20 HALAMAN
NOMOR 283 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (138 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa pon, 7 Juni 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Sita Dana Supersemar Rp 4 Triliun
Jaksa Agung Minta Anggaran Rp 2,5 Miliar Jakarta (Bali Post) Kejaksaan Agung (Kejakgung) meminta tambahan anggaran sebesar Rp 310 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016. Penambahan anggaran itu untuk pembangunan rusunawa bagi para jaksa, hingga penanganan perkara pidana umum, pidana khusus serta perdata, termasuk biaya penanganan sita eksekusi putusan Mahkamah Agung terkait Yayasan Supersemar sebesar Rp
2,5 miliar. Saat rapat kerja bersama Komisi III DPR di ruang Komisi III DPR-RI, Senin (6/6) kemarin, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan sudah mengirim surat permintaan biaya eksekusi sita aset Yayasan Supersemar kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. ‘’Kami sempat ditagih biaya yang jumlahnya cukup besar, sehingga karena ketiadaan biaya kami sedang menyurati Mensesneg untuk meminta bantuan,’’
kata Prasetyo. Dana sita eksekusi Yayasan Supersemar dibutuhkan karena juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyodorkan adanya biaya tersebut yang dibebankan kepada Kejaksaan Agung. ‘’Putusan PK (Peninjauan Kembali) terkait Yayasan Supersemar terkendala biaya, tetapi kami selaku pihak yang berkepentingan harus penuhi,’’ kata Prasetyo. Hal. 19 Biaya Pengosongan
Ekonomi Triwulan I
Lionel Messi
Copa America
Lawan Chile, Kebugaran Messi Diragukan Santa Clara – Kebugaran dan kesiapan Lionel Messi memperkuat Argentina ketika melawan Chile dalam laga pembuka Grup D Copa America Centenario 2016 diragukan. Tim Tango akan meladeni perlawanan juara bertahan Chile dalam duel yang akan dihelat di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, Selasa (7/6) ini pukul 09.00 WIB. Messi ditarik ke luar lapangan di babak kedua ketika skuad berjuluk La Albiceleste itu menang 1-0 atas Honduras dalam laga persahabatan yang digelar pekan lalu. Asosiasi sepak bola Argentina (AFA) melukiskan kondisi yang menerpa pemenang lima kali Ballon d’Or sebagai ‘’segera pulih dari cedera bagian tulang rusuk dan tulang belakang’’. Penyerang yang kini berusia 28 tahun itu terlihat kembali berlatih jelang laga melawan Chile. Hanya AFA pada Sabtu pekan lalu menegaskan bahwa ‘’situasi berbeda’’ ketika memang panggilan dari timnas yang memerlukan kiprah Messi. Kedua tim pernah bersua dalam babak penyisihan Piala Dunia pada Maret lalu. Argentina menang 2-1 atas Chile. Apakah skuad asuhan pelatih Gerrardo Martino mampu menekuk skuad arahan Juan Antonio Pizzi ini? Baik Argentina maupun Chile berada dalam grup D bersama dengan Panama dan Bolivia. Kedua tim sama-sama menanti hasil positif agar dapat menuai hasil gemilang. Hal. 19 Peroleh Kemenangan
DPR Persilakan KPU Uji Materi UU Pilkada ke MK Jakarta (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil revisi Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atau UU Pilkada. Hal itu terkait pasal yang mengindikasikan KPU menjadi lembaga yang tidak lagi mandiri dalam mengambil keputusan. Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman mempersilakan apabila KPU berencana mengajukan judicial review ke MK terkait kewenangan yang diindikasikan berupaya direduksi oleh DPR. ‘’Silakan saja. Kalau KPU sebagai penyelenggara pemilu, maka apa yang diselenggarakannya seharusnya sesuai dengan UU yang mengatur,’’ kata Rambe Kamarul Zaman di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/6) kemarin. Dia mengakui KPU memang diberikan kewenangan membuat peraturan KPU yang berfungsi menjabarkan tujuan dari UU Pilkada. Hal. 19 Tidak Bertentangan
Menkeu Akui Tak Sesuai Harapan Jakarta (Bali Post) – Perekonomian pada triwulan pertama 2016 belum tumbuh sesuai harapan, karena hanya berada pada angka 4,92 persen. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menyatakan realistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2016 hanya berada pada kisaran 5,1% hingga 5,2% atau lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 5,3%. ‘’Saya 5,1% hingga 5,2% oke, tapi pokoknya harus di atas 5%,’’ katanya seusai mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR-RI di Jakarta, Senin (6/6) kemarin.
Bambang Brodjonegoro
Bambang mengakui perekonomian pada triwulan pertama 2016 belum tumbuh sesuai harapan, karena hanya berada pada angka 4,92 persen, namun ada peluang perekonomian akan tumbuh lebih baik pada triwulan berikutnya. Ia memproyeksikan konsumsi rumah tangga dan investasi yang
belum memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2016 akan tumbuh sesuai perkiraan pada triwulan selanjutnya, karena adanya pencairan gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) dan tunjangan hari raya (THR) pekerja, serta percepatan realisasi belanja modal pemerintah. ‘’Konsumsi
rumah tangga harus tumbuh di atas lima persen dan investasi di atas enam persen, karena sumber pertumbuhan dari konsumsi dan investasi. Ekspor dan impor belum bisa diandalkan, namun mudahmudahan menjelang akhir tahun membaik,’’ kata Bambang. Hal. 19 Asumsi Pertumbuhan
Jokowi Soroti Dua Kementerian yang Dapat ’’Disclaimer’’ Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti empat kementerian/ lembaga yang mendapatkan opini BPK Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau disclaimer pada laporan keuangan 2015. ‘’Tahun yang lalu saya sebutkan kementerian dan lembaga yang mana. Sekarang saya sebutkan lagi yang pertama yang disclaimer supaya diingat-ingat agar tahun yang akan datang tidak,’’ kata Presiden Jokowi saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2015 di Istana Negara Jakarta, Senin (6/6) kemarin. Presiden menyebutkan kementerian yang disclaimer yakni Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sementara lembaga yang mendapat TMP adalah LLP TVRI dan Komnas HAM. Sedangkan kementerian/lembaga yang lain mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) ataupun wajar dengan pengecualian (WDP). ‘’Sudah yang lain-lain sudah enggak tegang lagi, hanya empat. Ini perlu menjadi catatan,’’ katanya di hadapan pimpinan kementerian/ lembaga yang hadir dalam acara tersebut. Presiden memantau dari hasil
pemeriksaan BPK, sebanyak 56 kementerian/lembaga memperoleh opini wajar tanpa pengecualian atau WTP. Kemudian 26 kementerian/ lembaga memperoleh opini wajar dengan pengecualian (WDP) dan empat kementerian/lembaga yang memperoleh opini tidak memberikan pendapat (TMP) atau disclaimer. ‘’Tahun yang lalu yang disclaimer kalau enggak keliru tujuh, sekarang empat,’’ katanya. Presiden menegaskan dalam menyikapi laporan BPK tersebut pada intinya bukan predikat yang diraih tetapi hasil pemeriksaan harus diterima sebagai momentum untuk perbaikan dan pembenahan. ‘’Hasil pemeriksaan BPK menjadi PR (pekerjaan rumah) kita untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan negara. Kita harus bekerja lebih keras lagi karena esensi dari transparansi dan akuntabilitas adalah bertanggung jawab moral pada konstitusional dan terhadap rakyat,’’ katanya. (ant) LKPP- Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato di sela penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2015 dari Ketua BPK, Senin (6/6) kemarin.
Air Pasang Genangi Jalan di Kuta
Alit mengungkapkan, rob membuat aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu. Utamanya yang biasa berjualan atau menawarkan jasa bagi wisatawan. Tidak terkecuali wisatawan, tidak luput terkena imbas akibat kejadian alam ini. Di sisi lain, rob air laut juga membuat upaya pengisian pasir yang dilakukan pemerintah pusat dan provinsi tahun 2008 lalu menjadi sia-sia. ‘’Sekarang pasirnya semua hilang, sudah ditarik lagi sama yang punya, Batara Baruna. Reklamasi belum mulai saja sudah seperti ini. Kalau reklamasi itu diiyakan, Kuta bisa hilang, tenggelam. Ini tanda-tanda alam. Tanda agar umat manusia tidak serakah pada alam,’’ jelasnya. Hal. 19 Berpikir Ulang
Bali Post/ant
Tahun Ini Terparah
Peringatan agar Manusia Tak Serakah pada Alam Denpasar (Bali Post) Naiknya air laut akibat pasang sebetulnya biasa terjadi di Pantai Kuta. Namun, tidak sampai separah pasang naik yang terjadi beberapa hari terakhir. Wakil Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, S.E. meyakini fenomena ini sebagai peringatan agar umat manusia tidak serakah kepada alam. Penekanan Alit Ardana menyusul adanya rencana reklamasi Teluk Benoa yang akan menguruk laut hingga 700 hektar. ‘’Fenomena semacam ini merupakan fenomena yang langka, pertama terjadi di Kuta. Dulu biasanya rob yang terjadi tidak sampai begini parahnya. Sekarang air sampai ke jalan. Ini sangat-sangat mengkhawatirkan kita,’’ ujarnya, Senin (6/6) kemarin.
HM Prasetyo
PASANG – Air pasang di pesisir Perancak mengakibatkan sejumlah lokasi terendam air. Salah satunya di ujung Pantai Perancak, dua warung lesehan digenangi air laut
Negara (Bali Post) Air laut pasang di pesisir Perancak, Jembrana mengakibatkan banjir rob di wilayah tersebut, Senin (6/6) kemarin. Genangan air laut yang naik hingga ke daratan itu terjadi pada pagi hari di sejumlah lokasi di Perancak. Yang paling terkena dampak di ujung barat Pantai Perancak atau muara Tanjung Tangis. Di dekat campuhan ini, air laut pasang hingga ke jalan. Dua warung di kawasan itu tergenang air setinggi betis orang dewasa. Di sepanjang bibir sungai muara air juga naik hingga merendam tempat tambat perahu nelayan. Pengelola warung, Wayan Mudita dan Gede Sujana, mengaku air pasang ini terjadi sudah sejak dua hari lalu. Yang terparah kemarin, air hingga menggenangi warung lesehan. Bahkan, Mudita terpaksa memindahkan gazebo warungnya bersama warga ke tempat yang lebih tinggi. Hal. 19 Warung Lesehan
denpasar
2
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Terkait Ranperda LLAJ
Tak Ada Pembatasan Usia Kendaraan Pribadi Bali Post/eka
KETERANGAN - Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto memberikan keterangan pers di Mapolda Bali, Senin (6/6) kemarin.
Buru Pembunuh Anggota Ormas
Mabes Polri Ikut Turun Tangan Denpasar (Bali Post) Terkait kasus tewasnya anggota ormas Dewa Gede Artawan di Gianyar, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto membentuk tim khusus. Selain itu, pihak Mabes Polri ikut turun tangan mem-back-up penyelidikan kasus tersebut. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (6/6) kemarin, dalam penyelidikan kasus itu, Polres Gianyar juga dibantu Direktorat Reskrimum Polda Bali, Intelijen dan ahli IT Mabes Polri. Tim IT Mabes Polri tersebut, kata Hery, akan melacak komunikasi para pelaku di sekitar TKP sebelum kejadian. ‘’Pembicaraan lewat HP sebelum kejadian bisa dideteksi ulang dan itu hanya Mabes Polri yang punya keahlian. Kami tidak bisa menjelaskan detail ke publik untuk kepentingan penyelidikan,’’ imbuh mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Hingga saat ini, tim khusus tersebut masih berupaya mengidentifikasi siapa pembunuh korban. Oleh karena itu, belum bisa dipastikan apakah pelakunya kelompok ormas atau bukan. Sedangkan pemeriksaan CCTV di sekitar TKP, sampai saat ini belum terdeteksi nopol kendaraan yang dipakai pelaku. Hery mengakui, dari rekaman CCTV terlihat ada satu mobil melaju kencang dan dicurigai dipakai para pelaku. ‘’Sedang dilacak melalui alat yang bisa mendeteksi nopol kendaraan tersebut,’’ ujarnya. Perwira asal Yogyakarta ini berharap masyarakat bisa membantu supaya terungkap nopol kendaraan pelaku. Ia memastikan pemberi informasi akan dilindungi. ‘’Kami bersama TNI sudah melakukan upaya-upaya preventif yaitu meningkatkan pengamanan. Kegiatannya razia yang tidak sebatas memeriksa surat-surat kendaraan, tetapi juga barang bawaan,’’ ucap Hery. Anggota intelijen juga dikerahkan untuk memantau kegiatan kelompok ormas supaya kasus itu tidak melebar. ‘’Kejadian ini jelas mengganggu iklim pariwisata. Dikhawatirkan kunjungan wisatawan menurun,’’ tegas Hery. (kmb36)
Sidang Bentrok Ormas
Tole Akui Tebas Korban Denpasar (Bali Post) Ratusan polisi, baik berpakaian dinas maupun berpakaian sipil, Senin (6/6) kemarin kembali menjaga secara ketat Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Maklum, kemarin kembali digelar sidang kasus bentrok ormas. Sedianya dilakukan sidang dengan terdakwa yang terbagi dalam lima berkas. Namun hanya untuk terdakwa Nadjib alias Tole yang sidangnya dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Sedangkan terdakwa lainnya, sidangnya ditunda dengan dalih jaksa belum siap dengan tuntutan. Hakim yang memimpin jalannya sidang adalah Wayan Kawisada. Tole di muka persidangan mengakui menebas korban dari ormas Baladika Bali. Dia mengaku menebas dengan menggunakan pedang sebanyak dua kali, yakni di leher dan di perut korban. ‘’Saya tidak tahu ada yang meninggal. Besoknya baru saya mendengar kabar ada yang meninggal,’’ sebut terdakwa. Apakah yang dua orang meninggal ditebas terdakwa? Tole mengatakan tidak tahu. Yang jelas, sambungnya, saat korban ditebas, korban masih bisa melarikan diri. ‘’Pas saya tebas, korban masih bisa lari,’’ akunya. Hakim mencoba menanyakan mengapa sampai terjadi tebas-menebas antar-ormas, apakah ada dendam, atau musuh bebuyutan? Tole mengaku bahwa dia tidak ada masalah. Namun, dia diberi tahu dan diajak oleh temannya untuk ke Lapas Kerobokan. Atas ajakan temannya itu, security di sebuah proyek itu bergegas ke kosnya mengambil pedang dan dibungkus kertas koran. Balik dari Lapas Kerobokan, dia bertemu sejumlah orang berpakaian serba hitam di Jalan Teuku Umar, Denpasar. ‘’Mereka ada yang bawa senjata tajam berlari ke arah saya. Saya panik dan loncat dari motor Yamaha Mio dan saya tebas orang itu (korban),’’ cerita terdakwa. Saat ditanya perasaannya menebas orang, terdakwa mengaku pascakejadian dia ketakutan dan sembunyi di Jalan Pulau Misol. ‘’Saya takut, dan takut masuk penjara juga,’’ ungkap Tole. Karena takut dan juga mendengar dari temannya, atas perintah Sekjen Laskar Bali Ketut Ismaya agar yang melakukan menyerahkan diri, akhirnya Tole menyerahkan diri. (kmb37)
085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : tak ada pembatasan usia kendaraan pribadi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Para anggota komunitas penghobi kendaraan tua akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, Pansus Ranperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) DPRD Bali sudah memastikan tidak ada batas usia kendaraan perseorangan atau pribadi paling lama 25 tahun. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Kerja Pansus bersama komunitas penghobi kendaraan tua, Dinas Perhubungan dan Infokom, Dinas Pendapatan, serta Satpol PP Bali di Ruang Rapat Gabungan DPRD Bali, Senin (6/6) kemarin. ‘’Kita di Pansus sepakat untuk men-delete dan mendrop pasal 19 ayat 2 huruf a terkait dengan batas usia kendaraan pribadi paling lama 25 tahun di Bali. Jadi, ini juga merupakan usulan semua fraksi dan kita sepakat,’’ tegas Ketua Pansus LLAJ I.B. Udiyana. Namun tidak demikian dengan angkutan umum, baik di dalam trayek maupun tidak dalam trayek. Usia angkutan umum di dalam trayek seperti Angkutan Pedesaan (Angdes), Angkutan Perkotaan (Angkot), dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) masih dibatasi sampai 15 tahun. Sedangkan angkutan umum tidak
di dalam trayek seperti taksi dan angkutan sewa, dibatasi sampai usia 10 tahun. ‘’Angkutan umum sudah kita pertegas mengacu pada peraturan menteri, itu bagian daripada legalitas formal yang harus dikawal. Intinya, baik konsideran, pasal, maupun yang namanya nomenklatur itu diadopsi utuh dari undang-undang di atasnya,’’ jelas Udiyana. Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bali I Ketut Artika mengatakan, batasan usia untuk angkutan umum telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 28 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM
46 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek. Bila pansus sepakat untuk tetap mengatur usia maksimal terkait angkutan umum, maka pemilik angkutan umum harus melakukan peremajaan untuk mengikuti aturan tersebut. ‘’Ya… dia kan harus beli baru, peremajaan kan. Untuk angkutan umum di luar Trans Sarbagita, mereka yang mengganti sendiri namun disubsidi biaya pajak dan BBNKB-nya,’’ ujarnya. Artika memaparkan, pemerintah tidak ikut mensubsidi biaya penggantian angkutan baru kar-
ena menyangkut kepentingan bisnis. Bila pemilik angkutan umum tidak mengikuti kebijakan ini, sanksi yang diatur dalam Ranperda LLAJ berupa denda dan kurungan. Saat ini ada sekitar 1.000 AKDP, ratusan angkot, 3.000-an taksi, dan 10 ribuan angkutan sewa di Bali. Namun, anggota Pansus LLAJ DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana justru meminta pemerintah menyediakan subsidi untuk penggantian angkutan umum khususnya angkutan umum dalam trayek yang usianya lebih dari 15 tahun. Bila tidak maka ranperda usulan eksekutif ini hanya akan menjadi macan ompong atau tidak bisa diterapkan. ‘’Kita lihat sekarang rata-rata angkutan pedesaan, angkot, itu kan rata-rata sudah di atas 15 tahun semua. Nah ketika perda ini sudah diterapkan, ini kan otomatis mereka harus mengganti mobil. Mampu enggak itu, karena mereka itu orang kecil,
rakyat miskin. Kita kan melindungi hak warga negara sehingga ini dicari solusi. Kalau ini dibatasi 15 tahun, ya… pemerintah daerah bagaimana caranya harus ada subsidi tentang penggantian kendaraan, kan seperti itu,’’ ujarnya. Kariyasa menambahkan, batas usia untuk angkutan umum dalam trayek harus dibicarakan kembali. Pasalnya, angkot atau angdes sangat berarti bagi perekonomian rakyat kecil seperti pedagang sayur atau pedagang hasil bumi dari pedesaan. Bisa dikatakan, ketergantungan rakyat kecil terhadap angkutan umum juga sangat tinggi. Sementara AKDP saat ini sedang lesu penumpang, aturan peremajaan tentu akan sangat memberatkan. (kmb32)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446
Rapat TPID Badung
Kendalikan Inflasi dan Pastikan Ketersediaan Pangan Berkualitas
PENASIHAT Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung yang juga Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa memberikan perhatian serius terhadap ketersediaan pangan dan tingkat inflasi yang terjaga di Kabupaten Badung. Dalam Rapat TPID Kabupaten Badung, Senin (6/6) kemarin, Wabup Suiasa memberikan direktif khusus kepada segenap anggota Tim TPID untuk melakukan terobosan-terobosan yang dapat menjaga suasana dan dinamika kehidupan masyarakat agar tidak dilanda kepanikan, terutama menjelang hari raya besar termasuk memasuki Bulan Ramadan ini. ‘’Intervensi pemerintah dalam upaya menjaga lancarnya distribusi pangan dan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan yang berkualitas, menjadi prioritas penting untuk memastikan bahwa pemerintah senantiasa hadir di tengah masyarakat,’’ ujar Suiasa. Wabup Suiasa juga menegaskan, dinamika hidup yang sangat berpengaruh terhadap tingkat inflasi daerah ini mesti menjadi perhatian bersama untuk selalu dijaga dan dikendalikan. Karena bila tidak dikendalikan, maka beban hidup masyarakat akan semakin berat sehingga berpotensi melahirkan keluarga miskin baru. ‘’Kendati demikian, kondisi inflasi ini juga sangat tergantung kondisi makro ekonomi nasional dan regional. Sebagai benteng terakhir di daerah, maka kewajiban pemerintah daerah melakukan upaya menciptakan ketahanan pangan dan ketersediaan pangan, melakukan upaya pengendalian harga. Ke depan selain ketersediaan pangan dan distribusi maka yang terpenting yang mesti diperhatikan adalah kualitasnya terjaga, sehingga kesehatan dan keamanannya terjamin ketika dikonsumsi oleh masyarakat,’’
tegas Suiasa. Menurutnya, operasi pasar dan monitoring oleh instansi teknis mesti dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman, sehingga masyarakat konsumen tidak panik sehingga harus borong belanja, yang sangat berpotensi memengaruhi harga. ‘’Hal ini sangat sesuai dengan prinsip ekonomi yakni antara supply dan demand. Oleh karenanya, perlu dilakukan intervensi langsung dari pemerintah dengan meningkatkan operasi pasar keliling di setiap kecamatan,’’ jelasnya. Wabup juga minta semua SKPD melakukan gebrakan untuk melakukan pemantauan terutama ketersedian energi gas, mengingat harga gas ini akan memengaruhi berbagai komponen harga makanan dan lainnya. Terhadap kondisi ini, diminta agar para agen elpiji dilibatkan saat melakukan operasi pasar langsung serta dilakukan upaya aksi yang dapat memberikan shock therapi bagi spekulan sehingga tidak merugikan masyarakat,’’ pungkasnya. Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang juga Ketua TPID Kabupaten Badung dalam laporannya menjelaskan, substansi utama dalam rapat TPID kali ini yakni upaya pengamanan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, ketersediaan pangan di Kabupaten Badung memasuki bulan Ramadan. Rapat berorientasi pada upaya penciptaan stabilitas harga serta memastikan distribusi pangan di Badung lancar. TPID memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengawal agar ketersediaan pangan dan stabilitas harga. Mengingat, sering terjadi persolaan serius akibat terjadinya penimbunan barang kebutuhan pokok sehingga terjadi kenaikan harga. (ad269)
TPID - Wabup Suiasa bersama Sekkab Kompyang R. Swandika memimpin Rapat TPID Kabupaten Badung, Senin (6/6) kemarin, di Puspem Badung.
APEL - Wali Kota Rai Mantra memimpin apel pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar, Senin (6/6) kemarin, di Lapangan Lumintang.
Rai Mantra Pimpin Apel Bulanan Pemkot Denpasar
Minta Tingkatkan Kedisiplinan, Pelayanan Publik dan Kebersihan SELURUH Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar diminta untuk terus meningkatkan kedisiplinan, evaluasi kinerja, pelayanan publik dan kebersihan lingkungan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin apel pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar, Senin (6/6) kemarin, di Lapangan Lumintang. Apel yang dihadiri seluruh instansi di lingkungan Pemkot Denpasar, dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Rai Mantra menekankan, kedisiplinan akan membuat semua pegawai lebih disiplin dalam melaksanakan tugas seharihari. Untuk itu, semua pegawai harus selalu menaati kedisiplinan itu sendiri karena sangat memengaruhi kinerja. Termasuk, kedisiplinan dalam mencapai program-program kinerja setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra juga menyampaikan, dari evaluasi kinerja yang telah dilakukan ada beberapa SKPD belum tercapai kinerjanya sesuai dengan program-program yang telah direncanakan. Untuk itu, Rai Mantra menekankan untuk segera merealisasikan setiap program yang telah direncanakan. Pelaksanaan programprogram ini akan dievaluasi setiap saat tentang perkembangannya. ‘’Untuk itu, Saya tekankan semua SKPD harus disiplin melaksanakan setiap program yang telah direncanakan,’’ ujarnya. Rai Mantra juga menyampaikan, dalam melaksanakan program-program
harus segaris dengan program Kabinet Kerja yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat untuk mempercepat pelaksanaan program di daerah. ‘’Laksanakan program sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Bila memungkinkan, pelaksanaan program lebih dipercepat dari jadwal,’’ ujar Rai Mantra. Tentunya, percepatan pelaksanaan program tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Terkait pelayanan publik, Rai Mantra menyampaikan, dengan adanya tim reaksi cepat dan koordinasi langsung sampai tingkat terbawah dengan melibatkan SKPD, harus tetap dievaluasi kinerjanya. ‘’Bagi SKPD yang tidak memahami kinerja pelayanan reaksi cepat tersebut agar segera berkoordinasi dengan Kominfo dan Asisten I,’’ perintah Rai Mantra. Mengingat ke depannya Pemkot Denpasar akan membentuk sistem kinerja baru, ia berharap SKPD segera mengadaptasikan sistem reaksi cepat sehingga tidak mengganggu kinerja pelayanan publik. Dalam pengarahan tersebut, Rai Mantra berharap semua pihak termasuk SKPD harus bergerak membantu Dinas Kebersihan Kota Denpasar dalam mewujudkan Denpasar bersih. Untuk mewujudkan kebersihan, harus terus melakukan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat. SKPD harus mampu mengajak masyarakat mengubah perilaku kebersihan dan jadwal pembuangan sampahnya. Termasuk, harus terus disosialisasikan sanksi-sanksi terhadap pelanggaran yang telah dilakukan. (ad270)
IKIP PGRI Bali Gelar ’’Workshop’’ SPMI
Prodi Bahasa Indonesia dan Olahraga Ditargetkan Raih Akreditasi A JAJARAN IKIP PGRI Bali, Senin (6/6) kemarin mengikuti Workshop Sistem Penjamiman Mutu Internal (SPMI). Workshop menghadirkan Tim Couching Clinic SPMI Kopertis Wilayah VIII, langsung dipimpin Ketuanya Prof. Dr. I Nyoman Sadra Dharmawan didampingi Prof. Dr. Ida Ayu Gede Yadnyawati. Workshop SPMI IKIP PGRI Bali diikuti semua pimpinan universitas, fakultas hinga program studi dan unit kerja lainnya. Hal ini dilakukan karena IKIP PGRI Bali tak mau terlena dengan kondisi kualitas saat ini. Makanya, Rektor IKIP PGRI Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. saat membuka workshop menegaskan bahwa IKIP PGRI Bali tak puas berada di posisi 100 PT terbaik di Bali. ‘’IKIP PGRI Bali harus semakin berkualitas,’’ tegasnya. Dia mengatakan, apa yang dimiliki IKIP PGRI Bali dalam SPMI sebenarnya sudah ada, namun perlu disempurnakan agar apa yan dianggap baik di
lingkungan IKIP PGRI Bali juga baik bagi orang lain. Makanya dia mengatakan IKIP PGRI Bali tak mau menganggap diri selalu benar, namun juga perlu evaluasi diri. Sebab, SPMI ini sangat menentukan hasil evaluasi eksternal berupa akreditasi. ‘’Kami tak mau dipuji hebat saja, tetapi benar-benar hebat,’’ ujarnya berseloroh. Rektor IKIP PGRI Bali didampingi PR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., PR II Drs. Dewa Nyoman Juana, M.Pd. dan PR III Dr. Wayan Citrawan menilai workshop ini pas dilakukan saat ini untuk menyongsong sejumlah program studi akan diakreditasi. Dua prodi yakni Pendidikan Bahasa Indonesia dan Olahraga dan Kesehatan, ditargetkan meraih akreditasi A. Dia berani memberi target demikian karena rasio dosen dan mahasiswanya sangat ideal. Jumlah dosen berkualifikasi doktor melebihi syarat minimal dan sebelumnya meraih akreditasi B dengan nilai gemuk. Untuk itu,
lewat Workshop SPMI ini semua celah kekurangan bisa ditutupi. Untuk mencapai tujuan tersebut, IKIP PGRI Bali terus menanamkan budaya mutu serta mulai menerapkan kurikulum berbasis KKNI. Inilah yang dia katakan sebagai rohnya perguruan tinggi. ‘’Kami sejak awal sudah membangun budaya mutu, tinggal ditingkatkan kualitasnya. Jika kita ingin maju, kita harus berubah,’’ tegasnya. Ia mengingatkan, pimpinan harus menjadi motor penggerak paling awal. Ibarat mandi, harus mulai dari kepala. Apa pun yang kita lakukan harus dimulai dari power pimpinan. Pimpinan yang dimaksud mulai dari kaprodi, dekan hingga rektorat. Untuk itu, dia sengaja memanfaatkan Tim Couching Clinic SPMI Kopertis VIII yang memberi penyegaran untuk mudah diterapkan sesuai kondisi lembaga. Prof. Nyoman Sandra Dharmawan mengakui sejumlah kelemahan PT dalam pelayanan
SPMI - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta (tengah) didampingi pembicara dari Tim Couching Clinic SPMI Kopertis VIII saat Workshop SPMI di IKIP PGRI Bali. jaminan mutu. Kelemahan utama adalah PT tersebut memiliki Badan Penjaminan Mutu (BPM) dan SDM-nya, namun tak berfungsi alias tak mengerjakan bidang tugasnya. Secara struktural BPM ada, namun tak menjalankan fungsinya seperti menilai mutu lulusan dan kinerja dosen.
Dengan turunnya tim ini, dia berharap semua PTS di Bali memiliki SPMI yang andal dan benar-benar berfungsi memberi penjaminan mutu kepada masyarakat lewat delapan standar PT di Indonesia. Penilaian inilah yang menentukan nilai akreditasi. (ad522)
Badung
Selasa Pon, 7 Juni 2016
PMI Badung Komit Penuhi Panggilan Kemanusiaan
Tingkatkan Layanan Transfusi, PMI, Diskes, RSUD Teken MoU MOU Sekkab Badung Kompyang R. Swandika menandatangani MoU antara PMI, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Kabupaten Badung Mangusada di ruang rapat Sekda Badung di Mangupara, Senin (6/6) kemarin. MENINDAKLANJUTI Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2015 tentang petunjuk teknis program kerja sama antara Puskesmas, Unit Transfusi Darah dan Rumah Sakit dalam pelayanan darah untuk menurunkan angka kematian ibu, direspons cepat pemerintah bersama PMI Kabupaten Badung dengan melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU. Penandatanganan MoU antara PMI, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Kabupaten Badung Mangusada dilaksanakan di ruang rapat Sekda Badung di Mangupura, Senin (6/6) kemarin. Sekda Kabupaten Badung yang juga selaku Ketua PMI Badung usai penandatanganan MoU menjelaskan, kerja sama ini merupakan bentuk kepatuhan kepada permenkes yang telah memberikan perintah kepada Puskesmas, RSUD, PMI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama dalam mencegah kematian ibu akibat kekurangan darah pascamelahirkan. Kegiatan ini, menurutnya, juga terkait dengan hasil Rakornas PMI di Jakarta. Kegiatan yang diorientasikan untuk panggilan tugas kemanusiaan ini, memang perlu dilakukan sinergitas yang diaktualisasikan dalam bentuk perangkat kerja sama, konsolidasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan dalam rangka pelayanan darah yang berkualitas. Kompyang Swandika mengatakan, PMI wajib tunduk dengan permenkes dan membantu pemenuhan pelayanan darah. Bukan semata-mata untuk mencegah kematian ibu, namun juga diorientasikan dan didedikasikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, selama
ini antara pemerintah dan PMI telah terbangun senergi melalui Dinas Kesehatan beserta perangkatnya termasuk puskesmas dan RSUD. Hal ini tentunya sesuai dengan tugas-tugas PMI yakni untuk membantu pemerintah dalam layanan transfusi darah. Pihaknya atas nama PMI Kabupaten Badung juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih karena telah terbangun sinergi yang baik. ‘’Mudahmudahan dengan MoU ini kita akan semakin diikat untuk mendedikasikan diri bersama untuk menyambung kehidupan. Apa yang dilakukan ini merupakan langkah konkret serta dukungan penuh pemerintah melalui Dinas Kesehatan beserta jajarannya sehingga ketersediaan darah di PMI Badung aman. Mari kita terus galakkan sosialisasi, dan mengharapkan dukunagan dari segenap stakeholder, sehingga panggilan kemanuisaan ini dapat dilaksnakan dengan baik serta kita dapat mewujudkan PMI Badung mandiri sekaligus menjadi bank darah,’’ pungkasnya. Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Gd. Putra Suteja mengatakan, kerja sama tripartid, kesepahaman terkait ketersediaan darah bukan semata untuk ibu hamil. Hal ini dilakukan karena kondisi nasional memang kematian ibu hamil cukup tinggi. Namun, angka kematian ibu hamil di Kabupaten Badung telah mencapai target. Hal senada disampaikan Direktur RSUD Badung dr. Agus Bintang Suryadi. Penandatanganan MoU ini penting, terlebih bagi rumah sakit yang sangat membutuhkan ketersediaan darah. ‘’Mudah-mudahan pemenuhan kebutuhan komponen darah dapat dipenuhi dengan MoU ini,’’ jelasnya. (ad268)
3
Usai Santap Makanan Acara Perpisahan
Ratusan Siswa SD Keracunan Mangupura (Bali Post) Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Abiansemal, Senin (6/6) kemarin mengalami muntah-muntah. Kuat dugaan ratusan anak-anak ini keracunan usai menyantap makanan dalam acara perpisahan. Informasi dari Kepala Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung I Ketut Widia Astika, sejumlah SD di Abiansemal yang melakukan perpisahan bersama, Senin kemarin, adalah SD 1, 2, 3, 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani dan SD 1, 2 Ayunan, Abiansemal. Mereka menggelar perpisahan bersama enam sekolah yang ada di Abiansemal yang dipusatkan di SD 3 Abiansemal Dauh Yeh Cani. Hanya, dia enggan berkomentar kejadian tersebut karena keracunan makanan. ‘’Kami tidak berwenang untuk mengatakan apakah mereka keracunan makanan atau bagaimana,’’ kilahnya. Menurutnya, siswa mulai mualmual usai acara makan bersama yang diikuti oleh seluruh undangan. Di antaranya para guru, komite dan siswa-siswi ke enam sekolah tersebut. ‘’Usai acara sekitar jam 2 siang, anak-anak mual,’’ terangnya. Ada sekitar puluhan siswa yang mengalami mual dan juga ada muntah-muntah. Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Abiansemal I dan juga dibawa
ke klinik terdekat. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa juga turun ke lapangan melihat kondisi para siswa di Puskesmas Abiansemal I didampingi jajarannya. ‘’Tadi Pak Wabup juga meninjau korban keracunan dengan saya. Tetapi, tadi sudah ada bagus kondisinya, ada mulai pulih, ada ringan, dan ada yang masih dirawat,’’ tuturnya. Kepala Puskesmas Abiansemal I dr. I Made Sukadana membenarkan jika terjadi keracunan terhadap ratusan siswa. ‘’Mereka kini (kemarin - red) tengah kami tangani. Total yang dirawat di sini (Puskesmas Abiansemal I) 101 orang,’’ ungkapnya. Pihaknya juga melibatkan tim dari Dinas Kesehatan untuk menangani ratusan korban keracunan makanan tersebut. ‘’Korban
keracunan mungkin bertambah, jadi kami belum berani memastikan berapa total korban akibat makanan ini,’’ ucapnya. Sayangnya, Sukadana belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut ketika ditanya apakah korban keracunan akibat menyantap nasi bungkus atau snack. ‘’Penyebab pastinya saya belum tahu, supaya tidak salah saya memberikan keterangan,’’ katanya. Selain dirawat di Puskesmas Abiansemal I, korban keracunan makanan juga ditangani di RSUD Mangusada, RS Bhakti Rahayu, dan RSUP Sanglah. ‘’Korban keracunan ada yang dirujuk ke RSUD Kapal, Bhakti Rahayu dan RSUP Sanglah,’’ sebutnya. Tak hanya murid-murid yang keracunan, nasib apes juga menimpa Ni Wayan Sukartini, salah seorang guru SD yang mengajar di SD 1 Ayunan. Wayan Sukartini membawa bagian nasi bungkus yang diperoleh dalam kegiatan bersama enam SD tersebut. Maksud hati berbagi rezeki bersama anak-anak di rumah, justru berujung masuk rumah sakit usai menyantap nasi bungkus yang diperoleh dalam hajatan tersebut. ‘’Pembagian makan siang sekitar
pukul 11.30 Wita, tetapi saya tidak makan di sana. Bagian saya, saya bawa pulang,’’ katanya. Sampai di rumah, Wayan Sukartini menyantap nasi bungkus bagiannya bersama anak-anaknya sekitar pukul 12.00 Wita. Namun setelah beberapa jam kemudian, ia mulai merasakan pusing dan mualmual. Hal serupa juga dirasakan anak-anaknya. Wayan Sukartini akhirnya memutuskan untuk berobat ke RSUD Mangusada bersama anak-anaknya. Data yang terhimpun, korban keracunan usai menyantap nasi bungkus mencapai 136 orang, 10 orang dirawat di RSUD Mangusada dan sisanya di rawat di Puskesmas Abiansemal I, RS Bhakti Rahayu, dan RSUP Sanglah. Dokter jaga IGD RSUD Mangusada dr. Franciscus Sanjaya menyebutkan, dugaan sementara makanan yang dikonsumsi saat perpisahan menjadi penyebab para siswa keracunan. ‘’Kalau pastinya ini keracunan atau tidak, harus dilakukan cek darah dulu dan diperiksa di lab,’’ terangnya seraya mengatakan, dari 10 orang yang dirawat di RSUD, 4 di antaranya sudah diperbolehkan pulang. (kmb27/kmb42)
Pascagelombang Pasang
Nelayan Tetap Nekat Melaut Mangupura (Bali Post) – Pascagelombang pasang setinggi 2,3 sampai 2,7 meter menerjang kawasan pesisir Kabupaten Badung, Minggu (5/6), para nelayan yang berada di kawasan tersebut diminta untuk waspasda terhadap gelombang pasang yang mungkin terjadi. Namun, hal tersebut sepertinya tak terlalu digubris para nelayan. Beberapa nelayan, Senin (6/6) kemarin tetap nekat melaut. Berdasarkan daftar pasangsurut tahun 2016 yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, pasang naik dengan nilai signifikan masih mungkin terjadi hingga tanggal 10 Juni
2016. Terutama pada pagi dan siang hari dengan rentang ketinggian mencapai 2,3 – 2,7 meter. Ketinggian ombak ini terjadi di Bali bagian selatan. Sementara untuk Bali bagian utara ketinggian ombaknya relatif normal yakni berkisar antara 0,1 - 0,75 meter. Untuk itu, Kepala Disnakanlut Badung I Made Badra mengimbau seluruh nelayan waspada terhadap ombak pasang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Bila ombak sedang besar, nelayan diminta tidak melaut demi keselamatan. ‘’Dengan ombak tinggi yang mencapai 2,7 meter, kami imbau agar nelayan lebih hatihati meski sedang musim panen
ikan. Tapi kalau membahayakan, ya… dihentikan dulu menunggu kondisi lebih aman,’’ ujar Made Badra, kemarin. Tak hanya itu, pihaknya juga telah menginstruksikan Kepala UPTD Pendaratan Penangkapan Ikan (PPI) Kedonganan I Made Kena untuk ikut menyosialisasikan cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. Apalagi, BMKG memprediksi ketinggian ombak 2,3 meter sampai 2,7 meter terjadi hingga tanggal 10 Juni 216 mendatang. ‘’Karena semata-mata pertimbangan faktor keselamatan, saya berharap nelayan memperhatikan semua peringatan yang dikeluarkan BMKG,’’ ucapnya.
Meski ada larangan melaut dari pemerintah daerah, sejumlah nelayan tetap nekat beraktivitas. ‘’Ada saja yang melaut. Makanya pesan saya hati-hati, bila perlu libur dulu. Sebab, sebagian besar memang tidak melaut lagi sejak seminggu ini,’’ ujar Ketua Kelompok Nelayan Kertha Bali Kedonganan, Kecamatan Kuta, I Ketut Suardinata. Kendati demikian, Ketut Suardinata mengaku periode bulan Mei hingga Juni merupakan momentum bagi para nelayan untuk mengais rezeki lebih banyak lagi. Pasalnya, periode ini merupakan musim panen ikan bagi nelayan. (kmb27)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E
info seremoniAL
SMAN 1 Denpasar Raih Medali Perunggu ICYS di Romania Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Terapkan Meditasi Transendental
SMAN 1 Denpasar (Smansa) kembali menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan di tingkat Internasional. Siswa Smansa Kadek Adindya Pradnya Putri, siswa kelas XII MIA 8 program percepatan mewakili tim Indonesia dalam lomba International Conference of Young Scientists (ICYS) 2016, di Cluj-Napoca, Romania belum lama ini. Dalam perlombaan tersebut, ia berhasil meraih medali perunggu. ICYS yang ke-23 tersebut, yang diikuti lebih dari 220 peserta dari 28 negara. Di event bergengsi itu Anindya mengikuti lomba bidang life science dengan hasil penelitian berjudul “Insect Producing Antibiotic and Preliminary Assessment in Virious Species in Bali”. Adindya mengaku bangga dan bersyukur dapat mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi itu. Keberhasilan melenggang ke ajang Internasional berkat motivasi tinggi dari sekolah, pembinaan yang intensif dari guru pembina di sekolah. “Walau belum berhasil meraih medali emas, tapi saya sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk Indonesia, Bali, sekolah, keluarga dan orang-orang yang selama ini telah memberikan support,” ujar Adindya, didampingi guru pembinanya Dra. Ni Nyoman Yuniati, M.Pd., Senin (6/6) kemarin. Menurut Adindya, perjuangan untuk bisa menembus ICYS harus dilewati dengan seleksi superketat selama setahun. Putri pasangan Nyoman Nuryana dan Fitri Primayuni ini menambahkan, persiapan sebelum pemberangkatan ke Romania ada bimbingan nasional di Jakarta dan Bandung selama dua bulan.
Sebelumnya Adindya berhasil meraih medali perunggu dalam Lomba Peneliti Belia Nasional 2015, di Yogyakarta yang diselenggarakan Center of Young Scientist. Dalam ajang itu, Adindya mempertahankan hasil penelitian berjudul “Insect Producing Antibiotic and Preliminary Assessment in Virious Species in Bali”. Penelitian ini menguji kandungan antibiotik pada serangga, yakni belatung, kroto, ulat sutra dan ulat kelapa atau di Bali dikenal dengan nama ancruk. Ternyata empat serangga itu memiliki kandungan antibotik yang sangat tinggi, sehingga dapat dipakai untuk antibiotik. Yang membanggakan, hasil penelitiannya ini dibawa ke Jepang untuk penelitian lanjutan. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd. berterima kasih kepada Kadek Adindya Pradnya Putri yang
B R A N D I N G D I S I N I
telah berhasil meraih prestasi di tingkat Internasional. Demikian juga kepada guru pembina, orang tua Adindya dan semua pihak yang telah membina dan memotivasi sehingga ia mampu mengharumkan nama sekolah, Bali dan Indonesia di tingkat Internasional. Prestasi seperti ini diharapkan Purnajaya bisa dicapai oleh siswa Smansa lainnya. Prestasi demi prestasi yang diraih warga Smansa diharapkan pula dapat membahagiakan dan mendorong siswa lainnya untuk meraih prestasi terbaik buat diri sendiri, keluarga dan almamater. “Saya berharap semua warga SMAN 1 Denpasar menyadari bahwa setiap prestasi merupakan hasil perjuangan yang menuntut pengorbanan. Menuntut kerja bareng yang saling mendukung dan saling menyempurnakan,” pungkasnya. (ad516)
MEDALI PERUNGGU - Kadek Adindya Pradnya Putri bersama Kepala SMAN 1 Denpasar dan guru Pembina. Siswa SMAN 1 Denpasar ini berhasil meraih medali perunggu pada ICYS 2016 di Romania.
Dukung BPR Lestari di UMKM, Maybank Kucurkan Rp 200 Miliar DI tengah kondisi ekonomi yang lesu saat ini, BPR Lestari tetap berkomitmen untuk mendukung UMKM, khususnya di Bali dengan mengucurkan kredit sebesar Rp 200 miliar. Dukungan dari beberapa bank pun terus berdatangan. Salah satunya adalah Maybank. Melalui program linkage pembiayaan, Maybank mengucurkan Rp 200 miliar kepada BPR Lestari untuk disalurkan ke sektor tersebut. Penandatangan kerja sama telah dilakukan, Senin (6/6) kemarin di BPR Lestari Pusat Teuku Umar, dengan dihadiri
langsung oleh Komisaris Utama BPR Lestari Alex P. Chandra, Direktur Utama BPR Lestari Pribadi Budiono dan Niniek Mariani selaku Head Area Commercial Maybank Denpasar. “Maybank melihat BPR Lestari merupakan mitra strategis untuk mendukung program kami di sektor UMKM, dan BPR Lestari merupakan salah satu batu loncatan untuk memperkuat bisnis Maybank di sektor ini”, kata Niniek Mariani. Direktur Utama BPR Lestari Pribadi Budiono mengatakan, pihaknya percaya bahwa dengan adanya kerja sama ini, BPR
C E R I T A S U K S E S
Selasa Pon, 7 Juni 2016
UMKM - BPR Lestari tetap berkomitmen untuk mendukung UMKM, khususnya di Bali.
Lestari dan Maybank dapat bersinergi dalam mendorong penguatan sektor UMKM di Bali khususnya. Dia menambahkan bahwa kredit tersebut mayoritas akan disalurkan kepada sektor perdagangan dan industri rumah tangga. Niniek Mariani menambahkan, kerja sama ini merupakan ketiga kalinya Maybank (dulu BII) lakukan dengan BPR Lestari. “Total realisasi kerja sama sampai saat ini telah mencapai Rp 450 miliar. Harapan kami, semoga kerja sama ini semakin meningkat di tahun berikutnya”, tambah Niniek Mariani. Posisi per Mei 2016, BPR Lestari telah merealisasikan kredit sebesar Rp 2,16 triliun dengan aset tembus mencapai Rp 3,68 triliun. “Di tengah kondisi usaha yang lesu saat ini, kami berhasil menjaga tren positif dalam ekspansi bisnis BPR Lestari. Hal ini sejalan dengan keinginan kami untuk dapat terus berperan optimal dalam mendorong laju perekonomian Bali khsusunya,” ujar Pribadi. Dengan pencapaian aset Rp 3,68 triliun, menjadikan BPR Lestari tetap mempertahankan posisi ketiganya sebagai BPR terbesar secara nasional di Indonesia. (ad518)
Sempurnakan Ranperda KLA, Pansus Gelar Serap Aspirasi PANSUS Kabupaten Layak Anak (KLA) DPRD Badung menggelar serap aspirasi dengan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan tokoh-tokoh masyarakat Badung di Kantor DPRD Badung, Senin (6/6) kemarin. Serap aspirasi ini digelar untuk menyempurnakan draf Rancangan Perda KLA yang saat ini sedang digodok oleh DPRD Badung. Serap aspirasi dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta. Hadir seluruh pimpinan dan anggota Pansus KLA, Asisten I Setda Badung IB Yoga Segara, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak IA Indah Gustari, Kasatpol PP Ketut Martha, Kepala Kesbangpolinmas Nyoman Suwendi, Dirut RSUD Mangusada dr Bintang Suryadi, camat dan perbekel se-Badung serta Forum Anak Daerah Kabupaten Badung. Sunarta dalam sambutannya, mengatakan serap aspirasi ini penting untuk menyempurnakan draf Ranperda KLA yang sedang dibahas oleh Pansus KLA DPRD Badung. Dengan serap aspirasi ini, Sunarta berharap produk hukum yang digodok dewan bisa mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan KLA. “Serap aspirasi ini kami harapkan bisa menyempurnakan Ranperda KLA yang sedang dibahas pansus,” kata Sunarta. Sementara itu, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Badung IA Indah Gustari yang memaparkan naskah akademik Ranperda KLA menerangkan bahwa Ranperda ini disusun untuk pemenuhan hak-hak anak. KLA ini menurutnya akan terbentuk apabila masyarakat, dunia usaha dan pemerintah melaksanakan pemenuhan hak anak secara bersamasama. “Tujuan Ranperda ini adalah untuk mewujudkan pemenuhan hak anak dan jadi acuan Kabupaten Layak Anak,” ujarnya. Ranperda KLA ini juga dirancang
untuk menjamin hak anak agar bisa tumbuh dan berkembang. Menciptakan rasa aman dan bersahabat bagi anak, serta melindungi hak anak dari ancaman sosial yang berkembang di masyarakat. “Penyusunan ranperda ini salah satunya untuk menerbitkan produk hukum untuk pemenuhan hak-hak anak,” tegasnya. Pemkab Badung sendiri, lanjut Indah Gustari, pemenuhan hak anak sudah dilakukan dengan melibatkan SKPD dan masyarakat serta telah didukung oleh anggaran responsif anak. “Produk hukum ini sangat diperlukan untuk melindungi hak anak. Karena banyak sekali kasus yang membelit hak anak, termasuk eksploitasi anak,” beber Indah Gustari. Untuk mewujudkan KLA, mantan Kabag Keuangan Setda Badung ini berharap semua pihak ikut berperan, termasuk desa. “Program inovatif anak ini kami harap tidak hanya di SKPD, tapi juga dari desa. Dan kalau desa ikut mendukung ini, maka bisa dikatakan Kabupaten Layak Anak,” katanya sembari menambahkan bahwa Pemkab Badung juga akan menyiapkan tempat untuk pengaduan hak anak, meliputi petugas psikiater, psikolog dan pendamping hukum.Di sisi lain, dalam serap aspirasi itu Dirut RSUD Mangusada
dr. Bintang Suryadi berharap di Badung ada RS sayang anak. Ini penting menurutnya untuk memberi pelayanan khusus bagi anak. “TK sayang anak, pustu sayang anak dan Puskesmas sayang anak sudah ada. Tapi yang belum ada itu RS sayang anak. Kami harap RS sayang anak juga dibentuk,” harapnya. RS sayang anak ini, menurut dr Bintang sangat penting agar anak yang dirawat di RS merasa nyaman. “Kalau di RSUD kami sudah siapkan ruang khusus anak dengang AC dan dinding lukisan cerita rakyat. Dan kami juga wajibkan mendongeng untuk mempercepat pemulihan kesehatan anak,” katanya Sementara itu, Kasatpol PP Ketut Martha mengusulkan agar penulisan draf ranperda konsisten. Sejauh ini, mantan Kabag Hukum ini menilai sejumlah pasal dalam draf masih ada yang tumpang tindih dan dobel. “Karena ini menyusun produk hukum, saya minta penulisannya konsisten,” timpalnya. Ketua Pansus KLA Ni Luh Gede Mediastuti mengaku akan mengakomodir usulan dan aspirasi yang disampaikan SKPD dan elemen masyarakat. “Aspirasi ini kami akan bahas di tingkat pansus untuk penyempurnaan Ranperda,” tegas anggota Komisi IV ini. (ad264)
SERAP ASPIRASI - Pansus Kabupaten Layak Anak (KLA) DPRD Badung menggelar serap aspirasi dengan pimpinan SKPD dan tokoh-tokoh masyarakat Badung di Kantor DPRD Badung, Senin (6/6) kemarin.
DALAM rangka HUT ke-32, semua pimpinan dan karyawan di lingkungan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB), Senin (6/6) kemarin dilatih meditasi transendental. Pengenalan diberikan Yayasan Maharishi Global Ram Raj, akan berlanjut dengan penerapan meditasi selama empat hari. Pegenalan materi diberikan Dr. Hengky Gunawan dan Dr. Supaya Wenuganen dari Yayasan Mahrishi Global Ram Raj (MUM). Ketua YKKPB Dr. Drs. Anak Agung Oka Wisnumurti, M.Si. mengungkapkan pengetahuan dan pengalaman meditasi ini sangat baik untuk diri sendiri sebagai individu dan kolektif. Dengan alasan bahwa kodrat kehidupan akan bergerak ke arah yang lebih baik, semua orang berharap tempat kerjanya akan mampu berkembang dengan baik. Semua itu tergantung pada individu yang ada di dalamnya. Makanya dia menegaskan meditasi transendental ini sangat penting untuk kemajuan semua unit di yayasan dan hubungan kerja yang harmonis. Wisnumurti sangat tertarik menerapkan meditasi ini. Selain untuk menghindari stres, juga untuk memotivasi kreativitas. Apalagi yayasan bersama Unwar memiliki konsep ”Sapta Bayu” di antaranya berketuhanan, berintegritas dan lain-lain. Di sinilah dia menemukan tiga model pelayanan yang sering dia dengungkan, yakni kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Adanya kesadaran bahwa kerja itu harus ikhlas akan mendorong pimpinan dan bawahan untuk bekerja cerdas, dan akhirnya bekerja keras. Namun dia memban-
MEDITASI - Ketua Yayasan Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. didampingi Dr. Supaya Wenuganen dan Dr. Henky Gunawan saat memberi pengenalan meditasi transendental. tah bahwa kerja keras itu adalah hubungan kerja makin harmonis. eksploitasi, melainkan bekerja secara Bahkan di AS karyawan dan pimpiefektif dan efisien. nan biasa meditasi bersama. Kedua, Wisnumurti didampingi Sementara itu, Dr. Hengky GuSekretaris Yayasan Made Johnny nawan, guru meditasi transendental Sanger, B.T., S.H., M.H. mengakui dari MUM, mengatakan prinsip medpengalaman meditasi ini akan itasi transendental adalah merubah memberi vibrasi bagi keluarga. Se- kecenderungan tujuan kehidupan lanjutnya, vibrasi positif ini akan yang banyak menjadi fokus pikiran berkembang lagi di tempat kerja. pada tujuan utama. Makanya dia Makanya, mulai minggu ini semua menyebut meditasi ini sangat gampimpinan dan karyawan di Yayasan pang, namun semua tergantung pada Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali mental atau pikiran kita. diajak meditasi 15-20 menit sebelum Sebelum meditasi, katanya, dikerja dan sebelum pulang. Bagi dia, lakukan upacara puja terima kasih meditasi ini bukan urusan agama kepada Swami Brahmananda Saraatau ras dan suku, melainkan sebuah swati, mahaguru meditasi transendkesadaran. Sebab sesuatu itu mahal ental. Meditasi dilakukan empat hari nilainya jika kita tak mendapatkan berturut-turut, bebas dari narkoba manfaat dari itu. Sebaliknya, akan dan obat-obatan keras selama 15 menjadi sangat murah jika kita lang- hari untuk meastikan peserta bersih sung menemukan manfaatnya. dari pengaruh obat dan ketenangan Hal itu dibenarkan Dr. Supaya pikiran akibat dari meditasi. Paling Wenuganen bahwa meditasi yang bagus meditasi dilakukan 2-3 jam memunculkan kesadaran sempurna sebelum makan agar tubuh tak seini sangat positif untuk menjadikan dang bekerja mencerna. (ad514)
MAHASISWA PRANCIS - Tiga mahasiswa Polytech Montepellier, Prancis: Piere Laborde (empat dari kiri), Gabriel Artigues (tujuh dari kiri) dan Charles Bordier (delapan dari kiri) bersama manajemen Stikom Bali.
Dalami Teknologi Informasi dan Seni
Mahasiswa Prancis ”Internship” di Stikom Bali TIGA mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi dari Polytech Montepellier, Prancis yakni Piere Laborde, Gabriel Artigues dan Charles Bordier, mulai Senin (6/6) kemarin hingga tiga bulan ke depan mengikuti program magang (internship) di Stikom Bali. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menjelaskan, program internship mahasiswa dari Prancis ini merupakan program mahasiswa Prancis setiap tahun yang dilakukan di Stikom Bali. Di Eropa, kata Dadang, seperti halnya Polytech Montepellier, mahasiswa semester akhir diwajibkan mengikuti program magang (internship) ke luar negeri selama tiga bulan sebelum
menyelesaikan studinya. “Ketiga mahasiswa Prancis ini selama tiga bulan di Stikom Bali. Mereka akan mengikuti perkuliahan sesuai bidang ilmunya dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tentang seni dan budaya, serta program kunjungan ke industri kecil dan menengah di Bali,” kata Dadang Hermawan. Ketua Program Internasional Stikom Bali Yudi Agusta, Ph.D. menambahkan, kerja sama dengan Polytech Montepellier sudah dimulai sejak tahun 2005. “Setiap tahun mereka mengirim mahasiswanya untuk magang di Stikom Bali,” kata Yudi Agusta. Selama di Bali, biaya hidup dan penginapan ditanggung
masing-masing. “Kita di Stikom Bali hanya menyediakan fasilitas untuk mendukung kegiatan perkuliahan mereka dan memfasilitasi mereka melakukan kunjungan ke industri,” terang Yudi Agusta. Ketiga mahasiswa Perancis ini, Sabtu (4/6) lalu diterima secara resmi oleh manajemen Stikom Bali dan pengurus Yayasan Widya Dharma Santhi (WDS) yang menaungi Stikom Bali. Pada kesempatan itu, Pembina Yayasan WDS Prof. Dr. Made Bandem menyarankan kepada ketiga mahasiswa ini untuk mengunjungi Desa Singapadu, Gianyar, untuk melihat secara langsung kehidupan seni budaya Bali di desa. (ad517)
Cegah Penyakit Demam Berdarah
Mahasiswa Program Ners Stikes Bali PKL di Pemogan
PKL - Kadiskes dr. Luh Putu Sri Armini didampingi Ketut Widia saat pembukaan PKL Ners di Pemogan. SEBANYAK 188 mahasiswa Para peserta PKL tak menginap Program Ners Stikes Bali sejak, di lokasi PKL, melainkan terpanSenin (6/6) kemarin diterjunkan tau dari kampus. Hal ini berbeda mengikuti PKL di Desa Pemogan. dengan PKL yang diadakan di PKL ditandai dengan penyerahan luar Kota Denpasar. mahasiswa oleh Ketua Stikes Bali Widia menambahkan, kamDrs. I Ketut Widia, BN.Stud., pus Stikes Bali ingin berperan M.M. kepada Kadiskes Kota Den- untuk masyarakat, termasuk pasar dr. Luh Putu Sri Armini. masyarakat perkotaan. Makanya Ketua Panitia PKL I Putu selama di Desa Pemogan peserta Agus Andi Saputra mengungkap- akan menemukan dan membakan, mahasiswa Program Ners has masalah kesehatan yang ini akan diterjunkan hingga 17 urgen ditangani dalam waktu Juli mendatang. Mereka diajak singkat, jangka menengah dan memberantas penyakit warga jangka panjang yang mencakup perkotaan, yakni tensi tinggi, 17 dusun. Prinsipnya, semua asam urat dan kolesterol, serta komponen masyarakat diajak bemasalah kesehatan masyarakat rembug untuk ikut bertanggung lainnya. Mereka mulai dilibatkan jawab atas perannya masingsejak penentuan lokasi PKL, pem- masing. bekalan, survei lapangan hingga Dia juga setuju mahasiswa dan menjalankan musyawarah ber- masyarakat ikut mencegah kasus sama hingga melakukan evaluasi DBD di Desa Pemogan lewat kegprogram. iatan hidup sehat dan lingkungan Desa Pemogan dijadikan objek bersih. Dengan demikian bisa PKL oleh Stikes Bali, menurut jadi lahir ide memasukkan dalam Ketua Stikes Bali Drs. I Ketut awig-awig desa untuk menjadiWidia, BN.Stud., M.M., sebagai kan lingkungan yang bersih. bentuk tanggung jawab dan Kadiskes Kota Denpasar dr. Ni kepedulian dunia perguruan ting- Luh Putu Sri Armini sangat mengi terhadap upaya peningkatan gapresiasi konsistensi Stikes Bali derajat kesehatan masyarakat. menerjunkan mahasiswanya PKL
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ke desa-desa di Kota Denpasar. Ini menunjukkan sudah adanya kesadaran bersama, bahwa masalah penanggulangan penyakit dan membudayakan pola hidup sehat bukan saja menjadi tugas pemerintah, melainkan mutualisme dan selalu bersinergis dengan lembaga lain, seperti perguruan tinggi dan masyarakat. Dia berharap mahasiswa Stikes Bali ikut menggarap masalah kesehatan untuk mengurangi kasus demam berdarah (DBD). Ini semua tentu tergantung hasil survei. Kendati demikian, dia yakin semua tindakan yang dilakukan juga bermanfaat untuk melahirkan hidup bersih dan sehat, sehingga warga terhindar dari berjangkitnya DBD. Dia mengakui, kasus penyakit menular yang menonjol di Kota Denpasar adalah DBD dan HV/ AIDS. Sedangkan kasus penyakit warga perkotaan yang tak menular yakni jantung, kencing manis, kelosterol, asam urat dan lain-lain. “Ini bisa ditangani mahasiswa bersama masyarakat,” ujarnya. Di Pemogan, kata Sri Armini diyakini ada kawasan yang kumuh. Kawasan ini juga perlu digarap dari segi sanitasi dan kesehatannya, sehingga mereka terhindar dari penyakit menular. Dia mengungkapkan, Kota Denpasar kini mengintensifkan program Primiere Health Care dengan cara Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) yang bersifat preventif. Melalui sinergi dengan kampus dan masyarakat sendiri, warga mampu menangani kesehatannya sendiri dengan pola hidup sehat. (ad515)
Selasa Pon, 7 Juni 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E
info seremoniAL
DPD-RI Rapatkan Jajaran Kemenkum HAM dan Imigrasi Se-Bali
Wedakarna Bahas ”Overstay” Turis, Kasus Amokrane hingga Penyalahgunaan Visa Kerja WNA SATU per satu masalah di Bali coba diuraikan oleh DPDRI, termasuk di bidang tenaga kerja, pariwisata dan kesra. Salah satunya dengan adanya aduan masyarakat terkait keberadaan turis overstay, masalah WNA pembunuh polisi Amokrane, penyalahgunaan visa turis untuk bekerja hingga pelayanan imigrasi di sejumlah pintu masuk Bali. Semua itu dibahas oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di hadapan jajaran Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bali dan sejumlah kepala Imigrasi di Kantor Kanwil setempat. Gusti Wedakarna menyampaikan pandangannya terhadap kinerja dari jajaran Kanwil Kemenkum HAM Bali di segala lini, termasuk bagaimana seharusnya pengawasan UU No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. “Saya meminta kepada jajaran Imigrasi agar segera menuntaskan 121 kasus pelanggaran imigrasi. Jangan sampai citra imigrasi menjadi tercoreng atas kasus Amokrane yang ternyata izin tinggalnya sudah overstay, hingga lebih dari 6 bulan. Ini akan jadi sorotan. Jika sudah ada bukti, langsung saja proses deportasi. Saya juga sampaikan tim gabungan baik dari Polri,
pemerintah dan TNI agar bisa bekerja maksimal. Ini juga erat kaitannya dengan penyalahgunaan terhadap visa. Di satu sisi saya mengerti beban kerja jajaran Imigrasi yang bertambah berat, terlebih dengan adanya 175 negara yang bebas visa. Tugas saya memberikan dorongan agar nanti nilai evaluasi jajaran di Bali bisa baik di mata pusat,” ungkap Gusti Wedakarna. Hal lainnya, yakni terkait dengan perkembangan kasus pidana oknum Imigrasi yang terkendala masalah hukum, yakni Hendri R. Purbadan Wachid Kuntjoro Djati terkait kasus pemerasan turis Cina. “Saya sudah dapat laporan bahwa staf yang bermasalah hukum ini sudah bebas dari penjara dan telah dimutasi ke Papua, itu bagus. Nanti saya usulkan kementerian agar semua staf Imigrasi yang pernah bermasalah bisa dimutasi keluar Bali, jika perlu di daerah perbatasan. Secara moral ini akan memberikan keadilan pada rakyat Bali. Ini juga membantu Nawa Cita Jokowi di bidang hukum. DPD-RI akan memonitor ini sampai tuntas,” jelas Gusti Wedakarna. Dan berikut sejumlah hasil RDP yang akan menjadi rekomendasi DPD-RI, yakni penguatan tim gabungan antara Imigrasi dan aparat
dalam memproses pelanggar Imigrasi. Prioritas pelanggaran 121 kasus pelanggaran imigrasi per 2016. kemudian mensiasati kekurangan staf imigrasi dengan mekanisme penempatan (repla cement) PNS. Selain itu, memonitor rekomedasi DPD-RI saat kunker bersama Dirjen Imigrasi di airport terkait fasilitas tambahan keimigrasian di airport, yakni pengadaan CCTV, counter tandem, tempat supervisor imigrasi sesuai standar internasional (koordinasi dengan AP dan Kementerian BUMN). Juga dukungan pemindahan Lapas Kerobokan keluar Kerobokan (sesuai permintaan Bendesa Adat Kerobokan). Penempatan SDM pribumi Bali sebagai prioritas petugas di counter imigrasi dengan memperhatikan aspirasi dari masyarakat. Perlu peningkatan kualitas
tatakrama, keramahan dan pelayanan di airport. Selanjutnya DPD-RI mendukung hibah gedung dan lahan imigrasi di Singaraja dari Pemkab Buleleng dan mendukung peningkatan jumlah SDM yang ada, mengingat Kantor Imigrasi Singaraja memiliki area kerja hukum cukup luas, yakni di Singaraja, Jembrana dan Karangasem. Berikutnya, terkait dengan telah dibangunnya pos pengamanan di Lapas Kerobokan, maka diminta agar Kalapas segera mengirimkan surat kepada Kapolda terkait pengisian pos polisi untuk menjaga keamanan Lapas Kerobokan. Yang terakhir, pembahasan terkait miskomunikasi terkait kesalahan penurunan penumpan Air Asia Internasional di kedatangan domesik airport yang telah diklarifikasi. (ad265)
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Kanwil Kementerian Hukum dan HAM dan Pimpinan Imigrasi se-Bali.
PT Quantum Sarana Medik Terapkan SNI ISO 15189:2012 Secara Konsisten DI tengah-tengah persaingan usaha di bidang jasa pelayanan kesehatan yang semakin ketat dan sengit, PT Quantum Sarana Medik atau Laboratorium Klinik Utama Quantum tetap mampu mempertahankan reputasi dan kualitasnya, sehingga masih tetap dipercaya oleh masyarakat umum dalam pelayanan kesehatannya. Klinik Utama Quantum terus melakukan pemberdayaan terhadap SDM, serta pembaharuan terhadap saranaprasarana mediknya. Semua pencapaian positif di atas, tidak terlepas dari komitmen awal PT Quantum Sarana Medik untuk selalu memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan (customer) sesuai dengan visi dan misinya, yaitu menjadi pilihan utama pelanggan dalam jasa pelayanan kesehatan (be a customer choice in health care service) yang diwujudkan dengan misi memberi kualitas dalam pelayanan kesehatan
bagi pelanggan (deliver quality in healthcare service to our customer). Kemudian yang terpenting dalam kaitan menjaga kualitas pelayanan demi kepuasan pelanggan, Klinik Utama Quantum telah menggunakan dua ISO, yaitu ISO 9001:2008 sebagai standar sistem manajemen mutu dan SNI ISO 15189:2009 Laboratorium Medik Persyaratan untuk mutu dan kompetensi. Khusus untuk SNI ISO 15189 pada tanggal 14 April 2016, Klinik Utama Quantum telah memperoleh Sertifikat Akreditasi SNI ISO 15189 versi tahun 2012 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan No. Sertifikat LM-046-IDN. SNI ISO 15189 versi 2012, ini merupakan upgrade dari versi sebelumnya versi 2009. Menurut dr. AAI Mira Yudiani selaku Manajer Representatif (MR) PT Quantum Sarana Medik, dalam hal ini kompetensi suatu Laboratorium Klinik menjadi sangat
BERFOTO - Direktur PT Quantum Sarana Medik Made Seriada, S.E. berfoto bersama seluruh manajer PT Quantum Sarana Medik dengan membawa sertifikat ISO 15189.
penting, termasuk di dalamnya SDM yang professional dan bertanggung jawab terhadap seluruh proses laboratorium yang berjalan. Dimulai dari proses pra analitik, analitik, dan pasca analitik dimana hal ini sangat berdampak terhadap jaminan kualitas jasa layanan laboratorium yang pengaturannya tertuang dalam ISO 15189. Hal ini juga akan sangat berkorelasi dengan jaminan kualitas produksi yang diberikan dalam bentuk ketepatan dan kecepatan hasil laboratorium. Selain sebagai diagnostic centre sebagai inti bisnisnya, Klinik Utama Quantum yang tahun ini menginjak usia ke-30 tahun juga menyediakan berbagai macam jasa pelayanan penunjang kesehatan bagi masyarakat, seperti pemeriksaan echocardiography, electrocardiography, treadmill, rontgen, rontgen panoramic (gigi), USG, audiometri, apotek, lab. kesehatan masyarakat, lab. mikrobiologi, konsultasi dokter umum dan praktek bersama dokter spesialis berkunjung langsung. Selain menyediakan pelayanan terhadap pasien umum, Klinik Utama yang berlokasi di Jl. Raya Sesetan No. 20 Denpasar ini juga dipercaya beberapa perusahaan besar di Bali dalam melakukan medical check-up (MCU) karyawannya, seperti beberapa hotel bintang lima, PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura Bali. Serta tidak ketinggalan pula Kepolisian Daerah Bali
yang secara rutin melakukan pemeriksaan anggota dan calon anggotanya. Klinik Utama Quantum juga diberikan wewenang oleh PJTKI dalam melakukan general check-up bagi para calon tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Bukan hanya melakukan general check-up, Klinik Utama Quantum juga telah memiliki otorisasi untuk menerbitkan sertifikat PERLA (Perhubungan Laut) yang dibutuhkan bagi para pekerja kapal pesiar sebagai bukti lulus uji kesehatan. Selain itu, otorisasi juga diberikan oleh BNP2TKI untuk menerbitkan KTKLN (Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri) bagi calon tenaga kerja non kapal pesiar di luar negeri. Dengan penerapan SNI ISO 15189:2012, menjadikan Klinik Utama Quantum menjadi salah satu laboratorium rujukan kedokteran dan penunjang kesehatan yang komprehensif bagi dokter dan rumah sakit di Bali. “Kalau sudah terstandar internasional, artinya dari semua mulai dari peralatannya, SDM-nya, hasil pemeriksaan lab-nya sudah terstandar. Jadi kualitas sudah terjaga dengan baik, maka dari itu, seluruh konsumen baik itu perorangan maupun perusahaan tidak perlu meragukan PT Quantum Sarana Medik dalam melakukan pemeriksaan laboratorium dan jasa penunjang kesehatan lainnya,” kata Direktur PT Quantum Sarana Medik, Made Seriada, S.E. (ad271)
Dosen Bahasa Inggris PNB Tingkatkan Kompetensi sebagai Asesor
5
”Graduation Ceremony” GMIS Diikuti 96 Siswa GANDHI Memorial International School (GMIS) Bali menyelenggarakan graduation ceremony untuk grade 12 dan grade 10 (Matriculating Class) pada Sabtu (4/6). Wisuda tahun ini diikuti 96 siswa dari 11 negara, seperti Indonesia, Korea, Netherland, Amerika. Dari 96 siswa tersebut, 36 siswa diantaranya merupakan siswa grade 10 dan 60 siswa lainnya dari grade 12. Kepala Sekolah GMIS Bali Ms. J. Biswas mengatakan untuk siswa grade 10 akan melanjutkan ke IB program, sedangkan siswa grade 12 akan melanjutkan ke universitas yang ada di seluruh dunia, seperti Amerika, Inggris, Australia atau bahkan universitas yang ada di Indonesia. Kepala sekolah dalam sambutannya, mengatakan bagi siswa kelas 12 harus bekerja keras dan mengurus lingkungan, orang tua, alam, melakukan beberapa pelayanan masyarakat dan memanjakan diri dalam beberapa hobi sambil melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan bagi siswa kelas 10 disarankan untuk mencari bimbingan dari orang tua dan guru. Sebagai seorang pendidik ia menyarankan kepada lulusan agar melakukan kursus dasar untuk dapat bergabung ke universitas, mengingat kelas 10 belum siap secara emosional, mental dan intelektual. Dia merasa bahwa tugasnya sebagai Kepala Sekolah adalah untuk membimbing siswa untuk membuat pilihan yang tepat. Jeremy Raka Chuardy, Kepala Osis anak laki-laki di sekolah memberikan sumpah untuk lulusan. Ni Putu Ayu Kesuma Santhi Wangi, Kepala Osis
GMIS - Graduation Ceremony GMIS Grade 12 dan Grade 10. anak gadis di sekolah untuk ta- keluar dari sisa sekolah pulau. hun 2015-2016, disampaikan dia Sekolah memotivasi untuk agak sedih menyampaikan pi- berpartisipasi dalam pelayanan dato perpisahan. Saat yang sedih masyarakat, sementara empati bagi semua siswa kelas 12 karena kepada orang lain dan sekolah mereka meninggalkan sekolah, telah benar-benar mengangkat guru dan teman-teman. Dia di setiap bidang, baik olahmenyebutkan bahwa para guru raga maupun kegiatan koselalu ada untuk mendukung kurikuler. mereka di bidang akademik. Lanjutnya, tema graduation Bagian terbaik dari malam ceremony tahun ini adalah never dengan upacara pencahayaan give up yang artinya jangan lilin yang berlangsung di area menyerah. Hal itu karena dalam bermain sekolah, para lulusan hidup para siswa akan menghmuda berdiri di depan orang adapi berbagai persoalan yang tua mereka. Lilin pertama yang lebih kompleks. “Kami mengdinyalakan diambil oleh Mr. harapkan mereka tetap percaya AP Singh, menyerahkannya diri dan yakin akan kemampuan kepada Kepala Sekolah dan diri sendiri,” ujarnya. kemudian ke pengawas dan Mr. A.P. Singh, Kepala Sekoakhirnya guru kelas menyala- lah GMIS Jakarta, adalah tamu kan lilin dari setiap anak. Ke- kehormatan dan pembicara tika semua lilin menyala, para utama dari graduation cersiswa mengambil lilin kepada emony. Pembicara utama yang orang tua mereka, dengan cara disebutkan dalam sambutanberterima kasih kepada mereka nya bahwa satu-satunya cara untuk cinta mereka, dukungan untuk mereka yang siap bekerja dan kasih sayang. keras dan tidak pernah menyPara orangtua yang meng- erah. Satu-satunya cara untuk hadiri upacara agak gembira mendapatkan keberuntungan atas kejadian itu, karena siswa adalah dengan berkat kerja telah diajarkan dan diurus oleh keras. Para lulusan yang disasekolah. Selalu ada sentuhan rankan untuk tidak mengambil khusus dari kebaikan yang jalan pintas untuk mencapai membuat sekolah ini berdiri keberhasilan. (ad520)
Perguruan Siwa Murti Bali Makin Kokoh
Pelantikan Pengurus Cabang Bangli dan Pengobatan Gratis PERGURUAN Siwa Murti Bali semakin memantapkan langkah dalam komitmen membangun masyarakat Bali. Perguruan Siwa Murti Bali bernaung di bawah Yayasan Siwa Agung Jagadhita. Yayasan ini terbentuk dengan izin Keputusan Menteri Kehakiman Nomor: AHU-4139.AH.01.02 Tahun 2008, dengan tujuan meningkatkan sradha bhakti masyarakat, umat Hindu pada khususnya dan Bali pada umumnya. Hingga saat ini Yayasan Siwa Agung Jagadhita dan Perguruan Siwa Murti Bali telah melaksanakan kegiatan sosial secara rutin. Diantaranya, program bedah rumah, pemberian bantuan di bidang pendidikan, kegiatan pelestarian lingkungan, pelaksanaan upacara masangih missal, serta pengobatan medis dan non medis di Bali maupun di luar Bali. Perguruan Siwa Murti Bali tumbuh dan berkembang di seluruh kabupaten di Bali. Minggu (5/6) lalu Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Dr. Mangku Made Subagia, S.H., M.Fil. H. melantik pengurus Cabang Bangli beserta ratusan sisya dan pengurus cabang Kabupaten di seluruh Bali. Terpilih Jero Mangku Putu Sughiarta sebagai Ketua, Jero Gede Batur Makalihan, Gusti Aji Sadhu, Gusti Aji Mangku Raka sebagai Penasihat Cabang Bangli. Disaksikan pula Bapak Wayan Suambara, S.H., M.H. selaku Penasihat Provinsi Perguruan Siwa Murti Bali. Dalam sambutannya beliau memberi-
kan pemahaman tentang hidup kasih sayang antarsesama, setiap anggota Siwa Murti wajib taat kepada Ida Sang Hyang Widhi. Menjaga persatuan dan kesatuan, berbakti kepada bangsa dan negara. Acara pelantikan juga dirangkaikan dengan kegiatan pengobatan gratis medis dan nonmedis bersinergi dengan tim medis dari Ngurah Medical Center dan Puskesmas Batur. Tercatat 478 masyarakat dengan berbagai keluhan, di antaranya rematik, asam urat, sakit kepala, susah tidur, lumpuh, kepek, kena cetik, bahkan ada warga yang terkena bebainan bisa ditangani para sisya Siwa Murti dan Pinisepuh Perguruan, langsung sembuh di tempat. “Dari awal kami sudah berkomitmen membangun masyarakat Bali secara menyeluruh,” ujar Jro Mangku Subagia, Ketua Umum Yayasan Siwa Agung Jagadhita yang juga dosen di IHDN Denpasar. Dukungan juga datang dari Jero Gede Duuran yang turut hadir menyukseskan kegiatan
PELANTIKAN - Perguruan Siwa Murti Bali saat pelantikan Pengurus Cabang Bangli dan pengobatan gratis.
UPT Laboratorium Ba- gram yakni Survival English, PNB untuk dapat informasi pat meningkatkan layanan hasa Pusat Politeknik Negeri Communication English dan terkait dengan UK-BIG ini. lab ini baik kepada pihak Bali (PNB) menyelenggara- Advance for Communication, Sebagai pusat UK-BIG di internal dan eksternal. Sokan sosialisasi Uji Kompetensi masing-masing memiliki SKL Bali, siap melayani mereka sialisasi TUK-BIG dan PenBahasa Inggris (UK-BIG), sendiri. Kami juga punya test yang membutuhkan infor- ingkatan Kompetensi Asesor bekerja sama dengan Lem- TOFL ITP dan TOIEC,” ujar masi dan berminat untuk adalah prioritas utama. Semengukur hasil belajar atau lanjutnya sebanyak 928 mabaga Sertifikasi Kompetensi Dana Ardika. Bahasa Inggris (LSK-BIG) Usai sosialisasi, lanjut kemampuan berbahasa Ing- hasiswa PNB akan mengiJakarta. Sosialisasi yang Dana Ardika, dilanjutkan gris yang dimiliki. Ardana kuti bimbingan UK- BIG berlangsung pada Jumat (3/6) dengan kegiatan Peningka- Putra mengungkapkan bah- selama seminggu penuh. Rencananya akan dilanlalu, dihadiri 75 peserta dari tan Kompetensi Asesor, Uji wa sebelum menjadi TUKberbagai sekolah kejuruan Kompetensi Bahasa Ing- BIG, PNB telah melakukan jutkan dengan UK-BIG pada (SMK) yang ada di Kota Den- gris. Narasumbernya dari uji ini sebanyak tiga kali bulan Juli 2016, yang diselenggarakan oleh LSK-BIG pasar, Badung, sekolah dan LSK BIG, terdiri dari Liston sejak tahun 2013 lalu. Tiap tahun jumlah 350 Jakarta di PNB. Ada bekampus pariwisata. Hasibuan, Lusi Reni Intan Selain itu pesertanya juga dan Rifaini Dewi. Sekitar 25 mahasiswa dengan tingkat berapa kegiatan yang sudah dari utusan sekolah keseha- dosen Bahasa Inggris diting- kelulusan sebanyak 75 pers- disepakati untuk dilakukan tan, termasuk dari lembaga katkan kompetensi sebagai en. Sebelum uji berlangsung, dalam waktu dekat adalah pendidikan untuk Diploma Asesor. Pasalnya pada Juli pihak TUK-BIG melakukan merancang penyelenggaraan II dan III dan seluruh staf 2016, akan dilaksanakan pembinaan peserta melalui seminar nasional yang berdosen Bahasa Inggris PNB. UK-BIG untuk semua maha- bimbingan singkat yang tema Pengajaran Bahasa daMenurut Ketua Lab Bahasa siswa PNB yang akan segera bertujuan para peserta men- lam Pendidikan Vokasi pada PNB I Wayan Dana Ardika, menamatkan pendidikan- genal jenis dan bentuk soal- November 2016, dan terakhir S.S., M.Pd. didamping Ketua nya. Program UK-BIG ini soal, sehingga mereka lebih melakukan kunjungan untuk Panitia Drs. I Made Ardana adalah wajib bagi semua mengenal atas uji dimak- memperkuat tim bahasa ke Putra, M.Si., Senin (6/6) ke- mahasiswa sebelum mena- sud, sehingga peserta lebih Desa Pare, Jawa Tengah. memiliki kepercayaan diri Tujuannya untuk melimarin dilaksanakan kegiatan matkan pendidikan. hat bagaimana di desa ini tersebut berkaitan dengan “Terkait persiapan UK- untuk di test. Untuk meningkatkan bisa tumbuh dan berkemPNB ditunjuk sebagai tempat BIG secara mandiri dan anUK-BIG sejak Januari 2016. tisipasi permintaan dari in- kegiatan dan kualitas kerja bang kursus bahasa IngSalah satu tugas TUK dustri serta beberapa sekolah Lab Bahasa Pusat ini, menu- gris yang diminati oleh adalah melakukan sosialisasi kejuruan, maka para asesor rut Dana Ardika, dibuatkan masyarakat luar untuk bedan pengembangan pelaksa- ini harus lebih dimantap- berbagai kegiatan yang da- lajar ke desa itu. (ad266) naan UK-BIG ke depan. Di kan dalam hal pelaksanaan samping itu, memberikan tes dan penilaian. Dengan pembekalan kepada para demikian, ada transparansi pengelola TUK juga men- proses dan hasil kerja asesor,” jelaskan apa dan bagaimana ujar Ardana Putra. Menurut peran dan manfaat UK-BIG Ardana yang juga menjayang dilaksanakan, terutama bat Ketua BAP PAUD dan dalam persaingan global ini. PNF Bali ini, peningkatan “Ke depan TUK ini bisa di- ini berlangsung secara penuh gunakan sebagai sarana un- pada 3-4 Juni 2016, dari pagi tuk mengukur kemampuan hingga sore hari. Sampai saat ini, beberapa KOMPETENSI - Ketua Lab Bahasa PNB I Wayan sesorang atas kemampuan mereka dalam bidang bahasa sekolah, kampus dan in- Dana Ardika (tengah) bersama peserta Kompetensi Inggris. Kami punya tiga pro- dustri sudah mengkontak Penguji UK-BIG dan tim LSK-BIG Jakarta. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Perguruan Siwa Murti Bali yang telah menyelenggarakan kegiatan yang maha agung ini. Harapan kami ke depanya kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan,” katanya. Sementara pengurus cabang Bangli telah menyiapkan program kerja yang mendukung kegiatan pemerintah di Bangli. “Kami dari sisya cabang Bangli siap mengabdikan diri membangun masyarakat Bangli, guna mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani,“ Ujar jro Mangku Putu Sugiartha Ketua Pengcab Bangli. Perguruan Siwa Murti Bali berencana melaksanakan kegiatan matatah (potong gigi) massal 2016 secara gratis tepatnya, 21 Juli. Kepada seluruh masyarakat Bali yang berkeinginan mengikuti kegiatan matatah bisa mendaftarkan diri di Pasraman, Jalan Kebo Iwa Utara No. 9X Padangsambian Kaja. Atau bisa menghubungi nomor Tlp: (0361) 415024. (ad521).
OPINI
6
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Memberangus Ormas Anarkis dan Premanisme dengan Sanksi Sosial BENTROK ormas di Bali telah menorehkan sebuah catatan kelam di masyarakat. Bentrok yang terjadi tidak hanya sekali dan telah merenggut korban jiwa sia-sia. Bukan hanya meninggalkan kepedihan dan trauma bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat secara luas. Tuntutan pembubaran ormas pun tak bisa dibendung dan mengemuka di berbagai media, terutama media social, karena keberadaan ormas itu dinilai lebih hanya sebagai pembuat onar, kaki tangan penguasa dan kaum berduit untuk kepentingan sesaat mereka. Jauh sebelum adanya ormas ini, sebenarnya gesekan dan benturan antarkelompok-kelompok ini telah terjadi di masyarakat. Hanya dulu mereka belum disebut sebagai ormas, melainkan semacam kelompok preman atau ‘’tukang pukul’’ -- istilah masyarakat dulu menyebutnya. Pergerakan kelompok-kelompok ini lebih halus bahkan seakan tidak ada, tetapi masyarakat tahu bahwa itu memang ada. Kelompok-kelompok preman ini tidak hanya ada di tingkat nasional, tetapi juga ada semacam penguasa-penguasa kecil di daerah. Kelompok-kelompok preman ini sempat seperti ‘’menghilang’’ ketika muncul gembar-gembor adanya petrus (penembak misterius) yang menghabisi para preman ini. Petrus yang hingga kini memang masih misterius ini muncul pada era Pangkokamtib Sudomo yang juga terkenal sebagai pencetus ‘’tembak di tempat’’ pada eranya Presiden Soeharto. Banyak berita, rumor dan isu bahwa banyak pria bertato ditemukan menjadi mayat di dalam karung berisi uang Rp 10.000 (zaman itu) untuk biaya penguburan mereka di depan rumah warga atau di beberapa sudut kota. Kondisi ini membuat keder para preman, bahkan pria bertato, meski mereka bukanlah preman. Dampak psikologisnya sangat luar biasa. Banyak pria bertato berupaya dengan berbagai cara menghapus tato mereka karena takut didor oleh petrus. Sampai-sampai masyarakat pada waktu itu takut unuk bertato, bukan karena alasan terinfeksi HIV/AIDS, melainkan takut menjadi sasaran petrus. Pudarnya, bahkan tumbangnya kekuasaan Soeharto memunculkan era reformasi yang memberikan keterbukaan dan kebebasan berdemokrasi di masyarakat. Kondisi ini juga dibarengi kembali bermunculannya kelompok-kelompok preman, terutama yang menguasai beberapa tempat pital, seperti terminal, pasar, tempat hiburan malam, arena/tempat judi dan sejenisnya. Gesekan-gesekan akibat rebutan lahan dan kekuasaan pun mulai terjadi. Di Bali, khususnya di Denpasar muncul perkelahian memakan korban di Terminal Ubung, tempat karaoke, dan tempat hiburan malam lainnya. Bahkan kelompok-kelompok ini mengorganisir diri dan lebih berani secara terang-terangan muncul sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan memasang spanduk dan baliho besar-besar di berbagai sudut strategis kota. Akibat gesekan-gesekan yang mereka buat pula, telah ‘’menistakan’’ istilah ormas diidentikkan dengan biang kekacauan, biang pembuat onar, terlibat berbagai tindak kekerasan dan anarkis. Padahal yang begitu hanyalah satu dua ormas, sementara masih banyak ormas yang berbuat baik bagi kepentingan sesama, kepentingan bangsa, kepentingan sosial kemasyarakatan. Namun kini istilah ormas di masyarakat sudah identik dengan dunia kelam penuh kekerasan, sampaisampai beberapa desa adat/pakraman melarang pemasangan baliho ormas di daerahnya dan melarang ormas masuk ke wilayah mereka, termasuk melarang warganya ikut bergabung menjadi anggota ormas. Memang harus diakui, cara ini untuk sementara mungkin menjadi solusi efektif karena untuk membubarkan ormas bukanlah perkara mudah. Seperti disampaikan para pejabat di daerah ini, perlu proses menjelimet untuk bisa membubarkan ormas ini. Satu-satunya cara yang dilakuka masyarakat yang sudah gerah dan geram dengan tingkah ormas anarkis ini, untuk saat ini memang itulah dianggap paling pas. Namun akan lebih efektif dan berdampak lagi jika setiap keluarga telah membentengi putra-putrinya, anggota keluarga mereka dengan bekal moral dan etika yang baik, sehingga tidak terjerumus masuk ormas anarkis. Agak standar memang, seperti halnya mencegah terorisme, mencegah penyalahgunaan narkoba, seks bebas, perkosaan dan sebagainya. Dengan sanksi sosial dan cara ini kiranya pemerintah tidak perlu harus mengeluarkan Petrus lagi untuk membubarkan ormas anarkis dan memberangus premanisme.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Tangani Ormas, Mari Belajar dari Kolumbia Di media 2012, hampir seluruh media terkemuka dunia memberitakan penemuan ratusan mayat tanpa kepala di Kolumbia. Kejadian memilukan ini terjadi sebagai akibat dari perang antargeng narkoba (Medellin dan lawan-lawannya) yang telah menguasai negara tersebut sejak tahun 1948. Para korban bukan hanya terdiri dari anggota geng yang bertikai, melainkan juga polisi, para akademisi dan wartawan hingga pejabat negeri tersebut. Sebagian besar dari mereka dibunuh sebagai akibat dari ketidaksetujuan mereka pada hegemoni geng-geng tersebut ke berbagai sektor kehidupan negara itu.
Oleh Sadwika Salain al yang sama juga terjadi di negara Latin lainnya; Mexico, Venezuella, Brazil, dll. Di mana penetrasi para gangster sudah jauh merambah ke berbagai sektor kehidupan negara dan telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Sebelum era gangster dimulai, tidak pernah terbersit sedikit pun dalam benak rakyat dan pemimpin Kolumbia akan mengalami masa kelam tersebut. Setelah lepas dari era otoriter Pinici di tahun 1948, Kolumbia memasuki era demokrasi. Dalam era tersebut, Kolumbia ‘’melahirkan’’ satu tokoh dunia Juan Pablo Escobar yang kemudian dikenal dengan raja kokain dari Amerika Selatan. Ia merupakan politisi yang berwibawa sebelum akhirnya membawa sejarah kelam negara tersebut hingga kini. Hegemoni para gangster telah merambah ke segala lini, tidak hanya didasari alasan ekonomi, penguasaan pasar narkotika melainkan telah bertransformasi dengan motif politik, seperti yang terjadi di Kolumbia. Para gangster telah nyata-nyata melakukan gerakan makar dan sistematis untuk mengganti hukum nasional mereka dengan hukum ala gangster yang mereka yakini. Dengan kekuatan finansial yang tak terbatas, mereka berhasil ‘’membeli’’ para politisi, akademisi, pejabat hingga tokoh masyarakat. Hal yang sama juga terjadi di negara-negara Latin lainnya. Sak-
H
Dengar Rakyat Baru Bicara Saya ingin mendapat penjelasan yang utuh tentang Ranperda Pembatasan Usia Kendaraan di Bali. Perda ini secara sepintas niatnya memang bagus, setidaknya bagi dealer dan penerimaan pajak daerah. Logika saya, dengan dilarangnya mobil tua, rakyat akan membeli mobil baru, kalau mampu. Dengan membeli mobil baru pajak akan bertambah banyak di Provinsi Bali. Ini pos kesejahteraan baru bagi wakil rakyat. Ini logikanya. Namun, apakah ranperda ini memihak rakyat Bali? Ketika banyak rakyat Bali masih punya kendaraan tua, apakah kendaraan mereka akan dibesituakan? Untuk itu saya mohon wakil rakyat Bali agar membuat aturan berdasarkan aspirasi rakyat Bali. Jangan hanya memikirkan kekuasaan dan kenyamanan. Dengarkan rakyat, baru bicara. Jangan paksa rakyat turuti keinginan DPRD. Made Wirana Denpsar, Bali
Penanganan Rabies Apa kabar dengan penanganan rabies di Bali? Sebagai warga Bali saya masih waswas dengan rabies. Penanganan penyakit ini hendaknya tetap kontinu dan harus berorientasi pada Bali bebas rabies. Saya sempat merasa aman dengan hilangnya berita rabies di media massa, seiring dengan merebaknya deman berdarah belakangan ini. Namun rasa aman ini ternyata tidak benar. Ternyata ancaman rabies di Bali sampai saat ini masih mengkhawatirkan. Mohon hal ini tetap ditangani dengan baik, dan warga tetap diedukasi agar merawat anjing peliharaannya. Selain itu, belakangan ini juga merebak banyak penyakit yang diduga disebabkan oleh virus. Ada yang mengatakan ada flu Singapura atau penyakit sejenis DB. Mohon hal ini dijelaskan kepada masyarakat agar tahu. Dinas Kesehatan Bali tampaknya perlu melakukan edukasi secara lebih luas terkait ancaman penyakit dan hal-hal lain yang berpotensi mengancam masyarakat sebagai dampak anomali musim. Wayan Sudama Mengwi, Badung, Bali
ing masifnya pergerakan para gangster dan agen-agennya tersebut, membuat negara-negara tersebut kewalahan. Sebagai kristalisasi dari kekhawatiran tersebut, pada sidang Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa yang digelar pada Oktober 2013, Presiden Negaranegara Amerika Latin di atas membuat fakta permufakatan tentang perlawanan menyeluruh atas hegemoni gangster dan menyerukan agar PBB mendukung upaya mereka dalam memberantas kartel tersebut. Mengapa hegemoni kartel narkoba sangat kuat? Paling tidak ada dua alasan
kuat yang dapat menjelaskan pesatnya gurita para kartel ini dari perspektif ekonomi dan politik. Secara ekonomi, narkotika menjadi sumber penghidupan sebagian besar penduduk negara tersebut yang merupakan petani. Lebih dari 20 miliar dolar dihasilkan setiap tahunnya melalui bisnis haram tersebut masuk ke berbagai sector, baik berupa suap ataupun upah pekerjaan bagi para petani kokain. Secara politis, bisnis ini merupakan amunisi baru atas dominasi Amerika di kawasan tersebut. Perlawanan dengan perang terbuka bisa dipastikan
Dalam beberapa hal, apa yang terjadi di Bali/ Indonesia sangat mirip dengan Kolumbia setengah abad yang lalu. Setelah era Soeharto tumbang dan keran demokrasi dibuka, para penguasa bekerja sama dengan para gengster/preman dengan menjadikannya sebagai vote gaters. Atas nama demokrasi yang mulia itu pula organisasi ini dipelihara sebagai underbow para penguasa untuk kepentingan jangka pendek mereka.
Suara Mahasiswa Jaga Pariwisata, Tangani Rabies Secara Optimal POPULASI anjing sangat banyak di Provinsi Bali dibandingkan dengan daerah lainnya. Karena itu, masalah virus rabies yang terjadi di Bali cenderung meningkat drastis sampai menimbulkan adanya korban meninggal dunia. Kondisi sosial budaya masyarakat yang suka memelihara anjing seharusnya bisa diiringi dengan perawatannya. Masalah justru timbul karena banyak anjing peliharaan yang sengaja diliarkan oleh pemiliknya tanpa ada perawatan dan vaksinasi. Hal ini dapat menjadi faktor pendukung penyebaran rabies semakin cepat karena padatnya populasi anjing di Bali. Peliharalah hewan peliharaan anda dengan baik dan jangan sampai meliarkannya, sehingga dapat merugikan orang lain di sekitar. Pemilik hewan peliharaan wajib untuk vaksinasi anjing dengan vaksin rabies secara teratur supaya tidak tertular rabies dan tidak menjadi penularan rabies. Sesuai dengan Undang-undang Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 18 Tahun 2009 (Pasal 66 ayat 2): Jika memang hewan tersebut bukan hewan yang dilindungi negara, maka pada dasarnya undang-undang di Indonesia mewajibkan setiap orang untuk melakukan pemeliharaan, pengamanan, perawatan, dan pengayoman hewan dengan sebaik-baiknya, sehingga hewan bebas dari rasa lapar dan haus, rasa sakit,
Oleh Muhammad Faisal Karsan penganiayaan dan penyalahgunaan, serta rasa takut dan tertekan. Sebagian besar masyarakat Bali sangat bergantung pada pariwisata. Bali sebagai daerah pariwisata semestinya harus bebas dari segala wabah penyakit, karena sangat berdampak pada arus kedatangan wisatawan. Hal ini dikarenakan sektor pariwisata juga terkait dengan faktor keamanan dan kesehatan. Semua negara menginginkan warganya berkunjung ke daerah yang aman dan tidak membahayakan. Wisatawan jadi enggan datang ke Bali, apabila wabah rabies berkeliaran di mana-mana, sehingga pariwisata Bali bisa mengalami kerugian yang besar apabila terjadi hal
itu. Masyarakat perlu meningkatkan kepedulian dan rasa cintanya terhadap Bali tempat membangun kehidupannya selama ini. Bali memerlukan masyarakat untuk menjaganya tetap lestari, aman, nyaman, dan damai, termasuk menjaganya dari serangan penyakit rabies. Saya berharap dengan adanya program bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali, masalah rabies dapat teratasi dengan sesegera mungkin. Tidak hanya pemerintah, masyarakat Bali pun harus ikut bekerja sama untuk membersihkan Bali dari masalah rabies tersebut. Selama ini saya merasa penanganan terhadap kasus ini masih belum optimal dan belum semua anjing divaksinasi. Masalah rabies harus segera ditangani dengan cepat dan tepat, karena penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Jika sampai ada wisatawan yang terkena, maka dampaknya akan menjadi besar. Kawasan pariwisata harus mendapatkan perhatian, terutama terkait dengan anjing yang liar agar dilakukan vaksin atau dieliminasi. Sosialisasi terhadap penanganan luka akibat gigitan anjing perlu dilakukan. Luka gigitan anjing harus dicuci dengan sabun pada air mengalir. Berikan antiseptik kemudian segera bawa ke layanan kesehatan untuk mendapatkan vaksin dan serum anti-rabies. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra
tidak akan membuahkan hasil untuk membendung dominasi negeri Paman Sam tersebut. Oleh karenanya, para perancang strategi negara itu menggunakan soft war untuk menghancurkan generasi muda Amerika melalui narkoba. Perlu diingat, bahwa 80 persen pasokan narkotika yang diproduksi oleh negara Amerika Latin dipasok ke Amerika. Gambling Kolumbia harus dibayar mahal. Motif ekonomi dari para kartel narkotika tersebut telah menjelma menjadi motif politik yang menakutkan. Dengan sumber finansial yang melimpah, para kartel ‘’membeli’’ para pengacara, hakim, pejabat, politisi, media dan tak terkecuali akademisi dan militer. Dengan kekuatan ekonomi yang kuat itu pula para gangster membentuk paramiliter (militer yang dibentuk di luar institusi negara). Paramiliter ini akan menjadi ujung tombak dalam perang terbuka dengan negara dan menjadi ancaman nyata bagi eksistensi negara tersebut. Dalam beberapa hal, apa yang terjadi di Bali atau di Indonesia sangat mirip dengan Kolumbia setengah abad yang lalu. Setelah era Soeharto tumbang dan keran demokrasi dibuka, para penguasa bekerja sama dengan para gangster/ preman dengan menjadikannya sebagai vote gaters. Atas nama demokrasi yang mulia itu pula organisasi ini dipelihara sebagai underbow para penguasa untuk kepentingan jangka pendek mereka. Namun mereka lupa, bahwa panguasa tersebut tengah ‘’bermain api’’. Apa yang mereka lakukan dapat mengancam peradaban bangsa, termasuk suku Bali sebagai entitas. Perlu bukti yang lebih sahih? Jika tidak ada kontemplasi para pejabat dan keinginan para tokoh ormas tersebut, bukti yang saya maksud akan dapat kita lihat dalam 5–10 tahun ke depan. Bali ke depan tidak akan jauh berbeda dengan apa yang dialami Kolumbia saat ini. Penulis, Pegawai Negeri Sipil, tinggal di Bangli
POJOK Menkeu akui pertumbuhan ekonomi triwulan I tak sesuai harapan. - Harapan tinggal harapan. *** Air pasang genangi jalan di Kuta, peringatan agar manusia tak serakah pada alam. - Alam punya cara sendiri binasakan yang serakah. *** KPU nyatakan akan ajukan uji materi terhadap UU Pilkada yang baru. - Pastikan untuk kepentingan demokrasi.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (138rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
STAN PAMERAN Beberapa pekerja tengah membuat stan untuk pameran produk dalam Pesta Kesenian Bali 2016 di Ksirarnawa Arts Centre, Denpasar, Senin (6/6) kemarin. Proses pembuatan stan dikerjakan mulai Mei lalu.
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Bali Post/eka
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
WORKSHOP Seorang peserta menyelesaikan lukisan pada keramik saat mengikuti workshop melukis keramik beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan UMKM dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk kerajinan. Selain itu, juga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Figur
Pelatihan Revolusi Mental POLDA Bali bertekad mewujudkan instansi Polri yang bersih. Oleh karena itu, digelar acara pelatihan revolusi mental untuk personelnya. Apalagi Polri sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. “Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta terdiri atas para perwira dan Bintara Polda serta Polres. Kegiatan ini dilakukan selama seminggu di SPN Singaraja. Tanggal 4 Juni lalu berakhir kegiatan dan jadwal selanjutnya menyusul,” kata Kasubbid Penmas Polda Bali, AKBP Sri Harmiti, Senin (6/6) kemarin. Sri Harmiti mengungkapkan, ada sembilan materi pelatihan pembelajaran yang disampaikan yaitu Neuro Associative Conditioning (NAC), Inter Personal Skill (IPS), pendidikan budaya antikorupsi, dua belas nilai karakter kebhayangkaraan, berdaulat dalam bidang politik dan berdikari dalam bidang ekonomi, berkepribadian dalam berbudaya, action plan dalam tugas Polri dalam hidup bermasyarakat dan implementasi dari action plan tersebut secara nyata di kehidupan sehari-hari serta dalam pelaksanaan tugas Polri. “Diharapkan ada penekanan dan pendalaman materi supaya benar-benar dijiwai oleh para peserta. Selain itu, para peserta diminta merenungkan dan menyusun master plan sesuai tugas dan fungsinya. Tujuannya supaya citra Polri ke depan semakin baik dan kepercayaan masyarakat semakin tinggi,” ujarnya. (rah)
Bali Post/rah
7
Bali Post/kmb23
Ormas Sulit Dikendalikan
Gubernur dan Kapolda Mesti Bertindak Tegas
Denpasar (Bali Post) -
Komisi I DPRD Bali mendukung Gubernur dan Kapolda Bali agar bertindak tegas terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang sulit dikendalikan. Dukungan ini menyusul adanya satu anggota ormas yang tewas, diduga buntut dari bentrok dua ormas besar di Bali beberapa waktu lalu. Sesuai aturan, Gubernur khususnya harus mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 1, 2, dan 3 kepada ormas yang melanggar kesepakatan damai. Bila SP3 sudah dikeluarkan, maka dewan akan segera mengeluarkan rekomendasi untuk pembekuan ormas tersebut. “Bila sudah tidak bisa dibina, ya… tidak salah juga dibekukan saja, karena susah kita. Selama ini, perdamaian hanya di tingkat elite dan hanya sesaat. Ini kan sudah berulang kali. Jadi, kita sangat pesimis melihat perdamaian-perdamaian seperti yang sekarang,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, saat dikonfirmasi Senin (6/6) kemarin. Di sisi lain, Tama menyesalkan pemerintah hampir tidak pernah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ormas. Kalau beralasan tidak ada dana, mestinya pemerintah
melalui Kesbangpol mengajukan dalam pembahasan APBD. Toh sudah diatur dalam undangundang bahwa ormas yang terdaftar di Kesbangpol bisa dibantu dengan dana hibah. Di sisi lain, pemerintah juga diminta untuk tidak melemparkan masalah ormas ini kepada desa pakraman. “Ini urusan pemerintah, untuk apa ada Kesbangpol? Jangan melempar, membebani desa pakraman yang sudah banyak urusannya. Sekarang disuruh lagi ngurus ormas, kan susah,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Sementara itu, Wakil Ketua
Komisi I, I Wayan Tagel Arjana, justru mendukung desa pakraman membuat pararem untuk mengantisipasi tumbuhnya ormas di tingkat bawah. Menurutnya, desa pakraman adalah benteng terakhir untuk mencegah terbentuknya ranting-ranting ormas khususnya di banjar-banjar. “Kalau semua desa pakraman sepakat tidak menerima ormas dengan membuat pararem dan awig-awig justru akan ditakuti. Apalagi ada sanksi yang diberlakukan, misalnya kasepekang banjar,” jelas politisi Gerindra ini. (kmb32)
’’Kalau semua desa pakraman sepakat tidak menerima ormas dengan membuat pararem dan awig-awig justru akan ditakuti. Apalagi ada sanksi yang diberlakukan.’’ Wakil Ketua Komisi I I Wayan Tagel Arjana ”Bila sudah tidak bisa dibina, ya… tidak salah juga dibekukan saja, karena susah kita. Selama ini, perdamaian hanya di tingkat elite dan hanya sesaat. Ini kan sudah berulang kali. Jadi, kita sangat pesimis melihat perdamaian-perdamaian seperti yang sekarang.” Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya
24 Investor Lirik TPA Suwung
Ingin Terapkan ’’Tipping Fee’’ Denpasar (Bali Post) Sampah di TPA Suwung rupanya menarik perhatian puluhan investor dari dalam maupun luar negeri. Sampai saat ini, sudah ada 24 investor yang presentasi di hadapan gubernur untuk mengelola sampah di TPA Regional Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) itu. Namun, gubernur justru menginginkan agar pemerintah saja yang mengelola sampah yang kini tingginya sudah mencapai 12 meter lebih tersebut. Demikian terungkap dalam Rapat Rencana Pengelolaan TPA Suwung antara Gubernur Bali dan Kepala/Wakil Kepala Daerah Sarbagita di ruang rapat gubernur, Senin (6/6) kemarin. “Begitu banyak investor tertarik di sana, pastinya ini (pengelolaan sampah, red) menguntungkan. Jadi, kenapa bukan kita yang ambil alih secara bersama-sama tanam modal di sana, kan persoalannya bisa lebih gampang,” ujar Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Secara umum, lanjut Pastika, investor yang sudah melakukan penjajakan dan presentasi menginginkan penerapan tipping fee. Dalam hal ini, setiap truk yang membuang sampah ke TPA Suwung harus membayar. Begitu juga meminta kesiapan lahan baru yang bebas sampah dan dekat dengan lokasi TPA eksisting. Bila pemerintah yang melaksanakan hal ini, tentu akan ada pemasukan bagi daerah. “Saat ini tiap truk yang buang sampah ke sana hanya bayar Rp 2.500 – Rp 3.500 per truk per ton, itu bisa dikatakan hampir tidak bayar,” keluhnya. Padahal
sesuai kesepakatan di PBB, kata Pastika, tipping fee untuk satu truk per ton adalah USD 35 atau sekitar Rp 472.500 (kurs 1 dolar AS = Rp 13.500). “Jika kita hitung secara kasar, produksi sampah 1.500 ton per hari dikalikan Rp 472.500 per hari, kita bisa dapat lebih dari Rp 700 juta atau lebih dari Rp 250 miliar per tahun,” jelasnya. Pastika menambahkan, PLN Bali kini juga sudah tertarik untuk membeli listrik dari pengolahan sampah di Suwung. Sesuai dengan Permen ESDM No. 44 Tahun 2015, PLN harus membeli listrik dari hasil sampah sebesar USD 20 sen/kWh. “Jika saja paling sedikit kita produksi 1.000 ton sampah per hari bisa menghasilkan 10 MW jika dikalikan 20 sen itu kita bisa mendapatkan sekitar Rp 143 miliar per tahun. Jadi, asumsi keuntungan dari tipping fee dan jual listrik bisa mencapai Rp 2,008 triliun dalam kurun waktu lima tahun,” imbuhnya. Pada akhirnya, lanjut Pastika, semua ini bermuara untuk kepentingan rakyat Bali juga. PLN bisa mendapat pasokan listrik dari sampah untuk menerangi Bali dan uang dari hasil menjual listrik pun bisa untuk menjalankan program prorakyat. Sementara itu, keempat kepala/wakil kepala daerah Sarbagita menyatakan dukungannya akan rencana tersebut. Namun, ada beberapa kendala yang harus dibenahi seperti harus ada penyelesaian yang tuntas dulu dengan PT NOEI dan kekhawatiran akan penerapan tipping fee. Bupati Badung, Nyoman
Giri Prasta, khawatir tipping fee akan memberatkan masyarakat. Sebab, selama ini mereka tidak membayar saat membuang sampah. Sementara Wakil Bupati Gianyar, Agus Mahayastra, menjelaskan, Gianyar saat ini telah mempunyai TPA dan pengolahan sampah sendiri yang terletak di Desa Temesi. Jadi diperkirakan sampai sepuluh tahun ke depan Gianyar tidak akan membuang sampah ke Suwung. “Namun, kami siap untuk mendukung rencana tersebut dan akan berinvestasi jika diperlukan,” ujarnya. Terkait PT NOEI, Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengatakan, sudah terdapat kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama dari Februari yang lalu, namun belum secara resmi karena kedua belah pihak masih mencari waktu yang tepat untuk bertemu dan menandatangani surat penghentian kerja sama. Diwawancara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nengah Tamba, meminta pemerintah Sarbagita bergerak cepat untuk membatalkan kerja sama dengan PT NOEI. Pasalnya, sudah ada wanprestasi karena perusahaan tersebut tidak bisa menghasilkan listrik sesuai apa yang dijanjikan. “DPRD sudah dukung kok, harus berani ini bersikap jangan ditunda-tunda lagi. Itu sampah sudah kayak hotel bintang lima, sudah menjadi masalah, penyakit lingkungan. Belum lagi nanti karena dekat dengan tangki minyak Pertamina itu, cuma radius berapa meter itu. Kalau itu meledak, baru saling menyalahkan,” ujarnya. (kmb32)
Bali Post/ist
GADUNGAN - Anggota BNN gadungan AB (baju nomor 43) foto bersama dengan tersangka narkoba lain yang ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar.
Hendak Ditangkap
Anggota BNN Gadungan Gertak Polisi
Denpasar (Bali Post) Ulah AB (27), penjual HP bekas ini, tergolong nekat. Saat hendak digeledah polisi di Jalan Raya Sesetan Gang Kecubung, Denpasar, justru ia menggertak petugas dan mengancam menggeledah petugas. Bahkan mengaku anggota BNN. Aakan tetapi, hal itu tidak membuat tim Resnarkoba Polresta Denpasar keder, justru langsung menangkap AB karena membawa satu paket sabu-sabu (SS), Jumat (3/6) lalu. “Heran saja waktu tersangka ditangkap ngaku anggota BNN. Dikira kami langsung takut,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Gede Ganefo, Senin (6/6) kemarin. Ditangkapnya tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi
masyarakat jika dia sering transaksi narkoba. Pada Jumat lalu, tersangka beralamat di Jalan Gunung Krakatau, Monang Maning, Denpasar ini, sedang transaksi di TKP. Berdasarkan informasi itu, polisi langsung menuju TKP. Pukul 23.30 wita, tersangka melintas di sana dan langsung disergap. Setelah ditemukan satu paket sabusabu 0,12 gram, barulah tersangka terdiam. “Kami tanya punya kartu anggota BNN enggak? Ternyata dia tidak bisa menunjukkan dan mengaku dagang HP bekas. Tersangka berdalih baru satu bulan pakai sabusabu,” ujar Ganefo. Selain itu, juga ditangkap buruh petik cengkeh, AF (31), asal Desa Pegayaman, Buleleng. Tersangka dibekuk di Jalan Kargo
Indah, Denpasar dengan barang bukti 1 paket SS seberat 0,42 gram. Barang bukti disembunyikan di sandal sebelah kiri yang dipakai tersangka. Tersangka merupakan pecandu narkoba sejak 2010. “Tersangka pernah d ihukum d alam kasus narkoba dan divonis 4 tahun 1 bulan. Dia masih menjalani pembebasan bersyarat sejak April lalu,” ungkap Ganefo. Tukang sablon, SPM (54), digerebek di rumahnya di Jalan Raya Pemogan, Denpasar, Kamis (2/6) pukul 20.00 wita. Polisi mengamankan satu paket SS seberat total 0,12 gram. Tersangka merupakan pecandu berat narkoba sejak tiga tahun lalu. “Kami juga menangkap seorang pengangguran berinisial DS usia 23 tahun. Dia ditang-
kap di Jalan Pidada, Ubung karena membawa dua paket sabu-sabu seberat 0,70 gram. Barang bukti disembunyikan di topi yang dipakai tersangka,” kata mantan Kapolsek Denpasar Selatan. Disc jockey (DJ) MH (30) dibekuk di Jalan Pulau Rembulan, Denpasar, Kamis (2/6) pukul 23.00 wita. Saat dilakukan penggeledahan, di samping tempat duduk tersangka ditemukan satu plastik klip berisi delapan butir ekstasi dan pecahan tablet ektasi di bungkus kotak rokok. Ia mengaku sebagai pemakai narkoba sejak tahun 2012. “Kasus ini masih kami kembangkan mengingat barang bukti lumayan banyak. Satu atau dua butir masuk akal kalau dia pemakai,” kata perwira asal Buleleng ini. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Koordinasi Antarinstansi Tersumbat
Pemkab Sulit Tuntaskan Persoalan Aset
Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ina
SOKASI - Salah seorang perajin di Bangli sedang menjemur sokasi.
Permintaan Konsumen ”Sokasi” Menurun
Bangli (Bali Post) Permintaan konsumen kerajinan anyaman sokasi di Bangli mengalami penurunan. Namun sebaliknya, harga bahan baku utamanya bambu, justru mengalami kenaikan. Salah seorang perajin sokasi di Banjar Bangklet Desa Kayubihi, Ni Klepon, Senin (6/6) kemarin menuturkan, permintaan akan kerajinan sokasi dirasakannya mengalami penurunan sejak beberapa bulan terakhir. Jika biasanya dirinya menerima sejumlah pesanan sokasi dari konsumen dengan motif tertentu, saat ini justru sudah tidak pernah lagi. ‘’Sejak beberapa bulan, penjualan sokasi menurun,’’ ujarnya. Namun demikian, dirinya tidak mengetahui secara pasti apa penyebab menurunnya permintaan sokasi saat ini. Kemungkinan permintaan sokasi menurun karena sedang tidak ada musim upacara atau hari raya. Ermi, perajin sokasi lainnya menambahkan, biasanya permintaan sokasi mengalami peningkatan saat Sasih Kadasa, termasuk saat hari raya. Karena saat itu berlangsung banyak upacara di pura. Dia mengungkapkan, di tengah menurunnya permintaan sokasi, harga bahan baku sokasi berupa bambu justru mengalami peningkatan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per batang (7 meter). Kendati harga bambu meningkat, namun dirinya tidak berani menaikkan harga produknya. Satu buah sokasi dijualnya dengan harga yang bervariasi tergantung motif atau pesanan. Kalau sokasi yang dipesan menggunakan nama, harga biasanya lebih mahal mencapai Rp 200 ribuan. Sementara sokasi yang biasa dengan ukuran tanggung dijual lebih murah yakni Rp 160 ribu. ‘’Satu batang bambu hanya bisa digunakan untuk membuat satu buah sokasi,’’ imbuhnya. (kmb40)
Suara Bangli Ormas Harus Jaga Keamanan Bali Bila antarormas berselisih sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dengan cara bermusyawarah. Pimpinan ormas harus mengawasi anak buahnya di lapangan sebab di akar rumput masih ada dendam dan ketersinggungan dengan ormas lainnya. Semua ormas perlu menahan diri, menjaga keamanan dan keajegan Bali. Gubernur harus membekukan bahkan membubarkan ormas anarkis yang melanggar kesepakatan damai. Wayan Veteran, Kintamani
Koordinasi antar-instansi yang belum maksimal dan budaya kerja birokrasi yang ewuh pakewuh ternyata menjadi salah satu penyebab tak kunjung beresnya persoalan penataan aset di Bangli. Hal itu diungkapkan Ketua Pansus Aset Made Sudiasa di DPRD Bangli usai menggelar rapat dengan Bagian Umum Aset dan Perlengkapan Setda Bangli, Senin (6/6) kemarin. Dijelaskan Sudiasa, dalam rapat awal yang dilaksanakannya pagi kemarin, pihaknya meminta Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli untuk memaparkan seluruh data aset yang selama ini dimiliki Pemkab Bangli. Pihaknya juga meminta eksekutif memaparkan manajemen aset dan segala permasalahan di dalamnya. Dari hasil pemaparan Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan, pihaknya mengetahui bahwa tak kunjung beresnya persoalan aset selama ini salah satunya disebabkan karena adanya keterbatasan garis koordinasi antara Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan dengan pejabat pengguna
aset di SKPD. Dimana Bagian Umum yang hanya eselon IV kerap merasa ewuh pakewuh jika harus berkoordinasi dengan pengguna aset di SKPD yang eselon II. ‘’Perbedaan eselon ini menyebabkan adanya ewuh pakewuh. Ini cukup menjadi kendala Bagian Umum dalam mereka bekerja,’’ terangnya. Hal tersebut juga diakui Wakil Ketua Pansus Aset Nengah Darsana. Terkait adanya budaya ewuh pakewuh tersebut pihaknya pun berencana akan memfasilitasi Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli dengan SKPD untuk bisa berkoordinasi secara gamblang. ‘’Inilah yang mau kita sikapi.
Kita di Pansus Aset, di samping kita ingin tahu data dan mencari tahu data sendiri, kita juga akan memfasilitasi Bagian Umum dengan SKPD-SKPD untuk bisa berkoordinasi secara gamblang,’’ terangnya. Dia menambahkan, dalam upaya membantu penataan aset ini pihaknya akan turun ke masingmasing SKPD terutama SKPD yang permasalahan asetnya paling banyak yakni Dinas PU dan Disdikpora. ‘’Kita target penataan aset selesai setahun. Kita di DPRD nanti akan menelorkan rekomendasi, sehingga bagian umum bisa melakukan langkah-langkah,’’ kata Darsana. (kmb40)
Bali Post/ina
Made Sudiasa
Rumah Terbakar, Nenek Jenazah Artawan akan 94 Tahun Tewas Terpanggang Langsung Dikremasi di Mumbul Tak Dipulangkan ke Rumah Duka
Bangli (Bali Post) Jenazah I Dewa Gede Artawan (29), anggota ormas asal Dusun Payuk Desa Peninjoan, Tembuku yang tewas mengenaskan akibat ditebas sejumlah pria bercadar di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, beberapa hari lalu, hingga Senin (6/6) kemarin masih berada di RSUP Sanglah. Sesuai kesepakatan pihak keluarga dan prajuru, jenazah pria satu anak ini tidak akan dipulangkan ke rumah duka melainkan akan langsung dikremasi di krematorium Mumbul, Badung. Rencana tersebut diungkapkan Bendesa Pakraman Payuk Nyoman Mudita saat dihubungi siang kemarin. Dikatakan Mudita, sesuai kesepakatan antara pihak keluarga dan prajuru, direncanakan prosesi kremasi korban akan dilakukan pada Kamis (9/6) mendatang. Dari RS Sanglah, jenazah korban nantinya tidak lagi dipulangkan ke rumah duka melainkan langsung dibawa dan dikremasi di Mumbul. Dijelaskan Mudita, yang menjadi pertimbangan dilakukannya kremasi lantaran di wilayah Desa Pakraman Payuk akan dilaksanakan piodalan di sejumlah merajan/dadia warga. ‘’Banyak warga yang akan melaksanakan piodalan sehingga disepakati jenazah korban akan langsung dikre-
masi,’’ jelasnya. Sementara itu disinggung mengenai keikutsertaan korban sebagai anggota ormas, Mudita mengaku awalnya tidak mengetahuinya. Pasalnya korban selama ini tinggal di Denpasar. Meski demikian, di Desa Pakraman Payuk pihaknya selama ini sudah berulang kali mengimbau warga agar tidak ikut-ikutan masuk ormas termasuk memasang baliho atau atribut ormas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Karena korban selama ini tinggal di Denpasar, saya tidak pernah bisa memantaunya,’’ ujarnya, sembari menambahkan, desa pakraman sebagai lembaga adat selama ini sudah memiliki pacalang yang sifatnya resmi membantu kegiatan pengamanan di wilayahnya. Sebelumnya diberitakan, kasus penebasan yang mengakibatkan tewasnya Dewa Gede Artawan Dewanta menyisakan kesedihan bagi keluarganya. Pihak keluarga mengakui bahwa korban yang selama ini bekerja di wilayah Kuta ini memang ikut sebagai anggota salah satu ormas di Bali. Sejatinya, beberapa waktu sebelum kasus penebasan terjadi, keluarga sempat meminta korban untuk berhenti bergabung sebagai anggota ormas karena khawatir dengan halhal yang tidak diinginkan. (kmb40)
HUT Bhayangkara
Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Warakawuri Bangli (Bali Post) Sejumlah kegiatan dilaksanakan Polres Bangli untuk menyambut HUT ke-70 Bhayangkara, 1 Juli mendatang. Selain menggelar kegiatan penghijauan dan aneka perlombaan, Polres Bangli juga menggelar kegiatan anjangsana yakni mengunjungi sekaligus memberikan santunan kepada sejumlah janda polisi atau Warakawuri yang ada di wilayah Bangli. Kegiatan sosial yang dilaksanakan Senin (6/6) kemarin dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Uli Danang Beny serta sejumlah perwira dan staf, kegiatan anjangsana pertama dilakukan Kapolres ke rumah keluarga Warakawuri Alm. I Nyoman Widana di Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga
Bali Post/ina
Nengah Darsana
Bangli. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke rumah keluarga Alm. Bripka I Komang Windu di LC Uma Aya Kelurahan Bebalang dan keluarga Alm. Petrus Bere Loe yang berada di Kelurahan Candi Baru, Banjar Abian Base, Gianyar. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres beserta rombongan menyerahkan langsung sejumlah bingkisan sembako serta uang tali kasih kepada warakawuri. Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K mengatakan, kegiatan anjangsana ini dilakukan sebagai wujud penghargaan Polres Bangli kepada warakawuri dan purnawirawan Polri atas pengabdiannya selama ini kepada institusi Polri. Kegiatan ini dilaksanakan untuk tujuan menjalin tali silaturahmi serta memberi semangat kepada
Bali Post/ina
SERAHKAN BINGKISAN - Kapolres Bangli bersama Ketua Bhayangkari saat menyerahkan bingkisan kepada warakawuri. keluarga warakawuri. ‘’Harapannya tetap terjalin tali silaturahmi antara personel Polres Bangli dengan
para warakawuri dan purnawirawan Polri yang berada di wilayah Kabupaten Bangli,’’ terangnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Seorang nenek berusia 94 tahun bernama Ni Wayan Narda, ditemukan tewas terpanggang setelah rumah yang dihuninya di Banjar Bias Kelod, Desa Abang Songan, Kintamani mengalami kebakaran hebat Minggu (5/6) malam. Diduga, nenek yang selama ini tinggal seorang diri tersebut tewas lantaran tak dapat menyelamatkan diri karena kondisi fisiknya yang sudah renta. Informasi yang dihimpun Senin (6/6) menyebutkan, peristiwa kebakaran yang mengakibatkan satu orang korban tewas tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 wita. Peristiwa itu pertama kali diketahui saksi yang juga tetangga korban, yakni Ni Wayan Kaba (50) dan I Nyoman Suarsana (45). Kedua saksi ketika itu terkejut melihat kobaran api yang cukup besar pada rumah korban. Saksi yang panik, langsung berteriak meminta pertolongan warga lainnya untuk membantu memadamkan api. Sesaat setelah api berhasil dipadamkan, warga mendapati korban sudah meninggal dunia dalam kondisi sekujur tubuhnya terbakar. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Arbawa Manik mengatakan, bangunan rumah yang terbakar tersebut berupa bale saka roras yang di dalamnya terdapat kamar tidur sekaligus dapur. Saat peristiwa kebakaran itu terjadi, hanya ada korban seorang diri di dalam rumah tersebut. ‘’Korban selama ini tinggal sendirian di rumah tersebut. Sementara keluarganya tinggal terpisah di desa,’’ terangnya.
Arbawa Manik mengatakan, sekitar 30 menit sebelum kebakaran itu terjadi, korban sempat ditengok dan dibawakan makanan oleh cucunya. Sementara itu disinggung mengenai penyebab kebakaran tersebut, Arbawa Manik mengaku belum bisa memastikannya. Namun sejumlah saksi menerangkan bahwa kebakaran tersebut kemungkinan akibat kelalaian korban lantaran kondisinya yang sudah pikunpikunan. ‘’Sekitar lima bulan yang lalu korban pernah membakar kain kamben miliknya menggunakan korek. Korban juga kerap menusuknusuk bola lampu rumahnya
menggunakan kayu. Tapi beruntung cucunya berhasil menyelamatkannya ketika itu,’’ terangnya. Sementara itu, KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Purnawan menambahkan, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, pihaknya bersama Polsek Kintamani telah melakukan olah TKP dan intrograsi para saksi di TKP. Dari hasil penanganan tersebut, sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran. ‘’Rencana tindak lanjut akan dilakukan olah TKP lanjutan dengan meminta back-up dari tim Labfor Polri Cabang Denpasar,’’ imbuhnya. (kmb40)
Bali Post/ina
TERBAKAR - Rumah korban yang ludes terbakar.
GIANYAR
Selasa Pon, 7 Juni 2016
9
Program Bedah Rumah
106 Usulan Tak Lolos Verifikasi Gianyar (Bali Post) -
Sebanyak 106 unit rumah yang diusulkan pemerintah desa mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Pemprov Bali dan Pemkab Gianyar, tak lolos verifikasi. Hal ini akibat belum terpenuhinya seluruh persyaratan penerima bantuan. Kepala Dinas Sosial Gianyar, I Made Watha, Senin (6/6) kemarin, menjelaskan, usulan bedah rumah ke pemprov dari pemerintah desa tahun ini mencapai 82 unit. Sedangkan usulan ke Pemkab Gianyar 173 unit. Guna memastikan layak atau tidaknya mendapatkan ban-
I Gusti Ngurah Wijana
Gianyar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) akan dimulai beberapa hari lagi. Dalam memeriahkan ajang tahunan itu, Pemkab Gianyar menggelontorkan anggaran Rp 4 miliar untuk menunjang puluhan kesenian yang akan dipentaskan para seniman. Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar I Gusti Ngurah Wijana, Senin (6/6) kemarin menjelaskan, guna menunjukkan karya yang memiliki nilai seni tinggi dan mampu tampil maksimal dan mencuri perhatian penonton, partisipasi Gianyar dalam PKB tahun ini dianggarkan Rp 4 miliar. Anggaran itu digunakan untuk menunjang 24 jenis kesenian yang akan dipentaskan. ‘’Itu anggaran yang kami sediakan untuk mengikuti seluruh event,’’ ujarnya. Pada PKB yang akan dibuka pada 11 Juni mendatang, kesenian yang dipentaskan bertemakan ‘’Raksaka Bumi’’ yang berarti mencintai tanah kelahiran. Tema ini sejalan dengan yang digaungkan pemerintah provinsi, yakni ‘’Karang Awak’’. Sebagai ciri khas, seluruh kesenian yang ditampilkan nanti identik dengan bunga dan buah lokal. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya menumbuhkan minat masyarakat untuk turut secara bersama-sama dalam melestarikan sesuatu yang berbau lokal. ‘’Tema yang dibawakan itu suatu konsep untuk masyarakat, khususnya Gianyar supaya melestarikan bunga dan buah lokal,’’ tegas Wijana. Peserta PKB, kata dia, berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, pemuda, dan sejumlah seniman yang sebelumnya sudah sempat pentas dalam HUT Kota Gianyar. ‘’Kami selalu mengikuti seluruh jenis pementasan. Untuk tahun ini, persiapannya sudah sejak Januari lalu. Kami sudah siap untuk tampil dalam PKB,’’ tandasnya. (kmb45)
yang ada, salah satunya tingkat kerusakan rumah. Kriteria usulan ini sudah sering disampaikan ke pemerintah desa. Namun kenyataannya, masih banyak ditemukan kekeliruan dalam penyampaian usulan. ‘’Rumah yang mendapatkan program bedah harus sesuai
nya. Dikatakannya lebih lanjut, persoalan yang masih sering muncul dalam penggelontoran program bedah rumah yakni calon penerimanya tak memiliki lahan pribadi. Akibatnya, bantuan terpaksa dialihkan ke warga lain. ‘’Itu yang masih sering jadi persoalan. Nanti untuk pembangunan rumahnya akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum,’’ tandasnya. (kmb45)
Belasan Tahun Sepi Pengunjung
Bali Post/sos
PKB, Pemkab Gelontorkan Rp 4 Miliar
tuan, usulan tersebut sudah diverifikasi. Hasilnya, dinyatakan yang tak lolos dalam proses itu yakni usulan ke provinsi 55 unit dan kabupaten 51 unit, sehingga totalnya mencapai 106 unit. Usulan tak lolos verifikasi, kata dia, akibat belum sepenuhnya sesuai dengan persyaratan
dengan 14 kriteria yang ada. Salah satunya memang benarbenar rusak dan tak layak huni,’’ tegasnya. Menyikapi usulan yang tak lolos verifikasi, Watha meminta supaya warga bersangkutan tak khawatir. Pemkab masih berupaya menggantikan bedah rumah dengan program rehab. Hal itu sudah diusulkan ke pemerintah pusat. ‘’Kami tetap berupaya supaya itu mendapatkan program bedah,’’ ungkap-
Pemkab Rancang ’’Grand Design’’ Stage Sidan Gianyar (Bali Post) Objek Wisata Stage Sidan sepi pengunjung. Kondisi ini telah terjadi sejak belasan tahun lalu, setelah terjadinya Bom Bali I. Di samping berpengaruh terhadap pendapatan daerah, kondisi itu juga mengakibatkan sejumlah warga yang menggeluti usaha dagang kehilangan penghasilan. Berdasarkan pantauan, Senin (6/6) kemarin, objek wisata yang mengandalkan potensi alam ini terlihat sepi. Sedikit pun tak ada aktivitas di dalamnya. Lahan persawahan yang sebelumnya menjadi daya tarik, juga tampak dipenuhi semak belukar. Beberaa di antaranya juga ada yang ditamani pohon albesia. Salah seorang warga, I Nyoman Oka, yang juga pedagang di Stage Sidan menuturkan,
sebelum terjadinya Bom Bali I, kunjungan wisatawan ke objek ini per harinya mencapai ratusan orang. Ini menjadi angin segar untuk warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari usaha dagang. ‘’Setelah Bom Bali terjadi, kunjungan sepi. Kadang satu bulan itu bisa tidak ada. Warga yang sebelumnya berdagang jadi berhenti,’’ tuturnya. Dia mengatakan, pengunjung yang datang saat ini biasanya hanya pada hari-hari tertentu misalnya ketika digelar suatu acara. Sepinya pengunjung telah mengakibatkan lahan persawahan yang sebelumnya menjadi daya tarik wisata jadi terbengkalai. Saat masa jayanya, di samp-
ing potensi alam, objek wisata yang berada di Jalur GianyarKintamani ini juga menawarkan wisata budaya berupa matekap yang merupayakan sistem pengolahan lahan tradisional. Lebih lanjut, pihaknya pun berharap pemerintah bisa segera melakukan penataan agar objek wisata Stage Sidan mampu kembali memikat wisatawan. ‘’Mudah-mudahan tempat ini mendapat perhatian dari pemerintah,’’ harap Oka. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gianyar A.A. Dalem Jagadhita tak menampik jumlah kunjungan wisatawan ke Stage Sidan sangat minim. Menyikapi hal ini, pihaknya mengaku telah
melakukan upaya penataan dan rehab bangunan meskipun masih dalam skala kecil. Ke depan, penataan akan terus dimaksimalkan. ‘’Prinsipnya penataan harus terus dilakukan untuk memaksimalkan kunjungan,’’ jelasnya. Ditambahkannya, grand design objek wisata ini sudah mulai dirancang. Menu- r u t rencana nantinya pementasan kesenian dengan melibat-
kan desa pakraman akan rutin digelar di tempat ini. Di sisi lain, pihaknya juga akan meningkatkan kerja sama dengan Asita agar kunjungan wisatawan bisa dimaksimalkan. ‘’Untuk rancangan design ke depan, nantinya pasti ada evaluasi. Kami ingin mengajak desa pakraman setempat untuk berp artisip asi,’’ ujarnya. (kmb45)
Tata Rias Pengantin Bali Makin Diminati Orang Luar
Pengelola Salon Desa Diminta Tingkatkan Keterampilan Gianyar (Bali Post) Tata rias pengantin Bali mulai banyak diminati masyarakat luar daerah. Buktinya, saat diadakan uji kompetensi penata rias Bali di Gianyar belum lama ini, ada beberapa perias pengantin asal Jakarta yang mengikutinya. Hal ini pun menjadi perhatian khusus TP PKK Kabupaten Gianyar. Ketua TP PKK Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, makin diminatinya tata rias pengantin Bali oleh orang luar ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, sangat membanggakan lantaran seni dan budaya Bali diminati daerah lain. Namun di sisi lain, fenomena ini harus disikapi serius oleh para penggiat bisnis salon di Bali. Jangan sampai keterampilan merias pengantin Bali diambil alih para perias dari luar daerah. ‘’Ini harus disikapi. Jangan sampai kita yang di Bali hanya bisa menjadi penonton. Saya sangat berharap para pengelola salon khususnya salon desa menjadi lebih terpacu dengan hal ini. Ini harus dijadikan cambuk untuk terus memperdalam keterampilan diri,’’ ujarnya. Dikatakan, pihaknya sangat berharap kaum perempuan Bali makin mengasah kemampuan tata rias, salah satunya dengan rajin mengikuti pelatihan. Dengan semakin seringnya mengikuti pelatihan tata rias, pihaknya yakin para perias pengantin Bali khususnya dari salon desa tidak akan kalah dengan daerah lain. ‘’Asalkan mau tekun dan terus belajar, saya yakin, taksu tata rias pengantin Bali masih dipegang oleh orang Bali asli,’’ katanya. (kmb25)
Suara Gianyar Segera Ungkap Kasus Penebasan di Batuan Kejadian penebasan anggota ormas di Batuan dilakukan di siang bolong dan di sana saksi banyak, sampai saat ini belum terungkap. Ada apa ini, siapa yang bermain? Jangan-jangan kasus ini dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu terutama menyerang pihak yang berseberangan. Pemerintah sudah tak mampu melaksanakan Pancasila dan undang-undang yang mewajibkan terciptanya kenyamanan dan keamanan kepada rakyat. Guatama, Tampaksiring
STAGE SIDAN - Objek wisata Stage Sidan yang sepi pengunjung sejak belasan tahun lalu.
Bali Post/sos
Ratusan Perusahaan Nunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan Gianyar (Bali Post) Jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat besar bagi tenaga kerja. Sayangnya, kesadaran pihak perusahaan dalam membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan belum maksimal. Persoalan ini tak hanya berpotensi menimbulkan kerugian bagi tenaga kerja tetapi juga memunculkan mis-persepsi di masyarakat. Demikian disampaikan Pjs. Kakabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali-Gianyar, Jeffry Martin, Senin (6/6) kemarin. Jeffry mengungkapkan,
BPJS Ketenagakerjaan sangat concern terhadap tunggakan iuran. Alasannya, kalau perusahaan masih nunggak, pihak pekerja akan sulit mengajukan klaim. ‘’Misalnya ketika ada kecelakaan menimpa pekerjanya, kalau perusahaannya masih nunggak, kita tidak bisa bayar klaimnya,’’ katanya. Pihak pekerja tidak boleh dirugikan. Pada kasus seperti itu, perusahaan harus membayar terlebih dahulu iuran BPJS Ketenagakerjaan. Jika kewajiban sudah ditunaikan, barulah BPJS Ketenagakerjaan akan siap menanggung hak bagi pekerja. ‘’Kalau perusahaan tidak nunggak, kita bayari pe-
kerjanya unlimited,’’ tegasnya. Tak bisa diklaimnya jaminan sosial bagi tenaga kerja akibat belum dibayarnya iuran kerap kali menimbulkan kesalahan persepsi di masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan sering kali dituding mempersulit proses klaim. Hal ini jelas sangat merugikan citra BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai gambaran, Jeffry menyampaikan data tunggakan perusahaan per April 2016. Dari data yang disodorkannya, ratusan perusahaan di wilayah Kantor Cabang Gianyar (Gianyar, Bangli, dan Klungkung) menunggak iuran BPJS dengan rentang waktu bervariasi mulai dari satu hingga lebih
PPDB 2016
Kuota Jalur Prestasi dan Warga Miskin Tak Berubah Gianyar (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat sekolah menengah akan segera berlangsung. Mekanisme penerimaan nyaris tidak ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Kuota jalur siswa berprestasi tetap 20 persen. Demikian juga untuk jalur siswa miskin. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gianyar, Made Suradnya, Senin (6/6) kemarin, menjelaskan, dalam rangka menyukseskan program wajib belajar sembilan tahun, penerimaan siswa untuk sekolah menengah dapat ditempuh melalui jalur prestasi dan juga keterangan kurang mampu atau miskin. Tahun ini, kuota untuk jalur tersebut tetap sama dengan sebelumnya yakni masing-masing 20 persen. Hal ini, kata Suradnya, sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. ‘’Kuota penerimaan untuk
dua jalur itu masih sama seperti sebelumnya,’’ tegasnya. Proses seleksi penerimaan siswa untuk dua jalur tersebut cukup kompleks. Jalur prestasi harus didukung dengan sertifikat perlombaan. Sementara untuk jalur miskin, salah satunya harus memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS). ‘’Untuk sertifikatnya menggunakan sistem bobot. Ini juga akan diseleksi oleh sekolah,’’ imbuh pejabat asal Blahbatuh ini. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Gianyar, Dewa Nyoman Bawa, S.Pd., M.Pd., mengakui jika kuota jalur prestasi dan kurang mampu selama ini selalu terpenuhi. Kalaupun tidak, penerimaan siswa maka akan dipenuhi melalui jalur NEM. Ia pun menyebutkan hal senada dengan Suradnya. Guna mendapatkan jalur prestasi, maka yang bisa mendaftar minimal pernah meraih juara tiga
kompetisi tingkat kabupaten. Sementara untuk jalur siswa miskin, persyaratannya hampir mirip dengan pencarian beasiswa. ‘’Nanti untuk jalur prestasi, piagam yang didapatkan itu akan ada bobotnya. Menyesuaikan dengan jumlah siswa yang memiliki sertifikat. Kalau untuk jalur kurang mampu harus melampirkan KPS, KIP, dan yang lainnya,’’ paparnya. Disinggung kuota penerimaan siswa tahun ini di sekolahnya, kata Bawa, delapan kelas dengan masing-masing 39 siswa. Penentuan kuota ini tidak dilakukan begitu saja, namun terlebih dahulu dikoordinasikan dengan sekolah negeri dan swasta lainnya. ‘’Sebelum kuota ditentukan, kami ada rapat koordinasi dulu. Pada intinya, kami sepakat untuk menyukseskan wajib belajar sembilan tahun,’’ tandasnya. (kmb45)
dari enam bulan. Dia merinci, sebanyak 81 perusahaan telat bayar selama satu bulan, 79 perusahaan menunggak selama tiga bulan, dan 360 perusahaan menunggak lebih dari enam bulan. ‘’Sementara piutang macet di kita sebanyak 123 perusahaan,’’ ujarnya. Lebih lanjut, pihaknya sangat menyayangkan sampai saat ini masih banyak perusahaan yang belum sadar pentingnya jaminan sosial bagi pekerja. Dia pun menyebut, berbagai alasan dari pihak perusahaan menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya menunjukkan belum inovatifnya sebuah perusahaan.
‘’Alasan nunggak karena rugi. Bisa karena pembeli menurun, bahan baku menurun, alasan UMR tinggi. Menurut kami itu perusahaan kurang inovatif,’’ katanya. Dia pun mengimbau pihak perusahaan untuk membayar iuran tepat waktu sebab ini sangat menentukan terpenuhinya hak-hak pekerja. ‘’Sosialisasi sebenarnya sudah sering kita lakukan. Tapi masih saja tunggakannya lumayan banyak. Yang jelas, selain imbauan, kita juga melayangkan surat peringatan kepada perusahaan yang membandel. Kalau surat peringatan 1 dan 2 tidak diindahkan, kita serahkan ke KP2LN,’’ ujarnya. (kmb25)
Bupati Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyampaikan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2015 dalam sidang paripurna DPRD, Senin (6/6) kemarin. Dalam ranperda itu terungkap, Pendapatan Daerah yang direncanakan Rp 1,433 triliun, sampai berakhirnya Tahun Anggaran 2015 terealisasi sebesar Rp 1,527 triliun atau 106,59 persen. ‘’Realisasi penerimaan
pendapatan tersebut disebabkan terlampauinya pencapaian beberapa Pendapatan Daerah di antaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Lain–lain Pendapatan yang Sah,’’ ujar Agung Bharata. Sementara untuk Belanja Daerah, dia mengatakan, tahun 2015 direncanakan Rp 1,66 triliun. Namun, realisasinya Rp 1,504 triliun atau 90,58 persen. ‘’Terdapat efisiensi belanja Rp 156,373 miliar lebih atau 9,42 persen,’’ katanya. (kmb25)
SIDANG - Suasana sidang paripurna DPRD Gianyar.
Bali Post/ist
KLUNGKUNG
10
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Diterjang Ombak Besar
Petani Garam Tak Bisa Berproduksi Semarapura (Bali Post) – Cuaca buruk yang diikuti gelombang besar berdampak kepada nasib petani garam di Karangdadi, Desa Kusamba. Air laut menyapu lahan yang dimanfaatkan untuk memproduksi garam dan gudang penyaringan. Akibatnya, sebulan lebih petani garam yang berjumlah 16 orang di wilayah tersebut tidak bisa berproduksi. Petani garam Ketut Kaping saat ditemui Senin (6/6) kemarin, hanya bisa duduk-duduk menunggu amukan ombak mereda. ‘’Tidak biasanya gelombang air pasang menimbulkan ombak sebesar itu. Kalau dipaksakan membuat garam akan rugi karena jemuran bahan pasti disapu gelombang lagi,” tuturnya pilu. Gelombang tinggi membuat gudang penyaringan bahan garam para petani tersapu. Peralatan membuat garam yang ada di dalamnya tidak bisa dimanfaatkan lagi, sehingga kini tidak memiliki peralatan apa pun untuk membuat garam. “Kami hanya bisa pasrah, sebab gelombang tidak surut. Padahal matahari terik, bagus untuk membuat garam,’’ terangnya. Tidak beroperasinya pembuatan garam di tengah tingginya permintaan pasar terutama dari Denpasar (Jalan Gatsu dan Jalan Melati) membuat stok garam yang dimiliki petani garam di kelompoknya sudah habis dijual dua minggu lalu. ‘’Kami tidak memiliki apaapa lagi. Padahal Rabu nanti piodalan
Buda Cemeng Klawu, kami mesti beli bahan sesajen,” tambahnya. Kaping yang garamnya pernah diekspor ke Jepang dan Amerika Serikat menyebutkan, petani garam yang rata-rata dari keluarga tidak mampu, sudah sejak seminggu lalu kehabisan bekal dan mengandalkan pinjaman dari tetangga untuk membeli beras. Permintaan garam super untuk ekspor sama sekali tidak bisa dipenuhi akibat tidak berproduksi sejak awal tahun ini. Garam jenis lokal 2,5 kg biasanya dijual Rp 4.000 bila permintaan sedikit dan bisa mencapai Rp 7.000 pada saat permintaan banyak. Sementara garam super kualitas ekspor 1 kg dijual termurah Rp 7.000. Ketut Kaping permintaan ekspor ada namun justru eksportirnya yang tidak ada. (dwa) TERTIMBUN - Lahan pembuatan garam di Pantai Karangdadi, Kusamba, tertimbun pasir akibat gelombang tinggi.
Raih 12 Medali Emas
Pembawa STNK Mati akan Ditilang
Suwirta Apresiasi Atlet Porsenijar
Semarapura (Bali Post) –
Penggunaan blangko tilang warna biru jarang diketahui oleh masyarakat, mengingat sudah terbiasa mengikuti sidang di pengadilan bila melakukan pelanggaran di jalan raya. Untuk memantapkan prosedur penilangan seusai dengan aturan, Polantas Polres Klungkung mengadakan sosialisasi pengisian blangko tilang kepada seluruh personelnya dan menilang STNK yang tidak diperpanjang tiap tahun. Warna blangko tilang ada lima, yaitu merah untuk pelanggar yang ingin mengikuti sidang di Pengadilan Negeri, biru untuk pelanggar apabila ingin membayar denda tilang melalui bank yang telah ditunjuk, kuning sebagai arsip kepolisian, putih arsip kejaksaan, dan hijau arsip pengadilan. Kanit Langgar Satuan Lantas Polres Klungkung Aiptu Nengah Surata mengungkapkan, bila ingin membayar uang denda tilang melalui bank, pelanggar diberikan blangko tilang warna biru dengan mencantumkan denda maksimal. Setelah menitipkan uang pembayaran di bank, pelanggar kemudian datang kembali ke Polres untuk mengambil barang bukti yang disita dengan terlebih dahulu menunjukkan bukti pembayaran. Apabila penyitaan dilakukan terhadap sepeda motor, pelanggar harus bisa menunjukkan STNK yang disita. “Ini untuk menghidari motor bodong. Pelanggar tidak perlu lagi mengikuti sidang di pengadilan dengan blangko biru,” tuturnya, Senin (6/6) kemarin. Berbeda apabila pelanggar diberikan blangko warna merah. Denda untuk blangko merah ditentukan berdasarkan keputusan hakim di Pengadilan Negeri. Dikatakannya, kapan dan di mana pun polisi tidak dibenarkan menerima uang titipan tilang. “Bila itu terjadi, salah besar dan harus diluruskan. Tilang harus dibayar oleh pelanggar hanya melalui bank atau hadir langsung ke pengadilan,” sebutnya. Kalau STNK masa berlakunya sudah mati bisa ditilang karena STNK harus diperpanjang setiap setahun sekali. Jika tidak diperpanjang, STNK tidak sah dipergunakan. “Ini tidak menilang masalah pajak, tapi sehubungan STNK tidak sah karena tidak diperpanjang,” ungkap Surata. (dwa)
Semarapura (Bali Post)
Bali Post/dwa
LANJUT - Komisi I DPRD Klungkung mendorong eksekutif melanjutkan dan menyelesaikan LC Siku.
Dewan Dorong Penyelesaian LC Siku Semarapura (Bali Post) –
Land Consolidation (LC) Siku yang berada di Desa Kamasan dikembangkan sejak 1995 lalu. Namun, hingga saat ini kawasan LC tersebut belum juga tertata dengan baik. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Komisi I DPRD Klungkung yang dipimpin Ketuanya I Komang Suantara meminta kepada eksekutif segera melanjutkan pemadatan jalan dan fasilitas umum lainnya mengingat warga yang menguasai tanah telah menerima sertifikat. Hal itu disampaikannya pada rapat kerja Komisi I DPRD Klungkung dengan eksekutif dan BPN Klungkung, Senin (6/6) kemarin. Suantara membongkar kembali kasus LC Siku yang statusnya sudah lama terkatung-katung. ’’Menjadi kewajiban pihak eksekutif terutama pemerintahan saat ini untuk menyelesaikan permasalahan LC Siku,’’ katanya. Sesuai sertifikat yang diterima masyarakat, telah terjadi pemotongan 20 persen dari luas lahan yang dimiliki untuk fasilitas umum. Padahal kewajiban pemerintah untuk menggarap fasilitas umum di LC Siku tidak kunjung berjalan. “Perlu keseriusan Pemkab Klungkung untuk membuat fasilitas umum utamanya jalan. Patok sudah ada dan admin-
istrasi telah kelar, jadi tidak ada permasalahan lagi,” bebernya. Luas lahan LC Siku mencapai 24,48 hektar yang dimiliki 143 orang. Luas lahan ini dipotong 20 persen untuk fasilitas umum meliputi jalan yang lebarnya 15 meter seluas 1,98 hektar, jalan selebar 8 meter seluas 6,69 hektar, dan jalan selebar 6 meter seluas 1,68 hektar. Satu-satunya cara untuk menuntaskan permasalahan ini hanya dengan melanjutkan pengembangan LC Siku. Bila dibatalkan atau sertifikat dikembalikan seperti semula berarti menyalahi aturan dan berdampak pada hukum pidana. “Kami ingin mempercepat kinerja eksekutif. Bila lambat kami akan buat pansus. Tetapi kalau sudah berjalan tidak perlu ada pansus lagi untuk melancarkan proses selanjutnya,” imbuh Suantara. Perbekel Desa Kamasan Ida Bagus Ketut Danendra menjelaskan sejumlah pemilik lahan yang menolak proses LC ini telanjur menerima sertifikat tanah yang sesuai dengan pengembangan LC. Banyak penggarap lahan pertanian yang juga masyarakat Kamasan meminta agar LC Siku bisa tetap digarap sebagai lahan pertanian. “Kalau dibuatkan LC, banyak warga yang kehilangan pekerjaan,” ungkapnya. (dwa)
Telepon Penting kLUNGKUNG
Bali Post/dwa
BLANGKO TILANG - Polres Klungkung mengadakan sosialisasi penggunaan blangko tilang warna biro kepada personelnya.
Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181 Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838
RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung Damkar Klungkung PDAM Klungkung PLN Klungkung
(0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442 (0366) 22655 (0366) 21336 (0366) 25599
Prestasi di bidang olahraga terus digenjot Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Suwirta. Pihaknya melaksanakan berbagai event untuk menjaring bibit dan memotivasi atlet yang saat ini mengikuti Porsenijar Provinsi Bali di Denpasar. Pejabat asal Nusa Ceningan itu menyempatkan diri berkunjung ke penginapan atlet, Senin (6/6) kemarin. Suwirta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudarta dan para ofisial. Bupati mengapresiasi perolehan
medali atlet Porsenijar dan berpesan agar terus meningkatkan spirit juang di arena pertandingan. Klungkung untuk sementara memperoleh 12 medali emas, 16 medali perak, dan 57 medali perunggu. “Pemenang sejati adalah pemenang yang membiarkan orang lain mengatakan bahwa kita yang menjadi pemenang,” ujarnya. Orang nomor satu di Klungkung itu juga minta kepada atlet dan seniman yang mengikuti Porsenijar Bali selalu menjaga kondisi dengan baik, mematuhi instruksi yang diberikan pelatih, dan berjuang sekuat tenaga agar memperoleh
hasil yang maksimal. Sementara ofisial dan panitia diharapkan bahu-membahu menjaga kebersamaan dan kekompakan dengan melakukan komunikasi dan koordinasi yang intensif dan harmonis. Menurut Mudarta, kontingen Klungkung diperkuat 400 orang yang terdiri atas 300 atlet dan 100 seniman. Cabang olahraga dipertandingkan 2-9 Juni meliputi atletik, pencak silat, bulu tangkis, renang, tenis meja, bola voli, voli pantai, taekwondo, catur, panjat tebing, judo, karate, dan tarung derajat. Atletik paling banyak menyumbangkan emas untuk Klungkung. (dwa)
Bali Post/dwa
KUNJUNGI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kanan) mengunjungi atlet Porsenijar di Denpasar.
BULELENG
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Penyakit Aneh Gerogoti Jari Kedua Tangan dan Kaki Sariawan
Singaraja (Bali Post) Kondisi memprihatinkan dialami Ketut Sariawan (46) asal Dusun Kauh Teben Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Buleleng. Sepuluh jari tangan-kaki kanan dan kirinya mengalami penyakit menyerupai tumor. Ia terpaksa berbaring di tempat tidur dan tidak mampu berobat karena keterbatasan biaya operasi. Sariawan sendiri mengalami penyakit aneh tersebut semenjak tahun 2013 lalu. Selain kedua jari di tangan, paha dan telapak jari di kedua kakinya mengalami penyakit serupa. “Sariawan sudah hampir tiga tahun mengalami penyakit aneh membuat tangan, kaki dan paha tibatiba membesar. Penyakit itu
kami tidak tahu namanya. Ada yang menyebut terongterongan atau kusta, tapi akan diperiksa lebih lanjut,” ujar koordinator Sekaa Demen BSC Eka Tirtayana saat dikonfirmasi Bali Post, Senin (6/6) kemarin. Pemeriksaan atas penyakit yang dialami Sariawan sempat dilakukan, namun tidak kunjung sembuh. Ia hanya mampu pasrah di dalam rumah dari sebelumnya berprofesi sebagai buruh pemetik kangkung. “Pendapatan untuk berobat tidak seberapa karena setelah diperiksa belum kunjung ada perubahan. Faktor biaya membuat ia belum bisa disembuhkan sampai sekarang dan membutuhkan uluran tangan masyarakat,” ucapnya. (kmb34)
Bali Post/dgk
PENYAKIT - Kondisi penyakit yang dialami Ketut Sariawan, warga Dusun Kauh Teben Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Buleleng, membutuhkan bantuan untuk penyembuhannya.
Soal Proyek SUTET Bali Crossing di Segara Rupek
Komisi II Diminta Turun ke Lapangan Singaraja (Bali Post) – DPRD Buleleng memberikan perhatian khusus terkait pembangunan tower menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) berdekatan dengan Pura Segara Rupek yang menimbulkan keresahan aparat desa dan prajuru Desa Pakraman Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak. Untuk menyerap aspirasi dan mengumpulkan data di lapangan, Komisi II ditugaskan segera turun ke lapangan. Sikap dewan ini menyusul pihak yang membangun menara tower SUTET atau PLN belum mensosialisasikan lokasi dan regulasi proyek tersebut kepada pemerintah daerah. Namun fakta di lapangan, menunjukkan pembangunan sudah dimulai meski jarak lokasi tower menara SUTET dari kawasan pura belum ada kejelasan. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Gede Supriatna ketika ditemui di ruang kerjanya Senin (6/6) kemarin. Lebih jauh, Supriatna mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi pasti terkait rencana pembangunan tower menara SUTET yang disebut-sebut tertinggi di Asia Tenggara tersebut. Dirinya juga baru mengetahui rencana proyek itu setelah media massa ramai memberitakan persoalan tersebut. Untuk itu, lembaga dewan sesuai fungsinya sebagai mitra kerja pemerintah memandang perlu untuk menyerap aspirasi ke lapangan terkait rencana proyek tersebut. Hal ini penting agar dewan mendapat informasi pasti terkait teknis proyek termasuk dari sudut regulasi yang menjadi acuan proyek di bidang energi listrik tersebut. Terkait keresahan di kalangan aparat desa atau desa pakraman yang mewilayahi lokasi proyek menara tower SUTET, Supriatna menilai sikap itu sah-sah saja.Dia meminta agar aparat terbawah juga bersama-sama mencari tahu informasi terkait proyek pembangunan menara tower SUTET itu. Tidak menutup kemungkinan aparat terbawah ini bisa saja menanyakan langsung kepada PLN atau pelaksana proyek. Langkah ini penting ditempuh agar pembangunan oleh pemerintah tidak langsung ditanggapi dengan sikap yang terkesan menghambat atau sikap negatif lainnya. Jika regulasi menyebut bahwa proyek kelistrikan itu sudah jelas dan didukung dengan regulasi termasuk yang diterbitkan oleh pemerintah di daerah, maka pembangunan yang dijalankan pemerintah tersebut wajib didukung. “Warga di sana juga kami minta mencari tahu kejelasan informasi ini. Ini penting jangan sampai proyek yang sebenarnya sudah legal malah kita tanggapi dengan sikap
yang apriori. Untuk itu mari kita minta penjelasan terkait proyek tersebut dan tetap menjaga situasi kamtibmas di wilayah,” jelasnya. Di tempat terpisah, Tim Investasi Pemkab Buleleng Ketut Suparto mengatakan, sejauh ini pemkab belum pernah menerima permohonan izin prinsip atau dokumen penting lain terkait proyek tersebut. Dia mengaku pernah mengikuti sosialisasi bersama Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng. Dari informasi yang berkembang lokasi tower menara SUTET sangat dekat dengan areal pura. MMDP sempat melakukan peninjauan dan mengusulkan agar lokasi menara tower SUTET digeser. Setelah usulan itu, pemerintah daerah tidak lagi mendapat infomasi tindak lanjut dan bahkan karena lama tidak ada tindak lanjut diperkirakan rencana itu batal. Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan menara tower SUTET di kawasan TNBB memicu keresahan aparat Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak dan prajuru desa pakraman setempat. Hal ini karena belum ada informasi pasti lokasi pembangunan menara tower SUTET yang dikenal dengan istilah Bali Crossing tersebut. Namun secara tiba-tiba pihak pelaksana proyek mulai melakukan persiapan awal dengan membangun dermaja jeti di Pos II (dua) sekitar 8 kilometer sebelum kawasan Pura Segara Rupek. Selain itu, persiapan pelebaran jalan menuju ke lokasi pura mulai dilakukan. Jalan akan dilebarkan hingga 10 meter, sehingga dapat dilalui kendaraan berukuran besar yang memasok material pembangunan menara tower SUTET. (kmb38)
11
3,7 Km Jalan Sinabun-Sangsit Rusak Parah
Singaraja (Bali Post) – Jalan kabupaten penghubung Desa Sinabun menuju Desa Sangsit, Kecamatan Sawan hingga kini masih dalam kondisi rusak parah. Dari total panjang jalan di dua desa ini tercatat kerusakan paling parah sepanjang 3,7 kilometer. Mengatasi kondisi ini, pemerintah desa setempat mengajukan permohonan bantuan perbaikan kepada Pemkab Buleleng. Hasilnya, kerusakan jalan ini akan ditangani tahun 2017 mendatang. Mendapat laporan tentang kerusakan jalan, Senin (6/6) kemarin, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meninjau jalan itu. Dengan mengendari sepeda motor, Bupati melihat dari dekat kondisi jalan penghubung kedua desa tersebut. Turut mendampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ketut Suparta Wijaya, Perbekel Desa Sinabun Nyoman Sumanada, dan Kabag Humas dan Prtokol Made Supartawan. Dari pantauannya itu, jalan tersebut aspalnya sudah mengelupas hingga memunculkan lubang yang cukup dalam. Perbekel Desa Sinabun, Sumanada, mengatakan, sejak bertahun-tahun jalan di wilayahnya mengalami kerusakan parah. Warga sebenarnya sudah banyak yang mengeluh karena kesulitan melintasi jalan tersebut.
Atas keluhan warganya itu, pemerintah desa sudah menindaklanjuti dengan mengusulkan perbaikan jalan melalui arena musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Hanya, upaya itu belum juga membuahkan hasil, hingga kerusakan jalan belum pernah mendapat bantuan perbaikan sejak beberapa tahun terakhir. Gerah dengan kondisi itu, pihaknya kembali melakukan upaya dengan melaporkan langsung kondisi kerusakan jalan kepada Bupati. “Dari dulu, jalan di desa kami rusak dan lewat musrenbang usulannya tidak disetujui. Kami malu dengan warga dan setelah kami lapor ke Bapak Bupati dan sudah ditinjau langsung kami dijanjikan akan diperbaiki tahun depan,” katanya. Plt. Kepala Dinas PU Suparta Wijaya membenarkan bahwa jalan sepanjang 3,7
Bali Post/mud
JALAN - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) meninjau kerusakan jalan penghubung Desa Sinabun ke Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Senin (6/6) kemarin. kilometer tersebut belum sempat diperbaiki oleh pemerintah daerah. Upaya memasukkan program perbaikan itu sudah dilakukan melalui program perbaikan jalan pola tuntas tahun 2015 lalu. Namun, hingga tahun 2016 ini, pagu anggaran untuk perbaikan jalan tersebut belum terpasang. Hal ini terjadi karena anggaran yang belum mencukupi, sehingga
perbaikan belum dapat direalisasikan. “Untuk perbaikan jalan Sinabun-Sangsit akan kita programkan di tahun anggaran 2017 mendatang sekalian kita menuntaskan perbaikan jalan Kabupaten sepanjang 120 kilometer,” jelas mantan pejabat yang kini menjabat Sekretaris Dinas PU ini. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengajak
masyarakat sabar menunggu karena perbaikan ini harus dilakukan secara bertahap akibat keterbatasan anggaran pemerintah. Situasi ini ditambah lagi penambahan tanggungan anggaran perbaikan jalan karena ada ratusan kilometer jalan desa atau jalan lingkungan yang memenuhi syarat akan dialihkan menjadi jalan kabupaten. (kmb38)
SMA Lab Undiksha Tingkatkan Kompetensi Perbaikan PPI Sangsit Guru dan Implementasi Pendidikan Karakter Kewenangan Provinsi PENINGKATAN pendidikan karakter terhadap guru pengajar dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA belum optimal dilakukan sejumlah sekolah di Buleleng, namun Sekolah Laboratorium Undiksha lebih jeli untuk memantapkan kualitas guru pengajar melalui pelatihan karakter menyikapi fenomena kekinian di masyarakat. Kegiatan bertema ‘’Implementasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran’’ melibatkan guru-guru pengajar dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA di lingkup sekolah laboratorium Undiksha. Sejumlah guru mencermati serius pelatihan dari narasumber. Setiap kelompok diisi kegiatan berupa penyusunan RPP berkarakter dan penyusunan instrumen evaluasi pembelajaran. Sejumlah undangan kepanitiaan di antaranya Ketua Yayasan Sekolah Lab Undiksha Prof. Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si. yang diwakili Direktur Sekolah Lab Undiksha Dr. I Ketut Gading, M.Psi., hadir lainnya Ketua Panitia I Putu Susila Dharma, M.Pd., pemateri pelatihan dari narasumber Prof. Dr. Nyoman Dantes dan Prof. Dr. A.A. IN Marhaeni, M.A. Ketua Panitia I Putu Susila Dharma, M.Pd. mengatakan, pendidikan karakter melatih pelajar menjadi insan cerdas berkepribadian dan karakter. Penyegaran guru pengajar diharapkan mampu melahirkan generasi bangsa berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. “Kami gelar pelatihan bersifat ilmiah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Usaha secara sistematis terpola dan berkesinambungan sebab guru menjadi pilar terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di ting-
GURU - Pelatihan guru pengajar di Sekolah Laboratorium Undiksha dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA dalam meningkatkan implementasi peran penting pendidikan karakter terhadap kalangan pelajar, Senin (6/6) kemarin. kat sekolah,” ujar Susila Dharma. Sementara itu, Direktur Sekolah Lab Undiksha Dr. I Ketut Gading, M.Psi. menerangkan, pendidikan karakter menjadi isu strategis dalam pembenahan karakter bangsa. Guru berpengaruh penting memberi pendidikan di setiap pengajaran kelas. “Supaya guru memberi pendidikan karakter dan perannya begitu penting menyikapi situasi di tingkat nasional seperti ramai kasus pembunuhan, pelecehan seksual, hingga bentrok massa. Isu pendidikan karakter begitu strategis dan tanpa guru pendidikan karakter belum tentu dapat berjalan baik,” terangnya. Ia menambahkan, kecenderungan anak muda menunda dan menyelesaikan tugas akademik belakangan menjadi sorotan yang berimbas terhadap prestasi akademik siswa. Pendidikan karakter mampu didorong anak-anak bukan saja bertumpu kepa-
da peningkatan kecerdasan intelekt ual t et ap i memperkuat karakter menuju kesuksesan diri. “Belum ada gejala memprihatinkan di kalangan remaja di Kota Singaraja. Peran kecerdasan intelektual hanya 16 persen dari 84 persen pendidikan karakter yang sangat menentukan kesuksesan karier anak,” tambahnya. Dipaparkan Prof. Dantes, di dalam pendidikan formal maupun nonformal mendasarkan proses memanusiakan manusia. Pendidikan dapat membentuk kecerdasan hati dengan mengedepankan kejujuran, moral dan kedisiplinan anak di setiap pengajaran pendidikan karakter. “Moral action dan moral feeling memiliki keterkaitan dalam diri manusia. Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, sebab sejak lahir manusia akan dipengaruhi oleh lingkungannya dalam tingkatan proses pembentukan diri,” tandas Dantes. (ad519)
Singaraja (Bali Post) Kerusakan dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit belum mendapat perbaikan semenjak diterjang ombak besar beberapa tahun silam. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Buleleng meminta Pemprov Bali sesuai kewenangan mempercepat perbaikan dermaga. Hal itu karena PPI Sangsit digunakan nelayan dalam melakukan distribusi ikan dari Pulau Jawa dan Madura. Menurut Kadiskanla Buleleng, Ir. Made Arnika, mengacu Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah kewenangan pengelolaan pesisir laut termasuk dermaga berada di pemerintah provinsi. “Artinya, kami di kabupaten tidak berwenang menangani PPI Sangsit dan sudah berada di tingkat provinsi,” ucapnya, Senin (6/6) kemarin. Arnika mengakui telah mencoba berkoordinasi bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali. Mengenai perbai-
kan di PPI Sangsit telah masuk ke dalam tahap pengusulan. Usulan perbaikan dermaga sudah dilakukan semenjak mengalami kerusakan pada 2013 lalu. Arnika menambahkan, ia akan membantu pelaporan apabila terjadi kendala atau kerusakan di lapangan. Pemantauan tetap dilakukan melibatkan petugas dan nelayan di sekitar lokasi PPI Sangsit. “Kalau ada kendala di lapangan, kami akan memfasilitasi dan melapor ke provinsi apabila ada kerusakan,” tambah mantan Kepala Diskoperindag Buleleng ini. Dermaga PPI Sangsit kini hanya dapat dimanfaatkan satu kapal berukuran sedang. “Sekarang sudah bongkar muat barang di dermaga yang pendek ini. Kalau bawa ikan banyak harus ekstra kerja keras memindahkan. Nah kalau ada kapal lain duluan bersandar kami harus mengalah bongkar muat barang,” tutur Hafid (35), nelayan Kapal Mutiara asal Madura. (kmb34)
Bali Post/dgk
PPI - Tampak sejumlah warga masyarakat memanfaatkan dermaga PPI Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng, untuk tempat memancing ikan, Senin (6/6) kemarin.
JEMBRANA
12 SOSOK Jangan Terlena OPINI WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diraih Pemkab Jembrana tahun 2014 dan 2015 merupakan buah hasil kerja keras semua pihak. Mulai dari seluruh pegawai hingga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Atas raihan opini tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha mengucapkan terima kasih atas pencapaian WTP tersebut. Ucapan tersebut disampaikan Bupati Artha pada saat apel rutin sekaligus apel peringatan hari lahirnya Pancasila, Senin (6/6) di Taman Pecangakan. Apel yang diikuti Wabup Made Kembang Hartawan, Sekda Gede Gunadnya, para Asisten, para kepala SKPD dan seluruh staf Pemkab Jembrana itu, Bupati Artha berharap kepada jajaran agar jangan terlena dan terus mempertahankan. Dengan raihan tersebut Jembrana boleh berbangga, tetapi ke depan masih banyak yang harus diperbaiki. “Kita harus tata kembali, khususnya dalam pengelolaan aset, sehingga tahun depan WTP dapat dipertahankan. Bahkan bisa memperoleh nilai yang lebih tinggi” kata Artha. Selain itu, terkait dengan peringatan hari lahirnya Pancasila, Bupati Artha mengajak seluruh pegawai untuk secara terus menerus, meningkatkan semangat kerja, disiplin, etos kerja serta spirit yang diselaraskan semangat hari lahirnya Pancasila. (olo)
Aniaya Istri, Komang SKD Dipolisikan Negara (Bali Post) Komang SKD (35), buruh yang tinggal di Kaliakah Negara, kini terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ia dilaporkan istrinya, Kadek AST (25) ke Polsek Negara atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Akibat penganiayaan itu, korban babak belur karena di beberapa bagian tubuhnya mengalami luka. Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini pun masih didalami penyidik. Menurut informasi, aksi penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap istrinya ini diduga dilatarbelakangi pihak ketiga. Di mana, pelaku disebut-sebut mempunyai wanita idaman lain (WIL). Bahkan, pelaku ini sampai menyewakan WIL-nya rumah kos dan tinggal bersama. Hal itu didengar korban dan langsung melakukan pembuktian dengan mencari kos mereka. Rupanya, penelusuran korban membuahkan hasil dan kos mereka diketahui di Lingkungan Baler Bale Agung Negara. Pada, Kamis (2/6) siang, korban pun mendatangi kamar kos itu. Begitu di TKP, korban mengedor pintu kamar. Tak berselang, pelaku pun keluar kamar. Bukannya meminta maaf, tetapi pelaku malah berkata kasar kepada korban. “Ngapain kamu berani
datang nyari saya ke sini,” bentak pelaku. Kemudian korban menjawab “Mari pulang, ngapain di sini,” sahut istrinya. Mereka pun cekcok mulut dan hal itu rupanya membuat pelaku naik pitam. Emosi pelaku dilampiaskan dengan memukul bagian wajah korban dengan tangan kosong. Pukulan itu bersarang sebanyak 5 kali. Selain memukul, pelaku juga mencekik leher korban, menjambak rambut dan diseret sampai jatuh. Akibatnya, korban mengalami luka benjol di kepala, luka lecet pada dahi bagian atas. Selain itu, akibat pukulan itu korban juga mengalami memar pada pelipis kiri, lecet dan memar pada leher bagian kiri serta luka lecet pada bibir bagian kiri. Disebutkan, saat kejadian itu, disaksikan oleh Putu AD (31) dan Ketut MD. Sementara, tak terima diperlakukan seperti itu korban akhirnya melapor ke kantor polisi. Atas laporan itu, polisi langsung melakukan tindak lanjut dengan mengamankan pelaku. Kapolsek Kota Negara Kompol Made Prihenjagat seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi, Senin (6/6) kemarin membenarkan kejadian tersebut. Kini pelaku diamankan dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ditangani Polsek Negara. (kmb)
Gagal Panen
Dua Subak Dapat Klaim Asuransi
Negara (Bali Post) – Akibat kekeringan dan serangan hama, sejumlah subak mengalami gagal panen, seperti dua subak di wilayah Mendoyo dan Pekutatan. Sekitar satu hektar sawah di dua subak ini gagal panen. Untungnya, mereka mendapat Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP). Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan I Ketut Wiratma, melalui Kabid Sarana dan Prasarana I Nengah Ribawa, Senin (6/6) kemarin mengatakan klaim asuransi itu diberikan lantaran kedua subak itu mengikuti AUTP di awal tanam pada Desember tahun lalu. Dari data yang dihimpun, pada musim tanam tahun lalu ada 1982,71 hektar sawah yang mengikuti asuransi. Terdiri dari 36 subak yang tersebar di lima kecamatan di Jembrana. “Dari ribuan hektar yang ikut itu, ada dua lokasi yang mendapat klaim karena gagal panen,” tandas Ribawa. Di Subak Medewi seluas 65 are gagal panen karena terserang hama penyakit. Sedangkan di Subak Pecelengan Pedukuhan, Mendoyo seluas 45 are mengalami kekeringan. Keduanya mendapat klaim ganti rugi senilai Rp 6 juta per hektar. “Klaim ini diberikan bila 75 persen gagal panen karena rusak akibat banjir, kekeringan atau kena penyakit,” terangnya. Sedangkan padi rebah, menurutnya, tidak
termasuk. Sebab, masih bisa dijual kendati nilainya merosot. Dikatakan, tanaman bisa juga mendapatkan klaim ganti rugi ketika masih berumur sebulan. Namun, para petani harus mengikuti AUTP itu melalui subak setempat. Untuk masa tanam gadu ini, menurutnya belum banyak yang menanam padi karena khawatir akan terjadi kekeringan. Sebab, saat ini sumber air sudah mulai berkurang, sehingga memilih menanam kedelai. (kmb26)
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Pelaku ”Illegal Logging” Diamankan Polisi
Negara (Bali Post) Petugas kepolisian dari Polsek Melaya berhasil mengamankan pelaku illegal logging, Jumat (3/6) lalu. Dia adalah Komang Wijana (28), warga Banjar Melaya Tengah Kaja, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Pelaku terbukti melakukan penebangan kayu di hutan Ambyarsari, Desa Belimbingsari, Melaya. Pelaku dan barang buktinya pun diamankan di Polsek Melaya. Dari informasi yang dihimpun di kepolisian, Senin (6/6) kemarin menyebutkan penangkapan pelaku ini berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. Atas informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi. Sebelumnya, polisi masuk ke hutan dengan menyamar sebagai pemburu. Polisi pun bertemu tersangka di lokasi penebangan. Pelaku tidak menaruh curiga, bahkan mereka sempat ngobrolngobrol. Usai menebang kayu, pelaku pun mengangkut kayu tersebut dengan sepeda motor tanpa nomor pelat. Tak mau sasarannya kabur, polisi membuntuti pelaku hingga ke rumahnya. Tiba di sana, polisi pun langsung melakukan penyergapan dan pelaku dibekuk tanpa melakukan perlawanan. Pelaku yang sudah tak berkutik diminta untuk menujukan barang bukti lainnya. Di rumah pelaku petugas
menemukan 16 batang kayu jenis sonokeling dalam bentuk gelondongan. Ukurannya berbagai macam. Jika dihitung dalam kubikasi, maka ukurannya mencapai 0,210 M3. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Melaya. Dari pengakuannya, Pelaku mengambil kayu sonokeling di kawasan hutan Banjar Ambyarsari, Desa Belimbingsari, Melaya tersebut dengan maksud dipergunakan sendiri. Ia menjelaskan kayu itu dipecah atau dibelah menjadi kayu bakar untuk memasak gula merah. Sementara, Kapolsek Melaya AKP Ketut Darmita seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf e jo pasal 83 ayat 1 huruf b atau pasal 12 huruf m jo pas 87 ayat 1 huruf c UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. (kmb)
Bali Post/kmb
BARANG BUKTI - Pelaku illegal logging saat menunjukkan barang buktinya dan kini diamankan di Polsek Melaya.
PASAR MURAH – Pasar murah gula pasir di pasar Ijogading dilakukan untuk menstabilkan harga gula pasir yang mencapai Rp 17 ribu per kilogram di sejumlah pasar di Jembrana.
Gelar Operasi Pasar
Empat Jam, 2,9 Ton Gula Pasir Habis Terjual Negara (Bali Post) Antisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok, pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Senin (6/6) kemarin melakukan operasi pasar (OP). Dari OP yang digelar di halaman Pasar Ijogading selama empat jam, stok 2,9 ton gula pasir yang disediakan habis terjual. Pihak dinas yang menggandeng Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI Persero) menjual gula pasir seharga Rp 12.500/Kg ini. Jauh lebih murah dibanding harga jual gula pasir di pasaran yang mencapai Rp 17 ribu per kilogram. Plt. Kepala Dinas Perindagkop Pemkab Jembrana I Made Sudantra mengatakan pasar murah gula pasir sengaja digelar guna menstabilkan harga gula pasir
di Kabupaten Jembrana. Normalnya, pedagang menjual gula pasir di pasar Rp 14 ribu per kilogram. Menurutnya kenaikan ini dipicu permintaan yang cukup tinggi menjelang bulan puasa. “Banyak warga yang membutuhkan gula untuk masakan manis,” tukasnya. Dari pemantauan Disperindagkop, sembilan pasar yang ada, didapati tiga pasar yang harga gulanya mencapai Rp 17 ribu. Sementara di enam pasar lainnya, masih berkisar Rp 16 ribu. Permintaan gula pasir di masyarakat juga cenderung meningkat kendati harga melonjak. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pasar murah gula pasir ini hingga mendekati hari raya lebaran. Pasar murah ini, menu-
rutnya, dilakukan bergilir di antaranya di Pasar Umum Melaya, Rabu (8/6) dan Pasar Umum Tegal Cangkring, Jumat (10/6). Dengan digencarkannya pasar murah ini diharapkan harga gula kembali normal. Dalam setiap pasar murah, pihak dinas bersama PPI menyediakan gula 2 ton yang akan dijual lebih murah. Menurutnya, pembelian juga dibatasi dan menghindari pembelian banyak. Satu orang diperbolehkan membeli 4 kilogram. Di sisi lain, pihak PPI Denpasar menyebutkan permintaan gula pasir di Bali memang cukup tinggi yakni mencapai 4 ribu ton sebulan. PPI menyediakan gula pasir hingga 115 Ton dan akan ditambah lagi bila diperlukan 200 ton. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
KARANGASEM
Selasa Pon, 7 Juni 2016
13
Bali Post/kmb31
EVALUASI - Lihadnyana (kanan) saat tiba di Desa Bebandem ketika melakukan evaluasi persiapan lomba desa.
Ada Perangkat Desa Lima Bulan Belum Terima Gaji Amlapura (Bali Post) Pengelolaan keuangan di tingkat desa masih menemui banyak kendala. Beberapa desa yang belum paham bagaimana mengelola APBDes, menemui banyak masalah. Bahkan, ada salah satu desa di Bali yang perangkat desanya terpaksa belum menerima gaji selama lima bulan hingga bulan Mei lantaran lamban menyusun APBdes. Fakta itu disampaikan Kepala BPMPD Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana, saat datang ke Desa Bebandem untuk melakukan evaluasi lomba desa, Senin (6/6) kemarin. Namun, Lihadnyana menolak menyebut identitas desa itu maupun di kabupaten mana persisnya terjadi seperti itu. Dia hanya mengaku prihatin, ada perbekel dan seluruh perangkat desa tak menerima gaji hingga lima bulan lantaran tak berkompeten mengelola APBDes. “Oktober-Desember itu harusnya sudah dimohonkan kepada kabupaten untuk dilakukan verifikasi APBDes. Sehingga, maksimal 31 Desember APBDes sudah disahkan. Tapi, kenyataannya banyak desa di Bali tak bisa memenuhi tahapan tersebut,” katanya. Bila APBDes tidak bisa disahkan tepat waktu, maka tugas perbekel dan perangkat desa akan makin berat untuk merealisasikan program pembangunan. Oleh karena itu, perbekel harus berani dan mempelajari betul bagaimana penyusunan APBDes dan bagaimana merealisasikannya untuk pembangunan desa. Tahun ini, pihaknya menegaskan agar desa-desa di Bali lebih banyak belajar tentang pengelolaan APBDes. Sebab, jika desa tak mampu merealisasikan anggaran sesuai aturan main yang ada, sangat rentan terjerat kasus hukum. Ini bisa menimbulkan masalah lain di lapangan. “RPJM Desa juga harus selaras dengan RPJM kabupaten agar tidak terjadi tumpang tindih. KPK belum lama ini sudah mengingatkan kami soal itu,” tegasnya. Jika terjadi perbedaan, kata dia, maka tujuan pembangunan dari provinsi, kabupaten dan desa menjadi tidak selaras. Ini tentu akan berdampak terhadap tujuan sasaran program, yakni sebesarbesarnya untuk menyejahterakan masyarakat di tingkat pedesaan. (kmb31)
MERAPAT - Boat yang mengangkut turis saat merapat ke Pelabuhan Rakyat Padangbai dari Gili Trawangan, belum lama ini.
Dewan Minta Pelabuhan Rakyat Dikelola Pemerintah Amlapura (Bali Post) Pelabuhan rakyat memiliki potensi cukup besar. Ada ribuan wisatawan asing memanfaatkan pelabuhan rakyat untuk melakukan penyeberangan antarpulau. Namun, potensi tersebut belum tersentuh pemerintah daerah. Oleh karena itu, DPRD Karangasem kembali mewacanakan agar pelabuhan rakyat bisa dikelola pemerintah daerah. Wacana itu kembali mengemuka saat rapat kerja Badan Pembentukan Perda DPRD Karangasem dengan Dinas Pariwisata, Bagian Perlengkapan, Bagian Ekonomi dan Bagian Hukum di ruang rapat DPRD Karangasem, Senin (6/6) kemarin Pelabuhan rakyat di Karangasem selama ini terkesan tidak terurus dan tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Hasilnya, pemerintah daerah tak bisa memperoleh apa pun dari potensi besar ini. Salah satu pelabuhan rakyat cukup sibuk belakangan ini adalah Pelabuhan Rakyat Padangbai. Menurut Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Karangasem, Wayan Sumarta, pelabuhan rakyat di Karangasem harus dipungut retribusi. Selain di Padangbai, pelabuhan rakyat juga ada di wilayah Kecamatan Kubu dan Abang seperti Amed.
Sikapi Aset Bermasalah
Dewan Berencana Bentuk Pansus Amlapura (Bali Post) Persoalan aset kini menjadi salah satu fokus DPRD Karangasem. Setelah menjadi masalah yang terus “berulang tahun”, DPRD Karangasem berencana membentuk panitia khusus (pansus). Rencana akan dibentuk pansus diakui Kabag Perlengkapan Setda Karangasem I Nyoman Dani ketika dihubungi Bali Post seusai mengikuti rapat kerja dengan DPRD Karangasem, Senin (6/6) kemarin. Untuk diketahui, kata Dani, ada 660 bidang aset Pemkab Karangasem. Namun, baru 243 bidang yang bersertifikat. Selaian itu, ada juga 102 bidang yang sudah balik nama dari atas nama Provinsi Bali menjadi Pemkab Karangasem. Di antaranya yang sudah berhasil ditata adalah ruko di Jalan Gajah Mada dan bekas restoran serta penginapan di Putung, Selat seluas satu hektar. Saat ini, masih ada 78 lahan Sekolah Dasar (SD) yang masih bermasalah. Lahan-lahan sekolah tersebut rawan gugatan. Dengan dibentuknya pansus aset, justru dia merasa terbantu untuk menata aset pemkab saat ini. Sementara, untuk 78 lahan SD diakui sudah dipisahkan dari pemeriksaan BPK. Sehingga tahun ini, Pemkab Karangasem berhasil menda-
pat penilaian WTP dari BPK. Dani menegaskan, dari 78 lahan SD tersebut dikatakan masih milik perorangan dan ada juga yang milik desa adat. Belakangan ini, sudah ada yang berhasil diselesaikan yakni tiga tanah SD sudah mendapat ganti rugi dari tanah provinsi. Namun, lahan lainnya, Dani mengatakan ada juga tanahtanah tersebut sudah tercatat sebagai aset pemkab tapi faktanya di lapangan masih ada masalah. Tanah tersebut masih diklaim sebagai milik perorangan dan juga desa adat. Dani mengaku sudah melakukan pendekatan dengan desa adat. Salah satu solusinya dengan memberikan hak guna pakai selama sekolah masih berdiri di sana. Pihaknya berharap pansus ini nantinya bisa membantu Pemkab Karangasem menyelesaikan masalah aset ini agar tidak ada lagi masalah yang terus berulang tahun bagi pemerintah daerah. Namun, kapan rencana pansus ini dibentuk dan kapan mulai bekerja, dia mengaku kurang tahu. Akan tetapi, dirinya siap membantu dewan untuk memperjelas masalah aset ini. “Untuk mengusut sekaligus menata aset-aset tersebut, saya sepakat kalau dewan membentuk pansus,” katanya. (kmb31)
Sumarta meminta Pemkab Karangasem lebih agresif melihat potensi ini. Sebab, potensi ini makin lama makin besar, bersamaan dengan makin banyaknya wisatawan asing yang memanfaatkan pelabuhan rakyat untuk melakukan penyeberangan saat berlibur ke Gili Trawangan. “Ini jangan sampai lolos lagi. Harus kena retribusi,” tegas politisi PDI-P ini. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, Wayan Purna, mengakui potensi tersebut. Ia juga mengapresiasi gagasan ini dari dulu. Sebab, dari Pelabuhan
Padangbai saja, ada rata-rata 1.000 wisatawan asing yang keluar masuk melalui pelabuhan rakyat tersebut. Apalagi, saat puncak liburan Juni-Agustus, diperkirakan angka itu bisa meningkat berlipat-lipat. Namun, Purna mengaku itu bukan menjadi kewenangannya. Pengelolaan pelabuhan menjadi kewenangan Dinas Perhubungan dan Damkar Karangasem. Bila pelabuhan rakyat dikelola pemerintah daerah, selain bisa menerima retribusi, pengelolaan juga bakal dilakukan lebih profesional. Terlebih, kalau melibatkan
wisatawan asing, pengelolaan harus dilakukan profesional untuk memberikan kesan pelayanan prima kepada wisatawan, baik kualitas pelayanan maupun kontrol keamanan penyeberangan. Pelabuhan rakyat seperti di Padangbai harus ditambah dengan akses jalan yang memadai dan fasilitas umum lainnya. Pelabuhan rakyat ini bisa menjadi solusi baru untuk meningkatkan PAD Karangasem yang hanya mengandalkan galian C. Bila ini dimaksimalkan, retribusi pelabuhan rakyat bisa menjadi andalan, seperti di Pelabuhan Rakyat di Lombok Utara dan Situbondo. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran Karangasem, Wayan Sutapa, mengakui pelabuhan rakyat Padangbai memang kerap menimbulkan masalah ketika terjadi lonjakan kunjungan. Belum ada kejelasan siapa yang
sebenarnya bertanggung jawab terhadap proses penyeberangan di sana. Sutapa mengaku sudah dua kali bersurat ke pemerintah pusat untuk mengelola pelabuhan rakyat tersebut, sebagaimana hasil rapat dengan Muspida Karangasem saat itu. Namun, pemerintah pusat tidak merespons surat Dinas Perhubungan Karangasem sampai saat ini. Namun, kabar terakhir yang dia dengar, rencananya pelabuhan rakyat tersebut bakal dikelola pemerintah pusat karena menyangkut transportasi antarprovinsi dan antarpulau. Bahkan, kabarnya pemerintah pusat sudah menyusun Rencana Induk Penataan (RIP). Sudah sejauh mana rencana itu berjalan, Sutapa mengaku kurang mengetahuinya. Sebab, sejak surat Dinas Perhubungan tak direspons, belum ada tindak lanjut lagi untuk mengatasi persoalan Pelabuhan Rakyat Padangbai. (kmb31)
Lomba Desa Tingkat Provinsi, Bebandem Wakili Karangasem DIAKUI sebagai desa terbaik oleh Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Desa Bebandem Kecamatan Bebandem didaulat mewakili Karangasem pada lomba desa tingkat Provinsi Bali. Penilaian Desa Bebandem sebagai desa terbaik di Karangasem, diungkapkan Bupati Mas di hadapan rombongan tim evaluasi sekaligus penilai lomba desa di Balai Serbaguna Bebandem, Senin (6/6) kemarin. Bupati Mas didampingi Wabup Artha Dipa menyampaikan, lomba desa rutin digelar tiap tahun. Lomba itu diharapkan dapat dimaknai dengan baik sehingga dapat menunjukkan prestasi desanya dengan maksimal. Melalui lomba ini, dapat diketahui tingkat perkembangan desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing desa. Selain itu, banyak kesempatan belajar yang didapatkan desa guna memperbaiki kekurangan dalam melayani masyarakat. “Desa yang mewakili Karangasem dalam lomba tahun ini adalah desa yang kami anggap terbaik dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan. Ini merupakan hasil penilaian, evaluasi oleh tim evaluasi,”
jelas Bupati Mas. Bupati berharap, Desa Bebandem tampil menjadi juara dalam lomba tersebut dan menjadi desa percontohan, sehingga Karangasem mampu mewakili Bali dalam lomba desa tingkat nasional. Mas Sumatri juga meminta masyarakat desa mayadnya dalam bentuk men-dharmabhakti-kan dirinya untuk desa, sehingga tidak ada lagi kesan aktif hanya pada saat lomba. Setelah lomba, biasa saja. Sementara itu, Perbekel Desa Bebandem I Gede Parta Dana menjelaskan, dalam penguasaan produk pertanian di Desa Bebandem, telah dicoba membentuk kelompok home industry olahan buah salak yang diharapkan mampu mendorong ekonomi masyarakat. Kemudian dalam membangun inovasi di lingkungan hidup, desa telah melakukan upaya konservasi alam melalui penyelamatan sumber mata air dan mendorong kelompok tani menanam pohon hutan. Hal ini mengantarkan Desa Bebandem menyabet penghargaan nasional bidang Wana Lestari. Selain itu, upaya Desa Pakraman Liligundi dengan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMD) dengan merumuskan aturan desa. Di desa itu, masyarakat
dilarang membuang air besar sembarangan. “Di sektor pengembangan inovasi lainnya, Desa Pakraman Bebandem telah mampu menerapkan pararem untuk tak menyuguhkan rokok saat kegiatan upacara adat sebagai wujud mendukung upaya pemerintah tentang Perda Kawasan Tidak Merokok serta secara tidak langsung berdampak dalam mengurangi beban bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Parta Dana. Saat itu, Ketua Tim Penilai Lomba Desa yang juga menjabat Kepala BPMD Provinsi Ir. Ketut Lihadnyana memberikan apresiasinya, atas apa yang dilakukan warga Desa Bebandem. Lomba desa ini bertujuan memberi motivasi kepada perangkat desa untuk mem-
PENILAIAN - Bupati Mas Sumatri (dua dari kanan), Wabup Artha Dipa, Ketua DPRD Sumardi, dan Sekda Adnya Mulyadi dalam penilaian lomba desa. berikan pelayanan prima kepada masyarakat serta melakukan solusi yang inovatif terhadap masalah yang muncul di wilayah
desa. Menurutnya, kemajuan suatu desa akan sangat mendukung kemajuan pembangunan nasional dan kemajuan bangsa. (ad267)
TABANAN
14
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Tiga Keluarga Miskin
Hidup dari Upah Panjat Kelapa Tabanan (Bali Post) – Tiga bersaudara buruh panjat kelapa yang tinggal di Banjar Selemadeg Kaja, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, bisa dijadikan motivasi untuk berjuang memenuhi kerasnya kehidupan. Adalah I Nyoman Sukadana (36), I Ketut Sukajaya, dan I Putu Baru Nadiasa (25) bersama istri dan anaknya masing-masing yang tinggal di sebuah pondok sederhana beratapkan asbes. Atapnya sudah bolong-bolong dan hanya ditutupi spanduk bekas. Pondok yang dikelilingi kandang ayam ini tampak sunyi. Untuk menjangkau lokasi tersebut harus berjalan dua kilometer dari pusat desa menyusuri tegalan dan melewati sungai. Di lokasi kurang layak dan tidak sehat ini juga ada tiga anak yang masih duduk di SD. Ditemui Senin (6/6) kemarin, Nengah Sugiartini (35) istri Sukadana, dan Ni Luh Gede Erviana (18) istri Putu Nadiasa, mengisi waktu luangnya dengan membuat kulit canang untuk dijual, sembari mengawasi buah hatinya yang asyik bercengkerama dengan saudaranya. Sugiartini bersama dua ipar dan keluarganya tinggal di pondok itu sudah puluhan tahun. Sejak orangtua masih hidup mereka memang tidak memiliki tempat untuk tinggal. Air untuk mandi, masak, dan minum diambil dari sungai yang berada tidak jauh dari pondok. ‘’Kami nyakap lahan seluas empat hektar. Tanah ini pelaba pura. Kami membayar Rp 1,5 juta hektar per tahun pada pemilik lahan,” ujarnya. Pengalaman pahit yang pernah dialaminya adalah kepergian anak pertamanya di BRSU Tabanan pada 2008 silam. “Saya masih ingat waktu hendak melahirkan tidak dapat kamar dan harus menunggu di lorong, sampai akhirnya anak saya lahir dan meninggal,” kata Sugiartini. Kematian anaknya sempat membuatnya putus asa. Namun, kini keceriaan kembali karena Sugiartini dikarunia putri kembar yang mengenyam pendidikan di SD Selemadeg. Untuk pergi ke sekolah, kedua putrinya dan ponakannya harus menempuh jalan yang medannya sulit. “Lebih senang lewat jalan pintas, yaitu Jelijih Pondok kurang lebih satu kilo. Pukul 06.30 wita anak-anak sudah berangkat sekolah,” jelasnya. Hal senada dilontarkan Erviani. Sehariharinya ia hanya bisa membuat kulit canang dengan imbalan Rp 20 ribu, sedangkan suaminya yang bekerja sebagai buruh serabutan sehari bisa membawa uang Rp 100.000. Di sisi lain bantuan raskin tidak rutin diterimanya belakangan ini. (kmb28)
TUNJUKKAN - Kadisos Tabanan I Nyoman Gede Guawan menunjukkan mesin jahit dan obras kepada perwakilan penyandang cacat.
Bali Post/kmb24
Penyandang Disabilitas Dilatih Menjahit Tabanan (Bali Post) -
Kesan kurang baik selama ini masih melekat pada para penyandang disabilitas. Mereka kerap dianggap sebagai beban dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menghapus kesan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Tabanan berupaya membantu anak-anak disabilitas mengembangkan diri menjadi manusia mandiri. Bantuan tersebut berupa pelatihan keterampilan menjahit mulai 1 Juni sampai 23 September mendatang di Loka Bina Karya (LBK) Tuakilang.
Kepala Disos (Kadisos) Tabanan I Nyoman Gede Gunawan mengatakan pemberian pelatihan menjahit ini khusus untuk penyandang cacat (paca) tunarungu, tunadaksa, dan mental. Pelatihan
minimal diikuti 15 peserta dan tahun ini merupakan yang keempat. Program ini sudah berjalan sejak 2007, namun baru tahun 2010 bisa terlaksana. “Mengumpulkan untuk mau dilatih saja berat. Pa-
dahal selain diberikan pelatihan mereka juga kami bantu untuk penempatan kerja,” ujarnya di sela-sela pelatihan, Senin (6/6) kemarin. Dengan program ini pihaknya ingin agar paca berdikari. Mereka dilatih selama dua bulan oleh instruktur terlatih lanjut satu bulan magang. “Kami juga berikan mesin jahit dan obras,” katanya. Sampai saat ini jumlah paca yang terdaftar 2.565 orang. Dari jumlah tersebut 195 orang penyandang cacat berat. Khusus paca berat mendapatkan atensi
dari pemerintah pusat melalui Kemensos RI dalam bentuk bantuan uang tunai Rp 300 ribu per bulan. “Sudah 99 orang yang mendapatkan bantuan, sisanya 76 orang masih kami usulkan,” ucapnya. Menurut Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Provinsi Bali Ida Bagus Pancima, kabupaten yang rentan masalah sosial adalah Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Bangli. Ini dilihat dari jumlah penduduk dan taraf hidup masyarakatnya yang jauh di pegunungan dan daerah kering. “Program APBD difokuskan ke empat
Pemkab Pertegas Regulasi Penjual BBM Eceran Tabanan (Bali Post) – Berdasarkan peraturan pemerintah (PP) mengenai migas yaitu UU Nomor 21 Tahun 2001, penjualan BBM di luar SPBU adalah hal yang ilegal. Namun, kenyataanNya penjualan BBM seperti bensin eceran menjamur dan dibutuhkan masyarakat. Apalagi saat ini mulai muncul usaha eceran BBM bernama Pertamini. Hal ini terpapar dalam rapat kesiapan BBM dan elpiji, Senin (6/6) kemarin. Kepala Bagian SDA Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana menyatakan saat ini berdasarkan peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2015 memungkinkan adanya penyaluran BBM di luar SPBU berupa sub-SPBU dengan melengkapi berbagai syarat seperti jaraknya 10 km dari SPBU terdekat, lokasinya aman, mempunyai alat pengangkut BBM, dan memiliki badan usaha. Menurut Ekayana, penjualan BBM eceran dan Pertamini tidak sesuai dengan syarat sub-SPBU yang ditetapkan oleh pemerintah. ‘’Untuk itu, perlu ada regulasi yang tepat dalam mengatur penjualan BBM yang sesuai dengan peraturan,’’ katanya. Usaha Pertamini di Tabanan sedang dalam pendataan yang melibatkan pihak desa dan kecamatan. Setelah itu mereka dibina dan dikoordinasikan sampai ke tingkat
pusat tentang regulasinya serta mencari solusinya. ‘’Selama ini belum dilakukan penertiban untuk usaha BBM eceran,’’ ujarnya. Dalam rapat tersebut juga dibahas soal ketersedian elpiji 3 kilogram. Juni ini yang juga bulan puasa, Tabanan mendapatkan tambahan 5 persen dari jatah normal. Penambahan 5 persen ini sama dengan enam truk kepada tujuh agen elpiji 3 kilogram atau 23.520 tabung. Jatah normal Tabanan per
hari adalah 17.600 tabung. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan membuat regulasi mengenai harga HET di tingkat konsumen. Harga jual elpiji 3 kilogram di tingkat konsumen saat ini mencapai Rp 20.000. ‘’Ini akan dicoba diatur dan dibuat regulasinya sehingga tidak terlalu jauh bedanya dengan harga di agen,’’ tuturnya. Harga gas 3 kilogram di agen ditentukan HET-nya Rp 13.500. (kmb24)
Bali Post/kmb24
RAPAT - Rapat membahas persediaan BBM dan elpiji di Tabanan, Senin (6/6) kemarin.
kabupaten itu, karena masalah sosial ini semakin hari semakin meningkat,” ungkapnya. Salah seorang peserta Ni Kadek Ani Budiantari (19) asal Banjar Lebah, Desa Antap, Selemadeg, mengatakan pelatihan yang diikutinya bisa menambah wawasannya tentang menjahit. Gadis cantik yang menyandang cacat sejak lahir ini mengaku telah memiliki keahlian menjahit saat di Mahatmiya. “Sekarang ikut ibu jadi penjahit tapi baru bisa yang sederhana,” jelasnya. (kmb28)
Ternak Ayam Buras Dilombakan
Tabanan (Bali Post) Salah satu sektor ekonomi yang berbasis sumber daya lokal dan dikuasai oleh sebagian rakyat adalah sistem dan usaha agribisnis berbasis peternakan. Sehubungan dengan itu, Pemkab Tabanan menggelar Lomba Agribisnis Ternak Ayam Buras tingkat provinsi di Balai Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Senin (6/6) kemarin. Kabupaten Tabanan menjagokan Kelompok Tani Ternak (KTT) Tunas Baru sebagai wakil untuk mengikuti lomba yang dinilai tim penilai dari Pemprov Bali. Ketua KTT Tunas Baru, I Nyoman Wardana, memaparkan KTT yang dikukuhkan pada 10 Februari 2010 ini beranggotakan 20 orang dengan komoditas unggulan ternak ayam buras. Kelompok ini bekerja sama dengan LPD Desa Adat Babahan sebagai mitra permodalan dan pengepul ayam buras untuk upakara. Tujuan KTT Tunas Baru adalah meningkatkan kepemilikan populasi ternak per anggota kelompok, meningkatkan produktivitas ternak, meningkatkan pendapatan para anggota kelompok, menyerap tenaga kerja di wilayah kelompok, serta membantu dalam upaya pelestarian lingkungan dengan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber gizi dan pendapatan. Untuk aspek usaha agribisnis hulu telah dilaksanakan usaha pembibitan dan vaksinasi. ‘’Saat ini KTT telah mampu membuat bibit sendiri dengan sistem indukan,’’ ujar Wardana. Kandang didirikan di lahan seluas satu setengah are yang merupakan kandang bersama para anggota kelompok. Ketua Tim Penilai Agus Suryawan mengatakan aspek yang dinilai dalam lomba meliputi agribisnis hulu, usaha budi daya, usaha agribisnis hilir, dan kelembagaan. (kmb24)
Warung Global
Peringatan agar Manusia Tak Rakus Kelola Alam
Bali Post/bit
KULIT CANANG – Nengah Sugiartini dan Ni Luh Gede Erviana membuat kulit canang sembari menunggu suaminya bekerja.
Suara Tabanan Bubarkan Ormas Anarkis Percuma kita teriak-teriak agar ormas anarkis dibubarkan karena penegak hukum tidak mempunyai komitmen yang kuat untuk mengatasinya. Polisi yang paling berhak, bertanggung jawab, dan melakukan penegakan hukum. Suardana, Tabanan
Tingkatkan Harga Gabah
Saya sedih melihat petani karena saat panen harga gabah justru anjlok. Pemerintah melalui Bulog atau Dinas Pertanian harus meningkatkan harga standar gabah. KUD tidak bisa diharapkan karena sebagian di-blacklist akibat manajemennya amburadul dan korupsi. Budiada, Tabanan
Percepat Pensiun PNS
Terkait rencana pemerintah memangkas PNS, sebaiknya pensiun yang dipercepat. Sertifikasi guru agar ditiadakan dan dananya dipergunakan untuk membantu guru pengabdian. Suardana, Tabanan
AIR laut sampai naik ke daratan merupakan akibat dari kerakusan manusia mengeksploitasi alam Bali. Manusia ingin menguasai alam semesta ini. Demikian pendapat Fera di Tabanan dan Wayan Agus di Nusa Dua mengomentari topik ‘’Pantai Kuta Darurat Hingga 10 Juni’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Senin (6/6) kemarin. Dampaknya, menurut keduanya, alam jadi rusak. Ini mestinya tidak terjadi kalau manusia tidak rakus.
Air laut sampai naik ke daratan sebagai sebuah peringatan kepada manusia agar menjaga alam Bali.
Kalau tidak, akan terjadi malapetaka. Wayan Gubar di Klungkung sependapat bahwa air laut naik ke daratan adalah peringatan alam kepada manusia. Teken di Sesetan menyatakan merupakan firasat buruk jika ekspolitasi alam Bali dilakukan berdasarkan kerakusan semata. Termasuk Teluk Benoa, belum direklamasi saja sudah begini apalagi nanti. Sementara Arya di Denpasar minta masyarakat tidak melulu mengaitkan berbagai fenomena alam dengan hal-hal yang tidak bisa
dilihat secara nyata oleh mata manusia (niskala). Apalagi sudah dijelaskan oleh pihak yang berkompeten bahwa air laut naik karena faktor cuaca yang terjadi secara periodik. Tidak usah terlalu dicemaskan, tetapi masyarakat mesti selalu waspada. Ketut Dawi di Abiansemal menyampaikan hal yang
sama. Tidak perlu ditanggapi berlebihan. Taati saja larangan itu sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya jangan beraktivitas sampai ke tengah laut yang bisa mengancam nyawa. Made Jujur di Tabanan menambahkan, belakangan ini cuaca dan kondisi alam sulit diprediksi. (sikha)
3 15
Selasa Pon, 7 Juni 2016 Data Pertandingan Hasil Copa America Grup C Meksiko Jamaika 1. Meksiko 2. Venezuela 3. Jamaika 4. Uruguay
vs Uruguay 3-1 vs Venezuela 0-1 1 1 1 1
1 1 0 0
0 0 0 0
0 0 1 1
3-1 1-0 0-1 1-3
3 3 0 0
Jadwal Grup D Selasa (7/6) pagi Panama vs Bolivia Argentina vs Chile Grup A Rabu (8/6) pagi AS vs Kosta Rika Kolombia vs Paraguay Pertandingan Internasional Hasil Rep. Ceko Swedia Belgia Serbia Slovenia
vs Korea Selatan vs Wales vs Norwegia vs Rusia vs Turki
1-2 3-0 3-2 1-1 0-1
Jadwal Selasa (7/6) Denmark Australia Jepang Tiongkok Kanada
vs Bulgaria vs Yunani vs Nosnia -Herze. vs Kazakhstan vs Uzbekistan
Rabu (8/6) dini hari Spanyol vs Georgia
Bali Post/rtr
BERTOLAK - Pemain timnas Inggris berpose di Bandara Luton sebelum bertolak ke Paris, Senin (6/6) kemarin.
La Celeste Sial Dua Kali Arizona -
Uruguay tidak hanya menelan kekalahan 1-3 atas Meksiko pada pertandingan Grup C Copa America Centenario di Arizona, Senin (6/6) kemarin. Namun tim asuhan Oscar Tabarez itu juga bernasib sial setelah lagu kebangsaannya salah dinyanyikan. Edinson Cavani dkk. berbaris dan bersiap menyanyikan lagu ‘’Orientales, la Patria o la Tumba’’ jelang pertandingan. Ironinya panitia tidak memutar lagu tersebut. Sebaliknya justru lagu kebangsaan Chile yang diputar di Stadion University of Phoenix, Glendale itu. Akibatnya, pemain-pemain Uruguay pun kecewa. Panitia merilis ucapan permintaan maaf atas insiden itu. ‘’Kami meminta maaf kepada Federasi Sepak Bola Uruguay, timnas Uruguay dan warga Uruguay serta fans atas kesalahan ini. Kami akan berjkerja sama dengan semua pihak agar kejadian serupa tidak
terulang kembali,’’ isi pernyataan panitia itu. Melengkapi kesialan itu, La Celeste menyerah menghadapi permainan apik El Tri. Pertandingan ini diwarnai dengan dua kartu merah yang membuat kedua tim mengakhiri pertandingan masingmasing dengan 10 pemain. Uruguay kebobolan lebih dahulu lewat gol bunuh diri Alvaro Pereira menit ke-4. Namun bek Diego Godin mampu menyamakan skor lewat sundulan kepala. Meksiko membuat kejutan saat Rafa Marquez dan Hctor Herrera mencetak gol di pengujung akhir pertandingan. Bek senior Marquez melepaskan tembakan
keras dari dalam kotak penalti pada menit ke-85 yang membawa timnya balik memimpin 2-1. Dan Herrera menuntaskan serangan dengan sebuah sundulan di injury time yang memberi kemenangan bersejarah Meksiko atas tim tangguh dari Amerika Selatan itu. Uruguay bermain dengan 10 pemain jelang babak pertama usai setelah Matias Vecino menerima kartu kuning kedua. Namun pemain Uruguay kemudian bersorak setelah pemain Meksiko Andres Guardado diganjar kartu merah pada menit ke-73. Hasil tembakan bebas itu, diselesaikan Godin dengan sebuah sundulan akurat. (kmb39/ap)
Stockholm Meski diperkuat Gareth Bale, Wales harus mengakui kehebatan Swedia pada pertandingan persahabatan di Friends Arena, Stockholm, Senin (6/6) kemarin. Wales menyerah 0-3 oleh gol Emil Forsberg, Mikael Lustig dan John Guidetti. Swedia dipimpin bintang utamanya Zlatan Imbrahimovic yang bertindak sebagai kapten. Pelatih Swedia Erik Hamren menurunkan skuad terbaiknya, sedangkan Chris Coleman menyimpan Bale hingga babak pertama berakhir dan gelandang Real Madrid baru diturunkan di babak kedua. Ibrahimovic kali ini lebih banyak memberikan assist pada rekan-relannya dibandingkan mencetak gol. Bahkan peran barunya ini memberikan banyak masalah pada pertahanan Wales. Lima menit sebelum babak pertama berakhir, Ibrahmovic menyodorkan umpan pada pemain sayap Forsberg setelah melakukan serangan dari sisi kiri. Forsberg dengan mudah menjebol gawang Wayne Hennessy lewat tembakan
menyusur tanah. Striker Marcus Berg nyaris menggandakan keunggulan tim tuan rumah usai jeda namun tembakannya berhasil ditepis kiper Danny Ward. Gawang Wales kembali jebol menit ke-57 setelah serangan bertubi-tubi dari Lustig dan Erik Johansson sebelum dituntaskan oleh Lustig. Wales yang minus gelandang Aaron Ramsey, nyaris tak pernah menyulitkan kiper Swedia Andreas Isaksson. Coleman kemudian memasukkan Bale sedikit menghidupkan serangan. Tetapi gawang Danny Ward yang menggantikan Hennesey, tak bisa dipertahankan setelah ditembus bola sepakan Guidetti menit ke-87. Di Piala Eropa nanti Wales tergabung di Grup B bersama Inggris, Slovakia dan Rusia. Swedia di Grup E bersama Irlandia, Italia dan Belgia. Pada pertandingan lain Serbia menahan imbang Rusia dengan skor 1-1 di Monaco. Artem Dzyuba mencetak gol pada menit ke-85 di Stade Louis
II di Monaco, namun Alexandre Mitrovic mampu menyamakan tiga menit kemudian. Pelatih kepala Rusia Leonid Slutskiy tetap memberi kepercayaan kepada trio penyerang yakni Dzuyba, Fedor Smolov, dan Alexander Kokorin, yang semuanya tampil sebagai pemain inti saat mereka kalah 1-2 dari Republik Ceko pekan silam. Igor Akinfeev kembali mengawal gawang, sedangkan pemain 20 tahun Alexander Golovin juga diberi kesempatan untuk bermain di lapangan tengah. Di Istanbul gol dari penyerang Burak Yilmaz membawa Turki menang 1-0 atas Slovenia. Burak mencetak gol melalui tandukan keras pada menit kelima setelah menerima bola tendangan bebas dari Hakan Calhanoglu. Turki, yang kalah 1-2 dari Inggris di laga sebelumnya di Wembley, akan menghadapi juara bertahan Spanyol, Kroasia, dan Republik Ceko di Grup D pada Piala Eropa nanti. Slovenia gagal lolos ke putaran final setelah kalah dari Ukraina pada pertandingan playoff. (kmb39/afp/ant)
Wales Harus Akui Keunggulan Swedia Hadapi Paraguay,
Inggris Hindari Kekalahan atas Rusia
London Inggris perlu mengamankan setidaknya hasil imbang pada pertandingan pembuka Grup B Piala Eropa 2016 melawan Rusia, Minggu (12/6) dini hari. Menghindari kekalahan pada laga pertama menjadi target utama the Three Lions untuk mengamankan posisi di klasemen grup. Inggris menghadapi Rusia pada pertandingan pertama mereka di Grup B di Marseille. Gelandang Inggris James Milner mendesak rekan-rekan setimnya untuk fokus pada pertandingan itu agar dapat setidaknya mendulang satu angka. “Apa yang saya pelajari lebih dari apa pun adalah: jangan kalah pada pertandingan pertama. Apa pun yang terjadi,” kata gelandang Liverpool itu kepada media Inggris, Senin (6/6) kemarin. Inggris mendapat kritik untuk cara mereka bermain saat menang 1-0 atas Portugal pada pertandingan pemanasan terakhirnya pada pekan lalu. Sebelumnya Inggris menang 2-1 atas Turki dan Australia. Wales dan Slovakia adalah lawan-lawan lain Inggris di Grup B. Pasukan Roy Hodgson, Senin kemarin meninggalkan Inggris melalui Bandara Luton menuju Prancis. Selanjutnya Wayne Rooney dkk. menuju Chantilly, yang terletak sebelah utara ibu kota Prancis. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/ap
GOL - Pemain Meksiko Hector Herrera (no.16) merayakan gol kemenangan timnya atas Uruguay pada pertandingan Copa America di Arizona, Senin (6/6) kemarin.
KAWAL - Pemain timnas Swedia Sebastian Larsson (kiri) mengawal Gareth Bale dari Wales pada laga persahabatan di Friends Arena, Stockholm.
Kolombia Tanpa James Washington Kapten Kolombia James Rodriguez akan absen saat menghadapi Paraguay dalam pertandingan grup A turnamen Copa America, Rabu (8/6) besok menyusui cedera bahu yang dialaminya. Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF), Senin (6/6) kemarin mengatakan, James terjatuh dan mengalami dislokasi bahu saat Kolombia menang 2-0 atas tuan rumah Amerika Serikat pada pertandingan pembuka turnamen ini akhir pekan lalu. Akibat insiden di Santa Clara itu, James dianjurkan dokter untuk absen pada pertandingan di Rose Bowl di Pasadena nanti. Gelandang Real Madrid itu baru bisa kembali dimainkan saat melawan Kosta Rika di Houston pada laga pamungkas akhir pekan ini. Edwin Cardona, yang menjadi pemain starter saat melawan AS bersama James, merupakan pemain pengganti yang akan berperan sebagai pengatur permainan. “Jika saya bisa memilih untuk bermain di posisinya, saya akan melakukannya untuk kepentingan tim saya,” kata Cardona kepada wartawan di Los Angeles. “Tentu saja, kami memiliki karakteristik yang
Bali Post/rtr
Gelandang Kolombia James Rodriguez.
berbeda, bersama James kami memiliki lebih banyak penguasaan bola.” James yang mengalami cedera pada pertengahan babak kedua, mengonversi penalti di menit 42 sekaligus menjadi gol kedua Kolombia. Sebelumnya AS dikejutkan oleh gol Cristian Zapata. Kolombia memimpin Grup A dengan tiga poin, berselisih dua poin dari Paraguay dan Kosta Rika yang bermain imbang 0-0 pada laga pertama Grup A. AS, yang Rabu besok akan menghadapi Kosta Rika di Chicago, berada di posisi keempat dengan belum menghasilkan poin. (afp/ant)
OLAHRAGA
16
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Porsenijar Bali 2016
Tim Voli Pantai Badung Kawinkan Gelar Denpasar (Bali Post) Tim voli pantai Badung sukses memborong dua emas putra dan putri pada Porsenijar Bali 2016 di Pantai Sanur. Medali emas cabor voli pantai itu dipersembahkan oleh pasangan Kadek Adi Sastrawan/Ketut Ardana dan Ni Luh Putu Padmawati/Kadek Yuli Laksmi W. Untuk perak tim putra direbut Made Darma Yoga/ Wayan Yuda Anggara (Gianyar), dan perunggu Putu Yoga Vradewha/Made Jaka Yunantha (Denpasar). Peraih perak tim putri Ni Putu Sumira Prila Dewi/Kadek Mila Pratiwi (Denpasar), dan perunggu diraih Kadek Alit Sri Wahyuni/ Gusti Ayu Tri Armila suci (Jembrana). Untuk cabor renang yang digelar di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, tim Badung juga keluar sebagai juara umum dengan menyabet 37 emas, 23 perak, dan 4 perunggu, disusul Denpasar 26 emas, 28 perak, dan 7 perunggu serta Klungkung 4 emas 3 perak, dan 21 perunggu. Perenang Badung yang mendulang emas antara lain Gede Bangkit Restu Wijaya dan Kadek Narindra Asri Putri Daniswara (100 meter punggung SD), Gede Wahyu Widyantara dan Putu Elita Ratna Sari (100 meter punggung SMA), Putu Wirawan (100 meter punggung SMP). Satria Andrew Tan (100 meter kupu SD), Putu Andy Sukma Negara (100 meter kupu SMA), Muhammad Fauzan thaya Martzah (100 meter kupu SMP). Perenang Denpasar yang menyabet emas seperti Desak Made Sri Widyadari (100 meter kupu MP), Dewa Gede Anom Artha Tanaya (200 gaya ganti perorangan SMA), Caeleb Fabrizio Sudarsono (200 meter gaya ganti perorangan SMP). Sedangkan perenang Klungkung yang merebut emas adalah Luh Putu Satya Putri Mariantini Bandem (200 meter gaya ganti peorangan dan 200 meter punggung SMP), Made Aditya Timor Prabawa (50 meter kupu-kupu dan 100 meter bebas SD). (022)
Bali Post/net
ANDALAN - Ganda putri andalan Indonesia Nitya Krishinda Maheswari (depan) dan Greysia Polii yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen bulutangkis Australia Terbuka.
Kejuaraan Dayung Asia
Indonesia Tempati Peringkat Ketiga Jakarta (Bali Post) Tim dayung Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 merebut dua medali emas, satu perak dan satu perunggu pada Kejuaraan Dayung Asia di Azadi Lake, Teheran, Iran dan menempati posisi tiga besar. Manajer Tim Rowing Indonesia Edy Suyono dalam keterangan tertulis, Senin (6/6) kemarin, mengatakan pencapaian Kakan Kusmana dan kawan-kawan pada kejuaraan Asia dinilai sebuah perkembangan yang pantas dibanggakan. ‘’Ini adalah langkah positif bagi tim dayung Indonesia. Apalagi Indonesia pada Asian Games 2018 akan menjadi tuan rumah. Harus terus ditingkatkan,’’ katanya. Menurutnya, medali emas untuk kontingen Indonesia dipersembahkan oleh Kakan Kusmana yang turun di nomor LM1X jarak 1.000 meter dengan catatan waktu tiga menit 28,599 detik. Posisi kedua direbut atlet dari Korea Utara Ch Pak dan posisi ketiga direbut atlet tuan rumah H. Khedri. Satu keping medali emas bagi Indonesia lainnya dipersembahkan oleh pasangan Arief dan M. Yakin yang turun di nomor LM2X jarak 1.000 meter dengan catatan waktu tiga menit 13,097 detik. Untuk posisi kedua direbut pasangan Iran 1 dan posisi tiga Iran 2. Untuk medali perak kontingen Indonesia dipersembahkan oleh pedayung putri Corputty yang turun di nomor LW1X jarak 1.000 meter. Andalan Indonesia ini hanya mampu membukukan catatan waktu tiga menit 57,371 detik. Posisi pertama direbut atlet Iran N. Malaei dengan waktu tiga menit 47,371 detik. Sementara medali perunggu bagi Indonesia dipersembahkan pasangan Wahyuni dan Yuniarti yang turun di nomor LW2X. Pada nomor ini, medali emas direbut tim Kazakhstan dan perak direbut oleh tim asal tuan rumah Iran. Pada Kejuaraan Rowing Asia di Teheran, Iran, yang berakhir Minggu (5/6), Kazakhstan dinobatkan sebagai juara umum dengan lima emas, empat perak dan dua perunggu. Di posisi dua Iran dengan empat emas, empat perak dan dua perunggu. Disusul Indonesia dengan dua emas, satu perak dan satu perunggu. Pada kejuaraan yang cukup bergengsi di Asia ini, kontingen Indonesia beranggotakan enam atlet putra dan enam atlet putri. Cabang olahraga ini merupakan salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali. Bahkan dua atlet terbaik Indonesia juga lolos ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. (ant)
Greysia/Nitya Tak Diberi Target di Australia Terbuka
Jakarta (Bali Post) -
Pasangan ganda putri terbaik Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akan kembali beraksi di lapangan. Menghadapi Australian Terbuka Super Series 2016, Greysia/Nitya tak diberi target khusus. Keduanya hanya diminta untuk bisa mendapatkan feel pertandingan sebelum ke Olimpiade Rio 2016 mendatang. “Persiapan minggu ini, Greysia/Nitya lebih kepada memantapkan segi nonteknisnya. Setelah istirahat cukup lama dari Badminton Asia Championships kemarin, momentum pertandingan keduanya sempat agak hilang,” jelas Eng Hian, pelatih
BIRO JASA
tidak berbicara tentang hasil di sini,” lanjut Eng Hian seperti dikutip Humas PBSI. Di Badminton Asia Championships 2016 lalu, Greysia/Nitya terhenti di babak semifinal. Setelah itu, Nitya mengalami cedera, hingga akhirnya Greysia berangkat
turun dengan rekannya di ganda putri, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari. Di babak pertama, Della/ Rosyita akan berhadapan dengan Bao Yixin/Chen Qingchen, Tiongkok. “Untuk Della/Rosyita saya harap bisa memberikan kestabilan di lapangan. Karena setelah Olimpiade kan nanti ada regenerasi, jangan sampai setelah ini kosong begitu saja. Mereka berdua dipersiapkan untuk itu,” kata Eng Hian. (ant)
Sukadana dan Adnyana Berpeluang Latih BU U-17 Denpasar (Bali Post) I Wayan Sukadana dan I Komang Adnyana berpeluang menjadi pelatih Bali United U-17. Mantan pemain Gelora Dewata dan Bali Devata itu difavoritkan menukangi tim muda itu setelah pelatih Bali United Indra Sjafri menegas-
kan jika pihaknya sedang mengincar pelatih lokal untuk melatih asuhannya U-17. Komang Adnyana sendiri juga telah berpengalaman melatih klub PORS Sanur, Denpasar. “Untuk nama lihat saja nanti, sesuai perkembangan yang
ada. Untuk sekarang masih belum. Karena kami masih fokus terhadap penjaringan pemain,” ungkap Indra Sjafri, Senin (6/6) kemarin. Menanggapi nama-nama pelatih lokal Bali seperti I Wayan Sukadana dan I Komang Adnyana yang ikut di tim penilai dalam pros-
es seleksi di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, kedua sosok itu memang dilibatkan dan masih dipertimbangkan. “Pastinya belum, tetapi nama tadi sudah menjadi pertimbangan kami, dan waktu ini dia sifatnya masih membantu,” tegasnya.
Sementara Asisten pelatih Bali United Eko Purdjianto enggan berkomentar banyak terkait siapa pelatih yang bakal menjadi memimpin Bali United U-17. “Untuk masalah itu coba tanyakan langsung ke coach Indra Sjafri saja,” kata Eko Purdjianto. (kmb41)
Bali Intip Kekuatan Tim Basket Tim Pertamina 1 Pimpin Seri PON Jatim dan Jateng Ketiga Liga Bridge Nasional
RUPA-RUPA
BIRO JASA
ganda putri, di Jakarta, Senin (6/6) kemarin. “Ada keragu-raguan juga karena cedera Nitya kemarin. Kita coba maksimalkan di turnamen terakhir ini sebelum ke Olimpiade. Mudah-mudahan feel mereka di lapangan bisa muncul. Saya
sendiri memperkuat Tim Uber, Mei lalu di Kunshan, Tiongkok. Minggu lalu, di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, penampilan Greysia/Nitya berada di luar harapan. Sebagai salah satu andalan Indonesia, mereka hanya mampu bertahan hingga babak dua. Greysia/Nitya dikalahkan pasangan Malaysia, Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon, 17-21 dan 19-21. Di Australian Terbuka 2016 ini, Greysia/Nitya akan
Denpasar (Bali Post) Diam-diam Manajer Tim basket PON Bali Deddy Setiawan dan pelatih Risdianto mengintip kekuatan tim PON Jatim dan Jateng. Kedua tim itu bertemu di final dan tuan rumah Jatim unggul tipis atas Jateng pada Turnamen Piala Wali Kota Surabaya di GOR Pacific Surabaya, Minggu (5/6) lalu. Risdianto mengakui selama babak penyisihan yang menggunakan sistem setengah kompetisi dan seluruh kontestan saling bertemu, tim PON Jateng dan Jatim belum terkalahkan. Akhirnya, Jatim unggul tipis selisih dua poin atas Jateng pada babak final.
Tim PON Jatim diperkuat dua pebasket Surabaya Fever, yang juara Woman Indonesia Basketball League (WIBL) 2016, termasuk seorang pebasket Tomang Sakti Merpati Paulin Clara. Risdianto menjelaskan, peta kekuatan basket di ajang PON hanya berkutat Jatim, Jateng, DKI, Jabar, dan Bali. ‘’Saya yakin finalis tim basket putri, tak mungkin bergeser dari keempat daerah tersebut,’’ kata pria yang akrab disapa Cak Ris ini, Senin (6/6) kemarin. Menurutnya, materi latihan tim PON Bali masih berkutat fisik, taktik dan strategi, pada Juni ini. Se-
lanjutnya, memasuki Juli hingga Agustus harus diperbanyak try-out dan try-in. Sementara itu, Ketua Pengprov Perbasi Bali Gusti Ngurah Oka Darmawan menyatakan, kelima pebasket PON yang sebelumnya terjun di ajang WIBL memperkuat Tomang Sakti Merpsti yakni Rima, Yasmin, Regita, Citta, dan Fitri, kini sudah kembali bergabung. ‘’Kami harapkan hasil pemantauan pelatih dan manajer PON, bisa membaca kelebihan dan kekurangan tim lawan, sehingga tim PON Bali lebih siap meladeni tim-tim Jawa,’’ terang Oka Darmawan. (022)
Bali Post/ant
PINDAH - Sejumlah atlet Provinsi Maluku yang disiapkan menuju PON XIX/2016 meneriakan yel-yel saat pelepasan guna mengikuti Pelatda Tahap Persiapan Khusus di Ambon, Maluku, Senin (6/6) kemarin. Pelatda Tahap Persiapan Khusus atlet Pelatda PON Provinsi Maluku dipindahkan ke Jakarta guna memudahkan akses latih tanding. Maluku akan mengikutsertakan 61 atlet dan 26 pelatih yang tersebar di 14 cabang olahraga pada PON XIX/2016-Jawa Barat.
Jakarta (Bali Post) Tim Pertamina 1 menjuarai seri ketiga Liga Bridge Nasional yang bertajuk EIBC-PLN 2016. Pada kejuaraan yang baru pertama kali digelar ini dilaksanakan dalam lima seri selama lima bulan. ‘‘Adapun nomor yang dipertandingkan adalah umum/open, putri dan junior,’’ kata Ketua Umum EIBC Danni Irawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/6) kemarin. “Bridge sudah terbukti menghasilkan prestasi di tingkat internasional. Dan EIBC-PLN ini kami harapkan bisa mengisi kekosongan turnamen pada awal tahun sekaligus sebagai ajang berlatih atlet nasional sebelum terjun ke kejuaraan internasional,” kata Ketua Umum EIBC Danni Irawan. Pria yang juga Kepala Divisi Umum dan Manajemen PLN ini menambahkan, selain untuk ajang berlatih atlet nasional, Liga Bridge ini merupakan salah satu komitmen dari PLN untuk terus memajukan cabang olahraga di Indonesia. Apalagi, prestasi internasionalnya pantas dibanggakan. EIBC-PLN 2016 diikuti 21 klub dari daerah di Indonesia. Pada kejuaraan ini menggunakan format double round robbin. Setelah itu dilanjutkan babak perempatfinal, semifinal dan final ada atlet terbaik pada kejuaraan ini juga berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan. Selain menggelar EIBC, salah satu perusahaan milik negera ini juga membina
atlet bridge mulai dari junior. Bahkan, beberapa atlet binaannya sudah bersaing ditingkat internasional seperti Nesya Askanov, Vila Rosa, Yessi Grasella dan Nur Ainia. “Kami menggunakan sistem jemput bola dengan memantau langsung seperti saat kejurnas. Kami pilih para pemenangnya dan mereka kami bantu biaya kuliah. Seperti Vila dan Yessi. Ini salah satu wujud pembinaan dari PLN,” kata Danni menegaskan. Sementara itu, pada Liga EIBC-PLN 2016 seri tiga yang berlangsung di Kantor PLN Pusat, Jakarta yang berakhir Minggu (5/6), tim Pertamina 1 keluar sebagai pemenangan di nomor open. Dalam pertandingan sebanyak sembilan sesi ini, tim asal ibukota ini meraih 145.17 VP. Raihan Pertamina 1 ini cukup jauh dibandingkan dengan tim peringkat kedua yaitu Djarum Black dengan 135.36 VP dan posisi tiga tim Pertamina 2 dengan meraih 130.39 VP. Sementara tim tuan rumah EIBC menjadi yang terbaik di nomor junior dengan 90.52 VP. Tim Pertamina hingga saat ini terlihat dominan. Sebelum menjuarai seri tiga, tim Pertamina 1 menjuarai seri pertama dengan mengemas 142.01 VP. Sedangkan untuk seri kedua giliran tim Pertamina 2 menjadi yang terbaik dengan 146.51 VP. Untuk seri berikutnya akan digelar 16-17 Juli dan yang terakhir pada 26-28 Agustus. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 7 Juni 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Rest Kerobokan Cari Bartender Call:0817555980
A.BP.153.06.16.0000507
!!3-6Jt=Gj+Kmsi+Mkn Terapis Spa Wnta, 51A3EEA1
A.BP.153.06.16.0000503
Receptionist Wanita Dcr Utk Ditempat Fitness di By Pass Hub:289700/085738311731
A.BP.153.06.16.0000508
Perusahaan distribusi Ban,oli,aki membutuhkan Salesman kirim CV ke Toko Hero Jl.Cokroaminoto No.1 Denpasar T.427355
B.BP.004.06.16.0000025
Dcr Sopir, Tng Packing/ Srabutn Wanita (Disiapkan Mess) Hub:CV Sri Djaya Bali Jl.Tkd Balian No.146 Renon T.221666
A.BP.153.06.16.0000504
Dcr Admin Toko,Bs Inggris info@maitaru.com/427575
B.BP.141.06.16.0000235
Bth Sgr Staff u/Kopi Kiosk Sanur Bhs.Ing Hub.0361-270046
A.BP.153.06.16.0000510
Dcr Sgr Kabag Kredit&AO Hub.087860172777,08179730395 A.BP.001.06.16.0000102
Accounting needed,send cv to info@frankensteinslaboratory. net
B.BP.004.06.16.0000238
***Gaji 2,5Jt 085338424651*** *Cr Karywan Toko, Design Grafis
A.BP.001.06.16.0000435
Bth Krywti Artshop utk di Legian minSMA Max35Th,0361764722
A.BP.001.06.16.0000313
Dcr Cust.Service&Acct, Koprasi Min.D3 Pnmpln Menarik,T:468229 B.BP.164.06.16.0000248
Dcr Sopir,Sales,karyawan/Karyawati&Admin Hub.081999251555
A.BP.001.06.16.0000466
PT Fuji Home Japan Dcr Marketing Property,Pnglmn Min.2Th, Disiplin,Brpnmpln Mnarik,Jujur Team Work(Gaji+Bonus)T.4723564 Email:info@fujihomejapan.com
A.BP.001.06.16.0000409
!!!Job Jepang Khusus Ex.Magang Proses 2 minggu Tnp Uang Muka H:085847815295 Pkl:3pm-9pm
B.BP.166.06.16.0000260
!!Dcr Sgr Pembantu Villa Seminyak Pglmn 081999972865
B.BP.166.06.16.0000263
AnemoneDpsBthBykGuru/Admin H.085338740090/SMS085338296555
A.BP.001.06.16.0000431
Bth Pemetik Buah Australia,Gj 32Jt,Biaya 5Jt,082247699000
A.BP.001.06.16.0000064
Dcr Krywn u/Rmh Makan Potong Daging 3Jt,Tkg Masak 3,5Jt& Waitress.Jl.Ry Kuta Blok D No.104 087882255690.Taste of Oriental
A.BP.156.06.16.0000472
Dcr Bellboy/Security Kirim CV ke Jln. Petitenget 501 Seminyak Hub.4737591/085737224995
Dcr Guru IPA,IPS,Bhs.Indo, Paud Lam.Sekolah Petra Berkat, Jl. Ciung Wanara II/20 Renon-Dps
Dcr Marketing brpnglm GP,U.Mkn U.Kos, U.Sewa mtr,U.Bensin, Bns, Kmsi,085205114331, 081999077155
Cari Karyawan salon sdh terampil wanita 0818597660
Dcr Karyawan Cleaning Service Hub.08155736013,0816295710
Dcr Peg Salon di Canggu. Serius Hub.081916319694
A.BP.001.06.16.0000474
A.BP.001.06.16.0000462
Cr Helper Cook+T.Cuci Hub. Dewi Sri Rest.087761301643/ 081338610963
B.BP.154.06.16.0000256
Cr PRT Wnt BsMtr,Tgl Dlm+Sopir Prbd Srbt BsMatic,085238127777
A.BP.001.06.16.0000433
A.BP.001.06.16.0000437
Dcr Krt/i:D.Grafis&S.Bali,Krm ke PT.Perc.Bali Jl.G.Mada I/1 Dps 234723
A.BP.001.05.16.0002156
A.BP.001.06.16.0000457
A.BP.176.06.16.0000473
Dibutuhkan Manager mini market berpengalaman jujur dan ulet ditujukan keJl.Gn.Lempuyang 21 A.BP.001.06.16.0000422
Dcr Sopir Pariwisata,Jujur, B.Ing,dom Dps,081-1392-1130
Dcr Sopir+Sales,Single,SimA Gj Pokok,Mkn&Insntif 085100246600
Dicari Spa Therapist Wanita yg tdk penglman (akan ditraining) max 30th.Lam ke Espace Spa Jl.Ry Seminyak ,Br Basangkasa 3B Phn: 730828
Dcr admin min SMA.Lam lgs ke CV .Padilla, Jl.P.Moyo 40A Dps padillasport@gmail.com
Dicari Tehnisi AC dan listrik Gaji 4 juta krm CV lamaran ke PT.Bali Tegehe Agung T.290189
B.BP.004.06.16.0000236
A.BP.001.06.16.0000265
A.BP.821.06.16.0000475
Dcr sopir pariwisata,jujur, B.Ing,dom Dps,081-1392-1130
B.BP.004.06.16.0000239
Dcr:FO,HK,Waker.Puri Asih Htl Jl.Pantai Kuta No.40 Bali
B.BP.164.06.16.0000249
Cr Sopir Berpengalaman Tdr dlm Hub.0361464012 081936120993
A.BP.001.06.16.0000497
Dibth 1org Teknisi Suvervisor 2org Teknisi Kitcen Commercil Lam ke PT.Indo Prima Dewata Jln.Raya Sesetan 120 A Dps
A.BP.001.06.16.0000441
Cr Staff(F) bs Ing/Jpn u/Villa info@thebuahbali.com,P.8476626
A.BP.001.06.16.0000401
Crusoes Bar di Legian Cr Staff semua Department Krm CV ke 184 Legian/crusoesbali@gmail.com
A.BP.001.06.16.0000501
Dicari Karyawan Bag.Produksi min SLTA, Serius Bekerja Hub:085338284915
B.BP.154.06.16.0000252
Dcr 3PRt 3Tk.Kbn,2Spr,2Satpam Hub.Villa Ayu KuwumKauh II/21X Kerobokan 4731973/736353
A.BP.001.06.16.0000421
Dicari Karyawan Cewek,Cowok, QC Hub.724526
B.BP.154.06.16.0000251
A.BP.001.06.16.0000471
Dcr Adm Wnt bs Compt.min SMA, Sopir SIM B1,Tk Las & Mekanik Hub: 425082/425083
Dicari Karyawan Toko & Studio Musik Hub:085738509050 Silvi
A.BP.001.06.16.0000499
Dicari Karyawan/i min SMU/SMA Jujur Hub.081916248748
A.BP.001.06.16.0000423
Dcr Admins,Accounting,Purchasing,Bar,Cashier,Runner,House Keeping,Gardeneer,Engeneering u/restoran di Seminyak. Hub:(0361) 730603. Email:analafavela@gmail.com
A.BP.001.06.16.0000456
Dicari Kitchen Hand.CV kirim ke IL Ceilo Rest.0361-762027
A.BP.001.06.16.0000424
A.BP.001.06.16.0000461
Dicari Tukang Patrun+Potong & Tukang Jarit Kaos & Reception Hub.081353332157/0361439147
A.BP.001.06.16.0000479
Dicari Waitress+Cook Helper, Bartender,Kasir, Jl.Dewi Sri 9 Ketupat Restaurant 0811392894
B.BP.154.06.16.0000255
Dicari,Web Admin/Ecomm menguasai Design,Seo&Word Pressgajimenarik.email: info@eazyspadeals.com
B.BP.004.06.16.0000237
Dist.P.Nestle/KAO:Sales(CO,TO, Motoris,Cvs)Sopir Sim A/B1,Adm, MD,Tng srbutn Area Klk,Negara Dps.Krm Jl.Ry Sempidi No.2 Dps
A.BP.001.05.16.0002342
Looking for Shopkeeper fluent English Contact 081337188864
A.BP.001.06.16.0000442
Needs SPG Boutique(Speak English&experience)knows admin is plus CV to:shop.thingswelove@g mail.com/SMS:087861535598 ASAP
B.BP.154.06.16.0000253
A.BP.001.06.16.0000434
A.BP.001.06.16.0000245
A.BP.001.06.16.0000445
Dcr Krywn Sopir Bersedia Tnggl Dcr Salesman/Girl Oli/Busi Income Dicari Peg.Laundry wil.Dps Resto Pawon Pasundan Bth Krywn B.BP.004.06.16.0000241 di Mes u/Krj di Catering Ny. 6-8Jt, Jl.Bedahulu IV No.12 Hub.081337287307-085857318696 /Wati Min SMU,Hub:081236041905 A.BP.001.06.16.0000335 Dcr Driver SIM A/Umum Gaji+Bns Warti Buleleng Hub.0811399714/ A.BP.001.06.16.0000500 Jl.Kediri,Tuban - Kuta Dcr Sopir Antr Brg Pria,SIM A/ Lamaran lgs kerja,085737342030 Ktr 0361244978 Pak Ngurah Budh Dicari Sopir Pariwisata A.BP.001.06.16.0000428 A.BP.001.06.16.0000453 B1,Gj dll Diats 2Jt08164730441 A.BP.001.06.16.0000432 Hub.081999700234 Sekretaris/Admin+Sopir Office A.BP.001.06.16.0000438 Dcr Waiter/ss u/Tubes Restaurant Dcr Marketing & Sopir B1 pglm B.BP.154.06.16.0000250 Boy,Hb:Kntr LPPNRI-08123617000 Hub:760063/081999544432 Hub.085100170399/081337683849 Need Japanese Cook,Stw,Waitress Toko Textil Mencari Acct S1/D3 B.BP.145.06.16.0000259 A.BP.001.06.16.0000487 A.BP.001.06.16.0000480 Chinese Cook,Sales&Mktg Send Acct IPK=3,2 di Dps Lam ke HRD DcrWanita Pembantu/Koki,Tinggal Suami-Istri krj RT,Helper Las, CV To:Sama-Sama Group ND/08123 Dcr Marketing Lam lgsung Dlm Rumah Dps,SMS0816571027 Yamaha,Jl.T.Umar Brt 100 X Dps 841129/info@samasamabali.com JayanaTex,jayana2014@yahoo.com Srbtn Laki Fas:Mess.0811392860 B.BP.004.06.16.0000243
A.BP.001.06.16.0000117
B.BP.101.06.16.0000257
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Avanza’13 Dp 25Jt Sisa Teken Jl.P.Kawe No.44 Dpn Alfamart
BMW
BMW 318i’2005 silver km 60.000 rb H.085792900999,139jt nego
A.BP.001.06.16.0000502
BU Fortuner Diesel’2009 Hitam Manual 238Jt Nego,081338221973
B.BP.004.06.16.0000240
CHEVROLET
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
A.BP.001.06.16.0000513
BU Kav 17A bs 1A 2A diSesetan &1A Pendidikan 081999312030
Rmh Kmplit LT 1.25A Jl.G.Agung Gg.Yamuna 24 Dps,085100452060
Djl Tanah 4 Are Lok.Pantai Krobokan Singaraja H:085100082562
A.BP.001.06.16.0000429
A.BP.001.06.16.0000488
A.BP.001.06.16.0000455
Jual Taxi Nusa-Dua Th2011 Sisa Ijin 5,5Th Hub:081338644955
Rmh Br Lengkap T65/100 3KT-2KM Lok.Bgs Jl.Siulan 087761638828
A.BP.001.06.16.0000476
A.BP.001.06.16.0000490
A.BP.001.06.16.0000420
A.BP.001.06.16.0000478
A.BP.001.06.16.0000459
PELUANG BISNIS
PROPERTY
DIJUAL MOTOR
KONSTRUKSI BAJA
PAKAIAN
PINJAMAN
SPA
AC
B.BP.004.06.16.0000175
SPA
SERVICE
A.BP.001.06.16.0000460
Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Promo 2,3% Hub.082340004545
A.BP.001.06.16.0000426
A.BP.001.06.16.0000446
DISEWAKAN RUMAH Djl Tanah1,2,5,9Are Utr By Pas KontRmh2Lt 3KT 2KM JlAkasiaXVI Mantra Mulai 200Jt.08123923726 /10 TjgBungkak Hp08123860052 A.BP.001.06.16.0000489 A.BP.001.06.16.0000317 Jl Tnh kav Skwti Jl.Paving 2M DIJUAL RUKO 225/are Nego 081338880425 A.BP.001.06.16.0000436 !Djl Ruko Lt2 Jl.Gn.Sanghyang Kav 1-2Are Lok.Penatih Jl.Naga /Muding Kaja 081999088709 Sari,BsKredit Hub.087862127626 B.BP.166.06.16.0000262 A.BP.001.06.16.0000395 Ruko 3Lt Krobokan,Tnh 6A&5A Te Seminyak 19Are View Sawah,Sdh mukus 75m dr Krisna.0811392860 Diuruk Pondasi,Komplek Villa A.BP.001.06.16.0000444 900Jt Per Are 081337479762 B.BP.004.06.16.0000174 RUPA-RUPA Tnh 8A Puri Gading Atas View 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Bagus /A 340Jt Ng 087862392060 H.087861895055 / 081238979088 A.BP.001.06.16.0000486
DIJUAL RUMAH Rmh LT3A SHM Jl.Jalasuci No.5 GatsuTngh Hub.08989684148 Dps Dijual Pering River View Blok B.BP.101.06.16.0000254 A.BP.001.06.16.0000022 B.BP.141.06.16.0000242 M BUC Tlp.081999304791 Ng 1,8M DAIHATSU B.BP.120.06.16.0000231 Rmh Murah Typ50/110,dkt Canggu ISUZU Ayla’16 Kredit 86Jt Dp 14Jtan !Rmh Lt1 3KT Jl.5mPving Dalung Tnh lot,6m Aspl 085953925464 A.BP.001.06.16.0000463 HariIni BsTkrTmbh,085101456084 ELF Putih Th’05,Biru Th’04 Hrg Permai sltnPompa 087761012749 A.BP.153.06.16.0000511 B.BP.166.06.16.0000261 Rmh Sading Istmw MnlisDktFasum 155Jt Ng,TP Hub:085333896188 BU Jual Rumah 21 Tipe Luas 143 47/100 Jln 5mtr SHM 0811845366 FORD A.BP.001.06.16.0000399 A.BP.001.06.16.0000477 Lok Perum KNU 082146327777 Ford Ranger 4x4 Turbo’11 SUZUKI Rmh Semi Villa Lt3 Lok:Jl.Stadion A.BP.001.06.16.0000481 DC Rp.62Jt 081916209093 BUC KIA APV GX,11 AsDK Tgl 90% Mls Spt BUC Jl Rumah di Perum Bayu Sega- Unud Jimbaran 087862339157 A.BP.153.06.16.0000506 KIA Rio’2013 Matic Hitam Asli A.BP.001.06.16.0000236 Br 112Jt Bs Krdt/081999708484 ra Padang Galak H081337171703 Ford Ranger Th 2010 Bali Sgt Bagus,H.085100421453 Rumah 3KM Tidur & Tanah Kav Jl A.BP.001.05.16.0000996 B.BP.101.06.16.0000258 Asli Bali Hub.081999828000 B.BP.164.06.16.0000247 5m Dikota Tabanan 085107711196 Dijl Perum Permata Hijau Tlp. A.BP.001.06.16.0000494 APV X’05Silver S.Pake 76Jt Nego A.BP.167.06.16.0000470 TOYOTA P.Saelus2Kamboja7/085101850689 (0361)466840, 081934310335, HONDA Ovr Krd Avanza’2013 AirBag 085100919612 DIJUAL TANAH A.BP.153.06.16.0000505 Freed’09 Abu Prbd AsBali 147Jt A.BP.001.05.16.0002170 AsBali Slv UM35Jt,085100856999 Tnh Kav Gunaksa Klungkung Jln Karimun’04 Silver Mls Trwt !!!Petitenget 2A,7A Dkt Pantai Jokulit BodyKit 081916621092 B.BP.141.06.16.0000233 Rmh 2Lt area eksklusif Pecatu A.BP.001.06.16.0000509 Paving+Got 7mtr Hrg 100Jt/Are As Bali 089622326264 Lingkungan Hotel,081338977777 Veloz Putih Manual Th’2012 Indah Resort 3KT 2KM 160/117 A.BP.001.06.16.0000281 Freed’10 KM 27.000,AsBali Tgn1 A.BP.001.06.16.0000331 Hub.081246892834 147,5Jt Nego H.081246073194 SahadewaII BlkD2/2.08127004177 !!!Sinaran Surga Karma Kandara Hitam Met,Mulus H:085739998808 A.BP.001.06.16.0000297 B.BP.141.06.16.0000234 A.BP.001.06.16.0000125 DIJUAL MOTOR A.BP.001.06.16.0000485 20A,1Ha,View Laut,081246976068 Tnh Lok.Strtgs L.1,77A DlmKota A.N AvanzaG’13 Pth AsBali 157Ng Rmh Baru Lt2 Lok Jimbaran,LT HONDA A.BP.001.06.16.0000280 Jl.S.Jepun TT Mbl 087862377121 MERCEDEZ Jl.Pidada IX/8XDps085103701144 110M2 bs Kredit 081338325081 Jual Motor Honda Spacy Th.2011 Ungasan Pggir Jln,Hook.SdhUrug A.BP.001.06.16.0000492 A.BP.001.06.16.0000495 Djl Mercy E320 Masterpiece Th’ A.BP.001.06.16.0000394 Msn Bgs 30000Km 8jt nego Tnh Ls.9,5 Are Jl.Cendrawasih Avanza G Manual 2010 Silver Rmh Baru Mnlis Ckomaria 55/100 Pondasi9,9Are,CckMiniMart,Link 96 KM:53780 Hrg 110Jt Nego Hub: 081283323899 Kond.Super Istimw,081338251999 660JtNego SHM IMB 0811845366 Vila,SklhIntrnsonl081237717999 Beng Gianyar Hub:083119843363 Hub:085338284915 New AvanzaG’12 Putih AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453
Jual TV 32" Sharp Br10 bln 2jt Nego Hub: 081283323899
DISEWAKAN TOKO Over Kontrak Toko Plastik Jl.Pemogan Hub: 081338753609
A.BP.001.06.16.0000493
SERVICE
A.BP.000.05.16.0002595
Pengurusan Ijin Prisnisp IMB Siup Hub:085338344601 A.BP.169.06.16.0000464
Terima Kredit Korden TT/Servis Sofa,Spring Bed H.085100894644 A.BP.001.06.16.0000491
KEHILANGAN Hlg Buku KIR Dumt Truck No.Pol DK 9303 JL AN.Simun A.BP.001.06.16.0000448
Tlh Hilang Kartu Pengawasan angkutan sewa an.Pt.Asta Nata A.BP.001.06.16.0000425
B.BP.164.06.16.0000246
Djl.Perlengkapan:meja,Kursi (Kantor&Rest) 2Box Besi&Kayu, komputer 3set,085739316281
PENGUMUMAN Saya Andre Darmawan Mohon Maaf Kepada Maria Sinambela yang sudah Berkata tidak Baik dan Mohon Maaf Kepada Keluarga Besar Maria Sinambela atas Perkataan Saya yang tidak Menyenangkan.Tolong Dimaafkan. Terima Kasih dan Damai Selalu
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 A.BP.001.06.16.0000387
Dijual Sgra krn Pindah Usaha, Peraltn Cafe lgkap : Stove, Frezr,Dispncr,Blender,Toastr, Peraltn min & mkn,hiasan,Cash Regs,AC,Furnitr,dll,dll Hub:Bahar 081337391318
A.BP.001.06.16.0000484
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.06.16.0000419
A.BP.001.06.16.0000205
SERVICE
RUPA-RUPA
SERVICE
RUPA-RUPA
SERVICE
RUPA-RUPA
FOTO COPY
KURSUS
PINJAMAN
EKONOMI
18
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Pemerintah Larang Bus AKDP Digunakan Mudik Lebaran Jakarta (Bali Post) Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek melarang bus antar-kota dalam provinsi (AKDP) digunakan untuk mudik Lebaran. Kepala BPTJ Elly Sinaga saat meninjau pemeriksaan kelaikan bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Senin (6/6) kemarin, mengatakan bus AKDP memiliki standar yang berbeda dengan bus AKAP. Bali Post/ant
SAPI - Harga daging sapi yang mulai mengalami kenaikan saat puasa ini.
Harga Daging Sapi Capai Rp 160 Ribu/Kg Kalimantan Barat (Bali Post) Harga daging sapi di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mencapai Rp 160 ribu per kilogram atau naik dari harga sebelumnya Rp 130 ribu per kilogram. “Harga daging sapi di atas seratus ribu seperti itu sudah biasa bagi kita. Biar mahal yang penting barangnya ada, kita tidak tahu juga apa penyebab kenaikan harga daging sapi,” kata Fitri (28), warga Putussibau, Senin (6/6) kemarin. Fitri mengatakan kenaikan harga daging biasanya terjadi saat puasa, menjelang Idul Fitri dan hari besar keagamaan lainnya seperti Natal. “Harganya mahal mau diapakan lagi, di sisi lain kita butuhkan. Mau tidak mau ya harus beli,” ujar Fitri setengah pasrah. Hal senada disampaikan Mirna (38) yang mengatakan sebagai pembeli tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi harga kebutuhan pokok itu. “Kita tidak mungkin marah sama penjual, namun seharusnya pemerintah peduli dengan hal tersebut,” katanya. Mirna khawatir harga daging dan sejumlah barang kebutuhan lainnya terus naik hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga dia mendesak pemerintah turun langsung ke pasar melihat dan mengontrol harga barang-barang di pasar di wilayah Kapuas Hulu. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, mengungkapkan pemerintah daerah memang tidak bisa mengendalikan harga karena pemerintah daerah tidak berwenang untuk bekerja sama dengan pihak-pihak lain dalam mendatangkan daging sapi dari luar, baik dari daerah lain maupun luar negeri. “Kalau pemerintah pusat punya program untuk mendatangkan sapi dari luar, sedangkan daerah tidak ada,” kata dia. Ketua Fraksi Partai Golkar H. Taufik pernah menghimbau pedagang di Kapuas Hulu agar tidak memanfaatkan situasi menjelang dan saat hari besar keagamaan. “Jangan mentangmentang barang atau daging tersebut dibutuhkan harganya pun semau hati,” katanya. (ant)
“Ingat, nanti bus AKDP kalau Lebaran jangan dijadikan bus AKAP, karena standar kelaikan, SPM (standar pelayanan minimum) dan persyaratan kelaikannya beda,” tukasnya. Elly menegaskan akan sangat berbahaya apabila bus AKDP dibawa untuk perjalanan jarak jauh, karena memang diperuntukan jarak dekat. “AKDP penumpang berdiri masih boleh, kalau bus AKAP tidak boleh ada penumpang yang tidak duduk,” ujarnya. Dalam pengecekan tersebut, dia mengaku kecewa karena hanya 20 persen bus yang dinyatakan laik. Untuk itu dilakukan penandatanganan komitmen bersama yang mencakup unsur kesiapan pengemudi, kendaraan, fasilitas pelayanan terminal kepada penumpang dan awak kendaraan sesuai dengan Standar Pelayanan Penyelenggaraan Terminal yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2015. Salah satu bus yang diperiksa adalah bus Sahabat jurusan Cirebon terpaksa harus menurunkan kembali para penumpang dan barang bawaannya, karena bus tersebut tidak laik jalan. Selain itu juga membawa sepeda motor di ruang penumpang dan sangat membahayakan. “Bus tersebut harus tidak berangkat karena sangat membahayakan pen-
Nilai Tukar Rupiah Naik Tipis Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (6/6) pagi kemarin bergerak menjadi 13.467 per dolar AS, naik dibandingkan posisi sebelumnya 13.595 per dolar AS. “Harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat yang mereda membuka ruang penguatan bagi mata uang rupiah terhadap dolar AS,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta.
Ia menjelaskan, serapan tenaga kerja Amerika Serikat yang menurun menjadi salah satu faktor dolar AS mengalami koreksi. Pertambahan tenaga kerja non-pertanian AS diumumkan hanya 38.000, jauh di bawah rata-rata dalam 5 tahun terakhir yang mencapai 200.000, sehingga situasi itu mendorong dolar AS mengalami depresiasi. Ia menambahkan, terpangkasnya tingkat penganggu-
ran Amerika Serikat hingga 4,7 persen juga tidak terlalu banyak membantu menopang dolar AS. Di tengah situasi itu, lanjut dia, mata uang rupiah masih memiliki ruang untuk terus melanjutkan apresiasinya, begitu juga dengan aset berdenominasi rupiah lainnya terutama Surat Utang Negara (SUN). Kendati demikian, ia mengatakan potensi perlambatan ekonomi Indonesia masih dapat menjadi hambatan bagi rupiah ke depannya. Beberapa data yang sedang menjadi fokus pelaku pasar, diantaranya cadangan devisa periode Mei 2016. Selain itu, fokus pelaku pasar juga masih tertuju pada pembahasan kebijakan pengampunan pajak. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, laju harga minyak mentah dunia yang menguat turut memberikan sentimen positif pada mata uang di negara penghasil komoditas. (ant)
umpang. Tidak ada alat-alat keselamatan, kaca pecah, dan yang fatal yaitu bannya tidak sehat. Ada mur yang patah,” tegas Elly sesaat setelah meminta bus AKAP yang membawa motor tersebut. Selain pengecekan langsung penerapan kesepakatan di terminal, BPTJ mulai Senin 6 Juni hingga 24 Juni ini juga melakukan aksi ramp check di 10 terminal, guna memastikan keselamatan angkutan Lebaran 2016. Elly mengatakan ramp check direncanakan akan berlangsung di sepuluh terminal utama angkutan Lebaran, yaitu Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogadung, Terminal Bekasi, Terminal Baranangsiang, Terminal Depok, Terminal Rawamangun, Terminal Poris Plawad, Terminal Pulo Gebang, dan Terminal Pondok Cabe. Aksi ramp check tersebut juga akan ke area pool-pool bus pariwisata yang armadanya akan dipergunakan untuk angkutan Lebaran. “Saya mau ramp check ini dilakukan serius, tidak sampling. Bus yang akan diperiksa oleh BPTJ adalah bus AKAP saja,” imbuhnya. Elly mengatakan ramp check ini dilaksanakan dalam rangka persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran Terpadu tahun 2016 (1437 H), yang bertujuan untuk memastikan keselamatan angkutan umum jalan saat Lebaran di
Bali Post/ant
AKDP - Pemerintah melarang bus AKDP digunakan untuk mudik lebaran tahun ini. Wilayah Jabodetabek. “Selain itu, kegiatan ini juga tentu sebagai wujud peningkatan pelayanan terminal kepada para calon penumpang di masa angkutan Lebaran tahun ini,” katanya. Saat ramp check, hal-hal yang diperiksa yaitu sistem penerangan kendaraan, kondisi ban, roda alat kemudi, komponen pendukung, perlengkapan kendaraan bermotor, tanggap darurat dan bagian badan kendaraan. Artinya, kondisi kendaraan secara keseluruhan sampai pada seperti pengu-
kur kecepatan dan spion, wiper (penyapu air hujan di jendela) klakson, sabuk pengaman, ban cadangan, bagian tanggap darurat semua akan dicek. “Untuk angkutan umum ini harus zero accident, karenanya kita akan cek kesehatan armada angkutan dengan baik,” tegasnya. Kondisi Terminal Kalideres sendiri menurut Elly kurang tertata rapi dan masih tak sesuai dengan PM 40 Tahun 2015. Contohnya, jalur lewat bus masih terganggu dengan adanya mobil pribadi yang
parkir sembarangan. “Jalan untuk penumpang lewat pun masih bercampur dengan kendaraan yang keluar masuk,” tambahnya. Hasil ramp check hingga pukul 14.00 WIB di Pulo Gadung: dari 55 bus yang diperiksa hanya tiga bus yang laik jalan. Di Kampung Rambutan hingga pukul 13.00 WIB, dari 22 armada bus yang dicek, dua laik uji, 20 armada lainnya butuh perbaikan. Di Terminal Kalideres hingga pukul 14.00 WIB, dari 30 bus yang diperiksa, hanya tiga yang laik. (ant)
Selama Ramadan dan Lebaran
BI Perkirakan Kebutuhan Uang Tunai Naik 14,5 Persen
Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) memperkirakan kebutuhan uang tunai masyarakat dan perbankan pada Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah akan naik 14,5 persen, menjadi Rp 160,5 triliun dari realisasi penarikan pada periode sama di 2015 sebesar Rp 140 triliun. “Ada beberapa faktor yang membuat kebutuhan uang tunai naik pada tahun ini,” kata Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI Suhaedi di Jakarta, Senin (6/6) kemarin. Perkiraan pertumbuhan kebutuhan uang tunai sebesar 14,5 persen pada tahun ini, sejalan dengan tren pertumbuhan uang yang beredar di masyarakat pada periode Ramadan-Idul Fitri yang selalu meningkat 14 persen setiap tahunnya selama 9
tahun terakhir. Pada tahun ini, Suhaedi memperkirakan kebutuhan uang tunai akan tetap meningkat, pertama karena pulihnya perekonomian. Kedua, kemungkinan dicairkannya gaji ke-13 dan ke-14 untuk pegawai negeri sipil, Polri dan TNI. Ketiga, masa liburan yang lebih panjang karena berbarengan dengan masa liburan sekolah. Suhaedi mengatakan, kebutuhan uang tunai sebesar Rp 160,5 triliun sudah disiapkan bank sentral. Pihaknya juga sudah menyebarkan pasokan uang tunai tersebut ke Kantor Perwakilan BI di seluruh provinsi.”Uangnya mendekati 100 persen adalah uang baru hasil cetak sempurna,” ujar dia. BI menyebarkan pasokan uang tunai tersebut sebanyak
28 persennya di DKI Jakarta, 33 persen di Pulau Jawa, 20 persen di Pulau Sumatera, 7 persen di Kalimantan dan 11 persen di Sulawesi, Maluku, Papua dan Bali, serta Nusa Tenggara. Sejak hari ini, untuk DKI Jakarta BI membuka layanan penukaran uang di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Pada 10 Juni nanti, 20 perbankan akan membantu BI untuk melayani penukaran uang di Monas. “Selain di Monas, ada 200 kantor cabang bank di Jakarta yang akan membuka layanan penukaran uang,” ujarnya. Jam Operasional Transfer Dana Direktur Eksekutif Penyelenggaraan Sistem Pembayaran BI Bramudija Hadinoto mengatakan, selama
Ramadan, khususnya sejak 6 Juni hingga 1 Juli 2016, jam operasional sistem pembayaran non-tunai tidak mengalami perubahan. Namun untuk 4 Juli 2016, BI akan menyelenggarakan kegiatan operasional terbatas untuk transfer dana kliring. “Terbatasnya karena untuk kliring debet, khusus di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung, tidak ada kliring. Sedangkan kota-kota lain kliring debet masih berlangsung,” ujarnya. Sementara untuk transfer dana Real Time GrossSettlement (RTGS), BI memasang ketentuan baru per 1 Juli 2016. Bank Sentral akan menurunkan batas nilai nominal RTGS dari Rp 500 juta ke atas per instruksi menjadi di atas Rp 100 juta per instruksi. (ant)
19
Selasa Pon, 7 Juni 2016
Meski MK Melarang
Tidak Bertentangan Dari Hal. 1 Namun, proses pembuatan peraturan itu dikonsultasikan dengan DPR agar tidak bertentangan dengan UU Pilkada. ‘’Nah, konsultasi ini tidak ada di dalam (klausul) UU MD3. Makanya dilaksanakan RDP yang hasil rekomendasinya bersifat mengikat,’’ katanya. Oleh karena itu, RDP yang bersifat mengikat itu ditujukan agar aturan penyelenggaraan yang dibuat KPU melalui Peraturan KPU tidak boleh bertentangan dengan undang-undang sebagai aturan pedoman di atasnya yang dibuat DPR. ‘’Oleh karena itu, mereka sebelum membuat rumusan harus berkonsultasi dengan DPR dan juga pemerintah, yang dilaksanakan melalui forum RDP,’’ katanya. Soal kemandirian atau independensi KPU yang terancam hilang karena diintervensi oleh arahan dan petunjuk DPR melalui rapat konsultasi yang bersifat mengikat itu, Rambe menampiknya. Rambe menegaskan, KPU sama sekali tak dikurangi kewenangannya. Karena pada dasarnya kamandirian KPU dimaksud adalah terstruktur, hirarkis hingga ke bawah (KPU Pusat, KPU Provinsi hingga KPU Kabupaten/Kota). Politisi dari Partai Golkar ini menegaskan, sebenarnya KPU bukanlah lembaga independen melainkan KPU adalah penyelenggara yang merupakan lembaga otonom. Oleh karena itu, RDP dibuat bersifat mengikat. ‘’Kalau disarankan, sarannya itu mengikat. Jadi KPU itu tidak boleh merasa independen karena digaji oleh negara,’’ tandasnya. Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay memastikan KPU akan mengajukan uji materi (judicial review) atas
revisi UU Pilkada yang baru disahkan DPR terkait pasal yang dianggap mengintervensi independensi KPU sebagai penyelenggara pemilu. Gugatan akan didaftarkan setelah UU revisi itu diberi nomor oleh Presiden Joko Widodo. ‘’Potensi judicial review sangat besar. Kami masih menunggu undang-undang tersebut segera diberi nomor oleh pemerintah baru kami ajukan ke MK,’’ kata Hadar, kemarin. Keberatan dimaksud adalah pada Pasal 9 yang mengharuskan KPU berkonsultasi dengan DPR dan pemerintah dalam forum dengar pendapat (RDP) ketika menyusun peraturan KPU dan membuat pedoman teknis tahapan pemilihan. Keputusan RDP itu bersifat mengikat bagi KPU. ‘’Kami masih bawa ke rapat pleno, keputusan memang belum ada. Tapi potensi untuk judicial review sangat besar, terutama Pasal 9,’’ imbuhnya. Hadar mengakui selain KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga menjadi pihak yang dirugikan dalam persoalan ini. Namun, dia menegaskan KPU kemungkinan akan tetap mengajukan uji materi ke MK apabila Bawaslu enggan melakukannya. ‘’Kalau tidak mau juga enggak masalah. Kita kan bisa jalan sendiri-sendiri,’’ kata Hadar. Berikut petikan isi dari Pasal 9 (a) UU Pilkada yang baru disahkan DPR pada 2 Juni lalu: Tugas dan wewenang KPU dalam penyelenggaraan pemilihan meliputi menyusun dan menetapkan Peraturan KPU (PKPU) dan pedoman teknis untuk setiap tahapan pemilihan setelah berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Pemerintah dalam forum rapat dengar pendapat yang keputusannya bersifat mengikat. (kmb4)
Warung Lesehan Dari Hal. 1 Bendesa Perancak Nengah Parna mengatakan air laut pasang ini merupakan siklus tahunan dan kerap terjadi di pesisir Perancak. Namun, bendesa yang didampingi Ketua BPD Wayan Budi Adnyana menyebut air pasang kali ini merupakan yang terparah. Terkait penggunaan alat berat untuk membuat senderan sudah dibicarakan dengan desa dan tokoh masyarakat.
Tujuannya untuk mengamankan lahan desa. Selain itu juga tanah tersebut ditempati usaha warung lesehan. Untuk kepentingan penyelamatan aset desa disepakati untuk disender yang biayanya dari pemilik lesehan. Selain di ujung Pantai Perancak, air juga naik hingga menggenangi jalan baru (hutan bakau) Budeng-Perancak. Namun menjelang siang, air kembali surut dan jalan tersebut bisa dilintasi kendaraan. (kmb26)
DOMPET PEDULI Bali Post DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000 BRI KANTOR CABANG DENPASAR GAJAH MADA NO: 0017-01-001275-30-4
Jaksa Agung Tetap Ajukan PK Jakarta (Bali Post) Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan Kejaksaan Agung akan tetap mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Prasetyo menegaskan pengajuan PK tetap akan dilakukan meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan bahwa jaksa tidak berwenang atas upaya hukum PK. Menurut Prasetyo, pengajuan PK oleh Kejaksaan Agung akan mendasarkan pada yurisprudensi yang telah diterbitkan Mahkamah Agung (MA). ‘’MA sudah memberi akses kepada kami dari putusan yang mereka keluarkan atau yurisprudensi,’’ kata Prasetyo saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di ruang rapat Komisi III DPR-RI, Jakarta, Senin (6/6) kemarin. Pada Kamis (12/5) di ruang sidang MK, Ketua MK Arief Hidayat membacakan putusan bernomor No. 33/PUU-XIV/2016 yang mengabulkan permohonan uji materi Pasal 263 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). MK menyatakan jaksa penuntut umum tidak bisa mengajukan permohonan PK, kecuali terpidana atau ahli warisnya. Permohonan diajukan Anna Boentaran, istri terpidana kasus cessie (hak tagih) Bank Bali Djoko S Tjandra, senilai Rp 904 miliar. Prasetyo mengatakan jaksa tetap berhak mengajukan PK karena posisinya berstatus sebagai wakil korban kejahatan. ‘’Ke depan kami akan tetap mengajukan PK,’’ ujarnya. Dalam posisinya sebagai wakil korban itulah, jaksa seharusnya tetap diperbolehkan mengajukan PK. ‘’Kami menginginkan keseimbangan dalam mencari
Biaya Pengosongan Dari Hal. 1 Dia menjelaskan, jumlah sebesar Rp 2,5 miliar akan digunakan untuk biaya panjar, biaya pengosongan, biaya lelang, hingga biaya pengamanan. ‘’Perkiraan mereka perlu Rp 2,5 miliar untuk usaha mengembalikan aset negara Rp 4 triliun. Yang kami ajukan memang benar-benar real,’’ kata Prasetyo yang mengaku biaya yang diajukan itu bisa lebih, atau bisa kurang. Hingga saat ini Kejaksaan Agung telah mencatat 113 rekening giro dan deposito atas nama Yayasan Supersemar yang siap dieksekusi.
500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 300.000 300.000 250.000 200.000 175.000 150.000 150.000 150.000 140.000 100.000
100.000
Sumerta Gede Yudha Gusti Ayu Cista IGN Kartika Anik Pak Darsana, Bukian Kawan AA Gde Oka Putra Gede Tirta Chekov I Ketut Sandiasa ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Selain itu, ada dua bidang tanah/bangunan serta lima kendaraan roda empat yang juga siap disita. Walaupun data aset sudah dikantongi, namun penyitaan belum dapat dilakukan hingga pemenuhan biaya keperluan sita dilakukan Kejaksaan Agung. ‘’Sehubungan dengan adanya putusan gugatan keperdataan Yayasan Beasiswa Supersemar, jaksa pengacara negara selaku kuasa dari pemerintah telah mengajukan permohonan sita eksekusi kepada Ketua PN Jaksel terhadap aset Yayasan Beasiswa Supersemar yang terdiri dari 113 rekening/deposito/giro, 5
mobil, dan 2 bidang tanah serta bangunan,’’ paparnya. Anggota Komisi III Didik Mukrianto mengkritik keputusan Kejaksaan Agung melakukan sita eksekusi yayasan yang harus mengambil dari pos penambahan dalam APBN Perubahan. Menurutnya, apabila setiap eksekusi harus menunggu pembahasan anggaran, maka kinerja kejaksaan akan terhambat. ‘’Kami mendukung, tetapi kalau biaya eksekusi dianggarkan tersendiri, nanti jadi kesulitan. Nanti capaian pemerintah terkait perampasan aset tidak tercapai karena menunggu pembahasan anggaran,’’ kata Didik. (kmb4)
Asumsi Pertumbuhan Dari Hal. 1 Pada triwulan pertama 2015, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,97 persen dan investasi tumbuh pada kisaran 5,57 persen, karena masyarakat masih cenderung menahan belanja dan realisasi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur belum secepat yang diharapkan. Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi XI DPR-RI dalam rapat kerja dengan pemerintah mempertanyakan asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN-P 2016 yang terlalu optimistis pada angka 5,3 persen, atau sama dengan
asumsi di APBN 2016, karena dinilai tidak realistis dengan perkembangan ekonomi terkini. Padahal, menurut DPR, dengan kondisi perekonomian global yang melambat, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tidak bisa mencapai 5,3 persen, bahkan beberapa lembaga multilateral seperti Bank Dunia, IMF dan Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 4,9% hingga 5,2%. Bank Indonesia (BI) juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2016 akan cenderung
berada pada batas bawah perkiraan bank sentral, yakni 5,0% hingga 5,2%. ‘’Saat sekarang ini kami masih antara 5,0% hingga 5,4 persen, tapi sebetulnya lebih ke tengah bawah 5,0% hingga 5,2%. Jadi, sekarang itu mengarahnya ke bawah,’’ kata Gubernur BI Agus Martowardojo. Menurut Agus, risiko perlambatan ekonomi dunia masih menjadi faktor melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik karena permintaan terhadap produk-produk Indonesia masih relatif rendah yang kemudian menyebabkan melemahnya kinerja ekspor. (kmb4/ant)
Berpikir Ulang
”Ketut Ardi’’ Gung Dewi Denpasar Rp Raka & ADN Denpasar Rp Raka & ADN Denpasar Rp Gung De Denpasar Rp Gung De Denpasar Rp Anggi Rp Made Diriani Rp Ida Bagus Putra Rp Purdana Rp Duara Jaya Keliki Rp Nyoman Ariawan Rp Nyoman Ariawan Rp Nyoman Ariawan Rp Era Rp Sumerta Wayan Rp Eva Rp Ketut Darsana , Bukian Kawan Payangan Rp
keadilan,’’ tegasnya. Selain menjawab sikap Kejaksaan Agung atas putusan MK yang melarang jaksa mengajukan PK, Prasetyo juga menjawab sejumlah pertanyaan anggota Komisi III DPR yang mempertanyakan mengapa Korps Adhyaksa yang dipimpinnya mengalami kekalahan berulang dalam praperadilan. Wakil Ketua Komisi III Desmon J. Mahesa mempertanyakan soal kekalahan berulang praperadilan hal tersebut kasus kekalahan praperadilan Kejati Jawa Timur atas tersangka kasus dana hibah Kadin La Nyalla. ‘’Ada beberapa kasus yang kejaksaan kalah. Seperti kasus di Surabaya,’’ kata Desmond. Menanggapi kritik itu, Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, kejaksaan telah berusaha keras menang di praperadilan. ‘’Soal kejaksaan kalah terus, itu harus dipahami bersama. Kita berharap agar jangan dianggap kejaksaan bodoh,’’ ucap Prasetyo. Kejaksaan, katanya, sudah memberikan bukti maksimal selama praperadilan. ‘’Praperadilan itu peluang. Mohon kiranya tidak justifikasi kejaksaan bodoh. Kami ukur dengan fakta dan data yang ada. Kami selalu berusaha keras,’’ ujarnya. Praperadilan yang diajukan La Nyalla telah tiga kali dikabulkan oleh hakim. Namun setelah gugatan praperadilan itu dikabulkan, Kejati Jatim juga selalu mengeluarkan sprindik baru terhadap La Nyalla. Kini La Nyalla sudah ditahan aparat kejaksaan pascadipulangkan dari Singapura karena melanggar lama tinggal di negara itu. (kmb4)
Rp Rp Rp Rp Rp
100.000 100.000 100.000 100.000 100.000
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
100.000 50.000 50.000 50.000 30.000 30.000
Dari Hal. 1 Kata dia, para penguasa dan pengusaha yang menginginkan adanya reklamasi Teluk Benoa harus berpikir ulang. Terutama mengenai dampak yang mungkin timbul bila terus memaksakan untuk memperkosa alam. Jangan sampai mengorbankan Bali demi kepentingan segelintir orang saja. ‘’Gerakan penolakan ini sudah hampir menyeluruh, tetapi kita punya pemimpin semua bisu tuli,’’ papar pria yang juga
Rp 117.136.055
‘’Ibarat perahu, sudah penuh penumpang kalau dipaksakan bisa tenggelam. Sekarang saja problem di Kuta sudah parah, macet dan sebagainya. Dampak sosial kalau sudah banyak orang, persaingan ketat akan berdampak pada keamanan. Kalau sudah tidak aman, berarti tidak nyaman. Jadi reklamasi ini tidak masuk akal. Hanya untuk kepentingan satu-dua investor dan beberapa orang yang tidak paham, yang hanya ingat isi kantong dan perutnya sendiri,’’ tandasnya. (kmb32)
Peroleh Kemenangan
Rp 5.825.000 Rp 111.311.055
Wakil Ketua PHRI Badung ini. Alit meminta pejabat maupun investor tidak lagi mengiming-imingi masyarakat dengan lapangan kerja. Pasalnya, janji 200 ribu lapangan kerja tidak masuk akal dengan jumlah pengangguran di Bali yang hanya 70 ribu. Tentu sisa 130 ribu lapangan kerja akan diberikan untuk masyarakat luar Bali. Kalau sudah begini, Bali akan semakin sesak dengan penduduk maupun masalah sosial yang menyertainya.
Dari Hal. 1 Gelandang Argentina Augusto Fernandez mengungkapkan bahwa kedua tim sama-sama be-
rada di bawah tekanan, karena sama-sama berharap peroleh kemenangan. ‘’Kami memahami betul bahwa pertandingan pembuka nanti begitu menentukan
bagi perjalanan kedua tim di babak selanjutnya. Pertandingan ini demikian krusial,’’ katanya sebagaimana dikutip dari laman AFA. (ant)
Bhimasena Mulai Bantai Anak-anak Dhristrarasthra
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Dua Ratus Delapan Puluh Delapan) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
GURU Drona, yang utama dari para pemukul itu, menaiki keretanya yang lain. Kemudian, Drona melanjutkan pergi ke gerbang dari susunan barisan yang sudah siap tempur di sana. Kemudian, oh raja, Bhima yang marah itu memiliki keberanian sangat besar itu dengan cepat menutupi divisi keretanya Drona menggunakan hujan anak panah-panah surgawi. Kemudian prajurit-prajurit kereta perkasa itu, putra-putra paduka diserang dengan kekuatan besar itu mereka bertarung melawan Bhima, dengan keinginan mendapatkan kemenangan. Kemudian Duhsasana digairahkan kemarahannya. Dia melemparkan kepada Bhima sebuah panah tajam. Panahpanah Duhsasana seluruhnya dibuat dari besi. Duhsasana sangat berkeinginan membantai putra kedua Pandu yang memiliki badan besar dan tubuh sangat kuat itu. Bhima digairahkan kemarahannya ketemu Duhsasana. Dia dengan cepat memotong menjadi dua bagian panah
dahsyat itu yang dilemparkan putra paduka itu. Dengan cepat panah-panah yang lain elesat ke arah Bhima. Prestasi yang dilakukan Bhima itu kelihatannya sangat menakjubkan. Putra Pandu yang perkasa ini dengan tiga batang panah tajam, kemudian membantai tiga bersaudara, yakni Kundabhedin, Sushena dan Dirghanetra. Mereka putra-putra paduka yang gagah perkasa itu bertempur sengit melawan Bhimasena. Kemudian, Bhima membantai Vrindaraka yang gagah perkasa. Hal itu memperbesar ketenaran keturunan Kuru itu. Dan lagi tiga batang panah Bhima yang lainnya membantai tiga putra-putra paduka yakni Abhaya, Raudrakarman dan Durvimochana. Demikian dibantai, oh raja, oleh prajurit perkasa itu, putraputra paduka mengepung Bhima, yang utama dari para pemukul itu. Mereka menghujankan anakanak panah yang lurus, dan hebat diarahkan kepada Bhimasena. Tetapi, putra Pandu itu sedikit
pun tidak gentar, apalagi mundur dari pertempuran. Bhima benarbenar memiliki kekuatan sangat mengerikan. Seperti awan pada akhir musim panas mengucurkan aliran air hujan di lereng gunung. Pembantai kelompok-kelompok itu merupakan pewaris Raja Pandu. Bhimasena menyambut hujan panah-panah itu, seperti sebuah gunung-gunung yang menyambut sebuah hujan batubatu. Sungguh, Bhima yang gagah perkasa itu tidak merasakan kesakitan sedikit pun. Kemudian putra Kunti itu sambil tersenyum terus mengirim musuh-musuhnya mamakai panah-panah yang bergeringi, lurus dan juga panahpanah surgawinya. Kemudian, Vinda, Anuvinda, putra paduka Suvarman juga dikirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Putra Pandu itu, oh banteng keturunan Bharata, dengan cepat menyerang pada pertempuran itu. Putra paduka yang gagah perkasa itu, Sudarsan, yang belakangan terjatuh dan
habis waktunya. Dengan waktu sangat singkat, putra Pandu itu melirikkan matanya pada pasukan kereta dari dari kubu Kuru. Hal itu menyebabkan panah-panahnya melesat dengan presisi sangat tinggi. Serangan Bhima yang terbukti telah membuat beberapa anak Dhristrarasthra tewas, membuat lawanlawannya ketakutan menatap Bhima. Tidak sedikit, mereka memutuskan untuk melarikan
diri ke segala arah. Mereka lari bersarabutan ke sana-ke mari seperti sekumpulan rusa ketakutan atas bunyi deritan rodaroda kereta. Kemudian, sebuah teriakan keras dari putra-putra paduka pada pertempuran itu, oh raja, pasukan Kuru kemudian menderita ketakutan. Tidak heran, prajurit-prajurit yang lainnya dengan spontan bercerai-berai melarikan diri. (bersambung)
Sloka 8.2 Adhiyajnah katham ko ’tra dehe ‘smin madhusudana prayana-kale ca katham jneyo ‘si niyatatmabhih Siapakah yang mendasari pengorbanan – adhiyagna - di dalam raga ini dan bagaimanakah caranya, oh Krishna? Dan dengan cara apa dikau dapat dikenali oleh seseorang yang penuh kendali di saat kematian?
16 Pages
107 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
Tuesday, June
7, 2016
Barber of Deshauna of Columthe District at a news bia poses after being conference USA 2016 Miss crowned 2016 Miss during the at the USA pageant in Las Arena U.S., T-Mobile Vegas, Nevada, 2016. June 5,
REU TER S/St eve Mar
DC USA from New Miss break from to take a erves Army res cus
of suicide
rnationalbalipo
storm Australia to sweeps three as it their death coast pounds east Page 13
online: http://www.inte
FORECAsT WEATHER 23 - 32 DPs
June 7, 2016
, Herrera Marquez score late, Mexico beats 3-1 Uruguay Page 8
Tuesday, EU Out Britain’s takes n campaig ge 4-5 percenta point lead Page 6
n ned macce r so says detai Ukraine acks on Euro nce att planned pionship in Fra cham aim of with the
A French for,” he said. championship spokesman confirmed in spoke negatively eign ministry has been arrested in actions, mass that a Frenchman the ministry was “The Frenchman of Islam and Ukraine and said authorities. in about his government’s the spread Ukrainian about
border The Ukrainian that the unnamed Saturday with an reported on had been arrested inexplosives 25-year-old weapons and arsenal of
nikov Vasyl Hrytsak SBU chief contact with armed made man had
of are on of anonymity. condition officials in Europe killed Security Islamist militants and November high alert after in Paris last 32 people at 130 people killed airport suicide bombers main international Belgium’s Brussels metro in March.its warned and on the States has attacks in The United possible further include citizens of targets could on in France Europe, saying which opensSBU had sold Euro 2016 said the afthe suspect Friday. Gritsak weapons to deactivated out that he was looking (rtr) ter they found the arms. to purchase
lection,
among c stress disordershe had message and post-traumati former asked what
When — including Miss issue military members. candidates Republican nominee crowned focus more presumptive — The newlyofficer from the for the presidential the pageant owner andBarber said they should at veterans Army LAS VEGAS gave perhaps 26-year-old Trump — including the backlog USA is a Columbia who when asked about Donald issues, isn’t of on veteran’s they discuss District answer of the night topics that gold gown. a lot of the strongest combat. ... we hospitals. “I think that she said in a glitteringwho had to addressa Army, I think women in who had of my unit, United States important,” only contestant
as in the candidate, not the organization Barber said. Barber’s “As a woman as men. As a commander and the Republican Deshauna tough beauty pageant States.” the election are just as with the I am dedicated,” the United anti-immicompetition public break-up I’m powerful, not limit us in Miss USA will when he made House last year. offended Hispanics bid for the White “Gender does of Sunday’s 2016the Las Vegas Strip his Universe Trump The winner Arena off contest. Miss The Miss in announcing T-Mobile Universe co-owned to win network and grant remarks held at the in the Miss at the time al, but the quickly cut military memberevent, the 26June. He go on to compete with NBCUnivers Univision sued both the first-ever following the she plans to last Barber is Organization Trump age broadcaster DC said press conference the entire air the show. and had already the Spanish-langu from Northeast USA. In a selling off refusing to settling and Army Reserves of going inactive ties with him, WME/IMG. year-old lieutenant from the said company night, eventually title. She networks, talent managementin second Sunday take a break superiors the possibility with she win the to segment discussed of years should per month. who came d-answer now,” pageant Miss Hawaii, the question-anfor among the likely for a couple serves two days be watching right active vote Hillary not should punted during she would she currently Democrat definitely Trump or a month is up for but they are when asked who “My commander candidates, “Two days signed Reserves.” presidential Barber said. obligation that I an (ap) spotlight States Army duty. It is the United use the pageant’s tackle the Clinton. in to very flexible she plans causes and Barber saidto support veteran’s and her title
Ukraine says detained man planned attacks on Euro soccer championship in France
with in Ukraine source a police at- contact a groups weapons and explosives. Jew- immigration, and also talked Meanwhile police were sceptical globalisation, out several terrorist buying on Monday targets included in quessaid French service said with Poland His intended places of worship plans to carry told journalists. a Paris the affair. The person police the socGritsak state security to prevent either on the border the Euro ish and Muslim involved with French tacks,” SBU was able (planned) aboutwas not known to police had in late May to coincide with “The KIEV - Ukraine’s tion and buildings Gritsak said. of terror detained services and in a France buildings, series of 15 acts the Euro soccer or intelligence cer tournament, attacks in is hosting. French citizen region anything incriminating tax col- for the eve and during planning it and Kalash- government administration not found home in the Meuse dealing with launchers on had been championship cluding rocketrifles in his vehicle. the including those search of his source said, speaking a target. 2016 soccer said were also assault guard service France, the
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
of Ukraine’s Members service state security citizen French detain a been planwho had in France ning attacks with the to coincide football Euro 2016 hip it is championsthe Ukraion hosting, border in nian-Polish Ukraine, Volyn region, photo in this undated by Ukraine’s released service state security 6, 2016. on June
Ukraine’s
Crime at
State Security
Service/Handout
ed
urag be enco should
hotel on
the rise
more details security for admitted not He ing chief system is the incident. incident because hotel securitythe culprit about about the Kuta. The because to to know terrorquestionable the hotel lobby for he just worked. Moreover, 2 asking on page hotel gates. are still looming could get into Continued Security... action. Whenincident via Such the and ISIS the commit its to murder. im- ist acts the snatching snatching confirmation about of the Hotel this island. case was U S fraud, definitely disrupt contactHotel must The recent by a student, Lisa telephone, receptionist VA R I O of security. lobby cases cases Jordi, suggested criminal at ho- age of Balifrom the presence On experiencedPutra, 23, at the South Horison, occurred Mega Surya Horison in be sterile no interests. tel, particularly people havingpolice often advise of the Hotel account, starting from in the South security They that Badung. theft, to tighten range from
Security
synergy
balipost (138rb Like) http://facebook.com/balipost
SELASA PON, 7 JUNI 2016
Widyakustik SWiB
MTMA Rilis ’’Single’’ GRUP band MTMA (Mabelanja Tusing Mayah Anggehan) baru menghasilkan empat single. Namun baru satu single ‘’Masawitra’’ yang dirilis ke publik. Hal itu disampaikan pihak MTMA saat tampil pada Widyakustik Radio SWiB FM, Sabtu (4/6) di Karangasem. MTMA diperkuat tiga personel yakni Gusde (IB Pratama Putra) di vocal dan lead gitar, drum digebuk Bework, I Dewa Gede Yudhi Diatmika dan Jode yang nama lengkapnya Kadek Dody Permana pegang bass. Grup band yang terbentuk setahun lalu itu, tepatnya Juli 2015, termasuk unik dan berani tampil beda. MTA mengusung aliran musik Balinese pop funk easycore. Musik dengan aliran ini, keras menghentak penuh semangat dengan tempo cepat, seperti captain chunk. ‘’Aliran ini sudah akrab di kalangan anak muda Bali,’’ ujar Gusde. Soal aliran yang diusungnya, Gusde mengatakan agar ada warna baru di blantika musik pop Bali, dari yang selama ini terkesan monoton. ‘’Kita ingin kekinian, tetap berbasis kebudayaan Bali,’’ tambahnya. Menurut Gusde, pihaknya ingin terus membudayakan bahasa Bali, dengan pendekatan anak muda. ‘’Kami ingin diterima masyarakat luas. Karena itu, target kita akhir tahun ini sudah merilis album. Kami ingin anak-anak muda yang hobi bermusik, berani tampil. Mari tunjukkan kita ini anak muda kreatif, dan terhindar dari pergaulan bebas dan terjerusmus ke hal negatif,’’ tandasnya. (bud)
Bali Post/bud
MTMA - Personel MTMA di Radio SWiB
Pamerkan Prestasi Lewat Pawai Pendidikan PAWAI pendidikan menjadi kegiatan pemungkas dalam ajang Buleleng Education Expo (BEE) Tahun 2016. Kegiatan pemungkas pekan lalu itu menampilkan SMA dan SMK perwakilan dari sembilan kecamatan di Buleleng. Materi pawai mulai dari kesenian tradisional, modern hingga unjuk prestasi siswa dan guru dipamerkan. Peserta menempuh rute mulai di depan Tugu Singa Ambararaja, Jalan Ngurah Rai, Jalan Udayana, dan berakhir di depan gedung kesenian Gde Manik Singaraja. Pawai sekaligus penutupan event BEE dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa, dan pimpinan instansi terkait lain di Pemkab Buleleng. Kepala Disdik Gede Suyasa mengatakan, setiap peserta menyajikan materi pawai yang menunjukkan karakter setiap sekolah. Setiap sekolah menjadikan momen ini untuk unjuk prestasi di segala bidang. Selain itu, media ini menjadi momentum untuk menunjukkan kepada publik terkait proses pembangunan di sektor pendidikan. Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana mengatakan, selama ini prestasi anak-anak belum diketahui oleh masyarakat luas. Penyampaian prestasi tersebut terbatas hanya di sekolah dan di kalangan pendidikan. Prestasi-prestasi memberikan motivasi kepada anak yang lain untuk mengasah prestasi hingga bisa tampil dalam event BEE tahuntahun berikutnya. Untuk itu, BEE media menggali apa yang sudah diraih dan apa yang sudah dicapai. Selain itu, anakanak yang berprestasi bisa menularkan kepada teman-temannya bagaimana cara untuk meraih prestasi. BEE dimulai 27 Mei diisi dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) antarsiswa SMK se-Buleleng, pameran pendidikan, lomba poster antar-SMA dan SMK, lomba dharma gita antar-SMA dan SMK, job fair, Olimpiade Sains Terapan (OST), lomba band akustik, pementasan kesenian dari perwakilan masing-masing kecamatan, diseminasi PTK dan PTS kepala sekolah berprestasi, lomba fashion show serta pawai pendidikan. (mud)
Bali Post/mud
BEE - Pawai pendidikan menutup gelaran Buleleng Education Expo (BEE), Minggu (5/6) lalu.
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Wali Kota Rai Mantra Support ’’Food Truck Festival 2016’’ KEGEMARAN masyarakat menikmati berbagai macam kuliner, memunculkan fenomena baru dalam berbisnis. Ide kreatif yang muncul dalam mengelola gaya hidup masyarakat perkotaan, kini memunculkan jenis usaha baru yang dikenal dengan food truck. Fenomena ini sudah marak menjadi ajang nongkrong bagi para penggemarnya di sejumlah kota besar di negeri ini, tidak terkecuali di Denpasar.
Bali Post/kmb23
Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra
Berkaitan dengan itu, dalam waktu dekat Kelompok Media Bali Post (KMB) akan menggelar kegiatan Food Truck Festival 2016. Kegiatan pertama di Bali ini akan berlangsung mulai Jumat 29 Juli sampai Minggu 31 Juli 2016 mendatang. Lokasinya di Taman Kota Denpasar, Lumintang. Ide kreatif ini mendapat support dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. ‘’Ini kegiatan bagus. Bila perlu dilakukan secara berkelanjutan,’’ ujar
Lomba Desa
Wakili Karangasem, Desa Bebandem Dievaluasi Tim Provinsi DESA Bebandem, Keca matan Bebandem mewakili Karangasem dalam lomba desa tingkat Provinsi Bali tahun ini. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, agar bisa mewakili Bali ke tingkat nasional. Guna memastikan kesiapan Desa Babandem, Tim Provinsi turun langsung ke Desa Babandem untuk melakukan evaluasi, Senin (6/6) kemarin. Dalam tahap evaluasi ini, Perbekel Desa Bebandem Gede Partadana mengatakan masih mengalami berbagai permasalahan. Namun, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi pemecahan persoalan. Kemampuan SDM belum optimal, infrastruktur masih terbatas untuk mendukung sirkulasi pelayanan
kepada masyarakat. Termasuk, sarana dan prasarana kesehatan, pengadaan dan pengelolaan air bersih, sanitasi lingkungan, pelayanan kesehatan desa dan prasarana kesehatan lainnya. Demikian juga halnya dengan program pendidikan anak usia dini, kualitas tenaga pendidik, peran BUMDesa dalam pengembangan usaha ekonomi, pelestarian lingkungan, pembinaan lembaga kemasyarakatan hingga menempatkan desa adat sebagai lembaga strategis untuk bersinergi membangun desa. ‘’Kemiskinan juga perlu pena n g a -
Rai Mantra saat menerima Panitia Food Truck Festival 2016, Senin (6/6) kemarin. Wali Kota berharap pada festival mendatang bukan hanya menyajikan kuliner semata, namun harus dipadukan dengan penampilanpenampilan kreatif insan seni dan musik di Kota Denpasar. Bahkan, bila perlu Wali Kota meminta agar ke depannya, keberadaan food truck ini bisa diorganisir. ‘’Kalau bisa keberadaannya diorganisir, sehingga lebih baik. Seperti
nan komprehensif, tetapi kondisi ini dalam beberapa tahun terakhir sudah jauh menurun,’’ katanya. Menghadapi persoalan kompleks ini, Desa Bebandem berupaya memacu strategi berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Yakni, menempatkan Desa Bebandem fokus pada pengembangan ekonomi, baik pertanian dan usaha ekonomi mikro yang memiliki keunggulan komparatif. Pihaknya menegaskan, sudah menyusun langkah-langkah operasional pembangunan desa. Orientasi pengembangan program kegiatan diarahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan hingga peningkatan peran masyarakat melalui program pemberdayaan. ‘’Prioritas pembangunan desa, diarahkan pada pembangunan infrakstruktur, fasilitas penunjang ekonomi dan penanganan kemiskinan,’’ tegasnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang hadir
yang ada di negara-negara maju lainnya,’’ katanya. Pada Food Truck Festival mendatang, selain kegiatan utama tersebut, juga akan dilangsungkan berbagai lomba selama tiga hari itu. Sejumlah lomba yang akan digelar di antaranya foto selfie, lomba tari, lomba menggambar dan mewarnai, peragaan busana endek, tari modern, serta karaoke. Bukan hanya itu, juga ada yoga massal, aerobic, serta line dance. Tidak ketinggalan, panitia juga akan menyuguh-
kan penampilan para band indie, pemutaran film pendek, serta aneka kegiatan menarik lainnya. Seperti diketahui, food truck merupakan sebuah jenis usaha penyedia atau bisnis penjualan makanan dan minuman di dalam sebuah kendaraan. Mengikuti tren kota-kota besar di dunia, peluang bisnis food truck di Denpasar kelihatannya cukup menjanjikan. Buktinya, di beberapa sudut tempat keramaian, sudah bermunculan food truck yang menjual berbagai makanan dan minuman. Bahkan, beberapa toko modern juga ikut-ikutan menekuni usaha seperti ini, terutama pada saat kegiatan car free day. (ara)
Bali Post/kmb31
PENYAMBUTAN - Tim Penilai Provinsi Bali disambut dengan tari penyambutan dari ibu-ibu PKK Desa Bebandem. menyambut Tim Provinsi, meminta lomba desa ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Tetapi harus dimaknai untuk pengembangan desa secara menyeluruh, untuk kesejahteraan masyarakat. Kepala BPBD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana berharap dengan segala potensi Desa
Bebandem, lomba desa ini bisa menginspirasi desa lainnya, untuk bersama-sama membangun masyarakatnya. Lihadnyana mengaku terkesan dengan Desa Bebandem dan berharap salah satu desa terbesar di Karangasem ini bisa menjadi yang terbaik di Bali untuk melaju ke tingkat nasional. (kmb31/k100)
Sandhy Sondoro
Rilis Album Kompilasi KEMUNCULAN musisi baru semakin meramaikan persaingan di industri musik dunia, termasuk Indonesia. Penggemar jadi memiliki banyak pilihan musik untuk didengarkan, meski tidak sedikit yang masih setia dengan hits-hits lawas. Kondisi ini membuat musisi Sandhy Sondoro harus memutar
otak untuk tetap eksis di Tanah Air. Setelah meneken kontrak dengan perusahaan rekaman restoran ayam siap saji, Sandhy memutuskan untuk merilis album kompilasi bertajuk ‘’Sandhy Sondoro Love Songs’’. Album keenamnya ini berisi 12 lagu yang terdiri dari delapan lagu lama dan empat lagu baru. Lagu-lagu lama yang masuk dalam album ‘’Sandhy Sondoro Love Songs’’ ini seperti ‘’Tak Pernah Padam’’ dan ‘’Selamanya’’. Sedangkan salah satu lagu barunya berjudul ‘’Tentang Perasaanmu’’, yang juga dijadikan single perdana dari album ini. ‘’Sebelum merilis album
baru, saya ingin mengetes pasar dengan merilis album kompilasi ini. Lagi pula, banyak juga pendengar musik yang belum bisa move on dari lagu-lagu hits saya yang dulu,’’ kata Sandhy ketika diwawancara oleh penulis. ‘’Jika album ini diterima dengan baik, tidak menutup kemungkinan saya akan merilis album lagi yang seluruh lagunya baru,’’ lanjutnya. Sebelum kabar album kompilasi, pemberitaan media dipenuhi oleh kabar gonjang-ganjing pernikahan Sandhy. Tetapi, kabar mengenai album kompilasinya sepertinya lebih menarik untuk diberitakan, karena musisi yang telah bermusik sejak 1998 ini ternyata masih mampu membuat pendengar musik tercengang dengan konsep albumnya. (pik)
Bali Post/pik
KESEHATAN Pertanyaan: Dok, saya mau nanya soal pil KB. Penggunaan pil KB seperti apa, berapa kali diminum dalam sebulan. Kalau tidak diminum sekali apa langsung bisa hamil, dampaknya apa? Maya 25 tahun, Denpasar 08199905xxxx Jawaban: Om Swastyastu Mbak Maya, pertanyaannya bagus. Pil KB sebenarnya mengandung makna obat/pil yang digunakan untuk menciptakan keluarga yang berencana (KB), makanya diistilahkan sebagai pil KB, bukan diperuntukkan bagi keluarga yang tidak direncanakan. Pemahaman akan arti KB sering disalahpahami, maknanya bukan saja sebagai metode untuk mencegah kehamilan, namun sebagai salah satu alat yang berperan dalam merencanakan keluarga. Sesuai dengan makna KB, yakni keluarga yang dibentuk dengan rencana, bukan bencana. Program KB tidak semata-mata pengaturan/pence-
Kontrasepsi Pil Ciptakan Keluarga yang Berencana
gahan kehamilan atau menjadi sebuah alat/metode saja, namun justru memiliki makna dan peran yang sangat luas bahkan sebelum keluarga terbentuk dari pasangan suami dan istri. Tujuannya menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas tentu dengan berencana. Istilah ideal yang digunakan untuk menyatakannya sebagai alat pencegah kehamilan adalah kontrasepsi, sedangkan keluarga berencana adalah sebuah program membentuk keluarga dengan berencana. Pil sebagai alat kontrasepsi yang bertujuan sama merencanakan keluarga/keluarga berencana. Pil kontrasepsi maknanya adalah pil yang bertujuan melawan/kontra terhadap konsepsi atau mencegah terjadinya pembuahan, yakni pertemuan antara sel telur dan sel sperma di saluran telur, dalam menciptakan keluarga yang berencana/KB. Masyarakat sering menyebut sebagai pil KB, padahal harusnya pil kontrasepsi. Metode kontrasepsi pil haruslah diminum tiap hari, dan ada jeda beberapa hari sebelum dilanjut-
kan dengan pil berikutnya, untuk memberi kesempatan haid/menstruasi normal sekitar 2-7 hari. Pil secara umum dibedakan atas yang mengandung dua hormon, di mana 21 tablet estrogen dan 7 tablet progesteron disebut sebagai pil kontrasepsi kombinasi sebagai gabungans dua hormon tadi. Sementara ada juga jenis pil kontrasepsi yang hanya terdiri atas satu hormon progesteron saja, disebut minipil ada 28 atau 35 pil untuk masa pakai sebulan. Dampak baik yang diharapkan dari penggunaan pil kontrasepsi tentu untuk mencegah kehamilan, walaupun dalam kondisi tertentu dapat dimanfaatkan sebagai pengatur haid pada kasus gangguan haid. Dampak buruk bagi pengguna di antaranya dapat terjadi kegemukan pada penggunaan jangka panjang (dua tahun), kecuali jenis pil tertentu (siproteron asetat, drospirenon), dapat pula memicu peningkatan tekanan darah tinggi, risiko kanker payudara maupun mulut rahim. Pada pemakaian yang lama memerlukan pemeriksaan berkala pada payuda-
ra dan mulut rahim pengguna. Penggunaan jenis obat apa pun itu tentu dengan pertimbangan risiko dan manfaat, jika manfaatnya lebih besar penggunaannya masih dimungkinkan dan sebaliknya. Pentingnya memahami dampak dan manfaat setiap bahan yang masuk ke tubuh, apalagi obat menjadi pertimbangan cerdas dalam mencegah dampak buruk yang ditimbulkannya. Keterbatasan kontrasepsi pil ini antara lain: masih mahal, membosankan oleh karena konsumsinya setiap hari selama tidak menginginkan kehamilan, mual, perdarahan bercak, pusing/sakit kepala, nyeri payudara, berat badan meningkat (jenis pil tertentu/konvensional), gangguan haid, tekanan darah tinggi, dan lain-lain. Efektivitas pil kontrasepsi sama halnya metode kontrasepsi lain yang notabene buatan manusia, tentu memiliki risiko kegagalan. Tingkat kegagalan mencapai 1 per 1.000 pengguna di tahun pertama pemakaian, artinya dari sejumlah 1.000 orang yang menggunakan pil ada
peluang 1 orang gagal mencegah kehamilannya, sangat sedikit apalagi jika dibandingkan dengan manfaat yang diinginkan dalam upaya mencegah/menjarangkan/ meniadakan kehamilan. Jika pil kontrasepsi lupa diminum ada risiko kegagalan sebagai kontrasepsi. Lupa 1 atau 2 pil minumlah segera pil yang lupa, namun tetap menggunakan pelindung/ kontrasepsi lain seperti kondom. Minumlah pil setiap hari di saat jam yang sama. Matur suksma, Om Santih Santih Santih Om. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat Dosen/Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan Fakultas Kedokteran & Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Pengurus Perkumpulan Obstetri & Ginekologi (POGI) Bali