarang orang bisa masuk jika ingin menikmati Pantai Klecung di depan vila. ‘’Jalan umum menuju ke pantai tidak ada,’’ sebutnya. (kmb24) DIKELUHKAN - Bangunan vila di Desa Tegal Mengkeb tampak dari kejauhan. Vila ini dikeluhkan warga karena diduga melanggar sempadan pantai
Jelang Galungan
Harga Daging Babi Stagnan
Bali Post/kmb24
SIDAK - Polsek Baturiti menyidak penduduk pendatang di Banjar Sekargula, Desa Mekarsari, Sabtu (30/1) lalu.
Polsek Baturiti Sidak Duktang
Tabanan (Bali Post) Guna menjamin terpeliharanya keamanan dan ketertiban dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan Polri di bidang penanggulangan gangguan keamanan, Polsek Baturiti dipimpin langsung Kapolsek Kompol Heri Supriawan melakukan sidak penduduk pendatang (duktang). Sidak dilaksanakan, Sabtu (30/1) lalu. Sidak digelar mengingat di wilayah hukum Polsek Baturiti sedang dibangun proyek-proyek besar seperti hotel bintang lima Saranam di Banjar Pacung, Desa Baturiti, proyek industri kosmetik herbal Secret Garden Village di Banjar Sekarguna, Desa Mekarsari, dan pembangunan rumah sakit di Banjar Luwus, Desa Luwus. ‘’Proyek ini sebagian besar menggunakan tenaga dari luar Bali. Untuk itu, sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan keamanan, kami dari Polsek Baturiti melakukan operasi penduduk pendatang,’’ ujarnya, Senin (1/2) kemarin. Sidak yang dimulai pukul 20.30 wita menyasar penduduk pendatang di proyek pembangunan industri kosmetik herbal Secret Garden Village di Banjar Sekargula. Petugas memeriksa 100 orang pekerja asal luar Bali. Item yang diperiksa adalah KTP dan barangbarang milik pekerja. Hasilnya, ditemukan 95 orang lengkap indentitas kependudukannya, tiga memiliki kipem, dan dua orang tanpa identitas kependudukan. Sementara dalam pemeriksaan barang tidak ditemukan barang-barang yang membahayakan atau mencurigakan. ‘’Bagi yang tidak mempunyai identitas kependudukan diimbau segera mengurus kipem di kantor desa setempat,’’ kata Heri. Sidak melibatkan unsur TNI dari Koramil 07/Baturiti, kepala Desa Mekarsari, kepala Dusun Sekargula, dan pecalang desa pakraman. (kmb24)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar Puskesmas Pupuan I Puskesmas Pupuan II Puskesmas Penebel I Puskesmas Penebel II Puskesmas Marga
0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181 0362-71233 08113856736 0361-819181 0361-7470395 0361-8946154
Tabanan (Bali Post) – Mendekati hari raya Galungan, kebutuhan akan daging babi di Kabupaten Tabanan diprediksi mencapai 5.446 ekor. Jumlah ini dihitung berdasarkan asumsi rata-rata keperluan daging babi lima kilogram per kepala keluarga (KK). Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio, Senin (1/2) kemarin, memaparkan, persediaan daging babi menjelang Galungan masih mencu-
kupi mengingat populasinya mencapai 18.646 ekor. Berdasarkan data dari Disperindag Tabanan, harga daging babi potong berada di kisaran Rp 24.000 di tingkat konsumen dan Rp 22.000 per kilogram di tingkat peternak. Dari pandangan peternak, harga saat ini sulit diprediksi, sebab ternak babi sedang lesu meski mendekati hari raya Galungan. “Kami berharap mendekati Galungan harga babi naik, namun ternyata
tidak ada kenaikan,’’ ujar salah satu peternak babi, I Gusti Putu Winiantara. Sudah hampir empat bulan terakhir harga babi di tingkat peternak tidak mengalami kenaikan atau tetap berada di kisaran Rp 22.000 per kilogram. Kondisi ini berbanding terbalik dengan harga pakan babi yang sejak tiga bulan lalu naik secara bertahap. Harga pakan dedak mencapai Rp 2.800-Rp 3.000 per kg dari sebelumnya Rp 2.500 per
Belum Kantongi Izin
Galian Batu Padas di Kelating Masih Beroperasi
Tabanan (Bali Post) – Dengan alasan tanah milik pribadi, galian C berupa batu padas di aliran sungai di Desa Kelating, Kerambitan, terus berlanjut. Hal ini dilakukan lantaran permintaan konsumen terhadap batu padas hitam terus meningkat. Padahal, galian C ini belum mengantongi izin resmi. Berdasarkan pantauan, Senin (1/2) kemarin, aktivitas pengambilan batu padas berlangsung di aliran sungai barat Desa Kelating yang berbatasan dengan Desa Tibubiu, Kerambitan. Beberapa pekerja galian baik pria maupun wanita mengangkut batu padas yang sudah dibelah sesuai ukuran dengan troli dari lokasi galian ke pinggir jalan. Lokasi galian jauh ke dalam menyusuri pinggiran sungai yang sebelumnya sudah digali penambang batu padas. Menurut para pekerja, permintaan batu padas hitam Kelating masih sangat tinggi. Batu padas hitam yang bagus harganya Rp 6 ribu per batang. Mantan Perbekel Desa Kelating, I Gede Made Suartana (45), saat ditemui di lokasi mengatakan, aktivitas galian C ini memang belum mengantongi izin. ‘’Masyarakat sudah mengajukan ke pemerintah tahun 2009 lalu, namun sampai kini izinnya belum turun. Meski demikian, penggalian tetap dilakukan karena merupakan tanah pribadi,” ujarnya. Menurutnya, sebenarnya sejak 2009 penggalian batu
Bali Post/kmb24
AKTIVITAS - Aktivitas galian C berupa batu padas di aliran sungai di Desa Kelating, Kerambitan. padas di pinggir sungai tidak diperbolehkan lagi. Saat ini pemilik lahan wajib melakukan restorasi dengan mengurug lokasi galian yang sudah selesai dengan tanah atau material lainnya. “Selain tanah, lokasi galian juga diurug dengan sampah. Namun, sampah yang dibuang di lokasi tersebut tidak boleh sampah plastik, melainkan hanya sampah organik,’’ katanya. Untuk menutup kembali lubang bekas galian, sampah masyarakat sekitar dibawa ke lokasi galian. ‘’Saat ini sudah tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di selokan atau tegalan pribadi,’’ tandasnya. Setelah ditutup sampah organik, lubang bekas galian ditutup kembali dengan
tanah. Bisa juga dengan tanah bekas galian atau tanah pertanian yang lebih tinggi. Diakuinya, keberadan galian C ini masih menjadi mata pencaharian warga. Pasalnya, harga batu pada hitam cukup mahal mencapai Rp 6 ribu per batang. Batu padas hitam kelas satu atau super digunakan untuk menempel tembok atau hiasan. Yang biasa digunakan untuk pondasi harganya Rp 3.500 per batang. Untuk mencegah abrasi dan banyaknya cekungan, kedalaman maksimal penggalian dibatasi 16 meter. “Hal ini dilakukan agar dalamnya tidak melewati dasar aliran sungai. Kebijakannya seperti itu,’’ ungkapnya. (kmb24)
kilogram. ‘’Harga pakan jenis empok juga naik menjadi Rp 220.000 dari Rp 170.000 per sak. Naiknya sudah sekitar dua minggu lalu,’’ katanya. Harga jual babi stagnan, menurut Winiantara, kemungkinan karena populasi ternak babi potong tidak sebanding dengan permintaan pasar. Meski ada kecenderungan peternak mengurangi produksi, kondisi ini juga dibarengi menurunnya permintaan konsumen.
Sementara lonjakan harga pakan dinilainya terjadi sebagai dampak dari bahan baku m a ka na n t erna k y ang ke banyakan impor. Saat musim kemarau sejumlah sentra p ro d uksi p e ng ha si l b a ha n baku pakan lokal tidak mampu berproduksi secara maksimal. Kondisi ini menyebabkan bahan baku pakan didominasi oleh bahan baku impor yang harganya dipengaruhi nilai tukar dolar terhadap rupiah. (kmb24)
BPK Periksa LKPD Pemkab
Tabanan (Bali Post) – Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Bali kini menyasar Pemkab Tabanan untuk melakukan Pemeriksaan Pendahuluan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2015. Tim yang dipimpin Saipuloh, S.E., ini akan melaksanakan tugasnya kurang lebih hingga Maret mendatang. Tim BPK RI Provinsi Bali diterima Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin (1/2) kemarin. Dalam acara pertemuan tersebut, Sugiada mengatakan SKPD terkait wajib mendampingi tim BPK dan menyiapkan hal yang berkaitan dengan proses pemeriksaan seperti informasi dan data selengkap-
lengkapnya sehingga pemeriksaan pendahuluan LKPD dapat berjalan lancar. Saipuloh yang juga selaku pengendali teknis mengungkapkan, kunjungan pemeriksaan ini belum sampai ke arah mendetail. Kunjungan pendahuluan ini baru sebatas menilai bagaimana Pemkab Tabanan menyusun kembali laporan keuangan. Sesuai Permendagri No.4 Tahun 2008, ini bisa menjadi titik awal atau neraca awal 2015i. Ia berharap Pemkab Tabanan dapat memberikan kelancaran informasi. “Kami sangat berharap kelancaran informasi dan dokumentasi yang diberikan sehingga pemeriksaan ini dapat berjalan dengan lancer,” ujarnya. (kmb24)
Bali Post/kmb24
TERIMA - Pemkab Tabanan menerima Tim BPK RI Provinsi Bali, Senin (1/2) kemarin.
Warung Global
Jangan Sangsikan Kesucian Teluk Benoa GUNG Derah di Denpasar dan Fera dari Tabanan menyatakan bahwa setiap jengkal tanah di Bali ini adalah suci. Pantai dan gunung terlebih teluk disucikan sebab merupakan tempat pertemuan mata air. Hal ini disampaikannya dalam acara Warung Global Interaktif dengan topik ‘’Kawasan Suci Teluk Benoa’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, dan SWiB Amlapura FM, Senin (1/2) kemarin. Jika sekarang ada yang menyangsikan kesucian Teluk Benoa, keduanya berbalik menanyakan ke-Hindu-an orang tersebut. Budi di Denpasar menambahkan, soal suci atau tidak, hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi, sebab bhisama Perda bahkan Perpres sudah
mengatur mana saja tempat di Bali yang termasuk kawasan suci. Teluk Benoa akhirnya menjadi polemik ketika rencana reklamasi mencuat. Gung Raka dan Werdha asal Gianyar juga mempertanyakan oknum yang menyangsikan kesucian Teluk Benoa. Jika Teluk
Benoa dinilai tercemar, kenapa tidak diantisipasi apalagi mengaku sering mencari ikan di sana. Sebagai orang Bali, ia merasa tersinggung ada umat Hindu yang menyangsikan kesucian Teluk Benoa. Mereka mengajak umat Hindu menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Selain itu, mesti pula dibedakan antara yang suci dan yang kotor. Yang suci belum tentu tidak kotor. Nelayan mestinya turut menjaga kebersihan kawasan Teluk Benoa agar kesuciannya tetap terjaga. Jangan hanya meraup hasilnya. Timbulnya polemik soal kesucian kawasan Teluk Benoa mengundang Putu Artha di Padangsambian untuk berbicara. Ia
menyoroti kebijakan pemimpin yang mendustai rakyat. Inilah asal muasalnya. Masyarakat sudah tidak percaya lagi kepada para pengambil kebijakan. Ketut Dawi di Abiansemal menyampaikan antara yang suci dan kotor bisa jauh lebih bermanfaat tempat yang kotor. Di tempat pembuangan sampah saja bisa ada tempat suci. Meskipun itu tempat kotor bisa dikatakan suci jika kita berpikiran suci. Semua berguna, baik itu tempat kotor yang dinilai suci maupun tidak. Baik itu relatif, suci itu relatif. Demikian menurut Wayan Gama di Singaraja. Semua argumentasi yang disampaikan bagus. Pokok persoalan yang mencuat sehingga
menjadi polemik adalah reklamasi. Ini adalah gayung bersambut pemimpin kita di Bali terhadap investor yang membawa modal. Berbicara soal peraturan yang mengatur soal suci atau tidak, semua bisa diatur. Yang tidak suci menjadi suci atau sebaliknya. Nyoman Mastra di Gianyar menganggap setiap jengkal tanah di Bali tidak ada yang kotor, semuanya suci. Gusti Guatama di Tampaksiring menambahkan, jika keyakinan sudah luntur, kawasan suci pun dinilai tidak suci lagi. Para pemimpin jangan berpikir mengeruk keuntungan saja. Jika dirawat, alam akan memberikan kebahagiaan dan berkah bagi kita semua, begitu pula sebaliknya. (sikha)
15
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Duet Yamaha Pimpin Uji Coba Pra-Musim
Hasil Pertandingan Liga Spanyol Sevilla vs Levante 3-1 Valencia vs Sporting Gijon 0-1 Las Palmas vs Celta Vigo 2-1 Real Madrid vs Espanyol 6-0 ---------------------------------------------------------1. Barcelona 21 16 3 2 54 - 17 51 2. Atletico Madrid 22 15 3 4 31 - 10 48 3. Real Madrid 22 14 5 3 64 - 20 47 4. Villarreal 22 13 5 4 29 - 18 44 5. Sevilla 22 10 6 6 31 - 23 36 6. Athletic Bilbao 22 10 4 8 33 - 30 34 7. Celta Vigo 22 10 4 8 33 - 35 34 8. Eibar 22 9 6 7 35 - 28 33 9. Deportivo Coruna 21 6 1 1 4 28 - 25 29 10.Malaga 22 7 6 9 18 - 20 27 11.Getafe 22 7 5 1 0 26 - 32 26 12.Valencia 22 5 1 0 7 26 - 23 25 13.Real Sociedad 22 6 6 10 26 - 34 24 14.Real Betis 22 5 7 10 15 - 31 22 15.Espanyol 22 6 4 12 20 - 41 22
Sepang -
Juara Dunia MotoGP Jorge Lorenzo menjadi pembalap tercepat pada hari pertama sesi latihan pra-musim 2016 di Sirkuit Sepang Malaysia, Senin (1/2) kemarin. Pembalap dari tim Yamaha itu terpaut kurang dari dua detik dari rekan setimnya, Valentino Rossi.
Dengan suhu di lintasan mencapai 52 derajat Celsius, Lorenzo yang mengincar gelar juara dunia keempat MotoGP, mampu mengatasi kondisi panas menyengat itu dan mengunci waktu 2 menit 00,684 detik. Ia lebih cepat 1,033 detik dari rekannya asal Italia Rossi yang musim lalu menjadi pesaing tersengitnya. Rossi, pembalap karismatik berusia 36 tahun, tetap menjadi sorotan di balapan MotoGP. Ia masih mengincar gelar juara dunia ke-10 pada tahun ini setelah kalah di musim 2015 dari rekan satu timnya, Lorenzo, dalam persaingan yang buruk. Kondisi ban dan elektronik cenderung menjadi fokus untuk musim tahun ini dan Lorenzo mengatakan dia senang dengan kinerja ban baru Michelin-nya. Michelin telah menggantikan Bridgestone sebagai pemasok ban resmi MotoGP 2016. “Saya bisa melaju cepat. Saya berada satu detik di depan semua pembalap,” kata Lorenzo berseri-seri kepada wartawan. Pembalap Spanyol Dani Pedrosa, mengendarai Honda, berada di posisi ketiga, 1,096 detik lebih lambat dari Lorenzo. Pembalap
Pencetak gol : 19 - Luis Suarez (Barcelona), Cristiano Ronaldo (Real Madrid) Liga Italia Chievo vs Juventus 0-4 Bologna vs Sampdoria 3-2 Genoa vs Fiorentina 0-0 Napoli vs Empoli 5-1 Torino vs Verona 0-0 Udinese vs Lazio 0-0 AC Milan vs Inter Milan 3-0 ---------------------------------------------------------1. Napoli 22 15 5 2 50 - 19 50 2. Juventus 22 15 3 4 42 - 15 48 3. Fiorentina 22 13 3 6 39 - 21 42 4. Inter Milan 22 12 5 5 26 - 17 41 5. Roma 22 10 8 4 40 - 25 38 6. AC Milan 22 10 6 6 32 - 25 36 7. Sassuolo 22 8 9 5 26 - 24 33 8. Lazio 22 9 5 8 29 - 30 32 9. Empoli 22 9 5 8 28 - 31 32 10.Bologna 22 9 2 11 27 - 29 29 11.Torino 22 7 6 9 27 - 28 27 12.Chievo 22 7 6 9 27 - 30 27 13.Atalanta 22 7 6 9 22 - 25 27 14.Palermo 22 7 4 11 24 - 35 25 15.Udinese 22 7 4 11 19 - 35 25 Pencetak gol : 22 - Gonzalo Higuain (Napoli) Liga Jerman Wolfsburg vs FC Koln 1-1 Bayern Munich vs Hoffenheim 2-0 ---------------------------------------------------------1. Bayern Munich 19 17 1 1 50 - 9 52 2. Borussia Dortmund 19 14 2 3 52 - 24 44 3. Hertha BSC Berlin 19 10 4 5 29 - 21 34 4. Bayer Leverkusen 19 9 4 6 29 - 21 31 5. Schalke 19 9 3 7 26 - 26 30 6. Borussia Mgladbach 19 9 2 8 35 - 34 29 7. Wolfsburg 19 7 6 6 29 - 25 27 8. Mainz 19 8 3 8 24 - 24 27 9. FC Koln 19 6 7 6 20 - 25 25 10.FC Ingolstadt 19 6 5 8 12 - 20 23 11.Hamburger SV 19 6 4 9 21 - 27 22 12.Augsburg 19 5 6 8 21 - 26 21 13.Eintracht Frankfurt 1 9 5 6 8 24 - 30 21 14.Darmstadt 19 5 6 8 19 - 29 21 15.Stuttgart 19 6 3 10 27 - 39 21
London Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menangani klub Liga Inggris Manchester City mulai Juli mendatang. Pelatih City sekarang Manuel Pellegrini akan meninggalkan posisinya pada 30 Juni. “Untuk menghormati Manuel Pellegrini dan para pemain, klub ingin membuat keputusan publik untuk menghapus beban spekulasi yang tidak
Liga Prancis vs Nice vs Rennes vs PSG
2-0 4-0 0-2
vs Everton vs Chelsea
0-3 1-5
KEDUA - Pembalap Italia Valentino Rossi menempati posisi kedua pada sesi uji coba pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Senin (1/2).
Piala FA Inggris Putaran IV Carlisle United MK Dons
Real Madrid Pangkas Jarak
Madrid Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick ke-29 di kompetsi Liga Spanyol saat Real Madrid mencukur Espanyol 6-0, Senin (1/2) kemarin. Kemenangan ini memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi 4 poin. Nasib sial justru menimpa Gary Neville yang tim asuhannya Valencia di luar dugaan ditumbangkan klub papan bawah Sporting Gijon 0-1. Ini menjadi kekalahan pertama Los Che di depan pendukungnya sendiri sejak November 2014. Pada laga di Santiago Bernabeu, Real mempertahankan penampilan agresif rancangan Zinedine Zidane. Tuan rumah unggul 4-0 di babak pertama melalui dua gol Ronaldo, Karim Benzema dan James Rodriguez. Bagi Rodriguez ini menjadi gol pertama sejak November. Sembilan menit jelang bubaran, Ronaldo mencetak gol ketiga sebelum Oscar Duarte membuat gol bunuh diri yang melengkapi kemenangan setengah lusin Real atas Espanyol. “Kami perlu bekerja keras sebagai sebuah tim dan kini kami memiliki mentalitas positif,” tegas pemilik tiga gelar Pemain Terbaik Dunia itu. “Zizou (Zidane) datang dengan pemikiran yang berbeda dan kami perlu melanjutkan dengan kemenangan seperti ini.” tambah Ronaldo. Kemenangan ini masih menempatkan Real di posisi ketiga klasemen, tertinggal 1 poin dari Atletico Madrid. Saudara sekotanya itu ditundukkan Barcelona 1-2 sehari sebelumnya. Namun, Barca memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Berbeda dengan Zidane yang bagus awal kariernya, Neville justru bertolak belakang. Kesialannya berlanjut dan kini kini dia belum pernah menang dalam 8 pertandingan. Valencia tak berkutik saat penalti Antonio Sanabria pada menit ke-50 memastikan kemenangan pertama Sporting Gijon di laga tandang sejak Oktober. Kemenangan ini pula mengatrol mereka keluar dari zona degradasi. Sementara Valencia di posisi ke-12 terpaut 6 poin dari zona degradasi. (kmb39/rtr)
Stoner, yang memenangi dua gelar pertama MotoGP dunianya bersama Ducati, kembali ke tim Italia sebagai test rider pada musim 2016. Ia akan tampil pada Selasa ini. Stoner yang berusia 30 tahun, kembali bergabung dengan Ducati setelah lima tahun bersama Honda. Dia berhasil memenangkan kejuaraan dunia 2011, empat tahun setelah gelar pertamanya. Dari Malaysia, pembalap MotoGP akan menuju ke Australia untuk melakukan uji coba selama tiga hari di Phillip Island pada 17-19 Februari. Setelah dua uji coba awal, kelas utama akan menuju ke Qatar untuk menjalani sesi kedua Maret mendatang. Balapan MotoGP musim ini dunia dimulai di Losail, Qatar, pada 17 Maret. (afp/ant)
Hasil Uji Coba Pertama 1. Jorge Lorenzo 2. Valentino Rossi 3. Dani Pedrosa 4. Danilo Petrucci 5. Andrea Iannone 6. Hector Barbera 7. Marc Marquez 8. Scott Redding 9. Aleix Espargaro 10.Cal Crutchlow
(Yamaha) (Yamaha) (Repsol Honda) (Pramac) (Ducati Team) (Avintia Racing) (Repsol Honda) (Pramac) (Suzuki Ecstar) (LCR Honda)
2:0,684 2:1,717 2:1,780 2:1,811 2:1,912 2:2,002 2:2,278 2:2,338 2:2,539 2:2,586
Bayern Menang, Guardiola Tangani City
Pencetak gol : 20 - Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund)
Caen Bordeaux Saint Etienne
asal Italia Danilo Petrucci dengan Ducati berada di urutan keempat, 1,127 detik lebih lambat dari Lorenzo. Pembalap Italia lainnya, Andrea Iannone, dengan mengendarai Ducati di posisi kelima dengan waktu 2 menit 01,912 detik, sementara Hector Barbera (Ducati), di posisi keenam dengan waktu 2 02,002 detik. Pembalap Honda yang juga juara Dunia MotoGP dua kali Marc Marquez menjadi pembalap ketujuh tercepat dengan selisih 1,594 detik. “Kami masih memiliki pekerjaan (besar) yang harus dilakukan, seperti keluar dari sudut lintasan lebih cepat. Saya mencoba untuk belajar bagaimana balapan dengan ban Michelin,” ujarnya pada akhir dari tiga hari sesi latihan pertama. Pembalap Australia Casey
Bali Post/ap
perlu,” kata City dalam sebuah pernyataan di website mereka, Senin (1/2) kemarin. “Manuel, yang mendukung keputusan untuk publikasi ini, sepenuhnya masih terfokus pada pencapaian target untuk musim depan dan mempertahankan rasa hormat serta komitmen dari semua yang terlibat dengan kepemimpinan klub.” Pengumuman ini terjadi sehari setelah Bayern menegaskan kembali dominasinya di kompetisi Liga Jerman. Di pekan ke-19, Bayern menghajar Hoffenheim 2-0 melalui dua gol Robert Lewandowski pada menit ke-32 dan 64. Tambahan tiga poin di Allianz Arena itu, mengantarkan pasukan Guardiola kokoh di puncak klasemen
Bundesliga dengan perolehan 52 poin atau unggul 10 poin atas peringkat kedua Borussia Dortmund. Guardiola di fase akhir kepemimpinannya di Bayern, menginginkan trimnya bisa meraih treble musim ini dengan menjuarai Liga Champions, Bundesliga dan Piala Jerman. Pada laga lainnya, runnerup musim lalu Wolfsburg ditahan imbang Koln 1-1. Meski sempat unggul melalui Julian Draxler (67), tuan rumah Wolfsburg harus rela meraih 1 poin saja setelah Anthony Modeste menyamakan skor menit ke-75. Dengan hasil ini, Wolfsburg tertambat di posisi ke-7 dengan 27 poin dan Koln ke-9 dengan 25 poin. (kmb39/ rtr/ant)
Mancini Berseteru dengan Icardi PSG Tertantang Milan Usai dihajar saudara sekotanya AC Milan 0-3, ketegangan meliputi Inter Milan dan pelatih Roberto Mancini akan berbicara dengan pemain-pemainnya. Ini berkaitan dengan target timnya dalam mengejar gelar juara Serie A Liga Italia musim ini. Mancini menerima kartu merah pada pertandingan di San Siro kemarin pada babak kedua. Saat menuju ruang ganti ia juga mengacungkan jari tengahnya kepada penonton yang membuat dirinya potensial mendapat sanksi lagi dari Komisi Displin. Duel AC milan vs Inter Milan yang seri disebut Derby della Madonnina telah berlangsung 164 kali. Namun kali ini dewi keberuntung sangat tidak berpihak pada Inter Milan. Terlebih setelah penalti penyerang Inter Mauro Icardi pada menit ke-70 tidak menemui sasaran setelah mengenai tiang gawang. Akibatnya Inter makin kesulitan mengimbangi penampilan lawannya. Milan unggul lebih dahulu melalui sundulan Alex pada menit ke-35. Seandainya Icardi sukses mengeksekusi penalti maka Inter mungkin bisa bangkit dan memenangkan pertandingan. Faktanya setelah kegagalan Icardi, gawang Inter kebobolan dua gol dalam rentang waktu empat menit melalui Carlos Bacca (73) dan M’Baye Niang (77). Ini menjadi kekalahan terbesar Inter pada derby sejak
April 2011. Kekalahan ini membuat pasukan Mancini menempati peringkat ke-4 klasemen dengan 41 poin dan terpaut 9 poin dari Napoli yang berada di puncak. Sedangkan AC Milan di tempat ke-6 dengan 36 poin. Melengkapi kekacauan Inter, disebutkan bahwa Mancini berseteru dengan Icardi. Penyerang asal Argentina itu bahkan diusulkan untuk dijual seharga 27 juta dolar di akhir masa akhir transfer karena dianggap tak lagi produktif. Sementara itu gelandang Belanda Nigel De Jong akan segera meninggalkan AC Milan setelah negosiasi kepergiannya dari San Siro disetujui kemarin. De Jong hanya lima kali tampil untuk klub berjuluk Rossoneri pada musim ini dan ia tidak disertakan dalam skuad besutan Sinisa Mihajlovic saat menang dengan skor 3-0 atas rival derby sekota Inter Milan kemarin. Pernyataan Milan kemarin yang juga merupakan hari terakhir jendela transfer musim dingin di Italia, mengatakan, “AC Milan mengumumkan bahwa kontrak Nigel De Jong dengan klub telah saling dihentikan pada hari ini.” “AC Milan ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain asal Belanda ini atas tekad, komitmen dan profesion-
alisme yang telah ditunjukkan selama waktunya bersama dengan tim berkostum warna merah dan hitam ini. “Kami berharap dia bisa mendapatkan keberhasilan dan semua yang terbaik untuk tahap karier selanjutnya.” De Jong yang berusia 31 tahun, gelandang tangguh yang telah yang ikut bermain di dua Piala Dunia, bergabung dengan AC Milan pada tahun 2012 menyusul tiga setengah tahun bersama Manchester City. Dia baru-baru ini juga telah dikaitkan dengan kepindahan ke tim Major League Soccer, Los Angeles Galaxy. (kmb39/ afp/ant)
Ujung tombak PSG Zlatan Ibrahimovic.
Pecahkan Rekor Nantes Paris Paris Saint Germain (PSG) yang akan menghadapi Lorient di Parc des Prince, Kamis (4/2) dini hari, hanya memerlukan hasil seri untuk mematahkan rekor tak terkalahkan di kompetisi sepak bola Liga Prancis (Ligue 1) yang sudah 20 tahun dipegang oleh Nantes. PSG, Senin (1/2) kemarin menang 2-0 atas St Eteinne. Kedua gol tim asuhan Laurent Blanc itu dihasilkan penyerang utamanya Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-61 dan injury time babak kedua. Dengan kemenangan ini, PSG tercatat membukukan poin penuh di 13 pertandingan berturut-turut dan memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 32 laga. Dalam beberapa tahun terakhir PSG selalu mendominasi kompetisi Liga Prancis, namun untuk musim ini mereka sepertinya akan meraih gelar lebih dini. Pasukan Blanc kini unggul 24 poin penuh atas rival terdekatnya Monaco di puncak klasemen. Lorient bukan merupakan ancaman bagi PSG, meski pelatih Blanc kemungkinan akan melakukan sejumlah penggantian setelah tampil lima kali dalam dua pekan terakhir ini. “Ada kesepakatan besar mengenai rekor, dan ini membantu saya memotivasi pemain, meski mereka sesungguhnya tidak memerlukan itu,” kata Blanc yang mengaku tertantang memecahkan rekor Nantes itu. Trio lini belakang yakni Thiago Silva, David Luiz dan Gregory van der Wiel tidak akan tampil melawan Lorient karena cedera. (afp/ant)
OLAHRAGA
16
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Kemenpora Diminta Laporkan Dana Sosialisasi AG
Tes Fisik Tim Kempo Dimundurkan
Denpasar (Bali Post) Hari ini, Selasa (2/2), KONI menggelar tes fisik tahap pertama kepada atlet yang lolos ke PON XIX/2016 Jawa Barat. Tes fisik yang digelar sampai 5 Februari itu, akan dilaksanakan di Stadion Ngurah Rai, Denpasar. Sementara cabor kempo meminta supaya tes fisik untuk atletnya dimundurkan lantaran bersamaan dengan kegiatan gashuku nasional di Jakarta. “Kami memang meminta ke KONI Bali supaya tes fisik atlet cabor kempo bisa diundur dari jadwal semula. Alasan kami meminta tes fisik diundur ke 14 Februari, mengingat pada tanggal tersebut pengurus maupun pelatih ada kegiatan di Jakarta,” jelas pelatih kepala tim Kempo PON Bali Made Mandiyasa, Senin (1/2) kemarin. “Kami di Jakarta selama empat hari mulai tanggal 3-7 nanti. Di sana kami akan menghadiri kegiatan ujian gashuku nasional, penataran pelatih, UKT, latihan bersama, dan memperingati HUT Perkemi yang ke-50,” tambahnya. Pria yang akrab disapa Dendy menyatakan atletnya tidak bisa langsung menjalani tes fisik pascapulang dari Jakarta mengingat mereka perlu istirahat. “Gak bisa langsung tanggal 8 dilaksanakan tes fisik. Kami kan butuh jeda untuk istirahat,” kata Dendy. Di bagian lain, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Bali I Nyoman Yamadhiputra mengatakan, tes fisik tahap pertama yang dimulai Selasa (hari ini - red) akan dilaksanakan selama tiga hari sampai 5 Februari mendatang. Di hari pertama, tidak semua cabor mengikuti tes fisik, karena dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang sudah ditentukan. “Saat tes fisik atlet akan menjalani beberapa tes di antaranya, VO2 Max, tes 10 komponen biomotorik serta tes kesehatan lainnya. Tes dilakukan secara bertahap sampai 5 Februari menggandeng Unud dan IKIP PGRI. Sementara cabor kempo memang pelaksanaan tesnya diundur lantaran pengurus dan pelatih ada kegiatan ke luar daerah,” terang Yamadhiputra. (kmb41)
Bali Post/wan
LATIHAN MEMANAH - Sejumlah atlet panah mengarahkan anak panahnya ke sasaran pada sesi latihan di areal kawasan Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Senin (1/2) kemarin.
Bali Post/ant
JUARA WBO - Petinju Indonesia Daud Yordan (kiri) dan lawannya dari Jepang Yoshitaka Kato berpose dalam konferensi pers menjelang pertandingan bertajuk ‘‘Road to the World Champions’’ di Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Pertandingan untuk memperebutkan sabuk juara WBO (The World Boxing Organization) Asia-Pacific dan Africa yang kini masih dipegang Daud Yordan tersebut akan berlangsung 5 Februari 2016 di Balai Sarbini Jakarta.
Hadapi Kato, Daud Yordan Yakin Menang
Jakarta (Bali Post) -
Usai menempa fisik dan teknik, pemegang sabuk juara WBO Asia-Pasific dan Afrika asal Indonesia Daud Yordan yakin mengalahkan penantangnya, Yoshitaka Kato dari Jepang. Optimisme Daud ini didasarkan atas proses latihan satu setengah bulan penuh di Bali bersama mantan pelatih Chris John, yaitu Craig Christian yang menggemblengnya fisik, teknik serta uji tanding. “Sejauh ini persiapan saya sangat bagus di Bali, di mana saya menerima latihan fisik dan teknik. Sekarang saya tinggal menjalani latihan ringan jelang pertandingan,” kata Daud kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Rencananya laga Daud menghadapi Kato yang diselenggarakan oleh Mahkota Promotion pada Jumat (5/2)
Malang (Bali Post) Torehan 48 poin yang diraih Respati Ragil Pamungkas mengantarkan Satya Wacana Salatiga (SWS) menundukkan JNE Bandung Utama dalam laga lanjutan series II Indonesian Basketball League (IBL) 2016 di GOR Bima Sakti Malang, Senin (1/2) kemarin. Tim asuhan pelatih Efri Meldi itu mengalahkan JNE Bandung Utama (JBU) dengan skor 73-54. Kemenangan Satya Wacana tak terlepas dari penampilan spektakuler sang kapten, Respati Ragil Pamungkas, yang mencetak sejarah di liga bola basket Indonesia, yakni 48 poin pada pertandingan ini. Raihan itu menjadikan Ragil sementara sebagai pencetak angka terbanyak dalam satu game pada musim reguler IBL 2016. Catatan spektakuler Ragil tersebut dihasilkan dari 10 tembakan tiga angka dari 12 kali percobaan. Rekan satu tim Ragil, Musthofa Ramadhan juga tampil bagus dengan raihan double-double (13 poin dan 10 rebound).
Sementara itu di kubu JBU, Tri Wilopo menjadi pencetak angka terbanyak dengan 11 poin. JBU langsung mengusung strategi man-to-man defense dari area pertahanan lawan sejak tip off. Namun, kecepatan dari para pemain Satya Wacana membuat mereka bisa menembus pertahanan JBU. Ragil kembali menampilkan permainan yang gemilang pada kuarter ketiga. Ia berhasil mencetak 15 poin pada kuarter ini, termasuk tiga tembakan tiga angka yang membuat Satya Wacana memperlebar keunggulan menjadi 57-36 pada akhir kuarter ketiga. Puncaknya, Ragil mencetak 15 dari total 16 poin Satya Wacana pada kuarter keempat dan akhirnya Satya Wacana pun mengunci kemenangan dengan skor 73-54. Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Satya Wacana dari sembilan laga yang telah dijalani. Selanjutnya, Satya Wacana akan bertemu CLS Knights Surabaya, Rabu (3/2). Dan, pada hari yang sama, JBU berhadapan dengan Hangtuah Sumsel. (ant)
Daud sendiri mengaku sudah mempelajari semua gaya permainan petinju asal Jepang teresebut, dan sudah mengetahui kelemahannya. “Seperti kebanyakan petinju Jepang, Kato punya tipikal yang kuat, tahan pukulan, dan punya fighting spirit yang bagus, tentu saya tidak boleh meremehkannya, serta harus fokus pada strategi
Tiga Pesepak Bola Pra-PON Mundur
Denpasar (Bali Post) Tercatat tiga pesepak bola Pra-PON Bali menyatakan mengundurkan diri. Mereka adalah Made Pandu Wirata, Ketut Nova Anta Putra, dan Gavin Kwan Adsit. Ketiganya punya alasan masing-masing hingga tak bisa hadir pada seleksi perdana tim Pra-PON Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (1/2) kemarin. Pandu Wirata sedang menjalani training di Bank Danamon, Ketut Nova sibuk menyelesaikan skripsi, sedangkan Gavin sudah meneken kontrak dengan klub Borneo FC. Pada seleksi perdana, kemarin, beberapa pemain juga belum hadir seperti pemain Bali United Felicianus Junius R. Bate, Putu Pager Wirajaya dan Komang Adi Parwa. Kabarnya skuad Bali United berlatih guna menghadapi uji
48 Poin Respati Beri Kemenangan SWS
di Balai Sarbini, Jakarta dan bertujuan untuk membawa Daud meraih jenjang World Champions di kelas ringan di Asia Pasific. “Dalam latihan tersebut, saya sudah beradaptasi dengan metode latihan yang diterapkan Craig, serta berusaha merubah gaya bertarung saya, di mana sejauh ini saya sudah siap bertarung,” papar Daud.
coba melawan PS TNI. Selain itu, pemain yang belum mengikuti seleksi yakni Kushedya Hari Yudo, Haci Abdillah serta Sanaji. Sedangkan pemain yang tidak masuk dalam daftar 32 pemain yang dipanggil seleksi, tetapi mengikuti seleksi yakni Azmi. Selama seleksi, para pemain diawasi trio pelatih yakni AAK Bramastra, AAN Ardika, dan pelatih kiper Putu Dian Ananta. Gung Bramastra menegaskan, pihaknya berharap di luar pemain yang dipanggil agar ikut menyemarakkan seleksi. ‘’Yang penting, batasan umurnya pemain kelahiran 1 Januari 1993,’’ ujarnya. Seleksi berikutnya, mereka diharapkan hadir pada Rabu (3/2) besok. Seleksi tahap ketiga digelar Jumat (5/2)
SERVICE
yang sudah dipelajari. Target terpenting saya meraih kemenangan,” tutur Daud. Menanggapi laga nanti, Kato sendiri mengaku sudah mempersiapkan latihan serta mempelajari gaya bermain Daud. “Saya sudah mempelajari gaya permainan Daud melalui video, dan saya mempersiapkan latihan keras, apalagi Daud yang tangguh dan keras,” papar Kato. Selain menyelenggarakan laga tersebut, Mahkota Promotion yang bekerja sama dengan promotor muda, George Santo, juga menyelenggarakan pertandingan
tambahan, seperti perebutan gelar WBO Oriental kelas bulu antara petinju Indonesia Defry Palulu menghadapi Rey Juntilla dari Filipina. Selain itu akan ada laga ekshibisi mantan petinju Indonesia Ellyas Pical dengan Feras Taborat, serta beberapa laga lainnya. “Pertandingan Daud ini penting untuk jenjang kariernya, hal ini kami lakukan karena kami ingin melihat lebih banyak lagi petinju Indonesia bisa bertarung di tingkat internasional,” ucap Raja Sapta Oktohari selaku Promotor. (pts)
Atlet Lolos PON Terus Bertambah
mendatang. ‘’Saya menyeleksi pemain tak perlu berlamalama, pada Jumat (5/2) nanti sudah bisa diputuskan 28 pemain,’’ ungkap Gung Bram. Pascamerekrut 28 pemain, Gung Bram terus memantau perkembangan skuad tim Pra-PON. Ia pun akan menciutkan lagi menjadi 25 pemain pada pekan berikutnya. ‘’Kalau sudah mengerucut menjadi 25 pemain, kami akan melakoni latih-tanding,’’ ujarnya. Tim Pra-PON Bali menghuni Grup B bersama NTB dan NTT. Jadwal laga dan penentuan undian (drawing) dilakukan pada pertemuan manajer (manager meeting) 20 Februari mendatang. Kemungkinan Manajer Gung Guntur yang ikut dalam pertemuan manajer tersebut. (022)
Denpasar (Bali Post) Kuota atlet PON menurut data terakhir 337 atlet. Namun, dalam perkembangannya terus membengkak dengan munculnya tambahan dari Pengurus Pusat (PP) maupun Pengurus Besar (PB) cabor bersangkutan. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Senin (1/2) kemarin mengungkapkan, awalnya petembak Bali yang lolos PON berdasarkan laporan Pengprov Perbakin 8 atlet. Kenyataannya, turun surat dari PB Perbakin, Bali mendapat tambahan 9 atlet lagi hingga totalnya 17 petembak. Selain itu, cabor renang meloloskan 11 atlet, kemudian ditambah lagi empat perenang yakni Putu Elita Ratna Sari, Isna Wirya Ardhiani, Ni Made Putri Damayanti, serta Gede Wahyu
Widyantara. ‘’Cabor judo juga mendapatkan tambahan 2 atlet lolos ke PON,’’ terang Suwandi. Dia mengalkulasi sampai sekarang tercatat 352 atlet yang lolos PON. Jika cabor sepak bola lolos ke PON, maka dipastikan tambahan sekitar 20 pemain lagi. ‘’Kami akan membagi dalam skala prioritas atau berdasarkan grade dalam memberangkatkan atlet ke PON,’’ jelasnya. Misalnya, selama ditempa dalam TC desentralisasi, para atlet yang melakukan try-out mengikuti event berskala nasional, prestasinya dipantau. ‘’Jika terus grafik prestasinya merosot dan jeblok, otomatis tidak dikirim ke PON,’’ tuturnya. KONI Bali bakal melakukan tes fisik atlet PON pada 3-5 Februari. (022)
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
AC Service panggilan BERGARANSI
082331838863 081999614179 C.0002546-SRV
SERVICE
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491
ATASI MAMPET MAMPET ATASI
Jakarta (Bali Post) Pihak Kemenpora diminta melaporkan dana sebesar Rp 102 miliar yang dipakai untuk sosialisasi Asian Games (AG) 2018 yang digelar Desember 2015. Tercatat pelaksanaan acara tersebut dilakukan di berbagai kota seperti Jakarta, Palembang, Medan, Balikpapan, Makassar dan Surabaya. Kegiatan tersebut dinilai DPR-RI perlu adanya laporan secara mendetail. Menurut anggota Komisi X DPR-RI Yayuk Basuki mengatakan, pihaknya sudah meminta laporan pertanggungjawaban kepada Kemenpora terkait dana sosialisasi tersebut, namun sampai saat ini laporan itu belum diterima. Yayuk pun menduga ada anggaran yang diselewengkan pada program sosialisasi AG 2018, bahkan, Komisi X sampai membentuk Panja Persiapan Asian Games (PAG). “Sudah ada beberapa temuan oleh Panja PAG. Salah satunya dana sosialisasi Asian Games, Desember lalu. Kami ingin Kemenpora memberi laporan secara jelas, berapa dana yang dikeluarkan, berapa dana yang terpakai dan kalau ada dana tidak terpakai, tolong dikembalikan ke negara,” kata Yayuk Basuki di Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Yayuk menilai acara sosialisasi AG yang dilakukan di sejumlah kota tersebut diprediksi tidak sampai memakan anggaran begitu banyak, karena kegiatan terlihat begitu sederhana. “Saat sosialisasi di Jakarta, itu hanya dipersiapkan dalam waktu empat hari. Banyak atlet yang juga teman-teman saya, bilang kalau susunan acara ada yang di-cancel gara-gara hujan. Bahkan, pejabatnya langsung pulang. Ini acara mau buang-buang uang apa mau serius,” ujarnya. Tercatat pada pengesahan APBN-P 2015, Komisi X menyetujui dana sosialisasi AG 2018 sebesar Rp 102 miliar, dana tersebut tidak hanya untuk sosialisasi, tetapi juga dialokasikan untuk menjalin hubungan antarlembaga, dalam hal ini dengan induk cabang olahraga (PB/PP). “Dana yang dipakai sosialisasi AG Rp 61 miliar dan hanya Rp 27 miliar yang digunakan, tapi sejauh ini belum ada laporan secara resmi. Katanya setiap kota itu menghabiskan dana antara Rp 2,5 miliar - Rp 4 miliar. Tapi kenapa bikin acara tidak layak,” jelasnya. Yayuk menambahkan, selain dana tersebut, ada lagi anggaran yang belum dilaporkan pertanggungjawabannya, yaitu dana Satlak Prima tahun 2015 sebesar Rp 380 miliar, dan akan meminta laporan terkait penggunaan dana itu saat Komisi X menggelar Raker bersama Kemenpora, Rabu 3 Februari nanti. (pts)
WC GARANSI
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - TANPA BONGKAR
081236711931 XL 08175782707
Simp
C.0003316-brj
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 2 Februari 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Cari Sopir SIM B1 utk Tabanan niat kerja 0818353154
B.BP.004.02.16.0000012
*Receptionist,Admin&SpaTerapis DbthknBnykPramuniaga,Adm,Lam REBORN SPA Jl.Sunset Ph:766744 Jl.Hangtuah35 Sanur 0361288460 A.BP.001.01.16.0003311
A.BP.001.02.16.0000008
Dicari Sopir Gaji 2Jutaan& Helper Hub.724995 Tirta Amerta
Adm Kasir Cleaner lmr:Restoran Renon Jl.Cok.A.Tresna 85 Dps
Dbthkn Krywati Ijazah SMA/SMEA Bs Komp.Excel Hub:0361 9386001
Sardine Restaurant Looking for Hostess,Waitress,Female Bartendres,Gardener,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Mail: sardine@sardinebali.com/733617
Admin Pria/Wnt D3 Brpengalaman Kirim CV Jl.Gn.Catur 37 Dps
Dbthkn:Bag.Adm,Laki2,bisa Komputer,S1 Pengalaman Hb.081934345363
Aust-Japan Perkebunan Potong Gaji,No DP,Ctc:087861843051
Bth Staff Acct(Travel)Wnt,Komp Inggris,Diploma,CV ke PT.EBS Sudirman Agung Blok C/12 80225
A.BP.001.02.16.0000087
A.BP.005.02.16.0000093
A.BP.001.02.16.0000059
A.BP.001.01.16.0002492
Bella Italia rest need Runner& Host jl.Kartika Plaza8X 758067
B.BP.141.02.16.0000029
A.BP.001.01.16.0002782
Dcr IT,Sales,Gj+Kms+Bns+BPJS T.411185/Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.004.02.16.0000011
B.BP.145.02.16.0000052
Dcr 3PRT,3Tk Kbn,2Spr,2Satpam Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II /21X Kerobokan 4731979/736353
B.BP.154.02.16.0000024
Dcr CDP,Cook,Cook Helper,The Onion Rest&Bar Jl.Cemara 29 Sanur/081805551838
A.BP.001.02.16.0000006
Bth:SPG Produk Bostik,Marketing. Fas:GP,U.Mkn,Fee,Bns,Kshtn. B.BP.818.02.16.0000005 Krm:hrd.trisuryainternusa@gmail SpaDubai,India,Srilanka&Rusia Resmi081337327057/081999913777 .com/087861454652/9005831 A.BP.001.01.16.0000320
A.BP.001.02.16.0000050
A.BP.001.02.16.0000019
!!Dcr cpt PRT TglDlm G1,3Jt Cari Pembantu Tnggl Dlm,Single 081237903622/087861412911 LgsKrj 2Jt/Bln Seminyak-081805505431 B.BP.135.02.16.0000059
!Db Multi Tugas. Great Cafe Jimb,1.5Jta+Mes+Makan+Tips 085953710102
Dcr Cleaner Send CV to:Galaxy Sports Bar Jl.Dhyana Pura No.9A Seminyak ph.730328
A.BP.001.01.16.0003462
B.BP.154.02.16.0000021
Cr Barber u/Barbershop Buana Raya,Gj110Rb/Hr 081339521058
Dcr Cleaning Service Pria/OB Min.SMA/Sederajat 081338251999
A.BP.001.02.16.0000035
Dcr Cook Pastry,Waitress,Ari Putri Hotel Jl.Cemara Sanur, Hub.08976778714
A.BP.001.02.16.0000014
B.BP.004.02.16.0000016
Cr Kasir&Mekanik brpglm u/Bengkel Honda Gianyar,082341675969
Cook,Waitress umur Max 28 Th B.BP.004.02.16.0000007 B.BP.101.02.16.0000044 H.Coffee Secrets Jl.Drupadi 32 Dcr Sgr!Therapis,Estithetion, Cr Pramuniaga L/P Min.SMA/Sdrj Renon Tlp.081246767900 Segera AnugerahPhoto,Pert.Udayana B12 Spa Sprvisor,H.Bia082144717472 A.BP.001.02.16.0000042
A.BP.001.02.16.0000036
A.BP.167.02.16.0000030
Dcr EventCoordinator/Operation /Reservasi/Accounting, Min S1 Pglm 2Thn, hrd@melali-mice.com
Dcr Staff Cook & Barista utk Coffee Shop,Umalas SMS: Debbie 081931354345
Dcr FO+SIm A,HK utk Villa Hub: 8476626/info@thebuahbali.com
Dicari kasir,Lamaran Kirim ke Kendi Kuning Restaurant Jl.Drupadi 1001 Seminyak, Tlp.0361-733266 Setelah Jam 3
B.BP.004.01.16.0001412
A.BP.001.02.16.0000077
Dcr FO/Produksi Laundry Brpglm gj 1,5/2,5Jt Hub:082146436772
A.BP.001.01.16.0003380
A.BP.001.02.16.0000033
A.BP.001.02.16.0000021
Dcr Steward Warung Asia Jl. Werkudara No.5 Legian 739237
A.BP.001.02.16.0000079
Dicari Security,Engineering,FO Staff,CV ke The Amasya Villas Jl.Kayu Aya88x Seminyak.731601
B.BP.004.01.16.0001479
Dcr Teknisi Listrik & Pipa Hub 0811393531 (PT Starfish Bali)
A.BP.001.01.16.0003356
Dcr Karyawan Salon Hairdresser Stylist/Capster 081936074041
B.BP.154.02.16.0000023
Dcr Pembantu Rmh Tangga Usia Max 35Th gj Mnrik,082236810777
A.BP.001.01.16.0003446
Dcr Pria u/ Staff Laundry Jl.Kayu Aya 7A Seminyak 736701
A.BP.001.02.16.0000002
Dcr Room Boy lls SMK/Sdrjt krm CV ke hrd@dbaliresidence.com
A.BP.001.02.16.0000089
Dcr Segera Customer Service(P) &Marketing Tlp.485849 / Email: cvasri@dps.centrin.net.id
A.BP.001.02.16.0000016
Dcr Segera Supervisor Steward & Cleaning Service Tlp.485849
A.BP.001.02.16.0000017
Dcr Staf Adm,Fresh Graduate, Single,Pend.SMK/D3 Akuntansi. Email: info@alamrayabali.com
A.BP.001.01.16.0002129
Dibutuhkan Cook utk Resto di Kerobokan,Lam ke Jl.Raya Semer No.17,Telp.081805512833
A.BP.001.02.16.0000037
PT.Thayama Kontraktor bth Drafter Sipil Berpengalaman Krm CV dll :thayama@yahoo.com atau 0361 8466235 Seceptnya
A.BP.001.02.16.0000054
Dcr sgr AO(2)Marketing(6)Audit Internal(1)Diutamakan yg Pglmn Krm CV Jl.Gatsu Tmr No.49 Tlp:0361 461171/463137
A.BP.001.02.16.0000048
Ymh Bisma Dicr:1.Sopir SIM B1, 2.S1 Ek/SMA/D1,3.Mekanik Hub T.Umar 142 Dps
A.BP.001.01.16.0003390
Dicari Tukang Harian Berpglman Dibthkan Adm Wanita Usia Max30 Perusahaan Pengerah Tnga Kerja dibidang MEP Hub.081246468225 Th,SMK Akuntansi 081239691137 Kapal Pesiar di Dps membtuhkan A.BP.001.02.16.0000094 A.BP.001.01.16.0003215 Staff Marketing Kualifikasi(1) Dicari Kasir Min.D3.Lmr Bawa Dcr Supir, Min SMA,Pglm 2Thn L/P 20-30Th(2)Min.D1 Prwisata ke PBMC:Jl.H.Wuruk 240 Dps Tel.081237790635 (3)Bs Inggris Lisan&Tulisan(4) A.BP.001.01.16.0003242 B.BP.004.02.16.0000018 Bs Computer&Internet(5)Jujur, Dicari Peg.Laundry Wil.Renon Dicari Guru Mat/IPA SMP SMA Hub:081337287307/085857318696 Ulet&Bs Kerja Team(6)Pnya SIM A Bimbel ITTO NOVA A.BP.001.02.16.0000080 &SIM C.CV ke:PT.Bali Paradise CV:n1613bali@gmail.com Dicari Pembantu untuk Villa B.BP.004.02.16.0000015 Citra Dewata.Jl.P.Ayu XIII/3. Hub:081337542061 Dcr Tng Serbtn Suami Istri utk E:info@baliparadisecrews.com A.BP.001.02.16.0000076 jg Rmh Domisl Bali081236780644 Dicari Sgr Mnger&Sopir Laundry A.BP.001.02.16.0000096 A.BP.001.01.16.0003301 Taco Casa-Ubud,Seminyak,Canggu untk diMarboro Kapasitas Besar Dcr u/Rentcar:2 Admin/Resv is Hiring Now Cook/Helper Sudah Ada Market Htl Bintang 5 Bhs Inggris,Internet; 2 Driver Waitress hard working. Hub.Email:yubisena@@gmail.com CV:bhv@indo.net.id 411462 Dino A.BP.001.02.16.0000061 dedicated person, at least B.BP.004.01.16.0001474 Dicr Pembantu RT Wanita 1 year experience in the same Dcr,Cashier,Housekeeping, Gaji 800-1Jt Hub.081216566622 field, max 26 y/o single Cheker,Gardener utk Restaurant A.BP.001.02.16.0000065 CV:info@tacocasabali.com di Kuta,berlaku sampai 8 feb PT.Duta Indo Mac Bth Kry:SPG/B 2016,Tlp(0361)730603 Email: SMS: 0821 4524 5144 Adm,Csr,Gdg,Acct,MD,MT,Spv,HRD, A.BP.001.01.16.0003349 ayupurnamalafavela@gmail.com Gj.2Jt-3,5Jt/Bln Tnp Bth Pngl B.BP.004.02.16.0000013 /Lngs Kerja SMS:087895164479 Cr Customer Serv.Wanita Max 23 Dcr.Urgent Driver Jeep Tour A.BP.001.02.16.0000073 Min.SMA/Sederajat 081338251999 Fasih English&Franch,Max.40Th Dibutuhkan Sopir Punya SIM A/ A.BP.001.02.16.0000034 Send CV to hrhold015@gmail.com B1 Usia Max35Th Hb:08123993219 Dicari Pelaksana/Pengawas B.BP.004.02.16.0000017 A.BP.001.01.16.0003216 Lapangan&BagianAdmPria/Wanita Looking For: 1.Cameraman with Staf Rsv u/ Travel Agent,Male/ Pengalaman tdk Diutamakan, Video Experience.Owns the Female+MinPglm1th+Eng+Com,CV Serius,Jujur&Loyal Gaji Mnarik Camera.2.Chinese Assistant 3. Express Messenger 081337197709 :bjctours@indo.net.id/T:723890 Email:karisma_group@yahoo.com B.BP.031.02.16.0000004
A.BP.001.01.16.0003404
B.BP.101.02.16.0000051
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Ertiga GL’2013 Merah AsBali KM12rb Super Istw,081999675175
Dijl Perum Tedung Sari Abian Base Gianyar LT 6,5Are LB350m2 Tlp:(0361)466842,081934310335, 087761077522
B.BP.141.02.16.0000063
APV GX’2012Silver AsBali+ijin Luar Dlm Orisinil,08123953664
A.BP.001.02.16.0000084
A.BP.001.02.16.0000083
B.BP.141.02.16.0000039
APV’X’2006 asliDK Biru Metalik Lok KFC Jimbaran H;08123668029
CHEVROLET
Chevrolet Captva Th2011 Pemakaian 2012 Brg Simpanan KM 19000 an Putih Disel H:081 23856370
A.BP.001.02.16.0000075
DAIHATSU
Feroza SE’95 Ban 31 VR10in Audio SmstBr 61Jt,085100966802
B.BP.141.02.16.0000057
BUC Taft86 4x2 Gagah Modif Hub 081999873116 JlPSerangan 37Dps
A.BP.001.02.16.0000001
Dijual GrandMax PU’12 Hub: 081239770067
A.BP.014.02.16.0000029
Feroza’96Merah AsBali VR+Ban31 Baru2 Audio Istmw,085100408809
A.BP.001.02.16.0000085
A.BP.001.02.16.0000069
Freed PSD Putih’10 F.Ori 170Jt Credit DP 40Jt T.081936266458
A.BP.001.02.16.0000057
Jazz IDSi05MT SlvStn SmstBr 107 Ng,P.Saelus2Kmbj7/085101850689
A.BP.001.02.16.0000097
ISUZU
Djl Isuzu Elf 14 Seat BU Hub.087861132609
A.BP.001.02.16.0000011
Panther Grand Touring’2010 Pmk As DK Hitam Gress,081236009045
A.BP.001.02.16.0000071
KIA
Picanto Cosmo’2008 Silver Istimewa 79Jt T.08174777371 NISSAN
B.BP.141.02.16.0000033
F.Escape’06 XLT AT Htm asBali Bs Tukar,087860856999 Pribadi
Dijual Nissan 2011 Hitam Metalik Asli Bali H.0818550844 A.BP.001.02.16.0000018
B.BP.141.02.16.0000032
Dijual Ford Fiesta Thn’2012 Kondisi Mulus Hub:085339824184
A.BP.001.02.16.0000020
DIJUAL MOTOR
CRV 2008 A/T 2,4cc Matic Slver Stone Pribadi Hub.081353058551
B.BP.141.02.16.0000037
FORD
Ford Fiesta Trendy’10 Hitam asBali Manual Hub.0811395948
New Alphard 2.5 Hitam+Putih New Land Rover Discovery 2.0 A.BP.001.02.16.0000055 !!Ruko Cocok untuk kantor dll Wrangler 3.6 Sahara TOYOTA Jl.Gn.Agung 142 A,085100490645 Harrier 2.4 F.Option Hitam’11 Inova G’10 Silver Asli DK A.BP.001.01.16.0003308 Mlus.085102832128/085738724188 *Hub.0361-464168/08123907168* B.BP.141.02.16.0000041 A.BP.001.02.16.0000081 DIJUAL TANAH Yaris’10 Matic Htm Met T.E Bgs Avanza Veloz’14+G’12 Pribadi !!Djl Tanah Kav.@1A Lok. AsDK 085102832128/081999456633 Samsat Baru 134Jt 082146327494 Perum Nusa Dua Hill Residen A.BP.001.02.16.0000070 A.BP.001.02.16.0000082 575Jt/Are Net Hb.420800/422700 Grand Innova G’13 Hitam AsDK B.BP.141.02.16.0000053 Jok Kulit 199JtNg,082342490222 DIJUAL RUMAH B.BP.164.02.16.0000047 !!Djl Tanah Kav.8unit Lok. All New Avanza E’13 Pmk Silver ***Rumah Type 45/105 Perum Yeh Antasura Jl.Dewi Supraba VIII Aya Regency Jl.Tk Yeh Aya IXB DK Tbn 20RbKM,085100456477 Krd B.BP.164.02.16.0000045 Tembus Tk.BadungI,089668339366 Hg.450Jt Nego H.085103816888 B.BP.141.02.16.0000056 A.BP.001.02.16.0000058 Alphard 2.4 Th’11 Htm+Vellfire BUC 2A 1,8M Siap Pakai 2LT 4KT Dijual Tanah 4,5A+Rumah Jln 2.4 Htm Jok Kulit,081999315168 B.BP.141.02.16.0000042 4KM KusumaBangsa,08123999087TP Nangka Gg.Bekisar,085237295884 A.BP.001.02.16.0000049 A.BP.001.02.16.0000047 Avanza G 10Silver DK Dps Mulus Dijual Rumah 2Lt Jl.Tk.Badung !!Tnh dkt pantai Pererenan 47A Istimewa Prbdi 081238362378 081933050168 B.BP.166.02.16.0000060 Akomodasi Wisata 087770077777 A.BP.001.02.16.0000023 Avanza G’2007 Silver Sgt bagus A.BP.001.01.16.0003445 Djl Rmh Cntk 3KT 2KM Hub.087860171736 Bisa Kredit Djual Tnh,SHM,Gili Meno(150m2) Hub.087861132609 B.BP.141.02.16.0000055 Gili Air(4.200m2)Hb.Danang,081 A.BP.001.02.16.0000010 Dijual Avanza’09 & Swift’10 398908679/Amandus,085213918878 Djl Rmh LT:600m2,LB:250m2,Batu Hub.08113970170 B.BP.031.02.16.0000019 yang Batubulan H.3750 M/Nego A.BP.001.02.16.0000041 Dijl Tanah Luwus baturiti-Tbn Grand New Inova G Manual Putih Hub:08123838674,081337217771 A.BP.001.02.16.0000095 V20 asBali Istw H.085100434008 L.200m2 Tlp.(0361)466842, B.BP.141.02.16.0000034 Djl Rmh T36/100 Hrg Terjangkau 081934310335,081338791301 Innova Manual’08 Type E AsBali Lok di Tedung dan Beng Gianyar A.BP.001.01.16.0003278 Silver Metalik H:082144999044 Hub.081916220080 Dijl Tnh Puri Gading-Jimbaran B.BP.164.02.16.0000048
HONDA
A.BP.001.02.16.0000025
SUZUKI
A.BP.001.02.16.0000067
Ertiga GX’12 Htm MT asBali LowKM Istw 143Jt,081999675175
Yaris S Limited’08 Htm(B)Trima A/N Istw,085101581600 Pribadi
B.BP.141.02.16.0000031
B.BP.141.02.16.0000030
KULINER
PERCETAKAN
A.BP.001.02.16.0000078
B.BP.101.02.16.0000050
Tnh Jl Tukad Yeh Empas Tbn Kediri 70,75A SHM Pinggir Jl6m &Prmhn 300Jt/A Ng,082147033104
A.BP.004.02.16.0000100
Splash’11=105Jt Silver Pribadi AsDK,Antosura 161,085100412079
B.BP.141.02.16.0000046
A.BP.001.01.16.0003394
Tnh 2A Tkd Balian Renon Elit Jl.5m&Dinegara27A/082144340526
DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Lt1 Daerah Renon Hub:08123994495
B.BP.101.02.16.0000049
BMW
A.BP.001.01.16.0003280
DISEWAKAN RUMAH Sewa Rumah Lt2 Jl.Tukad Badung Gg.XIV/9A Hub.085100341431
Estilo Silver’2011 asBali Mls Pribadi H.087861499476 Sdkarya
Sgr Jual BMW 320i Th2008 Matic Warna Abu Tua Metalik kondisi Mulus Hub: 0361-234727
A.BP.001.01.16.0003377
Tnh 2+4Are Lok.Canggu Hr/A 400Jt 081999270475
Rmh Bru,Mrh 40/100,SHM,IMB,Pnarungan,Badung,c/k 082342456858
Arena GX’2012 Silver AsliBali Trwt Istmwa Prbdi,081338593219
Ford Everest XLT Hitam’08Matic Velg 22 asBali H.081999675175
Tnh 1A,2A,375Nego Perum Eka Cakra Abianbase Bdg/081337141817
A.BP.001.02.16.0000026
Djl Rumah 2Lt L:128m2 Jl.Jepun Pipil Gatsu Timur 081933050168
A.BP.001.02.16.0000022
PAKAIAN
A.BP.001.02.16.0000043
Dijual Tanah 1,5Are Kediri Tbanan Kws Permhn 08123804995
A.BP.001.02.16.0000074
Dijual Tnah Lokasi Stratgs 20m tr dr Jln.Utama Abianbase Dalung 17.7Are Psrn 450Jt dilepas 375Jt/Are Hub.081999543712
A.BP.001.02.16.0000060
Djl Tnh 1Are 375Jt Sasih Batubulan Jln4,5m Hub.087861843779
A.BP.001.02.16.0000015
Djl Tnh Jln Imam Bonjol Utama Ls 6 Are Hub.081239357221
A.BP.001.02.16.0000039
Jl Cpt Tnh 56 A dkt Htl Alila Pecatu Hr 185Jt/A,087860746511
B.BP.101.02.16.0000027
Jl Tnh 2Are Gatsu 6 Block P Murah Sekali 081338049552 Cpt
A.BP.001.02.16.0000051
Jl Tnh LC 13,70 Are Cargo Nempel Citraland 081999944278
A.BP.001.01.16.0003140
Jual Tnh 3,25Are LC Uma Aye Bangli kota hub.081916220080
Tnh Kav.3.48A,lok.bgs,jrg ada, seblh Vila Umakhaja Payangan Ds.Buahan Ubud 08179784024 B.BP.004.02.16.0000014
DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh L.2,5Are Jngk Waktu Panjang Jl.P.Moyo I Blkng Koperasi Dana Niaga H:08123993626 B.BP.154.02.16.0000025
Dikontrak Tanah 5,5A Tembok Keliling Jl.12m Penamparan Hub.085237295884 A.BP.001.02.16.0000046
DISEWAKAN TOKO Dikont Toko Jl.Kartika Plaza Dpn Htl Rada Bali 085792833416 B.BP.154.02.16.0000022
DISEWAKAN HOTEL Dikont Hotel 12Km;4Lt;Lux;Pool Lift;Lkp.081999367555
KONTRAKTOR *Swimming Pool Specialist Contractor Pny Mslah,082144464070
B.BP.166.02.16.0000058
DISEWAKAN TEMPAT BUC Over Kontrak Mini Market sisa 2Th Lok Rame,082236514888
A.BP.001.01.16.0003266
ARSITEKTUR *Arsitek+Borong,Rmh,Ruko,Kos Villa+Disain-081338605416
B.BP.154.02.16.0000062
RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%
A.BP.001.01.16.0003376
Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak Sefri 085100774702
A.BP.001.02.16.0000092
Audio Mbl,Venon,Pioner, Brabus dan Diablo,081805307706
B.BP.141.02.16.0000036
1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
B.BP.164.02.16.0000043
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
BIRO JASA A.BP.001.02.16.0000063 Anda Bth PRT/B.Siter?Sgr Hub Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Promo 2,3% Hub:082340004545 081999776071/082237496717 A.BP.000.01.16.0003230
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.01.16.0003306
Obral Baju Pesta dr 100-600Rb Dewi Sri No.8 Kuta 764002
B.BP.135.02.16.0000064
Pengurusan Izin:IMB,SIUP,PT,CV Akte Cerai dll.Hb.081236317551, 085106003557
A.BP.001.02.16.0000053
PENGUMUMAN Dgn ini Sy Kd Wini 24Th Reiki Asia Bali Inisiasi Pekerjaan Ibu Rumah Tangga,Al Tingkat Master Rp.800.000 Tanjung Menyatakan Permohonan Hub.081999176801 Maaf Kpd PT.Hardys Nusadua Ats A.BP.001.02.16.0000066 A.BP.001.02.16.0000038 B.BP.004.02.16.0000020 Perbuatan Pencurian yg tlh sy Kvl Dimengwi 70Jt/A Bs Kridit DIJUAL RUKO Lakukan Tgl 01/02’16 di Hardys KEHILANGAN & Kvl 150Jt/A Hub:087862450004 Ubud Dijual Ruko Lt2 SHM IMB Nusadua Sehingga PT.Hardys A.BP.001.02.16.0000031 Hilang BPKB A/N I Wyn Selamet Jl.Raya Goa Gajah Teges Ubud L.39,48Are Tlp:(0361)466840, Nusadua Dirugikan.Demikian BUC Djl Tnh 2A Sekar Tunjung No.BPKB:I-062719950 No.Polisi 081934310335,087761077522 15 Gatsu Timur Hub:08123650478 Bisa TT Tanah/Bgn 089604048678 DK 6751 CM Hub:081999605468 Maaf Saya sampaikan.Trm Kasih A.BP.001.01.16.0003287
TOUR
B.BP.154.02.16.0000061
DICARI TOKO Kav Vill 2&4&16A Saba dktPante Dicari:Toko Lokasi:Jl.Danau &Tnh Mas Ubud 25A,087861662065 Buyan Sanur Hub:081238998371
B.BP.154.02.16.0000026
A.BP.014.01.16.0003361
A.BP.001.02.16.0000028
A.BP.001.02.16.0000027
A.BP.001.02.16.0000062
TOUR
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.02.16.0000032
SERVICE
Percetakan *Cetak Apa Saja MURAH (Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)
*Ongkos Cetak Juga MURAH
*Proses Plat CTP
*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com
INTERIOR
8528537, 468227, 468228-30
HP. 0851 0144 0677 081 6471 0459 Telp. 8448032
C.0000706-prc
C.0001701-SRV
SALON KECANTIKAN
BENGKEL LAS
KOMPUTER
SERVICE
SERVICE
RUPA-RUPA
SERVICE
SARANA JAYA STEEL Jln. Satelit 66X Denpasar Mengerjakan : Canopy Trindek, Spandek, Poly Carbonat Stainless Steel Railing Tangga, Railing Balkon Baja Ringan Konsruksi Gudang Pintu Harmonika Tangga Putar Aluminium, Daun Pintu Aluminium Pemasangan Gypsum
RUPA-RUPA BAHAN BANGUNAN
085 100 978 460
FURNITURE
C.0000188-bkl
KONTRAKTOR
GAYA Furniture & Interior Terima Pesanan:
Cash Atau
Interior : Kredit - Kitchen set, Bedroom set, Kantor, dll - Sofa, Korden, Wallpaper, Karpet - Meja Belajar Sekolah TK-SMA Exterior : - Relling, Pagar, Gerbang, Kanopi, Teralis
KKURSUS
SEMI PRIVAT
081999886701, 081805494222
BAHASA INGGRIS
C.0000707-fur
AC
RUPA-RUPA
PINJAMAN
Free
DUA BULAN DIJAMIN BISA
n
Desig
Money Back Guarantee
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Garansi Uang Kembali...!!!* Coba Gratis Dulu Cocok Baru Bayar...!!!* EC Gatsu EC Sudirman
410405 255305
C.0001744-KRS
ekonomi
18
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Rupiah Naik Signifikan
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (1/2) pagi, bergerak menguat sebesar 103 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.675 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.778 per dolar AS. “Nilai tukar rupiah menguat cukup tinggi terhadap dolar AS bersamaan mata uang di kawasan Asia menyusul tren naik harga minyak mentah dunia,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin kemarin. Harga minyak mentah dunia, kata Rangga, terus membaik diperkirakan masih akan memberikan dukungan penguatan terhadap mata uang rupiah terhadap dolar AS. Harga minyak mentah jenis WTI Crude, Senin (1/2) pagi ini, terpantau berada di level 33,13 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 35,39 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen bank sentral Jepang (BOJ) yang memangkas suku bunga acuannya sebesar 20 basis poin (bps) menjadi minus 0,1 persen untuk memacu inflasi mendekati target 2 persen secara tahunan. Hal itu mendorong mata uang yen Jepang melemah, tetapi justru membuat mata uang lain di kawasan Asia menguat secara merata terhadap dolar AS. Analis LBP Enterprise Lucky Bayu Purnomo menambahkan, potensi nilai tukar rupiah melanjutkan rally penguatan cukup terbuka seiring dengan proyeksi harga minyak mentah dunia berpotensi menyentuh level 37 dolar AS per barel. (ant) Bali Post/ant
KERETA CEPAT - Petugas kepolisian menjaga lokasi groundbreaking pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis lalu. Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan perekonomian, khususnya daerah Jakarta dan Bandung.
Kereta Cepat
Bali Post/ant
RUPIAH - Petugas menghitung mata uang rupiah pecahan 100.000 di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta.
Inflasi Januari 0,51 Persen
Jakarta (Bali Post) Laju inflasi Januari 2016 sebesar 0,51 persen. Inflasi dipengaruhi kenaikan harga kelompok bahan makanan, seperti daging ayam ras dan beras. “Kelompok bahan makanan yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, beras dan daging sapi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Suryamin menjelaskan, kenaikan harga kelompok bahan makanan tersebut menjadi komponen pembentuk inflasi tertinggi Januari yaitu 2,2 persen, diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,53 persen. “Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar ikut menyumbang inflasi, karena adanya kenaikan tarif tenaga listrik,” ujarnya. Selain itu, kelompok lain yang ikut mengalami inflasi adalah makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,51 persen, kelompok kesehatan 0,36 persen, kelompok sandang 0,26 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,15 persen. Satu-satunya kelompok yang menyumbang deflasi Januari adalah transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yaitu 1,11 persen, karena turunnya tarif angkutan udara sebagai dampak dari rendahnya harga bahan bakar minyak. Dengan inflasi Januari 2016 tercatat 0,51 persen, maka inflasi tahun kalender 0,51 persen dan inflasi tahunan (yoy) 4,14 persen. Sedangkan inflasi komponen inti pada Januari 0,29 persen dan inflasi inti tahunan (yoy) 3,62 persen. Dari 82 kota IHK, sebanyak 75 kota mengalami inflasi dan hanya tujuh kota yang menyumbang deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga 1,82 persen dan inflasi terendah di Padang 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi di Gorontalo 0,58 persen. (ant)
Perlu Kepastian Hukum Beroperasi Jakarta (Bali Post) Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang membangun kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhkan jaminan berupa kepastian hukum beroperasi, bukan jaminan utang dari pemerintah. “Kreditur kereta cepat dalam hal ini bank meminta sesuatu jaminan regulasi dari aspek operasional, bukan jaminan utang,” kata Rini usai berbicara pada Seminar “Sinergi BUMN Menjawab Tantangan dan Peluang MEA” di Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Jaminan kepastian yang diminta dari pemerintah, kata Rini, berupa regulasi yang mengatur tidak ada perubahan selama masa kontrak konsesi 50 tahun. Bila ada perubahan regulasi yang dilakukan pemerintahan baru, Rini mengusulkan agar KCIC sebagai pengembang diberi opsi dan hak tambahan melakukan renegosiasi kontrak. “Jaminan ini untuk menghindari kerugian KCIC jika kemudian ada perubahan aturan-aturan,” ujar Rini. Ia menjelaskan, dalam hal investasi jangka panjang meminta jaminan berupa kepastian hukum beroperasi merupakan hal biasa. “Jaminan proyek jangka panjang harus ada komitmen dari pemberi lisensi. Kita minta jaminan, jangan tahu-tahu di tengah jalan (izin) ditarik. Matilah
kita,” ujarnya. Ia mencontohkan, kereta cepat diberi konsesi 50 tahun, kemudian pemerintah mengubah menjadi 30 tahun yang mengharuskan trase diganti. Ini tentu mengakibatkan ada investasi tambahan, maka harus ada jaminan bahwa bagi kita bisa bernegosiasi lagi. “Kalau ternyata aturan diubah tentunya kita bisa mendapatkan kesempatan bernegosiasi. Itu kan biasa,” katanya. Pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dengan investasi sekitar Rp 70 triliun tersebut melibatkan konsorsium BUMN yaitu PT Wijaya Karya (Persero), PT KAI (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Konsorsium BUMN dengan nama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PBSI) membentuk
perusahaan patungan dengan China Railway International Co. Ltd. dengan nama PT Kereta Cepat Indonesia China. Pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung dapat memberikan kontribusi berupa pajak kepada negara yang diperkirakan mencapai Rp 13 triliun, berupa PPN setara Rp 6,2 triliun dan PPN saat konstruksi pengembangan Transit Oriented Development (TOD) sebesar Rp 7 triliun selama 15 tahun. Selain pajak, proyek kereta cepat sepanjang 142,3 km itu selama masa konstruksi diperkirakan menyerap 39.000 orang tenaga kerja selama tiga tahun, selama periode konstruksi TOD mencapai 20.000 orang selama 15 tahun, dan operasional TOD sekitar 28.000 orang selama 25 tahun. (ant)
Jelang Galungan, TPID Sidak Harga Sembako di Pasar Galiran
Semarapura (Bali Post) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Klungkung turun memantau harga barang dan sembako di Pasar Galiran, Senin (1/2) kemarin. Pemantauan ini dilakukan untuk mengecek ada tidaknya harga sembako yang mengalami kenaikan menjelang hari raya Galungan. Dipimpin Kabag Ekonomi Ketut Sukla, tim mengecek satu persatu harga barang dan sembako di sejumlah toko grosiran di pasar Galiran. Dari hasil sidak yang dilakukan tim yang terdiri dari bagian Ekonomi, Disperindag, Pertanian, Peternakan dan Polres Klungkung ini, tidak ditemukan adanya kenaikan harga barang yang mencolok. Semua harga barang seperti sembako dan bumbu dapur masih stabil. Hanya saja harga minyak rata-rata naik Rp 300 perliter sejak dua minggu. “Tadi ada sekitar lima toko grosiran
Lima Peluang Investasi Hongaria
Bali Post/ant
INFLASI JANUARI - Seorang pedagang menata bahan makanan yang dijual di Pasar Palmerah, Jakarta. BPS mencatat laju inflasi Januari 2016 sebesar 0,51 persen.
Garuda Indonesia
Tambah Kapasitas Kelas Bisnis
Jakarta (Bali Post) Maskapai Garuda Indonesia meningkatkan kapasitas kelas bisnisnya. Pesawat baru Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class yang pertama, sedangkan Boeing 777-300ER yang kesepuluh. Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo di Jakarta, Senin (1/2) kemarin, mengatakan pesawat Airbus A330-300, Super Diamond Seat Business Class bernomor registrasi PK-GPZ. Pesawat itu merupakan yang pertama dari empat pesawat Airbus A330-300 yang akan diterima tahun 2016. Sedangkan pesawat Boeing 777-300ER bernomor registrasi PK-GIK, menurutnya, merupakan pesawat kiriman terakhir, dari sepuluh Boeing 777-300ER yang dipesan Garuda Indonesia sejak 2013. “Kedatangan dua pesawat ini merupakan upaya Garuda Indonesia dalam membangun armada penerbangan modern. Hal itu sekaligus upaya perusahaan dalam memperluas dan meningkatkan jaringan penerbangan Garuda Indonesia di wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa,” katanya. Dia mengatakan dua pesawat baru tersebut akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pengguna jasa maskapai. Arif menambahkan, Super Diamond Seat Business Class akan terintegrasi dengan konsep layanan Garuda Indonesia Experience. Kapasitas dan Fasilitas Arif menjelaskan, pesawat Airbus A330-300 memiliki jangkauan 15.000 kilometer atau mencapai 12 jam terbang non-stop dengan kapasitas 287 tempat duduk. Terdiri dari 24 tempat duduk kelas bisnis dengan Super Diamond Seat dan 263 tempat duduk kelas ekonomi. Kelas bisnis dengan Super Diamond Seat memiliki konfigurasi tempat duduk dengan akses all-isle (1 - 2 - 1) dengan fasilitas tayangan hiburan di perangkat layar sentuh berukuran 16 inci Panasonic Ex3 lengkap dengan handset/remote layar sentuh, double USB plug dan power outlet pada setiap tempat duduk. Selain itu ada kursi yang bisa menjadi tempat tidur datar berukuran lebar 24 inci dan panjang 82 inci, sandaran tangan, sandaran kepala, meja makan, lampu baca yang bisa disesuaikan dengan kenyamanan penumpang, serta tempat tidur bayi dan tampilan baru mini bar. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka lima peluang investasi bagi pelaku usaha Hongaria, yakni di bidang pengelolaan air, energi terbarukan, teknologi informasi (TI), ekonomi digital, serta di bidang pertanian. Presiden Jokowi usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban di Istana Merdeka Jakarta, Senin (1/2) kemarin, mengatakan pertemuan bilateral ini dibahas beberapa hal yang segera dikerjasamakan. “Ada beberapa hal dibahas. Dan akan segera dikerjasamakan yang pertama di bidang pengelolaan air,” katanya. Ia menambahkan, kerja sama yang sudah dirintis di antaranya proyek pengelolaan air di beberapa tempat di Indonesia. Selain itu kerja sama di bidang energi terbarukan. “Indonesia menyambut baik investasi oleh perusahaan Hongaria di Tapanuli Tengah,” katanya. Indonesia juga membuka
Bali Post/kmb
PANTAU HARGA - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Klungkung turun memantau harga barang dan sembako di Pasar Galiran, Senin (1/2) kemarin.
Bali Post/ant
BERTEMU - Presiden Joko Widodo (kanan) dan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban (kedua kanan) menyapa sejumlah anggota kabinet pemerintahan Hongaria di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Kedua pemimpin negara tersebut bersama masing-masing delegasi melakukan pertemuan bilateral untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang ekonomi digital, energi terbarukan, pengelolaan air, perdagangan dan investasi. peluang kerja sama dengan Hongaria di bidang teknologi informasi dan ekonomi digital, termasuk sistem TI dan kerja sama di bidang pertanian. “Fokus ini yang akan kita segera kerjakan dan kita berharap dari pertemuan ini nantinya kerja sama antara kedua
negara lebih baik,” kata Presiden Jokowi. Mantan Gubernur DKI itu menyampaikan, kunjungan PM Orban merupakan kehormatan bagi Indonesia, karena kunjungan itu adalah kunjungan tunggal PM Hongaria ke luar negeri. (ant)
Terminal Manyar JIIPE Siap Layani Investor
Surabaya (Bali Post) Terminal Manyar Pelabuhan Gresik yang terletak di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik siap digunakan melayani kegiatan bongkar dan muat barang. Kegiatan pemuatan barang perdana menjadi bukti dermaga pelabuhan yang merupakan bagian dari JIIPE siap digunakan membawa bahan baku maupun barang hasil industri yang dihasilkan di tempat itu. “Kami buktikan jika pelabuhan di sini (JIIPE) sudah siap digunakan untuk melayani kapal dan bongkar muatannya. Ini bisa menarik calon investor untuk menanamkan investasinya di JIIPE,” kata Direktur Utama
yang kita cek dan harga komoditi barang di pasar masih stabil,” ujar Ketut Sukla, kemarin. Pemantauan harga barang kata Ketut Sukla dilakukan secara rutin oleh tim. Pemantauan ini mengantisipasi adanya lonjakan harga barang, terutama sembako menjelang hari raya Galungan. “Kalau ditemukan kenaikan harga komiditi, maka kita langsung gelar pasar murah untuk mengantisipasinya,” katanya. Seorang karyawan toko Surya Merta Ketut Budiana, mengatakan kalau sejauh ini harga sembako masih stabil. Belum ada sejumlah barang mengalami kenaikan menjelang hari Raya Galungan. Harga beras misalnya, rata-rata harganya dikatakan masih Rp 230 ribu sampai Rp 235 ribu per sak. Begitupula harga gula masih stabil Rp 11 ribu perkilogram. (kmb)
Pelindo III Djarwo Surjanto, Senin (1/2) kemarin. Pada operasi perdana, Dermaga Terminal Manyar Pelabuhan Gresik digunakan untuk pemuatan pupuk dalam kemasan (in bag) sejumlah 9.000 ton. Pupuk tersebut akan dibawa menuju Pelabuhan Teluk Bayur dengan menggunakan Kapal MV Isa Winter. “Pupuk yang dimuat kali ini merupakan hasil dari industri pupuk yang ada di Jawa Timur (Gresik). Artinya keberadaan Terminal Manyar selain dibutuhkan industri yang ada di JIIPE, juga diperlukan oleh industri lain yang ada di sekitarnya,” tambah Djarwo. Keberadaan Terminal Manyar juga diharapkan dapat
mengurangi kepadatan yang ada di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Saat ini setidaknya ada sebelas kapal barang dan curah kering yang menunggu antrian untuk dilayani di Pelabuhan Tanjung Perak. Terminal Manyar dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bagi kapal untuk bersandar dan melakukan kegiatan bongkar muat barang. November 2015 lalu Presiden Joko Widodo bersama Kepala BKPM Franky Sibarani meninjau langsung lokasi pembangunan JIIPE di Gresik, Jawa Timur. Saat itu Presiden mengatakan jika JIIPE akan dijadikan contoh pengembangan kawasan industri di Indonesia. (059)
Wisman Naik, Okupansi Hotel dan Investasi Naik
Jakarta (Bali Post) Di tengah tekanan berbagai kejadian alam dan bencana, jumlah kunjungan wisatawan meningkat menjadi 10,4 juta itu tergolong bagus. Diyakini pengaruh promosi ke luar negeri sangat besar dampaknya. “Selain itu deregulasi terutana bebas visa kunjungan yang sudah 90 negara dan terus dipromosikan melalui channel media global. Bertambahnya schedule dan charter flight dari sumber market yang besar, seperti Cina,” ucap Didien Junaedi, Ketua GIPI, di Jakarta, kemarin. GIPI membawahi Asita (Tour and Travel), PHRI (Hotel dan Restoran) dan lainnya yang bergerak di sektor pariwisata itu cukup gembira. Atmosfer pariwisata saat ini sedang bergairah. Hal itu terlihat dari investasi di bidang hotel dan restoran meningkat dari tahun 2013-2014 sebesar 13,64%, dan tahun 2014-2015 melonjak jadi 53%, atau sekitar USD 364.18 juta. PMA 2014-2015 naik 43,11%, USD 220.65 juta dan PMDN naik 82,93%, USD 143.53 juta. “Data dari BPKM itu cukup berbicara. Sektor ini semakin seksi di mata pelaku bisnis dan tidak terguncang situasi politik. Bahkan proyeksi di
sektor pariwisata cukup progresif meskipun masih banyak kekurangan. Misalnya soal infrastruktur pariwisata, sanitasi dan kesehatan, juga penerapan ICT belum merata,” jelas Didien. Untuk itulah Didien menilai produk development juga harus bersinergi lebih kuat, fokus memperbaiki situasi tersebut sehingga ada kepercayaan dengan deregulasi dan banyak rencana aksi membuat Indonesia punya keyakinan ke depan. “Tingkat Penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Desember 2015 juga naik 7,12 poin, menjadi 57,25% dibandingkan Desember 2014. Jika Kemenpar menargetkan tahun 2016 naik 20% menjadi 12 juta, maka sampai akhir tahun 2016 ini hotel kita masih bisa memfasilitasi dan harus tetap ditambah agar kalau terjadi booming bisa diantisipasi dengan baik,” kata Didien. Namun, dirinya mengingatkan kepada Kemenpar terkait security and safety. Alasannya, isu tersebut punya daya rusak cepat dan berdampak masif. “Saya baru saja mendapat info dari Travel Fair Conference di Los Angeles, AS. Isu-isu keamanan perlu diseriusi,” kata Didien. (pts)
19
Selasa Paing, 2 Februari 2016
Orang Bali
Dari Hal. 1
Dalam wawancaranya, Senin (1/2) kemarin, Dhamantara mengatakan reklamasi Teluk Benoa berpotensi mimiliki dampak makro terhadap pengelolaan Bali. Selama ini, katanya, konsepsi dan praktik pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan investasi dan fisik hanya menyisakan keterpinggiran bagi orang Bali. Banyak kasus yang bisa dirujuk dalam kaitan ini. Dulu ketika pusat mengembangkan kawasan Bukit, Jimbaran menjadi kawasan wisata, banyak warga Bukit yang akhirnya meninggalkan wilayah mereka untuk mencari tempat yang sesuai potensi dan profesi mereka. Ketika Bukit makin maju dan berkembang, tak hanya warga Bukit terdesak, keterpinggiran orang Bali di tanah kelahirannya pun makin pasti. Pembangunan ekonomi dengan dalih kesejahteraan dan percepatan pertumbuhan ekonomi juga membuat orang Bali hanya menjadi sasaran propaganda. Buktinya, demi peningkatan kualitas hidup propaganda transmigrasi menggiring banyak krama Bali antre untuk ikut menjadi trans. Padahal di tanah Bali, populasi orang Bali nyaris terdesak oleh kehadiran pendatang. Menjadi fakta ironi, ketika daerah kaya di kawasan Ubud, Gianyar juga memiliki warga yang antre untuk transmigrasi. Itu artinya, pendekatan pusat menjadikan Bali sebagai daerah sasaran investasi — terlebih
dikelola tanpa kajian dan dipaksakan — hanya akan menyisakan keterpinggiran bagi krama Bali. Janji reklamasi Teluk Benoa akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal Bali juga jangan ditelan mentahmentah. Fakta membuktikan investasi yang secara kuantitatif dan kualitatif di Bali jauh lebih besar juga menyisakan pengangguran. Demikian pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata di Bali tak membuat krama Bali terserap. Pengangguran krama Bali bahkan mencapai puluhan ribu. Itu artinya investasi terlebih yang ditolak secara masif oleh otoritas adat di Bali tak akan memosisikan krama Bali sebagai pengelolanya. Yang pasti, krama Bali akan menghadapi kerusakan lingkungan yang makin parah dan makin terkoyaknya kawasan suci umat Hindu hanya demi uang. Ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber konflik. Dalam konteks NKRI, Nyoman Dhamantra mengingatkan bahwa UU pasal 18.a secara jelas memberikan keberpihakan budaya dan adat-istiadatnya. Dengan berlindung pada pasal ini, apakah dengan terdesaknya orang Bali di tanah Bali, pembangunan Bali bisa berlanjut. Bali tak akan ada rohnya jika krama Bali terus terdesak dan terpinggirkan,’’ tegasnya. Kekuatan adat dan budaya Bali mestinya dihormati semua elemen. Dalam konteks inilah, pemimpin Bali harus hadir dan bersikap tegas. Segera ambil posisi sikap
Ketua DPRD Dari Hal. 1
Demikian terungkap dalam pertemuan antara LBF dengan pimpinan dan anggota DPRD Denpasar di ruang sidang setempat. LBF diterima Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Wakil Ketua Wayan Mariyana Wandhira, Ketua Komisi I Ketut Suteja Kumara, Ketua Komisi III Eko Supriadi serta anggota Komisi I dan Komisi III. “Kita punya waktu selama sebulan untuk melakukan aksi, agar revisi amdal terkait reklamasi Teluk Benoa di-cut saja,” ujar I.B. Susena, anggota LBF yang juga Ketua Umum Pusat Koordinasi Hindu Indonesia. Senada diungkapkan Dr. I Made Gede Sadguna, S.E., MBA., DBA. Ia berharap jajaran DPRD Denpasar dapat mengeluarkan sikap yang lebih tegas dalam menyikapi isu-isu strategis yang sedang dihadapi masyarakat Bali. Paling tidak, dukungan legislatif ini sangat penting, agar Presiden RI bisa merevisi Perpres No. 51. Sementara itu, Putu Wirata Dwikora dari Sabha Walaka PHDI Pusat menyampaikan
saat ini para sulinggih belum mengeluarkan rekomendasi terkait kawasan suci Teluk Benoa. Namun, pihaknya berharap para wakil rakyat ini berdasarkan atas kajian dan aspirasi yang ada, bisa lebih awal mengeluarkan rekomendasi atau keputusan agar kawasan Teluk Benoa ini memang harus disucikan dan dilestarikan sebagaimana dalam konsep Tri Hita Karana. Atas semua masukan itu, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan pihaknya di dewan sudah sejak lama mengeluarkan sikap, terutama di jajaran Fraksi PDI-P yang telah resmi menolak rencana reklamasi tersebut. “Kami sepakat tidak akan membiarkan orang lain mengusik kawasan yang kita sucikan,” kata Ngurah Gede. Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi dengan tegas mengungkapkan agar masyarakat Bali tidak kecolongan dua kali. Pengalaman kasus reklamasi Pulau Serangan telah memberikan pelajaran yang sangat besar bagi masyarakat sekitarnya. “Karena itu, kita jangan sampai kecolongan dua kali. Reklamasi Teluk Benoa harus
yang pasti dan tolak reklamasi. Pemimpin Bali jangan membiarkan penentangan ini menjadi konflik, terlebih sudah berada pada tataran pro dan kontra. Pemimpin Bali punya tanggung jawab moral menjaga Bali. Ingat, potensi konflik dari penolakan reklamasi ini sangat terbuka. Konflik jangan dimaknai sebagai bentrok fisik semata. Penolakan prinsip yang berdasarkan logika, pikiran dan nurani jauh lebih dahsyat. Ingat orang Bali sudah terbiasa melakukan perlawanan sampai tuntas ketika wilayahnya ingin dijadikan ‘’jajahan’’ dengan kedok investasi. Pandangan senada juga ditegaskan akademisi Dr. Suparta Djelantik. Ia mengatakan reklamasi akan menjadi bencana bagi generasi muda Bali. Keberpihakan terhadap reklamasi Teluk Benoa oleh oknum penguasa atau pihakpihak yang mendapatkan untung dari proyek ini hanya akan menggiring krama Bali menuju kehancuran ekosistem. ‘’Apakah Bali bisa dijaga hanya dengan penguatan ekonomi? Jangan terlalu mendewakan investasi dan mengabaikan aspirasi otoritas adat. Ketika otoritas adat menentang, pemimpin Bali mestinya bersikap. Logika pikir sederhananya adalah pemimpin Bali itu mengayomi warganya dan membela aspirasi warganya,’’ ujarnya. Suparta Djelantik mengingatkan pemerintah pusat berpihak kepada kepentingan Bali. Segera stop wacana reklamasi agar polemik yang terjadi bisa diakhiri. (dir)
kita tolak bersama,” kata politisi PDI-P ini. Wakil Ketua DPRD Wayan Mariyana Wandhira menambahkan, sejatinya cukup gampang untuk mengakhiri masalah yang dihadapi krama Bali ini. Solusinya, harus ada gerakan bersama agar Presiden bisa mencabut Perpres No. 51. “Dengan dicabutnya Perpres itu, kami yakin tidak ada lagi pergolakan, tidak ada lagi perbedaan pendapat, sehingga bisa clear semua. Ini yang perlu diperjuangkan,” ujar politisi Golkar Denpasar ini. Gusti Ngurah Gede menambahkan, Fraksi PDI-P DPRD Kota Denpasar pada Rabu, 23 Juli 2014 lalu telah mengeluarkan rekomendasi bahwa Fraksi PDI-P menolak reklamasi Teluk Benoa. Fraksi ini juga memberikan apresiasi atas surat pertimbangan Wali Kota yang ditujukan kepada Direktur Kelautan Pesisir dan Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta. Lima aspek yang dijadikan pertimbangan atas penolakan rencana reklamasi tersebut dinilai cukup positif bagi masyarakat Denpasar ke depan. (kmb12)
Potensi Gesekan Dari Hal. 1
Penyarikan Desa Pakraman Sesetan I Wayan Dwi Mahendra mengakui saat ini polemik rencana reklamasi Teluk Benoa telah membawa potensi gesekan cukup besar. “Telah terjadi pengkaplingan antara yang pro dan kontra, kalau dibiarkan potensi konflik ini ada di depan mata,” ingatnya. Hal itu bisa dilihat saat uji Amdal, 29 Januari 2016. Dia mengatakan bisa dibayangkan ribuan masyarakat yang menolak rencana reklamasi tumpah ke jalan, bahkan mereka yang berunjuk rasa harus berdesak-desakan di luar kantor Pemprov Bali hanya ingin menyuarakan suara penolakannya. “Jadi kami ke sini membawa hasil dari paruman atau keputusan tertinggi dari desa pakraman kami tanggal 23 Januari 2016 lalu yang memutuskan menolak rencana reklamasi. Kami memohon Bapak Presiden mencabut Perpres No. 51/2014,” tegasnya. Anak Agung Suryawan Wiranta dari Aliansi Tolak Reklamasi Masyarakat Bali mengungkapkan, kehadiran mereka menemui pejabat di pemerintah pusat karena aspirasi penolakan Teluk Benoa selama ini mengalami hambatan. “Aspirasi penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa terasa macet salurannya di Bali. Kami sampaikan bahwa Perpres Nomor 51 Tahun 2014 agar dicabut dan Presiden Jokowi mengembalikan kepada perpres lama. Karena kawasan di Teluk Benoa merupakan kawasan konservasi, sehingga rencana reklamasi Teluk Benoa harus dibatalkan,” katanya. Suryawan menegaskan, masyarakat di Bali mengingatkan tentang adanya janji Presiden Jokowi. Ketika kampanye dulu, beliau mengatakan
akan menjaga eksistensi adat dan budaya masyarakat Bali apabila menjadi presiden. “Jadi kami ingatkan kembali, meski Bali menjadi andalan bagi pemasukan negara di bidang pariwisata, tetapi bukan dengan model pariwisata modern, dengan gedung yang mewah, tetapi pariwisata di Bali selama ini mengandalkan budaya, sehingga kalau dibuat pariwisata modern peran masyarakat akan berkurang,” ingatnya. Aktivis dari organisasi Hindu Ketut Arsana menyatakan kehadirannya mengawal aspirasi umat. Ketut Arsana yang juga menjadi salah satu Prajaniti Hindu dan salah satu Ketua PHDI Pusat mengatakan kehadirannya menemui pemerintah di tingkat pusat karena aspirasi mereka selalu tidak didengar oleh pemerintahan di Bali. “Karena ini pada dasarnya bertentangan dengan Trisakti dan Nawacita pemerintahan Jokowi, yang selalu mendenngungkan kepentingan ekonomi masyarakat kecil. Reklamasi hanya akan membuat tidak tercapainya kemandirian rakyat dan sangat kontraproduktif,” kata Arsana. Sementara itu, mewakili umat Hindu di Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang (Jabodetabek), Erlangga Mantik mengatakan umat Hindu di Jakarta merasa risau dengan rencana reklamasi Teluk Benoa. Dia meminta agar Pemrov Bali memperhitungkan semua aspek sebelum menyesal di kemudian hari karena telah mengubah kawasan Teluk Benoa. “Kalau terus-menerus dieksploitasi maka daya dukung alam Bali akan tergerus. Dan kita enggak tahu sampai kapan alam bisa bersabar karena terus dieksploitasi. Kalau alam sampai murka kepada kita, maka akan bahaya buat kita semua,” ingatnya. (kmb4)
Izin Eksplorasi Dari Hal. 1
Ia mengatakan akan mengonfirmasi kepada Pemerintah Provinsi NTB yang mengeluarkan izin eksplorasi pengerukan pasir laut di wilayah Lombok Barat dan Lombok Timur. Melihat penolakan yang begitu masif dilakukan masyarakat Bali atas rencana reklamasi Teluk Benoa, senator asal NTB itu ingin melihat sikap pemerintah provinsi. “Apa yang akan dilakukan pemerintah provinsi setelah orang Bali saja merasa keberatan dengan reklamasi Teluk Benoa,” ucapnya. Penolakan mengenai rencana reklamasi Teluk Benoa juga disampikan senator asal Bali, I Gede Pasek Suardika. Menurutnya, NTB harus mampu menjaga keseimbangan lingkungan dalam pengembangan sektor pariwisata. Dalam
pengembangan pariwisata, harus dilakukan dengan konsep pengembangan tiga kawasan yakni Bali, NTB dan NTT. Sehingga lama tinggal wisatawan menjadi lebih lama. Ia melihat isu paling besar saat ini adalah rencana reklamasi Teluk Benoa. Di mana, tanah dan pasir yang digunakan untuk mereklamasi Teluk Benoa sekitar 30-40 juta meter kubik diambil dari Lombok. Dalam perspektif pengembangan pariwisata di tiga kawasan, maka reklamasi dianggap kontraproduktif. Menurutnya, jika investor ingin membangun destinasi wisata maka seharusnya membangun di Lombok, karena di Bali sudah begitu penuh. Ia pun menanyakan bagaimana sikap Pemprov NTB terkait dengan pengerukan pasir laut untuk reklamasi Teluk Benoa tersebut. (nas)
Tindak Pidana
Dari Hal. 1
Namun, pimpinan KPK jilid III menolak tuduhan tersebut karena menganggap Novel tidak melakukan tindak
pidana dan bahkan mengambil alih tanggung jawab anak buahnya serta telah menjalani sidang di majelis kehormatan etik dengan hukuman mendapat teguran keras. (wnd)
Agenda Bali Bali Post memberi kesempatan kepada perusahaan, kampus, lembaga adat, instansi pemerintah, dll. yang akan melakukan kegiatan untuk dimuat di rubrik “Agenda Bali”. Silakan kirim jadwal kegiatan Anda dan kontak personalnya. SMS : 08113976363 Email : agendabalipost@gmail.com Jumat, 12 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Mapepada Tawur Padagingan di Pura Penataran Sasih, Pejeng. - Pukul 11.00 Wita Ngaturan Penuwur Ida Batara Sami di Suang-suang Pura. Sabtu, 13 Februari 2016 - Pukul 16.00 Wita Ngerawuh Dilanjutkan dengan Melaspas Pedagingan di Pura Penataran
Sasih, Pejeng. Minggu, 14 Februari 2016 - Pukul 09.00 Wita Macaru Resi Gana dan Melaspasin di Pura Penataran Sasih, Pura Taman Sari, dan Pura Taman. Om Swastyastu: matur uning ring umat sane pacang medek tangkil ring Ida Batara Pura Dasar Buana (Gelgel - Klungkung) Pujawali pac-
ang kakawitin rahina Redite Wage, 14 Februari 2016 nedunang Ida Batara pukul 10.00; puncak Pujawali rahina Soma Kliwon ngawit pukul 13.00; Ida Batara nyejer 3 rahina, tur katuran panyineb ring rahina Wraspati Pon, 18 Februari 2016, sekadi punika atur titiang, mogi rahayu, Om Santi Santi Santi Om (Prajuru Desa Pakraman Gelgel - penyarikan)
Dhananjaya Buat Bingung Ksatria-ksatria Kuru
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Seratus Delapan Puluh Empat) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
BANYAK ksatria Kuru menderita kesakitan yang tidak terkirakan. Kemudian membaringkan diri mereka, sambil memanggil teman-teman dan sanak saudara. Lengan-lengan mereka menahan anak-anak panah pendek, tombaktombak, panah-panah, pedangpedang, kampak-kampak perang, tongkat-tongkat berujung tajam. Selain itu pedang-pedang bengkok, lembing-lembing, panahpanah, gada-gada. Para prajurit berpenampilan gagah, mereka dibungkus baju zirah. Prajurit itu dihiasi angada-angada dan perhiasan-perhiasan lain. Kelihatannya seperti ular-ular besar, menyerupai tongkat raksasa yang terpenggal dari tubuh-tubuh oleh senjata-senjata yang kuat. Terlihat ksatria itu berlompatan. Mereka tersentak bergerak dengan kekuatan besar, seolah-olah dalam kemarahan. Setiap orang di antara ksatria Kuru penuh keberanian dan kemarahan maju melawan Partha pada pertempuran itu. Barangkali sudah takdirnya, mereka langsung binasa, tubuhnya tertusuk panahpanah mematikan dari pahlawan tanpa tanding itu. Arjuna seakan
menari-nari di atas keretanya yang dikendalikan Krishna. Keretanya bergerak cepat dan sangat lincah. Meski dalam kecepatan tinggi, Arjuna tidak terpengaruh sama sekali dengan goyangan keretanya. Arjuna tetap stabil menarik busurnya melepas panah demi panah. Kesempatan kecil dan sempit sekalipun, dapat dipergunakan Arjuna dengan baik. Dengan sangat cepat, Arjuna mengambil panah-panahnya, memasang di Gandiva -- busur andalannya yang besar -- kemudian Arjuna melepaskan ribuan anak panah dengan cepat menaklukkan musuh-musuhnya. Sungguh dengan cepat dan presisi akurat, Phalguna melepaskan panah-panahnya yang sakti dan surgawi, melukai gajah-gajah, kuda-kuda yang ditunggangi prajurit-prajurit kereta dan sekaligus pengendaranya. Tak seorang pun di antara musuh-musuh berdiri di depannya, berjuang dengan cara memutar-mutar tidak bisa diatasi putra Pandu itu. Semua yang ada di depannya dengan cepat dibantai. Ketika matahari naik ke langit menghancurkan kesuraman. Arjuna juga menghan-
curkan pasukan gajah itu, dengan memakai panah-panah bersayap jambul burung kanka. Medan yang dipakai pasukan-pasukan paduka. Akibatnya, gajah-gajah itu terbelah. Kelihatan seperti bumi ditaburi bukit-bukit sangat besar pada pembubaran alam semesta. Ketika tengah hari matahari tidak mampu dilihat oleh semua makhluk. Dhananjaya yang digairahkan kemarahannya itu tidak mampu dilihat musuhmusuhnya pada pertempuran itu. Pasukan-pasukan putra paduka, oh penghukum musuh-musuh, dirundung penderitaan akibat panah-panah yang dilepaskan Dhananjaya. Selain bercerai-berai, tidak sedikit melarikan diri dalam ketakutan. Seperti sekumpulan awan-awan dahsyat dihalau angin kuat. Bala tentara paduka diserang dan dipukul mundur Partha. Sungguh, tak seorang pun dapat melirik pahlawan itu, ketika ia sedang melakukan pembantaian besar-besaran terhadap musuh. Dhananjaya dengan cepat di antarkan kereta yang dipasang kuda-kuda sangat baik. Busurnya dengan cepat berisi panah-panah
untuk menyerang semua ksatria yang berani mendekatinya. Katakata ancaman dari orang-orang paduka disambut panah-panah tajam Arjuna. Tidak saja pasukan darat dihancurkan, juga para prajurit yang menggunakan kereta, termasuk prajurit pejalan-kaki. Semua hancur diserang panahpanah sakti Arjuna. Tak sedikit yang elarikan diri dari medan pertempuran. Sedangkan yang lain mengendarai gajah-gajah, melari-
kan diri, memacu gajah-gajah raksasa itu dengan menekan bagian sisi tubuh mereka, menggunakan pengait-pengait. Banyak prajurit dilukai dan tewas oleh anak-anak panah Partha. Ada juga melarikan diri, justru berlarian menuju Partha sendiri. Sungguh, para prajurit paduka saat itu menjadi bersedih. Mereka menjadi bingung sendiri. Tetapi para ksatria Kuru itu tidak bisa berbuat apa-apa. (bersambung)
Sloka 5.4
Sankhya-yogau prithag balah pravadanti na panditah ekam apy asthitah samyag ubhayor vindate phalam Hanya anak-anak dan bukan orang bijaksana, yang mengatakan bahwa ajaran sankya dan ajaran yoga sebagai dua hal yang berbeda. Seseorang yang telah mapan dalam salah satu ajaran ini mendapatkan imbalan dari kedua-duanya.
16 Pages
27 Number 8th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
post.co.id e-mail: info_ibp@balilipost.com. nternationalba
st.com.
http://epaper.i
rnationalbalipo
online: http://www.inte
L O N A A T I E R N I N T
T
x tops bo rs Panda 3’ unde ‘Kung Fu nest Hours’ flo office; ‘Fi Tuesday,
February
WEATHER DPs
2, 2016
analyst Paul senior media also filled a
gates, out of the a $25 on a Gun” misfired only $803,000 1952 rescue bringing in space a real life stars Based on Finest Hours” Ben million budget. wasn’t much “The Overall, therewith strong holdovers Affleck and to mission, Wars: Pine, Casey and “Star $80 million for newcomers
Chris cost around thinks that the like “The Revenant” to Rentrak’s n said. “It ” which took n Foster and its way Dergarabedia with $12.4 Force Awakens,” Dergarabedia have seemed $41 huge void in the marketplace. $60.2 mil3” kicked third place opened to to $47.7 make. theme might released “In The respecFu Panda a respectable second and $10.8 million, from The first film nautical to the recently — “Kung box office with and and the second 23 percent Sunday. too similarof the Sea” for audiences. lion in 2008 last millionBoth fell only American LOS ANGELES Heart tively. similar to up the release the Northto Rentrak estimates take a fran- million in 2011. move to switching seeing the the The opening is USA,” another last weekend. Revenant,” the top of For Fox, after according “It’s a boldhas had great success Fox’s “The box ofwhich and million, film Notably, and move was a no-brainer Lego Movie” a possible which year’s “McFarland, from Disney, Animationmake chise corridor is generto which time,” The DreamWorks in that summer $145 million January, CinemaScore it into late very slow cost a reported a strong “A’’70 percent of ally considered a and earned — from audiences families. whom were
DreamWorks
Animation
FORECAs 23 - 32
2, 2016
, February Tuesday ar house Myanm new begins dominated session Kyi party by Suu Page 6
Rooney In-form keep seeks to Van heat off Gaal Page 8
e postpon ack tourists r att Chinese Jakarta terro er visit aft
from tourists Bali R - Several to arrive in to DENPASA been forced were scheduled flights have to the recent China who due to a touraboard chartered their departure postponeterror attack, according Jakarta that numerous ism official.
postreported flights had operators of “Some tour who use charter to the impact in tourists l store to Bali due Chinese departure Sarinah departmenta Association poned their blasts at the Indonesian the bomb Chairman of the for Bali Ketut Ardana Jakarta,” Agencies (Asita) of Travel making assurance Bali was that despite stated. Jakarta and the island Ardana explained on between situation nevertheless distance that the and the security tourists quite far safe, the Chinese to spend the Chinese of Bali wastheir travel plans postponed Year holidays. tourists aboard regular and Lunar New the arrival of is ongoing, However, “the bamboo curtain” New Year flights from the Lunar China visit no constraints. there are further noted that tourists from regular or Ardana when several using either is the time their holidays years, Bali to spend flights. an inthat in previous chartered China saw mentioned He even of tourists from Lunar New Year due to the the number 20 percent crease of (ant) at holidays. in “Bali Image”
in late once considered its gritty subject drama Movie: of “The with successes “The SpongeBob time fact-basedwith $11 million million $44.4 fice disaster reported $135 million opened and went on to earn last year’s of Water” in this matter and earned $138.2 February Sponge Out Grey” parody budget, has six weeks in theaters the market million. hot frame. Shades of that when date in its awards The “Fifty of Black,” meanwhile, “We know right, this business but it to in part to wins for star are Shades of to thanks with multiple conditions365-day-a-year business,” “Fifty a modest $6.2 million, and a host. $5 million streak earned really is a Aronson, Fox’s domestic DiCaprio a reported an opco-wrote, said Chris chief. “We saw We’re only cost Marlon Wayans R-rated Leonardo Oscar nominations us, for it. the thing for genhigh-profile produce. distributionand we grabbed in in and produced “It’s a marvelous portunity for filmmaking is really have holi- stars the results.” parodies the industry, a hold like this is a thrilled with a number of winter be takeoff. movies and said. “This “Spoof office record,” eral. To have There are up where kids will 2016’s mixed box “The reviews heartening,” Aronson There’s a very days coming and “Zootopia,”doesn’t a very an said. movies. You good weekend. here. There’s Dergarabedi release, a pretty out of school on these marketplace out there animated never good hope you’re riding balanced everyone next big March 4. when fared are really the movie something for said that’s open until sequel also other have to the popularity of and I’ve always best.” (ap) The animatedthe weekend’s wave of Nata- now,business is at its than Coast spoofing.” this much better like Disney’sHours,” you’re Weinstein Company’s “Jane Got The Western new openers, “The Finest with lie Portman-led Guard adventurein fourth place which debuted $10.3 million.
via AP
shows characters Li, s Animation panda father 3.” Panda by DreamWork his long-lost released “Kung Fu left, and This image by Jack Black, in a scene from Po, voiced Bryan Cranston, voiced by
ce
Sundan prizes at wins top
18-yearabout an living went to “Sonita,” illegally of bethat cate- old Afghan refugee who dreams award in Tehran and Rihanna. James Foley The audience “Jim: The about the US in the next Film Festival for its lack gory went to State coming and is under fire documentary The Sundance Robert Redford the Islamic Story,” a Hollywood in the list of actors for inby actor Oscars journalist slain by a showcase films - “The Birth of diversity nominated for the founded 2014. group in about a 19th filmmakers LOS ANGELES cinema category,went is considered and documentary go on to a drama for creIn the world for a drama that dependent winners often of a Nation,” revolt in Virginia, this year. you, Sundance, grow, in prize and Holfilm festival slave “Thank grand jury an Israeli for us to in a and century prizes at the Sundance critical acclaimglory. a platform of women of Hollywood to “Sand Storm,” swept top struggle the audience receive awards season of movon Saturday. earlier ating of what the rest is black, said lywood the crop follows the while Film Festival acquired for spite Sea and Parker, who jury prize Bedouin village, Last year, the festival yielded The movie,Fox Searchlight is doing,” three at to “Between the grand touted for by is up for movie about ies shown million, accepted award went this week ring $17.5 and the as he film already being Colombian an illness that “Brooklyn,” which including best Land,” a prize with month, for his his a record-shatte its Irish Oscar. grand jury a man afflictedto his bed, and grand jury Oscars next best actress for won the award at the prestigious a 2017 US documentary and a behim Utah. for him. grand picture The confines to “Weiner,” Ronan. (afp) audience in Park City, a major who cares awarded and of disgraced star Saoirse audience festival held awards mark Parker, prize was es portrait as he mother Both the foreign documentary Nate The dual hind-the-scen Anthony Weiner for for filmmaker movie by running jury prizes victory for and directed the a slave US politician a comeback attempts New York. who wrote Turner, who led mayor of about Natin 1831. when rebellion comes at a time It also
on’ of a Nati ‘The Birth
Suryantala
Chinese tourists postpone visit after Jakarta terror attack
heard until 10.00 also be from 9.30 at http:// News can FM 96.5 FM Global Radioto Global Radio m or live video and am. Listen ten2myradio.co alfmbali.com globalfmbali.lis at http://radioglob al-fm-bali.
streaming tv/channel/glob ANTARA from China http://ustream. tourists due Several their departure on Monday. in Bali Island forced to postpone their holiday have been flights Beach during chartered official. at Kuta Muding in Bali aboard to a tourism spend time Gede hamlet, hamlet, to arrive according Asian tourists Taman scheduled terror attack, hamlet, Kerobokan, n Kauh, declaration of who were Jakarta Mekar, PengubengaAfter thevillage plans to to the recent of opposi- and at Petitenget. customary demands of the be the 2013. of the statement 31, 2016 opposition, the plan can representing A declaration made on Januray Temple, reclamation continue was again and the people so that the Sutarja. tion was hall of Petitenget opposition children said Putu Sutarja. letter of tal assess- at the wantilan (ANKER), put to a stop, Badung before AN custo page 2 (environmen The official Continue Reason ... KEROBOK has been to the EIABenoa Bay reclamation Kerobokan,village of Kerobokan Kerobokan across the Udayana customary the to submitted tomary village expose at team) of LPMs from chiefs. Beforeup in opposed set ForBALI, all the hamlet officially Bay recla- ment during a publicago. Sutarja asserted were never and billboards village some time at Kancil the Benoa since De- project village has village: customary else and that his declaration, related mation plan2013. “The University around the Kerobokan anyone locations their opposition was that influenced by cember 8, 8, six declared been statement letter of hamlet chiefs, village has already plan, dated December 50 said, signed by the reclamation on the matter,” A.A. to a meetingcustomary village, following chief of Kerobokan FOTO/Wira
P
Chris Pizzello/Invision/A
Nate Parker
yet” “No deal EU on Britain’s iation, renegot say leaders Page 13
been village has customary Kerobokan
since reclamation opposed to
2013
balipost (102rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SELASA PAING, 2 FEBRUARI 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
CAPAI PUNCAK - Tiga srikandi asal Indonesia berhasil mencapai puncak tertinggi di Amerika Selatan, Gunung Aconcagua, dengan ketinggian 6.962 meter.
Mahasiswi Indonesia Kibarkan Merah Putih di Aconcagua Bandung (Bali Post) Mahasiswi Indonesia yang tergabung pada Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) berhasil mencapai puncak tertinggi di Amerika Selatan, Gunung Aconcagua (6.962 mdpl). “Kami sudah melakukan kontak melalui telepon satelit dengan tiga pendaki WISSEMU, mereka sukses mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Aconcagua,” kata Tim Komunikasi WISSEMU Mahitala Unpar Alfon Hartanto di Bandung, Senin (1/2) kemarin. Alfons menyatakan tim yang terdiri atas Fransiska Dmitri Inkiriwang (22), Mathilda Dwi Lestari (22) dan Dian Indah Carolina (20) sampai di puncak Aconcagua pukul 17.45 waktu setempat atau 03.45 WIB pada Minggu (31/1). Tim pendaki mahasiswi itu memulai perjalanan ke Argentina dari 11 Januari 2016, akhirnya berhasil mengirimkan anggotanya mencapai puncak Aconcagua pada tanggal 30 Januari 2016 waktu setempat. Awal pendakian dilakukan pukul 04.30 (14.30 WIB) waktu setempat, tim menempuh perjalanan lebih dari 12 jam untuk tiba di puncak. Dari kabar terakhir yang didapat dari komunikasi via telepon satelit, kata Alfons Minggu, 31 Januari 2016 pukul 21.11 WIB, tim berada di Refugio Berlin (5930 mdpl) untuk beristirahat sebelum turun ke Mendoza. “Tim akan pulang ke Jakarta dari Buenos Aires pada tanggal 5 Februari 2016. Pendakian selanjutnya akan direncanakan tim sekembalinya ke Bandung. Kondisi semua anggota tim sehat,” kata Alfons. Pendakian menuju puncak Aconcagua sempat tertunda dari jadwal semula pada 27 Januari akibat ada badai salju di puncak gunung itu. Hingga akhirnya pendakian dilakukan pada Sabtu, akhir pekan lalu dan akhirnya sukses menaklukkan puncak ketiga dari misi penaklukan tujuh puncak tertinggi di dunia itu. Gunung Aconcagua adalah gunung tertinggi di Benua Amerika Selatan yang terletak di Provinsi Mendoza, Argentina. Gunung Aconcagua menjadi puncak keempat yang berhasil dicapai Tim WISSEMU. Gunung Aconcagua terletak di jajaran Pegunungan Andes dan terkenal memiliki cuaca dingin yang ekstrem ditambah badai angin yang sangat berbahaya dan dikenal dengan sebutan el viento blanco. (ant)
Dharmawan Salihin
SINDIKAT - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mujiono (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol. M Iqbal (ketiga kiri) memeriksa barang bukti saat berlangsungnya pengungkapan kasus sindikat penipuan daring internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2) kemarin. Polisi menahan delapan tersangka warga negara asing serta dua orang warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Polda Metro Bekuk Sindikat Penipuan ’’Online’’ Internasional
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) -
Petugas Polda Metro Jaya mengungkap sindikat penipuan online asal Tiongkok dan Taiwan yang beroperasi di Jakarta dengan sasaran sesama warga Tiongkok. “Awalnya, polisi Tiongkok meminta bantuan melacak sindikat tersebut,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mujiyono, di Jakarta, Senin (1/2) kemarin.
Berdasarkan informasi dari polisi Tiongkok, anggota Polda Metro Jaya melacak kelompok penipuan secara online tersebut yang menemukan “IP Address” di Indonesia. Petugas
yang berada di Tiongkok maupun Taiwan, ahli informatika teknologi dan mencari lahan, serta mengurus para warga negara asing yang menjadi sindikat penipuan di Indonesia.
Sang Putri Drama Gong yang Terjun ke Politik
ERA 1980-1990-an, hiburan berupa drama gong tak asing dalam kehidupan masyarakat. Seakan-akan kesenian tradisional adalah tontonan wajib. Bagi yang gemar pementasan drama gong, tentunya mengetahui tokoh
Ayah Mirna Minta Jessica Berterus Terang
Hubungan Spesial Jessica Kumala Wongso dan Wayan Mirna Salihin tidak memiliki hubungan istimewa selain pertemanan biasa, kata tim kuasa hukum Jessica, Yayat Supriyatna. “Tidak ada kisah istimewa seperti yang diberitakan selama ini ya, tidak ada,” kata Yayat meninggalkan Gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya usai menjenguk Jessica, Senin petang kemarin. Namun, Yayat meyakini Jessica dan Mirna telah menjalin pertemanan cukup lama kendati tidak bisa menyebutkan sejak kapan Jessica mengenal Mirna. “Sudah lumayan lama ya,” kata Yayat. (ant)
meringkus dua warga negara Indonesia di sekitar Jakarta dan Surabaya, Jawa Timur pada 26-27 Januari 2016. Para WNI itu berperan sebagai mediator dengan pelaku utama
Dwi Madyayani
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) Ayah Wayan Mirna Salihin, Dharmawan Salihin, meminta tersangka pembunuh anaknya, Jessica Kumala Wongso, berterus terang dalam memberikan keterangan soal kematian putrinya. “Sebenarnya Jessica cukup terus terang saja sama saya kenapa dia bunuh,” kata Dharmawan Salihin saat menyambangi Polda Metro Jaya, Senin (1/2) kemarin. “Salah anak saya apa? Kenapa dia bunuh?” tutur Dharmawan. Dharmawan mengaku bisa mempertimbangkan untuk memaafkan Jessica jika dia mau mengakui perbuatannya. “Saya mungkin bisa pertimbangkan kok. Yang penting saya puas begitu tahu. Kalau dia muter terus ya… kita repot,” katanya. Jessica meninggalkan ruang penyidikan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya menuju ruang penahanan mengenakan kemeja tahanan warna oranye pada pukul 17.00 WIB. Selain Dharmawan, ibu Jessica, Imelda Wongso, dan anggota tim kuasa hukum anaknya, Yayat Supriyatna, juga datang ke kantor Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, kemarin. Polisi menetapkan Jessica sebagai tersangka dalam perkara kematian Mirna pada Jumat malam (29/1) dan menangkapnya Sabtu pagi (30/1).
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
sang putri kala itu. Madyayani, itulah ia akrab dipanggil. Perempuan asal Bangli ini memiliki bakat akting yang mampu menghipnotis mata penonton. Penjiwaannya terhadap karakter yang diperankan seolah-olah mampu membawa penonton masuk dalam alur cerita tersebut. Kariernya di dunia drama diawalinya sejak duduk di bangku kelas III SMP tahun 1980-an. Sebelum pentas di panggung hiburan yang megah, seperti Ardha Candra Denpasar, perempuan bernama lengkap Ni Nengah Dwi Madyayani ini melakukan pentas kecil-kecilan di depan toko seputaran kota Bangli. Seiring berjalannya waktu, ia pun dilirik sejumlah sanggar yang cukup terkenal di Bangli untuk diajak lebih menggeluti dunia akting. Sejak saat itu, ia pun sering diminta mengisi pementasan dari banjar ke banjar.
Achondroplasia ANDA tentunya pernah melihat orang kerdil, baik itu secara langsung atau melihatnya di acara televisi. Kerdil atau dwarfisme disebabkan paling banyak oleh suatu penyakit kongenital yaitu achondroplasia. Achondroplasia adalah penyakit genetik yang ditandai dengan tinggi badan pendek dan tungkai pendek yang disproporsional. Achondroplasia berasal dari bahasa Yunani, yaitu achondros yang berarti tidak adanya tulang rawan (cartilage) dan plasia yang berarti pertumbuhan. Walaupun menurut asal katanya achondroplasia berarti tidak adanya tulang rawan, namun yang terjadi sesungguhnya adalah terganggunya perubahan struktur tulang rawan menjadi tulang, terutama tulang panjang. Secara rata-rata di seluruh dunia, angka kejadian rata-rata
“Bermain drama sudah menjadi bakat keturunan dari orangtua. Saya sangat menyukai dunia akting,” paparnya, Minggu (31/1). Perempuan berparas ayu ini juga sering pentas satu panggung dengan Petruk-Dolar yang merupakan seniman terkenal. Memasuki tahun 2000-an, seni drama gong di lingkungan masyarakat sudah mulai meredup. Kesenian modern sudah banyak masuk. Hal itu menyebabkan satu per satu pemeran drama gong beralih ke kesenian lain. Sementara perempuan asal Banjar Pule, Kelurahan Kawan ini tak memiliki bakat seni selain drama. Atas kondisi itu, pada 2007 ia memilih terjun ke dunia politik, bergabung dengan partai banteng moncong putih. Jenjang kariernya di dunia politik dimulai sebagai pengurus ranting dan naik menjadi pengurus kecamatan. Pada Pileg 2009, ia memilih maju menjadi calon DPRD Bangli. Langkah yang dilakukannya itu tak sia-sia. Kursi yang menjadi rebutan para elite politik bisa diduduki dan itu berlangsung hingga 2016 ini. “Karena drama gong sepi, saya pilih terjun ke dunia politik,” ungkapnya. Sempat menjadi Ketua Komisi III DPRD Bangli, ia mengaku tak begitu sulit menjalani profesi barunya itu. Sebab, pengalaman organisasi dan politiknya sudah diasah sejak masih duduk di bangku SMA. (sos)
Selanjutnya, anggota Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk dua WNI lainnya, serta delapan orang asal Tiongkok dan Taiwan. Mujiyono menuturkan, para pelaku menyewa enam rumah toko (ruko) untuk membangun server dan antena internet di kawasan Bekasi, Jawa Barat dan Jakarta. Sementara itu, Kepala Unit
IV Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fian Yunus menambahkan, sejak awal pihaknya telah mengantongi identitas pelaku kelompok penipuan antarnegara tersebut. Fian mengaku petugas telah membuka salah satu rekening atas nama pelaku yang berperan sebagai penghubung dengan nilai mencapai Rp 5 miliar. (ant)
Ingin ’’Go International’’ LAHIR dari keluarga musisi, Timotius Imannuel mulai belajar musik sejak masih duduk di kelas II SMP. Alat musik saxophone dipelajarinya dari arahan ayahnya, Andreas Bambang Meidianto. Ketekunan berlatih membuatnya kini menjadi saxophonist yang andal dan berprestasi, padahal ia masih duduk di kelas III SMAK Santo Yoseph. “Saya bermain musik mulai kelas II SMP, bermula dari arahan ayah saya yang juga seorang musisi. Saya memilih alat musik saxophone karena masih jarang anak muda yang belajar memainkan alat musik ini, karena itu saya mengambil peluang sebagai saxophonist,” ungkapnya, Senin (1/2) kemarin. Timotius lahir di Denpasar 23 Juni 1997, mempunyai cita-cita menjadi saxophonist internasional. Sejak menggeluti alat musik saxophone, berbagai prestasi telah diraihnya, seperti juara III Festival Resman, juara I Undiknas Band Festival, juara III PLN High School Comperition, juara II Forkom B a n d Festival, juara I Udayana Jazz Festival, Best Saxophonist At Udayana Jazz Festival dan juara
I Triatmajaya Band Festival. “Pengalaman manggung yang paling berkesan salah satunya saat event Udayana Jazz Festival dengan penonton yang sangat antusias sekali,” ungkapnya dengan rasa bangga. Dari pengalaman dan prestasi yang pernah diraihnya, ia mempunyai mimpi ke depan agar bisa menjadi saxophonist go international dan bisa membanggakan kedua orangtuannya. “Besar harapan saya dalam dunia musik, saya berharap suatu saat nanti bisa mewujudkan impian saya untuk menjadi saxophonist yang go international,” harapnya. (win)
KESEHATAN
dari achondroplasia adalah 1 dari 25.000 kelahiran. Kelainan ini merupakan salah satu kecacatan sejak lahir yang sudah diketahui sejak lama, pertama kali disebutkan oleh Parrot tahun 1878. Achondroplasia disebabkan oleh mutasi gen FGFR 3 (Fibroblast growth factor receptor 3) pada kromosom 4. Bersifat keturunan autosomal dominan yang artinya seseorang dapat menderita achondroplasia bila salah satu orangtuanya membawa mutasi gen tersebut. Jika salah satu orangtua menderita achondroplasia maka kemungkinan keturunan mengidap kelainan yang sama sebesar 50%, dan sebesar 75% bila kedua orangtuanya mengidap kelainan yang sama. Namun kira-kira 8590% dari kasus ini terjadi karena mutasi gen spontan. Ini berarti kedua orangtua tanpa gen achondroplasia pun bisa memiliki ke-
turunan dengan achondroplasia. Kelainan ini dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan dengan frekuensi yang sama. Achondroplasia umumnya dapat diketahui sejak lahir atau mungkin sejak dalam kandungan (dengan pemeriksaan ultrasound). Saat dewasa tinggi rata-rata untuk penderita pria adalah sekitar 131 cm, sedangkan yang wanita sekitar 124 cm. Ada beberapa tanda pada kasus achondroplasia yang bisa dikenali yaitu: Relatif memiliki badan (torso) yang sempit dan panjang, lengan dan kaki yang pendek; Kepala besar dengan dahi yang menonjol, kelainan area wajah tengah (sekitar hidung) di mana pendeknya batang hidung dan sempitnya rongga-rongga hidung; Jari bayi tampak pendek dan menyerupai trisula. Sendi siku kehilangan kemampuan ekstensinya, kirakira sebesar 15-30 derajat; Saat lahir, terdapat punuk pada area tengah sampai bawah punggung. Keadaan ini disebut
kyphosis yang terjadi area thoracolumbar. Ketika bayi bisa berjalan, punuk akan menghilang dan postur tubuh menjadi lordosis yang menetap sampai dewasa. Lordosis adalah suatu kondisi di mana tulang belakang bawah melengkung secara berlebihan; Pada area otot akan terjadi penurunan tonus otot. Karena kepala yang besar, disertai oleh penurunan tonus otot, maka perkembangannya akan terlambat bila dibandingkan anak-anak normal. Perkembangan anak dengan achondroplasia harus disesuaikan dengan jadwal perkembangan tumbuh kembang khusus anak-anak dengan achondroplasia. Untuk mendiagnosis achondroplasia, dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang berupa X-ray, ultrasound (USG), atau bahkan CTscan atau MRI ataupun pemeriksaan lain yang bisa dilakukan menurut pertimbangan dokter. Bagi pasangan yang memiliki riwayat achondroplasia sebai-
knya melakukan konsultasi prenatal dengan dokter sebelum berencana untuk hamil. Saat hamil, pemeriksaan ultrasound yang teliti umumnya mampu mendeteksi kelainan ini sejak dalam kandungan, walaupun kebanyakan kasus diketahui setelah bayi lahir. Pemeriksaan imaging yang lebih canggih seperti CT-scan atau MRI dilakukan untuk melihat kelainan lain pada penderita achondroplasia yang terjadi di pusat saraf seperti otak dan tulang belakang. Sampai saat ini, achondroplasia belum diketemukan obatnya. Hormon pertumbuhan seperti somatotropin (recombinant human growth hormone) telah digunakan untuk menambahkan tinggi pada penderita achondroplasia. Bagaimanapun, belum ada penelitian mengenai penggunaannya dalam jangka panjang. Umumnya untuk hasil yang maksimal didapat apabila terapi ini dimulai pada umur 1-6 tahun. (dr. IGNA Aditya Prayoga)